20 HALAMAN
NOMOR 228 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
sabtu kliwon, 15 april 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
PETAKA DI PUPUTAN BADUNG Pelajar Tewas Saat Minum di AMO
Mesin Rusak Sejak Senin
Denpasar (Bali Post) Kehebohan terjadi di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Kamis (13/4). Rendi Rizaldi (13), siswa kelas I SMPN 2 Denpasar, meregang nyawa saat minum air di tempat air siap minum atau air minum otomatis (AMO). Diduga korban tersetrum listrik saat minum. ‘’Kasus ini kami limpahkan ke Polresta Denpasar. Informasi saksi, alat ini diketahui rusak sejak Senin lalu tapi belum ada perbaikan,’’ kata Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) Kompol Wisnu Wardana, Jumat (14/4) kemarin. Selain itu, alat AMO itu disiapkan di TKP sejak 2010. Oleh karena itu harus diungkap siapa yang bertanggung jawab atas perawatan dan pengawasannya. ‘’Waktu itu korban habis main bola di Lapangan Puputan Badung, lalu minum dan tidak pakai alas kaki. Nanti kan Polresta yang selanjutnya menyelidiki kasus itu,’’ tegas mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Denbar menambahkan, dari keterangan saksi, saat itu korban minum air di TKP dan langsung tersetrum. Korban yang beralamat di Jalan Letda Jaya, Denpasar ini, langsung jatuh dan baju korban tersangkut di besi. Korban langsung dilarikan ke RSAD dan dirujuk ke RSUP Sanglah. ‘’Seorang pengunjung bernama Saedi langsung memotong kain baju korban supaya terlepas. Informasinya sejak Senin lalu tempat air minum tersebut mengalami gangguan yaitu nyetrum,’’ ujarnya. Seperti dikatakan Agung Lanang Sudiksa (14) beralamat di Jalan Buana Raya, Denbar, Senin (10/4) pukul 17.00 Wita olahraga di TKP. Hal. 19 Tombol Keran
Aliran Listrik untuk Aktifkan UV
Denpasar (Bali Post) – Musibah yang menimpa Rendi Rizaldi yang minum air di mesin air minum otomatis (AMO) di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung masih dalam proses penyelidikan. Bahkan, mesin AMO milik PDAM Kota Denpasar tersebut masih diisi dengan garis polisi (police line). Karena itu, pihak PDAM belum bisa melakukan pemeriksaan sumber terjadinya kebocoran aliran listrik di mesin itu. Direktur Teknik PDAM Denpasar I Putu Yasa, Jumat (14/4) kemarin, mengatakan
mesin AMO tersebut menggunakan aliran listrik pada salah satu komponennya yakni Ultra Violet (UV). ‘’Aliran listriknya untuk mengaktifkan UV-nya,’’ jelasnya. Hanya, pihkanya belum bisa memastikan di mana letak kebocoran listrik pada mesin AMO yang ada di Lapangan Puputan Badung tersebut. Mengingat, sampai kemarin masih diisi garis polisi. ‘’Kami belum bisa melakukan pemeriksaan, karena masih ditangani kepolisian,’’ katanya. Hal. 19 Siap Minum
Rendi Meninggal Jelang Bertanding di Porjar Denpasar (Bali Post) Rendi Rizaldi (13), atlet Taekwondo yang meninggal tersetrum ketika minum air PDAM di Lapangan Puputan Badung, rupanya akan mengikuti lomba dalam gelaran Porjar, 24 April. Rencananya ia akan berlatih di Dojang di SDN 26 Dangin Puri. Namun karena pelatihnya
berhalangan hadir, sehingga latihan rutin yang dilakukan setiap Kamis diliburkan. Rendi pun membantu ibunya di rumah. Teman-teman menjemputnya untuk bermain sepak bola di Lapangan Puputan Badung. Hal. 19 Sempat Melarang
TUNGGU JENAZAH - Keluarga sedang menunggu jenazah Rendi untuk dipulangkan dan dimakamkan Jumat (14/4) kemarin pukul 14.00 Wita.
Semua Pelayanan AMO Ditutup
Denpasar (Bali Post) Di Denpasar terdapat tujuh air minum otomatis (AMO). Fasilitas air siap minum tersebut, dua di Lapangan Puputan Badung, Lapangan Renon (1), Sanur (1), Lapangan Lumintang (2), dan di area Sewaka (1). Rata-rata AMO tersebut berusia lima tahun. ‘’AMO yang di Lapangan Puputan yang pertama dibuat,’’ kata Direktur PDAM Denpasar IB Arsana. Hal. 19 Penyidik Kepolisian
LAYANAN AIR SIAP MINUM (AMO) AIR
AIR MINUM - Mesin air minum otomatis (AMO) yang berada di Lapangan Puputan Badung.
MULTI MEDIA
KARBON AKTIF
PP KARBON FILTER PP 3 MIKRON AKTIF MINERALISASI 5 MIKRON
OZON
UV
AIR MINUM
Mesin AMO ini bekerja otomatis sehingga tidak memerlukan operator Bali Post/ara
’’Induk dari Segala Bom’’ Dijatuhkan di Afghanistan
Soal Wenger, Arsenal Terbelah
London – Manajer Arsenal Arsene Wenger tak tahu pasti bahwa ada perpecahan dalam manajemen klub mengenai masa depannya. Sebaliknya, dia menyatakan lebih fokus memperjuangkan Arsenal masuk empat besar liga. Wenger habis kontrak akhir musim ini. Seruan agar dia mundur setelah 20 tahun melatih Arsenal semakin kencang setelah tim ini menelan kekalahan kelima pada delapan laga terakhirnya saat melawan Crystal Palace, Senin pekan ini. Menurut media massa Inggris, direksi Arsenal terbelah menyangkut masa depan Wenger setelah kalah 0-3 di Selhurst Park melawan Palace, sehingga klub ini menduduki peringkat keenam atau terpaut tujuh poin di bawah penempat posisi keempat Manchester City namun menyimpan satu pertandingan lebih banyak. ‘’Saya tak tahu. Yang terjadi di atas di direksi bukan urusan saya. Saya fokus kepada apa yang penting bagi saya adalah kinerja tim dan yang menjadi perhatian pendukung, yakni kinerja tim,’’ kata Wenger seperti dikutip Reuters. Wenger yakin hubungannya dengan pemilik saham mayoritas Arsenal, Stan Kroenke, tak berubah. ‘’Saya percaya hubungan kami selalu sama, tidak berubah,’’ kata Wenger, tak peduli apakah dia akan diperpanjang atau tidak. Kepala Eksekutif Arsenal Ivan Gazidis telah ditekan untuk melakukan perubahan, termasuk merombak jejaring pelatih klub dan memilih direktur olahraga. Hal. 19 Gantikan Wenger
Bali Post/ist
BARU PERTAMA- BU-43 atau MOAB (mother of all bomb, induk dari segala bom). Bom model ini yang dijatuhkan di Afghanistan untuk melumpuhkan jaringan ISIS. Bom yang membawa bahan peledak 11 ton ini baru bertama kali digunakan Amerika Serikat dalam arena konflik.
Trump Sebut Kebijakan yang Lebih Perkasa
Washington – Amerika Serikat menjatuhkan the mother of all bombs (induk dari segala bom), bom non-nuklir terbesar yang selama ini belum pernah diluncurkan dalam pertempuran, untuk menyerang serangkaian gua dan terowongan yang digunakan oleh kelompok ISIS di Afghanistan Timur pada Kamis (13/4), kata militer. Presiden Donald Trump menyebut aksi peneboman itu sebagai bukti dari kebijakan luar negeri AS yang lebih perkasa sejak ia menjabat pada Januari, setelah delapan tahun Presiden Barack Obama berkuasa.
Kabul Bom terbesar yang dimiliki AS, Kamis (13/4) dijatuhkan di Afghanistan. Bom yang baru pertama kali digunakan dalam pertempuran itu, menghancurkan goa dan terowongan tempat persembunyian ISIS. GBU-43 nama bom itu. Beratnya 21.600 pound (9.797 kg) dan memuat 11 ton bahan peledak. GBU-43 ini, yang juga dikenal sebagai ‘’induk dari segala bom’’ pertama kali diuji pada Maret 2003. Perangkat ini dianggap sangat efektif digunakan untuk menyerang persembunyian kelompok yang berada di bawah tanah. Jenis lain dari bom ini juga sangat efektif menjangkau terowongan yang lebih dalam dan kokoh. Ini adalah pertama kalinya Amerika Serikat menggunakan bom konvensional dengan ukuran ini dalam konflik. Hal. 19 Tingkat Tinggi
Bom GBU-43 yang memiliki berat 21.600 pound (9.797 kg) dan memuat 11 ton bahan peledak, dijatuhkan dari sebuah pesawat MC-130 di distrik Achin, Provinsi Nangarhar, dekat perbatasan dengan Pakistan, kata juru bicara Pentagon Adam Stump. GBU-43 ini, yang juga dikenal sebagai ‘’induk dari segala bom’’, pertama kali diuji pada Maret 2003. Perangkat ini dianggap sangat efektif digunakan untuk menyerang persembunyian kelompok yang berada di bawah tanah. Hal. 19 Pertama Kali
Donald Trump
BUMDes-LPD Harus Bersinergi 1
Kreatif Kembangkan Potensi Desa PEMERINTAH pusat kini menggalakkan terwujudnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dorongan ini juga dikaitkan dengan kucuran bantuan pemerintah yang mencapai ratusan juta rupiah setiap tahunnya. Apabila ini gagal dijabarkan oleh desa, maka bantuan pemerintah tersebut takkan memberi manfaat dalam pemerataan ekonomi di pedesaan. Arsene Wenger
Akademisi Universitas Udayana (Unud) Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa, S.E., M.Si. menilai Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) masih pasif dalam mengelola potensi desa. Padahal, untuk menuju desa mandiri banyak potensi yang bernilai ekonomi dapat dikembangkan. ‘’Selain bersinergi dengan LPD, kita harapkan pengelola BUMDes kreatif mengembangkan program-program sesuai kebutuhan masyarakat. Sehingga pembangunan desa mengarah pada desa mandiri,’’ ungkap Wayan Murjana Yasa, Selasa (11/4) lalu. Menurutnya, upaya tersebut dapat terwujud apabila direncakan dalam pembangunan desa. Salah satunya, mulai mengenal
potensi desa masing-masing dan menghimpun aspirasi masyarakat sebagai bagian dari pengembangan pembangunan. ‘’Jadi nanti pemanfaatan dana desa berbasis sesuai kebutuhan masyarakat desa. Apa yang menjadi masalah desa dan apa potensi yang bisa dikembangakan untuk menyejahterakan masyarakat desa, bukan membawa atau mengadopsi potensi daerah lain ke tempat kita,’’ ujarnya. Wayan Murjana juga mengharapkan dana BUMDes yang bersumber dari dana desa dimanfaatkan untuk menjaga keberadaan lembaga berkembang di desa tersebut. Seperti membangkitkan sekaa-sekaa yang telah berkembang.
‘’Lembaga sosial masyarakat yang tumbuh di desa harus dijaga. Seperti sekaa ternak, gong, STT, sehingga partisipasi masyarakat terbentuk. Dari partisipasi itulah akan muncul potensi yang dapat dikembangkan, bahkan menjadi produk unggulan dari masyarakat. Ini yang disebut membangun partisipasi masyarakat dengan memanfaatkan potensi desa, bukan mengembangkan hal baru di desa,’’ tegasnya. Dia berpendapat, dengan adanya BUMDes yang dikelola dengan baik dan benar-benar tekun mengurus tentunya menjadi potensi yang luar biasa untuk meningkatkan perekonomian desa. Hal. 19 Secara Langsung
’’Selain bersinergi dengan LPD, pengelola BUMDes harus kreatif mengembangkan program-program sesuai kebutuhan masyarakat. Sehingga pembangunan desa mengarah pada desa mandiri.’’ Dr. Wayan Murjana Yasa
denpasar
2
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
Ruang Publik Belum Ramah Anak
Hanyut di Sungai
Siswa SD Ditemukan Meninggal Denpasar (Bali Post) Gara-gara mengambil bola, Ni Made Eka Arianingsih (13) yang merupakan siswa kelas VI SD bersama adiknya, Komang Aditya (9), yang tercatat sebagai siswa kelas III SD jatuh di Sungai Mertagangga di Perumahan Bina Permai ,Jalan Made Bina, Denpasar, Kamis (13/4) lalu. Eka sempat pingsan dan berhasil diselamatkan pemancing, tetapi adiknya hilang. Mayat Aditya ditemukan tersangkut di batang pohon sekitar 500 meter dari lokasi jatuhnya. Selanjutnya mayat korban dibawa ke RSUP Sanglah, Jumat (14/4) kemarin. “Tim dari kepolisian, TNI, BPBD Denpasar dikerahkan untuk mencari korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aan Saputra. Hasil penyelidikan sementara, kata Aan Saputra, korban dan kakaknya bermain bola di halaman rumah sekitar pukul 15.30 Wita, Kamis (13/4). Mereka saling lempar bola. Saat korban melempar bola ke arah kakaknya, malah jatuh ke sungai dan tersangkut di batu. Mereka bersama-sama mengambil bola ke sungai. “Awalnya bola dapat diambil dan dipegang oleh korban. Saat mau naik, korban dan kakaknya terpeleset sehingga bola jatuh lagi ke pusaran air sungai,” ujarnya. Mereka berusaha mengambil bola tersebut. Saat korban menginjak batu dalam air, kakinya terpeleset lalu jatuh ke air. Korban sempat memegang baju kakaknya sehingga kakaknya juga ikut terjatuh ke dalam pusaran air. “Kakaknya pingsan dan syukurnya diselamatkan oleh orang yang sedang mancing di sekitar TKP,” ungkapnya. Pada saat itu juga dilakukan pencairan korban. Namun, pencarian sempat dihentikan karena suasana TKP sangat gelap. Pencarian kembali dilakukan, Jumat (15/4) pagi dan korban ditemukan pukul 09.15 Wita. Awalnya, Aprila (14) bersama tiga temannya ingin melihat di sekitar sungai. Saat itulah Aprila melihat korban tersangkut di batang kayu. “Anak itu lalu memberi tahu Bapak Wayan Sudana dan dilanjutkan ke tim SAR yang sedang melakukan pencarian di TKP,” tegasnya. Korban ditemukan sekitar 500 meter dari tempat korban terjatuh. Selanjutnya, tim SAR mengevakuasi mayat korban dan dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBP Denpasar. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) -
Kasus meninggalnya Rendi Rizaldi (13) di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Kamis (13/4) lalu, mengundang keprihatinan sejumlah kalangan di Kota Denpasar. Pasalnya, siswa kelas I SMPN 2 Denpasar itu mengembuskan napas terakhirnya diduga lantaran tersetrum aliran listrik saat minum di tempat air siap minum (AMO) di ruang publik tersebut. Kejadian tragis ini juga menandakan bahwa ruang publik masih belum ramah anak. Kepala Divisi Hukum dan Kebijakan KPPAD Bali Ni Luh Gede Yastini mengatakan hal itu, Kamis lalu.
Bali Post/eka
AIR MINUM OTOMATIS - Warga melintas di sekitar tempat Air Minum Otomatis (AMO) PDAM Denpasar di Lapangan Puputan Badung, Jumat (14/4) kemarin. Seorang siswa SMP meninggal karena tersetrum arus listrik saat minum air di tempat ini, Kamis (13/4) lalu.
Menurut Yastini, ruang publik yang ramah anak sangat penting dan harus mendapat perhatian serius. Apalagi saat ini gencar didengung-dengungkan pentingnya ketersediaan ruang publik yang ramah, aman dan nyaman bagi anak-anak. Yang juga penting diingat dalam pemanfaatan ruang publik bagi anak, bahwa anak-anak tidak semuanya bisa membaca dan mengerti simbolsimbol. “Oleh karena itu, peran orang dewasa atau orangtua terlebih penyelenggara pemerintahan selaku pihak yang menyediakan ruang publik itu sangat diperlukan,” katanya. Yastini menegaskan, pemerintah daerah atau instansi terkait yang bertanggung jawab terhadap keberadaan ruang publik tersebut harus memastikan dan menjamin seluruh fasilitas yang ada di ruang publik tersebut tidak mengandung potensi risiko yang mengancam keselamatan anak maupun pengunjung lainnya. Ketika terjadi kecelakaan di ruang publik yang
disebabkan oleh fasilitas yang disediakan, maka penyelenggara harus bertanggung jawab. “Ya, sudah semestinya pihak penyelenggara yang bertanggung jawab,” tegasnya. Yastini berharap peristiwa tragis seperti itu tidak terulang kembali. Dia mengingatkan agar instansi terkait senantiasa melakukan pengecekan secara rutin terhadap fasilitas-fasilitas di ruang publik, sehingga dipastikan aman untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. “Kasus ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua. Wajib dilakukan pengecekan secara rutin terhadap fasilitas-fasilitas yang ada di ruang publik, sehingga pemanfaatannya benar-benar aman untuk masyarakat,” katanya mengingatkan. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Sidang Paripurna Intern Dewan
Laporan Reses Awali Penggunaan Ruang Baru
Bali Post/ist
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi mayat Komang Aditya yang jatuh di Sungai Mertagangga.
Pungli, Oknum Anggota Ormas Ditangkap Denpasar (Bali Post) Tim Saber Pungli Dit. Reskrimum Polda dan Kejaksaan Tinggi kembali memburu para pelaku pungutan liar (pungli). Rabu (12/4) lalu, tim gabungan ini menangkap oknum anggota ormas berinisial WB (52) di Jalan Gunung Rinjani, Monang Maning, Denpasar Barat. Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu dilaksanakan pukul 13.00 Wita. Sebelumnya tim melakukan penyelidikan dan pengintaian. Dihubungi Jumat (14/4) kemarin, Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja mengatakan, tim awalnya mendapat informasi bahwa di TKP masih ada pungli yang dilakukan oknum anggota ormas. Selanjutnya, tim melakukan pengintaian di toko kain di Jalan Gunung Rinjani, Denpasar. Saat berada di toko tersebut, pelaku langsung ditangkap. Terkait kasus itu, petugas mengamankan barang bukti uang hasil pungli Rp 1.215.000, surat kerja sama pengamanan, buku kecil untuk rekap pungutan, stempel, HP dan buku catatan pemungutan. “Polda akan terus memburu pelaku pungli. Informasi masyarakat juga sangat kami harapkan,” ujar Hengky Widjaja. (kmb36)
Bali Post/ist
BARANG BUKTI - Barang bukti pungli yang diamankan dari tersangka WB.
Denpasar (Bali Post) – Setelah selama setahun pindah ruang sidang ke Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, kini DPRD Denpasar sudah kembali bisa bersidang di gedung sendiri di Jalan Melati. Pasalnya, renovasi ruang sidang, pembangunan padmasana, tembok panyengker dan candi bentar sudah rampung dilakukan. Sidang di ruang baru yang merupakan gedung sendiri diawali dengan agenda sidang paripurna intern dengan agenda penyampaian hasil reses. Pada sidang yang dipimpin Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede didampingi Wakil Ketua A.A. Asmara Putra, kelima fraksi secara bergiliran menyampaikan hasil resesnya. Selain hasil reses, sidang yang
berlangsung, Kamis (13/4) lalu tersebut juga mengeluarkan rekomendasi dewan terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota. “Setelah setahun pindah sidang, sekarang kita sudah bisa menggunakan ruang sidang dengan wajah baru, setelah dilakukan renovasi. Ke depan masih banyak yang perlu dilakukan perbaikan, guna meningkatkan kinerja kita bersama,” ujar Gusti Ngurah Gede membuka sidang. Setelah itu, secara bergiliran masing-masing fraksi di DPRD setempat membacakan hasil resesnya. Diawali Fraksi PDI-P yang dibacakan A.A. Ketut Sujana. Fraksi ini menyatakan sudah melakukan reses di masing-masing dapil oleh ang-
gotanya. Fraksi ini menyoroti perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang banyak terjadi perubahan, sehingga perlu dilakukan sosialisasi agar masyarakat tidak bingung. Fraksi Golkar melalui juru bicaranya, Wayan Suwirya lebih banyak menyampaikan usulan agar dilakukan perbaikan jalan dan trotoarisasi. Fraksi Demokrat yang dibacakan oleh A.A. Putra menyoroti konsistensi penegakan peraturan atas pelanggaran yang terjadi. Pem-
kot Denpasar dinilai tutup mata terhadap beberapa pelanggaran yang terjadi, seperti di Jalan Tantular Barat. Diharapkan penegakan hukum jangan hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Disusul Fraksi Gerindra yang disampaikan Umar Dany. Setidaknya, ada 26 usulan yang masuk. Salah satunya, yakni minta penambahan ruang kelas di SD 23 Pemecutan dan SD 15 Pemecutan, karena siswanya banyak.
Tidak jauh berbeda dengan fraksi lainnya, Hanura juga menyampaikan hasil resesnya yang dibacakan oleh I Gede Made Arya Jembawan. Fraksi ini menyapaikan sembilan usulan dari hasil reses yang dilakukan anggota fraksi ini. Usulan yang masuk juga didominasi oleh perbaikan jalan, seperti pengaspalan jalan rusak. Ada pula perbaikan lampu penerangan jalan di Banjar Pande Renon dan Jalan By Pass Ngurah Rai yang rusak. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : Ruang Publik Belum Ramah Anak
Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/ara
RUANG BARU - Suasana sidang paripurna intern yang kini menempati ruang baru setelah dilakukan renovasi. Semasa renovasi, DPRD Denpasar bersidang di gedung Sewaka Dharma.
Sampaikan Rasa Dukacita
Rai Mantra Temui Keluarga Rendi dan Korban Hanyut MUSIBAH yang dialami Rendi Rizaldi (13) saat minum air otomatis di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung menjadi duka mendalam bagi keluarga korban. Rasa duka juga disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra atas musibah ini yang mendatangi langsung keluarga Rendi di Kamar Jenazah RSUP Sanglah, Jumat (14/4) kemarin. Pada kesempatan yang sama, Rai Mantra juga menyampaikan rasa duka kepada keluarga korban Komang Aditya (9) yang terseret arus aliran Sungai Badung di sekitar Perumahan Binoh Permai, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara. Kehadiran Wali Kota Rai Mantra disambut langsung Zaenal Arifin, ayah dari Rendi Rizaldi, dan menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Wali Kota Rai Mantra beserta seluruh jajaran, hingga pemakaman yang dilaksanakan Jumat kemarin di Kuburan Dusun Wanasari, Denpasar. Masih diselimuti rasa duka yang mendalam, Zaenal menyampaikan kejadian yang menimpa anaknya ini merupa-
kan musibah bagi keluarganya. “Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Rai Mantra yang telah memberikan bantuan hingga penguburan jenazah Rendi,” ujarnya. Sementara itu, keluarga Komang Aditya yang korban terseret arus aliran Sungai Badung yang ditemui langsung Wali Kota Rai Mantra di Kamar Jenazah RSUP Sanglah juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan bantuan Wali Kota Rai Mantra. Terkait dengan pelaksanaan upacara, akan dilakukan secara Hindu yang tentunya menunggu hari baik. Korban Komang Aditya yang sedang bermain bola di depan rumah yang berdekatan dengan aliran sungai, sehingga Komang Aditya yang melihat bolanya terjatuh di sungai mencoba mengambil bola, lalu terpeleset dan terseret aliran deras Sungai Badung. Jenasah korban telah ditemukan di kawasan Pura Taman Beji, Ubung Kaja, Jumat (14/4) pagi. Wali Kota Rai Mantra menyampaikan rasa duka yang mendalam bagi keluarga Rendi dan keluarga Aditya yang terkena musibah. Insiden tersebut
sama sekali tidak terduga dan menjadi perhatian ke depan. ‘’Kejadian ini tidak ada yang menduga. Tapi, ini menjadi suatu hal yang harus menjadi perhatian ke depan,’’ ujar Rai Mantra. Terkait dengan musibah ini, masih dalam penelitian lebih mendalam dan meningkatkan perhatian serta mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati. ‘’Ini menjadi musibah dan perhatian ke depan dengan langkah penelitian masih dilakukan apa yang menjadi penyebabnya,’’ ujar Rai Mantra. Terkait musibah ini, Rai Mantra memerintahkan kepada PDAM Denpasar untuk segera mengecek kembali titik Air Minum Otomatis (AMO) yang ada di ruang-ruang publik, serta telah dilakukan pengecekan langsung PDAM Denpasar. “Keberadaan fasilitas publik di Kota Denpasar kita jaga dan rawat bersama untuk keamanan dan kenyamanan kita bersama,’’ ujar Rai Mantra sembari menambahkan, akan melakukan kajian ulang penataan fasilitas publik yang ada. Sementara itu, Direktur
PDAM Denpasar I.B. Gede Arsana juga menyampaikan rasa duka kepada keluarga Rendi. Dikatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan dan menutup sementara lokasi AMO yang ada di ruang publik Kota Denpasar. Tentu hal
ini merupakan musibah dan pihaknya telah mengambil langkah pengecekan rutin keberadaan AMO setiap dua ming-gu sekali. Pihak PDAM juga menanggung seluruh proses di rumah sakit hingga pemakaman korban. (ad852)
DUKACITA - Wali Kota Rai Mantra menyampaikan rasa dukacita langsung kepada ayah Rendi di Kamar Jenazah RSUP Sanglah, Denpasar, Jumat (14/4) kemarin.
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
BADUNG
3
Sudiana Kembali Pimpin PHDI Bali PROF. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. untuk ketiganya kembali dipercaya memimpin Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali untuk masa bakti lima tahun ke depan (2017-2022). Hal ini berdasarkan hasil pemilihan dalam Lokasabha VII PHDI Bali yang digelar di Gedung PHDI Bali, Kamis (13/4) lalu. Proses pemilihan yang menggunakan sistem formatur itu menempatkan Gusti Ngurah Sudiana tetap unggul karena PHDI kabupaten/kota di Pulau Dewata tetap menjatuhkan pilihan pada dirinya. Ketua Panitia Lokasabha VII PHDI Bali Made Raka Suwarna mengatakan, dalam pemandangan umum semua PHDI kabupaten/kota memberikan pilihan kepada Gusti Ngurah Sudiana. Demikian juga saat pemilihan, tetap secara aklamasi mereka memilih Gusti Ngurah Sudiana yang pada dua periode sebelumnya juga telah memimpin PHDI Bali. Laporan pertanggungjawaban selama periode sebelumnya juga dapat diterima. Sementara untuk posisi Sekretaris PHDI Bali dipercayakan kepada Putu Wirata Dwikora dan Made Raka Suwarna, Bendahara dijabat oleh Alit Putrawan dan Made Suarta, S.E., Paruman Walaka diketuai I Made Suasti Puja, S.E., M.Fil.H. menggantikan Prof. I Made Bakta yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Paruman Walaka, Dharma Upapati diketuai Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari dan Pasraman Pandita tetap diketuai oleh Ida Pandita Rsi Agni Jaya Mukti. Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya usai mengesahkan dan melantik seluruh pengurus menyampaikan, Prof. Sudiana merupakan sosok yang komunikatif, di mana selama ini komunikasi yang dilakukan dinilai sudah cukup bagus dengan FKUB, MUDP, pemerintah maupun lembaga keagamaan lainnya. ‘’Kita bersyukur proses sudah berjalan dengan baik. Dari pengurus pusat, kemudian Dharma Adhyaksa hingga PHDI masing-masing kabupaten/kota sudah melakukan pilihan. Memang semua menyetujui Bapak Ngurah Sudiana memimpin lagi. Beliau memang selama ini sosok yang komunikatif,’’ ujarnya. Ke depan, kata Wisnu Bawa Tenaya, PHDI memiliki tugas besar untuk meningkatkan kualitas SDM umat Hindu maupun sulinggih. Maka, tugas besar ini tidak bisa dilakukan sendirisendiri melainkan secara bersama-sama. Ia menilai perlu adanya pendidikan ajaran agama dari kecil hingga perguruan tinggi, sehingga meningkatkan kualitas teologi umat. ‘’Yang harus kita lakukan sekarang adalah meningkatkan kualitas dan potensi umat. Kita butuh pendidikan dan pelatihan agar kualitas teologinya dipahami betul. Kalau ini sudah dilakukan, maka beragama akan semakin yakin, berbudaya juga oke, sehingga terwujud kehidupan yang sejahtera. Moksartham Jagadhita,’’ katanya. Terkait kehidupan beragama di Indonesia, Wisnu Bawa Tenaya mengharapkan umat Hindu Nusantara mampu menjadi ujung tombak keharmonisan hidup di Indonesia. Terlebih saat ini isu SARA seringkali merusak keharmonisan hidup beragama yang telah terjalin. Bahkan, seringkali dimanfaatkan untuk memecah belah kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan pengetahuan intelektual, emosional serta spiritual, umat Hindu diharapkan mampu mengembangkan kehidupan yang harmoni di manapun berada. Gusti Ngurah Sudiana usai terpilih mengatakan, amanat dari pengurus PHDI kabupaten/kota akan dilaksanakan bersama pengurus lainnya yang terpilih. ‘’Saya siap ngayah bersama-sama teman terpilih,’’ ujarnya. Adapun program kerja 2017-2022 yang akan dilaksanakan antara lain, menindaklanjuti hasil Mahasaba XI di Surabaya, menjalin dan bersinergi dengan MUDP Provinsi Bali, melanjutkan dan mengembangkan program kerja Badan Pendidikan dan Pengembangan Hindu (BPPH) PHDI Bali, meneruskan prakarsa serta memberi contoh pelaksanaan ngaben, matatah, mapetik secara massal, menyelenggarakan pendidikan untuk pinandita dan serati dan mencetak buku-buku tenang Panca Yadnya. Selain itu, pihaknya juga mendorong riset-riset di bidang keagamaan dan kebudayaan Hindu di Bali, mendirikan Lembaga Konseling Hindu, menyusun dan menerbitkan buku ‘’Tuntunan Praktis Beragama Hindu’’, membentuk Tim Dharma Wacana/ Dharma Duta PHDI Bali dan membentuk Tim Sudhi Wadanu serta membentuk Tim Dhiksa Pariksa PHDI Bali. (win)
Bali Post/eka
KEAMANAN - Beberapa polisi bersama aparat keamanan setempat berjaga-jaga di sekitar Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Marga Pakerti, Padang Tawang, Canggu, Kuta Utara, Badung, Jumat (14/4) kemarin. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman pada umat yang melaksanakan kebaktian Jumat Agung.
Program Lima Hari Sekolah Terkendala ’’Double Shift’’
Mangupura (Bali Post) -
Rencana pemangkasan aktivitas belajar siswa pada tingkat SD, SMP, SMA dan sederajat yang bertujuan meningkatkan tingkat pertumbuhan pariwisata domestik menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, sejumlah sekolah memberlakukan sistem double shift atau sekolah dengan kelas pagi dan siang. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung Ketut Widia Astika menyambut baik penerapan program sekolah lima hari kerja atau libur Sabtu dan Minggu tersebut. ‘’Namun di Badung masih ada sejumlah sekolah yang menerapkan kelas pagi dan siang. Ini yang menjadi kendala,’’ kata Widia Astika, belum lama ini. Menurut Widia Astika, sekolah yang menerapkan
kelas siang dan siang akan terganggu dengan sistem tersebut. ‘’Kalau sekolah yang tidak ada kelas pagi dan siang, mungkin kendalanya belum kelihatan dengan sistem full day ini. Sebab, tinggal kita arahkan guru-guru kita harus tetap di sekolah selama delapan jam,’’ katanya. Widia Astika menambahkan, penerapan sekolah libur Sabtu dan Minggu membuat kegiatan di seko-
lah bertambah. Sebab, sebelumnya enam jam kemudian menjadi delapan jam. ‘’Jadi, siswa dan guru berada di sekolah selama delapan jam dengan berbagai aktivitas,’’ jelasnya. Salah satu aktivitas ditanamkan saat ini, kata Widia Astika yakni penguatan pendidikan karakter, karena itu menjadi salah satu hal prioritas. Ditegaskan, siswa tidak semata-mata belajar di kelas, tetapi pengembangan
diri bisa dilakukan di luar sekolah, sehingga anak-anak tidak jenuh delapan jam di sekolah. Selain itu, guruguru juga tidak kurang aktivitas di sekolah dan tidak lagi ada kegiatan proses belajar mengajar di luar jam sekolah. ‘’Pada prinsipnya Pemkab Badung menyambut baik, tapi tidak serta-merta bisa semuanya dilaksanakan. Itu bisa berdampak bagi murid kelas pagi dan siang,’’ katanya lagi. Sementara untuk sekolah yang menerapkan kelas pagi dan siang perlu dipikirkan ke depannya. Karena kalau menerapkan libur sekolah Sabtu dan Minggu, murid mesti dibatasi atau ruan-
Diduga Dipicu Perselingkuhan
gan kelas harus ditambah. ‘’Itu (sekolah kelas pagi dan siang - red) yang kita pikirkan. Bisa saja nanti siswa baru harus dibatasi,’’ pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) berencana menerapkan libur Sabtu dan Minggu. Dengan lima hari sekolah ini, orangtua siswa dapat optimal meluangkan waktu bersama keluarga. Para orangtua bisa mengajak anaknya untuk traveling di Indonesia yang sangat kaya tempat wisata, sehingga kunjungan wisatawan domestik dapat ditingkatkan. (kmb27)
Calo Tiket Bantai Temannya
Bali Post/kmb27
BERGELOMBANG - Kondisi Jalan Kenyeri, Denpasar yang bergelombang membuat pengendara yang melintas merasa tidak nyaman.
PDAM Badung Sumbang Kerusakan Jalan di Denpasar
Mangupura (Bali Post) Tak jaminan jalan di Kota Denpasar ini akan bebas dari kerusakan. Salah satunya di Jalan Kenyeri, tepatnya di perempatan Jalan Supratman ke utara di lokasi tersebut terdapat jalan bergelombang dan berlubang akibat penggalian pipa saluran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama, Kabupaten Badung. Kondisi tersebut kerap dikeluhkan warga yang melintas lantaran membahayakan. “Ya, kalau melintas di sana (Jalan Kenyeri - red) harus hati-hati karena aspalnya bergelombang dan berlubang,” ujar Nyoman Ritis, salah seorang warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut, Jumat (14/4) kemarin. Hal senada dilontarkan Ketut Suartama, sopir angkut pasir yang kerap melintasi jalan tersebut. “Kalau lagi ngirim barang (pasir - red) pas lewat sana, barang banyak berjatuhan karena jalan bergelombang,” ujarnya. Ia mengaku kerusakan jalan yang menghubungkan Desa Sumerta dengan Desa Tonja tersebut akibat seringnya ada perbaikan pipa air milik PDAM. Hal tersebut dibenarkan Direktur Teknik PDAM Tirta Mangutama, Wayan Suyasa. Pihak PDAM Tirta Mangutama tak menampik kerapnya perbaikan pipa yang berkonsekuensi penggalian aspal. “Perbaikan memang sering dilakukan karena beberapa faktor. Pertama, pipa yang digunakan di kawasan tersebut adalah jenis pipa yang elastis. Jadi ketika tidak berisi air, pipa tersebut kempes. Sedangkan kalau berisi air, kembali padat,” ungkapnya. Menurut Suyasa, kondisi pipa yang elastis mengkibatkan kerap terjadi kebocoran pada titik sambungan. Parahnya lagi, titik sambungan berada tiap jarak enam meter. Jarak perbaikan antara sambungan pertama dan kedua yang tidak jauh mengakibatkan pihaknya harus membongkar jalan dan menimbunnya kembali, sehingga terlihat tambal sulam. “Tiap enam meter terjadi sambungan. Bahkan rata-rata terjadi kebocoran hingga 25 titik setiap bulannya,” ucapnya. Pipa tersebut, kata Wayan Suyasa, mengalirkan air dari tempat pengolahan air di Blusung, Jalan Antasura melewati beberapa titik, salah satunya adalah Jalan Kenyeri, lanjut ke Sanglah bahkan hingga Kuta Selatan. “Air tersebut bukan hanya untuk melayani pelanggan di Badung saja, tetapi juga sebagian adalah warga Denpasar,” terangnya. Berkenaan dengan hal itu, Suyasa mengaku sudah berusaha mencarikan solusi. Hanya kendalanya di infrastruktur berupa pipa itu sendiri. Sebab, jika mengganti pipa tersebut, perlu biaya yang besar, karena pipa itu adalah pipa induk yang ukurannya besar dan panjang. “Oleh karena itu, kami perlu bantuan dari APBD atau APBN. Kami berharap agar masyarakat, terutama pengguna jalan dan warga sekitar untuk bersabar,” pungkasnya. (kmb27)
RUMAH kos di Jalan Karya Makmur, Gang Mukuh Sari, No. 2, Denpasar Barat (Denbar), geger. Rahmat Taufik (34) yang bekerja sebagai calo tiket bus membantai temannya, Mistari (33), hingga tewas sekitar pukul 05.00 Wita, Jumat (14/4) kemarin. Mayat korban ditemukan polisi tergeletak di teras kamar nomor 10 yang ditempatinya. Motif pembunuhan, pelaku diduga curiga korban berselingkuh dengan istrinya. Pelaku yang berasal dari Jember, Jawa Timur ini datang ke Bali untuk mencari istrinya. ‘’Korban luka terbuka di leher kiri, kemungkinan ada uratnya putus,’’ kata Kapolsek Denbar Kompol Wisnu Wardana didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra. Wisnu Wardana menam-
bahkan, keterangan pelaku bahwa dia curiga korban menjalin hubungan dengan istrinya, Yunita, kurang lebih tiga bulan. Hingga saat ini, istri pelaku pergi dari rumahnya di Jember dan tinggal di Bali, namun tidak tahu tempat tinggalnya. ‘’Tadi malam sekitar pukul 01.00 Wita, pelaku sampai di Bali, lalu mendatangi tempat kos korban. Saat di kos, pelaku bertanya kepada korban tentang hubungan istrinya dengan korban,’’ ujarnya. Namun pengakuannya, korban tidak berhubungan dengan istri pelaku. Selanjutnya, pelaku sempat bercerita masalah keluarganya dan kembali menanyakan hubungan korban dengan pelaku. Namun, korban tetap membantahnya. ‘’Selanjutnya, terjadi pertengkaran mulut
antara korban dan pelaku,’’ kata Iptu Aan. Setelah cekcok dengan Mistari, sekitar pukul 03.30 Wita tersangka masuk ke kamar mandi untuk buang air kecil. Dari dalam kamar mandi, dia melihat korban mengambil pisau dari dalam tas hitam miliknya yang ditaruh di dalam kamar tersebut. ‘’Melihat hal itu, pelaku langsung keluar dari kamar mandi,’’ tegasnya. Pelaku berusaha merebut pisau itu, namun korban melawan. Akibatnya, tangan pelaku luka kena pisau tersebut. Setelah pisau berhasil direbut, pelaku langsung menggorok leher korban. ‘’Setelah itu, pelaku kabur ke Jalan Kargo, Denpasar. Sedangkan korban tergeletak di teras kamarnya. Barang bukti pisau ditemukan di dalam
kamar,’’ ujar Iptu Aan. Pelaku menumpang ojek menyerahkan diri ke Polsek Denbar di Jalan Ahmad Yani, Denpasar. ‘’Pelaku dibawa ke Rumah Sakit Wangaya karena tangannya luka. Mungkin ada urat tangannya yang putus,’’ tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi ini. Kapolsek Wisnu Wardana mengatakan, pihaknya masih mendalami ada unsur berencana atau tidak dalam kasus tersebut. ‘’Di tas pelaku kan ada pisaunya, ini yang masih kami selidiki apakah pisau itu selalu dibawa atau memang dipersiapkan untuk membunuh korban?’’ tegasnya. Sementara informasi di lapangan, setibanya di Terminal Ubung pelaku sempat diajak minum miras oleh korban di sana. Pasalnya, pelaku sempat jadi calo tiket bus di
Terminal Ubung sehingga banyak yang kenal. Usai minum pelaku diajak menginap di kos korban. Terkait informasi itu, Wisnu Wardana menyampaikan akan menindaklanjutinya dan meminta keterangan teman-teman korban, serta pelaku di Terminal Ubung. ‘’Pelaku masih dirawat sehingga belum maksimal bisa dimintai keterangan,’’ kata mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. Wisnu Wardana mengungkapkan, korban tinggal sendiri di kos. Sementara istri dan anaknya tinggal di Jember, Jawa Timur. ‘’Mereka ini teman baik dan pernah kerja bareng di Terminal Ubung. Soal istri pelaku, masih kami selidiki. Apa benar dia di Bali atau tidak,’’ tegasnya. (kmb36)
Dewan Rekomendasi LKPJ Bupati Badung Tahun 2016 Berikan Sejumlah Catatan Strategis terhadap Arahan Kebijakan Pemerintah
DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung, Kamis (13/4) lalu akhirnya memberikan rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung untuk tahun 2016. Bahkan, pengesahan rekomendasi tersebut dilangsungkan dalam sidang paripurna di kantor DPRD Badung dengan ditandatanganinya dokumen rekomendasi tersebut antara Bupati Badung dengan pimpinan DPRD Badung. Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata tersebut juga dihadiri Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Badung, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Badung dan 33 anggota DPRD termasuk pimpinan. Dalam Keputusan DPRD Kabupaten Badung tersebut yang dibacakan oleh Wakil Ketua I Nyoman Karyana memuat sejumlah catatan strategis yang berisikan saran, masukan terhadap arah kebijakan umum pemerintah daerah, pengelolaan keuangan
daerah, termasuk pendapatan dan belanja daerah, penyelenggaraan urusan desentralisasi, penyelenggaraan tugas pembantu dan penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Kabupaten Badung. “Sebagai implementasi sembilan prioritas pembangunan dalam dokumen rencanan kerja pemerintah daerah, berbagai program dan kegiatan telah dilaksankan secara umum dengan baik. Namun, perlu terus diupayakan agar capainnya lebih optimal. Untuk itu, evaluasi secara berkala dan berkelanjutan terhadap pelaksanaan program serta kegiatan tahun berjalan harus tetap dilakukan dengan harapan dapat menghasilkan output yang bekualitas sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan,” ujarnya. Ketua DPRD Badung Putu Parwata usai sidang mengungkapkan, di bidang kesehatan pihaknya memberikan masukan serta rekomendasi terhadap program kartu Krama Badung Sehat (KBS). “Kita harapkan program KBS ini gaungnya lebih baik dan
benar-benar menjadi dambaan masyarakat Badung, sehingga tidak ada lagi pembayaran tambahan dalam berobat. Selain itu, teknisnya juga betulbetul dikaji lagi sehingga data pasien itu benar ada serta pemerintah harus melakukan kerja sama dengan rumah sakit swasta dalam pelayaan KBS, serta memanfaatkan pelayanan Puskesmas 24 jam agar ke depan pasien tidak numplek di RSUD Mangusada,” ujarnya. Lebih lanjut Parwata mengatakan, untuk rekomendasi di bidang pendidikan, Dewan minta agar betul-betul pendidikan di Badung ini aman, nyaman dan berkualitas sekolahnya. “Selain masalah pendidikan, kita juga merekomendasi masalah UMKM. Kita minta Badung ini menggenjot UMKM melalui kelompok-kelompok yang ada di masyarakat, serta potensi yang ada di masyarakat ini terbangun sehingga pertumbuhan pendapatan masyarakat semakin naik. Jadi, bukan hanya PAD Badung yang naik namun pendapatan per kapita
masyarakat Badung juga akan naik,” terangnya. Sementara itu, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengapresiasi apa yang telah direkomendasi oleh DPRD Badung terkait LKPJ Bupati Badung Tahun 2016 tersebut. Ia mengatakan, hal ini membuktikan pemerintah dengan dewan telah mampu bersinergi dan membuka transpar-
ansi dalam pembangunan di Kabupaten Badung. “Dari rekomendasi yang diberikan dewan ini, nanti pihak instansi teknislah yang akan mengeksekusi, karena di situ sudah ada rencana kerja. Di situ juga sudah ada PPTK dan badan pemeriksa hasil pekerjaan termasuk pengguna anggarannya,” paparnya. (ad853)
REKOMENDASI - Ketua DPRD Badung Putu Parwata memberikan rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung untuk tahun 2016.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Antisipasi Memuncaknya Kasus Demam Berdarah Dengue
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
Dukung Upaya P4GN
Pemkot Denpasar Lakukan ’’Fogging’’ ULV BNN Kukuhkan Relawan Antinarkoba Desa Kutuh SAAT ini kewaspadaan terhadap nyamuk penular penyakit demam berdarah dengue (aedes aegypti) harus senantiasa ditingkatkan. Cuaca yang tak menentu yang sebentar panas dan sebentar hujan akan menyebabkan banyaknya genangan air seperti pada kontainer, selokan, wadah-wadah plastik, kaleng, kulit buah-buahan dan lubang batu. Ini tentunya menjadi tempat yang sangat potensial bagi nyamuk aedes aegypti untuk bersarang dan berkembang biak yang berakibat pada meningkatnya penularan penyakit DBD. Dalam rangka memutus mata rantai penularan serta memaksimalkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit DBD yang siklus penularannya diperkirakan memuncak pada April-Mei-Juni
2017, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan kembali melaksanakan langkah–langkah antisipatif berupa penyemprotan/ fogging massal di seluruh wilayah kecamatan dan desa/kelurahan menggunakan ULV (Ultra Low Volume) yang telah didahului dengan kegiatan abatisasi massal (September–Desember 2016 dan Maret 2017). Fogging ini menggunakan tiga mesin ULV yang diangkut tiga unit mobil pick-up berjalan dan enam orang petugas serta tiga staf pengawas lapangan. Penyemprotan massal dilaksanakan selama 20 hari mulai 7 April sampai 26 April 2017 setiap hari pukul 04.00 hingga 06.00 Wita sesuai jadwal yang telah disusun. Untuk efektivitas, keamanan
FOGGING MASSAL – Petugas Dinas Kesehatan Kota Denpasar melakukan fogging massal menggunakan mesin ULV yang diangkut mobil pick-up untuk mengantiipasi merebaknya kasus DBD.
dan keselamatan fogging massal, Pemkot Denpasar minta kerja sama masyarakat dalam hal (1) membuka pintu dan jendela pada saat mobil penyemprotan lewat, (2) jangan berdiri dekat mobil penyemprot, (3) sebelumnya agar menutup makanan dan minuman rapat-rapat, tutup hidung dan mulut dengan masker, (4) mengamankan anak kecil/bayi dari kabut semprotan, (5) mengamankan binatang peliharaan yang peka terhadap insektisida seperti lobster dan ikan hias. Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si. didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes., dalam beberapa kesempatan sebelumnya menyatakan untuk memberantas penyakit demam berdarah dengue diperlukan upaya yang maksimal dan harus dilakukan secara terintegrasi baik oleh pemerintah, masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya dan sudah harus dilaksanakan sejak sebelum musim penularan DBD. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, fogging harus dilanjutkan dengan gerakan pemberantasan jentik nyamuk karena fogging hanya membasmi nyamuk dewasa, sedangkan jentiknya tidak. Peran serta masyarakat dalam melaksanakan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN DBD) dengan cara 4M-Plus sangat diperlukan, bahkan memegang peranan yang sangat penting dan utama. (ad850)
Pameran Felice Jewellery
Dapatkan Black Diamond Solitaire Harga Promo Rp 1,999 Juta PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Sabtu (15/4) ini hingga Selasa (18/4) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. ‘’Dapatkan Black Diamond Solitaire dengan harga promo Rp 1,999 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi, Jumat (14/4) kemarin. Pihaknya juga menawarkan berlian putih 1 karat seharga Rp 39 juta dan berlian fashion 1 set Rp 15 juta. Ada juga cincin new flower seharga Rp 9,999 juta dan promo berlian solitaire 0,50 karat seharga Rp 19 juta. Dikatakannya, berlian-berlian Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih sehingga membentuk perhiasan yang indah sekaligus berkelas. Koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/ jamrud. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit atau dengan kartu kredit. Harga yang ditawarkan Felice dijamin sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. ‘’Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,’’ lanjutnya. Felice Jewellery tidak sekadar menjual emas dan berlian yang berkualitas. Pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup. ‘’Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,’’ jelasnya. Bagi Anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut dipertimbangkan. (ad849)
DIPAMERKAN – Salah satu perhiasan berkualitas yang dipamerkan Felice Jewellery di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar, mulai Sabtu (15/4) ini.
New Agya Dihadirkan di Bali
Tiap Bulan Ditarget Terjual 180 Unit TOYOTA Astra Motor (TAM) meluncurkan produk terbarunya New Agya di Bali pada Kamis (13/4) malam, diawali touring yang melibatkan Toyota Agya Club (TAC) Bali ke Tenganan, Karangasem. Hadir dalam acara touring tersebut seluruh kepala cabang Auto2000 dan anak perusahaan TAM di Bali. Kepala Cabang Auto2000 Haris Prasetya menyatakan kehadiran New Agya untuk menjawab kebutuhan konsumen terhadap mobil berkapasitas 1.200 cc. Mobil segmen entry hatchback ini didukung mesin berteknologi terkini yang lebih bertenaga dengan dual VVT-i. ‘’Kami berharap kehadiran New Agya bisa memenuhi kebutuhan konsumen, khususnya generasi muda terhadap entry hatchback Toyota,’’ ujarnya. Berdasarkan data Auto2000, total market mini entry wilayah Kalimantan dan Bali pada 2016 mencapai 12.577 unit. Toyota Agya meraih penjualan 5.367 unit atau total market share-nya mencapai 42,7 persen.
Haris mengatakan, target penjualan New Agya sekitar 180 unit per bulan. Untuk tiga bulan pertama usai peluncuran, angka penjualan diprediksi bisa menyentuh 200 unit per bulan. ‘’Saat ini sudah ada permintaan 180 unit. Hampir 90 persen permintaan New Agya yang kapasitas 1.200 cc,’’ ungkapnya. New Agya 1.0 G M/T dibanderol seharga Rp 145.950.000, 1.2 G M/T seharga Rp 149.050.000, 1.2 G M/T TRD Rp 153.350.000, 1.2 G A/T Rp 162.550.000, dan 1.2 G A/T dijual seharga Rp 166.950.000. New Agya hadir dengan warna baru kuning. Tersedia juga pilihan warna grey metalic, merah, putih, silver metallic dan hitam. Dalam produk terbaru Agya ini, disematkan sejumlah teknologi dan inovasi baru, totalnya mencapai 22 pembaruan. Menurut Yules Hadisubroto, Sales Area Manager Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara, Area Management Divisi Toyota, Toyota Astra Motor (TAM), pembaruan ini
DILUNCURKAN - New Agya diluncurkan di Bali pada Kamis (13/4) malam di Kuta.
dari sisi eksterior dan interior. Pembaruan di teknologi mesin membuat New Agya menjadi lebih nyaman dikendarai. ‘’Kehadiran New Agya ini merupakan upaya mengakomodir keinginan konsumen Toyota yang menginginkan Agya lebih nyaman dikendarai dan stylish,’’ katanya. Seiring adanya 22 pembaruan maka terjadi kenaikan harga pada New Agya sekitar Rp 12 juta dari harga sebelumnya. Sejak diluncurkan ke masyarakat pada 2013 lalu, secara nasional Agya mendapat respons positif seperti terlihat dari penjualannya. Hingga Maret 2017, angka penjualan Agya mencapai 197.310 unit dengan pangsa pasar di atas 30 persen pada 2016 lalu. Produk ini hadir dengan dua kapasitas yakni 1.000 cc dan 1.200 cc. Kapasitas 1.000 cc didukung mesin yang ditingkatkan dengan teknologi Variable Valve Timing with Intelligence (VVT-i) DOHC tiga silinder in-line (segaris). Sementara mesin 1.200 cc sudah dual VVT-i empat silinder segaris. Kedua pilihan engine ini memiliki tingkat keiritan bahan bakar yang lebih baik dibanding sebelumnya. Penggunaan mesin 3NR juga diklaim membuat New Agya memiliki suara yang halus dan minim getaran. New Agya 1.L dan 1.2L hadir dengan dua pilihan transmisi, yakni manual (MT) 5-speed dan otomatis (AT) 4-speed, yang memberikan kenyamanan berkendara. Mobil ini bisa disebut sebagai mobil lokal karena kandungan lokalnya 94 persen dan diekspor ke Filipina. ‘’Kami optimis mobil ini bisa diterima masyarakat, terlebih dengan keberhasilan penjualan Agya sejak diluncurkan pada 2013 lalu,’’ terang Yules. (bns2)
FOTO BERSAMA - Kepala BNN RI Komjen Pol. Budi Waseso didampingi Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa beserta jajaran berfoto bersama dengan relawan Anti-Narkoba Desa Kutuh. BADAN Narkotika Nasional kawasan wisata Pantai Pandawa, (BNN) Provinsi Bali, Kamis (13/4) kembali dilakukan penandatanganlalu menggelar pengukuhan dan an sejumlah komitmen untuk menpembekalan kepada relawan Anti- jadikan kawasan pariwisata Kutuh narkoba Desa Kutuh, Kuta Selatan, bersih narkoba,’’ ungkapnya. Badung. Bertempat di Wantilan Saat ini pihak desa mulai menPura Gunung Payung, Desa Kutuh, jalankan komitmen tersebut melapengukuhan dilakukan langsung lui pengukuhan relawan antinoleh Kepala BNN Republik Indonesia arkoba. Mengambil tema ‘’Menuju Komjen Pol. Budi Waseso didampingi Masyarakat Kutuh yang Sehat, Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Cerdas, Mandiri dan Sejahtera’’ Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa be- komitmen ini diharapkan dapat serta jajaran. membangun gerakan bersama Menurut Bendesa Adat Kutuh menuju masyarakat Kutuh yang Made Wena, pelaksanaan kegiatan sehat, cerdas, mandiri dan sejahtera. ini merupakan tindak lanjut dari ‘’Sekarang ada 80 relawan. Ada kesepakatan yang dilakukan 22 relawan yang memang ditugaskan April 2016. Kesepakatan tersebut atau bertugas di manajemen wisata berupa bantuan agar kawasan wisa- dan ada yang muncul dari niat ta di sekitar Desa Kutuh bersih dari sendiri bagaimana membangun narkoba dan mewujudkan Desa Ku- Kutuh,’’ katanya. tuh menjadi lebih baik. Masyarakat Wena berharap apa yang diberkomitmen mendukung penuh lakukan ini bisa menjadi tonggak BNN dalam upaya Pencegahan, serta mulai memikirkan generasi Pemberantasan, Penyalahgunaan ke depan. Ia mengajak seluruh dan Peredaran Gelap Narkoba masyarakat agar tidak mewariskan (P4GN). ‘’Pada 11 Januari 2017 di sebuah kondisi yang tidak bagus ke-
pada anak cucu. Yang harus diwariskan adalah daerah yang bersih dan bagus untuk kehidupan lebih baik. ‘’Kami berharap kegiatan seperti ini tidak yang terakhir,’’ ujarnya. Kepala BNN RI Komjen Budi Waseso menjelaskan, di Desa Kutuh sudah terbangun satu komitmen yang luar biasa, yaitu bagaimana menyelamatkan generasi dan yakin ke depan akan bisa lebih baik. ‘’Saat ini negara Indonesia mendapat ancaman. Ini merupakan wujud perang modern karena narkoba merupakan mesin pembunuh yang sangat efektif. Bila terjerumus narkoba, pasti ke depan kehidupannya akan suram. Komitmen kita harus jauhkan narkoba, selamatkan generasi muda. Kalau tidak, negara kita akan hancur,’’ paparnya. Dijelaskannya, tugas relawan sebagai kepanjangan tangan BNN, yaitu menyampaikan dan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat yang ada di Desa Kutuh. ‘’Kami berharap masyarakat Indonesia paham tentang bahaya narkoba, sehingga nantinya tidak ada lagi yang mau mencoba atau terlibat terhadap penyalahgunaan narkoba,’’ tegasnya. Menurutnya, tidak hanya Bali, tetapi seluruh Indonesia rawan terhadap bahaya narkoba. Desa Kutuh merupakan salah satu desa yang sudah sadar dan ada komitmen terhadap pemberantasan narkoba. Saat ini mulai dibangun edukasi dalam rangka mewujudkan pemahaman masyarakat secara luas tentang bahaya narkoba. ‘’Masyarakat yang mulai paham terhadap bahaya narkoba tentu tidak akan mencoba,’’ tambah Budi Waseso. (ad851)
Karya Batara Turun Kabeh Pura Besakih
Honda CARE Siap Layani ’’Road Emergency’’ bagi ’’Pamedek’’ SEBAGAI wujud ngaturang ayah/partisipasi pada Karya Agung Batara Turun Kabeh Pura Besakih, Astra Motor Bali mendirikan Pos Bale Pesandekan dan Pos Layanan Honda CARE (Customer Assistance & Road Emergency). Fasilitas pos ini merupakan bentuk bakti sosial yang diberikan bagi para pamedek/umat yang melakukan persembahyangan di Pura Besakih. Layanan yang diberikan berupa pos peristirahatan yang dilengkapi dengan ruang tunggu yang nyaman bagi pamedek usai bersembahyang dan layanan Road Emergency untuk pamedek yang mengalami masalah pada kendaraannya saat melakukan persembahyangan. Kedua pos layanan Honda ini berlangsung 11-21 April 2017. Khusus layanan Honda CARE membantu pamedek dan melayani perbaikan motor yang mengalami masalah di jalur Batur–Besakih dan beroperasi selama 24 jam didukung empat orang mekanik yang siaga beserta perlengkapnnya. Hary Pranata, Supervisor Tehnical Service Dept. sekaligus PIC Honda CARE, menuturkan fasilitas ini merupakan apresiasi dan dukungan Honda kepada umat Hindu selama karya di Pura Besakih dan melayani pamedek dengan sepenuh hati. Pamedek yang mengalami masalah di jalan misalnya motor mati, ban bocor dan kehabisan bensin akan dibantu oleh Honda CARE tanpa dipungut biaya jasa servis. Hanya penggantian spare part yang ditanggung konsumen bila harus ada penggantian. ‘’Bagi pamedek yang tangkil ke Pura Besakih atau Pura Batur, bila kendaraannya mengalami masalah, silakan menghubungi call agent Honda CARE 0361-438008. Kami siap membantu dan melayani pamedek,’’ tutur Hary Pranata. Honda CARE merupakan terobosan layanan untuk menambah kenyamanan masyarakat Bali yang sudah percaya dan memilih motor Honda, dengan menyiapkan layanan servis berkunjung ke tempat konsumen (Customer Assistance) dan Layanan Darurat di jalan (Road Emergency) 24 jam di seluruh Bali. PT Astra International Tbk-Honda Kantor Wilayah Bali, Jalan Cokroaminoto No. 80, Kelurahan Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Denpasar 80118, telepon (0361) 424009, fax (0361) 410300. AMC Denpasar (0361) 424009, Gianyar
(0361) 948505, Singaraja (0362) 3435358, 3301669, Nusa Dua (0361) 770507, Seririt (0362) 94843, Tabanan (0361) 880243, 880241, Teuku Umar (0361) 242002, Karangasem (0363) 23586, 23619, Negara (0365) 41725, Kuta (0361) 759807, Gunung Agung (0361) 431370, Sesetan (0361) 241230, Sangsit (0362) 31107, Gunung Sanghyang (0361) 430050, 423363, Batubulan (0361) 299250. (bns1)
PERBAIKI MOTOR – Seorang mekanik Honda memperbaiki motor pamedek yang sembahyang ke Pura Besakih di Pos Layanan Honda CARE.
Acara Pisah-Sambut Pangdam IX/Udayana
Mangupura (Bali Post) – Setelah upacara serah terima jabatan Pangdam IX/Udayana dari Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. kepada Mayjen TNI Komaruddin S, S.Ip., M.Sc., Kamis (13/4) lalu dilaksanakan acara pisah sambut di BNDCC, Nusa Dua, Badung. Kustanto Widiatmoko saat ini menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya, Jawa Timur. Acara dihadiri Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan perwakilan Gubernur NTB. Kustanto Widiatmoko dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada gubernur, seluruh pimpinan dan masyarakat Bali, NTB dan NTT. Selama 11 bulan menjabat Pangdam IX/Udayana, ia menyatakan mendapat berbagai dukungan untuk melaksanakan tugas-tugas Kodam. Menurutnya, Bali membawa suasana harmonis yang luar biasa. ‘’Saya yakin dengan kerja sama yang baik dari semua pihak, akan terwujud sebuah wilayah yang tidak hanya harmonis, tenteram, namun juga sejahtera. Saya menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, apabila ada kesalahan selama bertugas,’’ ucapnya. Sementara itu, Komaruddin mengaku termasuk orang lama karena pernah bertugas enam tahun di Bali sebagai Dandim Badung dan Kasrem Wira Satya. Meski begitu, ia mohon izin dan memohon
dibukakan pintu kembali untuk melaksanakan tugas di Bali, NTB dan NTT. ‘’Saya akan mendukung sepenuhnya sesuai UU 34, apa pun keinginan pemerintah daerah. Tidak ada alasan untuk tidak membantu pemerintah daerah. Tentara wajib memberikan bantuan kepada pemerintah daerah termasuk kepolisian,’’ tegasnya. Komaruddin yang Lulusan Akabri tahun 1985 juga menyampaikan program yang akan dilaksanakan TNI Angkatan Darat, yaitu mewujudkan swasembada pangan. Ada tujuh sentra beras di Indonesia, salah satunya Lombok. ‘’Kami harapkan Lombok nanti bisa menjadi model untuk mewujudkan ketahanan pangan,’’ ungkapnya. Ia pernah bertugas di Semarang selama 10 tahun, Kostrad sekitar enam tahun dan menjadi guru dua tahun. Selain itu, sebagai pasukan
pengaman presiden selama dua setengah tahun dan sisanya di teritorial menjabat Dandim dan Kepala Staf Korem. Gubernur Bali pada kesempatan tersebut mengatakan, Bali, NTB dan NTT merupakan satu bagian yang sangat strategis dari NKRI. Setelah Jakarta, Bali adalah show room-nya Indonesia, sedangkan NTB dan NTT berbatasan dengan Timor Leste dan Australia. Mangku Pastika mengucapkan terima kasih kepada Kustanto yang sudah mengabdikan diri dengan sepenuh hati untuk kemajuan Bali, NTB dan NTT. ‘’Saya ucapkan selamat bertugas kepada Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko di wilayah yang baru. Kepada Mayjen TNI Komaruddin, saya ucapkan selamat datang kembali di Bali,’’ tandasanya. (kmb23)
Bali Post/kmb23
LAMA-BARU - Acara pisah sambut Pangdam IX/Udayana yang lama dan baru di BNDCC Nusa Dua, Badung, Kamis (13/4) lalu.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
5
Terlibat Kasus Narkoba
Warga Selandia Baru Divonis 2,5 Tahun Denpasar (Bali Post) Pengadilan Negeri Denpasar menyidangkan dua kasus narkoba yang melibatkan orang asing, Kamis (13/4) sore lalu. Terdakwa Myra Lynne Williams (28) dinyatakan terbukti menyalahgunakan sabu-sabu (SS) seberat 0,43 gram. Oleh majelis hakim pimpinan Made Purnami, warga Selandia Baru ini dihukum 2,5 tahun penjara. Hakim Purnami menyatakan terdakwa Myra Lynne terbukti secara sah dan meyakinkan melawan hukum menyalahgunakan narkotika golongan I bukan tanaman untuk diri sendiri. Vonis 2,5 tahun untuk barang bukti 0,43 gran itu lebih ringan
daripada tuntutan JPU dalam sidang sebelumnya yang menuntut supaya terdakwa dihukum tiga tahun penjara. Hakim sependapat dengan pasal yang dituntutkan jaksa yang menilai perbuatan terdakwa telah melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Atas putusan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan menerima, sedangkan jaksa menyatakan pikir-pikir Sementara itu, terdakwa Muhammad Faliq Bin Nordin asal Singapura disidang atas kepemilikan 122 gram lebih kokain. Kuasa hukumnya mencoba mendatangkan saksi meringankan, seperti ahli hu-
kum pidana, dokter fsikologi dan sejumlah dokter lainnya. Pengacara terdakwa juga menghadirkan ahli hukum pidana dari Unud. Dalam dakwaan jaksa sebelumnya, pria berambut keriting itu didakwa Pasal 113 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain memasang ancaman hukuman mati, jaksa juga menggunakan pasal 112 ayat (2), dengan ancaman maksimal pidana seumur hidup dan pasal lainnya yang terkait. Terdakwa sempat dibilang mengalami gangguan kejiwaan atau bipolar, namun ahli dalam sidang mengatakan hal itu tidak identik dengan gila. (kmb37)
Anggota Pansel Dapat Tugas
Ujian Wawancara Pengisian Jabatan Ditunda Singaraja (Bali Post) Ujian tahap III seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Buleleng yang direncanakan berlangsung Senin (17/4) lusa, ditunda sampai batas yang tak ditentukan. Alasannya, anggota panitia seleksi (pansel) mendapatkan tugas yang tidak dapat diwakilkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jumat (14/4) kemarin, penundaan ujian berupa presentasi visi-misi dan wawancara itu disampaikan melalui pengumuman nomor 800/2481/Pansel-JPT/
BKPSDM/2017 yang diterbitkan Kamis (13/4) dan langsung ditandatangani Kepala Sekretariat Pansel Ni Nyoman Ayu Wiratini. Dijelaskan, anggota pansel mendapatkan tugas yang tidak dapat diwakilkan, sehingga pelaksanaan ujian ditunda sampai batas waktu yang tidak dapat ditentukan. Kabag Humas dan Protokol Setda Buleleng Made Supartawan membenarkan penundaan tersebut berikut alasannya. ‘’Itu memang ditunda, karena anggota pansel ada yang dapat tugas,’’ jelasnya. Sebelumnya, panitia selek-
si telah mengeluarkan pengumuman nomor 800/2417/ Pansel-JPT/BKPSDM/2017 tertanggal 7 April 2017 yang menyatakan bahwa ujian akan dilangsungkan Senin (17/4). Menghadapi itu, para pelamar diminta menyetorkan makalah selambat-lambatnya Rabu (12/4) lalu. Sesuai informasi awal, pansel membuka lowongan untuk tiga posisi kepala dinas di Buleleng, yakni Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Pusipda), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) serta Dinas Kawasan Perumahan, Permukiman dan Pertanahan. (kmb45)
Banyuwangi (Bali Post) Berdalih tak memiliki pekerjaan, Muhammad Aziz (68) berbuat nekat. Kakek asal Dusun Pos Sumur, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo ini kedapatan mengedarkan obat daftar G alias pil koplo. Dari tangannya, diamankan 350 butir pil koplo warna kuning. Akibat perbuatannya, pelaku terancam menghabiskan masa tuanya di balik jeruji besi. Pelaku ditangkap tim Satnarkoba Polres Banyuwangi, Selasa (11/4) malam lalu
di rumahnya. Berawal dari penyelidikan, polisi menggerebek pelaku. Selain pil koplo, ditemukan uang tunai Rp 100.000 dan satu bendel plastik. ‘’Ini pelaku peredaran pil koplo tertua yang pernah kami tangkap. Biasanya, pelakunya kaum remaja,’’ kata Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Agung Setya Budi, Rabu (12/4). Awalnya polisi tak menyangka pelaku terlibat dalam jaringan peredaran pil koplo. Sebab, penampilannya sangat kalem dan
pendiam. ‘’Ternyata barang buktinya lumayan banyak,’’ jelasnya. Selama ini pelaku mengedarkan obat daftar G ilegal itu di sekitar desanya. Biasanya pembeli datang langsung ke rumah pelaku. Kepada penyidik, pelaku berdalih nekat mengedarkan pil koplo lantaran menganggur. Uang hasil penjualan pil koplo diklaim untuk menyambung hidup. Namun, penyidik tak langsung mempercayainya. ‘’Penyidikan masih jalan terus,’’ tegas Agung. (kmb30)
Nganggur, Kakek Edarkan Pil Koplo
Bali Post/kmb
DIANGKAT - Seorang wisatawan asal Tiongkok diangkat warga setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan lalu lintas di Batu Gaing, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Jumat (14/4) kemarin.
Ban Pecah, Mobil Jatuh ke Jurang di Nusa Penida
Seorang Wisatawan dan Sopir Patah Tulang
Semarapura (Bali Post) –
Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Batu Gaing, tepatnya di simpang Banjar Sebuluh Karang Dawa, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Jumat (14/4) kemarin.
Bali Post/ist
BAGI HELM – Personel Satlantas Polres Banyuwangi membagikan helm pengaman kepada pengguna jalan, belum lama ini.
Bali Post/ist
BAGI HELM – Personel Satlantas Polres Banyuwangi membagikan helm pengaman kepada pengguna jalan, belum lama ini.
Polres Banyuwangi Bentuk Tim Saber Kota
Banyuwangi (Bali Post) Tidak hanya pungutan liar (pungli) yang diberangus di Banyuwangi. Terbaru, pelanggaran di jalan raya juga mendapat atensi serius. Polres Banyuwangi membentuk Tim Khusus Sapu Bersih Kota (Timsus Saber Kota) untuk menciptakan kawasan tertib lalu lintas mengingat pariwisata di kabupaten ini mulai berggeliat. Timsus Saber Kota beranggotakan personel lalu lintas Polres, Polisi Militer (PM), Satpol PP dan Dinas Perhubungan. ‘’Jadi, tim ini lengkap. Pengendara yang melanggar dari kalangan apa pun akan langsung ditindak,’’ kata Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Ries Andrian Yudo Nugroho, Jumat (14/4) sore kemarin.
Menurutnya, tim ini mendukung program pariwisata di Banyuwangi agar kabupaten ini menyandang kawasan tertib lalu lintas (KTL). Lokasinya di pusat kota. KTL dibentuk berdasarkan keputusan bupati, sehingga tim terdiri atas personel terpadu lintas satuan kerja. Pihaknya menggandeng Satpol PP dan Dishub untuk memastikan KTL benar-benar tertib. Satlantas juga melibatkan PM guna mengantisipasi pelanggaran yang dilakukan oknum TNI. ‘’Ini untuk mendukung pariwisata, sisi lalu lintas harus tertib dulu,’’ ujar mantan Kasatlantas Polres Situbondo itu. Timsus Saber Kota bekerja dengan cara melakukan patroli gabungan, disesuaikan dengan kerawanan yang
ada. Jam kategori rawan pukul 19.00– 21.00 dan pukul 21.00–04.00 WIB, sedangkan hari paling rawan pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu malam. Patroli memburu pelanggar di wilayah kota, khususnya area KTL. Ries Andrian mengatakan, pelanggaran di kawasan KTL masih tinggi. Banyak pengendara motor enggan menggunakan helm pengaman dengan alasan jarak yang ditempuh dekat. Padahal apa pun alasannya, penggunaan helm pengaman tetap wajib. Jika ditemukan pelanggaran, timsus langsung memberikan sanksi tilang. ‘’Tak ada agi teguran. Semua pelanggar langsung ditindak dengan tilang, tanpa terkecuali. Kami ingin area KTL benar-benar tertib,’’ tegasnya. (kmb30)
Sebuah mobil jenis Suzuki APV yang mengangkut empat wisatawan asal Tiongkok masuk jurang. Keempat penumpang dan sang sopir I Ketut Cinta (40) asal Banjar Nyuh, Desa Ped, Nusa Penida mengalami luka-luka. Semua korban dilarikan ke Puskesmas Sampalan untuk kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar. Informasi yang didapat di lapangan, kejadian mobil masuk jurang tersebut ter-
jadi sekitar pukul 13.25 Wita. Berawal ketika empat warga Tiongkok yaitu Li Cing (28), Haring Wei (29), Li Chung Wu (27) dan Liau Suching (23) yang berlibur di Nusa Penida menyewa sebuah mobil APV yang dikemudikan Ketut Cinta sekitar pukul 13.00. Mereka rencananya berwisata ke Pantai Kelingking, Desa Bunga Mekar. Baru sampai di daerah Batu Gaing, APV tersebut mengalami pecah ban de-
pan sebelah kiri. Kondisi ini mengakibatkan mobil oleng dan menabrak beberapa batu yang ada di pinggir jalan, lalu terperosok ke dalam jurang dengan kondisi terbalik. Warga yang mengetahui kejadian ini kemudian datang memberikan pertolongan. Beruntung tidak ada korban jiwa. Keempat warga Tiongkok yang menumpang dalam mobil berhasil diselamatkan warga dan kemudian dibawa ke Puskesmas Sampalan. Li Cing mengalami patah tulang rusuk dan lukaluka pada bagian lengannya, sedangkan tiga rekannya hanya luka ringan. Sang sopir
yang sempat terjepit mengalami luka patah tulang pada bagian lengan kanannya. Keempat wisatawan dan sopir selanjutnya dirujuk ke RSUP Sanglah. Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika ketika dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, semua korban telah dirujuk ke RS Sanglah menggunakan boat Maruthi melalui Sanur untuk mendapat penanganan lebih lanjut. ‘’Mobil yang rusak masih di dasar jurang. Proses evakuasi masih menunggu alat berat karena kondisi mobil terbalik,’’ katanya. (kmb)
Bentuk Perhatian kepada Bhabinkamtibmas
Kapolda Bali Bagikan 11 Sepeda Motor Denpasar (Bali Post) Terobosan kreatif Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose di antaranya mengerahkan anggota mengatur lalu lintas dan memberdayakan polisi wanita (Polwan) sebagai Bhabinkamtibmas, diapresiasi masyarakat Bali. Untuk menunjang tugas Polwan Bhabinkamtibmas, Kapolda pada tahap awal membagikan 11 sepeda mo-
tor, Kamis (13/4) lalu. Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, Jumat (14/4) kemarin, mengatakan Bhabinkamtibmas harus berkeliling di desa binaannya untuk berinteraksi dengan masyarakat, sehingga mengetahui segala permasalahan yang terjadi. Untuk memperlancar kegiatan itu dan sebagai wujud perhatian Kapolda, mereka diberikan sepeda motor.
Polresta Denpasar, Polres Buleleng dan Polres Tabanan masing-masing mendapat jatah dua unit sepeda motor, sedangkan Polres Gianyar, Polres Klungkung, Polres Bangli, Polres Karangasem, Polres Jembrana dan Polres Badung sama-sama menerima satu unit motor. ‘’Bapak Kapolda berharap agar kehadiran Polwan Bhabinkamtibmas dapat memberi kesejukan bagi
masyarakat, sehingga situasi kamtibmas akan selalu aman dan kondusif,’’ ujarnya. Menurutnya, tugas Bhabinkamtibmas sesungguhnya sangat berat karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain itu, mereka merupakan ujung tombak Polri untuk menjaga kamtibmas, membangun dan memperkuat sinergitas dengan masyarakat. (kmb36)
Libur Akhir Pekan, Penumpang ke Bali Naik
Banyuwangi (Bali Post) – Bali tetap menarik wisatawan lokal dari Jawa untuk dikunjungi. Musim libur panjang akhir pekan ini, penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, ke Gilimanuk, Bali, mengalami peningkatan. Meski tipis, peningkatan ini cukup terasa dibanding hari biasa. Penumpang ke Bali didominasi kendaraan pribadi, disusul bus pariwisata. “Ada kenaikan penumpang, terutama kendaraan pribadi dari Ketapang ke Bali sekitar 1-1,5
persen,” kata Manajer Usaha PT Indonesia Ferry-ASDP Ketapang, Ardi Ekapati, Jumat (14/4) siang kemarin. Kenaikan kendaraan pribadi ke Bali mulai terasa Kamis (13/4) sore, sedangkan bus pariwisata masuk malam hari. Meski terjadi kenaikan, pihaknya tak memberlakukan kebijakan khusus pelayanan penyeberangan. Sebab, kenaikannya masih relatif wajar. Jumlah kapal yang beroperasi hingga jadwal bongkar muat tetap seperti biasa. “Kenaikannya masih normal.
Jadi, tidak ada penambahan kapal, semuanya tetap seperti biasa,” jelasnya. Naiknya jumlah penumpang ke Bali juga dirasakan sejumlah pedagang asongan di Ketapang. Mereka mengatakan sejak Kamis siang arus kendaraan yang masuk ke Ketapang meningkat, namun tak sampai terjadi antrean panjang. Kondisi ini menambah penghasilan pedagang. “Rata-rata berpelat nomor kota besar di Jawa. Mungkin keluarga yang mau liburan ke Bali,” terang salah satu pedagang. (kmb30)
Bali Post/ist
UJI COBA - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menyaksikan uji coba sepeda motor yang dibagikan kepada Polwan Bhabinkamtibmas.
OPINI
6
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Mari Bangun Kesadaran Menjaga Alam Kita MENGISI hidup dan memaknai kehidupan tak bisa hanya bergantung pada teori ilmiah. Sering kali teori-teori yang mengacu pada kepasrahan dan keikhlasan membuat hidup terasa lebih aman dan damai. Untuk menuju kesejahteraan teori ekonomi memang layak diterapkan. Tetapi tanpa pengimbang yang memadai, teori ekonomi jika dijadikan pegangan hidup akan membuat kita menjadi manusia yang terjebak pada pengejaran kekayaan untuk hidup bahagia. Bahkan ada kecenderungan teori ekonomi yang diterapkan tanpa mengacu keseimbangan akan membuat kita menjadi manusia individualistik. Bagi kita (manusia), hidup dan kehidupan adalah proses interaksi sosial dan religius. Tak hanya dengan sesama manusia, wajib hukumnya bagi manusia untuk melakukan interaksi dengan alamnya. Dalam konteks ini, menikmati kekayaan alam dengan bijak diyakini jauh akan membuat kita lebih damai dibandingkan kita melakukan eksploitasi berlebihan terhadap alam. Apalagi kita sampai kemaruk dan melakukan langkah-langkah destruktif dalam mengelola alam. Bercermin pada adat, tradisi dan budaya dalam mengelola alam sangatlah penting untuk dijabarkan. Mengelola alam dengan pendekatan ekonomi tentu sangat logis dilakukan saat ini. Saat kualitas hidup sering dikaitkan dengan jumlah materi yang kita punya dan kedudukan yang kita capai. Tetapi hidup tak bisa hanya mengandalkan harta dan materi. Rambu-rambu lain juga harus diingat. Bagi manusia Bali, kesadaran untuk menjaga alam dalam era modern ini tentap harus menjadi bagian hidup. Kesadaran bahwa alam bukanlah hanya tempat kita untuk hidup, harus tumbuh subur dalam diri. Secara logika dan rasa, bagi manusia Bali alam juga menjadi bagian untuk kita melakukan pengorbanan suci dan yadnya. Pengorbanan terhadap kesetiaan alam menjaga dan menopang kehidupan kita dilakukan dengan berbagai cara. Yadnya terhadap alam bagi manusia Bali bisa diimplementasikan dalam berbagai kegiatan keagamaan, di antaranya perayaan Nyepi, termasuk perayaan Kuningan. Ini mengisyaratkan kepada kita, bahwa ada banyak cara untuk hidup bahagia tanpa harus memperdagangkan alam, apalagi mengelolanya secara bertentangan dengan adat dan budaya Bali. Dalam momentum hari raya Kuningan ini misalnya, kita juga wajib melakukan ritual untuk menyadarkan kita untuk konsisten menjaga alam. Filosofi Kuningan perlu direfleksikan ke dalam bentuk sikap dan perilaku umat Hindu untuk sigap menghadapi, sanggup memecahkan dan mencarikan jalan keluar terhadap segala permasalahan di dunia. Bisa dibayangkan, bagaimana mungkin manusia bisa eksis jika tanpa dihidupkan makhluk hidup lainnya melalui fungsi organ biologisnya sebagai konsumsi manusia. Makhluk lain itu, seperti tumbuh-tumbuhan dan juga hewan, telah rela mengorbankan nyawanya untuk tetap bertahannya napas kehidupan manusia. Menyadari hal ini, maka adalah wajib hukumnya bagi setiap manusia untuk menjaga alamnya. Jangan menjadikan alam sebagai lahan ekonomi semata, karena sejatinya alam adalah bagian terpenting dalam penyangga kehidupan kita. Pengejaran keuntungan-keuntungan finansial dengan melakukan cara-cara rakus dalam mengelola alam harus kita sadar, bahwa kita sedang menggali lubang kubur kita sendiri. Intensitas bencana yang cenderung meningkat belakangan ini patut juga sadar sebagai bentuk reaksi alam atas perilaku manusia terhadap alam. Untuk itulah sangatlah penting bagi kita untuk menjaga keharmonisan dan keseimbangan ekosistem alam.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Saran Pembuatan Patung di Klungkung
Rencana pembangunan patung I Dewa Agung Istri Kanya rupanya tersendat-sendat. Walaupun saya bukan orang Klungkung, tetapi lahir dan menetap di Badung tepatnya di Desa Kapal Kecamatan Mengwi, namun ikut memberi saran masalah pembangunan patung I Dewa Agung Istri Kanya yang idenya dari Pemda Klungkung. Agung Istri Kanya katanya adalah seorang pahlawan wanita keluarga Raja Klungkung yang ikut berjuang melawan penjajah Belanda tempoe doeloe. Saya baca di koran Bali Post belum lama ini, dari pihak keluarga puri di Klungkung menyatakan bahwa Agung Istri Kanya tidak ikut langsung berperang melawan penjajah dengan senjata keris, itu makanya dari pihak puri tidak setuju dengan rencana patung Agung Istri Kanya mengacungkan sebuah keris. Waktu itu, katanya Istri Kanya hanya mengatur strategi perang, hanya beri petunjuk dan tidak ikut berperang. Nah sekarang timbul antara pro dan kontra dibangunnya patung Istri Kanya mengacungkan keris, yang pro mengatakan patung cocok mengacungkan keris walaupun Istri Kanya tidak ikut langsung berperang. Mengapa cocok, karena keris hanya simbol kepahlawanan. Memang ada benarnya. Supaya adil saya usul patung tetap dibangun dengan syarat patung berdiri tegak, kaki kanan sedikit tertetuk mengarah ke depan, kaki kiri ditarik ke belakang, berbusana adat Bali pakai kamben dan dari pinggang ke atas sampai dada pakai senteng dengan kain khas tenunan Bali. Rambut jangan terurai, tapi disanggul seperti sanggulnya peranda istri (seniman patung pasti tahu). Tangan kanan diacungkan seolah-olah beri petunjuk dan tangan kiri pegang keris tapi tetap dalam sarungnya, bukan diacungkan. Dan ingat mulut patung menganga seperti berteriak memberi aba-aba, semoga disetujui. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung
Kuningan, Manusia Bertanggung Jawab atas Alam Ada satu hal spesifik dalam pelaksanaan Hari Suci Kuningan, segala upakara bebanten sudah selesai dihaturkan sebelum lewat tengah hari. Selepas itu, dalam keyakinan pantheistik yang bersifat personal God, setelah Ida Sang Hyang Widhi beserta berbagai manifestasi-Nya dan juga Ida Batara-Batari menerima persembahan, beliau digambarkan akan kembali ke kahyangan (swahloka), meninggalkan umat manusia dengan tanggung jawab menerus-lanjutkan kehidupannya bersama dengan makhluk hidup lainnya untuk selalu menjaga, merawat hingga tercipta hubungan harmonis, sehingga satu sama lain bisa saling menghidupi.
Oleh I Gusti Ketut Widana engaitkan dengan pandangan Deisme, tampaknya ada relevansinya, setelah menciptakan alam semesta beserta segala isinya, Tuhan meninggalkan dunia dan tidak lagi ikut campur tangan terhadap apa pun yang terjadi pada kehidupan ini. Semua dibiarkan berjalan sebagaimana alam bergerak sesuai hukum sebab akibat. Dari sisi ini, substansi yang dapat diangkat dalam memaknai hari suci Kuningan, bagaimana umat Hindu setelah “ditinggalkan” Sang Pencipta, bisa mengambil alih tanggung jawab, untuk terus memutar roda kehidupan tanpa “menggantungkan” hidup pada “kemaha-murahan” Tuhan semata. Apalagi hanya dengan berharap melalui persembahan ritual plus doa pujaan/pujian beserta segudang permohonan. Harapannya tentu dapat dikabulkan, bagaimana kalau tidak ? Pada titik pemahaman inilah makna filosofi Kuningan perlu direfleksikan ke dalam bentuk sikap dan perilaku umat Hindu, untuk sigap menghadapi, sanggup memecahkan dan
M
mencarikan jalan keluar terhadap segala permasalahan di dunia. Tentu bukan dalam arti cuci tangan, tetapi Tuhan meninggalkan alam semesta dalam format dunia ciptaannya, dengan maksud mengingatkan manusia tentang amanat setiap insani: gumaweaken sukanikanang jagat – membuat sejahterabahagianya kehidupan di dunia. Tak terkecuali tetap ajeg lestarinya kehidupan makhluk hidup lainnya, yang seringkali tidak disadari telah banyak berjasa dengan mengorbankan diri demi kesinambungan hidupnya manusia. Bisa dibayangkan, bagaimana mungkin manusia bisa eksis jika tanpa “dihidupkan” makhluk hidup lainnya melalui fungsi organ biologisnya sebagai konsumsi manusia. Makhluk lain itu, seperti tumbuhtumbuhan dan juga hewan, telah “rela” mengorbankan nyawa untuk tetap bertahannya napas kehidupan manusia. Tumbuhan/ pepohonan dipotong/ditebang, lalu diambil bagian-bagiannya untuk dimanfaatkan, bahkan acapkali berlebihan. Begitupun hewan, disembelih untuk dikonsumsi bagi pertumbuhan gizi dan kesehatan tubuh manusia hingga sehat, kuat,
cerdas, bernas dan berkualitas. Lalu apa “balasan” manusia terhadap yadnya (pengorbanan) segenap makhluk yang secara hierarki berada di bawah derajat manusia, tetapi secara hakikat telah mengangkat dan meningkatkan harkat serta martabat manusia? Termasuk dalam konteks umat Hindu melaksanakan yadnya, nyaris semua bentuk aktivitas ritual yang dikonsepsikan sebagai persembahan itu justru lebih banyak mengorbankan makhluk lain tetapi diatasnamakan sebagai pengorbanan (oleh) manusia. Umat (Hindu) merasa telah menunaikan swadharma mayadnya (secara ritual) tetapi lupa mengejawantahkan nilai dan makna simboliknya ke dalam bentuk perilaku yang mencerminkan sikap penghargaan terhadap keberadaan lingkungan alam. Padahal, kelangsungan hidup segenap makhluk di dunia sangat tergantung pada peran dan tanggung jawab manusia yang pada hierarki makhluk ciptaan Tuhan menempati posisi sentral dan krusial dalam memutar mata rantai siklus kehidupan di alam semesta ini. Artinya, jika eksistensi keber-
langsungan kehidupan makhluk “tergantung” pada gerak pikir dan tindakan manusia, sepatutnya manusia, terutama umat Hindu tidak boleh hanya “bergantung” lewat cara ritual dalam memecahkan segala permasalahan atau kesulitran hidup, meski diatasnamakan sebagai persembahan kehadapan Tuhan. Somvir dalam bukunya “108 Mutiara Veda II” (2005 : 177) mengungkapkan bahwa Kitab Mundakopanisad sendiri mengkritik tentang konsep yadnya yang dianggap menempatkan yadnya sebagai simbol ritual saja. Bahkan dikatakan, orang-orang yang melaksanakan yadnya sebagai ritual, mereka bagaikan duduk dalam perahu yang tidak kuat sehingga kapan pun bisa terbalik dan akan tenggelam Setali tiga uang dengan ritual suci Kuningan, sejatinya hendak nguningayang (memberitahukan) bahwa kemenangan dharma yang sudah diraih saat Galungan, hendaknya diaktualisasikan ke dalam bentuk swadharma, berangkat dari tradisi ritual kemudian beranjak, melebar dan meluas ke segala tatanan; (1) sosial, dengan cara membangun soliditas masyarakat, (2) material-finansial, melalui penggalangan dana, (3) intelektual, lewat cara pembelajaran, yang kesemua poin tersebut disatupadukan ke dalam bentuk perilaku nyata bertujuan menjaga, merawat, dan menyelamatkan tatanan environmental, agar kondisi alam kekinian yang semakin terancam krisis bisa kembali pulih, menjadi serasi, harmoni dan lestari beserta segala sumber daya hayatinya. Alam, dunia atau disebut juga bumi adalah tempat berkehidupan, sepatutnya dijadikan lapangan
UN untuk Kepentingan Pemetaan Sekolah?
Ujian Nasional(UN) kini tak lagi digunakan sebagai penentu kelulusan, namun sebagai pemetaan mutu sekolah. Benarkah hasil UN itu dapat digunakan untuk memetakan mutu sekolah? Kalau kita cermati kembali, UN itu hanya mengujikan beberapa mata pelajaran. Selain itu, mata pelajaran yang diujikan itu hanyalah dari ranah kognitif. Soal ujian pun dalam bentuk tes objektif atau pilihan ganda, sehingga siswa berpeluang besar menjawab soal dengan benar hanya dengan menebak-nebak jawaban. Hasil belajar seharusnya menggambarkan keseluruhan ranah yang meliputi ranah afektif (sikap), kognitif (pengetahuan) dan psikomotor (keterampilan). Mereduksi hasil belajar hanya pada satu ranah saja merupakan hal yang keliru. Belum lagi dalam pelaksanaannya, kecurangan terjadi di mana-mana. Siswa nyontek saat UN sudah menjadi rahasia umum. Tujuan UN untuk memetakan kualitas pendidikan di setiap daerah jelas tidak tercapai dengan adanya kecurangan dalam skala masif tersebut. UN yang menghabiskan dana ratusan miliar dan menyedot energi yang begitu besar tersebut menjadi pemborosan dan mendatangkan bencana berskala nasional, yakni runtuhnya moralitas pendidikan. Ujian nasional memberikan gambaran kualitas pendidikan yang keliru kepada publik. Hasil UN bukanlah representasi dari kualitas sekolah. Jangan sampai masyarakat akhirnya akan menilai mutu sekolah hanya dari nilai UN yang diperoleh siswa sekolah tersebut. Tes yang diberikan
Oleh
I Made Nuryata, S.Pd., M.Pd. dalam UN hanyalah memotret sebagian kecil dari proses pendidikan yang begitu luas dan beragam. UN sebagai tes standar, juga tidak adil bagi para siswa. Siswa yang paling dirugikan adalah siswa yang bersekolah di sekolah yang berkualitas buruk, tidak memiliki guru yang layak mengajar dan tidak memiliki fasilitas memadai. UN ini menghukum siswa atas masalah yang di luar kontrol mereka. Hasil tes juga tidak mempertimbangkan faktor-faktor nonsekolah yang memengaruhi hasil belajar, seperti kemiskinan, kesehatan, pendidikan orangtua dan lain sebagainya yang sebenarnya turut memengaruhi hasil belajar siswa. Output sekolah tak bisa lepas dari pengaruh raw input, yaitu individu siswa itu sendiri, instrumental input seperti keberadaan guru, sarana dan prasarana dan lain sebagainya, environmental input yaitu lingkungan sekolah, serta mutu proses yang meliputi manajemen, kepemimpinan dan terutama proses pembelajaran. Untuk melihat mutu sekolah mestinya dilihat dari berbagai faktor yang ada tersebut. Bukankah pemetaan mutu sekolah sebenarnya sudah bisa dilihat dari hasil akreditasi sekolah? Bukankah hampir semua sekolah yang memenuhi persyaratan untuk diakreditasi telah melaksanakan akreditasi sekolah? Apakah hasil dari akreditasi beru-
pa pengakuan “terakreditasi” atau “tidak terakreditasi” serta peringkat terakreditasi A (Amat Baik), B (Baik), C (Cukup) dianggap masih belum cukup untuk menggambarkan mutu sekolah? Akreditasi adalah kegiatan penilaian kelayakan program dalam satuan pendidikan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan (UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, pasal 1 ayat 22). Akreditasi sekolah/ madrasah adalah proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan dan peringkat kelayakan yang dikeluarkan oleh suatu lembaga yang mandiri dan profesional. Kelayakan program dan/atau satuan pendidikan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP). Standar Nasional Pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berskala (UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, pasal 35 ayat 1). Sekarang tinggal bagaimana pemerintah sungguh-sungguh berupaya memenuhi kekurangan-kekurangan yang dimiliki sekolah berdasarkan atas hasil akreditasi tersebut. Kita sangat menunggu intervensi dan bantuan pemerintah, seperti apa yang diagendakan untuk mendorong peningkatan mutu sekolah yang dipandang tertinggal.
karma, tentu tidak hanya dalam bentuk ritual yadnya. Janani janma bhumiscca swargadapi gayiyasi: tempat kelahiran (alam, dunia atau bumi) sesungguhnya lebih agung dari surga. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab manusia, lebih-lebih umat Hindu untuk menjaga keajegan surga agung itu. Bahkan di dalam Atharvaveda, bumi itu disebut-sebut sebagai Ibu, sedangkan manusia itu sendiri laksana putranya. Manusia bisa saja membayar bahkan melunasi utang kehidupan pada bumi – ibu pertiwi – namun tidak cukup dan belum selesai dengan hanya menunaikan kewajiban ritual, ada terusannya yaitu melaksanakan karma baik, atau tindakan nyata. Mulai dari hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan lingkungan dari ancaman pencemaran, haram melakukan eksploitasi hutan, tidak menjual obral lahan sawah produktif, apalagi mendorong dan membiarkan proyek reklamasi berlabel revitalisasi direkomendasi. “Sejatinya para Dewa pun tanpa tidur, tidak pernah malas melindungi bumi yang amat luas, bumi tersebut menyediakan makanan dan minuman serta memberi kekuatan (kesejahteraan, kebahagiaan) kepada kita semua”, demikian suratan kitab suci Atharvaveda, 12.1.7 mengamanatkan kepada umat manusia agar tidak gentar, dan tanpa mengenal lelah menyelamatkan alam yang menjadi tanggung jawabnya, tidak saja untuk hari ini, tetapi demi anak cucu nanti. Penulis, Dosen Fak. Pendidikan Agama dan Seni Unhi Denpasar
POJOK BUMDes dan LPD harus bersinergi bangun ekonomi pedesaan. - Warga Bali harus ‘’jengah’’ *** Ruang publik di Kota Denpasar belum ramah anak. - Ramah pendatang? *** DPRD Denpasar manfaatkan ruang sidang yang baru. - Ruang baru, ‘’gaya’’ lama.
Penulis, Guru SMKN 1 Manggis, Karangasem
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
Figur
Pelabuhan Kapal Pesiar
SAMPAH tak hanya menurunkan kualitas lingkungan. Tapi juga menjadi salah satu kendala dalam pencanangan Bali sebagai pusat pelabuhan kapal pesiar dunia. Sampah tentu menjadi ironi di tengah keunikan dan keindahan alam Bali yang menjadi daya tarik luar biasa bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Pulau Dewata. “Saat ini bepergian dengan kapal pesiar sedang berkembang dengan sangat pesat. Jadi sudah saatnya Bali berbenah untuk bisa menjadi pusatnya pelabuhan bagi kapal pesiar dunia,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan di Pelabuhan Benoa, Kamis (13/4) lalu. Menurut Luhut, upaya untuk menjadikan Bali sebagai pusat pelabuhan kapal pesiar masih menyisakan beberapa permasalahan yang harus segera diselesaikan. Di antaranya permasalahan masih mahalnya biaya berlabuh di Pelabuhan Benoa, masih mahalnya harga bahan bakar, ketersediaan air bersih serta permasalahan sampah. “Sampah menjadi masalah serius. Mengingat sampah tidak hanya merusak lingkungan, namun sudah mengancam kesehatan,” jelasnya. Luhut mengajak semua pihak bekerja bersama-sama, bahu-membahu dalam menghadapi permasalahan tersebut. Terlebih pada tahun 2018 mendatang, Bali telah dipercaya dunia sebagai tempat penyelenggaraan International Monetary Found - World dan World Bank Annual Meeting 2018.“Sudah saatnya kita satukan barisan, bahumembahu, bekerja bersama-sama untuk menyelesaikan semua permasalahan. Kabupaten/kota serta semua pihak bersinergi untuk menjadikan Bali pusatnya pelabuhan kapal pesiar sehingga akan memberi nilai lebih bagi pariwisata Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ujarnya. (rin)
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
SAMPAH - Seorang pengendara melintas di dekat sebuah spanduk bertuliskan peringatan dan ancaman pemberian sanksi kepada pembuang sampah sembarangan. Spanduk tersebut terpasang di kawasan Jalan Gambuh, Denpasar, belum lama ini. Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Harapkan ’’Zero’’ Sampah, Pemprov Bersurat ke Pusat Denpasar (Bali Post) -
Pemprov Bali meminta bantuan kepada pemerintah pusat dalam mengelola sampah di TPA Suwung. Sejauh ini, Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali sudah bersurat ke Kementerian PUPR agar memfasilitasi alat dan bangunan untuk pengelolaan sampah. “Kita sudah bersurat ke sana (Kementerian PUPR - red). Harapan kita kan bisa zero atau nol sampah,” ujar Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali I Nyoman Astawa Riadi, di Denpasar, belum lama ini. Menurut Astawa, selain Dinas PU dan Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali juga telah mengirim surat yang sama ke kementerian terkait. Paling tidak, tumpukan sampah yang sudah mencapai puluhan meter di TPA regional itu bisa diubah menjadi energi listrik. “Bantuan yang kita harapkan antara fisik alat dan fisik bangunan, begitu nantinya. Sudah dibahas di pusat,” jelasnya. Astawa tak menampik Pemprov Bali saja tidak mampu menangani sampah itu sendirian. Sebab, investasi yang dibutuhkan untuk mengolah sampah
menjadi listrik mencapai hampir Rp 1,5 triliun. Sedangkan pemungutan retribusi untuk mendapatkan pemasukan dari TPA Suwung harus dilakukan sesuai aturan. “Ada aturannya untuk retribusi, tidak boleh memungut sembarangan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Gede Suarjana mengatakan, sampah yang masuk ke TPA Suwung mencapai 1.000 sampai 1.200 ton per hari. Di hari-hari raya besar, sampah yang masuk bahkan bisa mencapai 1.500 ton. Namun, sampah hanya dibuang begitu saja di sana tanpa ada pengolahan. Kendati untuk liquid sampah sudah dibuatkan pengolahan tersendiri, dan sebagian sampah ada yang dipungut oleh pemulung. Namun tumpukan sampah tetap tidak bisa dibendung dan akan
Bali Post/dok
TPA SUWUNG - Pemprov Bali meminta bantuan kepada pemerintah pusat dalam mengelola sampah di TPA Suwung. Dalam foto tampak sapi-sapi mencari makanan di TPA Suwung. semakin tinggi. “Tumpukan sampah yang besar akan menghasilkan metana yang besar. Ini sangat berpengaruh terhadap kualitas udara. Salah satunya memicu terjadinya efek rumah kaca,” jelasnya. Sebelumnya, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya juga sempat mengkritik secara tajam
tumpukan sampah yang menggunung di TPA Suwung. Pemandangan tidak elok itu tampak dengan jelas dari pesawat yang akan mendarat di Bandara Ngurah Rai. Hal ini tentu saja dapat memberi kesan negatif bagi wisatawan. “Sampah enggak selesai-selesai, berkali-kali saya marah, begitu mendarat
sudah kelihatan sampah di bawah,” ujarnya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Bali tahun 2018 di Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur, beberapa waktu lalu. (kmb32)
’’Rolling’’ Ketua Fraksi Golkar DPRD Buleleng
Wandira Adi Gantikan Suparmen
Bali Post/kmb36
APEL - Mantan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko saat ini menjabat Pangdam V/Brawijaya, Jawa Timur dan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak saat menghadiri apel luar biasa di Lapangan Puputan Badung, Denpasar.
Apel Luar Biasa Kodam Dipimpin Dua Pangdam Denpasar (Bali Post) Kodam IX/Udayana menggelar apel luar biasa terkait pergantian Panglima Kodam (Pangdam) di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Kamis (13/4) lalu. Sebagai Irup dua Pangdam yaitu mantan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko saat ini menjabat Pangdam V/ Brawijaya, Jawa Timur dan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak, S.IP., M.Sc. Mayjen Kustanto di hadapan ratusan prajurit yang hadir dalam apel itu menyampaikan terima kasih karena diberi kesempatan menghadiri apel tersebut, sekaligus pamitan. Selama sebelas bulan menjabat sebagai Pangdam, lanjut Kustanto, begitu banyak kenangan dan kehormatan luar biasa. “Saya merasa terhomat sempat menjadi prajurit Prajaraksaka,” tegasnya saat memberikan sambutan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Kodam atas dukungan dan kerja keras melaksanakan tugas di Kodam. Ia yakin Kodam Udayana semakin maju dan berkembang ke depannya. “Sebagai manusia biasa pada kesempatan baik ini, saya minta maaf bila selama tugas sebagai Pangdam Udayana ada ucapan, perbuatan yang tidak berkenan di hati prajurit Kodam,” ujarnya. Sementara itu, Mayor Jenderal TNI Komaruddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada prajurit Udayana yang membuat tradisi bagus untuk menyambut dan melepas pemimpinnya. “Apel luar biasa ini menunjukkan mereka siap menerima pemimpinnya dan mengucapkan terima kasih kepada mantan pemimpinnya serta berdoa supaya bagus di tempat yang baru,” tegasnya. Menurut mantan Dandim 1611/Badung ini, sesuai amanatnya Panglima Besar Su d i r man b a h wa p r a j u rit itu bukan diutus sebagai masyarakat istimewa, tapi kendudukan sama dengan masyarakat lain. “Walau pangkat saya bintang dua sekaligus
jadi Pangdam Udayana, harus menghadap Lurah untuk lapor sebagai masyarakat baru dan selaku masyarakat biasa,” ungkapnya. Apalagi saat ini tertib sipil dan itu harus dipatuhi. Maka dari itu, semua prajurit harus mematuhinya. “Saya akan memberi contoh seperti itu,” ujarnya. Selesai apel, Pangdam IX/Udayana dan Pangdam V/Brawijaya menyempatkan foto bersama dengan para pecalang di depan Kantor Makodam sebagai wujud sinergitas yang sudah cukup banyak membantu dalam pelaksanaan tugas Kodam. (kmb36)
Singaraja (Bali Post) – Nyoman Gede Wandira Adi ditunjuk sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Buleleng, menggantikan Gede Suparmen. Suparmen yang sebelumnya pernah menjabat Sekretaris DPD Partai Golkar Buleleng tersebut diganti karena mengajukan permohonan pengunduran diri kepada induk partai. Alasannya, karena ingin fokus mengurus manajemen perusahaan yang digeluti keluarga besarnya. Ketua Fraksi Partai Gol-
kar Wandira Adi ditemui di gedung dewan, Kamis (13/4), mengakui dirinya ditunjuk menjabat sebagai ketua fraksi. Hanya, keputusan induk partai menugaskan sebagai ketua fraksi belum diterima karena sekarang masih berproses di DPD Partai Golkar Bali. Meski demikian, Wandira Adi mulai melaksanakan tugas-tugas sebagai pimpinan fraksi di DPRD Buleleng. ‘’Kalau keputusan partai memang belum, tapi internal kami sudah membahas dan saya sendiri sudah
berbicara dengan beliau (Gede Suparmen - red) bahwa jabatan Ketua Fraksi Partai Golkar dirolling,’’ katanya. Menurut Wandira, pergantian di pucuk pimpinan fraksi sebenarnya berproses sejak lama. Tepatnya setelah Partai Golkar Buleleng melaksanakan musyawarah daerah (musda) pada 30 Juni 2016. Saat itu, Gede Suparmen mengajukan pengunduran diri dari jabatan ketua fraksi di DPRD. Permohonan itu diajukan bukan karena ada
Gudang Penyembelihan Penyu Digerebek
Bali Post/ist
PENYU - Penyu hijau diamankan di gudang wilayah Ketewel, Gianyar.
Gianyar (Bali Post) Anggota Dit. Polair Polda Bali menggerebek gudang di wilayah Ketewel, Gianyar, Kamis (13/4) lalu. Alhasil, di gudang tersebut ditemukan tiga penyu hijau, tetapi satu ekor dalam kondisi dimutilasi. “Penggerebekan itu dilakukan sekitar pukul 06.00 Wita. Terungkapnya kasus ini berkat informasi masyarakat dan hasil penyelidikan anggota Dit. Polair,” tegas Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, Jumat (14/4) kemarin. Kabid Humas menegaskan, sekitar pukul 04.30 Wita, petugas mendapatkan infor-
masi bahwa di sebuah gudang di daerah Ketewel, Gianyar milik NS ada tiga ekor penyu hijau yang dilindungi. Selanjutnya, tim bergerak menindaklanjuti informasi tersebut. Setelah dilakukan penggerebekan ditemukan penyu hijau dalam kondisi satu ekor telah dimutilasi dan dua ekor dalam kondisi hidup. Sedangkan NS melarikan diri dan anak buahnya KL (46) berhasil diamankan. “Lalu anggota mengamankan TKP dan barang bukti. Selanjutnya, barang bukti dan KL dibawa ke Mako Dit. Polair guna diproses lebih lanjut,” ujar Hengky. (kmb36)
persoalan di internal fraksi atau partai sendiri. Akan tetapi dia mengundurkan diri karena ingin fokus mengurus manajemen perusahaan keluarganya. Di sisi lain, Wandira mengatakan pengunduran diri yang diajukan Suparmen kala itu memang belum masuk pada masa jabatan dua setengah tahun. Menunggu masa rolling jabatan itu, internal partainya ‘’menutup’’ pengunduran itu agar tidak memunculkan gejolak.
Sementara itu, Gede Suparmen membenarkan telah mengundurkan diri dari jabatan ketua Fraksi Partai Golkar. Dia juga mengakui alasan mengundurkan diri bukan karena ada masalah, akan tetapi dirinya ingin focus mengurus usaha pembuatan pakan ternak babi yang mulai digelutinya bersama keluarga besarnya. Meski telah mengundurkan diri, Suparmen menyatakan siap untuk membantu tugas-tugas fraksi selain tugas utama menjadi anggota dewan. (kmb38)
AGENDA BALI AEDAN PUJAWALI DI PURA LUHUR TANAH LOT l Keadaan pasang surut air laut selama pujawali (wita) Hari/Tanggal
Pasang
Surut
Pasang
Surut
Rabu, 19 April 2017
24.0005.00
06.0010.00
11.0018.00
19.0024.00
Kamis, 20 April 2017
01.0006.00
07.0010.00
11.0020.00
21.0002.00
Jumat, 21 April 2017
03.0008.00
09.0011.00
13.0021.00
22.0004.00
Sabtu, 22 April 2017
05.0012.00
13.0016.00
17.0022.00
23.0005.00
l Bila air laut pasang, persembahyangan dapat dilaksanakan di Palinggih Pengayatan (madya mandala). l Ida Batara masineb 22 April 2017
BANGLI
8
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
Putu Gunawan Jabat Kapolsek Kintamani Bangli (Bali Post) Kapolsek Kintamani yang selama tujuh bulan terakhir dijabat Kompol Gede Sumena kini resmi digantikan Kompol I Putu Gunawan. Pergantian jabatan Kapolsek Kintamani ditandai dengan apel serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K., Kamis (13/4). Dihadiri Wakapolres Bangli, pejabat utama, para kasat, kapolsek jajaran serta Ketua Pengurus Bhayangkari Cabang Bangli, sertijab diawali dengan pelepasan tanda jabatan, pembacaan sumpah dan penandatanganan komitmen jabatan. Dalam sertijab, pejabat yang baru sebelum melaksanakan tugas juga disumpah dan menandatangani pakta integritas kepolisian. Berdasarkan surat telegram Kapolda Bali nomor STR: 355/IV/2017 tanggal 7 April 2017 perihal perhentian dan pengangkatan di lingkungan Polda Bali, Kompol I Putu Gunawan yang kini menjabat sebagai Kapolsek Kintamani sebelumnya menjabat sebagai Kanit 3 Ditreskrimum Polda Bali. Sementara Kompol Gede Sumena yang selama tujuh bulan terakhir menjabat sebagai Kapolsek Kintamani kini mendapat jabatan baru sebagai Kapolsek Denpasar Barat.
Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. dalam sambutannya menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang biasa di kepolisian. Di samping untuk meningkatkan karier, mutasi dilakukan untuk penyegaran tubuh di kesatuan kepolisian. Kapolres mengucapakan terima kasih kepada Kompol Sumena yang telah melaksanakan tugas dengan baik selama menjabat sebagai Kapolsek Kintamani. Kapolres meminta maaf apabila dalam memberikan perintah, tutur kata atau kesalahan yang tidak berkenan. Sementara untuk Kompol I Putu Gunawan, Kapolres menyampaikan selamat datang. Diharapkan Kompol Gunawan dapat menjalankan tugas sebagai Kapolsek Kintamani dengan baik. Usai upacara di lapangan, apel dilanjutkan dengan kenal pisah Kapolsek di lobi Polres Bangli. Dalam pisah kenal tersebut Kapolsek yang lama memberikan kesan dan pesan dilanjutkan perkenalan Kapolsek yang baru. Acara pisah kenal diakhiri dengan penyerahan cenderamata oleh Kapolres Bangli didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bangli diikuti oleh perwakilan seluruh pejabat utama dan Polsek. (kmb40)
Bali Post/nan
PENGAMANAN - Tim gabungan dari Polres Bangli dan Polsek Kota Bangli melakukan pengamanan di Gereja Marga Rahayu, Jumat (14/4) kemarin.
Perayaan Wafatnya Isa Almasih
Tim Gabungan Berjaga di Dua Gereja Bangli (Bali Post) Umat Kristen di Wilayah Bangli, Jumat (14/4) kemarin, melaksanakan kebaktian perayaan wafatnya Isa Almasih. Guna memberikan rasa nyaman dan aman kepada umat yang melaksanakan kebaktian, tim gabungan Polres Bangli dan Polsek Bangli mengerahkan personel untuk
pengamankan areal Gereja Marga Rahayu dan Gereja Filadenfia Sembun. Pengamanan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bangli AKP Dewa Mahaputra. Kapolsek Bangli AKP Dewa Mahaputra seizin Kapolres Bangli AKBP Danang Beny Kusprihandono menjelaskan, pihaknya membagi personel
jadi dua yakni di masing-masing gereja. Pihaknya sudah meminta seluruh personel selalu waspada, profesional, simpatik, dan tetap bersahaja dalam menjalankan tugas. ‘’Kita sebagai pengayom harus benar-benar memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan peran anggota Polri,’’ jelas Dewa Mahaputra.
Sementara itu, Pendeta I Gusti Bagus Herry Kristian Samita mengatakan, umat sudah sejak pagi datang untuk melakukan kebaktian di Gereja Marga Rahayu. ‘’Pukul 09.00 Wita, pelaksanaan kebaktian sudah dilakukan dengan dihadiri sekitar 100 warga Kristiani,’’ ucap Samita. (kmb41)
Usulan Pembangunan SMP Satap di Bunut Disetujui Pusat Bangli (Bali Post) -
Rencana pembangunan SMP Satu Atap (Satap) di wilayah Banjar Bunut Desa Terunyan, Kintamani dipastikan terlaksana tahun ini. Pasalnya, usulan pembangunan SMP Satap yang diajukan Pemkab Bangli melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) tersebut sudah diverifikasi dan mendapat persetujuan pemerintah pusat. ‘’Kami juga sudah dipanggil untuk penandatanganan MoU,’’ kata Kepala Disdikpora Bangli Nyoman Suteja, Jumat (14/4) kemarin.
Bali Post/ina
APEL SERTIJAB - Suasana apel sertijab Kapolsek Kintamani di Polres Bangli, Kamis (13/4).
Perbaikan Jalan di Gunung Santi
Dianggarkan di APBD Perubahan
Bangli (Bali Post) Perbaikan ruas jalan yang jebol di Jalan Gunung Santi, Batur, Kintamani bakal dianggarkan di ADPB Perubahan. Hal ini lantaran perbaikan jalan tersebut akan menelan biaya yang cukup besar. Kabid Bina Marga Dinas PU, Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bangli Putu Wida Gunawan mengungkapkan hal tersebut Jumat (14/4) kemarin. Wida Gunawan mengatakan, jalan yang jebol tersebut merupakan jalan yang dibuat sekitar tahun 1990-an. Penyebab jebolnya jalan adalah kondisi tanah labil dan gembur lantaran terus-menerus diterjang air hujan. ‘’Karena tidak kuat menahan beban, akhirnya jalan tersebut jebol,’’ katanya. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan di lokasi, pihaknya telah memasang drum dan police line. Pihaknya tidak ingin sampai ada korban apalagi saat ini tengah berlangsung karya Pujawali Kadasa di Pura Ulun Danu Batur. Banyak pamedek yang melintasi jalan tersebut. ‘’Badan jalan yang tersisa masih bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. Hanya saja jika dari arah berlawanan muncul kendaraan secara bersamaan, maka salah satu pengendara harus menunggu kendaraan lain untuk melintas lebih dulu,’’ katanya.
Bali Post/nan
Putu Wida Gunawan
Dikatakannya lebih lanjut, untuk perbaikan badan jalan yang jebol tersebut pihaknya akan menganggarkannya di APBD Perubahan 2017. Kalaupun tidak memungkinkan, akan dianggarkan di APBD induk 2018. Selain penganggaran, untuk pengerjaannya juga dinilai membutuhkan waktu yang cukup lama. ‘’Untuk memperbaiki jalan tersebut persiapan yang dilakukan sekitar empat bulanan. Sementara untuk mengerjaan fisiknya palingan sekitar dua bulanan baru bisa diselesaikan,’’ jelas Wida Gunawan. (kmb41)
Dijelaskan Suteja, pembangunan SMP Satap di Banjar Bunut sudah diusulkannya ke pemerintah pusat sejak dua tahun terakhir. Pembangunan SMP Satap tersebut merupakan salah satu terobosan untuk pemerataan sarana pendidikan. Suteja mengungkapkan, belum tersedianya sarana
pendidikan tingkat SMP selama ini membuat lebih dari 30 siswa dari Banjar Bunut dan Banjar Madya setiap tahunnya terpaksa bersekolah ke wilayah Kubu, Karangasem dengan jarak yang cukup jauh. ‘’Atas kondisi itulah, kita usulkan pendirian satap di Banjar Bunut,’’ ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Suteja, dengan sudah ditandatanganinya MoU antara Pemkab Bangli dengan Pemerintah Pusat, maka dipastikan pembangunan sekolah Satap di Banjar Bunut akan terlaksana tahun ini. Hanya, Suteja mengaku belum mengetahui secara pasti besaran anggaran yang akan
diberikan untuk pembangunan gedung. Sedangkan mengenai lahan yang akan dipakai, Suteja mengatakan sudah disiapkan. Pembangunan SMP Satap akan dilakukannya di areal SD Bunut. ‘’Lahan di SD Banjar Bunut masih bisa diperluas,’’ katanya. Dia menambahkan, jika nantinya pembangunan sekolah Satap bisa dilakukan secepatnya maka dipastikan sekolah tersebut akan mulai beroperasi Juni tahun ini. Sementara terkait tenaga pengajar di sekolah tersebut, Suteja mengaku sedang menyiapkannya.
Disampaikan Suteja, setelah pembangunan SMP Satap di Banjar Bunut, pihaknya akan kembali mengusulkan ke pemerintah pusat untuk pembangunan Satap di Banjar Malet Gusti Kecamatan Susut dan di Desa Kutuh Kecamatan Kintamani. Usulan tersebut diajukannya mengingat jarak sekolah SMP terdekat yang harus ditempuh anak-anak di desa tersebut jaraknya cukup jauh. Dia mengungkapkan, selama tiga tahun terakhir, Disdikpora Bangli sudah berhasil membangun dua Satap yakni di Desa Siakin dan Subaya. (kmb40)
Pengunduran Jadwal Mutasi Akibat Pemeriksaan BPK
Bangli (Bali Post) Tidak jelasnya rencana mutasi termasuk pengisian jabatan yang masih lowong untuk posisi eselon III dan IV, ditanggapi Bupati Bangli I Made Gianyar. Ia menyatakan bahwa pihaknya bakal melakukan mutasi termasuk pengisian jabatan secepatnya. Sebagaimana yang direncanakan, mutasi sekaligus pengisian jabatan lowong untuk posisi III dan IV akan dilakukannya bersamaan dengan mutasi dan pengisian jabatan lowong untuk posisi eselon II. Kepada wartawan belum lama ini, Bupati mengatakan bahwa mutasi dan pengisian jabatan yang masih lowong akan dilakukan secepatnya. Bupati mengklaim bahwa langkahnya mengundur agenda mutasi dan pengisian jabatan lowong yang sedianya
dilakukan Januari lalu merupakan langkah yang tepat. Sebab pada saat itu sedang ada pemeriksaan BPK. Dia berdalih, kalau saja saat itu dilaksanakan mutasi dan pengisian jabatan lowong maka kemungkinan perencanaan, pengerjaan dan laporan pertanggungjawaban untuk BPK menjadi tidak maksimal. ‘’Karena kalau sebelumnya kita lakukan mutasi, mungkin orang yang biasa mengerjakan tugas itu akan terganggu dalam membuat pertanggungjawaban,’’ ujarnya. Mengingat pemeriksaan BPK sudah tuntas, pihaknya pun kembali mengagendakan pelaksanaan mutasi termasuk pengisian jabatan yang lowong. Sebagaimana yang direncanakan, mutasi dan pengisian jabatan lowong untuk posisi eselon III dan IV
I Made Gianyar
yang sedianya dilaksanakan lebih awal kini akan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan mutasi dan pengisian jabatan untuk posisi eselon II. ‘’Sekarang, saya minta pegawai sekarang jangan mutasi yang dipikirin, tapi kerja aja pikirin,’’ ujarnya. Sebelumnya, Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata sempat menyoroti tidak jelasnya rencana mutasi termasuk pengisian jabatan lowong di Bangli. Menurut Kutha Parwata, seharusnya mutasi dan pengisian jabatan lowong sudah tuntas dilakukan 30 Desember 2016 lalu. Molornya mutasi terutama pengisian jabatan lowong dikhawatirkan Kutha Parwata akan berdampak pada rendahnya tingkat serapan APBD 2017 dan psikologis pejabat termasuk pegawai. (kmb40)
Bali Post/ina
I Nengah Nadi
Bali Post/nan
Semua Puskesmas Tak Miliki Tenaga Kebersihan Bangli (Bali Post) Semua puskesmas di Kabupaten Bangli tidak memiliki tenaga kebersihan. Tak hanya tenaga kebersihan, di beberapa puskesmas juga tidak tersedia sopir ambulans. Hal itu diakui Kepala Dinas Kesehatan Bangli I Nengah Nadi, Jumat (14/4) kemarin. Nadi mengatakan, sampai saat ini di 12 puskesmas yang tersebar di empat kecamatan memang tidak memiliki tenaga kebersihan. Untuk menyiasatinya, terpaksa tenaga kesehatan yang sekaligus merangkap menjadi tenaga kebersihan. ‘’Mau tidak mau ya terpaksa mereka harus merangkap menjadi tenaga kebersihan untuk membersihkan sampah di puskesmas tempat mereka bertugas. Jika tidak begitu, siapa lagi yang diandalkan untuk membersihkan ling-
kungan di sekitar puskesmas,’’ jelas Nadi. Sementara untuk sopir, pihaknya memanfaatkan petugas yang bisa menyetir untuk menjadi sopir ketika ada pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit. Sejauh ini baru dua puskesmas saja yakni Puskesmas II Tembuku dan Puskesmas III Kintamani yang telah memiliki sopir ambulans. Sopir di Puskesmas Tembuku II berstatus pegawai kontrak sedangkan di Puskesmas III Kintamani sudah PNS,’’ ungkapnya. Nadi menjelaskan, pihaknya mengakui memang belum bisa merekrut tenaga kebersihan dan sopir. Alasannya, belum ada anggaran untuk merekrut tenaga tesebut. ‘’Intinya kita menunggu sampai ada anggaran untuk melakukan perekrutan tersebut,’’ kata Nadi. (kmb41)
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
GIANYAR
9
Hari Ini, Tiga PKBM Gelar UNBK Paket C Gianyar (Bali Post) -
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Gianyar tidak hanya dilakukan lembaga pendidikan formal. Pertama kalinya pendidikan non-formal di Gianyar juga melaksanakan ujian Paket C dengan sistem online tersebut. Ujian untuk 100 lebih peserta dari tiga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ini diagendakan hari ini Sabtu (15/4) atau berbarengan dengan hari raya Kuningan. Ketua PKBM Widia Asrama Gede Adistana Wira Saputra, Jumat (14/4) kemarin, menjelaskan ada tiga PKBM di Gianyar yang ditunjuk langsung oleh Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbud RI untuk melaksanakan UNBK. Tiga PKBM dimaksud yakni PKBM Widia Asrama (Gianyar), PKBM Wahyu Putra (Sukawati) dan PKBM Melati (Payangan). ‘’Pertimbangan mengapa kami melaksanakan UNBK semua ada di pusat. Jadi kami sebagai PKBM hanya menjalankan sesuai surat penunjukan,’’ katanya. Dikatakannya, setelah menerima surat penunjukan tersebut, pihaknya pun langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar. Ternyata pemerintah pusat juga menyampaikan surat penunjukan kepada SMPN 1 Gianyar untuk menyediakan peminjaman tempat pelaksanaan UNBK untuk tiga PKBM ini. ‘’Mungkin pusat sudah mengkaji bahwa di sekolah ini kami bisa meminjam tempat, sarana hingga para petugas untuk pelaksanaan UNBK ini,’’ katanya.
Dijelaskannya, tiga PKBM di Kabupaten Gianyar ini merupakan yang pertama melaksanakan UNBK. Jumlah peserta dari tiga lembaga pendidikan nonformal ini sebanyak 139 orang. ‘’Dari jumlah itu ada I Wayan Subratna asal Banjar Kesian Desa Lebih sebagai peserta tertua dengan usia 54 tahun. Meski sudah tua, motivasinya untuk menuntaskan pendidikan sangat tinggi, terlebih beliau sudah tercatat sebagai PNS di salah satu instansi pemerintahan,’’ katanya. Ditambahkannya, di SMPN 1 Gianyar ada 90 lebih unit komputer yang akan digunakan untuk pelaksanaan UNBK. Dalam mematangkan persiapan, para peserta dari ketiga PKBM ini pun sudah melakukan sinkronisasi hingga simulasi dilanjutkan dengan sinkronisasi geladi, hingga sinkronisasi data peserta yang dilakukan kemarin. ‘’Kami juga sudah menyampaikan koordinasi dengan PLN untuk memastikan stabilitas listrik dan Telkom untuk menjaga kondisi jaringan internet,’’ katanya. Selama proses UNBK, se-
Oknum PNS Kesbangpolinmas Ditetapkan Tersangka Gianyar (Bali Post) Polisi sudah menetapkan oknum PNS di Badan Kesbangpolinmas Gianyar, Ketut S, sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik dengan korban dua remaja berinisial DA (13) dan DM (16). Mempertangungjawabkan perbuatannya, tersangka berusia 50 tahun ini kini dipasangkan pasal tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman di bawah lima tahun penjara. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni, Jumat (14/4) kemarin, mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, korban dan terlapor, polisi akhirnya menetapkan oknum PNS tersebut sebagai tersangka per Kamis (13/4) malam. ‘’Dari hasil gelar dan bukti permulaan yang cukup, saat ini terlapor berinisial Ketut S. sudah ditetapkan sebagai tersangka,’’ tegasnya seizin Kapolres Gianyar AKBP Waluya. AKP Marzel Doni menjelaskan kronologis kejadian dari hasil pemeriksaan. Disebutkannya, korban berinisial DA yang telah seizin orangtuanya pergi ke GOR Kebo Iwa Gianyar pada Kamis (6/4) lalu sekitar pukul 16.00 Wita. Korban sempat berolahraga lari sebanyak empat kali keliling lapangan. ‘’Setelah itu, kemudian kebelet mau kencing,’’ jelasnya. Mengingat toilet di GOR
Kebo Iwa terkunci, DA pun meminta sepupunya DM mengantarnya kencing di belakang kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gianyar. Saat itulah datang tersangka dan langsung memotret DA yang hendak membuka celana dan DM yang menunggu di sebelahnya. ‘’Foto inilah yang kemudian diunggah oleh tersangka melalui akun pribadi miliknya,’’ katanya. Ironisnya, foto yang diunggah di akun Facebook itu berisikan caption yang tidak sesuai. Tersangka menulis caption jika kedua remaja itu sedang berbuat mesum. Bahkan ditulis pula bahwa kedua remaja itu berasal dari wilayah Kabupaten Gianyar. Marzel Doni menambahkan, meskipun Ketut S sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun polisi tidak melakukan penahanan. Alasannya, tersangka sudah kooperatif selama proses penyidikan kasus ini. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dipasangkan pasal 45 ayat (3) Undangundang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. ‘’Ancaman hukuman dari pasal ini di bawah lima tahun penjara. Tapi nanti akan diputuskan di pengadilan,’’ tandasnya. (kmb35)
Kelestarian Subak Tanggung Jawab Bersama Gianyar (Bali Post) Kekayaan alam dan budaya membuat Kabupaten Gianyar menjadi anggota organisasi kota pusaka dunia. Hal ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan di tengah maraknya pelanggaran tata ruang di Gumi Seni ini. Hal ini dikatakan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra, belum lama ini. Dikatakannya, terpilihnya Gianyar sebagai kota pusaka merupakan momentum bagi seluruh komponen untuk menjaga seluruh warisan yang ada khususnya subak. ‘’Seluruh anggota kota pusaka kan turut membantu menjaga warisan adiluhung kita. Misalnya subak yang sudah mendapat pengakuan dunia, ini akan dijaga bersama bukan hanya oleh pemerintah atau warga Gianyar namun turut dijaga kelestariannya oleh seluruh anggota kota pusaka,’’ katanya.
Sementara terkait penyerobotan tata ruang yang marak terjadi di Gianyar, Mahayastra menegaskan akan menindak para pelanggar. Instansi terkait sudah diperintahkan untuk berani mengambil tindakan tegas. Ke depan untuk meminimalisir pelanggaran jalur hijau, Mahayastra memilih menggunakan metode membangun ekonomi warga. ‘’Sekarang ini saya melihat petani hanya punya tanah 20-30 are. Kalau petani gantungkan hidupnya dari lahan segitu, sulit untuk hidup,’’ katanya. Lahan seluas itu, dalam setahun hanya bisa hidup pas-pasan terlebih panen hanya dua sampai tiga kali setahun. Maka tak dimungkiri jika jalur hijau akan dikorbankan. ‘’Makanya pakai sistem tumpang sari. Ke depan harus ada konsensus. Pertanian diberdayakan, menggunakan wisata dan lainnya,’’ terangnya. (kmb35)
tiap hari peserta akan menghadapi ujian dua mata pelajaran. Tiap mata pelajaran dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama, mata pelajaran pertama dari pukul 07.30 Wita hingga pukul 09.30 Wita. Sesi kedua mata pelajaran pertama dari pukul 10.30 Wita hingga pukul 12.30 wita. Selanjutnya sesi pertama mata pelajaran kedua dimulai pukul 14.00 Wita sampai 16.00 Wita dan sesi kedua dimulai pukul 17.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita. ‘’Untuk UNBK ini setiap peserta harus hadir tepat waktu karena bila terlambat koneksi peserta akan ditutup sehingga tidak bisa ikut ujian,’’ ungkapnya. Adistana menyampaikan, jadwal hari pertama UNBK yakni Bahasa Indonesia dan Geografi, hari kedua Matematika dan Sosiologi, hari ketiga Bahasa Inggris, Ekonomi dan terakhir PKN (Pendidikan Kewarganegaraan). ‘’Jadwal ujian untuk paket C dilaksanakan tanggal 15 dan 16, dilanjutkan tanggal 22 dan 23 April,’’ ungkapnya. Dikatakannya lebih lanjut, jadwal ujian ini diterima dari Kementerian Pendidikan, mengambil jadwal Sabtu dan
Bali Post/nik
MEMPERSIAPKAN KOMPUTER - Sejumlah petugas sedang mempersiapkan komputer untuk pelaksanaan UNBK Paket C yang berlangsung hari ini. Minggu karena pada hari biasa dominan para peserta masih bekerja. Namun diakui
agenda ujian kali ini cukup disayangakan karena bertepatan dengan hari raya Kun-
ingan. ‘’Kita tidak men-judge agenda ini. Hanya, alangkah baiknya agenda ujian seperti
ini juga memperhatikan perayaan hari suci,’’ katanya. (kmb35)
Cok Ace Kembali Torehkan Prestasi
Dilantik sebagai Konsul Kehormatan Malaysia Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau yang akrab disapa Cok Ace kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan dilantik sebagai Konsul Kehormatan Malaysia di Provinsi Bali. Pelantikan ini dilakukan langsung Duta Besar Malaysia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim di Puri Saren Ubud, Kamis (13/4) malam. Pelantikan yang berlangsung meriah di Puri Saren Ubud ini dihadiri Kadisparda Bali, praktisi pariwisata, pejabat dari Kedutaan Malaysia serta keluarga besar Puri Ubud. Selanjutnya, upacara dengan nuansa tradisionalmodern ini dibuka oleh pang-
lingsir puri, Tjokorda Gde Putra Astawa Sukawati. Duta Besar Malaysia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim menyampaikan rasa bahagia dan bangga bisa melantik putra dari Tjokorda Gde Agung Sukawati ini sebagai Konsul Kehormatan Malaysia di Bali. Pelantikan ini pun diharapkan bisa mempererat keharmonisan antara Malaysia dan Indonesia khususnya Bali. ‘’Saya sangat bersyukur bisa hadir di istana (Puri Saren Ubud - red) yang megah ini dalam acara penting yang melantik Bapak Tjokorda sebagai konsul kehormatan mewakili Malaysia di Bali,’’ ucapnya saat memberi
PELANTIKAN - Suasana pelantikan Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati sebagai Konsul Kehormatan Malaysia yang digelar Puri Saren Ubud, Kamis (13/4) malam.
sambutan. Dikatakannya, pelantikan Cok Ace sebagai Konsul Kehormatan ini pun menjadi hal penting dalam menjaga hubungan Indonesia-Malaysia. Apalagi selama ini cukup besar jumlah warga Malaysia yang berlibur ke Bali yakni mencapai 200 ribu lebih wisatawan setiap tahunnya. ‘’Jadi, kami sangat bangga melantik Bapak Tjokorda karena ini bukan hanya untuk Malaysia tapi juga untuk Indonesia, khususnya Bali yang merupakan tujuan wisata terbaik dunia,’’ jelasnya. Duta Besar Malaysia Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim menyerahkan tanda pelantikan sebagai Konsul Kehormatan Malaysia kepada Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dengan didampingi panglingsir puri Tjokorda Gde Putra Astawa Sukawati dan Dr. Tjokorda Gde Raka Sukawati.
Ditemui usai upacara pelantikan, Cok Ace menyampaikan terima kasih karena telah mendapat kepercayaan sebagai Konsul Kehormatan Malaysia di Bali. ‘’Di Indonesia yang ditunjuk sebagai Konsul Kehormatan ini hanya dua yakni saya di Bali dan lagi satu yang di Makassar,’’ jelasnya. Atas kepercayaan tersebut, pihaknya pun akan berupaya menjalin hubungan baik yang saling menjaga dan menghormati terlebih dalam beberapa waktu lalu terjadi suasana kurang kondusif. ‘’Tentunya kita tidak bisa terus-menerus seperti ini. Dari sinilah, kita akan memulai pendekatan menjaga keharmonisan mulai dari Bali, kita mulai dari pariwisata,’’ terangnya. Disinggung alasan dirinya terpilih sebagai Konsul Kehormatan Malaysia, mantan Bupati Gianyar ini mengaku belum tahu pasti. Namun diungkapkan memang ada
sejumlah referensi yang membuat dirinya terpilih. ‘’Mereka lebih tahu bagaimana saya sebagai dosen dan dari Puri Ubud. Mereka lebih tahu saya dari teman-teman di Udayana yang dekat dengan saya. Kalau sebagai Ketua PHRI Bali itu belakangan mereka tahu. Tetapi saya juga pernah dites beberapa kali dari BIN cukup lama. Saya kira mungkin karena ketahanan nasional,’’ katanya. Cok Ace menegaskan, meski bertugas sebagai Konsul Kehormatan Malaysia, ia tetap menyatakan komitmen untuk berdiri di dua negara khususnya dalam menjaga stabilitas. ‘’Penghargaan ini tetap sebagai tugas. Walaupun jadi Konsul Malaysia, bagaimanapun juga kita harus berdiri di dua negara, berupaya mengecilkan perbedaan khususnya yang ada di Bali. Jadi tetap nasionalisme kita pada NKRI,’’ tegasnya. (ad854)
KLUNGKUNG
10
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
243 Orang Tenaga Pengabdian Diangkat Jadi Pegawai Kontrak TERKAIT dengan kurangnya tenaga pengajar di Kabupaten Klungkung, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengambil suatu kebijakan dengan mengangkat tenaga pengabdian menjadi pengawai kontrak. Sedikitnya, 243 tenaga pengabdian di sekolah negeri diangkat jadi pegawai kontrak. Penyerahan SK secara simbolis ini pun dilakukan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (13/4). Bupati Suwirta dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa guru pengabdian yang diangkat menjadi guru kontrak adalah guru-guru yang sudah melalui proses seleksi. Salah satu persyaratannya adalah mempunyai masa kerja minimal lima tahun secara berturut-turut. Bupati Suwirta juga mengatakan bahwa SK yang diberikan kepada tenaga pengabdian ini murni dari hasil seleksi yang dilakukan pihak Dinas Pendidikan. Bupati Suwirta juga menyampaikan bahwa SK yang diterima ini bukan suatu hak dari tanaga pengabdi atau kewajiban dari pemerintah, melainkan suatu kebijakan dari Bupati Klungkung. “Tenaga pengabdian yang belum diangkat menjadi tenaga kontrak agar tidak kecewa, karena ini adalah sebuah proses. Kepada semua tenaga kontrak yang diangkat agar bisa bersyukur dan bersama-sama memajukan kota Klungkung dengan kerja, kerja dan kerja,” kata Bupati Suwirta. Pihaknya pun meminta kepada pegawai yang telah dikontrak tersebut, agar jangan terlalu memikirkan besaran penghasilan yang diterima. “Apabila PAD kita bisa meningkat, maka untuk kenaikan penghasilan bisa dipertimbangkan,” terangnya. Jumlah tenaga pengabdian keseluruhan yang ada di Kabupaten Klungkung sebanyak 422 orang. Terdiri dari pe-
gawai TK tiga orang, pegawai SD 37 orang, pegawai SMP 78 orang dan tenaga Guru TK 18 orang, guru SD 234 orang dan guru SMP 52 orang. Sementara yang lolos seleksi sekitar 243 orang, terdiri dari pegawai SD 18 orang, pegawai SMP 53 orang guru TK 18 orang guru SD 128 orang dan guru SMP 26 orang ini disampaikan plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Dewa Darmawan menjelaskab, pengangkatan tenaga pengabdian sebagai tenaga kontrak ini murni dilakukan dengan menggunakan penyeleksian administrasi oleh tim yang sudah dibentuk oleh Dinas Pendidikan. Tenaga pengabdian yang diangkat menjadi pegawai kontrak adalah sebuah kebijakan yang dilakukan oleh Bupati Klungkung terkait dengan kurangnya tenaga guru di tingkat TK, SD dan SMP di Kabupaten Klungkung. Dewa Darmawan juga mengatakan bahwa dengan diangkatnya tenaga pengabdian sebagai pegawai kontrak cukup menunjang dalam rangka proses atau kekurangan tenaga pengajar/tata usaha yang ada di Kabupaten Klungkung. Gaji tenaga kontrak ini diambil dari Anggaran APBD tahun 2017. Pada sesi dialog yang dibuka Bupati Klungkung, salah satu pegawai kontrak Dewa Ketut Bagus Ardana dari Desa Kusamba yang ditempatkan pada salah satu SD di Desa Kusamba mengatakan sangat berterima kasih. Pihaknya pun berterima kasih atas komitmen Bupati Suwirta untuk pengangkatan pegawai pengabdian sebagai tenaga kontrak. Melalui Dewa Ketut Bagus Ardana ini seluruh pegawai pengabdian yang diangkat menjadi tenaga kontrak berkomitmen akan memajukan kota Klungkung, sehingga bisa menjadi Klungkung yang unggul dan sejahtera. (ad855)
TPA Sente ”Overload”
Desa Diminta Kelola Sampah Secara Mandiri Semarapura (Bali Post) -
Kondisi TPA Sente kini sudah overload. Meski telah dibuatkan tembok bronjong di sekeliling, namun ketinggian sampah sudah melebihi. Atas kondisi ini, Pemkab Klungkung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) menggelar rapat koordinasi terbatas di Gedung KNPI, Kamis (13/4). Rapat dipimpin langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan dihadiri KPD terkait, para camat, lurah, perbekel se-Klungkung daratan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan A.A. Kirana mengakui kalau kondisi TPA Sente sudah overload. Hal ini diakibatkan produksi sampah rumah tangga dan sampah masyarakat lainnya terus mengalami peningkatan. Kondisi ini semakin diperparah dengan tidak adanya upaya pemilahan sampah di tiap rumah tangga dan desa. “Tiap hari ada 27 truk membawa sampah ke TPA Sente. Namun belakangan ini, sejumlah desa di Klungkung daratan juga membawa sampahnya ke TPA Sente.
Kalau diperkirakan sekitar 17 truk tiap harinya. Hal inilah yang menyebabkan TPA ini semakin penuh,” kata Kirana. Ia menambahkan, kerja sama untuk pemanfaatan TPA regional yang ada di wilayah Desa Bangklet, Bangli belum juga menemui kejelasan. Atas kondisi tersebut, beberapa upaya pun sudah dilakukan Dinas DLHP guna mengurangi volume sampah di TPA Sente. Di antaranya dilakukan pemilahan sampah di workshop Dinas DLHP serta pemilahan di TPA Sente. Dengan langkah ini, sampah bisa langsung ber-
manfaat dan diolah, tidak langsung terbuang dan menumpuk tidak bermanfaat. Namun upaya tersebut dirasa masih kurang maksimal dalam mengurangi volume sampah di TPA Sente, sehingga diperlukan aksi dari seluruh masyarakat dalam memilah dan mengolah sampahnya di desa masingmasing. Bupati Nyoman Suwirta dalam arahannya mendorong kepada seluruh perbekel yang hadir untuk berupaya membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dengan menggunakan dana desa. Selanjutnya mengelola
Bali Post/ist
SERAHKAN SK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyerahkan secara simbolis SK kepada tenaga pengabdian yang diangkat menjadi pegawai kontrak di Balai Budaya, Kamis (13/4) lalu.
Nusa Penida Penyumbang PAD Tertinggi
Pemkab Siapkan Pajak ”Online” Semarapura (Bali Post) Di tahun 2016 ini, jumlah pendapatan asli daerah (PAD) mengalami kenaikan sangat drastis. Tingginya jumlah pendapatan tersebut membuat Pemkab Klungkung memiliki modal untuk menggarap program-program yang telah dicetuskan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Peningkatan jumlah PAD terbesar berasal dari pajak hotel dan restoran yang didominasi dari Nusa Penida. Potensi ini pun membuat Pemkab Klungkung telah mempersiapkan pajak online untuk menekan kebocoran pembayaran pajak. Sekda Klungkung Gede Putu Winastra mengatakan, pada anggaran perubahan 2016 lalu pihaknya telah mempersiapkan anggaran sekitar Rp 150 juta untuk penerapan pajak online. Dengan pajak online ini, pembayaran pajak hotel dan restoran tidak lagi menunggu laporan dari pemilik perusahaan. Mengingat pajak tersebut telah dihitung setelah adanya transaksi. “Lebih mudah pengawasan menggunakan pajak online, karena telah terhitung dan dilaporkan saat terjadinya transaksi,” ujar Winastra belum lama ini. Ia menyampaikan setelah APBD perubahan 2016, PAD Klungkung mencapai Rp 121 miliar. PAD tertinggi disumbangkan dari pendapatan
Bali Post/dwa
OVERLOAD - Kondisi sampah di TPA Sente, Desa Pikat, Dawan, Klungkung sudah overload.
Bali Post/dwa
AMANKAN - Sejumlah petugas kepolisian dari Polres Klungkung dan Polsek jajaran, ketika melakukan pengamanan di gereja dalam rangka perayaan Jumat Agung.
sampahnya secara mandiri. Menurut Bupati Suwirta, seperti dibenarkan Perbekel Desa Pikat, TPA/TPST yang dikelola dengan benar tidak akan menimbulkan bau, lalat serta asap, seperti yang terjadi pada TPA Sente dan TPST Desa Takmung dan Tangkas. Untuk itu, ia meminta pihak desa untuk membangun TPST. Pemkab pun siap memberikan bantuan sarana yang dibutuhkan. Bila ada wilayah yang dianggap cocok untuk pendirian TPA, maka perbekel di wilayah tersebut diminta memberikan pemahaman kepada masyarakat. Bahwa TPST maupun TPA yang dikelola dengan baik tidak akan berdampak buruk bagi lingkungan sekitarnya. Bahkan akan mampu bernilai ekonomis jika sampah sudah diolah.
Dalam rakortas tersebut dihasilkan beberapa keputusan, yaitu Pemkab akan merancang pembuatan pengolahan pupuk organik yang bersekala besar (memanfaatkan tanah negara). Selanjutnya secara bertahap desa-desa penyangga tidak lagi akan dilayani dalam pengumpulan, pengangkutan sampahnya. Namun diupayakan mandiri oleh desa bersangkutan. Sementara untuk mengurangi timbunan sampah di TPA diharapkan desa dan semua kelurahan untuk melakukan pemilahan sampah organik dan non-organik mulai dari rumah tangga. Seluruh kelurahan juga diminta agar memaksimalkan dalam pengelolaan bank sampah, sehingga meminimalisir sampah non-organik masuk ke TPA. (dwa)
Semarapura (Bali Post) Personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran mengamankan jalannya perayaan Jumat Agung dalam rangka Paskah 2017, yang digelar di seluruh gereja di Kabupaten Klungkung, Jumat (14/4) kemarin. Pengamanan ini dilakukan, guna memberikan rasa aman bagi jemaat dalam melaksanakan ibadah. Kabag Ops Polres Klungkung Kompol Nyoman Suarsika seizin Kapolres Klungkung mengatakan, pengerahan personel ini untuk memastikan dan menjamin perayaan Paskah dapat berjalan dengan aman dan lancar. “Kenyamanan dan keamanan umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah merupakan prioritas penting, agar seluruh umat
yang ada di Klungkung dapat merayakannya dengan tenang dan damai,” katanya. Kepada seluruh personel yang melaksanakan pengamanan, baik itu yang dari Polres maupun Polsek agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait demi suksesnya perayaan Paskah. Untuk di Kabupaten Klungkung ada beberapa gereja yang mendapatkan pengamanan, seperti Gereja Santa Sisilia, Gereja Panti Kosta, Gereja Kemah Injil, Gereja Rock Ministri dan Gereja Kristen Protestan Kresna Asih. Selama pengamanan berlangsung, situasi kamtibmas tetap terjaga di lingkungan tempat ibadah. (dwa)
Polisi Amankan Perayaan Paskah
Bantu Nenek Bawakan Barang
Polwan Polsek Dawan Jadi Sorotan
Bali Post/dwa
Gede Putu Winastra
pajak daerah yang mencapai Rp 35,9 miliar. Ada dua pajak yang besar menyumbangkan PAD Klungkung, yakni pajak hotel dan restoran serta pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). “Untuk hotel dan restoran paling banyak di sumbangkan dari Nusa Penida. Begitu juga untuk BPHTB, disebabkan karena banyaknya investor melakukan pembelian lahan di Nusa Penida,” sebutnya. Sementara itu, upaya Pemkab Klungkung untuk meningkatkan PAD ini sudah dilakukan dengan melaksanakan sosialisasi dan pendekatan kepada perusahaan akomodasi pariwisata. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang semakin gencar telah meggugah banyak perusahaan untuk mulai taat membayar pajak. (dwa)
Semarapura (Bali Post) Jelang hari raya Kuningan, Polsek Dawan mengerahkan sejumlah personelnya untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik. Tak hanya laki-laki, personel perempuan (Polwan) pun diterjunkan ke lapangan. Proses pengamanan sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu, sebab umat Hindu ada yang melakukan upacara melasti dan juga bersembahyang. Dari pengamanan itu, ada salah satu Polwan yakni Bripda I Gusti Ayu Mirah menjadi perbincangan hangat dan menjadi sorotan banyak kalangan, terutama yang saat itu ada di lokasi. Pasalnya, Polwan yang bertugas di Unit Reskrim Polsek Dawan ini membantu seorang nenek yang melaksanakan upacara melasti di Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan. Bripda Ayu Mirah membawakan barang bawaan si nenek tersebut. Sebelumnya Bripda Ayu Mirah yang bertugas di Pura Goa Lawah melihat ada seorang nenek yang membawa tas cukup berat
sendiri. Melihat situasi itu, Bripda Ayu Mirah pun rupanya tergugah hatinya untuk menghampiri dan langsung membantu untuk membawakannya. Ia pun membawakan barangnya itu sampai tujuan si nenek tersebut. Tentu saja sikap Bripda Ayu Mirah tersebut menjadi perhatian masyarakat yang melaksanakan persembahyangan di Pura Goa Lawah. Tak hanya itu, sikap wanita cantik ini juga mendapat apresiasi dari atasannya yakni Kapolsek Dawan AKP I Kadek Suadnyana. Kapolsek Suadnyana berharap pelayanan kepada masyarakat yang diberikan personelnya tidak hanya meliputi tugas pokok dan fungsi saja, namun juga didasari rasa kemanusiaan. Sementara itu, Bripda Ayu Mirah saat ditanya mengenai aksinya itu, mengaku merasa terketuk hatinya melihat nenek yang harus membawa banyak barang bawaan sendirian. “Saya kasihan, saya langsung bantu untuk membawakannya,” akunya. (dwa)
Bali Post/dwa
BANTU - Bripda I Gusti Ayu Mirah saat memberikan pelayanan dengan membantu seorang nenek untuk membawakan barang bawaannya.
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
BULELENG
11
Pasca-”Box Cluivert” Dihanyutkan Banjir
Siswa SDN 5 Ringdikit Dibuatkan Jembatan Gantung
Singaraja (Bali Post) Puluhan anak-anak dari Desa Lokapaksa, Seririt dalam waktu dekat akan bisa bernapas lega. Pasalnya, jembatan menuju SDN 5 Ringdikit tempatnya mengenyam pendidikan yang sebelumnya hanyut, kembali dibangun dengan teknik gantung. Berdasarkan pantauan, Jumat (14/4) kemarin, tiang jembatan gantung yang melintang di atas Tukad Sabha ini terbuat dari beton bertulang. Sementara jembatannya menggunakan kayu. Proses pembangunannya pun sudah memasuki tahap pemasangan tali baja (sling). Pelaksana proyek, Wayan
Sumindra, menjelaskan pembangunan jembatan dengan panjang puluhan meter tersebut didanai langsung pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp 150 juta. Pengerjaannya sudah dilakukan sejak satu bulan lalu, dan realisasinya telah mencapai 90 persen. “Konstruksinya menggunakan beton bertulang. Ini sudah mulai dibangun awal Maret lalu,” ujarnya. Jembatan yang memiliki lebar sekitar 1 meter itu ditargetkan tuntas akhir bulan ini. Selama pembangunan, kontraktor dari Kabupaten Tabanan ini menyebutkan sempat terkendala cuaca. Kondisi itu menyebabkan pengerjaannya
SOSOK Perempuan Cerdas
PERINGATAN Hari Kartini tinggal sepekan lagi. Momentum itu dijadikan sebagai peringatan dan memahami perjuangan kaum perempuan untuk keluar dari batasanbatasan yang menjeratnya. Pada era kekinian, hal semacam itu masih tetap perlu dilanjutkan. “Era kini, perempuan harus cerdas. Perempuan tidak hanya dituntut pintar,” ujar Ketua Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Undiksha Ratna Artha Windari, S.H., M.H., belum lama ini. Perempuan kelahiran 15 Desember 1983 ini menyebutkan kecerdasan tersebut sangat diperlukan dalam manajemen pekerjaan untuk mendukung finansial maupun kodratnya sebagai perempuan. Sebab, belakangan ini, kemungkinan masih ada perempuan yang belum bisa menjalankan dua hal itu secara selaras. “Jangan sampai sudah memiliki karier bagus, justru lupa dengan kodratnya,” tegasnya. Ketua jurusan berparas ayu ini mengatakan perempuan juga tak hanya selamanya larut dengan pekerjaan. Akan tetapi, juga harus tangguh memenuhi kewajiban dalam manyama braya. Dalam lingkup keluarga juga harus mampu menjadi contoh untuk anak-anak, salah satunya dalam hal penerapan sikap sopan santun. “Ini harus didukung wawasan luas. Apalagi oleh seorang ibu,” ungkapnya. Sementara itu, khusus di lembaga pendidikan, oleh Windari, perjuangan Raden Ajeng Kartini ingin ditunjukkan pada upaya mewujudkan jurusannya bisa eksis ke publik dan mampu bersaing dengan universitas lainnya, meskipun itu bukan perkara mudah. “Ketika ada peluang, harus dimanfaatkan guna memajukan jurusan ini,” tandasnya. (sos)
Bali Post/sos
KASUS NARKOBA - Kasat Res Narkoba Polres Buleleng AKP I Ketut Adnyana T.J. (kiri) bersama Kalapas II B Singaraja Edi Cahyono merilis pengungkapan kasus narkoba, Kamis (13/4).
Soal Warga Binaan Lapas Pesta SS
Belum Ditemukan Indikasi Keterlibatan Petugas Singaraja (Bali Post) Kasus penggunaan sabusabu (SS) oleh tiga warga binaan Lapas II B Singaraja terus didalami pihak kepolisian. Berdasarkan hasil pengembangan, residivis itu mendapatkan barang haram tersebut dari temannya sesama napi yang sudah bebas beberapa waktu lalu. Kasat Res Narkoba Polres Buleleng AKP I Ketut Adnyanan T.J. seizin Kapolres AKBP Made Suka Wijaya mengungkapkan berdasarkan hasil interogasi, warga binaan MB, Ida Bagus MPY, dan M mendapatkan SS dari salah satu temannya berinisial K pada 10 April lalu, sebelum keluar dari jeruji besi. “Mereka dapat dari warga binaan di sini juga. Tapi itu sudah bebas. Katanya dari Denpasar,” ujarnya saat melaksanakan press rilis, Kamis (13/4). Ketiga pelaku ini mendekam di penjara akibat kasus narkoba. MB dihukum 6 tahun, Ida Bagus MPY 2 tahun, dan M 6 tahun. Atas aksi barunya ini, mereka kembali dijerat pasal 127 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Proses hukumnya kami koordinasikan dengan Lapas. Biasanya hukumannya akan bertambah. Kasus ini akan tetap diproses dan terus kami kembangkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kalapas, E d i C a h yono, m enduga barang haram tersebut masuk ke dalam lapas akibat pengawasan yang kurang maksimal. “Waktu ini saya sempat tidak di kantor. Saya curiga saat i t u b a ra ng i ni m as uk,” katanya. Sementara itu, terkait dugaan petugas terindikasi terlibat dalam kasus tersebut, ia menyebutkan belum ada. “Kalau indikasi seperti itu belum kami temukan. Jika terbukti terlibat akan kami pecat,” tegasnya. Guna mengantisipasi masuknya barang terlarang, pengamanan lapas diklaim telah dilakukan secara ketat. Pengunjung wanita dan pria diperiksa secara khusus di tempat yang berbeda. “Kami sudah komit untuk memberantas narkoba di dalam lapas,” sebutnya. Khusus untuk ketiga pelaku, sambung dia, akan diproses secara hukum, salah satunya disiplin yakni tidak diberikan remisi, tidak diberikan pembebasan bersyarat, dan tidak boleh dikunjungi selama 12 hari. Seperti yang diberitakan sebelumnya, tiga warga binaan tersebut tepergok pesta SS di ruang 18, Selasa (11/4) pagi, bertepatan saat sebagian besar warga binaan dan petugas melakukan persembahyangan. (kmb45)
lebih sering hanya berlangsung setengah hari. “Saat kerja kadang turun hujan. Air sungai sangat besar. Untuk pembangunan terpaksa dihentikan. Tapi kami optimis bisa selesai akhir bulan ini,” terangnya. Penggunaan teknik gantung, sambung dia, jembatan ini tidak akan terkena banjir. Hal itu membuat siswa maupun masyarakat tetap bisa melintas meskipun saat hujan. “Ini sudah cukup tinggi. Itu sudah diperhitungkan dengan ketinggian banjir saat hujan,” imbuhnya. Sementara itu, salah seorang warga, Komang Cilik, menilai pembangunan jembatan gantung ini cukup tepat
untuk diterapkan. Sebab, selama ini 44 siswa saat menuju sekolah harus melintas ke sungai yang arus airnya cukup deras. Hal tersebut sangat mengkhawatirkan saat hujan. “Kalau anak-anak belum pulang sekolah, tapi sudah mendung, kami sangat khawatir. Terpaksa mereka ditungguin di sini (sungai - red). Takut terjadi apa-apa,” tuturnya. Sebelum jembatan itu dibangun, pada Januari lalu, Pemprov Bali sejatinya sempat memasang puluhan box cluivert untuk tempat pelintasan siswa. Namun, itu hanya bertahan delapan hari. Box berukuran besar itu dihanyutkan banjir setinggi 2 meter. (kmb45)
Bali Post/sos
JEMBATAN - Pembangunan jembatan gantung menghubungkan Desa LokapaksaRingdikit, Kecamatan Seririt. Jembatan ini digunakan untuk memfasilitasi anakanak yang menempuh pendidikan di SDN 5 Ringdikit.
Dewan Prihatin, Kantor Dinas Perkimtan Mirip Sarang Burung Walet Singaraja (Bali Post) – Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD - red) baru tidak saja menambah sejumlah pejabat baru, juga fasilitas gedung untuk kantor. Fasilitas ini menjadi kebutuhan mendesak. Sayang, hingga sekarang hal itu belum terealisasi. Menunggu pembangunan, pemerintah menempatkan lembaga baru pada gedung hasil pinjaman dari lembaga lain yang tidak difungsikan. Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) salah satu OPD baru yang sampai sekarang belum memiliki gedung yang representatif. Lembaga baru ini terpaksa menempati gedung peninggalan Kolonial Belanda di kawasan Bekas Dermaga Pelabuhan Buleleng, Kampung Tinggi, Kecamatan Buleleng. Meski ruangannya sempit, gedung yang dulu dijadikan kan-
tor pelabuhan pada zaman Penjajahan Belanda tersebut terpaksa disekat agar dapat menampung seluruh pegawai dan menyimpan dokumen penting. Tidak representatifnya gedung kantor Dinas Perkimtan mengundang keperihatinan Komisi II DPRD Buleleng. Pada Kamis (13/4) lalu, Komisi II dipimpin ketuanya Putu Mangku Budiasa
meninjau kantor Perkimtan. Dia terkejut melihat fasilitas yang tidak layak sebagai gedung kantor. Bahkan, dia menyebut gedung kantor Perkimtan mirip gedung yang diusahakan untuk sarang burung walet. “Bagaimana bisa bekerja maksimal kalau kantornya sempit seperti ini. Cocoknya gedung ini untuk sarang walet. Ini sangat memprihatinkan untuk lembaga yang baru dibentuk,”
katanya. Atas kondisi tersebut, Budiasa dan rekan-rekannya berjanji akan berkomunikasi dengan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana agar dicarikan solusi agar Dinas Perkimtan menempati gedung kantor yang representatif. Apalagi, Dinas Perkimtan memiliki bidang tugas luas dan strategis, sehingga jangan sampai karena gedung yang tidak representastif, program yang dijalankan justru tidak tercapai optimal. “Kami berjanji untuk mengomunikasikan masalah gedung kantor ini, karena kami tidak ingin pekerjaan tidak optimal karena kantor
Bali Post/dok
Putu Mangku Budiasa
yang tidak nyaman, sehingga kami mendesak dalam waktu dekat ini pemerintah mencarikan jalan keluarnya,” jelasnya. (kmb38)
Kelola Dana CSR
Dewan Garap Ranperda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Singaraja (Bali Post) – Pengelolaan sumbangan atau partisipasi perusahaan atau investor dalam bentuk corporate social responsibility (CSR) hingga sekarang belum diatur regulasi yang tepat. Hal ini membuat partisipasi pihak ketiga belum optimal. Pemerintah sangat mengharapkan partisipasi tersebut untuk menyukseskan program pembangunan atau membantu warga miskin. DPRD Buleleng pada masa persidangan kedua tahun 2017 mengusulkan rancangan perda (ranperda) inisiatif tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan. Usulan ranperda ini disetujui enam fraksi di DPRD Buleleng dalam sidang paripurna internal, Kamis (13/4) lalu di ruang gabungan komisi. Sidang dipimpin Wakil Ketua DPRD Buleleng, Ketut Susila Umbara. Dalam sidang itu, Gusti Made Artana saat membacakan pemandangan umum bersama Fraksi PDI Perjuangan, NasDem, Hanura, dan Gerindra menyatakan setuju untuk mengusulkan ranperda hak
inisiatif tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan. Ekonomi semakin membaik memunculkan dampak positif, di mana iklim investasi juga semakin membaik. Untuk itu, partisipasi pihak ketiga dalam pembangunan perlu dikelola dengan baik. Pengelolaan itu bisa dilakukan apabila pemerintah daerah memberlakukan regulasi yang tepat dan tidak bertentangan dengan regulasi yang lebih tinggi di atasnya. “Kami setuju karena partisipasi pihak ketiga selama ini seperti tidak terkelola dengan baik berdasarkan regulasi. Kalau sudah ada dasar hukumnya dan nanti ditambah ada tim khsus untuk menangani CSR ini saya kira partisipasi pihak ketiga akan semakin terarah,” katanya. Sikap yang sama ditunjukkan Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Demokrat. Melalui juru bicaranya Nyoman Gede Wanidra Adi menyatakan, selama ini partisipasi pihak ketiga membantu pemerintah bisa dibilang lumayan. Hanya, masih ada perusahaan atau investor yang belum juga
tergugah menyisihkan keuntungannya untuk membantu pembangunan di daerah. Untuk itu, ranperda inisiatif ini diyakini akan dijadikan “panglima” membangkitkan kepedulian perusahaan atau investor mendukung pembangunan di daerah. Bagi pemerintah, regulasi ini akan dijadikan pijakan hukum, sehingga segala bentuk partisipasi pihak ketiga dalam bentuk CSR semakin terkelola dengan baik dan legal. “Kelihatannya dari regulasi di atasnya tidak ada bertentangan, sehingga kami setuju ranperda hak inisiatif ini dibahas dan bisa diwujudkan menjadi produk hukum dalam mengatur dan mengelola CSR yang sangat membantu kebijakan pembangunan di daerah,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Buleleng Ketut Susila Umbara mengatakan, usulan ranperda hak inisiatif ini dipastikan akan bisa lolos menjadi produk hukum daerah. Dia mengatakan, keyakinan itu karena dokumen penunjang ranperda sudah lengkap dan segera diajukan
kepada eksekutif untuk diprogramkan dalam pembahasan bersama dewan. Terkait aturan secara umum, politisi Partai Golkar ini belum bersedia berkomentar terlalu jauh. Yang jelas, ranperda hak inisiatif ini untuk mengatur dan mengelola terkait partisipasi perusahaan atau investor dalam menyukseskan pem-
bangunan sesuai kebijakan pemerintah daerah. “Akan ada pembahasan teknis, yang pasti rancangan sudah lengkap dan segera kita usulkan untuk dibahas. Pada intinya, ranperda ini untuk mengatur pengelolaan CSR itu sendiri biar tidak seperti sekarang tanpa dasar hukum,” katanya. (kmb38)
Bali Post/ist
CSR – Pemerintah daerah mengoptimalkan pengelolaan dana CSR dari perusahaan atau investor. Ini dilakukan dengan mengusulkan perda hak inisiatif tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan. Tampak sidang paripurna internal DPRD Buleleng, Kamis (13/4) lalu di ruang gabungan komisi.
Salurkan Hobi
Sation Modifikasi Kendaraan dengan Kayu
MODIFIKASI kendaraan tampaknya tak terpaku pada penggunaan bahan baku buatan pabrik. Di Buleleng, kini muncul gaya modifikasi dengan menggunakan kayu lokal Bali. Gede Sation, warga Dusun Bukit Telu, Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, menekuni hal itu. Baginya, kayu tidak saja menjadi bahan baku kerajinan atau bangunan. Akan tetapi, kayu cocok untuk bahan modifikasi kendaraan mulai dari mobil tua hingga sepeda motor masa kini. Gede Sation yang ditemui di bengkelnya Jumat (14/4) kemarin, menceritakan, ide awal memodifikasi kendaraan dengan kayu lokal itu muncul sekitar tahun 2012. Sation yang semula tidak hobi dengan dunia otomotif kala itu terinspirasi merombak kendaraan tua miliknya jenis Yamaha RK Spesial. Seluruh bodi sepeda motornya itu diganti dengan potongan kayu yang ditempel dengan lem dan baut. Potongan kayu yang menutup seluruh bodi dan hanya menyisakan bannya, membuat kendaraan hasil modifikasinya itu dipopulerkan dengan sebutan motor kayu. “Saya beli RK Spesial. Karena hobi mengolah kayu, bodinya
saya ganti dengan potongan kayu. Karena penuh kayu, motor itu saya namai motor kayu,” katanya. Sukses memodifikasi Yamaha RK Spesial, pria yang bergabung dalam PLPDK ini kembali memodifikasi kedaraan yang tergolong uzur. Kali ini mobil Daihatsu Zebra seluruh bodinya dirombak. Dalam waktu dua bulan, seluruh bodi mobil tersebut diganti dengan kayu jati. Untuk memodif mobil tersebut, Sation mengaku menghabiskan kayu hingga satu kubik. Kayu sebanyak itu jika ditaksir harganya Rp 8 juta. Belum ongkos tenaga dan pembelian bahan-bahan lain, tidak dihitungnya. Ini ditunjukkannya karena hanya untuk menyalurkan hobi. Ia tidak mencari keuntungan dari penjualan hasil karyanya. Obsesi memodifikasi kendaran tidak terhenti. Sation yang berlatar belakang keluarga
dokter ini memodifikasi kendaraan Suzuki Jimmy bernomor polisi DR 870 AC dan dua sepeda motor matik miliknya dengan bahan kayu dan batok kelapa. Dari semua karyanya itu, sepeda motor yang dinamai Beat Kayu (Bika) ditambah topeng atau patung kepala hewan peliharaan lengkap dengan klakson bersuara unik. Tak hanya itu, kreasi modifikasi motornya itu
ditambah patung manusia yang mirip pengendara sedang berboncengan. “Bika saya ini sudah sering dibawa ke Denpasar dan ada yang lihat aneh, ada pula yang tertarik untuk melihat. Bagi saya ini bukan mencari perhatian, tapi saya menunjukkan karya sesuai hobi,” jelasnya. Ditanya target selanjutnya, suami dr. Sri Laksminingsih ini belum memikirkan untuk
menambah hasil karya modifikasinya. Meski demikian, dia tetap berkarya untuk memodifikasi kendaraan dengan kayu atau bahan lokal yang didapat di desanya. Kelak, dari karyanya itu, paling tidak bisa mengundang wisatawan tertarik mencoba mengendari atau sekadar berfoto selfei dengan gambar latar karya modifikasi uniknya. (mud)
Bali Post/mud
UNIK – Mobil unik dengan bodi kayu lokal karya Gede Sation, Warga Dusun Bukit Telu, Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu.
JEMBRANA
12
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
Senderan Pura Segara Gilimanuk Kembali Jebol
Negara (Bali Post) Senderan Pura Segara Gilimanuk yang lokasinya di sisi utara kembali jebol. Jebolnya senderan itu diduga akibat terjangan ombak. Hingga kini belum ada penanganan dari instansi. Pihak DPRD Jembrana mengaku akan segera menindaklanjuti senderan jebol sepanjang lima meter tersebut. Dari pantaun di lokasi, Kamis (13/4) lalu senderan yang sebelumnya diperbaiki dengan menggunakan dana sosial dari sejumlah instansi, seperti PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero), Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) serta pihak lainnya tersebut terlihat amblas. Sejumlah warga yang kerap melakukan aktivitas mancing di sana mengatakan, jika senderan jebol itu dibiarkan, maka akan memperparah kondisinya. Sebab, jika kembali ada terjangan ombak besar, tidak menutup kemungkinan senderan akan jebol lebih meluas. “Harus-
nya senderan itu modelnya dengan menggunakan batu armor sehingga tidak mudah tergerus air. Kalau ini (yang jebol-red) merupakan senderan biasa,” kata salah satu warga, Suwija. Sementara itu, Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa saat dikonfirmasi mengatakan, adanya informasi itu tentu pihaknya akan segera menindaklanjuti. “Kalau di bagian utara saya rasa murni karena alam. Sebab tidak ada kapal yang berlabuh di sana. Jadi, nanti penanganannya kami akan bawa ke pusat,” kata Sugiasa. Bendesa Adat Gilimanuk I Ketut Galung yang juga selaku Ketua Tim Perbaikan Senderan Pura Segara Gilimanuk belum lama ini mengatakan, pihaknya sempat memperbaiki senderan Pura Segara Gilimanuk dengan dana sekitar Rp 580 Juta. Namun, perbaikan senderan itu ada di tempat lainnya yang digunakan untuk bongkar muat kapal. Senderan tersebut menggunakan batu armor agar lebih tahan dari gempuran ombak. (kmb)
Bali Post/olo
pemeriksaan - Pemeriksaan di Pos II Pelabuhan Gilimanuk. Di sejumlah titik seperti di security door petugas dilengkapi senjata laras panjang.
Polisi Bersenjata Laras Panjang Amankan Pelabuhan Gilimanuk
Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo, Kamis (13/4) mengatakan, khusus di jalan raya pihaknya menginstruksikan pemeriksaan dilakukan minimal dua orang. Satu anggota memeriksa dan satu
lainnya melindungi. Protap tersebut dilakukan sebagai bagian antisipasi target serangan anggota polisi. “Untuk di pintu masuk Gilimanuk ada penambahan personel. Kita tetap berkoor-
dinasi dengan TNI maupun Brimob,” kata Kapolres Djoni. Pengamanan ketat bukan hanya di pintu masuk Bali, tetapi juga di pintu keluar Bali (Pos I) Pelabuhan Gilimanuk. “Kita tidak pernah
mengendorkan pengamanan di Gilimanuk. Sesuai protap, kita lakukan penebalan personel,” terangnya. Pihaknya juga menginstruksikan kepada petugas jaga di Polres maupun Polsek hingga pos polisi untuk waspada. Khusus di setiap kantor polisi sengaja ditempatkan petugas bersenjata laras panjang untuk berjaga. Begitu pula ketika ada operasi lalu lintas di jalan raya maupun patroli, dilengkapi
Negara (Bali Post) Selain Puskesmas Banyubiru, Puskesmas I Jembrana yang berlokasi di Desa Dangintukadaya juga merupakan salah satu puskesmas padat kunjungan. Sempitnya lahan untuk bangunan maupun parkir sedikit mengganggu pelayanan di puskemas dengan dua lantai ini. Untuk itu, areal puskesmas yang
berdampingan dengan Kantor Desa Dangintukadaya itu rencananya akan diperluas. Kepastian akan diperluasnya puskesmas tersebut dipaparkan saat presentasi penyampaian DED, RAB dan spesifikasi pembangunan perluasan gedung Puskesmas I Jembrana, Kamis (13/4) lalu. Bupati Jembrana I Putu Artha meminta agar hasil
dari perluasan pembangunan Puskesmas I Jembrana bisa lebih baik dan berkualitas. Selain itu, antara pelaksanaan serta hasilnya nanti harus sesuai atau sama bagusnya. Selain itu, Bupati Artha di hadapan Kadis Kesehatan I Putu Suasta dan Kadis PU Wayan Darwin berharap dalam membangun nanti kualitas menjadi pertimban-
gan utama serta harus sesuai standar kesehatan. “Kalau sudah kualitas dan sesuai standar pasien pasti merasa nyaman, jangan mau kalah dengan rumah sakit swasta,” katanya di sela-sela presentasi. Artha juga berharap, dengan perluasan pembangunan Puskesmas I Jembrana tersebut, bisa memperbaiki
Negara (Bali Post) – Pascapenangkapan terduga teroris di Jawa Timur, pengamanan di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk diperketat. Polres Jembrana menambah jumlah personel, bahkan dilengkapi dengan senjata laras panjang. Selain itu, untuk melapisi pemeriksaan, setiap Polsek melakukan operasi jalan raya (razia) dengan sasaran barang berbahaya, kendaraan maupun orang.
senjata dan saling menjaga. Kapolres Djoni Widodo meminta kepada setiap anggota untuk waspada, terlebih ketika berhadapan dengan orang yang dicurigai pelaku teror atau tindak pidana. Dari pengamatan pengamanan di Gilimanuk, sesuai protap pemeriksaan yang rutin dilakukan. Begitu halnya operasi jalan raya di beberapa titik jalan DenpasarGilimanuk dilakukan setiap hari. (kmb26)
pelayanan dan meningkatkan kualitas sehingga pasien yang berobat bisa puas dan nyaman. Sementara itu, Kepala Bappeda I Ketut Swijana juga menyampaikan agar pembangunan perluasan Puskesmas I Jembrana bisa menggunakan bahan yang berkualitas dan sesuai dengan konstruksi untuk rumah sakit. (kmb26)
Puskesmas Dangintukadaya akan Diperluas
Bali Post/kmb
JEBOL - Senderan Pura Segara Gilimanuk di sisi utara kembali jebol sepanjang lima kilometer dan belum ada perbaikan.
KARANGASEM
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
13
Agar Penjelasan Tidak Bias
Personel Polsek Dilatih Jurnalistik
Amlapura (Bali Post) Perkembangan media sosial yang berbasis teknologi informatika mengharuskan lembagalembaga pemerintah mampu melakukan respons cepat baik dari sisi implementasi kebijakan maupun yang menyangkut penyebarluasan informasi. Menyikapi dinamika tersebut, Polres Karangasem menggembleng jajaran Polsek-polseknya agar mempu memberikan informasi tepat, sehingga satu permasalahan ketika dijelaskan tidak menjadi bias. Upaya meningkatkan kemampuan komunikasi dan penyebarluasan informasi personel polisi itu dilakukan melalui pelatihan jurnalistik. Pelatihan itu diperuntukkan bidang kehumasan masing-masing Polsek. Pelatihan dilaksanakan di Ruang Dira Berata Polres dengan fokus pemuatan informasi giat kepolisian di media cetak, elektronik, maupun media online, Kamis (13/4) lalu. ‘’Melalui pelatihan ini, saya harapkan anggota Polri mampu menyebarluaskan informasi giat kepolisian secara benar sesuai kaedah jurnalistik yang ada,’’ tegas Kapolres AKBP Sugeng Sudarso yang membuka pelatihan tersebut. Kapolres mengatakan kemampuan jurnalistik sangat penting dikuasai personel Polri, sehingga mampu mengelola isu-isu yang disuarakan masyarakat melalui media sosial. Menurut dia, aktif di media sosial tidak tabu, tapi harus dilakoni dengan menaati kaidahkaidah dan norma-norma yang ada. Dengan memiliki kemampuan jurnalistik, setiap anggota Polri diharapkan bisa berperan sebagai humas. Selain ikut aktif dalam mensosialisasikan program-program kepolisian, anggota Polres Karangasem juga harus peka terhadap isu-isu yang berkembang. Kapolres mengatakan pekembangan teknologi informasi memberikan ruang yang sangat besar bagi masyarakat untuk berpendapat di jejaring internet sebagai medianya. Bahkan tak jarang perkembangan teknologi informasi itu memicu perang opini. Perang opini itu malah bisa memunculkan beragam konsekuensi baik positif maupun negatif. Dengan memiliki kemampuan jurnalistik memadai, setiap anggota Polri diharapkan bisa memberi penjelasan sehingga opini-opini yang dilontarkan masyarakat tidak berkembang menjadi isu menyesatkan. ‘’Melalui pelatihan jurnalistik ini intinya kita ingin jajaran Polsek memiliki kemampuan memadai di bidang kehumasan,’’ ujar Kapolres. (kmb)
Bali Post/kmb
PELATIHAN JURNALISTIK - Pelatihan jurnalistik bagi personel Polsek di Aula Dira Berata Polres Karangasem.
SOSIALISASI - Klian desa pakraman, klian banjar adat, dan klian subak saat mengikuti sosialisasi di Kantor Camat Karangasem, Kamis lalu.
Unit Tipikor Bidik Penggunaan BKK Amlapura (Bali Post) -
Seluruh penerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK), baik untuk desa pakraman, banjar adat dan subak, diminta berhati-hati menggunakan anggaran. Sebab, penggunaan anggaran BKK, baik dari kabupaten dan provinsi, kini juga menjadi perhatian serius Unit Tipikor Polres Karangasem maupun Polda Bali. Peringatan itu disampaikan salah satu kabid di Dinas Kebudayaan Karangasem Drs. Suantara, M.Si. saat menyosialisasikan mekanisme pengajuan dan penggunaan BKK Kabupaten di Kantor Camat Karangasem, Kamis (13/4). Dalam pertemuan dengan klian desa pakraman, klian subak, klian banjar adat hingga perbekel se-Kecamatan Karangasem itu, dia mengaku dibuat terkaget-kaget dengan situasi tersebut. Baru saja dirinya bertugas di Dinas Kebudayaan Karangasem ini, dia mengaku direpotkan berbagai pemeriksaan oleh pihak Unit Tipikor Polres Karangasem hingga Polda Bali, untuk penggunaan BKK tahun 2016. Dengan tindakan serius dari penegak hukum
seperti itu, dia mewanti-wanti pengguna anggaran BKK agar benar-benar memakai dana itu sesuai perencanaannya. “Jangan sampai kita diproses hukum. Jadi, pergunakan BKK ini, harus dilakukan transparan,” kata Suantara. Dia enggan menjelaskan lebih rinci, pihak mana yang bermasalah di Karangasem dalam penggunaan BKK ini. Penyelidikan dari Unit Tipikor Polres dan Polda, dikatakan juga sedang berjalan. Sejauh ini, pihaknya
terus dimintai data. Karena itu, dia tidak mau ada kesalahan dalam penggunaan anggaran pemerintah, oleh setiap penerima BKK. Tahun ini jatah BKK Kabupaten untuk desa pakraman sebesar Rp 24,8 juta. Dari dana itu Rp 20 juta dipergunakan untuk pembangunan. Sedangkan Rp 4,8 juta lagi untuk operasional klian desa. BKK Kabupaten untuk banjar adat sebesar Rp 13 juta. Rp 10 juta untuk pembangunan dan Rp 3
SMK PGRI Amlapura Kembangkan UAS Berbasis Komputer hingga E-Raport
Amlapura (Bali Post) SMK PGRI Amlapura menjadi salah satu sekolah perintis kejuruan di Karangasem. SMK di Jalan Sudirman, Amlapura ini, berkembang cukup pesat, karena mampu menjawab kebutuhan, dengan lulusannya siap kerja. Setelah menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), SMK PGRI Amlapura ini juga merencanakan menggelar Ujian Akhir Semester (UAS) berbasis komputer hingga rapor berbasis elektronik atau e-raport. Kepala SMK PGRI Amlapura Drs. I Ketut Sutarsa mengatakan UAS berbasis komputer ini rencananya sudah diterapkan tahun ini. Seluruh siswa kelas X dan XI SMK PGRI Amlapura, akan mengikuti UAS layaknya UNBK yang dihadapi kelas XII saat ini. Secara teknis, dia mengatakan rencana ini tidak begitu sulit diterapkan pihak sekolah. Siswa tinggal men-download aplikasinya. Kemudian memasukan user name dan password. Dengan
Bali Post/kmb31
UAS berbasis komputer ini kemungkinan siswa bekerja sama dalam mengerjakan soal, dipastikan tertutup. Alasannya, soal yang dikerjakan setiap siswa berbeda-beda. Karena urutan soalnya sudah diacak. “Bank soal kami sudah ada di server soal. Tinggal melatih guru-gurunya belajar aplikasi ini. UAS berbasis komputer kan lebih bagus. Dengan cara ini tidak lagi menghabiskan kertas mencetak soal,” katanya. Sejauh ini, salah satu SMK favorit ini juga sudah mengembangkan berbagai IT. Salah satunya absensi siswa dilaporkan langsung kepada orangtua siswa secara elektronik setiap seminggu sekali. Bahkan, sebentar lagi, siswa akan menggunakan absen sidik jari. Sehingga proses pelaporan akan lebih akurat kepada orangtua siswa setiap minggu. Jadi, orangtua benar-benar bisa mengontrol siswanya dalam seminggu. Apakah siswa itu benarbenar ke sekolah atau tidak. Tidak hanya absensi, tetapi
juga berkembangan masingmasing anak di saat belajar di kelas. Tidak hanya siswa, para guru juga menggunakan sistem seperti ini. Selain laporan mengajar, laporan rapat pun dibuat demikian. Sehingga, diketahui dalam sebulan, guru yang malas dan rajin ikut rapat. Sutarsa menambahkan, pihak sekolah kini sedang merancang membuat rapor elektronik atau e-raport. Hanya, apakah secara aturan ini diperboleh atau tidak. Pihaknya mengaku masih mendalaminya. Kalau diperbolehkan, dia mengatakan sekolah sudah siap. Dengan e-raport, banyak kelebihan yang didapatkan. Pertama, orangtua siswa tak perlu repot-repot ke sekolah mengambilkan rapor anaknya. Hasil belajar siswa di dalam rapor, kalau menggunakan e-raport, tinggal diakses pada website sekolah. Dengan eraport, guru-guru juga tidak direpotkan lagi dengan menulis tangan ratusan siswa di sekolah, karena seluruhnya sudah
diatur dalam e-raport. Saat ini, SMK PGRI Amlapura masih menyediakan empat jurusan, antara lain Multimedia, Teknik Komputer Jaringan, Jasa Boga, dan Akomodasi Perhotelan. Rencananya, tahun ajaran baru 2017/2018 nanti, SMK PGRI Amlapura membuka satu jurusan baru yakni jurusan Farmasi. Jurusan ini dibuka dengan pertimbangan belakangan ini cukup banyak masyarakat Karangasem yang memerlukan. Jurusan ini mencetak tenaga terampil meracik obat-obatan. (kmb31)
juta operasional klian banjar adat. Terakhir, untuk subak dan subak abian dijatah Rp 6 juta. Dari anggaran itu, Rp 3 juta untuk pembangunan dan Rp 3 juta lagi operasional. Seluruh penerima BKK diminta sudah menyetor proposal kepada Bupati Karangasem pada pertengahan Mei nanti, sebelum anggarannya benarbenar dicairkan. Salah satu klian subak, Ketut Loka, meminta pemerintah daerah ke depan meningkatkan postur anggaran BKK untuk subak. Dengan nilai bantuan hanya Rp 6 juta, dia menilai bantuan ini tidak manusiawi, jika benarbenar ingin menguatkan peran subak di Bali, khususnya di Karangasem. Apalagi bantuan dana hanya Rp 6 juta, lalu pengurus subak harus berurusan
dengan polisi. Dia menilai hal ini perlu diperjuangkan lagi, agar ada pemerataan bantuan. “Bantuan hanya Rp 6 juta. Beli pasir saja satu truk Rp 1,5 juta. Belum lagi material batu, semen dan lain-lain kemudian ongkos tukang, ongkos angkut, dana segitu, tidak ada apa-apanya. Lalu bagaimana merealisasikan pembangunan di subak?” katanya. Dia berharap ke depan ada perhatian serius untuk perlindungan subak. Banyak infrastruktur subak perlu perbaikan. Karena itu, banyak hal perlu dilakukan terkait pembangunan dalam arti luas. Pemerintah daerah menurutnya harus punya keberpihakan kepada petani. Alasannya, mayoritas masyarakat Bali hidup dari bertani. (kmb31)
Pasar Karangsokong Segera Dipermak Amlapura (Bali Post) Meningkatkan gairah masyarakat bertransaksi di pasar tradisional, tahun ini, Pemkab Karangasem akan merevitalitasi Pasar Karangsokong. Pasar yang terletak di Kelurahan Subagan, Karangasem itu akan dipermak sehingga menjadi lebih rapi dan representatif untuk pasar di lingkungan perkotaan. ‘’Kita akan lakukan penataan. Nanti kita akan bangun 26 kios dan juga sekitar 50 los,’’ terang Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem I Gusti Ngurah Suartha, Jumat (14/4) kemarin. Untuk menata pasar di selatan Terminal Karangsokong tersebut, Pemkab Karangasem akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 1,4 miliar. Proses pelaksanaan proyek sudah dimulai dan sekarang sudah dalam proses tender. Suartha mengatakan saat itu beberapa pasar tradisional di wilayah kecamatan seharusnya juga mendapatkan penataan. Penataan penting untuk meningkatkan geliat ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kualitas pasar tradisional, sehingga bisa bersaing dari gempuran pasar-pasar modern. Karena anggaran terbatas, revitalisasi itu harus dilakukan bertahap. ‘’Kita usulkan anggarannya
relatif besar. Tetapi cuma segitu dapat tahun ini. Makanya penataan pasar tradisional mesti bertahap,’’ jelasnya. Pasar Amlapura Barat, menurut Suartha, merupakan salah satu pasar tradisional yang juga diharapkan bisa mendapat pendanaan dari Pemerintah Pusat. Rencana menata pasar di Jalan Ksatrian Amlapura itu, pihak Disperindag bahkan sudah membuat DED-nya (detail engineering design). Rencana anggaran biayanya (RAB) Rp 15 miliar. Dalam DED tersebut, Pasar Amlapura Barat direncanakan dibangun dengan konstruksi tiga lantai. Gedungnya sama dengan konstruksi Pasar Amlapura Timur yang ada di sebelahnya. ‘’Kondisi Pasar Amlapura Barat memang memprihatinkan, tetapi uangnya belum ada,’’ ungkap Suartha. Pemkab Karangasem sejatinya punya opsi mengatasi keterbatasan anggaran. Salah satunya melalui dana pinjaman seperti yang ditempuh dalam pembanguan Pasar Amlapura Timur. Opsi pinjam uang dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) itu misalnya, sangat memungkingkan meminjam lagi. Alasannya, saat ini Karangasem sudah melunasi utangnya. Suartha mengatakan dipergunakan atau tidaknya opsi itu, hal itu sepenuhnya menjadi kebijakan pimpinan. (kmb)
’’Pamedek’’ Diprediksi Membeludak Saat Kuningan
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, malam Minggu biasanya pamedek Karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Besakih mengalami lonjakan. Tak terkecuali pada malam hari raya Kuningan, Sabtu (15/4) hari ini, diprediksi pamedek membeludak. Pihak panitia bersama Manajemen Operasional (MO) Badan Pengelola Kawasan Besakih sudah melakukan antisipasi. Bagaimanakah langkahlangkah antisipasi tersebut?
KEMUNGKINAN terjadinya lonjakan pamedek saat Kuningan malam diakui Divisi Pakir MO Besakih, I Nyoman Dipa. Menurutnya, kepadatan pada saat Karya Ida Batara Turun Kabeh, biasanya
terjadi pada hari-hari libur ataupun malam sebelum hari libur. Meski sebagian besar masyarakat Bali masih dalam suasana hari raya, sepanjang Kuningan diprediksi juga akan padat. ‘’Puncaknya kemungkinan sore sampai malam. Kita sendiri sudah melakukan antisipasi,’’ jelasnya, Jumat (14/4) kemarin. Salah satu dilakukan antisipasi menghadapi potensi melonjaknya pamedek adalah dengan melakukan penataan enam areal parkir, sehingga bisa berfungsi maksimal. Keenam areal parkir yang ada, pihak pihak MO Besakih mengestimasi mampu menampung 1.080 kendaran besar dan kecil. Parkir pertama yakni Parkir Kedungdung yang merupakan areal parkir terjauh (sekitar 2 km dari parkir Ulun Setra - red). Diperkirakan mampu menampung 351 kendaraan terdiri dari 104
bus dan 247 mobil pribadi. Pakir Manik Mas 15 bus, 12 minibus, dan 46 kendaraan pribadi. Parkir Ulun Setra 21 bus, 139 mobil pribadi, dan 15 truk. Parkir Batumadeg dan Kiduling Kreteg masing-masing 30 kendaraan pribadi. ‘’Enam areal parkir yang kita siapkan sudah termasuk beberapa parkir pribadi yang kita perkirakan mampu menampung 421 kendaran pribadi. Antisipasi lonjakan pemedek juga kita lakukan melalui rekayasa lalu lintas, jalur Menanga khusus untuk arus masuk, sedangkan arus keluar lewat Batusesa,’’ ungkapnya. Untuk optimalisasi fungsi areal parkir, kata Dipa, MO Besakih mengawalinya dengan melakukan penataan terhadap keberadaan pedagang. Saat ini di kawasan Besakih mulai dari kawasan Kedungdung hingga Manik Mas, terdapat sekitar 400 pedagang
kios dan pedagang lapak. Penataan difokuskan pada pedagang-pedagang lapak yang sebagian di antaranya merupakan pedagang musiman. Untuk kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas maupun pamedek, MO Besakih menyiapkan tempat-tempat khusus seperti di bawah Balai Sasana Budaya. Penataan pedagang dan optimalisasi lahan parkir yang dilakukan MO bersama panitia karya dan Desa Adat Besakih itu mendapat apresiasi dari para pamedek. Wayan Eka Winarta, misalnya. Pamedek asal Banjar Tihingan, Desa Amerta Buana, Selat, Karangasem itu menilai piodalan kali ini jauh lebih nyaman dari tahun-tahun sebelumnya. ‘’Dulu, kita sering merasa terganggu oleh pedagang acung. Tetapi sekarang, mereka sudah ditempatkan di tempat khusus,’’ ujarnya. (kmb)
Bali Post/kmb
ENAM AREAL PARKIR - Manajemen Operasional (MO) Badan Pengelola Kawasan Besakih menyiapkan enam areal parkir termasuk parkir pribadi untuk menampung kendaraan pamedek Karya Ida Batara Turun Kabeh.
TABANAN
14 Baru Terealisasi 10 Persen
Serapan APBD Triwulan Pertama Tabanan (Bali Post) Realisasi serapan APBD Tabanan pada triwulan pertama tahun 2017 masih di bawah target yang diharapkan. Faktanya, dari epektasi 25 persen target serapan itu, ternyata baru terealisasi 10 persen. Itu didasarkan data laporan realisasi triwulan pertama APBD dan prognosis sembilan berikutnya tahun anggaran 2017. Dari data tersebut, Pemkab Tabanan menetapkan belanja APBD sebesar Rp 2.103.349.532.606,58 dan pada triwulan pertama. Sedangkan realisasinya baru Rp 222.256.793.038,47 alias 10 persen. Distribusi anggaran Rp 2.103.349.532.606,58 secara lebih rinci, dibagi atas belanja tidak langsung dan belanja langsung. Belanja tidak langsung di plot Rp 1.127.348.308.341,58 Sejauh ini baru terealisasi Rp 170.275.144.760,14. Sedangkan untuk Belanja Langsung di plot anggaran Rp 976.001.224.265 dan baru terealisasi di triwulan pertama Rp 51.981.648.278,33. Terkait belum tercapainya target realisasi APBD tahun 2017 itu, Kepala Bapelitbang Tabanan I.B. Wiratmaja, Jumat (14/2) kemarin, mengatakan pihaknya mengakui ada beberapa halangan. Seperti pedoman juknis terlambat datang serta beberapa proyek menunggu tender sebelum direalisasi. Dikatakan, tender tersebut ternyata belum selesai di triwulan pertama. Contohnya pengadaan jalan kabupaten yang diplot anggaran sebesar Rp 128.045.140.000, di mana belum ada realisasi di triwulan pertama karena menunggu proses tender. Hal yang sama juga terjadi pada belanja pengadaan trotoar dan belanja modal pengadaan drainase. Namun dari data sudah ada anggaran yang terealisasi seperti belanja modal pengadaan listrik yang diplot Rp 1.539.500.000 dan pada triwulan pertama terealiasi Rp 367.160.600. Belum tercapainya realisasi APBD sesuai target itu, kata Wiratmaja, akan dilakukan evaluasi. Selan itu, juga peringatan kepada kepala OPD untuk memperbaiki kinerjanya. Ia melanjutkan, apabila pada triwulan ke-2 dan ke-3 tetap saja anggarannya tidak sesuai perencanaan anggaran yang dibuat. Apalagi ketidaksesuaiannya itu tidak disertai alasan yang logis, maka akan berlaku kesepakatan kontrak kinerja antara OPD dengan Bupati. ‘’Salah satu kesepakatan itu adalah harus bersedia dimutasi atau mengundurkan diri sebagai kepala OPD,’’ papar Wiratmaja. (kmb24)
Diduga Dihipnotis Uang Rp 17 Juta Raib dari Tas Tabanan (Bali Post) -
Kasus kriminalitas kembali terjadi di setwilkum Polsek Kediri. Seorang pedagang di Banjar Dajan Tenten, Kediri bernama I Gusti Ayu Suartini (45) mengalami nasib apes. Pasalnya, uang yang bersangkutan raib Rp 17 juta. Diduga korban terkena hipnotis di tokonya, Kamis (13/4). Korban bahkan sempat shock dan tidak ingat kejadian selama 4 jam. Hal itu menyebabkan jajaran kepolisian sempat mengalami kesulitan meminta keterangan darinya. Saat ditemui, korban kebetulan bersama anak semata wayangnya, Putu Agus Jaya Saputra Jelantik (25). Sekitar pukul 10.00 Wita, dikatakannya ada dua orang lakilaki dengan perawakan tubuh gempal berbelanja membeli kopi ABC seharga Rp 6.000 di Toko Bagus miliknya. Di toko itu dijual sembako, baik eceran maupun grosir. Tanpa curiga, ia pun mengambil barang yang dicari si pembeli. Pemuda itupun selanjutnya membayar menggunakan uang sebesar Rp 100 ribu. Suartini saat itu mengambil tas warna cokelatnya yang digantung untuk mengambil uang bilangan lebih kecil sebagai uang kembalian kepada dua laki-laki tersebut. Dan dua laki-laki dengan kulit sawo matang dan memakai jaket warna cokelat itu pun pergi. Tetapi salah seorang kembali lagi meminta tas kantong plastik.
Alasannya, sebagai tempat menaruh kopi yang tadi dibeli. Korban pun mengambilkan tas kantong plastik. Dengan cepat kemudian kedua lakilaki itu sudah ada di depan meja kasir. Setelah kejadian itu, Suartini yang tinggal di Perumahan Tanah Bang, Banjar Tanah Bang, Desa Banjar Anyar, Kediri itu mengaku tidak ingat apa-apa lagi terhadap tasnya. Dan kemungkinan tasnya itu belum digantung kembali. Seakan tidak ada masalah, ia pun kembali melanjutkan aktivitasnya membuat canang persiapan hari raya Kuningan, hingga jelang jam makan siang. Satu jam kemudian sekitar pukul 11.00 Wita, kembali lagi ada orang berbelanja. Dan korban Suartini mau memberikan kembalian uang. Nah… saat itulah ia baru sadar. Kebetulan di tokonya itu ia sendiri karena ditinggal karyawannya mengirim barang. Panik akibat tasnya tidak ada. Ia pun awalnya berupaya mencari ke beberapa sudut tokonya, tetapi tidak ditemukan. Bahkan tetangga tokonya
pun sempat ikut membantu mencari, namun tas itu tetap tidak ditemukan. “Kemungkinan saat mengambilkan kantong plastik itu uang saya diambil,” ungkapnya, Jumat (14/3) kemarin saat ditemui di tokonya. Ia pun memberitahukan kejadian yang menimpa kepada anaknya. Mendapat informasi orangtuanya, Putu Agus Jaya Saputra Jelantik langsung menelepon Bhabinkamtibmas wilayah Banjar Anyar dan langsung mengecek ke lokasi kejadian. “Tetapi saat saya ditanya sama polisi saya tak ingat kejadian itu. Rasanya tidak ada orang datang. Namun setelah pukul 15.00 Wita baru saya ingat siapa yang berbelanja,” ucap Suartini. Untuk kejelasan kasus itu, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan secara seksama. “Kemarin saya tidak ingat apa setelah kejadian. Tetapi sekarang saya sudah ingat dan akan melapor kembali,” ujarnya. Ia mengatakan, akibat kejadian itu, dua buah buku tabungan beserta uang tunai miliknya melayang. Total uang
Kepala Disos Tabanan I Nyoman Gede Gunawan
Digarap, Warung Cerdas Kube
Bali Post/bit
Anak Nyoman Gede Gunawan
Tabanan (Bali Post) Program strategis dinas sosial untuk menanggulangi kemiskinan dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Tabanan, sejauh ini dinilai masih kurang efektif. Untuk lebih memberdayakan sekitar 158 KUBE yang ada, program inovatif akan coba kembali digagas. Wujudnya dalam bentuk program Warung Cerdas KUBE. Warung ini rencananya dibangun di setiap desa wisata yang ada di Kabupaten Tabanan. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan, Perlindungan
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
Perempuan dan Anak Nyoman Gede Gunawan menjelaskan, KUBE ini beranggotakan masyarakat yang masuk kategori miskin. Kelompok inilah yang dibina Dinas Sosial bekerja sama dengan pemilik usaha ataupun home industry. Kelompok itu diberdayakan dengan diberikan pembinaan, sehingga masyarakat nantinya memiliki skill atau keterampilan. “Ada yang diajarkan membuat produk makanan. Ada juga jenis kerajinan, serta yang lain- lainnya. Hasil kerja mereka akan
dipasarkan langsung pemilik usaha ataupun home industry yang kita ajak bekerja sama,” ungkapnya, belum lama ini. Namun kenyataannya, proses pemasaran hasil kerja KUBE selama ini belum maksimal. Pejabat asal Badung ini pun mencoba memikirkan sebuah program yang diharapkan mampu mengatasi persoalan tersebut. Strateginya dibuat program Warung Cerdas KUBE. Warung ini akan dibangun di masing-masing Desa Wisata yang ada di Tabanan. Terobosan ini muncul, kata Gunawan karena melihat ban-
yaknya destinasi wisata dan desa wisata di Tabanan. “Ke depan tiap desa wisata wajib memiliki Warung Cerdas KUBE. Di warung ini akan dipasarkan berbagai macam produk hasil kerja KUBE. Paling tidak hal itu menjadi produk unggulan di desa itu sendiri,’’ ujar Gunawan. Ia pun memberi contoh. Desa Jatiluwih menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan di Tabanan. Dikatakan, nantinya di Warung Cerdas KUBE yang ada di Desa Jatiluwih, akan dipasarkan produk khas desa seperti
Bali Post/bit
DIHIPNOTIS - Toko milik korban. Diduga korban dihipnotis hingga uang belasan juta rupiah raib. yang diambil berserta tasnya itu sebanyak Rp 17 juta. Padahal uang tersebut untuk membayar barang dagangan yang sudah dipesan sebelumnya. “Rencananya uang itu mau saya pakai bayar barang yang kebetulan datang. Selain itu, juga untuk membayar cicilan mobil,” beber Suartini. Suartini pun menceritakan, sebelum pindah ke tokonya saat ini, sekitar empat bulan lalu sekitar 10 meter arah ke selatan dari tokonya yang sekarang, ia sudah pernah kemalingan. Barang berupa sembako dicuri, hanya kerugianya sedikit. “Tapi waktu itu saya tidak buat laporan. Namun sekarang terparah
sampai tidak bisa tidur,” keluhnya, sembari berharap pelakunya cepat terungkap. Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarajaya seizin Kapolres AKBP Marsdianto membenarkan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut. Dikatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. “Kami masih lakukan penyelidikan. Mudah-mudahan cepat terungkap. Melalui peristiwa ini saya mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan jangan lengah. Kejahatan, dewasa ini bisa dilakukan pelakunya dengan berbagai modus,” tandas Kompol Sumarajaya. (kmb28)
komoditi beras merah. “Desa Jatiluwih akan kita jadikan pilot project program Warung Cerdas KUBE,” imbuhnya. Tercetusnya ide itu membuat program Warung Cerdas KUBE tujuannya agar para wisatawan tidak perlu jauh-jauh membeli buah tangan khas Tabanan ketika berkunjung ke sebuah destinasi. Sebab, sudah tersedia langsung di Desa Wisata yang mereka kunjungi. “Jika program ini sudah berjalan baik di desa-desa wisata yang ada di Tabanan, maka tidak tertutup kemungkinan di desa lainnya juga akan dibuka Warung Cerdas KUBE,” lanjutnya. Bahkan, agar program ini bisa berjalan maksimal, pihaknya juga akan terus melakukan pembinaan. Seperti cerdas pemasaran, cerdas
mengemas produk dan cerdas dalam pengelolaan keuangannya. Benar-benar program ini didesain sesuai nama programnya, Warung Cerdas KUBE. “Kita juga melihat prospek ke depan di sektor pariwisata di Tabanan yang akan semakin ramai, sehingga kita harus juga berkoordinasi dengan instansi terkait demi keberhasilan program ini,” pungkasnya. Hanya pihaknya sebatas masih mempersiapkannya secara seksama. Saat ini diakuinya sedang berkoordinasi dengan pimpinan. Berapa biayanya nominalnya, masih belum bisa dipastikan. Sebab baru pada anggaran perubahan tahun 2017 akan diusulkan. “Anggarannya belum, nanti kami akan usulkan pada APBD perubahan 2017, “ tandas Gunawan. (kmb28)
15
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
Ajax Ungguli Schalke Berne Sepak bola Eropa memberikan pengingat untuk hal baik dan buruk terhadap masa lalu pada Jumat (14/4) kemarin, di mana salah satu mantan tim raksasa Ajax Amsterdam menang 2-0 pada satu pertandingan Liga Eropa, sedangkan pada laga lain terjadi kerusuhan penonton yang membuat pertandingan di Lyon sempat tertunda. Anderlecht, yang seperti Ajax pernah menjadi salah satu kekuatan utama di kompetisi-kompetisi benua biru, bermain imbang 1-1 dengan tamunya Manchester United (MU) pada pertandingan leg pertama perempatfinal lainnya. Sementara Celta Vigo menang 3-2 atas tamunya, Genk. Namun terdapat pengingat buruk bahwa aksi hooligan yang pernah menodai sepak bola Eropa belum hilang sepenuhnya, ketika kerusuhan penonton membuat pertandingan Olympique Lyonnais menjamu klub Turki Besiktas sempat tertunda selama 45 menit. Puluhan penggemar memasuki lapangan, di mana klub Prancis itu, mengatakan para penggemar berlindung setelah dilempari berbagai benda dari bagian atas tribun penonton. Ryan Babel membawa Besiktas unggul pada menit ke-15 namun tuan rumah, yang menyingkirkan AS Roma pada putaran sebelumnya,
membalas dua kali dalam sepuluh menit terakhir untuk menang dramatis 2-1. Corentin Tolisso menyamakan kedudukan pada menit ke-83 setelah tendangan bebas Mathieu Valbuena terdefleksi ke jalur pergerakannya, dan Jeremy Morel menaklukkan kiper Besiktas Fabricio dua menit kemudian, sebelum memasukkan bola ke gawang yang kosong. Juara Eropa empat kali Ajax, yang saat ini lebih dikenal sebagai produsen pemain-pemain muda, yang kelak akan pindah ke ligaliga yang lebih besar, menikmati sisa-sisa kejayaan mereka di level benua, saat mereka menundukkan klub Jerman Schalke. Ajax memainkan banyak sepak bola mengalir, seperti yang kerap ditampilkan para pendahulunya, dan membuka keunggulan ketika Davy Klaassen mengonversi penalti setelah Amin Younes dilanggar Alessandro Schoepf di kotak
FIFA Minta Jabaran Peraturan Liga 1 Jakarta (Bali Post)Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) meminta jabaran aturan Go-Jek Traveloka Liga 1 dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), khususnya yang berkaitan dengan regulasi baru pergantian pemain dan kebijakan U-23. Hal ini disampaikan FIFA dalam surat resminya kepada PSSI bertanggal 12 April 2017 yang ditandatangani Deputi Sekretaris Jenderal FIFA Marco Villiger dan Kepala Sepak Bola Profesional FIFA James Johnson. Surat ini dikirim sebagai balasan surat PSSI yang diterima FIFA pada 4 April. ‘’PSSI sudah mengeluarkan wacana demi meningkatkan kualitas Liga 1, dan itu sangat penting. Kami antusias menerima pandangan terperinci PSSI mengenai hal ini,’’ tulis FIFA dalam surat yang diterima wartawan dari media resmi PSSI di Jakarta, Jumat (14/4) kemarin. Satu yang dianggap penting oleh FIFA dalam dokumen resmi itu adalah tentang seperti apa konsekuensi jika nantinya regulasi tidak bisa berjalan sesuai dengan rencana. ‘’Apakah jika ada pelanggaran oleh satu tim terhadap regulasi, kemenangan akan milik tim lawan? Lalu apakah PSSI bermaksud memainkan tiga pemain U-23, di setiap laga atau apakah pembatasan itu dimaksudkan untuk diterapkan kapan saja?’’ tulis PSSI. Sementara terkait penambahan pergantian pemain dari tiga kali, seperti yang diatur dalam Laws of The Game, menjadi lima kali, FIFA tidak menyatakan secara gamblang setuju atau tidak. Organisasi yang dipimpin Gianni Infantinoitu hanya meminta PSSI menjabarkan lagi, bagaimana kebijakan pergantian pemain dijalankan, bagaimana skenario kalau ada pemain cedera dan diusir dari pertandingan. FIFA sendiri secara umum menghargai tujuan regulasi baru Liga 1, termasuk aturan pemain U-23, adalah untuk pengembangan pesepak bola muda Indonesia. Namun, FIFA menganggap pengembangan pemain muda merupakan proses yang memerlukan kerja sama antara federasi, liga, dan pemerintah. Oleh karenanya, FIFA menyatakan perlu melakukan pengamatan secara langsung mengenai hal tersebut, seperti sudah dilakukan di berbagai negara yang memiliki metode pengembangan pemain muda berbeda-beda. Terkait persoalan tersebut, FIFA menawarkan bantuan analisis dan penilaian berjalannya proses pengembangan pemain muda itu, kepada PSSI. ‘’Sebagai penutup, kami mendukung keinginan PSSI untuk mengembangkan pemain muda, dan bersedia memberikan pendapat ahli jika diinginkan,’’ tutup FIFA dalam suratnya. Menanggapi surat FIFA tersebut, PSSI menganggap itu adalah bentuk arahan dari FIFA dan segera berkomunikasi lebih lanjut. ‘’PSSI akan membangun komunikasi intens dengan FIFA, menjelskan perincian konsep percepatan pengembangan sepak bola di Indonesia, khususnya pelaksanaan regulasi U-23 di kompetisi Liga 1,’’ ujar Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi. (ant)
terlarang. Klaassen kembali mencetak gol pada awal babak kedua, melepaskan tembakan dari jarak 12 meter setelah ia disodori bola oleh Justin Kluivert, putra mantan pemain internasional Belanda Patrick Kluivert. Henrikh Mkhitaryan membawa Manchester United memimpin pada menit ke-37 setelah menyambar bola pantul, dan tim tamu terlihat akan meraih kemenangan ketika mereka mendominasi permainan. Leander Dendoncker memiliki ide lain, ketika ia mengungguli Matteo Darmian pada duel udara, untuk menanduk umpan silang Ivan Obradovic, saat pertandingan tinggal menyisakan empat menit. Tandukan Jean-Paul Boetius membawa Genk memimpin, pada menit kesepuluh di Spanyol, namun Celta menghantam balik melalui gol-gol sumbangan Pione Sisto, Iago Aspas, dan John Guidetti untuk mengubah skor menjadi 3-1, sebelum turun minum. Thomas Buffel mencetak satu gol balasan, pada pertengahan babak kedua, untuk membangkitkan harapan Genk dan membuat pertandingan kedua masih akan berlangsung sengit. (ant/rtr)
Bali Post/rtr
TEMBAKAN SALTO - Pesepak bola Schalke Benedikt Howedes melalukan tembakan salto di babak perempatfinal laga pertama, Liga Eropa. Schalke harus mengakui ketangguhaan lawannya Ajax Amsterdam 0-2.
Robert Tanggapi Dingin Arema Berharap Persib Turunkan Essien dan Cole Perubahan Jadwal PSM Bandung (Bali Post) Pelatih Arema FC Aji Santoso berharap Persib Bandung dapat menurunkan Michael Essien dan Carlton Cole saat pertandingan pembuka kompetisi Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (15/4) ini. ‘’Jujur lebih senang bisa main, lebih seru ada dua marquee player. Hebat kalau bisa main, kalau coach Djajang menurunkan akan lebih senang,’’ ujar Aji di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat (14/4) kemarin. Aji menuturkan, jika kedua megabintang Persib tersebut diturunkan, akan menjadi sebuah motivasi bagi anak asuhnya untuk tampil lebih baik. ‘’Kalau bermain akan memotivasi saya bermain lebih bagus, dan semangat lagi,’’ katanya. Meski akan tampil di kandang lawan, Aji memastikan tim asuhannya akan bermain menyerang, meladeni perlawanan Persib yang sama-sama dikenal sebagai tim yang menerapkan strategi menyerang. Sebab, menurutnya, jika menerapkan strategi bertahan, maka dapat dipastikan jalannya pertandingan akan berjalan monoton dan tidak akan seru.
‘’Saya tidak suka main bertahan, gaya saya menyerang. Bukan tidak ada pertahanan, kalau menyerang atau bertahan sesuai posisi masing-masing. Saya tidak suka pemain monoton, dan tidak menghibur bukan gaya sepak bola sendiri,’’ ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Pelatih Persib Djadjang Nurjaman pun berharap dua pemain bintang mereka dapat diturunkan pada pertandingan pembuka Sabtu ini. Namun, pihaknya masih menunggu pengesahan kartu izin tinggal sementara (Kitas). ‘’Kami mengharapkan dua pemain tampil. Ini harapan kami, harapan bobotoh pemain bisa tampil. Namun kenyataannya sampai Jumat kemarin, belum dapat pengesahan, jadi masih kami tunggu hingga Sabtu ini,’’ katanya. Lanjut Djanur, jika izin tersebut telah terbit, pihaknya memastikan akan memainkan dua pemain dunia tersebut. ‘’Dalam latihan sudah banyak progres, dan saya sudah siapkan untuk diturunkan, walaupun mungkin tidak dua-duanya di babak pertama. Kami masih tunggu sampai hari ini,’’ katanya. (ant)
Bali Post/ant
LATIHAN - Pesepak bola Persib Bandung Carlton Cole (kedua kanan) dan Michael Essien (tengah) berlatih bersama tim jelang laga pembuka Go-Jek Traveloka Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/4) kemarin. Tim Persib Bandung sebagai juara Indonesia Super League (ISL) 2014 akan bertanding menghadapi juara Piala Presiden 2017 Arema FC di Stadion GBLA pada Sabtu (15/4) ini.
Singapura Terbuka
Anthony Ginting ke Semifinal
Anthony Sinisuka Ginting
Bali Post/ist
Jakarta (Bali Post) Atlet tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting berhasil menembus putaran semifinal Singapura Terbuka 2017 setelah menaklukkan wakil Hongkong Wong Wing Ki Vincent di perempatfinal. Berdasarkan laporan resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Jumat (14/4) kemarin, Anthony berhasil menyudahi perlawanan wakil Hongkong dalam dua set berdurasi 38 menit dengan skor akhir 21-19, 21-14. Walau sempat bermain dominan di game pertama, dengan skor 12-5, wakil Hongkong langsung mengejar dan memperkecil ketertinggalan menjadi 10-12. Bahkan, kedua pemain sempat bermain imbang dengan skor 15-15, 16-16 dan 17-17. Akan tetapi, Anthony mampu langsung tancap gas, dan terus memimpin hingga game pertama dimenangkannya, walau Wong memberikan perlawanan sengit. Meskipun unggul di game pembuka, Anthony harus tertinggal lebih dulu oleh Wong, 5-8 di game kedua. Namun, Anthony langsung
bisa mengejar, bahkan melewati raihan Wong dengan mengumpulkan delapan poin secara beruntun. Kendati Wong terus berusaha mengejar ketertinggalan, Anthony akhirnya bisa menahan laju poin Wong dan memenangkan pertandingan tersebut. Kemenangan ini menjadi kemenangan perdana Anthony Ginting atas pemain Hongkong dari tiga pertemuan. Anthony jumpa dengan Wong terakhir kali di Kejuaraan Asia 2016 di mana wakil Indonesia kalah 18-21, 6-21 dari pemain Hongkong. Kemenangan Anthony ini juga memastikan Indonesia memiliki satu perwakilan di turnamen berlevel superseries tersebut, setelah satu lagi wakil Indonesia Jonatan Christie harus tersungkur di tangan pemain Korea Selatan Lee Dong Keun 18-21, 16-21. Anthony sendiri di semifinal akan menghadapi pemenang pertarungan antara pemain Tiongkok Shi Yuqi dengan Kidambi Srikanth dari India. (ant)
Makassar (Bali Post) Pelatih Kepala PSM Robert Rene Alberts menanggapi dingin dimajukannya jadwal laga Liga 1 antara tim “Juku Eja” melawan Persela Lamongan di Stadion Mattoanging Makassar yang sebelumnya 17 April 2017 dipercepat menjadi 16 April 2017. Robert Rene Alberts di Makassar, Kamis (13/4) lalu, mengatakan pihaknya pasrah dengan keputusan yang telah diputuskan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. ‘’Kami mau apa selain mengikuti apa yang telah diputuskan. Kami tidak bisa berbuat apa-apa terkait keputusan itu,’’ katanya. Pelatih asal Belanda itu menjelaskan, PT LIB seharusnya bisa menginformasikan perubahan jadwal itu lebih cepat, agar pihaknya bisa mengatur agenda latihan termasuk uji coba yang telah dilakukan sebelumnya, termasuk menghadapi Celebest FC di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, 12 April 2017. Terkait lawan yang akan dihadapi, tim pelatih mengakui merupakan tim yang patut diwaspadai. Dirinya juga meminta setiap pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya, demi mengamankan poin tiga di kandang. ‘’Kami akan memanfaatkan waktu yang tersisa, untuk mempersiapkan tim secara maksimal, demi poin di kandang,’’ jelasnya. Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PT PSM Munafri Arifuddin mengatakan, pemain muda asal Belanda Mark Anthony Klok telah tiba di Makassar demi memperkuat PSM di kompetisi resmi Liga 1 yang mulai digulirkan pada Sabtu (15/4) ini. ‘’Kami bersyukur mantan pemain Dundee FC, yang berlaga di Liga Primer Skotlandia itu, sudah berada di Makassar. Kami berharap kehadirannya mampu mengangkat penampilan tim ke depan,’’ katanya. Untuk memuluskan langkah pemain yang bersangkutan guna bergabung dan membela PSM, manajemen PSM Makassar segera berkirim ke pihak operator PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), untuk bisa disahkan sebagai pemain PSM. Apalagi PSM sudah ditunggu jadwal ketat menghadapi Persela Lamongan pada laga perdana tim “Juku Eja” di Liga 1 di Stadion Andi Matalatta, Minggu (16/4) besok. ‘’Sementara ini, kami masih mengurus administrasinya, dan semoga bisa main di laga perdana. Kami tentu berharap pemain yang bersangkutan bisa memperkuat PSM di laga perdana melawan Persela,’’ jelasnya. (ant)
Persipura Datangkan Penyerang Brazil Jayapura (Bali Post) Manajemen Persipura Jayapura merekrut penyerang asal Brazil Addison Alves untuk mendampingi Boas TE Solossa di lini depan guna mengarungi Liga 1 yang akan bergulir mulai Sabtu (15/4) ini. Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano, di Kota Jayapura, Papua, Kamis (13/4), mengatakan bahwa pemain depan tersebut masih akan dipantau dalam latihan. ‘’Kami masih pantau perkembangannya dalam latihan sebelum Liga 1 bergulir. Kalau cocok dan sesuai dengan kebutuhan tim, maka akan segera diikat kontrak,’’ katanya. Benhur Tommy Mano yang akrab disapa BTM itu mengaku telah bertemu langsung dengan Addison Alves, sebelum mengikuti latihan pada sore hari. ‘’Secara umum saya lihat fisiknya bagus. Dia juga ‘ngotot’ ingin latihan,’’ katanya. Keuntungan dari merekrut Addison, kata BTM, yang juga sebagai Wali Kota terpilih Kota Jayapura, pemain tersebut pernah merumput bersama klub di Indonesia yakni Persela Lamongan beberapa tahun lalu. ‘’Saya lihat dia cukup fasih berbahasa Indonesia, jadi komunikasi tidak akan terhambat. Dan yang terpenting dia sudah tahu dan kenal cara bermain tim Persipura, apalagi dia pemain Brazil,’’ katanya. BTM juga menegaskan, terkait persiapan menghadapi Liga 1, tim yang menggunakan Stadion Mandala Kota Jayapura sudah pasti ikut bertarung untuk menjuarai turnamen musim ini. ‘’Kami akan memaksimalkan skuad yang ada untuk hadapi Go-Jek Traveloka Liga 1 ini, meski dana kami tergolong paspasan, tapi kami akan berusaha,’’ katanya. BTM yang juga Ketua Asprov PSSI Papua menambahkan, Persipura Jayapura tidak akan meluncurkan komposisi tim seperti yang dilakukan oleh tim besar lainnya. (ant)
OLAH RAGA
16
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
Simulasi Jadi Senjata Aspac Ladeni Pelita Jaya Jakarta (Bali Post) Simulasi laga menjadi salah satu senjata W88. News Aspac Jakarta untuk menghadapi Pelita Jaya (PJ) Energi Mega Jakarta di semifinal Divisi Putih Liga Bola Basket (IBL) 2017, kata pelatih Aspac A. F. Rinaldo. ‘’Kami mulai berlatih hari Rabu (12/4) lalu, dan kini libur selama tiga hari. Ke depan kami lakukan simulasi tanding seperti melawan PJ,’’ ujar Inal, sapaan Rinaldo, di Jakarta, Kamis (13/4) lalu. Dia melanjutkan, selain simulasi, timnya juga berlatih tanding dengan klub IBL lainnya. Menurut Inal, seluruh uji coba Aspac jelang semifinal Divisi Putih dijadwalkan digelar di Indonesia, tidak seperti kontestan empat besar lainnya, Satria Muda Pertamina yang sempat beruji coba di Filipina. ‘’Belum ada rencana ke luar negeri,’’ katanya. Adapun pertemuan Aspac dan Pelita Jaya di semifinal merupakan ulangan pertandingan babak empat besar IBL 2016. Saat itu, dalam semifinal best of three, Pelita Jaya keluar sebagai pemenang, setelah mengalahkan Aspac dalam dua laga langsung. Aspac pun menyimpan hasrat besar untuk menaklukkan PJ di semifinal, yang digelar 27-30 April 2017 tersebut. ‘’Sudah pasti kami ingin balas dendam. Kami mau mengalahkan PJ dan melaju ke final,’’ tutur Inal. Meski Pelita Jaya tidak diperkuat oleh center asing andalan Kore White, karena larangan bertanding, Aspac dipastikan tidak akan menganggap remeh lawannya itu. Sebab, pelatih Johannis Winar dipastikan mempersiapkan Pelita Jaya dengan baik demi menggapai dua besar. ‘’Kami harus tetap waspada, sebab pemain PJ berkualitas bagus. Siapa yang lebih siap akan memenangkan pertandingan,’’ kata Inal. Semifinal Divisi Putih IBL Pertalite 2017 sendiri digelar pada 27-30 April di GOR C-Tra Arena, Bandung. Babak empat besar yang berformat best of three ini sebenarnya dilangsungkan dengan sistem kandang-tandang. Namun karena Aspac dan Pelita Jaya sepakat bermarkas di GOR C-Tra Arena, Bandung, seluruh laga dihelat di Kota Kembang itu. Final IBL 2017 dijadwalkan berlangsung pada 4-7 Mei 2017. Di babak pamungkas itu, pemenang Aspac versus PJ akan menghadapi tim terbaik dari pertandingan Satria Muda Pertamina melawan CLS Knights Surabaya yang dimulai pada Rabu (19/4) di GOR Kertajaya, Surabaya. (ant)
Dua Ganda Putra ke Babak Empat Besar
Jakarta (Bali Post) Dua pasangan ganda putra Indonesia, Berry Angriawan/Hardianto dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo memastikan tiket semifinal turnamen bulu tangkis Singapura Terbuka 2017. Dalam laporan resmi BWF yang dipantau di Jakarta, Jumat (14/4) kemarin, Berry Angriawan/Hardianto melaju ke semifinal usai menghentikan unggulan dua dari Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong dengan skor 21-15, 21-15 dalam waktu 37 menit. Sepanjang game pertama, Berry/Hardianto berhasil memimpin jalannya pertandingan. Keduanya hanya sempat tertinggal di awal gim pembuka dengan 1-3 dan 4-5, akan tetapi setelah itu mereka balik melaju dengan 11-6 dan berhasil mendapatkan game pertama walaupun duet Malaysia berusaha mengejar ketertinggalan. Masuk ke game kedua, poin Berry/Hardianto dan Goh/Tan sempat terpaut tipis 4-2, 6-5 dan 6-7. Namun akhirnya pasangan Indonesia tersebut kembali berhasil mencuri keunggulan dan memastikan tempat empat besar. ‘’Pertandingan ini sebenarnya tidak mudah, namun pemain Malaysia banyak melakukan kesalahan sendiri di lapangan. Itu yang kami manfaatkan tadi hingga akhirnya menang,’’ kata Hardianto. Sementara pasangan nomor satu dunia, Marcus/Kevin, sukses menumbangkan duet Taiwan Lee Jhe-Huei/Lee Yang dua gim langsung 21-16, 21-14 selama 27 menit. Kemenangan ini sekaligus menambah keunggulan Marcus/Kevin atas duo Lee dalam rekor pertemuannya menjadi 3-2 untuk keunggulan pasangan Indonesia. Pertemuan terakhir mereka terjadi di Prancis Terbuka 2016, Marcus/Kevin saat itu kalah 21-19, 16-21, 14-21. ‘’Terakhir di Prancis itu tidak ada angin sama sekali, jadi lebih susah untuk matikan lawan. Di sini kami lebih sabar dan bermain aman. Pastinya dari awal kami mau mendominasi terus, tidak mau sampai disalip startnya,’’ kata Kevin. (ant)
Mitra Devata Kalahkan POR Sanur
Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata berhasil menaklukkan lawannya POR Sanur dengan skor 6-0 dalam latih-tanding di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Badung, Jumat (14/4) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Nyomen Nesa, menggunakan sistem 3x30 menit. Pada 30 menit pertama, Mitra Devata unggul 1-0 berkat sepakan egiun asing asal Negeri Tango Argentina Gustavo Cheena dari jarak 16 meter. Koordinator Purwanto Iman Santoso menjelaskan, pada 30 menit pertama ini, kedua tim saling melancarkan serangan. Bahkan, skuad POR Sanur yang rata-rata berusia 22 tahun, disokong beberapa pemain usia 30 tahun, mampu mengimbangi permainan Mitra Devata. Selanjutnya, pada 30 menit kedua, Mitra Devata mutlak menguasai permainan, hingga gempuran bertubi-tubi mengobrak-abrik benteng pertahanan PR Sanur. Alhasil, pada babak ini Mitra Devata menceploskan empat butir gol ke gawang POR Sanur. Keempat gol dilesakkan Komang Mariawan, Gustavo Cheena, Wayan Gangga Mudana, dan Nyoman Rafik Armawan. Sebenarnya, POR Sanur juga punya lima peluang emas, namun belum mampu dikonversi menjadi, karena lemahnya penyelesaian akhir (finishing). Pada babak 30 menit ketiga, Mitra Devata kembali unggul sebiji gol lewat gocekan Edy Supriyono, menuntaskan umpan matang Ida Bagus Mahayasa. Korodinator Purwanto mengomentari, POR Sanur juga memiliki satu peluang emas, namun gagal dimanafaatkan barisan penyerang pemain POR Sanur. (022)
Bali Post/ant
START - Sejumlah pembalap memulai start etape pertama Tour De Lombok Mandalika 2017 di Mataram, NTB, Kamis (13/4) lalu. Etape pertama Tour De Lombok Mandalika 2017 menempuh jarak 126,3 km dari Mataram menuju Pantai Kuta. Sebanyak 95 pembalap dari 19 negara akan berlaga beradu kecepatan menempuh empat etape sepanjang 485 km pada ajang ini.
Nathan Earl Pertahankan Tiga ’’Jersey’’ Etape II
Senaru (Bali Post) -
Pembalap sepeda asal Australia Nathan Earl James dari tim Ukyo keluar sebagai yang tercepat pada etape dua balap sepeda Tour de Lombok Mandalika, Jumat (14/4) kemarin, dan mempertahankan tiga jersey yang telah diraihnya. Nathan finis sebagai yang tercepat di etape yang menempuh 112,8 km dari Pelabuhan Bangsal menuju Senaru, Nusa Tenggara Barat dengan waktu dua jam 59 menit 34 detik. Posisi kedua diraih rekan satu tim Nathan, Benjamin Prades Reverter. Sementara tempat ketiga diraih pembalap tim Kuwait-Cartucho. es. David Rebellin dengan selisih dua detik dari pembalap terde-
pan. Nathan berhasil mempertahankan yellow jersey di kategori umum pembalap terbaik, dan teal jersey untuk kategori sprint, serta jersey polkadot di kategori tanjakan atau king of mountain, yang dia raih pada etape pertama balapan. ‘’Pada Jumat (14/4) kemarin, ini benar-benar hasil kerja tim. Saya banyak terbantu oleh tim.
Tanpa mereka saya kira saya tak akan bisa menang,’’ kata Nathan, usai balapan. Sejak start, Nathan beserta rekan satu timnya berusaha mengontrol balapan untuk mendapatkan hasil yang terbaik di balapan dengan tiga titik sprint dan dua titik tanjakan tersebut. ‘’Balapan Sabtu (15/4) ini akan sangat sulit karena memiliki karakter tanjakan yang berbeda,’’ kata Nathan. Sementara itu, Dadi Suryadi yang membela tim Terengganu Cycling Team masih menjadi yang terkuat di kategori pembalap nasional, dengan catatan
Sean Ingin Jajal F2 di Bahrain Bahrain Sean Gelael yang memperkuat tim Pertamina Arden mengaku tidak sabar untuk menjalani balapan Formula 2 (F2) seri pertama di Sirkuit Sakhir, Bahrain, mengingat persiapan yang dilakukan berjalan dengan baik. ‘’Persiapan yang saya lakukan cukup bagus. Apalagi sebelum balapan resmi, saya sudah menjalani uji coba resmi selama tiga hari. Saya kira adaptasi sudah cukup,’’ kata Sean Gelael dalam perbincangannya dengan media di salah satu hotel, di Bahrain. Sesuai dengan jadwal, pembalap berusia 20 tahun ini menjalani kualifikasi resmi Jumat (14/4) kemarin, sebelum menjadi dua balapan sekaligus yaitu pada Sabtu (15/4) dan Minggu (16/4). Hasil kualifikasi dinilai cukup penting, karena untuk menentukan posisi start balapan satu level di bawah Formula 1 itu. Meski bergabung dengan tim baru, berikut kepala mekanik yang baru, Sean mengaku sudah tidak ada kendala. Persiapan yang ada dinilai cukup bagus, berikut koordinasinya dengan rekan satu timnya yaitu Norman Nato. Selama uji coba, putra pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini sudah menunjukkan tajinya, karena sudah mampu masuk sepuluh besar. Kondisi ini dinilai sebagai sebuah perkembangan
yang akan menjadi motivasi tersendiri menjelang belapan resmi. ‘’Saya cukup mengenal karakter Sirkuit Sakhir. Target saya pada balapan pembuka ini peringkat delapan. Yang jelas, balapan itu bukan magic. Makanya tunggu aja hasil balapan nanti,’’ kata pecinta musik hip hop itu. Ditanya soal persaingan di F2, Sean mengaku dipastikan bakal lebih ketat dibandingkan musim lalu. Hal tersebut terjadi karena banyak pembalap baru sehingga sama-sama ingin menunjukkan kemampuan. Apalagi balapan ini digelar hampir bersamaan dengan F1. Selain sudah cukup memahami karakter sirkuit, Sean Gelael cukup tenang, karena pada balapan pembuka ini dikawal langsung kedua orangtuanya yaitu Ricardo dan Rini Gelael. Hubungan pembalap yang musim lalu mampu mengumpulkan 24 poin terbilang sangat dekat. ‘’Pesan saya, gas terus. Jangan pikirkan tekanan-tekanan dari luar. Enjoy aja,’’ kata Ricardo Gelael sambil tersenyum. Pada balapan musim ini, Pertamina Arden bisa dikatakan sebagai underdog, karena pada musim lalu adalah tim papan bawah. Namun, dengan manajemen dan mekanik baru, diharapkan mampu memberikan kejutan, karena saat ini mempunyai dua pembalap potensial. (ant)
waktu tiga jam satu menit 10 detik, disusul oleh dua pembalap tim KFC Jamal Hibatulah (3:01:25) dan Muhammad Abdurohman (3:01:56). ‘’Sabtu (15/4) ini, saya akan coba mempertahankan jersey merah putih dengan mencoba tetap berada di grup depan,’’ kata Dadi. Sebanyak 15 tim internasional dan empat tim nasional bersaing di Tour de Lombok Mandalika yang berlangsung pada 13-16 April 2017. Etape pertama menempuh rute Mataram-Pantai Kuta sejauh 126,3 km dengan satu titik sprint dan tiga titik
tanjakan King of Mountain. Sementara di etape kedua, pembalap melanjutkan balapan dari Pelabuhan Bangsal menuju Senaru sejauh 112,8 km dengan tiga titik sprint dan dua titik tanjakan. Etape ketiga balapan akan menempuh rute Pantai KutaSembalun sejauh 134 km dengan tiga titik sprint dan tiga titik KOM dan diakhiri dengan circuit city race sejauh 112 km di Mataram dengan tiga titik sprint. Tour de Lombok Mandalika menyediakan total hadiah Rp 800 juta kepada para pemenang. (ant)
KONI Pertemukan Afuk dan Seniweca Denpasar (Bali Post) KONI Bali telah menggelar rapat khusus membahas dualisme yang terjadi di tubuh Pengprov IMI Bali, Kamis (13/4) lalu. Rapat dipimpin Ketua Umum Ketut Suwandi, dihadiri Bidang Hukum dan Etika Fredrik Billy dan IGB Arthanegara Wakil Ketua yang membidang Organisasi IGN Oka Darmawan, Wakil Ketua Umum Maryoto Subekti, IB Dipta serta Nyoman Yamadhiputra. Suwandi di Denpasar, Jumat (14/4) kemarin menegaskan, pihaknya tak ingin melakukan intervensi di tubuh induk organisasi otomotif tersebut. Apalagi, keberadaan mereka di daerah merupakan perpanjangan tangan PP IMI, sedangkan di daerah tetap bernaung di bawah KONI. Karena itu, pihaknya berniat memanggil kedua ketua umum Pengprov IMI Bali Rudy Afuk Santoso dan Nyoman Seniweca. ‘’Kami akan pertemukan mereka pekan depan,’’ terang Suwandi. Yang jelas, dirinya tak mau lagi mengungkit permasala-
han yang lalu, tetapi lebih memfokuskan bagaimana pembinaan olahraga otomotif di Pula Dewata ini. ‘’Kami akan memediasi, dan memberikan solusi yang jitu, berupa win-win solution,’’ tuturnya. Oleh sebab itu, dia men-
Bali Post/dok
Nyoman Seniweca
egaskan, dalam hal ini sama sekali tidak ada pihak yang kalah dan menang. Apalagi, posisi KONI Bali bersikap netral. ‘’Kami akan selesaikan secara musyawarah mufakat dan kekeluargaan,’’ jelas Suwandi. (022)
Bali Post/dok
Rudy Afuk Santoso
Tim Cricket Putra Yadavas Udayana Tiger Tundukkan Lovina
Mangupura (Bali Post) Tim cricket Yadavas Udayana Tiger berhasil mengalahkan lawannya Lovina pada hari pertama turnamen Bali International Sixes ke-21, di Lapangan cricket Udayana, Jimbaran, Jumat (14/4) kemarin. Hasil lainnya, Seminyak Barong mengalahkan Etam Borneo, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menaklukkan Badung, serta Lubak mengalahkan Cricket Club Makassar. Ketua Umum PP PCI M. Aziz Syamsuddin menyatakan event ini digelar sebagai persiapan timnas SEA Games. Untuk penyediaan fasilitas lapangan cricket, pihaknya berniat membangun lapangan cricket di Tulamben, Karangasem, sebab lokasinya berdekatan dengan daerah wisata. Sementara itu, Hamka Hendra Nur yang mewakili Menpora
menjelaskan menjelaskan, cricket sedang berjuang agar resmi dipertandingkan di ajang Asian Games (AG), di mana Indonesia menjadi tuan rumah pada tahun depan. Di sisi lain, Ketua Panpel Wayan Weda Darmaja menambahkan, turnamen Bal International Sixers melibatkan tim dalam negeri dan luar negeri. Weda Darmaja menjelaskan, Bali International Sixes memasuki usia ke-21, digelar 14-16 April, dilanjutkan Kartini Cup III/2017, 15-23 April. Weda Darmaja bangga, cabor cricket sudah dipertandingkan di ajang Porjar maupun Porprov. Hebatnya lagi, kata Weda Darmaja, cabor cricket mampu mendulang 2 keping emas bagi Kontingen Bali di ajang PON, hingga mendongkrak posisi Bali dari posisi kesembilan ke posisi keenam. (022)
Bali Post/022
BALI INTERNATIONAL SIXES - Suasana pertandingan hari pertama turnamen cricket Bali International Sixes di Lapangan Cricket Udayana, Jimbaran, Jumat (14/4) kemarin.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Bendega Vill as 9 Bed Room Luxury Villas is Looking for Chef and Butler Please Send Your CV to harsana@bendegavillas.com
B.BP.004.04.17.0000531
CV.Arsi Labora Utama Bali Dcr Sales Executive u/ Horeca Pria/Wanita:25-35Thn D3/S1 Punya Pengalaman Sales Jujur dan mau Kerja Keras Komisi yang Menarik Memiliki Kendaraan Sendiri Kirim Resume ke Email: adminbali1@arsilabora.com
Dbth Sgr:Staff Acc/Pajak Wanita max 30th min SMK akuntansi pnglm min1th email: made.wirtayasa@frestive.com B.BP.001.04.17.0000814
Lowongan Therapist Massage di Hotel Bertaraf Internasional Wanita,Usia 18-38 Tahun,Tinggi & Berat Badan Proporsional, Pengalaman & Non Pengalaman Fasilitas:Komisi,Mess,Makan Kirim Lamaran: Luh Arum SpaHotel The Haven Suites Bali Jl.Pemelisan Agung-Kuta Utara Hub: 0821-1211-2812 (Inggu)
Bth Driver Kntr & Frelan (Mobil Pribadi)H.769965/081237772149 B.BP.001.04.17.0000749
Cr AA/Staf utk Apotek Nusa Dua Jl.Kurusetra Kampial Cp.772020
B.BP.001.04.17.0000048
Dbthkan Mkt Exc Fas,GP,KMS,Bns Lam Email:adm.bali@flexindo.co.id Telp:3700088/0817356686
Dcr Sopir SIM A secepatnya Jl.Sehati No.9A Hub:0361-723777
B.BP.001.04.17.0000800
Dcr Store Supervisor,EDP,Kasir Sales.Exp Min 2Th DII,Komunikatif, Inisiatif, SalesSkill & Loyal CV ke:hrd.lumbungmas@gmail.com
B.BP.005.04.17.0000305
SALON
SPA
B.BP.004.04.17.0000842
AC
B.BP.001.04.17.0000272
Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �
B.BP.031.04.17.0000826
SERVICE
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
Dicari Karyawan/ti utk Perusahaan Perak.Alamat Dewa Silver Canggu 0361 8446108
B.BP.001.04.17.0000496
Dicari PRT2,Tk Masak wanita, tinggal dalam Hp.0818548457
B.BP.001.04.17.0000795
Dicari Pegawai Salon Berpengalaman/tidak Hub:087860066887/ 081999781608
B.BP.001.04.17.0000797
Segera!! Butuh Terapis Reflexi di Hayam Wuruk,Gj Mnarik+ Bonus+Lembur+THR T.9002588, 0811239621123
B.BP.001.04.17.0000755
Toyota Kuta Main Dealer:Bth Sales B.BP.001.04.17.0000799 Executive(P/W)Min.D1.Max30Th, Dcr 1) Mrktg Pcetakan/Promosi/Htl Utamakan KTP Bali,Kompensasi: 2) Kurir Mtr lok Krj di Bali Gapok,Tunj(Mkn,Operasional) CVEmail:grahagrafis1@gmail.com Askes Insentif,THR,Bns Jln2 Keluar B.BP.031.04.17.0000830 Negeri.Lmrn Krm kePT.Agung Dcr 2 Tenaga serabutan syr:SMP Automall Jl.Sunset Road Brt, max25th,bujangan,KTP Bali,gaji B.BP.004.04.17.0000400 Seminyak-Kuta,Badung.Up:Bag. 1,9jt+bns,GatsuTmr081353003996 B.BP.001.04.17.0000535 ***Open Recruitment *** HRD No.Telp:(0361) 8947099 B.BP.001.04.17.0000833 Bth sgr Therapist utk Spa Yasmin Agung Toyota Denpasar mencari B.BP.005.04.17.0000620 Dcr Cook,Chef,Waiter/s, dishJl.Ry Seminyak 22 dkt Bintang Sales Executive,pria/wanita, Dcr krywati Laundry Jl.Petiwasher Italian Resto Seminyak Hub.087862806655/0361-4740537 syarat:min D3,max 30thn,SIMA fas: dan Pecatu SMS, 087760241969 tenget 08P Kuta Utr 082147086628 B.BP.001.04.17.0000664 B.BP.001.04.17.0000765 Gapok,Tunjangan,Insentif,Trip B.BP.004.04.17.0000299 Dicari FO,HK,Kitchen CV ke Nyoman luar Negeri,Training profesional Enginnering,pria,max 30 thn, Dicari Sgr:Cook Korean Food, Karsa Ubud Hp.085103022308 krm cv anda ke:PTAgung Autobisa Las, bawa lamaran B.BP.001.04.17.0000537 Cook Helper,Marketing Travel / mall Jl.HOS Cokroaminoto 47Dps ke Bali Nusa Dua Theatre Dicari Front Office, Enginering E-Comerce, Hub.081238503154 plg lambat tgl 22 April 2017 (Devdan) 0361-770197 HK,Sunset Condotel 0361-758574 Send CV to: rm@pbbali.com B.BP.001.04.17.0000792
Sales Acc HP,Gaji+Komisi+Dll (± 5Jt) Hub.PT.Vivan Bali, Hub.081237763718
: : : :
B.BP.001.03.17.0002318
Urgent Sales Marketing+Runner, English,Contact 081239327552
Dicari Segera Tukang Kayu & Tukang Las Gaji Bulanan+Mess Posisi Bali Hub.082145709795 B.BP.001.04.17.0000606
Urgent looking for Villa Mngr & Butler for New 4BR Luxury Villa in Umahanyar Village Pejeng Ubud,previous experience essential & must be fluent English this in exciting opportunity to work with a dynamic & friendly team pls call:08124629122 B.BP.001.04.17.0000832\
B.BP.004.04.17.0000841
Dicr Waiter,Soundman,bartender Engineering,untuk di karaoke Hub.085238101605 acc.ratniati@gmail.com
B.BP.001.04.17.0000695
ThePavilions Sanur Looking for F.O Staff.Send Appl & CV to:mana ger.bali@pavilionshotels.com
B.BP.004.04.17.0000839
SERVICE
Dicari Waiter/Waitress,Cook, Helper,Admin HRD Resto,Admin Keuangan Resto H.081236215048
B.BP.154.04.17.0000847
BIRO JASA
Japanes Rest diKrobokan/Semer Bth: Cook Helper: laki-laki SMK Tata Boga Fresh Graduate Waitress:Wanita SMK Pariwisata English Active Tlp.08175072489 CV: viva.dyah@mail.com B.BP.004.04.17.0000829
BIRO JASA
B.BP.001.04.17.0000817
Renon Tk.Unda 75jt+Seminyak (Villa) Pool,160jt, 081236526185
DIJUAL TANAH 8A TunjukTabanan,5A Samplangan Gianyar,4,25A Lovina (tepi Laut) Grand Livina X, Gear th 2014 silver asliDK Hub.085100824126 14ATemukus(Gudang)081236526185 B.BP.001.04.17.0000834
B.BP.001.04.17.0000635
Tnh 1+2Are Lok Vila Canggu Hrg 400jt/Are(Ng)H:081999270475, BU
DIJUAL RUMAH B.BP.001.04.17.0000801 Djl Rmh Kos 8Kmr Tnh 230m2 dan GIANYAR Rmh Tngl LtII Tnh 1A,2Kmr Lok. Jual Tnh Kav 2Are,75Jt/Are Kmps Unud Jimb,GWK 08123805574 Taro,Tegalalang H:081246386211 B.BP.001.04.17.0000708
Djl Rmh 3K.Tidyr,1K.Keluarga, 1K.Tamu,Dapur + WC,LT 1,5Are LB 1Are Hrg 1,5M, 08123807076
WC BIRO JASA
DISEWAKAN RUMAH Disewakan/Jual Rmh:5KT,1RT,1RK 1RM,1KP,Grs 2Mbl,Perum Dosen Unud Manguntur H:082340741861
NISSAN
GARANSI
BIRO JASA
B.BP.001.04.17.0000709
DIJUAL MOBIL
SERVICE MAMPET
SERVICE
B.BP.001.04.17.0000487
Rmh Jl.Gn Talang Utama LT.1,5A 4KT,3KM 1,3M & Rmh Lt2 3KT 3KM Utr RSBalimed1,1M 081338708444
B.BP.001.04.17.0000637
B.BP.154.04.17.0000848
SERVICE
Djl Kost Strategis @Akasia Dps 2,5Are 2Lt 12Kmr 081338711109
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
242389 / 081236774491 RUPA-RUPA
RUPA-RUPA
B.BP.001.04.17.0000818
JEMBRANA
Dijual Tanah 1Ha Harga 15jt/A Nego Hub: 08123924992
B.BP.001.04.17.0000796
EKONOMI
18
Daya 2.500 MW Masuk ke Bali Melalui Jabali Crossing PLN Denpasar (Bali Post) Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PLN Amin Subekti melakukan kunjungan singkat ke Bali. Dalam kunjungan tersebut, Amin Subekti berkesempatan untuk bertatap muka dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Pertemuan tersebut untuk menyampaikan kondisi kelistrikan dan rencana pengembangan infrastruktur kelistrikan di Bali sesuai dengan RUPTL 2017-2026 yang baru disahkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. ‘’Pasokan listrik di Bali saat ini masih aman, namun
PLN ingin menjadikan Bali sebagai kawasan percontohan kelistrikan,’’ kata Amin. Dengan total daya mampu yang mencapai 1.300 MW, Bali masih memiliki cadangan daya sekitar 30%. Melihat potensi pertumbuhan yang cukup tinggi di Bali, PLN merasa perlu untuk melakukan penambahan kapasitas pasokan daya dengan memperhatikan tujuan untuk menjadikan Bali sebagai Center of Excellence dalam hal pemanfaatan Energi Baru Terbarukan. ‘’Bali adalah wajah internasional Indonesia, PLN ingin menjaga keandalan listrik Bali agar tidak perlu lagi ada masalah listrik,’’
ungkap Direktur Bisnis Regional JBTB. Untuk meningkatkan keandalan listrik, sesuai dengan RUPTL 2017-2026 PLN akan membangun Jawa-Bali Crossing yang menyalurkan daya sebesar 2.500 MW dari PLTU Paiton untuk masuk ke Bali. Pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada 2019. ‘’Pemerintah Provinsi Bali mendukung langkah-langkah positif untuk Bali, terlebih akan menjaminkan Bali menjadi lebih bersih,’’ ujar Pastika. Gubernur Bali menunjukkan dukungan positif terhadap pengembangan energi baru terbarukan yang ada di Bali
yang sejalan dengan tujuan pemerintah provinsi menjadikan Bali sebagai clean and green province. Dalam pembangunan Jawa Bali Crossing, Made Mangku Pastika menyatakan pihaknya sangat setuju dan mendukung PLN. Tidak hanya Jawa Bali Crossing, dalam pertemuan ini PLN dan Gubernur Bali juga membahas mengenai pengembangan energi bersih lain seperti PLT Sampah, PLTS dan pemanfaatan motor listrik. Kedua pihak berharap seluruh rencana pengembangan energi bersih dapat berlangsung lancar dan sesuai dengan target. (kmb42)
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
Warga Keluhkan NJOP Naik hingga 1.000% di Badung
Mangupura (Bali Post) Warga mengeluhkan NJOP (nilai jual objek pajak) yang naik bahkan hingga 1.000 persen di Kabupaten Badung. Seorang warga Badung Utara, Hengky Surya, mengaku kaget dengan kebijakan yang mulai ia rasakan awal April lalu. Ia menilai kondisi properti yang lesu di tahun 2016 ke belakang, seharusnya distimulus dengan kebijakan yang pro terhadap pertumbuhan properti. Namun yang ia rasakan justru sebaliknya. ‘’Kalau nilai transaksinya lebih tinggi dari NJOP, maka yang digunakan adalah harga pasar. Apabila transaksinya di bawah NJOP, maka yang digunakan adalah NJOP,’’ urainya. Lalu bagaimana dengan tanah warisan?
Misalnya harga properti di daerah Badung Rp 150 juta/are. Sedangkan ahli waris mendapat warisan 100 are. ‘’Kalau NJOPnya naik dari Rp 50 juta ke Rp 500 juta maka untuk 100 are jadi Rp 50 miliar dan ahli waris harus membayar Rp 2,5 miliar untuk 5 persennya. Padahal katakanlah pasarannya Rp 150 juta, maka untuk 100 are nilai aset warisannya hanya Rp 15 miliar. Tapi ini dihitung Rp 50 miliar dan ahli waris harus membayar dengan nilai patokan Rp 50 miliar,’’ urainya. Maka masyarakat akan membayar pajak lebih tinggi dari harga transaksinya. Padahal itu tanah yang diberikan orangtua untuknya. ‘’Masak dia harus membayar Rp 2,5 miliar untuk mendapatkan warisannya,’’ pungkasnya. (kmb42)
19
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
Secara Langsung Dari Hal. 1
Mengingat, sejauh ini desa mengandalkan gelontoran dana dari APBD saja, kalau ke depan desa bisa mempunyai pendapatan sendiri melalui BUMDes. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Badung Putu Gede Sridana mengatakan, BUMDes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa, melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. Ketentuan itu diatur dalam Permen Desa Nomor 4 Tahun 2015 tentang pendirian, pengurus dan pengelola dan pembubaran Badan Usaha Milik Desa, yang menjadi pedoman bagi daerah dan desa dalam pembentukan dan pengelolan BUMDes. Karena itu, pengembangan BUMDes merupakan bentuk penguatan terhadap lembagalembaga ekonomi desa serta merupakan alat pendayagunaan ekonomi lokal dengan berbagai ragam jenis potensi yang ada di desa, sehingga BUMDes memiliki peranan yang sangat penting dan strategi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Dari 46 desa di Badung 24 desa telah memiliki BUMDes, di mana 6 BUMDes di Kecamatan Petang, 5 BUMDes di Mengwi, 9 BUMDes di Abiansemal, 2 BUMDes di Kuta Utara dan 2 BUMDes di Kuta Selatan,’’ terangnya.
Sementara 22 desa lainnya, harap Sridana, segera membentuk BUMDes untuk lebih menggerakkan perekonomian dan potensi desa masing-masing. Pembentukan dan jenis usaha BUMDes pun beragam. Di antaranya, bisnis sosial yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, bisnis penyewaan dan usaha perantara. ‘’Kami juga telah menginstruksikan masing-masing desa agar menyiapkan penyertaan modal untuk pengelolaan BUMDes ini,’’ katanya. Dalam pembinaan pengelolaan BUMDes, Sridana mengaku telah meminta masing-masing desa membentuk unit usaha sesuai dengan potensi desa. Beberapa unit usaha yang bisa dijalankan di antaranya di Kecamatan Petang ada unit usaha simpan pinjam, dan unit usaha pertokoan. Di Kecamatan Abiansemal meliputi ada unit usaha pengelolaan air minum, ada sewa tenda dan sewa kursi, simpan pinjam, fotokopi, laminating dan jilid. Di Mengwi ada unit usaha pengelolaan pupuk organik, simpan pinjam. Di Kecamatan Kuta Utara ada unit usaha pasar desa. Hasil dari pengelolaan BUMDes ini sebagian masuk ke kas ABPDes dan sebagian lagi masuk ke masyarakatnya. ‘’BUMDes ini modalnya dari desa dengan melaksanakan kegiatan ekonomi di desa dan oleh desa itu sendiri. Ya, seperti koperasi tetapi tidak mengambil kapling LPD maupun koperasi, kita tumbuh kan saingan yang sehat untuk melayani masyarakat yang baik,’’ terangnya. (kmb27)
Penyidik Kepolisian Dari Hal. 1
Ditemui di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Jumat (14/4) kemarin, ia menuturkan bahwa penyebab kematian Rendi Rizaldi (13) belum bisa dipastikan apakah karena tersetrum atau bukan. Pihaknya masih menunggu dari pihak penyidik kepolisian. Namun, mengingat keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah Rendi, maka jenazah dimakamkan hari itu juga pukul 14.00. ‘’Itu AMO yang pertama saya buat. Modelnya baru. Yang selanjutnya kita buat AMO style Bali. Inilah yang akan kita kaji lagi, apakah AMO ini kita pertahankan seperti ini atau kita ubah ke style Bali,’’ jelasnya. Ia pun tidak menduga AMO dapat merenggut nyawa seorang remaja. ‘’Karena dari sekian tahun kita buat AMO, ini yang pertama terjadi,’’ tandasnya. Maka dari itu, untuk se-
mentara, semua AMO ditutup. ‘’Pelayanan umum itu kita sementara tutup. Total AMO kita tutup, untuk mengantisipasi trauma masyarakat,’’ imbuhnya. Kata dia, perawatan AMO dilakukan secara kontinu. Ada perawatan kebersihan, ada perawatan pergantian. Cek kebersihan dilakukan dua minggu sekali sesuai SOP dan tergantung situasi. Begitu juga pergantian filter dilakukan secara kontinu. AMO memang menggunakan aliran listrik untuk melakukan filter terhadap air, membunuh kuman dan kebersihan air itu sendiri. ‘’Itu yang butuh listrik 220 volt dengan daya 450 watt,’’ tandasnya. Listrik yang digunakan listrik rumah tangga hanya untuk operasional AMO. Jika memang Rendi meninggal karena tersetrum, alat tersebut akan diubah dan distributornya akan dipanggil. Bentuk AMO juga akan diubah. (kmb42)
Tombol Keran Dari Hal. 1
Karena haus, ia hendak minum di TKP, tetapi baru pegang tombol keran sudah nyetrum, untung bisa terlepas. Terkait kejadian itu, petugas PLN Erwin Dwi Sulistyo dan Agung Sastra Wiguna langsung
ke TKP. Mereka mengaku dapat perintah dari Kantor PLN Rayon Denpasar bahwa ada pipa air minum bertegangan arus listrik di TKP. Setelah dilakukan pengecekan memang benar tempat tersebut nyetrum karena alatnya rusak. (kmb36)
Gubernur NTB Maafkan Penghinanya
Jakarta (Bali Post) Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul Majdi memaafkan pria yang telah melakukan penghinaan atas dirinya dan keluarga ketika melakukan perjalanan kembali dari Singapura. Dalam keterangannya seusai sholat Jumat di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Gubernur yang juga merupakan tokoh ulama karismatik di NTB itu mengatakan agar masyarakat NTB mampu menahan diri dan bersikap memaafkan. ‘’Menghadapi keadaan apa pun di dunia, sesungguhnya Islam telah memberi panduan yang terbaik melalui Alquran dan Hadits. Tuntunan Alquran terkait dengan hal yang tidak menyenangkan adalah sabar,’’ kata Gubernur, Jumat (14/4) kemarin. Gubernur membenarkan bahwa benar terjadi seperti yang diberitakan satu hari terakhir ini, ada (bisa disebut) penghinaan atau sejenisnya yang dialaminya dan keluarga, ketika melakukan perjalanan dari Singapura, Minggu (9/4) oleh seseorang bernama Steven Hadisurya Sulistyo. Gubernur juga mengimbau kepada seluruh warga NTB untuk tidak terprovokasi, tidak emosi atas hal tersebut. Meski demikian, ia juga menegaskan tidak dapat melarang orang marah. ‘’Hanya bahwa agama mengajarkan kita untuk senantiasa menjadi pemaaf,’’ ujarnya. Dalam permintaan maafnya yang telah dipublikasikan melalui sejumlah media nasional, Steven menyampaikan terima kasihnya kepada TGB yang telah memaafkan dan tidak menempuh jalur hukum. Sementara itu, Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah berpendapat pihak kepolisian bisa langsung bertindak sebelum publik bereaksi berlebihan. ‘’Penghinaan etnis kepada seseorang memang dapat dijerat dengan pasal penghinaan sesuai KUHP pasal 315. Tetapi, setelah diundangkannya UU No.
40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis maka penghinaan etnis bukan delik aduan,’’ kata Fahri Hamzah dalam keterangan tertuisnya di Jakarta, Jumat kemarin. Menurut Fahri, meskipun Gubernur NTB telah memaafkan pelaku dan pelaku telah meminta maaf, tetapi karena UU Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis maka tindakan itu tidak bisa dihentikan. Selain itu, Fahri juga berpendapat bahwa tindakan oknum penumpang yang menghina Gubernur NTB dengan kata-kata yang sangat tidak pantas itu tidak saja menyinggung individu gubernur tetapi semua warga negara yang merasa memiliki identitas yang sama. ‘’Maka, polisi tidak boleh nunggu sebab penghinaan dan diskriminasi ini dirasakan oleh banyak orang. Jadi, dia bukan delik aduan. Polisi bisa langsung bertindak agar publik mengetahui adanya penegakan hukum terhadap pelaku,’’ kata Fahri Hamzah, anggota dewan yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) NTB. Penghinaan bernada etnis dialami Gubernur NTB ketika dia bersama istrinya sedang menunggu antrean di Bandara Changi, Singapura. Kemarahan Steven dipicu oleh ketidaktahuannya, karena saat dia sedang antre masuk pesawat menuju Jakarta, tiba-tiba Gubernur NTB masuk dalam barisan antrean di sebelahnya. Padahal, Gubernur NTB memang sudah berada dalam antrean di depan. Gubernur NTB sempat meninggalkan antrean untuk sekadar bertanya kepada petugas, dan dia sudah berpesan kepada istrinya untuk tetap dalam antrean sambari dirinya meninggalkan antrean sejenak. Namun, Steven yang tidak tahu awal kejadian merasa antrean ‘’diselak’’ oleh sang Gubernur, sehingga tanpa bertanya lebih dulu langsung mengumpat Gubernur di depan orang banyak. (ant/kmb4)
DPR Setuju Bahas Revisi UU Larangan Praktik Monopoli
Jakarta (Bali Post) Badan Legislasi (Baleg) DPRRI menyetujui revisi Undang-undang tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (LPMPUTS). Draf RUU revisi usul inisiatif DPR ini akan dibawa ke rapat paripurna DPR untuk disahkan menjadi RUU usul inisiatif DPR untuk dibahas bersama pemerintah. Wakil Ketua Baleg Firman Soebagyo mengatakan, revisi UU Nomor 5 Tahun 1999 ini dibutuhkan karena banyaknya tindakan praktik monopoli dan kartel yang ditemui dalam dunia bisnis. ‘’Dengan maraknya mo-
nopoli terselubung ini, maka DPR menyadari betul bahwa revisi UU yang terkait larangan praktik monopoli harus disesuaikan,’’ kata Firman Subagyo usai pengambilan keputusan RUU LPMPUTS di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/4). Menurut Firman, jika dalam draf sebelumnya ada usulan untuk menambah kewenangan penyidikan dan penyitaan terhadap KPPU, maka setelah melalui harmonisasi, usulan tersebut dihapuskan dan akan dikembalikan kepada instansi terkait sebagaimana yang tertuang dalam KUHAP.
Sempat Melarang Dari Hal. 1
‘’Padahal ibunya sudah sempat melarang,’’ ungkap Kornelis Ratu, pelatih taekwondo Rendi. Menurutnya, sejak Air Minum Otomatis (AMO) dipasang, Rendi bersama temannya sering minum. ‘’Mungkin karena Rendi tidak pakai sandal. Baju di bagian dadanya robek,’ tuturnya. Berjarak kurang lebih 300 meter dari rumahnya, Lapangan Puputan Badung menjadi tempat bermain anak-anak sekitar Denpasar. Biasanya Lapangan Puputan Badung menjadi tempat melatih fisik para atlet taekwondo yang berada di sekitar sana. Sedangkan latihan teknik dan pertarungan dilakukan di Dojang, di Jalan Kapten Regug. Ditemui di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Jumat (14/4) kemarin, Ratu mengungkapkan, Rendi merupakan
salah satu siswa yang mewakili SMPN 2 Denpasar dalam ajang Porjar nanti. ‘’Dia mewakili satu dojang,’’ tuturnya. Sejak kelas II SD, Rendi menekuni olahraga taekwondo dengan bergabung di Majago Satria Taekwondo Club. Berkat prestasinya di ajang taekwondo, dia pun berhasil masuk SMPN 2 Denpasar melalui jalur prestasi. ‘’Rendi pernah memenangkan juara I di ajang Moks,’’ imbuhnya. Berbagai kejuaraan pernah diikuti dan meraih juara dalam kejuaraan tersebut. Ratu pernah menjadi pelatih Rendi sejak kelas II SD hingga kelas V SD. Ia tahu betul Rendi anak yang lincah dan agresif. ‘’Saya lihat dia punya potensi,’’ imbuhnya. Setelah itu, Rendi dilatih oleh anaknya yaitu Adji Mega Nugraha Ratu. Hampir enam tahun menekuni taekwondo, Rendi pun
‘’Penyelidikan, penyitaan, dan penggeledahan akan dikembalikan kepada kepolisian sesuai dengan ketentuan perundangundangan lain. Sanksi-sanksi pun kita arahkan ke sana,’’ ujarnya. Selain itu, menurutnya, kelembagaan KPPU akan diperkuat dalam revisi UU ini. Penguatan lembaga penting agar memiliki landasan hukum yang jelas. Pemimpin KPPU nantinya terdiri dari komisioner yang akan diperbantukan melalui sekretariat jenderal. ‘’Status kelembagaannya kita tingkatkan dan setelah tahapan itu akan kita evaluasi kembali,’’ tandasnya. (kmb4) telah berada di tingkatan sabuk biru. ‘’Lima tingkat lagi sabuk hitam,’’ imbuhnya. Ayah Rendi, Zaenal Arifin, mengatakan anak pertamanya itu memang sering minum di sana. Ia yang saat itu sedang bekerja, shock mendengar kabar tersebut dan bergegas mencari anaknya. Sempat ia mencari ke Forensik RSUP Sanglah, namun dikatakan masih di RSAD. ‘’Ibunya sudah enggak kuat dengarnya,’’ kata pria asal Lombok tersebut. Pihak keluarga hanya berharap tidak ada korban lagi dari AMO tersebut. Pihaknya juga tidak bisa menyalahkan pemerintah karena pemerintah menyediakan fasilitas umum untuk memudahkan masyarakat. ‘’Namun unsur safety-nya lebih dikedepankan, supaya tidak ada korban berikutnya,’’ tandasnya. (kmb42)
Siap Minum Dari Hal. 1
Dirut PDAM Denpasar I.B. Gede Arsana mengatakan, pemasangan mesin AMO ini merupakan tindak lanjut dari PP No.16 Tahun 2005 yang mewajibkan PDAM seluruh Indonesia untuk menyiapkan air siap minum. Dalam rangka HUT ke-18 Pemerintah Kota Denpasar, PDAM Kota Denpasar telah membangun mesin AMO yang berlokasi di Lapangan Puputan Badung, Denpasar dengan tujuan untuk memberikan kemudahan dalam rangka memperolah air siap minum bagi masyarakat. Pembangunan AMO ini telah diresmikan oleh Wali Kota Denpasar yang didampingi Direktur PDAM Kota Denpasar beserta kepala dinas terkait pada Kamis, 11 Februari 2010 lalu. Pembangunan AMO ini merupakan wujud Corporate Social Responsibility (CSR) dari PDAM Kota Denpasar kepada masyarakat. Kualitas air itu telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan Menteri Kesehatan sehingga aman untuk dikonsumsi secara langsung oleh masyarakat. Terkait biaya investasi yang diperlukan un-
tuk satu unit mesin AMO, Arsana mengatakan berkisar antara Rp 50 juta sampai Rp 70 juta. Sangat Prihatin Anggota Komisi I DPRD Denpasar I Made Sukarmana, S.H., Jumat (14/4) kemarin mengatakan agar PDAM Denpasar dan juga instansi terkait, seperti PLN dapat melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi mesin-mesin AMO yang lainnya. ‘’Kami sangat prihatin dengan peristiwa meninggalnya bocah di mesin AMO. Kasus ini harus menjadi perhatian serius PDAM agar ke depan tidak terulang kembali. Perlu ada langkah antisipasi, karena mesin AMO ada di ruang publik,’’ kata politisi Demokrat asal Banjar Bun ini. Sukarmana berharap ada pengecekan secara berkala terhadap sistem operasional mesin tersebut. Terlebih dengan menggunakan daya listrik. Kasus ini, katanya, bisa disebut kelalaian dari PDAM. ‘’Kami berharap ini yang terakhir. Jangan sampai kasus serupa terulang di mesin-mesin lainnya yang terpasang di ruang publik,’’ katanya. (kmb12)
Pertama Kali
Dari Hal. 1
Jenis lain dari bom ini juga sangat efektif menjangkau terowongan yang lebih dalam dan kokoh. Ini adalah pertama kalinya Amerika Serikat menggunakan bom konvensional dengan ukuran ini dalam konflik. Trump menggambarkan aksi pengeboman ini sebagai ‘’misi yang sangat sukses’’, dengan tidak segera menjelaskan berapa banyak kerusakan yang ditimbulkan dari penggunaan perangkat itu. Selama kampanye pemilihan presiden tahun lalu, Trump bersumpah untuk memberikan prioritas terhadap upaya menghancurkan kelompok ISIS, yang sebagian besar beroperasi di Suriah dan Irak. Pekan lalu pihak militer AS melancarkan serangan peluru kendali jelajah terhadap pangkalan udara pemerintah Suriah sebagai
tanggapan atas serangan gas kimia yang diduga dilakukan oleh pemerintahaan Bashar. ‘’Jika Anda melihat apa yang terjadi selama delapan minggu terakhir, dan membandingkannya secara seksama dengan apa yang terjadi selama delapan tahun belakangan ini, kalian akan melihat bahwa terdapat perbedaan yang luar biasa,’’ kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Kamis (13/4). Situasi keamanan semakin genting di Afghanistan, dengan sejumlah kelompok pemberontak berusaha mengklaim wilayah lebih dari 15 tahun, setelah invasi AS menggulingkan pemerintahan Taliban. Sejauh ini, Trump telah memberikan sedikit penjelasan tentang strateginya terhadap Afghanistan, termasuk untuk tetap mempertahankan penempatan 8.400 tentara AS disana. (ant)
Gantikan Wenger Dari Hal. 1
Bekas gelandang Arsenal Marc Overmars yang saat ini
menjadi direktur sepak bola Ajax Amsterdam disebutsebut akan direkrut untuk menggantikan Wenger. (ant)
Tingkat Tinggi Dari Hal. 1
Atas serangan itu, sedikitnya 36 militan ISIS tewas di Afghanistan, kata Kementerian Pertahanan Afghanistan seperti dikutip Reuters. Serangan bom yang dilancarkan Kamis itu diluncurkan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengutus delegasi tingkat tingginya ke Kabul di tengah ketidakpastian mengenai rencananya atas sekitar 9.000 tentara AS yang ditempatkan di Afghanistan. Jumlah militan tewas itu belum terverifikasi secara independen, namun juru bicara Kementerian Pertah-
anan Afghanistan Dawlat Waziri memastikan tidak ada korban sipil dalam ledakan superbesar yang menyasar jaringan gua dan terowongan itu. ‘’Tidak ada warga sipil yang terluka dan hanya pangkalan yang digunakan Daesh (ISIS) untuk dipakai meluncurkan serangan-serangan ke berbagai bagian provinsi yang dihancurkan,’’ kata Waziri seperti dikutip Reuters. Bom ini dipandu oleh GPS dan belum pernah digunakan dalam pertempuran sejak diuji coba pada 2003. Bom ini menimbulkan asap seperti cendawan yang bisa terlihat dari jarak 32 km. (ant)
Sabtu, 15 April 2017 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Mupuk Padagingan lan
Padudusan Agung (3) 06:35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Sehat & Bugar 08:00 Education On Bali TV 08:35 Bali Channel Tourist TV 09:05 New Lejel 09:30 Belajar Menggambar Menggambar Rajapala
10:05 Galeri Musik Indonesia 11:05 Cali Channel Tourist TV 11:30 Lejel Homeshopping 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Mupuk Padagingan lan Padudusan Agung (4)
12:30 Mulat Sarira Ujian Nasional Berintegritas 12.45 Eda Koh Ngomong Ujian Nasional Berintegritas 13:00 Jamu Tetes HaGe 14:05 Lejel Homeshopping
14:30 Yowana Magz Siswa Berprestasi SMAN 2 Amlapura 15:05 Parameter 15:30 Education On Bali TV 16:05 Lila Cita Sanggar Tari Agung Semara Dwipa (2)
17:05 Dunia Kita 17:30 Gita Shanti SS Widya Paramarta (1) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Banjar Bali Quiz 19.30 Orti Bali 20:00 Satu Jam
21:00 Lila Cita Calonarang Bangli (1) 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Wayang Wong Batuan (2) 23:00 Solusi Alternatif Herbal Putih 23:30 DW TV
Unofficial tally points to second vote for Indonesia capital
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Kliwon, 15 April 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
34 Finalis Berebut Mahkota Miss Indonesia 2017
AJANG pemilihan Miss Indonesia 2017 kini sudah masuk pada tahap karantina. Sebanyak 34 finalis perwakilan setiap provinsi di Indonesia tengah mengikuti serangkaian kegiatan menuju malam grand final pada 22 April mendatang. Ajang kontes kecantikan yang ke-13 kalinya ini sebelumnya dimulai dengan rangkaian audisi. Tahun ini, audisi digelar di empat kota besar yakni Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung. Ditambah dengan lima audisi khusus di Bali, Medan, Banda Aceh, Makassar, dan Semarang. Yayasan Miss Indonesia selaku pihak penyelenggara berharap nantinya akan terpilih satu pemenang yang dapat mewakili Indonesia di ajang Miss World 2017. Liliana Tanoesoedibjo selaku Chairwoman of Miss Indonesia Organization menyatakan para finalis dipilih lewat seleksi ketat sesuai kriteria. Bukan hanya faktor kecantikan semata, namun juga dari sisi kepribadian. “Para finalis dipilih setelah melihat elemen penting dalam diri mereka, yakni manner, impressive, smart, dan social,” katanya. Para finalis menjalani karantina sejak 10 April hingga 23 April 2017 dan mendapatkan serangkaian pembekalan seperti public speaking, character building, manner, beauty class, dan modelling. “Semoga tahun ini, kualitas Miss Indonesia semakin meningkat. Apalagi dengan prestasi Natasha Mannuela yang telah berhasil menjadi runner-up pada Miss World 2016, bisa menjadi motivasi peserta,” jelas Liliana. Para finalis pun mengaku telah siap menjalani semua rangkaian menjelang babak final. Miss Indonesia 2017 terpilih bakal mewakili Indonesia di ajang kelas dunia. “Mereka cantik-cantik dan pintar. Mewakili daerahnya masing-masing. Pastinya mereka punya kualitas yang bagus. Kita harapkan mereka nantinya bisa menujukkkan yang terbaik. Bisa menjadi inspirasi wanita zaman sekarang dan berprestasi untuk Indonesia,” tambah Liliana. Tidak hanya itu, malam puncak Miss Indonesia 2017 nanti juga akan dihadiri oleh sederet bintang tamu. Menurut rencana, Stephanie Del Valle, Miss World 2016 juga akan hadir menyaksikan malam grandfinal Miss Indonesia 2017 mendatang. Selain itu juga dimeriahkan oleh sejumlah artis seperti Judika, Armand Maulana, Bunga Citra Lestari, Lea Simanjuntak, dan lainnya. (pik)
Bali Post/ist
KEGIATAN - Sebanyak 34 finalis perwakilan setiap provinsi di Indonesia tengah mengikuti serangkaian kegiatan menuju malam grandfinal pada 22 April mendatang.
Ultah Ke-23
GIGI Luncurkan Website
Bali Post/ist
ULTAH - GIGI merayakan ultahnya yang ke-23 dengan merilis website dan manajemen baru.
PA D A usia 23 tahun berkarya di industri musik tanah air, grup band GIGI kembali mempertahankan eksistensinya sebagai band legendaris Tanah Air. Kini, merayakan hari jadinya tersebut, GIGI merilis website sekaligus manajemen baru. Kiprah di dunia musik hingga puluhan tahun, diakui Armand Maulana sebagai vokalis, GIGI akan terus berkarya sampai kapan pun. Mereka akan berkarya hingga tidak lagi dapat bermain musik. “GIGI akan terus berkarya hingga personelnya tidak bisa main musik lagi,” ucap Armand Maulana. Melalui website bernama www.gigibandofficial.com GIGI menghadirkan situs yang berisikan konten menarik tentang aktivitas GIGI. Mulai dari fotofoto, video hingga penampilan GIGI di setiap manggungnya.
’’Fantastic Beast’’
“Penggemar bisa menonton live show GIGI, mengetahui sejarah GIGI. Kami juga menyajikan biografi dari masing-masing personel,” jelas Bounty Ramdhan sebagai Creative Content Creator Management GIGI. Adapun manajemen baru bernama Rumah Cinta GIGI Kita yang dipimpin Aria Baron. Hal ini diharapkan mampu memberikan warna baru dan perubahan-perubahan pemikiran yang lebih segar terhadap perkembangan GIGI ke depannya. “Mungkin tahun kemarin pada tahu GIGI pindah manajemen tahun ini kita mempertegas lagi kalau namanya Rumah Cinta Gigi Kita kita berempat sepakat ada pembaruan dalam manajemen. Ada anak muda dan salah satu yang megang peranan,” tandas Hendy, drummer GIGI. (pik)
Jude Law Perankan Dumbledore Versi Muda
A K TOR I n g g r i s J u d e Law telah terpilih untuk memerankan versi muda dari kepala sekolah Hogwarts Albus Dumbledore, karakter utama dalam film kedua dari J.K. Rowling untuk spin-off “Fantastic Beasts”. Law (44) yang terkenal karena perannya sebagai Dr. John Watson dalam film aksi “Sherlock Holmes” akan memainkan Dumbledore jauh sebelum dia menjadi kepala sekolah Hogwarts, sekolah di mana Harry Potter dan teman-temannya belajar untuk menjadi penyihir dan berjuang melawan kekuatan gelap. Rowling yang menciptakan karakter Dumbledore untuk buku terlarisnya “Harry Potter”, mengatakan bahwa dia menganggap Law sebagai seorang pria yang jatuh cinta,
ketika dia masih muda, dengan Gellert Grindelwald, yang kemudian berubah menjadi jahat dan kejam. Rowling mengatakan bahwa film kedua “Fantastic Beasts” akan menunjukkan Dumbledore “sebagai pria muda yang bermasalah - dia tidak selalu bijak ... Kita akan melihat dia di periode formatif di kehidupannya”. Sementara itu, Warner Bros mengatakan Johnny Depp akan bermain sebagai Grindelwald di film yang skenarionya ditulis oleh Rowling tersebut. Syuting akan dimulai pada musim panas ini. Lima film spin-off berlatar belakang sekitar 70 tahun sebelum Harry Potter bersekolah ke Hogwarts dengan memasukkan beberapa karakter baru dan sejumlah karakter yang akrab dengan Potter.
Beberapa aktor Inggris yang dipertimbangkan untuk memerankan Dumbledore muda antara lain Christian Bale, Benedict Cumberbatch dan Jared Harris. “Kami sangat senang Jude Law dapat bergabung dengan pemain ‘Fantastic Beasts’, memainkan karakter yang dipuja seluruh dunia,” kata Toby Emmerich, presiden dan kepala konten Warner Bros. Picture. Film “Fantastic Beasts” yang pertama dirilis pada November. Film tersebut meraup 813 juta dolar AS di box office global. Film kedua, yang belum diketahui judulnya, akan dirilis pada November 2018. Delapan film “Harry Potter” dilaporkan mencetak angka 7 miliar dolar AS di box office global, demikian Reuters. (ant)
Jude Law
Bali Post/ap