20 HALAMAN
NOMOR 56 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
sabtu paing, 14 oktober 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Beda Pengungsian 1963 dan 2017
Makan Ubi dan Mesin Cuci Ribuan warga Karangasem masih memadati puluhan posko pengungsian di Kabupaten Klungkung. Tempatnya tersebar di sejumlah desa. Jumlah terbesar berada di GOR Swecapura, Desa Gelgel. Tepat tiga pekan mereka berada jauh dari tanah kelahirannya. Sama ketika mengungsi tahun 1963. Bahkan ketika itu mereka harus berbulan-bulan jauh dari rumah. Namun ada cerita menarik kalau membanding-bandingkan kondisi pengungsian dulu dan kini.
HIDUP di pengungsian, uatamanya di GOR Swecapura masih terbilang baik. Urusan isi perut tak pernah kurang. Sakit langsung dihampiri dokter. Jikapun harus mencari, jaraknya tak jauh. Saat pakaian kotor, disiapkan mesin cuci. Ingin melepas rindu dengan keluarga jauh, tinggal pakai telepon gratis. Benar-benar dilayani dengan baik. Hal ini, oleh salah satu pengungsi asal Desa Padangaji, Kecamatan Selat, I Gusti Gede Suasa (75), sangat disyukurinya. ‘’Biarpun di pengungsian, layanan sangat baik dari pemerintah. Makan cukup. Kalau sakit, ada dokter,’’
tuturnya, belum lama ini. Kondisi yang dirasakan kini jauh berbeda dengan 54 tahun silam. Pensiunan guru Sekolah Dasar ini secara perlahan bercerita. Saat Gunung Agung meletus 1963, ia yang masih kelas I SMP harus berjalan kaki meninggalkan desa. Hal. 19 Melangkah Cepat MAGIBUNG - Warga pengungsian di Tianyar Tengah saat magibung. Walaupun berada di pengungsian, tradisi tersebut tetap dilakukan. Bali Post/gik
KPK Serahkan ’’Kasus Kecil’’ ke Densus Tipikor
Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Persatuan Pensiunan Bank Mandiri (PPBM) Cabang Denpasar, Denpasar Rp 3.000.000 I.A. Bianca, Denpasar Rp 300.000 Ketut Widhi Yasa 2 Tas Pakaian layak Jumlah diterima hari ini Rp 3.300.000 Jumlah sebelumnya Rp 434.254.498 Jumlah seluruhnya Rp 437.554.498
Jakarta (Bali Post) – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menyatakan lembaganya sudah berkoordinasi dengan Kepala Polri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengenai rencana pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor). ‘’Soal Densus Tipikor, kami sudah banyak bicara dengan Pak Kapolri. KPK mendukung soal Densus Tipikor itu dan mudah-mudahan mulai makin banyak menangani korupsi di Indonesia dengan baik,’’ kata Syarif di Gedung KPK Jakarta, Jumat (13/10) kemarin.
Acara Bakti Gunung Agung
Doa Bersama Dipimpin 7 Sulinggih Bangli (Bali Post) Ratusan pengungsi dari Karangasem beserta warga Dusun Pulasari Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli, Jumat (13/10) kemarin melaksanakan doa bersama bertempat di Pura Pedharman Pusat Ida Batara Dalem Tarukan. Doa bersama yang di-puput tujuh sulinggih itu bertujuan untuk keajegan Gunung Agung dan kerahayuan jagat Bali. Ketua Panitia Doa Bersama Jro Mangku Dalang Pulasari mengungkapkan, doa bersama ini diikuti ratusan pengungsi dari Ban, Karangasem yang di-puput Ida Pandita Nabe Sri Bhagawan Gede Bhajra Sandhi dari Geria Budha Taman Sari, Klungkung; Ida Pandita Nabe Sri Bhagawan Dwija Sandhi Witaraga dari Geria Taman Sari, Sepang Asram, Buleleng; Ida Pandita Sri Bhagawan Jaya Ananda Kepakisan dari Geria Sari, Giri Penida, Pupuan Tabanan; Hal. 19 Pop Bali
Foto Bali Post/nan
DOA BERSAMA - Pengungsi beserta warga Dusun Pulasari melaksanakan doa bersama untuk keajegan Gunung Agung dan kerahayuan jagat Bali. Para pengungsi menyatakan sangat nyaman berada di tempat sekarang dan meminta Bupati agar tidak memindahkannya.
Laode M Syarif
Ia berharap Densus Tipikor nantinya bisa menangani kasus-kasus korupsi di wilayah hingga tingkat desa. ‘’Sekarang dengan undang-undang itu KPK harus ada syaratnya, satu melibatkan penyelenggara negara,
kedua harus di atas Rp 1 miliar. Jadi kalau yang kecil-kecil itu walaupun kami dapat informasinya kami serahkan ke Polri. Mudah-mudahan Densus ini masif di mana yang kecil bisa tertangani dengan baik,’’ tuturnya.
Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR (BP, 13/10), Polri mengajukan anggaran Rp 2,6 triliun untuk Densus Tipikor. Hal. 19 Anggaran Polri
Direktur IMF Puji Sri Mulyani
Berani Berantas Korupsi
Washington – Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde memuji kinerja Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati yang secara konsisten berani melakukan pemberantasan korupsi. ‘’Itu adalah sesuatu yang sangat keras dan berani,’’ kata Lagarde saat menjadi panelis dalam diskusi mengenai perkembangan ekonomi global di Washington DC, AS, Jumat (13/10) kemarin. Ikut hadir sebagai panelis dalam diskusi tersebut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire, Menteri Keuangan Kanada William Morneau dan Profesor Havard University Gita Gopinath. Lagarde menilai Sri Mulyani telah melakukan berbagai upaya optimal untuk mengatasi persoalan pajak dan korupsi yang selama ini menjadi penghambat pelaksanaan reformasi struktural. ‘’Saya boleh katakan sesuatu yang Sri Mulyani tidak katakan bahwa dia telah berjuang melawan para penggelap pajak dan koruptor,’’ katanya. Menanggapi pujian salah satu wanita berpengaruh di dunia tersebut, Sri Mulyani tersenyum dan mengucapkan terima kasih sembari ikut bertepuk tangan bersama peserta diskusi. Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani memaparkan berbagai persoalan perekonomian global saat ini, salah satunya terkait dengan pencapaian pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Hal. 19 Sektor Perpajakan
DIBUKA - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga saat pembukaan Celuk Jewelry Festival 2017, Jumat (13/10) kemarin di Desa Celuk, Kabupaten Gianyar, Bali. Celuk Jewelry Festival 2017 merupakan penyelenggaraan tahun kedua setelah tahun lalu mendapat sambutan dari masyarakat. Ikut mendampingi Bupati Gianyar A.A. Gede Agung Bharata dan para tokoh masyarakat.
Analisis
Aktivitas Gunung Agung dan Ancaman Ekonomi Bali Perkembangan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 akan banyak diwarnai dan dipengaruhi oleh pesta demokrasi perpolitikan dan pilkada serentak, sehingga akan berpotensi terjadinya gejolak harga (administered price) serta dampak langsung terhadap perekonomian dan dunia usaha Indonesia pada saat mana pemerintah sedang gencar-gencarnya merampungkan pelaksanaan pembangunan di bidang infrastruktur yang massif, dalam rangka menurunkan tingkat inflasi, pemerataan harga dan pertumbuhan pembangunan yang terukur di seluruh wilayah Indonesia. Sementara itu, sampai dengan semester I 2017 perekonomian nasional sedang dalam era The Great Moderaton, pertumbuhan ekonomi yang tercatat 5% sudah tergolong sangat baik tercermin dari laporan Indonesia Economic Quarterly Oktober 2017 disebutkan GDP Indonesia tumbuh 5,0% yoy QII 2017 dan diperkira-
Oleh Viraguna Bagoes Oka kan 5,1% tahun 2017 dan 5,3 tahun 2018. Fundamental makro ekonomi Indonesia cenderung menguat sejalan dengan komitmen kuat pemerintah untuk terus melaksanakan dan menerapkan pembenahan/reformasi struktural dalam upaya konsisten untuk terus mengurangi inefisiensi/kebocoran anggaran APBN. Dalam perjalanan bangsa ini, Indonesia telah puluhan tahun mengalami situasi investasi yang rendah (under investment) yang disebabkan permasalahan besar dalam infrastruktur ekonomi yang terbatas (infrastructure deficit). World Bank menyebutkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia terkendala oleh under investment di bidang infrastruktur, yang sangat menghambat dan membatasi
percepatan pengurangan kemiskinan dan pemerataan pembangunan. Daya Beli Tingkat inflasi perekonomian dan dunia usaha Indonesia untuk kelompok bahan makanan, transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami penurunan (deflasi) yang cukup signifikan dalam tahun semester I 2017 (3,4 - 3,2%) dibandingkan dengan periode yang sama 2016 (4,1 - 4,2%). Dengan terjadinya deflasi yang cukup signifikan, ternyata tidak diikuti oleh daya beli masyarakat yang dikabarkan sedang lesu. Apa yang telah terjadi dengan anomali ekonomi ini? Permasalahan daya beli menurun disebabkan oleh beberapa hal antara lain, pertama, karena terjadinya pergeseran perilaku permintaan dari golongan masyarakat menegah ke atas (shifting demand) dari produk usaha konvensional
shifting ke era e-commerce (online market) yang berkembang pesat, sementara pelaku usaha konvensional tidak sanggup dan tidak siap melakukan perubahan perilaku menuju era digital yang sangat cepat perubahannya. Akibatnya banyak toko dan usaha konvensional yang terancam tutup/gulung tikar. Kedua, telah terjadi pergeseran/perubahan mindset/ perilaku masyarakat golongan menengah ke atas menuju pola konsumsi berbasis gaya hidup (life style consumption), di mana kebutuhan pokok customer sudah diikuti dengan kebutuhan akan kenyamanan, pelayanan prima (hospitality) dan fasilitas yang terpadu (one stop facility and leisure services). Ketiga, perilaku dunia usaha dan LKB/LKBB yang cenderung melakukan penghematan di segala bidang dengan menjaga ketat kebutuhan likuiditasnya yang tepat guna. Hal. 19 Pertumbuhan Kredit
denpasar
2
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
figur PRODUK EKSPOR – Petugas sedang mengawasi proses bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Peti kemas berisi berbagai produk Bali tersebut akan diekspor ke Amerika Serikat, Australia, Jepang, Singapura dan Hongkong.
Masih Rendah
TINGKAT literasi masyarakat akan Layanan Jasa Keuangan (LJK) masih rendah dan mengakibatkan masyarakat mudah tertipu investasi bodong. Sedangkan tingkat literasi atau pemahaman tentang LJK di Bali baru 37 persen, padahal tingkat inklusinya mencapai 76 persen. Artinya, banyak masyarakat menggunakan LJK tapi belum paham tentang produk yang digunakan, risiko, keuntungan dan sebagainya. Hal ini disampaikan Kepala OJK Bali Nusa Tenggara Hizbullah, Jumat (13/10) kemarin. Salah satu tujuan dibentuknya OJK adalah untuk melindungi kepentingan konsumen atau masyarakat. “Hal ini penting, karena sampai saat ini masih banyak masyarakat yang tertipu. Padahal sudah sering diinformasikan di media massa,” tandasnya.Oleh karena itu, OJK berupaya selalu mengedukasi masyarakat supaya tidak gampang tergiur bunga tinggi dan tergoda imingiming menggiurkan. “Yang perlu ditingkatkan adalah literasi, pengetahuan masyarakat kita supaya tidak tertipu dengan bunga tinggi dan hadiah-hadiah. Itu yang perlu kerja sama OJK dengan media massa,” tandasnya. (may)
Oknum Mahasiswa Terlibat Jaringan Napi Narkoba
Denpasar (Bali Post) Jumlah oknum mahasiswa terlibat narkoba terus bertambah, dan kali ini ditangkap tersangka GNA alias Gung (23). Oknum mahasiswa Fakultas Hukum salah satu universitas negeri di Denpasar ini ditangkap di wilayah Kelan, Tuban, Kuta, Selasa (10/10) lalu. Dari tersangka Gung diamankan barang bukti empat paket sabu-sabu (SS) yang dibeli dari napi Lapas Kerobokan. Saat ditangkap, kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Jumat (13/10) kemarin, pelaku diduga sedang transaksi. “Padahal tersangka Gung sudah semester X. Kami sangat prihatin dan berharap lingkungan kampus agar bersih dari narkoba,” ujarnya. Waktu ditangkap pukul 23.00 Wita, dari pelaku diamankan satu paket SS. Selanjutnya dikembangkan ke tempat tinggal tersangka di Jalan Batur Sari, Kelan, Tuban, Kuta. Hasil penggeledahan di kamar pelaku diamankan tiga paket SS. “Tersangka Gung mengaku mendapat sabu dari KS yang berada di Lapas Kerobokan. Satu paket dibeli seharga Rp 400 ribu dan sudah tiga kali beli dari KS. Pengakuan pelaku ini mesti didalami lagi,” kata Arta. Polisi juga menangkap remaja APH alias Adi (19) di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), Jumat (6/10) lalu. Dari tersangka Adi petugas menyita 19 paket SS seberat 3,14 gram. Saat diinterogasi, tersangka menerangkan mendapat SS kiriman dari PT yang berada di Lapas Kerobokan. Selanjutnya Adi memecah kiriman SS itu jadi paket kecil dan sekali nempel diberi upah Rp 50 ribu. “Tersangka menggunakan narkoba sejak September 2017. Dia mengaku pernah dihukum kasus 170 KUHP (pengeroyokan - red) dan divonis satu tahun tujuh bulan. Padahal dia baru bebas bulan Agustus 2017,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. Sopir freelance Sukrisno (32) dibekuk di Jalan Uluwatu, Jimbaran, Kuta Selatan, Rabu (11/10) lalu. Dia merupakan pengguna ganja dan disita barang bukti dua linting ganja seberat 1,39 gram. Perburuan pelaku narkoba juga dilakukan di Jalan Jaya Giri, Denpasar Timur. Alhasil di depan toko Jalan Jayagiri XXI Gang XXIB, Denpasar, ditangkap tersangka Moh. Maufur (34), Rabu (11/10) lalu. Dari tangan tersangka ditemukan barang bukti satu paket SS seberat 0,28 gram. “Pelaku ini juga mengaku mendapat sabusabu dari seseorang bernama Gede berada di Lapas Kerobokan. Dia juga residivis kasus sama dan bebas bulan Maret 2017,” ungkap Arta. Kompol Arta mengatakan, pihaknya juga meringkus dua pengguna narkoba, Cecep Prayudhi (39) di Jalan Tukad Balian dan Irfan Efendi (30) di areal parkir kos di Jalan Pulau Misol Gang I, Denpasar Selatan. Selanjutnya mereka dibawa ke Polresta Denpasar. “Dari pelaku ini masing-masing disita satu paket dan dua paket sabu-sabu. Mudah-mudahan gencarnya kami melakukan penangkapan ada efek jera dan masyarakat sadar bila narkoba itu berbahaya,” ungkapnya. (kmb36)
Bali Post/ist
NARKOTIKA - Anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar menunjukkan barang bukti narkotika.
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : DIANGGARKAN RP 1,6 MILIAR UNTUK PENGADAAN SEPATU DAN KAOS KAKI Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Kasus Bendesa Adat Tanjung Benoa Dilimpahkan ke Kejari Bali Post/eka
Denpasar (Bali Post) -
Yonda Dkk. Ditahan di Lapas Kerobokan
Polda Bali akhirnya melimpahkan tahap II kasus Tahura, yaitu dugaan pelanggaran Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDA-E) melibatkan tersangka I Made Wijaya alias Yonda ke Kejari Denpasar, Jumat (13/10) kemarin. Tidak hanya Yonda (yang saat ini menjabat Bendesa Adat Tanjung Benoa dan anggota DPRD Badung), lima tersangka lain yaitu I Made Marna (47), I Made Dwi Widnyana (43), I Made Suartha (56), I Made Mentra (60) dan I Ketut Sukada diserahkan ke Kejari. Setelah proses administrasi selesai, Yonda dkk. dengan pengawalan ketat oleh kepolisian diboyong ke Lapas Kelas IIA Denpasar di Kerobokan, Badung. Pelimpahan tersangka Tahura ini dilakukan superketat, dijaga seratusan polisi lengkap dengan senjata, dikawal rantis dan watercannon. Berkas dan tersangka diterima di Kejari Denpasar. Pihak yang menerima kasus tersebut yaitu Aspidum Kejati Bali Nurni Parayanti, didampingi sejumlah jaksa di antaranya Suhadi. Petugas memeriksa administrasi seperti melakukan pemeriksaan berkas dan barang bukti, serta mencocokkan nama tersangka sebagaimana identitas aslinya. Setelah administrasi selesai, dengan kawalan penuh Yonda dkk. dibawa ke Lapas Kelas IIA Denpasar di Kerobokan untuk menjalani penahanan selama 20 Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
hari ke depan, yakni dari 13 Oktober sampai 1 November 2017. Surat penahanan ditandatangani Kasipidum Kejari Denpasar I Ketut Maha Agung. Dalam berkas yang diterima kejaksaan, dijelaskan bahwa perkara ini terjadi sejak 28 Desember 2016 sampai 18 Februari 2017, yang berlokasi di Tahura Prapat Benoa. Peristiwanya adalah dugaan tindak pidana KSDA-E sebagaimana yang diatur dalam Pasal 40 (2) jo Pasal 33 (3) jo UU RI No. 5 Tahun 1990 tentang KSDA-E dan atau Pasal 12 huruf c UU RI No. 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan (P3H) jo Pasal 55 (1) ke 1 KUHP. Sedangkan alasan penahanan tersangka karena dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan mengulangi tindak pidana. “Hari ini (kemarin - red) kami melimpahkan tahap dua terkait
kasus yang dilakukan Bandesa Adat Tanjung Benoa yaitu tanpa izin di kawasan konservasi tahura melakukan pengurukan atau peluasan. Ini adalah reklamasi ilegal, karena tanpa izin,” kata Wadir Reskrimsus Polda Bali AKBP Ruddi Setiawan. Mantan Kapolres Badung ini menambahkan, pihaknya melaksanakan penyelidikan dan penyidikan kasus ini hampir empat bulan, termasuk meningkatkan status mereka menjadi tersangka. “Kita juga senang dengan masyarakat yang tolak reklamasi namun yang tanpa izin. Kalau (reklamasi) tanpa izin kita harus tolak itu. Kalau melakukan kegiatan di kawasan konservasi di tahura dengan izin, silakan,” ujarnya. Alasan ditahan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan! “Agar tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Perlu diketahui juga, Bendesa Adat
Oleh karena itu, pola pencegahan dapat dilakukan melalui pendidikan karakter sejak dini, yakni mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD). Pola pendidikan
karakter ini mesti diutamakan untuk mengantisipasi masuknya narkoba kelingkungan sekolah. “Pola pendidikan karakter ini tidak serta merta tanggung jawab orangtua. Namun para guru sangat berperan dalam pendidikan karakter anak,” jelas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa di sela-sela acara pelatihan dan pembinaan masyarakat antinarkoba yang diprakarsai BNNK Denpasar, serta dihadiri kepala sekolah (kasek) se-Kota Denpasar, Jumat (13/10) kemarin. Dikatakannya, pendidikan karakter penting dilakukan karena akan membentuk siswa SD ke jenjang SMP dan SMA. Dengan demikian, apa yang mereka dapat di tingkat SD akan berpengaruh ke jenjang
Bali Post/kmb37
DILIMPAHKAN - I Made Wijaya alias Yonda (baju hitam) ditemani kuasa hukumnya, Agus Nahak dkk. saat pelimpahan tahap II di Kejari Denpasar dalam dugaan perkara Tahura. Usai pemeriksaan administrasi, tersangka langsung ditahan di Lapas Kerobokan. Tanjung Benoa sekarang juga masih ada kasus yaitu kasus dugaan pungli yang dilakukan penyelidikan di Dit. Reskrimum Polda Bali,” tambah Ruddi. Sementara lima tersangka lain, kata Ruddi, mereka ikut serta dalam reklamasi ilegal tersebut karena menyiapkan
dana. Rencananya setelah jadi akan melakukan kegiatan untuk komersial. “Itu tidak boleh. Semua kegiatan di kawasan konservasi tahura harus ada izin dari kehutanan. Apalagi melakukan perluasan daratan. Kalau tidak ada izin, kita harus tindak,” tegasnya. (kmb37/kmb36)
berikutnya. Para guru, lanjut Brigjen Suastawa, juga tidak boleh melempem dan memaksakan agar anak didiknya yang kurang mampu naik kelas. “Saya lihat ada guru takut tidak meluluskan anak didiknya dengan berbagai pertimbangan. Saran saya harus tegas, jangan memandang itu anak pejabat, cucu dewan dan lainnya. Jika tidak lulus ya tidak lulus, jangan dipaksakan,” pinta jenderal bintang satu asal Desa Gulingan, Mengwi, Badung ini. Menurut Suastawa, sangat penting dibuatkan kurikulum terintergrasi dari SD ke jenjang SMP dan SMA tentang penyuluhan bahaya penggunaan narkoba. “Tidak usah lama, cukup lima sampai tujuh menit saja diberi pengarahan tentang bahaya narkoba,” ucap mantan
Direktur Binmas Polda Bali ini. Ia berharap ke depannya di setiap ruangan kelas, perkantoran bahkan di lingkungan sekolah dipasang tulisan ‘‘stop narkoba’’, ‘‘dilarang mencoba narkoba’’ dan ajakan lainnya. Tujuannya untuk mencegah terjadinya peredaran narkoba. Dari hasil asesmen pengguna narkoba yang terjaring di tempat hiburan malam dan kos-kosan, mereka kebanyakan mengaku dari SD hingga SMA tidak mendapatkan pelajaran atau pngetahuan tentang narkoba. “Sehingga saya berharap pendidikan karakter dari anak SD itu sangat diperlukan. Anak dan cucu pejabat jangan sampai menjadi beban guru untuk melakukan pembinaan karakter,” tegas Suastawa. (bns1)
Cegah Narkoba, Pola Pendidikan Karakter Diutamakan
Denpasar (Bali Post) Berdasarkan data hasil sweeping dan pengungkapan kasus narkotika, masih banyak pelajar terlibat barang haram tersebut.
Bali Post/kmb37
ANTINARKOBA - Pelatihan dan pembinaan masyarakat antinarkoba melibatkan Kepsek se-Kota Denpasar dan dihadiri Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa.
Kelilingi Objek ”City Tour”
Pemkot Denpasar Sediakan Angkutan Dokar Gratis
MENINGKATKAN kunjungan pariwisata, Pemerintah Kota Denpasar menggunakan dokar hias sebagai alat transportasi di objek Denpasar Heritage City Tour. Dokar hias Denpasar Heritage City Tour resmi dibuka Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara ditandai dengan penyerahan pecut kepada kusir dokar di Kantor Tourist Information Centre (TIC), Jumat (13/10) kemarin. Dilanjutkan dengan mengajak para wisatawan mancanegara dan domestik yang hadir saat acara tersebut mengelilingi Heritage City Tour Kota Denpasar. Angkutan dokar yang disediakan Pemkot Denpasar secara gratis ini dapat dinikmati wisatawan setiap hari Kamis hingga Minggu, dari Oktober hingga Desember 2017. Tampak pula saat berkeliling dengan angkutan tradisional di Denpasar ini Wakil Wali Kota Jaya Negara, Sekda AAN Rai Iswara, Kepala PHRI, Kepala RRI dan beberapa wisatawan mancanegara. Jaya Negara mengatakan, dokar hias ini di-launching untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke objek Heritage City
Tour Kota Denpasar. Mengingat lebih dari 50 persen pendapatan masyarakat Denpasar bersumber dari pariwisata. Jaya Negara juga mengaku pendapatan Kota Denpasar lebih banyak berasal dari pajak hotel dan restoran. Oleh karena itu, salah satu terobosan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dengan memanfaatkan dokar hias ini. Selain itu, dengan menggunakan dokar diharapkan dapat meningkatkan dan menginformasikan angkutan tradisional Denpasar. Mengingat di zaman globalisasi saat ini, dokar kurang diminati masyarakat sebagai alat transportasi tradisional. “Melalui program ini, kusir dokar kembali bisa eksis seperti zaman dulu. Untuk itu, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujar Jaya Negara. Lebih lanjut, Jaya Negara mengaku bahwa kegiatan ini bukti nyata atraksi wisata di Kota Denpasar turut melestarikan budaya dengan menghidupkan kembali masyarakat angkutan tradisional dokar. Apalagi melibatkan masyarakat berprofesi sebagai kusir dokar itu sendiri. “Kiranya atraksi wisata ini dapat menambah kun-
jungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara ke Kota Denpasar. Khususnya meningkatkan wisata Denpasar Hertage City Tour,” harapnya. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar A.A. Bagus Sudharsana mengatakan Dinas Pariwisata telah memfasilitasi dokar hias ini. Dengan program ini wisatawan lokal maupun mancanegara bisa menikmati transportasi dokar untuk mengelilingi kawasan Denpasar Heritage City Tour secara gratis setiap hari Kamis hingga Minggu selama Oktober sampai Desember mendatang. Bagus Sudharsana menjelaskan, wisatawan dapat menikmati angkutan dokar yang start dari kantor TIC dan kembali finis di kantor tersebut. Wisatawan akan diajak mengelilingi rute Denpasar Heritage City Tour meliputi Hotel Inna Bali, kawasan Jero Kuta, Jalan Gajah Mada dan Lapangan Puputan. Salah satu perkumpulan dokar hias diwakili Nyoman Matra Manik mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar, karena menggunakan dokar sebagai fasili-
DOKAR HIAS - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara naik dokar hias keliling kawasan Denpasar Heritage City Tour, Jumat (13/10) kemarin. tas Denpasar Heritage City Tour. Dengan program ini, maka dokar akan kembali eksis di Kota Denpasar. “Karena setiap hari Kamis hingga Minggu kami bisa melayani wisatawan keliling ke Denpasar Heritage City Tour,” ujarnya. Salah satu wisatawan Philip
Malcolm asal Australia mengaku senang bisa naik dokar berkeliling Denpasar dan mengetahui kawasan Heritage Denpasar. “Terima kasih Pemerintah Denpasar dan masyarakat yang sangat welcome dengan wisatawan. Kota ini sangat nyaman bagi wisatawan,” ujarnya. (ad877)
BADUNG
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
3
Buntut Laporan Penodongan
Polisi Tahan Pelaku Perusakan Mobil Mangupura (Bali Post) Laporan kasus penodongan dilaporkan sopir travel GSA berbuntut panjang. Pasalnya, penyidik Polsek Kuta juga menangani laporan perusakan mobil dikemudikan pembawa airsoft gun berinisial Yd. Terkait kasus perusakan mobil tersebut, polisi menahan empat orang berinisial Pa, Os, Ro dan GSA (sopir travel). Mereka diduga anggota ormas dan diamankan barang bukti di antaranya sebilah pedang. Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno, Jumat (13/10) kemarin mengatakan saat mobil Yaris dihadang di dekat Pasar Seni Kuta, terjadi perusakan dilakukan GSA bersama temantemannya. Bahkan salah satu pelaku merusak kaca depan mobil tersebut menggunakan pedang. “Jadi saat mengejar mobil Yaris, GSA menelepon temantemannya. Akhirnya mobil Yaris diberhentikan di Pasar Seni Kuta. Di dalam mobil ada Yd dan MK. Mereka diam saja di dalam mobil saat GSA dan teman-temannya melakukan perusakan. Ada banyak bukti, ada saksi, rekaman video dan pedang,” ujarnya. Berhubung alat buktinya kuat, pelaku perusakan mobil termasuk GSA dan teman-temannya langsung ditahan. “Kebetulan saat itu ada anggota Polsek Kuta patroli di sana dan langsung mengamankan Yd dan MK. Ada satu lagi pelaku perusakan yang kami cari. Dari rekaman video terlihat pelaku itu menggunakan seragam ojek online,” tegasnya. Sementara terkait laporan penodongan, Ario Seno mengaku masih mencari saksi yang melihat kejadian itu. Namun pistol airsoft gun milik Yd diamankan karena melakukan pelanggaran Peraturan Kapolri (Perkap) No. 8 Tahun 2012. “Walau punya izin, berdasarkan Perkap No.8 Tahun 2012, airsoft gun tidak boleh dibawa keluar dari areal latihan menembak,” ungkapnya. Namun terkait tindak pidananya, kata Ario Seno, belum bisa karena tidak ada saksi menguatkan. Apabila airsoft gun digunakan untuk menembak sampai menimbulkan perusakan atau mecederai orang, baru bisa diproses hukum. “Airsoft gun itu dibawa Yd, sedangkan MK sebagai penumpang di mobil tersebut. Saat diperiksa, MK mengatakan Yd tidak melakukan penodongan. Kami harus mencari saksi netral untuk mengungkap kejadian sebenarnya. Untuk laporan penodongan ini sedang kami dalami,” tegasnya. Seperti diberitakan, aksi penodongan menggunakan pistol airsoft gun di simpang Jalan Sunset Road-Jalan Dewi Sri, Kuta, Rabu (11/10) malam. Tanpa jelas masalahnya, sopir travel berinisial GSA mengaku ditodong penumpang mobil Yaris. Sesampainya di dekat pasar di Kuta, mobil tersebut langsung dihadang oleh GSA sambil teriak jika ada bawa pistol. Sontak warga dan pecalang kaget lalu mengurung mobil tersebut. Beberapa menit kemudian polisi datang dan langsung mengamankan pelaku. (kmb36)
PUPR Matangkan Proyek ”Ringroad” Kuta Selatan
Mangupura (Bali Post) – Rencana pembangunan jalan lingkar (ringroad) di Kuta Selatan terus dimatangkan. Bahkan proyek yang menghubungkan Desa Sawangan, Kutuh dan Pecatu yang mencapai sepanjang Sembilan kilometer ini telah tahap pembahasan feasiablelity study (FS). Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung Sang Nyoman Oka Permana mengatakan, proyek infrastruktur ini termasuk kategori pelebaran. Sebab, jalan sebelumnya hanya memiliki lebar 12 meter, kemudian akan diperlebar lagi menjadi 24 meter. “Jalan lingkar selatan ini melintasi Desa Sawangan dan Pecatu, tapi lewat Kutuh. Ini pelebaran. Jalan sebelumnya masih batu kapur dan lebarnya cuma 12 meter, tapi nanti jadi 24 meter,” ujar Oka Permana saat dikonfirmasi, Jumat (13/10) kemarin. Menurutnya, rencana proyek tersebut akan mengambil dana APBD Badung, di mana proses pembebasan lahan akan dilakukan Tahun 2018. “Kemungkinan fisik menurut rencana akan digarap Tahun 2019. Untuk sumber dana rencananya dari APBD,” ujarnya. Terkait pembebasan lahan sendiri, menurut Oka Permana, masih terus berproses. Namun secara pribadi, katanya, Bupati Badung sudah melakukan komunikasi langsung dengan sejumlah pemilik lahan. Untuk pembebasan lahan sampai saat ini masih berproses. Ada sekitar 1,1 kilometer lahan yang akan dibebaskan. Anggaran yang akan dihabiskan untuk pembebasan lahan diperkirakan mencapai Rp 78 miliar. Angka itu muncul disesuaikan dengan harga nilai jual objek pajak (NJOP) tanah yang berlaku di lokasi tersebut. “Untuk kepastian tentu kita harus menunggu kajian dari tim appraisal,” tegasnya. Sementara untuk anggaran fisik jalan, mantan Kabid Jalan dan Jembatan ini mengaku masih dalam tahap kajian. Saat ini pihaknya mengaku fokus masalah pembebasan lahan. “Sekarang pembebasan lahannya dulu, setelah itu baru ke fisik. Kalau dana fisik kita masih tunggu kajian,” sebutnya. (kmb27)
Bali Post/kmb23
BARONG - Sejumlah anak menarikan barong saat ngelawang serangkaian pelaksanaan Nusa Dua Fiesta, Jumat (13/10) kemarin. Pada event ini, potensi budaya lokal juga ditampilkan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi masyarakat setempat.
Pengadaan Sepatu dan Kaos Kaki
Disdikpora Anggarkan Rp 1,6 Miliar Mangupura (Bali Post) –
Program seragam gratis bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Badung, berlanjut. Kini pemerintah setempat kembali memasang tender pengadaan sepatu dan kaos kaki dengan nilai Rp 1,6 miliar. Pengadaan sepatu dan kaos kaki sementara diprioritaskan untuk siswa Sekolah Dasar (SD) di Badung. Program ini telah masuk tender di Unit Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan sumber anggaran dari APBD Badung tahun 2017. Tender lanjutan dari pengadaan baju seragam yang diberikan gratis ke-
pada siswa baru ini, telah dibuka sejak 29 September 2017 dan berakhir besok, 15 Oktober 2017. Tercatat sudah ada 52 rekanan yang menyatakan berminat atas tender. Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikpora Badung I Made Mandi saat dikonfirmasi Jumat (13/10) kemarin, mengakui bahwa
tender yang sedang berlangsung kelanjutan dari pemberian seragam dan atribut secara gratis kepada siswa se-Badung. Pengadaan sepatu dan kaos kaki nantinya bakal diberikan kepada siswa SD se-Badung. “Seragam kan sudah, sekarang yang belum seperti sepatu dan kaos kaki. Kami telah melakukan tender,
sekarang masih berjalan tendernya di LPSE,” ungkapnya. Made Mandi berharap, program lanjutan tersebut berjalan lancar, sehingga dapat segera diberikan kepada siswa-siswi penerima. “Mudah-mudahan tidak ada halangan, jadi bisa segera dibagikan,” harapnya. Disebutkan, total keseluruhan anggaran pengadaan seragam beserta atribut untuk SD dianggarkan Rp 12.213.971.000, sedangkan untuk SMP dengan anggaran Rp 13.065.415.000. “Ses-
uai dengan kebijakan bapak Bupati, seluruh siswa baru sekolah negeri tahun pelajaran 2017-2018 untuk tingkat SD dan SMP diberikan seragam dan atributnya,” ujar Made Mandi. Pemkab Badung juga menanggung kebutuhan seragam lengkap dengan tas, ikat pinggang, dasi, topi sepatu hingga kaos kaki. Adapun seragam yang diberikan mulai dari seragam merah hati, seragam pramuka dan pakaian olahraga termasuk seragam endek biar seragam. (kmb27)
Terganjal Lahan, Rencana Pembangunan Pos Damkar di Kutsel
Wayan Wirya
Bali Post/edi
Mangupura (Bali Post) Kebakaran tidak bisa diprediksi dan upaya maksimal dari pihak Pemadam Kebakaran sering menemui kendala di lapangan, diantaranya kondisi jarak ke lokasi maupun lalin yang padat. Untuk mengatasi permasalahan ini, sejumlah tokoh masyarakat sempat mengusulkan agar dibangun Pos Damkar di Kuta Selatan (Kutsel). Namun sampai saat ini ada lokasi yang cocok. Terkait pembangunan Pos Damkar tersebut, Kadis Damkar Pemkab Badung Wayan Wirya membenarkan rencana tersebut. Diakuinya, permasalahan yang dihadapi itu terkendala masalah lahan. Pihaknya telah menjajaki sejumlah tempat, tetapi belum ada lokasi dan luas yang pas.
Sempat diwacanakan Pos Damkar akan dibangun di kawasan Bali Pecatu Graha (BPG). Namun, menurut Wirya, pihaknya menilai lokasi tersebut terlalu jauh ke selatan. Apalagi kawasan Jalan Uluwatu sering macet, apabila terjadi kebakaran, tim pemadam akan memakan waktu lama ke lokasi. “Kalau di BPG lokasinya terlalu ke selatan, tentu akan memakan waktu lama untuk ke lokasi kebakaran,” ujarnya, Jumat (13/10) kemarin. Lokasi yang paling dekat, menurutnya, di kawasan Kampus Unud, Jimbaran. Untuk itu, pihaknya sudah mengajukan permohonan lahan ke pihak Unud dengan luasan yang memadai yaitu minimal 25 are. Wirya berharap hal ini bisa segera terealisasi sehingga pelayanan ke-
tika terjadi kebakaran di Badung Selatan khususnya, bisa segera ditangani dengan cepat. “Kami sedang menunggu dari pihak Unud, di mana lahan yang diizinkan untuk pembangunan pos ini,” ungkapnya. Apalagi saat musim kemarau seperti sekarang ini, kebakaran sering terjadi. Bahkan seperti dikawasan Kuta dan Kuta Selatan memang masuk dalam areal yang rawan terjadi kebakaran. Selain karena padatnya penduduk, juga banyaknya semak belukar dan warga yang terkadang membuang puntung rokok masih menyala menjadi penyebab terjadinya kebakaran. “Kami mengimbau agar warga masyarakat berperan aktif dalam melakukan antisipasi pemicu terjadinya kebakaran tersebut,” ujarnya. (kmb23)
Jelang Galungan, Penimbun Sembako akan Ditindak Tegas
Bali Post/eka
WISATAWAN - Wisatawan Asia difoto di gapura Pura Taman Ayun, Mengwi, Badung. Kunjungan wisatawan ke Bali didominasi dari Asia, Australia dan Eropa.
Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan siap mengamankan stok dan harga berbagai jenis kebutuhan pokok jelang perayaan Galungan. Tindakan tegas akan dilakukan kepada para spekulan yang menimbun sembako untuk mencari laba besar. “Kami pastikan ketersediaan pangan untuk kebutuhan masyarakat Badung dalam menyambut Galungan dan Kuningan aman,” tegas Kadiskop UMK dan Perdagangan Ketut Karpiana, Jumat (13/10) kemarin. Menurut Karpiana, pihaknya telah berkoordinasi dengan semua dinas terkait, termasuk para distributor untuk men-
gamankan lonjakan kebutuhan menjelang perayaan tersebut. Tim pemantau harga juga terus diterjukan sebagai langkah preventif. “Jadi kami ingatkan jangan coba-coba melakukan penimbunan, kalau sampai ditemukan pedagang seperti itu pastinya sanksinya berat,” ujarnya. Dijelaskan, perbuatan merugikan konsumen adalah melanggar Undangundang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan sanksi yang cukup berat. “Jangan mainmain, kalau terbukti bisa didenda Rp 5 miliar,” ucap Karpiana. Kendati demikian, pejabat asal Cemagi ini mengaku dari hasil pemantauan di lapangan, pihaknya belum menemukan adanya
penimbunan kebutuhan pokok. “Kami juga akan antisipasi kenaikan harga dengan menggelar pasar murah di setiap kecamatan secara bergilir. Seperti tanggal 23 ini (Oktober – red) kami akan mengelar pasar murah di Abiansemal,” ujarnya. Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Badung Wayan Adi Arnawa mengatakan masih tingginya ketergantungan pasokan bahan pangan dari luar daerah, kecenderungan akan terjadinya peningkatan permintaan pada hari raya Galungan dan Kuningan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Badung, mencatat terdapat beberapa komoditas yang sering mengalami kenaikan harga yang memicu terjadinya
inflasi, seperti cabe dan bawang merah. “Berkenaan dengan hal itu, kami di Pemkab Badung telah merencanakan untuk pengadaan Controlled Atmosphere Storage (CAS) sebagai penyimpanan komoditas hortikultura dan dipasarkan pada saat produksinya mengalami penurunan,” jelasnaya. Pejabat asal Pecatu ini juga meminta Diskop UKM dan Perdagangan serta PD Pasar menyiapkan data kecukupan stok komoditas perdagangan yang update. Supermarket atau distributor atau pedagang besar juga diminta untuk menyediakan program diskon. Selain itu, mantan Kadispenda ini meminta dinas terkait melakukan koordinasi. Seperti halnya dengan
Bulog dalam kegiatan pasar murah serta dengan Pertamina dan Hiswana Migas terkait pasokan elpiji 3 kg. Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas Perikanan menyediakan data kecukupan stok pangan, data panen dan produksi update. Tak hanya itu, Dishub juga ditugaskan memantau kesiapan infrastruktur trasportasi barang dan orang. Dinas PUPR memantau kesiapan infrastruktur jalan, guna menjamin kelancaran transportasi. Termasuk bagian humas menjadwalkan siaran pers menjelang hari raya Galungan dan Kuningan guna mengimbau dan memberi informasi kepada masyarakat terkait kecukupan pangan, ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi. (kmb27)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Peduli Pengungsi Gunung Agung
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
Kuliah Umum FH Unmas Soal Ombudsman
PT Indonesia Power Serahkan Memotivasi Mahasiswa Berani Melapor dan Perjuangkan Hak Bantuan ke Tianyar Tengah PT Indonesia Power menunjukkan kepeduliannya terhadap nestapa para pengungsi Gunung Agung di Karangasem. PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali yang dipimpin General Manager (GM) Igan Subawa Putra bersama jajaran manajemen, Persatuan Ibu, Persatuan Pegawai dan karyawan/karyawati, mengunjungi pengungsi Gunung Agung di Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Jumat (13/10) kemarin. Anak perusahaan PLN ini menyerahkan berbagai jenis bantuan yang sangat dibutuhkan pengungsi. Dalam aksi peduli pengungsi ini, diserahkan bantuan berupa tangki air bersih kapasitas 1.100 liter sebanyak 5 set, 7 buah kipas angin ukuran besar, 10 tabung elpiji ukuran 12 kg, 6.000 butir telur ayam, 500 kg beras, 125 liter minyak goreng, 36 dus mi instan, 5 lusin selimut bayi, 1 dus besar kaos PT Indonesia Power dan 2 dus besar baju layak pakai. Total biaya dari keseluruhan bantuan ini Rp 60 juta. Selain itu juga diserahkan bantuan berupa kebutuhan dan perlengkapan sehari-hari pengungsi, seperti peralatan MCK dan makanan ringan, sumbangan dari Persatuan Ibu PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali. Bantuan diserahkan langsung General Manager Unit Pembangkitan Bali Igan Subawa Putra kepada Camat Kubu I Made Suartana di titik pengungsian Banjar Dinas Penginyahan, Desa Tianyar Tengah. Igan Subawa Putra mengharapkan bantuan PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan tepat sasaran. ‘’Bantuan ini sesuai dengan kebutuhan yang belum ada di tempat pengungsian ini, sebagaimana informasi dari camat. Semoga dengan bantuan ini kebutuhan semua pengungsi
BANTUAN – General Manager PT Indonesia Power Igan Subawa Putra menyerahkan bantuan kepada perwakilan pengungsi di Desa Tianyar Tengah. sementara dapat terpenuhi, masyarakat senantiasa aman dan sehat,’’ katanya disambut tepuk tangan ratusan pengungsi. Camat Kubu I Made Suartana mengucapkan terima kasih kepada PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali atas aksi peduli pengungsi Gunung Agung ini. Bantuan ini sangat berarti bagi pengungsi yang hidup di tengah ketidakpastian, kapan harus balik ke rumahnya. Ungkapan terima kasih juga disampaikan Klian Banjar Dinas Penginyahan Ketut Sudarmawan dan Koordinator Posko Pengungsi setempat, Gede Wirya. Dengan bantuan ini, kebutuhan dasar pengungsi ditambah logistik yang sudah ada cukup hingga satu bulan ke depan. ‘’Bantuan ini sangat berarti. Kepedulian PT Indonesia Power patut dicontoh BUMN/BUMD yang lain,’’ ujar Gede Wirya. PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali juga melaksanakan
aksi sosial memberikan pengobatan gratis bagi pengungsi, aksi bersihbersih di lokasi pengungsian serta Tim UP Bali melakukan kegiatan trauma healing untuk anak-anak yang sudah beberapa pekan mengungsi. Hidup di pengungsian menimbulkan efek jenuh dan stres karena beradaptasi dengan lingkungan baru yang berbeda dibandingkan tempat tinggal. Oleh karenanya, beberapa permainan edukasi diberikan kepada mereka, seperti lomba balon, komunikata dan fun games lainnya. Ini dimaksudkan untuk mengingatkan tentang berharganya nilai kerja sama, kepemimpinan, persaudaraan dan rasa memiliki, terlebih saat dampak bencana seperti ini. Begitu pula kegiatan mewarnai dan bernyanyi dapat sejenak menyibukkan anakanak dengan kegiatan baru, sehingga berlatih sabar dan melupakan kesedihan yang sedang dialami. (ad872)
FH Undwi Yudisium Sarjana S-1 dan S-2
Melanjutkan ke S-2, Diberi Beasiswa Rp 11 Juta
YUDISIUM - Dekan FH Undwi Dr. A.A. Sagung Ngurah Indradewi meyudisium lulusan S-1 dan S-2 FH Undwi. DEKAN Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) Denpasar Dr. A.A. Sagung Ngurah Indradewi, S.H., M.H., Jumat (13/10) kemarin melepas 40 sarjana S-1 Ilmu Hukum dan dua Magister Ilmu Hukum (S-2). Saat itu Dekan FH Undwi didampingi Wakil Dekan Krishna Satrya Nugraha Taira, S.H., M.Kn., dan Kaprodi Made Gede Artadana, S.H., M.H. menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik masing-masing MIH diraih Aditya Surya Iswara Taira (3,86), I Wayan Ery Pande Setiawan (3,80), sedangkan S-1 dicapai Putu Isna Dianti Ratnasari (3,51), Ayu Laksmi Dewi (3,48), Made Desy Adelia (3,44) dan Putu Adi Kartika Putra (3,34). Sagung Ngurah Indradewi yang merangkap Kaprodi MIH Undwi mengungkapkan rasa bangganya karena lulusan FH Undwi kali ini
sebagian besar sudah bekerja dan sebagian besar lulus dengan predikat sangat memuaskan. Ini artinya lulusannya mampu menyerap ilmu pengetahuan dan kompetensi hukum secara optimal. Melalui yudisium ini mahasiswanya berhasil lulus dan memperoleh gelar akademik strata satu maupun strata dua. Yudisium dihadiri Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. dan Sekretaris Ir. Wayan Abdinegara, M.Si. Dekan FH Undwi mengucapkan selamat kepada sarjana dan magister yang diyudisium karena berkat kerja kerasnya sukses menyelesaikan studi tepat waktu. Perjuangan itu jelas tidak mudah, apalagi bagi mahasiswa yang sudah berkeluarga karena telah mampu memanajemen waktu dengan baik.
PT Cinemaxx Global Pasifik (Cinemaxx), sebuah jaringan bioskop di bawah bendera Lippo Group, meresmikan bioskop barunya pada 11 Oktober 2017 di Lantai 3 Plaza Renon, yang beralamat di Jalan Puputan, Renon, Denpasar, Bali. Cinemaxx Plaza Renon memiliki empat layar Cinemaxx Reguler yang akan memutar film-film lokal dan internasional dalam format digital 2D, dengan total tempat duduk 448 kursi. Cinemaxx Plaza Renon memasang harga tiket Rp 40.000 pada hari Senin-Kamis, Rp 50.000 un-
tuk hari Jumat, serta Rp 60.000 pada Sabtu, Minggu dan hari libur nasional. Untuk kenyamanan dan kemudahan dalam membeli tiket dan melihat jadwal serta informasi film, pelanggan dapat mengunduh mobile application Cinemaxx secara gratis melalui App Store dan Google Play Store. Pelanggan juga dapat melakukan online booking melalui website www.cinemaxxtheater.com untuk membeli tiket di mana pun dan kapan pun tanpa perlu antre. Sampai saat ini, bioskop-bioskop Cinemaxx dengan jumlah
Ia minta lulusan FH Undwi memiliki tujuan yang jelas agar bisa mengikuti perkembangan zaman dan dapat mengembangkan diri dalam berbagai hal. Karena orang yang sukses adalah orang yang berani menjalani tantangan dan perubahan. Seorang sarjana tak boleh hanya dinilai dari segi kepintaran dan raihan IPK yang tinggi, namun dituntut keterampilan dan inovasi yang baik sebagai agen pembangunan di masyarakat. Makanya sarjana hukum harus mampu membaca situasi dan menggali potensi yang ada. Sagung Ngurah Indradewi kembali menegaskan bahwa lulusan FH Undwi harus berani menghadapi tantangan dan jadilah SDM yang mudah bersyukur, bangga dan bertanggung jawab. Selain itu, Dekan FH Undwi menawarkan beasiswa menarik bagi lulusan S-1 yang melanjutkan ke Magister Ilmu Hukum (MIH) Undwi. Alumni FH Undwi diberikan beasiswa Rp 11 juta per orang sehingga mereka hanya membayar Rp 18 juta sampai tamat. ‘’Lulus S-1 saja kini belumlah cukup, perlu melanjutkan ke S-2,’’ tegasnya. Sambil bekerja dan kuliah di S-2 MIH Undwi, lulusannya diharapkan mengikuti Kursus Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di FH Undwi untuk menjadi calon pengacara. Ini pendidikan yang harus ditempuh jika mau menjadi penasihat hukum bekerja sama dengan Peradi Denpasar. Di sisi lain dalam bekerja, ia minta lulusan FH Undwi menjunjung kejujuran, bertanggung jawab, selalu tanamkan budaya kerja keras, kerja tekun dan kerja nyata. (ad871)
Cinemaxx Resmikan Bioskop Baru di Plaza Renon
Cinemaxx Plaza Renon, Denpasar.
keseluruhan 133 layar bersistem digital telah hadir di beberapa kota di Tanah Air, yaitu Cinemaxx Plaza Semanggi Jakarta, Cinemaxx fX Sudirman Jakarta, Cinemaxx Palembang Icon, Cinemaxx Ponorogo City Center, Cinemaxx Lippo Plaza Manado, Cinemaxx Lippo Mall Kuta, Cinemaxx Sun Plaza Medan, Cinemaxx Lippo Plaza Medan, Cinemaxx Maxx Box Orange County, Cinemaxx Lippo Plaza Jogja, Cinemaxx Maxx Box Lippo Village Tangerang, Cinemaxx Mall WTC Matahari, Cinemaxx Lippo Mall Cikarang, Cinemaxx Metropolis Town Square, Cinemaxx Lippo Plaza Buton, Cinemaxx Lombok City Center, Cinemaxx Lippo Plaza Kupang, Cinemaxx Lippo Plaza Bogor Two, Cinemaxx Lippo Plaza Jambi, Cinemaxx Lippo Plaza Kendari, Cinemaxx Lippo Plaza Batu, Cinemaxx Java Supermall Semarang, Cinemaxx Istana Plaza Bandung, Cinemaxx Malang Town Square, Cinemaxx Citimall Sampit, serta Cinemaxx Plaza Renon yang dibuka Rabu (11/10) lalu. Cinemaxx Plaza Renon adalah bioskop Cinemaxx ke-26. Cinemaxx akan membuka bioskop-bioskop baru di berbagai kota di seluruh penjuru Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pencinta film akan keberadaan bioskop. (bns2)
FAKULTAS Hukum Universitas Mahasaraswati (FH Unmas) Denpasar terus memberi penguatan akademik, pengalaman dan praktik hukum kepada lulusannya guna menghasilkan SDM berdaya saing tinggi. Jumat (13/10) kemarin, FH Unmas bekerja sama dengan Ombudsman RI menggelar kuliah umum bertema ‘’Pengawasan Masyarakat dan Pelayanan Publik yang Berkeadilan’’. Kuliah umum menghadirkan anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu, S.H., M.S. dan Ketua Ombudsman Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhattab, dimoderatori Wayan Wiasta, S.H., M.H. Dekan FH Unmas diwakili WD III Wayan Wahyu Wira Udytama, S.H., M.H. menegaskan, usai kuliah umum ini mahasiswanya ikut serta menegakkan pelayanan publik di Bali. Pengalaman yang diberikan oleh Ombudsman soal pelayanan publik yang transparan dan berkeadilan ini membuat lulusannya menguasai segala ranah hukum di Tanah Air. Apalagi pelayanan publik di daerah masih banyak belum berkeadilan. Sebab, lulusan FH Unmas nanti selain bisa menjadi bagian dari masyarakat yang berhak mendapat pelayanan publik berkeadilan juga pembuat kebijakan. Bentuk pelayanan berkeadilan itu bisa dikatakan pelayanan berbasiskan regulasi dan asas hukum. Dengan demikian ketika lulusan FH Unmas menjadi birokrat dan pemegang kebijakan, mampu melahirkan pelayanan publik yang berkeadilan, apalagi sebagai aparat penegak hukum. ‘’Bahkan, lulusan kami bisa menjadi anggota Ombudsman di daerahnya jarena memiliki kompetensi
KULIAH UMUM - WD III FH Unmas Wayan Wahyu Wira Udytama (paling kanan) didampingi Ninik Rahayu dan Umar Ibnu Alkhttab saat kuliah umum Ombudsman. lebih awal serta menjalankan tugas dan fungsi Ombudsman,’’ tegasnya. Wayan Wahyu Wira Udytama didampingi WD I Dr. I Wayan Gde Wiryawan, S.H., M,H., WD II Lis Julianti, S.H., M.H. dan Kaprodi A.A. Putu Wiwik Sugiantari, S.H., M.H. menambahkan, kuliah umum diikuti 300 mahasiswa semester I, II dan V guna memberi wawasan soal Ombudsman terkait kompetensi sebagai calon aparat penegak hukum. Dengan demikian mereka bisa membantu dirinya sebelum membantu masyarakat lain. Anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu mengungkapkan, masyarakat kita masih minim soal informasi. Dari segi sosiologis juga miskin data dan miskin keberanian melapor ketika memperjuangkan hak. Untuk itu, Ombudsman gencar menyosialisasikan call center 137 untuk pengaduan pelayanan publik. Di Bali, hasil survei pengaduan sangat kecil, yakni 146 per tahun. Namun, angka ini belum
tentu mencerminkan kepatuhan yang bagus karena bisa jadi masyarakatnya tak berani mengadu, tak tahu Ombdusman dan cuek saja. Ketua Ombudsman Bali Umar Ibnu Alkhattab menegaskan, call center pengaduan 137 Ombudsman di Bali masih perlu disosialisasikan ke daerah. Call center 137 ini langsung diterima Ombudsman Pusat, baru dilanjutkan ke daerah. Untuk itu, masyarakat harus ikut aktif dalam memberi kritik dan masukan terhadap pelayanan publik lewat laporan yang akurat. Bisa menghubungi Ombudsman Bali atau lewat call center 137 asalkan berlandaskan data, identitas yang jelas dan melampirkan KTP. Menurutnya, pengaduan yang paling banyak dilaporkan adalah bidang pendidikan menyangkut penerimaan siswa baru dan biaya pendidikan, diikuti kasus pertanahan, pemerintahan dan kepolisian. (ad876)
Panen Hadiah Simpedes BRI Cabang Denpasar Gatsu
I Gede Widhartha Raih ’’Grand Prize’’ Suzuki Ertiga BANK Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Denpasar Gatsu menggelar Penarikan Undian Panen Hadiah Simpedes Periode I Tahun 2017 di Hotel Nikki, Denpasar, Jumat (13/10) kemarin. Delapan jenis hadiah diundi untuk nasabah yang beruntung, termasuk grand prize satu buah mobil Suzuki Ertiga GL M/T. Hadiah grand prize ini diraih I Gede Widhartha, nasabah dari Unit Mengwi. Hadiah lainnya yang diundi pada periode semester I (Maret 2017 Agustus 2017) masing-masing 5 buah LED TV Samsung 32 inch, 5 buah kulkas satu pintu LG, 5 buah mesin cuci 7,5 kg LG, 5 buah sepeda motor Honda Beat F1 Sporty CW, 7 buah sepeda motor Honda Revo 110, 5 buah sepeda motor Honda New Vario ESP dan 3 buah sepeda motor Honda Scoopy ESP. Penarikan undian dilakukan dengan komputer undian di hadapan notaris, pejabat dari Dinas Sosial Provinsi, Biro Kesra, kepolisian, dan nasabah Agen BRIlink. Pincapem I Gusti Gede Supanca Mahardika, S.T. mewakili Pemimpin Cabang Denpasar Gatsu mengatakan hadiah undian Simpedes selalu meningkat setiap periodenya. Ini seiring meningkatnya saldo tabungan Simpedes di BRI Unit dan di Kantor Cabang. BRI selalu memberikan apresiasi yang memadai, baik dalam bunga yang selalu bersaing maupun hadiah yang semakin lama semakin bertambah besar nilainya.
HADIAH - Hadiah grand prize satu buah mobil Suzuki Ertiga secara simbolis diserahkan Pincapem I Gusti Gede Supanca Mahardika kepada perwakilan Unit Mengwi di hadapan para saksi. ‘’Untuk memperlancar dan mempermudah meningkatkan tabungan Simpedes, kami mempunyai unit kerja yang tersebar di Kota Denpasar sebanyak 15 BRI Unit, 15 Teras yang seluruhnya sudah online. Demikian juga Simpedes dikemas lebih menarik lagi, yaitu dapat diambil menggunakan Kartu ATM,’’ ujarnya. Gede Supanca menambahkan, tabungan Simpedes yang berhasil dihimpun BRI Kantor Cabang Denpasar Gatsu tahun 2017 mencapai Rp 504,842 miliar. Jumlah ini meningkat 30 persen dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 490,213 mil-
iar. Seiring pertumbuhan simpanan tersebut, BRI Kantor Cabang Denpasar Gatsu telah memberikan kontribusi dalam pengembangan usaha mikro dengan jumlah outstanding pinjaman per Maret 2017 sebesar Rp 637 miliar (24.668 orang). Di dalamnya terdapat pinjaman KUR Rp 222 miliar (15.382 orang). ‘’Kami terus mengimbau siapa pun yang belum bergabung dengan Komunitas Simpedes BRI Cabang Denpasar Gatsu untuk segera bergabung dengan membuka rekening Simpedes di BRI Unit yang ada di wilayah Kanca Denpasar Gatsu,’’ tandas Gede Supanca. (ad875)
Unhi Gelar Upacara ’’Majaya-jaya’’
Calon Wisudawan Diharapkan Unggul ’’Man of Analysis’’ di Masyarakat DALAM rangka melepas 369 orang calon wisudawan yang terdiri atas 319 sarjana S-1, 45 sarjana S-2 dan 5 sarjana S-3 (doktor), Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar upacara majaya-jaya di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar, Jumat (13/10) kemarin. Upacara majaya-jaya di-puput oleh Ida Pedanda Istri Raka dari Geria Gede Kesiut Kawan Kerambitan, Tabanan, diikuti seluruh civitas akademika Unhi Denpasar dan seluruh calon wisudawan/wisudawati. Wisuda digelar di Hotel Westin, Nusa Dua, Sabtu (14/10) ini. Ketua LPM Unhi Denpasar Drs. Ida Bagus Suatama, M.Si. didampingi Ketua Panitia I Ketut Mona Arsika, M.Si. menjelaskan, upacara majaya-jaya merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sebelum dilangsungkannya upacara wisuda untuk melepas calon wisudawan.
Upacara ini bertujuan memohon doa restu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam bentuk Dewa Siwa yang berstana di Padmasana Agung Pura Maha Widya Mandira, agar senantiasa memberikan jalan yang terbaik bagi calon wisudawan yang nantinya akan kembali dan mengabdikan diri kepada masyarakat umum. Dalam pengabdiannya nanti, mereka diharapkan bisa memberikan pencerahan dan mengatasi segala situasi dan permasalahan yang muncul di tengah masyarakat. ‘’Untuk itulah sarjana dihadirkan (di masyarakat). Jangan sampai sarjana menjadi pembuat masalah atau onar di tengah masyarakat. Ini bukan sarjana. Maka dari itu, sarjana Unhi di-jaya-jaya-kan dulu, supaya dapat mengabdi dengan baik dan tulus, sehingga berguna di masyarakat,’’ ujar Ida Bagus Suatama. Selain itu, lanjutnya, upacara majaya-jaya juga sebagai tanda bahwa
MAJAYA-JAYA – Calon wisudawan Unhi Denpasar mengikuti upacara ‘’majaya-jaya’’ di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
mahasiswa calon wisudawan telah dewasa dan sudah berhasil meraih kemenangan (jaya) dalam mengikuti proses pembelajaran selama kuliah di Unhi Denpasar. Dengan demikian, ketika terjun ke masyarakat sudah siap dan unggul dalam hal menganalisis permasalahan (man of analysis) untuk dicarikan solusinya, baik permasalhan yang sudah terjadi, sedang terjadi maupun yang akan terjadi. Apalagi perkembangan masyarakat di era globalisasi saat ini sangat variatif dan fluktuatif. ‘’Mengabdi di masyarakat tidak boleh memandang profit oriented, tetapi harus bisa menunjukkan diri sebagai pengabdi yang benar dan tulus. Sarjana mesti bisa menjadi man of analysis terhadap permasalahan di masyarakat,’’ tandasnya. Dikatakannya, secara sekala mahasiswa Unhi Denpasar selama menempuh pendidikan telah dibekali ilmu pengetahuan yang sesuai bidangnya masing-masing. Mahasiswa Fakultas Ekonomi diajarkan bagaimana cara memupuk kehidupan yang baik dan mengurangi beban hidup dalam keluarga serta bagaimana cara mengatur keuangan yang jumlahnya sedikit tetapi bermanfaat untuk banyak. Sementara mahasiswa Fakultas Ayur Weda telah diberikan pengetahuan dan sudah mampu mengatasi perubahan penyakit yang berkembang secara tidak terduga saat ini. ‘’Bekal pengetahuan itulah yang kami berikan kepada mahasiswa kami, yaitu bagaimana cara menghadapi perkembangan globalisasi. Mereka sudah siap menghadapinya dan mencarikan win-win solution permasalahan tersebut,’’ ungkap Ida Bagus Suatama. (ad834)
daerah
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
Astra Motor Bali
Berbagi dengan Pengungsi Gunung Agung SEBAGAI bentuk kepedulian kepada para pengungsi Gunung Agung yang sudah hampir tiga minggu meninggalkan daerahnya dan berada di lokasi pengungsian, Astra Motor Bali melakukan kegiatan sosial melalui ‘’Honda Untuk Bali’’ dengan mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada para pengungsi. Kegiatan bertajuk ‘’Satu Hati Saling Berbagi’’ sebelumnya telah mengumpulkan donasi secara sukarela dari internal karyawan dan jaringan Honda. Penyerahanan bantuan dilakukan 12 Oktober 2017 oleh perwakilan ikatan karyawan Astra Motor dan perwakilan dealer Honda Bali. Seperti diketahui, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terhitung sejak 22 September 2017, Gunung Agung ditetapkan berstatus waspada dan statusnya meningkat menjadi awas. Jumlah pengungsi saat ini sudah mencapai ratusan ribu yang menempati beberapa titik aman di kawasan Bali. ‘’Kami tergerak untuk memberikan bantuan kepada para pengungsi karena melihat banyaknya jumlah pengungsi yang masih membutuhkan beberapa kebutuhan seperti makanan, minuman, perlengkapan sehari-hari, obat-obatan dan peralatan tidur. Yang kami sasar dua titik posko, Balai Desa Pe-
HIBUR ANAK – Perwakilan Astra Motor Bali menghibur anak-anak di posko pengungsian Gunung Agung. nuktukan, Singaraja, dan Pos Banjar Mandira, Desa Sengkidu, Karangasem,’’ ungkap Tangguh Rinekso selaku PIC CSR Astra Motor Bali. ‘’Selain memberikan bantuan, kami juga melakukan interaksi dengan anak-anak pengungsi dengan mengajak mereka bermain games penuh dengan hadiah-hadiah berupa alat-alat tulis dan mainan anak-anak,’’ sambung Tangguh. Sementara itu, Perbekel Desa Penuktukan Made Maduarta mengaku sangat terbantu dan mengucapkan terima kasih seraya berharap keadaan
Sertijab Dandim Jembrana dan Bangli
Denpasar (Bali Post) Melalui penugasan berjenjang dan bervariatif serta pola pikir yang lebih baik, maka kualitas kepemimpinan, manajerial dan profesionalisme keprajuritan akan mampu menggerakkan organisasi dengan baik. Hal ini disampaikan Danrem 163/ Wira Satya Kolonel Arh. I Gede Widiyana, S.H. saat sertijab Komandan Kodim 1617/Jembrana dari Letkol Kav. Hendra Ferdinandus kepada Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok dan Komandan Kodim 1626/Bangli dari Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung, S.IP. kepada Letkol Cpn. Andy Pranoto, M.Sc., Jumat (13/10) kemarin. Dalam amanatnya, Danrem menegaskan rangkaian sertijab Dandim ini dimaksudkan sebagai bagian dari pembinaan personel dalam rangka membina satuan dan organisasi. Dengan demikian terjadi penyegaran dalam organisasi yang dinamis sebagai rangkaian regenerasi di tubuh TNI. Kolonel Widiyana juga mengungkapkan, memiliki wawasan dan pengalaman bervariatif dalam penugasannya, seorang pemimpin sangat penting menghadapi beban tugas dan tanggung jawab pada jabatan yang diembannya. Selain itu, siap mengemban jabatan mendatang yang tentunya tidak akan lebih mudah atau lebih ringan. ‘’Jabatan merupakan amanah, ujian dan tantangan,’’ ujarnya. Menurut Gede Widiyana, peran dan fungsi Dandim memiliki nilai strategis karena merupakan sentral motor penggerak organisasi satuan kewilayahan di daerah. Ia yakin dengan bekal pengalaman sebelumnya, Djefri Marsono Hanok dan Andy Pranoto akan mampu mengemban tugasnya dengan baik, meski tugas Dandim ke depan tidaklah bertambah ringan, mengingat semakin banyaknya persoalan di wilayah. Untuk itu, Dandim dituntut mampu menciptakan sinergitas dan kemanunggalan TNI-rakyat, guna terciptanya keterpaduan dan kebersamaan segenap komponen bangsa. ‘’Saat ini kita sedang menangani masalah pengungsi dari wilayah Kabupaten Karangasem akibat erupsi Gunung Agung. Komandan Kodim harus mengikuti perkembangan situasi terakhir Gunung Agung. Laporkan setiap saat bila ada halhal menonjol pada kesempatan pertama. Mudahan-mudahan dengan upaya yang sudah kita lakukan, walaupun Gunung Agung meletus, korban dapat diminimalisir,’’ ungkap Danrem 163. (kmb36)
ini segera berakhir, sehingga bisa kembali ke daerah asal. Ia senang melihat anak-anak sangat terhibur berkat kedekatan dari tim Honda. Sebelumnya di GOR Swecapura, Klungkung, telah dididirikan tenda dapur umum untuk mengakomodir relawan saat memasak makanan kebutuhan sehari-hari para pengungsi. ‘’Pengumpulan donasi berikutnya masih tetap dilakukan dan secara bertahap akan didistribusikan kembali dengan harapan bantuan dapat meringankan beban para pengungsi dan mencukupi kebutuhan selama dipengungsian,’’ tutur Tangguh. (bns4)
Ketua Yayasan Handayani dan Ketua Yayasan Widya Kerthi
Dipercaya sebagai Pengurus Pusat ABP-PTSI
ASOSIASI Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Thomas Suyatno mempercayakan kepengurusan asosiasi kepada beberapa putra Bali. Dua di antaranya adalah Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., Ketua Yayasan Handayani Denpasar (Badan Penyelenggara STIMI Handayani Denpasar), dan Dr. Anak Agung Sadiartha, Ketua Yayasan Widya Kerthi (Penyelenggara Unhi). Jumat (13/10) pagi kemarin bertempat di Kantor Kemenkopolhukam RI, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, diadakan pertemuan silaturahmi pengurus ABP-PTSI Pusat dengan Menkopolhukam Jenderal (Purn) Wiranto sebagai Ketua Dewan Kehormatan Asosiasi ini. Dalam pertemuan tersebut, Wiranto menyampaikan tentang bela negara dan ancaman-ancaman modern terhadap bangsa ini, yakni radikalisme, terorisme, narkoba, korupsi dan perang cyber. Dr. Ida Bagus Radendra yang merupakan salah satu penggagas sekaligus panitia pengarah pada ‘’Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme’’ di Nusa Dua pada 25-26 September lalu yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan sekitar 3.000
BERSAMA - Ketua Yayasan Handayani (Penyelenggara STIMI Handayani) Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. (dua dari kanan) bersama Menkopolhukam Jenderal (Purn) Wiranto, Ketua Yayasan Widya Kerthi (Penyelenggara Unhi) Dr. Anak Agung Ngurah Sadiartha (paling kiri) dan Ketua Umum ABP-PTSI Pusat Prof. Dr. Thomas Suyatno (paling kanan). pimpinan Perguruan Tinggi se-Indonesia, mengatakan telah mendeklarasikan sikap setia pada empat konsensus kebangsaan dan sikap menentang radikalisme dan intoleransi. Pada kesempatan dialog dengan Menkopolhukam, Ida Bagus Radendra yang perta-
Nirmala Supermarket Batubulan Resmi Dibuka
NIRMALA Group di bawah kepemimpinan Made Sujana, kembali membuka Nirmala Supermarket Cabang ke-16 di Banjar Denjalan, Batubulan, Gianyar, Kamis (12/10). Pembukaan diawali macaru, mendem padagingan dan melaspas. Selanjutnya dilakukan pengguntingan pita pintu masuk disaksikan para undangan dan relasi bisnis. Presiden Direktur Nirmala Group, Made Sujana, mengatakan pembukaan Nirmala Batubulan sebagai wujud komitmennya untuk terus melakukan pengembangan usaha, dengan memberdayakan masyarakat dan pengusaha lokal. Batubulan merupakan cabang kedua setelah sebelumnya dibuka di Desa Mas, Ubud. ‘’Pembukaan Nirmala Batubulan ini dilakukan karena Batubulan sebagai daerah pariwisata dan sangat kental dengan budaya upacara keagamaan, sehingga memerlukan sarana berbelanja yang lengkap dan murah. Untuk itulah, kami hadir di hadapan masyarakat,’’ ujarnya. Made Sujana yang asal Jimbaran, Badung ini menambahkan, selama ini Nirmala Group lebih memilih mengembangkan usaha di Badung sebagai kampungnya. Namun, sejak dua tahun terakhir, usahanya mulai dikembangkan ke luar Badung. Gianyar menjadi salah satu tujuan karena merupakan daerah pariwisata. Dalam waktu dekat, Nirmala juga mengembangkan ke perbatasan Tabanan dan Badung, yakni di Belayu yang saat ini sedang proses pembangunan.
PEMBUKAAN - Pembukaan Nirmala Supermarket Batubulan dilakukan Presdir Nirmala Group Made Sujana. ‘’Moto kami lengkap dan murah, dekat dengan masyarakat. Mudah-mudahan terus mendapatkan dukungan masyarakat, seperti Banjar Denjalan, Batubulan, yang selalu men-support kami, sehingga pengusaha lokal dan masyarakat bisa selalu bersinergi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,’’ katanya didampingi istrinya, Nyoman Sudiasih. Managing Director Nirmala Supermarket I Made Astra Wibawa menambahkan, pembukaan Nirmala Supermarket di Batubulan sebagai respons atas keinginan masyarakat agar lebih dekat mendapatkan tempat berbelanja yang murah dan lengkap. Selain menyajikan beragam makanan, Nirmala Supermarket bekerja sama dengan franchise nasional Ramayana yang membuka gerai di Nirmala Supermarket Batubulan. ‘’Mudah-mudahan
kerja sama ini berjalan baik dan berkembang, sehingga potensi usaha lokal dapat terus terangkat sekaligus bersinergi dengan usaha nasional,’’ ungkapnya. Untuk memanjakan masyarakat Gianyar, pada pembukaan diberikan diskon kepada pembeli, mulai makanan hingga pakaian. Selain itu, Nirmala Batubulan memberikan kenyamanan kepada pengunjung, sehingga diharapkan bisa menjadi tempat belanja utama di kawasan wisata Batubulan. ‘’Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat, sejak dimulai proses pembangunan bangunan sampai pada proses pembukaan Nirmala Supermarket kali ini,’’ tandasnya. Pembukaan Nirmala Supermarket Batubulan dihadiri sejumlah undangan, di antaranya mantan Bupati Gianyar Cokorda Ardha Sukawati (Cok Ace), pengurus dan anggota Kadin Bali serta relasi. (bns3)
Golkar Banyuwangi Kekurangan Bacaleg
Bali Post/ist
SERTIJAB - Sertijab Dandim 1617/Jembrana dan Dandim 1626/ Bangli di Denpasar, Jumat (13/10) kemarin.
Warga Jepang Gantung Diri Singaraja (Bali Post) – Seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang Hiro Masa Misi Hara (71) nekat bunuh diri dengan cara gantung diri, Jumat (13/9) kemarin, sekitar 12.00 Wita. Hiro ditemukan tergantung di dalam kamar vila miliknya di Banjar Dinae Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Kepala Subbagian (Kasubag) Humas AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh anak angkatnya Kadek Ayu Astiti Asih (31) asal Banjar Dinas Banyualit Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. Saksi sudah dua hari tidak berkomunikasi dengan korban. Saat kejadian, saksi bersama orangtuanya dan saksi lainnya mengecek vila yang ditempati korban. Saat pintu dibuka dengan kunci cadangan, saksi melihat korban telah meninggal dunia. “Benar kami terima laporan gantung diri dan kasusnya ditangani Polsek Sukasada,” katanya. Menurut AKP Suartika, dari pemeriksaan petugas medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah saat ditemukan menunjukkan ciri-ciri korban gantung diri, seperti keluar air mani dan keluar kotoran dari anus. “Motifnya belum diketahui. Keterangan saksi-saksi dan barang bukti berupa surat yang ditemukan di sekitar TKP kemungkinan berisikan petunjuk hingga korban nekat gantung diri,” jelasnya. Jenazah korban dititipkan di kamar jenazah RSUD Buleleng menunggu proses pemulangan ke negara asalnya melalui Konsulat Jepang. (kmb38)
5
Banyuwangi (Bali Post) Semangat kader Golkar Banyuwangi untuk maju sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) sepertinya perlu digenjot lagi. Buktinya, untuk persiapan Pemilu 2019, partai bergambar Beringin ini masih kekurangan bacaleg cukup banyak. Dari 50 kuota bacaleg yang dibutuhkan, baru 34 yang mendaftar. Kurangnya minat bacaleg ini diduga akibat ketatnya persaingan menuju kursi DPRD. Dari 34 bacaleg yang mendaftar, enam di antaranya merupakan incumbent. ‘’Kami memiliki satu incumbent yang memastikan
tak maju lagi. Jadi, hanya enam yang maju,’’ kata Ketua DPD Golkar Banyuwangi Ruliono beberapa hari lalu. Bacaleg yang mendaftar seluruhnya kader. Karena itu, pihaknya masih membuka kemungkinan nonkader yang ingin maju lewat Golkar. Pihaknya jauh hari sudah melakukan penjaringan bacaleg. Tujuannya, memastikan kesiapan para bacaleg yang akan bertarung pada Pemilu 2019. Mereka diberikan pemahaman seputar pencalegan. ‘’Kami arahkan para bacaleg berpikir lagi. Jika tak siap, terutama finansial, sebaiknya mundur,’’ tegasnya. (kmb30)
ma menyampaikan tanggapan kepada Menkopolhukam, bahwa sikap ini sejalan dengan dideklarasikannya ABP-PTSI pada Munas IV ABP-PPTSI di Seminyak, Badung, tiga bulan lalu. ‘’Sebagai masyarakat ilmiah, kampus siap mencegah munculnya dan berkembang-
nya segala bentuk bibit radikalisme dan intoleransi di kampus dan ancaman lainnya. Hal tersebut direspons sangat positif oleh Pak Wiranto. Sebab, perguruan tinggi harus jadi garda terdepan menanggulangi permasalahan bangsa ini,’’ tegas Dr. Ida Bagus Radendra. (ad879)
Tekan Kimiskinan, Dewan Usulkan Ranperda Banyuwangi (Bali Post) Menjelang tutup tahun, DPRD Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersiap mengagendakan program kerja baru. Salah satunya menggagas pembahasan rancangan peraturan daerah (ranperda). Pada tahun 2018, wakil rakyat Kota Gandrung ini sedikitnya mengusulkan 11 ranperda inisiatif, di antaranya Ranperda Penanggulangan Kemiskinan. Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Banyuwangi Ruliono mengatakan, jauh hari sebelum tutup tahun pihaknya mulai menyiapkan ranperda yang diusulkan masing-masing fraksi. Dari ketujuh fraksi dihasilkan 11 ranperda inisiatif. ‘’Jumlah ini masih bisa bertambah. Kami berikan waktu seminggu lagi bagi masing-masing fraksi mengusulkan ranperda tambahan,’’ katanya usai memimpin rapat Bapemperda beberapa hari lalu. Dijelaskannya, usulan ranperda ini sengaja dibuka lebih awal agar pembahasan bisa dilakukan lebih cepat dan segera disahkan. Ke-11 ranperda itu masih sebatas usulan. Artinya, tak seluruhnya bisa dinaikkan ke pembahasan. Banyaknya usulan ranperda lantaran baru tahun ini seluruh fraksi dilibatkan dalam mengusulkan raperda inisiatif DPRD. Jadi, seluruh fraksi memiliki kesempatan memperjuangkan aspirasi pendukung melalui usulan ranperda. Setelah usulan ranperda diterima, selanjutnya Bapemperda akan mengundang para pengusul panperda untuk melakukan pemaparan. Dengan demikian bisa diketahui pasti tujuan, materi hingga dasar undang-udang yang dipakai ranperda. ‘’Setelah itu kami putuskan melalui paripurna internal, dilanjutkan atau tidak pembahasan usulan ranperda itu,’’ ungkap Ruliono. Ke-11 ranperda yang diusulkan masing-masing Ranperda Penanggulangan Kemiskinan diusulkan Marifatul Karmila (Fraksi Golkar) dan Handoko (Demokrat). Ranperda Penyelenggaraan Penanaman Modal diusulkan Sugiharto (Golkar), Ranperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dan Nelayan diusulkan Suyatno (Golkar). Kemudian Ranperda Bisnis Jasa Keuangan, Ranperda Pengelolaan dan Distribusi dan Ranperda perubahan Perda 11/2016 tentang Ketertiban Umum diusulkan Basir Qodim (PPP). Ranperda Perlindungan Tanaman Organik diusulkan Syahroni (PPP). Selanjutnya, Ranperda Pengelolaan Pasar Tradisional diusulkan Eko Susilo (Gerindra) dan Ranperda Layak Anak diusulkan Neni (PKS). Ranperda Pengelolaan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) diusulkan Marifatul Qiptiah (PKB), Ranperda Pengelolaan Saluran Irigasi diusulkan Ahmad Taufik dan Inayanti Kusumasari (PKB) serta Ranperda Pengelolaan Tanah Wakaf untuk Tempat Ibadah diusulkan Munif Syafaat dan Ali Maqrus (PKB). (kmb30)
OPINI
6
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Fokus Tangani Masalah Pembangunan SUHU politik Indonesia mulai meninggi dengan semakin dekatnya pergantian tahun dan di tahun 2019 akan diselenggarakan pemilihan presiden. Ada berbagai indikator meningkatnya suhu politik itu. Di antaranya adalah pencalonan menteri menjadi Gubernur Jawa Timur, mencuatnya wacana tokoh TNI yang diprediksi akan masuk ke dunia politik. Imbauan Presiden agar TNI dan Polri menjauhi kelompok politik sampai dengan tiba-tibanya muncul pemutaran film G-30-S yang pada masa Orde Baru sempat diputar di sekolah-sekolah menengah. Yang terakhir ini malah sekarang diputar di tempat-tempat umum yang juga disaksikan oleh para anggota TNI di daerah-daerah. Memang kelihatan agak aneh jika ideologi komunis yang sudah hancur di mana-mana tersebut kemudian tiba-tiba menjadi viral di Indonesia. Barangkali untuk tidak membuat kekhawatiran terlalu tinggi, Presiden Joko Widodo ikut ramai-ramai menyaksikan film ini. Saat ini, setelah banyak mendapat sorotan, terasa pemutaran film tersebut sudah mulai berkurang. Dilihat dari gelagat yang muncul, tidak bisa dimungkiri kalau itu merupakan gaya dan strategi politik yang mempunyai tujuan tertentu. Dikatakan gaya politik karena memperlihatkan ada balutan upaya untuk memengaruhi dan menampakkan nilai kepada masyarakat tentang apa yang harus dilawan. Dalam hal ini, ada ideologi yang harus ditentang di Indonesia. Sedangkan dikatakan sebagai strategi, karena dalam hal pemutaran film G-30-S ini langsung diputar pada masyarakat kalangan bawah, yaitu pemilih hak politik paling dekat dengan pemilihan umum. Jika penafsiran seperti ini benar tentu saja masyarakat harus hati-hati pula untuk melihat fenomena yang terjadi. Dalam konteks itulah, kita masyarakat Indonesia sesungguhnya diingatkan oleh kenyataan bahwa selalu menjelang tahun-tahun pemilihan ini, ada saja gelagat-gelagat politik yang harus dicermati. Pencermatan ini penting karena gelagat seperti itu berpotensi menimbulkan pengelompokan di masyarakat. Sering kita jumpai bahwa dalam masyarakat yang tersegmentasi secara politik, konflik justru dapat muncul, baik yang terbuka maupun yang laten. Konflik politik sering kali berlangsung lama. Masyarakat Indonesia dicirikan oleh posisinya yang ada di pedesaan paling banyak. Kalau kemudian pengelompokan tersebut ternyata ada banyak di pedesaan maka stabilitas sosial dapat terganggu. Jadi, dalam hal ini apa yang dikatakan oleh Presiden Joko Widodo bahwa TNI dan Polri haruslah kuat. Akan tetapi, kita boleh saja menambahkan bahwa soliditas tersebut sudah harus dipelihara terus-menerus. Kedua lembaga ini juga mesti berhubungan secara positif, baik secara kelembagaan maupun personal. Ini kita tekankan karena di lapangan, kita sering mendengar adanya koflik antar-oknum kedua lembaga itu. Jika kita boleh sedikit memberikan komentar tentang situasi di Indonesia, boleh dikatakan sedikit lucu dan malah memprihatinkan. Di saat negaranegara lain fokus dengan pembangunan dan berupaya meningkatkan kemampuan ekonominya. Indonesia masih saja berfokus dengan persainganpersaingan politik. Ini merupakan hal yang memprihatinkan. Persaingan politik itu justru terjadi pada kelompok-kelompok elite. Kondisi ini tentu saja akan memperlambat upaya Indonesia untuk bersaing di dunia internasional. Kalau elite pemerintah lebih mengutamakan persaingan politik ketimbang meningkatkan pembangunan, maka persentase untuk menjalankan pemerintahan itu sendiri akan semakin mengecil. Lebih banyak porsi yang dihabiskan untuk mengurus persoalan politik. Persoalan seperti ini biasanya lebih mengutamakan individu atau kelompok. Indonesia ini bukanlah milik individu atau kelompok, melainkan milik masyarakat Indonesia. Jadi, semua pihak harus waspada dengan berbagai kecenderungan politik ini agar kita dapat lebih banyak konsentrasi di bidang pembangunan, bukan pada kompetisi politik.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Jaminan Berkelanjutan untuk Para Pengungsi
Kepedulian dan dukungan kepada para pengungsi hingga minggu ketiga sejak mereka mengungsi masih terdengar dan alirannya cukup tinggi. Aliran bantuan dan kunjungan ke poskoposko pengungsi masih terdengar di seluruh kabupaten/kota. Bahkan, pemerintah pusat juga masih terus memberikan bantuan dengan melibatkan beberapa kementerian. Yang saya ingin tanyakan, ke depan, bagaiamana para pengungsi ini bisa terbantu? Haruslah ada semacam jaminan bahwa para pengungsi yang umumnya sebagai pengusung budaya Bali ini bisa menjaga keselamatan hidupnya dan tetap sehat di pengungsian. Di sini, saya pandang perlu ada satu gerakan berkelanjutan yang bisa memberikan bantuan secara berkelanjutan pula. Hal lain, yang perlu diperhatikan mungkin nasib para pelajar yang ada di pengungsian. Menjelang ujian semester nanti, bagaimana mereka akan menerima rapor pendidikannya. Siapa yang akan menandatangani dan mengeluarkan nilai bagi mereka. Sekarang mungkin, mereka baru bisa ikut belajar, tetapi nanti administrasi status mereka juga harus dipikirkan. Penting melakukan pendataan terpadu di tingkat provinsi dan kabupaten/kota agar para pelajar ini statusnya jelas dan bukti-bukti untuk status mereka sebagai pelajar juga jelas. Apakah mereka akan menerima rapor sesuai sekolah asalnya atau menerima rapor sementara dari sekolah mereka ditampung? Semoga semua hal bisa kita antisipasi lebih awal untuk meminimalkan masalah di kemudian hari. I Wayan Suardana Wiguna Denpasar, Bali
Kekuatan Politik Dekati TNI dan Polri Sudah mulai muncul pandangan kalau beberapa tokoh berancang-ancang masuk dunia politik. Baik karena niat pribadi sebagai masa persiapan pensiun maupun dengan alasan panggilan untuk mengabdi kepada negara. Akan tetapi, apabila itu misalnya dilakukan oleh tokoh penting TNI atau juga Polri, maka ini akan dapat membuat gaduh suasana. Padahal setahun dan dua tahun lagi, Indonesia segera menghadapi tahun-tahun politik, dengan penggelaran pilkada di beberapa tempat dan pemilihan presiden.
Oleh GPB Suka Arjawa arangkali dalam konteks demikian, ada beberapa pendapat dalam satu kesempatan beberapa hari lewat yang menyatakan bahwa baik TNI maupun Polri harus mampu menjaga jarak dari kekuatan-kekuatan politik. Pernyataan dan seruan seperti ini sesungguhnya sudah merupakan hal biasa. Akan tetapi yang harus dicermati sekarang adalah seberapa jauh kelompok-kelompok politik mencoba “mendatangi” dua kekuatan pertahanan dan keamanan Indonesia tersebut. Jadi, apabila rebut-ribut sebelumnya banyak yang mengatakan bahwa tokoh TNI tidak boleh banyak berbicara dan berdekatan dengan partai politik, kini yang harus dilihat adalah tokoh TNI dan Polri harus hati-hati apabila nanti didekati oleh kekuatan-kekuatan politik. Hal terakhir inilah yang harus diperbincangkan. Meski samar-samar tetapi ada kemungkinan jika kekuatan politik mencoba mendekati TNI atau Polri sebagai sebuah lembaga. Pendekatan seperti ini justru paling berbahaya karena apabila lembaga sampai harus berdekatan dengan kekuatan politik maka seluruh organ lembaga tersebut akan dapat dilibatkan.
B
Kondisi perpolitikan di Indonesiaa sekarang mempunyai potensi yang cukup besar yang memungkinkan kekuatan politik mendekati kekuatan keamanan nasional. Hal pertama yang harus dilihat adalah iklim kompetisi politik dalam skala nasional. Iklim kompetisi tersebut kini ketat. Kalau sekadar boleh mengatakan Pilkada Jakarta beberapa waktu lalu sebagai model dari pemilihan presiden, maka kekuatan yang ada pada pihak yang pro-nasionalis Jokowi dan nasionalis Prabowo itu bisa dikatakan tidak berbeda jauh. Dari gelagat yang terlihat, kemenangan Pilkada DKI beberapa waktu lalu berada pada pihak yang pro-Prabowo, dengan berbagai kiat yang dilakukannya. Sementara yang pro-Megawati tersingkir dengan berbagai konsekuensinya. Padahal di tataran politik nasional, hal yang sebaliknya terjadi. Joko Widodo (Megawati) telah memenangkan persaingan menjadi presiden. Kini, dua tahun menjelang pemilihan presiden, suara-suara sudah mulai bermunculan bahwa dua kontestan tersebut akan tetap berkompetisi lagi. Karena Jakarta sebagai barometer pemilu nasional, dengan berbagai pusat kendali yang ada, maka dapat dikatakan bahwa dua kandidat tersebut secara nasional kelak, mempunyai
kekuatan seimbang. Pada titik inilah, ketika kemampuan menarik citra dan dukungan dari masyarakat sudah sama-sama kuat, maka faktor yang paling menentukan adalah kemampuan untuk menarik simpati dari pasukan bersenjata dan pasukan penjaga keamanan Indonesia. Tidak boleh dilupakan, baik TNI maupun Polri secara langsung dengan predikatnya itu, telah mempunyai citra tersendiri di mata masyarakat, yaitu menjaga keamanan dalam negeri dan menjaga keamanan negara dari pihak luar. Tugas fungsional ini telah melekat dan mendatangkan citra tersendiri di mata masyarakat. Karena itu bagi kekuatan politik, di saat kekuatan sudah sama-sama kuat, maka hanya “kedekatan” dengan penjaga keamanan inilah yang akan mampu memberikan nilai lebih kepada kelompok politik yang bersangkutan. Jadi, benar kata Joko Widodo, sebagai presiden dan pemimpin pemerintahan, harus mengatakan bahwa tidak boleh kekuatan TNI maupun Polri itu berdekatan dengan kekuatan politik. Ini pasti akan berbahaya. Dikaitkan dengan isu yang muncul akhir-akhir ini bahwa ada tokoh TNI yang hendak terjun ke ke dunia politik, mungkin pesan yang disampaikan ini akan menjadi penting
agar tidak situasinya kebablasan. Dalam hal tugas dan fungsi memang tidak boleh TNI dan Polri itu masuk ke jajaran politik. Bisa jadi juga karena Prabowo berasal dati TNI di masa lalu dan kini ada tokoh TNI yang diisukan demikian, maka pernyataan agar lembaga ini menjaga jarak dengan kekuatan politik, itu merupakan hal yang benar dan diperlukan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dalam iklim kondisi politik berada dalam kompetisi yang relatif imbang, maka kedekatan kekuatankekuatan politik kepada TNI dan Polri akan dipandang sebagai hal yang menguntungkan oleh kekuatan tersebut. TNI dan Polri harus benar-benar hati-hati pada konteks ini. Hal kedua yang harus diperhatikan adalah kondisi para politisi Indonesia baik di pusat maupun di daerah. Hingga saat ini, banyak pemimpin politik di daerah, seperti bupati dan mereka yang selevel, banyak yang ditangkap KPK. Sebagai kekuatan politik, mereka pasti mempunyai kedekatan dengan partai politik tertentu. Tentu juga harus dilihat bagaimana reputasi politisi Indonesia yang ada di pusat. Di sini, yang harus mendapat garis bawah adalah soal hubungan antara Polri dengan politisi dan KPK di tingkat lain. Setidaknya dalam beberapa bulan terakhir, hubungan antara KPK dengan politisi DPR dan juga dengan kepolisian, terlihat ada gangguan. Angket KPK dan penyiraman salah satu penyidik KPK, mungkin dapat dikatakan sebagai salah satu contohnya. Maka, ada potensi kemungkinan dan niat-niat tertentu dari kekuatan politik untuk melakukan pendekatan dengan Polri demi menakut-nakuti
Suara Publik Menyelamatkan Warisan Budaya di Tengah Ancaman Erupsi Gunung Agung ’’Dalam menanggapi situasi kebencanaan Gunung Agung, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali mengimbau kepada semua warga, klian banjar, pemangku dan para bendesa adat pakraman yang masuk daerah rawan bencana untuk tidak lupa mengevakuasi atau menyelamatkan naskah-naskah penting, lontar-lontar, prasasti-prasasti, dan pratima-pratima, serta pusaka-pusaka lainnya yang sangat penting bagi keberlangsungan kebudayaan Bali’’. Demikian sepenggal isi imbauan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali tanggal 25 Sepetember 2017 terkait penanganan penyelamatan cagar budaya yang berada di pura ataupun milik pribadi yang ada di sekitar zona rawan erupsi Gunung Agung. Dalam kondisi darurat seperti ini tidak seorang pun yang sempat membawa benda pusaka seperti imbauan di atas. Alih-alih menyelamatkan benda pusaka, mereka lebih mengutamakan keselamatan jiwa keluarga dan hewan peliharaan. Bahkan, ada yang tidak mengindahkan perintah pemerintah untuk mengungsi demi tetap bisa merawat hewan peliharaannya. Jika kita mengikuti anjuran pemerintah terkait penyelamatan warisan budaya yang dimiliki oleh pribadi maupun kelompok maka keberlangsungan kebudayaan Bali akan tetap terjaga. Jangan sampai warisan budaya tersebut hilang sia-sia
Oleh I Gusti Agung Gede Artanegara sehingga Karangasem tidak memiliki bukti warisan budaya dan imbasnya Bali bukanlah Bali jika ada daerah yang tidak memiliki warisan budaya. Bali hidup dan bertahan hingga sekarang karena kesetiaan kita untuk menjaga dan merawat warisan budaya tersebut. Nenek moyang orang Bali dari dulu selalu menjaga warisan budaya mereka turun-temurun ke mana mereka pergi maka warisan budaya tersebut akan ikut dibawanya, karena warisan budaya ini sangat bernilai dari
sekadar materi uang atapun nyawanya. Sudah selayaknya penyelamatan warisan budaya ini dilakukan bersama-sama. Diselamatkan tidak hanya diberikan tempat yang aman tetapi bagaimana mendokumentasikannya juga. Dokumentasi menjadi kata kunci di sini untuk penyelamatan warisan budaya tersebut, bencana yang disebabkan oleh alam merupakan sesuatu yang tidak bisa kita ketahui kapan akan terjadi. Dengan adanya dokumentasi, kita bisa merekonstruksi warisan budaya tersebut seperti aslinya. Penulis, pemerhati teknologi dan budaya
Jika kita mengikuti anjuran pemerintah terkait penyelamatan warisan budaya yang dimiliki oleh pribadi maupun kelompok maka keberlangsungan kebudayaan Bali akan tetap terjaga. Jangan sampai warisan budaya tersebut hilang sia-sia sehingga Karangasem tidak memiliki bukti warisan budaya dan imbasnya Bali bukanlah Bali jika ada daerah yang tidak memiliki warisan budaya.
lembaga ini agar tidak mengganggu politisi yang terkena masalah korupsi. Sekali politisi tersebut menjadi “buronan” KPK maka dapat dikatakan bahwa elektabilitas dari kekuatan politik yang ada akan menurun, baik di daerah maupun pusat. Sangatlah berbahaya apabila hal ini terjadi menjelang Pilkada pada tahun 2018 dan Pilpres di tahun 2019. Penurunan elektabilitas menjelang pemilu merupakan malapateka bagi kekuatan politik. Dan lembaga yang paling berani melakukan tindakan penangkapan seperti itu adalah KPK hingga saat ini. Kalau dibandingkan hal kedemokrasian, maka kedekatan antara kepolisian dan tentara kepada kekuatan politik adalah tindakan yang tdak benar. Demokrasi tidak akan jalan secara lurus apabila hal ini terjadi. Tentara dan kepolisia berada jauh di atas politik. Ia berada sebagai jalan tengah yang dapat memelihara bagaimana demokrasi itu berjalan sesuai dengan relnya. Kedua kekuatan tersebut harus berdekatan denga rakyat dan menempel dengan negara. Dekat dengan rakyat mempunyai makna ia menjaga demokrasi karena rakyat tidak akan takut dengan pilihan politik yang dilakukan. Polisi menjamin keamanan mereka dengan berbagai pilihan politiknya. Tentara dan polisi melekat dengan negara, di mana tentara mempunyai fungsi melindungi negara dari penyusupan asing dan polisi menempel dengan negara untuk menjamin keamanan rakyat. Kita berharap, dua tahun menjelang Pemilihan Presiden ini, dua lembaga tersebut mampu bersatu dan bersinergi menjaga nusa dan bangsa Indonesia. Penulis, dosen Universitas Udayana
POJOK KPK akan serahkan ’’kasus kecil’’ ke Densus Tipikor. - Tantangan bagi Polri. *** Pertemuan IMF-WB akan membahas persoalan ekonomi global. - Ekonomi lokal lebih bermasalah. *** Hasil petani kentang lereng Ijen Banyuwangi melimpah. - Pasarnya pasti ke Bali.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
SAYUR - Penjual sayur di Pasar Badung menunggu pembeli. Pedagang menjajakan berbagai jenis sayursayuran dengan cara lesehan dekat tangga di areal Pasar Badung.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
sabtu paing, 14 oktober 2017
Figur
Kartu Pengungsi KEBIJAKAN Pemprov Bali menerbitkan Kartu Pengungsi diapresiasi Fraksi Golkar DPRD Bali. Mengingat, kartu itu diperuntukkan kepada warga yang memang betul-betul mengungsi dan berhak memegang serta mendapatkannya. Dalam hal ini, para pengungsi Gunung Agung yang sekarang berada di level IV atau awas. “Selain untuk mendapatkan perlindungan dari pemerintah, kartu pengungsi juga dapat dipakai untuk berobat gratis di semua rumah sakit pemerintah. Semua biaya Bali Post/ist bagi pemegang kartu pengungsi dibiayai oleh Pemprov Bali,” ujar Anggota Fraksi Golkar Tjokorda Raka Kerthyasa atau Cok Ibah, Jumat (13/10) kemarin. Cok Ibah berharap, Pemprov Bali juga membantu masyarakat dalam mengawasi ternak yang dimiliki pengungsi. Dengan demikian, ternakternak pengungsi tidak dibeli dengan harga murah oleh oknum-oknum tertentu. Begitu juga agar membantu biaya listrik di rumah-rumah yang ditinggal mengungsi. “Kami mengharapkan agar rumah-rumah para pengungsi yang ditinggal tidak ditagih pembayaran listriknya oleh PLN,” jelasnya. Cok Ibah menambahkan, Fraksi Golkar telah mengusulkan kepada pimpinan DPRD Bali untuk membangun koordinasi intensif dengan seluruh pimpinan DPRD kabupaten/kota se-Bali. Koordinasi ini untuk bersama mendorong peningkatan anggaran bantuan bencana pada APBD Induk 2018 di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Di sisi lain, pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh komponen masyarakat Bali. Sebab, mereka telah bahumembahu bergotong royong membantu dengan tulus dan ikhlas dampak dari ditetapkannya status awas Gunung Agung. (kmb32)
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Wawali Jaya Negara Ingatkan Jaga Kebersihan Sungai Denpasar (Bali Post) Keberadaan aliran sungai di Kota Denpasar harus tetap terjaga dengan tidak menjadikan sungai sebagai tempat membuang sampah. Mewujudkan hal ini perlu partisipasi masyarakat agar dapat ikut serta memelihara kelestarian lingkungan. “Kami mengajak masyarakat Kota Denpasar untuk selalu menjaga kebersihan sungai dan dapat ikut serta memelihara kelestarian lingkungan,” ujar Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Jumat (13/10) kemarin. Jaya Negara mengatakan Pemkot Denpasar mewujudkan kebersihan sungai dilakukan melalui lomba kali bersih sebagai program untuk bersamasama masyarakat. Menjaga kebersihan sungai juga sebagai langkah mengantisipasi terjadinya banjir pada saat musim penghujan tiba. Jaya Negara juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan seluruh aparatur desa/kelurahan bersama-sama masyarakat untuk mewujudkan kebersihan sungai. Hal ini dapat terus dilakukan sehingga tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah maupun limbah ke sungai. Jaya Negara mengharapkan dengan imbauan dan ajakan bersama
masyarakat pembangunan lingkungan sungai dapat diwujudkan demi kepentingan generasi masa kini dan masa depan, serta lingkungan akan tetap dapat mendukung keberlangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. “Mari kita menyadari bersama-sama betapa pentingnya keberadaan sungai dan kita dapat melakukan upaya nyata mendukung pelestarian dan fungsi sungai,” ujar Jaya Negara. Sementara itu, Kepala DLHK Kota Denpasar Ketut Wisada mengatakan kegiatan lomba kali bersih di empat kecamatan se-Kota Denpasar ini bersinergi dengan pengelolaan sampah yang berkaitan dengan pengendalian pencemaran lingkungan di Kota Denpasar. Dengan adanya pemilahan sampah yang baik diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang menjadikan sungai sebagai tempat membuang sampah. Wisada juga menjelaskan ada 16 sungai di 15 lokasi desa/lurah dalam ajang lomba sungai bersih tahun ini. Di antaranya Desa Ubung Kaja, Desa Peguyangan Kangin, Desa Padangsambian Kelod, Kelurahan Sesetan, Desa Penatih Dangin Puri, dan Desa Kesiman Kertalangu. (kmb12)
7
Bali Post/kmb
SUNGAI - Wakil Wali Kota Denpasar saat menyusuri sungai serangkaian lomba kali bersih.
Penurunan Retribusi Daerah Dipertanyakan
Denpasar (Bali Post) -
Menurunnya target pendapatan dari retribusi daerah pada rancangan APBD 2018 mendapat sorotan dari DPRD Bali. Mengingat, penurunan target itu juga lebih rendah dari target yang ditetapkan pada APBD Perubahan 2017. Sementara target di APBD Perubahan itu sebelumnya telah diturunkan dari target yang sudah dipasang pada APBD Induk 2017. “Retribusi daerah dalam APBD Induk tahun anggaran 2017 dianggarkan Rp 48,738 miliar lebih,” ujar Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali, I Komang Nova Dewi Putra, dalam Sidang Paripurna di Gedung Dewan,
Kamis (12/10) lalu. Nova menambahkan, target perolehan retribusi daerah itu kemudian diturunkan menjadi Rp 46,826 miliar lebih pada APBD Perubahan 2017. Alasan penurunan salah satunya memang
karena realisasi yang tidak mencapai target tahapan. Namun, eksekutif juga akan menyiapkan penyederhanaan sistem dan prosedur administrasi yang berorientasi pada pelayanan yang cepat, serta peningkatan pengendalian
dan pengawasan. Akan tetapi, target retribusi daerah justru kembali diturunkan dalam rancangan APBD 2018 menjadi Rp 46,138 miliar lebih. “Ini berarti turun sebesar Rp 688 juta lebih atau 1,47 persen. Kenapa dengan penyederhanaan sistem dan prosedur administrasi pungutan berakibat pada anggaran retribusi daerah terus menurun,” ujarnya. Hal senada dipertanyakan pula oleh anggota Fraksi
PDI-P, Ni Kadek Darmini. Terlebih sampai dengan Agustus 2017, realisasi pendapatan retribusi daerah baru tercapai Rp 27 miliar lebih. Pihaknya memandang perlu dibuat kajian untuk memastikan penyebab penurunan retribusi daerah itu. “Apakah penurunan retribusi daerah karena potensi yang turun atau sumber daya yang tidak cakap dalam melaksanakan tugasnya,” ujarnya. (kmb32)
Terkait Toko Modern
Kecamatan Tidak Mengeluarkan Izin Bali Post/kmb
RESPONS - Rapat koordinasi Tim Respons Cepat Pemkot Denpasar, Jumat (13/10) kemarin, di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar.
Antisipasi Kesehatan Pengungsi
Disiapkan Alur Penanganan Rumah Sakit dan Klinik Denpasar (Bali Post) – Mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat status Gunung Agung yang kini masih berstatus awas, Tim Respons Cepat Pemkot Denpasar melakukan langkah persiapan jangka panjang. Tim yang terdiri dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Komunkasi dan Informatika serta PMI menggelar rapat koordinasi, Jumat (13/10) kemarin, di ruang Praja Utama Kantor Wali Kota. Dalam rapat yang dipimpin Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dihadiri unsur TNI, perwakilan rumah sakit dan tim respons cepat menekankan pada antisipasi jangka panjang, terutama kesehatan pengungsi. Karena itu, disepakati untuk menetapkan alur penanganan dari tingkat puskesmas, klinik, dan rumah sakit. Sekda Rai Iswara menekankan pada penanganan pengungsi di Denpasar secara baik dengan keterlibatan OPD terkait serta tim respons cepat. Saat ini, menurut Rai Iswara penanganan tidak hanya dilakukan pada pelayanan posko terpadu, kesehatan, pendidikan, hingga logistik, namun juga melakukan pendataan secara digital. Hal ini dilakukan lewat aplikasi Pro Denpasar Damamaya Cyber Monitor dengan pendataan riil melibatkan lingkungan banjar, komunitas, desa/lurah, hingga kecamatan. ‘’Diperlukan kebersamaan seluruh pihak dalam melakukan penanganan pengungsi warga KRB Gunung Agung,’’ ujarnya. Di samping itu, Sekda juga mengingatkan pemanfaatan panggilan darurat 112 di Kota Denpasar, serta meningkatkan koordinasi dan komunikasi bersama. Menginventarisasi permasalahan yang muncul dapat terus ditingkatkan, serta mengidentifikasi untuk menjadikannya sandaran dalam menentukan kebijakan selanjutnya. Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi kepada masing-masing dinas dengan persiapan jangka panjang dalam bidang kesehatan. Menurutnya, persiapan dilakukan dari langkah koordinasi beberapa dinas yang didukung puskesmas, 16 rumah sakit, dan 21 klinik. Di samping itu, langkah ini juga mengantisipasi dalam persiapan tanggap bencana jika terjadi erupsi Gunung Agung. Selama ini, langkah penanganan kesehatan telah disiapkan dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit dengan permasalahan kesehatan infeksi saluran pernapasan yang banyak dialami pengungsi. Hal ini juga telah dilakukan dengan memberikan imunisasi campak kepada balita pengungsi. “Kita telah menyiapkan di tingkat kota baik sarana dan prasarana serta personel kesehatan dalam penanganan jika terjadi erupsi Gunung Agung’’ ujarnya. (kmb12)
Negara (Bali Post) Semakin menjamurnya toko modern di Gilimanuk ternyata luput dari sepengetahuan pemerintah daerah setempat. Ketika toko sudah beroperasi baru diketahui belum mengantongi izin. Pihak Kecamatan Melaya juga menegaskan bahwa Toko Wijaya yang berada di lingkungan Samiana itu tidak memiliki izin sama sekali. Camat Melaya I Wayan
Andi Suka Anjasmara dikonfirmasi Jumat (13/10) kemarin, mengatakan terkait adanya toko modern tersebut sudah dilakukan sidak dan tidak memiliki izin sama sekali. Termasuk mengajukan izin melalui kecamatan baik itu berupa Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK). “Tidak ada sama sekali, dari sidak juga memang tidak ada izin. Kami sudah sampaikan ke Satpol PP,”
terang Camat yang baru beberapa bulan menjabat ini. Sementara itu, Lurah Gilimanuk I Gede Ngurah Widiada mengatakan di Gilimanuk ada empat toko modern. Satu diantaranya sudah mengantongi izin, dua lainnya mengantongi izin Kecamatan dan satu toko yang baru berdiri ini tidak memiliki izin sama sekali. Dalam Perda nomor 8 tahun 2010 tentang Pemberdayaan
Pasar Tradisional dan Toko Modern serta Perbup 38 tahun 2011 diatur tentang pembatasan toko modern untuk melindungi keberlangsungan pasar tradisional. Keberadaan pasar tradisional perlu dilindungi mengingat keunikannya dengan berbagai keunggulan alamiah yang tidak dimiliki secara langsung oleh pasar modern. Namun keberadaan pasar modern tetap
diperlukan dengan sejumlah keunggulannya membantu menyediakan barang kebutuhan yang tidak tersedia di pasar tradisional. Jumlah toko modern di Gilimanuk belakangan tak terkontrol. Di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk dipenuhi toko modern ini. Jaraknya pun tidak terlalu jauh bahkan kurang dari satu kilometer. (kmb26)
Koleksi Topeng di Museum Bali
Mayoritas untuk Keperluan Seni Pertunjukan TOPENG Brutuk selama ini hanya dikenal ada di Desa Trunyan. Tepatnya di Pura Pancering Jagat desa setempat, terdapat 21 buah topeng Brutuk yang menjadi unenunen Ratu Pancering Jagat. Akan tetapi, koleksi topeng Brutuk di Museum Bali membuka wawasan lain yang hampir tak pernah terkuak. “Topeng Brutuk ini satusatunya yang ada di Museum Bali. Setelah kami melihat, topeng Brutuk ini tidak dari Trunyan datangnya, tetapi dari Desa Pejukutan, Nusa Penida. Ternyata topeng Brutuk ada juga di tempat lain,” ujar budayawan I Made Bandem sembari menunjukkan topeng Brutuk koleksi Museum Bali dalam acara “Demonstrasi Topeng Koleksi Museum Bali” di museum setempat, Rabu (11/10). Bandem menambahkan, bentuk topeng Brutuk dari Nusa Penida tampak sedikit kuno dan primitif. Terutama dalam ekspresi topeng yang berbeda dengan rangda-rangda yang lain. Topeng Brutuk ini juga bisa disebut barong brutuk karena ada topeng dan gelungan yang menjadi satu. Diperkirakan topeng ini dibawa ke Museum Bali sekitar tahun 1920-an. “Ke depan, kami masih akan mempelajari apakah ada desa lain lagi yang memiliki
topeng kuno semacam ini. Kelemahan kita memang pada identifikasi. Termasuk kita perlu mengidentifikasi topeng-topeng yang ada di museum, kapan dibawa, siapa yang memberikan, fungsinya seperti apa,” paparnya. Budayawan I Wayan Dibia mengatakan, sebagian besar koleksi topeng di Museum Bali yang berjumlah 386 buah adalah untuk tari-tarian. Pasalnya, para pembuat topeng di Bali pada zamannya adalah para penggemar seni pertunjukan. Mulai dari pertunjukan yang sifatnya sakral hingga sekuler. Namun, topeng-topeng tersebut belum dikelompokkan sedemikian rupa. “Harus segera dimulai supaya kita tahu pengelompokan topeng, apakah ini topeng bebarongan, topeng wayang wong, topeng petopengan, dan topeng-topeng yang lain. Seperti tadi ada topeng barong brutuk, barong landung, barong macan,” jelas pria yang sempat mendemonstrasikan beberapa tari menggunakan topeng koleksi Museum Bali tersebut. Menurut Dibia, informasi yang cukup terkait identifikasi topeng akan membantu masyarakat untuk mengetahui sejarah maupun fungsi dari topeng itu sendiri. Terlebih, dari begitu
banyaknya koleksi topeng di Museum Bali, belum semuanya pernah dipamerkan pada masyarakat. Padahal masyarakat, terutama lagi pengamat seni perlu tahu tentang bagaimana kehidupan topeng itu yang sebenarnya. “Karena selama ini kan di pesta seni itu kita cenderung mementaskan topeng dalam setting panggung yang terlalu luas. Padahal kehebatan topeng itu akan terjadi ketika penonton itu bisa mengamati, bisa menikmati setiap detail dari gerakan, ekspresi mukanya dia,” jelasnya. Ahli tari dan seniman tapel I Ketut Kodi melihat koleksi topeng di Museum Bali dari segi umur memang sudah tua. Namun, tidak semuanya bisa dikatakan bagus dari segi karakter. Selain itu, pemeliharaan secara artistik juga belum dilakukan secara maksimal. Akibatnya, ada beberapa topeng yang kumisnya rontok atau kupingnya hilang. “Karakternya yang menentukan topeng itu bagus dan tidak bagus. Masalah penggarapnya tidak, topeng-topeng yang lama di dalamnya masih kurang bersih. Agak kasar tapi karakternya, sepertinya dia memang menggali karakter ke dalam topeng atau memasukkan karakter ke dalam topeng,” ujarnya. Menurut Kodi, pada za-
Bali Post/eka
TOPENG - Maestro topeng menarikan beberapa topeng koleksi Museum Bali, Denpasar, Rabu (11/10) lalu. man dulu seniman membuat topeng dengan yoga. Bukan yoga dalam artian bertapa, tapi berkonsentrasi, mencari hari yang baik, dan menggunakan kayu yang tumbuh di tempat baik pula. Lantaran terlalu berkonsentrasi, seniman umumnya tidak boleh diganggu lantaran berpikir dunia hanya milik dirinya dan bahan untuk membuat
topeng saja. “Pembuatan topeng itu kadang-kadang memang tumbuh dari kayunya, melihat kayunya ada karakter di sini. Ini dia pahat, terus dia ikuti. Atau dia membawa karakter, diperkosa kayunya. Yang baik itu sebenarnya tidak memperkosa kayu, tapi kita melihat apa yang ada di balik kayu,” tandasnya. (rin)
BANGLI
8
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
Bangli Minus 760,42 Ton Bahan Pangan Setara Beras Bangli (Bali Post) -
Kabupaten Bangli mengalami minus bahan pangan setara beras 760,42 ton. Hal ini lantaran ketersediaan bahan pangan berada di bawah kebutuhan konsumsi untuk 225.100 jiwa penduduk bangli sebesar 12.830,7 ton.
Bali Post/ina
RAWAT INAP - Made Suartana hingga Jumat (13/10) kemarin menjalani rawat inap akibat menderita DB.
Sejak Akhir September
RSU Bangli Tangani Empat Pengungsi Terjangkit DB Bangli (Bali Post) – Sejak akhir September lalu, Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli menangani empat pasien pengungsi Gunung Agung yang terjangkit penyakit demam berdarah (DB). Dari keempat pasien tersebut, tiga di antaranya kondisinya sudah membaik dan diperbolehkan pulang, sementara satu lainnya masih harus menjalani rawat inap. Berdasarkan data di RSU Bangli, empat pengungsi yang terjangkit DB tersebut yakni Putu Krisna Satya Pratama (14) pengungsi asal Besakih yang mengungsi di Pos Pengungsian Bebalang, Kadek Diah Kusuma Wardani, bayi asal Buayang Kangin Bebandem yang mengungsi di Pos Pengungsian Kayubihi, I Kadek Ardana (5) asal Desa Sebudi, dan Made Suartana (3) asal Besakih yang mengungsi di Pos Pengungsian Kubu Bangli. Keempat pasien tersebut masuk RSU Bangli masing-masing pada 30 September, 5, 9, dan 10 Oktober lalu. Kasubag Hukum, Humas dan Pemasaran RSU Bangli Purnama, Jumat (13/12) kemarin, mengatakan setelah mendapat perawatan medis, tiga pasien sudah diperbolehkan pulang. Sementara, satu pasien lagi yakni Made Suartana hingga kemarin, masih harus menjalani rawat inap. ‘’Sekarang masih dirawat di ruang Jempiring. Kondisinya secara umum sudah membaik,’’ terangnya. Purnama menambahkan, setiap harinya pihaknya rutin melaporkan data perkembangan pasien pengungsi yang dirawat ke RSU Bangli ke Dinas Kesehatan. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bangli dr. Nengah Nadi melalui Kasinya, Nyoman Sudarma menjelaskan, untuk mencegah munculnya penyakit DB di pos-pos pengungsian, Diskes Bangli sudah melakukan fogging. Pos pengungsian yang sudah sempat di-fogging seperti di Banjar Kawan, Bebalang, Yangapi, Kubu, dan Kayuambua. ‘’Itu langkah antisipasi kita sesuai protap,’’ katanya. Sudarma mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan medis, keempat pasien tersebut dipastikan terjangkit penyakit DB di luar wilayah Bangli. Meski demikian, dengan adanya kasus DB yang menjangkiti pengungsi, pihaknya mengaku akan terus meningkatkan kewaspadaan dengan kembali melakukan fogging di pos-pos pengungsian serta melakukan sosialisasi dan penyuluhan mengenai perilaku hidup bersih dan pemberantasan sarang nyamuk melalui petugas-petugas kesehatan. ‘’Biar tidak terjadi penularan kasus, kita akan rencanakan fogging seminggu sekali,’’ terangnya. (kmb40)
Jabatan Eselon II Lowong Segera Bertambah
Bupati Rencanakan Mutasi Bulan Depan
Bangli (Bali Post) Jumlah kursi jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Bangli yang lowong segera bertambah. Hal itu lantaran akan ada dua pejabat yang pensiun dalam waktu dekat, yakni Asisten III Setda Bangli Warta Megantara dan Kepala Badan Kesbangpolinmas Nyoman Terus Arsawan. Terkait banyaknya jumlah jabatan lowong di Pemkab Bangli, Bupati Bangli I Made Gianyar kembali mewacanakan akan menggelar Bali Post/ina mutasi secara bertahap mulai bulan depan. I Made Gianyar Informasi yang dihimpun di lingkungan Pemkab Bangli menyebutkan, Asisten III Warta Megantara akan pensiun bulan ini. Disusul kemudian dengan Kepala Badan Kesbangpolinmas Terus Arsawan. Pensiunnya kedua pejabat tersebut dalam waktu dekat, secara otomatis akan menambah jumlah kursi jabatan II yang lowong, dari yang semula lima menjadi tujuh. Lima posisi jabatan yang telah kosong sejak beberapa bulan terakhir yakni 2 staf ahli, 1 asisten, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Bupati Bangli I Made Gianyar, Jumat (13/10) kemarin, mengaku akan segera melakukan pengisian jabatan sekaligus mutasi. Untuk kekosongan posisi jabatan eselon III dan IV akan dilakukan pengisian sekaligus mutasi pada November mendatang. Sementara untuk eselon II digelar Desember. Mutasi pejabat eselon II dilakukan karena sesuai mekanisme, sebelum pengisian jabatan kosong dilakukan harus didahului dengan menggelar mutasi atau rotasi. Yang mana saja jabatan kosong nantinya itu yang akan dilelang. ‘’Selanjutnya, pengisiannya akan kita targetkan terisi di bulan Januari,’’ jelas Gianyar. Terkait rencana mutasi dan pengisian jabatan, pihaknya pun meminta kepada seluruh pegawai untuk tetap fokus bekerja. ‘’Pegawai sekarang jangan mutasi aja yang dipikirin, tapi kerja yang fokus,’’ tegasnya. Untuk diketahui, pelaksanaan mutasi dan pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Bangli terus molor dari yang direncanakan. Hal ini pun sudah berkali-kali disoroti dewan. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata belum lama ini menyampaikan, seharusnya mutasi dan pengisian jabatan lowong sudah tuntas dilakukan 30 Desember 2016. Molornya mutasi terutama pengisian jabatan lowong dikhawatirkan berdampak pada rendahnya tingkat serapan APBD 2017 dan psikologis pejabat termasuk pegawai. (kmb40)
Ketua Harian Dewan Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Bangli, I Wayan Sukartana, dalam rapat Dewan Ketahanan Pangan semester I di Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, Jumat (13/10) kemarin, menjelaskan dari aspek ketersedian semester I tahun 2017, bahan pangan yang tersedia di Bangli sebanyak 12.070,28 ton setara beras. Bahan pangan ini dipenuhi dari hasil produksi pangan strategis seperti padi 8.226,37 ton, jagung 1.329,59 ton, ubi kayu 460.14 ton, dan ubi jalar 1.244,81 ton. Dari jumlah itu, kontribusi bahan pangan nonberas mencapai 3.034,54 ton atau 25,1 persen dari ketersedian bahan pangan Kabupaten Bangli. ‘’Terdapat minus bahan pangan sebesar 760,42 ton setara beras dibanding dengan kebutuhan konsumsi untuk 225.100 jiwa penduduk Bangli sebesar 12.830,700 ton,’’ kata Sukartana. Guna mempertahankan
ketahanan pangan di Bangli, Sukartana menyebutkan, ada beberapa hal yang patut mendapat perhatian serius yakni soal alih fungsi lahan yang harus dibatasi. Selain itu, juga perlu mengurangi konsumsi beras dengan memanfaatkan bahan pakan lokal yang tersedia. ‘’Upaya lainnya adalah mengembangkan teknologi pengolahan bahan pangan lokal yang memperpanjang masa simpan, alokasi penganggaran untuk dukungan manajemen dan kegiatan Dewan Ketahanan Pangan,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua Dewan Ketahanan Pangan Daerah melalui Asisten III Setda Bangli Warta Megantara menyampaikan, semua OPD yang tergabung dalam Dewan Ketahanan Pangan harus bersinergi sesuai peran masing-masing dalam upaya memantapkan ketahanan pangan. Hal ini merupakan sebuah tantangan mengingat adanya ketidakseimbangan antara pertumbuhan produksi dengan jumlah pen-
duduk. ‘’Menghadapi tantangan tersebut, mengisyaratkan bahwa pembangunan ketahanan pangan harus diikuti dengan peningkatan kemandirian pangan masyarakat bahkan sampai pada tingkat rumah tangga,’’ katanya. Hal itu juga harus dilakukan secara terpadu, harus dipersiapkan dan dijalankan secara terkoordinasi dengan lintas sektor dalam program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang dengan tiga aksi yaitu peningkatan kemandirian pangan masyarakat di perdesaan. Berikutnya, peningkatan ketersedian melalui peningkatan produksi pangan setempat, penguatan lembaga distribusi pangan masyarakat melalui perbaikan sistem distribusi pangan, stabilitas harga dan pembangunan gudang masyarakat. Di sisi lain, juga perlu percepatan diversifikasi konsumsi pangan untuk mengurangi ketergantungan pada beras serta pemantapan kelem-
Bali Post/
Wayan Sukartana bagaan ketahanan pangan di tingkat Kabupaten Bangli. ‘’Untuk dapat mendukung tugas-tugas tersebut maka kegiatan Dewan Ketahanan Pangan agar lebih difokuskan pada peningkatan peran atau kinerja Dewan Ketahanan Pangan melalui pemantapan
perumusan kebijakan ketahanan pangan, koordinasi dan evaluasi kebijakan pangan strategis, koordinasi rencana aksi penanganan kerawanan gizi secara periodik serta konsolidasi data dan statistik ketahanan pangan kabupaten,’’ kata Megantara. (kmb40)
Jalan di Serokadan Terancam Ambrol Pemerintah Diminta Segera Bertindak
Bangli (Bali Post) Badan jalan di jalur Serokadan menuju Desa Apuan, Susut terancam ambrol. Hal ini lantaran salah satu sisi bahu jalan sudah ambles terkikis hujan. Anggota DPRD Bangli Dewa Gde Oka, Jumat (13/10) kemarin, mengatakan amblesnya bahu jalan di jalur Serokadan menuju Apuan itu sudah terjadi sejak enam bulanan lalu. Namun, kondisinya semakin parah sejak beberapa hari terakhir setelah terusmenerus diguyur hujan. Terkait kondisi tersebut, wakil wakyat asal Banjar Serokadan Desa Abuan ini mengaku sudah mengusulkan perbaikan jalan tersebut. Namun, karena ada kebijakan Bupati untuk tidak melaksanakan proyek penunjukan langsung (PL) yang nilainya di bawah Rp 200 juta, maka usulan pemasangan dinding penahan tanah (DPT) di lokasi itu pun tidak bisa direalisasikan. ‘’Setelah terus-menerus diguyur hujan belakangan ini, amblesnya semakin bertambah. Bahkan, tanah yang ada di bawah jalan sudah mulai terkikis,’’ ungkapnya. Agar bisa segera mendapat penanganan, Dewa Gde Oka mengaku sudah menyampaikannya ke Dinas PUPR Bangli. Bahkan dalam rapat pembahasan di DPRD, Kamis (12/10) lalu, Dewa Oka sempat menunjukkan langsung foto kondisi badan jalan yang ambles ke Dinas PUPR dengan harapan agar segera mendapat penanganan. ‘’Tapi belum juga dapat tanggapan,’’ ujarnya. Dia sangat berharap, pemerintah segera memasang DPT di kawasan tersebut. Sebab jika tidak, badan jalan yang selama ini kerap dilalui banyak kendaraan menuju Gianyar akan benar-benar ambrol dan berdampak pada terputusnya jalur tersebut. ‘’Kalau diguyur hujan dua kali saja, itu mungkin bisa jebol jalannya. Saya harapkan kondisi itu segera mendapat penanganan dari pemerintah kabupaten,’’ katanya. Ditambahkan Dewa Oka, agar tidak ada pengendara yang menjadi korban, oleh warga setempat, di dekat bahu jalan yang ambles kini sudah dipasangi sejumlah kayu dan tali sebagai rambu. (kmb40)
AMBLES - Bahu jalan yang ambles di Banjar Serokadan Desa Abuan Susut.
Bali Post/ina
Fraksi Golkar Ancam Boikot Penetapan APBD-P
Nengah Darsana
Bali Post/ina
Bangli (Bali Post) Fraksi Golkar DPRD Bangli mengancam tidak akan ikut alias memboikot penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2017 jika dana PHR Kabupaten Badung yang telah dicairkan eksekutif ke salah satu kelompok masyarakat dalam bentuk hibah, anggarannya dipasang dalam APBD Perubahan tahun ini. Menurut Fraksi Golkar, pencairan dana mendahului penganggaran sebagaimana yang telah dilakukan eksekutif adalah menyalahi prosedur. ‘’Kami dari Fraksi Golkar mempunyai sikap, kalau anggaran itu masih tertuang di APBD Perubahan, kami tidak akan ikut menetapkan APBD tersebut,’’ kata Ketua Fraksi Golkar Nengah Darsana, Jumat
(13/10) kemarin. Darsana mengungkapkan, dana PHR yang diberikan Kabupaten Badung untuk Kabupaten Bangli sudah dicairkan eksekutif ke salah satu kelompok masyarakat dalam bentuk BKK senilai hampir Rp 1,5 miliar. Namun pencairan dana tersebut tidak melalui proses penganggaran atau tidak dituangkan di APBD Induk. Sesuai asas dan aturan yang berlaku, semestinya sebelum dicairkan dana tersebut dipasang di APBD. Eksekutif tidak boleh semaunya mencairkan dana tanpa melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan DPRD selaku lembaga yang memiliki hak budgeting. ‘’Ini justru dicairkan mendahului dari anggaran. Itu menurut kami sudah menyalahi prose-
dur,’’ jelasnya. Darsana menegaskan, untuk mendapat kejelasan soal benar tidaknya langkah eksekutif tersebut, pihaknya bahkan sudah sempat melakukan konsultasi ke Kemendagri belum lama ini. ‘’Hasilnya, itu memang menjadi kekeliruan,’’ ujarnya. Langkah Fraksi Golkar untuk memboikot penetapan APBD-P tahun ini sekaligus untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan ke eksekutif agar dalam setiap merancang APBD melalui proses yang benar, sehingga tidak sampai menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari. ‘’Harapan kita, eksekutif bisa lebih cermat, paham, taat asas dan aturan dalam merancang APBD,’’ tegasnya. (kmb40)
Sukarta sangat berharap pemberian bantuan bisa selalu terjaga ritmenya. Untuk menjaga kebutuhan logistik untuk pengungsi bisa tetap terpenuhi, pihaknya mengaku terus melakukan pengaturan dan pengawasan. Logistik disalurkan ke pengungsi dilakukan melalui satu pintu. Berbeda dengan saat awal adanya pengungsi,
logistik disalurkan dalam bentuk bahan mentah sesuai kebutuhan untuk selanjutnya dimasak di pos pengungsian masing-masing. ‘’Dapur umum sudah tidak difungsikan lagi. Pengungsinya sekarang diberdayakan untuk masak sendiri,’’ terangnya. Disinggung mengenai ketersediaan logistik saat ini, Sukarta mengatakan, stoknya
masih cukup aman. Selain stok beras yang masih 22 ton, stok mi instan, air mineral, minyak goreng dan beberapa keb u t u h a n l a i n n y a j u g a masih cukup. Sebagaimana diketahui, selain dari donatur, kebutuhan pengungsi juga didatangkan posko dengan mengamprah ke posko induk di Tanah Ampo, Karangasem. (kmb40)
Bantuan dari Donatur Masih Stabil
Bangli (Bali Post) Bantuan dari donatur terus mengalir untuk para pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Bangli. Per hari, jumlah donator yang menyalurkan bantuan untuk para pengungsi melalui Pos Komando Penanganan Bencana Gunung Agung di Bangli berkisar lima sampai tujuh orang. Hal itu diungkapkan Koordinator Bidang
Logistik Posko Penanganan Bencana Gunung Agung di Bangli yang juga Kepala Dinas Sosial Bangli Nengah Sukarta, Jumat (13/10) kemarin. Dia mengatakan, biasanya donatur banyak datang membawakan bantuan pada akhir pekan seperti Jumat, Sabtu dan Minggu. Mengingat situasi sekarang tidak bisa dipastikan sampai kapan akan berakhir,
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
GIANYAR
9
Pascapemecatan Gus Gaga
Bupati akan Tunjuk Sekda Definitif
Gianyar (Bali Post) -
Pascaturunnya surat pemberhentian tidak hormat Ida Bagus Gaga Adi Saputra atau Gus Gaga sebagai PNS sesuai Surat Keputusan Presiden RI Nomor 00009/KEPKA/TDH/09/17 tertanggal 26 September 2017, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata kini melakukan persiapan untuk mencari pejabat yang akan menduduki kursi Sekda Gianyar. ‘’Saya kira terlalu lama tugas Sekda diemban Plt. kurang bagus, makanya akan segera diajukan pengganti,’’ kata Agung Bharata, Jumat (13/10) kemarin.
I Made Suweda
Bali Post/bit
Tiga Kecamatan Masuk Zona Rawan Longsor
Gianyar (Bali Post) Kondisi cuaca yang tak menentu belakangan ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar meningkatkan kewaspadaan, khususnya terkait upaya antisipasi dini bencana tanah longsor. Meski seluruh wilayah Kabupaten Gianyar memiliki potensi bencana tersebut, namun ada tiga kecamatan yang masuk zona rawan longsor, yakni kecamatan Payangan, Tegallalang dan Tampaksiring. Menurut Sekretaris BPBD Gianyar I Made Suweda, ruas jalan di Kabupaten Gianyar rata-rata diapit tebing. Namun frekuensi longsor lebih banyak terjadi di tiga kecamatan tersebut. Sementara untuk bencana berupa banjir, dipetakan dominan terjadi di Gianyar bagian tengah, seperti Petulu, Bedulu, Batubulan dan Banjar Mawang, Desa Lodtunduh. Awalnya di Bedulu, tepatnya sebelah selatan Pura Samuan Tiga selalu langganan banjir, tetapi sekarang sudah jarang. Yang rutin banjir meski hujan hanya sebentar yakni di wilayah Tegehe, dekat Terminal Batubulan. Mengantisipasi banjir, ia menaruh harapan besar terhadap proyek pembuatan drainase di wilayah Batubulan oleh Dinas PUPR. ‘’Mudah-mudahan setelah proyek selesai, aliran air lancar dan tidak sampai banjir,’’ ujarnya. Begitupula kawasan banjar Mawang Desa Lodtunduh. Jika curah hujan tinggi, genangan air bisa mencapai betis orang dewasa dan menghambat arus lalu lintas menuju Ubud atau pun sebaliknya. Banjir dominan disebabkan aliran got tersumbat sampah. Dia mengungkapkan, pihaknya rutin bersurat ke masingmasing desa tiap pergantian tahun, sebagai bentuk antisipasi kemungkinan terjadinya bencana. Namun, sejauh ini kesadaran masyarakat akan kebersihan masih minim. Misalnya saja kebiasaan masyarakat buang sampah sembarangan masih kerap terpantau di wilayah Gentong, Tegallalang. ‘’Banyak yang ngontrak artshop, buang sampah ke got. Ada juga sisa material bangunan yang hanyut dibawa air hujan sehingga got mampet,’’ terangnya. Di sisi lain, pihaknya juga memetakan daerah rawan tsunami. Daerah rawan tsunami terutama wilayah yang berada di pesisir pantai. Terkait upaya kesiapsiagaan bencana, tiap tahun pihaknya mengajukan pembentukan satu desa tangguh bencana. ‘’Saat ini sudah ada tiga desa tangguh yaitu Medahan, Lebih dan Ketewel,’’ jelasnya. Tahun ini sejatinya akan bertambah satu lagi desa tangguh yakni Desa Pering. Namun, karena terbentur rasionalisasi anggaran, pembentukan Desa Tangguh Pering ditunda hingga tahun 2018. Per satu desa tangguh diberikan anggaran sebesar Rp 200 juta. Dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk pelatihan tanggap bencana khususnya tsunami, simulasi bencana, sosialisasi dan kegiatan pendukung lainnya. Sedangkan untuk pos Dana Tak Terduga atau anggaran untuk bencana yang kemungkinan saja bisa terjadi, Pemkab Gianyar mengalokasikan Rp 1,5 miliar. (kmb28)
Agar penunjukan Sekda Gianyar sesuai prosedur, pihaknya sudah melakukan konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Tokoh Puri Agung Gianyar ini pun berharap bisa segera melantik Sekda definitif. ‘’Mudah-mudahan bisa secepatnya, tentunya atas izin pemerintah pusat. Nanti juga ada pansel, karena ini kan jabatan setingkat Sekda,’’ ujarnya. Lebih lanjut Bupati Agung Bharata menerangkan, soal keterlibatan Gus Gaga di Partai Demokrat, ia peroleh dari KPU Bali. Selanjutnya temuan ini pun langsung diadukan ke BKN. ‘’Temuan ini kita yang melaporkan ke
pusat. Setelah dicek bukti-buktinya, ternyata benar. Dan karena itu, kemarin kita sudah bebas tugaskan beliau, sampai turun surat pemberhentian dengan kop Presiden,’’ jelasnya. Bupati juga mengakui, rangkaian panjang perselisihannya dengan Gus Gaga sudah membuat suasana kerja di lingkungan Pemkab Gianyar kurang nyaman. Terlebih ada upaya saling serang di antara kedua belah pihak. ‘’Dia (Gus Gaga - red) juga kan terus melakukan lobi-lobi. Tetapi semoga saja dengan turunnya surat ini, kini datang kedamaian di Gianyar,’’ ucapnya. Disinggung apakah pihak Gus Gaga sempat berupaya bertemu untuk mem-
dengan Pemprov Bali serta instansi terkait. ‘’Sikap saya terkait dengan hal ini, jelas saya menolak. Selanjutnya saya akan berkonsultasi kepada Pemerintah Provinsi Bali maupun minta klarifikasi pihak yang berwenang tentang kebenaran SK ini,’’ ungkapnya. (kmb35)
Panitia Gelar Seminar Strategi Pemasaran ”Online” UKM
FESTIVAL - Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra saat mendampingi anggota Komisi VI DPR-RI Rieke Diah Pitaloka mengunjungi Celuk Jewelry Festival, Jumat (13/10) kemarin. SERANGKAIN kegiatan Celuk Jewelry Festival, panitia mengadakan seminar yang bertajuk strategi pemasaran online untuk Usaha Kecil Menengah (UKM). Seminar menghadirkan pembicara Billy Boen dari PT Generasi Digital International (GDI Lab) yang bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM, anggota DPR-RI Rieke Diah Pitaloka dan I Wayan Dipta di wantilan Pura Desa Celuk, Jumat (13/10) kemarin. Seminar dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Bali dan Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar yang sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar Ny.Surya Adnyani
Mahayastra dan para pengusaha. Acara yang dipandu oleh Ketut Witarka Yudiarta berlangsung sangat interaktif. Kepala Desa Celuk Wayan Mudiana dalam sambutannya mengatakan seminar ini memiliki dimensi yang strategis dalam pembangunan ke depan. Pembangunan Desa Celuk merupakan pelaksanaan perubahan untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih sejahtera. Tantangan dalam persaingan perdagangan ke depan sangat kompleks, sehingga perlu adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam ilmu pengetahuan untuk menghadapinya. Ia juga berharap seminar ini dapat
Pemkab Siapkan Sepuluh E-Warong sejahtera (rastra). Untuk setiap penerima rastra, dapat membelanjakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dengan top up Rp 110 ribu dari pemerintah. ‘’Secara otomatis mereka sudah diregistrasikan ke e-Warong,’’ katanya. Karena ini masih program baru, para pendamping PKH yang nantinya bertugas menginformasikan kepada para penerima manfaat. Pemilik KKS bisa menggunakan kartunya untuk belanja seperti beras, gula dan minyak. ‘’Nanti mereka pakai kartu, KKS digesek untuk belanja beras. Dia bisa lihat saldonya. Kalau masih ada sisanya, tidak akan hangus, karena bisa diakumulasikan,’’ terangnya. (kmb28)
Bali Post/nik
A.A. Gde Agung Bharata
Rangkaian Celuk Jewelry Festival
Salurkan Bantuan Nontunai
Gianyar (Bali Post) Dinas Sosial tengah menyiapkan pendirian sepuluh Warung Gotong Royong Elektronik (e-Warong). Pengoperasian e-Warong tersebut ditargetkan terlaksana tahun 2018 mendatang. Kepala Dinas Sosial Gianyar Drs. I Made Watha, S.H., Jumat (13/10) kemarin menyampaikan pihaknya sudah mengecek langsung sepuluh titik pendirian e-Warong di Kabupaten Gianyar. Kesepuluh titik pendirian e-Warong tersebut yakni Desa Sukawati, Kemenuh, Blahbatuh, Tegalinggah, Keramas, Gianyar, Babakan, Siyut, Puhu dan Gentong. Rata-rata lokasi sudah sepenuhnya siap. ‘’Lokasi pendirian tersebut berdasarkan hasil survei jaringan internet, karena program ini menyangkut penyediaan ATM,’’ jelasnya. Menurut Watha, program pusat ini tidak lain bertujuan mempermudah penyaluran dana bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini merupakan upaya riil pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial secara nontunai, mengganti cara lama, di mana para penerima bantuan biasanya mendapat uang tunai yang dicairkan di Kantor Pos. ‘’Intinya, ini dalam upaya pemberdayaan masyarakat miskin agar melek teknologi,’’ ungkapnya. Melalui penyaluran nontunai atau melalui kartu yang diberikan kepada masing-masing penerima, maka ketepatan sasaran telah terjaga sejak awal. Di Gianyar, terdata sebanyak 5.857 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan lebih dari 15 ribu penerima beras
perbaiki hubungan, Agung Bharata menyatakan, dalam hati sesungguhnya ada keinginan untuk kembali menjalin harmonisasi, namun kenyataannya sampai saat ini belum bisa terwujud. ‘’Namanya saja keluarga, pasti ada saja perselisihan seperti ini. Semua warga Gianyar pasti tahu bagaimana karakter Gusa Gaga, dan tentunya juga paham bagaimana saya,’’ terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Gus Gaga mengaku tetap akan melakukan perlawanan meskipun telah dipecat sebagai PNS. Dia mengaku tidak habis pikir dengan keputusan tersebut, sebab sudah ada bantahan dari Partai Demokrat terkait keikutsertaan dirinya sebagai pengurus Partai Demokrat. ‘’Ini kan sudah pernah dirapatkan oleh Gubernur lewat Sekda Bali, dan sudah diklarifikasi oleh Partai Demokrat sendiri, baik secara lisan maupun tertulis, bahwa tidak benar saya menjadi anggota maupun pengurus Partai Demokrat,’’ ucapnya. Terkait surat keputusan presiden, Gus Gaga kembali menegaskan dirinya menolak. Sebagai tindak lanjut, dia mengaku akan berkoordinasi
Bali Post/bit
MENINJAU - Kepala Dinas Sosial Gianyar Made Watha saat meninjau pendirian E-Warong di salah satu desa.
menghasilkan gagasan atau ide-ide untuk meningkatkan daya saing suatu produk, khususnya kerajinan perak dan emas. Wayan Dipta dalam pemaparannya menyampaikan, dunia maya merupakan wadah yang paling kompeten untuk mempromosikan UKM. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan smartphone dan teknologi secara positif dengan melakukan UKM. Ada beberapa tantangan yang sedang dihadapi oleh perajin dan pelaku UKM di Indonesia, seperti daya saing, mengingat produktivitas UKM di Indonesia masih ketinggalan dari Singapura, Malaysia dan Thailand. Hal itu disebabkan pemanfaatan teknologi yang masih rendah, sehingga perajin belum mampu melayani permintaan dengan kuantitas banyak dengan kualitas yang sama. Padahal inovasi dan kemampuan anak bangsa sangat potensial untuk bersaing di kancah internasional. Tantangan lain UKM adalah masalah pembiayaan dan cara pengenalan produk ke dunia internasional yang masih perlu ditingkatkan. Wayan Dipta mengajak seluruh pelaku UKM untuk memanfaatkan dunia maya serta meningkatkan daya saing dan produktivitas usaha, mengingat pangsa pasar di luar negeri untuk produk makanan dan kerajinan karya anak bangsa
sangat tinggi. Pimpinan PT Generasi Digital International (GDI Lab) Billy Boen mengatakan, dalam memanfaatkan media sosial sebagai alat promosi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. ‘’Pertama, kita harus mengetahui siapa dan bagaimana karakter follower dan audiens kita. Kedua, harus mendengar saran dan masukan serta kekurangan kita sebagai acuan berubah ke arah yang lebih baik, dan harus konsisten dengan postingan,’’ ungkapnya. Billy Boen juga menyarankan agar perajin memanfaatkan media sosial dengan baik dan benar, mengingat cara promosi yang baik pada setiap media sosial berbeda. ‘’Jangan terlalu kaku dalam komunikasi di media sosial dan sebaiknya mengupload video untuk promosi, karena video lebih baik dari pada gambar dan gambar lebih baik dari tulisan,’’ katanya. Anggota Komisi VI DPRRI Rieke Diah Pitaloka yang juga menjadi duta Kabupaten Gianyar juga ingin mempatenkan pola kerajinan emas dan perak di Desa Celuk. Ia juga ingin ada perda di Kabupaten Gianyar yang menentukan jumlah upah minimum yang diterima para seniman. Lebih lanjut, dia mengimbau agar karya cipta anak bangsa tidak diambil oleh orang luar. ‘’Kita tidak anti asing, tapi kita harus memproteksi apa yang menjadi
Telepon Penting gianyar
karya anak bangsa kita sendiri,’’ terangnya. Rieke juga mengajak perajin perak di Celuk, masyarakat Celuk dan Pemerintah Kabupaten Gianyar bahu-membahu untuk berjuang agar perak Celuk dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat Celuk. Sementara itu, Kadisperindag Kabupaten Gianyar I Wayan Suamba menyampaikan permasalahan perajin perak Celuk adalah bahan baku, desain, teknologi, SDM, pemasaran, promosi, modal dan regulasi. Ia berharap komunitas perajin perak mau terbuka kepada Disperindag, sehingga database yang akan disampaikan dapat terproteksi semuanya. Sebab, tujuan Pemkab Gianyar dan komunitas perajin perak Celuk adalah mewujudkan hak kekayaan intelektual perajin perak di Celuk, yaitu Irigasi Geografis (IG), mengingat usaha yang memiliki IG di Bali hanya Kopi Luwak di Kintamani. Pada kesempatan tersebut, perajin perak Celuk I Made Kita mengungkapkan masyarakat Celuk ingin menjadikan Desa Celuk sebagai pusat produksi kerajinan perak. Untuk itu dia berharap setiap wisatawan yang datang ke Bali, khususnya ke Desa Celuk agar diajak ke perajin langsung bukan ke perusahaan besar, karena hal ini akan dapat membantu meningkatkan penjualan dan pendapatan perajin. (ad873)
Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314
Kantor Bupati - 943056
PMI Gianyar - 8958414
Koramil Payangan - 974793
DPRD - 943144
KONI Gianyar - 947261
Siaga Lantas/
BPBD - 7844717/7844718
BNN Kab. Gyr. - 946122
TMC Gianyar - 945820
PMK - 943113
PLN - 947166
Polsek Gianyar - 944510
Kantor Satpol PP - 944436
Kodim 1616 Gyr - 943069
Polsek Blahbatuh - 941165
RSUD Sanjiwani - 943020
Koramil Gianyar - 942289
Polsek Tampsiring - 901110
PDAM - 944225/943233
Koramil Blahbatuh - 941167
Polsek Tegallalang - 901575
KPA Gianyar - 942184
Koramil Tegallalang - 974792
Polsek Sukawati - 298723
KLUNGKUNG
10
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
Kasus Kakek Pencuri ’’Pratima’’
Polisi Ungkap Empat TKP Baru Semarapura (Bali Post) Pengembangan kasus pencurian pratima dengan pelaku warga asal Dusun Nyanglan Kaja, Desa Bambang, Tembuku Bangli, I Nyoman LDN (74), terus dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung. Hasilnya, aksi tersebut tak hanya menyasar Pura Pujung Sari Dusun Nyanglan Klod, Desa Nyanglan, Banjarangkan. Namun juga terungkap di Pura Dalem Baleran dan Pura Dalem Agung Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Bangli. Selain itu juga pada Pura Dalem Nongan, Karangasem dan Pura Puseh Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. ‘’Awalnya satu TKP di Nyanglan saja. Setelah diinterogasi, pelaku mengaku juga pernah mencuri di empat pura lain. Itu berlangsung Januari 2017,’’ terang Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Made Agus Dwi Wirawan, Jumat (13/10) kemarin. Dari tangan pelaku berhasil diamankan sejumah uang kepeng. Berdasarkan hasil interogasi, dia menyatakan saat beraksi sempat menggasak sejumlah patung dalam pura. Namun itu telah dibuang ke jurang di sekitar Desa Nyanglan. Kasus ini masih dikembangkan, serta dikoordinasikan dengan Polres Bangli dan Karangasem. ‘’Mengingat beberapa TKP masih menjadi lidik yang diduga pencurinya adalah pelaku,’’ ungkapnya. Mantan Kasat Narkoba Polres Buleleng ini menyebutkan, dalam melancarkan aksinya di empat TKP ini, pelaku mengambil pratima dengan mencongkel tempat penyimpanan. Sama halnya dengan yang di Pura Pujung Sari. ‘’Mengambil barangnya dengan mencongkel,’’ jelasnya seraya menambahkan, sampai saat itu belum terdeteksi adanya pelaku lain. ‘’Untuk pelaku lain belum ada. Kasus ini akan terus dikembangkan,’’ imbuhnya. Seperti berita sebelumnya, kakek residivis dengan kasus yang sama ini diringkus Selasa (10/10) di rumahnya. Hal tersebut berawal adanya laporan dari pemangku pura I Nengah Latra, ditambah informasi dari masyarakat yang berjualan di Pasar Seni Semarapura menyatakan ada laki-laki menjual uang kepeng dalam jumlah banyak. Sesuai hasil interogasi dan penggeledahan, di kamarnya ditemukan uang kepeng 894 keping, sebatang besi yang berbentuk pipih, kojong slaka, satu buah tempat tirta yang terbuat dari slaka, satu buah kain rantasan, satu buah bokor dari kayu, satu lembar kain udeng batik dan satu buah tempayan dari tanah liat serta tutupnya. Menurut pengakuannya, hasil penjualan barang-barang itu dipakai untuk berjudi. Akibat perbuatannya yang tak terpuji, kakek tiga cucu dan dua cicit ini tak hanya terancam tujuh tahun penjara, namun juga tak mendapatkan hak-hak di desa pakraman atau kasepekang. Bahkan juga harus melakukan pacaruan Rsi Gana, prayascita desa dan mengembalikan barang yang bisa diganti dengan uang. (kmb45)
TUNGGU - Sejumlah warga Klungkung terlihat sedang menunggu giliran untuk mengurus e-KTP di Kantor Disdukcapil.
Bali Post/dok
Pasokan Blangko E-KTP Seret
Sejak Januari, Disdukcapil Keluarkan 15 Ribu Suket Semarapura (Bali Post) -
Kekosongan blangko e-KTP di Kabupaten Klungkung masih terjadi. Pasokan dari pemerintah pusat juga belum ada kejelasan. Menyikapi hal tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk sementara tetap mengganti fisik e-KTP dengan surat keterangan (suket). Tercatat sejak Januari 2017 yang dikeluarkan telah lebih dari 15 ribu lembar. Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Klungkung Pande Anggarnata, menjelaskan suket yang dikeluarkan itu tak hanya untuk warga yang baru melaku-
kan perekaman. Namun juga termasuk yang kehilangan, rusak dan pergantian data. ‘’Suket banyak dikeluarkan dari Januari hingga Mei. Saat itu blangko habis total,’’ terang-
nya, Jumat (13/10) kemarin. Meski mampu menjadi pelengkap seluruh administrasi, penggunaan suket ini masih kerap dikeluhkan. Keinginan untuk memegang fisik e-KTP
TAMAN Kanak-kanak Widya Kumara Desa Dawan Klod dan SDN 4 Kusamba Kecamatan Dawan mewakili Kabupaten Klungkung dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Bali 2017. Penilaiannya dilaksanakan di masing-masing sekolah, Jumat (13/10) kemarin. Hadir dalam acara tersebut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Dewa Gde Darmawan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni, Tim Pendamping Kabupaten dan undangan terkait. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta selaku Ketua Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang sambutannya dibacakan Nyoman Sunia selaku Tim Penilai, menyampaikan UKS merupakan wahana untuk mengembangkan kepedulian sesama dan lingkungan
sejak dini. Pelaksanaan program UKS yang terintegrasi dengan kearifan lokal yang memiliki nilai-nilai universal dan strategis sebagai kensep dasar bersinerginya pelaksanaan Trias UKS dalam pencapaian target, visi dan misi program UKS. Ditegaskan, melalui gerakan masyarakat hidup sehat akan meningkatkan derajat kesehatan peserta didik dan kesejahteraan masyarakat dengan menerapkan kerja keras, kerja cerdas, kerja berkualitas, kerja ikhlas dan kerja tuntas. ‘’Dengan komitmen ini, kita selaku Tim Pembina UKS dan Tim Pelaksana UKS pada akhirnya mampu menjaga, mempertahankan dan mengembangkan program UKS yang kreatif dan inovatif dengan menggali budaya lokal untuk mewujudkan generasi berkualitas dimulai dari sekolah,’’ ungkapnya.
Pada kesempatan itu, juga disampaikan ucapan terima kasih kepada SMA Negeri 2 Semarapura sebagai juara II jenjang SMA/ SMK/MA dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat nasional 2017. Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sangat apresiasi baik lomba ini. Menurutnya, ini sebagai langkah penting untuk selalu bisa menjaga kebersihan, keramahtamahan, berperilaku yang baik maupun kerapian berpakaian di sekolah, sehingga mampu nantinya mewujudkan tampilan sekolah yang baik. ‘’Selalu jaga dengan baik cara berpakaian yang rapi, berperilaku yang sopan dan jaga kebersihan lingkungan,’’ tegasnya. Lebih lanjut, Bupati asal Nusa Ceningan ini juga menyampaikan komunikasi antara guru dengan murid juga harus terjalin dengan
sangat sering disampaikan masyarakat ke dinas maupun melalui media sosial. ‘’Banyak yang menanyakan kapan pencetakannya,’’ ungkapnya. Diihadapkan kondisi demikian, usulan adanya pasokan blangko ke pemerintah pusat melalui Pemprov Bali sudah dilakukan. Hanya sampai sekarang belum ada informasi pasti kapan akan datang. ‘’Kami minta sepuluh ribu. Entah berapa nanti diberikan.
Mudah-mudahan bisa segera dan sesuai kebutuhan,’’ kata Anggarnata. Dinyatakan pula, jika blangko sudah ada peruntukannya diprioritaskan pada pencetakan data yang sudah masuk Print Ready Record (PRR) yang jumlahnya mencapai 3.800 orang. ‘’Kehabisan blangko tak hanya terjadi di Klungkung, tetapi secara nasional,’’ pungkasnya. (kmb45)
Wakili Klungkung Lomba LSS, Dua Sekolah Dinilai Provinsi
Bali Post/
REKONSTRUKSI - Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung melakukan rekonstruksi pencurian pratima di Pura Pujung Sari Dusun Nyanglan Klod, Desa Nyanglan, Banjarangkan. Berdasarkan hasil pengembangan, pelaku juga mencuri di empat pura lainnya.
Bali Post/ist
LOMBA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Bali 2017, Jumat (13/10) kemarin. baik, sehingga proses mengajar di s ekolah selalu kondusif dan bisa berjalan dengan baik. Diharapkan pula sekolah mampu menerapkan komitmen yang kuat dan selalu menjaga pendidikan
karakter cerdas, sehingga apa pun nanti program-program yang dibuat dapat berjalan baik. ‘’Komitmen yang kuat harus selalu terjaga dengan sebaik-baiknya,’’ harapnya. (ad874)
Antisipasi Krisis Air Bersih
Sumur Bor Mulai Dibangun
Bali Post/sos
MAKAN BERSAMA - Para pengungsi di Klungkung kini berada di sejumlah pos. Selain berkomunikasi melalui telepon yang disiapkan secara gratis, mereka juga sering melakukan kunjungan keluarga ke pos pengungsian. Ini merupakan bentuk kekentalan kekerabatan mereka yang jauh dari rumah. Selain itu mereka juga tetap menjalin kebersamaan antarpengungsi saat menikmati makanan yang disediakan para relawan di posko pengungsian.
Semarapura (Bali Post) Aantisipasi krisis air bersih di Kabupaten Klungkung, terutama di wilayah kota jika Gunung Agung di Karangasem erupsi dilakukan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) dengan pembangunan sumur bor. Dari lima lokasi yang ditargetkan, dua di antaranya sudah masuk proses pembangunan. Lokasinya di Lapangan Puputan Klungkung dan Pura Kentel Gumi, Banjarangkan. Direktur PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa, Jumat (13/10) kemarin menjelaskan, sesuai perencanaan, pembangunan sumur bor dilakukan di Kecamatan Klungkung dengan lokasi Lapangan Puputan Klungkung, Dusun Cucukan Desa Selat, dan Dusun Bajing, Desa Tegak. Selain itu ada pula di Kecamatan Banjarangkan dengan lokasi di Pura Kentel Gumi dan SMAN 1 Banjarangkan. ‘’Yang sudah dikerjakan oleh BWS di Pura Lapangan Puputan Klungkung sejak sekitar dua minggu dan Pura Kentel Gumi seminggu lalu. Untuk yang lagi tiga, belum mulai. Kami menunggu informasi,’’ terangnya. Volume air yang diproduksi sumur belum diketahui secara pasti. Namun demikian, ditargetkan kisaran 5 sampai 10 liter per detik. ‘’Untuk kedalamannya juga kami belum tahu berapa baru bisa dapat air,’’ kata Suyasa. Pemenuhan air bersih juga dilakukan dengan pengoptimalan pemanfaatan sumber lain. Beberapa di antaranya pada sumur di GOR Swecapura dari 10 menjadi 15 liter per detik, sumur di RSUD dari 5 menjadi 15 liter per detik. Selain itu, juga dilakukan dengan pemasangan pompa tambahan pada sumber air di Desa Akah, Klungkung. ‘’Untuk pompa juga sudah dapat bantuan,’’ tegasnya. Sementara itu, terkait dengan pemenuhan kebutuhan air untuk pengungsi, sambungnya, sampai saat ini sudah berjalan cukup baik. Bahkan, dalam pendistribusiannya, Kementerian PU-PR juga telah meminjamkan dua unit mobil tangki. ‘’Mobilnya sudah kami terima dan sudah terpakai,’’ terangnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, pembangunan sumur bor tersebut dinilai penting dilakukan. Sebab, sumber air yang dimanfaatkan Klungkung yang berlokasi di Kecamatan Rendang, Karangasem dengan debit 90 liter per detik rawan diterjang lahar dingin jika Gunung Agung erupsi. (kmb45)
Bali Post/sos
SUMUR BOR - Pembangunan sumur bor di Lapangan Puputan Klungkung. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi krisis air bersih jika Gunung Agung erupsi.
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
BULELENG
11
TMMD Pangkung Paruk
Petani Dilatih Membuat Pupuk Organik Cair Singaraja (Bali Post) – Dukungan menyukseskan swasembada pangan oleh jajaran TNI tidak saja membantu mengolah lahan pertanian. Akan tetapi, TNI di Buleleng mengajarkan petani memproduksi pupuk organik cair. Seperti yang dilakukan di lokasi TMMD Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt. Puluhan petani di lokasi TMMD ke-100 ini, Jumat (13/10) kemarin, diajarkan mengolah pupuk organik. Dengan pelatihan ini tidak saja mengajarkan petani memproduksi, namun dampak jangka panjang adalah petani dapat menggunakan pupuk organik cair dan otomatis akan mengurangi pemakaian pupuk dan obat-obatan kimia. Dalam pelatihan ini puluhan petani tampak antusias mengikuti pelatihan membuat pupuk organik cair. Tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, namun petani mempraktekan tehnik pembuatan pupuk organik cair. Pupuk organik cair itu dibuat menggunakan beberapa bahan baku seperti pisang, yakul, sere, pepaya, semangka, tembakau, air kelapa, kapu-kapu, dan ikan gurami. Tetasan dari bahan-bahan itu dijadikan pupuk organik cair yang berkualitas tinggi. Pasi Ter Kodim 1609 Buleleng Kapten Inf. Gede Oka di sela-sela pelatihan itu mengatakan, pemakaian pupuk organik cair selain dapat memperbaiki unsur hara tanah, juga membantu meningkatkan produktivitas tanaman. Pupuk organik cair ini juga sebagai pelengkap setelah menggunakan pupuk organik padat. “Pupuk organik cair ini melengkapi unsur mikro terhadap pertumbuhan tanaman, terutama menjelang tanaman akan berbuah,” katanya. Kapten Inf. Gede Oka menambahkan, pemakaian pupuk organik cair membantu petani karena pupuk dan obat-obatan kimia belakangan ini harganya semakin mahal. Selain itu, tanaman yang menggunakan pupuk organik cair bisa menambah kualitas tanaman dari dampak pemakaian pupuk kimia. Sementara, itu pupuk organik cair aplikasinya tergolong mudah dimana cukup menyemprotkan pada batang, daun, bunga dan buah. Ini berbeda dengan pupuk organik padat yang ditimbun dalam tanah secara langsung. “Pupuk organik cair ini sebagai pelengkap dan mengoptimalkan hasil ketika dikombinasikan dengan pupuk organik padat,” tegasnya. (kmb38)
Bali Post/mud
ELIMINASI - Petugas Disnak dan aparat Desa Bebetin, Kecamatan Sawan melakukan eliminasi anjing liar yang berpotensi menularkan virus rabies.
Ratusan Anjing Liar Dieliminasi
Singaraja (Bali Post) – Ratusan ekor anjing liar di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan dieliminasi oleh petugas Dinas Pertanian (Distan) bersama aparat desa setempat, Jumat (13/10) kemarin. Eliminasi tertarget ini menyusul tingginya kasus gigitan anjing di daerah ini. Kasus terbaru, seorang warga meninggal dunia akibat suspect rabies. Eliminasi ini dilakukan untuk meminimalisasi kasus gigitan anjing yang berpotensi menularkan penyakit rabies kepada manusia.
Bali Post/mud
PUPUK - Puluhan petani di Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt diajarkan membuat pupuk organik cair, Jumat (13/10) kemarin.
Deteksi Dini Kanker
IDA Gelar IVA Tes dan Sadanis
Singaraja (Bali Post) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Dr. Jaya Kesuma, S.H., M.Hum., Jumat (13/10) kemarin membuka tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan Pelayanan Pemeriksaan Payudara Klinis (Sadanis). Kegiatan ini digagas Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IDA) Buleleng diikuti oleh sekitar 1.200 perempuan dan remaja putri di Buleleng. Kajati Jaya Kesuma mengatakan, IVA Tes dan Sadanis ini wujud kepedulian Kejaksaan kepada masyarakat utamanya perempuan dan remaja putri. Kegiatan ini untuk menyongsong perempuan sehat dan generasi sehat. ‘’Saya berharap hasil tesnya negatif, sehingga semua peserta dinyatakan sehat,’’ katanya. Di sisi lain, Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, kegiatan ini membantu pemerintah di bidang kesehatan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian yang diakibatkan oleh penyakit kanker. Penanggulangan kanker terletak pada pencegahan dan diteksi dini. Dengan demikian, penderita kanker dapat ditemukan sedini mungkin. (kmb38)
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng
3477 22713 22510, 21841
Polsek Tejakula
28541
Polsek Kubutambahan
23012
Polsek Sawan
24900
Polsek Singaraja
22566
Polsek Sukasada
25791
Polsek Banjar
93347
Polsek Seririt
92450
Polsek Busungbiu
92126
Polsek Gerokgak
92999
KP3 Celukan Bawang
92842
Pospol Wisata Lovina
41010
Pospol Pancasari
25755
Siaga Reskrim
27511
Siaga Intel
29973
Siaga Lantas
22531
Pemadam Kebakaran
21113
RSUD Buleleng
22046
RS Kerta Usada
26278
RS Santhi Graha Seririt RS Parama Sidhi
94554, 94549 29787
Pantauan di lapangan, terlihat petugas berbekal alat yang bisa disebut tulup dengan amunisi spite jarum berisi cairan racun. Sejak pukul 09.00 Wita, petugas melakukan eliminasi. Sehari sebelumnya, aparat desa mengumpulkan warga untuk mensosialisasikan eliminasi tertaget tersebut dan pada intinya warga sepakat dan mengizinkan anjing yang dibiarkan hidup liar untuk dieliminasi. Meski telah sepakat menyerahkan anjing peliharaannya, namun masih ditemukan warga yang menolak anjingnya dieliminasi. Warga beralasan karena kasihan dan juga hewan peliharaannya dijamin tidak akan tertu-
lar penyakit rabies. Petugas eliminiasi bersama aparat polisi kembali mengingatkan warga yang menolak eliminasi agar mengandangkan anjing dengan baik. Kalau sampai menggigit, pemilik diminta untuk bertanggung jawab. Mendengar penjelasan itu, beberapa warga yang tadinya menolak eliminasi akhirnya sadar dan mau menyerahkan anjingnya untuk dieliminasi. Salah seorang warga, Nyoman Astika, mengatakan belakangan ini di desanya memang sering terjadi gigitan anjing. Bahkan, ada beberapa ekor anjing yang berkeliaran di jalan umum dan kawanan anjing yang tidak jelas pemiliknya itu
sering mengejar warga atau pengendara yang melintas di jalan. Khawatir kalau kasus gigitan anjing semakin merebak, Astika menyatakan mendukung dan merelakan dua ekor anjing peliharaannya dieliminasi. Padahal, dua ekor anjing yang dipeliharanya hampir empat tahun itu rutin divaksin ke petugas dokter hewan. Namun karena tidak ingin mengancam keselamatan keluarga dan warga di sekitarnya, dia pun memilih untuk mencari aman dan tidak lagi memelihara anjing yang berpotensi menularkan penyakit rabies. “Banyak yang digigit dan saya mendukung pemerintah yang membunuh anjing liar untuk mencegah jangan
sampai rabies menular di desa kami,” katanya. Hal senada diungkapkan warga lainnya, Made Suarma. Dia mengaku, tadinya tidak ingin untuk membunuh anjing peliharaannya sendiri, karena merasa kasihan dan anjing itu juga telah diikat agar tidak mudah menyerang warga. Setelah didatangi petugas yang memberikan penjelasan bahwa anjing liar berpotensi menularkan rabies dan juga kalau menggigit orang lain, maka dirinya harus bertanggung jawab. Mendengar penjelasan itu, dia pun menyerahkan anjing yang dipelihara oleh orangtuanya untuk dieliminasi. “Takut juga kalau nanti menggigit terus kita tanggung jawab, makanya saya kasi petugas untuk membunuh anjing milik orangtua saya dan juga untuk keselamatan kita bersama,” jelasnya. Sementara itu, Klian Dusun (Kadus) Bengkel, I Made Ardana, mengatakan,
eliminasi tertarget ini dilakukan setelah desa menggelar sosialisasi dan menyepakati agar anjing liar yang tidak jelas pemiliknya dieliminasi. Saat ini, ada sekitar 60 kali kasus gigitan anjing dan satu orang telah meninggal dunia yang diduga suspect rabies. Tidak saja orang dewasa, anak-anak juga banyak melapor kalau pernah tergigit anjing. Kejadian ini banyak ditemukan di Kelompok Munduk Pule, Dusun Bengkel. Terkait anjing yang sudah dieliminasi itu ada yang dikubur oleh pemiliknya sendiri dan yang lainnya dikuburkan di setra (kuburan) di Desa Bebetin. “Setelah kita sosialisasi dan menyadarkan warga dengan pemutaran film bahaya rabies, hari ini kami eliminasi dan ini sudah kesepakatan dan demi kenyamanan bersama eliminasi ini dilakukan, apalagi di daerah kami masuk zona merah penularan rabies,” jelasnya. (kmb38)
Kondisi Pulih, Dua Siswa SDN 5 Panji Diperbolehkan Pulang Singaraja (Bali Post) – RSUD Buleleng akhirnya mengizinkan dua siswa SDN 5 Panji, Kecamatan Sukasada, Jumat (13/10) kemarin, pulang. Pemulangan itu karena kondisi kesehatan kedua siswa yang mengalami keracunan ringan setelah menyantap nasi bungkus itu dinyatakan telah sehat. Sebelumnya, dua siswa masing-masing Putu Restu Sintia dan Nyoman Suriani menjalani opname di RSUD sejak Rabu (11/10) lalu. Keduanya sempat mengeluhkan mual-mual disertai kepala pusing akibat menyantap nasi bungkus yang dibeli dari kantin sekolah. Nasi bungkus itu dijual oleh salah seorang guru yang mengajar di SDN 5 Panji. Selain nasi bungkus, di kantin sekolah juga menjual minuman dingin dan sejumlah jajanan lain. Direktur Utama (Dirut) RSUD Buleleng dr. Gede Airtana, M.Kes. yang dihubungi kemarin, membe-
narkan bahwa Putu Restu Sintia dan Nyoman Suriani telah diperbolehkan pulang karena telah dinyatakan sehat. Dokter Wiartana mengatakan, pihaknya sudah melakukan perawatan sesuai standar operasional prosedur
Singaraja (Bali Post) – Stok logistik untuk pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Buleleng belakangan ini mulai menipis. Ini karena beberapa hari terakhir, bantuan dari donatur atau dermawan tidak seramai harihari sebelumnya. Jika di awal warga Karangasem mengungsi ke Buleleng, dalam sehari, 50 donatur menyumbangkan bantuannya, namun sekarang dalam satu hari saja hanya ada satu atau dua donatur yang menyerahkan bantuan untuk pengungsi.
Koordinator Bidang Logistik Satgas Penanggulangan dan Penanganan Pengungsi Gunung Agung Kabupaten Buleleng Gede Komang, Jumat (13/10) kemarin, mengatakan tingginya kebutuhan logistik utamanya bahan permakanan karena jumlah pengungsi yang dilayani sampai saat ini mencapai 21 ribu jiwa. Angka pengungsi sebanyak itu membutuhkan makanan seperti mi instan, telur, sarden, ikan kering, sayur, dan bumbu dengan jumlah memadai. Akan tetapi, bahan makanan itu sekarang
Gede Suyasa
Bali Post/mud
(SOP) yang ada di rumah sakit. Bukan hanya itu, biaya perawatan dan obat-obatan untuk pasien dibebaskan alias gratis sesuai instruksi Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). “Keduanya sudah sehat dan hari
ini (kemarin -red) anak itu sudah diperbolehkan pulang. Setelah dirawat, kondisinya sehat dan biaya perawatan ditanggung pemerintah daerah,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Suyasa mengatakan, menyusul keracunan massal tersebut, Disdikpora secara resmi memberikan surat peringatan kepada Kepala SDN 5 Panji Gusti Bagus Ngurah Suradnyana. Dari peringatan itu, pihaknya meminta agar sekolah lebih berhati-hati dan mengawasi dengan baik penjulan makanan di kantin sekolah. Selain itu, pihaknya menawarkan agar siapa pun pengelola kantin sekolah agar menghindari menjual makanan siap saji yang cepat basi. Sebaliknya, pengelola kantin sekolah diingatkan menjual makanan yang lebih sehat dan tidak mudah basi. Cara ini diyakini akan menghindari
terjadinya kasus keracunan massal yang dialami siswa di sekolah. “Secara kedinasan, kami sudah peringati kepala sekolah agar mengawasi lagi penjulan makanan di kantin sekolah. Kalau bisa jangan lagi menjual nasi bungkus atau makanan basah (mudah basi -red). Pengelola kantin sekolah silakan jual makanan yang lebih tahan, sehingga tidak lagi kita temukan kasus keracunan massal seperti ini,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, 42 siswa kelas I higga kelas VI SDN 5 Panji, Kecamatan Sukasada mengalami keracunan setelah menyantap nasi bungkus yang dijual di kantin sekolah, Rabu (11/10) yang lalu. Puluhan siswa ini mengalami mualmual disertai muntah dan mengeluh kepala pusing. Dari seluruh siswa tersebut, dua siswa di antaranya terpaksa menjalani opname di RSUD karena kondisi kesehatannya belum pulih. (kmb38)
sudah menipis dan bahkan telur ayam saat telah habis sejak beberapa hari lau. Atas kondisi ini, pihaknya berjanji mengusulkan bantuan ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI agar mendapat tambahan stok logistik untuk didistribusikan ke tempat-tempat penampungan pengungsi di Buleleng. “Stok telur ayam, sayur dan bumbu sudah habis. Memang logistik yang kita distribusikan ini semuanya bantuan dari donatur dan pihak swasta dan masyarakat. Kebetulan sekarang tidak
seramai sebelumnya bantuan yang masuk. Kami masih menunggu bantuan dari pusat karena itu satu-satunya andalan kami untuk memenuhi kebutuhan makanan untuk pengungsi,” katanya. Salah seorang pengungsi asal Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem Ni Luh Sriningsi, mengaku terpaksa mengambil logistik yang masih disediakan pemerintah. Pasalnya, kebutuhan makanan seperti telur ayam, sayur, dan bumbu sudah habis, sehingga terpaksa kebutu-
han makanan untuk 27 rekan sesama pengungsi dipenuhi dengan mencari seadanya saja. Sriningsi mengungsi di tempat fasilitas umum (fasum) di Dusun Anta Pura, Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula. “Untuk sementara tidak masak telur dan sayur, karena tidak tersedia di posko. Sekarang, kami masak bahan-bahan yang masih tersedia saja. Mudah-mudahan saja segera bantuan makanan kembali tersedia, sehingga ada bekal untuk kami di pengungsian,” jelasnya. (kmb38)
Bali Post/mud
dr. Gede Wiartana
Logistik Pengungsi Gunung Agung Menipis
12
JEMBRANA
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
SOSOK
Tekan Kebocoran
Kendati masih di bawah rata-rata nasional, tingkat kebocoran PDAM Jembrana masih tinggi. Sejumlah upaya telah dilakukan. Selain secara bertahap melakukan penggantian meteran, juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sejak Juni lalu, upaya pendampingan dari konsultan dan Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) dilakukan untuk memaksimalkan pendapatan dari penjualan air ini. Direktur PDAM Jembrana Ida Bagus Kerta Negara mengatakan, salah satu upaya untuk menekan tingkat Non Revenue Water (NRW) ini salah satunya melalui workshop diikuti stakeholder yang terkait. Dari analisis permasalahan oleh tim pendampingan, salah satunya pengukuran yang kurang akurat. “Untuk fisik (meteran), tiap tahun secara bertahap kita ganti. Untuk nonfisik atau komersial, kita maksimalkan SDM,” ujar pria asal Batuagung ini.Dari hasil pendampingan baik mengukur secara debit riil sejumlah instalansi, ada beberapa titik tanpa water meter serta pengukuran kurang akurat. Rencana tindak jangka pendek (satu tahun) dan jangka panjang (lima tahun) dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut. PDAM Jembrana memiliki lebih dari 23 ribu pelanggan di Jembrana dan 92 persennya merupakan kalangan rumah tangga. PDAM kini masih tergantung dari sumber air sumur bor yang mengandalkan listrik. Hampir di seluruh kecamatan menggunakan sumur bor. Hampir 90 persen sumber air PDAM Jembrana menggunakan sumur bor. (olo)
Mayat Membusuk Gegerkan Warga Sekar Pancasari
Negara (Bali Post) Warga Banjar Sekar Pancasari, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Jumat (13/10) kemarin digegerkan dengan adanya penemuan mayat membusuk. Mayat yang teridentifikasi bernama Gusti Kade Wiyana itu ditemukan sudah mengeluarkan bau menyengat di dalam kamarnya. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban. Namun, dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Mayat korban ditemukan pertama kali oleh sepupunya, Komang Suriyana (50) dan Gusti Putu Suwela (62), saudara kandung korban. Dari keterangan Suriyana, pagi itu ia datang ke rumah korban. Ia mengaku penasaran karena korban tidak pernah kelihatan dan pintu rumah serta jendela dalam keadaan tertutup rapi. Kemudian ia menggedor pintu rumah dan jendela, namun tidak ada yang menyahut. Saksi pun curiga dengan situasi seperti itu. Apalagi ia mencium bau busuk dari dalam rumah. Untuk itu, ia langsung pergi dari rumah korban untuk mencari saksi Gusti Putu Suwela. Ia memberitahukan saudara korban kalau ada bau busuk dari dalam rumahnya. Kemudian saksi Gusti Putu Suwela bersama anaknya, Agus Sucita berusaha membuka daun jendela yang tertutup. Saksi Suwela pun langsung masuk ke dalam rumah dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dan membusuk di atas kasur. Kondisi korban saat itu dalam keadaan telanjang, hanya menggunakan celana dalam dengan posisi tengadah. Begitu juga mayat petani ini sudah terlihat membengkak dan mengeluarkan bau menyengat. Dari keterangan Suwela, lima hari sebelumnya ia sempat bertemu dengan korban membawa pakaian yang mau di-laundry ke rumah saksi. Selain itu, sebelumnya korban memang sering mengeluh mengalami sesak napas dan tensi tinggi. Kemudian di kamar korban ditemukan satu buah HP, linggis kecil, sarung, obat nyamuk bakar, tiga botol air mineral, celana pendek warna abu-abu yang di dalam sakunya berisikan uang tunai sebesar Rp 680.000 dan STNK sepada motor. Tak hanya itu, ditemukan juga satu buah dompet yang di dalamnya berisi uang tunai Rp 70.000 dan identitas. Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Mendoyo, dr. I Gede Hendra Wijaya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter memperkirakan korban meninggal dunia sudah tiga hari sebelumnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat yang sudah membusuk tersebut. Korban diduga meninggal karena sakit. (kmb)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Bali Post/kmb
RILIS - Kapolres Jembrana AKPB Priyanto Priyo Hutomo ketika merilis kasus dugaan pencabulan tiga siswi SD yang dilakukan Kepala SD di Yehembang Kangin.
Oknum Kepala SD Cabul Terancam Dipecat Bupati Tunggu Proses Hukum
Negara (Bali Post) Oknum Kepala SD di Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, inisial IBPS saat ini tengah ditahan pihak kepolisian terkait kasus pencabulan terhadap tiga anak didiknya. Pelaku yang berstatus PNS ini sebelumnya juga telah di-nonjob-kan setelah Inspektorat turun tangan. Kejadian ini diakui membuat malu pemerintah daerah dan mencoreng dunia pendidikan di Jembrana. Untuk itu Bupati Jembrana I Putu Artha pun juga buka suara. Artha mengatakan, selain di-non-job-kan, ancaman pemecatan juga bisa terjadi kepada oknum Kepala SD tersebut. Namun pemecatan itu tentunya menunggu proses hukum yang berlaku. “Kita ikuti sesuai aturan dan tunggu proses hukumnya.
Yang pasti sudah di-non-jobkan,” kata Bupati Artha, Jumat (13/10) kemarin. Selaku pimpinan daerah, pihaknya mengaku malu dengan perilaku oknum kasek ini, apalagi dalam posisi seorang guru yang semestinya menjadi panutan.
Bupati Artha juga menyoroti kinerja pengawas yang semestinya segera melaporkan kejadian ini ke Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga, sehingga ada upaya langsung untuk mengambil tindakan kepada oknum tersebut. Kejadian
ini di luar nalar dan perlu ada tes kejiwaan terhadap oknum ini. Sementara itu, saat ini tersangka telah ditahan di Polres Jembrana. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai mengatakan, berdasarkan laporan polisi nomor : LP/27/X/2017/Bali/Polres Jbr tanggal 9 Oktober 2017 terdapat tiga korban siswi SD. Tersangka melanggar Pasal 82 ayat (1) dan ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang PP pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016
tentang perubahan ke-2 atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU jo Pasal 64 KUHP dengan ancaman pidana kurungan minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun. Bahkan, ancaman hukuman ditambah sepertiga apabila pelaku merupakan orangtua/wali, orang yang memiliki hubungan keluarga, pengasuh anak, pendidik, tenaga pendidik dan aparat yang menangani perlindungan anak. (kmb26)
Ribuan Bungkus Rokok Tanpa Cukai Diamankan Polisi
Negara (Bali Post) – Pasukan Reskrim Polres Jembrana berhasil membongkar aksi penyelundupan rokok tanpa cukai. Ribuan bungkus rokok tanpa label cukai itu diamankan dan disita di dekat Pasar Gilimanuk, Rabu (11/10) dini hari lalu. Modus operandi pelaku menyelundupkan barang ilegal itu dengan cara menitipkan ke sopir truk yang mengangkut barang lain. Sopir truk bernomor polisi S 8494 UQ ini pun ikut diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif. Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi masyarakat, bahwa terdapat pengiriman rokok ilegal dari Pulau Jawa. Disebutkan, rokok tersebut dititip oleh seseorang di daerah Pasir Putih, Situbondo, Jawa
Bali Post/olo
AMANKAN - Petugas Satuan Reskrim Polres Jembrana saat mengamankan ribuan bungkus rokok berbagai merek tanpa cukai. Timur kepada sopir truk. Laporan itu pun ditindaklanjuti jajaran Reskrim Polres Jembrana dengan melakukan penyelidikan. Akhirnya, informasi itu ternyata be-
nar. Ribuan bungkus rokok ditemukan di dalam truk. Kapolres Jembrana AKPB Priyanto Priyo Hutomo, Jumat (13/10) kemarin, mengatakan ribuan rokok yang dike-
mas dalam belasan kardus ini dititipkan di truk yang mengangkut ikan segar dan aspal tujuan Sumbawa. Dari pengakuan sopir truk, paket rokok tanpa cukai itu dititip oleh seseorang di Pasir Putih, Situbondo, Jawa Timur. Oleh pengirim, sang sopir dimintai nomor. Tujuannya, ketika barang sudah sampai, maka sang sopir segera ditelpon oleh penerima di daerah Melaya. Sayangnya belum sampi barang itu, pengiriman itu digagalkan polisi. “Rokok ini diamankan di dekat Pasar Gilimanuk. Ada berbagai merk yang dibawa dan semuanya tanpa cukai,” ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Yusak A. Sooai. Selanjutnya rokok ilegal ini akan diserahkan ke petugas Bea Cukai untuk proses lebih
lanjut. Dari 13 kardus itu lima diantaranya merk Still, empat kardus merk S3, dua kardus merk Solid dan dua kardus lainnya merk Grand serta dua bal rokok merk Grand. Peredaran rokok tanpa cukai ini diakui memang marak di wilayah Jembrana hingga ke desa-desa. Atas tindakan ini, pelaku dinilai melanggar Pasal 29 ayat (1) jo Pasal 54 UURI Nomor 11 Tahun 1995 yang telah diubah dengan UU RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual dan menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekat pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya. (kmb26)
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
KARANGASEM
13
Isyarat Gunung Erupsi
SOSOK Perlu Pengendalian Logistik PERIHAL paling vital menghadapi bencana adalah ketersediaan logistik. Bila erupsi Gunung Agung terjadi, bukan cuma desa di zona awas kesulitan, Karangasem secara keseluruhan pasti lumpuh. Saat itu tiba, semua warga membutuhkan logistik. Karena itu, pengendalian logistik penting diterapkan mulai sekarang. Itu menjadi krusial agar tidak menyulitkan nanti menghadapi kondisi riil di lapangan. Demikian ditegaskan Ketua DPRD Karangasem, Nengah Sumardi, saat melihat ketersediaan logistik pengungsi di Kantor Camat Abang, belum lama ini. Terlebih di wilayah Kecamatan Abang, kata Ketua Dewan Karangasem itu, terjadi kemungkinan terburuk. Seluruh jalur evakuasi dan distribusi logistik bisa terputus. Satu-satunya cara hanya melalui laut atau udara. “Ibaratnya, filmnya belum diputar -- gunung belum meletus -- nanti logistik malah habis. Kalau akses ini terputus, ke mana harus mencari logistik. Ini tolong jadi perhatian kita bersama. Pengendalian logistik ini menentukan sekali,” tegasnya. Pasokan logistik baru dinyatakan aman tergantung anggaran. Selama ini, DPRD dikatakan jarang diajak koordinasi, membicarakan bagaimana mempersiapkan diri secara efektif menghadapi bencana ini. Koordinasi itu menurutnya sangat penting, agar nanti ada sinergitas yang baik. Sebab, lembaga DPRD juga punya fungsi-fungsi tersendiri yang seharusnya bisa dilibatkan. Kalau sudah erupsi, nanti pasti akan kewalahan. Karena masing-masing keluarga juga mengamankan keluarganya. Sebab, semua perlu logistik. Jika tak diantisipasi, dikhawatirkan nanti saling lempar tanggung jawab. Artinya, perlu dilakukan penekanan pada perencanaan penanggulangan bencana itu. Melihat urgensinya koordinasi, apa pun alasannya legislatif mau tidak mau juga harus dilibatkan dalam koordinasi perencanaan. (gik)
Terjadi Gempa Tremor Puluhan Menit hingga Sejaman Amlapura (Bali Post) -
Pasca-Gunung Agung naik ke level awas, Kamis (12/10) dari pukul 12.00-18.00 Wita telah tejadi gempa tremor nonharmonik sebanyak tujuh kali. Munculnya gempa tremor itu sebagai indikasi aktivitas gunung tertinggi di Bali itu terus mengalami peningkatan, sehingga ada penambahan tekanan semakin besar dari dalam gunung hendak naik ke permukaan. Kepala Sub-Bidang Mitigasi Gunung, Devy Syahbana, Jumat (13/10) kemarin menjelaskan, gempa tremor nonharmonik itu sering juga disebut Spasmodic Burst atau Spasmodic Tremor. Gempa itu merupakan rentetan beberapa gempa vulkanik di mana satu gempa muncul sebelum gempa terdahulu selesai. Hanya, kata Syahbana, gempa tremor nonharmonik ini durasinya masih pendek sekitar 2-4 menitan. Itu artinya belum terjadi tremor terus-menerus. Dan amplitudonya juga belum overskill. Kalau amplitudonya sudah maksimum dan sudah tidak bisa ditahan lagi oleh penahan di atasnya, saat itulah terjadinya letusan. “Gempa tremor nonharmonik ini terjadi karena ada
gerakan fluida magmatik di bawah akibat kelebihan tekanan. Mereka harus bergerak secara bersamaan. Kalau manifestasi yang kita lihat asap yang muncul lebih tebal dari sebelumnya. Ketinggiannya masih pada kisaran 200 meter di atas puncak. Tidak semua tremor seperti ini diikuti letusan kecuali kalau terjadi terus-menerus. Manifestasi ke permukaan bisa pelepasannya berupa gas atau kepulan asap ke permukaan,” ungkap Syahbana. Dengan adanya gempa tremor nonharmonik ini, kata Syahbana, pihaknya meminta warga tidak perlu khawatir jika hanya ada laporan tremor seperti itu. Karena tremor itu amplitudonya masih belum overskill. Kategorinya masih relatif sedang. Selain
gempa tremor nonharmonik ada juga gempa harmonik. Kalau gempa harmonik itu, kata Syahbana, pergerakan magmanya masuk ke dalam satu pipa conduit. Dan mengakibatkan efek resonansi. Karena pipanya itu digoyang. Biasanya ini terjadi setelah terjadi pemananasan sistem hedrotermal dangkal. Setelah itu, fluida magmatik ini mengakibatkan resonansi dalam pipa. Dan yang terjadi kemarin (Kamis red) masih dominan gempa tremor nonharmonik. “Jadi, mekanismenya berbeda. Tetapi kedua gempa itu merefleksikan pergerakan fluida. Satunya lebih dalam dan satunya dangkal. Jadi yang terjadi kemarin itu (Kamis red) lebih dalam,” katanya sembari menyatakan sejak
dua hari ini gempa tremor nonharmonik terekam sebanyak tujuh kali. Durasinya berbeda antara 2-4 menitan. Dikatakannya munculkan gempa tremor nonharmonik ini sejak dua hari belakangan ini, semenjak status Gunung Agung awas, Syahbana menjelaskan ada akumulasi tekanan di dalam tubuh gunung semakin kuat. Akumulasi tekanan inilah memunculkan komulasi gas. Dan pada waktu tertentu, saat gas ini sudah cukup kuat naik maka dia akan bergerak membawa fluida magmatik ini bergerak menuju ke permukaan. Tetapi saat ini belum sampai ke permukaan material magmatik. Yang sampai ke permukaan baru gasnya saja. Hal itu bisa dilihat secara visual. Asap semakin menebal saat gempa tremor nonharmonik itu terjadi. Lebih lanjut dikatakannya, meskipun sudah terjadi gempa tremor nonharmonik, kata Syahbana, status dapat diturunkan ketika ak-
tivitas gunung itu mengalami penurunan. Pihaknya tidak melihat berapa lama durasinya. Untuk menentukan penurunan status itu semua disebabkan aktivitas gunung itu sendiri. Alasannya, kalau aktivitas gunung itu terus tinggi, pihaknya tetap akan mangategorikan sebagai awas. Dicontohkan Gunung Sinabung itu aktivitasnya tetap tinggi, sehingga berada di level awas. Kasus baru seperti Gunung Agung ini belum meletus walau aktivitasnya sangat besar sekali. “Kita tidak bisa memastikan kapan Gunung Agung ini meletus. Termasuk penurunan status ini juga kita tidak bisa pastikan kapan. Karena kita masih melihat datanya. Begitu data menunjukkan penurunan aktivitas, dan ancamannya berkurang. Maka barulah status itu kita akan turunkan. Kalau aktivitasnya masih tinggi seperti sekarang ini ya... statusnya masih tetap awas,” jelas Syahbana (kmb41)
Sumardi Dampingi Setnov Kunjungi Pengungsi di Tianyar Bali Post/kmb
TEPIS ISU - Dua tokoh masyarakat Islam Kecicang Mulyadi (kiri) dan Sudirman membantah adanya rencana bedol desa di Banjar Kecicang Islam.
Warga Diresahkan Isu Bedol Desa 16 Oktober Bupati Minta Warga Waspadai ’’Hoax’’
Amlapura (Bali Post) Masih tingginya aktivitas vulkanik Gunung Agung memicu munculnya berbagai isu miring. Beberapa di antaranya menyebabkan keresahan di kalangan masyarakat. Isu terbaru, warga di wilayah Kota Amlapura heboh menyusul kabar tentang adanya rencana pengosongan kampung warga Banjar Kecicang Islam. Masyarakat kampung Muslim yang berada di perbatasan antara Kota Amlapura dengan Kecamatan Bebandem itu disebutkan akan melakukan bedol desa 16 Oktober nanti. Rencana bedol desa itu tersebar melalui informasi dari mulut ke mulut. Isu pertama kali terdengar di Pasar Karangsokong, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem. Mulanya isu itu hanya berkembang di Banjar Kecicang Islam yang notabene masuk wilayah Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem. Namun isu terus berkembang dan Jumat (13/10) kemarin, sudah jadi pergunjingan di Pasar Amlapura Timur. Bahkan di pasar tradisional terbesar di Kota Amlapura itu juga muncul isu pengosongan aktivitas pasar pada hari yang sama. Terus berkembangnya isu yang tak jelas sumbernya itu akhirnya disikapi Bupati Karangsem, IGA Mas Sumatri. Kemarin pagi Bupati langsung minta klarifikasi dari dua orang tokoh masyarakat Kecicang Islam. Dari penjelasan kedua tokoh masyarakat itu dipastikan isu yang sudah tersebar luas itu tak lebih dari berita hoax. ‘’Saya pastikan informasi itu tidak benar. Tidak ada perintah dari siaa pun warga Kecicang Islam akan bedol desa,’’ ungkap tokoh masyarakat Kecicang Islam, Mulyadi. Pria yang bekerja di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem itu mengatakan berita hoax itu muncul sejak Selasa (10/10) lalu. Pihaknya mengaku sudah sempat mengonfirmasi sejumlah warganya dan semuanya menyatakan tidak tahu sumber informasi tersebut. ‘’Yang ada justru sebaliknya. Mulai 16 Oktober ini dua sekolah di Kecicang Islam yaitu Madrasah Itidaiyah Al Miftah dan Madrasah Tsanawiah Miftahul Ulum akan mulai melaksanakan aktivitas belajar mengajar,’’ jelasnya. Mulyadi bersama Sudirman dari Majelis Taklim Kecicang Islam mengatakan selama ini warga Kecicang Islam memang banyak mengungsi. Pengungsian itu dilakukan karena sebelumnya Desa Bungaya Kangin sempat ditetapkan menjadi desa wajib mengungsi. Namun seiring adanya revisi desa terdampak, Bungaya Kangin dan tiga kelurahan di Kecamatan Karangasem hanya berpotensi terdampak lahar dingin pasca-erupsi, saat ini 80 persen penduduk Kecicang Islam sudah kembali. ‘’Penduduk Kecicang Islam sekitar 7.000 jiwa. Sebagian besar sebelumnya mengungsi ke Buitan, Manggis,’’terang Mulyadi. Bupati Mas Sumatri menyatakan pemerintah tidak melarang warga mengungsi jika merasa tidak aman. Namun, ia kembali mewanti-wanti masyarakat agar mewaspadai informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya. (kmb)
KETUA DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mendampingi Ketua DPR-RI Setya Novanto (Setnov) mengunjungi lokasi pengungsian di Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Jumat (13/10) kemarin. Kunjungan ke pos pengungsi di kaki Gunung Agung itu diawali kunjungan serupa ke Posko Pengungsian di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng. ‘’Terima kasih atas perhatian pimpinan dan anggota DPR-RI atas kondisi masyarakat Karangasem. Kami juga mohon DPRRI bisa menjembatani programprogram untuk Karangasem ke depan,’’ ungkap Sumardi yang didampingi anggota DPRD Karangasem I Nyoman Musna Antara. Setnov datang bersama sejumlah anggota DPR-RI di antaranya Roem Kono, A.A. Bagus Adi Mahendra. Juga ikut mendampingi Wakil Gubernur I Ketut Sudikerta. Di lokasi pengungsian itu, Ketua DPR menyerahkan bantuan logistik. Penyerahan bantuan itu diselingi kuis, tanya jawab menyangkut kondisi pengungsian. ‘’Saya berterima kasih bapak-bapak dewan sudah mengunjungi kami pengungsi di sini,’’ ungkap Ni Ketut Rungi (30), pengungsi asal Desa Ban,
Kecamatan Kubu di Pos Pengungsi Banjar Penginyahan, Tianyar. Di Tianyar ada tiga pos pengungsian yang menampung 3.997 pengungsi yang berasal dari desa-desa di Kubu. Sedangkan di Penginyahan sebanyak 563 jiwa, ditampung di wantilan setempat. Setnov memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah di Bali yang telah memerhatikan pengungsi secara penuh meskipun masih ada kendala dari sisi air bersih dan MCK. Dia juga angkat topi dan salut kepada para relawan. ‘’Saya mengenal warga Bali sebagai warga yang menjunjung tinggi keharmonisan hidup. Baik dalam hal agama, budaya maupun lingkungan sekitar. Kita serahkan semuanya kepada Yang Mahakuasa, agar masyarakat Bali diberikan jalan terbaik dalam menghadapi kondisi ini,’’ ungkapnya. Wabup Sudikerta mengatakan Pemprov Bali bersama pemerintah pusat dan didukung DPR-RI akan terus berkoordinasi memberikan pelayanan terbaik kepada warga. Pihaknya minta masyarakat tetap tenang dan tidak panik menghadapi kondisi yang ada saat ini. (ad878)
DAMPINGI - Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi bersama sejumlah anggota DPRD Karangasem mendampingi rombongan Ketua DPR-RI Setya Novanto mengunjungi lokasi pengungsian di Banjar Penginyahan, Kecamatan Kubu, Karangasem.
Stok Obat-obatan Mencukupi Amlapura (Bali Post) Ternyata para pengungsi yang sakit selama berada di pengungsian mencapai ribuan. Itu bisa dilihat dari kunjungan pasien pengungsi yang berobat ke Puskesmas Rendang. Bahkan, pascanaiknya status Gunung Agung menjadi awas sejak 22 September hingga Jumat (13/10) kemarin, jumlah pasien yang datang berobat 3.999 jiwa. Plt. KTU Puskesmas Rendang I Putu Suarta, Jumat (13/10) kemarin, mengatakan kalau jumlah pasien yang datang berobat 3.999 orang. Keluhan pasien paling dominan adalah sepuluh penyakit terbanyak yakni ispa, myalgia, cepalgia, hipertensi, gasritis, malaise, asma, obs febris, gatal alergi dan bronkitis. “Mereka yang berobat tidak dipungut biaya alias gratis. Tidak hanya pengungsi yang tidak bayar,
seluruh warga Karangasem yang berobat juga tidak dikenai biaya. Hal itu sesuai instruksi pemerintah,” ungkap Suarta. Pihaknya juga melakukan pendataan terhadap pasien yang menderita penyakit kronis. Kepada pasien berpenyakit seperti itu akan dilakukan penanganan lebih spesifik. Mulai dari pemantauan termasuk ketika pemberian obat Sehingga obat yang diberikan benar-benar sesuai penyakit yang diderita. Penanganannya pun akan lebih dimaksimalkan. “Semua obat-obatan yang ada di puskesmas diberikan secara maksimal. Pada siaga bencana ini, kami pun tetap melakukan rekapitulasi jumlah kunjungan dan jenis obat-obat tersedia di gudang obat. Semua obat dipantau jenis mana yang masih tersedia dan yang mana perlu ditambah. Sehingga jika
Gunung Agung benar erupsi, kita tidak kewalahan menangani hal-hal tertentu terkait persediaan obat dan yang lainnya,” jelasnya. Persediaan obat sampai saat ini, kata Suarta, masih mencukupi. Pihaknya juga memanfaatkan bantuan obat yang ada di posko pengungsian di Rendang. Jumlah petugas setiap harinya kata Suarta, ada delapan orang. Komposisinya dokter, paramedis, sopir dan petugas penunjang seperti administrasi. “Untuk ambulans kita siagakan tiga unit. Untuk di puskesmas disiapkan dua ambulans. Satu ambulans digunakan sebagai media edukasi dan pemantauan ke posko-posko pengungsian yang tersebar di Kecamatan Rendang,” tegasnya. Puskesmas Rendang sejauh ini menyediakan 12 tempat tidur. Jika Gunung
Agung benar-benar erupsi, pihaknya akan menambah 10 bed sebagai menunjang ketika nantinya ada pasien yang perlu rawat inap bila benar-benar Gunung Agung erupsi. “Bed tambahan itu nanti kita tarik dari pustu sebagai bed cadangan,” jelas Suarta. Ni Wayan Bendul saat memeriksakan anaknya mengatakan, ia sebelumnya sempat pusing dan tensinya rendah. Hal itu dipicu terlaku sering memikirkan kondisi saat ini selama di pengungsian. Dia juga memeriksakan anaknya Wayan Suardiarya (8). Selama ini, anaknya mengalami batuk-batuk dan juga pilek. “Kalau kondisi saya sekarang sudah mulai membaik. Anak masih pilek dan batuk. Semoga setelah berobat batuk dan pileknya hilang,” harap Bendul (kmb41)
Sesekali ”Magibung”, Anak-anak Difasilitasi Odong-odong Tiap desa di zona aman, punya cara tersendiri menangani para pengungsi. Sebab, tiap relawan punya tanggung jawab membuat para pengungsi tak jenuh dan tetap bisa hidup sehat, sekaligus merasa nyaman. Seperti yang dilakukan relawan penanganan pengungsi di Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu. Ratusan pengungsi di tempat ini diperlakukan sangat baik. Salah satunya, terkait konsumsi, sesekali para pengungsi diajak magibung bersama. Itu diupayakan menghilangkan kejenuhan makan mi instan dan telur goreng tiap hari. Sedangkan untuk anak-anak para relawan juga menyediakan odongodong sebagai hiburan. Bagaimanakah aktivitas guyub kebersamaan mereka itu? DI Desa Tianyar Tengah ada sembilan titik pengungsian. Titik pengungsian di Banjar Penginyahan ini ada 293 orang pengungsi dari Desa Ban. Di antaranya dari Banjar Daya, Pucang, Perasan, Temakung dan Cutcut. Koordinator Posko Pengungsi di tempat ini, Gede Wirya, Jumat (13/10) siang, mengatakan tidak semua pengungsi di tempatkan dalam satu lokasi. Beberapa pengungsi,
seperti lansia, ibu hamil, balita dan anak-anak diprioritaskan ditempatkan di rumah-rumah warga dan gedung TK di sekitarnya. Selama ini, mereka memenuhi kebutuhan logistik dari sumbangan komunitas masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat setempat serta donatur lainnya. Keperluan konsumsi menjadi perhatian khusus di tempat ini. Sebab,
berhasil atau tidaknya desa menangani pengungsi, adalah pengungsi itu tetap bisa hidup sehat. Mereka merasa nyaman, meski berada di tengah suasana ancaman bencana. Salah satu yang menjadi sorotan, adalah kebutuhan konsumsi para pengungsi. Untuk menghilangkan kejenuhan tiap hari hanya makan mi instan dan telur goreng. Relawan setempat sesekali mebat bersama para pengungsi, layaknya budaya orang Bali yang punya hajatan. Jadi, masyarakat setempat mebat mengolah sendiri kebutuhan konsumsi seluruh pengungsi itu. “Biasanya ada saja donatur datang membawa sumbangan untuk keperluan mebat ini. Jadi, kita garap bersama para pengungsi. Setelah itu, kita makan bersama atau magibung di tenda-tenda pengungsian. Jadi, pengungsi tak jenuh hanya makan mi instan. Tiap dua hari sekali, pengungsi juga kami sediakan snack,” kata
Gede Wirya. Dengan demikian, sesekali para pengungsi tetap bisa menikmati daging, meski tak sesering biasanya. Gibungan para pengungsi, layaknya masyarakat yang punya hajatan, meski tidak selengkap biasanya. Tetapi, ini cukup membuat para pengungsi antusias. Sekaligus sejenak melupakan situasi genting di sekitar lereng Gunung Agung. Selain itu, untuk menghilangkan kejenuhan para pengungsi, khususnya ibuibu, para relawan setempat menyediakan daun lontar. Daun lontar itu diolah bersama-sama menjadi berbagai bentuk kerajinan. Seperti kulit tipat, ingke, kulit canang hingga jemper. Bahkan, ada pula yang menjual madu asli. “Kalau sudah banyak, nanti diambil sendiri oleh pengepul. Para pengungsi cukup produktif. Ingke saja sehari bisa selesai lebih dari 100 buah,” kata Klian Banjar Dinas Penginyahan, Ketut
Sudarmawan. Tiap malam para pengungsi juga dihibur berbagai pentas musik. Ada pula permainanpermainan unik, untuk tetap mengasah otak anak-anak sekaligus menghilangkan rasa jenuh. Bahkan, relawan setempat juga menyediakan odongodong kepada para pengungsi anak-anak. “Kita tidak tahu, kapan ini berakhir. Jadi, kita perlakukan pengungsi layaknya saudara sendiri. Semua dilakukan secara gotong royong,” kata Sudarmawan. Pihaknya berupaya memfasilitasi pengungsi agar tetap bisa hidup layak. Selain masalah konsumsi, hiburan hingga pemberdayaan, lokasi pengungsian ini juga menyediakan delapan kamar mandi lengkap dengan tempat jemuran pakaian. Anggota DPRD Karangasem dapil Kubu Nyoman Musna Antara mengatakan keperluan pengungsi harus tetap
Bali Post/gik
HASIL KERAJINAN - Berbagai hasil kerajinan yang dihasilkan pengungsi di Banjar Dinas Penginyahan, Desa Tianyar Tengah. Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk memberdayakan para pengungsi. terpenuhi. Pihaknya meminta pemerintah daerah tetap hadir. Pemerintah harus bertanggung jawab mengatasi setiap persoalan para pengungsi. Sejauh ini, dia mengatakan penanganan pengungsi di Kecamatan Kubu cukup baik. Relawan di tiap desa yang jadi posko pengungsian cukup bertanggung jawab membantu pengungsi. Ini
cukup menutupi kekurangan pemerintah daerah menangani pengungsi. Sekarang yang perlu diperhatikan pemerintah adalah dukungan logistik. Sebab, tak mungkin pasokan logistik terus-terusan mengandalkan para donatur. Terlebih, sebenarnya masyarakat belum menghadapi bencana yang sebenarnya. (gik)
TABANAN
14
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
Kebakaran Gedung DLH
16 Mesin Pemotong Rumput Hangus
Bali Pist/kmb24
DIPRIORITASKAN - Pembangunan TTP di Desa Sanda Pupuan tetap diprioritaskan, meski Pemkab Tabanan mengalami defisit anggaran.
TTP Sanda Tetap Diprioritaskan
Tabanan (Bali Post) Meski Pemkab Tabanan mengalami defisit anggaran dan menyebabkan beberapa proyek ditunda, pelaksanaan pembangunan Taman Teknologi Pertanian (TTP) di Desa Sanda Pupuan tetap diprioritaskan. Proyek pusat ini diharapkan bisa rampung sesuai rencana dan mulai beroperasi 2019. Kepala Bapelitbang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Jumat (13/10) kemarin, mengatakan TTP terus berjalan sesuai program. Bahkan saat ini akses jalan menuju lokasi yang menggunakan dana APBD itu sudah diperkeras dan dibangun drainase. ‘’Untuk di dalam site dibangun sesuai master plan,’’ ujar Wiratmaja. Pembangunan TTP Sanda tahun 2018 nanti akan dimasukkan anggaran induk. Dialokasikan dana pembangunan kandang untuk 100 ekor kambing. ‘’Biaya pembangunan kandang ini sekitar Rp 1 miliar,’’ ujarnya. Untuk anggaran dari pusat, kata Wiratmaja, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali. Dari hasil koordinasi ini, anggaran pusat diperkirakan turun tahun 2018, meski belum dapat dipastikan berapa besarnya. Budget dana pusat ini akan dipakai membagun site TTP Sanda. Saat ini di areal pembangunan TTP Sanda yang berlokasi di Desa Sanda Pupuan, sudah ada beberapa bangunan. Pembangunan tahap pertama berupa gate masuk, menara pandang, kantor pengelola dan gedung pascapanen. Sedangkan pembangunan tahap pertama ini telah tuntas tahun 2016 lalu. Pembangunan TTP Sanda sendiri akan terus berlanjut hingga tahun 2018, dan diharapkan bisa selesai tahun 2019. Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan TTP di Desa Sanda merupakan program pemerintah pusat. Tujuannya sangat positif, di mana masyarakat diajak berinovasi dengan memanfaatkan teknologi modern, sehingga pertanian ke depannya akan semakin maju. Melalui program ini, juga diharapkan produktivitas masyarakat bisa ditingkatkan sehingga bisa bersaing di pasar internasional. Selain, itu TTP bisa menjadi objek penelitian bagi masyarakat dan juga ajang promosi bagi Kabupaten Tabanan. (kmb24)
Cuaca Buruk Picu Kerugian Ratusan Juta
Dana Bantuan Tersisa Rp 500 Ribu
Tabanan (Bali Post) Cuaca buruk berupa hujan disertai angin di awal Oktober 2017 menyebabkan pohon tumbang d ibeberapa titik di Kabupaten Tabanan. Akibatnya, memicu terjadinya kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, selama satu minggu terjadinya cuaca buruk kerugian materialnya tercatat Rp 144 juta. Yang terjadi antara lain kerusakan pura dan rumah, hingga karena tertimpa pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang. Kepala Pelaksanan BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita menyebutkan, pihaknya saat ini hanya bisa mencatat kerugian yang disebabkan bencana saja. Namun terkait kucuran bantuan belum bisa direalisasikan. ‘’Saat ini dana bantuan sosial tidak terencana hanya tinggal Rp 500 ribu saja. Makanya bantuan kepada masyarakat belum bisa diberikan,” ujarnya. Beberapa bencana alam terjadi di Tabanan awal Oktober 2017. Di antaranya, pohon beringin tumbang di Desa Biaung. Pohon itu menimpa dua palinggih pura. Dan kerugiannya sekitar Rp 15 juta. Pohon tumbang mengenai kantor Kesbangpol Tabanan dan sebuah rumah di Kamasan, Kerugiannya sekitar Rp 5 juta. Ada juga peristiwa pohon tumbang menimpa rumah di Desa Luwus dengan kerugian sekitar Rp 25 juta, tembok panyengker roboh akibat hujan deras di Banjar Riang Kaja, Desa Riang, Penebel. Kerugiannya sekitar Rp 25 juta. Pohon tumbang di Pura Beji di Desa Adat Pejaten, kerugiannya sekitar Rp 15 juta. Jebolnya senderan sungai di Banjar Sakeh, Desa Sudimara akibat hujan, kerugian sekitar Rp 29 juta. Dan pohon tumbang menimpa gubuk di Desa Megati, Selemadeg Timur dengan kerugian Rp 30 juta. Pihaknya kata Sucita, menerima dana bantuan sosial tidak terencana setiap tahunnya mencapai Rp 1,5 miliar. Dana itu biasanya dipergunakan hingga November. Namun karena diakhir tahun 2016 lalu terjadi bencana besar di Baturiti, sehingga dana tersebut tahun ini lebih cepat habis. Pada 2017 hingga September telah terjadi 173 kejadian. Nilai kerugiannya mencapai Rp 20 miliar lebih. Dari jumlah itu, yang sudah mendapatkan bantuan sebanyak 124 kejadian. Nilai sumbangan mencapai Rp 1.499.500.000. “Ada yang masih pending senilai Rp 382 juta, karena tidak ada dana. Itu kejadian pada bulan Juni 2017 hingga Oktober,’’ ujarnya. Jika memang BPBD Tabanan tidak mendapatkan dana pada anggaran perubahan Tahun 2017, Sucita berencana memasukkan bantuan kepada masyarakat pada anggaran induk 2018. (kmb24)
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110
Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102
Tabanan (Bali Post) Api melalap gudang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang berlokasi di depan makam pahlawan Pancaka Tirta, Jumat (13/10) kemarin. Api yang cepat membesar karena adanya bahan bakar bensin ini menghanguskan dua ruangan dan satu ruangan rusak. Tidak hanya itu, 16 mesin pemotong rumput yang ada di gudang tersebut hangus terbakar. Koordinator lapangan pertamanan DLH Ida Bagus Putu Suardika mengatakan, peristiwa kebakaran itu sekitar pukul 11.00 Wita. Masih belum bisa dipastikan dari mana sumber api itu berasal. Diperkirakan waktu itu tiga orang yang sedang makan dikantin mendengar suara dentuman. Awalnya dikira ada dinding gudang yang roboh. Namun setelah dicek, di dalam gudang yang berisi mesin pemotong rumput mulai dilalap api. Pegawai yang sedang dilokasi mencoba memadamkan api dengan memakai mobil penyiram DLH serta memanggil mobil pemadam kebakaran. Tiga mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api. Hasilnnya, hanya dalam 30 menit api berhasil dimatikan. ‘’Api cepat membesar karena ada bensin di dalam mesin pemotong rumput. Tetapi bisa dipadamkan setelah 30 menit,’’ kata Suardika. Kepala DLH I Gusti Ngurah Raka Icwara saat dikonfirmasi mengatakan kerugian yang diderita akibat kebakaran itu masih belum bisa diprediksi. Alasannya, sedang dalam inventarisasi. ‘’Sedang diinventarisasi, jadi belum tahu berapa total kerugiannya,’’ ujarnya. Hingga sore kemarin meski api sudah padam, beberapa pegawai masih sibuk membersihkan lokasi dari sisa-sisa material yang terbakar. Dari hasil bersih-bersih itu, setidaknya material yang terbakar hampir memenuhi satu pick-up. Material itu terdiri dari bangkai mesin pemotong rumput, ban, maupun kayu. (kmb24)
Bali Post/kmb24
MEMBERSIHKAN - Petugas sedang membersihkan gudang DLH yang terbakar, Jumat (13/10) kemarin.
30 Bayi Lahir Lewat Program PMTCT
29 Negatif HIV/AIDS, Hanya Satu Positif
Tabanan (Bali Post) -
Bagi pasangan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) tentu sangat takut anak keturunannya terinfeksi virus itu. Logikanya, mereka ingin bayinya lahir sehat. Saat ini sudah ada program pencegahan penularan virus HIV dari ibu ke bayi yang disebut PMTCT. Sejak program PMTCT itu diterapkan, sudah ada 30 bayi dilahirkan dan menjalani pemeriksaan intensif program tersebut. Dari 30 bayi itu, 29 dinyatakan negatif atau terbebas dari virus. Hanya satu positif HIV/AIDS. Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2MPL) Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana, Jumat (13/10) kemarin, mengatakan sepanjang program PMTCT dijalankan di tahun 2012 hingga Agustus 2017, tercatat 30 bayi sudah menjalani pemeriksaan HIV. Hasilnya satu bayi positif. Hasil yang positif itu, kata Nariana, karena
ibu itu terlambat menjalani program PMTCT atau saat usia kandungannnya sudah tujuh bulan. Program PMTCT, jelas Nariana, ditawarkan pada ibu hamil yang diketahui menderita HIV saat pemeriksaan di puskesma atau pasangan ODHA yang ingin punya anak. Bagi yang sudah telanjur hamil, idealnya menjalani terapi PMTCT ini. Baiknya terapi itu dilakukan
sebelum usia kandungan tiga bulan. Bila lewat waktu itu, potensi tertular semakin besar. Bagi pasangan ODHA yang ingin punya keturunan, baik istri maupun suami sama-sama melakukan terapi ARV. Jika sel pertahanan tubuh atau CD4 memenuhi syarat dan virus HIV tidak terdeteksi dari pemeriksaan lab, barulah dilakukan pembuahan dengan melihat
waktu subur sang ibu. “Selama ini pasangan ODHA baik yang kedua-duanya positif atau salah satunya diperbolehkan berhubungan. Dengan catatan memakai kondom. Namun, ketika hendak memiliki keturunan dan seluruh syarat terpenuhi. Tentu kondom itu dilepas saat hendak berhubungan agar terjadi pembuahan,” jelas Nariana. Ketika ibu menjalani terapi ARV selama kehamilan. Bayi yang lahir pun dianjurkan lahir tidak secara normal, melainkan secara caesar untuk meminimalkan penularan virus yang biasanya ada di cairan kelamin sang ibu. Saat lahir bayi menjalani profilaksis ARV.
Hasilnya akan diketahui saat bayi berusia 18 bulan. Tahun 2017 ini ada tambahan lima bayi yang lahir lewat program PMTCT. Untuk tahu hasilnya, menunggu usia bayi sampai 18 bulan, baru diperiksa. Sejauh ini tercatat sepuluh ibu hamil pasitif HIV. Mereka sedang menjalani program PMTCT. Jika dijalani sejak dini, kata Nariana, maka tingkat keberhasilan PMTCT bisa mencapai 100 persen. Bagi ibu hamil yang ingin mengetahui kondisi kesehatannya terkait keberadaan virus HIV, bisa dilakukan pemeriksaan pada setiap puskesmas yang ada di Tabanan dan tidak dipungut biaya. (kmb24)
Warung Global
Siswa di Pengungsian Wajib Digelontor Dana BOS SISWA pengungsi yang ditampung di sekolah yang ada di kabupaten/kota, mestinya wajib tetap digelontor dana BOS. Bisa juga ditalangi dulu dengan dana bencana Pemprov Bali. Pasalnya, anak-anak di pengungsian itu membutuhkan biaya pendidikan. Dinas pendidikan, guru, siswa, orangtua murid dan masyarakat harus ikut mengawasi dan berpartisipasi aktif dalam proses pengelolaan dana BOS. Hal itu berpengaruh pada efektivitas penggunaan dana BOS. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang membedah topik “Disdik Tunggu Permendikbud Tentang Kebencanaan’’. Acara ini disiarkan di Radio Global FM 96,5 Bali, Jumat (13/10) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. Bu Fera di Tabanan mengatakan, meski menjadi pengungsi karena status awas Gunung Agung, para pelajar harus tetap bersemangat. Terpenting mereka bisa tetap bersekolah. Diharapkan, pemerintah Provinsi Bali mesti melakukan sejumlah upaya antisipasi agar anakanak yang mengungsi terkait siaga darurat Gunung Agung, tidak sampai putus sekolah. Siswa pengungsi agar tidak dipungut biaya sekolah di tempatnya yang baru. Bu Ayu di Petang mengatakan, pihak sekolah supaya mendata peserta didik yang sudah mengungsi. Sekolah diharapkan melakukan penyelamatan dan pengamanan dokumen penting dan aset sekolah. Disdik agar menyiapkan sekolah terdekat untuk menampung siswa dan ditempatkan sesuai jenjang pendidikannya. Pemerintah harus segera mencairkan Dana BOS untuk para siswa pengungsi. Mahayadi di Kuta menambahkan, sekolah yang lokasinya di luar KRB harus berperan aktif dalam upaya penanganan bencana yang diakibatkan peningkatan aktivitas Gunung Agung. Siswa yang mengungsi itu harus didata di lingkungan seko-
lah masing-masing. Anakanak pengungsi mau tidak mau harus difasilitasi, agar mendapatkan pendidikan lanjutan yang layak. Suardana di Tabanan meminta pemerintah melalui eksekutif seharusnya merancang aturan tentang
dana darurat kebencanaan. Idealnya jauh-jauh hari sebelum bencana terjadi, dana itu mesti segera dicairkan kepada siswa pengungsi. Siswa yang mengungsi wajib diterima di sekolah terdekat dari tempat pengungsian. Pemprov Bali harus men-
jamin keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak pengungsi, sehingga berjalan baik. Arya di Denpasar, terlalu banyak persyaratan padahal Dana BOS mendesak dipergunakan oleh siswa pengungsi. Terhadap sekolah yang terdampak bencana Gunung Agung, pemerintah agar memberikan kemudahan mencairkan dana BOS. Guru yang sekolahnya tutup akibat bencana awas Gunung Agung yang tetap mengajar ditempat pengungsian agar diberikan gaji. Siswa pengungsi, kata
Febri di Denpasar yang ditampung di sekolah yang ada di kabupaten/kota mestinya tetap digelontor dana BOS. Atau bisa ditalangi dulu dengan dana bencana Pemprov Bali. Pasalnya, anak–anak di pengungsian itu membutuhkan biaya pendidikan. Dinas pendidikan, guru, siswa, orangtua murid dan masyarakat harus ikut mengawasi dan berpartisipasi aktif dalam proses pengelolaan dan BOS itu. Hal ini akan sangat berpengaruh kepada efektivitas penggunaan dana BOS tersebut. (dika)
15
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ------------------------------------------Sabtu (14/10) malam Athletic Club vs Getafe vs
Sevilla Real Madrid
Minggu (15/10) dini hari Alaves vs Atletico Madrid vs
Real Sociedad Barcelona
Minggu (16/10) malam Eibar vs Girona FC vs
Deportivo Coruna Villarreal
Senin (17/10) dini hari Malaga vs Real Betis vs
Leganes Valencia
Selasa (18/10) dini hari Las Palmas vs
Celta Vigo
--------------- Liga Inggris ------------------------------------------Sabtu (14/10) malam Liverpool vs Manchester United Burnley vs West Ham United Crystal Palace vs Chelsea Manchester City vs Stoke City Swansea City vs Huddersfield Town Tottenham Hotspur vs Bournemouth Minggu (15/10) dini hari Watford vs Minggu (15/10) malam Brighton and H.A. vs Southampton vs Selasa (17/10) dini hari Leicester City vs
Dovizioso Tercepat, Marquez Kecelakaan
Arsenal Bali Post/afp
Everton Newcastle United West Bromwich
--------------- Liga Italia ------------------------------------------Sabtu (14/10) malam Juventus vs Lazio Minggu (15/10) dini hari AS Roma vs Napoli Minggu (15/10) malam Fiorentina vs Bologna vs Cagliari vs Crotone vs Sampdoria vs Sassuolo vs
Udinese SPAL Genoa Torino Atalanta Bergamo Chievo Verona
Senin (16/10) dini hari Inter Milan vs
AC Milan
Selasa (17/10) dini hari Verona vs
Benevento
MEMIMPIN - Pembalap Spanyol Marc Marquez memimpin sesi latihan pagi hari di sirkuit Motegi, Jumat (13/10) kemarin. Di latihan kedua, Marquez sempat terjatuh namun tidak mengalami luka-luka.
Motegi -
Hujan deras mengguyur Sirkuit Motegi saat digelar sesi latihan MotoGP Jepang, Jumat (13/10) kemarin. Pembalap Ducati Andrea Dovizioso mencatatkan waktu tercepat, sementara Marc Marquez mengalami kecelakaan pada trek yang basah. Dovizioso mampu membukukan waktu terbaik 1 menit 54,877 detik. Sementara pimpinan klasemen Marquez di posisi kedua dengan waktu lebih lambat 0,2 detik. Namun kemudian pembalap Spanyol itu tak mampu mengenadalikan motor Honda-nya dan terpelanting ke udara setelah
keluar dari Tikungan 4. Marquez beruntung tidak mengalami luka-luka akibat insiden itu. Ia mendarat di pinggir trek di areal gravel dengan motor rusak. ‘’Semua berjalan baik sepanjang sesi pagi. Tapi saya kehilangan kendali setelah mengganti ban di akhir sesi Latihan 2,’’ jelas Marquez
Laga di Wanda Metropolitano Bukan Unjuk Rasa Politik
--------------- Liga Jerman ------------------------------------------Sabtu (14/10) malam Mainz FC Bayern Munich Hanover Hertha Berlin TSG Hoffenheim
vs vs vs vs vs
Hamburg SV Freiburg Eintracht Frankfurt FC Schalke FC Augsburg
Minggu (15/10) dini hari Borussia Dortmund vs
RB Leipzig
Minggu (15/10) malam Bayer Leverkusen vs Werder Bremen vs
VfL Wolfsburg Moenchengladbach
--------------- Liga Prancis ------------------------------------------Sabtu (14/10) malam Dijon FCO vs
Paris St Germain
Minggu (15/10) dini hari St Etienne vs Guingamp vs Lille vs Caen vs Toulouse vs
Metz Stade Rennes ESTAC Troyes Angers SCO Amiens SC
Minggu (15/10) malam Bordeaux vs Montpellier HSC vs
Nantes Nice
Senin (16/10) dini hari Strasbourg vs
Marseille
Bali Post/rtr
KONTROL BOLA - Penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann tengah mengontrol bola. Atletico akan menjamu Barcelona pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (15/10) dini hari. Madrid Presiden Atletico Madrid Enrique Cerezo, Jumat (13/10) kemarin mengingatkan fansnya untuk tidak melakukan unjuk rasa yang mengarahkan ke persoalan politik ketika menjamu Barcelona pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (15/10) dini hari nanti. Barca berkunjung ke kandang Atletico untuk pertama kali setelah dilakukan pemungutan suara 1 Oktober lalu untuk kemerdekaan Katalunya, lepas dari Spanyol. Presiden Barca
Sharapova Melaju ke Semifinal Tianjin Maria Sharapova menyingkirkan petenis kualifikasi asal Swiss Stefanie Voegele 6-3, 6-1 dalam waktu satu jam pada turnamen tenis Tianjin Terbuka, Jumat (13/10) kemarin dan melaju ke babak semifinal. Sementara di Shanghai petenis nomor satu dunia Rafael Nadal juga meraih tiket ke semifinal usai mengalahkan Grigor Dimitrov. Sharapova kehilangan angka dari servisnya sendiri pada game pertama namun mampu bangkit untuk menyamakan kedudukan, sebelum melaju untuk merebut set pertama. Mantan petenis nomor satu dunia, yang sedang memburu gelar pertamanya sejak kembali ke Tur pada April lalu, meraih keunggulan 4-0 pada set kedua saat Voegele kesulitan dalam servisnya. Voegele memberi Sharapova tiga match point saat dia melakukan double fault kedelapannya dalam pertandingan tersebut saat dia tertinggal 1-5. Petenis Rusia Sharapova merebut kemenangan pertandingan dengan sebuah forehand mematikan
dan akan bertemu juara bertahan Peng Shuai pada Sabtu ini. Peng dengan mudah mengalahkan petenis Spanyol Sara Sorribes Tormo 6-0 6-1. Aryna Sabalenka dari Belarus mengalahkan petenis tuan rumah Zhu Lin 6-3 6-4 pada pertandingan perempatfinal lainnya dan akan menghadapi petenis Italia Sara Errani, yang mengalahkan petenis Amerika Serikat Christina McHale 5-7 7-6(2) 6-1. 13 Ace Nadal menundukkan petenis Bulgaria Grigor Dimitrov dengan skor 6-4, 7-6(4), 6-3 dan melaju ke semifinal Shanghai Masters pada Jumat kemarin. Juara Grand Slam sebanyak 16 kali itu, yang menang tiga set atas Dimitrov pada semifinal Tiongkok Terbuka pekan lalu, melepaskan 32 pukulan winner dan memenangi dua break krusial untuk mengamankan kemenangan dalam waktu dua setengah jam. Nadal, yang memperpanjang laju kemenangannya menjadi 15 pertandingan,
sambil memastikan insiden itu tidak mengurangi rasa percaya dirinya menghadapi balapan di Jepang ini. ‘’Kecepatan motor bagus dan catatan waktu putaran juga bagus. Jadi saya percaya diri menghadapi balapan. Ini semua tergantung saya sendiri dalam menyelesaikan pekerjaan ini, bukan bergan-
Josep Maria Bartomeu memutuskan laga timnya melawan Las Palmas di Nou Camp dilakukan tanpa penonton sebagai protes atas kekerasan yang dilakukan polisi terhadap warga yang hendak memberikan suara. Fans pendukung Aletico Frente Atletico berjanji akan membentangkan bendera Spanyol di Stadion Wanda Metropolitano saat pertandingan melawan Barca nanti sebagai bentuk dukungan pada pemerintah Madrid dan loyalitas pada Spanyol. Federasi Sepak Bola Span-
yol belum menempatkan laga Atletico vs Barca sebagai pertandingan berisiko. Sementara Barca kemungkinan tanpa penonton pendukung. Fans Barca protes terhadap alokasi jumlah penonton yang diperdebatkan kedua klub. ‘’Saya menginginkan pertandingan ini dimainkan dengan semangat olahraga seperti lagalaga sebelumnya melawan Barcelona. Pertandingan ini bukan unjuk rasa politik. Ini pertandingan sepak bola,’’ tegas Cerezo saat diwawancarai stasiun Radio Onda Cero, Jumat kemarin. ‘’Atletico menjuarai Liga di Nou Camp pada 2014. Seluruh isi stadion memberi tepuk tangan, kami tidak pernah melupakan kenangan itu.’’ Barcelona menjadi satu-satunya tim yang belum bisa ditaklukan Diego Simeone di Liga sejak dia melatih Atletico pada 2011. Dia tak sekalipun meraih kemenangan dalam 11 pertandingan melawan tim Katalunya itu meski dua kali berhasil menyingkirkannya di kancah Liga Champions. Musim ini Braca mencatat kemenangan 100 persen di Liga dan Eropa. Lionel Messi dkk. memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin dari peringkat kedua Sevilla dan enam poin di atas Atletico di posisi keempat. (kmb39/rtr)
menggempur Dimitrov dengan pukulan-pukulan baseline untuk memenangi set pertama. Namun petenis Bulgaria itu, yang melepaskan 13 ace pada pertandingan ini, merepotkan petenis Spanyol itu pada set kedua, dari tertinggal 0-3 untuk menyamakan kedudukan menjadi tiebreak. Tertinggal 2-3 pada set penentuan, forehand Dimitrov mengenai net untuk memberikan break yang diperlukan Nadal. Unggulan teratas itu mengubah skor menjadi 5-2 sebelum mengamankan kemenangan. Lawan selanjutnya untuk petenis 30 tahun itu adalah Marin Cilic asal Kroasia, yang menaklukkan Albert RamosVinolas dengan skor 6-3, 6-4 pada perempatfinal lainnya. (afp/ant) KEMBALIKAN BOLA - Petenis Rusia Maria Sharapova mengembalikan bola pukulan Stefanie Voegele pada pertandingan babak perempatfinal turnamen Tianjin Terbuka.
Bali Post/afp
tung pada peruntungan.’’ Marquez mencatatkan waktu tercepat di sesi pagi dengan waktu 1:55,418 dengan hujan mulai mengguyur Sirkuit Motegi. Dovizioso akhirnya menghasilkan waktu tercepat di sesi latihan sore. Aleix Espargaro (Aprilia) berada di posisi ketiga dengan waktu 1:55,061. Jorge Lorenzo (Ducati) di posisi keempat dan juara dunia tujuh kali Valentino Rossi (Yamaha) terlempar di posisi ke-12. Di sesi latihan bagi Lorenzo sempat bersenggolan den-
gan Cal Crutchlow sehingga keduanya mendarat di pinggir trek. Kedua pembalap sempat bertengkar hingga pengawas perlombaan melerai mereka. Musim lalu Marquez memastikan gelar juara dunia di Jepang ini. Pada saat bersamaan Rossi dan Lorenzo gagal menyelesaikan lomba karena mengalami kecelakaan. Musim ini Marquez yang memenangkan lima seri, unggul 16 poin atas peringkat kedua Dovizioso di klasemen dengan sisa empat balapan. (kmb39/afp)
Bali Post/rtr
Penyerang Manchester City Sergio Aguero.
City Siapkan Jesus sebagai Pengganti Aguero London Penyerang Sergio Aguero menyelesaikan sesi latihan secara penuh dengan Manchester City dan berpeluang dimainkan untuk pertandingan Liga Inggris melawan Stoke City pada Sabtu (14/10) malam ini. Namun, City juga telah menyiapkan Gabriel Jesus sebagai penggantinya untuk pertandingan di Stadion Etihad. Pemain 29 tahun itu mengalami patah tulang rusuk akibat kecelakaan di Amsterdam bulan lalu setelah mobil taksinya yang ditumpangi menabrak tiang. Aguero absen saat City menang 1-0 atas juara bertahan Chelsea, serta dua pertandingan Argentina di kualifikasi Piala Dunia 2018. Namun, ia kembali melakukan latihan ringan untuk sang pemuncak klasemen liga pada awal pekan ini. ‘’Kembali berlatih. Saya siap!’’ kata Aguero melalui akun Twitter resminya, sambil mengunggah foto dirinya dan rekan-rekan setimnya melakukan latihan. Aguero adalah pencetak gol terbanyak City dengan enam gol dari enam penampilan di Liga Inggris untuk pasukan Pep Guardiola, yang memimpin klasemen dengan koleksi 19 poin setelah tujuh pertandingan. Dokter timnas Argentina Donato Villani sebelumnya menyatakan Aguero harus istirahat setidaknya enam pekan dengan cedera rusuk yang dialami. Pihak klub pun mengkhawatirkan dengan cepat pulihnya penyerang berusia 29 tahun itu. Bila dipaksakan bermain
dikhawatirkan kondisi itu bisa bertambah Buruk, apalagi tidak mendapat perawatan yang memamdai. Apalagi bila dia sampai mendapat benturan atau luka di lokasinya yang sama. Pelatih Pep Guardiola telah menyiapkan Gabriel Jesus sebagai penyerang pengganti. Ini menjadi ujian bagi penyerang muda Brazil itu setelah di dua laga sebelumnya gagal menyarangkan bola ke gawang. Apa pun model serangannya, City akan menghadapi pertandingan ketat. ‘’Saya tahu Stoke bukanlah lawan yang menyenangkan untuk dihadapi,’’ ujar gelandang City Ilkay Gundogan. Gelandang Kevin de Bruyne yang mencetak gol kemenangan atas Chelsea lalu, masih merasakan kelelahan usai memperkuat Belgia melawan Bosnia di kualifikasi Piala Dunia. Gelandang City mengaku bugar untuk laga melawan Stoke. Bek Benjamin Mendy dipastikan absen hingga akhir musim akibat cedera lutut. Demikian pula dengan bek Vincent Kompany masih diragukan kebugarannya. Stoke merayakan kemenangan 2-1 atas Southamptoin sebelum jeda internasional. Manager Mark Hughes dipastikan tak diperkuat bek Ryan Shawcross dan Bruno Martins Indi menghadapi City nanti. Stoke bersandar pada penyerang Saido Berahino yang direkrut Januari lalu dan belum menghasilkan gol sepanjang 18 pertandingan. (kmb39/rtr/ant)
16
olah raga
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
Tingkatkan Program Latihan, PASI Panggil Kembali Harry Mara
Jakarta (Bali Post) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) kembali memanggil pelatih atletik Amerika Serikat Harry Marra demi peningkatan prestasi dalam Asian Games 2018 setelah meraih tujuh emas dalam SEA Games 2017 di Malaysia. ‘’Kami mengundang Harry Marra untuk membantu para pelatih atletik menyusun program latihan dalam satu tahun periode mendatang. Kami punya dua sasaran yaitu Asian Games dan Kejuaran Atletik Asia Junior,’’ kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PASI Tigor M. Tanjung di Jakarta, Jumat (13/10) kemarin. PASI, lanjut Tigor, telah percaya pada program dan teknik latihan yang telah diberikan Harry Marra jelang keikutsertaan dalam SEA Games di Kuala Lumpur, Agustus 2017. ‘’Kami membutuhkan konsultan pelatih seperti Harry Marra karena dunia kepelatihan ini terus berkembang. Dia menguasai 10 nomor perlombaan sehingga lebih menguntungkan kami dibanding harus memanggil pelatih setiap nomor lomba,’’ kata Tigor. Tigor mengatakan induk cabang olahraga itu lebih fokus dalam pembinaan atlet dalam jangka panjang dibanding memasang target dalam setiap kejuaraan internasional, termasuk Asian Games 2018. ‘’Harry Marra akan memberikan konsultasi pelatihan untuk semua nomor perlombaan kecuali lontar martil, jalan cepat, dan nomor-nomor lari jarak jauh. Kami akan mengundang pelatih asing jalan cepat untuk membuat pelatihan,’’ kata Tigor. Ketua Umum PB PASI Mohamad Hasan akan mengumpulkan atlet-atlet atletik nasional yang tersebar di berbagai daerah ke Jakarta jelang Asian Games 2018. ‘’Semestinya pemerintah memberikan perhatian karena selama ini atlet-atlet kami tersebar di Jakarta, Bogor, Bandung, dan Bali,’’ ujar mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan itu. Sementara itu, Harry Marra menyebut peluang Maria Londa dan Emilia Nova untuk meraih medali dalam perlombaan cabang atletik Asian Games 2018 di Jakarta. ‘’Saya rasa mereka mampu untuk menjadi kompetitif. Saya rasa mereka dapat mengeluarkan kemampuan mereka dengan baik,’’ kata pelatih yang menyabet penghargaan Asosiasi Federasi Atletik Internasional (IAAF) pada 2016 itu. (ant)
Timnas U-16 Pantau Kompetisi Piala Soeratin Jakarta (Bali Post) Tim nasional U-16 Indonesia memanfaatkan penyelenggaraan Pertamina Piala Soeratin kategori U-15 untuk memantau pemain yang berpotensi masuk skuad berjuluk Garuda Asia itu. ‘’Saya memang berencana akan pergi memantau pemain di Piala Soeratin 2017. Kemungkinan berangkat sekitar tanggal 17 Oktober 2017,’’ ujar pelatih tim nasional U-16 Fakhri Husaini seperti dikutip dari keterangan resmi PSSI, Jumat (13/10) kemarin. Fakhri melanjutkan, dirinya memang ingin mencari beberapa pemain baru di timnas U-16 yang akan tampil di Piala Asia U-16 2018 di Malaysia. Para pesepak bola muda itu diproyeksikan untuk menjadi pemain pelapis untuk posisi belakang, sayap dan depan dari skuat inti yang sudah ada. Namun, Fakhri tidak menutup kesempatan pemain baru mengisi tim utama. ‘’Tentu harus melalui tahapan seleksi dalam pemusatan latihan,’’ tutur dia. Tim nasional U-16 bertanding di Piala Asia U-16 pada 20 September-7 Oktober 2018 di Malaysia. Selain Indonesia dan tuan rumah Malaysia, turnamen itu juga diikuti 14 negara lainnya yaitu Jordania, Tajikistan, Iran, Irak, Yaman, Korea Utara, Korea Selatan, Australia, Jepang, India, Oman, Thailand, Vietnam serta Afghanistan. Sementara Kejuaraan Remaja Nasional Pertamina Piala Soeratin 2017 ada dua kategori yakni U-15 dan U-17. Untuk U-15 diikuti 30 klub peserta dan 32 klub untuk U-17. Turnamen yang diikuti total 1.920 pemain ini digelar di Magelang dan Yogyakarta pada 14-28 Oktober 2017. (ant)
Kejuaraan Nasional Soft Tenis 2017
Voni Darlina Raih Gelar Kedua
Jakarta (Bali Post) Pemain soft tenis DKI Jakarta, Voni Darlina, mendapatkan gelar kedua dalam Kejuaraan Nasional Soft Tenis 2017 setelah pada partai final ganda campuran di lapangan tenis Hotel Sultan Jakarta, Jumat (13/10) kemarin, memperoleh hasil positif. Voni yang berpasangan dengan Prisca Titan Setiawan, berhasil menjadi kampiun di nomor ganda campuran, setelah dalam laga pamungkas duet asal ibu kota itu menyudahi tanpa ampun wakil Kalimantan Timur Wesley Viananta/Salsabila dalam pertarungan selama 30 menit berkesudahan dengan skor 5-0. Meski mendapatkan skor yang terbilang telak, Voni menyebutkan perebutan angka di setiap game tetap berlangsung ketat. ‘’Jadi, pertarungannya memang tidak mudah,’ tutur Voni seusai partai final. Sebelum mendapatkan hasil positif di nomor ganda campuran, dalam ajang yang menjadi agenda tahunan Pengurus Pusat Persatuan Soft Tenis Indonesia (PP PESTI) ini, Voni juga menjadi yang terbaik di nomor tunggal putri. Dara kelahiran 14 Mei 1995 itu sendiri masih berpeluang menambah satu gelar juara lagi dari nomor ganda putri di mana dirinya berpasangan dengan pemain asal Sumatera Barat Diah Fauzi. Kendati sudah bisa disebut ratu Kejurnas soft tenis 2017, Voni mengaku masih membutuhkan banyak pertandingan untuk mempercepat proses adaptasinya dengan cabang olahraga yang baru awal tahun 2017 ini dia tekuni ini. ‘’Meski sejenis, ini cabang olahraga yang berbeda dari yang saya tekuni sebelumnya. Tidak ada jaminan sukses meski punya modal sebagai petenis andal. Banyak teknik pukulan soft tenis yang belum saya kuasai karenanya saya incar banyak pertandingan,’’ ucap Voni yang memiliki sederet prestasi saat berpredikat sebagai petenis junior sebelum cedera tulang belakang menghambat karier tenisnya. Kejurnas Soft Tenis 2017 sendiri bakal berakhir Sabtu (14/10) dengan menggelar pertandingan final nomor ganda putra dan putri. Setelahnya PP PESTI akan menyelenggarakan Seleksi Nasional yang mempertemukan semifinalis nomor tunggal Kejurnas dengan 10 atlet yang telah melakoni Pelatnas sejak awal tahun ini. ‘’Seleknas ini adalah ajang promosi degradasi yang menjadi seleksi akhir untuk memilih lima atlet putra dan juga lima putri sebagai wakil Indonesia untuk mengibarkan Merah Putih di Asian Games 2018,’’ tutur Sekretaris Jenderal PP PESTI Arianto Amirudin di lokasi pertandingan. (ant)
Bali Post/wan
Maria Londa Cedera Ligamen Lutut Atlet Badung Maria Natalia Londa saat menyelesaikan cabor lompat jauh di Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar.
Denpasar (Bali Post) -
Atlet nasional lompat jauh dan jangkit asal Bali Maria Natalia Londa didera cedera ligamen lutut kiri dan kanan robek. Karena itu, penampilannya tak bisa maksimal, terbukti peraih emas lompat jauh Asia Games (2014) ini harus puas meraih perak di ajang SEA Games di Malaysia beberapa waktu lalu. Maria kepada Bali Post, Jumat (13/10) kemarin, mengakui dirinya harus puas meraih perak di nomor lompat jauh serta jangkit. ‘’Untuk lompat jauh dan jangkit, medali emas SEA Games disabet atlet Vietnam. Vietnam menurunkan atlet berbeda spesialis turun di lompat jauh dan lompat jangkit,’’ kata Maria. Padahal, pada SEA Games di Singapura (2015), Maria mampu
mengawinkan medali emas lompat jauh dan jangkit. ‘’Namun, cedera yang mendera saya ini, justru saya dapat di Singapura 2015 silam,’’ kenangnya. Bahkan, untuk pengobatan dirinya harus mondar-mandir ke Singapura, tiap dua pekan sekali. ‘’Saya berobat pada dokter Robby Aston di Singapura,’’ tuturnya. Akan tetapi, dr. Robby Aston kini
membuka praktik dua minggu sekali di Jakarta. ‘’Saya pun harus kontrol pada dr. Robby tiap dua minggu ke Ibu Kota atas biaya Ketua Umum PB PASI Bob Hasan,’’ ucapnya. Maria mengakui saat berlaga di SEA Games Malaysia, dirinya masih dalam taraf pemulihan (recovery). ‘’Ya… memang tidak bisa maksimal, tetapi kan harus turun membela negara,’’ ucapnya. Dia hanya mampu melompat di nomor lompat jauh 6.47 meter, serta lompat jangkit 13,87 meter. Sedangkan lompatan Maria ketika mendulang emas di Asia Games pada nomor lompat jauh mencapain 6,55 meter. Untuk itu, dirinya memutuskan
Dampingi Istri, Kornelis Tak Tampil di Kejurnas Tinju
Denpasar (Bali Post) Petinju SEA Games Kornelis Kwangu Wangu dipastikan absen pada Kejurnas Tinju 2017 sekaligus seleknas Asia Games di Bangka Belitung, 10-18 November mendatang. Karena itu, Kornelis yang baru saja mendulang emas di kelas layang (49 kg) pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, posisinya digantikan peraih perak Ferdinandus Bria (Tabanan). Kornelis yang ditemui Bali Post, Jumat (13/10) kemarin, mengakui sang istri Friska Ompu Sunggu sedang mengandung hingga dirinya harus mendampingi. ‘’Saya tak menyesal harus absen di kejurnas, walaupun sebagai ajang seleknas bagi petinju yang tampil di Asia Games di Indonesia tahun depan,’’ jelas Kornelis. Kendati Kornelis absen, pelatih tinju Bali Yulianus Leo Bunga tetap menargetkan dua petinju Bali masuk skuad timnas Asia Games. ‘’Salah satu petinju Bali yang menggebu-gebu ingin masuk timnas adalah Julio Bria yang turun di kelas bantam (56 kg),’’ ungkap
Yulianus. Selain Ferinandus Bria dan Julia Bria, Bali bakal menurunkan enam petinju lagi yakni Kris Pinus di layang ringan (46 kg), Valentinus Nahak di kelas terbang (52 kg), Jackri Riwu di kelas ringan (60 kg), Gregorius Ghea Dende di kelas welter ringan (64 kg), Gusti Agung Satria Wiguna di kelas welter (69 kg), serta Tiovillo Bahari di kelas menengah (75 kg). ‘’Tim tinju juara Porprov Bali XIII/2017 dengan mendulang 7 emas, dari total 8 emas yang diperebutkan. Satu emas lagi disabet Tiovillo (Badung),’’ ujar Yulianus. Dia mengakui selama ini program bertanding Kornelis terus-menerus dan tidak ada istirahat. ‘’Kalau dia naik ring terus kasihan bisa cepat jenuh,’’ ujar Yulianus. Bidang Komtek Pertina Bali Gusti Made Adi Swandana juga mengakui, seorang petinju tidak boleh bertanding melulu tiada henti-hentinya. ‘’Kornelis harus dapat istirahat atau rest sebentar,’’ kata Adi Swandana. (022)
Mitra Devata Atasi Pejeng FC Gianyar (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata sukses menundukkan lawannya Pejeng FC dengan skor 8-5 dalam uji coba di Lapangan Tulikup Gianyar, Jumat (13/10) kemarin. Latih tanding menggunakan sistem 3 x 30 menit. Pada 30 menit pertama, Mitra Devata yang unggul teknik dan ball posesion, spontan menggebrak. Alhasil, bomber Mitra Devata Wayan Kartadnya mencetak hattrick (tiga gol) ke gawang Pejeng FC, bahkan tandemnya Nyoman Rafik Armawan menyumbang dua butir gol, hingga Mitra Devata unggul 5-0. Pada 30 menit kedua, Pejeng yang tertinggal 0-5 mulai bangkit dan mengejar ketinggalan. Bahkan, Pejeng
FC mampu meningkatkan tempo permainan hingga skor imbang 1-1, kemudian Purwanto mampu menyumbang gol untuk Mitea Devata namun kedudukan masih tetap sama kuat 2-2, hingga Pejeng FC menutup dengan kemenangan tipis 3-2. Pada 30 menit ketiga, Pejeng mulai menemukan pola permainannya, ditambah motivasi dan semangat juang pemainnya yang ingin memenangkan laga. Alhasil, Pejeng kembali ungguk tipis 2-1, dan satu gol balasan Mitra Devata berkat sontekan Anggo Julian. Angga sempat mengeksekusi tendangan penalti, tetapi sepakannya membentur mistar gawang. Dengan demikian, skor akhir totalnya Mitra Devata menang 8-5. (022)
fokus turun hanya pada nomor lompat jauh, meskipun selama ini catatan prestasinya di level nasional, dirinya masih terbaik di lompat jauh dan jangkit. ‘’Untuk nomor lompat jangkit biarlah diserahkan kepada atlet lain,’’ sebutnya. Maria menyiapkan diri masuk skuad timnas Asia Games melalui dua event yakni Kejurnas Atletik di Jakarta, 2 Desember, serta Indonesia Open di Jakarta, Februari 2018. ‘’Hajatan multievent Asia Games digelar 8-8-2018, berarti jika saya lolos masih ada masa pemulihan 6 bulan, mudah-mudahan penampilan puncak (peak performance) saya Agustus, tahun depan,’’ harapnya. (022)
Bali Post/022
TES FISIK — Seorang atlet Pelatda sedang menjalani tes fisik, di GOR Lila Bhuana, Jumat (13/10) kemarin.
Atlet dan Pelatih Panjat Tebing Absen Tes Fisik
Denpasar (Bali Post) Dua atlet panjat tebing Pelatda yakni Dwi Novita Sari dan Nadya Putri Virgita, termasuk pelatih Suhardi Eka Prasetia absen, pada tes fisik bagi atlet pelatda di GOR Lila Bhuana, Jumat (13/10) kemarin. Dwi Novita Sari dikabarkan cedera, Nadya dilaporkan sedang try-out ke Singapura, sedangkan Suhardi mengikuti diklat. Ketua Pelaksana Tes Fisik AA Gede Ardana di sela-sela tes fisik, Jumat (13/10) kemarin menjelaskan, tes fisik ini bertujuan mengukur apakah pasca tes sebelumnya atlet tersebut mengalami peningkatan, tetap atau stagnan atau justru merosot. ‘’Hal ini tentu sangat berpengaruh pada hasil prestasi atlet di ajang Porprov Bali XIII/2017 lalu,’’ kata Agung Ardana.
Hanya dirinya tak berhak menentukan berdasarkan hasil tes fisik ini, konsekuensinya jika hasil tes fisik melorot staminanya, atlet bersangkutan degradasi dari statusnya sebagai atlet pelatda. ‘’Selanjutnya, hasil tes fisik ini kami laporkan kepada KONI Bali tentang data akurat serta objektif, dan yang berhak menentukan degradasi adalah KONI Bali,’’ sebut Agung Ardana. Dijelaskannya, tes fisik menyangkut kekuatan otot lengan, bahu, dada. Kekuatan otot perut, otot punggung, otot tungkai, keseimbangan, kelenturan, kecepatan, serta VO2Max, melalui Bleef Test. ‘’Hasil tes fisik ini juga dipakai evaluasi pelatih untuk program dan materi pelatihan kepada atletnya,’’ ungkap Agung Ardana. (022)
Malaysia dan Tiongkok Berebut Piala Suhandinata
Yogyakarta (Bali Post) Babak final nomor beregu campuran BWF World Junior Championships 2017 yang akan digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, Sabtu (14/10) ini, mempertemukan dua tim kuat Asia, Malaysia dan Tiongkok. Malaysia terlebih dahulu membukukan tiket ke babak final setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor sempurna 3-0 di babak semifinal, Jumat (13/10) kemarin. ‘’Kami beruntung dan merasa gembira atas hasil hari ini. Harapannya, seluruh pemain akan tetap menunjukkan permainan terbaik mereka di babak final,’’ kata Manajer Tim Bulu Tangkis Junior Malaysia Goh Yen Yen. Goh menyebut, Malaysia memasang target untuk memenangi nomor beregu campuran di ajang BWF World Junior Championships dan membawa pulang Piala Suhandinata.
Bali Post/ist
MENANG - Tiongkok meraih tiket ke final BWF World Junior Championships 2017 setelah tunggal putri Han Yue menang 21-11, 21-12 atas Mato Hayashi dan membawa timnya unggul 3-1 atas Jepang. Salah satu pemain andalan Malaysia dalam pertandingan final ada di nomor tunggal putri. Meskipun demikian, Goh meyakinkan jika Malaysia akan menurunkan pemainpemain terkuat mereka di
babak final. Pada babak semifinal, Malaysia membukukan keunggulan setelah pasangan ganda campuran Ng Eng Cheong/ Tan Sueh Jeou menang 21-9, 21-12 atas Jeong Min/Kim
Seong Jae. Malaysia menambah keunggulan melalui tunggal putra mereka yaitu Leong Jun Hao yang menang 21-6, 21-19 atas Ki Dong Ju, dan tunggal putri andalan Malaysia Goh Jin Wei menyempurnakan kemenangan Malaysia dengan kemenangan 21-16, 21-19 atas An Se Young. Goh menyebut harus berjuang lebih keras untuk meraih poin demi poin di gim kedua. ‘’Saya sempat kehilangan fokus. Namun, saya paksakan untuk tetap bermain baik,’’ kata Goh yang mengaku sedang mengalami flu itu. Sementara itu, Tiongkok melaju ke babak final setelah menang 3-1 atas Jepang. ‘’Pertandingan melawan Jepang berlangsung sangat ketat,’’ kata Pelatih Tim Bulu Tangkis Junior Tiongkok Huang Wei. Pada babak semifinal, Tiongkok membuka keunggulan melalui partai ganda
campuran setelah Fan Qiuyue/Li Wenmei menang 21-13, 21-13 atas Takuma Obayashi/Natsu Sato. Jepang dapat menyamakan kedudukan setelah tunggal putra mereka Kodai Naraoka membungkam Bai Yupeng 21-13, 21-8. Namun, Tiongkok kembali unggul setelah ganda putra Fan Qiuyue/ Wang Chang menang 21-15, 21-12 atas Mahiro Kaneko/ Yunosuke Kubota. Dan Tiongkok memastikan tiket ke final setelah tunggal putri mereka Han Yue menang 21-11, 21-12 atas Mato Hayashi. Pada pertandingan final, Tiongkok mengaku harus mewaspadai pemain tunggal putri Malaysia karena memiliki kemampuan yang hebat. ‘’Untuk partai ganda, saya kira tidak akan banyak menemui masalah,’’ kata Huang. Sementara Han Yue mengatakan akan berusaha menampilkan permainan terbaik sesuai dengan latihan yang selama ini ia jalani. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Foreign Company in Celuk Looking for Digital Marketing for Online Store/e-commerce Have Knowledge in Online Marketing,Good English Both Oral and Written.Send CV to robert@starborncreations.com or 081239645115
B.BP.004.10.17.0000852
Dicari SPG Min.SMU Max.27Th Penampilan Menarik,Jujur&Rajin Penempatan Kuta&Nusa Dua, Gj1,8.Hub.Lusi 082144355655
B.BP.001.10.17.0000249
!!!Urgent Marketing Gaji+Bonus Menarik Hub:081999924825 pitt.313@gmail.com
B.BP.001.10.17.0000820
B.C Housekeeping Pengalaman u/Villa Cew.Hub:082213985925
B.BP.004.10.17.0000797
Bth staf salon&skincare penglmn *gji bsr+bonus* 081239738882
B.BP.004.10.17.0000840
Butler for Estate at Saba Beach.Send cv to: handi.wijaya@jeevasaba.com
B.BP.004.10.17.0000147
Coco Group looking for: 1. Asst Accounting Manager 2. Accounting Supervisor 3. Corporate Secretary No.1,2,3 minimal 1 years experience in the same position. Send new CV at. hrm@cocogroupbali.com B.BP.803.10.17.0000813
DIJUAL MOBIL
Bth staf+manager koperasi peng- Dcr Salesman max.30th pengalmn Dicari utk londry:operator Dicr:Acc,Adm,Sek. D3 Min: lmn*gji bgs+bonus*087860571656 tdk diutamakan,Gaji & Insentif admin,marketing,sopir daerah 25-35Th Ex:3Th u/Pers Kontraktor B.BP.004.10.17.0000839 menarik.Bawa lam ke Banoli Mtr Pecatu 081808988778 Email:lidyaokta75@gmail.com Cr pembantu tggl di dlm u/org B.BP.820.10.17.0000829 B.BP.001.10.17.0000691 Jl.Buluh Indah 75 Dps Hub.0361 asing Gaji bsr Hub 08123972084 Dibthkan Butler/HK Laki, Dibutuhkan Segera Designer 418642 / 413964 Sanur berpengalaman Uluwatu 082236635607 Landscape & Animasi 3D Syarat B.BP.001.10.17.0000622 B.BP.001.10.17.0000740 B.BP.004.10.17.0000826 Menguasai Software Design Dcr Staf Acounting,IncomeAudit Dbthkn Cpt Krywn/i u/ArtShop Dibthkan Checker Gudang Wanita Landscape & Animasi 3D Kirim & General Cashier, Receiving, & FO,CS,Terapis (Wnta) u/Spa lamaran ke PT.Vista Media Purchasing PT.Ardrapura (Hotel) max 35Thn SMA/Sdrjt Penglmn di Hub.08155726315 bidangnya 1Thn CP:08113030707 Jl.Pulau Kawe No.40 - Denpasar Lam ke:nyomansumanta@yahoo.com B.BP.004.10.17.0000851 B.BP.001.10.17.0000678 B.BP.001.10.17.0000863 Dbthkn Sgr! Guru Tematik SD & Dibthkan Staff Teknis u.Kantor Hub:0361-230000/0817-0666-222 Dcr Supir SIM A Lam ke Bali B.BP.001.10.17.0000801 English.Send CV to Bhaktivedan Konsultan Min STM SIM A/C Nusa.Hub:0361-261854/236472 Dibutuhkan segera posisi ta Dharma School.Jl.Tkd.Batang Hub:087860848491 B.BP.001.10.17.0000627 receptionist wanita atau pria B.BP.001.10.17.0000730 Hari V/18. Ph.085101561816 Dcr Tk Jahit,Pengepul Jahitan yang berpengalaman,lamaran B.BP.001.10.17.0000842 Dicari 2 Admin min SMA,2 sopir Tk.Potong,Checker QC Garment, dibawa ke Shambala Spa. Dbthkn:Spv/Senior/Staff Fin, 2 helper hub Jl.Tukad Unda 1 & Staff Operasional. Hub:0811 di belakang Rahayu Restaurant, Keu P/W Max.35Th,D3/S1 Keu 392 032,Mahendradatta 777 Dps No.9X Renon Hub:087860560187 Jln.Monkey Forest Ubud Pnglm 1 Th mengrt Jurnal Dsr B.BP.001.10.17.0000551 B.BP.001.10.17.0000799 Gianyar.Tlp:(0361)4792229 / Acc Mhr Ms’Off SoftWare Acc 082144187039 Email:made.wirtayasa@frestive. B.BP.004.10.17.0000636 com e.sofyan@frestive.com Dibutuhkan segera: Maintenance B.BP.001.10.17.0000856 /Engineering Restaurant di Dcari staff Sushi & bar Rest Jimbaran,Pria,Jujur, berpengaKokoya Jl.Danau Tamblingan laman,Bertanggung jawab,CP: 178 Sanur Hub.0361 289252 085100859200 / accounting@bali B.BP.001.10.17.0000796 Dcr 2org sales,1org admin,1org que-restaurant.com B.BP.004.10.17.0000625 supir SIM A Hub:CV mgs Jl.Imam Dicari Supervisor,Waiter/ss, Bonjol 386 Imbo Residen Kav17. Cook,Kasir u/Resto di Renon 0361-8495675/081332279718 Hub.081916420095 B.BP.001.10.17.0000360 B.BP.001.10.17.0000651 Dcr Accounting Bs Pajak Email: New Beach Club in Bali looking sinardewata@rocketmail.com for Executive Chef. Experience B.BP.001.10.17.0000809 Dcr Krywan u/ Queens Beauty in international food. Fluent Salon Renon,Hub:081337783649 in English. Telp.081238260557 Dicari Accounting & Driver Bs Dibthkan sgr sales Spv S1 2th B.BP.001.10.17.0000810 Email:manel.reverte@gmail.com Bhs.Inggris u/ Travel Agent konsmr/frma, admin finance min Dcr Krywn Penilai Min S1, OB B.BP.001.10.17.0000808 E:info@goldenholidaysbali.com SMA pglm 1th,salesman D3/SMA Min SMA,Hub:0361-423365 Email: Dicari bag.admin gudang, Hub:085737764044 1th alkes/knsmr krm ke PT.MBS sisco.denpasar@yahoo.com pendidikan min.SMA/K bisa B.BP.001.10.17.0000806 Jl.Gn.Agung No.161 03619005530 B.BP.001.10.17.0000811 Komputer & Inggris,mau belajar Dcr Tng Lulusan SMK Jurusan B.BP.001.10.17.0000817 Dcr Operator Exsvator u/di Singamemiliki motor, CV kirim ke Bangunan Hub:0811388142 Dibutuhkan : #1 General Affair raja 087761340455/08214009948 B.BP.001.10.17.0000696 chandra.ayu@gmail.com (Urus Perijinan,KITAS,IMTA). B.BP.135.10.17.0000844 B.BP.004.10.17.0000818 Dcr Tng.Teknisi(STM) Jl.Nusa #2 Sales & Customer Services Dcr Penjhit Sample,Borongan Dicari cook,waitress,waiter. Kambangan No.7 HUb:08123963394 (Booking). #3 Front Office. dan Pengepul, Hub.085338223233 B.BP.001.10.17.0000695 bergabunglah bersama Fun team B.BP.001.10.17.0000866 Kirim lamaran dan gaji yang Dcr karyawan pria SMU/sedrajat kami. kirim lamaran ke:Jl.Raya Dcr Sales Counter,Supir diharapkan ke : KTP,SIM C,Spd motr utk bagian Semat 18A Canggu. Ph 081236653 Pariwisata,Sales Executive utk secretary@thegreenroombali.com teknis lapangan fasilitas gaji B.BP.004.10.17.0000763 165 Email:info@sproutbali.com Travel.Hub:0361-238041 UMR,Bonus,tunjangan kesehatan B.BP.001.10.17.0000211 Penerbit Nasional Cr marketing B.BP.004.10.17.0000617 termasuk anak,istri lam ke CV. Lowongan OB,SMA/SMK,Supir slrh Bali min D3,max 40th Jl. Dcr satpam peng.min 1’th punya Gong Dewata telp:0361-722709/ ijasah pendidikan Satpam kirim SIMB1,Mekanik Hub:Yamaha Bisma Cargo Indah 8 Telp:9075695 0361-728443 lam.Jl.Sarinande 19 Seminyak Teuku Umar 142 Dps email: yudhistiradps@yahoo.com B.BP.001.10.17.0000761
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DP SUPER MURAH Mulai 23Jt-an* TERSEDIA UNIT TEST DRIVE DAVID
B.BP.001.10.17.0000441
B.BP.001.10.17.0000609
B.BP.001.10.17.0000807
GESEK TUNAI & PELUNASAN
Jazz’13 Matic,Htm,Mls Trwt,Hub. Ayuna Silver Celuk 08113862237
Rmh 2Lt siap huni LT160m2 5Kmr P.Adi 153B Tk.Umar,08179785354
Fortuner G Matik’10 Htm Bensin AsBali Pajak Baru, 081999675175
B.BP.033.10.17.0000830
B.BP.031.10.17.0000836
B.BP.141.10.17.0000869
MITSUBISHI
Djl Mbl Pajero Sport Dakar Htm 4x4 th’11,Km 80.000,Ban baru, Samsat bln 8 (2017), Asli Bali, Dps.Srvice rtin Bumen Redja Gtsu.340jt Ngo.H:087862270491
B.BP.001.10.17.0000612
DIJUAL RUKO Dijual/kont ruko Lt.3 Jl.Mahendradata Denpasar, 085237077978
B.BP.001.10.17.0000841
Jual/sewa ruko 2lt SHM tepi jalan Cokroaminoto 100jt/thn ngo cepat sampai deal 087856227779
Tnh 1A Lok Elit Multi Permai DIJUAL TANAH Sading,Jl5m,365Jt,087861118998 Angantaka 10+13A Jl.5mtr 145Jt B.BP.001.10.17.0000857 DISEWAKAN RUMAH Turis Area NiceView 0818349000 Dikontr Rumah di Jimbaran 2Lt B.BP.001.10.17.0000858 RUPA-RUPA LT/LB 200/90 3KT 2KM Lingk. BUC Tnh+Rmh 221m2 Rp.990jt Jln Dana talangan jaminan surat Tenang Hub:0818513368 Keboiwa Utara H.081999528628 B.BP.001.10.17.0000527 B.BP.001.10.17.0000828 Dicr Roomboy & Steward. Kirim persetujuan kredit Bank CV ke Grand Sinar Indah Htl Batubulan 325JT ng JlMobil Viw 082141009555/0818306111 DIJUAL RUMAH B.BP.033.10.17.0000833 Jl.Padma Utara Legian Kuta Ketwl 200ng+230ng 087761245398 BUC Rmh Siap Huni di Batubulan B.BP.001.10.17.0000847 Paket komplit CCTV Sony Effio B.BP.001.09.17.0000991 425jt LT91, 087860484583 Pemlik Dicri Sales/Admin Telemktg/ Trmurah!! Mulai dr 1.250.000 Dijual tanah 1,48are Br.Cica B.BP.001.10.17.0000812 sopir/helper Hub:081338181785 Dijual rumah lokasi perumahan Abian Base Badung 081337012200 Hub.085233003303/087702645647 B.BP.001.10.17.0000218 B.BP.031.10.17.0000823 B.BP.001.10.17.0000618 di Jl.Pulau Moyo LT200M,4Kt, Djl Sawah Produktif 30are,17jt MESIN 2Km Hub: 082145951818 DIJUAL MOBIL B.BP.001.10.17.0000681 /are, Jln Hotmik 8m.Lokasi Djl Msn Ptng Rmpt dorong Merk HONDA Mrh Rmh GrahaChandra Tbn 260Jt Subak Tegalcangkring Mendoyo Rover OHV 800 bks,kndisi msh CRV’01 asli Bali Matic Goal bagus Hub.081273846041 ban catok 68,5 Ng,081558332999 Ng smpDel/bsTT Mbl081999332656 Jembrana Bali.Hub:087862270491 B.BP.033.10.17.0000831
B.BP.001.10.17.0000850
B.BP.001.10.17.0000861
RUPA-RUPA
B.BP.001.10.17.0000615
JASA KONSTRUKSI
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
B.BP.004.10.17.0000865
BENGKEL LAS
STOCK READY SUPER
Djl tnh 400m2/a 250jt pinggir sungai mobl msk ada rmh Jonglo B.BP.166.10.17.0000864 B.BP.001.10.17.0000845 Jl.Jambrud III/18 Ubung blkg B.BP.001.10.17.0000767 Dicari Therapis Spa pengalaman Jual Honda Jazz RS’16 MT Hitam Rmh Baru Mnmalis Type80/100m2 sekolah Gandi Hub:081901012168 B.BP.001.10.17.0000805 Pria/Wanita. Hub.081236777162 Hub.082146432183 Tabanan BUC Lks Penatih Padma 750jt B.BP.001.10.17.0000046 B.BP.155.10.17.0000848 Pojok Gatsu Tmr Sulatri 1are 087761855545 Dicari driver SIM A max 40 thn SUZUKI cocok bisnis/rmh 081237148880 B.BP.001.10.17.0000816 Hub:08124630240 (pariwisata) B.BP.001.10.17.0000795 Suzuki Ignis GL hitam Manual B.BP.001.10.17.0000800 2017 Bln 9 AsBali, 081999675175 Rmh New mnmalis Type60/100m2 Rp.195jt! LT1 Are,LD8mtr,Akses Need Housemaid English SpeakLks Penatih/KodyaDps 675jt SHM B.BP.141.10.17.0000868 Paving, Lok.Ketewel.0817340222 ing text only, 081339561607 087761855545,089662708427 MAZDA B.BP.001.10.17.0000819 B.BP.001.10.17.0000862 B.BP.001.10.17.0000815 New Mazda 2 Skyactive Pmk’2016 Tanah 58A diPangsan Petang,11A AT Merah asli Bali, 081999675175 SURABAYA di Dreamland Pecatu081339500455 B.BP.141.10.17.0000870 B.BP.101.10.17.0000853 J.Cpt Rmh di Panjang Jiwo PerTOYOTA Tanah/Villa/Htl Dpn Pantai di man,Sby (dkt Univ Ubaya cocok u/ Fortuner VRZ solar AT hitam’16 Obyek Wisata di Lombok.SHM. kos) SHM,LT 315M,LB±400M,sdh asli Bali Spt Baru, 081999675175 4M-50M Nego 081310732648 renov hrg.5M nego.081330214820 B.BP.141.10.17.0000867 Dicari PRT Daerah Kerobokan dapat Mess,serius 081235887887
C.0001169-RPA
tahun
(DISC
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
H. 08-1234567-113
KREDIT MANTAP* Sampai dengan
8 0821 4518 1527/0819 9994 4090
*Syarat & ketentuan berlaku
Informasi pasang iklan Telepon
DUPER)
C.0000403-MBL
DIJUAL MOTOR SALON
GARANSI
H BA
WC
LIM
KU
WC
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
RA S
SERVICE MAMPET BALI WANGI
AC
MENGATASI MAMPET BERGARANSI:
KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235
242389 / 081236774491 081 238 450 210 C.0000522-BRJ
SURYA JAYA
motor
HONDA PROMO SPECIAL SAR
QUALITY IS FIRST
Cash & Credit
JUAL BELI MOBIL SECOND BERKUALITAS Hubungi Sales GUNG SURYA HP. 085 100 80 80 90 WA. 081 338 191 333 Jl. P. Bungin 57 Pedungan Dps
AT BE DISCOUNT SANG AN NG BUNGA RI AH TERIMA TUKAR TAMB
Mobilio
READY STOCK All new CRV
Ready Stock : AVANZA | INOVA | JAZZ | YARIS dll Bisa tukar tambah/ kredit C.0001088-rpa
HR-V
*Syarat & ketentuan berlaku
081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0000421-mbl
EKONOMI
18
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
Petani Kentang Lereng Ijen Hasilkan Rp 246 Juta/Ha Banyuwangi (Bali Post) Petani di lereng Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur memiliki komoditi baru. Pertama kalinya mereka mengembangkan komoditi kentang. Bekas lahan perkebunan kopi itu disulap menjadi lahan kentang. Hasilnya menggiurkan. Pertanian kentang ini menggunakan sistem tumpangsari. Di dekatnya tanaman kopi yang masih kecil. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Banyuwangi Arief Setiawan mengatakan, ini merupakan pertama kalinya di Banyuwangi mengembangkan tanaman kentang. Tanaman kentang merupakan tanaman khas dataran tinggi, 700 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lokasi areal penanaman kentang di Desa Tawonan, Desa Tamansari, Kecamatan Licin ini berada di ketinggian 900 mdpl. ‘’Kami memilih kentang untuk dikembangkan petani, karena cocok dengan karakteristik tanahnya. Selain itu nilai ekonomisnya juga tinggi,’’ kata Arief usai panen perdana kentang, Jumat (13/10) kemarin. Luas lahan kentang yang dipanen petani mencapai 15 hektar. Setiap hektar menghasilkan sekitar 30 ton kentang.
Sehingga petani mampu memanen 450 ton kentang per masa tanam sekitar 90 hari. Harga kentang saat ini tembus Rp 6.200 per kilogram. ‘’Jika dikalkulasikan, setiap hektar bisa menghasilkan Rp 246 juta,’’ kata Arief. Adapun modal yang dibutuhkan per hektarnya sekitar Rp 112 juta. Sehingg keuntungan petani cukup bagus. Selaian tanaman sayuran, pihaknya bersama petani akan mengembangkan berbagai jenis buah-buahan khas dataran tinggi. Seperti stroberi dan jeruk manis. Termasuk beberapa jenis bungabungaan. ‘’Kami juga akan mengembangkan bibit kentang, karena lebih tinggi nilai ekonomisnya. Kami berharap kawasan ini juga akan ikut mendukung pariwisata untuk kawasan Ijen,’’ pungkas Arief. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan pemkab mengajak petani setempat untuk bisa memaksimalkan lahan hutan. Selama jeda waktu penanaman pohon kembali, petani diajak menanam berbagai jenis sayuran. Sehingga bisa mendapatkan tambahan penghasilan. Salah satunya adalah tanaman kentang.
Indonesia-Australia Jajaki Tarif Nol Persen untuk Tiga Komoditas Jakarta (Bali Post) – Indonesia dan Australia tengah menjajaki kerja sama bilateral untuk pemberlakuan tarif bea masuk nol persen terhadap tiga komoditas unggulan dari masingmasing negara. Upaya yang terkait di dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia ini diharapkan memacu pertumbuhan industri kedua negara melalui perluasan pasar ekspor. ‘’Kami akan pelajari terlebih dahulu, karena ini merupakan pembahasan dari implementasi free trade agreement. Jadi, harus diperhitungkan keuntungan dan kerugiannya,’’ kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto seusai menerima Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson, di Jakarta, Kamis (12/10). Airlangga menyampaikan, Australia meminta kepada Indonesia agar tiga komoditasnya bisa bebas bea masuk, yaitu susu (skim milk dan skim milk powder), copper cathode, serta baja (hot rolled coil dan cold rolled coil). Sebagai gantinya, Australia memberi tawaran bea masuk nol persen untuk tiga komoditas potensial Tanah Air. ‘’Mereka menawarkan untuk ditukar dengan tekstil, alas kaki, dan pakaian, yang bea masuknya juga menjadi nol persen,’’ ujarnya. Menurut Airlangga, pem-
bebasan bea masuk tersebut menjadi peluang besar bagi industri Indonesia untuk terus tumbuh dan berkembang. Misalnya di sektor tekstil dan produk tekstil (TPT). ‘’Saat ini Tiongkok dan Vietnam sudah dikenakan nol persen, sedangkan ekspor produk tekstil Indonesia ke Amerika dan Eropa masih kena bea masuk 5-20 persen. Dengan pembebasan bea masuk ini, industri kita akan semakin kuat,’’ ungkapnya. Airlangga berharap kolaborasi ini dapat lebih meningkatkan daya saing dan produktivitas bagi sektor manufaktur nasional melalui penyediaan bahan baku berkualitas. Pasalnya, selama ini Indonesia masih banyak dikenakan tarif bea masu ke pasar tradisional seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. ‘’Ini karena kita punya daya saing tinggi, sehingga mereka pasang barikade juga,’’ jelasnya. Industri TPT nasional mampu menunjukkan daya saingnya di tingkat global. Pasalnya, sektor andalan ini telah terintegrasi dari hulu sampai hilir dan produknya dikenal memiliki kualitas yang baik di pasar internasional. ‘’Khusus untuk industri shoes and apparel sport, kita sudah melewati Tiongkok. Bahkan, di Brazil, kita sudah menguasai pasar di sana hingga 80 persen,’’ ucap Airlangga. (ant)
Harga Minyak Turun New York – Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah Badan Energi Internasional (IEA) melaporkan prospek pasar yang bearish. Dalam laporan pasar minyak bulanannya, IEA yang berbasis di Paris mengatakan bahwa pihaknya terus melihat permintaan global untuk minyak mentah tumbuh 1,6 juta barel per hari (bpd) pada 2017, sebelum moderat menjadi 1,4 juta barel per hari pada 2018. ‘’Perkiraan pertumbuhan permintaan global kami tidak berubah pada 1,6 juta barel per hari pada 2017, atau 1,6 persen, dan 1,4 juta barel per hari pada 2018, atau 1,4 persen,’’ kata laporan tersebut. Sementara itu, para pedagang juga fokus pada data persediaan minyak Amerika Serikat. Persediaan minyak mentah AS turun 2,7 juta barel pada pekan yang berakhir 6 Oktober menjadi 462,2 juta barel, 2,5 persen di bawah level setahun yang lalu, kata Badan Informasi Energi (EIA) dalam laporan mingguannya pada Kamis (12/10). Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun 0,70 dolar AS menjadi menetap di 50,60 dolar AS per barel d i N e w Yo r k M e r c a n t i l e Exchange. Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, turun 0,69 dolar AS menjadi
ditutup pada 56,25 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, sebut Xinhua. (ant)
Anas melanjutkan, dari keseluruhan areal hutan tanaman industri, lahan yang dimanfaatkan untuk pertanian tumpangsari seluas 50 hektar. Sebanyak 30 hektar ditanami kentang dan sisanya ditanami berbagai jenis sayuran seperti kol, cabai dan daun bawang. ‘’Pertanian tumpang sari ini bisa berlangsung dua sampai tiga tahun. Setelah pohon-pohon itu tumbuh besar, maka lahan di bawahnya sudah tidak bisa ditanami lagi, karena sinar mataharinya akan tertutup oleh pepohonan,’’ kata Anas. Harapannya, para petani di lereng Ijen mendapatkan tambahan penghasilan. Lahan yang belum produktif juga bisa dimanfaatkan. Selain itu, Ijen yang menjadi destinasi favorit di Banyuwangi akan memiliki daya tarik tambahan dengan hadirnya lahan sayuran. Selain sayuran, rencananya pemkab akan mengembangkan taman bunga. ‘’Wisatawan yang turun Ijen, bisa menikmati suasana lahan sayuran di sana. Mereka bisa melihat lebih dekat beragam tanaman di sini. Setelah lihat sayuran, turun dikit mereka akan ketemu kebun kopi,’’ pungkas Anas. (kmb30)
Rupiah Menguat Tipis Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (13/10) sore, menguat sebesar lima poin menjadi 13.490 per dolar AS, setelah pada hari sebelumnya ditutup pada 13.495 per dolar AS. Chief Market Strategist FXTM Hussein Sayed di Jakarta mengatakan bahwa publikasi notulen pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 19-20 September 2017 telah memengaruhi rupiah yang cenderung menguat. ‘’Walaupun pasar masih memperhitungkan kemungkinan The Fed akan meningkatkan suku bunga AS pada akhir tahun 2017 ini, pelaku pasar tampaknya telah mempersiapkan untuk menghadapi hal itu dengan baik,’’ katanya. Ia menambahkan bahwa inflasi rendah masih menjadi masalah utama bagi The Fed untuk menaikkan suku
bunganya. Ketua The Fed Janet Yellen menyatakan inflasi sebagai sebuah ‘’misteri’’. Jika inflasi meleset dari harapan maka pengetatan kebijakan moneter akan menjadi negatif bagi ekonomi Amerika Serikat. ‘’Notulen rapat Fed yang dirilis merefleksikan kekhawatiran itu. Beberapa anggota The Fed menekankan bahwa keputusan meningkatkan suku bunga harus berdasarkan data ekonomi yang mendukung,’’ katanya. Portfolio Manager PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Andrian Tanuwijaya mengatakan bahwa saat ini Indonesia memiliki ketahanan yang jauh lebih baik untuk menghadapi volatilitas mata uang dolar AS dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ‘’Volatilitas rupiah terjaga didukung oleh cadangan devisa tinggi, posisi surplus neraca perdagangan, dan defisit neraca berjalan yang terkendali,’’ katanya. (ant)
Mentan Sebut Persediaan Beras Aman Palembang (Bali Post) – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, persediaan beras cukup tujuh hingga delapan bulan ke depan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. ‘’Persediaan beras secara nasional sekarang ini mencapai 1,25 juta ton, sehingga bisa bertahan lebih lama,’’ kata Menteri Andi Amran Sulaiman, di Palembang, Jumat (13/10) kemarin. Dia mengatakan, apalagi sekarang ini sudah mulai memasuki masa panen sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan salah satu kebutuhan pokok itu. ‘’Memang ada beberapa daerah yang mulai tanam sehingga tiga bulan ke depan mulai panen,’’ kata Menteri Andi Amran Sulaiman. Yang jelas, lanjutnya, beras aman karena persediaan masih cukup banyak. Dia mengatakan, kepastian beras aman itu bukan saja melihat persediaan di gudang Bulog tetapi juga di pasar-pasar tradisional yang ada. ‘’Pihaknya beberapa waktu lalu
Bali Post/udi
PANEN KENTANG - Petani di lereng Ijen, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi panen kentang, Jumat (13/10) kemarin.
mengecek kondisi persediaan beras di beberapa pasar di Jakarta,’’ ujar Menteri Andi Amran Sulaiman. Dia mengatakan, jadi berdasarkan pemantauan tersebut ternyata persediaan beras masih melimpah. Persediaan beras yang melebihi dari kebutuhan itu memang sudah menjadi target Kementerian Pertanian. Sekarang ini pihaknya terus mengoptimalkan produksi beras antara lain melalui pemberian bibit unggul dan penataan air. Pengoptimalan produksi beras itu karena lahan yang kurang produktif masih luas. Selain itu juga untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan melalui pemanfaatan lahan tidur. ‘’Namun semua itu tidak terlepas dari dukungan semua pihak terutama petani agar produksi meningkat,’’ tambahnya. Menteri Andi Amran Sulaiman berkunjung ke Sumsel serangkaian panen padi di lahan rawa lebak dan mendampingi Presiden Joko Widodo dalam peremajaan kebun sawit di Kabupaten Musi Banyuasin. (ant)
Pertemuan IMF-WB akan Bahas Persoalan Ekonomi Global
Washington – Presiden Grup Bank Dunia Jim Yong Kim mengatakan agenda Pertemuan Tahunan IMF-WB 2017 adalah membahas tantangan dan kesempatan yang dihadapi dalam menghadapi persoalan ekonomi global. ‘’Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dari 189 negara anggota akan berkumpul untuk membahas tantangan dan kesempatan yang kita hadapi sebagai komunitas global,’’ kata Kim dalam jumpa pers jelang pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2017 di Washington DC, AS, Kamis (12/10). Kim mengatakan pertemuan yang akan berlangsung ini dapat memberikan arah yang lebih cerah untuk mendukung kehidupan masyarakat dan agenda ekonomi global tahun 2018. Ia menjelaskan, saat ini ekonomi global mulai mengalami akselerasi setelah selama bertahun-tahun mengalami perlemahan meski masih terdapat sejumlah risiko. ‘’Nilai perdagangan meningkat, tapi investasi tetap lemah. Kami melihat risiko yang akan muncul adalah potensi proteksionisme, ketidakpastian kebijakan, dan kemungkinan guncangan di pasar keuangan yang bisa mengganggu pemulihan rapuh ini,’’ ujar Kim. Kim menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang mulai terlihat di berbagai negara maju dan berkembang harus didukung oleh adanya reformasi dan kebijakan memadai agar perlemahan tidak terjadi di kemudian hari. ‘’Negaranegara butuh ketahanan dalam menghadapi tantangan yang terus beragam, termasuk dampak dari perubahan iklim, bencana alam, konflik, pengungsian secara paksa, wabah dan penyakit lainnya,’’
katanya. Dalam menghadapi persoalan tersebut, Bank Dunia akan terus mendukung pentingnya pembiayaan untuk pembangunan, mendukung peran swasta untuk pencapaian tujuan pembangunan serta memastikan dana publik dimanfaatkan untuk investasi bagi sumber daya manusia. Kim menambahkan, salah satu program Bank Dunia yang baru diluncurkan untuk mendukung investasi dalam sumber daya manusia adalah Human Capital Project. ‘’Kami mengharapkan proyek ini bisa meyakinkan kepala pemerintahan dan menteri keuangan bahwa investasi jangka panjang kepada manusia bisa meningkatkan ekonomi dan tercipta ruang politik bagi rencana ini,’’ kata Kim. Kim memastikan Bank Dunia akan bekerja dengan para ahli dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan untuk mewujudkan proyek tersebut karena dalam jangka panjang rencana ini bisa memberikan perubahan, sama seperti peluncuran laporan Doing Business 15 tahun lalu. (ant)
19
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
Melangkah Cepat
Pertumbuhan Kredit
Dari Hal. 1
Mengenakan pakaian robek, menuntun sapi ke daerah Bedulu, Gianyar untuk mengungsi. Berangkat pukul 04.00 Wita, tiba pukul 10.00 Wita. Tak ada istirahat dalam perjalanan. Kakinya melangkah cepat, demi keselamatan. ‘’Kalau sekarang berbeda. Belum erupsi sudah mengungsi. Menuju tempat pengungsian diangkut kendaraan. Dulu, sudah meletus baru pindah. Jalan kaki berjam-jam,’’ kenangnya. Tak hanya itu, ketika tiba di pengungsian, satu minggu perutnya hanya terganjal singkong rebus. Setelah itu baru tersentuh nasi jagung. Namun baunya sedikit apek. Guna bertahan hidup, itu pun disantap. Paling banter hanya ditemani ikan teri. ‘’Dulu urusan makan seperti itu. Dapat nasi jagung saja sudah senang,’’ katanya. Saat sakit, tak ada dokter yang menghampiri. Pengungsi harus mencari sendiri. Berjalan kaki. Tak main-main, jarak yang ditempuh sekitar lima kilometer. Kehidupannya seperti itu dijalaninya sekitar enam bulan. Setelah itu, kembali ke kampung halaman. ‘’Kalau saya ibaratkan, mengungsi dulu dan sekarang seperti bumi dan langit. Sangat jauh berbeda,’’ imbuhnya. Pengungsi Wayan Widastra (80), warga Banjar Selat, Desa Selat juga memiliki cerita. Saat letusan 54 tahun lalu, ia melihat dengan mata telanjang bagaimana aliran lahar melalap permukaan tanah. Melihat lahar dingin yang meluluh-lantakkan pepohonan besar. ‘’Pohon kelapa saya lihat berjalan dibawa lahar,’’ ucapnya. Situasi yang mencekam mengharuskannya untuk mengungsi. Daerah yang dituju adalah Kabupaten Jembrana. Itu berlangsung sekitar dua bulan. ‘’Setelah di sana, sempat pindah lagi ke daerah lain. Dan akhirnya pulang,’’ tandasnya. (sos)
Anggaran Polri Dari Hal. 1
Kapolri merinci alokasi anggaran sebesar itu diperlukan untuk belanja 3.560 pegawai Rp 786 miliar, belanja barang operasional penyelidikan dan penyidikan Rp 359 miliar, dan belanja modal Rp 1,55 triliun. Terkait rencana anggaran tersebut, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai wajar anggaran yang diajukan kepolisian untuk membentuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi senilai Rp 2,6 triliun, karena unit tersebut bagian integral kepolisian. ‘’Karena itu bagian anggaran Polri sehingga semakin besar kita berikan, jadi wajar saja,’’ kata Fahri di Gedung Nusantara III, Jakarta, Jumat kemarin. Fahri menilai korupsi sebagai suatu persoalan dalam sistem pemerintahan hanya bisa diselesaikan oleh lembaga yang kerjanya ada di seluruh Indonesia. Hal itu, menurutnya, hanya bisa dilakukan oleh Kepolisian dan Kejaksaan Agung dan dalam UU KPK pun disebutkan bahwa institusi yang memberantas korupsi adalah tugas kepolisian dan kejaksaan, namun karena belum maksimal dibentuk KPK sebagai trigger. ‘’Selama 14 tahun keberadaan KPK sudah menjadi trigger, itu sudah cukup,’’ katanya. (ant)
Sektor Perpajakan Dari Hal. 1
Selain itu, katanya, dalam situasi ekonomi saat ini, maka hubungan perdagangan antarnegara menjadi sangat krusial dan segala bentuk proteksionisme tidak akan membuat ekonomi menjadi produktif. Terkait kebijakan fiskal, Sri Mulyani menekankan pentingnya reformasi berkelanjutan dalam sektor perpajakan yang dapat mengatasi masalah pelayanan dasar pada sektor pendidikan dan kesehatan. (ant)
Dari Hal. 1
Penempatan dana di lembaga keuangan dan perbankan cenderung meningkat pesat, tercermin dari meningkatnya dana pihak ketiga (DPK) perbankan. Sesuai data OJK perbankan yang secara agregat meningkat sebesar 10,9% pada posisi Juni 2017, sementara pertumbuhan kredit mengalami pelambatan berkisar hanya 6,8% antara lain karena perbankan cenderung lebih berhati-hati dalam penyaluran kreditnya akibat tren NPL yang cenderung meningkat yang tercatat mendekati angka 3% (lampu kuning). Daya Beli Dunia usaha dan perekonomian Bali juga mendapat imbas dari perekonomian nasional yang tercermin dari tingkat inflasi Bali yang menurun ke tingkat 3,7% (deflasi 2017) dan pertumbuhan yang di targetkan pada 2017 (5,1 -5,2%) dan pada posisi Agustus pertumbuhan ekonomi Bali masih stagnan di tingkat 4,6% yang diharapkan pada akhir Desember 2017 bisa mencapai tingkat pertumbuhan di kisaran 4,9 - 5,0%. Deflasi yang terjadi tidak mampu mengangkat daya beli masyarakat Bali, baik di tingkat masyarakat menengah ke atas maupun masyarakat menengah ke bawah yang mengalami penurunan daya beli secara agregat terhadap berbagai produk manufaktur/bahan pokok maupun produk jasa. Meningkatnya bisnis/ jasa usaha online yang telah berkembang pesat di era digital ini juga menjadi ancaman serius akan keberadaan bisnis usaha konvensional (offline business). Menurunnya, kemampuan daya beli masyarakat juga antara lain disebabkan karena lapangan pekerjaan di sektor formal yang semakin berkurang drastis sebagai akibat pelaku usaha/dunia usaha yang semakin gencar melakukan efisiensi di segala bidang dalam rangka menjawab tuntutan perubahan dan adaptasi atas persaingan usaha yang semakin menuntut kecepatan, kenyamanan dan gaya hidup (life style and leisure era), yang berakibat terjadinya pengurangan tenaga kerja dan ancaman pengangguran. Selain itu, kemampuan/capacity, keterampilan/skill, kompetensi dan daya saing SDM lokal yang seringkali belum siap/ tidak mampu bersaing terbuka dibandingkan SDM pendatang (urbanisasi tenaga kerja produktif luar Bali yang sulit terbendung dan menganggap Bali sebagai destinasi terbaik di bidang pariwisata dan leisure dalam mencari peruntungan hidup) yang seringkali lebih komit, kompeten, memiliki daya juang dan semangat tinggi serta jiwa petarung yang lebih menonjol. Sementara itu, dunia pendidikan formal dan pendidikan vokasi di Bali masih menghadapi persoalan mendasar dalam kesiapan mencetak
tenaga-tenaga terampil siap pakai dan berkarakter kuat (kredibel, kreatif, perilaku mumpuni dan penuh inisiatif serta memiliki jiwa petarung). Telah terjadi ketimpangan pola pendidikan di kota dan di desa, sehingga rentan terhadap terjadinya tingkat kemiskinan dan daya beli masyarakatnya yang lebih rentan tak berdaya terutama di pinggiran kota dan di desa-desa seperti wilayah Bali Utara bagian Timur dan Bali Timur yang umumnya daerahnya tidak produktif dan agak tandus. Dengan datangnya ancaman erupsi Gunung Agung saat ini, semakin memberikan beban tambahan yang tidak ringan baik bagi mereka (para pengungsi yang jumlahnya mencapai 200 ribuan orang) yang terkena dampak langsung dan tidak langsung (penduduk Bali pada umumnya) sebagai akibat ancaman erupsi yang berkepanjangan dan ketidakpastian kapan akan berakhirnya situasi ini. Akibatnya dunia usaha dan perekonomian Bali saat ini telah mengalami tekanan yang tidak ringan. Dalam dua bulan terakhir tercatat 70-80% dunia usaha di Bali Timur khususnya dan Bali pada umumnya yang terkait langsung akibat bencana tersebut telah mengalami ancaman penundaan cicilan utang (berpotensi macet) terutama kepada lembaga keuangan/ perbankan/LKBB. Menghadapi kenyataan yang ada maka perlu dilakukan inisiatifinisiatif realistis dan konkret yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh dunia usaha di Bali terkait dengan penurunan daya beli, keterbatasan lapangan kerja, pendidikan yang ancaman erupsi yang berkepanjangan tersebut. Langkah nyata harus dilakukan secara komprehensif/ konseptual, terstruktur dan holistik yang berorientasi jangka panjang, mengingat apa yang sedang dialami dunia usaha Bali saat ini adalah bagian dari dinamika kehidupan dan peringatan tidak langsung dari Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala bentuk perilaku umat manusia, perilaku-perilaku devian yang di luar kepatutan, kepemimpinan yang serakah/menyimpang dari nilai-nilai moral dan tidak berpihak bagi rakyat banyak. Terlebih lagi berbagai kejahatan dan tindakan kriminal yang terjadi di Bali yang sudah dikenal di seantero dunia sebagai ikon pulau surgawi dan salah satu destinasi yang disayang dunia. Pertama, kepemimpinan Bali sudah saatnya memiliki tokoh panutan ‘’terpercaya’’ yang memiliki visi jangka panjang (visioner leadership) dan tangguh dalam implementasi (mental driver bukan mental passanger meminjam istilah Rhenald Kasali) yang paham dari mana dan hendak ke mana tujuannya di tengah berbagai jebakan/hazard yang diwarisinya. Kenapa visi bagi warga Bali yang peduli terutama pemimpinnya penting? Karena masyarakat Bali satu-
satunya komunitas/etnis Nusantara yang relatif masih utuh menerapkan pola pengelolaan masyarakat serta pranata-pranata sosial budayanya yang tetap berfungsi serta mampu memelihara kohesivitas dan kesatuan masyarakatnya setelah melalui berbagai periode eksperimen, penjajahan, nasionalisme, kemerdekaan, politik sebagai panglima; Visi dan misi jangka menengah dan panjang tersebut sudah saatnya dituangkan dalam cetak biru yang berlandaskan ‘’Mengelola Bali secara Khusus Berbasis Budaya Bali yang Adiluhung’’ (Tidak menggunakan terminologi Otonomi = mengelola, karena ‘’otonomi’’ berkonotasi melepaskan diri dari NKRI) yang tidak bisa ditawar-tawar lagi kalau tidak ingin Bali akan punah seperti halnya Betawi yang saat ini hanya tinggal kenangan. Kedua, dalam jangka pendek sudah saatnya dibentuk Tim Pengendali Ekonomi Bisnis Politik Sosial Kemasyarakatan di tingkat provinsi yang efektif dan konkret serta memiliki kemampuan/kewenangan eksekusi operasional dalam mengatasi berbagai masalah di Bali terkait di bidang pengendalian inflasi, pasar, logistik, keamanan, politik dan kesejahteraan masyarakat, sehingga bisa mengatasi permasalahan pengangguran, pendidikan berkarakter dan ketimpangan dunia usaha serta kemiskinan. Ketiga, untuk mengatasi dampak ekonomi, dunia usaha dan pengungsi sebagai akibat ancaman erupsi Gunung Agung, maka agar segera dapat dilakukan koordinasi yang terpadu antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat serta masyarakat luas agar penanganan para pengungsi dapat dilaksanakan dan ditangani secara tepat sasar, efektif/produktif dan terukur, sehinga tidak menimbulkan gejolak dan ekses negatif sehingga bisa membuat para pengungsi yang dibantu menjadi tambah percaya diri untuk bisa mandiri dan memiliki tanggung jawab yang tinggi, serta bisa siap untuk menjalani hidup baru yang lebih baik dan produktif setelah kembali ke tempat asalnya. Selain itu, kepada pelaku usaha yang mengalami kemunduran usaha atau bangkrut sebagai akibat langsung/ tidak langsung dari ancaman erupsi Gunung Agung ini agar oleh lembaga keuangan/perbankan dan LKBB melalui pemerintah dapat memberikan keringanan dan kelonggaran berupa paket pembebasan atau penjadwalan ulang pembayaran cicilan untuk periode tertentu misalnya 1 (satu) tahun sesuai dengan beban yang diderita oleh debitur sebagai akibat ancaman erupsi Gunung Agung tersebut. Semoga ke depannya bisa terwujud Bali yang hita: Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan lindungan, alam semesta memberikan harmoni dan umat manusia yang hidup damai dan sejahtera, Om Svaha Penulis, Pemerhati Masalah Keuangan, Perbankan dan UMKM
Pop Bali Dari Hal. 1
Ida Çri Bhagawan Sabdha Murthi Dharma Kerti Maha Putra Manuaba dari Pasraman Pulakerti, Jalan Pulau Misol Denpasar; Ida Sri Bhagawan Wiram Ludra dari Geria Agung Wiram Ageni, Seronggo, Kerambitan, Tabanan; Ida Pandita Sri Bhagawan Sadu Dharma dari Geria Gunung Sari, Kesimpar, Karangasem; dan Ida Pandita Sri Bhagawan Siwa Budha dari Geria Taman Sari, Balangan, Jimbaran, Badung. Setelah menggelar doa bersama, dilanjutkan dengan dharma wacana oleh Ida Çri Bhagawan Sabdha Murthi Dharma Kerti Maha Putra Manuaba. Tak hanya itu, Tim bakti Gunung Agung Bali TV juga disuguhkan hiburan untuk para pengungsi dengan menghadirkan sejumlah artis pop Bali; Trisna STE dan Langlang Buana, Jaya Pangus, Elina Dewi,
Artaguna serta lawak dan bondres. ‘’Kita harap dengan dilaksanakannya hiburan ini para pengungsi bisa terhibur sehingga pengungsi bisa lebih tegar dan lebih tenang,’’ jelasnya. Selain doa bersama, juga digelar pembagian buku bacaan Pustaka Bali Post kepada pengungsi. Sejumlah pengungsi mengucapkan terima kasih atas hiburan serta sumbangan buku bacaan khususnya untuk anak-anak. Mereka juga keberadaannya di Pulasari sudah sangat nyaman. Seperti di rumah sendiri. Selain sebagai keluarga, pengungsi bayi juga diberikan tempat khusus. Setidaknya duaratus orang berada di pengungsian di Dusun Pulasari. Mereka juga disediakan kamar khusus untuk balita bersama ibunya. Oleh karena itu, mereka berharap kepada pemerintah khususnya Bupati Bangli untuk tidak memindahkannya ke tempat yang lain. (kmb41)
Kini, Jari Tangannya Sudah Dapat Digerakkan Secara Normal
Asam Urat yang “hidup” di tubuh Ni Komang Murniati sudah tiga tahun lamanya. Kalau kambuh, yang diserang adalah jari jemarinya. “Kalau ditekuk susah dan kembali lurus, saat kembali lurus terasa sakit sekali. dan saya pun sering mengantuk saat kerja,” cerita ibu 3 anak ini saat membuka pertemuan 6 Juni 2016 lalu. Akhirnya, bolak-balik ke dokter jadi pilihan utama
Pegawai LPD Desa Pekraman Sengkidu, Kecamatam Manggis, Kabupaten Karangasem, ini untuk mengatasi penyakitnya. Dan, wanita 38 tahun ini pun jadi sering minum obat. Apa Hasilnya? Sembuh tapi kambuh lagi. Gemas rasanya warga Desa Banjar, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, ini pada penyakitnya itu, dan ia pun gemas pula dengan obat yang kerap diminum tapi kurang manjur-manjur. Mencari alternatif adalah pilihan selanjutnya. Sekitar 6 bulan lalu, ia memilih Madu Bima 99 untuk mengatasi penyakitnya.
Setelah mengonsumsi sampai saat ini, segala keluhannya sudah tak datang lagi. Kini, jari tangannya sudah kembali dapat digerakkan secara normal. Anak kedua (10 Tahun) dan ketiganya (3 Tahun) pun minum Madu Bima 99 khusus, yaitu Madu Kesegaran Otak. “Nafsu makan mereka bertambah, dan dan semangat belajarnya juga,” ungkapnya bersemangat. Penyakit asam urat (gout) merupakan bagian dari ratusan jenis penyakit rematik. Dan menurut penelitian, bangsa Indonesia paling banyak dijangkiti penyakit ini ketimbang bangsa-bangsa lainnya di dunia. Asam urat merupakan bagian
dari metabolisme purin. Dalam keadaan normal, semua produk buangan ikut terbuang melalui urine atau saluran ginjal, termasuk asam urat. Dalam kondisi tak normal, asam urat yang diproduksi oleh tubuh menumpuk di dalam jaringan
sendi sehingga menimbulkan rasa sakit atau nyeri, yang biasanya berlangsung hinga 24 jam setiap kali kumat, dan baru akan hilang dalam waktu tiga hingga tujuh hari. Serangannya biasanya terjadi secara tiba-tiba alias akut. Gejala lain yang kerap ditimbulkannya adalah pembengkakan pada jari-jemari. Selain oleh senyawa purin yang berlebihan akibat faktor makanan, penyakit ini bisa disebabkan oleh faktor genetik, alkohol, berat badan berlebih, obat-obatan tertentu, gangguan ginjal, usia, kurang minum air, serta penyakit-penyakit lain seperti diabetes, hipertensi, dan jantung. British Journal of Clinical
Pharmacology, jurnal kesehatan di Inggris, menyatakan bahwa lebih dari 80% gejala rematik dan asam urat reda setelah penderita melakukan terapi herbal. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima
99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.
Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 Adv.0001394-adv-4
Ashwattaman Bombardir Kesava dan Arjuna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Keduapuluh Sembilan)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
ARJUNA disapa putra sang guru Ashwattaman untuk segera menghadapinya. Dia berkeinginan menantang putra ketiga Pandu itu. Kemudian Arjuna menganggap dirinya sendiri dihormati oleh putra Drona itu. Selanjutnya Dhananjaya menyapa Janardana. ‘’Para Samsaptaka harus dibantai olehku. Tetapi putra Drona itu lagi memanggil aku. Katakan kepadaku, oh Madhava! Yang mana kewajiban-kewajiban yang pertama-tama harus aku laksanakan? Biarlah jasa keramahan itu diterima jika engkau pikir hal itu pantas.’’ Demikian disapa, kemudian Krishna menahan Partha yang telah diundang sesuai aturanaturan tantangan orang menang. Tampak seperti Vayu menahan Dewa Indra saat upacara kurban. Setelah memberi salam kepada putra Drona, yang pikirannya terpusat pada satu hal. Keshava berkata kepadanya, ‘’Oh Ashvatthaman tenanglah dan jangan kehilangan waktu menyerang maupun bertahan. Waktunya telah datang. Mereka yang tergantung kepada orang lain akan membayar kembali kewajibannya kepada tuan mereka. Perselisihan antara para brah-
mana adalah sangat halus. Akibat perselisihan antara para ksatria sudah sangat jelas apakah dapat kemenangan atau kekalahan. Untuk mendapatkan ritual keramahan sangat baik kebodohanmu meminta atas tangan-tangannya Partha. Sekarang bertarunglah dengan tenang, oh putra Pandu.’’ Demikian disapa Vasudeva yang utama dari orang-orang yang lahir kembal. Arjuna menjawabnya, ‘’Terjadilah demikian!’’ Ashwattaman kemudian menyerang Keshava menggunakan 60 batang panah dan Arjuna dengan tiga anak panah. Arjuna kemudian dipenuhi kemarahannya. Selanjutnya memotong busur Ashvatthaman menggunakan tiga batang panah. Putra Drona itu mengambil busur lainnya yang lebih hebat. Setelah memasang tali dalam sekejap, putra Drona itu menyerang Arjuna dan Keshava. Serangannya kemudian lebih dahsyat menggunakan 300 batang anak panah. Ditingkatkan menjadi 1.000 anak panah. Putra Drona itu memiliki ketelitian sangat baik. Hal itu membuat terpana Arjuna. Berikutnya menembakkan ribuan, puluhan ribu bahkan jutaan batang anak panah. Dari kantong-kantoung
panah, busur, tali busur, jari-jari, lengan-lengan, tangan-tangan, dada, muka, hidung, mata, telinga, kepala-kepala, anggotaanggota tubuh, pori-pori tubuh, baju zirah di badannya, kereta, dan tiang bendera. Oh tuan, serangan Ashwattaman sangat dahsyat karena juga berkumandang mantra-mantra Brahma menyertai keluarnya anak-anak panah itu. Setelah menyerang Madhava dan putra Pandu dengan hujan anak-anak panah yang sangat padat, putra Drona itu dipenuhi kegembiraan. Selanjutnya meraung dengan kerasnya. Seperti sebuah kumpulan awan-awan luas. Setelah mendengarkan raungannya, putra Pandu itu berkata kepada Keshava yang kemuliaannya tidak pernah pudar. ‘’Lihatlah, oh Madhava, kejahatan ini yang ditujukan kepadaku oleh putra sang guru itu. Dia menganggap kita telah terbantai, setelah mampu menyelubungi kita dengan hujan anak-anak panah tebal itu. Aku bagaimanapun melalui latihan ekstra keras dan kekuatanku, menggagalkan tujuannya.’’ Setelah itu Arjuna memotong setiap batang anak panah yang
ditembakkan Ashvatthaman menjadi tiga potong. Ksatria utama keturunan Bharata itu menghancurkan semua anak panah Ashwattaman seperti matahari menyingkirkan sebuah kabut tebal. Setelah itu, putra Pandu itu sekali lagi menyerang dengan panah-panah yang dahsyat para Samsaptaka berikut kudakuda, sais kereta, kereta-kereta, gajah-gajah, tiang-tiang bendera dan serdadu-serdadu jalan-kaki. Setiap orang dari mereka berdiri sebagai penonton. Setiap orang dari mereka itu ditempatkan di atas kaki atau di atas kereta atau kuda, gajah, menganggap
dirinya sendiri diselubungi anakanak panah Arjuna. Banyak anak panah ditembakkan dari Gandiva Arjuna. Dari anak-anak panah bersayap yang bentuknya bermacam-macam. Serangan itu membantai gajah-gajah, kudakuda, manusia apakah berada dekat di depan atau berjarak dua mil. Belalai-belalai gajah dipotong dengan panah-panah berkepala lebar. Pipi-pipinya dan anggota tubuh lainnya mengeluarkan cairan. Hal itu menandakan kegairahan selanjutnya terjatuh seperti pohon-pohon tinggi yang dirobohkan kampak. (besambung)
Sloka 15.15
Sarvasya caham hrdi sannivisto mattah smrtir jnanam apohanam ca vedais ca sarvair aham eva vedyo Vedanta-krd veda-vid eva caham Aku bersemayam di dalam hati setiap makhluk. Ingatan, pengetahuan dan pelupaan berasal dari-Ku. Akulah yang harus diketahui dari segala Veda; memeng Akulah yang menyusun Vedanta, dan Akulah yang mengetahui Veda.
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Paing, 14 Oktober 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
AS Keluar dari UNESCO
Paris (Bali Post) Amerika Serikat pada Kamis (12/10) mengumumkan bahwa negara itu keluar dari keanggotaan Badan PBB untuk Kebudayaan dan Pendidikan (UNESCO). AS mengeluhkan cara organisasi itu dijalankan serta sikap yang digambarkan AS sebagai bias terhadap Israel.
Ayu Waden dan Agung Diantara
Bali Post/ist
“Tidak mudah untuk mengambil keputusan ini. Keputusan ini menggambarkan keprihatinan AS terhadap tunggakan pembayaran yang menggunung di UNESCO, perlunya reformasi mendasar di dalam organisasi ini, serta bias antiIsrael yang terus berlanjut,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert dalam pernyataan. AS merupakan penyumbang seperlima pendanaan UNESCO. Setiap tahun, AS memberikan 80 juta dolar (sekitar Rp 1,08 triliun). Pencabutan keanggotaan AS merupakan pukulan keras bagi organisasi yang bermarkas di Paris itu. UNESCO mulai menjalankan kegiatan pada 1946 dan sela-
ma ini dikenal sebagai lembaga yang menetapkan situs-situs warisan dunia, seperti kota kuno Palmyra di Suriah dan Taman Nasional Grand Canyon di AS. Menurut peraturan UNESCO, pengunduran diri itu mulai berlaku pada akhir Desember 2018. Hingga tiba saatnya nanti, Amerika masih terikat sebagai anggota penuh. Organisasi dunia yang mempekerjakan sekitar 2.000 orang di seluruh dunia dan sebagian besar di antaranya di Paris itu telah sekian lama menjadi sasaran kecaman soal penggunaan sumber dayanya serta resolusi-resolusi yang dianggap Israel dan sejumlah negara lainnya sebagai sikap yang bias.
Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova menyatakan kecewa atas keputusan AS itu. “Pada saat berbagai konflik terus mengoyak masyarakat di seluruh dunia, sangat disayangkan bahwa Amerika Serikat mengundurkan diri dari badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mendorong pendidikan untuk perdamaian dan melindungi kebudayaan yang terancam,” katanya. UNESCO sedang berada dalam proses untuk memilih kepala baru, yang prioritasnya akan berupaya menghidupkan kembali berbagai kekayaan organisasi itu. Langkah AS tersebut menggarisbawahi ketidakpercayaan yang dinyatakan Presiden Donald Trump
bahwa Amerika Serikat tetap perlu mengikatkan diri dengan badan-badan multilateral. Donald Trump telah menggaungkan kebijakan “Amerika Terlebih Dahulu”, yang lebih mendahulukan kepentingan ekonomi dan nasional AS dibandingkan komitmen internasional. Sejak Trump menjabat sebagai presiden, Amerika Serikat telah meninggalkan perundingan perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik, menarik diri dari kesepakatan Paris soal iklim serta membuka upaya merundingkan kembali kesepakatan perdagangan dengan Kanada dan Meksiko (NAFTA), yang telah berlangsung puluhan tahun. Dengan alasan berbeda, Inggris, Jepang, dan Brazil merupakan tiga dari sejumlah negara yang belum membayar iuran mereka untuk 2017, demikian Reuters melaporkan. (ant)
Phnom Penh (Bali Post) Film Hollywood “Kingsman: The Golden Circle” dilarang tayang di Kamboja. Pasalnya, film yang mendulang sukses ini dalam sebuah adegan menggambarkan negara itu dan salah satu kuilnya sebagai lokasi kejahatan, demikian kata salah satu pejabat pada Jumat (13/10) kemarin. Film bergenre komedi-aksi ini menceritakan tentang organisasi mata-mata Inggris yang bersama dengan organisasi serupa asal AS mencari seorang bandar narkoba di tempat persembunyiannya yang ternyata di tengah hutan belantara tempat kuil di Kamboja. Menurut Direktur Departemen Film dari Kementerian Kebudayaan Kamboja, Bok Borak, film ini tidak bisa diterima dan dilarang tayang karena menggunakan nama Kamboja sebagai lokasi persembunyian
kriminal. “Yang paling mengkhawatirkan adalah mereka menggunakan kuil kami sebagai salah satu tempat memproduksi obat-obatan terlarang, membunuh orang secara kejam. Jadi, kami tidak menginginkan film tersebut tayang di negara kami,” katanya. Ia mengutarakan film itu tidak diproduksi di Kamboja, namun lokasi persembunyian bandar narkoba itu sangat mirip dengan kuil terkenal di Kamboja, Ta Prohm, sebuah situs di kompleks Angkor yang sudah mendunia, yang juga dipergunakan sebagai lokasi syuting “Lara Croft: Tomb Raider’’. “Kuil kami merupakan situs bersejarah dunia yang harus dilindungi dan bukan tempat semacam itu (memproduksi obat-obatan terlarang - red),” kata Bok Borak. Ia juga menambahkan bahwa surat resmi akan dikirimkan ke produser film itu untuk
menunjukkan ketidakterimaan Kamboja terhadap hal itu. Westec Media yang membeli film itu untuk didistribusikan di Kamboja, belum bisa dikontak hingga berita ini diturunkan. Kamboja merupakan rute penyelundupan narkoba yang terkenal dan destinasi untuk narkoba, terutama methamphetamine dan heroin. Diduga pihak berwenang yang korup memudahkan para kriminal
asing bersembunyi di sana. Ini bukan pertama kalinya Kamboja melarang diputarnya sebuah film karena dinilai membahayakan bagi nilai-nilai tradisional negara itu. Dalam dua bulan terakhir, pemerintah Kamboja sudah melarang dua film, termasuk film horror “Jigsaw” karena dinilai memiliki adegan kekerasan yang sangat banyak dan tidak layak untuk penonton lokal. (iah/afp)
”Kingsman” Dilarang Tayang di Kamboja Rilis Single ”Gunung Agung Pinih Pingit” Ayu Waden dan Agung Diantara
MENINGKATNYA status Gunung Agung ke level awas (IV) sejak 22 September 2017 lalu, mengundang keprihatinan banyak orang. Tidak hanya relawan, institusi, dan pemerintah, para musisi dan penyanyi Bali turut prihatin terhadap kondisi para pengungsi. Mereka beramai-ramai menciptakan lagu yang mengambil tema tentang Gunung Agung. Salah satu penyanyi pop Bali yang baru saja merilis single tentang kondisi Gunung Agung adalah Ayu Waden. Judul single-nya “Gunung Agung Pinih Pingit”. Pada single-nya ini, Ayu Waden menggaet Agung Diantara sebagai teman duetnya. Ayu Waden saat dikonfirmasi Jumat (13/10) kemarin menjelaskan bahwa
lagu “Gunung Agung Pinih Pingit” tercipta karena rasa prihatin terhadap kondisi dan keadaan masyarakat Karangasem yang desanya berada di kawasan rawan bencana (KRB). Para pengungsi ini harus rela meninggalkan desanya dan tinggal di posko pengungsian tanpa rutinitas sehari-hari. Lewat lagu ini, Ayu Waden hanya bisa mendoakan para pengungsi agar selalu diberi keselamatan dan bersabar terhadap kondisi yang dialami saat ini. “Karena ini sudah kehendak alam dan Hyang Widhi pastinya kita sebagai umat tidak bisa berbuat apa-apa, selain hanya memohon kepada Beliau yang terbaik,” ujar Ayu Waden. Kendati demikian, lewat lagunya ini, Ayu Waden tetap
berharap agar musibah yang tengah dihadapi masyarakat Karangasem, terutama yang berada di KRB, segera berlalu dan masyarakat bisa kembali ke rumahnya masing-masing. Ia pun mengajak masyarakat untuk memohon pengampunan kepada Hyang Prama Kawi agar diberikan kerahayuan, sehingga kondisi Gunung Agung kembali normal seperti sedia kala. “Mari kita berdoa dan memohon kepada Hyang Widhi agar Gunung Agung kembali normal, dan jika memang sudah ditakdirkan meletus agar letusannya tidak membawa bencana, terutama tidak ada korban jiwa, dan letusannya membawa berkah bagi masyarakat setempat dan Bali ke depannya,” ujarnya. (win)
Tur Agen Perjalanan Thai Airways ke Chiang Mai (2)
Melihat Megahnya Wat Doi Suthep, Kuil Buddha di Atas Gunung TAK hanya kota tuanya, Chiang Mai yang merupakan kota terbesar kedua setelah Bangkok ini, memiliki beragam destinasi yang dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman). Salah satunya Wat Phra That Doi Suthep atau yang biasa disebut Wat Doi Suthep bagi kebanyakan wisman. Perjalanan menuju Wat Doi Suthep dari Kota Chiang Mai cukup dekat, hanya sekitar 15 kilometer. Karena letaknya di atas gunung, jalan menuju Wat Doi Suthep ini sedikit banyak mirip jalan-jalan di Bedugul. Berbelok-belok dan tanjakan tajam harus dilalui sepanjang jalan. Satu hal yang diingat saat berkunjung ke Wat Doi Suthep, pakaian yang dikenakan harus rapi. Sebab, Wat Doi Suthep merupakan kuil Buddha yang sangat disakralkan oleh umat di Chiang Mai khususnya, dan Thailand umumnya. Pengunjung bisa naik ke lift yang menuju puncak Gunung Doi Suthep atau naik tangga
berjumlah sekitar 309 anak tangga. Karena kebetulan pada saat berkunjung ke Doi Suthep, Sabtu (7/10), cuaca mendung disertai gerimis, rombongan pun memutuskan untuk menggunakan lift menuju puncak dengan membeli tiket. Begitu sampai di atas, pengunjung bisa melihat suasana Chiang Mai dari atas. Pemandangannya sangat indah karena bisa melihat keseluruhan kota tersebut. Kebetulan saat sampai di atas, hujan sudah tak turun. Alhasil berkeliling kawasan Doi Suthep yang ada di areal terbuka ini pun bisa dilakukan lebih santai, tanpa takut kehujanan. Sebelum memasuki
Bali Post/iah
MEGAH - Kemegahan Wat Phra That Doi Suthep di Chiang Mai, Thailand, menarik banyak wisatawan berkunjung.
areal tempat persembahyangan, pengunjung diharuskan melepas alas kaki. Sejarah ditemukannya kuil Buddha ini masih misteri, ada banyak versi berbeda. Dari pemandu yang mengantarkan peserta tur edukasi agen perjalanan Thai Airways, Chumpan Kusuma na Ayuthaya, dikatakan bahwa kuil ini ditemukan tahun 1383. Berabad-abad setelahnya, kuil ini bertambah luas hingga megah seperti saat ini. Menurut sebuah legenda, seorang pendeta Buddha, Sumanathera, dari Sukhothai Kingdom bermimpi. Dalam mimpinya itu, ia diminta pergi ke Pang Cha dan mencari sebuah relik. Sumanathera kemudian pergi ke Pang Cha dan menemukan sebuah tulang. Banyak yang menganggap bahwa tulang tersebut merupakan tulang pundak Siddharta Gautama atau Gautama Buddha. Tulang yang ditemukan itu memiliki kemampuan magis, bisa bercahaya, bisa menghilang, dan mereplikasi dirinya. Sumanathera kemudian membawa relik itu kepada Raja Dhammaraja yang saat itu memerintah Sukhothai. Dhammaraja menyajikan persembahan dan membuat sebuah ritual saat Sumanathera tiba. Namun, relik tersebut memperlihatkan karakteristik yang abnormal sehingga raja meragukan keasliannya dan meminta Sumanathera menyimpannya. Raja Nu Naone dari Lan Na mendengar adanya relik itu dan meminta Sumanathera membawa relik tersebut kepadanya. Dengan izin dari Dharmmaraja, pada 1368, relik itu dibawa ke sebelah utara Thailand, sekarang dikenal dengan nama Lamphun. Saat tiba di sana, relik itu terpecah menjadi dua. Satu potongan kecil ditanam di sebuah kuil di Suandok. Sisanya ditempatkan oleh raja di punggung gajah putih yang dilepaskan di hutan. Gajah putih itulah yang dikatakan naik ke Gunung Doi Suthep --pada saat itu bernama Doi Aoy Chang (Gunung Gula Gajah). Di atas gunung, gajah tersebut meniup terompet sebanyak 3 kali kemudian mati. Ini diintepretasikan sebagai
sebuah pertanda sehingga Raja Nu memerintahkan dibangunnya sebuah kuil di lokasi itu. Ketika peserta tur edukasi Thai Airways berkunjung, terdapat banyak wisatawan dari Tiongkok yang juga berkunjung. Mereka tampak khusyuk melakukan doa dan memanjatkan permintaan di kuil yang bernuasa keemasan itu. Diah Vebiana salah satu peserta tur edukasi Thai Airways dari Palmmas Holidays Tours and Travel mengaku terkesan dengan kemegahan dari kuil ini. Meski beragama Hindu, ia juga menyempatkan diri untuk berkeliling sebanyak tiga kali mengitari sebuah tempat pemujaan yang dipercaya tempat ditanamnya tulang Gautama Buddha. Sambil berkeliling tiga kali, umumnya umat Buddha juga membawa sebuah bunga dan membaca doa. Setelah itu, umat bisa memanjatkan permohonan mereka pada Sang
Buddha. Jika masih punya waktu, bisa juga mencari tahu nasib. Sama halnya seperti kebanyakan kuil lainnya, sebelum mencari tahu tentang nasib kita lewat sebuah papan nasib, kita terlebih dulu harus berdoa sambil “Tjiam Si” yaitu mengocok sumpit bambu yang telah diberi nomor. Karena cuaca cukup cerah, banyak yang memutuskan untuk berjalan menuruni tangga saat keluar dari Doi Suthep. Sambil menapaki anak tangga, pengunjung bisa melihat-lihat pemandangan dan mengabadikan momen dari tangga yang pinggirannya dihiasi patung naga yang mengular hingga ke bawah itu. Jangan kaget jika didatangi anak-anak kecil yang lucu berpakaian adat Suku Hmong (suku yang tinggal di dekat Doi Suthep). Mereka bisa diajak foto bersama asalkan diberi uang tip. (iah)