Skip to main content

Edisi 13 September 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 26 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Rabu umanis, 13 september 2017

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Jokowi Minta Ubah Paradigma Soal Pertanian

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo meminta agar ada perubahan paradigma terkait cara meningkatkan keuntungan bagi petani melalui proses agrobisnis. ‘’Kalau kita ingin memberikan keuntungan yang besar untuk petani, sekali lagi paradigma kita harus kita ubah, harus masuk ke sektor bisnisnya, sektor agrobisnisnya,’’ kata Presiden Joko Widodo dalam pembukaan rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (12/9) kemarin. Ratas tersebut membahas ‘’Mengkorporasikan Petani’’ yang diikuti oleh antara lain Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro sejumlah menteri Kabinet Kerja lainnya ditambah Gubernur Jawa Timur Sukarwo, Gubernur Jawa Tengah Gandjar Pranowo serta pimpinan PT Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR)

Pangan Terhubung Sukabumi Luwarso. ‘’Paradigma inilah yang ingin kita lakukan sehingga petani itu mestinya harus memiliki sendiri industri benih, memiliki aplikasi-aplikasi produksi yang modern. Sekarang ini harganya tidak mahal, memiliki penggilinganpenggilingan modern, ini harganya juga tidak mahal kalau di-back up oleh perbankan asal hitung-hitungnya feasible, asal bank masuk ke sana dan dihitung bankable,’’ tambah Presiden. Rapat itu juga membahas sejumlah

langkah terobosan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani. ‘’Karena kalau kita lihat yang berkaitan dengan kesejahteraan petani, nilai tukar petani adalah masalah yang sangat fundamental dan kalau kita lihat sekian tahun ke belakang, kita selalu berkutat pada on fam-nya,’’ tambah Presiden. On fam yang dimaksud Presiden adalah sektor budi daya mulai dari pengolahan bibit sampai dengan menghasilkan panen. ‘’Kita lupa petani akan

mendapatkan keuntungan yang besar sebenarnya dari proses bisnisnya, dari proses agrobisnisnya bukan karena di sektor budi dayanya. Sekali lagi nilai tambah tinggi, nilai tambah yang besar berada di proses bisnisnya, proses agrobisnisnya,’’ ungkap Presiden. Meski begitu, Presiden mengaku bahwa ia tidak menyepelekan sektor budi daya yang terkait dengan benih, pupuk hingga insektisida. Hal. 19 Keuntungan Besar

Juga Disita Bendera HTI

Bali Post/ant

UJARAN KEBENCIAN - Tersangka dugaan penyebaran ujaran kebencian terhadap Iriana Joko Widodo berinisial DI dibawa petugas di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/9) kemarin. Pelaku ditangkap di Palembang.

Presiden Perempuan Pertama Singapura

Bandung (Bali Post) Tim gabungan dari Polda Jawa Barat dan Polrestabes Bandung berhasil menangkap tersangka pemilik akun @warga_biasa yang menghina Ibu Negara Iriana Joko Widodo melalui akun instagram-nya di Palembang. Tersangka yang berinisial DI ditangkap di kediamannya di salah satu wilayah di Kota Palembang, Senin (11/9) pukul 20.00 WIB. Tersangka kemudian dibawa ke Polrestabes Bandung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Penangkapan yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana tidak berlangsung lama. Setelah men-

Paris – Pelatih Paris St. Germain (PSG) Unai Emery meyakini bahwa timnya menghadapi tekanan yang meningkat untuk meraih kesuksesan di Liga Champions, menyusul transfer besar-besaran yang

Unai Emery

mereka lakukan menjelang musim baru. PSG mendatangkan pemain Brazil Neymar dengan memecahkan rekor transfer dunia sebesar 222 juta euro pada bursa transfer musim panas, dan mereka juga merekrut Kylian Mbappe dengan status pemain pinjaman dari AS Monaco. Mbappe diperkirakan akan mempermanenkan kepindahannya dalam rentang waktu 12 bulan dengan nilai transfer yang dilaporkan sebesar 180 juta euro. PSG belum pernah menjuarai Liga Champions, ataupun menembus semifinal sejak 1995, namun harapan-harapan yang ada meningkat sejak mereka dibeli oleh Qatari Sports Investments pada 2011 dan klub ibu kota ini telah memenangi enam gelar Liga Prancis sejak itu.

Bagaimanapun mereka belum pernah melaju melebihi perempatfinal di kompetisi elite klub Eropa sejak akuisisi tersebut dan Emery mengatakan kini hasil-hasil merupakan hal yang diutamakan. ‘’Saya tahu ini merupakan tujuan besar untuk klub, namun kami melakukannya dan merasa baik, para pemain melakukannya dengan baik namun saya tahu ini akan sulit,’’ kata Emery kepada para pewarta menjelang pertandingan timnya melawan juara Skotlandia Celtic. ‘’Saya tahu saya memiliki banyak tanggung jawab karena saya memiliki banyak pemain bagus di tim saya, dan ada beberapa tim bagus di Liga Champions, dan Celtics merupakan salah satu di antaranya. Saya tidak tahu (apakah PSG merupakan tim favorit), namun dengan para pemain dan kualitas yang kami miliki, kami semestinya semakin dekat tahun ini,’’ tegasnya. PSG akan mewaspadai Celtics asuhan Brendan Rodgers, yang tidak terkalahkan dalam 54 pertandingan domestik. Tim Skotlandia itu gagal mencapai putaran gugur Liga Champions musim lalu, namun mampu mendulang dua hasil imbang melawan Manchester City asuhan Pep Guardiola. ‘’Persiapan adalah segalanya. Kami telah mempersiapkan diri sepanjang pecan, namun kami harus memberi respek yang layak mereka dapatkan kepada Celtic,’’ tambah Emery. (ant)

RDP dengan Komisi III DPR

KPK Tak Masalahkan Pertanyaan ’’Titipan’’ Pansus TIDAK cukup sehari, Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilanjutkan kembali pada Selasa (12/9) kemarin. Sehari sebelumnya, Senin (11/9), Komisi Hukum DPR itu telah menggelar rapat dengan pimpinan KPK beserta jajarannya. Dari berbagai macam pertanyaan yang ditujukan kepada KPK, banyak materi rapat Komisi III yang dijadikan ajang klarifikasi terkait temuan-temuan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK. Ketua KPK Agus Rahardjo tidak mempersoalkan banyaknya materi pertanyaan Komisi III DPR yang didominasi temuan-temuan pansus angket. ‘’Selama masih bisa kami jawab, tak masalah,’’ kata Ketua KPK Agus Rahardjo di sela-sela RDP di Gedung DPR, Jakarta, Selasa kemarin. Agus mengaku berpikiran positif saja, meski agenda rapat Komisi III sebenarnya agenda rutin untuk menyempurnakan dan mengevaluasi kerja KPK. ‘’Saya pikir kalau hanya masalah manajemen atau operasional, selama tidak menyinggung kasus, itu tak

erima laporan pada Jumat (8/9) dari salah satu warga Bandung juga unggahan dari akun @cyber. target.operation, polisi kemudian melakukan pendalaman. Dari hasil analisis, mengarah pada seorang perempuan berinisial DW yang beralamat di Jalan Laswi, Kota Bandung. ‘’Sebelumnya kami mengira pelakunya pacar DW, orang Bandung. Setelah kita amankan DW ternyata bukan dia pelakunya dan mengarah ke DI, orang Palembang. Karena DI memberitahukan ke DW akun @warga_biasa itu miliknya,’’ ujar Yoris di Mapolrestabes Bandung, Selasa (12/9) kemarin. Hal. 19 Terima Laporan

PSG Target Juara Liga Champions

HALIMAH YACOB akan menjadi presiden kedelapan dan kepala negara wanita pertama Singapura pada pekan ini, dalam pemilihan presiden perdana bagi kandidat dari komunitas Melayu. Mantan ketua parlemen berusia 63 tahun itu adalah satu-satunya calon presiden yang dinyatakan berhak mengikuti pemilihan oleh Komite Pemilihan Presiden (PEC) pada Senin (11/9). Hal. 19 Melayani Rakyat

Halimah Yacob

Jokowi

Penghina Ibu Negara Ditangkap

Penembak Polisi, Mantan Napi Teroris

Mataram (Bali Post) – Salah seorang pelaku penembakan terhadap Bripka Abdul Gofur, anggota kepolisian yang bertugas di Bima Kota, Nusa Tenggara Barat, diduga mantan narapidana teroris. ‘’Pelaku yang menembak Bripka Abdul Gofur itu ada dua orang, Munandar dan Bili yang baru bebas menjalankan pidana kasus terorisme di Lapas Nusakambangan,’’ kata Wakapolda NTB Kombes Pol. Imam Margono, di Mataram, Selasa (12/9) kemarin. Keduanya teridentifikasi berdasarkan keterangan Bripka Abdul Gofur, yang sempat melihat wajah pelaku. Pelaku melancarkan aksinya dengan cara berboncengan menggunakan kendaraan roda dua. Modusnya, pelaku datang dari arah depan dan menembak korban dengan seketika dari jarak dekat. Hal. 19 Arah Depan

’’Jangan sampai kita terlalu bekutat di sektor budi daya yang berkaitan dengan benih, pupuk, berkaitan dengan insektisida. Betul itu penting tapi kalau kita ingin memberikan keuntungan yang besar, sekali lagi paradigma kita harus kita ubah, harus masuk ke sektor bisnisnya, sektor agrobisnisnya.’’

masalah. Kami akan memberikan jawaban,’’ kata Agus. Namun, Agus mengaku lembaganya tetap pada pendiriannya menolak hadir memenuhi undangan pansus angket. ‘’Enggak. Kita tetap tak akan hadir di pansus sebelum ada putusan MK (Mahkamah Konstitusi),’’ kata Agus. Sejauh ini, Pansus Angket KPK DPR-RI masih menunggu putusan MK atas gugatan yang diajukan KPK. Gugatan diajukan KPK karena menilai Pansus Angket KPK DPR-RI tidak sah. Sebelumnya, PTUN DKI Jakarta menolak memutuskan gugatan ini dengan alasan perkara gugatan bukan menjadi kewenangan mereka. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang juga tidak mempersoalkan agenda pansus yang menyusup dalam RDP Komisi III. ‘’Tak masalah, sebab ini memang forumnya. Semua bergantung ruang dan waktunya. Kapan dan di mana KPK harus bicara. Di pansus tentu kami tak akan berbicara, tetapi untuk di Komisi III, itu memang tempatnya KPK berbicara,’’ ujar Saut. Hal. 19 Anggota Pansus

Bali Post/ant

DENGAR PENDAPAT - Ketua KPK Agus Rahardjo (kanan) bersama Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/9) kemarin.

KPK Hibahkan Wisma Rp 11 M ke DJKN Bali SALAH satu materi Pansus Angket KPK yang dipersoalkan di RDP dengan Komisi III terkait hibah atau penyerahan barang sitaan (basan) dan barang rampasan (baran) hasil penanganan perkara korupsi oleh KPK. Politisi Partai Golkar yang tergabung dalam Pansus Angket KPK Mukhamad Misbakhun mempersoalkan hal itu. Ia ingin memastikan status pemberian basan dan baran sesuai prosedur atau sebaliknya. Selain itu juga terkait kepentingan penghitungan Pendapatan Nasional Bukan Pajak (PNBP) yang diterima negara. ‘’Dalam skema kewenangan apa KPK menghibahkan barang itu? Apakah barang ini milik KPK atau negara, baru dihibahkan?’’ tanya Misbakhun. Rekan sejawatnya, Arteria Dahlan, juga mencecar KPK dengan pertanyaan serupa. Menurutnya, apa pun yang dikelola KPK berkaitan barang rampasan dan sitaan, harus dikomunikasikan dengan Kepala Rupbasan. ‘’Ini Pasal 27 (PP No. 27 Tahun 1983), bagaimana menyimpan, itu diserahkan kepada kepala rupbasan. Itu ada pada kepala rupbasan, bukan di KPK. KPK yang menyidik, bapak yang pegang barang bukti. Ini bahaya,’’ ujarnya. Hal. 19 Aset Negara


denpasar

2

Rabu Umanis, 13 September 2017

figur

Bali Post/edi

Deteksi Dini

PENANGKAPAN salah seorang penonton salah satu konser musik yang kedapatan membawa narkoba beberapa waktu lalu, mendapat tanggapan dari Camat Kuta Selatan I Made Widiana. Pihaknya berharap kejadian seperti itu tidak terulang lagi. Untuk mengantisipasi maraknya penggunaan narkoba di kalangan masyarakat, pihaknya mengimbau masyarakat untuk melakukan deteksi dini yang dimulai dari lingkungan keluarga. “Hal itu perlu dilakukan untuk melakukan cross check aktivitas yang dilakukan anak-anak mereka,” katanya. Untuk di lingkungan banjar, pihaknya berharap agar aktivitas sekaa teruna agar diaktifkan kembali. Bahkan, kalau perlu harus rutin dilakukan ceramah tentang bahaya narkoba. Untuk menyasar peredaran narkoba di tempat-tempat tinggal warga pendatang, pihaknya akan terus melakukan sinergi dengan BNN dalam hal melakukan sidak dan pembinaan. “Sejauh ini, kontrol dari lingkungan dan banjar sudah sering dilakukan. Maka dari itu, sinergi inilah yang nantinya harus terus dilakukan. Terkait dengan sidak, nantinya tidak hanya permasalahan identitas penduduk yang akan disasar, namun juga menyangkut masalah narkoba dengan menggandeng BNN,” tegasnya. (edi)

Lelang Jabatan Eselon II

KASN Rekomendasikan Penetapan Pejabat

Denpasar (Bali Post) Setelah melalui proses seleksi yang dilakukan Panitia Seleksi (Pansel), para pejabat yang lolos kini tinggal menunggu penetapan oleh wali kota. Menyusul, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sudah menyatakan proses lelang yang dilakukan Pemkot Denpasar telah berjalan sesuai peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, KASN merekomendasikan dan memilih satu nama dari tiga nama yang lolos di masing-masing posisi atau jabatan. Surat rekomendasi dari KASN tersebut tertanggal 7 September 2017, dua hari setelah pengumuman yang dilakukan tim pansel. Surat dengan No.B.2385/KASN/9/2017 ditanda tangani Ketua KASN Sofian Efendi. “Kini suratnya sudah dibawa Pak Mister (Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Denpasar - red). Ia yang jemput ke Jakarta,” ujar Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat ditemui di Gedung Sewaka Dharma, Selasa (12/9) kemarin. Bukan hanya itu, untuk posisi Kepala Disdukcapil juga sudah bisa diproses. Tim juga sudah bersurat ke provinsi dan dilanjutkan ke pusat. Suratnya juga sudah turun. “Sekarang tinggal satu tahapan saja, sudah bisa dilantik,” jelas Sekda yang juga Ketua Pansel Lelang Jabatan Eselon II ini. Ditanya terkait nilai yang paling besar akan dipilih sebagai kepala dinas definitif, Sekda menyatakan tidak mesti. Karena penentuan tersebut menjadi kewenangan wali kota. Dari tiga nama itu, siapapun bisa ditetapkan. “Tidak mesti nilai yang paling tinggi terpilih,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pansel menetapkan 27 nama yang lolos untuk memperebutkan sembilan kursi eselon II. Pada awalnya terdapat 54 pejabat yang mendaftar, namun setelah seleksi adminitrasi dua peserta gugur, karena tidak memenuhi persyaratan administrasi. Setelah pemeriksaan administrasi, dilanjutkan dengan tes kompetensi yang diikuti oleh 52 pejabat. Dari 52 itu, kini menjadi 27 orang untuk bersaing menempati posisi di eselon II. Berdasarkan berita acara penentuan hasil seleksi nomor 800/033-PANSEL/2017, nama yang lolos di antaranya, untuk posisi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Made Toya, I Wayan Sudiana dan I Wayan Budha. Sedangkan untuk jabatan Sekwan, yakni I Gusti Ngurah Mandala Putra, I Putu Gede Dharma Wiyasa dan Desak Nyoman Widiasih. Sedangkan untuk posisi Kepala Dinas Kebudayaan, nama yang lolos yakni I Gusti Ngurah Bagus Mataram, I Gusti Agung Sri Wetrawati dan Made Merta. Selanjutnya, untuk jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang lolos seleksi antara lain, I Made Maja Winaya, Dewa Gede Juli Artabrata dan I Nyoman Artayasa. Untuk jabatan Kepala Dinas Pariwisata, yakni Maria Antonia Dezire Mulyani, Ni Ketut Dewi Ratih Purnamasari dan I Made Widiyasa. Untuk posisi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, yakni I Made Pasek Mandira, I Komang Adi Wirawan dan I Made Raka. Posisi Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian yang lolos tiga besar A.A. Ngurah Bagus Airawata, I Made Saryawan dan Ida Bagus Gde Agung Sutha. Selanjutnya, untuk jabatan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tiga pejabat yang lolos yakni Ida Bagus Joni Ariwibawa, Ida Bagus Gede Ekaputra dan A.A. Ngurah Made Wijaya. Untuk jabatan Kepala Satpol PP, tiga nama yang lolos meliputi I Dewa Gede Anom Sayoga, I Dewa Made Puspawan dan I Ketut Gede Gunawan. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : TUKANG BANGUNAN WAJIB TERSERTIFIKASI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bai Post/eka

PASAR BURUNG - Seorang pedagang mengeluarkan burung dagangannya di Pasar Burung Kota Denpasar. Pasar yang berada di wilayah Puri Satria, Denpasar menjadi salah satu objek wisata Kota Denpasar.

Dampak UU Jasa Konstruksi

Tukang Bangunan Wajib Tersertifikasi

Denpasar (Bali Post) -

Persaingan tenaga kerja di era globalisasi ini bukan hanya terjadi di sektor formal. Sektor informal juga terdampak akibat persaingan yang semakin terbuka. Bahkan kini bidang konstruksi pun harus tersertifikasi. Terutama untuk tenaga kerjanya, seperti tukang batu, tukang cat, serta yang lainnya harus mengantongi sertifikat kompetensi. Hal ini mengemuka dalam sosialisasi UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Denpasar, Selasa (12/9) kemarin. Keluarnya UU tersebut, mewajibkan semua tenaga kerja konstruksi memiliki sertifikat kompetensi. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang membuka kegiatan tersebut menambahkan,

dalam mewujudkan good governance atau pemerintah yang baik harus melibatkan tiga unsure, yaitu pemerintah, masyarakat dan pengusaha. Tiga unsur ini harus saling mendukung untuk mewujudkan pembangunan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu perlu menyamakan persepsi dalam memahami UU Nomor 2 Tahun 2017, sehingga tidak ada saling menyalahkan.

Terlebih lagi, kata Rai Iswara, Kota Denpasar telah mencanangkan sebagai Kota Kompetensi. Untuk itu, semua tenaga konstruksi yang ada di Kota Denpasar harus memiliki sertifikat kompetensi. Dalam kesempatan tersebut, Rai Iswara meminta Dinas Tenaga Kerja Kota Denpasar segera mendata tenaga kerja konstruksi yang ada di Kota Denpasar. “Saya berharap Dinas Tenaga Kerja segera melakukan pendataan terhadap tenaga kerja konstruksi yang ada di Kota Denpasar,” ujarnya. Rai Iswara mengatakan, dengan semua tenaga kerja konstruksi yang tersertifikasi, diharapkan semua tenaga kerja konstruksi Kota Denpasar tidak kalah saing. Ditambahkan, dengan adanya UU Nomor 2

Tahun 2017 akan memberikan perlindungan bagi pengguna dan penyedia jasa dalam melaksankan pekerjaan konstruksi. Di samping juga adanya perlindungan bagi tenaga kerja dalam bidang jasa konstruksi, termasuk pengaturan badan usaha asing di Indonesia. Dalam UU ini juga diatur adanya jaring pengaman terhadap investasi bidang jasa konstruksi. Juga adanya pengaturan sanksi bidang jasa konstruksi, termasuk penyelesaian alternatif melalui dewan sengketa. Sementara itu, Kabid Jasa Konstruksi dan Bina Program Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Denpasar I Gde Made Bhaju Pravita mengatakan, sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan

arah pertumbuhan dan perkembangan jasa konstruksi untuk mewujudkan struktur usaha konstruksi yang kokoh, andal serta memiliki daya saing tinggi. Di samping juga mewujudkan tertib jasa konstruksi dengan menjamin kesetaraan pengguna jasa dan penyedia jasa akan hak dan kewajiban. Kegiatan sosialisasi sehari ini diikuti 119 peserta, dari unsur organisasi perangkat daerah, asosiasi perusahaan jasa konstruksi, asosiasi jasa konstruksi, perguruan tinggi dan SMA/SMK jurusan Teknik. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Kasus Penyerangan Anggota Brimob

Proses Penyelidikan Mirip Penanganan Bom Bali

Denpasar (Bali Post) Sampai saat ini belum ada tanda-tanda ditangkapnya penyerang dan perampas senjata api (senpi) milik anggota Brimob Brigadir I Bagus Suda Suwarna, di Hotel Ayana Resort Jimbaran, Kuta Selatan. Oleh karena itu, proses penyelidikannya mengadopsi penanganan Bom Bali II. Hal itu disampaikan Ka-

polda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Selasa (11/9) kemarin. “Saat ini cenderung meminta partisipasi masyarakat, seperti mengenalkan pelaku bom bunuh diri dulu (Bom Bali II - red). Kalau diingat seperti waktu 12 tahun lalu, kebetulan saya ikut memimpin investigasi Bom Bali II,” ungkapnya. Terkait pekembangan pe-

nyelidikan kasus itu, Golose menegaskan, lebih dari 70 CCTV yang diperiksa. Selain itu, ada 60 lebih saksi yang diperiksa dan lebih banyak menyentuh masyarakat. “Biasanya kita juga menggunakan IT. Sekarang saya lebih memberikan kesempatan kepada penyidik. Kalau seperti yang sudah saya sampaikan, apabila perlu teknik sesuai investi-

gasi kepolisian, tapi sekarang lebih akan cenderung meminta partisipasi masyarakat,” ungkapnya. Dikatakan, pelakunya tiga orang yang memakai penutup wajah. Hal itu berdasarkan hasil pengecekan CCTV. Selain itu, mereka terlatih sehingga pukulannya sangat kuat. Akibatnya, sekali pukul anggota Brimob itu langsung jatuh.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyelidikan kasus penyerangan dan perampasan senpi SS1-V1 anggota Brimob Brigadir I Bagus Suda Suwarna di Hotel Ayana Resort Jimbaran, Kuta Selatan, mulai ada titik terang. Menurut Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, penyerangan tersebut berlangsung cepat yaitu 1 menit 41 detik. (kmb36)

Pesamuan Agung VII PANDBTK Di-’’upasaksi’’ Raja Puri Klungkung

Tegeh Kori Deklarasikan Persaudaraan dengan Warga Pande dan Arya Sentong

WARIH DALEM – Penyerahan Keris dan Prasasti Persaudaraan PANDBTK oleh Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Sekjen) dan Dr. Sugawa Kory (Wakil Ketum) ke Ketum Maha Semaya Pande dan Ketum Semeton Arya Sentong, diupasaksi Raja Puri Agung Klungkung Ida Dalem Smara Putra. SEJARAH tercipta di Pura Kawitan Dalem Benculuk Tegeh Kori ring Tonja Denpasar. Tiga keluarga besar pasemetonan di Nusantara, yakni Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK), Pasemetonan Maha Semaya Warga Pande dan Pasemetonan Ksatrianing

Dalem Amangku Bumi Shri Arya Sentong bertemu di acara Pesamuan Agung VII PANDBTK. Diinisiasi oleh Semeton Tegeh Kori, acara Pesamuan Agung VII dirangkaikan dengan Deklarasi Persaudaran antara Semeton Tegeh Kori dengan Semeton Pande dan Semeton Arya Sentong. Demikian terekam

dalam acara Pesamuan Agung VII, yang dihadiri oleh ratusan peserta dari seluruh Bali dan wakil-wakil provinsi di Indonesia. Tampak hadir Raja Puri Agung Klungkung Ida Dalem Smara Putra (Tedung Semeton PANDBTK), Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana (Ketua PHDI Provinsi Bali), serta sejumlah panglingsir puri, di antaranya Puri Agung Denpasar, Puri Gerenceng Pemecutan, serta wakil pemerintah. Dalam sambutan selaku Sekjen PANDBTK, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III menyampaikan bahwa Deklarasi Persaudaraan ini merupakan amanat dari Pesamuan Agung VII, yang bertujuan untuk kebersatuan wangsa Bali. “Dengan restu Sabha Pandita, kami mewakili seluruh Warih Ida Betara Dalem Benculuk Tegeh Kori dengan ini mendeklarasikan persaudaran dan kerja sama antarpasemetonan, dengan tujuan demi tegaknya nilai-nilai Pancasila. Ini baru kali pertama dalam sejarah, setelah ratusan tahun bahwa leluhur dan Semeton Tegeh Kori bersatu kembali dengan Semeton Warga Pande dan Semeton Arya Sentong. Dan nantinya akan tentu dengan seluruh trah dan soroh di Bali. Ini hanya awal dari sejarah baru ini,” ungkap Shri Gusti Wedakarna. Ia pun menyatakan alasan di balik deklarasi persatuan ini karena adanya kaitan sejarah leluhur yang harus diingat oleh generasi muda. “Kami tidak akan bisa lupa dengan leluhur Warga

Pande, mengingat dalam sejarah leluhur kami I Gusti Tegeh Kori (Raja Badung pertama dan pendiri Kerajaan Badung) ketika menjadi Raja di Gumi Badeng (Badung), sangat dibantu dengan leluhur Pande. Hal ini dibuktikan dengan adanya Palinggih Pande di pura kawitan kami. Selain itu, kami dari Tegeh Kori mulai hari ini mengakui Warga Pande sebagai Ksatria Arya, bagian dari keleluhuran Majapahit. Apalagi ada kaitan dengan sejarah leluhur di Tamblingan dan juga di Batur. Selain itu, dengan Semeton Arya Sentong karena bagaimanapun juga Ida Betara Tegeh Kori memiliki sejarah di Kabupaten Badung, dan berbicara sejarah Badung tidak bisa lepas dari peran leluhur Arya Sentong. Ini sebagai wujud penghormatan kami,” ungkap Gusti Wedakarna bersama Ida Shri Bhagawan Yogisnara Dwijaputra Wiswananda. Dalam acara deklarasi tersebut, di hadapan Ida Dalem Smara Putra (Raja Puri Agung Klungkung), Sekjen PANDBTK menyerahkan keris Majapahit dan prasasti yang juga ditandatangani oleh Ida Dalem Smara Putra, Sabha Pandhita, Ketua Umum Warga Pande, Ketua Umum Shri Arya Sentong, Ketua Umum dan Sekjen PANDBTK. Ke depan organisasi PANDBTK akan terus menjalin deklarasi kebersatuan semeton dengan trah dan warih organisasi lainnya, demi terwujudnya kebersatuan Wangsa Bali, baik Bali Majapahit maupun Bali Mula. (ad805)


Rabu Umanis, 13 September 2017

BADUNG

3

PPK Mulai Diterapkan di Badung Mangupura (Bali Post) – Program Pendidikan Pengembangan Karakter (PPK) mulai diterapkan di beberapa sekolah di Kabupaten Badung. Melalui sistem ini, siswa SD sampai SMP diajarkan mengembangkan moral dan budi pekerti mereka. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Ketut Widia Astika mengatakan pihaknya telah mengeluarkan instruksi kepada sekolah-sekolah untuk menerapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2017 tersebut. “Sejumlah sekolah saat ini sudah menambah beberapa ekstrakulikuler, seperti yoga dan gender untuk mendukung penguatan pendidikan karakter,” ujar Widia Astika, Selasa (12/9) kemarin. Widia Astika mengatakan, sesuai amanat dari pasal 3 Perpres 87 ini, dalam hal penguatan karakter peserta didik tumbuh menjadi insan yang berkarakter Pancasila, memiliki semangat kebangsaan, jujur, memiliki kepedulian, menghargai prestasi, bekerja keras dan bertanggung jawab. Inti dari penguatan karakter ini adalah menggali atau menguatkan potensi yang dimiliki siswa masing-masing. “Yang tertuang dalam Perpres tersebut adalah tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) atau gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab dari satuan pendidikan (satdik), dengan melibatkan orangtua atau keluarga dan masyarakat pada umumnya,” jelasnya. Widia Astika menambahkan, salah satu program pengenalan PPK, seperti pengenalan seni dan budaya dengan mengunjungi tempat seni dan budaya atau bertemu dengan senimannya langsung. “Siswa secara langsung belajar seni dan budaya ke lapangan. Dalam hal ini seperti museum,” ungkapnya. Kepala SMPN 2 Kuta Utara A.A. Putu Oka Sujana mengakui pihaknya sudah menerima instruksi dari Disdikpora Badung. Sejumlah tujuan penguatan karakter yang tertuang pada perpres tersebut, ditambahkan dalam beberapa ekstrakurikuler. “Kami sudah menambah dua ekstrakurikuler, seperti yoga dan gender untuk mendukung penguatan karakter peserta didik,” katanya seraya menyebutkan, siswa sangat antusias untuk mengikuti dan mendalami kegiatan ekstrakurikuler terutama yoga. (kmb27)

Bali Post/kmb37

SIDANG - Majelis hakim pimpinan Sri Wahyuni Ariningsih dengan hakim anggota Angeliky Handajani Day dan I Gusti Ngurah Putra Atmaja melakukan sidang PS. Hakim sempat melihat gang yang ditembok tergugat.

Penutupan Gang Dekat Puspem Badung Masuk Peradilan

Mangupura (Bali Post) Kasus penutupan gang yang berada tidak jauh dari pintu masuk Puspem Badung, Sempidi, persisnya di sebelah selatan sudah masuk Pengadilan Negeri Denpasar. Selasa (12/9) kemarin majelis hakim pimpinan Sri Wahyuni Ariningsih dengan hakim anggota Angeliky Handajani Day dan I Gusti Ngurah Putra Atmaja, melakukan sidang pemeriksaan setempat (PS). Majelis hakim meninjau lokasi, termasuk melihat depan gang yang sudah ditembok. Saat sidang PS yang juga dihadiri Babinkamtibas dan para pihak tersebut, sempat membuat hakim berbicara keras dan minta menghormati sidang PS, karena sidang tersebut resmi. Sehingga penggugat dan tergugat tidak dibolehkan bicara nyeroscos, kecuali menjawab pertanyaan hakim. Penggugat sekaligus pemilik rumah yang akses jalannya tertutup, I Ketut Sutama diwakili kuasa hukumnya I Made Jefri Raharja dan tergugat I Putu Balik Suarya diwakili Agus Gunawan Putra. Dalam sidang PS terkuak bahwa gang itu ditutup tahun 2015. Jalan tersebut hanya bisa dilalui roda dua. Penggugat mengatakan, pihaknya menggunakan akses jalan itu sejak tahun 1980-an. Sedangkan tergugat menyampaikan bahwa siapapun membangun melewati akses gang itu, minta izin padanya. Namun penggugat melalui Jefri menjelaskan bahwa pihaknya sudah membeli dari I Gusti Agung Wirajaya dan dijamin oleh penjual bahwa jalan umum itu sudah selesai diurus. Pembelian itu dilengkapi kwitansi. Sebelumnya tidak ada masalah dalam penggunaan jalan itu. Namun karena tergugat merasa memiliki, gang itu kemudian ditutup dengan cara menembok. Penggugat yang merasa akses menuju rumahnya ditutup melaporkan kasus tersebut ke Polres Badung, karena menduga bahwa tergugat telah mengambil tindakan melawan hukum. Meski demikian, sebelum terjadinya pelaporan, penggugat sudah berusaha menyelesaikan masalah ini dengan melibatkan Pemkab Badung. Namun tidak ada tanggapan. “Kami sangat berharap pemerintah turun tangan. Ada 10 KK yang terisolir. Bahkan petani juga tidak bisa masuk,” ujar Jefri. Di hadapan majelis hakim saat sidang PS, penggugat menyatakan itu jalan umun. Sementara kuasa hukum tergugat, Agus Gunawan Putra, mengatakan menurut tergugat bahwa tanah itu milik tergugat sesuai dengan pipil yang dikantongi. “Tanah objek sengketa itu juga masuk dalam pipil,” jelas Agus. Ditambahkan, saat penuputan jalan tidak ada keberatan, dan itu juga sudah dilaporkan ke polisi. “Hanya penggugat yang keberatan atas penembokan itu. Walau sudah dilaporkan, kan sudah ada SP3,” tandas Gunawan. Terkait soal jalan itu sudah dipakai sejak lama, tergugat mengatakan orangtua tergugat sudah sempat melakukan teguran pada penggugat. (kmb37)

Bali Post/eka

BERJEMUR - Seorang wisatawan mancanegara berjemur di Pantai Petitenget, Badung. Hampir tiap hari sejumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara berkunjung ke pantai ini.

Seluruh SK Mutasi Dikumpulkan

Dewan Tuding BKPSDM dan Inspektorat Lamban

Mangupura (Bali Post) –

Kasus pemalsuan surat keputusan (SK) mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus bergulir. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersama Inspektorat setempat kini tengah melakukan investigasi untuk mengungkap kasus tersebut. Tak hanya itu, BKPSDM juga mengumpulkan seluruh SK mutasi yang telah dikeluarkan. Upaya ini untuk mengungkap adanya SK palsu lainnya yang masuk ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah. “Kami sudah bersurat ke seluruh SKPD untuk meminta foto kopi SK mutasi pegawai yang masuk ke masing-masing SKPD, agar tahu apakah SK itu sah atau tidak,” ujar Kepala BKPSDM I Gede Wijaya saat rapat kerja dengan jajaran Komisi I DPRD Badung, Rabu (12/9) kemarin. Menurut Wijaya, surat mutasi palsu yang tidak terungkap akan menimbulkan masalah saat mengajukan kenaikan pangkat. “Adminitrasi kepegawaiannya akan dipertanyakan, terutama pas kenaikan pangkat. Jika kali ini tidak terungkap, nanti akan jadi masalah di kemudian hari,” tegasnya. Pihaknya juga telah memintan Dinas Komunikasi dan Informa-

tika (Diskominfo) Kabupaten Badung untuk membuatkan sistem, sehingga ke depan tidak terjadi lagi upaya pemalsuan SK mutasi. “Saya sudah usulkan dibuatkan sistem ke Infokom terkait barcode di setiap SK yang dikeluarkan. Mudah-mudahan tahun 2018 dapat terealisasi,” ujarnya. Sementara itu, jajaran Komisi I DPRD Badung yang diketuai I Wayan Suyasa meminta eksekutif segera mengusut tuntas kasus tersebut. Pasalnya, kasus yang melibatkan lima pegawai ini telah mencoreng wibawa Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Anggota Komisi I DPRD Badung I Wayan Sandra meminta instansi terkait segera bekerja sesuai prosedur yang berlaku, agar kasus tersebut segera tutas. “Ini harus jadi renungan bagi BKPSDM dan harus segera diselesaikan, supaya tidak berlarutlarut,” katanya. Hal senada juga disampaikan

anggota dewannya, seperti I Made Retha, Nyoman Oka Widyanta dan Made Duama. Menurut mereka, kasus ini harus segera dituntaskan. Mereka bahkan minta selain lima SK sudah terbukti bodong, BKPSDM menelusuri semua SK yang ada di masingmasing OPD. Sementara itu, anggota Komisi III Nyoman Satria yang turut hadir dalam rapat tersebut, meminta tim investigasi bekerja lebih cepat. “Saya menilai seolaholah BKPSDM lepas tanggung jawab dan melakukan pembiaran. Harusnya sudah selesai, karena sudah lama. Jadi, hingga Jumat mendatang harus ada hasil. Kalau tidak, artinya ada pembiaran,” katanya. Politisi PDI Perjuangan ini menyebutkan, kasus SK bodong telah mengemuka sejak 4 April lalu, namun hingga saat ini belum jelas siapa dalang dan apa sanksi yang dijatuhkan kepada

Bali Post/kmb27

RAPAT KERJA - Komisi I DPRD Badung mengelar rapat kerja dengan jajaran eksekutif, seperti BKPSDM dan Inspektorat membahas kasus pemalsuan SK mutasi. pelaku pemalsuan SK tersebut. “Seharusnya, jika bekerja dengan serius mengusut kasus ini, cukup dalam dua hari sudah selesai, bukan berlarut-larut seperti ini. Jangan sampai dibentuk Pansus. Jika Pansus terbentuk, itu artinya eselon dua (BKPSDM dan Inspektorat) lamban dan diambil oleh legislatif,” pungkasnya.

Di sisi lain, jumlah SK palsu yang terungkap membengkak. Yakni dari lima SK mutasi palsu di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)/Sedahan Agung dan satu di Dinas Sosial, serta dua SK mutasi di DPRD Badung. Jadi, total ada delapan SK mutasi abal-abal yang beredar di Puspem Badung. (kmb27)

Bupati Terima Kadin Badung

Harapkan Kadin Mampu Menjadi Tuan di Rumah Sendiri BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menerima Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Badung periode tahun 2017-2022 di Puspem Badung, Selasa (12/9) kemarin. Audiensi

pengurus Kadin Badung kepada Bupati terkait acara pelantikan kepengurusan Kadin Badung serta menyampaikan program kerja ke depan. Hadir pula Ketua Dewan Pertimbangan Kadin

AUDIENSI - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menerima audiensi pengurus Kadin Badung periode tahun 2017-2022 di Puspem Badung, Selasa (12/9) kemarin.

Badung yang juga Ketua PHRI Badung A.A. Rai Suryawijaya. Ketua Kadin Badung I Made Sujana mengatakan, pelantikan direncanakan bulan Oktober mendatang. Diharapkan Bupati Badung bersedia untuk melantik kepengurusan Kadin Badung, bertempat di Puspem Badung. Dijelaskan, program kerja Kadin Badung lima tahun ke depan sejalan dengan program dari Pemerintah Kabupaten Badung, dalam upaya percepatan pembangunan mulai dari usaha kecil menengah hingga pengusaha berskala besar. “Demi terlaksananya program-program kami di Kadin Badung, kami mohon dukungan dari Bupati Badung, khususnya berkenaan dengan finansial,” jelasnya. Salah satu program yang menjadi prioritas Kadin Badung, yakni mewujudkan sinergi antara industri pertanian dengan usaha pariwisata. “Kami inginkan nanti pertanian dan

pariwisata dapat bersinergi, sehingga hasil komoditi pertanian dapat diserap di hotel-hotel maupun industri pariwisata lainnya,” tambahnya. Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan Pemkab Badung mendukung pelantikan kepengurusan Kadin Badung yang baru, serta akan senantiasa memfasilitasi program kegiatan Kadin dalam upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan. “Kadin ini merupakan bagian dari masyarakat Badung yang harus dan wajib menjadi tuan di rumahnya sendiri. Untuk itu, silakan buat program kerja, apa yang harus dilakukan dan apa yang dapat kami fasilitasi,” katanya. Bupati Giri Prasta menjelaskan, saat ini Badung masih fokus pada infrastruktur. Setelah tuntas infrastruktur, baru masuk ke dalam tatanan ekonomi masyarakat. Dicontohkan, untuk

memenuhi kebutuhan industri pariwisata di Badung Selatan, dengan potensi kearifan lokal diharapkan dapat dipenuhi oleh petani Badung. Untuk mendukung hal ini, Bupati Badung telah bekerja sama dengan PT Pura untuk pengadaan Control Storage Atmosphere, untuk mengawetkan komoditi pertanian selama enam bulan. “Kami siap menjadi tuan di rumah sendiri, dengan potensi kearifan lokal,” jelasnya. Giri Prasta menegaskan, nantinya juga akan ada sinergitas program antara Pemkab Badung dengan Kadin Badung dari sisi melaksanakan kehidupan ekonomi. Setelah di Badung mampu bersaing, baru akan masuk ke tatanan Bali, dari Badung untuk Bali. “Kami contohkan, pada musim salak di Karangasem kami wajibkan seluruh hotel-hotel di Badung membelinya. Kami inginkan petani itu bangga menjadi petani,” tegasnya. (ad802)

Sidang Oknum Polisi Penyelundup Narkoba

Kasubdit Pam Tahti dan Penjaga Tahanan Bersaksi

SIDANG penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu ke tahanan Polda Bali dengan terdakwa oknum polisi Iptu I Wayan Sudarta, Selasa (12/9) kemarin kembali dilanjutkan di PN Denpasar. JPU Edy Arta Wijaya dan kawan-kawan menghadirkan lima orang saksi di hadapan majelis hakim pimpinan Angeliky Handajani Day. Mereka yang bersaksi adalah Kasubdit Pam Tahti Polda Bali AKBP I Wayan Tukar dan petugas yang berjaga saat itu, I Made Puja Astawa dan kawan-kawan. Sidang kemarin berjalan cukup alot. Terdakwa yang didakwa menyelundupkan narkoba dengan menggunakan botol shampo kemasan itu didampingi empat pengacara di bawah komando John Korasa dan Raymond. Karena tim kuasa hukum ingin

menggali fakta sesungguhnya, sidang berjalan cukup lama, bahkan saat waktu menunjukkan pukul 16.45 Wita, majelis hakim menskors sidang karena banyak perkara lain menunggu giliran. Saksi AKBP Tukar yang pertama memberi kesaksian menjelaskan bahwa dia mengetahui terdakwa yang juga oknum polisi ini diduga menyelundupkan narkoba dengan menggunakan botol sampo, berawal dari laporan anak buahnya yang jaga malam itu, yakni 15 Februari. Saksi menjelaskan bahwa hari itu sebenarnya tidak ada waktu besuk. Namun dari laporan anak buahnya, terdakwa yang oknum polisi di sana disebut memaksa untuk menyampaikan titipan berupa jajan, alat mandi, seperti odol dan shampo. Saksi tidak melihat secara langsung, namun

diberi informasi oleh anak buahnya. Namun demikian, sehari sebelumnya saksi juga melihat terdakwa membezuk tahanan narkoba bernama Amadi Gabriel. Pascamenerima kabar bahwa ada narkoba diselundupkan lewat shampo, saksi melapor ke atasnnya, termasuk ke Dir. Narkoba Polda Bali. Barang bukti disuruh diamankan dan diperintahkan penyidik melakukan penyelidikan. Barang bukti itu dibuatkan berita acara penyitaan 17 Februari. John Korasa sempat menanyakan soal CCTV. Namun saat itu saksi mengatakan CCTV tahanan Polda Bali tidak berfungsi alias mati. Sedangkan saksi Puja Astawa mengatakan, saat itu dia piket berlima. Namun di luar jam besuk tiba-tiba terdakwa Iptu Wayan Sudarta

datang membawa tas kresek yang di dalamnya ada jajan dan perlengkapan mandi. “Saat itu malam sekitar pukuk 19.45 Wita,” jelasnya. Dia sempat menolak pembezuk dari oknum polisi itu. Namun karena ada paksaan dan orang itu perwira polisi, dia akhirnya menerima titipan tersebut. Saat terdakwa pergi, sebelum barang titipan dimasukkan dan diberikan ke tersangka Gabriel, Puja Astawa minta anggotanya mengecek barang titipan tersebut. Di botol sampo itu anak buahya melihat ke anehan. Yakni ketika sampo kemasan itu dimasukin lidi dirasakan ada benda padat kenyal. Potongan lidi itu diputar-putar dan ada benda aneh di dalam sampo itu. “Saya perintahkan teman saya untuk membuka, dan sangat

kaget menemukan plastik di dalamnya,” ucap Puja Astawa. Atas temuan itu dia memerintahkan temannya memfoto untuk didokumentasikan, hingga akhirnya saksi melapor ke pimpinannya. Barang bukti itu kembali dimasukkan ke dalam sampo. Dari atasan dia menerima perintah supaya barang bukti disimpan di loker senjata. Malam itu terdakwa sempat kembali lagi dan minta nitip rokok. Namun ditolak petugas jaga tahanan. Atas keterangan saksi, khususnya saksi AKBP Tukar, terdakwa mengatakan banyak tidak benar. Salah satunya soal membezuk dan juga ngobrol. Terdakwa membantah sempat ngobrol. Namun dia mengakui menitip jajan dan perlengkapan mandi, seperti sampo yang dijadikan barang bukti oleh jaksa. (kmb37)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Wisuda X Akbid Kartini Bali

Rabu Umanis, 13 September 2017

Program Pascasarjana ISI Denpasar Gelar Matrikulasi

Ciptakan Bidan Unggul dan Berkualifikasi Mahasiswa Baru Program Doktor Seni Diharapkan Mampu Samakan Persepsi

WISUDA - Prosesi upacara wisuda ke-10 lulusan D-3 Kebidanan Akbid Kartini Bali di Denpasar, Selasa (12/9) kemarin. AKADEMI Kebidanan (Akbid) Kartini Bali melepas 123 lulusannya pada Wisuda X Diploma III Kebidanan tahun akademik 2016/2017 di Hotel Inna Grand Bali Beach, Denpasar, Selasa (12/9) kemarin. Lulusan berprestasi diraih Ni Wayan Budi Rahayu dan I Gusti Ayu Septiari dengan IPK 3,74, diikuti Regina Jedia (IPK 3,70) dan Ni Kadek Utari Cahyani Dewi (IPK 3,65). Direktur merangkap Ketua Senat Akbid Kartini Bali Ni Made Darmiyanti, S.ST., M.Keb. menerangkan pada akhir 2016 Akbid Kartini Bali telah melakukan reakreditasi program studi dari LAM PT-Kes dengan predikat sangat baik atau B dan tahun 2017 melakukan akreditasi institusi oleh BAN-PT dengan predikat sama. Hal ini menunjukkan komitmen institusi dan yayasan dalam menjaga mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga meng-

hasilkan lulusan yang memenuhi standar kualifikasi yang ditetapkan. Selain itu, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-22 di Makassar, Akbid Kartini Bali menjadi salah satu dari 13 perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang menerima Penghargaan Penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal yang diberikan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Pencapaian membanggakan ini merupakan hasil kerja keras, komitmen dan dukungan penuh semua pihak, mulai dari yayasan, jajaran direksi, dosen, tenaga kependidikan, staf hingga mahasiswa. Direktur Akbid Kartini Bali juga menyampaikan terima kasihnya kepada pimpinan BNI yang telah memberikan beasiswa pada lulusan terbaik wisuda kali ini. ‘’Walaupun saudara-saudara akan berpisah secara fisik dari institusi Akbid Kar-

tini Bali, hubungan psikis dan emosional masih tetap ada di mana pun saudara berada. Selama mengikuti proses pembelajaran, banyak bekal yang telah kalian dapatkan baik di kelas maupun di lapangan. Kami berharap bekal ini dapat digunakan untuk mengarungi kehidupan berikutnya, yaitu kehidupan nyata di masyarakat yang penuh dengan tantangan,’’ katanya. Menurutnya, melalui himpunan Alumni Akbid Kartini Bali (IAKB) dan pengurus cabang IBI kabupaten, para lulusan dapat memberikan informasi kepada pihaknya berupa masukan demi kemajuan almamater tercinta. ‘’Berikan yang terbaik yang saudara miliki. Keberhasilan saudara di tengah masyarakat merupakan barometer kesarjanaan sejati. Selamat bekerja, selamat mengabdi dan semoga sukses,’’ ujar Ni Made Darmiyanti. Ketua Yayasan Kartini Bali Dra. Wayan Karthi Suthardjana, M.M. menambahkan, yayasan tengah mengajukan proposal perubahan bentuk dari akademi menjadi Poltekes Kartini Bali. Yayasan berjuang untuk perubahan bentuk ini mulai 2011. Ia berharap tahun ini izin perubahan bentuk tersebut sudah dapat diterima. Keluarnya izin akan dapat meningkatkan SDM lulusan. Dengan peningkatan SDM tentunya akan meningkatkan mutu pelayanan. Akbid Kartini mempunyai 20 dosen S-2. Dalam upacara wisuda, para lulusan juga diambil sumpahnya. Pengambilan sumpah tenaga kesehatan dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. (ad411)

Pegadaian Kanwil Denpasar Serahkan Hadiah Kemilau Emas

Sri Astuti Tak Menyangka Dapat Mobil

SERAHKAN HADIAH - Suasana penyerahan hadiah mobil Mobilio dari Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar Hermawan Aries Andi kepada Gusti Ayu Sri Astuti. SATU unit mobil Mobilio, hadiah Periode I Kemilau Emas Pegadaian 2017, jatuh kepada salah seorang nasabah di Pegadaian Kanwil Denpasar. Nasabah yang beruntung itu adalah Gusti Ayu Sri Astuti (35) dari CP Jimbaran. Karyawan hotel di Nusa Dua ini mengaku sangat bersyukur atas hadiah yang diterimanya. ‘’Terus terang saya tidak menyangka bahwa ini benar-benar terjadi. Pegadaian bukan hanya membantu saya keluar dari masalah, tapi selanjutnya memberikan hadiah kejutan yang tak terduga untuk nasabahnya,’’ ujarnya saat menerima hadiah mobil di Kantor Pegadaian Kanwil Denpasar, Renon, Selasa (12/9) kemarin. Sri Astuti mengaku sudah menjadi nasabah Pegadaian sejak kurang lebih lima tahun lalu. Awalnya sempat ada keraguan menggadaikan barang berharga untuk mendapatkan kucuran dana segar. Tetapi semua rasa ragu itu

sirna ketika dirinya mengetahui bila Pegadaian adalah perusahaan BUMN. Perempuan asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung ini bahkan siap merekomendasikan saudara, teman dan kerabatnya untuk datang ke Pegadaian bila memiliki masalah pendanaan. Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Denpasar Sucahya P. Laksana mengatakan, pengundian hadiah Periode I Kemilau Emas Pegadaian 2017 dilakukan secara nasional di Jakarta pada 18 Juli lalu. Selanjutnya dilaksanakan seremonial penyerahan hadiah di setiap kantor wilayah PT Pegadaian. Untuk kantor wilayah Bali-Nusa Tenggara, hadiah diserahkan secara simbolis di Lippo Plaza Kupang, 23 Juli 2017. ‘’Untuk penerimaan secara fisik ini, kami menunggu siapa dulu pemenangnya, kemudian urus fakturnya. Begitu faktur selesai langsung kami berikan. Sekarang pemilik atau pemenang tinggal mengurus BPKB dan STNK atas nama yang bersangkutan di Polda

dan Samsat di Bali,’’ jelasnya. Sebanyak 21 nasabah Pegadaian di Bali juga ada yang mendapatkan hadiah sepeda motor. Setelah fakturnya rampung, motor akan diserahkan melalui Pimpinan Cabang Pegadaian di seluruh Bali. Ada pula hadiah umroh dan tabungan emas masing-masing 2,5 gram. Hadiah umroh jatuh pada nasabah Pegadaian Syariah di Lombok, NTB. Menurut Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar Hermawan Aries Andi, Kemilau Emas Pegadaian merupakan salah satu program rutin dari PT Pegadaian dengan hadiah utama mobil yang diserahkan setiap enam bulan. Setiap nasabah dengan transaksi minimal Rp 1 juta mendapatkan satu poin undian dan berlaku kelipatannya. Program ini berlaku untuk produk Gadai KCA, Krasida, Kreasi, EmasKu, Mulia, Gadai Syariah RAHN, Arrum, Arrum Haji, dan Amanah. ‘’Tujuan kami menyelenggarakan Kemilau Emas untuk memberikan apresiasi terhadap nasabah atau mitra yang sudah menggunakan jasa Pegadaian dan ingin meningkatkan jumlah layanan nasabah,’’ sebutnya didampingi Asisten Manajer Humas Made Mariawan. Dari 9 juta nasabah Pegadaian di seluruh Indonesia, 900 ribu berada di Bali dan Nusa Tenggara. Ke depan nasabah diharapkan semakin nyaman bertransaksi di Pegadaian. Selain itu, jumlah nasabah yang menggunakan jasa Pegadaian bisa ditingkatkan sesuai target nasional 15 persen setiap tahunnya. ‘’Untuk kemudahan layanan, di samping membuka banyak outlet, kami juga melayani melalui online. Terutama tabungan emas, sekarang sudah bisa dilakukan melalui online,’’ imbuhnya. Periode kedua Kemilau Emas Pegadaian 2017 akan diundi Desember mendatang. (ad806)

221 Assist Dilengkapi Pesawat Ambulans

PESAWAT - Para pegawai 221 Assist melakukan upacara prayascita pesawat ambulans yang kini siap melayani masyarakat. PELAYANAN yang diberikan 221 Assist, sebuah lembaga yang melayani jasa angkutan medis, semakin lengkap. Lembaga yang berada di bawah naungan PT Assistama Indonesia ini kini sudah dilengkapi dengan ambulans pesawat udara. Masyarakat dan wisatawan yang membutuhkan pelayanan emergency untuk pasien, dilayani dengan profesional dan fasilitas yang semakin lengkap. General Manager 221 Assist I Wayan Sukadhana, S.Sos. usai upacara prayascita pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Selasa (12/9) kemarin, mengungkapkan pesawat ambulans sudah ada di

Bali. Pihaknya bekerja sama dengan Elang Indonesia untuk lebih memaksimalkan pelayanan kepada pasien dan keluarganya. Pesawat jet pribadi ini dirancang khusus untuk kenyamanan penumpang saat dievakuasi. Sukadhana yang lebih dikenal dengan sebutan Dhana menyatakan keperluan pesawat ambulans di Bali cukup banyak. Terutama untuk pasien yang memerlukan pindah rumah sakit dari Bali ke daerah lainnya di luar pulau atau lintas negara. ‘’Rata-rata per bulan kami melayani 20 kali penerbangan untuk keperluan pasien,’’ ujarnya. Selama ini 221 Assist yang berdiri

sejak 2010 lalu, telah melayani lebih dari 3.000 pasien, baik antarpulau di Indonesia maupun ke luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Australia dan Eropa. ‘’Untuk mempermudah pelayanan, kami juga telah membuka cabang di kota-kota besar di Indonesia. Cabang 221 Assist di antaranya di Kota Surabaya, Jakarta, Lombok, Bandung, Jawa Tengah dan Singapura,’’ kata Dhana sambil menambahkan, kantor pusatnya berlokasi di Jalan Anyelir No. 8 Denpasar dengan hotline 081 558 221 221. Selain armada transportasi medis, pihaknya juga melayani administrasi pasien, rumah sakit rujukan, baik di nasional maupun internasional. Tiga bidang ini menjadi fokus layanan 221 Assist. Pihaknya berkomitmen memberikan layanan yang lebih baik dalam hal evakuasi pasien, terutama untuk wilayah Indonesia yang belum terjangkau layanan dari Jakarta. Karena jarak yang terlalu jauh, maka dibuka layanan yang berpusat di Bali, sehingga mampu menjawab kendala yang selama ini terjadi. Dikatakannya, pesawat ambulans yang dimiliki 221 Assist ini dilengkapi tujuh set yang telah didesain khusus demi kenyamanan penumpang. Pesawat yang tidak terlalu besar, maka proses evakuasi bisa dilakukan lebih cepat dan masuk ke wilayah yang terpencil di negeri ini. (ad807)

PROGRAM Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar kegiatan Matrikulasi kepada 12 orang mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Seni Program Doktor (S-3) di Ruang Sidang Pascasarjana ISI Denpasar, Selasa (12/9) kemarin. Materi kegiatan Matrikulasi diberikan oleh Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. I Nyoman Artayasa, M.Kes. dengan materi ‘’Metodologi Pengkajian Seni’’. Selanjutnya Kaprodi Seni Program Doktor (S-3) Program Pascasarjana ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Dibia, S.ST., M.A. memberikan materi Metodologi Penciptaan Seni dan dosen lainnya. Ke-12 mahasiswa baru prodi Seni S-3 ini berasal dari S-2 berbagai universitas, seperti Unud, UGM, ISI Yogyakarta, ITB dan ISI Denpasar. Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha menjelaskan, Matrikulasi merupakan kegiatan untuk menyamakan persepsi kepada mahasiswa baru S-3 Prodi Seni, baik dari segi metodologi pembelajaran maupun metode penelitian. Sebab, mahasiswa S-3 Prodi Seni ISI Denpasar datang dari berbagai perguruan tinggi yang tentunya mempunyai metodologi yang berbeda-beda. ‘’Ini bukan mengulang apa yang telah mereka dapatkan sebelumnya di universitasnya masing-masing, tetapi agar lebih kaya nantinya untuk mendapatkan wawasan sebelum masuk pada mata kuliah yang susah kami strukturkan,’’ ujarnya. Kegiatan Matrikulasi juga sangat penting untuk memberikan pemahaman terkait penelitian yang akan mahasiswa S-3 lakukan nantinya. Sebab, ISI Denpasar

BERIKAN MATERI - Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. I Nyoman Artayasa, M.Kes. memberikan materi ‘’Metodologi Penelitian Seni’’ kepada 12 mahasiswa baru program S-3 Prodi Seni ISI Denpasar. mempunyai skup penelitian yang telah masuk dalam agenda setting penelitian. Semua penelitian di ISI Denpasar telah diarahkan untuk bisa memenuhi tugas pokok dan fungsi ISI Denpasar sebagai pengemban seni dan budaya Bali. ‘’Penelitian seperti inilah yang harus benar-benar mereka lakukan nantinya. Kalau penelitian mereka di luar yang kami diagendakan, kami akan tolak karena itu tidak boleh,’’ tegasnya. Pihaknya berharap kepada mahasiswa baru program S-3 Seni, lewat pengkajian dan penciptaan nantinya mampu melahirkan temuan-temuan dan hasil penelitian baru, sehingga bisa membantu ISI Denpasar dalam mengemban seni dan budaya Bali ke depannya di tengah derasnya arus globalisasi saat ini. Selain itu, daya penciptaan mahasiswa baru program S-3 Seni juga dapat melahirkan karya inovasi baru. ‘’Inilah orientasi kami nanti pada saat mereka mengajukan topik penelitian. Kami akan

arahkan untuk bisa menyajikan dan menciptakan karya-karya inovasi baru, sehingga misi kami bisa lebih tercapai untuk mengemban keajegan seni dan budaya Bali,’’ tandasnya. Kaprodi Seni Program Doktor (S-3) Program Pascasarjana ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Dibia, S.ST., M.A. menambahkan, kegiatan Matrikulasi merupakan bagian dari perkuliahan Program Pascasarjana, baik tingkat Magister maupun Doktor dengan tujuan mengkondisikan mahasiswa baru agar siap menjalankan segala aktivitas perkualiahan sehari-hari. Topik yang diberikan telah diseleksi sesuai bidang kajian, seperti estetika seni, filsafat seni, metodologi penelitian seni, wawasan seni, serta seni dan pariwisata. ‘’Kegiatan ini semacam titik awal untuk memberikan gambaran wawasan agar mereka lebih terbuka dan bisa menyiapkan diri untuk mengikuti perkualihan selanjutnya,’’ imbuhnya. (ad809)

Made Urip Kembali Turba Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Jadi Pandangan Hidup dan Perekat Bangsa

SELAKU anggota DPR-RI sekaligus menjadi anggota MPR-RI, Drs. I Made Urip, M.Si. makin gencar turun ke bawah (turba) untuk melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, yang kali ini dipusatkan di Balai Banjar Tegal Baleran, Desa Dauh Peken, Tabanan, Senin (11/9). Sosialisasi diikuti ratusan anggota karang taruna dari enam STT se-Desa Dauh Peken. Hadir anggota DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana, Camat Tabanan I Putu Aryasuta, Perbekel Dauh Peken I Komang Sanayasa dan Wakil Bendesa Adat Kota Denpasar I Gusti Ngurah Siwa Genta bersama para tokoh masyarakat Hindu, Muslim dan Buddha, para pekaseh dan ibu PKK bersama prajuru adat dan dinas beserta ratusan krama Desa Dauh Peken. Ketua Fraksi PDI-P DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana ikut menyambut kedatangan Made Urip yang rajin turba menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke desa-desa. Ia mengakui sosialisasi yang digencarkan Made Urip sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena menjadi pandangan hidup sehari-hari. Oleh karena itu, diharapkan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digalakkan Made Urip bisa terus berlanjut untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Pengakuan yang sama diungkapkan Ketua Karang Taruna Dauh Peken I Gusti Agus Yuda Trisna Pramana. Ia sangat terkesan atas perhatian Made Urip yang datang langsung memberi Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, khususnya bagi generasi muda. Diharapkan seluruh masyarakat,

SOSIALISASI - Anggota MPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. (tengah) turba bersama Kader PDI-P Tabanan menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Balai Banjar Tegal Baleran, Desa Dauh Peken, Tabanan, Senin (11/9). khususnya generasi muda dan karang taruna, terus bersatu mengawal Empat Pilar Kebangsaan. Anggota STT Kocala Taruna Banjar Tegal Baleran, Gusti Ayu Made Agung Mas Andriani Pratiwi, juga sangat mengapresiasi Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digalakkan oleh Made Urip. Menurutnya, melalui Seminar Kebangsaan yang dipaparkan Made Urip akan memberikan pemahaman lebih kepada generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada kesempatan itu, Made Urip mengakui tatap muka kali ini serangkaian Seminar Kebangsaan terkait Empat Pilar Kebangsaan. Meseki begitu, aspirasi lain juga akan ditampung dan diperjuangkan bersama petugas partai di legilatif dan eksekutif di Tabanan. Tak lupa, anggota DPR-RI empat periode ini kembali mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat Tabanan, khususnya di Desa Dauh Peken yang selalu konsisten di barisan PDI Perjuan-

gan, sehingga Made Urip terus mendapatkan suara signifikan. ‘’Apa yang menjadi persoalan di masyarakat selalu dikoordinasikan dengan PDI Perjuangan, termasuk program sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini. Sosialisasi ini memang anggota MPR. Kita ingin semuanya tersentuh, karena sudah menjadi komitmen bangsa dan keputusan MPR. Tugas DPR sekaligus menjadi MPR wajib menyosialisasikan Empat 4 Pilar Kebangsaan,’’ tegas politisi asal Cau, Marga ini. Dikatakannya, implementasi Pancasila yang dilanjutkan dengan pemahaman UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI sudah menjadi harga mati bagi seluruh rakyat Indonesia. ‘’Saat ini masih banyak yang cuek dengan pengamalan Pancasila, sehingga mentalitas generasi muda mengalami degradasi. Untuk itu, nilai Pancasila harus kembali dihidupkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,’’ ujar Made Urip yang dijuluki wakil rakyat seribu traktor ini. (ad803)

Diserbu ’’Homestay’’

Okupansi Hotel di Banyuwangi Hanya 40 Persen Banyuwangi (Bali Post) Menjamurnya homestay di Banyuwangi mulai berdampak negatif terhadap hotel. Tingkat hunian hotel anjlok tajam, hanya sekitar 40 persen. Para pengelola hotel khawatir homestay akan menjadi kompetitor jika tak dicarikan solusi. ‘’Dahulu homestay bukan dianggap kompetitor bagi hotel. Nyatanya fungsi homestay bukan seperti awal. Bahkan, homestay bisa terima layanan short time,’’ ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyuwangi Zaenal Mutaqin, beberapa hari lalu. Dikatakannya, Agustus lalu tingkat hunian atau okupansi hotel masih sangat kecil, hanya 30-40 persen. Artinya, hunian hotel di Banyuwangi terutama yang tak berbintang masih rendah. Kini ditambah lagi menjamurnya homestay yang jauh lebih murah. Jika homestay terus bertambah dan perang tarif, akan banyak pengelola hotel yang gulung tikar. Meski okupansi masih rendah, pihaknya tak ingin menyerah. Ia

HOTEL - Salah satu hotel di Kota Banyuwangi. mengajak semua pihak terutama masyarakat tetap mengedepankan sektor pariwisata dan destinasi wisata tak hanya fokus di satu tempat. Terkait kenaikan pajak hotel hingga 10 persen, Zaenal merasa keberatan karena nominal itu dirasakan masih terlalu tinggi. Kota Malang saja hanya memberlakukan pajak hotel 5-7 persen, padahal usulan awal sekitar 10 persen. ‘’Kalau Banyuwangi diusulkan naik 10 persen, rasanya keterlaluan. Negara maju seperti Singapura dan Filipina han-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Bali Post/kmb30

ya menarik pajak sekitar 7 persen,’’ tuturnya. Ia berharap pajak tak membuat ribet pengelola hotel. Sebab, kenyataannya okupansi hotel memang masih rendah. Inspektorat dan Dinas Pariwisata Banyuwangi sudah turun melakukan sejenis audit ke sejumlah hotel. Mereka memeriksa pembukuan dan okupansi hotel. ‘’Kami tunjukkan apa adanya. Okupansi hotel kita memang masih rendah,’’ jelas Zaenal. (kmb30)


Rabu Umanis, 13 September 2017

daerah

5

Ditabrak Mobil, Pengendara Harley Tewas Denpasar (Bali Post) Tabrakan berujung maut terjadi di Jalan Gatot Subroto Timur, depan Indomaret, Denpasar Timur, Selasa (12/9) kemarin. Pengendara motor Harley Davidson I Nyoman Edi Pramana Wijaya (25) tewas di TKP setelah ditabrak mobil. Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawati Ismail mengatakan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pukul 01.30 Wita. Waktu itu Edi yang beralamat di Jalan Singosari Gang Paksi, Denpasar, mengendarai sepeda motor Harley. Dari keterangan saksi, korban melaju dari arah timur, sedangkan mobil sedan yang dikemudikan TW asal Malang, Jawa Timur, datang dari selatan. Setibanya di TKP, mobil tersebut langsung memotong jalur ke arah timur. Tabrakan maut pun tak bisa dihindarkan. Diduga korban mengalami cedera kepala berat, sehingga langsung tewas di TKP. ‘’Kami masih menyelidiki kasus ini dan memeriksa saksi-saksi. Kami mengimbau kepada pengguna jalan raya supaya lebih hati-hati, terutama malam hari. Keselamatan itu paling utama,’’ ujar Rahmawati Ismail. (kmb36)

50 Desa Gelar Pilkades Massal Banyuwangi (Bali Post) – Berbagai desakan agar pilkades massal di 50 desa ditunda, sepertinya tak akan berlaku. DPRD Banyuwangi melalui Komisi I sepakat pilkades massal berjalan sesuai jadwal pada 8 November mendatang. Alasannya, Pemkab Banyuwangi sudah pasti menyediakan anggaran untuk gawe besar tersebut. Sekretaris Komisi I DPRD Banyuwangi Gunawan mengatakan Bali Post/kmb30 pihaknya sepakat jika Gunawan pilkades massal tak diundur, sebab pemkab sudah menyiapkan anggaran untuk itu. ‘’Dalam APBD Perubahan 2017, anggaran pilkades yang sedianya Rp 1,3 miliar sudah ditambah Rp 3,5 miliar. Bisa dicairkan 25 September. Artinya, tahapan pilkades bisa jalan terus, tak perlu diundur,’’ katanya, Selasa (12/9) kemarin. Politisi Demokrat ini khawatir jika tahapan pilkades diundur bisa memicu polemik baru. ‘’Kalau memang sekarang masih ada masalah, selesaikan dengan arif. Jangan mengganggu tahapan pilkades,’’ jelasnya. Jika anggaran pilkades bisa cair Oktober, jadwal pilkades serempak di 50 desa seharusnya bisa digelar. Apalagi masih ada waktu sebulan untuk melakukan persiapan. Gunawan menambahkan, hasil turun ke sejumlah desa menunjukkan seluruh tahapan pilkades sudah berjalan di masing-masing desa. Bahkan, pembukaan pendaftaran pilkades sudah ditutup. ‘’Panitia pilkades tak ada masalah. Jadi, tahapan bisa jalan terus,’’ ujarnya. Menurutnya, masing-masing panitia di desa sudah menjalankan tahapan dengan baik. Memang selama ini ada kekhawatiran soal dana dari APBD, tetapi sudah dianggarkan. Nantinya dana itu bisa dicairkan ke masingmasing desa untuk biaya pilkades. Anggaran dari APBD ini diperuntukkan ke sejumlah pos, di antaranya perlengkapan pemungutan suara, honorarium panitia pilkades dan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Ia berharap panitia pilkades tingkat kabupaten segera turun ke desa, menggandeng panitia pilkades di desa, BPD dan Asosiasi Kepala Desa (Askab) untuk sosialisasi tahapan pilkades. Dengan begitu, pencoblosan pada 8 November bisa berjalan sesuai jadwal. Jika diundur, justru memicu polemik dan anggarannya bertambah besar. (kmb30)

Bali Post/ist

ANTINARKOBA - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa (kiri) terus menyosialisasikan pembentukan relawan antinarkoba di lingkungan kerja.

Tangkapan BNNP Bali

64 Persen Pegawai Swasta Denpasar (Bali Post) Klasifikasi tersangka kasus narkotika tahun 2017 berdasarkan profesi yang diamankan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Bali, pekerja swasta berada di posisi teratas. Dari 40 orang yang diamankan, 25 adalah karyawan swasta atau 64 persen. Mereka berumur 20-30 tahun yang merupakan kelompok usia produktif. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, Selasa (12/9) kemarin, mengatakan kesuksesan sebuah perusahaan tidak lepas dari peran serta pegawai dan lingkungan kerjanya. Oleh

karena itu, perusahaan sebaiknya mampu menyelenggarakan berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas pegawai dan hidup sehat di lingkungan kerjanya. ‘’Salah satunya dengan

memberikan informasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba,’’ ujar Brigjen Suastawa didampingi Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini saat menjadi narasumber utama dalam Bimbingan Teknis Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Lingkungan Swasta yang diadakan di Warung Mina Dalung, Badung. Menurutnya, lingkungan karyawan yang sehat dan bersih dari narkoba akan menunjang ter-

EMPAT pemuda Buleleng sepakat membentuk sebuah grup musik yang diberi nama Jem Tatto. Julukan ini dipilih karena personelnya memiliki ciri khas bertato. Jem Tatto beranggotakan I Ketut Agus Suadnyana/Jem Tatto (vokal), Agastya (bas), Dedy Rahendra (drum) dan Dewa Satria (gitar). Mereka mengisi acara interaktif di Radio Singaraja FM, Minggu (10/9) lalu. Jem Tatto hadir meramaikan blantika musik di Buleleng dengan menawarkan lagu pop Bali, di tengah-tengah penilaian miring yang kerap ditudingkan terhadap orang-orang bertato. ‘’Sebagai penekun seni tato, kami sangat paham dengan maksud dan tujuan orang yang melukis badannya dengan jarum. Murni untuk seni, bukan untuk ajum-ajuman. Kesannya memang negatif, padahal banyak juga yang tidak bertato terlibat kasus pidana,’’ ujar Suadnyana usai interaktif. Sementara itu, Manajer Jem Tatto Pande Rosree ingin menepis kesan miring itu dengan membentuk wadah BTC (Bali Tatto Community). BTC yang didirikan 21 Juli 2017 lalu telah dikukuhkan pengurusnya. BTC akan bergandengan tangan dengan Jem Tatto, baik melakukan kegiatan intern BTC maupun acara lainnya. “Saat ini memang belum banyak yang bisa kami lakukan karena masih fokus ke dalam. Setelah itu baru kami mulai tancap gas,” katanya. Selain memperkenalkan BTC sebagai partner kerja menghilangkan kesan miring orang bertato, Jem Tatto juga merilis lagu “Metajen” yang mendapat respons positif pencinta lagu pop Bali. “BTC bukan hanya wadah komunikasi fans Jem Tatto, tetapi lebih pada organisasi tempat berkumpul dan menanamkan prinsip saling asah, asih, asuh dan menempa diri menghadapi era kini yang serba digital,” terang Rosree. (mud)

Bali Post/mud

INTERAKTIF - Jem Tatto didampingi Manajer Pande Rosree interaktif di Radio Singaraja FM dalam acara Gatra Artis Bali.

Bali Post/wan

BERKUNJUNG - Kabag Humas BSN Titin Resmiatin (tengah) bersama Kasubag Pers dan Media Massa BSN Denny Wahyudi (kanan) dan Staf Humas BSN Ninda berkunjung ke Bali Post, Selasa (12/9) kemarin.

Kenaikan Tarif PDAM Diminta Bertahap Banyuwangi (Bali Post) Rencana kenaikan tarif PDAM di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mendapat sorotan DPRD setempat. Para wakil rakyat di Kota Gandrung ini meminta kenaikan langganan air bersih itu dilakukan bertahap, sehingga tak membebani masyarakat. Desakan itu dilontarkan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Banyuwangi Handoko, Senin (11/9) lalu. Pihaknya tak menolak adanya kenaikan tarif PDAM asal tak langsung melejit agar masyarakat tidak terbebani. Apalagi tak hanya air, kenaikan juga terjadi pada langganan listrik dan lainnya. ‘’Kami di Demokrat menolak jika kenaikan tarif PDAM membebani masyarakat. Boleh naik, tapi bertahap,’’ tegasnya. Sesuai rencana, tarif PDAM akan naik dari Rp 850 menjadi Rp 1.800 per kubik. ‘’Naiknya tarif listrik sudah membebani. Sekarang PDAM mau naik sangat tajam. Sebaiknya jangan jadi beban lagi buat masyarakat,’’ ujarnya. Menurutnya, kenaikan tarif PDAM jangan hanya mengejar target pendapatan asli daerah (PAD). Justru pengelolaan dan layanan PDAM yang harus ditingkatkan semaksimal mungkin. Jangan sampai tarif naik, tetapi pelayanan tetap tak berubah. Ini beban bagi masyarakat. Ia khawatir jika tarif naik dan pelayanan tak berubah, akan muncul kegaduhan di masyarakat.

Handoko juga menyoroti lamanya pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM karena tak maksimal memegang kendali. Harus segera dipilih pejabat definitif, lalu segera membenahi manajemen dan SDM di internal PDAM.

bagi penggunanya. ‘’Beberapa peran strategis swasta dalam upaya P4GN mengimplementasikan pembangunan berwawasan antinarkoba di lingkungan kerja. Kami berharap kalangan swasta memberikan pembinaan penyuluhan narkoba, berpartisipasi aktif lewat kegiatan CSR, deteksi dini penyalahgunaan narkoba melalui tes urine, serta membentuk satgas antinarkoba di lingkungan kerja,’’ jelas Brigjen Suastawa. (kmb36)

BSN Fasilitasi Perumusan dan Penetapan SNI

Jem Tatto

Hilangkan Kesan Negatif Orang Bertato

laksananya target perusahaan secara maksimal. Karyawan swasta berada di urutan teratas pengguna narkotika disebabkan beberapa faktor, di antaranya kemampuan finansial, adanya tekanan pekerjaan dan doping untuk meningkatkan stamina kerja. Tingkat stres tinggi memicu mereka untuk menggunakan narkoba. Selain itu, informasi keliru yang menyatakan bahwa narkoba dapat meningkatkan stamina dan memberikan rasa senang serta percaya diri

Proses pemilihan direktur juga harus transparan serta sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Sebab, PDAM sebagai BUMD dituntut bisa menyumbangkan PAD besar dan layanan yang baik bagi masyarakat. (kmb30)

Denpasar (Bali Post) – Badan Standardisasi Nasional (BSN) memiliki tugas pokok untuk memfasilitasi perumusan dan menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI). BSN yang dibentuk pada 1997 bertanggung jawab untuk membina, mengembangkan dan mengoordinasikan kegiatan di bidang standardisasi secara nasional. Demikian disampaikan Kepala Bagian Humas BSN Titin Resmiatin didampingi Kepala Sub-Bagian Pers dan Media BSN Denny Wahyudhi saat berkunjung ke Bali Post, Selasa (12/9) malam kemarin. ‘’BSN merupakan lembaga pemerintah nondepartemen yang menggantikan fungsi Dewan Standardisasi Nasional. Sekarang kami sudah memiliki payung hukum berupa Undang-undang No.20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian,’’ ujarnya. Ditambahkannya, pelaksanaan tugas dan fungsi BSN di bidang akreditasi dilakukan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Dalam hal ini, KAN bertugas menetapkan sistem akreditasi serta memberikan pertimbangan dan saran kepada BSN dalam menetapkan sistem akreditasi dan sertifikasi. Sementara di bidang standar nasional untuk satuan ukuran dilakukan oleh Komite Standar Nasional untuk Satuan Ukuran (KSNSU). ‘’Tujuan utama standardisasi adalah melindungi produsen, konsumen, tenaga kerja dan masyarakat dari aspek keamanan, keselamatan, kesehatan dan pelestarian fungsi lingkungan. Daya saing produk barang dan jasa di Indonesia juga diharapkan meningkat di pasar global,’’ paparnya. Menurut Titin, kegiatan standardisasi yang meliputi standar dan penilaian kesesuaian (conformity assessment) secara terpadu perlu dikembangkan secara berkelanjutan, khususnya dalam memantapkan dan meningkatkan daya saing produk nasional, memperlancar arus perdagangan dan melindungi kepentingan umum. Hal ini sejalan dengan perkembangan kemampuan nasional di bidang standardisasi sekaligus mengantisipasi era globalisasi perdagangan dunia seperti AFTA dan APEC. (kmb32)


OPINI

6

Rabu Umanis, 13 September 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Problema Sampah Cair PEMANDANGAN sungai di Kota Denpasar kini tampak bersih. Kita bisa bandingkan dengan kondisi 10 tahun lalu. Lihat saja bantaran sungai mulai dari kawasan Kampung Jawa di Jalan A. Yani hingga ke Tukad Mati dipenuhi rumah kumuh. Bukan itu saja, airnya lebih pas disebut sampah bercampur air karena volume sampahnya jauh lebih banyak daripada air. Dengan gerakan kebersihan bersama dituntut aparat Pemerintah Kota Denpasar mampu minimal mengurangi wajah kumuh bibir sungainya. Sebelumnya, petugas DKP harus berjuang mati-matian membersihkan sampah dengan cara menjaring sampah di dekat dam Tukad Mati. Kini, pemandangan itu tak lagi ada karena hampir semua air sungai bersih dari sampah. Tinggal PR lagi satu yakni menghindari sampah cair atau pembuangan limbah ke sungai. Ini masih terjadi di kota dan pinggiran kota. Apalagi di desa-desa di Bali. Masalah lingkungan ini adalah kunci sukses kita menanamkan pola hidup bersih. Bukan zamannya lagi kita membuang sampah seenaknya. Selain mengancam berbagai penyakit juga terancam denda tinggi jika tepergok membuang sampah sembarangan. Patut diacungi jempol model pengelolaan sampah secara swadaya dan swakarsa di tingkat banjar dan desa mampu mengerem volume sampah ke TPA. Kembali pada limbah cair ini, kata kuncinya ada pada pola pikir manusia. Hanya lewat perubahan mindset (pola pikir) kita bisa bebas dari sungai dengan limbah cair. Permasalahan ini terus bergelut dalam kehidupan kita sebagai manusia, khususnya di kota dan di desa. Perlu dicatat bahwa Indonesia penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Sampah di kota Jakarta saja mencapai 6.000 - 6.500 ton per hari. Diperkirakan total jumlah sampah Indonesia pada tahun 2019 akan mencapai 68 juta ton. Jadi, sampah erat kaitannya dengan jumlah penduduk juga. Kita akui, sampah cair dan sampah padat, prosesnya sangat didominasi oleh adanya kegiatan manusia. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat dengan pola hidup yang semakin konsumtif sudah tentu diikuti dengan meningkatnya produksi sampah. Manusia mempunyai berbagai aktivitas untuk memenuhi kesejahteraan hidupnya dengan memproduksi bahan makanan, minuman, barang dan lainnya dari sumber daya alam yang tersedia. Di sisi lain, aktivitas tersebut menghasilkan barang-barang yang akan dikonsumsi, namun di sisi lain aktivitas tersebut juga menghasilkan bahan buangan yang tidak diinginkan atau tidak berguna. Makin hari makin bertambah banyak, hal ini erat hubungannya dengan ketersediaan ruang hidup manusia yang relatif tetap, sementara bahan buangan ini dikenal dengan sampah. Selama ini, ada beberapa peraturan yang berkaitan dengan sampah di Indonesia, yaitu Undang-undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pasal 69 dan 88, Undang-undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga. Di Bali ditambah dengan peraturan daerah di kabupaten dan kota. Uniknya, ditambah dengan pararem yang membuat warga malu membuang sampah sembarangan. Masalah sampah ini tidak akan ada habisnya jika tidak kita mulai dari kesadaran dan perilaku diri kita sendiri. Nah, penerapan sanksi jika dilakukan secara konsekuen akan membawa hasil positif. Asal dilakukan sekenseken seperti di Denpasar yang kena sidang tipiring. Ketika sampah ditangani secara profesional dan bernuansa ekonomis, yang menikmati adalah warga sendiri. Bisa melihat pemandangan sungai yang indah dengan air yang jernih. Bisa-bisa muncul niat kembali ke tahun 1970-an yakni ramai-ramai mandi di sungai.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pengaturan Pemasangan Baliho Calon

Para calon bupati dan calon gubernur Bali, balihonya sudah bertebaran di mana-mana. Pemasangan baliho ini pun terkesan tak lagi memerhatikan keasrian wilayah. Ada kesan setiap ruang dipasangi baliho dengan gaya kandidat masing-masing. Sebagai ruang promosi dan pengenalan kepada masyarakat, saya dan masyarakat tentu bisa paham hal ini. Bahkan, hal ini saya juga anggap pantas dilakukan menjelang tahapan pilkada. Saya berharap pemasangan baliho ini dilakukan secara menarik agar tidak menimbulkan kesan semrawut. Baliho-baliho yang sudah rusak hendaknya diganti. Jika ada baliho robek dan tiang penyangganya sudah lapuk hendaknya dikontrol. Ini penting agar baliho ini bisa menjadi media komunikasi kandidat. Jika memungkinkan desa-desa mestinya mengatur ruang-ruang politik di kemudian hari. Ini penting agar jangan sampai ada baliho dipasang di depan pura atau di ruang-ruang publik yang mestinya netral secara kepentingan politik. Para kandidat juga agar mengontrol pemasangan baliho oleh simpatisannya untuk menjaga kedamaian bersama. Drs. I Wayan Sudarma Denpasar, Bali

Mencari Penyebab Perusakan Lingkungan Lingkungan bumi kita kian hari makin tercemar. Untuk Denpasar saja pembuangan sampah ke TPA mencapai 850 ton per bulan (Bali Post 8-9-2017). Bagaimana kalau nasional dan internasional. National Geographic 23 Juli 2016 merilis, Indonesia sebagai pembuang sampah plastik ke laut terbesar kedua setelah Tiongkok, yaitu 187,2 juta ton. Sungguh mengerikan.

Oleh Ketut Netra, S.H., M.Kn. alau melihat situasi lingkungan alam yang ada sekarang, maka kita mulai ingin menganalisis. Apa sebenarnya yang menyebabkan sebegitu parahnya alam kita? Dari berbagai kajian sosiologis, tata kelola kebijakan, hukum beserta penerapannya sangat penting dan relevan untuk dibahas. Dengan demikian, solusi apa yang ditawarkan untuk masa yang akan datang. Dewasa ini, kita merasakan betapa selokan kecil penuh dengan sampah, terutama plastik. Kalau hujan, sampah ini mengalir ke sungai selanjutnya ke laut. Pada zaman dulu sekitar tahun 70-an, orang Bali biasa mandi di sungai, karena airnya bening dan bersih. Tetapi sekarang, kalau mandi di kali badan terasa gatal. Secara sosiologis cara hidup di pedesaan zaman dulu, masih melekat sampai sekarang walaupun dapat dikatakan sekarang 90 % telah mempunya jamban (WC). Tetapi kebiasaan membuang sampah ke sungai dan membuang limbah kandang ternak masih terjadi.

K

Kalau di kota, limbah dapur, limbah industri rumah tangga kebanyakan mengalir ke selokan. Jarang yang membuat penyerapan. Pemerintah kota telah menyadari hal ini. Contoh, Peraturan Wali Kota Denpasar No.11/2016, telah sering diterapkan dengan menjatuhkan denda kepada pembuang sampah sembarangan dan kepada pengusaha pembuang limbah ke sungai. Sanksi hukumnnya antara 5 ratus ribu rupiah sampai 3 juta rupiah. Pertanyaan yang timbul adalah, kenapa pelanggaran tetap saja terjadi? Apa karena penerapan hukum tidak kontinu, tidak menjangkau area yang luas atau masalah dana. Yang jelas, keberhasilan penerapan hukum sangat tergantung kepada budaya hukum, yaitu bagaimana kesadaran masyarakat terhadap hukum yang berlaku. Makin tinggi kesadaran hukum seseorang, makin tinggi pula ketaatan seseorang terhadap hukum (Soerjono Soekanto). Untuk di Indonesia atau Bali khususnya, kesadaran hukum akan timbul apabila dilakukan sosialisasi berulang kali melalui tokoh setempat, baik

tokoh masyarakat maupun tokoh agama. Ujung tombak sosialisasi adalah setiap RT atau banjar di Bali. Di sekolah pada setiap murid, dan melalui ceramah agama melalui pendeta. Jangan berpedoman kepada asas hukum bahwa dengan ditempatkannya peraturan pada lembaran negara atau daerah, maka setiap orang dianggap telah mengetahui hukum. Itu tidak cukup. Masyarakat lokal lebih percaya klian atau kepala desanya, dan murid lebih percaya kepada gurunya serta umat percaya kepada pendetanya. Misalnya pada pembuangan sampah sajen upacara bhuta yadnya (macaru). Menurut tradisi, limbah sajen ini dibuang ke kali, dengan harapan sampai ke laut. Salah seorang pendeta penceramah di televisi pernah menjelaskan bahwa sajen dari bekas macaru tersebut boleh dipendem. Tidak perlu dilarung ke sungai, agar tidak mengotori sungai. Suatu terobosan yang inovatif dan perlu dicontoh. Melalui tokoh setempat, kita harus berani mengubah paradigma lama, yang sesungguhnya merupakan bagian dari kearifan lokal. Misalnya, set-

elah selesai sembahyang di pura, sisa bunga, canang dan dupa agar tidak mengotori halaman pura. Sisa-sisa tersebut boleh dikumpulkan pada suatu tempat atau dibawa pulang. Hal ini pun perlu dijelaskan oleh prajuru pura sebelum mereka sembahyang. Sebaliknya, penghargaan terhadap kearifan lokal, serta mengadopsi ke dalam undang-undang justru akan berpotensi merusak lingkungan. Sebagai contoh, nenek moyang kita dahulu, seperti di Sumatra dan Kalimantan. Mereka bercocok tanam secara berpidah, karena mereka tidak pandai bagaimana mengolah tanah dengan baik. Setiap pindah selalu membakar hutan untuk mendapatkan tanah yang subur. Hal inilah dituangkan dalam pasal 169 (2) Undang-undang No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Walaupun membakar hutan dalam undang-undang itu hanya dibolehkan sampai 2 Ha. Tetapi akibatnya bisa berdampak luas, karena sering disalahgunakan. Bagaimanapun filosofi yang baik ketika undang-undang itu dibuat. Tetapi ternyata dalam perjalanannya banyak menimbulkan kerugian bagi negara, maka undang-undang tersebut perlu direvisi. Solusi lain, di samping penerapan hukum dalam pengelolaan lingkungan adalah pemerintah sering menerapkan program seperti : Program kali bersih (prokasih), pantai bersih, daur ulang (Bali recycle). Dan ada pula program dari pihak swasta yaitu

Mengatasi Krisis Kemanusiaan Rohingya Tragedi kemanusiaan kembali pecah di Myanmar dan etnis Rohingya kembali menjadi korbannya. Operasi militer yang semula bertujuan untuk menumpas kelompok bersenjata Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) yang menyerang sejumlah pos polisi perbatasan dan menewaskan belasan personel keamanan, menjadi melebar, lalu ikut menyasar warga sipil Rohingya. Dalam konteks ini, tragedi Rohingya tentu tak dapat dilihat dari dimensi agama saja, namun juga mesti dipandang dari sisi kemanusiaan, karena hak hidup adalah hak paling mendasar dan universal dari apa yang kita sebut sebagai hak asasi manusia (HAM), yang layak dipunyai oleh setiap manusia, dan mesti dihormati oleh setiap manusia lainnya, apa pun agamanya, dari mana pun asalnya. Terlepas dari sentimen agama yang ada, Indonesia sebagai negara terbesar (setidaknya dari segi luas wilayah dan jumlah penduduk) serta motor kawasan ASEAN, memang memiliki kewajiban untuk berperan secara aktif dalam mewujudkan perdamaian atau mengatasi krisis kemanusiaan Rohingya. Langkah politis-diplomatis yang tengah dijalankan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) wajib kita dukung dan patut kita apresiasi serta kita kawal bersama. Selain persoalan kemanusiaan dan menyangkut keamanan di kawasan, langkah yang proaktif dari pemerintah tersebut memang mesti secara konsisten dan konsekuen dijalankan, mengingat secara ideologis, keikutsertaan negara kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban dunia telah diamanahkan dalam Pembukaan Konstitusi kita (UUD 1945). Terlebih, Pembukaan Konstitusi kita pun menyebutkan bahwa salah satu cita-

Oleh Ridwan Nanda Mulyana cita kemerdekaan Indonesia ialah untuk ikut menghapuskan penjajahan dengan segala macam bentuknya yang masih berada di atas dunia ini, karena penjajahan (penindasan) oleh siapa pun kepada siapa pun juga, sangat tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan! Oleh sebab itu, selain karena dorongan rasa kemanusiaan, keamanan kawasan, serta desakan dari publik tanah air, pemerintah saat ini pun sejatinya memiliki alasan yang sangat mendasar nan ideologis perihal mengapa Indonesia mesti berada di garda terdepan dalam upaya mengatasi konflik atau tragedi kemanusiaan Rohingya, dengan tanpa harus menunggu korban berjatuhan semakin banyak dan krisis membesar semakin parah! Apalagi, mengadaptasi pendapat dari Prof. Azyumardi Azra dalam sebuah talkshow di salah satu televisi nasional beberapa waktu lalu, Indonesia sejatinya memiliki posisi yang sangat strategis untuk menjadi motor perdamaian di Myanmar. Sebab, selain negara yang “terbesar” di kawasan ASEAN, Indonesia juga merupakan negara yang “sangat dihormati” Myanmar. Hal ini dimungkinkan karena beberapa hal, antara lain karena posisi strategis Indonesia dalam aspek geopolitik-ekonomi di kawasan, serta karena Myanmar sering kali “belajar” pada Indonesia, terutama dalam hal penerapan demokrasi, serta tentang kehidupan yang berkedamaian di tengah realitas masyarakat yang plural.

Jadinya, dengan posisi yang “dihormati” oleh Myanmar ini, semestinya Indonesia memang mampu berperan lebih dalam mendorong dan menjalankan langkah-langkah politis-diplomatis untuk mengakhiri konflik, atau setidaknya mendorong negara-negara lain (khususnya di kawasan ASEAN) untuk ikut mendesak Myanmar supaya dapat mengakhiri krisis dan diskriminasi terhadap Rohingya. Kita semua tentu paham, bahwa saat ini pemerintah Indonesia terkhusus melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tidaklah tengah berpangku tangan saja. Namun, kita juga tentu berharap dan mendorong agar peran aktif tersebut tidak sekadar langkah yang reaktif, melainkan dapat menjadi langkah politis strategis yang konsisten atau berkesinambungan, tidak hanya pada saat meletusnya krisis, melainkan hingga dapat menyelesaikan permasalahan ini secara tuntas. Selain itu, penting juga kiranya untuk ikut mendorong publik Tanah Air agar terus terlibat aktif (menghimpun partisipasi publik) dalam menyalurkan bantuan, dukungan, dan doa kepada warga Rohingya, supaya publik pun tidak hanya reaktif atau “emosi sesaat” saja. Terlebih, harus digarisbawahi bahwa pemerintah pun mesti waspada! Jangan sampai isu agama menjadi “bahan bakar” yang digunakan oleh para teroris atau pihak-pihak yang tak bertanggung jawab untuk memprovokasi dan melebarkan konflik bernada agama (SARA) di tanah air atau di kawasan ASEAN. Dalam hal ini, kewaspadaan dan kebijaksanaan untuk mengelola sentimen agama, sangat mutlak dibutuhkan.

dengan membuat plastik go green atau 100% biodegradable, dengan maksud sampah plastik akan cepat terurai. Bagaimanapun juga untuk mengurai sampah plastik ini membutuhkan waktu 24 sampai 36 bulan. Dan cara ini pun masih meninggalkan residu berupa zat kimia. Dengan demikian semua program tersebut di atas hanya penyelasaian di tingkat hilir. Belum menyentuh persoalan hulunya. Dengan kata lain, semua program tersebut belum memberikan solusi yang tuntas. Jika ingin alam ini bersih dari sampah plastik, memang harus ada solusi yang ekstrem yaitu berhenti menggunakan plastik. Gunakan pembungkus kertas yang bisa hancur dalam hitungan jam, kecuali alat-alat yang memang membutuhkan plastik, dan ini pun bekasnya bisa didaur ulang. Solusi yang aman lainnya yaitu setiap berbelanja, konsumen hendaknya membawa tempat sendiri yang dapat dipergunakan berulang kali. Solusi ini memerlukan komitmen bersama antara swasta dan pemerintah pusat, yang didasari oleh peraturan perundangan yang jelas, serta melarang segala pembungkus plastik yang berasal dari luar negeri. Regulasi juga diperlukan terhadap setiap pembangunan rumah baru hendaknya ada penyerapan air limbah rumah tangga, sehingga air sungai dan laut tetap jernih. Inilah mimpi kita, kembali ke tahun 70-an. Jernihnya alam dan bersih. Kata turis asing waktu itu “Bali clean”. Penulis, praktisi hukum

POJOK Presiden Jokowi minta ubah paradigma soal pertanian. - Pola pembinaan juga diubah. *** Pemerintah pusat akan perkuat kewenangan pemda tingkatkan PAD. - Rakyat jadi sapi perahan? *** Mentan sebut ada 10 kebijakan peningkatan ketahanan pangan. - ’’Kebijakan 11’’ impor.

Penulis, alumnus FIB Undip

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


www.iklanbalipost.com balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Rabu Umanis, 13 September 2017

Balipost on Gadget

SAMPAH - Sejumlah petugas kebersihan menurunkan sampah yang diangkut dari masingmasing rumah warga untuk dibawa ke tempat penampungan sampah sementara di kawasan Kereneng, Denpasar, Selasa (12/9) kemarin.

DAK Tak Jelas, RAPBD 2018 Alami Penurunan Denpasar (Bali Post) -

Rancangan APBD 2018 Provinsi Bali mengalami penurunan drastis bila dibandingkan dengan APBD 2017. Utamanya pada pendapatan daerah yang diproyeksikan Rp 4,697 triliun. Padahal untuk tahun 2017, pendapatan daerah bisa dipasang hingga Rp 6,222 triliun. Walaupun akhirnya diturunkan menjadi Rp 6,211 triliun dalam APBD Perubahan 2017.

Ketut Sudana

Bali Post/kmb

Keluarga Peletak Dasar Pembentukan Akhlak Denpasar (Bali Post) Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama, karena di situlah anak pertama-tama mendapatkan didikan dan bimbingan. ‘’Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang utama, karena sebagian besar kehidupan anak ada di dalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima oleh anak adalah dalam keluarga. Keluarga bagi pendidikan anak adalah sebagai peletak dasar pembentukan akhlak dan pandangan hidup keagamaan. Sifat dan tabiat anak sebagian besar diambil dari kedua orang tuanya dan dari anggota keluarga yang lain,’’ kata Kabid Pembinaan Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Ketut Sudana, Selasa (12/9) kemarin. Menurut Sudana, keluarga juga merupakan wadah bagi anak dalam konteks proses belajarnya untuk mengembangkan dan membentuk diri dalam fungsi sosialnya. Di samping itu, keluarga merupakan tempat belajar bagi anak dalam segala sikap untuk berbakti kepada Tuhan sebagai perwujudan nilai hidup yang tertinggi. Sudana menilai penting menyelenggarakan pendidikan di tingkat keluarga, karena lingkungan pendidikan keluarga ini, manusia mengalami proses pendidikan sejak lahir bahkan sejak dalam kandungan. ‘’Dengan demikian, jelaslah bahwa orang yang pertama dan utama bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup dan pendidikan anak adalah orang tua,’’ tutur Sudana. Birokrat asal Peguyangan ini menambahkan, sebanyak 15 Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta di Kota Denpasar menjadi pilot project program pendidikan keluarga yang dirintis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Program pendidikan keluarga bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dan mendorong peran orang tua serta wali murid dalam meningkatkan kecerdasan serta kualitas pendidikan anak. ‘’Mekanisme pelaksanaannya, lembaga pendidikan memfasilitasi orang tua dan wali murid untuk melakukan pendampingan anak didiknya dalam proses belajar mengajar di kelas,’’ ulasnya. Dengan demikian, orang tua dan wali murid bisa mengikuti perkembangan dan membantu meningkatkan kualitas pendidikan anaknya. “Jadi peran aktif orang tua dan wali murid sangat dibutuhkan dalam proses pelaksanaan pendidikan keluarga,” ujarnya. Menurut Sudana, lembaga pendidikan yang terpilih sebagai penyelenggara program pendidikan keluarga mendapatkan pelatihan dari pemerintah dan pegiat keorangtuaan. Pelatihan tersebut diberikan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah serta kepada para orang tua dan wali murid di sekolah tersebut. (kmb)

“Ya, berkurang karena belum diperhitungkan Dana Alokasi Khusus (DAK). Kalau tahun 2017, perhitungannya sekitar Rp 1,1 triliun. Untuk 2018 belum ada konfirmasi makanya belum dihitung sama sekali,” ungkap Ketua Pansus Ranperda APBD 2018 DPRD Bali Gede Kusuma Putra, Selasa (12/9) kemarin. Menurut Kusuma Putra, DAK tergolong sebagai dana perimbangan yang merupakan salah satu komponen pendapatan daerah. Sesuai namanya, peruntukan untuk dana perimbangan ini sifatnya khusus. Salah satunya untuk keperluan infrastruktur. Bila DAK masih gabeng (tak jelas), dana perimbangan lainnya yakni Dana Alokasi Umum (DAU) justru sudah ada kepastiannya.

“Dari pusat belum ada info berapa, Bali dapat apa. Ya sambil jalanlah nanti. Mudahmudahan sebelum ketok palu ada info, kan bisa saja. Sedang dibahas ini, masih ada waktu. Kalau memang Bali harusnya dapat (DAK) ya… dapat. Kalau tidak di induk 2018, perubahan kan bisa,” jelas politisi PDI-P ini. Kusuma Putra menambahkan, pembahasan RAPBD 2018 diawali dengan studi banding ke Provinsi Jawa Timur. Pansus bahkan sudah bertolak ke Surabaya, Selasa malam kemarin. Materi studi banding utamanya membahas masalah DAK, PP 18 tahun 2017, dan hal lain menyangkut RAPBD 2018. Pekan depan, akan diadakan rapat internal untuk meminta masukan Komisi di DPRD

Bali Post/kmb32

Kusuma Putra

ternyata terserap habis. Di sisi lain, anggota Fraksi PDI-P Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan, defisit anggaran sejatinya tidak boleh melebihi 7 persen sebab berbahaya bagi Bali. Oleh karena itu, Pemprov diminta lebih teliti dalam menyusun anggaran. (kmb32)

Polwan Disiapkan Posisi Strategis Denpasar (Bali Post) Polda Bali memiliki Polwan sebanyak 714 orang tersebar di seluruh Bali. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose telah mempersiapkan posisi stratagis yaitu sebagai kapolres. Bahkan, tiga jabatan strategis saat ini sudah diisi Polwan. Hal itu disampaikan Kapolda Golose usai menghadiri syukuran hari jadi ke-69 Polwan di Hotel Aston Gatsu, Denpasar Barat, Selasa (12/9) kemarin. “Perayaan HUT Polwan saya buat untuk melanjutkan kebijakan Bapak Kapolri yaitu profesional, modern, dan terpercaya,” ujarnya. Sedangkan di Bali, lanjut Kapolda, seperti diketahui banyak sekali potensi yang ada, terutama terkait kearifan lokal. Sedangkan Polwan di Bali serbabisa dari main musik, menari, menyanyi,

dan menyelam. Bahkann Polwan Polda Bali meraih juara saat lomba menembak di Jakarta. “Sangat berguna bagi masyarakat. Kebijakan saya juga mengikuti apa yang disebut dengan world class police. World class police yang percaya itu mengedepankan Polwan,” tegasnya. Mantan petinggi BNPT ini mengungkapkan, Polwan di Bali jumlahnya sangat sedikit dibandingkan dengan Polki (polisi laki-laki) yaitu 714 orang. Dari jumlah tersebut, ia sudah menyiapkan jabatan strategis. “Kalau di Bali, banyak Polwan yang lulus Sespim untuk pangkat Kombes. Banyak juga yang lulus akademi kepolisian. Saya berharap ditempatkan mereka pada jabatan strategis bisa meminimalisasi kejahatan-kejahatan, terutama kejahatan anak

Lulusan SMK Harus Miliki Kompetensi jabatan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar di SMK Dwijendra, kemarin. Dikatakan, dalam era MEA, mobilitas pasar kerja di kawasan ASEAN makin terbuka dan bebas. Hal ini berdampak terbukanya peluang sekaligus persaingan kerja yang semakin ketat antarnegara-negara ASEAN. “Syarat formal pendidikan memang penting. Tapi kompetensi lebih diutamakan. Jadi sekarang yang dibutuhkan adalah orang-orang

Bali. “Sebelumnya juga ketemu dulu dengan mitra kerja yakni eksekutif. Kami akan melakukan rapat internal,” tandasnya. Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika telah menyampaikan penjelasan terkait Ranperda APBD 2018 dalam Sidang Paripurna di DPRD Bali, Senin (11/9) lalu. Namun, masih berupa gambaran umum. Pendapatan daerah diperkirakan Rp 4,697 triliun. Terdiri atas, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 3,317 triliun, dana perimbangan Rp 1,374 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 4,89 miliar. Sementara belanja daerah direncanakan Rp 5,175 triliun, terdiri atas belanja tidak langsung Rp 3,681 triliun dan

belanja langsung Rp 1,493 triliun. Belanja tidak langsung dialokasikan untuk belanja pegawai, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil kepada kabupaten/kota dan pemerintahan desa, serta belanja bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten/ kota/pemerintahan desa dan partai politik. “Belanja langsung diarahkan untuk membiayai seluruh program dan kegiatan pembangunan. Baik yang bersifat prioritas maupun penunjang, guna mencapai sasaran dan pemecahan masalah pembangunan,” ujar Pastika. Dari rancangan pendapatan dan belanja itu, lanjut Pastika, defisit anggaran direncanakan Rp 478,1 miliar atau 10,79 persen. Defisit ini nantinya akan dibiayai dari Silpa tahun 2017 dengan besaran sama. Kendati, pihaknya juga tidak menjamin ketersediaan Silpa itu. Seperti halnya Silpa tinggi yang dirancang untuk 2017

Wujudkan Kesamaan Gender

Hadapi Era Global Denpasar (Bali Post) Sekarang ini adalah era kompetensi. Jika ingin cepat diterima bekerja, lulusan SMK harus memiliki kompetensi. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar Drs. IGA Rai Anom Suradi, M.M., Selasa (12/9) kemarin. ‘’Di zaman kompetensi dan zaman digital saat ini, lulusan harus memiliki pola pikir global. Bila tidak, lulusan SMK akan menjadi pengikut saja,’’ kata Anom Suradi saat membuka kegiatan penyuluh

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

yang berpengalaman, punya keahlian, lulus uji kompetensi dan mendapat sertifikat kompetensi. Inilah yang bisa masuk pasar kerja internasional,” kata Anom Suradi. Menurut birokrat asal Peguyangan ini, beberapa hal yang membuat calon karyawan dapat diterima dengan cepat adalah kemampuan yang dimiliki. Kemampuan yang dicari adalah soft skillnya. Pasalnya hard skill lebih mudah untuk dipelajari dibanding dengan membentuk soft skill karyawan. ‘’Soft skill yang biasan-

Bali Post/kmb

PENYULUH JABATAN - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar IGA Rai Anom Suradi didampingi I Putu Ratna Lati Kammanta, dan Kasek Ketut Widia saat membuka penyuluh jabatan di SMK Dwijendra Denpasar, Selasa (12/9) kemarin.

ya dibutuhkan oleh dunia kerja adalah kemampuan beradaptasi di tengah situasi bisnis yang dinamis. Soft skill lain yang dibutuhkan adalah integritas, kerajinan, sikap profesionalisme, dan sikap pantang menyerah,’’ ujarnya. Anom Suradi menambahkan ada empat hal yang harus diperhatikan dalam bekerja bila ingin sukses yakni canda, wirya, citta, dan wimangsa. Canda artinya menyenangi pekerjaan. Sedangkan wirya berarti ulet, tekun, dan tidak mudah menyerah. “Citta, artinya fokus pada suatu pekerjaan. Wimangsa, kita harus berinovasi, kreatif dalam bidang pekerjaan sehingga akan selalu ada peningkatanpeningkatan di dalam mutu pekerjaan,’’ katanya. Kasi Pelayanan AntarKerja Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi (DTKSK) Kota Denpasar I Putu Ratna Lati Kammanta, S.E., M.Si. berharap kepada siswa untuk dapat lebih membekali diri dengan keterampilan-keterampilan di luar yang diperoleh di sekolah, seperti keterampilan komputer, bahasa Inggris dan lainnya. Pemerintah Kota Denpasar memiliki website bursa kerja yang menyediakan informasi lowongan kerja yang up to date yang bisa diakses di http://bursakerja. denpasarkota.go.id. Kepala SMK Dwijendra, Ketut Widia, M.Pd. mengapresiasi kegiatan yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, sehingga para siswa dapat lebih detail mengenal dunia kerja. (kmb)

dan perempuan yang bisa ditangani para Srikandi ini,” tandasnya. Berkaitan dengan kegiatan-kegiatan lainnya yang berhubungan dengan Polwan, ada yang dipromosikan sebagai Wakapolres Jembrana yang sebelumnya dari Polres Bangli. Selain itu, pejabat utama di Polda Bali ada 28 orang, termasuk tiga orang Polwan berpangkat Kombes dan dua berpangkat AKBP. Semakin banyak Polwan di Bali, Golose berharap Polwan menempatkan posisi strategis dan bisa meminimalisasi korupsi dan kejahatan jalanan serta merebut hati masyarakat. “Kalau kita lihat posisi Kasat Lantas Polresta Denpasar diisi Polwan, begitu juga di Polres Bangli dan Polres Tabanan,” ungkapnya. Dari segi leadership, Polwan tidak kalah dengan Polki. Wakapolres Jembrana

Bali Post/rah

POLWAN - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose saat menghadiri syukuran hari jadi ke-69 Polwan. leadership-nya bagus dan partisipatif. Terkait pengamanan konferensi IMF dan World Bank, Kapolda telah menyiapkan

Polwan untuk dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka disiapkan menjadi personal protection, liason dan officer. (kmb36)

Terlibat Kasus Narkoba

Oknum Mahasiswa Semester Akhir Ditangkap

Bali Post/ist

DITAHAN - Dua tersangka ini yang ditangkap di pintu masuk konser musik di GWK, Jimbaran. Saat ini mereka ditahan di Mapolresta Denpasar. Denpasar (Bali Post) Oknum mahasiswa berinisial NH (22) harus meringkuk di penjara Polresta Denpasar. Pasalnya, mahasiswa semester akhir ini ditangkap saat transaksi narkoba dan mengaku jaringan napi Lapas Kerobokan. Ia dibekuk di Jalan Gatot Subroto Tengah, Denpasar, Senin (4/9) lalu. Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan, Selasa (12/9) kemarin, mengaku prihatin karena mahasiswa terlibat narkoba terus bertambah. Padahal, tersangka NH beralamat di Jalan Irawan, Ubung, Denpasar Utara ini sedang mengikuti ujian skripsi. “Pengakuannya tinggal beberapa pertemuan lagi dengan dosen pengujinya,” tegasnya. Dari RH, polisi mengamankan satu paket sabu-sabu (SS) 0,17 gram. Saat diinterogasi, NH membeli SS itu se-

harga Rp 400 ribu dari Kt yang berada di Lapas Kerobokan. Sedangkan penonton konser musik di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kuta Selatan, tersangka Rahmat Hadi Mulyawan (33) dan Eddy Salim (30) ditangani Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar. Tersangka Hadi mengaku satu linting ganja kering seberat 0,29 gram itu dibeli dari seseorang tidak diketahui namanya di Pantai Kuta dengan harga Rp 50 ribu. “Pengakuannya baru pertama kali beli ganja saat ditawari di Pantai Kuta. Sempat beberapa kali diisap,” ucap Kompol Arta. Sedangkan tersangka Eddy, distributor telur di Medan ini dibekuk saat berada di pintu masuk arena konser musik tersebut. Ia ditangkap Minggu (10/9) pukul 23.00 Wita. Saat itu diamankan 3 butir ekstasi.

“Waktu itu tersangka menyerahkan tasnya kepada temannya di belakang. Temannya tidak tahu kalau tas itu berisi satu plastik ganja dan dua linting rokok ganja,” ungkapnya. Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di tempat tinggal tersangka di Jalan Taman Sari Gang Pucuk Merah, Tuban, Kuta, Badung dan ditemukan kembali barang bukti narkoba berupa satu plastik ganja serta satu buntalan hasish. Saat diinterogasi, tersangka mengaku membeli ganja dari seseorang yang tidak dikenal di kawasan Kuta seharga Rp 1 juta, ekstasi dibeli seharga Rp 350 ribu per butir. Sedangkan hasish dibeli saat mendaki Gunung Everest Nepal seharga 20 dolar Amerika. Ia mengaku ke Bali untuk mendaki beberapa gunung di Bali dan NTB. Selain itu, petugas menangkap dua pemandu lagu tempat hiburan malam yaitu Linda Yulanda (35) dan Hasti Mawashie (25), Kamis (7/9) lalu. Mereka dibekuk pukul 20.40 wita di Jalan Sedap Malam, Denpasar Timur. Barang bukti yang diamankan satu paket SS seberat 0,70 gram dibeli seharga Rp 1,3 juta. “Mereka ini sebagai kurir dan bandarnya sedang kami selidiki. Pengakuannya mengantar paket narkoba di wilayah Denpasar saja. Seminggu terakhir, kami menangkap 11 pelaku narkoba, ada berprofesi jadi guide, sopir pariwisata, dan pedagang,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. (kmb36)


BANGLI

8 Tekan Kebocoran Retribusi di Kintamani

Dewan Usulkan PTT Awasi Jalur Tikus

Bangli (Bali Post) Tingkat kebocoran retribusi objek wisata Kintamani masih cukup tinggi. Guna menekan angka kebocoran, kalangan DPRD Bangli meminta Pemkab memaksimalkan tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT). Pemkab diminta menugaskan PTT menjaga jalur tikus yang selama ini digunakan wisatawan. Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles mengungkapkan, banyak guide nakal yang sudah hapal dengan medan. Mereka biasanya memilih melewati jalur tikus guna menghindari Bali Post/nan pungutan retribusi objek Komang Carles wisata Kintamani. Jalur tikus di antaranya jalur Sekaan, Sekardadi, Buayang dan Paket. ‘’Banyak jalur tikus sampai saat ini belum dijaga petugas sehingga wisatawan lolos dari pungutan karcis masuk,’’ kata Carles, Selasa (12/9) kemarin. Carles menjelaskan, agar kondisi itu tidak terus berlanjut, pihaknya meminta Pemkab memaksimalkan tenaga PTT. PTT diharapkannya ditugaskan menjaga dan mengawasi jalur-jalur tikus. ‘’Kita di DPRD akan segera bersurat ke Pemkab supaya PTT itu bisa dimaksimalkan. Agar ada petugas yang berjaga di setiap pintu-pintu masuk Kintamani,’’ tegas Carles. Lebih lanjut dikatakannya, sejauh ini Disparbud baru mampu memenuhi pendapatan melalui retribusi pariwisata sebanyak 67 persen. Dengan ditempatkannya petugas di jalur tikus, dia yakin target retribusi bisa terpenuhi. (kmb41)

Dua Pura di Desa Bangbang Diobok-obok Maling Bangli (Bali Post) Gedong panyimpenan di Pura Dalem Baleran dan Pura Dalem Pingit Desa Pakraman Bangbang, Tembuku, diobok-obok maling. Kejadian itu diketahui warga setempat, Selasa (12/9) kemarin, saat melaksanakan kegiatan mareresik. Meski tidak ada benda sakral yang hilang dari dua pura tersebut, kejadian tersebut membuat warga setempat resah. Ketua Wahana Saba Desa Pakraman Bangbang Dewa Made Sumerta menuturkan, sekitar pukul 06.30 wita, warga yang sedang mareresik di halaman Pura Dalem Baleran mendapati pintu gedong panyimpenan dalam kondisi terbuka. Karas atau kotak pratima yang selama ini tersimpan di dalam gedong panyimpenan ditemukan tergeletak di depan pintu gedong. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Tembuku. Di saat yang hampir bersamaan, warga juga mendapati kejadian serupa di Pura Dalem Pingit. Sejumlah warga yang ketika itu sedang matur piuning serangkaian upacara biukukung di Pura Dalem Pingit, mendapati gembok gedong panyimpenan dalam kondisi rusak dan terbuka. Sama seperti di Pura Dalem Baleran, di Pura Dalem Pingit warga tidak menemukan adanya benda sakral yang hilang. Sumerta menduga, maling tidak mengambil benda-benda sakral karena tidak masuk incarannya. ‘’Kemungkinan kejadiannya tengah malam dan pelaku mengincar benda berharga seperti emas maupun perak,’’ terangnya. Atas kejadian itu, warga berencana menggelar upacara ngulapin. Dia mengungkapkan, sejak hampir dua bulan terakhir kegiatan makemit sudah tidak lagi aktif karena kesibukan warga untuk menyiapkan upacara di Pura Pusering Tasik. Sementara itu, Kapolsek Tembuku AKP Gede Sunjaya Wirya mengatakan, tidak ada benda yang dilaporkan hilang dari dua pura tersebut. Pelaku yang saat ini masih dalam penyelidikan, hanya merusak gembok pintu gedong panyimpenan dan mengacak-acak kotak pratima yang ada di dalamnya. ‘’Kemungkinan pelaku mengincar pratima emas yang nilai jualnya tinggi,’’ ungkapnya. Untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa, pihaknya mengimbau warga untuk mengangktifkan kembali kegiatan makemit di pura di wilayah masingmasing. (kmb40)

Rabu Umanis, 13 September 2017

Proyek Penataan Penelokan Ditunda Bangli (Bali Post) –

Proyek penataan objek wisata Penelokan, Kintamani yang telah dirancang menelan anggaran Rp 20 miliar, tidak bisa dilaksanakan tahun ini. Sedikitnya sisa waktu tahun anggaran menjadi kendala yang dihadapi pemerintah. Bupati Bangli Made Gianyar, Senin (12/9) kemarin, mengatakan untuk membangun dan menata Penelokan, tidaklah gampang. Ada kendala yang ditemui pihaknya untuk mewujudkan idenya membangun objek wisata andalan Bangli itu. ‘’Untuk

mewujudkan ide rupanya tidak mudah. Tahun ini baru DED, untuk pelaksanaanya belum bisa,’’ ujarnya. Gianyar tidak menjelaskan secara detail apa saja kendala yang menghambat terealisasinya proyek penataan Penelokan. Dia hanya menye-

butkan, dengan sisa waktu yang hanya tiga bulan tidak cukup untuk merealisasikan proyek tersebut. ‘’Tingkat pembangunannya luar biasa. Seperti laporan Kadisparbud, karena harus ngebor tanah, tingkat kedalaman untuk menemukan tanah padatnya

cukup jauh,’’ terangnya. Meski gagal terlaksana tahun ini, Gianyar memastikan proyek penataan Penelokan dapat terealisasi di tahun 2018. Agar proyek bisa tuntas dalam sekali pengerjaan, pihaknya pun akan memantapkan kembali anggarannya. ‘’Biar jangan seperti bangun pasar, kita siapkan Rp 10 miliar tahutahunya butuh Rp 18 miliar,’’ tegasnya. Sebelumnya, Ketua Komi-

si III DPRD Bangli Ketut Suastika yang diwawancarai belum lama ini mengaku pesimis proyek tersebut berjalan sebagaimana yang telah diwacanakan Pemkab Bangli. Pasalnya hingga pertengahan bulan ini, belum ada tanda-tanda dimulainya proyek. Menurut Suastika, dengan waktu yang tersisa saat ini, sangat kecil kemungkinan proyek penataan Penelokan bisa berjalan tahun ini. (kmb40)

Bekerja Sama dengan Dua Yayasan Kemanusiaan

Desa Adat Selat Gelar Pengobatan Gratis DESA Adat Selat, Susut, bekerja sama dengan dua yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, menggelar kegiatan pengobatan gratis di wantilan jaba Pura Puseh Bale Agung Desa adat setempat, Selasa (12/9) pagi kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan untuk kali keduanya itu kembali mendapat sambutan antusias masyarakat khususnya kaum lansia. Bendesa Adat Selat Ketut Pradnya yang ditemui di selasela kegiatan mengatakan, pada pengobatan gratis kemarin pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Peduli Kemanusiaan, Tohpati dan Yayasan Pelita Vetera, Jakarta. Selain itu, dalam kegiatan kemarin pihaknya juga melibatkan sejumlah petugas puskesmas serta warga Desa Adat Selat susut

yang berkecimpung di dunia medis. ‘’Tahun ini merupakan kegiatan pengobatan gratis yang kami laksanakan untuk kedua kalinya,’’ terangnya. Pradnya menjelaskan, tujuan penyelenggaraan pengobatan gratis adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya lansia, masyarakat tidak memadai secara ekonomi serta terbatas dalam mendapatkan pelayanan medis yang profesional. Pengobatan gratis ini adalah salah satu wujud pengamalan konsep Tri Hita Karana, yakni Pawongan. Menurutnya, untuk mewujudkan bhakti kepada Tuhan, tidak harus menunggu hari suci atau semata-mata datang ke pura. Yang tidak kalah penting justru melaksanakan kegiatan kemanusiaan. ‘’Kami di lembaga mencoba

melakukan kegiatan-kegiatan yang positif untuk kehidupan masyarakat. Dan ini merupakan bentuk penghormatan kepada Beliau, Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai pemilik insan,’’ jelasnya. Pihaknya merancang kegiatan pengobatan gratis berjalan secara berkesinambungan. Pradnya menambahkan, selain menggelar pengobatan gratis, Desa Adat Selat tahun ini tengah membangun bale budaya di jaba Pura Puseh Bale Agung untuk mewadahi kreativitas krama dalam berkesenian, sastra dan lainnya. ‘’Selain bale budaya, kami juga akan membangun perpustakaan, kantor koperasi dan kantor prajuru Desa Adat Selat,’’ imbuhnya. Pendiri Yayasan Peduli Kemanusiaan, Purnawan mengatakan, dalam kegiatan kemarin pihaknya memberikan

PENGOBATAN GRATIS - Suasana kegiatan pengobatan gratis yang digelar Desa Adat Selat, Selasa (12/9) kemarin. sejumlah pelayanan kesehatan kepada masyarakat berupa layanan fisioterapi, rehabilitasi serta layanan THT untuk penanggulangan ketulian. Sementara, Yusniar dari Yayasan Pelita Vetera menjelaskan,

pihaknya memberikan layanan pengobatan umum, THT dan fisiotherapi. Kegiatan pengobatan gratis di Desa Adat Selat merupakan kegiatan yang dilaksanakan pihaknya untuk kedua kalinya. (ad810)

PT Sumber Alfaria Trijaya Bali

Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah di SDN 1 Kawan Bangli (Bali Post) PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Bali menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah untuk SDN 1 Kawan,

Bangli, Selasa (12/9) kemarin. Bantuan diserahkan Corporate Communication Alfamart Jember-Bali Muhammad Sofii dan diterima Kepala SDN

Bali Post/nan

SERAHKAN BANTUAN - Jajaran PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Bali menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah untuk siswa SDN 1 Kawan, Bangli, Selasa (12/9) kemarin.

1 Kawan Nurhayati. Acara tersebut turut dihadiri Kabid Dikdas Disdikpora Bangli I Nengah Danta Haryana. Branch Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Bali Yudi Sobari didampingi Muhammad Sofii mengungkapkan, bantuan perlengkapan sekolah tahun ini menyasar sejumlah SD dan SMP di Bangli, di antaranya SDN 1 Kawan dan SMPN 1 Kintamani. Kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap tahun di hampir seluruh kabupaten/ kota di Bali. ‘’Bantuan peralatan sekolah yang kita berikan berupa sepatu, tas, buku, alat tulis, seragam dan perlengkapan lainnya. Bantuan yang kita salurkan merupakan hasil donasi yang disisihkan saat ada sisa ketika konsumen berbelanja ke Alfamart. Jadi, sisa-

sisa donasi itulah yang kita kumpulkan dan selanjutnya dibelikan perlengkapan untuk disumbangkan ke sekolahsekolah,’’ ungkapnya. Dia mengatakan, tujuan kegiatan ini, membantu para siswa agar lebih fokus saat mengikuti proses belajar mengajar. Sebab, kalau dari segi kebutuhan sudah dapat dipenuhi, maka mereka pasti akan fokus dan konsentrasi mengikuti pelajaran tanpa harus memikirkan soal kurangnya perlengkapan sekolah. ‘’Saya harap apa yang kita berikan dapat bermanfaat untuk sekolah. Dan pihak sekolah bisa menyalurkan bantuan ini kepada siswa-siswa yang benar-benar kurang mampu,’’ kata Yudi Sobari. Kepala SDN 1 Kawan Nurhayati menyampaikan

terima kasih atas bantuan yang diberikan Alfamart. Menurutnya, hal ini sangat positif untuk membantu siswa kurang mampu. ‘’Kita harap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan. Bahkan kalau bisa, bantuan dari pihak lain juga sangat kita harapkan,’’ ucapnya. Sementara itu, Kabid Dikdas Disdikpora Bangli I Nengah Danta Haryana menjelaskan, bantuan ini sangat bermanfaat bagi siswa terutama yang kurang mampu. Dengan bantuan semacam ini diharapkan tidak ada lagi siswa yang menggunakan perlengkapan sekolah tidak layak pakai. ‘’Kita harap bantuan ini bisa berlanjut ke depannya dan sebarannya merata ke masing-masing kecamatan,’’ ujarnya. (kmb41/k375)

Gelar Raker dengan BKD dan BKPAD

Dewan Soroti Kekurangan Gaji Pegawai hingga Rp 15 Miliar Bangli (Bali Post) Komisi I dan III DPRD Bangli, Selasa (12/9) kemarin menggelar rapat kerja (raker) dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD). Dalam rapat tersebut, dewan menyoroti masalah kekurangan gaji pegawai hingga Rp 15 miliar. Dewan menilai, masalah kekurangan gaji pegawai tidak masuk akal mengingat pemberian gaji pegawai merupakan kegiatan rutin. Dalam rapat yang dipimpin

Ketua Komisi I Made Bawa dan Ketua Komisi III Ketut Suastika tersebut, dewan mencecar Kepala BKD Putu Koesalireni serta Sekretaris BKPAD A.A. Trisna Wijaya dengan beberapa pertanyaan soal masalah kekurangan gaji pegawai. Anggota Komisi III, Wayan Subagan mempertanyakan penyebab terjadinya masalah kekurangan gaji pegawai hingga Rp 15 miliar. Padahal penganggaran gaji pegawai merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya. Subagan mengatakan, dalam rapat pembahasan ang-

garan, dewan tidak pernah mengutak-atik maupun mengurangi gaji pegawai yang diajukan eksekutif. ‘’Akan ribut kalau pegawai sampai tidak mendapatkan gaji,’’ ujarnya. Hal serupa juga disampaikan anggota Komisi I, Satria Yudha. Dia meminta eksekutif untuk tidak menjadikan transisi perubahan OPD dan kepindahan pegawai ke kabupaten lain sebagai penyebab terjadinya masalah kekurangan gaji pegawai. Kalaupun ada pegawai yang pindah ke kabupaten lain, hal itu tidak menjadi masalah melainkan justru menambah

cadangan dana karena gaji yang harus dibayar Pemkab Bangli lebih sedikit. Anggota Komisi I, Nengah Darsana, mengaku curiga masalah kekurangan gaji ini terjadi karena adanya politisasi anggaran. Darsana mengatakan, dalam rapat dewan dengan TAPD sebelumnya, eksekutif sempat mengatakan kekurangan gaji disebabkan kesalahan hitung. Sementara dalam rapat kemarin, eksekutif menyebut, kekurangan gaji karena sesuai pagu yang diberikan Bappeda. ‘’Jadi, kalau memang ber-

dasarkan pagu, mestinya berani ajukan protes dari awal soal kurangnya gaji di OPD mereka. Kok hal ini dibiarkan hingga sekarang,’’ ujarnya. Sementara itu, baik Sekretaris BKPAD Bangli A.A. Trisna Wijaya maupun Kepala BKD Bangli Koesalireni dalam rapat kemarin sama-sama tidak bisa memberikan jawaban pasti soal kekurangan gaji pegawai. Trisna Wijaya mengatakan, persoalan ini terjadi lantaran pihaknya diberikan pagu anggaran seperti itu oleh Bappeda. (kmb40)

Proyek Dua Pasar Diharapkan Segera Rampung Bali Post/ina

GEDONG PANYIMPENAN - Dewa Made Sumerta menunjukkan gedong penyimpenan yang diobok-obok maling.

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Bangli (Bali Post) Pembangunan dua pasar di Bangli yakni Pasar Kayuambua, Susut dan pasar di Terminal Loka Crana sudah berjalan. Kedua proyek tersebut diharapkan bisa tuntas sesuai perencanaan sehingga mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat. Hal itu diungkapkan Bupati Bangli I Made Gianyar, Selasa (12/9) kemarin. Made Gianyar mengungkapkan, tata ulang pembangunan Pasar Kayuambua dan pasar di Terminal Loka Crana tujuan utamanya memperlancar akses pasar. Sebab, pasar merupakan sektor penggerak ekonomi masyarakat Bangli baik yang membutuhkan jasa maupun yang menyediakan jasa perekonomian sehingga infrastrukturnya harus memadai. ‘’Kita harap, pasar-pasar ini bisa menjadi sumber bangkitnya ekonomi masyarakat Bangli. Selain itu, kita juga berharap kedua pasar ini bisa dijadikan sebagai pusat informasi bagi masyarakat dan menjadi pasar wisata yang mampu menarik daya beli lokal dan asing,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli I Nengah Sudibia menjelaskan, di Pasar Kayuambua pihaknya bakal membangun ratusan los dan 18 kios. Dana yang digunakan bersumber dari pusat sebesar Rp 6 miliar. Sedangkan untuk pembangunan pasar di Terminal Loka Crana, sumber dananya dari APBD Bangli sebesar Rp 10.107.340.000. (kmb41)

PASAR - Proyek pembangunan pasar di Terminal Loka Crana.

Bali Post/nan


Rabu Umanis, 13 September 2017

GIANYAR

9

Karya Agung Panyegjeg Bhumi di Pura Gria Tegallalang

Puncak Karya Dihadiri Ribuan Umat, Di-’’puput’’ Tujuh Sulinggih

DESA Pakraman Tegallalang, Gianyar menggelar Karya Agung Panyegjeg Bhumi di Pura Gria Desa Adat Tegallalang. Puncak karya agung ini dilaksanakan Selasa (12/9) kemarin, dihadiri ribuan umat serta di-puput tujuh sulinggih. Prosesi puncak karya diawali dengan nuur Ida Batara Lingsir Pura Dalem Kangin, selanjutnya dilakukan pemujaan di utama mandala Pura Gria, Desa Pakraman Tegallalang. Karya Agung Panyegjeg Bhumi yang juga dirangkaikan dengan prosesi Padudusan Agung, Mamungkah, Ngenteg Linggih, Melaspas dan Bangun Ayu. Tahapan karya dimulai 23 Juni 2017, yang diawali dengan nunas suba dewasa. Menurut Bendesa Adat Tegallalang Drs. I Made Jaya Kusuma, M.M. didampingi Ketua (Manggala) I Karya Drs. I Wayan Mupu, M.Pd.H., puncak karya ini selain dihadiri oleh umat juga dihadiri panglingsir Puri Peliatan, panglingsir Puri Ubud, puri

wewidangan Desa Tegallalang, serta Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya. Sementara tujuh sulinggih yang muput wali yakni Ida Pedanda Geria Aan Klungkung selaku Pandita Yajamana, Ida Pedanda Selat Duda (Karangasem), Ida Pedanda Geria Ketewel, Ida Pedanda Geria Peling Baleran, Ida Pedanda Geria Peling Delodan, Ida Pedanda Wanasari Talibeng, Ida Pedanda Jenggala Wisaya, Tebayasa serta Ida Pedanda Buda Geria Gunung Sari Peliatan. Serangkaian puncak karya ini juga dipentaskan berbagai tari wali, salah satunya Topeng Sidakarya, Baris, Rejang Dewa serta Gambuh dari Desa Batuan. Ketua Panitia I Karya Drs. Wayan Mupu menjelaskan, karya agung ini bertujuan untuk mengharmoniskan alam dan mohon kesejahteraan bagi umat manusia. ‘’Yadnya agung ini diharapkan memberikan vibrasi manusia dan

Bali Post/nik

LIHAT FOTO - Gusti Nyoman Putra dan anaknya, Gusti Ayu Vera Noviantari, saat melihat foto mendiang Ni Wayan Sriani di HP.

Keluarga Kesulitan Biaya Pulangkan Jenazah TKI Asal Ubud

Gianyar (Bali Post) Ni Wayan Sriani (38), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Gianyar, meninggal dunia di Nigeria, negara tempatnya mengadu nasib. Ironisnya, jenazah perempuan asal Banjar Bentuyung, Ubud ini tak bisa dipulangkan ke Indonesia lantaran pihak keluarga kesulitan biaya. Gusti Nyoman Putra (51) yang ditemui, Selasa (12/9) kemarin, mengatakan istrinya Sriani meninggal di Nigeria pada Rabu (6/9) lalu. Sriani sempat dirawat setelah terpeleset di kamar mandi tempatnya bekerja sebagai spa therapist di Kota Abuja, Nigeria pada Jumat (1/9) lalu. ‘’Ada temannya di sana mengabari lewat Facebook, bahwa istri saya meninggal setelah jatuh di kamar mandi,’’ ucapnya. Putra mengungkapkan, perlu biaya sekitar Rp 120 juta untuk memulangkan jenazah istri ketiganya itu ke Indonesia. Biaya tersebut termasuk untuk dua orang yang mengantar jenazah. ‘’Kalau dikirim jenazahnya saja, kena sekitar 3.000 USD. Tapi kan gak mungkin jenazah diterbangkan sendiri,’’ katanya. Terkait kondisi ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KBRI. Dia diberikan tiga pilihan yakni jenazah dibawa pulang, dikremasi atau dikubur di Nigeria. ‘’Karena keterbatasan biaya, akhirnya kami sekeluarga sepakat jenazah dikubur di sana saja,’’ katanya. Keputusan ini juga diambil keluarga setelah berkonsultasi dengan orang pintar. Sementara di rumahnya di Ubud, mereka tetap menyiapkan upacara pemakaman tanpa jenazah. ‘’Di sini kita tetap lakukan upacara ngeplugin di perempatan agung, setelah itu ke bale dangin menghaturkan banten narpana,’’ jelasnya. Lebih lanjut Putra menuturkan, istrinya bersedia menjadi TKI karena dorongan teman-temannya yang rela memberikan modal untuk bekerja di luar negeri. Kali pertama Sriani pulang setelah setahun bekerja. ‘’Nah, berangkat kali keduanya inilah istri saya tak kunjung pulang sejak tiga tahun lalu,’’ katanya. Selama beberapa bulan terakhir Sriani disebut kerap menghubungi keluarga di Bali lewat video call dengan putri semata wayang mereka, Gusti Ayu Vera Noviantari. ‘’Istri saya sering mengatakan ingin pulang, tapi masih menunggu pencairan gaji dari bosnya di sana. Karena seringkali gajinya macet, bahkan sampai lima bulan kerja tak digaji,’’ ungkapnya. Dia juga mengakui bahwa keberangkatan istrinya yang kedua ini tidak memenuhi sejumlah persyaratan alias ilegal. Kondisi ini diduga menjadi salah satu penyebab sulitnya pengembalian jenazah. ‘’Paspor sudah punya lengkap, hanya berangkat yang kedua ini memang sedikit ada masalah dengan agennya,’’ tegasnya. Sementara itu, Kadisnaker Gianyar A.A. Dalem Jagadhita mengaku masih menunggu keputusan KBRI terkait jenazah Ni Wayan Sriani. ‘’Nanti KBRI akan berkabar ke BP3TKI, secara formal kita juga sudah melakukan pendekatan dengan pihak keluarga dan kemarin hasilnya keluarga menyetujui dia dikuburkan di sana,’’ katanya. Disinggung terkait biaya dari pemerintah untuk memulangkan jenazah Sriani, dia menegaskan hal tersebut tergantung mekanisme keberangkatan TKI. Sriani berangkat pertama menggunakan agen pada 2014. Namun di keberangkatan kedua dia tidak menggunakan agen. “Berangkat keduanya inilah dia mandiri (tanpa agen - red), mungkin masa kontraknya habis sehingga terjadi trouble di sana. Tetapi kepastiannya saya masih menunggu info resmi,’’ ujarnya. Diakuinya, fenomena warga Gianyar yang berangkat mandiri ini kerap terjadi. Pihaknya pun mengaku kesulitan mendata warga yang berangkat mandiri, sebab bisa saja menggunakan permohonan liburan. Pihaknya pun mengimbau warga yang ingin bekerja di luar negeri agar mengikuti aturan. Sementara yang difasilitasi Pemkab Gianyar dipastikan mendapat asuransi layanan. ‘’Kalau mereka yang posisi fasilitasi layanan kita, mereka berangkat dengan mekanisme penyelenggara penempatan TKI. Mereka juga terfasilitasi dengan asuransi,’’ tegasnya. (kmb35)

alamnya. Keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhannya, manusia dengan alamnya, serta hubungan manusia dengan manusia akan memberikan kesejahteraan hidup lahir dan batin. Harmonisasi hubungan inilah diharapkan memberikan kedamaian dan kesejahteraan bagi umat manusia,’’ jelasnya. Dikatakannya, selama prosesi karya, tujuh banjar adat yang ada di wewidangan desa pakraman yakni Banjar Gagah, Pejengaji, Tegallalang, Triwangsa, Tegal, Tengah dan Penusuan sudah menunjukkan sradha bhakti-nya dengan keikhlasan ngayah. Ditambahkannya, sebelum puncak karya telah dilakukan berbagai tahapan yadnya, di antaranya ngaturang bhakti pakelem ke segara danu di Batur dan di Gunung Batur, malasti ke segara Masceti serta melakukan Tawur Rsi Gana. Tjokorda Raka Kerthyasa selaku yajamana karya menjelaskan, karya agung

tawur pedanaan yang dilakukan krama Desa Pakraman Tegallalang ini sebagai bentuk bakti krama ini tergolong utamaning utama, dilihat dari sarana dan yasa kerti yang dihaturkan. Untuk itulah umat hendaknya tetap mengedepankan etika, moral dan kebersamaan untuk bisa menjabarkan ajaran agama Hindu. Yadnya ini juga memupuk etika dan keharmonisan untuk umat Hindu agar tetap mengedepankan sradha bhakti dan etika untuk menjaga keharmonisan di tanah Bali yang vibrasinya bisa menjaga keutuhan NKRI. Sementara itu, Ketua PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya dalam dharma wacananya mengatakan, umat Hindu diharapkan mengedepankan yasa kerti, dalam hal ini dharmaning agama dan dharmaning negara. Umat hendaknya tetap menjalankan ajaran keagamaan dengan ikhlas dan bakti. Dengan etika dan tatwa ini pula pihaknya meyakini

PUNCAK KARYA - Puncak Karya Panyegjeg Bhumi di Pura Gria Desa Pakraman Tegallalang digelar Selasa (12/9) kemarin. Prosesi ini dihadiri ribuan umat dan di-puput tujuh sulinggih. umat Hindu bisa mengawal Bali dan tradisinya. Sementara dalam konteks dharmaning negara,

semua pihak wajib menjaga keutuhan bangsa ini, termasuk menjaga dan mengawal ideologi Pancasila.

Paham ini penting menjadi komitmen bersama untuk membangun dan menjaga keutuhan NKRI. (dir)

Proyek RSUD Sanjiwani Ditargetkan Rampung Maret 2018

Gianyar (Bali Post) -

Proyek pembangunan fisik gedung pelayanan RSUD Sanjiwani Gianyar masih berlangsung. Hingga Selasa (12/9) kemarin, progress proyek dengan nilai anggaran Rp 115.283.458.000 itu diperkirakan sekitar 25 persen. Proyek ini ditargetkan rampung awal Maret tahun depan. Pantauan siang kemarin, sejumlah alat berat beroperasi di sekitar lokasi. Pengerjaan bangunan empat lantai ini terisolasi dengan penutup berupa seng. Sejumlah petugas juga tampak berjaga di pintu masuk menuju proyek yang ditangani kontraktor PT Adhi Karya (Persero) tersebut. Kepala Dinas Pekerjaan

Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Gianyar Nyoman Nuadi mengatakan, pembangunan gedung RS rujukan Bali timur itu dikerjakan mulai 27 Februari lalu. Sampai saat ini kira-kira sudah 25 persen dari total pengerjaan selama 370 hari. Basement RS tersebut sudah dibangun. Basement nantinya akan mampu me-

nampung sekitar 60 lebih mobil. Pembangunan ini juga diharapkan membantu kebutuhan parkir yang salama ini dikeluhkan warga. Sebelumnya pengerjaan fisik RSUD Sanjiwani Gianyar ini sempat dicek Kepala Perwakilan (Kaper) BPKP Provinsi Bali, Sudiro pada 14 Juni lalu. Kunjungan tersebut untuk persiapan probity awal (audit pelaksanaan). Pada kesempatan itu Sudiro memeriksa langsung bangunan fisik untuk disesuaikan antara realisasi dengan yang direncanakan. Sementara itu, Direktur RSUD Sanjiwani Gianyar dr. Ida Komang Upeksa

menjelaskan, gedung pelayanan yang baru ini rencananya akan berisikan sejumlah fasilitas. Lantai satu menjadi revitalisasi UGD, farmasi/ apotek, poliklinik bedah, poliklinik Obgyn/kandungan, poliklinik jantung, poliklinik paru, poliklinik penyakit dalam, poliklinik gizi dan bagian anastesi. Lantai dua akan ditambahkan High Care Unit (HCU), intermediate ward, poliklinik mata, poliklinik anak, poliklinik syaraf, poliklinik THT, poliklinik gigi, poliklinik psikiatri dan poliklinik penyakit kulit dan kelamin. Sedangkan untuk rawat inap di lantai tiga

dan di gedung itu juga akan dibangun ruang operasi, ruang pemulihan atau recovery, instalasi rehab medic dan ruang serbaguna. Selain itu, juga akan ada penambahan ruang inap kelas I,II,III, VIP. B dan VIP C Untuk areal parkir, selain basement ke depannya akan ada perluasan areal parkir akan menggunakan gedung Dinas Kesehatan yang saat ini difungsikan sebagai poliklinik. ‘’Di sana rencananya akan dibangun areal parkir bertingkat. Ini tujuannya untuk mengurangi masalah kekurangan areal parkir di RSUD Sanjiwani,’’ katanya. (kmb35)

Seminar ICNT Digelar di Taman Nusa Tulikup Bahas Pengetahuan dan Kebijakan Lokal untuk Lingkungan

ICNT - Suasana kegiatan ICNT hari ke-2 berupa seminar yang diselenggarakan di Taman Nusa, Selasa (12/9) kemarin. DI hari ke-2 penyelenggaraan International Conference Of National Trusts (ICNT) ke-17, 200 peserta dari 31 negara mengikuti program seminar yang membahas tentang pengetahuan tradisional dan kebijakan lokal untuk lingkungan yang terjaga di Taman Nusa, Desa Tulikup, Gianyar, Selasa (12/9) kemarin. Sebelum mengikuti seminar yang dilangsungkan di Theatre Auditorium itu, para peserta diperkenalkan dengan beragam busana dae-

rah dari berbagai suku yang ada di Indonesia. Peserta yang sebagian besar berasal dari luar negeri tampak antusias mengabadikan momen tersebut, dengan berfoto bersama. Mereka juga tidak lupa menanyakan asalusul dan sejarah pakaian adat. Yang paling menarik perhatian mereka adalah pakaian adat dari Papua, karena sangat meriah dengan berbagai atribut yang menghiasinya. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata juga berkes-

empatan hadir mengikuti seminar yang dimoderatori oleh Agus Marsudi. Sebagai pembicara pada seminar tersebut adalah Franklin Vagnone dan Prof. Laurajane Smith. Pada kesempatan tersebut juga dibahas tentang keberadaan museum sebagai pusat hubungan antar peradaban manusia yang menjembatani masa lalu dan sekarang. Seminar membahas bagaimana bendabenda pusaka harus dijaga sebagai warisan dunia yang harus diselamatkan. Setelah mengikuti seminar di Theatre Auditorium, peserta mengikuti parallel waorkshop. Peserta diajarkan tentang budaya Indonesia seperti membatik, membuat canang, gebogan, melukis payung dan wayang. Selain itu, peserta dibagi menjadi lima grup dengan berbagai materi dan pembicara yang berbeda. Grup A dengan lokasi di rumah tradisional Bali dan Maluku akan mengikuti workshop dengan materi “Developing Models for the Management of Heritage Places”, dengan pembicara Patrick Duffy dan Donald Hankey. Grup B dengan lokasi di rumah tradisional Sulawesi Barat dengan materi “Fund-

ing Our Future Fundraising for Heritage Conservation”, dengan pembicara Catherine Leonard, Natalie Bull, Bonnie Burnham dan SK Misra. Grup C berloksi di rumah tradisional Kalimantan Barat, dengan materi “Developing Business Plans for Heritage Organisations”, dengan pembicara Irena Edward, Justin Scully, William White dan Laretna Adishakti. Untuk Grup D berlokasi di rumah tradisional Jogya dan Kudus, dengan materi “Intangible Heritage The Heart and Soul of Heritage Interpretation’’ dengan pembicara A.A. Rai (ARMA), Anika Molesworth, Sharon Waterworth, Kamani Perera dan sarah Murphy. Sedangkan untuk Grup E berlokasi di rumah tradisional Sumatera Utara, dengan materi workshop “Traditional Knowledge and Local Wisdom for Sustainable Environment”, dengan pembicara Sylvie Vanneste, I.A Diah Maharani, Dini Rosmalia, Shovi Maryam, Tulus Wichaksono, Dhini Dewiyanti dan May Thwayhway Ko. Sementara itu, pada Senin (11/9) malam panitia menggelar gala dinner di Rumah Pancoran Banjar Nyuh Kun-

ing Ubud, Gianyar. Rumah pancoran yang merupakan rumah Ketua Dewan Pembina Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) Hashim Djojohadikusumo itu dipilih lantaran pihak panitia ingin memberikan kesan berbeda. Hadir kala itu Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terpilihnya Gianyar sebagai tuan rumah pelaksanaan ICNT ke-17. Menurutnya, pariwisata merupakan aktivitas ekonomi sebagian masyarakat Bali, sehingga pariwisata merupakan sektor andalan dalam pembangunan di Bali untuk menopang kegiatan pariwisata Bali ditopang oleh taksu. ‘’Taksu merupakan suatu pancaran sakti atau energi maya, sebagai kekuatan kharisma yang secara gaib dapat masuk ke dalam diri seseorang dan mempengaruhi hasil suatu kreativitas seseorang, sehingga suatu karya seni dikatakan hidup,’’ ucapnya. Acara dilanjutkan dengan makan malam bersama dan pementasan tari Joged Bumbung, di mana para delegasi ikut menari dengan sang penari atau ngibing. Acara diakhiri dengan live music. (ad804)


KLUNGKUNG

10

Rabu Umanis, 13 September 2017

Soal Pencairan Bansos

Proposal Bermasalah, Pengajuan Ulang Di-”deadline” Besok Semarapura (Bali Post) Usai melakukan rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dana hibah bansos yang diakomodir DPRD Klungkung pada anggaran perubahan 2015-2016 akan dicairkan. Hanya saja, hal itu disertai adanya catatan. Sejumlah kejanggalan ditemukan dalam proposal yang diajukan sebelumnya harus diperbaiki sesuai aturan. Pengajuan ulangnya di-deadline, Kamis (14/9) besok. Jika melewati batas itu, dipastikan usulannya tak akan terpasang alias kandas. Demikian ditegaskan Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Bali Post/sos Selasa (12/9) kemarin. I Gede Putu Winastra Dijelaskan, pada dasarnya, eksekutif tidak ada menghalangi pencairan dana tersebut semasih sesuai dengan regulasi yang ada. Berbeda dengan hasil evaluasi Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, pada sejumlah usulan ditemukan kejanggalan, seperti RAB yang tak sesuai dengan kondisi riil sampai adanya manipulasi rencana pembangunan. “Ini harus sesuai aturan,” tegasnya. Mantan Kepala Dinas Pendapatan Klungkung ini menyatakan proposal yang masih bermasalah itu sudah diminta untuk diperbaiki. Sesuai kesepakatan bersama dewan, paling lambat harus sudah terkumpul besok. “Yang penting administrasinya lengkap, RAB-nya lengkap, langsung dipasang. Kalau tidak datang, tidak dipasang,” tegasnya. Berdasarkan data, sisa pagu hibah 2015-2016 mencapai Rp 15.687.500.000. Dari jumlah itu, rekomendasi kegiatan yang sudah masuk bernilai sekitar 14 miliar. Di dalamnya, usulan dewan sangat sedikit. “Pagunya sekian. Usulan totalnya bisa di bawah itu. Kalau lebih, tidak,” ucapnya. Belum cairnya dana hibah bansos ini sempat diributkan DPRD saat rapat bersama TAPD, Senin (11/9). Saat itu anggota DPRD I Wayan Mastra menyatakan pemkab telah melontarkan sejumlah alasan yang terindikasi sebagai upaya untuk menggagalkan, mulai dari pengakuannya tak ada dana sampai karena adanya perubahan OPD. “Dari awal kami sebenarnya tahu bagaimana menggagalkan hibah bansos kami dengan alasan OPD baru,” ucapnya. Tak hanya itu, wakil rakyat asal Desa Tangkas juga menilai ada semacam ketidakadilan. Berbeda dengan yang dirasakan bupati. “Beda dengan bupati. Sejengkal saja turun bawa dana,” tegasnya. Sikap kecewa juga dilontarkan anggota DPRD, Anak Agung Sayang Suparta. Proposal usulan dana bansos itu sudah disampaikan ke Bagian Umum Setda Klungkung dan itu sudah dilanjutkan ke OPD terkait. Namun, ia menduga dalam hal ini ada sebuah rekayasa. Tak jauh berbeda dengan yang diungkapkan anggota DPRD Ketut Sukma Sucita. Dana bansos tersebut harus dicairkan karena berkaitan dengan hak untuk menyampaikan pada konstituen. “Mana dana kami Pak? Itu kan hak kami. Bukan hak pribadi. Hak untuk menyampaikan pada konstituen. Kami juga ada nalangin sampai ratusan juta. Sekarang seperti ini lagi. Dan kami jujur, tak bisa menerima lagi. Kami di DPR juga punya hak,” ucapnya. (kmb45)

WISATA - Wisata di Nusa Penida. Satpol Air Polres Klungkung meminta wisatawan mewaspadai cuaca di perairan Nusa Penida.

Rawan Kecelakaan Laut

Wisatawan Diminta Waspadai Perairan Nusa Penida Semarapura (Bali Post) Munculnya sejumlah kejadian di perairan Nusa Penida menjadi atensi kepolisian. Mengantisipasi hal itu, masyarakat maupun wisatawan diminta untuk waspada saat beraktivitas. Sejak Agustus sampai bulan ini, telah terjadi tiga kasus

DIAMANKAN - Pelaku pelecehan disertai dengan perampasan HP kini diamankan di Polres Klungkung.

marin, menjelaskan kejadian tersebut perlu diwaspadai lantaran sewaktu-waktu bisa terjadi. “Sekarang gelombang masih landai,” jelasnya. Sampai saat ini, pihaknya belum melakukan pemetaan kawasan yang rawan terjadinya terseret arus. Meskidemikian, jika melihat kondisi

ombak, berpotensi di perairan wilayah selatan, Cristal Bay, Manta Point, dan Angle Billabong. “Di tempat ini sudah pernah ada kejadian. Kami akan lakukan pemetaan lagi,” sebutnya. Sebagai bentuk antisipasi munculnya hal serupa, patroli rutin terus dilaksana-

kan dengan mengerahkan 5 personel. Ini menyasar pantai yang padat aktivitas. “Patroli sudah terus jalan. Kami juga minta pengelola ikut melakukan pengawasan. Kesehatan tamu juga harus dicek sebelum ke laut. Jangan langsung turun,” tegas Arnawa. (kmb45)

Target Layanan Air Bersih Sulit Tercapai 100 Persen Semarapura (Bali Post) -

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) menargetkan seluruh masyarakat sudah terlayani akses air bersih paling lambat 2019. Namun, khusus untuk di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, hal itu sangat sulit tercapai. Kendalanya tak hanya pada anggaran, namun juga minimnya sumber mata air di daerah tersebut.

HP Korban Juga Dirampas

Bali Post/sos

di perairan Nusa Penida. Dua di antaranya berupa terseret arus dan menyebabkan satu wisatawan meninggal. Satu lagi hanya kecelakaan biasa yang menyebabkan kaki wisatawan terkilir akibat terhantam ombak. Kasat Pol Air Polres Klungkung AKP I Nyoman Arnawa, Selasa (12/9) ke-

Nusa Penida Minim Sumber Mata Air

Lecehkan ABG, Montir Ditangkap Semarapura (Bali Post) Seorang karyawan bengkel mobil (montir) asal Dusun/ Desa Takmung, Banjarangkan I Putu Antara (25) harus mendekam di sel tahanan Polres Klungkung. Dia ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Senin (11/9) setelah dituding melecehkan seorang anak baru gede (ABG) berinisial LPD (17), warga Banjarangkan. Tak hanya itu, pria lajang ini juga diketahui merampas HP korban. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa (12/9) kemarin, aksi ini berlangsung Sabtu (9/9) sekitar pukul 23.30 Wita. Saat itu, korban hendak pulang usai bermain di rumah temannya dengan mengendarai sepeda motor. Namun, sampai di Jalan Raya Tusan-Bakas, Kecamatan Banjarangkan dipepet dan dicegat pelaku yang tak dikenal. Entah apa yang ada di benaknya, pelaku mencoba menindih dan berusaha mencium serta meremas bagian sensitif korban. Mendapat perlakuan seperti itu, korban berontak. Ternyata, aksi pelaku tak hanya berhenti sampai di sana. HP korban juga dirampas dan membuang kunci sepeda motor korban. “Kasus ini dilaporkan kemarin (Senin - red). Kami langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Akhirnya kami menangkap pelaku di rumahnya. Saat itu, dia sempat lari dan bersembunyi di sungai dekat rumah,” jelas Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Made Agus Dwi Wirawan. Atas perbuatan tak terpujinya itu, pelaku langsung digiring ke Mapolres. Barang bukti berupa satu unit HP Samsung, satu unit sepeda motor Honda Vario DK 2159 MO serta kunci dan STNK-nya juga turut diamankan. “Motor itu milik pelaku,” katanya. Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan. Hukumannya maksimal sembilan tahun penjara. Sementara itu, pelaku mengaku saat beraksi berada di bawah pengaruh alkohol. Niatnya hanya sebatas untuk berkenalan. “Cuma ingin kenalan. HP-nya mau saya kembalikan. Baru pertama seperti ini,” akunya. (kmb45)

Bali Post/sos

Bali Post/sos

I Nyoman Renin Suyasa

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung Nyoman Renin Suyasa, Selasa (12/9) kemarin, menjelaskan sampai saat ini, layanan air bersih ke wilayah kepulauan itu baru menyasar 3.700 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 30 persen dari total 16.615 KK. Pada 2019, Kementerian PU-PR menargetkan harus sudah terlayani 100 persen, beriringan dengan program nol persen permukiman kumuh dan 10 persen akses sanitasi layak atau yang dikenal dengan program 100-0-100.

Namun, perusahaan plat merah ini masih merasa sulit untuk mencapai itu. Pemasangan target terhenti pada angka 60 persen. “Untuk mencapai target nasional masih sulit. Itu terkendala sumber air, anggaran dan kondisi geografis,” katanya saat ditemui di sela-sela perayaan HUT PDAM ke-25 kemarin. Pelayanan saat ini, sambung dia hanya mengandalkan air dari dua sumber, yakni Penida dan Guyangan yang debit totalnya 37 liter per detik. Pendistribusiannya ke permukiman masih meng-

gunakan tenaga pompa yang beroperasi 18 jam. Guna mencapai target yang dipasang PDAM, diusulkan penambahan daya listrik, sehingga pompa bisa beroperasi 24 jam. “Sumber ini dikelola provinsi. Untuk bisa capai layanan 60 persen, kami usulkan penambahan daya listrik untuk mengoperasikan pompa lagi satu. Jadinya bisa seharian beroperasi,” sebutnya didampingi Kabag Teknik Ketut Karnata. Pada 2018, layanan juga direncanakan menyasar tiga desa yang kini belum tersentuh, yakni Pejukutan, Seka-

rtaji dan Tanglad. Langkah tersebut dipandang tak hanya penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat, namun juga sektor pariwisata yang mulai berkembang. “Pariwisata mulai berkembang. Ini memerlukan air. Layanan akan terus kami perluas. Ke depan juga penambahan jaringan distribusi utama,” ucap Suyasa. Krisis air minum aman di Nusa Penida salah satunya kerap melanda Desa Pejukutan. Perbekel setempat I Nyoman Yudiadnyanawan menjelaskan guna menyambung hidup, masyarakat harus mendapatkan air dengan membeli. Beberapa juga ada yang memanfaatkan air hujan yang tersimpan di cubang. “Krisis sudah jadi persoalan klasik,” tandasnya. (kmb45)

Tumbuh Subur

Pandan Berduri Masih Jadi ”Napas” Warga Pesinggahan PANDAN berduri tumbuh subur di Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Sejak bertahun-tahun hingga sekarang masih menjadi “napas” untuk sejumlah warga. Itu disulap menjadi kerajinan tikar yang cukup laku di pasaran. Pesinggahan merupakan desa paling timur di Kabupaten Klungkung. Berbatasan dengan Kabupaten Karangasem. Saat dijelajahi, desa ini memiliki banyak potensi. Tak hanya sektor perikanan. Tak juga hanya pertanian yang masih tumbuh subur. Tak hanya pula usaha perdagangan kuliner yang banyak dijumpai di pinggir jalan menawarkan masakan yang mampu menggoda perut. Namun, di desa ini juga banyak tumbuh pandan berduri. Terlihat memadati lahan di pinggur jalan. Sekilas itu hanya nampak sebagai tanaman liar yang hanya berfungsi untuk pembatas pekarangan. Rupanya, tanaman yang juga cocok tumbuh di pinggiran pantai ini justru sangat berarti. Mampu menjadi “napas” sejumlah warga sejak bertahuntahun. Tekstur daunnya yang mirip daun lontar menjadikannya sangat baik untuk kerajinan anyaman, salah satunya tikar. Itulah yang digeluti Wayan Katos. Warga asal Dusun Sangluh. “Dari dulu, pandan sudah biasa dijadikan anyaman,” tuturnya, belum lama ini. Pria yang termasuk Rumah Tangga Miskin (RTM) ini melanjutkan ceritanya. Menjadi penganyam bukan tanpa alasan. Usianya yang telah menginjak 80 tahun, membuat tak bisa lagi melakoni pekerjaan lain. Namun, beberapa

bulan belakangan, ia tak bisa bekerja banyak. Yang bisa dilakukan hanya sebatas menyiapkan bahan baku. “Sudah sering sakit, sekarang hanya menggulung pandan. Yang menganyam orang lain. Nanti hasil penjualannya dibagi,” ucapnya sembari bersandar pada tembok rumahnya. Uang yang bisa dikantongi tak menentu. Bahkan, sangat sering tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama istrinya, Ketut Simpen (75), yang kini sudah sakit-sakitan. Tapi itu tetap disyukuri. “Kalau hasil tak seberapa. Untuk kebutuhan hidup, ada beberapa bantuan dari pemerintah,” imbuh pria satu anak ini. Warga lain, Ketut Sudani, menyebutkan kerajinan ini masih digeluti sekitar 30 KK. Harga jual tikar ukuran 1x1,5 meter yang dikerjakan setengah hari hanya Rp 18 ribu. “Kalau dulu harus dijual ke pasar. Tapi sekarang dicari langsung oleh pengepul. Untuk hasil penjualan dibagi dengan pemberi bahan baku. Jadi kecil,” katanya. Penghasilannya yang demikian menyebabkan generasi muda tak tertarik untuk menekuni. Mereka lebih memilih mengadu nasib ke perkotaan dengan alasan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar. “Yang menekuni sudah tua-tua. Kalau yang muda, milih ke kota,” tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

GULUNG PANDAN - Wayan Katos, warga Dusun Sangluh Desa Pesinggahan, tengah menggulung pandan dan nantinya akan dijadikan bahan baku tikar.


Rabu Umanis, 13 September 2017

BULELENG

11

Dewan Minta Pemkab Pertegas Batas Wilayah Singaraja (Bali Post) – Batas wilayah antara Kabupaten Buleleng dengan Bangli diduga telah bergeser dari letak semula. Lokasi perbatasan yang merupakan hutan lindung itu diduga telah ditanami kopi, cengkeh, dan beberapa tanaman lain. Daerah perbatasan ini terletak di Dusun Butiang, Desa Les dengan Desa Siakin, Kintamani (Bangli). Terkait dugaan itu, DPRD mengusulkan agar pemkab tanggap dan segera menyelesaikan masalah ini. Kalau batas wilayah sudah bergeser, pemkab diharapkan segera mengembalikan batas wilayah pada posisi awal. Bahkan, untuk mengetahui kondisi di lapangan, dewan merencanakan dalam waktu dekat turun ke lapangan untuk mengetahui situasi yang terjadi. Ketua Komisi III DPRD Buleleng Ni Made Putri Nareni mengungkapkan hal tersebut saat menghadiri rapat pembahasan Rancangan Perubahan APBD tahun 2017 di ruang gabungan komisi DPRD Buleleng, Selasa (12/9) kemarin. Lebih jauh, Nareni mengatakan masalah ini sebenarnya sejak lama telah diketahui oleh warga. Saat itu, warga dan aparat desa sering mengadukan dugaan batas wilayah kabupaten diduga bergeser dari posisi semula ketika pihaknya melakukan reses atau pertemuan lain. Pada intinya, warga meminta pemerintah tanggap untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. “Ini masalah lama dan setiap kami reses atau pertemuan lain warga mengeluhkan kalau perbatasan itu sudah bergeser dari posisi semula,” katanya. Di sisi lain, menurut Nareni, warga di perbatasan juga khawatir jika dampak pergeseran itu akan menimbulkan kerugian bagi warga Dusun Butiang. Apalagi, Dusun Butiang lokasinya lebih rendah. Jika alih fungsi hutan perbatasan itu rusak dan memicu bencana alam, maka warga Butiang akan pertama kali terdampak. Untuk itu, warga sudah mengadukan masalah ini kepada aparat desa dan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Warga berharap batas-batas wilayah itu segara dipertegas. Jika memang bergeser, maka harus dikembalikan pada posisi semula. Untuk menunjukkan perbatasan antarkabupaten perlu dibuatkan semacam penunjuk sehingga tidak rancu seperti sekarang. “Sebenarnya, hutan perbatasan kabupaten itu tidak bolah ditanami tanaman produktif,” jelasnya. Menanggapi penjelasan dewan tersebut, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, masalah batas wilayah kabupaten sangat penting dipertegas guna menghindari adanya saling klaim wilayah. Untuk itu, pihaknya menginstruksikan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) untuk melakukan penelusuran termasuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemkab Bangli. Untuk mengetahui batas wilayah yang sudah ditetapkan oleh lembaga Geo Spasial akan dicocokkan kembali. Jika memang terjadi pergeseran, langkah berikutnya adalah mengembalikan batas-batas wilayah ke posisi semula seperti yang ditetapkan oleh lembaga terkait. “Ini informasi penting dan Tapem kami instruksikan untuk menelusuri. Sebenarnya, ini tinggal dikonkretkan saja dengan data di Geo Spasial. Kalau memang terjadi pergeseran akan dikomunikasikan untuk dikembalikan pada batas-batas yang telah ditetapkan,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KOTAK SUARA – KPU bersama Panwaslih Buleleng membuka 59 kotak suara di masing-masing kecamatan, Selasa (12/9) kemarin, di ruang rapat KPU setempat. Hal ini awal pemutakhiran data pemilih berkelanjutan menjelang Pilgub Bali 2018.

Jelang Pilgub Bali

KPU Buleleng Mutakhirkan Data Pemilih Singaraja (Bali Post) – KPU Buleleng mulai m el ak uk an t ahapan pemutakhiran data pemilih menjelang perhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali tahun 2018 mendatang. Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini diawali dengan pembukaan kotak suara di masing-masing kecamatan (PPK). Dari setiap kotak yang berisi dokumen pada saat pencoblosan pilkada lalu, KPU mengambil Data Pemilih Tambahan (DPTb) dan dokumen salinan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Pembukaan kotak suara Selasa (12/9) kemarin, melibatkan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Buleleng yang baru

terbentuk dan sejumlah staf KPU Buleleng. Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua KPU Gede Suardana. Pembukaan ini dilakukan dengan cermat. Semua dokumen dalam kotak dicatat dengan baik dan berkas dokumennya langsung dipisahkan dan dimasukkan dalam kantong plastik. Ketua KPU Gede Suardana mengatakan, sesuai tahapan yang diterima dari KPU Bali, pihaknya diminta untuk melakukan proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. DPTb yang tersimpan di dalam kotak suara di masing-masing kecamatan diambil dokumennya yang berisi DPTb. Selain itu, dokumen salinan DPT yang juga disimpan dalam kotak suara

juga dipisahkan dari dokumen yang lain. “KPU hari ini melakukan pembukaan kotak dan dari sembilan kecamatan ada 59 kotak yang kita buka. Dokumen di dalamnya menyangkut DPTB dan salinan DPT kita ambil dan pisahkan dari dokumen yang lain di dalam kotak,” katanya. Menurut Suardana, DPTb tersebut untuk tahap awal akan dimutakhirkan melalui proses input dalam sistem informasi di KPU Buleleng. DPTb ini kemudian dimutakhirkan kembali dan selanjutnya akan masuk dalam DPT Pilgub Bali. Dari pencoblosan pilkada lalu, KPU menemukan warga Buleleng yang tidak tercatat dalam DPT. Warga tersebut kemudian menggunakan KTP

atau surat keterangan (suket) pengganti KTP dengan jumlah 4.297 pemilih. Ribuan pemilih tercecer itu terdiri atas 2.223 pemilih laki-laki dan 2.074 pemilih perempuan. Data pemilih tercecer inilah kemudian diolah kembali dan nantinya akan masuk dalam DPT untuk kepentingan Pilgub Bali 2018. “Setelah semua DPTb ini kami input akan ditindaklanjuti oleh KPU Bali hingga KPU RI sebelum ditetapkan oleh pemerintah menjadi DPT dan ini merupakan proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan,” jelasnya. Di sisi lain, Suardana mengatakan, setelah pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini, KPU akan melakukan pemusnahan terhadap bekas

logistik pilkada. Pemusnahan ini baru bisa dilakukan satu bulan setelah Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilantik. Nantinya, setelah batas waktu itu berakhir, KPU Buleleng baru mengajukan izin pemusnahan bekas dan sisa logistik pilkada kepada KPU RI dan Arsip Nasional RI. “Setelah satu bulan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati baru kita ajukan izin untuk pemusnahan sisa dan bekas logistik, mulai dari surat suara, formulir, dan kelengkapan TPS di setiap kotak suara itu akan dimusnahkan. Nantinya logistik itu akan dilelang dan pemenang lelang itulah akan memusnahkan dengan caranya sendiri,” tegasnya. (kmb38)

Delapan ABK KM Cahaya Nirmala II Diserahkan ke Dinsos Bali

Bali Post/kmb38

BATAS – Ketua Komisi III DPRD Buleleng Ni Made Putri Nareni meminta pemkab segera mempertegas batas Kabupaten Buleleng dengan Bangli di Dusun Butiang, Desa Les, Kecamatan Tejakula.

Suara Buleleng Festival Lovina Diharapkan Bermanfaat

Pelaksanaan Festival Lovina semoga mampu memberikan manfaat bagi pelaku pariwisata dan warga Buleleng dengan dikunjunginya yacht dari berbagai negara dan kapal pesiar. Termasuk juga soal revitalisasi pasar yang sedang dilakukan oleh pemerintah agar mampu memberikan manfaat bagi warga sekitar dan seluruh warga Buleleng. Janganlah berupaya bermain dalam pelaksanaan revitalisasi ini demi keuntungan pribadi dan golongan. Gung De, Ngurah Rai

Penanganan Pasien

Manajemen rumah sakit diharapkan mampu melakukan tindakan pemeriksaan terhadap pasien yang benarbenar memerlukan penanganan secepatnya. Urusan administrasi bisa dilakukan di belakang. Termasuk juga dengan pelaksanaan Festival Lovina diharapkan mampu memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan juga pelaku pariwisata. Kita ketahui, Lovina sudah dikenal sejak tahun 70-an dengan dibangunnya homestay oleh A.A. Panji Tisna. Nang Mologan, Mayong

Ada Kontribusi ke Masyarakat

Pelaksanaan Festival Lovina yang akan berlangsung dari tanggal 14 sampai 18 September 2017 yang akan datang semoga ada kontribusinya kepada warga di sekitarnya dan masyarakat Buleleng. Sengen, Nagasepeha

Peran PBB dalam Kasus Rohingya

Kasus Rohingya di Myanmar menimbulkan keprihatinan. Dipertanyakan di mana peran PBB. Kenapa tidak mampu mengatasi masalah tersebut. PBB mesti segera menyelesaikan kasus ini. Dereksen, Jalan Teratai

Singaraja (Bali Post) – Setelah sempat menginap di kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, delapan anak buah kapal (ABK) KM Nirmala Cahaya II diserahkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, Selasa (12/9) kemarin. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan oleh polisi, dan melengkapi administrasi, mereka diantar ke Pemprov Bali menggunakan mobil operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Rencananya, ABK ini akan dipulangkan ke Flores dan Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) oleh Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bali. Kepala Pelaksana BPBD Made Subur di sela-sela rapat di gedung DPRD Buleleng, kemarin, mengatakan kondisi delapan ABK KM Cahaya Nirmala II sehat dan tidak menunjukkan trauma setelah kapal yang mereka awaki tenggelam pada Senin (11/9) lalu sekitar pukul 00.45 Wita. Kapal yang mengangkut bahan-bahan bangunan itu tenggelam dihantam gelombang tinggi saat melintas di perairan Buleleng pada jarak sekitar 10 mil sebelah utara Pelabuhan Celukan Bawang. Sejak mereka berhasil dievakuasi oleh tim gabungan Basarnas, Angkatan Laut (AL), Polisi Perairan (Polair) Polres Buleleng, ABK tersebut telah memberikan keterangan kepada kepolisian seputar kejadian nahas tersebut. Lantaran proses pemeriksaan hingga malam hari, BPBD Buleleng baru

bisa menyerahkan ABK itu ke Pemprov Bali. “Ini bagian kerja bersama baik kami, Basarnas, TNI-AL, dan Polair. ABK kita jemput di pelabuhan dan setelah mengisi administrasi di BPBD, kami sudah antar mereka ke Pemprov dan oleh BPBD Bali diserahkan ke Dinsos Bali dan baru dipulangkan ke masing-masing daerah asal ABK itu,” katanya. Menurut Subur, berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) evakuasi korban kecelakaan laut atau warga telantar karena kejadian tertentu, BPBD atau instansi terkait lain wajib menanggung kebutuhan makanan dan pakaian para korban. Sementara untuk akomodasi pemulangan dari lokasi kejadian sampai ke wilayah masing-masing juga ditanggung pemerintah. Namun, untuk ABK KM Cahaya

Bali Post/kmb38

ABK – Delapan ABK KM Cahaya Nirmala diserahkan oleh BPBD Buleleng ke Pemprov Bali untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah asal mereka masing-masing. Nirmala ini, pemulangannya akan diurus oleh Dinsos Bali. “Sejak dievakuasi, kami sudah memfasilitasi kebutuhan makanan dan pakaian dan itu memang wajib kita siapkan untuk kasus orang telantar atau korban sebuah kejadian. Demikian juga biaya pemulangan gratis. Cuma karena ini lintas provinsi, maka pemulangannya diurus di provinsi dan seperti apa teknisnya itu kewenangan provinsi,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, delapan ABK KM Cahaya Nirmala (bukan 12 orang), berhasil ditolong oleh kapal TB MBP 3205 yang dinakhodai Rudy Sasongke. Satu dari delapan ABK itu bernama Rusdam (37) berasal dari Flores. Sedangkan, tujuh lainnya masing-masing Iwan (37) Ibrahim (55) (nakhoda KM Cahaya Nirmala II), Asanudian (53), Brunai (24), Edison (36), Aan Wayudin, dan Mocthar (55), semuanya

warga Bima, NTB. Sebelum kapal tenggelam, kedelapan ABK ini sekitar empat jam berusaha bertahan di lautan lepas menggunakan rakit buatan dari bahan-bahan bangunan yang kebetulan diangkut. Rencananya, bahan bangunan itu dikirim melalui Surabaya menuju Bima NTB. Namun nahas, karena cuaca buruk, kapal mereka tenggelam setelah dihantam gelombang dengan ketinggian sekitar tiga meter. (kmb38)

Percepat Proyek ’’Shortcut’’

Bupati PAS Lobi ke Pusat Singaraja (Bali Post) – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) kembali melakukan lobi untuk mempercepat realisasi pembangunan proyek shortcut SingarajaBedugul di lokasi lima dan enam (Desa Wanagiri dan Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada). Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Nyoman Suparta Wijaya, Selasa (12/9) kemarin, Bupati berkoordinasi terkait tindak lanjut proyek pembangunan shortcut

ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PRA). Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakatnya itu diterima oleh salah seorang pejabat Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PU-PRA. Melalui sebuah diskusi, Bupati melaksanakan koordinasi untuk mengetahui perkembangan dan percepatan rencana proyek pembangunan shortcut pada lokasi lima dan enam. Dari hasil koordinasi itu,

Bupati mendapatkan kepastian bahwa Kementerian PU-PR berkomitmen merealisasikan proyek pembangunan shortcut yang masuk wilayah Buleleng itu pada awal 2018. Sementara, pemkab diminta menyiapkan lahan yang diperlukan dan pembebasannya harus diupayakan tuntas pada tahun ini. Kabag Humas dan Protokol Sekkab Buleleng Made Supartawan membenarkan Bupati PAS bersama Kepala Dinas PUPR Suparta Wijaya melakukan lobi untuk percepatan proyek

shortcut ke pemerintah pusat. Dia mengatakan, pendekatan semacam ini sangat penting karena proyek pembangunan shortcut sangat dibutuhkan dan sekaligus merealisasikan salah satu wacana pemerintah dalam melakukan pemerataan pembangunan di Bali Selatan dan Utara. Sementara terkait lahan, dalam Perubahan APBD tahun 2017 ini, Pemkab menyediakan anggaran Rp 10 miliar. Dana ini dialokasikan untuk pembebasan lahan yang dilin-

tasi oleh jalur proyek shortcut mulai dari Desa Wanagiri hingga Desa Gitgit. “Pemerintah sudah mengambil kebijakan mendukung dan bahkan proyek ini bisa dipercepat. Persoalan lahan pemerintah juga sudah mengalokasikan anggaran untuk membebaskan lahan. Tadinya 3,2 hektar, tapi karena ada perubahan desain, maka pemerintah menambah luas lahannya dan pengadaan tanahnya dilaksanakan secara bertahap,” tegasnya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Rabu Umanis, 13 September 2017

Tanpa Pemberitahuan

Pihak Komite Protes Pembangunan Ruang Kelas di SMAN 1 Pekutatan

Negara (Bali Post) – Pembangunan ruang kelas baru dan ruang laboratorium di SMAN 1 Pekutatan diprotes oleh komite. Pasalnya, pihak komite yang notabene perwakilan masyarakat (orangtua siswa) tidak diberi tahu adanya pembangunan secara swakelola tersebut. Padahal, semestinya sebagai perwakilan orangtua siswa, komite minimal diberi tahu dan dilakukan rapat. Tanpa adanya pemberitahuan ini muncul kesan pembangunan yang dilakukan oleh panitia sekolah ini dilakukan secara diam-diam dan tanpa melalui rapat melibatkan mereka. Salah seorang pengurus komite, Selasa (12/9) kemarin, mengaku tidak tahu ada pembangunan yang tengah berlangsung di sekolah. Pihaknya justru baru mengetahui saat ini ada pengerjaan bangunan dan informasinya sudah berjalan dua bulan lalu. Diduga pengerjaan dua bangunan itu dilakukan secara borongan oleh salah satu guru. ‘’Jangankan ada pengerjaan, bantuan yang turun kami tidak tahu,’’ ujar salah satu pengurus. Dari informasi di lokasi, pengerjaan dua gedung baru ini baru berjalan sekitar 50 persen. Pengerjaan berasal dari anggaran APBN senilai Rp 444.038.000. Sementara itu, Ketua Komite SMAN 1 Pekutatan Nyoman Sudiasa saat dikonfirmasi mengaku juga tidak mengetahui adanya pemban-

gunan di dalam sekolah tersebut. Selama ini memang tidak pernah ada rembuk, apalagi pemberitahuan. Sudiasa juga tidak mengetahui mengapa sekolah atau panitia tidak menyampaikan ke komite. ‘’Saya tidak pernah tahu, karena memang tidak pernah diberi tahu,’’ ujar Sudiasa yang juga anggota DPRD Jembrana ini. Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Pekutatan Rai Gelgel mengaku telah menyampaikan secara lisan mengenai pembangunan itu kepada Ketua Komite. Pihaknya tidak begitu paham mengenai bangunan atau pengerjaan proyek, sebab bukan bidangnya. Sekolah, menurutnya, akan menyampaikan kembali kepada Ketua Komite secara resmi. Terkait

pengerjaan bangunan swakelola itu dikelola panitia. Panitia tersebut merupakan guru-guru di sekolah. Selaku kepala sekolah pihaknya bertindak sebagai penanggung jawab. Gelgel juga membantah pengerjaan diborongkan. Melainkan dikerjakan oleh panitia sekolah dan terdiri dari guru-guru. Pelaksanaan pengerjaan juga diawasi langsung oleh guru-guru sekolah. Selaku penanggung jawab pihaknya juga telah menyampaikan kepada panitia supaya memperhatikan juklak/juknis apakah dalam pengawasan melibatkan komite. Namun jawaban panitia pembangunan saat itu dalam juknis, komite tidak dilibatkan sebagai pengawas. (kmb26)

Bali Post/olo

BANGUNAN – Bangunan ruang baru di SMAN 1 Pekutatan yang saat ini masih dalam pengerjaan secara swakelola. Pihak komite protes lantaran tidak mengetahui adanya pembangunan di sekolah tersebut.

Usai Disorot Dewan, Kepala ULP Dimutasi

Negara (Bali Post) Secara mendadak, Pemkab Jembrana melakukan mutasi terhadap dua pejabat eselon IV, Selasa (12/9) sore. Menariknya, jabatan yang dirotasi itu adalah Kepala Sub Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) di bawah Bagian Perlengkapan, Sekretariat Daerah (Setda) Jembrana. Apalagi belum lama ini, DPRD Jembrana menyoroti minimnya realisasi pada APBD Induk tahun 2017 karena banyak tender yang belum berjalan. Selain Kasubag ULP, mutasi juga menyasar Kasi Perumahan pada Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas PUPRPKP Jembrana. Pelantikan dua pejabat itu dilakukan Sekda Jembrana I Made Sudiada. Kasubag ULP yang sebelumnya dijabat oleh Komang Evan Sanjaya digantikan I Ketut Sumawijaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Perumahan di Dinas Dinas PUPRPKP. Sekda Jembrana I Made

Sudiada seusai pelantikan mengungkapkan mutasi dua jabatan ini merupakan penyegaran bagi para pejabat di lingkungan Pemkab Jembrana. Rotasi ini menurutnya hal yang biasa dengan tujuan untuk kepentingan pejabat itu, kepentingan publik dan efek psikologis. Berdasarkan evaluasi, dengan penyegaran ini bisa menyesuaikan dan timbul inovasi bekerja. Justru dengan adanya rotasi ini, karier seseorang bisa berkembang dan lebih berkompeten di tempat yang baru. Pegawai yang memiliki sertifikat dan kualifikasi untuk pengadaan barang dan jasa saat ini menurutnya sudah cukup. Apalagi ditambah adanya perubahan ULP dengan penggabungan Pokja (Kelompok kerja). Dari sebelumnya terpisah pokja-pokja, kini digabung menjadi dua. Dengan penggabungan ini diharapkan bisa menjadi team work yang solid. Di sisi lain, Komang Evan Sanjaya mengaku baru Selasa pagi menerima informasi

mutasi dan surat undangan. Menurutnya, mutasi merupakan kebijakan pimpinan dan ketika menerima SK Mutasi, sebagai aparatur siap ditugaskan di mana saja. Selama menjabat Kepala ULP, memang mengalami beberapa kendala. Misalnya, ada keterlambatan, namun menurutnya sudah diatasi dengan perubahan struktur Pokja. Baik Pokja Kontruksi, Pokja Barang, Pokja Perencanaan menjadi satu semuanya bisa mengambil pekerjaan. Paket pekerjaan yang datang bersamaan dan tidak merata tiap bulannya juga membuat petugas kewalahan. Saat ini, hanya tersisa beberapa saja pekerjaan yang ditangani di ULP tinggal menunggu APBD Perubahan. Sementara itu penggantinya, I Ketut Sumawijaya, sejatinya pernah bertugas di jajaran ULP. Sudah empat tahun menjadi anggota Pokja ULP. Sumawijaya pun mengaku baru mengetahui informasi mutasi itu Selasa pagi. (kmb26)

Hilangkan Kesan Negatif Delodberawah

Patung Duyung akan Diganti Dewa Baruna Negara (Bali Post) Upaya untuk menghilangkan kesan negatif Pantai Delodberawah diakui memerlukan waktu. Selain wacana penutupan kafe remang-remang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) berencana melakukan penataan di objek wisata tersebut. Salah satunya, mengganti patung Putri Duyung dengan patung Dewa Baruna. Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha saat audensi dengan Danrem 163/Wirasatya Kolonel Arh. I Gede Widiyana di ruang VIP Kantor Bupati Jembrana, Selasa (12/9) kemarin. Rencana penataan Pantai Delodberawah yang akan dijadikan daerah tujuan wisata ini juga mendapat sambutan hangat dari Danrem 163/Wirasatya yang merupakan putra Jembrana asal Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo ini. Dalam audensi itu juga dihadiri Dandim 1617 Letkol Kav. Hendra Ferdinandus, Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan,

Sekda Made Sudiada, dan sejumlah perwira Korem 163/ Wira Satya dan Kodim 1617 Jembrana. Bupati Artha memaparkan untuk penataan di Pantai Delodberawah, Pemkab sudah membangun sejumlah fasilitas, namun selama ini wisatawan enggan berwisata ke sana lantaran image negatif Pantai Delodberawah yang banyak terdapat kafe remang-remang. Dalam waktu dekat, kafekafe tersebut akan ditutup. Tetapi untuk menghilangkan image negatif tersebut tentunya memerlukan waktu. Bupati Artha berharap program positif yang selama ini dijalankan Korem 163/ Wira Satya seperti TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) atau karya bakti ke depannya bisa diarahkan ke Delodberawah. “Antara Pemkab dan Korem 163/Wira Satya bisa tetap bersinergi untuk membangun Delodberawah sehingga image negatif tersebut berangsur-angsur hilang,” ujar Bupati Artha. Artha juga menambahkan

Bali Post/olo

AUDENSI – Danrem 163/Wirastya Arh. I Gede Widiyana saat audiensi dengan Bupati Jembrana I Putu Artha. Salah satu yang dibahas terkait penataan objek wisata Delodberawah.

dalam waktu dekat akan mengganti patung Putri Duyung dengan patung Dewa Baruna dan areal pantai Delodberawah juga akan ditata. Kolonel Widiyana menyambut baik gagasan Bupati Artha ini. Sebagai putra Jembrana pihaknya menyambut baik gagasan tersebut, terlebih Delodberawah tidak terlalu jauh dari Desa Pohsanten. Di tahun 2018, Korem 163/ Wira Satya akan mengadakan TMMD di Jembrana. Berkoordinasi dengan Pemkab Jembrana, sangat bisa diarahkan untuk membangun Delodberawah. Semisal membangun fasilitas yang diperlukan, sosialisasi seperti HIV, narkoba dan lain sebagainya. (kmb26)

Bali Post/kmb

SIDAK - Sejumlah petugas Satpol PP Provinsi Bali ketika melakukan sidak ke sejumlah galian C di Jembrana, Selasa (12/9) kemarin.

Dikeluhkan Warga, Satpol PP Provinsi Sidak Galian C

Negara (Bali Post)Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana, Selasa (12/9) siang melakukan sidak ke sejumlah galian C yang ada di Kabupaten Jembrana. Sidak dilakukan terkait adanya keluhan masyarakat sekitar galian C yang dinilai akan berdampak negatif. Sidak dipimpin Kabid Trantib Satpol PP Provinsi Bali Dewa Komang Darmadi. Sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi menjamurnya galian C bodong atau tanpa izin di Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana, di mana keberadaannya dapat merusak lingkungan. Selain itu sidak galian C j uga menind aklanjuti informasi adanya keluhan masyarakat sekitar galian

C. Sebab adanya galian C itu dapat menimbulkan debu dan kerusakan. Sidak dilaksanakan di lokasi galian C Pendem Jembrana dan Pergung Mendoyo. Dari sidak yang dilakukan petugas menemukan aktivitas galian C bodong. Hanya petugas meminta agar pemilik galian C me-

nekan seminimal mungkin dampak negatif yang ditimbulkan dari aktivitas tersebut. Dewa Komang Darmadi mengatakan kegiatan tersebut rutin dilakukan sebagai patroli wilayah. “Artinya memberikan pengawasan terhadap kegiatan yang dipandang perlu dilakukan pengawasan terhadap periz-

inan terutama dampak kepada masyarakat yang perlu m end a p a t p eng a wa sa n,” jelasnya. Satpol PP Provinsi Bali mengancam akan mencabut izin galian C jika dampak negatif ke lingkungan sekitar akibat aktivitas galian C tidak diindahkan pemilik galian C. Dari data yang dimiliki Satpol PP Jembrana, terdapat 9 titik aktivitas galian C yang masih aktif hingga saat ini di Jembrana dan perlu mendapat pengawasan intensif. (kmb)

Program Revitalisasi SMK

SMKN 2 Negara Tingkatkan Kerja Sama dengan DU/DI Negara (Bali Post) SMKN 2 Negara menggelar kegiatan pendampingan dan publikasi dalam program revitalisasi SMK Selasa (12/9) kemarin. Kegiatan yang menghadirkan pendamping Dr. Dwi Agus Sudjimat, S.T., M.Pd. dari Universitas Negeri Malang (UM) tersebut diikuti para guru serta menghadirkan beberapa Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) mitra dan para lulusan yang telah sukses bekerja. Kepala SMKN 2 Negara I Ketut Suartika mengatakan SMK Negeri di Baluk yang memiliki bidang keahlian kemaritiman ini merupakan satu dari empat SMK Negeri di Bali yang mengikuti program revitalisasi. Program ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) nomor 9 tahun 2016 tentang Re-

vitalisasi SMK dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing SDM Indonesia. Upaya ini sejalan dengan usaha sekolah meningkatkan kualitas output lulusan khususnya keahlian Kemaritiman sehingga dapat diterima dan mampu bersaing di dunia kerja. Langkah yang paling mendesak saat ini yakni memperbanyak kerja sama dengan DU/DI. “DU/DI sangat dibutuhkan baik dalam praktik pembelajaran maupun PKL (Praktik Kerja Lapangan),” terangnya didampingi Kepala Program NKPI (Nautika Kapal Penangkap Ikan), Ana Kristianti, M.Si. Guna meningkatkan kualitas kompetensi, PKL nantinya akan ditambah hingga satu tahun. Pendampingan ini dilaksanakan dua tahap. Tahap I dilaksanakan tanggal 11-14

Bali Post/ist

PENDAMPINGAN – Kegiatan pendampingan revitalisasi SMK di SMKN 2 Negara digelar Selasa (12/9) kemarin. Salah satu yang mendesak dilakukan untuk program keahlian kemaritiman adalah peningkatan kerja sama DU/DI.

September 2017 ini. Sementara itu, Pendamping Program Revitalisasi SMK, Dr. Dwi Agus Sudjimat mengatakan kegiatan ini untuk memberikan dukungan (support) kepada sekolah dalam rangka program revitalisasi yang sudah direncanakan. Di SMKN 2 Negara pada Bidang Keahlian Kemaritiman, salah satu yang penting dilakukan adalah peningkatan kerja sama dengan DU/DI. Sebab, karakteristik bidang kejuruan ini sangat membutuhkan kerja sama dengan DU/ DI. Mulai dari praktikum reguler, PKL, sertifikasi, hingga rekrutmen lulusannya untuk bekerja. Pada Rabu (12/9) hari ini, sekolah akan bertemu dengan PT Harini Gema Samudera (salah satu DU/DI mitra) guna membahas peningkatan kerja sama yang akan dituangkan dalam MoU. Harapannya pihak DU/DI di samping rutin merekrut lulusan, juga berkenan menjadi guru tamu. “Sehingga berbagai perkembangan DU/DI baik yang terkait teknologi, kompetensi

yang dibutuhkan maupun berbagai kebijakan lainnya akan dapat segera disampaikan kepada para siswa dan para guru. Sehingga link and match antara sekolah dan DU/ DI terus terjadi,” terangnya. Di samping itu, juga merencanakan PKL tidak hanya enam bulan, tetapi lebih lama lagi hingga satu tahun. Untuk itu, lulusan SMK bidang kemaritiman ini nanti benar-benar matang dan punya pengalaman kerja yang baik. Mereka memiliki pengalaman riil, kompetensi teknikal, pengetahuan dan budaya kerja. “Khusus budaya kerja ini tentu tidak dapat diperoleh di sekolah, dan dengan PKL di DU/DI secara langsung para siswa mendapatkan itu,” terangnya. Selain DU/DI baru, kerja sama dengan DU/DI yang sudah pernah terjalin sebelumnya juga akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Bahkan juga akan dirintis kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dan lembaga diklat terkait. (kmb26/k250)


Rabu Umanis, 13 September 2017

SOSOK Waspada Penipuan Via Telepon AKSI penipuan melalui telepon dan SMS belakangan ini makin meresahkan masyarakat. Berbagai macam modus diterapkan pihak bromocorah itu. Mulai dari undian berhadiah, anak mengalami kecelakaan, minta pulsa, modus penculikan anak dan meminta tebusan hingga yang terbaru modus minta pulsa. Bahkan menyasar rumah makan dengan cara memesan makanan melalui telepon lebih dulu. Parahnya, aksi penipuan seperti itu tidak jarang mencatut nama institusi kepolisian untuk meyakinkan calon korbannya. Aksi penipuan ini pun makin berkembang. Bahkan, melalui media sosial. Kapolres Karangasem AKBP I Gede Ardana pun akhirnya angkat bicara terkait persoalan ini. Dia memberikan langkah-langkah efektif apa yang harus ditempuh, bila mengalami aksi mencurigakan serupa. Pertama, harus segera hubungi kantor polisi terdekat. Kedua, cek kebenaran informasi itu melalui jalur resmi. Ketiga, bersikap waspada dan jangan mudah percaya. Terakhir, jangan mudah tergiur uang. Biasanya ditawarkan uang dalam jumlah besar. Bila ada modus penipuan yang mencoba mencatut institusi kepolisian, pihaknya juga meminta agar warga bisa segera menghubungi call center 112. Atau hubungi nomor telepon 0363 21220. Bisa juga kontak nomor 081339484132. “Intinya tetap waspada dan jangan mudah percaya,” tegas Kapolres, Selasa (12/9) kemarin. Untuk mempercepat proses penanganan, Kapolres menegaskan, agar warga juga bisa menghubungi langsung setiap kantor Polsek terdekat. Seperti Polsek Karangasem pada nomor telepon 0363 23222, Polsek Manggis 0363 41768, Polsek KP3 Laut Padangbai 0363 41388, Polsek Rendang 0366 5300529, Polsek Selat 0366 5300533, Polsek Sidemen 0366 23222, Polsek Abang 0366 23330, Polsek Kubu 0366 22988, dan Polsek Bebandem 0366 22110. Semua nomor telepon ini siaga 24 jam. (gik)

Masuk DPT, Jadi Syarat Melamar Pekerjaan

Amlapura (Bali Post) KPU Karangasem kedatangan tamu istimewa, Selasa (12/9) kemarin. Tamu itu adalah Komang Agus Astra Jalarana dari Lingkungan Galiran Kaler, Kelurahan Subagan, Karangasem. Laki-laki yang sejatinya bukan siapa-siapa itu menjadi istimewa karena datang minta keterangan terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebagai pemilih dalam Pilgub Bali. Komang Agus Astra Jalarana mengaku perlu surat keterangan tersebut untuk melamar pekerjaan di sebuah perusahaan swasta. Dia datang ke KPU berbekel kartu keluarga dan surat keterangan terekam KTP elektronik. Dan, dia termasuk orang beruntung. Setelah petugas operator sistem informasi data pemilih (sidalih) mengecek di portal, dia tercatat sebagai pemilih di TPS 32 Kelurahan Subagan. ‘’Selain identitas kependudukan dan syarat administrasi lainnya, pelamar diwajibkan melampiri surat keterangan terdaftar dalam data pemilih,’’ ujarnya. Ketua KPU Made Arnawa dan anggota Gede Ngurah Maharjana juga tak kalah semringahnya. Mereka menyambut baik kebijakan perusahaan yang mewajibkan masuk DPT sebagai syarat membuka lowongan kerja. Ketentuan seperti itu secara tidak langsung akan memunculkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melengkapi administrasi kependudukan. Arnawa mengatakan, kebijakan seperti itu adalah langkah strategis yang diyakini berdampak terhadap kualitas penyelenggaraan pemilihan umum. Pihaknya berharap instansi pemerintah maupun semua perusahaan swasta dan pemangku kepentingan lainnya menyertakan prasyarat tersebut. Hal itu sebagai salah satu syarat mengurus pelayanan masyarakat. Terlebih belakangan ini, instansi pemerintah dan BUMN banyak membuka lowongan pekerjaan dan melakukan perekrutan pegawai. Suatu langkah bagus mewajibkan pelamar melampirkan surat keterangan terdaftar dalam DPT. ‘’Kalau setiap perusahaan dan instansi pemerintah bisa mewajibkan pelamar harus terdaftar sebagai pemilih, akan sangat membantu proses berdemokrasi,’’ katanya. (kmb)

Disiagakan, Timsus dan Buser di Padangbai

Amlapura (Bali Post) – Rangkaian kasus penyerangan terhadap anggota kepolisian disikapi Polres Karangasem dengan memaksimalkan pengamanan di Pelabuhan Padangbai. Kualitas pengamanan di pintu penyeberangan Bali-Lombok itu makin ditingkatkan menyusul kasus penyerangan terhadap dua orang anggota Polres Bima Kota, NTB. Kapolres Karangasem AKBP Wayan Gede Ardana, Selasa (12/9) kemarin, mengatakan sejauh ini belum ada koordinasi langsung dari Polres Bima Kota terkait kasus penyerangan dua orang anggota polisi tersebut. Meski begitu, pihaknya telah melakukan langkah antisipatif untuk membantu pengungkapan kasus tersebut. ‘’Kita lakukan giat riksa duktang di pintu keluar pelabuhan. Secara rutin kita juga lakukan penyisiran tempat kos-kosan,’’ jelasnya. Perwira melati dua di pundak asal Desa Duda, Selat itu mengakui kasus di Bima itu menjadi perhatian serius jajaran Polres Karangasem. Namun, menyangkut optimalisasi pengamanan di Pelabuhan Padangbai, sudah diberlakukan sejak terjadinya kasus penyerangan dan perampasan senjata anggota Brimob Polda Bali beberapa waktu lalu. Polres menyiagakan Tim Khusus (Timsus) berkolaborasi dengan personel Buser Polres yang diplot mengawasi pergerakan orang-orang yang keluar-masuk pelabuhan. Penyerangan terhadap dua anggota Polres Bima itu terjadi dua hari lalu. Terkait kasus itu, Senin (11/9) lalu, polres setempat telah mengamankan empat orang warga serta menyita sejumlah barang bukti. Optimalisasi pengamanan di Pelabuhan Padangbai, juga untuk membantu pengungkapan kasus dugaan penembakan mobil seorang pengacara di Tol Bali Mandara. Kapolres Wayan Gede Ardana menyatakan pemeriksaan duktang di Pelabuhan Padangbai di antaranya menyangkut dokumen identitas diri dan barang bawaan. Selain itu, pemeriksaan dan pengecekan dokumen dan muatan kendaraan. Dari giat tersebut, beberapa hari lalu, Timsus bersama buser dan Polsek Kawasan Laut Padangbai mengamankan puluhan sepeda motor yang diduga bodong. Motor-motor tersebut hendak diseberangkan ke Lombok. Sedangkan untuk hal-hal yang berkaitan aksi terorisme, selama ini nihil. (kmb)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

KARANGASEM

13

Susah Tidur, Pilih Gantung Diri Amlapura (Bali Post) –

Dua tahun terserang penyakit rematik telah membuat Ni Wayan Nadi (51) kehilangan semangat hidupnya, Selasa (12/9) pagi kemarin. Perajin gerabah itu nekat gantung diri konon akibat belakangan ini susah tidur pada malam hari. Dia pun nekat menjerat lehernya dengan tali nilon pada dahan pohon kemboja (jepun) di pekarangan rumahnya, di Banjar Ramiasaba, Lingkungan Jasri Kelod, Kelurahan Subagan, Karangasem. Korban ditemukan tergantung dalam posisi lutut tertekuk menginjak tumpukan batako. Peristiwa itu sepertinya sengaja disiapkan untuk aksi nekatnya itu. Di samping tumpukan batako itu ada kursi panjang yang diduga dipakai tumpuan sebelum melompat dengan leher yang telah diikat tali dengan simpul hidup. ‘’Kejadiannya antara pukul 01.00 sampai 06.30 Wita. Kejadian ini pertama kali diketahui anak bungsu korban, pukul 06.45 Wita. Tak ada tandatanda kekerasan pada tubuh korban,’’ terang Kanit Reskrim Polsek Karangasem Iptu I Gede Wirya, yang memimpin proses olah TKP itu. Pagi itu, anak korban I Nyoman Juliana (27) baru pulang hendak ganti baju berangkat kerja. Juliana sehari-harinya bekerja di perusahaan sabun di dekat Pantai Jasri. Korban bisa leluasa gantung diri, karena anaknya tidur di tempat kerjanya. Saat itu, korban di ru-

mah berdua dengan suaminya I Nyoman Suta (67). Putri sulung mereka sudah meninggal dunia sedangkan putra keduanya merantau di Nusa Dua. Pulang dari tempat kerja, Juliana seketika histeris hingga membuat Suta yang saat itu masih tidur, kaget. Sambil berteriak minta tolong, keduanya kemudian buru-buru memotong tali nilon yang menjeret leher korban. Tubuh korban kemudian digotong ke balebale rumah, di sebelah barat pohon kemboja itu. Juliana sempat minta tetangganya yang seorang perawat menolong korban. Namun, sang perawat menyatakan sudah tidak ada harapan. ‘’Sempat nadi korban diraba. Napas hidungnya juga. Tapi saat itu muka ibu saya sudah membiru, sudah meninggal,’’ ungkap Juliana. Sementara Suta mengatakan sejak dua tahun terakhir ini, sang istri menderita rematik. Sakit rematiknya itu setiap saat kambuh. Ketika kumat,

korban sangat kesakitan. Sejak dua bulan terakhir penyakit itu tambah parah sehingga membuat korban susah tidur. Kalaupun sempat tidur, korban selalu mimpi buruk. Beberapa hari terakhir korban bahkan praktis tak bisa tidur, termasuk

pada malam sebelum kejadian. ‘’Saya sendiri begadang sampai jam 12 malam, setelah itu ketiduran,’’ terangnya. Keluarga korban termasuk keluarga miskin. Rumahnya lebih pantas disebut gubuk. Itu pun berdiri di tanah milik

orang lain. Meski begitu, Suta yang hanya tukang bangunan itu mengatakan, korban tak pernah mengeluh menjalani hidup miskin. ‘’Mungkin dia depresi karena sakitnya. Tak usah diautopsi, kami ikhlas,’’ ujarnya lirih. (kmb)

Bali Post/kmb

penyelidikan - Personel Polsek Karangasem melakukan penyelidikan di lokasi kejadian gantung diri korban Ni Wayan Nadi, yang diduga susah tidur karena sakit rematik. Peristiwa gantung diri itu di Banjar Ramiasaba, Jasri Kelod, Subagan, Karangasem.

Bupati Minta Panwaslu Netral

Bali Post/kmb31

NETRAL - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri meminta Panwaslu netral saat bertemu, Selasa kemarin.

Amlapura (Bali Post) Tahun depan, masyarakat Bali akan memilih gubernur Bali yang baru. Untuk menghadapi perhelatan lima tahunan itu, Bawaslu Bali sudah membentuk Panwaslu di setiap kabupaten/kota di Bali. Demikian juga di Kabupaten Karangasem. Demi kelancaran pelaksanaan pengawasan pemilihan gubernur Bali itu, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menegaskan siap membantu fasilitas yang dibutuhkan Panwaslu. Bupati juga meminta Panwaslu bersikap netral. Itu penting agar tidak menimbulkan kegaduhan ketika dilakukan proses pengawasan. Hal itu ditekankan Bupati Mas Sumatri saat Panwaslu Karangasem menemui Bupati di kantornya, Selasa (12/9) kemarin. Bupati menegaskan,

pihaknya siap bekerja sama dengan Panwaslu Karangasem. Sebab, segala hal mengenai fasilitas umum harus dipenuhi pemerintah daerah. Panwaslu sebagai fasilitator dan mediasi, jadi harus berada di tengah-tengah atau selalulah bersikap netral. “Panwaslu nanti tidak boleh berat sebelah. Harus berpedoman pada aturan berlaku dan tetap netral,” katanya. Mas Sumatri juga meminta agar Panwaslu tidak membuat aturan sendiri di pertengahan pemilu. Melainkan menyiapkan berbagai regulasi itu dari awal sebelum pemilu dijalankan, agar tidak menimbulkan kegaduhan. Dikatakan, Panwaslu harus turut serta menjaga nama baik kabupaten ini. Terlebih, status Karangasem sebagai wilayah zona merah dalam

pemilu. Rmbongan Komisioner Panwaslu Karangasem terdiri dari Kepala Sekretariat I Ketut Riatma bersama anggota I Komang Tri Artha, I Putu Suardika, dan Komang Mertadana. Mereka sepakat mengawal pemilihan gubernur Bali nanti, agar berlangsung aman dan lancar. Terlebih agenda pemilihan gubernur Bali 2018 sangat penting. Setelah itu segera menyusul pileg dan pilpres. Riatma menegaskan, Kabupaten Karangasem menjadi satu-satunya daerah yang sudah didukung tempat membentuk pengawas dan fasilitas pendukungnya. “Kami dari Panwaslu siap menjalankan tugas sesuai regulasi yang berlaku. Kami sudah sepakat untuk mengawal pemilu nanti sesuai tupoksi Panwaslu,” tegasnya. (kmb31)

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Karangasem Butuh Lebih Banyak ’’Event’’ Tetap Anggapan Karangasem hanya dapat ampas dari potensi wisata yang dimiliki saat ini, ditanggapi serius Kepala Dinas Pariwisata Karangasem I Wayan Astika. Untuk sedikit “memaksa” wisatawan bertahan lebih lama saat berkunjung hingga menginap, Karangasem perlu lebih banyak event tetap setiap tahunnya. Event ini kemudian dikemas dalam paket-paket pariwisata, agar wisatawan bisa lebih lama tinggal di Karangasem. Bagaimanakah rencana detail program tersebut? ASTIKA menegaskan, event tetap yang dimaksud harus menjadi kalender tahunan yang pasti terlaksana. Pihaknya mengaku sudah merancang hal itu. Tetapi yang menjadi kendala adalah tidak adanya kepastian anggaran. Belum adanya kepastian anggaran ini, membuat pihaknya cukup sulit menetapkan agenda event besar yang bisa menarik lebih banyak kunjungan wisatawan. “Kalau event tetapnya didukung kepastian anggaran, kita tinggal melakukan kerja sama dengan travel agent yang ada. Syaratnya, event tetap ini harus sudah jadi kelender tahunan. Sehingga, wisatawan tahu lebih awal, apa yang akan dilihatnya,” katanya belum lama ini. Setiap tahun, Karangasem memiliki beberapa event, seperti Karangasem Festival, dan beberapa event yang didukung anggaran pemerintah pusat, seperti Festival Taman Soekasada Ujung, Festival Jukung Race Tulamben, dan Festival Pesona Tirtagangga. Namun, banyak kalangan menilai festival-festival itu yang didanai pemerintah pusat ini perlu dievaluasi. Alasannya, target utamanya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, belum cukup berhasil. Event-nya juga terkesan dadakan. Tahun ini, ada dua tambahan event besar lagi untuk menumbuhkan pariwisata Karangasem. Antara lain, Festival Subak yang digagas Dinas Pertanian Karangasem dan Karangasem Travel Mart, terselenggara berkat kerja sama PT Bali Raja Holiday dengan Dinas Pariwisata Karangasem. Pelaksanaannya bersamaan yang dibuka pada 14 September besok. Astika menegaskan seandainya event ini pasti terlaksana setiap tahun dan juga adanya kepastian anggaran,

maka pihaknya yakin bisa memaksimalkannya untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan ke Karangasem. Selain itu, perlu banyak dukungan pihak swasta lainnya untuk mendukung lebih banyak agenda menarik lainnya di Karangasem. Seperti yang berlangsung di Kecamatan Rendang dengan terselenggaranya Nongan Festival. Ada juga event besar lain seperti atraksi budaya Mekare-kare atau Mageret Pandan di Tenganan Pagringsingan, Manggis. “Artinya, dengan dukungan swasta yang cukup besar, kita buat satu agenda tetap selama satu tahun. Kita rencanakan dengan matang kegiatan, sasaran dan targetnya. Maka kita akan mampu berbicara lebih banyak dalam persaingan pariwisata di Bali. Ini salah satu pemikiran saya ke depan,” tegasnya. Walaupun kendalanya cukup banyak, pihaknya tetap terus mencari formula yang tepat, membangun fondasi yang kuat tentang pariwisata Karangasem. Astika juga berjanji lebih aktif melibatkan PHRI Karangasem untuk duduk bersama. “Masih ada banyak hal yang perlu kami gagas dan laksanakan ke depan. Termasuk teman-teman di PHRI Karangasem. Saya ingin punya agenda tetap bertemu PHRI berbicara dari hati ke hati untuk terus berpikir mencari solusi yang tepat guna memberdayakan potensi pariwisata kita,” tegasnya. Sebelumnya, Ketua Badan Pengelola Taman Soekasada Ujung, Ida Made Alit, saat hadir dalam koordinasi pengembangan destinasi pedesaaan dan perkotaan pemerintah pusat di Karangasem, belum lama ini, menyatakan Karangasem menuntut adanya keberpihakan terhadap gemerincing dolar dari pesatnya perkemba-

ngan pariwisata di Bali. Sebab, meski kunjungan pariwisata Bali sangat tinggi, nyatanya Karangasem tak dapat apaapa. Bahkan dengan tegas, dia mengatakan Karangasem hanya dapat ampas dari geliat pariwisata Bali. Menurutnya, sebagian besar objek maupun daya tarik wisata terkenal yang ada di Bali, ada di Karangasem. Seperti Pura Agung Besakih, Tirtagangga, Taman Soekasada Ujung, Tulamben, Amed, Candidasa, Tenganan dan masih banyak lagi lainnya ada di Karangasem. Bahkan, kini sudah berkembang menjadi 57 objek dan daya tarik wisata.

Dengan banyaknya pilihan objek, baik itu heritage, atraksi budaya, agrowisata dan lainnya, kunjungan wisatawan memang dirasakan meningkat ke Karangasem hingga lebih dari 550 ribu wisatawan per tahun. Tetapi, selama ini, menurut Ida Made Alit, wisatawan tidak pernah menginap di Karangasem. “Kalau ke Bali, wisatawan menginap di Badung, Denpasar, atau Gianyar. Berkunjungnya memang ke Karangasem, kami yang punya potensi. Tetapi yang dapat dolarnya mereka. Bagaimana seharusnya kami mengatasi situasi ini?” kata Ida Made Alit. (gik)

Kepala Dinas Pariwisata Karangasem Wayan Astika


TABANAN

14 Dilimpahkan ke Kejaksaan

LSD, Tersangka Korupsi Dana PNPM

Tabanan (Bali Post) Kasus dugaan korupsi dana PNPM mandiri Kecamatan Pupuan dengan tersangka LSD (53) asal Pupuan memasuki babak baru. Penyidik Tipikor Reskrim Polres Tabanan telah merampungkan proses penyidikan. Selanjutnya dilakukan pelimpahan tahap kedua, berikut barang buktinya kepada penyidik Pidana khusus (Pidsus) Kejari Tabanan, Senin (11/9) lalu. Kasubag Humas Polres AKP I Putu Oka Suyasa alias IPO mengungkapkan berkas kasus ini sudah lengkap P-21, sehingga dilakukan pelimpahan tahap kedua berikut barang buktinya. Tersangka LSD, kata Suyasa telah sengaja memperkaya diri sendiri atau memperkaya suatu koorporasi. Ia sengaja menyalahgunakan kewenangan dengan menguntungkan diri sendiri. Kasus itu menimbulkan kerugian keuangan negara. Perbuatan itu relatif mudah dilakukan LSD, karena dia selaku bendahara UPK Kecamatan Pupuan. Dirinya mengelola dana PNPM Mandiri Pedesaan untuk Program Simpan Pinjam selama empat, tahun dari tahun 2008 hingga 2012. LSD tidak berpedoman dengan aturan yang berlaku atau menyalahi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di UPK Kecamatan Pupuan. Caranya, ia mencairkan kredit kepada kelompok tidak dilengkapi proposal. Padahal kelompok itu sudah lunas membayar angsuran, namun masih tercatat mempunyai utang. “Tersangka menerima pembayaran angsuran dirumahnya dan tidak mencatatkan di pembukuan UPK. Tersangka juga tidak menyetorkan uangnya ke Kas UPK Pupuan,” ungkapnya. Dari kejadian itu, kata Suyasa, sesuai hasil audit yang dilakukan Tim Audit BPKP Perwakilan Provinsi Bali, ditemukan kerugian negara sebesar Rp. 164.455.500. Tersangka telah melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 dan Pasal 8 dan Pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999, yang diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 KUHP. Kasi Pidsus Kejari Tabanan IB Alit Ambara Pidada membenarkan pelimpahan tahap kedua kasus itu. “Kasusnya sudah P21 atau lengkap. Penyidik Polres telah menyerahkan tersangka berikut barang bukti ke penyidik Pidsus Kejari Tabanan, dan langsung ada penahanan. Kasusnya segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor,” jelasnya. (kmb24)

Panen Sayur di Rindam

Tabanan (Bali Post) Instruksi Panglima TNI agar jajarannya dapat menggunakan lahan yang bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan keluarga. Rindam IX/Udayana kemudian menggunakan lahan pakarangan yang ada di sekitarnya untuk menanam sayur jenis kol, sawi, tomat dan cabai. Hasilnya, setelah kurang lebih tiga bulan, Selasa (12/9) kemarin dilakukan panen sayur kol. Paneh perdana itu diikuti ibu-ibu pengurus Persit Kartika Candra Kirana Cabang X Rindam IX/Udayana. Danrindam IX/Udayana Kolonel Inf. Windiyatno sebelum panen mengatakan penanaman sayur ini dilakukan di lahan yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan keluarga. Hal itu sesuai instruksi Panglima TNI, agar lahan kosong yang ada dimanfaatkan untuk menanam sayuran. Aksi itu juga sebagai bagian peduli kebersihan lingkungan. Kegiatan ini, kata Windiyatno, sekaligus memberikan contoh kepada keluarga di lingkungan Rindam IX/Udayana, walau di lahan terbatas pun bisa memberikan hasil yang mendukung kebutuhan keluarga yang bernilai ekonomi. Keperluan dapur bisa terpenuhi dari kebun. Jadinya tidak berpengaruh ketika terjadi fluktuasi harga pasaran, terutama cabai. “Jika panen cabai sendiri di pakarangan, maka pastinya tidak terpengaruh naik-turunnya harga di pasaran,” ujar Windiyatno. Rindam IX/Udayana sebagai lembaga pendidikan yang dirancang untuk pengajaran peserta didik. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik memiliki bekal tri pola dasar yang memadai, serta kepedulian terhadap lingkungan. Langkahlangkah strategisnya, antara lain melalui kegiatan kebersihan lingkungan dan penanaman sayur. (kmb24)

Bali Post/kmb24

KOL - Panen kol di Rindam IX/Udayana, Selasa (12/9).

Ditelusuri, Dana Pihak Ketiga Sari Ajeg Mandiri Tabanan (Bali Post) -

Gagalnya Koperasi Sari Ajeg Mandiri mengembalikan dana nasabah ditelusuri pihak Dinas Koperasi dan UKM Tabanan. Langkah pihak pemerintah yang paling berkompeten itu adalah telah memanggil manajer koperasi dan juga perwakilan nasabah. Mereka kemudian dimintai keterangannya secara lengkap. Pihak Dinas Koperasi dan UKM saat ini sedang melakukan pemeriksaan secara intensif. Pemeriksaan itu untuk menelusuri dana pihak ketiga koperasi tersebut. Sebab, apa yang dilaporkan pengurus dan tercatat di dinas tidak sinkron dengan apa yang dilaporkan perwakilan nasabah. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Selasa (12/9) kemarin mengatakan baik manajer maupun perwakilan nasabah sudah dimintai keterangan Senin (11/9) lalu. Mengenai

PERHELATAN lomba Tabanan Kite Festival 2017 yang dilaksanakan di barat Pura Pekendungan, Desa Beraban, Kediri sudah tuntas. Nah... saatnya waktu yang ditunggu-tunggu, pengumuman para pemenang lomba. Adapun pemenang lomba sebagai berikut. Juara I kategori layangan jenis tradisional dewasa Bebean, Siluman Langit Semo Badung, juara II Kubu Kaja, Jalan Danau Tempe I Sanur. Sedangkan juara III Manik Selaka Kerambitan. Harapan I Putri Bulan Sading Badung. Harapan II, The Barong Kerobokan dan harapan III, Raja Langit Canggu. Untuk Pecukan juara I SIK Club Peliatan Ubud, juara II RBS Ungasan, juara III Satya Ngindang Canggu. Harapan I Tangsi Sanur, Harapan II Regig Desa Kukuh Kerambitan. Harapan III SDM Team Sukawati. Untuk Layangan Janggan, juara I Pelayang Lokal Badung, juara II Ladang Beton, juara III RABG Sanur Sindu. Harapan I Rare Wisesa Banjar Sinjuana, Harapan II Angada Kite Sukawati dan harapan III Tangsi Sanur. Kategori layangan jenis tradisional remaja pe-

ketiga terakhir berhasil dikumpulkan koperasi sebanyak Rp 2 miliar lebih. “Ini sesuai data RAT terakhir koperasi tahun 2016 lalu,” ujarnya. Namun, saat proses meminta keterangan Senin (11/9), perwakilan nasabah

Pihak Dinas Koperasi dan UKM, kata Dalem Tresna, berusaha memperbaiki benang kusut permasalahan itu dengan cara kekeluargaan. Langkah kekeluargaan ini sudah diberikan oleh pihak manajer yang memberikan jaminan dua rumahnya untuk secepatnya dijual, sehingga dana nasabah nantinya bisa dikembalikan. “Dua rumah milik manajer koperasi itu siap dijadikan jaminan. Rumah itu saat ini sedang proses penjualan di Banjar Pasekan dan di Jalan Rajawali, Tabanan,” terangnya. (kmb24)

gan Jagat Kesiman. Kategori layangan jenis Pecukan Khas Tabanan, Bebean Big Size dan Kreasi Baru. Untuk Pecukan Khas Tabanan juara I Ngider Buana Kite Banjar Pejaten Kediri Tabanan, juara II Krambitan Tradisional Kite Banjar Tengah Kerambitan, juara III Dolog Cs. Banjar Dinas Wani Kawan Kerambitan, Harapan I Kakul Ngindeng Banjar Dinas Dukuh Gede, Kerambitan, Harapan II Regig Desa Kukuh Kerambitan dan harapan III Kutun Setra Kaba-kaba. Bebean Biq Size juara pertama Ganeca Tabanan, juara II Kalikamaya Jalan Sekuta Gang Mangga No.4, juara III RAS Banjar Dukuh Sari Sesetan, Harapan I Cool and Sejuk Batuyang, harapan II BS 7005 Dhenukasuri Pandak Gede dan harapan III BS 7004 Dhenukasura Pandak Gede. Kreasi baru juara I Empeng Banjar Malmundeh Desa Pandak Bandung Tabanan, juara II KBT jalan Nusa Kambangan, juara III Cikrabala Denpasar, harapan I Bayu Trune Banjar Sekar Taji, harapan II IDT Bukan Jago Kandang Padangsambian dan harapan III Kubu Dewata Sanur.

Kategori Layangan Jenis Tradisional Bebean dan Pecukan Lokal Tabanan, juara I untuk Bebean, Govinda Banjar Pangkung, juara II Anis Merah Jalan Garuda no.3, juara III STT Pusadha Banjar Bandung, harapan I Ganeca Bengkel Kawan Kediri, harapan II Ananta di jalan Ananta dan harapan III Kucing Banjar Saba. Untuk Pecukan juara pertama Abimayu Kelating Sangging, juara II Putra Perkasa Kesiut Kerambitan, juara III Rare Menggir Banjar Pangkung Karung Kerambitan, harapan I Dolog Cs Banjar Dinas Wani Kawan Kerambitan, harapan II Arbeth’z Anglayang Banjar Wanasari Tengah, Desa Wanasari dan harapan III Kebo Goyang Kerambitan. Ada juga tiga pemenang penampilan terbaik dan satu sekaa pendaftaran layangan terbanyak. Untuk penampilan terbaik juara pertama Wenara Petak, Banjar Pande Kediri Tabanan; juara II Jempiyit Ngindang, Banjar Juntal Kaba-kaba dan juara III Cangak Ngakak, Banjar Batan Nyuh Marga, Tabanan. Pendaftar layangan terbanyak jatuh pada Barakuda Banjar Beraban, Desa Beraban, Tanah Lot. (ad808)

KLUB PEMENANG - Klub para Pemenang Tabanan Kite Festival 2017. menangnya masing-masing adalah jenis Bebean juara I Semeton Pekedek Pekenyum SPP Baturiti Tabanan, Juara II Legu Ngonyah Banjar Periyukti Wanasari, juara III Borju Banjar Dukuh Sari Sesetan, Harapan I Rare Meli Demen, Jalan Merta Sari, Harapan II Maharesi Basangkasa dan Harapan III Wiwasata jalan Raya Bangundadi. Untuk Pecukan, juara I Beten Sabo jalan Bali Cliff, juara II Buaya Caplok Alu jalan Pratu Wayan Sari,

juara III Semeton Perean Baturiti, Harapan I Nyulurin Demen Pejaten Kediri, Tabanan, Harapan II Konco Mesra Jalan Batu Pageh dan harapan III Kolor Ijo Club Padangsambian. Untuk Janggan juara I Rare Panti Kediri, juara II Perkutut Ngindang Kerobokan, juara III Laksana Kumara Sanur Kauh, Denpasar, Harapan I Anu Team Munduk Sangkur, Tanah Lot, Harapan II Dajan Rurung Pandak dan harapan III Si Cantik Anjani Khayan-

Tantangan Humas di Era Globalisasi

Mampu Aktualisasikan Kegiatan Pemerintah

Tabanan (Bali Post) Di era globalisasi ini, masyarakat pekerja birokrasi dan lainnya dihadapkan pada perkembangan teknologi cepat dan persaingan di segala bidang. Bagian Humas dan Protokol juga tidak bisa lepas dari tugas mengemban tanggung jawab vital sebagai corong pemerintahan. Selain harus mampu memberikan informasi akurat kepada masyarakat, humas dan protokol dituntut mengaktualisasikan kegiatan pemerintah daerah melalui teknologi informasi. Salah satunya dengan video yang bisa diakses masyara-

Cegah DBD, 3M Harus Rutin dan Berkesinambungan

PENYAKIT yang disebarkan virus nyamuk Aedes Aegypti menjadi penyakit paling menakutkan sampai hari ini. Terutama mereka yang tinggal di daerah Asia Tenggara. Pemerintah sering mendengungkan 3M untuk pemberantasan sarang nyamuk, serta upaya memantapkan gerakan juru pemantau jentik atau Jumantik. Gerakan apapun dirasa tidak berhasil, jika tidak dibarengi kesadaran seluruh masyarakat, termasuk pemerintah. Segenap pihak harus mencintai dengan menjaga lingkungan, bergotong royong secara rutin. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Selasa (12/9) kemarin dengan topik “Kasus DBD Belum Tuntas’’. Acara ini dipancarluaskan Radio Genta FM, Singaraja FM, SWiB Amlapura dan Suara Negara FM. seluruh masyarakat, termasuk pemerintah mencintai dengan menjaga lingkungan, bergotong royong secara rutin. Demikian disampaikan Made Bimasena di Gianyar. Ketut Dawi dari Abiansemal mengatakan, selain DBD sesungguhnya masih banyak ada penyakit menyakitkan, mengerikan dan mematikan. Seperti narkoba dan lakalantas. Bukannya DBD tidak perlu diwaspadai, tapi sejauh ini pemerintah sudah mengupayakan secara maksimal. Dengan menggencarkan gerakan 3M untuk pemberantasan sarang nyamuk plus fogging, ia rasa sudah cukup. Intinya semua itu harus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan. Secara statistik, Kota Denpasar sudah turun peringkat menjadi ketujuh yang sebel-

ketidaksinkronan jumlah dana pihak ketiga yang dikumpulkan oleh Koperasi Sari Ajeg Mandiri, katanya, sedang dalam proses penelusuran dan investigasi. Dari data yang ada, kata Dalem Tresna, dana pihak

mengklaim jika dana pihak ketiga yang dikumpullan koperasi itu lebih atau sekitar Rp 4 miliar. “Keterangan ini yang sedang kita telusuri kebenarannya,” ujar Tresna. Selama ini, karena koperasi melalukan RAT secara rutin setiap tahunnya dan nilai LDR (Low Deposit Rate)-nya di atas rata-rata atau antara 80 hingga 90. Karena itu, Koperasi Sari Ajeg Mandiri termasuk kategori koperasi sehat. Tidak ada pula laporan maupun keluhan dari anggota dan nasabah mengenai koperasi itu.

Pemenang ”Tabanan Kite Festival 2017”

Warung Global

Banyak orang ketakutan apabila terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Alasannya, karena sampai kini belum ditemukan obat untuk penderita DBD itu. Musim penghujan banyak muncul penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Mulai flu, demam, malaria, sampai yang paling berbahaya DBD. Penyakit yang disebabkan virus dengue ini ditularkan nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit satu ini masih menjadi penyakit paling menakutkan sampai hari ini. Terutama mereka yang tinggal di daerah Asia Tenggara. Selama ini pemerintah sering mendengungkan 3M untuk pemberantasan sarang nyamuk, serta upaya memantapkan gerakan juru pemantau jentik atau Jumantik. Gerakan apapun dirasa tidak berhasil jika tidak dibarengi kesadaran

Rabu Umanis, 13 September 2017

umnya di peringkat satu kasus DBD terbanyak di Bali. Arya di Denpasar mengatakan, hal itu bukanlah sebuah prestasi membanggakan. Apalagi soal perankingan ia meragukan, karena bisa diatur. Mestinya cek secara akurat data dari rumah sakit berapa pasien yang terserang DBD. Pemerintah juga melakukan gerakan Jumantik menurutnya ini juga tidak efektif, jika kinerja juru pemantau jentik ini hanya melaporkan dan memberi saran saja. Harusnya dilengkapi kewenangan menindak jika ada warga yang tidak melakukan dan menjaga kebersihan, serta kegiatan-kegiatan lainnya dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk DBD itu. Gerakan apapun namanya, jika tidak dibarengi kesungguhan maka sia-sia saja. (sikha)

kat. Untuk mendukung hal tersebut, Bagian Humas dan Protokol Pemkab Tabanan mengadakan Bimtek Kehumasan dan Keprotokolan dengan tema “Proses Kerja Efektif dan Efisien dalam Produksi Karya Kreatif Video dan Tentang Komunikasi Pelayanan” di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan, Selasa (12/9) kemarin. Ketua Panitia Bimtek yang juga Kabag Humas dan Protokol Putu Dian Setiawan mengatakan, Bimtek Kehumasan dan Keprotokolan ini diselenggarakan dalam upaya lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan aparat, terkait produksi karya kreatif video. Menurutnya, tugas pokok yang diemban bagian humas dan protokol belakangan ini semakin padat. Grafiknya terus meningkat. Humas dan protokol sedikit tidaknya harus bisa menguasai kemajuan teknologi dan mampu mengoperasikan sarana prasarana, seperti kamera foto dan video. Sehingga melalui bimtek ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengeta-

Bali post/kmb24

BIMTEK - Kegiatan Bimtek Kehumasan dan Keprotokolan Pemerintah Kabupaten Tabanan dilaksanakan pada tanggal 12-15 September. huan. Dan nantinya mampu diterapkan di instansi masing-masing. Asisten I Setda Tabanan I Wayan Yatnanadi mengatakan, kekuatan suatu organisasi pemerintahan sangat tergantung kepada

informasi atau pengetahuan yang dimiliki. Informasi akan menjadi perekat unsur-unsur yang ada dalam organisasi. Selain melalui

media massa, kegiatan humas juga menjadi efektif bila disiarkan melalui teknologi informasi, yakni tayangan video. (kmb24)


15

Rabu Umanis, 13 September 2017 Jadwal Pertandingan Liga Champions Kamis (14/9) dini hari Grup E Liverpool vs Sevilla NK Maribor vs Spartak Moscow Grup F Feyenoord vs Manchester City Shaktar Donetsk vs Napoli Grup G FC Porto vs Besiktas RB Leipzig vs Monaco Grup H Real Madrid vs Apoel Nicosia Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund -----------------------------------------------------------------------------------------Hasil Liga Inggris West Ham vs Huddersfield Town 2-0

Garuda Nusantara Perlu Menang Besar Jakarta (Bali Post) Tim nasional U-19 siap tampil habis-habisan di laga kontra Brunei Darussalam, Rabu (13/9) ini, demi meraih kemenangan dan lolos ke semifinal Piala AFF U-18 2017 di Yangon, Myanmar. Setidaknya tim Garuda Nusantara memerlukan kemenangan lebih dari enam gol. ‘’Kami harus tampil habis-habisan melawan Brunei Darussalam. Kami wajib disiplin dan berlaga tanpa beban,’ ujar gelandang timnas U-19 Muhammad Iqbal, Selasa (12/9) kemarin. Iqbal melanjutkan, dia dan rekan-rekannya juga berjanji tidak akan mengulang kesalahan yang terjadi kala menghadapi Vietnam, di mana mereka kalah 0-3. ‘’Kami akui bermain kurang maksimal. Namun kami yakin bisa lolos ke semifinal. Pelatih juga sudah memberi tahu kami apa yang harus dilakukan ketika nanti berhadapan dengan Brunei,’’ tuturnya. Sementara pelatih timnas U-19 Indra Sjafri menyebut para pemainnya sudah melupakan kekalahan dari Vietnam. Indra pun mengingatkan anak-anak asuhnya untuk fokus melawan Brunei Darussalam dan tidak memandang enteng lawan. ‘’Kami sudah melakukan evaluasi guna memperbaiki kekurangan dan kelemahan tim. Kami wajib menang supaya lolos ke semifinal,’’ tuturnya. Adapun Indonesia saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup B Piala AFF U-18 2017, di bawah Vietnam di peringkat pertama dan Myanmar sebagai runner-up. Indonesia dan Myanmar sejatinya berpoin sama yaitu enam poin dari tiga laga. Namun, Myanmar bisa membuat enam gol lebih banyak dibandingkan Indonesia setelah di laga ketiganya, Senin (11/9), berhasil menaklukkan Brunei Darussalam dengan skor 7-0. Indonesia masih berpeluang lolos ke semifinal Piala AFF U-18 dengan syarat harus bisa menaklukkan Brunei Darussalam dengan selisih skor lebih dari enam gol di laga terakhirnya yang dilangsungkan Rabu (13/9) mulai pukul 15.30 WIB. Hal ini perlu dilakukan untuk berjaga-jaga jika di pertandingan selanjutnya, di hari yang sama mulai pukul 19.30 WIB, tuan rumah Myanmar bisa menaklukkan Vietnam. Akan tetapi, jika Myanmar kalah atau seri dari Vietnam, Indonesia hanya perlu menang dari Brunei Darussalam untuk lolos, berapa pun selisih skornya. (ant)

Banding untuk Skors Mane

London Liverpool akan mengajukan banding terhadap durasi skors tiga pertandingan Sadio Mane setelah ia diusir keluar lapangan saat the Reds kalah 0-5 dari Manchester City pekan lalu. Penyerang Senegal itu langsung mendapatkan kartu merah karena terjangannya pada menit ke-37 itu mengenai wajah kiper City Ederson. Ia akan absen pada pertandingan liga melawan Burnley pada Sabtu nanti, dan dua pertandingan berikutnya di markas Leicester City dan satu di ajang Piala Liga. Liverpool tidak akan mengajukan banding untuk pengusiran pemain 25 tahun itu, namun meyakini bahwa skors tiga pertandingan terlalu keras untuk insiden ini. Jika bandingnya sukses, skors akan dapat dikurangi satu atau dua pertandingan. FA mendapat informasi mengenai banding klub Merseyside itu dan komisi regulator independen akan mendengarkan kasus ini pada Selasa malam, menerima semua bukti yang ada, laporan koran The Times, Senin (11/9). Belum Siap Mantan pelatih Crystal Palace Sam Allardyce menolak kembali ke Selhurst Park, menyusul dipecatnya Frank de Boer yang baru menangani tim di empat pertandingan liga Inggris musim ini. Klub London Selatan itu kecewa terhadap De Boer setelah tim tampil awal buruk untuk sebuah kampanye liga Inggris. Allardyce yang musim lalu menangani Palace sebelum dia mundur pada Mei, memastikan bahwa dirinya telah bicara kepada ketua klub Steve Parish dan mengatakan dirinya ‘’tidak siap’’. ‘’Saya merasa belum mantap mengambil posisi sebagai seorang pelatih, saya sedang menikmati hidup saya,’’ kata Allardyce. Menurut media di Inggris, mantan pelatih timnas Inggris Roy Hodgson siap menggantikan De Boer sebelum mereka menjamu Southampton di pertandingan liga pada Sabtu. Palace saat ini berada di papan bawah klasemen liga setelah mengalami empat kekalahan langsung tanpa mencetak gol. (kmb39/rtr/ant)

LATIHAN - Tim Manchester City (dari kiri ke kanan) Kevin de Bruyn, Claudio Bravo, Arijanet Muric serta Ederson menjalani latihan, Selasa (12/9) kemarin. City menuju Rotterdam untuk memainkan pertandingan Liga Champions melawan Feyenoord, Kamis (14/9) dini hari.

Menuju Rotterdam, City Jaga Momentum Rotterdam -

Manchester City berusaha menjaga momentum saat melawat ke Rotterdam untuk menghadapi Fayennord pada pertandingan penyishan Grup F Liga Champions, Kamis (14/9) dini hari. Mesin gol City kembali diuji untuk mengeksploitasi kelemahan lini tengah dan pertahanan tim tuan rumah. Usai menghancurkan Liverpool 0-5 di Liga Inggris pekan lalu, pasukan Pep Guardiola kini menghadapi klub juara Liga Belanda. Tak berbeda dengan tamunya, Feyenoord pun dalam optimisme tinggi menghadapi laga ini setelah absen di kompetisi Eropa itu dalam 15 tahun terakhir. Sorotan publik tentu mengarah pada pengatur serangan City Kevin De Bruyne. Pemain asal Belgia itu mempunyai tugas besar mencari titik lemah skuad asuhan Giovanni van Bronckhorst dan memanfaatkannya untuk

memuluskan serangan Sergio Aguero dan Gabriel Jesus. Feyenoord yang pekan lalu menundukkan Heracles 4-2, tidak hanya mengkhawatirkan lini pertahanannya menghadapi tekanan tamunya, namun juga potensi meraih kemenangan di depan pendukungnya sendiri. Nicolai Jorgensen menambah kecemasan tim rumah menyusul cedera otot kaki yang membuatnya hanya mampu bermain selama 21 menit saat melawan Heracles lalu. Feyenoord mengumumkan penyerang berusia 26 tahun asal Denmark itu dipastikan

tak bisa tampil pada laga melawan City. Minus Jorgensen, Van Bronckhorst mengandalkan pengalamannya sendiri untuk membongkar pertahanan City. Mantan pemain Arsenal dan gelandang timnas Belanda itu memahami calon lawannya memiliki skuad lebih tangguh setelah membelanjakan lebih dari 200 juta pound (219 juta dolar AS) untuk membeli pemain baru pada musim panas ini saja. City langsung berbenah setelah disingkirkan Monaco di babak 16 besar musim lalu, namun Feyenoord pun telah

mereka hanya menang 5 kali dan seri 1 kali. Sisanya yakni 6 kali dimenangkan oleh tim tamu. Feyenoord memerlukan dukungan the Legion, fans fanatik yang membuat riuh rendah Stadion De Kuip sekaligus untuk mengintimidasi mental tim tamu. Sejumlah pendukung tuan rumah memang diakui sebagai perusuh. Mereka kerap berurusan dengan dengan petugas karena membuat keonaran seperti saat mereka menghancurkan Piazza di Spagna jelang laga melawan AS Roma di Liga Eropa 2015 lalu. Kendati demikian, polisi Rotterdam menjamin tak akan ada keributan dan petugas siap mengamankan kondisi dan situasi. (kmb39/afp)

Tottenham Perangi Kutukan di Wembley London Tottenham Hotspur benarbenar dipaksa untuk memerangi kutukan di Stadion Wembley saat menjamu Borussia Dortmund pada pertandingan penyisihan Grup H Liga Champions, Kamis (14/9) dini hari. Pelatih Tottenham Mauricio Pochettino memberi pemikiran positif kepada para pemainnya tentang pentingnya meraih poin di stadion kebanggaan masyarakat Inggris itu meski statistik tidak berpihak pada mereka. Musim lalu benar-benar bencana bagi Tottenham saat memainkan laga kandang di stadion ini di penyisihan grup Liga Champions. Dari total empat pertandingan, pasukan Pochettino hanya sekali meraih kemenangan. Bahkan setahun sebelumnya, Tottenham harus mengakui keunggulan secara keseluruhan Dortmund 1-5 termasuk kekalahan di Wembley. Tottenham tak memiliki opsi selain pindah ke Wembley akibat White Hart Lane sedang direnovasi. Rekor bertarung mereka pun tak membaik musim ini setelah memainkan 12 pertandingan dengan hanya memenangkan dua dan kalah di delapan laga. Sisanya berakhir imbang. Jelang menghadapi Dortmund, pendukung tim berjuluk Lilywhite ini tentu tak melupakan hasil buruk musim lalu. Totenham hanya sekali menang dalam penyisihan grup musim lalu yakni melawan CSKA Moskow. Laga lainnya melawan Monaco dan Bayer Leverkusen berujung kekalahan. Bahkan saat menghadapi Ghent di Liga Eropa, Tottenham pun hanya mampu memetik hasil imbang dan akibatnya mereka gagal masuk 16 besar. Melengkapi kegagalan itu adalah laga semifinal Piala FA. Tottenham pun harus men-

gakui keunggulan Chelsea 2-4 di stadion ini. Perbedaan penampilan Tottenham di Wembley dan Lane memang amat mencolok. Tim peringkat kedua musim lalu itu memenangkan 17 pertandingan dan 2 seri dari total 19 laga kandang saat bermain di Lane. Keunggulan Tottenham sepertinya menguap saat mereka tampil di Wembley, meski klub telah membenahi stadion itu. Poster, spanduk dan berbagai atribut dipasang hingga penonton merasa nyaman seperti di Lane. Bahkan penabuh drum pun dikerahkan agar penonton lebih bersemangat. Tapi tetap saja penonton merasa kurang dekat dengan lapangan seperti di Lane. Saat menghadapi Chelsea lalu di Liga, Tottenham kebobolan gol Marcos Alonso sebelum disamakan oleh gol bunuh diri Michy Batshuayi. Namun tetap saja hasil buruk itu terjadi setelah Alonso menciptakan gol dua menit menjelang bubaran setelah kiper Hugo Lloris melakukan kesalahan. Ini bukan kali pertama Tottenham kehilangan poin di kandang sejak dihajar Southampton 1-2 pada Mei 2016. Menghadapi Burnley, Tottenham

pun kehilangan poin penuh saat gol Dele Alli disamakan Chris Wood jelang bubaran. Pochetino perlu memberikan pemikiran positifnya bahwa kekalahan itu lebih disebabkan oleh faktor pemain dibandingkan kutukan. ‘’Tak ada yang perlu dikeluhkan tentang Stadion Wembley. Saya kira itu itu lebih dikarenakan kami,’’ ujar Pochetino. Dortmund pun mempunyai kenangan buruk di Wembley bahkan mungkin yang terburuk sepanjang sejarah klub itu. Saat final Liga Champions 2013, mereka mampu menahan Bayern Munich 1-1 hingga menit-menit akhir pertandingan. Dortmund berharap laga akan dilanjutkan ke babak perpanjangan atau pun adu penalti. Kenyataannya Arjen Robben menciptakan gol pada menit ke88 dan membawa tim Bavaria itu menggaet gelar juara. Gelandang Dortmun Nuri Sahin memiliki pemahaman tersendiri atas kekalahan itu. Timnya tidak akan terjerat dengan luka lama itu. ‘’Kami tak sabar untuk bertanding di stadion itu lagi,’’ ujar Sahin yang kala itu menjadi pemain pengganti setelah Robben menciptakan gol. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

WEMBLEY - Stadion Wembley yang menjadi markas klub Tottenham Hotspur belum banyak memberi keuntungan bagi tim tuan rumah.

Bali Post/rtr

Gelandang Liverpool Sadio Mane.

siap untuk memainkan permainan fisik menghadapi juara Piala Eropa 1970 itu. ‘’Maka pertandingan nanti akan ketat. Kami akan menghadapi laga sengit menantang klub ini (Manchester City),’’ ujar pemain sayap Feyenoord Steven Berghuis seperti dikutip koran De Telegraaf. ‘’Satu hal yang pasti adalah kami akan membuat mereka kelelahan dan kehabisan tenaga memainkan laga ini,’’ tambahnya. Kedua tim belum pernah bertemu sebelumnya, namun terakhir kali City tampil di Belanda adalah saat kalah 0-3 melawan Ajax pada 2012 di penyisihan grup. Di sisi lain, Feyenoord pun memiliki rekor kurang mengesankan setiap kali menjamu tim-tim Inggris. Dalam 12 kali pertandingan,

C.0000340-mbl

Bali Post/rtr

PROJECT ONE - Pembalap Formula 1 Lewis Hamilton memperkenalkan mobil hiper AMG Project One pada Frankfurt Motor Show (IAA) di Frankfurt, Selasa (12/9) kemarin. Mobil edisi terbatas itu akan diproduksi pada 2019.

Mercedes Perkenalkan Project One

Frankfurt Pembalap Formula 1 Lewis Hamilton, Selasa (12/9) kemarin memperkenalkan mobil Project One dalam Frankfurt Motor Show (IAA). Mercedes-AMG berencana membuat mobil hiper yang memiliki tenaga layaknya mobil F1. Mobil dengan mesin V6 juga diperkuat dengan baterai sel ion Lithium, mulai digarap pada 2019. Mercedes-AMG memproduksi mobil ini terbatas 275 buah dengan harga 2,4 juta pound per unit. Mercedes menegaskan seluruhnya telah terjual. Mobil hiper Mercedes ini akan menjadi tandingan LaFerrari (Ferrari) dan P1 (McLaren), dua tim Formula satu yang juga memproduksi mobil sport dengan teknologi mesin jet darat itu. Project One juga akan menjadi pesaing Valkyrie milik Aston Martin. Valkyrie menggunakan mesin Cosworth V12 dan mulai diproduksi pada 2018. Mobil ini dijual 2,5 juta pound per unitnya. (kmb39/net)

West Ham Petik Kemenangan Pertama London Pelatih West Ham United Slaven Bilic bisa bernafas lega setelah timnya memetik kemenangan pertama musim ini 2-0 atas tim promosi Huddersfield Town, Selasa (12/9) di kompetisi Liga Utama Inggris. Posisinya terancam dipecat setelah menuai kekalahan di tiga pertandingan sebelumnya. Sepakan Pedro Obiang yang terdefleksi pada menit ke-72 dan gol Andre Ayew lima menit kemudian, ketika ia menyambar bola liar dari jarak dekat setelah turun minum, cukup untuk mengakhiri start tidak terkalahkan Huddersfield musim ini.

West Ham memainkan pertandingan kandang pertama musim ini setelah melakukan tiga pertandingan tandang yang seluruhnya berakhir dengan kekalahan. Laga tandang itu digelar setelah Stadion Olimpiade London digunakan untuk Kejuaraan Dunia Atletik sepanjang Agustus lalu. Kemenangan ini mendongkrak West Ham dari posisi juru kunci dan naik ke peringkat ke-18, dengan koleksi tiga poin masih. Meski masih berada di zona degradasi, sedangkan Huddersfield tetap berada di peringkat keenam dengan tujuh poin dari empat pertandingan.(rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Rabu Umanis, 13 September 2017

Ketegangan di Korut Tak Mengancam Olimpiade Pyeongchang

Perolehan Sementara Medali Porprov Bali XIII/2017 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Kontingen Badung Denpasar Gianyar Klungkung Karangasem Tabanan Buleleng Jembrana Bangli

Emas 24 18 11 3 3 2 1 0 0

Perak 14 27 3 5 5 3 4 1 0

Perunggu 15 14 9 7 6 6 5 14 1

Lala Studio Gelar Uji Kompetensi Senam

Denpasar (Bali Post) Lala Studio untuk pertama kalinya di Bali dipercaya sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Level 2, di Lala Studio, Jalan Veteran 66 E, Puri Satria, pada 11 Oktober mendatang. Hanya, pendaftaran bagi peserta yang berminat paling lambat 17 September nanti. Pemilik Lala Studio Adolfina Grace Tangkudung, di Denpasar, Selasa (12/9) kemarin menerangkan, Lala Studio sendiri baru saja ditunjuk menjadi TUK oleh Lembaga Sertifikasi Kompetensi Senam Indonesia (LSKSI), persisnya pada Juni lalu, berdasarkan SK No: 0041/LSKSI/Juni 2017. ‘’Uji kompetensi untuk sertifikasi sangat perlu bagi insan senam, instruktur, dan masyarakat umum,’’ jelas Grace Tangkudung. Dikemukakan, di era globalisasi utamanya menghadapi persaingan bebas Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), perlu pengakuan yang dibuktikan sertifikasi. ‘’Kami mendatangkan tim penguji kompetensi dari LSKSI Pusat,’’ terang Grace Tangkudung. Sebelum uji kompetensi dilakukan pelatihan untuk pembekalan uji kompetensi yang berbasis Kerangka Kualifikasi Kerja Indonesia, persisnya pada 9 dan 10 Oktober. Diakuinya, selama ini terjadi salah persepsi di dunia senam, misalnya sudah punya pengalaman mengajar lima sampai dengan sepuluh tahun, sehingga mereka merasa tak perlu lagi ikut uji kompetensi guna mendapatkan sertifikat. ‘’Padahal, semestinya keterampilan dan kemahiran mereka dalam mengajar senam, harus dikuatkan dengan sertifikat, sehingga mereka benar-benar piawai dan profesional di bidang senam,’’ ujar Grace Tangkudung. (022)

Menpora Yakin Indonesia Juara ASEAN Paragames

Solo (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meyakini kontingen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia dapat menjuarai dalam pengumpulan medali emas pada ASEAN Paragames (APG) 2017 di Malaysia, 17-23 September. ‘’Saya yakin Kontingan NPC Indonesia bisa menjadi juara umum pada APG 2017 Malaysia dengan target perolehan 107 medali emas,’’ kata Menpora usai acara pelepasan Kontingan NPC Indonesia di Hotel Lor In Solo, Selasa (12/9) kemarin. Menpora yang menyalami seluruh kontingan NPC Indonesia mengaku merasakan ada darah yang mengalir para atlet. Mereka penuh semangat yang luar biasa akan berjuang membela bendera Merah Putih sebagai lambang negara. ‘’Saya satu per satu bersalaman dengan para atlet, dan saya rasakan ada darah yang mengalir, mereka bersemangat yang luar biasa,’’ kata Menpora. Oleh karena itu, para atlet yang memiliki tekad kuat untuk menjadi yang terbaik, tersportif, fair play, dan jujur dalam meraih medali. Fondasi olahraga itu, sportivitas, sehingga menjadilah juara mendapatkan medali emas yang sportif, bukan karena melakukan kecurangan. Kendati demikian, Menpora meminta para atlet NPC Indonesia untuk membulatkan tekad, satukan niat, karena hal ini merupakan pintu masuk bagi atlet yang akan maju ke Asian Paragames 2018 di Palembang. Presiden NPC Indonesia Senny Marbun mengatakan pihaknya yang mengirimkan sebanyak 196 atlet yang turun di 11 cabang olahraga, dan menargetkan menjadi juara umum APG 2017 Malaysia. ‘’Kami sangat yakin Indonesia bisa merebut juara umum dengan target memperoleh 107 medali emas. Saingan terberat tuan rumah Malayasia dan Thailand, sedangkan Vietnam perlu diwaspadai,’’ kata Senny Marbun. Menurut Senny Marbun, jika NPC Indonesia mampu menjadi juara umum di APG 2017 Malaysia, maka selanjutnya Indonesia bisa menjadi langganan juara. ‘’Indonesia negara besar pasti besar dan harus bermain maksimal menjadi yang terbaik,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ant

CIUM BENDERA - Atlet National Paralympic Commitee (NPC) mencium bendera Merah Putih pada acara pelepasan atlet NPC ke ASEAN Paragames 2017 di Hotel Dewangsa, Solo, Jawa Tengah, Selasa (12/9) kemarin. Indonesia akan menurunkan 196 atlet National Paralympic Commitee (NPC) untuk 11 cabang olahraga pada Kejuaraan ASEAN Paragames 2017 di Malaysia 17-23 September.

Bali Post/022

Ida AA Istri Mirah Widnyani

gat ancaman kelangsungan Olimpiade terkait ketegangan Korut dengan sejumlah negara,’’ kata Bach. Bach menambahkan, ia berharap adanya solusi diplomatik sebelum Olimpiade Musim Dingin, Februari tahun depan, sehingga pintu terbuka bagi semua atlet Korut untuk berpartisipasi. Awal bulan ini Korut melakukan tes peluncuran bom nuklir terbesar, yang mengundang kecaman global, termasuk AS. Korut mengingatkan AS bahwa pihaknya akan melakukan balasan yang sesuai karena memelopori sanksi PBB, yang kini juga termasuk larangan ekspor tekstil dan impor minyak mentah. (rtr/ant)

Gianyar Pemanjat tebing putri Badung yang juga mantan pemanjat PON Bali, Nadya Putri Virgita, terlalu tangguh bagi para rivalnya pada nomer boulder perorangan putri di ajang Porprov Bali XIII/2017, di kawasan GOR Kebo Iwa, Gianyar, Selasa (12/9) kemarin. Nadya yang sebelumnya meraih medali emas di nomor lead perorangan, kembali menyabet emas untuk Badung di nomor boulder perorangan putri itu. Nadya terlalu tangguh di nomor itu, setelah menyisihkan rekan satu tim, Ni Made Lasti Lispani, yang harus puas meraih perak. Medali perunggu dibawa pulang pemanjat Klungkung, Badi’ul Lailatun Nazzah. ‘’Boulder itu merupakan nomor utama saya. Karena di setiap event kejuaraan baik nasional maupun internasional, nomor itulah yang sering memberikan juara bagi saya. Jadi memang medali emas wajar bagi saya,’’ tutur Nadya.

Kendati demikian, Nadya akan terus menjadikan prestasi atau dua emas yang diraihnya sampai kemarin, untuk bisa tampil lebih baik pada event selanjutnya. ‘’Saya selalu menjadikan prestasi sebagai modal saya untuk terus mengejar prestasi di event lainnya yang lebih baik,’’ ungkapnya. Di lain pihak, Ketua Harian Pengprov FPTI Bali Made Langgeng menjelaskan, jika kiprah Nadya di Porprov Bali memang terlalu tangguh. Apalagi Nadya baru saja meraih medali emas di PON XIX Jawa Barat 2016 silam. ‘’Ketangguhan Nadya memang harus dijadikan motivasi bagi para regenerasinya supaya bisa mengikuti jejaknya. Jika perlu harus ada regenerasi Nadya yang bisa menempel kualitas Nadya, bahkan bisa mengalahkannya. Jika itu terjadi sangat bagus bagi Bali. Sejauh ini, di Porprov Bali memang sudah bermunculan pemanjat tebing muda yang potensial dan bertalenta,’’ ucapnya. (022/r)

Petembak Klungkung Nadya Tak Tertandingi Sabet Dua Emas di Nomor Boulder Denpasar (Bali Post) -

Tim menembak Klungkung mendulang dua keping emas pada hari keempat Porprov Bali XIII/2017 di Lapangan Tembak Bhayangkara Polda Bali, Tohpati, Selasa (12/9) kemarin. Kedua medali emas dipersembahkan Ida AA Istri Mirah Widnyani di nomor air rifle standart 10 meter serta Made Subawa/Sumbarno/ Sakti Patria di nomor beregu pistol standar 25 meter beregu. Dua emas lagi didulang petembak Denpasar yakni Kadek Diana Putra di nomor pistol standar 25 meter, dan IGA Bintang Puspita/Jasmine Resa Prasetyanti/Luh Susiantari Pratiwi, di nomor air rifle standar 10 meter. Untuk perorangan air rifle standar 10 meter, medali perak direbut Savitri Mirzaeila (Buleleng), dan perunggu diraih IGA Bintang Puspita (Denpasar). Medali perak pistol standar 25 meter dipersembahkan Ketut Sudiana (Denpasar), dan perunggu diraih Dwi Wahyono Budianto (Badung). Nomor beregu air rifle standar 10 meter, medali perak direbut Ida AA Istri Mirah Widnyani/Ni Putu Risma Adellia Putri/Ida Ayu Risma Anjelia Putri (Klung-

kung), dan medali perunggu diraih Savitri Murzaeila/Putu Ayu Suryantini/Nurul Fadilah (Buleleng). Sementara peraih perak beregu pistol standar 25 meter, direbut Dwi Wahyono Budianto/Makno/M. Teguh Roziadi (Badung), dan medali perunggu diraih Aries Stepanus Pengan/ Ketut Suteja Negara/Gusti Made Suabudhi (Jembrana). Usai menyabet emas, Ida AA Istri Mirah Widnyani mengakui dirinya optimis mendulang emas, namun sempat ragu sebab pesaingnya petembak Denpasar, Badung, dan Buleleng. ‘’Saya selama latihan juga kurang maksimal, sebab sempat sakit panas,’’ keluh siswi SMPN 1 Semarapura ini.

Agung Mirah mulai berlatih tembak di Lapangan Pengkab Perbakin Klungkung, Desa Paksebali sejak kelas 2 SD, dan pernah menyabet emas di nomor pompa pelajar 10 meter pada Kapolda Bali Cup (2014). ‘’Saya hobi cabor tembak, sebab memerlukan konsentrasi tinggi,’’ tutur petembak kelahiran Klungkung, 28 Mei 203 ini. Di sisi lain, pelatih tembak Klungkung AA Gede Sayang Widnyana mengakui petembak asuhannya masih berpeluang mendulang pundi-pundi emasnya. ‘’Saya kira atlet Bumi Serombotan masih bisa menambah emas lagi, sebab masih ada enam nomor lagi yang diikuti petembak Klungkung,’’ terang Agung Sayang Widnyana. (022)

Debut Softball Diikuti Lima Tim Putra dan Putri

Kadek Iin Dwijayanti (kanan)

Bali Post/ist

Badung Borong Empat Emas Catur Standar

Gianyar (Bali Post) Cabang olahraga catur kategori klasik atau standar perorangan dan beregu putri dan putri disapu bersih atlet Badung pada Porprov Bali XIII, di Gedung Koperasi Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Selasa (12/9) kemarin. Untuk peorangan standar dipersembahkan Kadek Iin Dwijayanti dan Octo Dami. Sedangkan di nomor beregu putra Octo Dami/Ketut Sana Widiantara/Surip/Supali, serta beregu putri Kadek Iin Dwijayanti/Gracelia Paramesthi Samekto/Ni Putu Widiari/ Shinta Kartika Sari. Untuk perorangan putri, medali perak direbut Katherine Venica Anthony (Denpasar), dan perunggu diraih Gracelia Paramesthi Samekto (Badung). Perorangan putra, medali perak dipersembahkan Hartanto (Denpasar), dan per-

Gianyar dan Karangasem Berbagi Emas ’’Road Race’’

Gianyar (Bali Post) – Dua medali emas di nomor road race (jalan raya) putra yakni individual road race (IRR) dan beregu road race masing-masing menjadi milik tuan rumah Gianyar dan Karangasem pada Porprov Bali XIII/2017 yang mengambil rute Gianyar ke Kintamani dengan jarak 63km, Selasa (12/9) kemarin. Gianyar menyabet emas di nomor IRR melalui pembalap sepedanya Hariyadi dengan waktu tempuh 2 jam 13,40 menit, sedangkan perak juga direbut pembalap Gianyar lainnya, Chendy Septian, dengan waktu tempuh 2 jam 15,45 menit dan perunggu dibawa pulang pembalap Karangasem M. Dedy Kristianto (2 jam 16,23 menit). Sementara untuk nomor sama beregu putra, tim Karangasem yang diperkuat pembalap sepedanya I Nengah Su ardiana Putra, M. Dedy Kristianto dan Jimmy Pranata menyabet emas dengan

Lima Ketegangan yang makin meningkat di Korea Utara, sejauh ini belum menjadi ancaman untuk penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan. Beberapa jam setelah Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menyetujui sanksi ekonomi baru yang lebih keras terhadap Korea Utara sebagai tanggapan atas uji coba nuklir yang diklaim sebagai bom hidrogen tanggal 3 September, Presiden IOC Thomas Bach, Selasa (12/9) kemarin mengatakan bahwa Olimpiade Musim Dingin tahun depan tetap akan berlangsung. ‘’Sejauh ini tidak ada gela-

total waktu tempuh 7:03:23. Perak dikantongi tim balap sepeda Badung yang diperkuat Gusti Komang Ari Mahendra, Fahmi Rizky Hakiky, dan Arfan Omar Batista dengan akumulasi waktu tempuh ketiga 7:04:44 serta perunggu diraih tim Jembrana yang terdiri dari Nussor Mutrofi, M. Haerul Zihad dan Ryan Hidayat (7:04:44). Hasil tersebut, menurut Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov ISSI Bali Nyoman Kertiyasa, kian menunjukkan jika kekuatan dan kualitas para pembalap sepeda Bali tak didominasi hanya satu atau dua daerah saja. ‘’Hal seperti ini sangat bagus, karena itu artinya kualitas pembalap baik individu maupun tim sudah mulai merata. Ini jelas sangat positif karena akan kian membuat banyak pilihan bagi ISSI Bali dalam merekrut pembalap sepeda berkualitas ke depannya, terutama di event yang membawa nama Bali,’’ ungkap Kertiyasa. (022/r)

unggu diperoleh Kadek Ariasa (Buleleng). Untuk catur standar beregu putri, medali perak diraih Katherine Venica Anthony/ Devi Noviantari/Hana Apriliana/Ni Wayan Rosita Dewi (Denpasar) dan medali perunggu direbut Ni Kadek Alit Puspayanti/Nonia Andyk Ulandari/Denny Ariska Narulita/Junia Andyk Damayanthi (Jembrana). Sementara beregu putra, medali perak direbut Kadek Ariasa/Gede Agus Sinarbawa/Nyoman Mariasa/ Putu Luhur Apngal Kusuma (Buleleng), serta perunggu direbut Hartanto/Ketut Pasek Budarsa/Adam Sani/Simon Kurniawan (Denpasar). Cabor asah otak ini baru memperebutkan empat medali emas, dan masih menyisakan 11 medali emas lagi. Agenda berikutnya nomor yang dilombakan catur

cepat, beregu dan perorangan putra-putri yang akan dilanjutkan dengan catur mix. Hasil catur standar yang menuntaskan tujuh babak, menurut Ketua Umum Pengprov Percasi Bali Sang Putu Subaya, meski akhirnya Badung juara, namun sebelumnya pertarungan sangat ketat, kualitasnya merata yang dibuktikan dengan Denpasar, Badung, dan Buleleng pernah menempati papan satu. Sementara itu, Ketua Umum Pengkab Percasi Badung Wayan Suanda sangat bersyukur para pecatur tampil total dan bisa menyapu bersih medali emas di catur standar, dan prestasi mereka melampaui target. ‘’Saya memprediksi 2 medali emas di perorangan putra-putri, dan saya bersyukur mereka meraih menambah emas beregu putra dan putri,’’ jelasnya. (022/r)

Gianyar (Bali Post) Tercatat lima tim putra dan putri dari Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, dan Klungkung, ikut menyemarakkan cabor softball Porprov Bali XIII/2017, di Lapangan Astina, Blahbatuh, Gianyar, yang mulai digulirkan, sejak Selasa (12/9) kemarin, sampai dengan Minggu (17/9) mendatang. Ketua Pengprov Perbasasi Bali Made Suartana di sela-sela pertandingan menyatakan pihaknya bangga softball baru pertama kali dipertandingkan, pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali meskipun baseball belum bisa dihelat. ‘’Saya cukup puas walaupun baru softball yang dipertandingkan bahkan kontingen Bangli dan Buleleng sudah menyiapkan tim, sayang tak bisa berlaga di ajang Porprov, sebab belum koordinasi menyangkut dana pemberangkatan,’’ jelas Suartana. Yang jelas, katanya, penyelenggaraan Porprov ini, sengaja mendatangkan wasit dan juri, termasuk master score dari PB Perbasasi. Tujuannya, supaya pelaksanaan Porprov cabor softball ini, benar-benar fair-play, netral, serta menjunjung tinggi sportivitas. Selain itu, kinerja para pengadil lapangan dari pusat supaya bisa ditiru wasit dan juri lokal. (022)

Bali Post/wan

HOME BASE - Atlet softball Tim Badung berlari menuju home base pada pertandingan melawan Klungkung dalam pertandingan softball Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2017 di Lapangan SMAN Blahbatuh Gianyar, Selasa (12/9) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Umanis, 13 September 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dicari Therapis utk Spa ***Dicari PRT di Sanur, PengalaHub:081237887466/085792270825 man,Umur Max30Th H:08123940424

B.BP.001.09.17.0000771

B.BP.153.09.17.0000793

Bth Admin,Guru/Mhs Jur,B.Ing & Dcr Housekeeping Pria untuk Math/Mipa u/Bimbel.08179791223 Villa,punya SIM A, 081337727338 B.BP.001.09.17.0000708

Bth LlsSMU-S1 u/Guru PG/TK, ada Training.Lgs Kerja, 0811380028

B.BP.821.09.17.0000623

Cri Krywti Bersih2 di Kuta Rmh Tangga 08123961293

B.BP.001.09.17.0000572

B.BP.164.09.17.0000795

Dcr Karyawan&Sopir,1 laki-laki 2 Wnt,siap ditmptkan dimana sj Krm CV ke Sinta Marine Jl.Raya Kusamba, Br.Tribuana, Dawan Semarapura.Gj UMR+Uang Makan Telp:0366-30882/085969024440

Kafe Kerobokan,Tkg bakery/Pastry,Cook Helper/Tnp Pglmn Dilatih dgcr prfsionl 087861378730

B.BP.001.09.17.0000765

Dbthkn Llsn SLTA/Kejuruan Jrsn Bth Mekanik mobil siap kerja B.BP.820.09.17.0000775 Galuh Bali Spa Memerlukan:2 Tamatan STM Mesin,pglmn min1th Akuntansi Diutmkn yg sdh Dcr Cpt PRT Gaji 1,5Jt Jujur Reception (Mampu Berbahasa Brpglmn Dikrm ke CV.TMD Jln. 081999875050 Jimbaran Nusa Dua Bersih Tdr dlm, 082341168381 Jepang) 1 Driver Therapist B.BP.001.09.17.0000705 Gatsu I/VII No.3B Dps, 8449784 B.BP.001.09.17.0000801 B.BP.001.09.17.0000697 Butuh segera marketing AutomoHub.0361-750705/085100451666 Dcr Rest Manager Berpengalaman Dcr 3 Org Teknisi berpengalamn Hub.Gubuk Makan Segara Bambu B.BP.001.09.17.0000621 tif wanita,Prof, berpenampilan Siap ditmptkn dimana sj, Krm CV menarik Hub.08113867250 Dcr Tukang Setrika dan Tukang 410384/081999888907 B.BP.001.09.17.0000598 ke Sinta Marine Jl.Ry Kusamba, B.BP.001.09.17.0000774 Kebun u/Villa Hub.081381302935 Cari telemarketing & MD,Gatsu Br.Tribuana,Dawan Semarapura B.BP.001.09.17.0000790 Dcr Salesman Umur Max.30th Timur 266 Telp.413068 Telp:0366-30882/085969024440 Bawa lamaran ke Banoli Motor !!Dicari Pembantu RT Gaji 2Jt B.BP.820.09.17.0000776 B.BP.001.09.17.0000681 Jl.Buluh Indah 75 Dps Tdr Dlm Max 30th 081339374017 Dcr Asisten Apoteker u/Apotek Coco Group looking for: B.BP.001.09.17.0000665 B.BP.001.09.17.0000629 Area Sesetan, 089761778714 -Project Manager Dcr Segera Supervisor u/resto !Dcr PRT,Jujur,Rajin,Serius, B.BP.004.09.17.0000662 -Architect di Renon Hub:081916420095 Pribadi H:085102831808 Dcr Laki utk Supir,Wanita utk Min.1Year Exeprience in the B.BP.001.09.17.0000768 B.BP.001.09.17.0000757 Pembukuan Hub:0895342601016 same position, Send CV at: Dcr:Adm Wnt,dan tenaga Lap. Cari Salesman/Girl pengalaman, B.BP.001.09.17.0000769 hrd@cocogroupbali.com or pria SMA/K, bs Word/Excl & Dcr PRT Wnt Tinggal dlm,Gaji ada Gaji,transport,komisi dan Dcr staff utk Denpasar, min SMA hrm@cocogroupbali.com Jl.Intan LCII/II Gatsu timur 1.65Jt Hub.081236151023 bonus Hb:082147591197 tidakSMS bisa Komputer SMS:08563759246 B.BP.004.09.17.0000787

B.BP.803.09.17.0000755

B.BP.001.09.17.0000149

B.BP.001.09.17.0000680

B.BP.001.09.17.0000789

Segera!Butuh Therapist Reflexi pria di Dps gj menarik+bonus+ lembur+THR Hub.0811239621123

B.BP.001.09.17.0000168

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr:Sopir SIM A Tk.Bgn di Sanur Hp.081246585888 B.BP.001.09.17.0000759

Dcr Sopir Berpengalaman Untuk BANK,min SMA Hub:0361-240167 B.BP.001.09.17.0000751

Dcr Teknisi,Sales,Spv Mrktg Gaji+Bonus+Komisi+BPJS,Lam The Banyumas Villa Jln Tukad Banyumas No.1 Denpasar B.BP.821.09.17.0000701

Dcr Tk.Sample Jht,Tk.Jht,Quality Control/Tk.Cek,Pengepul Jarit Licra Hub:081298337776 Jl.P.Ambon No.25 S Dps B.BP.001.09.17.0000687

DibthkanPengawas/Adm.Lapangan Min.STM Listrik H:082144836146 B.BP.001.09.17.0000558

Dcr tng terapis Hub: Apt.Beta Jl.Nangka Utara 085100082562

Dicari IRT untuk Wil Jakarta tinggal di dalam 081805620274

Dicari Waiter/ss,Cook,Kasir u/Resto di Renon 081916420095 B.BP.001.09.17.0000767

Dicari Segera,Tenaga Accounting dan Sekretaris yang Berpengalaman Dibidangnya Minimal 2Th (Wanita Maks 30Th) Bisa Berbahasa Inggris Fasih (Koresponden dan Percakapanuntuk Sekretaris). Kirim Lamaran ke: austrindo.lawoffice@yahoo.com B.BP.004.09.17.0000786

Dicari Western Cook, Waiter/ss Bartender Hub.085829170771 B.BP.154.09.17.0000799

Dicari sgr Cook merangkap House keeping&Driver gardener untuk private villa di Berawa Canggu CV ke PT.Real Estate Bali Jl.Pengubengan Kauh No.32 Kerobokan Tel:0361-735590

B.BP.001.09.17.0000698

B.BP.001.09.17.0000747

Dicari:Drafter berpengalaman, Full Time, Salary nego.Hubungi: CV.Pucak Luwih 081246704963. pucakluwih08@gmail.com

B.BP.001.09.17.0000748

Karyawati Max.25Th Min.SMA/SMK Pnampilan Menarik, 081338251999

B.BP.001.09.17.0000335

PT.ADIB Membutuhkan Driver, Sales,AdminBilling,OB,Checker Bw Lmrn ke Jl.Tukad Batanghari No.117 (0361) 257203 B.BP.001.09.17.0000664

Resort at Nusa Dua is Seeking DailyWorker Waiter/s and Houseman/Maid Min 1year Exp in Similar Position,Good Command of English,Education Background tourism School.Please Send Your CV to PeninsulaBeach Resort,Jl. Pratama No.72 Tanjung Benoa or Email:sumartini@pbrbali.com

B.BP.001.09.17.0000714

B.BP.101.09.17.0000632

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Dijual Tanah Lok.Strategis di Batubulan Hub.08563734043

KIA

Picanto’08 Htm AsliBali Audio TV VR Crom 68,5Ng,087765757907

B.BP.001.09.17.0000436

Djl Tnh Kav Siap Bangun Lokasi Jl.P.Saelus 1 Hub:08786239226

B.BP.001.09.17.0000791

MAZDA

B.BP.001.09.17.0000773

B.BP.001.09.17.0000588

Over Kredit CX7 GT AsBali UM18Jt H.085100871119 Pribadi

Jual Obral/SHM=9,09A Jln.Jepun Pipil 11 Gatsu Tmr/08113899108

B.BP.141.09.17.0000785

B.BP.001.09.17.0000778

Kav 1Are TmnPancing,Siulan,Tiying Tutul,Sempidi, 081337327078

SUZUKI

Jual Splash Th’2010 Wrn Hitam Asli Bali, Hub:08174735008

B.BP.001.09.17.0000782

Tanah 1 Are Renon,dekat Jl. Utama,Murah,Bagus,081353171816

B.BP.001.09.17.0000754

TOYOTA

T.Vios 2003 Hitam original/ 083119338485 / 081338667019

DISEWAKAN TANAH Dikontrakkan Tanah 15Are Ken Arok Gg.IV Hub.082236655549

B.BP.001.09.17.000077

DIJUAL RUKO Dijual Ruko,Tnh Kav,Rmh, Lokasi Denpasar Hub.0811398086

B.BP.001.09.17.0000160

B.BP.001.09.17.0000788

Tnh Jimbaran Blkng UNUD 225m2 Kerobokan Br.Kuwum cocok Villa 265m2 Hub.083114141066

B.BP.001.09.17.0000766

*Avanza VVTi 2006 Type S Matic 1300cc Silver Asli Bali 87Juta Jl.Jd Pesona II/2 Pedungan Dps

B.BP.001.09.17.0000756

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.001.09.17.0000682

Dekorasi Balon Badut Sulap Top Murah Meriah HP:081338544255

Tanah 103m2 Gatsu Timur Masuk 200m Jln Sulatri 081237148880

B.BP.001.09.17.0000764

Dijual Rush’09 Hitam 145Jt Telp/WA:082147573232

DIJUAL RUMAH Rumah 2,30Are Penamparan Pemilik,085100871119 Pribadi

B.BP.001.09.17.0000760

MINI COOPER

2unit Mini Cooper S Turbo’13+12 Sunroof,Istimewa,085737180911

B.BP.141.09.17.0000784

Djl Rmh Lt3 14Kmr,AC,Jl.Gn.Mas G.Fujiyama No9Dps,087862178008

B.BP.164.09.17.0000798

B.BP.009.09.17.0000780

DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

Jl/Kntrk Tp45 BTN DSB Blok A3/ AyaniUtr TP 900Jt, 082339951678

B.BP.001.09.17.0000792

Dijual SHM 400m2 di Jl Ciung Wenara IV Renon,Dps,Strgis hanya Rmh Br Vila Lgs msk 83/80m2SHM 6,8Are Gatsu Tmr/J.Sulatri (8m) 3KT AD&Mebel Jati,Teng.Kota MM 200m Selatan Lap.Bajrasandi/ Kesiman 475Jt 081239999747 SHM K.Gubernur H:087839410497 SgtTenang,Serius082340848963TP B.BP.001.09.17.0000185

B.BP.001.09.17.0000752

ALUMINIUM

DISEWAKAN RUMAH Dkont Rmh/Vila Style 106m2+Pool Lt2,Jl.Tk.Badung.087850076367, 081999460727 / 081916666092.

B.BP.033.09.17.0000703

AC

SPA

DIJUAL RUMAH

RUPA-RUPA

BIRO JASA

BIRO JASA

GESEK TUNAI & PELUNASAN

PROMO KURAS HABIS DAIHATSU COKRO READYSTOCK Pusat Daihatsu & Terbesar di Bali � Free Angsuran 1X AYLA DP. 9JTan � Free Service, oli, XENIA DP. 7JTan Sparepart 3Th � Terima Tukar Tambah PICK UP DP. 3JTan � Free Accecories TERIOS DP. 15Jtan � Free Souvenir � Free Astra World 5Th SIGRA DP. 10JTan Diskon GILA + HEBOH

I PUTU WIRAWAN PIN BB: D9B0D355

081237667555 / 081916547474 C.0000422-mbl

DIJUAL MOBIL

INTERNET

B.BP.001.09.17.0000519

H. 08-1234567-113

B.BP.001.09.17.0000303

Spesialis Psg Plafond Garansi 1Th-Terpercaya-Profesional,Cek Portofolio&Model Facebook/Bali BagusPlafond HP/WA085792400098

C.0001555-RPA

BIRO JASA

B.BP.001.09.17.0000758

KEHILANGAN Hilang BPKB M 11370902-O DK 1815 JO AN:Achmad Hanafi

AGUNG TOYOTA AVANZA INNOVA

BENGKEL LAS

SIENTA

B.BP.001.09.17.00007627

BIRO JASA Sedia PRT Tidur dalam Hub.081 999 392 419

B.BP.001.09.17.0000675

B.BP.164.09.17.0000797

13JT-an

DP

DISKON

s/d 33 JUTA

Kredit cukup KIPEM/KTP pasti OK ! Bunga ringan *Tukar tambah Proses cepat dan mudah semua merk

PROMO DAHSYAT

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

081936034598 082237752039 C.0000397-mbl

ALUMINIUM CA

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

Candra Aluminium

BENGKEL LAS

Jl. Gatot Subroto Barat 334 Denpasar Mengerjakan & Service Box Mobil Alm.

Free

Harga

dan Bergaransi

Roling Door Stainless Steel

SERVICE AC BALI JAYA TEKNIK

Pagar Besi/Tralis

OKA 413211-412051

Atap Canopy / Tenda Krey Kaca Untuk Proyek Pintu Harmonika

Jual Bahan Aluminium dan Besi

TEKNIK

Kulkas Dispenser Freezer Water Heater CEPAT BERGARANSI

TEL.085100404827

C.0000860-ALM

n

Desig

C.0001810-SRV

KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER

Money Back Guarantee �

Service panggilan BERGARANSI

082331838863 087761462063 C.0000395-SRV

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

ANTI MAMPET GARANSI

Kusen Alm. Rak Aluminium Bersaing

081 239 534 731

C.0000596-BRJ

ALUMINIUM

FOTOCOPY

MAGISTER KENOTARIATAN (MKN) Pendaftaran Gelombang II Angkatan II Pendaftaran dimulai Tes Tulis Tes Wawancara Pengumuman Hasil Tes

: 1 Juli - 19 September 2017 : dilaksanakan tanggal 22 September 2017 : dilaksanakan tanggal 23 September 2017 : 25 September 2017

TEMPAT PENDAFTARAN : Sekretariat : Gedung H Program Pascasarjana Lantai II Universitas Warmadewa Atau kunjungi website Program Pascasarjana Universitas Warmadewa: www. warmadewa.ac.id (pendaftaran secara online)

INFORMASI : Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. (08123853102) Dr. Luh Putu Sudini, S.H., M.Hum. (08123973355) Mengetahui Direktur, ttd

Universitas Warmadewa Program Pascasarjana Magister Kenotariatan Ketua, Ttd

Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. NIK. 230500041

Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. NIK. 230330112 C.0001869-pend


EKONOMI

18

Rabu Umanis, 13 September 2017

Pola Inflasi di Buleleng dan Denpasar Susah Ditebak Denpasar (Bali Post) Pada bulan Agustus 2017, Bali mengalami inflasi. Hal itu tercatat di dua titik yaitu Denpasar dan Buleleng. Denpasar tercatat mengalami inflasi 0,26 persen, sedangkan Buleleng 0,49 persen. Jika secara nasional mengalami deflasi, ternyata tercatat harga bahan konsumsi Denpasar dan Buleleng tahun ini berbeda arah dengan harga bahan konsumsi tingkat nasional. Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Adi Nugroho. Dengan catatan inflasi tersebut, maka dari Januari sampai Agustus inflasi tahunan Denpasar adalah 2,4 persen. Sedangkan Singaraja tercatat inflasi tahunan dari Januari sampai Agustus adalah 1,6 persen. Jika dihitung inflasi yoy, pada Agustus 2016 terhadap Agustus 2017, di Denpasar tercatat inflasi 3,46 persen dan Buleleng 2,79 persen. ‘’Ketika lebaran nasional tercatat inflasi positif dan Bali tercatat deflasi. Sedangkan sekarang, dua bulan setelah lebaran nasional tercatat deflasi, sedangkan Denpasar dan Buleleng tercatat inflasi,’’ bebernya. Jika diurai berdasarkan kelompok pengeluarannya, maka inflasi yang terjadi di Denpasar pada

Agustus 2017 disumbang terbesar oleh kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga yaitu 1,24 persen dan menyumbang 0,107 persen. ‘’Denpasar semua kelompok mengalami inflasi positif,’’ imbuhnya. Kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan juga mencatat inflasi 0,43 persen, kelompok kesehatan 0,28 persen, kelompok makanan jadi, minuman dan rokok dan tembakau sebesar 0,22 persen, kelompok sandang sebesar 0,11 persen, kelompok bahan makanan sebesar 0,04 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,02 persen. Penyumbang terbesar inflasi Buleleng juga berasal dari kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga yaitu 4,44 persen dan menyumbang 0,2572 persen. Penyumbang inflasi lainnya adalah kelompok sandang yaitu 0,66 persen. Pada bulan Agustus 2017 inflasi Denpasar 0,26 persen meningkat lebih tinggi dari bulan sebelumnya yaitu 0,22 persen. Jika dibandingkan dengan pola sebelumnya yang terbentuk di Denpasar, maka tercatat pada tahun 2017 berbeda dengan tahun sebelumnya baik tahun 2015 maupun 2016. (kmb42)

Pemerintah Perkuat Kewenangan Pemda Tingkatkan PAD

Bali Post/ant

JERUK MADU - Petani memanen buah jeruk madu di sentra penghasil jeruk di Selorejo, Malang, Jawa Timur, Minggu (3/9). Pemerintah melalui Kementerian Pertanian berupaya mengembangkan produk hortikultura dalam negeri dengan meningkatkan potensi ekspor buah-buahan yang menurut catatan volume ekspor pada 2015 sebesar 68.556 ton atau lebih kecil daripada volume impor yang mencapai 344.221 ton.

10 Kebijakan Tingkatkan Peningkatan Pangan

Jakarta (Bali Post) – Kementerian Pertanian menetapkan tema rencana kerja ‘’Pengembangan Infrastruktur dan Penguatan Investasi untuk Percepatan Peningkatan Produksi dan Ekspor Pangan’’. Menteri Pertanian Amran Sulaiman melalui keterangan tertulis, Selasa (12/9) kemarin, mengatakan akan menjalankan 10 kebijakan operasional. Yang pertama, percepatan peningkatan produksi dan swasembada padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, dan komoditas strategis lainnya. Kedua, pengembangan kawasan/cluster. Ketiga, perbaikan/pergantian varietas unggul bermutu. Keempat, penyediaan dan perbanyakan indukan sapi. Kelima, percepatan produksi dan perbanyakan benih. Keenam, percepatan pengembangan pertanian organic. Ketujuh, pengembangan lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah perbatasan. Kedelapan, hilirisasi pangan dan pertanian. Kesembilan, penyediaan pasokan air. Kesepuluh, sinergi program dan kegiatan lintas eselon I dan kementerian/lembaga. Hal tersebut disampaikan Mentan dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR-RI pada sesi II yang membahas RKA/KL TA 2018 dengan pagu Rp 23,82 triliun, subsidi pupuk Rp 28,50 triliun , subsidi benih padi dan kedelai Rp 1,29 triliun, dan DAK bidang pertanian Rp 2,04 triliun serta isu-isu aktual.

Menanggapi paparan Menteri tersebut, Komisi IV mengapresiasi Kementerian Pertanian atas capaian yang telah tercapai. ‘’Apresiasi kepada Kementan atas capaian yang sudah dicapai Kementerian Pertanian tahun 2017, alhamdulillah kemarin sudah ekspor,’’ kata anggota DPR dari Partai Hanura Fauzih Amro. Ada juga anggota dewan yang menyoroti gaya kepemimpinan Amran yang disebutnya berdampak positif khususnya dalam pengendalian harga saat Ramadan dan Lebaran tahun ini. ‘’Harus kita akui sepanjang sejarah tidak pernah terjadi harga terkendali tanpa gejolak selama lebaran kemarin, kerja sama satgas dan TNI, dan satgas harus diperkuat. Karena kita ini melawan preman (mafia), gaya bapak seperti ini dapat menyelesaikan masalah,’’ kata Firman Subagyo, politisi dari Dapil Jawa Tengah III ini. (ant)

Tinggi, Minat Masyarakat pada Rumah Subsidi

Sri Mulyani (depan)

Administrasi Perpajakan Terus Dievaluasi

Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, proses evaluasi secara kritis akan terus dilakukan terhadap administrasi perpajakan yang dirasakan terlalu kompleks dan bisa membuat kinerja penerimaan kurang optimal. ‘’Reformasi akan terus dilakukan terus-menerus untuk memperbaiki administrasi dan policy dengan tanpa menimbulkan persoalan negatif terhadap proses bisnis,’’ katanya saat menyampaikan pidato dalam seminar perpajakan, di Jakarta, Selasa (12/9) kemarin. Sri Mulyani mengatakan perbaikan proses administrasi ini dilakukan antara pusat dan daerah, kantor pajak LTO, kantor pajak khusus, kantor pajak pratama, kantor pajak wilayah serta perbaikan proses bisnis, tanpa mengubah desain kebijakan. ‘’Kalau desain regulasinya kompleks sehingga enforcement-nya complicated maka fiskus dan WP bisa sama-sama frustrasi dan membuat kemampuan mengoleksi pajak menjadi lebih rendah,’’ katanya. Ia menambahkan, prinsip kesetaraan dan keadilan dalam pungutan pajak sangat penting, namun saat ini masih banyak profesi yang meminta keistimewaan dalam melaksanakan kewajiban perpajakan, sehingga ikut membuat proses administrasi menjadi rumit. Padahal setiap profesi tersebut memiliki tingkat karakteristik yang berbeda-beda, misalkan, mulai dari sektor sumber daya alam, farmasi, konstruksi, UMKM, pendidikan, hiburan dan komunikasi. ‘’Banyak konstituen dengan berbagai treatment khusus, tapi kalau aktivitas ekonomi demikian khusus itu kemudian kita respons, maka administrasi menjadi lebih kompleks. Kompleksitas ini membuat enforcement dan pungutan menjadi rendah,’’ ujarnya.

Untuk itu, Sri Mulyani akan terus melakukan komunikasi kepada publik bahwa persoalan ini bukan hanya masalah Menteri Keuangan semata, karena persoalan pajak selalu mempunyai konsekuensi tersendiri. ‘’Publik harus memahami, kalau minta sesuatu ada konsekuensinya, karena mungkin bagus untuk satu situasi, tidak bagus untuk situasi lain,’’ katanya. (ant)

RUMAH subsidi saat ini cukup tinggi diminati oleh masyarakat. Tak salah bila kemudian Bank BPD Bali tertarik untuk membiayai lewat kredit modal kerja konstruksi dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Dalam hal ini, membantu masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 4 juta untuk mengakses kredit pemilikan rumah (KPR). ‘’Kredit modal kerja konstruksi ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan kontraktor atau perusahaan real estate yang membangun perumahan. Jadi kita membiayai mereka untuk membuat contoh rumah dan rumah yang akan dijual,’’ ujar Direktur Operasional Bank BPD Bali IGN Agustana D. Mendala, S.E., M.M. saat meninjau FLPP di Lombok Barat, NTB, Senin (11/9) lalu. Saat ini, lanjut Agustana, Bank BPD Bali membiayai seribu unit pembangunan rumah bersubsidi di Kabupaten Lombok Barat, NTB. Masing-masing di daerah Gunung Sari sebanyak 568 unit dan Labuapi sebanyak 432 unit. Pihaknya bekerja sama dengan PT Lombok Royal Property. Bank BPD Bali membiayai 80 persen dari total pembiayaan. Sedangkan sisanya merupakan self financing pengembang untuk kredit. ‘’Kita optimis pasarnya di sini masih ada, ke-

mudian juga tanah di sini (Lombok Barat - red) relatif masih murah serta desain bangunannya ketika dipresentasikan di BPD Bali tampak bahwa bangunan ini mudah untuk dijual. Kemudian lingkungannya yang akan dibangun juga terlihat bagus sehingga kita tertarik dan berani membiayai proyek ini,’’ jelasnya. Direktur Utama PT Lombok Royal Property Drs. Izzat Husein, M.M. mengatakan seribu rumah bersubsidi di tahap pertama ini sudah ludes terjual. Setiap rumah dihargai Rp 141 juta, namun ada subsidi dari pemerintah sebesar Rp 4 juta. Rumah yang dibangun berukuran 24 meter persegi di atas lahan seluas 70 meter persegi. Pembeli cukup membayar uang muka 1 persen dari harga rumah. ‘’Jangka waktu mencicil paling lama 20 tahun, tidak boleh lebih dengan bunga 5 persen menetap,’’ ujarnya. Menurut Izzat, seribu unit rumah bersubsidi saat ini masih dalam tahap finishing dan ditarget sudah bisa diserahkan kepada pembeli di akhir September. Para pembeli adalah WNI yang berpenghasilan Rp 4 juta ke bawah dan belum memiliki rumah. ‘’Nanti dibuktikan dengan surat keterangan kepala desa,’’ jelasnya. Izzat menambahkan, seribu rumah akan kembali dibangun untuk tahap kedua di bulan Oktober 2017. (kmb32)

Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan revisi UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah diperlukan untuk memperkuat kewenangan pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). ‘’Kita perlu mendefinisikan dan memperkuat local taxing power atau kemampuan untuk pajak di daerah, agar pemda bisa memperluas basis pajak tanpa menimbulkan ekonomi makin terbebani,’’ kata Sri Mulyani saat menyampaikan pidato dalam seminar perpajakan di Jakarta, Selasa (12/9) kemarin. Sri Mulyani mengatakan revisi ini diperlukan pemerintah daerah untuk mobilisasi penerimaan di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota, yang selama ini belum optimal dalam mendukung peningkatan pendapatan asli daerah dan mengatasi berbagai perubahan di tingkat lokal yang saat ini terjadi dengan cepat. ‘’Kapasitas daerah untuk mengelola menjadi penting karena potensi dari pendapatan asli daerah masih sangat besar, namun policy itu seperti pedang bermata dua, tidak bisa dilihat dari satu sisi, semua harus dilihat dari multidimesi kebijakan, agar nantinya kita tidak sibuk mengatasi ekses dari dampak kebijakan tersebut,’’ ujarnya. Selain itu, upaya lain untuk meningkatkan potensi pendapatan asli daerah adalah dengan melakukan proses restrukturisasi pajak daerah,

rasionalisasi retribusi daerah, perbaikan administrasi pajak daerah, pengawasan pungutan di daerah dan mendesain insentif pajak di daerah. Meski demikian, kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, seluruh peraturan hukum yang terkait dengan optimalisasi pendapatan asli daerah, idealnya tidak hanya bermanfaat untuk mendorong peningkatan penerimaan, namun juga mendorong kualitas kesejahteraan masyarakat. Sri Mulyani mencontohkan, terkait pemberian insentif pajak, ada daerah pedesaan di Amerika Serikat yang membebaskan pajak tanah bagi investor, asalkan pelaku usaha tersebut mau mengembangkan usaha atau membangun pabrik di wilayah itu dan mempekerjakan banyak orang. ‘’Penerimaan itu bukan segalanya, ada dampak ekonomi sosial yang lebih besar. Tentu daerah harus punya kapasitas untuk membuat kajian, sehingga mau membuat peraturan penerimaan daerah dan retribusi yang tidak hanya menambah penerimaan, tetapi juga melihat kapasitas ekonomi sosial,’’ ujar Sri Mulyani. Dengan rumusan regulasi dan berbagai kebijakan yang baru tersebut, Sri Mulyani mengharapkan adanya optimalisasi pendapatan asli daerah dan pengelolaan dana transfer ke daerah serta dana desa yang lebih bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pembangunan di kawasan tersebut. (ant)

Rupiah Melemah

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (22/9) sore, bergerak melemah sebesar 23 poin menjadi 13.188 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.165 per dolar Amerika Serikat (AS). Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta, Selasa kemarin, mengatakan bahwa faktor ambil untung menjadi salah satu hal yang menyebabkan kurs rupiah mengalami depresiasi terhadap dolar AS. ‘’Setelah menguat cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, sebagian pelaku pasar uang mengambil posisi ambil untung sehingga laju rupiah cenderung tertahan. Tetapi, pergerakannya masih dalam kisaran wajar,’’ katanya. Di sisi lain, lanjutnya, meredanya ketegangan di semenanjung Korea serta imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang membaik juga menopang penguatan dolar AS cenderung mengalami penguatan di pasar valas global. Sementara itu, Research Analyst ForexTime Lukman Otunuga mengatakan bahwa pergerakan rupiah dipengaruhi oleh survei penjualan ritel Juli yang menurun. Namun, sentimen itu cenderung bersifat jangka pendek bagi pergerakan rupiah di tengah fundamental ekonomi nasional yang prospektif. ‘’Prospek ekonomi Indonesia secara umum tetap menjanjikan,’’ katanya. Bank Indonesia mencatat penjualan eceran pada Juli 2017 menurun sejalan dengan kembali normalnya pola konsumsi masyarakat pasca Ramadan dan Idul Fitri. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) hasil Survei Penjualan Eceran Juli 2017 sebesar 209,9 atau turun sebesar 3,3 persen (yoy), setelah pada bulan sebelumnya tumbuh 6,3 persen (yoy). Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa ini (12/9) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.186 dibandingkan posisi sebelumnya 13.154 per dolar AS. (ant)


19

Rabu Umanis, 13 September 2017

Putu Supadma Dilantik Jadi Anggota MPR Jakarta (Bali Post) Lengkap sudah keanggotaan I Putu Supadma Rudana menjadi anggota parlemen RI setelah resmi dilantik sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)-RI pengganti antar-waktu (PAW) sisa masa jabatan tahun 2014-2019. Putu Rudana Supadma menggantikan rekan separtainya, Putu Sudiartana. Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Ruang Delegasi Pimpinan MPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (12/9) kemarin. Sebelumnya, anggota MPR/DPR dari Fraksi Partai Demokrat itu dilantik sebagai anggota DPR-RI pada Rapat Paripurna DPR, 24 Agustus 2017. Selain Supadma, DPR juga melantik politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) G. Budi Satrio Djiwandono yang menggantikan rekan separtainya, Luter Kombong. Dalam amanatnya, Zulkifli Hasan berharap kedua anggota MPR-RI yang baru dilantik tersebut mampu menjalankan tugas sebagai anggota MPR-RI dengan sebaik-baiknya dalam menjaga empat pilar kebangsaan. ‘’Kami ucapkan selamat datang, selamat menjalankan tugas terhormat sebagai anggota MPR-RI,’’ kata Zulkifli dalam sambutannya. Zulkifli mengatakan tantangan bagi anggota MPR sangat luar biasa untuk mewujudkan nilai-nilai keindonesian yang mulai memudar. Saat ini terjadi pengelompokan di masyarakat yang mulai mengutamakan kelompok dan golongannya. Jika bukan kelompoknya dianggap musuh, kalau bukan golongannya dianggap sebagai lawannya. Untuk itu, MPR yang diberi amanah untuk terus menyosialisasikan dan menjaga konstitusi harus mampu menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Usai dilantik, Putu Rudana Supadma mengatakan sebagai anggota MPR-RI yang diberi amanat dan mengemban tugas mewakili dan melayani aspirasi rakyat, selama dua minggu ini sudah menemui berbagai simpul masyarakat di Bali.(kmb4)

Arah Depan Dari Hal. 1

‘’Jadi sampai muka-mukanya dia masih ingat, karena pelaku menembak dari arah depan dan jaraknya dekat,’’ ujarnya. Bripka Abdul Gofur tertembak di bagian pinggul sebelah kanan, sesaat setelah mengantarkan anaknya pulang dari SMPN 8 Bima, Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda,

Bima Kota pada Senin (11/9) Pagi. Untuk memburu kedua pelaku, pihak kepolisian telah melakukan pencarian lapangan, termasuk mengamankan lima warga Kelurahan Penatoi yang diduga mengetahui identitas dan keberadaan pelaku. ‘’Yang kita amankan ini statusnya sebagai saksi, mereka kita amankan berdasarkan hasil penyelidikan lapangan,’’ ucapnya. (ant)

Melayani Rakyat

Dari Hal. 1

‘’Apakah ada pemilihan atau tidak, semangat dan komitmen saya untuk melayani rakyat Singapura tetap sama,’’ katanya seperti dikutip dari Strait Times, Selasa (12/9) kemarin. Dia mendapatkan sertifikat kelayakan dari Departemen Pemilihan, tidak lama setelah menyaksikan pemilihan penggantinya di parlemen. Komisi Konstitusi merekomendasikan perubahan untuk menjamin keterwakilan minoritas di lembaga tertinggi di negara tersebut dan juga untuk memperketat kriteria kelayakan seseorang menjadi presiden sesuai dengan pertumbuhan ekonomi. Setelah memegang jabatan publik utama, yaitu ketua parlemen sejak 2013, Halimah adalah satu-satunya dari tiga calon bersuku Melayu yang secara otomatis memenuhi syarat mencalonkan diri. PEC menginformasikan kepada

dua kandidat lainnya, Farid Khan (61) dan chief executive perusahaan properti Salleh Marican (67) bahwa mereka tidak memenuhi syarat untuk mengikuti pemilihan presiden. Proses pemilihan presiden kali ini menimbulkan reaksi beragam dari para pengamat, yang menyambut Halimah sebagai sejarah dengan menjadi presiden wanita pertama negara itu dan kepala negara Melayu pertama dalam 47 tahun terakhir. ‘’Madam Halimah adalah minoritas ganda -- tidak hanya individu MelayuMuslim, tapi juga perempuan,’’ kata Wakil Direktur Institut Studi Kebijakan Gillian Koh. Tetapi Koh merasa ‘’penerimaan keragaman kita pasti akan lebih hebat lagi jika ada kontes terbuka’’. Namun, profesor ilmu politik Bilveer Singh dari National University of Singapore mengatakan, ‘’Dipilih melalui jalan pintas tidak melemahkan atau mendelegitimasi pemenangnya.’’ (ant)

Anggota Pansus Dari Hal. 1

Bagi Saut, Komisi III DPR merupakan mitra kerja KPK dalam melakukan check and balance kepada semua penegak hukum, termasuk KPK. ‘’Dari hasil RDP, kita akan memperkuat fungsi koordinasi dan supervisinya. Misalnya, kita akan lebih intens bekerja sama dengan kepolisian atau kejaksaan,’’ kata Saut. Nuansa Pansus Angket KPK DPR makin terasa setelah tiga anggota pansus yang sebelumnya berada di lain komisi tiba-tiba pindah ke Komisi III DPR. Tercatat Mukhamad Mis-

bakhun (Fraksi Golkar) yang sebelumnya berada di Komisi XI tiba-tiba ikut rapat di Komisi III DPR Saiful Bahri. Begitu juga dengan Arteria Dahlan (Fraksi PDI Perjuangan) yang berada di Komisi X menggantikan Dwi Ria Latifah, dan John Kennedy (Fraksi Golkar) menggantikan Kahar Muzakir. Soal perpindahan anggota komisi DPR sendiri tidak ada yang mempersoalkan karena sudah mendapat restu dari fraksi masing-masing. Selain itu, UU MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) sendiri memberikan kewenangan kepada tiap fraksi untuk mengaturnya. (kmb4)

Bali Post/ant

JALUR PANTURA - Polisi dibantu warga mengevakuasi bangkai sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan karambol di jalur Pantura Jalan Raya Walisongo, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/9) kemarin. Kecelakaan yang melibatkan satu truk bernomor polisi E 9221 D, dua minibus dan belasan sepeda motor tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan belasan lainnya dilarikan ke rumah sakit setempat.

Aset Negara

Dari Hal. 1

Menjawab itu, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menjelaskan, penghibahan barang sepenuhnya keputusan Menkeu. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menkeu Nomor 3 Tahun 2011. Atas dasar aturan itu, mekanisme penghibahan baran dilakukan usai sebuah perkara yang dinyatakan inkracht atau berkekuatan hukum tetap. ‘’Penghibahan dilakukan juga setelah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu melakukan penilaian atas barang tersebut, dan mencatatnya sebagai aset negara. Jadi sebenarnya kami hanya menyita dan memfasilitasi,’’ papar Syarif. Ia mencontohkan salah satu baran yang ditetapkan Kemenkeu untuk dihibahkan adalah baran milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Mu-

Dari Hal. 1

Alasan dibawanya tersangka ke Mapolrestabes Bandung karena polisi menerima laporan secara langsung dari masyarakat Bandung yang mengeluhkan adanya unggahan ujaran kebencian. Yoris menjelaskan hubungan antara DW dan DI hanya kenal melalui media sosial, dan belum pernah bertemu sekalipun. Namun DI dan DW kerap melakukan komunikasi melalui telepon seluler. Dalam unggahan DI di akun @warga_biasa, ia menautkan atau men-tag nama akun instagram DW di foto yang bergambar ibu negara yang diikuti

hammad Nazaruddin berupa gedung yang dihibahkan ke ANRI. Penghibahan tidak dilakukan secara serta merta. Baran yang dihibahkan merupakan baran yang gagal terjual saat proses lelang. ‘’Jadi saya pikir semua teroganisir dan catatannya ada. Jadi, bukan (dihibahkan) KPK sendiri tanpa sepengetahuan Kemenkeu,’’ imbuh Syarif. Berdasarkan data, KPK telah menghibahkan baran dari sejumlah kasus tipikor kepada sejumlah institusi, di antaranya 3 bus dan 6 unit mobil damkar ke Pemda Bantul senilai Rp 4,8 miliar, sebuah wisma beserta inventarisnya ke DJKN Bali senilai Rp 11 miliar, gedung di kawasan Warung Buncit ke ANRI sekitar Rp 24 miliar, lima unit rumah dan sebidang tanah di Cikarang Barat kepada BPS senilai Rp 6 miliar. Selanjutnya, alat kesehatan

di RSUD Tangerang kepada Pemda Tangerang senilai Rp 484,8 juta, alat kesehatan ke Kodam V/Brawijaya senilai Rp 528,3 juta, sejumlah mesin dan peralatannya ke Pemda Papua senilai Rp 626 juta, serta tanah dan bangunan ke Mabes Polri senilai Rp 12,5 miliar. Sementara itu, baran yang masih dalam proses persetujuan Menkeu adalah tanah dan bangunan bagi Pemda Solo. Ada pula yang masih dalam proses pengajuan yakni tanah untuk bangunan Kejati DKI dan kendaraan untuk dinas Kejaksaan Agung. Dalam data juga diketahui, per 30 Juni 2017 KPK telah menyetor uang ke kas negara sebagai PNBP sebesar Rp 1,9 triliun dengan rincian dari setoran denda sebesar Rp 66,3 miliar, uang pengganti sebesar Rp 908,7 miliar, dan uang rampasan sebesar Rp 942,4 miliar. (kmb4)

tulisan yang berisi menghina istri Presiden Joko Widodo ini. ‘’Karena si pelaku mengakui dia adalah pemiliki akun @ warga_biasa, itu kita lakukan penyelidikan lagi kita nyatakan bahwa si perempuan yang bernama DW tidak bersalah. Yang bersangkutan (DW) hanya kena tag,’’ katanya. Dari penyelidikan sementara, diketahui bahwa DI biasa mengunggah ujaran kebencian. Tak hanya ibu negara, Presiden Joko Widodo pun menjadi korban penghinaan dari pelaku. ‘’Intinya mereka melakukan perbuatan ini karena memang tidak senang dengan rezim saat ini. Kedua, sengaja untuk

membuat ramai dan gaduh,’’ katanya. Meski begitu, polisi akan melakukan penyelidikan lebih dalam, karena saat diamankan, di kediaman pelaku ditemukan bendera, pin, serta gantungan kunci mirip Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). ‘’Kita juga akan melakukan penyelidikan apakah dia ada hubungannya dengan HTI atau tidak. Kita juga akan cari apakah terlibat dengan Saracen,’’ katanya. (ant)

Terima Laporan

Rabu, 13 September 2017

05.00 Gayatri Mantra

05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Dharma Kauripan Berdasarkan Tri Hita Karana (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Bal Hanoman (3) 08.00 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ista Dewata Pura Botoh 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Dharma Wacana Dharma Kauripan Berdasarkan Tri Hita Karana (5) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping

14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Gita Manguntur Tuban (1) 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Dialog Interaktif Gaptek Profit 17.05 Healthy Live 17.30 Lipsus Jamkrida 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedi Susanto) 20.00 Dialog Interaktif Liman Adv 21.00 Bondres Ngakak 21.30 Ajeg Bali Tradisi Ngangkid dalam Upacara Pitra Yadnya Nyawa Rsi 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Dialog Interaktif Viatava 23.05 Lila Cita Calonarang Payangan (1)

Keuntungan Besar

Dari Hal. 1

‘’Jangan sampai kita terlalu bekutat di sektor budi daya yang berkaitan dengan benih, pupuk, berkaitan dengan insektisida. Betul itu penting tapi kalau kita ingin memberikan keuntungan yang besar, sekali lagi paradigma kita harus kita ubah, harus masuk ke sektor bisnisnya, sektor agrobisnisnya,’’ tegas Presiden. Pembahasan soal agrobisnis ini mengikuti kunjungan Presiden ke PT BUMR Pangan Terhubung pada 1 September 2017 lalu. Koperasi pengolahan beras yang dikerjakan secara modern, hasil olahan beras juga dikemas dalam bentuk yang menarik dan modern, sehingga dapat langsung dipasarkan ke

konsumen. PT BUMR Pangan Terhubung melakukan pengolahan beras dari hulu ke hilir dengan menggandeng para petani sekitar. Koperasi tersebut juga memberikan pendampingan dan membantu menyediakan pinjaman modal dengan melakukan kajian terlebih dahulu. Selama masa tanam, petani selalu berkoordinasi dengan koperasi. Panennya pun kemudian diolah dengan menggunakan teknologi yang modern. Nantinya, hasil penjualan beras akan dibagi dengan para petani. Beras tersebut didistribusi secara langsung kepada toko retail maupun menggunakan media sosial untuk dipasarkan kepada pelanggannya. (ant)

Prabu Dhristarashtra Putus Asa Setelah Karna Tewas

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Kesebelas)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SANG Prabu Dhristarashtra berkata, ‘’Oh Sanjaya, putra Adhiratha yang gagah perkasa dilengkapi keberanian singa atau gajah! Dengan leher padat seperti banteng. Gaya berjalan dan suara seperti banteng. Anggota-anggota tubuh sekeras petir. Oh orang muda yang tidak pernah melarikan diri dan juga berhenti dari pertempuran. Bahkan berani sendiri menghadapi musuh seperti Indra yang agung itu! Suara tali busurnya sangat keras akibat tarikan tali busurnya maksimal, sehingga membuat desingan hujanhujan anak-anak panah sangat dashyat. Bukan saja ksatria ksatria utama bersimbah darah dan tewas juga kuda-kuda, kereta-kereta serta gajah-gajah melarikan diri dari pertempuran. Kubu Kuru benar-benar menggantungkan diri kepada orang yang berlengan perkasa Karna itu. Dia adalah pembantai rombonganrombongan besar musuh. Karena itu, ksatria itu memiliki kemuliaan yang tidak pernah pudar. Duryodhana itu telah memancing-mancing permusuhan dengan para prajurit kereta perkasa putra-putra Pandu itu dengan mengandalkan Karna! Lalu, bagaimana kemudian Karna yang utama dari para prajurit kereta itu, macan di antara manusia itu, pahlawan yang memiliki serangan tidak dapat ditahan itu

secara paksa dibantai oleh Partha pada pertempuran itu? Pihak Kuru setelah kehilangan Bhisma dan Guru Drona, kini mengandalkan keperkasaan lengan-lengan putra Suta itu. Karna selalu tidak menganggap kehadiran Keshava, yang kemuliaannya tidak pernah redup. Demikian pemanah termasyhur Dhananjaya termasuk para Vrishni, dan musuh-musuh yang lainnya! Sering Karna itu terbiasa mengatakan kepada Duryodhana yang bodoh, serakah, keras kepala, yang mendambakan kerajaan, dan menderita, bahkan dengan katakata meyakinkan seperti ini, ‘Aku sendirian mampu melemparkan dari kereta mereka yang utama itu, walau kedua ksatria yang tak terkalahkan itu dijadikan satu, pemegang Sarnga dan juga pemegang Gandiva itu!’ Memang, Karna berprestasi hebat sebelumnya. Dia telah menaklukkan banyak musuh perkasa dan tak terkalahkan para keluarga Gandhara, Madraka, Matsya, Trigarta, Tangana, Khasa, Panchala, Videha, Kulinda, Kasi-Kosala, Suhma, Anga, Nishadha, Pundra, Kichaka, Vatsa, Kalinga, Tarala, Asmaka, dan Rishika. Setelah menaklukkan semua keluarga pemberani itu dengan memakai anak-anak panahnya yang tajam. Anak panah yang diasah dan

dilengkapi bulu-bulu burung kanka. Putra Radha yang utama dari para prajurit kereta itu menyebabkan semua dari mereka membayar upeti kepada kita. Utpeti itu untuk menambah kekayaan Duryodhana. Sayang, bagaimana ksatria yang mengetahui senjata-senjata surgawi, berlindung pada tentara Karna, putra Vikartana, yang juga dipanggil Vrisha. Dia juga energinya kuat tidak bisa dibantai dalam pertempuran oleh musuh-musuhnya. Karna itu sesungguhnya seperti Dewa Indra. Yang utama dari dewa-dewa, Karna adalah manusia utama di tiga dunia ini. Tidak ada orang ketiga yang terdengar oleh kami seperti mereka. Di antara kuda-kuda, Uccaisrava adalah yang utama. Di antara para Yaksha, Vaishravana yang utama. Di antara kaum surgawi, Indra yang utama. Di antara para pemukul, maka Karna adalah yang utama. Karna tidak dapat dikalahkan, bahkan oleh raja-raja yang sangat gagah perkasa dan paling kuat sekalipun. Malah Dia pernah menaklukkan seluruh dunia untuk menambah kekayaan Duryodhana. Penguasa Magadha itu setelah proses perdamaian dan kehormatan, mendapatkan Karna sebagai seorang teman, dia telah menantang semua ksatria di dunia, kecuali para Kaurava dan

keturunan Yadava, untuk bertempur. Setelah mendengar Karna telah dibantai oleh Savyasaci pada sebuah perang tanding itu, maka aku tercebur ke dalam lautan kesengsaraan. Seperti sebuah perahu rusak di kedalaman laut luas! Sungguh, setelah mendengar yang utama dari manusia itu. Dia yang terbaik dari para prajurit kereta itu telah terbantai pada perang tanding oleh Arjuna, aku tenggelam di sebuah lautan kesedihan. Seperti seorang tanpa sebuah rakit di laut! Ketika, oh Sanjaya, aku tidak mati karena kesedihan seperti itu, aku pikir hatiku tidak dapat ditembus dan terbuat dari sesuatu yang lebih keras daripada halilintar. Setelah mendengar kekalahan dan penghinaan dari

para sanak saudara, para kerabat sekutu-sekutu, siapa lagi di dunia ini, oh Suta, kecuali kesialanku sendiri, yang akan tidak menyerahkan hidupnya? Aku menginginkan memiliki racun, api, terjun dari puncak sebuah gunung. Aku tidak dapat, oh Sanjaya, menahan beban kesedihan yang berat ini!’’ Sanjaya kemudian menghibur, ‘’Dunia menganggap paduka setara Yayati, putra Nahusha, baik dalam ketampanan, kelahiran, ketenaran, asketisme, dan pengetahuan! Sungguh, pengetahuan paduka, oh raja, seperti seorang Rishi agung, sangat sempurna. Paduka dimahkotai keberhasilan! Kumpulkanlah ketabahan paduka! Jangan menyerah kepada kesedihan!’’ (bersambung)

Sloka 14.21 Arjuna uvaca Kair lingais trin gunan etan atito bhavati prabo kim acarah katham caitams trin gunan ativartate Arjuna berkata: Oh Tuhan yang hamba cintai, melalui tanda-tanda manakah kita dapat mengetahui orang yang melampaui tiga sifat alam tersebut? Bagaimana tingkah lakunya? Bagaimana cara melampaui sifat-sifat alam?


16 Pages

171 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

, September Wednesday

online: http://www.intern

y, Septembe

Wednesda

graduate Ivy League champion and dance s America crowned Mis

13, 2017

ationalbalipost.c

Floridians return to storm-battered homes as Irma flooding spreads

r 13, 2017

from North DWH WR dance champion and nationalUVW FRQWHVWDQW IURP WKH VW graduate FRPLQJ WKH Âż Ivy League Briana Q 6XQGD\ EH CITY - An of Columbia, VV $PHULFD R ATLANTIC fel, DistrictTexas, Margana Wood. FURZQHG 0L contest. live 'DNRWD ZDV 100-year-old broadcast Kinsey and d black mini-dress hat. New pageant was win the nearly

REUTERS/Fred

Gyllenhaal

Thornhill

ge taps coura Gyllenhaal bombing of Boston â&#x20AC;&#x2DC;Strongerâ&#x20AC;&#x2122; survivor for Actor Jake

The a double-breaste fedora-type sesAtlantic City, to answer from Bismarck, with a matching on ABC fromcontest returnedfew The Cara Mund, of Brown UniIn a question-and- in on the resort a gambling a decade in who has sion, Mund weighed withdrawal Jersey. N.D., a graduate the seaside recent law Rhode Island, nearly by ABC versity in United Statesâ&#x20AC;&#x2122; climate accord, years ago after to Notre Dameâ&#x20AC;&#x2122;s was dropped ratings been accepted for several summers from the Paris it was a â&#x20AC;&#x153;bad Las Vegas. It a steep Rockettes. saying she thought school, trained after years in 2004 following 51 contes- decision.â&#x20AC;? it (climate decline, but returned with the world-famous was one of you believe who Mund, 23, â&#x20AC;&#x153;Whether we need to be at that on cable. pageant, representing contestants, the to tants in the States and the District change) or not, Judges scored teen-agers added. the 50 United table,â&#x20AC;? she runner-up was Miss ranged from 24, based on talent, a perThe first of Columbia. adopted the MakeDavis, who cut-off age of segment, Mund, who WLRQ ZKLFK EHQHÂżWV Missouri, Jennifer of diver- the live question appearances in and conon a platform D :LVK IRXQGDlife-threatening (rtr) competed sonal interview swimsuits. children with platform for the comgowns and to sity. was followed by contestants her SchoefShe ditions as a jazz dancefor Jersey, Kaitlyn Me Feelâ&#x20AC;? petition, performed from New You Make â&#x20AC;&#x153;The Way talent portion, wearing the contestâ&#x20AC;&#x2122;s

REUTERS/Carlo

Bauman. \ WKH VDPH QDP ÂżFXOW MRXUQH\ Wbewilderment kinship with DQÂśV PHPRLU E DURXQG KLV GLI and his %DVHG RQ %DXP *UHHQ FHQWHUV traumatic stress, you 'DYLG *RUGRQstruggle with posta â&#x20AC;&#x153;heroâ&#x20AC;?. his life, Jeff shows ing again, SUHPLHUH DW to being called through in your IWHU WKH ÂżOPÂśV and reluctance what youâ&#x20AC;&#x2122;ve been â&#x20AC;&#x153;No matter URXJK LW ´ *\OOHQKDDO VDLG D on Friday. and soul into.â&#x20AC;? Film Festival to put my heart WKDW FDQ JHW WK chose â&#x20AC;&#x153;Stronmovie International the TorontoI couldnâ&#x20AC;&#x2122;t think of a bettercompany Nine Stories DFW WKDW KH GD\ ZLWK WKH I one of the â&#x20AC;&#x153;To me, whose production him Gyllenhaal, ÂżOP VDLG KH ZDV IDFHG HYHU\ did and called XPDQ JHU´ DV LWV ÂżUVW not do what Bauman could KH ÂżUVW PHW %D probably knew. WLPLGDWHG ZKHQ of Baumanâ&#x20AC;&#x2122;s experipeople he and strongest the reality LWWHG WR EHLQJ LQ of matchinghe quickly saw a connection *\OOHQKDDO DGP impossibility knowing the they spent time together, (rtr) as ence. But cast him for the part. why Green

Wrecked

IMAGES

OF THE

DAY

Makela TPX Miss REUTERS/Mark of the 97th as the winner announced 10, 2017 after being September Mund reacts New Jersey U.S. City, Dakota Cara in Atlantic Miss North 106 Dps Competition Puputan No.

America VW DW UQDWLRQDO %DOL 3R Jl. D.Tamblingan Sanur Sanur Cafee Jl. D.Tamblingan Sanur <RX FDQ ÂżQG ,QWHNo 68 19 SmirnofHotel

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

Jl. D.Poso 20 Legwa No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Allegri

11, 2017.

ttered storm-ba GV return to UHD Floridians ,UPD â&#x20AC;ŤŰ&#x152;â&#x20AC;ŹRRGLQJ VS KRPHV DV

into â&#x20AC;&#x153;Stronand soulâ&#x20AC;? %RVWRQ put his â&#x20AC;&#x153;heart LV OHJV LQ WKH and a special - Jake Gyllenhaal inspiration TORONTORXW -HII %DXPDQ ZKR ORVW K process found FWHG E\ and in the JHU´ D ÂżOP DE bombing, H WKH ÂżOP GLUH Marathon RZDUG ZDON-

Jl. Raya No 148 Mandala Renon Renon 28 Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Manan Mandala No. 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

boats that

have come

ashore are

pictured

in Coconut

Grove following

Hurricane

Irma in Miami,

Florida,

U.S., September

but Irmaâ&#x20AC;&#x2122;s winds worst of heavy flooding, said the Little Haiti Department who experienced in the cityâ&#x20AC;&#x2122;s to the U.S. Defense residents residents d returned as 10,000 homes island may homes that to shattered of all as many put on the in need of neighborhoo of trailer storm. returned half had stayed and wreckage by the d Floridiansleaving more than into now be stranded 6 were shredded to page - S torm-shocke inland, and JacksonvilleIrma evacuation. Continued fire officials CO ISLAND Irma pushed from Orlando on Monday, into Monroe County CITY/MAR Hurricane reopen road7 storm early at they would FLORIDAas the remnants of city streets underwater before barreling also be heard to a tropical inland said later Tuesday morning resiand News can at Global on Monday without power Downgraded hurricanes on record and moving access on (1100 GMT) for in â&#x20AC;&#x153;Bali Imageâ&#x20AC;? from 9.30 Gulf Coast Atlantic 96.5 state residents and South Carolina. owners from a.m. EDT along the Radio FM am. Listen to powerful at the the most plowing northward populous U.S. state. devastation, â&#x20AC;? he dents and business coastal Georgia until 10.00 FM at http:// main island as one of and m Global Radio â&#x20AC;&#x153;Thereâ&#x20AC;&#x2122;s that virtually every Key Largo, thethe chain, as well had ranked Keys on Sunday swath of the third-most United ten2myradio.co of and at http:// in the a wide said, adding park on the island upper end globalfmbali.lis the Florida of Tavernier streaming hard hit â&#x20AC;&#x153;Itâ&#x20AC;&#x2122;s http:// havoc across archipelago mobile-home pecially or live video as the townsfarther to the south. li.com and to wreak li. the into the chain was left upended. damage in States was the resort radioglobalfmbanel/global-fm-ba saw.â&#x20AC;? While Islamorada for reopening scope of tip of what we Keys Still, the neighboring states of the Keys, extending ustream.tv/chan from the horrible No timetable Keys was given. from the with the of Mexico evacuees at authorities remainder of the Florida and and connectcomparisonby Irma as Gulf which escaped peninsula by a single, some anger paled in to return left In Miami, in Floridaâ&#x20AC;&#x2122;s Rick expressedto allow them the utter devastation 5 hurricane the ed to the mainland Governor Monday, refusing on on highway, where a rare Category to their homes Caribbean, - at narrowtold a news conference parts of the nearly 40 people Scott storm killedthem in Cuba - before Es- Monday. least 10 of fury on Florida. turning its

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu Umanis, 13 September 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Perdana, IHGMCE Siap Digelar di Bali Kondisi pariwisata Indonesia saat ini berada pada dilema yang sensitif di tengah persaingan dan kesiapan menghadapi gemilangnya industri yang dijadikan sektor prioritas atau unggulan oleh pemerintah RI ini. Target pencapaian kunjungan wisatawan sebanyak 20 juta di 2019 merupakan big frame yang harus ditranslasikan ke dalam clear crystal vision and mission. Menurut Chairman of Steering Committee IHGMCE 2017 K. Swabawa, CHA., IHGMA sebagai asosiasi para pimpinan hotel seluruh Indonesia bertekad secara konsisten untuk menambah wawasan para anggotanya

dengan informasi-informasi strategis termasuk data statistik, situasi tren market, tantangan dan kesempatan, juga peningkatan kualitas destinasi, selain peningkatan kualitas SDM yang juga menjadi tanggung jawab semua stakeholders di industri pariwisata ini. â&#x20AC;&#x153;IHGMCE merupakan media transformasi informasi yang strategis untuk mendapatkan gambaran serta strategi yang taktikal dalam menghadapi tantangan bisnis ke depannya. Dengan menghadirkan keynote speaker dari dalam dan luar negeri dan sangat kompeten di bidangnya, peserta conference diharapkan mendapat ide-ide kreatif dan

komprehensif dalam menjalankan bisnis hospitality sesuai dengan company goal, sehingga terjadi sinkronisasi antara perkembangan dunia pariwisata dengan produk yang ditawarkan serta market segme nt yang ditargetkan,â&#x20AC;? paparnya. Ia mengatakan IHGMCE (Indonesian Hotel General Manager Conference & Exhibition) juga mengadakan sesi table top dan pameran produk terkait perhotelan. Table top diikuti oleh hotel-hotel berkelas sebagai sellers dan para travel agent dari domestic dan kawasan ASEAN hingga Cina-Korea-Taiwan, merupakan market segment terbesar

saat ini untuk Indonesia. Sementara untuk exhibition-nya dipamerkan produk-produk pendukung yang dibutuhkan untuk kesuksesan dan kelancaran operasional hotel. â&#x20AC;&#x153;Peserta conference adalah para pimpinan hotel (general manager) dan level executive committee seperti DOSM, EAM serta Hotelâ&#x20AC;&#x2122;s owner. Event ini kita agendakan sebagai acara tahunan dengan program-program improvement yang lebih advance dan bermanfaat bagi member IHGMA untuk mendukung kejayaan industri pariwisata dan perhotelan di Indonesia menuju sustainability quality tourism,â&#x20AC;? sebutnya. (kmb)

IHGMCE - IHGMA siap menggelar IHGMCE 2017.

Bali Post/ist

Warkop DKI Reborn Duduki â&#x20AC;?Box Officeâ&#x20AC;? â&#x20AC;&#x153;Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2â&#x20AC;? kembali meraih pencapaian yang menakjubkan di tahun ini. Dengan jumlah penonton yang sudah mencapai 3.202.000, pada tanggal 10 September 2017, kini â&#x20AC;&#x153;Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 2â&#x20AC;? menempati tangga box office film Indonesia di 2017.

Enrique Iglesias

Bali Post/ist

Enrique Iglesias

Sedih Saksikan Dampak Badai Irma Bintang Enrique Iglesias bersedih menyaksikan kampung halamannya, Miami, Florida, rusak akibat guncangan Badai Irma. Badai besar mendarat di Florida selatan pada Minggu (10/9) yang menyebabkan angin kencang dan hujan deras menusuk Miami, daerah tempat Enrique tinggal dengan kekasih lamanya Anna Kournikova. Penyanyi asal Spanyol itu memutuskan tidak mengungsi dari daerah tersebut, dan pada hari itu, dia memberanikan diri memasuki cuaca yang basah untuk berkendara mengelilingi lingkungannya. Enrique berbagi catatan singkat tentang kehancuran yang dia saksikan, menunjukkan pohon-pohon tumbang dan puing-puing berserakan, serta jalan yang banjir melalui akun Instagram. â&#x20AC;&#x153;Wow, Oh, sangat menyedihkan apa yang terjadi di Miami. Apa yang terjadi dengan badai ini dan semua nyawa itu...itu menyebalkan,â&#x20AC;? tulisnya dalam sebuah klip. Kepada penduduk Florida dan negara-negara terdekat lainnya yang juga bersiap menghadapi badai, pelantun â&#x20AC;&#x153;Heroâ&#x20AC;? itu berbagi pesan kepada para penggemar secara online. â&#x20AC;&#x153;Siapapun yang daerahnya menjadi tujuan Badai Irma, tetaplah berhati-hati dan mencari tempat aman akhir pekan ini! Terima kasih kepada semua orang yang mengirimkan doa,â&#x20AC;? tulisnya di samping foto satelit badai. Enrique, yang juga juru bicara selebriti untuk amal Save The Children, kemudian mendesak para penggemar untuk menyumbangkan apa yang bisa mereka bantu untuk upaya pemulihan setelah Badai Irma dan Badai Harvey, yang mendatangkan malapetaka di wilayah Texas dan Louisiana pada akhir Agustus lalu. â&#x20AC;&#x153;Mari kita ingat dan doakan penduduk Karibia yang sudah terdampak (oleh Irma), dan semua orang di Texas yang tengah bangkit dari Harvey! Save The Children telah menyiapkan dana bantuan untuk korban keduanya. Mohon menyumbang,â&#x20AC;? tambahnya. Seruan Enrique tersebut berlangsung beberapa hari sebelum program Hand in Hand: A Benefit for Hurricane Relief, Selasa (12/9) kemarin, ketika bintang seperti Beyonce, Justin Bieber, George Clooney, dan Julia Roberts mendorong anggota masyarakat untuk memberikan apa yang mereka miliki untuk upaya pemulihan, demikian Music News. (ant)

â&#x20AC;&#x153;Puji Tuhan, ini sebuah prestasi yang luar biasa, karena â&#x20AC;&#x153;Warkop DKI: Reborn Part 2â&#x20AC;? sudah menduduki tangga Box Office film Indonesia tahun 2017. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh penonton film Indonesia yang telah memberikan dukungan,â&#x20AC;? ujar Frederica, produser Falcon Pictures dalam keterangan tertulis yang diterima Antara News, Senin. â&#x20AC;&#x153;Dan jika dijumlahkan dengan â&#x20AC;&#x2DC;Warkop DKI Reborn Part 1â&#x20AC;&#x2122; total jumlah penontonnya sudah mencapai 10 juta,â&#x20AC;? sambung dia. Pemain â&#x20AC;&#x153;Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss

Soundrenaline, festival musik taraf internasional yang memulai debutnya di tahun 2002, telah berakhir Minggu (10/9). Di gelaran episode ke-15, Soundrenaline kembali mengukuhkan komitmennya menjadi festival musik terbesar yang sukses menarik minat lebih dari 80 ribu penikmat musik dewasa untuk memadati kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) selama dua hari berturutturut. Lebih dari 70 musisi Indonesia, 4 musisi internasional serta puluhan penggiat seni visual turut memeriahkan ajang bertemakan #UnitedWeLoud. Ini juga makin membuktikan Soundrenaline 2017 sebagai pesta perayaan keragaman ekspresi dan karya berbalutkan semangat persatuan dan kolaborasi. Di tengah gempuran musik berkualitas dari musisi Tanah Air, Dashboard Confessional turut memeriahkan gelaran Soundrenaline 2017. Band asal negeri Paman Sam ini membawakan 17 lagu dari 6 album yang telah dirilis sepanjang karier. Suasana magis dari musik emo yang dihadirkan Dashboard Confessional di A Stage kental terasa sepanjang penampilan. Sebelumnya, JET; band rock asal Australia JET, Mew; band alternative rock asal Denmark, serta Cults; band indie pop dari Amerika Serikat juga turut mengebrak panggung Soundrenaline 2017. â&#x20AC;&#x153;Kami sangat senang bisa tampil kembali di panggung Soundrenaline. Sejak tahun 2004, hingga sekarang Soundrenaline sudah menjadi festival musik yang erat kaitannya

Sapa Penggemar dengan â&#x20AC;?Astungkaraâ&#x20AC;? lam Bahasa Indonesia yang berjudul â&#x20AC;&#x153;Sabda Langitâ&#x20AC;? yang diciptakan dan diaransemen oleh Mang Gita. Lagu ini juga tergabung di akamalbum ke-2 IKIP PGRI Bali. Jaya Wijaya saat dikonfirmasi pemilik nama lengkap Wayan Wijaya itu berharap agar terus mendapat dukungan dari masyarakat pencinta lagu pop Bali. Sehingga ia terus bisa berkarya ke depannya untuk mengajegkan lagu-lagu daerah Bali. Selain itu, penyanyi pop Bali kelahiran 31 Desember 1988 ini juga berpesan dan memotivasi para penyanyi pendatang baru agar terus semangat berkarya dan tidak mudah menyerah begitu saja. â&#x20AC;&#x153;Dalam berkarya, kita pasti mengalami yang namanya pasang surut. Untuk itu,

hati masyarakat Indonesia. Sebagai bagian dari Warkop DKI Reborn, saya merasa bangga,â&#x20AC;? ujar dia. Sementara Tora Sudiro, yang memerankan tokoh Indro mengaku bersyukur dengan apa yang diraih â&#x20AC;&#x153;Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2â&#x20AC;?. â&#x20AC;&#x153;Alhamdulillah, sebuah perolehan yang luar biasa. Kalau senang pasti senang sekali ya. Saya berharap penontonnya terus bertambah,â&#x20AC;? ungkapnya. Tidak hanya pemain dan produser Warkop DKI Reborn saja yang senang dengan

Soundrenaline 2017 Sedot 83.151 Penikmat Musik

Jaya Wijaya

Lama tak terdengar di belantika musik pop Bali, penyanyi pop Bali jebolan pencarian bakat BRTV, Jaya Wijaya akhirnya kembali sapa penggemarnya dengan single terbarunya â&#x20AC;&#x153;Astungkaraâ&#x20AC;?. Single ini merupakan ciptaan dari Gus Enen, yang diarransemen apik oleh Ghopal Nandana dan video klip yang digarap oleh Meneer Studio. Selain itu, lagu â&#x20AC;&#x153;Astungkaraâ&#x20AC;?-nya ini juga banyak dibantu Dr. Komang Indra Wirawan, S.Sn., M.fil.H yang memberikan ide cerita dan Dr. Made Suarta, S.H., M.Hum. selaku produsernya. Single terbarunya ini tergabung dalam album ke-2 IKIP PGRI Bali, dimana dalam album itu lebih kepada pendidikan dan lagu-lagu rohani. Selain lagu â&#x20AC;&#x153;Astungkaraâ&#x20AC;?, ia juga membawakan satu lagu da-

Part 2â&#x20AC;? Indro Warkop mengaku senang dengan peraihan penonton sekual Warkop DKI Reborn itu. â&#x20AC;&#x153;Ini luar biasa ya, terlepas perolehan ini didapatkan oleh Warkop DKI Reborn, tapi pecinta film Indonesia patut berbangga, karena film Indonesia terbukti telah bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,â&#x20AC;? kata Indro. Hal senada juga disampaikan oleh pemeran Dono, Abimana Aryasatya. â&#x20AC;&#x153;Warkop DKI berhasil menjadi bagian dalam sejarah perfilman Indonesia. Dan harus diakui bahwa Warkop DKI memang berhasil menyentuh

teruslah berkarya dan jangan mudah menyerah,â&#x20AC;? ujar Jaya Wijaya yang kini juga menekuni bisnis wedding organizer ini. (win)

Bali Post/edi

SOUNDRENALINE - Suasana Soundrenaline yang digelar selama dua hari di GWK.

dengan perjalanan karier kami. Tahun ini, Soundrenaline 2017 menjadi istimewa karena sekaligus merayakan 10 tahun â&#x20AC;&#x153;Beraksiâ&#x20AC;?, salah satu single terpenting bagi Kotak karena merupakan anthem bagi KerabatKotak,â&#x20AC;? ungkap Tantri, vokalis dari Kotak Band. â&#x20AC;&#x153;Sejalannya waktu, Soundrenaline dikenal sebagai pesta tahunan yang mengajak para musisi, penikmat musik, komunitas kreatif, dan penggiat seni kreatif untuk tampil berekspresi dan berkarya di satu venue fenomenal. Dengan dukungan dari Sampoerna A, tahun ini kami menggaungkan pesan persatuan dengan menghadirkan keragaman ekspresi dan karya dalam jumlah yang lebih massive dan lebih â&#x20AC;&#x2DC;berisikâ&#x20AC;&#x2122; dari sebelumnya,â&#x20AC;? ungkap Novrial Rustam selaku Managing Director Kilau Indonesia. (edi)

peraihan saat ini. Keluarga besar Warkop seperti Hanna (anak alm. Kasino) juga mengaku bahagia atas pencapaian tersebut. â&#x20AC;&#x153;Saya berharap masyarakat makin mencintai para pemain Warkop DKI Reborn, seperti mereka mencintai ayah kami. Karena, saya melihat pemainnya bisa menjiwai karakter pemain Warkop yang terdahulu,â&#x20AC;? ujarnya. Anak Indro Warkop, Satya Paramita Hada Dwinita juga mengungkapkan hal yang sama. â&#x20AC;&#x153;Melihat film ini saya jadi benar-benar terkenang sama om saya yang ada di Warkop. Saya melihat bagaimana masyarakat menyayangi mereka. Kami melihat bahwa para pemain Warkop DKI Reborn

berusaha betul melestarikan Warkop,â&#x20AC;? kata dia. Begitu juga dengan anak Almarhum Dono, Andika Aria Sena, mengaku senang atas respons positif yang diberikan oleh pecinta film Indonesia. â&#x20AC;&#x153;Bagi saya bukan hanya angka penonton yang besar. Tapi, bukti bahwa Warkop itu dicintai itu yang penting. Dan semua telah terbukti. Saya berharap film Warkop DKI Reborn ini bisa terus berlanjut dan sebisa mungkin dengan pemain yang sama,â&#x20AC;? harapnya. Untuk merayakan kesuksesan tersebut, Falcon Pictures menggelar lomba â&#x20AC;&#x153;memeâ&#x20AC;? â&#x20AC;&#x153;Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2â&#x20AC;? di sosial media, dan berhadiah Rp 5 juta. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 13 September 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu