Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
kamis kliwon, 14 JUNI 2018
Pengemban Pengamal Pancasila
Pasemetonan Puri Se-Buleleng Berikan Doa Restu Dukungan kepada Koster-Ace Berikan Tujuh Pokok Pikiran Bekal Memimpin Bali
PURI SE-BULELENG - Calon Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster, Selasa (12/6), foto bersama dengan para panglingsir dan manggala Pasemetonan Puri se-Buleleng. Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh PDI-P di Buleleng.
Tidak Terbit Terkait hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah pada Jumat (15/6) dan Sabtu (16/6) yang juga merupakan hari libur nasional, Bali Post pada tanggal itu tidak terbit. Bali Post kembali terbit seperti biasa mulai Minggu (17/6) mendatang. Untuk itu kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit
16 HALAMAN
NOMOR 281 TAHUN KE 70
Ronaldo Tampil di Acara Pembukaan Moskow – Pergelaran Piala Dunia 2018 akan dimulai malam nanti. Tuan rumah Rusia akan menjamu Arab Saudi di laga pembuka yang akan digelar di Stadion Luzhniki, Moskow. Namun sebelum pesta sepak bola sejagat itu dimulai, tiga pesohor bakal tampil memeriahkan acara pembukaan yang akan disaksikan jutaan pasang mata di seluruh dunia. Tiga pesohor yang dimaksud adalah ikon musik asal Inggris Robbie Williams, penyanyi soprano Rusia Aida Garifullina dan juga Ronaldo, pemain yang dua kali menggondol Piala Dunia bersama Brazil. Hal. 15 Sedikit Berbeda
Laporkan, Polisi yang Tak Netral
Calon Gubernur (Cagub) nomor urut 1, Wayan Koster, Selasa (12/6), berkesempatan bertatap muka dengan para panglingsir dan manggala Pasemetonan Puri se-Buleleng yang berlangsung di Puri Kanginan, Kota Singaraja. Dalam pertemuan tatap muka sekaligus acara Dharma Suaka serta buka puasa itu, para panglingsir dan manggala Pasemetonan Puri se-Buleleng memberikan dukungan doa restu kepada Pasangan Calon (Paslon) Koster-Ace agar terpilih sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Bali periode 20182023. Pasemetonan puri yang hadir di antaranya Manggala Puri Tukadmungga, Puri Bangkah dan Puri Kanginan. Cagub Wayan Koster yang hadir bersama Tim Pemenangan Koster-Ace diterima dengan suasana penuh kekeluargaan oleh A.A. Ngurah Parwata Panji, A.A. Ngurah Santanu, A.A. Ngurah Sudipta Panji selaku Panglingsir Pasemetonan Puri se-Buleleng. Hal. 15 Partai Pengusung
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Mantra-Kerta Teruji dan Terbukti Wujudkan Pemerintahan Bersih MASYARAKAT dan kalangan akademisi mengapresiasi prestasi Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar yang telah berhasil meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) selama lima sampai enam kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPKRI). Peran menonjol ditunjukkan oleh Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta dan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra untuk mewujudkan prestasi yang menjadi salah satu tolok ukur pemerintahan yang baik (good governance) dan pemerintah bersih (clean government), serta bebas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) itu. ‘’Capaian opini WTP menunjukkan bahwa prestasi daerah itu dari segi kepemimpinan, telah menjalankan prinsip-prinsip transparan dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan negara. Proses perolehan WTP itu tidaklah mudah. Perlu komitmen yang sangat tinggi,’’ ujar guru besar manajemen Universitas Pendidikan
BERSIH - Dalam sebuah event di Jakarta, beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo mengungkapkan keinginannya ‘’match’’ dengan program Rai Mantra, termasuk mewujudkan pemerintahan bersih dan bebas korupsi. Nasional (Undiknas) Denpasar Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, S.E., M.M. di Denpasar, Rabu (13/6) kemarin.
Sejak tahun 2013 opini BPK diberikan kepada Pemprov dengan opini WTP. Hal. 15 Indeks Kemakmuran
Mega-Jokowi Bahas Cawapres
Bali Post/ant
BERTEMU - Jokowi dan Megawati saat bertemu di Batu Tulis, Selasa (22/6) malam.
Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Selasa (22/6) malam, bertemu di Istana Batu Tulis. Salah satu agendanya, membahas figur calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019. Sebelumnya, di lokasi yang sama, Presiden Jokowi juga melakukan pertemuan empat mata dengan Megawati Soekarnoputri pada 21 Februari 2018.
Pertemuan yang berlagsung selama dua jam itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya. Selain membicarakan progres kerja pemerintahan, pertemuan juga berkaitan tentang siapa calon wakil presiden yang tepat untuk dipasangkan dengan Jokowi. Kepada Jokowi, Megawati memberikan masukan agar cawapres yang akan dipilih menjadi pendampingnya harus dipertimbangkan segala sesuatunya. Hal. 15 Mohon Petunjuk
Amankan Pilgub Bali
Korem Siagakan Pasukan Tempur
SEBANYAK 12 ribu polisi dari Polda Bali akan mengamankan TPS saat Pilgub, 27 Juni mendatang. Pengamanan juga di-back-up Mabes Polri. Kapolda Bali Irjen Petrus R. Golose, Rabu (13/6) kemarin, mengatakan secara umum untuk pengamanan pilkada di daerah Bali tidak ada hal yang menonjol. Memang ada kejadian-kejadian kecil yang memerlukan klarifikasi dari pihak Bawaslu maupun Panwas Kabupaten, namun menurutnya tidak menonjol. ‘’Saya sudah cross-check ke Bawaslu dan KPU. Mudah-mudahan pada akhir debat hingga pemungutan nanti berlangsung aman,’’ terang Kapolda. Kapolda juga menekankan bahwa Polri khususnya di lingkup Polda Bali tetap netral. Irjen Golose juga meminta masyarakat untuk melaporkan bila ada jajarannya tidak netral. ‘’Sampai dengan sekarang tidak ada anggota yang terlibat dalam ini (politik). Kalau ada, tolong saya dilaporkan. Sampai dengan sekarang Polri tetap netral,’’ pungkasnya. Sementara khusus di Buleleng, disiagakan 732 personel polisi. Personel pengamanan itu sudah termasuk BKO personel Dalmas Polda Bali dan personel Brimob Gilimanuk. Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Kompol Gede Wali, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Rabu kemarin mengatakan, untuk kekuatan pengamanan dari Polres Buleleng tercatat sebanyak 589 personel. Sedangkan sisanya 143 personel merupakan BKO Dalmas Polda Bali dan personel Brimob Gilimanuk. Penambahan pasukan dari Dalmas dan Brimob ini tidak lepas dari wilayah Buleleng yang terluas di Bali, sehingga membutuhkan atensi pengamanan wilayah yang memadai. Kompol Wali menambahkan, selain menyiapkan personel pengamanan pihaknya juga memetakan potensi-potensi konflik politik di Bali Utara. Dari pemetaan dan pengalaman hajatan politik terdahulu, polisi memberikan atensi khusus untuk tiga wilayah yakni Kecamatan Tejakula, Kecamatan Banjar dan Kecamatan Seririt. (kmb26/kmb38)
PILKADA serentak 2018 tinggal 13 hari lagi. Persiapan pengamanan telah dilakukan kepolisian maupun TNI. Walau sifatnya membantu Polri, Korem 163/Wira Satya akan all out melakukan pengamanan untuk menciptakan pilkada damai. Bahkan disiagakan pasukan tempur dan siap dikerahkan jika situasi tidak kondusif. Danrem 163/ Wira Satya Kolonel Arh. Albertus Magnus Suharyadi, Rabu (13/6) kemarin mengungkapkan, berkaitan dengan pilkada yang harus dipahami adalah netralitas TNI. ‘’TNI harus netral. Netral itu tidak ke kanan atau ke kiri. Saya sudah perintahkan ke jajaran untuk betul-betul menjaga netralitas, implementasinya sudah saya jelaskan kepada mereka. Para Dandim juga sudah (diberi tahu - red),’’ ujarnya. Berkaitan dengan pengamanan, lanjut mantan Kepala Departemen Manajemen (Kadep Jemen) Seskoad ini, sudah disiapkan pasukan yang ongkol (standby). Ada juga anggota disebar seperti Babinsa dan ditugaskan di sekitar TPS paling dekat 500 meter. Tujuannya supaya jarak pantauan lebih luas dari lokasi TPS. Sementara pasukan yang siap digerakkan yaitu 4 SST (satuan setingkat peleton) dari Yonif Raider, Batalyon Zeni Tempur (Zipur) dan Yonif 741. ‘’Nanti
grafis: tomik cahya
Cegah Kecurangan, KPU Tekankan Aspek Teknis dan Kode Etik
Kapolda Bali Irjen Petrus R. Golose
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
KPU Bali akan bekerja sesuai aturan dan kode etik. Ini jawaban Ketua KPU Bali ketika ditanya soal upaya yang dilakukan mencegah kecurangan dalam Pilgub Bali. I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Rabu (13/6) kemarin, menyatakan potensi adanya kecurangan dan pelanggaran terus diupayakan untuk dicegah. Salah satunya menggelar rapat koordinasi dan evaluasi kesiapan pelaksanaan tahapan pilkada serentak di Bali, melibatkan DKPP RI, KPU RI, dan Bawaslu RI. ‘’Salah satu inti acara rapat
koordinasi dan evaluasi itu adalah penandatanganan pakta integritas oleh KPU provinsi dan kabupaten/kota. Nanti akan diikuti dan dilanjutkan ke PPK, PPS, dan KPPS. Itu sebagai langkah pencegahan dari segi etika,’’ katanya. Pencegahan terhadap adanya kecurangan dan pelanggaran tahapan pilkada, lanjut Raka Sandi, juga diupayakan pada aspek teknis. Yakni dengan memberikan bimtek, sosialisasi, dan monitoring untuk memastikan bahwa segenap jajaran penyelenggara bekerja
sesuai aturan dan kode etik yang berlaku. Dari sisi pengawasan, Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia mengaku sudah melakukan upaya cegah dini terhadap pasangan calon, tim kampanye, relawan, dan pihak-pihak yang berkaitan dengan paslon untuk mengedepankan proses demokrasi yang baik. Terlebih, sudah ada kesepakatan agar tahapan Pilgub Bali berjalan demokratif, berintegritas dan bermartabat. Hal. 15 Satu Pengawas
disiapkan di suatu tempat dan siap digerakkan. Teknis pengamanannya kita membantu rekan-rekan kepolisian. Pasukan akan digerakkan bila ada pemintaan bantuan,’’ ungkapnya. Selain itu, Danrem mengaku sudah berkoordinasi dan bersinergi dengan kepolisian khususnya para Kapolres. ‘’Saya all out 100 persen bantu polisi. Saya perintahkan seluruh Dandim selalu merapat ke polisi agar bisa bantu. Karena kalau miskomunikasi nanti repot di lapangan,’’ tegasnya. (kmb36)
Cegah Golput Hanya dengan Sosialisasi Denpasar (Bali Post) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali tinggal 13 hari lagi. Upaya untuk menyukeskannya sudah sejak lama dilakukan. KPU Bali sebagai penyelenggara telah melakukan berbagai upaya. Salah satu tujuannya agar partisipasi pemilih lebih baik dari Pilgub 2013. Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Rabu (13/6) kemarin, mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada Pilgub Bali 2018 ditargetkan 75,5 persen. Target ini lebih besar dari partisipasi pemilih pada Pilgub 2013 yang besarnya 74 persen. ‘’Harapan kami target partisipasi pemilih bisa terwujud. Minimal sama dengan Pilgub 2013 yang lalu dan tentu akan lebih baik jika terjadi peningkatan partisipasi pemilih. Hal ini sangat penting karena partisipasi merupakan cerminan dari perwujudan kedaulatan rakyat yang dimanifestasikan dalam bentuk pilkada,’’ paparnya. Sementara itu, Ketua KPU Denpasar I Gede John Darmawan mengatakan, kekhawatiran akan tingginya golput masih ada. Namun, pihaknya telah berupaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam pilgub ini semakin tinggi. Berbagai terobosan telah dilakukan. Salah satunya, menyasar seluruh banjar yang ada di Denpasar untuk diberikan sosialisasi. Selain itu, ada pula kegiatan touring dan pentas budaya. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat akan penyelenggaraan pilgub nanti. Touring menyasar empat pasar yang tersebar di empat kecamatan di Kota Denpasar. Pada pilgub nanti, KPU Denpasar menargetkan partisipasi pemilih 77,5 persen. Hal serupa disampaikan KPU Tabanan. Ketua KPU Tabanan Ni Luh Darayoni menegaskan, beragam upaya telah dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih. ‘’Tupoksi kami hanya sosialisasi, selanjutnya kembali ke masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya nanti,’’ ucapnya. Ditanya soal upaya KPU mengatasi kecurangan di TPS, Darayoni juga telah menekankan penyelenggara KPPS untuk melihat secara jeli agar tidak ada pemilih yang diwakili. ‘’Selain membawa C6 pemilih juga membawa KTP, jadi lebih bisa memastikan siapa yang meggunakan hak pilih karena ada fotonya,’’ ucapnya. (tim BP)
denpasar
2
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
Lestarikan Tradisi ”Ngelawang”
Bangkitkan Vibrasi Kesucian dan Semangat Seni
Bali Post/eka
Ngelawang, sebagai sebuah tradisi yang telah turun-temurun beberapa waktu belakangan makin banyak dibangkitkan. Termasuk di Kota Denpasar. Salah satunya diwujudkan dengan pentas ngelawang bersama serangkaian hari suci Galungan dan Kuningan yang dilaksanakan di Jaba Pura Jagatnatha, Rabu (13/6) kemarin. Kegiatan ini diikuti oleh 10 sekaa se-Kota Denpasar. Kasubag Bina Keagamaan Bagian Kesra Setda Kota Denpasar I Nyoman Oka mengatakan, tradisi ngelawang yang telah berlangsung turun-temurun ini selain sebagai upaya membangkitkan semangat seni juga diharapkan dapat memberikan vibrasi kesucian untuk menetralisir alam semesta, menolak segala macam penyakit yang dapat mengganggu kehidupan manusia baik secara sekala maupun niskala. Pelaksanaan ngelawang oleh masyarakat Hindu Bali identik dilaksanakan ketika memasuki masa Uncal Walung, yakni mulai dari Galungan hingga Buda Kliwon Pegatwakan. Lebih lanjut dikatakan, pada rentang waktu tersebut diyakini aura negatif memiliki andil besar menguasai alam semesta. Sehingga dengan pelaksanaan ngelawang yang menampilkan penokohan baik buruk yang dikemas dalam sajian penokohan Barong Ket, Barong Bangkung, Barong Brutuk, dan jenis barong lainnya sebagai simbol kekuatan positif. Sementara Rangda merupakan simbol dari kekuatan negatif yang keduanya saling berkaitan dalam menciptakan keseimbangan alam semesta. “Ngelawang ini adalah seni tradisi di Bali yang sarat makna, sehingga kelestarian harus tetap dijaga, dan di Kota Denpasar sendiri eksistensi sekaa ngelawang masih dapat dijumpai saat Umanis Galungan dan Umanis Kuningan,” ungkapnya.
Koordinator Parade Ngelawang Anak Agung Putra menegaskan, sebagai langkah awal, setiap sekaa ngelawang mengikuti prosesi upacara ritual ataupun penyucian di Pura Jagatnatha yang dirangkaikan dengan upacara penileman untuk memohon keselamatan. Selanjutnya setiap sekaa diberikan kebebasan ngelawang di lingkungan desanya sesuai arahan para prajuru desa pakraman setempat hingga perayaan hari suci Kuningan. “Tahun ini terdapat 10 sekaa, mudahmudahan tahun depan bisa difasilitasi lebih banyak peserta sehingga sekaa ngelawang yang sudah ada bisa diberikan peluang untuk tampil dan yang belum ada diberikan peluang untuk tumbuh dan berkembang,” ujarnya. Salah seorang peserta asal Banjar Cengkilung, I Putu Andi Pratama, yang merupakan juru unying ini mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ngelawang ini sejak empat tahun lalu. Sehingga setiap mendekati hari suci Galungan pihaknya bersama sekaa selalu melaksanakan ngelawang di wilayah desa masing-masing. “Ngelawang ini adalah hal yang paling gampang karena gerakanya bebas, sehingga mudah dibawakan dan menyenangkan,” ungkapnya. Adapun sepuluh sekaa yang mengikuti kegiatan ngelawang ini meliputi Sekaa Ngelawang Cenik Pangus Banjar Kesambi, Sekaa Ngelawang Ratna Kumara Banjar Kalah, Sekaa Ngelawang Gita Swara Banjar Ujung, Sekaa Ngelawang Dharma Kumara Banjar Cengkilung, Seka Ngelawang Angga Duta Banjar Jenah, Sekaa Ngelawag Sekar Rahayu Banjar Pondok, Sekaa Ngelawang Rare Binal Banjar Minggir, Sekaa Ngelawang Dwi Kumara Banjar Anyar, Sekaa Ngelawang Petak Ireng Banjar Batan Poh, Seka Ngelawang Taksu Banjar Kangin Sidhakarya. (ara)
Sebagian Logistik Pilgub Belum Diterima KPU Denpasar
Denpasar (Bali Post) –
Logistik Pilgub Bali yang akan digelar 27 Juni mendatang belum semuanya diterima KPU Denpasar. Terutama logistik yang akan digunakan pada saat pencoblosan. Selain itu, formulir yang mesti segera disalurkan ke masing-masing pemilih, yakni C6, yaitu surat pemberitahuan untuk mencoblosan, juga belum diterima. Hal ini diungkapkan anggota KPU Denpasar Wayan Arsa Jaya didampingi Sekretaris Wayan Arya Arsana di kantornya, Rabu (13/6) kemarin. Logistik yang sudah diterima di antaranya berupa surat suara, buku panduan KPPS
dan tinta telah diterima KPU Denpasar. Logistik yang belum yakni sejumlah formulir, baik Formulir C, C1, C1 Plano, C3 sampai C7 dan template yang digunakan untuk disabilitas. Formulir ini akan digunakan
pada masing-masing TPS pada saat pencoblosan. Kecuali, C6 yang merupakan surat pemberitahuan, sudah harus segera dikirim ke masing-masing pemilih. ‘’C6 ini yang segera harus dikirim ke pemilih, kalau formulir lainnya digunakan
saat pencoblosan,’’ ujar Arsa Jaya. Arya Arsana menegaskan, setelah pihaknya berkoordinasi dengan KPU Bali, logistik ini akan segera dikirim dan sudah diterima masing-masing KPU kabupaten/ kota dalam waktu beberapa hari ke depan. ‘’Menurut pemberitahuan yang saya terima, katanya tanggal 15 ini sudah mulai dikirim,’’ kata Arya Arsana. Sementara itu, terkait logistik yang sudah diterima, sudah
rampung ditata. Seperti surat suara sudah semuanya dilipat. Kini, logistik tersebut tinggal memasukkannya ke kotak suara untuk dikirim ke masing-masing PPS. ‘’Paling tidak H-3 semua logistik ini sudah diterima oleh masing-masing PPK (kecamatan) kemudian PPS (desa) dan akan disalurkan ke TPS pada H-1 pencoblosan,’’ katanya. Seperti diketahui, surat suara yang diterima KPU Denpasar
meliputi surat suara utama sebanyak 414.838 lembar. Selain itu, ada surat suara ulang sebanyak 2.000. Jadi total surat suara yang diterima sebanyak 416.838 lembar. Selain surat suara, KPU Denpasar juga telah menerima tinta yang akan digunakan pada saat pencoblosan. Jumlah tinta yang diterima mencapai 1.632 botol. Ada pula buku panduan KPPS. Jumlahnya mencapai 6.015 eksemplar. (kmb12)
Jaya Negara Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri
DIADILI - Pemuda asal Kuta diadili kasus narkoba.
Bali Post/kmb37
Ambil Tempelan Sabu, Pemuda Asal Kuta Terancam 20 Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post)Pemuda asal Banjar Tegal Kuta, Kuta, Badung terdakwa Made Aries Kurniawan, pekan lalu, diadili kasus narkoba. Informasi yang diterima, Rabu (13/6) kemarin, atas perkara yang dihadapinya, pemuda berusia 23 tahun itu terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. JPU Paulus Agung Widaryanto di hadapan majelis hakim pimpinan Angeliky Andajani Day menjerat terdakwa dengan Pasal 114 ayat 2 atau Pasal 112 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sebagaimana disampaikan jaksa dalam surat dakwaannya, terdakwa Made Aries Kurniawan diadili kasus narkotika jenis sabusabu seberat 22,55 gram brutto atau 17,54 gram netto. Ancaman 20 tahun sebagaimana pasal yang didakwakan jaksa juga dibenarkan kuasa hukum terdakwa, Dodi, Rabu kemarin. Atas dakwaan itu, Dodi mengaku tidak akan mengajukan eksepsi sehingga jaksa tinggal membuktikan dakwaannya. Untuk diketahui, terdakwa dibekuk polisi di Jalan Raya Sesetan, Gang Sentul, Denpasar Selatan, Jumat (9/2). Dia awalnya ditelepon Boneng (DPO) dengan meminta terdakwa agar menempel enam paket sabu di dekat rumahnya di Kubur Anyar No. 59 X Gang
Buntu, Lingkungan Tegal Kuta, Kuta, Badung. Namun, karena ada kesibukan di banjar, terdakwa tidak sempat melaksanakan perintah Boneng. Malamnya Boneng kembali menghubungi terdakwa untuk mengambil sabu. Terdakwa mengiyakan permintaan itu, sekitar pukul 24.00 Wita terdakwa langsung menuju tempat sesuai perintah Boneng. Setelah mendapat barang tersebut, yang kemudian terdakwa simpan di bagasi depan (box) sebelah kiri sepeda motor Vario yang dikendarainya. Ketika hendak meninggalkan tempat tersebut datanglah dua petugas polisi dari Direktrot Reserse Narkoba Polda Bali dan membekuknya. Polisi menyita dua paket plastik klip sabu dengan total berat 13,2 gram netto. Di samping itu terdakwa mengaku masih menyimpan sabu di rumahnya. Polisi melakukan penggeledahan dan ditemukan 6 paket plastik klip berisi sabu yang berat keseluruhannya 0,78 gram netto dan 15 paket plastik klip berisi sabu yang disimpan di atas meja TV dengan berat keseluruhan 3,56 gram netto. ‘’Jadi berat keseluruhan kristal bening yang diduga mengandung sediaan narkotika jenis sabu baik di TKP I dan TKP II adalah 22,55 gram brutto atau 17,54 gram netto,’’ beber JPU. (kmb37)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : DITINGGAL MUDIK PROYEK TERHENTI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
HARI raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah merupakan momentum yang sangat baik untuk dijadikan renungan dan introspeksi diri dalam mengarungi kehidupan ini. Tepat tanggal 1516 Juni 2018 seluruh umat Muslim akan merayakan hari raya Idul Fitri. Hari raya Idul Fitri ini sekaligus juga menandai berakhirnya umat Islam melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh. Dengan berpuasa diajarkan untuk melatih kesabaran, ketabahan, ketahanan diri, kerendahan hati, kecermatan bicara, kebenaran, dan kejujuran ucapan dan perilaku. Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Rabu (13/6) kemarin, mengatakan umat Muslim di Denpasar juga telah menyelesaikan semua
rangkaian ibadah puasa selama 30 hari dengan aman, nyaman dan damai serta khusyuk. Plt. Wali Kota Jaya Negara berharap Idul Fitri menjadi momentum yang bermakna sebagai titik awal tekad dan usaha untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera. Jaya Negara juga mengharapkan kepada seluruh umat Islam dan masyarakat Kota Denpasar dapat menjadikan spirit hari raya Idul Fitri untuk mengedepankan rasa solidaritas dan hormatmenghormati menciptakan kerukunan hidup antarumat beragama. ‘’Dengan rasa persatuan dan kesatuan serta kedamaian melalui hari raya Idul Fitri akan dapat mewujudkan pembangunan Kota Denpasar yang berwawasan budaya,’’ ujarnya. Di samping itu, Jaya Negara turut berpesan bagi
umat Muslim di Kota Denpasar yang hendak melaksanakan mudik ke kampung halaman agar memastikan keamanan rumah yang akan ditinggalkan sementara. Hal ini utamanya terkait dengan keberadaan alatalat yang dapat berisiko seperti tabung gas, alat yang beraliran listrik serta memastikan keamanan rumah saat ditinggalkan. Selain itu, bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan akan lebih baik dititipkan di sanak saudara ataupun tempat penitipan hewan. Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara bersama segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah mohon maaf lahir dan batin. (ad541)
Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara
Mudik Bareng Indomaret 2018
590 Pemudik Diberangkatkan dengan 11 Bus PT INDOMARCO Prismatama (Indomaret) kembali mengadakan Mudik Bareng Indomaret 2018. Secara nasional tahun ini Indomaret menyediakan 10.120 kursi untuk keberangkatan dari Jakarta, Malang, Lampung, Bali, Surabaya, Makassar, Pontianak, dan Balikpapan. Mudik Bareng 2018 kali ini menggunakan bus, kereta api, kapal laut dan pesawat. Khusus untuk Kota DenpasarBali, Indomaret bekerja sama dengan Bank Mandiri Cabang Bali menyediakan total 590 kursi bagi pemudik dengan menggunakan 11 bus menuju Surabaya. Para pemudik dilepas secara bersamaan di Lapangan Taman Kota Lumintang, Denpasar, Selasa (22/6). Keseluruhan pemudik ini adalah konsumen Indomaret yang memenuhi syarat dan ketentuan mengikuti CSR Indomaret yang berasal dari Kota Denpasar dan sekitarnya. Kepala PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Bali Saptaji Prihantoro mengatakan, Mudik Bareng Indomaret cabang Bali 2018 ini merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya. Ke depan pihaknya akan terus secara rutin melaksanakan program ini, sehingga ikatan antara konsumen dengan Indomaret lebih bisa terjalin dengan baik. ‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada sponsor pendukung acara ini (Mudik Bareng 2018 - red), sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses dan meriah. Terima kasih kepada Bank Mandiri, Mojiz, Yuzu Tea, Mayora, Nissin, Fayrouz, Pantene, Insto,
Cap Lang, Madu Nusantara, Aqua, Bintang Tujuh, Nestle, dan Promag,’’ tandas Saptaji, Selasa (12/6). Selain memberikan tiket gratis, Indomaret Cabang Bali juga memberikan doorprize dan beberapa bingkisan menarik kepada para pemudik sebelum diberangkatkan pada pukul 10.00 Wita. ‘’Selamat menikmati perjalanan Mudik Bareng Indomaret 2018 ini. Selamat menjalankan ibadah puasa dan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1439 H, semoga selamat sampai tujuan dan bisa ber-
kumpul dengan keluarga dan sanak saudara. Jadikan Indomaret sebagai pilihan utama untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari Anda dan keluarga,’’ ujarnya. Vice President Bank Mandiri Cabang XI Bali-Nusra Sulis juga ikut serta hadir memberikan sambutan dan hadiah kepada salah seorang peserta mudik. Asisten I Wali Kota Denpasar yang mewakili Plt. Wali Kota Denpasar Made Toya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada
MUDIK - Kepala PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Bali Saptaji Prihantoro bersama Vice President Bank Mandiri Cabang XI Bali-Nusra Sulis, Asisten I Wali Kota Denpasar Made Toya, Plt. Dinas Perhubungan Kota Denpasar Lemesnawa, Kasatlantas Polresta Denpasar Rahmawati beserta tamu undangan lainnya melepas 590 pemudik dengan 11 bus yang dikemas dalam acara Mudik Bareng 2018 yang diselenggarakan oleh Indomaret Cabang Bali, Selasa (12/6).
Indomaret dan Bank Mandiri Cabang Bali yang telah melaksanakan kegiatan Mudik Bareng 2018. Pihaknya berharap kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga dapat membantu para pemudik menuju kampung halamannya dengan selamat. ‘’Semoga para pemudik selamat sampai tujuannya dan bisa berkumpul bersama keluarga. Tetap jaga kesehatan dan keselamatan dalam perjalanan,’’ pesan Made Toya. Plt. Dinas Perhubungan Kota Denpasar Lemesnawa mengatakan sebelum diberangkatkan pihaknya telah mengecek kondisi fisik keseluruhan bus. Dari 11 bus yang disiapkan semuanya telah memenuhi syarat. Hal ini dilakukan agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi selama perjalanan. Sehingga perjalanan Mudik Bareng 2018 bisa berjalan dengan baik dan lancar. Pihaknya mengimbau agar para pemudik tetap menaati aturan di dalam bus, sehingga tidak mengganggu pemudik lainnya di dalam perjalanan. Sementara itu, Kasatlantas Polresta Denpasar Rahmawati juga mengapresiasi pelaksanaan Mudik Bareng 2018 yang diselenggarakan oleh Indomaret dan Bank Mandiri Cabang Bali. Sebab, dengan dilaksanakannya Mudik Bareng 2018 dapat mengurangi jumlah kendaraan mudik dari Kota Denpasar menuju Pelabuhan Gilimanuk. Sehingga kemacetan dapat berkurang dan waktu tempuh para pemudik bisa lebih cepat. (ad441)
BADUNG
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
3
Ditinggal Tukang Mudik Lebaran
Pengerjaan Sejumlah Proyek Pembangunan Terhenti Mangupura (Bali Post) -
Sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Badung yang tengah digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terhenti lantaran tukang atau buruh yang mengerjakan proyek tersebut pulang kampung untuk merayakan hari raya Lebaran. Proyek pembangunan gedung kesenian di lingkungan Puspem Badung, misalnya. Proyek yang tengah dalam pengerjaan fondasi ini ditinggalkan pekerja.
Bali Post/eka
PROYEK - Rangka tiang gedung Balai Budaya di Puspem Badung, Rabu (13/6) kemarin. Aktivitas pengerjaan proyek ini dihentikan sementara selama liburan hari raya Idul Fitri akibat ditinggal tukang mudik Lebaran.
Pemuda 12 Negara Ikuti BSBI di Semarandana
Belajar Bahasa dan Seni Budaya Bali
ALUNAN suara gamelan menyeruak keheningan, mengiringi tarian. Sejumlah remaja memainkan jemari lentiknya, menari Bali. Senyum mengulum terlihat di wajahnya. Senang, karena mampu menguasai tarian yang diajarkan para guru seni. Mereka itu adalah peserta program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) Kemenlu RI, berasal dari 12 negara. Mereka belajar seni budaya Bali di Sanggar Seni Semarandana, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung, sejak 1 April hingga l Juli 2018 mendatang. “Kami senang belajar seni budaya Bali. Masyarakat Bali ramah-ramah dan sabar. Mereka dengan senang sharing pengalaman dan keahliannya di bidang seni kepada kami,” ujar Lize Pede, peserta BSBI dari Belgia, yang diamini Andy, seorang mahasiswa ISI Denpasar asal Kanada, Rabu (13/6) kemarin. Lize mengakui, kegiatan seni budaya dan adat istiadat orang Bali tak bisa dipisahkan dengan agama. Inilah keunikan Bali. Ia berharap kebudayaan Bali terus lestari. ‘’Kegiatan ini sangat besar manfaatnya bagi kami untuk mengenal lebih mendalam tentang seni budaya, adat istiadat dan kearifan lokal Bali,’’ ungkapnya. Di Sanggar Seni Semarandana ini mereka diajarkan megambel, menari, belajar bahasa Indonesia, dan kearifan lokal Bali lainnya.
Mereka juga diberi kesempatan untuk mengunjungi objek-objek wisata. Ketua Sanggar Semarandana Nyoman Nika Naya menyampaikan, program Kemenlu RI yang dimulai 2003 ini memiliki fungsi strategis untuk mengenalkan Indonesia, termasuk Bali ke publik mancanegara melalui diplomasi budaya. Kita ketahui, kata Nika Naya, kebudayaan merupakan jembatan dunia. Ada sejumlah daerah di Indonesia dipercaya melaksanakan program ini seperti Banyuwangi, Kutai Kertanegara, Padang dan Makassar. Untuk Bali program ini dipercayakan kepada Sanggar Seni Semarandana, Munggu, Badung. “Sudah 17 tahun kami melaksanakan program ini. Melalui program BSBI, Kemenlu memberi kesempatan kepada pemuda
di berbagai negara untuk belajar seni budaya Indonesia. Untuk Bali, Kemenlu memberikan kepercayaan kepada sanggar kami untuk mengenalkan seni budaya Bali,” ujar Nika Naya yang mantan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Ditambahkan, kegiatan ini rutin digelar tiap tahun selama tiga bulan. Para peserta kali ini berasal dari 12 negara meliputi Belgia, Prancis, Italia, Gana, India, Kamboja, Vietnam, Korea Selatan, Filipina, New Kaledonia, Timor Leste dan tuan rumah Indonesia. Sampai saat ini alumni program tersebut sudah tercatat 204 orang dari 82 negara. Menurut mantan Kepala Taman Budaya Bali ini, program BSBI sangat besar manfaatnya bagi Bali dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan. Dampaknya juga dirasakan oleh masyarakat sekitar. Apalagi Munggu memiliki program Pokdarwis. Selama kegiatan para peserta menginap di wilayah Munggu. Ketika kembali ke negaranya, mereka secara langsung akan mempromosikan pariwisata Bali, khususnya Badung. Karena itu program ini sangat diapresiasi oleh Pemkab Badung. (lun)
Bali Post/ist
PENTAS – Para peserta BSBI dari 12 negara usai pentas seni di salah satu sekolah foto bersama dengan Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Kadis Kebudayaan Badung IB Anom Bhasma dan Ketua Sanggar Semarandana Nyoman Nika Naya.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung IGA Arinda tidak menampik perihal tersebut. Dihubungi Rabu (13/6) kemarin, Arinda mengatakan, lantaran banyak buruh yang melakukan mudik, beberapa proyek gedung ada yang tidak dikerjakan. ‘’Untuk proyek bangunan fisik yang dikerjakan Dinas PUPR Badung, ada beberapa proyek yang memang dinolkan progress-nya saat libur Lebaran ini. Namun, hal itu tidak menjadi masalah, karena pengerjaannya sudah terjadwal,’’ ungkapnya. Menurutnya, pembangunan gedung kesenian akan berlanjut seperti biasa setelah libur Lebaran. Sebab, rekanan sudah berhitung sejumlah target yang telah ditentukan agar
tidak mengganggu penyelesaian di akhir proyek. ‘’Saat ini memang sejumlah pekerja tidak ada yang melakukan aktivitas (proyek gedung kesenian - red), karena banyak pekerja yang libur. Namun, beberapa proyek ada juga yang buruhnya bekerja, karena memanfaatkan buruh dari Flores,’’ jelasnya. Kendati terkendala libur Lebaran, IGA Arinda menyakini pihak rekanan dapat menyelesaikan tepat waktu. Sebab, progress proyek untuk gedung kesenian telah mencapai 6,50 persen per tanggal 10 Juni 2018. ‘’Ini sudah sesuai target yang kami inginkan, dan balai budaya tersebut akan dikerjakan secara multiyears hingga tahun 2019 mendatang,’’ ucapnya. Dikatakan, pihak rekanan
meyakini bahwa peliburan buruh saat libur lebaran ini tidak akan memengaruhi progress proyeknya, karena sebelum libur pengerjaan proyek-proyek sudah dikebut hingga mencapai target yang sudah ditentukan. Kabid Bina Marga Dinas PUPR Badung Sang Nyoman Oka Permanajuga mengakui libur perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah menghambat sejumlah pekerjaan proyek. Sebab, saat libur ini ada proyek yang diliburkan sesuai dengan kalender kerja mereka. ‘’Namun proyek dikebut sebelum libur, sehingga tidak mengganggu target yang dicapai. Tapi kami berharap proyek yang digarap rekanan tidak ada yang kena penalti akibat tidak terealisasi tepat waktu,’’ pungkasnya. (kmb27)
Pemkab Badung Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439
Bupati Giri Prasta Inginkan Semua Insan Sama Rata dan Sama Rasa
MENYAMBUT hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah bagi umat Muslim, Pemerintah Kabupaten Badung yang dipimpin oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa mengucapkan selamat kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Badung yang merayakan hari besar keagamaan itu. Bupati Giri Prasta mengatakan, bulan Juni ini merupakan bulan penuh berkah bagi saudara umat Muslim di seluruh dunia, karena pada tangggal 15 dan 16 Juli 2018 merupakan hari kemenangan jihad akbar melawan nafsu duniawi selama Ramadan. ‘’Kami mengajak masyarakat Kabupaten Badung untuk memaknai perayaan hari suci keagamaan ini sebagai momentum membangun kesadaran diri, terutama dalam meningkatkan srada bakti/ ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,’’ ujar Bupati Giri Prasta didampingi Kepala Bagian Humas Putu Ngurah Thomas Yuni-
arta, Rabu (13/6) kemarin. Bupati Giri Prasta dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih yang setulus- tulusnya kepada Keluarga Besar Umat Muslim di Kabupaten Badung, karena berkat perjuangan dan doa masyarakat, Pemkab Badung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dapat mewujudkan wilayah Badung yang aman, nyaman, dan kondusif. ‘’Karena itu kami memiliki tanggung jawab kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Badung pada umumnya. Karena
kami melihat Pancasila sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yang artinya semua insan sama rata dan sama rasa, itu yang kita inginkan. Termasuk 4 (empat) Pilar Kebangsaan kami bangga sekali,’’ katanya. Bupati Giri Prasta juga berharap jalinan silaturahmi yang telah terjalin selama ini, baik intern umat Muslim maupun antarumat beragama patut ditingkatkan, sehingga terwujudnya keharmonisan di masyarakat. ‘’Dengan momentum Idul
Nyoman Giri Prasta bersama Ketut Suiasa
Fitri ini mari jadikan sebagai sarana meminta maaf dan memaafkan orang lain dengan bersilaturahim (menyambung kasih sayang) baik kepada suami atau istri, kedua orangtua, anak, keluarga, sanak kerabat, tetangga serta teman dan relasi,’’ ungkapnya. Pejabat asal Desa Pelaga, Petang ini mengajak segenap masyarakat yang merayakan Idul Fitri dapat melaksanakan dengan sederhana, namun sarat akan makna, yakni bagaimana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Sang Pencipta, inilah makna kemenangan. Untuk itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa dan segenap jajaran pemerintahan di Kabupaten Badung mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu membimbing sehingga terus dapat berbakti kepada sesama, bangsa dan negara sesuai swadharma masingmasing. (ad544)
Dewan Dukung Bapenda Kejar Penunggak Pajak Mangupura (Bali Post) Wakil rakyat di DPRD Badung mendukung diterbitkannya Peraturan Bupati Badung Nomor 15 Tahun 2018. Sebab, kebijakan tentang tata cara penagihan pajak daerah ini akan memudahkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pasedahan Agung setempat mengejar para penunggak pajak. “Kami dukung kebijakan itu (Perbup No. 15 Tanuh 2018 - red). Dengan aturan itu, maka pembangunan dapat berjalan dengan baik, karena PAD yang meningkat,” ujar anggota Komisi III DPRD Badung I Gede Aryantha saat dihubungi, Rabu (13/6) kemarin. Politisi Gerindra asal
Canggu Kecamatan Kuta Utara ini mengatakan, sumber-sumber pajak harus terus dioptimalkan serta semua wajib pajak (WP) harus melakukan pembayaran pajak sesuai ketentuan yang ada. “Jika ada WP yang tidak menyetorkan pajak yang notabene adalah titipan dari masyarakat yang melakukan transaksi yang tidak disetorkan kepada pemerintah, maka pembangunan terganggu,” ungkapnya. Menurutnya, upaya penagihan memang harus terus dilakukan sebagai bentuk peringatan kepada WP untuk melunasi utang pajaknya. Karena itu, bagi yang tidak mengindahkan teguran, legislator mendukung
upaya pemasangan spanduk bertuliskan pemberitahuan bahwa usaha tersebut nunggak pajak. Hal senada dikatakan I Nyoman Suka, anggota Komisi II DPRD Badung. “Saya mendukung penuh Perbup 15/2018 sebagai langkah yang positif untuk terus melakukan penagihan pajak terhadap wajib pajak,” katanya. Anggota Dewan dari Badung Utara itu berpendapat pemasangan spanduk akan memberikan efek malu bagi WP yang menunggak. “Wajib pajak yang memang membandel patut dipasangi spanduk yang bertuliskan usaha tersebut nunggak pajak. Ini akan memberikan rasa malu
dan semoga memberikan efek jera,” ucapnya. Kendati demikian, Nyoman Suka berharap petugas pemungut pajak mengedepankan humanis sebelum pemasangan spanduk dilakukan. Sebaliknya, pemerintah setempat wajib memberikan penghargaan terhadap wajib pajak yang taat menyetorkan pajak kepada pemerintah sebagai reward sebagaimana yang telah dilakukan selama ini. “Pemasangan spanduk menjadi upaya terakhir dan demi menjaga iklim investasi di Kabupaten Badung tetap baik. Bagaimana pun kita tetap menjaga image dari perusahan tersebut,” pungkasnya. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
SD Saraswati 5 Denpasar Lepas 161 Siswa Kelas VI
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
SD Saraswati 1 Denpasar Lepas 122 Siswa Kelas VI
80 Persen Diterima di Negeri, Yayasan Siapkan PBM Bilingual Hadapi Sekolah Internasional Siswanya Raih Juara Olimpiade Nasional SD Saraswati 5 Denpasar sejak lama dikenal sebagai sekolah swasta yang hebat. Bukan saja prestasi siswanya yang hebat, lulusannya juga luar biasa. Ini dibuktikan tiap tahun 90 persen lulusan SD Saraswati 5 Denpasar di Jalan WR Supratman diterima di SMP negeri. Sisanya memilih sekolah internasional. Sementara itu siswanya terus mengukir prestasi nasional hingga internasional. Hal itu diungkapkan Kepala SD Saraswati 5 Denpasar Dra. Desak Made Asri, M.Psi. saat melepas 161 siswa kelas VI, Rabu (13/6) kemarin. Di acara ini, Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. didampingi Ketua Pembina Yayasan IGB Yudhara dan Kasek Desak Made Asri mengalungkan medali bagi siswa berprestasi 2018. Acara makin semarak karena ikut diundang orangtua siswa. Sejak dipimpin Desak Made Asri yang juga kasek berprestasi terbaik I tingkat Nasional 2010, siswa sekolah ini tercatat meraih 2.900 lebih piala. Enam di antaranya piala bergilir yakni Piala Dekan FIP Undiksha (MIPA), Disdikpora Bali (Siswa Berprestasi), Rektor Undiksha (Sains), Presiden RI (MB), Mendikbud (MB) dan Gubernur Bali (Dokter Kecil). Selain itu, A.A. Istri Tasya KW menyabet perak pada Olimpiade Matematika Internasional di Thailand. Yang terbaru, Putu Dickson Parta Hartopo merebut medali emas Olimpiade Matematika tingkat Nasional dan I Putu Jati Kacanegara meraih medali perunggu. Dickson pada Juli nanti berlaga mewakili Disdik Bali di ajang OSN. Ia juga menjadi juara I siswa berprestasi Kota Denpasar. Sementara gurunya
MEDALI - Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji (kanan) bersama Kasek SD Saraswati 5 Denpasar Desak Made Asri mengalungkan medali kepada siswa berprestasi. A.A. Maha Yogiyanti, S.Pd. menyandang juara I Olimpiade Guru Nasional 2017 dan Wayan Wenten di Sastra Bali. Kasek Desak Made Asri menegaskan, SD Saraswati 5 Denpasar sudah berpengalaman mengelola sekolah selama 40 tahun. Makanya sekolah ini dikenal sebagai sekolah favorit dan berkualitas, sehingga dikejar masyarakat. Sekolah ini sudah menutup pendaftaran siswa baru (PPDB) karena 160 kursi sudah penuh. SD Saraswati 5 Denpasar membuka 29 jenis ekstrakulikuler secara gratis. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Bagus Ketut Lodji merasa bangga karena prestasi anak-anak SD Saraswati 5 setiap tahun terus meningkat. Namun, ia mengingatkan tak boleh puas sampai di sini, melainkan harus terus berprestasi diikuti dengan upaya peningkatan mutu guru. Guru SD Saraswati 5 Denpasar harus
berstandar internasional. Hal ini penting dilakukan untuk menghadapi persaingan makin banyaknya sekolah internasional dibuka di Denpasar. Menurutnya, yayasan menyiapkan sekolah ini dengan PBM bilingual, diikuti dengan sarana bermutu dan model pelayanan go international. Bagus Ketut Lodji juga minta lulusan SD Saraswati 5 Denpasar cerdas menentukan pilihan studi lanjut. Ia ingin semua siswa bisa menembus sekolah favorit termasuk SMP (SLUB) Saraswati yang dikenal bermutu. Desak Made Asri menambahkan, untuk menghadapi persaingan sekolah internasional, SD Saraswati 5 Denpasar akan menuju sekolah PBM dengan dua bahasa (bilingual). Gurunya juga diajarkan bahasa Inggris dan Jepang. Bahkan, mulai tahun ini SD Saraswati 5 Denpasar menggelar pembelajaran lima hari sekolah. (ad542)
KEPALA SD Saraswati 1 Denpasar Ni Made Kuaci Sukerti, S.Pd., Rabu (13/6) kemarin melepas 122 siswa kelas VI angkatan ke-65. Mereka yang dilepas adalah lulusan yang berkualitas karena 80 persen diterima di SMP negeri. Acara pelepasan berjalan semarak karena diisi penyerahan piala kepada para peraih bintang kelas dan penyematan pin bagi siswa berprestasi oleh Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. didampingi Kasek Ni Made Kuaci Sukerti dan disaksikan orangtua siswa. SD Saraswati 1 Denpasar yang akrab dipanggil Rasone dipakai sebagai barometer kualitas pendidikan SD di Denpasar. Pasalnya, prestasi siswanya di akademis dan nonakademis banyak mengharumkan nama Denpasar dan Bali. Hal ini diakui Ka. UPT Denut I Ketut Sundia yang menyebut manajemen SD Saraswati selaku SD swasta tertua tetap ajeg termasuk dalam prestasi. Kasek Ni Made Kuaci Sukerti didampingi Ketua Panitia Dra. Ni Ketut Sumawati mengungkapkan, SD Saraswati 1 Denpasar sudah berpengalaman mengelola pendidikan sejak 1 Januari 1953. Lulusan yang dilepas adalah SDM yang berkualitas, beretika dan berkarakter. Sejumlah prestasi diukir siswanya mulai tingkat regional hingga nasional. Bayu Eka Pradipa meraih medali perunggu di Olimpiade Matematika Sains tingkat Nasional. Ni Putu Diantha Audina merebut juara I Siswa Berprestasi Putri se-Kota Denpasar 2018. Kadek Dwi Chandra Daniswara juara I Olimpiade IPA pada HUT SMPN 3 Denpasar. Paramidhita
PRESTASI - Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji (kiri) bersama Kasek Ni Made Kuaci Sukerti menyematkan pin bagi siswa berprestasi SD Saraswati 1 Denpasar. Kanaya Tri Hapsari Pucangan juara II Bahasa Inggris. Sementara di nonakademik, Ni Kadek Bulan Pradnyadewi menyabet juara II melukis dan Kadek Suwargita Gadistya Chandra K. juara II Tari Wiranata. Di PSR Kota Denpasar, siswa SD Saraswati 1 menyabet satu emas pada melukis, perak pada tari serta perunggu di lomba baca puisi putra-putri dan masatua Bali. Di cabang olahraga (Porjar) Denpasar 2018, merebut satu emas, perak dan perunggu di renang serta perunggu di judo. Sementara MB meraih juara umum MB tingkat Nasional di Jember. Kuaci Sukerti didampingi Wakasek Kurikulum Dra. Ni Ketut Sumawati, Wakasek Kesiswaan I Made Bawa Asdika, S.Pd., Wakasek Humas Ni Wayan Murniati, S.Pd. dan Wakasek Saspras I Wayan Sugiarta, S.Pd. mengajak masyarakat yang
ingin anaknya berprestasi dan berkarakter untuk bergabung di SD Saraswati 1 Denpasar di Jalan Kamboja. Tahun ini SD Saraswati 1 Denpasar menerima tiga kelas, tinggal 30 kursi yang kosong. Pendaftaran siswa baru dibuka hingga Juli 2018. Di sekolah ini disiapkan 20 ekstra seperti MB, bahasa Inggris, Mandarin dan Jepang. Dua kali siswanya menjadi duta RI pada pertukaran budaya ke Jepang. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Bagus Ketut Lodji ikut berbangga karena prestasi anakanak SD Saraswati 1 Denpasar semakin meningkat. Ke depan yayasan fokus menjadikan sekolah ini bermutu dimulai dari gurunya. Yayasan mendukung guru ke S-2 dan menguasai bahasa asing guna menyejajarkan diri dengan sekolah internasional. Ini sesuai visi SD Saraswati 1 Denpasar menghasilkan anak berkarakter. (ad543)
Koptan Mambal Lestari Bangun BUMDes Menanga Rintis PAM Desa Jaringan Pemasaran Beras Sehat
KEBUTUHAN akan konsumsi produk pangan sehat telah disadari oleh masyarakat Indonesia, khususnya Bali. Sebab, mengonsumsi pangan sehat sangat baik untuk kesehatan tubuh. Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan produk pangan sehat terutama beras sehat, maka penerapan sistem budi daya pertanian ramah lingkungan (organik) telah mulai menjadi pilihan alternatif yang dikembangkan petani di Indonesia, termasuk di Subak Mambal, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Badung, yang sudah memproduksi beras sehat. Tantangan utama yang dihadapi petani Mambal adalah kurang adanya jaminan harga produk beras sehat dengan harga lebih tinggi. Posisi tawar petani masih lemah dalam melakukan negosiasi harga dengan para pelaku pasar atau tengkulak, terutama dalam pemasaran gabah, karena kebanyakan petani menjual hasilnya dengan sistem tebas. Tidak ada perbedaan harga yang diterima petani antara perlakukan organik dan kimia. Hal ini menyurutkan motivasi petani mengembangkan pertanian ramah lingkungan secara berkelanjutan. Melihat kondisi ini, CSR PT Tirta Investama (AQUA Mambal) melalui Perkumpulan Janma telah membidani kelahiran Koperasi Tani (Koptan) Mambal Lestari sebagai wadah bersama bagi petani di Subak Mambal dalam pemasaran produk pertanian sehat. Koperasi yang didirikan 30 Juni 2016 ini diharapkan dapat menjadi pelaku pemasaran produk yang dihasilkan petani Subak Mambal terutama gabah dan beras sehat, sehingga bisa memberikan nilai tambah
layan, restoran, kafe, konsumen perorangan serta ke beberapa reseller yang ada di Kabupaten Badung, Ubud dan Kota Denpasar,’’ ujar Ketua Koptan Mambal Lestari Gusti Putu Adnyana. Kerja keras yang dilakukan Koptan Mambal Lestari berhasil memasarkan beras sehat 4,2 ton dan 73,5 ton gabah sehat (hingga Desember 2017). Saat ini Koptan Mambal Lestari mempunyai aset Rp 148 juta. Keberhasilan ini menarik perhatian Danone untuk membantu memasarkan beras sehat melalui distributor AHS (AQUA Home Service) menggunakan branding Beras Sehat ‘’Orisa’’ dalam kemasan khusus 5 kg. Hal ini merupakan peluang besar bagi Koptan Mambal Lestari untuk meningkatkan volume pemasaran beras sehat petani Subak Mambal. (bns1)
BADAN Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Karangasem mulai menunjukkan inovasinya. Seperti BUMDes Menanga Kecamatan Rendang tak mau terpaku pada jasa simpan-pinjam dan jasa pelayanan. BUMDes ini berani berinovasi merintis PAM Desa untuk memenuhi kebutuhan air bersih warganya. Ini menjawab permasalahan air bersih yang dihadapi warga sekitar, mengingat memiliki potensi sumber air yang cukup besar. Tempat pengelolaannya dipusatkan di Banjar Dinas Blatung. Direktur BUMDes Artha Darma Duta, Desa Menanga, Wayan Ardana, menyampaikan potensi sumber air di Desa Menanga cukup besar, namun selama ini lebih banyak digunakan oleh warga luar Menanga. Di antaranya dipakai PDAM Klungkung sebagai sumber air baku, dimanfaatkan rafting di Sungai Telagawaja dan untuk mengaliri beberapa subak sepanjang Sungai Telagawaja. Di satu sisi, warga Menanga malah kekurangan air bersih. Banyak warga Menanga terutama dari Belatung dan Batusesa kesulitan air bersih. Mereka harus mencari air cukup jauh ke sumber-sumber mata air di bawah. Sebagian warga ada yang sampai membeli air tangki untuk kebutuhan sehari-hari. ‘’Kami ingin menciptakan terobosan kecil untuk desa,’’ kata Ardana, Rabu (13/6) kemarin. Awalnya Ardana ragu mengambil inisiatif mengangkat air sungai ke wilayah Belatung, sebab jaraknya cukup tinggi. Namun, setelah dicoba, hasilnya cukup memuaskan. Warga Belatung kini sudah memperoleh air bersih di wilayahnya berkat langkah kecil ini. Selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih, ini sekaligus menggali potensi desa yang bermuara pada terbukanya lapangan kerja dan meningkatnya pendapatan asli desa. Untuk membuat PAM Desa, pihaknya harus mengeluarkan biaya Rp 1.035.000.000 sekaligus untuk modal. Beruntung PAM Desa ini juga didukung swadaya masyarakat berupa lahan seluas 3 are dengan status hak guna pakai. Lahan ini untuk gardu listrik dan reservoar. Kapasitas air yang dihasilkan mencapai 4 liter per detik. Saat ini baru dimanfaatkan 2,5 liter per detik, sebab pelanggannya baru 60 KK atau sambungan. Debit air ini akan mampu melayani 300 KK atau sambungan. ‘’Melihat situasi ini, masih memungkinkan untuk dikembangkan ke wilayah Batusesa, bahkan Besakih bagian selatan,’’ tegasnya. BUMDes Menanga berdiri 11 November 2010. Modalnya saat itu hanya Rp 31 juta. Setelah beberapa tahun berjalan, aset yang dimiliki berkembang menjadi Rp 5,5 miliar. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri
arga. Untuk yang dapat dimodifikasi di antaranya kadar lemak darah, riwayat hipertensi, merokok, diabetes melitus, stres, kurangnya aktivitas fisik dan obesitas. Gejala saat serangan berupa rasa tidak nyaman di dada seperti rasa sakit, rasa penuh, tertekan benda berat, tercekik atau rasa terbakar. Gejala dapat merambat ke sekitar dada. Gejala lain yang sering ditemui yaitu berdebar, berkeringat dingin, mual-muntah, nyeri ulu hati, pusing, lemas mendadak hingga hampir pingsan. Gejala ini terjadi saat istirahat dengan durasi setidaknya >20 menit. Pada penderita diabetes dan usia tua gejala sering tidak khas. Untuk menegakan diagnosis, dokter akan melakukan tanya jawab, pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah tepi dan elektrokardiogram (EKG). Pemeriksaan EKG merupakan pemeriksaan dengan nilai diagnostik tinggi pada pasien dengan kecurigaan PJK. Pemeriksaan ini dapat memprediksi luas daerah infark, derajat penyumbatan dan informasi lain mengenai kondisi jantung. Penatalaksanaan awal PJK
bertujuan mencegah atau meminimalisir area infark pada sel-sel otot jantung. Terapi jangka panjang bertujuan mengontrol sindrom sehingga memperbaiki kualitas hidup dengan mencegah serangan berulang serta progresinya baik dengan obat maupun tanpa obat. Setelah diagnosis ditegakkan, dokter akan memutuskan apakah trombus yang menyumbat harus dihilangkan segera dengan menggunakan obat trombolitik, pemasangan ring (stenting) jantung di koroner yang tersumbat dengan precutaneous intervention (PCI), operasi by-pass jantung atau dengan terapi konservatif saja. Pemilihan terapi didasarkan pada onset dimulainya serangan, derajat penyumbatan, gejala dan tanda awal pasien dan stratifikasi risiko yang sudah dinilai oleh dokter spesialis jantung. Terapi konservatif dipilih pada pasien dengan risiko rendah menggunakan obat untuk memperbaiki sirkulasi darah ke jantung dan mempunyai efek protektif pada jantung. Outcome pasien dengan serangan jantung dipengaruhi oleh berbagai faktor yang meliputi usia, keparahan gejala pada saat
PELATIHAN - Siswa-siswi SMAN 1 Abiansemal diberikan pelatihan cara membuat agensia hayati di Subak Mambal. Agensia hayati merupakan organisme hidup dari golongan invertebrata yang dapat mematikan penyakit pada tanaman padi yang sifatnya alamiah dan tidak merusak lingkungan pertanian. bagi petani dengan mengurangi biaya produksi padi dan dapat menjaga kelestarian lingkungan. Koptan Mambal Lestari mempunyai 46 orang anggota dan pengurus lengkap yang fokus pada usaha pemasaran produk sehat (gabah dan beras) dan saprodi organik untuk mendukung pertanian ramah lingkungan. Berbagai terobosan telah dilakukan dalam membangun jaringan pemasaran beras sehat, antara lain berpartisipasi aktif dalam pameran produk organik yang diselenggarakan oleh pemerintah dan swasta, promosi melalui brosur dan media sosial serta pemasaran door to door ke berbagai konsumen dan pelaku pasar. ‘’Pemasaran gabah dan beras sehat juga kami lakukan melalui berbagai jaringan seperti pemerintah desa, PT Tirta Investama, sekolah, kampus, toko, swa-
Bali Post/gik
UJI COBA – Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri melakukan uji coba keran air PAM Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Rabu (13/6) kemarin. didaulat meresmikan melalui ritual mapag toya dan pengaliran perdana PAM Desa di Belatung, Rabu kemarin. Bupati menyatakan seperti inilah harusnya BUMDes bekerja, mampu melihat kebutuhan masyarakatnya. Bukan hanya berkegiatan di simpan-pinjam. Ini sejalan dengan visi pemerintah pusat yakni membangun kesejahteraan warga dari desa. Menurut Mas Sumatri, pemerintah juga mendorong lahirnya pengusaha muda di desa. Pemuda desa bisa melihat potensi yang ada di desanya dan dikembangkan. Bupati juga meminta PDAM Karangasem terbuka bekerja sama dengan BUMDes soal pengelolaan air bersih. Menurutnya, BUMDes tidak akan merugikan PDAM, namun bisa kerja sama untuk membangun fasilitas air minum. (gik)
Mengenal Penyakit Jantung Koroner Lebih Dekat
ISTILAH penyakit jantung koroner (PJK) atau serangan jantung mungkin sudah tidak asing lagi. Akan tetapi pernahkah Anda berpikir penyebab dan penanganannya sehingga komplikasinya bisa diminimalisir? Berikut ulasannya. Oleh: dr. Gede Wikananda, S.Ked. PJK merupakan suatu kondisi tersumbatnya pembuluh darah yang memasok sel otot jantung (koroner) sehingga mengganggu suplai darah dan oksigen ke sel otot jantung. Keadaan ini menyebabkan tidak seimbangnya antara kebutuhan dan suplai darah. PJK adalah salah satu kegawatan jantung yang paling sering dijumpai di UGD. Berdasarkan diagnosis dokter, prevalensi PJK di Indonesia tahun 2013 diperkirakan 883.447 orang. Dari angka ini mayoritas diderita lansia. Penyebab PJK terjadi karena adanya sumbatan pada pembuluh darah koroner yang diakibatkan oleh gumpalan darah (trombus) pada rongga pembuluh darah yang cedera. Pada PJK, keberadaan trombus merupakan suatu mekanisme normal terhadap cedera. Cedera pada rongga pembuluh darah ini diawali oleh serangkaian mekanisme
kompleks yakni aterosklerosis. Aterosklerosis merupakan suatu keadaan pengerasan pembuluh darah disertai timbunan lemak, kolesterol serta sampah selular lainnya. Seiring waktu, timbunan menjadi tidak stabil dan rentan cedera. Begitu cedera, berbagai reaksi biologis terjadi sehingga terbentuk trombus. Plak yang disertai trombus inilah yang memungkinkan terjadinya sumbatan pembuluh darah koroner, baik sebagian maupun total. Hal ini menyebabkan terganggunya sel otot jantung mulai dari keadaan kurang oksigen yang reversible sampai terjadinya infark atau kematian sel jantung yang irreversible. Beberapa faktor risiko diketahui meningkatkan timbulnya aterosklerosis koroner. Faktor risiko dibagi menjadi yang dapat dimodifikasi dan tidak. Yang tidak dapat dimodifikasi meliputi usia tua, gender pria, keturunan, ras dan riwayat kelu-
presentasi awal, luas daerah infark dan menurunnya fungsi jantung yang dapat dinilai dengan echocardiography. Pencegahan dilakukan dengan mengendalikan faktor risiko yang dapat dimodifikasi, meliputi aktivi-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
tas fisik teratur, diet yang seimbang, berat badan ideal, pantau kadar lemak darah optimal, tidak merokok dan kendali gula darah yang baik bagi penderita diabetes maupun kontrol tekanan darah bagi penderita hipertensi.
daerah
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
5
Kunjungan ke Pantai Pandawa Meningkat Mangupura (Bali Post) Libur Lebaran 2018, kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Kuta Selatan, Badung mulai meningkat. Seperti yang terlihat di Pantai Pandawa, Rabu (13/6) kemarin, pengunjung mulai ramai. Menurut Manajer Pengelola Pantai Pandawa Wayan Kasim, kunjungan wisatawan domestik ke Pantai Pandawa mulai meningkat sejak 28 Mei lalu. Jumlah kunjungan sampai 2.000 orang per hari. Sebelumnya terjadi penurunan kunjungan cukup tajam hingga 50 persen dengan rata-rata wisatawan 1.200 orang per hari. Sementara kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) masih stabil rata-rata 600 orang per hari. Pengunjung didominasi turis Tiongkok. Wisatawan Eropa juga ada, namun tidak terlalu banyak. Penurunan kunjungan terjadi sejak mulai puasa dan sudah rutin setiap tahun. Saat ini karena sudah mulai liburan, wisatawan sudah berdatangan. Paket wisata edukasi sudah banyak mulai dipesan karena liburan sekolah. ‘’Biasanya puncak kunjungan terjadi setelah Lebaran,’’ pungkasnya. Kasim yakin tidak terjadi lagi kemacetan seperti saat puncak liburan sebelumnya, karena saat ini sudah ada jalan kembar yang membuat kendaraan leluasa masuk ke Pantai Pandawa. Bahkan, tahun 2019 nanti akan dilakukan pelebaran lagi. (kmb23)
Mabuk, Turis Pukul Sepasang Kekasih Mangupura (Bali Post) Kericuhan terjadi di Jalan Legian, tepatnya di sebelah selatan Monumen Ground Zero, Minggu (10/6) lalu. Turis asal Inggris berinisial ABS (25) ribut dengan sopir taksi. Selain itu, ABS memukul sepasang kekasih, Kadek Darsana Putra (23) asal Buleleng dan Xanthe Louise Mckenna (23) dari Australia, hingga pingsan. Akibat perbuatannya itu, ABS ditahan di Mapolsek Kuta. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 02.00 Wita,’’ kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra saat dikonfirmasi kejadian itu, Rabu (13/6) kemarin. Dari keterangan Darsana, waktu itu ia bersama pacarnya hendak mengambil sepeda motor yang diparkir di TKP. Saat melintas di sana, mereka melihat pelaku berdiri di trotoar sedang marah-marah dengan sopir taksi. Karena posisi mereka cukup dekat, tiba-tiba pelaku memukul Darsana dan mengenai pelipis kanannya. Selanjutnya pelaku memukul Louise dan mengenai rahangnya. Louise langsung jatuh ke trotoar dan akhirnya pingsan. ‘’Kebetulan waktu itu kami sedang atensi tempat hiburan malam di wilayah Legian. Kami melihat ada kerumunan orang di TKP,’’ ujar Aan Saputra seizin Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya. Setelah mendapat informasi korban dipukul sampai pingsan, polisi langsung mengejar pelaku. Akhirnya pelaku berhasil diamankan di dekat Monumen Ground Zero. Diduga saat itu pelaku mabuk. Pelaku tidak mau diperiksa dengan dalih masih menunggu pengacaranya. (kmb36)
Fasilitasi Peserta IMF
Kemenhub Ingin Ada Penerbangan Langsung Mangupura (Bali Post) Selama pelaksanaan IMF Annual Meeting di Bali, Oktober mendatang, sejumlah tempat wisata akan menjadi rujukan untuk dikunjungi oleh delegasi. Tidak hanya di Bali, tempat wisata yang ada di luar Pulau Dewata juga akan ditawarkan. Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso, peserta konferensi tentu membawa staf, anggota dan keluarga karena sekalian rekreasi. Untuk itu, peserta konferensi akan diberikan panduan untuk bisa mengunjungi beberapa tempat yang potensi wisata dan kerajinannya menarik. Salah satu yang bakal ditawarkan adalah Banyuwangi. ‘’Karena itu, saya berharap ada penerbangan langsung dari Denpasar ke Banyuwangi dan ke tempat lain untuk memfasilitasi peserta sidang. Daerah lain seperti Solo, Yogya, Semarang, Jakarta, Kualanamu (Medan) sampai Silangit (Sumatera Utara) juga harus disiapkan,’’ ungkapnya di sela kunjungan kerja di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Selasa (12/6) lalu. Dikatakannya, untuk merealisasikan hal itu perlu disesuaikan dengan pasar yang ada. Sebab, dari sisi ekonomi, pihak airline terbang ke suatu tempat tidak mungkin mau rugi. Karenanya, pihak airline perlu melakukan kajian bersama. Sebelum mengajukan izin kepada pihak kementerian, mereka harus sudah memiliki studi yang komprehensif mengenai potensi market yang ada di tempat tersebut. Pemerintah dalam hal ini Kemenhub mendorong upaya itu. Pemerintah terus berupaya menyediakan bandara dan mempercantik airport yang sudah ada. Tidak hanya itu, terminal yang dulunya sumpek, diganti dengan terminal baru seperti di Semarang. Selain itu, beberapa tempat yang menjadi konektivitas akan dikembangkan. Ini sejalan dengan program kerja Presiden Joko Widodo bahwa untuk membangkitkan ekonomi hal utama yang harus dikembangkan adalah konektivitas. ‘’Untuk itu, kementerian memberikan akses sebesar-besarnya dengan cara membangun tempat-tempat potensial untuk pertumbuhan ekonomi,’’ kata Agus Santoso. (kmb23)
Bali Post/kmb23
RAMAI - Wisatawan makin ramai di Pantai Pandawa.
Sasar Turis Korea
Komplotan Copet Dibekuk Mangupura (Bali Post) Pelaku copet tidak pernah kapok beraksi di Kuta, padahal banyak yang sudah dijebloskan ke sel. Komplotan copet ditangkap tim Opsnal Polsek Kuta, Senin (11/6) lalu. Pelaku yang ditangkap yaitu I Wayan Ade alias Ipin (23), Wayan Madya (31) dan I Komang Slamet. Mereka dibekuk setelah mencopet Junt Yongho (30) asal Korea di depan Diskotek Bounty di Jalan Legian, Kuta, Badung. Kronologinya, kata sumber, pada Kamis (7/6) pukul 21.00 Wita korban selesai makan di restoran di Jalan Popies 2. Setelah itu korban yang menginap di Four Points By Sheraton Room 328 di Jalan Petitenget, Gang Cendrawasih, Kuta Utara, jalan-jalan di seputaran Legian. Setibanya di TKP, korban dihampiri pelaku yang menawarkan jasa trans-
portasi atau ojek sambil merangkul. ‘’Saat itulah pelaku mengambil HP di saku depan celananya. Korban baru sadar HP-nya hilang setelah jalan beberapa meter dari TKP. Dia sempat mencari pelaku tapi tidak ada dan korban langsung melapor ke Polsek Kuta,’’ ujarnya, Rabu (13/6) kemarin. Setelah menerima laporan kasus ini, tim Opsnal dipimpin Kanitreskrim
Iptu Aan Saputra melakukan penyelidikan. Senin (11/6) pukul 16.30 Wita, petugas menangkap para pelaku di seputaran Legian. Saat diinterogasi, tersangka Slamet dan Madya mengaku bertugas mengecoh konsentrasi korban, sedangkan Ade mengambil HP. Selanjutnya HP tersebut dijual seharga Rp 900 ribu dan uangnya dibagi tiga. Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus ini. Selain itu, polisi menangkap kasus penipuan di money changer di Jalan Kartika Plaza, Kuta, Sabtu (9/6) lalu. Korbannya, Ouahib Temmar (30) asal Prancis. Terkait kasus ini, polisi
”Sweeping’’ THM, Polda Amankan 8 Orang Denpasar (Bali Post) Sesuai Surat Telegram Kabareskrim Polri Nomor: ST/129/V/2018, tim gabungan Polda Bali menggelar sweeping dan tes urine di tempat hiburan malam (THM), Rabu (13/6) kemarin. Dari beberapa THM di Denpasar dan Kuta yang disasar, hanya di Diskotek Pyramid di Jalan Dewi Sri, Kuta, Badung, diamankan delapan pengguna dan pengedar narkoba. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, sweeping tersebut dipimpin Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko mulai pukul 01.00 hingga 04.30 Wita. Jumlah personel yang dilibatkan 132 orang. “Ada tempat hiburan malam di wilayah Denpasar Selatan di-sweeping tapi hasilnya nihil,” tegasnya. Saat sweeping dilaksanakan di Diskotek Pyramid diamankan delapan orang pengunjung yang diduga penyalah guna narkotika. Pelaku berinisial KS (24) membawa satu klip bening narkotika jenis ekstasi berwarna biru logo R satu butir, DR (30) dengan barang bukti tujuh butir ineks logo LV dan enam butir tablet berwarna cokelat diduga ineks serta empat kunci loker. Selain itu, diamankan wanita SSM (21) dengan barang
bukti dua pecahan ineks dibungkus tisu. Polisi juga mengamankan pengunjung hasil tes urinenya positif mengandung narkoba yaitu DRA (36), INW (30), AAN (24), INBJ (58) dan MM (24). “Tersangka dan barang bukti diamankan ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya. (kmb36)
Truk Bermuatan Batako Terguling
Bangli (Bali Post) Sebuah truk bermuatan batako yang dikemudikan Putu Sudana (22) asal Desa Batur Selatan terguling di Jalan Banjar Tanah Daha, Desa Sukawana, Kintamani, Bangli, Selasa (12/6). Kejadian ini menyebabkan para penumpang dan sopirnya mengalami luka-luka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pukul 17.00 Wita. Truk nopol DK 9577 PL bermuatan batako datang dari arah selatan (Batur) menuju ke arah utara (Sukawana) melintasi jalur di jalan Tanah Daha. Sampai di TKP, sopir mengambil haluan terlalu ke kiri, sehingga ban belakang bagian kiri slip yang mengakibatkan truk terguling ke kebun jeruk milik
warga. Kasubang Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengungkapkan, selain bermuatan batako, truk juga membawa penumpang. Sebelum truk terguling, para penumpang lebih dulu melompat sehingga terhindar dari timbunan batako dan badan kendaraan. “Keempat penumpang selamat. Semuanya hanya mengalami luka lecet di tubuh,” ujarnya. Pada hari yang sama terjadi lakalantas di Jalan Merdeka, Banjar Bebalang, tepatnya di depan Kantor Pengadilan Agama Bangli. Sebuah sepeda motor Yamaha Byson bertabrakan dengan Honda Vario. Kedua pengendara mengalami luka-luka.
Tabrakan berawal dari motor Yamaha Byson DK 4500 PZ yang dikendarai oleh Made Suradanya asal Banjar Lokasari, Desa Undisan, Tembuku datang dari arah selatan menuju utara. Setiba di tempat kejadian, Suradanya menyalip kendaaarn lain yang ada di depannya. Saat bersamaan datang motor Honda Vario DK 4979 KA yang dikendarai I Dewa Wisnu Aschan asal Banjar Kawan, Kelurahan Kawan. Jarak yang sangat dekat membuat tabrakan tak terelakan. “Kedua pengendara motor hanya mengalami lukaluka. Pascakejadian keduanya dilarikan ke RSU Bangli untuk mendapatkan perawatan,” jelas Sulhadi. (kmb41)
menangkap Ketut Tran (18) asal Karangasem. Awalnya korban melapor ditipu oleh pelaku, Sabtu (9/6) pukul 18.00 Wita. Korban menukar uang 235 euro di TKP dengan rate Rp 16.360. Semestinya korban mendapat uang Rp 2,8 juta, tetapi Rp 1 juta diambil oleh pelaku. Selanjutnya korban bersama petugas menuju TKP. Setibanya di sana, korban langsung menunjuk pelaku dan polisi mengamankan beserta barang bukti. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. ‘’Caranya, pelaku dengan kecepatan tangannya menjatuhkan sebagian uang korban ke dalam laci kasir,’’ tegas Iptu Aan Saputra. (kmb36)
Pemudik di Bandara Banyuwangi
Sehari Tembus 1.200 Orang
Banyuwangi (Bali Post) Bertambahnya rute penerbangan dari Banyuwangi ikut mendongkrak pemudik yang menggunakan pesawat terbang. Selama arus mudik, jumlah penumpang yang terbang dari Banyuwangi mencapai 1.200 orang per hari. Pertumbuhan ini mengalahkan bandara-bandara lain yang dikelola Angkasa Pura II (AP II). Peningkatan penumpang di Bandara Banyuwangi terasa mulai Sabtu (9/6) hingga Selasa (12/6). Tujuannya paling banyak ke Jakarta. ‘’Peningkatan signifikan terlihat jelas baik penumpang yang datang maupun tiba,’’ kata Executive General Manager Bandara Banyuwangi Anton Marthalius di hadapan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Rabu (13/6) kemarin. PT AP II sebagai pengelola Bandara Banyuwangi mengantispasi puncak arus mudik kedua yang terjadi Rabu (13/6) hingga Kamis (14/6) ini. Diperkirakan ada 1.500 penumpang sehari. Dari jumlah ini, Bandara Banyuwangi yang diresmikan tahun 2010 akan melayani 18.000 penumpang selama libur Lebaran. ‘’Kami akan all-out melayani penumpang,’’ ujarnya. Anton menambahkan, jumlah aktivitas pesawat di Bandara Banyuwangi juga naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Pada 2017, Bandara Banyuwangi melayani delapan pergerakan pesawat per hari, sedangkan tahun ini total 16 per hari. Secara nasional realisasi sementara penumpang angkutan Lebaran 2018 di bandara-bandara yang dikelola AP II tembus 1.036.166 orang. Dari jumlah ini, pertumbuhan persentase tertinggi dari Bandara Banyuwangi mencapai 133,5 persen. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kinerja Bandara Banyuwangi. Apalagi, bandara ini akan menjadi pendukung hajatan IMF-World Bank di Bali, Oktober mendatang. Menurutnya, Banyuwangi memiliki tiga prasyarat menjadi destinasi utama yaitu atraksi wisata bagus, amenitas pendukung lengkap dan aksebilitas yang semakin mudah. ‘’Kesiapan menangani lonjakan penumpang pada libur Lebaran ini adalah buktinya,’’ jelasnya. (kmb30)
OPINI
6
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Memilih Legislator Bukan Koruptor PANTASKAH mantan napi, baik kasus korupsi maupun kasus kriminal lainnya, diberi kesempatan lagi untuk menjalankan hak-hak politiknya? Pertanyaan ini memang sudah sejak dari dulu mengemuka dan belum ada kata sepakat, terutama dari sisi hukum yang menjawabnya secara tegas. Nah, ketika sekarang KPK menggulirkan bahwa mantan napi korupsi tidak diperkenankan mencalonkan diri dalam kegiatan politik menuai pro dan kontra. Secara asas kepantasan, kepatutan, serta rasa keadilan, tentu ini mencederai perasaan masyarakat. Namun, dari sisi legalitas formal, belum ada pasal atau klausul yang menegaskan tentang hal itu. Tentu saja, sebagian besar masyarakat tidak ingin lagi melihat mantan koruptor berkuasa. Baik di gedung legislatif maupun eksekutif. Itulah, masih ada dualisme soal ini. Apakah nanti KPK bersikeras tentu akan ada batu sandungan yang besar. Akan ada penggalangan kekuatan dari partai politik untuk menghadang hal ini. Karena, biasanya, dan faktanya, mantan-mantan koruptor ini memang punya ‘’daya jual’’ serta dukungan finansial yang mumpuni. Inilah yang diharapkan agar mesin partai politik bisa jalan. Ada memang pemikiran seperti itu. Ada juga yang menilai bahwa sepanjang undang-undang memperbolehkan, kenapa tidak. Terlepas daripada polemik di ranah yurisdiksi itu, tentu kita mencoba melihatnya di domain hukum sosial kemasyarakatan. Pantaskah kita diwakili atau memberikan mandat absolut kepada mereka yang jelas-jelas mantan napi korupsi yang dengan segala kekuasaan serta kewenangannya dulu merampas uang rakyat? Masalahnya, kita sering kali lupa dan mungkin juga terlalu pemaaf. Kita tidak terlalu mengingat rekam jejak seseorang. Kita mungkin hanya teringat hari ini ketika dia melakukan kebaikan. Tidak ingat lagi apakah dia dulunya jahat atau tidak. Kita sering kali menafikan hal itu. Mungkin, kita berpikir bijak dengan memberikan dia kesempatan yang kedua. Semoga saja, dengar harapan, dia mau berubah. Tidak mengemplang uang rakyat lagi dan mau bekerja sungguh-sungguh. Itulah fenomena yang terjadi saat ini. Diakui atau tidak, begitulah faktanya. Celakanya, hal itu terjadi juga pada sisi sebaliknya. Artinya, ketika seseorang yang sudah berlaku baik, dan ketika dia melakukan sekali saja kesalahan, yang teringat itu justru kesalahannya saja. Sering kali begitu. Hal ini menunjukkan kita belum dewasa, apalagi dalam berpolitik. Kita masih terombangambing suara ‘’mayoritas’’ atau politik golongan atau klan. Bukan berdasarkan nurani serta pengetahuan yang cukup untuk menentukan pilihan. Hanya sebagian kecil yang menjadi pemilih berayun atau swing voters. Yang belum menentukan pilihan dengan berbagai argumentasi. Ada juga yang justru memilih menjadi golongan putih atau golput. Banyak strategi yang dipakai oleh individu atau mantan napi korupsi untuk kembali ke kancah politik, tentu dengan kekuatan finansial dan didukung oleh partai politik. Inilah yang kemudian menimbulkan konflik internal. Antara pendatang baru yang datang dengan segepok uang dan kader partai yang benar-benar membesarkan partai sejak awal yang umumnya militan. Kita tentu berharap bahwa para pejabat serta wakil rakyat punya latar belakang yang bersih. Dengan demikian, setidaknya dia bisa diharapkan menjadi contoh, menjadi teladan bagi masyarakat. Setidaknya, dia ikut membantu citra lembaganya terlebih dulu.
S URAT PEMBACA
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Menggarap Peluang Usaha Informal Mudik Lebaran membuat Bali relatif lebih lengang. Walaupun aliran wisatawan nusantara yang berlibur di Bali tinggi, namun itu setara dengan jumlah warga pendatang yang meninggalkan Bali. Kesan bahwa Bali padat penduduk karena tingginya aliran pendatang juga amat terasa. Jika mudik Lebaran, Bali di sejumlah sentra keramaian sepi. Pasar senggol juga lengang. Kesan bahwa pendatang di Bali menguasai sektor informal juga terasa sekali. Kini banyak toko, warung dan proyek-proyek di Bali berhenti sementara. Warung tutup dan proyek-proyek tak jalan. Pemilik warung pulang kampung. Pedagang pasar senggol juga pulang kampung. Pekerja proyek pulang kampung. Ini membuat jalan-jalan di Bali terasa sepi. Melihat kondisi ini, mestinya krama Bali sadar bahwa pendatang bisa bertahan dan kuat secara ekonomi di Bali karena sektor informal. Idealnya sektor ini juga dilirik orang Bali untuk membangun kekuatan ekonomi. Membiasakan diri menggarap sektor informal dan bekerja di sektor informal tampak perlu dilakukan. Jangan sampai kita tetap memandang sektor informal pekerjaan kelas dua, padahal peredaran uang di sektor ini sangat tinggi. I Putu Sutamara, S.E. Denpasar, Bali
Demokrasi Partai Politik dan Hukum Hukuman untuk koruptor masih terlalu ringan, rata-rata 2 tahun 2 bulan (berdasarkan kajian ICW 2017) memberi indikasi bahwa hukuman penjara bagi koruptor belum memberi efek jera, sehingga hukuman penjara mesti dioptimalkan dan dilengkapi dengan hukuman lain, seperti perampasan atas aset koruptor, pencabutan hak politik dan hak finansial dapat dilakukan. Munculnya wacana pro-kontra larangan bekas narapidana (napi) tindak pidana korupsi untuk menjadi anggota DPR atau pejabat publik. Pemilihan pejabat publik (DPR) bukan semata kehendak hukum, melainkan kehendak mendasar kehidupan berbangsa guna memastikan tercapainya summum bonum (greatest good). Sebagai lembaga rakyat (DPR) memiliki peran strategis untuk mencapai tiga hal kebaikan di bidang legislasi, budgeting, dan pengawasan penyelenggaraan negara.
D
alam perkembangan politik akhir-akhir ini, hakikat jabatan publik belum dimaknai sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab warga negara dalam pelayanan publik yang bersendikan moralitas. Seiring dengan perjalanan waktu dan perubahan zaman, semangat dan jiwa negarawan menipis, akibat melemahnya kohesi pemilih dan elite partai, pragmatisme pemilih yang mendorong terjadinya money politics, platform ideologi partai politik yang belum dijiwai sepenuhnya oleh elite dan konstituennya, dan kualitas, integritas, dan komitmennya kepada negara masih dipertanyakan, mengingat banyaknya kasus korupsi yang melibatkan anggota DPR dan kepala daerah. Sibuk dengan dirinya sendiri dan kroninya, seolah-olah dirinyalah pusat segalanya. Ideologi negara yang dimanifestasikan dalam landasan idiil partai hanyalah pajangan hukum tanpa makna, etika dan moral diabaikan, hati-nurani rakyat bukan lagi jeritan atau rintihan yang harus didengarkan dan diperhatikan. Hasil-hasil kajian ilmiah kritis-konstruktif hanyalah tumpukan kertas tanpa makna, yang akan hancur dalam proses daur ulang atau terkoyak dimangsa rayap yang tak paham kata-kata. Sungguh ironis, ueforia kecintaan kepada partai menggeser integritas berbangsa dan bernegara, jadilah partai perusak demokrasi dalam bangunan lembaga yang koruptif. Demokrasi sebagai bentuk pemerintahan di mana semua warga negara setara, berpartisipasi
Oleh Supartha Djelantik aktif baik secara langsung maupun perwakilan dalam mengambil keputusan menentukan masa depannya, merumuskan, pengembangan, dan pembuatan hukum. Sehingga terciptanya kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik dan kesetaraan. Sebagai pemilik kedaulatan yang menjadi sumber kekuasaan berdasarkan prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan benar, dinyatakan dalam tatanan hukum negara yang diselenggarakan secara politis oleh lembaga DPR. Maka itu, politisi wajib memahami demokrasi sebagai pelembagaan nilai-nilai dalam bentuk tata aturan yang berisi kebolehan, anjuran, dan perintah yang ditujukan untuk ketertiban masyarakat dan nihil kejahatan, dengan prinsip hukum untuk rakyat bukan rakyat untuk hukum. Demokrasi Pascareformasi pemilihan kepala daerah, DPR, dan presiden diselenggarakan secara langsung, sebagai upaya mendorong lahirnya kekuasaan yang demokratis, mendekatkan rakyat dengan pemimpinnya sehingga menghadirkan pemimpin bangsa yang kredibel dan siap mengabdi untuk kepentingan nusa dan bangsa. Secara politis, tatanan kenegaraan yang lebih demokratis dan menghormati hak-hak asasi manusia lebih terbuka. Kekuasaan negara terdistribusi secara lebih seimbang dan kemajuan demokrasi dan HAM yang terefleksi dalam sistem pemilihan langsung. Demokratisasi diyakini memba-
wa pesan dan cita-cita mulia, mendorong kepekaan semua instrumen birokrasi, seperti menumbuhkan kesadaran gerakan antikorupsi, pengembangan transparansi, akuntabilitas kebijakan, dan pematangan jiwa bernegara. Namun, Jean Baechler berpendapat bahwa demokrasi tidak saja mengandung kebajikan-kebajikan, namun juga terdapat kecurangan (korupsi). Tipe-tipe utama kecurangan dalam demokrasi tersebut meliputi kecurangan politis, kecurangan ideologis, dan kecurangan moral. Fareed Zakaria juga menengarai dalam demokrasi bisa saja terjadi penyimpangan yang sumbernya dari dua hal, yaitu (1) berasal dari otokrat terpilih dan (2) berasal dari rakyatnya sendiri (mayoritas rakyat terutama di negara berkembang sering kali meruntuhkan hak-hak asasi manusia serta mengorupsi toleransi dan keterbukaan). Kebaikan-kebaikan yang terjadi, bukannya tanpa kritik dan cela manakala demokrasi dibangun sebatas prosedural dalam aturan teknis yang tekanannya hanya pada terselenggaranya pemilu dengan memobilisasi suara rakyat untuk berpartisipasi di dalamnya dan setelah itu mereka ditelantarkan. Dalam konteks ini ada tiga kritik Geoff Mulgan terhadap paradoks demokrasi, yaitu: (1) demokrasi cenderung melahirkan oligarki dan teknokrasi, (2) prinsip-prinsip demokrasi seperti keterbukaan, kebebasan, dan kompetisi juga acapkali dikuasai oleh kekuatan modal, dan (3) media acapkali mereduksi partisipasi rakyat. Kelihaian media massa mengemas opini seakan-akan mewakili opini publik, yang berujung
partisipasi masyarakat semakin kecil. Dalam kondisi seperti tersebut mungkinkah tuntutan rakyat bisa diwakili dan digantikan oleh sekelompok elite yang menilai politik sebagai alat melanggengkan kekuasaan dan untuk memperoleh keuntungan finansial? Sampai-sampai koruptor didorong ke singgsana yang mulia? Empowerment terhadap hakhak rakyat yang legitimate, seperti hak untuk hidup layak, mendapat pendidikan dan hak untuk memilih dan dipilih menjadi posisi bersama kekuatan masyarakat mengefektifkan instrumen demokrasi. Salah satu bentuk nyata ialah mendorong lahirnya UU kebijakan publik yang mendukung proses demokratisasi, pemberantasan korupsi, dan perlindungan HAM. Kegagalan konsolidasi demokrasi akan memberi peluang bagi kelompok kepentingan mendorong format negara gagal, koruptif, dan pada saat yang sama mendesakkan agenda-agenda asing yang berujung pada anarki yang hanya menghasilkan kekuasaan otoriter.
Partai Politik Sebagai pilar demokrasi, partai politik memiliki peran strategis penentu maju mundurnya suatu bangsa. Hasil penelitian Prof. Daron Acemeglu (MIT) dan Prof. James A. Robison (Harvard) dalam bukunya “Why Nations Fail the Origins of Power, Prosperity and Poverty (2012)” (yang disampaikan oleh Ignes Kleden dalam Kompas, 15/5/2018) mengatakan bahwa maju mundurnya suatu bangsa ditentukan oleh kesanggupannya membangun institusi ekonomi dan institusi politik. Peran partai ditentukan kesanggupannya dalam membangun institusi politik dan mendorong perekonomian yang menyejahterakan atau hancurnya perekonomian yang bersifat ekstratif dan menyebabkan suatu bangsa tidak maju dan tidak sejahtera atau dapat bersifat inklusif yang memungkinkan suatu bangsa berkembang dengan tenaga, kemampuan, dan kecerdasan masyarakatnya sendiri bukan dari kekuatan luar. Sedangkan faktor kekayaan alam tidak diperhitungkan, karena dalam sejarah terbukti bahwa negara yang memiliki kekayaan alam tidak sejahtera,
Dampak Demokrasi terhadap Ekonomi Rakyat
Pergerakan reformasi sudah memasuki usia yang ke-20 tahun, yang dimulai pada tanggal 21 Mei 1998 dan sampai saat ini, belum begitu besar pengaruhnya terhadap pembaruan dan perubahan ekonomi rakyat. Karena proses pergerakan reformasi terhadap ekonomi rakyat sangat dipengaruhi oleh terjadinya pembaruan dan perubahan politik, hukum, moral, dan sosial budaya. Maka dari itu, peran dan strategi kebijaksanaan baik dari eksekutif, legislative, maupun yudikatif harus bersinergi dalam menciptakan dan mewujudkan iklim reformasi yang sesuai dengan ideologi dan filosofi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan pilar kebangsaan kita. Makna reformasi mengandung berbagai interpretasi yang sangat tergantung pada konteksnya. Namun, sebagaimana istilah pada umumnya, makna yang terkandung di dalamnya bisa berubah dengan perjalanan waktu, bahkan ekstremnya suatu istilah yang semula mengandung makna positif atau netral bisa saja berubah menjadi negatif. Dengan demikian, reformasi dalam konteks mencari jalan keluar dari krisis atau ketidakpastian ekonomi yang kita hadapi pada era now dan era globalisasi, setidaknya mengandung dua unsur seperti: pertama, pembaruan, karena sistem ekonomi yang ada tidak mampu lagi merespons
Oleh Bambang Gede Kiswardi persoalan-persoalan ekonomi yang muncul sebagai akibat dari perubahan lingkungan internal dan eksternal. Kedua, perubahan ke arah yang lebih baik, karena terjadinya kemencengan-kemencengan dari pola normal (dalam hal ini pengertian pola normal di sini adalah pola yang lazim dijumpai dikebanyakan negara yang berhasil) atau nilai-nilai universal atau hukum alam sebagaimana tercermin dari berbagai anomali yang kian menjamur di dalam hampir segala aspek kehidupan. Ada pun isu-isu dan perdebatan mengenai apakah reformasi selama 20 tahun di negara kita sudah berhasil atau belum berhasil? Kita sebagai anak bangsa wajib menganalisis dan mengkaji proses perjalanan dan pergerakan reformasi sampai saat ini, ternyata masih belum banyak terjadi perubahan maupun perkembangan khususnya dalam makro ekonomi maupun mikro ekonomi. Sejalan dengan itu, perekonomian negara kita masih dihadapkan dengan ketidakpastian kondisi ekonomi dalam negeri maupun luar negeri. Dalam hal ini, reformasi merupakan suatu koreksi total sehingga sementara ini, pandangan dari berbagai kalangan mengidentikkan dengan revolusi atau perubahan radikal ataukah suatu perubahan
bertahap (gradual) persoalannya terletak pada keadaan objek yang akan direformasi. Kalau suatu objek dipandang telah mengalami kondisi sakit keras atau sudah dalam keadaan koma yang akan bisa menularkan ke berbagai tatanan kehidupan perekonomian negara kita, untuk itu, diperlukan dosis reformasi haruslah tinggi, sebaliknya jika objek tersebut cuma mengalami gangguan ringan, semestinya terapinya cukup ringan saja. Berdasarkan isu-isu dan perdebatan tersebut, muncul pula pemikiran apakah reformasi harus mengikuti urutan-urutan tertentu ataukah harus dilakukan secara serentak atau menyeluruh yang meliputi ekonomi, politik, hukum, dan sosial. Yang jelas dalam era reformasi ini, bangsa Indonesia berada pada titik yang tidak bisa kembali lagi. Bukan lagi saatnya untuk tawar-menawar mana yang harus didahulukan dan mana yang harus belakangan, dalam kondisi seperti ini, reformasi menghendaki pembaruan dan perubahan harus menyeluruh dan tuntas, dan tidak bisa sepotong-sepotong. Karena manfaat dari suatu penyelesaian sepotong-sepotong akan menyisakan persoalan kebobrokan yang sangat berdampak negatif terhadap proses pembaruan dan perubahan yang sudah terjadi.
Terkait dampak reformasi terhadap ekonomi rakyat, dan sudah saatnya pemerintah pusat sampai ke daerah bersama legislatif dan stakeholder terkait termasuk pelaku ekonomi rakyat secara bersama-sama merumuskan kebijaksanaan melalui masterplan ekonomi rakyat yaitu dengan tahapan seperti: tahap pertama, yang harus dilalui adalah rehabilitasi dan stabilisasi, dalam hal ini perlu penyedian kebutuhan pokok (kebutuhan primer) dan pengendalian inflasi maupun pengendalian nilai rupiah juga pengendalian ekspor dan impor untuk menjaga pertumbuhan produk domestik bruto (PDB). Untuk keberhasilan tersebut diperlukan dana segar dari luar negeri (utang). Maka dari itu, harus ada penjadwalan seluruh utang negara yang tujuannya adalah untuk mewujudkan penggunaan utang secara efektif dan efisien dan jangan sampai ada isu yang muncul pada tahun politik saat ini yaitu utang negara bertambah, rakyat menjerit. Tahap kedua, yang harus dikerjakan adalah rehabilitasi, berdasarkan kondisi sarana dan prasarana perekonomian kita saat ini, tidak memperlihatkan atau menunjukkan terjadinya krisis ekonomi maupun kerusakan serius pada fasilitas-fasilitas produksi. Maka, titik berat rehabilitasi terletak pada pembenahan sistem insentif.
tetapi mengundang kolonialisme asing yang justru menguasai dan memanfaatkan kekayaan alam itu dan membuat bangsa tersebut terjajah dan miskin, terpuruk, dan merana. Kekayaan alam adalah input, yang tidak dapat dibanggakan meskipun harus disyukuri, tetapi yang menentukan nasib suatu bangsa adalah output yang ditentukan oleh apa yang dilakukan dan dicapai oleh bangsa itu dengan memanfaatkan segala kemungkinan yang tersedia untuk menciptakan kemajuan dan kesejahteraan. Pencalonan bekas napi menjadi anggota DPR adalah kemunduran cita-cita bersama, dan pengingkaran terhadap hakikat partai politik, yaitu mewujudkan citacita nasional, mengembangkan kehidupan demokrasi Pancasila, dan membangun penyelenggaraan negara yang beretika, yaitu (1) menciptakan pemerintahan yang efektif dan efisien; (2) mencegah penyalahgunaan sumber daya negara bagi kepentingan pribadi atau golongan; dan (3) mendorong pengutamaan kepentingan masyarakat; dan (4) membangun dan mengembangkan etika dan budaya politik negarawan. Lalu, etika yang bagaimana yang akan dibangun, kebaikan apa yang diharapkan kecuali koruptor sebagai sumber pendanaan, bahkan korupsi merupakan sumber amunisi dalam perebutan kekuasaan dan akhirnya tidak akan pernah tuntas. Ketika KPU menyodorkan melarang calon politukus korup ikut pencalonan DPR justru ditentang dan dianggap bertentangan dengan UU. Sebenarnya, kita harus sadar bahwa penggerak mesin hukum modern adalah cita-cita kemuliaan dan kesempurnaan, untuk pencapaian kepastian, keadilan dan kesejahteraan dalam semua proses kehidupan hukum. Sebagai bangsa yang ingin maju, kita tidak boleh terjebak dalam pembenaran politisi busuk. Teori Ignorance Hyphothesis menyatakan, “suatu negera tidak maju dan tidak akan pernah menjadi lebih sejahtera karena para pemimpin politiknya tidak tahu cara yang tepat menyejahterakan rakyatnya” apalagi kalau politisinya korup. Penulis, pengajar di Fakultas Hukum Warmadewa
POJOK Cegah kecurangan, KPU Bali akan bekerja sesuai aturan dan kode etik. - Tak ada langkah luar biasa. *** KPU Bali targetkan partisipasi pemilih lebih baik dari Pilgub 2013. - Tanpa tekanan dan bayaran. *** Kapolda Bali minta lapor kalau ada polisi tak netral pada Pilkada Bali. - Netral amankan suara rakyat Bali.
Penulis, pemerhati ekonomi kerakyatan
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
Verifikasi Faktual Calon DPD Capai 85 Persen
Tiga Warga Cabut Dukungan Tabanan (Bali Post) -
Verifikasi faktual dukungan calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Bali di Kabupaten Tabanan sudah mulai dilakukan KPU. Verfikasi faktual (verfak) dukungan calon DPD di Tabanan sebanyak 824 dari 21 calon. Menariknya ada tiga warga yang mencabut dukungan karena merasa tidak pernah memberikan dukungan kepada calon DPD.
Bali Post/kmb24
WISATAWAN - Para wisatawan berpose di Ulun Danu Beratan. Dalam rangka menyambut Ulun Danu Beratan Art Festival dilaksanakan acara pra-festival yang dimulai, Rabu (13/6) kemarin.
Jelang Ulun Danu Beratan Art Festival
Digelar Pentas Seni dan Budaya
Tabanan (Bali Post) Setelah Tanah Lot, kini giliran DTW Ulun Danu Beratan melaksanakan Art Festival. Sebagai penanda pelaksanaan festival ini, Rabu (13/6) kemarin mulai digelar pra-festival yang diisi pentas seni dan budaya. Manajer DTW Ulun Danu Beratan Wayan Mustika di sela-sela acara memaparkan, acara pra-festival nanti akan terus berlangsung diisi pentas seni dan budaya hingga pembukaan festival pada Minggu (24/6) mendatang. Dalam acara pra-festival ini dipentaskan tarian dan seni budaya, salah satunya tarian Ngoncang yang mulai jarang dipentaskan. ‘’Jadi, lewat acara ini kita juga menonjolkan kesenian yang mulai jarang ditampilkan,’’
ujar Mustika. Ada juga lomba rias sampan dayung pada Senin (18/6), lomba membuat patung dari sayuran pada Rabu (20/6), dan lomba membuat penjor dan rangkaian bunga pada Jumat (22/6). Mustika melanjutkan Ulun Danu Beratan Art Festival akan berlangsung Minggu (24/7) hingga Minggu (1/7) mendatang dengan tema ‘’Danu Kerthi’’ yang berati menyatukan adat budaya nusantara. Sesuai temanya dalam Art Festival nanti tidak hanya diisi kesenian dari Bali khususnya ciri khas daerah tempat DTW Ulun Danu berasal, tetapi juga kesenian dari daerah lain yaitu Flobamora (Flores, Sumba, Timor, dan Alor). Ada juga pembawaan kesenian Bali oleh warga as-
ing yang masuk dalam Sanggar Kolaborasi Mancanegara yang pembinanya adalah dari Gebog Pesatakan Pura Ulun Danu Beratan. Mustika melanjutkan, hal berbeda dalam festival ini adalah ditampilkannya tarian maskot Ulun Danu yaitu Tari Kecak Ulun Danu Beratan yang akan dipentaskan Minggu (24/6), Selasa (26/6), dan Minggu (1/7). ‘’Tarian maskot ini rencananya akan ditampilkan secara reguler di DTW Ulun Danu Beratan nantinya,’’ ujarnya. Pendanaannya, kata Mustika, totalnya mencapai Rp 2 miliar yang berasal dari dana Kementerian Pariwisata, Pemkab Tabanan, Pura Ulun Danu dan dana promosi dari DTW Ulun Danu Beratan.
Tabanan (Bali Post) Dua tahun berturut-turut, kondisi harga bahan pokok tidak mengalami kenaikan signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya. Stabilnya harga kebutuhan pokok ini tidak lepas dari peran pemerintah yang secara kontinu melakukan pasar murah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tabanan Ketut Warsiki, Rabu (13/6) kemarin, mengatakan kondisi harga stabil ini juga terjadi di Tabanan. Digelarnya pasar murah tidak hanya dilakukan satu OPD, tetapi OPD terkait lainnya serta PDDS Tabanan sebagai perusahaan daerah. Dinas Ketahanan Pangan tahun 2018 ini sudah melakukan pasar murah di delapan titik di Tabanan. Terakhir, pasar murah digelar di Desa Candi Kuning Baturiti pada 20 Mei hingga 20 Juni mendatang. Kegiatan pasar murah yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan merupakan salah satu program pusat berupa Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM). ‘’Masing-masing PUPM di daerah memiliki Toko Tani Indonesia (TTI),’’ ujarnya. Dalam melaksanakan pasar murah ini, pihak kabupaten bekerja sama dengan provinsi dalam hal ini Toko Tani Indonesia Center (TTIC). TTI menyediakan beras, sementara TTIC menyediakan kebutuhan pokok lainnya seperti minyak, gula pasir, bawang putih, dan bawang merah. Lanjut Warsiki, pelaksanaan pasar murah dari program PUPM ini tidak ditarget pelaksanaannya dalam setahun. ‘’Apabila masih ada ketersediaan beras bisa dilakukan kapan pun,’’ ujarnya. Namun, pelaksanaan pasar murah tidak langsung begitu saja. Ada beberapa per-
syaratan yang harus dilakukan. Salah satunya adanya permintaan dari masyarakat dan melihat kondisi harga di pasaran. Dengan rutinnya pemerintah menggelar pasar murah terutama kebutuhan pokok, kata Warsiki, diharapkan membantu kestabilan harga di Tabanan terutama jelang hari raya. Terlebih pelaksanaan pasar murah tidak hanya dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, tetapi juga Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta PDDS Tabanan. Kegiatan ini akan terus dilakukan terutama saat mendekati hari raya besar keagamaan sehingga tetap mengontrol harga di pasaran. Berdasarkan data terakhir dari Disperindag, harga beras
premium Rp 12.000 per kg dan beras IR atau medium Rp 10.000 per kg. Minyak goreng super curah Rp 14.000 per kg dan sawit curah Rp 12.000 per kg. Bawang merah kualitas I Rp 28.000 per kg dan kualitas II Rp 25.000 per kg. Serta bawang putih kualitas I Rp 28.000 per kg dan kualitas II Rp 18.000 per kg. (kmb24)
Adapun 20 sekaa mendapatkan pembinaan untuk mengisi acara selama festival dan melibatkan kurang lebih 2.000 seniman. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Made Yasa menambahkan, kegiatan festival tersebut diharapkan mampu menggerakkan pariwisata sebagai lokomotif pembangunan di Bali. Selain diharapkan bisa meningkatkan kunjungan, festival nanti juga diharapkan mampu memberdayakan masyarakat dengan kegiatan-kegiatan seni, budaya, dan juga ekonominya. ‘’Akan ada sekaa baleganjur yang melibatkan anak muda serta gebogan yang melibatkan ibu-ibu,’’ ujarnya. (kmb24/k250)
Harga Bahan Pokok Stabil
Ketut Warsiki
Bali Post/kmb24
Ketua KPU Tabanan Luh Darayoni ketika dikonfirmasi menyebutkan, dari 23 calon DPD-RI wakil Bali, sebanyak 21 calon membawa dukungan dari Kabupaten Tabanan. Dari jumlah dukungan, 824 dukungan masing-masing calon DPD diverifikasi faktual di Kabupaten Tabanan. “Kami komisioner KPU membagi diri ke sepuluh kecamatan untuk melakukan verifikasi faktual,” kata Darayoni. Dari pelaksanaan verifikasi faktual yang telah dilakukan, 85 persen dari total yang diverifikasi. Pihaknya melakukan verifikasi dengan mendatangi langsung nama orang yang disebutkan sebagai dukungan dengan bukti fotokopi KTP. Pihaknya melakukan verifikasi dengan memerhatikan jam kerja warga yang diverifikasi. Sehingga verifikasi banyak dilakukan pagi hari sebe-
lum jam kerja atau sore hari setelah pulang kerja. Diakui, dari verifikasi yang dilakukan ada yang mencabut dukungan. “Ada tiga orang yang mencabut dukungan dengan surat pernyataan kalau mereka memang tidak pernah memberikan dukungan,” sebutnya. Pihaknya masih akan melakukan verifikasi di beberapa kecamatan seperti Selemadeg Timur, Penebel, dan Baturiti yang masih belum tuntas. Pihaknya punya waktu sampai 19 Juni mendatang. Kalau nanti orang yang dicari sulit ditemukan, pihaknya akan menghubungi LO masing-masing calon untuk mengantar ke orang yang dimaksud. “Kami masih punya waktu sampai 19 Juni untuk melakukan verifikasi ke lapangan,” ucapnya. Ditambahkan, dari 21 calon DPD-RI wakil Bali yang mencari dukungan di Tabanan, I
Ketut Suardiana mendapat dukungan paling banyak untuk diverifikasi yakni sebanyak 154 dukungan. Pasalnya Suardiana yang saat ini duduk di DPRD Tabanan memang asal Tabanan. Selain itu I Gusti Ngurah Artha juga mendapat dukungan banyak yang diverifikasi yakni sebanyak 80. Sementara calon lainnya yang juga banyak pendukung diverifikasi yakni Dewa Made Suamba Negara. Sementara calon yang pendukungnya paling sedikit diverifikasi yakni Gede Lanang Dharma Wiweka sebanyak 3 dukungan dan Nyoman Sukrayasa 6 dukungan. Selain itu, ada dua calon DPD yang tidak membawa dukungan dari Tabanan yakni Ngurah Sugiarta dan I Gusti Made Ngurah. “Dua orang itu memang tidak ada pendukung dari Tabanan sehingga tidak ada verifikasi faktual,” ujarnya. (kmb28)
’’Pujawali’’ di Pura Luhur Tanah Lot Tabanan (Bali Post) Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot, Kediri, Tabanan, berlangsung pada Buda Wage Langkir, Rabu (13/6) kemarin dan nyejer sampai 16 Juni 2018 mendatang. Saat pujawali kemarin, umat Hindu dari berbagai daerah di Bali mulai berdatangan memadati pura di tengah laut tersebut. Pujawali di Pura Tanah Lot ini juga bersamaan dengan Pura Batu Bolong dan Pura Penataran di kawasan Tanah Lot. Menurut Manajer Operasional DTW Tanah Lot, Toya Adnyana, upacara piodalan ini menambah daya tarik wisatawan. Karena itu, banyak yang menunggu upacara ini. Bahkan, mereka rela menunggu seharian untuk bisa mengabadikan momen tersebut. Para pamedek lokal biasanya kebanyakan berdatangan antara pukul 03.00 sampai 05.00, karena air laut sedang surut. Upacara ngaturang pujawali di Pura Luhur Tanah Lot dilaksanakan mulai pukul 06.00 Wita sampai 23.00 Wita dan di-puput oleh Pemangku Gede Pura Luhur Tanah Lot Mangku Semudra. Teruna-teruni dari Desa
Bali Post/ist
PUJAWALI - Suasana pujawali di Pura Luhur Tanah Lot, Rabu (13/6) kemarin. Pakraman Beraban juga ngaturang ayah secara bergilir. Mereka sudah mulai ngayah Minggu (10/6) lalu. ‘’Jadi, dari masing-masing banjar adat di Desa Pakraman Beraban, secara bergiliran sekaa teruna-teruninya ngaturang ayah di Pura Luhur Tanah Lot. Biasanya mereka secara bergilir dari pagi sampai malam hari,’’ jelasnya. Selain itu, jika air laut sedang pasang, pihak pa-
nitia akan memasang tali sepanjang area beji fungsinya untuk membantu pamedek yang akan bersembahyang ke luhur ataupun yang akan mapamit selesai bersembahyang. Juga disiapkan rubber boat untuk antisipasi. Sementara satu hari sebelumnya, Selasa (12/6), dilaksanakan upacara Ngebejian di Beji Kaler Pura Luhur Tanah Lot. Upacara itu dilaksanakan pukul 15.00 Wita. (kmb28)
BULELENG
8
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
SOSOK Jalur Rawan Lakalantas TOPOGRAFI Buleleng yang Nyegara Gunung memiliki beberapa jalur darat yang dikategorikan rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Kondisi ini mulai disikapi jajaran kepolisian di Buleleng untuk mengingatkan pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat untuk tetap waspadai ketika melintasi jalur rawan lakalantas itu. Satu-satunya jalur yang rawan lakalantas dan kerap kali merenggut korban jiwa adalah jalan Singaraja-Bedugul. Jalur ini selain dilalui bus-bus pengangkut rombongan wisatawan dari Denpasar menuju Buleleng, juga sering dilalui truk pengangkut barang. Jalur berkelok dan disertai tanjakan ini membuat jalur ini ekstrem dan dalam situasi tertentu kalau pengguna jalan kurang waspada, maka ada ancaman mengalami lakalantas akan sangat tinggi. Kasatlantas Polres Buleleng AKP Putu Diah Kurniawandari mengatakan, satusatunya upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas adalah memberikan pengarahan melalui teguran simpatik kepada pengguna jalan untuk waspada dan mengikuti tata tertib berlalu lintas. Langkah ini terus digalakkan karena kecenderungan lakalantas di jalur rawan kecelakaan itu karena perilaku di jalan raya yang kurang menaati tata tertib berlalu lintas. “Lewat kampanye simpatik kami rutin memberi teguran karena dari kasus lakalantas itu banyak perilaku pengendara yang tidak menaati tata tertib berlalulintas,” katanya. Perwira asal Negara ini menambahkan, untuk musim libur Idul Fitri 2018 ini, jalur-jalur menuju kawasan wisata menjadi atensi jajaran Satlantas Polres Buleleng. Selain untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan arus kendaraan, pengawasan terpadu ini untuk memantau wilayah, dan jika ada peristiwa dapat ditangani dengan cepat. “Seperti di kawasan Wanagiri dan sekitarnya sudah ada pos pantau demikian juga di kawasan wisata lain juga sama ada pos pantau dan ini sifatnya pengamanan terpadu baik lalu lintas maupun pengawasan keamanan di daerah wisata,” tegas Kurniawandari. (mud)
Pergantian Direksi PD Pasar Diproses Setelah Cuti Bersama
Singaraja (Bali Post) – Tiga orang Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng berakhir masa jabatannya ,Sabtu (23/6) mendatang. Mereka itu Direktur Utama Putu Gede Satwikayadnya, Direktur Operasional Made Agus Yudi Arsana, dan Direktur Keuangan Dewa Ketut Anom. Menjelang berakhirnya masa jabatan ketiga direksi masa bakti 2014-2018 itu, Badan Pengawas PD Pasar Buleleng melakukan persiapan perekrutan direksi baru. Namun karena proses ini terganjal libur cuti bersama Idul Fitri maka perganBali Post/kmb38 tian direksi diproses setelah itu. Ni Made Rousmini Persiapan pergantian direksi ini sebenarnya sudah bisa dilakukan April 2018 lalu. Namun karena saat itu masih terganjal perubahan surat keputusan (SK) tentang struktur Badan Pengawas. Struktur yang lama menyebut Badan Pengawas nama pejabat di lingkup Pemkab Buleleng. Sesuai perubahan SK, anggota Badan Pengawas itu sekarang hanya mencantumkan nama jabatan, sehingga kalau terjadi mutasi atau pejabat pensiun maka tidak ada perubahan susunan struktur Badan Pengawas. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekkab Buleleng Ni Made Rousmini, Rabu (13/6) kemarin, mengatakan perubahan struktur Badan Pengawas sudah selesai dikerjakan. Jika saja tidak bersamaan dengan libur cuti bersama, pihaknya akan mulai memproses pergantian Direksi PD Pasar Buleleng. Menghindari terjadinya kekosongan jabatan, Rousmini mengaku setelah libur cuti bersama berakhir, pihaknya akan mempersiapkan pergantian direksi tersebut. “Setelah libur ini, saya akan proses bersama Ekbang, karena masa jabatan berakhir ini sudah dekat, agar tidak terlalu lama kosong. Jadi, kami harus segera memprosesnya,” katanya. Menurut Rousmini, setelah Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) menyetujui pergantian direksi itu, Badan Pengawas akan membentuk Panitia Seleksi (Pansel) Direksi PD Pasar. Pansel ini akan ditugaskan merekrut direksi baru mengikuti mekanisme yang ada. (kmb38)
Suara Buleleng Paham Fungsi Listrik sejak Dini Anak-anak perlu diberi pemahaman tentang kelistrikan. Jadi tahu lebih awal tentang apa itu listrik, fungsi, dan pemanfaatannya. Misalnya, ketika beranjak remaja, mereka paham bahaya bermain jika layang-layang menyangkut di kabel listrik. Pembelajaran tentang listrik dapat diberi tahu sejak dini mulai dari keluarga maupun pihak PLN pada saat menggelar praktik sosialisasi di lapangan. Ajik Bima, Banjar
Bertemu untuk Berinteraksi Perlu dilakukan keterlibatan pertemuan dari pemerintah, yang sering mendengar suara dan kritik dari masyarakat di radio. Sebab, interaktif yang dilakukan sangat penting untuk dapat bertukar pikiran. Mendukung untuk dilakukan pertemuan antarpenggemar dan peserta interaktif yang rutin mengisi program siaran di Singaraja FM. Mari masyarakat Buleleng agar bisa melakukan peningkatan keamanan di Bali, terkait bertambahnya penduduk pascahari raya dari dalam atau luar Bali. Kami setuju dilakukan forum terbuka untuk peserta interaktif, pemerintah, maupun masyarakat Buleleng. Apalagi, program Suara Buleleng ini sudah mengudara sejak lama. Jadi, kita dapat mengenal antar-penelepon yang berinteraktif. Gede Merta Celuk Buluh Gung Surya Lovina, Pak Ketut Arimbawa Joanyar
Elpiji Jangan Sampai Langka Elpiji untuk masyarakat kurang mampu jangan sampai langka. Harga di daerah Kecamatan Banjar, bahkan ada yang menjual sekitar Rp 22.000 sampai Rp 25.000. Mohon ditelusuri agar harganya bisa normal kembali, cegah kelangkaan, dan harga elpiji untuk masyarakat kecil. Kelangkaan distribusi elpiji 3 kg di lapangan demikianlah adanya di Buleleng. Pemerintah agar dapat menindaklanjuti. Jangan sampai kejadian ini dijadikan kesempatan untuk orang-orang yang berkeinginan agar masyarakat tidak sejahtera. Saya harap agar masyarakat yang tidak mampu bisa terbantu elpiji. Situasi dan kondisi sekarang dalam suasana libur hari raya, khususnya umat Hindu di perdesaan agar dipermudah untuk memperoleh elpiji. Aparat penegak hukum dapat melibatkan peran masyarakat yang mengetahui informasi-informasi penting keberadaan elpiji di masyarakat bawah. Informasi masyarakat kepada polisi untuk menjaga pasokan elpiji. Sengen Nagasepaha, Nyoman Pasek Kalianget, Mologan Banjar, Maafi, Pegayaman
Bus untuk Sesama Umat Menjelang hari raya Idul Fitri, banyak sekali pihak bank yang melakukan bus gratis. Semoga tidak hanya hari raya tertentu, tetapi untuk nasabah umum, untuk umat lainnya agar dapat dibuatkan program kegiatan serupa. Pak Widi, Tamblang
Bali Post/kmb38
IRIGASI – Irigasi BSa-5 di Dusun Bukti Sari, Desa Lokapaksa tersumbat sampah dan sedimentasi. Upaya normalisasi pun terhambat karena irigasi dengan panjang sekitar 300 meter itu ditutup dengan dak beton dan difungsikan untuk jalan lingkungan.
Atasi Kekeringan
BWS Bali-Penida Normalisasi Irigasi di Desa Lokapaksa
Singaraja (Bali Post) –
Keluhan petani di Desa Banjar Asem (Kecamatan Seririt), Tegallenga, Dukadsumaga, dan Desa Tinga Tinga (Kecamatan Gerokgak), ditanggapi pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Mencegah kekeringan yang bertambah parah akibat tersumbatnya irigasi dan pendangkalan, BWS menjanjikan dalam minggu ini akan menormalisasi irigasi terutama di BSa-5 di Dusun Bukit Sari, Desa Lokapaksa. Bertahun-tahun irigasi ini tidak mampu mengalirkan air ke sawah warga di beberapa desa di Buleleng Barat secara optimal. Penyebabnya, sekitar 300 meter irigasi ini ditutup dengan dak beton yang kemudian dijadikan jalan lingkungan. Setelah ditutup, belakangan sampah sering menyumbat irigasi dan nyaris tidak bisa dibersihkan. Kondisi ini diperparah lagi dengan endepan sedimentasi yang dibiarkan menumpuk
yang membuat aliran air semakin kecil. Dampaknya, dari seratusan hektar lahan sawah yang diairi dari irigasi BSa-5 itu, sekarang hanya bisa ditanami padi sekitar 25 hektar. Sebagian besar sawah di desa ini hanya ditanami kacang ijo, komak, kacang jongkok, dan jagung. Demikian pula di Desa Tegallenga, Tukadsumaga, dan Desa Tinga Tinga, lahan sawah tidak lagi produktif karena pasokan
irigasi yang tidak memadai. Karena bertahun-tahun tidak dialiri air dan pendangkalan tinggi irigasi ini pun ditumbuhi rumput gajah dan semak liar. Bahkan, irigasinya ada yang ditanami pisang karena irigasinya seperti tidak berfungsi. Prihatin dengan situasi ini, BWS melakukan survei ke lokasi dan melakukan rapat koordinasi dengan para klian subak. Dalam waktu dekat ini, saluran irigasi itu akan
dinormalisasi. PPK Irigasi dan Rawa BWS Bali-Penida I Wayan Denny belum lama ini mengatakan, sampah yang menyumbat saluran itu sejak lama tidak bisa dibersihkan karena tertutup dak beton yang kemudian difungsikan untuk jalan lingkungan. “Laporan pekaseh menyebut kalau irigasi itu ditutup dan kejadiannya sudah lama. Dari survei teman-teman kami di Operasional dan Pemeliharaan (OP), irigasi BSa-5 itu tersumbat sampah dan endapan sidementasi dan tidak bisa dibersihkan karena tidak ada lubang untuk membersihkan lumpur atau sampah yang menyumbat,” katanya.
BWS akan mengoperasikan mesin pompa lumpur untuk menyedot sampah dan lumpur di dalam terowongan. Itu akan dilakukan di ujung terowongan di Dusun Jero Agung, Desa Lakapaksa. Di ujung terowongannya itu, sampah dan material sidementasinya akan dibersihkan dan dibuang ke lokasi pembuangan yang sudah disiapkan. “Dari segi aset irigasi itu memang kami punya (BWS), tapi dalam penanganan ini kami mengharapkan dukungan subak, aparat desa, kecamatan, dan juga di kabupaten. Jadi, nanti kami bersama-sama akan bekerja, ancaman kekeringan dapat kita cegah bersama,” tegasnya. (kmb38)
Lupa Cabut Kunci, Motor Melayang Singaraja (Bali Post) – Nasib sial dialami Ni Made Ayu Yudiarini (17), pelajar SMAN 3 Singaraja. Saat berkunjung ke arena Buleleng Education Expo (BEE) di Gedung Kesenian Gde Manik, pelajar asal Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan ini kehilangan sepeda motornya. Kejadian ini dialaminya pada Selasa (12/6) lalu, sekitar pukul 22.00 Wita.
Saat itu, Yudiarini datang ke arena BEE mengendarai sepeda motor DK 2007 YY. Tiba di lokasi BEE, dia lupa mencabut kunci sepeda motornya dan langsung mengunjungi stan pameran. Puas berkeliling arena, Yudiarini kemudian hendak pulang ke rumah. Namun, sepeda motor kesayangannya tidak ada di tempat. Korban sempat berusaha mencari sepeda
motornya, namun tidak juga ditemukan. Korban akhirnya melaporkan kejadian itu kepada polisi. Kepala Bagian Operasional Polres Buleleng Kompol Gede Wali, S.H. Rabu (13/6) kemarin, membenarkan pihaknya telah menerima laporan pencurian sepeda motor di arena BEE tersebut. Kompol Wali mengatakan, saat ini, anggotanya sedang menye-
lidiki pelaku pencurian tersebut. Dari keterangan sementara menyebutkan, saat parkir korban mengaku lupa mencabut kunci sepeda motornya, sehingga pelaku mudah membawa kabur. “Laporannya sudah diterima dan anggota Reskrim Polres masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pencurian motor korban,” katanya.
Di sisi lain, Kompol Wali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Buleleng agar lebih berhati-hati memarkir kendaraan baik di rumah sendiri atau di tempat umum. Ini penting karena dari sekian banyak kasus pencurian kendaraan bermotor, motifnya karena pemilik kendaraan lalai dan tidak mencabut kunci saat memarkir kendaraannya. (kmb38)
PAS-Sutjidra Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah SUDAH selama sebulan penuh umat Muslim menjalankan ibadah puasa. Selama sebulan itu pula umat Muslim menahan lapar, amarah, emosi dan juga melatih kesabaran. Dengan dilaluinya ibadah puasa ini diharapkan dapat memberikan vibrasi positif khususnya untuk umat Muslim di Buleleng serta pada proses pembangunan di Bali Utara. Bupati ditemui Kamis (14/6) kemarin mengatakan, usaha yang sabar dan ikhlas dalam menjalani ibadah di bulan puasa memberikan arti positif dalam kehidupan sehari-hari. Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, namun juga menahan emosi, amarah, iri dan dengki. Bulan Ramadan juga sebagai momen untuk saling mengasihi sesama dan bersikap saling toleransi antarumat beragama. Dengan seluruh rasa dan pelajaran dari bulan Ramadan tersebut, seluruh proses ibadah puasa di Kabupaten Buleleng berjalan dengan aman, lancar
dan nyaman. Setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan, momentum perayaan hari raya Idul Fitri menjadi titik awal tekad dan usaha untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera. ‘’Atas nama pribadi dan pemerintah kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriyah kepada seluruh umat Muslim di Buleleng,’’ katanya. Bupati menambahkan, dalam perayaan hari raya Idul Fitri tahun ini mengajak seluruh umat Muslim pada khususnya dan masyarakat Buleleng pada umumnya untuk terus menerapkan konsep manyamabraya dan menjaga persatuan. Hal ini diperlukan untuk menjaga kondusivitas Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali. Rasa saling menghargai dan tenggang rasa antarumat beragama yang sudah berjalan baik selama ini di Kabupaten Buleleng agar terus ditingkatkan. ‘’Semoga perayaan hari raya Idul Fitri ini berlangsung secara khid-
mat dan kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Buleleng agar mengedepankan rasa tenggang rasa dalam perayaan kali ini,’’ ucapnya. Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengungkapkan, momen hari raya Idul Fitri digunakan sebagai landasan untuk terus berjabat tangan dan bersama-sama membangun Buleleng yang lebih maju dan sejahtera. Dengan rasa saling menghormati dan tenggang rasa antarumat beragama, ini bisa membuat Buleleng menjadi lebih kuat, maju dan sejahtera. Selain itu, momen Idul Fitri juga untuk lebih meningkatkan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. ‘’Dengan persatuan, Buleleng akan semakin maju dan sejahtera melalui pembangunan yang dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat serta seluruh umat beragama,’’ katanya. Tidak lupa keduanya mengucapkan ‘’Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriyah. Mohon maaf Lahir dan batin’’. (ad)
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
Proyek Revitalisasi Pasar Keramas Mulai Digarap
GIANYAR
9 Partisipasi Pemilih Ditargetkan Melebihi 85 Persen
Gianyar (Bali Post) Proyek revitalisasi Pasar Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, mulai dikerjakan. Proyek senilai Rp 3,2 miliar tersebut ditargetkan rampung akhir tahun ini. Dari pengamatan di lapangan, Rabu (13/6) kemarin, areal proyek dipagari dengan gedek. Sejumlah pekerja tampak beraktivitas di dalamnya. Proyek digarap kontraktor PT Tri Mandala dan konsultan PT Kencana Adhi Karma dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Proyek tersebut sejatinya digarap mulai 4 Juni lalu. Namun akibat adanya kendala terkait status lahan, pelaksanaan kegiatan tertunda sekitar 6 hari. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar Wayan Suamba menyampaikan, pasar
tersebut nantinya terdiri dari dua lantai. Pasar yang baru dirancang sesuai SNI dengan mengedepankan kebersihan dan pengaturan jarak ideal antarpedagang. Melalui hal ini diharapkan kenyamanan pedagang dan pengunjung pasar bisa meningkat. Terkait jumlah pedagang yang akan menempati bangunan pasar yang baru, Suamba menegaskan, tetap sama seperti sebelumnya. Seluruh pedagang yang saat ini direlokasi sementara, dapat kembali berjualan di Pasar Keramas. (kmb25)
Bali Post/ist
RAPAT - Suasana rapat persiapan tahapan pilkada di Kabupaten Gianyar.
Gianyar (Bali Post) KPU Kabupaten Gianyar menargetkan angka partisipasi pemilih dalam Pilgub Bali dan Pilbup Gianyar tahun 2018 hingga 90 persen. Optimisme ini merujuk pada hasil pemilu sebelumnya di Kabupaten Gianyar yang menunjukkan angka di atas 80 persen. ‘’Pemilu-pemilu sebelumnya, angka partisipasi di atas 80 persen. Yang tidak hadir berkisar di angka 16 sampai 19 persen. Jadi, kami optimis yang sekarang 85 sampai 90 persen,’’ ujar Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra, Rabu (13/6) kemarin. Menurutnya, KPU Gianyar berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya melalui berbagai kegiatan. Kegiatan dimaksud berupa sosialisasi, pentas seni dan budaya, hingga jalan santai. Bahkan, pihaknya juga mengadakan lomba TPS yang salah satu kategorinya berupa tingkat kehadiran pemilih. Meski demikian, Agung Putra tetap mengharapkan semua stake-
holder berperan menyosialisasikan pilkada. Para tokoh dan organisasi masyarakat harus bisa memberikan pemahaman akan pentingnya penggunaan hak suara dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Demikian pula, peran paslon dan tim pemenangan dalam hal ini sangat signifikan. Mereka harus mampu menggugah partisipasi masyarakat melalui pemaparan visi misi masing-masing. Lebih lanjut dijelaskannya, KPU Gianyar terus mematangkan persiapan jelang pemungutan suara. Sosialisasi ke masyarakat masih akan berlanjut. Di sisi lain, pihaknya melaksanakan simulasi KPPS di masing-masing kecamatan. Logistik secara umum sudah siap. Surat suara yang rusak sudah diganti dan sudah dimasukkan dalam amplop. Sementara, setting ke kotak suara akan dilakukan di Balai Budaya Gianyar. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik tanpa ada unsur paksaan. (kmb25)
JEMBRANA
10 Pantau Pasar Umum Negara
Harga Sembako Masih Stabil
SIDAK – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama OPD terkait melakukan sidak stok dan harga kebutuhan pokok di Pasar Umum Negara, Rabu (13/6) kemarin. BUPATI Jembrana I Putu Artha melakukan pemantauan ke Pasar Umum Negara, Rabu (13/6) kemarin. Di pasar terbesar di Kabupaten Jembrana itu, Artha mengecek pasokan dan harga jual sembako, menjelang hari raya Idul Fitri. Didampingi Kadis Koperasi Perindustrian Perdagangan Made Gede Budhiarta, Artha juga mengatakan pantauan itu dilakukan untuk memberi rasa nyaman, terkait kondisi perekonomian masyarakat. Dalam pemantauan tersebut, beberapa stok sembako masih aman hingga Idul Fitri. Namun, dirinya meminta pedagang dan pengusaha agar bersama-sama menjaga kestabilan harga agar masyarakat jangan terbebani, apalagi saat memasuki hari raya. “Dari hasil pemantauan yang kami lakukan, harga komoditi
juga masih stabil tidak ada lonjakan. Hanya harga cabai yang agak naik,” sebut Artha. Di Pasar Umum Negara harga cabai besar lokal dijual Rp 40.000 per kilogram. Sedangkan cabai kecil Rp 40.000 per kilogram, sehingga kenaikan rata-rata mencapai Rp 5.000 per kilogram. Komoditi lainnya relatif stabil seperti bawang lokal super Rp 28.000 per kilogram, bawang biasa Rp 26.000, bawang putih super lokal Rp 40.000, bawang putih biasa Rp 20.000 per kilogram. Sementara ayam broiler Rp 35.000 per kilogram serta telor ayam ras dijual Rp 1.500 per butir. Untuk harga beras sebagai makanan pokok juga dalam kondisi stabil. Untuk beras jenis premium Rp 12.000 per kilogram, beras jenis medium Rp 9.400 per kilogram.
Salah satu pedagang di Pasar Umum Negara, Gede Darmika, mengakui kenaikan harga cabai tersebut. Hal ini, menurutnya, tak lepas dari tersendatnya pasokan dari pengepul di Jawa. Kendati demikian, ia mengakui permintaan terhadap berbagai kebutuhan pokok tetap tinggi. “Meskipun harga stabil, tidak ada kenaikan berarti. Tapi permintaan tetap tinggi, dilihat dari masyarakat yang datang berbelanja jelang hari raya ini,“ ungkapnya. Tidak hanya memantau harga sembako, Bupati Arta juga blusukan dari los sayur sampai ke los daging ayam dan ikan yang berada di belakang pasar. Beberapa sudut los pasar itu diketahui dalam kondisi rusak. Seperti kawat penutup saluran air los daging yang mulai jebol, serta beberapa atap los yang sudah lapuk karena usia. Untuk itu, ia sudah merencanakan agar diadakan revitalisasi terhadap bangunan pasar tersebut. “Kita ingin bangunan pasar terbesar ini lebih bersih, nyaman, lapang sehingga pembeli lebih nyaman belanja. Lantainya juga ingin kita ganti dengan ubin permanen sehingga bersih dan tidak becek saat hujan. Namun, revitalisasi ini bukan mengganti bangunan jadi lantai dua, namun tetap mempertahankan seperti sekarang yang tidak bertingkat,” sebut Artha. Untuk mewujudkan ide tersebut, ia mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan. (ad539)
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
Berdalih Perluas Lintasan ”Makepung”
Pohon Bakau Dirabas, Warga Tuwed Mengeluh Negara (Bali Post) -
Pohon bakau yang fungsinya sebagai penahan abrasi justru dirabas demi kepentingan segelintir. Hal ini pun terjadi di sepanjang lintasan Makepung Sanghyang Cerik, Tuwed, Kecamatan Melaya. Berdalih untuk memperluas lintasan, sejumlah pohon bakau yang hidup pun dirabas. Mengetahui hal itu, warga setempat mengeluhkan adanya perabasan pohon bakau tersebut. Warga berharap bakau di areal itu tetap dilestarikan sehingga mampu menahan abrasi pantai. “Kami sangat menyayangkan pohon bakau dirabas, apalagi tanpa ada koordinasi. Tidak pernah ada sosialisasi dan aktivitas perluasan lintasan Makepung juga menggunakan alat berat,” kata sejumlah warga, Selasa (12/6). Mereka menilai, abrasi di tempat lain sudah makin parah karena tidak adanya pohon bakau. Justru tempat itu masih bertahan karena pohon bakau. “Jika dirabas kan bisa mengancam tempat itu terkena abrasi. Jika hal ini dibiarkan, maka lama-kelamaan pohon bakau bisa habis dan mengancam areal tersebut,” ucap warga yang namanya tak mau disebut di koran. Lebih lanjut dikatakan, selama ini warga setempat sudah cukup peduli dengan
keberadaan pohon bakau di pesisir Tuwed itu. Bahkan, penanaman bakau juga rutin dilakukan. Untuk itu, warga berharap pengembangan pohon bakau diperbanyak. “Merabas pohon bakau itu, setahu kami harus ada izin dan permakluman dari instasi terkait,” jelasnya. Perabasan pohon bakau itu diduga dilakukan pihak yang mengerjakan perluasan lintasan Makepung dengan menggunakan alat berat. Dari pengamatan kemarin, terlihat cukup banyak pohon bakau tumbang, khususnya di sepanjang perluasan lintasan Makepung di bagian barat. Perluasan lintasan Makepung cukup panjang, kurang lebih satu kilometer. Bahkan ada penambahan pinggiran lintasan/pematang kurang lebih satu meter. Sementara alat berat tampak parkir di areal penataan makepung.
Bali Post/kmb
BAKAU - Perabasan pohon bakau di areal lintasan Makepung Sanghyang Cerik, Tuwed Melaya yang dikeluhkan warga. Ketua Sekaa Makepung Jembrana Made Mara saat dikonfirmasi mengaku belum mendapat laporan terkait hal itu. Setelah dilakukan pengecekan, Mara yang juga Perbekel Melaya mengatakan pohon bakau itu diakui hanya memotong bagian rantingrantingnya. Sebab, ranting pohon bakau itu menjorok ke areal lintasan Makepung. Jika tidak dilakukan pemotongan, maka akan mengenai
bendera. “Hanya rantingranting yang dirabas, tidak sampai mematikan pohon bakau,” katanya. Sementara itu, Camat Melaya Wayan Andy Suka Ajasmara juga mengaku belum mendapat laporan adanya perluasan lintasan Makepung itu. Begitu juga dengan keluhan warga atas perabasan pohon bakau tersebut. “Nanti kami cek ke lapangan,” tandasnya. (kmb)
Pastikan Keandalan Selama Lebaran
PLN Rayon Gilimanuk Dirikan Posko Siaga Lebaran
UPAYA mewujudkan rasa aman, lancer, dan tenang (ALT) selama Lebaran tahun ini, PLN Rayon Gilimanuk membuka Posko Siaga Lebaran di Gilimanuk, Bali. Posko Siaga Lebaran ini dibuka mulai Sabtu (9/6) hingga Minggu (20/6) nanti di Parkir Kargo, Gelung Kori dan Kantor Rayon Gilimanuk. Manajer PLN Rayon Gilimanuk Oscar Praditya ditemui di Posko Siaga PLN Rayon Gilimanuk, Rabu (13/6) kemarin, mengatakan posko ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pemudik yang hendak menyeberang ke Banyuwangi melalui Pelabuhan Gilimanuk. PLN Rayon Gilimanuk berkomitmen ikut berkontribusi menyukseskan kelancaran arus Lebaran, terutama di Gilimanuk. “Tujuan Posko Siaga ini untuk menjaga keandalan jaringan listrik di wilayah
Gilimanuk, khususnya di ASDP selama arus mudik ini,” katanya. Di dalam posko tersebut disiagakan lima petugas, di antaranya dua petugas jaga, satu pegawai teknik dan pelayanan teknik (yantek) yang dikoordinir Manajer Rayon Gilimanuk. “Tim siaga teknik melakukan patroli keliling memastikan keandalan jaringan listrik selama Lebaran. Antisipasi cuaca angin kencang, pohon tumbang, layangan dan lain-lain,” tandas Oscar. Selain di Gilimanuk, dua wilayah lain yang masuk pelayanan PLN Rayon Gilimanuk, yakni Melaya dan Gerokgak juga dilakukan patroli serupa masing-masing satu unit tim. Selain itu, Posko Siaga ini juga berfungsi untuk pemasaran kepada para pemudik, di mana dalam menyambut bulan Ramadhan ini, PT PLN (Persero) memiliki program Gemerlap Lebaran 2018. Yakni diskon biaya tambah daya 50 persen,
khusus untuk pelanggan 220 VA-197 kVA, serta diskon 100 persen untuk tambah daya rumah ibadah (pura, masjid, gereja, dan vihara) dengan proses satu hari. Program diskon tambah daya ini berlaku hingga 30 Juni 2018 dengan cara mendaftar ke contact center PLN 123 yang dapat diakses melalui ponsel (kode area +123). Selain itu juga mengingatkan kepada para pemudik yang merupakan pelanggan PLN untuk membayar rekening listrik sesuai batas waktu agar tidak dikenakan pemutusan sementara. Selama buka, Posko Siaga PLN Rayon Gilimanuk juga memberikan tempat istirahat bagi para pemudik. Sembari istirahat para pemudik bisa mendapatkan snack, kopi dan minuman gratis. “Kami juga membagikan 100 takjil kepada para pemudik. Ini sebagai bentuk kepedulian sosial kami,” tambahnya.
Dalam mendukung arus penyeberangan Gilimanuk – Ketapang, PLN Rayon Gilimanuk berkoordinasi dengan PT ASDP terkait dengan pasokan listrik Tegangan Menengah Daya 345 KVA. Selain itu PLN Rayon Gilimanuk juga men-support lampu penerangan di Gilimanuk, di antaranya penyalaan 40 lampu PJU daya @100 Watt sepanjang jalan masuk ke Pelabuhan dan juga 3 lampu sorot LED @100 Watt di areal Parkir Kargo, Gelung Kori, serta layanan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) sejumlah tiga unit dengan daya @5500 VA. SPLU itu di antaranya di Posko Rayon Gilimanuk, Posko tiketing ASDP (Parkir Kargo, Gelung Kori) serta Pos Pantau PJR Polda Unit III di pertigaan Cekik. PLN juga menyediakan penyambungan sementara bagi pedagang kaki lima (PKL) dadakan di sepanjang jalan menuju Pelabuhan dengan total daya 13.200 VA. (ad537)
Bali Post/ist
FOTO BERSAMA – Para petugas PLN Rayon Gilimanuk berfoto bersama Manajer Area Bali Utara I Gusti Made Aditya dan Asman Jaringan Bali Utara Budi Ugiantara di depan Posko Siaga Lebaran PLN di Parkir Kargo, Gelung Kori, Gilimanuk.
KARANGASEM
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
11
Erupsi Timbulkan Kepanikan Warga Temukus Amlapura (Bali Post) -
Gunung Agung kembali erupsi, Rabu (13/6) kemarin. Bahkan, letusannya dengan kolom abu setinggi 2.000 meter itu sempat menimbulkan kepanikan warga Banjar Temukus dan sejumlah pamedek yang sedang sembahyang di Pura Besakih. Letusan terjadi pukul 11.05 Wita. Berdasarkan rilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu teramati berwarna kelabu, dengan intensitas tebal condong ke barat daya dan barat. Erupsi terekam seismograf Pos Pemantau Rendang dengan amplitudo maksimal 25 mm dan durasi 2 menit 12 detik. Letusan diawali gempa berkekuatan 2,8 SR pukul 08.50 Wita. Gempa berpusat di 8 kilometer timur laut Karangasem, dengan kedalaman 10 kilometer. Dari informasi warga, gempa dirasakan di beberapa daerah sekitaran Gunung Agung. Seperti di wilayah Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, Karangasem. ‘’Ya, informasinya dirasakan warga di Dukuh,’’ kata Nengah Sumidya dari relawan Pasebaya Gunung Agung. Tidak ada laporan dampak dari gempa tersebut. Akan tetapi, erupsi itu sempat membuat warga panik.
Sapi Luka Tersayat Amlapura (Bali Post) Dua ekor sapi milik I Wayan Merta (31) di Banjar Geriana Kauh, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem ditemukan dalam keadaan penuh luka sayatan di kandangnya. Meski hanya hewan ternak, aparat Polsek Selat tetap menindaklanjuti kasus tersebut dan mendatangi lokasi kejadian, Rabu (13/6) kemarin. ‘’Kasus seperti ini bisa kita proses. Pelaku akan kita kenakan Pasal 302 KUHP tentang penganiayaan hewan hingga menyebabkan cacat atau luka berat. Ancaman kurungannya hingga sembilan bulan,’’ tegas Kanit Reskrim Polsek Selat Iptu Made Sudihartawan. Wayan Merta mengaku mendapati hewan ternaknya itu terluka, Senin (11/6)
lalu. Pagi sekitar pukul 06.45 dia seperti biasa mendatangi kandang sapi yang berada di tegalan belakang rumahnya. Dia kaget karena sapi indukannya tidak mau bangun, setelah ditelisik ternyata telinga kiri sapinya putus. Ditelisik lebih jauh, petani itu mendapati kaki kiri dan pergelangan kaki kiri belakang samping sapi itu ada luka seperti luka sayatan. ‘’Pantas saja tidak bisa berdiri, ternyata kakinya luka,’’ jelasnya. Pihak kepolisian belum mau berkomentar banyak. Iptu Sudihartawan hanya memastikan kasus itu akan ditindaklanjuti. Untuk kepentingan penyelidikan, pihaknya minta dokter hewan yang mengobati kedua sapi itu membuatkan visum atas pemeriksaan luka yang telah dilakukan. (kmb)
LUKA SAYATAN - Aparat Polsek Selat mengecek kondisi dua ekor sapi milik Wayan Merta yang mengalami luka sayatan.
Bali Pos/kmb
Pasalnya, saat erupsi langit cukup cerah sehingga visual letusan teramati sangat jelas, dari sebagian besar wilayah Karangasem. Warga Karangasem yang jauh dari radius berbahaya itu relatif tenang. Namun, tidak demikian halnya dengan warga di lerang gunung. Kepanikan sempat melanda warga Banjar Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang yang sedang melaksanakan kegiatan keagamaan di Pura Puseh setempat. Warga sempat berlarian karena Pura Puseh Temukus itu dekat ‘’Ada beberapa turis yang berlarian turun, berbeda halnya dengan para pamedek tetap saja melanjutkan persembahyangan. Erupsi terjadi ketika kami sedang ngelungsur tirta (mengambil air suci - red) di Pura Penataran Agung.’’ _____________________________ Pamedek Gusti Ngurah Setiawan
dengan radius bahaya 4 kilometer yang direkomendasikan PVMBG. ‘’Warga sempat panik, tetapi sekarang sudah kondusif,’’ ujar relawan Pasebaya asal Temukus, I Nengah Karta. Karta juga mengatakan gempa pukul 08.50 Wita itu terasa di wilayah Temukus. Setengah jam sebelum ada erupsi, warga Temukus juga sempat merasakan getaran. Saat erupsi terjadi, Pura Besakih juga sedang dipadati pamedek termasuk rombongan salah satu pasangan calon gubernur/wakil gubernur yang akan bertarung pada Pilkada Bali. Pamedek umumnya tenang meskipun erupsi sempat mengejutkan mereka. Kepanikan justru dialami sejumlah turis asing yang berkunjung ke pura yang berjarak sekitar 7 km dari puncak Gunung Agung tersebut. ‘’Ada beberapa turis yang berlarian turun, berbeda halnya dengan para pamedek tetap saja melanjutkan persembahyangan. Erupsi terjadi ketika kami sedang ngelungsur tirta (mengambil air suci - red) di Pura Penataran Agung,’’ ungkap salah seorang pamedek, Gusti Ngurah Setiawan (40). (kmb)
Pemkab Karangasem Ucapkan Selamat Idul Fitri 1439 H Pupuk Kedamaian dan Rajut Toleransi
BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri dan Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah kepada segenap umat Muslim di Karangasem dan di Bali umumnya. Mas Sumatri mengharapkan, melalui mementum Idul Fitri ini diharapkan tercipta kedamaian dalam hati, setelah sebulan penuh melakukan pengendalian diri melalui ibadah puasa, sehingga toleransi antarumat beragama semakin kuat demi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Orang nomor satu di Bali bagian timur itu juga mengapresiasi warga Muslim di Karangasem yang relatif tidak pernah berbenturan dengan penganut agama lain, baik karena faktor SARA maupun politik. Bupati mengharapkan kondusivitas yang baik itu harus tetap dijaga sepanjang masa. Di tengah terpaan ancaman terorisme beberapa waktu lalu, Mas Sumatri mengajak seluruh umat beragama di Karangasem hidup rukun, saling menghargai, meng-
hormati dan senantiasa berdampingan dengan harmonis. Karena bagaimanapun, bangsa ini dibangun oleh beberapa kaum. ‘’Bangsa Indonesia ditakdirkan beragam, dari suku, agama, golongan, dan juga bahasa. Perbedaan itu adalah kekayaan kita yang harus kita syukuri,’’ sebut Bupati Mas Sumatri, di Karangasem, Rabu (13/6) kemarin. Lebih lanjut Bupati juga mengingatkan, Idul Fitri yang berbarengan dengan hajatan Pemilihan Gubernur Bali, 27 Juni mendatang, dapat berlangsung damai. Mas Sumatri meminta umat Muslim tidak terjebak dalam politik SARA yang sangat sensitif. ‘’Jika isu agama mulai dimainkan, maka tatanan kehidupan majemuk dan toleransi bisa rusak,’’ imbuh Mas Sumatri. Ia mengaku tidak menginginkan Bali seperti daerahdaerah lain yang terpancing politisasi agama sebagai komoditas ‘’jualan’’ pada pilkada. Meskipun potensi seperti itu tetap ada, melalui semangat persatuan, ‘‘jualan’’ isu agama tidak akan mempan. ‘’Ini mo-
Bupati Mas Sumatri dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa. mentum luar biasa bulan Juni 2018. Umat Hindu merayakan Galungan dan Kuningan, saudara-saudara Muslim merayakan Ramadan dan Idul Fitri, sekaligus pilkada serentak. Bersyukur kita damai-damai saja di Bali,’’ ucapnya. Kepada umat Muslim Karangasem yang melakukan mudik (pulang kampung -red) ke daerahnya masing-masing, Mas Sumatri meminta agar
berhati-hati di jalan, menyiapkan kendaraan dengan baik, mengutamakan keselamatan, memanfaatkan layanan yang diberikan pemerintah atau swasta serta dianjurkan tidak mengendarai sepeda motor jarak jauh. ‘’Intinya, utamakan keselamatan. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,’’ ujar Bupati didampingi Wakil Bupati Karangasem. (ad540)
KLUNGKUNG
12
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
SOSOK Permudah Akses Informasi PERKEMBANGAN informasi teknologi semakin pesat. Ini sangat melekat dengan kehidupan masyarakat, terutama generasi muda. Berbagai hal dapat diakses melalui teknologi. Banyak yang sudah memutuskan untuk menggunakan koneksi internet melalui Wifi. “Untuk mempermudah akses informasi, pemkab memasang Wifi gratis,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Klungkung I Wayan Parna, Rabu (13/6) kemarin. Sejauh ini, sudah ada 17 titik strategis yang bisa menjadi tempat akses, tersebar di empat kecamatan. Lokasinya berada di ruang publik, seperti Wantilan Pura Jagatnatha, Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Wantilan Pura Goa Lawah, dan areal parkir Pura Kentel Gumi. “Ini sudah terpasang semua. Sudah dapat diakses. Untuk pemasangannya sudah memperhatikan jaringan dan jangkauannya oleh masyarakat,” ucapnya. Fasilitas ini akan sangat membantu masyarakat untuk menyelesaikan berbagai hal, salah satunya dalam urusan pekerjaan. Tidak lagi harus mencari tempat khusus. Dari sisi waktu juga lebih efisien. “Misalnya siswa. Sekarang sudah banyak yang mencari bahan tugas di internet. Dengan ada fasilitas ini, dapat terbantu. Dari sisi kecepatan didukung, efesiensi waktu juga,” katanya. Potensi daerah, seperti objek wisata maupun produk Usaha Kecil Menengah (UKM) cukup banyak di Klungkung. Mempercepat pemasaran secara online, sangat tepat juga didukung penyediaan wifi ini. “Cukup foto, tinggal unggah saja,” sebutnya. Ke depan, pemasangan terus ditambah, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Selain itu untuk mempercepat perluasan jangkauan, perbekel juga didorong untuk turut berpartisipasi, paling tidak satu atau dua wifi gratis di wilayahnya. “Bisa dibayangkan kalau setiap desa dapat menyediakan satu atau dua titik wifi gratis, maka akan tersedia ratusan titik di seluruh wilayah Klungkung. Ini juga untuk mendukung program smart city,” kata Parna. (sos)
Alih Fungsi Jalur Hijau Menjamur
Kerap Abaikan Kajian Semarapura (Bali Post) Alih fungsi lahan pertanian yang telah ditetapkan sebagai jalur hijau masih terjadi di Kabupaten Klungkung. Bahkan ada kecenderungan semakin menjamur, sejalan dengan kebutuhan tempat tinggal. Ironisnya, hal tersebut tanpa didasari atas kajian dari instansi terkait. Sesuai pantauan, Rabu (13/6) kemarin, alih fungsi ditengarai terjadi pada jalur hijau di desa/banjarangkan, sekitar jalan menuju Jalan By-pass Ida Bagus Mantra. Sejumlah bangunan telah berdiri dengan jarak hanya beberapa meter dari papan pengumuman, lengkap bertuliskan perda yang dipasang Pemkab Klungkung. Hal serupa juga terjadi di Subak Pau, Desa Tihingan, Banjarangkan. Lahan yang selama bertahun-tahun dijadikan sawah telah dikapling. Secara keseluruhan, luasnya mencapai 21 are lebih. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gde Juanida tak menampik realita tersebut. Dijelaskan, untuk alih fungsi, pengembang seharusnya mengusulkan kajian ke pemk-
ab. Namun tak dimungkiri itu kerap diabaikan. “Kita dari Dinas Pertanian bukan mengeluarkan izin. Tetapi kajian alih fungsi. Artinya apakah memungkinkan atau tidak lahan itu difungsikan. Nah, khusus untuk yang di Pau, sepengetahuan kami belum ada yang masuk permohonan alih fungsi. Belum ada kajian,” jelasnya. Ditegaskan, kajian tersebut tak hanya penting untuk mengetahui pemanfaatan. Namun juga sebagai dasar pengajuan pembuatan sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Untuk kajian kami, kalau di sertifikatnya diperuntukkan pertanian dan informasi tata ruangnya juga petanian, otomatis tidak memungkinkan untuk dialihfungsikan. Ini yang jadi acuan dalam pembuatan sertifikat,” tegasnya.
Mengantisipasi hal itu, sosialiasi sudah sering dilakukan. Masyarakat diharapkan bisa memahami regulasi. Diakui pula, persoalan ini menjadi sebuah tantangan dalam menjaga eksitensi sektor agraris. “Ini menjadi tantangan. Sulit menekan (alih fungsi - red) karena ada juga masyarakat yang tidak punya lahan lain. Jadinya membangun di sawah. Satu sisi pemkab belum bisa memberikan solusi untuk mengantisipasi itu,” katanya. Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Putu Suarta mengaku sudah sempat mendatangi kaplingan di Subak Pau. Namun belum berhasil bertemu dengan pengembang. Pihaknya segera kembali memastikan itu. “Kami akan pantau lagi dengan
Tim Yustisi. Berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan BPN,” jelasnya. Birokrat asal Lingkungan Pegending Kelurahan Semarapura Kauh ini juga mengaku sulit penyikapi pelanggaran-pelanggaran itu. “Saat kami turun, banyak yang menyampaikan membangun di jalur hijau karena tidak punya tempat lain lagi,” tandasnya. Sesuai data terakhir, di Kabupaten Klungkung terdapat 28 blok jalur hijau, berupa lahan persawahan yang ditetapkan berdasarkan Perda Nomor 3 Tahun 1998. Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PU-PRKP) Klungkung Gusti Gde Gunarta juga sempat menjelaskan berdasarkan pengamatannya,
sudah ada yang beralih fungsi menjadi bangunan, baik untuk fasilitas pertanian, berupa balai subak dan pura maupun permukiman pribadi. “Bangunan itu ada sebelum muncul perda, ada juga setelah itu. Cukup banyak dan rata-rata ada di setiap jalur hijau,” jelasnya. Supaya tak terus menuai dilematis, pejabat asal Karangasem ini mengaku akan mengusulkan perubahan perda tersebut. Kini, drafnya sudah masuk di Bagian Hukum Setda Klungkung. Sesuai rencana, akan ada ketentuan yang dapat dapat diakomodir jika ingin memanfaatkan jalur hijau. Misalnya, untuk kepentingan ibadah maupun menunjang pertanian seperti balai subak. “Kita akan berikan insentif kalau mematuhi peraturan. Contohnya, subsidi pupuk maupun bibit. Kalau tidak, akan diberikan disinsentif. Ini akan dibahas lagi. Tentu memerlukan masukan dari pihak lain,” tandasnya. (kmb45)
Menengok Desa Wisata Bakas Banjarangkan
Tawarkan Kearifan Lokal, Haramkan Eksploitasi Alam DESA Bakas Kecamatan Banjarangkan telah ditetapkan menjadi salah satu desa wisata oleh Pemkab Klungkung. Hal tersebut tak terlepas dari sejumlah potensi yang dimiliki, terutama alam. Lalu bagaimanakah pola pengelolaannya? Desa ini berlokasi tak jauh dari pusat Kota Semarapura maupun Kota Gianyar. Bisa ditempuh dengan kendaraan sekitar lima belas menit. Begitu masuk, suasana perdesaan masih terasa sangat kental. Tak ada hirup-pikuk. Meski menjadi jalur menuju Kabupaten Bangli, kesan ramai tak begitu menyelimuti. Menyusuri lebih jauh, Rabu (13/6) kemarin, terlihat hamparan sawah yang sangat luas. Berbentuk teras. Sebagian besar baru memasuki musim tanam. Pematangnya hijau, diselimuti rerumputan. Nampak indah dengan lekak-lekuknya.
Semakin ke dalam, suasana hening kian terasa. Semilir angin memunculkan kesejukan. Bersandingan dengan gemericik air yang mengalir pada irigasi. Masih cukup jernih. Sesekali juga terdengar kicauan burung yang hinggap pada pepohonan yang tumbuh di sekitar Sungai Bubuh. Cuaca cukup terang. Laut dan Kepulauan Nusa Penida juga disaksikan. Berwarna biru tipis. Menunjukkan jaraknya cukup jauh. Di seberang lembah, tepatnya wilayah Desa Getakan juga terlihat sawah berbentuk terasering. Sekilas seperti di kawasan Ubud, Gianyar. Di sawah paling hilir juga terdapat beberapa pohon kelapa. Berjajar dari utara ke selatan. Jaraknya cukup dekat. Dijadikan tempat mengikatkan tali ayunan. Menujunya, harus melintasi jalur trekking yang tak terlalu lebar. Masih dari tanah. Tidak ada sentuhan beton. Masih benarbenar alami. Potensi alam ini menjadi bagian dari daya tarik Desa Wisata Bakas.
Ketua Kelompok Sadar Wisata setempat, Kadek Widiasa, menuturkan beberapa wisatawan asing mulai tertarik untuk berkunjung. Terlebih dahulu mencoba wisata rafting yang juga sudah ada sejak lama di desa itu. Juga dilengkapi gajah. “Potensi desa terus dikembangkan. Memaksimalkan potensi alam yang ada,” jelasnya. Sebagai desa wisata baru, tak dimungkiri masih banyak yang perlu digarap. Salah satunya fasilitas pendukung, seperti tempat peristirahatan maupun toilet. Dalam pengelolaannya, ditawarkan konsep yang berbeda dari objek wisata lainnya di Bali. Tetap ditampilkan sesuatu yang alami. Tanpa “menyerang” dengan pembangunan akomodasi. “Kami sepakat tetap menawarkan seuatu yang alami. Tidak mengeksplotasi alam. Tidak mengalihfungsikan sawah menjadi bangunan lain,” katanya. Koordinator Daya Tarik I Wayan Malendra juga menyatakan konsep desa wisata harus benar-benar dijalankan. Masyarakat harus turut diberdayakan, termasuk yang berprofesi se-
bagai petani. “Petani kalau melihat pengunjung, juga disarankan untuk siap memberikan informasi. Termasuk cara-cara bertani,” tuturnya. Selain alam, menggaet wisatawan juga ditawarkan kearfian lokal. Seperti membuat masakan khas Bali, klatkat, hingga kelabang (anyaman daun kelapared). Dikatakan, cukup banyak yang berminat. “Cooking class langsung di rumah-rumah warga. Untuk wisatawan yang masih kecil, juga diajak membuat layang-layang. Mereka ditawarkan kehidupan seperti masyarakat di sini,” pungkasnya. (sos)
Bali Post/sos
RILIS - Waka Polres Klungkung Kompol Heri Supriawan (tengah) merilis pengungkapan kasus narkoba, Rabu (13/6) kemarin.
Edarkan SS, Tenaga Kontrak Ditangkap Semarapura (Bali Post) Kasus penyalahgunaan narkoba kembali terungkap di Kabupaten Klungkung. Pemuda asal Desa Akah Kecamatan Klungkung I Putu Adi Gunawan dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Klungkung di Jalan Raya Besakih, di utara BRI Unit Selat, Jumat (8/6). Kasus ini baru dirilis Rabu (13/6) kemarin. Waka Polres Klungkung Kompol Heri Supriawan didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP I Gusti Ngurah Yudistira dan Kasubag Humas AKP I Putu Gede Ardana menjelaskan, penangkapan pemuda berusia 20 tahun itu berawal adanya informasi dari masyarakat. Sesuai penggeledahan di TKP yang berlangsung sekitar pukul 00.20 Wita, pada saku celananya ditemukan sabu yang terbungkus plastik klip tergulung plaster bening. “Yang bersangkutan ditangkap sedang duduk di motor. Mengaku sedang menunggu pembeli,” jelasnya. Pengungkapan itu langsung dilanjutkan dengan penggeledahan di rumahnya. Disaksikan dua masyarakat, polisi berhasil menemukan satu plastik klip yang isinya diduga sabusabu (SS) pada laci, lengkap dengan peralatan hisapnya. Selain itu, juga ditemukan tiga paket SS pada kantong celana panjang yang tergantung di balik pintu kamar. Secara keseluruhan, berat barang haram tersebut 0,49 gram bruto atau 0,15 gram netto. “Barang ini diduga akan diedarkan kepada pemesan. Ini terus kami kembangkan,” sebutnya. Pada pengungkapan yang kesekian kalinya ini, muncul hal ironis. Pelaku mengaku bekerja sebagai tenaga kontrak di Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Klungkung. Ia mengaku mengonsumsi SS sejak Agustus 2017, masih bekerja di Nusa Dua, Badung. “Itu (sabu - red) dapat dari teman asal Tabanan. Tapi tinggal di Nusa Dua,” ucapnya. Ditanya soal jadi pengedar, pria berperawakan kurus ini membantah. (kmb45)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dcr 2 Satpam,3Tkg Kbn,3 Bersih Villa/bs Msk. Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Krbkn 4731979 / 736353
LOWONGAN Karma Group Resort Membthkan Staff Promosi Ditempatkan di Kuta dgn Syarat:Bs Bhs Inggris Laki2&Wanita Min SMU-S1 Pglmn Tdk Diutmkn Basic Salary+BPJS+ Bonus dari25$-175$.Krm Lmrn ke E:hilarius.habin@karmagroup. com/WA ke Hilla (08123986414)
B.BP.154.06.18.0000530
Dcr Admin u/Klinik Hewan Jl. Sehati 9A Dps Hub.(0361)723777
B.BP.001.06.18.0000501
Dcr Manager Resto utk di Ubud CV to:nexky1975@gmail.com
B.BP.001.06.18.0000504
B.BP.154.06.18.0000483
***Intercontinental Hotel Doha -Qatar.Walking Interview on 29 June 2018 at 09.00-16.00 Bali Time for F&B Service & Kitchen No Agency Fee (+6281236158851) www.dwicitrabali.co.id
Dcr:1.Kary.Bag.Produksi,Wanita SMA,Max.27Th,Single 2.Driver Pengalaman,Pria,SMA,Max 38Th Gaji UMK Gianyar HP:0818801399
Akunting,Ksir,Auditor,Syrt:Ijzah Akuntansi/Myob 081338344155
Dcr:Satpam,HK(P/S/M).Puri Asih Htl.Jl Pantai Kuta40 Kuta
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692
Dcri Barista/Bartender,Waiter Ari Putri Htl Snr,087866834578
B.BP.001.06.18.0000458
Dcr:Admin,Manajer,Marketing & Cleaning Service,081246757777
B.BP.001.06.18.0000515
B.BP.001.06.18.0000480
B.BP.001.06.18.0000414
B.BP.001.06.18.0000417
B.BP.004.06.18.0000460
Waiter,Adm,Bar,Cook.Lam ke Jl. Pratama(Casanova Bali Resto) NusaDua.SMS/WA:089669083547
B.BP.004.06.18.0000325
Bella Vista Coffee and Juice Bar looking for Waiter, Waitres DW. Send CV direct to Padma Utara 2 Legian
B.BP.154.06.18.0000529
Butuh!Staf Villa Sebanyak’nya! AdaMess!Hub085102077800!Cepat
B.BP.001.06.18.0000500
BIRO JASA
B.BP.001.06.18.0000492
Teknisi Listrik arus kuat (Tabanan),Pengalaman Hub Dewi +6281236222509 B.BP.004.06.18.0000527
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
FOTOCOPY
SERVICE
BENGKEL LAS
RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH
Need Accounting S1 Pengalaman 1Th Call:085100449132/Send CV to:manager@theplumbersarms.com B.BP.001.06.18.0000463
Dibutuhkan segera tenaga Hairdresser & Therapist Berpengalaman U/Parlour Me Beauty Salon.Info:087855171500 081906374770/0361-4459734
B.BP.001.06.18.0000512
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dcri Tenaga Sopir & Serabutan u/Percetakan Hub:089632512899
DIJUAL MOBIL
Dicari:Therapist Sebanyak2nya, P,Min SMU(2,5Jt+16rb/Jam Instv Cleaning Service,L/P(2,5Jt + 500rb Instv)Pnglmn Min 1Th.Bw Lam ke Bodyworks Spa Jl Kayu Jati No.2 Petitenget 735058
Picanto All New Th’2013 Putih Tgn 1 Manual Hub.087862270180
KIA
B.BP.001.06.18.0000472
B.BP.001.06.18.0000508
SUZUKI
Karimun GX Th’2003 Tgn 1 Silver Hub.085333124554
B.BP.001.06.18.0000509
B.BP.001.06.18.0000188
Koki/Cooker(Tabanan),pengalaman,Hubungi Dewi +6281236222509
DIJUAL RUMAH
Dijual Rmh-HM 2LT,Sahadewa 2 Blk D2-2 Pecatu LT/LB 160/175 Hub Alex 081806088880
B.BP.004.06.18.0000525
Persh.Garmen Mencari Segera Penjahit(Swim Wear),QC,Packing Berpglmn min 3 thn,Fas: UMR, U.Makan,U.Lembur,Bonus,THR, BPJS, Dpt Sgr bergabung Hub.089-560-799-5882 Ngurah
B.BP.001.06.18.0000310
Rmh T.45/100,Jl Puspawresti Penarungan.Hub:081237147175
B.BP.001.06.18.0000523
DISEWAKAN RUKO
B.BP.001.06.18.0000526
Urgent!!! Dcr Staf Produksi,Bs Jarit Tangan085100574646 NoSMS
Dikont Ruko LT2(12x16M),4KM Jl T.Citarum 7 Renon/081916331776
B.BP.001.06.18.0000533
B.BP.001.06.18.0000510
Urgent!!! Office in Petitenget Seeks Adm&Office Assistant,Fluent English,Experienced.Send CV to:mercredi.home@gmail.com or Call: 085100574646/no SMS
Tanah Nempil,Jl.Besakih Pondok Citra Pemogan Dps,08123871809
DIJUAL TANAH
B.BP.001.06.18.0000214
PENGUMUMAN
B.BP.001.06.18.0000532
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar G.02
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar G.03
Akuisisi PT.Sumber Ide dan Perubahan Nama Menjadi PT.Fritz Productions Global Berkedudukan di Kabupaten Badung-Bali B.BP.001.06.18.0000511
BANGLI
14
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
Satpol PP Tertibkan Pedagang Acung di Penelokan Bangli (Bali Post) –
Petugas dari Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli menertibkan pedagang acung yang berkeliaran di objek wisata Penelokan Kintamani, Rabu (13/6) kemarin. Penertiban dilakukan untuk menindaklanjuti banyaknya keluhan wisatawan. Para wisatawan umumnya terganggu dengan ulah pedagang acung yang terkesan memaksa saat menjajakan barang dagangannya.
RUSAK BERAT - Bangunan di Pasar Hewan Kayuambua yang kondisinya rusak berat.
Bali Post/kmb41
Lima Bangunan di Pasar Hewan Kayuambua Terbengkalai Bangli (Bali Post) Sedikitnya ada lima bangunan di Pasar Hewan Kayuambua, Susut, Bangli terbengkalai. Tiga di antaranya bahkan sudah dalam kondisi rusak parah. Yakni, bocor di bagian atap dan plafon jebol akibat tidak dirawat. Selain menjadi mubazir, bangunan terbengkalai juga memunculkan kesan “rumah hantu”. Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (13/6) kemarin, bangunan untuk pencatatan ternak kondisinya paling rusak. Selain atap bo-
cor dan plafon jebol, tembok bangunan juga ditumbuhi rumput liar. Di dalamnya terdapat besi bekas pagar yang diletakkan begitu saja. Ada pula sejumlah unit mesin yang sudah berkarat akibat tidak terurus. Tak hanya bangunan terbengkalai, jalan di dalam pasar juga hancur. Termasuk lantai tempat penimbangan sapi tampak rusak berat. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Sukartana mengatakan, bangunan yang terbengka-
lai itu sudah ada sekitar 5 atau 6 tahun lalu, sebelum dirinya menjabat. Pihaknya mengakui, bangunan itu memang sudah cukup lama tidak dimanfaatkan. Pada tahun 2017, sebetulnya telah dianggarkan untuk perbaikan atap bangunan di depan pasar yang kini sudah bagus. Tahun ini juga telah dianggarkan lagi sebesar Rp 50 juta untuk perbaikan lantai tempat penimbangan yang hancur dan becek ketika hujan. Termasuk memperbaiki tempat penambatan atau mengikat sapi sementara
yang kondisinya juga rusak. “Kita anggarkan untuk perbaikan itu setelah menerima masukan dari sejumlah langganan yang biasa menimbang sapi di sana. Mereka mengeluhkan kondisi lantai penimbangan yang sudah hancur,” ujarnya. Jika Bupati mengizinkan, lanjut Sukartana, seluruh bangunan yang rusak akan direhab tahun depan. Dengan demikian, bangunan yang kini terbengkalai itu bisa dimanfaatkan kembali secara maksimal. (kmb41)
Penertiban pedagang acung kemarin dipimpin Kasi Ops. Ngakan Astawa. Dalam penertiban tersebut, para petugas meminta para pedagang acung untuk memindahkan barang dagangannya dari tempat duduk taman yang ada di objek wisata Penelokan.
Petugas juga memberikan pembinaan kepada para pedagang untuk tidak berkeliaran di Penelokan. Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli Dewa Agung Suryadarma mengatakan, kegiatan penertiban pedagang acung yang dilakukan pihaknya kemarin berjalan tertib. Tidak ada protes yang dilakukan pedagang terhadap petugas. “Kita sudah tertibkan dan bina mereka tadi,” ungkapnya. D a l a m penertiban tersebut, pihaknya
melarang para pedagang berkeliaran kembali di Penelokan. Apalagi menaruh barang dagangan di tempat duduk taman. Jika nantinya ditemukan membandel, maka petugas akan mengambil tindakan tegas terhadap mereka. Pascapenertiban kemarin, Suryadarma mengaku akan berkoordinasi kembali dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli. Pihaknya akan mengupayakan para pedagang acung tersebut tertampung di Pasar Seni Geopark. “Dulu dari Disperindag sudah menyiapkan tempat di Pasar Seni Geopark. Tapi ternyata lamalama tidak ada yang mau menempati, dan kembali berkeliaran di Penelokan,” katanya. (kmb40)
SMPN 3 Bangli Lepas 279 Siswa
Tahun Ini, Perolehan Nilai UNBK Meningkat
TERBAIK - Kepala SMPN 3 Bangli Drs. I Nengah Suardana berfoto bersama Kepala Disdikpora Bangli Nyoman Suteja serta sepuluh siswa peraih nilai terbaik UN di SMPN 3 Bangli, Rabu (13/6) kemarin.
SMPN 3 Bangli (SEMIBA) menggelar Samawartana/ graduation siswa kelas IX Tahun Ajaran 2017/2018 di sekolah setempat, Rabu (13/6) kemarin. Dalam acara tersebut, sebanyak 279 siswa kelas IX yang dinyatakan telah lulus ujian tahun ini dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pelepasan siswa ditandai dengan pengalungan kalung alumnus dan penyerahan ijazah. Kepala SMPN 3 Bangli Drs. I Nengah Suardana mengatakan, Samawartana/ graduation/pelepasan siswa kelas IX digelar SMPN 3
Bangli untuk ke-6 kalinya. Upacara Samawartana yang di-puput Ida Pedanda dari Geria Manggis Siladan kemarin dilaksanakan mengacu pada management berbasis sekolah (MBS). Dijelaskan bahwa samawartana adalah istilah dalam pendidikan agama Hindu/Pasraman sebagai akhir melaksanakan aguron-guron brahmacari asrama. “Untuk siswa Hindu yang baru di SEMIBA setiap tahun diawali dengan upacara Upanaya yang biasanya kami laksanakan di salah satu Pura Kahyangan Jagat di Bali dan diakhiri upacara
Samawartana. Hal ini kami laksanakan sebagai salah satu media yang sangat mumpuni dalam pembentukan karakter,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, upacara Samawartana tahun ini istimewa karena bertepatan dengan akhir bulan suci Ramadan. Suardana lebih lanjut menjelaskan, hasil ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang diikuti para siswanya pada 23-26 April lalu cukup memuaskan. Secara umum nilai UNBK tahun ini meningkat. Menurutnya, peningkatan itu terjadi karena pada tahun ini, soal UNBK tidak hanya pilihan
ganda namun juga essay. Dia juga mengatakan dari 279 siswa yang dilepasnya kemarin, satu di antaranya hampir meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika. Siswa tersebut atas nama Kadek Santiari dari Banjar Teruna Desa Tamanbali. “Ini berarti dapat kami katakan sejak enam tahun terakhir konsep kejujuran dalam setiap UN kami laksanakan dengan baik. UNBK nilainya meningkat dengan kejujuran tanpa ada kesangsian lagi,” ujarnya. Diharapkan, keberhasilan siswa kelas IX dalam menghadapi ujian kemarin mampu
menjadi inspirasi bagi para adik kelasnya. “Hari ini kami kukuhkan Semiba Sisya Utama, yaitu siswa berkarakter kelas IX hasil seleksi selama setahun. Semoga siswa ini mampu menjadi inspirator dan memberi inspirasi bagi adik-adiknya,” kata Suardana. Sementara itu, hadir dalam acara Samawartana/ graduation di SMPN 3 Bangli kemarin Kadisdikpora Bangli Nyoman Suteja, perwakilan Camat Bangli, Pengawas Pembina dan Ketua Komite SMPN 3 Bangli. Turut hadir pula orang tua siswa dan alumnus SMPN 3 Bangli. (ad538)
15
Kamis Kliwon, 14 Juni 2018
Partai Pengusung
Ikut mendampingi Cagub Wayan Koster, Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng Putu Agus Suradnyana (Bupati Buleleng), Ketua Tim Pemenangan KosterAce Buleleng Gede Supriatna (Ketua DPRD Buleleng), Nyoman Sutjidra (Wakil Bupati Buleleng), Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Dapil Buleleng, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Buleleng serta perwakilan partai pengusung. Pada acara yang juga dihadiri sejumlah tokoh dan warga umat Muslim Kota Singaraja itu, Panglingsir Puri Kanginan A.A. Ngurah Parwata Panji selaku tuan rumah mengatakan bahwa pihaknya merasa sangat berbahagia diberikan kesempatan menerima kehadiran Calon Gubernur Wayan Koster. ‘’Semoga pertemuan ini bisa membawa manfaat bagi kita semua. Kami juga berharap dan mendoakan, semoga Pak Koster bersama Cok Ace bisa terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023,’’ harapnya. Selanjutnya tokoh perwakilan Pesemetonan Puri se-Kabupaten Buleleng A.A. Ngurah Sudipta Panji yang juga Panglingsir Puri Agung Singaraja mengaku ikut merasa berbangga atas adanya putra terbaik Buleleng dalam kontestasi politik pemilihan sebagai orang nomor satu di Bali. Maka itu, pihaknya pun memberikan doa restu kepada
Wayan Koster sebagai putra Buleleng yang berpasangan bersama Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati sebagai Calon Wakil Gubernur (Koster-Ace) akan terpilih pada Pilgub Bali 27 Juni 2018 ini. ‘’Kami bersamasama mendoakan, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa merestuai perjuangan paslon nomor 1, Koster-Ace, terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali,’’ harapnya. Pada kesempatan itu pula, ia menyampaikan tujuh pokok pikiran aspirasi dari Pasemetonan Puri se-Buleleng kepada Koster-Ace. Awalnya, menurutnya, ada sekitar 150 aspirasi. Namun setelah dikerucutkan, akhirnya hanya tinggal tujuh pokok pikiran. ‘’Kalau dari tujuh pokok pikiran itu diperas lagi menjadi satu, maka intinya akan menjadi pesaja (benarbenar atau sungguh-sungguh berkomitmen),’’ sebutnya. Adapun di antara ketujuh pokok pikiran itu adalah menjadi gubernur-wakil gubernur yang berpijak pada nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Hita Karana yang bermakna keseimbangan di dalam membangun Bali secara keseluruhan. Selanjutnya berintegritas tinggi, berjiwa besar dan bertanggung jawab sebagai figur penyelenggara birokrasi pemerintahan yang profesional berlandaskan bakti. Kemudian, sebagai pemimpin yang mengayomi semua masyarakat lintas etnis dan agama. Disusul selanjutnya, mampu menjadi pemimpin yang membawa Bali mempunyai posisi tawar
strategis di tingkat nasional dan internasional dengan berlandaskan budaya dan dharma. Dan juga meletakkan dasar pola pembangunan One Insland Management. Kemudian selain itu, meningkatkan kualitas SDM Bali agar mampu bersaing tinggi. Terakhir, menjadi gubernur yang selalu berperilaku sederhana dan cepat tanggap terhadap kepentingan masyarakat. Kemudian ia berharap agar ketujuh pokok pikiran itu, yang adalah aspirasi sekaligus amanah dari Pasemetonan Puri seBuleleng agar mampu direalisasikan oleh Koster-Ace setelah terpilih nanti. ‘’Semoga nantinya pesaja. Atau tidak boleh ragu-ragu atau harus serius atau berkomitmen,’’ tegasnya. Atas doa restu dan aspirasi sekaligus amanah dari Pasemetonan Puri seBuleleng itu, Wayan Koster mengaku merasa sangat terharu. Ia pula mengucapkan terima kasih atas doa restu yang telah diberikan. ‘’Terima kasih atas doa restu yang sudah diberikan oleh para panglingsir dan manggala puri se-Buleleng. Saya sangat bahagia dan terharu sekali,’’ ungkapnya. Sementara terkait pokok pikiran dari Pasemetonan Puri se-Buleleng, menurutnya, sangat senapas dan sejalan dengan visi-misi Koster-Ace yang dibingkai dalan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Dalam konsep ini ada tiga hal pokok yang harus jadi pertimbangan dalam membangun Bali yakni alam Bali, manusia
Indeks Kemakmuran dan kebudayaan Bali. ‘’Maka pembangunan Bali ke depan akan dilakukan secara holistik (keseluruhan),’’ tegasnya. Konsep pembangunan menyeluruh itu, juga berkaitan dengan sistem kehidupan masyarakat Bali yang tidak bisa dipisahkan sejak zaman dahulu hingga saat ini, atau lebih dikenal dengan konsep Tri Hita Karana. Demikian juga dalam kesehariannya, masyarakat Bali selalu menyatu dengan alam, untuk itu kelestarian lingkungan hidup harus tetap terjaga sebagaimana diajarkan leluhur. Dalam praktik, sejatinya manusia itu adalah alam maka harus seirama dengan alam tidak boleh dirusak. Sebab, jika dirusak maka tidak akan memberikan mamfaat bagi manusia dan penghuni lainnya. Terangkum dari ajaran leluhur tersebut, Koster akhirnya merumuskan bahwa pembangunan Bali ke depan sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali atau dengan pola pembangunan semesta berencana. Maknanya sekaligus adalah menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, sesuai prinsip Trisakti Bung Karno, berdaulat secara politik, berdikari secara ekonimi dan berkepribadian secara budaya. ‘’Semua pembangunan akan dilakukan secara terencana mempertimbangkan berbagai aspek dan terarah berikut terintegrasi dalam satu wilayah Bali dan dibalut dengan bingkai kesatuan wilayah Republik Indonesia,’’ terangnya. (kmb)
Satu Pengawas
Rudia menambahkan, setiap TPS akan diisi oleh satu
orang pengawas yang tidak boleh duduk berjauhan dengan para saksi. Tugas pengawas adalah membantu pasangan calon agar tidak ada suara yang dicurangi. Selain meny-
iapkan pengawas, Bawaslu juga melakukan sosialisasi terkait pengawasan berbasis partisipatif oleh kelompokkelompok masyarakat. Menurut Rudia, penga-
Sedikit Berbeda
‘’Saya sangat senang bisa kembali ke Rusia, tampil di acara yang sangat unik. Banyak hal yang saya lalui dalam karier saya, tapi tampil di acara pembukaan Piala Dunia FIFA di hadapan 80 ribu fans dan juga jutaan pasang mata di seluruh dunia adalah impian saya sejak kecil,’’ ujar Robbie Williams seperti dikutip laman resmi FIFA, Rabu (13/6) kemarin. Format acara pembukaan Piala Dunia 2018 akan sedikit berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Kali
ini acara akan difokuskan pada musik teatrikal, yang akan berlangsung hingga mendekati waktu kick-off yang sudah ditetapkan. Yaitu pukul 18.00 waktu Moskow atau pukul 23.00 Wita. Namun, Robbie Williams menuturkan bahwa dia tidak diizikan untuk menyanyikan salah satu lagu andalannya yang kebetulan berhubungan dengan Rusia yakni ‘’Party Like A Russian’’. Menurut sang penyanyi, lagu ini sebenarnya tidak bermaksud untuk mengkritik siapa pun. Lagu ‘ ’ P a r t y Like A Russian’’ sendiri menggambarkan elite Rusia sebagai sosok
superkaya yang berpesta di atas yacht super dan menyewa preman untuk menyelesaikan segala perselisihan yang dialami. Usai dirilis pada 2016, lagu itu dikritik habishabisan di Rusia. Bahkan, karena hal tersebut, surat kabar Rusia mengatakan penyanyi berusia 44 tahun itu dilarang untuk tampil di Rusia. Namun, badai itu sepertinya telah sirna. Apa yang dilakukan Robbie dua tahun lalu terhadap Rusia pun sudah dianggap angin lalu. Kini dia akan tampil di acara pembukaan pesta sepak bola terbesar di dunia yang diadakan di Rusia. (kmb33/afp)
Kamis, 14 Juni 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:30 Wita 10:05 Wita 10:30 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Panca Yadnya (5) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Bagus and Friend Bali Channel Tourist TV DW TV Healthy Life Dunia Kita Taksu
11:05 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:05 Wita
17:00 Wita
Made Suarta Bali Channel Tourist TV Puja Trisandya Dharma Wacana Panca Yadnya (6) Berita Siang Klip Bali Folk Song Klip Bali Kidung Interaktif Bali Channel Tourist TV Lila Cita Sanggar Tari & Tabuh Dukuh Sakti (2) Nangun Yadnya Karya Padiksan Ida Bagus Yuswara Lan Desak Putu
17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita
22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita
Agustiningsih Taman Sari TK Tunjung Mekar Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Talkshow Merah Putih Janji-janji Kandidat Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Dukuh Suladri Kerobokan (4) Berita dan Bincang Terkini Folk Song Bali Channel
wasan difokuskan pula pada pendistribusian C6 atau surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih. (kmb32)
Khusus untuk laporan keuangan tahun 2017, di samping WTP, Bali juga dipandang sukses meraih seluruh indeks kemakmuran di atas angka nasional. Seperti indeks pembangunan manusia (IPM), indeks gini rasio, angka kemiskinan dan tingkat pengangguran. IPM dan gini rasio angkanya di atas angka nasional. Tingkat kemiskinan dan pengangguran di bawah angka nasional. ‘’Prestasi ini adalah prestasi luar biasa yang dicapai oleh Pemprov Bali. Peran gubernur dan wakil gubernur, DPRD dan dukungan OPD terkait sangat berpengaruh signifikan atas prestasi tersebut,’’ kata Prof. Raka Suardana. Di tingkat eksekutif di provinsi, sepengetahuannya, fungsi pengawasan khusus dibebankan kepada Wagub I Ketut Sudikerta. Dalam hal ini, sejak 2013, predikat WTP bisa diraih dan secara terusmenerus selama lima tahun bisa dipertahankan dan ditingkatkan kualitas raihan WTPnya. ‘’Artinya juga, Wagub Sudikerta telah berhasil menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik,’’ kata doktor manajemen lulusan Universitas Airlangga Surabaya itu. Demikian halnya dengan Kota Denpasar, yang juga telah
meraih WTP selama enam kali berturut-turut, dengan capaian indeks kemakmuran yang lebih tinggi dibandingkan kabupaten/ kota lainnya di Bali dan atau dibandingkan secara nasional. ‘’Maka apa yang dicapai Kota Denpasar di bawah Wali Kota Pak Rai Mantra adalah sebuah prestasi yang sudah terbukti dan patut dibanggakan,’’ ujar Prof Raka. Lebih membanggakan lagi pada awal Januari 2018 Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Rai Mantra meraih penghargaan LHKPN tertinggi di Bali dari KPK RI. Proses meraih opini WTP, menurut Raka Suardana, cukup panjang. Selaku lembaga yang diberikan kewenangan sesuai UUD 1945 (perubahan) khususnya Pasal 25 ayat (2), BPK diberi mandat memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara bagi lembaga yang menggunakan keuangan negara. ‘’Opini yang dihasilkan, tentu harus dipertanggungjawabkan secara profesional,’’ tegasnya. Menurut Prof.Raka Suardana, pencapaian opini WTP dari BPK bisa dicapai sepanjang instansi pengguna APBN bisa memenuhi kriteria yang ditetapkan BPK. Selama kriteria BPK dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan maka upaya pencapaian WTP itu sesuatu yang niscaya. Dan itu memang tidak mudah, karena sangat tergantung dari orang maupun pribadi
Mohon Petunjuk
‘’Presiden dan wakil presiden itu merupakan pemimpin rakyat, pemimpin bangsa dan negara. Semua harus dipersiapkan dengan matang, dengan pertimbangan nurani yang jernih,’’ sebut Megawati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (13/6) kemarin.
Presiden kelima RI ini menekankan pemilihan cawapres untuk menjadi pendamping Jokowi harus dilakukan dengan pertimbangan matang, dan terus melakukan kontemplasi agar benar-benar memahami aspirasi rakyat Indonesia, sambil memohon petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa. ‘’Siapa pun yang ditetapkan sebagai cawapres ke depan, maka Pak Jokowi dan calon wakilnya merupakan satu-kesatuan. Momentumnya dilakukan pada saat yang tepat,’’ kata Megawati. Khusus mengenai kinerja
pemimpin yang bertanggung jawab atas hal itu. Kriteria WTP adalah kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah, efektivitas penilaian internal, kecukupan pengungkapan informasi, dan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan. Selama empat kriteria utama dipenuhi, BPK akan memberikan opini WTP kepada pemerintah pusat, kementerian/lembaga (K/L), dan pemerintah daerah. Penyusunan laporan keuangan oleh pemerintah daerah adalah kewajiban yang harus dipenuhi, karena merupakan amanat undang-undang. Proses berikutnya, laporan keuangan itu disampaikan ke BPK untuk kemudian diperiksa dan diberikan opini. Proses itu memang harus dilalui dalam konteks pertanggungjawaban pengelolaan keuangan. Itulah yang telah dilakukan oleh Pemprov Bali yang melibatkan koordinasi Wagub Sudikerta dan Pemkot Denpasar di bawah kepemimpinan Rai Mantra. Dampak dari transparan dan akuntabelnya pengelolaan keuangan negara itu, berimbas pada perilaku para ASN (PNS) yg ada di bawahnya. ‘’Sebagai pimpinan daerah, Pak Rai Mantra dan Pak Sudikerta telah berprestasi dalam mewujudkan perubahan mental para birokrat yang ada di Bali,’’ tandas Prof. Raka Suardana. (kmb)
pemerintahan pada kepemimpinan Jokowi, Megawati memberikan apresiasi tinggi. Ia mencontohkan dalam penanganan persiapan menangani gejolak harga menjelang hari raya Idul Ftri berikut diikuti dengan tradisi mudik lebaran, sejauh ini mudik berjalan lancar. ‘’Kerja, kerja dan kerja terbukti menjadi jawaban paling tepat di tengah berbagai kritikan. Hasilnya sudah terbukti, infrastruktur untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi ke depan telah dibangun dengan baik,’’ imbuhnya. (kmb4)
RUSIA 2018 14 JUNI - 15 JULI
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
kamis kliwon, 14 Juni 2018
Partai Pembuka Piala Dunia 2018
Tuan Rumah Miliki Motivasi Lebih
Moskow – Piala Dunia 2018 sudah di depan mata, setelah upacara pembukaan. Partai perdana Piala Dunia 2018 akan digelar, dan sejak Piala Dunia 2006, tuan rumah diberi kesempatan untuk melaksanakan partai pembukaan. Maka dari itu, di Piala Dunia 2018 tuan rumah Rusia akan melakukan kick off melawan wakil Asia, Arab Saudi. Rusia sebagai tuan rumah mendapatkan hasil negatif dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2018. Dari empat pertandingan yang dijalani anak asuh Stanislav Cherchesov, tiga kali Rusia menderita kekalahan, dan satu laga berakhir imbang. Namun di Piala Dunia 2018, Beruang Merah akan menampilkan permainan berbeda, apalagi mereka bermain di hadapan publik dan bangsa sendiri. Para pemain andalan seperti Aleksandr Samedov, Alan Dzagoev, Aleksandr Golovin, Sergey Ignashevich, dan
Igor Akinfeev siap memberikan yang terbaik demi memenangkan pertandingan pembukaan melawan Arab Saudi. Apalagi Rusia sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi negara dengan tipikal permainan seperti Arab Saudi. Rusia menjadikan Tunisia sebagai lawan terakhir jelang Piala Dunia 2018 bukannya tanpa alasan, Tunisia dipilih untuk membiasakan Fedor Smolov dkk. dengan permainan tim asal Afrika atau Timur Tengah. Rusia merupakan negara peserta Piala Dunia 2018 den-
gan peringkat FIFA terendah, 70. Namun, mereka berpeluang mengalahkan Arab Saudi yang berada tiga tingkat lebih baik di peringkat dunia FIFA. ‘’Kami menyiapkan diri untuk turnamen ini. Kami ingin meraih kemenangan,’’ kata striker Rusia Artem Dzyuba, Rabu (13/6) kemarin. ‘’Bagi kami, ini merupakan agenda utama dalam hidup kami. Kami membutuhkan dukungan dari seluruh negeri ini. Kami akan berjuang dan Anda yang akan menilai kami,’’ imbuh pemain 29 tahun ini. Sebaliknya bagi Arab Saudi, partai pembukaan melawan Rusia akan menjadi pertandingan yang berat. Arab Saudi yang bisa dibilang tim paling tak diunggulkan di Grup A Piala Dunia 2018, harus melawan Rusia di partai pembuka yang disaksikan puluhan ribu suporter tuan rumah. Dalam taktik dan permainan di lapangan, Arab Saudi jelas akan lebih mengandalkan serangan sporadis dan serangan balik. Berharap agar Rusia lengah dan terlalu asyik menyerang. Semangat tinggi juga diungkapkan Arab Saudi. Gelandang The Green Falcons, Yahya Al-Shehri, siap memberikan perlawanan untuk tuan rumah. ‘’Kami masih punya waktu untuk mempelajari permainan Rusia. Pertama-tama, kami harus fokus pada diri kami sendiri. Saya harap, kami mampu menaklukkan Rusia,’’ ucap Al-Shehri. ‘’Saya rasa pertandingan melawan Rusia bakal sangat sulit. Rusia adalah tim bagus dengan pemain-pemain hebat. Mereka bersatu dan kuat, terutama di lini pertahanan,’’ tuturnya. Rusia jelas diunggulkan dan diprediksi akan memenangkan pertandingan melawan Arab Saudi. (kmb33/afp)
Balipost/afp
BERLATIH - Kiper Rusia Igor Akinfeev berlatih jelang laga pembuka Piala Dunia 2018 kontra Arab Saudi, Rabu (13/6) kemarin.
Nekat, Spanyol Pecat Lopetegui Buleleng Berjaya di Kejurda Inkai
Julen Lopetegui
Balipost/afp
Madrid – Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol atau RFEF Luis Rubiales mengambil keputusan nekat. Dia memecat Julen Lopetegui sebagai pelatih tim nasional Spanyol, dua hari jelang pertandingan Grup B Piala Dunia 2018 melawan Portugal. Keputusan RFEF itu merupakan buntut dari kesepakatan Real Madrid dengan Lopetegui, kemarin. Pelatih berusia 51 tahun tersebut dikontrak sebagai pengganti Zinedine Zidane. ‘’Saya datang dari Moskow, karena isu ini sangat penting, dan kami harus bereaksi,’’ ujar Rubiales, Rabu (13/6) kemarin. Terkait keputusannya ini, Rubiales berani mempertaruhkan posisinya. Dia yakin akan mendapat kecaman dan kritik dari publik, karena dinilai terlalu cepat mengambil tindakan. ‘’Saya melihat berita hari ini, dan apa yang telah terjadi. Jadi ini adalah respons saya, dan saya tahu apa yang saya lakukan, tentu akan mendapat kritik,’’ tuturnya. Setelah memecat Lopetegui, RFEF bergerak cepat dengan menunjuk mantan pemain Real Madrid, Fernando Hierro, sebagai pelatih sementara timnas Spanyol. Fernando Hierro sebelumnya berstatus direktur teknik sebelum ditunjuk menjadi pelatih sementara timnas Spanyol. Dia lebih dipilih RFEF sebagai pelatih baru ketimbang kandidat lain, Albert Celades, yang saat ini berstatus pelatih timnas U-21. Penunjukan Hierro cukup mengejutkan. Walaupun sempat menjadi asisten pelatih di Real Madrid pada 2014-2015, karier kepelatihan mantan kapten timnas Spanyol itu masih sangat minim. (kmb33/afp)
Gianyar (Bali Post) Tim Buleleng keluar sebagai juara umum di ajang Kejurda Inkai Bali di GOR Kebo Iwa Gianyar, 11-12 Juni lalu. Event ini memperebutkan Bupati Gianyar Cup II/2018, dan diboyong kontingen karate Inkai Buleleng. Sekum Pengprov Inkai Bali Gede Kusuma Wijaya menjelaskan, Kejurda Inkai I/2018 digelar di Badung memperbutkan Piala Bupati Badung pada Februari lalu. ‘’Kami berharap para kaarteka Inkai Bali bisa mengukir prestasi terbaik pada Kejurnas Inkai di Banjarmasin, Kalsel, 27-29 Juli mendatang,’’ kata Gede Kusuma Wijaya. Dikemukakan, pihaknya telah menggulirkan program kerja Inkai Bali, mulai upaya peningkatan prestasi atlet, menjaring bibit-bbit atlet sejak usia dini sampai dengan senior, serta memperbanyak frekuensi kejuaraan, baik tingkat kabupaten dan maupun level se-Bali. Menurutnya, program kerja lainnya seperti ujian DAN nasional Zona IV untuk mencetak sabuk hitam pelatih Iankai Bali, memperluas wawasan pelatihpelatih sabuk hitam, yang secara teknis diberikan Dewan Guru PP Inkai di Buleleng pada 7-8 Juli nanti. Dengan lolosnya dua karateka Inkai Bali masuk skuad timnas Merah-Putih Asian Games (AG), yakni Made Budi Kertiyasa di kelas +84 kg, dan Cokorda Istria Agung Sanistya Rani alias Coki di kelas -55 kg, Gede Kusuma bertekad Inkai Bali makin getol
melakukan regenerasi atlet, dengan mencetak karateka debutan baru yang lebih berkualitas di masa mendatang. ‘’Puncak prestasi Budi Kertiyasa dan Coki diharapkan para karateka junior mampu mengikuti jejak mereka, sehingga ke depan karateka Inkai Bali lebih berprestasi dan berkualitas,’’ tuturnya. (022)
Perolehan Medali Akhir Buleleng Badung Jembrana Tabanan Klungkung Gianyar Denpasar Karangasem
19 11 10 9 5 1 1 1
Edisi Baru Bulan Juni Majalah Bali Post
14 16 1 13 6 4 1 1
15 32 1 7 11 15 7 3
Nikmati kemudahan membaca Majalah Bali Post di mana pun dan kapan pun melalui HIGO. The social branding platform for magazine. Caranya mudah. Download aplikasi HIGO di Play Store atau App Store pada smartphone maupun tablet Anda. Dapatkan Majalah Bali Post dalam bentuk digital seharga Rp 15.000 per edisi. Anda juga dapat berlangganan seharga Rp 45.000 per tiga edisi. Selamat membaca!
Bagaimana nasib Koster-Ace dalam Pilgub, Optimis Menang?
Akankah suara rakyat Bali pragmatis dalam pilgub Bali 2018? Lantas Mangku Pastika bagaimana komentarnya?
Gendo dan ForBALI, Apa Kabarnya? Berlangganan Edisi Cetak: Rp. 20.000
Telp. : 0361-225764, 08111876363 (Ayu)