Skip to main content

Edisi 15 Juli 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 313 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

sabtu umanis, 15 juli 2017

Bakal Calon Gubernur I Wayan Koster Ni Putu Eka Wiryastuti I.B. Rai Dharmawijaya Mantra

Adhi Mahendra Putra

Ancaman Sangat Serius PEMIMPIN Bali ke depan harus visioner dalam mewujudkan Bali maju, aman, damai, dan sejahtera. Mengingat, Bali saat ini tengah menghadapi tantangan dan ancaman yang sangat serius. Utamanya menyangkut sosial budaya, yang pertama kali akan dikikis oleh perkembangan zaman di era global ini. ‘’Kalau masyarakat Bali tidak serius menyikapi tantangan Bali ini, apalagi ditambah dengan pemimpin yang tidak visioner untuk menjaga Bali, Bali ini bahaya,’’ ujar anggota DPR-RI A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra, Jumat (14/7) kemarin. Adhi Mahendra menambahkan, tantangan kedua menyangkut masalah pembangunan. Tatanan pembangunan harus berdasarkan adat dan budaya Bali, serta pro terhadap lingkungan. Pembangunan harus dijaga agar tidak melanggar sempadan dan aturan tata ruang lainnya. Hal. 19 Tidak Terjebak

PILKADA GIANYAR Bakal Calon Bupati I Made Mahayastra Nyoman Parta Bakal Calon Wakil Bupati A.A. Mayun

PILKADA KLUNGKUNG Bakal Calon Bupati Tjokorda Gde Agung Sang Nyoman Putrayasa Bakal Calon Wakil Bupati Wayan Sutena Wayan Misna A.A. Anom Wayan Sugati Nengah Arianta

Denpasar (Bali Post) Rapat terkait hasil verifikasi bakal calon gubernur dan wakil gubernur Bali yang diusung PDI-P berlangsung tertutup di Kantor DPD PDIP Bali, Jumat (14/7) sore kemarin. Rapat yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu membahas pula penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada Gianyar dan Klungkung. Hadir dalam rapat itu, pengurus DPD PDI-P Bali, Tim Penjaringan Nawa Sanga, DPC kabupaten/kota se-Bali, serta Dewan Pertimbangan Daerah PDI-P Bali. Pada rapat itu, Ketua Tim Nawa Sanga I Wayan Sutena menyerahkan laporan penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Bali pada pilkada serentak tahun 2018 dari PDI-P kepada Ketua DPD PDI-P Bali Dr. Ir. I Wayan Koster. Penyerahan laporan disaksikan oleh Ketua Dewan Pertimbangan Daerah PDI-P Bali A.A. Ngurah Oka Ratmadi dan Sekretaris Dewan Pertimbangan Daerah PDI-P Bali Nyoman Adi Wiryatama. Hal. 19 Proses Usulan

Pilkada Gianyar dan Klungkung

DPD PDI-P Kirim 10 Nama, Suwirta Tetap Dilirik Sastra Wingarta

Cegah Radikalisme, Kominfo Berencana Tutup Medsos Bandung (Bali Post) – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mempertimbangkan untuk menutup media sosial (medsos) dan situs berbagi seperti Facebook, Twitter, Instagram hingga Youtube jika tidak menutup akun-akun yang berisi muatan radikalisme. ‘’Permintaan kami pada platform untuk menutup akun-akun yang memiliki muatan radikalisme, sepanjang 2016 hingga 2017 baru 50 persen dipenuhi. Ini sangat mengecewakan,’’ ujar Rudiantara usai acara antiradikalisme di Universitas Padjadjaran, Bandung, Jumat (14/7) kemarin. Rudi meminta agar medsos tersebut diperbaiki. Jika tidak, pihaknya akan mempertimbangkan untuk menutup platform tersebut. Dia menjelaskan, platform tersebut enggan menutup akun karena di negara asalnya harus melalui proses pengadilan. ‘’Tapi mereka ke sini kan karena bisnis. Iklan-iklan juga dari sini. Oleh karenanya perlu mematuhi peraturan yang ada di sini.’’ Kemkominfo, lanjutnya, telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran radikalisme. Cara yang dilakukan dengan penutupan situs dan pemblokiran akun di medsos. Dalam pemblokiran akun di medsos ini perlu melibatkan platform tersebut. ‘’Kami harus bergerak cepat, kami tidak ingin masyarakat terpapar dengan kontenkonten radikalisme,’’ ujarnya. Ia pun meminta maaf jika nanti pihaknya terpaksa menutup medsos. Hal. 19 Tidak Terlibat

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

DPD PDI-P Bali Bawa Sembilan Nama ke Jakarta

PILGUB BALI

Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati I Gusti Agung Rai Wirajaya Putu Agus Suradnyana.

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Pilgub Bali

USULAN DPD PDI-P BALI

Bakal Calon Wakil Gubernur

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

Bali Post/ist

BAKAL CALON - Penyerahan laporan penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Bali pada pilkada serentak tahun 2018 kepada Ketua DPD PDI-P Bali Wayan Koster. Hadir pula dalam acara itu Ketua Dewan Pertimbangan Cok Ratmadi dan Sekretarsis Dewan Pertimbangan Nyoman Adi Wiryatama.

Denpasar (Bali Post) Selain verifikasi hasil penjaringan Pilgub Bali, Rapat DPD PDI-P Bali, Jumat (14/7) kemarin, juga melakukan verifikasi nama calon untuk Pilkda Gianyar dan Klungkung. Ada 10 nama yang diajukan DPD atas rekomendasi DPC masing-masing untuk Pilkada Gianyar dan Klungkung. Untuk Pilkada Gianyar, nama yang disetor ke DPP adalah I Made Mahayastra-A.A. Mayun sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, serta bakal calon bupati Nyoman Parta. Sementara untuk Pilkada

Klungkung, bakal calon bupati terdiri dari Tjokorda Gde Agung dan Sang Nyoman Putrayasa. Sedangkan bakal calon wakil bupati, ada nama Wayan Sutena, Wayan Misna, A.A. Anom, Wayan Sugati, Nengah Arianta. Semua nama bakal calon sesuai hasil penjaringan itu akan dikirim pada 17 Juli mendatang. ‘’Tentu DPP nanti akan melakukan kajian, pemetaan dan survei untuk memutuskan siapa yang akan diusung oleh partai. Kami menunggu keputusan dari DPP,’’ jelas Ketua DPD PDI-P Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M.

Walaupun penjaringan sudah selesai dan nama-nama calon sudah disepakati untuk disetor ke DPP, akan tetapi PDI-P Bali rupanya masih melirik bupati petahana I Nyoman Suwirta sebagai figur yang mungkin diusung partai moncong putih. ‘’Walaupun penjaringan di partai sudah selesai, tapi kan ada pintu masuk kewenangan DPP dan hak prerogatifnya ketua umum. Jadi bisa saja,’’ ujar Ketua DPD PDI-P Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, kemarin. Hal. 19 Berikan Masukan

Usai Diperiksa KPK

Setya Novanto Dihadang Mahasiswa

Jakarta (Bali Post) – Ketua DPR-RI Setya Novanto (Setnov), Jumat (14/7) kemarin diperiksa KPK terkait kasus e-KTP. Ia menjalani pemeriksaan selama enam jam. Bersamaan dengan pemeriksaan Setya Novanto, di halaman kantor KPK juga digelar demo. Unjuk rasa dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI). Keluarnya Setnov dari pintu KPK, rupanya tak disia-siakan oleh mahasiswa. Mereka langsung merangsek mobil yang ditumpangi Ketua DPR tersebut. Aparat keamanan yang telah siaga akhirnya menggiring para pendemo untuk menggelar aksi di depan kantor KPK. Seiring itu, Novanto langsung dibawa masuk aparat polisi ke dalam mobil yang menjemputnya. Ketika mobil Novanto keluar kantor KPK, mahasiswa terus mengerumuninya seraya meneriakkan tolak hak angket. ‘’Tolak, tolak, tolak hak angket, tolak hak angket sekarang juga,’’ begitu teriak para mahasiswa berulang kali, sampai akhirnya mobil yang ditumpangi mantan Pimpinan Fraksi Golkar itu meninggalkan kantor KPK. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, Novanto diperiksa sebagai

Ali Post/ade

DIPERIKSA KPK- Ketua DPR Setya Novanto memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/7) kemarin. Setya Novanto diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP (KTP Elektronik) dengan tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong.

saksi terkait kasus e-KTP, yang menjerat Andi Agustinus alias Andi Narogong. ‘’Ini adalah penjadwalan pemeriksaan ulang karena sebelumnya saksi tidak hadir,’’ kata Febri. Setya Novanto, yang tiba di gedung KPK sekitar pukul 09.50 WIB, baru keluar pukul 15.15 WIB dan langsung masuk ke mobil Toyota Fortuner warna hitam yang menunggunya di depan lobi gedung KPK. Ia didampingi Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, yang juga tidak mau berkomentar mengenai pemeriksaan Setya Novanto. Setya Novanto sudah menjalani pemeriksaan pada 13 Desember 2016 dan 10 Januari 2017 untuk dua orang yang saat ini sudah menjadi terdakwa yaitu mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri Sugiharto. Nama Setya Novanto disebut dalam surat tuntutan jaksa terhadap Irman dan Sugiharto. Menurut dakwaan jaksa, Andi Agustinus alias Andi Narogong menawarkan kepada Irman dan Sugiharto untuk bertemu dengan Setya Novanto demi kelancaran proyek e-KTP. Andi menyebut Setya Novanto sebagai ‘’kunci anggaran’’ e-KTP menurut dakwaan jaksa. (ade/ant)

Tolak Perppu Ormas

Mendagri Sebut Koalisi ’’Mbalelo’’ Bali Post/ant

JADI SAKSI - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno saat berada di gedung KPK, Jumat (14/7) kemarin. Mantan Komisaris PT Duta Graha Indah itu diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi pembangunan rumah sakit pendidikan khusus penyakit infeksi dan pariwisata Universitas Udayana tahun anggaran 2009-2010 yang disangkakan kepada PT Duta Graha Indah yang kini bernama PT Nusa Konstruksi Enjiniring.

Jakarta (Bali Post) Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkapkan kekesalannya terhadap partai politik pendukung pemerintah, namun kenyataannya tidak mendukung kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintahan Presiden Joko Widodo. Tjahjo mempertanyakan etika koalisi yang dibangun terhadap parpol koalisi mbalelo tersebut. ‘’Enteng dan ringan saja meninggalkan etika koalisi, dan lari sendiri di tengah jalan. Inikah etika berkoalisi?’’ kata Tjahjo Kumolo dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (14/7) kemarin. Penegasan Tjahjo menyusul pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang justru mempertanyakan langkah

pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No. 2 Tahun 2017 tentang Ormas. Menurut Zulkifli, perppu baru bisa keluar, apabila negara dalam keadaan yang genting dan memaksa, sehingga hal tersebut dinilai tidak tepat. Bagi Tjahjo, secara etika kebijakan pemerintah termasuk penerbitan perppu seharusnya didukung oleh partai koalisi pendukung pemerintah. Apalagi, apa yang sedang diupayakan oleh pemerintah, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, tetapi untuk kepentingan bangsa dan negara. Oleh karena itu, Tjahjo menilai etika politik koalisi yang ada saat ini makin tidak jelas karena akibat

kepentingan jangka pendek. Bukan hanya itu, partai koalisi juga diminta agar tetap konsisten pada sikapnya yang mendukung keinginan pemerintah saat ini. ‘’Tidak elok, berkoalisi tetapi menikam dari belakang,’’ sindirnya. Sekretaris Fraksi PAN di DPR Yandri Susanto mengatakan partainya menyerahkan kepada Presiden Joko Widodo terkait ancaman kader PDI-P yang meminta agar mencopot menteri dari PAN. Hal. 19 Tak Mendukung

Tjahjo Kumolo


denpasar

2

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

figur

Bali Post/edi

Intensifkan Pengawasan

BALI sebagai daerah tujuan wisata yang mengandalkan keindahan alam sebagai daya tarik, tentu harus terus dijaga. Seperti halnya keindahan laut yang didukung oleh berbagai jenis terumbu karang, tentu semakin diminati wisatawan. Namun, belakangan ini keberadaan terumbu karang mulai rentan terhadap pencurian. Bahkan banyak terumbu karang yang dilindungi justru diperjualbelikan kepada wisatawan dan ada juga yang diselundupkan ke luar negeri. Untuk menjaga keberadaan terumbu karang maupun biota laut, Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendali Mutu (BKIPM) Kelas I Denpasar Woro Nur Endang Sariati menegaskan akan terus mengintensifkan pengawasan. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti BKSDA, LSM dan pihak terkait lainnya. “Kami akan berkoordinasi agar kasus pencurian seperti ini tidak terjadi lagi,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara Pisah Sambut Kepala BKIPM, Jumat (14/7) kemarin. Ia menambahkan, selama ini sering terjadi turis yang sedang berlibur terpergok membawa terumbu karang. Ketika terumbu karang yang dibawanya disita, mereka malah protes karena mengaku mendapatkan terumbu karang itu dengan membeli. “Saat ini yang menjadi sasaran kita adalah tempat-tempat penjual terumbu karang ini. Sebenarnya terumbu karang itu tidak boleh diperjual belikan. Kami juga berharap nelayan setempat ikut peduli serta ikut mengawasi dan mengontrol,” katanya penuh harap. Selain melakukan pengawasan terhadap pencurian biota laut, sebagai pejabat baru di BKIPM Denpasar, Endang juga mengaku tetap berkomitmen dalam melaksanakan aturan yang ada. “Saya mendapat amanah untuk melaksanakan aturan itu. Begitu juga para pengusaha juga harus melaksanakan aturan tersebut. Apabila mindset kita sudah sama tentang peraturan itu, tentu berjalan bareng akan enak,” tegasnya. Meski tetap berjalan sesuai aturan, pihaknya juga akan terus meningkatkan pelayanan dan harus ada baku mutu. Artinya, dalam memberikan suatu pelayanan harus dalam waktu yang cepat. “Itu yang akan menjadi komitmen kita. Pengguna layanan bisa komplin jika tidak sesuai dengan komitmen. Misalkan, saat menjanjikan one day certificate, bila pengurusan sertifikat lebih dari satu hari, maka pengguna layanan berhak untuk komplin,” ujarnya. (edi)

Bali Post/eka

MEMILIH IKAN - Salah seorang pembeli memilih ikan di pedagang ikan Pasar Badung, Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Banyak warga memilih ikan sebagai lauk karena harganya lebih murah dibandingkan daging.

Hingga Juli 2017

BNNP Proses 310 Kasus Narkoba

Denpasar (Bali Post) -

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali hingga Juli tahun ini sudah memproses sebanyak 310 kasus narkoba. Jumlah tersebut masih jauh dibandingkan tahun 2016 lalu. Kendati demikian, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa mengatakan, penangkapan narkoba di Bali boleh dibilang meningkat. “Tingkat penangkapan narkoba di Bali boleh dikatakan tinggi. Itu dapat dibuktikan bahwa di tahun 2016 ada 974 kasus

narkoba. Sementara hingga pertengahan tahun ini sudah ada 310 yang diproses hukum,” jelas Suastawa usai menghadiri puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Puspem Badung, Kamis (13/7) lalu. Jenderal bintang satu ini menegaskan, BNNP dan kepoli-

sian sudah mengambil tindakan yang agresif dibandingkan tahun lalu. “Kasus 9.675 butir ekstasi yang merupakan jaringan nasional itu juga ada peranan BNNP dalam penangkapan ini,” tegas Suastawa. Lebih lanjut, Suastawa mengajak komunitas dan elemen masyarakat lainnya untuk mencegah terjadinya peredaran gelap narkoba. “Jangan ada ego sektoral di sini,” katanya mengingatkan. Suastawa juga membenarkan

informasi yang disampaikan Kapolda Bali, bahwa dari jumlah tangkapan yang ada, 60 persen lebih tersangkanya orang Bali, 40 persen orang luar, di antaranya empat persen orang asing. Pihaknya juga selalu melakukan operasi dan selalu berhasil menangkap penyalahgunaan narkoba. “Kemarin menangkap 57 orang, 38 di antaranya orang yang identitasnya dari Bali,” tegasnya seraya mengatakan, hasilnya positif mereka mengkonsumsi sabu-sabu dan ineks.

Suastawa menambahkan, pihaknya tidak mau hanya melakukan assessment semata, tetapi BNNP akan mengembangkan karena persoalan narkoba pasti ada yang memberi. “Misalnya di New Star, ada kami tangkap Wayan D. Ini kita kembangkan,” tegasnya. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Dukung Akasaka Ditutup

Karangan Bunga Berjejer di Depan Mapolda Bali Post/ist

MINIATUR - Miniatur mobil patroli di simpang Jalan By-pass Ngurah RaiJalan Padanggalak, Denpasar Timur.

Cegah Lakalantas

Polantas Pasang Miniatur Mobil Patroli

Denpasar (Bali Post) Jalur By-pass Ngurah Rai, Denpasar sangat rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas), terutama pada malam hari. Sementara itu, anggota polantas terbatas sehingga sulit melakukan pengawasan. Oleh karena itu, Sat. Lantas Polresta Denpasar memasang miniatur mobil patroli di dekat simpang Jalan By-pass Ngurah Rai-Jalan Padanggalak, Denpasar Timur, Jumat (14/7) kemarin. Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan mengatakan, anggotanya yang ditempatkan di pos pengaturan maksimal sampai pukul 22.00 Wita. Setelah itu dikerahkan Unit Patroli untuk memantau situasi lalu lintas. ‘’Tapi, jumlah personel kami terbatas sehingga tidak bisa meng-cover semua wilayah. Bila terjadi kejadian atau kekroditan, baru dikerahkan ke lokasi. Sedangkan anggota Unit Laka standby 24 jam,’’ ujarnya. Untuk mengatasi masalah itu, solusi yang dilakukan memasang miniatur mobil patroli. Tujuannya agar pengguna jalan tetap hati-hati saat melihat miniatur mobil tersebut. ‘’Ukurannya hampir sama dengan mobil asli. Begitu juga dengan warna dan lampunya. Mudahmudahan dengan dipasangnya miniatur ini bisa menekan angka kecelakaan,’’ harap mantan Kasat Lantas Polres Gianyar ini. Rencananya, miniatur mobil patroli tersebut akan dipasang di beberapa titik, terutama yang paling rawan kecelakaan. ‘’Sebenarnya, kami mengharapkan kesadaran pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas, terutama saat bepergian malam hari. Jangan sampai dalam kondisi ngantuk dipaksakan naik kendaraan, itu sangat berbahaya,’’ katanya mengingatkan. (kmb36)

Bersatu, Masyarakat Bali Muda dan Generasi Muda Pelajar Bali. Karangan bunga tersebut berisi tulisan tentang dukungan dari masyarakat kepada Polda untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Bali. Bahkan tiga dari lima karangan bunga berisi tulisan dukungan dari masyarakat Bali kepada Kapolda Golose yang berani menutup tempat hiburan malam Akasaka di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Terkait pengiriman karang bunga tersebut, mantan Karo Binkar Biro SDM Polda Bali ini mengaku tidak tahu kapan dikirimnya. ‘’Tahu-tahu sudah ada di depan Mapolda. Setelah saya cek pengirimnya, mereka yang cinta dan peduli terhadap masa depan Bali. Ini salah satu bukti masyarakat Bali mendukung dan mengapresiasi kinerja Polda Bali dalam menjaga keamanan khususnya dalam memberantas peredaran narkoba,’’ tegasnya. Beberapa bulan lalu, kata Hengky Widjaja, ratusan karangan bunga dari masyarakat Bali dalam rangka mendukung Polri khususnya Polda Bali untuk menjaga keutuhan NKRI. ‘’Sekarang dikirim karangan

bunga dalam rangka memberi dukungan kepada Kapolda agar menutup Akasaka,’’ ujar mantan Kasat Reskrim Polres Gianyar ini. Hengky Widjaja menilai krama Bali sudah memahami bahwa keamanan di Pulau Dewata ini menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Mereka juga menyadari Polda bersama jajarannya tidak bisa bekerja sendiri, namun butuh sinergitas dan dukungan dari masyarakat Bali itu sendiri. ‘’Saya berterima kasih kepada masyarakat atas dukungannya selama ini. Bali harus dijaga dari para mafia narkoba untuk menyelamatkan generasi masyarakat Bali,’’ ujar perwira yang naik pangkat dari AKBP ke Kombes per 30 Juni 2017 lalu. Sementara itu, anggota Direktorat Sabhara Polda Bali Bripda Irwan Renaldy saat jaga di pintu masuk Mapolda menceritakan bahwa sekitar pukul 11.00 Wita, ada laki-laki yang mengendarai mobil pick-up berhenti di depan Mapolda. Selanjutnya, pria itu menurunkan lima karangan bunga. Saat ditanya oleh Irwan, laki-laki itu mengaku diminta bosnya mengantar pesanan

PERSEMBAHYANGAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I. A. Selly Mantra saat melaksanakan persembahyangan bersama dalam kegiatan Bhakti Panganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Jumat (14/7) kemarin.

SERANGKAIAN pujawali di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Bhakti Panganyar, Jumat (14/7) kemarin. Pelaksanaan Bhakti Panganyar dipimpin langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I. A. Selly Mantra. Pujawali ini secara rutin dilaksanakan dan puncak pujawali bertepatan dengan Purnama Kasa yang pada tahun ini jatuh bertepatan dengan Saniscara Kasa Prangbakat, Sabtu (8/7). Pelaksanaan Bhakti Panganyar Pemkot Denpasar diawali dengan persembahan tari wali dan upakara Bhakti Panganyar di-puput dua sulinggih dari Bali yakni Ida Pedanda Wayahan

Denpasar (Bali Post) Ketegasan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menutup tempat hiburan malam Akasaka didukung komponen masyarakat. Bentuk dukungan itu dalam bentuk pengiriman karangan bunga dan ditaruh di depan Mapolda di Jalan WR Supratman, Denpasar Timur, Jumat (14/7) kemarin. Karangan bunga tersebut di antaranya bertuliskan ‘‘Jangan Biarkan Narkoba Menghancurkan Generasi Bangsa Pulau Dewata’’, ‘‘Hancurkan Narkoba, Terima Kasih Bapak Kapolda Bali yang Telah Menyelamatkan Kami dengan Menutup Akasaka’’, ‘‘Kami Mendukung Bapak Kapolda Bali Berani Menutup Akasaka Diskotik’’, ‘‘Pemkot dan Pemprop Wajib Mendukung Pemberantasan Narkoba di Bali’’, ‘‘Terima Kasih Bapak Kapolda Petrus Golose dan Bangga Punya Kapolda Bali Berani Menutup Akasaka yang Telah Lama Merusak Bali’’. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, karangan bunga itu dikirim oleh Forum Masyarakat Muda Mudi Sehat, LMD Denpasar, Akademisi Bali

Topik : BNNP PROSES 310 KASUS NARKOBA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

karangan bunga untuk ditaruh di depan pagar Mapolda Bali. ‘’Karena karangan bunga ini bukan barang berbahaya, saya persilakan. Saya langsung melaporkan kepada atasan saya,’’ ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, seusai menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika

Internasional (HANI) di Gedung Kertha Gosana Puspem Badung, Kamis (13/7) lalu, Kapolda Bali menegaskan tidak akan mengeluarkan izin keramaian untuk Akasaka. Sedangkan terkait pencabutan izin operasional tempat hiburan malam itu merupakan kewenangan Pemkot Denpasar. (kmb36)

Wanasari dari Geria Wanasari Sanur dan Ida Pedanda Gede Mas Dwijaputra dari Geria Baturiti, Tabanan. Tari wali dan kekidungan dari Sekaa Dharma Jayeng Swara Kota Denpasar dan tarian Topeng dari Sekaa Campur Sari Kota Denpasar yang diiringi Sekaa Gong Arsa Winangun Kota Denpasar Desa Pakraman Pohgading yang dilaksanakan sebelum persembahyangan bersama. Sedangkan Kamis (13/7) malam, Sekaa Arja Arsa Winangun Kota Denpasar juga turut dalam acara pementasan yang menampilkan judul ‘‘Ceti’’. “Selalu memohon petunjuk ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dari pelaksanaan upacara ini mampu memantapkan sradha bhakti kita dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Denpasar,” ujar Wali Kota Rai Mantra usai melakukan persembahyangan bersama. Sementara itu, Kabag Kes-

ra Setda Kota Denpasar IGN Mataram mengatakan, upacara Nganyarin setiap tahun rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Denpasar. Pamuput Bhakti Panganyar dan berbagai sesajen telah dipersiapkan dari Kota Denpasar. “Kali ini di piodalan Pura Mandara Giri Semeru kembali Pemkot melaksanakan Bhakti Panganyar yang dipimpin langsung Wali Kota Rai Mantra dan Wakil Wali Kota Jaya Negara,” ujarnya. Ketua Manggala Karya Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar yang telah berpartisipasi dalam rangkaian upacara piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung. Tentunya pada tahun-tahun sebelumnya Pemkot Denpasar juga telah melaksanakan Bhakti Panganyar yang juga dilakukan dengan iringan persembahan tari wali. (ad1163)

Pemkot Denpasar ”Nganyarin” di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Lumajang

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Bali Post/kmb36

KARANGAN BUNGA – Beberapa karangan bunga berjejer di depan Mapolda sebagai bentuk dukungan terhadap penutupan Akasaka.


BADUNG

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

3

Rp 4 Miliar untuk Dua Alat Berat DLHK

Mangupura (Bali Post) – Guna mengatasi lonjakan volume sampah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung berinisiatif membeli dua alat berat. Program ini telah dianggarkan pada APBD Perubahan 2017. Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan, jenis alat yang akan dibeli adalah satu unit loader dan satu road sweeper. Dua alat berat ini diperkirakan menelan anggaran hingga Rp 4 miliar. “Kami sudah merencanakan untuk pengadaan dua alat berat, yakni satu unit loader dan satu road sweeper yang dianggarkan pada APBD Perubahan 2017,” ujar Eka Merthawan, Jumat (14/7) kemarin. Menurut Eka Merthawan, anggaran untuk satu alat berat mencapai Rp 2 miliar lebih. Harga satuan ini berdasarkan e-katalog yang telah ditetapkan. “Fungsi dua alat berat menjadi alat utama untuk mengangkut sampah. Sementara untuk road sweeper atau alat menyapu di jalan ini juga penting dimiliki,” ujarnya. Eka Merthawan menambahkan, fungsi road sweeper untuk membersihkan jalan-jalan yang berisiko tinggi. Seperti di underpass, jalan tersebut sangat padat. Selain untuk efesiensi kerja, juga untuk keamanan petugas DLHK dalam bekerja. “Logikanya, kami kan tidak menyapu di tengah jalan, apalagi kalau jalan berisiko tinggi. Intinya, kami tetap menomorsatukan keselamatan petugas kami,” tegasnya. Pejabat asal Sempidi, Badung ini mengakui pengadaan dua alat berat ini belum mencukupi. Sebab idealnya ada sepuluh alat berat. Apalagi musim seperti sekarang terjadi fenomena yang membikin DLHK kelimpungan dalam penanganan sampah. “Petugas stand by penuh bulan ini di posisi timur, tepatnya daerah Pantai Tanjung Benoa. Sebab, sekarang banyak munculnya sampah rumput laut, tapi sudah kita tangani rutin,” jelasnya. Eka Merthawan menambahkan, rata-rata volume sampah di Badung mencapai 210 ton per hari. Volume sampah mengalami peningkatan hingga 50 ton per hari atau mencapai 260 ton sampah per hari. “Ini yang menjadi tanggung jawab kami setiap hari,” tegasnya. (kmb27)

Pantai Pandawa Ditetapkan Jadi Zona Budi Daya Terumbu Karang

Mangupura (Bali Post) Bagian sisi kanan Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kuta Selatan saat ini telah ditetapkan menjadi zona budi daya karang laut. Bahkan, hingga saat ini ribuan karang telah berhasil dibudidayakan, baik itu Acropora dari berbagai jenis, soft coral Euphyllia sp dan lain sebagainya. Menurut Kepala Tata Usaha Pengelola Pantai Pandawa Wayan Letra, kawasan tersebut memang dijadikan tempat konservasi terumbu karang. Penataannya memanfaatkan areal hampir satu hektar. Saat ini baru sekitar 30 persen sudah tertanam karang dari total luasan. Sebenarnya konsep transplantasi koral di Pantai Pandawa sudah dilakukan sejak 2011 lalu,” kata Wayan Letra, belum lama ini. Letra mengakui, sebelumnya keberadaan koral di sana masih dikomersialkan dan dipertontonkan kepada wisatawan. Namun saat ini, hal tersebut berubah seiring konsep ekowisata laut yang dikembangkan Desa Adat Kutuh. Bahkan sejumlah kerja sama dengan pemerhati coral, Universitas Udayana, Pokmaswas dan lembaga lainnya terus dijalin dengan baik. Hal tersebut juga sekaligus untuk mensinergikan pariwisata dengan upaya pelestarian alam, sebab tidak dipungkirinya laut adalah salah satu daya tarik dari Pantai Pandawa yang harus dijaga ekosistemnya. Selama ini, transplantasi koral di Kutuh sudah berjalan cukup baik. Ini didukung dengan kondisi laut di Pandawa yang memang aman dan bagus untuk kegiatan tersebut. Kondisi gelombang laut tidak menyentuh tempat budi daya, karena gelombang laut pecahnya di tengah laut bukan di pesisir. “Kita juga tata tempat dengan jalur-jalur khusus, sehingga tidak akan sampai terinjak ketika dilakukan penyelaman,” terangnya Sementara itu, Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendali Mutu (BKIPM) kelas I Denpasar Woro Nur Endang Sariati memyampaikan kesiapannya untuk bersinergi dengan Desa Adat Kutuh jika nantinya ada koral yang akan dilepasliarkan. Pihaknya juga mengharapkan kawasan pantai di Kutuh harus benar-benar untuk konservasi dan senantiasa dijaga kelestariannya. (kmb23)

Bali Post/eka

TERJEPIT - Salah seorang wisatawan mancanegara melihat areal persawahan yang terjepit bangunan akomodasi pariwisata di Canggu, Badung. Pendapatan dari sektor pariwisata yang lebih menggiurkan dibandingkan dengan pertanian merupakan salah satu faktor penyebab banyak lahan pertanian di kawasan ini beralih fungsi menjadi akomodasi pariwisata.

Disdikpora Kaji Pembangunan Sekolah Baru

Mangupura (Bali Post) –

Rencana pembangunan sekolah baru di Kabupaten Badung mulai dikaji oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung. Kajian dimaksudkan untuk mengetahui kebutuhan dan ketersediaan lahan dan sumber daya manusia untuk sekolah baru tersebut. Kepala Disdikpora Badung Ketut Widia Astika mengaku sudah mulai mengkaji kebutuhan sekolah di Badung. “Rencananya Sekolah Dasar yang minim murid kemungkinan besar akan dilebur menjadi SMP atau SMA. Namun rencana ini masih kita kaji,” ujar Widia Astika, Jumat (14/7) kemarin. Menurut Widia Astika, ada beberapa SD di wilayah Mengwi, Abiansemal dan Petang yang memang memiliki sedikit murid, se-

hingga berpotensi dijadikan satu sekolah. Namun kebijakan ini diharapkan tidak sampai membuat SD yang dulunya sedikit siswa justru kekurangan kelas ke depanya. “Menjadikan SD sebagai SMP kan harus memperhitungkan luas lahannya juga. Tidak mungkin tanah cuma depalan are kita jadikan SMP,” ujarnya. Widia Astika mengatakan, peleburan SD menjadi SMP atau SMA ini cukup mengirit biaya dan

SDM. Sebab, guru-gurunya bisa dipindah ke sekolah yang lebih bergairah. “Jadi, kemampuannya mengajar lebih bisa dioptimalkan lagi. Yang jelas kalau dari SDM ini bagus,” katanya. Dihubungi terpisah, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta meminta Disdikpora segera mengkaji pembangunan gedung sekolah baru di masing-masing desa atau kecamatan di Gumi Keris. Penambahan sekolah baru ini diharapkan mampu mengatasi kekisruhan akibat sulitnya anak didik mencari sekolah tiap tahun ajaran baru. “Saya sudah menginstruksikan kepada Disdikpora untuk segera menindaklanjuti hal itu (kajian pembangunan sekolah baru – red),” tegasnya.

Pejabat asal Desa Pelaga, Petang ini setuju dibangun gedung SD dan SMP negeri baru beserta komponen pendukungnya di masingmasing desa atau kecamatan, terutama di wilayah padat penduduk. Selain menambah gedung SD dan SMP negeri, Bupati Giri Prasta juga sependapat ada penambahan sekolah SMA/SMK negeri di masing-masing kecamatan di Gumi Keris. “Pembangunan SMA/SMK baru di masingmasing kecamatan memang sangat dibutuhkan saat ini untuk meningkatkan daya tampung siswa SMA/SMK. Namun, masih diperlukan mekanisme dalam pelaksanaannya, mengingat pengelolaan SMA/SMK saat ini berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi,” jelasnya.

Giri Prasta menegaskan, p iha knya a ka n b erkoor dinasi dengan Pemprov Bali terkait pembangunan SMA/SMK. Dalam rangka pemenuhan layanan pendidikan, pihaknya mengaku telah merancang kegiatan pembangunan gedung sekolah secara bertahap, pengadaan alat peraga pendidikan termasuk pemenuhan sarana pendukung pendidikan berupa penyediaan laboratorium komputer pada perubahan APBD Tahun 2017, dalam rangka mendukung pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). “Kita harus koordinasi dengan provinsi. Saya yakin bisa. Kita yang bangunkan, setelah jadi kita hibahkan kepada provinsi,” tegasnya. (kmb27)

Sampaikan Jawaban Pemerintah

Bupati Setujui Pemenuhan Pelayanan Pendidikan Bali Post/ist

KARANG LAUT - Bagian sisi kanan Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kuta Selatan saat ini telah ditetapkan menjadi zona budi daya karang laut.

Diduga Digulung Ombak, Turis Tiongkok Tewas Satu Orang Kondisinya Kritis

Mangupura (Bali Post) Gelombang laut yang tidak bersahabat menelan korban di Pantai Kuta, Jumat (14/7) kemarin. Dua turis asal Tiongkok diduga digulung ombak saat snorkling di lokasi kejadian, tepatnya di depan Beach Walk. Korbannya yaitu Wang Jirui (20) yang menginap di Popies Homestay Jalan Poppies II, Kuta masih dirawat di RS BIMC. Sedangkan Huang Liang (34) dinyatakan meninggal dunia. Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol Ketut Suparta mengatakan, hasil penyelidikan kedua korban check in, Kamis (13/7) sekitar pukul 12.00 Wita dan rencananya check out Sabtu (15/7) hari ini. Korban berlibur di Bali bersama teman-temannya. Dari keterangan saksi-saksi, pada Jumat (14/7) pukul 09.30 Wita korban tiba di Pantai Kuta dan memesan tempat duduk di depan Pos II Balawista, di depan Beach Walk. Setelah itu, kedua korban memesan bir dan air mineral. Selanjutnya, mereka snorkling sekitar 15 menit dan kembali ke pinggir pantai untuk minum bir. Setelah itu, mereka kembali snorkling. Waktu korban berada di dalam dan mengikuti arus ombak, sempat diberi tahu oleh pemain surfing supaya jangan melakukan snorkling di tempat tersebut. Namun, tidak ada respons dari korban. Selanjutnya, pemain surfing itu melapor kepada petugas Balawista bahwa ada tamu terapung di air. ‘’Petugas Balawista langsung mengambil skyboat menuju arah korban. Korban langsung dievakuasi ke pinggir pantai untuk diberikan pertolongan,’’ ujarnya. Karena kondisinya sekarat, korban langsung dipanggilkan ambulans. Beberapa menit kemudian ambulans tiba dan Wang Jirui langsung dibawa ke RS BIMC. Sedangkan Huang Liang diberikan pertolongan pijatan jantung berkali-kali, tetapi tidak ada respons dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Siloam. ‘’Sampai saat ini, jenazah Huang Liang masih di RS Siloam. Kami sudah menghubungi konsulatnya agar keluarga korban dikontak,’’ tegas mantan Wakasat Resnarkoba Polresta Denpasar ini. (kmb36)

MENYERAHKAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan Jawaban Pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Badung atas sembilan ranperda dan empat dokumen penganggaran daerah saat Sidang Paripurna DPRD Badung di Kantor DPRD, Puspem Badung, Jumat (14/7) kemarin. BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta sangat menyetujui saran Dewan untuk pemenuhan pelayanan pendidikan. Pemkab Badung telah merancang kegiatan pembangunan gedung sekolah secara bertahap, pengadaan alat peraga pendidikan termasuk pemenuhan sarana pendukung pendidikan berupa penyediaan laboratorium komputer, sehingga pada tahun ajaran 2017/2018 seluruh SMP negeri di Badung telah dapat melaksanakan

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Bupati Giri Prasta juga sangat menyetujui pembangunan gedung SD dan SMP negeri baru beserta komponen pendukungnya di masing-masing desa atau kecamatan. Hal ini guna mengatasi permasalahan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) tahun ajaran 2017/2018. Hal tersebut disampaikan Bupati Giri Prasta saat menyampaikan

Jawaban Pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Badung atas sembilan Ranperda dan empat dokumen penganggaran daerah pada Sidang Paripurna DPRD Badung di Ruang Utama Gosana Kantor DPRD, Puspem Badung, Jumat (14/7) kemarin. Sidang Paripurna dibuka Ketua DPRD Badung Putu Parwata, serta dihadiri para Wakil Ketua DPRD beserta anggota DPRD Badung, Wabup Ketut

Suiasa, Forkompinda Badung dan Kepala Perangkat Daerah. Menurut Bupati Giri Prasta, rencana pembangunan gedung SD dan SMP baru tersebut masih perlu dilengkapi kajian yang komprehensif terhadap kebutuhan dan ketersediaan lahan di masing-masing desa maupun kecamatan serta sumber daya manusia yang akan dibutuhkan dan telah diinstruksikan kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga untuk segera menindaklanjuti hal itu. Sementara mengenai pembangunan SMA/SMK baru di kecamatan, termasuk usulan pembangunan SMAN 2 Kuta Selatan dan SMAN 2 Abiansemal, pada prinsipnya Bupati Giri Prasta sependapat untuk meningkatkan daya tampung siswa SMA/SMK. Namun, untuk menindaklanjuti hal ini masih diperlukan mekanisme dalam pelaksanaan kegiatan yang diawali dengan langkahlangkah koordinasi dalam bidang pendidikan menengah. “Pembangunan gedung sekolah baru, terutama pada wilayah-wilayah yang padat penduduk perlu kajian secara komprehensif, termasuk melakukan koordinasi dengan pihak Provinsi terkait dengan pembangunan SMA/ SMK baru,” tegasnya. Ketua DPRD Badung Putu Parwata menilai jawaban pemerintah terhadap Pemandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi DPRD Badung cukup konsisten dengan apa yang akan direncanakan di awal kepemimpinan Bupati Nyoman Giri Prasta

dan Wabup Ketut Suiasa. Menurut politisi asal Desa Dalung ini, pemerintah sudah memberikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Badung. Dari jawaban pemerintah itu, pihaknya menilai pemerintah masih konsisten terhadap pembangunan serta di bidang pelayanan. “Jadi jelas jawaban pemerintah mengenai pendidikan, yakni untuk melakukan penambahan sekolah,“ ujar Parwata yang saat itu di dampingi kedua Wakil Ketua DPRD yakni I Nyoman Karyanan dan Made Sunarta. Lebih lanjut ia mengatakan, begitu juga di bidang pelayanan kesehatan yang berencanan membangun rumah sakit di Badung Selatan. “Ini kita berikan apresiasi, karena pemerintah telah melakukan kajian feasibility study untuk membangun rumah sakit ataukah nanti bekerja sama dengan Rumah Sakit Unud atau membangun rumah sakit daerah baru,” paparnya. Mengenai infrastruktur, kata Parwata, juga sudah dijawab oleh Bupati yang membuat strategi menghidupkan UMKM sesuai dengan potensi wilayah masing-masing dan pembangunan desa wisata. “Ini beberapa hal yang strategis untuk membangkitkan ekonomi Badung sudah kelihatan. Jadi bukan saja pendapatannya yang kaya, tapi masyarakatnya akan menikmati pendapatan yang cukup. Untuk itu, semua jawaban pemerintah ini kami akan putuskan pada hari Senin mendatang,” paparnya. (ad1167)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

MPLS Ditutup dengan Pergelaran Seni

SMK PGRI 3 Denpasar Beri Jaminan Masa Depan MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK PGRI 3 Denpasar, Jumat (14/7) kemarin ditutup dalam suasana penuh kegembiraan. Selama lima hari digembleng, 690 peserta MPLS mengikuti kegiatan secara disiplin. Acara penutupan ditandai pelepasan atribut MPLS oleh Kepala Sekolah Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. didampingi Ketua Panitia MPLS I Made Sugiartana, S.ST.Par. dilanjutkan penyerahan siswa baru kepada Ketua Komite Drs. I Made Rejadi, M.M., karena mulai saat itu mereka dinyatakan resmi menjadi keluarga besar SMK PGRI 3 Denpasar. Puncak penutupan MPLS diisi pergaleraan potensi seni siswa baru. Di antaranya ditampilkan tari Sekar Jagat, mawirama, dharma gita, tari Candrawasih, lagu pop Bali dan bebondresan. Semuanya dilakoni oleh siswa kelas X yang baru. Acara penutupan makin khusyuk ketika semua warga sekolah menyanyikan lagu Hymne SMK PGRI 3 Denpasar. Kasek Nengah Madiadnyana merasa terharu melihat semangat dan kerja keras siswa barunya selama lima hari mengikuti MPLS. Tak ada kekerasan dan intimidasi, semuanya tampil penuh senyum karena memang komitmen SMK PGRI 3 Denpasar menjalankan PBM dengan penuh kasih sayang. ‘’Kalau dulu peserta MPLS membawa makanan untuk panitia, sekarang mereka membawa makanan untuk dimakan sendiri,’’ ujarnya. Para siswa baru pun serempak menjawab ‘’tidak’’ ketika ditanya apakah ada kekerasan di sekolah ini. Mereka justru senang memiliki banyak teman dan bersama-sama dilatih menjawab tantangan de-

S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Bedah Buku ’’Bali Mandara Estafeta untuk Generasi Muda’’

Nilai-nilai Bali Mandara Harus Diwariskan pada Generasi Penerus

TUTUP MPLS - Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. (tengah) didampingi Ketua Panitia Made Sugiartana menyerahkan siswa baru kepada Ketua Komite Made Rejadi saat penutupan MPLS. ngan konsep kerja tim. Madiadnyana sampai menitikkan air mata saking terharunya melihat semangat siswa dan dewan guru yang mengawasi hingga akhir MPLS. Padahal ia masih dalam perawatan dokter karena sakit, namun memaksakan diri agar bisa bertemu dengan siswa barunya. ‘’Saya rindu melihat anak-anak baru,’’ katanya. Menurutnya, mereka yang memilih SMK PGRI 3 Denpasar adalah generasi yang memiliki masa depan. SMK PGRI 3 Denpasar memberi jaminan masa depan terbaik bagi siswanya. Makanya Madiadnyana menyatakan para siswa baru sudah pas memilih sekolah berkualitas dengan sarana dan fasilitas sekolah berstandar hotel bintang lima. Hal itu dibenarkan Ketua Komite I Made Rejadi. Siswa baru SMK PGRI 3 Denpasar sudah tepat memilih sekolah berkualitas dan menjamin masa depan. Ia mengingatkan setelah menjadi siswa hendaknya di-

tunjukkan dengan semangat belajar keras guna menggapai mimpi cerah. Ketua Panitia MPLS Made Sugiartana menjelaskan, pelaksanaan MPLS penuh dengan nuasana kebersamaan dan dilandasi kasih sayang. MPLS mengacu pada tema utama dan juklak yang diedarkan Disdikpora Kota Denpasar yakni ‘’Melalui MPLS Kita Tumbuhkan Generasi Muda yang Berkarakter, Berbudi Pekerti dan Bernilai Pancasila, Menyejukkan, Menyenangkan dan Menambah Wawasan Keilmuan’’. MPLS diisi pengenalan program keahlian, struktur dan komponen sekolah dan organisasi siswa, PSN serta bakti sosial. Selain itu, MPLS mengampanyekan moto SMK PGRI 3 Denpasar yakni ‘’Sekolah Bersih, Disiplin, Berprestasi dan Luar Biasa’’. SMK PGRI 3 Denpasar dikenal SMK swasta ber-ISO, terakreditasi A, gedungnya megah dengan fasilitas lengkap dan SDM gurunya berkualitas. (ad1168)

DALAM rangka Hari Jadi Provinsi Bali ke-59 Tahun 2017, Pemerintah Provinsi Bali menggelar acara Bedah Buku ‘’Bali Mandara Estafeta untuk Generasi Muda’’ di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (14/7) kemarin. Buku yang dibuat oleh Bappeda Litbang Provinsi Bali ini rencananya diluncurkan pada hari jadi Provinsi Bali, Agustus mendatang. Dalam sambutannya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengharapkan melalui acara bedah buku ini ada masukan untuk menyempurnakan buku dimaksud. ‘’Hari ini dibedah untuk mendapat masukan sehingga menjadi dokumen Provinsi Bali yang akan kita wariskan kepada generasi penerus,’’ katanya. Ia mengatakan tak ada intervensi terhadap isi buku ini sehingga diharapkan isinya objektif. Ditambahkannya, tak mungkin membuat buku yang sempurna, namun setidaknya dengan masukan yang muncul pada hari ini membuat buku ini menjadi siap ketika diluncurkan. ‘’Buku ini penting bagi generasi penerus karena akan memberi gambaran apa yang sudah dilakukan dan apa yang masih kurang, sehingga nantinya tidak mengulang hal yang sama,’’ ujar Mangku Pastika. Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali Putu Astawa selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan, buku ini penting untuk meletakkan dasar-dasar dalam perubahan tatanan kehidupan di Bali. Perlu lima fase untuk bisa mewujud-

BEDAH BUKU - Gubernur Bali Made Mangku Pastika (tengah) menghadiri acara bedah buku ‘’Bali Mandara Estafeta untuk Generasi Muda’’ di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali. kan visi Bali Mandara. Sebagai pembahas, Pemimpin Redaksi Bali Post Nyoman Wirata dan wartawan senior yang kini menjadi sulinggih Ida Pandita Mpu Jaya Prema menyampaikan berbagai masukan guna menyempurnakan buku ini, baik dari sisi redaksional maupun substantif. Muncul juga berbagai pendapat dan masukan dari hadirin seperti anggota DPR-RI A.A. Adhi Mahendra Putra, Kelompok Ahli Pembangunan Provinsi Bali Dr. I Putu Sastra Wingarta dan beberapa hadirin lainnya, baik dari akademisi maupun insan pers. Mayoritas sepakat bahwa visi Bali Mandara dan penjabarannya adalah tujuan yang positif yang perlu diwariskan kepada generasi penerus. Bahkan sudah ada contoh konkret dari keberhasilan yang dicapai Pemerintah Provinsi Bali dalam menerapkan nilai-nilai Bali Mandara. Untuk

mencapai visi Bali Mandara masih diperlukan kerja keras dari semua pihak dan tak terpengaruh oleh ego sektoral, sehingga pembangunan Bali bisa berlangsung secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Bali Mandara harus dipahami semua orang Bali, sehingga semua memberi kontribusi. Bukan hanya calon pemimpin atau generasi muda Bali, tetapi semua yang peduli terhadap Bali. Penulis buku Arya Suharja menerima semua masukan yang disampaikan. Menurutnya, buku yang ditulis dalam waktu singkat ini memang tak bisa memenuhi semua ekspektasi. Namun, ia memastikan buku ini sebagai catatan reflektif yang bermaksud menjadi pemantik bagi para pembacanya. ‘’Saya tidak bikin ‘air gula’, tapi ‘kopi’ yang ada manis dan pahitnya. Yang penting setelah membacanya kita terjaga,’’ ungkapnya. (ad1162)

Pemberdayaan Alumni IHDN Denpasar

P R O F I L E C E R I T A

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

Wujud Dukung Kemajuan Almamater, Pembangunan Masyarakat dan Keutuhan NKRI

USAI NGAYAH - Sekaa Arja Arsa Winangun, Desa Pakraman Pohgading, Ubung Kaja, Denpasar Utara, berfoto bersama Wakil Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara, Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede, Wakil Ketua DPRD Made Muliawan Arya beserta jajarannya seusai ngaturang ayah di Pura Mandhara Giri, Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (13/7).

Sekaa Arja Arsa Winangun Desa Pakraman Pohgading

’’Ngayah’’ di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Lumajang

SERANGKAIAN Pujawali Bhakti Panganyar Pemkot Denpasar di Pura Mandhara Giri, Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, yang dilaksanakan Jumat (14/7) kemarin, Sekaa Arja Arsa Winangun, Desa Pakraman Pohgading, Ubung Kaja, Denpasar Utara, turut ngaturang ayah Arja di wantilan pura setempat, Kamis (13/7) malam. Garapan Arja ini sebelumnya telah ditampilkan dalam gelaran Pesta Kesenian Bali ke-39 tahun 2017 dan sukses menarik atensi penonton, sehingga kini kembali ditampilkan saat ngaturan ayah di Pura Mandhara Giri, Semeru Agung. Penampilan Sekaa Arja Arsa Wi-

nangun, Desa Pakraman Pohgading malam itu turut disaksikan Wakil Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Made Muliawan Arya beserta jajarannya. Mereka berbaur bersama masyarakat dan pamedek yang tangkil di Pura Mandhara Giri, Semeru Agung. Koordinator Sekaa Arja Arsa Winangun, Desa Pakraman Pohgading, I Komang Gede Satrya Wibawa, ditemui seusai pementasan mengatakan, judul yang diangkat adalah ‘’Ceti’’. ‘’Garapan kesenian Arja yang kami persembahkan ini diangkat dari novel karya sastrawan I Gusti Panji Tisna

yang berjudul ‘Ni Rawit Ceti Penjual Orang’. Berkisah tentang seorang gadis cantik dari Desa Lukluk, mantan penari Legong yang terkenal dan piawai menari, namun kecantikan serta kemampuannya menari disalahgunakan,’’ ujarnya. Lebih lanjut Satrya Wibawa mengatakan, Sekaa Gong Arsa Winangun pada pelaksanaan Pujawali Bhakti Panganyar Pemkot Denpasar itu juga ngaturan ayah mengiringi ilen-ilen tari wewalian berupa Topeng, Rejang Renteng dan lainnya. ‘’Kami sangat bangga dapat ngaturang ayah di Pura Mandhara Giri, Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur,’’ katanya. (ad1166)

Sasar Segmen Premium

LG Buka ’’Brandshop’’ di BEC

BALI Electronic Center (BEC) sebagai salah satu toko elektronik terlengkap di Kota Denpasar, kini makin lengkap dengan hadirnya LG Brandshop. Operasional LG Brandshop ini secara resmi dilakukan Jumat (14/7) kemarin. Dalam pembukaan outlet yang menampilkan ragam produk elektronik LG di segmen premium ini, hadir President Director LG Electronics Indonesia, Jae Young Lee. Menurut Jae Young Lee, outlet yang dibuka di BEC ini merupakan yang terbaik dan termewah di Denpasar. Ia optimis penjualan produk premium LG bisa meningkat dengan beroperasinya outlet baru ini. Sebab, dalam outlet tersebut dihadirkan sejumlah produk premium unggulan LG, salah satunya OLED TV. ‘’OLED merupakan produk TV yang menggunakan teknologi terkini LG dan satu-satunya di dunia,’’ klaim Jae Young Lee. Di outlet LG Brandshop ini, pelanggan bisa menemukan sejumlah produk premium LG. Tak hanya itu, sejumlah produk untuk segmen menengah ke bawah juga tersedia. ‘’Dengan beragam produk yang ditawarkan LG, konsumen bisa memilih produk yang diinginkannya,’’ ujarnya. Sales Director PT LG Electronics Indonesia Budi Setiawan menambahkan, LG melengkapi operasional outlet dengan tenaga yang profe-

sional. ‘’Mereka siap menemani dan memberi informasi terkait ragam produk yang ada di LG,’’ jelasnya. Selain itu, lanjutnya, tenaga konsultan ini juga akan sigap memenuhi kebutuhan konsumen dan menunjukkan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Hingga saat ini LG telah membuka 29 LG Brandshop di seluruh Indonesia. Khusus untuk konsumen Denpasar, Branch Manager LG Electronics Indonesia Cabang Bali Sugito mengatakan ada beragam promosi yang ditawarkan hingga 23 Juli. Salah satunya gratis 1 unit HP LG v20 dan Home Theater System tipe LHD427 bagi tiga pembeli pertama

TV OLED LG tipe 55B6T. Terdapat juga cashback dan beragam produk elektronik LG gratis bagi konsumen. ‘’Selama momen istimewa ini, LG mengundang masyarakat Denpasar dan sekitarnya untuk berkunjung ke LG Brandshop dan menikmati beragam promosi menarik,’’ katanya. Terkait dipilihnya BEC sebagai lokasi LG Brandshop, Owner BEC Jaya Anggrawan mengatakan, kerja sama ini akan makin meningkatkan penjualan LG di BEC. Ia mengaku senang dan berterima kasih dengan kehadiran LG Brandshop ini karena diyakini kunjungan konsumen ke BEC akan makin meningkat melalui makin banyaknya pilihan produk yang bisa dibeli. (bns1)

BUKA RESMI - Manajemen LG Electronics Indonesia dan BEC membuka secara resmi LG Brandshop, Jumat (14/7) kemarin.

DALAM upaya mendukung kemajuan almamater, pembangunan masyarakat dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah gerusan paham-paham radikalisme, Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar menggelar pemberdayaan alumni IHDN Denpasar, Jumat (14/7) kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan di Gong Bali Resto, Desa Budaya Kertalangu, Kesiman, Denpasar tersebut melibatkan 200 orang alumni IHDN Denpasar dari berbagai angkatan dari seluruh kabupaten/kota se-Bali. Hadir Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. I Nengah Duija, M.Si. dan anggota DPR-RI Komisi X Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. sebagai pembicara. Acara yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan ‘’Indonesia Raya’’ dan pembacaan teks Pancasila ini, dikemas dalam suasana santai dan ceria. Pada kesempatan itu juga dirumuskan AD/ART Alumni IHDN Denpasar. Ketua Alumni IHDN Denpasar Dr. I Made Adi Surya Pradnya, S.Ag., M.Fhil.H. mengatakan, saat ini paham radikalisme, terorisme dan paham lainnya yang bertentangan dengan Ideologi Pancasila sudah masuk ke ranah pendidikan. Oleh sebab itu, alumni IHDN Denpasar yang merupakan alumni-alumni berbasis agama dan kebudayaan harus berperan dalam menjaga keutuhan NKRI dan ideologi Pancasila. ‘’Kami alumni IHDN Denpasar dengan tegas menolak pahampaham radikalisme dan paham lainnya yang betentangan dengan ideologi Pancasila. Kami memper-

BERIKAN MATERI - Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. memberikan materi dialog ‘’Peran Alumni IHDN Denpasar dalam Menjaga Keutuhan NKRI’’ di hadapan anggota DPR-RI Komisi X Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. dan 200 alumni IHDN Denpasar. temukan seluruh alumni IHDN Denpasar dari seluruh kabupaten/ kota di Bali agar bisa menyosialisasikan dan menyebarkan kepada masyarakat bahwa tidak ada ideologi lain di Indonesia selain Pancasila,’’ tegas Made Adi Surya Pradnya. Dikatakannya, ideologi Pancasila dirumuskan dan dibentuk melalui perjuangan yang sangat panjang oleh para pejuang bangsa. Oleh karena itu, kesucian ideologi Pancasila jangan sampai dinodai oleh paham-paham dan ormasormas yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Selain itu, pihaknya bersama para alumni IHDN Denpasar sangat mendukung Perppu Nomor 2 Tahun 2017 untuk membubarkan ormas-ormas yang anti-ideologi Pancasila. Sementara itu, Rektor IHDN Denpasar Prof. I Nengah Duija

mengatakan, Hindu secara umum sudah memfinalkan bahwa Indonesia adalah NKRI. Pernyataan tersebut sudah menjadi komitmen bangsa Indonesia sejak dahulu yang tertuang dalam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. ‘’Kami dari jajaran IHDN sangat mendukung itu. Kami sudah melakukan langkah-langkah terkait dengan pengukuhan kembali NKRI dan Pancasila melalui pentas seni berwawasan kebangsaan yang kami gelar Mei lalu,’’ tandasnya. Melalui dialog pemberdayaan alumni IHDN ini, pihaknya berharap para alumni bisa memberikan masukan dan bersinergi dengan IHDN Denpasar untuk kemajuan IHDN Denpasar ke depannya. Selain itu, para alumni diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di Bali. (ad1165)

Yayasan Mahattama Giri Kusuma Kembali Laksanakan Interaktif Penyembuhan Jarak Jauh

YAYASAN Mahattama Giri Kusuma yang dibina Grand Master Ratuaji Ida Bagus D. Argawana kembali melaksanakan Interaktif Penyembuhan Jarak Jauh di Bali TV pada Sabtu (15/7) ini pukul 16.00-17.00 Wita. Manfaatkanlah kesempatan baik ini bagi yang mempunyai masalah kesehatan, rumah tangga, keturunan, pekerjaan dan rezeki. Siapkan dua gelas air mineral yang akan diprogramkan Energi Penyembuhan dari Studio Bali TV. Pada Minggu (16/7) besok dilaksanakan kegiatan Penyembuhan Gratis Tanpa Obat pada pukul 08.00-11.00 Wita. Silakan datang langsung ke alamat Yayasan Mahattama Giri Kusuma, Jalan By-pass I Gusti Ngurah Rai Nomor 18 Tohpati (Utara Desa Budaya Kertalangu), Denpasar. Bagi bapak/ibu yang ingin meningkatkan penyembuhan, menjaga kesehatan dan keseimbangan spiritual, jangan lewatkan kesempatan ini. Ikutilah Program Meditasi Love and Light dengan biaya Rp 400.000. Bapak/ibu dituntun teknik meditasi untuk menyembuhkan diri sendiri atau keluarga, serta dituntun memprogram energi alam semesta sebagai energi perlindungan diri/rumah/ usaha, pembersihan lingkungan dari black magic serta dari energi yang tidak sejalan dengan Cinta Kasih Tuhan, serta penyembuhan sakit dalam diri. Di samping itu diberikan pelatihan gratis selama 12 kali pertemuan. Ayo, mari berpikir bijak untuk menjadikan diri kita lebih sehat baik tubuh pikiran maupun jiwa. Sehat mahal, sakit lebih mahal. Untuk informasi dapat menghubungi nomor telepon 081 338 327 257, 081 236 810 551, 081 353 128 887. (ad1161)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Grand Master Ratuaji Ida Bagus D. Argawana, Pembina Yayasan Mahattama Giri Kusuma.


Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

DAERAH

DPC Peradi Denpasar Gelar Acara Halalbihalal DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Denpasar menggelar acara halalbihalal di Pondok Kuring, Jumat (14/7) kemarin. Tema yang diangkat adalah ‘’Merajut Kebersamaan Dalam Perbedaan’’. Ketua DPC Peradi Denpasar I Wayan Purwita, S.H., M.H. mengatakan, sesuai tema tersebut yang merupakan tema sentral DPN (Dewan Pengurus Nasional) Peradi, acara halalbihalal bertujuan untuk penguatan internal DPC. Hal itu karena advokat terdiri atas banyak suku, ras dan agama. ‘’Jangan sampai perbedaan membuat kita terkotakkotak, tetapi perbedaan dapat saling melengkapi dan menguatkan,’’ ujarnya. DPC Peradi setiap tahun menyelenggarakan acara halalbihalal. Selain itu, untuk menghormati agama lain, DPC Peradi Denpasar merayakan Natal dan Tahun Baru bersama untuk umat Kristen, melakukan tirtayatra untuk umat Hindu dan kegiatan Bali Post/kmb42 lainnya. Dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan diharapkan tumbuh rasa saling KEBERSAMAAN - DPC Peradi Denpasar mengadakan acara halal’ bihalal memiliki terhadap DPC Peradi. ‘’Karena untuk merajut kebersamaan dalam perbedaan demi penguatan internal DPC. pada saat ini Peradi sedang terpecah menPeradi Denpasar mempunyai lembaga Untuk mewadahi keinginan majadi dua kelompok,’’ katanya. Khusus untuk DPC Peradi Denpasar bantuan hukum untuk masyarakat yang syarakat menjadi advokat, pihaknya di bawah kepemimpinannya, Purwita membutuhkan. ‘’Per kantor hukum diwa- menyelenggarakan pendidikan khusus berharap tumbuh sense of belonging ang- jibkan melakukan probono (pendampingan profesi advokat setiap tahun bekerja gota tidak hanya pada negara tetapi juga hukum pada masyarakat tidak mampu sama dengan FH Unud. ‘’Tahun ini organisasi profesinya. Selain itu, diharap- secara gratis) untuk masyarakat tidak sedang dibuka pendaftaran,’’ imbuhnya. Sebagai wujud tanggung jawab kekan toleransi dengan anggota lain semakin mampu dan membutuhkan,’’ ungkapnya. DPC Peradi Denpasar juga sudah pada para calon advokat yang telah bagus dan yang terpenting adalah integritas anggota. Advokat sebagai salah satu membuat MoU dengan Polda Bali untuk mengikuti pendidikan, setiap tahun penegak hukum harus memiliki integritas. memberikan bantuan hukum kepada diadakan Ujian Profesi Advokat (UPA). Dalam membantu masyara kat tersangka dengan hukuman lima tahun Setelah ujian pihaknya menyiapkan mendapatkan perlindungan hukum, DPC ke atas. Untuk di internal anggota, DPC penyumpahan bekerja sama dengan PenPeradi memberikan kursus bahasa Inggris. gadilan Tinggi Denpasar. (kmb42/k250)

Denpasar (Bali Post) – Diduga terkena serangan jantung, Satpam Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Ketut Triwijaya (45), meninggal saat jogging di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Jumat (14/7) pagi kemarin. Kajari Denpasar Erna Normawati Widodo Putri membenarkan peristiwa yang dialami petugas keamanannya itu. Dijelaskannya, sebelum kejadian, korban berlari santai keliling lapangan. Saat itu beberapa rekannya dan staf Kejari Denpasar sedang bermain bola voli untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Hari Adyaksa di Kejati Bali. ‘’Kami berduka. Saat kejadian itu yang lain mau latihan voli. Dia (korban) tidak ikut dalam tim, namun sebagai mantan atlet voli ingin ikut serta,’’ katanya. Usai jogging, pria asal Banjar Binoh, Denpasar Utara itu mengambil bola dengan tujuan ikut latihan voli. ‘’Saat ambil bola itu yang bersangkutan tiba-tiba jatuh dan tak sadarkan diri,’’ ujarnya. Rekan-rekannya langsung melarikan korban ke Bali Royal Hospital (RS Bross) di Jalan Tantular. Sampai di rumah sakit langsung ditangani. Sempat dipasangi alat bantu jantung dan oksigen, namun nyawanya tak tertolong. Setelah dikoordinasikan dengan pihak keluarga, Triwijaya ternyata memang memiliki riwayat sakit jantung. Bahkan, sempat akan dipasang ring pada jantungnya, namun yang bersangkutan tak mau. ‘’Kami tidak tahu kalau sebenarnya yang bersangkutan punya riwayat sakit jantung,’’ imbuhnya. Triwijaya juga bekerja di salah satu toko modern berjaringan di Tabanan. ‘’Jadi, dia bekerja di dua tempat. Semalam (sebelum meninggal) bertugas jaga di Tabanan. Begitu balik langsung ke Renon untuk olahraga,’’ ungkap Erna. (kmb37)

Astra Motor Bali Berbagi dan Jalin Silaturahmi

UNTUK mempererat tali silaturahmi antarkaryawan dan keluarga besar Honda, Astra Motor Bali menggelar acara halalbihalal Syawal 1438 Hijriah dengan tema ‘’Satu Hati Menjalin Silaturahmi’’ bertempat di halaman parkir Astra Motor Cokroaminoto, Denpasar, Jumat (14/7) kemarin. Dalam acara ini turut hadir segenap manajemen, seluruh karyawan main dealer serta sales office khususnya area Denpasar dan Badung. Rangkaian acara dimulai dari ceramah rohani yang dibawakan oleh Uztad Deddy Aslam, dilanjutkan Sholat Ashar. Kemudian seluruh karyawan berkumpul kembali untuk mengikuti rangkaian acara di antaranya Hijaber Fashion Show, tarian yang dibawakan oleh muda-mudi Muslim Community, dan dimeriahkan penampilan penyanyi serta musik elektone. Acara ditutup dengan doa bersama dan acara keakraban melalui makan malam seluruh karyawan Astra Motor. Dalam acara halalbihalal ini juga diserahkan bantuan berupa paket sembako kepada Yayasan Panti Asuhan Fajar

Gianyar (Bali Post) – Modus pencurian dengan pura-pura berbelanja kembali memakan korban. Kali ini, Apriyanti (46), pemilik Artshop D’Zone di Banjar Sapat, Desa Tegallalang, Gianyar, menjadi sasaran. Pelaku pencurian berhasil melarikan tas berisi uang senilai Rp 10 juta, Kamis (13/7). Polisi yang menerima laporan masih menyelidiki kasus ini. Kapolsek Tegallalang AKP Nyoman Merta Kariana membenarkan tindak pidana dugaan pencurian tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan. ‘’Sudah kami tangani. Pelaku sampai saat ini masih lidik. Ciri-ciri pelaku sesuai petunjuk korban memiliki badan

gempal, pakai jaket warna krim dan mengenakan masker,’’ ucapnya saat diminta konfirmasinya, Jumat (14/7) kemarin. Informasi menyebutkan, awalnya korban Apriyanti yang keturunan Cina menjaga artshop-nya bersama dua orang karyawati pada Kamis sore

sekitar pukul 15.30 wita. Kala itu datang seorang laki-laki tak dikenal hendak membeli sesuatu. Layaknya pembeli, laki-laki yang memakai masker pada bagian wajahnya ini memilah-milah barang kerajinan yang dijual korban. Beberapa mainan anak-anak dibawanya ke meja kasir berlagak mau membayar. Ketika korban sibuk membungkus barang kerajinan tersebut, tiba-tiba si pembeli menghilang misterius. Apriyanti pun berusaha mengecek keluar artshop, namun orang tersebut sudah tidak ada. Sepeninggal pembeli mis-

BELASAN sales sebuah HP ramai-ramai mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Banyuwangi, Rabu (12/7) lalu. Aksi ini dipicu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang dilakukan perusahaan tempat mereka bekerja. Mereka mengeluhkan PHK dilakukan sepihak, tanpa surat peringatan lebih dulu. Aksi para sales berwajah cantik itu dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka menunjukkan bukti surat PHK masing-masing. Ika Fera, salah satu sales yang menjadi korban PHK, mengatakan tanpa ada teguran apa pun mendadak ada surat PHK tertanggal 11 Juli. Karyawan yang di-PHK berjumlah 39 orang, dari total karyawan 85 orang. Mereka yang di-PHK masa kerjanya beragam, mulai satu setengah hingga tujuh bulan. Menurut Fera, alasan PHK lantaran para sales tak bisa memenuhi target penjualan. Mereka ditarget mampu menjual 10 unit HP selama sebulan. Yang dikeluhkan lagi, tak ada pesangon apa pun dari PHK ini. Fera menambahkan, saat diterima bekerja, pihaknya tak pernah mendapat surat perjanjian apa pun. Hanya ditugaskan secara lisan menjadi sales HP. Selama ini perusahaan memberikan gaji sesuai UMK dan insentif target penjualan. Ia berharap Disnaker Banyuwangi bisa memfasilitasi keluhan para karyawan yang di-PHK. (kmb30)

Motor yang merupakan kegiatan tahunan, yaitu kompetisi olahraga dan seni internal karyawan Honda yang diberlangsung hingga 17 Agustus 2017. Kegiatan ini bertujuan mengasah dan mencari bibit atlet yang akan mengikuti kompetisi olahraga pada ajang Astra Group Bali, September mendatang. Astra Motor Bali merupakan main dealer sepeda motor wilayah Bali yang memiliki Sales Operation 16 outlet tersebar di Bali. (bns2)

terius itu, korban langsung teringat dengan tasnya. Betapa kagetnya ia karena tas yang disimpannya di bawah meja ternyata telah disikat oleh pencuri. Dalam tas itu berisi uang tunai Rp 10 juta, sebuah HP Samsung, STNK mobil Zenia DK 1612 QJ dan suratsurat penting lainnya termasuk buku tabungan. Kerugian ditaksir Rp 11 juta. Menyusul kejadian tersebut, korban yang tinggal di Jalan Pulau Moyo, Gang Mawar Nomor 37 Pedungan, Denpasar Selatan, datang dan melapor ke Mapolsek Tegallalang. (kmb35)

Pemkab Bangli Didesak Perbaiki Drainase di Kota

Nenek Pikun Tewas

Di-PHK, ’’Sales’’ Mengadu

2 Klungkung oleh manajemen Astra Motor kepada perwakilan yayasan. ‘’Acara halalbihalal ini merupakan bentuk kebersamaan seluruh karyawan yang diharapkan dapat menambah kuat dan solidnya keluarga besar Astra Motor Bali. Karena dengan bersama kita bisa mencapai apa yang kita inginkan,’’ ungkap Ronaldo Widjaja, Region Head Astra Motor Bali. Pada kesempatan itu pula dilakukan kick-off Porse Astra

Pencuri Sikat Tas Berisi Uang Rp 10 Juta

Lintas Daerah NASIB tragis menimpa Sakiyah (60), warga Dusun Salakan, Desa Kenjo, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jatim. Nenek ini ditemukan tewas di Sungai Taman Suruh, sekitar 4 kilometer dari rumahnya, Rabu (12/7) lalu. Diduga korban tersesat lantaran sudah pikun. Tubuh korban ditemukan tergeletak di sungai dekat persawahan sekitar pukul 09.30 WIB. Kondisinya mulai membusuk mengingat sudah lima hari menghilang dari rumah. Kapolsek Glagah AKP Ibu Mas’ud menjelaskan, begitu mendapat laporan, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi. Hasil olah TKP, tak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Dugaannya, korban tersesat lalu nyelonong ke sungai dan terpeleset. Karena tak tertolong, korban akhirnya meninggal. Setelah olah TKP, jenazah korban dievakuasi ke rumah duka. Busairi, salah satu warga, menyatakan korban hilang sejak Jumat (7/7) lalu. Korban memang dikenal sudah pikun dan sering ke luar rumah. Informasi di lapangan, tubuh korban ditemukan warga yang hendak ke sawah. Saat melintasi sungai, warga ini mencium bau busuk menyengat. Merasa curiga, ia mencari sumber bau tersebut. Betapa terkejutnya saat mendekat, ditemukan mayat tergeletak di dekat bebatuan. Temuan ini langsung dilaporkan ke perangkat desa dan dilanjutkan ke Polsek. (kmb30)

HALALBIHALAL – Keluarga besar Astra Motor Bali menggelar acara halalbihalal Syawal 1438 Hijriah di halaman parkir Astra Motor Cokroaminoto, Denpasar.

Sasar Toko

Diduga Serangan Jantung

Satpam Kejari Meninggal

5

Bali Post/kmb30

TINJAU PROYEK - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (kanan) meninjau proyek jalan desa, belum lama ini.

Perbaiki Jalan, Banyuwangi Anggarkan Rp 195 Miliar Banyuwangi (Bali Post) Geliat pariwisata di Kabupaten Banyuwangi mulai didukung perbaikan infrastruktur, salah satunya akses jalan. Tahun 2017, sepanjang 650 kilometer jalan akan diperbaiki dengan anggaran Rp 195 miliar. Beberapa perbaikan jalan menyasar jalur balap sepeda internasional Tour de Ijen. Jalur yang diperbaiki kebanyakan lintas poros yang menghubungkan antardesa dan antarkecamatan. Seluruhnya di-hotmix, baik jalan yang rusak ringan, sedang hingga berat atau berlubang. ‘’Jalan antardesa akan dilakukan percepatan. Pembangunan akan kami lebih kami masifkan,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina dan Marga Cipta Karya Banyuwangi Mudjiono, Kamis (13/7). Perbaikan jalan rusak itu sudah memasuki tahan lelang. Bahkan, sudah ada yang selesai sekitar 10 persen. Beberapa ruas jalan yang sempat dikeluhkan warga sudah memasuki tahap lelang perbaikan. ‘’Lelang proyek perbaikan jalan ini dimulai Mei-Juni lalu, sehingga sebelum akhir tahun ruas jalan yang rusak sudah diperbaiki,’’ ujarnya. Untuk percepatan infrastruktur desa, pihaknya juga membuka kesempatan bagi kelompok masyarakat (pokmas) mengajukan bantuan pavingisasi jalan desa dan dusun. Sepanjang kelompok masyarakat memiliki

syarat legalnya, Dinas PU bisa mengeluarkan bantuan pavingisasi untuk seluruh desa di Banyuwangi. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mendorong pemerintah di tingkat desa memanfaatkan dana desa untuk pembangunan infrastruktur jalan. Tahun ini di Banyuwangi dana desa dari pemerintah pusat Rp 134,46 miliar. Ditambah Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemkab Banyuwangi, dana yang mengalir ke desa mencapai Rp 227,48 miliar. ‘’Dana itu bisa digunakan untuk berbagai hal, mulai dari pemberdayaan masyarakat, pengelolaan pemerintahan desa, hingga pembangunan infrastruktur,’’ jelasnya. Ia menilai kondisi infrastruktur jalan di Banyuwangi secara umum cukup baik. Namun, tidak dimungkirinya masih ada sejumlah jalan yang kondisinya rusak. ‘’Saya mohon maaf, memang belum semua mulus. Tapi 90 persen sudah baik,’’ ungkap bupati berusia 43 tahun ini. Banyuwangi adalah kabupaten terluas di Pulau Jawa dan di Indonesia. ‘’Luas Banyuwangi sekitar 5.700 kilometer persegi. Kebutuhan infrastrukturnya sangat besar, sedangkan di sisi lain APBD meski terus meningkat tetap belum mencukupi untuk bangun semuanya karena harus dibagi dengan pendidikan dan pertanian,’’ tutur Anas. (kmb30)

Bangli (Bali Post) Saluran drainase di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli, tepatnya di bagian selatan SMAN 1 Bangli yang airnya selalu meluap saat hujan melanda, terus menuai keluhan masyarakat. Terkait persoalan itu, Ketua Komisi III DPRD Bangli Ketut Suastika mendesak Pemkab Bangli untuk mempercepat perbaikan drainase di wilayah perkotaan yang telah dianggarkan Rp 11 miliar. Ditemui di Kantor DPRD Bangli, Kamis (13/7), Suastika mengungkapkan, masyarakat mengeluh lantaran luapan air dari saluran drainase setiap musim hujan sangat mengganggu aktivitas. ‘’Seperti di depan SDN 5 Kawan, anak-anak harus berhati-hati berjalan menuju sekolah karena air di drainase meluap. Itu sering dikeluhkan masyarakat. Saya sampai malu setiap lewat di sana,’’ terangnya. Menurutnya, untuk mengatasi persoalan itu, satu-satunya jalan yang harus dilakukan pemerintah adalah dengan mempercepat perbaikan drainase. Terlebih anggaran untuk perbaikan drainase sudah disiapkan dalam APBD tahun ini sebesar Rp 11 miliar. ‘’Saya harapkan proyek perbaikan drainase segera dilakukan. Sudah masuk bulan Juli, tetapi proyeknya belum jalan. Kasihan masyarakat,’’ ujarnya. Kalau rencana perbaikan drainase masih menemui kendala, pihaknya meminta pemerintah lebih responsif dengan melakukan langkah penanggulangan sementara. Penanggulangan dimaksud, yakni melakukan pengerukan material dan pembersihan sampahsampah yang menjadi penyumbat di saluran drainase agar tak ada lagi air meluap. ‘’Tapi alangkah lebih baik kalau proyek perbaikan drainase yang sudah dianggarkan tahun ini bisa dipercepat pelaksanaannya,’’ tegas Suastika. Sebagaimana pantauan selama ini, setiap hujan mengguyur saluran drainase di selatan SMAN 1 Bangli selalu meluap. Luapan air setinggi mata kaki tak hanya menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, namun juga memicu kekumuhan karena air meluap disertai sampah. (kmb40)

Cegah Kematian Ibu Hamil

Bidan Dilatih ANC Terpadu

Denpasar (Bali Post) Sebanyak 40 bidan dilatih antenatal care (ANC) terpadu untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil. Pelatihan difasilitasi Pemkot Denpasar dengan narasumber dari RSUP Sanglah dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali, beberapa hari lalu. Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini mengatakan, ANC merupakan salah satu program kunci dalam penapisan pelayanan KIA yang dimulai saat hamil sampai pascanifas. ‘’Pelayanan tersebut sangat penting bagi ibu hamil untuk mencegah terjadinya komplikasi pada masa kehamilan dan pascapersalinan,’’ ujarnya. Salah satu narasumber Dr. dr. A.A. Ngurah Jayakusuma, Sp.OG.(K)., MARS. yang juga dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSUP Sanglah menyatakan pelatihan antenatal care sangat penting buat bidan agar bisa mengatasi komplikasi pasien pada masa kehamilan dan pascapersalinan. Menurutnya, program pemerintah ini sudah ada di puskesmas dan rumah sakit, namun pemeriksaannya belum fokus karena sifatnya masih global. Akibatnya, banyak terjadi kematian pada ibu yang disebabkan oleh hal-hal tertentu seperti hipertensi. Dengan demikian panduan secara detail pada ANC terpadu harus dilakukan pemerintah mulai sekarang. Dikatakannya, bidan, dokter umum dan dokter spesialis harus ada persamaan persepsi, mengingat kebanyakan kematian ibu hamil terjadi di rumah sakit, bukan di bidan. Hal itu disebabkan setelah komplikasi pasien dibawa ke rumah sakit. (kmb42)


OPINI

6

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Sesungguhnya Politik Itu Pinggiran TIDAK terasa, setahun lagi, pemilihan gubernur Bali telah dimulai. Tetapi aroma persaingannya sudah terlihat bahkan sejak tahun lalu. Dengan sistem demokrasi seperti sekarang, kita merasa politik selalu menjadi perbincangan terus-menerus. Seolah-olah yang menjadi pekerjaan dan perhatian itu adalah politik. Ini terjadi tidak saja pada tingkat nasional tetapi juga daerah. Sungguh kita tidak merasa dengan pemilihan gubernur ini. Rasanya baru kemarin, kita di Bali rebut-ribut soal selisih angka yang tipis dalam pemilihan gubernur, tiba-tiba tahun depan yang tinggal tujuh bulan lagi sudah harus melakukan pemilihan gubernur lagi. Dengan kesibukan masing-masing, apalagi dengan adanya berbagai bentuk gawai, hari-hari sekarang berlangsung sangat cepat. Sesungguhnya politik itu adalah peripheral, pinggiran. Jika boleh dikatakan selingan dalam penataan masyarakat karena tugas sesungguhnya adalah bagaimana mengelola masyarakat itu secara profesional dan matang agar tidak terjadi kesenjangan. Politik hanya bagian kecil dalam kehidupan sosial dan kehidupan sosial itulah yang menjadi besar. Tetapi perilaku manusia, khususnya politisi yang “merusak” aksioma tersebut sehingga politik mendominasi dinamika sosial. Sangat berbahaya apabila politik menjadi dominan karena akan meninggalkan pengelolaan sosial. Itulah yang kita ingatkan kepada para politisi yang kini saling berkompetisi dalam perebutan orang nomor satu di Bali. Harus kita tekankan kepada mereka, segera harus fokus mengurus rakyat begitu pemilihan selesai. Bali mempunyai persoalan besar, baik di dalam maupun di luar. Banyak orang mengatakan bahwa Bali masyarakatnya stabil. Tetapi sebagian mungkin itu keliru. Banyaknya angka bunuh diri, memberikan gambaran ada sesuatu yang salah di Bali. Demikian juga konflik antardesa pakraman dan intradesa pakraman. Belum lagi, ormas yang bikin garagara yang membuat perut mual. Semuanya ini memperlihatkan bahwa masyarakat Bali sesungguhnya mempunyai masalah. Tidak apa-apa kita mencoba melihat itu secara jujur. Menutupi persoalan ini justru akan mendapatkan masalah di kemudian hari. Jujur pula kita katakan bahwa kini telah terasa masyarakat lokal tersingkirkan oleh adanya perubahan sosial. Pertempuran antara modernisasi dengan tradisionalisme memberikan kesan kepada kita bahwa tradisionalitas itu banyak menggerus waktu, terutama bila dihadapkan di bidang pekerjaan yang berlevel internasional. Pariwisata adalah pekerjaan yang berlevel internasional yang mengutamakan waktu, ketepatan, dan disipilin. Karena waktu tersita untuk ritual, maka masyarakat lokal dipandang tidak mampu berdisiplin. Jadi, inilah yang membuat mereka kalah dalam berkompetisi dengan mereka yang datang dari luar. Kini, banyak pemuda kita yang bekerja di luar negeri, entah sebagai karyawan di kapal pesiar atau justru bekerja di hotel di negara lain. Mungkin mereka “bersembunyi” karena bekerja di luar tidak terikat secara ketat dengan adat dan berbagai ritual lainnya sehingga mampu memanfaatkan waktu secara maksimal. Jika hipotesis ini benar, maka masyarakat kultural kita harus benar-benar memikirkan hal ini demi generasi penerus kita. Itulah persoalan-persoalan yang mestinya dilihat oleh calon gubernur nanti, dari partai politik mana pun. Kita harus jujur menilai diri kita sendiri. Kita harus mendapatkan pemimpin yang mampu memecahkan persoalan tersebut dengan bijaksana. Perubahan sosial mesti disikapi dengan bijaksana. Tidak boleh terlalu cepat lepas dari tradisi, tetapi jika terus terkungkung kita akan ketinggalan, digerus oleh zaman. Kelak jika pemilu sudah tiba, mari kita melakukan pilihan dengan baik, tidak terpengaruh oleh janji-janji palsu.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Menunggu Penanganan Telkom Denpasar

Saya sebagai pemilik telepon dengan nomor (0361) 225241 dan (0361) 228746 yang beralamatkan di Jalan Hayam Wuruk No.244 Denpasar, melalui surat pembaca ini ingin menyampaikan pengaduan kepada PT Telkom Denpasar. Adapun pengaduan tersebut mengenai pemutusan saluran telepon yang telah lama dilakukan oleh pihak Telkom, yaitu terhitung dari bulan April sampai dengan sekarang atau saat ini. Saya sudah berkali-kali melaporkannya ke pihak Telkom. Tapi dari pihak Telkom belum ada kepastian kapan saluran nomor telepon tersebut akan dapat tersambung atau digunakan lagi. Kesabaran saya sudah hampir habis untuk menunggunya. Tolong dengan hormat dan sangat, melalui surat pembaca ini, supaya pihak PT Telkom Denpasar segera memperbaiki saluran teleponnya, agar telepon tersebut dapat digunakan lagi. Padahal, saya adalah salah satu pelanggan yang sangat setia dan taat akan kewajiban untuk membayar tiap bulannya sampai dengan saat ini. Putu Samudra Jl. GN Resimuka Barat II/3 Denpasar

Pola Pilihan Politik Masyarakat Bali Kontemporer Peta politik di Bali mulai dapat dilihat gambarannya ke depan. Politik kepartaian sedikit memanas dengan adanya kompetisi untuk calon gubernur Bali periode 2018-2023. Partai Golkar mungkin sedikit adem karena setidaknya sampai sekarang, persaingan relatif kecil. Hanura juga demikian. Gerindra dan NasDem masih dilihat bagaimana dinamikanya ke depan. Calon independen juga mulai muncul yang mencerminkan semangat mandiri untuk berkiprah di politik. Namun, PDI Perjuangan mulai kelihatan panas. Ada tiga kandidat yang saling bersaing untuk memperebutkan calon gubernur. Masyarakat telah mengetahui bahwa tiga kandidat tersebut adalah I Wayan Koster, Eka Wiryastuti, dan Rai Mantra. Ketiganya mempunyai track record masing-masing dalam memperebutkan suara. Ketiga ini mendaftar melalui PDI Perjuangan. Jika ada konvensi di partai ini pasti akan menarik melihat ketiga kandidat itu berdebat. Hanya, kelihatannya hal ini tidak ada karena partai ini masih bergantung pada pusat, dalam hal ini figur kunci Megawati Soekarnoputri sebagai titik sentral. Kalau boleh dikatakan, inilah kelemahan partai besar ini yang terlalu tergantung pada figur.

Oleh GPB Suka arjawa atu hal penting yang dapat dilihat dari pendaftaran ini adalah bahwa PDI Perjuangan masih dipandang sebagai partai paling berpengaruh di Bali. Pandangan ini secara politik mungkin benar karena komposisi legislatif di seluruh Bali, masih dikuasai oleh partai ini. Secara sosiologis juga demikian karena masih ada nilai-nilai nasionalis dan Soekarnois pada tingkat akar rumput. Akan tetapi, apabila dilihat dari sejarah pemilihan umum di Bali, terutama pemilihan gubernur, ternyata rekayasa sosial, politik citra, lobi dan trah sangat berpengaruh pada perpolitikan. Dalam hal kandidat gubernur dari PDI Perjuangan, Jakarta (Megawati) pasti akan mempertimbangan pola-pola politik modern tersebut yang mampu memberikan pertimbangan da-

S

lam pembuatan keputusan penetapan calon dari partai ini. Rekayasa sosial politik merupakan metode politik dengan memberikan janji yang diwujudkan pada simbol sosial atau kepemilikan masyarakat. Metode ini sangat berhasil pada masyarakat agraris karena simbol-simbol menjadi milik bersama. Di Bali, sifat agrarian tersebut tidak hanya terlihat di desa dan pegunungan tetapi juga di perkotaan. Desa pakraman di Bali ada di perkotaan. Bantuan untuk membangun balai banjar, tempat sembahyang, sarana sembahyang, telajakan jalan dan sejenisnya merupakan suatu upaya untuk melakukan rekayasa sosial-politik. Di Bali ini misalnya dapat diwujudkan dengan memberikan bantuan secara langsung pada pembangunan pura. Dalam praktik politik yang lebih lokal, semisal pemilihan anggota legislatif tingkat II atau pemilihan bupati

ini berperan penting. Namun, tantangan dari praktik seperti ini adalah bahwa metode demikian berbiaya mahal, yang tidak jarang membikin sang politisi bangkrut, yang selanjutnya berbuah koruptif bagi yang berhasil maju. Sebaliknya yang gagal akan miskin dan sakit. Kendati demikian, politik sering berbuah nekat yang berani menghambur-hamburkan uang jika sang kandidat kaya raya. Konon salah satu kepala daerah kabupaten di Bali, berhasil memenangkan suara karena memakai rekayasa sosial politik seperti ini. Dengan fenomena ini, maka dapat dikatakan, politik rekayasa sosial juga telah berpengaruh di Bali dalam pemilihan pemimpin. Metode lain yang juga terpakai di Bali adalah figur, prestasi, dan citra. Pola seperti ini biasanya muncul pada masyarakat dengan tingkat campuran tradisionil dan ra-

sional. Pada masyarakat Bali, pola campuran ini masih kelihatan pada pemilihan pemimpin. Figur muncul jika tokoh bersangkutan mempunyai akar sejarah atau nilai-nilai budaya. Akan tetapi, pengalaman berdemokrasi dan melangsungkan pemilu yang telah berlangsung lama, memungkinkan bagi masyarakat untuk beralih dari pemikiran tradisional ke pemikiran rasional. Namun, seorang tokoh yang memiliki asa gabungan antara figur, kecerdasan, dan citra tidak akan mampu menggoyahkan pilihan masyarakat, baik dari golongan tradisional maupun modern. Campuran semua itu melahirkan pemimpin karismatis. Tipe pemimpin seperti ini akan cocok dipilih oleh siapa saja. Banyak yang mengatakan masyarakat Bali masih tradisional sehingga trah kultural masih melekat. Pola ini kelihatan pada pemilihan-pemilihan kepala daerah tingkat II. Pemilihan Bupati Badung dua periode sebelumnya, kental dilihat sebagai perwujudan budaya tradisionalis tersebut. Jakarta (Megawati) pasti akan mempertimbangkan kekuatan ini pula untuk memilih calon gubernur Bali. Tidak dilupakan adalah metode ketiga, yaitu lobi dan kedekatan personal juga akan menentukan pilihan untuk menjadi calon gubernur oleh partai politik. Pada pemilihan bupati Tabanan periode sebelumnya santer dibicarakan bahwa pencalonan tersebut disebabkan oleh adanya lobi yang kuat dari daerah ke Jakarta. Dalam bidang politik, segmen apa pun itu, lobi menjadi faktor penentu

Memelihara Jati Diri Koperasi Indonesia

TIDAK dapat dimungkiri, koperasi merupakan manifestasi dari visi para pendiri negeri di dalam dimensi cita-cita pembangunan perekonomian nasional. Bahkan, oleh sang Bapak Koperasi Nasional, Bung Hatta, koperasi disebut sebagai perwujudan dari Demokrasi Ekonomi Rakyat Indonesia. Selain secara praktis dapat dilihat sebagai bagian dari usaha perekonomian, secara ideologis koperasi merupakan perwujudan dari semangat dan nilai-nilai luhur bangsa, khususnya perihal asas-asas ekonomi kerakyatan atau ekonomi kekeluargaan. Sebagaimana yang telah dikonsepsikan sebagai wujud dari Demokrasi Ekonomi Indonesia, koperasi merupakan soko guru ekonomi kerakyatan, yang berarti, koperasi ialah suatu usaha yang berasaskan: “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”, di mana pemberdayaan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat adalah tujuan utamanya. Dengan kata lain, koperasi bukanlah jenis (badan) usaha yang hanya bermaksud untuk menyejahterakan elite atau segelintir orang (yang bermodal) saja. Sebaliknya, dengan semangat kekeluargaan, koperasi mengajak setiap anggotanya untuk sejahtera bersama-sama, dengan modal dan usaha bersama! Penting untuk digarisbawahi, yang dimaksud dengan ekonomi kekeluargaan di sini tentu bermakna positif, bukan “kekeluargaan” dalam makna yang negatif. Maksudnya, dalam konteks ini kekeluargaan harus diartikan sebagai wujud kegotongroyongan (kebersamaan), layaknya keluarga yang memiliki ikatan yang kuat, mau saling berbagi dan saling membantu, bukannya saling menjatuhkan dan individualistis, yang menjadi ciri “ekonomi pasar/kapitalistis” yang lebih berniat

Oleh

Ridwan Nanda Mulyana dan berminat untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya. Pendeknya, apabila kebanyakan teori ekonomi menekankan pada “persaingan” untuk mendapatkan keuntungan, namun koperasi --sebagaimana Pancasila dan kepribadian bangsa Indonesia yang dijiwai oleh semangat kegotongroyongan-- menekankan pada pentingnya kebersamaan. Tentu, ini berbeda dengan makna “ekonomi kekeluargaan” dalam arti yang negatif. Pada konteks ini, sebagaimana lazimnya yang sering kita dengar, dan masih jamak terjadi hingga saat ini, semangat “kekeluargaan” telah dinodai oleh nafsu untuk meraih dan mempertahankan keuntungan bagi keluarga atau koleganya sendiri, atau dalam istilah lain lazim disebut sebagai praktik nepotisme, yang hampir selalu bersanding dengan praktik korupsi dan kolusi. Jelas, bukan “kekeluargaan” dalam konteks ini yang dicita-citakan oleh Bung Hatta dan para founding fathers and mothers negeri ini! Dari sini, semestinya kita sadari bahwa koperasi bukanlah sekadar suatu badan usaha ekonomi yang bertujuan untuk meraih untung. Lebih bermakna dari itu, koperasi merupakan perwujudan, bahkan “pertaruhan” nilai-nilai dan jati diri bangsa Indonesia. Apabila koperasi berubah menjadi “korporasi”, di mana niat untuk “mencari untung sebanyak-banyaknya” lebih dominan ketimbang “memberdayakan dengan berkeadilan”, “persaingan” lebih diutamakan ketimbang “kegotongroyongan”, serta

kekeluargaan dinodai dengan praktik KKN (korupsi, kolusi dna nepotisme), maka sejatinya, sebesar apa pun keuntungan (materi) yang diperoleh, koperasi itu telah gagal untuk memelihara nilai-nilai dan cita-cita luhur bangsa Indonesia yang hendak mencerdaskan kehidupan bangsa, berkeadilan, dan menyejahterakan rakyatnya secara keseluruhan, bukan sebagian atau segelintir orang, apalagi dengan berbuat curang terhadap yang lainnya! Memang, generasi para “Bung” pendiri negeri ini bukanlah sekadar generasi yang pandai secara intelektual, namun juga matang secara mental dan bijak secara moral. Dalam konteks koperasi ini, Bung Hatta dan Bung yang lainnya sejatinya hendak berpesan kepada kita bahwa dalam berusaha mencari penghidupan (melakukan kegiatan ekonomi), uang atau keuntungan (materi) bukan dan tidaklah boleh dijadikan satu-satunya tujuan. Karena jika hal ini terjadi, orang cenderung akan gelap mata: kawan bisa jadi lawan, keluarga bisa jadi musuh. Sebaliknya, melalui koperasi ini, Bung Hatta dan para Bung yang lainnya ingin mendidik sekaligus mempertahankan karakter bangsa Indonesia yang tak gelap mata dalam mencari harta. Nilai dan norma harus tetap menjadi pijakan dan rujukan, dan nilai yang hendak dibangun dan dipertahankan di sini ialah nilai-nilai kekeluargaan atau kebersamaan, yang nyatanya rawan untuk dilunturkan oleh gelombang pasar/kapitalisme beserta kemajuan zaman yang difasilitasi olehnya, yang cenderung membuat manusia semakin individual, bahkan egoistis: ingin menang dan untung sendiri saja.

yang cukup signifikan. Rekayasa sosial politik, termasuk juga bagian dari lobi. Dengan demikian, lobi dapat dilakukan pada tingkat pusat maupun akar rumput. Tetapi sekali lagi, politik seperti ini berbiaya mahal. Terlalu berisiko memilih metode seperti ini. Jakarta (Megawati) seharusnya mempertimbangkan sejarah politik kontemporer di Bali dalam menentukan calon gubernur Provinsi Bali. Faktor yang paling unggul harus dipertimbangkan. Jika memungkinkan adalah pilihan didasarkan pada kecerdasan (prestasi), citra, figur karena beberapa pertimbangan. Yang pertama, masyarakat Bali berada pada persimpangan jalan yang sangat tajam, antara tradisionalisme yang diwakili oleh adat dan ritual serta modernisasi (bahkan post modern) yang diwakili oleh industri pariwisata. Hanya orang yang cerdas, berprestasi, dan memiliki citra yang mampu membimbing masyarakat untuk menghadapi perubahan yang dahsyat secara sosial. Kegagalan menghadapi perubahan sosial ini akan membuat konflik meluas di masyarakat, entah konflik sosial, psikologis, bahkan politik. Berbeda dengan daerah lain, Bali boleh dikatakan spesifik dan masyarakatnya mengalami tekanan sosial secara signifikan karena perubahan sosial tersebut. Mudah-mudahan gubernur mendatang memahami apa yang benar-benar diperlukan oleh masyarakat Bali. Bukan sekadar bermain politik. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Ancaman sangat serius, pemimpin Bali ke depan harus visioner. - Bukan ‘’penjual’’ Bali. *** Tolak Perppu Ormas, Mendagri sebut etika koalisi ‘’mbalelo’’. - Koalisi ketika buru menteri. *** DPR setuju anggaran Kemenperin dipangkas Rp 200 miliar lebih. - Anggaran DPR, jangan.

Penulis, mahasiswa di FIB Undip

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

SAPI - Sejumlah sapi sedang mencari makan di tumpukan sampah di kawasan TPA Suwung, Denpasar Selatan. Foto diambil Rabu (12/7) lalu.

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

sabtu umanis, 15 juli 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Perhatikan yang Miskin PEMPROV Bali diminta tak hanya peduli pada siswa miskin. Tapi juga memperhatikan tenaga kerja yang latar belakangnya masyarakat miskin. Salah satunya, dengan memprioritaskan masyarakat miskin dalam perekrutan calon PNS atau pegawai kontrak di lingkungan Pemprov Bali. “Saya juga ingin ‘PNS miskin’. Jadi, saya mengharapkan juga dalam program gubernur, mengambil pegawai dari kantongkantong kemiskinan,” ujar Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba, di Denpasar, Bali Post/kmb32 Jumat (14/7) kemarin. Kalaupun bukan PNS, lanjut Tamba, anak-anak muda dari keluarga miskin yang baru lulus SMA/SMK bisa diangkat menjadi pegawai kontrak. Menurutnya, hal ini akan dapat memutus rantai kemiskinan di Bali. “Prioritaskan masyarakat miskin menjadi PNS atau pegawai kontrak,” imbuh Politisi Demokrat ini. Terkait kompetensi, Tamba tak menampik bila tidak semua masyarakat miskin memiliki kompetensi memadai sebagai pelayan masyarakat. Namun bisa dibantu dengan memberikan waktu mengikuti pelatihan sebelum bertugas. “Buktinya sekolah Bali Mandara, itu semua siswa miskin. Begitu ditampung, dididik, dibina, dia menjadi orang yang sukses. Anak itu menjadi orang yang hebat luar biasa. Sama dengan pegawai dari masyarakat tidak mampu juga demikian,” tandasnya. (kmb32)

Soal Penemuan Pria Telanjang Bulat Sekarat

Mabuk Berat, Diduga Dianiaya Waria Denpasar (Bali Post) Petugas Polsek Denpasar Barat (Denbar) masih menunggu kondisi Muhamad Susilo membaik. Saat ini, dia masih koma pascadianiaya dan dibuang oleh waria, WD. Sedangkan WD yang diduga sebagai pelaku sudah dimintai keterangan oleh petugas. Menurut WD, saat itu, korban mabuk berat. Saat dikonfirmasi terkait kasus itu, Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, Jumat (14/7) kemarin, mengatakan, pihaknya sedang mendalami kasus ini. Menurut Sumena, kronologis sudah jelas dan WD sudah dimintai keterangan. “Waria itu (WD -red) mengakui menganiaya korban dan langsung dibuang di TKP,” ujarnya. Pihaknya masih menyelidiki keberadaan teman WD, Fd. “Sudah ada titik terang dan mudah-mudahan cepat ditemukan,” tegas mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Sumena menegaskan, keluarga korban dari Jombang, Jawa Timur, sudah datang. Termasuk teman-teman korban yang kerja di Kuta. Dari keterangan teman-temannya, korban kerja di Kuta. “Di mana korban minum? Itu yang sedang kami selidiki. Yang jelas keterangan saksi, dia minum miras dan setelah mabuk lalu kencan. Bayangkan dari Kuta ke TKP untuk mengencani waria itu,” ungkapnya. Seperti diberitakan, warga di Jalan Pura Banyu Kuning, Denpasar Barat (Denbar), dikagetkan dengan penemuan seorang pria telanjang bulat di tanah kosong di dekat simpang Jalan Mahendradatta-Jalan Pura Banyu Kuning, Kamis (13/7) lalu. Kondisinya sekarat dan muka berlumuran darah. Warga pun mengira pria itu yang tak lain bernama Muhamad Susilo (21) sudah meninggal dan langsung dilarikan ke RSUP Sanglah. Saat ditemukan, korban telanjang bulat, mulut bau minuman, bagian wajah dan kelopak mata lebam serta kepala sebelah kiri luka robek. Selanjutnya, petugas Polsek Denbar melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Tak berselang lama, petugas mengamankan satu orang diduga pelaku berinisial WD (26). Sedangkan temannya, Fd, masih diburu. Di kamar pelaku, diamankan kondom sudah dipakai, pisau lipat, ceceran darah, HP, dan sepeda motor. (kmb36)

Bali Post/martawan

UPACARA – Seorang warga Dusun Penida, Batuan,Sukawati, Gianyar membuat gebogan untuk upacara pitra yadnya, Kamis (13/7) lalu.

Bali Post/kmb45

PETANI - Musim hujan yang berkepanjangan mengancam produksi tanaman hortikultura di Klungkung. Tampak seorang petani sayur di Subak Takmung, Kecamatan Banjarangkan.

Cuaca Buruk, Pertumbuhan Tanaman Hortikultura Tak Maksimal

Semarapura (Bali Post) Cuaca buruk yang melanda Kabupaten Klungkung tak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat pesisir, tetapi juga sektor pertanian. Seperti halnya di Subak Takmung, Desa Takmung, Banjarangkan. Pertumbuhan tanaman hortikultura yang dibudidayakan petani menjadi kurang maksimal. Salah seorang petani, I

Ketut Purna (65), menuturkan sejak beberapa tahun lalu, sebagain besar lahan persawahan di subak itu tak lagi tertanami padi. Berbekal alasan hasil yang lebih menjanjikan, juga ada yang memilih membudidayakan tanaman hortikultura, salah satunya sayur hijau. Akan tetapi, pada musim tanam ini, hasil yang didapatkan kurang maksimal. Hal tersebut

sebagai imbas hujan yang berkepanjangan. Tak pelak, petani pun dibuat kelimpungan. “Hujan terlalu lama, pertumbuhan sayur menjadi terhambat. Begitu juga dengan pemupukan, harus mundur,” tuturnya, Jumat (14/7) kemarin. Selain itu, serangan hama, seperti belalang juga semakin banyak. Dihadapkan kondisi demikian, petani paruh baya ini hanya bisa

pasrah. Niatnya untuk membasmi tak bisa berjalan maksimal lantaran harga obat tergolong mahal. “Sayur juga ada yang mati,” sebutnya. Jika dibandingkan dengan sebelumnya, hasil sayur musim ini tergolong yang paling buruk. Namun, ia mengaku masih beruntung lantaran tak menelan kerugian. “Kalau rugi sih tidak. Hanya hasil saja rasanya yang turun,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian K lungkung I.B. Gede Juanida membenarkan musim ini memberikan dampak buruk pada tanaman hortikultura. “Cuaca sekarang memang berdampak pada tanaman. Tapi kalau diamati, produksinya tidak turun banyak. Itu dilihat dari harga di pasaran masih stabil. Berarti produksi tergolong masih aman,” jelasnya. (kmb45)

Soal Siswa SMA/SMK Swasta yang ”Hilang”

Diharapkan Berkomunikasi dengan Kasek Negeri Denpasar (Bali Post) -

Dinas Pendidikan Provinsi Bali memilih lepas tangan terkait siswa SMA/SMK swasta yang “hilang”, menyusul adanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri gelombang kedua akibat Pergub No.40 Tahun 2017. Dalam hal ini, sekolah swasta diminta mencari sendiri siswanya yang hilang ke sekolah negeri, bila memang mereka mengikuti dan lulus PPDB gelombang kedua.

“Sekolah swasta langsung ke sekolah bersangkutan. Bukan ranah dinas lagi. Kan dia yang tahu sekolahnya di mana, bukan dinas. Gimana kita dinas, itu penyebarannya ke mana, di sekolah mana anak itu, kan Dinas tidak mungkin mengecek, itu ribuan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali

TIA Kusuma Wardhani saat dikonfirmasi, Jumat (14/7) kemarin. TIA menambahkan, Kepala SMA/SMK swasta agar langsung berkomunikasi dengan Kepala SMA/ SMK negeri. Mengingat, sekolah negeri memegang surat pernyataan siswa yang menyatakan memang belum

diterima di sekolah negeri dan tidak terdaftar di sekolah swasta. Surat itu merupakan salah satu persyaratan bagi siswa yang ingin mengikuti PPDB gelombang kedua. Pihaknya berkeyakinan, antarkepala sekolah pasti mengetahui data mengenai siswa sekolah swasta yang hilang tersebut.

“Kita kan membangun integritas dan kejujuran. Makanya kita minta surat pernyataan. Yang daftar di swasta, yang paham kan sekolah yang bersangkutan. Pemerintah tidak pegang data itu, bagaimana bisa ngecek,” jelasnya. Sebelumnya diberitakan, pengurus BMPS Bali secara resmi melaporkan hilangnya ribuan siswa di Bali yang sudah masuk sekolah swasta ke sekolah negeri. Artinya, PPDB bukannya merangkul siswa yang tercecer tak mendapat di negeri, namun

juga membuat hilangnya siswa sekolah swasta. Padahal, sekolah swasta di Denpasar khususnya, sudah taat aturan terkait kuota siswa per kelas maupun jumlah rombongan belajar. Ketua BMPS Bali M.S. Chandra Jaya mengatakan, pihaknya menuntut janji Kadisdik soal pernyataannya bahwa PPDB II harus dilaksanakan secara konsekuen. “Kembalikan siswa yang sudah diterima di swasta. Pemerintah jangan ancam kasek dan guru akan dipindahkan,” ujarnya. (kmb32)

Pupuk Kebersamaan, Pendam ”Mareresik” di Pura Mangupura (Bali Post) Kebersamaan TNI dan rakyat terus dipupuk Kodam IX/Udayana melalui berbagai kegiatan. Bahkan, Penerangan Kodam (Pendam) punya program khusus untuk itu. Pada Jumat (14/7) kemarin, prajurit Pendam melaksanakan program karya bakti yaitu mareresik (bersih-bersih) Sat. Non Kowil di lingkungan Pura Prajapati Banjar Tegal, Desa Gerana, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean, S.Sos. mengatakan kegiatan diawali dengan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi dan kebersamaan antara anggota Pendam dengan masyarakat dalam upaya untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Setelah itu, prajurit berbaur dengan warga membersihkan lingkungan Pura Praja Pati dan kuburan Banjar Tegal, Gerana Petang. “Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung GNIB (Gerakan Nasional Indonesia Bersih) yang telah dicanangkan oleh permerin-

tah,” ujarnya. Bersamaan dengan itu, juga dilaksanakan kegiatan lain yaitu pembuatan jamban. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membudayakan masyarakat hidup bersih sesuai dengan standar kesehatan. “Kami juga menyerahkan bantuan untuk membuat jamban. Bantuan ini kami berikan karena sarana MCK belum ada di pura tersebut,” tegas Kapendam. Kegiatan ini, lanjut Hotman, mendapat apresiasi dan sambutan yang baik dari warga, terlihat dari tingginya semangat masyarakat dalam melaksanakan kegiatan walau hujan tidak kunjung reda selama kegiatan. Di hadapan warga, Kapendam menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu pemerintah daerah dalam rangka percepatan pemerataan hasil pembangunan di daerah pedesaan, memberikan motivasi kepada masyarakat untuk membangun daerahnya dan membudayakan hidup bersih sesuai dengan stardar kesehatan. Yang perpenting adalah untuk menjalin kemitraan dan kebersamaan dengan masyarakat dalam menguatkan kemanunggalan TNI dan rakyat. (kmb36)

Bali Post/ist

KERJA BAKTI - Prajurit Pendam IX/Udayana bersama warga kerja bakti di lingkungan Pura Prajapati Banjar Tegal, Desa Gerana, Petang.


BANGLI

8

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

SLB Bangli Kekurangan Guru Bangli (Bali Post) Banyak sekolah di Kabupaten Bangli yang masih kekurangan tenaga pengajar atau guru. Tak terkecuali di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bangli. Kepala SLB Bangli, I Made Sudarma, mengungkapkan, saat ini di sekolahnya baru tersedia 20 tenaga pendidik. Jumlah tersebut masih belum ideal dalam menunjang proses belajar mengajar. ‘’Sekarang, kita baru mempunyai 20 guru yakni 10 guru kontrak dan 10 guru yang sudah PNS. Kalau dilihat dari siswa Bali Post/nan yang ada, kita masih kekuranI Made Sudarma gan tenaga pendidik sekitar 15 orang,’’ ungkap Sudarma belum lama ini. Sudarma mengatakan, mengajar siswa dengan kebutuhan khusus seperti tunarungu, tunanetra dan lainnya perlu keahlian khusus dan tidak bisa merangkap. ‘’Jadi guru tunanetra tidak bisa mengajar siswa tunadaksa. Mengingat teknik mengajar antara tunanetra dan tunadaksa berbeda. Maka dari itu, satu guru tidak bisa mengajar semua siswa,’’ katanya sembari berharap ke depannya ada tambahan guru. Menurut Sudarma, selain kekurangan tenaga pendidik, sekolah ini juga masih kekurangan prasarana seperti alat tenun. ‘’Kita sekarang ini baru mempunyai dua alat tenun. Kalau idealnya memiliki delapan alat tenun. Kalau sarana yang lainnya sudah mencukupi. Semoga nantinya kita bisa menambah alat tenun lagi,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, kerajinan tenun di SLB Bangli dikembangkan mulai tiga tahun lalu. Sejak dibuka, banyak siswa yang menggelutinya. ‘’Tidak hanya kaum perempuan yang senang menenun, sejumlah siswa laki-laki juga ikut menenun,’’ tegasnya. (kmb41)

Bali Post/nan

MATI - Petani ikan di Banjar Dukuh Desa Abang Batudinding memperlihatkan kondisi danau. Banyak ikan di keramba mati akibat semburan belerang yang terjadi sejak beberapa hari lalu.

Dampak Semburan Belerang di Danau Batur

Ribuan Ikan Mati, Kerugian Miliaran Bangli (Bali Post) -

saya saja. Sebab, masingmasing kepala bisa memiliki 10 lubang dengan jumlah ikan bisa mencapai 10 ton. Jadi, kalau dikalkulasikan secara menyeluruh dari jumlah petani yang memiliki keramba, kerugian mencapai miliaran rupiah,’’ kata Suarba. Petani ikan di Desa Buahan, Made Antara, mengungkapkan pascaterjadinya semburan belerang beberapa hari lalu, kemarin, pihaknya melakukan pengecekan ke keramba. Sejauh ini, belum ada ikan yang mati. ‘’Ikan

di keramba sudah saya cek tadi pagi (kemarin - red). Astungkara tidak ada ikan yang mati akibat semburan belerang ini,’’ ucapnya. Dia mengungkapkan, instansi terkait dalam hal ini Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli sempat melakukan pengecekan kualitas air danau. ‘’Kalau ikan-ikan liar yang dapat bergerak bebas bisa selamat dari semburan belerang. Karena ikan-ikan di keramba tidak dapat bergerak leluasa dan tidak dapat oksigen makanya ikan mati,’’ tegasnya. Lebih lanjut dijelaskannya, semburan belarang di wilayah Buahan sudah berangsur hilang. Semburan belerang terparah terjadi sekitar tiga hari lalu. Air danau sempat berubah warna

menjadi hijau kekuningkuningan. ‘’Di sini memang ada semburan belerangnya. Tapi di Abang Batudinding paling parah. Di sini sempat hilang lagi. Kalau di sana (Abang Batudinding -red) belerangnya tetap sehingga banyak ikan di keramba petani di sana mati,’’ katanya. Sementara itu, petani ikan di Desa Kedisan, I Ketut Rijasa, mengungkapkan ikan-ikan liar yang ada di wilayah Kedisan memang belum ada yang mati akibat semburan belerang. Namun, dia mengakui dampak terparah di Abang Batudinding. ‘’Kalau ikan liar sampai saat ini memang belum ada yang mati. Ini saya baru saja datang dari mencari ikan liar di Danau Batur,’’ jelas Rijasa. (kmb41)

Bangli (Bali Post) Jalan penghubung Banjar Tegalalang Kelurahan Kawan, Bangli menuju Dusun Tambahan Desa Jehem Kecamatan Tembuku, Jumat (14/7) pagi kemarin tak bisa dilalui kendaraan. Hal itu disebabkan tebing di Banjar Tegalalang mengalami longsor dan materialnya menimbun seluruh badan jalan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, bencana tanah longsor di kawasan setempat terjadi sekitar pukul 06.00 Wita. Longsor terjadi akibat tebing tanah yang ada di lokasi kondisinya menjadi labil setelah terus-menerus diguyur hujan sejak sepekan terakhir. Tak hanya tertimbun material tanah, badan jalan yang ada di lokasi juga tertimbun pohon bambu dan pohon yang tum-

bang saat bencana terjadi. Menurut penuturan salah seorang warga setempat, I Nengah Jawi, saat longsor terjadi dia mendengar terjadi suara gemuruh. Bersama kerabatnya, dia langsung mencari tahu sumber suara tersebut. Dia kemudian mendapati tebing tanah di kawasan itu longsor. Karena seluruh badan jalan tertutup material longsor dan tak bisa dilalui sama sekali, warga setempat pun meminta sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil yang akan menuju Banjar Tambahan untuk berbalik arah. Tak berapa lama, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli dibantu warga membersihkan material tanah dan pohon dari badan jalan. Upaya pembersihan ketika itu dilakukan se-

cara manual dengan peralatan seadanya. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa di sela-sela kegiatan pembersihan menyatakan, tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan dari kejadian tersebut. Longsor hanya menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Agus Sutapa menyebutkan, berdasarkan data yang dimilikinya, sedikitnya sudah terjadi empat kali bencana di empat titik selama musim hujan ini. Bencana tersebut terjadi di wilayah Susut dan Bangli. Mengingat cuaca buruk masih berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan, pihaknya kembali mengimbau seluruh masyarakat terutama yang berada di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan. (kmb40)

Fenomena semburan belerang yang kembali terjadi di perairan Danau Batur, Kintamani, sejak beberapa hari lalu, membuat petani ikan di Banjar Dukuh Desa Abang Batudinding gigit jari. Pasalnya, ribuan ekor ikan di Keramba Jaring Apung (KJA) milik petani ikan di desa tersebut mati. Atas kondisi itu, petani ikan mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Bali Post/nan

PADI REBAH - Tanaman padi di Subak Bekutel rebah akibat diguyur hujan lebat dan angin kencang sejak beberapa hari lalu.

Hektaran Tanaman Padi di Subak Bekutel Rebah

Petani Terpaksa Panen Lebih Awal Bangli (Bali Post) Hektaran tanaman padi di Subak Bekutel, Banjar Apuan Kelod Desa Apuan, Susut, rebah. Rebahnya tanaman padi tersebut disebabkan tingginya curah hujan disertai angin kencang dalam beberapa hari belakangan. Petani Subak Bekutel, Jro Mangku Dalem, Jumat (14/7) kemarin, mengungkapkan karena terus-menerus diguyur hujan dan diterpa angin kencang, padi menjadi berat hingga rebah. Luas areal tanaman padi miliknya yang rebah mencapai 22 are. Tak hanya miliknya yang rebah, tanaman padi milik petani lainnya juga mengalami hal serupa. Kalau ditotal, luas areal tanaman padi yang rebah di subak itu mencapai hektaran. ‘’Untung padi yang rebah memang sudah mendekati masa panen. Namun ada beberapa padi yang bijinya masih hijau. Karena situsasinya sudah begini, terpaksa padi dipanen lebih awal. Kalau dibiarkan rebah seperti ini tidak dipanen, nanti semua padi bisa rusak,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, dengan kondisi ini sekarang, pihaknya pesimis bisa memproduksi beras seperti saat panen sebelumnya. Dia pun hanya bisa pasrah hasil produksi akan turun. ‘’Kalau sekarang ini produksi beras jelas mengalami penurunan. Karena banyak padi yang kosong dan rusak. Palingpaling sekarang ini hanya dapat dua sampai tiga karung beras saja,’’ kata Jro Mangku Dalem. (kmb41)

Berdasarkan pantauan Jumat (14/7) kemarin, di danau wilayah Banjar Dukuh banyak terlihat bangkai ikan mengapung. Bahkan, bangkai-bangkai ikan itu mulai mengeluarkan bau busak. Sejumlah petani ikan mengangkat ikan-ikan yang mati di dalam keramba untuk dibawa ke daratan untuk dibuang. Petani ikan di Banjar Dukuh Desa Abang Batudinding, I Wayan Suarba, mengungkapkan semburan belerang sudah terjadi sejak tiga hari lalu. Akibat fenomena ini,

Jalan di Tegalalang Tertimbun Longsor

Tangani Krisis Air Bersih di Kintamani

Pemkab Diminta Serius

Bangli (Bali Post) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli selama ini dinilai tak serius dalam menangani persoalan kesulitan air bersih yang selama ini dialami masyarakat di tiga desa di Kintamani yakni Desa Suter, Abang Batudinding, dan Abang Songan. Pernah ada rencana untuk mengangkat air Danau Batur, namun tak kunjung terealisasi. Wakil Ketua DPRD Nyoman Basma pun meminta pemerintah untuk konsisten dan tidak sekadar memberikan harapan palsu ke masyarakat. Diwawancarai Jumat (14/7) kemarin, Basma mengungkapkan, kesulitan air bersih di tiga desa tersebut sudah terjadi sejak lama. Itu disebabkan di tiga desa yang bertetangga tersebut tak memiliki sumber air. Untuk keperluan sehari-hari, masyarakat hanya memanfaatkan air hujan yang ditampung di cubang. Bagi sebagian masyarakat yang ekonominya cukup mampu, terpaksa memenuhinya dengan cara membeli air per tangki hingga ratusan ribu rupiah per bulannya. Basma mengatakan, untuk menangani krisis air bersih di tiga desa tersebut termasuk beberapa dusun lainnya, Pemkab Bangli beberapa tahun lalu sudah sempat berencana mengangkat air Danau Batur. Akan tetapi sampai sekarang, rencana tersebut tak kunjung terwujud. ‘’Rencana pengangkatan air danau ini sudah ada sejak lama. Tahun lalu, katanya sudah dapat sinyal, lampu hijau dari pusat. Saya sempat kumpulkan masyarakat terkait rencana itu. Namun, nyatanya sampai sekarang rencana itu tidak terwujud,’’ tegasnya. Pihaknya pun mempertanyakan apa sebenarnya yang menjadi kendala tidak bisa terealisasinya rencana tersebut. Menurut Basma, kalaupun memang air Danau Batur tak layak atau tak bisa untuk dimanfaatkan masyarakat, seharusnya penanganan persoalan air bersih bisa dilakukan dengan cara mencarikan sumber air lainnya misalnya sumber air yang ada di Pebini. Bagi wakil rakyat asal Desa Suter, Kintamani ini, persoalan air bersih merupakan hal penting yang harus segera ditangani pemerintah. Dengan teratasinya persoalan air, diyakini masalah kemiskinan yang terjadi di desa-desa tersebut akan bisa dientaskan. ‘’Saya harapkan komitmen pemerintah untuk mengatasi persoalan air bersih ini tidak berhenti. Walaupun Kadis PU yang dulunya memiliki program pengangkatan air Danau Batur sudah pensiun, saya harapkan programnya bisa tetap direalisasikan,’’ kata Basma. (kmb40)

hampir semua ikan yang dipelihara dalam keramba mati. ‘’Ikan-ikan yang mati semuanya sudah layak panen. Baru rencananya ikan akan dipanen, namun keburu ada semburan belerang terjadi,’’ ungkap Suarba. Suarba menjelaskan, akibat fenomena ini ribuan ikan di keramba miliknya dan petani lainnya mati. Kalau dihitung, ikan yang mati mencapai puluhan ton. Atas kondisi ini, pihaknya mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. ‘’Kerugian itu baru milik

Bali Post/ina

LONGSOR - Jalan di Banjar Tegalalang yang tertimbun tanah longsor dan pohon tumbang.

Tak Punya Biaya Operasi

Patah Tulang Siswi SMP Korban Tabrak Lari Tak Kunjung Sembuh NASIB Ni Wayan Santi Ariani, warga Banjar Guliang Kawan Desa Bunutin, Kintamani yang menjadi korban tabrak lari di wilayah Gianyar empat tahun lalu, sangat memprihatinkan. Akibat kecelakaan yang dialaminya, gadis 13 tahun yang kini duduk di bangku kelas III SMP itu harus beraktivitas dengan bantuan tongkat. Dia tidak bisa menjalani operasi lantaran keterbatasan ekonomi keluarga, sehingga kaki kanannya yang mengalami patah tulang tak kunjung sembuh. Ditemui di rumahnya, Jumat (14/7) kemarin, Nengah Sarma, ayah Santi Ariani, menuturkan kecelakaan lalu lintas dialaminya di wilayah Gianyar tepatnya di traffic light dekat Lapangan Astina pada 2013 lalu. Ketika itu dia bersama istrinya, Ni Ketut Suti, dan anak kelimanya, Santi, mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju ke arah timur. Saat hendak berbelok, sebuah mobil berwarna hitam tiba-tiba datang dari arah timur menuju barat dan langsung menyenggol bagian belakang kendaraannya. Tabrakan yang terjadi pada malam hari itu menyebabkan istrinya terpental dan tewas dalam perawatan di rumah sakit. Sementara dia mengalami patah tulang pada

pinggul dan anaknya Santi mengalami patah tulang pada kaki kanan. Sarma mengatakan, untuk menyembuhkan patah tulang anaknya, dia sudah berulang kali membawa Santi berobat di RS. Bahkan hingga saat ini sudah delapan kali operasi yang dilalui Santi. Akan tetapi sakit yang dialami anaknya tak kunjung sembuh. Sarma mengaku bahwa Santi sebenarnya disarankan oleh dokter untuk membuka pen pada kaki kanannya setahun lalu. Namun karena biaya yang harus disiapkan cukup besar besar yakni Rp 15 juta, saran dokter itu pun tak dijalankannya. ‘’Saya benarbenar tidak punya biaya. Setelah kecelakaan saya belum bisa bekerja,’’ terangnya.

Bali Post/ina

DIDAMPINGI AYAH - Ni Wayan Santi Ariani didampingi ayahnya, Nengah Sarma. Karena keterbatasan biaya, dia pun hanya bisa mengobati dan merawat luka anaknya dengan obat seadanya. Sarma mengatakan, anaknya sampai saat ini masih merasakan sakit pada bagian lukanya. Bekas luka operasi Santi kerap berair hingga harus dibalut. Kehidupannya dan Santi hanya ditopang oleh anak keempatnya.

Kendati harus berjalan menggunakan bantuan tongkat, anaknya tetap bersekolah. Santi yang selama ini bersekolah di SMPN 3 Bangli harus diantar-jemput olehnya menggunakan sepeda motor. ‘’Kalau hujan seperti sekarang, saya tunggui dia di sekolah sampai jam pulang. Karena saya khawatir, hujanhujan lantainya licin dan dia

terpeleset,’’ terangnya. Sementara itu, Santi yang didampingi ayahnya mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisi kakinya. Dia sangat berharap patah tulang yang dialaminya bisa segera sembuh, sehingga bisa beraktivitas dengan normal seperti temannya yang lain. ‘’Harapan saya biar bisa dibantu untuk biaya pengobatan,’’ ujarnya. (ina)


GIANYAR

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

9

49 Tenaga Bidan PTT Terima SK CPNS

PENGANGKATAN CPNS - Para bidan tampak sumringah menerima SK pengangkatan CPNS dari program PTT Kementerian Kesehatan yang diserahkan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, Jumat (14/7) kemarin. RAUT wajah 49 orang bidan PTT tampak sumringah ketika menerima SK pengangkatan CPNS dari program Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan yang diserahkan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata di Ruang Sidang kantor Bupati Gianyar, Jumat (14/7) kemarin. Para bidan PTT ini sudah mengabdikan diri lebih dari lima tahun. Bahkan ada yang masa kerjanya 12 tahun sembilan bulan atas nama Putu Wely Trisnawati dari UPT Kesmas Gianyar I. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gianyar Drs. I Ketut Arthawa mengatakan, berdasarkan Surat MenPAN dan RB Nomor 7 Tahun 2017 tertanggal 14 Januari 2017 tentang Penetapan Kebutuhan PNS dari Program Pegawai Tidak Tetap Kementerian Ke-

sehatan di Lingkungan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/ Kota Tahun Anggaran 2017, Kabupaten Gianyar mendapat alokasi formasi sebanyak 49 orang. Alokasi yang diterima tersebut semuanya merupakan tenaga bidan yang tersebar pada semua UPT Kesehatan Masyarakat di Gianyar. Bidan PTT sebanyak 49 orang tersebut masing-masing bertugas di UPT Kesmas Gianyar I sebanyak delapan orang, di UPT Kesmas Gianyar II sebanyak empat orang, di UPT Kesmas Blahbatuh I ada dua orang, di UPT Kesmas Blahbatuh II sebanyak tiga orang, di UPT Kesmas Sukawati I ada satu orang, di UPT Kesmas Sukawati II sebanyak enam orang, di UPT Kesmas Ubud I ada enam orang, di UPT Kesmas Ubud II sebanyak tiga orang, di UPT Kesmas Payangan sebanyak

tiga orang, untuk UPT Kesmas Tegallalang I sebanyak tujuh orang, di UPT Kesmas Tegallalang II ada satu orang, di UPT Kesmas Tampaksiring I sebanyak empat orang dan satu orang di UPT Kesmas Tampaksiring II. Ketut Artawa menambahkan, proses pemeriksaan berkas dan penetapan NIP untuk CPNS dari program PTT Kemenkes tahun anggaran 2017 dilaksanakan oleh BKN Regional X Denpasar yang membawahi daerah Bali, NTB dan NTT mulai 31 Maret 2017, sampai semua berkas dinyatakan memenuhi syarat. ‘’Dari 49 tenaga bidan PTT yang mengikuti proses pemberkasan, semua telah ditetapkan NIP-nya dan Lembar Penetapan NIP-nya telah diserahkan oleh BKN Regional X pada 31 Mei lalu,’’ jelas Arthawa. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata seusai menyerahkan SK menyampaikan selamat pada para tenaga bidan PTT tersebut sembari mengingatkan agar mereka tambah disiplin dalam bekerja. Tugas seorang bidan sangat mulia, karena membantu memberikan jalan kehidupan bagi seorang anak. Dengan diserahkannya SK CPNS ini, Bupati Agung Bharata juga berharap agar para bidan siap menjadi pelayan masyarakat yang benarbenar mengabdikan diri secara tulus ikhlas. ‘’Bekerjalah dengan disiplin, tunjukkan kinerja dengan baik, karena tugas seorang bidan sangatlah berat.’’ tegas Bupati Agung Bharata. (ad1170)

Tak Mau Kecolongan

Dauh dan Cok Ibah Daftar Penjaringan di Golkar

Gianyar (Bali Post) Tidak mau kecolongan dari kader Partai Perindo, dua tokoh Partai Golkar Gianyar langsung ikut mendaftar penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Gianyar di kantor DPD II Partai Golkar, Jumat (14/7) kemarin. Dua tokoh ini yakni Made Dauh Wijana dan Tjokorda Raka Kerthyasa Sukawati alias Cok Ibah. Cok Ibah mengaku ikut mendaftar karena aspirasi dari masyarakat dan sejumlah kader di Partai Golkar. Namun secara pribadi, mertua dari artis Happy Salma ini mengaku tidak ada keinginan untuk maju di Pilbup Gianyar 2018. ‘’Saya sebenarnya tidak ada keinginan maju, apalagi dalam konteks pengabdian, saya sudah mengabdi sebagai anggota DPRD provinsi. Kegiatan saya sebagai Bendesa Ubud juga sangat padat. Belum lagi kegiatan di luar Ubud,’’ katanya. Dari sejumlah kesibukan itu, ia pun mengaku akan membuat agenda untuk membedakan antara konteks politik praktis dengan kegiatan adat, budaya dan agama. ‘’Mungkin teknisnya nanti bisa dikerjasamakan. Khususnya di bidang ritual, harus dipisahkan antara politik, budaya dan agama,’’ ucapnya.

Terkait dukungan dari seluruh sameton Puri Ubud, Cok Ibah mengaku sudah mendapat restu, namun untuk lebih pasti pihaknya masih menunggu agenda paruman di puri. ‘’Dalam porses ini saudara saya yang hadir sudah merupakan restu. Walaupun secara musyawarah dalam konteks rapat semeton belum ada, karena masih dalam proses. Tetapi secara pribadi, minimal yang hadir sekarang sudah memberikan dukungan,’’ ujarnya. Terkait pilihan Tjokorda Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace yang mendaftar di partai lain yakni PDI-P sebagai calon wakil gubernur Bali, Cok Ibah mengaku menghormati langkah yang diambil mantan Bupati Gianyar itu. Namun, saat ini Cok Ibah mengaku belum memikirkan strategi khusus bila nanti terjadi dualisme karena samasama mendapat rekomendasi dari partai berbeda. ‘’Belum pasti juga saya jadi calon dan Cok Ace pun belum tentu juga karena semua masih dalam proses. Nah kalau seandainya pasti, tentu nanti ada strategi yang intinya agar puri tidak sampai terpecah dalam politik praktis,’’ terangnya. Disinggung apakah pihaknya sudah merancang strategi menuju Gianyar satu,

Bali Post/nik

MENDAFTAR - Dauh Wijana dan Cok Ibah usai mendaftar penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Gianyar di Kantor DPD II Partai Golkar Gianyar.

Cok Ibah mengaku belum melangkah sejauh itu. ‘’Saya belum bisa membayangkan itu sekarang, karena ada hal yang bisa direncanakan. Tapi dalam konteks strategi ini, apalagi ini dalam konteks kejadian yang belum kita tahu, mungkin kita harus menunggu,’’ tegasnya. Sementara itu, Made Dauh Wijana yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Gianyar mengaku ikut mengambil kesempatan menjadi bupati karena didorong oleh banyak kader dan simpatisan. ‘’Senior partai juga mengharapkan saya. Karena itu, bagi saya ini suatu hal yang baik diikuti,’’ katanya. Dauh Wijana pun mengaku akan menghormati setiap keputusan partai terkait rekomendasi nanti. ‘’Persoalan menang itu nomor dua, tetapi penugasan adalah amanat. Kegagalan adalah awal kesuksesan. Saya tidak terbayang hasil, tapi proses yang harus kita nikmati,’’ ungkapnya. Terkait mekanisme penjaringan bakal calon, dia menyebut nama-nama yang mengikuti penjaringan akan langsung disurvei. Bila sudah ada hasil, calon akan dikoordinasikan dengan mitra koalisi dalam hal ini Koalisi Gianyar Bangkit (KGB). ‘’Sehingga nanti bersama mitra koalisi ini kita akan mendeklarasikan paket calon,’’ jelasnya. Dauh Wijana juga menegaskan netralitasnya dalam proses penjaringan. Dia menyebut, tidak ada mahar khusus dari Partai Golkar untuk tokoh yang mau terjun. ‘’Tetapi langkah selanjutnya, tentu tokoh yang terpilih harus mempersiapkan modal sendiri untuk biaya maju,’’ tegasnya. Sebelumnya, kader Partai Perindo yakni pasangan Made Dana-Dewa Putu Wardana atau paket Dewa mendaftar penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar di DPD II Golkar Gianyar, Kamis (13/7) lalu. (kmb35)

Bali Post/nik

TANAM PADI - Anggota Koramil 1616-05/Sukawati bersama petani menanam padi ciherang di Subak Pasekan, Banjar Kapal Desa Batubulan, Jumat (14/7) kemarin.

Dukung Program Swasembada Pangan

TNI Tanam Padi di Subak Pasekan

Gianyar (Bali Post) Penanaman bibit padi ciherang dilakukan puluhan personel Koramil 1616-05/ Sukawati di Subak Pasekan, Banjar Kapal Desa Batubulan Kecamatan Sukawati, Jumat (14/7) kemarin. Penanaman yang bekerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukawati itu dilakukan di lahan seluas 20 are milik

petani I Made Sudana (55) asal Banjar Telabah, Desa Batubulan. Danramil 1616-05/ Sukawati Kapten Inf. I Ketut Suprapta menjelaskan, penanaman padi ini dalam rangka mewujudkan swasembada pangan yang menjadi program pemerintahan Presiden Joko Widodo. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid TPH

Dinas Pertanian Gianyar I Wayan Suarta, Kepala BPP Kecamatan Sukawati I Ketut Pasta, PPL se-Kecamatan Sukawati serta Pekaseh Subak Pasekan dan krama subak yang berjumlah sekitar 25 orang. ‘’Di lahan seluas 20 are, bibit padi ditanam dengan menggunakan sistem teknologi tanam jajar legowo 2:1,’’ jelasnya.

Dikatakannya, kolaborasi antara TNI, Dinas Pertanian dan petani ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani. ‘’Kami berkolaborasi untuk meningkatkan hasil produksi pangan dan ketahanan pangan agar kebutuhan pokok masyarakat seharihari dapat terjangkau,’’ jelasnya. (kmb35)

Konsumsi SS

Pegawai Kontrak Pemkab Terancam Dipecat

Gianyar (Bali Post) -

Tersangka kasus narkoba I Gusti Ngurah Wirawan yang beralamat di Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh ternyata sudah dua tahun lebih mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu (SS). Kini tersangka terancam dipecat dari statusnya sebagai tenaga kontrak di Bagian Umum Pemkab Gianyar. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP Gusti Putu Dharmanatha, Jumat (14/7) kemarin, menyatakan tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Gianyar. Tersangka mengaku telah memakai narkoba sejak tahun 2015. Dharmanata menjelaskan, selama dua tahun lebih itu tersangka mengonsumsi narkoba setiap pekan atau kadang setiap bulan. Tempat tinggal tersangka di perumahan Desa Buruan, Blahbatuh pun menjadi lokasi rutin mengonsumsi SS. ‘’Pelaku mengaku kerap membeli narkoba paket hemat yang harganya Rp 300.000. Kemudian dikonsumsi di dalam toilet rumahnya yang di Desa Buruan,’’ ucapnya. Saat penyergapan, Senin (10/7) lalu, polisi mengamankan

sejumlah barang bukti berupa narkoba dan alat hisap yang disembunyikan dalam toilet. Dikatakan Dharmanatha, selama dua tahun ini istri dan empat anaknya tidak mengetahui bila Ngurah Wirawan kerap mengonsumsi narkoba. ‘’Tidak ada yang tahu, karena konsumsi barang ini tidak setiap hari. Jadi selama ini tersangka berhasil menyembunyikan dari keluarganya,’’ katanya. Sementara itu, Kabag Umum Setda Gianyar Agung Mahadewa mengaku sudah menerima informasi tentang pegawai kontrak di lingkungan kerjanya yang ditangkap polisi karena tersangkut kasus narkoba. ‘’Baru dapat informasi saja dari koran, tetapi pemberitahuan dari kepolisian belum ada sampai siang ini

Bali Post/nik

TUNJUKKAN TERSANGKA - Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP Gusti Putu Dharmanatha menunjukkan barang bukti narkoba dan tersangka, Gusti Ngurah Wirawan. (kemarin - red),’’ katanya. kontraknya,’’ tegasnya. Lantaran masih menunggu Dikatakannya lebih lanjut, surat tertulis dari polisi, pi- kontrak setiap pegawai konhaknya belum bisa mengambil trak akan diperpanjang bila tindakan untuk tersangka asal yang bersangkutan menunDesa Peliatan, Ubud itu. Namun jukkan kinerja yang baik. ia menegaskan, akan dilakukan Namun, ia mengakui setiap pemutusan hubungan kerja bagi perpanjangan kontrak tidak tenaga kontrak bila melakukan dilengkapi tes kesehatan yang pelanggaran hukum terlebih salah satunya tes urine untuk kejahatan narkoba. ‘’Itu kan ada mendeteksi penggunaan narperjanjiannya. Kalau memang koba. ‘’Hanya pengisian admintidak bisa kerja, ya diputus istrasi,’’ tambahnya. (kmb35)

Beberapa Hari Tak Pulang

Pemuda Asal Guwang Dilaporkan Hilang

Gianyar (Bali Post) Pemuda berusia 20 tahun, I Komang Sadam, asal Banjar Manikan, Desa Guwang dilaporkan hilang oleh keluarganya. Sadam menghilang sejak Selasa (11/7) lalu. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP Ida Bagus Mas Kencana menyatakan, pihak keluarga sudah mencari Sadam di sejumlah tempat namun nihil. Pihak keluarga pun menyimpulkan Sadam hilang disebabkan hal mistis. ‘’Karena tidak ketemu, katanya melik. Itu kata keluarga ke arah niskala,’’ ujarnya.

Ditegaskannya, polisi masih menelusuri keberadaan Sadam. Dia menyebut Sadam sempat mengirim SMS kepada kedua orangtuanya berisi pengakuan kesalahan. Bahkan sebelum dilaporkan hilang, Sadam beberapa kali mengirim pesan singkat jika dia tidak berguna bagi orangtuanya. ‘’SMS-nya bernada tidak bisa membahagiakan orangtuanya. Seperti orang kecewa,’’ jelasnya. Sadam merupakan karyawan vila The Bale di wilayah Kuta. Sadam bertubuh kurus dengan tinggi 175 cm. Rambut lurus

hitam dengan kulit sawo matang dan matanya agak sipit. Saat meninggalkan rumah Selasa lalu, keluarganya melihat Sadam mengenakan jaket berwarna cokelat dan mengenakan celana panjang warna gelap. Saat itu Sadam membawa sepeda motor Honda Beat warna hitam strip merah dengan pelat nomor DK 7509 LM. AKP Mas Kencana berharap, apabila ada masyarakat yang menemukan Sadam dengan ciri-ciri tersebut, supaya melapor ke Polsek Sukawati atau menghubungi keluarganya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

Bali Post/ist

KONGRES - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali didaulat menjadi narasumber di tingkat nasional. Kali ini dalam Kongres Koperasi Indonesia III di kota Makassar Sulawesi Selatan, Kamis (13/7).

Sukses Kelola Koperasi

Bupati Suwirta Didaulat Jadi Narasumber Kongres Koperasi Indonesia III SUKSES mengelola dan mengembangkan Koperasi Pasar (Koppas) Srinadi Klungkung, serta berkat komitmennya dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta kembali didaulat menjadi narasumber di tingkat nasional. Kali ini dalam Kongres Koperasi Indonesia III di kota Makassar Sulawesi Selatan, Kamis (13/7). Kongres yang merupakan rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 ini, dihadiri berbagai stakeholder koperasi seluruh Indonesia. Bupati Suwirta menjadi narasumber bersama 17 pembicara lainnya. Di antaranya, Setyo Novanto (Ketua DPR-RI), Bambang Brojonegoro (Menteri PPN/Kepala Bappenas), Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan), AAGN Puspayoga (Menteri Koperasi dan UKM), Airlangga Hartarto (Menteri Perindustrian), Amran Sulaiman (Menteri Pertanian), Susi Pudjiastuti (Menteri Kelautan dan Perikanan), Azam Khan (International Finance Corporation), Samuel D. Filiaci (Direktur NCBA), Mr Bobby Chin (Chairman of NTUC Fairprice Cooperative), Edi Kartika (Ketua Umum KWSG), Burhanuddin Abdullah (Rektor Ikopin), H.AM Nurdin Halid (Ketua Umum Dekopin), Rosan Perkasa Roeslani (Ketua Umum Kadin Indonesia), Soetrisno Bachir (Ketua KEIN) dan Soekarwo (Gubernur Jawa Timur). Berkat pengalamannya mengisi sejumlah seminar dan pelatihan, bupati asal Nusa Ceningan ini pun berhasil menghidupkan suasana kongres yang sebelumnya nampak jenuh. Paparannya awali cerita perjuangannya mengembangkan Koppas Srinadi hingga menjadi koperasi terbesar se-bali dengan jumlah anggota 14 ribu. Dirinya meyakini, Koperasi adalah badan usaha rakyat yang paling ideal. Jati diri koperasi yang merupakan prinsip koperasi harus benar-benar dilaksanakan. Merangkul anggota berbagai kalangan tanpa melihat profesi dan latar belakang anggota, bahkan sampai buruh pun bisa jadi anggota koperasi. Setelah menjabat menjadi Bupati, sesuai visi misi pemerintahannya yaitu fokus ke ekonomi kerakyatan berbasis kemitraan. Selain itu menyerahkan sebuah gedung baru sebagai kantor Dekopinda, serta program Beli Mahal Jual Murah dengan merangkul KUD dan BUMDes. Guna memperkuat ritel Koperasi, Bupati Suwirta mendorong seluruh anggota kongres membentuk Holding khusus koperasi untuk merangkul membangkitkan koperasi retail diseluruh Indonesia. “Koperasi tidak boleh kalah dengan toko retail berjejaring, maka untuk memperkuat Retail Koperasi, saya dorong agar dibentuk holding khusus koperasi di seluruh Indonesia, sehingga koperasi bisa kompetitif,” ujar Bupati Suwirta disambut riuh tepuk tangan ratusan peserta kongres. Sementara itu, Ketua Pelaksana Kongres Koperasi III Agung Sudjatmoko yang juga sebagai Ketua Harian Dekopin menjelaskan, kongres ini untuk memfasilitasi berbagai pihak yang berkepentingan dengan pembangunan koperasi Indonesia, untuk menyepakati berbagai sasaran dan tindakan yang harus dicapai setiap lima tahun ke depan, merumuskan dan menyepakati langkah-langkah strategis untuk membangun masyarakat berbasis kerja sama yang lebih berkeadilan dengan memanfaatkan Road-Map pembangunan Koperasi Indonesia, serta mengevaluasi secara rutin pencapaian pembangunan koperasi yang telah dilaksanakan sebelumnya. (ad1169)

Bali Post/sos

PENDAFTARAN - Suasana pendaftaran menjadi pegawai RS Pratama Nusa Penida beberapa waktu lalu. Selama tiga hari berjalan, dari 20 formasi dua formasi nihil pelamar.

Perekrutan Pegawai RS Pratama Nusa Penida

Dua Formasi Nihil Pelamar Semarapura (Bali Post) -

Pendaftaran penerimaan pegawai Rumah Sakit (RS) Pratama Nusa Penida telah berakhir. Berdasarkan data, jumlah pelamar yang masuk mencapai ratusan. Meski demikian, masih ada dua formasi yang lowong. Hal itu diakui Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr. Made Adi Swapatni, Jumat (14/7) kemarin. Dijelaskan, selama pendaftaran dibuka sejak 10 Juli sampai 13 Juli, lamaran yang masuk ke panitia mencapai 141 orang yang terdiri dari bidang nonteknis dan teknis. Meski tergolong banyak, dari 20 formasi yang dibuka, ternyata ada dua formasi yang masih lowong, yakni perawat gigi pendidikan D-3 dan teknisi elektronik yang juga pendidikan D-3. “Dua

bidang ini yang masih lowong. Perawat gigi dicari dua orang dan tenaga elektronik satu orang,” jelasnya. Nihilnya pendaftar pada dua formasi itu tak sematamata karena minat untuk melamar yang rendah, tetapi juga keberadaannya yang tergolong langka. Mengingat fungsinya cukup penting untuk pelayanan, pihaknya akan kembali membuka lamaran.

Semarapura (Bali Post) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru 2017/2018 masih berlangsung di tingkat SMA/SMK, Jumat (14/7) kemarin. Pada kegiatan tahunan itu, siswa tak hanya diberikan pemahaman terkait proses belajar mengajar oleh tenaga pendidik. Namun juga penyuluhan tentang tata cara berlalu lintas dari Satlantas Polres Klungkung. Penyuluhan itu berlangsung di SMAN 1 Semarapura. Siswa yang terlibat mencapai 288 orang. KBO Lantas Satlantas Polres Klungkung Iptu Made Susila yang memimpin kegiatan menjelaskan kecelakaan lalu lintas belakangan ini kerap melibatkan siswa. Guna mengantisipasi itu, langkah penyuluhan bisa dijadikan salah satu solusi. “Di sini kami tekankan sekali bahwa siswa yang belum memenuhi syarat mengantongi SIM untuk tidak mengendarai kendaraan di jalan raya,” tegasnya. Pada kesempatan itu, siswa juga diajarkan 12 gerakan berlalu lintas. Ini merupakan bentuk kepedulian akan keselamatan berlalu lintas, mengenalkan rambu-rambu dan bagaimana berperilaku disiplin. “Melalui sosialisasi ini diharapkan kesadaran akan tertib berlalu lintas di kalangan pelajar akan tercipta. Mereka akan tertib di jalan, baik itu ada petugas maupun tidak sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” ucapnya. Selain lalu lintas, Kanit Dikyasa Iptu Ngakan Putu Putra juga memberikan ceramah tentang Kamseltibcar Lantas, bijak dalam penggunaan medsos dan kenakalan remaja. Sebelumnya kegiatan serupa juga sudah dilaksanakan di SMAN 1 Banjarangkan, SMAN 2 Semarapura, SMA Paris, SMAN 2 Semarapura dan SMAN 1 Dawan. (kmb45)

Bali Post/ist

PENYULUHAN - Satlantas Polres Klungkung memberikan penyuluhan di SMAN 1 Semarapura, Jumat (14/7) kemarin.

dalam perekrutan. “Itu akan segera kami koordinasikan dengan pemrov,” ucapnya. Selain tenaga medis, Bupati yang baru saja mendapat penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Joko Widodo ini mengaku pembangunan fasilitas penunjang pada RS itu juga akan terus menjadi prioritas. Salah satunya rusun pegawai. “Untuk pembangunan sesuai rancangan, perlu anggaran Rp 25 miliar. Itu diusulkan ke pusat. Tahun depan katanya sudah masuk ke baseline. Rusun ini penting untuk mendukung kenyamanan pegawai,” tandasnya. (kmb45)

Lomba PHBS

TP-PKK Desa Lembongan Raih Upakarti Madya I Tingkat Nasional

Sosialisasikan Tertib Lalin

Satlantas Polres Sasar Peserta MPLS

Hanya waktunya belum ditentukan. “Itu pasti tetap menjadi perhatian kami. Tetap berupaya biar ada. Sekarang kami fokus dulu dengan seleksi yang sudah mendaftar,” beber mantan Direktur RSUD Klungkung ini. Khusus untuk yang sudah mendaftar, pada 17 dan 18 Juli akan mengikuti tes wawancara. Sementara tes tulis tidak dilaksanakan lantaran terben-

tur anggaran. Pengumumannya direncanakan pada 19 Juli. Sesuai hasil pemetaan awal, pegawai yang direkrut hanya 64 orang dan diprioritaskan warga Nusa Penida. Salah satu alasannya untuk menghindari pindah dalam waktu cepat ke RS lain. Mereka akan digaji Rp 1,3 juta diluar jasa pelayanan. “Pelamar ini akan ikut tes wawancara,” ungkapnya. Seperti berita sebelumnya, nihilnya pelamar juga terjadi pada sejumlah dokter spesialis. Menyikapi itu, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengaku akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi selaku pemilik kewenangan

Bali Post/ist

RAIH - Lomba PHBS, TP-PKK Desa Lembongan meraih Upakarti Madya I Tingkat Nasional.

TIM Penggerak PKK Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, berhasil menyabet Juara Harapan I pada lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) 2017 Tingkat Nasional. Hadiah berupa piala Upakarti Madya I diserahkan langsung Ketua Umum TP-PKK Pusat Erni Guntarti kepada istri Perbekel Desa Lembongan Ny. Gede Arjaya di damping Ketua TP-PKK Provinsi Bali, Ny. Ayu Pastika, Jumat (14/7) di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Momentum itu bertepatan dengan puncak perayaan Hari Keluarga Nasional ke–24 yang dipusatkan di Kota Bandar Lampung. Penilaian lomba ini telah dilaksanakan 4 Mei 2017 di Balai Desa Lembongan, oleh Tim Penilai dari

pusat yang didampingi Ketua Ketua TP-PKK Provinsi Bali, Ny. Ayu Pastika, dengan disambut langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Atas perolehan prestasi ini, Ketua TP-PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta menyampaikan rasa syukurnya dan rasa terima kasih kepada seluruh anggota TP-PKK Kabupaten, TP- PKK Kecamatan Nusa Penida dan Warga Nusa Lembongan atas usaha dan kerja samanya, hingga mampu meraih peringkat Harapan I dan mengharumkan nama kabupaten Klungkung pada Lomba PHBS Tingkat Nasional. “Prestasi kita di tingkat Nasional sudah mengalami peningkatan, dari yang semula meraih Upakarti Madya

III yang diwakili TP-TPKK Desa Kampung Gelgel dan kini meningkat menjadi Upakarti Madya I, saya sangat bertema kasih atas usaha, kerja keras seluruh Tim Penggerak PKK mulai dari tngkat Kabupaten, Kecamatan Nusa Penida hingga seluruh warga Desa Lembongan,” ujar Ny. Ayu Suwirta. Ditambahkan, kepada seluruh Anggota PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta berpesan supaya tidak terlalu berbangga diri. Usaha harus lebih ditingkatkan lagi untuk bisa meraih peringkat tertinggi yaitu Upakarti Utama. “Juara bukanlah tujuan utama, melainkan implementasi perilaku untuk mewujudkan hidup bersih dan sehat pada masyarakat adalah yang paling utama,” tandasnya. (ad1171)

Sejumlah Angkot Bakal Digunakan Layani Siswa Semarapura (Bali Post) Nasib angkutan umum di Kabupaten Klungkung semakin memprihatinkan. Hal itu merupakan imbas berkurangnya keinginan masyarakat untuk menumpang. Supaya kembali menggeliat, pemkab mewacanakan menjadikan kendaraan itu sebagai angkutan siswa yang ditargetkan beroperasi mulai Oktober 2017 mendatang. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra, Jumat (14/7) kemarin. Berdasarkan data terakhir, angkutan umum di Bumi Serombotan ini tercatat 93 unit. Dari jumlah itu, diakui banyak yang tak lagi beroperasi karena penumpang yang semakin sepi. Mengingat angkutan itu bagi sejumlah masyarakat menjadi sumber penghasilan, pemkab berencana untuk menjadikannya sebagai angkutan siswa. “Untuk menggeliatkan angkutan ini, pemkab berencana menjadikannya sebagai angkutan siswa. Itu akan di-launching Oktober mendatang,” jelasnya. Sebagai langkah awal, angkutan itu akan melayani siswa SMPN 1 Semarapura, SMPN 2 Semarapura, SMPN 3 Semarapura dan SMP PGRI Klungkung. Hanya untuk jumlah angkutan yang dibutuhkan masih dilakukan kajian. “Berapa angkutan yang diperlukan,

rutenya kemana saja, itu masih dikaji,” katanya. Penggunaan angkutan umum, sambung mantan Kasat Pol PP Klungkung ini, juga dimaksudkan untuk memberikan rasa aman kepada siswa, di samping meminimalisasi kecelakaan lalu lintas. “Apalagi siswa banyak belum punya SIM, kan tidak bisa bawa motor.

Dengan beralih ke angkutan umum, kemacetan juga bisa dihindari,” sebutnya. Terobosan ini dianggaran pemkab Rp 1,3 miliar untuk tiga bulan, yakni dari Oktober-Desember 2017 untuk biaya operasional. Sementara itu, Ketua Organda Klungkung Nyoman Arka Arsana mengatakan, nasib angkutan umum saat

ini sudah sangat tercekik akibat tergusur kendaraan pribadi. Realita itu secara otomatis mengakibatkan penghasilan sopir menjadi lesu. Bahkan tak sedikit yang nihil. Hal itu sangat tidak sesuai dengan biaya operasional yang dikeluarkan. “Kalau pemkab berencana untuk menjadikan angkutan siswa, kami sambut

dengan antusias,” katanya. Guna merealisasikan rencana itu, pemkab juga diharapkan bisa mengadopsi terobosan yang sudah dilakukan daerah lain, salah satunya Kabupaten Tabanan. “Tabanan bisa, Klungkung harus bisa. Kami berharap ini bisa direalisasikan,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/dok

SOPIR ANGKOT - Sejumlah sopir angkot di salah satu terminal di Kabupaten Klungkung terlihat sedang menunggu penumpang.


Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

BULELENG

11

50 Anak Berpotensi DO Mulai Bersekolah Disiapkan Beasiswa dan Uang Saku

Singaraja (Bali Post) – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng mulai menyekolahkan puluhan anak yang sebelumnya terancam drop out (DO). Tahap awal, 50 anak dari tujuh kecamatan akan disekolahkan di beberapa SMP reguler di Bali Utara. Meringankan biaya mereka, pemerintah daerah menyiapkan beasiswa, uang saku, dan ongkos transportasi.

Bali Post/kmb38

BUKU TULIS – Siswa miskin di Buleleng menerima bantuan buku tulis yang disalurkan BPK Oi Buleleng, Jumat (14/7) kemarin.

Siswa Miskin Dibantu Buku Tulis

Singaraja (Bali Post) Tahun ajaran baru 2017/2018 telah dimulai. Bagi anak-anak yang dari keluarga ekonomi lemah, tentu perlengkapan sekolah menjadi persoalan serius. Persoalan ini pun mengundang simpati beberapa kalangan di Buleleng untuk membantu meringankan beban anak-anak kurang mampu dalam mendapatkan perlengkapan sekolah. Salah satu pihak yang menyalurkan donasinya adalah Badan Pengurus Kabupaten (BPK) Oi Buleleng. Ormas yang mewadahi para penggemar penyanyi legendaris Iwan Fals ini sejak awal tahun ajaran baru menyerahkan bantuan buku tulis untuk siwa miskin di Bali Utara. Jumat (14/7) kemarin, bantuan buku tulis diserahkan untuk Kecamatan Sukasada dan Kecamatan Sawan. Bantuan ini diserahkan Ketua BPK Oi Buleleng Ketut Mudana didampingi Ketua BPW Oi Bali Andi Wirawan, dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Buleleng Gede Suyasa. Suyasa mengatakan, tanggung jawab pendidikan bukan hanya pemerintah. Seluruh komponen masyarakat berkewajiban memajukan pendidikan di daerah. Apalagi setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Disdikpora menemukan puluhan siswa yang terancam drop out (DO). Untuk itu, bantuan buku tulis dari BPK Oi Buleleng merupakan gerakan luhur yang patut disambut oleh masyarakat. “Baik individual, organisasi, badan hukum dan sebagainya dan Oi menunjukkan itu melalui bantuan buku tulis dan sangat membantu anak-anak yang membutuhkan,” katanya. Sementara itu, Ketua BPK Oi Buleleng Ketut Mudana mengatakan, donasi buku tulis merupakan kali ketiga dan pihaknya berhasil mengumpulkan lebih dari tujuh ribu eksemplar buku tulis. Buku tulis itu sejak beberapa hari terakhir mulai didistribusikan ke sekolah untuk membantu meringankan kebutuhan anak-anak yang kurang mampu. Sementara di Kecamatan Sawan donasi buku tulis diserahkan kepada anak-anak di SDN 1 dan SDN 3 Pakisan, SDN 1 dan SDN 5 Bebetin. Siswa di sekolah ini tampak riang gembira setelah mendapat bantuan buku tulis. (kmb38)

Suara Buleleng Prodi Kedokteran Undiksha

Pembukaan Prodi Kedokteran di Undiksha sangat ditungu-tunggu masyarakat Buleleng. Dengan demikian nantinya warga Buleleng tidak jauh-jauh lagi melanjutkan kuliahnya. Cukup di Undiksha, termasuk juga nantinya bagi warga Bali yang tidak tertampung di Kedokteran Unud maupun Warmadewa bisa kuliah di Undiksha, sehingga nantinya Undiksha mampu membawa slogan Buleleng sebagai Kota Pendidikan dan mampu memberikan nilai lebih kepada pemerintah Kabupaten Buleleng. Gung De, Ngurah Rai

Air Tercemar Pestisida

Soal air minum di Desa Tinga Tinga yang diduga tercemar pestisida, diharapkan aparat penegak hukum menelusuri siapa oknum yang berbuat itu untuk nantinya dijerat dengan hukuman berat. Mengingat, bila nantinya dikonsumsi oleh warga, berapa korban yang terkena dampaknya. Gung De,– Ngurah Rai

Bawa Barang Tak Wajar Saat MPLS

Soal dugaan adanya sekolah yang menyuruh siswa baru membawa barang-barang yang aneh-aneh pada saat masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), diharapkan pihak Disdikpora menegur sekolah maupun penyelenggara pengenalan sekolah, agar tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Gung De, Ngurah Rai

Ha itu diungkapkan Kadisdikpora Buleleng Gede Suyasa usai memimpin pertemuan dengan Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) dan kepala sekolah di kantor Disdikpora Buleleng, Jumat (14/7) kemarin. Lebih jauh, Suyasa mengatakan, dari hasil pendataan melalui posko DO, pihaknya menemukan 94 anak yang berpotensi DO. Jumlah ini bertambah lagi tiga anak setelah pendataan sebelumnya menemukan 91 anak. Anak-anak yang berpotensi DO tersebut terdiri atas 49 anak tidak memiliki niat untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMP, 40 anak tidak memiliki biaya, dan 5 anak karena lokasi rumahnya

dengan sekolah jauh. Selain jauh, jalan menuju ke sekelah hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. “Memang ada penambahan dan sekarang sudah final datanya. Penyebab ini beragam termasuk karena akses dari rumah ke sekolah yang jauh. Seperti di Desa Sudaji, lima anak itu tidak sekolah karena mereka harus jalan kaki karena rumah mereka berada di pondok perkebunan,” katanya. Menurut Suyasa, dari hasil pertemuan bersama UPP dan kepala sekolah, Disdikpora telah menetapkan 50 anak telah bersedia untuk disekolahkan. Untuk membantu meringankan biaya, ada 25 anak disiapkan bantuan beasiswa dari APBD

Buleleng sebesar Rp 300.000 tiap bulan. Sisanya lagi 25 anak juga diberikan bantuan uang saku Rp 5.000 per hari. Sementara untuk anak yang terganjal transportasi menuju lokasi sekolah, juga diberikan bantuan untuk ongkos angkutan umum Rp 100.000. Sementara anak yang belum bersedia bersekolah, Disdikpora masih melakukan pendekatan bersama aparat desa, tokoh masyarakat, dan para orangtua. Jika dari pendekatan ini anak bersangkutan mau bersekolah, Disdikpora akan memfasilitasi untuk mendapatkan bantuan dari sumbangan donatur yang tidak mengikat melalui program corporate social

Bali Post/kmb38

Gede Suyasa

responsibility (CSR). “Sesuai regulasi kami masih memiliki waktu hingga 31 Juli 2017 dan pada sisa waktu ini, kami akan terus mendekati anak agar mau sekolah. Persoalan biaya akan kita fasilitasi melalui CSR dan semua sekolah reguler di daerah kita masih memungkinkan untuk menampung anak-anak yang

berpotensi DO,” tegasnya. Suyasa menambahkan, untuk mengatasi persoalan akses sekolah yang terjadi di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, pihaknya sedang mengusulkan untuk menyiapkan mes atau semacam pemondokan bagi anak yang kesulitan akses ke sekolah. Pemondokan ini dilakukan dengan memanfaatkan mes guru di sekolah bersangkutan kemudian ditunjuk pihak pengelola dari Disdikpora. Dengan upaya ini, pihaknya memastikan persoalan ini akan teratasi, dan kemungkinan masalah yang sama terjadi pada tahun ajaran berikutnya akan tertangani dengan permanen. “Saya sudah buat usulan kalau disetujui Bupati, nanti mes guru yang tidak dimanfaatkan kita rehab dan jadikan mes untuk siswa, sehingga persoalan ini tertangani secara permanen,” jelasnya. (kmb38)

Soal Dugaan Air Tercemar Obat Semprot Padi

Polisi Tunggu Hasil Uji Labfor

Bali Post/kmb38

AIR BERSIH – Jajaran kepolisian masih menunggu hasil uji labfor untuk menentukan dugaan pencemaran air bersih di Desa Tinga Tinga yang diduga bercampur obat semprot padi jenis diazinon. Singaraja (Bali Post) – Penyebab tercemarnya air bersih di Desa Tinga Tinga, Kecamatan Gerokgak hingga

sekarang belum diketahui secara pasti. Satu-satunya petunjuk untuk memastikan pencemaran itu yaitu dari

Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng mulai mempersiapkan pembahasan APBD Perubahan 2017. Rencananya, APBD Perubahan akan dibahas awal Agustus 2017. Dari perhitungan sementara, anggaran perubahan diprediksi defisit. Ini terjadi karena program besar yang harus dituntaskan kekurangan anggaran. Sementara, silpa APBD 2016 dialokasikan untuk membiayai beberapa program fisik yang harus digarap tuntas tahun ini, hingga melunasi tagihan rekening listrik dan air di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Buleleng. Data yang dihimpun di lapangan menyebutkan, APBD tahun 2016 lalu memiliki silpa Rp 28,64 miliar lebih. Menginjak pembahasan APBD Perubahan 2017, silpa ini dimasukkan sebagai penerimaan untuk membiayai program di tahun ini. Silpa sebesar itu dipastikan hanya cukup membiayai beberapa program besar hingga melunasi tagihan rekening listrik dan air bersih. Program itu seperti anggaran perbaikan jalan kabupaten yang memerlukan anggaran sebesar Rp

24 miliar lebih, pembayaran utang Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) yang kini sudah beralih menjadi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar Rp 14 miliar lebih, melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Girimas, Kecamatan Sawan sebesar Rp 5,4 miliar lebih, dan pelunasan rekening listrik serta air bersih sebesar Rp 1 miliar lebih. Sementara harapan menambah anggaran pada APBD Perubahan 2017 dipastikan tidak akan memberikan hasil yang signifikan. Apalagi pemerintah daerah di tahun ini merencanakan beberapa program skala prioritas, sehingga situasi keuangan daerah tidak bisa bebas dari defisit. Mengatasi situasi sulit ini, pemerintah daerah bersama DPRD Buleleng akan mengambil opsi rasionalisasi anggaran di masing-masing OPD yang sudah menerima jatah anggaran dalam APBD Induk 2017. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buleleng Bimantara di kantornya, Jumat (14/7) kemarin, mengatakan opsi rasionalisasi itu untuk menutup beberapa kegiatan fisik yang

hasil pengujian sempel air bersih. Sementara itu, laboratorium forensik (labfor) yang menguji sempel air tersebut belum menginformasikan hasilnya. Demikian diungkapkan Kapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang AKP Ketut Wisnaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya ketika dihubungi, Jumat (14/7) kemarin. Lebih jauh, AKP Wisnaya mengatakan, pascakejadian yang meresakan warga, pihaknya sudah mengambil sampel air bersih untuk diuji di labfor. Dari konfirmasi ke labfor menyebutkan seharusnya hasil sudah diketahui kemarin, namun karena terbatasnya peralatan dan penguji, hasilnya belum bisa disampaikan. Karena itu, pihaknya tetap menunggu hasil uji laboratorium terse-

but untuk dijadikan bahan acuan dalam melanjutkan penanganan kasus dugaan pencemaran air oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. “Kami masih menunggu hasil uji labfor, mungkin karena petugas terbatas dan hasilnya agak lambat kita terima. Kalau sudah turun nanti akan kita sampaikan dan dokumen itu akan kita pakai acuan untuk penanganan lebih lanjut,” katanya. Di sisi lain, AKP Wisnaya menjelaskan, menunggu hasil uji lab pihaknya meminta agar warga Dusun Juntal tetap tidak menggunakan air bersih di desa mereka untuk air minum atau keperluan memasak. Warga diimbau untuk tetap mengonsumsi pasokan air minum bantuan dari Badan Penanggulan-

gan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Dengan upaya ini, pihaknya bisa mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Kalau aliran air memang sudah dibuka, tapi kami tetap mengimbau warga tidak menggunakan air itu dulu sebelum hasil labfor turun dan juga pihak desa masih melakukan pembersihan jaringan air sehingga betul-betul bebas dari pencemaran bahanbaan berbahaya,” tegasnya. Ditanya hasil pemeriksaan saksi dan penyelidikan di lokasi kejadian, AKP Wisnaya menyebut indikasi adanya unsur sengaja mencemari bak air bersih di Tinga Tinga belum ditemukan. Bahkan, pintu bak penampungan maupun jaringan pipa air bersih ditemukan masih utuh tanpa ada indikasi perusakan. (kmb38)

harus dituntaskan tahun 2017. Selain kegiatan yang sudah diprogram sebelumnya, ada juga program tambahan yang sifatnya sangat prioritas memerlukan anggaran yang bisa dibilang tinggi. Dia mencontohkan, program itu seperti pengadaan lahan pembangunan jalan shortcut di lokasi lima dan enam (Desa Wanagiri dan Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada), penyusunan dokumen Detail Engineering Design (DED) program di tahun 2018 yang harus dianggarkan di tahun 2017. “Kalau defisit itu memang tidak bisa lepas karena pembiayaan kita selalu lebih besar dari pendapatan. Setiap defisit ini ditutupi dari silpa tahun sebelumnya,”

katanya. Menurut pejabat asal Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula ini, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan berapa anggaran yang mampu menutup semua kegiatan yang tersisa maupun yang baru diusulkan sebagai kegiatan prioritas. Apalagi, pemerintah belum mengetahui berapa realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk kucuran dana yang bersumber dari pemerintah pusat dan Provinsi Bali. “PAD dan dana pusat maupun provinsi itu bisa kita manfaatkan untuk membiayai kegiatan yang tersisa, dan ditambah rasionalisasi anggaran bisa kita manfaatkan,” jelasnya. (kmb38)

Bimantara

APBD Perubahan 2017 Diprediksi Defisit

Bali Post/kmb38


JEMBRANA

12 SOSOK Perangi Narkoba

WAKIL Bupati yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Jembrana I Made Kembang Hartawan mengajak para siswa SMA untuk perang melawan narkotika. Sosialisasi dan penyuluhan tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya narkotika serangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa baru di SMAN 1 Pekutatan dilaksanakan, Jumat (14/7) kemarin. Pada sosialisasi tersebut Wabup Kembang menyampaikan ada tiga musuh besar negara saat ini yaitu korupsi, radikalisme dan narkoba. Menurut Kembang sosialisasi ini di gelar karena keprihatinannya terhadap penyalahgunaan narkoba yang makin marak belakangan ini. “Sekarang ini ada sekitar 61 ribu pengguna narkoba yang ada di Bali. Untuk itu tatanan kehidupan, fungsi sosial dan jati diri kita berubah. Saya sebagai Ketua BNN Jembrana terketuk untuk menyosialisasikan bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar,” tandasnya. Harapannya dari sosialisasi ini para pelajar bisa mengetahui secara mendalam bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba, cara menghindari, cara menanggulangi. “Harapannya sesudah mereka tahu, mereka menjadi generasi yang kuat dan sehat. Bisa diandalkan untuk kemajuan bangsa, menjadi generasi yang mampu memproduksi dan tidak hanya menjadi konsumen. Bahkan mampu bersaing dengan bangsa lain yang ada di dunia ini,” ujar Kembang. Kembang menambahkan, dirinya akan rutin melakukan sosialisasi dan terus bergerak. Sosialisasi akan terus menerus dilakukan di sekolah-sekolah dan kalangan umum. “Yang terpenting bagi kami, dengan sosialisasi ini kita bisa membentuk generasi yang kuat, cerdas dan punya karakter kuat,” imbuh mantan Ketua DPRD Jembrana ini. (olo)

Bali Post/olo

DIAMANKAN - Pelaku penganiayaan I Gusti Komang Arya Susila alias Ngurah Arya saat diamankan di Polsek Mendoyo.

Aniaya Pedagang, Petani Gonda Diamankan Polisi

Negara (Bali Post) Petugas Polsek Mendoyo mengamankan pelaku penganiayaan, I Gusti Komang Arya Susila alias Ngurah Arya (49) asal Banjar Kepuh, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Mendoyo. Pelaku yang merupakan petani gonda ini dituding menganiaya Ni Made Ayu Dewi Nataly alias Dek Ayu (34). Kuat dugaan, aksi penganiayaan ini dilatarbelakangi dendam. Pelaku pun kini masih diperiksa intensif penyidik Polsek Mendoyo. Informasi yang dihimpun Jumat (14/7) kemarin menyebutkan, aksi penganiayaan ini terjadi Rabu (11/7) sekitar pukul 16.30 Wita. Pelaku yang tinggal di Banjar Kebebeng, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Mendoyo ini menggeber motornya dengan keras di depan rumah korban. Apalagi knalpot motor itu adalah brong, sehingga menimbulkan suara bising ketika digeber. Saat bersamaan, korban yang memiliki usaha warung ini mengemudikan mobil bersama kedua anaknya yang masih kecil dan hendak masuk ke rumahnya. Karena merasa terganggu korban meneriaki pelaku dengan ucapan kasar. Pelaku lantas tak terima dan turun dari motor kemudian menghampiri korban. Terjadilah adu mulut antara keduanya. Pelaku masuk ke pekarangan rumah korban. Saat korban turun dari mobil langsung dipukul oleh pelaku. Akibat pukulan tersebut korban sempoyongan. Pelaku ini bahkan sempat menjambak rambut dan membenturkan kepala korban ke tembok. Akibat peristiwa tersebut korban mengalami sejumlah luka memar, seperti pada dahi, benjol pada kepala bagian belakang dan robek pada pelipis kiri serta mengalami shock. Hingga saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Bunda. Sementara pelaku berhasil dibekuk petugas Polsek Mendoyo. Ditemui di Polsek kemarin, pelaku mengakui dirinya menganiaya korban. Alasannya, pelaku emosi. Ia tidak terima diteriaki yang dinilainya seperti binatang. Korban dinilai tidak menghargai warga sekitar. Sebelumnya, pada tahun 2016 pelaku dan korban sempat adu mulut karena korban memarkir mobilnya di badan jalan. Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Komang Sukasana saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Mendoyo Iptu Andi Yakin mengatakan korban saat ini masih dirawat di rumah sakit. Sementara pelaku dibekuk di rumahnya pada Rabu malam. Korban dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiyaan dengan ancaman pidana hukuman dua tahun delapan bulan penjara. (kmb26)

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

Dipertanyakan, Pengurukan Lahan di Timur GKBK

Negara (Bali Post) Aktivitas pengurukan lahan di timur Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) kini menjadi sorotan warga. Selain lokasi itu dinilai jalur hijau, namun juga berdampak pada kondisi jalan. Sebab, bekas urukan tanah itu mengotori jalanan, sehingga menimbulkan debu jika kemarau dan licin ketika hujan.

Bali Post/kmb

PENGURUKAN - Lokasi pengurukan lahan di timur areal GKBK Jembrana. Aktivitas ini dikeluhkan warga lantaran jalanan di sekitar menjadi kotor.

Warga pun mempertanyakan hal ini karena tidak diketahui siapa yang mengerjakan pengurukan lahan tersebut.Padahal di lokasi itu tampak alat berat sedang bekerja. Warga juga mempertanyakan apakah aktivitas itu sudah mengantongi izin atau belum. “Apa itu sudah ada izinnya dan apakah itu bukan termasuk jalur hijau”, tanya salah satu warga, Tarta, saat ditemui, Kamis (13/7) lalu. Menurutnya, truktruk yang membawa tanah uruk ke lahan tersebut juga kerap tidak memperhatikan keselamatan warga yang

melintas. Tak jarang truk-truk tersebut menjatuhkan tanah uruk di jalan. Dengan kondisi itu, tentunya sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Apalagi jalan itu sering dilintasi para orangtua murid di salah satu sekolah swasta yang antar jemput anaknya. Sementara itu, Kasat Pol PP Jembrana IGN Rai Budhi saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan segera mengecek pengurukan lahan tersebut. Nantinya akan dicek juga, apakah lokasi masuk jalur hijau atau bukan. Begitu pula terkait izinnya. (kmb)

Pascapenyesuaian OPD, Pemkab Bangun Depo Kearsipan Negara (Bali Post) Dampak dari penyesuaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di struktur organisasi pemerintah daerah mengakibatkan penambahan dan penggabungan dinas. Hal tersebut juga berdampak pada kantor atau gedung. Tahun ini Pemkab Jembrana membangun gedung depo arsip. Gedung yang berada di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup ini nantinya diharapkan mampu menampung seluruh arsip di OPD Pemkab Jembrana. Dengan demikian, ke depannya tidak ada lagi ruangan di masing-masing OPD yang dikhususkan menampung arsip. Melainkan terpusat di gedung depo. Hal itu dikatakan Bupati Jembrana I Putu Artha usai meninjau pembangunan didampingi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Sekda Jembrana I Made Sudiada beserta beberapa pimpinan OPD di lingkup Pemkab Jembrana. “Kebutuhan akan depo arsip

ini cukup mendesak. Sedangkan ruangan sebelumnya yang menempati areal GKBK akan dikhususkan sebagai pelayanan perpustakaan serta koleksi buku-buku, dalam menggenjot minat baca masyrakat,“ ungkap Artha. Saat ini sedang dilakukan pembangunan dan diharapkan oktober 2017 sudah terselesaikan. Menurut Bupati Artha arsip itu sangatlah penting untuk mencatat data-data sebelumnya. Dari catatan arsip ini juga dapat dipelajari peristiwa dan hal-hal penting sebelumnya. “Manfaat lainnya, apabila arsip sudah terpusat nantinya akan lebih banyak ruangan-ruangan di OPD yang bisa dimanfaatkan untuk pelayanan maupun kenyamanan kerja pegawai,“ terang Artha. Namun tak hanya soal gedung depo baru, bupati juga mengingatkan dalam pengelolaan arsip adalah manajemen serta kompetensi SDM. Ia ingin gedung depo yang sudah baru ini juga diimbangi dengan kemam-

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

puan petugas serta pelayanan kearsipan yang lebih baik. Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ida Ayu Made Dharmayanti mengatakan, gedung depo arsip ini ditargetkan bisa rampung pada oktober 2017 dengan anggaran senilai Rp 937 juta. Gedung berlantai satu ini akan menampung seluruh arsip di OPD yang berumur lebih dari lima tahun. Pihaknya juga tengah menyiapkan petugas (arsiparis) yang dilatih khusus menangani kearsipan. Depo arsip baru ini dinilainya akan sangat bermanfaat, selain bagi OPD dan juga masyarakat yang ingin menitipkan arsip maupun literaturnya guna menghindari kehilangan maupun kerusakan. Seperti lontar-lontar, file CD maupun foto bisa didepo ini, sehingga bermanfaat bagi masyarakat banyak. (kmb26)

Bali Post/olo

TINJAU - Bupati Jembrana I Putu Artha saat meninjau pembangunan depo kearsipan seluruh OPD di Jembrana, Jumat (14/7) kemarin.


Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

KARANGASEM Usulkan Anggaran Rp 58 Miliar ke Pusat

Cuaca Buruk

Nelayan Diminta Hentikan Aktivitas Melaut

Amlapura (Bali Post) Cuaca ekstrem sepekan terakhir ini, membuat situasi di tengah laut amat membahayakan. Karena itu, Sat. Polair Polres Karangasem turun ke seluruh garis pantai dengan belasan personel untuk memperingatkan para nelayan. Kepala Sat. Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama, Jumat (14/7) kemarin, meminta para nelayan sementara menghentikan seluruh aktivitasnya melaut hingga cuaca kembali normal. Wartama menegaskan, sepekan terakhir ini gelombang masih tinggi. Ditambah lagi hujan lebat dan angin bertiup sangat kencang. Sangat berbahaya kalau nelayan memaksakan diri melaut. Dari pantauan aktivitas nelayan di seluruh garis pantai, dikatakan mereka memang memilih memarkir jukungnya di garis pantai, ketimbang melaut karena cuaca buruk. Ada juga yang terlihat memilih beraktivitas memperbaiki jukungnya. Seperti yang terlihat di sepanjang garis pantai Seraya, Bias Putih Bugbug, maupun di garis pantai Tanah Ampo hingga Pantai Yeh Malet, Manggis. “Kami sudah tegaskan agar memerhatikan perkembangan cuaca. Jangan dulu melaut dalam situasi seperti ini,” kata Wartama. Dalam cuaca ekstrem belakangan ini, beberapa nelayan sudah menjadi korban. Mereka memaksakan diri melaut. Ini sangat membahayakan. Seperti dialami seorang nelayan dari Banjar Tanah Barak, Desa Seraya Timur, I Komang Raka. Dia terkatung-katung di tengah laut di sekitar Seraya Timur karena perahunya terbalik, setelah diterjang gelombang ganas di tengah laut, Kamis (13/7) lalu. Beruntung dia masih bisa diselamatkan dan sempat dievakuasi ke wilayah Gili Trawangan, Lombok. Sebagai langkah antisipasi terhadap situasi di tengah laut saat ini, Sat. Polair, terus melakukan patroli secara rutin. Tidak hanya memantau aktivitas nelayan, tetapi juga penyeberangan di Pelabuhan Rakyat Padangbai, maupun aktivitas diving maupun snorkeling di sekitar Bloo Lagon Labuan Amuk hingga situasi proses distribusi BBM dari kapal tanker ke Depo Pertamina Manggis. Wartama menegaskan, Pelabuhan Rakyat Padangbai saat ini juga terkena dampak dari cuaca buruk ini. Pelabuhan rakyat sementara masih buka-tutup, sambil menunggu cuaca di sekitar perairan itu kembali membaik. Sebelumnya, seorang nelayan Ketut Merta (53) nyaris menjadi korban keganasan gelombang di perairan Karangasem. Saat ia memancing ikan di tengah cuaca buruk itu sempat digulung gelombang di tengah laut di sekitar Pulau Gili Mimpang, sebelah barat Pulau Gili Kuan dan Gili Biaha, Desa Bugbug. Jukungnya seketika terbalik. Beruntung korban sempat terombang-ambing di tengah laut masih selamat. Petaka itu juga dialami Ketut Buda (24). Pemancing yang berasal dari Banjar Abian Canang Desa Ulakan, Manggis bahkan tewas setelah diterjang ombak pasang dan terseret ke tengah laut saat memancing di atas karang perairan Bloo Lagoon. (kmb31)

13

Pemkab Karangasem Komit Bangun Stadion Bertarap Nasional PEMERINTAH Kabupaten Karangasem di era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri-Artha Dipa, tetap punya komitmen tinggi melanjutkan kembali pembangunan sarana olahraga representatif yang nantinya dimanfaatkan sebagai Stadion Amlapura. Stadion itu nantinya berlokasi di Jalan Veteran/Jalur 11 Amlapura. Cita-cita itu tetap akan diwujudkan sehingga pemkab dan masyarakat nantinya memiliki sarana olahraga sepak bola dan juga atletik yang sangat memadai. Dengan salah satu stadion itu bisa berdiri megah maka event tingkat nasional maupun internasional bisa diselenggarakan di bumi lahar Karangasem. Sehinga nantinya dapat menunjang tagline ‘’Karangasem The Spirit of Bali’’ yang mana bisa diartikan segala sesuatu bermula di Karangasem. Untuk Bali juga bermakna sangat strategis. Karena itu pembangunan stadion itu besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Karangasem. Hal itu terungkap saat dilakukan konfirmasi pada Dinas pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga selaku pemilik aset pascapemanfaatan lapangan stadion sebagai lokasi pameran dalam rangka menyambut HUT ke-377 Kota Amlapura, belum lama ini. Sebelumnya sempat diberitakan kondisi lapangan yang hendak dimanfaatkan sebagai Stadion Amlapura itu rusak. Permukaan lapangan dipenuhi kerikil. Bahkan dikatakan tembok hingga pagar lapangan ada yang jebol. Lantas solusinya bagaimana? Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem I Gusti Ngurah Kartika, S.Pd., M.Pd. tidak menampik memang ada beberapa bagian lapangan itu dipenuhi pasir

dan kerikil. Tetapi tidak semua lapangan itu penuh kerikil dan pasir. Dan juga tidak benar ada pagar dan tembok roboh pasca-HUT Kota Amlapura itu. Pada kesempatan itu, dengan tegas Kartika mengatakan Pemkab Karangasem melalui Disdikpora tetap berkomitmen melanjutkan usaha pembangunan stadion di Jalan Veteran Amlapura itu. Menurutnya, langkahlangkah strategis sudah dilakukan. Berawal pada tanggal 4 Mei 2017 lalu sebelum perayaan HUT ke-377 Kota Amlapura itu dilaksanakan terus informasi digali terkait pembangunan stadion bersama pihak Bali United. ‘’Dari situlah terjadi pertemuan informal antara Disdikpora Karangasem dengan Bapak Yabes Tanuri selaku CEO Bali United. Dari pertemuan itu, kami mendapat informasi bahwasanya pemerintah pusat berkeinginan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 mendatang. Di mana salah satu stadion yang akan dibangun berlokasi di Bali,’’ ungkapnya. Dari pertemuan itu, kata Ngurah Kartika, pihak Bali United antusias terhadap rencana pembangunan stadion di Amlapura. Apalagi setelah mendengar penjelasan di lokasi rencana Stadion Amlapura itu dibangun punya akses sangat lancar menuju stadion. Tidak ada kemacetan dan sekrodit Pecatu. ‘’Karena itu pihak Bali United berkeinginan memfasilitasi pembangunan stadion dengan PSSI melalui owner-nya Bapak Piter Tanuri yang duduk di kepengurusan PSSI Pusat,’’ jelasnya Terkait keseriusan Pemkab Karangasem, Kartika mengaku pada tanggal 5 Mei 2017 lalu pihaknya langsung perintahkan stafnya untuk mengajukan pagu indikatif ke Bappelitbang-

BANGUN STADION - Pemkab Karangasem mengusulkan anggaran Rp 58 miliar ke pusat untuk membangun stadion bertarap nasional. da Karangasem. Pagu itu berisi proposal usulan pembangunan stadion senilai Rp 58 miliar. Yang mana usulan itu sudah dilanjutkan pihak Bappelitbangda Karangasem tanggal 8 Mei 2017 lalu ke pemerintah pusat untuk nantinya dibahas pada Forum Musrenbang Nasional. Disinggung bagaimana pembenahan lapangan pasca-HUT ke-377 Kota Amlapura itu? Kartika menegaskan akan segera dipulihkan kondisinya. Lebih-lebih pihaknya dituntut segera mempersiapkan penyambutan kedatangan Ketua Umum PSSI dan jajaran PSSI ke Bali dalam rangka Kongres AFF, September 2017 mendatang. Dikatakan, pihak PSSI rencananya akan meninjau lokasi lapangan Stadion Amlapura. ‘’Untuk itu, kami segera mengambil langkahlangkah perbaikan pemulihan lapangan seperti pengerukan pasir dan kerikil serta melanjutkan pemasangan pagar besi panyengker sebelah barat. Jadi tidak benar ada bagian tembok

pagar yang roboh. Karena pada tembok pagar sebelah timur stadion sengaja dibuka untuk akses jalan alternatif ke stadion itu nantinya. Daya tampung stadion itu 10 ribu orang lebih. Sedangkan stadion sengaja ditutup dulu agar tidak dipergunakan oleh warga belajar mengendarai kendaraan roda empat. Itu dilakukan agar lapangan stadion itu nantinya tidak rusak,’’ jelasnya. Terkait upaya lanjutan pembangunan stadion itu, kata Kartika, pihaknya di tahun 2017 sudah menganggarkan melalui APBD DPA Induk Disdikpora pada belanja modal kegiatan pemasangan pagar BRC dan penataan stadion sebesar Rp 93 juta. ‘’Selain itu juga untuk pembangunan lajur lintas atletik di Stadion Amlapura itu sebesar Rp 2,7 miliar,’’ imbuhnya. Di tempat terpisah, hal yang sama juga diungkapkan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa. Menurutnya, Pemkab Karangasem tetap komit melanjutkan kembali pem-

bangunan lapangan Stadion Amlapura. Pemkab Karangasem tidak mau ketinggalan dengan daerah lain yang sudah lebih dahulu membangun prasarana olahraga seperti stadion dalam rangka mendorong kemajuan dunia olahraga daerah Karangasem ke depan khususnya. ‘’Saat ini memang kondisi lapangan untuk stadion itu pengerjaannya belum selesai. Makanya lokasi tersebut dipilih untuk perayaan HUT ke-377 Kota Amlapura tahun 2017,’’ ujarnya Ke depannya, Pemkab Karangasem tidak akan kembali mempergunakan lapangan stadion itu untuk kegiatan lain. Dikatakan, kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus pun tidak kecuali kegiatan olahraga saja. ‘’Rencana stadion itu pada triwulan III tahun anggaran 2017 ini sudah proses perbaikan. Proyek lapangan Stadion Amlapura itu sudah mulai berjalan dengan dana APBD Induk sebesar Rp 2,7 miliar,’’ tegas Artha Dipa (ad1164)

Wabup Karangasem Wayan Artha Dipa langsung menginstruksikan camat dan perbekel melakukan pendataan. Sselanjutnya, diteruskan kepada pemerintah kabupaten. ‘’Agar segera dilaporkan. Kalau proposal belum masuk, belum terdaftar, bagaimana caranya membantu,’’ sergahnya. Untuk Kabupaten Karangasem, BKK diberikan kepada 369 subak terdiri dari subak abian dan subak air. Sedangkan untuk desa adat, jumlahnya 198 desa adat dengan nilai Rp 200 juta per desa adat. Dalam pemanfaatan dana bantuan tersebut, pihak subak dan desa adat diharapkan proaktif berkoordinasi dengan desa dinas untuk sinkronisasi program. (kmb)

I Ketut Dana

dalam tiga banjar dinas yakni Banjar Subagan, Karangasem, dan Mendira. Untuk masalah sampah, masyarakat melakukan pemilahan sampah secara mandiri. Sampah organik diolah menjadi kompos. Se-

dangkan sampah anorganik, sebagian dioleh menjadi barang kerajinan. ‘’Pembuatan barang kerajinan dari sampah juga dilakoni anak-anak SD,’’ kata Perbekel I Nyoman Wage. (kmb)

26 Subak Belum Tersentuh Bantuan

Amlapura (Bali Post) -

Ketika sebagian besar subak di Bali semringah karena segera akan mendapat kucuran bantuan keuangan dari Pemprov Bali, 26 subak di Karangasem harus gigit jari. Tahun ini, subak-subak itu dipastikan tidak bisa tersenyum lebar. Alasannya, subak-subak di Karangasem belum tercantum dalam daftar penerima program.

Bali Post/kmb31

EVAKUASI KORBAN - Sat. Polair Polres Karangasem saat berada di tengah laut untuk mengevakuasi korban dan perahunya.

SMKN 1 Manggis

Awali TA Baru dengan ”Mareresik”

Amlapura (Bali Post) SMKN 1 Manggis tidak menyia-nyiakan waktu untuk membina siswanya. Memasuki tahun ajaran (TA) baru 2017/2018, seluruh siswa yang baru naik kelas, diajak mareresik ke beberapa tempat umum di Kecamatan Manggis. Kegiatan ini untuk mengisi waktu luang siswa, karena di sekolah masih berlangsung Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) para siswa baru. Humas SMKN 1 Manggis, Drs. Wayan Yasa, Jumat (14/7) kemarin, mengatakan lebih dari 500 siswa diarahkan ke tempat-tempat umum. Para siswa mengikuti kegiatan ini sejak 11 Juli lalu. Pertama, dilakukan di Pura Andakasa. Hari berikutnya di Pura Silayukti, kemudian di Pura Puseh Desa Antiga dan terakhir di sekitar Pantai Candidasa. “Karena masih berlangsung MPLS, jadi siswa lain kelas XI dan XII kami arahkan kegiatan bakti sosial. Ini sudah menjadi tradisi sekolah setiap tahun,” kata Wayan Yasa.

Tokoh masyarakat di Desa Tenganan Pagringsingan ini, menambahkan selain mareresik, siswa juga diarahkan melakukan persembahyangan selesai mareresik. Selain mengisi kegiatan awal di TA baru, ini juga sebagai upaya memperkenalkan lingkungan kepada siswa. Tujuannya, membangun rasa peduli siswa terhadap lingkungan. Siswa cukup antusias mengikuti kegiatan ini. Selain menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan, upaya itu sebagai bentuk dukungan terhadap Pemkab Karangasem yang sedang giat membangun pariwisata Karangasem. “Candidasa menjadi salah satu objek wisata andalan kita. Jadi, mari sama-sama peduli ikut dijaga kebersihannya,” kata salah satu guru SMKN 1 Manggis lainnya. Kegiatan mareresik siswa SMKN 1 Manggis ini tahun ini diakhiri di Pantai Candidasa. Selanjutnya, siswa mulai pekan depan sudah fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar. (kmb31)

Bali Post/kmb31

MARERESIK - Siswa SMKN 1 Manggis saat mareresik di Pantai Candidasa, Jumat kemarin.

Kondisi memprihatinkan itu diungkapkan Ketua Forum Pekaseh Karangasem, I Ketut Dana, usai mengikuti sosialisasi pemanfaatan dana BKK untuk desa adat dan subak seKarangasem di Gedung UKM Center Amlapura, beberapa hari lalu. Menurutnya, subak yang belum bisa mengakses dana BKK itu terdiri dari satu subak air dan 25 subak abian. Mereka bukan hanya tak tersentuh bantuan provinsi yang ditargetkan Agustus ini sudah cair, tetapi juga ban-

tuan dari kabupaten.‘’Mereka juga perlu sentuhan, tapi tahun ini belum,’’ katanya. Ironisnya, ke-25 subak abian yang tercecer itu semuanya berada di Kecamatan Kubu. Jika melihat kondisi sebagian besar daerah di kecamatan yang berbatasan dengan Buleleng itu, semestinya subaksubak di sana paling pantas mendapat bantuan. Satu subak air yang tercecer yakni subak tadah hujan di Kebon Bukit, Kecamatan Karangasem. ‘’Kami berharap tahun

depan mereka juga dapat,’’ ujar Ketut Dana. Selain ke-25 subak itu, juga masih ada 36 subak lain yang hanya tersentuh bantuan kabupaten. Untuk bantuan BKK provinsi tahun ini nilainya Rp 50 juta per subak, menurut Dana, terlewatkan. Wagub Ketut Sudikerta yang memimpin sosialisasi itu minta Pemkab Karangasem segera menindaklanjuti kondisi tersebut dengan mempercepat proses legalisasi subak bersangkutan. Di lain pihak,

Lomba Pengelolaan Sampah

Desa Sengkidu Wakili Karangasem Amlapura (Bali Post) Saat ini, sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Pasalnya, timbunan sampah rumah tangga di Bali dari tahun ke tahun semakin meningkat. Di tengah fenomena itu, Desa Sengkidu mampu mengelola sampah desanya dengan baik. Selain itu, desa yang masuk wilayah Kecamatan Manggis itu juga menjadikan sampah sebagai sumber pendapatan tambahan. Atas keberhasilan tersebut, Desa Sengkidu yang telah memiliki tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) ditunjuk mewakili Karangasem dalam Lomba Desa Unit Percontohan Pengelola Sampah Tingkat Provinsi tahun 2017. ‘’Volume sampah yang sangat tinggi ini akan menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat serta kelangsungan pariwisata di Bali. Desa Sengkidu menjadi desa percontohan di Karangasem karena telah berhasil mengelola sampahnya sendiri,’’ kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Gede Suarjana, yang memimpin rombongan Tim Penilai Provinsi di sela-sela penilaian, di Desa Sengkidu, Rabu (12/7) lalu. Penilaian lomba dilakukan dari berbagai aspek. Di antaranya Catur Yudha Hariani dari PPLH Bali yang menilai aspek 3R (reduce, reuse, recycle), Nyonya Sukerti Winaya selaku Wakil Sekretaris II Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang menilai aspek kebersihan. Ketut Suarnaya selaku pem-

bina bank sampah dan pemerhati lingkungan menilai aspek peran serta masyarakat, dan Ni Made Sri Suhartini selaku Kasi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali menilai aspek manajemen. Tim penilai menyasar empat kawasan yaitu kawasan rumah tangga, kawasan TPST dan bank sampah, kawasan umum (balai banjar, pasar desa dan alun-alun, dll) dan terakhir kawasan perairan (drainase dan sungai). Bupati Karangasem diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan,

I Wayan Sutapa, mengatakan, saat ini sampah masih dipandang sebagai barang sisa yang tidak berguna oleh sebagian besar masyarakat. Namun, Desa Sengkidu telah berhasil menjadikan lingkungan desanya bersih dan asri melalui pengelolaan sampah. Selain itu, juga membentuk bank sampah. ‘’Pemerintah kabupaten bangga atas ini. Action riil masyarakat ini sebagai salah satu upaya mewujudkan Bali Clean and Green,’’ katanya. Desa Sengkidu berpenduduk 760 KK. Desa itu terbagi

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu

0363 21220 0363 23222 0363 21167 0363 41768 0363 23082 0363 24187 0363 23330 0363 22988

Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya Besakih (SWIB) 0363 21791 PMI 0363 21789 PDAM 0363 21363 PLN 0363 21711


TABANAN

14

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

Banyak Bencana

Bantuan Sosial Rp 1,5 Miliar Habis

Tabanan (Bali Post) Dana bantuan sosial yang tidak terencana senilai Rp 1,5 miliar yang bersumber dari APBD Induk 2017 sudah habis. Dana dari alokasi APBD untuk penanganan pascabencana semuanya sudah terealisasi hingga Juni 2017 ini. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan pun kembali mengusulkan anggaran sekitar Rp 170 juta pada APBD perubahan. “Seharusnya dengan dialokasikan Rp 1,5 miliar, sudah bisa meng-cover hingga Desember 2017. Namun, akibat banyaknya bencana yang terjadi ditahun 2016 dan sebagian di awal tahun 2017, dana bantuan sosial tersebut sudah habis per Juni kemarin,” beber Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita, Jumat (14/7) kemarin. Menurutnya, penanganan pascabencana terbanyak dialokasikan untuk bencana banjir bandang. Sebelumnya banjir bandang itu terjadi di Kecamatan Baturiti jelang akhir tahun 2016 silam. Ditambah dengan sejumlah bencana yang terjadi di awal tahun 2017. “Anggaran tersebut sudah habis terealisasi untuk mengcover penanganan bencana yang terjadi di tahun 2016 dan sebagian di tahun 2017. Dan bencana terbesar adalah akibat banjir bandang di Baturiti,” jelasnya. Seperti diketahui, penanganan pascabencana di Kabupaten Tabanan diusulkan sebesar Rp 1,5 miliar. Anggaran itu untuk perbaikan infrastruktur fasiltas umum pribadi, seperti rumah warga, termasuk jalan desa dan jalan subak serta pura. Pemberian bantuan ini juga berpedoman pada standarisasi nilai kerusakan yang diatur Perbup Nomor 13 Tahun 2014. Dalam perbup tersebut diatur standarisasi pemberian hibah bansos tidak terencana. Kategorinya dari ringan, sedang dan berat. Untuk fasilitas umum masyarakat/pribadi seperti rumah, misalnya kategori ringan diberikan mulai Rp 500 ribu hingga Rp 10 juta. Kategori rusak sedang mulai Rp 10 juta hingga Rp 15 juta. Kategori rusak berat maksimum Rp 25 juta. “Fasilitas umum misalnya pura dan jalan maksimum kita berikan Rp 100 juta,” jelasnya. Terkait intensitas curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini, Sucita menekankan agar masyarakat yang tinggal di daerah tinggi untuk lebih waspada. Salah satunya yang perlu diwaspadai adalah munculnya bencana longsor. Meski hampir seluruh wilayah kecamatan di kabupaten Tabanan memiliki potensi rawan bencana, bagi Sucita atensi khusus bisa saja terjadi di Kecamatan Pupuan, Baturiri dan Selemadeg raya. “Tingkat rawan bencana di Tabanan hampir merata. Kami hanya mengharapkan agar masyarakat bisa terus membangun kesiapsiagaan. Apalagi dari hasil penelitian keselamatan diri terkait kesiapsiagaan hanya sekitar 39 persen. Artinya, masih sangat kurang. Karena masyarakat akan selamat dari bencana jika mereka telah memiliki kesiapsiagaan yang tinggi,” ujarnya. Menurutya, kesiapsiagaan seseorang dalam menghadapi bencana sangat menentukan proses evakuasi penyelamatan. Sayangnya paradigma yang ada rasa panik cenderung muncul ketika bencana itu terjadi. Berdasarkan penelitian, orang yang selamat bencana 39 persen karena kesiapsiagaan, 32 persen dibantu keluarga, 31 persen dibantu teman dan 1,9 persen diselamatkan oleh lembaga seperti SAR dan sebagainya. ”Kesiapsiagaan harus selalu ditingkatkan untuk merubah paradigma yang ada,” pungkasnya. (kmb28)

Kesehatan Reproduksi Kurang Diapresiasi

Tabanan (Bali Post) Kesehatan reproduksi ternyata masih kurang diapresiasi di kalangan masyarakat, baik pasangan yang siap menikah atau calon pengantin (cantin). Kurangnya ilmu kesehatan reproduksi tentu bisa berimbas pada angka kematian ibu dan bayi yang saat ini sedang gencar diturunkan pemerintah. Permasalahan minimnya informasi kesehatan reproduksi ini diperolehnya dari konsultasi yang dilakukan setiap puskesmas. ‘’Dari konsultasi ke puskesmas kebanyakan warga tidak mengerti apa itu reproduksi. Dan bagaimana menjaga kesehatannya,’’ ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tabanan I Made Supardi Yadnya, Jumat (14/7) kemarin. Mengatasi permasalahan reproduksi sekaligus menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Tabanan, pihak Dinas Kesehatan Tabanan meluncurkan program Cantin Sehat. Sosialiasisi program ini telah dilakukan beberapa waktu lalu. Sosialisasinya diarahkan ke Lembaga Keagamaan, Majelis Madya dan Alit Desa Pakraman, Camat, Kepala Puskesmas, LSM dan OPD terkait. Diharapkan lewat sosialisasi yang menyasar lembaga terkait itu dapat diteruskan kepada masyarakat. Sosialisasi mengenalkan program Cantin Sehat itu, kata Supardi, di sana diuraikan permasalahan pernikahan pada usia muda. Bukan saja kebanyakan calon pengantin belum siap secara fisik, ternyata banyak yang belum cocok secara batin. Banyak yang diharuskan menikah karena kondisi sosial, seperti pasangan itu telah hamil terlebih dahulu. Pasangan pengantin yang akan menikah sesungguhnya wajib harus memiliki kesiapan memadai, tidak hanya fisik, tetapi juga batin. Pada program Cantin nantinya diberikan cara-cara persiapan fisik dan bagaimana kesiapan batin melalui konseling. Juga dibedah kesehatan reproduksi, sehingga pasangan itu kelak benar-benar siap menyambut sanga buah hati. (kmb24)

Bali Post/kmb24

SOSIALISASI - Program Cantin disosialisasikan beberapa waktu lalu.

Bali Post/kmb28

SIMULASI - Tampak sejumlah peserta simulasi menghayati peran yang dilakoninya. Begitu pula petugas Tagana yang melakukan pendampingan pada korban bencana.

Siap Atasi Bencana

Tagana Smart Diberi Tali Kasih Rp 50 Ribu

Tabanan (Bali Post) -

Bencana tanah longsor terjadi di wilayah sanggulan. Bencana longsor itu terjadi di areal parkir Museum Subak, Sanggulan, Tabanan, Jumat (14/7) kemarin. Sejumlah masyarakat pun berlarian. Warga berupaya menyelamatkan diri dan membantu mereka yang mengalami cidera. Bahkan ada yang langsung menghubungi Dinas Sosial Kabupaten Tabanan. Kemudian, diinstruksikan kepada jajaran Taruna Siaga Bencana (Tagana) Smart Tabanan agar segera meluncur ke lokasi kejadian. Mereka diharapkan segera membantu penanganan pascabencana. Mendapat instruksi Dinsos kabupaten, puluhan petugas Tagana dari masing-masing kecamatan akhirnya meluncur ke lokasi kejadian. Masing-masing menjalankan tugasnya. Ada yang menyiapkan tenda bagi para korban. Ada yang merancang dapur umum, selain itu pendampingan sosial bagi para korban bencana. Kejadian di atas merupakan skenario simulasi bencana longsor dan cara

penanganannya yang efektif. Kadisos Tabanan I Nyoman Gede Gunawan mengatakan,

Tabanan (Bali Post) Puskesmas Tabanan II ditunjuk menjadi wakil Tabanan dalam lomba Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) berprestasi tingkat Provinsi Bali tahun 2017 untuk kategori Puskesmas Perkotaan. Penilaian FKTP berprestasi itu merupakan salah satu upaya membangun semangat puskesmas dalam rangka menciptakan pelayanan kesehatan terutama berbudaya kerja yang baik. Ketua Tim Penilai Provinsi dr. Made Laksmiwati mengatakan, Puskesmas Tabanan II merupakan puskesmas terakhir yang dinilai Tim Provinsi, Sebelumnya timnya telah menilai puskesmas yang ada di kabupaten dan kota di Bali. Ia berharap setiap puskesmas selalu meningkatkan kompetensi sumber daya manusianya. Selain itu juga alatalat pendukung kesehatan sehingga terakreditasi baik. Sebab, meski SDM sudah baik, tetapi tidak didukung alat-alat kesehatan yang memadai, maka layanan tidak akan berjalan dengan baik. Demikian sebaliknya. ‘’Kami harapkan tahun 2018 semua puskesmas yang ada

di Bali sudah terakreditasi,” imbuhnya. Kepala Puskesmas Tabanan II dr. Wayan Panca mengatakan, Puskesmas Tabanan II berdiri sejak tahun 1990 yang terdiri dari dua Puskesmas Pembantu dan empat Poskedes dengan jumlah pegawai sebanyak 59 orang. Selain beragam pelayanan kesehatan, Puskesmas Tabanan II juga memiliki beberapa kegiatan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Kegiatan UKM antara lain Promosi Kesehatan (Promkes), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Sosialisasi KTR, Posyandu, Penyuluhan Sekolah-sekolah dan Desa, Sosialisasi Akupresur, Home Visit ODGJ, Puskesmas Keliling, Kunjungan Ibu Hamil dan Mobil Sehat. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan I Nyoman Suratmika menambahkan, dengan adanya kegiatan lomba puskesmas ini diharapkan masing-masing puskesmas dapat lebih terpacu melaksanakan program-program kerja yang ada dan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu. (kmb24)

Bukan Setengah-setengah, Petani Perlu Dibantu Penuh

Meskipun bukan berprofesi sebagai petani, Putu Artha di Padangsambian mengatakan bantuan alat mesin pertanian ini dinilai tidak efektif. Bali berbeda dengan Jawa, Kalimantan atau daerah lainnya. Model lahan sawah di Bali

berkontur. Made Torek dan Wayan Gubar di Denpasar juga berpendapat demikian. Ratarata petani Bali hanya memiliki sawah yang relatif tidak banyak. Maksudnya bukan hektaran. Jadi sepertinya ma-

Ni Made Murjani, S.Sos. menyampaikan, dalam simulasi kali ini melibatkan 150 peserta, baik dari Tagana maupun petugas Program Keluarga Harapan (PKH). Jumlah Tagana di Tabanan setidaknya tercatat 90 orang. Mereka dipilih dari warga masyarakat yang memang siap ngayah untuk kegiatan sosial dan menolong sesama. Meski hanya mendapat dana tali kasih Rp 50 ribu per bulan. Para petugas Tagana ini tampak antusias melakukan tugas dan fungsi mereka. (kmb28)

Ciptakan Puskesmas Berbudaya Kerja Baik

Warung Global

LAHAN pertanian di Bali relatif sempit. Karena itu, bantuan alsintan (alat mesin pertanian) apalagi biaya operasionalnya harus ditanggung petani, sama sekali tidak efektif. Petani sesungguhnya memerlukan proteksi saat musim panen raya harga komoditasnya anjlok. Ini perlu disikapi pemerintah. Kalau memberikan bantuan idealnya secara total dan penuh, bukan setengah-setangah. Bukan tak mungkin cara seperti itu disinyalir ada nuansa politisnya. Demikian opini berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali dengan topik ‘’Petani Harus Tanggung Biaya Operasional’’, Jumat (14/7) kemarin yang dipancarluaskan Radio Singaraja FM, Swara Negara FM, Genta FM dan SWiB Amlapura.

simulasi ini digelar untuk lebih memantapkan kesigapan para petugas Tagana

dalam mengatasi bencana yang kemungkinan bisa terjadi kapan saja. “Setidaknya bisa melatih keterampilan dan kesiapsiagaan mereka di lapangan. Takutnya mereka lupa pelatihan-pelatihan yang sudah dilakukan sebelumnya baik di provinsi maupun dari pusat,” ucapnya. Mantan Kadisdukcapil ini menambahkan, kegiatan ini setidaknya bisa menjadi program inovatif. Metode itu termasuk dalam investasi hati. Kabid Perlindungan Jaminan Sosial dan Fakir Miskin

sih memadai menggunakan tenaga manusia dan hewan saja. Yang dibutuhkan petani adalah proteksi saat musim panen harga anjlok. Kondisi ini sering terjadi, akibatnya kerugian diderita petani kita. Made Torek juga melihat bantuan-bantuan seperti ini mengindikasikan ada nuansa politis. Jadi hal itu merupakan kebijakan yang tidak populis. Wow, namanya sangat keren Biragde Alsintan. Apakah program ini akan sekeren namanya? Demikian Werdha di Gianyar menanyakan. Sepertinya kawan sebelumnya bernada pesimis dengan alat mesin pertanian yang bisa dipinjam pakai oleh petani atau kelompok petani. Tetapi biaya operasional ditanggung petani itu sendiri. Kok tanggung?

Mestinya beri bantuan jangan setengah-setengah. Bantuan itu idealnya sepenuhnya. Ia berharap petani dapat perhatian khusus. Bukan dapat perhatian di momen-momen khusus saja. Seperti kampanye jelang pemilu. Seringkali petani mengeluhkan soal biaya produksi yang dikeluarkan tidak sebanding dengan hasil yang didapatkan. Pantauan Ayu di Petang, ia memprediksi memakai alsintan ini bisa jadi prosedurnya ribet. Dan menjadi aneh bin lucu, biaya operasionalnya harus ditanggung petani sendiri. Kenapa petani itu tidak dibantu sepenuhnya? Demikian Arya di Denpasar dengan nada menyayangkan. Kalau benarbenar mau membantu petani harus total. (sikha)

Bali Post/kmb24

PENILAIAN - Puskesmas Tabanan II menjalani penilaian FKTP Berprestasi, Jumat (14/7) kemarin.


15

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

BU Pesta Gol ke Gawang Barito Putera Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/022

BUKA — Penggagas turnamen Ketut Rochineng (tengah) saat membuka Kejurnas Tenis Veteran yang mempertandingkan ganda putra, di Lapangan Tenis KONI Bali, Jumat (14/7) kemarin.

122 Pasangan Ikuti Kejurnas Tenis Veteran

Denpasar (Bali Post) Tercatat 122 pasangan terdiri atas 45+ tahun (36 pasangan), 50+ tahun (36 pasangan), 55+ tahun (26 pasangan), dan 60+ tahun (24 pasangan), mengikuti Kejurnas Veteran Rocky N Cup I-2017 di Lapangan Tenis KONI Bali mulai Jumat (14/7) kemarin sampai dengan Minggu (16/7) besok. Ketua Panpel Cok Agung Aribawa menjelaskan, peserta berdatangan dari Bali, termasuk luar Bali seperti DKI, Jabar, Jateng, Jatim, Sulsel, Papua, bahkan Jepang dan Italia. ‘’Turnamen ini hanya mempertandingkan nomor ganda putra,’’ terangnya. Penggagas Turnamen Ketut Rochineng menerangkan, turnamen ini diapresiasi dan dikaji Badan Tenis Nasional (BTN). Bahkan, akan dijadikan agenda tetap, mengingat belakangan jarang event yang mempertandingkan petenis veteran. ‘’Ke depan, kami ingin rutin menggelar kejuaraan ini, sebagai wahana silaturahmi petenis yang usia lanjut,’’ tutur Rochineng. Selain itu, kata Rochineng, pihaknya berniat menambah kategori misalnya ganda putra 40+ tahun, berikut ganda campuran, supaya ibu-ibunya ikut terlibat memeriahkan tumamen. Dikemukakan, turnamen ini digelar dalam rangka memerihkan HUT ke-72 Proklamasi Kemerdekaan RI serta HUT ke-59 Pemprov Bali. (022)

Tim tuan rumah Bali United (BU) menang besar atas tamunya Barito Putera, Banjamasin, Kalsel, dengan skor 5-0 (1-0) dalam lanjutan Kompetisi Liga 1, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (14/7) kemarin. Sejak kick-off, para punggawa Serdadu Tridatu menguasai permainan dengan mengurung pertahanan Barito Putera. Akan tetapi, sederet peluang emas belum mampu dikonversi menjadi gol. Gol pembuka kemenangan BU justru lahir dari bola mati di menit ke-37. Kapten Fadil Sausu melakukan tendangan bebas dengan kaki kiri, dan bola meluncur deras tak mampu dibendung kiper Barito Putera Adhitya Harlan. Sampai turun minum, BU unggul 1-0. Di paruh kedua, bomber asing Sylvano Dominique Comvalius menggandakan kemenangan di menit ke-54. Berawal dari umpan terukur Marco Abel Flores Benard dari sektor kanan ke mulut gawang, bola lambung disongsong tandukan Sylvano, dan kembali memperdaya kiper Adhita. Gol ketiga dicetak Flores Benard pada menit ke-61, juga diawali tendangan bebas Fadil Sausu. Gol keempat tercipta di menit ke-77 lewat kaki kiri Sylvano. Tendangan bebas Fadil berhasil ditepis kiper Adhitya, namun bola muntah dicocor Sylvano, hingga kembali menggetarkan jala Adhitya. Gol kelima melalui aksi solo run

Bali Post/wan

BOBOL GAWANG - Pemain Bali United Sukarja membobol gawang Barito Putera pada pertandingan Liga 1 yang berlangsung di Lapangan Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Jumat (14/7) kemarin. Bali United menggunduli Barito Putera 5-0. Nyoman Sukarja semenit menjelang bubaran. Padahal, Sukarja baru masuk menit ke-86, menggantikan Nick van der Velden. Namun, kemenangan besar BU, kemarin, harus dibayar mahal, sebab Irfan Bachdim diusir wasit Rihendra Purba (Medan) di menit ke-72. Kronologinya, pemain Barito Putera Douglas Ricardo Packer menebas Bachdim

Dukungan Mengalir ke Venus Williams

London Kesuksesan Venus Williams mencapai final tunggal putri grand slam Wimbledon menuai banyak pujian. Bahkan, dukungan pada petenis AS itu untuk meraih gelar juara di usia yang tak lagi muda mengalir deras. ‘’Luar biasa,’’ kata mantan ratu tenis Martina Hingis, Jumat (14/7) kemarin. ‘’Mungkin sejak awal tak ada yang memperkirakan dia akan mencapai final.’’ ‘’Semakin banyak pertandingan dimainkan, maka semakin dia merasa bahwa inilah saatnya untuk bersinar,’’ tambah petenis yang menjuarai Wimbledon ini pada 1997 di nomor tunggal. Di usianya yang ke-37 tahun, Venus menjadi petenis tertua yang mencapai babak final setelah Martina Navratilova pada 1994. Di final Sabtu ini Venus akan menghadapi petenis Spanyol Garbine Muguruza. Di semifinal, Venus yang menempati unggulan ke-10 membuat kejutan dengan menghentikan langkah petenis pujaan tuan rumah Johanna Konta 6-4, 6-2. Sementara Muguruza menang

Petenis AS Venus Williams. mudah atas Magdalena Rybarikova (Slovakia) 6-1, 6-1. Hingis yang berusia 36 tahun, juga mencapai babak semifinal namun di kategori ganda. Penampilan terakhirnya di sektor tunggal terjadi pada 2007. Salah satu kenangan terbaiknya adalah saat mengalahkan Venus di final AS Terbuka 1997. Ia menjadi salah satu selain Ser-

Bali Post/rtr

ena Williams yang mampu mengalahkan Venus di final grand slam. Hingis yang memiliki rekor 4-2 dalam pertemuannya dengan Venus di grand slam, menambahkan prestasi petenis AS itu menunjukkan kesehatannya telah pulih setelah menderita sindrom Sjogren pada 2011. Penyakit itu menyerang otot tubuh dan

membuat tubuh mengalami kelelahan kronis. ‘’Kami bangga akan dia, semua orang juga bangga. Dia pribadi yang luar biasa,” puji Serena yang kali ini absen di Wimbledon. Di partai puncak, Venus akan menghadapi lawan tangguh Muguruza. Petenis berusia 23 tahun itu menjadi harapan Spanyol meraih gelar pertama dalam 23 tahun di Wimbledon ini. Petenis Spanyol sebelumnya dan satu-satunya yang meraih gelar ini adalah Conchita Martinez. Kini Martinez menjadi pelatih Muguruza dan nampak gembira saat asuhannya meraih tiket final. Final ini menjadi penampilan kedua Muguruza setelah pada 2015, ia ditundukkan Serena. ‘’Saya selalu melototi dinding di mana nama-nama pemenang sebelumnya terpampang (di Wimbledon) ini. Anda akan melihat begitu banyak nama belakang Williams,’’ ungkap Muguruza jelang duelnya melawan Venus yang memenangi turnamen ini pada 2000, 2001, 2005, 2007 dan 2008. (kmb39/rtr)

dari belakang hingga terjatuh. Bachdim yang emosi bangkit dan balas mendorong Douglas Packer sampai terjatuh. Wasit Rihendra memberi kartu kuning kepada Douglas. Kendati demikian, pelatih BU Widodo Cahyono Putro tak mengkhawatirkan absennya Bachdim dalam laga ke depan, sebab sepak bola bukan permainan individu, tetapi mengandalkan tim. ‘’Saya

kira masih ada Nyoman Sukarja, dan Yandi Sofyna Munawar,’’ tuturnya. Pada bagian lain, arsitek Barito Putera Jacksen F Tiago memuji penampilan kapten BU Fadil Sausu, yang gocekannya melalui bola mati mampu melahirkan gol. ‘’Kami kalah dalam penguasaan bola, dan mencoba melakukan serangan balik, tetapi tak berdaya,’’ jelasnya. (022)

Ferrari Uji Coba Gunakan Kaca Pelindung

Silverstone Pembalap Mercedes dan Red Bull mendominasi sesi latihan pertama Grand Prix Formula 1 Inggris, Jumat (14/7) kemarin. Pada saat bersamaan pembalap Ferrari Sebastian Vettel mencoba sistem pengaman berupa kaca pelindung yang ditempatkan di kokpit. Kaca pelindung yang berbahan dasar polycarbonate itu untuk pertama kalinya dipakai Vettel. Piranti ini untuk melindungi kepala pembalap dari kemungkinan benturan langsung dengan benda atau objek melayang. Rancangan yang berbentuk kaca tembus pandang ini juga memberi keluasan sudut pandang pembalap. Federasi otomotif internasional (FIA) mencari cara untuk memperbaiki pengamanan sekitar kokpit dan mengurangi risiko cedera kepala, menyusul tewasnya pembalap Formula 1 Jules Bianchi pada Juli 2015 dan Justin Wilson (IndyCar) sebulan kemudian. FIA sebelumnya memperkenalkan rancangan berbentuk rangka baja yang

Bali Post/rtr

PELINDUNG KOKPIT - Pembalap Ferrari Sebastian Vettel menggunakan pelindung kokpit pada mobilnya saat mengikuti sesi latihan Grand Prix Formula 1 Inggris, Jumat (14/7) kemarin di Sirkuit Silverstone. diberi nama Halo. Piranti yang dipasang di sekeliling lubang kokpit itu untuk menahan benturan antara kepala pembalap dengan objek yang mengarah padanya. Namun rancangan ini mendapat kritik dari sejumlah pembalap yang menyebutnya kurang pas. Sesi latihan di Sirkuit Silverstone kemarin menjadi milik Mercedes dan Red Bull. Keempat pembalap sama-sama mencatatkan waktu terbaik di bawah 90 detik.

Setelah melakukan 29 putaran, pembalap Mercedes Valtteri Bottas menghasilkan waktu tercepat 1 menit 29,1 detik. Rekan setimnya Lewis Hamilton terpaut 0,078 lebih lambat dan menempati posisi kedua. Sementara Max Verstappen (Red Bull) menyusul di posisi ketiga dengan selisih 0,498 detik. Posisi keempat direbut rekan setimnya Daniel Ricciardo terpaut 0,836. (kmb39/rtr)

C.0001685-ELK


16

ADVERTISING

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

PT.Kura-Kura Membutuhkan Bus Driver,SIM B1 Gaji Menarik,Lamaran + CV ke anjani_e@kura2bali.com 0361-772969,Detail in kura2bus .com/page/recruit#driver

B.BP.004.07.17.0001028

Privat Villa Looking for Female Housekeeping Age Max 30,Must Speak English Call:085237256305 / 081246378545 No SMS

Dcr Adm Wnt Pnglm bs Exel Max 25Th Hub.085337412094

B.BP.001.07.17.0001022

Dicari Tenaga Wanita untuk Laundry Hub.081238563697

B.BP.154.07.17.0001149

Sardine Restaurant Looking for Hostess,Busboy,Female Cook Helper Must Speak English Jl.Petitenget 21 Tlp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com

B.BP.141.07.17.0001128

Bth Sgr Marketing Executive Pnmptn Bali,pny SIM C,Min SMA, Pnglmn 1 Th.Lmrn:PO BOX 2457 JKP10024/hrd@bambifiles.com

Dcr Adm Sales Counter wanita max 30th Pend.min D3 bawa Lamaran ke PT.Banoli Motor, Jl.Buluh Indah 75 Dps

PT.Bamboo Pure a Construction PMA Seeking Candidates for Factory Production Mgr & Site Spv.Please Send CV to: hrd@ptbamboopure.com

Dcr Admin,Supir,tenaga Tk Bangunan Hub: 085253988660

!!! Area Cord D1 & Adm Payable Krm CV hrd@dewatatransport.com

Dcr Maintenance yg Bs Listrik Bali Marina Jl.Wisata Tirta Pelabuhan Benoa Dps T.723601

B.BP.031.07.17.0001127

B.BP.004.07.17.0000940

B.BP.031.07.17.0001126

*****We Are Hiring for Fun, Energetic,Friendly&Attractive B.BP.001.07.17.0001102 Furniture Showroom Girls who like to Earn Great !Dcr Personal AsistantWnt Max30 in Kerobokan Looking for Money.Height Min.160cm,Fluent Th bsB.Inggrs+Comptr 0811399152 Retail Assistant Min 2years B.BP.166.07.17.0001159 English is a must.Send Your CV Experience in Sales/Retail. Bth Guru Bhs Inggris utk TK(F) to PT.Balinesia Jl.Kayu Aya No. Excellent Written and 104X,Seminyak,(0361)738720/21 max 25th,S1,CV:WA:081337117701 Spoken English.Send Email ke:info@balikiddy.com B.BP.001.07.17.0000853 Resume to info@yunibali.com B.BP.164.07.17.0001110 A Tourism Transport Company B.BP.004.07.17.0001123 Cr Adm,Cust.Service,Tele markeneed:1)Act(F),2)Ops Staff (M/F) Urgent Design Graphic ting(single),Sopir u/Furniture fresh Grad.are welcome.Send CV English,Contact 081239327552 (Cekomaria) Hub.08113880884 to lestaribudaya@gmail.com / B.BP.004.07.17.0001029 B.BP.001.07.17.0001089 walk in intv: PT.Lestari Budaya !Dcr 3 orang Guru PAUD Cr Guru IPA,Math,B.Indo,utk Bali, Jl.D.Tempe No.23 Sdakarya (Playgroup&TK)utk Sekolah di SD taman Griya WA:081238803476 (0361)283103 / 081236048984 Dalung Hub.085100861502 B.BP.001.07.17.0001020 B.BP.166.07.17.0001160 B.BP.001.07.17.0001140 Dbthkan Sgr”Staff Bartender” u/ Rip Curl Now Searching CV GnG ADV Bth Admin Wnt bs Rest.Kuta,Pglmn 1Th Max.30Th “Accounts Staff(Part Time)”The Komp Min Tmtn SMA 081805477951 CV ke:info@mnm-concepts.com B.BP.001.07.17.0001122 Position Need Following Skills B.BP.004.07.17.0001157 Dicari Tenaga Administrasi & Qualifications:University Dbthkn SPV Sales:S1 Sgl Jurusn Syarat: Graduate from Economic Faculty L/P Max35Th,Pglm SPV/Sls Exctv - Perempuan Fresh Greduade,Good Computer min1Th,Salesman:Pend.min D3/S1 - Min.Lulusan SMA/SMK Skills (Excel). Please Send CV Diutmkn Br Lls Kuliah Lmrn: Di Utamakan bisa Komputer to HRD,Jl.Sunset Road 69 Kuta salestibdps@gmail.com/Lgs ke Kirim Lamaran ke: or Email to hrd@ripcurl.co.id Jl.Suwung Batan Kendal 33 Dps Srijaya Aluminium B.BP.001.07.17.0001148 B.BP.001.07.17.0000831 Jl.Maruti No.33,Denpasar Barat Cr: 3 Wanita Srbtn,2 Kasir Dbthkn Sgr Adm,Marketing Tlp.0361-426590 Gn.Soputan 48 T.085104816789 B.BP.001.07.17.0001014 B.BP.141.07.17.0001130 Hub:081237779300 Dcr Admin Min.D3 Lam Jl.Cargo Bth Bnyak Rcpt,Prwt Gigi,W,SMA B.BP.001.07.17.0000766 (Diut Mahir B.Ing) Pnmpln Mnrk Taman I No.5 Dps/081999105160 Dcr 2Admin/1Accounting Berpeng Email:adhyara@gmail.com Jl.Petitenget 14 Seminyak bisa Exel & Word 0817556266 B.BP.141.07.17.0001129

B.BP.141.07.17.0000858

B.BP.004.07.17.0001121

B.BP.001.07.17.0000907

B.BP.154.07.17.0001150

Dcr Bag.Adm,SMA/SMK,wanita bs komptr.Lam:tanaya@indo.net.id B.BP.001.07.17.0001087

Dcr Sopir SIM A Umum Max.35Th Lam Jl.Apit Telaga No.12/16 Br Batur,Peguyangan.085100480049

B.BP.001.07.17.0000528

Dcr Sopir Villa Pribadi Good English Hp.081336248288(Adi)

B.BP.001.07.17.0000723

Dicari sales Horeca SMA,Sim C+ Kendaraan Lam Jl.Gn.Himalaya Slt 6 Dps T.418531-08124646409

B.BP.001.07.17.0000928

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)

Dcr sales Semen Mortar pria / wanita,SMA/SMK kend sendiri CV & lamaran Jl.Gatsu Barat 208. email:sketch_bali@yahoo.co.id

B.BP.001.07.17.0001088

Dcr sgr!! SPG & Adm Gj2.250+ Bns,Serabutan 2Jt, Pembantu Rumah Tangga 1,5Jt Jl.Laksmana Oberoi No.69 Toko Syang Pak Leo 082145548444"

B.BP.004.07.17.0000944

B.BP.004.07.17.0001119

Dicari Cashier Waiter/ss.Jl. Arjuna Double Six 99 Legian Bali Ph.0361 730961 Email: info@sacredgroundbali.com

Dcr PRT 7-5Sore Gaji 1,5Jt Senin-Jumat Krbkn,081236214000 B.BP.004.07.17.0001155

Dcr PRT Wnt tggl dlm Gj.2Jt, 25 -35th,082146808888/08199937134

B.BP.001.07.17.0000992

Dicari Cook pglm,Bartender,Bhs Inggris Lam lgsg keThe Pad Bar n Grill Jln Legian 162/750541

B.BP.001.07.17.0000967

Dcr Sales&Merchandaiser Laki2 maxs.30th pengalaman min.1thn U/Sales,Bawa Lamaran ke PT.Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps

B.BP.154.07.17.0001145

Dicari Perawat Hub:Ramata Telp.0361-410764/081238954819

B.BP.001.07.17.0000990

Dicari Satpam Pria/Wanita.Lmrn dbw ke Rosani Hotel Jl.Melasti Gg.Lebak Bene,Kuta Tlp.0361 761042/082147231199

B.BP.001.07.17.0000908

Dcr Salesman u/Distrbtr Income s/d 8Jt&Sopir.Bedahulu IV No12

B.BP.001.07.17.0001139

B.BP.001.07.17.0000889

Dibthk Segera Waitress u/Seminyak Hub.730963,08123673166

B.BP.001.07.17.0001079

Dibthkan Segera Operator Hub:081237779300 B.BP.001.07.17.0000767

B.BP.004.07.17.0000933

Dibutuhkan Staff IT Berpengalaman utk Instalasi&Maintenance CCTV di wilayah Bali.Krywn Tetap.Gaji&InsentiveMenarik Kirim CV lengkap+photo melalui Email:bali@tbs-j.com Dicari Accounting Villa Min.D3 Pglmn Min 2 Th,Bisa Lap. Keu Exel dan Ctrl Pembelian.CV Email ke hrd.kvilla@gmail.com

B.BP.001.07.17.0001094

B.BP.001.07.17.0001135

Developer terkemuka Nusa Dua Bth:Supervisor Infra+bangunan syarat: D3/S1 Teknik Sipil min 3thn Bangunan Hotel/Gedung Krm: hrd.knwh@yahoo.com

B.BP.001.07.17.0000896

Dcr Marketing Forwarding Hub.08124695374/4721178

Dcr Serabutan,Gdg Jln.Cargo Sari Dana V No.8. 081805457694

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

Dcr Staf Reservation B.Inggris Hub Jl.Tirta Ening No.1 Sanur

Dcri 3 org Sopir & 1 Staf Gdng 4Sales(Gj.Pkk,U.Mkn&Mtr,Kmsi) B.BP.153.07.17.0001152 Min SMA/Sdrjt,Usia Max.30 Tahun Dcr Tk.jahit/pengepul Kaos&Bag Almt:Jl.Pemogan No.114 Densel Gudang utk Garmen 08179728986 B.BP.001.07.17.0000824 Telp:0361-729058/087862061555 B.BP.001.07.17.0001142 Segera Waitress Mammamia Rest Dcri Karyawan Laundry di PetiJln. Legian 191 Gjpokok+Service + tunjangan Hub.085647119728 tenget Kuta Utara 082147086628 B.BP.154.07.17.0001040

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

B.BP.001.07.17.0000893

Dcr Segera Supervisor u/Resto di Renon Hub:081239887788

� � � �

B.BP.001.07.17.0001096

Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/SPV/TF,Sopir SIM A/B1,Adm, MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, K.Asem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps

B.BP.001.06.17.0001977

Restaurant di Ubud membthkan Cashier Min D1&Staf marketing berpengalaman Hub.087897894115 kadekyudiantara79@gmail.com

B.BP.001.07.17.0001082

Hotel Rijasa Agung Payangan Cari Admin,FO,Driver,HK/PA, Kirim Lamaran & CV Segera ke: internal808@yahoo.com

B.BP.004.07.17.0001124

Karma Group Hotel Bali Membutuhkan tenaga Marketing TamatanSMA/sederajat Berbahasa Inggris Aktif Gaji pokok 2,5juta perbulan komisi bonus harian/mingguan BPJS datang langsung ke PT .Royal Resort International Blok F8A Kuta Square Hub WA 081999295392 Jendrabali

B.BP.004.07.17.0000935

Kontraktor Cr Staf Lulusan S1 Tehnik Mesin,Pelaksana MEP,Drafter.CV:sdmsastramas@gmail.com T.0361-410720 (HRD)

Distri.Nestle Cr Sales Horeka Staff Admin SMK/tdk lg kuliah L/P Hub.0811394946 Indra/Hins

B.BP.001.07.17.0001143

Looking for Secretary& Staff, salary+Bonus CV send to Highway Ubud www.BaliConsultant.com

B.BP.004.07.17.0000939

Looking FO Staf forVilla@Canggu English H:420473/081936243233

B.BP.166.07.17.0001158

Need:product development officer,experienced pharmacy products,capable English / Mandarin, apply to: versaindustries4@gmail.com

B.BP.031.07.17.0000923

Office Berpengalaman Tlp751691 / dynami.bali@gmail.com Kuta

B.BP.154.07.17.0001151

Restaurant di Ubud membthkan Ass manager Min D3&senior waiter Min.D1 Hub.087897894115 kadekyudiantara79@gmail.com B.BP.001.07.17.0001083

Sekolah di Jimbaran Cari: Kepala Sekolah TK,Guru PGSD, Receptionist,Maintenance AC, Sent:schoolhrdbali@hotmail.com

B.BP.001.07.17.0000937

B.BP.004.07.17.0000575

B.BP.001.07.17.0001011

B.BP.001.07.17.0000239

La Divo Barbershop Membutuhkan The Griya Sanur Hotel***,LookSegera 2 Orang Barberman/ ing for:FO(M),Waitress(F),ASAP Babrbergirl,2orang Staff Salon E:manager@thegriyasanur.com B.BP.001.07.17.0001080 Berpengalaman,dapat Gaji Pokok P.270119 Dicari Tenaga OB,Kirim Lamaran B.BP.001.07.17.0001105 Uang Makan,Service yg Menarik, ke Tangkuban Perahu Gg.SD11-13 Urgent@ Dibutuhkan Guru bahasa Pls Call/WA:082145589849 No.17 Br.Tegas Padang Sambian B.BP.004.07.17.0001125 Inggris S1 Max 40Thn Email:cornelius_17dc@gmail.com B.BP.004.07.17.0001156 Lamaran u/Cozy Spa @BatuBelig Email:info@siki-bali.com Dicari karyawati PRT Tk Kebun B.BP.001.07.17.0000150 Spa Reception,Lulusan SMA dan segera SMS 081338409322 re’FREZZ Spa Bth Terapis Cewek Ada Ijazah,Niat Bekerja Gj 2,2 B.BP.001.07.17.0001108 18-27Th,Pnghasilan Min 6-10Jt/ - 3,8Jt Lgs Dtg ke Cozy Batu Ymh Bisma dcr:1.Supir Sim B1 Belig TiapHari 081238506644/55 Bl H:081805360099/085829036897 2.Mekanik Hub.T.Umar 142 Dps B.BP.001.07.17.0001113

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL RUMAH Rmh 3unit Tnh 2,5are Dalung Pegending 2M Nego,082147454248

HONDA

CRV 2.4 Pmk Th’2010 Hitam KM 62Rb Hub.087861555677 B.BP.153.07.17.0001154

B.BP.167.07.17.0001018

B.BP.001.07.17.0001095

B.BP.001.07.17.0001104

RUPA-RUPA Bantu murah Pajak SPT Tahunan bulanan SIUP NPWP 081338344155

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh 3KT 2KM Nyaman Pdg Sambian.08174782549

New Panther HiGrade SS 25 2001 Asli DK,Pribadi, M/T,Pwr Stering PwrWdow,ElcMiror,RdioCD,RailRf ACdobel 88Jt Nego 081311183939

B.BP.004.07.17.0001120

Dikont Rumah Jl.NusaKambangan No.53 Dps Hub.081 933 096690

B.BP.031.07.17.0001141 SUZUKI

B.BP.001.07.17.0001147

Dijual Mbl Carry Box Th 2011 Hub.Jl.Ganetri No.18 Gatsu Tmr

TOYOTA

B.BP.001.07.17.0001090

Djl Carry ST 89 Br Md Hub.0851 00276465 HW 71A Kedaton

New Fortuner VRZ Th’2016 Diesel Putih Istw,081999315168 B.BP.141.07.17.0001132

B.BP.001.07.17.0001092

Jual APV arena GX 2011 silver & burgundy 081805608587 MITSUBISHI

PT.Dipo Star Finance.20 Mits FE HDX Th15 2 Mits FE 71 Th16 17-21 Juli 2017.T.0361-265007

Fortuner Tgn I Asli Bali’2015 Hub.087861225255 B.BP.001.07.17.0001114

Harrier 2.4 Th’11 Full Option Camera Hitam H.081238116467 B.BP.141.07.17.0001133

B.BP.001.07.17.0001010

Dikontrakan Rmh di Perum Graha KOST Pengilian Dalung 2Lt,3Kmt,RT, 1Kmr Kost lkp AC Grsi Bedahulu Dpr,Garasi,No.29 Hub:036143 Gatsu Tgh. WA:081338529998 265871-081703337566 B.BP.001.07.17.0000407 B.BP.001.07.17.0000537

Avanza G’06 VVTI Hitam+2010 Silver Asli Bali H.08123808700 B.BP.141.07.17.0001134

B.BP.001.07.17.0001103

SERVICE

Tnh Kav mrh siap bgn Cash/Krdt sblh Joger Luwus 087861740859

RmhLB150LT400SHMlokRatnaGgDewi Kunti9 DpsdktGatsu#0817476886

Black Panther’02 Tangan I 115jt Nego Hub.082144117899

Rmh 2lt,lok.Jl.Intan LC II/VI Perum De Geriya Intan Seroja No.3 Dps Gatsu Timur, Hub:081237033578 B.BP.001.07.17.0000887

Rmh 3KT,RT,RK,Dpr,1KM,Grs,Trs dpn,Halamn blakang,08124615612 B.BP.164.07.17.0001109

SERVICE

Kost murah Kuta,sewa mobil,motor,jl vila 4M Kuta081326138108 B.BP.154.07.17.0001146

DIJUAL TANAH Tnh Sawah 20 Are Jl.Trenggana Penatih bisa Masuk Mobil 110Jt /Are Nego Hub.087862101243 B.BP.164.07.17.0001138

BIRO JASA

DIJUAL TANAH BU Jl Tnh SHM Lok.Bdg Sltn Br. Kutuh Bukit L.4,5Are Hrg.450/ are nego Hub.08123983641

B.BP.001.07.17.0001085

FRESEER W.HEATER CHILLER

AC

082339189900 C.0000662-srv

11 Jtan

Jtan

32 Jtan

DISC s/d All New Fortuner DP

60 Jtan

ALL NEW

SIENTA DP

12 Jtan

BISA TUKAR TAMBAH

BUNGA 0,4%, TENOR S/D 7 TAHUN, PROSES CEPAT & MUDAH

C.0000426-mbl

B.BP.001.07.17.0001153

PELUANG USAHA Buka Outlet Melia Laundry. Sistembagihasil.Email:melia laundry@dps.centrin.net.id

B.BP.001.07.17.0000769

Dijual Tanah 2,5Are Jl.Raya Pemogan Gg Taman Hb.085975002099

B.BP.001.07.17.0001136

Djl Tnh Induk 1,30A 1,5A Tiing Tutul.BU Cepat H.082147454248

B.BP.164.07.17.0001112

Tanah 250m2 Raya Kuta BUC Hrg Global 2,2M Hub.081353117777

B.BP.001.07.17.0001106

BIRO JASA

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491 C.0000953-brj

M.CUCI KULKAS

DP

40

BIRO JASA Anda bth PRT,Baby Sitter,Sopir Satpam,tgldlm/luar085100097724

WC Service Bergaransi Kerja ditempat

AVANZA

DP

081 999 757 333 // 081 239 907 194

GARANSI

CENTRAL JAYA

TOYOTA All New INNOVA

B.BP.001.06.17.0001935

SERVICE MAMPET

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

B.BP.014.07.17.0001100

B.BP.164.07.17.0001111

ISUZU

AC

DIJUAL TANAH Tnh 3,5A Hg 350Jt/A Nego Lok. Jl.R.Wijaya Gyr 081237011120

BENGKEL LAS


EKONOMI

18

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

Kembangkan Pendidikan Vokasi

RI Jajaki Kerja Sama dengan Swiss

Jakarta (Bali Post) – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto beserta pejabat Eselon I menggelar pertemuan dengan Menteri Ekonomi, Pendidikan dan Riset Swiss Johann N Schneider-Ammann dan delegasi. ‘’Pertemuannya berjalan baik. Banyak sektor yang bisa dikerjasamakan. Akan ada state visit Presiden Joko Widodo ke Swiss, Oktober,’’ kata Dirjen Ketahanan Pengembangan Akses dan Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Harjanto, di Jakarta, Jumat (14/7) kemarin. Harjanto menyampaikan hal tersebut usai mendampingi Menperin dalam pertemuan yang digelar di Ruang Garuda, Kemenperin, Jakarta itu. Menurut Harjanto, terdapat beberapa hal yang dibahas oleh kedua negara, salah satunya adalah kerja sama di bidang pendidikan vokasi, di mana Swiss memiliki keunggulan ini. Pemerintah Indonesia akan membangun beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di empat kawasan indsutri yang tengah digarap,

yakni Politeknik di Morowali, Politeknik di Bantaeng, Batulicin dan Semarang. Sementara itu, Swiss akan berkontribusi dalam pembuatan kurikulum dan menyediakan tenaga pengajar, baik di sektor manufaktur maupun sektor lain, seperti pariwisata. ‘’Mereka memang unggul di bidang vokasi industri. Mereka sudah terbiasa membuat pendidikan vokasi selaras dengan kebutuhan industri,’’ papar Harjanto. Selain itu, kedua belah pihak juga membahas perkembangan Perundingan Indonesia-EFTA (European Free Trade Association) dan Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA). ‘’Kami berharap pembicaraan ini bisa segera disepakati, karena masih terdapat berbagai perbedaan posisi,’’ ujar Harjanto. Terkait investasi, keduanya membuka peluang kerja sama diberbagai bidang, seperti farmasi, industri berteknologi tinggi, serta makanan dan minuman. (ant)

Rupiah Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (14/7) sore, bergerak melemah tipis menjadi 13.344 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.336 per dolar Amerika Serikat (AS). ‘’Dolar AS menguat merespons data klaim pengangguran Amerika Serikat yang menurun,’’ kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, di Jakarta, Jumat kemarin. Kendati demikian, lanjutnya, penguatan dolar AS itu relatif terbatas menyusul pernyataan Ketua The Fed Janet Yellen yang tidak begitu yakin untuk menaikkan suku bunga acuannya dalam waktu dekat. ‘’Kondisi itu membuat investor masih masuk ke sejumlah aset di negara berkembang seperti Indonesia, sehingga pelemahan mata uang domestik cenderung tipis,’’ katanya. Ia menambahkan bahwa harga minyak mentah dunia yang memiliki peluang menguat seiring dengan adanya laporan kenaikan permintaan global turut menjadi salah satu faktor yang menahan laju dolar AS. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan, sentimen positif dari dalam negeri menjaga stabilitas fluktuasi mata uang rupiah terhadap dolar AS. Sentimen positif dari angka defisit APBN semester pertama 2017 terhadap PDB yang hanya 1,29 persen direspons positif oleh pelaku pasar. Di sisi lain, lanjutnya, Bank Indonesia yang optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi pada semester kedua 2017 yang mencapai 5,3 persen, akan membuka ruang penguatan rupiah terhadap dolar AS

ke depannya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Jumat ini (14/7) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.347 dibandingkan hari sebelumnya (Kamis, 13/7) 13.342 per dolar AS. Sementara itu, kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mencatat kenaikan hari ketiga berturut-turut pada Rabu (Kamis pagi WIB), mempertahankan dorongan jangka pendek mereka dari ketidakpastian politik di AS. Meski pada saat bersamaan, Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengulangi kembali seruan untuk kenaikan suku bunga ‘’bertahap’’ dalam kesaksiannya di Capitol Hill, lapor Xinhua. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 4,4 dolar AS atau 0,36 persen menjadi menetap di 1.219,10 dolar AS per ounce. Para analis mengatakan logam mulia telah menemukan dukungan sebagai investasi safe haven di tengah gejolak politik di Gedung Putih, menyusul rilis surat elektronik atau email Donald Trump Jr. yang terkait dengan sebuah pertemuan bersama seorang pengacara Rusia pada tahun lalu. Sementara untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September bertambah 14,2 sen atau 0,9 persen, menjadi ditutup pada 15,887 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 20,30 dolar AS atau 2,26 persen, menjadi berakhir di 919 dolar AS per ounce. Dalam dua hari sebelumnya, kontrak emas berjangka berakhir dengan kenaikan moderat, didukung oleh pelemahan dolar AS dan penurunan ekuitas AS. (ant)

Komisi VI DPR Dorong PLN Lakukan Efisiensi Denpasar (Bali Post) Komisi VI DPR-RI mendorong PLN melakukan efisiensi. Hal itu karena pemerintah masih memberikan subsidi listrik hingga Rp 57 triliun. Sehingga beban pemerintah semakin berat, maka dipandang perlu melakukan efisiensi. Apalagi dalam program pembangunan ketenagalistrikan di Indonesia, ada program pembangkit yang dikelola swasta. Komisi VI mendorong agar PLN memperbanyak pengelolaan sendiri terhadap pembangkit listrik. ‘’Sebab lebih murah biaya listriknya dari pembangkit listrik yang dikelola PLN daripada yang dikelola swasta,’’ kata Mohammad Haekal, MBA., anggota Komisi VI DPR-RI, saat kunjungan ke Indonesia Power, Jumat (14/7) kemarin. Pihaknya berharap dengan dikelola oleh PLN, tarif listrik menjadi lebih murah. ‘’Kita ingin melihat fasilitas yang dibangun dengan investasi Rp 1,7 triliun ini, apakah performanya sesuai harapan,’’ tukasnya. Saat ini harga pokok penyediaan listrik di Bali adalah Rp 1.200 per kWh. Sedangkan harga jualnya dari PLTG Pesanggaran adalah Rp 1.100 per kWh. Bali sendiri masih memanfaatkan biaya subsidi listrik. ‘’Jika biaya pembangkit di bawah Rp 1.100, berarti disini sudah menguntungkan. Karena di Bali daerah yang relatif maju karena pariwisatanya. Namun ternyata di sini pun masih harus disubsidi,’’ pungkasnya. Sementara bisnis pariwisata memakai listrik 40 persen dari total pemakaian listrik di Bali. Komisi VI mendorong PLN melakukan efisiensi dengan melakukan penghematan biaya-biaya dari sumber bahan baku pembangkit listrik. Indonesia Power yang ada di Bali menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel dan gas. Tenaga diesel ternyata memakan biaya yang paling mahal dari biaya bahan baku pembangkit yang lain. Menurutnya, pembangkit yang bagus adalah pembang-

kit yang biaya pengadaan listriknya di bawah Rp 1.000/ kWh. Bahkan di luar Bali ada yang Rp 700 - Rp 900/kWh, tergantung bahan baku. Sementara pembangkit di Bali juga ada yang menggunakan bahan baku minyak, gas, batu bara, dan uap. Bahan baku gas dan minyak berasal dari Pertamina membutuhkan bahan baku yang lumayan tinggi. ‘’Sedangkan ada sumber bahan baku lain yang lebih murah,’’ tandasnya. Anggota Komisi VI DPR-RI Gede Sumarjaya Linggih menambahkan, mahalnya tarif listrik karena menggunakan

tenaga pembangkit diesel. ‘’Kalau kita mempergunakan energi yang lebih murah, non-diesel yaitu gas atau batu bara, kita bisa melakukan penghematan,’’ tukasnya. Namun, ia tidak menyarankan penggunaan batu bara karena tidak ramah lingkungan, menimbulkan polusi. Maka Jabali Crossing bisa menjadi pilihan untuk mendapat tarif listrik yang lebih murah, atau geothermal (panas bumi). Namun pembangkit geothermal masih menjadi polemik karena belum mendapat izin dari Pemerintah Daerah Provinsi Bali. (kmb42)

Bali Post/ant

SWISS - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Ekonomi Pendidikan dan Riset Swiss Johann N Schneider-Ammann beserta pendamping foto bersama usai menggelar pertemuan di Ruang Garuda, Kemenperin, Jakarta, Jumat (14/7) kemarin.

Anggaran Kemenperin Dipotong Rp 227 Miliar Jakarta (Bali Post) – Komisi VI DPR-RI menyetujui efisiensi anggaran yang dilakukan Kementerian Perindustrian pada Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp 227 miliar sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2017 tentang Efisiensi Belanja Barang Kementerian/Lembaga pada 22 Juni 2017. Kemenperin tidak mendapatkan tambahan anggaran (optimalisasi) pada APBN Perubahan 2017 dan sesuai Inpres tersebut, Kemenperin diminta melakukan efisiensi anggaran. Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, penghematan anggaran yang dilakukan Kementerian Perindustrian diyakini tidak akan memengaruhi pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) yang tengah gencar didorong pertumbuhannya. ‘’Tidak banyak pengaruh terhadap penumbuhan populasi IKM. Hanya, kami lebih selektif untuk memberikan pelatihan,’’ katanya, Jumat (14/7) kemarin. Menurut Gati, Kemenperin akan mengkaji lebih dalam tentang kesiapan daerah untuk menyelenggarakan

pelatihan bagi IKM di sana. ‘’Lebih selektif artinya kita pastikan ada tempatnya, sarana dan prasarananya, jadi tidak perlu dana lebih untuk menyediakan fasilitas pelatihan,’’ ujar Gati. Gati menyampaikan, Ditjen IKM akan menghemat anggaran sebesar Rp 2,4 miliar, di mana efektivitas tersebut berasal dari sisa lelang dan dana yang terblokir. ‘’Jadi dana itu tadinya mau digunakan untuk menambah restrukturisasi mesin IKM, tapi ditunda dulu,’’ ungkap Gati. (ant)

Bali Post/ant

Dirjen IKM Kemeperin Gati Wibawaningsih

Perpres 58/2017 Percepat Proyek Strategis Nasional Jakarta (Bali Post) – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, penerbitan Perpres Nomor 58 Tahun 2017 bisa mempercepat pembangunan infrastruktur yang sudah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional. ‘’Semangat pemerintah untuk percepatan pembangunan proyek infrastruktur terlihat di Perpres Nomor 58 Tahun 2017,’’ kata Lukita, Jumat (14/7) kemarin. Perpres Nomor 58 Tahun 2017 yang ditandatangani oleh Presiden pada 15 Juni 2017 merupakan revisi dari Perpres Nomor 3 Tahun 2016 mengenai Proyek Strategis Nasional. Perpres ini menyediakan fasilitas pengaturan tata ruang, percepatan penyediaan tanah, pemantauan proyek oleh sistem teknologi informasi yang dimiliki Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), percepatan pengadaan barang dan jasa serta percepatan proyek non-anggaran pemerintah. Kemudahan itu melengkapi fasilitas yang sudah ada di Perpres Nomor 3 Tahun 2016 yaitu penetapan Proyek Strategis Nasional, penyelesaian perizinan dan nonperizinan, pengutamaan komponen dalam negeri, pemberian jaminan pemerintah,

penugasan BUMN, penyelesaian permasalahan dan hambatan serta penyelesaian permasalahan hukum. Melalui fasilitas tersebut, Lukita meyakini berbagai proyek strategis nasional yang dikawal oleh KPPIP bisa selesai pada periode 2018-2019. ‘’KPPIP juga sudah memberikan kontribusi yang sangat baik dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, dengan menyediakan dan menyiapkan regulasi untuk mendukung iklim usaha yang lebih baik,’’ tuturnya. Terkait pembiayaan pembangunan, Lukita juga mendukung keikutsertaan sektor swasta dalam berbagai proyek infrastruktur untuk mengatasi masalah keterbatasan dana yang dimiliki pemerintah dalam APBN. ‘’Tentunya proyek-proyek yang ditawarkan ke swasta adalah yang layak secara finansial, mengingat swasta juga mencari keuntungan,’’ ujarnya. Untuk mendukung peran swasta tersebut, tambahnya, pemerintah telah membuat sejumlah regulasi agar investor berminat untuk menanamkan modal dalam proyek infrastruktur. Meski demikian, Lukita mengakui masih ada peraturan pemerintah daerah yang masih menghambat optimalisasi pembangunan infrastruktur.

Ia meyakini hal tersebut merupakan proses yang harus dilalui, karena pemerintah daerah akan melihat pentingnya investor bagi kemajuan pembangunan di wilayah masing-masing. ‘’Jika suatu daerah melihat daerah lain lebih maju, tentu mereka akan berlomba-lomba untuk jadi lebih baik,’’ ungkap Lukita. Perpres Nomor 58 Tahun 2017 menyatakan Program Strategis Nasional terdiri dari sebanyak 245 proyek dan dua program, dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 4.197 triliun. Kebutuhan pembiayaan proyek tersebut sebanyak Rp 525 triliun atau 12 persen berasal dari APBN, sebanyak Rp 1.258 triliun atau 30 persen berasal dari partisipasi BUMN/BUMD dan sebesar Rp 2.414 triliun atau 58 persen berasal dari swasta. Proyek tersebut antara lain berada di Sumatera sebanyak 61 proyek dengan nilai Rp 638 triliun, Jawa sebanyak 93 proyek dengan nilai Rp 1.065 triliun, Bali dan Nusa Tenggara sebanyak 15 proyek dengan nilai Rp 11 triliun, Sulawesi sebanyak 27 proyek dengan nilai Rp 155 triliun, Maluku dan Papua sebanyak 13 proyek dengan nilai Rp 444 triliun. (ant)


19

Sabtu Umanis, 15 Juli 2017

Berikan Masukan Dari Hal. 1

Koster mengaku belum pernah melihat hasil survei yang menyatakan elektabilitas Suwirta memang lebih tinggi dari bakal calon kader PDI-P di Klungkung. Namun, tetap ada upaya komunikasi politik yang dilakukan. Sebab, Suwirta diakui memiliki kiprah yang cukup baik di masyarakat

sesuai fakta di lapangan. ‘’Tentu ini juga menjadi suatu faktor pertimbangan nanti di DPP. Kami hanya akan memberikan masukan saja, memberikan saran kepada DPP Partai untuk diputuskan. Masih terbuka ini,’’ jelasnya. Wacana yang berkembang, Suwirta akan dipasangkan dengan kader PDIP I Wayan Sutena. Nama

Tak Mendukung

Sutena yang juga Ketua Tim Nawa Sanga telah masuk dalam proses penjaringan sebagai salah satu bakal calon wakil bupati Klungkung. Menanggapi wacana ini, Koster menyebut bisa saja terjadi demikian. ‘’Berbagai exercise kita akan coba, siapa tahu juga jodoh. Pak Sutena tekun bekerja di partai, bisa saja,’’ pungkasnya. (kmb32)

Tidak Terjebak Dari Hal. 1

‘’Orang masuk Bali sudah melihat pembangunan ciri khas Bali, ini sekarang sudah tidak ada,’’ jelasnya. Mayjen TNI (Purn) I Putu Sastra Wingarta dari Lemhanas mengatakan, ada istilah ‘’Pemimpin Tergantung Zaman’’ untuk mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak pada kriteria. Memang ada kriteria yang sifatnya universal. Yakni menyangkut kredibilitas dan moralitas sosialnya, kredibilitas dan moralitas institusionalnya karena akan memimpin sebuah institusi, serta kredibilitas dan moralitas global. Meng-

ingat, Bali tidak seperti provinsi lain di Indonesia. Orang luar kerap menganggap Bali sebagai ‘’sebuah negara’’. Oleh karena itu, calon pemimpin tidak boleh main-main menyangkut kredibilitas dan moralitas global. ‘’Itu sangat universal. Tapi kita sekarang coba lebih dikhususkan apa yang akan dihadapi ke depan tidak sama. Tidak bisa kita samakan, harus seperti Bung Karno. Harus seperti beliau Ida Bagus Mantra. Tidak bisa. ‘’Yang paling penting sekarang kalau kita bicara kriteria, mencoba mengkriteriakan, sepakat dulu apa yang akan kita

hadapi ke depan,’’ jelasnya. Menurut Sastra, semua komponen masyarakat harus duduk bersama dalam mempersepsikan ancaman yang dihadapi Bali. Termasuk ancaman yang mungkin akan dihadapi ke depan. Entah bersifat jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang. Kemudian disesuaikan dengan masa jabatan seorang pemimpin seperti gubernur. Jangan sampai ada perbedaan persepsi mengenai ancaman ini. Analoginya seperti daun pisang kering (kraras) yang bergoyang di malam hari ternyata ada yang masih mengira itu hantu, padahal bukan. (kmb32)

Proses Usulan Dari Hal. 1

‘’Rapat secara bulat memutuskan menerima seluruh hasil penjaringan yang dilakukan tim. Kedua, meneruskan semua nama bakal calon ke DPP PDIP sesuai kewenangannya untuk memproses lebih lanjut dan khususnya sesuai kewenangan Ibu Ketua Umum DPP PDI-P,’’ ujar Ketua DPD PDI-P Bali Dr. Ir. I Wayan Koster usai rapat. Koster menambahkan, ada tiga nama bakal calon gubernur yakni dirinya sendiri yang didaftarkan oleh 9 DPC se-Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti yang didaftarkan DPC PDI-P atas aspirasi 8 PAC di Tabanan meski tanpa berita acara rapat DPC, serta I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dari nonkader yang mengambil formulir di DPD PDI-P Denpasar. Bakal calon wakil gubernur juga ada tiga yakni Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) dari nonkader, serta kader PDI-P I Gusti Agung Rai Wirajaya dan Putu Agus Suradnyana. ‘’Keputusan yang ketiga adalah memberi pertimbangan kepada DPP agar DPP dan Ibu Ketua Umum PDI-P segera memproses usulan dari DPD PDI-P Bali ini untuk memutuskan dan menetapkan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur,’’ imbuhnya. Menurut Koster, semakin cepat rekomendasi turun maka konsolidasi partai dan sosialisasi juga lebih cepat bisa dilakukan. Termasuk bisa segera melakukan persiapan untuk mengambil langkah-langkah pemenangan menghadapi Pilgub Bali 27 Juni 2018. ‘’Tentu DPP nanti akan melakukan kajian, pemetaan dan survei untuk me-

mutuskan siapa yang akan diusung oleh partai. Kami menunggu keputusan dari DPP,’’ jelasnya seraya berharap rekomendasi dari DPP sudah bisa terbit sebelum Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2017. Sebagai salah satu bakal calon gubernur, Koster tidak mau berbicara mengenai peluangnya untuk mendapatkan rekomendasi. Anggota DPR-RI ini mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada DPP, khususnya Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. ‘’Saya tidak dalam posisi untuk menyatakan siapa yang akan mendapat rekomendasi itu. Jadi prosesnya begini, ya… kita teruskan. Kita kan tidak tahu DPP arahnya seperti apa,’’ tandasnya.

Diwawancarai terpisah, Sekretaris Dewan Pertimbangan Daerah PDI-P Bali Nyoman Adi Wiryatama mengatakan rapat telah mencapai mufakatnya. Sudah tidak ada masalah lagi mengenai peraturan dan instruksi partai tentang penjaringan bakal calon. Bagaimanapun penentu rekomendasi tetap berada di tangan DPP PDI-P. ‘’Sudah kita terima dengan baik. Mekanismenya sudah berjalan, jadi semua aspirasi baik melalui penjaringan, melalui rapat DPC, aspirasi PAC semua kita kirim untuk calon gubernur, wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati. Kita kirim seutuhnya. Jadi penentuannya nanti di DPP. Kita mufakat rapat tadi,’’ jelas Ketua DPRD Bali ini. (kmb32)

Dari Hal. 1

Pernyataan ini menyusul menguat desakan reshuffle kabinet yang diembuskan sejumlah pihak. ‘’Terserah Pak Jokowi. Mau keluarkan menteri PAN, itu hak Pak Jokowi. Mau mengeluarkan PAN dari koalisi itu hak Pak Jokowi,’’ kata Yandri. Sampai saat ini, menurut Yandri, PAN masih merasa tetap menjadi bagian dari koalisi pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. ‘’Kita tetap di pemerintahan sampai saat ini,’’ kata Yandri yang juga Ketua DPP PAN. Terkait persoalan ini, Yandri mengaku partainya

belum melakukan rapat internal. ‘’Kalau di internal PAN ada mekanisme (membahas posisi kabinet), kita bukan orang per orang, tapi kolektif kolegial, dan hari ini belum kita bahas itu mau keluar apa enggak,’’ katanya. Perbedaan sikap bukan menjadi alasan yang krusial karena selama ini partainya tetap mendukung program strategis pemerintah. ‘’Itu kan subjektif. Kalau mau jadi parameter evaluasi PAN keluar koalisi, itu tidak relevan, tapi karena PAN sifatnya pasif, terserah mau apa enggak, ya terserah, santaisantai saja, PAN enggak ada beban,’’ kata anggota Komisi II DPR ini. (kmb4)

Tidak Terlibat Dari Hal. 1

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta para rektor untuk memperhatikan aktivitas setiap komponen kampus. Nasir memberi contoh mengenai adanya dosen yang memaksa mahasiswanya untuk masuk ke aliran tertentu, jika tidak ikut maka dosen itu mengancam nilai mahasiswanya. ‘’Akhirnya dosen itu dipindahkan dan tidak lagi terlibat dalam proses penilaian,’’ ungkap Nasir.

Mantan Rektor Universitas Diponegoro itu menjelaskan, lingkungan kampus memiliki potensi untuk tumbuh kembangnya radikalisme. ‘’Masalah radikalisme di kampus ini, memang belum terlihat secara nyata tetapi potensi di kampus ini tinggi.’’ Hal ini dikarenakan kampus merupakan kumpulan anak muda dan juga masyarakat ilmiah. Oleh karena itu, dia meminta agar kampus tidak menjadi pusat radikalisme. Rektor bertanggung jawab terhadap kondisi yang ada di kampus. (ant)

Sabtu, 15 Juli 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Wariga (5) 06.35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali channel Tourst TV

09.05 Mahadewi Manfaat Senam Hamil 09.05 Belajar Menggambar Membuat Princess 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Lejel Homeshopping 12.05 Dharma Wacana Wariga (6) 12.30 Eda Koh ngomong Evaluasi PPDB 13.00 Solusi Alternatif

Jamu Tetes HaGe 14.05 Lejel Homeshopping 14.30 Yowana Magz Putu Dhanan Kumara Dewi 15.05 Parameter 15.30 Education On Bali TV 16.05 Solusi Alternatif Mahatama Giri Kusuma 17.05 Nangun Yadnya Karya Pitra Yadnya Massal Br. Tegal–Buleleng 17.30 Gita Shanti

Sekaa Santhi Sunari Petak (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam 21.00 Lila Cita Gong Kebyar Anak-anak Kab. Buleleng (1) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita : PKK Banjar Buruan (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Menanga (4)

Mengulang Sata-Rudriya, Seluruh Dosa Dihancurkan

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Lima Ratus Enam)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara den-

gan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

RUDRA juga disebut Shiva, karena dengan berkah-Nya dapat menambah semua jenis kekayaan bagi orang-orang yang menginginkan kebaikan umat manusia. Shiva itu memiliki sepuluh ribu pasang mata. Karena Rudra melindungi alam semesta yang sangat luas, ini untuk alasan ini dia disebut Mahadeva. Dia agung, berwibawa merupakan sumber kehidupan karena lambang Phallic-nya alias Linggayoni yang abadi, untuk alasan itu disebut Sthanu. Karena cahaya sinar-sinar matahari dan bulan yang muncul di dunia ini dikatakan seperti rambut dewa bermata tiga itu untuk alasan itu dia disebut Vyomakesa. Dia menyengsarakan Brahma, Dewa Indra, Varuna dan Dewa Yama serta Dewa Kuvera. Dia menghancurkan mereka yang terakhir, untuk alasan itu dia dipanggil Hara. Dia mengetahui masa lalu, sekarang, akan datang dan senyatanya segala sesuatu di alam semesta ini karena dia merupakan asal-muasal yang lalu yang akan datang dan sekarang, untuk alasan itu dia disebut Bhava. Kata Kapi berarti yang tertinggi. Kata Vrisha berarti kebenaran. Dewanya dewa-dewa yang terkenal itu kemudian disebut Vrishakapi. Dan disebut Maheswara, lantaran kedua matanya tertutup dalam meditasi. Diciptakan melalui kekuatan keinginan yang lemah di keningnya, untuk alasan itu dia dipanggil Shiva

Bermta Tiga. Apa pun sepinya di badan makhluk hidup, apa pun sepinya di sana di dalam diri mereka, mencerminkan dewa itu. Dia adalah angin, udara vital yang bernama Prana, Apana, Vyana, Samana dan Udana di dalam badan semua makhluk termasuk semua yang merupakan penyakit. Dia yang menyembah lambang Phallic alias Linggayoni dari dewa yang berbudi luhur itu, selalu mendapatkan kemakmuran tinggi. Kecenderungan panas yang menurun, dan setenang badan merupakan kebaikan yang adalah bulan. Demikian juga separuh jiwanya adalah api dan separuh bulan. Wujudnya sangat baik dan penuh energi, lebih berkobar dari wujud-wujud dewa-dewa. Di antara manusia, wujudnya berkobar dan mengerikan disebut api. Dengan wujudnya yang baik itu dia melaksanakan brahmacharya. Dengan wujud lain yang mengerikan, sebagai penguasa yang menelan segala sesuatu. Karena dia bisa membakar sangat dahsyat karena itu dia yang dilengkapi keberanian besar itu disebut Rudra. Bahkan dia adalah dewa yang dipanggil Mahadeva, bersenjatakan Pinaka. Oh Partha, Shangkara itulah yang terlihat oleh engkau sedang terlibat membantai musuh-musuhmu di depan keretamu. Setelah engkau bersumpah membantai penguasa Sindhu itu, oh engkau yang tanpa dosa, Krish-

na memperlihatkan kepadamu dewa ini di dalam mimpimu sedang duduk di puncak yang utama dari gunung-gunung itu. Dewa yang terkenal itu melanjutkan jalannya di depanmu pada pertempuran. Itu adalah dia yang memberikan kepadamu senjata-senjata surgawi, sehingga engkau mampu membantai para danava itu. Lagu pujian indah Rudra yang dimuat dalam Veda-veda disebut Sata-Rudriya. Untuk menghormati dewanya dewa-dewa yang sangat baik dan terkenal itu siapa pun yang mengulang Sata-Rudriya itu bisa memerpanjang umur. Lagu pujian suci itu, oh Partha, akan dijelaskan kepadamu. Lagu pujian empat bagian itu mampu menyelesaikan setiap tujuan, suci yang dikreasi manusia. Selain itu mampu menghancurkan seluruh dosa, menghilangkan semua noda, selain membunuh semua kesengsaraan termasuk semua ketakutan. Manusia yang selalu mendengarkan Sata-Rudriya itu berhasil menaklukkan semua musuhnya. Mereka yang selalu mengulang Sata- Rudriya nantinya akan sangat dihormati di daerah dan oleh Rudra itu sendiri. Orang yang selalu dengan penuh perhatian membaca atau mendengarkan cerita yang sangat baik itu diuntungkan saat pertempuran dari dewa yang terkenal ini. Siapa pun yang menyembah dan memuaskan

Dewa Bermata Tiga itu maka akan mendapatkan semua tujuan yang diinginkan. Karena itu, pergilah dan bertarunglah, oh putra Kunti, engkau bukan berada di pihak kalah, yang punya Janardana di pihakmu sebagai penasihat juga sekalian pelindungmu. Sanjaya berkata, ‘’Setelah menyapa Arjuna dengan kata-kata ini, putra Parasara, oh kepala keturunan Bharata, kemudian pergi ke tempat darimana beliau telah datang, oh penghukum musuh-musuh.’’ Sanjaya melanjutkan, ‘’Setelah bertempur dengan dahsyatnya selama lima hari, oh raja, Brahmana Drona itu yang dilengkapi kekuatan besar akhirnya tumbang dan pergi ke daerahnya Brahma. Buah-buah yang timbul dari se-

buah pelajaran Veda-veda itu muncul melalui pelajaran tentang Drona Parva ini. Prestasi para ksatria pemberani telah digambarkan di sini. Dia yang membaca atau mendengarkan cerita Drona Parva ini setiap hari akan dibebaskan dari dosa-dosa yang mengerikan dan perbuatan yang sangat tidak sopan selama hidupnya. Para brahmana bisa mendapatkan dari sini buah-buah upacara-upacara. Dari sini para ksatria mendapatkan kemenangan pada pertempuran yang dahsyat itu. Golongan lainnya para Vaisya maupun Sudra bisa mendapatkan putra-putra, cucu-cucu yang mereka inginkan. Semua yang dicita-citakan dapat disenangkan.’’ (Dengan ini Drona Parva berakhir dilanjutkan Karna Parva)

Sloka 14.10 Rajas tamas cabhibhuya sattvam bhavati bharata rajah sattvam tamas caiva tamah sattvam rajas tatha Kadang-kadang sifat kebaikan menonjol, dan mengalahkan sifat nafsu dan kebodohan, wahai putra Bharata. Kadang-kadang sifat nafsu mengalahkan sifat kebaikan dan kebodohan, dan pada waktu yang lain kebodohan mengalahkan kebaikan dan nafsu. Dengan cara demikian selalu ada persaingan untuk berkuasa.


balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu umanis, 15 Juli 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Akhir Tahun Ini, Tersangka Penembak MH17 Diketahui

Kuala Lumpur (Bali Post) Tersangka penembak jatuh pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH17 pada 17 Juli 2014 lalu, segera diketahui pada akhir tahun ini. Hal ini diutarakan Liow Tong Lai, Menteri Transportasi Malaysia, Kamis (13/7). Pesawat Boeing B-777 itu ditembak jatuh saat melintasi teritori Ukraina Timur yang dikuasai separatis pro-Rusia melawan pasukan pemerintah Ukraina dengan rudal Buk buatan Rusia, demikian kesimpulan Dewan Keamanan Belanda pada sebuah laporan yang dikeluarkan Oktober 2015. Sebanyak 298 orang di dalam pesawat, mayoritas warga

negara Belanda, tewas. Kementerian Luar Negeri Belanda minggu lalu mengumumkan, tersangka yang diidentifikasi menembak jatuh pesawat akan diadili di pengadilan Belanda dan di bawah kekuasaan hukum Belanda. “Semoga pada akhir tahun atau awal tahun depan, kami bisa mendapat keputusan siapa yang sebenarnya dapat diadili di pengadilan,” ujar

Liow kepada wartawan saat upacara peringatan MH17 di Putrajaya, ibu kota pemerintahan Malaysia. Sekitar 90 anggota keluarga dari 43 orang warga Malaysia yang tewas dalam kecelakaan menghadiri acara peringatan tersebut, yang mana mereka mendapat pengarahan singkat mengenai perkembangan penyelidikan. Tim penyelidik yang dip-

impin warga negara Belanda dengan anggota yang berasal dari Australia, Belgia, Malaysia, dan Ukraina menyimpulkan pada September tahun lalu bahwa roket ditembakkan dari wilayah teritori Ukraina Timur yang dikuasai separatis pro-Rusia. Temuan tersebut bertentangan dengan pernyataan Rusia bahwa pesawat tersebut ditembak jatuh oleh militer Ukraina, bukan para separatis. Pihak berwenang mendesak orang-orang yang bertanggung jawab meluncurkan rudal Buk agar me-

nyerahkan diri, tambah Liow yang mengatakan kesimpulan para penyelidik adalah kabar baik. Md Salim Sarmo (68) yang mengakui anaknya berada di pesawat MH17 mengatakan bahwa dia telah menunggu lama untuk mendapatkan keadilan. “Kami diberi tahu, ini hanyalah masalah waktu sebelum mereka dibawa ke pengadilan. Ini adalah keputusan yang telah kami nantikan,” ujarnya. Korban bencana itu berasal 17 negara, termasuk 196 warga Belanda. (ant)

Ariana Grande

Jadi Warga Kehormatan Manchester PEMERINTAH Manchester mengatakan mereka akan menjadikan penyanyi AS, Ariana Grande, sebagai warga kehormatan sebagai apresiasi tindakan Ariana yang memberikan respons cepat terhadap tragedi ledakan di konsernya pada Mei lalu. Pimpinan Lembaga Kota Manchester, Richard Leese, mengajukan hal tersebut dengan mempertimbangkan bahwa penyanyi berusia 23 tahun ini cukup berani kembali lagi ke Manchester setelah tragedi ledakan yang menyebabkan trauma bagi kebanyakan orang. Bahkan, kata Leese, Ariana memberikan hiburan bagi ribuan orang dan mengumpulkan jutaan dolar AS dalam konser amalnya yang bertajuk “One Love Manchester” pada Juni lalu. Para pejabat lembaga kota Manchester melakukan pemilihan suara untuk usulan tersebut pada Rabu (12/7). (iah/ap)

Ilustrator/Suka Adnyana

POLLING

RAKYAT BALI MEMILIH

PROSES politik pemilihan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali tak boleh dimonopoli partai politik. Rakyat Bali sudah sepantasnya mengelola hak otonominya secara utuh dalam memilih pemimpin Bali. Hak politik dan hak untuk ikut berkontribusi menjaga Bali adalah tanggung jawab moral kita dalam menjaga dan mengawal Bali. Partai politik dan elite partai hendaknya mendengar aspirasi rakyat Bali atau pakraman di Bali dalam MEMILIH PEMIMPIN BALI. Untuk itulah, Bali Post memfasilitasi rakyat Bali dalam menyuarakan aspirasinya. Pilihan figur yang layak dan pantas memimpin Bali tentu juga harus dikorelasikan dengan masalah dan tantangan Bali ke depan.

Partisipasi Capai 13.160 Suara Memasuki hari kesebelas, sejak Bali Post menggulirkan polling calon Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali, Selasa (4/7) lalu, respons pembaca Bali Post terhadap agenda ini cenderung meningkat. Pilihan figur pun mulai menyebar. Sejumlah nama yang selama ini diusung parpol dan yang diembuskan masyarakat tetap memiliki kans kuat merebut simpati pemilih. Suara rakyat Bali yang terakumulasikan lewat polling Rakyat Bali Memilih ini kini memasuki angka 13.160. Sebaran suara pun masih didominasi kandidat-kandidat yang kini masih menduduki jabatan politis baik DPR, DPD, bupati, maupun dari kalangan akademisi. Nama-nama baru juga mulai muncul. Kalangan pengusaha juga banyak dilirik pengirim dukungan. Aspirasi Pembaca Bali Post terkait persaingan merebut kursi Bali satu ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan partai politik dalam merekomendasikan kandidat agar Pilgub Bali berlangsung damai, lancer, dan tentu murah dari segi biaya politik. Berdasarkan data, partisipasi rakyat Bali dalam menentukan pilihan politik yang terakulumasi hingga Jumat (14/7) kemarin mencapai 13.160 suara. Jika dipilah, tercatat ada 6.828 suara untuk calon Gubernur Bali dan 6.332 suara untuk posisi Wakil Gubernur Bali. Jumlah partisipasi polling meningkat 3.473 suara dibandingkan dengan Kamis (13/7) lalu. Ada nama-nama yang direkomendasikan pembaca atau rakyat Bali untuk dua posisi strategis. Berdasarkan tabulasi yang dilakukan Bali Post didapat gambaran sebagai berikut :

Calon Gubernur Bali Nama

Suara

Wisnu Bawa Tenaya (Ketua PHDI Pusat) Arya Wedakarna (DPD-RI) Wayan Koster (DPR-RI) DBM Suharya (Pensiunan Polri) Prof. Suastika (Mantan Rektor Unud) Eka Wiryastuti (Bupati Tabanan) Ketut Sudikerta (Wagub Bali) I.B. Rai Mantra (Wali Kota Denpasar) Nyoman Dhamantra (DPR-RI) Prof. Ketut Widnya (Dirjen Bimas Hindu) Prof. Rahyuda (Akademisi Unud) Gde Wirata (Pengusaha) Nama Lainnya

873 865 831 764 678 478 529 463 392 342 284 228 101

Calon Wakil Gubernur Bali Nama Bintang Puspayoga (Ketua WHDI Bali) Eka Wiryastuti (Bupati Tabanan) Rai Wirajaya (DPR-RI) Cok Ace (Ketua PHRI Bali) Alit Wiraputra (Ketum Kadin Bali) Anak Agung Bharata (Bupati Gianyar) Mas Sumatri (Bupati Karangasem) Sumarjaya Linggih (DPR-RI) Pasek Suardika (DPD-RI) Made Sadguna (Profesional) Agus Suradnyana (Bupati Buleleng) Nyoman Suwirta (Bupati Klungkung) Nama lainnya

Suara 723 692 679 667 652 587 576 559 447 258 249 243 91

Bali Post/ist

SIMBOL - Perupa Indigineous-Aborigin, Jandamarra Cadd saat menjelaskan simbolsimbol street art kepada para peserta workshop street art.

Jandamarra Cadd Berkolaborasi dengan Mang Gen

SENI visual dalam beragam gaya dan wujud, ditorehkan di tembok-tembok terpilih di pinggir jalan atau dibuat spontan di sudut tertentu sebuah bangunan, belakangan kian marak di Bali. Terlebih di kawasan Denpasar dan daerah wisata kosmopolitan Kuta-Legian. Ekspresi seni di ruang publik ini atau dikenal sebagai street art, sebagaimana fenomena serupa di berbagai kota lainnya adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika sosial kultural masyarakat setempat. Adalah Jandamarra Cadd yang merupakan perupa Indigineous-Aborigin asal Australia berkolaborasi dengan seniman street art terpilih dari Komunitas Djamur, Mang Gen, Kamis (13/7). Kegiatan workshop dan kolaborasi street art tersebut diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Australia di Indonesia dan Konsulat Jenderal Australia di Bali untuk menandai National Aborigines and Islanders Day Observance Committee (NAIDOC) Week, sebuah perayaan sejarah, budaya dan prestasi warga Aborijin dan Torres Strait Islanders di Australia. Jandamarra Cadd dan Mang Gen dari Komunitas Janur berbagi pengalaman perihal estetik dan stilistik ragam street art masing-masing. Mereka juga mengeksplorasi lebih dalam mengenai ikonik-ikonik yang berangkat dari ragam visual atau wujud rupa hewan-hewan tertentu yang bersifat simbolis dan mistis, baik yang bersumber pada kultur indigenous Aborigin maupun Bali. Hewan-hewan ikonik itu dikreasikan sedemikian rupa sehingga dapat dihadirkan dengan ragam visual kontemporer dengan berbagai warnawarni yang sugestif dan imajinatif, sehingga peserta yang hadir pada waktu itu terpikat dan dapat menyelami pesan yang terkandung di dalamnya berupa seruan kesadaran akan lingkungan dan pariwisata yang berkelanjutan (sustainable tourism). Jandamarra Cadd merupakan seniman Aborigin keturunan Yorta Yorta dan Dja Dja Wurung Victoria, lahir tahun 1973 di Brisbane, Australia. Ia mulai melukis sejak usia 15 tahun, dikenal sebagai seniman yang mengeksplorasi berbagai kemungkinan gaya dan media. Perpaduan unik antara teknik seni tradisional Aborigin dan seri potret kontemporer, sebuah penemuan yang mempribadi. Dalam banyak lukisannya, ia mengekspresikan batin manusia yang mendambakan kedamaian, cerminan pengharapan kaum tertindas atau minoritas. Meski demikian, karya-karyanya penuh dengan warna-warni yang memikat, menuturkan nilai-nilai universal yang mempertautkan manusia lintas bangsa. Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson, men-

gatakan kolaborasi ini mengikuti sejarah panjang kolaborasi antara warga Australia dan Indonesia. “Hubungan kedua negara dibangun atas koneksi pribadi yang mendalam dan kukuh antarwarganya. Bah-

kan sejak dari tahun 1700-an, para nelayan di Sulawesi Selatan melakukan perjalanan ke bagian utara Australia untuk berdagang, membentuk hubungan-hubungan dan masyarakat baru,” ujarnya. (win)

Ariana Grande

Bali Post/ap


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 15 Juli 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu