Skip to main content

Edisi 15 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Paing, 15 Agustus 2016

20 HALAMAN

NOMOR 348 TAHUN KE 68

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Petani Bali Harus Adaptif terhadap Teknologi MASYARAKAT Bali saat ini terancam menyusul sedikitnya generasi muda yang mau menjadi petani. Selain itu, di pedesaan banyak lahan yang ‘’ditidurkan’’ bahkan dialihfungsikan. Inilah ancaman serius di Bali saat ini. Demikian terungkap dalam diskusi di Kantor Desa Sanur Kauh, Minggu (14/8) kemarin. Praktisi pertanian Wayan Supadno dalam diskusi itu menyatakan ada beberapa kunci sukses dalam bertani. Pertama, mencintai dengan

pekat dunia pertanian. Kedua, meyakini bahwa cita-cita menjadi petani bisa tercapai dan adaptif dengan teknologi. Ketiga, melakukan riset tentang kendala dan peluang pertanian. Adapun kendala yang dihadapi selama ini oleh petani di Bali yaitu kurangnya kemauan orang Bali untuk bertani. Selain itu pemangku pertanian dan pemerintah di Bali kurang memperhatikan pertanian di Bali. Padahal banyak orang Bali yang transmigrasi sukses

menjadi petani di luar Bali. Demikian pula Bali memiliki pangsa pasar yang sangat luar biasa untuk memasarkan hasil pertanian. Di samping itu tanah Bali mayoritas sangat subur dan SDM di Bali sangat hebat. ‘’Tetapi, kenapa di Bali belum bisa melakukan hal itu. Seharusnya kalau masyarakat Bali, khususnya petani, bisa menanam sendiri komoditi tertentu, maka petani bisa menghidupi seluruh masyarakat Bali. Apalagi yang

paling utama dari Bali adalah setiap upacara menggunakan hasil pertanian, sehingga ini membedakan dengan daerah lain,’’ imbuhnya. Sementara itu, pengusaha dan praktisi pertanian Nyoman Suma Artha mengatakan, pertanian memiliki peran strategis dalam pembangunan pariwisata Bali. Pariwisata yang dikembangkan di Bali adalah pariwisata budaya yang akarnya pertanian. Karena itu, pertanian Bali mesti dikawal dengan sebaik-baiknya. ‘’Petani

dengan subaknya memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian. Agar pertanian tetap lestari, kesejahteraan petani mesti ditingkatkan dengan cara-cara yang cerdas,’’ katanya. Lagi pula, jika pertanian tidak dikawal dengan baik, budaya tani akan terdegradasi, alih fungsi lahan akan marak, dan pariwisata Bali akan ditinggalkan. Hal. 19 Kualitas Hasil

Pramuka Harus Ikuti Zaman Jakarta (Bali Post) -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta gerakan Pramuka bisa mengikuti perkembangan zaman. Anggota Pramuka haruslah menjadi anak muda yang produktif, penuh optimisme, memiliki daya juang tinggi, tidak takut bersaing, dan pantang menyerah.

Bali Post/ant

RAIH MEDALI - Lifter Indonesia peraih medali perak pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brazil, Eko Yuli dan Sri Wahyuni, tiba di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, Banten, Minggu (14/8) kemarin.

Ganda Campuran Dipastikan Lolos Semifinal

Bali Post/ant

PRAMUKA ASING - Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan kepada pembina pramuka asing pada Apel Besar Hari Pramuka ke-55 dan Jambore Nasional (Jamnas) X tahun 2016, di Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (14/8) kemarin.

terus dihadapkan pada tantangan yang besar. Oleh karena itu, kepada 25 ribu perwakilan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia yang hadir, Presiden mengatakan kemampuan berkompetisi amat diperlukan untuk menyongsong tantangan tersebut. ‘’Sebagai bangsa yang besar, tantangan yang harus kita hadapi juga besar. Mulai dari kemiskinan, ketimpangan sosial, dan pengangguran. Hal. 19 Daya Saing

Penjelasan Istana

Rio de Janeiro Dua pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto harus bertemu pada perempatfinal bulu tangkis Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brazil. Dari hasil undian untuk nomor ganda campuran di Rio de Janerio, Minggu (14/8) kemarin, akan digelar empat pertandingan yang menampilkan delapan pasangan yang telah melewati fase penyisihan grup. Hal. 19 Saling Bertemu

Arcandra Berpaspor RI

Jajak Pendapat

Jangan Kooperatif kepada Koruptor PEMERINTAH sedang membahas revisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan. Revisi mengakomodasi hak mendapatkan remisi bagi para koruptor. Silang pendapat terkait wacana ini menguat. Menteri Hukum dan HAM mengklaim wacana ini mendapat dukungan dari banyak pihak. Menghilangkan diskriminasi hak terpidana menjadi alasan kuat melakukan revisi. Namun, komunitas lain menentangnya. Bahkan Ketua DPR, Ketua MPR dan Ketua KPK menolak rencana ini. Menyikapi rencana ini Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden terkait revisi yang memberika hak remisi kepada para koruptor, 72,34 persen responden menentangnya. Hal. 19 Bertindak Tegas

‘’Saya ajak senantiasa mengikuti perkembangan teknologi informasi untuk menyampaikan pesan-pesan gerakan pramuka. Ajak untuk bergabung ke pramuka yang keren dan menyenangkan,’’ kata Presiden Jokowi saat memperingati Hari Pramuka ke-55 dan membuka Jambore Nasional X tahun 2016 di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (14/8) kemarin. Menurut Presiden, sebagai bangsa yang besar, bangsa Indonesia juga akan

Arcandra Tahar

Bali Post/ant

Jakarta (Bali Post) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar diterpa isu hilang kewarganegaraannya karena memiliki paspor Amerika Serikat (AS). Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons isu tersebut. ‘’Mengenai itu biar Mensesneg yang menyampaikan,’’ kata Presiden Jokowi di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (14/8) kemarin. Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang memberikan klarifikasi terkait kembalinya Arcandra Tahar ke Indonesia karena mendapat panggilan tugas sebagai Menteri ESDM dengan tetap memegang paspor Indonesia. ‘’Kami ingin tegaskan bawah Pak Arcandra adalah pemegang paspor RI. Beliau masuk Indonesia juga pakai paspor Indonesia. Paspor Indonesia beliau belaku sampai 2017,’’ kata Pratikno. Pratikno menjelaskan, kembalinya Arcandra Tahar atas permintaan Presiden Jokowi karena dianggap sangat penting membantu untuk kepentingan negara. Menurutnya, Arcandra banyak

memiliki hak paten aktif di bidang teknik kelautan. Presiden Jokowi tertarik dengan kemampuan yang dimiliki Arcandra. ‘’Nah, Pak Presiden sangat tertarik dengan figur yang bersangkutan, karena itu ketika Presiden panggil beliau untuk pulang, Pak Arcandra juga terpanggil untuk mengabdi,’’ ujar Pratikno. Praktikno mengatakan Presiden Jokowi mengakui banyak orang hebat dari Indonesia yang bekerja di luar negeri. Arcandra merupakan satu di antara orang hebat dari Indonesia yang memiliki kualifikasi internasional. ‘’Saat Presiden memanggil untuk pulang, Pak Arcandra bersedia,’’ kata Pratikno. Namun dalam penjelasan tersebut, tidak ada tanya jawab. Mensesneg Pratikno juga tidak menjelaskan pertanyaan publik yang ramai dipersoalkan di media sosial tentang kepemilikan paspor ganda Arcandra karena disebut-sebut juga memiliki paspor kewarganegaraan Amerika Serikat selain paspor Indonesia, sehingga dianggap melanggar ketentuan perundangan. ‘’Jadi

saya tegaskan, Pak Arcandra pemegang paspor Indonesia,’’ tegasnya. Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan hingga saat ini tim dari Kementerian Hukum dan HAM masih menelusuri kebenaran isu hilangnya kewarganegaraan Menteri ESDM Arcandra Tahar. ‘’Tim Menkum HAM tengah mengkaji,’’ Kata Wapres Jusuf Kalla, kemarin. Pihak Kementerian Hukum dan HAM yang membawahi Direktorat Jenderal Keimigrasian dan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) masih memeriksa dugaan kepemilikan ganda paspor AS milik Menteri ESDM Arcandra Taher. Sementara itu, Menteri ESDM Arcandra Tahar menegaskan dirinya hingga saat ini masih berstatus sebagai warga negara Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan kepemilikan paspornya yaitu paspor Indonesia. ‘’Saya orang Padang asli. Istri saya juga orang Padang asli. Cuma kuliah S-2 dan S-3 di Amerika Serikat,”katanya. Hal. 19 Tidak Pernah

Pendeklarasi Tolak Reklamasi Makin Membesar Mangupura (Bali Post) – Gerakan tolak reklamasi di Bali makin masif. Kali ini, enam sekaa teruna dari Desa Adat Tegal Darmasaba dan Desa Adat Darmasaba, Badung mendeklarasikan diri di perempatan Desa Tegal Darmasaba, Minggu (14/8) kemarin. Para sekaa teruna tersebut di antaranya dari Desa Adat Tegal Darmasaba, yakni ST Sri Amertha Banjar Bucu, ST Kusuma Mekar Banjar Gulingan, ST Taman Remaja Banjar Telanga dan ST Laksana Umbara Banjar Umahanyar. Sementara itu, dari Desa Adat Darmasaba, di antaranya dari ST Satya Dharma Banjar Menesa dan ST Widya Semara Banjar Darmasaba. Serta untuk komunitas, di antaranya Pemuda Peduli Lingkungan (PPL) dan Brahmastra. Dalam deklarasi yang dilakukan generasi pemuda di Darmasaba, juga turut bersolidaritas dari berbagai

daerah di Bali yang juga hadir dalam aksi menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Ribuan massa aksi ini kemudian melakukan long march dari titik kumpul di depan Pura Dalem Desa Adat Tegal Darmasaba menuju titik aksi di perempatan Darmasaba dan deklarasi pun dilakukan. ‘’Kami sepakat menyatakan sikap menolak reklamasi Teluk Benoa dan menuntut Presiden mengembalikan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi,’’ ujar Wayan Wahyu Saputra Jenggo selaku perwakilan Sekaa Teruna dari Desa Adat Tegal, kemarin. Hal yang menarik, diungkapkan oleh Koordinator ForBALI Wayan Gendo Suardana dalam orasinya yang mengatakan, gerakan rakyat Bali menolak reklamasi sedang diuji dengan menyerang ForBALI maupun Gendo selaku koordinator. Hal. 19 Telah Diserang

Bali Post/eka

DEKLARASI - Warga Desa Adat Tegal dan Darmasaba berbaur dengan masyarakat Bali lainnya menggelar aksi Tolak Reklamasi Teluk Benoa di Darmasaba, Badung, Minggu (14/8) kemarin.


denpasar

2 Figur ’’The Island of Stem Cells’’ ILMU pengetahuan dan teknologi dalam dunia kedokteran semakin berkembang. Seperti teknologi pengobatan stem cells yang ditemukan tahun 1989, diklaim dapat menyembuhkan 70 macam penyakit. Berbagai pihak seperti penyedia layanan kesehatan pun ikut berbondong-bondong menerapkan pengobatan stem cells. Prof. Dr. dr. K. Sukardika, Sp.MK., dokter spesialis mikrobiologi klinik, mengatakan Bali Post/dok peluang pengobatan stem cells di Bali bisa dengan cepat berkembang, mengingat di beberapa rumah sakit di Jakarta dan Surabaya pengobatan tersebut telah diterapkan. ‘’Bukan mustahil di Bali berkembang cepat. Tetapi SDM-nya perlu yang bagus, dididik, dikirim untuk belajar ke luar, memiliki dedikasi tinggi, komitmen tinggi,’’ ujarnya, Sabtu (13/8). Menurutnya, dengan komitmen semua pihak, SDM yang bagus, metode stem cells di Bali dapat berkembang cepat dan tentu saja diterapkan. Bahkan Bali nantinya bisa saja menjadi The Island of Stem Cells. ‘’Yang punya uang bantu sokong, SDM bagus, semua harus bergotong royong, bekerja keras untuk dapat menerapkan metode stem cells,’’ tegas mantan Rektor Unud ini. Di Guangzhou, Cina, lanjutnya, metode pengobatan tersebut telah diterapkan secara masif dan terbukti menyembuhkan penyakit kronis. Tingkat kesembuhan pasien dengan stadium menengah hingga akhir pun mencapai 90 persen. Selain penyakit kronis seperti diabetes militus, kanker, sirosis hati, stem cells membantu ereksi, juga dapat membantu pertumuhan rambut yang putih menjadi hitam kembali. Tak heran jika stem cells disebut sel ajaib. Bahkan RS Bali Mandara pun akan menerapkan metode stem cells sebagai layanan unggulan di samping kanker terpadu dan program lansia. Sel yang dipakai adalah sel muda yang diekstrak dari bagian tubuh atau organ tertentu. (may)

denpasar & sekitarnya Tersangka Dugaan Penipuan Ditahan PIHAK jaksa peneliti sempat meminta penyidik kepolisian segera melakukan pelimpahan tahap II atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan tersangka I Made Kembir. Apalagi, yang bersangkutan sempat dinyatakan sebagai DPO (daftar pencarian orang). Atas persoalan tersebut, penyidik kepolisian melakukan pelimpahan tersangka Kembir ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Bahkan oleh jaksa, Kembir langsung ditahan dan dititipkan di Lapas Kerobokan. Kasipidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar Ketut Maha Agung, Minggu (14/8) kemarin, membenarkan telah dilakukan pelimpahan tahap II dan langsung menahan Kembir. Pelimpahan tahap II sudah dilakukan, Jumat (12/8) lalu. ‘’Kami tak mau ambil risiko, ketika penyidik Polresta menyerahkan tersangka Kembir, langsung kami tahan,’’ ujar Maha Agung. Pihaknya kini sedang menyiapkan rencana dakwaan oleh tim jaksa yang sudah ditunjuk. Setelah siap, terdakwa akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Denpasar. Sebelumnya, dengan alasan sakit, tersangka Kembir malah melaporkan Polresta Denpasar dan Kajari Denpasar ke Presiden Joko Widodo karena dinilai telah mempidanakan kasus yang seharusnya perkara perdata. Laporan pada Presiden itu dilakukan kuasa hukum I Made Kembir, Hermawan Benhard Manurung dan Muh Zainal Arifin, melalui surat bernomor 18/NON-IDIK/LBH-TDC/VI/2016 tertanggal 22 Juni 2016 lalu, yang ditembuskan kepada Jaksa Agung, Ketua MA, Kapolri, Kabareskrim, Irwarsum Mabes Polri, Kadiv Propam Mabes Polri, Kapolda Bali, Irwarsum Polda Bali, Diskrimum Polda Bali, Kejati Bali, Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar dan Ketua Pengadilan Negeri Denpasar. (asa)

Suara Denpasar & Badung Infrastruktur Menuju Objek Wisata Memprihatinkan Kondisi infrastruktur jalan menuju objek wisata di Bali memprihatinkan. Misalnya di kawasan Ubud, Seminyak, Padang-padang, Puncak Pesona dan beberapa kawasan menuju objek wisata lainnya. Kontribusi dari pariwisata yang begitu besar mestinya cukup untuk membenahi infrastruktur jalan yang rusak tersebut, sehingga perjalanan bisa menjadi lancar, tak krodit dan macet lantaran jalan rusak. Wilson, Canggu

Jangan Asal-asalan Berbicara soal perbaikan infrastruktur, saya harap penggarapannya tidak asal-asalan. Dalam artian, asal menjalankan anggaran, asal dapat fee proyek, tetapi yang sudah baik malah dibongkar, diperbaiki lagi, sedangkan yang mestinya diperbaiki malah tidak. Gusti Sumardayasa, Denpasar

Koruptor Dimiskinkan Katanya negara ini perang melawan korupsi, tetapi kenapa ada rencana memberikan remisi kepada para koruptor? Saya usul, sebaiknya koruptor dimiskinkan saja. P. Widya, Mengwitani

Prihatin Pemukulan Guru Saya prihatin menyimak kejadian orangtua memukul guru di Makassar lantaran memberi hukuman kepada anaknya. Ini sudah mencemari dunia pendidikan kita, guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa diperlakukan tidak dengan semestinya. Menurut saya, tak mungkin guru menghukum muridnya tanpa alasan. Di sekolah, gurulah orangtua dari anak-anak kita. Jadi, percayakan kepada guru di sekolah. Semoga kejadian ini bukan efek dari pendidikan yang di‘’komersiilkan’’. Becik, Tuban

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : PRAMUKA HARUS IKUTI ZAMAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Senin Paing, 15 Agustus 2016

JEMBATAN KECIL – Pengendara motor harus ekstra hati-hati lewat jembatan kecil yang menghubungan Jalan Imam Bonjol, Abian Timbul, dengan Jalan Tukad Baru, Pegogan, Denpasar Selatan. Jembatan kecil ini menjadi alternatif jalan pintas bagi pengendara untuk bisa terlepas dari kemacetan yang kerap melanda Jalan Imam Bonjol Denpasar, terutama saat jam kerja pagi hari dan pulang kerja sore harinya.

Badung ’’Status Quo’’ Pembangunan Tower Bali Post/wan

Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) setempat menyatakan penatausahaan tower di Badung masuk status quo. Kebijakan ini akan berlangsung hingga ada peraturan baru pengganti Perda No. 6 Tahun 2008 tentang Penataan, Pembangunan, dan Pengoperasian Menara Telekomunikasi Terpadu di Kabupaten Badung, yang telah dicabut oleh Pemprov Bali. Kepala Dishubkominfo Badung I Made Weda Dharmaja yang dimintai konfirmasi, Minggu (14/8) kemarin, menegaskan belum pernah mengeluarkan rekomendasi pem-

bangunan tower baru sampai ada aturan baru pengganti Perda Tower yang telah dibatalkan oleh Pemprov Bali. ‘’Pengusaha yang bergerak dalam bidang tower agar tidak

melakukan kegiatan pembangunan tower,’’ ujar pejabat asal Sembung, Badung ini. Pihaknya saat ini sedang fokus menyusun aturan baru yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ‘’Saat ini kami sedang menyusun aturan baru menyesuaikan dengan undangundang yang ada,’’ katanya. Berita sebelumnya, setelah perda tower dicabut oleh Pemprov Bali, sejumah tower liar mulai bermunculan di Badung. Tower liar tanpa izin ini berdiri di antaranya

di Jalan By-pass Ngurah Rai, wilayah Kelan, di depan tempat hiburan malam Boshe dan di Jalan Sunset Road persimpangan Jalan Dewi Sri, Legian. Tower-tower ini dibangun di atas taman median jalan, posisinya sangat dekat dengan tower monopole milik PT Bali Towerindo Sentra (BTS) yang sebelumnya telah terbangun. Atas kondisi ini, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Badung I Putu Eka Marthawan telah turun ke lapangan. Sebab, dia merasa

gerah dengan pembangunan tower yang merusak taman yang ditata instansinya. Kepala BPPT Badung I Made Sutama juga menguatkan bahwa tower-tower tersebut tak berizin alias bodong. Sebab, pihaknya tak pernah mengeluarkan izin tower baru. (kmb27)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon (0361) 7400391

Prolanis Utamakan Respons Keluhan Masyarakat Upaya Preventif dengan Langkah ’’Smart’’ Dari Semiloka ’’Denpasar Smart City’’

KESERIUSAN Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara dalam menyelesaiakan berbagai problema kota dan pelayanan kepada masyarakat, tidak pernah terhenti. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, Wali Kota menggagas program Denpasar Smart City. Untuk memantapkan program Denpasar Smart City tersebut, Pemkot Denpasar menggelar Semiloka ‘’Denpasar Menuju Smart City Berbasis Kearifan Lokal’’, Jumat (12/8). Semiloka yang digelar selama tiga hari mulai dari 12 hingga 14 Agustus di kawasan Bali Handara Pancasari, Buleleng, menghadirkan Ketua Forum Smart City Indonesia yang juga Guru Besar Institut Teknologi Bandung Prof. Suhono Harso Supangkat serta melibatkan Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo dari LAN dan Tim Litbang Kompas Ratna Widyastuti. Semiloka dibuka Wali Kota Rai Mantra dan dihadiri Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, para anggota DPRD Kota Denpasar, Sekda AAN Rai Iswara dan seluruh pimpinan perangkat daerah. Prof. Suhono Harso Supangkat mengatakan, Wali Kota Denpasar dan perangkat daerah yang didukung masyarakat telah melakukan respons cepat dalam kota cerdas dengan mewujudkan sebuah sistem pelaporan masyarakat lewat Pengaduan Rakyat Online (PRO) Denpasar Plus dari permasalahan infrastruktur, lingkungan hingga permasalahan pelayanan publik yang telah dibahas bersama. ‘’Dari pro-

SEMILOKA - Wali Kota Rai Mantra bersama Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara membuka Semiloka Denpasar Menuju Smart City yang melibatkan pembicara Prof. Suhono Harso Supangkat, Jumat (12/8), di Bali Handara Resort, Desa Pancasari, Buleleng. gram PRO Denpasar ini, Bapak Wali Kota dapat melakukan monitoring lewat perangkat android yang melibatkan perangkat daerah hinga kadus, kaling dan kecamatan dengan evaluasi persoalan dapat dilakukan tiap hari, tiap minggu dan tiap bulan tanpa harus melakukan pertemuan untuk pembahasan bersama,’’ ujarnya. Masalah smart city berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam, sumber daya manusia dan perubahan mindset. Jadi, smart city bukan masalah kota ditambah dengan teknologi, namun bagaimana kota mengetahui permasalahan yang ada di dalamnya (sensing), memahami kondisi permasalahan tersebut (understanding), dan dapat mengatur (acting) berbagai sumber daya yang ada untuk digunakan secara efektif dan efisien dengan tujuan untuk memaksimalkan

pelayanan kepada warganya. Sehingga semiloka ini menjadi langkah tepat Wali Kota Rai Mantra yang juga melibatkan DPRD Kota Denpasar sehingga secara bersama-sama dapat melakukan percepatan program mewujudkan kota cerdas. Hal ini sesuai dengan konsep Smart City Indonesia dari smart home, smart people, desa cerdas, kecamatan cerdas, kabupaten/kota cerdas dan Indonesia cerdas. Wali Kota Ra Mantra mengatakan, kompleksitas Denpasar dengan Indeks Pembangunan Manusia mencapai 82,24, merupakan efek pembangunan. Permasalahan sosial yang ikut andil, menjadi pemikiran dalam pemecahan masalah. Penyelesaian masalah kota, harus secara holistik dengan menghilangkan ego sektoral lewat pemanfaatan teknologi untuk percepatan pelayanan kepada masyarakat. (ad585)

PROGRAM penanggulangan penyakit kronis (prolanis) merupakan salah satu program pencegahan penyakit kronis degeneratif yang sedang digalakkan. Mengingat angka penyakit kronis terutama Diabetes Mellitus (DM), hipertensi, jantung sangat tinggi bahkan karena angka kasus yang tinggi, dibentuk subdirektorat diabetes mellitus di Kementerian Kesehatan. ‘’Prolanis itu lebih kepada kegiatan preventif. Salah satu kegiatan preventifnya adalah pengelolaan terhadap penyakit-penyakit kronis seperti hipertensi, kencing manis,’’ kata Kepala Puskesmas Denpasar Selatan (Densel) I dr. A.A. Ngurah Gede Dharmayuda, Jumat (12/8). Prolanis di Puskesmas I Densel berupa kegiatan senam setiap hari Sabtu, pengecekan kesehatan rutin setiap bulan sekali, sekaligus edukasi tentang pola hidup sehat. Klub yang dinamakan Klub Cempaka tersebut beranggotakan lebih dari 30 orang. Meskipun saat ini klub tersebut hanya terdiri dari para pensiunan dan lansia, namun tidak menutup kemungkinan ketika senam sedang berlangsung di lapangan Pegok, warga sekitar lapangan juga ikut dalam kegiatan senam tersebut. Prolanis di Puskesmas Densel I juga diintegrasikan dengan kegiatan pelayanan kesehatan tradisional seperti ramuan dan akupressur. Dengan dikumpulkannya orang yang memiliki riwayat yang sama, diharapkan muncul motivasi dalam diri penderita ataupun yang belum menderita penyakit kronis agar tetap menjaga gaya hidup sehat. Selain itu, dengan berkumpul, penderita termotivasi untuk tetap kontinu minum obat, mengingat penderita DM minum obat seumur hidup. ‘’Jadi kita ajarkan mereka, edukasi mereka dalam sebuah kelompok, sebuah wadah, diharapkan akan bisa muncul sebuah support moral sehingga bisa tukar pikiran,’’ jelasnya. Selain dapat meningkatkan kualitas hidup dan diharapkan meningkatkan angka harapan hidup, beban psikologis yang dialami penderita juga dapat berkurang. ‘’Dengan bertemu dapat mengurangi bebannya, kesehatannya pun terjaga sehingga kualitas hidupnya tinggi, usia harapan hidupnya bertambah dengan program pencegahan ini,’’ harapnya. Nantinya ia juga akan melakukan evaluasi terhadap adanya relasi antara prolanis dengan semakin membaiknya kondisi tubuh penderita. Tidak hanya di puskesmas, prolanis juga wajib dilakukan seluruh institusi pelayanan kesehatan. Sebelum adanya program BPJS Kesehatan berupa prolanis ini pun, Dinas Kesehatan Kota Denpasar telah memiliki program pencegahan. Mengingat, Pemerintah Kota Denpasar sangat concern dalam upaya pencegahan. Kasi Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ayu Rai Andayani mengatakan, prolanis hampir sama dengan kegiatan program Posbindu PTM (penyakit tidak menular), perbedaannya pada sasaran. ‘’Kalau prolanis adalah memang orang-orang yang sudah teridentifikasi dengan penyakit kronis degeneratif DM, hipertensi, jatung dan pembuluh darah, sedangkan Posbindu PTM sasarannya masyarakat yang masih sehat bertujuan untuk mencegah,’’ ujarnya. (may)

St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Stem Cells, Teknologi Pengobatan Mutakhir dan Pencegahan Kanker ST. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menyelenggarakan sharing pengetahuan teknologi pengobatan mutakhir dan pencegahan kanker di Hotel Aston, Sabtu (13/8). Pembicara dalam acara tersebut yaitu Prof. Dr. dr. K. Sukardika, Sp.MK., Liu lvGuang, Prof. Ke LiQun. Acara tersebut merupakan kerja sama dengan Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) Provinsi Bali, Perkumpulan Hakka Bali dan INTI Bali. Lin Shaohua, General Manager St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, mengatakan metode yang digunakan merupakan metode pengobatan yang paling canggih, beda dengan pengobatan konvensional seperti kemoterapi, radioterapi dan operasi. ‘’St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou memiliki banyak metode pengobatan canggih yaitu minimal invasive seperti pembekuan, microablasi, penanaman partikel, dan yang terbaru pisau nano,’’ paparnya.

Metode pengobatan stem cells ini hampir 30 tahun diterapkan di rumah sakit tersebut dengan tingkat keberhasilan 90 persen pada penderita stadium tengah dan akhir yang sudah tidak bisa dilakukan radioterapi. Pada acara tersebut, juga dihadirkan enam orang pasien yang telah menjalani pengobatan stem cells. Menurutnya, kanker bukanlah penyakit yang menakutkan karena hidup di era modern sehingga banyak teknologi yang bisa memberikan pengobatan yang membuahkan hasil. Di Tiongkok sendiri telah menggunakan pengobatan yang paling terbaru dan sudah lebih maju dari Amerika. ‘’Melalui media ini, kita berharap bisa membantu agar masyarakat lebih memperhatikan pola hidup, rajin memeriksakan diri. Seperti kanker payudara, kanker nasofaring, kanker tenggorokan, jika ditemukan pada stadium awal dan diobati, itu bahkan sampai bisa sembuh, tidak memengaruhi kehidupan untuk tahun-tahun ke depannya,’’

terangnya. Pihaknya dengan grup telah melakukan acara sosial. Seperti bulan September tahun lalu di Surabaya bersama perkumpulan Tionghoa dengan perkumpulan masyarakat setempat. Acara tersebut mendapat respons yang baik sehingga pihaknya ingin agar acara tersebut diteruskan. ‘’Makanya selain di Bali, mungkin nantinya dilakukan di kota yang lain,’’ tandasnya. Di Surabaya sendiri, diakui, kerja sama dengan RS Adi Husada telah sukses. Ketua PPIT Provinsi Bali Cahya Wirawan Hadi mengatakan, di Bali banyak yang menderita kanker dan kesulitan dalam pengobatan, sehingga akhirnya banyak yang meninggal. Sehingga apa yang dibicarakan kemarin dapat dikerjasamakan dengan baik karena tujuannya adalah samasama ingin membantu orang yang sakit. Tommy, salah satu pasien yang telah mendapatkan pengobatan stem cells di rumah sakit tersebut menuturkan, tahun

SHARING - Ketua PPIT Provinsi Bali Cahya Wirawan Hadi membuka acara ‘’sharing’’ pengetahuan dengan pemukulan gong. 2012 dirinya baru mengetahui mengalami sirosis hati. Hal itu baru diketahuinya ketika ia berada pada stadium akhir, ketika ia mulai mengalami susah BAB, sesak napas, muntah darah, badan lemas. Sejak itu, terhitung 18 kali ia bolak-bali menjalani perawatan di rumah sakit di Makassar, mengingat ia berasal dari Makassar. Tahun 2013, ia divonis harus dilakukan cangkok ginjal. Jika tidak,

ia hanya bisa bertahan selama enam bulan. Pada tahun itu juga ia memutuskan berobat ke Cina. Di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou ia cepat mendapatkan pengobatan dan dokter memutuskan untuk dilakukan tiga kali stem cells. ‘’Dalam setiap tahap stem cells saya mengalami perubahan yang luar biasa hingga sekarang sudah beraktivitas kembali,’’ ujarnya. (ad590)


Senin Paing, 15 Agustus 2016

Badung

3

Pengukuhan Paskibraka Badung 2016

Emban Tugas Mulia Kibarkan Sang Saka Merah Putih

Bali Post/wan

KUTA – Sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) menyeberang jalan di depan Hard Rock Jl. Pantai Kuta. Pantai Kuta yang berpasir putih, menjadi pavorit wisman yang berkunjung ke Bali.

Saluran Irigasi Manfaatkan Beton Cetakan

Mangupura (Bali Post) Pembangunan irigasi di Kabupaten Badung kini tak lagi memanfaatkan batu kali, melainkan beton cetakan. Material yang disebut L-Shape precast beton ini diklaim memiliki kekuatan atau umur konstruksi hingga 50 tahun. Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung I.B. Surya Suamba mengatakan, penggunaan metode precast beton tersebut mengganti sistem konvensional pemasangan batu kali yang banyak memiliki kelemahan. ‘’Kualitas bahan terjamin dan seragam karena proses pembuatan secara pabrikasi,’’ ucap Surya Suamba, Minggu (14/8) kemarin. Selain kualitas bahan, katanya, proses pemasangan juga cepat dan tidak menutup saluran irigasi sehingga tidak menganggu proses produksi pertanian. ‘’Tahun anggaran 2016 ini (pembangunannya) melalui dana APBD Badung dan Dana Alokasi Khusus (DAK),’’ tegasnya. Dikatakannya, sejumlah saluran irigasi telah menggunakan metode baru tersebut, dengan total panjang untuk L-Gutter 8.199,8 meter dan Frecast terowongan sepanjang 1.569 meter. Saluran irigasi yang mendapatkan proyek tersebut di antaranya Subak Ketapang dengan anggaran Rp 1,2 miliar lebih sepanjang 503 meter, Subak Mambal di Desa Mambal Rp 2,6 miliar lebih sepanjang 986,23 meter, Subak Pekandelan Munduk Gaduh dan Munduk Karang Desa Angantaka dengan Rp 724,1 juta sepanjang 292 meter. Berikutnya Subak Taman Munduk Delod Sema dengan anggaran Rp 751,4 juta sepanjang 100 meter, Subak Batu Lantang menelan anggaran Rp 7,2 miliar lebih dengan panjang L-Gutter 150 meter dan terowongan precast sepanjang 300 meter. Subak Tirta Amerta Bukian dengan dana Rp 1,6 miliar, terowongan precast sepanjang 183 meter, Subak pangsut sari Rp 2,5 miliar terowongan precast sepanjang 125 meter. Subak sandakan Rp 9,9 miliar dengan panjang terowongan frecast 961 meter. Subak Delod Sema, Subak Batan Wani dan senderan penanggulangan banjir di Kelurahan Sading Rp 7,2 miliar dan L-Gutter sepanjang 770,50 meter. Subak Tungkub Mengwi Rp 10,3 miliar lebih dengan panjang 3.959 meter, Subak Legana Desa Buduk Rp 1,7 miliar lebih sepanjang 153,8 meter. Subak Tungkub Lanyah Rp 2,4 miliar lebih sepanjang 450 meter, Subak Munggu, Subak Cemagi Let, Subak Cemagi Anyar Rp 3,9 miliar sepanjang 300 meter. Sementara yang dananya bersumber dari DAK, Subak Ulun Uma Rp 1,8 milar sepanjang 175 meter, Subak Dukun saluran tersier dengan angaran Rp 1,3 miliar sepanjang 100 meter, Subak Taman saluran tersier dengan anggaran Rp 775 juta sepanjang 50 meter, Subak Segempel saluran tersier Rp 1,1 miliar sepanjang 84 meter, Subak Buangga, Subak Bergiding saluran tersier Rp 2,6 miliar sepanjang 504 meter. Juga, proyek rehabilitasi saluran irigasi Subak Cangi saluran tersier Rp 1,9 miliar sepanjang 150 meter. Terakhir rehabilitasi jaringan Subak Tirtayasa, saluran tersier dengan anggaran Rp 1,4 miliar sepanjang 300 meter. ‘’Secara bertahap saluran irigasi yang masih menggunakan struktur pemasangan batu kali akan digantikan dengan metode ini. Sebab, selain lebih kuat, pemeliharaannya juga lebih gampang,’’ tutupnya. (kmb27)

Nelayan Diminta Waspadai La Nina

Mangupura (Bali Post) – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta nelayan mewaspadai dampak cuaca buruk akibat La Nina. Ini terlihat dari cuaca tergolong fluktuatif. Sebab, di musim kemarau malah curah hujan tinggi sehingga aktivitas di laut dan pegunungan patut diwaspadai. Melihat kondisi tersebut, Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakanlut) Badung meminta para nelayan waspada terhadap cuaca yang kurang bersahabat. ‘’Kami minta nelayan memperhatikan cuaca saat melaut, dan tidak memaksakan diri jika cuaca tidak bersahabat,’’ ujar Kepala Disnakanlut Badung I Made Badra, belum lama ini. Pihaknya telah berkoordinasi dengan UPT yang ada di setiap kecamatan untuk mengimbau para nelayan agar lebih waspada. Sebab, kondisi cuaca yang tidak menentu akan berakibat fatal jika para nelayan terutama nelayan tradisional memutuskan untuk tetap melaut. ‘’Kondisi cuaca yang berfluktuatif seperti sekarang sangat riskan bagi keselamatan nelayan. Karena itu, kami mewanti-wanti agar lebih berhati-hati,’’ ungkapnya. Kendati demikian, Made Badra mengaku belum mengeluarkan larangan melaut bagi nelayan. Namun jika gelombang pasang terus berlanjut hingga dua hari ke depan, pihaknya baru akan mengeluarkan warning (peringatan). Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar I Wayan Suardana mengatakan, dampak La Nina lemah sudah kian terasa. Sebab, La Nina itu adalah suatu gejala yang dapat meningkatkan curah hujan, sehingga memengeruhi musim kemarau sekarang ini. Selain itu, akibat hangatnya suhu perairan di Indonesia khususnya di Selatan Bali, Jawa dan NTB. ‘’Itu beberapa faktor yang menyebabkan terjadi cuaca yang fluktuatif. La Nina lemah sudah tampak, karena La Nina itu suatu gejala yang mampu men-trigger untuk terjadinya peningkatan curah hujan,’’ ungkapnya. Kata dia, sekarang yang mestinya musim kemarau, justru karena cuaca yang fluktuatif membuat musim kemarau dengan curah hujan relatif tinggi. ‘’Harusnya kemarau, tetapi jumlah curah hujan meningkat. Gelombang laut juga tinggi karena angin timur kencang,’’ terangnya. Gelombang laut Selatan Bali, sebutnya, bisa mencapai 2-4 meter sehingga aktivitas di laut perlu diwaspadai. Selain itu, di pegunungan juga waspada, terutama daerah yang rawan longsor. ‘’Kami selalu mengimbau masyarakat yang beraktivitas di daerah pesisir atau laut waspada dan hatihati terhadap gelombang tinggi,’’ pungkasnya. (kmb27)

ANGGOTA Paskibraka merupakan pemuda-pemudi terpilih yang mendapatkan kehormatan dan kepercayaan yang tinggi untuk mengemban amanah dan tugas yang mulia, yakni mengibarkan Bendera Negara Sang Saka Merah Putih pada peringatan Detik-detik Proklamasi tanggal 17 Agustus 2016 mendatang. Oleh karenanya, diminta kepada segenap anggota Paskibraka untuk dapat mempertanggungjawabkan kepercayaan mengemban amanah mulia itu, baik pada saat pengibaran bendera negara maupun pada saat pelaksanaan aubade penurunan bendera Merah Putih pada sore harinya. Demikian antara lain ditegaskan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada saat pengukuhan Paskibraka Kabupaten Badung tahun 2016 di ruang Kerta Gosana, Minggu (14/8) kemarin. Bupati Badung Giri Parasta juga menekankan kepada segenap anggota Paskibraka

Kabupaten Badung untuk memaknai tanggung jawab besar selaku pengibar bendera Merah Putih pada saat Detik-detik Proklamasi ke-71 ini sebagai sebuah kehormatan. Mengingat, tidak semua generasi muda mendapat kesempatan untuk mengemban misi yang mulia ini. ‘’Jadikan momen ini tonggak penting dan bersejarah dalam melangkah ke depan mempersiapkan diri sebagai putra-putri terbaik bangsa dan menjadi teladan bagi generasi muda lainnya di Kabupaten Badung dan Bali pada umumnya. Kita berharap putra-putri Badung yang akan tampil dalam melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa kelak adalah mereka yang memiliki budi pekerti yang baik, cerdas, berpengetahuan, sehat jasmani dan rohani serta memiliki spirit pengabdian untuk daerah, bangsa dan negara,’’ ujar Giri Prasta. Pada bagian lainnya, Giri Prasta juga mengingatkan

bahwa para faunding fathers (pendiri negara) telah meletakkan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjadi penopang dan sumber inspirasi bagi pembangunan dan kemajuan bangsa kita. Yakni yang pertama falsafah, ideologi dan dasar negara kita, Pancasila. Yang kedua Undang-Undang Dasar 1945 yang di dalamnya memuat cita-cita, tujuan, serta dasar negara kita. yang ketiga bentuk negara yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan yang keempat adalah satu motto nasional, slogan atau seshanti kita yakni Bhinneka Tunggal Ika, hidup dalam kemajemukan yang bersatu. Keempat pilar inilah yang sangat penting untuk terus dihidupkan, diaktualisasikan dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara dalam membangun hari esok yang lebih baik. Ketua Panitia Ida Bagus Oka Dirga melaporkan, 70 orang siswa-siswi SMA/SMK

PASKIBRAKA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat pengukuhan Paskibraka Kabupaten Badung tahun 2016 di ruang Kerta Gosana, Minggu (14/8) kemarin. di Kabupaten Badung, 5 orang mengikuti kegiatan latihan anggota dari Polres Badung, dari tanggal 16 Juli sampai dikukuhkan menjadi ang- 16 Agustus 2016 di lapangan gota Paskibraka Kabupaten Puspem Badung. Paskibraka Badung tahun 2016. Kesiapan dikelompokkan dalam forPaskibraka Kabupaten Ba- masi barisan menjadi 3 keldung untuk mengemban tugas ompok, yaitu Kelompok 17, pengibaran dan penurunan Kelompok 8 dan Kelompok bendera di Kabupaten Badung 45 yang mengandung makna secara fisik dan mental sudah Hari Kemerdekaan Republik siap. Anggota Paskibraka Indonesia tanggal 17 Agustus Kabupaten Badung sudah 1945. (ad584)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Jika Usia Kepala 3, Rumah Minimum 3 Tanpa Utang GRATIS : Mentoring + Konsumsi + Hadiah 250 ribu. Gratis, terbatas. Katakan kepada rumah idaman Rp 18 miliar tersebut: ‘’Aku bisa beli tanpa utang.’’ Tapi jangan asal mimpi. Jadikan kenyataan. Tanpa utang tidak masuk akal? Itu akalnya saja yang belum masuk. Jika kumpulan kita pengutang, maka yang terasa masuk akal adalah utang. Ayo tatap muka dimentori. Ikuti seminar terpopuler: Strategi Membeli Banyak Properti Tanpa Utang, langsung bersama Bpk. Cipto Junaedy peraih rekor MURI pelopor strategi tanpa utang. Seminar diadakan Kamis, 18 Agustus 2016 di Hotel Aston Denpasar, Jl. Gatot Subroto, Denpasar, Bali. Sesi I pukul 10.00 Wita dan Sesi II pukul 14.00 Wita. Gratis, tapi terbatas. Untuk daftar ketik SMS: Nama_Bali_Pilihan Sesi ke 081 357 311 979. Capek jika berutang. Tirulah para murid Bpk. Cipto Junaedy, punya tower kondotel pun tidak usah pakai utang, apalagi cuma perumahan. Jangan jadi developer pakai utang. Temukan rahasia cara konkret bagaimana dalam 30 hari utang anda bisa lunas dan nambah rumah tanpa utang. Termasuk untuk menjadi developer untuk punya perumahan atau tower sendiri, tanpa utang, meski uang belum cukup. Saksikan sharing alumni yang sudah bisa punya perumahan sendiri, tanpa utang. Gratis, tapi terbatas. Untuk daftar ketik SMS: Nama_Bali_Pilihan Sesi ke 081 357 311 979. (br592)

TANPA UTANG - Murid Bpk. Cipto Junaedy, Herman, dulu beli rumah pakai utang, tapi sekarang sudah bisa punya Tower Paradise Apartment Bandung, tanpa utang.

Pameran Felice Jewellery

Cincin Black Diamond dan Cincin Solitaire Rp 1,999 Juta FELICE Jewellery masih menggelar pameran perhiasan emas dan berlian, mulai Senin (15/8) hari ini hingga Rabu (17/8) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Hadiah istimewa berupa handphone android masih diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin black diamond 1 carat dan cincin solitaire. ‘’Untuk cincin black diamond 1 carat dan cincin solitaire, kami

beri harga promo Rp 1,999 juta, mendapatkan hadiah langsung handphone android,’’ ujar Sales Felice Jewellery Ahmad Bazari saat dikonfirmasi, Kamis (4/8). Menurut Ahmad, cincin black diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin black diamond 1 carat ini pun tampil

perhiasan - Pameran perhiasan emas dan berlian.

mewah sekaligus elegan. ”Kami juga memberikan harga promo untuk berlian fashion Rp 9,999 juta dan man’s ring Rp 15 juta,” imbuhnya. Ahmad menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, kemudian gelang dan ladies ring merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition, sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. ‘’Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (br586)

Di Usia Ke-14 Tahun

Stikom Bali Terobsesi Jadi Kampus yang Jaya dan Bertanggung Jawab KEJAYAAN yang bertanggung jawab adalah tema Dies Natalis XIV Stikom Bali kali ini, yang mengandung makna bahwa kehadiran Stikom Bali harus bermanfaat bagi masyarakat Bali, bangsa dan negara. Wujudnya adalah tanggung jawab secara akademik dan tanggung jawab sosial Stikom Bali terhadap perjalanan selama 14 tahun, sejak berdiri pada 10 Agustus 2002. “Kami menyadari kepercayaan masyarakat Bali begitu besar. Terbukti sejak awal berdiri hanya dengan 42 mahasiswa, kini Stikom Bali memiliki lebih dari 6.000 mahasiswa. Jumlah alumni 3.823 orang, di antaranya 51 orang bergelar dual degree yakni Sarjana Komputer (S.Kom) dari Stikom Bali dan Bachelor of Information Technoloy (BIT) dari Help University Kuala Lumpur. Tanggung jawab akademik Stikom Bali adalah menghasilkan lulusan berkualitas dalam rentang waktu antara 3,5-5 tahun untuk tingkat S-1 atau 2,5-3,5 tahun untuk D-3,” kata Dadang Hermawan, Ketua Stikom Bali, di sela-sela acara malam puncak Dies Natalis XIV Stikom Bali di Sanur, Rabu (10/8) lalu. Bukti tanggung jawab akademik ini makin nyata, kata Dadang, setelah semua prodi di Stikom Bali yakni Prodi Sistem Komputer, Sistem Informasi dan Manajemen Informatika terakreditasi B dari BAN-PT

dan menjadi satu-satunya PTS bidang IT di Bali dan Nusra yang seluruh prodinya terakreditasi B. “Dengan akreditasi B, maka Stikom Bali menjadi kampus yang cocok bagi lulusan SMA/ SMK melanjutkan pendidikannya. Apalagi rekrutmen PNS sesuai regulasi Kementerian PAN & RB mengharuskan lulusan berasal dari perguruan tinggi terakreditasi minimal B. Begitu juga Surat Edaran Menteri PAN & RB No.04 Tahun 2013, tentang Pemberian Tugas Belajar dan Izin Belajar bagi PNS haruslah ke perguruan tinggi yang prodinya terakreditasi minimal B,” kata Dadang Hermawan. Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti (WDS) Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. menambahkan, tanggung jawab sosial Stikom Bali terhadap pemerintah dan masyarakat Bali dapat ditunjukkan melalui berbagai tugas akhir mahasiswa yang mengolaborasikan IT dengan seni dan budaya Bali. Selain itu, Stikom Bali rutin road show ke SMA/SMK di seluruh Bali untuk mengedukasi para siswa tentang penggunaan ICT secara sehat dan bermanfaat serta mengubah mindset mereka yang selama ini berorientasi menjadi PNS agar menjadi entrepreneurship. Pada tahun 2015, Stikom Bali adalah satu-satunya perguruan tinggi di Bali yang mendapat kepercayaan internasional sebagai mitra strategis Dr. Edward Herbst dari City University of

New York dan Arbiter of Cultural Traditions di New York dalam proyek bergengsi “Bali 1928” yang bertajuk Restoration, Dissemination and Repatriation of the Earliest Music Recording And Films in Bali. Yakni sebuah proyek untuk mencari dan membawa pulang warisan budaya Bali (film dan rekaman musik tahun 1928-1934) yang tersebar di luar negeri, kemudian memproduksi ulang, memperbanyak dan disumbangkan kepada pemerintah dan masyarakat Bali. “Khusus untuk Pemkot Denpasar kami telah meluncurkan aplikasi tentang Area Traffic Control System (ATCS) yang sangat bermanfaat bagi masyarakat pengguna jalan di Kota Denpasar,” kata Prof. Bandem. Menurut Prof. Bandem, semua bukti kejayaan Stikom Bali ini makin diperkuat oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI dengan menempatkan Stikom Bali pada ranking 3 terbaik nasional kategori sekolah tinggi IT, berdasarkan SK Menristek dan Dikti RI No: 492.a/Kp/VIII/2015 tentang Klasifikasi dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi di Indonesia Tahun 2015, Tanggal 14 Agustus 2015. Pada kesempatan ini Stikom Bali memberikan penghargaan Stikom Bali Award kepada mitra terbaik dan SKPD ter-IT. Acara ini juga dihadiri oleh Sekjen Aptisi Pusat Prof. Dr. Suyanto. (ad1126)

PENERIMA PENGHARGAAN - Sekjen APTISI Pusat Prof. Dr. Suyanto (baju putih), Ketua Yayasan WDS Prof. Dr. I Made Bandem dan Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan berfoto bersama mitra terbaik penerima penghargaan Stikom Bali Awards.

Senin Paing, 15 Agustus 2016

Kirab Nusantara Yayasan Dwijendra

Gelorakan Nasionalisme dari Bali untuk Indonesia

LUAR biasa. Itulah kesan masyarakat ketika menyaksikan Kirab Nusantara yang digelar Yayasan Dwijendra Denpasar, Minggu (14/8) kemarin. Sebanyak 6.000 bendera Merah Putih dikibarkan sepanjang enam kilometer. Yang istimewa, peserta Kirab Nusantara juga menampilkan tari dari Aceh, Papua, Kalteng dan Bali serta tari daerah lainnya. Acara dibuka Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. M.S. Chandra Jaya didampingi Sekretaris Ir. I Wayan Abdinegara, M.Si. dan Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Bahkan agenda ini disiapkan untuk memecahkan Rekor MURI. Kirab Nusantara diawali dengan penampilan tari dan lagu ‘’Dari Bali untuk Indonesia’’, melibatkan ratusan penari dan burung Garuda diiringi baleganjur SD Dwijendra disusul Drum Band TK Dwijendra, siswa SMP, SMA, SMK dan mahasiswa Undwi. Sepanjang jalan yang dilalui mulai dari Jalan Kamboja menuju Jalan Hayam Wuruk, Jalan Surapati, Jalan Kapten Agung menuju Puputan Badung, mereka mendapat aplaus dari masyarakat. Di depan Kodam IX/Udayana, seniman Dwijendra menarikan sejumlah tarian daerah secara kolosal mulai dari Aceh, Jawa, Bali hingga Papua. Usai atraksi tari kolosal Nusantara, peserta Kirab Nusantara melanjutkan perjalanan ke Jalan Veteran, Jalan Patimura, Jalan Kamboja dan kembali ke Kampus Dwijendra. Setiba di Gedung Yayasan Dwijendra, peserta kirab juga disuguhkan atraksi panjat pohon pinang. Panitia menyiapkan 10 pohon pinang dengan hadiah menarik. Ketua Yayasan Dwijendra Pusat

Denpasar Dr. M.S. Chandra Jaya tersenyum manis melihat kekompakan warga Dwijendra menyukseskan karya inovatif Dwijendra. Karya ini digelar sebagai persembahan Yayasan Dwijendra untuk menanamkan jiwa nasionalisme serangkaian HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI, HUT ke-64 Yayasan Dwijendra Denpasar, HUT Provinsi Bali, Hari Pramuka dan HUT ke-68 Bali Post. Dia menegaskan, suasana nasionalisme harus terus dikobarkan. Bila perlu pemerintah meliburkan warga selama seminggu penuh untuk menikmati dan menggelar aneka program Proklamasi sehingga peringatan Hari Kemerdekaan RI makin bergema, mendunia dan mengena di hati warga. Khusus untuk kawasan Jalan Kamboja ditutup total sepanjang hari diisi dengan aneka kreasi anak muda oleh sekolah sekitar kawasan tersebut. Bisa diisi dengan mendatangkan pelaku sejarah untuk memberi edukasi generasi muda menanamkan rasa nasionalisme, cinta tanah air dan perjuangan para

pahlawan. Tahun ini, katanya, dimulai dari Dwijendra dengan menampilkan 6.000 bendera Merah Putih dan atraksi seni. Ini sesuai dengan visi dan misi Dwijendra sebagai lembaga pelestari dan pengembangan seni budaya Bali dan agama Hindu. Makanya M.S. Chandra Jaya mengatakan, Kirab Nusantara tersebut menggelorakan semangat nasionalisme dari Bali untuk Indonesia. Yang luar biasa juga, ratusan masyarakat Kota Denpasar bisa menikmati atraksi seni warga Dwijendra Denpasar, serta mengikuti atraksi panjat pinang dengan puluhan hadiah menarik. M.S. Chandra Jaya juga tak mengira mulai start hingga finis pasukan bendera tak putus. Bahkan ratusan warga kagum menyaksikan atraksi seni Nusantara di depan Kodam IX/Udayana. Chandra Jaya ingin dengan Kirab Nusantara ini kita serius menanamkan pemahaman bersama, bahwa kita tak boleh membeda-bedakan agama, rasa, suku dan agama. (ad1127)

KIRAB - Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya bersama jajaran saat membuka Kirab Nusantara, Minggu (14/8) kemarin.

Bersama AIPNI, Stikes Wira Medika Merumuskan Kurikulum Terbaru Ners

Evaluasi Kurikulum Menjadi Kunci ”Outcome” yang Baik SABTU (13/8) dan Minggu (14/8), Program Studi S-1 Keperawatan dan Profesi Ners menyelenggarakan workshop peninjauan kurikulum yang mendatangkan narasumber dari Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI). Hadir dalam kesempatan ini Dr. Fitri Haryanti, S.Kep., M.Kes. sebagai narasumber utama yang turut mengevaluasi kurikulum yang selama ini dipakai oleh Program Studi S-1 Keperawatan dan Ners di Stikes Wira Medika PPNI Bali. Akademisi dari Universitas Gadjah Mada tersebut menyampaikan bahwa peninjauan kurikulum merupakan agenda untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang idealnya diselenggarakan tiap dua tahun sekali, karena kurikulum merupakan komponen terpenting atau kunci outcome. Kualitas mahasiswa akan ditentukan oleh baik buruknya kurikulum yang dipakai. Di samping variabel yang lainnya, seperti SDM,

fasilitas dan juga tatapamong. Workshop kurikulum tersebut berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh pimpinan, konsultan, para perwakilan lahan praktik dan seluruh dosen Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan dan Program Profesi Ners. Hasil kerja yang diharapkan dari workshop tersebut meliputi tersusunnya kelengkapan rancangan pembelajaran kurikulum institusi, GBPP, kontrak perkuliahan dan satuan acara pembelajaran yang telah menerjemahkan kurikulum berbasis KKNI. Ketua Panitia Workshop Kurikulum Ns. Niken Ayu Merna Eka Sari, S.Kep., M.Biomed. menjelaskan, kurikulum yang diadopsi yaitu kurikulum yang telah disahkan oleh AIPNI merupakan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). KKNI merupakan perwujudan mutu dan jati diri Bangsa Indonesia terkait dengan sistem pendidikan dan pelatihan nasional yang dimiliki Indonesia.

WORKSHOP - Program Studi S-1 Keperawatan dan Profesi Ners menyelenggarakan workshop peninjauan kurikulum dengan mendatangkan narasumber dari AIPNI.

Hal senada juga disampaikan Ketua Program Studi Profesi Ners Ns. Ni Ketut Ayu Mirayanti S.Kep., M.Kep. Dikatakan, melalui workshop kurikulum ini diharapkan Program Studi Keperawatan mampu mengikuti perkembangan keilmuan keperawatan dan menerjemahkan ke dalam kurikulum sesuai kebutuhan dan kekhususan tiap program studi. Learning outcome yang diharapkan dari kurikulum KKNI adalah kemampuan yang diperoleh mahasiswa melalui internalisasi pengetahuan, sikap, keterampilan, kompetensi dan akumulasi pengalaman kerja. Pengetahuan (knowledge): penguasaan teori dan keterampilan oleh seseorang pada suatu bidang keahlian tertentu atau pemahaman tentang fakta dan informasi yang diperoleh seseorang melalui pengalaman atau pendidikan untuk keperluan tertentu. Kegiatan workshop juga dihadiri dan di buka secara resmi oleh Ketua Stikes Wira Medika Bali. Dalam sambutannya, Drs. I Dewa A.K. Sudarsana, M.M. memberikan penguatan dan motivasi kepada seluruh dosen Program Studi Keperawatan untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajaran kepada mahasiswa, baik dalam bidang pendidikan melalui workshop kurikulum yang sedang berjalan maupun di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Lebih lanjut disampaikan oleh Ketua Stikes Wira Medika Bali, bahwa indikator capaian dalam akdemik haruslah terukur dan terstandar. ‘’Hal itu tercermin dalam bentuk peraturan akademik yang mendukung,’’ tegasnya. (ad1128)

Pemkab Karangasem Peringati HUT Ke-58 Provinsi Bali

PROVINSI Bali tahun ini genap berusia 58 tahun. Peringatan di Karangasem digelar dalam apel bendera di Lapangan Tanah Aron, Minggu (14/8) kemarin. Inspektur upacaranya Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Saat itu juga bersamaan diperingati HUT Gerakan Pramuka. Apel kemarin dihadiri Wabup Karangasem I Wayan Artha Dipa, Sekda I Gede Adnya Mulyadi, unsur Muspida Kabupaten Karangasem, jajaran pegawai di lingkungan Pemkab Karangasem dan undangan lainnya. Peringatan hari jadi ke-56 Provinsi Bali kali ini mengambil tema ‘’Melalui Semangat Hari Jadi ke-58 Provinsi Bali, Kita Kerja Lebih Keras, Cerdas, Berkualitas, Ikhlas dan Tuntas’’. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam pidatonya yang dibacakan Bupati Mas Sumatri mengajak seluruh komponen masyarakat Bali senantiasa memantapkan komitmen dalam mensukseskan pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Bali secara konsisten telah melaksanakan pembangunan daerah berdasarkan lima prinsip dasar pembangunan, yaitu peningkatan pertumbuhan (pro-growth), pengentasan kemiskinan (pro-poor), perluasan lapangan kerja (pro-job), pelestarian lingkungan (pro-environment) serta pengembangan dan pelestarian budaya (pro-culture). Filosofi Tri Hita Karana yang adiluhung, menurut Gubernur Bali,

harus tetap menjadi pijakan dalam implementasi setiap kebijakan pembangunan, mulai dari aspek perencanaan, pelaksanaan, sampai pada pengawasannya. Selain itu, Gubernur berpesan kepada pemerintah daerah agar peringatan ini menjadi momentum untuk melaksanakan evaluasi pelaksanaan program pembangunan secara menyeluruh, sehingga ke depan pembangunan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. Terkait peringatan HUT ke-55 Pramuka, Gubernur Bali mengatakan pendidikan kepramukaan sebagai pendidikan nonformal adalah wahana yang sangat te-

pat dalam membentuk karakter kepribadian pemuda sebagai generasi penerus bangsa. Pihaknya berharap peringatan ini menjadi momentum untuk senantiasa memantapkan komitmen membangun gerakan kepanduan sebagai integral dari pembangunan generasi muda Bali. Saat itu Bupati Karangasem Mas Sumatri menyerahkan subsidi operasional kegiatan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka kepada para Ketua Kwartir Ranting seKwarcab Karangasem. Peringatan Hari Jadi ke-58 Provinsi Bali diakhiri dengan pementasan Marching Band Swara Shanti Wiguna dari SMAN 1 Selat. (ad586)

APEL - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri di sela-sela apel HUT Pemprov Bali.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Senin Paing, 15 Agustus 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

Unhi Rutin Gelar ’’Pawintenan’’

Pembersihan Secara ’’Niskala’’ untuk Kelancaran Proses Belajar

UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) melaksanakan upacara pawintenan pada Minggu (14/8) kemarin. Upacara pawintenan ini diikuti 720 mahasiswa baru, dilanjutkan keesokan harinya dengan Mahasisya Upanayana atau PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru). Upacara pawintenan ini dilakukan dalam rangka penerimaan mahasiswa baru. ‘’Sebelum secara formal diterima belajar di Unhi, maka mahasiswa baru itu perlu dilakukan upacara niskala yakni pawintenan,’’ kata Ketua Panitia Prof. Dr. Ir. Euis Dwi Yuliana, M.Si. didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. Ketut Suda, M.Si. Tujuannya, untuk membersihkan secara niskala agar mahasiswa betul-betul bersih, hening lahir batin dalam mengikuti proses belajar di Unhi. Diharapkan, mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik, tekun, partisipasi tinggi dalam segala hal. Baik kurikuler maupun kokurikuler sehingga bisa lulus tepat waktu dan dengan predikat yang baik. Pawintenan merupakan kegiatan rutin setiap penerimaan mahasiswa baru sehingga dapat dikatakan telah menjadi tradisi di Unhi, mengingat Unhi menganut pola ilmiah agama dan budaya. ‘’Dengan demikian, sudah sepatutnya kita melakukan ritual ini,’’ imbuhnya. Tahapan dari awal diterima di Unhi, mahasiswa baru akan melaksanakan pawintenan. Kemudian mahasisya upanayana, sehari-hari selama proses pembelajaran melakukan persembahyangan secara rutin lalu di akhir masa perkuliahan dilakukan upacara majaya-jaya agar semakin jaya setelah tamat, meraih apa yang dicita-citakan. ‘’Untuk mahasisya upanayana yang lebih dikenal dengan PKKMB secara nasional, itu pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru. Kita di Unhi dikenal dengan mahasisya upanayana. Dalam proses itulah pawintenan ini dilakukan,’’ jelasnya. Kepala Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Unhi Drs. IB Suatama, M.Si. menambahkan, semua mahasiswa baru yang ada di Unhi ini wajib untuk mengikuti pawintenan. Proses dari SMA/ SMK ke perguruan tinggi itu berbeda karena ada perubahan-perubahan yang dialami.

Misalnya, perubahan proses pembelajaran, perubahan pergaulan dan lainnya. Hal itu harus dipersiapkan dari segi mental maupun dari segi fisiknya. Pawintenan bertujuan baik karena mahasiswa baru akan menempatkan Ida Sang Hyang Aji Saraswati di dalam setiap dirinya. Itulah sebabnya pawintenan ini disebut pawintenan Saraswati. ‘’Itu sebabnya kami di Unhi meminta restu dari Ida Sang Hyang Aji Saraswati supaya mahasiswa baru semakin pintar, jnana mwang adnyana, rasa dan rasio menjadi semakin tajam dan fokus. Maka dari itu lidah mahasiswa baru dirajah supaya fokus dan tajam dalam menerima ilmu dari Ida Sang Hyang Aji Saraswati, agar kasaraswaten, artinya fokus untuk melakoni kewajiban sebagai mahasiswa,’’ terangnya. (ad594)

Paguyuban Merah Putih Undang DPD-RI Tinjau PLTS Kayubuhi Bangli

Hadapi Ancaman Krisis Energi di Bali, Senator Wedakarna Dukung 1.000 PLTS

TIDAK banyak yang tahu bahwa kondisi bangsa Indonesia saat ini sejujurnya sedang darurat energi. Di saat negara Barat agresif menjadikan perang sebagai bagian dari strategi pengamanan energi (national security) dan di saat negara-negara Arab sudah menyadari bahwa persediaan minyaknya akan habis dalam 30 tahun, tetapi bangsa Indonesia belum juga menyadari bahwa tidak kurang dari setengah abad lagi, bangsa ini akan dihujam krisis hebat di bidang energi. Kondisi ini diperparah dengan ketidakmampuan pemimpin di daerah memahami visi energi yang ada, bahkan diyakini banyak pemimpin daerah yang tidak paham tentang hal ini, termasuk di Bali. Sebagai bukti bagaimana sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bali terbengkalai sebagaimana pandangan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (anggota DPD-RI), usai meninjau PLTS Kayubihi di Bangli. Kehadiran Senator Wedakarna disambut Irjen Pol. (Purn) Drs. I GM Putera Astaman (Ketua Dewan Pembina Paguyuban Merah Putih), Sekda Bangli, Kepala BUMDA PLTS Kayubihi dan sejumlah tokoh. ‘’Saya mendukung ide 1.000 PLTS di

Bali dengan mengedepankan BUMDA/BUMDes mampu berperan. Seharusnya jangan melihat Bali kini oversupply atau belum kekurangan listrik, tetapi lihat kebutuhan 30 tahun lagi. Ini diperlukan visi revolusioner dari pemimpin di Bali. Seperti di Kayubihi ini merupakan instalasi yang hebat. Sudah beroperasi dengan baik, cuma saya dengar ada masalah koordinasi dengan PLN. Kita akan urus itu,’’ kata Gusti Wedakarna. Pihaknya juga menyatakan bahwa ke depan sinergi pemerintah pusat, BUMN dan pemerintah di Bali bisa diwujudkan. ‘’Saya dapat laporan dari BUMDA di Kayubihi ini jika ada potensi kerja sama dengan PLN, namun belum tercapai. Saya juga dapat info dari Pemkab Bangli, bahwa sudah ada subsidi dari APBD, tetapi yang jelas belum memberikan untung. Belum lagi biaya perbaikan jika ada alat yang rusak. Saya akan periksa di Kementerian ESDM di Jakarta kenapa ada perbedaan pengertian status barang hibah dan lain-lain. Saya juga harus bicara dengan Dirut PLN. Kita cari solusi termasuk juga PLTS lain yang ada seperti di Bukit Mentik dan Kubu Karangasem,’’ ujar Gusti Wedakarna. Terkait dengan aspirasi ten-

PANEL SURYA - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ketika meninjau panel surya di Kayubihi Bangli bersama Putera Astaman dan BUMDA Bangli. tang harga power purchase daerah pembanding di beberagreement (PPA) sebesar $25 apa provinsi dan semua bisa sent/kWh sebagaimana dis- berjalan baik. Saya akan bawa ampaikan Paguyuban Merah hal ini ke nasional dan koorPutih, pihaknya secara prinsip dinasi dengan komite energi,’’ bisa memahami dan akan meng- ucap Gusti Wedakarna yang kaji lagi. ‘’Saya sudah mendapat mantan Rektor Universitas penjelasan dan itu bagus. Saya Mahendradatta ini. setuju agar ke depan desa-desa Ia pun meminta pemerinadat di Bali bisa memiliki in- tah daerah mendukung Nawa vestasi di bidang listrik. Bayang- Cita Presiden Jokowi. ‘’Bisa kan jika di tiap desa ada PLTS, dipastikan cita-cita Indonesia Bali akan sangat berdaulat. berdikari akan terwujud. Kita Kalau sudah berdaulat akan sinergi dan harus lebih banyak sulit Bali untuk dipermainkan rakyat paham tentang hal ini,’’ dalam hal politik dan kebijakan ungkap Gusti Wedakarna. pusat. Apalagi saya sudah dapat (ad591)

Banyuwangi (Bali Post) Kinerja pansus DPRD Banyuwangi untuk kapal Sritanjung milik Pemkab mulai mengendur. Pasalnya, rekomendasi pansus yang sejatinya sudah selesai tak juga diungkap lewat paripurna. Parahnya lagi, tiga kali jadwal paripurna mendadak batal. Dari catatan Bali Post, hasil kerja pansus kapal Sritanjung sudah selesai, 29 Juli lalu. Ini setelah pansus melakukan penelusuran terkait pengelolaan dua kapal Sritanjung oleh PT Pelayaran Banyuwangi Sejati (PBS). Awalnya rekomendasi pansus akan dibuka, 8 Agustus lalu.

Namun ditunda. Alasannya, masih ada perbaikan redaksional rekomendasi. Kemudian dijadwalkan ulang, 12 Agustus. Lagi-lagi batal digelar. Terakhir pansus berencana mengungkap rekomendasi, Senin (15/8) ini. Anehnya rencana itu ternyata belum pasti. Sebab agenda itu belum masuk dalam agenda Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Banyuwangi. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ismoko membenarkan belum adanya kepastian pansus kapal Sritanjung membeberkan rekomendasi lewat paripurna. Politisi Golkar ini mengaku pihaknya belum

memiliki kepastian jadwal paripurna internal penyampaian rekomendasi pansus kapal Sritanjung. “Kita belum tahu kepastian paripurna rekomendasi pansus Sritanjung. Jadwal belum masuk Banmus,” ujarnya, Minggu (14/8) kemarin. Lambannya kinerja pansus menuai kecaman sejumlah LSM di Banyuwangi. Salah satunya Ketua Konsorsium LSM Banyuwangi Eko Sukartono. Mantan Wakil Ketua DPRD Banyuwnagi ini mendesak pansus bekerja cepat dan profesional. “ Pansus sudah bekerja sebulan. Rekomendasi juga sudah

Lamban, Rekomendasi Pansus Kapal Sritanjung

UPACARA PAWINTENAN - Kepala Lembaga PKM Unhi Drs. IB Suatama, M.Si. ketika ‘’ngerajah’’ mahasiswa baru dalam upacara pawintenan.

Mau Dalam 30 Hari Utang Lunas + Nambah Rumah?

GRATIS : Mentoring + Konsumsi + Hadiah 250 ribu. Gratis, Terbatas. Katakan kepada rumah idaman Rp 18 miliar tersebut. ‘’Aku bisa beli tanpa utang.’’ Tetapi jangan asal mimpi. Jadikan kenyataan. Tanpa utang tidak masuk akal? Itu akalnya saja yang belum masuk. Jika kumpulan kita pengutang, maka yang terasa masuk akal adalah utang. Ayo tatap muka dimentori. Ikuti Seminar Terpopuler: Strategi Membeli Banyak Properti Tanpa Utang, langsung bersama Bpk. Cipto Junaedy, peraih rekor MURI pelopor strategi tanpa utang. Seminar diadakan Kamis, 18 Agustus 2016 di Hotel Aston Denpasar, Jalan Gatot Subroto Denpasar, Bali. Sesi I pukul 10.00 Wita dan Sesi II pukul 14.00 Wita. Gratis, tetapi terbatas. Untuk daftar, ketik SMS: Nama_Bali_Pilihan Sesi ke 081357311979. Capek jika berutang. Tirulah para murid Bpk. Cipto Junaedy, punya tower kondotel pun tidak usah pakai utang, apalagi cuma perumahan. Jangan jadi developer pakai utang. Temukan rahasia cara konkret bagaimana dalam 30 hari utang anda bisa lunas, dan nambah rumah tanpa utang. Termasuk untuk menjadi developer untuk punya perumahan atau tower sendiri, tanpa utang, meski uang belum cukup.

5

Saksikan sharing alumni yang sudah bisa punya perumahan sendiri, Tanpa Utang. Gratis, tetapi terbatas. Untuk daftar, ketik SMS: Nama_Bali_Pilihan Sesi ke 081 357 311 979. (br 593)

AYU - Murid Bpk. Cipto Junaedy, Ayu, ibu rumah tangga, sudah bisa punya kompleks perumahan sendiri di Jakarta, tanpa utang.

KAI Bali Donor Darah dan Sumbang Tong Sampah

Advokat Mesti Punya Jiwa Heroik Denpasar (Bali Post) Aksi donor darah yang dilakukan Kongres Advokat Indonesia (KAI) Bali di Matahari Terbit, Sanur, Sabtu (13/8), cukup menyita perhatian banyak pihak. Bahkan turis yang berkunjung ke pantai itu asyik melakukan foto-foto menyaksikan para advokat melakukan donor darah. Acara ini digelar KAI Bali pimpinan Nyoman ‘’Ponglik’’ Sudhiantara, berkaitan dengan hari besar, seperti HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) sekaligus HUT ke-8 DPD KAI Bali. Sudhiantara didampingi Sekretaris DPD KAI Bali Agus Samijaya mengatakan momen ini mesti dimanfaatkan untuk membangkitkan semangat heroik bagi para advokat profesional, khususnya KAI Bali. Karena bulan Agustus juga merupakan bulan heroik bangsa, juga menjadi bulan ulang tahun organisasi. Oleh karena itu, kegiatan sosial yang dilaksanakan di Sanur sangat tepat karena kawasan Sanur adalah cikal-bakal semangat heroik masyarakat Bali melawan penjajah Belanda. ‘’Sanur menjadi lokasi kegiatan kami karena wilayah ini adalah cikal bakal semangat kebangsaan. Momen ini yang ingin kami dapatkan, sehingga mengobarkan semangat para advokat anggota KAI membangun hukum bersama penegak hukum lainnya,’’ ucap Sudhiantara. Sementara Ketua Panitia HUT Raja Nasution didampingi Ika Nedy mengatakan kegiatan sosial dan donor darah ini diikuti oleh sekitar 250 lebih anggota advokat KAI di seluruh Bali. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan untuk menyambut HUT, selain kegiatan bersihbersih pantai dan donor darah digelar juga seminar nasional tentang penerapan UU ITE yang diselenggarakan pada puncak HUT ke-8 KAI pada Sabtu (20/8) men-

datang di Inna Bali Hotel. ‘’Pada kegiatan di Sanur, kami juga menyumbangkan 50 tong sampah kepada Desa Adat Sanur. Semoga tong sampah ini dapat digunakan untuk menjaga kebersihan pantai,’’ katanya. Bendesa Pakraman Sanur IB Paramartha yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik kegiatan KAI Bali. Dukungan dari para profesional seperti KAI Bali akan memberikan suasana baru bagi wilayah Pantai Matahari Terbit. Tong sampah yang disumbangkan sangat berguna untuk menjaga kebersihan dan akan ditaruh di depan para pedagang yang ada. ‘’Kami berharap, Sanur yang dijadikan ajang membangun semangat heroik ini dapat berguna pula bagi advokat KAI untuk membangun hukum yang lebih berkeadilan,’’ tandasnya. (kmb37)

DONOR DARAH - KAI saat melaksanakan kegiatan sosial berupa donor darah.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

selesai. Tetapi kenapa belum diungkap dalam paripurna,” kritiknya. Menurutnya, setelah pansus menyelesaikan rekomendasi, dua kemudian bisa dibeberkan lewat paripurna. “Kerja DPRD ini lamban menangani persoalan kapal Sritanjung. DPRD sebaiknya pro-rakyat,” kritiknya lagi. Sebelumnya Ketua pansus kapal Sritanjung, Naufal Badri memastikan pihaknya sudah menyelesaikan rekomendasi terkait pengelolaan dua kapal Sritanjung. Rekomendasi itu, katanya, hanya menunggu jadwal diparipurnakan. (kmb30)


OPINI

6

Senin Paing, 15 Agustus 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Ekonomi Desa Mesti Dibangkitkan

KOTA identik dengan kekroditan. Sebab, di kota aktivitasnya sangat padat. Beragam kegiatan terkonsentrasi di kota, sehingga urbanisasi semakin masif. Akibatnya kota tambah sesak. Ekonomi terpusat di kota. Terlbih Bali yang mengembangkan sektor pariwisata. Praktis semua kegiatan dan aktivitas berorientasi pada sektor tersebut. Maka jadilah perubahan dari masyarakat agraris ke masyarakat industri pariwisata yang dialami masyarakat Bali. Banyak ketimpangan yang terjadi secara sosial ekonomi. Sebagian orang menganggap sebagai sesuatu yang belum saatnya terjadi. Masyarakat dianggap belum siap untuk beradaptasi dengan perubahan sosial yang berjalan begitu cepat. Akibatnya, banyak menimbulkan gesekan-gesekan dan bahkan konflik yang salah satu variabelnya adalah perubahan tersebut. Ini bukanlah hal baru. Sudah terjadi dan faktanya memang begitu. Bahkan beberapa gejolak sosial yang muncul di beberapa desa pakraman belakangan ini, salah satunya dipicu oleh faktor ekonomi yang mengacak-acak sebagian tata sosial masyarakat yang berlaku selama ini. Meskipun hal itu berupaya ditutup-tutupi dengan ‘’label adat’’ namun tak pelak, akar permasalahnnya yang menjadi pemicu adalah masalah ekonomi. Perlu juga digarisbawahi bahwa keberadaan sebuah institusi ekonomi, katakanlah LPD, harus diberikan ruang yang agak lapang dalam mengembangkan potensinya, terutama dalam menjalin sebuah hubungan dengan pihak ketiga terutama dalam lembaga finansial. Dengan demikian, dasar pembangunan fondasi ekonomi sudah mulai dikembangkan. Pengembangan UMKM salah satunya. Kebangkitan usaha kecil dan menengah (UKM) sering diwacanakan pemerintah. Sayangnya pengembangan usaha, termasuk lahirnya pengusaha baru, belum didukung sepenuhnya oleh pemerintah. Imbauan pemerintah agar perbankan menggarap usaha kecil dan menengah belum sepenuhnya berhasil. Masih banyak UKM sulit mendapatkan kredit perbankan. Kita melihat masih terjadinya diskriminasi pelayanan perbankan terhadap UKM. Secara logika dan akal sehat, indikator ekonomi yang membaik, mestinya juga diikuti bangkitnya UKM dan lahirnya pengusaha baru. Akan tetapi, semua indikator yang baik di sektor finansial itu belumlah cukup untuk memperkuat bangunan perekonomian Bali dengan lahirnya entrepreneur baru. Bangunan perekonomian tidak hanya berdiri di atas fondasi moneter, fiskal, dan perbankan. Ada fondasi lain yang jauh lebih penting, yakni sektor riil produktif. Oleh karena itu, untuk memperkokoh bangunan perekonomian sektor riil produktif, harus lebih dipacu lagi. Tanpa keseimbangan itu, perekonomian Bali (nasional) tetap pincang. Salah satu hakikat pelaksanaan pembangunan ekonomi adalah tercapainya kesejahteraan bagi seluruh rakyat secara merata. Di sinilah titik krusial permasalahan pembangunan ekonomi. Ketimpangan antarsektor, antarwilayah, dan antargolongan penghasilan penduduk tetap lebar. Makin melebar kesenjangan itu, kian membesar pula potensi ancaman instabilitas sosial. Kita pun makin jauh dari sila kelima Pancasila, dasar dibentuknya negara ini, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kita masih ingat, ketika krisis melanda negeri ini sejak 1997, usaha kecil tampil sebagai pahlawan untuk menggerakkan roda perekonomian. Pada saat usaha besar satu per satu gugur, usaha kecil mampu menunjukkan eksistensinya kendati ada sebagian tidak mampu bertahan. Oleh karenanya lembaga penjaminan diharapkan dapat meningkatkan daya saing UKM. Sebab, persoalan UKM tidak hanya bisa diatasi dengan imbauan atau permintaan. Pemerintah harus tegas dan perlu kerja keras dan keseriusan semua pihak, sehingga UKM dapat menjadi pilar ekonomi bangsa.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Telepon Rusak Selama Dua Bulan

Kami punya empat line telepon di Jalan Tukad Badung – Renon, Denpasar yang selalu bermasalah. Salah satunya 0361 240950. Selama dua bulan kami terus melapor ke nomor 147 dan juga berkali-kali menghadap langsung ke kantor Telkom di Jalan Teuku Umar, tetapi kami selalu mendapatkan jawaban yang sama bahwa ada gangguan massal atau ada perbaikan trotoar. Kalau dulu kami melapor ada yang datang mengecek tapi sekarang sampai dua bulan kami mengalami gangguan tidak ada yang menanggapi. Bahkan yang lucu dan aneh, senior/supervisor di kantor Telkom dengan bangga mengatakan banyak yang mengalami masalah yang sama seperti bapak dan sudah berlangsung lama, tanpa rasa malu. Mereka mengatakan dan membuka cara kerja mereka yang kurang professional, sehingga banyak yang bermasalah dan tidak ditanggapi tetapi terus dipending. Kami mohon kepada pimpinan Telkom yang ada di Denpasar, Bali untuk mencarikan jalan keluar. Usaha kami yang bergerak di travel agent sangat membutuhkan telepon sebagai alat komunikasi dengan pihak hotel atau para tamu, karena kami mencantumkan nomor itu sebagai contac kami. Kami sangat kecewa, di zaman pemerintahan sekarang dengan motto ‘’kerja, kerja dan kerja’’ tetapi justru pelayanan Telkom sangat jauh dari yang diinginkan oleh masyarakat. I Wayan Edy Sanjaya Br. Petapan, Cemagi

’’Heritage’’ Arsitektur sebagai Aset Kota Pusaka Arsitektur bukanlah wujud fisik belaka, arsitektur merupakan suatu proses yang rumit, unik dan holistik dari berbagai potensi alam dan lingkungan sosial dan budayanya dengan berbagai aktivitas yang akan diwadahinya. Bahkan arsitektur dalam perjalanannya tidak dapat melepaskan diri dari kepentingan politik, keyakinan, dan dunia industri. Kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan komunikasi bermuara pada semakin bergairahnya tampilan arsitektur dari segi bentuk, bahan, warna, dan lainnya. Arsitektur bukan hanya tanda, kebanggaan, identitas, simbol, tetapi juga pesan. Pesan yang disampaikannya sering menembus etnik, bangsa, bahkan juga keyakinan. Arsitektur adalah simbol persatuan, kesatuan dan penyatuan.

Oleh Putu Rumawan Salain inamika perubahan atau perkembangan arsitektur yang melanda seluruh permukaan bumi menjadikan alam sebagai seting landsekap arsitektur yang penuh dengan corak-ragam sosok, dengan berbagai pesan yang disandang oleh masing-masing bangunan. Arsitektur berbicara bukan hanya sebagai tanda zaman akan tetapi juga berbicara bagi dirinya sendiri. Kota dan arsitektur adalah wadah dan isi yang saling memberikan kesan dan kenangan. Karya-karya arsitektur yang mampu memberikan kenangan dan kesan adalah arsitektur yang memiliki kekentalan sejarah, keunikan, mewakili kemajuan ilmu pengetahuan pada zamannya, dan lain sebagainya. Dengan demikian setiap wilayah atau perkotaan di mana saja pasti memiliki untaian warisan arsitektur sejak era tradisi hingga pascamodern. Jejak-jejak tersebut mungkin saja memusat, menyebar, bahkan mungkin telah punah karena alasan waktu ‘’cuaca’’ atau karena manfaat perekonomian, dan lain sebagainya. Dari berbagai tebaran sosok karya arsitektur oleh karena pertimbangan usia bangunan, nilai sejarah, maupun keunikannya dapat diusulkan sebagai objek pusaka budaya ragawi atas dasar Undang-undang Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010, Undang-undang Bangunan Gedung, dan peraturan lainnya yang terkait. Beberapa contoh misalnya Kota Tua-Jakarta, Candi Prambanan-Yogyakarta, Benteng Wolio

D

di Baubau, Pura Maospahit-Denpasar, Desa Adat Penglipuran-Bangli, dan lain sebagainya. Contoh-contoh tersebut di atas merupakan tinggalan arsitektur ada yang telah beralih fungsi ada pula yang bertahan dengan fungsinya, bahkan ada pula yang telah berubah wajah. Tinggalan arsitektur di Bali sebagian besar masih berfungsi dikarenakan adanya keberlanjutan pemanfaatan oleh masyarakatnya atau panyungsung dan pangemong. Dari contoh tersebut di atas dapat dinyatakan bahwa sosok arsitektur ada dan tiada sangat dipengaruhi oleh adanya kekuasaan, ideologi, keyakinan, dan tentu juga faktor ekonomi. Beberapa karya arsitektur yang terbilang dalam pusaka dilestarikan bukan hanya sebagai kepentingan pendidikan, politik maupun ideologi belaka, namun karya arsitektur juga merupakan tanda sekaligus kebanggaan pada zamannya yang dapat dikelola untuk meningkatkan perekonomian seperti yang dilakukan di Kota Tambang Sawahlunto di Sumatera, Candi Borobudur di Jawa, Angkor Wat di Kamboja, Temple Son di Danang-Vietnam, ataupun situs arsitektur masa lalu di Yunani, Italia dan Benua Eropa pada umumnya. Dengan demikian ekonomi juga dapat menjadi lokomotif sekalian gerbong pelestarian arsitektur. Sebagai tanda, lazimnya arsitektur menampilkan dirinya sebagai sebuah patokan identitas di suatu tempat atau wilayah. Dia juga sebagai tanda yang menggambarkan zamannya seperti misalnya ketika di Indo-

nesia dan Asia Tenggara yang dipengaruhi oleh perjalanan dan penyebaran agama, baik itu Hindu, Buddha, Islam maupun Kristen. Warna agama yang kental menyiratkan tanda akan siapa pemiliknya, bahkan tidak jarang di antaranya saling silang pengaruh seperti yang banyak dijumpai hingga kini di Bali. Sebutlah Masjid Al Hikmah di Kota Denpasar yang merupakan hibrida dari arsitektur Bali tradisi dengan arsitektur Islam, demikian juga pada bangunan gereja umat Katolik di Bali yang banyak memanfaatkan unsur-unsur arsitektur Bali tradisi seperti gereja-gereja yang dijumpai di Jalan Kepundung-Denpasar maupun gereja di Palasari-Jembrana. Arsitektur dalam perjalanannya menjadi sesuatu yang universal, arsitektur membawa pesan damai dan milik semua umat. Dengan demikian arsitektur adalah simbol pemersatu dan kebersamaan. Namun tidak dapat dimungkiri pula bahwa heritage arsitektur terkadang membangunkan memori yang kurang baik, tatkala peninggalan kolonial Belanda dilindungi seolah-olah bangga dengan masa lalu yang penuh dengan penderitaan. Arsitektur tidaklah salah, yang salah adalah arsiteknya, mengingat bahwa di setiap insan arsitek pasti merupakan penjajah, karena mereka akan mentransformasikan kekuatan pikir mereka melalui melihat, mendengar, dan membaca ke dalam suatu proses yang rumit dalam desain sampai dengan menjadi wujud. Hasilnya adalah kreativitas individu yang menjadi tanda zaman yang dibuat oleh setiap arsitek. Apa pun pertimbangan yang berlangsung di antara para arsitek, pemilik, pemerintah maupun masyarakat luas pada umumnya bahwa harus ada satu cara pandang yang sama dalam menyelamatkan objek-objek arsitektur yang bernilai pusaka. Kekuatan dan keberpihakan Pemerintah Provinsi Bali dalam melestarikan arsitektur lokalnya adalah dengan menerbitkan Perda Nomor 5 Tahun 1974 tentang Bangun-bangunan dan Nomor 5 Tahun 2005 tentang Arsitektur Bangunan Gedung yang mewajibkan para pelaku pembangunan untuk menerapkan arsitektur tradisional Bali. Dengan demikian tampaklah bahwa dalam perjalanan waktu ‘’sejarah’’ di dunia, khususnya dalam karya arsitektur terin-

Suara Mahasiswa Menggugat Budaya Perpeloncoan Mahasiswa SETELAH melewati liburan panjang semester genap, kini para mahasiswa masuk kembali ke kampus masih-masing. Pada masa inilah mulai banyak mahasiswa baru berdatangan. Mereka berasal dari berbagai tempat. Bahkan tidak jarang yang berasal dari luar kota atau bahkan luar pulau. Tentu mereka datang bukan dengan tangan kosong, mereka datang dengan membawa sejuta impian dan juga harapan yang baik dan indah ketika menjadi mahasiswa di kampus impian. Seperti yang jamak kita ketahui, bahwa setiap datangnya mahasiswa baru pasti selalu disambut dengan ritual yang bernama Ospek (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus). Kalau dilihat dari namanya, sepertinya kegiatan ini sangat bagus memang. Intinya untuk mengenalkan segala sesuatu seputar kampus kepada para mahasiswa baru. Namun kenyataannya jauh panggang dari api, kegiatan ini ternyata tak seindah namanya. Ospek selalu sarat dengan aksi-aksi tindak pemaksaan, perpeloncoan dan bahkan ada beberapa kasus dengan aksi kekerasan. Dan itu semua sangat jauh dari nilai-nilai pendidikan, nilai yang menjadi pengharapan bagi setiap mahasiswa baru. Setidaknya itu yang saya rasakan ketika menjadi mahasiswa baru pada tahun 2013 silam. Ritual ini tampak sudah menjadi budaya bagi seluruh kampus yang ada di negeri ini. Aksi perpeloncoan bagi mahasiswa baru bisa dengan mudah kita temui saat dimulainya tahun ajaran baru di kalangan perguruan tinggi. Narasi tersebut mengon-

Oleh Misbahul Munir firmasi bahwa aksi perpeloncoan tersebut tampaknya sudah menjadi budaya atau habitus. Meminjam bahasanya Pierre Bourdieu (1984), habitus merupakan praktik sosial yang direproduksi melalui interaksi dinamis antara aspek kognitif dan konteks struktur. Alhasil, interaksi ini kerap berulang dan termodifikasi sehingga menjadi kebiasaan yang terstuktur. Terbentuknya habitus perpeloncoan bagi mahasiswa baru ini menegaskan kepada kita bahwa aksi tersebut menyalahi aturan pada tatanan di pendidikan tinggi kita. Tindak perpeloncoan ini haruslah segera dihentikan. Jangan sampai budaya ini terus dilaksanakan secara turun-temurun. Apalah jadinya pendidikan tinggi kita kalau proses belajar para mahasiswa baru dimulai dengan aksi perpeloncoan. Sebab, aksi perpeloncoan ini acapkali memaksa para mahasiswa baru untuk melakukan

hal-hal yang tidak penting, bahkan tidak pantas untuk dilakukan oleh mahasiswa. Biasanya mahasiswa baru disuruh, bahkan dipaksa, untuk menggunakan pakaian dengan aksesoris yang tidak ada manfaatnya sama sekali. Bahkan tidak sedikit yang bilang mirip seperti orang gila. Juga disuruh teriak-teriak tidak jelas di lapangan, katanya untuk menunjukkan aksi perlawanan. Perlawanan kepada siapa saya juga masih belum paham. Kalau perlawanan terhadap pemimpin yang zalim di negeri ini saya setuju, tetapi mengapa caranya harus dengan aksi perpeloncoan seperti itu. Para senior yang menjadi panitia Ospek biasanya berperilaku semena-mena, membentak-bentak para mahasiswa baru sekehendak hati mereka. Sama sekali tidak mencerminkan sebagai peserta didik. Saya sangat setuju dengan kebijakan ‘’penyetopan’’ aksi perpeloncoan bagi siswa-siswi baru di kalangan kementerian pendidikan dasar dan menengah yang dikeluarkan oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. Sudah saatnya budaya jahiliyyah ini dihentikan. Semoga Kementerian Pendidikan Tinggi juga bisa dengan tegas membuat kebijakan seperti itu. Sehingga pendidikan tinggi kita bisa menjadi lebih baik, tanpa adanya budaya jahiliyyah perpeloncoan bagi mahasiswa baru.

ventarisir karya-karya yang memiliki nilai heritage dalam bentuk bangunan gedung tunggal, kelompok, desa maupun kota dilapisi oleh pusaka berupa rumah, tempat suci, kantor, rumah sakit, pabrik dan lainnya. Menyadari bahwa arsitektur bukan hanya wujud fisik belaka, namun di baliknya dipenuhi dengan berbagai ragam wujud abstrak dan norma yang saling memberi pengaruh, maka lahirlah produk arsitektur yang beraneka wujud dan fungsi. Maka arsitektur tradisional Bali mengalami berbagai dinamika yang dibingkai oleh perubahan. Untuk menata berbagai perkembangan sekaligus perubahan terhadap arsitektur tradisional Bali, Pemerintah Provinsi Bali telah dua kali menetapkan peraturan daerah. Pertama Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 1974 tentang Bangun-bangunan, kedua adalah Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2005 tentang Arsitektur. Dalam Perda Nomor 5 Tahun 2005 dengan jelas diuraikan tentang arsitektur warisan heritage sebagai arsitektur peninggalan masa lampau di Provinsi Bali, baik dalam keadaan terawat/ dimanfaatkan sesuai fungsinya atau tidak terawat/tidak digunakan sesuai fungsi, bergerak atau tidak bergerak, berupa kesatuan atau kelompok atau bagian-bagiannya atau sisanya, yang dianggap memiliki nilai-nilai penting bagi ilmu pengetahuan, sejarah, kebudayaan, dan nilai-nilai signifikan lainnya, seperti yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Jelaslah sudah bahwa pelestarian aset heritage arsitektur bukanlah sekadar mewarisi tanda, melainkan juga merupakan suatu kebanggaan akan hasil cipta, karsa, dan rasa. Terlebih lagi pusaka yang merupakan warisan tersebut mampu berbicara bagi dirinya dan dengan para pengamat architecture is language dan bahkan tanpa diduga sebelumnya ternyata aset pusaka arsitektur tersebut dapat menjadi objek pendidikan, wisata, dan lainnya yang mampu meningkatkan pendapatan. Oleh karenanya gali dan kembangkanlah pusaka arsitektur untuk sebuah tanda dan kebanggaan yang bermuara pada kasih, kedamaian, dan kesejahteraan. Penulis, Guru Besar Konservasi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana

POJOK Kata Jokowi, gerakan pramuka harus ikuti perkembangan zaman. - Jangan juga lupakan budaya nusantara. *** Istana pastikan Menteri ESDM Arcandra Tahar berpaspor Indonesia. - Biarkan dulu Imigrasi mengkaji. *** Menjadi ancaman serius bila generasi muda Bali tak tertarik pada pertanian. - Lebih serius lagi bila pemerintah tak peduli petani.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (144rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost Baliposton onGadget Gadget

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Satu-satunya di Indonesia

Figur

Mobil Dinas Bung Karno Dipamerkan Denpasar (Bali Post)Salah satu mobil dinas milik Ir. Soekarno dipajang dalam ‘‘Bali Clasic Motor Show” yang diselenggarakan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Provinsi Bali bekerja sama dengan IMI, Minggu (14/8) kemarin di areal parkir Lotte Mart. Mobil merek Yanka (yang artinya burung camar) tahun 1959 itu merupakan mobil pemberian Presiden Rusia tahun 1961. Mobil jenis limousine itu merupakan satu-satunya yang masih bisa berjalan dan satusatunya ada di Indonesia yang masih hidup. Sekjen PPMKI Provinsi Bali Wayan Sudana mengatakan, mobil klasik Bali Post/dgk

Perlu Dikaji

PROGRAM full day school belum bisa diterapkan di daerah. Program yang dicetuskan Mendikbud itu masih perlu dikaji melihat culture dan lingkungan di suatu daerah. Hal itu disampaikan Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., Minggu (14/8) kemarin. Ide demikian perlu dikaji dan perlu masukan-masukan lebih jauh sebelum diterapkan ke seluruh sekolah. “Full day school tidak dalam artian 24 jam berada di sekolah. Tapi, kemungkinan sampai jam pulang kerja orangtua. Tentu perlu dilihat lagi karena manusia kan tidak dapat dipaksakan karena perlu istirahat,” ujarnya Minggu kemarin. Membuat suasana nyaman belajar, tergantung pola pengajaran yang dilakukan guru masing-masing mata pelajaran. Bukan semata persoalan waktu. Pemerintah perlu membantu menciptakan lingkungan taman di sekolah untuk memberi kenyamanan dan menyenangkan. “Bagaimana supaya terdapat suasana belajar nyaman. Mengacu kepada Kemendikbud terdahulu, dari tingkat TK sampai SMA, bila diciptakan sekolah sebagai taman menyenangkan. Ini menjadi konsep full day school walaupun tidak ada interaksi guru bersama siswa,” imbuhnya. Dia menambahkan, lingkungan menjadikan anak-anak didik cerdas dan terdidik. Kondisi lingkungan masyarakat ikut memengaruhi pola pemikiran anak. “Kalau anak sudah baik dari awal dan lingkungan terbaik kemudian bisa menyenangkan,” tambahnya. Jadi, perlu dikaji lebih dalam. ‘’Kalau dipikir 24 jam belajar kan tidak mungkin. Pengetahuan itu bisa saja didapat siswa-siswi dari lingkungan masyarakat, orang tua, dan tokoh masyarakat di sekitarnya,’’ ujarnya. (dgk)

tidak dapat dilepaskan dari sejarah perjuangan RI sehingga menjelang HUT ke-71 RI, mengingatkan kembali tentang masa-masa perjuangan para pahlawan Indonesia. Selain mobil Yanka tersebut, juga dipamerkan 70 mobil klasik lainnya seperti mobil Fatmawati, Willys, yang digunakan tentara Indonesia land cruiser kayami yang merupakan mobil paspampres pada pemerintahan Bung Karno. Dalam show mobil klasik tersebut juga terdapat mobil tertua yaitu buatan tahun 1913. Ia berharap ke depan dibangun sebuah museum mobil klasik untuk menyim-

KLASIK - Mobil dinas Bung Karno, jenis limousine buatan tahun 1959. pan benda-benda bersejarah, mengingat kita tidak boleh melupakan sejarah. Dr. Mahayasa, Ketua PP-

MKI Provinsi Bali menambahkan, rata-rata mobil klasik tersebut masih bisa dikendarai, hanya karena mobil

Bali Post/may

tua memerlukan perlakuan khusus sehingga hanya dikeluarkan saat ada event tertentu. (kmb42)

DPRD Bali Desak Daftarkan Perusahaan

Perusda Tak Mau Paksakan Diri Bangun Jalan Tol Denpasar (Bali Post) Perusda Bali didesak untuk segera mendaftarkan perusahaan yang dibentuk bersama PT Waskita Karya, terkait dengan rencana pembangunan jalan tol Kuta-CangguTanah Lot. Sebagai salah satu syarat legal standing perusahaan itu, Perusda Bali harus menyetorkan modal awal Rp 1,25 miliar. Modal ini kemudian digunakan untuk membiayai pelaksanaan feasibility study (FS) dan detail engineering design (DED). “Jalan tol sampai sekarang kan belum ada apaapa, perusahaan saja belum didaftarkan. Apalagi FS dan DED, mungkin 2021 baru terwujud. Padahal, Perusda kan membutuhkan dana Rp 1,25 miliar, tapi sekarang belum terealisasi. Jadi wacana terus, kan kasihan masyarakat Bali dan sekarang kemacetannya itu gila dari Sunset Road sampai Tanah Lot,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana di Denpasar, Minggu (14/8) kemarin. Itu sebabnya, lanjut Kariyasa, pihaknya mendesak Pe-

rusda Bali segera mendaftarkan perusahaan yang dikenal dengan nama PT Waskita Bali Mandara Tol itu ke Kementerian Hukum dan HAM. Pasalnya, wisatawan yang berkunjung ke Tanah Lot mencapai 3.000 orang per hari. Selama ini, wisatawan selalu terjebak kemacetan hingga satu jam untuk jarak perjalanan 2 km saja di kawasan Kuta-CangguTanah Lot. “Apalagi sekarang ada pemasangan pipa Yeh Penet di Berawa itu sampai Pererenan. Kan malu kita sama wisatawan, harus cepat itu diselesaikan. Tahun 2017 harus jalan, kita

suruh buat proposal dulu biar jelas. Nanti bila perlu, kalau menurut Pak Gubernur itu penting, kita akan anggarkan saja pada APBD Perubahan 2016 ini,” jelasnya. Sementara itu, Perusda Bali justru memutuskan untuk tidak mau memaksakan diri terlibat dalam pembangunan jalan tol Kuta-Canggu-Tanah Lot. Dengan kata lain, Perusda dipastikan tidak akan melakukan penyertaan modal untuk FS dan DED sebesar Rp 1,25 miliar kepada PT Waskita Karya. “Secara teknis, itu memang visible. Tapi ketika kita bicara secara aspek finansial, walau-

DPRD Bali Gelar Sidang Istimewa

Bali Diharapkan Makin Maju

Denpasar (Bali Post) DPRD Bali menggelar Sidang Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi ke-58 Provinsi Bali di Ruang Sidang Utama Dewan, Minggu (14/8) kemarin. Sidang dikemas secara khusus, karena seluruh peserta mengenakan pakaian adat madya Bali. Selain itu, dari awal dimulai hingga selesai, peserta rapat menggunakan bahasa daerah Bali. Tak ketinggalan, dipentaskan pula tarian Kreasi Aguru dan Kreasi Tari Satya Brasta. “Kalau manusia itu semakin bertambah umur itu semakin tua, tapi kalau pemerintahan semakin tambah umurnya semakin jadi. Intinya, apa yang telah dilakukan selama ini, mana yang berhasil, itu yang dipertahankan. Mana yang belum, itu yang dikejar, kalau yang belum disentuh, kita sentuh,” ujar Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama usai sidang. Wiryatama menambahkan, momentum hari jadi ke-58 Provinsi Bali agar dimaknai dengan meningkatkan partisipasi dalam membangun Pulau Dewata. Bali diharapkan semakin maju, sejahtera, serta berpedoman pada Tri Kaya Parisudha. Selain melalui keterpaduan kebijakan pembangunan, juga didukung karakteristik masyarakat Bali yang sarat dengan nilai-nilai religius dan konsep manyama braya. “Introspeksi diri tak hanya bagi pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat untuk mengetahui peran serta apa saja yang sudah dilakukan untuk kemajuan Bali. Kami berharap bisa menyatukan rasa, walaupun terkadang

Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

Senin Paing, 15 Agustus 2016

Dr. Nyoman Jampel, M.Pd.

PUPUTAN BADUNG Sejumlah warga menikmati hari libur dengan mengajak sanak saudara bersantai, berolahraga di areal Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung atau Lapangan Puputan Badung, Minggu (14/8) kemarin.

ada perbedaan namun tetap mengutamakan rasa persaudaraan dengan berpikir, berkata, dan berbuat yang baik sesuai ajaran agama,” jelasnya. Menurut Wiryatama, peringatan hari jadi Provinsi Bali ini masih tetap berpedoman pada Undang-undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerahdaerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Hal inilah yang menjadi tonggak sejarah Provinsi Bali sebagai fondasinya tokoh, pemimpin dan rakyat, jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. (kmb32)

Bali Post/kmb32

SIDANG - Suasana sidang istimewa DPRD Bali, kemarin.

pun pra-FS itu sulit, tidak visible kecuali ada dukungan pendanaan baik dari pusat maupun daerah. Tentu saja ketika pra-FS saja dia tidak visible, kenapa kita kemudian memaksakan diri,” ujar Direktur Utama Perusda Bali I Nyoman Baskara. Baskara menegaskan, sementara ini Perusda mengambil sikap tidak ikut dalam penyertaan modal pembangunan jalan tol lantaran hasil pra-FS

yang menyebutkan tidak visible. Hal ini tidak lepas dari mahalnya biaya kompensasi lahan yang menjadi lokasi dibangunnya jalan tol. “Kompensasi lahan yang terlalu mahal, itu yang menjadi beban paling besar sehingga proyek itu tidak visible. Pak Gubernur kelihatannya iyalah (mendukung keputusan Perusda - red). Kan Pak Gubernur itu berpikirnya sangat rasional,” jelasnya. (kmb32)

”Jalan tol sampai sekarang kan belum ada apa-apa, perusahaan saja belum didaftarkan. Apalagi FS dan DED, mungkin 2021 baru terwujud. Padahal, Perusda kan membutuhkan dana Rp 1,25 miliar, tapi sekarang belum terealisasi. Jadi wacana terus, kan kasihan masyarakat Bali dan sekarang kemacetannya itu gila dari Sunset Road sampai Tanah Lot.” Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana


BANGLI

8 SOSOK Jalin Kerja Sama POTENSI pertanian di Kabupaten Bangli tinggi. Kuantitas produksi sangat berlimpah, mulai dari buah-buahan hingga sayuran. Dari sisi kualitas juga bisa bersaing dengan produk daerah lain. Akan tetapi, saat petani semangat berproduksi, harga jual komoditasnya justru anjlok. Buntutnya, kerugian tak dapat dihindarkan. Kondisi demikian membuat pemkab terus mencari cara. Hingga pada akhirnya muncul keinginan untuk menjalin kerja sama dengan kabupaten lain seperti Badung dan Tabanan dalam hal pemasaran. ‘’Jeruk yang dipanen petani Bangli dibawa ke Badung untuk kebutuhan sektor pariwisata. Kopi juga begitu. Kerja sama ini sudah disepakati,’’ ujar Bupati Bangli I Made Gianyar belum lama ini. Sifat kerja sama dirancang dua arah, dalam artian sama-sama saling memasarkan. Seperti halnya beras. Saat ini Bangli masih kekurangan, dalam memenuhi itu akan dipasok dari kabupaten lain. ‘’Beras nanti kami pasok dari Badung atau Tabanan. Saling mengisi,’’ katanya. Melalui terobosan itu, bupati asal Desa Bunutin, Kintamani ini meyakini peluang petani untuk merugi semakin kecil. Selain itu, ekonomi kerakyatan lokal juga bisa berputar dengan lancar. Dalam menggenjot program ini, peran perusahaan daerah juga akan dimaksimalkan lagi. Hasil panen petani akan dikelola dan harga belinya berstandar. ‘’Petani sudah berproduksi. Dengan ini tak ada lagi yang namanya rugi,’’ ucapnya. Disampaikan pula, dalam merebut pangsa pasar, budi daya tanaman organik seperti bawang dan padi akan semakin digalakkan. (sos)

Proyek Jalan Langgahan-Seming Mangkrak Bangli (Bali Post) Proyek jalan tembus Desa Langgahan, Kintamani dengan Banjar Seming Desa Kerta, Payangan, Kabupaten Gianyar mangkrak sejak tiga tahun lalu. Padahal jalan yang pembangunannya dilakukan lewat program TMMD tahun 2013 lalu itu sangat diharapkan masyarakat Langgahan untuk memasarkan hasil bumi ke wilayah Gianyar maupun Denpasar. Adapun panjang badan jalan yang mangkrak tersebut sekitar 1 kilometer. Karena tak ada kelanjutan pembangunan, badan jalan yang sempat dikeraskan dengan batu geladak itu kondisinya kini sudah mulai rusak dan ditumbuhi semak belukar. Sejumlah warga setempat mengatakan, keberadaan jalan ini sangat dibutuhkan warga sebagai jalan alternatif memasarkan hasil bumi ke wilayah kabupaten tetangga. Jalan ini juga bisa dimanfaatkan warga Seming menuju Desa Langgahan saat melakukan upacara di Langgahan. Camat Kintamani I Wayan Dirgayusa mengatakan, sebenarnya tidak ada kendala bagi Pemkab Bangli dan Pemerintah Desa Langgahan untuk melanjutkan pembangunan jalan tersebut. Malah masyarakat di Langgahan sangat berharap jalan ini segera terwujud. Yang jadi persoalan selama ini justru belum adanya respons pembangunan jalan tembus ini dari Pemkab Gianyar. ‘’Kami tidak tahu persis kenapa Pemkab Gianyar belum menindaklanjuti jalan tembus ini,’’ ujarnya. Padahal menurutnya jika pembangunan jalan ini dilanjutkan akan dapat lebih mempererat hubungan antarwilayah dan pengembangan potensi desa masing-masing. Terkait persoalan itu, Dirgayusa menyatakan, akan ada pembicaraan lebih lanjut antara Pemkab Bangli dan Gianyar. Sebab menurutnya untuk membangun jalan ini memang harus ada kerja sama di kedua belah pihak apalagi di kawasan itu mesti dibangun jembatan. (kmb40)

Senin Paing, 15 Agustus 2016

Pasar Seni Geopark Tak Berfungsi Maksimal Bangli (Bali Post) -

Keberadaan Pasar Seni Geopark di Penelokan, Kintamani yang dibangun Pemkab Bangli dengan dana miliaran rupiah belum dimanfaatkan secara maksimal. Sejak selesai di-pelaspas pertengahan 2014 lalu, hanya lantai I yang dimanfaatkan untuk menampung pedagang. Sementara lantai II dan sebagian lantai III pasar tersebut hingga saat ini tetap dibiarkan kosong. Wacana Pemkab Bangli untuk memanfaatkan lantai II sebagai tempat menampung pedagang acung pun hingga saat ini tak kunjung jelas realisasinya. Sebagaimana diketahui, Pasar Seni Geopark mulai dibangun pada 2013 lalu. Kemudian, sejak proses pembangunannya rampung pertengahan 2014 lalu, hanya bagian lantai I yang berupa kios yang terisi pedagang. Itu pun tidak semuanya buka setiap hari. Sementara lantai II berupa los yang sempat diwacanakan akan digunakan untuk menampung pedagang acung hingga saat ini kondisinya masih kosong. Demikian juga pada lantai III, hanya sebagian yang dimanfaatkan Pemkab untuk memajang beberapa produk kerajinan Bangli. Terkait kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Minggu (14/8) kemarin, mengaku tidak mengerti apa kendala Pemkab membiarkan beberapa lantai bangunan pasar seni tersebut

kosong. Agar tak mubazir, pihaknya pun kembali meminta Pemkab Bangli konsisten terhadap perencanaan awal. Jika memang lantai II direncanakan untuk menampung pedagang acung, maka harus direalisasikan sehingga para pedagang tidak lagi berkeliaran. ‘’Intinya bangunan pasar tersebut harus dimanfaatkan,’’ tegas wakil rakyat asal Kintamani itu. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli Nengah Sudibia tidak menjelaskan secara rinci alasan belum difungsikannya bangunan Pasar Seni Geopark terutama di lantai II dan sebagian lantai III Pasar tersebut. Sudibya hanya mengatakan, kekosongan karena pihaknya kini tengah melakukan penataan parkir. (kmb40)

PASAR - Pasar Seni Geopark yang hingga kini belum berfungsi maksimal.

Peringati HUT Ke-71 RI

SDT Putra Dharma Seraya Gelar Turnamen Ceki

Bangli (Bali Post) Bercermin pada suksesnya penyelenggaraan turnamen ceki di Denpasar yang diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Daerah Bali empat tahun lalu, Sekaa Deha Truna (SDT) Putra Dharma Seraya Banjar Adat Gunaksa Bangli bekerja sama dengan FORMI Kabupaten Bangli menyelenggarakan turnamen serupa yakni Bangli Ceki Tournament Bale Agung Cup I. Turnamen diselenggarakan di Bale Banjar Adat Gunaksa Bangli, 12-17 Agustus. Turnamen yang melibatkan 625 peserta tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua FORMI Bali, Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi, S.H., Jumat (12/8). Turnamen ceki ini menyediakan hadiah berupa piagam penghargaan dan uang tunai sebesar Rp 40.000.000. Ketua panitia pelaksana Bangli Ceki Tournament Bale Agung Cup I, Gede Wisnu Ari Saputra, mengatakan turnamen ini dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT ke71 RI dan HUT ke-33 Sekaa Deha Truna (SDT) Putra Dharma Seraya Banjar Adat Gunaksa. Selain itu turnamen juga bertujuan melestarikan permainan ceki sebagai salah satu olahraga rekreasi masyarakat Bali. Menurut Gede Wisnu, aturan permainan yang diterapkan mengacu

kepada aturan permainan ceki yang telah ditetapkan FORMI Bali. Sementara itu, Ketua FORMI Bali Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi yang akrab disapa Cok Rat dalam sambutannya mengatakan, selama dimainkan tanpa taruhan, maka ceki bukanlah judi. Dengan demikian kepolisian diharapkan mempermudah izin untuk setiap turnamen yang dilaksanakan masyarakat. Dikatakan juga bahwa permainan ceki merupakan salah satu permainan yang sudah dikenal dan dimainkan masyarakat Bali sejak berpuluh-puluh tahun dan sudah di-

anggap sebagai kearifan lokal sehingga patut untuk dilestarikan. Melalui turnamen ini Cok Ratmadi berharap masyarakat akan semakin mengenal dan mencintai ceki sebagai sebuah olahraga rekreasi yang akan tetap eksis di Pulau Dewata. Dalam kesempatan tersebut, Cok Ratmadi juga menyampaikan apresiasi pada generasi muda khususnya SDT Putra Dharma Seraya Banjar Adat Gunaksa yang telah mau terjun langsung melestarikan ceki sebagai olahraga rekreasi melalui kegiatan Bangli Ceki Tournament Bale Agung Cup I. (kmb40/k100)

Bali Post/ina

TURNAMEN CEKI - Bangli Ceki Tournament Bale Agung Cup I di Balai Banjar Adat Gunaksa Bangli yang dibuka Ketua FORMI Bali Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi.

Bali Post/ina

Digelontor Bedah Rumah, Status Miskin Ratusan KK Dicoret

Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli menghapus status rumah tangga miskin (RTM) pada ratusan Kepala Keluarga (KK). Hal ini dikarenakan ratusan KK tersebut telah mendapatkan bantuan program bedah rumah. Meski demikian ke depan pemerintah tetap memantau perkembangan termasuk secara intensif memberikan edukasi dan kegiatan pemberdayaan. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Bangli I Nengah Sukarta, Minggu (14/8) kemarin mengungkapkan, status RTM yang dicoret pemerintah tahun ini totalnya mencapai 331 KK. Jumlah ini menyesuaikan dengan bantuan program bedah rumah yang digelontorkan, yakni dari pemerintah kabupaten 95 unit, Pemprov 204 unit dan CSR 32 unit. ‘’Kalau kondisi rumahnya sudah baik, hak mereka sebagai RTM langsung dicabut,’’ tegasnya. Pencabutan status juga sudah dilakukan pada 2015 dengan menyasar kurang lebih 327 KK. Kebijakan itu nantinya diharapkan bisa mempercepat penurunan RTM di Bangli. ‘’Sesuai imbauan Bupati, setiap tahun ditargetkan RTM turun seribu jiwa,’’ ucapnya. Supaya tak lagi menyandang status sebagai RTM, kata Sukarta, warga tersebut akan terus diberdayakan dan dibina oleh pemkab melalui sejumlah program yang ada. Salah satunya pembentukan kelompok usaha bersama (kube). ‘’Setelah dapat rumah, pekerjaan tak langsung tuntas. Mereka tetap dibina dan diberdayakan. Biar tidak lagi kembali seperti itu,’’ terangnya. Khusus pelaksanaan bantuan bedah rumah, pejabat asal Lingkungan Pande, Kelurahan Cempaga, Bangli

ini menyebutkan, yang digelontorkan pemkab masih tahap sosialisasi ke penerima dan juga pemerintah desa. Sementara yang dari pemprov dan CSR sudah mulai pengerjaan. Beberapa juga ada yang mendekati rampung. Dana bantuan ini tak lagi dikucurkan satu tahap, namun diubah menjadi tiga tahap. Rinciannya, pembuatan pondasi dan rangka 40 persen, penembokan 30 persen dan finishing 30 persen. Pengucuran tiga tahap ini sebagai salah satu cara untuk menjadikan dana itu tepat guna dan tepat sasaran. Mekanisme penyaluran, dana akan langsung masuk ke rekening desa. Sementara untuk pengamprahan, salah satunya harus melampirkan foto kemajuan pembangunan. ‘’Dengan bertahap ini, kami jadi tahu bagaimana perkembangan pembangunannya. Untuk penyaluran anggaran, tidak tunai, tapi melalui rekening. Aturannya seperti itu,’’ ujarnya. Terkait program bedah rumah pada 2017 mendatang, direncanakan mencapai 414 unit. Akan tetapi, jumlah yang bisa didanai pemkab maksimal hanya 100 unit. Sedangkan sisanya menunggu bantuan dari pemprov dan CSR. ‘’Itu untuk tahun depan. Data ini kemungkinan saja bertambah. Rasanya masih ada yang tercecer. Nanti akan diverifikasi lagi,’’ tandasnya. Sementara itu anggota DPRD Bangli I Ketut Mastrem meminta pemkab untuk lebih memperketat mekanisme penggelontoran bantuan bedah rumah. Kondisi tempat tinggal penerima harus dipastikan sesuai dengan kriteria yang ada. Hal ini juga dimaksudkan untuk menghindari adanya kecemburuan sosial. ‘’Jangan malu punya RTM. Memberikan bantuan harus secara ketat,’’ pintanya. (kmb45)

I.B. Rai Taum

Selamat dari Ancaman Penjajah Berkat ’’Kampuh’’ Kapten Mudita

KAPTEN A.A. Gede Anom Mudita adalah pejuang asal Bangli yang sangat dihormati. Tidak saja soal kegigihannya melawan penjajah tetapi juga dari kharismanya. Banyak cerita menarik yang bisa digali dari perjuangannya bersama pejuang kemerdekaan lain. Seperti yang dikisahkan I.B. Rai Taum, veteran asal Lingkungan Brahmana Bukit, Kelurahan Cempaga.

IB. Rai Taum

Bali Post/sos

Saat dikunjungi, Minggu (14/8) kemarin, Taum yang kini berusia 90 tahun ini sangatlah ramah pada siapa pun. Kondisinya yang sudah sangat tua, mengharuskan untuk berhati-hati saat berjalan. Sesekali saat ingin mencari tempat duduk, tangannya yang sudah keriput harus perpegangan pada tembok rumahnya yang sederhana. Mengingat usianya yang sudah sangat senja serta rambut dan jenggotnya sudah putih, biasanya dipandang sudah menjadi orang yang pikun, cepat lupa akan sesuatu hal. Namun, itu tidaklah sepenuhnya benar. Pria kelahiran 1926 silam ini masih bisa menceritakan sekelumit kisah heroiknya saat berjuang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Dia mengatakan, keikutsertaannya dalam perjuangan melawan penjajah berlangsung sekitar 1946. Usianya ketika itu sekitar 20 tahun. Tugas yang diembannya adalah menjadi mata-mata atau yang pada saat itu dikenal dengan istilah telik sandi pasukan pemuda yang dipimpin Kapten A.A. Gede Anom Mudita. Tugas yang dilakoninya tidaklah mudah. Ia harus memasang plakat di sekitar rumah seseorang yang dinilai sebagai mata-mata penjajah. Dia sempat ketakutan dan mengira akan kehilangan nyawanya saat memasang plakat dari jalur Landih menuju Puri Kilian, Bangli. Sebab, dalam perjalanan ia berpapasan dengan penjajah yang saat itu memantau kondisi Bangli. Akan tetapi, Tuhan berkehendak lain, para penjajah justru tidak begitu memperhatikannya sehingga perjalanannya bisa mulus. Taum percaya, di balik nasib mujurnya itu, ada sesuatu hal istimewa yang membantunya. Dia pun percaya hal itu adalah kampuh Kapten Anom Mudita. Dia menganggap kampuh itu semacam jimat yang mem-

buatnya ketika itu diabaikan penjajah. ‘’Mungkin karena pakai kampuh itu, makanya tidak begitu diperhatikan,’’ tuturnya. Kampuh berwarna putih berukuran sekitar 2 meter x 1 meter seperti kain blacu itu, kata suami Ida Ayu Made Jelantik (80) ini, tak selamanya dibawa. Setelah selesai bertugas langsung dikembalikan ke pemiliknya. Dengan nada bicara lambat, ceritanya kembali dilanjutkan. Dalam perjuangan, ia juga turut membantu para pemuda untuk menyingkir ke Desa Landih. Hal sedih yang dirasakannya yakni saat Kapten Anom Mudita gugur dalam peperangan di Penglipuran. Yang didengar olehnya hanya suara letusan senjata. ‘’Saat itu saya sedang ada di pondok di Tanggahan Peken, Susut,’’ imbuhnya. Kini, Taum hanya menghabiskan waktu di rumahnya bersama sang istri yang kondisinya selain renta juga menderita kebutaan. Ia pun ditemani oleh anak ketiganya. Urusan isi perut, hanya mengandalkan uang pensiun yang diterimanya dari pemerintah.

Selain Taum, perebutan kemerdekaan juga turut dilakukan I Nengah Gangsir (95), asal Banjar Pucangan Desa Kayubihi, Bangli. Kon-

disi fisiknya yang tak lagi seperti dulu mengharuskannya untuk menghabiskan masa tua hanya di tempat tidur. Sesekali ia memak-

sakan diri untuk bangun. Namun, tak berselang lama, kembali berbaring. Cerita saat berjuang pun sudah tak diingatnya lagi. (sos)


GIANYAR

Senin Paing, 15 Agustus 2016

9

Bali Post/ist

BERSIHKAN SAMPAH - Petugas BPBD Gianyar saat membersihkan sampah di gorong-gorong, Minggu (14/8) kemarin.

Got Tersumbat Sampah Sebabkan Banjir di Sejumlah Titik

Gianyar (Bali Post) Meningkatnya intensitas hujan mengakibatkan sejumlah titik di kawasan Gianyar kebanjiran. Banjir terutama terjadi akibat gorong-gorong atau got tersumbat sampah. Seperti yang terjadi di simpang empat Desa Batuan, Minggu (14/8) pagi kemarin. Kondisi ini sempat mengganggu arus lalu lintas. Kemacetan panjang pun tidak terhindarkan. Petugas BPBD Gianyar yang menerima laporan ini langsung mendatangi lokasi dan berupaya membersihkan sampah yang menyumbat aliran air di gorong-gorong. Kondisi serupa juga terjadi di depan Pura Manik Corong, Desa Pejeng Tengah, Tampaksiring. Petugas yang mendatangi lokasi tersebut juga mendapati banjir yang terjadi akibat saluran air ke gorong-gorong tersumbat sampah. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengatakan, di luar faktor cuaca yakni guyuran hujan yang terus-menerus sejak beberapa hari terakhir, banjir disebabkan saluran gorong-gorong yang tersumbat sampah. ‘’Hampir di semua titik yang kami temui, terjadi banjir akibat gorong-gorong yang tersumbat sampah,’’ katanya. Dikatakannya, meski petugas BPBD sudah melakukan evakuasi pembersihan sampah namun pihaknya kini juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas PU dan DKP untuk mewaspadai kondisi seperti ini setiap memasuki musim hujan. ‘’Sudah dikoordinasikan ke instansi terkait agar yang seperti ini lebih cepat dicegah sehingga tidak sampai terjadi bencana,’’ terangnya. Selain banjir, kemarin, bencana pohon tumbang juga terjadi di dua titik. Pohon tumbang di Jalan Berata yang menimpa tiang listrik terjadi pukul 08.15 wita. Berselang satu jam, laporan pohon tumbang juga datang dari By-pass Dharma Giri. ‘’Pohon tumbang di dua titik dan keduanya sudah dievakuasi petugas,’’ tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

PENANGANAN - Petugas Gegana saat melakukan penanganan terhadap temuan tas hitam yang sempat menggegerkan warga Ubud, Minggu (14/8) kemarin.

Tas Diduga Berisi Bom Gegerkan Warga Ubud Gianyar (Bali Post) Warga Ubud digegerkan temuan tas misterius dekat restoran Babi Guling Ibu Oka di Jalan Tegal Sari, Ubud, Minggu (14/8) kemarin. Temuan tas hitam yang dikhawatirkan berisi bom ini langsung dilaporkan ke Mapolsek Ubud. tim Gegana Sat. Brimobda Bali pun didatangkan ke lokasi melakukan penanganan. Informasi yang dihimpun, tas misterius ini pertama kali ditemukan oleh Tjokorda Gede Dalem Darma Wijaya (28) sekitar pukul 11.30 wita. Kala itu, pria

dari Puri Saren Kangin Baleran Ubud ini menemukan tas tersebut di semak-semak di gang menuju Babi Guling Ibu Oka. Temuan ini sempat ditanyakan ke Gusti Ngurah Astina yang bekerja sebagai tukang parkir di restoran tersebut. Namun, pria 29 tahun ini mengaku tidak tahu-menahu mengenai keberadaan tas itu. Karena khawatir tas misterius itu berisi bom, temuan ini akhirnya dilaporkan ke polisi. Aparat Polsek Ubud yang menerima laporan ini

pun langsung mengamankan lokasi dengan memasang police line. Kapolres Gianyar AKBP Waluya mengatakan, setelah menerima laporan ini pihaknya langsung berkoordinasi dengan Brimobda Bali. ‘’Sesuai SOP, temuan misterius seperti ini harus ditangani Brimob karena memiliki peralatan lengkap yang khusus untuk menangani temuan seperti ini,’’ katanya. Sekitar pukul 15.00 wita, tim Gegana Sat. Brimobda Bali tiba di TKP. Mengena-

kan seragam lengkap antibom, dua orang petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap tas gendong tersebut. Setelah diperiksa dengan alat detektor, petugas memastikan tidak ada unsur bahan peledak di dalamnya. ‘’Setelah dipastikan tidak ada unsur bom, tas itu tidak langsung dibuka melainkan diamankan terlebih dahulu kemudian dibawa ke Mapolsek Ubud,’’ terang Kapolres. Saat dibuka di Mapolsek Ubud, tas tersebut ternyata hanya berisi payung, kaca-

mata, celana pendek, tisu, tas pinggang wanita warna hitam, tempat air mineral, boneka, permen, dan satu lembar peta lokasi areal Sanur, Denpasar. Dugaan sementara tas tersebut milik wisatawan. Disinggung identitas pemilik tas tersebut, Kapolres mengatakan di dalam tas tidak ditemukan kartu identitas. ‘’Isinya hanya barangbarang wisatawan, kalau kartu identitas tidak ada. Ini masih kami cek laporan kehilangan tas,’’ tandasnya. (kmb35)

Tertinggi, Angka Kemiskinan di Kecamatan Gianyar

Gianyar (Bali Post) -

Penuntasan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar. Apalagi data terakhir menyebutkan bahwa di kawasan seni ini terdapat 4.599 rumah tangga miskin (RTM). Dari jumlah tersebut Kecamatan Gianyar menduduki peringkat kemiskinan tertinggi.

Bali Post/nik

BERSIHKAN TMP - Anggota TNI saat membersihkan lingkungan TMP Kreta Kirtya Mandala Gianyar, Minggu (14/8) kemarin.

Kenang Jasa Pahlawan, TNI Bersihkan TMP

Gianyar (Bali Post) Sebagai rangkaian perayaan HUT ke-71 Kemerdekaan RI, jajaran TNI dikomandoi Kasdim 1616/Gianyar Mayor Inf. I Wayan Suwitantra, melakukan aksi bersih-bersih di areal Taman Makam Pahlawan (TMP) Kreta Kirtya Mandala Gianyar, Minggu (14/8) kemarin. Kegiatan sosial ini dilakukan TNI bersama warga sekitar serta organisasi Pemuda Panca Marga, Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan Indonesia, Pramuka Saka Wira Kartika dan Dinas Sosial Kabupaten Gianyar. Mayor Inf. I Wayan Suwitantra mengatakan, kegiatan yang dilakukan pagi kemarin itu berupa pembersihan batu padas, pengecatan, hingga pemasangan bendera Merah Putih di Tugu Pahlawan. Kegiatan berjalan lancar dengan penuh semangat kekeluargaan. ‘’Kami membersihkan sekitar areal dalam serta luar TMP. Ini sebagai salah satu bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan,’’ ucapnya seizin Dandim 1616/Letkol Kav Berto Capah. (kmb35)

Suara Gianyar

Prihatin Keamanan Bali Prihatin dengan kejadian penembakan anak oleh kelompok bercadar. Ini membuktikan bahwa keamanan Bali sudah tidak terjamin lagi. Saya harap pihak berwenang menyikapi hal ini. Agung Purnawijaya, Blahbatuh

Berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, RTM tersebar di seluruh kecamatan. Di Kecamatan Gianyar terdapat 1.200 RTM. Diikuti Kecamatan Payangan dengan 911 RTM, Sukawati 728 RTM, Tampaksiring 611 RTM, Tegallalang 410 RTM, Blahbatuh 391 RTM, dan Kecamatan Ubud dengan 305 RTM. Kepala Dinas Sosial Gianyar Made Watha mengatakan, jumlah RTM di Gianyar sudah mengalami penurunan dari tahun ke tahun. ‘’Tahun sebelumnya itu sampai 6.000 lebih. Nah, data terakhir sekarang menyebutkan jumlah RTM sebanyak 4.599. Kami optimis untuk bisa mengurangi jumlah tersebut,’’ katanya. Dikatakan, Dinas Sosial Gianyar sudah menyiapkan berbagai program dalam pengentasan kemiskinan. Tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya instan, Dinas Sosial juga berupaya mengambil langkah yang berdampak jangka panjang. ‘’Kalau pemberian raskin, ini sifatnya jangka

pendek. Jangka penjangnya adalah memberikan pelatihan sehingga ada manfaatnya untuk jangka panjang. Kita beri kailnya, bukan umpannya,’’ tambahnya. Contoh upaya jangka panjang seperti penyaluran bantuan dari pemerintah pusat untuk pengembangan usaha ekonomi kreatif. Tahun ini, pusat mengucurkan dana mencapai Rp 400 juta. Dana tersebut sudah diperuntukkan bagi 40 usaha mikro. ‘’Masing-masing usaha mikro mendapatkan bantuan penguatan modal sebesar Rp 10 juta. Ini tujuannya untuk meningkatkan kapasitas dan memperbesar volume usaha agar berkembang lebih baik,’’ tegasnya. Selain program tersebut, pihaknya juga rutin melakukan verifikasi terhadap data RTM yang masuk. Hal ini dilakukan untuk menjamin pemberian bantuan tepat sasaran. ‘’Semua data yang masuk sudah kita verifikasi, agar nanti tidak ada yang salah sasaran dan menimbulkan kecemburuan bagi warga lain-

nya,’’ bebernya. Sedangkan untuk program bedah rumah, tahun 2016 ini, Pemkab Gianyar sedang menyelesaikan 122 unit bedah rumah, yang nantinya akan dilanjutkan pada tahun 2017 mendatang. Bahkan, Watha sendiri menyebutkan dari 4.599 RTM, masih ada seribuan RTM yang belum memiliki rumah layak huni. ‘’Kami akan tuntaskan tahun demi tahun. Penyelenggaraan bedah rumah ini bisa dari Pemkab Gianyar, Pemprov Bali atau pusat dan CSR,’’ tandasnya. (kmb35)

Made Watha

Bali Post


KLUNGKUNG

10

Senin Paing, 15 Agustus 2016

Kinerja PDNKK Dinilai Lemah Semarapura (Bali Post) –

Meski sempat memonopoli jasa fotokopi di lingkungan Pemkab Klungkung, kinerja Perusahaan Daerah Nusa Kerta Kosala (PDNKK) belum bisa bersaing dengan perusahaan swasta. Tidak ada inovasi dari PDNKK agar mampu mendongkrak PAD Klungkung, bahkan sejumlah usaha yang dimiliki perusahaan ini tidak digarap maksimal. Ketua Komisi I DPRD Klungkung Komang Suantara mengkritisi kinerja PDNKK yang masih lemah dan terseokseok itu. Pasalnya, usaha percetakan yang dimiliki perusahaan ini tidak bisa berkembang. Padahal sebelumnya ada kebijakan agar seluruh kegiatan percetakan di lingkungan Pemkab Klungkung dilakukan di perusahaan ini. ‘’PDNKK Klungkung perlu berinovasi untuk menggarap sektor-sektor yang sudah pasti mendatangkan hasil,’’ ujarnya, Minggu (14/8) kemarin. Saat ini sejumlah usaha yang digarap perusahaan tersebut mengalami kembang kempis, seperti usaha sarang burung walet yang belum dipanen. Meski tidak merugi, menurut Suantara, usaha tersebut tidak layak lagi digarap mengingat biaya melakukan panen

dan hasilnya sangat tipis. “Dulu hasil panen sarang burung walet mencapai 30 kilogram, sekarang hanya 2 kg hingga 4 kg. Bahkan, tahun ini belum dipanen,” jelasnya. Bila PDNKK tidak bisa menggarap usaha sarang burung walet yang ada di Goa Batu Melawang, Nusa Penida, itu, ia minta agar usaha tersebut diberikan kepada pihak ketiga. PDNKK menggarap sektor lainnya seperti konveksi. Apalagi jumlah perusahaan konveksi di Bumi Serombotan masih terbatas. Suantara juga mengupayakan agar PDNKK bisa menggarap usaha parkir dan pasar. Dua sektor ini seharusnya tidak dikerjakan oleh dinas. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi seharusnya fokus mengatasi transportasi dan kebutuhannya. Parkir dapat dikerjakan oleh perusahaan daerah. Pasar seharusnya ada yang menggarapnya, tidak lagi di bawah dinas yang sudah gemuk dengan berbagai bidang di dalamnya. “Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah. Diperlukan perusahaan daerah yang fokus menggarap kedua usaha ini secara mandiri, profesional, dan transparan,” ungkapnya. (dwa)

TAK PRODUKTIF - Sarang burung walet Goa Batu Melawang tidak produktif digarap PDNKK.

Bali Post.dwa

Kusamba Diterjang Puting Beliung 37 Rumah Rusak

Semarapura (Bali Post) – Desa Kusamba, Dawan, Klungkung, diterjang angin puting beliung sekitar pukul 07.45 Wita, Minggu (14/8) pagi kemarin. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena warga berhamburan keluar rumah dan tiarap. Akan tetapi, 37 rumah dan tiga fasilitas umum atapnya rusak.

Dewa Ketut Soma

Bali Post/dwa

Warga Diminta ’’Ngulapin’’ Semarapura (Bali Post) –

Puting beliung yang menghantam Desa Kusamba dan Kampung Kusamba, Minggu (14/8) pagi kemarin merupakan pertanda gangguan keselarasan alam yang perlu dinetralisir. Sesuai dengan lontar Roga Sanghara Bumi, puting beliung yang dikenal dengan angin ngelinus oleh masyarakat adalah tanda-tanda ketidakseimbangan alam yang disebut dengan kadurmanggalan. Menurut Ketua Bidang Kemasyarakatan PHDI Klungkung I Dewa Ketut Soma, hal itu bisa terjadi akibat berbagai faktor seperti pelaksanaan upacara pangupeh ayu pangaci-aci desa atau gangguan dari luar seperti tindakan yang membuat wilayah desa menjadi kotor secara niskala. Setelah memperbaiki rumah, warga diharapkan melaksanakan prayascita dan pangulapan, dilanjutkan upacara pacaruan yang apabila tidak mampu secara ekonomi, bisa dilakukan pada tawur kasanga. “Untuk di desa dilaksanakan caru amanca di perempatan, untuk rumah yang terkena bencana melaksanakan caru berumbun. Sekarang tergantung kemampuan desa karena bisa sekalian dilaksanakan saat tawur kasanga,” ujarnya. Dijelaskannya, bencana puting beliung merupakan pertanda yang patut ditanggapi secara bijak oleh masyarakat. Sebelum terjadinya bencana alam akan ada tanda-tanda ketidakharomonisan di dalam wilayah desa seperti sengketa yang tidak kunjung terselesaikan. Untuk itu masyarakat harus eling terhadap tanda-tanda yang diberikan oleh alam. (dwa)

Lakalantas

Kakak dan Adik Tewas Semarapura (Bali Post) –

Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, Klungkung, kembali memakan korban. Kakak beradik Iskandar (22) dan Andre Sopia Maulidi (6) asal Lombok (NTB) mengalami kecelakaan ketika ngebut mengendarai motor di perempatan jalan Desa Jumpai, Sabtu (13/8) sore. Keduanya sempat dilarikan ke RSUD Klungkung dan RSUP Sanglah, namun kemudian tewas karena mengalami cedera kepala berat (CKB). Ada dugaan korban terpengaruh minuman keras. Ketika mengendarai sepeda motor Jupiter DK 6016 A dari arah selatan menuju utara, Iskandar yang membonceng adiknya kehilangan kendali dan jatuh membentur aspal sekitar pukul 16.00 Wita. Warga kemudian membawa kedua pria yang selama ini tinggal di eks galian C Desa Jumpai itu ke RSUD Klungkung. Iskandar yang mendapat penanganan petugas IGD terus menggigau dengan kondisi tangan kiri patah dan mulut berbau alkohol. Sementara Maulidi dalam kondisi kejangkejang tidak sadarkan diri. Tidak beberapa lama Mauliadi memuntahkan darah, sehingga harus dirujuk ke RSUP Sanglah. Sementara Iskandar yang mengalami luka cedera kepala berat akhirnya meninggal di RS Klungkung setelah mendapat perawatan beberapa jam. Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Wayan Mudiasa diminta konfirmasinya, Minggu (14/8) kemarin, mengakui adanya kasus laka tersebut. Kedua korban akhirnya meninggal dunia di rumah sakit. Maulidi mengembuskan napas terakhir di RS Sanglah, Sabtu malam. ‘’Kasus laka ini akibat kelalaian korban sendiri. Saat kejadian korban ngebut mengendarai sepeda motor di jalan. Kecelakaan tunggal akibat hilang kendali karena korban mabuk,” ujar Mudiasa seraya minta pengendara lebih hati-hati lagi di jalan dan tidak mengendarai sepeda motor dalam kondisi terpengaruh minuman keras. (kmb)

Informasi yang didapat di lapangan, puluhan atap rumah warga yang rusak tersebar di beberapa titik. Kerusakan terparah terjadi di Dusun Pande. Di wilayah ini ada lima rumah yang atapnya rusak diterbangkan angin. Kondisi terparah menimpa gedung LPD Desa Adat Pande yang berada di pinggir jalan. Sebagian atapnya hancur diterjang angin. Kondisi sama dialami rumah milik Wayan Bawa yang berdampingan dengan gedung LPD. Atap dapurnya dari seng lepas diterbangkan angin sejauh 40 meter. “Kejadiannya cepat sekali. Awalnya kami kira suara tawon di atas, tahutahunya angin ngelinus,” kata Bendesa Adat Pande, Wayan Pande Ariadi. Kerusakan atap rumah warga juga terjadi di Banjar Sangging. Delapan rumah termasuk balai banjar yang baru dibangun atapnya hancur diterjang

angin. Menindaklanjuti kejadian ini, warga Banjar Sangging gotong royong membersihkan atap genteng yang berserakan di lantai balai banjar. “Anginnya datang dari laut disertai hujan lebat. Warga di sini sampai berhamburan keluar rumah karena takut ditimpa atap rumah,” jelasnya. Kerusakan terbanyak terjadi di Kampung Kusamba. Di tempat ini 19 rumah termasuk gedung TK Harapan Bangsa atapnya rusak diterjang angin puting beliung. Warga sempat dibuat panik oleh adanya angin ngelinus. Ada yang tiarap karena takut diterbangkan angin. Angin ngelinus juga merusak rumah warga miskin di Dusun Rame. Bagian atap kamar tidur dan dapur milik Ni Wayan Puri (60) hancur diterjang angin, sehingga tidak bisa ditempati. Kondisi ini mendapat perhatian Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Wakil Bupati Made

Di Bawah UMK

Dewan Kritisi Gaji Pegawai Kontrak

Semarapura (Bali Post) –

Kebijakan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk memberikan tunjangan kinerja guna memotivasi dan mensejahterakan PNS di lingkungan pemkab Klungkung dikritisi kalangan DPRD. Pasalnya, tunjangan kinerja PNS yang meningkat di atas 80 persen tidak diikuti peningkatan gaji pegawai kontrak yang menurutnya masih sangat rendah atau di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Klungkung. Anggota DPRD A.A. Gde Bagus mendorong eksekutif untuk memberikan perlakuan adil dan proporsional kepada semua pegawai di lingkungan Pemkab Klungkung. Menurutnya, kebijakan peningkatan tunjangan kinerja yang dicetuskan Bupati Suwirta tersebut memandang sebelah mata pegawai kontrak. Jika kenaikan tersebut karena motivasi regulasi (aturan), politisi PDI-P itu sepakat ada kebijakan menaikkan tunjangan kinerja, namun besarannya harus disesuaikan dengan kemampuan daerah. ‘’Tetapi kalau motivasinya untuk meningkatkan kinerja pegawai, harus dilihat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang melaksanakan program pembangunan secara utuh mulai dari pejabatnya (pimpinan) hingga staf termasuk pegawai kontrak,’’ katanya dihubungi, Minggu (14/8)

kemarin. Menurut Gde Bagus, PNS dan pegawai kontrak samasama berperan membangun Klungkung. Oleh karena itu, ia mengingatkan Bupati Suwirta agar kenaikan tunjangan kinerja diberlakukan secara adil sesuai beban kerja dan secara proporsional. Ia mencatat adanya aspirasi dari pegawai kontrak agar ada perbaikan penghasilan. Saat ini pegawai kontrak hanya menerima gaji Rp 1,2 juta sebulan, padahal UMK Klungkung Rp 1,8 juta. “Ini yang belum ditangkap oleh bupati. Ini persoalan penting bagi dewan,” tegasnya. Mantan Ketua DPRD itu menilai dengan adanya peningkatan tunjangan kinerja, ketimpangan antara pegawai kontrak dan PNS seperti bumi dan langit. Kondisi ini dapat berdampak terhadap kinerja. “Di antara mereka bisa saja ada rasa koh (enggan),” ujar politisi asal Puri Gelgel tersebut. Anggota Dewan lainnya Wayan Mastra juga mengkhawatirkan munculnya kondisi psikologis akibat kesenjangan gaji yang terlalu lebar. “Logikanya kalau motivasi kenaikan tunjangan kinerja itu untuk meningkatkan kinerja pegawai, harus dilihat secara menyeluruh. Program yang mengarah kepada kesejahteraan masyarakat nonPNS juga harus dibuatkan kebijakan,” sebutnya. (dwa)

Kasta, dan Sekda Gede Putu Winastra, seusai apel di Lapangan Puputan.

Rapat Dadakan

Bupati Suwirta kemudian melakukan rapat dadakan dengan dinas terkait termasuk Camat A.A. Putra Wedana di Kantor Desa Kusamba. Bupati minta jajarannya membantu warga yang rumahnya rusak. Dananya dari anggaran tidak terduga atau bansos yang mencapai Rp 400 juta. Pascaterjadinya angin puting beliung, petugas BPBD Klungkung bersama anggota Polsek dan Koramil Dawan turun melakukan verifikasi jumlah rumah warga yang rusak. Rumah yang rusak sebanyak 37 rumah, sedangkan fasilitas umum tiga unit. Jumlah kerugian yang ditimbulkan sekitar Rp 23.500.000. “Bantuan diberikan bervariasi dari Rp 500 ribu sampai Rp 2 juta,” sebut Kepala Pelaksana Harian BPBD Klungkung Putu Widiada. (kmb)

Bali Post/kmb

HANCUR – Atap LPD Desa Adat Pande, Dawan, hancur setelah diterjang angin puting beliung, Minggu (14/8) kemarin.


Senin Paing, 15 Agustus 2016

BULELENG

11 Bagus Purnomo Ketua Peradah Buleleng

SOSOK Pererat Komunikasi dan Koordinasi

KOMPETENSI diri Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) layak ditingkatkan untuk memproduksi kinerja optimal. Sesuatu program yang telah disusun setiap SKPD, dengan perencanaan yang baik, kemudian berusaha diterapkan dalam domain aplikasi. Nah, selanjutnya baru akan mendapat evaluasi kategori bagus, jika produk yang dihasilkan itu maksimal. ‘’Kinerja itu dilihat dari output-nya. Karena itu, produk yang dihasilkan harus baik. Kami senantiasa menilai dengan catatan-catatan di buku khusus, setiap produk yang dihasilkan para SKPD di Buleleng,’’ ujar Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, S.T. Bahkan, Bupati asal Desa Banyuatis ini tidak lupa membuat catatan khusus terhadap kinerja bawahannya, yang dievaluasinya kurang giat bekerja. “Di bulan Agustus ini, semua PNS dan juga pegawai kontrak harus bekerja lebih keras dan baik lagi,‘’ pinta PAS. Agus Suradnyana, menyoroti bagian Hukumnya. Bupati bertubuh subur ini mengharapkan mengakomodasi tenaga muda yang memiliki keahlian mumpuni di bidang hukum, dengan predikat cumlaude. ‘’Perlu disiapkan data-data hukum lebih matang dan SDM yang mumpuni. Saya lihat masih lemah di bagian hukum,” imbuhnya. Sejak menjabat 2012 lalu, dia intens membenahi kinerja SKPD untuk membantu peningkatan pelayanan dan kesejahteraan terhadap masyarakat Buleleng. ‘’Dalam rangka pelayanan kepada publik, baik PNS maupun pegawai kontrak yang bekerja di kecamatan maupun kantor bupati, dan SKPD harus sama-sama berusaha bekerja secara profesional. Di tingkat pedesaan apalagi peran pemerintah sangat penting. Karena itu, sinergitas Pemkab Buleleng, camat, lurah, dan perbekel di pelosok pedesaan wajib baik koordinasinya dan komunikasinya dipererat. (dgk)

Dipertanyakan, Pertanggungjawaban ADD

Singaraja (Bali Post) – Pascapemeriksaan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Unggahan, Seririt oleh Inspektorat Daerah Buleleng, ditemukan kelebihan pembayaran. Hal itu dipertanyakan tokoh masyarakat (tomas) desa setempat. Pengelolaan ADD tahun 2015 itu belum jelas pertanggungjawabannya oleh penjabat (pj) saat itu. Atas kondisi ini, tokoh masyarakat mengancam mengadukan masalah ini kepada aparat penegak hukum. Tahun 2015, Desa Unggahan menerima jatah ADD senilai ratusan juta rupiah. Dana itu kemudian dikelola aparat desa bersama Pj. Perbekel yang telah ditunjuk karena perbekel yang lama telah mengakhiri masa jabatannya. Pj. Perbekel ditunjuk berasal dari PNS yang bertugas di Kecamatan Seririt. Dalam pelaksanaan pengelolaan ADD itu diduga dana perjalanan dinas Rp 25 juta disalahgunakan. Tokoh masyarakat mengancam melaporkan kasus itu kepada aparat penegak hukum. Perbekel Desa Unggahan, Ketut Nasa, Minggu (14/8) kemarin, membenarkan pengelolaan ADD di desanya mengundang keprihatinan tokoh masyarakat. Pihaknya mempersilakan menempuh jalur hukum. Tetapi, secara

administrasi persoalan ini sebenarnya sudah diselesaikan. Dari hasil pemeriksan Inspektorat Daerah, temuannya sudah dikembalikan ke kas desa dan ke kas negara. Dia sendiri baru mulai menjabat perbekel mulai Desember 2015, sehingga pengelolaan ADD kala itu tidak diketahui persis. “Hak setiap warga untuk melapor dan silakan saja. Tetapi sebenarnya kami berharap tidak sampai ke jalur hukum, sebab persoalannya sudah diselesaikan,” pintanya. Audit dari Inspektorat Daerah ada dugaan penyalahgunaan dana ADD sebesar Rp 25 juta, terdiri dari biaya perjalanan dinas Rp 610.000, kelebihan pembayaran honor Rp 600.000, kelebihan pengadaan pasir Rp 3.200.000, pembayaran upah kerja Rp 3.680.000, kelebihan pembayaran semen dan material Rp 1.608.683, kelebihan pembayaran setoran material Rp 253.000. Selain itu, ada pemakaian ADD yang seharusnya dipotong pajak, dalam pelaksanaannya tidak dipotong pajak sebesar Rp 18.265.196. Temuan dana itu sudah dikembalikan dan kesalahan karena tidak sengaja dan indikasi dana dimanfaatkan oleh pihak perorangan atau kelompok tertentu juga tidak ditemukan. Dengan analisis ini, belum bisa dikategorikan korupsi. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KESEHATAN GRATIS - Ratusan warga lansia di Desa Pedawa Kecamatan Banjar mendapat pemeriksaan kesehatan gratis dari petugas medis yang diturunkan Bagian Penyakit Dalam RSUP Sanglah, Denpasar, Minggu (14/8) kemarin, di balai desa setempat.

Kersos RSUP Sanglah di Pedawa

Ratusan Lansia Dapat Pengobatan Gratis

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 308 orang warga Desa Pedawa Kecamatan Banjar mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis di balai desa setempat, Minggu (14/8) kemarin. Dari jumlah itu, 117 orang di antaranya merupakan warga lanjut usia (lansia). Mereka mendapat pelayanan kesehatan gratis dan juga bantuan obat. Sedangkan tipe penyakit yang berhasil didiagnosis mulai dari hipertensi, mag (dyspepsia), rematik, kecing manis, dan hiperkolesterolemia. Ketua Panitia Kerja Sosial RSUP Sanglah Denpasar dr. AAA Yuli Gayatri, Sp.PD. didampingi Ketua Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Bali Dr. dr. Ketut Suega, Sp.PD-KHOM. mengatakan, pemeriksaan kesehatan di Desa Pedawa ini merupakan kegiatan rutin Bagian/SMF Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Udayana bersama PAPDI Bali. Selain mendiagnosis penyakit yang dialami warga, pihaknya juga menyediakan pelayanan laboratorium untuk mendeteksi dugaan pendeirta penyakit dalam. “Ini kegiatan rutin kami setiap tahun. Aksi ini sebagai upaya partisipasi mendeteksi secara dini penyakit warga yang masuk kategori berat,” katanya. Selama ini, kata Gayatri kebiasaan warga masih banyak menganggap remeh indikasi penyakit yang menyerang. Bahkan, banyak kasus baru di t em ukan warga, setelah mereka memeriksakan dirinya ke rumah sakit atau dokter.

Akibatnya, tidak jarang terjadi, ketika itu warga harus menerima kenyataan fase penyakitnya sudah parah. Situasi ini membuat upaya pertolongan oleh dokter cenderung gagal. Untuk memberikan penyadaran dan mengubah perilaku itu, melalui kegiatan ini, pihaknya ingin mengajak warga masyarakat memeriksakan kesehatan sejak dini. Hal ini bisa dilakukan mulai dari pelayanan kesehatan tingkat dasar, seperti puskesmas atau rumah sakit di daerah. Dengan langkah ini, jika ditemukan indikasi penyakit berat, maka akan bisa dilakukan perawatan lebih intensif baik di rumah sakit di daerah atau ke RSUP Sanglah. “Kalau saja kebiasaan memeriksakan kesehatn sejak itu ‘’dipelihara’’ alias hal itu tetap terjadi. Maka, bukan tidak mungkin kasus sakit sudah parah baru dirawat. Dalam kondisi sudah stadium lanjut itu, tim dokter akan sulit memberikan pengobatan. Melalui kersos ini, kami menyadarkan warga agar

lebih dini memeriksakan kesehatannya ke puskesmas atau rumah sakit di daerah,” pintanya. Perbekel Desa Pedawa Putu Sudarmaja mengatakan, sampai saat ini warganya yang termasuk miskin mencapai 400 kepala keluarga (KK) dari jumlah penduduk 1.500 KK. Warga miskin itu sebagian besar masuk kategori lansia. Selama ini, warga miskin di daerahnya sangat terbantu kegiatan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis seperti ini. Untuk itu, Sudarmaja merasa terbantu setelah desanya dijadikan pusat kerja sosial oleh SRUP Sanglah dan PAPDI Bali. “Kami memang sangat terbantu program gratis ini. Warga kurang mampu di daerah ini, kebanyakan lansia. Pemeriksaan kesehatan ini sangat diperlukan. Ke depan, kegiatan serupa sangat kami harapkan. Pelayanan kesehatan model ini sangat mudah dijangkau warga lansia dan kurang mampu itu,” ujarnya. (kmb38)

Tinggi, Kasus Kekerasan Anak di Buleleng Didominasi Pelecehan Seksual

Kasus kekerasan fisik di Kabupaten Buleleng relatif tinggi. Pelecehan seks yang menimpa anak-anak malah sangat dominan. Bahkan hingga saat ini sudah berulang enam kali. Selain itu juga ada kasus penelantaran anak-anak. Apa sesungguhnya faktor pemicu kasus kekerasan hingga menyebabkan anak-anak yang tidak berdosa itu harus mengalaminya? BEBERAPA pemicu kasus kekerasan fisik yang menimpa anak-anak itu adalah kurangnya perhatian pada anak-anak itu. Implikasi teknologi informasi juga ditengarai menjadi penyebab lainnya. Parahnya, yang bertindak sebagai pelakunya disimpulkan kebanyakan orang terdekat di lingkungan kehidupan korbannya. Hal itu dikatakan, Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak Indonesia (TRC-PAI) Bali Ida Ayu Alit Rahmadewi, di sela-sela sosialisasi stop kekerasan pada anak dan safari kesehatan di Balai Masyarakat Lingkungan Sangket, Sukasada, Minggu (14/8). Acara itu sekaligus mengenalkan Paguyuban Perantauan Sangket (P2S) yang ditunjuk sebagai Koordinator TRC PAI Bali di Buleleng kepada ratusan pelajar dan masyarakat umum di Lingkungan Sangket. Kekerasan pada anakanak kata Ramadewi, sudah menjadi persoalan serius. Masalah krusial itu memerlukan partisiapsi semua pihak, bersama-sama memberikan perlindungan terhadap anak-anak dari kejahatan fisik dan psikis. Apalagi, belakangan ini para pelaku kekerasan anak-anak ini dilakukan secara bergerombol. Jika dibiarkan tanpa ada upaya pencegahan dengan menyadarkan orangtua

dan orang terdekat di lingkungan keluarga, bisa saja akan muncul kasus-kasus kekerasan anak lainnya. Untuk itu, TRC PAI Bali membentuk koordinator di Buleleng untuk memberikan sosialisasi dan menyadarkan peran masyarakat luas dalam pengawasan kepada anak-anak jangan sampai menjadi korban. “Pelakunya tidak lagi

sendiri, tetapi bergerombol. Fakta ini jelas mengancam keselamatan anak-anak. Dari sekian kasus yang terjadi, pelakunya adalah orang terdekat. Mencegah jangan sampai hal itu terjadi. Perlu kesadaran dan perhatian bersama-sama mengawasi prilaku anak-anak kita,” pintanya. TRC PAI Bali, kata Ramadewi, tidak hanya fokus menyadarkan masyarakat yang peduli dengan keselamatan anak-anak, juga intens memberikan pendampingan pada proses hukum maupun pengembalian mental psikis korban dan pelaku. Pihaknya

juga gencar melakukan monitoring terhadap anak-anak yang telah disuntik vaksin. Ini berkaitan dengan beredarnya vaksin palsu di beberapa daerah di Indonesia. Melalui safari kesehatan ini, pihaknya mengamati perkembangan anak-anak yang telah mendapatkan vaksin. “Safari kesehatan ini melibatkan relawan dan komunitas untuk memantau ada tidaknya dampak vaksin palsu. Kalau kita temukan, kasusnya akan kita teruskan melalui posko yang sudah kita buka di TRC PAI Bali,” katanya. Ketua P2S Made Sumarma

mengatakan, safari kesehatan dan sosialisasi kekerasan anak ini sebagai langkah awal setelah pihaknya ditunjuk menjadi koordinator TRC PAI Bali untuk Buleleng. Selain itu, kegiatan yang melibatkan beberapa komunitas di Sangket ini, sebagai bentuk kepedulian P2S dalam bidang kesehatan, sosial, dan membantu anakanak sekolah yang kurang mampu. Sejauh ini, bantuan untuk siswa miskin sudah diserahkan dengan iuran anggota P2S dan juga menyalurkan donasi dari kalangan dermawan yang berada di luar daerah. (mud)

Singaraja (Bali Post) Kepengurusan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Peradah Buleleng kembali terbentuk melalui Lokasabha atau Musyawarah Daerah (Musda) yang mengambil tempat di Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan, Kota Singaraja, Sabtu (13/8) lalu. Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Peradah Buleleng terpilih periode 2016-2019 adalah I Made Bagus Andi Purnomo. DPK Peradah Buleleng sempat mengalami vakum beberapa tahun. Dengan terbentuknya kepengurusan DPK Peradah Buleleng yang baru ini, maka secepatnya akan bisa dirancang membuat agenda program untuk menggeliatkan roda organisasi agar aktif lagi. Agenda terdekat yang dirancang yakni membentuk komisariat di sembilan kecamatan untuk memudahkan kerja sama dan koordinasi tim. “Hal terpenting membangun komunikasi dan kerja sama organisasi inti dahulu. Action selanjutnya melibatkan perwakilan pemuda di seluruh desa pakraman di Buleleng. Mari kita bersama-sama bergabung dan bekerja sama dengan Peradah. Tekad pelan tapi pasti kami bangkitkan lagi gaung peradah di Buleleng,” janjinya usai pelantikan oleh Ketua DPD Peradah Bali Ida Ayu Made Purnamaningsih. Hadir, Kepala Dinas Pendidikan Gede Suyasa dan Ketua STAHN Mpu Kuturan, Prof. Dr. Drs. Made Suweta, M.Si. Bagus Andi menambahkan, ia akan mengajak kalangan organisasi kepemudaan berbasis Hindu agar ikut menjaga soliditas kebersamaan. Caranya memberi dukungan satu sama laina dalam menjalankan program berbasis keumatan. “Istilahnya sharing programlah. Di Buleleng ada Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) Undiksha hingga ‘Sekaa Teruna’ di desa. Se-

mua harus kompak,” tambah salah seorang jurnalis kantor berita nasional itu. Menurutnya, posisi organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam rangka agent of change, agen perubahan itu sendiri. Mereka memiliki jiwa militansi beragama, karena itu mampu menjadi ujung tombak pergerakan Hindu secara kontinu di waktu mendatang. “Bukan mencari pemimpin pandai berkampanye, tetapi pemimpin yang berani dan bervisi revolusioner. Dia yang peduli umat, bukan sebaliknya menjadikan umat dan agama sebagai pelengkap kampanye,’’ imbuhnya. Program prioritas Peradah Buleleng yakni membentuk pemimpin muda Hindu profesional, berintegritas dan berjiwa wirausaha muda. Generasi muda Hindu harus bangkit dan bisa ikut membangun kekuatan ekonomi. Alasannya, kemandirian ekonomi memberi kemudahan membuka lapangan kerja atau wirausaha bagi orang lain. “Khususnya Buleleng, kami berkomitmen dengan beberapa pengusaha yang peduli Hindu untuk melakukan semacam lokakarya mendidik anak muda, menjadi wirausaha andal,” tegasnya. Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Peradah Bali, Ida Ayu Made Purnamaningsih, menambahkan, Lokasabha tingkat daerah (kabupaten) merupakan program prioritas yang terus digencarkan di seluruh kabupaten yang ada di Pulau Dewata ini. Ia mendorong pengurus Peradah Buleleng segera menyusun program kerja melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sehingga dapat menjalankan tugas pengabdian kepada umat secara sistematis, kontinu, dan terarah. “Beberapa kabupaten telah menggelar Lokasabha seperti Karangasem, Tabanan, Jembrana, dan Buleleng. Kami segera akan menuntaskan kegiatan Lokasabha di kabupaten tersisa lainnya,” ujarnya. (kmb34/100k)

Bali Post/kmb34

PELANTIKAN - I Made Bagus Andi Purnomo terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Peradah periode 2016-2019 saat mengikuti prosesi pelantikan oleh Ketua DPP Peradah Bali Ida Ayu Made Purnamaningsih Sekaligus penyerahan draf AD/ART , Sabtu (13/8) lalu.


JEMBRANA

12

Senin Paing, 15 Agustus 2016

SOSOK Harus Tunduk dengan Aturan

PULUHAN tahun berkecimpung dalam jasa transportasi melayani pamedek atau wisatawan ke Pulau Menjangan, Taman Nasional Bali Barat (TNBB), tak membuat Desak Ketut Kusumawati lupa akan masa-masa awal merintis usahanya. Salah satu warga Gilimanuk penerima penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI saat peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 2016 ini mengaku ingat saat kunjungan wisatawan atau pamedek masih sangat jarang. “Dulu masih sangat sepi, seminggu bisa hanya satu dua kali berangkat, sekarang sudah berdasar antrean. Tapi tetap kami sebagai penyedia jasa tentu harus mengikuti aturan (TNBB),” ujar ibu dua anak ini. Kusumawati menyadari sebagai pengusaha di areal konservasi tentu juga harus tunduk dengan peraturan yang berlaku. Termasuk ketika diharuskan memenuhi izin dan melayani jasa untuk kepentingan konservasi. “Ketika ada clean-up (bersih lingkungan), sudah sepatutnya dan kewajiban kami membantu TNBB apa yang kami bisa,” terang pengusaha yang kini memiliki tiga unit boat dan sejumlah alat wisata alam air ini. Desak mengaku tidak menyangka dirinya bisa mendapat penghargaan atas dedikasinya ini bersanding dengan sejumlah penerima lainnya. Selaku usaha perseorangan, Kusumawati mendapat penghargaan sebagai pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Jasa Wisata Alam (IUPJWA) transportasi terbaik di TNBB. (olo)

Lomba ”Makepung”, Blok Ijogading Barat Juara Negara (Bali Post) Setelah melalui persaingan ketat, blok Makepung Ijogading Barat akhirnya berhasil membawa piala bergilir Bupati Jembrana di Sirkuit Satya Jayanti, Tuwed, Minggu (14/8) pagi. Para peserta lomba khas Jembrana ini dihadapkan dengan tantangan sirkuit yang berlumpur. Tepat sehari menjelang Makepung, hujan deras mengguyur lokasi hingga mengakibatkan kondisi lintasan becek. Kondisi tersebut memengaruhi laju kereta. Walaupun kondisi tanah berlumpur tak menyurutkan para pecinta pacuan kerbau ini memenuhi sirkuit. Bahkan sejak pagi, ribuan warga penggemar Makepung sudah datang. Hadir pula di tengah ribuan penonton, Bupati Jembrana I Putu Artha, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Wakapolres Jembrana Kompol Anak Agung Gede Rai Laba, Kasdim 1617/Jembrana Mayor Inf. Nanang Sulistyo, Sekda Jembrana Gede Gunadnya dan sejumlah pejabat lainnya. Sirkuit berlumpur cukup

memengaruhi kecepatan kerbau berlari. Selain karena lumpurnya melekat di roda kereta, sirkuitnya pun menjadi licin. Skor yang dikumpulkan kedua blok dalam rangkaian Jembrana Festival (J.Fest) 2016 ini pun cukup ketat. Di tiap babak, baik Blok Ijogading Timur maupun Ijogading Barat sempat saling menyalip. Begitu babak final, akhirnya Pakepung Blok Ijogading Barat unggul satu poin dari Pakepung Blok Ijogading Timur dengan skor 28 : 27. Bupati Artha seusai menyerahkan piala menyebutkan Makepung merupakan atraksi yang luar biasa. Tidak saja bagi masyarakat Jembrana, namun juga bagi wisatawan asing yang secara khusus datang ke Jembrana. Animo masyarakat cukup tinggi. Dari jumlah pasangan kerbau terus meningkat dan tidak pernah sepi penonton, meskipun kondisi sirkuitnya berlumpur. Selain itu juara bukan menjadi tujuan utama, tetapi yang lebih penting adalah pelestarian tradisi. (kmb26)

Bali Post/olo

Makepung – Lomba Makepung di Tuwed akhirnya dimenangkan Blok Ijogading Barat.

JEBOL - Senderan sungai di Banjar Anyar, Batuagung jabol akibat air meluap.

Bali Post/olo

Air Meluap, Senderan Sungai di Banjar Anyar Jebol Negara (Bali Post) Akibat air meluap, senderan sungai di dekat jembatan yang menghubungkan Banjar Anyar dan Banjar Taman, jebol, Sabtu (13/8) malam. Sejumlah titik di tebing pinggir sungai itu juga rawan tergerus. Tanah milik warga pun ikut tergerus erosi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pantauan di lokasi, Minggu (14/8) kemarin terlihat senderan sungai amblas setelah air sungai meluap. Di atas tebing itu merupakan tanah milik Ida Bagus Sudarsana. Tebing tampak ambruk ke dasar sungai setelah diterjang

gerusan air sungai. Di sekitar lokasi tebing yang ambruk itu, juga sedang berlangsung pengerjaan pemasangan batu bronjong. Aktivitas pengerjaan juga sempat terhenti lantaran kejadian tersebut. Ambruknya

senderan sungai itu memunculkan kecurigaan warga. Mereka menilai karena adanya pengerjaan itulah yang mengakibatkan alur air lebih deras menerjang tebing. Selain di lokasi tersebut, di utara jembatan juga men-

galami kondisi yang sama. Tanah milik Ida Bagus Suamba sepanjang 10 meter ikut tergerus. Bahkan, bangunan miliknya nyaris ambrol. Dari penuturan warga, diduga pondasi bangunan tersebut tersangkut akar pohon bunut yang sebelumnya juga ambruk terseret arus sungai. Akar yang nyangkut di tebing itu tergerus dan mengakibatkan bangunan kamar mandi nyaris roboh. Klian

Negara (Bali Post) – Populasi sapi Bali di Jembrana mengalami penurunan selama lima tahun terakhir. Banyak faktor pemicu berkurangnya populasi spesies murni Bali ini. Salah satunya selain tergolong lambat berkembang biak, banyak sapi Bali yang dikirim keluar Bali. Dari data yang dihimpun, tingkat perkembangbiakan sapi Bali di Jembrana cenderung menurun dari tahun ke tahun. Bahkan titik kritis terjadi pada 2012 lalu, di mana bibit sapi Bali cenderung sulit ditemukan. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Jembrana, I Ketut Wiratma, saat ditemui belum lama

ini tidak menampik kondisi tersebut. Pihaknya sepakat adanya upaya menjaga populasi sapi Bali ini sebagai salah satu spesies plasma nutfah. Salah satunya dengan menerapkan pembatasan sapi Bali dikirim keluar Bali. Dari data statistik Dinas Peternakan Jembrana, pertumbuhan ternak jenis sapi potong ini rata-rata berkisar 1,06 persen. Data terakhir tahun 2015, populasi sapi Bali 51.825 ekor dengan populasi terbanyak di Melaya yakni 19.584 ekor. Jumlah tersebut turun jauh dibanding populasi tahun 2011 yakni 54.134 ekor sapi. “Banyak faktor penyebab-

nya. Perkembangbiakan sapi ini kan cukup lama dibanding ternak lain, seperti babi dan kambing. Ditambah juga kemungkinan faktor pengiriman keluar Bali,” terangnya. Setiap tahun, pemerintah provinsi membatasi jumlah pengiriman ternak sapi keluar Bali. Dari tahun ke tahun, kuota tersebut juga terus turun. Terkait izin pengiriman keluar Bali, Dinas Peternakan di Kabupaten juga selama ini tidak lagi dilibatkan. Konsumsi daging sapi di Jembrana juga stagnan. Hal itu dapat dilihat dari jumlah sapi yang dipotong di RPH yakni berkisar 7 ekor per hari. (kmb26)

SAPI BALI – Sapi Bali yang menjadi spesies murni Bali jumlah populasinya terus merosot, termasuk di Kabupaten Jembrana.

Banjar Taman, Ida Bagus Putu Arnawa, mengatakan ambruknya senderan terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 wita. Sejumlah warga, termasuk dirinya sempat mendengar suara gemuruh seperti benda jatuh di lokasi tebing ambruk itu. Sejatinya, kata dia, senderan yang melindungi tanah tersebut baru dibangun belum lama ini. Namun, senderan tersebut kini sudah ambruk. (kmb26)

Populasi Sapi Bali Terus Merosot

Bali Post/olo


KARANGASEM

Senin Paing, 15 Agustus 2016

Prosesi ”Ngempet” Saat Usaba Dangsil

Krama Halangi Ida Batara Kabeh Selama Dangsil Diarak USABA Gede atau Usaba Dangsil mengungkap momen-momen penting dalam tradisi desa-desa tua di Karangasem. Salah satu yang cukup unik dan menegangkan adalah ketika prosesi Ngempet. Saat itu, krama Desa Adat Bungaya harus berusaha sekuat tenaga menahan Ida Batara Kabeh yang di-pundut oleh Truna Desa Adat Bungaya, Desa Adat Asak dan Desa Adat Batudawa menuju Pura Penataran. Momen menegangkan ini bisa dilihat ketika puncak Usaba Dangsil, Senin (29/8) mendatang. Ketika krama desa tua lain sedang berusaha keras mengarak Dangsil sesuai ­emponan-nya menuju Pura Penataran, krama desa tua lain yang mundut Ida Batara Kabeh sedang berusaha keluar dari Pura Bale Agung. Tapi, sebagaimana rangkaian Usaba Dangsil, krama pamundut Ida Batara Kabeh tidak boleh keluar dari Pura Bale Agung sebelum seluruh Dangsil berhasil diarak menuju Pura Penataran. Jadi, selama tujuh Dangsil, yakni Dangsil Nungnungan, Dangsil Desa, Dangsil Dalem, Dangsil Sana Kauh, Dangsil Puseh, Dangsil Pengguhung, dan Dangsil Susuan belum sampai di Pura Penataran, maka krama Desa Adat Bungaya harus sekuat tenaga menahan mereka keluar. Situasi ini membuat krama pamundut Ida Batara Kabeh terlibat saling dorong dengan krama Desa Adat Bungaya. Manggala Prawartaka Usaba Dangsil Ida Bagus Wayan Jungutan mengatakan, momen ini terjadi cukup lama, sekitar 30 menit. Prosesi Ngempet ini dilakukan persis di pintu keluar dari Pura Bale Agung. Krama Desa Adat Bungaya dari masing-masing banjar dengan menggunakan

Dangsil Taksu. Jumlahnya mencapai 40 Dangsil. “Kenapa harus dihalangi dulu, agar saat Ida Batara Kabeh mamargi ke Pura Penataran, tidak mengganggu perjalanan Dangsil ke Pura Penataran,” katanya. Dia menceritakan momen terakhir saat itu, ketika pelaksanaan Usaba Dangsil terakhir tahun 2002. Waktu itu, krama yang mundut Ida Batara Kabeh dengan sarana jempana memaksa keluar. Banyak krama terjepit di antara mereka dan jempananya. Jempananya pun banyak yang rusak. Jempana yang rusak harus disiapkan pengganti oleh Desa Adat Bungaya. Bahkan, tembok panyengker dikatakan sampai jebol, banyak krama lain yang memaksa keluar naik panyengker. Kenapa keinginan krama pamundut Ida Batara Kabeh begitu besar segera ke Pura Penataran? Penyarikan Utama Usaba Dangsil I Gede Krisna Adi Widana menambahkan, sebagaimana sejarah menyatakan bahwa Ida Batara desa-desa tua pamundut Ida Batara Kabeh punya ikatan kekerabatan dengan Ida Batara Desa Adat Bungaya. Sebagai contoh, antara Desa Adat Bungaya dengan Desa Adat Batudawa, oka Ida Batara di Bungaya marabian ke Batudawa. ”Sehingga, saat Ngempet ini, kenapa krama pamundut begitu memaksa keluar menuju Pura Penataran karena Ida Batara seperti di Batudawa ingin sekali segera bertemu dengan Aji-nya di Pura Penataran,” ungkap Krisna. Meski momen Ngempet ini terlihat amat melelahkan dan berbahaya, tapi pada akhirnya proses ini berjalan dengan baik. Krama yang Ngempet baru mau memberikan jalan kalau seluruh Dangsil sudah napak di Pura

Penataran. Krama pamundut Ida Batara Kabeh ini pun berlari dengan gembira menuju Pura Penataran. Setelah sampai dan malinggih di Pura Penataran, barulah desa, Daha Truna, seluruh banjar dan seluruh krama maturan menggunakan sarana bebanten yang seharusnya dipersembahkan di Pura Penataran. Bebanten yang dipersembahkan khusus di Dangsil Desa harus dilakukan oleh Islam Belalungan, kaantebang oleh De Mangku Maspahit, De Mangku Puseh, De Mangku Bukit dan De Mangku Jawa. Setelah itu, baru dilanjutkan dengan Manda, di mana Daha mengelilingi Dangsil Limang Kalean, dilanjutkan dengan nguneb menggunakan Anda Sahat. Ida Batara Bagus Selonding dan Ida Batara Kabeh kemudian kapundut ke Bale Agung diiringi pemangku, Daha Truna, banjar, mengelilingi Bale Agung. Setelah Ida Batara malinggih, desa memberikan kaos kepada Ida Batara Kabeh yang disebut apedangsilan. Pada malam harinya sekitar pukul 22.30 wita, Ida Batara Bagus Selonding dan Ida Batara Kabeh kapundut ke Pura Penataran, terus masucian, sebelum masolah menggunakan Gending Ngeluhin yang jumlahnya mencapai 19 gending. Prosesi ini berlanjut dengan mabiyasa, Pamuit Truna berkeliling sembilan kali sembilan, sebelum Ida Batara Bagus Selonding kapundut mewali ke Bale Agung dan malinggih. Ritual di Bale Agung kembali berlanjut. Maileh nyepi yang didahului dengan gending Papulang, Gending Kale, kemudian diganti dengan Abuang Dewa. Kembali menggunakan Gending Kale, hingga lima kalean, sebelum Ida Batara Kabeh kalinggihang di Panggungan. (gik)

Bupati Mas Sumatri

Jumat Buka Pameran, Hari Ini Lepas Regu Pelacakan Rute ”Long March” BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri, Jumat (12/8) malam, membuka pameran hasil dan potensi pembangunan di Lapangan Stadion Padangkerta. Sementara, Senin (15/8) ini, melepas regu pelacakan rute long march pasukan Ciung Wanara di Lapangan Desa Pemuteran, Rendang, Karangasem. Regu pelacakan membawa serta surat sakti I Gusti Ngurah Rai. Puluhan regu pelacakan itu direncanakan tiba saat apel detik-detik peringatan HUT ke-71 RI di Lapangan Tanah Aron, Amlapura. Sementara itu, pembukaan pameran Jumat malam dihadiri Ketua DPRD

I Nengah Sumardi, Sekda Ir. I Gede Adnya Mulyadi, M.Si., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Pengadilan Negeri Amlapura, sesepuh Gapensi Karangasem I Gusti Made Tusan dan pejabat lainnya, kalangan BUMD dan BUMN, tokoh agama serta jajaran Kepala SKPD di Kabupaten Karangasem dan masyarakat Karangasem. Ketua Umum Panitia tetap HUT RI yang juga Sekda I Gede Adnya Mulyadi menyampaikan, tujuan peringatan yang dimeriahkan berbagai kegiatan guna menyatukan identitas masyarakat Karangasem, membangkitkan kebanggaan pada Bumi Lahar

PAMERAN PEMBANGUNAN - Bupati Mas Sumatri menyalami Jegeg Karangasem saat membuka pameran pembangunan di Padangkerta.

serta menggelorakan semangat membangun Karangasem bermartabat. HUT RI tahun ini dimeriahkan beberapa kegiatan lomba khas 17-an dan hiburan bagi seluruh masyarakat Karangasem. Pameran potensi dan hasil pembangunan dengan jumlah peserta/stan pendukung 100 unit. Pameran selama enam hari dimulai tanggal 12 - 17 Agustus ini. Penyelenggaraan peringatan HUT RI oleh masyarakat Karangasem akan dimeriahkan dengan penampilan artis Karangasem, Wayang Cenk Blonk, pergelaran Drama Gong Karang Liligundi, Festival Musik 2016, Kesenian Kontemporer dan Peragaan Busana Jegeg Bagus, hiburan lawak Rare Kual, panjat pinang, Gebug Ende, dan pergelaran Genjek Yowana Santi Pertempuran Tanah Aron dari Kecamatan Sidemen di lokasi pameran. Mas Sumatri menyampaikan, selama ini sudah banyak keberhasilan yang diraih. Dengan keberhasilan ini, Bupati optimis Karangasem akan segera bangkit mewujudkan “Karangasem Cerdas, Bersih dan Bermartabat Berlandaskan Tri Hita Karana”. “Saya percaya sembilan program unggulan ‘Nawa Satya Dharma’ akan mampu mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Karangasem,” tandasnya. (ad588)

13

GMT Minta Pemkab Sempurnakan Genjek Kolosal Amlapura (Bali Post)-

Genjek Kolosal dipastikan akan menjadi agenda tahunan Karangasem. Agenda perdana yang digelar Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT) berjalan cukup lancar. Ke depan, GMT meminta Pemkab Karangasem menyempurnakan Genjek Kolosal ini bekerja sama dengan PHRI Karangasem dan lembaga pariwisata terkait lainnya. Demikian disampaikan Penanggung Jawab Panitia Genjek Kolosal dari GMT I Gusti Made Tusan saat menerima masukan berbagai pihak Minggu (14/8) kemarin, usai pelaksanaannya di Taman Soekasada Oejoeng, Karangasem. Dia mengakui Genjek Kolosal ini ada banyak kekurangan. Sebab, Genjek Kolosal ini dipersiapkan mendadak tanpa menggunakan anggaran pemerintah. “Meski persiapannya singkat, tapi saya bersyukur acaranya

berjalan lancar,” kata Koordinator GMT ini. Ketua Panitia Ida Made Alit mengaku yakin tahun depan, pelaksanaannya akan lebih bagus. Apalagi, belajar dari pelaksanaan tahun ini, tahun depan Pemkab Karangasem menurutnya akan mempersiapkannya lebih bagus. Selain itu, pihaknya juga dukungan berbagai pihak, khususnya lembaga pariwisata seperti Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) untuk membantu mempromo-

sikannya kepada tour guide, sehingga tingkat kunjungan wisatawan meningkat. ”Ke depan, kita memerlukan event besar seperti ini. Apalagi untuk memenuhi target kunjungan wisatawan satu juta wisatawan per tahun. Kita harus kerja keras,” tegas Ida Made Alit yang juga Kepala Badan Pengelola Taman Soekasada Oejoeng ini. Ida Made Alit mengaku tak sependapat jika Genjek Kolosal ini disebut semrawut, sebagaimana penilaian PHRI

Bali Post/kmb31

GENJEK – Pergelaran Genjek Kolosal di Taman Soekasada Oejoeng, belum lama ini.

Karangasem, usai acara tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan perdana ini berjalan cukup baik, meski diakui ada banyak kekurangan. Dia berharap dalam pelaksanaan selanjutnya nanti, PHRI juga harus lebih banyak terlibat. Sebab, sukses atau tidaknya suatu agenda seni budaya, imbasnya juga terhadap perkembangan pariwisata yang bermuara pada tingkat hunian hotel dan restoran dan kesejahteraan masyarakat Karangasem. Sekretaris PHRI Karangasem Wayan Kariasa, Minggu (14/8) kemarin, mengaku tak pernah bermaksud mengatakan semrawut. Pihaknya hanya menyoroti Genjek Kolosal ini kurang tertata. Meski demikian, dia sependapat Genjek Kolosal ini masuk dalam kalender event tahunan pemerintah dan harus disempurnakan pada pelaksanaan tahun depan. “Kami sebagai mitra pemerintah daerah siap bersama-sama membangun pariwisata yang lebih maju di Karangasem,” tegasnya. Dia menyambut baik niat pemerintah daerah menaikkan target kunjungan wisatawan dari 400 ribu per tahun menjadi satu juta wisatawan. Tapi, angka kunjungan ini bukan perkara mudah. Butuh kerja sama seluruh elemen terkait di dalamnya untuk bersama-sama mendorongnya agar tercapai. Dia menegaskan, seni budaya yang cukup beragam dan khas di Karangasem bisa menjadi modal berharga untuk mencapai target tersebut. (kmb31)

Gerak Jalan 45 Km Warnai HUT RI Truk Galian C Penuhi Sebelah Jalan Jalur 11

BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri Sabtu (13/8) siang, melepas 168 regu gerak jalan 45 kilometer dari Yeh Malet, perbatasan Karangasem-Klungkung. Selama gerak jalan berlangsung, rute Amlapura-Yeh Malet bebas dari lintasan truk galian C. Truk galian C yang baru masuk Padangkerta, akhirnya parkir dan memenuhi satu sisi Jalan Veteran atau dikenal sebagai jalur 11. Gerak jalan menempuh jarak 45 kilometer ini berjalan lancar. Peserta bersemangat. Warga sepanjang jalur yang dilintasi, girang menonton. Bupati Mas Sumatri yang didampingi suami IGM Tusan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melepas 71 peleton peserta gerak jalan umum yang memperebutkan trofi. Selain itu, ada 97 peleton peserta

penggembira, di antaranya dari kalangan regu SKPD, dari Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT) serta perwakilan desa. Gerak jalan rutin tiap HUT RI itu tetap mendapat perhatian masyarakat. Terbukti walau pelaksanaannya hingga malam hari, namun masyarakat tetap membeludak menyaksikan dan memberikan semangat kepada peserta di sepanjang rute yang dilalui. Bupati Mas Sumatri usai melepas peserta gerak jalan mengatakan semangat para pejuang terdahulu patut diperingati bersama dengan lebih menekankan semangat melalui kegiatan-kegiatan yang memberikan makna dan ungkapan mensyukuri kemerdekaan kita saat ini. Kemerdekaan suatu bangsa tidak turun begitu saja,

namun melalui perjuangan penuh pengorbanan nyawa dan air mata. Bupati juga berharap para peserta gerak jalan 45 km bisa menjadikan semangat nasionalisme dan patriotisme

hendaknya menjadi pedoman peserta dalam mengikuti kegiatan ini. Pemenang nantinya diumumkan pada malam resepsi puncak peringatan HUT ke-71 RI, Rabu (17/8) malam. (ad587)

GERAK JALAN - Bupati Mas Sumatri melepas regu gerak jalan 45 km.

Veteran Digul Buta, Warakawuri Nengah Uug Hidup Menyendiri

MELONGOK kondisi veteran atau warakawurinya (janda) veteran di Karangasem, cukup memprihatinkan. Mereka zaman dulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, tanpa pamrih. Meski hidup di tengah keprihatinan seperti banyak warga di Karangasem yang masih miskin, para veteran atau warakawuri itu mengisi hidupnya tanpa pernah mengeluh. Di antara mereka yang hidup dalam kondisi tetap dalam kesederhanaan sempat dikunjungi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Karangasem Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Karangasem I Made Oka. Ditemukan, veteran I Wayan Digul (95)

dalam kondisi sudah buta. Dia tinggal di rumah tuanya di Desa Abang. Digul hidup melajang. Dia memiliki sejumlah keponakan. Untuk makan sehari-hari, kata Digul kepada Made Oka, dia cukup makan seharga Rp 10 ribu. Sementara itu, dari informasi Made Oka, veteran I Nengah Uug dari Abang Kaler sudah meninggal. Kini, tinggal jandanya (warakawuri) Ni Ketut Mudah. Mudah memilih tinggal di gubuknya di ladang dan hidup menyendiri. Gubuk Ni Mudah berdinding gedek dan beratap danyuh (daun kelapa kering). Dia mengaku sengaja menyepi, tinggal terpisah dengan anak dan cucunya. Menyepi dia lakukan guna tetap mengin-

gat bagaimana dulu suaminya ikut berjuang membantu pasukan pemuda pada 1946 mempertahankan kemerdekaan RI. Di Desa Abang, Pidpid, Desa Kesimpar dan sekitarnya memang zaman dulu cukup banyak pemuda pejuang dari desa itu. Mereka di antaranya mendukung gerakan pemuda terkait Perang Tanah Aron atau membantu A.A. Gede Ngurah Candrabuwana dan kawan-kawan yang secara sembunyi-sembunyi menyadarkan masyarakat, mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara bendera di Desa Poh (berlokasi di atas Desa Pidpid). Saat itu, pengibaran bendera tercium NICA dan para pemuda diserang NICA tanpa menyadari

kegiatannya sudah diketahui pihak NICA. A.A. Candrabuwana gugur saat itu. Made Oka mengatakan, Nengah Uug sebelum meninggal beberapa tahun lalu sempat berupaya membangun rumah. Namun, baru tuntas tembok rumah dengan batako, dia keburu berpulang. Kini, sisa tembok bakal rumah yang dibangun Uug tetap dibiarkan istri dan anaknya. Ni Mudah tak mau melanjutkan karena tak memiliki biaya. Lagi pula, Mudah merasa tak perlu membangun rumah lagi karena suaminya sudah berpulang duluan. “Tiyang biasa (saya biasa), nyaman tidur di gubuk ini,” ujarnya saat ditemui tengah duduk di depan gubuknya. (bud)


TABANAN

14

Senin Paing, 15 Agustus 2016

Dikhawatirkan Roboh

Wantilan TPB Margarana Dipasangi Penyangga

Tabanan (Bali Post) –

Bali Post/kmb24

SELAMAT - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memberikan selamat kepada anggota Paskibra yang dikukuhkan.

Paskibra Dikukuhkan

Tabanan (Bali Post) – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) serangkaian HUT ke-71 RI tahun 2016, di gedung Lapangan Tenis Alit Saputra, Minggu (14/8) kemarin. Paskibra yang dikukuhkan berasal dari SMA/ SMK di Tabanan hasil seleksi sangat ketat oleh tim panitia. Siswa yang terpilih sudah menjalani latihan rutin dibimbing tim pelatih gabungan Polres dan Kodim 1619 Tabanan. Tempaan tim pelatih membuat mereka terampil serta memiliki dedikasi dan disiplin yang tinggi, sehingga diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan baik pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi RI tahun ini. Menurut Bupati Tabanan, tugas yang diemban Paskibraka sangat berat, namun mulia. Mereka mendapatkan kepercayaan yang mesti dipikul dengan penuh tanggung jawab. “Saya berharap tugas yang kalian emban dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan semaksimal mungkin,’’ ujarnya. (kmb24)

Kuda-kuda atau tiang penyangga atap salah satu wantilan di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana yang berada di jaba tengah sudah mulai longgar atau rengang. Tiang penyangga atap yang rapuh ini dikhawatirkan bisa roboh kapan saja. Untuk mengantisipasi ini, pihak pengelola menahannya dengan sejumlah kayu.

Pengurus Museum TPB Margarana Gede Putu Abdiyasa, Minggu (14/8) kemarin, mengatakan kondisi ini sudah berlangsung sekitar tiga bulan. Tiang penyangga dipasang di tiga titik dengan harapan kuda-kuda atap wantilan mampu bertahan. Meski demikian, pengelola tetap khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi wantilan tersebut sering dipakai anak-anak untuk berkemah. Menurut Abdiyasa, pengelo-

laan TPB Margarana di bawah YKP Bali. Proposal untuk meminta dana perbaikan ke Pemprov Bali sudah diajukan, namun belum ada jawaban. “Saat simakrama beberapa waktu lalu permasalahan ini juga disampaikan,” ujarnya. Wantilan itu sudah pernah diperbaiki bagian atapnya dua kali untuk memperkuat posisi genteng. Sementara saat ini yang sangat diperlukan adalah perbaikan kudakuda sebagai penyangga atap. ‘’Sekarang masih bisa diatasi

Bali Post/kmb24

MOTOR – Pengendara motor melewati jembatan yang jebol dan tergenang air di Desa Tajen, Marga.

Bali Post/kmb23

PENYANGGA - Bangunan wantilan di area TPB Margarana dipasangi penyangga karena salah satu tiangnya rapuh. Foto diambil Minggu (14/8) kemarin.

”Ulun Danu Culture and Art Festival III” Sukses Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Jebol, Jembatan Dipasangi Palang

Tabanan (Bali Post) – Tiga bulan sudah jembatan di wilayah Desa Tajen, Kecamatan Marga, jebol di bagian pinggirnya. Hujan yang mengguyur sejak pagi hingga siang, Jumat (12/8) lalu, membuat air meluap dan menggenangi jembatan. Karena dianggap berbahaya terutama jika dilewati kendaraan roda empat, akhirnya jembatan dipasangi palang oleh warga setempat. Dari pantauan Bali Post, palang juga dipasang sekitar 100 meter dari jembatan agar kendaraan roda empat tidak melalui jalur ini. Kondisi jembatan juga mengkhawatirkan. Salah satu sisi aspal terkikis paling tidak sepanjang lima meter dengan diameter setengah meter. Salah satu warga yang melintas, Putu Agus Adi (53), menyatakan jembatan masih aman dilalui sepeda motor, tetapi agak riskan jika dilewati kendaraan roda empat. Air meluap karena saluran pembuangan jembatan kecil serta ditutupi kayu dan sampah. Jembatan ini juga menjadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat. Menurut Agus Adi, jembatan mulai rusak tiga bulan lalu dan sebulan kemudian dipasangi palang untuk menghindari terjadinya korban. “Awalnya jebolnya sedikit, namun lama-lama semakin besar,” ujarnya. (kmb24)

dengan tiang-tiang bantuan, tetapi lama-lama bisa roboh,’’ tuturnya. Berdasarkan pantauan Bali Post, di TPB yang memerlukan perbaikan tidak hanya wantilan. Tembok panyengker yang mengelilingi areal monumen TPB Margarana juga perlu sentuhan karena sejumlah batu batanya lepas dan lapuk sehingga hiasan lubang tidak beraturan. Diwawancarai terpisah, Karo Humas Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra meminta YKP Bali agar menemuinya, Senin (15/8) ini. Pihaknya akan membantu memfasilitasi proposal kepada biro atau SKPD yang menangani. “Bisa dibawa bukti pengajuan proposalnya agar lebih jelas,” ungkapnya. (kmb24/kmb32)

HADIAH - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tabanan Wayan Adnyana menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba yang digelar untuk mengisi “Ulun Danu Culture and Art Festival III”.

PENYELENGGARAAN “Ulun Danu Culture and Art Festival” yang berlangsung 5 Juni hingga 4 Agustus 2016 di DTW Ulun Danu Beratan, Baturiti, Tabanan, sukses meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekitar 15 persen dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabanan Wayan Adnyana saat menutup “Ulun Danu Culture and Art Festival III” di Wantilan Pura Ulun Danu Beratan, Minggu (14/8) kemarin. Hadir anggota DPRD Kabupaten Tabanan Nyoman Sutha dan Manajer Operasional DTW Ulun Danu Beratan Wayan Mustika. Wayan Adnyana mengatakan pelaksanaan Ulun Danu Culture and Art Festival mendapat apresiasi dari Kementerian Pariwisata RI

karena menjadi salah satu festival terbaik di Indonesia. Ulun Danu Culture and Art Festival tidak hanya mendapat apresiasi dari Pemkab Tabanan. Kementerian Pariwisata RI juga memberikan apresiasi yang luar biasa. Festival ini akan dijadikan agenda tahunan di kementerian,” ungkapnya. Ditambahkannya, dengan meningkatnya jumlah kunjungan otomatis memberikan peningkatan pendapatan yang akan berdampak pula pada kesejahteraan masyarakat Tabanan. Wisatawan diharapkan meningkat terus tiap tahunnya. Adnyana mengapresiasi kinerja badan operasional DTW Ulun Danu Beratan sehingga objek pariwisata ini sukses menjadi ikon internasional. “Kami berharap Ulun Danu Beratan bisa dinikmati pula oleh

generasi penerus kita di masa mendatang,” imbuhnya. Wayan Mustika melaporkan, banyak suka dan duka yang dihadapi selama berlangsungnya Ulun Danu Culture and Art Festival. Namun, berkat kerja keras serta dukungan semua pihak, festival bisa berjalan dengan lancar dan mampu memuaskan wisatawan yang berkunjung. “Tidak dipungkiri, masih banyak kekurangan dalam penyelenggaraan festival kali ini,’’ ujarnya. Ia berharap melalui festival ini potensi yang dimiliki 17 desa pakraman yang ada di seputaran Ulun Danu Beratan bisa ditampilkan dengan maksimal. Acara juga diisi penyerahan hadiah bagi pemenang lomba yang digelar untuk mengisi Ulun Danu Culture and Art Festival III. (ad583)

Warung Global

Koruptor Harus Dihukum Mati

KENAPA tidak satu visi dan misi dengan presiden. Seharusnya koruptor dihukum mati karena parasit menyerap anggaran dan uang rakyat. Pertanyaan ini dilontarkan Gusti di Renon dalam acara Warung Global mengangkat topik ‘’Rencana Remisi Koruptor’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Sabtu (13/8).

Menurut Gusti, koruptor sangat rakus, ingin berlebihan padahal rakyat cuma ingin berkecukupan. Ide ini berbahaya. Mungkin yang mempunyai keinginan ini terindikasi terlibat korupsi. Suparta di Singaraja menyebutnya sebagai statemen yang tidak masuk akal. Kalau koruptor diberi remisi, agenda reformasi pemberantasan korupsi tidak jalan, korupsi merajalela, dan

tidak mempunyai budaya malu. Suara sangat tidak setuju juga dikeluarkan Agung Jaya Negara di Denpasar. Koruptor penghianat negara. Kapan negara ini bisa berjaya kalau koruptor diberi remisi. Pemerintah harus tegas menerapkan aturan hukum. Koruptor sebaiknya dihukum seumur hidup atau mati seperti pelaku pembunuhan, pelecehan, narkoba, dan teroris.

Tidak masuk akal, lanjut Gede Adi di Mengwi, koruptor mendapat remisi. Hal ini akan menimbulkan keinginan dan kesengajaan untuk korupsi. Indonesia dikatakan sebagai negara sarangnya yang tidak baik, yakni narkoba, teroris, dan korupsi. Rakyat kecewa karena pemerintah tarik-menarik kepentingan, sedangkan penegak hukum tidak memperhatikan etika dan moral. Hanya demi kepentingan segelintir orang mengorbankan rakyat banyak. Vera di Tabanan minta koruptor dimiskinkan agar negara bisa maju. Korupsi harus diberantas sampai ke akar-akarnya dan koruptor dihukum mati agar memberikan efek jera pada yang lainnya.

Pemerintah, kata Budiada di Tabanan, membentuk KPK untuk memberantas korupsi tetapi kenapa membuat aturan yang lembek. Ini tidak sinkron. Harus ada spesialis yang membuat aturan tentang narkoba, korupsi, pelecehan, dan pembakaran hutan. Kalau hukum lembek dan banyak pertimbangan negara akan hancur. Tidak ada tikus memasang jebakan tikus. Yang membuat aturan adalah DPR, salah satu lembaga yang korup juga DPR. Mereka tidak mungkin menjebak dirinya sendiri. Sebaiknya buat aturan remisi dihilangkan. Koruptor harus dimiskinkan dan apa yang dimiliki disita untuk negara. Demikian pandangan Werda di Tegalalang.

Biasa di Denpasar sangat menyayangkan setiap 17 Agustus dipakai ajang pengurangan masa tahanan. Para pahlawan pasti bersedih di alam sana, seperti tidak dihargai. Mereka dulu berjuang mempertaruhkan nyawa membebaskan negeri ini dari penjajah. Pada 17 Agustus mestinya koruptor merasakan bagaimana sulitnya mengusir penjajah. Kalau harus diberikan remisi sebaiknya pada tanggal lainnya. Pengunjung terakhir Suarjana di Ubud tidak setuju adanya remisi karena korupsi merupakan kejahatan kemanusiaan. Hukuman untuk koruptor belum memberikan efek jera. Jadi, harus diperberat karena merugikan masyarakat banyak. (dika)


15

Senin Paing, 15 Agustus 2016

Pro Kundalini Atasi Putra Pegok

Hasil Pertandingan Liga Inggris Burnley Crystal Palace Everton Hull Manchester City Middlesbrough Southampton

vs Swansea vs West Brom vs Tottenham vs Leicester vs Sunderland vs Stoke vs Watford

0-1 0-1 1-1 2-1 2-1 1-1 1-1

Liga Prancis Bordeaux Caen Dijon Metz Montpellier Bastia Monaco

vs Saint Etienne 3-2 vs Lorient 3-2 vs Nantes 0-1 vs Lille 3-2 vs Angers 1-0 vs PSG 0-1 vs Guingamp 2-2

Piala Italia Putaran III Atalanta Bergamo Cesena (II) Chievo Verona Empoli Novara (II) Perugia (II) Pescara Torino Udinese Bologna Palermo Genoa

vs Cremonese 3-0 vs Ternana (II) 2-0 vs Virtus Entella (II) 3-0 vs Vicenza (II) 2-0 vs Latina (II) 1-0 vs Carpi (II) 2-1 vs Frosinone (II) 2-0 vs Pro Vercelli (II) 4-1 vs Spezia (II) 2-3 vs Trapani (II) 2-0 vs Bari (II) 1-0 vs Lecce 3-2

Rivan Sabet Emas di Piala Wali Kota Surabaya

Denpasar (Bali Post) Salah satu petembak remaja asal Perbakin Kota Denpasar I Putu Rivan Agus Dinatha sukses menyabet medali emas dalam kejuaraan menembak yang bertajuk Piala Wali Kota Surabaya yang berakhir, Minggu (14/8) kemarin. Rivan menyebet medali emas di nomor spesialisnya 10 meter air pistol putra junior setelah mengumpulkan 554 poin. Pelatih tim Perbakin Denpasar I Made Sugiantara menjelaskan, Bali hanya menerjunkan empat petembak saja yakni dua putra dan dua putri. Keempat petembak itu adalah Putu Rivan Agus Dinatha, Rico Bagus Aditya Wahyono, Lily Setyawati dan Fedora. ‘’Semuanya turun di nomor air pistol 10 meter perorangan. Selain Rivan, Rico Bagus meraih hanya mampu merebut medali perunggu,’’ ungkap Sugiantara sambil menyebutkan bahwa di turnamen ini petembak PON tidak diperkenankan untuk ikut serta. Sementara Rivan Agus Dinatha mengatakan hasil ini akan dijadikan motivasi dirinya untuk lebih matang lagi ke depan. Apalagi, ia memiliki tekad agar mengikuti jejak sang adik yakni Rico Vergian Dinatha yang saat ini masuk ke skuad tim menembak PON Bali dan juga sudah melanglang buana ke nasional dan luar negeri. ‘’Saya dan Rico latihan bersama, tapi saya akui dia masih di atas saya. Saya akan lebih memacu diri pastinya agar bisa mengikuti jejak dia,’’ terang siswa kelas XI SMAN 1 Denpasar ini. (kmb41)

Ducati Cetak Sejarah Spielberg, Austria Tim Ducati mencetak sejarah sejak 2010. Untuk pertama kalinya musim ini tim Italia itu memenangkan balapan MotoGP. Pembalap Italia Andrea Iannone memenangkan lomba di Sirkuit Red Bull Rings, Spielberg, Minggu (14/8) kemarin. di Spielberg ini. ‘’Ini kemenangan pertama di kelas ini bersama Ducati. Mereka mendukung saya sejak awal,’’ kata Iannone yang musim mendatang akan digantikan sang juara dunia Jorge Lorenzo. ‘’Pada akhir musim ini, saya akan menyelesaikan kontrak saya. Tapi ini menjadi kado terbaik, dari saya untuk Ducati,’’ tegasnya. Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo melengkapi podium juara setelah melintasi garis akhir di posisi ketiga dibelakang Dovizioso. Klasemen pembalap masih dipimpin Marc Marquez (Honda) yang finis di posisi ke-5 tertinggal lebih dari 11 detik, dengan perolehan 181 poin. Lorenzo di posisi

kedua dengan 138 poin diikuti Valentino Rossi (Yamaha) yang finis ke-4 dengan 124 poin. Iannone yang menyingkirkan Rossi di sesi kualifikasi, kehilangan posisi terdepan atas juara dunia sembilan kali itu apada awal lomba. Tetapi Rossi salah mengambil ancang-ancang saat menikung sehingga melebar dan kondisi itu dimanfaatkan Iannone untuk kembali di depan. Dovizioso dan Lorenzo juga terlibat dalam perburuan posisi terdepan. Dovizioso mengambil alih kendali balapan selama beberapa putaran sebelum Iannone balik memimpin 8 putaran sebelum usai. (kmb39/afp)

BU Kehilangan Identitas di Makssar Makassar (Bali Post) Pelatih Kepala Bali United (BU) Indra Sjafri mengakui anak asuhnya terlihat kehilangan identitas atau tidak bermain seperti biasanya saat menghadapi tuan rumah PSM di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (14/8) kemarin. BU kebobolan empat gol tanpa balas pada laga pekan ke-15. Indra Sjafri, usai pertandingan, mengatakan permainan umpan kaki ke kaki yang selalu diperagakan dalam setiap pertandingan, baik tandang maupun kandang, justru tidak terlihat saat

melawan PSM Makassar. ‘’Kondisi ini tentu sudah seharusnya menjadi bahan evaluasi saat kembali. Saya berharap kekalahan ini tidak sampai memengaruhi pemain ke depan,’’ katanya. Mengenai penyebab kurang maksimalnya penampilan para pemain, dirinya mengaku disebabkan karena banyaknya pergantian posisi pemain dalam setiap pertandingan. Mantan pelatih Timnas U-19 itu menjelaskan, sering berubahnya posisi pemain membuat permainan dan kerja sama tim tidak solid. Namun setelah babak pertama berakhir, dirinya

getarkan jala Yuda. Sampai akhir pertandingan, Pro Kundalini unggul 4-2. Pelatih Pro Kundalini Arif Rizal menegaskan, timnya berupaya keras memenangkan laga melawan Tunas Muda Ubud, guna merebut juara Grup A, agar bertemu runner-up Grup B. Di sisi lain, pelatih Putra Pegok I Gusti Lanang Rai mengakui, asuhannya terkejut dengan gol di menit-menit awal, dan tak bisa mengejar di menit akhir, sebab staminanya merosot.

Bournemouth Manchester United (MU) memulai kompetisi Liga Utama Inggris 2016/2017 dengan sempurna, Minggu (14/8) kemarin. Meski memainkan laga tandang, tim asuhan Jose Mourinho meraih kemenangan impresif 3-1 atas Bournemouth. Gol dari Juan Mata, Wayne Rooney dan Zlatan Ibrahimovic cukup untuk memberi start sempurna the Red Devils di era Mourinho ini. Gol balasan tuan rumah dicetak Adam Smith. Meski belum bisa menurunkan Paul Pogba, MU langsung menunjukkan dominasinya. Gelandang Juan Matta memanfaatkan kecerobohan bek tuan rumah Simon Francis untuk mengemas gol per-

tama menit ke-40. Rooney menggandakan kedudukan saat pertandingan babak kedua berjalan 14 menit melalui sundulan kepala. Debut Ibrahimovic di kompetisi Liga Inggris ditandai dengan mencetak gol pada menit ke-64. Gol spketakuler itu dihasilkan dari jarak 25 meter dengan sebuah tendangan keras yang menaklukkan kiper Artur Boruc. Gol ini melengkapi kariernya yang pernah tampil di Serie A, La Liga, Ligue 1 dan Liga Champions. Smith memangkas jarak lewat golnya menit ke-69. Satu gol balasan ini cukup memberi hiburan tuan rumah meski terlambat untuk menghentikan kemenangan perdana MU musim ini. (kmb39/afp)

BAS Mundur Pada bagian lain, tim Bali All Star (BAS) yang baru tampil dua kali menyatakan mundur dari Linus. Tim tersebut pemainnya senantiasa menjadi korban pemukulan lawan, namun pelakunya tak diberi kartu wasit. Apalagi, selama Linus tak ada pengamanan berikut tim medis. Bahkan, BAS juga absen pada Piala Soeratin U-17. Pengurus Asprov PSSI Bali Ketut Suardana yang dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum tahu BAS mundur, mengingat belum ada pernyataan resmi secara tertulis. (022)

Start Sempurna MU

Pembalap Ducati Andrea Iannone (kanan) dan Andrea Dovizioso.

Iannone yang memulai lomba dari posisi terdepan, melesat dan memimpin lomba di seri ke-17 musim ini. Meski sempat bersaing dengan rekan setimnya, Andrea Dovizioso, Ianone mampu mengambil alih posisi terdepan sebelum melintasi garis akhir sebagai yang pertama. Kemenangan ini menjadi mereka menikmati sukses pertama setelah menunggu enam tahun. Terakhir kali Ducati juara terjadi pada 2010 melalui Casey Stoner. Kemenangan ini telah diprediksi setelah mereka mencatat waktu tercepat sepanjang latihan dan kualifikasi sata MotoGP untuk pertama kalinya sejak 1997 kembali digelar

Gianyar (Bali Post) Kesebelasan Pro Kundalini sukses mengatasi lawanya Putra Pegok dengan skor 4-2 (3-1) dalam lanjutan Liga Nusantara (Linus) Rayon Bali, Grup A, di Stadion Dipta, Gianyar, Minggu (14/8) kemarin. Keempat gol kemenangan Pro Kundalini hasil bidikan Benny ketika pertandingan yang dipimpin wasit Ali Bacho baru bergulir 7 menit. Selanjutnya, Rikyardus menggandakan kemenangan menjadi 2-0, pasca gocekannya yang mengarah ke gawang, gagal diselamatkan kiper Putra Pegok Yuda F. Bomber Prima Permadi membawa Pro Kundalini unggul 3-0 di menit ke-21. Putra Pegok mampu mempertipis kekalahan lewat sontekan Eka Pradana semenit menjelang turun minum, hingga kedudukan 3-1 untuk Pro Kundalini saat jeda. Di babak kedua, penyerang Putra Pegok Putu Agus Joni yang dipercaya menjadi algojo, tembakannya dari titik putih, berhasil memperdaya kiper Pro Kundalini M. Supriyanto di menit ke-63. Lucky Adi Nugroho juga menjadi eksekutor di menit ke-65 meng-

memutuskan untuk kembali melakukan sejumlah pergantian dengan pemain yang dinilai cocok mengisi satu posisi dalam permainan tim. Pada babak pertama BU kebobolan tiga gol beruntun. Tiga gol PSM masing-masing dipersembahkan Ferdinand Sinaga (menit 27 dan 33) serta Ridwan Tawainella paa menit ke-43. Pada babak kedua, BU memang mendapatkan sejumlah peluang meski gagal berbuah gol. Bahkan kembali harus menderita kebobolan jelang berakhirnya pertandingan melalui gol spektakuler Rasyid Bakrie di menit ke-81. Sementara itu, Pelatih

Kepala PSM Makassar Robert Rene Alerts mengaku bangga dengan penampilan seluruh

pemain dalam pertandingan yang dimenangkan dengan skor 4-0 tersebut. (ant)

Bali Post/ap

SEMANGAT - Pelatih Manchester United Jose Mourinho (kiri) memberi ssemangat pada timnya usai mencetak gol pada pertandingan melawan Bournemouth di Stadion Vitality, Bournemouth, Minggu (14/8) kemarin.


Olimpiade 2016 Rio de janeiro

16

5 - 21 Agustus 2016

Senin Paing, 15 Agustus 2016

Neymar Bawa Brazil ke Semifinal

Daftar Sementara Perolehan Medali Olimpiade 2016 No. Negara Emas 1. AS 24 2. Tiongkok 13 3. Inggris 10 4. Jerman 8 5. Jepang 7 6. Rusia 6 7. Australia 6 8. Italia 6 9. Korea Selatan 6 10. Prancis 5 46. Indonesia 0

Perak 18 11 13 5 3 9 7 7 3 8 2

Perunggu 18 17 7 3 14 8 9 5 4 5 0

Total 60 41 30 16 24 23 22 18 13 18 2

Rio de Janeiro -

Harapan Brazil mengakhiri paceklik emas di cabang olahraga sepak bola, terbuka lebar setelah Neymar menyumbang satu gol saat membawa tim Samba maju ke semifinal Olimpiade 2016, Minggu (14/8) kemarin. Brazil menang 2-0 atas Kolombia dan akan menghadapi Honduras untuk memperebutkan tiket ke final. Honduras menyingkirkan Korea Selatan 1-0. Semifinal lainnya mempertemukan Nigeria vs Jerman. Jerman menyingkirkan Portugal 4-0 dan Nigeria menghancurkan Denmark 2-0. Brazil, yang belum pernah meraih medali emas Olimpiade, terlihat gugup, khususnya pada babak pertama. Tercatat 21 pelanggaran dan wasit mengeluarkan lima kartu kuning, empat di antaranya untuk kubu Kolombia. Tim tamu yang bermain defensif, membuat Brazil kian termotivasi untuk menekan lawannya. Brazil membuka keunggulan pada menit ke12, melalui sepakan melengkung Neymar yang melewati dinding pemain.

Bali Post/r

Warga Asrama TNI Yangbatu Rayakan HUT RI

WARGA Asrama TNI Yangbatu Denpasar menggelar berbagai lomba untuk memeriahkan HUT ke-71 RI, Minggu (14/8) kemarin. Acara digelar empat hari berturutturut dengan puncak acara pada 17 Agustus mendatang. Ratusan warga yang tinggal di Kompleks Asrama TNI Yang Batu Denpasar ambil bagian dalam kegiatan yang diadakan di lapangan Voli Asrama TNI Yangbatu mulai Minggu kemarin hingga Rabu mendatang. Berbagai lomba digelar mulai jalan santai, pertandingan futsal, panjat pinang, bola voli antar RT yang melibatkan bapakbapak, remaja dan juga waria. Sementara lomba makan kerupuk, lomba kelereng, memasukkan paku ke dalam botol, koin pepaya diikuti oleh anak-anak asrama. Kegiatan jalan santai kemarin diikuti seluruh warga asrama dan dilepas oleh Dan Kompleks Asrama TNI Yangbatu Kolonel Ckm. dr. Saiful Wathoni, MARS. (Karumkit TK II IX/Udayana) dan dihadiri Kolonel Arm. I Kadek Arya Atmawijaya, S.IP., M.AP. (Kababinminvetcaddam IX/Udayana). Jalan santai ini mengambil rute start dari Lapangan Voli Asrama TNI Yangbatu melewati Jl. Kapten Japa, Jl. Letda Ngurah Putra, Jl. Letda Reta, Jl. Letda Tantular, Jl. Badak Agung, Jl, Jaya Giri, dan finis di lapangan Voli Asrama TNI Yangbatu dengan menempuh jarak 3 km. Menurut Kepala Lingkungan Asrama TNI Yangbatu Serma Sumijan (anggota Denma Dam IX/Udayana), kegiatan lomba ini diadakan serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Proklamasi RI serta memupuk rasa kekeluargaan di antara Warga Asrama TNI Yangbatu. (r)

Puig Sumbang Emas Pertama Puerto Riko

Rio de Janeiro Monica Puig menaklukkan Angelique Kerber dengan skor 6-4, 4-6, 6-1 pada final tenis putri Olimpiade 2016, Minggu (14/8) kemarin. Puig menyumbang medali emas pertama Olimpiade bagi negerinya, Puerto Riko. Petenis peringkat 34 dunia itu menundukkan Kerber yang menduduki petenis kedua dunia. Kerber yang asal Jerman lebih diunggulkan karena sebelumnya dia menjuarai grand slam Australia Terbuka. Namun di pertandingan final kemarin, Puig tampil lebih termotivasi. Terlebih dari seluruh penjuru lapangan penonton menyokongnya dengan yel-yel ‘’Si, se puede’’ (Ya, Anda bisa). Petenis 22 tahun itu tertunduk haru dan mencium lapangan setelah memastikan kemenangan, ketika para penggemar mengibarkan bendera-bendera Puerto Riko dan berteriak ‘’Monica, Monica, Monica’’. Puerto Riko merupakan negara teritorial AS dan belum pernah ada atlet putri dari pulau Karibia itu yang pernah memenangi medali Olimpiade. Gigi Fernandez, lahir di Puerto Riko, memenangi dua medali emas Olimpiade namun dia mewakili AS. Puig juga menjadi petenis non-unggulan pertama yang memenangi turnamen putri kategori tunggal. Ini merupakan medali Olimpiade kesembilan bagi Puerto Riko, di mana sebagian besar raihan medali mereka didapat dari cabang olahraga tinju. Hingga kemarin Puerto Riko bertengger di urutan ke-39 dengan satu medali emas sumbangan Puig. (kmb39/afp/ant)

Brazil merupakan tim mengendalikan jalannya pertandingan dan baru bisa menggandakan keunggulan tujuh menit sebelum pertandingan usai melalui Luan, ketika ia mencungkil bola dari jarak 23 meter. ‘’Sangat penting bahwa kami mencetak gol sejak awal dan hal itu membantu kami tidak

masuk dalam perangkap mereka,’’ kata bek Marquinhos usai pertandingan di Sao Paulo. Jerman menghancurkan Portugal dengan skor 4-0 untuk menyiapkan pertandingan semifinal melawan Nigeria di Sao Paulo, Kamis mendatang. Serge Gnabry membawa Jerman memimpin melalui tendangan ke sudut gawang sebelum turun minum, dan Matthias Ginter menambahi gol kedua melalui tandukan kepala dari tendangan sudut saat babak kedua berlangsung 12 menit. Davie Selke mengukir gol ketiga pada menit ke-75 melalui gol yang begitu mirip dengan gol pertama, sebelum pemain pengganti Philipp Max menutup pesta gol timnya tiga menit sebelum pertandingan usai. Wakil Afrika Nigeria mencetak gol pada masing-masing babak untuk memastikan kemenangan atas Denmark. John Obi Mikel membawa Nigeria memimpin pada menit ke-16 ketika ia memasukkan bola dari tepi kotak penalti, setelah mendapat umpan dari Imoh Ezekiel. Aminu Umar menggandakan keunggulan mereka melalui sundulan kepala dari tendangan sudut pada menit ke-58. Honduras, yang mengincar medali pertamanya di cabang olahraga sepak bola di Olimpiade, lebih banyak mengancam gawang Korsel dengan melepaskan 16 tembakan mengarah gawang. Sementara lawannya tercatat hanya 8 kali saja. Gol semata wayang pada pertandingan itu pada menit ke-59. Romell Quioto berlari di lapangan sebelum memberi umpan kepada Alberth Elis, yang dengan tenang memasukkan bola ke gawang dari jarak 15 meter. Korsel berupaya keras menyamakan kedudukan namun tidak mampu mencetak gol. (kmb39/afp/ant)

Penyerang timnas Brazil Neymar.

Mo Farah Tampil Spektakuler

Rio de Janeiro Mo Farah asal Inggris tampil spektakuler sebelum merebut medali emas di final lari 10.000 meter putra, Minggu (14/8) kemarin. Ia sempat terjatuh sebelum bangkit dan mempertahankan gelarnya dengan penampilannya yang mengagumkan di putaran terakhir. Farah, yang memenangi kategori 5.000 meter dan 10.000 meter pada Olimpiade London 2012, sempat tersandung saat balapan tinggal menyisakan 16 putaran. Ia terjatuh namun segera bangkit dan terlihat mengendalikan lomba pada balapan ketat untuk mengukir kemenangan dengan catatan waktu 27 menit 5,17 detik. Paul Tanui asal Kenya, yang memenangi dua medali perunggu Kejuaraan Dunia, berusaha untuk menempel Farah pada putaran terakhir. Tetapi ia hanya mampu mengamankan medali

perak, sedangkan medali perunggu direbut Tamirat Tola asal Ethiopia. Pelari Indonesia Di lompat jauh, atlet AS Jeff Henderson merebut emas setelah membukukan l o m p a t a n s e j a u h 8 ,3 8 m . Perak menjadi milik Luvo Manyonya Afrika Selatan d e ng a n 8 ,2 9 m d a n Gre g Rutherford (Inggris) harus puas dengan medali perunggu dengan 8,29m. Penyisihan lari 100m, sprinter unggulan Usain Bolt (Jamaika) dan Justin Gatlin (AS) melaju putaran berikutnya setelah memenangi putaran pertama. Bolt yang memegang rekor dunia belum menunjukkan penampilan terbaiknya meski memenangkan Heat 7. Demikian pula dengan Gatlin di Heat 2 dengan 10,01 detik. Sementara Yohann

Blake (Jamaika), unggulan lainnya, memenangkan Heat 6. Pelari Indonesia Sudirman Hadi menempati urutan ke-9 di Heat 4 dengan catatan waktu 10,70 detik. Pemenang Heat ini adalah Andre De Grasse (Kanada) dengan 10,04 detik. Final 100m putri dimenangkan Elaine Thompson (Jamaika) dengan waktu 10,71 detik untuk mendapatkan medali emas. Medali perak direbut Tori Bowie (AS) dengan 10,83 detik dan perunggu disabet Shelly-Ann Fraser-Pryce (Jamaika) 10,86 detik. (kmb39/afp/ant)

Pelari Inggris Mo Farah (kiri) menjuarai nomor 10.000m di final.

Bali Post/ap


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Paing, 15 Agustus 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Internasional Export-Import mbthkn Karyw/ti pny Niat Krj tggi,tnp HrsPglmn SMU/K u/pss.8 Driver,12 Gdg,16 Adm,kasir,9 staff,Acc,Spv,Gj Ttp 3-7jt/bln Fas:Mes,THR,Hub HRD Jl.Gatsu Tmr No.89X (sblh Brt Jembatan Prtama dr Tmr) Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 12 plmr pertama lgs krj tetap!

!Property Booming 2017:Dicari Marketing Property H.8466678

Cari Salesman/Girl Pengalaman Gaji 3Jt 082147591197(Tdk SMS)

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Cr SPG / Karywan Toko / Admin

Cr 5 Analis & 5 Marketing Pend SMA/S1,Brpnglmn,Gj,U.Trans,Meal,Bns,Incntf,WA Lam:085738222 366 Koperasi Mitra Asih Sejati

B.BP.141.08.16.0000518

A.BP.001.08.16.0000775

!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm

A.BP.001.08.16.0000851

B.BP.004.08.16.0000514

!Customer Service Cargo Experience English-Comp 081916224131

A.BP.001.08.16.0001108

Dibutuhkan segera SPG -Wanita,usia maks 27 tahun -Min SMA/SMK,Komunikatif -Tinggi min 158 cm,Gaji UMP Krm Lmrn Ansor’s Bali Jl.Kuta Permai II/21 Kuta Bali 80361/ Email ansors_silver@yahoo.com

A.BP.001.08.16.0000197

Dcr Krywati Srabutan Pglmn tdk diutmkn Srius Krj,081353081693

A.BP.001.08.16.0000912

B.BP.166.08.16.0000581

***Dcr Project Mgr(Teknik Sipil /berpeng), M:081337737060 E:madebil@yahoo.com

Dbthk Sgr Kasir/waitress u/ Rest di Seminyak Hub.732963

A.BP.001.08.16.0001032

B.BP.154.08.16.0000569

Admin & Kasir min SMK Speedy Mart, Kartika Plz dpn Centro

Dcr Admin utk Garment pengalaman L/P max 30 th bs Computer Gaji bgs HP:085100050706 E:infojob_garmen@yahoo.co.id

A.BP.001.08.16.0001012

B.BP.154.08.16.0000582

Dcr Krywti utk Pramuniaga Tmtn SMA/K Lam PT.TohpatiPoultry WR Supratman 281 Dps,081337273111

B.BP.004.08.16.0000513 Blue Bird Taxi Cari Sopir Gaji !!!Bth 5org Karyawati+Sopir Harian %tase Reservasi on line Gaji Tinggi Dpt U.Makan Hub. A.BP.001.08.16.0001078 Cab.Tabanan/Dps H:081338544504 Gunung Makmur Bangunn Jl.MahenDbthkn sgr Surveyor,Pelaksana A.BP.001.08.16.0000946 dradata 555 Blkang Lap.Buyung Proyek Cut fill 081246512292 Bth Sgr Acct Min D1 Lam Ke A.BP.001.08.16.0000993 B.BP.141.08.16.0000517 Jln.PB.Sudirman Agung B9 Dps A.BP.001.08.16.0000869 Dcr Tenaga House Keeping pengaBth AdminStaf fulltime 20-25Th laman utk htl baru Hub Tk Sepe Cari PRT Tdr Dlm Gaji Bersih SIM C,Bhs Inggris.Gj Awal 2Jt da Elok Jaya Jl.Kediri 48Tuban 1,5Jt Hub.081338582998 Bln.Tkd Irawadi 085784767574 A.BP.001.08.16.0001030

B.BP.004.08.16.0000557

Dibutuhkan Drafter,Toncity Bali(Pabrik Furniture) Jl.Imam Bonjol 486,0361755210,08133708 9669 Email:sales@toncity.co.id

Distributor Tisu cr Admin L/P Sopir,Helper,Teknisi ringan Lk -25th Lamaran 08175235999 Iluh

Klinik Nurjaya Badung bth sgr D3 Analis Kesehatan Lam ke madesantra@gmail.com

A.BP.001.08.16.0000675

A.BP.001.08.16.0000937

Dcr Pembantu,tinggal dlm,jujur rajin,brsih,sehat 081339500564

B.BP.804.08.16.0000255

Dcr Perawat Orang Tua,wanita Hub.0811398620

A.BP.001.08.16.0001125

B.BP.005.08.16.0000578

B.BP.004.08.16.0000577

DcrMarketing.Gj+Kms+Bns+BPJS. Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps Dcr Assisten Desain Grafis pengalaman di Ilustrator, Photoshop,Corel & Undesign utk Garment HP:085100050706 E:infojob_garmen@yahoo.co.id

A.BP.001.08.16.0001120

Dcr SPV Lapangan Pnglmn Pintu Jendela Hub:081246441448 A.BP.001.08.16.0000926

A.BP.001.08.16.0001016

Dcr Sopir&Helper utk Tk Astek Jl.Gatsu Brt (085101828797)

A.BP.001.08.16.0000617

Dcr Sopir,Mekanik & Operator Alat Berat Hub 081237779300

A.BP.001.08.16.0000956

Dcr Staff,QC,Karyawan Pria/Wnt Hub:726536

Dcr FO HK Cook Scurity min SMK Max25 Htl Prawita,08174725308

A.BP.001.08.16.0001069

Dcr Guru SD/LB,SMP/LB,Kasir/TU Lamaran ke Jl.Hy Wuruk 197,Dps

A.BP.001.08.16.0000994

Dcr Kryw/i u/Toko Kain Min SMA Lmr ke:Jl.T.Umar 18/0361237723

A.BP.001.08.16.0000936

Dcr sgr staf Rsvs cewek/Spa minSMK Hub.08113980679/8473320

A.BP.001.08.16.0001040

Dcr Krywan Salon pglman Hairdresser/Therapist 08193674041

A.BP.001.08.16.0001124

Dcr staff Tour Counter max30th Lmrn ke balisunshine@gmail.com

B.BP.154.08.16.0000574

Dicr Terapis Salon Gaji 2Jt Uang Makan 10Rb Mess ditanggung Tlp.081338300164

B.BP.154.08.16.0000573

Dcr PRT Wnt,tdr dlm,lgs krj, Serius Gj1-1,3Jt 081353193575

A.BP.803.08.16.0001041

A.BP.001.08.16.0001119

Dcr Krywati u.Wrg Makan Betutu Gaji u.Bnsin+Bnus 081236463777

A.BP.001.08.16.0001033

Dcr Krywti Toko Bs Komputer Hub.08124659880

A.BP.001.08.16.0000679

Dcr teknik Sipil U/proyek Prum dBanyuwangi Gj3jt,082145368344

Dcr:Kasir,SPG Office Hub.08311 5020818 Jl.Raya Batubulan Gyr

Dcr sgr Tnga Sopir, Satpam dan Helper, syarat: SMU/SMK, Pria, umur A.BP.001.08.16.0000417 maks. 30thn. Lam ke KKB Bali Mart, Jl.Kepundung No. 61 A Dps atau Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss u/R.M.Di Kuta Hub:081236109808 email: kkb_jobvacancy@yahoo.com G.01 A.BP.001.08.16.0001088

Dcr:Receptionist,HK,Puri Asih Hotel Jl.Pantai Kuta No40 Bali

A.BP.001.08.16.0001085

Dibth Sgr PRT Tinggal Dlm Gaji diatas 1,3Jt Hub.089509255504

A.BP.001.08.16.0000747

Dibutuhkan Segera Driver yang bisa Berbahasa Inggris untuk Area Nusa Dua,Bagi yang Berminat Kirim CV ke: jarimenari@jarimenari.com Jl.Raya Basangkasa 47 Seminyak Tlp:0361736740

B.BP.004.08.16.0000275

Dicari Penjahit Dalam,Tk.Sample,Tk.Cek/QualityChecking,Tk. Overdek,Admin(Wanita),Pengepul Jahit di Jl.P.Ambon No.25 S Dps Hub.081298337776

A.BP.001.08.16.0000689

Dicari Sopir Anter Jemput Tamu Serius Hub.081237925765 Segera

A.BP.001.08.16.0001038

Dicari Tukang Jahit Jas Pria & Baju Wanita yg Bisa Membuat Pola.Hub:Manda-082110222111

B.BP.004.08.16.0000558

Dicari sopir truk Dump SIM B1 utk materialan Hb.082145368344

Grand Open! PT Bali Market bth Kry/iPss:SPG/B,MD,Csir,Adm,OB Gdg,Spv,Gj 2,4-3,5jt Sms.08584 7890016(Tnp training/Tnp Tes)

Perusahaan Air membthkan Tng: Sopir&Helper Hub:087761626619

UC Silver Bth Staff Wanita Bs Bhs Inggris & Komputer Bekerja dgn Team Krm Lam hrd@ucsilverbali.com 941511

Restau Kerobokan Tkg Bakery/ Pastry,brpglmn/tanpa pglmn dilatih dg cara professional H.0878 6137 8730

A.BP.001.08.16.0001121

A.BP.001.08.16.0001122

A.BP.001.08.16.0000847

A.BP.001.08.16.0001123

A.BP.001.08.16.0000854

A.BP.001.08.16.0000950

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Rmh Ls 112m2 Garden Regency Mumbul Hub 087861122117

TOYOTA

Avanza 12 pth pribadi asDK 08123816626 Jl.Petanansar Jbr

A.BP.001.08.16.0001009

B.BP.154.08.16.0000576

Ovr Kredit Innova’2015 Silver 160Jt Hub:081916242763 A.BP.001.08.16.0001073

DICARI MOTOR * 081248789760 * Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput

A.BP.001.08.16.0001114

DIJUAL RUMAH 2unit Rmh Lt1 s huni 3KT Jl.5M DalungPrm sltPompa081933091064

Jual Rumah 2lantai Perum Tegal Badeng Negara 375jt Nego Hub.081238563697

A.BP.005.08.16.0000971

BUC jl rugi1-2A Sempidi Tegehe Jl5m Pav cas/krdt,081337332121

A.BP.001.08.16.0000949

Dijual Tanah BUC Luas 3,6Are Harga 675Jt/Are Jln.Pura Demak 0811390817-081238918500

A.BP.001.08.16.0000633

Rumah 38,5m2 Luas Tanah 1,5Are Prum Kunti Asri No.32 Sblh brt SMK PGRI Negara H.081337559056

A.BP.001.08.16.0000934

DISEWAKAN RUMAH Dikontrk Rmh cck Kantor L2 350 /300,Gatsu I no.17,08123810142

Dijual Tanah Jln Pantai Kedunggu Tabanan L.28Are Hub.081337283254,081338791301,

A.BP.001.08.16.0000695

A.BP.001.08.16.0000506

DISEWAKAN RUKO Dikontrakan Ruko Jl.By Pass Tuban 5x20m,Ada Parkir Mobil Hub:081220989460

B.BP.166.08.16.0000580

A.BP.001.08.16.0000661

A.BP.001.08.16.0001115

Rmh T.54/90m2 lok.Penamparan Gg Cempaka I/9 Dps,08123988970

BUC Djl Rmh Puri Gading LT.150 m2 Jimbaran Nego 082144510419

Dijual Tnh loss pantai Tabanan u/Villa, Hotel 081337112202, A.BP.001.08.16.0000626

Djl Tnh 11Are,Kutuh,Goa Gong Ungasan 250Jt/A Ng,08123925664

A.BP.001.08.16.0000751

DIJUAL TANAH !!! 131m2 Hok Sltn SMPN 7 Monang Maning Dps 081236830088

B.BP.154.08.16.0000575

A.BP.001.08.16.0000925

Djl Tnh,Rmh Lks Sibang,Sempidi Jimbaran,Pemogan,081337630666

A.BP.001.08.16.0001117

Rmh Br 56/75 3KT SHM IMB Anta- !!Tnh Kav.SHM 200Jt/A G.Sakura sura Gg Sutra II, 081999964870 Jl.Ry Sukawati 085338103543 CK A.BP.001.08.16.0001106

10Are Jalan Utama Tegal Cupek Umalas 081236830088

A.BP.001.08.16.0001107

A.BP.001.08.16.0001116

ALUMINIUM

A.BP.001.08.16.0001111

Jl Tnh 1Ha,A/25Jt Jl.Raya Tuwed/Melaya Ngr,081332199999

A.BP.001.08.16.0000964

Rmh Br 56/80 3KT SHM IMB Ken Arok Gg IV 081999964870 TP

KURSUS

BUC 95m2 155Jt Ng G.Jempiring Tnh Kav,elit,Unud Jimbaran,SHM BatuyangKangin 081805497574 TP 2,1&4A,550Jt/A Ng,08113801502

PERCETAKAN

SALON

BIRO JASA

BIRO JASA

TOUR

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

A.BP.001.08.16.0000977

DISEWAKAN TANAH Sewa Tanah Jl.By Pass Ngurah Rai Kelan Tuban Luas 5Are Hub:081220989460

A.BP.001.08.16.0000749

Sewa Tanah Jl.By Pass Ngurah Rai Kelan Tuban.Luas 18Are Hub:081220989460

A.BP.001.08.16.0000750

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

A.BP.001.08.16.0001075

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006

A.BP.001.08.16.0000989

Pjak SPT Th/Bln Tax Amnesti NP WP SIUP Paspor Hp.081338344155

A.BP.001.08.16.0001109

PELUANG BISNIS Jl Tnh Keboiwa Utara 1A,siap Invstasi di BisnisProperty Min 50A Kbn Jeruk 65Jt/A SHM Lok Sebatu Gianyar 081999333989 TP bgn 500jt Nego,081338658888 BU 10Jt Dpt Saham10rb,08113801502 B.BP.005.08.16.0000579

ARSITEKTUR

Tnh PuriGading L39,48m2 T.4668 42,081934310335-081337283254

A.BP.159.08.16.0001007

B.BP.813.08.16.0000457

INTERIOR

B.BP.820.08.16.0000200

KONSTRUKSI BAJA

B.BP.820.08.16.0000201

AC

SERVICE

FURNITURE

KOMPUTER

DIJUAL MOTOR

SERVICE

SERVICE MAMPET

WC PINJAMAN

GARANSI

242389 / 081236774491

DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS

FOTOCOPY

RUPA-RUPA

SERVICE

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL


EKONOMI

18

Senin Paing, 15 agustus 2016

Dukung Kebangkitan Celuk, Telkom Dirikan Kampung UKM Digital PT TELKOM Indonesia, Tbk. (Telkom) sebagai salah satu BUMN Indonesia berperan sebagai agen of development bagi Indonesia. Artinya, Telkom mempunyai kewajiban ikut serta dalam setiap upaya memajukan Indonesia, khususnya di bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang sesuai Nawacita Presiden RI. Antara lain meningkatkan produktivitas rakyat & daya saing di pasar internasional dan membangun kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Sebagai wujud nyata memajukan UKM di Bali, Telkom Witel Denpasar kembali meluncurkan Program Kampung UKM Digital kedua di Bali setelah Sanur, yaitu Kampung UKM Digital “Celuk Silver Village” yang diresmikan Menteri Koperasi Usaha Kecil Menengah RI A.A. Gede Ngurah Puspayoga bersama Wakil Bupati Gianyar Made Mahasyastra didampingi GM Witel Denpasar I Gusti Bagus Ranuh dan GM Micro Business DBS Andrian Sani Harahap pada acara pembukaan Celuk Jewelry Festival

di Wantilan Pura Desa Celuk, Sabtu (13/8). Event Celuk Jewelry Festival ini merupakan program yang di gagas berdasarkan rasa peduli masyarakat Celuk, terhadap warisan seni kerajinan perak dan emas, serta kerja sama Telkom dalam dukungannya membangun infrastruktur Fiber Optik. Event Celuk Jewelry Festival ini mengangkat tema perayaan 100 tahun Desa Celuk sebagai desa pengrajin perhiasan perak dan emas di Bali. Dalam event ini pula Telkom menobatkan Desa Celuk sebagai Kampung UKM Digital dan membentuk Broadband Learning Center (BLC). Menteri Koperasi UKM AAGN Puspayoga mengapresiasi peluncuran Kampung UKM Digital di Desa Celuk ini. Menkop menilai langkah Telkom mendorong pelaku UKM goes digital sudah tepat dalam meningkatkan daya saing pebisnis di masa depan. Ia yakin perhiasan perak hasil karya masyarakat Celuk bisa bersaing di pasar luar negeri, karena memiliki kualitas bagus. Hanya perajin diminta

SAILING BOAT

CULINARY

Bali Post/ist

PENJUALAN ONLINE - Menkop meninjau transaksi penjualan online yang dilakukan salah satu UKM Perak di Broadband Learning Center Celuk Silver Village. harus berani memanfaatkan sarana digital untuk mempromosikan hasil karyanya. “Tanpa kita berani berbuat digital kita akan ketinggalan kereta, dengan catatan kualitas produk harus kita tingkatkan,” ujar Puspayoga. Pada kesempatan itu, Menkop juga menugaskan para deputinya yang hadir membantu membangun Celuk. Ia menilai Celuk memiliki historis yang

COURSES

patut dihargai dan tidak boleh hilang. Dengan dinobatkannya Desak Celuk sebagai Kampung UKM Digital, Telkom juga mendirikan Boadband Learning Center (BLC) Celuk Silver Village yang dilengkapi akses internet grastis. Pendampingan dan menyediakan marketplace seperti toko online pada aplikasi belanja. com. Tempat ini nantinya

akan menjadi wadah bagi masyarakat pelaku UKM di Desa Celuk untuk belajar mengenai hal-hal yang berkaitan dengan teknologi digital yang diperlukan untuk mengembangkan usaha mereka. GM Witel Denpasar I Gusti Bagus Ranuh mengungkapkan UKM mempunyai 3 masalah utama, yaitu akses permodalan yang bisa disolusikan melalui KUR dari kebijakan Kementerian Koperasi, apply dana PKBL Telkom atau BUMN lainnya, akses pasar yang bisa disolusikan melalui belanja.com atau pemanfaatan digitalisasi lainnya dan akses kompetensi yang disolusikan melalui penyediaan BLC Celuk Silver Village. “Keberadaan Kampung UKM Digital Telkom mendorong para UKM memanfaatkan teknologi secara komperhensif dan integrasif untuk mendukung proses bisnis dalam rangka mewujudkan UKM yang “Maju, Mandiri dan Modern”, dengan tetap bersinergi penthahelix ABCGM (Academy, Business, Community, Goverment dan Media).” ujar Ranuh. (bns1)

Pertumbuhan KPR Melambat, Harga Properti Residensial Stagnan Denpasar (Bali Post) Harga properti di Bali menunjukkan pertumbuhan melambat periode triwulan II 2016. Hal ini berdasarkan Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang dilaksanakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali. Indikasinya memang ada kondisi stagnan terkait harga properti residensial pada pasar primer. Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Causa Iman Karana menjelaskan, perkembangan harga properti primer di triwulan II 2016, secara tahunan menunjukkan perlambatan. Itu tercermin dari pertumbuhan harga properti residensial primer sebesar 1,48 persen (yoy). Angkanya lebih rendah dibanding pertumbuhan triwulan I 2016 sebesar 1,87 persen (yoy). Berdasarkan tipe rumah, perlambatan harga secara tahunan itu terjadi pada semua tipe rumah. Perlambatan harga terbesar terjadi pada rumah tipe besar, yakni 1,44 persen (yoy) di triwulan I 2016 menjadi 0,82 persen (yoy) di triwulan II 2016. Rumah tipe menengah mengalami perlambatan pertumbuhan harga dari 2,19 persen (yoy) pada triwulan I 2016,

menjadi 1,92 persen (yoy) di triwulan II 2016. Rumah tipe kecil turut mengalami perlambatan dari 1,98 persen (yoy) menjadi 1,71 persen (yoy) pada triwulan II 2016. “Perkiraan triwulan III 2016, harga properti residensial di pasar primer ada kecenderungan tumbuh 1,86 persen (yoy), lebih tinggi dibanding triwulan II 2016 sebesar 1,48 persen (yoy),” jelasnya, Jumat (12/8). Pertumbuhan tertinggi diperkirakan terjadi pada rumah tipe menengah 2,98 persen (yoy), diikuti rumah tipe kecil 1,33 persen (yoy) dan tipe besar 1,26 persen (yoy). Dari seluruh tipe rumah, hanya tipe kecil yang diperkirakan akan tumbuh melambat dari 1,71 persen (yoy) pada triwulan II 2016, menjadi 1,33 persen (yoy) triwulan III 2016. Sebaliknya tipe besar dan tipe menengah diperkirakan menunjukkan peningkatan harga. Secara triwulanan, indeks harga properti residensial Provinsi Bali pada triwulan II 2016 sebesar 184,75. Artinya, ada peningkatan sebesar 0,16 persen (qtq). Peningkatan tersebut melambat dibanding triwulan I 2016 yang sebesar 0,36 persen (qtq). (kmb42)

car

INTERIOR

TRADITIONAL MEDICINE

SERVICE

PAINTING BOOK

ACCESSORIES


19

Senin Paing, 15 Agustus 2016

Kualitas Hasil

Dari Hal. 1

Upaya meningkatkan pendapatan petani, menurut Suma Artha, dengan cara produktivitasnya diperbaiki, kualitas hasil pertanian ditingkatkan, dan pemasarannya dibantu. Di sinilah pentingnya peran pemerintah. Pemerintah mesti memperbaiki infrastruktur pertanian seperti jalan-jalan subak, saluran irigasi dan sebagainya. Pemerintah juga mesti membuat regulasi yang memudahkan petani mendapatkan akses pendanaan dengan bunga yang sangat rendah. Termasuk pentingnya pembinaan dengan sistem kemitraan melalui koperasi. ‘’Di sinilah pentingnya kehadiran Koperasi Tani Bali. Selain melakukan pembinaan, koperasi ini bisa menyiapkan saprodi, membantu pemasaran dan sebagainya,’’ ujar inisiator pendirian Koperasi Tani Bali ini. Sementara itu, Pekaseh Subak Intaran Timur Ketut

Bertindak Tegas Dari Hal. 1

Mereka menyatakan menolak jika koruptor diberikan pengampunan. Negara mestinya bertindak tegas kepada para koruptor. Pertimbangan agar tidak ada diskriminasi hak para terpidana bukanlah alasan strategis untuk memberikan ‘’kenyamanan’’ kepada para koruptor. Responden justru meminta negara lebih tegas menindak kejahatan korupsi yang selama ini telah dikategorikan kejahatan luar biasa. Jika pengampunan atau remisi kepada koruptor diberikan, negara justru menyakiti hati rakyat. Pemerintah jangan bertindak kooperatif terhadap para koruptor. Di lain pihak, ada 25,37 persen responden menyatakan setuju. Responden mengatakan prinsip hukum harus memberikan kesetaraan hak kepada terpidana. Pengampunan kepada koruptor bisa saja

dilakukan sepanjang terpidananya mengembalikan kerugian negara dan membayar denda. Koruptor harus dimiskinkan. Namun, pemerintah harus membedakan sistem pemberian remisi, mengingat setiap narapidana memiliki hak mendapatkan remisi. Untuk pidana luar biasa (extraordinary crime) harus dibedakan aturannya dengan narapidana biasa. Responden juga mengingatkan agar pemidanaan terhadap koruptor tidak didasari kepentingan politis. Sementara itu, 2,29 persen responden tidak memberikan respons terkait wacana ini. Responden hanya mengingatkan pemerintah harus bertindak tegas kepada para koruptor. Selama ini aparat juga masih melakukan perbedaan pelayanan terhadap koruptor di penjara. Responden mengingatkan pemerintah jangan memfasilitasi pelaku kejahatan hanya demi kesetaraan hak. (dir)

Tidak Pernah

Dari Hal. 1

Ia mengakui pergi ke Amerika tahun 1996. Soal munculnya dwikewarganegaraan terhadap dirinya, Menteri Arcandra menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melepas kewarganega-

Telah Diserang

Subamia didampingi Pekaseh Subak Intaran Barat Made Sudiartana mengatakan, kendala yang dihadapi selama ini adalah masalah irigasi, tenaga kerja dan pemasaran. Dikatakan, pada saat musim hujan, subak di Intaran mengalami kebanjiran dan pada musim kemarau kekurangan air. Sehingga hasil pertanian tidak bisa maksimal, bahkan gagal panen. Selain itu, masalah pemasaran juga sering menjadi kendala. Sebab, pada saat panen, harga hasil panen seperti padi, semangka dan melon hanya laku pada saat pertama panen, dan selebihnya harganya anjlok, sehingga pendapatan menjadi berkurang. ‘’Kami berharap pemerintah agar memperhatikan kami, terutama masalah irigasi agar subak kami menjadi lebih baik dalam pengairannya, sehingga hasil pertanian di subak kami bisa menghasilkan produk dengan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar,’’ harap Ketut Subamia. (win/lun)

ran Indonesia menjadi warga negara AS, termasuk mendapatkan paspor dari negara Paman Sam tersebut. Dia menegaskan bahwa status kewarganegaraan adalah WNI dan paspor yang dimilikinya adalah paspor Indonesia. (kmb4/010)

Dari Hal. 1

‘’ForBALI di bawah pimpinan Pasubayan Desa Adat Bali Tolak Reklamasi kini telah diserang di sosial media dengan beragam isu di antaranya adalah dengan meminta mengaudit dana ForBALI maupun dengan upaya pembunuhan karakter saya,’’ Kata Gendo. ‘’Mereka pikir, baju, baliho dan lainnya itu didanai ForBALI? Mana sanggup ForBALI mendanai. Itu murni dari masyarakat sendiri. Lebih baik yang diaudit itu dana 1 triliun rupiah yang diakui sudah dikeluarkan oleh investor, ke mana

dana itu?’’ singgung Gendo. Gendo juga menyampaikan, gerakan tolak reklamasi adalah gerakan semesta, gerakan yang mempercayai bahwa penindasan harus dilawan. Gerakan Bali tolak reklamasi tidak juga mengenal sekat-sekat suku, agama, ras, bangsa dan tidak ada kepentingan apa pun selain membela ibu pertiwi. Usai menyampaikan berbagai orasi dan menyatakan deklarasi, aksi yang dilakukan kurang lebih satu jam tiga puluh menit ini pun kembali ke titik kumpul dan massa membubarkan diri dengan tertib. (r)

Saling Bertemu Dari Hal. 1

Bali Post/ant

GERBANG MASUK - Genangan air cukup tinggi dan pohon tumbang terlihat di gerbang masuk dan keluar mobil di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (14/8) kemarin. Hujan deras yang mengguyur kawasan Bandara Soetta menyebabkan sejumlah tempat, termasuk ruang kedatangan penumpang tergenang air yang cukup banyak, hal itu disebabkan karena masih kurang berfungsinya drainase yang ada di terminal baru itu.

Daya Saing

Dari Hal. 1

Ke depan, seiring dengan kompetisi yang terjadi antarnegara, antarkawasan, maka kita juga dihadapkan dengan tantangan untuk memiliki daya saing dan produktivitas yang tinggi,’’ katanya. Terkait itu, Presiden Jokowi meminta agar anggota Pramuka dapat bijak menggunakan kecanggihan teknologi. Kepada semua pihak, Presiden meminta agar media sosial jangan dipergunakan untuk hal yang tidak produktif. ‘’Apalagi dipergunakan untuk mencela jangan, untuk mengumpat, jangan untuk menjelekkan orang lain, jangan untuk menebar kebencian, jangan asal bunyi serta ungkapan yang tidak produktif jangan sampai terjadi,’’ imbau Presiden Jokowi. Presiden juga berharap agar gerakan Pramuka dapat menemukan momentumnya agar kembali diminati sebagai

ajang pembelajaran mudamudi Indonesia. ‘’Saya berharap Hari Pramuka tahun ini menjadi momentum bagi Gerakan Pramuka untuk kembali ke semangat anak-anak muda, untuk kembali menjadi ajang pembelajaran anak-anak muda yang keren, asyik, dan menyenangkan,’’ ujar Presiden. Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengenakan seragam Pramuka. Keduanya disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, serta Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault. Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga memberikan Anugerah Penghargaan Gerakan Pramuka. Penghargaan tersebut diberikan kepada 38 orang yang dianggap berkontribusi besar dalam Gerakan Pramuka. Salah satu peneri-

ma anugerah tersebut Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri, yang mendapat Anugerah Penghargaan Tertinggi Gerakan Pramuka berupa Lencana Tunas Kencana. Di antara ke-37 orang penerima anugerah tersebut, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Gubernur Banten Rano Karno, dan mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan juga termasuk di dalamnya. Acara yang mengambil tema ‘’Bangun Karakter Kaum Muda melalui Kegiatan yang Keren, Gembira, dan Asyik’’ dimeriahkan dengan pemecahan rekor Muri yaitu menerbangkan seribu model pesawat ringan (chuck glider) oleh seribu peserta Jambore Nasional. Pemecahan rekor diawali oleh Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dengan melemparkan chuck glider-nya masingmasing ke udara yang diikuti peserta lainnya. (kmb4)

Pertandingan perempatfinal itu dimulai Minggu malam waktu setempat (Senin pagi WIB). Dari delapan pasangan tersebut, Cina juga meloloskan dua pasangan namun terhindar dari saling bertemu di perempatfinal. Tontowi/Lilyana yang kini berperingkat tiga dunia merupakan juara grup C, sedangkan Praveen/Debby adalah runnerup grup A. Pada pertandingan perempatfinal lainnya, juara grup A Zhang Nan/Zhao Yunlei dari Cina akan ditantang runner-up grup C Kenta Kazuno/Ayane Kurihara dari Jepang. Juara grup B Robert Ma-

teusian/Nadiesda Zieba dari Polandia akan menghadapi pasangan Malaysia runner-up grup C Chan Peng Soon/Choh Liu Ying, sedangkan pasangan Korea Selatan Ko Sung Hyun dari grup D akan ditantang pasangan Cina Xu Chen/Ma Ji. Dari hasil undian tersebut Indonesia berarti sudah memastikan satu pasangan ke semifinal di nomor ganda campuran ini. Sebelumnya Lilyana Natsir ketika ditanya soal babak perempatfinal mengatakan bahwa ia dan Tontowi harus siap menghadapi siapa pun lawannya. ‘’Kami harus tetap fokus, tetapi tetap menikmati pertandingan ini,’’ kata Lilyana. (ant)

Senin, 15 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari & Tabuh Cilinaya (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Dialog Interaktif : Prita 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Etalase/Folk Song 11.05 BCTTV (Bali Channel Tourist TV) 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Yowana Live

HEALTHy

SERVICE

steel conStruction

ADVERTISEMENT

TOUR

culinary

Duta Endek, Duta Budaya 15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Pablibagan 17.00 Seputar Bali Terkini 17.05 DW TV. Inovator 17.30 Taman Sari PAUD Tresnaning Kumara Shanti (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif SOMAN 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ista Dewata 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Penarungan Cupak Perang Tanding (1) 23.05 Lila Cita Calonarang Br. Tatasan (1) 24.00 Closing

culinary


16 Pages

154 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

Monday,

Monday, August

2016 in attack Six injuredtrain; on Swiss n, motive unknow

August 15,

police say Page 6

15, 2016

ish Teenage Brit ni singer Ima um, eyeing alb tour next

t Bali mus organic develop ure agricult

become farming should OrGANIcdirection of agricultural some the future in Bali. However, to achieve development of must be faced obstacles from the persistence on pesticides it, starting dependencety of organic farmers’ of such to the unavailabili as replacement ingredients apchemicals. future of agriculture, or at least the “To build organic agriculture irrigation to lies in has to lead use pesparently it plants. The main constraint remain to to healthy in the upstream flow to downstream from y the water said a farmer because farmers I Wayan ticides. Automaticall by the pesticides,” Marga, Tabanan, area is affected Selanbawak, Kekeran hamlet, .. Agriculture. 2 Atmajaya. on page continued

r-old singer - Sixteen-yea she feaLONDONgained fame whendance hit Sigala’s says she Imani, who British DJ tured on Do” earlier this year,next after “Say You an album and tour month. last is eyeing her debut single Justin releasing music stars as

Violent protests erupt in Milwaukee after police kill armed suspect

ukee pt in Milwa tests eru ct Violent pro kill armed suspe after police IBP/rtr

who cites Tempah The teenager, and rapper Tinie song at the first Bieber, Beyonce wrote her her inspirations, to have ... I’d like like to age of 10. “I’d years’ time “(In) five or two,” she said. tour and I’d out go on can an album more music, that people release someputting music out like to keep(rtr) relate to.”

The riot

IBP/net

r One” trailer return : Rogue “Star Wars with Darth Vade teases fans

winner Forest stars Oscar Star, also origiWhitaker. is set before the the Death 1977’s plans to weapon of The story steal the began with A New ultimate IV - “Star Wars” the Empire’s according to starwars. nal films, which of Episode of the fran- destruction”, LOS ANGELES “Star Wars: there are plenty fresh teaser One” and and explo“Rogue com. fans got a of Everything” Hope” rs, fights showing “The TheoryJones plays feisty Stormtroope new trailer, which chise’s upcoming Darth a new trailer Darth whose sions in the actress Felicity Jyn Erso, film with of ultimate villain glimpse of shown with a quick (rtr) lead character was first the return The ends from the rebellious streak in April. Vader’s silhouette. Vader. for first spin-off released Disney’s universe is set in a trailer Gareth Edwards, directed by and follows “Star Wars” to movie, December release in rebels “on a mission Jl. D.Tamblingan a group of Sanur

find You can

Be Brexit Could As Delayed ent Ready Governm ents Not Departm Page 13

online: http://www.inte

leads Neymar Brazil into men’s soccer ls semifina

International

Bali Post

at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur D.Poso T.J.Bar Jl. 14 Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

in Milwaukee

and fires broke

station, an out at gas at least three

before just minutes in flames Bal- storerelease of the statement. in the the officers in involved sixFerguson, The officeryears old and a law enforcement York and police is 24 shooting timore, New of the force, on administraMissouri. police violence year veteran

and over store and given was placed and loOutrage auto parts officials groups hasMatter said. He until an investigation hurled bricks in n city of other businesses, “Our city is Lives tive duty review by the Milwautoward minority fired gunshots, Ofreported. mid-wester off a nato the Black said Alderman officer shot cal media EE - Protestersin the U.S. of rise District Attorney’s and touched race issue subsequent practice the MILWAUK station on fire hours after a patrola traffic stop, turmoil tonight,” president kee County movement a standard Hamilton, gas Council. tional debate over United States. fice is complete, law enforcement flight after Ashanti Common and set a on Saturday night, by in the for who took shootings appealed and policingwarning cry,” Milwauthe Milwaukee Milwaukeean armed suspect said. after a suspect Mayor Tom Barrett “This is Khalif Rainey are officers.(rtr) name of the and killed said. d that also be heard race or the kee Alderman of Milwaukee unNews can Global a neighborhoo who thethe uniformed officer. than 100 calm. authorities people affected by Image” at of living “This is suspect, more “Black or of ly Afri- has been unfortunatelypast,” Barrett tired. They are tired As of 1 a.m. was carLater, a crowd The 23-year-old recent arrest record, with police the predominate of the city violence in the to a smaller distur-a der this oppression.” had a lengthy handgun loadedwhen people in (0600 GMT),made in n section are hurled been occurred gear said, referring earlier. “There who Central time rying a stolenof ammunition for can-America arrests hadunrest. shooting riot a month said three where the good people 23 rounds over the vehicle the officers in protest- bance said the of really, really... and can’t stand connection with 2 a.m. police police pulled“suspicious activity,” rocks as police area were lot to disperse this area Shortly after order to the local unspecified said. A second suspect said gunshots The live in was attempted but violence.” follows peaceful they were restoring ers. Authorities authorities from the vehicle in deployments, a liquor the disturbance. cars this The unrest some violence and reducing showed fired during at least two squad sitwho fled into custody. and of two years news footage also quickly taken by the Milwaukee and one officer was protests over the past by say windows did not A statement U.S. cities high-profile killings were smashed, of the vehicles was killed inside one brick. following Police Department suspect whopointed the tingin the head with a car ablaze or whether the inci- hit Protesters set a police any shots had fired officers during the weapon at did not disclose dent. Authorities

9.30 in “Bali 96.5 from Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com bali. http://radioglobannel/global-fm-

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

ustream.tv/cha

SENIN PAING, 15 AGUSTUS 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Berkarya Tanpa Batas

Bali Post/win

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Titi DJ Siasati Usia dengan Wig

Sound Of Mine

NAMA Sound Of Mine makin sering terdengar. Grup band ini kerap muncul di beberapa event musik di Denpasar, Kuta, dan sekitarnya. Grup musik yang terbentuk pertengahan 2014 lalu ini, diperkuat oleh tiga personel, Krisna (vokal, gitar), Iwan (bass), dan Anta (drum). Mereka bukan orang baru untuk urusan bermusik. Apalagi adik dan kakak dari Tabanan, Krisna dan Iwan yang sudah nge-band sejak anak-anak dan sempat pula angkat nama dengan Band Pandawa di belantika musik indie Bali awal 2000-an. Bahkan Krisna sempat muncul solo dan merilis album rekaman dalam format CD. Saat ini Krisna dan Iwan makin klop dengan Anta untuk menjaga keberlanjutan Grup Sound of Mine. Jika dulu Krisna dikenal sebagai gitaris, di sini ia juga makin percaya diri untuk menyanyi. Sound of Mine berawal dari project iseng dari Iwan dan Krisna untuk menggarap lagu instrumen gitar di studio rekaman mereka di Tabanan. Entah bagaimana mulanya, terbetik pemikiran untuk membentuk band dengan format trio. Krisna pun yakin memutuskan tak hanya main gitar, tetapi juga mengisi vokal. Hingga bertemu personel ketiga. Anta masuk mengisi posisi drum sampai saat ini. ‘’Nama Sound of Mine secara filosofis bermakna suara saya. Ini menegaskan semangat untuk bebas menyuarakan karya tanpa terbatas atau terikat dalam satu genre musik tertentu,’’ jelas Iwan, bassist grup ini beberapa waktu lalu. Pilihan musik Sound of Mine tidak jauh-jauh dari genre rock alternatif, namun diperkaya dengan sentuhan blues, funk hingga dance. Selama dua tahun terbentuk, selain mengisi beberapa acara musik, mereka juga sudah melepas dua single ‘’Baby’’ dan ‘’I Can’t Believe’’. ‘’Sekarang masih dalam proses penggarapan album penuh pertama. Rencananya akan rilis akhir tahun ini. Nantinya akan ada 10 materi lagu, dua di antaranya instrumental,’’ demikian Iwan. Penampilan terdekat Sound of Mine adalah mengisi acara tahunan Jazz Market by the Sea di Tanjung Benoa, Badung, 20 Agustus mendatang. (win)

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TETAP tampil modis, diva Indonesia Titi DJ (49) mengaku mengubah penampilan untuk menyiasati umurnya. Pendeknya, ibu yang satu ini fashionable banget. ‘’Ini saya lakukan untuk menyiasati umur yang enggak muda lagi. Semua orang ingin terlihat muda, banyak cara, kalau saya lebih ke penampilan,’’ ujar Titi DJ yang memperkenalkan style Premium Wig Series. Wig, diakuinya, memudahkannya dalam setiap acara apa pun yang ia had-

iri. Dengan hanya mengganti warna dan menyesuaikan antara wig dengan busana yang ia kenakan semakin mempersingkat waktu berdandan. ‘Karena membuat lebih praktis, mau pake warna apa aja bisa. Karena saya sudah enggak mungkin ngecat rambut lagi,’’ jelasnya. Brand wig yang akan ia buat nanti akan mengikuti tren masa kini. ‘’Banyak colour, tapi bukan bright, lebih ke pastel, pink muda, grey, kalau dulu orang enggak mau pake grey karena identik dengan uban. Kalau sekarang di manamana rambutnya pada grey, silver gitu,’’ papar Titi DJ. (pik)

Andi Wibowo Juara ’’Herbalife Triathlon’’ ANDI Wibowo keluar sebagai juara dalam Herbalife Bali International Triathlon (BIT) 2016 untuk Olympic Distance Course, di Pantai Mertasari, Sanur, Minggu (14/8) kemarin. Disusul Jauhari Johan dan Chris Boyle (Australia). Di sektor putri, juaranya Samantha Bennett, Kate Bramley (Australia) serta Rosann Bille (Inggris). Untuk kategori sprint distance course, juaranya Simon Heran (Australia), Fauzy Fannyla (Indonesia), dan Nicola Russo (Italia), serta Hannah Blanchett. Di bagian putri Shari Livingston, Caitlin Knight (Australia). Kategori Olympic Best Indonesia, juaranya Muhammad Taufik, Yan Bakhtiar, Muhammad Firman Taufik. Juara putri Eva Desiana, Inge Prasetyo, dan Sabihisma Arsyi.

Lomba triathlon serangkaian Sanur Village Festival ini, diikuti 1.754 peserta yang berdatangan dari 26 negara. Triathlon dimulai peserta berenang di Pantai Mertasari, kemudian bersepeda sepanjang Jalan By-pass Ngurah Rai dari perempatan Waribang sampai ke perempatan Pulau Serangan, serta diakhiri lari sepanjang Jalan Danau Poso dan Danau Tamblingan, dan finis di Pantai Mertasari. Acara yang didukung Bank Mandiri ini juga dihadiri Rachel Gaudry (juara Bali Triathlon 2011 asal Australia), Stephane Vander Bruggen (juara Bali Triathlon 2013 asal Belgia), serta Richard Sambera (Indonesia). Partisipasi siswa-siswi ikut memeriahkan dengan menyuguhkan tarian tradisional. (022/k100)

Bali Post/022

JUARA - Country General Manager Herbalife Indonesia Andam Dewi (kanan) bersama Ketua Panitia Sanur Village Festival Ida Bagus Sidharta Putra (kiri) dan Vice President Corporate Communications Corporate Secretary Group Bank Mandiri Ahmad Reza, serta para juara Herbalife Bali International Triathlon 2016, Minggu (14/8) kemarin di Pantai Mertasari, Sanur.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 15 Agustus 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu