20 HALAMAN
NOMOR 289 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (141 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu umanis, 15 Juni 2016
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Kasus RS Sumber Waras
KPK Tak Temukan Unsur Korupsi Jakarta (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menemukan bukti ada perbuatan tindak pidana korupsi dalam kasus RS Sumber Waras. Dengan demikian KPK belum bisa menyeret Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), seperti yang ‘’didorong-dorong’’ banyak pihak. Untuk itu, KPK akan mempertemukan kembali penyidik KPK dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memperdalam dugaan korupsi senilai Rp 191 miliar tersebut. ‘’Jadi penyidik kami tidak menemukan perbuatan melawan hukumnya. Oleh karena itu jalan satu-satunya mengundang BPK, ketemu dengan penyidik kami. Kalau dari situ kan berarti sudah selesai. Perbuatan melawan hukummnya selesai,’’ kata Ketua KPK Agus Raharjo saat rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/6) kemarin.
Agus menambahkan, data dari BPK juga menyatakan belum cukup indikasi adanya kerugian dalam kasus ini. Karenanya, KPK akan mengundang BPK untuk mengusut kasus yang merupakan program Gubernur Ahok. ‘’Dalam waktu dekat, apakah minggu depan, atau minggu berikutnya. Pokoknya sebelum hari raya,’’ katanya. Dia mengakui proses pengusutan kasus ini cukup
lama dan meminta pendapat beberapa ahli. Di antaranya dari akademisi UI, UGM dan LSM MAPI. Hal ini dilakukan untuk menyandingkan dengan temuan BPK tadi. ‘’Mereka perlu pendapat ahli dari UI, UGM, kita juga mengundang masyarakat untuk menilai apakah terjadi kerugian negara apa tidak,’’ kata Agus. Hal. 19 Uang Negara
Bali Post/ant
DENGAR PENDAPAT - Ketua KPK Agus Rahardjo didampingi Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Laode M Syarif berbincang dengan anggota Komisi III usai rapat dengar pendapat di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/6) kemarin.
Anti-Hooligan akan Dideportasi
Diskualifikasi Tim Rusia Ditangguhkan PERDANA Menteri Prancis Manuel Valls, Selasa (14/6) kemarin, mengatakan bahwa beberapa pendukung sepak bola akan dideportasi dari Prancis setelah bentrokan yang Sudirman Said
terjadi saat laga awal kejuaraan Piala Eropa 2016. ‘’Beberapa pendukung akan dideportasi karena tidak dapat tinggal di wilayah nasional Prancis,’’ katanya. Polisi Prancis pada hari Selasa telah melakukan operasi anti-hooligan di Kota Mandelieu dekat Cannes setelah memverifikasi sebanyak 29 identitas pendukung Rusia yang diduga terlibat dalam bentrokan menjelang pertandingan antara Inggris melawan Rusia di laga awal
Piala Eropa 2016. Demikian laporan Reuters. Akibat bentrokan itu, tim nasional sepak bola Rusia mendapatkan sanksi denda sebesar 150 ribu euro atau sekitar Rp 6,25 miliar. Sementara diskualifikasi dari kepesertaan di turnamen Piala Eropa 2016 ditangguhkan setelah fans mereka terlibat dalam bentrokan di Marseille, Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) menyatakan, Selasa kemarin. ‘’Dakwaan terkait dengan
gangguan kerumunan, penggunaan kembang api dan perilaku rasis yang telah diajukan terhadap RFU (Rusia Football Union),’’ kata UEFA dalam sebuah pernyataan. Disebutkan, komite etik telah memutuskan untuk memberlakukan denda 150.000 euro dan diskualifikasi ditangguhkan untuk tim nasional Rusia sampai berakhirnya turnamen. Hal. 19 Tim Rusia
Bali Post/ant
Prancis Vs Albania
Belum Diputuskan, Cabut Subsidi Listrik 900 VA
Jakarta (Bali Post) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyatakan sampai saat ini belum ada keputusan mengenai pencabutan subsidi bagi 18 juta pengguna listrik 900 volt ampere (VA). ‘’Keputusan akhirnya kan nanti setelah pembahasan di Badan Anggaran DPR-RI. Kami menghormati proses di Banggar,’’ ujar Sudirman usai rapat kerja dengan Komisi VII DPR-RI di Jakarta, Selasa (14/6) kemarin. Menurut Sudirman, angka-angka yang terutang dalam kebijakan subsidi sudah dibahas dalam kegiatan rapat dengar pendapat di DPR-RI. Jadi, dia menolak jika keputusan terkait pencabutan subsidi listrik, yang awalnya direncanakan mulai 1 Juli 2016 diberlakukan. Hal yang sama juga disampaikan Direktur Utama PLN Sofyan Basir. Sofyan mengatakan PLN tinggal menunggu keputusan pemerintah. Hal. 19 Ruang Fiskal
Peluang Lolos ke Putaran Kedua
Bali Post/ap
INGGRIS - Pendukung tim nasional Inggris dalam Piala Eropa (Euro) 2016 berseteru dengan pendukung tim Rusia di Pelabuhan Lama Kota Marseille, Prancis, jelang pertandingan kedua tim, Sabtu waktu setempat.
Hooligan Rusia Sangat Terlatih
Soal Pemukulan Dua Aktivis
ForBALI Takkan Lapor Polisi
Denpasar(Bali Post) Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI) memutuskan untuk tidak melaporkan kasus pemukulan dua aktivis ke pihak kepolisian. Seperti diberitakan, dua aktivis ForBALI yakni Suriadi Darmoko dan Adi Sumiarta mengalami pemukulan karena memakai kaos ‘’Bali Tolak Reklamasi’’ saat menonton pawai Pesta Kesenian Bali ke-38, Sabtu (11/6) lalu. ‘’Kami memang tidak akan melaporkan ke pihak kepolisian karena sejatinya kasus ini bukan delik aduan. Artinya tanpa melapor pun mestinya polisi bisa melakukan langkah hukum,’’ ujar Koordinator ForBALI Wayan ‘’Gendo’’ Suardana, Selasa (14/6) kemarin. Gendo beralasan, ada banyak aparat kepolisian di lokasi kejadian pada saat terjadinya penganiayaan itu. Mulai dari polisi yang berpakaian tidak resmi, berpakaian semi yakni kaos polo bertuliskan ‘’turn back crime’’ hingga polisi yang berseragam. Ironisnya, pemukulan terjadi di depan mata mereka dan sama sekali tidak ada upaya melakukan tindakan hukum kepada para pelaku itu. ‘’Terlebih lagi kami belum melihat polisi melakukan tindakan hukum atas kasus yang dulu juga menimpa saya. Sudah melaporkan dipukul oleh preman tetapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut apa pun,’’ jelasnya. Gendo menambahkan, jika polisi mempunyai iktikad baik seharusnya mereka berupaya melakukan tindakan atas kasus ini tanpa perlu ada laporan. (kmb32)
Pendukung tim Rusia.
Bali Post/ap
SEKELOMPOK hooligan Rusia yang sangat terlatih berada di balik kekerasan di Marseille ketika Rusia menghadapi Inggris pada pertandingan Euro 2016, kata para jaksa seperti dikutip BBC. 150 pendukung sepak bola Rusia ‘’sudah sangat terlatih untuk aksi ultra-cepat, ultra-keras’’ dan piawai menghindari penangkapan, kata seorang jaksa. Lima pendukung Inggris dipenjarakan karena melemparkan botol kepada polisi, sedangkan enam lainnya dibui karena berkaitan dengan kekerasan itu. Hal. 19 Memulai Kekerasan
Marseille Peluang lolos ke putaran kedua pada Piala Eropa ada di hadapan tuan rumah Prancis. Kemenangan atas Albania di Stade Velodrome, Marseille, Kamis (16/6) dini hari, akan membawa Les Bleus menuju babak 16 besar. Prancis lebih diunggulkan pada laga di penyisihan Grup A. Kemenangan 2-1 di laga pembuka atas Rumania menunjukkan kualitas permainan tim asuhan Didier Deschamps itu. Olivier Giroud membungkam kritik atas dirinya dengan mencetak gol pembuka. Namun pada pertandingan di Stade de France itu, tim tuan rumah harus menunggu hingga menjelang akhir pertandingan untuk meraih kemenangan melalui Dimitri Payet. ‘’Kami yakini permainan kami semakin baik dan lebih baik lagi,’’ tegas Giroud yang mengisi posisi striker Real Madrid Karim Benzema di lini depan. Penyerang Arsenal itu sebelumnya dikritik karena kurang tajam dan lamban permainannya. Hal. 19 Laga Pembuka Olivier Giroud
Desa Pejaten
Tamu Belanda Menjadikan Keramik Pejaten Bermutu Pejaten memiliki objek wisata baru; museum keramik. Banyak yang belum tahu. Wajar, karena baru didirikan empat tahun lalu. Bahkan secara bertahap pula. Pengunjung museum yang diberi nama ‘’Tantri’’ baru dalam hitungan puluhan. Wisatawan asing, tercatat lebih banyak. Tak hanya melihat-lihat, mereka juga bisa praktik membuat keramik. Hasilnya bisa dibawa pulang, agar Pejaten tetap dikenang.
PUTU Oka Mahendra, pendiri Museum Seni Keramik Tantri, Minggu (12/6) menuturkan, ide pendirian museum tersebut sejatinya ada sejak era 80-an. Ketika itu, Tantri, ayahnya, menjabat sebagai Kepala Desa Pejaten. Ide itu baru terwujud tahun 2011. ‘’Meski idenya sudah lama, pendirian museum ini baru bisa direalisasikan pada 2011 lalu secara bertahap,’’ ungkapnya. Kata Oka Mehendra, keramik dan gerabah atau produk yang berbahan baku tanah liat, identik dengan Desa Pejaten. Sebab, kerajinan inilah yang telah menopang kehidupan masyarakat setempat sejak
dulu. ‘’Dulu sekitar tahun 70an, desa ini merupakan tempat yang tandus. Lahan pertanian yang tersedia tidak memadai. Kerajinan gerabahlah yang membantu menopang hidup masyarakat di sini,’’ tuturnya. Pada dekade berikutnya, sekitar tahun 1985, industri keramik dan gerabah di desa ini semakin berkembang. Ini seiring dengan diperkenalkannya teknik pemanasan dengan temperatur tinggi oleh seorang tamu Belanda yang singgah di desa tersebut. Dengan teknik ini, keramik dan gerabah yang dihasilkan jauh lebih bermutu. Hal. 19 Berkembang Pesat
Bali Post/bit
SENI KERAMIK - Wisatawan sedang ‘’belajar’’ membuat barang seni keramik.
DENPASAR
2
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Pelaku Penusukan Ditangkap di Yogyakarta Denpasar (Bali Post) Seminggu diburu, akhirnya anggota Polsek Kuta berhasil meringkus pelaku penusukan, RM, di Yogyakarta, Senin (13/6) lalu. Saat ini tersangka diperiksa intensif di Polsek dan diduga motifnya karena dendam. Menurut sumber kepolisian, Selasa (14/6) kemarin, tersangka menusuk perut Novri hingga ususnya terburai. Kejadiannya di kos-kosan di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, Minggu (5/6) lalu. Setelah menerima laporan kejadian itu, polisi memburu pelaku. Saat dicari ke rumahnya di Gelogor Carik, Denpasar Selatan, tersangka asal Batam ini ternyata sudah kabur. Setelah melakukan pencarian dan penggalian informasi kepada teman-temannya, tersangka terlacak sembunyi di Yogyakarta. Tanpa buang waktu lagi, polisi menyergap tersangka dan langsung dibawa ke Bali. ‘’Dulu korban tinggal di rumah tersangka. Saat itu, cincin istri tersangka hilang dan dicurigai korban yang ambil. Sedangkan korban mengatakan tidak mengambil cincin itu. Sejak saat itu pelaku dendam dan akhirnya terjadi penusukan tersebut,’’ kata sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara saat dimintai konfirmasi membenarkan telah ditangkapnya tersangka RM. Pihaknya masih mencari barang bukti. ‘’Besok (hari ini - red) kita rilis kasus itu. Yang jelas, pelaku sudah kami tahan di Polsek,’’ tegas Sumara. Sebelumnya, kasus penusukan terjadi di kos-kosan di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, Minggu (5/6) lalu. Pria bertato Novri ditusuk di bagian perut hingga ususnya terburai. Sementara pelaku berinisial RM (26) melarikan diri. Dari keterangan teman korban, Farly, kejadiannya pukul 03.00 Wita. Saat itu dia dan korban sedang nonton TV di dalam kamar kosnya. Tiba-tiba datang tiga laki-laki yang sudah kenal dan juga berasal dari Manado. RM langsung menusuk perut korban hingga ususnya keluar. Korban ditusuk menggunakan pisau. Setelah itu, pelaku langsung kabur. Sedangkan korban dibawa ke RSUP Sanglah. (kmb36)
DENPASAR
& SEKITARNYA
GAMBUH Sejumlah seniman dari Sanggar Tari Kakul Mas Desa Batuan, Gianyar, mementaskan dramatari Gambuh di Taman Budaya Denpasar, Senin (13/6), serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38. Bali Post/kmb23
Dipertanyakan, Penambahan Anggaran Dana Tak Terduga Denpasar (Bali Post) -
Pembahasan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 mulai dilakukan Badan Anggaran DPRD Denpasar, yakni diawali dengan pembahasan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) bersama tim APBD Pemkot Denpasar, Selasa (14/6) kemarin. Pada rapat kerja yang dipimpin Ketua Badan Anggaran yang juga Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede didampingi Wakil Ketua Dewan Wayan Mariyana Wandhira dan Asisten III Setda Kota Denpasar IGN Edy Mulya, mengemuka sejumlah pertanyaan dari anggota Badan Anggaran. Salah satu yang menjadi pertanyaan, yakni meningkatnya anggaran dana tak terduga yang sebelumnya dirancang sebesar Rp 3 miliar, meningkat 100 persen menjadi Rp 6 miliar. Peningkatan ini menjadi pertanyaan kalangan Badan
Anggaran sehingga diperlukan jawaban dari tim APBD Pemkot Denpasar. Terhadap pertanyaan tersebut, Edy Mulya mengatakan, bertambahnya anggaran dana tak terduga hingga menjadi Rp 6 miliar akibat adanya musibah kebakaran
Pasar Badung, akhir Februari lalu. Akibat musibah itu, Pemkot harus melakukan respons cepat dalam upaya penanggulangan musibah, terutama untuk para pedagang yang sebelumnya berjualan di Pasar Badung. Berdasarkan pembahasan
Bali Post/eka
Jadwal PKB Rabu, 15 Juni 2016 Waktu : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Tabuh dan Legong ‘’Mimba Pralaya’’ oleh Sanggar Seni Semara Pagulingan Citta Kelangen Banjar Sidakarya Kecamatan Denpasar Selatan Kota Denpasar Waktu : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Musik dan Tari oleh Partisipasi Tim Kesenian Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur Waktu : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Tabuh-tabuh Semar Pagulingan oleh Sekaa Tunjung Biru Desa Tanjung Benoa Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Waktu
: 17.00 Wita
Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Dramatari Anak-anak ‘’Nanem Nyuh Mupu Daksina’’ oleh Sanggar Alit Sundari Batuyang, Kabupaten Gianyar Waktu : 19.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Arja oleh Sekaa Arja Manik Sari Desa Sari Mekar Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Waktu : 20.00 Wita Tempat : Wantilan Kegiatan : Wayang Listrik Kontemporer ‘’Mula Tandur’’ dengan Dalang I Made Sidia, S.SP., M.Sn. oleh Yayasan Konservasi Sawah Bali (YKSB) dan Rescue Bali Waktu : 20.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Pemutaran Film Dokumenter Waktu : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Kegiatan : Parade Gong Kebyar Dewasa Sekaa Gong Kebyar Dewasa Gita Remaja Desa Kutampi Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung dengan Sekaa Gong Kebyar Panca Swara Desa Batu Agung Kecamatan Jembrana Kabupaten Jembrana
oleh dewan, apakah pajak itu sudah masuk dalam KUA dan PPAS tahun ini. Atas pertanyaan ini, Edy Mulya menyatakan, untuk pajak parkir belum bisa dimasukkan dalam dokumen PPAS karena Perda Pajak Parkir masih dalam proses verifikasi di provinsi. ‘’Karena masih dalam proses, jadi rencana perolehan pajak parkir belum bisa dimasukkan sekarang,’’ katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
YLPK Desak Pertamina Bertindak Tegas
Dua Jabatan Direktur RSUP Sanglah Kosong
tat, Tangerang,’’ tegas Armaya yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Hakim BPSK Kabupaten Badung ini. Pertamina di Bali, katanya, perlu meningkatkan pengawasan dan penindakan yang tegas, baik berupa sanksi kepada mitra yang melakukan kecurangan hingga pemutusan kontrak dan dimasukkan ke dalam daftar hitam. Hal ini perlu untuk memberikan efek jera. PT Pertamina juga perlu segera melakukan pengawasan lapangan lebih ketat dengan melakukan uji petik serta mendengarkan keluhan dari berbagai pihak yang menengarai adanya kecurangan kepada konsumen. Sementara pada tingkat kepolisian, Armaya berharap adanya keseriusan untuk mengungkap kasus kecurangan hingga tuntas. Selama ini, pengungkapan kasus kecurangan SPBU hanya berada pada level penggerebekan saja, tidak pernah hingga proses pengadilan. Di Bali pernah ada SPBU di wilayah Tabanan yang melakukan kecurangan, namun kasusnya tidak kedengaran lagi. Padahal, sanksi pelanggaran di SPBU kena Pasal 8 dan Pasal 62 Undang-undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Metrologi Legal dengan sanksi pidana penjara dan denda senilai Rp 2 miliar. Ia mendesak jajaran kepolisian di Bali agar berani dan serius dalam mengungkap kecurangan di SPBU. ‘’Agar memberikan sanksi yang
Denpasar (Bali Post) Dua bulan lebih jabatan Direktur Utama RSUP Sanglah kosong. Sejak dr. AA Saraswati, M.Kes. tidak lagi menjabat sebagai Dirut RSUP Sanglah per 1 April lalu karena pensiun, jabatan tersebut kosong. Selain jabatan direktur utama, jabatan direktur SDM yang sebelumnya dijabat drg. Triputro Nugroho juga kosong. Triputro Nugroho pindah tugas ke RS Kanker Dharmais. Kabag Hukum dan Humas (Hukmas) RSUP Sanglah Putu Putra Wisada, Selasa (14/6) kemarin, mengatakan tidak ada istilah kekosongan jabatan karena telah ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama dan Plt. Direktur SDM oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). ‘’Kemudian karena akan pensiun juga, Direktur Medik dan Keprawatan juga sudah ada penunjukan Plt. Direktur Medik dan Keperawatan,’’ imbuhnya. Selama ini, lanjutnya, tugas-tugas Direktur Utama dan Direktur SDM yang dipegang oleh Plt. berjalan sebagaimana mestinya. Termasuk, Kuasa Pemegang Anggaran (KPA) dipegang Plt. ‘’Jangan sampai rumah sakit tidak bisa belanja dan sebagainya,’’ tandasnya. Dikatakannya, jabatan tersebut masih menunggu seleksi dari Kemenkes dan saat ini sedang dilakukan seleksi, fit and proper test untuk direktur utama dan direktur lainnya. ‘’Saat ini kami masih menunggu hasilnya itu dan setelah ada hasil, menunggu pelantikan dari Menkes, baru mulai menjabat, dan itu kita tidak tahu siapa yang akan jadi direktur karena sepenuhnya ada di Kemenkes,’’ tandasnya. Ia pun tidak dapat memprediksi kapan jabatan tersebut akan terisi, namun yang jelas tahun ini. ‘’Kemungkinan akhir bulan Juni karena seleksi sudah pada tahap akhir, tinggal menunggu hasilnya. Kalau kita berharap secepatnya,’’ imbuhnya. Berdasarkan data dari website Kementerian Kesehatan, ada delapan calon yang ikut seleksi Direktur Utama RSUP Sanglah Denpasar, yaitu dr. Anak Agung Ngurah Jaya Kusuma, Sp.OG. (K), dr. I Gede B. Ken Wirasandhi, M.Kes., dr. I Ketut Sudartana, Sp.PD.-KGER., Dr. dr. R.A. Tuty Kuswardhani, Sp.PD.-KGER., dr. I Ketut Semara Jaya, M.M., I Gusti Lanang Suartana Putra, M.M, MARS., Dr. dr. Leo Prawirodihardjo, Sp.OG.(K), M.Kes., M.M., Ph.D. dan dr. I Wayan Sudana, M.Kes. Sedangkan calon yang ikut seleksi Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah yaitu dr. I Ketut Sudartana, Sp.B.(KBD)., dr. I Ketut Surya Negara, Sp.OG.(K)., dr. I Made Darmajaya, Sp.B., Sp.BA.(K)., Dr. I Wayan Sudana, M.Kes., dr. Ni Wayan Milawati, M.Kes. (kmb42)
Tinggi, Aduan terhadap Kecurangan SPBU KUNJUNGAN - Konsul Jenderal Jepang untuk Bali Hirohisa CHIBA berkunjung ke Gedung Pers Bali K. Nadha, Denpasar, Selasa (14/6) kemarin. Kunjungan tersebut untuk mempererat kerja sama yang telah terjalin, baik menyangkut penyampaian informasi, publikasi maupun promosi.
yang cukup panjang, akhirnya diputuskan untuk melakukan relokasi ke lokasi bekas Tiara Grosir. Relokasi tersebut sudah berjalan dan kini pedagang sudah dapat berjualan kembali di tempat sementara. Relokasi inilah yang memerlukan dana cukup besar. Dana itu diambilkan dari pos dana tak terduga tersebut. Dana yang dihabiskan mencapai Rp 2,7 miliar lebih, sehingga sisa dana tak terduga sangat sedikit. ‘’Karena itu, diperlukan dana cadangan untuk berjaga-jaga ke depannya ini,’’ kata Edy Mulia. Selain itu, Badan Anggaran juga mempertanyakan pajak parkir yang baru saja disahkan
Denpasar (Bali Post) Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali menerima sejumlah pengaduan terhadap layanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bali. Jumlah pengaduan tersebut sejak tahun 2015 cukup tinggi mencapai 150 pengaduan. Sedangkan tahun 2016 ini, tercatat 30 pengaduan. Pengaduan tersebut berupa kecurangan nilai pembelian BBM oleh petugas SPBU, beberapa SPBU tutup lebih awal karena alasan stok habis, meteran SPBU banyak yang sudah lama sehingga tidak terbaca oleh konsumen dan konsumen tidak tahu nilai yang didapat. ‘’Kami menerima pengaduan secara online. Sebagian besar mengadukan buruknya pelayanan oleh petugas SPBU, seperti mencurangi konsumen saat membeli BBM. Contohnya, konsumen membeli BBM Rp 10.000, tetapi dapatnya hanya Rp 9.950, konsumen dicurangi Rp 50. Memang kelihatan kecil, tetapi jika dikalikan ribuan atau jutaan konsumen maka kerugian konsumen sangat besar,’’ beber Direktur YLPK Bali I Putu Armaya, S.H., belum lama ini. Oleh karena itu, YLPK Bali mendesak PT Pertamina (Persero) di Bali dan pihak kepolisian untuk melakukan penindakan atas kasus kecurangan takaran di SPBU yang masih kerap terjadi. ‘’Jangan sampai konsumen di Bali dicurangi seperti kasus di Cipu-
lebih tegas, bila perlu jangan berhenti pada pengungkapan, tetapi sampai ke pengadilan. Selama ini kasus pelanggaran di SPBU proses ke pengadilan sangat minim,’’ tandasnya. Area Manager Communication and Relation Pertamina MOR V Jatim Bali Nusra Heppy Wulansari yang dimintai konfirmasi terkait hal tersebut, Selasa (14/6) kemarin menjelaskan, Pertamina terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan di SPBU. Antara lain melalui program ‘’Pasti Pas’’. Pada program tersebut, peningkatan pelayanan meliputi 5 aspek, yaitu kualitas SDM (operator, pengawas, dll), tampilan fisik SPBU, quality dan quantity, kebersihan sarfas dan kelengkapan produk yang ditawarkan. Sejak adanya program ‘’pasti pas’’, diakui keluhan-keluhan terkait SPBU sudah sangat berkurang. Untuk lebih memastikan pelayanan dan kualitas di SPBU, juga dilakukan tera dari metrologi secara berkala (sertifikasi rata-rata berlaku 6 bulan), audit pasti pas dari tim independen, cek berkala dari Pertamina. ‘’Bahkan di beberapa wilayah seperti Kabupaten Badung, pemdanya juga melakukan sidak dan monitoring berkala terhadap pelayanan di SPBU,’’ jelasnya. Pihaknya juga menyediakan layanan aduan untuk konsumen melalui kontak Pertamina di nomor 1 500 000. (kmb42)
Wali Kota Rai Mantra Paparkan Inovasi Lingkungan di Jakarta
Tim Adipura Tertarik Inovasi Penanganan Kebersihan Kota Denpasar TIM Adipura Pusat yang beranggotakan enam orang dipimpin Prof. Rachmat Witoelar dan Nabiel Karim tertarik dengan inovasi penanganan kebersihan lingkungan yang telah diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Menurut Prof. Rachmat Witoelar, inovasi penanganan kebersihan lingkungan terutama terkait penataan kali bersih yang dijadikan tempat rekreasi dan ATM sampah, merupakan hal yang sangat bagus untuk terus dikembangkan. Ketertarikan Rachmat Witoelar ini disampaikannya usai menyaksikan pemaparan penanganan kebersihan lingkungan di Kota Denpasar oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (14/6) kemarin. Prof. Rachmat Witoelar menyampaikan, penataan lingkungan termasuk memadukan teknologi dalam penanganan sampah, telah mampu dilakukan Pemkot Denpasar. Ia berharap keberlangsungan kaderisasi dalam menjaga kebersihan lingkungan terus dilakukan sehingga Denpasar tetap
bersih. Dalam pemaparannya, Wali Kota Rai Mantra yang didampingi Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) A.A. Bagus Sudharsana, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Ketut Wisada dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ketut Winarta menyampaikan berbagai langkah inovasi
dalam penanganan permasalahan kebersihan lingkungan dipadukan dengan penguatan aturan-aturan seperti Perda Kebersihan No. 3 Tahun 2000 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum. Melalui penegakan peraturan yang ada, diharapkan masyarakat Kota Denpasar semakin peduli terhadap lingkungan terutama dalam
mewujudkan Denpasar bersih. Rai Mantra menyampaikan, berbagai tindakan tegas telah dilakukan Pemkot Denpasar seperti tindak pidana ringan (tipiring) bagi pembuang sampah sembarangan, termasuk yang membuat pecemaran pada lingkungan. Ratusan pelanggar lingkungan telah ditindak. Tindakan tegas ini membuat semakin meningkatnya kesadaran masyarakat Kota Denpasar tentang kebersihan lingkungan. Hal ini terlihat dari tipiring tiap tahunnya terus mengalami penurunan. Tidak hanya tegas dalam menegakkan
perda, Rai Mantra juga menyampaikan berbagai terobosan inovasi dilakukan semua jajarannya untuk mengajak masyarakat tergugah dalam menangani permasalahan lingkungan. Di antaranya, meningkatkan sosialisasi untuk memberdayakan masyarakat dalam mewujudkan Denpasar bersih. Pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan dapat menangani permasalahan sampah mulai dari hulu sampai ke hilir, sehingga sampah yang dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA) semakin sedikit. (ad634)
(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5
INOVASI - Wali Kota Rai Dharmawijaya Mantra memberikan pemaparan tentang inovasi pengelolaan kebersihan lingkungan Kota Denpasar di hadapan Tim Adipura Pusat di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (14/6) kemarin.
Topik : oknum aparat lakukan pelecehan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Badung
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
3
Sejumlah Kasus Korupsi Tunggu Penetapan Tersangka Denpasar (Bali Post) Dugaan adanya sejumlah penyimpangan yang ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, sepertinya bakalan mandek. Sejumlah kasus yang kini dibidik Pidsus Kejati Bali tinggal menunggu ekspos untuk menetapkan tersangka. Namun, ekspos belum dilakukan karena menunggu unsur pimpinan. Sejumlah kasus tersebut di antaranya kasus pengadaan kapal ikan yang pagu anggarannya mencapai Rp 10 miliar lebih. Selain itu, ada juga kasus PDAM Karangasem, penyelidikan kasus Dermaga Tanah Ampo dan sejumlah perkara lain seperti PHR dari Pemkab Badung dan Kota Denpasar untuk enam kabupaten. Ada juga kasus Organda Bali, kelanjutan kasus pembebasan lahan Prof. I.B. Mantra yang tersangkanya dari Badan Pertanahan Negara (BPN) Gianyar. ‘’Untuk yang PDAM Karangasem, sejatinya sudah kami usulkan, sudah jelas tersangkanya,’’ ucap salah seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya, Selasa (14/6) kemarin. Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan membenarkan bahwa calon-calon tersangka tersebut sudah ada. ‘’Setelah saya konfirmasi, penyidik masih bakal melakukan ekspos. Sudah ada calon tersangkanya,’’ ucap Ashari Kurniawan. Apa yang dikatakan juru bicara korps Adkyaksa Bali ini, sejalan dengan apa yang disampaikan sejumlah penyidik. Intinya, ekspos tersebut direncanakan pekan ini. Namun, hingga kemarin ekspos belum bisa dilakukan karena unsur pimpinan kejaksaan sedang mengikuti kegiatan kenegaraan di Surabaya, Jawa Timur. ‘’Doakan saja, semoga cepat bisa dilakukan ekspos,’’ kata petugas kejaksaan yang wanti-wanti minta namanya tidak dimuat di koran. Kembali ke kasus PDAM Karangasem, penyidik kejaksaan sejatinya sudah memeriksa saksi. Selain mereka yang diduga mengetahui soal pengadaan lahan, pihak notaris juga sudah dimintai keterangan. Di antaranya Nengah Swadi. Bahkan, ada dua notaris yang sudah dimintai keterangan atas perkara ini. Pihak notaris mengatakan, jual-beli lahan itu ketika sebelum digunakan untuk PDAM di Ababi, Karangasem. Setelah proses jual-beli, kembali dijual ke pihak PDAM, dan yang menangani adalah Notaris Wayan Robert. Selain itu, sejumlah pejabat di Karangasem juga sudah diperiksa atas kasus ini. (kmb37)
Bali Post/kmb23
TINGGAL LANDAS - Sejumlah pesawat terbang menungggu giliran untuk tinggal landas di Bandara Ngurah Rai, Selasa (14/6) kemarin. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, jumlah pesawat yang berangkat dari Bandara Ngurah Rai untuk angkutan udara domestik pada bulan April 2016 sebanyak 3.258 unit penerbangan.
Pembahasan Ranperda Mikol Terancam Dihentikan
Mangupura (Bali Post) – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penataan, Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol (Mikol) di Kabupaten Badung, terancam dihetikan. Pasalnya, Panitia Khusus (Pansus) mikol masih menunggu terbitnya aturan yang lebih tinggi. Padahal, ranperda sudah dibahas hingga konsultasi ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Jakarta.
Tak Boleh Ada Pungutan PPDB Mangupura (Bali Post) – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung akan mengawasi proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mulai dari tingkat SD, SMP, hingga tingkat SMA sederajat. Pasalnya, proses penerimaan peserta didik baru rawan terjadi pelanggaran atau praktik maladministrasi, seperti pungutan liar, nepotisme, serta pelanggaran lainnya. Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widya Astika saat dimintai konfirmasi, Selasa (14/6) kemarin menegaskan, selama proses PPDB tidak boleh ada pungutan. ‘’Tidak boleh ada pungutan kepada siswa selama PPDB, apa pun alasannya,’’ katanya. Kendati ada sumbangan sukarela yang diberikan dari komite untuk melakukan kegiatan yang menunjang kegiatan siswa, kata pejabat asal Kerobokan ini, tidak boleh ada pembatasan jumlah atau nilai sumbangan. ‘’Kami tidak bisa melarang jika setelah proses penerimaan, orangtua siswa melalui komite sekolah ada keinginan untuk melakukan kegiatan yang menunjang kegiatan siswa. Tetapi yang namanya sumbangan sukarela, tidak boleh ada pembatasan jumlah atau nilai sumbangan,’’ terangnya. Widya Astika menekankan, sumbangan tersebut adalah keputusan bersama komite sekolah setelah proses penerimaan siswa selesai, tanpa ada unsur paksaan dan dana yang terkumpul benar-benar untuk menunjang kegiatan siswa. ‘’Tidak boleh alasannya sebagai uang pembangunan, karena untuk bangunan sekolah adalah tanggung jawab pemerintah,’’ tegasnya. Ketua Komite SMAN 1 Mengwi I Nyoman Satria mengaku telah mengingatkan kepada kepala sekolah untuk tidak melakukan pungutan sepeser pun. ‘’Khusus untuk penerimaan siswa di SMAN 1 Mengwi, saya sudah ingatkan kepada sekolah agar tidak melakukan pengutan. Kalau sampai terjadi, saya akan laporkan ke kejaksaan karena termasuk gratifikasi,’’ katanya. Ketua Komisi III DPRD Badung ini menyebutkan, pungli dengan dalih sumbangan sukarela dari orangtua siswa sudah menjadi agenda tahunan yang harus segera dihilangkan. ‘’Apa pun dalihnya tidak boleh, apalagi dengan alasan uang gedung. Gedung-gedung sekolah di Kabupaten Badung sepenuhnya tanggung jawab pemerintah,’’ ujarnya. Dia pun meminta kepada sekolah lainnya untuk menerapkan kebijakan yang sama. Kalau ada orangtua siswa dimintai sejumlah uang agar anaknya bisa diterima di sekolah, politisi PDI Perjuangan ini meminta agar segera melaporkan kepada kepolisian atau kejaksaan. ‘’Kalau penerimaan berdasarkan besar-kecilnya sumbangan, kasihan siswa yang kurang mampu. Mereka tidak bisa mengenyam pendidikan di sekolah negeri. Padahal, pendidikan adalah hak sebagai warga negara,’’ tandasnya. (kmb27)
Bali Post/eka
MINUMAN - Sejumlah wisatawan mancanegara menikmati minuman di salah satu bar di Kuta.
Hal itu diakui anggota Pansus Mikol I Wayan Suyasa, S.H. saat dimintai konfirmasi, Selasa (14/6) kemarin. Ia mengatakan, Pansus masih menunggu terbitnya UU dari pemerintah pusat. ‘’Ya, ditunda sementara karena harus menunggu aturan yang lebih tinggi,’’ ujarnya. Kendati demikian, Ketua Komisi I ini menegaskan, ranperda akan tetap dilanjutkan, namun menunggu UU terbit. Hasil konsultasi Pansus ke Kementerian Perdagangan RI beberapa waktu lalu, pihak Pansus memang diminta menunggu terbitnya UU Mikol yang akan segera masuk Prolegnas DPR-RI. ‘’Kami menunggu UU terbit dulu, setelah itu tetap dibahas. Sebab, hasil konsultasi ke Kementerian Perdagangan, juga kami diminta menunggu terbitnya UU Mikol karena sudah akan masuk Prolegnas,’’
Potret Vonis Kasus Korupsi di Bali
Korupsi Kambing 14 Bulan, Dewan Dukung Rp 3,7 Miliar 12 Bulan Pembatalan Perda
HAKIM memang mempunyai kewenangan dalan memutuskan suatu perkara. Hakim juga berhak dan tidak bisa diintervensi siapa pun untuk menjatuhkan pidana pada terdakwa korupsi yang telah merugikan keuangan negara. Namun jika putusan dinilai nyeleneh, masyarakatlah yang berhak menilai. Hal ini pula yang saat ini menyedot perhatian publik. Bagaimana tidak, terdakwa kasus korupsi pengadaan bibit kambing harus dihukum selama 14 bulan (untuk terdakwa Harianto) dan setahun untuk Gde Merta. Dalam perkara korupsi kambing ini, negara dirugikan Rp 50 juta dan itu juga sudah dikembalikan. Sedangkan untuk mark-up pengadaan lahan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja juga sama. Terdakwa yang didakwa atas korupsi Rp 3,7 miliar sudah mengembalikan kerugian keuangan negara. Namun vonis yang diberikan kepada tiga terdakwa hanya setahun (12 bulan) penjara. Dari lima terdakwa, terakhir tiga terdakwa yakni Dewa Komang Indra, IG Putu Sugiwanatha sebagai Kabag Peren-
canaan Undiksha dan Kepala Desa Jineng Dalem I Nengah Nawa divonis masing-masing setahun penjara oleh majelis hakim pimpinan Dewa Suardhita dengan hakim anggota Wayan Sukanila dan Nurbaya Lumban Goal. Kesimpulannya, korupsi kambing Rp 50 juta (sudah dikembalikan) dihukum 14 bulan, sedangkan korupsi Rp 3,7 miliar (sudah dikembalikan) dihukum 12 bulan. Tentu dalam memberikan hukuman ini majelis hakim punya pertimbangan. Namun, kondisi inilah yang membuat masyarakat bertanya-tanya, seorang peternak kambing yang didakwa korupsi Rp 50 juta dihukum lebih berat dibandingkan terdakwa korupsi miliaran rupiah. Gede Pande Eka Prayika dari LSM Jaringan Reformasi Rakyat berpendapat, majelis hakim Pengadilan Tipikor telah mengajari rakyat Bali dalam berkorupsi. Ringannya hukuman jelas tidak membuat jera para pelaku. ‘’Ya, kerugian negara Rp 3,7 miliar (dalam dakwaan jaksa) hukuman cuma setahun. Ini adalah preseden buruk bagi pemberantasan korupsi di Bali,’’ katanya. Atas kondisi itu, dia me-
minta jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali yang saat ini di bawah komando Dr. H. Abdul Muni, S.H., M.Hum. melakukan upaya hukum banding. Jika jaksa juga diam (atau menerima), lanjut Pande, maka JPU juga wajib dicurigai dalam usaha memberantas korupsi. ‘’Jaksa wajib banding. Ini tidak bisa ditoleransi. Hukuman setahun bagi koruptor miliaran rupiah tidak masuk akal. Pun terdakwa sudah mengembalikan keuangan sebagai akibat kerugian keuangan negara, itu tidak bisa menghapuskan perbuatan hukumnya,’’ tegasnya. Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan yang diminta tanggapannya soal tuntutan rendah hingga vonis setahun atas perkara Rp 3,7 miliar ini, tidak mau berkomentar banyak. ‘’Soal putusan itu kewenangan hakim. Silakan tanyakan ke hakim. Namun soal tuntutan, tentu jaksa mempunyai pertimbangan sendiri. Soal apakah akan mengajukan upaya hukum banding, kami belum bisa berkomentar karena ada JPU yang berwenang atas kondisi tersebut,’’ jelas Ashari politis. (asa)
Sekeluarga Minta Maaf, Saksi Korban Menolak
Bali Post/asa
dung tetap akan diatur sesuai Peraturan Bupati (Perbup) No. 38/2015 tentang penataan, pengendalian dan pengawasan mikol. ‘’Ya, ditunda sampai terbitnya UU Mikol. Mikol ini tetap akan kita atur. Kalau bisa, mikol tradisional seperti tuak agar diangkat gensinya sehingga tuak bisa dijual di tempat-tempat bazar,’’ ucapnya. Untuk mengangkat gensi tuak ini, pihaknya berencana mengusulkan agar diatur dalam perda. Sehingga perajin tuak selain dilindungi, juga bisa bersaing dengan mikolmikol impor. ‘’Masak mikol impor kita kasi masuk (Badung), tetapi mikol buatan rakyat sendiri kita larang. Mana keberpihakan kita pada rakyat sendiri. Oleh karena itu, kami akan usulkan agar petani tuak juga diberi ruang,’’ pungkasnya. (kmb27)
Hambat Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Dugaan Memberi Keterangan Palsu
MINTA MAAF - Ivan Saputra Kwanarta meminta maaf kepada mantan istrinya, Debby Natalia Susanto. Namun, permintaan maaf itu ditolak di depan persidangan.
sebutnya. Hal senada dikatakan anggota Pansus, I Nyoman Dirga Yusa. Dikatakannya, pembahasan Ranperda Mikol tidak macet, tetapi ditunda sampai ada aturan yang lebih pasti. Namun dalam pembahasan berikutnya, ia mengaku akan tetap mengatur peredaran mikol secara adil. Ia bahkan berencana mengusulkan agar mikol tradisional seperti arak dan tuak bisa dilegalkan dijual di Badung. Produksi dan penjualan arak, tuak dan mikol lokal, tegas politisi PDI-P ini, juga tidak dilarang oleh peraturan bupati (perbup). Sebab, tuak dan arak ini selain lazim dikonsumsi oleh sejumlah kalangan, juga merupakan salah satu sarana upakara yang kerap dipakai umat Hindu. Sambil menunggu Perda Mikol jadi, maka peredaran mikol di Ba-
PERKARA satu ini cukup unik dan sungguh menyedihkan. Diduga akibat memberikan keterangan palsu, satu keluarga yakni Edwin Hartono Kwanarta (bapak), Ni Ketut Irawati (ibu) dan Ivan Saputra Kwanarta (anak), harus duduk di kursi pesakitan. Mereka disidangkan atas perkara dugaan memberikan keterangan palsu dalam sidang perceraian antara Ivan dan saksi korban Debby Natalia Susanto di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Selasa (14/6) kemarin, saksi korban yang sekaligus mantan istri dan mantan menantu terdakwa menjadi saksi. Di depan persidangan, ketiga terdakwa yang diminta kuasa hukumnya meminta maaf, berupaya beranjak dari kursi terdakwa untuk minta maaf ke saksi korban. Namun, korban menolak. Begitu juga mantan suaminya, Ivan, yang menghampiri saksi korban
di kursi saksi. Debby Natalia menolak menjabat tangan mantan suaminya itu, karena belum siap untuk memaafkan terdakwa. Kontan sidang tersebut menjadi ramai, apalagi penonton sempat tepuk tangan hingga harus ditegur majelis hakim. ‘’Ini bukan film. Ini sidang sangat mulia, sakral. Tolong jaga etikanya,’’ pinta hakim pada penonton yang berusaha menyoraki saksi korban. Selain Debby, hadir juga saksi Tjientia Veronica, Mariyam dan Toha yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) Assri dan Nunik Nurlaeli di hadapan hakim pimpinan Ni Made Purnami. Debby menyatakan mantan suaminya dan kedua mertuanya memberikan keterangan palsu dalam sidang perceraiannya. ‘’Saya tidak pernah dipanggil pengadilan untuk sidang. Saya tahu-tahu sudah diputus cerai,’’ ucap Debby.
Wanita yang sudah dikarunia seorang anak hasil perkawinannya dengan Ivan itu mengakui sering bertengkar dengan mantan suaminya. Pertengkaran itu memuncak saat Debby dan saksi Mariyam selaku baby sitter anaknya pergi ke rumah ibunya di Sidoarjo, 4 Mei 2015. Saksi korban dituduh kabur. ‘’Pdahal saya udah pamitan lewat Line. Lagian mau pamitan gimana, dia (Ivan) tidak di rumah,’’ katanya. Kesaksian Debby memuncak saat mantan suaminya meminta maaf di hadapan persidangan. ‘’Saya tidak mau memaafkan,’’ ujar Debby. Sementara Veronica yang tak lain ibu kandung Debby mengatakan keluarga anaknya mulai cekcok sejak tinggal di Bali. ‘’Waktu tinggal sama saya di Sidoarjo, baik-baik saja, tidak pernah ribut,’’ kata Veronica. Keterangan ini diperkuat saksi Maryam dan Toha. (asa)
Mangupura (Bali Post) – Pemerintah pusat membatalkan sejumlah peraturan daerah (perda) lantaran dinilai menghambat pertumbuhan ekonomi daerah dan memperpanjang jalur birokrasi. Dari hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah terhadap peraturan daerah dan peraturan kepala daerah, terdapat 3.143 peraturan yang dibatalkan. Kebijakan tersebut mendapat dukungan dari kalangan wakil rakyat di DPRD Kabupaten Badung. Seperti dikatakan Ketua Komisi I DPRD Badung I Wayan Suyasa, Selasa (14/6) kemarin, masih banyak perda yang tumpang-tindih dengan undang-undang (UU) dan menghambat pertumbuhan ekonomi daerah. ‘’Kalau memang perda tidak sesuai dengan konstitusi atau melemahkan masyarakat, kami tidak mempermasalahkan perda model seperti itu dibatalkan. Jadi, kami tetap hormati apa pun keputusan Presiden, sepanjang tidak merugikan rakyat kecil,’’ ungkapnya. Dia mengaku sangat mengapresiasi program tersebut. Mengingat, perda dibuat untuk dapat menumbuhkan ekonomi daerah dan tidak bertentangan dengan undang-undang. ‘’Artinya, perda tersebut bisa selaras,’’ katanya. Terkait apakan pembatalan ribuan perda tersebut salah satunya merupakan perda yang diterbitkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Suyasa belum bisa memastikan lantara belum mendapatkan informasi akurat. ‘’Pengumumannya kan baru, jadi sampai saat ini kami belum mendapat informasi perda yang dibatalkan di Badung,’’ ucapnya. Kendati demikian, Suyasa meminta Pemkab Badung segera mengumumkan, apakah ada Perda Kabupaten Badung yang masuk dalam daftar pembatalan. ‘’Ya… pemerintah harus mengumumkan juga kalau ada Perda Badung yang dibatalkan,’’ tegasnya. Seperti diberitakan, Presiden RI Joko Widodo menghapus perda yang menghambat proses perizinan dan investasi, perda yang menghambat kemudahan berusaha, dan perda yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Perda yang dibatalkan ini termasuk retribusi-retribusi yang tidak perlu, izin-izin gangguan yang masih menggunakan peraturan lama. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S
Juara Menulis Aksara Bali dan Melukis Mahasiswa pun Bisa Jago Punya SMPN 1 Denpasar Sabet Dua Emas Porsenijar Bali Perumahan Tanpa Utang
Ikuti Seminar Strategi Membeli Banyak Properti Tanpa Utang, Bersama Bpk. Cipto Junaedy KATAKAN kepada rumah Rp 18 miliar tersebut: “Aku bisa beli rumah ini tanpa utang.” Tapi jangan asal mimpi. Jadikan kenyataan. Ayo tatap muka dimentori. Temukan rahasia cara konkret dalam 30 hari utang lunas dan nambah rumah. Ikuti seminar terpopuler “Strategi Membeli Banyak Properti Tanpa Utang”, langsung bersama Bpk. Cipto Junaedy, peraih rekor MURI pelopor strategi tanpa utang. Seminar diadakan Kamis, 16 Juni 2016, di Hotel Aston Denpasar, Jl. Gatot Subroto Denpasar, Bali. Sesi I pukul 10.00 Wita dan Sesi II pukul 14.00 Wita. Gratis, tapi terbatas. Untuk daftar ketik SMS: Nama_Bali_Pilihan Sesi ke 081 357 311 979. Capek jika berutang. Tirulah para murid Bpk. Cipto Junaedy punya tower kondotelpun tidak usah pakai utang, apalagi cuma perumahan. Jangan jadi developer pakai utang. Temukan rahasia cara konkret bagaimana dalam 30 hari utang anda bisa lunas dan nambah rumah tanpa utang. Termasuk untuk menjadi developer untuk punya perumahan atau tower sendiri tanpa utang, meski uang belum cukup. Saksikan sharing alumni yang sudah bisa punya perumahan sendiri, tanpa utang. Gratis, tapi terbatas. Untuk daftar ketik SMS: Nama_Bali_Pilihan Sesi ke 081 357 311 979. (br635)
S E R Angelina-Ritter - Murid Bpk. Cipto Junaedy, Angelina dan Ritter, mahasiswa sudah punya kompleks perumahan Bliss Bandung, tanpa utang. E M DPD-RI Inspeksi Museum Geopark dan Pasar Penelokan Kintamani O Senator Wedakarna Respons Pembangunan N Patung Dewi Gangga di Danau Batur I juga tentang rencana MoU Pemkab dengan Kemenhut RI tentang pemanfaatan tanah untuk pasar traA disional. Lainnya revitalisasi Pasar Penelokan, merapikan kawasan L Penelokan agar tidak kumuh dan P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
DI PENELOKAN - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III didampingi Sang Nyoman Sedana Arta (Wakil Bupati Bangli) dan pejabat Pemkab di Penelokan, Kintamani. SEBAGAI bagian dari dukun- Bangli agar tidak kalah dengan gan pemerintahan Sukarnois di kabupaten lain. Jika itu dilakuBangli, Senator DPD-RI Dr. Shri kan dengan serius sekarang juga, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna tidak ada tempat di Indonesia ini, Mahendradatta Wedasteraputra ada pemandangan (Penelokan) Suyasa III terus bersinergi dengan yang indah seperti Gunung Batur, Pemkab Bangli dalam hal pem- terintegrasi antara Danau Batur bangunan. Salah satunya harapan dan gunung, aksesnya mudah agar Pemkab Bangli fokus pada dicapai dari seluruh arah. Dan pembangunan di kawasan Kinta- juga akses ke desa tua, all in one mani, Bangli. Demikian harapan package! Cuma sayang ini belum Senator DPD-RI Gusti Wedakarna dimanfaatkan secara maksimal. saat kunjungan kerja ke Kabu- Saya inginnya Kintamani ini dipaten Bangli. kunjungi oleh 5 juta turis domestik “Saya ingat pesan Presiden dan internasional. Maka dari itu, Joko Widodo di satu kesempatan. kita harus mulai dari Penelokan. Beliau mengatakan pada pimpinan Apalagi dalam sejarahnya Bung daerah, agar fokus pada satu dua Karno kerap mampir ke Kintatiga program yang hebat, sehingga mani saat membangun Istana ketika program itu sukses akan Presiden di Tampaksiring,” ungmenjadi landmark sejarah bagi kap Gusti Wedakarna. si pemimpin. Jangan terlalu banSejumlah rekomendasi disamyak program yang ambisius tapi paikan saat kunjungan Senator dampaknya tidak besar. Lebih baik yang didampingi Wabup Bangli bangun satu kawasan tapi fokus. dan jajarannya. “Saya akan bantu Dan bagi saya, membangun Bangli manajemen Museum Geopark agar harus dimulai dari Kintamani dulu. lebih diberi wewenang, nanti ini Kenapa? Karena Kintamani adalah urusan DPD-RI dengan Kemenkecamatan terluas, memiliki desa trian ESDM. Ini kenang-kenangan adat dan desa dinas terluas dan pada Menteri Jero Wacik pada secara ekonomi Kintamani bisa Bali yang harus diingat. Kita tidak menjadi tambang uang bagi PAD boleh lupa dengan sejarah. Begitu
juga pemanfaatan Goa Jepang yang ada di sekitar. Saya juga berharap Desa Adat Batur bisa membeli aset-aset mangkrak yang ada di kawasan Kintamani. Saatnya rakyat Kintamani berdaulat di tanahnya sendiri. Jangan seperti kawasan Bedugul, Tabanan, di sana justru umat Hindu tergusur khususnya di bidang ekonomi. Jangan ulangi kesalahan manajerial tempat lain. Apalagi kawasan ini punya sejarah tentang Raja Bali Dalem Balingkang, sejarah Ibu Dewi Danu dan sejarah Bali Mula dan Bali Majapahit. Kintamani harus jadi daerah spiritual Hindu terbesar di Asia Tenggara,” ungkap Gusti Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Gusti Wedakarna juga menyampaikan pada Pemkab Bangli bahwa dua desa adat di Kintamani, yakni Desa Adat Batur dan Desa Adat Songan sudah mengadakan pertemuan dengan dirinya di Istana Mancawarna Tampaksiring. “Tiang sudah sampaikan tentang gagasan tiang untuk mendirikan Patung Dewi Gangga (Dewi Danu/Dewi Kwam Im) terbesar di Batur Songan. Semua sudah berproses. Nanti akan mirip dengan Patung Emas Kartikeya di Batu Cave Malaysia. Juga masukan untuk Desa Adat Batur yang sudah sangat hebat memiliki unit-unit usaha. Ini akan membantu Kintamani untuk jadi pusat spiritual Hindu di Bali. Mohon doa restunya,” ungkap Gusti Wedakarna. Selain itu, Gusti Wedakarna serangkaian Bulan Bung Karno ini sedang menata jejak Bung Karno di Kintamani melalui program President Sukarno Heritage List yang digagas The Sukarno Center. (ad633)
SMK Farmasi dan Keperawatan Bintang Persada Gelar Wisuda, Penyumpahan dan Pelepasan Lulusan
WISUDA - Suasana wisuda dan pengambilan sumpah Asisten Tenaga Kesehatan SMK Farmasi dan Keperawatan Bintang Persada. SMK Farmasi Bintang Persada kewirausahaan SMK Farmasi Binyang berlokasi di Jalan Gatot Sub- tang Persada yang tergabung dalam roto Barat, Denpasar dan telah lama Pharstar Student Company. Mereka terkreditasi “A” yang merupakan berhasil meraih empat penghargaan sekolah pencetak Asisten Tenaga sekaligus dalam ajang Competition Kesehatan menggelar acara wisuda Student Company yang dilaksanadan pengambilan sumpah Asisten kan oleh Prestasi Junior Indonesia Tenaga Kesehatan di Hotel Neo Den- (JA Be Enterprenourial Regional pasar, Kamis (9/6) lalu. Acara wisuda Indonesia yang berpusat di Colorado, dan pengambilan sumpah diikuti 62 USA, yang diselenggarakan tangsiswa. Sebelum acara penyumpahan gal 5 Juni 2016 lalu. SMK Farmasi digelar, wisudawan dan wisudawati Bintang Persada merupakan satuberagama Hindu terlebih dahulu satunya SMK swasta yang menjadi mengikuti upacara majaya-jaya. peserta di ajang ini, di mana sekolah Sementara acara pelepasan siswa lainnya yaitu SMAN 4 Denpasar, siswi SMK Bintang Persada Prodi SMKN 1 Denpasar, SMKN 2 DenKeperawatan yang berlokasi di ujung pasar, SMKN 3 Denpasar dan barat Jl. Ir. Soekarno Tabanan yang SMKN 5 Denpasar. berjumlah 40 siswa dilaksanakan, Dengan mengusung produk Bali Jumat (10/6)lalu di aula baru sekolah Culture Craft yang merupakan setempat. Dalam UN tahun ini, siswa produk perpaduan kain endek dan kedua sekolah ini lulus 100 persen kerajinan pelat besi, bertujuan untuk dan berhasil meraih peringkat 10 menolong perajin pelat besi yang besar nilai rata-rata UN se-Bali, Prodi produknya agak monoton dan kalah Keperawatan peringkat 5 dan Prodi saing dengan pengrajin dari negara Farmasi peringkat 8. Asia lainnya. Dalam lomba tersebut, Perolehan prestasi tahun ini, Tim Pharstar SC meraih empat prestasi gemilang diraih oleh tim penghargaan yaitu The Best Busi-
ness Plan of JA Be Entrepreuneral Program, The Best VP of HRD of Student Company, The Best Teacher of Student Company dan The Best CSR Initiative of Student Company. Hal ini tentu menjadi suatu kebanggaan mengingat perjuangan tim ini telah menjalani proses penilaian yang cukup panjang sekitar 6 bulan. Selain itu, siswa SMK Farmasi Bintang Persada atas nama I Putu Priyasana yang juga peraih juara olimpiade Matematika Nasional di Yogyakarta, tahun ini kembali mempertahankan juara 4 tahun berturut-turut dalam lomba Wirausaha Muda Kota Denpasar sebagai juara I dengan produk unggulan “Sabun Cair Endek”. Siswa ini juga mendapat undangan seminar di Rumah Perubahan Prof. Dr. Rhenald Kasali di Jakarta. Produk inovatif siswa ini sangat diminati oleh masyarakat, juga selalu diundang pameran dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkot Denpasar. Di bidang lain dalam ajang lomba olimpiade tingkat provinsi, Prodi Keperawatan di Tabanan menyabet 3 juara yaitu juara II Fisika, juara II Matematika Non Teknologi dan juara III Biologi. Sedangkan Prodi Farmasi di Denpasar meraih juara I Kimia dan juara II Matematika Teknologi. Pihak sekolah sangat berharap para siswa bisa diterima di perguruan tinggi favorit, tidak saja di Unud dan Poltekes tapi juga yang di luar Bali. Di mana tahun lalu siswa atas nama Beatrice peraih juara olimpiade Matematika Nasional dan olimpiade Farmasi Airlangga, telah diterima di Fakultas Farmasi Airlangga Surabaya. (ad1184)
SMPN 1 Denpasar layak disebut gudangnya siswa berprestasi. Hampir setiap hari siswanya ada yang menyumbang prestasi terbaik untuk sekolah, baik di bidang akademis maupun nonakademis. Prestasi teranyar yakni menyebet dua medali emas di Porsenijar Bali. Prestasi pemuncak ini dipersembahkan oleh Nyoman Setyawan pada lomba nyurat aksara Bali di lontar dan Putu Dea Indah Kartini di lomba melukis. Kedua siswa berprestasi ini mendapat ucapan selamat, khusus dari Kepala SMPN 1 Denpasar Drs. A.A. Gede Agung Rimbaya Temaja, M.Ag., Selasa (14/6) kemarin. Bahkan untuk mengabadikan prestasi pemuncak ini, Rimbya Temaja mengajak kedua anak didiknya didampingi masingmasing pembina I Gusti Ayu Eka Damayanthi, S.Pd., M.Pd. dan IB Adi Santika, S.Pd.B. foto bersama di depan patung tari kebesaran SMPN 1 Denpasar “Pradnya Paramitha” yang mengandung makna ilmu tertinggi. Rimbya Temaja mengungkapkan, prestasi yang diraih anak didiknya Nyoman Setyawan sangat luar biasa. Dikatakan luar biasa karena di lomba nyurat aksara Bali pada Porsenijar Kota Denpasar 2016, Nyoman Setyawan meraih juara II dan dipercaya mewakili Kota Denpasar ke Porseni Bali 2016. Hasilnya ia sukses meraih juara I. ”Ini membuktikan siswa kami memang benar-benar berprestasi dan bisa menunjukkan prestasi terbaik untuk keluarga, sekolah dan Kota Denpasar,” ujar Rimbya Temaja. Siswa kelas VIII.A ini memang dikenal merajai lomba nyurat aksara Bali. Ia pernah menyabet
juara I lomba nyurat aksara Bali di PKB 2015, dan prestasi teranyar selain menyabet emas di Porsenijar Bali juga juara I di SMAN 6 Denpasar. Hebatnya lagi, putra pasangan Ni Nyoman Arini dan Ketut Muderana juga menyabet juara III panjat tebing di Porjar Kota Denpasa Sementara itu, Putu Dea Indah Kartini yang dikenal jago melukis juga memiliki segudang prestasi. Ia pernah meraih juara II nasional (Duta Sanitasi) tahun 2014. Selain itu, juara I lomba desain poster di FLS2N tingkat Bali. Di Porseni Kota Denpasar 2016, ia juga meraih juara I. Berkat prestasi yang diraih putri pasangan I Made Nuryasa dan Ni Made Dastrini ini kini dia diterima di SMA Bali Mandara. “Prestasi ini saya persembahkan untuk keluarga, sekolah dan Kota Denpasar,” ujar Dea.
Rimbaya Temaja menambahkan, keberhasilan siswanya berprestasi diperoleh lewat perjuangan yang amat berat. Keberhasilan ini, kata dia berkat kerja keras bersama antara pembina, siswa, guru dan karyawan. Yang utama adalah keseriusan dalam pembinaan, di samping bibit-bibit baru muncul lewat rekrutmen yang profesional. Prestasi ini, kata Rimbya Temaja membuktikan sekolah yang dipimpinnya mampu mengasah otak kiri dan otak kanan siswa. Dua komponen ini dikembangkan secara seimbang untuk bisa mencetak manusia yang utuh. Kuat ipteknya, tangguh budaya dan budi pekertinya sesuai visi SMPN 1 Denpasar ”Unggul Dalam Mutu, Berdaya Saing Secara Internasional, Beriman, Bertakwa, dan Berbudaya Lingkungan”. (ad1183)
MEDALI EMAS - Kepala SMPN 1 Denpasar A.A. Gede Agung Rimbaya Temaja foto bersama dua siswanya, Nyoman Setyawan dan Putu Dea Indah Kartini, yang meraih emas di Porsenijar Bali didampingi pembina.
Pengobatan Alternatif
Jro Sutiawati Kerap Dapat Pawisik dari Bung Karno
JRO Sutiawati yang terkenal dengan pengobatan alternatif berdasarkan pawisik, ternyata mendapat pawisik dari berbagai sumber. Salah satunya Bapak Proklamator Bung Karno. Lantaran kerap mendapat pawisik dan atas petunjuk Bung Karno sendiri, beberapa waktu lalu Jro Sutiawati mengunjungi makam Bung Karno di Blitar untuk melakukan ritual. “Kalau bukan karena mendapat pawisik saya pasti takut. Ada tiga makam di sana, Bapak Bung Karno, Ibunya dan Bung Karno sendiri,” jelasnya ketika ditemui di tempat prakteknya, Minggu (12/6) lalu. Saat sungkem ia melihat penampakan berupa kuda. Tentu hal itu membuat bulu kuduk manusia merinding, tak terkecuali Jro Sutiawati. “Sebenarnya, sebelum buka praktik tiang sudah sering didatangi,” tuturnya. Namun, ia nekat datang sendiri tengah malam ke makam Bung Karno di Blitar. Tentu saja ingin mendapat petunjuk agar bisa membantu masyarakat. “Dari sisi pengobatan, Bung Karno sangat membantu apalagi dalam hal meneropong kejadian yang akan datang,” imbuhnya. Sebelum mengobati, Jro Sutiawati diberikan sesuatu oleh Bung Karno untuk bekal mengobati masyarakat. Berbagai hal pawisik yang diterimanya dari Bung Karno, mulai dari pengobatan, hingga musibah yang akan terjadi. Seperti pawisik yang diterimanya belum lama ini tentang bencana alam yang terjadi. “Bapak Bung Karno berpesan, makanya kemarin malam tiang mapakelem di pantai menghaturkan bebek putih untuk ngalungsur panugrahan, biar tidak ada bencana di Bali karena kita kan meyakini agama Hindu. Cuma itu solusinya,” imbuhnya. Pawisik yang diterimanya mengatakan bahwa tahun ini memang akan terjadi kejadian yang tidak mengenakkan, sehingga masyarakat yang memiliki kepercayaan Agama Hindu diharapkan mapakelem untuk memohon keselamatan. “Astungkara tidak sampai terjadi bencana besar selama setiap keluarga mau dengan niat sendiri mapakelem bebek putih,” ujarnya. Pawisik pun kerap hadir, apalagi saat ia sedang mengalami masalah. Pawisik yang diberikan biasanya berupa cara menjaga kesehatan. Selain itu, Bung Karno juga kerap memberikan pawisik tentang kriminal dan kejahatan. Dari pengalamannya mengobati pasien, sebagian berhasil diobati dengan minyak pawisik yang merupakan salah satu metode pengobatan alternatif
Jro Sutiawati. “Tingkat kesembuhan tergantung jodoh, karena dari pengalamannya mengobati pasien ada yang langsung sembuh, ada yang beberapa kali melakukan pengobatan baru sembuh,” jelasnya. Sudah banyak penyakit berhasil disembuhkan, seperti kanker, tumor, kista, lumpuh, asam urat, gatal-gatal, alergi, epilepsi, vertigo, lever, mandul, jerawat, prostat, ginjal, ambeien, migraine, gangguan pencernaan, gangguan telinga, kencing manis, membuka aura kecantikan dan lain-lain. Di samping itu, ia juga bisa membantu dalam menangkal gangguan ilmu gaib, masalah rezeki tidak lancar. Baru-baru ini Jro Sutiawati juga menyatakan siap untuk membantu masyarakat secara personal, termasuk membuka cakra, belajar ilmu kebatinan, cara belajar meditasi, menenangkan diri, mengobati diri sendiri. Pada intinya kini Jro Sutiawati siap melayani kebutuhan personal seseorang, tidak hanya pengobatan tapi juga siap melakukan transfer ilmu, tentunya dengan memenuhi kriteria tertentu. Masyarakat yang ingin mencoba pengobatan dari pawisik yang beliau dapatkan, dapat menghubungi 081337306812. (ad1185)
MENYAMBUT bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri 1437 H, Dealer Honda Kuta Raya sebagai perwakilan Honda Surabaya Center, main dealer untuk wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, menawarkan program penjualan spesial. Program tersebut yaitu “Mudik Super Happy Bawa Honda BR-V” yang berlaku mulai 1 Mei - 31 Juli 2016. Program ini menawarkan berbagai keuntungan bagi konsumen yang membeli Honda BR-V dengan paket kredit. Keuntungan tersebut yaitu konsumen memiliki kesempatan untuk memenangkan grand prize 3 unit Honda BR-V dan 1 unit New Honda Mobilio. Selain itu, ada juga 5 buah iPhone 6s dan 10 paket perjalanan Cruise Trip yang berlaku untuk 20 orang. Program ini akan diundi dan diumumkan pada Agustus 2016 mendatang. “Beragam hadiah langsung juga diberikan untuk konsumen, yaitu LED TV 42 inci, smartphone, home theater, DVD player, action camera, voucher belanja dan voucher bensin senilai Rp 500.000,” kata IB Made Suardika selaku Asiten Sales Manager Honda Kuta Raya saat ditemui, Selasa (14/6) kemarin. Menurutnya, untuk Konsumen yang melakukan pembelian secara tunai maupun kredit selama periode 1 Juli sampai 31 Juli 2016, akan mendapatkan tambahan gratis servis perawatan berkala hingga 3 tahun. Selain itu juga ada paket DP rendah mulai Rp 25 juta dan cicilan ringan mulai Rp 3 jutaan untuk Honda BR-V. “Saat momen Ramadan, masyarakat Indonesia memiliki tradisi mudik ke kampung halaman, sehingga membutuhan mobil 7-seater yang tangguh dan nyaman. Untuk itu Honda BR-V merupakan pilihan yang tepat untuk aktivitas mudik bersama keluarga, karena memiliki performa yang tinggi, dengan ruang kabin yang lapang dan nyaman, serta tentu saja hemat bahan bakar,” jelasnya. Bagi konsumen yang ingin mendapat free merchandise bisa datang langsung pada event pameran yang akan dilaksanakan 18 Juni di Honda Kuta Raya, Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Selain program penjualan “Mudik Super Happy Bawa Pulang Honda BR-V”, Honda kembali me-
ngadakan layanan “Honda Emergency Service 2016” yang biasa juga disebut sebagai kampanye Honda Siaga bagi konsumen yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya. Layanan ini dimulai dari tanggal 1-10 Juli 2016. Untuk menyukseskan program Honda Emergency Service 2016, pihaknya akan menyiapkan 4 Posko Siaga yang buka selama 24 jam. Tiga posko berlokasi di Jawa Timur, yaitu di Tuban, Saradan, Paiton dan satu posko di Bali, yaitu di Soka-Tabanan. Di samping itu, ke-18 bengkel resmi Honda di bawah naungan Honda Surabaya Center yang tersebar di Jawa Timur (Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, Kediri, Tuban. Jember, Banyuwangi dan Probolinggo) serta Bali tetap beroperasi seperti biasa guna mendukung kelancaran mudik Lebaran bagi pengendara Honda. “Bagi konsumen yang menggunakan fasilitas servis dapat menikmati kenyamanan ruang tunggu posko yang telah dilengkapi dengan AC, minuman gratis dan koneksi Wi-Fi gratis” jelasnya. (bns1)
MENGUNJUNGI - Jro Sutiawati ketika mengunjungi makam Bung Karno di Blitar.
Sambut Ramadan, Honda Kuta Raya Siapkan Program ”Mudik Super Happy Bawa Honda BR-V”
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
HONDA BR-V - Asisten Sales Manager Honda Kuta Raya IB Made Suardika berpose di sebelah Honda BR-V, Selasa (14/6) kemarin.
info seremoniAL
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Tingkatkan Operasi Rutin
Lima Hari, Polres Bangli Tindak 112 Pelanggar Lalin Bangli (Bali Post) Guna menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan, jajaran Polres Bangli meningkatkan kegiatan operasi rutin. Selama lima hari terakhir, Polres Bangli telah berhasil menindak sebanyak 112 pelanggar lalu lintas. Tak hanya itu, Polres Bangli juga menyita ratusan liter miras dari sejumlah warung di wilayah Bangli. Kasat Lantas Polres Bangli AKP Ketut Mastra Budaya seizin Kapolres AKBP Danang Beny K, Selasa (14/6) kemarin mengatakan, kegiatan operasi rutin di bulan Ramadan ini ditingkatkan sejak 10 Juni lalu. Dalam operasi rutin tersebut pihaknya menggelar razia di seluruh wilayah hukum Polres Bangli, terutama di wilayah-wilayah perbatasan. Selama lima hari terakhir pihaknya berhasil menindak 112 pelanggar lalu lintas. Ada pun jenis pelanggaran yang
dilakukan pengendara diantaranya, yakni tidak membawa kelengkapan surat-surat, dan kendaraan bermotor yang dipreteli atau tidak sesuai standar. Dikatakan Mastra Budaya, tak hanya menindak dengan tilang, dalam operasi rutin tersebut pihaknya juga menyita 16 unit sepeda motor. “16 sepeda motor itu kita sita karena menggunakan knalpot brong, tidak pakai spion dan kendaraannya tidak sesuai standar. Pemilik kendaraan brong itu kebanyakan kalangan pemuda,” jelasnya. Mastra Budaya mengatakan penggunaan knalpot brong pada kendaraan cukup mengganggu ketertiban, karena menimbulkan suara bising. Demikian juga penggunaan spare part kendaraan yang tidak sesuai standar dapat membahayakan pengendara dan pengguna jalan raya lainnya. Oleh karenanya, pihaknya pun menghimbau pengendara untuk meng-
gunakan kendaraan yang sesuai standar. “Sebelum berkendara pastikan juga surat-surat kendaraan lengkap. Dan patuhilah semua aturan berlalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” imbuhnya. Sementara itu, selain menindak pelanggar lalu lintas, Polres Bangli selama lima hari terakhir juga berhasil menyita 154 liter miras. Sebagaimana yang disampaikan Kasat Narkoba Polres Bangli AKP Agung Buwono, ratusan liter miras jenis arak tersebut disita pihaknya dari delapan warung yang ada di sejumlah wilayah di Bangli. “Jadi dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri, ke depan kami harapkan masyarakat tidak lagi menjualbelikan minuman beralkohol. Karena kami khawatirkan minuman beralkohol dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Agung Buwono. (kmb40)
5
Pembunuh Pegawai Koperasi Akhirnya Ditangkap Pelaku Mengaku Sakit Hati
Banyuwangi (Bali Post) -
Hampir sebulan buron, pelaku pembunuhan pegawai koperasi di Tegalsari, Banyuwangi, akhirnya ditangkap. Pelaku ternyata nasabah korban. Modusnya, pelaku sakit hati lantaran kerap ditagih utang oleh korban. Puncaknya pelaku kalap setelah diolok tak memiliki uang.
Pelakunya Saplani Mistah (25), warga Dusun Ramean, Desa Margomulyo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. “Pelaku kita tangkap, Jumat (10/6) lalu setelah melakukan penyelidikan panjang,” kata Kapolres Banyuwangi AKBP Budi Mulyanto, Selasa (14/6) kemarin. Perwira menengah ini menjelaskan korban nekad melakukan pembunuhan sadis lantaran sakit hati. Ceritanya pelaku memiliki utang Rp 500.000 ke korban. Utang itu dibayar per minggu sebesar Rp 60.000, sudah dicicil 6 kali, tersisa Rp 185.000. Namun saat korban datang, istri pelaku tak bisa membayar. Korban akhirnya menegur istri pelaku dengan kata-kata sedikit menyinggung. “Korban bilang, kalau tidak punya uang tidak usah utang. Katakata ini membuat pelaku emosi,” jelas Kapolres. Akhirnya, ketika korban kembali menagih, pelaku menegur korban. Tak terima korban mulai emosi. Perang
mulut pecah. Korban dan pelaku sempat duel. Diduga karena kalah kuat, korban tersungkur setelah dipukul balok kayu hingga dan akhirnya tewas. Mengetahui korban tak bernyawa, pelaku membungkus mayat korban dengan sarung bantal dan plastik. Agar tak diketahui warga, mayat korban ditutup seng, disembunyikan di dekat tungku. Lalu malam harinya pelaku membuang mayat korban menggunakan sepeda motor. “Motor yang dipakai juga milik korban,” jelas Kapolres. Usai membuang mayat, pelaku menjual motor dan ponsel milik korban. Mayat korban ditemukan warga keesokan harinya. Hasil penyelidikan, pelaku melakukan aksinya sendirian. Selain pelaku, polisi juga mengamankan tiga pelaku lain yang berperan sebagai penadah barang milik korban. “Motor korban dijual Rp 2 juta. Penadahnya kita amankan semua,” tegas Kapolres. Dari
kasus ini, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP subsidair 351 ayat 3 KUHP tentan Tindak Pidana Pembunuhan atau Penganiayaan. Sedangkan para penadah dijerat dengan pasal 478 KUHP. Kapolres menambahkan, meski berdalih sakit hati, pihaknya masih terus mendalami kasus ini. Muncul dugaan pelaku tak hanya sekadar sakit hati. Namun, ada indikasi perampokan. Sebab pelaku merampas seluruh harta korban.
Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat Mr. X terbungkus plastik dibuang di pinggir sungai. Kondisinya mengenaskan. Kaki dan tangannya terikat kabel, di Dusun Balokan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, 21 Mei lalu. Korban bernama Restu Wahyu Bahtiar (20), warga Desa Yosorati, Desa Sumberbaru, Jember, Jatim. Belakangan diketahui korban adalah pegawai sebuah koperasi di Rogojampi, Banyuwangi. (kmb30)
Bali Post/udi
DIAMANKAN - Pelaku pembunuhan karyawan koperasi diamankan di Polres Banyuwangi, Selasa (14/6) kemarin.
Sekolah CHIS Wisuda 85 Siswa
Tahun 2016 Sejumlah Prestasi Diraih Bali Post/udi
SIDAK - DPRD Banyuwangi menggelar sidak harga makanan dan minuman di salah satu mall di Banyuwangi, Selasa (14/6) kemarin.
Temukan Harga Tak Realistis, DPRD Banyuwangi Tegur Pengelola Mall
Banyuwangi (Bali Post) Jelang Lebaran, Komisi II DPRD Banyuwangi menggelar sidak makanan dan minuman (mamin), Selasa (14/6) kemarin. Kali ini mereka menyasar mall dan pusat perbelanjaan. Hasilnya ditemukan harga barang yang tak realistis, cenderung merugikan konsumen. Terkait temuan ini, para wakil rakyat ini menegur pengelola mall. Mereka diminta membuat harga yang riil dan tak merugikan. Harga tak realistis ini ditemukan saat DPRD bersama Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan (Diperindagtam) Banyuwangi menyasar sebuah mall di Jalan Basuki Rahmat. Mereka mendapati harga yang tak mungkin ada kembalian. Seperti, Rp 2.319 dan Rp 1.999. “ Ini kan tidak realistis. Jika pembeli membayar, tak mungkin ada kembaliannya. Lalu kembalian akan diambil pengelola. Konsumen
yang rugi,” kritik Marifatul Karmila, Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi. Idealnya, kata politisi Golkar tersebut, harga yang tercantum dibulatkan. Untuk itu konsumen bisa mendapatkan kembalian. Terkait pembulatan harga ini, menurutnya diatur dalam UU No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. “Sesuai aturan konsumen tak boleh dirugikan,” jelasnya. Pihaknya juga melarang adanya kebijakan barang yang sudah dibeli tak bisa dikembalikan. Dewan juga meminta pengelola mall menyediakan pojok khusus oleholeh khas Banyuwangi. Selain harga, Dewan menyoroti makanan yang kadaluarsa. Hal ini ditemukan di sebuah swalayan di Jalan Letkol Istiqlah. Saat menyisir deretan makanan kemasan, Dewan mendapati sjumlah kaleng makanan yang penyok, rusak. “ Kita benar-be-
nar tegur pemiliknya. Sebab tahun lalu sudah ada teguran, tapi tetap membandel,” tegas Rifa. Pihaknya meminta Disperindagtam Banyuwangi bersikap tegas terkait pelanggaran tersebut. Sementara itu, Kadisperindagtam Banyuwangi Hary Cahyo Purnomo menegaskan pihaknya secara berkala melakukan sidak mamin ke seluruh swalayan dan toko di Banyuwangi. Namun masih ada saja pengelola yang nakal. Seperti membiarkan barang kadaluarsa. Lalu batas kadaluarsa yang mendekati jatuh tempo tetap diperdagangkan. “Kita sudah berikan teguran. Jika terus membandel, kita akan evaluasi izin perdagangannya,” tegas Hary. Menurutnya sidak mamin ini akan terus digelar hingga Lebaran mendatang. Targetnya tak ada mamin kadaluarsa yang dipasarkan. (kmb30)
Bupati Anas Keluhkan Rendahnya Penawaran Lelang Proyek
Banyuwangi (Bali Post)Rendahnya nilai penawaran lelang proyek dikeluhkan Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas. Abdulah Azwar Anas khawatir, kondisi ini akan berdampak pada kualitas proyek yang akan dikerjakan. Dicontohkan, proyek terminal terpadu pasar Sobo dengan nilai pagu Rp 9,7 miliar ditawar dengan harga terendah Rp 7 miliar. “Ini mengkhawatirkan. Nilai penawaran lelang proyek sangat rendah, jauh dari pagu yang ditetapkan,” kata Bupati Anas usai menghadiri paripurna di DPRD Banyuwangi, Senin (13/6) lalu. Pihaknya khawatir kualitas proyek akan turun jika nilai penawaran terlalu rendah. Padahal nilai pagu yang ditetapkan disesuaikan dengan proyek dan ornamen yang akan dibangun. “Proyek terminal terpadu Sobo itu didesain oleh arsitek ternama. Jadi bukan hanya bangunan, tapi dilengkapi dengan berbagai ornamen seni. Kalau penawarannya rendah sampai 23 persen, khawatirnya kualitas kurang baik,” tegasnya. Selain kualitas proyek, rendahnya penawaran lelang proyek ini berdampak pada sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa). Sebab anggaran yang sudah ditetapkan dalam APBD terjadi selisih penggu-
naan yang cukup besar. Meski begitu, pihaknya tak bisa berbuat banyak terkait kondisi ini. Sebab proses lelang digelar secara elektronik dan terbuka. Sehingga, tak bisa diintervensi. Pihaknya hanya berharap kepada konsultan proyek untuk memperketat pengawasan pembangunan. “Jadi, intinya jangan asal jadi, tapi kualitas harus
SEKOLAH Cahaya Harapan Indonesia Sejahtera (CHIS) mewisuda 85 siswanya di Trans Hotel, Seminyak, Selasa (14/6) kemarin. Para siswa itu 48 di antaranya siswa SMP dan 37 siswa SMA. Tahun ini CHIS mencetak sejumlah prestasi gemilang, yaitu tingkat kelulusan 100 persen, memperoleh akreditasi A, mencetak 10 besar UN tertinggi, sejak tahun 2015/2016 berstatus satuan pendidikan kerja sama (SPK), dan tiga siswi kelas XII SMA CHIS diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) dan ITB melalui jalur undangan. Dr. Hery Suyanto Ketua Yayasan Pendidikan CHIS berharap ilmu yang didapatkan bisa menjadi fondasi untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, baik ke tingkat SMA maupun Perguruan Tinggi (PT). “Bagi siswa-siswi SMP CHIS yang melanjutkan ke jenjang lebih tinggi, SMA di luar CHIS saya ucapkan selamat. Dan bagi yang melanjutkan lagi di SMA CHIS saya ucapkan selamat datang,” ujarnya. Suatu kehormatan bagi yayasan CHIS karena telah diterimanya 3 siswi SMA di perguruan tinggi melalui jalur undangan di Fakultas Kedokteran Unud dan ITB. Maka dari itu, untuk itu siswa-siswi SMP yang ingin melanjutkan ke SMA ia berpesan agar dapat meneladani siswi tersebut, tentunya diiringi dengan belajar mulai dari awal. “Jangan sampai menunggu waktu-waktu berikutnya, itu adalah suatu
momen yang bagus,” imbuhnya. Pihaknya berjanji akan memfasilitasi hal tersebut dengan meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan kurikulum yang ada. Bagi siswa-siswi SMP yang akan melanjutkan ke SMA dan mempunyai prestasi akademik cukup bagus, pihak yayasan CHIS akan mengusahakan sistem SKS (satuan kredit semester) yang telah diusulkan ke Departemen Pendidikan, agar digunakan untuk mengganti kelas/sistem akselerasi. Selain di bidang akademis, yayasan CHIS juga akan meningkatkan kreativitas berdasarkan talenta yang ada untuk menggali potensi yang selama ini belum berkembang dengan meningkatkan sarana dan prasarana. “Tentunya semua ini membutuhkan dukungan dari orang tua siswasiswi, staf beserta siswa-siswi itu sendiri untuk menjalankannya dengan penuh keseriusan,” tandasnya.
Bagi siswa-siswi SMA ia berpesan agar kelulusan tersebut dijadikan modal dasar atau pondasi untuk mewujudkan cita-cita. Untuk itu gunakan waktu sebaikbaiknya, manfaatkan peluang, tentukan hati dan sikap jangan sampai menyesal di kemudian hari. Mulai tahun ajaran 2015/2016, pihaknya sedang berusaha untuk melakukan pembenahan dalam berbagai hal yang berkaitan dengan proses belajar mengajar serta sarana pendukungnya. Perbaikan sarana prasarana serta peningkatan kualitas pengajaran akan terus menjadi konsentrasi di tahuntahun yang akan datang. Bukan hanya sarana pendukung proses belajar mengajar, tetapi wadah untuk meningkatkan kreativitas siswa juga akan dikembangkan untuk menggali potensipotensi siswa yang masih belum berkembang. Kepala SMA CHIS Den-
pasar Putu Dessy Widarmayanti, S.E. mengatakan selama tiga tahun siswa-siswi SMA CHIS Denpasar memperoleh banyak pengalaman. Perjuangan untuk menjadi yang terbaik, baik dalam proses pembelajaran di dalam kelas (intrakurikuler) ataupun di bidang ekstrakurikuler. Pendampingan yang dilakukan oleh sekolah, guru-guru telah diupayakan secara optimal dan mengusahakan yang terbaik bagi siswa-siswinya. Tentunya dalam proses tidaklah mudah dengan aneka persoalan, baik dari siswa-siswi sendiri maupun dari para pendidik edukatif dan non-edukatif yang disebabkan oleh adanya perbedaan dalam berpikir, berpendapat, harapan, cara pandang, dan sikap. “Bekal yang sudah diterima selama tiga tahun di SMA CHIS Denpasar ini semoga dapat dikembangkan untuk perjalanan hidup nyata ke masa depan,” harapnya. (ad1187)
WISUDA - Acara wisuda 85 siswa Sekolah Cahaya Harapan Indonesia Sejahtera (CHIS) di Trans Hotel, Seminyak, Selasa (14/6) kemarin.
benar-benar dijaga sesuai ukuran yang ditentukan,” tegasnya. Apalagi kata dia pihaknya sedang gencar membuat bangunan bernuansa khas Banyuwangi. Perencanaannya melibatkan para arsitek ternama. Karena itu, proses pengerjaannya harus benarbenar sesuai standar yang ditetapkan. (kmb30)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Memberantas Mafia Harga Secara Gotong Royong HARI raya Lebaran masih sekitar satu bulan lagi. Namun masyarakat jauh-jauh hari telah mengeluh dengan meningkatnya harga kebutuhan pokok. Tidak tanggungtanggung yang melonjak harganya itu adalah daging sapi, penyedia protein tinggi bagi tubuh manusia. Jelas kita semua perlu protein. Yang tidak mengenakkan lagi adalah tercatatnya harga keperluan lain, seperti gula pasir yang juga terangkat naik. Kita tentu kecewa dengan adanya harga yang tidak terkendali itu. Memang secara logika ekonomi, harga akan naik apabila banyak pihak yang memerlukan. Akan tetapi, tentu saja tidak boleh logika tersebut dibiarkan berjalan begitu saja. Karena hampir setiap tahun mengalami keterulangan. Menjelang bulan puasa, menjelang hari Lebaran, harga cenderung naik. Karena keadaan inilah kemudian kita menduga ada sesuatu di balik kenaikan harga tersebut. Sesuatu yang dimaksudkan itu banyak yang menafsirkannya ada pihak yang sengaja bermain api, mencari keuntungan dengan menyetok dan menyimpan barang-barang keperluan pokok tersebut, untuk kemudian mengeluarkannya secara pelan-pelan jika pasar memerlukan. Kita sangat menentang kalau memang ada praktik seperti ini. Praktik demikian jauh lebih buruk dari kapitalisme. Di negara industri yang mengandalkan pasar sebagai penggerak ekonomi tetap mempunyai aturan-aturan etis, agar tidak mengganggu pasokan kepada masyarakat. Hukum tentang penyediaan barang dan distribusi ditaati, sehingga kalau ada yang melanggar akan mendapat hukuman. Bahkan pemasok barang seperti ini tidak akan mendapat kepercayaan dari kelompok-kelompok ekonomi yang lain. Mereka sudah dijauhi masyarakat. Itulah salah satu mekanisme yang membuat etika ekonomi mampu menjaga ketersediaan barang-barang di negara industri yang beraliran kapitalis. Di Indoensia tidak boleh terjadi hal seperti ini. Kita sadari dulu menolak ajaran kapitalis yang merugikan masyarakat. Di masa orde baru ada yang disebut dengan ekonomi Pancasila yang menekankan pada asas saling tolongmenolong. Dari sinilah kemudian muncul yang namanya koperasi, masyarakat membentuk kelompok ekonomi sendiri untuk memenuhi keperluan anggotanya dengan harga yang benar-benar terjangkau. Meskipun sekarang sudah zaman reformasi, kiranya kita tidak jauh beranjak dari pemikiran tersebut. Ekonomi Pancasila masih berjalan, yang mungkin saja kita sebut dengan ekonomi Pancasila. Di sini yang dipentingkan adalah saling membantu pihak lain sesama warga kita, sesama manusia. Dengan cara itu kita memenuhi keperluan sebagian besar warga. Karena itulah, keperluan-keperluan pokok seperti beras, daging, gula dan sejenisnya harus terjangkau dan terkontrol harganya, sehingga dapat memenuhi keperluan rakyat. Kita mengimbau kepada pemerintah agar melakukan sidak pasar dan langsung mencari biang keladi dari meningkatnya harga barang-barang pokok ini. Tindakan pemerintah ini penting, karena akan berakibat kepada banyak hal. Pihak yang melakukan tindakan menaikkan harga akan kapok, atau setidaknya mengetahui pihak yang bersangkutan. Hal ini penting, karena dengan mengetahui pihak itu kita akan juga dapat membongkar jaringannya. Kita tidak boleh lupa, karena perilaku seperti ini pasti mempunyai jaringan. Menekan dan membasmi jaringan itu berguna untuk masa depan stabilitas harga di Indonesia. Di negara kita yang demikian beragam dari sisi agama, mempunyai banyak hari raya. Para penganut agama itu mempunyai cara tersendiri untuk merayakannya. Dan kita tahu, perayaan tersebut biasanya masif dan dilakukan secara besar-besaran. Inilah yang sering menjadi sasaran pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan berupaya mencari untung sebesar-besarnya. Mari kita berantas bersama mafia seperti ini, demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Suara DPRD Bali Belakangan kasus pemukulan aktivis yang menggunakan baju ‘’Bali Tolak Reklamasi’’ di pembukaan PKB disuarakan sebagian kecil DPRD Bali. Ini pun sudah membuat kami sadar, bahwa di DPRD Bali masih ada yang peduli dan prihatin dengan nasib aktivis lingkungan yang menentang reklamasi. Lewat kolom surat pembaca ini saya ingin menyampaikan terima kasih kepada anggota Fraksi PDI Perjuangan A.A. Ngurah Adhi Ardhana. Apa yang dilakukan anggota Fraksi PDI-P membuat saya yakin bahwa Bali masih punya politisi yang aspiratif dan peka masalah. Ini juga menjadi modal bagi PDI-P untuk menjaring simpati rakyat Bali. Ketika ada kadernya dan saya juga dengar Fraksi PDI-P di DPRD Denpasar menolak reklamasi Teluk Benoa. Secara perlahan kami berharap PDI-P Bali menunjukkan sikap politik terhadap reklamasi Teluk Benoa. Artinya, sekali lagi lewat harian ini saya berharap PDI-P lebih serius membela kepengtingan Bali, karena sudah mendapat kepercayaan besar dari rakyat Bali. Ingat komitmen ini juga akan menjadi modal PDI-P dalam Pilkada 2017 meraih simpati. Berpihak lebih awal dengan rakyat jauh lebih baik ketimbang merapat setelah ada kepentingan politis. PDI-P dan partai politik lainnya bisa berhitung cerdas dari maraknya penolakan reklamasi Teluk Benoa di kalangan desa adat dalam mengelola politik dalam pilkada mendatang. Gede Adi Sutapa Badung, Bali
Iklan Layanan Masyarakat Untuk mendorong terbangunnya budaya tertib berlalu lintas dan menekan peredaran narkoba di masyarakat, saya berharap pemerintah dan kepolisian membuat iklan layanan masyarakat secara lebih intensif dan atraktif. Selama ini iklan layanan masyarakat sangat efektif untuk mengedukasi masyarakat untuk sadar. Tindakan tilang dan penangkapan bisa saja dilakukan, namun tak akan memberikan efek jera. Yang lebih penting dilakukan membuat masyarakat sadar untuk tertib berlalu lintas dan sadar terhadap ancaman bahaya narkoba. Sekolah sebagai lingkungan pembelajaran siswa juga perlu lebih banyak memberikan pengarahan dan ceramah-ceramah tentang ancaman narkoba dan budaya tertib berlalu lintas. Ir. Putu Dwija Panjer, Denpasar, Bali
Budaya Versus Lonjakan Harga Barang Menjelang bulan puasa, di samping ribut-ribut razia makanan di siang hari, yang mendapat perhatian dari masyarakat dan pemerintah adalah kenaikan harga daging dan barang-barang lainnya di pasaran. Daging sapi, misalnya, dijual dengan harga Rp 120.000 per kg. Harga ini bagi kebanyakan rakyat Indonesia sangat mahal karena jauh melampaui harga normal. Kanaikan harga-harga ini merupakan hal yang sering terjadi menjelang hari raya, termasuk bulan puasa dan Lebaran.
Oleh Anak Agung Ngurah Santika embicaraan ini menambah ramainya komunikasi, di samping jalan-jalan yang akan macet serta penumpang yang bergelantungan di kereta api saat mudik ke kampung halaman. Tetapi ada juga mereka yang cerdik dengan melakukan mudik jauh hari sebelum hari raya, dan kemudian merayakan hari raya Lebaran di Jakarta atau kota-kota lain di Indonesia. Harga yang membubung tinggi itu, boleh dikatakan sebagai melawan arus budaya dan nilai-nilai yang berlaku di Indonesia. Dalam budaya gotong royong dan saling membantu yang ada di Indonesia, harga mahal itu sungguh tidak masuk akal. Dalam setiap nilai kelokalan budaya di Indonesia, kerja sama dan saling bantu itu merupakan upaya untuk meringankan beban secara fisik dan dengan demikian juga secara ekonomi. Kerja mengangkut jukung di pantai merupakan contoh yang paling gamblang. Dengan beban perahu yang demikian berat, tidak perlu lagi melepaskan tenaga yang demikian besar, apabila kemudian digotong dan didorong ramai-ramai oleh manusia. Tentu pula dengan cara demikian tidak perlu setiap nelayan akan melaut menyewa derek untuk menarik perahu menuju ke laut. Dapat juga dilihat di sawah pada masa lalu ketika musim tanam tiba. Masyarakat mengerjakannya ramairamai. Kerja di sawah, kerja melaut sesungguhnya merupakan hari raya juga, karena di saat itulah doa, harapan, dan kegembiraan akan dipanjatkan dan diraih. Esensi hari itu sama dengan hari raya agama. Pada hari raya agama masayarakat juga berdoa, mempunyai harapan yang lebih baik akan hari esok dan juga bergembira menyambut harapan-harapan tersebut. Dengan demikian, hari raya agama pun seharusnya juga disertai dengan kegotong-royongan dalam bentuk yang
P
lain. Apabila kerja ke sawah maupun melaut dilakukan dengan fisik, maka saat merayakan hari besar agama kegotong-royongan itu justru mesti dilihat pada mekanisme menyelenggarakan hari raya tersebut. Di Indonesia pada umumnya hari raya agama dirayakan secara besar-besaran. Cara yang besarbesaran inilah merupakan mekanisme perayaan dan penyambutan itu. Karena esensi gotong royong itu meringankan beban, maka semua pihak harus sadar untuk meringankan beban agar dapat merayakan dengan baik, dapat melakukan doa dengan baik dan mempunyai harapan yang tinggi akan masa depan. Sudah menjadi tradisi di Indonesia, wujud perayaan besar-besaran itu misalnya terlihat pada baju baru, ke tempat wisata, makanan bergizi, dan khususnya lagi pulang kampung. Halhal inilah yang harus terkena sikap kegotong-royongan tersebut, dalam artian menekan biaya agar tidak terkena biaya fisik dan ekonomi yang tinggi. Maka seharusnya harga-harga harus mampu dikendalikan secara maksimal. Menjelang hari raya tidak boleh harga naik, justru sebaliknya harga itu harus
”Bisa jadi daging sapi dipandang sebagai barang mewah, sehingga seberapa pun harganya akan tetap dibeli oleh masyarakat, terutama pada saat hari Lebaran nanti.”
turun demi menekan biaya ekonomi. Itu merupakan prinsip gotong royong dalam konteks penegakan ekonomi. Indonesia dengan prinsip budaya demikian, harus terlihat pada penurunan harga terutama pada saat hari raya. Tidak ada alasan menaikkan harga pada hari penting seperti ini bagi negara yang mengaku mempunyai budaya saling bantu dan gotong royong tersebut. Bahwa kemudian yang terjadi sebaliknya di Indonesia, pasti ada yang tidak beres di dalam iklim budaya tersebut. Fenomena berkebalikan ini bahkan sudah menjadi kebiasaan sejak bertahuntahun, sehingga seolah dianggap biasa oleh masyarakat. Ada beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebabnya. Faktor paling awal adalah adanya cukong tersembunyi dalam praktik ekonomi Indonesia. Cukong yang dimaksudkan ini adalah pengendali dan pemegang monopoli barang tertentu secara nasional yang dapat mempermainkan harga. Dalam hal ini cukong tersebut memegang kendali atas barang-barang keperluan pokok, terutama daging. Jika daging sapi yang menjadi sasaran, ini menjadi masuk akal karena kebetulan sapi di Indonesia pasokannya semakin tahun semakin berkurang sekarang, sehingga harus mengimpor dari luar. Akan mudah mencari alasan bagi cukong ini untuk menaikkan harga. Cukong yang lain mungkin saja juga menyimpan tepung, beras, gula, minyak dan keperluan pokok yang lain. Karena barang-barang itu merupakan keperluan pokok, maka dalam keadaan yang bagaimanapun akan tetap dicari oleh masyarakat sepanjang simpanan uangnya masih mencukupi. Dalam hal tingginya harga daging sapi di Indonesia, mungkin juga ini dipandang sebagai barang penyedia protein paling tinggi, sehingga akan dibeli oleh masyarakat yang melakukan puasa. Bisa jadi pula daging ini dipandang se-
Suara Mahasiswa Urgensi Penerapan ’’Tax Amnesty’’ SAAT ini pemerintah Indonesia sedang gencar melakukan pembangunan di segala sektor, seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur untuk mengejar ketertinggalan dari negara lainnya. Semangat untuk melaksanakan pembangunan ini tentunya memerlukan biaya yang besar pula. Hal ini tercermin dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016, yang bahkan pertama kalinya dalam sejarah menembus Rp 2.000 triliun. Penerimaan negara selama ini sebagian besar bertumpu pada penerimaan pajak. Hal ini terlihat pada porsi penerimaan pajak yang ditargetkan mencapai 84,6 persen dari total APBN 2016. Namun pemerintah wajib waspada melihat realisasi penerimaan negara selama 5 bulan pertama tahun ini. Pasalnya, realisasi penerimaan jauh di bawah realisasi belanja. Data Kementerian Keuangan menunjukkan adanya defisit sementara sebesar Rp 189 triliun. Defisit tersebut disebabkan oleh penerimaan pajak yang memprihatinkan. Selama tiga tahun terakhir
Oleh I Gede Febri Putra pemerintah sangat kesulitan untuk mengejar target pajak. Bahkan pada tahun 2015 lalu, realisasi penerimaan pajak hanya mencapai 82 persen. Ini merupakan realisasi paling rendah dalam tujuh tahun terakhir. Ada dua cara yang dapat dilakukan pemerintah untuk menyikapi masalah ini. Yang pertama adalah melalui amanat Presiden Jokowi untuk memangkas anggaran negara sebesar Rp 50 triliun di seluruh kementerian dan lembaga negara yang tertuang dalam Instruksi Presiden
Nomor 4 Tahun 2016. Hal ini bukan berarti tanpa risiko. Penghematan ini bisa berdampak pada terhambatnya belanja pemerintah di berbagai sektor yang dapat menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu ada cara lain yang bisa ditempuh, yaitu dengan segera diterapkannya kebijakan tax amnesty. Desain kebijakan tax amnesty di tahun 2016, yang menitikberatkan pada upaya pengungkapan harta dan repatriasi aset sangat mendesak untuk segera diterapkan, karena dapat menutup kekurangan penerimaan negara yang diproyeksikan berkisar antara Rp 150 triliun sampai dengan Rp 180 triliun. Dengan pengampunan pajak diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak yang berdampak pada tercapainya target pajak. Dengan demikian pembangunan di berbagai sektor serta target pertumbuhan ekonomi dapat berjalan sesuai rencana.
bagai barang mewah, sehingga seberapa pun harganya akan tetap dibeli oleh masyarakat, terutama pada saat hari Lebaran nanti. Maaf mungkin ada masyarakat yang jarang mengonsumsi daging dalam kesehariannya, akan berupaya membeli daging sapi itu pada saat hari raya sebagai ungkapan kegembiraan sehingga akan dibeli dengan harga yang mahal. Faktor selanjutnya adalah terpendamnya sifat nakal orang Indonesia. Ada sisi ‘’perampokan secara halus’’ di sini. Orang akan mengeluarkan duit apabila itu diperlukan untuk kepentingan pokok. Misalnya, orang akan terpaksa membayar harga kamar mandi (WC) dengan harga mahal karena sedang kebelet. Mau tidak mau mereka akan mengeluarkan uang kalau tidak mau celaka. Dalam hal hari raya ini, baik puasa maupun hari Lebaran semua bahan primer itu pasti diperlukan untuk daya tahan fisik. Maka dengan harga yang mahal pun, barang-barang kebutuhan pokok tersebut akan dibeli. Para pemasok akan mengatakan barangnya langka, meskipun sesungguhnya mereka menyetoknya. Para penyetok inilah dapat dikatakan sebagai ‘’perampok halus dan tersembunyi’’. Pemasok memaksa agar mereka yang memerlukan barang itu mengeluarkan uangnya, kendati harganya jauh di atas normal. Apabila tidak membeli, maka kesehatan fisiknya bisa terganggu dan keluarganya dapat kekurangan suplai energi. Mereka yang memaksa orang untuk mengeluarkan kepemilikannya dalam keadaan tertekan dan terancam adalah perampok. Faktor ketiga adalah kebiasaan yang cenderung dilalaikan oleh pemerintah. Setiap menjelang hari raya, tidak saja bagi umat muslim tetapi juga umat lain di Indonesia, harga barang-barang selalu naik. Kelalaian pemerintah yang tidak menindak oknum yang sengaja manaikkan harga barang tersebut dipakai sebagai legitimasi oleh pihak lain, sehingga ikut-ikutan menaikkan harga pada hari raya berikutnya. Ini berbahaya karena akan berpotensi menambah pengikut di masa-masa mendatang. Pemerintah harus menindak hal ini secara tegas karena sangat bertentangan dengan budaya dan etika sosial masyarakat Indonesia yang berlandaskan kerja sama, saling bantu dan gotong royong.
POJOK Desa Pejaten punya objek baru berupa museum keramik. - Perajin jangan ikut ‘’dimuseumkan’’. *** KPK usul uang rampasan KPK dijadikan dana berantas korupsi. - Jangan sampai semuanya dirampas. *** Pemerintah belum putuskan cabut subsidi listrik 900 VA. - Belum naik saja rakyat sudah menjerit.
Mahasiswa Pascasarjana Magister Ilmu Hukum Universitas Gadjah Mada
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
TOPENG Beberapa seniman mementaskan tarian Bondres pada lomba topeng Bondres oleh Sekaa Gong Sekar Mangaronce, Banjar Yangbatu Kangin, Denpasar, di Kalangan Ayodya, Taman Budaya, Senin (13/6). Bali Post/kmb23
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Nyoman Parta
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Bali Post/ist
Dewan Belum Putuskan Lima Besar Calon KPPAD Denpasar (Bali Post) Komisi IV DPRD Bali sudah merampungkan fit and proper test calon komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali, Selasa (14/6) kemarin. Uji kepatutan dan kelayakan terhadap delapan calon komisioner ini dilaksanakan dua kali sejak Senin lalu. Namun, dewan belum memutuskan lima besar nama yang lolos sebagai komisioner KPPAD. “Hari Senin (20 Juni, red) akan kita rapatkan dan putuskan,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta. Politisi PDI Perjuangan ini sebetulnya ingin ada perekrutan dua orang lagi demi pola maksimal. Namun bila meminta lagi, konsekuensinya adalah proses perekrutan ulang akan memakan waktu yang lama. Menurut Parta, ada tiga hal penting yang dinilai dalam fit and proper test yakni penguasaan perlindungan anak, komitmen, dan performance. Diwawancara terpisah, Wakil Ketua Tim Pansel, Gde Made Swardhana, mengakui bila dewan sempat meminta ada perekrutan ulang. Namun, kewenangan untuk itu tidak lagi ada di Pansel, melainkan gubernur. Dikatakan bila tugas dari Pansel sudah selesai dan hasil sudah diserahkan ke gubernur. “Kami tidak punya kewenangan, mencari orang itu susah. Dulu sudah 20 orang yang ikut seleksi dan 4 orang gagal, kemudian 16 orang diproses dan 8 orang yang dikirim itu dianggap yang baik dan bagaimana mencari orang yang baik sekali, jelas tidak bisa dan selalu ada kekurangannya,” jelasnya. Sementara itu, delapan orang yang mengikuti fit and proper test calon KPPAD yaitu Eka Shanti Dewi, Ni Luh Gde Yastini, Made Ariasa, Anak Agung Sagung Anie Asmoro, I Nengah Selamet, Gayatri, I Ketut Anjasmara, dan Anak Agung Gde Indrawan Diputra. (kmb32)
Pendidikan
Penataran Angka Kredit Guru
MEWUJUDKAN pendidikan yang andal, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali menyelenggarakan Kegiatan Penilaian Penetapan dan Penataran Angka Kredit Guru dan Pamong Belajar Provinsi Bali Tahun Anggaran 2016, Senin (13/6). Bertempat di Hotel Geria Agung Mahajaya, Ubung, acara ini akan berlangsung hingga tanggal 24 Juni mendatang. Kepala Bidang Pengkajian dan Pengembangan I Gede Ketut Seputra Aryadi, S.E. mewakili Kadisdikpora Provinsi Bali membuka kegiatan tersebut. Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang dan Kepala UPT di Lingkungan Disdikpora Provinsi Bali dan Instruktur Penataran Angka Kredit Guru dan Pamong Belajar Provinsi Bali. Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memberi pemahaman dan kemampuan tentang penilaian penetapan angka kredit, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melaksanakan tugasnya sebagai pejabat fungsional, serta untuk meningkatkan motivasi, inovasi, dan profesionalisme peserta dalam melaksanakan tugasnya. Kabid Pengkajian dan Pengembangan Disdikpora Bali I Gede Ketut Seputra Aryadi, S.E. mengatakan, salah satu prinsip dasar dalam mewujudkan pendidikan yang andal adalah didukung oleh pejabat fungsional dan guru yang andal serta profesional di bidangnya. Profesionalisme pendidik (guru atau pamong belajar - red) dapat diketahui dari perolehan angka kredit jabatan fungsional guru. “Oleh karena itu, kegiatan ini sangat penting dan perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat keprofesionalan guru dalam melaksanakan kewajibannya. Sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di Bali,” katanya. (win)
IHDN Denpasar Gelar Pasraman Pemangku
PROGRAM Doktor (S-3) Ilmu Agama Pascasarjana IHDN Denpasar menggelar pasraman pemangku di Desa Pakraman Nyitdah, Kediri, Tabanan sejak 21 Mei dan ditutup Sekretaris Program S-3 Dr. Ida Ayu Tary Puspa, M.Ag., M.Par., Selasa (14/6) kemarin. Acara pengabdian masyarakat itu diisi dengan pemahaman tatwa, susila, dan upacara yang diberikan narasumber antara lain Prof Dr. IGN Sudiana, Ketua Program S-3 Ilmu Agama Dr. Ketut Donder, Nyoman Arya, Mangku Sujana. Pada hari terakhir diisi pengobatan sekala dan niskala oleh Dr. Subagia. (ram)
Bali Post/eka
LEMBONGAN - Sejumlah wisatawan menikmati wisata air di Nusa Lembongan, Klungkung, baru-baru ini. Panorama Nusa Lembongan yang memikat wisatawan makin banyak berkunjung, membuat pertumbuhan akomodasi pariwisata di Nusa Lembongan meningkat.
Dugaan Pencabulan ABG
Oknum Polisi Dibidik Dua Kasus
Denpasar (Bali Post) -
Kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum polisi Aiptu KA (55) menjadi perhatian khusus petinggi Polda Bali. Tak hanya kasus pencabulan, KA juga disidik kasus pelanggaran disiplin oleh petugas Propam Polres Klungkung. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, KA diamankan di Mapolres Klungkung. “Kalau pemeriksaan pelaporan dari pelapor yang ditangani Direktorat Kriminal Umum Polda Bali, itu masih dalam rencana penyelidikan kita. Laporan kan baru kemarin, dan sudah dilakukan pemeriksaan terhadap korban,” tegas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto, Selasa (14/6) kemarin. Terkait pelanggaran disiplin yang dilakukan KA, Kapolres Klungkung AKBP FX Arendra Wahyudi sudah mengamankan yang bersangkutan agar tidak bisa berbuat yang mungkin
nanti melewati hal-hal yang tidak diinginkan. “Sudah diamankan dan dalam pengawasan mulai tadi malam (kemarin - red). Dia diawasi dan dilakukan pemeriksaan pelanggaran disiplin. KA bertugas di Bamin Siwas (pengawasan -red) Polres Klungkung,” ujarnya. Untuk proses penahanan, penyidik menggunakan ketentuan KUHAP. Menahan seseorang harus berdasarkan ketentuan KUHAP dan harus berdasarkan bukti permulaan yang cukup, baru bisa ditetapkan sebagai tersangka. Apabila memenuhi
dua alat bukti yang cukup, baru bisa dilakukan penahanan. “Untuk tindak pidana yang dilakukan (KA - red), belum sampai ke situ prosesnya. Kita kemarin baru memeriksa saksi korban dan mengirim untuk visum tapi belum keluar. Tetapi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, KA diamankan,” tandasnya. Sedangkan untuk kasus disiplin, proses hukumnya disidik Propam Polres Klungkung. Menurut Hery, jika anggota terlibat kasus tindak pidana, pasti melakukan pelanggaran
Diharapkan Segera Cair
Hibah untuk Desa Adat di Kelurahan
Denpasar (Bali Post) Bantuan hibah untuk 102 desa adat/pakraman yang ada di wilayah kelurahan diharapkan bisa segera cair. Pasalnya, Surat Keputusan (SK) Penetapan Hibah sudah ditandatangani oleh Gubernur Bali. Sekitar seminggu yang lalu, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali juga sudah memanggil para bendesa adat untuk persiapan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Sekda Provinsi Bali mewakili gubernur. “Kita harapkan minggu ini selesai sehingga proses permohonan pencairan oleh Dinas Kebudayaan sudah bisa diajukan ke Biro Keuangan. Nanti, Biro Keuangan yang akan mentransfer ke
rekening desa adat melalui BPD,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Dewa Putu Beratha, di Denpasar, Selasa (14/6) kemarin. Beratha menambahkan, transfer hibah dari Biro Keuangan ke rekening desa adat nantinya menggunakan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Persiapan untuk pencairan hibah ini sebetulnya sudah lama dilakukan. Hanya, Dinas Kebudayaan masih menunggu rampungnya Peraturan Gubernur terkait hibah. Seperti diberitakan, Pergub No.29 Tahun 2016 tentang Hibah baru ditetapkan pada 30 Mei 2016 lalu. “Pergubnya baru (selesai) sehingga baru kita berani memanggil untuk proses penandatanganan antara
Bendesa Adat dan Sekda yang mewakili Gubernur,” jelasnya. Beratha melanjutkan, mulai tahun ini, Dinas Kebudayaan hanya memfasilitasi hibah untuk 102 desa adat di kelurahan. Sedangkan hibah untuk 1.386 desa adat yang ada di wilayah pemerintahan desa dinas diberikan dalam bentuk Bantuan Keuangan Khusus (BKK). SKPD yang menangani BKK adalah Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD). Besaran hibah sama dengan BKK yakni Rp 200 juta untuk masing-masing desa adat. “Desa adat di Tabanan saja yang tidak ada menerima hibah karena di sana tidak ada kelurahan,” tandasnya. (kmb32)
disiplin. KA kemungkin bisa dipecat tergantung dari hasil penyidikan dan keputusan hakim. “Kalau sudah dilaporkan ke kita (Polda - red), secara otomatis punya kewajiban membuat terang kasus tindak pidana. Mencari alat bukti mendukung proses penyelidikan. Bukan hanya dari pelapor, tapi kita punya kewajiban mengumpulkan alat bukti sehingga dengan alat bukti bisa dilanjutkan ke peradilan,” ujar mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini. Sementara itu, BW didampingi pengacaranya Siti Sapurah, kembali mendatangi Mapolda. Mereka menyerahkan barang bukti di antaranya pakaian, dokumen, rekaman suara, dan foto bugil korban. Selain itu,
penyidik kembali memeriksa korban. Sebelumnya, oknum anggota Polres Klungkung berinisial Aiptu KA (55) dilaporkan ke SPKT Polda Bali oleh BW (17) didampingi pengacaranya, Senin (13/6) lalu. KA diduga mencabuli BW asal Karangasem, sejak berusia 12 tahun. Menurut pengacara BW, Siti Sapurah, korban pertama kali disetubuhi sekitar lima tahun lalu. Waktu itu, korban masih berumur 12 tahun dan kerap diajak berhubungan suami-istri hingga berusia 17 tahun. Perbuatan tak senonoh itu, selain di warung, juga dilakukan di beberapa hotel di Klungkung, Gianyar, bahkan di dalam mobil saat parkir di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra. (kmb36)
Perpustakaan Daerah Kekurangan Mobil Tabanan (Bali Post) Guna meningkatkan minat baca, terutama di pedesaan, Perpusatakaan Daerah Tabanan mengadakan layanan mobil perpustakaan keliling. Sesungguhnya, minat baca di pedesaan sangat tinggi. Namun, karena kekurangan mobil perpustakaan keliling, layanan ke pedesaan tidak bisa dilakukan secara optimal. Kasi Dana dan Layanan Perpustakaan I Gusti Agung Srihati, Selasa (14/6) kemarin, mengatakan saat ini perpustakaan hanya memiliki satu unit mobil perpustakaan keliling. Jumlah ini tentu tidak cukup untuk menjangkau sekolah yang ada di 133 desa di Tabanan. Di sisi lain, masyarakat dan anak sekolah yang ada di desa antusias dengan adanya mobil perpustakaan keliling ini. “Contohnya Desa Pupuan, mereka meminta kami untuk dikunjunginya,” ujarnya. Selain hanya satu unit, mobil perpustakaan keliling tidak bisa memuat banyak orang. Hanya bisa dimasuki
tiga orang ditambah buku-buku di dalam mobil, sehingga memiliki kesan sesak saat banyak yang datang untuk membaca. Kepala Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tabanan, I Wayan Darma, mengatakan pelayanan perpustakaan keliling ini dijadwalkan seminggu empat kali, mulai Senin hingga Kamis. Total ada sekitar ratusan sekolah SD, SMP, SMA/SMK dan masyarakat umum di desa yang harus dikunjungi oleh mobil perpustakaan keliling. Hal itulah yang menyebabkan mobil perpustakaan keliling dirasa kurang dengan jadwal yang padat dan jangkuannya luas. Mobil perpustakaan keliling yang dimiliki saat ini merupakan bantuan dari perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 2007. Pihaknya sudah mengajukan permohonan bantuan mobil perpustakaan keliling pada saat Gerakan Safari Gemar Membaca di Gedung Maria, Maret lalu, kepada Kepala Perpustakaan Nasional dan diharapkan bisa terealisasi secepatnya. (kmb24)
Kebutuhan Beras
37 Persen Masih Andalkan Pasokan Daerah Lain
Bangli (Bali Post) Kabupaten Bangli yang notabene sebagai daerah agraris ternyata produksi berasnya hanya bisa memenuhi 63 persen kebutuhan masyarakat. Sementara sisanya, 37 persen, masih bergantung daerah lain. Angka ini ditaksir akan meningkat seiring dengan mundurnya masa tanam di sejumlah subak dan alih fungsi lahan. Kepala Kantor Ketahanan Pangan Bangli I Wayan Sarma, Selasa (14/6) kemarin mengatakan, berdasarkan data terakhir, jumlah penduduk Kabupaten Bangli 222.600 jiwa. Sementara konsumsi atau kebutuhan beras per tahun sekitar 25 ribu ton. Untuk memenuhi kebutuhan beras, Bangli harus mengandalkan pasokan dari luar daerah seperti Gianyar, Tabanan, Buleleng
dan sejumlah daerah di pulau Jawa. ‘’Sampai saat ini ketergantungan beras pada daerah lain cukup besar,’’ ujar Sarma. Sulitnya mengurangi ketergantungan beras dari daerah lain, kata dia, tidak bisa dilepaskan dari konsumsi beras masyarakat yang dinilai masih tinggi, yakni rata-rata 116 kg per kapita per tahun. Angka ini masih lebih tinggi dari jumlah yang dicanangkan provinsi sebanyak 114,8 kg per kapita per tahun. Sementara di negara-negara maju, misalnya Korea, hanya mengonsumsi beras 40 kg per kapita/ tahun. ‘’Jepang 50 kg, Malaysia 80 kg dan Thailand 70 kg. Standar Food and Agriculture Organisation adalah 60-65 kg per kapita per tahunan,’’ katanya. Pejabat asal Tembuku ini juga
menyebutkan, jumlah kekurangan beras ini ditaksir akan semakin meningkat. Hanya saja jumlahnya masih di bawah lima persen. Hal itu seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, berkurangnya jumlah lahan persawahan sebagai dampak alih fungsi dan adanya kemunduran tanam akibat krisis air yang terjadi sejak beberapa tahun belakangan. ‘’Rasanya kekurangan itu akan semakin bertambah. Jadinya ketergantungan beras terhadap daerah lain akan seperti itu juga,’’ sebutnya. Guna mengurangi ketergantungan itu, konsumsi beras masyarakat bisa dikurangi. Selain itu, perlu adanya alternatif lain berupa diversifikasi pangan. ‘’Kalau konsumsi beras tak berkurang. Ketergantungan beras itu akan sulit diturunkan,’’ pungkas Sarma. (kmb45)
Bali Post/sos
BERAS - Pedagang beras di Pasar Kidul, Bangli. Produksi beras di Bangli belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
BANGLI
8
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Bali Post/nik
RUSAK - Kondisi bangunan eks Kantor Camat Kintamani yang mengalami kerusakan di beberapa bagian.
Memprihatinkan, Kondisi Dua Gedung Eks Kantor Camat Bangli (Bali Post) Kondisi gedung eks Kantor Camat Tembuku dan Kintamani sangat memprihatinkan. Kerusakan parah terjadi di beberapa bagian bangunan. Meski telah mengalami banyak kerusakan, kedua gedung masih dimanfaatkan untuk perkantoran dan tempat pertemuan. Berdasarkan pantauan, beberapa bagian bangunan eks Kantor Camat Tembuku yang kini dimanfaatkan sebagai kantor UPT Peternakan dan Pertanian sudah nampak keropos. Beberapa genteng pun nyaris jatuh. Hal serupa juga terjadi pada gedung eks kantor Camat Kintamani. Selain catnya yang sudah usang, bangunan dua lantai ini juga masih dimanfaatkan untuk perkantoran. Kondisi lebih memprihatinkan terjadi pada ruang pertemuan. Plafonnya yang berbahan tripleks nampak sudah lepas. Terkait kondisi ini, sejumlah perbekel dan jajaran BPD di Kecamatan Kintamani mengaku cemas saat mengikuti pertemuan. Hal tersebut mencuat saat adanya dialog interaktif bersama DPRD belum lama ini. Kabag Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli I Made Mahindra Putra, Selasa (14/6) kemarin, tak menampik kondisi dua bangunan tersebut. Namun untuk perbaikan, selama belum diserahkan ke pemkab, maka masih dianggarkan oleh kecamatan. ‘’Terkait perbaikan, itu masih dilakukan oleh instansi yang memakai,’’ katanya. (kmb45)
Bali Post/ina
SAMPAH - Areal Pasar Yangapi dipenuhi sampah.
Lagi, Kios Pasar Yangapi Jadi Tempat Kos Bangli (Bali Post) -
Pasar Yangapi di Kecamatan Tembuku kondisinya sangat kumuh. Banyak sampah berserakan di sekeliling los pasar tersebut. Tak hanya itu, sebagian bangunan kios kini kembali beralih fungsi menjadi tempat kos. Berdasarkan pantauan Selasa (14/6) kemarin, sampah yang berserakan tersebut banyak terlihat di sekeliling los pasar setempat. Tak hanya sampah organik, sampah plastik sisa dagangan juga banyak memenuhi areal tersebut. Menurut informasi, sampah tersebut berserakan lantaran tidak pernah diangkut sejak lama. Sementara itu keberadaan kios bagian belakang juga terlihat kumuh. Banyak pakaian
yang dijemur di depan kios. Beberapa kios juga terlihat terbuka, namun tidak ada barang dagangan dijajakan. Kios yang pintu rolling door-nya terbuka, justru dijadikan gudang untuk menyimpan barang. Camat Tembuku Dewa Agung Purnama mengakui kondisi tersebut. Dia tak menampik bahwa sejumlah kios di Pasar Yangapi kembali dialihfungsikan menjadi tempat kos. Hal itu diketahuinya saat dilaku-
kan sidak penduduk pendatang (duktang) sekitar empat bulan lalu. ‘’Kalau jumlah pastinya berapa yang tinggal kurang tahu,’’ ujarnya. Atas kondisi tersebut pihaknya mengaku akan kembali berkoordinasi dengan Satpol PP. Kepala Pasar juga diminta untuk turut mengurus persoalan itu termasuk persoalan sampah. Sementara itu, anggota DPRD Bangli Made Sudiasa sangat menyayangkan alih fungsi be-
berapa kios menjadi tempat kos. Menurutnya, persoalan itu muncul karena Pasar Yangapi memang tidak dikelola dengan baik oleh Pemkab Bangli. Untuk menata Pasar Yangapi, Pemkab Bangli menurutnya tidak bisa hanya dengan mengusir warga yang tinggal di sana. Pemkab juga harus mengembalikan fungsi pasar. Sehingga selain menjadi tempat perputaran perekonomian warga, keberadaan pasar tersebut juga akan bisa mendatangkan PAD. ‘’Harapan kami fungsi pasar Yangapi agar dikembalikan dengan baik,” harapnya. Sebagaimana diberitakan
sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli sempat berupaya mengembalikan fungsi pasar tersebut dengan menggusur penghuni kos. Hal itu dilakukan Disperindag setelah Pj. Bupati Bangli Dewa Mahendra Putra melakukan sidak di pasar tersebut beberapa waktu lalu. Akan tetapi, setelah dikembalikan fungsinya, pasar yang dibangun pada era pemerintahan Bupati Bangli Ida Bagus Ladip tersebut kini seakan tak pernah lagi diurus, hingga kembali kumuh dan beralih fungsi jadi tempat kos. (kmb40)
Hama Keong Serang Tanaman Jeruk di Landih Bangli (Bali Post) Serangan hama keong ternyata tak hanya melanda tanaman jeruk petani di Desa Mangguh Kintamani namun juga di Desa Landih, Bangli. Serangan hama keong ini cukup membuat petani merugi. Pasalnya hama ini mengakibatkan buah jeruk yang sudah siap panen menjadi berguguran. Perbekel Landih Ketut Sudana, Selasa (14/6) kemarin mengakui bahwa hama keong sudah menyerang sebagian
besar tanaman jeruk petani di desanya. Kemunculan hama ini sudah mulai dirasakan petani sejak beberapa bulan terakhir. ‘’Serangan keong ini mulai muncul di tahun ini. Kalau di tahun sebelumnya tidak ada. Dulu jeruk banyak terserang lalat emas,’’ terangnya. Sudana mengungkapkan, serangan keong sangat merugikan petani. Keong kecil tersebut menyerang bagian buah hingga mengakibatkan buah yang sudah matang dan
siap panen menjadi rontok. Untuk mengatasi serangan hama tersebut, selama ini petani jeruk di Desa Landih menyemprotkan obat kimia pada tanaman jeruk mereka. ‘’Kita pakai sejenis racun. Hasilnya tidak maksimal. Karena setiap disemprot, keongkeongnya masuk dan setelah itu muncul lagi,’’ jelasnya. Dia menambahkan pihaknya akan terus berupaya mengatasi serangan hama keong ini dengan berkonsultasi dengan instansi terkait dan
memanfaatkan dana ADD. Terkait penanganan hama ini, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Kabupaten Bangli belum lama ini sudah sempat berkoordinasi dengan ahli pertanian di Unud. Hasilnya, Dinas P3 untuk sementara meminta petani menyemprotkan air garam pada tanaman jeruk yang terserang keong. Cara ini dikatakan cukup berhasil menghalau serangan keong kecil yang merugikan petani. (kmb40)
Air PDAM Mati Total, Pelanggan di Sidawa Geram
LAHAN PARKIR - Lahan parkir Pasar Kayuambua.
Bali Post/sos
Dipertanyakan, Realisasi Proyek Penataan Parkir Tiga Pasar Bangli (Bali Pot) Penataan parkir tiga pasar tradisional hingga memasuki pertengahan triwulan II APBD 2016 belum terealisasi. Hal ini pun dipertanyakan kalangan legislatif. Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles, Selasa (14/6) kemarin mengaku khawatir, jika ini terus berlanjut akan berdampak pada waktu penuntasan dan kualitas proyek. Carles mengatakan, ketok palu APBD 2016 sudah berlangsung pada November 2015. Akan tetapi, penataan parkir Pasar Kidul, Kintamani dan Kayuambua tak kunjung terealisasi. Padahal beberapa titik pasar kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Menurutnya, pasar tradisional menjadi pusat perputaran perekonomian masyarakat. Oleh karena itu segala bentuk kerusakan fasilitas umum maupun yang lainnya perlu segera disikapi pemerintah. ‘’Kondisi pasar, utamanya parkir sudah cukup memperihatinkan. Tapi sampai sekarang be-
lum ada perbaikan. Padahal anggaran sudah tercantum di APBD. Nah, sekarang kondisinya seperti ini, ada apa?,’’ kritiknya. Jika waktu pengerjaan itu tak diperhatikan, dikhawatirkan berdampak pada penuntasan dan kualitas proyek yang tak sesuai harapan, di samping serapan anggaran yang kurang maksimal. Supaya hal ini tak terus berlanjut, bupati sebagai pemegang kendali pemerintahan perlu mengevaluasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (dipserindag) supaya pelaksanaan proyek itu bisa dipercepat. ‘’Kalau sampai memasuki bulan keenam masih berkutat dengan perencanaan, kapan Bangli bisa maju. Bupati perlu mengevaluasi ini,’’ tegas Carles. Selain Disperindag, politisi asal Kintamani ini juga menyoroti kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang kembali lesu. Gebrakan hanya terlihat pada awal bupati menjabat. Jika hal ini terus dibiarkan, maka upaya untuk menjadikan
pariwisata Bangli bisa bersaing dengan daerah lain akan sulit terwujud. ‘’Semua SKPD harus serius dalam merealisasikan program. Ini sebagai salah satu upaya untuk mempercepat realisasi anggaran,’’ ucapnya. Dia pun mengaku akan segera mengundang eksekutif untuk rapat membahas persoalan ini dan program lainnya. Sementara itu, Kepala Disperindag Bangli I Nengah Sudibia menyebutkan, proses penataan parkir itu masih pada tahap penyelesaian perencanaan. Terkait kapan waktu pasti mulai pelaksanaannya, ia hanya menegaskan tahun ini. ‘’Intinya tahun ini penataan itu pasti dilakukan,’’ ujarnya. Sebelumnya, pejabat asal Penglipuran ini menjelaskan, anggaran penataan di Pasar Kintamani dan Kidul masing-masing Rp 800 juta lebih, Pasar Kayuambua sekitar Rp 600 juta. ‘’Nanti juga ada penataan instalasi listrik. Tapi itu tidak begitu banyak,’’ pungkasnya. (kmb45)
Bangli (Bali Post) Sejumlah warga di Dusun Sidawa Desa Tamanbali, Bangli geram terhadap layanan PDAM. Hal ini lantaran pasokan air PDAM kembali mati total. Saking kesalnya, petugas pun diminta mencabut meteran yang terpasang di halaman rumah warga. Warga Dusun Sidawa I Komang Ajus, Selasa (14/6) kemarin menuturkan, air PDAM mati total sejak dua hari lalu. Kondisi ini mengakibatkan dirinya kelimpungan terutama saat MCK. Sebagai solusi, air hujan pun terpaksa dimanfaatkannya. ‘’Air sudah mati dari ke-
marin pagi (kemarin luasred). Yang keluar hanya angin saja. Gara-gara ini, saya dan keluarga bahkan warga lain terpaksa menggunakan air hujan untuk kebutuhan mandi dan lainnya,’’ tuturnya. Kekesalannya semakin menjadi-jadi lantaran persoalan ini sudah rutin terjadi. Supaya tak terus dikenakan beban, petugas pun diminta untuk mencabut meteran yang telah terpasang di halaman rumahnya. ‘’Air mati sudah sering. Lebih baik cabut saja meterannya, daripada saya tak dapat air tapi tetap bayar beban,’’ katanya. Pria berambut panjang ini
berharap PDAM bisa menerapkan sistem gilir supaya aktivitas warga tak sepenuhnya terganggu. Keluhan juga disampaikan warga Dusun Gaga Desa Tamanbali, Bu Jero. Kondisi ini mengakibatkan dirinya terpaksa MCK menggunakan air sungai yang tak jauh dari rumahnya. ‘’Kebutuhan lain juga menggunakan air yang sesungguhnya tak layak,’’ ucapnya. Sementara itu, Direktur PDAM Bangli I Wayan Gede Yuliawan Askara mengakui aliran air ke Dusun Sidawa mati total. Hal tersebut diakibatkan karena adanya
perbaikan jaringan di sumber mata air Tirta Barong di daerah Kayubihi, Bangli. ‘’Waktu ada gempa, pipanya bergeser. Itu masih diperbaiki petugas. Kami upayakan itu rampung hari ini (kemarinred),’’ jelasnya. Ditambahkan juga, terganggunya aliran air ke pemukiman pelanggan juga akibat adanya penurunan debit di sejumlah sumber. Menyikapi hal ini, pihaknya telah merencanakan adanya penambahan tiga sumber. ‘’Survei sumber mata air yang rencananya dimanfaatkan sudah kami lakukan,’’ tandasnya. (kmb45)
GIANYAR
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
9
Tetapkan Cagar Budaya
Tim Ahli Mulai Bekerja Gianyar (Bali Post) Sehari setelah pembentukan Tim Ahli Cagar Budaya, Pemkab Gianyar mencanangkan program Penetapan Cagar Budaya se-Kabupaten Gianyar. Pencanangan program ini dilakukan mengingat Kabupaten Gianyar kaya akan Bali Post/nik peninggalan A.A. Gde Agung Bharata arkeologi. Tim Ahli Cagar Budaya pun sudah mulai bekerja. Hal itu diungkapkan Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata, di Wantilan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Bali Wilayah Kerja Bali, NTB, NTT, Selasa (14/6) kemarin. Berdasarkan data sampai 2015, terdapat 229 lokasi peninggalan arkeologi. Dari sekian lokasi yang sebagian besar merupakan pura itu, terdapat 3.074 benda, 22 bangunan, dan 71 struktur arkeologi. ‘’Peninggalan arkeologi ini banyak ada pura maupun peninggalan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) seperti Sungai Pakerisan. Namun, sebagian besar belum dapat ditetapkan sebagai cagar budaya,’’ katanya. Guna menetapkan sebagai cagar budaya itulah, Pemkab Gianyar membentuk Tim Ahli Cagar Budaya. Tim sudah mulai bertugas melakukan inventarisasi dan penelitian. Diharapkan, warisan budaya kebendaan yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar dapat ditetapkan sebagai cagar budaya dalam rangka pelestarian dan daya tarik wisata. ‘’Kita harus mengingat masa lalu dengan mulai melestarikan tinggalan arkeologi terutama yang belum terdaftar sebagai cagar budaya sehingga dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya agar tidak hilang atau punah,’’ tegasnya. Bupati Agung Bharata juga mengimbau kepada sekolah-sekolah untuk mengajak para siswa berkunjung ke balai arkeologi atau museum purbakala. Tujuannya agar generasi muda mengetahui sejarah masa lalu sebagai bagian dari warisan budaya yang adiluhung. ‘’Mulai hari ini, kami mencanangkan Gianyar sebagai Kabupaten Cagar Budaya,’’ tandasnya. (kmb35)
Tepergok Bermesraan dengan Wanita Bersuami
Oknum Aparat Diamankan
Gianyar (Bali Post) Seorang oknum aparat berinisial DED (40) asal Klungkung tepergok sedang bermesraan bersama wanita bersuami berinisial LM (39) di sebuah penginapan seputaran Banjar Selat Kelurahan Sambangan, Gianyar, Senin (13/6) malam. Aksi ini dipergoki aparat Polsek Gianyar bersama WA yang tidak lain merupakan suami dari LM. Kapolsek Gianyar AKP Adnan Pandibu, Selasa (14/6) kemarin, mengatakan oknum aparat asal Klungkung tepergok sedang bermesraan bersama wanita idaman lain (WIL) di dalam kamar penginapan pada Senin malam sekitar pukul 19.30 Wita. Dikatakannya, kini keduanya berstatus terlapor di Mapolsek Gianyar. ‘’Sekarang, mereka berstatus terlapor delik aduan,’’ ucapnya. Kapolsek menerangkan, kasus ini dilaporkan oleh WA yang merupakan suami dari LM. Kepada polisi, WA mengaku telah membuntuti istrinya dari rumah menuju penginapan di Banjar Selat tersebut. ‘’Dalam laporannya, Wa tidak langsung memergoki istrinya. Setelah memastikan istrinya selingkuh, dia memilih untuk melapor ke pihak berwajib pada Senin malam sekitar pukul 19.00 Wita,’’ jelasnya. Polisi yang menerima laporan ini langsung bergerak menuju lokasi penginapan yang ditunjukkan oleh WA. Nah saat pintu kamar didobrak, terlihat DED sedang bermesraan bersama LM. Disinggung apakah keduanya sudah melakukan hubungan badan, Kapolsek hanya menjawab saat didatangi petugas mereka masih mengenakan pakaian. ‘’Saat dipergoki petugas, mereka masih berpakaian. Setelah itu langsung kami giring ke Mapolsek Gianyar,’’ katanya. Sampai siang kemarin, DED dan LM masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Gianyar. Disinggung adanya upaya damai, AKP Adnan Pandibu mengatakan pihaknya sudah memulai proses penyelidikan. Untuk upaya damai dengan pencabutan laporan oleh WA akan ditunggu selama 24 jam. ‘’Karena ini delik aduan, makanya kita tunggu ada mediasi atau tidak. Kalau pelapor memang mau mencabut, ya kita persilakan,’’ tandasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
PRAREKONSTRUKSI - Salah satu adegan dalam prarekonstruksi pembunuhan Dewa Gede Artawan belum lama ini. Polisi masih berusaha keras menuntaskan kasus tersebut. Pada Selasa (14/6) kemarin, Polres Gianyar resmi menerbitkan enam nama DPO.
Kasus Pembunuhan Dewa Gede Artawan
Penyidik Terbitkan Enam DPO
Gianyar (Bali Post) Setelah melakukan penyelidikan secara terperinci terhadap enam tersangka dan para saksi, Selasa (14/5) kemarin, Kapolres Gianyar AKBP Waluya akhirnya menerbitkan enam nama dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait pembunuhan Dewa Gede Artawan di Banjar Dentiyis Desa Batuan, Sukawati. Salah satu nama dalam DPO yakni DS diduga sebagai otak pembunuhan sadis tersebut. AKBP Waluya membeberkan enam orang yang masuk daftar DPO tersebut berinisial DS, GT, Ketut S, BY, Mang D, dan RG. Mereka dijadian DPO karena diduga kuat terlibat dalam pembunuhan Artawan. ‘’Setelah memeriksa sejumlah saksi termasuk keterangan para tersangka, orang-orang ini diduga kuat ikut terlibat dalam kasus pembunuhan di Desa Batuan. Namun saat polisi datangi rumahnya, mereka semua sudah tidak ada, sehingga secara resmi kami keluarkan DPO. Suratnya sudah saya tanda tangani tadi (kemarin -red). Jadi per Selasa ini, resmi ada enam DPO,’’ tegas Waluya. Selanjutnya, DPO tersebut akan
ditempel di sejumlah tempat khususnya di seluruh markas kepolisian. ‘’Agar proses hukum lebih cepat, kami tetap imbau kepada para pelaku untuk menyerahkan diri kepada polisi terdekat,’’ katanya. Kapolres menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terperinci, oleh tim penyidik Polres Gianyar terhadap enam tersangka dan para saksi, diketahui DS sebagai otak perencanaan pembunuhan Dewa Gede Artawan. ‘’Dari hasil pemeriksaan tersangka dan saksi, semua mengarah kepada DS. Jadi, diduga dia (DS - red) yang menjadi otak perencanaan kasus ini. Namun untuk lebih memastikan, kita harus tangkap dia dulu,’’ bebernya.
Waluya melanjutkan, dalam perencanaan aksi ini, para pelaku sengaja mencari momen saat anggota salah satu ormas termasuk korban melayat ke Gianyar. ‘’Dari hasil pemeriksaan, para tersangka ini memang sudah survei sebelumnya bahwa akan ada acara melayat ke Gianyar yang dihadiri seluruh anggota ormas,’’ bebernya. Saat kejadian, DS menaiki mobil Suzuki Ertiga warna abu-abu DK 1469 BX bersama I Wayan Buda Artama yang berperan sebagai eksekutor. DPO berinisial BY dan Mang D juga diketahui ikut di dalam mobil Ertiga tersebut. Sementara terkait motif dari perencanaan aksi pembunuhan ini, Kapolres mengaku belum bisa memastikan hal tersebut. Namun dari keterangan tersangka dan para saksi memang mengarah pada dendam sebelumnya. ‘’Kemungkinan dikaitkan dengan yang dulu, tapi lebih pastinya kita tangkap dulu enam orang ini, karena bisa juga ada motif lain,’’ tandasnya. (kmb35)
Perburuan Libatkan Tim Mabes Polri
TIM Jatanras Dit. Reskrimum Polda Bali mem-back up Polres Gianyar memburu empat DPO yang diduga terlibat kasus pembunuhan anggota ormas, Dewa Gede Artawan, di Banjar Dentiyis Desa Batuan. Guna melacak keberadaan pelaku yang masuk DPO, Polda melibatkan Mabes Polri. “Sudah kita lakukan pengejaran, tapi tidak perlu kita sampaikan. Tapi yang jelas, kita sudah lakukan upaya dengan menggunakan peralatanperalatan yang kita punyai,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto, Selasa (14/6) kemarin. Peralatan yang dimaksud Kabid Humas, terutama
terkait IT yang dimiliki Polda dan Mabes Polri. “Yang jelas kita sudah lakukan upaya pengejaran. Kita sedang berupaya menangkap yang masih buron. Apalagi ini kasus pembunuhan berencana,” tandasnya. Untuk diketahui, Kapolda Bali, Irjen Sugeng Priyanto, membentuk tim khusus yang di-back up Mabes Polri dalam penyelidikan kasus pembunuhan itu. Tim Direktorat Reskrimum Polda Bali, intelijen dan ahli IT Mabes Polri dikerahkan. Tim IT Mabes Polri ini akan melacak komunikasi para pelaku di sekitar TKP sesaat sebelum kejadian. (kmb36)
PBB ’’Online’’ Diujicobakan
Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar mulai melakukan uji coba sistem pemungutan pajak online di bank dan LPD. Sistem ini ditujukan untuk pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Uji coba dan monitoring sistem pemungutan online atau Payment Point Online Bank (PPOB) mulai dilakukan Selasa (14/6) kemarin di sembilan lokasi yakni Bank Werdhi Sedana Gianyar, LPD Lebih, LPD Truna Blahbatuh, LPD Mas Ubud, LPD Ketewel Sukawati, LPD Petak Gianyar, LPD Tampaksiring, LPD Tegallalang, dan LPD Semaon Payangan. Kepala Dispenda Gianyar I Wayan Arthana mengungkapkan, PPOB ini tidak bisa diberlakukan secara keseluruhan khususnya di LPD. Hal ini mengingat dari 270 LPD se-Kabupaten Gianyar, hanya 83 LPD yang siap melaksanakannya bulan ini. ‘’Ke depan, secara bertahap semua LPD diharapkan bisa menyediakan jaringan serta sistem pembayaran online ini,’’ katanya. Dijelaskannya, meski PPOB khusus menyasar wajib PBB, namun sistemnya juga bisa digunakan untuk pembayaran tagihan listrik, BPJS, serta
pulsa telepon. Dengan adanya fasilitas ini selain diharapkan mampu mengefektifkan pemungutan pajak juga akan memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi. ‘’Ini upaya peningkatan layanan terhadap masyarakat khususnya wajib pajak,’’ ujar Arthana. Dikatakannya, jika dalam wilayah desa terdekat LPD-nya belum bisa menerima pembayaran PBB secara online, wajib pajak bisa membayar di Bank Werdhi Sedana atau LPD terdekat yang melayani. Bahkan jika ada yang memiliki tunggakan pajak yang terbilang lama atau lebih dari lima tahun, wajib pajak juga bisa membayarkannya secara bertahap. ‘’Kami harap dengan adanya kerja sama antara Bank Werdhi Sedana, BPD serta LPD ini, wajib pajak lebih mudah dalam melaksanakan kewajibannya,’’ katanya. Sementara itu, salah seorang operator PBB online di LPD Mas mengatakan, pembayaran PBB dengan sistem online ini bisa merangsang serta memudahkan wajib pajak apalagi dibarengi sosialisasi di masing-masing desa pakraman dan banjar. Pihaknya pun optimis sistem ini bisa berjalan dengan baik. (kmb25)
MACARU - Selasa (14/6) kemarin dilaksanakan upacara macaru di halaman Kantor Bupati Gianyar. Upacara ini digelar serangkaian Pujawali di Padmasana Kantor Bupati Gianyar yang akan dilaksanakan Rabu (15/6) ini. Upacara macaru dipuput Ida Pedanda Gde Jelantik dari Geria Buda Gunung Sari, Peliatan Ubud. Kabag Kesra Setda Gianyar I.B. Putu Sumaba mengatakan, puncak pujawali akan diawali prosesi ngening di beji pesiraman Pura Puseh Bitera. Bali Post/nik
Bali Post/ded
ONLINE - Uji coba dan monitoring sistem pemungutan online atau PPOB, Selasa (14/6) kemarin
KLUNGKUNG
10
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Jembatan di Pasar Semarapura Keropos Semarapura (Bali Post) Pasar Semarapura rupanya perlu banyak berbenah untuk memperbaiki sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan parah. Pasalnya, pengunjung harus berhati-hati berjalan di pasar ini karena sejumlah jembatan penghubung di blok utara lantai dua, keropos dan berlubang. Selain itu beberapa titik terlihat atap yang bocor dan bangunan keropos akibat termakan usia. Sejumlah pedagang pun telah mengakali menutup lubang tersebut menggunakan seng. Namun, masih tetap rawan bila tidak berhati-hati melaluinya. Saat dilakukan penelusuran, pasar yang akan menjadi pusat perbelanjaan wisata Klungkung ini memiliki beberapa titik yang berbahaya untuk dilewati. Seperti jembatan penghubung yang kondisinya rusak parah di lantai dua, yakni penghubung blok C ke blok D, dan dua jalan di blok A menuju F. Menurut pedagang sekitar kerusakan ini disebabkan cucuran air hujan karena kondisi atap di atasnya sudah jebol. “Ini sudah lama tidak diperbaiki,” ujar seorang pedagang. Sejumlah pemilik kios di jalur tersebut minggat, karena jembatan penghubung berbahan besi ini tidak berani dilalui pengunjung. Pasalnya pembeli takut melintas, apalagi jembatan penghubung tersebut menjadi akses satu-satunya. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pedagang pun menutupi lubang di jembatan penghubung itu dengan seng. “Tetap saja berbahaya, tetapi pedagang di sini sudah waspada supaya tidak sampai terpeleset,” sebutnya. Terkait dengan kondisi fasilitas pasar yang telah lapuk ini, Kepala UPT Pasar Klungkung Komang Widyasa Putra mengakui kondisi tersebut. Menurutnya, pada jembatan penghubung sudah dipasang tanda peringatan. Untuk 2016 ini dianggarkan perbaikan toilet pasar dan memasang tower penampungan air. “Untuk perbaikan tersebut akan dilakukan secara bertahap,” tuturnya. (dwa)
Bali Post/dwa
TERENDAM - Tiga hektar lahan pertanian terendam air akibat aliran irigasi tertutup pasir.
Aliran Irigasi Tertutup Pasir
Tiga Hektar Tanaman Padi Terancam Mati Semarapura (Bali Post) -
Pascaditerjang ombak besar yang diiringi banjir rob, para petani di pesisir Pantai Lepang belum bisa bebas dari masalah. Pasalnya, terjangan ombak yang terjadi sejak akhir Mei ini membuat aliran irigasi Subak Sidayu dan Subak Lepang tertutup pasir. Kondisi ini membuat lahan pertanian seluas 3 hektar terendam air saat padi yang ditanam para petani sedang menguning. Bila kondisi ini dibiarkan, para petani di kedua subak tersebut akan mengalami kerugian lebih besar akibat tanaman padi mati. Perbekel Desa Takmung Nyoman Mudita, Selasa (14/6) kemarin menjelaskan, petani di lahan seluas 3 hektar kini kondisinya semakin terpuruk setelah satu hektar lahan pertanian yang terendam air laut, kini giliran 3 hektar lahan yang digenangi air irigasi subak. Hal ini terjadi karena aliran
irigasi pertanian tertutup pasir sehingga tidak mengalir hingga ke laut. Kondisi ini dipermasalahkan para petani karena tanaman padi saat ini sedang menguning siap untuk dipanen. Menurut Nyoman Mudita, padi yang telah menguning seharusnya tidak digenangi air karena dapat membuat
tanaman merunduk mati sebelum bisa dipanen. Menurutnya, air yang menggenangi lahan persawahan ini sudah berdampak terhadap tiga hektar lahan petani. Bila ini dibiarkan, para petani kembali akan menanggung kerugian akibat tanaman padi yang mati sebelum panen. “Satu hektar sudah gagal panen
karena air laut. Sekarang giliran tiga hektar lahan pertanian yang rusak akibat pasir menimbun saluran irigasi,” sebutnya. Untuk mengatasi masalah ini, Nyoman Mudita telah bersurat ke Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian dan BPBD terkait permohonan alat berat. Pasalnya, timbunan pasir yang cukup banyak tersebut membuat petani sulit untuk mengatasinya sendiri. “Timbunan pasir cukup tebal, sehingga kita memohon agar segera dibantu dengan alat berat untuk segera mengatasi ter-
endamnya tanaman padi ini,” imbuhnya. Terkait dengan surat dari Perbekel Takmung ini, Kabah Humas dan Protokol Pemkab Klungkung I Wayan P a rn a m e n g a kui B u p a t i Suwirta telah menerima surat permohonan alat berat. Menurut Wayan Parna, surat permohonan tersebut akan dikoordinasikan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk ditindaklanjuti lebih lanjut. “Surat telah kami terima akan dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk tindakan selanjutnya,” pungkas pejabat asal Sidayu tersebut. (dwa)
Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur
Oknum Anggota Polres Diamankan Provos Bali Post/dwa
LAPUK - Jembatan penghubung di Pasar Semarapura lapuk dan berlubang sehingga berbahaya untuk dilalui.
Ditangkap Polisi Saat Jual Ayam Curian di Tajen Semarapura (Bali Post) Sepandai-pandai tupai melompat pasti pernah jatuh juga. Ungkapan ini tampaknya pas buat Rudi Wirawan alias Didi (29). Pria asal Lombok ini akhirnya ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Klungkung setelah delapan kali mencuri ayam aduan di kandang milik Nengah Masa di Jalan Baladewa I, Semarapura Klod Kangin, Klungkung. Menariknya, tersangka Didi berhasil ditangkap petugas ketika menjual hasil curiannya (ayam jago) di arena tajen atau sabung ayam. Informasi yang diperoleh di Mapolres, Selasa (14/6) kemarin, tersangka ditangkap petugas setelah kepergok oleh korban, Nengah Masa. Saat itu korban yang datang ke arena tajen curiga ada seseorang menjual ayam. Setelah didekati ternyata ayam yang dijual tersangka mirip dengan ayam korban yang hilang. Sehingga korban langsung melaporkannya ke petugas. “Setelah mendapat laporan ini kita langsung turun mengamankannya. Dan setelah diintrogasi pelaku mengakui mencuri ayam aduan di kandang milik korban,” ujar Wakapolres Klungkung, Kompol Nengah Sadiarta, kemarin. Didampingi Kasat Reskrim AKP Wiastu Andi, Wakapolres mengatakan bahwa tersangka mencuri ayam di tempat korban sebanyak delapan kali. Modusnya dengan cara naik ke tembok kandang ayam milik korban menggunakan tangga sekitar pukul 03.00 wita. Setelah berhasil naik, tersangka yang membawa tangga sendiri ini kemudian mengambil ayam korban satu per satu. Pencurian pertama dilakukan tanggal 20 Januari lalu. Setelah itu dilanjutkan terus menerus sebanyak delapan kali. “Dari pengakuan pelaku ada 13 ekor ayam milik korban yang dicuri selama delapan kali beraksi,” kata Wakapolres. Yang menarik, pelaku tidak hanya mencuri ayam. Dia juga diketahui mencuri burung punglor dan dua tandan pisang di sekitar kosnya di Jalan Srikandi, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Klungkung. Malah dia disebutsebut tidak sendiri beraksi. Ada rekannya asal Dawan yang diajak mencuri. Tapi petugas belum bisa menelusuri rekan tersangka karena identitasya tidak jelas. Yang jelas, hasil curian dibelikan kompor gas, wajan dan tabung gas. Semua itu dilakukan pelaku demi menyambung hidupnya. Apalagi selama tinggal di Klungkung, tersangka tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran. “Saya hanya tinggal berdua sama istri. Anak saya tinggal di Lombok dan saya belum punya kerjaan,” ujar tersangka. Sementara itu akibat perbuatannya, Didi yang memiliki beberapa tato di leher ini bakal dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman maksimal lima tahun hukuman penjara. “Kita sudah tahan pelaku dan mengamankan barang buktinya. Apalagi dari kasus ini kerugian yang dialami korban lebih dari Rp 7 juta,” ujar Wakapolres. (kmb)
Bali Post/kmb
AYAM - Pelaku Rudi Wirawan alias Didi (29) asal Lombok diamankan ke Mapolres Klungkung karena mencuri ayam, Selasa (14/6) kemarin.
Semarapura (Bali Post) Kapolres Klungkung AKBP FX Arendra Wahyudi, SiK. mulai mengambil langkah-langkah terkait adanya laporan kasus pencabulan anak di bawah umur yang diduga melibatkan anggotanya, berinisial Aiptu KA (55). Walaupun belum terbukti bersalah, Kapolres langsung melakukan pemeriksaan dan mengamankan KA di ruang Provos Polres Klungkung. “Kita sudah mengamankan dan mengambil langkah pemeriksaan awal. Tapi hal ini tentunya pakai konsumsi Polres dulu sambil berkoordinasi dengan Polda,” ujar Kapolres, Selasa (14/6) kemarin. Kapolres sendiri mengakui laporan tersebut diterima SPKT Polda Bali. Hanya saja Kapolres mengaku belum pernah menerima laporan yang menyangkut tentang dugaan kasus pencabulan di bawah umur tersebut. Terkait adanya oknum anggota Polres yang terlibat, Polres Klungkung dikatakan siap bekerja sama dengan
penyidik yang memproses. “Kalaupun memang salah kita tetap proses sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Apapun prosesnya kita akan ikuti, apapun sanksinya akan kita laksanakan,” tegas Kapolres. Yang jelas, Kapolres mengatakan kalau Polres Klungkung siap membantu dan mendukung mekanisme apa yang memang seharusnya berjalan. Bahkan jika ada tindakan hal-hal lain yang dilakukan personel Polres yang tentunya membuat masyarakat tidak nyaman, Kapolres mempersilakan masyarakat untuk melapor ke Polres atau institusi kepolisian. Sehingga hal ini bisa sama-sama mendorong personel Polres untuk lebih baik ke depan. Meski demikian, terkait kasus tersebut, Kapolres mengatakan tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah. Pihaknya di Polres mengatakan akan menghargai proses hukum. Termasuk menghargai hak pelapor untuk melaporkan dugaan perbuatan tersebut.
Bali Post/kmb
AKBP FX Arendra Wahyudi
Terkait pengakuan anggotanya yang diperiksa, Kapolres belum bisa membeberkannya karena hal itu berada diranah penyidik. “Pengakuan masih ranah penyidik, belum bisa kita sampaikan,” kata Kapolres. Kapolres mengatakan telah mengambil tindakan
pencegahan terkait dampaknya. Terutama terhadap personel yang lain agar lebih bisa menempatkan diri. “Kita di Polres sudah sering menekankan kepada anggota. Tapi yang kita lakukan lebih banyak pendekatan secara informal kepada personel- personel yang memang menurut kita perlu komunikasi yang lebih inten,” tuturnya. Sementara pascadilaporkan ke Polda Bali, Aiptu KA menjadi buah bibir di kalangan anggota Polres Klungkung. Maklum, selama ini KA yang bertugas di Siwas Polres Klungkung disebut-sebut tidak tinggal sama istrinya. Polisi asal Dawan Kaler ini sekarang tinggal sama istri sirinya di wilayah Besang, Klungkung. Bahkan sebelum dilaporkan atas kasus dugaan pencabulan di bawah umur, Aiptu KA sempat tersandung masalah bantuan rehab rumah warga miskin yang dikuncurkan Kementerian Perumahan dan Rakyat di Desa Besan sebesar Rp 75 juta pada tahun 2014.
Saat itu Aiptu KA berperan sebagai penyuplai bahan bangunan. Dia pun diduga telah melakukan pemotongan terhadap bantuan yang diberikan. Namun, saat itu KA membantah melakukan pemotongan terhadap bantuan rehab warga. Justru dia mengaku rugi sebagai pensuplai barang. Karena menurut dia ada warga yang mendadak minta ganti pesenan barang yang lebih mahal. Sehingga hal ini membuat bantuan rehab rumah warga tidak cukup. Di samping itu barang yang dipesan juga sudah dikirim dan ditaruh di banjar Kawan, Besan. Tapi setelah bahan diturunkan, warga ramai-ramai mengambil barang secara sembarangan tanpa sepengetahuan pensuplai barang. Sementara itu, Perbekel Besan Made Surata Guru ketika dikonfirmasi mengakui adanya kasus tersebut. Namun, menurut Made Surata Guru, kasus tersebut sudah selesai. “Sudah selesai yang itu dan tidak ada tindak lanjutnya,” ujar Surata singkat. (kmb)
”Review Design” PPI Karangdadi
Dirancang Pembuatan ”Breakwater” Pelabuhan Semarapura (Bali Post) Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (PPK) Kabupaten Klungkung akan melakukan review design pusat pendaratan ikan (PPI) di Pantai Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Dawan, Klungkung. Kegiatan yang akan mulai dianggarkan pada APBD perubahan tahun 2016 ini bertujuan untuk menyesuaikan kelanjutan pembangunan PPI sesuai dengan kondisi alam saat ini. Pasalnya, bangunan breakwater yang ada saat ini tidak sesuai dengan kondisi ombak pesisir Kusamba yang semakin mengganas akhir-akhir ini. Pada review design tersebut, rencananya Pemkab Klungkung akan membuat tempat pendaratan ikan berskala besar. Kadis PPK Kabupaten Klungkung I Gusti Ngurah Badiwangsa mengatakan, pihaknya telah mengkonsepkan review design PPI seperti Pelabuhan Penyeberangan Gunaksa. Menurutnya, desain sebelumnya tidak sesuai dengan kondisi alam pesisir Kusamba saat ini. Review design PPI tersebut mengikuti jejak
Pelabuhan Gunaksa yang sebelumnya telah di review design lebih dulu. Dengan adanya perubahan konsep bangunan ini, ke depan pihaknya optimis PPI ini bisa menjadi tempat pendaratan ikan terbesar dan dapat dimanfaatkan nelayan baik yang berskala kecil maupun besar. Keberadaan pusat pendaratan ikan tersebut akan mengakomodir kapal-kapal nelayan yang tidak mendapatkan tempat mendarat di pelabuhan lainnya. “Kapal-kapal lain bisa merapat di sini bila ada kendala di tempat pendaratan ikan lainnya,” bebernya, Selasa (14/6) kemarin. Sebelum review design tersebut dikerjakan, Dinas PPK juga telah membuat proposal permohonan pembangunan breakwater yang telah ditandatangani langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Badiwangsa berharap, proposal yang ditujukan ke Kementerian Kelautan tersebut dapat terealisasi, minimal ada bantuan anggaran untuk pembuatan breakwater. Pasalnya, breakwater ini amat penting untuk mena-
han hantaman ombak di pesisir Pantai Karangdadi. Anggaran yang dialokasikan untuk pembuatan pelabuhan di PPI ini mencapai Rp 120 miliar. Sementara PPI yang memiliki luas 1,5 hektar tersebut saat ini kondisinya amat parah. Akibat gelombang tinggi yang disertai ombak besar, PPI di Pantai Karangdadi tertimbun pasir dan tergenang banjir rob. Sejumlah bangunan teronggok tak terawat dan sejumlah peralatan di dalamnya telah rusak karatan. Sayangnya, sejak awal mula dibuat hingga akhirnya selesai, tak sekali pun PPI ini pernah dioperasikan. Perlu diketahui sesuai keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No. 45/ KEPMEN/-KP/2014 tentang Rencana Induk Pelabuhan Perikanan Nasional, PPI Kusamba ditetapkan sebagai salah satu pelabuhan. Untuk menjadikan PPI sebagai pelabuhan, sebelumnya sudah dilakukan pengkajian pada 2014-2015. PPI ini sebelumnya telah mendapatkan dana total mencapai Rp 19,7 miliar. (dwa)
Bali Post/dwa
TERTIMBUN-Kondisi PPI Pantai Karangdadi, Kusamba tertimbun pasir dan terbengkalai.
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
BULELENG
11
Abrasi Parah Ancam Areal Pura Segara Tinga-Tinga Bali Post/kmb34
LOMBA DESA - Bupati Putu Agus Suradnyana dan jajaran menghadiri penilaian lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Bali di gedung serbaguna Desa Kekeran Busungbiu, Selasa (14/6) kemarin.
Pembangunan Pedesaan Cermin Kemajuan Daerah
Singaraja (Bali Post) Sejumlah desa di Buleleng memiliki ciri khas dan keunggulan berbeda. Sejatinya, potensi demikian telah dicermati dan dibaca orang nomor satu di Kabupaten Buleleng, Putu Agus Suradnyana, S.T. Ia pun tidak ragu memacu masyarakat di tingkat bawah. Bupati senantiasa menggenjot keunggulan daerah pedesaan, sehingga berimbas pada perkembangan ekonomi lebih baik. Bupati PAS yang didampingi Wabup Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra mengatakan, pembangunan di tingkat pedesaan merupakan cerminan dari indikator kemajuan pemerintah daerah. Kemajuan dapat berupa pembangunan infrastruktur atau pengembangan SDM di desa. ”Maka representasi inilah harus lebih ditingkatkan guna mencerminkan pembangunan Buleleng di masa depan,” ujar Bupati PAS pada momentum penilaian lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Bali di gedung serbaguna Desa Kekeran, Busungbiu. Acara itu juga dihadiri Ketua DPRD Gede Supriatna, Selasa (14/6) kemarin. Desa Kekeran sebelumnya mengungguli sejumlah desa lain di ajang lomba Desa tingkat kabupaten. Raihan nilai tinggi dicapai dari perkembangan tata kelola pemerintah, administrasi, dan keuangan desa.
Desa Kekeran pun mewakili Kabupaten Buleleng sebagai duta di lomba desa dan kelurahan tingkat provinsi 2016. Bupati PAS menambahkan, upaya pemerintah desa memajukan sekaligus memberdayakan warga salah satunya dapat melalui program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Posyandu. Ditekankan penilaian lomba demikian agar memacu perangkat desa, lembaga dan masyarakat membangun fisik beserta pembenahan administrasi pemerintahan desa lebih baik. “Supaya menjadi motivasi perangkat dan masyarakat membenahi pembangunan desa lebih transparan serta inovatif. Ke depan, bisa memberi dampak kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Diterangkan Ketua Tim Penilai Provinsi Bali, Ir. Ketut Lihadnyana, lomba desa dan kelurahan adalah instrumen mengevaluasi keberhasilan pembangunan. Desa-desa di Buleleng termasuk kategori desa mandiri. Poin penting penilaian itu adalah aspek administrasi yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Bukan hanya mengejar juara, tetapi ke depan, bagaimana kita bisa membangun desa dengan karakteristik yang dimiliki, SDM dan inovasi memajukan potensi daerah secara profesional,” terangnya. (kmb34)
Singaraja (Bali Post) – Areal Pura Segara milik Desa Pakraman Tinga-Tinga, Gerokgak terancam tergerus akibat abrasi parah. Air laut itu sejak beberapa tahun terakhir terus menggerus daratan hingga tanah di areal pura itu kini hanyut ke tengah laut. Bahkan, sebuah palinggih Lebuh nyaris roboh, karena fondasinya sudah tergerus air laut. Atas kondisi ini, warga, prajuru, dan aparat desa tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, upaya perbaikan oleh instansi yang berwenang kini tidak ada kejelasan. Informasi yang dikumpulkan di lapangan Selasa (14/6) kemarin, menyebutkan, pesisir Desa TingaTinga mengalami abrasi parah sejak beberapa tahun lalu. Pinggir pantai tergerus, mulai dari ujung pagar Balai Karantina Pelabuhan Celukan Bawang hingga ke arah barat tepatnya di depan areal Pura Segara milik Desa Pakraman Tinga-Tinga. Akibat gerusan air laut itu, tanah daratan yang sebelumnya dijadikan jalan setapak untuk menuju ke pura, hayut ke tengah laut. Tak hanya itu, areal depan pura kini nyaris tidak menyisakan daratan akibat gerusan ombak laut. Bahkan, palinggih Lebuh yang semula berdiri tegak, mulai miring hingga nyaris roboh. Fondasi palinggih ini sudah terkikis air laut. Jika tidak segera dilakukan penanganan, dikhawatirkan kerusakan areal Pura Segara bertambah parah. Perbekel Desa TingaTinga Made Suardita ketika dimintai konfirmasi membenarkan abrasi parah mengancam areal pura. Dia mengatakan, sejak abrasi menggerus areal pura itu, aparat desa bersama prajuru sudah melaporkan kerusakan pantai itu kepada pemerintah daerah. Laporan itu sudah pernah ditindaklanjuti dan instansi teknis yang membidangi bersama Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra,
Sp.OG. sempat meninjau kerusakan pantai tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki cukup anggaran untuk menangani abrasi pantai. Apalagi penanganan abrasi pantai ini membutuhkan anggaran besar. Atas kondisi ini, pemerintah daerah mencoba mengusulkan bantuan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida yang menjadi perpanjangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu-Pera) RI. Usulan itu sepertinya sudah ditanggapi dan sekitar tiga atau empat bulan lalu, petugas BWS Bali Penida mulai melakukan pemantauan di lapangan. Hanya, petugas ini tidak memberikan informasi pasti apakah kerusakan pantai akan ditangani atau tidak. “Kerusakannya sudah sejak lama. Pemerintah daerah sudah menanggapi laporan kami. Cuma karena tidak cukup anggaran pemerintah daerah mencoba mengusulkan ke BWS Bali-Penida. Sampai sekarang tidak ada kejelasan padahal beberapa
bulan lalu ada petugas BWS Bali-Penida melihat ke sini. Namun, tidak ada kejelasan apakah kerusakan itu akan diperbaiki atau tidak,” tegasnya. Di sisi lain, Suardita berharap, penanganan kerusakan pantai tersebut bisa dilakukan secepatnya. Hal ini karena kerusakan saat ini sudah mengancam areal pura segara. Jika dibiarkan dirinya tidak bisa membayangkan kalau areal pura itu hancur akibat abrasi. Apalagi gelombang laut belakangan ini terkadang membesar, sehingga situasi ini dapat memperparah kerusakan pantai di wilayahnya. Menunggu kepastian bantuan perbaikan dari pemerintah, warga bersama aparat desa dan prajuru hanya bisa melakukan upaya pencegahan seadanya. Sisa bongkahan beton itu ditempatan di pinggir pantai untuk menghalangi hempasan air laut. Selain itu, fondasi palinggih Lebuh yang sudah tergerus itu mulai diperbaiki dengan anggaran seadanya. (kmb38)
Bali Post/kmb34
SUPERVISI - Kegiatan supervisi dan arahan dilakukan anggota Babinkamtibmas Polres Buleleng, dalam memahami karakter dan kondisi keamanan di wilayahnya bertugas, Selasa (14/6) kemarin.
Pahami Karakter Masyarakat
Singaraja (Bali Post) Kalangan kepolisian Babinkamtibmas menerima arahan dari tim supervisi Dit. Binmas Polda Bali yang diketuai Wadir Binmas Polda Bali AKBP Drs. Gusti Putu Arsana. Giat supervisi itu dipusatkan di wantilan Arya Damar Polres Buleleng. Sejumlah anggota hadir antara lain Kasubdit Polmas AKBP Sang Gede Sukawiyasa, Kabag Bin Ops Dit Binmas Gusti Ayu Sukerti, Kasi Bintibluh Kompol Made Toya dan jajaran lainnya. Dalam pertemuan yang juga dihadiri Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, S.IK., M.Si., ia mengata-
kan, selamat datang kepada Wadir Binmas Polda Bali. Program supervisi itu berjalan lancar. “Supervisi dan penyampaian arahan kepada setiap Babinkamtibmas supaya berjalan tertib dan anggota dapat menyerap informasi terhadap arahan yang diberikan,” ujarnya, Selasa (14/6) kemarin. Wadir Binmas Polda Bali AKBP Gusti Putu Arsana mengatakan arahan ini menekankan anggota Babinkamtibmas supaya memiliki intel dasar dan cepat memahami kondisi wilayah termasuk karakter masyarakat di desa binaannya. (kmb34)
g ‘’Akibat gerusan air laut itu, tanah daratan yang sebelum- nya dijadikan jalan setapak untuk menuju ke pura, hayut ke tengah laut. Tak hanya itu, areal depan pura kini nyaris tidak menyisakan daratan akibat gerusan ombak laut.’’
Bali Post/kmb38
SENDERAN AMBROL - Rumah semipermanen milik Komang Wilantara, warga Dusun Asah Badung Desa Sepang Kelod, Busungbiu rusak berat, setelah tertimpa senderan beton ambrol akibat hujan Selasa kemarin.
Senderan Beton Ambrol, Satu Rumah Rusak Berat
Bali Post/kmb38
Bali Post/kmb34
INTERAKTIF - Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. hadir pada interaktif Gatra Bhayangkara menyikapi persiapan aparat kepolisian mendekati tahapan Pilkada Buleleng 2017, Selasa (14/6) kemarin.
Dekati Tahapan Pilkada 2017, Keamanan Ditingkatkan Singaraja (Bali Post) Mendekati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Februari 2017, Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. mengimbau masyarakat Buleleng untuk saling menjaga keamanan. Perlu diciptakan keamanan yang lebih kondusif, apalagi di tengah tahapan pilkada segera digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng. Terobosan-terobosan diminta harus diupayakan dalam meningkatkan keamanan oleh jajarannya. Tujuannya, agar Pilkada Buleleng dapat berjalan sesuai tahapan prosedural. Ia tidak membebankan banyak program kepada anggota di luar tugas pokoknya. Yang penting, soal keamanan dan kondusivitas merupakan prioritas utama. “Tidak ada banyak program apalagi sampai membebankan anggota di luar tupoksinya. Bukan saja menyangkut penegakan hukum, pelayanan pengayoman juga p erlind ungan terhadap masyarakat. Nah kalau semua itu sudah bisa dilakukan, saya yakin situasi kamtibmas di Buleleng dapat berjalan baik dan aman,” ujar Sukawijaya pada sesi interaktif Gatra Bhayangkara di Radio Singaraja, 92.0 FM, Selasa (14/6) kemarin. Kapolres sangat senang bertugas di Buleleng setelah melewati pengabdian 23 tahun di luar Bali. Pengalaman menangani
keamanan lewat topografi wilayah di Buleleng, dianggap sangat menantang. Hematnya, perlu upaya maksimal dalam mengatasinya. Untungnya sekarang zaman teknologi canggih, yang semuanya sudah diaplikasi personel intelijennya. “Kami harap supaya semua anggota melaksanakan tugas dengan lebih baik. Terobosan-terobosan kreatif perlu dilakukan khususnya mendekati t a h a p a n Pi l ka d a ,” p i n tanya . Sejumlah penelepon pada acara interaktif itu, menaruh harapan terhadap kinerja Kapolres Sukawijaya yang baru dilantik beberapa pekan lalu ini. Seperti disampaikan Maafi dari Desa Pegayaman. Ia meminta kepolisian menindak tegas apabila ada warga melakukan pelanggaran hukum. “Siapa pun tanpa kecuali, yang berbuat kriminal harus ditindak tegas,” harapnya. Hal senada diutarakan Pasek Sujana asal Bantang Banua. Dikatakan, kondisi keamanan perlu diatensi serius mencegah aksi-aksi kriminalitas. “Kami minta kepolisian agar seringsering melakukan sidak ke penduduk pendatang, terutama di wilayah transit penumpang di Terminal Sangket yang kini terkesan k u m u h . Si d a k d ukt a ng jangan cuman difoto-foto saja, yang tidak memiliki identitas atau kipem agar ditindak tegas,” pinta Pasek Sujana. (kmb34)
ABRASI - Pantai yang abrasi mengancam areal Pura Segara milik Desa Pakraman Tinga-Tinga, Gerokgak.
Proyek GOR FOK Undiksha Terganjal Penyelesaian
Singaraja (Bali Post) Proyek prestisius pembangunan gelanggang lapangan tenis indoor milik Fakultas Olahraga dan Keguruan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, mangkrak. Diduga proyek itu makrak, karena terganjal penyelesaian yang memerlukan finansial yang besar. Bangunan lapangan tenis indoor itu berada di wilayah Desa Jinengdalem. Bangunan itu berdiri kokoh berisi puluhan tiang pancang di berbagai sudut sisi. Pembangunan terkesan mangkrak, apalagi di sekelilingnya tampak semak belukar menutupi areal lapangan tenis indoor itu yang digadang-gadang berkelas internasional. Karena itu diklaim lapangan tenis indoor satusatunya di Bali. “Saya pribadi prihatin kalau bangunan tenis indoor milik Undiksha yang seharusnya bisa tetap dibangun, justru kini mangkrak,’’ ujar Ketua Komisi II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Putu Mangku Budiasa, M.H. saat dikonfirmasi, Selasa (14/6) kemarin. Pembangunan sarana prasarana olahraga tersebut diperkirakan membutuhkan biaya tinggi. Setidaknya pada masa depan bangunan bisa dinikmati mahasiswa, selain itu untuk sarana peningkatkan prestasi olahraga tenis di Buleleng. Pengerjaan gelanggang ini memang seret anggarannya. Padahal, bangunan lapangan tenis indoor rencananya sempat akan digunakan pada rangkaian Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2015, tetapi batal karena proyek
itu belum tuntas dikerjakan. “Memang sebelumnya sempat terjadi kasus di proyek prestisius ini. Perlu dipilih antara penegakan hukum dan pembangunannya. Ini agar proyek pembangunan itu tetap jalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kalau tidak ada masalah maka saya berharap bisa kembali dilanjutkan,” paparnya. Gelanggang itu bisa digunakan sebagai lokasi civitas akademika Undiksha. Apalagi kompleks itu disokong beberapa bangunan penunjang Kampus FOK. Bagus karena GOR FOK Undiksha berada dalam satu lingkungan. “Saya prihatin dengan kondisi bangunan tenis in-
door itu. Siapa pun yang berkompeten terhadap infrastruktur milik Undikhsa ini diharapkan mengambil tindakan cepat untuk kepentingan umum,” tandasnya. Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel saat dikonfirmasi melalui selulernya belum dapat dihubungi dan beberapa kali dikontak panggilan dialihkan. Sedangkan Humas Undiksha Agus Supradnyan melalui sambungan telepon mengatakan, proyek bangunan GOR FOK Undiksha sesungguhnya tidak mangkrak. Dia berdalih tahapan pembangunan diperkirakan baru tuntas 50 persen. (kmb34)
Singaraja (Bali Post) Rumah milik Komang Wilantara, warga Dusun Asah Badung Desa Sepang Kelod, Busungbiu tertimpa senderan beton ambruk Selasa (14/6) sore kemarin. Akibatnya, tembok bagian belakang rumah itu rusak berat. Rumah semipermanen itu tertimpa bongkahan beton dan batu kali bekas senderan beton setinggi sekitar 3,5 meter yang jebol sekitar pukul 17.00 wita. Senderan beton itu diperkirakan tidak kuat menahan gerusan hujan yang melanda wilayah Desa Sepang Kelod dan sekitarnya. Pemilik rumah, Wiliantara, menuturkan, sebelum kejadian itu, hujan deras melanda sejak siang hingga sore kemarin. Sekitar pukul 17.00 wita, tiba-tiba senderan beton di belakang rumahnya itu jebol. Bongkahan beton dan batu kali itu kemudian menimpa rumahnya hingga tidak bisa ditempati. Tidak hanya itu, genangan air hujan yang sebelumnya terbendung dari atas senderan beton yang jebol itu kemudian membanjiri rumah korban. Beruntung, korban bisa menyelamatkan diri, sehingga tidak terjadi korban jiwa. “Kejadiannya cepat sekali. Belum sempat saya lihat ke belakang, tem-
bok itu sudah roboh menimbun rumah kami. Air dari senderan itu kemudian menggenangi areal rumah dan sekarang tidak bisa ditempati lagi,” katanya. Pascakejadian ini, korban Wiliantara belum berani membersihkan bongkahan beton maupun batu kali yang masuk ke dalam ruangan rumahnya. Sedangkan untuk perbaikan, dia mengaku belum memikirkan kapan akan memperbaiki rumah kesayangannya itu. Untuk sementara, dia numpang di rumah keluarganya. “Belum tahu kapan bisa memperbaiki takutnya kembali ada senderan jebol. Sementara saya numpang dulu di rumah saudara. Setelah tenang baru memperbaiki rumah dengan semampunya,” jelasnya. Sementara itu, seorang tokoh masyarakat Desa Sepang Kelod, Komang Dauh, mengatakan, kejadian yang dialami Wiliantara itu murni karena bencana alam. Untuk itu, pihaknya mengharapkan instansi terkait bisa memberikan bantuan untuk meringankan beban penderitaan korban. Apalagi, peralatan rumah tidak bisa diselamatkan karena tertimbun, sehingga korban perlu mendapat bantuan dari pemerintah. (kmb38)
JEMBRANA
12
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Diduga Depresi, Nenek Tewas Gantung Diri
Negara (Bali Post) Setelah pelajar SMP, kini giliran nenek berumur 70 tahun ditemukan tewas gantung diri. Nenek tersebut yakni Ni Made Tasih, warga yang tinggal di Banjar Nusasakti, Desa Nusasari, Melaya. Korban nekat gantung diri di kamar mandi rumahnya, Selasa (14/6) pagi. Dari informasi, korban pertama kali ditemukan oleh Ketut Siari (85). Ketika itu, saksi hendak ke kamar mandi sekitar pukul 10.30 wita. Matanya terbelalak begitu melihat korban dalam keadaan tergantung. Kemudian saksi memanggil saksi lainnya, Wayan Subawa (60) yang juga keponakan korban untuk membantu menurunkan korban. Korban gantung diri menggunakan tali nilon warna biru dengan panjang kurang lebih 1,5 meter. Saat itu, korban mengenakan pakaian warna biru dan celana panjang warna hitam.
Kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Melaya. Tim Identifikasi langsung mendatangi TKP. Dari hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan dinyatakan murni gantung diri. Dari keterangan pihak keluarga, Kadek Suardana, korban selama ini diduga mengalami depresi karena tidak memiliki anak. Demikian juga karena ditinggal suaminya ke Kalimantan. Perbekel Nusasari Wayan Ardana mengatakan korban dalam keseharian sering membuat canang sari untuk keperluan upacara. Hidupnya ditanggung keponakannya. Sementara, suaminya di Kalimantan dan sudah menikah di sana. Sementara, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. (kmb) Bali Post/kmb
MEMPRIHATINKAN – Kondisi jembatan di Petanahan memprihatinkan. Tiang pancang jembatan terlihat keropos, sehingga dikhawatirkan ambruk.
Tiang Pancang Keropos
Jembatan di Petanahan Terancam Ambruk
Negara (Bali Post) – Sayap dan tiang pancang jembatan Petanahan di Desa Batuagung, terlihat keropos. Kondisi itu membuat jembatan tersebut terancam ambruk. Terjangan banjir belakangan ini menggerus sayap jembatan yang dibangun sekitar tahun 1989 itu. Jembatan ini merupakan penghubung jalan antara Banjar Petanahan dengan Banjar Masean.
Bali Post/kmb
RUSAK - Jalan aspal di Desa Nusasari terlihat sudah rusak. Padahal baru dua bulan lalu selesai dikerjakan.
Baru Dua Bulan Sudah Rusak
Kualitas Proyek di Desa Nusasari Dipertanyakan Negara (Bali Post) Jalan di Desa Nusasari yang tembus ke Gor Melaya kini kondisinya hancur. Aspal atau lapen mengelupas. Padahal jalan tersebut baru selesai dikerjakan dua bulan lalu. Sejumlah warga pun mempertanyakan kualitas aspal tersebut. “Jika kualitasnya bagus, tidak mungkin sudah rusak seperti ini. Ini baru dua bulan selesai, tapi sudah rusak,” kata salah satu warga setempat saat ditemui beberapa waktu lalu. Warga berharap agar pihak rekanan segera memperbaiki jalan tersebut dan meningkatkan kualitasnya. Seorang warga, Kadek Sudarma mengaku jalan tersebut baru dua bulan ini selesai dikerjakan. “Ya tidak tahu kenapa bisa rusak seperti ini. Memang ada saja truk yang lewat, tapi tidak terlalu besar dan berat. Tidak tahu siapa yang ngerjakan,” ujarnya.
Sementara itu, dari pengamatan, jalan tersebut sudah mengelupas, bahkan sudah hancur. Demikian juga aspalnya tampak menggelembung dan tanahnya menyembul keluar. Perbekel Nusasari Melaya Wayan Ardana saat dikonfirmasi mengatakan proyek jalan tersebut merupakan bantuan Provinsi Bali. Jalan tersebut panjangnya 3 km dan lebar 3 meter. Namun, pihaknya tidak tahu siapa rekanan yang mengerjakan dan berapa anggarannya. “Saat pengerjaan masa transisi dan saya belum jadi perbekel. Untuk itu, tidak tahu siapa yang mengerjakan dan berapa dananya,” jelasnya. Pihaknya sudah mendapat laporan dan rencana jalan itu akan diperbaiki. “Jalan itu memang tanahnya labil. Beberapa kali hujan dan ada truk lewat, sehingga jalannya rusak,” katanya. (kmb)
Sejumlah warga yang ditemui wartawan, Selasa (14/6) kemarin menyebutkan sisi sayap jembatan sudah mulai tampak keropos sejak setahun lalu. Apalagi, air yang mengaliri sungai di bawahnya terus menggerus sisi tebing jembatan. Sayap pengaman di sisi utara jembatan juga terlihat roboh. Selain itu, dasar tiang pancang jembatan juga terlihat tergantung.
Ida Bagus Eka, salah seorang warga, mengatakan kondisi tiang yang sudah tergantung itu disebabkan terjangan banjir beberapa waktu lalu. Bangunan tersebut terus dirongrong ketika banjir menerjang. Dikhwatirkan, jika dibiarkan, maka tiang pancang ini bisa ambruk dan jembatan pun ikut runtuh. Seperti kejadian di jembatan Dangin Tukadaya awal tahun lalu. “Kondisinya
Negara (Bali Post) – Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan, Selasa (14/6) kemarin melakukan sidak di sejumlah ruangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Selain meminta seluruh SKPD meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, ada satu hal yang rupanya menjadi sorotan orang nomor dua di Jembrana ini. Yakni masalah mobil Toyota Kijang dengan nopol DK 29 W yang parkir di teras Kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Hubkominfo). Kembang Hartawan menilai bahwa mobil dinas (mobdin) itu terlihat tidak terawat. Pasalnya, tutup mesin mobil tersebut retak dan catnya terkelupas. Melihat kondisi tersebut, ia meminta agar perawatan mobdin tersebut diperhatikan. Apalagi, untuk perawatan mobdin tersebut sudah ada anggaran setiap tahunnya. Sebelum ke bangunan yang masih tahap perbaikan atap itu, Wabup sempat menyidak Bagian Ekbangsosbud Setda Kabupaten Jembrana. Wabup meminta kepada Kepala Bagian Ekbangsosbud I Gede Made Mangku Kusuma Yudha agar pelayanan, utamanya bantuan masyarakat ditingkatkan. “Harus ada
CEK MOBDIN – Wabup Kembang ketika mengecek kondisi mesin mobil dinas (mobdin) yang parkir di depan kantor Dinas Hubkominfo.
sudah memprihatinkan. Kalau tidak segera diperbaiki, khawatirnya ambruk,” tandasnya. Hal senada juga diutarakan IB Komang Sutika. Warga yang tinggal di sekitar lokasi itu mengaku khawatir akan dampak rusaknya jembatan tersebut. Pasalnya, bisa merembet ke bangunan SD 5 Batuagung. Sebab, gedung SD itu tidak jauh dari jembatan. (kmb26)
Gelar Sidak, Wabup Soroti Mobdin Tak Terawat
Truk Parkir Berjejer di Badan Jalan
Dirlantas Minta Dishub Pasang Rambu Larangan Negara (Bali Post) – Persoalan truk yang sengaja diparkir berjejer di badan jalan menunggu Jembatan Timbang (JT) Cekik tutup, hingga kini belum ada penanganan serius dari aparat terkait. Buktinya, para sopir tetap memarkir truknya, sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya di sepanjang Gilimanuk. Untuk itu, Dirlantas Polda Bali Kombes Pol Agusli Rasyid meminta pihak Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memasang ramburambu larangan parkir di lokasi tersebut. Ia juga meminta aksi truk-truk tersebut mesti ditertibkan. Selain melanggar, juga mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Apalagi, menjelang arus mudik. Truk-truk ini sengaja parkir menunggu JT ditutup. “Pihak Dishub harus melakukan sosialisasi dan memasang rambu tanda larangan parkir agar truk tidak seenaknya parkir di sana,” kata Kombes Agusli Rasyid saat rapat koordinasi dengan ASDP dan instansi terkait di Aula ASDP Gilimanuk Senin (14/6) lalu. Dinas Perhubungan harus melakukan sosialisasi dan memasang rambu tanda larangan parkir agar truk tidak seenaknya parkir di sana. “Pasang rambu larangan parkir, sehingga tidak berjejer parkir di sana,” terangnya. Menurutnya, upaya sopir truk ini kucingkucingan, sengaja menunggu JT ditutup dengan parkir
truk sebelum masuk ke timbangan. Hingga parkir truk cukup panjang dan terjadi setiap hari. Pihaknya meminta agar aksi parkir truk itu tidak terjadi lagi terlebih saat memasuki arus mudik. Permasalahan ini muncul memang karena penerapan aturan yang berbeda antara satu provinsi dengan yang lainnya. Karena itu perlu dilakukan koordinasi ke pusat, sehingga aturan sinkron. Dirlantas yang didampingi K apolres Jembrana AKBP Djoni Widodo juga meminta agar larangan truk melintas pada H-5 hingga H+3 benar-benar diterapkan. Terkecuali, truk yang mengangkut sembako dan bahan bakar. Banyaknya truk yang parkir di pinggir sangat mengganggu kelancaran lalu lintas. Apalagi ada truk yang parkir berdampingan di badan jalan, sehingga menutup separuh jalan nasional itu. Sementara itu, dari pemaparan Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Adi Sulistyo Utomo untuk pengaturan lalu lintas di Gilimanuk telah dirancang rekayasa lalu lintas. Seperti tahun-tahun sebelumnya, mobil kendaraan pribadi dialihkan ke gang-gang untuk memecah antrean, sedangkan truk juga tidak boleh melintas pada H-5. Pengamanan petugas akan dipertebal di gang-gang menuju parkir manuver tersebut. (kmb26)
Bali Post/olo
standar waktu yang ditetapkan. Itu harus tepat waktu, masyarakat jangan dibiarkan terlalu lama menunggu,“ kata Kembang. Sementara, di Dishubkominfo, Wabup sempat mengecek satu per satu ruangan yang atapnya hancur karena perbaikan kap itu. Tiba di teras kantor, satu unit mobil dinas mendapat perhatian Wabup Kembang. Kondisi kendaraan itu terlihat kurang terawat. Kasubag Umum dan Kepegawaian Putu Surta dan seorang staf di Sub Bagian
Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan diminta untuk memperhatikan hal tersebut. Pihak Dinas Hubkominfo memiliki anggaran perawatan kend araan Rp 10 juta. Mestinya dana itu dimanfaatkan secara berkala. “Jangan menunggu rusak, baru diperbaiki. Kendaraan harus dirawat walaupun tidak rusak,“ tegas Wabup Kembang. Menurutnya perawatan ini bukan saja di Dinas Hubkominfo, melainkan berlaku di semua SKPD. “Seluruh kendaraan dinas harus dirawat,” imbuhnya. (kmb26)
Bali Post/olo
PARKIR BERJEJER – Sejumlah truk parkir berjejer di badan di Gilimanuk. Truk-truk ini sengaja diparkir sembari menunggu JT ditutup.
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
SOSOK Kematian Ibu Melahirkan ANGKA kematian ibu melahirkan di Karangasem tergolong cukup tinggi. Pada 2014 lalu, Karangasem sempat menempati peringkat tertinggi di Bali dengan jumlah ibu meninggal saat melahirkan tercatat 16 orang. Tingginya angka kematian ibu melahirkan itu membuat Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Karangasem, Ni Wayan Ekawati, A.Ma.Keb. merasa sangat terpukul. Pada satu acara di Karangasem kemarin, bidan yang bertugas di Puskesmas Bali Post/bud Rendang itu mengatakan, pada 2014 karena angka kematian ibu melahirkan tertinggi di Bali, Karangasem mendapat predikat buruk. Kini, dengan saling berkoordinasi antarinstansi yang menangani, hal itu dijadikan pelajaran yang sangat berharga. “Kami sudah ambil ancangancang melakukan pembenahan, bekerja sama dengan IDI, para dokter, dan dokter spesialis. Jumlah bidan di Karangaem 350 orang semoga bisa memantau ibu hamil di seluruh pelosok desa. Sebanyak 41 orang bidan PTT sedang menunggu menjadi CPNS,” ujarnya. Sepanjang 2015 lalu, kata Ekawati, angka kematian ibu melahirkan turun menjadi enam orang. Sebenarnya ada tujuh orang, namun satu lagi ibu asal Karangasem itu sudah menikah ke luar atau KTP-nya sudah luar Karangasem. Namun, baru separuh tahun ini yakni hingga Juni 2016, sudah terjadi empat ibu melahirkan yang meninggal. “Semoga tahun ini berhenti hanya pada empat korban,” katanya penuh harap. Yang membuatnya sedih, kata Ekawati, salah satu ibu yang meninggal saat melahirkan tahun ini, juga kena demam berdarah. Kendati begitu, dia mengaku bersyukur di wilayah tugasnya di Rendang tak pernah ada ibu melahirkan yang meninggal. Dia menduga, dari segi pendidikan sudah lebih baik. Buktinya, ibuibu di Rendang sampai minta ikut ber-KB. “Berbeda dengan di wilayah Kubu terutama di daerah pegunungan, sudah memiliki banyak anak tapi ibu-ibu tak mau ikut program KB,” katanya menyesalkan. (bud)
KARANGASEM
13
Disoroti, Sungai Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah Plastik Amlapura (Bali Post) –
Penanganan sampah plastik tampaknya masih menjadi permasalahan pelik di Karangasem. Bahkan, sejumlah sungai menjadi tempat pembuangan sampah. Kondisi ini mendapat sorotan kritis dari Ketua Legiun Veteran RI (LVRI) Karangasem, Made Oka, Selasa (14/6) kemarin. Menurut Oka, pihaknya prihatin sampah plastik masih meluber, terutama di luar kota. Padahal, Karangasem menjadi daerah tujuan wisata yang penting dan cukup ramai. ”Saya amati di sejumlah sungai di tepi jalan, sampah plastik justru dibuang ke sungai. Sungai masih menjadi tempat pembuangan sampah. Tentunya, kondisi ini secepatnya harus diatasi dan pemerintah daerah wajib mengintensifkan sosilisasi program sungai bersih kepada masyarakat luas,” ujarnya. Hal senada juga dilontarkan Wakil Ketua Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) Karangasem I Gusti Bagus Putra. Ditegaskan, salah satu kendala kenapa masyarakat masih membuang sampah sembarangan ke got dan sungai lantaran keterbatasan sarana prasarana, seperti terbatasnya tong sampah. Bagus Putra mencontohkan, klian desa di kampungnya di Ujung Hyang
sudah lama mengajukan permohonan kontainer maupun tong sampah. Namun, tempat sampah yang didambagakan justru tak pernah diberikan oleh pemerintah. Menurut Made Oka dan I Gusti Bagus Putra, warga yang tidak memiliki pekerjaan atau pengangguran bisa diajak mengumpulkan sampah atau menjaga kebersihan lingkungan. Modelnya, berupa kegiatan padat karya seperti zaman dulu. Mereka diajak selain memungut dan membersihkan lingkungan, juga mengolah sampah menjadi pupuk organik dan barang yang berguna. Misalnya, ban truk bekas dijadikan pot bunga atau tong sampah. Kemasan atau botol minuman dijadikan kerajinan tas atau perabotan lainnya. “Saya lihat di Ujung Hyang yang masih lingkungan Kota Amlapura, pengangguran juga banyak. Menggerakkan masyarakat menjaga lingkungan hidup dan mengurangi pengangguran tak
Bali Post/013
PEMBUANGAN SAMPAH - Salah satu sungai di wilayah Desa Muncan, Karangasem masih dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga. lepas juga dari tanggung jawab Pemkab Karangasem,” tegas Bagus Putra. Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Kesbanglinmaspol Karangasem IBP Swastika mengatakan, kini pihak Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan DKP Karangasem sedang getol menggerakkan warga men-
jaga kebersihan lingkungan dari sampah plastik. Bahkan, bank sampah sudah dibentuk. Tinggal kini menggerakkan masyarakat lebih intensif dan berkelanjutan. “Kami di kantor Kesbanglinmas juga membentuk bank sampah. Ada pegawai golongan terendah, saya angkat manjadi Direktur Bank
Sampah Cabang Kesbanglinmaspol. Direktur cabang bank sampah tiap hari mengumpulkan sampah plastik di kantor, setelah banyak dibawa ke bank sampah. Lumayan dapat jual sampah plastik Rp 50 ribu, dikumpulkan dan dipakai sumbangan menambah bedah rumah,’’ ujarnya. (013)
Curi Dua Kampil Gabah, Residivis Disidangkan
RAPAT ORMAS - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri di depan rapat ormas, Selasa (14/6) kemarin.
Bupati Mas Sumatri:
Jangan Ada Ormas Bentrok di Karangasem BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri menyampaikan jangan sampai ada anggota ormas yang bentrok di Karangasem. Ormas mesti berkontribusi positif dan tampil menyejukkan di masyarakat. Hal itu ditegaskannya di depan pertemuan ormas di aula Dinas Infokom Karangasem, Selasa (14/6) kemarin. Dengan difasilitasi Kepala Kantor Kesbanglinmaspol Karangasem, pengurus ormas diundang. Namun, tidak terlihat pengurus ormas yang biasanya berbadan kekar. Belasan pengurus ormas yang hadir di antaranya dari PHDI Karangasem, Gabungan Organisasi Wanita, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, LVRI, Pepabri, Banteng Muda Indonesia, KMHDI, GP Anshor Karangasem, IBI, IDI, Rapi Karangasem, Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PPDI), Persit, Bhayangkari, dan organisasi kemasyarakatn lainnya. Bupati Mas mengatakan, ormas di Karangasem jangan sampai seperti yang ada di kabupaten/kota lain seperti di Denpasar, terus-menerus bentrok bahkan menelan sejumlah korban tewas dan luka-luka. Padahal, korban tewas dan luka-luka itu ternyata warga Bali sendiri, jadi berkelahi sesama saudara. ”Di Karangasem, jangan sampai ada anggota ormas yang bentrok. Orang minum di daerah lain, jangan kita di Karangasem yang ikut mabuk,” tegasnya. Terkait PMI dan PDDI, Bupati Mas mengaku selama ini sering mendapatkan laporan maupun keluhan dari masyarakat. Di mana, masyarakat yang mencari bantuan darah mengeluh karena tak mendapatkan darah atau mesti kena biaya banyak guna mendapatkan darah. Bupati Mas juga mengharapkan ormas tidak ketergantungan dengan pihak lain maupun pemerintah. Ormas terutama ormas kepemudaan mesti tampil elegan. Bupati juga mengharapkan IBI bekerja sama dengan pihak terkait, mampu menurunkan angka kematian ibu melahirkan. Bersama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, Diskes dan IDI, hendaknya menyerap informasi sampai ke desa-desa. “Saya pernah turun ke satu desa, ada ibu hamil dan sudah memiliki tiga anak. Jalan ke rumahnya sulit, hanya jalan setapak di pegunungan yang ditempuh dengan berat. Ibu hamil itu memeriksakan diri ke puskesmas setelah berjalan jauh dari perbukitan, di jalan raya naik ojek,” tandasnya. (ad636)
Amlapura (Bali Post) – Seorang residivis kasus pencurian, I Ketut Sumerta (31), disidangkan di Pengadilan Negeri Amlapura, Selasa (14/6) kemarin. Dia didakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) Yumi Antari, S.H. karena mencuri dua kampil gabah untuk dijual. Atas surat dakwaan JPU, pria asal Banjar Kayu Putih, Bebandem, Karangasem itu tak mengajukan keberatan. Sumerta juga mengakui, sebelumnya dia pernah mencuri sepeda motor untuk digadaikan di wilayah Tabanan. Saat itu, dia dijatuhi pidana penjara tujuh bulan. Sumerta mencuri gabah di sebuah penggilingan gabah di Papung, Bungaya, Bebandem,
Jumat (12/2) malam lalu. Kasus ini bermula saat dia hendak menitipkan sepeda motor di usaha penggilingan gabah tersebut. Saat itu, ban sepeda motornya bocor. Dia minta izin kepada saksi Komang Sutari, pekerja di penggilingan beras agar diizinkan menitipkan sepeda motornya di sana. Saksi menyarankan kalau mau menitipkan sepeda motor agar dimasukkan ke dalam areal penggilingan sehingga tidak hilang. Namun, Sumerta saat itu batal menitipkan sepeda motornya dan menuntun sepeda motor itu ke rumahnya di Banjar Kayu Putih, Bebandem. Pada Jumat malam itu, Sumerta kembali mendatangi penggilingan gabah di Papung tersebut. Dia masuk melalui
pintu depan. Dua kampil gabah milik saksi korban Komang Wirya diembatnya. Gabah itu dibawa dengan dibonceng sepeda motor ke penggilingan gabah di Padangtunggal, Selat. Di sana, gabah itu digiling menjadi beras. Dipotong upah penggilingan, terdakwa mendapatkan sisa 39 kilogram beras. Selanjutnya, beras itu dijual di warung saksi Ni Luh Made Sujani di Selat, dengan harga Rp 8.800 per kilogram. Terdakwa dapat uang Rp 340 ribu. Atas pencurian itu, saksi korban Wirya menderita kerugian Rp 500 ribu. Uang hasil pencurian itu, kata JPU, dipakai terdakwa memenuhi kebutuhan sehari-hari serta untuk membeli makanan dan minuman. (013)
Bali Post/013
DIGELANDANG - Ketut Sumerta (belakang) digelandang ke Lapas Karangasem usai disidangkan.
Derita Korban Pencabulan
Berani Melapor, Diancam ”Dikirimi” Pembunuh SEKITAR empat tahun, kasus perkosaan yang dilakukan seorang oknum polisi terhadap anak perempuan di bawah umur tertutupi. Korban yang berasal dari desa tandus ini mengaku tidak berani mengadu atau melapor, lantaran merasa ketakutan. Pasalnya, korban usai diperkosa atau disetubuhi, kerap diancam oleh pelaku. Jika berani mengadu atau melapor kepada siapa saja, korban diancam bakal dibunuh dengan “dikirimi” preman pembunuh. Ditemui Selasa (14/6) kemarin, Ketua Kelompok Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPA) Karangasem Ni Nyoman Suparni mengatakan, pihaknya memang sempat kesulitan memberikan pengertian agar korban dan keluarganya mau melapor ke polisi. Selama ini, meski pejabat desa, keluarga dan warga sudah mengetahui kasus itu, tapi tak ada yang berani melapor. Polisi di Karangasem pun tak melakukan tindakan hukum. Buktinya, tak sampai memproses kasus itu. Baru kini, kasus itu dilaporkan KPPA ke Mapolda
Bali. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang oknum polisi di Klungkung diduga telah memperkosa seorang anak perempuan di bawah umur sejak korban baru berusia 12 tahun. Kasus perkosaan itu, baru terungkap setelah empat tahun. Selasa kemarin, korban diantar ke penyidik Mapolda Bali guna memberikan keterangan di depan penyidik. Selain itu, juga menyerahkan barang bukti. “Korban sudah divisum, Senin (13/6) lalu. Kami melapor ke Mapolda Bali, Senin lalu. Karena sudah sekitar empat tahun disetubuhi, tentunya selaput daranya sudah tak utuh lagi,” ujar Suparni. Suparni mengatakan, pihaknya mengendus kasus perkosaan itu karena mendengar informasi dari masyarakat. Dia lantas mengecek ke kampung korban, Sabtu (11/6) lalu, usai menjadi narasumber pada seminar kekerasan seksual terhadap anak yang digelar di Amlapura. Kebetulan, pihaknya bertemu korban bersama kakak kandungnya di rumah korban.
Menurut Suparni, semula korban dan keluarganya tak mau membuka kasus itu. Termasuk tak mau diajak melapor ke polisi. Alasannya, selain takut, juga sebenarnya para pejabat desa dan warga sudah mengetahui kasus tersebut. Namun, tak ada yang berani melapor, dengan isu yang dikembangkan bahwa kalau melapor akan banyak mengeluarkan uang guna membayar pengacara. “Kami dampingi dan berikan pengertian, akhirnya korban dan keluarganya paham dan mau melapor. Ini penting agar kasus ini tak berlanjut dan tak ada lagi korban lainnya. Korban memang shock dan mungkin trauma karena kasus itu sudah berjalan sekitar empat tahun,” paparnya. Suparni mengatakan, korban diperkosa pertama kali oleh pelaku KA (55) di toko milik pelaku di wilayah Klungkung. Saat itu, korban baru tamat SD. Karena tak mampu membiayai sekolah, dia tidak melanjutkan pendidikan ke SMP. Dia merantau mencari kerja dan bekerja sebagai pembantu di rumah
pelaku. Pada suatu hari, korban disuruh memijat pelaku, akhirnya diperkosa. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, korban diminta tak mengadukan hal itu kepada siapa pun apalagi melapor. “Pengakuan korban, jika membocorkan hal itu, dia diancam bakal dibunuh,” ujar Suparni mengutip pengakuan korban. Akhirnya, perkosaan atau persetubuhan terus berlanjut. Terkadang di rumah pelaku berkisar pukul 13.00 – 14.00, di dalam mobil pelaku dan pernah diajak ke losmen di wilayah Gianyar. Kini, korban berusia 16 tahun. Tubuhnya bongsor. Kulitnya putih bersih. Baru bekerja di rumah pelaku setahun, pada 2013 korban berhenti bekerja. Tujuannya, kata Suparni, korban ingin menghidari pelaku. Namun pelaku, lanjut Suparni, selalu berhasil mengendus keberadaan korban, meski sudah berganti nomor HP. Usai disetubuhi, korban selalu diancam akan dibunuh atau dibawakan preman untuk
dibunuh, jika membocorkan kejadian itu. Korban dalam kondisi ketakutan terus berupaya menutupi aibnya. Suparni mengatakan, sebenarnya kepolisian di Karangasem sudah mencurigai adanya kasus itu berdasarkan informasi di masyarakat. Dari informasi yang diterimanya, petugas Propam pernah diterjunkan ke desa korban. Namun tak ada perkembangan, diduga karena hambatan pelaku berasal dari Polres di luar Karangasem. Suparni mengatakan, pihaknya bersama korban lantas melaporkan kasus itu ke Mapolda Bali. Tujuannya, agar penanganannya lebih independen. “Kalau kami melapor ke Polres Klungkung, kami khawatir petugas setempat ewuh pakewuh karena pelaku anggota polisi dari sana. Di Mapolda Bali, saya yakin kasus ini akan ditangani secara profesional dan kami juga sudah memiliki pendamping di Denpasar atas kerja sama KPPA,” tegas Suparni. (bud)
TABANAN
14
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Dispenda Naikkan Diterjang Gelombang Pasang Retribusi Pasar Tabanan (Bali Post)Pada April 2016 lalu, Pemkab Tabanan melalui Dinas Pendapatan dan Pesedahan Agung (Dispenda) melakukan kenaikan sebesar 35 persen hingga 100 persen untuk retribusi pasar. Dengan kenaikan ini ditargetkan pecapaian pendapatan dari retribusi pasar mencapai 4,7 miliar per tahun. Namun jumlah tersebut, menurut Kepala Dispenda Tabanan I Nyoman Sudarma belum bisa terealisasi tahun 2016 ini. Karena kenaikan retribusi baru dilakukan bulan April 2016. Ia melanjutkan rata-rata kenaikan retribusi pasar yang berupa pungutan sewa tempat dan pungutan jasa naik antara 35 persen hingga 100 persen. Pungutan dibedakan atas kelas pasar, yaitu kelas satu dan dua. Pasar di Tabanan yang masuk kelas I adalah Pasar Kediri, Tabanan dan Dauh Pala. Sementara pasar di masing-masing Kecamatan Tabanan di luar tiga pasar tersebut masuk ke dalam kelas dua. Saat ini retribusi bulanan atau sewa tempat di Tabanan untuk pemakaian toko atau kios per meter persegi dinaikkan dari harga Rp 2.500 untuk pasar kelas 1 menjadi Rp 4.000 meter per segi dan Rp 1.500 untuk pasar kelas dua dinaikkan menjadi Rp 3.000. Sementara retribusi atas pemakaian los per meter persegi untuk pasar kelas 1 awalnya Rp 2.000 dinaikan Rp 3.000 dan kelas dua dari Rp 1.500 per meter persegi menjadi Rp 2.500. Untuk retribusi atas pemakaian pelataran atau pedasaran per meter persegi untuk pasar kelas 1 dari Rp 1.500 dinaikkan menjadi Rp 2.500 dan pasar kelas dua dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.000. Kenaikan retribusi juga diberlakukan untuk tarif retribusi harian atau jasa dimana untuk retribusi pedagang dalam/kios dinaikkan dari Rp 2.000 menjadi Rp 4.000 untuk pasar kelas satu dan pasar kelas dua dari Rp 1.500 menjadi Rp 3.000. Retribusi pedagang dalam los kelas 1 adalah Rp 1.500 dan kelas dua Rp 1.000 dinaikkan menjadi Rp 3.000 dan Rp 2.000. Sementara untuk retribusi atas pemakaian pelataran/pedasaran untuk kelas 1 dari Rp 1.000 menjadi Rp 2.000 dan kelas dua dari Rp 750 menjadi Rp 1.500. Untuk pedagang hasil bumi di atas mobil pun dikenakan kenaikan retribusi yaitu Rp 5.000 menjadi Rp 10.000 baik untuk pasar kelas 1 dan pasar kelas dua. Dalam meningkatkan retribusi pasar, menurut Sudarma pihak Pemkab melakukan revitalisasi pasar dimana yang telah tersasar revitalisasi adalah Pasar Baturiti, Pasar Marga dan Pupuan. Untuk tahun 2016 ini revitalisasi akan menyasar Pasar Penebel dengan dana Rp 800 juta dari pusat. Diakui Sudarma adanya revitalisasi pasar ini menyumbang peningkatan pendapatan. Sebab, adanya penambahan los sehingga pedagang yang biasanya berjualan di pelataran bisa masuk ke los. ‘’Pasar juga lebih terlihat rapi sehingga menyumbang peningkatan datangnya konsumen,’’ ujarnya. (kmb24)
Sejumlah Fasilitas Umum dan Bangunan Rusak
Tabanan (Bali Post) -
Gelombang pasang yang terjadi di pesisir selatan Tabanan mulai menimbulkan bencana. Setidaknya 12 desa yang ada di pesisir terdampak akibat gelombang pasang tersebut. Sejumlah bangunan dan fasilitas umum seperti panyengker pura, tanggul penangkal ombak serta lahan sawah rusak. Terkait hal tersebut, BPBD Tabanan melakukan pendataan di lapangan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan I Gst. Ngurah Sucita, Selasa (14/6) kemarin mengatakan selama satu hari, tim dari BPBD telah turun ke-12 lokasi tersebut. Dari pendataan sementara, kerusakan akibat gelombang pasang terjadi di Pura Segara Desa Adat Soka, tempat tembok panyengker jebol. Kerusakan juga terjadi di tempat penambatan ikan di Soka. Bahkan 15 are lahan pertanian di Desa Tegal Mengkeb Seltim yang berlokasi tidak jauh dari pesisir hancur disapu ganasnya gelombang. Tidak hanya itu, bis penangkaran tukik Yeh Gangga, paving pengaman pantai Yeh Gangga dan pengaman pantai/senderan Pura Perang Pangkung Tibah juga tidak luput dari gelombang pasang, begitu pula batu padas Pura Batu Bolong. Bahkan tembok panyengker Penyawangan Pura Tanah Lot juga tergerus sekitar 3 meter. “Kita sudah turun ke-12 desa, selanjutnya oleh tim akan dianalisa kerusakannya, yang memenuhi syarat diusulkan untuk dibantu,” jelasnya.
Disinggung tentang total kerugian yang ditimbulkan akibat bencana gelombang pasang ini, Sucita mengatakan bisa mencapai ratusan juta rupiah, hanya angka pastinya belum bisa disebutkan. “Ratusan juta, detailnya nanti dihitung, karena petugas baru melakukan pendataan,” ujarnya. Terkait apakah ada penanganan khusus, pihaknya menambahkan untuk gelombang pasang ini BPBD Tabanan sudah melakukan koordinasi dengan para camat agar menyampaikan pada masyarakatnya masing-masing untuk waspada. “Secara khusus tidak ada, namun saya sudah koordinasi dengan para camat agar mengingatkan warganya khususnya yang tinggal di pesisir untuk lebih waspada,” pungkasnya. Tidak hanya gelombang pasang, BPBD juga kembali mengimbau masyarakat agar selalu senantiasa waspada pada ancaman bencana yang kemungkinan terjadi kapan dan di mana saja. “Waspadai tanah longsor dan pohon tumbang, apalagi di musim penghujan,” ucapnya. (kmb28)
Ni Gusti Ayu Tuti Erawati ”Amor Ring Acintya”
KABUT duka menyelimuti Puri Anyar Kerambitan. Ni Gusti Ayu Tuti Erawati (RR T. Endang Erawati), istri dari Panglingsir Puri/Pemade Anglurah Kerambitan A.A. Ngurah Oka Sila Gunada amor ring acintya, Minggu (5/6) lalu, setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Almarhum meninggal di
usia 78 tahun. Rencananya almarhum akan di-palebon, Rabu (22/6) mendatang. Ditemui di puri setempat, A.A. Ngurah Oka Sila Gunada, Panglingsir VII Puri Anyar Kerambitan, menceritakan tentang sosok istrinya yang dinilai sangat luar biasa dalam mengayomi suami dan ketiga putra-putrinya.
Jelang Pensiun
Tiga Pejabat Eselon II B Mundur Ikut Tes ”Assesment”
Tabanan (Bali Post) Jelang mutasi di lingkungan Pemkab Tabanan, setidaknya para pejabat eselon II B Pemkab Tabanan kini tengah mengikuti tes assesment di kantor regional X BKN Bali di Denpasar. Setidaknya 36 pejabat mulai dari kepala dinas, kepala badan, asisten, staf ahli harus mengikuti ujian tersebut sebagai salah satu para syarat menduduki jabatan. Namun, dari jumlah tersebut tiga pejabat tidak ikut karena akan memasuki masa pensiun. Kepala BKD Tabanan I Made Yasa ketika dikonfirmasi menyebutkan, secara keseluruhan di lingkungan Pemkab Tabanan ada 36 pejabat eselon II B mulai dari lima staf ahli bupati, tiga asisten, kepala badan dan kepala dinas. Sesuai dengan persyaratan BKN, sebelum menduduki jabatan eselon harus mengikuti tes assesment untuk mengetahui kompetensi pejabat tersebut. Dikatakannya, tes ini menjadi dasar pertimbangan seseorang menduduki jabatan sesuai dengan kemampuan dan kapasitas yang dimiliki. “Tes ini wajib untuk mengetahui kemampuan seseorang sehingga menjadi dasar pertimbangan untuk menduduki jabatan,” jelas Yasa, Selasa (14/6) kemarin. Dikatakan, berdasarkan jumlah eselon II B yang ada di Tabanan sebenarnya sebanyak 26 orang. Namun, dari jumlah tersebut tiga orang tidak mengikuti tes tersebut. Ketiga pejabat tersebut adalah Kepala Dinas PU IGN Anom Anthra, Kadispenda I Nyoman Sudarma dan Kepala Bappeluh I Nyoman Sunarta. Dua pejabat pertama memang sejak awal memang sudah tidak diikutkan dalam tes tersebut. Pasalnya, mereka berdua akan pensiun akhir Desember 2016 dan awal Januari 2017. Namun, Sunarta yang saat ini menjabat Kepala Bappeluh sempat diikutkan. Namun, setelah dihitung berdasarkan proses mutasi yang diagendakan bulan Agustus, maka masa kerjanya tinggal enam bulan karena sudah pension bulan Februari 2017. “Pak Sunarta pensiunnya sudah diusulkan sehingga tidak ikut lagi tes assesment karena jabatannya kurang dari setahun. Dengan demikian hanya 33 pejabat yang ikut tes,” jelasnya. Ditambahkan, dalam tes assesment tersebut para peserta mengikuti ujian tertulis, kemudian fokus grup diskusi dan tes wawancara. Tes tulis dan fokus grup diskusi sudah dilaksanakan Senin (13/6) lalu. Sementara tes wawancara dilakukan mulai Selasa sampai Rabu (14-15/6). “Hasil tes ini akan dikompilasi dan menjadi bahan bagi bupati dalam menentukan seseorang menentukan posisi yang akan diduduki. Istilahnya, the right man on the right place. Namun keputusan tetap berada di pimpinan (bupati),” imbuhnya. (kmb28)
Bali Post/bit
RUSAK - Tempat penambatan ikan di Soka rusak akibat gelombang pasang.
ALMARHUM - Panglingsir Puri/Pemade Anglurah Kerambitan A.A. Ngurah Oka Sila Gunada dan foto almarhum istri tercinta Ni Gusti Ayu Tuti Erawati (RR T. Endang Erawati).
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sangat sederhana, pandai bergaul dan pekerja keras. Apalagi saat A.A. Ngurah Oka Sila Gunada menjabat sebagai Kepala Protokol Provinsi Bali tahun 1978 hingga tahun 1988, almarhum aktif sebagai anggota Dharma Wanita Provinsi Bali, turun ke desa-desa mendampingi ibu pejabat daerah memberikan penyuluhan tentang hidup bersih, bercocok tanam dan kegiatan kedinasan lainnya. “Yang berkesan dan masih saya ingat sampai saat ini, istri saya selalu didaulat mendampingi ibu pejabat menerima kunjungan VIP dari dalam maupun luar negeri, karena waktu itu hanya ibu yang paham akan bahasa Inggris,” ujarnya. A.A. Ngurah Oka Sila Gunada yang akrab dipanggil Pak Oka juga mengatakan istri yang dinikahinya 60 tahun lalu ini selalu setia mendampinginya, bahkan sejak Puri Anyar Kerambitan terkenal dengan wisata puri, sosok almarhum bahkan ikut terlibat dalam menata masakan Bali yang kemudian menjadi kegemaran wisatawan mancanegara yang tengah menikmati wisata puri.
“Ibu senang membuat masakan Bali dipadukan dengan menu modern, dan kepandaiannya memasak ini sudah ditularkan pada generasi penerus. Meski ibu kini sudah meninggal namun paling tidak apa yang pernah dilakukannya sudah tumbuh pada generasi penerus, dan wisata puri tidak akan pernah padam,” ucapnya. Begitu pula dalam seni dan budaya yang kerap dilakoni A.A. Ngurah Oka Sila Gunada, diakuinya almarhum sangat memberikan motivasi dan dorongan penuh. Hingga akhirnya sejumlah penghargaan seni pun berhasil diraih, salah satunya piagam tertinggi seni budaya Darma Kusuma. “Dalam wisata puri banyak kesenian yang mulai saya tumbuhkan kembali seperti tektekan dan okokan sebagai kesenian sambutan selamat datang pada wisatawan yang berkunjung ke puri,” jelasnya. Untuk diketahui, Ni Gusti Ayu Tuti Erawati lahir 1 Mei 1938 asal Wiragunan, Yogyakarta. Nama aslinya yakni Raden Roro Tuti Endang Erawati. Almarhum masih kerabat dengan Anton Sujarwo, meluruskan paham pinisepuh keluarga Jawa,
sehingga putri Jawa berkelanjutan alaki rabi dengan putra Puri Anyar Kerambitan A.A. Ngurah Oka Sila Gunada. Dari pernikahannya dikaruniai satu orang putri dan dua putra yakni A.A. Sagung Mas Silawati, A.A. Ngurah Agung Bagus Erawan dan A.A. Ngurah Manik. Kini telah memiliki 7 cucu dan 2 cicit. Rangkaian upacara palebon dimulai dengan upacara nyiraman/malelet tanggal 19 Juni 2016 pukul 16.00 Wita dan palebon tanggal 22 Juni 2016. “Dalam kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh dokter yang telah merawat istri saya selama ini dan kepada para pimpinan dan anggota organisasi kesepakatan puri-puri se-Bali yang telah memberikan perhatiannya mengunjungi istri saya saat di rumah sakit,” ucapnya. Meski istri tercinta amor ring acintya, baginya ada satu pepatah yang sangat tepat, Suka Duka Lara Pati (tidak ada yang kekal di dunia) dan Patah Tumbuh Hilang Berganti. “Diharapkan tumbuh generasi penerus dalam melaksanakan cita-cita almarhum, mohon doanya,” pungkasnya. (ad1186)
Warung Global
Meresahkan, Geng Motor Harus Ditindak
KEBERADAAN geng motor di sejumlah daerah mulai meresahkan masyarakat. Kondisi ini tidak lain akibat ulah dan perilaku para anggota geng motor itu sendiri. Para anggota geng motor sering terlibat kriminal, sehingga aparat harus berani menindak tegas. Demikian terungkap pada acara Warung Global, Selasa (14/6) kemarin dengan topik “Aksi Geng Motor” yang disiarkan Radio Global FM yang dipancarluaskan Radio Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM. Berikut rangkumannya. Ibu Ayu di Petang mengatakan, dampak yang kian meluas akibat dari tindakan geng motor ini telah mengusik kenyamanan masyarakat dan pihak keamanan belum mampunya mengatasi masalah ini. Amira di Denpasar menilai anggota geng motor umumnya para remaja dan anak sekolah yang sedang mencari jati diri. Namun, jati diri yang mereka cari dengan cara melanggar peraturan dan hukum yang ada. Mereka tidak memikirkan dampak atas apa yang mereka lakukan. Akibatnya masyarakat menjadi resah dan khawatir terutama bagi mereka yang beraktivitas di malam hari. Arya di Denpasar mengatakan, tindakan yang dilakukan geng motor belakangan ini kian meresah-
kan warga dan menjadi salah satu perhatian utama pihak berwenang karena tindakan mereka kian berani. Biasanya jika sudah berani melakukan kejahatan, ada indikasi mereka mengkonsumsi narkoba. Jika geng motor tersebut tidak diantispasi sejak dini, dikhawatirkan kelompokkelompok tersebut ketika besar menjadi sebuah jaringan kriminal terorganisasi. Orangtua bertanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai agama dan norma sosial agar sang anak berperilaku sesuai dengan nilai dan norma yang ada. Merta Jaya di Tabanan mengatakan untuk mengatasi dan memberantas geng motor ini, tidak boleh hanya mengandalkan petugas kepolisian sebagai pelindung masyarakat. Tindakan tegas kepada anggota geng
motor yang sudah berkali-kali melakukan tindakan kriminal harus dilakukan. Masyarakat dan orangtua juga mempunyai tanggung jawab melakukan kontrol terhadap anak dan masyarakat lainnya untuk mencegah berkembangnya geng motor di sekitar lingkungannya. Bhaskara Kusuma di Denpasar juga mengungkapkan, selain keluarga, fungsi pembinaan dan pengawasan di lembaga pendidikan juga harus dioptimalkan. Anak didik agar diarahkan pada
kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat. Peran lembaga pendidikan yakni membentuk karakter dan menyiapkan fondasi yang kuat bagi pengembangan diri anak didik. Dengan adanya sinergi antara tindakan tegas dari aparat kepolisian, tanggung jawab dan kontrol dari keluarga, serta pembinaan oleh lembaga pendidikan, mudahmudahan geng motor tidak ada lagi sehingga dapat mewujudkan generasi muda yang berkualitas. Karta
di Gianyar menilai para pelaku kejahatan dalam geng motor tersebut harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Sedangkan bagi anggota yang tidak terlibat pelanggaran hukum, perlu segera disadarkan dan ditangani secara persuasif. Orangtua pun harus terus memantau ataupun mengawasi semua kegiatan anaknya. Dengan ikut berperannya orangtua maka dapat mencegah anak-anak tersebut bergabung ke dalam kelompok geng motor. (dika)
15
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Rumania
Swiss
Satu Level Paris -
Swiss selangkah lagi ke putaran kedua Piala Eropa 2016. Tim asuhan Vladimir Petkovic perlu menundukkan tim tangguh Rumania di laga penyisihan Grup A di Parc des Princes, Rabu (15/6) malam ini dan itu diyakini tak mudah karena statistik menunjukkan hasil imbang. Rumania tampil mengejutkan dengan membuat frustrasi Prancis di laga pembuka sebelum menyerah 1-2. Tim Eropa Timur itu baru bisa ditaklukkan di babak kedua oleh gol Dimitri Payet. Sebaliknya Swiss bekerja keras untuk mengalahkan Albania yang tampil dengan 10 pemain. Lewat sundulan bek jangkung Fabien Schaer akhirnya kemenangan itu bisa dipetik. Sejauh ini Schaer memang pemain belakang yang haus gol. Pemain bertinggi 1,86 m itu mencetak 6 gol pada 21 kali penampilannya bersama timnas. Menang di Parc des Princes memberi kemudahan bagi Swiss. Namun jika skor sebaliknya, maka laga pamungkas melawan Prancis di Lille, Minggu (19/6) dini hari, menjadi perjuangan teramat berat. Schaer mengingatkan rekanrekannya bahwa pasukan Iordanescu tidak beruntung saat
melawan Prancis. Rumania mampu memberikan perlawanan sepadan sebelum Payet menghabisi mereka dengan gol indah. “Kami tahu, kami harus meningkatkan permainan kami bila melawan mereka (Rumania),” ujar Schaer. Petkovic mengakui timnya belum tajam dalam melakukan penyelesaian akhir seperti saat menghadapi Albania. Apalagi menantang Rumania yang diklaim memiliki organisasi yang bagus. Gelandang Valon Behrami mengatakan timnya akan menghadapi perlawanan keras. “Kami telah menyiapkan pertandingan ini selama dua bulan. Jadi kami agak tenang,” tegas Behrami yang akan didukung Xherdan Shaqiri di lini tengah. Statistik pertandingan juga tidak berpihak pada siapa pun. Keduanya telah 8 kali bertemu dan masingmasing menghasilkan dua kemenangan dan 4 kali seri. Hanya, Swiss
lebih produktif menghasilkan gol (17) dibandingkan Rumania (11). “Saya kira kami satu level,” nilai gelandang Rumania Nicolai Stanciu. Stanciu disebut-sebut memiliki kemiripan dengan pendahulunya, Gheorge Hagi, yang pernah membela Real Madrid dan Barcelona atau Adrian Mutu (Chelsea). Namun secara keseluruhan Rumania tak memiliki pemain top selain kiper Ciprian Tatarusanu yang bermain di klub Fiorentina. Bahkan keempat penyerangnya pun tak berlaga di liga utama Eropa. Salah satunya adalah Denis Alibec yang bermain di klub Rumania Astra. (kmb39/afp/ap)
Irlandia Utara Berduka Dua Kali
Data Pertandingan Piala Eropa Grup D Spanyol Turki 1. Kroasia 2. Spanyol 3. Rep. Ceko 4. Turki Grup E Belgia Irlandia 1. Italia 2. Irlandia 2. Swedia 4. Belgia
vs Rep. Ceko 1-0 vs Kroasia 0-1 1 1 1 1
1 1 0 0
0 0 0 0
0 0 1 1
1-0 1-0 0-1 0-1
3 3 0 0
vs Italia 0-2 vs Swedia 1-1 1 1 1 1
1 0 0 0
0 1 1 0
0 0 0 1
2-0 1-1 1-1 0-2
3 1 1 0
Jadwal Rabu (15/6) malam Rusia vs Slovakia Rumania vs Swiss Kamis (16/6) dini hari Prancis vs Albania Copa America Grup C Meksiko Uruguay
vs Venezuela 1-1 vs Jamaika 3-0
1. Meksiko 2. Venezuela
3 2 1 0 6-2 7* 3 2 1 0 3-1 7*
3. Uruguay 4. Jamaika
3 1 0 2 4-4 3 3 0 0 3 0-6 0
Ket. * = lolos ke babak perempatfinal Jadwal Grup D Rabu (15/6) pagi Panama vs Chile Bolivia vs Argentina
Gabor Kiraly Pemain Tertua
Bordeaux Piala Eropa 2016 akhirnya menampilkan pemain tertuanya: Gabor Kiraly. Kiper Hungaria itu, Selasa (14/6) kemarin menempati skuad utama saat menghadapi Austria pada pertandingan Grup F di Bordeaux. Kiper berusia 40 tahun itu dikenal dengan selalu mengenakan celana panjang setiap kali tampil di lapangan. Penampilannya kali ini melewati rekor Lothar Matthaus dari Jerman yang berusia 39 tahun 91 hari saat melawan Portugal di Piala Eropa 2000. Kiraly tercatat telah 103 kali membela Hungaria sejak penampilan perdananya pada 1998. “Saya penjaga gawang bukan top model,” katanya setelah mendapat julukan “Pyjama Man”. “Yang penting nyaman. Saya pernah bermain di lapangan tanah liat atau rumput dan dalam cuaca dingin saat musim salju,” katanya sambil menambahkan bahwa celana panjang akan melindungi kaki atau pantatnya dari kemungkinan lecet saat menjatuhkan diri. (kmb39/afp)
Bali Post/rtr
GOL - Graziano Pelle melepaskan tembakan yang menghasilkan gol ke gawang Belgia.
Hadapi Swedia, Pelle Diragukan Lyon Emanuele Giaccherini dan Graziano Pelle mencetak gol indah saat Italia membungkam Belgia 2-0 pada penyisihan Grup E Piala Eropa, Selasa (14/6) kemarin. Namun, Pelle mengalami cedera jari tangan dan diragukan pada pertandingan selanjutnya melawan Swedia, Jumat mendatang. Pelle absen pada sesi latihan, Selasa kemarin. Pelle, yang mencetak gol kedua Italia, menjadi satu-satunya pemain yang tidak berlatih di markas mereka di Montpellier. Striker Southampton itu hadir di awal latihan, tetapi kemudian pergi bersama dokter tim Enrico Castellacci untuk menjalani tes. Selama pertandingan melawan Belgia, Pelle yang berusia 30 tahun mengalami dislokasi jari kelingking di tangan kiri dan kakinya juga cedera karena terinjak. Setelah menghadapi Swedia, Jumat (17/6) di Toulouse, Italia akan melakoni
pertandingan terakhir Grup E melawan Irlandia di Lille pada 23 Juni. Pada pertandingan di Stade de Lyon kemarin, Italia memperpanjang rekor tidak terkalahkan atas Belgia menjadi 44 tahun. Tim Azzurri terakhir kali kalah dari the Red Devils pada Piala Eropa 1972. Kemenangan di Lyon kemarin Italia memuncaki klasemen grup dan Belgia sebagai juru kunci. Swedia dan Irlandia menguntit di posisi kedua dan ketiga setelah bermain imbang 1-1. Formasi 3-5-2 yang diterapkan pelatih Italia Antoni Conte berfungsi dengan sempurna pada babak pertama. Dua bek sayap Matteo Darmian dan Antonio Candreva berfungsi efektif ketika menyerang dan solid saat bertahan. Belgia yang sulit membongkar pertahanan lawan, memiliki lebih banyak penguasaan bola. Namun, Italia memperlihatkan peluangnya mampu mencetak
gol. Bek tengah Leonardo Bonucci mengirimkan umpan akurat dari area pertahanannya dan Giaccherini mampu menyelesaikan peluang melewati kiper Thibout Courtois pada menit ke-32. Kedua tim menaikkan tempo setelah turun minum dan memberikan suasana menarik di stadion baru milik klub Lyon itu. Pelle memaksa Courtois melakukan penyelamatan satu tangan sesaat kemudian setelah Candreva kembali merangsek dan mengirimkan umpan silang. Dengan Belgia yang menumpuk pemain di depan pada fase akhir pertandingan, Courtois kembali mencegah gol kedua Italia ketika ia menjinakkan tembakan pemain pengganti Ciro Immobile. Namun, ia tidak berdaya ketika Candreva mengirim umpan silang kepada Pelle, yang mengonversinya menjadi gol melalui sepakan voli menjelang bubaran. (afp/ant)
Nice Tim Irlandia Utara berduka setelah salah seorang fansnya meninggal dunia di pinggir pantai Nice. Berita duka itu melengkapi kekalahan tim tersebut 0-1 atas Polandia, Senin lalu. Pelatih Irlandia Martin O’Neill, Selasa (14/6) kemarin secara khusus memberi penghormatan kepada Darren Rodgers yang, menurut pihak berwenang, terjatuh dengan kondisi kepala membentur batu setelah memanjat tangga di pinggir laut di Nice. Fans Irlandia juga memberi penghormatan pada Rodgers (24) dengan mengikatkan kaus-kaus dan syal hijau di pagar di tepi pantai itu. “Itu merupakan berita yang sangat menyedihkan bagi kami ketika bangun pada pagi usai pertandingan (melawan Polandia). Apalagi Darren Rodgers masih muda,” kata O’Neill, yang besar di Ballymena, seama seperti kota Rodgers. “Mudah-mudahan pada Kamis (ketika Irlandia bermain melawan Ukraina di Lyon), tim dan para penggemar akan memperlihatkan kebersamaan mereka untuk Dar-
ren dan keluarganya. Saya tahu itu akan menjadi penghormatan yang layak,” tambah O’Neill. Rodgers merupakan fans pertama yang meninggal dunia sepanjang turnamen ini. Piala Eropa kali ini dinodai sejumlah aksi kekerasan di luar lapangan. Mendominasi Sementara itu O’Neill memuji penampilan timnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia pada pertandingan Grup E, Selasa kemarin. Irlandia menciptakan sejumlah peluang di babak pertama. Gol baru tercipta di awal babak kedua melalui Wes Hoolahan yang melepaskan sepakan voli pada menit ke-48. “Menurut saya, mereka tampil luar biasa dalam pertandingan ini, dengan sejumlah peluang yang benar-benar hebat. Kami semestinya memimpin saat turun minum,” kata O’Neill. Swedia menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri Ciaran Clark pada menit ke-71, bek itu menyundul bola masuk ke gawangnya sendiri dari menyusul umpan tarik dari Zlatan Ibrahimovic..(afp/ant)
Bali Post/rtr
DOA - Fans Irlandia Utara berdoa di lokasi tempat Darren Rodgers meninggal akibat terjatuh di pinggir pantai di Nice.
OLAHRAGA
16
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Uruguay Menang di Laga Pamungkas Santa Clara, California Uruguay sukses menaklukkan Jamaika 3-0 dalam pertandingan pamungkas Grup C turnamen Copa America Centenario, Selasa (14/6) kemarin. Meski telah tersingkir dari turnamen ini, Edinson Cavani dkk. tetap memperlihatkan ketajamannya. Dalam laga yang berlangsung di Levi’s Stadium Santa Clara California, AS, Uruguay mencetak dua gol dari Abel Hernandez pada menit ke21 dan Mathias Corujo pada menit ke-88. Tambahan satu gol Uruguay tercipta karena gol bunuh diri JeVaughn Watson pada menit ke-66. Watson yang berusaha mengawal Hernandez justru terkena bola umpan Lodeiro dari sektor kiri Uruguay dan bola pun langsung memantul ke arah gawang Andre Blake. Tim Los Charruas sejak babak pertama terus mendesak anak-anak asuhan Winfried Schafer pada 20 menit awal. Hernandez dan Cavani tiga kali menembus pertahanan Jamaika, tetapi tak satu pun gol tercipta. Pada babak kedua, Cavani semakin intensif melepaskan temba-
kan meski tidak menciptakan gol. Penyerang Paris Saint Germain itu sempat memprotes saat wasit tidak menjatuhkan hukuman penalti karena pemain belakang Jamaika Taylor menabraknya di kotak penalti. Namun, kegagalan Cavani bukan berarti kegagalan timnya menyusul aksi Mathias Corujo Diaz yang sempat berhadapan dengan sang penjaga gawang Blake sesaat sebelum melesatkan bola. Tendangan Corujo menambah dominasi tim negara Amerika Selatan atas tim negara Karibia itu. Kedua tim, baik Uruguay maupun Jamaika, tidak lolos ke babak delapan besar. Tetapi, Uruguay setidaknya membuktikan kemampuan mereka untuk menghasilkan gol. Sementara itu Meksiko dan
Venezuela yang mengumpulkan masing-masing tujuh poin menjadi wakil Grup C dalam putaran perempatfinal. El Tri menjadi juara Grup setelah mengimbangi Venezuela 1-1 pada laga pamungkas di Stadion Reliant Houston, Texas, AS. Meksiko lebih unggul dalam selisih gol dibandingkan rivalnya. El Tri menghasilkan 6 gol dan kemasukan 2, sedangkan La Vinotinto 3-1. Kedua tim sam-sama berambisi menjadi juara grup supaya terhindar dari kemungkinan bertemu dengan Argentina yang diprediksi menjadi juara Grup D. Venezuela unggul pada menit ke-10 lewat tembakan Jose Velazquez. Jesus Corona akhirnya menghasilkan gol untuk Meksiko pada menit ke-80 lewat permainan individu. (kmb39/afp/ant)
Cavs Pelihara Harapan Raih Juara
Koeman Latih Everton Tiga Musim
Oakland Cleveland Cavaliers merebut Game 5 final kompetisi NBA, Selasa (14/6) kemarin, sekaligus memelihara harapan meraih gelar juara. Cavs menghancurkan Golden State Warriors 112-97 untuk mengubah skor menjadi 2-3. Cavs yang menghadapi ancaman tersingkir di tangan unggulan teratas Warriors, mendapatkan 41 angka dari bintang utamanya LeBrond James dan Kyrie Irving. “Inilah yang kami inginkan. Kami mendapatkan hari lain untuk bertahan hidup,” kata James, yang juga mengukir 16 rebound dan tujuh assist, setelah pertandingan. Cavs mengeluarkan kemampuan terbaik mereka ketika James dan Kyrie Irving terbukti terlalu tangguh bagi tim Warriors,
London Ronald Koeman diangkat sebagai pelatih baru Everton, Selasa (14/6) kemarin, setelah Southampton menerima pengunduran dirinya. “EFC telah memastikan mengangkat pelatih Ronald Koeman melalui kontrak tiga tahun ‘selamat datang Ronald’,” demikian isi pengumuman Everton dalam jejaring sosial Twitter. Mantan pelatih Ajax Amsterdam Koeman bergabung dengan Southampton pada 2014 dan membawa klub pesisir selatan itu berada di posisi ketujuh klasemen musim lalu. Pria asal Belanda itu Roberto Martinez yang dipecat sebelum akhir musim ini. Sementara itu juara Liga Italia Juventus merekrut gelandang kreatif Miralem Pjanic dengan nilai transfer 32 juta euro dari rivalnya di Serie A AS Roma dengan ikatan kontrak lima tahun. Pemain internasional Bosnia itu bergabung dengan Roma dari Lyon pada 2011 dan telah mengoleksi sepuluh gol dan memberi 12 assist dalam 33 penampilannya di liga/ Roma mengakhiri musim dengan menempati peringkat ketiga. (afp/ant)
yang bermain tanpa bintang mereka yang terkena skors Draymond Green. Kedua pemain Cavaliers itu menjadi rekan setim perdana yang mencetak setidaknya 40 angka di final NBA. “Kami memerlukan kedua orang itu untuk memberi kami kepercayaan diri sejak awal, dan mereka berdua melakukannya,” kata pelatih Cavaliers Tyronn Lue mengenai James dan Irving. Pertand-
TOUR
KERJA SAMA
ingan babak pertama berlangsung sengit dan kedua tim sama-sama melepaskan tembakan akurat. Kuarter kedua berakhir 61-61. Ini menjadi skor tertinggi di babak pertama pada final NBA sejak 1987 antara Los Angeles Lakers dan Boston Celtics. Namun setelah babak pertama yang berlangsung ketat, Cavs akhirnya mampu menjauhkan diri dengan selisih sepuluh angka pada kuarter ketiga. Irving memperlihatkan ketajamannya dalam melepaskan tembakan. Warriors tidak mampu menemukan jalan untuk bangkit meski bertindak sebagai tuan rumah dan berpotensi meraih gelar bila merebut pertandingan ini. Klay Thompson mencetak 37 poin untuk Warriors. (afp/ant)
Bali Post/ap
DIHADANG - Bintang Cleveland Cavaliers LeBron James (kiri) dihadang guard Golden State Warriors Stephen Curry pada Games 5 Final kompetisi NBA, Selasa (14/6) kemarin.
Kadek Rima Anggen Suari
’’Sparring’’ Lawan Tim Putra
Pelatih Wajib Dampingi Atlet pada Tes Fisik Tahap III
Denpasar (Bali Post) KONI Bali kembali bakal melaksanakan tes bagi seluruh atlet yang lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Bandung, Jawa Barat. Tes Fisik tahap III ini digelar di Stadion Ngurah Rai dan GOR Lila Bhuana, Denpasar 27-30 Juni mendatang. Di tes ketiga ini, KONI berharap para pelatih masing-masing cabang olahraga (cabor) mendampingi asuhannya saat menjalani uji fisik nanti. Wakil Ketua KONI Bali Maryoto Subekti di KONI Bali, Selasa (14/6) kemarin, mengimbau kepada seluruh pelatih cabor supaya bisa hadir saat tes fisik ketiga nanti. Mengingat, tujuan dari tes ini adalah melihat sejauh mana perkembangan atletnya pascamengikuti tes pertama dan kedua yang sudah dilaksanakan sebelumnya. “Jangan tes ini dianggap seram. KONI Bali hanya memfasilitasi saja. Maka dari itu kami imbau kepada seluruh pelatih agar semuanya bisa hadir untuk melihat atletnya sekaligus memantau kerja tim tes fisik,” tegas Maryoto. Lebih lanjut dikatakannya, untuk tes tahap III di hari pertama pada 27 Juni mendatang diikuti sekitar 87 atlet dari 11 cabor. Kemudian hari kedua diikuti tujuh cabor dengan total 87 atlet. “Dan pada hari ketiga bakal diikuti delapan cabor dengan 96 atlet dan hari terakhir diikuti 14 cabor dengan total 90 atlet,” kata Maryoto. (kmb41)
Bali Post/ap
TERHANGAN - Pemain Uruguay Alvaro Gonzalez (kanan) menghindari terjangan Wes Morgan (kiri) dari Jamaika pada pertandingan Grup C Copa America Centenario, Selasa (14/6) kemarin di Santa Clara, California.
CABOR bola basket Bali hanya meloloskan tim putri di PON XIX Jawa Barat. Skuad mereka susah mencarikan lawan di Bali yang sepadan saat latihan. ‘’Karena itu, kami sparring meladeni tim putra Merpati junior,’’ sebut pebasket Kadek Rima Anggen Suari. Jadwal latihan di GOR Merpati, yang ditangani pelatih Risdianto juga bervariasi, bisa pukul 15.00, 16.00, 17.00 atau 18.00. Ini untuk mengantisipasi jadwal bertanding PON di siang hari. Bagi Rima, tim yang perlu diwaspadai adalah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kedua tim itu bertemu di final turnamen
Kadek Rima Anggen Suari
Piala Wali Kota Surabaya, baru-baru ini dan Jatim sukses menaklukkan Jateng. ‘’Kami masih buta peta kekuatan Jatim dan Jateng,’’ sebut atlet kelahiran Denpasar, 28 Mei 1996 ini. Rima kala masih membela tim Pra-PON Bali pernah menundukkan tim Pra-PON DKI di GOR Rawamangun. Dia yang mengusung bendera Tomang Sakti Merpati di Liga Bola Basket Putri (WNBL) sukses mengalahkan tim PON Jabar di GOR C-Tra Arena, Bandung. ‘’Jadi, pebasket putri Bali, DKI, dan Jabar sudah saling mengenal, sebab kami sering jumpa di ajang Popnas, dan sekarang level usia yang
BENGKEL LAS
INTERNET
FURNITURE
PERCETAKAN
DIJUAL MOTOR
BENGKEL LAS
FOTO COPY
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
Free
ALUMINIUM
AC
AC
n
Desig
Money Back Guarantee �
meningkat,’’ tutur putri kedua pasangan Ketut Irianto dan Ni Nyoman Aryaningsih ini. Pebasket yang biasa berposisi centre dan forward ini mulai menekuni basket sejak duduk di bangku SMPN 1 Denpasar. Ia masuk skuad tim Denpasar pada Porprov di Jembrana (2011), kemudian menyabet emas pada Porprov Bali di Denpasar (2013). Meski absen pada Porprov Bali di Buleleng (2015) dia masuk tim Pra-PON Bali. Kadek Rima tercatat dua kali pernah berguru ke Negeri Paman Sam, persisnya di Seattle, Washington DC (2012) dan San Fransisco (2013). (nel)
BIRO JASA
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
AC
C 0000051 bkl
BAHAN BANGUNAN
BAHAN BANGUNAN
BAHAN BANGUNAN
BIRO JASA
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
!!!Dicari Bag.Admin bisa Computer Max.30Th Jl. Cargo No.138 Tlp.0361-8442990
International Export-Import mbthkn Karyw/ti pnya Niat Krj tggi, tnp Pglmn. SMU/K max S2 u/pss.Driver,Gdg, Adm,kasir,staff,Acc,Spv,Asment Gaji tetap rata2 3-8jt/bln, Hub. HRD Jl.Gatsu Tmr 521B Sblh Brt Nadia Auto Graha(Jeep).Berlaku 3Hr.Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 24 plmr pertama lgs krj tetap!
Bank Indonesia Dps Bth Satpam Dcr Dokter/Perawat utk di jadiDcr Pegawai Salon Dcr Supervisor Marketing Rest Urgent Resto Indo di Japan&L.A Driver,Tknsi Listrik,SMA Max.35 kan tenaga sulam alis Gj.pokok H:089624479355 di Seminyak sehat,energik,jujur (USA) looking for Cook&Waiter A.BP.001.06.16.0001025 Th,Lmrn Lkp ke PT.GHM Jl.ByPas 2,5jt-10Jt Hub:081915670217 20-30th,min D1.Krm CV ke:JBA Max 40 Y/O 082144667201 for CV A.BP.001.06.16.0000435 Dcr Pengasuh Anak KTP Bali A.BP.153.06.16.0001179 A.BP.001.06.16.0001075 Ngr Rai No.5 Pesanggaran.081835 B.BP.803.06.16.0000604 A.BP.001.06.16.0000458 Tours Jl.Danau Toba No:1 Sanur !!Bth Karyawati SMA/Diploma, Hub.085237844148 Dcr Sgr Staff Accounting Area 6054,081337161777,081337119201 Dcr Kary,Gj+Kms+Bns+BPJS Lam Holycow steak house utk Jl.Dewi !!!5 Org Tenaga Angkat, E:bali_madedana@yahoo.com Gaji Tinggi, Mekar Abadi Bgn, B.BP.004.06.16.0000614 Canggu Pantai Brawa.Email ke: PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps A.BP.001.06.16.0001061 5 Org Sopir B1,Gaji Tinggi + Ph:081337424888/087860900888 Sri&Renon,Dicr steward,cook help Jl.By Pass 777 Jimbaran B.BP.818.06.16.0000373 Dcr Purchasing,Admin,Cashier, lowongankerja@hotmail.com server, admin pengalaman/tdk Bth Pemetik Buah Australia,Gj. A.BP.001.06.16.0001105 Bonus,Mekar Abadi Bgn, Jl.By A.BP.153.06.16.0001180 Dcr Karyawan Salon Penglman; Bar,Runner,House Keeping,Gardeatau SMS ke:085100775566 Email CV:hrd.h.bali@gmail.com/ 32Jt,Biaya 5Jt,082247699000 Dcr Supir Tour Domisili dekat Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran Dbthkn Krywn Salon&Therapist Hairdresser/Therapist A.BP.001.06.16.0001154 A.BP.001.06.16.0001007 ner, Engeneering, Steward untuk dtg lgsung ke Holycow Kuta Ubud Hub:081999002522 A.BP.153.06.16.0001181 Hub.Adinda Salon,081239521835 *Receptionist,SPV&SpaTherapist 081936074041 Bth Sgr SPG/SPM & Sales AC A.BP.014.06.16.0001138 B.BP.154.06.16.0000626 Restoran di Seminyak. Dbthkn Sgr Tkg Kebun Brpglman, A.BP.001.06.16.0001151 B.BP.154.06.16.0000630 Reborn Spa Jl.Sunset Ph:766744 Pria,min SMA/Sdrjt,Kmnktf, Dcr Therapist Pglmn/Non Pglmn Hotel in Kuta Looking Bartender, Hub:(0361) 730603.Email: bs Bhs.Inggris (Gardener) punya A.BP.001.06.16.0001123 Dcr: Guru Agama Islam,Guru A.BP.001.06.16.0000996 Dcr Karyawati u/Toko Listrik menarik utk di PT.Gree Elec& Cleaning Service Krm CV ke Waitress, Driver,Sales & Marketing analafavela@gmail.com Referensi.Telp:081237605389 !!!Luxury Nail Salon in Agam Hindu,Guru Penjaskes,Guru Dps Hub.081236801599 A.Sopir B.Sales SMA Jujur&Ulet B.BP.004.06.16.0000444 trical Appliances,Bali Email Bali Ratu Spa Jl.Kartika Send CV derrick@kutatownho B.BP.004.06.16.0000615 Seminyak Urgently Looking for A.BP.001.06.16.0001146 Seni Budaya,Guru Sosiologi, ke 087860886822/081337306169 Dcr Sgr Acc E-Comm&Villa bs ke:hensa.gree.id@gmail.com Plaza 18 Kuta uses.com Call.082144450099 A.BP.001.06.16.0001137 Manager,Male/FemaleTherapist Dist.P.Nestle/KAO:Sales(CO,TO, B.BP.154.06.16.0000631 B.BP.004.06.16.0000616 Staff Perpustakaan.Min.S1, Ingg Hub.087761881062 CP:085213848621 Dcr Tng Serabutan Gj 1,5Jt+Bns JobVacancy Looking for SPB/SPG A.BP.001.06.16.0001092 Motoris,Cvs)Sopir Sim A/B1,Adm, Dbthkn Tng Guru Bhs Inggris A.BP.001.06.16.0000844 penglmn,bs bhs Inggris.Lam ke Experienced in Manicure n utk Laundray dan Warung Makan Barber Male/Female Max25 Years Cr Adm,staff Toko,Gudang Lk/Pr MD,Tng srbutn Area Klk,Negara unt mngjr kursus,hbngi Jl.P. Dcr: runner/driver, punya SIM A YTMG,Jl.Cokroaminoto 382 Dps Pedicure Preperably with di Jl.Gelogor Carik Perum Old Single Fresh Graduate are Dps.Krm Jl.Ry Sempidi No.2 Dps diutamakan.Hub:0852 3811 4657 Komodo 38X Dps T.262854/224917 u/ Garment min SMA Hub.265019 or jobapplybali@gmail.com Experience in Gel Polish, Nail A.BP.001.06.16.0001153 A.BP.001.06.16.0000567 A.BP.001.05.16.0002342 B.BP.004.06.16.0000609 B.BP.004.06.16.0000628 Royal Orchird no.43 Pemogan welcome Good English,HardworkExtension,Nail Art,Waxing.Send Dcr 1.Sales Officer,Wnt/Laki, Hub.082145548444 Pak Leo er & Good Personality Please CV to:info.hrd@putribintanggro B.BP.004.06.16.0000576 18-35,lancar Bhs. Mandarin. Send your CV&Recent Photo to up.com Telp:081353140235 / DibutuhkanAdmin,Mgr Marketing PT.Greenbowl Indonesia,Jl.Raya 2.Receptionist,Wnt,min SMA, 085333470104 / 082144481161 min.D3 pngalaman 1thn,CV Email Puputan Renon Pertokoan Arcade pnmplan mnrik & kepribadian baik. A.BP.153.06.16.0001165 :dintara.kitchen@gmail.com 3.Kasir,Wnt,min SMA 4.Account. 7,03614723225/264928 email:sri ****Looking for Guest Relation Tlp. 710948 Manager,pglmn min 3thn,bs MYOB dani@greenbowl-indonesia.com Officer, must be Expert & Good B.BP.001.06.16.0000629 A.BP.001.06.16.0001036 5.Accounting/Admin Officer,pgl English Both in Written & Oral Dibutuhkan Segera:Indonesia/ Karyawati Kantor Notaris,min21 min 1thn,bs MYOB.Hub:Novi 0361 High Salary T.289745&9381372 th, lam ke Jl.Raya Semer 17 8948137/8948182/081803568666 Chinese Chef;Gaji MenarikKirim A.BP.001.06.16.0001029 Kerobokan/081805512833 novita.venusbali@gmail.com ke CV:mahissabali@yahoo.com Cr Drafter D1 Pria, Max25Th, A.BP.001.06.16.0001091 B.BP.803.06.16.0000567 B.BP.101.06.16.0000510 Looking Senior Acct,Speak EngDcr 5 Sales Counter ditempatkan Rajin,Bs Cad,Corel 081236372808 Dibutuhkan Tukang Potong Kaos, lish, Min3y exp.Operate MYOB A.BP.001.06.16.0001182 Htl*5Kuta+10Sopir+1 Accounting Tukang Jarit Kaos, Operator Send CV to:mail@zuttion.com.au Bs Bhs Ing.MerrysTour, T.238041 B.BP.004.06.16.0000378 Bordir Hp.08175758657 A.BP.001.06.16.0001128 A.BP.001.06.16.0001147 Looking for:Production ControlDcr Adm/Acc Pglmn D3 Dcr Kasir,Reception min SMU PeDcr Sgr Staff reservation bering for Handicraft.Able to speak Dicari Staf Cook & Waiter/ss0361-722222/hrd@autobagus.com nampilan menarik,Hb New Melati bahasa Perancis&Sopir PariwisaA.BP.001.06.16.0001056 English. Please send CV to Gaharu Garden Resto Kemenuh, ta SIM B1 Umum,lam bawa lsg Dcr Admin Wnt bs Comptr Bag. Badak Agung No.11,085100818787 dewiasri.bali@gmail.com or Hub.081338288503 / 954075 A.BP.001.06.16.0001086 ke PT.Golden Kris Tours, Ceking,bagian Srbtn Pria Wnt B.BP.004.06.16.0000619 Dcr Kasir/Admin u/PT.La Main call to 085100804392 Jl.ByPass Ngurah Rai 7 Sanur min SMU/SMK 03614731252 A.BP.001.06.16.0001103 Dicari Supir Wnt Max.35th Min Verte di Canggu PH:081236397164 A.BP.001.06.16.0001102 A.BP.001.06.16.0001038 A.BP.001.06.16.0001120 Persh Garmen Bth Tkg Potong SMA.Punya SIM A T.226314 Dcr Staf Cook&Waiter/ss Warung Dcr Admin,Sopir,Sales,SPG, Jl. Dcr Kolektor+Survey+Acct+Sopir Acquaviva Sanur H.0361-286251 kain, Kirim CV ke Jln.Tukad E:info@siki-bali.com Pidada VII/B Ubung 0361-418608 +Teknisi Elektro+Unt Wil GiaA.BP.153.06.16.0001157 A.BP.001.06.16.0001143 A.BP.001.06.16.0001126 Balian 148 Tlp.232245 nyar Gj2-5Jt Hub.082144738399 Dcr Staf Dapur,steward,waiter/s Dcr Admin,Waiter,Waitres utk A.BP.001.06.16.0001037 Dicari marketing/W pengalaman B.BP.004.06.16.0000497 u/Resto diRenon 081916420095 Bar di Petitenget T:4739659 minim 1thn d bidang catering Tourism Transport Compny urgen A.BP.001.06.16.0001095 Dcr Marketing pglm,GP,U.mkn,U. B.BP.004.06.16.0000613 bs computer&tk masak utk area need Operation Staff sendCV to Dcr Staf Ktr(P) single,jjr,rjn, Kos,U.Sewa Mtr,U.Bensin,komisi, Dcr PRT Wnt,Tdr Dlm,Jjr,Rjn, Renon.Hub.0821 44015288 Serli lestaribudaya@gmail.com/walk Lgs Krj!Gj1-1,3Jt 081353193575 Bns 085205114331-081999077155 min SMA/SH,Jl.NusaPenida 34 Dps B.BP.004.06.16.0000608 A.BP.001.06.16.0001127 in Interview:PT.Lestari Budaya A.BP.001.06.16.0001114 A.BP.001.06.16.0000748 Spa Terapis pnglmn u/org asing Bali Jl.Danau Tempe No.32 Sida Dcr PRT & pengasuh,tidur di Penghasilan Tambahan Part Time Dcr PRT bs Setrika & Bersih2 luar, Kerobokan,081236700700 3-5jt/Bln serius H081999093828 gaji bgs Hub.08123972084 Sanur Karya Dps Hp.081236048984 Tidur Dalam. H.085333468877 ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Cr SPG / Karywan Toko / Admin
Dcr Sopir Pribadi Bs Matic/ Manual & PRT Lam:Jl.Tkd Balian No.146 Renon Telp.0361-221666
A.BP.001.06.16.0001178
A.BP.001.06.16.0001122
A.BP.001.06.16.0000939
A.BP.001.06.16.0001118
A.BP.001.06.16.0001097
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Jimny GX’05 Abu2 Met,Tangan 1 New Corolla 1.8 MT’2000 Biru CHEVROLET HONDA KAWASAKI AsBali Orgnl Istw,082144123789 Djl Kwski KLX’15 Prbd 25,7JtNg asBali Mls skl, 087761386221 Dijual 1 unit Mobil Cevrolet Jazz S’2008 A/T Silver Stone A.BP.153.06.16.0001160 A.BP.001.06.16.0001112 Captiva putih’2011, disel matic 135 Jl.Zambrut 9 H.081338598270 Innova G’2010 Htm + V’2007 As BodyMesin Ok Dps,085237400030 Over Krd G.Vitara 2.4’11 VR20, A.BP.153.06.16.0001163 A.BP.001.06.16.0001089 Jok kulit+accesoris+audio bgs Bali bsKrdt Dp35Jt 085100856999 N.Evalia XV12,V17,082237088955 Jl Mobil CRV Th 2013 Prestis YAMAHA Hub:0361 244178,08123917376 A.BP.153.06.16.0001162 A.BP.001.06.16.0001167 Silver H:350Jt 081338993838 A.BP.001.06.16.0001051 Dijual Jupiter Z CW 2010 Avansa’09 Silv.AsDK istw, Jl.TeX-Over’09 Hitam orisinil cat A.BP.001.06.16.0001150 Pribadi Hub:082341252921 gal Sari17 Biaung,082145374502 MAZDA VR17 SamsatBaru H:081353058551 Ready HRV,Jaz,BRV,Mobilio Disc A.BP.001.06.16.0001108 A.BP.001.06.16.0001119 BUC CX5’13Pmk GrandTouring Pth A.BP.001.06.16.0001124 Besar087862130930/081238508184 Avanza Veloz’2013, pribadi Bali DK LowKM 299JtNego,0818350999 A.BP.153.06.16.0001161 FORD 08113854333 B.BP.164.06.16.0000624 DIJUAL RUMAH B.BP.154.06.16.0000627 NISSAN F.Escape 07 Lmt AT Cokl Met VR Dijual rumah+isi Jl.Pulau Moyo KIA InovaG08Slvr AsDK SmstBr 135Jt 20 AsBali TTFord, 085101887095 Navara 09 hitam as DK Low KM LT.200M, LB.190M, 4KT, 2KM Picanto’06 silver manual asli P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.06.16.0001168 Jl.Merdeka 8A Hp.08113980024 A.BP.001.06.16.0001171 Hub.081239911918 Bali DP 29jt 085101978746 krdt A.BP.001.06.16.0001111 B.BP.004.06.16.0000610 DAIHATSU A.BP.001.06.16.0001149 Rush TRD Sportypo’13 MT,Putih X-Trail ST06AT Slvr Bagus 115Jt Djl Rmh LT 1,19Are, Jln.KertadaAyla’13 X silvr manual as.Bali Juke AT’12Pmk Pth.085100433703 SUZUKI P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.06.16.0001140 lem 5 Sidakarya, 081236309887 DP 20Jt 085100584428 kredit A.BP.001.06.16.0001175 Karimun GX’2004 Silver Toyota Vios’04 H.53jt Cpt,0812 A.BP.001.06.16.0001085 A.BP.001.06.16.0001148 MITSUBISHI Asli Bali 67JtNg T.257008 Prbd 3933779 Jl.Kapten Japa 75 R.Baru Lantai Dua Perum Nuansa Dijual Daihatsu Delta 1994 A.BP.001.06.16.0001094 A.BP.001.06.16.0001170 Mits Strada CR25 Exceed Double Pntih Lok.Elit Jl.6mtr 985Jt Hub: 085102419511 Yaris 08 DP 18Jt sisa teken Cabin Htm Mika’09,08123833238 Djl APV’13 slvr+ijin prwsta asDK 087761855545 Tanpa Perantara B.BP.101.06.16.0000611 A.BP.001.06.16.0001096 Jl.P.Kawe No.44 dpn Alfamart kond bgs prbdi/081338009507 A.BP.001.06.16.0001136 A.BP.001.06.16.0001141 B.BP.101.06.16.0000612 Terios TX08Slvr AsDK Gres 135Jt TOYOTA Rmh Mnmlis Perum Karasamia Yaris’2014 TRD Manual Putih Dijual Suzuki ST 100 Tahun 198 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 DICARI MOBIL Jl.Siulan Dps SHM 490Jt A.BP.001.06.16.0001173 Asli DK KM.9Rb Hub.085737474333 Avnza,Xnia,Yaris,Jaz,CRV,Trios Hub:085739158381/085738147788 087761855545 Tanpa perantara Xenia Xi’10Hitam Family AsBali B.BP.164.06.16.0000622 Rush,Pjero,PU,dll,085100421453 A.BP.004.06.16.0001099 A.BP.001.06.16.0001135 B.BP.164.06.16.0000620 Karimun’2002 Silver Gress Djl Splash’2011,Merah DK harga Avanza Veloz’2014 Putih Asli DISEWAKAN RUMAH Jual Salah satu 087861681168 Bali VR17 Hub.085737474333 102 Nego hub.081213672655 DIJUAL MOTOR A.BP.153.06.16.0001158 B.BP.164.06.16.0000623 Dikont Rmh Baru Jl.5m 2KT, 2 A.BP.001.06.16.0001090 HONDA Xenia Xi Family AsBali Orsinil Toilet,Dpr,Grasi,Jl.Kebud III Gg.2 Innova’2009 Silver Asli Bali Futura GRV’01 asBali ex dokter Jual Scoopy’2015 Prbd 15,5JtNg VVTi Istw 89Jt Ng,081339628063 Orisinil 152Jt Hub.08123948196 Body&Mesin Ok,Dps 085237400030 No.910Sidakarya,081338115060 hijau terawat,08123900272 A.BP.001.06.16.0001169
A.BP.001.06.16.0001125
B.BP.164.06.16.0000621
A.BP.001.06.16.0001088
B.BP.164.06.16.0000625
Kont Rmh Lt2 Komp.Swamandala VIII/1 Jl.KeboIwa Utr Dpn Bali TV&Sek.Tunas DAUD,081999881954
A.BP.001.06.16.0001049
BUC JT 2,12A H.350jt/A Kediri Nyitdah Ling vila, 081338979737
A.BP.001.06.16.0001115
Djl Kav Baru 1 Are Bitra Gianyar Jln 5 Mtr Hub:081999025757
Over kontrak rumah+isinya LT90 A.BP.001.06.16.0000943 /61M2 sisa 18thn AC,TV Air Listrik Hub.087860716229/08786311 Djl Tanah1,2,5,9Are Utr By Pas Mantra Mulai 200Jt.08123923726 4681 alamat Jln.Buana Raya A.BP.001.06.16.0001133 Gg Pengalasan (segera) Djl Tnh12Are Canggu/Dalung dkt A.BP.001.06.16.0001109 Villa SHM 081338993183 TP Nego B.BP.166.06.16.0000632 KOST Murah Rmh Kost Rp.370jt,1,5Are Djl Tnh1A lok Pandak Gede(Puri Jl.Majapahit Tbn,085738391311 Ayodya)Tabanan, 081338406985 A.BP.001.06.16.0001113
DIJUAL TANAH *Tnh 1A,265Jt/Are Buduk Abianbase Jl6m,081238920022 A.BP.001.06.16.0000807
Tnh Kapling di Abianbase & Canggu H.081337141817
A.BP.001.06.16.0001134
GoaGong 1,5A 350Jt Global&5,75 A Tbn 350JtGlobal,087761131119
A.BP.001.06.16.0001177
T Kvl Permata Anyar Sempidi dan Munggu H.087860432230
A.BP.001.06.16.0001172
A.BP.001.06.16.0001174
T.Kv K.Kandara 3,5A,G.Gong2,5A Pupuan dr H.50Jt/A,08155717557
Tnh 80M2 230jt Nego Mbl Msk SMPN 3 Batuyang 085935245558
Tnh Kav.SHM Jembrana 20 jt/are Bebas Biaya Hub:087862581804
A.BP.001.06.16.0001139
A.BP.001.06.16.0001152
A.BP.001.06.16.0001132
!!Tanah Kav 2,5 Hg.195Jt/A,Jl. Tnh Kvl Jl.Juwet Sari&Jl.Taman 4,5m Lok Pengalon.081999924700 Pancing Pemogan H.081337327078 A.BP.153.06.16.0001164
A.BP.001.06.16.0001176
Murah Jl Cpt Timur Puspem Bdg Tnh d Pemogan 5 Are bs ambil 1 1-2A Jl5m Pav.081337332121Nego Are 475Ng Jln6mtr 082147011348 A.BP.001.06.16.0001005
A.BP.001.06.16.0001144
DISEWAKAN TOKO Disewakan Toko mrh,Jl.8M,cck u/Usaha Hub.082144399633 A.BP.001.06.16.0001083
DISEWAKAN BUTIK Over kontrak Butik & Tailor sdh byk Cust dr 1997 T.755555 A.BP.001.06.16.0001100
RUPA-RUPA 081337220022 Dana Cepat, 087862223922 B.BP.164.06.16.0000617
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
A.BP.001.06.16.0000944
KEHILANGAN Hilang IMB 1060 Th’2008 Espen Salberg Dance Studio Harap Telp.081338278481 Angela A.BP.001.06.16.0001069
Hlg BPKB nissan Juke 1.5 DK983 KO A.N Ida Bagus Adi Ananda A.BP.001.06.16.0000552
KERJASAMA Cr Toko Kerjasama dr jl masuk Kayu Aya-Oberoi Hp.08123924837
Atasi Rmh Bocor Grnsi&Renovasi Rmh.Pak Sefri 085100774702
A.BP.001.06.16.0001101
A.BP.001.06.16.0001145
A.BP.001.06.16.0000199
PELUANG USAHA A.BP.001.06.16.0001166 Jual Pohon Kurma Harga Grosir Dana 1Hr Cair 0,5% BPKB/Srtfkat Stock Terbatas H:081337722499 A.BP.001.06.16.0000449 081999615005/085106895978 B.BP.164.06.16.0000618 GENSET Ahli Atasi Rumah Bocor Grnsi + Taneko CBU Genset Perkins/MTU Renov&Bgn Rmh.Ady:085101884685 Cummins/Mitsubishi/MAN/Lovol A.BP.001.06.16.0001159 Yanmar/Deutz/Doosan..Bremen Garage Sale:Jual Murah! Stanby Generator 15KVA55Jt Barang2 ex-Cafe Jeumpa d’Bali, 20KVA59Jt,30KVA75Jt,40KVA88Jt Jln Raya Ubud No.7X (dpn DHL) 60KVA123Jt,Tlp:419114/9005897 Kamis 16 Juni’16. Jam 10-16. Email:branchbali@taneco.co.id
SERVICE
SERVICE
SPA
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
PINJAMAN
KURSUS
SERVICE
SERVICE
SERVICE
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
PELUANG BISNIS
EKONOMI
18
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Pemerintah Prediksi ”Lifting” Minyak Turun
perjanjian - Aqua meluncurkan rencana 2016. Acara itu diakhiri dengan perjanjian untuk komitmen penanaman 10.000 pohon selama rentang tahun 2016.
Aqua Mambal Laporkan Inisiatif CSR kepada Pemangku Kepentingan
AQUA Mambal menyampaikan hasil capaian inisiatif CSR 2012 s.d. 2015 dan sekaligus meluncurkan rencana program untuk 2016. Kegiatan dihadiri semua pihak mulai pemerintah, masyarakat desa, Lembaga Swadaya Masyarakat, mitra kerja dan akademisi. Secara bersamaan juga ditandatangani tiga komitmen kerja sama dengan Fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) Universitas Udayana, Yayasan Rumah Energi, dan BPDAS (Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai) HL (Hutan Lindung) Unda Anyar, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Forcy Tjandra, Kepala Pabrik Aqua Mambal, menyampaikan bahwa komitmen ganda yang dipegang teguh senantiasa diterapkan yaitu keseimbangan sukses bisnis dengan sukses sosial, di mana Aqua berada. Inisiatif CSR yang dikembangkan merupakan perwujudan komitmen tersebut. CSR itu melibatkan masyarakat dan semua pihak bekerjasama meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar pabrik. Aqua Mambal menggelar juga workshop singkat untuk mendapatkan masukan dari para pemangku kepentingan untuk program 2015 dan akan dilaksanakan di 2016. “Semua masukan dan saran ini akan menjadi bahan bagi kami berbenah lebih baik tentunya. Itu disesuaikan dengan kemampuan kami. Menyadari keter-
batasan tersebut maka kami mengajak pemangku kepentingan yang lain bergabung bersama,” tegas Forcy. Forcy Tjandra mewakili Aqua Mambal selanjutnya menandatangani komitmen kerja sama dengan Drs. Ida Bagus Made Suaskara, M.Si., Dekan Fakultas MIPA Universitas Udayana. Aqua Mambal akan melakukan kegiatan monitoring keanekaragaman hayati yang melibatkan para mahasiswa dari Fakultas MIPA Universitasa Udayana di Banjar Jempanang Desa Bilok Sidan–Petang serta telah dilakukan pelatihan keanekaragaman hayati di Pabrik Mambal dengan narasumber dosen Biologi Fakultas MIPA Universitas Udayana. Perjanjian kedua ditandatangani Aqua Mambal bersama Umar, Provincial Coordinator dari Yayasan Rumah Energi, untuk pengadaan reaktor biogas di Desa Mambal dan Desa Pelaga. Dan diakhiri dengan perjanjian ketiga yang ditandatangani bersama Ir. Tekstiyanto, M.P., Kepala BPDAS HL Unda Anyar, untuk komitmen penanaman 10.000 pohon selama rentang tahun 2016. Kegiatan-kegiatan partisipatif seperti ini dapat terus berlanjut dan dapat memberi manfaat nyata bagi semua pihak. Di samping itu juga berharap semakin banyak tumbuh kesadaran dan kegiatan pengelolaan lingkungan yang melibatkan multipihak. (bns2)
Jakarta (Bali Post) International Council for Small Business (ICSB) memberikan penghargaan kepada Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga yang mendukung dan mewujudkan human entrepreneurship di Indonesia. Penghargaan itu akan diserahkan di Markas PBB New York, AS bersamaan dengan ICSB Conference yang diselenggarakan 14-17 Juni 2016. Menkop direncanakan menerima langsung penghargaan dari President ICSB Ki-Chan Kim. ICSB merupakan organisasi yang beranggotakan 80 negara. “Menteri dinilai sangat mendukung dan mampu mengajak masyarakat untuk menyelesaikan masalah sosial dan lingkungan dengan pendekatan bisnis,” kata Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta di Jakarta, Selasa (14/6) kemarin. Pendekatan human entrepreneurship merupakan konsep kewirausahaan yang bekerja untuk masyarakat dan kemanusiaan. Pendekatan ini bagian dari sociotechnopreneurship yang menekankan faktor manusia. Wayan menjelaskan, berbagai masalah sosial yang berhasil diatasi, antara lain sampah diolah menjadi produk kerajinan, kotoran sapi menjadi biogas, serta anggur yang biasanya dijual
dengan harga rendah bisa diolah menjadi wine. Seperti yang sudah dilakukan di Bali. “Masyarakat menjadi wirausaha sekaligus mampu mengatasi persoalan sosial dan lingkungan di sekitarnya dengan teknologi,” kata Wayan. Sebelumnya, April 2016 Indonesia ikut menandatangani Declaration Human Entrepreneurship bersama negara-negara anggota ICSB di Seoul, Korsel. Selain menerima penghargaan, Menkop juga menandatangani nota kesepahaman dengan Korsel. “Nota kesepahaman tersebut berisi dukungan dan penguatan kerja sama dengan pemerintah Korsel untuk mengembangkan UKM dan koperasi di Indonesia,” kata Wayan. Selama ini kerja sama UKM dengan Korsel sudah cukup banyak, seperti pengembangan One Village One Product (OVOP). Namun, kedua negara menilai perlu lebih memperkuat kerja sama untuk pengembangan UKM di Indonesia, khususnya dengan dukungan teknologi dan para ahli dari Korsel. Dalam kunjungannya ke AS, Menkop didampingi Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran I Wayan Dipta, President ICSB Indonesia Hermawan Kertajaya serta Executive Vice President ICSB Indonesia Jacob Silas Mussry. (010)
Jakarta (Bali Post) Pemerintah memprediksi lifting minyak bumi turun pada 2017, dari 830 ribu barel per hari pada APBN 2016, menjadi 740-760 ribu barel per hari. Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said pada rapat kerja dengan Komisi VII DPR-RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (14/6) kemarin. Proyeksi tersebut masuk dalam asumsi dasar sektor ESDM untuk RAPBN 2017. “Ini disebabkan lapanganlapangan minyak di Indonesia semakin menua dengan tingkat penurunan produksi tahunan mencapai lebih dari 20 persen,” ujar Sudirman pada paparannya di depan Komisi VII DPR. Saat ini, lanjutnya, lapangan minyak yang masih berada di periode puncak adalah yang dikelola Mobil Cepu Ltd. Asumsi ini sendiri mendapat penolakan dari anggota Komisi VII, salah satunya Kurtubi yang menyatakan jumlah tersebut adalah yang terendah dalam 50 tahun terakhir.
“Menurut saya jumlah lifting minyak itu sangat menyedihkan,” kata politisi Partai Demokrat ini. Kurtubi sendiri menyadari Indonesia masih bergantung pada lapangan-lapangan minyak tua, karena sulitnya mencari sumber-sumber baru. Namun, dia yakin potensi sumber daya mineral yang ada di Indonesia masih sangat besar. Karena itu, dia meminta pemerintah mengoreksi angka lifting tersebut dan mendesak agar perizinan tambang dipermudah. “Investasi minyak masih berbelit-belit. Pengeboran saja
banyak sekali izinnya,” tutur pria asli Nusa Tenggara Barat tersebut. Adapun pada rapat kerja sebelumnya untuk RAPBNPerubahan 2016, pemerintah mengasumsikan dapat memperoleh 810 ribu barel perhari, berbeda dengan keputusan internal Komisi VII DPR-RI yang mengusulkan angka lifting minyak 820 ribu barel perhari. Keputusan akhir terkait RAPBN-P 2016, dan RAPBN 2017 sektor ESDM akan diambil setelah ada kesepahaman antara pemerintah dan legislator. (ant)
Menteri ESDM Sudirman Said
Bali Post/ant
Rupiah Melemah 92 Poin
Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (14/6) sore, bergerak melemah sebesar 92 poin. Rupiah menjadi 13.390 dibandingkan posisi sebelumnya 13.298 per dolar AS. “Sentimen penguatan mata uang safe haven seperti dolar AS masih berlanjut menjelang rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), meski proyeksi suku bunga AS tidak berubah, namun spekulasi di pasar masih tetap tinggi,” kata analis Monex Investindo Futures Yulia Safrina di Jakarta, Selasa kemarin. Di tengah spekulasi itu, lanjutnya, pelaku pasar uang cenderung mengambil posisi aman, dengan memegang mata uang dolar AS karena dianggap dapat menjaga nilai aset agar tidak tergerus. Selain itu, ia mengatakan harga minyak mentah dunia yang menga-
lami tekanan, menambah sentimen positif bagi dolar AS untuk bergerak menguat terhadap mayoritas mata uang utama dunia. “Harga minyak mentah yang melemah dapat menyeret mata uang komoditas terkoreksi dan sebaliknya menguatkan aset dolar AS,” katanya. Kendati demikian, ia mengatakan penguatan dolar AS juga relatif terbatas menyusul laju aktivitas sektor ritel Amerika Serikat yang diprediksi akan melambat dari 1,3 persen pada bulan April menjadi 0,4 persen. “Angka yang lebih rendah dari ekspektasi dapat melemahkan dolar AS,” katanya. Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude Selasa sore ini, berada di level 48,16 dolar AS per barel, turun 1,47 persen. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 49,71 dolar AS per barel, melemah 1,27 persen. (ant)
Puspayoga Raih Penghargaan dari ICSB
Presiden Joko Widodo
Bali Post/ant
Jokowi Bahas Ekonomi Kreatif Bersama Alumni ITB
Jakarta (Bali Post) Potensi pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia menjadi salah satu sorotan Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Korea Selatan, Mei 2016. Hal itu dibahas bersama Pengurus Pusat Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB). Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (PP IA-ITB) Ridwan Djamaluddin ditemui di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/6) kemarin mengatakan Jokowi sempat menyinggung upaya pengembangan industri kreatif di Indonesia. “Tadi disinggung industri kreatif, industri yang mengandung aspek budaya dan
aspek seni, aspek lokal Indonesia,” kata Ridwan terkait bahasan saat menemui Presiden di Istana Merdeka, Jakarta. Ridwan mengatakan Presiden juga berdiskusi mengenai inti dari industri yang cocok dikembangkan di Indonesia. Sementara itu, Wakil Ketua Umum PP IA-ITB Dwi Larso mengatakan Indonesia memiliki kekayaan melimpah dalam hal kreatifitas. Dikatakan, Indonesia termasuk sebagai salah satu negara di dunia dengan kekayaan seni dan budaya terbanyak. “Tapi dalam hal me-manage kreativitas dan budaya menjadi suatu produk, tantangannya adalah di SDM,” jelas Dwi. Persyaratan lainnya un-
tuk mengembangkan industri kreatif di Indonesia, ujar Dwi, sudah dikuasai karena urusan birokrasi tidak terlalu membelenggu sektor tersebut. “Faktornya ada di talen dari manusianya. Hanya manusianya yang kita godok,” ujar Dwi. Perguruan tingginya, kata Dwi, akan berupaya menciptakan sumber daya manusia yang dapat men gelola secara bersama-sama kreativitas dan budaya asal negeri sendiri untuk dijadikan nilai tambah bagi industri kreatif Indonesia. (ant)
Bali Post/ant
PECAHAN RUPIAH - Petugas Bank Mandiri menghitung pecahan uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Jakarta.
19
Rabu Umanis, 15 Juni 2016
Rampasan Korupsi Diusulkan Jadi Anggaran Operasional KPK Jakarta (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan denda pidana korupsi bisa dijadikan anggaran untuk operasional aparat penegakan hukum di KPK. Agar tidak menabrak undang-undang (UU) dana yang masuk harus dilaporkan terlebih dahulu ke kas negara sebagai dana rampasan korupsi untuk dicatat sebagai penerimaan. ‘’Selama ini kan (anggaran KPK) dari pemerintah semua. Uang denda, hasil rampasan koruptor ini setor semua ke Kemenkeu. Kalau misalnya kita sita aset, dilelang, harganya berapa itu, kita kelola, dan tetap dilaporkan,’’ kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Selasa (14/6) kemarin. Seperti diketahui selain sanksi berupa pidana penjara, sering terpidana korupsi juga dikenakan sanksi melalui vonis yang diputuskan pengadilan berupa sanksi pidana denda. Alexander menjelaskan usulan ini pernah disampaikan kepada Kementerian Keuangan, namun hingga saat ini belum mendapat tanggapan. Sebenarnya, katanya lagi, usulan ini juga mirip dengan usulan lembaga negara lainnya seperti uang sitaan dari tindak pidana narkotika
yang diusulkan Badan Narkotika Nasional. ‘’Jadi ini baru usul, sama sebetulnya dengan narkoba,’’ katanya. Mengenai besaran uang rampasan hasil korupsi yang bisa digunakan KPK, Alexander mengaku belum tahu berapa jumlah persisnya. Yang pasti, dia meyakini jumlahnya cukup besar. Sebab, apabila merujuk satu kasus korupsi saja maka jumlahnya mencapai miliaran rupiah. Alexander mencontohkan untuk satu kasus suap Akil Mochtar saja, uang rampasan hasil korupsinya mencapai Rp 110 miliar. ‘’Nah, kalau itu (Rp 110 miliar) kan bisa menangani ratusan perkara. Anggaran penindakan 2016 saja cuma Rp 50 miliar,’’ katanya. KPK berharap anggaran dari denda korupsi ini bisa dioptimalkan untuk dialokasikan untuk biaya penindakan, pencegahan dan pembelajaran korupsi. ‘’Akan lebih efektif di satu sisi alokasi APBN enggak usah besar, artinya sebagian besar ditutupi dari itu tadi (dana rampasan hasil korupsi),’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo memaparkan tentang pagu anggaran yang diajukan lembaga yang dipimpinnya itu untuk tahun depan yang besarnya mencapai Rp 766,76 miliar.
Laga Pembuka Dari Hal. 1
Namun dengan satu gol di laga pembuka lalu, menambah keyakinan pada dirinya jelang laga melawan Albania. Gol itu merupakan yang ke delapan dalan delapan pertandingan terakhir bersama timnas. Ini berarti pemain bertubuh jangkung itu rata-rata menghasilkan satu gol pada setiap pertandingannya. Albania memulai turnamen ini dengan buruk. Kapten Lorik Cana terkena kartu merah saat kalah 0-1 melawan Swiss di laga pembuka. ‘’Kami menginginkan start yang positif, tetapi kenyataannya sebaliknya,’’ ungkap pelatih Albania Gianni De Biasi. Pelatih asal Italia itu mengadobsi pola permainan negara asalnya dengan mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik yang cepat. Harus diakui bahwa taktik parking the bus memang sedikit menyulitkan untuk meraih kemenangan dengan impresif. Tetapi itu setidaknya mengurangi jumlah kemasukan gol. Di sisi lain, Albania memerlukan kemenangan untuk membuka jalan ke putaran kedua. Striker Armando Sadiku akan menjadi tumpuan. Ia menghasilkan gol berturut-turut saat laga praturnamen melawan Luksem-
burg, Qatar dan Ukraina. Strategi itu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Prancis. Pelatih Prancis Didier Deschamps perlu mengamankan kemenangan di laga ini untuk menghemat tenaga. Bila tiket ke putaran kedua di tangan, maka laga pamungkas Grup A melawan Swiss, ia hanya perlu menurunkan pemain lapis kedua. Deschamps memiliki opsi untuk menggantikan Paul Pogba. Gelandang Juventus itu tampil buruk di laga pembuka dan potensial posisinya akan diisi Moussa Sissoko seperti terjadi saat Piala Dunia 2014 lalu di mana Prancis menang 5-2 atas Swiss. Upaya menembus benteng pertahanan Albania juga menjadi tugas Antoine Griezmann. Penyerang Atletico Madrid itu serupa dengan Pogba tanpa mampu tampil bersinar saat menghadapi Rumania. Sedangkan Payet dan N’Golo Kante potensial bertahan di tim utama menyusul penampilan baiknya di laga pembuka. ‘’Ini bukan masalah Paul (Pogba) atau Antonie (Griezmann),’’ ujar bek senior Patrice Evra mengingatkan media untuk tidak menekan kedua bintang itu dan terlalu melambungkan Dimitri (Payet). (kmb39/afp/rtr)
Tim Rusia Dari Hal. 1
‘’Penangguhan tersebut akan dicabut jika insiden serupa (gangguan kerumunan)
terjadi lagi di dalam stadion di salah satu pertandingan tersisa dari tim Rusia selama turnamen.’’ Demikian laporan Reuters. (ant)
Angka tersebut lebih rendah dibanding 2016, karena pada tahun ini ada anggaran konstruksi yang memakan biaya tinggi. ‘’Dengan angka sebesar (Rp 766,76 miliar) ini, pasti 60-70 kasus setiap tahun (yang bisa diselesaikan). Padahal, kami ingin orang tertangkap tipikor bukan hanya kebetulan, tapi kita harapkan sistem bekerja,’’ kata Agus Rahardjo di hadapan anggota Komisi III DPR. Agus memaparkan anggaran pada 2017 tersebut bakal digunakan untuk dua program. Pertama, manajemen tugas teknis mencapai Rp 503 miliar. Kedua, penanganan tindak pidana korupsi (tipikor) Rp 263 miliar. ‘’Rp263 miliar perlu ditambah, karena untuk gerakan aparat penegak hukum lain untuk tangani kasus bersama,’’ ujarnya. KPK berharap Komisi III menyetujui penambahan anggaran Rp 88 miliar yang diajukan pihaknya dengan tujuan bisa menyelesaikan 200 kasus pada tahun depan. Sebab, dari 7.000 pengaduan yang diterima, hanya 70 kasus yang bisa diselesaikan. ‘’Kami akan kirimkan surat ke Banggar (Badan Anggaran) dan temanteman Kemenkeu (Kementerian Keuangan) dan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) terkait ini,’’ kata Agus. (kmb4)
Ruang Fiskal Dari Hal. 1
Berdasarkan data verifikasi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), sebanyak 18 juta dari 45 juta pelanggan listrik 900 VA seharusnya tidak lagi menggunakan listrik tersebut. Pemerintah sendiri ingin menerapkan pencabutan subsidi tersebut pada tahun 2016
untuk memperluas ruang fiskal karena penundaan subsidi listrik membuat anggaran makin membengkak. Karena subsidi belum diterapkan, dalam asumsi dasar sektor ESDM untuk RAPBN-P 2016, subsidi listrik meningkat menjadi Rp 60,46 triliun dari Rp3 8,39 triliun pada APBN 2016. Sementara pada RAPBN 2017, pemerintah memproyeksikan subsidi listrik di kisaran total Rp 43,21 - Rp 60,53 triliun. (ant)
Berkembang Pesat
Dari Hal. 1
‘’Sejak saat itulah kerajinan keramik dan gerabah di desa ini berkembang pesat,’’ imbuhnya. Mantan anggota DPRD Tabanan periode 2009-2014 ini mengatakan, para tamu yang datang tidak hanya melihatlihat koleksi keramik, juga bisa melihat secara langsung proses pembuatan keramik mulai dari tahap pengolahan bahan baku, pembuatan, hingga proses akhir serta finishing. Bahkan seiring perjalanannya, Oka Mahendra mengatakan banyak wisatawan baik domestik maupun asing yang mulai berdatangan ke Desa Pejaten khususnya untuk melihat cara pembuatan keramik. ‘’Kunjungan masih didominasi wisatawan asing
asal Eropa, rata-rata per hari ada 30 orang, sementara domestik 20 orang,’’ bebernya. Diakuinya, perkembangan keramik Pejaten saat ini mulai menggeliat. Indikatornya terlihat dari tingginya permintaan barang khususnya untuk di hotel dan restoran. Ini tentu saja mendorong tumbuhnya perajin keramik. Sayangnya, di tengah peningkatan tersebut bahan baku masih menjadi kendala. Tak jarang untuk bisa mendapatkan yang sudah jadi harus antre. ‘’Bahan baku dari Jakarta,’’ jelasnya. Meski demikian, pihaknya bersama warga sekitar saat ini sedang melakukan tahapan penataan kawasan untuk mendukung keberadaan museum keramik. Salah satunya menata lingkungan desa sebagai pendukung keberadaan industri ini. (bit)
Legislator Harus Mundur Lima Hari Setelah Ditetapkan dalam Pilkada Jakarta (Bali Post) Calon kepala daerah yang menjabat sebagai anggota DPR, DPD, DPRD serta anggota TNI, Polri dan PNS, harus menyampaikan pengunduran diri dalam waktu lima hari setelah ditetapkan menjadi peserta pilkada. Ketentuan itu akan ditetapkan Komisi pemilihan Umum (KPU) melaui Peraturan KPU (PKPU). ‘’Kami menetapkan lima hari sejak ditetapkan. Dia harus sudah menyampaikan pengunduran diri,’’ kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (14/6) kemarin. Peserta pilkada wajib menyertakan bukti berupa tanda terima atau surat keterangan pengunduran diri yang diterbitkan lembaga asal calon. Dengan demikian, pengunduran diri tidak hanya klaim
sepihak dari peserta pilkada saja. Menurut Hadar, pengunduran diri tidak bisa hanya dilakukan melalui pernyataan mundur apabila tidak dibuktikan melalui surat resmi yang disetujui lembaga asal calon, baik anggota dewan maupun instansi asal. ‘’Kami perlu keabsahan data yaitu pernyataan itu sudah disampaikan dan diterima. Itu untuk memastikan bahwa memang tidak hanya mundur sepihak, tetapi sudah berporses,’’ katanya. Hadar menegaskan, syarat berupa surat pengunduran diri secara resmi mutlak harus diajukan dan dipenuhi calon. Apabila calon tidak menyertakan bukti surat resmi tersebut maka KPU berhak menggugurkan peserta. ‘’Itu konsekuensinya. Itu kan syarat. Kalau tidak
dipenuhi pasti akan dinyatakan tidak memenuhi syarat,’’ kata Hadar. Hadar meyakini surat pengajuan mundur tidak terlalu sulit diperoleh tiap calon yang berasal dari dewan maupun birokrat untuk maju dalam pilkada serentak pada tahun 2017 mendatang. Karena peserta cukup membuat surat pernyataan kemudian menyerahkan kepada instansinya yang disertai dengan stempel dan pengakuan dari pimpinan lembaga tersebut, lalu bukti tanda terimanya diserahkan kepada KPU. Seperti diketahui, dalam revisi UU Pilkada yang baru saja disahkan DPR pada Kamis (2/6) lalu, menyebutkan bahwa anggota DPR, DPD dan DPRD serta anggota TNI, Polri dan PNS harus mundur apabila mencalonkan diri dalam pilkada. (kmb4)
Memulai Kekerasan Dari Hal. 1
Dua pendukung Rusia telah ditangkap, keduanya karena masuk lapangan. Sekitar 35 orang terluka yang empat di antaranya serius, dan kebanyakan adalah pendukung Inggris. Total
ada 20 orang yang ditangkap setelah tiga hari kacau di Marseille. Menteri Dalam Negeri Rusia Theresa May menuduh pendukung sepak bola Rusia bertanggung jawab penuh dalam memulai kekerasan, namun beberapa pendukung timnas Inggris
telah mencoreng negerinya sendiri. Sementara itu, manajer Inggris Roy Hodgson dan kapten Wayne Rooney secara langsung memohon kepada pendukung timnas Inggris untuk menjaga kelakuannya. (ant)
Uang Negara Dari Hal. 1
KPK menyikapi sangat hati-hati dalam menangani kasus yang diduga merugikan uang negara mencapai ratusan miliar tersebut. ‘’Kami perlu hati-hati. Tidak semua saran kita putuskan iya. Makanya tadi saya bilang mau ketemu lagi dengan satu instansi, itu kita ingin undang BPK untuk ketemu dengan penyidik kita,’’ tegasnya. Di tempat yang sama, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, BPK memaparkan temuan adanya kerugian negara Rp 190 miliar. Namun, dari pendapat ahli yang dihimpun KPK, tidak ada sama sekali. ‘’Dari penilai independen, ada selisih dari harga yang dibayarkan pemprov sekitar Rp 10 miliar. Dari Rp 90 miliar hasil penilaian independen ada Rp 10 miliar. Mana yang benar nanti kita telaah,’’ kata Alex. Sebelumnya, BPK menyebutkan, pembelian lahan Sumber Waras merugikan negara hingga Rp 191 miliar. Belakangan ada perubahan
nilai kerugian setelah digelar audit investigasi yakni sebesar Rp 173 miliar. Kerugian terjadi karena ada perbedaan nilai jual objek pajak tanah (NJOP) di Jalan Kyai Tapa dengan di Jalan Tomang Utara. BPK menyebut lahan yang dibeli berada di Jalan Tomang Utara yang NJOP-nya lebih rendah dibandingkan di Jalan Kyai Tapa. Namun, Pemprov DKI menyebut lahan yang dibeli itu benar berada di Jalan Kyai Tapa, bukan Tomang Utara. Ahok Berterima Kasih Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berterima
kasih atas kesimpulan KPK yang menyebut tidak ada tindak pidana korupsi atas pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. ‘’Saya terima kasih, berarti memang secara profesional enggak ada salah kok,’’ kata Ahok. Ia mengatakan bukan dirinya yang menentukan posisi maupun zonasi Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) lahan tersebut, melainkan sudah tertera sejak dulu. Ia tidak mau menduga ada oknum yang terlibat dalam masalah tersebut, namun mengatakan dirinya tidak mau ribut. ’’Saya mana mungkin mau ribut sama orang sih, kalau orang benar,’’ katanya. (kmb4/ant)
Rabu, 15 Juni 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Srada dan Bakti (5) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV/Folk song 09.05 Dialog Interaktif Perspektif dan Solusi 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Ajeg Bali : Mekare-kare 11.05 BCTTV/Glimpse Of The Island 11.30 Celah Kehidupan 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Srada dan Bakti (5) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping
14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sekaa Gong Kebyar Dewasa Kundi Manik Gangga (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sanggar Kumara Werdi Budaya (2) 17.05 Solusi Alternatif : Biosha 17.30 Taman Sari PAUD Dharma Negara 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif : Pradasari 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Round Up The World 22.00 Sekilas Berita 22.05 Solusi Alternatif : Bioin 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Closing
Duryodhana Serang Yudhamanyu dan Uttamauja
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Sembilan Puluh Lima)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
GURU Drona mengatakan pada saat sekarang ini, oh Duryodhana, ketahuilah para pejuang itu sebagai pemain-pemain. Panah-panah itulah dadu-dadunya di sini. Penguasa Sindhu itu, tanpa diragukan, oh baginda, sebagai taruhan pada pertempuran dharma ini. Sungguh, Jayadratha adalah taruhan besar tentang apa yang kita sedang mainkan melawan musuh hari ini. Karena itu, oh baginda, semua dari kita menjadi benar-benar nekat terhadap hidup. Kita harus membuat pengaturan yang pantas untuk perlindungan terhadap penguasa Sindhu itu. Kita harus tekun, disiplin seperti dalam permainan sekarang. Itulah di sini kita akan memiliki kemenangan atau kekalahan. Di sini adalah para pemanah hebat itu sedang melindungi penguasa Sindhu itu. Pergilah secepatnya ke sana, dan perkuatlah pelindung-pelindung Jayadratha itu. Mengenai diriku sendiri, aku tetap di sini mengirim yang lainnya ke kehadiran
Raja Jayadratha. Aku akan menahan keluarga-keluarga Panchala, Pandu dan Srinjaya bersatu bersama-sama. Demikian diperintah sang Guru Drona, Duryodhana dengan cepat meneruskan ke tempat yang ditunjukkan bersama para pengikutnya. Putra sulung Dhirstharastra itu bertekad menetapkan dirinya sendiri, penyelesaian sebuah tugas dahsyat ini. Kedua pelindung roda-roda kereta Arjuna itu yaitu para pangeran Panchala, Yudhamanyu dan Uttamauja, pada saat itu melanjutkan menuju Savyasachin, dengan menelusuri barisan Kuru. Paduka mungkin masih ingat, oh raja, dahulu ketika Arjuna menerobos kelompok paduka dari keinginan bertempur. Kedua pangeran itu, oh baginda, telah ditahan dalam perjalanan mereka oleh Kritavarman. Sekarang, raja keturunan Kuru itu melihat mereka meneruskan perjalanan menelusuri kelompoknya. Pangeran
Duryodhana yang perkasa dari keturunan Bharata itu, tanpa kehilangan waktu, terlibat sebuah pertempuran sengit dengan kedua pangeran bersaudara itu. Duryodhana menyerang dengan sangat hebatnya. Kedua ksatria utama, yang merupakan prajurit kereta perkasa itu, pada pertempuran itu menyerbu Pangeran Duryodhana dengan busur-busur terukur. Yudhamanyu menyerang Duryodhana menggunakan 20 panah dan keempat kuda-kudanya diserang dengan empat batang panah. Duryodhana dengan sebuah panah memotong tiang bendera Yudhamanyu. Putra paduka itu kemudian memotong busur terdahulu dengan panah lainnya. Dengan menggunakan anak panah berkepala lebar, raja keturunan Kuru itu menumbangkan sais kereta Yudhamanyu. Serangan diarahkan dari ruangan di keretanya. Kemudian Duryodhana menyerang keempat ekor kuda
yang belakangan, dengan empat batang panah. Yudhamanyu yang digairahkan kemarahannya, dengan cepat melepaskan pada pertempuran itu, 30 batang panah. Serangan itu diarahkan ke pusat dada putra paduka. Kemudian Uttamauja yang digairahkan kemarahannya menyerang sais
kereta Duryodhana dengan panah-panah yang dihiasi emas. Dia mengirimnya ke tempat tinggalnya Dewa Yama sais kudanya. Sedangkan Duryodhana, oh baginda, membantai keempat kuda sebagaimana juga kedua sais kereta Parshni dari Uttamauja, pangeran Panchala itu. (bersambung)
Sloka 8.9
Kavim puranam anusasitaram anor aniyamasam anusmared yah sarvasya djataram acintya-rupam aditya-varnam tamasah parastat Dia memujanya sebagai Yang Maha Mengetahui, sebagai Yang Selalu Hadir, sejak masa yang amat silam. Sebagai Yang Penguasa, sebagai Yang Maha Tercepat, sebagai Yang Maha Memelihara kita semua. Sebagai Yang Bentuk-Nya tak dapat dimengerti oleh manusia dan makhluk-makhluk lainnya. Tetapi, dia terang benderang bagaikan sang surya dan jauh dari semua kegelapan.
16 Pages
113 Number 8th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
ationalbalipost.c
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.intern
y, June 15,
Wednesda
, June 15, Wednesday
2016 The Maroon 5 frontman, who the coached late 22-yearold singer during season six of The Voice, for will pay Grimmie’s funeral.
ine Offers Adam Lev Christina to Pay for Funeral Grimmie’s IBP/net
after performing
with the
in Monday for her onMarlton, New be held of their hometown
You Exit. for fans be a candlelight in after Jersey. - Adam pop-rock band, Before “There will at the blue barn out shortly LOS ANGELES Levine spokeexpress his condo- vigil being held welcome and I will made a touching to are see Levine has wake of Christina the tragedy Marlton. Allwell. Would love toall,” as lences. offer in the tragic death. I are absolutely by be there and everyone. Thanks “Behati and Grimmie’s
anyone and heartbroken who was tragic death,” he wrote. devastated 5 frontman, older sibling obtained The Maroon 22-year-old singer Christina Grimmie’s Grimmie’s time of the shooting late will in a statement her coached the six of The Voice, Levine said hearts go out to a present at the sister’s killer, who his as 27during season funeral, Levine’s by ET. “Our was a natural, so and tackled been identified Christina of St. to ET. along pay for Grimmie’s has now confirmed James Loibl that family. talent that comes from us too year-old Kevin managementout this morning, called gifted She was taken Florida. pos“I found rarely. personally another senseless Petersburg, is a hero and a he will pay soon. This is yetviolence. I am left Adam Levine “Her brother other lives,” and said countless Police my mother and her plane flight, act of extremeconfused how these sibly saved the Orlando continue to tweet posted by over the weekend. for the funeral away,“ Grimmie’s stunned and blown read wrote in things can conceivably and I was Grimmie, Departmentinjured.” (IBP/net) in our world.” has since brother, Marcus brother that will “He is not post late Sunday. on happen Grimmie’s a Facebook was shot and killed a vigil in Orlando, posted details on Grimmie Plaza Live Friday at The signing autographs Jl. D.Tamblingan Florida, while Sanur
You can
find Internati
onal Bali
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Kuta Book 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 17 DKerobokan 22 Ganesa Paradiso Bali Jl.Petitenget Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur 9 Kerobokan Live Sport Jl.Petitenget No.126 A 6 66 Corner No. 106 Dps 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan dan Restoran Mandala Renon Renon No Jl. Raya Niti 8 Retno Barr Jl. D.Poso 148 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti 9 Elkomedor Yamin No.18 Jl. D.Poso 29 Dimsum Scret Jl. Mohamad No. 39 10 Malaika Jl. D.Poso No.88 Renon 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar 11 Snack Shack Jl. D.Poso 31 Warung Wuruk 184 Lokal khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam 12 Warung Jl. D.Poso 32 Ayam Betutu Sanur 13 Cokro Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Sanur 14 T.J.Bar Jl. D.Poso Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
draw Mexico’s a with Venezuel Tri 1st gives El C in Group
2016 Two French in police killed attack claimed State by Islamic Page 6
must Dalai Lama:Muslims not see all after as terrorists Orlando Page 13
rt sed suppo er expres Orlando kill Islamist groups le for multip
exMateen had killer Omar including nightclub extremists, FBI said - Orlando the of Islamist ORLANDO for a variety are sworn enemies,angry, violent East that to emerge of the pressed sympathy shooting. the Middle groups in as a picture began deadliest mass no signs America’s on Monday, it offered with the carried out although man who had ity,
coordination said they to indicate U.S. authoritieslinks between gunman. on Sunday, direct authorities support for In calls to found no and Mateen, the U.S.who mentioned and Islamic State Mateen alsoMarathon bombers Afghan immigrants born son of at a gay nightclub the Boston who became a Nusra man Syria, killed 49 people bomber in by a Florida on Sunday. in Orlando 29, was shot dead Front suicideNusra is an al Qaeda said. Pulse club with IsMateen, stormed the a three- Comey which is at odds war. police who offshoot cars after Syria’s civil to with armoredIn 911 calls during lamic State in reported Mateen Co-workers after he had made hour siege. the killer expressed State leader the FBI in 2013and contradictory” his rampage, to Islamic allegiance al-Baghdadi. a claim that including Inves- “inflammatory to al Abu Bakr Bureau of Comey statements, connectionsShi’ite But Federal of James he had family comments Qaeda and membership a bitter tigation Director had made Hezbollah, armed Isla- militant group said Mateen to multiple which favorable office invesrival. and people, FBI’s Miami10 months and confusion the The mist movements to bit for Bano President “adds a little tigated Mateen twice but found motives.” about his said Mateen was likely interviewed him or connection of a crime rack Obama extremist. evidence group. a homegrownwe see no indication with a militant “So far, a plot directed from be heard we was also and this that News can at Global United States part of in “Bali Image” from 9.30 outside the that he was told 96.5 Radio FM am. Listen to Comey see no indication network,” until 10.00 FM at http:// any kind of Washington. “We’re was Global Radio in en2myreporters this killer part at globalfmbali.list streaming some highly confident or live video at least in and http:// radio.com mbali.com radicalized internet.” terhttp://radioglobalf el/global-fm-bali. through theState, which controls Kelly ustream.tv/chann Islamic REUTERS/Andrew Syria, reiterated colors to ritory in Iraq and of responsibila claim is lit in rainbow in the Manhattan on Monday Trade Center of One Worldat the Pulse nightclub, the spire massacre street as shooting from the the Orlando 13, 2016. Steam rises Mask, victims of June Sidakarya and honor the New York, U.S., AD) like the ballet; of dance (14-19 and Wayang Wong Keraton, borough ballet municipalLegong / the Gambuh like over nine districts Klungkung, performance dance Barong. and culture spread of Karangasem, JemJoged Bumbung Dance... in the Representa- ity consisting Badung, Tabanan, are included Cultural Heritage Bangli, Gianyar, Denpasar. Three genres on page 2 and dance genres comprise Continued on December brana, Buleleng traditional dance - Three tive List of the Intangible Dance, SandiscusDENPASAR of the UNESCO a delayed only of the Balinese like the Rejang semi-sacred Balinese tradiHumanity of of dance can genres Baris; after experiencing are listed by the sacred each country and Ritual tional dance in the field 2, 2015 ghyang Dedari in 2011 because per year. the UNESCO Cultural sion one heritage genres in Balinese of Intangible The process are three dance There Heritage Protection. traditional three Balinese
se traditional
s of Baline
Three genre
dance listed
Orlando killer expressed support for multiple Islamist groups
by UNESCO
balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
Rabu Umanis, 15 Juni 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Caruk, Gamelan Langka dan Sakral CARUK, begitu nama gamelan wayah atau tua yang baru pertama kali ditampilkan pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38, Selasa (14/6) kemarin. Kesenian rekonstruksi ini dibawakan oleh Sekaa Gamelan Caruk, Desa Pau, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung di Kalangan Angsoka, Art Center Denpasar. ‘’Gamelan caruk diperkirakan sudah ada pada abad ke-15. Sekaa Gamelan Caruk yang tampil sekarang merupakan generasi ke-5,’’ ungkap Koordinator Seni di Desa Pakraman Pau, Nengah Sukirta. Di Klungkung, kata Sukirta, gamelan caruk hanya ada di Desa Pau dan Desa Tangkas. Caruk selama ini hanya dimainkan untuk upacara agama, khususnya upacara pitra yadnya dan dewa yadnya. ‘’Pada saat pitra yadnya, gamelan caruk digunakan pada saat upacara ngaben yaitu saat acara menek tumpang salu, menek bea, dan mapurwadaksina pada puncak karya nyekah. Kalau dewa yadnya seperti karya mamungkah, ini harus tampil pada saat puncak acara dan pada saat Ida Sesuhunan murwa daksina,’’ jelas Sukirta. Klian Gamelan Caruk Desa Pakraman Pau I Wayan Suendra mengatakan, gamelan caruk termasuk jenis gamelan langka dan sakral. Didominasi oleh alatalat berbentuk bilahan yang terdiri dari 2 buah gambang berukuran kecil dan 1 buah sarong. Dilihat dari instumentasinya,
gamelan caruk dimainkan oleh tiga orang penabuh. ‘’Tetapi kami juga mengajak satu penabuh pengganti, sehingga ada 4 penabuh yang tampil di PKB ini,’’ ujarnya. Suendra menambahkan, sejatinya ada 9 jenis tabuh yang diwariskan oleh para leluhur. Namun karena kesulitan membaca lontar, hanya 5 tabuh yang bisa dimainkan. Kelima tabuh inilah yang kemudian ditampilkan dalam PKB. Masing-masing Tabuh Ririgan, Tabuh Rejang, Tabuh Ombak Segara, Tabuh Panji Marga, dan Tabuh Manu Kaba. ‘’Dari dulu dipakai 5 karena lontarnya belum bisa dibaca. Tapi kami akan cari solusi untuk lagu-lagunya biar bisa ketemu tahun depan,’’ jelasnya. Menurut Suendra, cukup sulit untuk mempelajari gamelan caruk. Terutama dalam mengenali not karena sangat berbeda dengan gamelan pada umumnya. Saat ini saja di Desa Pakraman Pau, hanya ada 4 orang dewasa yang aktif terlibat untuk menabuh. Oleh karena itu, pihaknya tertantang untuk melakukan regenerasi penabuh. Utamanya agar gamelan caruk ini juga digemari oleh generasi muda. ‘’Not-not pada gamelan caruk ini beda sekali sehingga susah sekali untuk belajar. Orang dewasa saja itu belajarnya lama sekali, tahunan. Rencananya setelah PKB ini, kami juga akan membina anak-anak. Waktu yang dibutuhkan mungkin agak lebih lama,’’ tandasnya. (kmb32)
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Konferensi Nasional II FKUB Ditutup
Rekomendasikan Bentuk Asosiasi FKUB Se-Indonesia
KONFERENSI Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Indonesia yang berlangsung di Bali, Senin (13/6) telah ditutup di Gedung Jayasabha, Denpasar. Pertemuan yang diikuti oleh pimpinan FKUB se-Nusantara ini menghasilkan berbagai rekomendasi. Di antaranya membentuk Asosiasi FKUB Indonesia. Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet dipercaya memimpin wadah organisasi yang menyikapi isu kerukunan, kebinekaan dan toleransi tersebut. Keberadaan asosiasi ini menjadi momen penting dalam menyikapi keberagaman yang ada di Indonesia. Apalagi, saat ini isu intoleransi dan anti- Pancasila merebak di mana-mana dengan kemasan yang beragam. Isu tersebut memasuki berbagai elemen dan bidang. Mulai dari masalah sosial, politik, ideologi, budaya hingga ranah ekonomi. Keberadaan Asosiasi FKUB ini setidaknya diharapkan memberikan gagasan dan solusi dalam menyikapi problem tersebut. Namun, secara prinsip untuk mencapai stabiltas dan kedamaian, kerukunan menjadi kuncinya. Hal tersebut ditegaskan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberikan sambutan di sela penutupan Konferensi FKUB se-Indonesia. Menurutnya, kedamaian maupun kerukunan tidak jatuh begitu saja dari langit. Kerukunan, kata mantan Kapolda Bali ini, harus diperjuangkan dan diupayakan dengan sekuat tenaga. ‘’Karena banyak orang yang tidak suka rukun dan mengambil keuntungan dari ketidakrukunan itu,’’ tegas Pastika. Baginya, tidak boleh karena hanya beda agama persaudaraan jadi putus. Begitu pun karena kepercayaan yang berbeda memimbulkan permusuhan. Perbedaan yang kerap kali menuai pro-kontra, secara prinsip, kata Pastika, selama ini dimaknai kurang tepat terhadap suatu kepercayaan. Karena sesungguhnya ada oknum yang
ingin memonopoli kebenaran sesuai dengan tafsir dan tujuan tertentu. ‘’Itu adalah salah satu ancaman terbesar dari sebuah kerukunan. Tidak ada kebenaran itu dua, walau disebut macam-macam, Tan Hana Dharma Mangruwa, Bhinneka Tunggal IKa,’’ katanya. Sementara itu, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet mengatakan kerukunan penting dan dibutuhkan untuk kelangsungan bangsa dan negara. Kalau bukan karena peran Pancasila, kebinekaan dan tokoh agama, katanya, mungkin Indonesia memiliki nasib yang sama atau lebih parah dibandingkan negara di Timur Tengah. Kehadiran FKUB sebagai organ yang menghimpun tokoh umat lintas
agama memiliki kedudukan dan fungsi yang strategis dalam menyikapi isu kebinekaan dan kerukunan yang harus diperjuangkan dengan konsisten. ‘’Kerukunan itu harganya sangat mahal. Kerukunan sudah menjadi harga mati,’’ tegasnya. Dalam Konferensi FKUB se-Indonesia, kondisi FKUB di berbagai daerah mencuat dan menjadi diskusi. Mengingat kebijakan pemerintah daerah yang berbeda-beda dalam mengakomodasi keberadaan FKUB. Ada yang didukung penuh ada pula yang dibiarkan telantar. ‘’Dibandingkan di daerah lain, FKUB di Bali, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, mendapat perhatian besar dari pemerintah,’’ kata pria yang memiliki nama
walaka Ida I Dewa Gede Ngurah Swastha ini. Kondisi tersebut, katanya, sangat memprihatinkan. Lembaga seperti FKUB yang memiliki peran nyata di masyarakat seyogianya mendapat tempat dan dukungan dari pemerintah. Menyikapi hal itu, mendorong Konferensi FKUB se-Indonesia membentuk Asosiasi FKUB Indonesia dengan tujuan mengakomodir kepentingan FKUB secara menyeluruh, baik di tingkat lokal maupun nasional. Pria yang aktif di bidang sosial budaya dan agama tersebut pun terpilih secara aklamasi. Tokoh-tokoh yang hadir dalam konferensi tersebut mempercayai bahwa FKUB Bali mampu memberikan contoh dan role model kebinekaan yang telah berjalan selama ini. Hadir pada kesempatan tersebut di antaranya Kasdam, Wakapolda Bali, Danrem dan anggota Forkompinda, SKPD Provinsi Bali dan delegasi FKUB se-Indonesia. (kmb12/k100)
BERSAMA - Peserta konferensi foto bersama undangan saat upacara penutupan.
Faskes Harus Kendalikan Infeksi Nosokomial
Bali Post/kmb23
CARUK - Sekaa Gamelan Caruk, Desa Pau, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, membawakan rekonstruksi gamelan Caruk pada PKB ke-38, Selasa (14/6) kemarin.
Sampah Plastik Dijadikan Ecobrick
KOTA besar seperti Denpasar juga menghasilkan sampah lumayan banyak per harinya. Terbanyak berupa sampah organik yaitu 60 persen, disusul sampah anorganik (plastik) 35 persen, dan residu 15 persen. Sampah organik itu berupa daun, sisa upacara seperti canang dan sisa makanan. ‘’Sisa makanan sedikit. Yang banyak itu sisa upacara,’’ kata Koordinator Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kertalangu I Made Murah, S.Sos., M.AP., belum lama ini. Sampah organik memang tidak menimbulkan masalah serius bagi lingkungan. Tetapi sampah organik berupa ceper (canang) yang mendominasi, perekatnya kini lebih banyak menggunakan stapler sehingga besi stapler menjadi masalah ketika diolah menjadi kompos dengan sistem osaki. ‘’Karena tidak semua masyarakat menjahit ceper menggunakan semat, mereka memakai staples biar cepat,’’ ujarnya. Jika sampah ceper bersisi staples itu diolah menjadi kompos, kadar kompos menjadi tidak baik, apalagi jika sampai pada tanaman akan menyebabkan
penyakit. Untuk mengur a n g i p e nggunaan s t ap l e r , p i h ak nya door to door untuk menjelaskan tentang pemakaian stapler tersebut. Sedangkan 15 persen sampah di Kota Denpasar berupa residu, artinya tidak bisa diolah lagi sehingga dibawa ke TPA (tempat pembuangan akhir). ‘’Tapi kalau dengan sistem osaki di Kertalangu ini, justru residunya 4-10 persen, karena sampah telah dipilah dua kali. Di rumah tangga dipilah kemudian dibawa ke TPST dipilah lagi sehingga residunya lebih sedikit,’’ jelasnya. Residu tersebut berupa diapers, pembalut, kain yang tidak bisa dipakai, puntung rokok, tisu dan sebagainya. Sampah organik dikelola di TPST menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dibawa ke bank sampah di-recycle kembali menjadi barang yang bisa dipergunakan. Kompos t erseb ut dikat akan t elah diuji di laboratorium Jepang. Jika hasilnya bagus, maka kompos di TPST Kertalangu tersebut bisa dijual ke Jepang tentunya dengan terlebih dahulu membuat peraturan, se-
hingga masyarakat pun menjadi lebih semangat memilah sampah. Selama ini sampah selalu dibuang ke TPA, sementara TPA per harinya menerima sampah 408 truk atau sekitar 1.050 ton. Jika masyarakat rajin memilah sampah, maka tidak ada lagi kata sampah adalah musibah melainkan berkah. Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Klungkung Agung Kirana yang belum lama ini ditemui di Denpasar mengaku mendapat ilmu baru pengelolaan sampah plastik yaitu dengan dibuatkan ecobrick. Ecobrick adalah bata dari plastik. ‘’Intinya sampah plastik dimasukkan ke dalam botol plas tik, kemudian dipadatkan hingga penuh,’’ jelasnya. Setelah penuh, ecobrick tersebut dapat menggantikan fungsi batako, sehingga sampah plastik dapat ditangani. Cara tersebut pun ditularkan ke sekolahsekolah yang ada di Klungkung agar setiap anak bisa membuat ecobrick. Selain itu ia juga menyebarkan ilmu tersebut ke Kota Denpasar dan kabupaten lain. (may)
IN F E K SI n o s o k o m i a l merupakan infeksi yang disebabkan pelayanan kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit. ‘’Infeksi nosokomial terkait dengan pelayanan. Artinya, infeksi yang terjadi selama perawatan pasien,’’ kata dokter spesialis mikrobiologi klinis dr. Ni Made Adi Tarini, Sp.MK., M.D., Selasa (14/6) kemarin. Infeksi nosokomial menyebabkan berbagai penyakit seperti penyakit infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kencing, infeksi saluran darah, infeksi luka operasi, tergantung dari tempat masuknya kuman. Namun, infeksi nosokomial kerap menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Infeksi nosokomial berasal dari banyak hal, bisa dari pasiennya sendiri, bisa dari lingkungan perawatan, dan standar perawatan pada saat itu. ‘’Karena rumah sakit banyak dikunjungi pasien yang sakit sehingga bakteri komunitas yang ada di rumah sakit lebih berbahaya, dan lebih resisten sehingga mengganggu kesehatan,’’ jelasnya. Penularan infeksi ini mela-
lui kontak, baik kontak dengan perawatan, lingkungan maupun petugas kesehatan. Di jurnal maupun literatur disebutkan, memang penularan lebih banyak kontak dengan tangan sehingga pencegahannya dengan cuci tangan. Kontak tersebut ada kontak langsung dan tidak langsung. Kontak langsung itu dari tangan baik dari tangan petugas, tangan keluarga pasien atau dari yang lain, misalnya kunjungan dari saudara atau teman. Kontak tidak langsung adalah alat yang tercemar akhirnya mengontaminasi tangan atau sebaliknya, tangan yang tercemar akhirnya mengontaminasi peralatan yang dipakai. Selain itu, infeksi tergantung dari transmisi kumannya. ‘’Ada yang melalui udara, tergantung jenis partikelnya. Kalau yang lebih kecil, airborne, kalau yang lebih besar namanya droplet. Ada juga penyebarannya melalui makanan dan minuman, tapi memang sebagian besar dari tangan,’’ imbuhnya. Sehingga pencegahannya disesuaikan dengan transmisinya, sifat dari transmisi kumannya. Kalau transmisi dari airbone,
Individe Lestarikan Bahasa Bali Lewat Lagu KEBIASAAN nongkrong dan mempunyai hobi yang sama bisa menghasilkan satu gagasan untuk berkarya. Hal inilah yang dilakukan sejumlah anak muda dari Desa Gerih, Abiansemal, Badung. Karena sering berkumpul dan menyanyi, mereka pun akhirnya mencoba membentuk satu grup band sekaligus membuat karya sendiri. Jadilah Individe, satu nama yang menambah panjang deretan band musik rock dengan lirik berbahasa Bali. Bermula sejak 2015 lalu, Yudha sebagai (vokal, gitar) mengajak tiga rekannya, Mantara (gitar melodi), Gung Win (bass) dan Dandy (drummer) untuk serius bermusik. Jadilah grup Individe, yang diserap dari kata individu. ‘’Yang terbersit dalam benak kami, ingin turut melestarikan musik rock Bali dan budaya berbahasa Bali melalui lagu,’’ tandas Yudha, Selasa (14/6) kemarin. Sebagai langkah awal, Individe telah merampungkan single ‘’Sing Nyidang Nyalanin’’ yang sudah pula diperkenalkan secara luas terutama melalui media sosial. ‘’Untuk saat ini memang baru single. Tentu saja ke depan ada rencana dilanjutkan dengan single lainnya, bahkan jika ada kesempatan kami akan merilis album penuh,’’ tambah Yudha. (win)
Bali Post/win
berarti pasien ditempatkan di ruangan isolasi yang bertekanan negatif, sedangkan jika dari droplet bisa ditempatkan di ruangan biasa tapi dengan masker atau APD (alat pelindung diri) yang memadai atau dengan ventilasi alami. Sementara jika penularan dari kontak, dengan meningkatkan kewaspadaan seperti dengan cuci tangan, memakai handscoon, dll. ‘’Kalau penularan melalui makanan berarti dengan menjaga agar makanan tersebut tidak tercemar,’’ imbuhnya. Selain pencegahan tersebut, juga diimbau untuk anak usia di bawah 12 tahun tidak dibawa ke rumah sakit mengingat daya tahan tubuh rendah agar tidak terinfeksi nosokomial. Mengingat infeksi nosokomial banyak terdapat di fasilitas kesehatan (faskes), maka dari itu faskes harus perketat pengendalian infeksi nosokomial. Dalam pengendalian infeksi nosokomial, Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUP Sanglah mempunyai program yang dibuat setiap tahun meliputi audit, surveilans, edukasi dan monitoring. Sementara
RS BaliMed juga memiliki program dalam mengendalikan infeksi nosokomial seperti kampanye hand hygiene (HH) ke karyawan. ‘’Yang terakhir bentuk kampanye dengan lomba cerdas cermat dan yel-yel untuk pencegahan infeksi,’’ ujar dr. I Putu Oka Darmawan, IBCLC., Wakil Direktur RS BaliMed. Langkah pengendalian tersebut, pertama ada penetapan kebijakan oleh direktur, dilanjutkan pembuatan pedoman dan panduan pelaksanaan kebijakan tersebut. Setelah ada kebijakan, dilakukan promosi ke karyawan dan pasien atau kelurganya. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, semua pelayanan kesehatan harus melakukan upaya pencegahan infeksi nosokomial. Caranya, dengan program pencegahan yang baik dan terstandar. ‘’Misalnya ruangan bersih, bahkan beberapa ruangan diisyaratkan lantai dengan vinyl, tata udara dan pencahayaan yang baik, kebersihan alat-alat dijaga, tata tertib pengunjung diatur dengan baik,’’ paparnya. (may)