Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
jumat umanis, 15 Juli 2016
20 HALAMAN
NOMOR 317 TAHUN KE 68
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Kemenkes Bahas Sanksi 14 RS Pengguna Vaksin Palsu Jakarta (Bali Post) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia akan membahas sanksi bagi para pengguna dan pengedar vaksin palsu. ‘’Akan kita bahas sanksi kepada 14 rumah sakit ini. Misalnya direktur RS juga terlibat pembelian vaksin, ini yang nanti akan kita lanjutkan,’’ ujar Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek saat ditemui di Gedung DPR-RI di Jakarta, Kamis (14/7) malam. Ia menjelaskan, jika seluruh manajemen rumah sakit (RS) terbukti terlibat dalam pengadaan
vaksin palsu maka dipastikan akan dijatuhi sanksi berat. ‘’Tetapi kalau ini hanya karena oknum yang
bermain tentu ada penindakan yang lebih berat, misalnya sanksi pidana,’’ tuturnya menerangkan. Sementara mengenai ancaman berupa sanksi penutupan operasional RS yang bersangkutan, Menteri Nila belum bisa memastikan hal tersebut karena akan dipertimbangkan berdasarkan hasil penyidikan yang masih berlangsung. ‘’Nanti kita lihat, tadi kan dikatakan berjenjang. Kami tidak bisa langsung
mengatakan tutup dan sebagainya, harus dilihat dulu,’’ katanya menegaskan. Sebelumnya, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi meminta pemerintah agar bersikap tegas dan memberikan sanksi terberat bagi para pihak yang terlibat menyebarkan vaksin palsu. Hal. 19 RS Swasta
Masuknya Vaksin Palsu atas Persetujuan RS Bali Post/ap
TES HIV - Pangeran Harry menjalani tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) di klinik kesehatan seksual di Burrell Street, pusat kota London, dan melakukan tes pada jari tangannya, dengan hasil negatif.
Pangeran Harry Jalani Tes HIV
PANGERAN Harry telah menjalani tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) untuk meningkatkan kesadaran kesehatan dan mendorong orang lain melakukan hal serupa. Adik Pangeran William ini mendatangi klinik kesehatan seksual di Burrell Street, pusat kota London, dan melakukan tes pada jari tangannya, dengan hasil negatif. Pria berusia 31 tahun tersebut telah berkontribusi meningkatkan kesadaran tentang HIV dan AIDS, di mana lebih dari 100.000 orang yang hidup dengan HIV di Inggris. Sang Pangeran harus menunggu beberapa saat untuk mendapatkan hasil, sementara sampel darahnya dicampur dengan bahan kimia dan dituangkan ke dalam baki tes. Prosedur ini dilakukan oleh Robert Palmer, seorang penasihat kesehatan, pemimpin dan konselor psikoseksual, yang mengatakan pangeran ‘’cemas’’. Ditanya tentang pentingnya anggota keluarga kerajaan menjalani tes HIV, Palmer mengatakan, ini adalah tes untuk semua orang. ‘’Tidak peduli siapa Anda, itu ide yang baik untuk dilakukan,’’ ujarnya dilansir BBC. Hal. 19 Usia Lanjut
Jakarta (Bali Post) Menteri Kesehatan Nila Djuwita Anfasa Moeloek mengungkapkan sebanyak 14 rumah sakit menerima vaksin palsu. Modus yang dilakukan dengan penawaran obat atau vaksin kepada pihak RS melalui surat elektronik maupun proposal pengadaan obat. Proposal maupun surat elektronik tersebut telah disetujui direktur rumah sakit. Nila menjelaskan, temuan adanya vaksin palsu berawal dari adanya kelangkaan vaksin tertentu di pasar. Kemudian ditemukan adanya vaksin yang bukan merupakan vaksin program pemerintah. ‘’Hasil penelusuran oleh Bareskrim, ditemukan adanya penawaran vaksin tertentu (bukan program pemerintah) dengan harga yang lebih murah,’’ kata Nila Moeloek saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR, di ruang rapat Komisi IX Gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/7) kemarin. Selain Kementerian Kesehatan, rapat kerja juga menghadirkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kabareskrim Polri, PT Bio Farma dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Dari 14 rumah sakit tersebut, 13 di antaranya membeli vaksin palsu dari CV Azka Medika dari sales bernama Juanda yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ke-14 rumah sakit tersebut berada di Cikarang dan Bekasi. ‘’Tersangka mengajukan penawaran harga vaksin ke bagian pengadaan barang pihak RS dan disetujui oleh direktur RS,’’ kata Nila. Hal. 19 Lewat Perawat
Bali Post/ant
RAPAT KERJA - Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek (kanan) dan Kabareskrim Polri Komjen Pol. Ari Dono mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/7) kemarin. Rapat tersebut membahas mengenai tindak lanjut penanggulangan vaksin palsu.
Ada UU Hadang Sektor Peternakan
Jokowi Geram
Sidang MSG
Kegagalan ULMWP, Kemenangan RI
Jakarta (Bali Post) – Menko Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan menyatakan kegagalan kelompok separatis Gerakan Bersatu Pembebasan Papua Barat (ULMWP) menjadi anggota penuh Kelompok Negara-negara Melanesia (Melanesian Spearhead Group/ MSG) merupakan kemenangan bagi Indonesia. Sejak awal pemerintah Indonesia menolak keras keberadaan kelompok gerakan separatis ULMWP bergabung dalam pertemuan-pertemuan MSG, termasuk dalam KTT MSG yang berlangsung di Honiara, Kepulauan Solomon pada 14 Juli 2016. ‘’Jadi posisi Indonesia di MSG itu sangat baik, artinya kita bisa memberikan penjelasan sehingga mereka (UMWLP) tidak diterima menjadi anggota MSG,’’ kata Luhut di Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (14/7) kemarin. Menurutnya, keberhasilan delegasi Indonesia menyampaikan pandangan dan aspirasi dalam KTT MSG tersebut dilandasi upaya penanganan dan penyelesaian masalah HAM di Papua secara holistik melalui pembentukan tim terpadu yang bertugas menghimpun data, informasi, dan analisis. ‘’Itu saya kira hasil kerja keras tim yang dilakukan secara holistik,’’ kata Luhut. Keberhasilan Indonesia mempertahankan Papua Barat, katanya, akan disusul upaya untuk menjadi anggota penuh MSG yang akan dibahas lebih lanjut usai kepulangan delegasi Indonesia yang diketuai Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI Desra Percaya. Hal. 19 Maluku Utara
Bali Post/ant
SERTIJAB - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian (kanan) didampingi pejabat sebelumnya Jenderal Pol. Badrodin Haiti berjalan ketika mengikuti upacara serah terima jabatan Kapolri di Lapangan Upacara STIK-PTIK, Jakarta, Kamis (14/7) kemarin. Tito Karnavian menggantikan Badrodin Haiti yang memasuki masa pensiun.
Jakarta (Bali Post) – Undang-undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 58/Permentan/ PK.210/11/2015, mendapat sorotan Presiden Jokowi. Keduanya dianggap menghambat sektor peternakan di dalam negeri. Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram terhadap hal itu karena hanya memberi keuntungan kepada pihakpihak tertentu, sehingga menyebabkan harga daging di pasar menjadi lebih mahal. ‘’Ini tidak betul, ada peraturan seperti ini, dan harus segera direvisi. Kalau tidak, kita akan terus-menerus membeli daging dengan harga mahal dan tidak kompetitif,’’ kata Presiden Jokowi sambil menunjukkan dua fotokopi peraturan itu kepada pers di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/7) kemarin. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat bertatap muka dengan sejumlah redaktur media massa, yang juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan juru bicara Johan Budi. Dikatakannya, saat ini penguasaan peternakan,
khususnya sapi dan daging sapi, sangat luar biasa karena sudah dikuasai oleh sejumlah pihak mulai dari hulu ke hilir hingga ke kapal. Saat ini banyak peraturan, menurut Presiden Jokowi, sangat tidak masuk akal, seperti adanya ketentuan larangan impor sapi siap potong, sementara sapi bakalan siap impor. ‘’Harusnya kan sapi bakalan dan sapi siap potong boleh diimpor. Kenapa bisa ada perbedaan seperti itu?’’ kata Presiden. Presiden Jokowi mengatakan, dirinya dalam waktu dekat akan merevisi peraturanperaturan yang menghambat perkembangan peternakan di Indonesia, sehingga untuk mencegah monopoli pihak tertentu sehingga bisa terjadi suatu persaingan yang adil. Selain itu, Presiden Jokowi juga mempertanyakan alasan dilarangnya impor jeroan sapi karena dianggap berasal dari ternak sapi yang tidak sehat di negara asalnya. ‘’Lha wong jeroan yang diimpor juga berasal dari sapi yang kita impor dari negara sama. Masak di negara asal jeroan mengandung penyakit lalu tiba di Indonesia tidak mengandung penyakit? Aneh-aneh saja,’’ ujar Presiden Jokowi. Hal. 19 Harga Sapi
Soal Reklamasi
Bali Tunggu Ketegasan Sikap Jokowi
Luhut Binsar Panjaitan
Denpasar (Bali Post) Ketegasan sikap Presiden Joko Widodo kini sangat dinantikan masyarakat Bali. Utamanya dalam mencabut Perpres No.51 Tahun 2014 yang memuluskan rencana reklamasi Teluk Benoa. Apalagi sekarang PT TWBI sudah mengajukan permohonan perpanjangan izin lokasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan karena izin akan berakhir 25 Agustus mendatang. Terkait hal itu, Pasubayan Desa Adat Tolak Reklamasi Teluk Benoa didampingi ForBALI dan Eksekutif Nasional Walhi telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dalam hal ini diterima oleh Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (BP, 14/7). Kepala Staf Kepresidenan (KSP) juga menerima
Pasubayan Bendesa Adat Bali Tolak Reklamasi. ‘’38 desa adat telah menyatakan sikapnya menolak reklamasi dan akan terus membesar,’’ ujar Koordinator Pasubayan Desa Adat Bali Tolak Reklamasi, Wayan Swarsa. Menurutnya, perjuangan menolak reklamasi Teluk Benoa adalah soal keyakinan dan nilainilai spiritual masyarakat Bali untuk melestarikan alam. Mestinya suara dari masyarakat adat Bali dapat menjadi kekuatan bagi pemerintah untuk tidak memperpanjang izin lokasi reklamasi Teluk Benoa. Direktur Eksekutif Walhi Bali Suriadi Darmoko menambahkan, pemerintah mesti menolak perpanjangan izin lokasi jika menganggap masyarakat adalah pemangku ke-
pentingan terbesar dan tertinggi dari bangsa ini. ‘’Saat ini, masyarakat Bali dan seluruh masyarakat yang memiliki perhatian pada upaya penyelamatan lingkungan hidup, tinggal menunggu ketegasan sikap dari Presiden. Apakah akan berada bersama masyarakat Bali dan kepentingan lingkungan hidup dengan mencabut Perpres 51/2014, atau berada mendukung investor dan menjadi bagian yang akan menghancurkan alam dan generasi yang akan datang,’’ ujarnya bersama Khalisah Khalid, Kepala Departemen Kampanye dan Perluasan Jaringan Eksekutif Nasional Walhi. Sementara itu, Koordinator ForBALI Wayan ‘’Gendo’’ Suardana mengatakan, masifnya penolakan reklamasi Teluk Benoa oleh masyarakat harus
dijadikan pertimbangan oleh pemerintah pusat untuk segera mengambil keputusan yang berpihak kepada perjuangan rakyat Bali. Dalam hal ini menolak perpanjangan izin lokasi reklamasi dan membatalkan Perpres No.51 Tahun 2014. ‘’Aspek-aspek teknis tidak boleh mengabaikan aspek sosial, dan faktanya adalah rakyat Bali menolak reklamasi,’’ ujarnya. Gendo menambahkan, pertemuan dengan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut dan Kepala Staf Kepresidenan semakin menguatkan perjuangan masyarakat untuk terus menyuarakan dan memperbesar gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa. Puputan akan menjadi pilihan bagi masyarakat adat Bali, jika sikap pemerintah tidak tegas. (kmb32)
denpasar
2
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Figur Dukung Energi Terbarukan PLN Distribusi Bali sangat mendukung penggunaan energi terbarukan. Saat ini saja sudah ada enam Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro yang memanfaatkan sungai-sungai kecil. Salah satunya terdapat di Singaraja yang diperkirakan sudah beroperasi Oktober mendatang. ‘’Itu murni swasta punya. Kita tetap melakukan nego untuk harga pembelian listrik,’’ ujar Manajer Perencanaan PLN Distribusi Bali, Gede Sindu Putra. Selain PLT Mini Hidro, kata Sindu, juga sudah terpasang dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Bangli dan Karangasem. ‘’Ada penetapan dari pusat bahwa semua energi terbarukan yang diproduksi di Bali minimal harus membantu harga pokok produksi PLN,’’ imbuhnya. Itu sebabnya, lanjut Sindu, PLN khususnya Distribusi Bali belum bisa membeli listrik dari energi terbarukan seharga 25 sen per kWh, seperti halnya di Sulawesi yang bisa membeli antara 18 sampai 25 sen. Pasalnya, produksi per kWh di Bali hanya sekitar Rp 1.100 atau 6-7 sen. Rata-rata dijual ke pelanggan sekitar Rp 1.200-an per kWh, kecuali industri, rata-rata dijual seharga Rp 600 – Rp 700 per kWh. ‘’Kenapa di Sulawesi sampai 18-25 sen, karena harga pokok produksi mereka rata-rata di atas Rp 3.000 (25 sen - red). Di sini selisih antara beli dan jual cukup tinggi. Kalau kita beli 25 sen, selisihnya sekitar 18 sen,’’ jelasnya. Sindu pun berharap ke depan ada perusahaan BUMN yang memang dikhususkan untuk membeli semua produksi energi terbarukan. Kemudian, BUMN inilah yang menjual ke PLN dengan harga keekonomiannya. (rin)
Sekda Provinsi Bali Terlama
Sembah Subhakti Tutup Usia TOKOH birokrasi dan pendidikan Bali, Drs. Nyoman Sembah Subhakti, tutup usia, Kamis (14/7) kemarin pukul 12.30 Wita. Sembah Subhakti meninggal pada usia 82 tahun setelah mendapat perawatan intensif di RS Puri Raharja. Menurut keluarga, almarhum sudah dua minggu dirawat intensif karena mengalami gangguan paru-paru. Kamis kemarin, jenazah alamarhum disemayamkan di rumah duka di Bali Post/sue Jalan Melati No. 73 DenDrs. Nyoman Sembah pasar. Menurut rencana, Subhakti (alm) Jumat (15/7) ini jenazah akan diberangkatkan ke rumah duka di Banjar Dawan Desa Kalianget, Seririt, Buleleng. Menurut anaknya, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, pihak keluarga masih mendiskusikan dudonan palebon dengan keluarga dan sulinggih. Dipastikan, upacara palebon dilakukan di Seririt. Alamarhum Nyoman Sembah Subhakti yang lebih dulu ditinggal istri tercintanya, Ni Ketut Suarni, kini meninggalkan sembilan anak dan 16 cucu. Anaknya adalah Gede Ngurah John Yudagama, Made Ngurah Bob Mahendra Giri, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, Ketut Ngurah Boy Jaya Wibawa, Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Made Yeni Laksmi Dewi, Nyoman Ngurah Tedy Permadi, Ketut Rai Indriyani dan Putu Sari Dewi. Semasa hidupnya, almarhum banyak berkiprah di birokrasi. Bahkan, almarhum mencatatkan diri sebagai Sekda Provinsi Bali terlama menjabat yakni 34 tahun. Almarhum menjadi Sekda Provinsi Bali mulai kepemimpinan Gubernur Sukarmen, Ida Bagus Mantra hingga Ida Bagus Oka. Sejumlah penghargaan diterima, mulai dari Satya Lencana Korpri hingga Widya Karya Award (Wikan). Jimmy Sidharta mengungkapkan, ayahnya adalah tokoh panutan bagi keluarga dan jajaran birokrasi di zamannya. Untuk urusan disiplin, almarhum nomor satu, termasuk mengedepankan kejujuran dalam bekerja. Makanya, tokoh pendiri Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali ini mampu bertahan hingga 82 tahun lebih. ‘’Kami sekeluarga mohon maaf kepada rekan kerja almarhum dan masyarakat Bali jika semasa hidupnya ayah kami pernah berbuat kesalahan,’’ ujar Jimmy Sidharta. (sue)
Suara Denpasar & Badung Kaji Ulang Program KB Banyak Sekolah Dasar Negeri di desa jumlah siswanya sedikit sekali, bahkan ada yang hanya mendapatkan 3 orang siswa. Menurut saya, hal ini terjadi karena suksesnya program Keluarga Berencana (KB). Tentu saja, dampaknya mengkhawatirkan dan tidak menguntungkan karena jumlah orang Bali makin berkurang. Sementara kaum urban kian membeludak sehingga menimbulkan permasalahan sosial. Sebaiknya, program KB dikaji ulang dan dibatasi hingga anak keempat atau kelima saja. Saat ini, ada program KB tetapi masyarakat mencari kerja juga susah. Gede Biasa, Denpasar
Isi Tabung Elpiji 3 Kg Kurang Sudah sering saya keluhkan, gas elpiji yang isinya kurang sesuai testing saya menggunakan penunjuk regulator gas di rumah. Tetapi, tidak ada tanggapan dari Pertamina. Gas 3 kg atau 15 kg yang saya beli di SPBU maupun di pengecer, isinya tetap saja kurang dari takaran seharusnya. Ketika saya mengeluhkan hal ini kepada penjualnya, saya disuruh komplain ke Pertamina. Saya merasa dikibuli dan masyarakat lain juga kecewa. Sebaiknya harganya dinaikkan saja seribu atau dua ribu rupiah, tetapi isinya penuh. Sugi, Nusa Dua
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : RAKYAT BALI TUNGGU KETEGASAN JOKOWI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
SENDERAN - Beberapa pekerja sedang menyelesaikan pembangunan senderan di alur Tukad Ayung, Denpasar, Kamis (14/7) kemarin. Masyarakat Peninjoan, Denpasar mempertanyakan proses penyenderan tersebut yang disinyalir mempersempit lebar alur sungai.
Tak Muncul di Rancangan APBD Perubahan 2016
Bali Post/eka
Dewan Kembali Pertanyakan Pembangunan Ruang Fasilitas Denpasar (Bali Post) –
Rencana renovasi ruang sidang utama gedung DPRD Denpasar dan dilanjutkan dengan pembangunan ruang fasilitas lainnya, kembali dipertanyakan anggota Badan Anggaran (Banggar). Sebab, anggaran untuk pembangunan ruang fasilitas itu tidak muncul pada Rancangan APBD Perubahan 2016. Padahal, dewan menilai pembangunan ruang fasilitas yang akan digunakan untuk rapat kerja dan sejenisnya sangat diperlukan. Mengingat, ruang sidang utama yang sebelumnya bisa digunakan untuk rapat kerja, setelah direnovasi tidak memungkinkan lagi. Hal ini diungkapkan angota Banggar DPRD Denpasar Eko Supriadi dalam rapat kerja pembahasan Rancangan APBD Perubahan 2016 antara Banggar dengan tim APBD Kota Denpasar, Kamis (14/7) kemarin. Rapat yang dipimpin Ketua
Banggar yang juga Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede tersebut, dihadiri Asisten III Setda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya didampingi pimpinan SKPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Eko Supriadi mempertanyakan tidak munculnya dana
untuk pembuatan DED (detail engineering design) pembangunan ruang fasilitas gedung dewan pada APBD Perubahan. Sementara ruang utama sidang dewan, sudah mulai dikerjakan untuk renovasinya. ‘’Kenapa tidak muncul di APBD Perubahan ini? Apakah rencana tersebut tidak direalisasikan?’’ tanyanya. Terhadap hal itu, Asisten III Eddy Mulya yang mewakili Ketua Tim APBD Kota Denpasar A.A. Rai Iswara meminta pihak Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) memberikan penjelasan teknisnya. Setelah diminta untuk menjelaskan, salah satu Kabid di DTRP
Sidang Berkali-kali Ditunda
Empat Komplotan Gitaris Geisha Dituntut 10 Bulan
Denpasar (Bali Post) Sempat menjadi gunjingan karena berkali-kali sidang tuntutan terhadap jaringan narkoba gitaris Band Geisha tidak dibacakan, Kamis (14/7) kemarin akhirnya empat terdakwa menjalani sidang tuntutan. Jaksa penuntut umum (JPU) Peggy Elen Bawengan di hadapan majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila menyatakan keempat terdakwa bersalah. Mereka adalah Via Permata Suci (23), Ariadya Oktavianus (26), Crhistian Halim (25) dan Willy Saputra (29). Oleh jaksa, terdakwa dituntut hukuman 10 bulan penjara. Jaksa menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana menyalahgunakan narkotika. Mereka dijerat Pasal 127 ayat 1 huruf a Undangundang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sebelum pada kesimpulan,
jaksa mempertimbangkan sejumlah hal. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan tidak mendukung upaya pemerintah yang sedang gencar-gencarnya memberantas peredaran narkotika. Yang meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya, belum pernah dihukum. Keempat terdakwa ini tidak menjalani penahanan secara fisik, baik di kepolisian maupun kejaksaan. Kondisi itu sempat menjadi pertanyaan. Terdakwa pada 18 November 2016 berencana bertemu dengan gitaris grup band Geisha Roby Satria (sudah divonis enam bulan kurungan) untuk melakukan pesta ganja di Restoran Lalaguna, Kuta. Dalam pertemuan itu, Crhistian Halim membeli ganja itu dari temannya bernama Habib (terdakwa dalam berkas terpisah). Disepakati harga satu paket ganja Rp
1 juta. Crhistian Halim pun mentransfer uang ke rekening Habib Rp 1 juta. Setelah uang ditransfer, teman terdakwa, Ariadya Oktavianus, mengambil ganja itu ke rumah Habib. Kemudian, barang haram itu dibawa ke dalam kos Willy Saputra. Keempat terdakwa memecah satu paket ganja itu untuk digunakan bersama-sama di dalam kamar kos bersama Roby. Selanjutnya, dipecah kembali menjadi tiga linting untuk dibagikan masing-masing satu linting untuk Roby, Willy Saputra dan Crhistian Halim. Ganja itu dipecah menjadi bagian kecil lagi, dan teman terdakwa, Via Permata Suci, memerintahkan Ariadya Oktavianus untuk mengirimkan satu linting ganja itu kepada terdakwa Roby melalui jasa driver Gojek ke esokan harinya. Namun tak lama berselang, Roby dibekuk polisi. (kmb37)
yakni I Gede Cipta Sudewa yang juga pimpro renovasi ruang sidang dewan mengungkapkan, tidak munculnya dana DED tersebut karena dalam KUA (kebijakan umum anggaran) dan PPAS (prioritas plafon anggaran sementara) tidak ada. Meski demikian, Cipta Sudewa menyatakan ada alternatif lain yang bisa diterapkan. Untuk pembuatan DED yang memerlukan dana tidak terlalu banyak, bisa dilakukan pada APBD Induk 2017 dengan cara penunjukan langsung. Sedangkan fisiknya akan ditenderkan dan pembangunannya tetap pada 2017 mendatang. Setelah melalui berbagai
diskusi, maka diputuskan pembangunan ruang fasilitas dewan tetap akan terealisasi pada 2017 mendatang. Namun untuk ketersediaan dananya akan dicarikan pada dana terkoreksi ketika melakukan verifikasi APBD Perubahan di provinsi. Mengingat setiap verifikasi selalu ada dana terkoreksi, sehingga bisa dimanfaatkan untuk membuat DED. (kmb12)
FM 96,5
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Hubungi telepon (0361) 7400391
Akhir Tahun Ini, DED Pasar Badung Digarap
Denpasar (Bali Post) – Pascakebaran yang melanda Pasar Badung di Jalan Gajah Mada Denpasar, semua aktivitas pedagang telah dipindahkan ke eks Tiara Grosir. Kini, masyarakat menunggu kelanjutan penanganan gedung yang terbakar tersebut. Setelah menunggu beberapa lama, Pemkot Denpasar sudah mulai menggarap pasar tradisional terbesar di Bali tersebut. Tahap awal, Pemkot Denpasar mulai merancang anggaran untuk pembuatan detail engineering design (DED) gedung Pasar Badung. Hal ini mengemuka dalam rapat kerja antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Denpasar dengan Tim APBD Pemkot Denpasar di ruang rapat dewan, Kamis (14/7) kemarin. Rapat kerja yang dipimpin Ketua Banggar DPRD I Gusti Ngurah Gede didampingi Asisten III Setda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya membahas rancangan APBD Perubahan 2016. Pada kesempatan tersebut, anggota Banggar A.A. Susruta Ngurah Putra sempat mempertanyakan tidak munculnya dana untuk pembuatan DED Pasar Badung. Padahal, dana tersebut sudah disepakati dalam rapat kerja yang membahas masalah KUA (kebijakan umum anggaran) APBD Perubahan 2016 dan PPAS (prioritas plafon anggaran sementara) sebelumnya. ‘’Saya kok tidak melihat adanya dana untuk DED Pasar Badung,’’ kata Susruta. Menanggapi pertanyaan Susruta, Eddy Mulya menyatakan dana untuk DED Pasar Badung sudah disiapkan. Dananya ada di pos survei dan pemetaan. Besarannya sekitar Rp 1,5 miliar lebih. ‘’Setelah kami diskusikan dengan DTRP (Dinas Tata Ruang dan Perumahan), dana DED Pasar Badung sudah ada di pos survei dan pemetaan,’’ jawab Eddy Mulya. Pasar Badung terbakar hebat pada akhir Februari 2016 lalu. Api yang melalap pasar dengan ribuan kios dan los itu menghanguskan seluruh isi bangunan. Akibatnya, kini Pemkot Denpasar berencana untuk membangun ulang pasar tersebut dengan merobohkan bangunan lama. Terlebih, bangunan tersebut sudah tiga kali dilanda kebakaran. (kmb12)
Angkat Kopi Bali ke Pasar Internasional
Rai Mantra Perkenalkan ’’Mangsi Coffee’’ KEBERHASILAN Pemkot Denpasar dalam memajukan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), mendapat apresiasi dari Kementerian Koperasi dan UKM RI. Atas keberhasilan ini, Wali Kota Rai Mantra diudang menghadiri kerja sama antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan dan sekaligus diundang dalam konferensi pers peningkatan dan kerja sama UKM khususnya yang berkecimpung di bidang usaha kopi antara pelaku usaha kedua negara, Kamis (14/7) kemarin, di gedung Smesco Kementerian Koperasi dan UKM RI. Hadir dalam kegiatan itu Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Ngurah Puspayoga, Deputi Kementerian UKM Korea Selatan Mr. Llho Kim, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, pakar marketing Hermawan Kertajaya dan delegasi dari kedua negara. Saat berbicara pada konferensi pers di depan pu-
luhan wartawan nasional, Rai Mantra memaparkan bahwa kekuatan ekonomi suatu daerah sangat ditentukan oleh keberadaan pelaku usaha kecil dan menengah yang jumlahnya semakin bertumbuh di Kota Denpasar. Pelaku UKM ini harus diberikan akses yang memadai, sehingga bisa tumbuh dan berkembang menjadi besar. ‘’Pemerintah wajib memperhatikan dan membantu keberadaan UKM karena akan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat,’’ kata Rai Mantra. Kaitan kerja sama dengan Korea Selatan, diakui bahwa sebagian besar masyarakat Korea mempunyai kebiasaan ngopi. ‘’Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan para petani dan pengusaha kopi serta UKM di Bali dan Denpasar untuk menembus pasar internasional,’’ kata Rai Mantra yang pada kesempatan tersebut langsung
mempernalkan Mangsi Coffee yang nantinya bisa bersaing di tingkat internasional. Untuk menindaklanjuti kerja sama antara Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia dengan Kementerian UKM Korea Selatan, Mangsi Coffee diberikan kesempatan untuk membuka gerainya di Korea Selatan di kawasan Bojeong Dong Cafe Avenue. Rai Mantra juga mengatakan, kunci utama dalam berbisnis adalah mempunyai jiwa kewirausahaan serta harus senantiasa berinovasi. Menteri Koperasi dan UKM A.A. Puspayoga mengatakan, faktor-faktor yang harus dipahami oleh UKM agar bisa bertahan adalah faktor mentalitas. Mentalitas ini menyangkut kewirausahaan yang ditunjukkan lewat manajemen serta harus mempunyai kreativitas dalam mengembangkan usaha. Mulai tahun 2016 ini, Indonesia
telah resmi menjadi anggota International Council for Small Business (ISBC). ‘’Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh pelaku usa-
ha khususnya UKM untuk mengembangkan usahanya, sehingga mampu menembus pasaran tingkat dunia,’’ kata Puspayoga. (ad376)
UKM - Wali Kota Rai Mantra ketika berbicara pada konferensi pers di depan wartawan nasional di gedung Smesco Kementerian Koperasi dan UKM terkait kerja sama peningkatan UKM antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan, Kamis (17/7) kemarin.
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Badung
3
Penusuk Pegawai BPBD Denpasar Ditangkap Mangupura (Bali Post) Penusuk pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar ditangkap Polsek Denpasar Selatan. Pelakunya berinisial SIG (23), diciduk di salah satu bar di Jalan Danau Poso, Denpasar, Rabu (13/7) lalu. Korbannya I Gusti Ngurah Putu Kasmawan (49), ditusuk di areal kos-kosan di Jalan By-pass Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (12/7) lalu. Menurut sumber kepolisian, Kamis (14/7) kemarin, kasus itu diduga bermotif utang. Tersangka kesal karena korban terus minta tersangka agar melunasi utang pacarnya, SF. ‘’Sebelum ditusuk, korban beralamat di Jalan Katrangan, Denpasar, mendatangi kos SF dengan maksud menagih utang sebesar Rp 2 juta. Setelah menerima uang, korban meninggalkan kos SF,’’ ujar sumber tersebut. Ternyata, diam-diam tersangka tersinggung dengan korban karena dinilai tidak sopan. Sambil membawa pisau dapur, tersangka membuntuti korban. Setibanya di TKP tepatnya di belakang Arena Resto, tersangka menusuk perut korban. ‘’Tersangka langsung kabur, sedangkan korban sambil memegangi perutnya teriak minta tolong. Oleh warga, korban dilarikan ke RSUP Sanglah,’’ imbuh sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Setelah menerima laporan kasus itu, anggota Buser langsung melakukan penyelidikan. Akhirnya, tersangka diringkus saat sedang berduaan dengan SF di salah satu bar di Jalan Danau Poso, Denpasar Selatan, Rabu sekitar pukul 23.30 Wita. Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Aris Purwanto mengatakan, saat ini tersangka sudah ditahan. Selain itu, penyidik masih mendalami keterangan tersangka. ‘’Masih didalami, apakah penusukan itu direncanakan atau tidak,’’ tegasnya. (kmb36)
Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya
Terbanyak Dihuni Warga Asal Tabanan
KEHIDUPAN di panti sosial khusus lansia, tidak seindah yang dibayangkan. Salah satunya, kesepian dan merasa ditelantarkan kerap membayangi warga Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya Denpasar. Memang secara kebutuhan fisik, sandang, pangan, papan, terpenuhi. Namun secara psikis, para warga panti merasa tidak ada yang peduli dan ditelantarkan. Koordinator Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya Denpasar Wayan Suanta mengatakan, kapasitas di panti tersebut adalah 50 dan telah terisi sebanyak 42 orang. Dari 42 orang tersebut, terbanyak dari Tabanan sebanyak 14 lansia, sisanya dari Singaraja, Negara, Gianyar, Jember, Klungkung, dll. ‘’Terbanyak sekarang Tabanan, karena dulu kepala kita di sini orang dari Tabanan. Ketika melihat lansia telantar di wilayahnya, dibawa ke sini,’’ ujarnya. Rata-rata warga panti berasal dari ekonomi rendah. Kalaupun ada yang ditelantarkan keluarganya, itu juga karena faktor ekonomi. Sementara itu, jaminan kesehatan para lansia masih menggunakan JKBM (Jaminan Kesehatan Bali Mandara) dan di panti juga dilengkapi dengan klinik lansia. Para lansia dirawat oleh 17 orang tenaga, baik berstatus PNS maupun tenaga honorer/kontrak, dan itu pun masih dikatakan terbatas. ‘’Kalau memang perlu opname, kita rujuk ke rumah sakit,’’ imbuhnya. Warga panti sosial yang lebih banyak wanitanya itu, dibagi menjadi dua kategori yaitu lansia yang mobilitasnya terganggu (motorik terbatas) seperti tidak dapat berjalan, tidak bisa bangun dari tempat tidur, tidak bisa makan, dll. Kategori yang lain, lansia yang masih dapat beraktivitas (mampu motorik). Tak jarang juga yang mengalami kondisi ingatan yang terganggu. ‘’Ketika berkomunikasi juga tidak nyambung diajak bicara. Ada yang ganguan mental juga, ada yang keluarganya mintaminta ke orangtuanya di sini, baju, uang. Ada yang anaknya meninggal sehingga tidak ada yang mengurus, ada yang tidak cocok dengan keluarganya. Ada juga orang tua yang bilang dari Klungkung, setelah kami telusuri ke sana, tidak ada yang merasa memiliki orang tua tersebut,’’ bebernya. Hampir setiap hari para lansia melakukan kegiatan. Hari Senin pendidikan mental, hari Selasa bimbingan sosial, senam lansia. ‘’Bagi yang suka menabuh, kita juga ada kegiatan menabuh, dan untuk mengisi waktu luang, mereka buat keterampilan. Ada yang buat sapu lidi, ada yang buat sarana upakara, majejaitan, ada yang buat tusuk sate, sumpit. Kadang-kadang ada yang datang untuk membeli hasil keterampilan itu dan hasilnya untuk para lansia itu,’’ paparnya. Mengingat para warga panti sosial dari kalangan ekonomi rendah, maka para lansia tersebut jarang dikunjungi keluarganya. ‘’Jarak yang jauh, perlu biaya, sehingga keluarga keberatan untuk datang. Tapi sesekali waktu, ada yang berkunjung,’’ tandasnya. Pada intinya, warga yang berada di panti sosial tersebut merupakan pengejawantahan dari Pasal 34 UUD 1945, fakir miskin dan orang telantar dipelihara oleh negara. Mengurus orang tua, menurutnya, susah-susah gampang, karena pada usia lansia seperti kembali ke usia anak-anak. ‘’Jika dimarahi, kita tidak enak hati karena usianya lebih tua,’’ jelasnya. Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Drs. I Nyoman Wenten mengatakan, terkait lansia dalam panti, jaminan kesehatan masuk kategori PBI (penerima bantuan iuran) ditanggung pemerintah melalui Kemensos RI. Sedangkan di Bali sendiri, jaminan kesehatan nasional untuk lansia masih dalam proses. ‘’Masalah data dan kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat) masih dalam proses di Kemensos,’’ tandasnya. Di Bali ada dua panti lansia yang selama ini masih dijamin melalui JKBM sambil menunggu integrasi Jamkesda/JKBM ke JKN. (may)
Bali Post/may
LANSIA - Salah satu lansia yang telah tinggal lama di Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya Denpasar. Kondisinya telah mengalami gangguan motorik dan komunikasi.
Bali Post/eka
PASAR TENTEN - Beberapa pengunjung sedang berbelanja di salah satu pedagang di Pasar Tenten, Mengwi. Pengelolaan pasar ini telah diserahkan ke Pemkab Badung. Hal itu dikarenakan kunjungan konsumen untuk berbelanja sangat minim, meskipun pasar tersebut berada di kawasan objek wisata Taman Ayun.
Ditinggal Pembeli
Pedagang Pasar Tenten Mengwi Angkat Kaki
Mangupura (Bali Post) – Nasib Pasar Tenten di depan Pura Taman Ayun, Mengwi, kian memprihatinkan. Pasar tradisional yang dikembalikan oleh Desa Adat Gulingan ke pemerintah setempat ini, ditinggal oleh pembeli. Akibatnya, pedagang pun ikut angkat kaki lantaran terus merugi. Pasar yang dibangun zaman kepemimpinan Bupati A.A. Gde Agung itu, awalnya mampu menarik antusias pedagang yang direlokasi dari pinggiran jalan di Taman Ayun. Namun lambat laun, 24 pedagang ini mulai mengeluhkan sepinya pengunjung
karena lokasi yang kurang strategis. Akibatnya, satu per satu pedagang angkat kaki karena pembeli semakin sepi. Kabag Aset Setda Badung I Wayan Puja saat dimintai konfirmasi, Kamis (14/7) kemarin, membenarkan Pasar
Tenten telah dikembalikan kepada Pemkab Badung sekitar Febuari 2016 lalu. ‘’Salah satunya karena pasar semakin sepi pembeli. Bahkan, sekarang semakin sedikit orang yang berbelanja ke sana,’’ ujarnya. Pasar Tenten itu, katanya, kini dipercayakan kepada Perusahaan Daerah (PD) Pasar untuk dikelola. Kebijakan ini sudah atas persetujuan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. ‘’Setelah diserahkan pemerintah, langsung menugaskan PD Pasar mengelola.
Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung bakal membangun patung yang diambil dari cerita Ramayana. Proyek yang dianggarkan total Rp 2.194.618.175 ini rencananya akan dibangun di Badung Utara. Patung-patung tersebut bercerita bagaimana Rahwana sebagai simbol kejahatan dihadang oleh Hanoman, Pepatih dan Rama yang merupakan simbol kebaikan. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung Putu Eka Merthawan yang dimintai konfirmasi, Kamis (14/7) kemarin, menerangkan titik pertama adalah intersection Desa Dauh Yeh Cani atau yang lebih dikenal pertigaan Desa
Blahkiuh. Di sini akan dibangun patung Rama setinggi 4 meter menghadap ke utara. ‘’Bapak Bupati memang memberikan arahan agar menggunakan konsep Ramayana. Jadi, apa yang akan kita bangun memiliki cerita dan makna, bukan sekadar patung,’’ ungkapnya. Menurutnya, patung epos Ramayana akan dibangun pada empat titik. ‘’Empat titik tersebut berada di Badung Utara, setelah sebelumnya patungpatung banyak dibangun di Badung Selatan dan Badung Tengah, khususnya wilayah Mengwi,’’ jelasnya. Eka Merthawan mengatakan, titik kedua berada di Desa Plaga, tepatnya di perempatan depan SMKN 1 Petang. ‘’Di sini
akan berdiri patung Rahwana Mandung (menggendong) Dewi Shita. Patung ini menghadap ke barat,’’ ucapnya. Titik ketiga, kata mantan Kabag Humas ini, hanya berjarak sekitar 20 meter dari titik kedua, yaitu pada pertigaan menuju Tukad Bangkung. ‘’Di sini akan dibangun patung Hanoman,’’ sebutnya. Ditambahkannya, patung terakhir akan dibangun di perbatasan Kabupaten Badung dan Kabupaten Bangli di Desa Belok Sidan. ‘’Pada tapal batas Badung dengan Bangli akan berdiri dua patung Pepatih. Ini konsep Rwa Bhineda, di mana kebaikan dan kejahatan selalu berdampingan,’’ pungkasnya. (kmb27)
Patung Tokoh Ramayana akan Hiasi Badung Utara
HUT Ke-48
BPJS Kesehatan Divisi Regional XI Baksos di Panti Sosial
DALAM rangkaian HUT BPJS Kesehatan yang ke-48, BPJS Kesehatan Divisi Regional XI menggelar bakti sosial (baksos) di Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya Denpasar, Kamis (14/7) kemarin. Baksos melibatkan seluruh karyawan BPJS Kesehatan. Baksos tersebut berupa pemberian bingkisan, membersihkan lingkungan panti terutama tempat tidurnya, memberikan hiburan agar para lansia dapat bercanda tawa dan terhibur. Kepala Departemen SDM dan Umum BPJS Kesehatan Divisi Regional XI Gusti Ngurah Catur Wiguna mengatakan, para lansia yang ada di panti sosial ini membutuhkan perhatian lebih. ‘’HUT sebelumnya, kita ke rumah sakit. Tahun ini, ke panti sosial ini untuk memberikan kebahagiaan pada orangtua di sini. Melihat usia BPJS Kesehatan yaitu 48 tahun, dapat dikatakan hampir mirip dengan kondisi para warga panti sosial ini,’’ ujarnya. Para lansia juga membutuhkan sentuhan dari anakanaknya sehingga melalui kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan dapat berbagi kebahagiaan kepada para lansia. ‘’Oleh karena itu, ada baiknya kita
berbagi kebahagiaan dengan mereka di sini,’’ imbuhnya. Ia berharap para lansia itu tetap bisa sehat, mandiri dan berbahagia karena di usia sekian, kesehatan dan kebahagiaan yang utama. Koordinator Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya Denpasar Wayan Suanta mengatakan, pihaknya merasa bangga dan bahagia karena di tengah kesibukan pekerjaan, BPJS Kesehatan Divisi Regional XI masih meluangkan waktu untuk dapat berbagi kasih dan melihat dari dekat situasi dan kondisi para lansia di tempatnya. ‘’Yang jelas, para orang tua di sini sangat merasa berbahagia sekali dengan kedatangan bapak/ibu BPJS
Kesehatan ini,’’ imbuhnya. Mengingat, para lansia di tempat tersebut merasa jauh dari keluarga, merasa ditelantarkan oleh keluarga. Padahal, sebetulnya bukan karena sengaja tetapi karena faktor ekonomi, sehingga para lansia harus mendapatkan pelayanan di panti sosial tersebut. ‘’Sehingga dengan kedatangan bapak/ibu dari BPJS Kesehatan ini, mereka akan merasa semangat hidupnya lebih bagus,’’ tandasnya. Dengan kunjungan tersebut, para lansia menjadi berbesar hati karena masih ada yang peduli dengan mereka. Tinggal di panti sosial, para lansia tersebut merasa hidupnya lebih baik. (ad380)
LANSIA - Para lansia berfoto bersama dengan seluruh karyawan BPJS Kesehatan Divisi Regional XI.
Sebab, pemerintah menginginkan agar Pasar Tenten ada yang bertanggung jawab,’’ tegasnya. Selain diserahkan ke PD Pasar, pemerintah juga mewacanakan akan melakukan penyertaan modal untuk Pasar Tenten. Terkait mekanisme penyertaan modal dan berapa nilainya, menunggu persetujuan dari DPRD Badung. ‘’Ini juga sedang berproses. Segala sesuatunya masih dipersiapkan. Namun yang jelas, penyertaan modalnya menunggu
persetujuan dewan,’’ ucapnya. Dirut PD Pasar Kabupaten Badung I Made Sutarma menyatakan siap mengelola Pasar Tenten bila bantuan penyertaan modal dapat persetujuaan dewan. Pihaknya berjanji akan mengelola Pasar Tenten semaksimal mungkin, karena sudah menjadi tugas PD Pasar. ‘’Kemarin (Rabu, 13/7) saya baru menerima surat tembusan dari Bapak Bupati. Intinya, kami siap mengelola pasar tersebut,’’ pungkasnya. (kmb27)
FESTIVAL BARONG - Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Dr. Sumarsono, Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung membuka Taman Ayun Barong Festival Regeneration 2016, Kamis (14/7) kemarin.
Wabup Suiasa Buka Taman Ayun Barong Festival Regeneration
PURI Ageng Mengwi melalui Sanggar Mangu Samcaya menggelar Taman Ayun Barong Festival Regeneration 2016. Kamis (14/7) kemarin, festival untuk pertama kalinya itu resmi dibuka Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Pembukaan festival yang digelar di Kori Agung Pura Taman Ayun sekitar pukul 16.30 Wita itu, ditandai dengan naktak bapang barong. Acara ini dihadiri Dirjen Kementerian Otonomi Daerah Dr. Sumarsono MDM, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika, Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, Polres Badung, PHRI Bali, PHRI Badung, budayawan dan sejumlah undangan lainnya. Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa mengatakan, Taman Ayun Barong Festival Regeneration 2016 adalah dalam rangka pembangunan secara menyeluruh, khususnya di bidang seni dan budaya. Sebab, pembangunan di Bali tak bisa lepas dari adat, budaya dan agama. ‘’Kami sepakat di Bali pariwisata berlandaskan budaya, karena akar dan roh kita adalah budaya. Termasuk festival ini, sebagai implementasi filosofi pembangunan berlandaskan budaya,’’ jelasnya. Wabup Suiasa juga mengapresiasi, untuk menumbuhkembangkan seni budaya Bali tidak cukup sekadar menjaga, tetapi mampu membangkitkan dan menggali serta melestarikan. ‘’Budaya, adat, agama, suatu yang kita tidak bisa pisahkan, menjadi satu-kesatuan yang menjadi kekuatan besar bagi masyarakat Bali,’’ ungkapnya. Pembukaan juga mempersembahkan tari Jepun yang merupakan tari maskot Kabupaten Badung serta tari Jauk Manis. Setelah itu, 35 peserta tari Bapang Barong dan Kendang Tunggal beraksi di hadapan dewan juri dan para penonton. Mereka pun tampil sesuai karakter kedaerahannya, karena peserta dari seluruh Bali. Yakni dari Gianyar, Badung, Tabanan, Bangli, Klungkung dan lainnya. Festival ini berlangsung dari tanggal 14 sampai 16 Juli 2016. Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung dalam sambutannya mengatakan, sebetulnya ini adalah ide dari anak-anak Sanggar Mangu Samcaya di Puri Ageng Mengwi. Tujuan pelaksanaan festival, sebagaimana diketahui bahwa Pura Taman Ayun adalah bagian yang sudah diakui sebagai warisan budaya dunia tahun 2012 oleh UNESCO. ‘’Jadi, seyogianya kita melestarikan, kita juga bersyukur barong menjadi budaya dunia. Jadi, kawinkan jadi satu, dua warisan budaya dalam festival ini sebagai konservasi kesenian,’’ terangnya. (ad378)
DAERAH
4
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Pengguna Vaksin Palsu Diduga Sadar Tindakannya Jakarta (Bali Post) –
Bareskrim Mabes Polri meyakini para pengguna vaksin palsu telah menyadari vaksin yang digunakan bukan produk asli. ‘’Setidaknya para tersangka sudah sepantasnya tahu, mereka bisa perhatikan dari harga vaksin yang dibeli dari suplier,’’ tutur Kepala Bareskrim Mabes Polri Irjen Pol. Ari Dono Sukmanto dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR-RI di Jakarta, Kamis (14/7) kemarin.
Bali Post/ant
VAKSIN PALSU - Seorang warga melintas di sebuah rumah mewah yang dijadikan pembuatan vaksin palsu di Jalan Kumala 2, Perumahan Kemang Pratama Regency, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/6) lalu.
DPD-RI Tangani Aspirasi Tuntutan Satpam RSUD Badung
Dia memaparkan, berdasarkan penyelidikan yang telah dilakukan, diketahui bahwa harga vaksin palsu dengan yang asli terpaut cukup jauh karena vaksin yang dipalsukan merupakan produk impor atau hanya diproduksi di luar negeri. Irjen Ari Dono tidak menyebutkan selisih atau nominal harga vaksin palsu dengan vaksin asli dalam RDP yang memiliki agenda utama berupa pemaparan RS dan bidan pengguna vaksin palsu oleh Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek itu. Pada pertemuan tersebut, Kabareskrim juga memaparkan bahwa jumlah tersangka telah bertambah menjadi 20 orang dan telah menahan sebanyak 16 orang di antaranya. Untuk 4 tersangka
tidak ditahan karena berbagai alasan seperti berstatus ibu memiliki anak kecil, pelaku masih di bawah umur dan lain sebagainya. ‘’Dari 20 tersangka itu enam adalah produsen, lima distributor, tiga penjual, dua orang pengumpul botol vaksin bekas, satu pencetak label dan bungkus, satu bidan dan dokter dua orang,’’ tutur Kabareskrim. Lebih lanjut dia menjelaskan, sebagian besar tersangka pernah bekerja dan memiliki pengalaman di bidang farmasi. Bahkan, beberapa di antara tersangka memiliki apotek dan toko obat. Dalam RDP yang berlangsung di gedung DPR-RI itu, Menteri Kesehatan memaparkan RS pengguna vaksin palsu antara lain
RS dr. Sander Cikarang, Bhakti Husada (Terminal Cikarang), Sentral Medika (Jl. Industri Pasir Gombong), RSIA Puspa Husada. Selanjutnya, Karya Medika (Tambun), Kartika Husada (Jl. MT Haryono, Bekasi), Sayang Bunda (Pondok Ungu, Bekasi), Multazam Bekasi, Permata (Bekasi), RSIA Gizar (Villa Mutiara Cikarang), Harapan Bunda (Kramat Jati, Jakarta Timur), Elisabeth (Narogong, Bekasi), Hosana Lippo Cikarang, dan Hosana Bekasi (Jl. Pramuka). Sementara itu, delapan bidan yang terindikasi menggunakan vaksin palsu antara lain Bidan Lia (Cikarang), Bidan Lilik (Perum Graha Melati Tambun), Bidan Klinik Tabina (Perum Sukaraya, Sukatani Cikarang), Bidan Iis (Perum Seroja Bekasi), Klinik Dafa DR (Baginda Cikarang). Selanjutnya, Bidan Mega (Puri Cikarang Makmur Sukaresmi), Bidan M. Elly Novita (Ciracas, Jakarta Timur), dan Klinik dr. Ade Kurniawan (Rawa Belong, Slipi Jakarta Barat). (ant)
Rangkaian ’’Rumah Peradaban’’
Sosialisasi Situs Gilimanuk Senator Wedakarna Nasihati Perusahaan Jasa Security Milik Orang Bali agar Tetap Berdaulat untuk Penguatan Karakter Bangsa
MENINDAKLANJUTI aspirasi sebagian staf security di RSUD Badung Mangupura terkait dengan masalah BPJS, masalah seragam, THR dan perlengkapan keamanan yang disampaikan ke Komite III DPD-RI bidang tenaga kerja dan kesra, membuat Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III harus turun tangan. Kekecewaan atas penanganan hal ini disampaikan oleh Senator Gusti Wedakarna. ‘’Saya minta pada manajemen RSUD Mangupura dan Dinas Kesehatan Kabubaten Badung agar introspeksi alias mulatsarira. Tidak perlu seorang Senator RI sampai turun mengurusi masalah kecil begini, ini sebenarnya urusan domestik di Badung. Tetapi di satu sisi, saya senang karena tingkat kepercayaan mereka terhadap DPDRI makin tinggi. Masyarakat kini lebih terbuka dan mudah curhat kepada DPD-RI dibanding ke bupatinya. Artinya, ada komunikasi yang harus diperbaiki. Tetapi, saya akan kawal selesaikan masalah permintaan satpam di RSUD Badung ini,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Setelah mendengar penjelasan dua pihak, Gusti Wedakarna mengatakan hal ini masalah komunikasi. ‘’Saya minta agar perusahaan jasa security segera menyelesaikan masalah BPJS yang diminta. Ini
amanat UU, tidak boleh ada rakyat Indonesia yang diabaikan. Perlindungan BPJS adalah hak rakyat. Dan hal lain terkait THR juga seharusnya menjadi kewajiban PT atau perusahaan. Berani buat PT harusnya berani kasi THR. Kaum marhaennya meminta hal sederhana yakni diperhatikan. Bagi yang beragama Hindu bisa diberikan setahun sekali saat Nyepi. Terkait dengan seragam dan HT, saya paham karena itu tidak ada dalam perjanjian dengan unsur Pemkab Badung. Kalau mau seragam dan HT, ya… silakan perbaiki kontrak, naikkan kontrak kerja dan fasilitasi. Kalau perusahaan security tidak bisa memberikannya, silakan pihak RSUD Mangupura yang mengusahakan. Intinya kan pengamanan terhadap pasien, masyarakat. Jadi, masalah kecil-kecil begini harusnya tidak jadi masalahya. Saya minta selesaikan itu,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan keberadaan perusahaan jasa security, Gusti Wedakarna meminta agar pemilik perusahaan jasa security yang orang Bali agar bisa selalu bersinergi dan bekerja dengan baik. ‘’Di Bali ini, perusahaan security yang dimiliki oleh orang Bali itu bersaing dengan pihak agen security milik pendatang atau asing. Saya
minta pemerintah di Bali agar pro terhadap perusahaan putra daerah. Di satu sisi perusahaan apa pun yang wajib tender jangan manja dan selalu memperbaiki diri. Saya peduli dengan satpam dan saya juga peduli dengan perusahaan penyedia jasa milik pribumi. Tugas saya melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada. Ini namanya Satyagraha, bersatu padu, tepaselira demi kedaulatan ekonomi Bali. Saya minta segera selesaikan, perbaiki dan sempurnakan. Jika sudah beres, secara logika tentu akan diprioritaskan menang tender, asal semua sesuai mekanisme aturan dan UU,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Gusti Wedakarna yang diterima oleh dr. Agus Bintang Suryadhi, M.Kes. (Direktur RSUD Mangupura) menyatakan rasa bangganya akan RSUD Badung. ‘’Kabupaten/kota di Bali harusnya iri dengan RSUD Badung. Sangat bagus dan fasilitasnya seperti RS Internasional di Badung Selatan. Hebat. Jangan beralasan kabupaten miskin atau tidak punya uang. Jika mau pasti bisa. Sayang sekali RSUD di kabupaten lain masih memprihatinkan. Ini PR besar untuk membangun dunia kesehatan di Bali,’’ ungkap Gusti Wedakarna. (ad379)
RATUSAN peserta mengikuti sosialisasi arkeologi Situs Gilimanuk di areal Museum Purbakala Gilimanuk, Kamis (14/7) kemarin. Sosialisasi ini merupakan bagian dari Rumah Peradaban yang digelar oleh Balai Arkeologi Bali. Tiga narasumber di antaranya Kepala Balai Arkeologi Bali (BaliNTB-NTT) I Gusti Made Suarbawa, dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Bali Komang Anik dan Sekretaris Dinas Dikporaparbud Jembrana I Putu Perianto memberikan materi terkait keberadaan situs Gilimanuk ini. Dalam sosialisasi tersebut dipaparkan seluruh kegiatan, hasil penelitian dan informasi tentang situs Gilimanuk kepada masyarakat. Situs Gilimanuk ini merupakan salah satu aset penting yang dimiliki masyarakat Jembrana. Kepala Balai Arkeologi Bali (Bali-NTB-NTT) I Gusti Made Suarbawa mengatakan, tujuan sosialisasi ini untuk menyebarluaskan tentang hasil penelitian di situs Gilimanuk ini. Begitu pula dengan Museum Gilimanuk yang kini telah direvitalisasi dan ditata secara bertahap. Yang paling penting adalah menginformasikan tentang nilai-nilai dari keberadaan situs Gilimanuk yang perlu dijadikan panutan. Khususnya bagi generasi muda, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), masyarakat adat dan perangkat lainnya. ‘’Nilai-nilai yang dapat dimaknai dari keberadaan situs
SOSIALISASI - Sosialisasi situs Gilimanuk serangkaian Rumah Peradaban di areal Museum Gilimanuk, Kamis (14/7) kemarin. Gilimanuk ini dapat memperkuat karakter bangsa. Di sini ada unsur keragaman, kebinekaan, kebersamaan termasuk kemaritiman,’’ tambahnya. Diharapkan, situs Gilimanuk ini menjadi kebanggaan masyarakat Jembrana dan menjadi aset penting yang perlu dilindungi dan diselamatkan. Selain mengikuti pemaparan sosialisasi, para peserta juga diajak untuk melihat ke dalam Museum Purbakala Gilimanuk yang kini telah ditata. Gedung museum kini telah direnovasi, berikut penambahan ruang pamer di areal museum. Sosialisasi ini merupakan rangkaian akhir Rumah Peradaban. Sebelumnya secara simultan dilakukan penelitian, field school
dan pameran. Kegiatan ini merupakan sarana edukasi sekaligus memasyarakatkan hasil penelitian arkeologi yang ada di situs Gilimanuk. Situs Gilimanuk ini merupakan situs purbakala yang sangat potensial dan kompleks. Hal tersebut tercermin dari hasilhasil penelitian yang tersimpan di museum ini. Gilimanuk sejak dari dulu sebelum masehi sudah menjadi pintu masuk Pulau Bali. Di sini juga tercermin kebinekaan di mana ditemukan berbagai fosil manusia purba di antaranya ras Mongoloid dan ras Australoid. Begitu juga temuan-temuan bekal kubur, berupa manik-manik, emas dan alat perhiasan yang bahanbahannya bukan dari Pulau Bali. (ad748)
BNNP Gelar ToT untuk Guru
Wujudkan Penanganan Narkoba di Hulu
MENYELESAIKAN MASALAH – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menyelesaikan masalah tuntutan satpam di RSUD Badung.
Pertemuan Menaker G-20 Hasilkan Deklarasi Tingkatkan Kualitas Naker
Jakarta (Bali Post) – Pertemuan para menteri tenaga kerja G-20 di Beijing, Cina menghasilkan deklarasi bersama yang
Bali Post/ant
Menaker Hanif Dhakiri
meliputi upaya meningkatkan kualitas kerja, meningkatkan kualitas keterampilan tenaga kerja dan menciptakan kesempatan kerja. ‘’Deklarasi ini memuat kesepakatan bersama mengenai rekomendasi kebijakan terhadap pengurangan pengangguran, peningkatan keterampilan sesuai keinginan pasar kerja, meningkatkan kualitas pemagangan dan prinsip-prinsip kebijakan pengupahan yang berkelanjutan, rasional dan koheren,’’ kata Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dalam pernyataan pers Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Kamis (14/7) kemarin. Hanif menghadiri pertemuan para menteri tenaga kerja tersebut yang digelar di Beijing, Cina, 12-13 Juli 2016 yang juga dihadiri oleh para pejabat Organisasi Buruh Internasional (ILO), OECD, Bank Dunia serta IMF. Menaker mengungkapkan dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan upayaupaya bersama untuk mengatur strategi pertumbuhan ekonomi
dan perencanaan ketenagakerjaan yang diharapkan menguntungkan sektor ketenagakerjaan di negara masing-masing. ‘’Para menteri tenaga kerja sepakat bahwa pertumbuhan ekonomi harus disertai dengan perluasan kesempatan kerja, dinikmati masyarakat, pekerja dan pengusaha sehingga tercipta pertumbuhan yang inklusif,’’ paparnya. Ia mengaku yakin Kelompok Kerja G-20 akan mampu menerjemahkan deklarasi itu menjadi hasil yang nyata di negara masing-masing. Sementara untuk di Indonesia, Hanif mengatakan pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan program yang terkait dengan kepatuhan terhadap UU Ketenagakerjaan antara lain mengurangi ketidaksetaraan gender, disabilitas dalam pekerjaan, pemberdayaan dan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia, mempromosikan program kewirausahaan dan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja secara terpadu. (ant)
KEPALA BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa ingin secepatnya dilaksanakan Kurikulum Terintegrasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) untuk SMP, SMA dan SMK. Kurikulum tersebut MoUnya ditandatangani Kadisdikpora Bali dengan Kepala BNNP pada 26 Juni lalu, bertetapan dengan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI). Menindaklanjuti hal itu, Kamis (14/7) kemarin digelar kegiatan Training of Trainer (ToT) dihadiri perwakilan Disdikpora Bali dan kabupaten/kota serta para guru Penjaskes seluruh Bali. ‘’Jumlah pesertanya 40 orang. Kegiatan ini berlangsung dua hari, tanggal 14 sampai 15 Juni 2016,’’ tegas Brigjen Suastawa didampingi Kabid Rehabilitas AKBP Nyoman Artana selaku Ketua Panitia. Maksud dan tujuan kegaitan ToT itu, kata Suastawa, untuk memberikan pemahaman dan pendalaman karena guru Penjaskes ini merupakan leading sector dari penerapan kurikulum tersebut. Dengan demikian, percepatan realisasi MoU tersebut bisa terwujud dan Disdikpora diharapkan lebih tegas. Saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), BNNP dan BNNK hadir di SMP, SMA/SMK seluruh kabupaten/kota tapi sebatas memberikan penyuluhan kepada siswa baru tentang gambaran pengenalan awal atau penanganan bagian hilir saja. ‘’Penanganan di hulunya adalah penerapan Kurikulum Terintegrasi yang dikomulasikan di lima mata pelajaran dan bisa benar-benar ditransfer ke anak didiknya serta menjadi salah satu syarat kelulusan,’’ ujarnya. Selain sebagai pendidik, lanjut mantan Dir. Binmas Polda Bali ini, guru juga sebagai penanggung
jawab norma moral dan norma sosial. Punya tanggung jawab bagaimana di hulunya, apalagi kurikulum dan mata pelajaran sudah diberikan. Selanjutnya, jadi tanggung jawab guru menyampaikan ke anak didiknya. ‘’Guru sebagai pembimbing, membimbing dan mengerahkan ke anak didiknya ke BNNP, BNK atau Polres dan diberi kesempatan bertanya kepada penyalah guna, pengedar, kenapa mereka sampai kena narkoba? Persoalan dan solusi bisa terjawab di situ,’’ tegasnya. Selain itu, guru mampu sebagai model atau panutan. Misalnya jangan sampai merokok di sekolah karena perokok aktif lebih mudah jadi pecandu atau penyalah guna narkoba. Apalagi, anak usia dini merupakan perkembangan masa emas. Periode kepekaan ini harus jadi perhatian dan guru sebagai orangtua di sekolah mesti menemukan formula tepat hidup sehat tanpa narkoba. ‘’Harus dibangun mentalitas yang tangguh, perkuat nilai keagamaan dan paling pent-
ing norma sosial. Guru juga harus tanggap atas gejala-gejala pemakai narkoba terhadap anak didiknya. Dengan pembelajaran ini (ToT red), guru memahami juga orangorang sebagai pecandu,’’ kata Suastawa. Bangun sistem pemantauan bersama di lingkungn terdekat, termasuk antarkomunitas siswa yang positif. Dari kegiatan itu diharapkan bagaimana pencegahan narkoba harus dilakukan, jangan tunggu hari esok. Guru harus tahu informasi atau peka terhadap gejala pengguna narkoba supaya cepat bisa diatasi dan punya kepedulian tinggi memerangi narkoba. ‘’Sebagai penanganan hilir, Disdikpora Provinsi Bali dan kabupaten/kota terus bersinergi dengan BNNP atau BNNK. Tugas menangani masalah narkoba memang ranah BNN, tetapi karena keterbatasan personel sehingga hasilnya belum optimal. Alangkah baiknnya bersinergi dan berkolaborasi dalam menangani masalah narkoba,’’ tegasnya. (ad377)
SAMBUTAN - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat memberi sambutan dalam acara ToT untuk guru Penjaskes.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Baru 53 Persen Pemudik Balik ke Bali
Banyuwangi (Bali Post) Antrean arus balik ke Bali di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, terus berlanjut, Kamis (14/7) kemarin. Ratarata didominasi pengendara roda dua. Hingga kemarin pagi, total ada sekitar 51.350 unit kendaraan roda dua yang telah diseberangkan dari Ketapang ke Gilimanuk. Jumlah ini baru sekitar 53 persen yang sudah kembali ke Bali, dari total 108.978 unit selama arus mudik kemarin. Arus roda dua dan empat di Pelabuhan Ketapang terus mengalir dari pagi hingga malam. Hingga pukul 18.00 WIB, kendaraan yang masuk ke pelabuhan masih terlihat padat, termasuk roda empat. Mereka memenuhi dua areal parkir di Pelabuhan Ketapang. Namun, antrean
tak sampai meluber ke jalan raya, hanya padat di dalam pelabuhan. Di dermaga LCM, kepadatan kendaraan juga terjadi di halaman parkir pelabuhan, bahkan seharian penuh. Tidak hanya truk-truk yang mengantre masuk ke dalam kapal. Kendaraan roda dua juga antre di bawah tenda yang disiapkan pelabuhan. Banyaknya pemotor yang embali ke Bali ini kebanyakan pemudik yang baru selesai merayakan Lebaran ketupat di Jawa. ‘’Kita memang kembali ke Bali agak telat, menunggu Lebaran ketupat,’’ kata Rosidi, penumpang pengendara motor asal Srono, Banyuwangi. Menurutnya, tradisi Lebaran ketupat harus diikuti setelah H+7 Lebaran. Untuk itu, banyak pemudik yang
Bali Poat/udi
ANTREAN KENDARAAN - Antrean kendaraan roda dua ke Bali di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (14/7) kemarin.
baru kembali ke Bali. Data dari Pos ASDP Ketapang kemarin jumlah penumpang dan kendaraan dibandingkan tahun lalu juga mengalami peningkatan tajam. Hingga kemarin, total 51.728 roda dua yang telah diseberangkan ke Bali dari Pelabuhan Ketapang. Jumlah ini meningkat 21 persen dibandingkan H+7 tahun lalu. Sementara roda empat yang sudah kembali ke Bali sebanyak 36.386 unit, baru sekitar 42 persen dari jumlah arus mudik yang mencapai 108.978 unit. Sedangkan penumpang pejalan kaki total baru 284.591 orang atau sekitar 47 persen dari total arus mudik sebanyak 533.045 orang. Kepala Cabang Indonesia Ferry (ASDP) KetapangGilimanuk M Yusuf Hadi memprediksi puncak arus balik terakhir akan terjadi Sabtu-Minggu besok. Hal ini berdasarkan masih banyaknya pemudik yang belum kembali ke Bali. Terkait persiapan ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Banyuwangi mengantisipasi antrean pemudik. ‘’Kita siapkan sejumlah kantong parkir alternatif jika terjadi antrean,’’ katanya, kemarin. Prediksi puncak arus balik ini juga berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Pemudik biasanya baru kembali ke Bali secara membeludak setelah Lebaran ketupat berakhir. (kmb30)
Perangi Sampah Plastik
Relawan Peduli Lingkungan Sosialisasi ke Sekolah
Semarapura (Bali Post) Upaya Pemkab Klungkung memerangi sampah plastik mulai gencar dilakukan warga. Kali ini relawan peduli lingkungan hidup Klungkung yang digawangi Nyoman Widana ikut turun melakukan sosialisasi mengenai dampak sampah plastik yang dapat merusak ekosistem dan lingkungan sekitar. Uniknya, perang sampah plastik ini mulai disosialisasikan ke masing-masing sekolah pada saat masa pengenalan lingkungan sekolah. ‘’Apa yang kita lakukan ini untuk menjaga ekosistem dan lingkungan sekitar, karena sampah plastik ini sangat berbahaya bagi kehidupan manusia,’’ ujar Ketua Relawan Nyoman Widana, Kamis (14/7) kemarin. Menurut pria asal Desa Suana, Nusa Penida ini, sosialisasi bahaya sampah plastik yang diberikan sangat sederhana. Para siswa hanya diminta untuk mengurangi penggunaan
kantong plastik. Dia pun mencontohkan saat berbelanja ke toko atau minimarket. Diharapkan saat berbelanja membatasi penggunakan kantong plastik. ‘’Kalau barang yang dibeli bisa dipegang pakai tangan usahakan jangan pakai kantong plastik. Jika banyak barang usahakan bawa kantong plastik dari rumah,’’ kata Widana ketika melakukan sosialisasi di SMK Yaparindo, kemarin. Kepala SMK Yaparindo Wayan Doyo mengatakan sosialisasi bahaya sampah plastik yang diberikan relawan peduli lingkungan hidup ini sangat berguna untuk dipahami bagi siswa. Bahkan melalui sosialisasi ini diharapkan siswa memiliki pemahaman yang sama dan ada rasa tanggung jawab terhadap keberadaan sampah plastik. ‘’Kita bersyukur adanya pemberian materi dari relawan lingkungan hidup ini, sehingga pada masa orientasi
siswa ini diharapkan siswa memiliki kepedulian dengan adanya sampah plastik yang sudah sangat mengkhawatirkan kita,’’ ujar Wayan Doyo. Selain memberikan sosialisasi terkait bahaya sampah plastik, relawan peduli lingkungan hidup di Klungkung ini membagikan 300 kantong bukan plastik kepada siswa secara gratis. Pemberian kantong bukan plastik ini diharapkan dapat digunakan siswa untuk mengurangi penggunaan kantong plastik di Klungkung. ‘’Meskipun apa yang kita lakukan kecil, tetapi dampaknya sangat luas untuk kehidupan ini,’’ tambah Widana. Sementara itu, siswa yang mengaku bernama Gede dari Jelantik ini menyatakan baru mengetahui begitu merusaknya dampak plastik bagi masa depan kehidupan ini. ‘’Kita baru paham dan mengetahui dampak bahaya sampah plastik ini,’’ selorohnya usai diberikan sosialisasi. (kmb)
5
Di Pos Pengambilan Blangko Manifest
Berkedok Sumbangan Sukarela, Sejumlah Pemuda Diduga Lakukan Pungli Banyuwangi (Bali Post) -
Kebijakan menulis manifest bagi calon penumpang kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, diwarnai aksi pungli. Seperti terlihat di pos pengambilan blangko manifest di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, tepatnya di depan SPBU Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kamis (14/7) kemarin.
Sejumlah oknum pemuda yang menawarkan blangko manifest diduga menarik biaya bagi calon penumpang kapal yang akan menuju pelabuhan. Penarikan biaya ini berkedok sumbangan sukarela. Mereka menyasar pengendara roda dua dan roda empat yang akan menyeberang ke Bali. Besaran pungli yang diminta sejumlah oknum pemuda ini beragam. Mulai Rp 2.000 hingga Rp 5.000 per pengendara. ‘’Saya tadi waktu lewat, disodori blangko manifest. Lalu dimintai sumbangan suka rela,’’ kata Jarno, salah satu pengendara. Yang disayangkan, mereka yang menarik biaya ini tak menggunakan seragam. Petugas relawan penyedia blangko manifest yang dikerahkan oleh ASDP Ketapang justru terlihat duduk di posko. Tak hanya pengendara motor, mobil yang akan menuju pelabuhan juga menjadi sasaran pungli berkedok pembagian blangko manifest tersebut. Modusnya sama, menawarkan blangko manifest, lalu meminta sumbangan suka rela. Di posko resmi blangko manifest ini juga terlihat sebuah kardus bertuliskan sumbangan. Pungli berkedok sumbangan ini menuai keluhan sejumlah pengendara. Mereka menyayangkan adanya biaya ketika mengambil blangko manifest. ‘’Katanya gratis, tapi kalau ada sumbangan seperti ini, tetap enggak gratis,’’ keluh salah satu pengendara. Pria asal Jember ini berharap praktik pungli itu ditertibkan. Sebab, meski meminta sumbangan sukarela, tetap akan membebani pengendara yang akan mengambil blangko
manifest. Kepala Cabang PT Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk M Yusuf Hadi mengaku kaget dengan praktik pungli blangko manifest tersebut. Dia memastikan, pihaknya tidak pernah membuat kebijakan penarikan biaya dalam bentuk apa pun untuk mengambil blangko manifest. ‘’Blangko manifest murni gratis. Kalau ada yang meminta uang atau sumbangan itu oknum,’’ tegasnya. Menurut Yusuf, pembuatan posko blangko manifest tersebut untuk memudahkan calon penumpang sebelum masuk kapal, sehingga tak terfokus di pintu masuk pelabuhan.
Sebab, akan memicu antrean panjang. Pihaknya membuat posko blangko manifest ini secara resmi, diisi relawan menggunakan seragam dan tanda pengenal. Total ada 45 relawan yang diterjunkan. Sedangkan posko ada beberapa titik, mulai jalur utara di Watudodol dan jalur selatan di depan SPBU Ketapang. Lalu, di depan pintu masuk tiket Pelabuhan Ketapang. Terkait kejadian ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres untuk menertibkan pungutan biaya pengambilan blangko tersebut. Sebab, dampaknya kurang bagus bagi pengelola pelabuhan. Apalagi,
Bali Post/kmb
Pendamping Desa agar Segera Ditempatkan dah bersurat ke pemerintah pusat agar pendamping desa bisa segera ditempatkan. Pasalnya, sumber dana untuk pendamping desa berasal dari APBN. Namun sampai saat ini belum ada jawaban terhadap surat itu, sehingga gubernur belum bisa menerbitkan SK. ‘’ Di samping itu, Pak Gubernur juga sudah bersurat kepada Kementerian Desa agar pendamping desa itu rekrutmennya mempertimbangkan juga karakteristik desa di Bali. Karena kalau dia menjadi pendamping desa, dia kan harus ada di tengah-tengah masyarakat yang didampinginya itu,’’ imbuhnya. Menurut Lihadnyana, surat yang dikirim Gubernur tersebut merupakan langkah antisipasi agar pada seleksi selanjutnya tetap meluluskan pendamping lokal. Bila pendamping berasal dari luar Bali, dikhawatirkan mereka
Bali Post/udi
MANIFEST- Di posko pengambilan blangko manifest di Ketapang, Banyuwangi diduga ada pungli yang dilakukan sejumlah oknum pemuda, Kamis (14/7) kemarin.
SOSIALISASI - Relawan peduli lingkungan hidup Klungkung turun ke sekolah menyosialisasikan bahaya penggunaan sampah plastik, Kamis (14/7) kemarin.
Denpasar (Bali Post) Kontrak para pendamping desa yang direkrut tahun lalu telah habis per 31 Mei. Sementara pendamping desa yang lolos seleksi tahun ini belum juga ditempatkan kembali di desa. Padahal mulai bulan Juli ini, pemerintahan desa sudah akan disibukkan dengan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa. ‘’Kita berharap karena ini dia juga sudah lulus seleksi agar segera dapat ditempatkan kembali dengan pertimbangan sekarang ini pada JuliSeptember sedang menyusun RKP Desa, ini kan perlu didampingi. Oktober sudah menyusun APBDes untuk 2017 sehingga posisi pendamping sangat strategis di sana,’’ ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana, Kamis (14/7) kemarin. Lihadnyana mengaku su-
blanko manifest dicetak oleh ASDP dan gratis bagi calon penumpang. Blangko itu, katanya, dicetak dengan biaya dari ASDP, namun tak dijualbelikan. Relawan yang mengedarkan blangko juga diberikan upah standar. ‘’Jadi, tidak ada alasan apa pun untuk menarik biaya pengambilan blangko manifest,’’ tegasnya. Menurut Yusuf, blangko manifest ini diterapkan di Ketapang-Gilimanuk pascatenggelamnya KMP Rafelia II di Selat Bali, 4 Maret lalu. Saat itu, manifest penumpang simpangsiur. Sehingga pemerintah membuat kebijakan pembuatan manifest bagi para penumpang yang menyeberang ke Bali dan sebaliknya. Kebijakan manifest ini, katanya, juga berlaku bagi seluruh penyeberangan di Indonesia. (kmb30)
tidak mengerti adat dan budaya Bali. Oleh karena itu, pihaknya turut masuk menjadi tim seleksi nasional bersama Universitas Udayana. Di sisi lain, lanjut Lihadnyana, pendamping desa memiliki keharusan untuk hadir di desa terkait pendampingan. Setiap harinya, pendamping desa termasuk tenaga ahli harus mengirim laporan kegiatan di desa melalui aplikasi whatsapp. Laporan harus disertai foto yang menunjukkan kehadiran mereka di desa. ‘’Dan ini langsung masuk ke server, pendamping yang enggak ngirim berarti dia enggak ke desa. Jadi ini satu-satunya di Indonesia,’’ tegasnya. Lihadnyana menambahkan, tahun ini ada 325 pendamping desa yang direkrut. Lantaran belum ditempatkan, para pendamping tersebut diharapkan tetap mendampingi desa sebagai bentuk tanggung jawab moral. (kmb32)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Kepolisian Indonesia Menuju Perubahan Sosial KITA sambut pelantikan Kapolri baru ini dengan harapan adanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih kondusif dibanding sekarang. Kita akui bahwa sekarang pun sesungguhnya keamanan tersebut sudah dirasakan. Pihak kepolisian kita sudah bekerja keras dalam menjalankan tugasnya, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan baik. Artinya, roda perekonomian di tingkat akar rumput sudah berjalan sebagaimana biasanya dan demikian juga aktivitas sosial berjalan dengan baik. Kepolisian memegang peran sentral di zaman perubahan sosial seperti sekarang. Harus diakui, dengan perkembangan teknologi yang demikian pesat, memberikan akses besar pada perubahan sosial. Kita lihat yang paling sederhana sekaligus paling dekat dengan kita, adalah perkembangan teknologi kendaraan bermotor. Dengan kendaraan yang berbasis metik sekarang, sampai anak usia sekolah dasar pun mampu mengendarai kendaraan roda dua. Kita pertanyakan kemudian, sejauh mana pemahaman tentang berkendara itu bagi anak-anak sekolah dasar? Ingin kita ungkapkan, bahwa di balik standar sosial yang telah berjalan tersebut, ada yang mengusik perhatian kita, yaitu keraguan keamanan berupa ancaman teroris. Inilah yang harus diperhatikan lebih serius lagi oleh Kapolri yang baru. Sengaja kita tekankan, karena para teroris itu sungguh-sungguh orang yang sudah tercerabut dari akar sosialnya. Padahal pihak kepolisian justru mengatur orang-orang yang memiliki kaitan dengan kehidupan sosial. Perampok, misalnya, masih mempunyai ketakutan apabila melakukan tindakannya. Mereka bersembunyi dan bertindak di ruang-ruang sepi atau lengah dari manusia. Bahkan mereka melakukan tindakan demi alasann keluarga. Akan tetapi, seorang teroris sudah tidak mengenal rasa takut. Dia rela mengorbankan dirinya untuk mati, meninggalkan keluarganya, dan sejarah. Negara dan masyarakat bagi teroris sudah tidak lagi. Kita lihat kejadian di Jalan Thamrin, Jakarta awal tahun 2016, juga teroris yang meledakkan diri di Solo beberapa hari lalu. Semuanya itu mengindikasikan mereka tidak tahu takut, antisosial dan antinegara. Bagaimana menghadapi orang yang sudah tidak takut mati? Pertanyaan ini sangat sulit dan negara seperti Amerika Serikat pun kesulitan menjawabnya. Itu yang menyebabkan negara super ini tetap juga terkena serangan teroris. Menghadapi hal inilah yang mesti dipertimbangkan oleh Kapolri yang baru. Ada usulan untuk menghadapi hal ini dengan pendekatan sosial-budaya. Artinya bagaimana pihak kepolisian harus bersahabat dengan masyarakat. Untuk itu, polisi pun mesti memahami perilaku sosial dan budaya di mana mereka bertugas. Dengan cara seperti itu polisi mengetahui perilaku sosial, sekaligus mampu meredam pihak-pihak yang ingin mengacau. Mungkin tugas ini telah dilaksanakan oleh para intel kepolisian. Namun, tidak salah juga pihak kepolisian memperbarui pengetahuannya dengan mempelajari temuan-temuan baru dari perguruan tinggi. Ya, harus kita akui, cara kepolisian untuk menarik simpati dari masyarakat dengan memberikan hadiah bunga, memasang helm, memberi ceramah ke sekolah-sekolah. Kini jangan hanya sekolah yang disasar untuk ceramah, pilihan untuk memberi ceramah di balai banjar kepada masyarakat juga perlu dilakukan. Jangan lupa, karena berhadapan dengan masyarakat itu memerlukan bahasa, sebaiknya perlu memakai bahasa halus dan tentu juga dengan mimik yang halus. Jangan memakai mimik dan bahasa preman. Cara lain adalah ikut menggali kearifan-kearifan tradisional yang ada. Di Indonesia juga di Bali, kearifan tradisional itu melimpah, yang dapat dipakai sebagai guru dan pembimbing untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat juga untuk mencari solusi sosialnya. Manyame braya adalah salah satu yang berasal dari Bali. Dengan konsepsi bersaudara itulah polisi akan dipandang sebagai sahabat, dan dalam kondisi ini pasti segala informasi yang berguna dapat digali.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Jenderal Tito, Tradisi Senior-Junior Presiden akhirnya melantik Jenderal Tito Karnavian sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti. Masyarakat dan banyak pihak mendukung pilihan Presiden, karena Jenderal Tito dipandang pilihan tepat, baik karena prestasi, dedikasi dan ‘’jalan tengah’’. Yang penting diperhatikan dalam masa tugas ke depan dari Kapolri yang baru ada tiga hal. Presiden seusai melantik Kapolri menyatakan bahwa kekompakan dan persatuan (soliditas) Polri akan memiliki fondasi yang kompak dalam menjalankan tugas negara. Selanjutnya dikatakan bahwa Kapolri diharapkan melakukan reformasi yang menyeluruh dan konsisten di tubuh Polri. Akan tetapi yang lebih penting diperhatikan adalah bahwa tugas untuk memberantas teroris tetap menjadi agenda yang utama, demi masa depan bangsa dan negara.
Oleh GPB Suka Arjawa enarik dilihat apa yang diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo. Soliditas menjadi perhatian utama dari masyarakat yang memahami kinerja struktural di lingkungan Polri, bahkan di jenjang birokrasi. Secara angkatan, Jenderal Tito adalah junior bintang tiga, apabila dibandingkan dengan jenderal-jenderal lainnya yang masih ada di kepolisian. Dalam beberapa catatan, ada sebanyak delapan orang jenderal bintang tiga di lingkungan Polri. Dari enam kepala Polda di Jawa, hanya satu yang menjadi junior Jenderal Tito. Inilah yang menjadi perhatian bagi masyarakat tentang ‘’budaya’’ pemegang jabatan di lingkungan kepolisian. Banyak juga masyarakat yang paham, bahwa ‘’kejadian’’ terpilihnya Tito sebagai Kapolri adalah solusi yang dapat juga dipandang sebagai politis untuk mencari jalan tengah, untuk memilih pilihan terbaik bagi Indonesia. Sebelumnya Jenderal Budi Gunawan disebut-sebut tetap mempunyai kans menjadi Kapolri. Akan tetapi, banyak juga yang tahu kalau jenderal ini pernah mempunyai masalah yang dikaitkan dengan korupsi. Pemilihan Tito itulah yang dipandang sebagai jalan tengah dan kemudian menimbulkan wacana junior-senior tersebut. Memang harus diakui, bahwa selama ini di angkatan
M
Tanggapan Telkom Denpasar Menanggapi keluhan yang disampaikan oleh Drs. I Made Sudira, dengan alamat Jalan Gunung Merbabu I/2 Denpasar tentang sambungan telepon nomor 0361 437154 mati total yang disampaikan melalui media harian Bali Post, rubrik Surat Pembaca tanggal 12 Juli 2016, dapat kami sampaikan bahwa PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. mengucapkan terima kasih kepada Drs. I Made Sudira atas kesetiaannya menggunakan produk Telkom dalam berkomunikasi, dan kami mohon maaf atas keterlambatan penanganan gangguan di rumah Bapak. Namun demikian pada tanggal 13 Juli 2016, teknisi kami telah berhasil melakukan perbaikan atas gangguan tersebut, sehingga telepon sudah dapat berfungsi dengan baik. Demikian kami sampaikan agar menjadi maklum. Asisten Manager Communication & Secretariate Telkom Denpasar, I Ketut Gunawan
Penanganan Duktang Perkara penduduk pendatang (duktang) setiap tahun usai Lebaran, muncul di Jakarta dan juga di Bali sebagai daerah yang diibaratkan memiliki daya tarik tersendiri. Kalau dipikir duktang itu dapat kita ibaratkan sebagai pisau bermata dua. Mata yang satu sangat menjanjikan adanya peningkatan kesejahteraan bagi penduduk asli dengan catatan mereka yang datang itu sarat dengan pengetahuan dan keterampilan yang berarti juga dapat menaikkan iklim berusaha masyarakat, perputaran ekonomi meningkat, dan penduduk aslinya kena imbas dari kepiawaian duktang tersebut. Persoalannya akan menjadi lain manakala mata pisau yang satunya lagi tidak setajam yang lain alias tidak membawa manfaat sama sekali, malah menjadi beban. Bentuk dan corak ketidakbermanfaatan mereka dapat diamati seperti menambah pengangguran lantaran mereka tidak memiliki keterampilan yang pasti. Di sini sepertinya berlaku efek domino, di mana dalam keadaan mereka menganggur muncul keinginan yang bukan-bukan seperti mencuri, menjambret, memalak, merampok, dsb. Penulis sangat respek pada pemerintah yang sudah mengeluarkan kebijakan agar kehadiran duktang di Bali perlu dipantau dengan bersungguh-sungguh. Penulis juga sepakat dengan pernyataan bahwa Bali tidak anti-duktang karena itu hak mereka dan masih berada di wilayah NKRI. Guna menertibkan kehadiran duktang, sangat diperlukan jati diri petugas-petugas untuk melaksanakan tugas dengan baik, tidak mudah disogok, dan melakukan filter yang superketat. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja
juga di kepolisian dan bahkan birokrasi pemerintahan, jenjang senioritas menjadi acuan utama dalam memimpin lembaga. Boleh dikatakan fenomena ini sebagai sebuah tradisi yang kalau dikaitkan dengan perkembangan modern, itu adalah antireformasi, antipembaruan. Barangkali tradisi itu merupakan tiruan dari metode yang dipakai di banyak negara di dunia, sehingga kalaupun mencontohnya menjadi sesuatu yang dianggap biasa dan benar. Apabila dilihat lebih jauh lagi, tradisi mengangkat mereka yang lebih senior secara angkatan tersebut kemungkinan berasal dari pengalaman perang atau di medan tempur. Dunia tidak pernah lepas dari medan tempur sejak awal peradaban manusia sampai saat ini. Dan medan tempur merupakan realitas tantangan paling komplit dalam sejarah kemanusiaan. Di situlah disiplin, hormat, taat, ketahanan fisik, perjuangan hidup, perjuangan fisik, keberanian dan sebagainya diuji. Mereka yang lebih senior dipandang mempunyai pengalaman yang paling komplit. Dalam jajaran angkatan bersenjata, mereka yang tamat terlebih dahulu dipandang mempunyai pengalaman yang lebih komplit. Sehingga pengalaman inilah yang dipakai untuk membimbing adik-adik kelasnya atau junior-juniornya. Kalau dibandingkan, fenomena ini mirip dengan desa atau banjar pakraman atau juga subak. Pemimpin dari
kelompok itu disebut dengan kelihan. Terjemahan bebas dari kata kelihan ini bisa saja yang lebih tua dan lebih bebas lagi, adalah mereka yang umurnya paling tua. Itulah yang membuat sebagian besar dari pemimpin adat di Bali dipegang oleh orang-orang yang telah berumur atau umurnya lebih tua. Itulah tradisi Bali, karena memandang mereka yang lebih tua itu lebih berpengalaman, sehingga mampu memimpin secara lebih arif dan disegani oleh bawahannya. Padahal kalau kita lihat perkembangan sosial sekarang, orang yang lebih tua itu, yang dipandang lebih berpengalaman, tidak harus yang lebih tua. Lebih tua (kelihan) dapat dipandang dari sisi kematangan emosi, pengalaman belajar, pengalaman bergaul, tingkat pendidikan dan sebagainya. Jadi tidak semata-mata dari sisi umur saja harus melihat orang lebih tua. Mereka yang berumur 35 tahun, tetapi mempunyai pengalaman banyak dan kematangan emosi tinggi, jelas lebih tua (kelihan) dibanding dengan preman yang berumur 65 tahun. Sekarang banyak kelihan adat yang mempunyai umur muda dan dipercaya memegang tapuk pimpinan lembaga tradisional itu. Nah, di bidang angkatan pun seharusnya memakai pandangan demikian. Tidak mesti mereka yang angkatannya lebih tua, lebih ‘’senior’’ dibandingkan dengan bawahannya. Perkembangan
teknologi, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, persenjataan, organisasional saat ini luar biasa pesatnya. Sehingga sangat mungkin hal-hal demikian dikuasai secara lebih baik oleh mereka yang lebih yunior, sehingga justru yang junior inilah yang pantas disebut dengan senior (kelihan). Teknologi pesawat tempur kini canggih, persenjataan juga demikian, cara mengendalikan teroris juga perlu pendekatan multitrack dan seterusnya. Jadi, sudah seharusnya kini angkatan bersenjata meninggalkan trradisi-tradisi masa lalu tersebut dan beralih dengan cara modern. Di pihak kepolisian, pembaruan ini lebih mengena. Tidak seperti di zaman Orde Baru, di mana kepolisian diintegrasikan dengan angkatan bersenjata, kini lembaga tersebut sudah ‘’mandiri’’. Polisi langsung bersentuhan dengan masyarakat tentang keamanan dan pendekatan humanisnya. Akan jauh lebih positif, apabila kepolisian mampu mengambil cara pandang baru dalam memilih pemimpin (kelihan) dan meninggalkan cara-cara tradisional yang berbasis senioritas angkatan. Bersentuhan dengan masyarakat akan berhadapan dengan cara individu atau kelompok berinteraksi sosial. Interaksi ini macam-macam, mulai yang positif (persahabatan, pemanfaatan teknologi, hiburan, dan sebagainya), sampai negatif seperti perampokan, terorisme, perjudian, sampai dengan bentrokan para preman yang tidak punya kerjaan dan rasa malu tersebut. Jadi, sudah seharusnya kepolisian menyikapinya dengan meritokrasi. Dengan demikian, Jenderal Tito justru mempunyai kesempatan besejarah di Indonesia, memulai tradisi baru dan memperkenalkan kepada generasi-generasi baru. Perlu dicatat, cara ini diharapkan juga akan mampu memotong tradisi siswa dan mahasiswa kita yang sebagian masih suka mempraktikkan cara-cara kolonial tersebut. Dengan cara itulah soliditas di tubuh kepolisian Indonesia bisa dimantapkan.
Suara Publik Eksistensi Guru Sebelum dan Pascareformasi MENCERDASKAN anak bangsa merupakan suatu investasi di sektor pendidikan. Investasi di sektor pendidikan, kita tidak bisa mengharap buah nyata yang dapat kita peroleh secara instan jika dibandingkan dengan investasi di sector-sektor lain. Mencerdaskan anak bangsa merupakan tugas utama guru. Tugas guru adalah sangat berat. Mencerdaskan anak bangsa, bukan hanya membuat anak bangsa cerdas secara intelektual, melainkan cerdas secara emosional dan spiritual. Ketiga kecerdasan ini trendinya disebut akhlak mulia dan budi pekerti. Tidak semua orang pintar secara intelektual bisa menjadi guru. Menjadi guru dituntut memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi sosial dan kepribadian. Guru sebelum era reformasi diberikan kepercayaan oleh masyarakat publik. Orangtua dan atau wali peserta didik, percaya dan menyerahkan anak-anaknya kepada guru untuk memberikan pelajaran maupun pendidikan kepada anaknya di sekolah. Guru dianggap sosok, figur yang dapat digugu, ditiru dan sekaligus sebagai orangtua kedua bagi anak-anak mereka di sekolah. Begitu pula sebaliknya, para guru di sekolah pun menganggap dan memperlakukan para siswa sebagai anakanak mereka sendiri di dalam memberikan pelajaran dan pendidikan. Pekerjaan guru adalah mengajar dan mendidik. Mengajar dan mendidik adalah suatu seni. Tentu masing-masing guru memiliki suatu seni yang berbeda-beda di dalam memberikan pembelajaran dan pendidikan kepada anak didik mereka di sekolah. All roads lead to Rome. Banyak cara untuk mencapai suatu tujuan. Ada tipe guru yang tegas dan keras dalam melaksanakan tugas keguruan mereka untuk menegakkan disiplin di sekolah.
Oleh I Made Suweda Artiyasa Ada pula guru melaksanakan tugas keguruan mereka dengan lebih toleran pada anak-anak didik mereka. Guru tidak pernah dituntut atau dikriminalisasi oleh masyarakat, khususnya orangtua siswa. Mereka sangat yakin bahwa guru memberikan pelajaran dan pendidikan dengan berbagai macam metode walaupun dengan sangat tegas dan keras sekalipun. Semua itu dilakukan sematamata untuk membuat para siswa menjadi sukses. Apa pun yang terjadi pada guru, guru tetap berdedikasi, concern, komit, bekerja, mengabdi pada nusa dan bangsa. Karena jiwa guru dan obsesinya hanyalah mengantar, membimbing, dan mendidik siswa-siswa mereka agar bisa sukses. Guru merasa senang dan bangga bila mampu mengantar anak didiknya dengan berbagai macam cara agar bisa sukses, berguna untuk diri mereka sendiri, untuk masyarakat, nusa dan bangsa. Pada era reformasi guru masih tetap mengemban tugas yang sangat berat, seperti yang disebutkan di atas. Guru adalah juga manusia biasa, perlu juga mendapatkan kesejahteraan, kehidupan yang layak seperti yang lainnya. Tetapi sekali lagi, guru tidak pernah menuntut, berdemo untuk hal itu. Pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru dengan memberikan TPG (tunjangan profesi guru). Namun masih banyak guru yang tidak bisa menikmati TPG yang diberikan oleh pemerintah tersebut, karena terganjal oleh beberapa hal, antara lain ada yang tidak bisa memenuhi jumlah jam mengajar, terganjal oleh urusan birokrasi dan yang lainnya. Faktanya, ini bukanlah kesalahan guru.
Di masa kini masyarakat, khususnya orangtua siswa yang kurang pemahaman tentang pendidikan sangat mudah memojokkan guru, bahkan banyak guru yang telah dikriminalisasi. Seperti kita ketahui di medsos atau dumay, ada guru yang dicukur oleh orangtua siswa karena sebelumnya guru tersebut mencukur anaknya di sekolah. Padahal guru itu berbuat hanyalah menjalankan tugas untuk menegakkan disiplin di sekolah. Ada juga guru dilaporkan oleh orangtua siswa ke kantor polisi lantaran guru tersebut dikatakan telah mencubit anaknya. Orangtua tersebut terlalu percaya dengan pengaduan anak. Setelah dikonfrontasi, mengapa siswa tersebut diberikan hukuman punishment, ternyata siswa tersebut tidak mau melaksanakan solat atau sembahyang bersama, justru anak tersebut kedapatan merokok di belakang sekolah. Guru dikatakan telah melakukan kekerasan bahkan telah melanggar HAM. Selanjutnya berbicara tentang pendidikan, kita tidak bisa lepas dengan istilah reward dan punishment. Guru paham bahkan sangat mengerti kapan saatnya memberikan reward maupun punishment. Punishment atau hukuman sangat diperlukan sesuai dengan jenis atau tingkat kesalahan yang dilakukan oleh siswa. Guru mengetahui batasan. Guru perlu memberikan reward dan punishment dalam melaksanakan tugas keguruannya. Ironis sekali dan sangat disayangkan jika guru memberikan suatu punishment pada siswa yang berbuat salah dan guru selalu dianggap telah melakukan kekerasan, bahkan telah melanggar HAM. Hampir semua jenis punishment di masa sekarang dikaitkan dengan kekerasan bahkan melanggar HAM. Apakah sekarang ini pembiaran itu mutlak di perlukan, walau anak didik
atau siswa yang sudah jelas-jelas berbuat salah yang agak serius melanggar tata tertib sekolah? Secara prinsip guru tidak suka kekerasan. Guru antikekerasan. Ini yang perlu dipahami semua komponen, agar guru bisa menjalankan tugasnya secara profesional tanpa intervensi. Penulis, Guru Bahasa Inggris SMA Negeri 2 Mengwi, Badung
POJOK Kementerian Kesehatan bahas sanksi bagi pengguna vaksin palsu. - Ini bukan janji palsu. *** Masyarakat Bali tunggu ketegasan sikap Jokowi terkait reklamasi. - Rakyat Bali tegas tolak reklamasi. *** Presiden geram, ada undang-undang hambat sektor peternakan. - Bukan rahasia lagi.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Polresta Selidiki Narkoba Bentuk Cair Denpasar (Bali Post) -
Sindikat narkoba terus berinovasi supaya sulit dilacak kepolisian. Saat ini, beredar kabar ada narkoba dalam bentu cair dan dalam penyelidikan Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar. Apalagi telah diungkap ineks berbentuk boneka pinguin dan anakanak rawan dijebak. “Kami saat ini atensi narkoba bentuk cair. Pokoknya, narkoba harus dihabisin. Itu komitmen kami,” tegas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, Kamis (14/7) kemarin. Terungkapnya kasus ekstasi bentuk boneka pinguin itu, lanjut Kapolresta, sebagai bukti sindikat narkoba terus berinovasi. Jika tidak diimbangi dengan kerja keras anggota Resnarkoba maka akan kalah cepat. “Ini hebatnya mereka (sindikat narkob -red). Model baru terus ada dan itu buktinya mereka berinovasi terus. Kita harus kejar-kejaran dan harus lebih canggih,” ujar mantan Kapolres Gianyar ini. Kombes Hadi mengimbau kepada para orangtua supaya hati-hati dan waspada karena bentuk narkoba menyerupai makanan yang digemari anak-anak dan
remaja. “Bisa dikira permen atau mainan. Seperti ineks bentuk boneka ini, siapa sangka ini ineks karena bentuknya tidak seperti biasanya. Anggota kami sempat ragu tapi setelah diperiksa ke labfor ternyata ekstasi,” ucapnya. Ganefo menambahkan, tiga butir ineks yang diamankan dari tersangka EJ, berbentuk boneka pinguin warna pink, mirip permen dan bertuliskan Happy Feet. “Tersangka mengaku diberi temannya dan disuruh mengambil di suatu tempat. Terkait kasus ini, tersangka masih diasesmen untuk menentukan apakah tersangka ditahan atau direhabilitasi. Kami juga menangkap tiga orang sebagai pengguna dan pengedar sabu-sabu,” ujar Ganefo. Seperti diberitakan, wanita asal Gianyar berinisial EJ (28) ditangkap anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, Minggu (10/7) lalu. Saat ditangkap di Jalan
LUMPUR - Sebuah alat berat dioperasikan untuk memindahkan lumpur endapan ke dalam sebuah truk untuk dipindahkan, Kamis (14/7) kemarin. Lumpur endapan yang sebelumnya diangkat dari muara Dam Estuari, yang sudah banyak tersebut, kini mulai dipindahkan agar tidak menumpuk.
Bali Post/kmb23
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Pedagang Masih Berjualan di Terminal Amlapura (Bali Post) – Masih cukup banyak pedagang yang tetap berjualan di jalan keluar terminal Kota Amlapura. Selain itu, pedagang buah juga masih memasang payung di areal terminal itu. Hal itu terungkap dari pantauan Kamis (14/7) kemarin, di gedung megah Pasar Amlapura Timur dan terminal Kota Amlapura. Atas kenyataan itu, Kasat Pol. PP Pemkab Karangasem Iwan Supartha, kemarin, menyampaikan pihaknya menunggu penataan los pasar di gedung megah Pasar Amlapura Timur. Dikatakan, pihak Disperindag yang bertugas menata dan mendata pedagang itu. Setelah data ada, bakal dibuatkan tata letak. Selama ini, lantai bawah atau basement gedung megah Pasar Amlapura Timur, memang sudah tak lagi untuk tempat parkir. Sesuai aspirasi para pedagang di halaman pasar, semua pedagang diberikan tempat berdagang atau masuk di lantai bawah atau pun di lantai II. Sementara, parkir di luar. Bukan seperti selama ini, kendaraan parkir di gedung atau di basement, sementara pedagang dan pembeli kepanasan atau kehujanan di luar. Selain itu, ketika basement dipakai untuk parkir roda dua, serta mobil bahkan pedagang parkir dengan membuka dagangan
di mobil pick up, pembeli atau pejalan kaki tak aman. Sebab, pengendara kerap ngebut. Padahal, orang biasa santai berjalan karena di dalam gedung, tak biasa menjadi lalu lalang kendaraan apalagi, ada sopir kerap ngebut. Pejalan kaki atau pembeli di basement, kerap terserempet pengebut. Menurut Iwan Suparta, pihaknya menunggu perintah atasannya. Begitu, penataan los pasar sudah usai dan sudah lengkap para pedagang di luar mendapatkan tempat berdagang di dalam gedung pasar dan los di timur, pihaknya akan melakukan penertiban. ‘’Hanya pedagang kecil atau pedagang sayur dan pedagang buah dadakan pada musim buah yang masih boleh berdagang di luar los atau basement,’’ katanya. Dari pantauan kemarin, lantai basement gedung pasar megah yang dibangun tiga tahun lalu dengan dana pinjaman pusat investasi pemerintah Depkeu itu, sudah penuh pedagang. Namun di los timur dengan petak lapak yang sempit, nyaris ditinggalkan dan tinggal bertahan enam pedagang. Gedung pasar itu total dibangun dengan dana pinjaman Rp 54 miliar. Kini kewajiban Pemkab Karangasem mencicil pengembalian berupa pinjaman pokok dan bunga mencapai sekitar Rp 25 miliar per tahun APBD. (013)
Bali Post/eka
NARKOBA - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo bersama Kasat Resnarkoba Kompol I Gede Ganefo menunjukkan barang bukti narkoba di Mapolresta Denpasar, Kamis (14/7) kemarin. Teuku Umar, Denpasar, EJ kedapatan membawa tiga butir ekstasi mirip permen. Waktu itu tersangka hendak dugem. Kabar itu sampai juga ke telinga petugas dan informasinya dia pemakai narkoba. Pukul 02.00 wita, tersangka melintas
di TKP tepatnya diler motor di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Polisi langsung menangkapnya dan hasil penggeledahan di tas tersangka diamankan tiga butir ekstasi yang disembunyikan di bungkusan rokok. (kmb36)
Areal Pura Subak Yeh Lembu Disengketakan Singaraja (Bali Post) – Warga Pangempon Pura Subak Yeh Lembu, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan kini berjuang untuk mempertahankan lahan pura setempat. Pasalnya, lahan sekitar dua are itu diklaim warga perorangan. Warga pangempon dilaporkan ke polisi dengan tuduhan menguasai lahan tersebut. Lahan yang disengketakan ini berada pada pinggir pantai tidak jauh dari Pura Subak Yeh Lembu. Di atas lahan itu warga pangempon membangun bale gong sekaligus bale pesandekan. Pemanfaatan lahan itu dipersoalkan oleh perorangan karena dianggap sebagai lahan hak miliknya. Bahkan
ia telah membangun vila di belakang lahan yang disengketakan itu. Sengketa ini bergulir sejak tahun 2003, ketika orangtua yang bersangkutan mengkalim lahan itu sebagai hak milik. Namun oleh warga pangempon lahan itu dianggap sebagai sempadan pantai dengan status tanah negara (TN). Hal ini dibuktikan dengan terbitnya rekomendasi penguasaan dari Bupati Buleleng tertanggal 12 Oktober 2005. Kasus ini berlanjut ke Pengadilan Negeri (PN) Singaraja hingga putusan memenangkan pihak warga pangempon Pura Yeh Lembu. Menyusul informasi akan ada pengukuran lahan sen-
gketa dari pihak polisi dan BPN Singaraja, sejumlah warga pangempon mendatangi lokasi. Sebelum ke lokasi, seluruh warga pangempon melakukan persembahyangan bersama di Pura Yeh Lembu. Dari rencana pengukuran dilakukan pukul 10.00 Wwita, namun hingga pukul 12.00 Wita pengukuran lahan sengketa batal dilaksanakan. Klian Subak Pura Yeh Lembu Putu Mertayasa didampingi prajuru Ketut Sutama mengatakan, sebelum dilaporkan ke polisi, pihak perorangan itu meminta agar bangunan bale gong di atas lahan yang disengketakan itu dibongkar. Warga tidak bersedia membongkar dan
dia melaporkan masalah ini ke polisi. Lahan yang disengketakan merupakan lokasi bagi warga melaksanakan persembahyangan bersama setiap enam bulan sekali. Sementara itu, mantan Perbekel Desa Bungkulan Ketut Sumardana mengatakan, tahun 2005 lalu pihaknya memfasilitasi warga yang mengajukan permohonan kepada Bupati Buleleng untuk menguasai TN tersebut. Permohonan itu disetujui, sehingga warga memanfaatkan lahan itu hingga saat ini. ‘’Kami ajukan permohonan, hingga terbit rekomendasi dari Bupati dan ini sebagai bukti jika lahan itu statusnya TN,’’ jelasnya. (kmb38)
Soal Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2015
Dewan dan Gubernur Tak Sempat Rapat Kerja Denpasar (Bali Post) Penetapan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2015 dipastikan tanpa melalui rapat kerja antara DPRD Bali dan Gubernur. Waktu yang terlalu sempit akibat libur panjang hari raya Idul Fitri menjadi alasan di balik itu. Padahal, ada banyak hal yang perlu dibahas lagi secara lebih detail seperti masalah program yang tidak mencapai target, persoalan aset hingga belum terealisasinya hibah. “Jadi, memang kami kekurangan waktu membahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2015 karena tidak sempat rapat kerja. Tanggal 18 Juli sudah rapat laporan pansus, tanggal 19 Juli penetapan,” ujar Ketua Pansus Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2015 DPRD Bali, I Nyoman Adnyana, saat dikonfirmasi, Kamis (14/7) kemarin. Lantaran tidak ada rapat kerja, lanjut Adnyana, pansus terpaksa hanya memakai acuan dari pandangan umum masing-masing fraksi di DPRD Bali, jawaban gubernur, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, serta hasil konsultasi di Kementerian Dalam Negeri. Sesuai jadwal, pansus menggelar konsultasi pada Jumat (15/7) ini. “Saya sebagai Ketua Pansus juga merasa kurang klop karena tidak sempat rapat kerja untuk mendalami persoalan yang ada di tahun 2015. Tapi apa boleh buat karena ini kan jadwalnya memang sangat padat setelah dipotong cuti bersama itu lama. Nggak sempat kita masuk di mana, nyelipkan di mana, nggak bisa kita,” jelas politisi PDI Perjuangan asal Bangli ini. Adnyana berharap, akan
ada masukan lagi dari anggota Pansus maupun dewan lainnya pada saat Rapat Laporan Pansus berlangsung 18 Juli mendatang. Dengan demikian, acuan pansus menjadi bertambah dalam
penetapan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2015 menjadi Perda. Lebih bagus lagi bila ada banyak dewan yang mengusulkan agar penetapan Ranperda ditunda. “Mudah-mudahan nanti
kalau bisa mundur, ada rapat kerjanya lebih bagus. Cuma kan harus dikoordinasikan dulu dengan Badan Musyawarah yang membuat jadwal lembaga,” tandasnya. (kmb32)
Bali Post/013
PEDAGANG - Pedagang masih berhimpitan di Terminal Amlapura.
BANGLI
8
Realisasi Jalan Usaha Tani
SOSOK Manajemen Pengelolaan Lemah MANGKRAKNYA Tempat Pengolahan Sampah Organik (TPSO) di Lingkungan Sedit, Kelurahan Bebalang, sangat disesalkan banyak pihak. Bahkan Kepala Badan Lingkungan Hidup Bangli I Made Alit Parwata kembali angkat bicara terhBali Post/sos adap persoalan yang membelit TPSO tersebut. Dia menyebut, mangkraknya TPSO Sedit bukan sematamata kesalahan pemerintah, melainkan juga akibat manajemen pengelolaannya yang lemah. ‘’Itu mangkrak karena manajemen pengelolanya lemah,’’ tegasnya, Kamis (14/7) kemarin. Jika dikelola secara maksimal, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pertanian sudah siap untuk mendistribusikan dan memberikan subsidi. Sayangnya hal tersebut tak dimaknai secara positif oleh pengelola. Di sisi lain, kualitas pupuk produksi TPSO Sedit tidaklah seburuk yang disampaikan petani. Bahannya yang digunakan murni dari kotoran hewan yang didapatkan dari daerah sekitar. ‘’Provinsi sudah siap memberikan subsidi dan mendistribusikan pupuk seperti itu. Tapi jumlahnya harus banyak,’’ ungkapnya. Sebelum TPSO itu beroperasi, pejabat asal Banjar Sala, Desa Abuan, Susut ini menyebutkan, pengelola sudah menyepakati berita acara yang ada. Peralatan yang dihibahkan sudah siap untuk dipelihara dan dimanfaatkan dengan serius. Disebutkan, berdasarkan penelusurannya, peralatan itu bukan bantuan dari Pemerintah Provinsi, melainkan dari pemerintah kabupaten yang digelontor pada 2013 lalu. ‘’Itu bantuan dari kabupaten. Harapannya itu bisa dikelola lagi,’’ tandasnya. (sos)
Subak Desak Pemkab Segera Berikan Kepastian
Bangli (Bali Post) -
Pengadaan jalan usaha tani oleh Pemkab Bangli belum ada kejelasan. Sebab, solusi untuk menyikapi ketentuan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, yang mengatur penerima hibah harus berbadan hukum Indonesia tak kunjung ditemukan. Persoalan yang bergulir sudah cukup lama ini pun menuai pertanyaan dari kelian subak. Pemkab didesak segera memberikan kepastian. Klian Subak Tegalalang Bangli Sang Ketut Rencana, Kamis (14/7) kemarin mengatakan, jika solusi untuk menyikapi undang-undang tersebut tak segera didapatkan, maka secara otomatis memunculkan kesan pemkab tak serius dalam menyukseskan program pemerintah pusat, yakni swasembada pangan yang belakangan ini terus digaungkan. ‘’Persoalan ini sudah berlangsung lama. Kalau seperti ini, kesannya setengahsetengah dalam menyukseskan program itu (swasembada pangan - red),” katanya. Menurutnya, keberadaan jalan usaha tani sangat diharapkan
petani. Hal itu dibuktikan dengan adanya kerelaan petani untuk membebaskan lahannya demi pembangunan jalan. Jika itu gagal terealisasi, maka yang terkena imbas bukan hanya keberlangsungan petani ke depan saja, namun juga sejumlah alat mesin pertanian (alsintan) yang telah digelontorkan pemerintah. ‘’Kalau jalan itu tak ada, alsintan, terutama yang berukuran besar akan mubazir. Program pemerintah bisa gagal,’’ ungkapnya. Semestinya, kata Rencana, sebelum program itu disosialisasikan, aturan harus dibuat sejelas mungkin. Jangan sampai
Telat Kirim Surat, Raker Dewan Dibatalkan
persoalan yang terjadi seperti saat ini dinilai sebagai bentuk pembohongan kepada publik, khususnya petani. ‘’Semestinya undang-undang itu harus digodok. Mana positifnya, kurangnya di mana, itu kan harus jelas. Jangan petani digantung seperti ini,’’ tegasnya. Supaya tak terus menuai pertanyaan dari kalangan bawah, pemerintah didesak memberikan jawaban secepatnya. Jika memang batal, diminta untuk menyampaikan langsung ke seluruh subak. Demikian juga jika itu jadi direalisasikan, waktu pelaksanaannya harus dipastikan. ‘’Survei ke
Bangli (Bali Post)Rapat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati Tahun 2015 yang diagendakan berlangsung, Kamis (14/7) kemarin terpaksa dibatalkan. Pembatalan dilakukan, karena surat undangan yang dilayangkan DPRD Bangli melalui Bupati terlambat diterima pimpinan SKPD.
SMAN 1 Bangli
Membangun MPLS Lebih Berkarakter dan Mendidik Bangli (Bali Post) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tahun ajaran 2016/2017, di SMAN 1 Bangli dilaksanakan lebih berkarakter dan mendidik. Hal-hal yang berbau perpeloncoan dipastikan tidak terjadi. Melalui hal itu diharapkan kualitas siswa ke depannya semakin meningkat dan bisa bersaing dengan siswa di sekolah lain. Kepala SMAN 1 Bangli Drs. I Nengah Sudaya, Kamis (14/7) kemarin menjelaskan, MPLS yang sebelumnya juga dikenal dengan Masa Orientasi Siswa (MOS) tahun ini mengangkat tema ‘’Jnana Sudha Budhi Mahottama’’ yang berarti pengetahuan yang mulia membangun karakter yang utama. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016. Keterlibatan OSIS dibuat semakin terbatas, hanya pada kegiatan teknis salah satunya pengabsenan. Peserta MPLS tak lagi menggunakan aksesoris tidak wajar maupun membawa barang-barang dengan petunjuk atau merk tertentu. ‘’Kegiatan ini tidak ada perpeloncoan,’’ tegasnya. Lanjut dia, pada kegiatan
yang rutin berlangsung setiap tahun ini, peserta sepenuhnya diberikan pengetahuan yang sifatnya mendidik dan mengedepankan budi pekerti, seperti pengenalan visi dan misi sekolah, mengenali potensi diri, menumbuhkan cara belajar yang efektif, berinteraksi dengan sesama siswa maupun guru. Di samping itu, diberikan pula pemahaman baris berbaris dari TNI dan dampak pergaulan bebas maupun narkotika dari kepolisian. ‘’Materi yang diberikan sepenuhnya membentuk siswa berkarakter,’’ jelasnya seraya menyebutkan penutupan kegiatan itu berlangsung besok (16/7). Mantan Kepala SMAN 2 Bangli ini menambahkan, sebelum MPLS dimulai pada 4, 5, dan 8 Juli lalu, telah dilaksanakan Pra-MPLS. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang dirancang panitia, diantaranya kegiatan dalam kelas, latihan upacara bendera, dan Eksplore Smanichi yang diisi lima besar Putra Putri Smanichi 2015. Siswa baru diajak mengelilingi sekolah untuk mengenalkan letak ruangan serta diperkenal-
Bali Post/sos
PEMBUKAAN - Pembukaan MPLS SMAN 1 Bangli, Senin (11/7) lalu. Kegiatan ini diselenggarakan lebih menarik dan mendidik. kan infomasi umum tentang Smanichi seperti prestasi dan sejarah yang dimiliki sekolah favorit di Bangli ini. Selain pemberian materi, peserta juga diberikan beberapa tugas seperti pembuatan table name yang ukurannya harus dipecahkan menggunakan penyelesaian matematika, Id Egg yaitu telor yang telah
dituliskan nama peserta dan harus dibawa setiap mengikuti kegiatan di sekolah. Hal itu dimaksudkan untuk melatih supaya siswa lebih bertanggung jawab dan tidak ceroboh. Inilah yang membedakan MPLS di SMA N 1 Bangli dengan SMA lainnya di Bangli. ‘’Siswa harus senang mengikuti kegiatan ini,’’ tandasnya. (kmb45/k320)
Harga Gula Tinggi
Pelaku ”Home Industry” Siasati Produk Bangli (Bali Post) Harga gula pasir sejak sebulan lalu berada di level tinggi. Dampaknya pun cukup dirasakan pelaku home industry. Supaya tak merugi, pelaku usaha pun berupaya menyiasati dengan memperkecil ukuran produk. Salah seorang pedagang gula pasir di Pasar Kidul, Bangli, Ni Nengah Tanjung menuturkan kenaikan harga gula telah terjadi sejak sebelum bulan puasa. Awalnya harga normal gula pasir di tingkat pengecer hanya berkisar Rp 10.000 hingga Rp
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
11.000 per kilogram. Namun, sejak sebulan lalu harganya terus merangkak. ‘’Naik jadi Rp 15.000 per kilo dan kembali melonjak menjadi Rp 18.000 per kilo. Harga gula masih tinggi. Tidak pernah turun selama sebulan belakangan,’’ ungkapnya, Kamis (14/7) kemarin. Kenaikan harga itu, kata dia akibat pasokan yang terbatas, terutama dari daerah Jawa sebagai imbas libur panjang. ‘’Saya tidak mengetahui penyebab kenaikan secara pasti.
Namun yang jelas pasokannya sedikit, sehingga untuk mendapatkannya saya beli juga mahal,’’ tuturnya. Sementara salah seorang penjual roti di Pasar Kidul, Bangli, Dewa Ayu Alit mengakui akibat kenaikan harga gula menyebabkan omzet penjualannya menurun. Supaya tak merugi, ukuran produk yang dihasilkannya pun terpaksa diperkecil. ‘’Kebanyakan para pembuat aneka roti bolu dan jajanan tradisional juga mengurangi produksinya,’’
ucapnya. Lanjut dia, siasat lain untuk menghindari kerugian, yakni menaikkan harga kisaran seribu hingga dua ribu. Hanya saja tetap saja omzet penjualan turun, karena minat konsumen berkurang. ‘’Sulit kalau seperti ini untuk meningkatkan omzet,’’ imbuhnya. Terhadap persolan tersebut, masyarakat hanya bisa pasrah dan berharap pemerintah kembali menggelar pasar murah untuk menekan terjadinya lonjakan harga. (kmb45)
lapangan sudah dilakukan. Tapi kenyataannya seperti ini. Tolong secepatnya berikan kepastian kepada subak. Saya sering ditanya oleh petani,’’ ucapnya. Ditambahkan juga, persoalan ini tak hanya memunculkan keluhan darinya saja. Namun juga sejumlah subak lainnya. ‘’Saat komunikasi, subak lain juga mengeluhkan ini,’’ imbuh Rencana. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli Ni Wayan Manik saat dikonfirmasi mengaku tengah berupaya mencari solusi untuk permasalahan yang ada, melalui koordinasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemkab Bangli dan Pemprov Bali. Tak dimungkirinya, jalan usaha tani memiliki fungsi yang cukup vital untuk petani, baik dalam pengangkutan hasil panen maupun untuk akses
Ketua DPRD Bangli Ngakan Kuta Parwata mengatakan, surat undangan kepada eksekutif sudah disampaikan, Selasa (11/7) lalu yang juga ditujukan ke pimpinan SKPD. Namun kemarin Bupati justru digantikan Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, tanpa diikuti pimpinan SKPD lain. ‘’Menurut informasi, surat
alsintan. ‘’Kami masih mencari tahu regulasinya seperti apa,’’ ucapnya. Mantan Kadisperindag Bangli ini juga menegaskan pihaknya tak ada niat untuk menunda-nunda untuk menyelesaikan persoalan itu. Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan jalan usaha tani menyasar 12 subak yang masing-masing panjangnya 1 kilometer. Sesuai rencana, program ini harus sudah terealisasi pada triwulan kedua APDB. Akan tetapi, sampai saat ini program itu tak kunjung terealisasi. Pemkab beralasan program itu terbentur ketentuan dalam UU No. 23 Tahun 2014, yang mengatur bantuan hanya diberikan pada lembaga yang memiliki badan hukum. ‘’Subak belum ada yang berbadan hukum. Program itu belum bisa dilaksanakan,’’ katanya. (kmb45)
kepada SKPD telat diserahkan. Bupati katanya juga ada acara,’’ ujarnya didampingi Wakil Ketua Komang Carles dan Nyoman Basma, serta sejumlah anggota dewan lainnya. Atas persoalan itu, rapat pun dibatalkan. Jadwal kembali direncanakan pada 18 Juli mendatang. Pembahasan yang melibatkan Wabup, Pimpinan
DPRD, Ketua Fraksi dan Komisi akhirnya hanya dilakukan di ruang Ketua DPRD. ‘’Wabup datang pukul 11.00 Wita. Pimpinan SKPD ini yang datang pukul 13.00 Wita, sehingga rapat batal,’’ katanya seraya menambahkan surat undangan rapat selanjutnya segera dikirim ke eksekutif. (kmb45)
MPLS SMAN 2 Bangli
Ajak Siswa Gaungkan Gerakan Revolusi Mental
Bangli (Bali Post) Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Bangli berjalan lancar. Kegiatan yang dimulai sejak, Senin (11/7) lalu tak dibayangi aksi perpeloncoan. Guna mewujudkan generasi bangsa yang cerdas dan berkarakter, peserta diajak untuk terus mendeklarasikan gerakan revolusi mental. Kepala SMAN 2 Bangli I Wayan Gingsih Kawiasa, S.Ag. mengatakan berdasarkan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016, kegiatan yang rutin berlangsung setiap tahun ini sepenuhnya memberikan materi yang mengedepankan budi pekerti. Seluruh siswa diajak untuk terus menggelorakan gerakan revolusi mental, utamanya pada lembaga pendidikan. Hal tersebut penting untuk meciptakan generasi bangsa yang semakin berkualitas dan berkarakter. ‘’Panitia langsung dari guru. Tidak ada yang namanya perpeloncoan. Ini murni pendidikan karakter,’’ tegasnya saat ditemui langsung di ruang kerjanya, Kamis (14/7) kemarin. Disampaikan, kegiatan mengusung tema ‘’MPLS dengan Mengedepankan Pendidikan Karakter dan Berbudi Luhur, Guna Terciptanya Peserta
Bali Post/sos
MPLS - Pelaksanaan MPLS di SMAN 2 Bangli. Siswa diajak untuk mendeklarasikan gerakan revolusi mental. Didik yang Berkualitas, Kreatif, Cerdas, dan Berakhlak Mulia.’’ Sesuai tema ini peserta diberikan sejumlah materi yang mayoritas diisi oleh guru setempat, berupa pengenalan visi dan misi sekolah, mengenali potensi diri siswa baru, menumbuhkan motivasi cara belajar yang efektif, interaksi positif antarsiswa dan guru. ‘’Kegiatan penyuluhan narkoba maupun sejenisnya akan dilaksanakan dengan melibatkan seluruh siswa. Itu waktunya secara khusus,’’ terangnya. Selama ini kegiatan MPLS dikatakannya belum pernah menuai keluhan dari siswa
maupun masyarakat. Sebab, bentuk kegiatan sudah diinformasikan sebelumnya dalam rapat bersama komite sekolah. Di tahun ajaran ini, jumlah peserta didik baru mencapai 299 orang yang mayoritas berasal dari Kecamatan Bangli. Ditegaskan pula, pada kegiatan ini siswa yang sakit maupun mengalami kendala lainnya diberikan toleransi untuk tidak mengikuti sejumlah kegiatan. ‘’Untuk siswa yang kondisi fisiknya terganggu, kami berikan dispensasi untuk mengikuti kegiatan yang tertentu saja. Itu tak kami paksakan,’’ tandas pria asal Desa Peninjoan, Tembuku ini. (kmb45/k300)
SEMI PRIVATE ENGLISH CONVERSATION SD-SMP-SMA-SMK-Mahasiswa-Dewasa DUA BULAN DIJAMIN BISA Garansi Uang Kembali*
AYO DAFTAR SEKARANG..!!
EC Gatsu: (0361) 410405
EC Sudirman: (0361) 255305 C.0000679-krs
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Uji Coba Lanjutan
Harga Kantong Plastik Berbayar Rp 500 Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar memutuskan melanjutkan kebijakan penerapan kantong plastik berbayar. Namun, harga per satu kantong plastik akan dinaikkan menjadi Rp 500. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra, Kamis (14/7) kemarin. Kujus menjelaskan, keputusan itu merupakan hasil rapat koordinasi pihaknya dengan instansi terkait seperti Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Pelayanan Perizinan Terpadu, Dinas Koperasi dan UKM, Satpol PP, dan Kadin guna menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor SE.6/PSLB B/PS/PLB.O/5/2016 tanggal 31 Mei 2016 tentang pengurangan sampah plastik melalui penerapan kantong belanja plastik sekali pakai tidak gratis. ‘’Pada intinya, pemkab seriusi program pengurangan sampah plastik melalui penerapan kantong plastik berbayar,’’ ujarnya. Sesuai SE tersebut, uji coba lanjutan program penerapan kantong plastik berbayar harus dilaksanakan dalam lingkup yang lebih luas secara nasional. Dalam hal ini di Gianyar kelanjutan program ini salah satunya mempertimbangkan penerapan harga kantong plastik yang lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual minimal yang ditetapkan pada masa uji coba sebelumnya, yakni dari Rp 200 menjadi Rp 500. ‘’Untuk kenaikan harga ini akan ada surat edaran dari Disperindag Gianyar,’’ katanya. Dana penjualan kantong belanja plastik menjadi tanggung jawab pengusaha ritel atau toko modern dan penggunanya. Dana yang dihimpun ditujukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam pengurangan sampah plastik misalnya melalui kegiatan kampanye dan sosialisasi, insentif bagi konsumen, penyediaan kantong belanja pakai ulang atau membantu masyarakat membersihkan sampah di lingkungannya. Kujus memaparkan, Pemkab Gianyar akan membentuk tim evaluasi dan program guna menindaklanjuti program pengurangan sampah plastik dengan penerapan kantong plastik berbayar. Pemkab melalui Badan Lingkungan Hidup dan pihak terkait juga akan mensosialisasikan program ini ke masyarakat secara luas. Uji coba penerapan kantong plastik berbayar secara nasional telah dilakukan sejak 21 Februari 2016. Dari hasil monitoring uji coba pada 23 kabupaten/kota di seluruh Indonesia itu, penggunaan kantong plastik telah menurun sebesar 25-30 persen. Menurut Kujus, hal ini menunjukkan secara bertahap terjadi pengurangan timbulan sampah yang membebani lingkungan. Selain itu, pengusaha ritel juga diuntungkan karena terjadi efisiensi melalui penurunan biaya operasional retail dalam penyediaan kantong belanja plastik tanpa menurunkan jumlah penjualannya. Lebih lanjut diungkapkannya, sesuai arah kebijakan nasional pengelolaan sampah, salah satu strateginya adalah menerapkan kebijakan pengurangan sampah. Selain program pembentukan dan pengembangan bank sampah, program utama yang lebih lanjut perlu dikembangkan adalah pengurangan sampah pada sumber penghasil sampah. DKP dan BLH telah membangun, membentuk, dan mengembangkan bank sampah di hampir semua kecamatan di Gianyar. ‘’Saat ini sudah terbentuk sekitar 18 bank sampah,’’ katanya. (kmb25)
Sterilisasi Parkir Catus Pata Ubud
Agustus Mulai Penindakan Gianyar (Bali Post) Sosialisasi Ranperda Kawasan Tertib Lalin mulai digaungkan di seputaran Ubud, Kamis (14/7) kemarin. Dalam sosialisasi tersebut, petugas memanfaatkan momen ngaben massal untuk melakukan sterilisasi parkir di seputaran Catus Pata Ubud. ‘’Jadi, untuk mengawali kami gunakan momen ini. Usai ngaben massal ini, kawasan tersebut akan dikondisikan agar tetap steril bebas penggunaan parkir kendaraan,’’ ucap Kadishubinfokom Cokorda Rai Widiarsa. Cok Rai menjelaskan, sosialisasi yang disampaikannya bersama Kapolres Gianyar AKBP Waluya ini dalam rangka mengarahkan pengguna jalan untuk tidak parkir di tiga ruas jalan. Sterilisasi parkir pertama yakni di sepanjang Jalan Raya Suweta yakni dari Puri Ubud ke Utara. Pengguna jalan diarahkan agar memanfaatkan sentral parkir di Pura Batu Karu, Ubud. Selanjutnya dari Catus Pata ke timur hingga di kantor Camat Ubud akan dibuat steril dari parkir di badan jalan. Sterilisasi serupa juga dilakukan dari Catus Pata ke selatan hingga Lapangan Ubud. ‘’Kalau tadi kami hanya sosialisasi. Mulai besok 70 petugas dari Dishub bersama jajaran polres akan turun memastikan tiga ruas jalan tersebut steril dari semua jenis kendaraan,’’ katanya. Cok Rai menegaskan, proses sosialisasi ini hanya akan dilakukan selama bulan ini. Memasuki Agustus, pihaknya bersama jajaran Polres Gianyar akan mulai melakukan penertiban yang didasarkan pada UndangUndang nomor 22 tahun 2009. ‘’Mulai Agustus, petugas yang sudah saya didik akan melakukan penindakan bersama personel Sat. Lantas Polres Gianyar,’’ tegasnya. Sementara disinggung terkait Ranperda, Cok Rai menjelaskan Ranperda Kawasan Tertib Lalin yang menjadi terusan dari UU lalin tersebut juga sudah siap. Tinggal menunggu waktu pengesahan. ‘’Ranperda dan Perbup untuk penertiban lalin ini sudah siap. Sudah dikaji oleh tim ahli, tinggal diajukan ke dewan, hingga proses selanjutnya disahkan,’’ terangnya. Cok Rai menambahkan, upaya sterilisasi yang dilakukan di seputar Catus Pata Ubud juga sudah menjadi kesepakatan semua tokoh Ubud yang ditandatangani bersama sejak beberapa tahun lalu. Hal ini juga dilakukan lantaran tingginya keluhan wisatawan terhadap arus lalu lintas di Ubud. (kmb35)
GIANYAR
Pemkab Tetap Alokasikan Anggaran Pengelolaan SMA/SMK
9
Gianyar (Bali Post) -
Rencana penundaan rencana pengalihan kewenangan SMA/SMK dari pemerintah kabupaten/kota ke pemerintah provinsi tak membuat Pemkab Gianyar kelabakan. Pasalnya sejak awal Bupati A.A. Gde Bharata sudah menginstruksikan agar anggaran pengelolaan SMA/SMK tetap disiapkan di RAPBD 2017. ‘’Kami tidak mempermasalahkan munculnya wacana penundaan pengalihan kewenangan SMA/SMK itu karena Bupati sudah menginstruksikan anggaran tetap disiapkan,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Gianyar Made Suradnya yang ditemui, Kamis (14/7) kemarin. Suradnya menjelaskan, instruksi ini muncul sebagai bentuk antisipasi mengingat belum adanya kepastian dalam sejumlah sub dari rencana pengalihan kewenangan SMA/SMK tersebut. Salah satu ketidakpastian menyangkut gaji untuk guru honorer atau guru tidak tetap.
‘’Ya itu salah satunya. Kalau pun rencana pengalihan kewenangan ini jadi dilakukan, anggaran pada APBD tersebut bisa diarahkan ke yang lain. Tetapi wacana sekarang kan ini ditunda. Jadi, semua bisa tenang,’’ terangnya. Anggaran yang disiapkan untuk SMA dan SMK negeri ini pun tergolong tidak sedikit. Seperti untuk delapan SMK negeri disiapkan anggaran mencapai kisaran Rp 1 miliar, sedangkan untuk tujuh SMA negeri disiapkan anggaran sekitar Rp 840 juta. ‘’Itu hanya untuk SMA dan SMK. Saya kira masih sama dengan tahun sebelumnya.
Kalau secara keseluruhan anggaran untuk pendidikan sekitar 20 persen dari APBD induk,’’ paparnya. Untuk proses pengalihan kewenangan, baru final untuk tahap pendataan personel yakni guru PNS SMA dan SMK negeri. Sementara untuk masalah aset, masih belum terselesaikan. ‘’Laporan yang saya terima, kalau untuk pengalihan aset ini masih menjadi kendala sebab di sejumlah sekolah ada yang arealnya merupakan aset milik desa adat. Jadi bagaimana kita melimpahkan aset milik adat ini juga masih menjadi pembahasan di provinsi,’’ tandasnya. (kmb35)
Made Suradnya
HUT Ke-35 SMAN 1 Ubud
Menuju Lulusan Berkualitas dan Berkarakter Gianyar (Bali Post) Berdiri sejak 14 Juli 1981, SMA Negeri 1 Ubud kini sudah menginjak usia 35 tahun. Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-35 ini diselenggarakan dengan meriah di aula sekolah tersebut, Kamis (14/7) kemarin. Perayaan HUT kali ini bertema ‘’Maju Bersama Hebat Semua, Menuju Lulusan Berkualitas dan Berkarakter Berlandaskan Budaya Bangsa serta Berwawasan Global’’. Kepala SMAN 1 Ubud I Wayan Gabra, S.Pd., M.Pd. memaparkan, sekolah yang berjuluk NESA ini berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 0219/O/1981 tanggal 14 Juli 1981. Di awal berdiri, sekolah ini bernama SMA Negeri 2 Gianyar. ‘’Hingga selanjutnya ditetapkan sebagai SMA Negeri 1 Ubud,’’ jelasnya. Wayan Gabra memaparkan, jumlah peserta didik SMAN 1 Ubud tahun pelaja-
ran 2016/2017 sebanyak 1.157 siswa. Sementara jumlah guru 92 orang guru dan pegawai 28 orang. Sampai angkatan ke-33 yang lulus pada 2016, sekolah ini telah menamatkan 6.829 lulusan. Hingga kini sudah tujuh kepala sekolah pernah memimpin SMAN 1 Ubud. Mereka adalah Ida Bagus Putu Purba (alm), Anak Agung Gede Anom, I Wayan Mawa, Drs. Anak Agung Ketut Raka, M.Pd., Drs. I Made Nengah, M.Pd., Drs. Made Sudama, M.M., M.Pd. dan I Wayan Gabra, S.Pd., M.Pd. ‘’Dari ketujuh itu, beberapa di antaranya bisa hadir langsung dalam puncak perayaan HUT kali ini,’’ katanya. Kesuksesan program sekolah tidak lepas pula dari peran komite. Ketua komite pertama yakni Tjokorda Agung Suyasa (almarhum). Kemudian kepemimpinan dilanjutkan Dr. Ir. Tjokorda
Artha Ardhana Sukawati, M.T. Selanjutnya Ketua Komite SMAN 1 Ubud yang saat ini menjabat ialah Dr. Tjokorda Gede Raka Sukawati, S.E., M.M. Ketua Komite SMAN 1 Ubud Dr. Tjokorda Gede Raka Sukawati menekankan, melalui tema yang diambil pada HUT kali ini, maka sudah selayaknya Komite SMAN 1 Ubud, memberikan dukungan moral, motivasi, sampai pada finansial memalui kontribusi pembiayaan pendidikan dari masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, pada perayaan HUT diserahkan hadiah perlombaan yang diadakan sebelumnya. Setelah penyerahan hadiah, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMAN 1 Ubud untuk kemudian diserahkan ke Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gianyar dan Ketua Komite. (kmb35/k250)
Bali Post/ist
HUT - Kepala SMAN 1 Ubud I Wayan Gabra berfoto bersama Ketua Komite, jajaran instansi terkait serta para siswa pemenang lomba serangkaian HUT ke-35 SMAN 1 Ubud.
MPLS SMP Negeri 3 Tampaksiring
Wujudkan Siswa Berkarakter dan Berintegritas Gianyar (Bali Post) SMP Negeri 3 Tampaksiring menyelenggarakan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (14/7) kemarin. Kegiatan yang diselenggarakan di wantilan
Pura Dalem Pejeng, Tampaksiring itu diikuti ratusan siswa baru. Menjadi sebuah kebanggaan pada momen MPLS SMP Negeri 3 Tampaksiring karena dihadiri langsung anggota DPD-RI Dr.
Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E., M.Si. Saat itu Wedakarna menyerahkan piagam pengawasan MPLS. Ini artinya MPLS di sekolah ini berjalan sesuai dengan koridor yang ditetapkan menteri.
Bali Post/nik
FOTO BERSAMA - Senator Arya Wedakarna berfoto bersama dengan kepala sekolah, guru, dan pegawai SMP 3 Tampaksiring.
Arya Wedakarna diterima langsung Kepala SMP Negeri 3 Tampaksiring Drs. A.A. Gede Suryatmaja, M.Pd.H. Di hadapan ratusan siswa, Wedakarna memaparkan, para peserta didik baru harus mampu menjadi siswa yang berprestasi. ‘’Semua anak didik di sekolah ini harus berprestasi, siap bersaing dengan peserta didik dari sekolah lain,’’ tegasnya. Dia juga menegaskan bahwa kondisi sumber daya manusia Bali ke depan semakin terjepit dan sulit bersaing di era MEA dan globalisasi, Untuk itu, dia memotivasi siswa baru agar terus melanjutkan pendidikan yang setinggi-tingginya dan menjadi sarjana. Dengan menjadi sarjana generasi muda akan lebih mudah mendapat pekerjaan. ‘’Paling penting, bekali diri dengan bahasa asing, termasuk kemampuan berbisnis dan teknologi. Jika tidak bisa berbahasa asing kita akan sulit bersaing,’’ tegasnya.
Terkait MPLS di SMP 3 Tampaksiring, dia menekankan harus berbudaya. Apalagi panitia adalah para guru, sehingga diharapkan tidak merepotkan orang tua siswa. Dalam kesempatan itu dia juga melakukan peninjauan lingkungan sekolah. ‘’Lingkungan sekolah di sini sudah asri dan bersih. Saya harap ini dipertahankan,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Tampaksiring A.A. Gede Suryatmaja mengatakan, pelaksanaan MPLS sejak Senin lalu. Siswa lebih dominan diperkenalkan lingkungan sekolah dan diberikan penanaman karakter. ‘’Di sini, kami lebih menanamkan pendidikan karakter untuk membentuk siswa berkarakter,’’ katanya. Suryatmaja juga berharap agar DPD-RI turut serta membantu SMP 3 Tampaksiring dalam memeroleh bantuan sehingga sekolah yang sudah mencetak ratusan siswa berprestasi ini dapat terus tumbuh. (kmb35/k200)
KLUNGKUNG
10
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Danramil Beri Wawasan Kebangsaan
Semarapura (Bali Post) –
Danramil 1610-01/Klungkung, Kapten Inf. I Gede Swastika mengisi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 1 Klungkung, Kamis (14/7) kemarin. Ia memberikan pengarahan dan pembinaan menyangkut wawasan kebangsaan dan bela negara. Dalam arahannya kepada 517 siswa baru, Danramil pada intinya menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan dan bela negara serta pengetahuan pertahanan nasional harus dimiliki oleh segenap warga negara Indonesia. Bekal dasar kecintaan terhadap Tanah Air ini sebagai pemicu dan pengobar semangat, serta mampu membangkitkan patriotisme, kejujuran, keteguhan, dan disiplin demi keutuhan NKRI. Para siswa juga ditekankan disiplin dalam belajar dengan melestarikan budaya pendidikan yang berkarakter dan berkepribadian yang luhur. Selain itu, menghindari perselisihan dan tawuran dengan sesama teman atau sekolah. ‘’Sebagai generasi penerus, siswa mesti fokus belajar sehingga mampu tumbuh dan bersaing dengan dunia pendidikan negara-negara maju,’’ kata Swastika. (kmb40)
Bali Post/kmb40
SISWA BARU – Siswa baru SMKN 1 Klungkung mendapat pengarahan dan pembinaan dari Danramil 1610-01/Klungkung Kapten Inf. I Gede Swastika.
Pengelolaan Sma/Smk
Disdikpora Harapkan Dana Dihibahkan ke Kabupaten Semarapura (Bali Post) –
Batalnya pengambilalihan pengelolaan SMA/SMK dari kabupaten ke provinsi membuat Disdikpora Kabupaten Klungkung kelimpungan. Masalahnya, Disdikpora Klungkung telanjur tidak menganggarkan dana pengelolaan SMA/SMK untuk tahun 2017, pascadata Bali Post/kmb40 P3D (prasarana, perI Ketut Suadnyana sonalia, pendanaan, dan dokumen) diserahkan ke Provinsi Bali pada awal Maret lalu. Pengelolaan SMA/SMK tetap dilakukan kabupaten/kota setelah dikabulkannya gugatan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Sebelumnya, SMA/SMK rencananya dikelola provinsi mulai 2017. “Sekarang pengelolaan SMA/SMK kembali ke kabupaten/ kota masing-masing. Mau tidak mau kami harus ikuti,” ujar Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Klungkung I Ketut Suadnyana, Kamis (14/7) kemarin. Batalnya pengambilalihan pengelolaan tersebut membuat pihaknya pusing. Pasalnya, untuk pengelolaan SMA/SMK tahun depan pihaknya tidak menganggarkan dana setelah data P3D diserahkan ke provinsi per 1 Maret lalu. Padahal jumlah dana yang harus dianggarkan tersebut tidak sedikit, yakni mencapai Rp 24 miliar. Anggaran tersebut meliputi biaya belanja pegawai dan biaya operasional. Terkait solusi untuk mengatasi persoalan itu, Suadnyana mengaku masih menunggu petunjuk Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Ia yakin meski APBD Klungkung terbilang kecil, pemkab kemungkinan dapat menanganinya, terlebih bupati sangat konsen dengan dunia pendidikan. “Namun kami tetap harapkan dana yang sudah teralokasi di provinsi bisa dihibahkan dalam bentuk BKK (bantuan keuangan khusus) dan sebagainya, sehingga harapan meningkatkan mutu pendidikan menengah bisa diwujudkan,” kata Suadnyana. (kmb40)
Petani Garam di Blatung Resah Semarapura (Bali Post) – Lahan penggaraman di Dusun Blatung, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, diduga diperjualbelikan oleh oknum warga setempat. Kondisi ini membuat petani garam resah, padahal mereka mengklaim areal yang ditempatinya untuk lokasi penggaraman di dekat Pantai Blatung merupakan tanah negara. Petani garam Ni Wayan Suriasih bersama menantunya Ni Ketut Purniasih yang juga petani garam mengaku sudah sempat dipertemukan dengan pembeli lahan oleh si penjual. Saat itu investor yang diketahui dari Karangasem mengaku sudah membeli tanah tersebut dari petani garam dan diminta pindah. “Saya diminta tanda tangan. Tanda tangan untuk apa, saya tidak tahu,” katanya, Kamis (13/7) kemarin. Suriasih sempat meminta oknum yang menjual tanah menunjukkan bukti-bukti kepemilikan lahan, seperti sertifikat dan
Jumlah kasus penyakit demam berdarah (DB) di Kabupaten Klungkung cenderung menurun sejak Mei lalu. Kendati demikian, Dinas Kesehatan setempat tetap meminta masyarakat aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), mengingat cuaca tidak menentu seperti saat ini sangat berpotensi meningkatkan perkembangbiakan nyamuk. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dr. Made Adi Swapatni ditemui di kantornya, Kamis (14/7) kemarin, mengatakan sebelum mengalami penurunan seperti sekarang, angka kasus DB sempat meningkat selama empat bulan pada awal tahun. Pada Januari tercatat 14 kasus, Februari 44 kasus, dan Maret 150 kasus. Angkanya terus meningkat dan memuncak pada April, yakni 195 kasus. “Peningkatan kasus DB salah satunya dipengaruhi cuaca. Hujan yang tidak beraturan menyebabkan tingginya perkembangbiakan nyamuk. Peningkatan kasus juga disebabkan tingginya mobilitas masyarakat saat ini,” terangnya. Selama Mei warga yang terjangkit DB tercatat 115 orang. Angka ini terus menurun menjadi 94 pada Juni dan sam-
menanyakan batas di sisi selatan kepemilikan lahan dengan maksud bisa menggeser gubuk. Akan tetapi, si penjual menolak menunjukkan bukti-bukti sertifikatnya. Malah petani garam dilarang oleh investor membeli lahan tetap untuk membangun gubuk penggaraman, dengan alasan menghalangi pemandangan pantai. Keduanya diberi uang transport Rp 800 ribu ketika diundang ke rumah pihak yang menjual lahan tersebut. Pemberian uang tidak saat itu saja. Setelah diundang ke rumah si penjual lahan, dirinya kembali diberikan uang Rp 500 ribu.
“Terus terang saya bingung sekarang ke mana akan pindah, karena sepengatahuan saya lokasi penggaramam yang saya tempati merupakan tanah negara,” ujar Suriasih. Ia sudah menyampaikan masalahnya kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika turun ke lapangan. Ketika itu Bupati menyarankan petani garam di Pantai Blatung tidak pindah, melainkan terus beraktivitas. Akan tetapi, menyusul datangnya pihak pembeli, Suriasih bersama menantunya masih tetap waswas. “Mau bagaimana lagi, hanya ini mata pencaharian
kami di sini,” jelasnya.
Pengaduan
Perbekel Pesinggahan Nyoman Suastika mengatakan sempat mendengar terkait adanya transaksi jual-beli lahan di dekat Pantai Blatung. Informasi ini didapatkannya dari kepala dusun setempat. Akan tetapi belum ada informasi pengaduan yang diperolehnya dari pihak warga. Untuk memastikan ada tidaknya transaksi jual-beli tersebut, Suastika akan menelusurinya. Termasuk mencari tahu status tanah yang dijual itu. “Intinya Desa Pesinggahan sepakat mendukung pemkab dalam melakukan penataan Pantai Blatung dan sekitarnya,” sebutnya. Sementara itu, Bupati Suwirta mengungkapkan pemkab
sudah melakukan pendataan dan pemetaan yang mana merupakan tanah hak milik dan tanah negara di sepanjang tepi Pantai Goa Lawah sampai Blatung. Sebatas mana tanah hak milik seseorang perlu dicek kembali di lapangan. “Kalau lokasinya di lahan hak milik bisa dipindah. Kami akan cek lagi gambarnya biar jelas,” ungkapnya. Menurut Bupati, perencanaan penataan Pantai Blatung dan Goa Lawah sudah selesai. Proposal penataan akan dibawa ke Kementerian Pariwisata RI. “Intinya tidak ada yang boleh melarang petani garam melakukan aktivitas di sana. Siapa pun yang bikin sesuatu di sana tidak boleh menutup akses publik,” tegasnya seraya memperkirakan ada lahan kosong sekitar 15 are di Pantai Blatung yang merupakan tanah negara. (kmb)
Perangkat Desa dan Pelajar Dijadikan API
Semarapura (Bali Post) -
Ratusan perangkat desa dan pelajar di Kabupaten Klungkung diberdayakan sebagai Agen Perubahan Informatika (API) Desa. Pembentukan API Desa oleh Pemkab Klungkung dan Direktorat Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika ini, untuk menyiapkan sumber daya manusia yang nantinya diharapkan dapat menularkan dan mengedukasi masyarakat dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di wilayah pedesaan. Acara diselenggarakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Klungkung, Kamis (14/7) kemarin. Hadir Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Camat Banjarangkan Ida Bagus Mas Ananda, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo) I Nengah Sukasta, serta Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Septriani Tangkari. Menurut Sukasta, kegiatan diikuti 150 peserta yang berasal
Warga Diminta Tetap Gencarkan PSN
Semarapura (Bali Post) -
Bali Post/kmb
Lahan Penggaraman Diduga Diperjualbelikan BLATUNG - Lokasi penggaraman di tepi Pantai Blatung, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung.
pai pertengahan Juli ini jumlah kasus DB tercatat 32. Meski angka kasus DB cenderung mengalami penurunan, pihaknya tetap meminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aides aigepty tersebut. Masyarakat diharapkan tetap berperilaku hidup bersih dan sehat, serta aktif melakukan PSN dengan cara 3M. Jika hal ini tidak dilakukan, tidak menutup kemungkinan nyamuk tetap bisa berkembang, terlebih cuaca tidak menentu. “PSN tidak bisa dilakukan perorangan, tapi harus bersamasama dengan mengaktifkan kegiatan gotong royong,” ungkap Swapatni. (kmb40)
Bali Post/kmb40
dr. Made Adi Swapatni
dari tiga unsur, yaitu aparat desa, karang taruna, serta relawan informasi dan informatika yang diambil dari sekolah. Tidak hanya dibentuk, mereka juga dibekali materi seperti internet cerdas, produktivitas, dan aplikasi sistem informasi desa. Septriani Tangkari menyampaikan, dengan ditetapkannya Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, pengembangan sistem informasi desa yang terdiri atas perangkat keras, perangkat lunak, jaringan dan sumber daya manusia merupakan kewajiban pemerintah kabupaten. Pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan salah satu faktor penting dan strategis dalam pembangunan agar lebih efektif, efisien, dan berdaya guna. Sementara itu, Bupati Suwirta menyambut baik kerja sama Direktorat Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Pemkab Klungkung dalam pembentukan, pendampingan, dan pemberdayaan API Desa.
Pembentukan API Desa merupakan suatu langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang nantinya dapat menularkan dan mengedukasi masyarakat dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di wilayah pedesaan. Nantinya masyarakat desa diharapkan dapat memberdayakan dan mengambil manfaat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. (kmb40) BENTUK - Kegiatan pembentukan, pendampingan, dan pemberdayaan API Desa di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Klungkung.
Bali Post/kmb40
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Jatah ADD Berubah
Dewan Khawatirkan Munculkan Polemik
Singaraja (Bali Post) – Pola distribusi jatah Alokasi Dana Desa (ADD) memasuki masa perubahan anggaran tahun ini mengalami perubahan. Akibatnya, ada puluhan desa jatah ADD-nya turun dibandingkan dalam anggaran APBD induk 2016. Sebaliknya, ada desa yang menerima jatah ADD meningkat dari yang diterima sebelumnya. Situasi ini mengundang kekhawatiran lembaga dewan di Kabupaten Buleleng. Untuk itu, dewan mendesak eksekutif segera mensosialisasikan perubahan pola distribusi ADD. Hal itu terungkap dalam rapat antara Badan Anggaran (Banggar) dengan eksekutif membahas rancangan APBD perubahan 2016 di ruang gabungan komisi DPRD Buleleng Kamis (14/7) kemarin. Rapat dipimpin Ketua Banggar Gede Supriatna. Dari eksekutif hadir Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gede Dharmaja, dan para kepala dinas lingkup Pemkab Buleleng. Dalam rapat tersebut, anggota Banggar DPRD Putu Mangku Budiasa menjelaskan, memasuki masa perubahan anggaran ini jatah ADD di daerahnya tiba-tiba berubah. Dari penelusuran yang dilakukan, beberapa desa mengalami penurunan jatah ADD dengan nilai yang bervariasi antara Rp 100 hingga Rp 200 juta. Dia mencontohkan desa di Kecamatan Sukasada saja total penurunannya Rp 12 miliar. Namun sebaliknya, ada desa yang menerima jatah ADD meningkat dibandingkan sebelumnya. Atas kondisi ini, Mangku Budiasa mengaku khawatir program pembangunan yang sudah disusun oleh desa akan mandek. Tidak itu saja, dia khawatir hal itu memunculkan polemik dan kecemburuan antardesa. Hal senada diungkapkan anggota Banggar lainnya Putu
Mangku Mertayasa. Politisi asal Desa Banjar Kecamatan Banjar ini menerangkan, dari total desa di Buleleng ada 62 desa jatah ADD-nya turun. Sementara ada 72 desa yang menerima kucuran ADD bertambah. Untuk itu, ia meminta agar Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) segera mensosialisasikan perubahan pola distribusi ADD memasuki perubahan anggaran tahun ini. Bagi desa yang jatah ADD-nya turun dipastikan akan mengganggu program pembangunan yang sudah disusun oleh desa bersama perangkat lainnya. Tidak menutup kemungkinan jika banyak program di desa yang akan mandek akibat perubahan pola distribusi ADD tersebut. Sekab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, jumlah total ADD di Kabupaten Buleleng tidak ada perubahan. Sesuai dokumen APBD induk, Buleleng mengucurkan ADD senilai Rp 130 miliar lebih. Menginjak perubahan anggaran muncul perubahan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) pengelolaan ADD dari pemerintah pusat. Sebelumnya, indikator pembagian jatah ADD berdasarkan data kemiskinan yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS). Saat ini, indikator mengacu data rumah tangga miskin (RTM) yang ditetapkan di daerah. Atas perubahan itu otomastis jatah ADD antara satu desa dengan desa yang lain mengalami perubahan. “Ini hanya perubahan pola pembagian alokasinya. Jika sebelumnya memakai acuan kemiskinan di BPS sekarang memakai data kemiskinan di daerah. Termasuk ada indikator lain seperti jumlah dusun, sehingga ini yang menyebabkan ada penurunan dan satu sisi ada penambahan jatah,” tegas Puspaka sembari diiyakan Dharmaja. (kmb38)
Bali Post/mud
APBD PERUBAHAN - Badan Anggaran di DPRD Buleleng membahas rancangan APBD Perubahan 2016 di ruang gabungan komisi Kamis (14/7) kemarin.
Suara Buleleng Ditindak Tegas
Mohon dengan sangat kepada pihak terkait untuk menindak tegas penduduk pendatang yang tak jelas tujuan dan identitasnya. Penduduk pendatang yang tak punya kelengkapan administrasi dan juga tak punya tujuan yang jelas agar dikembalikan ke daerah asalnya. Pasek Sujana, Bantang Banua
BULELENG DPRD Bahas APBD Perubahan 2016
Anggaran Sejumlah SKPD Dipangkas Singaraja (Bali Post) – Memasuki pertengahan tahun 2016, beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Buleleng anggarannya terpaksa dipangkas. Besarannya bervariasi. Terbesar 55 persen dari anggaran yang dialokasikan pada APBD induk 2016. Anggaran yang tidak terealisasi itu dialihkan untuk membiayai program yang membutuhkan sokongan dana dalam pertengahan tahun ini.
Bali Post/mud
PERUBAHAN - Sidang paripurna membahas Rancangan APBD Perubahan tahun 2016, Kamis (14/7) kemarin.
Cegah Pencurian Telur Penyu di Penimbangan Singaraja (Bali Post) Polres Buleleng mulai memberdayakan petugas keamanan di penangkaran telur penyu Pantai Penimbangan Desa Baktiseraga, Buleleng. Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya, Kamis (14/7) kemarin, mengatakan, upaya ini dilakukan menyusul adanya pencurian telur penyu di Penimbangan. Kepolisian mengintensifkan penjagaan sebagaimana dikeluhkan nelayan setempat. “Pengamanan akan kami intensifkan. Kami sudah dapat laporan kalau ada pencurian telur penyu,” ujarnya Kamis, (14/7) kemarin. Ia menjelaskan, petugas telah mendapat informasi tentang aksi pencurian itu. “Saya sudah perintahkan anggota dan Kasat Pol. Air Polres Buleleng, untuk mengamankan dan merancang sosialisasi bersama instansi terkait,” jelasnya. Tak hanya pencurian telur penyu, aparat kepolisian di Buleleng juga berupaya mencegah penangkapan ikan dengan cara ilegal. Salah satunya dengan membentuk satgas Illegal Fishing. “Sat-
AKBP I Made Sukawijaya, M.Si.
Bali Post/kmb34
gas Illegal Fishing beranggotakan Sat. Pol. Air,” ujar Sukawijaya. Saat ini, Satgas memanfaatkan empat kapal boat setiap dilakukan patroli rutin. “Sat. Pol. Air Polres Buleleng, memiliki empat kapal dengan tipe C2 dan C1. Walaupun belum ada temuan tetapi patroli tetap dilakukan,” ucapnya.
Sebab sebelumnya ditengarai nelayan luar daerah mengalukan pengeboman ikan di perairan Tejakula, Menjangan, Sumberkima, dan Sangsit. “Salah satu wilayah yang terus mendapat perhatian adalah perairan Menjangan yang kaya terumbu karang,” paparnya. (kmb34)
Wanita asal Dusun Gunung Ina Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt, kini tak berdaya. Buleleng Social Community (BSC), Kamis kemarin,
menjenguknya. Darmini membutuhkan uluran tangan atas sakit lupa ingatan dan tunawicara yang dialaminya sejak lahir. “Semenjak lahir ia mengalami sakit-sakitan. Dia mengalami lupa ingatan dan tunawicara,” ujar Eka Tirtayana Kordinator BSC. Tirtayana menjelaskan, Darmini tidak bisa bebas seperti orang pada umumnya. Dia terpaksa berdiam diri di dalam rumah. “Dia tinggal dalam kondisi ruangan yang tidak layak dan bahkan tanpa alas tidur,” jelasnya. Dari penuturan kerabat dekatnya, kondisi Darmini menurun sejak tiga tahun lalu. Ketika itu, Darmini pergi tanpa sepengetahuan keluarga. Akhirnya, ia pun harus terus berada di dalam kamar. “Itu dilakukan karena saudaranya cemas dan takut dia menghilang. Saudaranya hanya kerja sebagai buruh harian lepas sehingga untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari masih jauh dari kurang,” tandasnya. (kmb34)
Kondisi Darmini Memprihatinkan NI Ketut Darmini kondisi kesehatannya sangat memprihatinkan. Kemiskinan yang menderanya, membuat wanita cacat mental ini tak berdaya.
Beri Efek Jera
Ucapan terima kasih kepada aparat terkait yang giat menangkap pelaku kasus pencurian sepeda motor dan pelaku kasus narkoba yang marak terjadi Buleleng. Terkait adanya pelaku pencurian sepeda motor yang masih di bawah umur agar tetap diproses secara hukum untuk memberi efek jera. Gung Surya, Lovina
Lintas
Suliada Kusana Dilantik KETUT Suliada Kusana dilantik sebagai Perbekel Desa Subuk Kecamatan Busungbiu Kamis (14/7) kemarin. Kusana merupakan pejabat pengganti antar-waktu (PAW) perbekel sebelumnya yang dijabat Wayan Arnika yang meninggal dunia setelah enam bulan dilantik. Semula Kusana akan dipilih melalui musyawarah desa (musdes). Namun, musdes gagal sehingga dilakukan pemilihan langsung. Saat itu, Kusana bersaing dengan dua calon lain yakni Ketut Pasek dan Gede Yasa Suryawan. Pemilihan itu kemudian dimenangkan oleh Kusana dengan merebut 23 suara dari 33 perwakilan pemilih. Usia melantik, Bupati Putu Agus Suradnyana menugaskan perbekel yang baru fokus pada programprogram pemberdayaan desa. Selain itu, perbekel juga harus bersinergitas dengan BPD, LPM, maupun desa adatnya. “Seluruh komponen masyarakat Desa Subuk harus diberdayakan dengan baik dan Perbekel harus mulai dari hal tersebut untuk menyinergikan pembangunan di di desa,” katanya. Perbekel Desa Subuk Ketut Suliada mengatakan, sudah mempunyai perencanaan mengenai pembangunan di desanya. Perencanaan sebelumnya yang telah dituangkan dalam RPJMDes oleh perbekel terdahulu akan dilanjutkan. “Kita juga akan membuat skala prioritas. Selain itu sinergitas akan kita bangun di Desa Subuk ini,” tegasnya. (kmb38)
11
Ketut Darmini
Bali Post/kmb34
Hal itu terungkap dalam sidang paripurna dengan agenda penyampaian nota pengantar Bupati terhadap rancangan APBD Perubahan 2016, Kamis (14/7) kemarin. Sidang dipimpin Ketua Dewan Gede Supriatna dan eksekutif dihadiri Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp., OG. Berdasarkan dokumen rancangan APBD perubahan, penurunan anggaran terjadi pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Lembaga ini sebelumnya menerima anggaran Rp 5,15 miliar. Memasuki pertengahan tahun, anggarannya turun menjadi Rp 4,14 miliar. Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah juga mengalami penurunan. Semula anggaran yang dikelola Rp 1,54 miliar kini turun menjadi 1,09 miliar. Demikian pula Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) dalam perubahan ini angarannya semula Rp 5,57 miliar kini anggarannya turun menjadi Rp 4,40 miliar. Penurunan anggaran ini mencapai 1,17 miliar atau 21,03 persen. Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) sebelum perubahan mendapat dana Rp 6,73 milir. Memasuki perubahan anggarannya turun menjadi Rp 6,03 miliar, sehingga rasionalisasi anggaran di lembaga ini mencapai Rp 703,64 juta. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna usai sidang mengatakan, penurunan anggaran beberapa SKPD ini pada masa perubahan merupakan hal yang biasa. Kebijakan menurunkan oleh pemerintah juga dinilai sudah berdasarkan kajian yang menyebutkan kalau SKPD bersangkutan programnya belum bisa berjalan optimal.
Sementara hasil pengurangan anggaran telah dikaji dengan proporsional dan pengalokasiannya juga dinilai sudah tepat untuk menuntaskan program di SKPD lain yang lebih urgen untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dia juga mengatakan, dalam perubahan anggaran ini pemerintah tetap fokus untuk melaksanakan program strategis seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur. Bahkan, dalam perubahan ini anggaran untuk bidang ini mengalami peningkatan. “Setiap membahas perubahan anggaran, saya kira sudah biasa ada penurunan. Khusus untuk SKPD yang anggarannya dikurangi itu karena programnya belum berjalan dan dialihkan untuk membiayai program yang lebih penting,” katanya. Sementara itu, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan, penurunan anggaran di beberapa SKPD itu bukan berarti lembaganya tidak mampu melaksanakan program atau kegiatan yang direncanakan. Namun, kebijakan ini sudah melalui pengkajian matang dan hasilnya memang ada proram dan kegiatan yang sifatnya tidak terlalu urgen, sehingga masa perubahan ini dilakukan penyesuaian. Anggaran yang tidak terpakai itu kemudian dialihkan, sehingga program yang urgen dan memerlukan sokongan anggaran dapat dipenuhi hingga tutup tahun 2016. “Kalau yang turun ini sudah berdasarkan kajian tim. Khusus untuk program strategis yang sudah disusun itu kita sokong anggarannya melalui perubahan ini, sehingga program yang urgen itu terselesaikan hingga tutup anggaran nanti,” jelasnya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Ketua DPD PDI-P Bali, Wayan Koster, dalam sambutan di Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PDI-P Buleleng, mendukung pasangan incumbent Putu Agus Suradnyana, S.T. dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dalam Pilkada mendatang. “Rencana tahun 2017 ini di Buleleng, kita bisa menang. Soal siapa pasangan calon diusung PDI Perjuangan itu sudah selesai. Saya terus berkoordinasi dengan DPP. Bahwa pasangan yang diusung itu adalah incumbent, incumbent, incumbent,” tegas Koster dalam sambutan di Rakercab PDI-P Buleleng, Rabu (13/7) lalu. Dalam pertemuan mengusung tema ‘‘Memilih jalan trisakti untuk kesejahteraan rakyat Buleleng melalui pola pembangunan nasional semesta berencana’’, Koster berharap kader PDI-P kompak dalam Pilkada 2017. Visi misi calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, incumbent wajib melaksanakan apa yang digariskan rapat kerja daerah pertama Provinsi Bali. “Melalui pola pembangunan nasional semesta berencana, yang harus diterapkan di Kabupaten Buleleng,” ucapnya. Ia tidak ingin PDI-P kalah di Bumi Panji Sakti Singaraja. Pasalnya salah satu basis kekuatan partai
berada di Buleleng. Tak pelak, Pilkada 2017 adalah pertarungan besar dan berimbas kepada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018. “Rekomendasi DPP mudahmudahan akhir bulan ini dapat selesai. Jangan cari pemimpin yang lain. Survei calon sudah saya cermati dengan cermat,” imbuhnya. Selain itu, Koster tidak mau kader PDI-P terpecah belah. Dukungan dari tingkat bawah supaya mengalir kepada Putu Agus Suradnyana. Sebanyak 70 persen suara idealnya harus dikejar dalam Pilkada Buleleng. “Semua kader bekerja. Kita bersatu kompak. PASS di hati. Tinggal menghitung bulan sekarang Pilkada Buleleng sudah dekat. Galang kekuatan di desa. Tidak sekadar menang, tapi menang dengan suara maksimal,” tegasnya lagi. Selama berlangsungnya rakercab kader militan PDI-P Dewa Nyoman Sukrawan tak hadir. Setelah dikonfirmasi, ketidakhadiran Sukrawan, karena dia tengah melakukan acara pembagian sembako kepada masyarakat miskin di Buleleng. Ia menepis isu membelot. “Tidak ada masalah kalau diisukan apa pun. Saya sedang menggalang kekuatan untuk maju independen di Pilkada Buleleng,” ucapnya. (kmb34)
PDI-P Dukung Petahana
JEMBRANA
12
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Bali Post/olo
MERESMIKAN – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama para penerima bantuan bedah rumah, Camat dan BKAD Kecamatan Negara saat meresmikan bedah rumah dari dana sosial SHU SPKP Kecamatan Negara.
Dana Sosial SHU SPKP Kecamatan Negara
Dialokasikan untuk Belasan Bedah Rumah
Negara (Bali Post) – Dana sosial Sisa Hasil Usaha (SHU) Simpan Pinjam Khusus Perempuan (SPKP) di Kecamatan Negara dialokasikan untuk belasan bedah rumah bagi KK miskin. Peresmian belasan bedah rumah digelar, Kamis (14/7) kemarin di rumah milik I Putu Sudarma (30), Lingkungan Awen, Kelurahan Lelateng oleh Bupati Jembrana I Putu Artha. Bupati disaksikan para pimpinan SKPD terkait, Camat Negara, Kepala Desa/Lurah se-Kecamatan Negara dan BPD menandatangani prasasti bantuan bedah rumah tersebut. Camat Negara I Ketut Karyadi Erawan mengatakan, bantuan bedah rumah ini merupakan hasil dari penyisihan SHU SPKP. Setiap tahun bantuan ini diberikan. Tahun ini di kecamatan Negara sebanyak 11 unit bedah rumah senilai Rp 20 juta per rumah. Ditambahkan Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Negara I Ketut Suasana mengatakan, bedah rumah yang dilengkapi kamar
mandi ini dikerjakan secara swakelola. Selain bedah rumah, SHU SPKP ini juga dialokasikan untuk beasiswa dan peningkatan kapasitas kelembagaan melalui studi banding dan pelatihan. Sebagian juga masuk untuk modal. Rencananya pada tahun 2017 akan ada SHU masuk ke desa/kelurahan berdasarkan proporsi dan banyaknya desa/kelurahan memberikan kontribusi SHU. Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan manfaat dari SPKP ini menurutnya luar biasa. Dari hasil SHU membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui bedah rumah. “Kami mengucapkan terima kasih semua kecamatan berkontribusi melalui bantuan bedah rumah,” ujar Bupati Artha. Bupati juga mengapresiasi dengan anggaran Rp 20 juta per unit bisa dihasilkan rumah lengkap dengan kamar mandi. Hal tersebut tidak lain karena adanya swadaya dan swakelola, sehingga hasilnya lebih optimal. (kmb26/k100)
Usai Lebaran
Kapolres Sambangi Sejumlah Tokoh Agama Negara (Bali Post) Guna mempererat tali silaturahmi, khususnya tokoh agama, Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo bersama Wakapolres Jembrana Kompol A.A Rai Laba dan jajaran melakukan safari halal bihalal, Rabu (13/7) lalu. Kegiatan yang merupakan serangkaian Hari Raya Idul Fitri 1437 H ini, juga merupakan ungkapan terima kasih atas kerja sama dalam pengamanan selama operasi Ramadaniya 2016. Semuanya berjalan lancar dan aman. Sejumlah tempat yang dikunjungi, diantaranya KH Zaki H. selaku Ketua MUI Jembrana dan Ketua Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ulum di Kelurahan Loloan Timur Negara. Selain itu, juga H. Muhamad Yahya Alhabsi di Banyubiru, Ketua Pengasuh Ponpes Nurul Ikhlas Desa Banyubiru, Negara, KH. Fathurahim di Desa Banyubiru Negara, Ustad Habib Salim Bafaqih selaku pengasuh Ponpes Al Bafaqiyyah Lingkungan Terusan Kelurahan Lelateng, Negara. Kapolres Djoni Widodo, Kamis (14/7) kemarin, mengatakan silaturahmi seperti ini sering dilakukan dalam momen tertentu, guna meningkatkan tali silaturahmi. Pihaknya menyampaikan terima kasih atas dukungannya, rangkaian pengamanan selama op-
erasi Ramadaniya 2016, dan arus mudik serta arus balik yang berjalan lancar. Peran para tokoh ini menurutnya sangat penting, khususnya dalam pengawasan suatu wilayah. Apalagi yang berkaitan dengan sebuah pemahaman yang berbeda, sehingga bisa disikapi sejak dini. Kapolres mengakui selama ini dengan antisipasi dini berkoordinasi dengan tokoh agama dan masyarakat, keamanan di Jembrana terjaga baik dan tidak ada gesekan-gesekan. Peran babinkamtibmas juga ditingkatkan berkoordinasi dengan para tokoh di desa masing-masing. Termasuk pengawasan jalur tikus mengantisipasi adanya penyusupan. “Mari kita jaga keamanan Bali bersama-sama. Kami tidak bisa berbuat banyak tanpa peran aktif masyarakat,” jelasnya. (kmb26)
Bali Post/olo
PKL BERJUALAN – Kondisi di sekitar Taman Patung Siwa di Gilimanuk kini mulai dipenuhi pedagang kaki lima (PKL). Beberapa PKL terlihat berjualan di depan patung. Taman patung ini memberikan suasana baru di pintu masuk Bali, Gilimanuk. Dengan latar belakang landscape keindahan Teluk Gilimanuk.
Satpol PP Tertibkan PKL Berjualan di Trotoar 10 Pedagang Terjaring
Negara (Bali Post) Setelah pedagang kaki lima (PKL) dadakan, kini petugas Satpol PP Pemkab Jembrana menertibkan pedagang yang berjualan di trotoar di seputaran Kota Negara, Kamis (14/7) kemarin. Sedikitnya ada 10 PKL yang terjaring, bahkan tempat jualannya diamankan petugas. Para PKL hanya bisa pasrah melihat dagangan mereka dinaikkan ke mobil Satpol PP. Sementara pedagang yang cekatan berhasil meloloskan diri. Beberapa PKL yang terjaring mengakui dirinya memang salah berjualan di tempat terlarang. “Tapi jangan dong dagangan kami di rampas. Kan bisa dikenai denda. Istri dan anak-anak kami juga butuh makan,” jelas salah satu PKL. Abdul Wahid (38), seorang pedagang es kelapa muda asal Ketugtug, Negara mengaku tidak tahu kalau berjualan di trotoar dalam kota dilarang. Saat ditertibkan ia tidak kuasa melawan
petugas. Ia hanya bisa pasrah melihat dagangannya diamankan petugas Satpol PP. Wahid mengaku tidak punya pekerjaan lain kecuali berjualan. Karena itu dia berharap pemerintah bisa menyediakan tempat berjualan, karena Pasar Senggol Negara sudah penuh pedagang. Danton I Satpol PP Pemkab Jembrana Nyoman Budi Argawa dikonfirmasi mengatakan operasi penertiban tersebut dilakukan sebagai upaya penegakan Perda 5 Tahun 2007, tentang ketentraman dan ketertiban. Giat tersebut dilakukan, yang didahului dengan sosialisasi dan dilanjutkan dengan penindakan. Operasi penertiban tersebut, katanya akan terus dilakukan untuk penegakan perda demi ketentraman dan ketertiban masyarakat. Dari operasi tersebut, pihaknya berhasil menjaring 10 pedagang kaki lima yang berjualan di daerah terlarang. (kmb)
Bali Post/kmb
BERIKAN PENJELASAN - Sejumlah petugas Satpol PP Pemkab Jembrana ketika sedang memberikan penjelasan kepada Abdul Wahid, salah seorang PKL yang berjualan di trotoar di Kota Negara.
Soal Pengalihan SMA/SMK ke Provinsi
Sebelum Ada SK, Sekolah Diminta Jangan Cemas
Negara (Bali Post) – Adanya informasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan pengelolaan SMA/SMK ke Provinsi memicu keresahan di kalangan guru, khususnya SMA/SMK. Guna menyikapi hal tersebut, pihak Dinas Pendidikan, Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disdikporaparbud) Jembrana, Kamis (14/7) kemarin mengumpulkan Kepala SMA/SMK se-Jembrana. Sekolah diminta untuk tidak resah, sembari menunggu adanya surat keputusan (SK). Kepala Disdikporaparbud Jembrana I Nengah Alit mengakui adanya informasi terkait pengelolaan SMA sederajat itu membuat para kepala sekolah resah. Karena itu pihaknya mengumpulkan Kepala Sekolah, guna menyatukan persepsi terkait informasi ini. “Tadi saya sampaikan ke teman-teman kepala sekolah agar tidak resah dan menunggu keputusan resminya (SK),” ujar Alit. Apapun keputusannya nanti, katanya, kabupaten tetap mengikuti dan berjalan semestinya. SK terkait pelimpahan pengelolaan memang hingga kini belum diterima dinas. Namun, saat ini memang sudah dilakukan pendataan di seluruh SMA/SMK. Baik itu terkait inventaris personal, pendanaan, prasarana dan dokumen (P3D). Termasuk juga data base jumlah guru dan guru kontrak yang ada di seluruh SMA/SMK di Jembrana. Alit menambahkan, sejauh ini terkait pendataan sudah tidak ada masalah, sehingga ketika memang dilakukan pengambilalihan ke provinsi
pihaknya sudah siap. “Memang ada kecemasan menyusul adanya informasi itu, tapi tetap pada prinsipnya kita menunggu SK. Apa pun hasilnya, kita sudah siap,” tambahnya. Dari data tahun 2015, di Jembrana terdapat 14 SMA dan 10 SMK (negeri dan swasta). Sementara jumlah tenaga PNS yang sudah disetorkan ke
provinsi sebanyak 445 orang dan 150 tenaga kontrak SMA/ SMK. Adanya pengambilalihan kewenangan SMA sederajat, sesuai amanat UU ke provinsi ini sebelumnya juga menimbulkan pro-kontra. Ada yang menyambut positif, ada pula yang pesimis. Beberapa sekolah juga sudah bersiap merampungkan pendataan. (kmb26)
I Nengah Alit
Bali Post/olo
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
KARANGASEM
13
Rebut Kursi Gubernur Bali
Harga Mati bagi PDI-P Amlapura (Bali Post) -
PENGHARGAAN - Tradisi di SMAN 2 Amlapura, tiap tahun Kasek Nengah Miyasa memberikan penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi.
Siswa Antusias Ikuti MPLS di SMAN 2 Amlapura Tiga ”Srikandi” Siswa Terima Juara I Koperasi
SEBANYAK 332 siswa peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Amlapura antusias mengikuti kegiatan tersebut yang berakhir Kamis (14/7) kemarin. Jumat (15/7) ini, siswa baru itu akan mengikuti tes psikologi peminatan jurusan. Di sela-sela MPLS sejak Senin (11/7) lalu, sekolah setempat mendapatkan kado istimewa, karena tiga “srikandi” siswa sekolah setempat menerima gelar juara I Audisi Koperasi Provinsi Bali dalam rangka Hari Koperasi. Ketiga siswa juara itu di bawah binaan pembina Dra. Ni Nyoman Rai Sudiasih. Wakasek Kesiswaan Drs. Nyoman Sutama, M.Pd. menyampaikan itu Kamis (14/7) kemarin. Ketiga siswa peraih juara I Koperasi se-Bali itu meliputi NP Sri Indrani Remitha, Iin Arba’in Nur Prasetyo, dan Ni Komang Sri Yuni Arini. Terkait mendukung program pemerintah menggalakkan perkoperasian, kata Sutama, sesuai ketentuan, sekolah setempat tahun ini bakal menggalakkan lagi ekstrakurikuler bidang kewirausahaan, salah satunya koperasi. “Saat puncak HUT Koperasi di Karangasem, pemkab sudah memberikan penghargaan. Sementara penghargaan juara provinsi, bakal diserahkan di Bangli nanti,” ujarnya. Sutama menambahkan, pelaksanaan MPLS di SMAN 2 Amlapura berjalan lancar. Sayang, waktunya cukup singkat dibandingkan tahun sebelumnya. Dikatakan, kegiatan tahun ini lebih banyak model ceramah. Sedangkan tahun sebelumnya, ada model outbound yang sangat disenangani siswa. “Outbound sambil bermain, tujuannya memupuk kebersamaan,” paparnya. Sutama mengatakan, materi MPLS terdiri dari materi wajib dan pilihan. Dari silabus Kementerian Pendidikan Dasar, diadopsi di satu-satunya SMAN berintegritas di Karangasem itu, materi wawasan wiyata mandala, wawasan kebangsaan, tata krama, cara belajar dan pengenalan lingkungan. Materi pilihan, seperti ceramah antinarkoba, pengenalan ekskul, tata tertib dan panduan akademik. Dengan materi itu, diharapkan siswa baru nanti tak kalah, tapi mampu lebih tinggi prestasi dan disiplinnya dibandingkan siswa sebelumnya. Sebab, tantangan ke depan makin berat. Sutama menegaskan, lulusan tahun ini dari SMAN 2 berprestasi gemilang. Sebanyak 67 persen lulusan tahun ini lolos di perguruan tinggi negeri melalui penelusuran minat dan kemampuan. Dua orang lolos di Fakultas Kedokteran, empat di IPB, satu di ITB dan dua di Unud. “Dari 31 yang mendaftar di Undiksha Singaraja, 30 orang lolos,” ujar Sutama. Sementara itu, Kepala SMAN 2 Amlapura Drs. Nengah Miyasa, M.Pd. mengatakan, pihaknya mendorong siswa dan guru terus berprestasi. Dia berharap, makin tahun prestasi siswa dan guru meningkat serta tetap mempertahankan sekolah itu sebagai ikon pendidikan Karangasem. Ke depan mesti lebih baik dan memupuk kejujuran, apalagi tahun 2017, SMAN 2 wajib sudah mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). ”UNBK menjadi tantangan bagi kami, apakah siswa memang benar-benar mumpuni. Karena itu, di bawah bimbingan guru, siswa mesti lebih rajin belajar guna menyerap ilmu sebanyak-banyaknya,” tegasnya. Miyasa menambahkan, pihaknya memberikan penghargaan kepada siswa dan guru berprestasi. Sebaliknya, bagi yang melanggar, sudah ada tata tertib sekolah dan akan dikenai sanksi. Rutin tiap tahun, terkait pelepasan siswa kelas XII atau saat puncak HUT sekolah, siswa dan guru berprestasi diberi penghargaan. (013/k330)
Diduga Derita Gangguan Jiwa
Seorang Wanita Diamankan Satpol PP
Amlapura (Bali Post) – Satpol PP Pemkab Karangasem mengamankan seorang wanita yang meresahkan di wilayah Subagan, Karangasem. Wanita yang mengamuk di depan warung di Subagan itu diamankan dan diserahkan ke Dinas Sosial Karangasem. Dihubungi Kamis (14/7) kemarin, Kepala Satpol PP Iwan Supartha, S.H. membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang wanita yang diduga menderita gangguan jiwa. Awalnya, pihaknya menerima telepon dari seorang penjaga warung di Subagan. Tim penelusur lantas diterjunkan ke lokasi. Wanita itu berhasil dibujuk selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Karangasem. Sebelumnya, Satpol PP mengamankan dua wanita muda yang mengaku dari Brebes, Jateng. Kedua wanita itu, Tri Haryati (22) dan Turipah (24). Keduanya dilaporkan warga Karangsokong. Karena tidak ditemukan pelanggaran dan membawa kartu identitas, keduanya lantas diserahkan ke Dinas Sosial Karangasem. Saat ditanyai, kedua wanita itu mengaku ditipu pria yang dikenalnya lewat akun FB. Pria pacarnya itu menyuruhnya ke Abang, Karangasem, namun dengan tujuan yang tidak disampaikan. Selanjutnya, Dinas Sosial Karangasem menyerahkan kedua wanita itu ke Dinas Sosial Bali untuk dikembalikan ke daerah asalnya. Sementara, satu lagi wanita muda yang mencurigakan dan diduga menderita gangguan jiwa, hidup menggelandang sudah cukup lama. Wanita muda dengan rambut dicat pirang itu mengaku bernama Maria Barbara, usianya sekitar 19 tahun. Dia dijemput beberapa hari lalu di Pantai Jasri. Saat ditanyai, omongannya ngelantur dan sulit dipahami. Maria mengatakan salah satu pamannya adalah Saddam Husaein. Maria akhirnya dikirim ke Rumah Sakit Jiwa Pusat Bangli. (013)
Ketua DPD PDI-P Bali, Wayan Koster, terus berupaya membangun soliditas partai di seluruh kabupaten/kota di Bali. Melalui agenda rapat kerja cabang (rakercab), Koster menegaskan, merebut kembali kursi gubernur Bali menjadi harga mati bagi PDI-P Bali dalam Pilgub Bali 2018 nanti. Koster tak ingin lagi pengalaman buruk PDI-P terulang kembali saat jagoannya kalah dari Made Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta. Koster menyampaikan ambisi itu saat hadir dalam Rakercab DPC PDI-P Karangasem, Kamis (14/7) kemarin. Dia mengaku sudah mengevaluasi kekurangan PDI-P Bali ketika kalah tipis saat mengusung A.A Ngurah Puspayoga dan Sukrawan. Bahkan, meski terhitung masih cukup jauh, Koster mengaku sudah menyiapkan strategi khusus agar PDI-P bisa menang. ”Tapi, namanya strategi tentu tak bisa kami buka sekarang,” kata Koster. Isu Pilgub Bali belakangan memang mulai ramai di Bali. Sejumlah tokoh sudah digadang-gadang siap bertarung menggantikan posisi Made Mangku Pastika yang sudah memimpin Bali dua periode. Dua nama yang paling sering terdengar adalah Ketua DPD I Partai Golkar Bali Ketut Sudikerta dengan Ketua DPD PDI-P Bali Wayan Koster. Bahkan, khusus untuk Koster, lima
DPC PDI-P kabupaten/kota di Bali sudah mengelu-elukan namanya ketika hadir dalam setiap agenda rakercab. Termasuk di Karangasem, sejak tiba di Kantor DPC PDI-P Karangasem, peserta rakercab terus berteriak “Koster Bali Satu”, sebagai dukungan kader terhadapnya untuk maju sebagai bakal calon Gubernur Bali dari PDI-P. Disinggung adanya kader partai yang sudah menyatakan dukungan kepadanya, anggota DPR-RI asal Buleleng ini mengaku tak mau bicara lebih jauh soal pencalonan. Sebab, nanti calon yang akan muncul dari PDI-P tentu harus melalui mekanisme, sebagaimana tertuang dalam AD/ART Partai. ”Kalau sudah ditugaskan partai, sebagai kader tentu harus siap,” ujar Koster menanggapi pertanyaan apabila PDI-P menjatuhkan pilihan kepadanya. Dari seluruh kabupaten/
Bali Post/kmb31
MEMBERIKAN KETERANGAN - Wayan Koster (tengah) saat memberikan keterangan usai membuka Rakercab DPC PDI-P Karangasem, Kamis (14/7) kemarin. kota di Bali, hanya Kabupaten Klungkung, Bangli, dan Gianyar yang belum menyatakan dukungan secara terbuka kepada Koster. Kebetulan, ketiga daerah itu belum menggelar rakercab seperti di daerah lain. Selain target menang dalam Pilgub nanti, Koster juga meminta DPC PDI-P Karangasem mampu memenuhi tar-
Jalankan Amanat Kasek
Guru SMK PGRI Amlapura Juara Film Dokumenter di PKB AMANAT yang disampaikan Kepala SMK PGRI Amlapura Drs. I Ketut Sutarsa direspons baik para gurunya. Amanat itu melecut semangat para guru untuk terus berkreasi dan berinovasi agar tetap meraih prestasi. Terbukti, para guru SMK PGRI Amlapura yang tergabung dalam Tim Seni Kreatif kembali berhasil meraih juara II dalam lomba kategori film dokumenter pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38. Amanat yang ditekankan Kasek Ketut Sutarsa cukup sederhana. Kepada para gurunya, Sutarsa mengatakan setiap tahunnya, para guru mesti mampu menghasilkan karya berkualitas sesuai kompetensinya. Sebab, melalui cipta karya itu, maka mutu kompetensi para guru akan terus meningkat. Jadi, tidak hanya siswa yang dituntut harus terus berprestasi. Tapi, lebih dari itu, justru guru yang harus mampu memberi contoh untuk memotivasi anak didiknya di sekolah. “Kalau menjadi bagian dari SMK, komitmen utama guru adalah menghasilkan output siswa berkeahlian,” ujar Sutarsa, Kamis (14/7) kemarin. Misalnya, guru keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ) setidaknya bisa menghasilkan garapan berupa sistem layanan jaringan. Jasa Boga, garapannya cipta menu masakan, Akomodasi Perhotelan bisa berupa kajian menangani hotel dan Multimedia hasil karyanya minimal mampu menghasilkan sebuah film dokumenter berkualitas. Komitmen demikian, tentu merupakan contoh nyata kepada para siswa untuk menambah motivasi belajar dan berkarya, sebagaimana visi SMK PGRI Amlapura. Ketika siswa berhasil meraih prestasi, maka ini menjadi salah satu
PIALA - Putu Doantara Yasa (tengah) bersama guru Tim Seni Kreatif lainnya memperlihatkan piala yang didapat dari lomba film dokumenter pada ajang PKB tahun ini. indikator keberhasilan guru dan sekolah. Putu Doantara Yasa, Sutradara film dokumenter yang menang pada ajang PKB itu menegaskan, menggarap film dokumenter sebenarnya dilakukan sebagai pelatihan pembelajaran. Semakin lama, garapan film mulai terbentuk dan dicoba untuk dilombakan. “Awalnya, kami hanya berharap sekadar masuk nominasi. Itu saja sudah bersyukur. Sebab, dengan masuk nominasi, berarti film itu sudah layak ditonton publik. Apalagi, mengingat saingan kami adalah rumah produksi yang memang sudah profesional dalam garapan film,” katanya. Waka Kesiswaan I Komang Astra Negara mengatakan, saat ini tercatat ada lima karya film dokumenter garapan tim
SMK PGRI Amlapura yang sudah memperoleh juara. Bahkan, yang membanggakan, ada satu karya film dokumenter berjudul “Di Balik Layar Penulis Lontar” telah diapresiasi dunia internasional. Karya ini sudah dimuseumkan di Belanda. Selain itu, juga ada film dokumenter berjudul “Tari Sang Hyang Bojog”. Film yang mengambil latar di Desa Bugbug ini mendeskripsikan tari sakral. Tarian ini ditarikan sebagai upaya untuk mengatasi nangkluk merana demam berdarah yang melanda masyarakat Karangasem. Film dokumenter ini melibatkan Putu Doantara Yasa (guru) sebagai sutradara dan editor I Wayan Gede Artawa (guru) sebagai kamerawan dan I Komang Astra Negara (guru) sebagai penulis skenario. (kmb31/k100)
get meningkatkan perolehan kursi dalam Pileg 2019 nanti. Pileg DPRD Karangasem ditarget mampu menaikkan perolehan 12 kursi menjadi 15 kursi dari total 45 kursi di DPRD Karangasem. Sedangkan, untuk DPRD Provinsi Bali, capaiannya harus naik 100 persen, dari perolehan dua kursi menjadi empat kursi. Total, jumlah kursi DPRD
Bali dapil Karangasem enam kursi. Ketua DPC PDI-P Karangasem I Gede Dana menegaskan, target ini cukup realistis. Pihaknya mengaku akan bekerja keras untuk memenuhi target itu. Selain itu, pihaknya juga siap memenangkan siapa pun yang akan menjadi calon PDI-P dalam Pilgub Bali nanti. (kmb31)
30 Paket Tender Jalan Mulai Dikerjakan Amlapura (Bali Post) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bidang Bina Marga Karangasem tahun ini cukup dibuat sibuk. Sebanyak 30 paket tender jalan dan jembatan sudah melalui proses tender dan teken kontrak dengan pihak rekanan. Saat ini, seluruh paket tender tersebut mulai tahap pengerjaan, merata di seluruh kecamatan. Kepala Dinas PU Nyoman Sutirtayasa mengatakan hal itu Kamis (14/7) kemarin. Dari 30 paket tender tersebut, kata Sutirtayasa, 17 paket di antaranya bersumber dari DAK Infrastruktur Publik Daerah (IPD). Total pagu DAK ini mencapai Rp 69 miliar. Seluruhnya dipergunakan untuk peningkatan ruas jalan kabupaten tersebar di seluruh kecamatan. Mulai dari Kecamatan Kubu 1 paket, Abang 3 paket, Karangasem 2 paket, Manggis 2 paket, Selat 3 paket, Rendang 2 paket, Sidemen 2 paket, dan Bebandem 2 paket. Selain peningkatan akses jalan, khusus di Kecamatan Bebandem, juga termasuk pembangunan jembatan baru Kecicang-Bungaya. “Selain DAK ini, tahun ini juga dibantu dari BKK Provinsi senilai Rp 2,1 miliar (kontrak Rp 1,7 miliar) untuk peningkatan ruas jalan Tista menuju Kertamadala,” kata Sutirtayasa saat didampingi Kabid Bina Marga Gusti Ayu Nyoman Sugianti, S.T., M.T. dan Kasi Pembangunan, Peningkatan dan Pemeliharaan Jalan (P3J) Nengah Bayu Permana, S.T., M.T. Ayu Sugianti menambahkan, DAK tahun ini untuk Karangasem meningkat cukup signifikan. Paket tender dari DAK mencapai 17 paket ini, jauh meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya enam paket. Hal ini terjadi karena perubahan sistem dari pemerintah pusat yang semula menggunakan sistem penghitungan fiskal, kini menjadi berdasarkan usulan daerah. Total usulan Dinas PU ke pemerintah pusat mencapai Rp 91 miliar. Realisasi ke bidang Bina Marga mencapai Rp 65 miliar ditambah dana pendamping dari APBD Kabupaten senilai 10 persen dari DAK ini. Seluruh tender DAK sudah teken kontrak bulan lalu. Termasuk, tender bidang Bina Marga dari sumber dana APBD Kabupaten. Bayu Permana menegaskan, kalau dari sumber dana APBD, untuk pembangunan ruas jalan baru mencapai Rp 6,3 miliar, berkala Rp 6,2 miliar, dan untuk peningkatan Rp 1,5 miliar, termasuk untuk pembangunan jembatan yang sempat ambruk di Kecamatan Sidemen. Pembangunan jembatan baru akses dari Desa Sangkan Gunung menuju Desa Sidemen tersebut menghabiskan anggaran Rp 3,5 miliar. ”Besok (hari ini -red), tim kami akan meninjau ke lokasi jembatan itu,” kata Bayu Permana. Total pagu anggaran yang dikelola Bina Marga dari seluruh sumber dana tahun ini mencapai Rp 100,049 miliar. Dari jumlah itu, realisasi kontraknya mencapai Rp 83,3 miliar. Khusus sumber dana dari DAK, selisih pagu dan realisasi kontrak nantinya bisa dimanfaatkan lagi untuk pembangunan akses jalan lainnya, sesuai mekanisme di Bina Marga. Sedangkan dari APBD Kabupaten, sisa itu akan kembali menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (silpa). “Dari APBD Kabupaten, tahun ini dikerjakan termasuk tiga akses jalan yang sempat gagal tender tahun lalu. Antara lain, akses jalan Dlundungan-Darmaji (Rp 2,1 miliar), MuntigunungPura Puseh (Rp 2,2 miliar), dan jalan lingkar Pasar Agung Sebudi (Rp 1,6 miliar),” kata Ayu Sugianti. (kmb31)
TABANAN
14 Kembangkan Jalak Bali
Bongan Dijadikan Desa Wisata
Tabanan (Bali Post) – Keberhasilan sejumlah warga yang tergabung dalam penangkaran jalak Bali atau Kelompok Kicau Bali membuat Desa Bongan diresmikan sebagai desa wisata baru di Kecamatan Tabanan, yakni Kampung Jalak Bali, oleh Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi, Kamis (14/7) kemarin. Selain sebagai bentuk penyelamatan satwa langka, penangkaran burung jalak ini juga bisa menjadi sentra ekonomi kreatif bagi masyarakat. Menurut Suryadi, akan banyak kalangan yang ingin mengetahui cara mengembangkan atau budi daya hingga melihat langsung keindahan warna jalak Bali. Oleh karenanya, Desa Bongan memiliki potensi untuk menggarap semua ini untuk kemajuan ekonomi masyarakatnya. “Ini salah bentuk ekonomi kreatif di Tabanan,” ujarnya. Pemilik sekaligus Ketua Kelompok Kicau Bali I Ketut Jiwa Antara, memaparkan kicau Bali (penangkaran jalak) awalnya para penghobi burung. Berbekal wawasan tentang penangkaran yang didapat dari luar Bali dan melihat peluang bisnis yang menjanjikan, pihaknya mulai menekuni kegiatan tersebut dengan menggandeng sejumlah penghobi burung lainnya. Dikatakannya, semua tahapan dalam budi daya jalak Bali mulai anakan, jodo hingga indukan memiliki nilai jual. Nilai jual golongan indukan dengan kualitas baik bisa mencapai Rp 40 juta per pasang, sedangkan kategori anakan rata-rata Rp 4 juta per pasang. Harga jual jalak Bali lebih mahal dibandingkan burung pada umumnya, sebab selain masuk kategori burung langka juga dibeli sebagai cikal bakal pengembangan. “Untuk budi daya tidak ada kendala, biasanya hanya karena cuaca dan gangguan seperti tikus, tokek, ular, tapi sudah bisa diatasi dengan pembuatan kandang permanen,” jelasnya. Pihaknya telah memiliki sekitar 160 ekor jalak Bali yang merupakan hasil pengembangan. Satu kali panen maksimal menghasilkan lima ekor anakan. Bagi Jiwa, penangkaran burung jalak memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Terlebih lagi tingginya permintaan pasar belum bisa dipenuhi maksimal oleh pembudidaya. “Selain mendukung pelestariannya, dari segi ekonomi cukup menjanjikan,” ucapnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
PENANGKARAN - Penangkaran jalak Bali di Desa Bongan, Tabanan.
Suara Tabanan Ambil Uang Pensiun Saya sungguh prihatin melihat kondisi para pensiunan PNS yang sudah lumpuh, veteran, dan tua renta berjalan tertatih-tatih memakai tongkat harus mengambil uang pensiunan sendiri atau diantar keluarganya setiap bulan ke bank yang diajak bekerja sama oleh PT Taspen, salah satunya BRI. Mengapa pihak BRI tidak jemput bola mengunjungi rumah pensiunan sebagai konsekuensi kerja sama dengan PT Taspen, serta bagian dari layanan bank yang baik dan manusiawi? Bagaimana jika para pensiunan tinggal di gununggunung, tidak mampu menyarter kendaraan, dan tidak mempunyai sanak saudara? Di Pupuan, pensiunan kecelakaan di jalan dan menemui ajalnya saat hendak mengambil uang pensiun. Jika menggunakan surat kuasa sering kali membutuhkan waktu yang lama untuk mengurusnya. Mohon penjelasan dan keringanan aturan dari BRI dan PT Taspen. Ngurah Dibia, Tabanan
Telepon Penting tabanan
Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan RS Kasih Ibu Puskesmas Tabanan I Puskesmas Tabanan II Puskesmas Tabanan III Puskesmas Kerambitan I Puskesmas Kerambitan II Puskesmas Selemadeg
0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810 0361-3005757 0361-814102 0361-810650 0361-815049 0361-8943982 0361-814027 0361-8943636
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Diserang Tikus, Hasil Panen Anjlok Petani dan TNI Gelar Pengeropyokan
Tabanan (Bali Post) –
Hama tikus kembali menyerang wilayah Kabupaten Tabanan. Jika sebelumnya di Subak Sunantaya, Kecamatan Penebel, kini hama itu menyerang Subak Tiying Gading, Selemadeg Barat, yang mengakibatkan hasil panen petani anjlok. Untuk mengatasi hal itu, anggota subak dibantu jajaran TNI dari Koramil 1619-02 Selemadeg melakukan pengeropyokan massal pada Rabu (13/7) lalu dan Jumat (15/7) ini. Pekaseh Subak Tiying Gading Wayan Radia, mengatakan dari 110 hektar luas lahan pertanian hampir setengahnya sudah dirusak oleh tikus. Akibatnya, pada panen Juni lalu petani hanya menghasilkan rata-rata 3 ton per hektar. Padahal saat kondisi bagus petani bisa memperoleh 5-6 ton per hektar. Serangan hama tikus sebelumnya terjadi pada 2011. Saat itu para petani tidak bisa berbuat banyak karena selalu gagal panen, hingga akhirnya dilakukan pengeropyokan massal. Upaya ini dianggap efektif, terbukti sejak 2012 hingga 2015, tidak ada lagi serangan hama tikus sehingga pertanian berjalan normal. “Sekarang serangan datang lagi. Lebih dulu menyerang Subak Antasari hulu yang jaraknya tidak jauh dari Subak
Tiying Gading. Petani Subak Antasari sampai tidak berani memulai proses pembenihan, karena khawatir gagal lagi,” jelasnya, Kamis (14/7) kemarin. Serangan hama tikus lambat laun mulai bergeser ke Subak Tiying Gading, hingga akhirnya disepakati menjelang proses tanam yang akan dilaksanakan September mendatang, kembali dilakukan pengeropyokan massal dengan harapan dapat menekan tingginya serangan tikus. “Kami cukup, karena jajaran TNI ikut terlibat dalam kegiatan ini,” katanya. Untuk pengeropyokan, pihaknya mendapatkan sembilan kotak racun tikus dari Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan. “Kami harap serangan tikus bisa segera diatasi dan petani bisa kembali semangat menggarap
lahannya,” ungkap Radia. Sementara itu, Danramil 1619-02/Selemadeg Kapten Inf. I Nengah Sudiana menyatakan, berbaurnya TNI dalam kegiatan membasmi serangan hama tikus merupakan salah satu implementasi tugas TNI dalam mencapai swasembada pangan. “Jika lahan pertanian tidak berproduksi baik, dikhawatirkan swasembada pangan atau kesejahteraan petani akan terganggu,” sebutnya. Begitu mendapatkan laporan adanya serangan hama tikus di salah satu lahan pertanian di wilayah Selemadeg Barat, pihaknya menerjunkan sejumlah anggota untuk membantu para petani. Kendati tidak sepenuhnya memberantas hama tikus, gerakan pembasmian secara sporadis dinilai efektif dalam menekan perkembangbiakan binatang pengerat tersebut. Pegeropyokan dilaksanakan dengan cara menyemprotkan gas beracun dan membongkar lubang-lubang tikus. “Ratusan tikus bisa dimusnahkan yang selanjutnya dikubur,’’ ujar Sudiana. (kmb28)
Hanya 12 Tenaga Penyehat Tradisional Punya STPT Tabanan (Bali Post) Untuk keamanan masyarakat dalam hal layanan kesehatan, pemerintah tidak hanya mengeluarkan peraturan bagi tenaga medis dan paramedis. Aturan juga berlaku untuk tenaga penyehat tradisional, yaitu wajib memiliki Surat Terdaftar Penyehat Tradisional (STPT). Di kabupaten Tabanan dari 412 penyehat tradisional, hanya 12 yang mempunyai STPT. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika didampingi Kasi Perizinan I Made Sukadana mengungkapkan, ada juga tenaga penyehat yang sudah mendaftar untuk mendapatkan STPT, namun sedang dilakukan visitasi untuk melihat kelayakannya. Kamis (14/7) kemarin, Tim Pembina dan Pengawas Penyehat Tradisional Bali bersama Dinas Kesehatan Tabanan melakukan visitasi di salah satu praktik pengobatan tradisional di Jalan By-pass Pantai Nyanyi, Kediri, untuk melihat kelayakan tenaga penyehat tradisional mendapatkan STPT. Saat divisitasi, dua tenaga penyehat tradisional yaitu Kiki Febriani dan Ratna Jueni, belum memenuhi persyaratan mendapatkan STPT. Mereka memasang papan nama bukan atas namanya, namun merek salah satu obat serta tidak mencantumkan keahlian melainkan bisa menyembuhkan
penyakit. Menurut perwakilan Tim Pembina dan Pengawas Penyehat Tradisional Bali Wayan Sukaria, pengobatan tradisional ada dua golongan, yaitu ramuan dan keterampilan seperti pijat. Dalam peraturan tertulis, tenaga penyehat tradisional wajib memasang papan nama, mencantumkan nama, tata cara pelayanan, waktu layanan, dan STPT. ‘’Bukan mencantumkan bisa menyembuhkan penyakit tertentu, tetapi harus keahliannya,’’ ujarnya. Pihaknya juga mendapati tena-
Bali Post/kmb28
TEKAN TIKUS - Jajaran TNI berbaur dengan petani melakukan pengeropyokan untuk menekan perkembangbiakan tikus di Subak Tiying Gading, Selemadeg Barat.
ga penyehat yang bertugas bukanlah dua orang yang mengajukan STPT, tetapi tenaga pengganti yang bertugas di Banjarmasin. Padahal berdasarkan peraturan tenaga penyehat tradisional, yang boleh praktik adalah yang memiliki STPT yang dikeluarkan Dinas Kesehatan setempat. Oleh karena itu, tim kemudian memasang pengumuman mengenai belum diizinkannya tenaga penyehat tradisonal memberikan pelayanan, karena sedang dalam pembinaan pengurusan STPT. (kmb24)
Bali Post/kmb24
PENGUMUMAN - Petugas memasang pengumuman tenaga penyehat tradisional belum boleh memberikan pelayanan di tempat praktiknya di Jalan By-pass Pantai Nyanyi, Kediri.
PPNSB Harus Berkelanjutan Tabanan (Bali Post) Kabupaten Tabanan ditunjuk sebagai pilot project penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang terintegrasi dengan RPJMD Semesta Berencana 2016-2021, oleh Kementerian Dalam Negeri RI. Untuk itu, Tabanan mendapat pendampingan berupa penyediaan tenaga ahli dan bimbingan teknis dari Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri. Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat menghadiri rapat akhir KLHS-RPJMD di kantor Bupati, Kamis (14/7) kemarin mengatakan, ada beberapa hal penting yang harus ditekankan dalam menyusun KLHS-RPJMD. Oleh karena disusun secara paralel, diperlukan penyesuaian dengan rancangan RPJMD Semesta Berencana Tabanan 2016-2021, agar rekomendasi penyempurnaan kebijakan dan program KLHS dapat diintegrasikan. “Poin-poin rekomendasi KLHS yang tidak dapat diintegrasikan dalam RPJMD agar disertai catatan-catatan untuk memperlancar proses penetapan RPJMD Semesta Berencana Tabanan 2016-2021 menjadi peraturan daerah,” ungkapnya. Dengan integrasi itu, lanjut Sanjaya, program-program apa pun untuk mewujudkan Tabanan Serasi dalam PPNSB (Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana) harus berkelanjutan, berkonsep hijau, dan ramah lingkungan. Misalnya ada lima skala bidang program, yaitu pangan, kesehatan, tenaga kerja, adat, dan budaya, semuanya harus berkelanjutan dan memikirkan kelestarian lingkungan. Menurut Kepala Balai Lingkungan Hidup Tabanan A.A. Ngurah Rai Iswara, rapat akhir ini membahas penajaman, penyelarasan, dan selanjutnya menyepakati rekomendasi dalam laporan akhir KLHS untuk diintegrasikan dengan RPJMD Semesta Berencana Tabanan 2016-2021. “Kami berharap dengan KLHS ini, nantinya mampu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan hidup demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tabanan,” tandasnya. (kmb24)
Warung Global
Kapolri Harus Berani Lawan Mafia Hukum
KAPOLRI hendaknya mampu melaksanakan amanah Presiden, sebab hukum tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Fera di Tabanan menyampaikan ini membahas topik ‘’Presiden Tugaskan Tito Berantas Mafia Hukum’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Kamis (14/7) kemarin.
Menurut Gede Biasa di Denpasar, apa yang ditugaskan oleh Presiden kepada Kapolri sangat berat. Memberantas mafia hukum ibarat menegakkan benang basah. Di negeri ini mafia hukum sudah dianggap hal yang biasa. Jadi, masyarakat agar mendukung kinerja Polri. Namun, seperti yang sudah-sudah negara ini darurat di segala lini. Meskipun agak pesimis tetap berharap lebih baik dari sebelumnya. Pendapat serupa diungkapkan Armayani di Kerobokan. Sedikit kurang yakin sebab Indonesia termasuk negara terkorup di dunia. Praktik mafia hukum di negeri ini cukup marak. Sulit memberantas karena harus
mulai dari mana. Ribuan orang yang melakukan praktik mafia hukum, sedangkan hanya satu orang yang diminta memberantas, yakni Kapolri. Meskipun demikian, kita harus tetap mendukung langkah Polri. Nada pesimis lain dilontarkan Wisarja di Tabanan. Ia yang sempat melakukan penjajakan mengenai penegakan hukum di Indonesia soal kasus korupsi, mendapat jawaban bahwa perilaku korup tidak mengagetkan lagi. Jadi, di tangan siapa pun mafia hukum sulit bisa diberantas. Ini adalah tugas yang sangat berat. Ditambahkan oleh Arya di Denpasar, hanya dengan ketegasan dan keberanian mafia hukum bisa
diberantas. Jika di institusi penegak hukum ada permainan dan mafia hukum, sulit diberantas. Tergantung sekarang pemimpinnya, apakah mempunyai ketegasan dan niat baik. Sugik di Nusa Dua dan Ari di Karangasem memberikan saran agar Polri bekerja sama dengan institusi lain, sehingga perang terhadap mafia hukum dan KKN bisa dipercepat. Selain itu, perlu dibuat payung hukum yang jelas. Sejauh ini hukuman yang membuat efek jera belum ada. Ini merupakan penghambat, sehingga kasus-kasus di negeri ini tidak jelas akhirnya. Persoalan moral juga harus diperbaiki. Sebelum menjalankan perintah Presiden untuk memberantas mafia hukum, Werdha di Gianyar memberikan masukan agar Polri berbenah di dalam diri dulu. Sejauh ini yang terlibat kasus hukum banyak berasal dari institusi kepolisian. Jika mafia hukum sudah sangat parah, penindakannya harus luar biasa. Jangan hangat-hangat tahi
ayam. Biasanya di awal masa kerjanya pejabat mempunyai gereget luar biasa, setelah itu tidak ada apa-apanya. Semoga di tangan Tito Karnavian mafia hukum dapat dimatikan total. Pejabat yang baru dilantik memang mempunyai kewajiban yang harus dijalankan,
karena telah bersumpah. Namun dalam perjalanannya, tugas yang mestinya dilaksanakan bisa berubah akibat ada godaan dan berbagai kepentingan yang bisa membuat goyah. Untuk itu, mental harus baik. Demikian menurut Tut Dawi di Abiansemal. (sikha)
15
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Petualangan Besar Usai Operasi Hidung Barcelona -
Bek Prancis Lucas Digne, Kamis (14/7) kemarin memulai petualangan terbesar dalam perjalanan kariernya saat membela Barcelona. Tetapi pada awal perjalanan itu, dia justru diperkenalkan dalam kondisi hidung terbungkus pengaman.
Juan Jesus
Bali Postnet
Juan Jesus Bergabung dengan AS Roma Roma Bek Juan Jesus bergabung dengan AS Roma dari tim rival Inter Milan. Klub ibu kota Italia itu, Kamis (14/7) kemarin mengatakan pemain Brazil itu telah tiba di markas pemusatan latihan Roma. Pemain 25 tahun itu kesulitan menembus tim inti pasukan Roberto Mancini pada musim lalu. Dia hanya mencatatkan 19 penampilan di liga, setelah menjadi pemain reguler selama tiga musim di San Siro. Media lokal melaporkan bahwa pemain bertahan itu akan bergabung ke Roma dengan status pemain pinjaman, dengan opsi kepindahan permanen. “Para Rabu sore, bek Juan Jesus meninggalkan markas pra musim Inter di Riscone di Brucino dan... tiba di markas pemusatan latihan Roma di Pinzolo,” kata Roma melalui situs resminya (www.asroma.com). Bek tengah itu, yang juga dapat bermain sebagai bek kiri, bergabung dengan Inter dari klub Brazil Internacional pada Januari 2012. Sementara itu bek asal Maroko Mehdi Benatia telah tiba di Turin untuk tes medis dan penyelesaian kepindahannya dari Bayern Munich ke Juventus. “Telah mendarat di Turin pagi ini... Mehdi Benatia segera mengikuti J-medis, di mana dia akan melakukan tes rutin menjelang langkahnya bergabung bersama Juventus,” kata klub juara Liga Italia (Serie A), Kamis kemarin. Pemain 29 tahun, yang bermain untuk Udinese dan AS Roma sebelum menandatangani kontrak dengan Bayern pada 2014, tampil 23 kali di Liga Jerman pada musim lalu. (afp/ant)
Bek berumur 22 tahun itu diperkenalkan ke publik di Stadion Camp Nou, Kamis kemarin. Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu memperkenal Digne yang tampil membawa kaos klub tanpa nomor punggung. Barca memindahkan Digne dari Paris Saint Germain dengan transfer senilai 18,26 juta dolar AS plus bonus. Ia diikat kontrak selama lima musim setelah sukses menjalani masa peminjaman di AS Roma yang berakhir musim lalu. ‘’Ini klub terbesar di dunia dan ini akan menjadi petualangan terbesar dalam hidup saya,’’ ujar pemain yang pernah membela klub Liga Prancis Lille selama dua musim. Digne juga memperkuat tim-
nas Prancis pada Piala Eropa 2016. Tetapi pelatih Les Bleus lebih memilih bek Juventus Patrice Evra dibandingkan dirinya pada tim inti. Digne mengakui masa depannya di Barca akan berjalan panjang. Kondisi itu membantu dirinya memperbaiki prestasi, baik secara skill maupun individu. Ia juga mengakui untuk masuk tim inti amat sulit. Terlebih sejauh ini pelatih Luis Enrique telah memiliki sederet pemain berkualitas seperti Gerard Pique, Jordi Alba, Douglas atau Thomas Vermaelen. ‘’Ini menjadi motivasi ekstra. Ini juga akan membantu banyak dalam mengembangkan kemampuan,’’ ujarnya.
Uniknya, saat diperkenalkan di Camp Nou kemarin, Digne mengenakan pengaman pada hidungnya. Barca menjelaskan pemain tersebut mengalami patah tulang hidung saat tiba di Barca. Usai menandatangani kontrak, pemain yang 13 kali membela Les Blues itu langsung naik ke meja operasi. Kedatangan Digne, memaksa Andriano hengkang. Pemain asal Brazil itu dilaporkan akan pindah ke Italia untuk memperkuat klub Lazio. Digne mengikuti jejak rekan senegaranya, Samuel Umtiti. Bek timnas Prancis itu didatangkan Barca dari Lyon dengan kontrak senilai 27,7 juta dolar. (kmb39/rtr)
Bali Post/afp
Conte Tak Ingin Disamakan dengan Mourinho
London Antonio Conte berharap Chelsea di bawah kepemimpinannya akan menyala kembali di kompetisi Liga Utama Inggris. Namun, ia tidak ingin dipersamakan dengan pelatih sebelumnya, Jose Mourinho. Pria berusia 46 tahun yang membawa timnas Italia mela-
ju hingga perempatfinal Piala Eropa 2016 itu mengatakan Chelsea jelas tidak akan diunggulkan untuk meraih gelar juara liga musim depan. Hal itu dikarenakan musim lalu the Blues yang berstatus juara bertahan, malah mengakhiri musim dengan berada di posisi ke-10. “Kami sedikit
tak diunggulkan dan mungkin tidak kelihatan di radar. Tapi saya berharap sedikit nyala api di sini yang bisa berkobar dan menjadi ledakan api neraka,” ujar Conte saat diperkenalkan di Stadion Stamford Bridge, London, Kamis (14/7) kemarin. Conte menolak menyebutkan julukannya seperti pendahulunya, Jose Mourinho, yang dikenal dengan julukan ‘‘Special One’’ Jose Mourinho. Ia juga tak suka jika diperbandingkan dengan pelatih kontroversial dari Portugal itu. Ia lebih suka memaparkan target di musim depan. “Jika anda seorang pemain sepak bola atau manajer di
Bali Post/afp
SERAGAM - Pelatih Chelsea Antonio Conte membawa seragam klubnya dalam sesi pengambilan foto di Stadion Stamford Bridge, London, Kamis (14/7) kemarin.
sebuah klub hebat seperti Chelsea ini, anda harus bermain demi kemenangan,” ujar Conte yang masih mempercayai bek veteran John Terry sebagai kapten Chelsea musim depan. “Menang. Merebut juara. Atau bertarung dan di akhir kompetisi, bersaing dengan tim-tim lain memenangkan gelar dan mencapai target,” tegas pria yang membawa Juventus menjuarai Serie A Liga Italia lima kali itu. Selain memburu gelar juara, Chelsea juga diharapkan bisa mencapai kompetisi Liga Champions musim depan. Karena klub sehebat ini memang sudah sepantasnya berlaga di level Eropa. (kmb39/afp)
LIMA MUSIM - Usai menjalani operasi hidung, Lucas Digne diperkenalkan di stadion Camp Nou, Barcelona, Kamis (14/7) kemarin. Bek timnas Prancis itu diikat kontrak lima musim di klub Katalan tersebut.
’’Pokemon Go’’ Boleh Dimainkan di Olimpiade Bali Post/rtr
SEMIFINAL - Kapten timnas Wales Gareth Bale serta rekan-rekannya diarak menggunakan bus terbuka mengelilingi kota Cardiff setelah mencapai babak semifinal Piala Eropa 2016.
Wales Lewati Peringkat Inggris London Dipicu oleh penampilan impresif di kejuaraan Piala Eropa 2016, Wales naik 15 posisi untuk menghuni peringkat ke11 pada peringkat FIFA yang diumumkan, Kamis (14/7) kemarin. The Dragons bahkan melewati tetangganya, Inggris, yang dua posisi di bawahnya. Pasukan Chris Coleman mencapai babak empat besar sebelum ditundukkan Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo 0-2. Ini menjadi prestasi terbaik Gareth Bale dkk. meski menjadi debut Wales di turnamen utama sejak 1958. Inggris, juara Piala Dunia 1966, tersingkir di babak 16 besar setelah menelan kekalahan memalukan dari Islandia 1-2. Hasil buruk itu menempatkan the Three Lions turun dua posisi ke peringkat ke-13. Islandia dengan penduduk 330.000 jiwa, tak pernah lolos ke putaran final Piala Eropa sepanjang sejarah. Namun negara kecil itu meliki cerita indah saat penampilan mereka di turnamen ini mencapai perempatfinal sebelum kalah atas tuan rumah Prancis 2-5. Namun peringkat mereka naik hingga 12 tempat ke-22. Tidak ada perubahan dalam urutan peringkat lima besar di mana finalis Piala Amerika Argentina menghuni peringkat teratas, diikuti oleh Belgia, Kolombia, Jerman, dan Chile. Juara dunia lima kali Brazil, yang gagal lolos dari fase grup Piala Amerika untuk pertama kalinya sejak 1987, berada di ambang terlempar dari sepuluh besar, dengan menghuni peringkat kesembilan, mengungguli Italia. Finalis Piala Eropa Prancis naik sepuluh posisi untuk menghuni peringkat ketujuh, tertinggal satu posisi di bawah tim juara Portugal. (kmb39/rtr/ant)
Peringkat FIFA 1. Argentina 2. Belgia 3. Kolombia 4. Jerman 5. Chile
6. Portugal 7. Prancis 8. Spanyol 9. Brazil 10. Italia
11. Wales 12. Uruguay 13. Inggris 14. Meksiko 15. Kroasia
Rio de Janeiro Wali Kota Rio de Janeiro Eduardo Paes, Kamis (14/7) kemarin meminta Nintendo yang memproduksi game ‘’Pokemon Go’’ untuk menggunakan ibu kota Brazil yang juga tuan rumah Olimpiade itu masuk dalam aplikasi permainan itu. Kehadiran permainan itu di Brazil akan memeriahkan pelaksanaan Olimpiade bulan depan. ‘’Hello Nintendo! Masih ada 23 hari lagi jelang Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Orang-orang akan berdatangan. Anda juga harus ke sini,’’ pesan Eduardo Paes di jejaring sosial Facebook plus hashtag #PokemonGoNoBrasil (Pokemon Go in Brazil). Aplikasi berbasis GPS dan kemampuan mencari jejak itu di ponsel pintar, akan m e m bawa pemainnya menyatu
dengan dunia nyata. Mereka ditantang untuk menemukan ‘’PokeStops’’ dan berburu monster-monster untuk ditaklukkan dan dilatih berperang. Sejak dirilis di AS, Australia dan Selandia Baru pekan lalu, permainan ini memicu kegilaan tersendiri. Orangorang, menurut Eduardo Paes, akan menikmati perburuan di daerah wisata andalan Brazil seperti Pantai Copacabana. Tak kurang setengah juta wisatawan diprediksi akan ke Brazil bulan depan saat pesta olahraga multi-event itu digelar dari 5-21 Agustus. Supermodel Gisele Bundchen yang kelahiran Brazil akan menyemarakkan upacara pembukaan yang digelar di Stadion Maracana. Berhati-Hati Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengingatkan agar warga senantiasa berhati-hati setiap kali memainkan permainan yang
saat ini tengah heboh di dunia yakni ‘’Pokemon Go’’. ‘’Saya cuma minta satu hal, yaitu selalu hati-hati saat memainkan game tersebut. Jangan sampai terjadi kecelakaan gara-gara main game itu,’’ katanya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis malam. Sementara itu, terkait permainan yang tengah menjadi fenomena tersebut, pria yang lebih akrab disapa Ahok sehari-hari ini mengaku tidak ikut memainkan permainan tersebut, hanya ikut melihatlihat saja apabila ada yang bermain. ‘’Saya sih cuma lihatlihat saja. Tidak tahu apa-apa. Tapi kalau kata orang-orang, paling banyak (monster dalam permainan Pokemon Go) ada di kawasan Wisata Monumen Nasional (Monas),’’ ujar Ahok. Lebih lanjut, mantan Bupati Belitung Timur ini menyarankan ada baiknya apabila tempattempat yang dijadikan tempat perburuan monster-monster tersebut berada di kawasan
Bali Post/afp
POKEMON GO - Dari kiri ke kanan: April O’Neil, Ariana Nussdorf dan Julia Voth memperlihatkan ponsel pintarnya yang telah mengunduh aplikasi permainan Pokemon Go. taman atau bahkan di kawasan Balai Kota DKI Jakarta. ‘’Lebih baik posisi (monster) diletakkan di taman-taman. Jangan di jalan, malah bahaya. Atau boleh juga kalau mau ditaruh di Balai Kota. Dengan begitu, taman-taman dan Balai Kota jadi semakin banyak pengunjungnya,’’ tutur Ahok.
Permainan ‘’Pokemon Go’’ mengajak para pemainnya untuk berburu berbagai macam jenis monster Pokemon dengan cara menjelajahi setiap sudut kota. Permainan tersebut dapat dimainkan melalui telepon genggam yang berbasis Android dan iOS. (kmb39/afp/ant)
Karius Rela Tak Perkuat Timnas Demi Liverpool London Kiper muda Jerman Loris Karius mengorbankan mimpinya tampil di Olimpiade demi menggantikan Simon Mignolet sebagai kiper pilihan pertama di klub barunya, Liverpool. Pemain Jerman berusia 23 tahun itu seharusnya mewakili negaranya bersama tim tim U-21 di Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil, Agustus mendatang. Namun, ia memutuskan untuk
mengikuti event pramusim the Reds serta tak ingin melewatkan awal musim kompetisi Liga Inggris pertengahan Agustus. Tetapi pada saat bersamaan Olimpiade musim panas juga diselenggarakan di Brazil. Karius bergabung dengan Liverpool yang dimanajeri Juergen Klopp pada Mei lalu dari klub Jerman Mainz 05. Ia harus bersaing dengan kiper nomor satu saat ini Mignolet untuk posisi di tim inti. “Saya berbicara dengan manajer dan kami berkata bahwa tidak masuk akal bagi saya untuk pergi ke Olimpiade karena saya akan melewatkan dua pertandingan perdana di liga musim (baru) dan tentu saja saya ingin bermain bersama mereka,” kata Karius kepada media Inggris, Kamis (14/7) kemarin. “Kami telah sepakat bersama-sama bahwa saya tidak akan pergi (ke Rio). Pertama-tama saya berbicara dengan Juergen dan kemudian bersama-sama kami berbicara dengan orang Jerman yang menginginkan saya pergi (ke
Olimpiade).” “Prioritasnya adalah klub. Lebih penting bagi saya untuk dapat dimainkan pada awal musim.” Mignolet (28) bergabung dengan klub Merseyside itu pada 2013. Ia telah mendapatkan perpanjangan kontrak pada Januari yang membuatnya bertahan hingga di Anfield sampai 2021. “Tentu saja saya tahu bahwa klub seperti ini memiliki lebih banyak kompetisi,” kata Karius. “Ini adalah klub yang lebih besar dan pemain-pemain yang lebih baik berarti lebih banyak kompetisi.” “Namun saya tidak takut terhadap apa pun. Saya bukan kiper yang tidak ingin memperlihatkannya kemampuannya.” Kompetisi sepak bola Olimpiade yang diikuti 16 tim membatasi penggunaan pemain di atas 23 tahun hanya sebanyak tiga pemain. Juara dunia Jerman berada satu grup dengan peraih medali emas Olimpiade 2012 Meksiko di Grup C, bersama Korea Selatan dan Fiji. (rtr/ant)
OLAHRAGA
16 David Agung Hadapi Petenis Terbaik Sri Lanka Godamanna Solo (Bali Post) Petenis kedua Indonesia David Agung Susanto melawan petenis terbaik Sri Lanka Harshana Godamanna pada pertandingan perdana babak relegation play-off turnamen Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania 2016, di Lapangan Tenis Manahan Solo, Jumat (15/7) ini. Wasit internasional asal Thailand Amorn Duang Pin Kum yang memimpin acara drawing di Hotel Alana Solo, Kamis (14/7) kemarin, untuk menentukan urutan pertandingan tersebut menyebutkan petenis nomor dua Indonesia David Agung Susanto akan berhadapan dengan nomor satu Sri Lanka Harshana Godamanna. Pada acara drawing babak relegation playoff Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania 2016 tersebut disaksikan oleh Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Darsana Feraira, Ketua Umum PP Pelti Wibowo Suseno Wirjawan, Ketua Bidang Pertandingan Susan Soebakti juga selaku Tournament Director Event, dan kedua tim Indonesia dan Sri Langka. Menurut Amorn Duang Pin Kum, pada pertandingan kedua antara petenis nomor satu Indonesia Christopher Rungkat melawan Yasitha De Silva. Dua pertandingan nomor tunggal ini akan digelar di Lapangan Tenis Manahan Solo pada Jumat (15/7) setelah acara pembukaan. Menurutnya, dari hasil drawing pertandingan hari kedua dipertandingan nomor ganda antara pasangan Sunu Wahyu Trijati/Aditya Hari Sasongko (Indonesia) melawan Harshana Godamanna/Yasitha De Silva yang akan digelar ditenpat yang sama pada Sabtu (16/7). ‘’Pada hari terakhir akan dipertandingan nomor tunggal antara petenis Indonesia Christopher Rungkat melawan petenis nomor satu Sri Lanka Harshana Godamanna dan kedua David Agung Susanto melawan Yasitha De Silva,’’ kata Amorn. Kapten Tim Piala Davis Indonesia Andrian Raturandang mengatakan hasil drawing tersebut Tim Davis Indonesia diharapkan mampu mengambil poin-poin pada hari pertama babak relegation play off turnamen tenis beregu putra Piala Davis Grup II melawan Sri Lanka. ‘’Petenis Indonesia ini, semua belum pernah ketemu dengan petenis Sri Lanka. David diharap mampu mengambil poin melawan petenis kidal asal Sri Langka itu,’’ kata Andrian. Menurut Andrian, hasil drawing tersebut seperti yang sudah diperkirakan, yakni petenis Sri Lanka yang naik nomor satu Harshana Godamanna karena Sharmal Dissanayake petenis terbaiknya absen karena sakit. ‘’Godamanna sebenarnya petenis petenis terbaik Sri Lanka, tetapi dia karena tidak pernah main ikut tour event sehingga dia tidak memiliki peringkat dunia,’’ katanya. Menurut Harshana Godamanna, petenis tuan rumah Indonesia seperti David dan Christopher bagus-bagus dan mereka sering mengikuti turnamen. ‘’Saya melawan David akan berusaha mengambil poin demi poin pada pertandingan perdana untuk timnya,’’ kata Godamanna. (ant) Jadwal Pertandingan Indonesia vs Sri Lanka Jumat (15/7) David Agung Susanto (Indonesia) vs Harshana Godamanna (Sri Lanka). Christopher Rungkat vs Yasitha De Silva. Sabtu (16/7) Aditya Hari Sasongko/Sunu Wahyu Trijati (Indonesia) vs Harshana/Yasitha (Sri Lanka). Minggu (17/7) Christopher Rungkat vs Harshana Godamanna. David Agung Susanto vs Yasitha De Silva.
Tradisi Emas Diharapkan Kembali di Olimpiade Rio Semarang (Bali Post) Indonesia dipastikan mengirimkan 28 atlet ke Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, 5-21 Agustus baik yang lolos melalui kualifikasi maupun dari wild card. Dengan jumlah atlet lebih banyak dibandingkan olimpiade sebelumnya, diharapkan mereka bisa meneruskan tradisi meraih medali emas. Wakil Ketua I Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Lukman Niode dalam keterangan tertulis, Kamis (14/7) kemarin, mengatakan jumlah atlet yang lolos ini lebih banyak enam atlet dibandingkan Olimpiade 2012 di London dan sesuai dengan target. “Target awal Satlak Prima telah terpenuhi. Kini kita tinggal berharap tradisi emas di olimpiade bisa terwujud,” katanya. Berdasarkan data yang ada, 28 atlet yang lolos ke kejuaraan multi event paling bergengsi di dunia itu terdiri dari dua atletik, tujuh angkat besi, empat panahan, 10 bulu tangkis, dua rowing, satu balap sepeda dan dua renang. Menurutnya, dengan banyaknya atlet yang bisa bertanding di Brazil diharapkan mampu mengembalikan tradisi emas setelah pada Olimpiade London terhenti. Apalagi Indonesia juga mendapatkan wild card dari cabang olahraga atletik dan renang. “Fasilitas wild card harus dimanfaatkan dengan baik. Atlet
Bali Post/net
LATIHAN - Ganda putri Indonesia Nitya Krishinda Maheswari (kiri) dan Greysia Polii sedang menjalani latihan. Indonesia mengandalkan cabor bulu tangkis untuk mendulang medali di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Agustus mendatang. yang mendapatkan wild card ditentukan oleh induk organisasi internasionalnya. Jika atletik IAAF dan renang oleh FINA,” katanya menambahkan. Sebelumnya, Sekjen PB PASI Tigor Tanjung mengatakan pihaknya mengajukan nama sprinter Sudirman Hadi untuk tampil di Olimpiade Rio de Janeiro. Hal ini terkait dengan kegagalan pelari marathon, Agus Prayogo memenuhi limit Olimpiade pada Gold Coast Marathon 2016 di Australia, 3 Juli lalu. “Kami melihat Sudirman ini masih muda, cukup bagus, catatan waktu larinya juga
bagus 10,47 detik. Karenanya, kami kirim supaya dia mendapat pengalaman yang banyak. Jadi walau tidak dapat medali kali ini, s a t u atau dua tahun lagi dia bisa beranjak,” katanya. (ant)
Aryel Kawinkan Gelar Denpasar (Bali Post) Petenis Putu Aryel Wahyu Mayndra (Buleleng) sukses mengawinkan gelar pada KU-12 turnamen junior Bima Sakti Cup IV/2016. Di final, Aryel menundukkan Putu Agassi (Badung) dengan skor 8-1, Kamis (14/7) kemarin. Sementara di ganda U-12, Aryel berpasangan dengan Lucky Valencia (Buleleng) menaklukkan ganda Komang Dio Sanendra (Denpasar)/ Made Suputra Dwipayana (Bangli) 8-1. Aryel mengakui dirinya optimis juara. Apalagi, di ganda dirinya bersama Lucky sudah padu, sebab sama-sama binaan klub Mandiri Singaraja. ‘’Saya akan mengikuti turnamen di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 8 Agustus mendatang,’’ ucap Aryel. Pelatih klub Mandiri Putu Yasa mengakui pihaknya keberatan jika memberangkatkan asuhannya mengikuti turnamen untuk level nasional, sebab rata-rata perekonomian orangtua petenisnya menengah ke bawah. ‘’Saya punya 16 atlet yang potensi berkiprah di kancah
melaporkan venue cabor apa saja yang bisa digunakan,’’ kata Pande Purwatha. Dikemukakan, pada saat penunjukan tuan rumah, pihaknya telah bersepakat dengan Klungkung, seraya menyatakan siap membantu penyelenggaraan tuan rumah. Pande Purwatha mencontohkan, Klungkung memiliki lapangan tembak berikut kolam renang Lila Arsana. ‘’Kami juga punya lapangan tembak di Zipur,’’ ucapnya. Menurutnya, Gianyar juga memiliki GOR Kebo Iwa dekat terminal. Akan tetapi, katanya, jika digunakan pertandingan beberapa cabor, otomatis berjubel
nasional, tetapi terkendala dana, sehingga Peringkat Nasional Pelti (PNP) kurang bisa menyodok secara maksimal,’’ terang Yasa. Kategori U-10, petenis Rama Putra Adriarta (Bangli) menundukkan Gede Candra (Buleleng) 8-2. Di sektor putri, U-10 juaranya Zoelfanka (Malang) usai mengalahkan Satya Rikayanti (Bangli) 8-0. Sedangkan ganda U-10, juaranya Ida Ayu Tirta (Denpasar)/AA Istri Sri Paramita mengalahkan Zoelfanka/Kimberly dengan skor 8-6. U-12 putri, juaranya Komang Gina Kusuma Dewi (Buleleng) pascamenekuk Grifith Rose June (Klaten) 8-0. Gina juga mengawinkan gelar, sebab di ganda, Gina/Sinta Junia (Bangli) unggul atas Ni Putu Ayu Natasya/Grifith Rose June 8-2. (022)
dan jadwalnya bisa molor. Karena itu, lanjutnya, jika kekurangan lokasi pertandingan, pada hajatan multi-event dua tahunan di Bali ini, Gianyar bisa meminjam GOR Swecapura di Gelgel. Pande Purwatha mengakui pihaknya bersyukur Gianyar menjadi tuan rumah Porprov, telah mendapat dukungan pemerintah baik eksekutif (Bupati) maupun legislatif (Ketua DPRD). Hanya, pihaknya belum bisa mengalkulasi besarnya anggaran terkait rehab venue, berikut biaya pelaksanaan Porprov dan kontingen Gianyar. ‘’Kami belum bahas soal anggaran,’’ kilahnya. (022)
Tim Tarung Derajat Jateng Mundurkan Jadwal ’’Try Out’’ ke Bali Denpasar (Bali Post) Lantaran terkendala anggaran untuk melakoni try out ke Bali, tim tarung derajat PON Jawa Tengah (Jateng) dipastikan batal melakoni sparing partner dengan para petarung PON Bali dalam waktu dekat ini. Sekum Pengprov Kodrat Bali AA Bagus Tricandra Arka mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi langsung dari pihak Jateng. Kemungkinan uji coba itu bakal dimundurkan. “Mereka (Jawa Tengah - red) mengatakan kalau bantuan dana dari KONI setempat belum cair. Maka dari itu, agenda try-out mereka dimundurkan. Tetapi, jika sudah ada, mereka bakal siap datang ke Bali,” ungkap Tricandra Arka. Pria yang akrab disapa Gung Cok itu mengatakan, sambil menunggu uji coba tersebut, pihaknya fokus menggenjot latihan para asuhannya, seperti yang diselenggarakan setiap hari. Pasalnya, ketika memasuki masa sentralisasi nanti, jam latihan akan ditambah. Setiap hari para petarung bakal berlatih tiga kali sehari: pagi, siang dan sore. “Dua minggu sebelum PON latihan akan kami kurangi. Ini untuk menjaga kebugaran dan selanjutnya lebih mematangkan mental bertanding atlet agar lebih matang lagi,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya, para atletnya yang kebanyakan sudah bekerja juga sudah diantisipasi saat TC Sentralisasi nanti. Karena pihaknya sudah meminta izin ke tempat mereka bekerja supaya mereka diberikan cuti selama mengikuti masa sentralisasi. “Kami bersyukur karena mereka sudah diberikan cuti selama dua bulan di tempat mereka bekerja. Dengan begitu mereka bisa fokus dalam latihan tanpa harus memikirkan pekerjaan,” ujar Gung Cok. (kmb41)
Papua Jajal Petinju PON Bali
Denpasar (Bali Post) Tim petinju PON Papua bakal melakoni uji coba melawan Julio Bria dkk. Jumat (14/7) ini di Sasana Adi Swandana Boxing Camp, di Panjer, Denpasar. Sebelumnya lima petinju PON Bali melakoni try in melawan petinju Maluku Utara (Malut), DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan (Sulsel). “Papua datang berkekuatan 9 petinju yang terdiri dari 5 petinju putra dan 4 petinju putri,” ungkap pelatih tinju PON Bali yang juga pelatih tinju nasional IGM Adi Swandana di KONI Bali, Kamis (14/7) kemarin. “Jelas datangnya para petinju itu sangat memberikan dampak positif bagi tim tinju PON Bali. Apalagi dari lima petinju Papua ada kelas spesialisasi yang dimiliki petinju PON Bali. Papua try out di Bali selama sebulan di Bali,” tambahnya. Adi Swandana mengatakan, dampak positif lainnya yang bisa diambil asuhannya yakni tim tinju PON Bali tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk try out, mengingat sudah ada daerah lain yang bersedia datang ke Pulau Dewata. “Dengan sparing partner nanti petinju PON Bali bisa mengintip kekuatan petinju provinsi lain sebelum turun di PON XIX di Bandung,” katanya. Lebih lanjut dikatakan pelatih Timnas Indonesia ini, kehadiran para petinju PON luar daerah itu tak hanya itu saja. Masih ada provinsi lainnya yang ingin datang ke Bali untuk melakoni uji coba dengan asuhannya. “Untuk Sumatera Barat (Sumbar) bakal tiba di Bali 26 Juli mendatang, serta Malut bakal kembali lagi datang ke Bali, usai ikut kejuaraan di Bangkok yang berlangsung sekarang ini,” tegas Adi Swandana. (kmb41)
Bima Sakti Cup
Gianyar Gandeng Klungkung Tuan Rumah Porprov 2017
Gianyar (Bali Post) Gianyar menggandeng Klungkung dalam upaya menjadi tuan rumah bersama Porprov Bali 2017 mendatang. Pasalnya, kabupaten tetangga Bumi Serombotan dianggap memiliki fasilitas tempat pertandingan (venue) yang mumpuni. Ketua Harian KONI Gianyar Pande Made Purwatha yang dikontak, Kamis (14/7) kemarin, menyatakan saat ini pihaknya masih menginventarisasi venue yang bisa digunakan, termasuk apakah perlu rehab ringan, atau renovasi total. ‘’Kami sedang kumpulkan seluruh cabor, supaya
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
UJI COBA - Petinju Julio Bria (kiri) bakal memperkuat tim PON Bali pada sesi uji coba melawan tim Papua di Sasana Adi Swandana Boxing Camp (ASBC) Panjer, Denpasar, Jumat (15/7) hari ini.
PELUANG BISNIS
SPA
KURSUS
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOTOR
FURNITURE
KONSTRUKSI BAJA
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
!!!Bth 5 Org Dcr tenaga laki utk kirim air Bth.Tk Jahit,Tk QC,Serabutan Tenaga Angkat,Gaji Tinggi Dpt minum diJimbaran,H.08124623330 u.Garment Hub:085954048313 B.BP.164.07.16.0000350 A.BP.001.07.16.0000586 U.Makan+Bonus Hub.Gunung Dicari Karyawati Tdr dlm,Jl. Cari Pembantu Jaga Orang Tua Makmur Bangunn Jl.Mahendradata H.081237651088 Gj 1,5Jt-2Jt Hub:08174757177 555(Belakang Lapangan Buyung) Wr.Supratman 66A.BP.001.07.16.0000697 A.BP.001.07.16.0000727 B.BP.141.07.16.0000361 Lembaga Pelatihan Butuh Sales Chicken Level Resto Cari KaryaDicari Operator Warnet Potensi Gj 15Jt/Bln.Hub:Alit wan/ti SMK/SMA hub.Jl.Sesetan Panjer Hub:085253623956 A.BP.001.07.16.0000502 A.BP.001.07.16.0000458 087862215739 / 081353078889 Cr 2Krywti Pnmpln Mnrik u/Cafe A.BP.001.07.16.0000427 !!! 8 Org Tenaga Angkat The Griya Villas-Bunutan,Amed Oucha di Ramayana,081999956675 Gaji Tinggi Dpt U.Makan+Bonus A.BP.001.07.16.0000698 Butuh:Chef bisa Bhs Inggris Hub.Toko Besi Murah Jln.T.Umar Cr Krywati/wan Studio Musik & Kirim CV:info@thegriya.com Brt No.17/Sblh Warung Buleleng A.BP.012.07.16.0000667 Wr Mkn,Gj UMR+Bns.081239343536 B.BP.141.07.16.0000358 A.BP.001.07.16.0000677 !!Bth 5org Karyawati,Gj Tinggi Dibutuhkan Segera Teller Cr Pembantu Gj 1,3Jt Yg Antar Dikantor Pusat Sibang Customer Dpt U.Makan+Bonus Hub.Gunung Dpt Komisi 500rb T:0361-488315 Makmur Bgn Jln.Mahendradata Service Kantor Kas Dalung Lamr A.BP.001.07.16.0000733 No.555 Belakang Lap.Buyung Cr Sgr Tkg Jahit Garmen,Tukg Lsg ke PT BPR Parasari Sibang B.BP.141.07.16.0000359 Bersih2 & Satpam Vila Pribadi Tlp.0361 469325 “Bebek Tepi Sawah Villas Ubud A.BP.001.07.16.0000420 Hub.081116116173/081805503545 is seeking for Reception Male, Dcr Tk jarit,Tk Patrun,Tk B.BP.004.07.16.0000208 min 2 years experience in the Cr Sopir & Tng Laundry,Lok.Dps Jarit Tas Kulit Brpglmn,Bw Lmr same position.Good English, peng Gj+Bns Tinggi H0818343214 Lgs ke CV.Niki Baik,Jln Gatsu driving and computer skill. A.BP.001.07.16.0000561 Barat No.900X Dps Tlp.413274 Dbthkn 5-6 Orang Staf u/Kantor Please send CV and application A.BP.001.07.16.0000693 Tour&Travel,Siap Pelatihan di to hr@bebektepisawahvillas.com Coco Group Looking for: B.BP.801.07.16.0000339 Bidang Web.Kriteria:1.Lancar -Chief Engineering/Asst.Chief Engineering -Engineering Staff *Receptionist,SPV&SpaTherapist Komputer Ex&MS Word,2.Bs Bhs Reborn Spa Jl.Sunset Ph:766744 Inggris/Japan.Lmrn Lgs Bw ke -Engineering Supervisor -Store A.BP.001.07.16.0000398 Jl.ByPas Ngr Rai Sanur/Email: Supervisor -Asst.HR Manager AndaSPDPAUD/PGSD/D2PGTK/Senaeka@plumeriabali.net/hayata@ Send CV:hrm@cocogroupbali.com ng Anak Hub:SMS 081337335454 B.BP.803.07.16.0000336 plumeriabali.net/081236209555 A.BP.001.07.16.0000530 Dicari PRT wanita tidur A.BP.001.07.16.0000623 Balizenvila Segera Cari Dcr -Reservation Spv Exp 1Year dalam Hub.085 238 127 777 Receptionist & Housekeeping B.BP.164.07.16.0000351 SMA/SMK Lncr B.Inggris Pengalaman Usia Max.30 Gaji Reception Wnt Dcr u/Tempat -Head/Assist Chef Fitness Hb.289700/085851993169 +Tunjangan Diatas UMK Hub.Jl. SMA/SMK,Korean Food A.BP.153.07.16.0000739 Umalas 1 No.22 Hp.081338540666 A.BP.001.07.16.0000361 -Guide Freelance (Inggris) Dcr Purchasing Project min. License,Tau Tntang Bali pengalamn 1th Hub.081805333616 Bella Vista Supermarket Membutuhkan Karyawan/Karyawati; A.BP.001.07.16.0000459 Sgr Krm CV ke PBB Sanur SPG Pria/Wanita;Kasir.Kirim CV **Dcr Srabutan,Adm,bisa Comp hrd@pbbali.com atau Jl.Danau ke Jl.Padma Utr No.2B Legian Saridana V/8, 089503904698 Poso 1A Sanur(0361)288999 s/d A.BP.001.07.16.0000376 B.BP.154.07.16.0000371 20 Juli’16 Dibutuhkan utk Travel Agent Bth Kar u.toko Kain Jl.P.Bungin A.BP.001.07.16.0000573 Ticketing,Marketing,Akunting, Hub.03618422883/082147028999 A.BP.001.07.16.0000740 Dcr Admin Wanita,min 2Th kerja CS dan Operator. Kirim ke:BDW Bth Pemetik Buah Australia,Gaji Hub.081299068236 / 03618974005 Tour,Ruko Sudirman Agung Blok B.BP.145.07.16.0000342 32Jt,Biaya 8Jt,082247699000 A No.1,Jl.Sudirman Dps/248777 A.BP.001.07.16.0000389 Dcr Beberapa K.wan/wati Tk . A.BP.001.07.16.0000463 Bth SPG Penempatan Kuta Usia Accessories Hp Daerah Panjer Dps Dcr Sopir,Sales,karyawan/ti, Admin & Kasir Hub.081999251555 18-35Th,Pnpmln Menarik,Jujur, SMS 082236452425/0822557043686 A.BP.176.07.16.0000699 A.BP.001.07.16.0000706 Rajin Hub.Sandy 085264666166 Dcr Sgr Staf Wanita u/TokoBaju A.BP.001.07.16.0000228 Bth Koki bs mskan Eropa&Waitres Daerah Padang-padang,Jimbaran Dcr Gr S1 Paud Berpengalaman Hub.The Spoons Restoran, Jl. Email CV ke lowongankerja@hotm Hangtuah No.41 Sanur,T.0361270 Hub:Tk Cipta Dharma, Jl.Badak ail.com SMS ke 085100775566 Agung IVA Denpasar 691/081337609305/081246470499 A.BP.001.07.16.0000704
A.BP.001.07.16.0000533
Dcr Housekeeping Wanita Siap Kerja,Gg.Three Brother Legian Arca Bungalow 081933052599
Dcr Security P/W Bawa Lamaran Lengkap Jl.Dewi Madri 4/88 H.081337000252
Dcr Karyawan/Wati dibagian Marketing,Driver,Satpam,Housekeeping,Kasir,Waitres,Tenagaserab utan.Hub: Bakas Adventure, Jln.Betngandang I No.12 Sanur 081237152222/0816580841
Dcr Staff Acct D3/S1 Acct IPK= 3,1 Mahir Excel Max 30Th Lam HRD rss290900@gmail.com Kuta
A.BP.001.07.16.0000669
A.BP.001.07.16.0000535
Dcr Kry/i Adm Komputer,min SMK &Kolektor,Lmr Ke Koprasi Monang Maning d/a: Gn. Muliawan I/1 Telp.487970 /081337013928
A.BP.001.07.16.0000673
Dcr Krywan/ti Cleaning Service u/Pngnpan,Siap Krj,08144876186
A.BP.001.07.16.0000685
Dcr Letter&Tng florist,Tdr Dlm Gj s/d.3jt Hub:(082236165561)
A.BP.001.07.16.0000690
Dcr PRT L/P Gj 1,5Jt bs lebih Mkn,tdr dlm/Luar.085101854722
A.BP.001.07.16.0000711
Dcr PRT Wnt,Lgs Krj,Tdr dlm, Pglman,Gj1-1,3Jt 081353193575
A.BP.001.07.16.0000317
Dcr STM/SMK Listrik peng hotel /vila 1 thn max 28 thn bawa cv ke Galeria XXI-Komp Mall Bali Galeria Kuta Telp.0361-767021
B.BP.001.07.16.0000253
Dcr Tng Pemb.wnt Srbtn Tdr dlm Gj s/d.2jt Hub:(082236165561)
A.BP.001.07.16.0000689
Dcr Sgr Adm Produksi Lk.Max 25 Th bs Desain Grafis,Berminat Krm Lmrn Jl.Apit Telaga No.12/ 16 Br.Batur Peguyangan Kaja, Dps Utara 085100480049
A.BP.001.07.16.0000335
Dcr Sopir Lam Jl.Intan LC II Gg.3 No.6 Gatsu Timur
A.BP.001.07.16.0000683
Dcr Sopir Pribadi Domisili Dps Hub.081999557763
A.BP.001.07.16.0000437
Dcr Staf Wnt,Pkrj Krs,Brpnmpln Mnrik,Krja Toko Jual Beli I Love Emas,Pend.min S1 Usia min 26Th&SMA,Gj1,3Jt-3Jt+dpt THR. Hub.082146660000 Jl.Gn. Soputan 36B www.iloveemas.com
A.BP.001.07.16.0000664
Dcr Waitress Cafe/Bar Hub.0811385623
A.BP.001.07.16.0000736
A.BP.001.07.16.0000477
A.BP.001.07.16.0000607
A.BP.001.07.16.0000328
Dcr Staff L/P+Sopir Gj Awl 1,8 Sanjaya Laundry,Br.Taman Krbkn Kelod Bdng Kuta Utara No.75
Dcr Tng Kirim Ikan Lele Pake Spd Mtr H.081246682139
A.BP.001.07.16.0000691
Dcr Tukang Patrun yg Bs Potong & Jarit Hub.081236144677
A.BP.001.07.16.0000692
Dcr karyawan u.Resto di Gatsu Hub:082236933828/087761567000
A.BP.001.07.16.0000694
Dicari Engineering&FO U/Hotel Hub: 0361-736301 / 736305
A.BP.001.07.16.0000472
A.BP.001.07.16.0000418
A.BP.001.07.16.0000666
A.BP.001.07.16.0000687
Dcr sgr Staff controler,sopir, dan Waitress,sgr hub.723593/ 723637/082147596115
A.BP.001.07.16.0000465
Dcr sgr sopir pariwisata Hub.081999700234
B.BP.154.07.16.0000374
Dcr tamatan D1-D3 Sgl Jurusan u/di Optik 081999086999
A.BP.001.07.16.0000454
Dcri Reservation,FO,Driver utk Hotel di Ubud SMS:08123901238
Gian Pizza cari:Sales Mrkting min D2,Cook Min SMA,Cust.Srvce min SMA,Delivery Min SMP,CV/ Lmrn bw ke Jl.Pulau Timor No.1 Sanglah (Serayu Timor Residence)
A.BP.001.07.16.0000298
Grocer and Grind Jimbaran Req Urgent!Steward,Spv Cook,Bar CV:naenitani@hotmail.com Jl. KayujatiNo3X Petitenget,737321
A.BP.001.07.16.0000237
Looking for Staff Runner.Send your CV along with Photographs lates to:La Laguna Restaurant. Phone:081 236 382 272.Email: bookings@lalagunabali.com B.BP.004.07.16.0000269
Looking for Staff Runner.Send your CV along with Photographs lates to:La Sicilia Restaurant. Phone:081 338 769 689. Email:lasiciliabali@gmail.com
Int’l Property Agency is LookDcr Tenaga Supir dan Marketing Dicari Karyawati utk Kantin & ing for IT Specialist with NetB.BP.004.07.16.0000285 Dibthkan Dokter Umum,Apoteker Gaji Menarik Hub:0361 226970 Tk Masak Hub.081933118084 work,HTML,Wordpress,Hardware, Looking for Staff HouseKeeping Marketing,RSU Graha Asih A.BP.001.07.16.0000661 A.BP.001.07.16.0000674 Software and Email ConfiguraSend your CV along with PhotoJl.By Pass Ngr Rai 33X Kuta tion.Send CV to:ebenyamin@exot A.BP.001.07.16.0000723 graphs lates to:La Sicilia Dibthkn Salesman Honda min.SMA iq.com Or Call 0361-737358 Restaurant.Phone:081338769689. A.BP.001.07.16.0000725 PT.HD Motor 99/Hb.087861166590 Email:lasiciliabali@gmail.com A.BP.001.07.16.0000670 La Monde Resto need,cook,cook B.BP.004.07.16.0000303 Dicari Beberapa Guru & Gr Bhs helper,DwWaitress,Barista, Looking for Staff Bar.Send Inggris Bw Lam Langsung ke Jln send CV direct to Jl.Padma Your CV along with Photographs Tkd Balian Gg.Godel No.1 Utara No.2 Legian lates to:La Sicilia Restaurant A.BP.001.07.16.0000675 B.BP.154.07.16.0000370 Phone:081338769689.Email: Dicari Driver SIM B1 min 30Thn Looking for Staff Bar.Send your lasiciliabali@gmail.com Lmr ke ByPass IGN Rai 14-16, CV along with photographs lates B.BP.004.07.16.0000302 Tuban Kuta Telp 752742/754618 to:La Favela Restaurant. New Speciality Coffee,Espresso A.BP.001.07.16.0000721 Phone:(0361) 730603 Email: Bar opening in Oberoi is Dicari Pegawai Toko,Gaji:2,2Jt bookings@lalafavela.com seeking the best Baristas who -2,5Jt Hub:085737901469 B.BP.004.07.16.0000281 want to further their career A.BP.001.06.16.0002264 Looking for Staff Engeneering. in coffee.Must have basic Dicari Sgr Bag.Gudang Berpenga- Send your CV along with photoEnglish and passion to learn laman Hub: 085238311111 graphs lates to:La Laguna RestaA.BP.001.07.16.0000571 from some of the worlds best urant phone:081 236 382 272 Dicari Tenaga Adm,Sequin,Seracoffee professionals. Email:bookings@lalagunabali.com butan Tlp.287946,286856 CV to:hrdhtseminyak@yahoo.com B.BP.004.07.16.0000279 A.BP.001.07.16.0000672 B.BP.821.07.16.0000294 Looking for Staff Gardeneer Dicari Therapist utk Spa hub: PT.Sinar Mas Multifinance mbthSend your CV along with photo08123833917 (Bth 5 orang) kan Staf Mkt Penempatan Gnyr, B.BP.145.07.16.0000295 graphs lates to:La Laguna RestaDps,Tbn Lam di krim ke almt Dicari karyawan Rent Car urant phone: 081 236 382 272 Jl.Tantaular No.8 lantai III Hub.0816579392 Email:bookings@lalagunabali.com Telp.08873333767 B.BP.154.07.16.0000372 B.BP.004.07.16.0000280 A.BP.001.07.16.0000436 Dicari karyawati yg berpengalaLooking for Staff Purchasing. Private Villa Looking for man ditempatkan di bag.Marke- send your CV along with photographs Dcr Tk.Masak Chinese Food Dcr penjahit&pengepul jahitan Staffs:1.Cook-Experienced ting.Lamaran dibawa ke Jln. Langsung Kerja Hub.08179719692 lates to: La Laguna Restaurant baju anak-anak di Kerobokan A.BP.001.07.16.0000686 With French,Chinese,and Diponegoro VII/6 Denpasar Phone:081 236 382 272.Email: Hub.082897030614,087727777767 Dcr Tk.Patrun yg Brpglmn Jl.WR Hub.081805551455 Western Cooking 1 Female bookings@lalagunabali.com A.BP.004.07.16.0000728 Supratman Dps Tohpati No.294 A.BP.001.07.16.0000665 B.BP.004.07.16.0000282 Housekeeper-Experienced Dcr sgr Driver,Helper,Teknisi Hp.081805557504 Elite Havens is looking for: Looking for Staff Purchasing. and Used to Work with Listrik,CSO.Syrt.Pend Min SMA, A.BP.001.07.16.0000581 Bukit,Canggu & Pandawa Area; Send your CV along with photoLmrn Bw Lsg ke BEC Jl.Teuku western family,neat and honest Dcr Tkg Jahit,Engeneering Butler,Cooks & Senior Cooks. graphs lates to: La Sicilia Restaurant phone:+628113865101 Listrik,Sopir Hub.085100482576 Umar 180 Denpasar Hub:255080 Semer Area;Receptionist & A.BP.001.07.16.0000695 B.BP.004.07.16.0000297 Phone:081 338 769 689.Email: B.BP.004.07.16.0000305 Mandarin Guest Service. Dcr sgr Sopir Pariwisata SIM Untuk Villa di Seminyak Dibulasiciliabali@gmail.com Dicari Pegawai Adm Pria KompuMin 1 Yr Exp & Good English. B1.Umum,lamaran bawa lsg ke B.BP.004.07.16.0000278 tuhkan Segera Housekeeoing, ter Lancar Ms Word,Ms Excel Training Student & DW. Send CV PT.Golden Kris Tours,Jl.Bypass Gardener,Handyman.SMS Only ke Suami-Istri krj RT,Helper Las, Hub.254672,254662,087862142530 Nomer 081237605389 & Photo to hrd@elitehavens.com Ngurah Rai 7 Sanur Srbtn Laki Fas:Mess.0811392860 hanya yg Berpengalaman A.BP.001.07.16.0000734
B.BP.004.07.16.0000352
A.BP.001.07.16.0000678
B.BP.004.07.16.0000349
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Djl Perum Bukit Hijau Jimbaran L.5Are/Th 15Jt Nego,Jl.Legian JEEP Range Rover Evoque Lux Dinamic LT.132m2,LB.100m2 T0361-466842 Kaja/Arjuna 475D,081916639119 A.BP.001.07.16.0000460 2012 STNK 1Th 085100724312 ,081934310335-081337283254 A.BP.001.07.16.0000584 A.BP.001.07.16.0000732 DIJUAL VILLA Djl Sgr PerumTedung Sari Damai SUZUKI Djl Villa Jmbran,P.Gading+pera Abian Base Gianyar,LT.6,5Are, APV Arena GX’2010 Hitam KM bot Hub:085102802561 A.BP.001.07.16.0000688 10rb 115JtNg,087860856999 Prbd LB.350m2 T.(0361)466842,081934 310335-081337283254 B.BP.141.07.16.0000355 DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.07.16.0000580 DICARI MOBIL Jual rumah type 60/100 lok Dikont Rmh 6KT,R.Tamu,R.Klwrga Dcr:Avanza,Xenia,Innova,APV Kutuh pantai Pandawa PDAM,lisLuas,Grase,CckGarment,Kantor/ Rush,Yaris,Swift H082147066424 trik,IMB,jln 5Mtr,082339390333 Bule Dentim Strgs 081999925143
DAIHATSU
Ayla X’2015 KM10rb Manual Kyak Baru Putih 101Jt,085100856999
B.BP.141.07.16.0000356
Dijual Terios Adventure Silver Metalik,Manual 2015 Hub.244178, 085739560708
A.BP.001.07.16.0000714
Djl Xenia Xi Deluxe’2010Silver asDK Tg I Oris,085108400200
B.BP.135.07.16.0000366
Espas1.3’95UnguMet VR+BanBr28, 5JtP.Saelus2Kmbj7/085101850689
B.BP.141.07.16.0000360
A.BP.004.07.16.0000639
Kesuma Bangsa 2Lt, LT600m, Bagus 08123042600 TP
A.BP.001.07.16.0000743
A.BP.001.07.16.0000742
Dikontrakan Rmh Baru 2Lt Min 2 ThAC,PDAM,Jl.WirasatyaIII/19A Sidakarya Hp.08123923552 Nego
DIJUAL RUMAH B.BP.004.07.16.0000183 Rmh LT.195,LB.185 Lok.Bung Rmh 2Lt 2unt 3KT,2KM Perum A.BP.001.07.16.0000319 Tomo 8/4 2,2M Ng Jln.Lingk.8m Avanza’05 Type G,Over Kontrak Nuansa Sandat T.082144857060 Dikontrakan Rumah Perum +AC+Mebel H.081805676667 Cpt A.BP.001.07.16.0000357 A.BP.153.07.16.0000738 Rmh Canggu Hub.081236168889 Pakisaji Tanjung Bungkak Dps B.BP.141.07.16.0000363 A.BP.001.07.16.0000660 Rmh Baru LT.2 Siap Huni 850jt Honda Jazz RS Th’2010 Hitam Hub.08123668368 Turun Hrg Hny Minggu Ini,Rmh Kjg LGX Krista’2001 Silver AT Net Lok.Dalung T.087878030303 A.BP.165.07.16.0000701 AT VR17 Rp.156Jt,087761714543 di Siulan Penatih,081380301201 A.BP.001.07.16.0000572 Prwtn Bengkel Resmi,Trwt,Prbdi A.BP.001.07.16.0000715 B.BP.141.07.16.0000365 DIJUAL BANGUNAN 2Lt 163/200 & 200/125 Sulatri CRV New’03 AT Coklat Met Velg Istimewa,081999925143 Buktikan 2Unt Sdg Bngun T45/100 Jl.5m Kesiman Denpasar, 081337561687 A.BP.001.07.16.0000741 Djl Cpt Bngn dg 6KT LT 2,55A 20in AudTV 99,5Ng,085100478834 A.BP.001.07.16.0000747 BUC Camry Hybrid’13 as DK Tgn1 StrgisDalung 670Jt081246283597 Lok Sanur H2,5M H.081338248677 B.BP.166.07.16.0000367 B.BP.141.07.16.0000364 Rmh Cantik Mungil,LT:1,44A,Jl. A.BP.001.07.16.0000662 seperti baru,08124611999 Prbdi Dijual Murah Rmh Jln Kaswari Jazz’12 Dp 35Jt sisa teken B.BP.164.07.16.0000354 Utm Tmn Jimbaran A1-2.H:1,2M DIJUAL TANAH Gg.11 No.16 Hub.081236163350 Jl.P.Kawe 44A Dpn Alfamart Kijang Pic Up 1999 Hitam Ng Hub.081999007471/08179797172 A.BP.001.07.16.0000713 A.BP.001.07.16.0000731 Tanah A.BP.001.07.16.0000549 081338534333/085792440100 Dijual Rumah Lantai 2 di Kota Kapling Murah Pering Tojan A.BP.165.07.16.0000702 NISSAN DISEWAKAN TANAH Gianyar/Lingk Candi Baru(Blkng Gianyar Hub.081246613444 EvaliaXV’12AbuMet MT ASDK116Jt Over Krdit Toyota Rav Th’2000 Dr Lely) Hub:085253688363 Disewakan Tanah di Jl.Patih B.BP.141.07.16.0000357 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Biru Mtlk Dp 15Jt,085237652025 A.BP.001.07.16.0000289 Jelantik Legian Kelod -Kuta BUC 1-2Are 385Jt Sempidi Br A.BP.001.07.16.0000712 A.BP.001.07.16.0000744 Djl 6unit Perum Kutuh Kerambi- Tlp.081999896464/081353202090 Tegeha Jl5m Paving081338460110 JAGUAR TOYOTA tan Tbn,LT.100m2, LB.65m2 A.BP.001.07.16.0000703 A.BP.001.07.16.0000651 Jaguar-X 2.5 AT’02 Slvr LowKM T.(0361)466842,081934310335- Disewakan Tanah Lok.Jimbaran Avanza G Matic’2010 AsBali Htm !!!View Laut Dkt Sinaran Surga H.082144540666 Krd Dp16Jt saja 185JtNg Jl.Gn.Agung 183/424390 081338791301 Hub.08563734043/082340016498 Karma Kandara 1Ha 081246976068 HONDA
Ready HRV E CVT&S MT Pth, Jazz,Brio,BRV Disc Bombastis!! Hub.087862130930/081238508184
B.BP.164.07.16.0000353
PERCETAKAN
B.BP.141.07.16.0000362
FOTOCOPY
A.BP.001.07.16.0000049
A.BP.001.07.16.0000582
DIJUAL RUMAH
SERVICE
A.BP.001.07.16.0000719
!T2A SHM Dkt Dengan Pantai Lks Tabanan Ttl 250Jt 085257539923
Tnh 1A Siap Bgn,SHM, Jl.Nangka Sltn Gg.Nuri, 081239560571, H.525jt
**Tnh1A,265Jt/A BudukAbianbase Jl6m,081237666809/085935497688 A.BP.001.07.16.0000474
Jual Echo Beach 12,25A(SHM)/ Jl.Utama/150m dr Pantai/Lbr 12 cck Utk Htl, Rest,Cafe Atau Villa. Minta Rp.15M Global Hub.08179965168
A.BP.001.07.16.0000609
Tanah 3,5Are,SHM,Jl.Utama Nagasari Penatih C/K,082342456858
A.BP.001.07.16.0000566
Tn 12,5A Seminyak /A4M Lok Bgs Strgs Cck u/Vila 087862392060
A.BP.001.07.16.0000484
Tn 2A /A375Jt Sading Sempidi Bgs Strtgs 087860047271
A.BP.167.07.16.0000619
Djl Tnh Kavling Murah Siap Bangun di Tukad Mungga Singaraja Harga 85Jt/Are Nego Free SHM Hp.08123807022/087861333922 2,3A SHM view Jl.5M Hotmix 255 jt/A,Pejeng pmlk.085239161919 BU 2 are bs ambil 1&Rmh br Lt2 Jl.Tj.Tutur Dps T.087785000144
Dijual Kav Siap Bangun Lokasi Takmung Klungkung,081337388558
B.BP.164.07.16.0000291
DISEWAKAN VILLA Seminyak Kunti II,3A,2KT+1KP, Pool,160jt/th,081236526185
A.BP.004.07.16.0000745
A.BP.001.07.16.0000591
ARSITEKTUR *Arsitek bangun/renov,rmh,ruko vila,dak @1,5jt/M 081237909096
A.BP.001.07.16.0000622
B.BP.154.07.16.0000373
A.BP.001.07.16.0000524
RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
A.BP.001.07.16.0000729
A.BP.001.07.16.0000095
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006
A.BP.001.07.16.0000730
Tnh 2,5A Siap Bgn Aspek Prumhn Peguyangan 085107111477 Pmilik
Dijual Tanah,Jl.Tukad Badung A.BP.001.07.16.0000726 X-C Dps,Luas 1,5Are,Pagar KeliTnh 9Are Ling Villa Blue Ocean ling Hub:0811146683-0816930156 Nusa2 Full View H.081999251555 A.BP.001.07.16.0000557
A.BP.001.07.16.0000709
Djl Kav Siap Bgn 230m2 Jl.Bima Kel.Benoa Kec Kuta Selatan Hub.08123066155
Tnh Kav 250Jt Jl.Besakih Pemogan 08123871809 081337569788
Djl Tnh 2,58A Ocean View Kumba Pecatu Ling Villa.081999251555
A.BP.001.07.16.0000707
Tnh Kavling,Kampus-Unud Jimbaran 4&2,1Are Hook,Jl10mtr SHM 550Jt/A Nego,08113801502
A.BP.001.07.16.0000464
Pinggir Jl.Raya Prangsada Saba Gianyar 7,7are, 081337561687
B.BP.033.07.16.0000107
Djl Tnh 2A Sekar Tunjung 15 Gatsu Timur Hub.08123650478
Jl Tnh kav 2&1,64are strategis area Kutuh dkt Pantai Pandawa Listrik,PDAM msk,082339390333
A.BP.004.07.16.0000638
SERVICE
A.BP.001.07.16.0000390
Puji Syukur atas terkabulnya permohonan kami melalui Doa Novena Hati Kudus Yesus B.BP.154.07.16.0000368
A.BP.001.07.16.0000682
A.BP.817.06.16.0001703
A.BP.001.07.16.0000747
Tnh kav Jl.Badak Agung Renon Hub.081338870323/081916397576 A.BP.001.07.16.0000684
RUPA-RUPA
KARANGASEM
*Tnh Kavling Villa View Laut @75Jt Tulamben,08179780980WA
BIRO JASA Saya Siap Digaji 450.000/Bln u Urus Pajak(Bln/Thn)08113893027 A.BP.001.07.16.0000370
HANDPHONE SamsungS4(1,9)+B.Berry(1,2)And SINGARAJA BUC Djl Tnh Kebun 30A Ds Beng- roid ADV TV2(700)1Set Computer kala 12jt/A Nego H.087762783974 +Pwr Spr+Meja(5,5)085102912500 A.BP.001.07.16.0000428
A.BP.009.06.16.0002241
RUPA-RUPA
A.BP.001.07.16.0000717
BIRO JASA
BENGKEL LAS SERVICE
AC
DIJUAL RUMAH
RUPA-RUPA
ALUMINIUM
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl C.0000250-bkl
BIRO JASA
EKONOMI
18
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
70 TAHUN BNI SINERGI KEMBANGKAN NEGERI GELARAN KISAH SUKSES MITRA BINAAN BNI
Jual Produk Khas NTB, Maya Meraih Sukses MAYA D SUKMANTARA, pemilik usaha perdagangan kain, pakaian, tas, dan aksesoris etnik khas NTB, Namia Galeri, tidak mudah mencapai kesuksesan seperti yang diraihnya saat ini. Awalnya, ia merupakan penjahit sejak 20 tahun lalu. Pada tahun 2010, ia mulai menjual kain songket di rumahnya. Lalu sejak tahun 2012, ia mulai membuka toko di Jalan Pendidikan hingga sekarang dan sejak 2012 itulah ia mengkhususkan diri
menjual pakaian, kain, tas, dan aksesoris etnik khas NTB. Peran BNI cukup besar dalam pemasaran produknya, di antaranya BNI memberikan kesempatan kepadanya untuk mengikuti pameran Inacraft 2015, yang acaranya diselenggarakan oleh BNI. Mengingat salah satu kendala yang ia hadapi adalah ketika mengikuti pameran, harga sewa stan cukup mahal baginya sehingga ia merasa tidak memiliki kesempatan. Selama ini ia memang terkendala dalam pemasaran sehingga dengan pameran, dapat lebih memperkenalkan produknya. Melalui kesempatan pameran Inacraft tersebut, ia sangat merasa terbantu. Pada Juni 2016, ia telah menjadi debitur KUR BNI, sehingga dari sisi permodalan ia sangat terbantu. Di antaranya menambah persediaan agar kain dan produk lain yang dijual bisa lebih beragam. *
I Wayan Indra Sastrawan
Usaha Berawal dari Hobi
I WAYAN INDRA SASTRAWAN, pemilik percetakan dan pembibitan lele di Lukluk, Mengwi, Badung merupakan pribadi yang senang berwirausaha. Berawal dari usaha sablon dan konveksi tahun 2009 dan kemudian di tahun 2010 mencoba peruntungan di bisnis percetakan. Pada tahun 2012 sampai dengan saat ini, ia sudah mulai mengembangkan jenis usahanya di bidang mesin potong, fotocopy dan reklame serta baru-baru ini memulai usaha pembibitan lele. Hobi dan kesukaannya pada suatu jenis pekerjaan akan menjadi cambuk baginya untuk menjadi sumber penghasilan. Ia tidak ingin latah untuk membuka usaha yang bukan merupakan passionnya. Seluruh usaha yang telah dirintisnya tersebut sampai den-
gan saat ini masih terus berjalan baik. BNI tidak hanya membantu secara permodalan namun juga memberikan pembinaan. Ia pun berharap, BNI bisa membantu memberikan pelatihan di bidang yang spesifik serta harapannya modal kerjanya dapat ditambah dengan bunga yang lebih ringan. *
UD Gading Rattan
Mansurudin Terus Berinovasi
UD Gading Rattan adalah usaha perorangan yang dimiliki oleh Mansurudin Sidik. Usaha tersebut bergerak di bidang industri hasil kerajinan rotan dan ketak, berupa tatakan piring, ring serbet, berbagai ukuran keranjang, tas ketak, dll. Usaha tersebut telah dirintis sejak tahun 1980-an oleh orangtuanya. Lalu usaha tersebut diteruskan olehnya mulai tahun 1995. Sebelum meneruskan usaha tersebut, ia telah berpengalaman dalam hal usaha dengan membuka showroom kerajinan di Bali yang juga memasarkan produk kerajinan usaha milik orangtuanya. Berbekal pengalaman dan jaringan yang dimilikinya tersebut, UD Gading Rattan kini berkembang menjadi usaha yang besar dan memiliki beberapa orang perajin yang berada di dua kecamatan dengan 7 orang ketua kelompok dengan kelompok
terbesar dan produktif adalah di area Pringgabaya. Pengembangan terus dilakukan baik dalam hal kualitas dan inovasi produk serta menjalin kerja sama dengan sejumlah eksportir di Bali maupun beberapa perwakilan eksportir di Lombok. BNI telah menjadi rekanan perbankannya sejak tahun 2003 melalui pemberian fasilitas kredit produktif modal kerja, sehingga usahanya pun semakin berkembang. *
Presiden Izinkan Bulog Beli Bawang Merah
Bali Post/kmb10
KONFERENSI - Menkop dan UKM AAGN Puspayoga dan sejumlah pejabat tinggi pemerintahan Korsel serta Wali Kota Denpasar berfoto bersama usai menjelaskan pokok-pokok bahasan yang akan dibicarakan dalam Konferensi The 4th SME Asian SME Conference, 13-17 Septermber 2016 di Jakarta, Kamis (14/7) kemarin.
Kopi dan Roti UKM Indonesia Masuk Pasar Korea
Jakarta (Bali Post) Kemenkop dan UKM menindaklanjuti kerja sama Indonesia dan Korea yang telah ditandatangani di Gedung PBB New York pada 16 Juni 2016 lalu, dalam mengembangkan pasar produk UKM masing-masing negara. Untuk memenuhi pasar Korea, Indonesia akan menjajaki produk kopi dan roti. ‘’Kerja sama itu terkait pelatihan UKM di Indonesia dalam membuat roti dengan standar dan cita rasa Korea. Nantinya, roti tersebut akan diekspor ke Korea. Dalam waktu dekat juga, Korea akan menyiapkan sebuah kafe khusus kopi asal Indonesia. Tentunya, produk-produk lain yang dibutuhkan Korea,’’ kata Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dalam acara launching The 4th Asian SME Conference 2016 dan Kerja Sama Indonesia dan Korea di Jakarta, Kamis (14/7) kemarin. Untuk memenuhi kebutuhan kopi di Korea akan diawali oleh tiga kepala daerah (Bupati Temanggung, Wali Kota Denpasar, dan Wali Kota Bandung) membuka kafe
kopi Indonesia di Korea. Yaitu Cafe Mangsi dari Denpasar dan Little Bandung. Sedangkan Kabupaten Temanggung masih mempelajari pengusaha/koperasi mana yang akan dikembangkan. Untuk di Korea, rencana pengembangan usaha kopi akan difokuskan di kawasan Bojeong-Dong Cafe Avenue. Ketiga kepala daerah yang juga hadir dalam acara tersebut menyatakan kesiapannya dalam mengembangkan produk UKM-nya masuk ke pasar Korea. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, misalnya, menegaskan bahwa orang Korea sangat suka dan hobi meminum kopi. Namun, belum ada kopi dari Indonesia yang masuk ke sana. ‘’Kopi Preanger adalah kopi yang
ada sejak zaman Belanda dulu, akan kita hidupkan lagi. Kita akan mengenalkan kopi ini ke pasar mancanegara,’’ kata Ridwan. Sementara Wali Kota Denpasar Rai Mantra mengatakan bahwa produk UKM Indonesia memang harus terus didorong untuk masuk ke pasar global. ‘’UMKM kita harus terus dibantu, termasuk untuk mengembangkan jaringan pemasarannya,’’ tandasnya. Wali Kota Temanggung Bambang Sukarno menjelaskan bahwa wilayahnya dikenal sebagai penghasil pertanian, tembakau srintil terbaik di dunia, dan penghasil kopi arabika dan robusta tertinggi kedua di dunia. ‘’Di Temanggung, ada 103 UKM penghasil kopi. Selain itu, banyak pabrik
kayu sengon untuk pasar Cina dan Eropa, serta pabrik obat dan kain. Investor Korea silakan datang untuk berinvestasi di wilayah kami,’’ kata Bambang. Dalam kesempatan yang sama, Presiden Asian Council for Small Business (ACSB) Hermawan Kertajaya mengungkapkan bahwa pada tahun ini Indonesia telah resmi menjadi anggota International Council for Small Business (ICSB). ‘’ICSB sebagai lembaga nirlaba yang memberikan perhatian untuk pengembangan UKM di dunia dan telah berdiri sejak 1956 dan berkedudukan di George Washington University,’’ kata
Hermawan yang juga Presiden ICSB Indonesia itu. Menurut Hermawan, sebagai tuan rumah The 4th Asian SME Conference 2016 pada 13-17 September nanti, Indonesia akan mengangkat beberapa isu yang berkaitan dengan bagaimana agar UKM (wirausaha pemula) bisa bertahan menghadapi globalisasi, khususnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). ‘’Indonesia berharap agar UKM bisa bertahan dan berkembang dalam kerangka MEA. Oleh karena itu, produk yang bagus, layanan yang baik, dan lainnya, belumlah cukup bisa bertahan menghadapi MEA,’’ pungkas Hermawan. (010)
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengizinkan Perum Bulog untuk membeli bawang merah petani seharga Rp 15.000 per kilogram dalam upaya membantu petani agar tetap memperoleh keuntungan. ‘’Saat ini produksi bawang merah melimpah dan dengan Bulog membeli seharga Rp 15.000 per kilogram maka petani sudah memperoleh keuntungan,’’ kata Presiden Joko Widodo kepada pers di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/7) kemarin. Hal tersebut disampaikan Presiden saat bertatap muka dengan sejumlah redaktur media massa, yang juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, serta Juru Bicara Presiden Johan Budi. Menurut Presiden, pemerintah juga akan mengekspor bawang merah karena produksi dalam negeri saat ini sedang melimpah. Harga bawang merah
di pasaran mencapai Rp 11.000 - Rp 12.000 per kilogram, yang membuat petani merugi. Dari hasil kunjungan ke sejumlah produsen bawang merah seperti di Nusa Tenggara Barat dan Brebes, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri berdialog dengan para petani bawang dan mereka mengatakan tidak menginginkan apa-apa asalkan harga jual bisa stabil Rp 15.000 per kilogram . ‘’Nanti kalau harga anjlok dan tidak ada yang beli justru petani tak mau lagi menanam bawang merah. Ini yang harus kita hindari,’’ kata Presiden Jokowi. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pemerintah akan terus membantu petani bawang agar tetap mau menanam dan memproduksi, mengingat komoditas tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia. ‘’Jangan sampai kalau petani bawang rugi terus-menerus dan tidak mau menanam bawang lagi malah jadi masalah nantinya,’’ katanya. (ant)
Bali Post/ant
BAWANG MERAH - Presiden mengizinkan Bulog membeli bawang merah petani dengan harga Rp 15 ribu per kg, agar petani mendapatkan keuntungan.
19
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
Pemerkosa Bocah Ditangkap di Hutan
Harga Sapi Dari Hal. 1
Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan ketentuan yang dimaksud adalah Undangundang Nomor 41 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 58/Permentan/ PK.210/11/2015 tentang Pemasukan Karkas, Daging, dan atau Olahannya ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia. Menurut Amran, apabila dua peraturan tersebut direvisi, maka sejumlah harga sapi, daging dan jeroan bisa mengalami penurunan cukup
Jakarta (Bali Post) – Pihak Polda Metro Jaya membantah pengakuan keluarga yang menginformasikan ke polisi terkait keberadaan terpidana pemerkosa bocah AAP (8), Rizal alias Anwar (26), usai melarikan diri di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat. ‘’Faktanya Anwar tidak ditangkap karena laporan keluarganya ke polisi,’’ kata Kepala Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, di Jakarta, Kamis (14/7) kemarin. Budi menegaskan penangkapan terhadap Anwar merupakan penyelidikan yang dilakukan tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya. Menurut Budi, jika pihak keluarga melaporkan keberadaan Anwar sejak hari pertama melarikan diri, maka petugas akan cepat menangkap. Perwira menengah kepolisian ini menyatakan polisi membutuhkan waktu, tenaga dan biaya untuk memburu terpidana kasus kekerasan seksual terhadap anak tersebut. Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 ini mengungkapkan pencarian terhadap Anwar dimulai dari Tanah Abang, Bendungan Hilir (Jakarta Pusat), Garut, Bandung hingga Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tim Resmob Polda Metro Jaya sejak awal menangani kasus Anwar sehingga telah mengetahui dan menyelidiki melalui keluarga pelaku. Sebelumnya, Anwar melarikan diri dengan cara menyamar menggunakan jilbab yang diberikan istrinya, Ade Irma, saat menjenguk ke Lapas Salemba pada Kamis (7/7) pukul 17.00 WIB. Selanjutnya, anggota Polda Metro Jaya meringkus kembali Anwar yang bersembunyi di hutan kawasan Jasingan Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Kamis (14/7). Anwar melarikan diri ke hutan dekat rumah kerabat keluarganya yang diduga berusaha melindungi pelaku selama pelarian. (ant)
Maluku Utara Dari Hal. 1
Dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Kamis (14/7), Desra mengapresiasi keputusan negara-negara anggota MSG yang menolak ULMWP sebagai anggota penuh. ‘’Tidak ada tempat bagi ULMWP dalam masa depan MSG,’’ katanya. Menurut Desra, partisipasi aktif dan lobi intensif delegasi Indonesia yang juga terdiri atas perwakilan lima provinsi
Lewat Perawat
Dari Hal. 1
Sementara tersangka lainnya adalah M. Syahrul. Ia hanya mendistribusikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Jakarta Timur. Modusnya pun berbeda. ‘’Tersangka menawarkan vaksin lewat perawat atas nama Irna (ditahan sebagai penyedia botol tersangka Rita
dan Hidayat). Kemudian Irna meminta tanda tangan dokter dan dimasukkan persediaan rumah sakit,’’ kata Nila. Selain RS, terdapat juga delapan bidan yang menggunakan vaksin palsu, enam di antaranya juga dipasok melalui sales Juanda dari CV Azka Medika. Semuanya juga berada di Cikarang dan Bekasi. (kmb4)
‘’Semua yang terlibat harus diberikan hukuman berat, baik itu pegawai negeri, honorer, atau dari pihak rumah sakit swasta sekalipun,’’ ujar Tulus. Apabila pihak manajeman rumah sakit terbukti terlibat dalam pemalsuan, penggu-
Indonesia berbudaya Melanesia -- Maluku Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat -- telah berhasil meyakinkan para pemimpin negara anggota MSG untuk tidak menerima lamaran keanggotaan ULMWP. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan bahwa keputusan MSG membuktikan pengakuan internasional tentang kedaulatan Indonesia atas Papua dan Papua Barat. (ant)
Usia Lanjut Dari Hal. 1
Prevalensi rata-rata HIV di Inggris untuk tua mereka yang berusia lebih dari 15 tahun tahun adalah 1,9 per 1.000 penduduk. Namun untuk pria gay tingkatannya
RS Swasta
Dari Hal. 1
signifikan. Dia memperkirakan dampak adanya revisi, maka harga sapi siap potong yang saat ini senilai Rp 27.000 per kilogram dan sapi bakalan yang saat ini Rp 40.000 per kilogram akan turun masingmasing 33 persen. ‘’Demikian juga harga daging sapi di pasaran yang saat ini mencapai Rp 90.000 per kilogram hingga Rp 120.000 per kilogram, dengan adanya revisi dua peraturan bisa turun menjadi Rp 75.000 per kilogram,’’ ujarnya. Untuk harga jeroan yang sekarang ini harganya Rp 60.000 per kilogram bisa turun menjadi Rp 20.000 per kilogram hingga Rp 30.000 per kilogram, jika peraturan itu aturannya direvisi, demikian Amran Sulaiman. (ant)
naan, atau pendistribusian vaksin palsu maka harus diproses secara pidana maupun perdata. Selain itu, YLKI pun meminta pemerintah agar menghentikan izin operasional atau penutupan bagi rumah sakit swasta yang terbukti menggunakan vaksin palsu dengan sengaja. (ant)
melompat menjadi 48,7 per 1.000 penduduk. Angka terbaru dari Public Health Inggris pada 2014 diperkirakan 18.100 orang tidak menyadari mereka terinfeksi dan berisiko menularkannya kepada orang lain. (ant)
Jumat, 15 Juli 2016 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Lila Cita Sanggar Nata Kemara (4) 08:05 Wita Education On Bali TV 08:35 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Banjar Bali Quiz 09:30 Wita Lejel Homeshopping 10:00 Wita Agrobisnis 10:30 Wita Taksu 11:00 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Inovator 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Lejel Homeshopping
14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Tembang Bali 15:30 Wita Education On Bali TV 16:00 Wita Solusi Alternatif Reiki Ling Chi 17:00 Wita Berita & Bincang Terkini 17:05 Wita DW TV 17:30 Wita Taman Sari TK Pradnyandari 1 (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Lila Cita 21:30 Wita Berita dan Bincang Terkini 21:35 Wita Wirasa 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Brasela (3) 23:00 Wita Solusi Alternatif Herbal Putih 24:00 Wita Closing
Rizal alias Anwar
Bali Post/ant
Karna Banyak Bantai Pasukan Pandava
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Sebelas)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SUNGGUH, kelompok orangorang Sindhu, Sauvira, dan Kaurava, disengsarakan oleh panah-panah cepat baik Bhimasena maupun Karna. Banyak serdadu pemberani, kuda-kuda, gajah-gajah terbunuh, meninggalkan tempat di sekitar Karna dan Bhima. Mereka melarikan diri ke semua arah. Mereka berteriak sangat keras. Sesungguhnya itu untuk kepentingan para Partha. Dewa-dewa membuat kita terpana, karena anak-anak panah itu ditembakkan Bhima. Akibatnya Karna melampiaskan dengan banyak membantai kekuatan pasukan kita. Setelah mengucapkan kata-kata ini, pasukan-pasukan ini dibuat menderita sangat ketakutan. Mereka para prajurit itu menghindari jarak tembak, panah-panah, terlepas dari bidikan Karna maupun Bhima. Para prajurit itu memilih berdiri menjauh menyaksikan pertarungan sengit itu. Di medan pertempuran itu mulai mengalir aliran sungai mengerikan. Hal itu memperbe-
sar kegembiraan pahlawan-pahlawan itu. Hal itu membuat takut para pengecut, itu disebabkan darah segar gajah-gajah, kudakuda serta manusia. Darah itu ditutupi wujud-wujud manusia, gajah-gajah, kuda-kuda yang tanpa nyawa, tiang-tiang bendera dan bagian bawah kereta-kereta, dengan perhiasan-perhiasan dari kereta-kereta, gajah-gajah, kudakuda, dengan kereta-kereta yang hancur. Roda-roda kereta dan banyak Aksha, Kuvera, dengan busur-busur berdenting keras dihiasi emas. Anak-anak panah bersayap dari emas dalam jumlah ribuan ditembakkan Karna maupun Bhima. Anak-anak panah itu menyerupai ular-ular yang baru saja bebas dari selongsong mereka. Senjata tombak, lembing, pedang bengkok, kampak perang tak terhitung jumlahnya. Demikian juga gada-gada, tongkat-tongkat. Semua peralatan perang itu dihiasi emas. Banyak ada tiang bendera segala bentuk, panah-panah, tongkat-tongkat berpaku, dengan sataghni indah
bumi ini, oh Bharata, kelihatan gemerlapan. Tanah Kurusketra itu seluruhnya ditebari anting-anting, kalung emas, gelang-gelang yang terlepas dari pergelangan tangan mereka. Ada pula cincincincin, batu-batu mulia mahal, yang dikenakan pada mahkotamahkota kecil dan besar. Asesoris indah itu merupakan hiasan kepala. Perhiasan keemasan dari berbagai bentuk dan macam. Oh tuan, baju-baju zirah, pelindungpelindung tangan, tali-tali gajah, payung-payung yang berpindah dari tempat mereka. Ada juga ekor-ekor yak, dan kipas-kipas dengan badan-badan gajah terluka, kuda-kuda, manusia, dengan anak-anak panah yang tercelup darah. objek yang lain yang ada di sekelilingnya terlepas dari tempatnya. Tampak gemerlapan, seperti langit bertaburan bintangbintang. Setelah menyaksikan prestasiprestasi menakjubkan itu. Tidak dapat dibayangkan prestasi manusia super dari kedua prajurit
itu. Para Charana, para Siddha merasa sangat heran. Medan Kuruksetra itu, seperti sebuah kebakaran besar. Putra Adhiratha itu terus terlibat pertempuran sengit dengan Bhima. Pertempuran antarmereka benar-benar berlangsung dahsyat. Mereka menumbangkan tiang-tiang bendera dan kereta-kereta tak terhitung jumlahnya. Mereka juga
membantai kuda-kuda, manusia, gajah-gajah. Masing- masing seperti sepasang gajah menyeruduk sebuah hutan buluh ketika terlibat perkelahian satu dengan lainnya. Kelompok paduka seperti sebuah kumpulan awan-awan. Penyembelihan yang terjadi di sana itu diakibatkan pertempuran sengit yang dilakukan Karna versus Bhima itu. (bersambung)
Sloka 8.25
Dhumo ratris tatha krishnah san-masa daksinayanam tatra candramasam jyotir yogi prapya nivartate Asap, malah hari, begitu juga dua minggu yang gelap, enam bulan sewaktu mentari bergerak ke arah selatan-meninggalkan raga pada saat -aat ini para yogi ini akan mencapai cahaya sang rembulan dan kembali lagi.
16 Pages
133 Number 8th Year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo
om. http://epaper.int
ationalbalipost.c
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.intern
Friday, July
s adventure More space rn in as crew retu ond’ Bey ‘Star Trek Friday, July
15, 2016
15, 2016
over May to takePM with as Britishh task of mammot Brexit g deliverin Page 6
Dempsey sparks surge, s beat Sounder 5-0 FC Dallas
onal Bali
find Internati
Post at:
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Hotel Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung Kuta 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Book 2 Wen Dys Hotel 17 DKerobokan Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 9 Kerobokan 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Jl.Petitenget No.126 A No. 106 Dps 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan Mandala Renon Renon dan Restoran No Jl. Raya Niti 148 Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 9 Elkomedor Jl. D.Poso 29 Dimsum Jl. Mohamad Scret No. 39 No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Lokal Jl. Hayam Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
green energy
tial Sunlight poten ce to produ electricity
To realize
advan- Taking energy DENPASAR into electrical energy green tage of sunlight involves ways to achieve one of the implementation also it will source is the in rural areas, in Bali. Whenespecially those that account, impacts. On into eleccommunities, converted in economic also result using sunlight to be coordinated with and the plan of to be assessed tricity needs a draft regarding relevant parties. figures make sunlight can take “Indeed some energy from (BUMDes— enterprise study and how the electrical a further of village-based advantage is great, but it needs like the PLN and by parties Ed). That with relevant what can be obtainedrealcoordination analysis, later on Bali can Bali, that others, economic the draft so of the BPMPD village fromenergy,” said Chief ize a green in Denpasar. Energy... Ketut Lihadnyana, on page 2 Continued
are back Enterprise the of the USS Trek Beyond”, - The crew “Star LONDON adventures in of the popular science space reboot this year. for more in the film 50th birthday and never latest episodethat marks its and carefully fiction series show, which ously it for granted.” head-
has made like taking The television The movie its release after characters introduced T. Kirk and Mr. lines ahead of is openly gay halfSulu Captain James Cho said half-human, the new film. Spock, the officer, followed and married in who porVulcan first missions and has Actor George Takei, in the in other se- trayed the character the crew’s and is gay movies and 1966. in spawned original showsaid he was “dedebuting has ries since included Trek Beyond”, real life, In “Star Zachary Quinto lighted” the movie the new but and Chris Pine the younger Kirk a gay character, does not reflect return as alongside Simon version of Sulu of late series Cho vision and Spock and John the original and this time, creator Gene Roddenberry. Pegg as Scotty to (Takei) I Sulu and ... as Hikaru a new enemy when “I had spoken was coming on an they face I knew thathe sees the film and shipwrecked they are planet. that if ... that a hope it’s treated of the unfriendly has definitely sees the way “This movie Quinto said at maybe he’ll see some Cho said. to it,” on in time,” to it retro vibe premiere positives London he’ll warmyoung remarkthe film’s “Maybe maybe “It’s pretty this to like Tuesday. realise that to see this, we’re and are going able for something LGBT a century and of it people gay people, last for half to be a part young closet perhaps all really proud celebratory people in the by it.” Beat this significant, be encouraged Trek and “Star milestone.”was joined by his Last month, Yelchin was Quinto Pegg who yond” actor Anton crushed by including have co-stars, role of co- killed after he was cast and crew had the additional his car and tribute to him. The writer. film in a rebig responsibility, been paying “It was a precious,” Pegg movie is the third 2009’s is ‘Star Trek’wanted to do it jus- cent relaunch following Trek Into way and “Star “We Joel Ryan/Invision/AP pho- said. in the most faithful you “Star Trek” in 2013. (rtr) poses for it like tice Darkness” Sofia Boutella at the premiere but we approachedjob ... studiActress in Lon- would any writing upon arrival tographers ‘Star Trek Beyond’ 2016. of the film July 12, Jl. D.Tamblingan don, Tuesday,
legal China’s could setback South spur more claims China Sea Page 13
Pokemon Go blamed for crimes but also aids embattled U.S. police
n
es d for crim ice Go blame . pol Pokemon s embattled U.S aid but also a museum
spokesman
Mircovich/Illustratio
this screen in
REUTERS/Sam
on a smartphone is shown Go” by Nintendo 11, 2016. U.S. July game “Pokemon California reality mobile Palm Springs, The augmented taken in photo illustration
said. Across have been
to suspects catch elusivepublic image officers’ were helping burnishingof strained ties between said. No injuries police there at a time and communities States. reported. Wyoming, a 19-year-a law enforcement the United the game And in out to catch
players throughout people playing who set and into River on United States, for several Noticing Fall River, Massachudark alleyss in search old womanby the Big Wind body. is blamed the game’s the on patrol a dead the street in drawn down Go craze Pokemon but only to Friday instead foundalso to blame on on Sunday, an officer - The Pokemon phone players,improve strained dangerous neighborhood creatures, was the setts to join them. mobile police NEW YORK The game car accidents in of the imaginary jumped in criminals. of distracted also helped U.S. suspects. targeted by Park, Maryland, for a rash of An illegally parked have robberies app be arrest wanted exited to also be heard In College holding their United States. and even cartoon characters app on Apple’s News can students driver hadstruck from at Global relations loaded freeNintendo shares surged university out to play Pokemon car whose in “Bali Image” from 9.30 was community night from and FM 96.5 a Pokemon mobile game by smartphones to reports on Tuesday said. catch Co store, 25 percent on Monday. police, launching Go were robbed The app, createdfor Nintendo nearly behind, according suspect, police a week after Niantic of gamtwo men Texas A&M University Less than States, where it has by an armed a tree while developer the world couch California, on car struck the game the Ltd, is upending in the Unitedthan 7 million gamers In Antelope,game in a park lateand and another players off was playing New York robbed ing, getting outside to play. Staring drawn more Pokemon, the game playing the its driver reported being driving, Auburn hunt virtuala backlash. and walking screens, they search that to Ar- Sunday by a gunman. from an while said. Pokemon characters at their phone is also facing places including carjacked were thrownthe game police the same time, Pokemon outside Hallowed Fireworks for virtual pop up at office spaces, police, from At Cemetery urged have aided on the a group playing and other lington National appear to characters D.C. have U.S. SUV at museums on Monday varirestaurants, score points in the Washington, away, and the has after midnight Raton, Florida, of Boca capturing of players to stay Museum places. Players including Memorial game, streets ous ways, characters with a flick Holocaust removed from the Pokemon their phone screen. asked to be a finger on was the most downThe game
to Radio am. Listen until 10.00 FM at http:// Global Radio en2myat globalfmbali.list streaming or live video and http:// radio.com mbali.com http://radioglobalf el/global-fm-bali. ustream.tv/chann
balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Umanis, 15 Juli 2016
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Dian Sastrowardoyo
Serasa Buat Skripsi
Nita Pramesti
Kembangkan Seni Tarik Suara NITA PRAMESTI bisa dibilang sebagai penyanyi pop Bali yang memiliki segudang prestasi di bidang seni dan budaya. Pasalnya, perempuan kelahiran 28 Oktober 1999 itu sudah terjun ke dunia seni terutama seni tari dan tabuh sejak masih kecil. Kini, selain menekuni seni tari, tabuh dan gender, Nita Pramesti mencoba mengembangkan bakatnya di bidang seni tarik suara. Itu terbukti lewat niatnya belajar menyanyi sejak umur sepuluh tahun lalu. Kala itu Nita sering ikut dalam ajang lomba macepat/makidung dan beberapa kali sering mendapatkan juara. Sejak itulah ia sering mendengarkan lagu pop Bali dan memiliki keinginan untuk bisa terjun langsung sebagai penyanyi pop Bali yang profesional. Bahkan, orangtua Nita sering memintanya untuk ikut menyumbangkan suaranya di atas panggung setiap ada acara. Saat itulah Nita Pramesti bertemu salah satu produser yang juga banyak mengorbitkan artis pop Bali di bawah naungan Guna Gita Group yaitu Yan Ferry. ‘’Untuk mengasah mental saya, sering disuruh untuk mengisi acara-acara oleh ayah saya. Sampai akhirnya saya bertemu dengan Bli Yan Ferry dan diajaklah saya untuk bergabung bersama Guna Gita Group,’’ ungkap pemilik nama lengkap Ni Kadek Nita Pramesti, belum lama ini. Sejak bergabung bersama Guna Gita Group di bawah bimbingan Yan Ferry, Nita Pramesti berhasil merilis album kompilasi ‘’Nak Wadon’’ produksi Guna Gita Pro. Dalam album kompilasi tersebut Nita ikut mendukung tiga lagu di antaranya ‘’Cinta Monyet’’, ‘’180 Derajat’’ dan ‘’Mawe Barak’’ yang berduet dengan Putu Raun. Dengan dirilisnya album tersebut, tentunya sudah membuat Nita bahagia, karena impiannya bisa tercapai di usianya yang masih muda. ‘’Saya sangat senang akhirnya saya memiliki album juga, walaupun masih kompilasi. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi karier saya ke depannya,’’ harapnya. Setelah sukses dengan album kompilasi, tahun ini Nita Pramesti sedang mempersiapkan album baru yang akan diproduksi sendiri dan diaransemen oleh Dek Artha Hartapro. Untuk proyek album barunya kali ini beberapa lagu sudah dipersiapkan untuk segera bisa dirampungkan. Sebagai pelaku seni, Nita Pramesti berharap dukungan semua pihak. Apalagi kini perkembangan teknologi semakin canggih sangat berpengaruh besar terhadap pergaulan remaja saat ini. Namun, ia ingin tetap mengajegkan seni dan budaya Bali agar tetap ada dan lestari. ‘’Saya harapkan semua dukungan masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian seni budaya Bali di tengah derasnya pengaruh teknologi saat ini. Sehingga apa yang menjadi jargon saat ini yaitu ajeg Bali bisa menjadi kenyataan,’’ pungkas Nita Pramesti. (win)
MPLS - Kegiatan dalam rangkaian MPLS di SMAN 1 Singaraja mendapat dukungan penuh Kepala SMAN 1 Singaraja Putu Eka Wilantara, M.Pd., Rabu (13/7).
319 Siswa Baru Smansa Singaraja Ikuti MPLS yang Humanis dan Nyaman
MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru 2016/2017 berakhir sukses dan lancar di SMAN 1 (Smansa) Singaraja. Siswa-siswi baru Smansa berjumlah 319 orang, mengikuti MPLS yang humanis dan nyaman selama tiga hari. Kepala SMAN 1 Singaraja Putu Eka Wilantara, M.Pd. mengatakan, peserta didik baru tampak semangat mengikuti MPLS sampai hari ketiga. Sebelum mengikuti pembelajaran efektif di Smansa Singaraja, mereka lebih dulu mengenal lingkungan baru di sekolahnya. ‘’Kami mengacu Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016. Ada program wajib dan pilihan. Kami melakukan pengembangan diri, pengenalan lingkungan sekolah, saranaprasarana, pegawai. MPLS dibuat lebih humanis. Anak-anak supaya bisa betah dan semangat meraih prestasi,’’ ujarnya ditemui Selasa (12/7). Siswa baru mengikuti kegiatan edukatif dan kreatif. Smansa Sin-
garaja, di kalangan masyarakat dikenal sebagai gudangnya siswasiswi berprestasi. Pihak sekolah membina anak-anak menjadi berprestasi unggul. Sekolah dibantu OSIS menyukseskan MPLS. Pembina OSIS juga ikut mendampingi bersama guru-guru. ‘’Sebanyak 319 siswa baru mengikuti kegiatan MPLS. Mereka berasal dari Buleleng dan luar Buleleng, sampai luar Bali juga ada. Selama tiga hari kegiatan MPLS, dibagi dalam peningkatan kedisiplinan, pengenalan program sekolah, kesiswaan, humas, program anak berprestasi dan pengenalan bakat siswa,’’ ucapnya. Wilantara memberi motivasi langsung kepada anak-anak. Di masa depan mereka agar mampu memilih perguruan tinggi unggulan usai menamatkan pendidikan di Smansa. ‘’Di Smansa Singaraja, cukup banyak siswa berprestasi di bidang akademik dan nonakademik,’’ tambahnya.
Tumbuhkan Rasa Bela Negara Sejak Dini
Bali Post/ist
CERAMAH - Danramil 1611-01/Dentim Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra saat ceramah tentang bela negara di SMK Teknologi Wira Bakti Denpasar.
Ida Bhawati Widana ’’Madwijati’’
Amlapura (Bali Post) – Ida Bhawati Wayan Widana dan istrinya Ida Bhawati Ni Nengah Repin madwijati atau madiksa, Kamis (14/7) kemarin di Geria Wana Giri Manik Mas, Manggis, Karangasem. Upacara itu dihadiri pejabat dan warga dadia Bendesa Manik Mas di desa setempat. Klian Dadia Bendesa Manik Mas di Desa Manggis Nengah Siring menyampaikan, Ida Bhawati suami-istri sudah melaksanakan pawintenan (ekajati) tahun lalu yakni Rabu (11/11) di Merajan Alit Manik Mas desa setempat. Terkait
Program beasiswa disalurkan kepada siswa-siswi tergolong kurang mampu dan berprestasi. Sumber beasiswa datang dari pemerintah, swasta, sekolah dan alumni. Jumlah keseluruhan siswa-siswi di Smansa Singaraja, kurang lebih mencapai 930 orang. ‘’Smansa Singaraja, membuat program khusus yang dapat mengakomodir seluruh potensi dimiliki anak-anak,’’ paparnya. Sementara itu, Ketua Panitia Intern MPLS Smansa Singaraja I Komang Wirasuta, S.Pd. menambahkan, selama tiga hari MPLS, siswa-siswi tampak menikmati kegiatan. Pihak sekolah membuat MPLS senyaman mungkin. ‘’MPLS menonjolkan pengenalan lingkungan sekolah. Mereka beradaptasi dan juga dikenalkan ekstrakurikuler di sekolah. Hal terpenting adalah memiliki mental yang baik, itu akan menunjang prestasi siswa-siswi,’’ paparnya. (kmb34/k300)
MENUMPUKNYA literatur mengenai kehidupan Raden Ajeng Kartini yang jadi bacaan wajib membuat aktris Dian Sastrowardoyo merasa sedang menyelesaikan tugas akhir di perguruan tinggi. Beberapa judul buku dilahap Dian yang dipilih menjadi pemeran utama film biopik ‘’Kartini’’ demi mendalami karakter tersebut. Mulai dari ‘’Panggil Aku Kartini Saja’’ karya Pramoedya Ananta Toer, ‘’Gelap-Terang Hidup Kartini’’ dari Tempo, sampai kumpulan surat Kartini yang diterjemahkan Armijn Pane menjadi buku ‘’Habis Gelap Terbitlah Terang’’. ‘’Baru baca setengah (buku Armijn Pane), semoga besok bisa selesai. Kayak lagi bikin skripsi,’’ seloroh Dian dalam konferensi pers ‘’Kartini’’ di Jakarta, belum lama ini. Ibu dari dua anak ini masih berencana menambah daftar bacaan, yaitu ‘’Kartini The Complete Writings’’ yang diterjemahkan pengajar Monash University, Joost Cote. Buku yang tidak terbit di Indonesia itu diperoleh dari aktivis Kartini di Rembang. ‘’Harus gerilia untuk mendapatkan sumber pustaka,’’ ujar aktris 34 tahun ini’, kepada Antara, baru-baru ini. Menghidupkan sosok Kartini di layar lebar merupakan pekerjaan besar bagi Dian yang juga punya perhatian serupa mengenai kaum Hawa. ‘’Memalukan kalau saya tidak bisa perankan Kartini dengan baik,’’ imbuh Dian yang menyebut Kartini sebagai sosok ternama di dunia feminisme dan emansipasi perempuan. Film biopik ‘’Kartini’’ produksi Legacy Pictures dan Screenplay Film ini disutradarai Hanung Bramantyo dan diproduseri Robert Ronny. ‘’Kartini’’ yang rencana tayang pada April 2017 dibintangi juga oleh Adinia Wirasti, Reza Rahadian, Deddy Sutomo, Christine Hakim, Acha Septriasa, Ayushita Nugroho, Denny Sumargo, Djenar Maesa Ayu, Dwi Sasono dan Nova Eliza. (ant)
dwijati, sudah melalui diksa pariksa sesuai ketentuan dari PHDI Karangasem. Upacara madwijati merupakan rsi yadnya dalam proses seorang pinandita menjadi pandita. Upacara padiksan bagi Ida Bhawati itu dipimpin Ida Pandita Nabe Shri Rastra Jaya Wiguna dari Geria Tri Dharma Giri Asrama Desa Pakraman Pupuan, Tabanan. Bersamaan upacara dwijati kemarin juga digelar upacara ngeresi gana dan ngeranjingang, daging di Geria Wana Giri Manik Mas. Upacara itu ditandai dengan penandatanganan prasasti Bu-
pati Karangasem IGA Mas Sumatri. Pengurus Pasemetonan Bendesa Manik Mas Karangasem Ketut Kasih menyampaikan, tujuan madwijati itu tak hanya ngaloka pala sraya atau muput karya, namun yang lebih penting dalam rangka membangun kesucian dalam diri. Kesucian diri patut dibuat dalam rangka ngarastitiang atau mendekatkan diri kepada Yang Mahasuci Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Warga Bendesa Manik Mas di Karangasem didatanya 57 dadia, dengan jumlah krama sekitar 1.500 KK. (013)
NABE - Ida Bhawati Wayan Widana dan Ida Bhawati Nengah Repin foto bersama nabe dan Bupati.
Bali Post/013
Denpasar (Bali Post) Tantangan dan ancaman ke depan semakin berat, terutama para remaja. Dari terkikisnya rasa nasionalisme, narkoba, geng motor dan lainnya. Oleh karena itu, rasa bela negara harus ditumbuhkan sejak dini. Hal tersebut diungkapkan Danramil 1611-01/Dentim Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra usai ceramah di SMK Teknologi Wira Bakti Denpasar di Jalan Cempaka, Denpasar, Rabu (13/7) lalu. “Di MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), kami diberi kesempatan memberi ceramah tentang bela negara dan keterampilan peraturan baris-berbaris,” ujar Kapten
Ngurah Putra. Ia berharap sekolah lain melakukan hal serupa karena menumbuhkan rasa bela negara itu sangat penting demi kemajuan dan kukuhnya bangsa Indonesia. Apalagi di era global seperti sekarang ini, tantangan dan ancaman semakin berat. Jika tidak punya rasa bela negara akan mudah dirongrong dan generasi penerus mudah dirusak. “Kami berharap siswa-siswi paham betul dengan bela negara. Dengan demikian, rasa persatuan dapat terjaga dengan baik. Apalagi berbagai tantangan dan ancaman dihadapi bangsa Indonesia saat ini dan masa mendatang,” ujarnya. (kmb36)
Joe Taslim Bintangi Film ’’Star Trek Beyond’’ FILM ‘‘Star Trek Beyond’’ akan dirilis 22 Juli mendatang dan disambut antusias tak hanya oleh fans namun juga para pemainnya. Joe Taslim yang juga berpartisipasi di dalamnya ikut antusias berpromosi melalui Instagram-nya. Joe Taslim mengunggah video Rihanna yang menceritakan kerja kerasnya menciptakan soundtrack untuk ‘’Star Trek Beyond’’. Ia kemudian bernostalgia mengenang perkenalannya dengan franchise klasik itu berkat sang ayah dan rasa bangganya bisa ikut ambil bagian. ‘’Ayahku mengenalkanku pada ‘Star Trek’ ketika aku masih anak-anak. Dia adalah Ayah Spock. Aku merasa tersanjung bisa ambil bagian di dalamnya,’’ tulis Joe Taslim. ‘’Andaikan saja ayah bisa menontonnya bersamaku.’’ Sayangnya, Joe Taslim masih bungkam tentang perannya di film Hollywood keduanya setelah ‘’Fast and Furious 6’’ itu. Ia makin membuat penasaran karena menyebutnya sebagai peran paling menantang selama kariernya di dunia akting. ‘’Peran paling menantang selama karier gue, so excited to see it on a big screen minggu depan,’’ imbuhnya. ‘’Star Trek Beyond’’ menceritakan tentang misi lima tahun dari Kapten Kirk (Chris Pine) dan Spock (Zachary Quinto) yang akan menggunakan USS Enterprise untuk mengeksplor dunia baru di luar angkasa. Disutradarai Justin Lin, film ini juga jadi kontroversi karena karakter Sulu (John Cho) diubah menjadi gay. (pik)