20 HALAMAN
NOMOR 284 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu kliwon, 14 juni 2017
Gubernur Minta agar Patuhi Perda Denpasar (Bali Post) Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang ada di Bali diminta menaati ketentuan dalam Perda Provinsi Bali tentang LPD. Termasuk agar menyetor dana pemberdayaan 5% yang diatur paling banyak Rp 300 juta. Artinya, jika 5% dari keuntungan bersih LPD melebihi Rp 300 juta, LPD bersangkutan hanya diwajibkan menyetor dana pemberdayaan sebesar Rp 300 juta saja. ‘’Ya kan tidak bisa perda itu yang menguntungkan dipakai, yang tidak menguntungkan tidak dipakai. Perda itu seluruhnya. Kalau setoran dana 5% itu kan sudah dirinci penggunaannya, tidak lagi seperti dulu,’’ ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta di Denpasar, Selasa (13/6) kemarin. Menurut Parta, ada 12.000 karyawan LPD yang harus di-
Perda Bali Nomor 3 Tahun 2017 tentang Lembaga Perkreditan Desa (LPD) mendapat penolakan di Badung. Yang menolak justru kalangan bendesa adat. Penolakan ini dilatarbelakangi pungutan dana pembinaan 5 persen. Mereka menyebut peruntukannya tak jelas. Demikian pula pertanggungjawabannya. Bahkan mereka menyebut Perda LPD nyaplir karena tak mengakomodasi usulan desa adat yang telah disampaikan saat pembahasan Ranperda LPD Perda Nomor 3 Tahun 2017 cacat hukum, karena melenceng dari Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Undang-undang ini telah mengakui dan menegaskan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali diatur berdasarkan hukum adat. Hal. 19 Milik Desa
Ronaldo Dituding Gelapkan Pajak Madrid Bintang sepak bola Cristiano Ronaldo menghadapi gugatan hukum pada Selasa (13/6) kemarin oleh kantor jaksa penuntut Spanyol di Madrid, untuk dugaan penipuan terhadap otoritas pajak Spanyol senilai 14,7 juta euro antara 2011 sampai 2014. Kantor jaksa mengatakan dalam pernyataannya bahwa penyerang Real Madrid itu diketahui menggunakan struktur bisnis yang diciptakan pada 2010 untuk dugaan menyembunyikan pendapatan dari hak gambar dirinya di Spanyol. Hal ini mencakup kegagalan ‘’sukarela’’ untuk mematuhi kewajiban-kewajiban pajaknya di Spanyol, kata pernyataan dari kantor seksi kejahatan-kejahatan ekonomi. Empat perhitungan penghindaran pajak didasarkan pada laporan dari kantor pajak Spanyol, kata mereka. Hal. 19 Meraih Gelar
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Perda LPD Berpotensi Jadi Predator Eksistensi Adat dan Budaya Bali
PENERAPAN Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2017 tentang Lembaga Perkreditan Desa, menjadi pergunjingan kalangan desa adat di Kabupaten Badung. Sebab, peraturan yang baru disahkan April lalu menyimpang (nyaplir) dari aspirasi yang disampaikan dalam pembahasan ranperda. Ketua Badan Kerja Sama (BKS) LPD seKabupaten Badung I Ketut Madra menilai
@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
upgrade atau diberi pelatihan. Dana yang dipakai adalah dana pemberdayaan 5% itu. Mengingat, ruwetnya mekanisme APBD kalau sematamata mengandalkan dana pemerintah. Itu sebabnya, LPD diminta menyetor dana 5%. Tidak terkecuali LPD di Badung yang sebelumnya menolak. ‘’Semangatnya dulu kan gotong royong, dari semangat pendiriannya dulu. Kebetulan saja di Badung Selatan banyak yang besar, karena potensinya besar kenapa sih tidak mau bantu nyama braya,’’ imbuh mantan Ketua Pansus Ranperda LPD ini. Hal senada juga disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. LPD yang ada memang harus mematuhi apa yang tertuang dalam Perda LPD. Hal. 19 Sudah Disepakati
Hadapi ISIS di Marawi
Indonesia Koordinasikan Lima Negara
’’…saat ini pusat ISIS di Suriah digempur, ISIS mempunyai dua alternatif untuk mengembangkan basisnya di Asia Tenggara yaitu di Poso, Sulawesi Tengah dan Marawi, Filipina. Tapi ternyata di Poso kita gempur terus. Basisnya kita awasi. Kita eliminasi, kita kepung, dan sekarang tinggal enam orang-lah begitu, sehingga tidak pas kita sebagai basis baru ISIS di Asia Tenggara.’’ Wiranto Menko Polhukam
Jakarta (Bali Post) – Indonesia akan mengajak lima negara untuk menghadapi gerakan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) yang berada di Marawi, Mindanao, Filipina Selatan dan diduga bergerak ke negara-negara Asia Tenggara. ‘’Nanti kita akan laksanakan koordinasi dengan lima negara lain yaitu New Zealand, Australia, Brunei, Malaysia, Filipina pada bulan Juli akhir. Indonesia sebagai host, Australia sebagai co-host. Kita laksanakan suatu koordinasi multilateral untuk mem-back-up Filipina menghabisi basis-basis itu supaya tidak hidup di Asia Tenggara,’’ kata Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto di kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (13/6) kemarin. Menurut Wiranto, karena saat ini pusat ISIS di Suriah digempur, ISIS mempunyai dua alternatif untuk mengembangkan basisnya di Asia Tenggara yaitu di Poso, Sulawesi Tengah dan Marawi, Filipina. ‘’Tapi ternyata di Poso kita gempur terus. Basisnya kita awasi. Kita eliminasi, kita kepung, dan sekarang tinggal enam orang-lah begitu, sehingga tidak pas kita sebagai basis baru ISIS di Asia Tenggara. Jadi ISIS
mengarah ke Filipina Selatan dan sekarang sudah terjadi di sana, digempur lagi oleh Filipina,’’ tambah Wiranto. Karena Marawi sedang digempur maka secara teoretis, menurut Wiranto, para pemberontak ISIS akan menyebar ke tempat lain. ‘’Tapi tatkala mereka kepepet, mereka beralih ke metode divergen. Mereka menyebarkan sekarang. Maka besok kita akan gelar rakor penuh di Manado. Para Pangdam, Panglima, Kapolda, Gubernur, pejabat lain yang terkait erat dengan keamanan nasional, pejabat intel, pejabat teritorial, pejabat pemda, kita kumpulkan nanti di Manado,’’ tambah Wiranto. Wiranto juga menegaskan bahwa daerah perbatasan yang mengarah ke Filipina Selatan akan diperkuat dengan segala cara agar kemungkinan ISIS lolos ke Indonesia kecil. ‘’Dalam hal ini kita memang betulbetul serius, jangan sampai kejadian di Kampung Melayu, di Bali, terulang lagi. Apalagi akan ada event internasional yang diselenggarakan di sini. Ada Asian Games, ada World Bank, acara lain yang bersifat internasional,’’ ungkap Wiranto. Hal. 19 Aparat Keamanan
’’Hampir di setiap provinsi ada anggota ISIS, tetapi mereka saat ini masih ‘tertidur’ yang kapan saja bisa bangun dengan melancarkan aksinya untuk mencapai tujuannya.’’ Gatot Nurmantyo Panglima TNI
Patrialis Bersumpah Tak Terima Satu Rupiah pun Cristiano Ronaldo
Tabrak Mobil, KA Terbakar Jakarta (Bali Post) – Satu unit mobil menerobos dan menabrak kereta api (KA) tujuan Tanjung PriokPurwakarta yang tengah melintas dekat Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Selasa (13/6) kemarin pukul 17.08 WIB. Senior Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta Suprapto dalam pesan singkat di Jakarta mengatakan berdasarkan laporan dari masinis KA Walahar Ekspres telah ditemper (ditabrak) satu unit mobil. ‘’Mobil minibus gran max terbakar dan api menjalar ke K 306640 (kereta pertama di belakang lokomotif),’’ katanya. Hal. 19 Proses Pemadaman
Jakarta (Bali Post) – Patrialis Akbar bersumpah tidak menerima uang satu rupiah pun terkait penanganan perkara uji materi undangundang tentang peternakan dan kesehatan hewan saat dia menjadi hakim Mahkamah Konstitusi. ‘’Saya ingin mengatakan terhadap dakwaan saya keberatan. Sumpah demi Allah sampai ke arasy (singgasana atau takhta Tuhan), tidak pernah sekalipun, satu rupiah pun saya terima uang dari namanya Basuki Hariman dan Ng Fenny,’’ kata Patrialis saat memberikan tanggapan usai mendengarkan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (13/6) kemarin. Meski menyatakan tidak akan mengajukan nota keberatan, Patrialis dengan emosional menyampaikan tanggapan langsung ke majelis hakim usai pembacaan dakwaan. ‘’Bahkan saat pertama kali
ketemu Basuki Hariman saya sudah sampaikan tiga rambu yaitu ‘Apakah pernah Saudara Basuki sebagai pihak di MK?’ dijawab ‘tidak’, ‘Apakah terafiliasi?’ dijawab ‘tidak’, jadi boleh kita berkawan,’’ katanya. ‘’Syarat kedua, ‘Saudara tidak boleh sekalipun bicara uang dengan saya apalagi memberikan uang’ dan alhamdulilah mulai dari awal sampai detik ini tidak pernah Basuki Hariman bicara itu, dan untuk menghindari fitnah tidak boleh bawa tas apalagi dia seorang pendeta,’’ tambah Patrialis. Patrialis menyatakan ia tidak pernah dikonfirmasi mengenai alur pemberian uang oleh Basuki, Ng Fenny apalagi Kamaludin, orang dekatnya. ‘’Apalagi dengan uang Rp 2 miliar, saya sama sekali tidak tahu dan saya baru tahu uang itu saat saya ditanya penyidik,’’ ungkap Patrialis. Hal. 19 Dewa Palguna
Patrialis Akbar Bali Post/ade
IMF Nilai Indonesia Berhasil Mereformasi Jasa Keuangan Bali Post/ant
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi sebuah minibus dan korban yang terbakar dalam kecelakaan kereta api dengan sebuah minibus di perlintasan kereta Jalan Kembang Pacar, Senen, Jakarta, Selasa (13/6) kemarin. Kecelakaan tersebut menewaskan dua penumpang minibus yang hangus terbakar setelah tertabrak kereta.
Jakarta (Bali Post) – Indonesia menyambut baik hasil asesmen Dana Moneter Internasional (IMF) terhadap sektor keuangan Indonesia di tahun 2017 atau yang dikenal dengan Financial Sector Assessment Program (FSAP). Dalam siaran pers bersama yang disampaikan Kementerian Keuangan RI, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan, di Jakarta, Selasa (13/6) kemarin, menyatakan secara umum IMF mengapresiasi keberhasilan Indonesia dalam melaksanakan reformasi di sektor jasa keuangan, sehingga kinerja makro ekonomi dan stabilitas sistem keuangan dapat terjaga dengan baik. Pernyataan tersebut disampaikan
untuk menanggapi hasil asesmen yang dimuat dalam Financial System Stability Assessment (FSSA) 2017 dan dibahas dalam pertemuan Dewan Direktur (Executive Board) IMF di Washington DC pada 24 Mei 2017, serta telah dipublikasikan pada website IMF pada 12 Juni 2017. Tim FSAP yang terdiri dari IMF dan Bank Dunia telah melakukan asesmen stabilitas dan perkembangan sektor keuangan Indonesia secara komprehensif melalui berbagai diskusi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta lembaga-lembaga lain, seperti industri jasa keuangan, konglomerasi keuangan, asosiasi industri jasa keuangan, lembaga remitansi, lembaga financial technology, firma hukum, PPATK, lembaga penegak
hukum dan akademisi. Sesuai hasil pertemuan Executive Board Meeting, para Direktur Eksekutif IMF menghargai keberhasilan Indonesia dalam menjaga kondisi makro ekonomi dan stabilitas sistem keuangan Indonesia, di tengah kondisi perekonomian global yang kurang menggembirakan. Kondisi tersebut terutama didukung oleh banyaknya kemajuan yang telah dicapai oleh Indonesia sejak dilaksanakannya FSAP pertama tahun 2010, di antaranya penguatan pengawasan sektor keuangan, jaring pengaman keuangan dan protokol manajemen krisis, serta pendalaman pasar keuangan dan inklusi keuangan. Dipaparkan, sejak FSAP terakhir, otoritas telah menerapkan kerangka
permodalan Basel III dan Undang-undang Asuransi yang baru, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan pengawasan lintas sektoral. Selain itu, dijelaskan, pengembangan dan penguatan kerangka makroprudensial juga telah dilakukan melalui pengembangan alat analisis untuk menilai risiko sistemik serta implementasi sejumlah instrumen kebijakan makroprudensial. Indonesia juga telah mengeluarkan undang-undang yang secara khusus bertujuan untuk pelaksanaan, pencegahan dan penanggulangan krisis sistem keuangan (UU Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan/ UU PPKSK). Hal. 19 Perlu Perhatian
denpasar
2
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
figur
Bali Post/ist
Memegang Peran Penting BERBEKAL pengalaman yang dimilikinya di pemerintahan, Kepala Bagian Kehumasan dan Protokol Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar Dr. Agus Darma Yoga Pratama, S.S., M.Hum. membagi ilmu dan pengalamannya dengan humas dan protokol di salah satu instansi pendidikan di Bali, Senin (12/6) lalu. Menurutnya, kehumasan dan protokol tidak hanya penting di pemerintahan, tetapi juga di institusi pendidikan. Apalagi di institusi pendidikan sering menggelar kegiatan berskala nasional maupun internasional. “Jadi, humas dan protokol harus tahu bagaimana peran mereka dalam menyampaikan informasi, mempublikasikan dan mendokumentasi, serta memperlakukan tamu dan pimpinan sesuai pedoman yang berlaku,” ujarnya. Ayah tiga anak ini berharap ke depan seluruh perguruan tinggi, khususnya di Bali mempersolid kehumasan masing-masing dan meningkatkan pengetahuan. Sebab, humas memegang peranan penting dan vital dalam kemajuan lembaga. Pada kesempatan itu, ia juga membagi kiat-kiat suksesnya di Unwar, termasuk teknis menjalin kerja sama publikasi dengan media cetak, TV maupun online. “Kami di Unwar menganggap media itu teman. Kalau sudah berteman, kan segala sesuatunya kita bisa bicarakan lebih mudah,” pungkas mantan Sekpri mantan Wakil Gubernur Bali AAN Puspayoga ini. (win)
Pembunuh ”Gay” Dituntut 10 Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Mahfud Hudori, terdakwa kasus pembunuhan Imran Hamdani yang diduga gay, dituntut hukuman selama sepuluh tahun penjara, Selasa (13/6) kemarin. JPU Dewa Arya Lanang Raharja di depan majelis hakim pimpinan Partha Bhargawa menyatakan, terdakwa terbukti bersalah dalam kasus yang menyebabkan korban tewas. Kasus pembunuhan tersebut berlangsung 25 Februari 2017. Kala itu terdakwa bersama Amir Purbo Wilantara, Moh Latiful Rohim, Eri Setiawan, Budi Raharjo dan korban Imran Hamdani duduk bersama sambil minum. Memasuki pukul 01.30 Wita, korban mengajak terdakwa untuk membeli makan. “Awalnya terdakwa menolak. Tapi karena teman-temannya yang lain mengatakan lapar, akhirnya terdakwa pergi bersama korban dengan mengendarai sepeda motor milik korban,” tandas jaksa. Di perjalanan terdakwa berposisi membonceng korban. Saat itulah tangan korban menggerayangi tubuh terdakwa. Selain itu, korban juga beberapa kali menciumi terdakwa. Mendapat perlakuan seperti itu, terdakwa sempat menghindar sehingga motor yang dikendarainya oleng. Korban juga sempat mengajak terdakwa untuk kencan. Namun ajakan itu ditolak oleh terdakwa. Setelah membeli nasi, keduanya kembali melanjutkan perjalanan pulang. Dalam perjalanan itu korban terus mengajak terdakwa ke penginapan. Entah karena apa, tiba-tiba terdakwa mengarahkan sepeda motor ke rumah Angga Freandy. Di rumah itu terdakwa mengambil pisau dapur. Saat itu saksi Angga sempat bertanya untuk apa pisau itu yang dijawab terdakwa tidak ada apa-apa. Angga, seperti dalam dakwaan sempat mengikuti korban dan terdakwa. Namun lagi-lagi terdakwa yang merasa tidak nyaman diikuti meminta kepada Angga untuk kembali. Namun korban terus mengajak terdakwa untuk kencan sambil merabaraba paha terdakwa. Terdakwa kemudian melajukan motor ke Gang Esa. “Terdakwa lalu menghentikan sepeda motor. Korban malah memegang pinggang terdakwa dan meminta terdakwa untuk membuka celananya,” kata jaksa. Terdakwa yang tidak terima diperlakukan seperti itu langsung mencabut pisau yang diambilnya di rumah Angga dan menusuk dada korban. Tak hanya itu, terdakwa juga kembali menusuk leher korban hingga tersungkur. Terdakwa meninggalkan korban dan kembali ke tempat terdakwa bersama korban minumminum, hingga akhirnya kabur ke Banyuwangi. (kmb37)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : IZIN LINGKUNGAN PULUHAN PERUSAHAAN TERANCAM DIBEKUKAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
DITERTIBKAN - Petugas gabungan menertibkan stan dagangan liar dan tenda tambahan di Taman Budaya Bali, Selasa (13/6) kemarin. Dari operasi tersebut, dua stan liar dan tiga tenda tambahan ditertibkan.
Aset Pemprov di Bali Hyatt Masih Jadi Benang Kusut
Denpasar (Bali Post) -
Masalah aset Pemprov Bali di Bali Hyatt, Sanur belum juga mendapatkan titik terang, kendati Pansus Aset di DPRD Bali sudah melihat adanya unsur pidana murni. Bila mengacu pada keterangan PT Wynncor Bali, aset tanah milik Pemprov yang dihapus menjadi saham itu rupanya telah dijual oleh PT Sanur Bali Resort Development Corporation. Namun penjualan saham oleh PT Sanur Bali Resort kepada PT Wynncor Bali itu tanpa sepengetahuan Pemprov Bali. Ketua Pansus Aset DPRD Bali I Nyoman Adnyana mengatakan, ada unsur pidana murni dalam kasus tersebut. “Kalau unsur pidana murninya ada itu karena dia (PT Sanur Bali Resort) menjual tanpa sepengetahuan pemilik dan dia juga tidak jelas lembaganya ini. Kalau kita nanti ingin buktikan di pengadilan, bahwa dia (PT Wynncor) membeli dari Sanur Bali Resort, terus kita suruh hadirkan, kan.. juga enggak bisa akan hadirkan,” ujar Adnyana usai memimpin rapat
Pansus dengan BPKAD Provinsi Bali, BPN Bali dan PT Wynncor di Gedung DPRD Bali, Selasa (13/6) kemarin. Adnyana menambahkan, sejak tahun 1971 hingga sekarang tidak ada deviden atau kontribusi apa pun yang diterima Pemprov Bali. Padahal sarana akomodasi pariwisata dibangun menggunakan tanah DN 71 dan DN 72. Tanah DN 71 diproses menjadi HPL Pemprov Bali, sedangkan DN 72 menjadi hak pakai sesuai SK Mendagri.
“Memang kalau data, fakta dan bukti-bukti yang kuat dari Pemprov Bali tidak ada. Misalnya tentang sertifikat, tapi kan ini tanahnya ada, ada pengakuan, ada sejarahnya. Mereka sendiri mengakui kan DN 71 dan 72, itu salah satu bukti juga membenarkan,” terangnya. Dari pembahasan dewan sebelumnya, pembangunan akomodasi (Bali Hyatt) melibatkan PT Wynncor dengan kepemilikan saham 90 persen, PT Sanur Bali Resort dengan saham lima persen dan PT Fesia Raya dengan saham lima persen. Aset Pemprov Bali digabung pada PT Sanur Bali Resort. Selanjutnya ada surat Gubernur tahun 1972 yang melakukan pelepasan tanah untuk dijadikan modal. Lantaran bergabung dengan PT Sanur Bali Resort, saham Pemprov bernilai 10,9 persen dari lima persen saham perusahaan
Dipelototi, Sekelompok Pelajar SMP Keroyok Dua Pemuda
Denpasar (Bali Post) Kasus pengeroyokan terjadi di Jalan Pulau Buton, Denpasar Barat (Denbar), Selasa (13/6) kemarin. Dua pemuda berinisial Bo (25) dan Hr (26) dikeroyok sekelompok pelajar SMP. Pemicunya gara-gara korban dikira memelototi pelaku saat lewat di TKP. Anggota Reskrim Polsek Denbar bergerak cepat dan menangkap para pelaku berinisial Ws (16), As (16), Kp (15), Es (16), Sa (16) dan Hw (17). “Kejadiannya sekitar pukul 03.00 Wita. TKPnya di toko,” ujar sumber yang tidak mau identitasnya ditulis di koran. Sumber ini mengatakan, korban sedang membeli rokok di TKP. Saat itu melintas sekelompok ABG mengendari sepeda motor. Diduga suara motor yang dikendarai pelaku memekakkan telinga sehingga korban memandangi mereka. “Pelaku mengira korban memelototi mereka. Para pelaku langsung berhenti dan menghampiri korban,” tegasnya.
Antara korban dan pelaku sempat perang mulut. Diduga karena jumlahnya lebih banyak, pelaku langsung mengeroyok korban. “Korban kalah jumlah sehinga jadi bulan-bulanan para pelaku. Setelah korban tidak berdaya, para pelaku langsung kabur,” ungkap sumber tersebut. Anggota Polsek Denbar yang mendapat informasi kejadian itu, langsung bergerak cepat memburu para pelaku. Berbekal ciri-ciri pelaku yang diperoleh dari keterangan saksi, polisi berhasil menangkap keenam ABG tersebut dan langsung dibawa ke Mapolsek Denbar. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena saat dikonfirmasi membenarkan menangani kasus itu. “Karena pelaku masih di bawah umur, kami masih berkoordinasi dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak-red) Denpasar dan Komnas Anak,” tegasnya. (kmb36)
tersebut. Sementara itu, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama berharap Pansus Aset yang baru dibentuk ini tidak lagi “ompong” dengan tetap membiarkan benang kusut pada masalah aset Pemprov di Bali Hyatt. Bila perlu, Pansus menghadirkan tim ahli dan mengundang pula aparat penegak hukum. “Dulu, Hyatt ini milik pemerintah. Tapi pemerintah selalu kalah dengan swasta. Kenapa kalah? Pasti ada benang kusutnya, harus dicari satu per satu. Bila perlu, undang kepolisian, kejaksaan dan kalau perlu KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi - red),” tegasnya. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui bila Pemprov selama ini kebingungan menelusuri aset di Bali Hyatt. Pihaknya sepakat masalah aset yang menjadi sa-
ham ini ditelusuri mengapa sampai hilang. Kendati saham yang dimiliki Pemprov tidak banyak atau hanya sepuluh persen dari lima persen saham PT Sanur Bali Resort. “Kan itu masalahnya, ya... sedikit banget. Begitu ada penambahan saham, penambahan modal ini kan delusi. Delusi ini semakin lama semakin kecil karena dia bukan penyertaan saham tetap,” ujarnya. Pastika menambahkan, pada saat melakukan perjanjian mestinya dibuat penyertaan saham tetap. Dengan demikian saham masih bisa dipertahankan. Kalaupun ada perpindahan atau jual beli saham, saham Pemprov tidak akan hilang. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Tersangkut Kasus 19 Kilogram Ganja
Gery Divonis 12 Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Gery Yudianto, terdakwa kasus 19,899 kilogram ganja, Selasa (13/6) kemarin dinyatakan terbukti bersalah dalam penyalahgunaan narkotika. Oleh majelis hakim pimpinan Made Pasek, terdakwa divonis selama 12 tahun penjara. Vonis yang diterima terdakwa lebih rendah lima tahun dibandingkan tuntutan jaksa. Sebelumnya JPU Eddy Arta Wijaya dari Kejati Bali menuntut supaya terdakwa dihukum selama 17 tahun penjara. Kendati demikian, jaksa terlihat puas dengan hukuman yang diterima oleh terdakwa. Gery adalah tersangka kedua dalam kasus tersebut. Dia diadili bersama temannya, Ronny Martuaman Purba. Dalam kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan rekannya, Ronny Martuaman Purba, masih dalam tahap pledoi atau pembelaan. Sebelumnya Ronny Martuaman Purba yang didakwa kasus 19,899 kilogram ganja juga dituntut hukuman selama 17
tahun penjara. JPU Edy Arta Wijaya menyatakan bahwa terdakwa Ronny Purba secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana narkotika. “Yakni telah melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melalukan tindak pidana narkoba tanpa hak atau melawan hukum menerima atau menyerahkan narkotika melebihi satu kilogram,” tandas Edy Arta di depan persidangan. Jaksa dalam surat tuntutannya menyatakan Purba ditangkap Senin 19 Desember 2016 di sebuah rumah kos di Jalan Sahadewa, Gang IV, Legian, Kuta Badung. Polisi kala itu menemukan satu karung ganja. Ganja itu terbungkus kain ulos yang jumlahnya 25 bungkus seberat 19,899 kilogram. Ganja itu kemudian diserahkan kepada Gery Yudianto. “Penangkapan itu berawal dari informasi BNNP Sumatera Utara. Informasi itu adalah dari Bandara Kualanamu Medan. Ada barang yang dikirim lewat JNE ke Bali dan dilakukan pengintaian hingga keduanya ditangkap di rumah kos di Legian, Kuta. (kmb37)
Bupati Giri Prasta ”Launching” dan Salurkan Program Keluarga Harapan di Badung PKH Diterima 2.960 KPM, Total Dana Rp 5,9 Miliar Lebih
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta secara resmi melaunching sekaligus menyalurkan bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap I Tahun 2017 di Kabupaten Badung, bertempat di Wantilan Desa Adat Sangeh, Selasa (13/6) kemarin. PKH ini merupakan program dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga kurang mampu. Untuk di Badung, PKH tahun ini diterima sebanyak 2.960 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing mendapat Rp 500 ribu per triwulan, dengan total dana sebesar Rp 5,9 miliar lebih. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua DWP Ny. Nesya Yoga Segara, pimpinan perangkat daerah, pimpinan BNI 46 Wilayah Bali Nusra, perwakilan Bank Indonesia dan OJK, Camat Abiansemal serta perbekel se-Abiansemal. Bupati Giri Prasta menyampaikan terima kasih atas program Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Sosial ini. Terima kasih pula disampaikan kepada Bank BNI, BI dan OJK yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan ini. Menurut Bupati Giri Prasta, PKH melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ke depan diharapkan dapat bersinergi dengan program Pemkab Badung.
“Ini menjadi PR bagi Dinas Sosial, program pusat ini harus sharing dengan program Pemkab Badung, sehingga ke depan masyarakat penerima manfaat tidak hanya menerima Rp 500 ribu per triwulan, namun dapat menerima bantuan lebih besar. Selain itu, untuk pencairan dana melalui ATM kami harapkan di setiap desa dapat ditempatkan mesin ATM sehingga masyarakat lebih mudah mencairkan dana dan tidak perlu ngantre,” harapnya. Bupati Giri Prasta menjelaskan, Pemkab Badung telah banyak mengeluarkan program kegiatan yang arahnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khusus di bidang sosial, setiap tahun telah dilaksanakan program bedah rumah dan bantuan Usaha Ekonomi Produktif maupun Kelompok Usaha Bersama (KUBE). “Untuk bedah rumah, kami bantu sebesar Rp 55 juta, rehab berat Rp 30 juta dan rehab ringan Rp 15 juta. Kami harapkan program bedah rumah tuntas di tahun 2018 nanti,” tegasnya. Selain itu, dinas terkait agar mendata keluarga kurang sejahtera di Badung, di mana salah satu anak dari keluarga itu akan dibiayai sekolah hingga tamat sarjana S-2, setelah lulus akan dijadikan pegawai di Pemkab Badung. “Anak ini nanti akan mengenyam pendidikan yang mumpuni, sehingga menjadi
tulang pungung keluarga dan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelasnya. Kadis Sosial Badung I Ketut Sudarsana melaporkan, PKH merupakan program prioritas nasional dalam upaya pengentasan kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan, pemberdayaan sosial nasional. Program ini bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan sampai delapan persen, serta jangka panjang penurunan kesenjangan pendapatan (gini rasio). PKH menyasar keluarga miskin dengan prioritas empat sasaran, yaitu ibu hamil, anak sekolah, disabilitas berat dan lansia di atas 70 tahun. Untuk di Badung, kata Sudarsana, penyaluran PKH diberikan kepada sebanyak 2.960 KPM, terdiri dari di Kecamatan Abiansemal sebanyak 1.140 KPM, Petang 743 KPM, Mengwi 780 KPM, Kuta Utara 108 KPM, Kuta 97 KPM dan Kuta Selatan 92 KPM. “Penyaluran dana ini akan dilaksanakan selama tiga hari hingga 15 Juni ini,” katanya. Bantuan sosial non tunai ini sebesar Rp 5,9 miliar lebih selama satu tahun, untuk empat kali pencairan. Selain itu, Mensos juga memberi bantuan sosial bagi lansia sebesar Rp 225 juta, bantuan sosial disabilitas Rp 171 juta untuk 57 orang, bantuan beras sejahtera sebesar Rp 2,5 miliar lebih untuk 8.895 KK dalam
MENYALURKAN BANTUAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta secara resmi me-’’launching’’ sekaligus menyalurkan bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap I Tahun 2017 di Kabupaten Badung, bertempat di Wantilan Desa Adat Sangeh, Selasa (13/6) kemarin. waktu satu tahun. Sementara itu, Pimpinan Wilayah BNI 46 Bali-Nusra I Putu Bagus Kresna mengatakan, BNI sebagai penyalur bantuan sosial non tunai di Bali, untuk tahun 2017 akan menyalurkan bansos ini di tiga daerah, yakni Badung, Gianyar dan Tabanan. Penyaluran bansos ini dilakukan menggunakan sistem perbankan dengan Kartu Keluarga Sejahtera yang juga berfungsi sebagai kartu ATM. Dengan sistem ini, bantuan akan langsung disa-
lurkan ke rekening KPM. Bantuan ini dapat digunakan oleh penerima untuk membeli kebutuhan sehari-hari, membayar kebutuhan anak sekolah atau tetap disimpan di tabungan dan digunakan sesuai kebutuhan. “Atas nama keluarga besar BNI 46, kami haturkan terima kasih kepada Pemkab dan masyarakat Badung atas kerja sama yang telah dilakukan, sehingga penyaluran bansos non-tunai ini berlangsung lancar,” ujarnya. (ad1081)
BADUNG
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
3
Izin Lingkungan Puluhan Perusahaan Terancam Dibekukan Data 29 Perusahaan yang Mendapatkan Surat Teguran Pertama DLHK 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.
Lagoon TDC Nusa Dua The Kuta Angel Kuta The Nest Hotel Jl. Pratama 9X The Kuta Paya Hotel U Kuta Restaurant Strawbarry Batu Belig Kuta Utara Mamasan Restaurant Kerobokan, Kuta Utara SS Hotel Grand Istana Rama Kuta LaFavela Restaurant -Seminyak Hotelu Paasha - Seminyak Nook Restaurant Kuta Soho Restaurant Petitenget Puri Raja Hotel Legian Grand Bali San Suite Hotel Jimbaran Bay Beach
15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29.
Resort & Spa Kedonganan Kuta Rumah Makan Bangi Kopitiam Kuta Gardin Bistro / Mirror Bar The Elysian Hotel & Via Restaurant Sushi Tei White Rose Hotel-Seminyak Oueens Standor Restoran Bali sani Padma Kuliner Food Solutions Sevendays Premeium Hotel Restoran Bali Nikmat Kudeta Restaurant Barbacoa restaurant Retoran Krsipi Duck Hotel Paragon Premebiz Kuta Hotel
Mangupura (Bali Post) -
Puluhan izin lingkungan puluhan perusahaan di Kabupaten Badung terancam dibekukan. Pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung telah memberikan surat teguran kepada 29 perusahaan untuk segera memperbaiki kesalahannya. Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan hal itu di sela-sela pemberian surat teguran kepada puluhan perusahaan tersebut, Selasa (13/6) kemarin. Menurut Eka Merthawan, perusahaan yang melanggar sebagian besar tidak melaporkan usahanya. Kasus paling banyak ditemukan adalah bangunan yang tidak sesuai izin lingkungan yang direkomendasikan. “Misalnya, izin bangunan di tempat A, namun fakta di lapangan dia membangun sampai di tempat B, sehingga tergolong penyalahgunaan izin. Yang begini-beginilah yang banyak kami warning. Kalau teguran kami tidak diindahkan, kami bisa
Liburan Idul Fitri
Bandara Ngurah Rai Terima 369 ”Extra Flight” Mangupura (Bali Post) Menjelang liburan panjang serangkaian hari raya Idul Fitri 1438 H, Angkasa Pura (AP) I Bandara I Gusti Ngurah Rai telah menerima sebanyak 369 pengajuan pen-
erbangan tambahan atau extra flight. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 129 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 161 penerbangan Selain itu, sejumlah airline
Bali Post/kmb23
PENERBANGAN TAMBAHAN - Sebuah pesawat siap-siap mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Serangkaian hari raya Idul Fitri 1438 H, pihak Angkasa Pura I telah menerima sebanyak 369 pengajuan penerbangan tambahan atau extra flight.
telah menyediakan tambahan sebanyak 66.366 kursi untuk mengangkut penumpang mudik maupun balik sejak H-10 hingga H+15. “Pengajuan extra flight tahun ini dari data yang kami himpun, sampai saat ini telah menerima sebanyak 369 penerbangan,” kata Legal Section Head and Public Relation Bandra Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, saat dikonfirmasi Selasa (13/6) kemarin. Sementara data sebelumnya pada liburan tahun lalu, pihaknya menerima sebanyak 161 extra flight. Dari 369 penerbangan tersebut, rinciannya Citilink sebanyak 100 penerbangan, Garuda Indonesia sebanyak 12 penerbangan, Nam Air sebanyak 60 penerbangan, Sriwijaya Air sebanyak 40 penerbangan, Wings Air sebanyak 52 penerbangan dan Lion Air sebanyak 105 penerbangan. Arie Ahsanurrohim mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan kecenderungan naik atau turunnya jumlah penumpang pada liburan Lebaran tahun ini. Ditegaskan, trend naik dan turunnya penumpang akan diketahui pada saat pembukaan Posko Lebaran. Arie Ahsanurrohim memperkirakan, puncak arus mudik terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran karena hari kerja terakhir adalah hari Jumat dan Lebarannya hari Minggu. Sementara puncak arus balik diperkirakan pada H+6 dan H+7 Lebaran. “Saat puncak arus mudik pada H-2 nanti, kami perkirakan jumlah penumpang rata-rata bisa sampai 57 sampai 58 ribuan,” ujarnya. (kmb23)
Awasi Keberadaan WNA
Imigrasi Libatkan Perangkat Desa Mangupura (Bali Post) Guna mempermudah pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di wilayah kerja Imigrasi Kelas I Ngurah Rai, kini perangkat desa juga turut dilibatkan. Hal ini dilakukan supaya Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) bisa dengan cepat mendapatkan informasi, terkait keberadaan orang asing tersebut. Kabid Wasdakim Imigrasi Kelas I Ngurah Rai Tjatur Soemardianto, mengatakan hal itu di sela-sela sosialisasi pemberdayaan Desa Adat Jimbaran di Aula Kantor Desa Adat Jimbaran, Selasa (13/6) kemarin. Menurut Tjatur Soemardianto, saat ini WNA sudah berbaur sampai kepada lapisan masyarakat yang paling dalam. Dengan melibatkan perangkat desa seperti pecalang dan Linmas, diharapkan bisa mempermudah dan mempercepat memperoleh informasi terkait keberadaan WNA tersebut. “Kami mengambil langkah ini karena kami yakin para perangkat desa ini yang mengetahui keadaan di lingkingannya,” katanya. Tjatur Soemardianto menambahkan, dengan melibatkan perangkat desa ini, bukan berarti mereka bekerja seperti petugas imigrasi. Namun lebih kepada tindakan persuasif. Yang paling dibutuhkan terkait keberadaan WNA ini adalah informasi awal, sehingga tidah harus
menunggu sampai terjadi pelanggaran baru dilakukan penindakan. “Pihak perangkat desa dalam melakukan pengawasan adalah untuk memberi informasi awal terhadap keberadaan mereka. Kalau ada orang asing yang tinggal di rumah kontrakan patut diawasi. Namun, jangan sampai mereka merasa sedang diawasi. Pengawasan yang dilakukan dengan cara persuasif,” ujarnya. Kepala Bidang Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Herdaus menambahkan, dipilihnya perangkat Desa Adat Jimbaran sebagai perpanjangan mata dan telinga Imigrasi, karena Jimbaran merupakan barometer pariwisata di Kuta Selatan. Ditegaskan, pelibatan perangkat desa dalam melakukan pengawasan lebih ditekankan pada sinergitas informasi.
“Imigrasi lebih dikenal sebagai tempat membuat dan mendapatkan pasport. Secara hakiki, Imigrasi itu sebenarnya hal ikhwal pengawasan lalu lintas orang antarnegara. Itulah peran dari Imigrasi sebenarnya,” katanya. Bendesa Adat Jimbaran I Made Budiarta, S.H. mengaku senang dengan langkah yang diambil oleh pihak Imigrasi. Dikatakan, saat ini memang banyak WNA yang tinggal di rumah kontrakan. Ke depan dengan adanya sinergitas ini, diharapkan bisa menekan hal seperti ini. “Kami akui, kini orang asing itu berbaur dengan masyarakat lokal sampai ke lapisan yang paling dalam. Ada yang tinggal di kontrakan. Nanti kami akan mengajak pihak Imigrasi untuk melakukan penertiban secara bersamasama,” ujarnya. (kmb23)
Bali Post/kmb23
SOSIALISASI - Suasana sosialisasi pemberdayaan Desa Adat Jimbaran di Aula Kantor Desa Adat Jimbaran, Selasa (13/6) kemarin.
saja cabut izinnya,” tegasnya. Mantan Camat Kuta Selatan itu menjelaskan, sedikitnya ada 150 perusahaan dinyatakan melanggar sejak tahun 2016. Dari jumlah ini, sebanyak 29 perusahaan langsung diberikan teguran agar segera memperbaiki kesalahannya. “Sekarang kami beri peringatan resmi sebanyak 29 pelanggar yang tergolong melakukan pelangharan berat,” ujarnya. Dikatakan, puluhan pelanggar
ini mayoritas bergerak di bidang jasa akomodasi pariwisata dan perdagangan. Ada pun kategori pelanggarannya, mulai dari pencemaran lingkungan, pelanggaran izin bangunan hingga perusak lingkungan. “Ini baru teguran pertama. Kalau tetap bandel, konsekuensinya kami bisa cabut izinnya. Sebab kami punya kewenangan mengawasi, termasuk mencabut izin lingkungan usaha tersebut karena UKL/UPL dan Amdal diterbitkan atas rekomen-
dasi DLHK,” jelasnya. Sesuai rekomendasi tersebut, kata Eka Merthawan, pengusaha juga diwajibkan melaporkan keberadaan usahanya tiap enam bulan sekali. Sejauh ini, dari ratusan perusahaan yang melanggar tersebut, sebagian besar tidak melaporkan usahanya dengan berbagai dalih. “Karena kami yang memberikan rekomendasi, maka tiap enam bulan dia wajib melaporkan usahanya. Kalau tidak dilaporkan, berarti dia melanggar,” katanya seraya menambahkan, pemberian teguran kepada 29 perusahaan tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, seperti Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan PTSP dan Dinas Pariwisata Badung. (kmb27)
Bupati Badung Serahkan 43 SK CPNS Bidan PTT
BUPATI Badung Giri Prasta menyerahkan SK CPNS untuk 43 bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Ruang Nayaka II Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Selasa (13/6) kemarin. Turut mendampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Gede Wijaya, Sekretaris Dinas Kesehatan I Nyoman Oka Jenyana dan Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta memberikan ucapan selamat kepada 43 bidan PTT yang sudah berhasil memenuhi kriteria untuk menjadi CPNS sesuai aturan yang berlaku. “Dengan diterimanya SK CPNS ini, saya minta para bidan untuk mengubah paradigma bahwa pegawai itu dilayani oleh masyarakat menjadi pegawai adalah pelayan masyarakat. Berikan pelayanan prima kepada masyarakat yang membutuhkan di tempat tugas. Jika tidak mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, saya akan pertimbangkan,” ujarnya. Lebih lanjut, Giri Prasta menegaskan, untuk bidan yang mendapatkan SK CPNS ini agar mampu bekerja dengan hati, sepenuh arti dan bekerja dengan hatihati. “Kembangkan norma untuk menolong pasien atau orang yang sakit dengan menganggap orang yang sakit tersebut orangtua sendiri sehingga masyarakat yang sakit bisa tersenyum. Jika pasien tersenyum, artinya ibu-ibu sudah mempunyai empati dalam melayani masyarakat,” katanya. Bupati Giri Prasta menambahkan, Pemerintah Kabupaten Badung di tahun 2018 akan melaksanakan e-health untuk mendukung pelayanan kesehatan di
Kabupaten Badung dengan puskesmas 24 jam sebagai filter. “e-health ini berbasis IT yang akan disinergikan dengan Kominfo. Sistem ini juga akan dipasang di puskesmas serta rumah sakit yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung, sehingga memudahkan pasien dalam melakukan pengobatan tanpa perlu antre lama-lama untuk mengurus administrasi dan diagnosa sakit pasien akan langsung dapat dibaca di tempat melakukan pengobatan tersebut,” tambah Giri Prasta. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya
Manusia Gede Wijaya mengungkapkan, di Badung ada 65 bidan PTT yang diangkat berdasarkan SK Kementerian Kesehatan mengikuti seleksi CPNS. “Adanya kebijakan secara nasional bahwa tenaga kesehatan seperti dokter PTT, bidan PTT serta perawat PTT itu dapat diangkat menjadi CPNS dengan mengikuti proses seleksi. Ternyata dari 65 bidan PTT tersebut, yang mengikuti seleksi lulus sebanyak 43 orang. Langkah selanjutnya setelah menjadi CPNS adalah melaksanakan prajabatan secepatnya sesuai dengan arahan Bupati Badung Giri Prasta,” paparnya. (ad1082)
MENYERAHKAN - Bupati Badung Giri Prasta menyerahkan SK CPNS untuk 43 bidan PTT di Ruang Nayaka II Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Selasa (13/6) kemarin.
info seremoniAL
4
A Wedakarna Rapat dengan Krama di Kuburan K Desa Adat Buleleng Jadi Teladan Karang Suci dan Krematorium liki landasan hukum berupa UU Desa dan Perda Desa Pakraman T berhak didengar. Astungkara sudah ada kesepakatan kedua I pihak, dan kini tinggal teknisnya saja. Silakan MoU segera diselesaikan, mangde niat mulia kedua V pihak direalisasikan. Semua demi umat Hindu,’’ ungkap Gusti Wedakarna. I Ia menyampaikan, ke depannya kebutuhan krematorium semakin T meningkat, karena tidak saja melayani umat Hindu Bali tetapi juga umat Hindu Buddha dari A berbagai suku. ‘’Desa adat tidak khawatir terkait eksistensi S WANTILAN SETRA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna usah pakraman. Warga Bali yang meMWS III saat rapat di Wantilan Kuburan (Setra) Desa Pakraman Buleleng.
S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
ADA hal unik dari kunjungan kerja Senator DPD-RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, di Kabupaten Buleleng yakni mengadakan rapat di Kuburan (Setra) Desa Pakraman Buleleng. Walau disediakan tempat yang nyaman di kantor desa, senator termuda asal Bali ini lebih memilih rapat lesehan secara sederhana di wantilan setra. Turut mendampingi Drs. I Gusti Komang Sumberjana dari Dinas Agama Kabupaten Buleleng, Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. (Klian Adat Desa Pakraman Buleleng), pengurus Yayasan Pengayom Umat Hindu (YPUH), Majelis Desa Pakraman Buleleng, pejabat Pemkab Buleleng, warga Desa Adat Buleleng serta sejumlah sulinggih dan jro mangku. Adapun tujuan rapat tersebut untuk menindaklanjuti program
pembangunan krematorium di areal Setra Desa Pakraman Buleleng. Akhirnya setelah melalui komunikasi intens, pihak YPUH memilih lokasi di Setra Kayu Buntil. Terhadap hal ini, Senator Arya Wedakarna (AWK) menyampaikan kebanggaannya karena semua pihak di Buleleng bertekad bersinergi untuk memajukan kehidupan masyarakat Hindu di kabupaten terluas di Bali ini. Apalagi ada janji dari Bupati Buleleng yang akan membantu biaya pembangunan krematorium Rp 1 – 2 miliar. ‘’Kita pegang janji Bupati Buleleng saat rapat dengan DPD-RI Bali dan prajuru bahwa pemkab akan bantu pembangunannya. Kini ngiring dibahas mengenai perjanjian kerja sama. YPUH sebagai lembaga yang dilindungi oleh UU Yayasan berhak beraktivitas, di satu sisi desa adat yang memi-
manfaatkan krematorium tidak sampai 1% umat Hindu. Harus diakui terkadang ada umat kita bermasalah dan ada kendala. Krematorium ini untuk memenuhi unsur kemanusiaan. Jadi, mesti semua maklum, karena tiang mendukung pendirian krematorium di seluruh Bali,’’ ujar AWK. Dalam kesempatan itu, AWK memberikan apresiasi atas usaha Desa Pakraman Buleleng yang berinisiatif membangun karang suci untuk kalangan sulinggih (pendeta) yang bisa dimanfaatkan seluruh pendeta dari berbagai trah dan daerah. ‘’Terberkatilah Desa Pakraman Buleleng. Desa ini dari dulu terkenal baik dan revolusioner. Saya minta desa adat di Bali tiru Desa Adat Buleleng. Mari bangun karang suci di seluruh Bali demi para brahmana. Tidak semua sulinggih mampu, dan ini termasuk bagian rsi yadnya. Astungkara, Bali berdaulat di bidang agama Hindu,’’ tandas AWK yang berdarah Buleleng ini. (ad1080)
Peningkatan Pelayanan Rumah Sakit
RSUD Wangaya Diakreditasi Standar Versi 2012
TERIMA TIM – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima Tim Surveyor Akreditasi RSUD Wangaya Versi 2012, Selasa (13/6) kemarin. PENINGKATAN pelayanan rumah sakit dengan standar ISO 9001: 2008 dari Direktur Oprasional Sucofindo International Certification Services Ganis telah diraih RSUD Wangaya. Dengan komitmen pelayan tersebut, pada tahun 2017 rumah sakit milik Pemerintah Kota Denpasar ini kembali mendapatkan Surveyor Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012. Surveyor yang melibatkan tiga orang tim akreditasi rumah sakit dilakukan di RSUD Wangaya, Selasa (13/6) kemarin. Kehadiran Tim Surveyor Akreditasi RSUD Wangaya dipimpin dr. Sugeng Ristanto, MARS. bersama dua orang anggota, dr. Hendriani SN dan Tulus Setiono, S.Kep., N.S., MPH. diterima langsung Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. ‘’Peningkatan pelayanan RSUD Wangaya menjadi komitmen tinggi Wali Kota Rai Mantra yang ditunjukkan dengan
menghadiri langsung pelaksanaan surveyor hari ini,’’ ujar Sugeng Ristanto. Ia mengharapkan langkah Wali Kota Denpasar ini mampu memberikan imbas peningkatan pelayanan dengan telah diraihnya sertivikasi ISO 9001: 2008 oleh RSUD Wangaya. Wali Kota Rai Mantra menyambut baik komitmen seluruh jajaran RSUD Wangaya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui standardisasi pelayanan pelaksanaan akreditasi tahun ini. Hal ini juga dikuatkan dengan moto ‘’Pelayanan Sewaka Dharma Pemkot Denpasar’’ yang berarti ‘’Melayani adalah Kewajiban’’. Moto ini telah mengakar di seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Denpasar dan membawa pelayanan masyarakat paling depan. Menurut Rai Mantra, standardisasi pelayanan melalui sertivi-
kasi ISO tiga tahun lalu tidak saja diraih RSUD Wangaya, namun juga dicapai bidang pelayanan masyarakat lainnya seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar. Di samping standardisasi pelayanan, pihaknya juga telah melakukan kontrol program bersama masyarakat dengan mewujudkan Pengaduan Rakyat Online (Pro) Denpasar lewat aplikasi android. Dari kontrol ini diketahui berbagai program dan kinerja seluruh jajaran Pemkot Denpasar dengan melihat jumlah laporan masyarakat yang masuk dalam aplikasi Pro Denpasar. Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, sejarah panjang keberadaan RSUD Wangaya serta telah dilakukannya berbagai peningkatan infrastruktur dan pelayanan, dapat meningkatkan fasilitas dan profesionalisme seluruh jajaran RSUD Wangaya. ‘’Kami sangat bersyukur adanya akreditasi bagi rumah sakit yang mampu memberikan kepastian peningkatan pelayanan RSUD Wangaya ke depan dan pelayanan sebagai hal yang paling utama,’’ ujarnya. Sementara itu, Direktur RSUD Wangaya dr. Setiawati Hartawan mengungkapkan, meningkatkan pelayanan publik khususnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat diwujudkan dengan peningkatan infrastruktur. Hal ini berdampak pada peningkatan kunjungan masyarakat dari tingkat hunian kamar rumah sakit. Di samping itu, RSUD Wangaya secara berturut-turut pada tahun 2011 dan 2012 menerima penghargaan juara I Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu Tingkat Provinsi Bali. Tahun 2013 sudah dilakukan pula penyusunan standar akreditasi baru yang mengacu JCI (Joint Comission International). (ad1085)
Yamaha Indonesia Raih ‘’Corporate Image Award 2017’’
RAIH - PT YIMM meraih Corporate Image Award 2017 Kategori Automotive 2 Wheels. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meraih Corporate Image Award 2017 untuk kategori Automotive 2 Wheels melalui survei yang dilakukan Frontier Consulting Group dan Majalah Tempo. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan Yamaha Indonesia dalam membangun serta mengelola Corporate Image. Peraih Corporate Image Award didasarkan pada survei independen yang dilakukan oleh Frontier Consulting Group di Medan, Surabaya dan Jakarta dengan melibatkan 3.000 responden. Survei ini mengikutsertakan
kalangan eksekutif sebanyak 1.140 responden, investor 1.020 responden, publik 660 responden dan jurnalis 180 responden. Survei dilakukan dengan cara face to face interview. Hasil survei tersebut menobatkan YIMM dengan raihan tertinggi kategori sempurna. Yamaha Indonesia berhak mendapat Corporate Image Award 2017 dengan predikat Excellence in Building and Managing Corporate Image. Senior General Manager YIMM Hendri Wijaya mengatakan keberhasilan Yamaha meraih penghargaan ini merupakan hasil dari dedikasi serta kerja keras seluruh
komponen kerja yang ada di YIMM dalam mewujudkan reputasi perusahaan yang baik. ‘’Yamaha selalu berusaha menjaga kepercayaan konsumen lewat komitmen untuk memberikan produk-produk terbaik. Selain itu, Yamaha terus berinovasi dengan hadirnya teknologi baru seperti Blue Core dan VVA. Yamaha juga selalu meningkatkan kualitas layanan baik itu sales maupun after sales,’’ ujarnya, Jumat (9/6) lalu. Yamaha memang terus menghadirkan produk terbaik di pasar otomotif roda dua. Hadirnya sepeda motor yang laku di pasaran seperti Mio 125, New Fino 125, AEROX 155 VVA, All New R15, All New Vixion dan All New X-Ride 125 serta deretan MAXI Yamaha, NMAX dan XMAX, adalah wujud nyata Yamaha untuk menjadi yang terbaik. Catatan ekspor Yamaha juga membanggakan. YIMM tercatat mengekspor sepeda motor ke hampir 75 negara tujuan seperti Jepang, Amerika, Asia Tenggara, Eropa dan Afrika. Tahun 2016 lalu, Yamaha mendapat predikat Eksportir Terbaik dari Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok. Aktivitas ekspor ini turut mendongkrak reputasi Yamaha Indonesia bahkan hingga level global. (bns1)
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
’’Job Fair’’ 2017 Kota Denpasar
Tekan Angka Pengangguran di Bali UNTUK membantu mensinergikan program pemerintah dalam menekan angka pengangguran di Denpasar khususnya dan Bali umumnya, serta membantu calon tenaga kerja mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan kompetensinya secara efektif dan efisien, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi kembali menggelar Bursa Kesempatan Kerja (Job Fair) selama empat hari, 13-16 Juni. Job Fair ini merupakan yang ke-12 kalinya diselenggarakan dan melibatkan 30 perusahaan sebagai peserta dengan menyiapkan 7.391 lowongan sesuai bidangnya. Acara dibuka resmi oleh Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar Drs. I G.A. Rai Anom Suradi, M.M. serta dihadiri SKPD terkait di halaman pakir utara Taman Kota, Lumintang, Selasa (13/6) kemarin. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, kegiatan job fair ini diadakan untuk menekan angka pengangguran di Kota Denpasar khususnya dan Bali pada umumnya. Acara ini sekaligus mengakumulasi dan mengumpulkan sektor-sektor perusahaan swasta untuk mencari tenaga kerja yang dibutuhkan. Di samping peluang kerja formal melalui kegiatan job fair, Pemkot Denpasar juga mengembangkan kesempatan kerja di sektor informal dengan memberikan berbagai jenis pelatihan keterampilan kerja. ‘’Kami memfasilitasi agar antara pencari kerja dan yang mencari kerja bisa bertemu di sini, sehingga masyarakat tidak lagi sulit mencari informasi lowongan kerja. Mudah-mudahan ini dapat menekan angka pengangguran di Kota Denpasar,’’ ujar Rai Mantra di sela-sela kunjungannya di salah
TINJAU – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Denpasar I G.A. Rai Anom Suradi meninjau salah satu perusahaan peserta Job Fair 2017 di parkir utara Taman Kota, Lumintang. perusahaan peserta job fair. Lebih lanjut dikatakannya, pada November mendatang kegiatan job fair akan dilaksanakan kembali dengan penambahan peluang usaha yang melibatkan universitas yang memiliki ekubator usaha dan perbankan. Job fair tidak hanya mempertemukan pengusaha dengan tenaga kerja, tetapi dapat membentuk jiwa wirausaha generasi muda, sehingga suatu hari mereka tidak mencari kerja, tetapi bisa membuka lowongan pekerjaan untuk orang lain. ‘’Untuk itu, informasi harus kita buka. Job fair ini baru sekitar Denpasar dan Bali, namun di web Pemerintah Kota Denpasar, lowongan pekerjaan ini bisa diketahui di seluruh Indonesia. Informasi ini yang paling penting, karena usaha tidak harus yang besar, kecil juga bisa,’’ tegas Rai Mantra. Sementara itu, Rai Anom Suradi menyebutkan, kegiatan bursa kesempatan kerja rutin dilaksanakan
setiap tahun. Tujuannya untuk memfasilitasi pencari kerja mendapatkan pekerjaan sesuai bakat, minat dan keterampilan yang dimiliki, serta membantu perusahaan pengguna tenaga kerja mendapatkan SDM sesuai persyaratan jabatan, mengetahui kecenderungan kualitas pencari kerja, jenis pekerjaan dan lowongan pekerjaan yang tersedia serta mengurangi angka pengangguran melalui peningkatan penempatan tenaga kerja. ‘’Job fair ini untuk mempertemukan antara pencari kerja dan pihak pengguna tenaga kerja atau perusahaan melalui sistem antarkerja secara langsung, guna mempermudah proses penempatan. Perusahan pengguna tenaga kerja yang terlibat bergerak di bidang keuangan, perdagangan dan jasa serta berbagai sektor lapangan usaha yang sedang mencari tenaga kerja untuk penempatan lokal atau luar negeri,’’ jelas Rai Anom Suradi. (ad1084)
Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama NU Bali
KBS Dinilai Miliki Komitmen Jaga Kemajemukan di Bali KOMITMEN menjaga kebinekaan, toleransi, saling menghargai dan hormat-menghormati antarpemeluk agama, ditunjukkan anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. atau yang lebih dikenal dengan KBS (Koster Bali Satu), dengan memenuhi undangan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nahdatul Ulama (NU) di Kantor DPW NU Bali, Jalan Pulau Demak, Denpasar, beberapa waktu lalu. KBS yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali hadir didampingi Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali I G.N. Kesuma Kelakan. Sementara itu, petinggi NU yang hadir di antaranya Ketua DPW NU Provinsi Bali H. Abdul Azis, Pimpinan Cabang (PC) NU Kabupaten se-Bali, para kiai NU, Muslimat NU, Pagar Nusa dan Gerakan Pemuda Anzor. Ketua PC NU yang datang masing-masing PC Kota Denpasar H Safi’i, PC Badung H. Aab Syafrudin, PC Gianyar Darmanto, PC Klungkung H. Muhamad Zain, PC Bangli H. Maarif, PC Karangasem H. Sueb, PC Tabanan H. Mustain, PC Jembrana H. Arsyad dan PC Buleleng H. Rahmat Baihaqi. Acara juga diisi sosialisasi usulan Bung Karno sebagai Bapak Bangsa. Ketua DPW NU Bali H. Abdul Azis adalah salah satu tokoh yang ikut menandatangani deklarasi Bung Karno Bapak Bangsa pada malam Gelar Budaya Memperingati Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno di Panggung Terbuka Arda Candra, Denpasar, 1 Juni lalu. Kehadiran KBS di tengah-tengah keluarga besar NU bukan kali ini saja. Politisi asal Desa Sembiran ini sudah sering menjalin silaturahmi
BERSAMA – KBS mengikuti acara silaturahmi dan buka puasa bersama yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah NU Bali. dengan keluarga NU. KBS dalam sambutannya mengatakan, NU memiliki peranan yang sangat besar dalam proses kemerdekaan bangsa Indonesia. Bung Karno dan pendiri NU K.H. Hasyim Al Asy’ri memiliki hubungan yang sangat dekat. Setiap menghadapi permasalahan, Bung Karno selalu meminta petuah dari KH Hasyim Al Asy’ri. ‘’Hubungan baik tersebut terjalin baik sampai sekarang antara PDI Perjuangan dan NU,’’ kata KBS. Menurutnya, begitu banyak ide dan gagasan, serta besarnya jasa Bung Karno pada kehidupan berbangsa dan bernegara, jadi sudah sepantasnya diangkat sebagai Bapak Bangsa. ‘’Indonesia harus memiliki Bapak Bangsa seperti negara-negara lain, yang selalu dijadikan panutan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,’’ ujar KBS. Ditambahkannya, dengan telah ditetapkannya 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila oleh Presiden Joko Widodo yang juga atas dorongan NU, perjuangan selanjutnya adalah agar pemerintah mengangkat Bung Karno sebagai Bapak Bangsa.
KBS yang secara terbuka menyatakan dirinya akan maju dalam Pilgub Bali 2018, siap lahir batin ngayah secara total sekala-niskala, dengan tulus ikhlas dan seluruslurusnya untuk krama Bali. Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga tradisi gotong royong, manyama braya tanpa memandang suku, agama dan golongan. ‘’Mari kita bersama-sama membangun Bali dan memecahkan persoalan mendasar yang terjadi. Dengan nilainilai agama yang kita pedomani, masalah-masalah tersebut pasti bisa diatasi. Hidup rukun, toleransi, saling hormat-menghormati dan menghargai di Bali harus kita jaga bersama,’’ tegasnya. Sementara itu, H. Abdul Azis mengaku sudah lama berkomunikasi dengan KBS yang dinilainya selalu mendukung langkah-langkah NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta dalam masalah keumatan. ‘’Beliau sangat tulus dan ikhlas, mempunyai tujuan mulia membangun Bali dalam kemajemukan. Ini harus kita dukung penuh,’’ ungkapnya. (ad1088)
Capek jika Berutang
Nina, murid Cipto Junaedy. Ibu rumah tangga ini menyampaikan terima kasih kepada Cipto Junaedy karena kini sudah bisa membeli beberapa unit apartemen di Bandung, tanpa utang. JANGAN bercita-cita income naik tiga kali, karena itu tetap tidak cukup untuk membeli rumah idaman. Bercita-citalah lebih tinggi, yaitu rumah idaman langsung ‘’ditembak’’. Ikuti mentoring gratis mendapat konsumsi ‘’Dalam 30 Hari Utang Bisa Lunas dan Nambah Rumah’’ bersama Cipto Junaedy, pengajar
pola hidup tanpa utang kepada berbagai kalangan (koran Investor Daily). Seminar diadakan Kamis (15/6) besok di Hotel Aston, Denpasar, Jalan Gatot Subroto Barat. Sesi pertama pukul 10.00 dan sesi kedua pukul 14.00 Wita. Ayo, dimentori gratis dan mendapat konsumsi. Gratis, kursi terbatas. Untuk pendaftaran, ketik
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
SMS: Nama_Bali_Pilihan Sesi ke 081 357 311 979. Sudahkah Anda siapkan rumah minimal untuk sejumlah anak, tanpa utang? Jika anak dua, rumah minimum tiga tanpa utang. Jika usia kepala tiga, rumah minimum tiga tanpa utang. Beri teladan yang baik untuk anak Anda, hidup tanpa utang. Apa kelirunya orang berutang? Bayar utang bersifat pasti, tetapi sumber bayarannya tidak pasti. Anda akan dimentori agar dalam 30 hari utang bisa lunas dan nambah rumah. Juga diajar agar mempunyai perumahan sendiri tanpa utang, bisa membeli tanah tanpa utang, bisa membangun tanpa utang, termasuk bagi yang menjual rumah agar bisa ketemu kumpulan pembeli besar. Saksikan juga sharing dari mereka yang sudah dimentori dan sudah berhasil mempunyai perumahan sendiri tanpa utang. Ingat, jangan masuk akhirat membawa utang! Ikuti mentoring gratis dan mendapat konsumsi. Gratis, kursi terbatas. Untuk pendaftaran, ketik SMS: Nama_Bali_Pilihan Sesi ke 081 357 311 979. (br1087)
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
DAERAH
5
Amankan Idul Fitri, Polda Kerahkan Ribuan Personel Denpasar (Bali Post) Polda Bali mempersiapkan proses pengamanan melibatkan instansi terkait untuk mengamankan perayaan Idul Fitri. Polda jajaran melibatkan 4.833 orang yang terdiri atas 450 personel Polda Bali, 1.510 personel Polres jajaran dan 2.873 orang dari instansi terkait.
Bali Post/kmb30
DONOR DARAH - Layanan donor darah di PMI Banyuwangi, belum lama ini.
Puasa, Stok Darah Berkurang Banyuwangi (Bali Post) Bulan puasa ikut berdampak pada suplai darah ke PMI Banyuwangi. Pasokan darah dari pendonor yang diterima PMI berkurang. Meski begitu, stok darah selama Lebaran dijamin aman. Mengantisipasi kekurangan stok, PMI Banyuwangi lebih banyak menggelar aksi jemput bola ke pendonor. Bagian Pelayanan Donor Darah Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Banyuwangi Nasrul Hakim mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, selama puasa pasokan darah menurun hingga 15 persen dibandingkan hari biasa. Kondisi ini dipicu berkurangnya jumlah pendonor selama puasa. ‘’Per bulan biasanya tembus 2.000 kantong darah. Jika puasa, rata-rata 1.700 kantong,’’ jelasnya, Selasa (13/6) kemarin. Meski jumlah pendonor berkurang, pihaknya memastikan kebutuhan darah di Banyuwangi masih aman. Sebab, stok darah selama Mei lalu masih tersedia. Untuk menarik minat para pendonor, pihaknya memberikan bingkisan menarik berupa suvenir boneka, jam dan handuk bagi warga yang berdonor selama Ramadan. Cara ini lumayan efektif menarik animo masyarakat. PMI mendapat rata-rata 40 kantong darah per hari. Aturan terbaru PMI, mulai Januari 2017, para pendonor bisa kembali melakukan donor darah setelah 60 hari. Berbeda dari peraturan sebelumnya, pendonor baru bisa kembali mendonorkan darahnya setelah tiga bulan. ‘’Darah yang didonorkan memiliki masa tenggang hingga 30 hari, jadi masih mencukupi. Tahun lalu PMI Banyuwangi juga memasok kebutuhan 100 kantong darah B ke rumah sakit di Jember. Padahal biasanya selama ini Banyuwangi selalu kekurangan stok darah,’’ katanya. Bagi warga yang ingin mendonorkan darahnya, Nasrul menyarankan dilakukan setelah makan karena kadar kolestrol dalam tubuh belum terlalu tinggi. ‘’Kalau menunggu satu jam setelah makan, kolestrol lagi tinggi-tingginya. Kalau mau donor setelah makan sekalian menunggu tiga jam,’’ ungkapnya. (kmb30)
Musim Mudik
Polres Buka Penitipan Barang Banyuwangi (Bali Post) Polres Banyuwangi, Jawa Timur, memiliki cara mengantisipasi aksi kejahatan selama musim mudik. Salah satunya memberikan layanan penitipan barang berharga di Mapolres di Polsek. Barang berharga yang bisa dititip di antaranya perhiasan dan kendaraan bermotor. ‘’Sejak awal Ramadan, kami mendapat perintah dari Kapolres agar senantiasa memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga. Rumah yang ditinggal ibadah ke masjid, tempat perbelanjaan dan mudik Lebaran perlu dijaga. Kami juga melayani penitipan barang di Polres dan Polsek,’’ kata Kabag Operasional Polres Banyuwangi AKP Samsudin, Selasa (13/6) kemarin. Warga bisa menitipkan barang berharga seperti sepeda motor asal menunjukkan data identitas. Penitipan barang akan berlaku hingga pasca-Lebaran, sehingga para pemudik aman dan nyaman pulang ke kampung halaman hingga kembali lagi. Layanan penitipan ini tanpa dipungut biaya dan menjadi tradisi rutin setiap tahun. (kmb30)
AKP Samsudin
Bali Post/kmb30
‘’Polda Bali sudah menggelar rapat koordinasi eksternal Operasi Ramadniya 2017 di Ruang Rupatama Jagratara Polda Bali, Senin (12/6) lalu. Rapat dipimpin Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana,’’ kata Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, Selasa (13/6) kemarin. Dalam sambutannya, Brigjen Alit Widana mengatakan Polda Bali dan jajaran sudah menyusun rencana pengamanan terkait hari raya Idul Fitri dengan sandi Operasi Ramadniya Agung 2017. Kerawanan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas sesuai perkiraan keadaan intelijen, yaitu terorisme, curas, sweeping ormas, kecelakaan mercon, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Pelibatan jumlah personel disusun dalam bentuk Satgas Operasional. Untuk Polda Bali disusun menjadi empat satgas, yaitu Satgas Turbinjali, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Lidik Sidik dan Satgas Banops. Polda juga sudah melaksanakan beberapa kegiatan kepolisian guna memelihara situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, di antaranya Operasi Cipta Kondisi, Operasi Patuh Agung 2017 dan Operasi Pekat Agung 2017.
Jenderal bintang satu asal Tabanan itu menambahkan, yang menjadi prioritas pengamanan adalah antrean kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai, Bandara Ngurah Rai, tempat ibadah, jalur mudik dan objek wisata. ‘’Diharapkan dalam pelaksanaan pengamanan, para kasatgas dan instansi terkait bekerja sama, saling membantu dan bersinergi sehingga Operasi Ramadniya berjalan aman dan sukses,’’ ujarnya. Mantan Kapolres Gianyar tersebut juga menginstruksikan para personel yang terlibat operasi untuk memperhatikan kerawanan pada titik-titik pengamanan dan body system saat melaksanakan tugas. Selain itu, membuat rambu, pendahulu, petunjuk dan jalan (RPJJ) untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan serta mewujudkan keamanan dan ketertiban di jalan raya berkoordinasi dengan instansi terkait. ‘’Personel Polda Bali yang non-muslim akan tetap disiagakan walaupun ada libur bersama. Di samping itu, diturunkan pasukan CTOC atau khusus yang memiliki kemampuan lebih dan dilengkapi peralatan IT canggih,’’ imbuh Alit Widana. (kmb36)
Anggaran Pilgub Bali
Bawaslu Hanya Sanggup Pangkas Maksimal Rp 6 Miliar Denpasar (Bali Post) – Bawaslu Bali akhirnya melakukan penyisiran anggaran pengawasan Pilgub 2018. Ini menyikapi masalah defisit anggaran yang sedang dialami Pemprov Bali. Namun, Bawaslu hanya sanggup melakukan pemangkasan maksimal Rp 6 miliar dari usulan Rp 68 miliar. ‘’Bawaslu sudah tidak bisa menyisir lagi. Istilahnya sudah mentok. Jika pemprov bergeming, risiko terburuk pilkada ditunda,’’ ujar Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia, di Denpasar, Selasa (13/6) kemarin. Menurutnya, pos-pos anggaran yang memungkinkan dirasionalisasi adalah pembiayaan honorarium badan ad hoc di Gianyar dan Klungkung. Biaya sewa kantor juga bisa dihilangkan asal Pemprov Bali menyediakan fasilitas kantor di sembilan kabupaten/kota. Di tempat terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta Bawaslu maklum terkait jumlah anggaran yang diberikan, mengingat ekonomi saat ini sedang sulit dan target-target Pemprov Bali banyak yang tidak tercapai. ‘’Pajak yang masuk sedikit. Saya harapkan lembaga-lembaga yang sudah ada
Bali Post/ist
RAKOR - Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana saat memimpin rakor eksternal Operasi Ramadniya 2017.
bekerja, sekarang kan susah,’’ katanya. Pastika menambahkan, Pemprov Bali sudah banyak mengurangi pos anggaran untuk sejumlah program, di antaranya program simantri, bedah rumah dan alat kesehatan untuk RSUD Bali Mandara. Program gerbangsadu bahkan sudah tidak ada lagi. Oleh karena itu, tidak ada alasan pilgub ditunda lantaran tidak ada pengawasan dari Bawaslu. ‘’Di TPS ada saksi, KPU, masyarakat, media dan pihak peserta, kan melotot semua. Ada sesuatu laporkan saja. Ada juga Gakkumdu, polisi dan jaksa. Janganlah itu dibesar-besarkan,’’ ungkapnya. Sebelumnya, Kepala Bappeda dan Litbang Provinsi Bali I Putu Astawa mengatakan, anggaran untuk Bawaslu Bali dijatah Rp 30 miliar. Pasalnya, APBD Provinsi tengah mengalami defisit 8,33%. Hal ini terjadi salah satunya akibat alih kewenangan SMA/SMK ke provinsi. Sementara Dana Alokasi Umum yang diberikan pemerintah pusat tidak mencukupi. ‘’Pendapatan kita stagnan. Kemarin kita tekor anggaran Rp 400 miliar. Kemudian Badung tidak lagi menyetor PHR (Pajak Hotel dan Restoran),’’ jelasnya. (kmb32)
Melaya Rawan Pencurian dan Penjambretan Negara (Bali Post) – Masyarakat khususnya warga Kecamatan Melaya, Jembrana, harus berhati-hati karena belakangan kerap terjadi pencurian dan penjambretan. Jika sebelumnya ada dua kasus pencurian di SD dan Koperasi, kini dilaporkan terjadi penjambretan. Kapolsek Melaya Kompol Ketut Narma membenarkan ada dua kasus pencurian di wilayahnya dan kini dalam penyelidikan. Pihaknya juga menerima laporan penjambretan pada Sabtu (10/6) lalu pukul 21.00 Wita yang terjadi di jalan jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Banjar Taman, Desa Tuwed, Melaya. Kejadian itu dilaporkan oleh Ni Wayan Sulasih (21) dari Nusasari, Melaya. Korban kehilangan barang satu tas yang berisi HP berwarna putih, ATM, STNK sepeda motor Beat DK 4652 ZI atas nama Ketut Madiun, SIM atas nama korban, kartu mahasiswa, KTP dan uang Rp 220 ribu. Kejadiannya disaksikan oleh teman korban Ni Luh Putu Sri Rahayu (20) dari Sumbersari, Melaya. Sabtu (10/6) pukul 21.00, saksi dalam perjalanan pulang dari RS Bunda membonceng korban Ni Wayan Sulasih. Tiba-tiba dari belakang pelaku yang mengendarai motor Vario Tecno hitam merampas tas korban dan tancap gas mengarah ke barat. Korban dan saksi sempat mengejar, namun menghilang di pertigaan Tugu Tuwed. Pelaku menggunakan jaket hitam dan helm oranye dengan cirri-ciri badan kurus kecil. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian Rp 3 juta. Kasusnya sudah dilaporkan ke Polsek Melaya guna dilakukan penanganan lebih lanjut. Polsek Melaya melakukan razia malam di jalan untuk mempersempit ruang gerak pelaku. (kmb)
Anggaran Belum Jelas
Asosiasi BPD Banyuwangi Ancam Boikot Pilkades Banyuwangi (Bali Post) Pemilihan kepala desa (pilkades) massal yang akan digelar di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terancam batal. Pemicunya, gawe besar ini diancam diboikot oleh para pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di kabupaten ini. Alasannya, anggaran untuk pilkades tidak jelas dan payung hukumnya belum ada. Ancaman boikot pilkades ini diungkapkan Ketua Asosiasi BPD Banyuwangi Rudi Hartono Latief di sela pertemuan dengan Komisi I DPRD Banyuwangi, beberapa hari lalu. Menurutnya, BPD yang memiliki wewenang melaksanakan pilkades di setiap desa masih kebingungan soal aturan, terutama terkait perbup dan SK. Anggaran yang dibebankan ke desa melalui APBDes juga rawan kurang. ‘’Jadi, tahapan pilkades ini sangat rawan. Payung hukum pilkades belum ada. Soal anggaran juga belum jelas. Kami lebih baik tak melanjutkan tahapan pilkades daripada menambah polemik di desa,’’ katanya. Ketua BPD Genteng ini khawatir, jika tahapan pilkades tetap berlanjut, akan memicu persoalan di belakang hari. ‘’Khawatirnya, karena payung hukum belum jelas, lalu ada calon yang kalah dan menempuh upaya hukum, tentunya persoalan makin runyam di desa,’’ tegasnya. Pihaknya berharap Pemkab Banyuwangi segera membuat payung hukum terkait pilkades yang rencananya digelar 8 November 2017. Sebab, Perda Pilkades sudah diberlakukan. Selain payung hukum, kekhawatiran lainnya terkait anggaran. Se-
lama ini anggaran pilkades hanya dipatok sekitar Rp 30 juta hingga Rp 50 juta melalui APBDes. Anggaran tersebut jauh dari kata cukup. Idealnya anggaran pilkades sekitar Rp 80 juta per desa. Sebab, seluruh tahapan pilkades dibebankan ke desa, bukan ke calon, sedangkan anggaran dari APBD difokuskan ke pengadaan surat suara, tinta dan kebutuhan logistik lain. ‘’Kami kebingungan mengelola anggaran pilkades ini. Untuk biaya pengawasan saja tidak ada,’’ kilahnya. Ia menyayangkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Banyuwangi tak memberikan petunjuk jelas terkait anggaran pilkades. Parahnya lagi, banyak APBDes yang sudah dihabiskan untuk pengadaan proyek fisik di desa. Dampaknya, tak ada anggaran lagi yang bisa dipotong untuk menutupi biaya pilkades. Akibatnya, pihaknya terpaksa membubarkan beberapa panitia pilkades yang telanjur dibentuk. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Desa Banyuwangi Abdul Aziz Hamidi menegaskan, kekurangan anggaran pilkades akan dimasukkan lagi di APBD Perubahan agar tak akan mengganggu jadwal pilkades. Pihaknya juga akan mengumpulkan penjabat kades untuk membuat solusi terkait pilkades. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Ficky Septalinda meminta pemkab mendengarkan aspirasi kalangan BPD dan segera memanggil para penjabat kades untuk mencari solusi. (kmb30)
Bali Post/kmb30
KE DPR - Asosiasi BPD Banyuwangi mengadu ke DPRD setempat terkait pilkades massal.
OPINI
6
Ekonomi Rakyat yang Berkeadilan
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Percepat Ekonomi, Tiru Tiongkok UNTUK mencapai ekonomi yang merata dan berkeadilan di Indonesia, masih jauh panggang dari api. Namun langkah Presiden Jokowi sudah menuju ke sana. Paling tidak untuk mempercepat pemerataan perekonomian, ditandai dengan pembangunan infrastuktur jalan, laut dan pelabuhan udara. Dana APBN banyak digelontorkan untuk membangun infrastruktur di daerah, bahkan termasuk yang terpencil di Papua. Kita perlu meniru langkah Tiongkok untuk mempercepat ekonomi yang merata dan berkeadilan. Negara yang dulu dikenal sangat tertutup dari pengaruh luar ini, begitu cepat maju dalam ekonomi hingga kini menjadi macan Asia dan dunia. Pertama, Tiongkok membangun SDM dan mencetak sebanyak-banyaknya insinyur, terutama teknik sipil dan bangunan serta politeknik. SDM ini dipersiapkan lebih awal untuk segera membangun dan mendukung pembangunan infrastruktur jalan dan sebagainya. Setelah mencetak jutaan insinyur, Tiongkok membangun pabrik semen yang banyak. Hal ini diperlukan agar harga semen murah dan semua lini pembangunan memerlukan bahan semen. Hingga jalan aspal dan tol memakai semen produk dalam negeri. Langkah ketiga yakni Tiongkok membangun pembangkit listrik yang banyak, sehingga harga tarif listrik di Tingkok menjadi murah. Tidak seperti di negara kita tarif listriknya menjadi mahal kalau dibandingkan dengan pendapatan per kapaita penduduknya. Nah sejumlah langkah ini disinergiskan dengan program pemerintah dengan membangun infrastruktur di segala lini seperti jalan tol, kereta cepat hingga jalur laut yang cepat dan murah. Ketika itulah membuat jalur distribusi barang dan jasa menjadi mudah dan murah. Rakyat kecil pun menikmati kemajuan teknologi ini. Bayangkan, dari Beijing menuju Shanghai sebelumnya memerlukan waktu tiga hari kini bisa ditempuh dengan kereta cepat 1 jam. Pedagang sayur yang biasanya khawatir barang dagangannya tak layak konsumsi lebih dari satu hari bisa bernapas lega. Inilah konsep sederhana ekonomi yang berkeadilan. Sementara itu kondisi di negeri kita masih jauh, namun bukan berarti kita menyerah. Lihat saja data Dikti bahwa jumlah mahasiswa teknik dan eksata di PTN dan PTS berbanding 1 : 100 dengan jurusan IPS. Jika pemerintah ingin segera maju dalam infrastruktur kita harus berani mencetak insinyur dan politeknik sipil yang banyak. Kedua, buatlah listrik itu murah dan harga semen terjangkau. Dengan demikian giat perekonomian kian maju. Dengan listrik mahal UKM pun akan ‘’tidur’’ di tempat. Kita patut mengacungkan jempol dengan langkah Jokowi mengatasi ketimpangan ekonomi dengan meluncurkan kebijakan ekonomi berkeadilan yang fokus pada tiga hal: pemberian akses lahan, perluasan kesempatan dan peningkatan kapasitas SDM. Dalam hal pemberian kesempatan, pemerintah melakukan pengenaan pajak yang berkeadilan. Di antaranya meningkatkan nilai transaksi pajak properti dari pengumpul tanah, sehingga mendekati nilai wajar dari harga properti. Kesempatan lebih besar juga diberikan kepada pemilik usaha mikro, kecil dan menengah. Pemerintah akan memberikan kemudahan perizinan dan kemudahan akses terhadap investor. Dengan cara ini diharapkan akan terjadi kenaikan kelas bagi pengusaha mikro menjadi kecil, kecil menjadi menengah, menengah menjadi besar. Pedagang tradisional juga akan diberikan akses lebih besar. Caranya dengan melarang pembangunan pasar modern di zona pasar tradisional dan kewajiban penyerapan produk lokal setempat dan perkembangan rantai nilai. Basis kebijakan ketiga adalah peningkatan kapasitas SDM untuk mengurangi pengangguran. Pengangguran terbanyak dari lulusan PT. Oleh karena itu, pemerintah perlu membenahi daya saing PT.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pencegahan terhadap Pekerja Anak
Kabupaten Gianyar meraih predikat terbaik dalam hal pencegahan dan penghapusan pekerja anak. Ini tentu sebuah kegembiraan tersendiri bagi Kabupaten Gianyar dan masyarakatnya. Kerja keras Pemda Gianyar dan jajarannya melakukan upaya ke arah itu secara terencana dan konsisten layak diapresiasi. Mendengar upaya pencegahan terhadap pekerja anak, tentu ada hal positif yang bisa dicermati dan seharusnya dijabarkan. Sebagai masyarakat Gianyar yang tinggal di Denpasar, saya juga mengapresiasi hal ini. Setidaknya dalam ekonomi sulit dan banyak peluang pekerjaan yang melibatkan anak, pemerintah memang harus melakukan pengendalian terhadap pelibatan anak-anak sebagai pekerja. Anak usia sekolah harus dikembalikan kepada bangku pendidikan dan jika memang kurang mampu, maka peran pemerintahlah harus membantunya. Kehadiran pemerintah dan pejabat publik yang peduli terhadap anak-anak tentu menjadi kebutuhan strategis bangsa ini. Intinya, saya mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk memperjuangkan hak-hak anak untuk menjalani masa anakanaknya di bangku sekolah. Dengan langkah ini, secara tak langsung telah disiapkan generasi muda bangsa yang melek secara pendidikan dan teknologi. Dua hal ini saya yakini akan menjadi modal untuk keluar dari kemiskinan. Untuk itu, saya berharap langkah ini bisa dijabarkan di Bali, agar generasi muda dan anak-anak di Bali bisa melewati masa anak-anaknya secara wajar. Saya berharap di kemudian hari generasi Bali bisa menjadi generasi muda Bali yang siap bersaing. Ni Putu Purnamiasih Denpasar, Bali
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
Isu tentang arus baru ekonomi yang berkeadilan, belakangan ini semakin banyak dibicarakan dan menjadi debat perbincangan yang tidak berkesudahan oleh para politisi, tokoh agama, cendekiawan, lembaga swadaya masyarakat dan rakyat kecil (wong cilik). Karena arus baru ekonomi yang berkeadilan bukannya produk ekonomi baru melainkan bagian dari ekonomi rakyat yang sudah ada yaitu koperasi.
Oleh Bambang Gede Kiswardi residen Joko Widodo sering memberikan penekanan dan perhatian yang lebih memfokuskan keadilan ekonomi dan pemerataan pembangunan pada berbagai program kerjanya. Ini berarti pemikiran dan strategi pelaksanaan pembangunan ekonomi tidak pernah luput dari perdebatan antara pengutamaan efisiensi dan pertumbuhan di satu pihak melawan pengutamaan efektivitas dalam pemerataan dan keadilan ekonomi dilain pihak. Keadilan ekonomi muncul menjadi masalah masyarakat yang sangat mendasar dan penting, karena sistem produksi dan sistem distribusi yang berdasar kekuatan-kekuatan pasar global mulai mempengaruhi ke dalam sistem politik, dengan kata lain kekuatan pasar global sudah menjadi masalah politik, di mana pemerintah mau tidak mau atau suka tidak suka harus turut campur tangan, karena kekuatan-kekuatan pasar global mulai menunjukkan kekuasaan dan dominasi yang mengatur hubungan produksi dan distribusi di antara pelakupelaku ekonomi yang menjurus ke arah ketidakadilan ekonomi. Untuk itu, campur tangan pemerintah sebagai lembaga politik yang strategis diharapkan mampu mengubah kecenderungan ketidakadilan ekonomi yang dikhawatirkan mengganggu kesejahteraan masyarakat. Meskipun berbagai pemikiran dan strategi tentang
P
keadilan ekonomi belum mencapai sasarannya, namun haruslah diakui dan disadari, bahwa dukungan terhadap pemikiran dan strategi tersebut semakin kuat. Dalam hal ini, kekuatan tersebut bisa berbentuk; (1) pertumbuhan kekuatan serikat pekerja (buruh), (2) kekuasaan pemilik modal yang kemudian mendominasi kekuatan pasar, (3) kekuatan p a sa r t id a k la g i d ia ng g a p mampu melaksanakan secara baik dan penuh fungsinya dalam alokasi sumber daya dan hasil-hasilnya. Baik dunia bisnis sendiri maupun pemerintah mengakui hal ini sebagai permasalahan dalam keadilan ekonomi, maka dari itu alokasi sumber daya selanjutnya dilaksanakan melalui pasar dan tidak oleh pasar. Dalam kongres ekonomi umat (rakyat) telah mendeklarasikan arus baru ekonomi yang berkeadilan seperti: (1) Menegaskan sistem perekonomian nasional yang adil, merata dan mandiri dalam mengatasi kesenjangan ekonomi. (2) Mempercepat redistribusi dan optimalisasi sumber daya alam secara arif dan berkelanjutan. (3) Memperkuat sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi berbasis keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi, investasi dan kewirausahaan. (4) Menggerakkan koperasi dan usaha mikro, kecil, menengah menjadi pelaku usaha pertama perekonomian nasional. (5) Mewujudkan mitra sejajar usaha besar dengan koperasi dan usaha mikro, kecil, menengah dalam sistem produksi
dan pasar terintegrasi (Bali Post, 2017). Deklarasi arus baru ekonomi yang berkeadilan ternyata memiliki karakteristik ekonomi yang sama dengan ekonomi koperasi, artinya pemikiran terhadap arus baru ekonomi yang berkeadilan lebih berorientasi “kepentingan”. Pemikiran tentang keadilan ekonomi yang telah dicoba dikorelasikan ke dalam potensi kekuatan-kekuatan tersebut, dalam hal ini kita sebagai anak bangsa mencoba mendudukkan dalam konteks perkembangan pemikiran teoritis tentang pasang surut konsep keadilan ekonomi. Sejak Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila dilaksanakan secara murni dan konsekuen oleh pemerintah dan pelaku-pelaku ekonomi, maka akan dapat dirasakan pertumbuhan kekuasaan pemerintah secara nyata, tetapi pada saat yang sama masyarakat juga mengamati pertumbuhan kekuatan-kekuatan dunia bisnis swasta yang pesat melalui akumulasi modalnya yang diakui atau sudah menjurus ke arah kekuatan-kekuatan monopoli dan oligopoli. Bahkan saat ini kondisi ekonomi kita masih mengalami tantangan dan ketidakpastian ekonomi global. Di samping itu, kondisi harga kebutuhan pokok meningkat pada akhir-akhir tahun 2016 dan pada awal tahun 2017 diperkirakan ada rencana pemerintah untuk mengurangi bahkan menyetop subsidi pada bahan bakar minyak (BBM), harga dasar listrik untuk 900 voel amper
(VA) dan elpiji, juga termasuk peningkatan biaya administrasi kendaraan bermotor yang sudah pasti memengaruhi pendapatan per kapita masyarakat, juga akan mendorong naiknya laju inflasi. Walaupun kondisi ekonomi kita masih mempunyai harapan yang cukup menggembirakan ke depan, namun kondisi keadilan ekonomi di negara yang memiliki sumber daya alam yang sangat kaya ini masih sangat sulit dan sangat mahal harganya untuk mewujudkannya. Pemerintah sebagai lembaga politik harus berani menggariskan bahwa ke depan sistem ekonomi Indonesia adalah sistem ekonomi koperasi (sistem ekonomi rakyat) karena sistem ekonomi inilah yang dianggap paling relevan akan menjamin “pemerataan dan keadilan ekonomi”. Apabila ekonomi rakyat menerima kedudukan dan peran sebagai keadilan ekonomi, maka sudah selayaknya pemerintah dan para staekeholder untuk secara bersama-sama memberikan perhatian dan pemberdayaan yang seluasluasnya dan sebesar-besarnya, agar ekonomi rakyat mampu mewujudkan pemerataan dan keadilan ekonomi sesuai karakteristiknya yaitu: Pertama, Ekonomi rakyat lahir sebagai hasil tuntutan akan adanya nilai-nilai kemanusiaan yang tertinggi dalam kehidupan perekonomian, seperti kemanusiaan, pemerataan, keadilan, persamaan, kejujuran dan sebagainya dalam sistem ekonomi yang berlaku. Kedua, Ekonomi rakyat sesuai dengan konsepnya adalah ekonomi yang digerakkan oleh koperasi dan usaha mikro, kecil, menengah karena sesuai dengan falsafah dan idiologinya, juga ekonomi rakyat menjunjung tinggi kebersamaan, harkat dan martabat manusia dan keadilan ekonomi. Oleh karena itu, ekonomi rakyat yang berperan sebagai pelaku ekonomi koperasi sangat di-
Belajar Secara Kontekstual Saat Libur Panjang LIBUR panjang kembali tiba. Salah satu kegiatan yang banyak dilakukan para siswa untuk mengisi liburan tersebut adalah berkunjung ke objek-objek wisata. Sebagai bentuk kegembiraan, biasanya pengalaman tersebut langsung mereka unggah dalam bentuk foto maupun video pada berbagai media sosial, seperti Facebook, Instagram, Youtube dan sebagainya. Tidak sedikit pula yang menambahkan caption berupa keterangan singkat yang menarik tentang foto-foto maupun video-video tersebut. Meskipun demikian, sebagai guru mata pelajaran bahasa Inggris, setiap tahun pelajaran baru penulis menemukan realita bahwa masih banyak siswa yang kurang mampu menceritakan pengetahuan berupa informasi mengenai apa yang mereka lihat, rasakan, maupun alami di tempat-tempat wisata tersebut, tentunya dalam bahasa Inggris. Ketika diminta membagi pengalaman liburan tersebut di depan kelas, para siswa yang kurang terbiasa berbicara dalam bahasa Inggris biasanya agak bingung, karena tidak tahu apa yang harus disampaikan dan bagaimana cara menyampaikannya. Akibatnya, sebelum berbicara, banyak siswa yang menulis ‘naskah’ dalam bahasa Indonesia terlebih dahulu. Setelah itu, membuka-buka kamus untuk menerjemahkan naskahnya ke dalam bahasa Inggris. Saat menerjemahkan pun tidak jarang mereka mesti saling bertanya ke rekan-rekan mereka. Setelah itu, barulah mereka menghafalkannya. Kalau demikian, kapan berbicaranya? Sejatinya, kunjungan siswa ke objekobjek wisata pada saat libur panjang tersebut merupakan salah satu pengejawantahan proses pembelajaran yang kontekstual. Pembelajaran kontekstual/ Contextual Teaching Learning (CTL) merupakan suatu proses pembelajaran yang holistik yang bertujuan untuk membelajarkan peserta didik dalam memahami bahan ajar secara bermakna yang dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata, baik berkenaan dengan lingkungan pribadi, agama, sosial, ekonomi, maupun kultural (Hanafiah dan Suhana, 2009). Dengan melihat atau mengamati, merasakan, maupun mengalami secara langsung hal-hal yang ada di objek-objek
Oleh
I Made Kridalaksana wisata, semestinya mereka tidak akan kesulitan untuk membagi informasi atau pengetahuan tersebut pada saat kembali masuk sekolah. Namun realitanya, tidak sepenuhnya demikian. Mengapa? Pertama, kurangnya budaya mencatat atau menulis serta dokumentasi. Kini hampir sulit menjumpai siswa yang membawa buku untuk mencatat halhal penting di tempat-tempat wisata. Akibatnya, tidak sedikit juga siswa yang bahkan tidak mengetahui nama objek wisata maupun nama daerah di mana objek tersebut berada. Meskipun ada yang melakukan dokumentasi melalui aksi swafoto maupun merekam dalam bentuk video misalnya, terkadang hal itu lebih banyak untuk sekadar eksis, yang penting mereka terlihat berada di objek wisata tersebut, sehingga bisa langsung di-share ke media sosial. Kedua, kurangnya kebiasaan membaca. Kini melihat siswa memanfaatkan waktu luang untuk membaca di perpustakaan, di toko-toko buku, maupun di tempat-tempat umum merupakan pemandangan yang semakin langka. Padahal kalau saja mereka mau membaca informasi tentang tempat wisata yang mereka kunjungi tersebut, mereka akan sangat terbantu ketika mentransfernya kehadapan rekan-rekan mereka. Ketiga, minimnya kebiasaan berbicara dalam bahasa Inggris, khususnya di sekolah yang tidak menerapkan sistem pembelajaran bilingual. Budaya berbahasa bahasa Inggri, belum sepenuhnya terpatri dalam percakapan sehari-hari. Akibatnya, ketika mereka harus berbicara dalam bahasa Inggris, tidak jarang mereka mesti menulis dalam bahasa Indonesia terlebih dahulu, lalu menerjemahkan, selanjutnya menghafalkannya. Keempat, lemahnya penguasaan tata bahasa termasuk kosakata bahasa Inggris. Pada saat hendak berbicara, tidak sedikit siswa yang masih harus memikirkan, apakah grammar yang mereka pakai sudah tepat. Selain itu, minimnya kosa kata mengharuskan mereka mesti membuka kamus atau
mesti bertanya ke kanan-kiri saat berhadapan dengan kata atau istilahistilah yang sulit bagi mereka. Terus, apa solusinya? Untuk meminimalisasi problematika di atas, para siswa perlu menyadari bahwa pada saat berlibur itu pun mereka berada dalam proses pembelajaran. Membagi hal-hal yang mereka dapatkan di tempat-tempat wisata tersebut kepada rekan-rekan mereka pun pembelajaran juga. Untuk dapat melakukan kegiatan ini dengan baik, salah satu kiatnya adalah menerapkan lima langkah pembelajaran berdasarkan pendekatan saintifik (scientific approach) yakni mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan/mengolah informasi dan mengomunikasikan (Permendikbud No. 81 A Tahun 2013). Kegiatan mengamati, menanya, maupun mengumpulkan informasi dapat dilakukan langsung di lokasi objek wisata untuk memperoleh informasi melalui aktivitas melihat, bertanya, mendengar, maupun membaca. Dengan melihat tempat tersebut secara langsung, bertanya kepada pengelola tempat tersebut, mendengarkan penjelasan dari narasumber yang kompeten, maupun membaca informasi tentang tempat tersebut, baik melalui keterangan yang dijumpai pada objek wisata tersebut maupun melalui buku-buku referensi serta searching di internet, para siswa akan memiliki informasi atau pengetahuan yang banyak tentang tempat tersebut. Supaya hasil pengamatan ini terekam dengan baik dalam benak siswa, sebaiknya mereka mencatatnya pada sebuah buku catatan, serta merekam dengan gadget sehingga tidak ada hal yang terlupakan. Selanjutnya adalah mengolah informasi dapat dilakukan di rumah masingmasing. Langkah ini dilakukan dengan menuliskan catatan-catatan tentang informasi yang telah diperoleh di tempat wisata tersebut. Untuk itu, para siswa perlu memperhatikan kaidahkaidah penulisan, termasuk ketepatan gramatika serta pemilihan diksi yang baik dan tepat pula.
tentukan oleh kualitas anggotanya, karena anggota koperasi dalam hal ini dapat berperan sebagai pemilik, sebagai pelanggan (pengguna) dan sebagai pengelola. Maka dari itu, anggota koperasi harus profesional dalam mengelola dan memanfaatkan koperasi. Ketiga, Sistem ekonomi rakyat bekerja atas landasan mental, setia kawan dan kesadaran berpribadi yang berarti kebersamaan yang dinamis dan berkeadilan yang dinamis untuk mengembangkan kepentingan bersama guna mencapai tujuan bersama. Keempat, gotong royong yang diterapkan oleh ekonomi rakyat memberikan watak khas sesuai budaya bangsa Indonesia sebagai lembaga yang demokratis, karena mengemban amanat dan citacita Pancasila dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, ini berarti cermin dari keadilan ekonomi. Kelima, Asas dan sendi-sendi dasar ekonomi rakyat yang bersumber pada falsafah dan idiologi yang dianutnya yang menempatkan nilai-nilai kemanusiaan pada tempat utama (terhormat) karena ekonomi rakyat selalu berusaha untuk berpegang teguh pada keadilan ekonomi pada khususnya dan keadilan sosial pada umumnya. Dengan memperhatikan strategi dan kajian tersebut, maka ekonomi rakyat yang berkeadilan memiliki karakteristik dan idiologi kekeluargaan dan gotong royong yang sangat relevan akan menjamin keadilan ekonomi, karena ekonomi rakyat merupakan bangun perusahaan yang sesuai dengan amanat dan cita-cita konstitusi. Ini berarti arah dari pada sistem perekonomian Indonesia sudah terlihat jelas dan sesuai dengan sistem ekonomi rakyat yang berkeadilan. Penulis, Akademisi, Pemerhati Ekonomi Kerakyatan
POJOK Presiden Jokowi minta agar petani disejahterakan.
- Sekarang digusur.
***
Bendesa adat di Badung nilai Perda LPD menyimpang.
- Gara-gara setoran lima persen.
***
IMF nilai Indonesia berhasil mereformasi jasa keuangan.
- Jangan ikut-ikutan kebablasan.
Penulis, Guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 2 Mengwi, Badung
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
BERMAIN LAYANG-LAYANG - Sejumlah anak bermain layang-layang mengisi waktu liburan sekolah di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Senin (12/6).
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Mengeluh Tak Dilibatkan di PPDB
Figur
Persekusi Dilarang PERSEKUSI terjadi akhirakhir ini, karena banyak kasus yang muncul di tanah air. “Kasus ini dapat kita lihat dalam penggunaan media sosial yang begitu bebas, tanpa terkontrol. Masyarakat bebas mengeluarkan pendapatnya. Tetapi, jika pernyataan tersebut keluar dari norma-norma ketidakpatutan, sudah seharusnya diberikan teguran dan nasihat, bukannya malah melakukan main hakim sendiri,” tandas praktisi hukum Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Selasa (13/6) kemarin. Menurut laporan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) terdapat lebih dari 60 laporan berkenaan dengan persekusi. Tentu jumlah tersebut bisa saja bertambah di kemudian hari. Persekusi merupakan suatu tindakan melanggar hukum dan tidak dibenarkan oleh hukum. “Di negara yang menjunjung tinggi supremasi hukum seharusnya hal-hal seperti ini dapat dihindari. Seperti apa yang dikatakan Todung Mulya Lubis, bahwa rendahnya penghormatan terhadap hukum menjadi penyebab utamanya,” ujarnya. Pihaknya berharap, tindakan persekusi ini harus segera mendapatkan respons yang cepat untuk menghindari main hakim sendiri, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menjadi korban persekusi. Apalagi dikatakan Presiden Jokowi telah menaruh perhatian khusus terhadap peristiwa persekusi tersebut, dengan menyatakan secara lugas untuk menindak tegas para pelaku persekusi. Di samping juga menghimbau kepada masyarakat pengguna media sosial untuk secara bijak dalam mengeluarkan pernyataan, tidak mengumbar kebencian yang dapat memancing kemarahan. Diharapakan kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap kasus-kasus tersebut. Serahkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses secara hukum. (win)
Bali Post/sos
JOB FAIR - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana didampingi Wabup dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. meninjau stan job fair, Selasa (13/6) kemarin.
Kendala ’’Job Fair’’
Lowongan Tak Sesuai Keinginan Pelamar Singaraja (Bali Post) Job fair di Kabupaten Buleleng dibuka Selasa (13/6) kemarin, di eks Pelabuhan Buleleng. Program yang berlangsung hingga 15 Juni ini sebagai salah satu upaya untuk menekan angka pengangguran. Namun, dalam pelaksanaannya program tahunan ini masih sering terkendala keinginan pelamar tidak sesuai dengan lowongan yang tersedia. Kepala Dinas Tenaga Kerja Buleleng Made Dwi Priyanti menjelaskan job fair ini melibatkan 20 perusahaan berbagai jenis yang ada di Buleleng dengan menyediakan 6.604 lowongan kerja. “Ada ribuan lowongan kerja yang tersedia dalam kesempatan ini,” ujarnya. Agenda bursa kerja secara rutin terselenggara tahun ini sebagai sinergitas dalam penyelenggaraan penempatan tenaga kerja, antara pemerintah, swasta dan masyarakat, sekaligus meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja. Hal ini juga penting untuk menekan angka pengangguran yang masih tergolong tinggi. “Tentunya juga sebagai upaya pengurangan angka pengangguran, serta terpenuhinya kebutuhan dunia usaha atau industri akan tenaga kerja yang berkualitas, sesuai dengan kualifikasi jabatan,” cetusnya. Pelaksanaan program ini belum sepenuhnya berjalan mulus. Setiap tahun masih terkendala belum sesuainya jenis pekerjaan yang diinginkan pelamar dengan lowongan yang tersedia. “Misalnya yang dicari sarjana acounting, ternyata tidak ada pelamar,” ujar Priyanti. Menyikapi hal itu, birokrat dari Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini mengaku terus mendorong calon tenaga kerja untuk bisa menguasai keterampilan sesuai lowongan pekerjaan yang ada. “Kami sudah arahkan untuk sekolah enam bulan, seperti pendalaman bahasa asing. Khusus untuk pelamar job fair ini, kami targetkan terserap minimal 75 persen,” ucapnya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyebutkan setiap tahun jumlah tenaga kerja cenderung bertambah. Beberapa di antaranya memiliki minat untuk bekerja di sektor pariwisata. Namun, jika melihat kondisi pariwisata di Buleleng yang belum maju layaknya di Bali Selatan. Hal itu dinilai belum sesuai dengan keinginan masyarakat. Mengatasi itu, pemkab akan terus menggenjot pembangunan aksesibilitas. “Dengan akses yang baik, pariwisata ke depannya akan semakin berkembang. Ini akan memberikan dampak positif untuk tenaga kerja,” tandasnya. (kmb45)
7
BMPS Bali Usulkan Kuota SMA-SMK Swasta 48 Siswa Denpasar (Bali Post) –
Pola Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mengacu pada Permendikbud No. 17 Tahun 2017 masih menjadi polemik di kalangan pelaku pendidikan. Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Bali Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. mengeluh selama ini BMPS Bali dan BMPS kabupaten dan kota tak pernah dilibatkan dalam membahas PPDB.
M.S. Chandra Jaya
Bali Post/sue
M.S. Chandra Jaya, Rabu (14/6) ini akan bersurat ke Gubernur Bali ditembuskan ke Mendikbud untuk memberlakukan kuota 48 siswa per kelas bagi SMA dan SMK swasta. Usulan itu berdasarkan alasan dengan jumlah 48 siswa per kelas, tiap bulan siswa rata-rata mengeluarkan biaya SPP Rp 200 ribu. Namun, jika mengacu pada Permendikbud maksimal 36 siswa per kelas, akan terjadi kenaikan biaya SPP atau honor guru dikurangi. Terhadap alternatif yang terakhir ini sangat tak mungkin dilakukan, karena yayasan sudah mengangkat guru yang banyak sesuai dengan jumlah kelas dalam perspektif budaya mutu. ‘’Satu-satunya jalan yakni menaikkan biaya SPP dan itu kembali memberatkan
masyarakat, atau pemerintah mengangkat semua guru swasta menjadi PNS,’’ tegas M.S. Chandra Jaya, Selasa (13/6) kemarin. Ketua Yayasan Dwijendra ini mengaku BMPS Bali mendukung pemberdayaan dan merevitalisasi sekolah swasta. Hanya dengan biaya tinggi, konsepnya tak lagi sesuai dengan idealisme pendirian sekolah swasta yang sebagian besar berasaskan kerakyatan demi memberi kesempatan pendidikan seluas-luasnya kepada masyarakat. Kondisi yang sama akan dialami SD, SMP dan SMK swasta favorit, seperti Saraswati, SMK PGRI 3, SMP Dwijendra, dll. yang biasa menerima 50 siswa per kelas kini hanya 28-36 siswa. Toleransi
ini, katanya, memungkinkan karena dalam Permendikbud ditegaskan bahwa daerah diberi kewenangan untuk mengatur sesuai pasal 35 bahwa pemerintah wajib membuat kebijakan yang memperhatikan kemampuan orangtua siswa atau tidak sampai membenani orangtua siswa. Di sisi lain M.S. Chandra Jaya memprediksi sekitar 2.000 lulusan SMP tak akan mendapat kursi di SMA dan SMK di Denpasar. Dengan potensi lulusan SMP yang melanjutkan mencapai 13 ribu, mereka hanya diterima di SMA negeri sebanyak 3.455, di SMK negeri 2.160 siswa dan di SMA dan SMK swasta hanya 5.616 atau total 11.231 siswa. ‘’Terus terang kami kecewa BMPS belum per-
nah dilibatkan dalam urusan PPDB ini,’’tegasnya seraya menambahkan, ketika terjadi kegaduhan akibat saklek memberlakukan Permendikbud, akan muncul opini menambah sekolah negeri yang justru membebani APBD. Kadisdikpora Bali TIA Kusuma Wardhani beberapa kali ditelepon belum berhasil diminta konfirmasinya. Sementara Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Sukana membenarkan pihaknya perlu memikirkan ke mana dibawa siswa lulusam SD dan SMP yang tak mendapat sekolah, sementara pemerintah terikat dengan wajib belajar. Sukana berjanji akan melibatkan sekolah swasta dan BMPS di Denpasar dalam rapat PPDB berikutnya, guna mendata potensi kursi di sekolah swasta dihubungkan dengan jumlah siswa yang akan melanjutkan. Dia juga khawatir mereka tak bisa diterima di swasta karena pendaftaran sudah ditutup. (025)
Kendaraan Pribadi Pakai Rotator Ditindak Denpasar (Bali Post) Direktorat Lantas Polda Bali di bawah pimpinan Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana terus melakukan program kreatif dan penindakan tegas bagi pelanggar aturan lalu lintas. Saat ini personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) memburu kendaraan pribadi memasang rotaror dan sirene. Selasa (13/6) kemarin, petugas menindak mobil pribadi dilengkapi rotator di Jalan Sunset Road, Kuta, Jalan By-pass Ida Bagus Mantra dan di Jalan WR Supratman, Denpasar. Saat ini, pemilik mobil atau sepeda motor memodifikasi kendaraannya sesuka hati. Bahkan sampai melanggar aturan semata-mata ingin meningkatkan daya tarik. “Banyak kita lihat di lapangan motor dan mobil menggunakan lampu sirene dan rotator. Penggunaan aksesori seperti itu ada aturannya, tidak boleh sembarangan,” tegas Kasat PJR Dit. Lantas Polda Bali AKBP Made Suarjana didampingi Kanit 1 Sat. PJR AKP I Dewa Gede Ariana. Ia menegaskan, tidak semua kendaraan bermotor bisa menggunakan aksesoris itu. Pemasangan sirine, lampu stobo dan
Bali Post/rah
DIAMANKAN - Mobil pakai rotator diamankan Dit. Lantas Polda Bali. Selain ditilang, pemilik mobil disuruh membuka rotator tersebut. rotator diatur dengan Undangundang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Undang-undang No. 22 Tahun 2009 pasal 59 ayat (5) menyatakan pengguna lampu isyarat dan sirene sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) yaitu lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk kendaraan bermotor anggota Polri, warna merah dan sirene digunakan untuk mobil tahanan, pengawalan TNI, pemadam
kebakaran, ambulans, palang merah, resceu dan jenazah. Sedangkan lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan
jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan dan angkutan barang khusus. “Apabila ada pemilik kendaraan menggunakan komponen tersebut di luar ketentuan dikenakan sanksi tegas yaitu rotatornya dicabut dan dikenakan tilang. Kalau suratsuratnya lengkap maka barang bukti langsung dikembalikan,” tegasnya. Adapun sasaran penindakan difokuskan bagi kendaraan pribadi maupun umum menggunakan rotator yang tidak sesuai ketentuan. Sedangkan kenyataannya di lapangan saat ini, banyak kendaraan pribadi yang memakai rotator. “Contohnya mobil Jeep, pecalang, ormas dan lainnya. Intinya yang tidak sesuai aturan akan ditindak tegas dan kami tertibkan,” ujar AKBP Suarjana. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada pemilik kendaraan yang ada rotator supaya dibuka. Penindakan akan dilakukan tanpa pandang bulu. “Mari kita patuhi aturan yang berlaku. Saat ini anggota kami sudah disebar untuk memantau kendaraan menggunakan rotator, bila ditemukan lagi langsung ditindak,” ungkapnya. (kmb36)
Wayang Wong Tejakula
Sebelum Era 1980-an, Pakaian Penari Sangat Sederhana
KESENIAN Wayan Wong Tejakula masih eksis di tengah derasnya arus globalisasi. Regenerasinya juga tetap berjalan secara turun-temurun. Dalam perjalanannya, kesenian tradisional ini ternyata telah mengalami perubahan dalam hal pakaian. Sekarang terlihat mewah, pada era sebelum 1980-an penari hanya mengenakan kain batik sebagai kamben saat pentas. Itu hanya didukung asesoris sangat sederhana. Wayang Wong Tejakula merupakan kesenian cukup tua di Kabupaten Buleleng. Pementasannya pun cukup menarik. Itu dilengkapi ucapan, tarian dan makekawin. Maka tak heran kesenian yang telah ada secara turun-temurun ini ditetapkan sebagai warisan budaya dunia tak benda dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO). Pementasan wayang ini tak bisa dilakukan di sembarang tempat dan waktu. Yang bersifat sakral diperbolehkan saat ada piodalan ageng di Pura Kahyangan Tiga, Piodalan di Pura Danka, serta Ngenteg Linggih. Sebelum ditarikan, topeng yang dikenakan penari harus melalui proses upacara Bhakti Pamungkah yang dilangsungkan di Pura Maksan. Wayang ini juga ada yang bersifat tontonan atau propam. Itu bisa dipentaskan di luar upacara agama. Topeng
yang digunakan merupakan duplikat yang asli. Saat pentas wayang ini menampilkan pelajaran yang mewujudkan pertempuran kebaikan dan kejahatan. Itu mengambil lakon cerita Ramayana. Kesenian ini memiliki keunikan lain. Pakaian yang digunakan penari terlihat mewah. Bagian luar berupa kain prada dengan pancaran motif berwarna emas. Tak hanya itu, penari juga menggunakan celana panjang berwarna putih, seselet (keris di punggung), pakai badong dan rambut. Namun, menurut Ketua Yayasan Teja Kukus yang bergelut dalam pelestarian Wayang Wong Tejakula, Gede Komang, pakaian demikian baru muncul setelah 1980-an. “Inovasi pakaian muncul setelah yayasan ini ada,” ujarnya usai menjadi pembicara dalam Dialog Budaya yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan di Sasana Budaya, Selasa (13/6) kemarin. Sebelum tahun itu, pria yang juga Kadis Sosial Buleleng ini mengatakan penari hanya mengenakan pakaian yang sangat sederhana, berupa celana panjang, kamen batik, pakai saput, badong dan tanpa rambut. “Saya masih ingat, sebelum 1980-an tetua-tetua menari pakaiannya sangat sederhana,” ungkapnya. Di balik pesatnya arus globalisasi ditambah dengan gaya hidup masyarakat yang semakin modern, kesenian Wayang
Wong menghadapi tantangan berat. Saat pementasan, khususnya berbau hiburan masih ada warga, terutama generasi muda yang kurang melirik. Menyikapi ini, Komang menilai perlu adanya inovasi. Salah satu diselipkan lelucon-lelucon yang berkaitan dengan kehidupan masa kini. “Meskipun ada
inovasi, pakem-pakem yang ada tidak akan dihilangkan. Itu tetap ada,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng Putu Tastra Wijaya menyebutkan, dalam menarik minat masyarakat untuk menonton pementasan kesenian tradisional, salah satunya Wayang Wong
memang diperlukan suatu inovasi. Misalnya ditampilkan tembang-tembang tradisi yang berlaku dipadukan dengan tarian musik masa kini yang diminati berbagai kalangan. “Di tengah inovasi itu, filosofi dan ideologi Wayang Wong harus tetap dipertahankan,” tandasnya. (sos)
Bali Post/sos
DIALOG - Wayang Wong Tejakula pentas dalam acara Dialog Kebudayaan di Sasana Budaya, Selasa (13/6) kemarin.
BANGLI
8 Warga di Zona Merah Diminta Waspada Bencana Bangli (Bali Post) Hujan lebat terus mengguyur wilayah Bangli dan sekitarnya sejak beberapa hari belakangan. Kondisi ini dikhawatirkan memicu terjadinya tanah longsor di semua kecamatan. Untuk itu, BPBD meminta warga yang bermukim di zona merah untuk waspada bencana, khususnya tanah longsor. Kepala Seksi Penanggulangan Bencana dan Logistik (BPBD) Bangli, I Ketut Agus Sutapa, Selasa 13/6) kemarin, mengatakan pihaknya tidak bisa memprediksi kapan hujan akan berhenti. Apalagi di tengah kondisi cuaca tak menentu seperti saat ini. Menurutnya, hujan yang terus mengguyur dikhawatirkan memicu terjadinya tanah longsor. Untuk mencegah terjadinya korban, dia meminta seluruh warga yang tinggal di zona merah seperti dekat tebing atau jurang, selalu waspada bencana. ‘’Secara geografis Bangli berada di dataran tinggi dengan struktur tanah yang masih labil dan cenderung berongga. Jadi sedikit saja tanah terkena air, dapat memicu longsor,’’ ungkap Agus Sutapa. Dipaparkannya, zona merah yang rawan tanah longsor di Kecamatan Bangli seperti jalur Selati menuju Tanggahan Talangjiwa, jalur Bangli menuju Karangasem dan jalur Tegallalang menuju Tambahan. Untuk Kecamatan Susut seperti pertigaan Demulih dan jalur Manuk menuju Susut. Di Kecamatan Kintamani seperti jalur Bayung Gede menuju Belancan, jalur Bantang menuju Singaraja, jalur ke Pinggan dan sekitarnya. Sementara di Kecamatan Tembuku, yakni sepanjang jalur Tembuku menuju Karangasem. ‘’Di daerah-daerah tersebut sebagian besar terdapat tebingtebing yang terbentang di sepanjang jalan. Di daerah itu biasanya terjadi longsor. Pengguna jalan juga harus waspada saat melintas di daerah tersebut,’’ katanya. (kmb41)
Jaga Kualitas Rastra, Bulog Gelar Fumigasi
Bangli (Bali Post) Beras sejahtera (rastra) belum bisa didistribusikan ke masyarakat. Hal ini lantaran Badan Urusan Logistik (Bulog) Bangli masih melakukan fumigasi guna menjaga kualitas beras. Juru timbang Bulog Bangli, I Gusti Putu Ngurah Arnaka yang mendampingi Kepala Gudang A.A. Gede Oka, Selasa (13/6) kemarin, mengatakan fumigasi beras di Gudang Bulog berlangsung selama sepuluh hari. Prosesnya sudah dilakukan sejak lima hari lalu. Dia menjelaskan, jika fumigasi tidak dilakukan dikhawatirkan beras akan rusak dimakan kutu atau terjadi perubahan warna. ‘’Sudah ada yang rusak. Ini diakibatkan cuaca yang tidak mendukung. Karena kalau kondisi dingin, maka tempat penyimpanan akan menjadi lembab. Kondisi itulah yang membuat munculnya hama kutu yang menyerang beras semakin meluas,’’ katanya. Menurut Arnaka, pendistribusian rastra untuk jatah empat bulan, yakni dari Januari hingga April sudah dilakukan di tiga kecamatan, yakni Bangli, Tembuku dan Susut. Sementara untuk Kecamatan Kintamani sama sekali belum disalurkan, mengingat pihaknya baru menerima Surat Permintaan Alokasi (SPA) Rastra dari Pemkab Bangli. ‘’Kami akan melaporkan dulu ke Bulog provinsi mengenai data KPM (Keluarga Penerima Manfaat-red) ini. Dan selanjutnya akan dibuatkan delivery order. Setelah itu baru kami akan didistribusikan berasnya,’’ ungkapnya. Untuk Kecamatan Bangli, jumlah KPM rastra sebanyak 1.692 KK, Kecamatan Susut 1.222 KK, Tembuku 1.584 KK dan Kintamani sebanyak 4.526 KK. Nantinya setiap KK akan menerima masing-masing 15 kg beras. (kmb41)
Fraksi Gerindra Tak Hadiri Rapat Paripurna
Bangli (Bali Post) Tak satu pun anggota dewan dari Fraksi Gerindra menghadiri rapat paripurna yang digelar DPRD Bangli, Selasa (13/6) kemarin. Meski demikian, fraksi yang diketuai Dewa Gede Oka ini tetap menyetorkan pemandangan umumnya terhadap tujuh ranperda yang diajukan eksekutif. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata membenarkan bahwa dari lima fraksi di DPRD Bangli, hanya empat fraksi yang pemandangan umumnya dibacakan dalam rapat paripurna. Dia mengatakan, absennya Fraksi Gerindra disebabkan ketiga anggotanya berhalangan hadir. Dewa Gede Oka selaku Ketua Fraksi Gerindra berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas konsultasi ke luar daerah. Sementara dua anggota fraksi lainnya, yakni Wayan Jamin dan Made Joko Arnawa tak bisa hadir dengan keterangan izin. Kutha Parwata mengungkapkan, meski tak hadir dalam rapat paripurna, Fraksi Gerindra tetap membuat dan menyetorkan pandangan umum terhadap tujuh ranperda yang diajukan eksekutif. Hanya pemandangan umum yang disetorkan fraksi Gerindera tidak dibacakan saat rapat paripurna. Dijelaskannya, absennya Fraksi Gerindra dalam rapat yang mengagendakan penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi tidaklah menjadi persoalan. Sebab, Fraksi Gerindra masih bisa menyampaikan pemandangan umumnya sekaligus memberikan masukan secara langsung dalam rapat pembahasan yang akan dilaksanakan selama beberapa hari mendatang. Ketua Fraksi Gerindra Dewa Gede Oka mengakui bahwa dirinya tak bisa hadir dalam rapat paripurna karena ditugaskan Ketua DPRD untuk melakukan konsultasi ke Kemendagri sejak hari Minggu lalu. Sementara dua anggotanya, Wayan Jamin dan Joko Arnawa berhalangan hadir karena sakit. Dewa Oka menjelaskan, pihaknya sebenarnya sudah menyusun pemandangan umum fraksi terhadap tujuh ranperda yang diajukan eksekutif. Hanya pemandangan umumnya tidak dibacakan karena dipermasalahkan oleh salah satu fraksi lainnya. ‘’Di dalam tatib DPRD, kalau tidak hadir berturut-turut tiga kali tanpa pemberitahuan baru kena sanksi. Ini kan kami berhalangan hadir karena memang ditugaskan,’’ tegasnya. (kmb40)
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
Selama Operasi Pekat Agung
Polisi Amankan Ratusan Liter Arak Bangli (Bali Post) Ratusan liter minuman beralkohol (mikol) jenis arak berhasil disita jajaran Sat Reskrim Polres Bangli selama Operasi Pekat Agung tiga pekan terakhir. Selain miras, dalam operasi Pekat, polisi juga mengamankan beberapa orang penjudi dan sejumlah penduduk pendatang yang tak mengantongi identitas. Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Deny Septiawan, Selasa (13/6) kemarin, menjelaskan Operasi Pekat Agung dilaksanakan untuk menertibkan penyakit masyarakat dalam menyambut bulan Ramadan. Operasi pekat digelar selama 21 hari mulai 23 Mei hingga 12 Juni. Selama operasi berlangsung pihaknya berhasil mengamankan 210 liter miras jenis arak dari tujuh warung, yakni di wilayah Banjar Tiga Kangin Desa Tiga, Desa Apuan Susut, Desa Yangapi, Desa Bangbang Tembuku, Kelurahan Kubu, Desa Batur Tengah, dan Desa Batur Se-
latan Kintamani. Dari tujuh lokasi, dua di antaranya merupakan target operasi. Selama berlangsungnya operasi pekat pihaknya juga mengungkap dua kasus judi di wilayah Kelurahan Kubu dan Desa Apuan, Susut. Beberapa penjudi yang diamankan kini ditahan di Polres Bangli untuk proses penyidikan lebih lanjut. Pihaknya juga mengamankan tiga orang penduduk pendatang yang tidak mengantongi identitas. Ketiga penduduk pendatang yang bekerja sebagai pelayan warung tersebut diamankan di LC Uma Bukal. ‘’Sudah dilakukan sidang tipiring sesuai undang-undang yang berlaku,’’ jelasnya. AKP Deny menyebutkan, selama Operasi Pekat berlangsung tercatat terjadi lima kasus gangguan kamtibmas, yakni pohon tumbang, longsor dan gantung diri serta empat kasus kriminalitas, yakni pencurian berat dan pencurian uang. (kmb40)
Bali Post/ina
BARANG BUKTI - Barang bukti ratusan liter arak yang berhasil disita jajaran Sat Reskrim Polres Bangli.
Zonasi Pembangunan Tak Jelas
Dewan Desak Pemerintah Ajukan Ranperda RDTR Bangli (Bali Post) -
Kalangan legislatif meminta eksekutif segera mengajukan Ranperda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Hal ini penting dalam rangka menentukan arah pembangunan Bangli ke depan.
Bali Post/nan
I Nyoman Gelgel Wisnawa
Anggota Komisi II DPRD Bangli I Nyoman Gelgel Wisnawa, Selasa (13/6) kemarin, mengatakan Perda tentang RDTR sangatlah urgen bagi Bangli. Dengan adanya aturan tersebut, akan ada kepastian hukum terutama dalam penataan ruang maupun zonasi pembangunan Bangli. ‘’Di perda itu akan diatur zonasi baik itu menyangkut kawasan suci, pertanian
maupun bisnis dan industri. Karena perda ini belum ada maka pembangunan tumpang tindih. Karenanya kami menantang eksekutif untuk segera melahirkan Perda RDTR,’’ tegasnya. Dia menjelaskan, belum adanya Perda RDTR akan menjadi hambatan investasi di Bangli. Padahal investasi sangat dibutuhkan daerah untuk meningkatkan PAD yang nantinya berujung pada
peningkatan kesejahteraan masyarakat. ‘’Kita belum mengetahui secara pasti kendala eksekutif belum bisa melahirkan Perda RDTR ini. Semoga eksekutif segera menyodorkan ranperda ini,’’ jelasnya. Disinggung apakah pemerintah terkendala anggaran, dia tidak meyakini hal itu. Gelgel menegaskan, jika memang ada keinginan untuk melahirkan perda
ini, sudah tentu eksekutif mengajukan anggaran untuk penyusunan perda. Namun sejauh ini, pihaknya belum melihat adanya pengajuan anggaran untuk penyusunan Perda RDTR. Sementara itu, Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata mengatakan, pihaknya juga masih menunggu pengajuan ranperda RDTR dari pihak eksekutif. ‘’Perda RDTR memang wajib dibuat. Karena dengan perda ini, maka nantinya jelas penentuan zonasi-zonasi pembangunan,’’ katanya. (kmb41)
Dua Fraksi Soroti Keberadaan PPNS Bangli (Bali Post) DPRD Bangli, Selasa (13/6) kemarin, menggelar rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksifraksi terhadap tujuh rancangan peraturan daerah (ranperda) yang diajukan eksekutif. Dari empat fraksi, dua di antaranya menyoroti belum adanya Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Kabupaten Bangli. Padahal mengacu beberapa peraturan, keberadaan PPNS wajib dimiliki pemerintah untuk melakukan pengawasan pelaksanaan perda termasuk melaksanakan penindakan bila terjadi pelanggaran. Fraksi Partai Demokrat melalui pembicara I Made Krisnawa mengatakan, Pemkab Bangli hingga saat ini belum memiliki tenaga PPNS. Padahal mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2012 dan Permendagri Nomor 31 Tahun 2009 tentang PPNS, keberadaan PPNS sangat dibutuhkan untuk melakukan pengawasan pelaksanaan Perda, Perbup, maupun Surat Keputusan Bupati serta melaksanakan penindakan, penuntutan maupun penyidikan dengan bekerja sama dengan kepolisian ketika terjadi pelanggaran. ‘’Untuk itu kami, Fraksi Demokrat, berharap kepada eksekutif untuk secepat mungkin dan
dalam tempo yang sesingkatsingkatnya untuk segera membentuk PPNS,’’ kata Krisnawa. Hal senada disampaikan Fraksi Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) melalui pembicara I Wayan Wedana. Fraksi PKPI mempertanyakan keberadaan PPNS di Kabupaten Bangli. Dikatakan, PPNS di lingkungan pemerintah daerah diberikan kewenangan khusus untuk menyidik atas pelanggaran ketentuan peraturan daerah. ‘’Kami mohon penjelasan tentang personel atau SDM PPNS yang ada di Kabupaten Bangli saat ini,’’ kata Wedana. Selain menyoroti soal PPNS, beberapa fraksi juga kompak mempertanyakan pemanfaatan penyertaan modal kepada PDAM Bangli. Seperti yang disampaikan Fraksi Golkar melalui pembicara I Nengah Darsana. Golkar mengungkapkan, Bangli telah menyuntikkan modal kepada PDAM sebanyak Rp 14 miliar lebih. Modal sebanyak itu semestinya sudah bisa membuat kinerja PDAM sebagai perusda bisa mandiri, profesional, bahkan bisa menjadi andalan dalam menghasilkan PAD. ‘’Namun pada kenyataannya belum pada kondisi tersebut. Pertanyaan kami, apa
faktor yang menyebabkan hal tersebut. Mohon penjelasan. Hal itu penting kami pertanyakan karena kondisi PDAM dari tahun ke tahun belum banyak berubah padahal modal yang ditanamkan daerah cukup besar,’’ ungkap Darsana. Fraksi PKPI juga meminta penjelasan peruntukan secara rinci pemanfaatan penyertaan modal daerah kepada PDAM. Fraksi PDI-P melalui pembicara Nengah Dwi Madya Yani berharap dengan adanya penyertaan modal, PDAM nantinya mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar kebutuhan air minum untuk masyarakat Bangli dapat terpenuhi. Menanggapi pemandangan umum beberapa fraksi yang menyoroti keberadaan PPNS di Bangli, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menjelaskan, saat ini Bangli memiliki tiga orang tenaga PPNS. Dua di antaranya penyidik pajak dan retribusi dan satu orang lagi merupakan penyidik lingkungan. Pemkab Bangli menargetkan minimal memiliki sepuluh orang penyidik untuk dapat melaksanakan tugas penegakan perda. ‘’Untuk itu kami mohon dukungan dari anggota dewan dalam hal penganggaran biaya pendidikan dan operasionalnya,’’ jelasnya.
Bali Post/ina
SERAHKAN - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menyerahkan jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi-fraksi ke Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata. Sementara terkait pertanyaan soal penyertaaan modal di PDAM, Sedana Arta menjelaskan bahwa rencananya modal itu dimanfaatkan untuk memperluas jaringan air bersih di Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku. Dari penyertaan modal Rp 14 miliar, sebanyak Rp 10 miliar di antaranya merupakan hibah utang Pemerintah Pusat kepada daerah yang diperhitungkan sebagai penyertaan modal daerah ke PDAM. Sementara penyertaan
modal secara tunai yang diterima PDAM hanya sebesar Rp 2 miliar yang telah digunakan untuk memperluas jaringan di Desa Palaktiying yang dimanfaatkan untuk memperluas layanan di Kecamatan Bangli. ‘’Kami sepakat dengan Fraksi PDI-P bahwa peningkatan pelayanan inilah yang kita harapkan agar kuantitas pelayanan semakin banyak dan merata serta kualitas pelayanan semakin baik dari tahun ke tahun,’’ katanya. (kmb40)
GIANYAR
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
9
Kecelakaan Saat ’’Surfing’’, Wisatawan Australia Patah Kaki
Gianyar (Bali Post) Seorang wisatawan mancanegara, Mr. Jhon, mengalami musibah saat surfing di Pantai Cucukan, Desa Medahan Kecamatan Blahbatuh, Selasa (13/6) kemarin. Pria 40 tahun asal Melbourne, Australia ini mengalami patah tulang kaki akibat terpeleset dari papan selancar dan menghantam karang. Informasi dihimpun menyebutkan, cuaca dan kondisi ombak di Pantai Cucukan kurang bersahabat sejak pagi. Namun, Jhon yang datang ke lokasi tersebut, memaksakan diri untuk tetap berselancar bersama sejumlah temannya. Saat asyik berselancar inilah diduga korban terjatuh hingga kakinya menghantam terumbu karang. Beruntung dia masih mampu berenang ke tepi pantai serta berteriak minta tolong. Warga setempat yang berada di lokasi langsung mengangkat tubuh korban ke pinggir pantai. Petugas Balawista yang ada di lokasi itu juga langsung menghubungi armada untuk mengantarkan korban ke RS BMC, Kuta. Hingga sore kemarin korban masih menjalani perawatan. ‘’Atas permintaan korban, dia langsung dilarikan ke RS BMC Kuta, Badung,’’ ujar Kepala BPBD Gianyar A.A. Oka Digjaya. Disinggung mengenai cuaca buruk di Gianyar belakangan ini, pria asal Sukawati ini mengatakan, BPBD Gianyar stand by 24 jam untuk melakukan antisipasi bencana. Pihaknya akan bergerak cepat jika terjadi bencana baik pohon tumbang, tanah longsor, banjir dan musibah lainnya. Oka Digjaya lebih lanjut mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana. Selain itu, sebagai langkah antisipasi, para perbekel dan lurah se-Kabupaten Gianyar juga sudah dikumpulkan di BPBD Gianyar guna membahas masalah kebencanaan di wilayah masing-masing. (kmb35)
Bali Post/nik
MENGAWAL - Jajaran Polres Gianyar mengawal krama Pakudui yang hendak mengikuti sidang putusan di PN Gianyar, Selasa (13/6) kemarin.
Putusan Sidang Pakudui
Majelis Hakim Tolak Gugatan Warga Gianyar (Bali Post) -
Sidang dengan agenda putusan ini dihadiri puluhan warga Pakudui. Warga yang mengenakan pakaian adat ini, sudah sejak pagi berkumpul di PN Gianyar yang beralamat di Jalan Legong Keraton, Desa Sidan itu. Sidang dipimpin ketua majelis hakim PN Gianyar I Putu Gede Astawa didampingi ha-
kim anggota Ida Bagus Made Ari Suamba dan Wawan Edi Prastiyo. Ketua majelis hakim dalam pembacaan putusan menyatakan menolak permohonan provisi para penggugat dan mengabulkan eksepsi para tergugat. Hakim menyatakan, gugatan para penggugat tidak dapat diterima dan menghu-
kum para penggugat untuk membayar biaya perkara. ‘’Gugatan para penggugat nebis in idem, dengan putusan Nomor 09/Pdt.G/2012/ PN.GIR tanggal 19 September 2012 yang telah berkekuatan hukum tetap,’’ ucap I Putu Gede Astawa. Usai pembacaan putusan, ketua majelis hakim I Putu
Gede Astawa memberikan kesempatan kepada kuasa hukum untuk pikir-pikir apakah menerima putusan atau menolak putusan dengan menyatakan banding. Kuasa hukum penggugat Edy Hartaka menegaskan bahwa pihaknya bukan ditolak oleh majelis hakim PN Gianyar melainkan gugatan yang diajukan tidak diterima. ‘’Jadi kalau putusan tidak diterima artinya kita masih bisa mengajukan gugatan ulang,’’ katanya. Edy Hartaka mengatakan, untuk langkah selanjutnya akan melakukan rapat kembali dengan tim kuasa hukum
Gianyar (Bali Post) Berbagai terobosan dilakukan PLN dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Salah satunya berupa pemberian bantuan CSR di Desa Serongga, Gianyar. Bantuan ini dimanfaatkan di sejumlah sektor, khususnya penanganan sampah dan peningkatan fasilitas sekolah. Kepala Desa Serongga A.A. Gede Bagus Udayana, Selasa (13/6) kemarin, mengungkapkan Desa Serongga memiliki kendala keterbatasan sarana sekolah dan fasilitas penanganan kebersihan. Kendala ini sudah teratasi berkat bantuan CSR sepeda motor roda
tiga dan alat praktikum SD 3 Serongga dari PT PLN Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali. Ia menjelaskan, selama ini Desa Serongga telah memiliki mobil pengangkut sampah. Kini dengan ditambah bantuan dua unit motor pengangkut sampah dari PLN, akan mempermudah pengangkutan sampah yang berlokasi di gang-gang kecil. Bagus Udayana menambahkan, sampah rumah tangga di Desa Serongga selanjutnya akan diolah menjadi pupuk organik. Ke depan, PLN diharapkan bisa membantu pengembangan bank sampah di Desa Serongga.
Sementara itu, General Manager PLN Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali Sumaryadi mengatakan, CSR PLN ini untuk pemberdayaan masyarakat termasuk bantuan pengembangan di bidang pendidikan. Seluruh kabupaten di Bali berpeluang mendapatkan bantuan CSR melalui pengajuan proposal oleh aparat desa. Menurut Sumaryadi, setiap Unit PLN di Bali memiliki dana CSR. Seperti di Desa Serongga bantuan CSR PLN ini diberikan ke desa dan sekolah. CSR PLN ini tidak boleh diberikan ke perorangan. (kmb35)
CSR - Kepala Desa Serongga A.A. Gede Bagus Udayana menunjukkan bantuan CSR dari PLN.
Sidang wanprestasi terhadap laba Pura Puseh Pakudui di Pengadilan Negeri Gianyar memasuki tahap pembacaan putusan, Selasa (13/6) kemarin. Ketua majelis hakim I Putu Gede Astawa menjatuhkan putusan menolak permohonan provisi para penggugat dan mengabulkan eksepsi para tergugat. Sementara kuasa hukum penggugat tegas menyatakan pihaknya akan tetap melanjutkan gugatan ini.
Pakudui. ‘’Kalau harapan klien kami tetap akan mengajukan kembali sampai titik penghabisan. Kalau itu nanti banding akan kami banding, atau bisa ajukan gugatan ulang ke PN Gianyar,’’ ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, awal permasalahan kasus klaim tanah laba Pura Puseh Pakudui seluas 5,935 hektar yang muncul tahun 2007 ini kembali mencuat. Beberapa kali telah dilakukan mediasi dan muncul surat kesepakatan. Namun, terjadinya gugatan kembali karena dinilai kesepakatan yang dibuat tidak dijalankan. (kmb35)
PLN Bantu Warga Serongga Tangani Sampah
Bali Post/nik
KECELAKAAN - Petugas Balawista Kabupaten Gianyar mengevakuasi wisatawan yang mengalami kecelakaan saat surfing.
Pengungkapan Kasus Pemalsuan Tiket Bola
Kapolres Apresiasi Kinerja Jajarannya
Gianyar (Bali Post) Pengungkapan pelaku penjual tiket palsu dalam pertandingan liga sepak bola tergolong jarang terjadi. Maka dari itu, Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo pun langsung memberikan rewards kepada jajarannya atas pengungkapan kasus tiket sepak bola palsu. Pemberian reward kepada 12 personel ini dilakukan saat apel di Ruang Serba Guna Polres Gianyar, Selasa (13/6) kemarin. Djoni Widodo menyampaikan, rewards ini merupakan apresiasi terhadap personel yang berhasil mengamankan sepuluh pelaku pemalsu tiket masuk pertandingan sepak bola yang terkuak saat pertandingan Liga 1 antara kesebelasan Bali United FC vs Persib Bandung pada 31 Mei lalu. Dia menyampaikan, pengungkapan ini merupakan prestasi yang patut dijadikan motivasi bagi semua anggota kepolisian untuk bertugas lebih maksimal. ‘’Pimpinan Polri telah menginstruksikan akan memberikan penghargaan kepada personel yang berprestasi, baik itu dalam pengungkapan kasus maupun kegiatan positif yang dapat mengangkat citra Polri di mata masyarakat,’’ ucapnya didampingi Management Bali United FC Budi Lesmana. Di samping itu, Kapolres juga menegaskan tidak akan segan-segan menindak anggotanya yang melakukan pelanggaran hukum. Punishment kepada anggotanya yang melanggar diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi setiap anggota agar tidak melakukan hal-hal yang dapat menurunkan citra institusi. Management Bali United FC Budi Lesmana juga mengucapkan terima kasih atas keberhasilan kedua belas anggota Polres Gianyar dalam menangkap sepuluh pelaku pemalsu tiket masuk pertandingan sepak bola. ‘’Ke depan modus tiket palsu seperti ini akan ikut kami awasi,’’ katanya. (kmb35)
Bali Post/nik
REWARDS - Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo saat memberikan reward kepada anggotanya saat apel di ruang serba guna Polres Gianyar, Selasa (13/6) kemarin.
Bali Post/nik
Penelitian Berlanjut
Situs Wasan Diharapkan Jadi Objek Wisata PENELITIAN di Situs Candi Wasan, Pura Puseh Wasan, Banjar Blahtanah Desa Batuan Kaler Kecamatan Sukawati kembali berlanjut. Penelitian kali ini merupakan yang ke-24 kalinya dilakukan Balai Arkeologi Bali, NTB, dan NTT di lokasi tersebut. Bila semua terungkap, Situs Wasan diharapkan bisa menjadi objek wisata. Kepala Balai Arkeologi Bali NTB, dan NTT Drs. I Gusti Made Suarbawa menjelaskan, penelitian sudah dilakukan sejak Sabtu (10/6) dan akan berlangsung selama 14 hari atau hingga Jumat (23/6) mendatang. ‘’Penelitian kali ini melibatkan 12 peneliti. Bertujuan untuk mencari bangunanbangunan pendukung Candi Wasan,’’ ucapnya saat ditemui di wantilan Pura Puseh Wasan, Selasa (13/6) kemarin. Dikatakannya, penelitian ini merupakan kelanjutan dari hasil temuan tahun 2016. Kala itu ditemukan beberapa struktur bangunan yang berbahan batu padas. Namun, selama dua hari penelitian, pihaknya belum bisa memprediksi jenis bangunan yang mendukung Situs Candi Wasan. ‘’Masih tahap penggalian,’’ katanya. Menurutnya, bila melihat dari tekstur tanahnya, diperkirakan bangunan ini sempat tertimbun akibat bencana banjir bandang. Jenis tanah apung di lokasi tersebut juga mengindikasikan bahwa daerah ini terkena dampak abu vulkanis dari meletusnya Gunung Rinjani di Lombok pada zaman dahulu. Kompleks Situs Candi Wasan diperkirakan berasal dari abad XIIIXIV Masehi. Perkiraan ini berdasarkan atas langgam arca yang ditemukan di situs Wasan seperti arca Brahma Catur Muka, perwujudan Bhatara-Bhatari dan arca Nandhi yang lapiknya berhiaskan tengkorak. Selain itu juga ditemukan arca Ganesha, Lingga-Yoni, arca perwujudan dan arca binatang. Diungkapkannya, berbagai temuan
di Situs Candi Wasan ini tak terlepas dari peranan seorang tokoh peneliti Belanda, JC Krishman yang pertama mengunjungi situs Wasan pada tahun 1950. Ketika itu hanya ditemukan gundukan tanah dan sejumlah arca kuno yang berserakan. Oleh masyarakat pangemong pura, lokasi itu dimanfaatkan untuk pemujaan dengan mendirikan bangunan sederhana di atasnya. Baru setelah beberapa tahun kemudian Balai Arkeologi Denpasar mengadakan observasi ke lokasi tersebut dan menemukan sejumlah peninggalan arca yang diperkirakan berasal dari abad XIV. ‘’Observasi pun dilakukan secara tidak sengaja. Waktu itu tahun 1986, Balar (Balai Arkeologi-red) sedang melakukan penelitian di Cangi. Kemudian atas permintaan warga, tim Balar diantarkan ke Situs Wasan,’’ jelasnya. Selama penelitian dari tahun 1986 sampai 2006 telah berhasil ditemukan peninggalan arkeologi seperti candi dengan konstruksi susunan batu dan sebuah kolam yang telah dipugar oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya, Bali NTB, NTT pada tahun 2009. Keinginan untuk meneliti tidak pupus sampai di situ. Diperkirakan, masih ada bangunan lain yang belum terungkap di situs tersebut sehingga penelitian ditindaklanjuti dengan diadakannya kegiatan penggalian tahun 2011 hingga tahun ini. Pemangku Pura Puseh Wasan Jro Mangku Wayan Lasia Siaja mengungkapkan, sebelum dilakukannya penelitian, kawasan tersebut merupakan
semak belukar. Setelah dilakukan penelitian hingga kini, barulah dilakukan perombakan total kawasan tersebut. ‘’Dulu di sini itu hutan dengan empat pohon beringin,’’ katanya. Kini dengan ditemukannya peninggalan seperti ini, ia pun sangat mendukung upaya agar masyarakat tahu sejarah Situs Wasan. Pura Puseh Wasan ini bisa dikatakan cukup unik, yakni hanya diempon oleh sepuluh Kepala Keluarga (KK) dari tiga banjar berbeda. Sebanyak lima KK berasal dari Banjar Blahtanah Desa Batuan Kaler, satu KK dari Banjar Tangkeban Desa Batubulan Kangin dan empat KK dari Banjar Kenanga Desa Batubulan Kangin. Keberadaan candi yang sangat strategis di daerah lintasan DenpasarGianyar itu memungkinkan situs ini menjadi daya tarik wisata. Hal itupun diungkapkan Jro Mangku Wayan
Lasia Siaja. Bahkan beberapa kali sejumlah wisatawan mancanegara melakukan kunjungan ke situs ini. ‘’Sudah sering tamu dari Belanda dan Perancis datang ke sini. Katanya mereka dapat informasi di internet. Datang ke sini untuk tujuan wisata spiritual. Tetapi mereka sering mengeluhkan kesulitan mencari lokasi situs,’’ katanya. Terkait keluhan wisatawan tersebut pihaknya sudah beberapa kali meminta bantuan pembuatan pelang nama situs ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gianyar. Namun hingga kini belum terealisasi. ‘’Tahun 2000-an paling sering datang wisatawan ke sini. Bahkan ada yang sampai makemit untuk melakukan meditasi. Belakangan jarang. Mungkin karena tidak ada informasi pelang nama situs,’’ ungkapnya. (kmb35)
Bali Post/nik
PENGGALIAN - Sejumlah peneliti saat melakukan penggalian di Situs Wasan, Banjar Blahtanah Desa Batuan Kaler, Sukawati.
KLUNGKUNG
10
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
Kembali Diguyur Hujan Lebat
Giliran Tembok ”Panyengker” Merajan Ambrol Semarapura (Bali Post) -
Setelah jalan jebol, pipa PDAM putus, pohon tumbang di sejumlah titik di Kabupaten Klungkung, kini bencana serupa kembali terjadi. Kali ini giliran tembok panyengker merajan Ngakan Ketut Widana di Desa Pakraman Penarukan, Desa Bungbungan, Klungkung ambrol, Selasa (13/6) kemarin. Ambrolnya tembok panyengker pura itu setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat.
Bali Post/ist
SIDAK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwira ketika melakukan sidak di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (13/6) kemarin.
Kunjungi Sejumlah OPD
Bupati Suwirta Sebut Penempatan Tenaga Kontrak Tak Merata GUNA memonitor dan memotivasi kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) pascapengisian jabatan beberapa waktu lalu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali mengunjungi sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (13/6) kemarin. Meskipun hujan deras, namun tidak menyurutkan langkah Bupati Suwirta untuk mengunjungi OPD ini. Kantor OPD yang dikunjungi, di antaranya Kantor Inspektorat, Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan serta Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Dalam kunjungannya ini Bupati Suwirta mendapat laporan sejumlah bidang kerja mengalami kekurangan personel seperti yang terjadi pada Kantor Inspektorat. Untuk mengantisipasi keterbatasan ini, Kepala Inspektorat Made Seger mengaku menambahkan hari kerja stafnya, yakni pada Sabtu dan Minggu. Namun, di sisi lain sejumlah OPD malah kelebihan tenaga kontrak, sehingga terlihat santai. Seperti yang terjadi pada Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan. Di tempat itu sejumlah fasilitas dan peralatan kantor yang telah rusak juga nampak masih terpajang. Beberapa atap kantor juga terlihat bocor. Hal ini nampak dari sejumlah plafon yang jebol akibat kena air hujan dari atap yang bocor. Instalasi jaringan kabel listrik dan telpon juga nampak berantakan. Bupati Suwirta juga mengeluhkan data Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan di situs internet yang belum diperbaharui atau di-update. Sementara dalam kunjungannya ke Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Bupati Suwirta tidak menemukan Kepala Dinasnya. Sekertaris Dewa Gede Mundung ketika ditanya Bupati Suwirta mengenai keberadaan yang bersangkutan mengaku tidak tahu pasti. Mendapat jawaban itu, Bupati Suwirta hanya bisa tertawa dan nyeletuk. “Punya atasan kok tidak diketahui keberadaan dan kepentingannya,” ujar Bupati Suwirta. Atas berbagai temuannya ini, kepada seluruh atasan masing-masing OPD dan Bidang, Bupati Suwirta mendorong untuk senantiasa melakukan pembinaan dan motivasi bawahannya. Gambaran kerja masing-masing bidang juga harus jelas serta memiliki target kerja yang pasti. “Tolong bekali diri dengan ilmu dan pengetahuan, meskipun baru menempati posisi ini hendaknya diikuti dengan peningkatan pemahaman dan pengetahuan masing-masing bidang. Karena sangat tidak elok jika di kantor hanya diam dan menunggu jam istirahat dan pulang,” tegas Bupati Suwirta. Kepada para pegawai Inspektorat, Bupati Suwirta mendorong untuk bekerja lebih optimal menjalankan fungsinya dalam melakukan audit dan evaluasi seluruh OPD di Klungkung. Hasil temuan pada masing-masing desa agar disampaikan dengan baik. “Ke depan Inspektorat harus ikut program bedah desa untuk memberikan pemahaman dalam pengunaan dana desa dengan baik dan benar,” ujar Bupati Suwirta. Atas kondisi sejumlah kantor yang tidak terawat, Bupati Suwirta perintahkan seluruh staf untuk peduli dengan lingkungan kerja masing-masing. Dirinya mewanti-wanti jaringan kabel listrik yang tidak rapi dan banyaknya tumpukan kertas akan sangat riskan terjadi kebakaran. Terkait tidak meratanya tenaga kontrak, Bupati Suwirta mengaku akan melakukan pemetaan ulang sehingga tidak terjadi penumpukan tenaga. Namun, di sisi lain terjadi kekurangan tenaga pada bidang yang lain. “Ke depan kita juga akan pasang CCTV di seluruh OPD sehingga saya bisa mengetahui dan mengawasi seluruh aktivitas dan kinerja para ASN di masing-masing kantor,” imbuh Bupati asal Nusa Ceningan ini. (ad1086)
Komisi I Sidak TKA Ilegal di Nusa Penida Semarapura (Balipost) Komisi I DPRD Klungkung turun melakukan sidak ke Nusa Penida untuk mengecek keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja tanpa memiliki izin kerja, Selasa (13/6) kemarin. Sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya wisatawan asing yang menyalahgunakan visa kunjungannya untuk bekerja di Nusa Penida. Ketua Komisi I DPRD Klungkung Nengah Mudiana mengatakan kegiatan ini merupakan langkah preventif dengan melakukan observasi bersama beberapa perbekel yang ada di wilayah Nusa Penida. Sejumlah perbekel yang ikut rapat terbatas yakni Perbekel Toyapakeh, Ped, Suana dan Batununggul. “Untuk langkah awal, kita lakukan observasi masalah perizinan dengan mengadakan rapat intern dengan pihak Camat Nusa Penida, Satpol PP dan perwakilan perbekel di Nusa Penida,” ujarnya tegas. Komisi I DPRD Klungkung yang turun ke Nusa Penida antara lain Dayu Made Gayatri, Nengah Mudiana, Komang Gede Ludra, I Made Jana, Putu Gede Santiasa, Wayan Misna, Ni Ketut Suwerni, Wayan Mardana, Wayan Tugas dan Nyoman Sukirta. Menurutnya, observasi masalah perizinan dan TKA itu perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi tertib administrasi kepada wisatawan asing. “Kita akan kejar dan minta data yang pasti terkait adanya isu wisatawan asing yang menyalahgunakan visanya dengan menjadi pekerja ilegal di Nusa Penida,” terang tokoh Desa Gelgel, Klungkung ini. Sementara itu, Camat Nusa Penida Gusti Ngurah Agung Mahayasa menyatakan sesuai dengan laporan Perbekel Ped membenarkan adanya wisatawan asing yang membangun destinasi wisata, namun belum melaporkan kegiatannya, baik ke perbekel maupun ke pihak desa pakraman di lingkungan tersebut. Sementara, Perbekel Batununggul mempermasalahkan ada tamu asing yang bekerja di tempat tersebut belum melaporkan diri ke desa pakraman setempat. “Kita di Kecamatan Nusa Penida baru dapat laporan masalah di Ped. Nanti kita akan koordinasi dengan desa dinas serta instansi penanaman modal dan perizinan terkait masalah orang asing yang punya usaha di Ped ini,” pungkasnya. (dwa)
Bali Post/kmb
AMBROL - Kondisi tembok panyengker merajan milik Ngakan Ketut Widana, di Desa Pakraman Penarukan, Desa Bungbungan ambrol, Selasa (13/6) pagi.
Informasi yang diperoleh di lapangan, ambrolnya tembok panyengker pura diduga karena senderan di bawah cukup labil. Dengan demikian, ketika diguyur hujan terus, tembok panyengker setinggi dua meter dengan panjang empat meter itu tergerus. Atas kejadian itu, pemilik merajan itu diperkirakan mengalami kerugian Rp 25 juta. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung I Putu Widiada mengakui adanya kejadian tersebut. Menurut Widiada setelah mendapat laporan itu, petugas BPBD langsung mengecek ke lokasi didampingi aparat desa setempat. “Kami sudah memverifikasi tembok panyengker itu, agar memperoleh bantuan. Kami sudah arahkan pemilik merajan (Ngakan Widana) membuat proposal bantuan yang ditujukkan ke Bupati,” katanya. Selain itu, Widiada tidak menampik penyebab tembok itu ambrol karena kondisi tanah di bawahnya yang labil. “Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada saat turun hujan deras, terutama waspada pohon tumbang dan banjir karena cuaca masih belum menentu,” katanya. Sebelumnya, wilayah Klungkung sempat dilanda hujan deras dan
juga menimbulkan bencana alam di sejumlah titik. Tak hanya pohon tumbang, jalan jebol dan pipa PDAM putus serta palinggih tergerus juga terjadi di Jalan Mahoni di Kelurahan Semarapura Kelod, Klungkung. Akibatnya, akses jalan tak bisa dilalui. Begitu juga ada 700 pelanggan PDAM tidak mendapatkan air bersih karena pipa PDAM terputus. Karena jalan di lokasi jebol, maka warga tidak berani melintas. Sebab, jalan yang masih tersisa kondisinya juga sudah retak. Beton tulangan yang menyangga badan jalan sebagian juga sudah ambrol. Selain itu, sebuah palinggih yang ada di dekat lokasi juga ikut tergerus. Palinggih yang terbuat dari beton itu jatuh hingga ke dalam Sungai Cangkung. Warga sekitar tidak ada yang tahu kapan pastinya jalan tersebut jebol. Mereka mengetahui kondisi itu pada Rabu dini hari. Petugas dari Dinas PU maupun dinas terkait sudah turun ke lokasi. Petugas sudah memasang tanda peringatan agar jalan tersebut tidak dilintasi warga. Bahkan anggota Polres Klungkung juga turun langsung ke lokasi untuk memasang police line di sekitar jalan yang jebol. (kmb)
Tekan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
Belasan Ibu-ibu Dilatih Menjahit Semarapura (Bali Post) Sebanyak 16 ibu-ibu di Kabupaten Klungkung mendapatkan pelatihan menjahit, Selasa (13/6) kemarin. Pelatihan menjahit selama lima hari ke depan ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan, khususnya di desa. Pelatihan di ruang pertemuan Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan ini mendorong para ibu untuk peningkatan perekonomian dan taraf hidup. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang hadir dalam pelatihan tersebut meminta setelah pelatihan seluruh peserta membangun sebuah kelompok menjahit. Bupati Suwirta mengatakan dibentuknya kelompok menjahit ini akan semakin mudah dalam menjalankan sebuah usaha. Selain itu, pemerintah juga akan dimudahkan dalam melakukan koordinasi maupun dalam pemberian bantuan alat usaha. “Setelah pelatihan ini jangan dilepas begitu saja. Namun ditindaklanjuti dengan pengawasan dan pelatihan lanjutan sebagai upaya penguatan keterampilan dengan harapan mereka siap menjadi tenaga kerja yang handal,” kata Bupati Suwirta. Bupati Suwirta juga meminta agar OPD saling koordinasi dalam menyusun program yang sejenis. Jangan sampai masing-masing OPD merancang program pelatihan yang sejenis dengan menyasar orang sama. Menurut Bupati Suwirta, cukup satu
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366) 21172
RSU Bintang
(0366) 25241
PMI Klungkung
(0366) 21442
OPD yang menganggarkan pelatihan semacam ini. Saat ini Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi UKM dan Dinas Tenaga Kerja juga mengadakan pelatihan serupa. Sementara itu, koordinator pelatihan menjahit Ni Wayan Kariadi mengatakan pelatihan ini baru pertama kali diselenggarakan. Seluruh peserta yang berasal dari ibuibu KK miskin ini tidak dipungut biaya. Dengan menghadirkan tiga orang instruktur pelatihan ini mengajarkan teknik dasar menjarit selama lima hari ke depan. ”Semoga dengan pelatihan ini, para ibu-ibu ini bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” harap Kariadi. (dwa)
Bali Post/dwa
MENJAHIT - Sejumlah ibu-ibu mendapatkan pelatihan menjahit di Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Selasa (13/6) kemarin.
BULELENG
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
11
Angin Kencang, Bangunan Tambak Porak-poranda bangunan, angin yang berhembus dari arah timur ini juga menerbangkan atap hingga sejauh 15 meter. Beberapa juga ada yang pecah. Kerugian material ditaksir Rp 10 juta. Kapolsek Gerokgak Kompol I Ketut Relo Kusada
membenarkan kejadian itu. Selanjutnya Bhabinkamtibmas di lokasi bencana langsung mendatangi lokasi dan mengecek kerusakan akibat angin tersebut. “Sampai saat ini situasi tetap aman,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Made Subur mengatakan, sesuai pantauannya kerusakan akibat angin hanya terjadi pada bangunan tambak itu saja. “Bencana di lokasi lain belum
Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., Selasa (13/6) kemarin mengatakan, sesuai hasil koordinasi dengan pihak BPJN Wilayah XIII yang menyebut bahwa shortcut di lokasi lima dan enam menghabiskan lahan seluas 6,6 hektar yang semula 3,5 hektar. Penambahan itu membuat alokasi anggaran pembebasan lahan yang semula diprediksi menghabiskan anggaran sekitar Rp 10 miliar dipastikan akan bertambah. Pemerintah pun sudah menyiapkan anggaran dengan memanfaatkan jatah dana Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dari Pemkab Badung dan Pemkot Denpasar. Dari pendataan yang sudah dilakukan sebelumnya, lahan ini selain milik warga juga kebanyakan warisan keluarga Puri Sukasada. Kepastian kebutuhan lahan
itu akan ditindaklanjuti dengan mendekati pemilik tanah di dua desa tersebut. Diakuinya, pendekatan awal ini penting dilakukan agar seluruh pemilik tanah mendapat penjelasan secara mendetail terkait kebutuhan lahan untuk pembangunan shortcut. Yang tidak kalah pentingnya pemerintah memberikan penjelasan terkait mekanisme pembebasan lahan sesuai regulasi yang ada. Dengan demikian, dalam proses pembebasan lahan yang dipastikan mulai tahun ini bisa berjalan lancar dan terhindar dari persoalan yang bisa menghambat tahapan dan proses pembebasan lahan itu sendiri. Di sisi lain Puspaka mengatakan, terkait nilai harga lahan yang akan dibebaskan ditetapkan mengikuti regulasi dan penentuan nilai-nya
diawali dengan penelitian oleh tim apresial yang dibentuk pemerintah. Dengan skema ini, nilai harga tanah yang dibebaskan itu merupakan nilai yang standar. Selain itu, pihaknya juga berharap dalam penentuan nilai harga tersebut pemilik tanah diharapkan tidak termakan informasi yang tidak jelas atau sengaja memanfaatkan kesempatan dan sengaja mengangkat harga tanah tanpa dasar yang bisa dipertanggungjawabkan. Seperti diketahui, Kemenpu PR telah menyusun DED pembangunan shortcut di lokasi lima dan enam tahun 2016. Shortcut yang akan dibangun sepanjang 1,5 kilometer. Lokasi proyek shortcut yang masuk kategori berat, sehingga pemerintah pusat harus menyempurnakan kembali DED tersebut. (kmb38)
Kampung Tinggi yang sudah ditempati pedagang sebelum adanya penyerahan dari pemerintah pusat kepada daerah. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Buleleng Ketut Suparto menyebutkan, bangunan Pasar Banjar sudah diserahkan pemerintah pusat kepada Disdagprin pada November 2015. Selanjutnya pada Desember dilakukan penyerahan ke Bupati melalui Badan Keuangan Daerah (BKD). “Tugas kami sudah selesai di perdagangan. Sekarang prosesnya akan segera diserahkan ke PD Pasar,” jelasnya. Mantan Kabag Ekonomi dan Pembangunan ini menyebutkan, pembangunan pasar tersebut menggunakan dana TP. Jika belum ada penyerahan dari BKD, PD Pasar tidak bisa melakukan pungutan. Ditegaskan, pungutan yang ada saat ini masih di koordinir oleh petugas yang ada di pasar tersebut. “Sekarang sudah proses penyerahan ke
PD Pasar. Pak bupati sudah tegaskan pasar banjar tetap dikelola PD Pasar,” tegasnya. Sementara itu, khusus untuk Pasar Kampung Tinggi pembangunannya berlangsung pada 2016 dan sudah selesai. Itu juga sudah dicek inspektorat perdagangan. Seiring dengan itu, oleh departemen perdagangan, bangunan itu diharapkan segera ditempati. Proses serah terimanya biasanya baru bisa dilakukan dalam setahun setelah pembangunan.
Terkait Pasar Banjar, Dirut PD Pasar Buleleng I Gde Putu Satwika Yadnya, Selasa (13/6) kemarin mengatakan sebelum revitalisasi, pendapatan yang disumbangkan ke daerah mencapai Rp 17,5 juta per bulan. Sementara setelah revitalisasi proyeksinya sekitar Rp 33 juta per bulan. “Tetapi kami sudah setahun lebih belum mendapat pemasukan dari pasar itu. Karena belum ada serah terima. Dalam hal ini kami hanya sebagai eksekutor saja,” tandasnya. (kmb45)
Singaraja (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Buleleng memporak-porandakan tambak di Banjar Dinas Batu Agung Pidada, Desa/ Kecamatan Gerokgak, Selasa (13/6) pagi kemarin. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya kerugian material ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Bali Post/ist
TAMBAK - Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah kabupaten Buleleng memporak-perandakan tambak di Banjar Dinas Batu Agung Pidada, Desa/ Kecamatan Gerokgak.
Berdasarkan pantauan, hujan lebat disertai angin kencang yang berlangsung sejak, Senin (12/6) pukul 18.30 Wita merusak bangunan tambak milik warga Idam Winarko (58). Itu berlangsung sekitar pukul 08.30 Wita. Selain merobohkan kerangka
ada laporan. Masih terpantau aman,” jelasnya. Birokrat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini kembali menegaskan, hujan lebat disertai angin masih berpotensi hingga akhir Juni. Itu sesuai prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. Hal ini berpotensi diikuti munculnya bencana, seperti longsor, banjir dan pohon tumbang. “Hujan diprediksi lebih sering di kawasan pegunungan. Ini perlu diwaspadai,” tandasnya. (kmb45)
Bebaskan Lahan ’’Shortcut’’, Ribuan Warga Belum Lakukan Perekaman KTP Elektronik Pemkab Mulai Dekati Pemilik Lahan Terancam Tak Masuk Daftar Pemilih Pilgub
Bali Post/dok
Bali Post/dok
Gede Suardana
Putu Ayu Reika Nurhaeni
Singaraja (Bali Post) – Persyaratan warga untuk dapat menggunakan hak pilihnya pada hajatan Pilgub Bali 2018, harus memiliki KTP elektronik atau surat keterangan (suket) pengganti KTP. Sementara itu, di Buleleng sekitar 71 ribu warga belum melakukan perekaman KTP elektronik. Ini membuat penduduk yang sudah berusia 17 tahun ke atas terancam tidak masuk dalam daftar pemilih. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, Selasa (13/6) kemarin mengatakan menjelang ditetapkannya tahapan Pilgub oleh KPU-RI masalah data pemilih menjadi hal krusial dan perlu diantisipasi sejak awal. Dari pengalaman hajatan politik, data pemilih ini kerap kali memicu persoalan pelik, hingga mengancam terhambatnya
tahapan pilkada, pilgub, pemilihan legislatif (pileg) hingga pemilihan presiden (pilpres). Suardana mencontohkan, pada saat Pilkada Buleleng penduduk yang belum melakukan perekaman KTP elektronik mencapai 31 ribu orang, sehingga ribuan penduduk berusia 17 tahun ke atas itu tidak masuk dalam daftar pemilih. Sementara mendekati dimulainya tahapan Pilgub Bali, pihaknya kembali berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah. Hasilnya, ada sekitar 71 ribu penduduk yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Mencegah masalah itu, Suardana berharap pemerintah daerah dan instansi terkait agar segera melakukan upaya nyata untuk mengarahkan penduduk yang wajib KTP atau berumur 17 tahun ke atas agar
Singaraja (Bali Post) – Bukan saja KPU Buleleng yang telah melaporkan pertanggungjawaban dana penyelenggaraan Pilkada, ternyata Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali telah melakukan hal yang sama pada April 2017 lalu. Bawaslu Bali melaporkan pertanggung jawaban pemakaian dana hibah yang diterimanya dan sekaligus mengembalikan seluruh sisa dana hibah pilkada kepada pemerintah daerah. Demikian diungkapkan Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia, Selasa (13/6) kemarin. Rudia mengatakan, dana hibah pilkada yang diterimanya sebesar Rp 10,2 miliar. Dana hibah pilkada masuk ke dipa Bawaslu RI. Dana itu teregistrasi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan baru digunakan oleh Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih). Dari jatah itu, hingga seluruh tahapan pilkada selesai dana yang terserap sebesar Rp 7,5 milair lebih. Dengan demikian, Bawalsu menyisakan dana Rp 2,6 miliar lebih. Selain itu, seluruh dokumen administrasi pertanggung jawaban dana hibah pilkada telah lolos pemeriksaan BPK dan mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Laporan itu sudah disampaikan kepada Pemkab Buleleng yang kala itu diterima oleh Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.O.G. “Serapannya mencapai 73,61 persen, dan sisa anggaran tersebut sudah semua kami kembalikan. Kami sudah menerima pengesahan pengembalian dana hibah dari Kemenkeu pada 27 April sudah disetor ke kas daerah dan laporan sudah diterima Pak Wakil Bupati. Jadi tidak benar kami belum melaporkan pertanggung jawaban dana pilkada,” katanya. Terkait munculnya sisa dana, Rudia menjelaskan, sejumlah komponen biaya pada tahapan pilkada yang
lalu tidak bisa direalisasikan. Dia mencontohkan, salah satunya komponen biaya Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan sengketa. “Anggarannya sangat besar dan tidak bisa dipakai karena sengketa dan penanganan pidana pemilu tidak banyak, sehingga anggarannya tidak diserap. Tetapi syukur pilkada sudah berjalan baik dan menghasilkan pemimpin Buleleng sesuai pilihan masyarakat Buleleng,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, saat menerima pertanggungjawaban dana penyelenggaraan dana pilkada oleh KPU Buleleng Senin (12/6) lalu, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjira, Sp.OG. didampingi Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. menyatakan, pemerintah akan mengundang kembali pihak-pihak penerima dana hibah pilkada. Undangan ini dimaksudkan untuk mendapatkan laporan
melakukan perekaman data kependudukan. Meski tidak bisa memiliki KTP elektronik karena menunggu proses lebih lanjut, tetapi jika penduduk sudah melakukan perekaman, maka kependudukannya sudah terakam dan otomatis akan masuk dalam data pemilih. “Harapannya, perekaman massal dan jemput bola kalau bisa lebih sering dilakukan,” jelasnya. Di tempat terpisah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Putu Ayu Reike Nurhaeni mengatakan, secara pasti jumlah penduduk yang belum melakukan perekaman KTP sejauh ini belum bisa dipastikan. Ini karena data kependudukan mengalami pergerakan yang sangat dinamis. Meski demikian, pihaknya tetap menggulirkan perekaman melalui petugas di masingmasing kecamatan dan melakukan perekaman jemput bola. Dengan program ini, mantan Camat Banjar ini berkeyakinan penduduk yang wajib KTP atau yang menginjak umur 17 tahun, melakukan perekaman hingga mengantongi KTP elektronik sesuai kebijakan pemerintah pusat. Selain itu, program yang juga digalakkan saat ini Disdukcapil juga menyasar penduduk yang sudah lanjut usia (lansia) dan penduduk yang mengalami kecacatan (disabilitas) agar bisa melakukan perekaman dan tercatat memiliki KTP elektronik. (kmb38)
Bawaslu Bali Sudah Kembalikan Sisa Dana Hibah Pilkada
Ketut Rudia
Bali Post/dok
pertanggungjawaban administrasi keuangan dan pemerintah mendapatkan kepastian sisa dana yang tidak terserap untuk dialokasikan kembali dalam program pembangunan di daerah. “Dari dua pihak penerima dana hibah itu masih ada sisa dana dan kita akan undang, sehingga seluruhnya dana dipertanggungjawabkan,” tegasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P.
Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng mulai menyiapkan lahan pembangunan shortcut di lokasi lima dan enam (Desa Wanagiri dan Desa Gitgit) Kecamatan Sukasada. Pemkab akan menggelar sosialisasi terkait proyek tersebut, termasuk khusus mendekati pemilik tanah yang terkena jalur proyek yang ditunggutunggu tersebut.
Pemkab Diminta Segera Serahkan Pasar Banjar ke PD Pasar
Singaraja (Bali Post)Pasar tradisional di Kecamatan Banjar yang sudah mendapat program revitalisasi dari pemerintah pusat belum bisa dikelola PD Pasar Buleleng. Hal tersebut dikarenakan belum adanya penyerahan dari pemkab. Kondisi demikian menyebabkan sumbangan pendapatan ke daerah setahun lebih nihil. Itu mendapat sorotan dari anggota Komisi III DPRD Buleleng Putu Tirta Adnyana. Supaya tak berlarut-larut, pemkab didesak untuk segera menyelesaikan proses yang ada. Politisi Golkar ini menyebutkan, revitalisasi pasar di Kecamatan Banjar sudah tuntas sejak akhir 2015. Namun, hingga pertengahan tahun ini belum bisa dikelola PD Pasar. Hal itu dipandang sebuah hal yang ironis lantaran memicu nihilnya pendapatan ke daerah. “Pasar itu sampai sekarang belum bisa dikelola. Padahal selesainya sudah lama,” katanya di selasela pembahasan rencana penyertaan modal kerja oleh Direksi PD Pasar Buleleng. Jika dalam proses serah terimanya masih tersendat atau terbelit persoalan lain, pemkab diminta segera menuntaskannya. Langkah ini penting untuk menghindari status pasar yang terkatung-katung. “Kalau ada persoalan, itu perlu segera diselesaikan,” tegasnya. Selain itu, wakil rakyat paruh baya ini juga menyoroti Pasar
Pasar Desa Banjar
Bali Post/kmb45
JEMBRANA
12
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
SOSOK
Pemutakhiran Data
PERMASALAHAN yang sering dijumpai saat pemutakhiran data dan daftar pemilih, terutama pada tingkat desa/kelurahan. Umumnya pada setiap pemilu/pemilihan DPT selalu menjadi isu menarik. “Masalah klasik seperti data pemilih ganda, pemilih meninggal dan lain-lain. Dari awal kami antisipasi menyerap masukan dari desa dan pihak terkait,” ujar Ketua KPU Jembrana Gusti Ngurah Darma Sanjaya. Saat ini yang terpenting adalah soal perekaman e-KTP dan pemberian blanko. Sebisa mungkin pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) bisa menyelesaikan sebelum tahapan pemutakhiran Pilgub mulai. “Kita dorong agar segera diselesaikan sebelum tahapan Pilgub,” tambahnya. Antisipasi sejumlah permasalahan tersebut, KPU Kabupaten Jembrana juga melakukan Focus Group Discussion (FGD) terkait pemutakhiran data dan daftar pemilih berkelanjutan Tahun 2017. Inovasi ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan dan mencari solusi sebelum tahapan pemutakhiran Pilgub Bali Tahun 2018 dimulai. Dengan harapan tercapai daftar pemilih yang komprehensif, akurat dan aktual. (olo)
Bali Post/olo
E-KTP – Suasana pembuatan e-KTP di Kantor Disdukcapil Jembrana. Tahun ini dinas mengajukan usulan tambahan 11.000 blangko e-KTP.
Disdukcapil Ajukan Tambahan 11.000 Blangko E-KTP
Negara (Bali Post) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jembrana kembali mengajukan blangko e-KTP (KTP elektronik) sebanyak 11.000 lembar. Jumlah itu nantinya untuk menutupi para pemohon KTP yang sudah melakukan rekam data. Saat ini, dinas sudah men-
erima 6.000 lembar blangko e-KTP dan sudah dilakukan pencetakan. “Yang rekam data mulai tahun 2017 belum bisa, kita berharap agar bisa segera. Tetapi sementara menggunakan surat keterangan dari Dinas,” kata Kepala Disdukcapil Jembrana I Ketut Wiaspada, Selasa
(13/6) kemarin. Dari total 6.000 lembar blangko eKTP yang diterima saat ini, menurutnya, tidak digunakan semuanya. Yang siap untuk dicetak berjumlah 5.680 lembar. pihaknya juga menyediakan sisanya untuk pergantian elemen data, misalnya ada pemohon yang kawin.
Khusus yang rekam data pada tahun 2017 belum bisa dicetak karena permasalahan di pusat. Data belum bisa masuk ke pusat, tetapi dari hasil rekam data yang dilakukan itu sudah terekam. “Kita juga sudah mulai mengusulkan dan bersurat, penambahan 11.000 lem-
bar,” terangnya. Rekam data juga sudah dilakukan dan hampir semua penduduk Jembrana sudah melakukan. Khusus yang tambahan baru yakni berjumlah 22.000, di antaranya sudah rekam data. Diharapkan pula pada tahun 2018 nanti sudah semuanya melakukan perekaman data. (kmb26)
Heboh, Foto dan Video Syur Istri Lurah Beredar di Medsos Korban Mengaku Diperas
Negara (Bali Post) Warga Jembrana kembali dihebohkan adanya kasus tak senonoh. Kali ini, beredar foto dan video syur di media sosial (medsos) yang diduga istri salah satu lurah di Jembrana berinisial SN (37). Foto dan video itu diunggah Selasa (12/6) dengan menggunakan akun facebook (FB) palsu. Untuk mengungkap kasus ini, SN pun melaporkan kasusnya ke kantor polisi karena dirinya juga mengaku diperas. Suami korban, NG, yang merupakan lurah di salah satu wilayah di Jembranamengungkapkan akun facebook yang digunakannya itu merupakan akun palsu. Ia pun meminta kepada istrinya, SN, untuk langsung melaporkan hal tersebut ke Polda Bali. Sebab, selain
menggunakan akun palsu, belakangan juga ada unsur pemerasan. Terkait adanya foto dan video itu diduga hasil rekaman percakapan melalui video call oleh oknum yang memeras. “Akun tersebut palsu dan istri saya sudah berangkat ke Denpasar untuk melapor-
kan ke Cyber Crime Polda Bali. Ia meyakini bahwa saat melakukan video call itu istrinya dihipnotis, sehingga mau menuruti permintaan pelaku,” kata NG. Ia menjelaskan istrinya seperti tidak sadar melakukan dan menuruti permintaan orang tersebut. Belakangan juga
muncul short massage service (SMS) pemerasan terkait foto dan video tersebut. Dalam pesan singkat itu, istrinya diminta mengirimkan sejumlah uang ke pelaku. Apabila tidak mau, maka foto dan video itu akan diunggah dan disebarluaskan. Permintaan (pemerasan) itu dilakukan berulang kali. Tetapi lantaran tidak dipenuhi, terjadi hal seperti ini (foto dan video syur diunggah-red). Ia menambahkan, sejak April lalu, istrinya sudah
mentransfer uang ke pelaku hingga Rp 10 juta. Pada permintaan terakhir, istrinya menolak untuk mengirim uang lagi. SMS itu, menurut NG, sudah diserahkan ke polisi sebagai salah satu bukti. Hingga pada Senin (12/6) lalu, akun FB palsu istrinya itu mengunggah foto dan video. Tetapi dari sekian foto yang diunggah, NG masih ragu beberapa foto, apakah benar istrinya. Sebab, tidak sesuai dengan fisik tubuh istrinya dan terlihat lebih gemuk. (kmb26)
Cuaca Buruk
Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Buka-Tutup Bali Post/kmb
HANCUR - Jalan di Pebuahan, Banyubiru, Negara yang kondisinya makin hancur.
Jalan di Pebuahan Hancur
Negara (Bali Post) Kondisi jalan di Dusun Pebuahan, Desa Banyubiru, Negara, sudah belasan tahun hancur. Namun, jalan sepanjang 3 hingga 5 km itu sampai saat ini belum mendapat perbaikan. Warga setempat pun menuntut pemerintah agar segera memperbaiki jalan tersebut. Apalagi, di wilayah Pebuahan merupakan padat penduduk. Dari pantaun pada Selasa (13/6) kemarin, kondisi jalan di Pebuahan, hancur lebur. Di sepanjang jalan itu tampak terlihat sejumlah lubang, baik yang ukurannya kecil maupun besar. Bahkan, krikil-krikil terlihat berserakan di badan jalan. Rusaknya jalan itu membuat sejumlah pengendara kerap mengalami kecelakaan. Sejumlah warga Pebuahan mengaku jalan tersebut sudah belasan tahun hancur dan rusak. Bahkan, hingga sekarang belum pernah mendapat perbaikan. Dengan kondisi itu, warga pun berharap agar ada perbaikan jalan itu.
Sebab, karena jalan tersebut padat penduduk. Selain itu, warga juga mengaku akibat jalan rusak parah tersebut sepeda motornya sering rusak. “Lewat jalan ini harus hati-hati. Kami tidak mengerti kenapa jalan ini tidak mendapat perbaikan. Apalagi jalan ini juga menuju rumah Perbekel Banyubiru,” kata warga lainnya. Sementara itu, Perbekel Banyubiru, Negara Masturi saat dikonfirmasi mengakui kalau jalan itu sudah lama r u s a k . Pihaknya sudah mengusulkan perbaikan jalan tersebut. Meski sudah diusulkan, namun hingga sekarang belum ada perbaikan. “Mudah-mudahan nanti ada perbaikan. Karena jalan ini kewenangan ada di Pemkab,” jelasnya. Di pihak lain, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang I Wayan Darwin mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan. Sejauh ini, pihaknya sudah memprogramkan perbaikan jalan. Nantinya, pihaknya melihat skala prioritas. (kmb)
Negara (Bali Post) – Dampak cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali mengharuskan jalur penyeberangan di Ketapang-Gilimanuk menerapkan sistem buka-tutup. Seperti yang terjadi pada Senin (12/6) malam. Pelabuhan sempat ditutup selama lebih dari satu jam karena hujan deras dan angin kencang. Dampak buruknya cuaca itu sempat terjadi penumpukan kendaraan yang hendak menyeberang ke Ketapang di Pelabuhan Gilimanuk. Sejak dibuka pukul 19.49 Wita sejatinya arus kendaraan masih normal. Namun, sejam kemudian hingga pukul 22.00 Wita, kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Gilimanuk meningkat. Parkir di dalam pelabuhan dipenuhi kendaraan baik mobil pribadi, bus dan truk. Lantaran parkiraan tidak dapat menampung, kendaraan yang antre hingga keluar loket tiket Pelabuhan Gilimanuk. Puncaknya pada pukul 00.00 Wita, ekor antrean hingga dua kilometer atau di depan Pura Dalem Gili-
manuk. Antrean ini dipicu banyak kapal yang berlayar lambat lantaran dampak cuaca buruk dengan arus yang deras. Selain itu, juga dipicu kendaraan barang, khususnya truk yang datang bersamaan setelah bongkar muatan. Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan Kelas III Gilimanuk Made Astika mengatakan dampak cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali ini pihaknya mengimbau pada para nakhoda diminta untuk berhati-hati dan waspada. Keselamatan pelayaran diutamakan, tidak hanya mengejar waktu dan penumpang. Dua Meter Sementara itu, dari prakiraan cuaca di pesisir selatan Jembrana dan Selat Bali akan mengalami kondisi cuaca buruk hingga Agustus. Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jembrana Rahmat Prasetia, Selasa (17/6) mengatakan dari prakiraan kecepatan angin hingga Agustus mendatang dari 5 sampai 15 knot dengan tinggi gelombang 0,5 sampai 2 meter.
Selain itu potensi hujan ringan sampai sedang dengan tinggi gelombang 0,5 sampai 2 meter juga terjadi
di pesisir selatan Jembrana dan Selat Bali. Kendati cuaca buruk dengan angin kencang disertai gelombang tinggi,
tidak terjadi setiap hari. Hal ini menurutnya perlu diwaspadai khususnya bagi pelayaran. (kmb26)
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
KPU Coret 2.736 Pemilih Amlapura (Bali Post) Menjawab tantangan tingkat partisipasi dan terfasilitasinya hak pilih masyarakat dalam pilgub dan pileg mendatang, KPU Karangasem telah merampungkan proses pendataan pemilih berkelanjutan semester pertama tahun 2017. Hasilnya, lembaga penyelenggara pemilu itu mencoret 2.376 pemilih dari kategori pemilih ganda, pindah domisili ke luar kabupaten dan pemilih meninggal dunia. ‘’Yang kita coret di antaranya 1.404 pemilih laki-laki dan 1.332 pemilih perempuan karena dinyatakan ganda, meninggal dunia serta pindah domisili ke luar kabupaten oleh pihak desa,’’ ungkap Divisi Perencanaan dan Data KPU Karangasem Ngurah Gede Maharjana, Selasa (13/6) kemarin. Selain melakukan pencoretan, menurut Maharjana, juga ada penambahan angka DPT sebanyak 1.445 pemilih, dengan rincian 675 laki-laki dan 770 pemilih perempuan. Penambahan itu berasal dari mutasi masuk dan pemilih yang sudah memasuki usia 17 tahun sehingga dinyatakan berhak menyalurkan hak pilihnya. Selain itu 10 orang dilakukan perbaikan NIK dan NKK. Sementara itu pada Pilbup Karangasem 2015, daftar pemilih tetap (DPT) Karangasem sebanyak 382.924 pemilih dengan 191.500 pemilih laki-laki dan 191.424 pemilih perempuan. Sampai 31 Mei 2017 atau semester pertama proses pendataan pemilih berkelanjutan, angka pemilih mengalami pergeseran ke angka 381.663 dengan rincian 190.771 pemilih laki-laki dan 190.862 pemilih perempuan. ‘’Penurunan angka pemilih ya karena faktor-faktor tadi. Proses verifikasinya langsung kita lakukan ke desa dan kelurahan,’’ jelasnya. Untuk optimalisasi tingkat partisipasi dan terfasilitasinya hak pilih masyarakat, KPU juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Inovasi yang dilakukan untuk menjadikan pemilih berkualitas dari sisi data. Di antaranya melalui sosialisasi pentingnya kepemilikan KTP elektronik yang menjadi syarat bisa terakomodir sebagai pemilih. Sosialisasi dilakukan melalui pemasangan alat peraga hingga mendatangi masyarakat. (kmb)
KARANGASEM
13
Dibuka Rabu Ini
Peringatan HUT Ke-377 Kota Amlapura Amlapura (Bali Post) -
Memperingati hari jadi ke-377 Kota Amlapura, Pemkab Karangasem telah menyiapkan berbagai hiburan rakyat untuk memeriahkan agenda tahunan ini. Perayaan HUT Kota Amlapura ini diyakini akan berlangsung spektakuler. Banyak atraksi seni budaya akan ditampilkan dengan melibatkan artis-artis lokal Bali ternama. Banyak pihak memberikan apresiasi, karena pada rangkaian HUT ke377 Kota Amlapura, digelar pertunjukan bertabur bintang. Pertunjukan itu akan dibuka di Lapangan Stadion Padangkerta, Amlapura, Rabu (14/6) ini. Hiburan hari pertama ditampilkan pementasan Semar Pegulingan Gurnita Sari dari Komunitas Kalangwan, Banjar Pegubungan, Desa Duda, Selat. Dilanjutkan event Festival Foto Hunting dan Competitio, untuk mendeskripsikan daya tarik wisata di Karangasem dan Pawai Budaya Karangasem. Pawai ini akan menampilkan Kolaborasi Kolosal Gamelan Sangkakala, dari Komunitas Seni Karawang Amlapura. Kemudian diikuti barisan lembaga umat dengan ciri khas kesenian tradisionalnya. Seperti PHDI menampilkan Kolaborasi Masalandong, MUI Kesenian Burdah atau Rudat,
Walubi Kesenian Barong Sai dan MPAG (Kristen Protestan) Maraton Puji Pujian. Tidak ketinggalan SMPN 2 Amlapura, sekolah unggulan milik Karangasem, juga akan menampilkan marching band kebanggaannya, Githa Gargitha SMPN 2 Amlapura. Di belakangnya, diikuti penampilan Sanggar Lampuhyang STKIP Agama Hindu Amlapura. Kemudian baru diikuti penampilan masingmasing kecamatan, mulai dari Kecamatan Kubu, Selat, Rendang, Sidemen, Manggis, Karangasem, Bebandem dan Abang. Kemeriahan ini akan terus berlanjut hingga malam hari, yaitu pembukaan
pameran dan pementasan grup lawak Dadong Rerod cs. “Kemeriahan ini khusus kami persembahkan kepada masyarakat Karangasem,” kata Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Kemeriahan HUT Kota Amlapura ini akan berlangsung selama dua minggu dari 14 Juni sampai 27 Juni nanti. Dalam dua minggu, setiap hari masyarakat Karangasem akan dihibur berbagai kesenian dan artis-artis ternama di Bali. Bahkan, setiap desa adat juga ikut berpartisipasi memeriahkan HUT Kota Amlapura ini dengan pentas tarian partisipasi masing-masing. Selain menampilkan berbagai
kesenian, serangkaian HUT Kota Amlapura juga digelar Lomba Lari Karangasem 10 K, pada 16 Juni. Grandfinal Pemilihan Jegeg Bagus juga ikut memeriahkan HUT Kota Amlapura, yang akan dipusatkan di panggung Lapangan Stadion Padangkerta, 20 Juni nanti. Yang membuat berbeda perayaan tahun ini dengan tahun sebelumnya adalah makanan gratis yang akan dibagikan kepada masyarakat pada puncak HUT Kota Amlapura 22 Juni nanti. Pada acara makan gratis itu disajikan makanan-makanan tradisional Bali khas Karangasem bertempat di Lapangan Stadion Padangkerta. Kegiatan ini ditargetkan bisa menyedot masyarakat 45 ribu orang dalam rangka memecahkan rekor MURI. Hidangan makan gratis ini akan dibuka dari siang hingga malam yang dirangkaikan malam resepsi HUT Kota Amlapura
yang juga ditampilkan kesenian dan hiburan rakyat lainnya. Mulai dari Komunitas Seni Karawang, Tari Kolosal Buuk Lusuh, Lawak Celekontong Mas, Bayu KW, Finalis Karangasem Megending, hingga penampilan band legendaris Bali, Lolod Band. Berbagai hiburan lainnya akan terus tersaji hingga 27 Juni malam penutupan pameran. Saat malam penutupan, masyarakat akan dihibur uji coba Gong Kebyar Wanita Sunari Gading Iwapi yang menjadi Duta Karangasem pada PKB tahun 2017. Bupati Mas Sumatri berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Masyarakat diyakini akan antusias menikmati seluruh hiburan yang sudah disusun rapi itu. “Kami ingin HUT ke-377 Kota Amlapura ini agar bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Hiburan ini merupakan kemeriahan kita semua,” tegasnya. (kmb31)
SMPN Satap Tianyar Tengah
Dari Daerah Tertinggal, Cetak Prestasi Nasional Bersekolah di daerah tertinggal bukan berarti tertinggal dalam urusan prestasi. Ini sering terjadi di Kabupaten Karangasem. Hanya memiliki 4 kelas dengan guru pengajar terbatas, SMPN Satap Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, tak patah arang mencetak siswa berprestasi. Sekolah di daerah tandus ini juga mampu bicara prestasi akademis dan nonakademis di level provinsi hingga nasional. Seperti apa cerita lengkapnya?
Cerita ini tersaji pada program interaktif “Anak Bangsa”, program inovatif Radio SWiB 106,8 FM, Minggu (11/6) lalu saat menghadirkan dua siswa berprestasi dari SMPN Satap Tianyar Tengah bersama Kepala Sekolah Made Rangkep. Dalam siaran live berdurasi dua jam itu, Rangkep dan dua siswanya bercerita banyak hal. Rangkep menyampaikan, SMPN Satap Tianyar Tengah berada di Pedahan Kaja Desa Tianyar Tengah. Dengan pengajar yang hampir seluruhnya guru SD dan berstatus guru pengabdi, dirinya tetap memotivasi seluruh siswa untuk menunjukan kemampuan maksimal mereka dalam meraih prestasinya. Itu kemudian terbukti dari siswa kelas IX di SMPN Sat-
ap Tianyar Tengah. Dua siswa mampu menunjukan prestasi membanggakan. Mereka antara lain, I Komang Ego sebagai Juara Harapan I Olimpiade Sains bidang IPS tingkat Nasional tahun 2016 dan I Komang Jeki sebagai Juara I Lomba Pencak Silat Porsenijar tingkat Provinsi Bali tahun 2016 dan kembali mempertahankan gelar juaranya di tahun 2017. “Jeki baru saja diumumkan lolos sebagai juara bertahan pada cabang Pencak Silat Porsenijar tingkat Provinsi Bali 6 Juni lalu,” kata Rangkep. Sementara I Komang Ego (17) bercerita sempat putus sekolah usai lulus SD, karena tak memiliki biaya melanjutkan sekolah. Saat itu, dia hanya disibukkan membantu kedua orangtuanya bekerja sebagai petani lontar
dan pembuat gula aren. Namun karena pendekatan yang dilakukan kepala sekolah, akhirnya dia mendapatkam kesempatan melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP. Sebelum ke tingkat nasional, saat duduk di bangku kelas VII, dia sudah mampu menjadi siswa berprestasi tingkat kecamatan. Prestasinya berlanjut ke OSN IPS Provinsi Bali, sebagai harapan I dan mewakili Bali ke tingkat nasional di Palu, Sulteng, tahun 2015. Belum bisa berbicara banyak saat itu, Ego membalasnya di tahun 2016. Ego kembali mengikuti lomba Olimpiade Sains yang sama dan berhasil meraih juara II Provinsi Bali kemudian mewakili Bali ke tingkat Nasional di Palembang, Sumatera Selatan. Akhirnya dia diumumkan sebagai
Harapan I Lomba OSN tingkat Nasional. I Komang Jeki (15) juga punya cerita sendiri. Ia mengaku saat kelas VII telah terpilih mewakili sekolahnya dalam lomba pencak silat di Porsenijar. Namun karena fasilitas yang dimiliki sekolah sangat minim, dia gagal berbuat maksimal. Setelah mendapatkan kesempatan lagi, dia kembali dipilih mewakili sekolahnya pada Porsenijar tahun 2016. Saat itu dirinya dimotivasi kakak kandungnya berlatih maksimal dengan membuat perlengkapan silat di rumahnya sendiri, hingga berlatih fisik dengan cara menaiki dan menuruni Gunung Agung. Usahanya membuahkan hasil. Jeki berhasil menjuarai Pencak Silat Porsenijar Provinsi tahun 2016 dan mempertahankannya
INTERAKTIF - Made Rangkep bersama kedua siswanya usai pengikuti program interaktif “Anak Bangsa” di Studio SWiB 106,8 FM, (Kelompok Media Bali Post). di tahun 2017. Menurut Rangkep, sebenarnya siswa-siswa di sekolah Satap memiliki kemampuan sama dengan siswa di sekolah negeri lainnya. Walaupun para siswa Satap Tianyar Tengah berasal dari siswa kurang mampu, tetapi motivasi belajar mereka cukup tinggi. Sehingga, dia berharap
dukungan pemerintah daerah agar sekolah ini bisa semakin meningkat. “Kami berharap kepada pemerintah daerah agar bisa melengkapi fasilitas, termasuk tenaga pengajar di sekolah kami, agar para siswa bisa belajar dengan nyaman dan kesempatan belajar yang sama dengan sekolah lain,” terangnya. (gik)
K.0001063-rpa
TABANAN
14
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
Bupati Eka Serahkan 19.46 Ton CBP
Bali Post/kmb28
BUKU PEDOMAN - Suasana rapat pembahasan terkait gagasan penyusunan buku pedoman bagi para guru dalam mengajarkan bahasa Bali di tingkat SD.
Bahasa Bali Kian Terkikis
Klinik Pendidikan Gagas Buku Panduan SD
Tabanan (Bali Post) -
Penggunaan bahasa Bali kenyataannya kian terkikis saja, khususnya di kalangan siswa. Menurunnya apresiasi terhadap bahasa Bali itu mendapat atensi jajaran Klinik Pendidikan selaku organisasi yang terbentuk untuk mengatasi permasalahan dunia pendidikan di Tabanan. Suatu terobosan dilakukan dengan cara menyusun buku pedoman bagi para guru dalam mengajarkan bahasa Bali kepada siswa SD kelas IV, V dan VI. Buku pedoman yang menyesuaikan dengan Kurikulum 13 itu rencananya akan diterbitkan tahun ajaran 2017/2018. “Tidak salah berbahasa Indonesia, namun sebagai masyarakat Bali jangan melupakan bahasa Bali. Bahasa Bali adalah bahasa ibu orang Bali,” ungkap Ketua Dewan Pendidikan Tabanan Drs. I Wayan Madra Suartana, Selasa (13/6) kemarin. Dikatakannya, ada penurunan minat generasi muda berbahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya disebabkan adanya kesulitan para guru mengajar bahasa Bali kepada anak didiknya. Terlebih lagi yang mengajar bahasa Bali itu biasanya dilakukan guru agama Hindu atau guru kelas. Malah relatif banyak guru yang berasal dari latar belakang pendidikan bukan kompeten berbahasa Bali.
“Karena itu, tidak jarang guru mengajar bahasa Bali menggunakan bahasa pengantar bahasa Indonesia,” sebutnya. Ketua Klinik Pendidikan Tabanan I Wayan Kawi S. mengatakan, faktor lain penyebab menurunnya minat generasi muda Bali, termasuk pula generasi muda Tabanan berbahasa Bali disebabkan faktor lingkungan. Termasuk pula lingkungan terdekat, yakni keluarga. Menurutnya, banyak orangtua yang mengantarkan anaknya tumbuh dewasa bukan dengan bahasa Bali. Bagi Kawi bahasa Bali sendiri memiliki ciri khas yang unik dibandingkan bahasa lainnya. Keunikannya terutama pada bentuk huruf dan tata bahasa.
Cegah Radikalisme
TNI, Polri dan Pecalang Patroli Gabungan
Tabanan (Bali Post) Beragam cara dilakukan dalam kaitan mengantisipasi gerakan radikalisme yang dapat mengancam kamtibmas. Salah satunya lewat kegiatan patroli gabungan. Patroli gabungan itu bukan saja dilakukan pihak kepolisian dari Polsek Kota Tabanan, juga bersama jajaran TNI dari Koramil 1619-01/ Tabanan, Selasa (13/6) kemarin. Bahkan dalam patroli kali ini juga melibatkan keikutsertaan pecalang. Danramil 1619-01/Tabanan Kapten Inf. Yudha menjelaskan, patroli kali ini sebagai bentuk sinergitas antara TNI-Polri sekaligus mengantisipasi adanya kelompok radikal masuk ke wilayah Tabanan. Tidak hanya itu, juga memonitor terhadap kegiatan masyarakat dalam rangka kamtimbmas. Selain menyusuri wilayah pedesaan dan pantai, disempatkan juga melakukan dialog dengan masyarakat. Dialog itu untuk menampung aspirasi rakyat dalam rangka kamtibmas di wilayah. Apalagi dalam waktu dekat ini hari raya umat Islam. “Perlu adanya kerja sama yang baik antarinstansi TNI-Polri dan pihak adat untuk menjaga wilayah agar tetap aman,” ucapnya. Patroli kali ini setidaknya menyasar sejumlah wilayah, yakni Jalan Pulau Nias menuju Desa Bongan. Lanjut petugas mengarah ke Wanasara, Bedha dan menuju kawasan Yeh Gangga. Mereka mengecek kartu identitas penduduk pendatang yang menyasar tempat yang ditengarai banyak dihuni pendatang. (kmb28)
Bali Post/kmb28
PATROLI GABUNGAN - Jajaran TNI dan Polri berbaur dengan pecalang melakukan patroli gabungan di wilayah kota Tabanan.
Buku Pedoman Melihat kondisi yang memperihatinkan tersebut, Klinik Pendidikan Tabanan beberapa bulan lalu sempat mengadakan tatap muka dengan guru-guru bahasa Bali. Nah kemudian melahirkan kesepakatan menyusun buku pedoman bagi para guru dalam mengajarkan bahasa Bali kepada siswa SD kelas IV, V dan VI. “Buku pedoman itu sudah kami susun dari bulan Maret oleh tim penyusun yang terdiri dari tim pakar dan perwakilan dari guru-guru di masing-masing kecamatan se-Tabanan yang diwakili dua orang guru,” jelasnya. Buku tersebut nantinya akan dibagikan gratis kepada sekolah-sekolah tingkat SD se-Tabanan. Ia berharap buku
itu kemudian dirawat dan diinventariskan pada perpustakaan dimasing-masing sekolah agar bisa digunakan secara berkelanjutan. Ia juga berharap agar Pemkab Tabanan selalu mensuport anggaran agar buku tersebut dicetak semakin banyak. Mengingat buku ini akan menjadi sangat penting bagi terlestarikannya bahasa Bali. Ketua tim penyusun buku pedoman bahasa Bali yang dibentuk Klinik Pendidikan Tabanan I Gede Putu Susila, B.A., S.Ag. mengatakan, buku yang sedang disusunnya ini menjadi sangat penting bagi setiap anak didik dalam memahami bahasa Bali. Terkait penyusunan, Kepala SD Negeri 5 Dauh Peken Tabanan itu mengungkapkan berpedoman dari buku-buku bahasa Bali yang telah ada sebelumnya yang kemudian disempurnakan atau disesuaikan dengan Kurikulum 13. “Saya sangat berterima kasih karena ada yang masih memberi perhatian agar bahasa Bali tidak terkikis,” pungkasnya. (kmb28)
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan cadangan beras pemerintah (CBP) secara simbolis kepada perwakilan nelayan Tabanan di Pantai Yeh Gangga, Sudimara, Tabanan, Selasa (13/6) kemarin. Penyerahan CBP tahun ini adalah yang kelima kalinya. Total CBP yang disalurkan sebanyak 19.46 ton beras kepada 63 kelompok nelayan, dengan jumlah anggota 931 KK atau 3.476 jiwa. Dengan disalurkanya CBP diharapkan dapat mengurangi beban nelayan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Alasannya, cuaca ekstrem, gelombang besar dan angin kencang belakangan ini berakibat para nelayan tidak bisa melakukan aktivitas menangkap ikan di laut. Hadir pada acara itu Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Asisten II Setda Kabupaten Tabanan I Wayan Miarsana, anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga, Perwakilan Bulog, Pewakilan PT Jasindo, Para Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan . Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tabanan I Ketut Arsana Yasa melaporkan, munculnya cuaca buruk, angin kencang dan gelombang tinggi sejak Januari hingga Februari, berdampak pada para nelayan. Mereka tidak bisa melaut praktis relatif sulit membeli beras. Dengan penyaluran CBP itu, diharapkan dapat meringankan beban nelayan dalam hal memenuhi kebutuhan hidupnya. Ada pun kelompok nelayan yang menerima CBP sebanyak 63 kelompok. Jumlah anggotanya sekitar 3.476 jiwa. ”Beras dengan total CBP 19.46 ton itu akan disalurkan kepada 63 kelompok nelayan,
BUPATI BANTU BERAS - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, saat memberikan bantuan CBP kepada nelayan di Tabanan, Selasa (13/6) kemarin di Yeh Gangga. dengan jumlah anggota sekitar 931 KK atau 3.476 jiwa. Mudah-mudahan dengan penyaluran CBP ini bisa meringankan beban nelayan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya,” ujarnya. Arsana Yasa juga mengucapkan terima kasih atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Tabanan, sehingga CBP itu segera bisa disalurkan. “Kami atas nama nelayan mengucapkan terima kasih atas perjuangannya, sehingga CBP bisa dengan cepat disalurkan. Kedua terima kasih juga lantaran telah terbitnya Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan dan Pembudi Daya Ikan. Terima kasih Bupati Tabanan,’’ ungkapnya. Bupati Eka Wiryastuti mengatakan, dengan mengetahui permasalahan yang tengah dihadapi nelayan, pemerintah segera menyikapi merujuk pada aturan yang telah ada. Yaitu membantu nelayan mengambil langkah cepat mengusulkan kepada Perum Bulog divisi regional agar jatah CBP untuk kabupaten dapat disalurkan. Dengan cara itu dapat mengurangi beban hidup nelayan. “Cadangan beras pemerintah
ini sudah kelima kalinya disalurkan. Bantuan ini diberikan sebagai wujud kepedulian terhadap nelayan, kaum marhen. Mudah-mudahan bantuan ini bisa menolong kehidupan nelayan kita,” harap Bupati Eka. Lanjut Eka, penyaluran CBP tersebut merupakan bentuk rasa cinta dan perhatian terhadap kehidupan nelayan atau kaum marhen. Program-program pro rakyat itu akan terus dilanjutkan, sehingga apa yang menjadi visi Tabanan Serasi, Tabanan Sejahtera, Aman dan Berprestas bisa tercapai. ”Ini wujud rasa cinta dan perhatian kita. Ke depannya, apa yang sifatnya baik, kita terus sosialiasikan dan koordinasikan. Program-program prorakyat harus dilanjutkan. Namanya berjuang tidak boleh berhenti. Semuanya ini untuk tercapainya visi Tabanan Serasi, Sejahtera, Aman dan Berprestasi,“ tutupnya. Selain penyerahan cadangan beras pemerintah, ada juga penyerahan santunan klaim asuransi nelayan oleh Bupati Eka Wiryastuti kepada ahli waris yang berhak. (ad1083)
PDDS Rekrut SDM
Tabanan (Bali Post) Lowongan dibuka untuk SDM yang akan bekerja sebagai tenaga operasional di Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS). Rencana perekrutan sudah dijadwalkan 2 hingga 8 Juni lalu. Sejauh ini yang melamar adalah 110, yang terdiri 24 lamaran Kasubag serta 86 lamaran untuk staf, satpam, sopir dan OB. Setelah diseleksi secara administrasi, akhirnya tinggal 20 calon kasubag, 33 calon staf dan sepuluh calon karyawan OB, satpam, sopir dan desain grafis. Pelamar yang lolos seleksi administrasi ini akan maju ke seleksi tahap kedua. Direktur PDDS Tabanan I Putu Sugi Darmawan, Selasa (12/6) kemarin mengatakan, untuk pelamar yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes tahap ke dua berupa Tes
Kemampuan Dasar (TKD) dan uji kompetensi 12 hingga 13 Juni mendatang. Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan uji kompetensi itu bekerja sama dengan Tim Seleksi Fakultas Ekonomi Universitas Udayana Denpasar. Ada beberapa kriteria standar yang akan diberlakukan dari tes TKD dan uji kompetensi. ‘’Sudah pasti kriteria standar untuk calon Kabag akan berbeda dengan staf biasa. Dan penilaian itu secara teknis saya serahkan sepenuhnya kepada Tim dari Unud, agar secara akademis juga bisa dipertanggungjawabkan,’’ ujarnya. Nantinya, bagi pelamar yang lulus tes TKD dan uji kompetensi akan mengikuti proses seleksi tahap III berupa tes wawancara. Rencananya akan dilaksanakan tgl 29 dan 30 Juni 2017, sehingga target pemenuhan SDM terealisasi Juli mendatang. (kmb24)
Warung Global
Aplikatif, Layang-layang Gunakan Sistem ”Knockdown” LOMBA layang-layang yang digelar tiap tahun. Mestinya perlombaan itu harus dievaluasi, termasuk pembuatan layang-layang. Maka sangat aplikatif jika menggunakan sistem knockdown. Karena mengadopsi sistem knockdown, maka layang-layang itu memang baru dirakit setelah berada di tempat lomba. Demikian terungkap pada acara Warung Global dengan topik ‘’Layang-layang Harus Knokdown’’ yang disiarkan langsung Radio Global FM Bali 96,5 dan dipancarluaskan Singaraja FM, Suara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Selasa (13/6) kemarin. Lomba layang-layang yang digelar tiap tahun mestinya terus dievaluasi, termasuk pembuatan layang-layang lebih baik jika menggunakan sistem knockdown. Karena mengadopsi sistem knockdown, Sugik di Mambal dan Ugi di Tabanan sangat setuju jika layang-layang itu memang baru dirakit setelah
berada di tempat lomba. Ini penting agar tidak menganggu kelancaran lalu lintas. Lalu lintas sangat terganggu manakala rombongan/sekaa mengangkut layangan dari rumah ke lokasi lomba. Winaya di Ubung mengaku pernah berpartisipasi pada lomba layang-layang. Dirinya kurang yakin jika
layangan itu harus dirakit di tempat lomba. Alasannya, untuk menjarit kain layangan itu butuh waktu berjam-jam saking lebarnya. Persoalan lainnya rangka layanan itu sepertinya sulit dibongkar pasang menganut sistem knockdown, belum lagi guangan nya. Ketut Dawi di Abiansemal juga sependapat. Menurutnya, sudah saatnya pembuatan layang layang itu mengadopsi teknologi demi kelancaran kita bersama berlalu lintas. Aturan yang ditetapkan harus dijalankan dengan dilengkapi sanksi. Nah... jika ada peserta yang membawa layangan jadi ke lokasi lomba, artinya tidak dirakit di tempat lomba, maka langsung didiskualifikasi. Made Bukit di Jimbaran
menyampaikan hal berbeda. Menurutnya, kondisi dahulu dan sekarang tidak sama. Dulu pembangungan tidak pesat seperti sekarang ini. Tiang listrik, kabel di manamana, kendaraan juga padat dan kemacetan ada di mama mana. Menurutnya, tingkat kesulitan merakit
layang-layang di tempat lomba bukanlah alasan yang tepat. Demi menghindari kemacetan, bisa saja jam mengangkut layang-layang itu perlu diubah. Diusahakan jangan pas lalu lintas padat, sehingga tidak menambah kekroditan di jalan raya. (sikha)
15
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
Warriors Susul Bulls dan Lakers Masuk Klub Legendaris
Oakland Dengan menyelesaikan playoff 16-1, Golden State Warriors mencatat diri sebagai salah satu tim terbaik dalam sejarah kompetisi NBA. Stephen Curry dkk. menggulung juara bertahan Cleveland Cavaliers 4-1 untuk menjadi juara. Warriors tercatat sebagai tim terbaik saat mengakhiri musim reguler dengan rekor 65-17. Mereka melanjutkan keberhasilan itu dengan mencatat persentase kemenangan tertinggi sepanjang playoff termasuk tak terkalahkan dalam 15 pertandingan. Ini menjadi rekor terpanjang di playoff sepanjang sejarah NBA. ‘’Ini sejarah. Kami menjelma menjadi salah satu tim terbaik sepanjang masa,’’ kata pemain cadangan Andre Iguodala yang timnya mengikuti jejak Boston Celtics, Milwaukee Bucks, LA Lakers, Philadelphia 76’ers, Boston Celtics, Chicago Bulls masuk dalam daftar tim terbaik NBA. (kmb39/ap)
Bali Post/ap
JUARA - Pemain, staf dan pelatih Golden State Warriors mengacungkan trofi Larry O’Brien setelah menjuarai kompetisi NBA, Selasa (13/6) kemarin. Warriors mengalahkan Cleveland Cavaliers 129-120 dan unggul 4-1.
Warriors Raih Gelar Kedua dalam Tiga Musim
Oakland -
Golden State Warriors menaklukkan Cleveland Cavaliers 129-120 di game 5 final kompetisi NBA, Selasa (13/6) kemarin. Tim asuhan Steve Kerr dan asisten Mike Brown itu memastikan gelar juara untuk kedua kalinya dalam tiga musim setelah menyelesaikan playoff nyaris sempurna.
Bali Post/ap
BEREBUT BOLA - Forward Golden State Warriors David West (kiri) berebut bola dengan guard Cleveland Cavaliers Kyrie Irving. Tim Terbaik NBA Boston Celtics 1961-62 Kompetisi reguler : 60-20 Playoff : 8-6 Pemain yang masuk Hall of Fame : Bill Russell, Bob Cousy, Sam Jones, K.C. Jones, Tom “Satch” Sanders, Tom Heinsohn. Pemain All Stars : Cousy, Russell, Sam Jones, Heinsohn. Pelatih : Red Auerbach. ----------------------------------------------------------------------Bucks 1970-71 Kompetisi reguler : 66-16 Playoff : 12-2 Pemain yang masuk Hall of Fame : Kareem Abdul-Jabbar, Oscar Robertson. Pemain All Stars : Abdul-Jabbar, Robertson. Pelatih : Larry Costello. ----------------------------------------------------------------------Lakers 1971-72 Kompetisi reguler : 69-13 Playoff : 12-3 Pemain yang masuk Hall of Fame : Wilt Chamberlain, Jerry West, Pat Riley, Elgin Baylor, Gail Goodrich Pemain All Stars : West, Goodrich, Chamberlain. Pelatih : Bill Sharman ----------------------------------------------------------------------Sixers 1982-83 Kompetisi reguler : 65-17 Playoff : 12-1 Pemain yang masuk Hall of Fame : Julius Erving, Moses Malone Pemain All Stars : Malone, Erving, Andrew Toney, Maurice Cheeks. Pelatih : Billy Cunningham ----------------------------------------------------------------------Celtics 1985-86 Kompetisi reguler : 67-15 Playoff : 15-3 Pemain yang masuk Hall of Fame : Larry Bird, Robert Parish, Kevin McHale, Dennis Johnson, Bill Walton Pemain All Stars : Bird, Parish, McHale. Pelatih : K.C. Jones ----------------------------------------------------------------------Lakers 1986-87 Kompetisi reguler : 65-17 Playoff : 15-3 Pemain yang masuk Hall of Fame : Kareem Abdul-Jabbar, Magic Johnson, James Worthy Pemain All-Stars : Johnson, Abdul-Jabbar, Worthy. Pelatih : Pat Riley. ----------------------------------------------------------------------Bulls 1995-96 Kompetisi reguler : 72-10 Playoff : 15-3 Pemain yang masuk Hall of Fame : Michael Jordan, Scottie Pippen, Dennis Rodman Pemain All Stars : Jordan, Pippen. Pelatih : Phil Jackson ----------------------------------------------------------------------Lakers 2001-01 Kompetisi reguler : 56-26 Playoff : 15-1 Pemain yang masuk Hall of Fame : Shaquille O’Neal Pemain All Stars : , Kobe Bryant , O’Neal Pelatih : Phil Jackson ----------------------------------------------------------------------Warriors 2016-17 Kompetisi reguler : 65-17 Playoff : 16-1 Pemain All Stars : Stephen Curry, Kevin Durant, Draymond Green, Klay Thompson. Pelatih : Steve Kerr
Kemenangan di Oakland tersebut menjadikan Warriors unggul 4-1 dari tujuh laga final yang direncanakan). Sejak babak playoff total rekor Warriors adalah 16-1. Mereka hanya kalah sekali, yakni pada final laga keempat dari Cavaliers. Durant memberi jalan kemenangan bagi Warriors dengan sumbangan 39 poin. Rekannya, pemain veteran Andre Iguodala yang meraih MVP Final 2015, menyumbang 20 poin. Bintang Cavaliers LeBron James mencetak poin tertinggi 41 pada malam itu, namun lemahnya pertahanan timnya membuat Warriors dapat menguasai akhir pertandingan. Sementara Kyrie Irving menghasilkan 40 poin.
‘’Saya tidak dapat tidur selama dua hari. Saya cemas, saya gelisah,’’ kata Durant, yang terpilih sebagai pemain terbaik pada final NBA. ‘’Saya hanya ingin tampil maksimal. Saya pastikan hal itu ada hasilnya dan saya harus yakin. Kami tampil bagus malam ini,’’ katanya. Durant juga memberi hormat kepada tim Cleveland, khususnya guard Irving dan forward James. ‘’Kita harus angkat topi pada Cleveland,’’ katanya. Sementara itu point guard Warriors Stephen Curry mengatakan, timnya mempelajari segala hal dari yang telah mereka lalui di kompetisi NBA ini. ‘’Bagi kami, suatu anugerah
bisa bermain hingga ke tahap ini tiga tahun berturut-turut,’’ kata Curry yang mencetak 34 poin, 10 assist dan 6 rebound. Musim lalu, Warriors mencatat rekor impresif 73 kemenangan di kompetisi reguler termasuk laju 24-0. Rekor tersebut mengakhiri pencapaian Chicago Bulls pada musim 1995-1996. Namun di final, Curry dkk. menyerah 3-4 atas Cavaliers setelah sempat unggul 3-1. Warriors merekrut Duran di akhir musim lalu untuk memperbaiki penampilannya musim ini. Warriors menuntaskan babak reguler dengan rekor 65-17. Mereka kemudian menyapu bersih babak playoff 12-0 dengan menggu-
lung Portland Trail Blazers, Utah Jazz dan San Antonio Spurs sebelum menjadi juara Wilayah Barat. Final musim ini pun berjalan sengit meski Warriors memimpin sejak awal melawan juara Wilayah Timur Cavaliers. Di Game 1 Curry dkk. menang 113-91 dan berlanjut 132-113 (Game 2) dan 118-113 (Game 3). Cavs memenangi Game 4 dengan
137-116 yang memicu spekulasi kebangkitan seperti musim lalu. Namun prediksi itu tidak pernah terjadi. ‘’Saya gembira bersama dia. Anda bisa memanggilnya juara,’’ kata Curry merujuk Durant yang akhirnya memiliki cincin juara setelah menjadi selebriti NBA dengan delapan kali tampil di All Star. (kmb39/ rtr/ant)
FINAL NBA sejak 2010 2017 - Golden State Warriors vs 2016 - Cleveland Cavaliers
vs
2015 - Golden State Warriors vs
Cleveland Cavaliers
4-1
Golden State Warriors
4-3
Cleveland Cavaliers
4-2
2014 - San Antonio Spurs
vs
Miami Heat
4-1
2013 - Miami Heat
vs
San Antonio Spurs
4-3
2012 - Miami Heat
vs
Oklahoma City Thunder
4-1
2011 - Dallas Mavericks
vs
Miami Heat
4-2
2010 - Los Angeles Lakers
vs
Boston Celtics
4-3
Durant Pemain Terbaik Final Oakland Di musim pertamanya bersama Golden State Warriors, Kevin Durant tidak hanya memenangi gelar juara kompetisi NBA, namun juga terpilih sebagai pemain terbaik (MVP) Final NBA, Selasa (13/6) kemarin. Ini menjadi trofi pertama Durant yang memimpin rekan-rekannya meraih kemenangan 4-1 atas Cleveland Cavaliers di final kemarin. Tetapi bagi Warriors ini menjadi gelar kedua dalam tiga musim terakhir. Pemain asal Amerika Serikat berusia 28 tahun itu rata-rata mencetak 35,2 angka, 8,4 rebound, dan 5,4 assist dalam final bestof-seven, yang diselesaikan Warriors dalam lima game. Untuk memenangi gelar NBA pertamanya, Durant harus mengatasi bintang Cavaliers LeBron James, yang bekas timnya Miami Heat mengalahkan tim Durant, Oklahoma City Thunder, pada final 2012. ‘’Dia satu-satunya orang yang saya lihat sejak 2012,’’ kata Durant setelah pertand-
ingan usai. ‘’Saya tahu ini akan menjadi sebuah pertarungan, saya mencoba menantangnya... Anda tidak dapat menghentikan dia. Tapi kami bertarung.’’ ‘’Saya katakan pada dia,
kita terikat sekarang dan kami akan berusaha untuk melakukan hal ini lagi, tapi kali ini saya yang akan merayakannya malam ini,’’ kata Durant. (kmb39/ap/ant)
Daftar Pemain Terbaik Final NBA (sejak 2010) 2017 - Kevin Durant (Golden State Warriors) 2016 - LeBron James (Cleveland Cavaliers) 2015 - Andre Iguodala (Golden State Warriors) 2014 - Kawhi Leonard (San Antonio Spurs) 2013 - LeBron James (Miami Heat) 2012 - LeBron James (Miami Heat) 2011 - Dirk Nowitzki (Dallas Mavericks) 2010 - Kobe Bryant (Los Angeles Lakers)
Forward Golden State Warriors Kevin Durant.
Jedinak Tak Perkuat Australia di Piala Konfederasi
Sydney Juara Asia Australia tidak akan diperkuat kapten Mile Jedinak pada turnamen Piala Konfederasi di Rusia. Jedinak mengalami cedera pangkal paha pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia pekan lalu. Gelandang bertahan Aston Villa berusia 32 tahun itu mengalami bengkak setelah timnya menang 3-2 atas Arab Saudi di Adelaide, Kamis silam. Ia juga absen pada pertandingan persahabatan melawan Brazil di Melbourne Cricket Ground di mana Australia dicukur 0-4 oleh tim Samba itu. ‘’Saya kecewa harus melewatkan Piala Konfederasi, sebab ini adalah sesuatu yang kami nanti-nantikan dan tidak sabar menuju ke sana sejak kami memenangi Piala Asia,’’ kata Jedinak melalui keteran-
gan tertulisnya, Selasa (13/6) kemarin. ‘’Namun kami memiliki pertandingan-pertandingan krusial dalam 12 bulan mendatang menuju Piala Dunia, yang saya perlu bugar dan siap sepenuhnya untuk itu.’’ Jedinak, yang mencetak 15 gol, kebanyakan dari eksekusi penalti, untuk Australia, akan digantikan oleh gelandang Strum Graz James Jeggo di pasukan Ange Postecoglou. ‘’The Socceroos’’ lolos ke Piala Konfederasi yang akan berlangsung 17 Juni sampai 2 Juli berkat kesuksesannya memenangi Piala Asia pada 2015. Australia akan berhadapan dengan Jerman, Kamerun, dan Chile pada fase grup. ‘’Kehilangan Mile merupakan pukulan, sebab dia bukan hanya anggota lapangan tengah yang penting namun
juga pemimpin yang hebat di tengah-tengah grup,’’ kata pelatih Postecoglou. Kemenangan Australia pada pekan lalu membawa mereka mengoleksi angka yang sama dengan Arab Saudi dan Jepang di Grup B kualifikasi, dengan dua pertandingan tersisa. Dua tim teratas lolos otomatis ke Piala Dunia tahun depan di Rusia, sedangkan tim peringkat ketiga akan memainkan putaran playoff. Pada pertandingan persahabatan kemarin, Australia dicukur Brazil 0-4. Tim tamu bahkan unggul cepat saat pertandingan baru berjalan 10 detik melalui gol Diego Souza. Thiago Silva menggandakan kedudukan menit ke-62 disusul gol pemain pengganti Taison menit ke-75. Sauza menutup pesta gol Brazil di injury time. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/ap
LOLOS - Timnas Iran lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Uzbekistan 2-0 di kualifikasi zona Asia, Selasa (13/6) kemarin.
Iran Lolos ke Rusia
Teheran Iran menjadi tim kedua yang memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 saat mereka menang 2-0 atas Uzbekistan pada pertandingan kualifikasi zona Asia, Selasa (13/6) kemarin. Kedua gol di Stadion Azadi dibukukan Sardar Azmoun dan Mehdi Taremi. Gol Azmoun pada pertengahan babak pertama membawa Iran kembali ke jalur untuk lolos ke ajang 2018 di Rusia. Taremi selanjutnya menambahi gol kedua dua menit sebelum pertandingan usai, ketika pertama kalinya Iran mengikuti Piala Dunia untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Sang juara Asia tiga kali, yang gagal mengonversi penalti setelah turun minum, bergabung dengan Brazil sebagai negara yang dipastikan lolos ke ajang empat tahunan ini. Iran mengamankan keikutsertaan mereka di Piala Dunia untuk kelima kalinya secara keseluruhan. Kemenangan ini memastikan pasukan Carlos Queiroz setidaknya akan finis di dua posisi teratas di Grup A putaran final kualifikasi Asia. Uzbekistan tertinggal
dua angka dari sang pemuncak klasemen di peringkat ketiga dan masih memiliki dua pertandingan tersisa. Dua tim teratas dari masing-masing grup kualifikasi Asia lolos otomatis ke putaran final, sedangkan tim-tim di peringkat ketiga akan memainkan putaran playoff. Azmoun membuka keunggulan timnya pada menit ke-23 ketika Alireza Jahanbaksh melepaskan umpan terobosan yang dimaksimalkan penyerang FC Rostov itu untuk dikonversi menjadi gol tanpa dapat dihalau kiper Aleksandr Lubanov. Kapten Masoud Shojaei menyia-nyiakan peluang untuk menggandakan keunggulan Iran pada menit kelima babak kedua, ketika ia mengeksekusi penalti yang melambung di atas mistar setelah Taremi dilanggar di kotak terlarang oleh Akmal Shorakhmedov. Namun, Taremi menghapus rasa cemas kubu Iran ketika ia menambahi gol kedua pada fase akhir pertandingan, dengan melepaskan tembakan melengkung menuju gawang Lobanov untuk memicu perayaan di kalangan para pendukung tuan rumah. (kmb39/rtr)
Klasemen Grup A Zona Asia Kualifikasi Piala Dunia 2018 1. Iran 8 6 2 2. Korsel 7 4 1 3. Uzbekistan 8 4 0 4. Suriah 7 2 2 5. Tiongkok 7 1 2 6. Qatar 7 1 1
0 2 4 3 4 5
8-0 9-7 6-6 2-3 3-7 3-8
20 13 12 8 5 4
OLAHRAGA
16
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
Fitriani Penuhi Target Pribadi Jakarta (Bali Post) -
Tunggal putri Indonesia Fitriani berhasil melaju ke putaran kedua turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka 2017 sekaligus memenuhi target pribadinya. Dalam pertarungan yang dilangsungkan di Jakarta Convention Centre, Selasa (13/6) kemarin, Fitri mengalahkan wakil Hongkong Cheung Ngan Yi dalam laga sepanjang satu jam enam menit dengan skor 21-16, 16-21, 21-15.
Bali Post/ant
PERTAMA - Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan (atas) dan Debby Susanto (bawah) menghadapi Mathias Christiansen dan Sara Thygesen dari Denmark (bawah kanan) dalam putaran pertama BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (13/6) kemarin.
Praveen/Debby Kalah, Menpora Terkejut
Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengaku kaget pasangan ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/ Debby Susanto kalah pada awal pelaksanaan kejuaraan bulu tangkis bergengsi Indonesia Open 2017 di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (13/6) kemarin. ‘’Saya kaget atas kekalahan Praveen/Debby, dia dulu juara All England,’’ kata Menpora Imam Nahrawi di sela pelaksanaan buka bersama dengan NU dan PKB di rumah dinas kompleks Widya Candra, Jakarta. Menurutnya, dengan adanya kekalahan salah satu pasangan andalan Indonesia ini diharapkan mampu menjadi motivasi lain bagi atlet Indonesia. Apalagi, masih banyak peluang untuk menjadi yang terbaik pada kejuaraan dengan total hadiah satu juta dolar AS itu. ‘’Kami berharap ada kejutan di sini. Kita harus tetap optimistis,’’ kata pria kelahiran Bangkalan, Madura itu. Pada pertandingan Indonesia Open 2017, pasangan Praveen/Debby yang merupakan unggulan ketujuh harus menyerah dari pasangan asal Denmark Mathias Christiansen/Sara Thygesen dengan skor 21-15, 19-21 dan 11-21 dalam waktu 59 menit. ‘’Kami tentu kecewa dengan hasil ini. Kami tentu diharapkan untuk menang. Tapi, kami harus menghadapi kenyataan, apalagi kalah di rumah sendiri,’’ kata Praveen Jordan usai pertandingan. Meski Praveen/Debby kalah, Menpora mengaku masih mempunyai harapan dari pasangan ganda campuran lainnya yaitu Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Pasangan andalan Indonesia yang kembali bersatu ini sukses lolos ke putaran dua meski harus dengan susah payah. Pasangan unggulan keenam kejuaraan dengan status super series premier menang atas pasangan Korea Selatan Kim Dukyoung/Kim Ha Na dengan skor 19-21, 21-19 dan 21-18 dengan waktu 72 menit. ‘’Semoga Owi/Butet terus melaju. Dia adalah salah satu harapan untuk meraih hasil terbaik di Indonesia Open tahun ini,’’ kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu. Sementara itu, pasangan ganda campuran lainnya yaitu Edy Subaktiar/Gloria Emanulle Widjaya juga harus angkat kaki setelah dikalahkan pasangan asal Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino dengan skor 18-21, 21-13, 17-21 dalam waktu 65 menit. (ant)
Hasil ini menjadi pembalasan pertama dara asal Ciamis, Jawa Barat itu atas wakil Hongkong yang telah dua kali mengalahkannya di Makau Terbuka 2015 dan Piala Uber 2016. ‘’Saya senang dengan hasil ini, karena ini sebenarnya target pribadi saya, untuk membalas kekalahan atas lawan,’’ kata Fitri selepas pertandingan. Fitri mengomentari jalannya pertandingan yang berlangsung cukup lama tersebut, dikarenakan dirinya sempat kurang fokus di game kedua. Akhirnya per-
tandingan menyebabkan harus ditentukan oleh game penentu. ‘’Di game kedua itu saya mati-mati sendiri dia berani lebih menyerang ketika saya kehilangan fokus di sana. Namun pelatih selalu memberikan dorongan pada saya untuk jangan menyerah akhirnya saya menemukan permainan saya lagi,’’ kata Fitri. Di partai berikutnya, Fitri akan menghadapi laga berat kala bersua unggulan lima asal Korea Selatan Sung Ji Hyun yang berhasil mengungguli wakil Indonesia lainnya, Dinar Dyah Ayustine, 18-21, 10-21. Fitri mengaku sudah mempelajari cara bermain calon lawannya itu dan s u d a h mendis-
selepas pertandingan. Ganda Campuran Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses melaju ke pertandingan putaran kedua. Pasangan atlet yang akrab disapa Owi/Butet itu menaklukkan ganda Kim Dukyoung/Kim Ha Na dengan skor 19-21, 21-19, dan 211 8 dalam permainan selama 72 menit. ‘’Saya tadi bermain cukup berhati-hati, sehingga banyak melakukan kesalahan pada game pertama. Kami mulai bangkit pada game kedua dan terus bermain fokus serta berusaha meraih poin pada game ketiga,’’ kata Tontowi selepas pertandingan. Pada pertandingan putaran kedua, Owi/Butet akan menghadapi pasangan lain Indonesia Hafiz Faizal/Shela Devi Aulia. Pada pertandingan putaran pertama, Hafiz/Shela menang atas pasangan Taiwan Wang Chi-Lin/Lee Chia Hsin 21-14, 21-16. (ant)
KEDUA - Tunggal putri Indonesia Fitriani melakukan servis ke arah pebulu tangkis tunggal putri Hongkong Cheung Ngan Yi dalam babak pertama BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center, Selasa (13/6) kemarin. Fitriani melangkah ke babak kedua setelah berhasil mengalahkan Cheung Ngan Yi dengan skor 2116, 16-21, dan 21-15.
Piala Soeratin
BAS Kalahkan Bali FC
Tim Dansa Bali Berjaya di Kejurnas
Denpasar (Bali Post) Tim tuan rumah dansa Bali merebut gelar juara umum pada Kejurnas Syllabus (pemula) dan remaja (U-16) Dancesport VI/2017, di GOR Lila Bhuana, Minggu (11/6) lalu. Ketua Umum Pengprov IODI Bali Ni Made Suparmi, di Denpasar, Selasa (13/6) kemarin mengemukakan, meskipun Bali juara pda kategori syllabus dan remaja, tetap tidak boleh berpuas diri. Pasalnya, berbagai event bergengsi juga telah menunggu, apakah pedansa Bali kembali mampu mempertahankan gelar. ‘Ya. Kami boleh juga berbangga atas hasil yang diraih pedansa Bali,’’ tutur Suparmi. Yang jelas, melalui ajang kejurnas telah muncul bibit-bibit pedansa Bali bertalenta, sehingga perkembangan dansa di Pulau Dewata ini makin menggeliat. ‘’Kami bersyukur anakanak pedansa pemula dan remaja sudah berjuang maksimal, dan menunjukkan prestasi membanggakan,’’ ujarnya Kendati demikian, Suparmi mengingatkan tantangan ke depan makin berat. Ia juga berharap pedansa Bali bisa mengukir prestasi di ajang kejurnas umum, bukan kelompok umur. (022)
kusikan cara terbaik menghadapi wakil Korea Selatan dengan tim pelatih dengan memperkuat tekniknya dan segala macam antisipasi. ‘’Untuk pertandingan besok saya berharap diberi kelancaran mengeluarkan kemampuan terbaik saya untuk mendapatkan hasil maksimal,’’ ujarnya. Dengan hasil Fitriani ini, dua tunggal putri Indonesia berhasil melaju ke putaran kedua Indonesia Terbuka 2017. Sebelumnya, Gregoria Mariska Tunjung sudah memastikan langkahnya ke putaran kedua melalui kemenangan 17-21, 21-19, 21-19 atas Chen Yufei (Tiongkok). Tunggal putri asal Spanyol Carolina Marin secara mengejutkan kalah dari pemain nonunggulan asal Tiongkok Chen Xiaoxin. Dalam laga pembuka, Marin harus kalah dari wakil Negeri Tirai
Bambu dalam laga tiga game sepanjang satu jam empat menit dengan skor 12-21, 21-10 dan 20-22. Dia mengomentari kondisi lapangan dengananginyangmengakibatk a n sulit mengendalikan bola. ‘’Tadi pertandingan yang baik bagi saya. Namun saya sedikit kecewa karena sulitnya bermain di lapangan ini dengan kondisi sulitnya mengendalikan bola. Tapi tentu saya harus bisa menerima hasil ini,’’ kata Marin
Bali Post/kmb
DUEL UDARA - Pesepak bola Bali FC Mumbul (Kiri) melakukan duel udara dengan lawannya dari Bali All Stars (BAS) dalam Piala Soeratin U-17 Rayon Bali, Grup B, di Lapangan Kompyang Sujana, Selasa (13/6) kemarin. Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Bali All Stars (BAS) sukses mengalahkan
lawannya Bali FC Mumbul dengan skor 1-0 (0-0) dalam Piala Soeratin U-17 Rayon Bali, Grup B, di Lapangan Kompyang Sujana, Selasa (13/6) kemarin. Dalam laga 2x40 menit tersebut, sejak kick-off kedua tim saling melancarkan serangan, dan permainan berimbang. Hanya, hingga turun minum, belum terjadi gol. Di paruh kedua, dalam laga yang dipimpin wasit Jaya baru bergulir empat menit, pemain BAS M. Jaya Dyrganata berhasil mengoyak
gawang Bali FC yang dikawal kiper Muhammad Adi Nur. Tertinggal 0-1, Bali FC berupaya mengejar ketinggalan. Serangan yang dibangun Kevin Jefrianto, Brian Agusto, dan Firggy Atana mampu dihalau defender BAS kapten Gesit Alamsyah, Rahmadu dan M. Vicky. Pascalaga, Manajer Tim BAS Awe menyatakan skuad BAS di babak pertama tampil penuh beban dan grogi. ‘’Babak kedua tampil tenang, dan bisa mencetak gol,’’ tutur Awe sambil menyebutkan bahwa BAS baru berlatih sepekan dan targetnya lolos grup dulu. Hasil lainnya U-17, di Grup A, PS Badung unggul tipis 1-0 atas Putra Tresna di Lapangan Banteng Seminyak. Sebiji gol kemenangan PS Badung disumbangkan Kenji Wahyu Antara di menit ke-42. Sedangkan Kundalini U-17 bermain imbang 1-1 melawan Perst Tabanan di Lapangan Banteng Seminyak. Untuk U-15, Perseden mencukur Tunas Muda Ubud 6-0 di Grup B di Lapangan Kompyang Sujana. Keenam gol dilesakkan Kadek Yoga P (2 gol), dan masing-masing satu gol dari Made Tito Wirotama, Kadek Priadana, Nyoman Adi W, serta Atta Rieq Daffa. Hasil Grup A, PS Badung menang tipis atas Bali United 1-0 di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran. Gol semata wayang kemenangan PS Badung dicetak Bayu Saputra di menit ke-44. Sementara Bali FC unggul 6-0 atas Putra Pegok. Keenam gol diciptakan Tedy Bayu (2 gol), Ega Favian, Fahrozzy Bayu, Dicca, serta Gusti Ngurah Bagus. (022)
Timnas U-16 Perlu Pengalaman Internasional Jakarta (Bali Post) Pelatih tim nasional U-16 Fakhri Husaini menganggap penting turnamen invitasi Vietnam International U-15 Football 2017 yang digelar pada 14-18 Juni 2017 di Vietnam. ‘’Turnamen ini penting untuk menambah pengalaman laga internasional para pemain. Selain itu kami juga ingin melihat perkembangan latihan selama ini,’’ ujar Fakhri, dikutip dari keterangan resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang diterima di Jakarta, Selasa (13/6) kemarin. Dia melanjutkan, 22 pemain timnas yang dibawa ke Vietnam dalam kondisi baik dan sudah menjalani latihan di Stadion Hoa Xuan di Da Nang, Vietnam. Timnas U-16 sendiri akan menghadapi Myanmar pada laga perdana Vietnam International U-15 Football 2017, Rabu (14/6) pukul 18.30 waktu setempat.
Pertandingan itu digelar usai partai pembuka turnamen, Vietnam kontra Taiwan pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, Indonesia berhadapan dengan tuan rumah Vietnam pada Jumat (16/6) pukul 16.00 waktu setempat. Di laga terakhir, Indonesia akan melawan Taiwan pada Minggu (18/6) pukul 16.00 waktu setempat. Adapun timnas U-16 Indonesia disiapkan untuk berlaga di Kejuaraan AFF U-15 di Thailand, 9-2 Juli 2017, di mana Indonesia bergabung di Grup A bersama Australia, Thailand, Laos, Myanmar dan Singapura. Selain AFF, timnas U-16 juga akan bertanding di kualifikasi menuju Piala Asia U-16 2018 pada 16-24 September 2017. Di kompetisi itu, anakanak asuh Fakhri Husaini menghuni Grup G bersama Laos, Timor Leste, Kepulauan Mariana Utara dan Thailand sebagai tuan rumah. (ant)
Bali Post/ant
Pemain Timnas Indonesia U-16 Hamsa M Lestaluhu (atas) melewati lawannya dari Singapura Muhammad Ryaan Bin Sanizal (bawah) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Dcr Tkg Jarit & Pengepul Jarit Besar utk Garment.Lmran: Jl.Pemuda IV No.17 T.236453
B.BP.001.06.17.0001077
Dcr Teknisi+Adm utk Bengkel Mobil Hub:GM Power(R) Bali Jl. Dewi Madri 40 HP.085935297350
B.BP.001.06.17.0001079
“Chilla Canggu membutuhkan Therapist bagi yang berminat bs menghubungi Hp.0817777302 utk daerah Canggu dan Berawa B.BP.004.06.17.0000965
Akunting Pengalaman Pajak u/ Resto di Ubud Hub:0811399589
B.BP.001.06.17.0000913
Dcr Tknsi,Sopir SIM B1, Sales Attn:Hiring W/S Cook-no Exp or Gj+Bns+Komisi+BPJS, Lam PT.PMA day/night shift no Eng or Bedahulu XVII/7 Dps tips & service Hp.081238347428 B.BP.821.06.17.0000740
Cr Therapis Pglm Bali Shihatzu (injekBdn) Gj.Nego 087761787000 B.BP.001.06.17.0000205
Cr staff Lk&Pr utk:FO,Cashier Marketing,Cleaner&Security.BW CV:Jl.SekarTunjung XV No.3 Dps Tlp.466049 *Adventure Company*
B.BP.004.06.17.0000962
Bth 15 lls SMU-S1 utk Guru PG/ TK,ada Training langsung kerja Hub:081339598849/0811380028 B.BP.821.05.17.0002444
Cari Sales Acc Gadget,laki2 Berpengalaman,Hub:PT.Vivan Bali HP:081237763718
B.BP.001.06.17.0001076
B.BP.001.06.17.0000948
Bth Engineering Min SMK, Waitress,GuestRelation,Sales & Marketing,Cook Chinese/ Japanese.Krm Lam ke Samasama Group Jl.By Pass Ngr Rai 128 Nusa Dua Hp:08123841129
B.BP.101.06.17.0001062
Bth:Reservasi Tour,Marketing Tour,Accounting,Admin Purchase Web Designer.Info:081230306679 Email:Balicitawisata@gmail.com
B.BP.001.06.17.0000917
Dbthkn Apoteker Lmrn krm lgs ke PT.PBF Wahana Fajar Utama Jl.Batan Utu Br.Aseman Abian SemalBadung.HP/WA 081337485640 B.BP.001.06.17.0001022
Dcr Guru Senior Paud u/RA Hub: 0818345959
B.BP.001.06.17.0000929
: : : :
Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
Dcr Sopir SIM B1 Umum utk Peru sahaan Diving Pengalaman Jujur Kerja Keras Teliti Semangat. Bwh 35 Thn Hub.info@divecenter bali.com / 08123814964
B.BP.001.06.17.0000941
Dcr Casier,Waitress untuk Rest Tp.0361-758075 Hp.081338957772
B.BP.001.06.17.0001019
B.BP.145.06.17.0000974
B.BP.001.06.17.0000654
Dcr Spa Spv wnt,good English, Jjr,loyalitas tinggi,Krm CV ke admsiloamspabali@gmail.com / 085100478220
B.BP.001.06.17.0000953
Dibutuhkan Urgent!! Lulusan S1 Akutansi diutamakan Bisa Bawa Mobil.Kirim CV ke MG Petshop Renon 085739188477
Dcr Htl Mngr,Sls Contr,Reception Roomboy,scurity.sm1-merryst our@dps.centrin.net.id,235700
B.BP.001.06.17.0001054
Dcr Terapis Salon Wanita max.35 Th,bisa Menipedi,Crmbath,Blow, Hub.Nadya Salon Citraland 081339307747
B.BP.001.06.17.0001059
B.BP.001.06.17.0001026
Dicari Tkg.Cuci Spd Motor Dpt Tmpt Tdur+Mkn Hub.082247247492
B.BP.001.06.17.0001034
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
Dcari karyawati Copy/Printing Hb Wineebali Printing Jl.Hayam Wuruk 71D 081936247579
Dcr SPG/SPB utk Cab Balianas Surf Shop di Gili.Pglmn Min.2 Th Berpenampilan Menarik.Kirim CV ke:balianasgili@gmail.com
: : : :
Dcr:Receptionist/FO,HK,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta
B.BP.001.06.17.0001025
Dcr Pelaksana Proyek Brpglaman Perum.Cazaloka Estate,Proyek Tunjung Biru Telp:0811398786
Dcr Tng Teknisi Hub.Hotel Cian jur Dps Jl.WR.Supratman 39 Dps (0361) 222434
B.BP.001.06.17.0001018
Dcr karyawati u/Money Changer di Kuta 0361-769601/8978006
B.BP.154.06.17.0001071
Dcr sgr & banyak waitress utk Cafe. Fresh Graduate welcome sms 081999057909
B.BP.001.06.17.0001066
Dicari Kasir,Waiter/ss,Cook u/Resto di Renon 081916420095
B.BP.001.06.17.0001024
Dicari Tkg Jahit/Potong pengalaman u.Butik di Renon Hub.083119980802
B.BP.001.06.17.0001039
Salesman/Girl,Gaji 2Jt,Tsp,Kms Bns.Hub:082147591197
B.BP.001.06.17.0000448
B.BP.001.06.17.0000891
PT.Flora Asri Membutuhkan S1 Teknik Sipil/STM/Admin Berpengalaman Hub.087860636744/0857920218338 B.BP.004.06.17.0000816
Urgent Needs-English Customer Service.Good Phone Manners, Computer Skills,Data Entry Skills,must Work Well Under Pressure.Duties Include Answering Phones,Booking in Repairs,Data Entry etc.Email CV Along with Contact Number to ccb1@camtec.com.au B.BP.004.06.17.0000752
Cr Karyawati,Finishing Meuble, Sopir,max.25Th/SMA Hub:Karya Subur Gj 2,2-3Jt H.08123881899 B.BP.004.06.17.0001065
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Rush S’07 M/T Htm Istw KM 55rb Jl.P.Menjangan 15 Sanglah BUC
NISSAN
DAIHATSU
Jual Nissan Evalia SV Th’2013 Terios TX’09/Xenia X’14 Putih Luxio’13 Cargo 44 081337277777 Hitam 110Jt Nego 081280388875 B.BP.001.06.17.0000990
HONDA
Brio Satya S’2013 Manual Slver As Bali 108Jt Ng 081337234808
B.BP.004.06.17.0001032
Honda Acord Th 2011 Akhir Matic,Istimewa 082145012271
B.BP.001.06.17.0001021
B.BP.014.06.17.0001031
KIA
Nissan All New Juke Revolt’15 AsBal Hub.089619874461
New Picanto’15 Pmk Tgn 1 Hrg 112Jt Hub.0818391204
B.BP.001.06.17.0000954
B.BP.001.06.17.0000935
Nissan X-Trail 2.5 CVT XT/AT 2010 Abu Tua Met Kondisi Mulus Surat Lengkap Hub.081236964228
DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349
B.BP.001.06.17.0001043
B.BP.001.06.17.0000787
B.BP.164.06.17.0000963
TOYOTA
SUZUKI
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk
Djl LC VXR’97 A/T Warna Hijau APV L 2006 Hitam As Bali Priba di Jarang diPakai,087860165441 Hub.085935297350/081338945514 B.BP.001.06.17.0001037
Bayar 10Jt dpt Karimun Wagon GX 15 AT Tg1 AsDK,0818350999 Prbd
B.BP.001.06.17.0001078
Fortuner’08 AT AsBali H.218Jt Hitam H.085100856999 Pribadi
B.BP.164.06.17.0001069
B.BP.141.06.17.0001057
B.BP.001.06.17.0001040
B.BP.001.06.17.0000989
TOYOTA
Avanza Velos Pth Desember’12 DK S.Katana’04 Istw AsBali H.60 Avanza’16+13+12/Fortuner’12+11 Tgn1,081999625222/085100924146 Nego Ditempat Hub.081338632784 Innova’12 Cargo44 081337277777
TOUR
ALUMINIUM
B.BP.154.06.17.0001072
Rumah 2,5Are Penamparan Bs TT Mobil H.085100856999 Pribadi
B.BP.141.06.17.0001056
Dijual Tanah 2Are Nangka Utara Gang.Kesuma Sari,081246626741
DISEWAKAN TANAH Dikontrakan Tanah 80A Jl.Raya Krasan,Ds.Sedang Kec.Abiansemal Badung Hub.081238657706
B.BP.164.06.17.0001067
*DP 100Jt Rmh Siap Huni di Tbn 23Are Batubulan kangin Br.Puseh Langsung Blk Nama 081239011111 H200Jt/Are 081337283254/081338 B.BP.001.06.17.0000959 791301/081237449024/0361466840 TedungSari Gianyar LT 6Are LB3 B.BP.001.06.17.0001049 50m2 087819070953/081934310335 Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & B.BP.001.06.17.0001050 130Jt/A Bs Kredit 087862450004 DIJUAL TANAH B.BP.001.06.17.0000945 Jual Tnh Jl G.Agung/Bumiayu Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809 Gang P. 2 Are Hp.081338282715 B.BP.001.06.17.0001036
B.BP.001.06.17.0001042
RUPA-RUPA Beli Nokia Asha 210 Mulus Sanur 081322232059
B.BP.005.06.17.0001023
B.BP.001.06.17.0001048
SERVICE
B.BP.001.06.17.0001030
DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas
AC
B.BP.001.06.17.0001058
SINGARAJA
Dengan 150 Juta bisa punya Rumah Sakit Hub.082146610836
B.BP.001.06.17.0000577
KEHILANGAN Hilang BPKB Motor Jupiter MX20 Bantu murah Pajak SPT Tahunan 10 DK 4341ZC A/N I Gede Putu W bulanan SIUP NPWP 081338344155 idnyana S.Sos Hub.081936598266 B.BP.153.06.17.0001070
Djl Tnh 87,5Are Telaga Pupuan DISEWAKAN RUMAH PemandanganGunung.Pnggir Jalan Over Kontrak Kos 45Th 14 Kamar Aspal,H.13Jt/Are.081337466778 B.BP.001.06.17.0001075 B.BP.001.06.17.0000534 Tuban Blk Ayunadi,08123806363 B.BP.001.06.17.0000781 DISEWAKAN TEMPAT Jual Tnh 1,21Are Lok.Perum DIJUAL RUMAH Over Kontrak sd Mar19 ex Resto Pesona Lepang,Jln.6m Hook,By DIJUAL RUKO !!!081558041018 Dijual Rumah Kuta+Pralatan,Luas8x16m,Parkir Pass I.B.Mantra 375jt(global) Dijual Ruko 2 Lt,7700 Watt Murah,SiapHuni,diSiulanPenatih negosampe deal,081338658888,BU Sumur,Nakula Kuta 081805478093 40seat,Murah120Jt,081511180633 B.BP.164.06.17.0001068
RUPA-RUPA Rak Gondola Sokis Lengkap Masih Mulus H.0817551144
B.BP.004.06.17.0001074
SERVICE
B.BP.001.05.17.0001996
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 B.BP.001.06.17.0000855
Solusi Tepat untuk Permasalahan Hutang Tanpa Harus Menjual Asset HP/WA 087 862 891 472 B.BP.001.06.17.0000936
DIJUAL MOBIL
B.BP.159.06.17.0001044
Hlg BPKB DK5738CJ No BPKB:I 04 691864 O AN:I Ketut Budiartana
B.BP.001.06.17.0001055
Hlg BPKB No.F42003000-O AN Luh KT Ayu Wintariani Bagi yg Menemui Tlg Hub.082339447449 B.BP.001.06.17.0001033
BENGKEL LAS
UD. LINA JAYA
FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM
lis Specia rah y Mu Canop litas a u Berk
Jl. Raya Pemogan No. 172
� 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321
� Pagar � Trali � Pintu Harmonika
C.0000582-SRV
� Konstruksi Baja / Baja Ringan
Jl. P. Batanta No. 26 Dps
Telp.7483105, 4723645, 081353002869, Fax.0361-4723645 C.0000070-BKL
KURSUS
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL RUMAH
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
FURNITURE
C.0000192-alm
AC
KURSUS
FOTOCOPY
EKONOMI
18
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
Bawang Merah Potensial Dikembangkan di Bali Denpasar (Bali Post) Berdasarkan data Dinas Pertanian Provinsi Bali tahun 2016, Bali memproduksi bawang merah 179.373 kuintal per musim. Kabupaten penghasil bawang merah tertinggi di Bali adalah Bangli sebanyak 171.410 kuintal, Karangasem 4.830 kuintal, Tabanan 1.647 kuintal, Buleleng 1.602 kuintal, Klungkung 266 kuintal, Gianyar 12 kuintal. Bawang merah menduduki peringkat ketiga produksi terbanyak dari hasil pertanian di Bali. Nomor satu adalah kubis dengan produksinya 457.549 kuintal per musim, sawi menduduki peringkat kedua dengan produksi 295.670 kuintal per musim. Sementara bawang putih yang merupakan program swasembada pemerintah pusat, tak banyak diproduksi di Bali. Tahun 2016, produksi bawang putih hanya 407 kuintal per musim. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali IB Wisnu Wardhana mengatakan agak sulit mengajak petani menanam bawang putih. Harga bawang putih yang kurang menarik, membuat petani memilih menanam tanaman
yang lebih menguntungkan. ‘’Konsumsi bawang putih juga kecil di Bali. Konsumsi bawang merah saja per kapita per tahun 4,2 kg. Sedangkan bawang putih paling setengah dari itu sama dengan cabai yaitu 1,4 kg per kapita per tahun,’’ bebernya. Ketua Pengelola Lab Pengelolaan Penyakit Terpadu Prof. Dr. Ir. I Wayan Suparta, M.S. mengatakan, saat ini masyarakat sedang bangkit menanam bawang merah, karena tanaman bawang merah mempunyai nilai ekonomi sangat tinggi. Jika dibandingkan dengan padi dan tanaman lain, bawang merah dan cabai adalah salah satu komoditi yang memengaruhi inflasi dari sektor pertanian. ‘Untuk Gianyar saja kita kemarin
butuh 100 ton per bulan, dan kita belum bisa mencukupi kebutuhan itu,’’ ungkapnya. Maka dari itu, penanaman bawang di Gianyar sedang digalakkan. Bahkan di Kedisan, Songan, Bangli terdapat cadangan lahan seluas 800 hektar. ‘’Itu potensi tersembunyi, tapi sekarang dia jadi sentra bawang merah yang luar biasa,’’ tuturnya. Bahkan satu petani yang bernama Arman, katanya, pada awalnya menggarap lahan sebagai penyakap. Namun kini telah memiliki 6 hektar tanah dari menanam komoditi cabai dan tomat. ‘’Dan per bulan dia bisa berpendapatan Rp 300 juta,’’ imbuhnya. (kmb42) BAWANG MERAH- Tanamam bawang dikembangkan di Kintamani, Bangli. Kawasan yang berada di dekat kaldera Gunung Batur tersebut kini menjadi salah satu sentra bawang merah di Bali. Bali Post/dok
Unggulkan Jambu Biji SEJAK lima tahun lalu, Ir. Ni Nyoman Ari Maya Dewi konsisten menggunakan buah lokal. Tidak hanya untuk konsumsi sehari-hari, ia juga menggunakan untuk upacara. Menurutnya, masih banyak yang menomorduakan buah lokal terutama jambu biji yang menjadi bahan penelitiannya. ‘’Kita masih sangat silau dengan buah impor karena penampilannya. Padahal buah impor belum tentu bagus untuk kesehatan,’’ tandas dosen Fakultas Pertanian Universitas Udayana (Unud) ini. Jambu biji memiliki kandungan vitamin C empat kali lipat lebih tinggi dari jeruk. Sementara paham yang berkembang di masyarakat adalah ketika membutuhkan vitamin C, maka jeruklah yang dikonsumsi. Jambu biji kurang disukai oleh masyarakat karena bijinya yang banyak sehingga tidak nyaman untuk dikonsumsi. Ia melihat jambu biji khususnya, jarang yang dijual dengan skala komersial. Namun sekarang, pertanian jambu biji ada di Plaga, Bedugul, Mendoyo. Jambu biji butuh waktu 9 bulan dari menanam hingga siap dipanen. Jambu biji ditanam dengan cara cangkok dan sambungan. Terbanyak, dengan cara sambungan. Masyarakat saat ini lebih banyak menanam jambu biji jenis kristal dan getas merah yang didapat dari Jawa Timur. Kedua jenis jambu biji itu banyak diminati di pasar, karena jambu biji kristal bijinya sedikit dan renyah dan getas merah disukai karena masyarakat mempercayai jambu biji getas merah dapat menaikkan trombosit. Harga jual jambu biji kristal juga tinggi Rp 20.000/ kg, lebih tinggi dari getas merah yang harganya Rp 12.000/ kg, sehingga petani lebih tertarik menanam jambu biji kristal daripada getas merah. (kmb42)
BRI Layani Penukaran Uang Kecil BRI juga melayani penukaran uang kecil. Penukaran pecahan uang kecil dapat dilakukan di 14 Unit Kerja BRI di Bali. Yaitu KC BRI Denpasar Gajah Mada, Denpasar Renon, Denpasar Gatot Subroto, Denpasar Kuta, Gianyar, Ubud, Semarapura, Bangli, Amlapura, Singaraja, Tabanan, Tabanan Kediri, Negara, KCP Seririt. Wapinwil Bidang Operasional BRI Kanwil Denpasar Arif Wicaksono mengatakan, pecahan uang kecil juga dapat dilayani di Lapangan Puputan Badung pada tanggal 19-20 Juni. Satu nasabah maksimal hanya bisa menukarkan uang pecahan kecil sejumlah Rp 4.400.000. Terdiri dari pecahan Rp 20.000 maksimal Rp 2.000.000, pecahan Rp 10.000 maksimal Rp 1.000.000, pecahan Rp 5.000 maksimal Rp 1.000.000, pecahan Rp 2.000 maksimal Rp 400.000. Ia memprediksikan kebutuhan kas untuk wilayah Bali Rp 281 miliar. Kebutuhan kas pada tanggal 12-16 Juni Rp 74 miliar, sedangkan dari tanggal 19-23 Juni Rp 206 miliar. (kmb42)
Ni Nyoman Ari Maya Dewi
Rapat Ketahanan Pangan
Jokowi Minta Petani Disejahterakan
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengingatkan peran Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai representasi negara agar dapat memastikan rakyat mendapatkan bahan pangan. ‘’Diperlukan kehadiran negara untuk memastikan agar rakyat menjadi konsumen dan tidak menghadapi kesulitan dalam mendapatkan bahan pangan, karena barangnya tersedia di pasar,’’ kata Presiden Joko Widodo dalam pembukaan rapat terbatas dengan topik ‘’Memperkuat Peran Bulog dalam Ketahanan Pangan Nasional’’, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (13/6) kemarin. Presiden menegaskan bahwa ia sudah beberapa kali mengingatkan bahwa ketahanan dan kedaulatan
pangan menjadi hal yang sangat penting bagi Indonesia. ‘’Pangan adalah soal hidup dan matinya bangsa dan saat ini yang dibutuhkan oleh rakyat bukan hanya ketersediaan pangan dengan kualitas yang baik dan bergizi, yang harganya terjangkau, tapi juga kita harus menjaga agar para petani produsen pangan tidak selalu dikalahkan, sehingga kita harapkan mereka dapat hidup lebih sejahtera,’’ ungkap Presiden. Rakyat harus dipastikan dapat membeli harga pangan dengan harga yang terjangkau. ‘’Dan negara juga harus hadir memastikan para petani sebagai produsen bisa semakin produktif semakin sejahtera karena mendapatkan harga komoditas yang wajar dan adil,’’ tambah Presi-
den. Negara juga perlu hadir agar jalur distribusi komoditas pangan bisa lancar dan rantai perdagangan tidak terlalu panjang. Kepala Bulog Djarot Kusumayakti seusai rapat mengatakan ada sejumlah usulan yang diajukan dalam rapat tersebut untuk memperkuat peran Bulog dalam ketahanan pangan. ‘’Usulan penguatan kelembagaan, penugasan, penguatan keuangan, semua sisi. Salah satu contohnya dalam kelembagaan, supaya kuat itu berlindungnya ke satu lembaga saja, jangan terlalu banyak lembaga,’’ kata Djarot. Sehingga ada usulan untuk melakukan harmonisasi kelembagaan, namun hal itu masih akan dibahas oleh Menko Perekonomian. (ant)
2018, Indonesia Perlu Investasi Rp 5.041 Triliun Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan kebutuhan pembiayaan investasi tahun 2018 hingga Rp 5.041 triliun untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 5,4 persen atau Rp 5.171 triliun untuk target pertumbuhan ekonoml 6,1 persen. ‘’Sumber pembiayaan diperoleh dari belanja modal perusahaan atau retained earning, IPO, dan right issue yang didasarkan optimisme terjadi supply dari demand yang makin besar,’’ katanya dalam rapat kerja pemerintah dengan Komisi XI DPR membahas asumsi dasar tahun anggaran 2018 di Jakarta, Selasa (13/6) kemarin. Belanja modal dari korporasi sektor swasta ditargetkan Rpv1.901 triliun dan pembiayaan investasi dari sisi pasar modal diharapkan mencapai Rp 882 triliun. Sumber lainnya, lanjut Sri, yaitu belanja modal BUMN beserta anak-anak perusahaannya yang pada 2018 ditargetkan sebesar Rp 549 triliun. ‘’Untuk BUMN, kami
memantu dana PMN (penyertaan modal negara) yang telah dimasukkan BUMN dan kinerjanya. Kami akan melihat ekspansi belanja modal BUMN yang memperoleh PMN,’’ kata Sri. Investasi langsung dalam bentuk PMA maupun PMDN serta investasi pemerintah melalui belanja infrastruktur dalam APBN juga turut menjadi sumber pembiayaan. Pada 2018, sumber pembiayaan dari investasi langsung direncanakan mencapai Rp 819 triliun atau meningkat 22 persen dibanding 2017. Pemerintah optimistis target tersebut dapat tercapai dengan memperhatikan perkembangan historis realisasi PMA dan PMDN beberapa tahun terakhir serta membaiknya iklim investasi. Kemudian, sumber pembiayaan investasi berikutnya berasal dari penyaluran kredit perbankan untuk investasi melalui kredit modal kerja (KMK) dan kredit investasi (KI) diharapkan mencapai Rp 555 triliun. (ant)
19
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
Aparat Keamanan Dari Hal. 1
Wiranto pun meminta agar masyarakat, aparat keamanan, lembaga-lembaga kemasyarakatan hingga DPR satu langkah dengan pemerintah untuk menanggulangi ancaman tersebut. ‘’Kalau kita tidak bersama-sama menghadapi aksi terorisme seperti ini, kita tidak total namanya. Mereka yang senang. Maka saya kemarin bertemu pimpinan MPR, DPR untuk berbicara soal ini, ayo dong kita samasama memikirkan ini, merevisi undang-undang melawan terorisme ini. Untuk siapa? Untuk rakyat juga,’’ tegas Wiranto. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan agar mewaspadai gerakan ISIS di Indonesia yang sewaktu-waktu bisa beraksi untuk merongrong kedaulatan bangsa ini melalui berbagai teror dan hasutan. ‘’Hampir di setiap provinsi ada anggota ISIS, tetapi mereka saat ini masih ‘tertidur’ yang kapan saja bisa bangun dengan melancarkan aksinya untuk mencapai tujuannya,’’ katanya di sela penyampaian orasi ilmiah di depan ribuan mahasiswa di Gedung Anton Soejarwo Lemdikpol Setukpa Polri Sukabumi, Selasa kemarin. Menurutnya, kelompok
radikal ini diduga tengah merancang berbagai rencana untuk melaksanakan aksinya, sehingga gerakannya harus diwaspadai dan ini menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia. Apalagi tidak menutup kemungkinan kelompok teroris yang berafiliasi dengan ISIS di Marawi, Mindanao, Filipina Selatan bergerak ke Indonesia untuk menyatukan kekuatan dengan kelompok yang ada di negara ini. Maka dari itu, perang terhadap teroris tidak bisa dilakukan oleh aparat keamanan, baik Polri maupun TNI, tetapi seluruh rakyat harus ikut memeranginya. Salah satu upaya mereka (kelompok radikal) melemahkan bangsa ini dengan cara memecah belah rakyatnya. Gerakan ini sudah mulai tercium, sehingga Presiden RI Joko Widodo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk selalu mewaspadai aksi teror yang kapan saja bisa terjadi. Ia pun mencontohkan aksi teroris yang menguasai Marawi beberapa waktu lalu di Filipina yang awalnya informasi intelijen negara tersebut hanya ada 50 orang. Tetapi kenyataannya ada 600 teroris yang selama ini ternyata tertidur dan setelah bangun mereka bergabung dengan kelompok lainnya. (ant)
Dewa Palguna
Dari Hal. 1
Patrialis dalam perkara ini diduga menerima 70 ribu dolar AS (sekitar Rp 966 juta), dan Rp 4,043 juta dan dijanjikan menerima Rp 2 miliar dari Basuki Hariman dan Ng Fenny melalui Kamaludin untuk memengaruhi putusan perkara No.129/ PUU-XIII/2015 tentang uji materi UU No.41/2014 tentang Perubahan atas UU No.18/2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Basuki Hariman adalah pemilik sebenarnya dari perusahaan PT Impexindo Pratama, PT Cahaya Timur Utama, PT Cahaya Sakti Utama dan CV Sumber Laut Perkasa, sementara Ng Fenny merupakan General Manager PT Impexindo Pratama. Keduanya menjalani sidang dakwaan pekan lalu. Meski bukan menjadi orang yang mengajukan permohonan uji materi, Basuki dan Ng Fenny punya kepentingan untuk memenangkan perkara uji materi tersebut karena penerapan undang-undang itu mendorong impor daging kerbau dari India, menyebabkan ketersediaan daging sapi dan kerbau lebih banyak dari permintaan dan harganya menjadi lebih murah, membuat Basuki sebagai importir merugi. Basuki lalu meminta bantu-
an seorang pengusaha bernama Kamaludin yang juga teman dekat Patrialis Akbar. Kamaludin merancang sejumlah pertemuan di antara keempatnya. Pertemuan-pertemuan berlanjut dengan Patrialis memberikan sejumlah saran kepada Basuki agar memenangkan perkara itu antara lain dengan menyasar dua hakim Mahkamah Konstitusi yaitu I Dewa Gede Palguna dan Manahan MP Sitompul. Sarannya antara lain membuat ‘’surat kaleng’’ atau pengaduan dari masyarakat agar tim kode etik MK melakukan proses etik terhadap dua hakim tersebut; serta melakukan pendekatan kepada hakim Suhartoyo yang belum menentukan pendapat. Saran lainnya, menginformasikan siapa saja hakim Konstitusi yang mengabulkan dan menolak; serta membolehkan Kamaludin memotret draf putusan untuk ditunjukkan ke Basuki. Jaksa penuntut umum KPK Lie Putra Setiawan tidak mau menanggapi mengenai sumpah Patrialis bahwa dia tidak pernah menerima satu rupiah pun dari Basuki Hariman melalui Kamaludin. ‘’Terkait penerimaan uang dari Kamaludin, Basuki Hariman dan Ng Fenny masuk dalam materi perkara sehingga tidak kami tanggapi,’’ ucap jaksa Lie. (ant)
Perlu Perhatian
Dari Hal. 1
Dengan hasil asesmen yang positif, para Direktur Eksekutif IMF mendorong otoritas untuk mengimplementasikan rekomendasi atas beberapa isu yang perlu mendapat perhatian otoritas dalam rangka melanjutkan penguatan sektor keuangan serta meningkatkan pendalaman pasar keuangan dan inklusi. Ke depan, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan
secara bersama-sama menyampaikan komitmen untuk tetap menjaga stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi, dan mengharapkan hasil asesmen atas sektor keuangan Indonesia tersebut tidak saja semakin menumbuhkan kepercayaan masyarakat domesik dan internasional terhadap kondisi perekonomian Indonesia, namun juga dapat menjadi angin segar bagi negara-negara lain di tengah kondisi perekonomian global yang masih belum pulih pasca krisis 2008. (ant)
Waspadai Konflik Kebinekaan Berlarut hingga Pilpres 2019 Jakarta (Bali Post) Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan mengajak para tokoh agama dan masyarakat untuk meredam konflik berkepanjangan pascapemilu maupun pilkada. Agar tidak terus terjadi, para tokoh agama dan masyarakat diminta meredam gejolak arus bawah dengan cara memastikan permasalahan yang terjadi untuk ditemukan solusi yang tepat. ‘’Konflik yang ada sekarang ini merupakan kelanjutan Pilpres 2014, disusul Pilkada DKI Jakarta 2017, dan bisa berlarut sampai Pilpres 2019,’’ kata Zulkifli Hasan pada forum ‘’Merawat Kebinekaan’’ yang dihadiri 100 tokoh nasional di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen Jakarta, Selasa (13/6) kemarin. Sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang hadir dalam acara tersebut antara lain mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, mantan capres Salahuddin Wahid, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jmly Asiddiqie dan Mahfud MD, sejumlah perwakilan umat agama Romo Magnis Suseno, Ketua PHDI Yanto Jaya, Rohaniwan Romo Magnis Suseno, Romo Benny Sutrisno, Ketua Umum Matakin (Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia) Uung Sendana, dan sejumlah perwakilan lain. Menurut Zulkifli, penyebab dari konflik
kebinekaan akhir-akhir ini merupakan buah dari praktik pelaksanaan demokrasi di masyarakat belakangan ini justru menimbulkan kekhawatiran adanya perpecahan yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Karena itulah, ia berharap para tokoh agama dan masyarakat meredam gejolak arus bawah dengan cara memastikan permasalahan yang terjadi untuk ditemukan solusi yang tepat. ‘’Silakan datang ke MPR sebagai rumah rakyat. Curah pendapat bersama untuk mencari solusi bagi negeri,’’ kata Zulkifli. Curah rasa dan pendapat digelar MPR dilatarbelakangi adanya keluhan para tokoh agama baik Islam, Kristen, Buddha, Hindu mengaku dizolimi. ‘’Pertanyaan saya waktu itu, semua mengaku dizolimi. Lalu siapa yang menzolimi?’’ kata Zulkifli. Tokoh Kebangsaan dari Komunitas Sikh H.S. Dillon mengatakan tujuan dari kemerdekaan adalah untuk membangun keadilan. Sebab, di era penjajahan kolonialisme rakyat dieksploitasi untuk kepentingan penjajah. ‘’Jadi kezoliman feodal kolonial tidak pernah menjalankan prinsip keadilan dijalankan dengan baik. Nah, saat ini menjadi tugas bersama. Mampu enggak pemimpin mencerdaskan kehidupan bangsanya,’’ kata HS Dillon. (kmb4)
Milik Desa
Dari Hal. 1
‘’Isi Perda 3/2017 itu sama sekali tidak mencerminkan LPD milik desa adat. Seperti konstruksi filosofis pada Pasal 1 ayat 9 LPD sebagai milik desa adat, bila milik desa adat kenapa diatur teknis dan tata kelolanya,’’ ujar Ketut Madra, Selasa (13/6) kemarin. Penyimpangan juga terlihat pada Pasal 26 Bab 16 tetang penyidikan. Pasal ini, kata Wakil Bendahara MUDP Bali ini, memberikan kewenangan khusus kepada pejabat negeri sipil melakukan penyidikan tindak pidana pelanggaran terhadap LPD sebagai milik desa adat. ‘’Ini apa dasar konstitualnya sebagai PNS kok bisa melakukan penyidikan terhadap LPD yang jelas-jelas milik desa adat,’’ katanya. Menurutnya, pasal-pasal yang tercantum dalam Perda LPD berpotensi membahayakan eksistensi desa adat. Sebab, LPD mengelola duwe (milik) desa adat, jadi ketika terjadi kehilangan, PPNS tidak mungkin melakukan penyidikan. ‘’Contohnya terjadi kehilangan di pura apakah pemangkunya harus disidik oleh PPNS? Ini kan tidak adil, karena LPD mengelola milik desa adat begitu juga pemangku mengelola milik adat,’’ jelasnya. Karena itu, Ketut Madra menilai Perda Nomor 3 Tahun 2017 tidak layak diterapkan karena cacat dalam konstruksi filosofis, historis, hukum dan sosial budaya. Bila aturan ini diterapkan justru akan berpotensi menjadi predator eksistensi adat dan budaya Bali. ‘’Kebanyakan dari isi perda ini diatur oleh peraturan gubernur tidak oleh hukum adat,’’ ucapnya.
Selain itu, potongan 5 persen atau sebanyak-banyaknya Rp 300 juta yang dikeluarkan LPD sebagai dana pembinaan dari laba yang diperoleh juga belum jelas. ‘’Kami sudah sampaikan semua itu (koreksi – red), bahkan saat itu bendesa adat se-Badung menolak keberadaan perda ini kalau tidak ada perubahan. Sebab, perda yang diinginkan komunitas adat adalah aturan yang mampu menjadi jembatan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2013,’’ tegasnya. Senada diungkapkan Bendesa Adat Kuta I Wayan Suarsa. Perda yang diterbitkan Pemprov Bali tidak selaras dengan Undang-undang LKM. Terlebih, adanya dana pemberdayaan 5 persen yang tidak jelas pengelolaannya. ‘’Kami bukannya menolak ada dana pemberdayaan, asalkan jelas pengelolaannya seperti apa. Kami perlu tahu dong dana itu untuk apa. Pertanggungjawabannya seperti apa,’’ katanya. Dia berpendapat, dana pemberdayaan tidak menutup kemungkinan diperlukan untuk memperkuat eksistensi LPD di Bali. Hanya bentuk dan tata caranya harus jelas. ‘’Ini yang belum ada seperti apa dana itu siapa yang mengelola bagaimana penggunaannya belum jelas,’’ terangnya. Disebutkan, penerapan Perda LPD sebetulnya tinggal mengadopsi aturan yang ada. Namun, kenyataannya melenceng dari apa yang diharapkan. ‘’Kami tidak mengatakan semua materi dalam perda tidak jelas. Artinya, kembalikan semangat LPD harus milik desa adat yang digunakan untuk mewujudkan Tri Hita Karana. Ini sudah yang
diperkuat dengan UU LKM. Kami diajak dalam sosialisasi dan merancang, tetapi tidak diadopsi sehingga keluarnya beda,’’ pungkasnya. Sebelumnya (BP, 12/6) Perda LPD menjadi perdebatan kalangan bendesa adat di Kabupaten Badung. Bendesa Adat Mengwi IB Anom mengatakan perda itu sejak awal sudah tidak sejalan dengan pemikiran bendesa adat di Bali. Apalagi, aturan tersebut mengharuskan LPD menyetor 5 persen dananya ke pemerintah untuk pembinaan. ‘’Kami tidak setuju ada dana 5 persen itu. Apa boleh kami tidak menyetor,’’ ujar IB Anom dalam sosialisasi LPD yang digelar Pemkab Badung, Senin (12/6). Bendesa Adat Kuta I Wayan Suarsa juga mengatakan Perda 3/2017 tidak sejalan dengan Undang-undang LKM yang memberikan kewenangan desa adat untuk mengatur LPD. ‘’Undang-undang secara tegas telah memberi kelonggaran kepada LPD untuk mengatur dirinya sendiri tanpa diikat aturan pemerintah,’’ katanya. Disebutkan, LPD adalah asetnya desa adat dan sifatnya otonom, sehingga pemerintah sewajarnya tidak terlalu jauh mencampuri urusan LPD. ‘’Dari awal kami tidak setuju dengan perda itu,’’ ucapnya. Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa yang hadir dalam sosialisasi tersebut menegaskan pelaku LPD harus menerima aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Bali. ‘’Jadi harus dilaksanakan aturan itu puas tidak puas. Sebab, Perda 3/2017 ini sudah ditetapkan, tugas kami yang menyosialisasikan,’’ ungkapnya. (kmb27)
Sudah Disepakati
Proses Pemadaman
‘’Soal LPD ini kan sebenarnya sudah ada perdanya, berarti kalau di dalam perda itu sudah disepakati, sudah disetujui harus setor ya… harus setor. Kalau enggak, ya… berarti tidak diakui sebagai LPD seperti apa yang diatur di dalam perda itu,’’ tandasnya. (kmb32)
Saat ini, ia mengatakan proses pemadaman masih dilakukan. Akibatnya, lintasan kereta rel listrik (KRL) Jatinegara-Kemayoran terganggu. ‘’Akibat kejadian tersebut untuk keamanan perjalanan saat ini listrik aliran atas lintas Jatinegara - Kemayoran dimatikan selama pr’’ kata Vice President Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa. Dalam peristiwa itu dua orang penumpang mini bus tewas terbakar. (ant)
Dari Hal. 1
Dari Hal. 1
Rabu, 14 Juni 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upakara Banten Hindu Bali (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel
07.35 Kartun Sabha Parwa (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Homeshopping 10.30 Ista Dewata Pura Agung Ratu Pasek Sumsel 11.05 Lejel Homeshopping
11.30 Serial Buddha 12.05 Dharma Wacana Upakara Banten Hindu Bali (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita LPK Sanggar Pradnya Swari (1)
15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Ambarasram 17.05 Healty Life 17.30 Taman Sari TK Santhi Kumara III 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali
20.00 Dialog Interaktif Finance 21.00 Serial Buddha 21.35 Ajeg Bali Mapeed di Ubud 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sendratari Puri Karangasem (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Sukawati (3)
Meraih Gelar Dari Hal. 1
Real Madrid menolak berkomentar dan meminta agensi yang mewakili Ronaldo, Gestifute, tidak memberikan jawaban. Ronaldo, yang memimpin Real Madrid untuk meraih gelar Eropa ke-12-nya pada awal bulan ini, merupakan sosok terkini dalam daftar panjang pemain-pemain sepak bola di Spanyol -- di antaranya terdapat dua bintang Barcelona Lionel Messi dan Neymar -yang tersangkut kasus pajak atau transfer. Antara 2005 sampai 2010, para pemain asing di Spanyol dilindungi oleh apa yang disebut ‘’hukum Beckham’’ yang mengizinkan mereka menyimpan pajak-pajak mereka. Namun ketika krisis finansial menjadi lebih dalam, pengecualian itu dicabut, sehingga muncullah kasuskasus ini. Kantor jaksa menuding bahwa Ronaldo mengelabui otoritas pajak senilai 1,4 juta euro pada 2011, 1,7 juta euro pada 2012, 3,2 juta euro pada 2013, dan 8,5 juta euro pada 2014. Ronaldo, yang berasal
dari Portugal, menjadi wajib pajak Spanyol pada Januari 2010 dan pada November 2011 memilih untuk mengikuti peraturan pajak di Spanyol yang diterapkan kepada para pekerja asing yang bekerja di Spanyol, kata pernyataan itu. Ia semestinya harus membayar suku bunga pajak senilai 24 persen pada 2011, dan 24,75 persen pada tiga tahun selanjutnya, kata mereka. Para jaksa mengatakan bahwa setelah Ronaldo meneken kontrak untuk bergabung dengan Real Madrid pada Desember 2008, ia menyerahkan hak-hak gambarnya kepada perusahaan yang bernama Tollin Associates Ltd. yang berada di Kepulauan British Virgin dan di mana ia merupakan satusatunya pemegang saham. Tollin Associates kemudian menyerahkan hak-hak gambarnya kepada perusahaan di Irlandia yang bernama Multisports & Image Management Ltd. yang bertanggung jawab untuk mengelola hal itu. Tolling Associates sendiri tidak memiliki aktivitas bisnis, kata pernyataan tersebut. (ant)
16 Pages
108 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
ationalbalipost.c
online: http://www.intern
Tuesday,
Tuesday, June
June 13, 2017
Macron’s likely landslide lifts markets, low turnout clouds celebration
Emand French President manuel Macron vote in wife Brigitte, rounds of two the first ry elecof parliamenta Le Touquet, tions in 2017. June 11, France,
13, 2017
Box n’ Repeats ‘Wonder WomaTom Cruise’s , Office Victory Misfires y’ ‘The Mumm
Woman” story: “Wonder will standalone weekend, similar Photos - Different Bros. and DC Comicsend of its second Anzuoni/File by the Nicholson/Mario LOS ANGELES The Warner from its Country royalty. REUTERS/Lucy 4,165 theaters a 45% drop for Best Angeis box office $57.2 million from place. That’s only domestically in Los her Grammys in first $205 million Awards (L) with have earned putting it solidlythe film an estimated Taylor Swift annual Grammy of “Office Christmas than weekend, giving photos shows e at the 54th at the premiere its second frame opening weekend, of two file of Justice,” more during Perry (R) Solo Performanc will also make v Superman: Dawn Woman” 2016. and Katy A combination in two weekends. Best Country 12, 2012, on December 7, “Batman v than “Wonder The Gal Gadot-starrer Song and U.S. Squad” and opening weekends on February for “Batman larger $166 million critical support did both “Suicide les, California Angeles, California, films having has Los Squad” and despite those Party” in for “Suicide films, Patty Jenkins’ two over($133.7 million Unlike those on a strong is counting Superman”).93% on Rotten Tomatoes. As of Sundaya meanwhile That’s -- a current domestic earnings. “The Mummy,” Universal’s up for less impressive from 4,035 locations. monstermillion make universe of lifting seas total to film is eyeing $32.2launch an extended million, morning, the the film intended to fare better with $141.8 to Carpou, slow start for Overseas it looks million. said Nick lot of related titles. global take to $174gross domestically,” that “a its anticipated love to see more distribution, who asserted to the interat the domestic “We would here, aggregated president ofMummy’ garnered sarcophagus unveiled Universal’s that ‘The 75-foot-tall the movie’s VR experience the attention Carpou cited the and and Highland, national total.” the franchise of Hollywood a revival of Stephen Somintersection buzz generators. Mummy,” by as potential directed “The and re-popularized other Mummy Alex Kurtzman 1932 original Fraser, and the three treasure Universal’s plays a freelance spawned byfright-fest starring Brendan Wallis, Jake update, Cruise mers’ 1999 In the 2017 (Sofia Boutella). Annabelle in the mix. single, a princess Russell Crowe are also Universe” of her new films that followed. resurrects and to a “Dark canon. The Perry describedreleased last month, hunter who B. Vance, as the kick-off is not to use hatchet Swish,” Johnson, Courtney was announced Untold,” it turns out, “The Wolf Man,” bury the calling “Swish anthem for peopleto hold is ready to trying movie as “a great “The Mummy”2014’s “Dracula Swift, “Dracula,” - Katy Perrypop rival Taylor both can be whenever somebody’s of Frankenstein” classics including monster movies. or bully you.” was built on already slated a “Bride (rtr) LOS ANGELES g feud with saying she thinks you down podcast, Perry studio that has in the works. and or so others In her Saturday on her long-runnin she and Swift songwriter”in the music industry. and “Frankenstein” as a half a dozen hoped both strong women her a “fantastic which started has said she representatives of for 2019 with of strong The feud, up dancers, “can be examples together despite to respond dispute over back and profes- women that come 27, had yet But Swift, Sunday and dominated the personal singers for their differences.” want to come branch on two truly of the two to the olive blood between sional livesthree years and played “I just really place of love and and in a end the bad biggest female more than songs. together her back forgiveness and understanding in their of pop music’s Perry outSwift on Friday released Perry said. an singers. services, after to let it go,” has not released for compassion,” “I am ready podcast on Sat- catalog to streaming Swift, who 2014’s best-selling such platforms that global day since said in a her new album eschewing most a low pubthe same “Wit- album and has adopted years, on urday to promote “1989” months, stayed I’m three released her new album seen as a lic profile in recent media accounts “Witness.” her (Swift) and was widely and I Perry social “I forgive I ever did, her, ness” in what silent on her (rtr) Perry’s thunder. Blood” I love steal to weekend. her. sorry for anything “Bad bid from at the single her. And I Swift’s 2014 be directed at Perry. hope the same the best for via AP to and I want a fantastic songwriter,” was believed Bros. Entertainment nt shows Clay Enos/Warner think she’s added. No. 106 Dps Bros. Entertainme in theaters Perry, 32, Jl. Raya Puputan No 148 by Warner Woman,” Post at: released from “Wonder Mandala Renon Renon Made Bali Niti Kopi image Raya 28 Jl. 148 onal This Sanur Manan in a scene Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Gal Gadot find Internati Smirnof Cafee Jl. Mohamad 2. Jl. D.Tamblingan 30 Furama You can 19 No.88 Renon on June
bids Katy Perryd blood to end ba r Swift, with Taylo ponse res gets no
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Sanur Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
e Petit Tesson/Pool
ts, lifts marke ly landslide Macron’s likeclouds celebration low turnout REUTERS/Christoph
47 million
out in the voters turnedlevel by far
a majority it. We want added. reform,” he
that will
lowest Macron round - the in the 60- CRUSHING BLOW a crushing Emmanuel voter first legislative election delivered conservaPresident The vote in a lowest in fifth Republic. Socialist and though the result promising blow to the to win as year-old was a political unknown had alternated on Monday ry election Macron heading a start- tive parties that until Macron’s was on course28 per cent sentiment parliamenta ago and is decades leftsaid Macron after lifted investor first-round three years as the scale of his likely power for May blew apart the dePARIS - A his opparty. in parliament celebration. PollstersJune 18 second round up party, but election in First-round results on on Sunday, (LREM) majority clouded seats in the divide. a crushing to democracy. on the Move victory emerged 577 seats biggest modern history saw a dangerthe 39-year-old right only four of the to be fought National Assemblychose his Republic be France’s effec- ponents cided turnout in after the rest quarters of and That would first round Just a month and drawn-out battle offer, leaving by two or more canin decades, much as threevoted in Sunday’s 18 powerful majority some questioned out on June survived elimination. only the a poten- won a bitter of those who 28.2 as to pursue didates who tively leaves for the presidency, gathered
movement had a mandate The LREM trade union to the pro-business whether he cast. Nationally, reform agenda. Macron has 6 tial obstacle government percent of the votes a pro-business to page in a bid to spokesman for Macron’s that lies reforms ex-banker Continued to introduce the challenge trust,” French promised also be heard recognised and jobs. to restore is also News can at Global on Monday, ahead. “We have boost growth costs fell Castaner, who in “Bali Image” from 9.30 96.5 relations, borrowing the gap over bench- said Christophe Radio FM am. Listen to parliamentary tightening minister for until 10.00 FM at http:// m mark Germany. Global Radio on Monday. government’s responsi10-year government ten2myradio.co points to France’s “It is the the president, that of at http:// globalfmbali.lis fell 3 basis streaming http:// that of bond yield outperforming other restore trust or live video ali.com and li. The bility, minister, to he told 0.62 percent, euro zone peers. radioglobalfmb nel/global-fm-ba the prime process,” want ustream.tv/chan German Bund in the election higher-rated “We don’t of 36 basis gap over benchmark easy time to around late on France 2 Television to have an bps yields tightened around 39 the a majority points from fewer than half of Friday. But
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Rabu Kliwon, 14 Juni 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Topan Merbok Dekati Tiongkok
Ratusan Penerbangan dan Layanan Kereta Ditunda Guangzhou (Bali Post) –
Lebih dari 120 penerbangan telah ditunda atau dibatalkan dan layanan kereta telah ditangguhkan di Provinsi Guangdong di Tiongkok Selatan saat negara itu bersiap menghadapi Topan Merbok pada Senin larut malam.
Bali Post/ap
Sean Combs
Sean ”Diddy” Combs
Artis dengan Penghasilan Tertinggi Sean “Diddy” Combs dinobatkan sebagai artis dengan penghasilan tertinggi dalam Forbes Top 100. Majalah tersebut mengatakan bahwa artis yang dulu bernama Puff Daddy tersebut mampu memperoleh penghasilan sekitar 130 juta dolar AS selama setahun, dihitung dari 1 Juni 2016 hingga 1 Juni 2017. Forbes mengatakan Diddy’s Bad Boy Family Reunion Tour, saham di Ciroc Vodka dan penjualan pakaian bermerek Sean John, mampu menghasilkan pendapatan bagi Diddy. Posisi nomor dua dalam daftar tahunan Forbes ini diraih Beyonce. Total pendapatannya dalam setahun mencapai 105 juta dolar AS. Sedangkan J.K. Rowling yang merupakan pengarang Harry Potter berhasil meraup penghasilan 95 juta dolar AS. Penyanyi rap Drake dan pemain sepak bola Cristiano Ronaldo berada di posisi lima teratas dalam daftar. Artis dengan penghasilan tertinggi tahun lalu, Taylor Swift, jatuh ke posisi 49. Ia hanya berhasil memperoleh penghasilan sebesar 44 juta dolar AS. Merosot jauh dari penghasilannya tahun lalu sebesar 170 juta dolar AS. (iah/ap)
Operator bandar udara melaporkan bahwa 72 pesawat yang dijadwalkan berangkat dari Kota Shenzhen telah dibatalkan hingga pukul 16.00 waktu setempat, Senin. Di Bandar Udara Guangzhou, yang berdekatan, 55 penerbangan ditunda selama lebih dari satu jam hingga pukul 17.20 waktu setempat Senin. Beberapa layanan kereta antar kota antara Shenzhen dan Guangzhou telah ditangguhkan, kata Xinhua, Selasa pagi. Kereta lain diperintahkan mengurangi kecepatan.
Topan Merbok, topan kedua tahun ini, memasuki daratan di Shenzhen sekitar pukul 23.00, Senin, kata Pusat Meteorologi Nasional. Kekuatan topan tersebut turun jadi topan tropis setelah memasuki daratan, dengan kecepatan angin maksimum 23 meter per detik di intinya. Hujan lebat diramalkan untuk wilayah itu dalam dua hari ke depan. Di Shenzhen, pemerintah lokal menyiapkan 480 tempat berteduh buat orang yang memerlukan, dengan persediaan makanan dan
keperluan lain. Guangdong lebih rentan sementara beberapa bagiannya sudah diguyur hujan lebat pada awal Juni, kata beberapa pejabat. Topan biasa menerjang wilayah patani Tiongkok Selatan dan Tenggara pada musim panas. “Bahkan jika mengalami banyak topan, kita tak boleh kekurangan persiapan,” kata Xu Shuihua, pejabat di Kota Huizhou. Xu mengatakan ia telah mengingatkan orang yang berusia lanjut agar tetap berada di dalam rumah. Di Huizhou, 268 perahu telah ditambatkan di dermaga hingga pukul 17.00 waktu setempat, Senin, dan layanan feri telah dibekukan. (ant)
Duchess of Cambridge
Tampilkan Sekar Jempiring dan Gopala
Kunjungi Korban Jembatan London
Penyandang Disabilitas Pukau Penonton
Ada yang berbeda dan menarik pada saat pembukaan Job Fair 2017 yang diselenggarakan oleh Pemkot Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, Selasa (13/6) kemarin di Parkir Utara Taman Kota Lumintang. Pasalnya, pada awal dan akhir pembukaan Job Fair yang dibuka langsung oleh Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra disuguhkan dengan tari Sekar Jempiring dan tari Gopala yang ditarikan oleh anak-anak penyandang disabilitas tunarungu. Mereka (penari) berasal dari Sanggar Sandhi Muni Kumara. Meskipun tidak seperti penari biasanya yang menangkap tarian dan musik secara sempurna, namun penampilan empat wanita penari tari Sekar Jempiring dan empat pria penari tari Gopala ini mampu menarik perhatian Wali Kota Denpasar beserta SKPD yang hadir dalam acara tersebut. Wali Kota Denpasar pun kelihatan sangat alot menyaksikan penampilan anak-anak penyandang disabilitas tersebut melenggak-lenggok di atas panggung hingga akhir acara. Meskipun suasana diselimuti dinginnya hujan, namun riuh tepuk tangan pun diberikan Rai Mantra dan para SKPD yang hadir kepada penari. Para penari pun dengan semangatnya menari sambil melihat instruksi dari pelatih I Made Lila Arsana, S.Sn.
Duchess of Cambridge mengunjungi korban serangan di Jembatan London di sebuah rumah sakit. Istri Pangeran William ini memuji para staf di RS King College yang sudah merawat para korban serangan di Jembatan London yang menewaskan 8 orang dan belasan terluka. Perempuan yang saat lajangnya bernama Kate Middleton ini bertemu staf di RS yang merawat para korban dari serangan Khalid Masood tersebut. Ia mengatakan telah mengalami serangan semacam ini dua kali merupakan hal yang tidak diharapkan. Konsultan Kedaruratan, Malcolm Tunnicliff, memuji langkah Kate dan para anggota kerajaan lainnya karena mengunjungi para korban. Sebelumnya Pangeran Charles dan Duchess of Cornwall juga mengunjungi para pasien. (iah/ap)
Revitalisasi Hutan Seekor monyet tiba-tiba muncul di tengah gerombolan anak-anak yang sedang bermain dengan gembira. Namun, rasa kaget akhirnya berubah menjadi terenyuh saat sang monyet menceritakan apa yang terjadi pada dirinya.
Mengapa monyet yang tinggal di hutan sampai harus pergi ke desa. Ini karena hutan tempat tinggal monyet telah dirusak oleh orang-orang yang serakah dan tidak bertanggung jawab. Begitulah gambaran kesenian Barong Bangkung berjudul “Alas
Bali Post/eka
BARONG - Sanggar Gopala Sari, Badung menampilkan seni Barong Bangkung pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 di Taman Budaya Bali, Selasa (13/6) kemarin.
Pesta Kesenian Bali (PKB) Rabu, 14 Juni 2017 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Parade Topeng Bondres Inovasi, Sanggar Jaba Jero, Gianyar Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Acara : Tabuh-Tabuh Semara Pagulingan, Jembrana
Harum” yang dipentaskan Sanggar Gopala Sari, Kelurahan Sading, Mengwi, Badung dalam ajang PKB Ke-39 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya, Denpasar, Selasa (13/6) kemarin. Ketua Sanggar I Kadek Sadia mengatakan, cerita ini diangkat untuk mengajak anak-anak terlibat dalam upaya pelestarian alam. Salah satunya merevitalisasi hutan sebagai tempat penyimpan air. “Agar hewan-hewan di hutan dapat terjaga kelangsungan hidupnya, kita haruslah menjaga tempat tinggalnya dan tidak merusak alam itu sendiri karena alam jugalah yang telah memberikan kehidupan pada kita,” ujarnya menerangkan pesan dalam cerita “Alas Harum”. Menurut Sadia, pesan itu tidak terlepas dari adanya berbagai aktivitas yang merusak alam. Seperti menebang pohon sembarangan, membakar hutan, atau membunuh hewan-hewan yang ada di hutan. Anak-anak sejak dini perlu diberi pemahaman untuk turut menjaga alam, termasuk mengembalikan hewan ke habitatnya yang lebih layak. (rin)
dan Sri Aemi yang juga merupakan pemilik Sanggar Sandhi Muni Kumara. Sanggar Sandhi Muni Kumara dibentuk pada 14 Februari 2014 oleh pasangan suami-istri, I Made Lila Arsana, S.Sn. dan istrinya Sri Aemi, M.Pd. Sanggar yang terletak di Jalan Gunung Seraya No. 33 Perumnas Monang Maning, Denpasar ini didirikan khusus bagi penyandang disabilitas tunarungu tanpa dipungut biaya. Aemi saat dikonfirmasi mengatakan bukan hal mudah untuk melatih anak-anak yang menyandang tunarungu untuk menari, pantomim dan modeling. Selain kendala komunikasi, secara emosi anak-anak penyandang tunarungu lebih sensitif dibandingkan anak-anak normal pada umumnya. Namun, dengan keikhlasan dan kesabaran, kendala yang ada dapat diatasi. Sebagai motivasi untuk anak-anak didiknya, Aemi dan Lila juga kerap mengajak mereka tampil dalam berbagai pementasan. Bahkan, pada 5 Desember 2016 lalu, Sanggar Sandhi Muni Kumara mewakili Bali dalam 100 tahun taman siswa di Yogyakarta. “Saya menjalankan semua ini bukan semata karena uang, tapi pengabdian penuh untuk mereka. Kalau bisa, saya ingin mengajak kawan-kawan seniman lain untuk bersama-sama membagikan ilmunya kepada anakanak ini,” harap Aemi. (win)
Bali Post/win
DISABILITAS - Penampilan anak-anak penyandang disabilitas Sanggar Sandhi Muni Kumara saat menarikan tari Sekar Jempiring pada pembukaan Job Fair 2017 Kota Denpasar di Parkir Utara Taman Kota Lumintang, Selasa (14/6) kemarin.
Gong Nolin dari Klungkung
Vakum Sejak Tahun 60-an, Kini Direkonstruksi
Kesenian langka, Gong Nolin pernah eksis di Klungkung pada tahun 1960-an. Tapi kemudian vakum cukup lama lantaran tak ada yang memainkan.
Sekitar lima tahun yang lalu, Putu Ariasa (53), dan ayahnya, Nengah Mendra (78), satu per satu mulai mengumpulkan alat-alat musik nolin. Upaya ini rupanya
Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Acara : Lomba Taman Penasar, Sanggar Suasana Budaya, Jembrana Pukul : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Madya Mandala Acara : Parade Joged Bumbung, Tabanan Pukul : 20.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Parade Drama Gong Tingkat Remaja, Sanggar Nong Nong Kling, Buleleng Pukul : 20.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Acara : Pemutaran Film Dokumenter Pukul : 20.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Acara : Prembon Klasik, Maestro Seniman Bali Pukul : 20.00 Wita Tempat : Depan Gedung Kriya Acara : Parade Wayang Kulit Parwa, Dalang Remaja, Klungkung
Bali Post/ap
ANTRE - Penumpang memadati sebuah stasiun kereta di Hongkong pada Senin (12/6). Lebih dari 120 penerbangan telah ditunda atau dibatalkan dan layanan kereta telah ditangguhkan di Provinsi Guangdong di Tiongkok Selatan saat negara itu bersiap menghadapi Topan Merbok pada Senin larut malam.
Bali Post/eka
NOLIN - Sekaa Gong Nolin Suwarga Suwari, Klungkung memainkan beberapa lagu daerah pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 di Taman Budaya Bali, Selasa (13/6) kemarin.
diketahui oleh Dinas Kebudayaan setempat, yang akhirnya merekonstruksi musik Gong Nolin sejak tiga bulan terakhir. “Nolin ini jarang orang bisa. Di desa kami, satu-satunya generasi tua yang masih sekarang ini bapak saya (Nengah Mendra - red), yang masih menggeluti dan menularkan kepada saya sehingga terbentuk Sekaa Gong Nolin Suwarga Suwari,” ungkap Putu Ariasa, pemain Gong Nolin dari Desa Pakraman Mincidan, Desa Sulang, Kecamatan Dawan, Klungkung di sela-sela pentas Sekaa Gong Nolin Suwarga Suwari pada ajang PKB ke-39 di Kalangan Angsoka, Taman Budaya, Denpasar, Selasa (13/6) kemarin. Menurut Ariasa, Gong Nolin di Bali hanya ada di 3 kabupaten, yakni Tabanan, Karangasem, dan Klungkung. Meski awalnya, musik nolin yang berasal dari Cina ini pertama kali berkembang di Buleleng sekitar tahun 1930. Nolin di Tabanan disebut Mandolin, sedangkan di Karangasem bernama Penting. Alat musik ini sama dengan Kecapi di Jawa Barat dan Penteng di Lombok. “Kebanyakan orang-orang desa yang memiliki kesenian ini, di kota tidak ada. Saya dari 5 tahun yang lalu berupaya untuk melestarikan karena sangat langka sekali ada di Bali,” jelas koordinator sekaa ini. Ariasa menambahkan, Gong Nolin
sering diperdengarkan pada saat upacara manusa yadnya, ketika mengiringi resepsi. Selain itu, dipakai sebagai pelengkap panca gita ketika ada upacara di pura. Sebelum ditampilkan pada PKB ke-39, hasil rekonstruksi Gong Nolin pernah dipentaskan pada saat Hari Puputan Klungkung. Pentas kala itu pun sudah di-upload di media sosial khususnya facebook, dan banyak di-like oleh anak-anak muda. Namun, Ariasa mengaku tetap kesulitan mencari anak muda yang mau menekuni kesenian langka ini. “Anak muda sekarang tidak suka dengan lagu yang sangat slow, lambat, tapi lebih ingin yang keras, bergelora. Sedangkan ini musiknya sangat slow sekali. Kami sebagai generasi tua sudah berusaha memperkenalkan pada generasi muda. Termasuk dengan memohon kepada pemerintah agar kami diberikan kesempatan pentas setiap ada event di Klungkung sambil memperkenalkan,” paparnya. Saat ini, lanjut Ariasa, sekaanya dibantu Dinas Kebudayaan baru merekonstruksi nada-nada laras pelog. Dalam jangka panjang, juga berusaha mempelajari laras selendro. Titik kesulitan dalam rekonstruksi terutama dalam membuat satu suara untuk membentuk sebuah lagu yang enak didengar dan terdengar “bersih”. “Ini memerlukan skill dan kebiasaan,” pungkasnya. (rin)