Skip to main content

Edisi 13 Desember 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 115 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa Paing, 13 desember 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Menyeimbangkan Badung Selatan dan Utara

Hanya Wacana, Harus Ada ’’Shortcut’’ Kebijakan Keseimbangan (pembangunan) Badung Utara dan Selatan, menjadi wacana yang kerap terlontar. Sinergi sektor pariwisata dan pertanian, konon menjadi jawaban untuk mewujudkan hal tersebut. Sayang, upaya itu hanya menjadi angan-angan, belum membuahkan hasil maksimal. Untuk menyeimbangkan Badung Selatan dan Badung Utara ini, perlu dibangun shortcut. Yakni sebuah ‘’jembatan’’ kebijakan atau regulasi, baik itu berupa peraturan daerah (perda) maupun peraturan bupati (perbup).

SEMUA mengakui, Badung merupakan kabupaten terkaya di Bali. Hal ini tak lepas dari sektor pariwisata yang menjadi andalan Gumi Keris ini. Ini juga terlihat dari banyaknya akomodasi pariwisata di daerah ini, dibandingkan daerah lainnya di Bali (lihat tabel). Akomodasi wisata ini dominan bahkan boleh dikatakan numplek berada di Badung Selatan. Lantas, bagaimana dengan Badung Utara? Sejumlah pihak menilai konsep pembangunan khususnya sektor pariwisata Badung Utara belum jelas. Hal. 19 Berbasis Linkungan

LAPORAN BESOK Karangasem memiliki potensi yang sangat menjanjikan. Tak hanya perkebunan, Karangasem juga berdaya pikat tinggi. Salah satunya dalam wisata spiritual. Sangat ideal jika potensi itu dikembangkan secara sinergis dan terintegrasi. Untuk mewujudkannya perlu kreativitas dan juga inovasi. Laporan besok akan mengungkap masalah dan solusi menyongsong 2017.

Wayan Puspa Negara

Rai Suryawijaya

Cok Raka Darmawan

Baru Tiga Desa Wisata yang Sehat PARIWISATA menjadi generator pertumbuhan dan perekembangan perekonomian Badung. Karenanya, pariwisata Badung terus digenjot. Bahkan, Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali tahun 2017 adalah 6 juta orang. Se-

Nyoman Mesir

bagian besar dari mereka akan berkunjung ke Badung. Hal tersebut tentu merupakan peluang Badung untuk meningkatkan PAD, termasuk memeratakan pendapatan masyarakatnya. Hal. 19 11 Desa Wisata

Lanjutan Kasus Bekasi

Terduga Teroris Ditangkap di Jatim dan Jateng

Pemerintah Mesti Usut Kasus Benih Cabai Berbakteri Asal Cina

Jakarta (Bali Post) – Tim Densus 88 kembali menangkap tiga terduga teroris di tiga daerah yang berbeda, menyusul tertangkapnya empat terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat dan Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. ‘’Pada Minggu (11/12), ditangkap tiga orang di tiga lokasi berbeda,’’ kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol. Martinus Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/12) kemarin.

Jakarta (Bali Post) Kasus benih cabai berbakteri asal Cina yang masuk dan ditanam di Bogor, Jawa Barat, mendapat perhatian banyak pihak. Hingga saat ini pihak terkait masih mencari motif dari aksi penanaman secara ilegal tersebut. Wakil Ketua Komisi IV DPR Viva Yoga Mauladi mengatakan, bibit cabai ilegal yang diungkap Badan Karantina Pertanian merupakan salah satu bioterorisme, dengan melakukan upaya-upaya untuk mengganggu keamanan melalui jasa trafik atau melalui makhluk hidup. ‘’Saya yakin ini adalah merupakan bagian dari bioterorisme yang harus dihadapi, karena ini penyakit lolos didatangkan dari luar negeri dan sangat berbahaya,’’ kata Viva Yoga Mauladi di Jakarta, Senin (12/12) kemarin. Untuk itu, ia meminta pemerintah dan aparat hukum segera mengusut secara mendalam kasus tersebut. ‘’Saya minta agar aparat penegak hukum khususnya kepolisian melakukan pengusutan secara tuntas. Kalau ini dibiarkan sangat berbahaya, dan mengganggu plasma nutfah kekayaan Indonesia yang akan menyebabkan penyakit baru,’’ ujarnya. Hal. 19 Sudah Menyebar

Ia menyebut ketiganya yakni KF (22) ditangkap di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur; APM (25) ditangkap di Solo, Jawa Tengah; dan WP (24) ditangkap di Klaten, Jawa Tengah. Dari penggeledahan kamar kos KF, ditemukan botol-botol berisi cairan kimia, komputer jinjing, telepon genggam dan beberapa buku bertema jihad. Menurutnya, ketiganya merupakan kelompok jaringan MNS yang ditangkap di Bekasi, Jawa Barat pada hari sebelumnya. Selain itu diketahui bahwa APM adalah istri pertama MNS. Pada Sabtu (10/12), Densus 88 menangkap tiga terduga teroris, MNS dan AS (laki-laki) serta DYN (perempuan). MNS dan AS ditangkap di jalan layang Kalimalang, Bekasi. Sementara DYN ditangkap di rumah kontrakan di Jalan Bintara Jaya 8 Bekasi, Jawa Barat. Polisi menemukan barang bukti berupa bom rakitan berbentuk penanak nasi elektronik (rice cooker) di kamar 104 kontrakan tiga lantai itu. Tim Gegana Polda Metro Jaya meledakkan satu dari tiga bom aktif yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) pada Sabtu (10/12) malam. Hal. 19 Petempur ISIS

Petempur ISIS Datang

Indonesia Makin Terancam

Bali Post/ant

PILIH LORONG - Korban gempa mendapatkan perawatan di lorong RSUD Pidie Jaya, Aceh, Minggu (11/12). Pasien korban gempa di RSUD Pidie Jaya, Aceh, lebih memilih mendapatkan perawatan di lorong-lorong rumah sakit dikarenakan takut akan gempa susulan yang dapat merobohkan gedung rumah sakit.

Bali Post/ant

BAYI - Polisi mengamankan seorang perempuan berisial R beserta bayinya saat melakukan penggeledahan rumah terduga kelompok jaringan teroris di Kampung Griyan, Pajang, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/12).

EMPAT terduga teroris kelompok Bahrum Naim masih menjalani pemeriksaan intensif Tim Densus 88 di Korps Brimob Mabes Polri. Keempatnya yakni Dian Yulia Novi, M. Nur Solihin, Agus Supriyadi dan S alias Abu Izzah. Mereka diamanakan terkait penemuan bom di Perum Bintara Jaya VIII, Bekasi, Sabtu (10/12). Tindakan mereka termotivasi juru bicara Daulah Islamiyah untuk melakukan amaliah di negara masing-masing apabila belum mampu berangkat ke Suriah. Diah Yulia Novi disebut-sebut sebagai ‘’calon pengantin’’ yang siap meledakkan dirinya bersama bom yang akan dibawanya ke depan Istana Merdeka. Hal. 19 Paket Pos

Tabanan Kembali Meraih Penghargaan PUPR

Termotivasi untuk Terus Berbuat bagi Rakyat MENDEKATI pengujung tahun 2016, Kabupaten Tabanan kembali memperoleh penghargaan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bersama sepuluh daerah lainnya, Tabanan berhasil meraih penghargaan PUPR 2016. Penghargaan PUPR tahun ini merupakan ketiga kalinya diterima oleh Kabupaten Tabanan. Berdasarkan penilaian, Tabanan masuk dalam kategori kabupaten wilayah timur setelah sebelumnya harus bersaing dengan Kabupaten Buleleng, Bantaeng, dan Bone. Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan

yang berlangsung, Kamis (8/12) di auditorium Kementerian PUPR. Adapun tema malam penganugerahan PUPR 2016 adalah ‘’Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)’’. Sehingga penilaiannya meliputi bidang Keterpaduan Infrastruktur, Sumber Daya Air, Bina Marga, Cipta Karya, Penyediaan Perumahan dan Pembinaan Jasa Konstruksi. Keberhasilan Tabanan meraih penghargaan PUPR 2016 disambut dengan rasa syukur oleh Bupati Eka. Seperti yang disampaikannya saat trofi penghargaan diserahkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabanan I

GN Anom Anthara dan Kepala Bappeda Kabupaten Tabanan Ida Bagus Wiratmaja. ‘’Pertama, tentunya saya sangat bersyukur karena Tabanan dipercaya lagi untuk mendapatkan prestasi dan yang hebat adalah rakyatnya. Saya hanya jembatan penyambung lidah rakyat,’’ ujar Bupati Eka. Dikatakannya, selain sebagai sebuah kebanggaan, prestasi yang ketiga kalinya ini merupakan motivasi bagi jajaran Pemkab Tabanan untuk terus melakukan perbaikan pelayanan di bidang infrastruktur yang terintegrasi. Seperti Program Partisipatif yang mengambil gotong royong sebagai rohnya, Gerbang Indah Serasi, Bedah Warung,

dan Gerbang Emas. Pada kesempatan itu, Bupati Eka juga menekankan soal dukungan program dari masyarakat. Menurutnya, apa pun prestasi yang diraih Tabanan sebetulnya tidak lepas dari dukungan masyarakat. ‘’Sebaik apa pun program yang diberikan, tanpa dukungan dari masyarakat, rasanya tidak akan jalan,’’ imbuhnya. Diakui, dengan keterbatasan pendapatan asli daerah (PAD) dalam susunan anggaran, Tabanan belum bisa lepas dari salah satu persoalan utamanya, yakni bidang infrastruktur fisik. Hal. 19 Tidak Mudah

PIALA PUPR - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ketika memegang piala atas penghargaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Penghargaan PUPR tahun ini merupakan ketiga kalinya diterima oleh Kabupaten Tabanan.


denpasar

2

Selasa Paing, 13 Desember 2016

Pengunjung Pasar Murah Kodam Membeludak

Kasus Perdin Denpasar

Posisi Dewan Mulai Terancam

Denpasar (Bali Post) Warga Denpasar tumpah-ruah di pasar murah yang digelar Kodam IX/Udayana di lapangan Jalan Hayam Wuruk, Denpasar Timur, Minggu (11/12). Keluarga prajurit TNI berbaur dengan masyarakat antusias membeli sembako dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga miring. Kapendam IX/ Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean, S.Sos. dalam siaran persnya, Senin (12/12) kemarin mengatakan, kegiatan itu digelar serangakaian memperingati Hari Juang Kartika, Natal dan Tahun Baru 2017. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama Kodam IX/Udayana bersama GBI Rock Taman Pujian dan Hotel Oranjje, Denpasar. ‘’Kegiatan Bakti Sosial terdiri dari pengobatan massal dan pasar murah ini bertajuk ‘Festival Lilin, Bali adalah Rumahku’,’’ ujarnya. Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E. saat membacakan sambutan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. berharap kegiatan ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat. Pengobatan massal gratis ini dalam bentuk pelayanan kesehatan lapangan yaitu pengobatan umum dan pengobatan gigi yang dikoordinir Kesdam IX/Udayana. Sedangkan untuk pasar murah, Kodam bekerja sama dengan GBI dan Bulog untuk paket kebutuhan pokok yang dikoordinir oleh Puskopad “A” Dam IX/ Udayana. Adapun sasaran pelayanan kesehatan ini sekitar 500 orang dan pasar murah sebanyak 5.000 orang. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar sudah memeriksa total 22 orang saksi dari DPRD Kota Denpasar periode 2009-2014 dalam kasus perjalanan dinas (perdin). Namun perkembangan yang muncul di persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar, justru posisi anggota DPRD Kota Denpasar periode 2009-2014 yang diduga ikut perdin ke sejumlah kota mulai terancam. Menyusul, sidang dengan terdakwa I Gusti Made Patra selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Pengadilan Tipikor Denpasar pekan lalu, yang memeriksa sejumlah anggota dewan sebagai saksi.

Bali Post/eka

Bali Post/ist

PASAR MURAH - Pengunjung pasar murah dan pengobatan massal gratis Kodam IX/Udayana membludak.

Reuni Mahasiswa FE Unud Angkatan Tahun 1984 SEDIKITNYA 107 mantan mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Unud angkatan tahun 1984, Sabtu (10/12) malam berkumpul di Desa Budaya Kertalangu, Denpasar Timur. Suasana ceria penuh keakraban mewarnai reuni bertema ‘’Empat Windu Memendam Rindu’’ ini. Tak salah, begitu bertemu mereka saling berpelukan sambil cipika-cipiki, lalu ber-selfie ria. Reuni ini tidak memandang apakah mereka tamat kuliah atau tidak, melainkan semata-mata teman seangkatan. Ketua Panitia Reuni Gerianta Wirawan Yasa dalam sambutannya mengatakan, mahasiswa FE Unud angkatan 1994 sebanyak 238 orang dan saat ini tersebar di seluruh Indonesia. ‘’Ada menjadi pejabat pemerintah, pejabat BUMN, perusahaan swasta, dosen, politisi, profesional dan pengusaha sukses di berbagia bidang, tersebar di seluruh Indonesia,’’ kata Lole, panggilan akrab Gerianta Wirawan Yasa, dengan wajah berbunga-bunga. Mantan Pembantu Dekan III FE Unud ini melaporkan, sebelum menggelar malam puncak reuni, panitia sudah mengunjungi Panti Sosial Tresna Werdha Wana Seraya di Biaung, Denpasar Timur, guna memberikan bantuan sembako sebanyak satu pick-up kepada 52 penghuni panti jompo tersebut. Pada hari yang sama, panitia memberikan bantuan uang tunai kepada Jero Mangku Tegal Wangi di Banjar Bangun Liman, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Selama ini, Jero Mangku hanya bisa terbaring di tempat tidur karena menderita lumpuh. (r)

Bali Post/ist

REUNI - Para mantan mahasiswa FE Unud angkatan tahun 1984 foto bersama di Gong Perdamaian Kertalangu sebelum menggelar malam reuni, Sabtu (10/12).

denpasar

& Sekitarnya

Mahasaba IV Mahakertawarga Manik Angkeran Provinsi Bali DALAM rangka meningkatkan sradha bakti kepada Ida Hyang Widhi Wasa dan Ida Batara Luhur, Pasemetonan Mahakertawarga Dang Hyang Bang Manik Angkeran Sidhimantra Provinsi Bali menyelenggarakan Mahasaba IV yang dihadiri sekitar 500 orang. Acara mengambil tema ‘’Ngiring Sikian Pekayunan, Bebaosan, dan Parilaksana Nyujur Keraketan Pasemetonan, Nicapang Sradha Bakti ring Ida Batara Kawitan’’. Acara diselenggarakan di Gedung PHDI Bali, Sabtu (10/12). Acara dibuka Ketua Umum Mahakertawarga dr. Gusti Lanang Rudiarta, MHA. Dikatakan, pasemetonan ini terdiri dari AWB Sidemen, AWB Penatih, AWB Wayabya, dan Sira Bang Agra Manik, sudah terbentuk sejak tahun 2000. Diharapkan melalui mahasaba ini persaudaraan semakin erat. Menurut Ketua Harian Mahakertawarga Ir. Wayan Subagiarta, dalam mahasaba ini akan disusun program kerja 2016–2021 dan pemilihan pengurus baru masa bakti 2016–2021. Pesemetonan ini juga akan meningkatkan pendataan dadia-dadia yang sampai saat ini tercatat 815 dadia tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Bali. Dalam mahasaba ini, kembali dipilih Ketua Umum dr. Gusti Lanang Rudiarta, MHA. dan Ir. Wayan Subagiarta sebagai Ketua Harian didampingi 4 wakil ketua, sekretaris, bendahara dan seksi-seksi. (r)

BERSIH SAMPAH – Pascahujan mengguyur wilayah Denpasar dan Badung, seorang petugas Dinas Pekerjaan Umum membersihkan sampah di waduk muara Nusa Dua, Denpasar. Upaya pengangkatan sampah di waduk ini rutin dilakukan untuk menghindari menumpuknya sampah, terutama pada musim penghujan.

Tanyakan Vonis Margriet

Agustay Takkan Ajukan PK

Denpasar (Bali Post) Hakim Mahkamah Agung (MA) yang diketuai Dr. H. Andi Samsan Nganro bersama hakim anggota H. Eddy Army dan Dr. H. Margono, yang memeriksa perkara kasasi kasus pembunuhan Engeline, sudah memutus perkara tersebut. Intinya, hakim menolak kasasi Agustay Hamda May dan Margriet CH Megawe, sehingga mereka tetap dihukum sebagaimana putusan Pengadilan Negeri Denpasar. Kuasa hukum Agustay Hamdamay, Haposan Sihombing, yang dimintai konfirmasi atas putusan MA tersebut, Senin (12/12) kemarin, mengaku sudah berkoordinasi dengan Agustay. ‘’Dia sempat menanyakan vonis Margriet atas putusan MA. Saya bilang dia (Margriet - red) tetap dihukum seumur hidup,’’ tandas Haposan. Atas penjelasan itu, Agustay yang ditanya sikapnya atas putusan MA, tidak banyak komentar. ‘’Dia mengatakan siap menjalani putusan 10 tahun penjara,’’ tandas Haposan. Dengan demikian, artinya tidak akan melakukan upaya hukum PK (Peninjauan Kembali)? Atas pertanyaan itu, Haposan mengatakan tidak. Pasalnya, tidak ada bukti baru atau novum yang dimiliki Agustay. Di samping itu, Haposan juga sudah berkoordinadi dengan seniornya, Hotman Paris Hutapea, yang juga menjadi kuasa hukum Agustay. Dengan demikian, kasus pembunuhan Engeline dengan terdakwa Agustay bakalan

mempunyai kekuatan hukum tetap. Di sisi lain, Agustay mengatakan bahwa dia begitu berterima kasih kepada Haposan Sihombing dan timnya karena begitu gigih membelanya hingga ke tingkat kasasi tanpa dibayar sepeser pun. Sementara pihak Margriet, belum bisa dimintai konfirmasi atas putusan MA ini, apakah yang bersangkutan akan mengajukan PK atau upaya lainnya. Diberitakan sebelumnya, upaya untuk bebas dari jeratan hukum yang dilakukan Margriet CH Megawe atas kasus pembunuhan Engeline dengan melakukan upaya hukum kasasi, tidak membuahkan hasil. Hakim MA menolak kasasi terpidana dan justru menguatkan putusan PN dan PT. Atas putusan tersebut, Margriet tetap dihukum seumur hidup. Begitu juga dengan Agustay Hamda May, majelis hakim MA menolak kasasinya dan dia dihukum selama 10 tahun penjara. Putusan tersebut sudah diterima Pengadilan Negeri Denpasar yang mengadili perkara ini sejak awal. Putusan tersebut sudah ketok palu pada 26 Oktober 2016 untuk terpidana Agustay. Hakim yang memeriksa berkas kasasi diketuai Dr. H. Andi Samsan Nganro bersama hakim anggota H. Eddy Army dan Dr. H. Margono. Putusan hakim inilah menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi I (JPU) dan menolak kasasi pemohon II (Agustay Handa May). (kmb37)

’’Soft Launching’’ Alamanda Dalung Regency

Dalam Waktu Sebulan, 8 Unit Rumah Telah Dipesan

PT Alamanda Investama melakukn soft launching Perumahan Alamanda Dalung Regency, Minggu (11/12) di Santika Hotel, Seminyak. Ada 21 kapling tanah yang terdapat di Alamanda Dalung Regency tersebut, 8 di antaranya dalam waktu satu bulan telah dipesan. Indonesia sebagai negara yang sedang tumbuh dalam segala aspeknya, menurut Direktur Utama PT Alamanda Investama Indra Yulianto, masih banyak kekurangan. ‘’Salah satu aspek yang menjadi PR pemerintah adalah kebutuhan akan hunian yang terjadi kesenjangan yang cukup besar antara kebutuhan dan kemampuan penyediaan hunian itu sendiri. Yang mana, saat ini masih terjadi kekurangan jumlah hunian,’’ kata Indra Yulianto. Kekurangan jumlah hunian tersebut 12,5 juta unit rumah ditambah dengan pertumbuhan permintaan akan rumah sebesar 400.000 unit setiap tahunnya. Sementara itu, Indonesia dengan stimulus di bidang ekonomi berupaya mendorong

PDB (produk domestik bruto) dengan menaikkan konsumsi masyarakat, salah satunya belanja di bidang properti. ‘’Karena di insustri properti ini bisa melibatkan lebih dari 160 macam, jenis industri lain yang ikut bergerak,’’ ujarnya. Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan properti. Misalnya, kebijakan kenaikan LTV sebesar 90 persen, kemudahan perizinan termasuk program tax amnesty. Properti adalah sasaran investasi yang paling aman dari sisi risiko dan profit. Bali yang merupakan destinasi pariwisata terbesar di Indonesia, mempunyai suatu prospek pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan seiring dengan target kunjungan wisatawan 20 juta tahun 2019 di seluruh wilayah Indonesia. Pertumbuhan ekonomi di Bali mendorong permintaan akan hunian yang cukup besar. Sementara lahan di Bali sangat terbatas, dibatasi oleh aturan yang ketat mengenai tingkat ketinggian bangunan.

ALAMANDA - Direktur PT Alamanda Investama Indra Yulianto menyampaikan keunggulan produknya dalam ‘’soft launching’’ Alamanda Dalung Regency di Seminyak, Badung, Minggu (11/12).

Menyikapi keadaan tersebut, pihaknya merasa ikut terpanggil untuk turut serta membantu pemerintah guna menekan kesenjangan antara supply dan demand akan hunian yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat, di samping juga peluang yang tersedia dari sisi ekonomi dan investasi. ‘’Kami Alamanda Investama mempunyai visi menjadi pengembang perumahan yang berwawasan lingkungan dengan harga yang terjangkau di kelasnya,’’ tegasnya. Alamanda Investama adalah perusahaan properti developer yang baru terbentuk yang mempunyai visi yang sejalan dengan program pemerintah dalam pembangunan yang berwawasan lingkungan. Indra Christjahja, Direktur PT Alamanda Investama, mengatakan Alamanda Dalung Regency memiliki tema yang sesuai dengan karakter Bali, sehingga pihaknya ingin mengangkat tema yang unik dalam setiap bangunan rumah di Alamanda Dalung Regency, baik karakter bangunannya, atapnya, dll. ‘’Kami tidak ingin terjebak dalam suatu desain yang ituitu saja, misalnya minimalis, yang tidak membawa karakter Bali. Oleh karena itu saya ingin menampilkan karakter Bali dengan estetikanya,’’ ujarnya. Dian Arif, Manager Marketing PT Alamanda Investama, mengatakan sistem pembayarannya menggunakan sistem KPR/indent. Konsumen dapat membayar Down Payment (DP) sebesar 15 persen, dan dapat dicicil selama 6 bulan. Pembangunan perumahan akan dilakukan sekaligus setelah masa pemasaran selama 6 bulan selesai. Hal itu dilakukan agar tidak mengganggu penghuni sebelumnya. (ad661)

Mereka yang diperiksa sebagai saksi, Rabu (7/12) lalu adalah Ketua Komisi B Eko Supriadi, Ketua Komisi C Kadek Arya Wibawa dan Ketua Komisi D Wayan Sugiarta. Terungkap dalam persidangan, jaksa menyebut perdin anggota DPRD tersebut diatur oleh perwali (peraturan wali kota). Dalam perwali ini disebutkan, jika ditemukan kerugian negara dalam kegiatan perdin ini maka yang bertanggung jawab adalah yang melaksanakan perjalanan dinas, dalam konteks ini adalah anggota dewan. Ini juga diperkuat dengan beberapa bukti seperti pertanggungjawaban dewan yang ditandatangani terkait anggaran perdin yang diketahui fiktif. ‘’Ini contohnya, Pak Eko Supriadi sebagai Ketua Komisi B nyewa hotel di Mangga Dua Square hanya Rp 760 ribu. Tetapi dipertanggungjawaban dibuat dua kali lipatnya,’’ jelas jaksa Dewa Lanang saat sidang di Pengadilan Tipikor yang terbuka untuk umum itu. Saksi (anggota DPRD) kemudian menjawab jika seluruh administrasi dalam perdin diserahkan ke Seketrariat Dewan. Ketiganya mengaku hanya mendapat uang harian, representatif dan transpor lokal. Sementara untuk uang tiket pesawat dan penginapan, sudah diurus Seketrariat Dewan. ‘’Kami tinggal

berangkat. Sampai tempat tujuan tinggal terima kunci,’’ elak saksi dari Dewan Denpasar itu. Atas munculnya perwali itu, Kasi Intel dan Humas Kejari Denpasar IGA Kusumayasa Diputra yang dimintai tanggapannya, belum mau berkomentar banyak. Meski tidak mengiyakan terkait adanya calon tersangka baru dalam kasus ini, namun ia menegaskan jika penyidik terus melakukan pengembangan. ‘’Kita lihat dan tunggu hasil persidangannya,’’ ucap Agung Kusumayasa diplomatis. Lantas, kapan pemeriksaan anggota dewan dilanjutkan terkait dengan penetapan tersangka Sekwan IGN Rai Suta? Agung Kusumayasa mengatakan, masih ada dua anggota Komisi D yang mangkir pemeriksaan yaitu Wayan Sugiarta dan Ketut Nuada. Sementara sisanya dari Komisi A 13 orang dan Komisi D 9 orang, sudah semua diperiksa. Menurutnya, ada 22 anggota dewan yang sudah diperiksa untuk melengkapi berkas tersangka Rai Suta. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Denfest Ke-9

Dewan Minta Peserta UKM Digilir

Denpasar (Bali Post) Hajatan tahunan Denpasar Festival (Denfest) yang digelar Pemkot Denpasar, peluncurannya sudah dilakukan di Kementerian Pariwisata, beberapa waktu lalu. Sedangkan untuk kegiatannya akan dimulai per 28 hingga 31 Desember mendatang. Sejumlah evaluasi dan masukan terhadap kegiatan tutup tahun ini mulai mengemuka. Misalnya saja, peserta kuliner maupun pameran UKM diminta agar digilir, tidak orang yang itu-itu saja. Harus ada pemerataan, karena keberadaan UKM di Denpasar cukup banyak. Hal ini diungkapkan anggota DPRD Denpasar I Made Sukarmana, S.H., Senin (12/12) kemarin. Politisi asal Banjar Bun, Denpasar ini sangat mengapresiasi keberadaan Denfest yang telah berlangsung selama ini. Hanya dari pengamatannya selama ini dan sejumlah masukan yang ia terima, peserta kuliner yang menjual aneka masakan khasnya kurang bervariasi. ‘’Orangnya itu-itu saja. Saya minta kepada panitia untuk bisa merangkul semua UKM maupun pedagang kecil yang ada di Denpasar. Mereka juga punya komitmen yang sama dalam melestarikan kuliner lokal,’’ katanya. Dikatakannya, Denpasar memiliki ribuan pelaku usaha kecil. Sedangkan yang bisa ikut dalam hajatan tahunan tersebut, sangat sedikit. Karena

itu, panitia diharapkan bijak dalam memberi ruang bagi semua pelaku usaha kecil di Denpasar. ‘’Ini penting diterapkan agar tidak ada kesan yang ikut dalam Denfest hanya orangorang yang dekat dengan penyelenggara saja. Sedangkan yang tidak kenal akan tersisih,’’ katanya. Salah seorang pelaku UKM yang ingin ikut serta dalam ajang Denfest ke-9 ini, mengaku tidak bisa ikut mendaftar. Saat dirinya datang ke Bagian Ekonomi Setda Kota Denpasar, dinyatakan sudah tutup. Penutupan pendaftaran itu menjadi pertanyaannya, karena belum ada informasi yang jelas soal pembukaannya. Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar Made Saryawan yang juga merupakan panitia Denfest ke-9 saat dimintai konfirmasi menyatakan pihaknya belum menentukan peserta hingga saat ini. Tim baru melakukan penilaian terhadap peserta yang sudah mendaftar. Sedikitnya 80 pendaftar yang akan diteliti untuk bisa lolos ikut di Denfest. ‘’Untuk bisa ikut serta dalam Denfest, harus melalui seleksi. Tidak hanya berdasarkan penunjukan, sehingga tidak benar ada anggapan pesertanya hanya itu-itu saja. Sulit saya mengatakan seperti itu, karena ada seleksinya,’’ ujarnya. Terkait dengan tutupnya pendaftaran peserta, diakui Saryawan, karena saat ini sudah memasuki tahap seleksi. (kmb12)

Bali Post/wan

STAN KULINER - Sejumlah pekerja, Sabtu (10/12) mulai membuat penggak dengan bahan bambu untuk stan kuliner khas Bali pada ajang Denpasar Festival di Jalan Gajah Mada. Denpasar Festival digelar sebagai acara tutup tahun masyarakat Kota Denpasar.

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : baru tiga desa wisata di badung yang sehat Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Badung

Selasa Paing, 13 Desember 2016

3

Terlibat Penipuan

Makelar Mobil Ditangkap Mangupura (Bali Post) Makelar mobil Wayan Sumayasa alias Pica (28) asal Petang, Badung, ditangkap tim Resmob Polresta Denpasar di Jalan Buana Permata Hijau, Padangsambian, Denpasar, Minggu (11/12) lalu. Tersangka diciduk karena terlibat kasus pencurian, penipuan dan penggelapan sepeda motor. Sedangkan temannya berinisial PS alias Putu Gitar masih diburu polisi. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, Senin (12/12) kemarin, mengatakan pengungkapan kasus itu berdasarkan laporan Eko Wirahadi Saputra. Awalnya Eko asal Lombok, NTB ini bersama tiga temannya, Sahwi, Irfan, dan Syahruman tiba ke Denpasar, Rabu (7/12) lalu. Mereka menginap di Hotel Latansa, Ubung. ‘’Pelapor (Eko - red) janjian sama makelar mobil itu. Mereka kenal via telepon setelah Eko mendapat informasi dari temannya ada jual mobil lewat OLX dan janjian sama tersangka bertemu di Ubung,’’ ujarnya. Sekitar pukul 21.00 Wita, tersangka datang diantar temannya. Setelah ngobrol, tersangka mengajak teman Eko jalanjalan ke tempat PSK di Sanur, tetapi tutup. Selanjutnya, korban diajak ke Jalan Bungtomo, Denpasar. Setelah itu, tersangka minta diantarkan ke salah satu hotel di Jalan Buluh Indah, Denpasar. Keesokan harinya, tersangka mengajak Irfan ke sebuah warung di Ketewel, Gianyar, bertemu dengan PS dan Jr. Setelah Irfan dipertemukan dengan PS dan Jr, tersangka pergi untuk menemui Eko. Selanjutnya pukul 14.00 Wita, Eko bersama tiga temannya diajak oleh PS melihat truk di daerah Kintamani. Namun setibanya di sana, mereka tidak menemukan truk yang dijual dan akhirnya mereka balik ke Denpasar. Pada Jumat (9/12) lalu, tersangka bilang ada truk mau diover kredit. Selanjutnya, teman Eko, Sahwi, diajak tersangka melihat truk tersebut dan memang benar. Setelah itu, mereka balik lagi ke hotel Jalan Buluh Indah, Denpasar. Selanjutnya Eko membonceng PS naik sepeda motor Honda Vario DR 5931 LN milik Sahwi. Sedangkan Syahruman membonceng tersangka naik Honda Vario nopol DR 5076 LN milik Irfan. Mereka hendak mengecek kondisi truk tersebut di wilayah Ubung Kaja, Denpasar. Setelah lama menunggu, tersangka mengajak Syahruman pindah ke sebuah warung. Sebelum pergi, Syahruman menyerahkan uang Rp 52 juta kepada Eko untuk transaksi. Selanjutnya, Eko menaruh uang tersebut di bawah sadel motor dan melanjutkan minum kopi di warung bersama PS di Jalan Liligundi, Ubung Kaja. Pukul 19.30 Wita, tersangka bilang kepada Syahruman bahwa pemilik truk sudah dekat. Selanjutnya, dia meminjam motor yang dibawa Syahruman. Selanjutnya tersangka menuju ke warung tempat korban dan PS. ‘’PS menyuruh Eko bayar kopi karena pemilik truk hampir sampai. Saat Eko berdiri mau bayar, PS mengambil kunci motor di atas meja dan langsung dibawa kabur diikuti tersangka Sumayasa. Ternyata, itu hanya kedok saja dan target mereka sepeda motor serta uang yang disimpan di bawah sadel motor,’’ tegas mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Setelah menerima laporan kasus itu, tim Resmob melakukan olah TKP dan memburu pelaku. Minggu (11/12) lalu, petugas dapat informasi tersangka akan menemui seorang wanita yang baru dikenalnya di Jalan Buana Permata Hijau, Denpasar. Akhirnya tersangka ditangkap di sana. Tersangka mengaku uang curian sudah dibagi dua dan dia dapat bagian Rp 32 juta, tetapi masih sisa Rp 12 juta karena dipakai foyafoya dan keperluan sehari-hari. Sedangkan PS dapat bagian Rp 20 juta. Sementara dua sepeda motor milik korban dibawa masing-masing pelaku. (kmb36)

Bali Post/par

PARAH - Banjir menerjang empat desa di Kecamatan Mengwi, Sabtu (10/12) lalu. Kondisi terparah terjadi di Desa Buduk hingga merusak rumah warga dan tempat peribadatan setempat.

Empat Desa di Mengwi Diterjang Banjir

Akses Jalan Tak Bisa Dilewati Kendaraan

Mangupura (Bali Post) Hujan lebat disertai angin kencang, Sabtu (10/12) lalu mengakibatkan sejumlah desa di Kecamatan Mengwi, Badung, diterjang banjir. Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Badung menyebutkan, lima desa yang terkena bencana tersebut di antaranya Desa Buduk, Desa Abianbase, Desa Tangeb, dan Desa Tumbakbayuh. Banjir terparah terjadi di Desa Buduk, air meluap hingga akses jalur utama jalan desa tersebut tepatnya di Banjar Tampak Kerep, tidak bisa dilalui kendaran. Dua rumah warga juga tergenangi air yang meluap. Luapan air menerjang Banjar Bernasi. Air meluap menutupi akses jalan ke banjar tersebut sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Beberapa rumah tergenang air sungai yang meluap dan peralatan rumah tangga hanyut. Tak hanya itu, panyengker rumah roboh akibat derasnya air. Kondisi serupa juga terjadi

di Banjar Sengguan. Air meluap hingga menutupi akses jalan di Jembatan Buduk. Rumah warga yang berada di bawah jembatan tergenang air sungai yang meluap. Bahkan Pura Taman Beji yang berada di wilayah tersebut, tertup air yang meluap dengan ketinggian kurang lebih 5 meter. Tangga menuju pura pun usak total. Senderan irigasi roboh, serta jalan raya pun retak digerus

oleh luapan air. Pura Pitra Beji yang berada di Banjar Pasekan juga tertup air yang meluap dengan ketinggian kurang lebih 5 meter. Akses menuju Taman Umadewi Residence terputus akibat derasnya luapan air sungai yang mencapai tinggi kurang lebih 3 meter. Sama halnya terjadi di Banjar Tengah, meluapnya air sungai menutupi akses jalan di timur Kantor Perbekel Desa Buduk dan 11 rumah warga tergenangi air. Kabid Pengairan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Badung Anak Agung Dalem mengatakan, banjir yang terjadi di wilayah Desa Buduk Kecamatan Mengwi murni akibat hujan lebat yang turun sepekan terakhir. Sebab, bedasarkan pengamatannya, irigasi yang ada di lokasi banjir

masih berfungsi normal. ‘’Kami kaget juga, tumben ada banjir di sana (Buduk –red). Kami tidak ada mengubah saluran irigasi di sana. Kebetulan di sana sedang ada proyek trotoarisasi, sehingga sampah-sampah yang dibuang sepertinya tidak bisa langsung hanyut ke hilir, jadi nyangkut,’’ ungkap Gung Dalem saat diminati konfirmasi, Senin (12/12) kemarin. Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Badung Sang Nyoman Oka Permana yang dikonfirmasi terpisah menyatakan, untuk perbaikan jalan dan senderan yang jebol, masih menjadi tanggung jawab rekanan. ‘’Jadi, rekanan sepenuhnya punya tanggung jawab. Kejadian ini juga bencana alam dan tidak bisa kita duga,’’ jelasnya. Dugaan adanya material proyek jalan, drainase, dan tro-

toar yang hanyut ke sungai sehingga terjadi pendangkalan, Oka Permana berdalih disebabkan juga oleh sampah kiriman dari utara dan kondisi sawah di utara juga labil. Mengingat, pembangunan di utara seperti di Abianbase dan Buduk mengalami perkembangan yang pesat. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa sempat turun ke lapangan meninjau bencana banjir dan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Bina Marga dan Pengairan serta BPBD Badung dibantu pihak desa/kelurahan untuk menangani titik-titik banjir. Wabup Suiasa menyampaikan, musibah banjir ini akan menjadi prioritas penanganan. Untuk itu, instansi terkait diminta segera melakukan penanganan melalui bantuan kebencanaan. (kmb27)

Ruangan Khusus Merokok di DPRD Bali

Pertontonkan Pelanggaran KTR pada Publik Bali Post/ist

DITANGKAP - Tim Resmob Polresta Denpasar saat menangkap tersangka Wayan Sumayasa alias Pica.

KRITIK terhadap pembangunan ruangan khusus merokok di DPRD Bali, masih mengalir dari anggota dewan. Ruangan berdinding kaca itu dinilai akan mempertontonkan pelanggaran di depan publik. Mengingat, ruangan khusus merokok itu dibangun di tempat terbuka, tepatnya di lobi bagian utara DPRD Bali. Sementara Perda KTR telah dengan tegas menyatakan kawasan pemerintahan bebas dari rokok. ‘’Salah besar kalau hal-hal yang me-

langgar itu ditonjolkan dan dipertontonkan di depan publik. Sebab, di kawasan pemerintahan sudah jelas tidak diperbolehkan merokok. Sekarang DPRD Bali memberi contoh dan mempertontonkan pelanggaran KTR (Kawasan Tanpa Rokok - red) di DPRD Bali,’’ ujar Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba di Denpasar, Senin (12/12) kemarin. Menurut Tamba, ruangan khusus merokok itu dibangun tanpa ada pemberitahuan pada anggota maupun pimpi-

nan di komisi, termasuk pimpinan fraksi. Begitu juga pembangunan ruang sekretaris pribadi masing-masing pimpinan dewan, tidak pernah dibahas dalam rapat pimpinan komisi dan fraksi. Padahal, pembangunan yang sedang berlangsung di dewan itu terbilang mengubah wajah DPRD Bali. Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPRD Bali I Wayan Suarjana mengaku baru membaca isi Perda KTR dan membenarkan bila tempat kerja termasuk

perkantoran pemerintah, baik sipil maupun TNI dan Polri merupakan kawasan tanpa rokok. ‘’Tetapi pemikiran saya kemarin karena sulitnya melarang merokok, kita membuat tempat supaya dia bisa disiplin,’’ ujarnya. Suarjana mengaku akan melapor kepada pimpinan DPRD Bali, Selasa (13/12) ini. Kalau memang tidak boleh membangun ruangan khusus merokok, pihaknya akan membongkar bangunan yang hampir jadi itu. (rin)

Hari Ini, Bupati Luncurkan Bupati Giri Prasta Kukuhkan Pengurus Mangupura Riders Implementasi PPNSB Hadiri HUT Ke-1 Komunitas Perjuangan

KOMUNITAS Perjuangan memperingati HUT ke-1 dengan tema ‘’Melalui Peringatan HUT ke-1, Komunitas Perjuangan siap mendukung dan mengawal kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung yang sejahtera, kuat, damai dan aman’’. Aacara dikaitkan dengan pengukuhan pengurus Mangupura Riders. Acara dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Muspika Kecamatan Abiansemal, Perbekel se-Kecamatan Abiansemal, prajuru adat dan dinas se- Desa Blahkiuh dan se-Desa Bongkasa serta para anggota Komunitas Perjuangan, di Bali Rural Life Banjar Sayan Agung Desa Bongkasa, Minggu (11/12). Bupati Giri Prasta menyampaikan, setelah pelantikan selama enam bulan, waktu tersebut dipakai untuk merumuskan secara betul-betul kebijakan yang akan dijadikan sebagai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021. Pemkab Badung berkomitmen untuk menjadikan krama Badung maju, aman dan sejahtera. Maka, mengedepankan 5 bidang skala prioritas pembangunan di Kabupaten Badung. Pertama berkaitan dengan pangan, sandang dan papan. Pangan, mampukah Subak di Kabupaten Badung memenuhi beras yang dibutuhkan masyarakat. Sandang, seperti listrik, air begitu pula Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang dulunya per orang mendapat Rp 7,5 juta, mulai tahun 2017 menjadi Rp 15 juta per orang. Berkaitan dengan papan, rumah sehat layak huni dengan target 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 ruang bebas, 1 kamar mandi dan 1 dapur yang akan diberikan dana Rp 50 juta, Rp 55 juta sampai Rp 60 juta per orang. Begitu pula dengan rehab rumah, dianggarkan Rp 30 juta per orang. Program bedah rumah di

Serahkan Laptop, Ambulans Desa dan Mobil Pecalang

PENGUKUHAN - Bupati Giri Prasta saat pengukuhan Pengurus Mangupura Riders pada HUT ke-1 Komunitas Perjuangan di Bali Rural Life Banjar Sayan Agung Desa Bongkasa, Minggu (11/12). Kabupaten Badung dengan PPNSB (Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana), tahun 2018 sudah selesai semuanya. Berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan, Selasa (13/12) ini akan di-launching laptop 8.950 buah yang akan diberikan kepada siswa SD kelas VI. Tahun 2017 akan dilanjutkan dengan memberikan laptop kepada seluruh siswa SD kelas V. Seluruh SD kelas I dan SMP kelas I yang merupakan siswa baru, akan diberikan kostum lengkap. Mulai tahun 2017 tidak ada lagi pungutan/iuran di sekolah di Kabupaten Badung, agar pendidikan di Kabupaten Badung betul-betul gratis. Berkaitan dengan kesehatan, ada proses lahir, hidup dan mati. Melahirkan di RS gratis dan langsung mendapatkan akta kelahiran, berobat gratis dan mati dapat santunan Rp 10 juta, akta kematian dan perubahan KK baru. Juga telah diprogramkan untuk penunggu pasien akan digaji maksimal Rp 5

juta serta masing-masing desa akan diberikan ambulans siaga. Berkaitan dengan jaminan sosial, akan dibuka pelatihan-pelatihan kerja bagi kelompok-kelompok masyarakat dan diberikan pembinaan agar dapat terwujud Desa Berdikari (berdiri di atas kaki sendiri), dengan menggali potensi yang ada di desa itu sendiri. Berkaitan dengan budaya, Selasa (13/12) juga akan diserahkan mobil pecalang untuk masing-masing desa adat dan segala pembangunan yang ada di pura akan dibantu serta adat yang ada akan terus diperkuat. Ketua Panitia I Made Siaga melaporkan, maksud dan tujuan dari Komunitas Perjuangan adalah turut serta secara aktif dalam setiap kegiatan di masyarakat serta senantiasa memberikan sumbangan pemikiran dalam rangka mewujudkan tujuan Pemkab Badung sehingga cita-cita terwujudnya Kabupaten Badung yang kuat, aman, damai dan sejahtera. (ad322)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung, Selasa (13/12) hari ini akan meluncurkan implementasi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Tahun 2016-2021. Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara menjelaskan, komitmen Pemkab Badung di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa melaksanakan program kebijakan pro-rakyat dalam 5 bidang prioritas dalam PPNSB. Meliputi bidang sandang, pangan dan papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang jaminan sosial dan tenaga kerja, bidang seni, adat, agama dan budaya dan bidang pariwisata. Implementasi lima bidang prioritas tersebut, lanjut Suambara, diterjemahkan dalam RPJMD Semesta Berencana tahun 2016-2021. Pada APBD Perubahan tahun 2016, lima bidang prioritas tersebut diwujudkan dalam sejumlah program kegiatan, yang diluncurkan hari ini secara serempak. Dalam bidang pendidikan berupa penyerahan laptop untuk anak SD kelas IV 8.636 unit, dan telah diserahkan 314 unit laptop untuk guru-guru. Untuk persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), telah diserahkan 1.144 unit komputer untuk 10 SMP Negeri. Dalam bidang kesehatan, pemerintah memberikan tiap desa/kelurahan masing-masing satu unit ambulans desa dengan total jumlah 62 ambulans. Tiap ambulans dilengkapi 6 staf, meliputi masing 2 sopir, 2 perawat dan 2 bidan. Selain dilengkapi alat medis yang sifatnya darurat, ambulans ini juga dilengkapi food security kit untuk mengecek kesehatan dan keamanan makanan di desa, bekerja sama dengan Badan POM. Juga akan diluncurkan program Krama Badung Sehat (KBS) yang menyasar 464.622 krama Badung. Kemudian, peluncuran 609 tenaga juru pemantau jentik (Jumantik) dan satu unit mobil deteksi dini kanker payudara. Dalam bidang jaminan sosial dan tenaga kerja, akan diserahkan 500 sertifikat kompetensi tenaga kerja pariwisata. Total tahun 2016 telah diserahkan 1.600 sertifikat kompetensi. Bidang adat dan budaya, Pemkab Badung memberikan bantuan 122 unit mobil operasional kepada desa adat. Pada bidang pariwisata, Pemkab Badung terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana sejumlah objek dan daya tarik wisata (ODTW), seperti Pantai Pandawa, Kutuh dan Taman Mumbul di Desa Sangeh.

Kebijakan lainnya, memberikan bantuan keuangan kepada enam kabupaten (Jembrana, Tabanan, Klungkung, Bangli, Karangasem, Buleleng) yang bersumber dari penyisihan pajak hotel dan restoran. Kebijakan dengan konsep one island management, untuk membangun infrastruktur objek wisata di kabupaten penerima bantuan. Pada peluncuran dari implementasi RPJMD Semesta Berencana tahun 2016-2021, selain dihadiri masyarakat Kabupaten Badung yang meliputi siswa-siswi SD, perbekel/lurah, bendesa adat, tokoh-tokoh masyarakat serta pihak terkait, juga akan dihadiri tokoh nasional yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Seperti diketahui, PPNSB adalah buah pikiran Ir. Soekarno, yang merupakan ayahanda dari istri almarhum Taufik Kiemas ini. Kegiatan akan dipusatkan di lapangan upacara Puspem Badung. (ad323)

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Akademi Kebidanan Kartini Bali Telah Terakreditasi SETELAH divisitasi oleh asesor LAM-PTKes, akhirnya hasil yang dinanti-nantikan oleh segenap civitas akademika dan tenaga kependidikan Akademi Kebidanan (Akbid) Kartini Bali dan Yayasan Kartini Bali datang juga. Berdasarkan SK Pengurus Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (Perkumpulan LAM-PTKes) Nomor : 1003/ LAM-PTKes/Akr/Dip/XI/2016 tentang Status, Nilai dan Peringkat Akreditasi Program Studi Diploma 3 Kebidanan Akademi Kebidanan Kartini, tertanggal 27 November 2016 dan ditan-

datangani oleh Prof. dr. Usman Chatib Warsa, Sp.MK., Ph.D. memutuskan bahwa Akreditasi Program Studi Diploma 3 Kebidanan Akademi Kebidanan Kartini Bali dengan Status Terakreditasi, Nilai335, Peringkat B (Baik). ‘’Puji syukur kami ucapkan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas hasil Akreditasi Prodi Diploma 3 Kebidanan yang memuaskan dan sesuai dengan harapan kita bersama,’’ ujar Ni Made Darmiyanti, S.ST., M.Keb. selaku Direktur Akademi Kebidanan Kartini Bali. Ucapan terima kasih Direktur sekaligus Ketua Prodi kepada

Yayasan Kartini Bali juga dilayangkan atas dukungan moral dan meterial seluruh civitas akademika, tenaga kependidikan, alumni, instansi terkait, baik pemerintah maupun swasta yang tidak bisa disebutkan satu per satu atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap kemajuan Akbid Kartini Bali. ‘’Setelah melewati Akreditasi Program Studi, berikutnya kami akan mempersiapkan Borang Akreditasi Institusi Peguruan Tinggi (AIPT) oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) dan Re-audit ISO 9001:2008,’’ ujarnya. (ad668)

Prestasi Akhir Tahun SMAN 6 Denpasar

Juara I Sekolah Hemat Energi Tingkat Nasional dan Putra Ajeg Bali MENJELANG akhir 2016, SMAN 6 Denpasar makin memperkokoh dirinya sebagai sekolah berwawasan lingkungan dan budaya. Belum lama ini, SMAN 6 Denpasar menyabet tiga pedikat. Salah satunya, juara I Sekolah Hemat Energi tingkat Nasional. Penghargaan dan piala itu diberikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Di ajang ini, SMAN 6 Denpasar meraih tiga penghargaan terbaik. Pertama, juara I Sekolah Hemat Energi. Kedua, juara II Bidang Manajer Energi dan ketiga juara II Lomba Fotografi bertema hemat energi. Prestasi itu diraih Ni Made Ayriani Sukma Pramiari (XI-ipa-7). Foto yang dilombakan mengajak masyarakat beralih ke lampu hemat energi, LED. Suksma adalah siswa binaan I Gede Laradiputra, S.Kom. Di tingkat nasional, SMAN 6 Denpasar juga meraih predikat sekolah berintegritas dalam UN. Sementara itu, siswanya Putu Ode Prastikadinatha (XI-ipa-7) meraih piala tetap dan piala bergilir Putra Sekolah Ajeg Bali dari Tenagers Project Indonesia. Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. I Nyoman Mudita, M.Pd. didampingi Wakasek Drs. I Nyoman Sumahendra, Drs. Nyoman Sudiarta, Wayan Subiakta, S.Pd. dan Drs. I Wayan Artha menjelaskan, predikat sekolah hemat energi diraih setelah sukses mengampanyekan hemat energi di kalangan intern dan ke masyarakat. Tim Sixsma selama tiga bulan turun ke masyarakat menjelaskan bahwa energi itu perlu dihemat. Caranya dengan menggunakan komponen lampu hemat energi, melakukan efsisiensi energi listrik dan gas serta menanamkan budaya hidup hemat. Siswa dan

gurunya ikut serta ke rumah-rumah tangga untuk mengajak masyarakat melakoni hemat energi. Di sekolah ditempelkan sejumlah informasi cara menghemat energi. Sementara penilaian manajer energi dinilai berdasarkan kreativitas dan kinerjanya mengampanyekan hemat energi di sekolah dan masyarakat. Manajer Hemat Energi Sisxma Drs. I Ketut Sinah bersama timnya Pradnya, Gede Laraputra, Gunada, Artayasa ditambah para siswa selama tiga bulan menjadi jubir ke masyarakat. Mereka berorasi untuk mengajak masyarakat mulai hemat menggunakan energi. Ketut Sinah mengatakan, manajer itu mengoordinasikan semua kegiatan outdoor dan indoor. Meliputi kegiatan sekolah seperti memasang pamflet, perbaikan fasilitas elektronik, pengecekan pemakaian listrik tiap bulan dan membuat laporan bulanan. Sementara untuk kampanye ke rumahrumah, dia diperkuat 20 pahlawan hemat energi Sixsma. Mereka ke

rumah tangga untuk memberi penyadaran sekaligus melakukan budaya hemat energi dimulai dari keluarga. Siswa pahlawan hemat energi ini juga melakukan kampanye ke masyarakat dan ruang publik. Di antaranya ke Pantai Sanur, hotel-hotel, juga menyasar masyarakat pesisir dan wisatawan. Kemudian di Lapangan Renon menyasar masyarakat yang sedang berolahraga. Sementara itu, Sixsma wajar meraih juara I Putra Sekolah Ajeg Bali. Sebab, Sixsma di ajang ini selalu langganan juara karena siswanya selain cerdas secara akademis, mereka benar-benar berbuat untuk melestarikan budaya Bali. Wakil Komite Sixsma Nyoman Wasa memberi selamat atas prestasi anak-anak Sixsma selama setahun ini. Mereka tak hanya berjaya di tingkat regional, tetapi juga banyak mengukir prestasi nasional. Makanya, wajar Sixsma menjadi sekolah unggulan di Denpasar. (ad666)

SEKOLAH HEMAT ENERGI - Kasek Nyoman Mudita bersama siswa dan tim yang sukses mengantarkan SMAN 6 Denpasar juara I Sekolah Hemat Energi.

2016, Tahun Prestasi bagi SMAN 2 Kuta

Juara KSPAN Se-Bali, Siswanya Borong Juara Nasional LKTI TAHUN 2016 menjadi tahun prestasi bagi SMAN 2 Kuta. Ini dibuktikan siswa SMAN 2 Kuta alias Smanduta di kawasan Kedonganan banyak meraih juara nasional dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Yang teranyar, tim SMAN 2 Kuta sukses meraih juara I tingkat Nasional dalam LKTI di UGM, belum lama ini. Tim Smanduta diperkuat Ni Luh Putu Sukma Aristyawati (XII-IPA-1), Adhitya Bayu Rachman Pratama (XII-IPA-1) dan Ni Wayan Trisna Purnama Dewi (XII-IPS-3). Saat itu mereka memaparkan hasil penelitian soal ‘’Integrasi Parade Budaya pada Pasar Majelangu Guna Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan dan Menjadikan Ikon Baru Pariwisata di Desa Adat Tuban’’. Tim Smanduta B juga meraih juara II di UGM atas nama Ni Made Wintang Pranaswari (XI-IPA-1), Ni Luh Dena Sri Utami (X-IPA-3) dan Ni Wayan Diah Purnamawati (XII-IPA-1). Mereka memaparkan

penelitian ‘’Revitalisasi Pengelolaan Tari Kecak Uluwatu Menjaga Eksistensi Sakralitas dan Nilai Komersial Sekaligus Realisasi Pilar Arus Bebas Jasa Menghadapi AEC’’. Trio Sukma, Adhitya dan Trisna juga meraih juara II LKTI tingkat Nasional di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Saat itu, mereka memaparkan ‘’Bio Go-Pro: Biobaterai Geopower Tanah Mangrove, Solusi Alternatif Energi Listrik Ramah Lingkungan’’. Di Unud, trio Smanduta juga meraih juara I LKTI tentang teknik. Sementara itu anak asuh Didik Juliawan, S.Pd., M.Pd. juga mengantarkan siswanya juara II LKTI yang diadakan di MIPA UPI. Selain itu, tim Smanduta sukses meraih juara II Nasional di Brawijaya. Prestasi itu dipersembahkan Sukma, Firda Mayang Aldira (XIIIPA-1) dan Ni Wayan Septiari (alm). Sementara itu, SMAN 2 Kuta juga sukses meraih juara I lomba KSPAN se-Bali 2016. Sementara di

BERPRESTASI - Kasek Putu Jaya Kusuma bersama siswa berprestasi SMAN 2 Kuta.

Jambore KSPAN, Smanduta yang dibina Eka Pratiwi juga meraih juara III di lomba jejak KSPAN. Di lomba Dharma Wacana meraih juara I se-Bali atas nama Ni Wayan Diah Purnamawati di UDG Bali. Diah yang dibina Sri Astiti ini dipercaya mewakili Depag Badung juga meraih juara III lomba yang sama di Bali. Diah berhak ke UDG Nasional yang akan diadakan di Palembang tahun 2017 mendatang. Sementara tim futsal Smanduta tahun ini meraih juara I se-Bali untuk dua event. Termasuk menjadi tim terbaik lintas kampus PNB. Kepala SMAN 2 Kuta Drs. I Putu Jaya Kusuma, M.Pd. tampak tersenyum manis menerima semua piala dan hadiah yang dipersembahkan siswanya saat penerimaan rapor, Sabtu (10/12). Dia bangga SMAN 2 Kuta menjadi yang terbaik I di lomba KSPAN se-Bali. Sekolahnya sukses menggerakkan semua komponen termasuk masyarakat dalam mencegah AIDS dan narkoba. Lomba ini diberi makna penting mengingat kita menyatakan Indonesia darurat narkoba. Di SMAN 2 Kuta dilakukan dengan menyosialisasikan ke masyarakat lewat ceramah, seni dan lain-lain bahkan anak-anak Smanduta turun ke pasar-pasar membei informasi soal bahaya narkoba. Juga ke sekolah sekitar, ke SD dan SMP terdekat. SMAN 2 Kuta juga menjadi pusat peneliti muda. Bahkan prestasi KIR– nya sejak 2013 sudah berprestasi nasional. Sekolah memberi dukungan penuh untuk meniliti termasuk fasilitas lab. Inilah, katanya, pentingnya partisipasi masyarakat. Tanpa biaya dari orangtua siswa, sangat tak mungkin sekolah bisa berprestasi. (ad663)

Selasa Paing, 13 Desember 2016

PMHD Unwar Gelar Seminar ’’Menjadi Pemimpin Hindu yang Ideal’’

PASEMETONAN Mahasisya Hindu Dharma (PMHD) Unwar, Sabtu (10/12) menggelar Seminar Nasional ‘’Yang Muda yang Berkarya (Menjadi Pemimpin Hindu yang Ideal)’’. Seminar dibuka Rektor Unwar diwakili Pembina PMHD Unwar I Made Pulawan. Seminar menghadirkan pembicara Wagub Bali Drs. Ketut Sudikerta, Widiarsana (Ketua Peradah NTB) dan Dr. Ketut Sumadi, M.Par. Wagub Ketut Sudikerta memaparkan pentingnya pemimpin Hindu yang berkomitmen, berkredibilitas dan memiliki responsibilitas terhadap masyarakat Bali. Dia mengaku Unwar selama ini sudah banyak menghasilkan SDM Bali yang andal dan menjadi pemimpin di daerah. Termasuk dirinya yang juga alumnus Unwar. Dia menekankan, menjadi pemimpin Hindu, SDM generasi muda Hindu harus tampil prima. Yakni, hidup sehat serta penuh kreativitas. Untuk itu, dia mendukung mahasiswa dan PMH Unwar bisa menjadi pemimpin yang ideal. Kedua, dia berpesan kepada generasi muda Hindu jangan pilih-pilih pekerjaan. Semua jenis pekerjaan dilakukan dengan penuh semangat, kemauan keras dan bekerja tulus. Intinya, jangan sampai pilih kasih terhadap pekerjaan, niscaya akan meraih sukses. Dia mengatakan, lakukan pekerjaan sesuai swadharma seperti menjadi pegawai hotel atau teknik. Jika pekerjaan dilakukan secara tulus ikhlas, dia yakin akan memberikan kemajuan bagi diri sendiri. Sebab, menjadi petani pun adalah pekerjaan mulia. Untuk itu generasi muda Hindu di PMHD Unwar diminta terus mengembangkan diri lewat membangkitkan rasa jengah. Di lain sisi, anak muda Hindu diharapkan menghindari berjudi karena akan membuat diri tak maju. Untuk itu, dia ingin agar mahasiswa Unwar menjadi SDM Hindu yang tangguh. Sementara itu, Widiarsana memaparkan lebih banyak soal karakter pemimpin Hindu. Di antaranya, harus bersikap bijaksana, Tut Wuri Handayani, bersikap tegas dan mengedepankan kejujuran. Pemimpin Hindu harus hidup sederhana, senantiasa mengutamakan kepentingan yang lebih besar serta memiliki karakter Asta Brata. Sementara itu, Ketut Sumadi memaparkan bahwa anak muda Hindu adalah pemilik masa depan. Generasi

SEMINAR - Wagub Sudikerta saat tampil di seminar nasional yang diadakan PMHD Uwnar. muda ini dicirikan tubuh yang kuat, mampu menggerakkan segala potensi dan menjadi pemilik masa depan. Untuk itu, gunakan masa muda ini dengan baik. Ketua PMHD Unwar Ratna Saraswati didampingi Ketua Panitia I Kadek Windu Darma Jaya menjelaskan, seminar yang menjadi program tahunan PMHD Unwar ini diikuti 250 mahasiswa Unwar perwakilan semua fakultas. Tema ini dipilih karena mahasiswa PMHD Unwar sebagai generasi muda harus memiliki jiwa kepemimpinan. Sebab selama ini, pemimpin Hindu sangat sedikit bersaing di kancah nasional. Makanya, dia minta SDM Hindu jangan hanya menjadi jago kandang di Bali, melainkan banyak berkiprah di tingkat pusat atau nasional seperti di DPR-RI dan pejabat publik lainnya. Kelemahannya, katanya, ada pada kemauan. Sementara dari segi kemampuan sangat besar. Di sinilah perlunya dorongan berbagai pihak agar SDM Hindu Bali tak lagi malu atau gengsi. (ad667)

Prestasi SMP PGRI 2 Denpasar Jelang Akhir Tahun

Juara III KSPAN, Guru dan Siswa Borong Juara Pembelajaran Inovatif

SELAMA semester ganjil Agustus-Desember ini, siswa dan guru SMP PGRI 2 Denpasar banyak mengukir prestasi. Ini pas dengan misi sekolah ini yakni ‘’Berpacu dalam Prestasi’’. Prestasi itu tak hanya diukir siswanya, juga guru, kasek dan lembaga itu sendiri. Makanya, Kepala SMP PGRI 2 Dennpasar Dr. Drs. Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. mengatakan, tahun 2016 adalah tahun prestasi bagi SMP PGRI 2 Denapsar alias Grisda. Semua piala dan siswa berprestasi digeber pada pembagian rapor akhir semester ganjil, Sabtu (10/12) lalu, di hadapan siswa lainnya. Prestasi jelang akhir tahun 2016 ini kembali dikampanyekan kepada warga sekolah guna memberi motivasi bagi siswa yang berpretasi dan siswa lainnya untuk berprestasi. Prestasi teranyar SMP PGRI 2 Denpasar adalah juara III lomba KSPAN se-Kota Denpasar. SMP PGRI 2 Denpaar juga menjadi Sekolah Adiwiyata Kota Denpasar dan Sekolah UKS. Sementara gurunya Ni Putu Ayu Sri Wahyuni, S.Pd. empat kali menjadi juara I dalam pembuatan pembelajaran inovatif. Dia juga terpilih menjadi guru berprestasi I di Kota Denpasar. Sementara kaseknya Gede Wenten Aryasuda menjadi kasek berprestasi sekaligus dua kali dipercaya menjadi Ketua PD PGRI Bali. Sri Wahyuni juga tercatat sebagai guru pembina yang mampu mengantarkan siswa Grisda meraih juara I di LKTI se-Denpasar. Bahkan, mampu menembus lomba tingkat nasional. Sementara di Porseni Sekolah PGRI Kota Denpasar, posisi Grisda berada di ranking kedua. Sebab,

BERPRESTASI - Siswa berprestasi SMP PGRI 2 Denpasar berfoto bersama dengan Wakasek Made Yudana dan Rudeg Mardika. siswanya meraih medali di semua cabang. Di antaranya medali emas diraih di lomba pidato bahasa Inggris atas nama Pande Putu Nugrahita Prameswari Sutrisna, medali perak di lomba tari, sekar alit, sepak takraw dan tata upacara bendera. Sementara medali perunggu diraih di catur putri. Di tingkat regional, siswanya Kadek Yuni Setia Dewi meraih juara I lomba tari Panji Semerang di Disbud Kota Denpasar dan Ni Komang Erika Maharani meraih juara I lomba melukis wayang. Siswa SMP PGRI 2 juga meraih juara I lomba Inovasi 2016 atas nama Pande Putu Nugrahita Prameswari Sutrsina, dia juga meraih juara I lomba video edukasi. Rekannya Sherly Winarta dan Ary Gangga juara Harapan I dan II. Di karate, siswa Grisda banyak mengukir prestasi. Di antaranya, juara I untuk komite oleh Putu Abdi Yoga Anggara, juara II oleh Agung Mas Maharani, juara III oleh Gede

Candra Pratama, juara II Putu Agus Juniarta dan juara II oleh Ni Putu Rika Sudewi. Untuk mengisi waktu jeda semester, SMP PGR 2 Denpasar mengadakan gebyar kreativitas. Gede Wenten Aryasuda mengatakan, acara ini untuk menumbuhkan karakter dan budi pekerti. Gebyar budaya selama tiga hari diisi dengan lomba kreativitas seni dan keterampilan. Untuk kelas I diperlombakan tari Margapati, senam PGRI dan kebersihan kelas. Kelas II dilombakan tari Condong, senam PGRI dan kebersihan kelas. Kelas III diadakan lomba seni teater dan kebersihan kelas. Sementara itu, untuk mengisi libur semester, semua guru dipimpin Kasek Aryasuda diajak studi banding ke Singapura dan Malaysia 14-18 Desember. Kedua, diisi dengan penguatan kelembagaan dan pemetaan penjaminan mutu internal dalam pemenuhan delapan standar pendidikan nasional. (ad665)

Feny Rose di FE Unmas

Yakinkan Diri Sebelum Meyakinkan Orang Lain

CIVITAS akademika FE Unmas, Sabtu (10/12) lalu mengundang presenter sukses Feni Rose untuk memberikan penguatan bidang softskill lulusan. Feni Rose tampil dalam talkshow ‘’Public Speaking Menuju Presenter Sukses’’. Talkshow diikuti 700 mahasiswa. Menurut Ketua Panitia yang juga WD III FE Unmas Luh Kadek Budi Martini, S.E., M.M., talkshow juga diisi dengan tata rias wajah. Ilmu ini diperlukan karena mahasiswa sebagai remaja memerlukan model tata rias wajah dan pemilihan kosmetik yang baik dan benar. Feny Rose di acara itu lebih banyak memaparkan soal kunci sukses menjadi presenter. Yang pertama kita harus menguasai materi, tampil percaya diri dan mampu menggugah konsentrasi publik. Caranya untuk bisa meyakinkan orang lain, katanya, kita harus yakin pada diri sendiri dahulu. Hal itu bisa didapatkan dari pengalaman dan jam terbang menjadi presenter. Untuk itu, dia berharap anak muda Indonesia harus mengambil kesempatan untuk mengisi diri. ‘’Tak usah malu. Yang penting ambil kesempatan dulu,’’ ujarnya. Dekan FE Unmas Dr. I Wayan Sujana, M.M. mengungkapkan, mahasiswa FE Unmas selalu diberikan penguatan dengan mengundang berbagai pihak untuk menjadikan mereka lulusan berkualitas dan siap pakai. Di dunia kerja, mereka selain menjadi top manajer, pencipta lapangan kerja juga bisa menjadi tim marketing dan jubir perusahaan yang tangguh. Apalagi ilmu ekonomi

diperlukan di segala jenis kehidupan. Saat itulah mereka memerlukan keterampilan public speaking yang baik dan benar serta beretika. Kemampuan berbicara di depan umum ini sangat menentukan keyakinan stakeholder akan produk dan perusahaan atau instansi kita. Makanya, Wayan Sujana mengatakan pihaknya akan selalu menghadirkan konsultan pajak, termasuk pakar ilmu komunikasi bagi mahasiswa. Apalagi dalam MEA, kita memerlukan SDM yang andal secara akademis, menguasai bahasa asing dan memiliki keterampilan berbicara di depan umum. Untuk itu, keterampilan ini menjadi penting ketika kita menjalani hubungan bisnis internasional yang memerlukan ilmu komunikasi yang memadai. Ini sesuai dengan visi dan misi FE Unmas yakni mejadikan FE Unmas Denpasar sebagai lembaga pendidikan tinggi di bidang ekonomi yang bermutu, berbudaya dan berdaya saing di tingkat nasional dan global.

Untuk memaknai visi dan misi, FE Unmas selalu melakukan inovasi agar tuntutan kualitas lulusannya sesuai dengan stakeholders dan perkembangan global. Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. memberi apresiasi positif atas talkshow ‘’Public Speaking Menuju Presenter Sukses’’ tersebut. Kemampuan ini, katanya, adalah bagian penting dalam memberi penguatan softskill bagi lulusan FE Unmas. Dengan demikian, mereka selain menguasai ilmu secara akademik juga memiliki nilai tambah kemampuan berbicara di depan umum. Keunggulan itu, katanya, terus dipoles guna memberi nilai tambah lulusan sesuai amanah Kurikulum KKNI. Apalagi, hasil penelitian menunjukkan kemampuan komunikasi menjadi kata kunci sukses di masa depan. Ini akan membuat lulusan FE Unmas memiliki kompetensi yang komprehensif dalam ilmu dan keterampilan yang memadai. (ad664)

BERSAMA - Rektor Unmas Made Sukamerta didampingi Dekan Wayan Sujana dan para dosen berfoto bersama Feni Rose.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


info seremoniAL

Selasa Paing, 13 Desember 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S

Ikuti BPJS Kesehatan

Putu Sugianti Bisa Kunjungi 3 Poliklinik Tanpa Biaya Tambahan PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan menjadi anggota BPJS Kesehatan, masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan di faskes yang menjadi provider BPJS Kesehatan tanpa dipungut biaya tambahan. Hal itu pula dirasakan Putu Sugianti, anggota PWRI Bali. Usianya yang tidak muda lagi kerap mengharuskannya untuk memeriksakan kesehatannya setiap waktu. Kata Putu Sugianti, dengan menggunakan BPJS Kesehatan, akses pengobatannya ke RSUD Wangaya menjadi lebih mudah. Bahkan dalam satu kali pemeriksaan ia dapat mengunjungi tiga poliklinik sekaligus yaitu mata, THT dan terapi. “Jadi saya tidak rugi membayar premi karena saya sudah membuktikan, apa yang dijanjikan BPJS Kesehatan memang begitulah yang saya dapatkan,” ujarnya saat ditemui pada pemeriksaan gratis di Puskesmas I Denbar, belum lama ini. Ia sendiri telah lama memakai BPJS Kesehatan yaitu sejak awal BPJS Kesehatan dibentuk tahun 2014. “Dibandingkan dulu, enakan sekarang. Setiap kontrol ke RSUD Wangaya gampang,” tandasnya. Memang dulu ia tidak pernah sakit sehingga tidak membutuhkan biaya pengobatan terlalu mahal. Namun ia menyadari usianya yang tidak muda lagi kini akan rentan sakit-sakitan. Oleh karena itu, ia memproteksi dirinya terlebih dahulu dengan menjadi anggota BPJS Kesehatan. Bahkan salah satu keluarganya yang sempat dirawat inap pun dikatakan tidak mengeluarkan biaya tambahan sama sekali. Ia berharap, BPJS Kesehatan dapat terus memberikan pelayanan penjaminan kesehatan yang baik kepada seluruh masyarakat karena jaminan kesehatan seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat. Kepala Unit MPKR BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dr. Ni Made Dwi Diantari menjelaskan, pasien

tidak akan dikenakan biaya tambahan jika telah sesuai dengan prosedur dan alur. Hanya dengan membayar premi Rp 25.000 - Rp 80.000, pasien mendapatkan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia tanpa dipungut biaya tambahan lagi. RS harus melayani pasien JKN sesuai dengan SOP RS, sesuai clinical pathway, sesuai dengan panduan praktis klinis. “Kalau dia butuh obat kemo yang harganya ratusan juta, silahkan diberikan. BPJS Kesehatan akan jamin, tapi kalau dia tidak butuh semurah apapun tidak akan kita jamin. Jadi, benar-benar sesuai dengan indikasi medis,” jelasnya. (ad326)

Sambut HUT Ke-4

TLCI Bali Gelar ’’History The Legend’’ MENYAMBUT Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4, Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter Bali mengadakan acara kumpul bareng di Pantai Padanggalak, Kesiman, Denpasar Timur dari Minggu (11/12) sampai Senin (12/12) kemarin. Kegiatan dengan tema “History The Legend” tersebut diikuti oleh ratusan kendaraan dari 350 anggota dan 600 lebih simpatisan pemilik Toyota Land Cruiser yang dikenal dengan Hard Top ini. Menurut Ketua Umum (Ketum) TLCI Chapter Bali I Wayan Cenik Wimbara, didampingi Sekretaris Jendral (Sekjen) Komang Sutriawan di sela-sela puncak perayaan HUT, Senin (12/12) kemarin, rangkaian kegiatan HUT ke-4 tahun ini

dimulai dari 15 Oktober lalu dengan mengadakan Camping Bersama di Baturiti. Dilanjutkan dengan Bakti Sosial (Baksos) pada 4 Desember lalu serta melaksanakan persembahyangan di beberapa pura. ‘’Dalam kegiatan Baksos dan persembahyangan, diikuti dengan acara sumbangsih secara spontanitas dari anggota,’’ ujar Cenik Wimbara. Mengenai acara perayaan HUT di Padanggalak, tambah Cenik, dilaksanakan selama dua hari berturutturut diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya foto contest History of The Legend dan Sexy Land Cruiser serta menggelar mini slalom yang bersifat hiburan. Dalam mini slalom ini, dengan atraksi gilas mobil dan jungkat-jungkit. Khusus display

S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

Putu Sugianti

Ketum Wayan Cenik Wimbara (tengah) dan Sekjen Sutriawan (kanan).

kendaraan, dijejer Land Cruiser History The Legend dari tahun 1963 sampai tahun 2014 yang berjumlah 28 kendaraan. Selain itu digelar bazaar sparepart, macho area, food centre serta acara hiburan berupa parade band selama dua hari. Untuk puncak acara dilaksanakan pada Minggu (12/12), dengan acara seremonial dan mengundang pihak terkait serta menyerahkan juara berbagai lomba. ‘’Kami juga mengundang rekan-rekan paguyuban dan kelompok otomotif lain sebagai sarana menjalin keakraban kita dengan rekan-rekan otomotif lain,’’ tambahnya. TLCI Bali, tambah Sekjen Sutriawan sekarang memiliki anggota sebanyak 350 orang dengan simpatisan sebanyak 600 lebih yang masih dalam proses keanggotaannya. Bali kini memiliki empat Sub Chapter, yakni Denpasar, Tabanan, Gianyar dan Bangli. Untuk acara di Padanggalak ini, tambah Sutriawan rekan-rekan dari Chapter daerah lain juga datang. Yang membawa kendaraan sendiri dari Bandung dua mobil, Yogyakarta dua mobil, Semarang dua mobil dan Malang empat mobil. Sedangkan yang datang memberikan support dari Chapter Tulungagung, Pangkep Sulawesi, Palu Sulteng dan Makasar. ‘’Acara ini dihadiri langsung oleh Ketum TLCI Pusat Bayu Hendarto dan Sekjen Gerardus Aryo Condro. Kami juga mengundang Bapak Kapolda Bali dalam acara puncak HUT TLCI Bali,’’ tandasnya. (ad669)

Made Urip Sosialisasikan 4 Pilar di Desa Mundeh Kauh Gencarkan Implementasi Nilai-nilai Berbangsa dan Bernegara

RATUSAN warga dari lima banjar se-Desa Mundeh Kauh yang lokasinya berdekatan dengan Pura Luhur Pucak Bukit Rangda, di tengah gerimisnya hujan tetap setia menanti kedatangan anggota MPRRI Dapil Bali Drs. I Made Urip, M.Si. di Wantilan Desa Pakraman Mundeh Kauh, Selemadeg Barat, Tabanan, Jumat (9/12). Kehadiran Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu untuk mensosialisasikan empat Pilar Kebangsaan yang langsung disambut oleh Bendesa Adat Penataran I Nyoman Gede Arsa, B.A. bersama Perbekel Mundeh Kauh I Nyoman Sada Adi Astawa, S.E. serta Ketua PAC PDI-P Selemadeg Barat Ketut Sukabrata yang dihadiri para kelian dusun dan kelian adat, ibu-ibu PKK, sekaa gong dan pengurus STT dari se-Desa Mundeh Kauh. Anggota Badan Anggaran (Bangar) MPR-RI ini terus konsisten menggencarkan pemahaman nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut dipertegas oleh Nyoman Gede Arsa selaku Bendesa Adat Penataran mengakui masyarakat membutuhkan figur seperti Made Urip yang rajin turun dengan ikhlas dan sukarela memberikan pemahaman inti dari isi empat pilar Kebangsaan itu. Mewakili seluruh masyarakat juga mengucapkan terima kasih kepada Made Urip yang memberikan Sosialisasi empat Pilar Kebangsaan. Berkat Made Urip seluruh warga desa diberikan pemahaman berbangsa dan bernegara yang digunakan sipat siku-siku dalam kehidupan di masyarakat. Apalagi setiap kegiatan juga aktif selalu datang membantu masyarakat. Perbekel Mudeh Kauh I Nyoman Sada Adi Astawa juga mengucapkan terima kasih kepada Made Urip yang telah datang ke desanya untuk secara langsung memberikan Sosialisasi empat Pilar Kebangsaan. “Lewat sosialisasi semacam ini, kita

bisa tahu pilar-pilar yang benar,” tandasnya. Made Urip saat itu menegaskan, selalu turun menyampaikan Sosialisasi empat Pilar Kebangsaan bersama Wayan Dika Sumantra dan Wayan Gunadi selaku kader PDI Perjuangan. Sosialisasi tersebut sebagai amanat MPR-RI yang menugaskan seluruh Anggota MPR-RI menggencarkan pemahaman nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara yang digagas oleh Taufik Kiemas saat menjabat Ketua MPR-RI. “Sosialisasi ini digelar karena negara mulai mengalami degradasi dan pelemahan dalam hal mencintai karakter bangsa yang perlu diperkuat kembali dan disosialisasikan ke seluruh tanah air dengan menyasar semua lapisan masyarakat,” tegas Ketua DPP PDI Perjuangan itu. Dipertegas kembali mengenai kondisi negara saat ini juga sedang mengalami goncangan dan tantangan baik luar maupun dari dalam. Oleh karena itu harus diisi empat Pilar Kebangsaan yang harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan di masyarakat. Tidak hanya dihapalkan saja, namun harus bisa diimplementasikan seperti rasa kebersamaan dan kegotongan sebagai cermin dari nilai-nilai Pancasila, UUD

45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. “Karena kita pada dasarnya berbeda-beda, baik suku bangsa, agama dan ras harus kita pahami, termasuk mengamankan pulau terluar kita. Apalagi negara terdiri dari lebih 17.500 pulau yang mesti dilindungi karena memiliki aktifitas ekonomi yang harus dikelola dengan baik untuk mengamankan NKRI,” kata anggota DPR-RI empat periode ini. Pada kesempata itu, Made Urip juga memotivasi masyarakat membentuk kelompok ternak, karena dari pusat ada bantuan untuk ternak sapi atau babi termasuk bantuan UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik) sampai Rp 300 juta. Selain itu, bisa dapat APPO (Alat Pengolahan Pupuk Organik) jika kelompoknya memenuhi syarat mendapat bantuan dari APBN. “Tabanan sudah banyak yang mendapat bantuan UPPO bahkan sudah banyak yang sukses berkembang. Sangat bagus idenya, karena masyarakat bisa rembuk buat kelompok dulu. Kita ingin membangun ekonomi dari desa sesuai komitmen Pak Jokowi membangun negara dari pinggiran, yakni dimulai dari desa,” tutupnya seraya menyerahkan bantuan dana tali kasih kepada 5 banjar di Desa Mundeh Kauh. (ad325)

SOSIALISASI - Anggota DPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. selaku anggota MPR-RI usai sosialisasi empat Pilar Kebangsaan di Wantilan Desa Pakraman Mudeh Kauh, Jumat (9/12).

5

Prodi S-3 Ilmu Kedokteran Unud, Divisi Tropik dan Infeksi RSUP Sanglah

Gelar BIDs dan Semnas Penyakit Infeksi

DIVISI Tropik dan Infeksi Bagian/SMF Ilmu Penyakit Dalam FK Unud/RSUP Sanglah bekerja sama dengan Program Studi S-3 Unud menggelar Bali Infectious Disease Symposium (BIDs)-8 dan Seminar National of Infectious Disease di Gedung Pascasarjana Unud, Sabtu (10/12) lalu. Seminar tersebut dihadiri kalangan akademisi dan praktisi di bidang kedokteran dengan mengundang pembicara dari dalam maupun luar lingkungan Unud/RSUP Sanglah. Ketua Pelaksana Prof. Dr. dr. Ketut Tuti Parwati Merati, Sp.PDKPTI., FINASIM. mengatakan, kegiatan seminar dan simposium ini dilakukan untuk mengetahui kemajuan-kemajuan di bidang penyakit tropik dan infeksi, baik diagnostik, pengobatannya. Mengingat penyakit infeksi selalu bermunculan ada yang bersifat new emerging (baru muncul) dan ada yang reemerging (muncul kembali setelah sebelumnya telah diatasi). Penyakit tropik dan infeksi yang reemerging ini biasanya mengglobal. “Ini menjadi isu yang penting karena ini merupakan tantangan,” ujarnya. Selama ini antibiotika (untuk pengobatan) sudah banyak ditemukan, begitu juga vaksin (untuk pencegahan) dan upaya-upaya pencegahan lain juga telah banyak dilakukan. Namun di Indonesia khususnya Bali tetap saja masih muncul penyakit infeksi baik itu virus, bakteri atau parasit dan jamur-jamur yang baru. “Jadi mikroorganisme apapun bisa menjadi new emerging atau reemerging infectious disease,” cetusnya.

Panitia dr. IB Putra Adnyana, Sp.OG. dalam acara tersebut menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu program dari S-3 Ilmu Kedokteran Unud. Program ini merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi, di mana di dalamnya ada Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). “Nanti kita juga ada donor darah, penanaman pohon, kunjungan ke panti asuhan dan seminar ini adalah salah satu kegiatan akademik, tri dharma perguruan tinggi itu harus sejalan,” jelasnya. Pada prinsipnya kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas kandidat S-3 supaya setara di tingkat nasional bahkan internasional. “Jadi, ke depan ada satu lagi PR kita yaitu menyelenggarakan seminar internasional tahun 2017,” imbuhnya. Ketua Prodi S-3 (Doktor) Ilmu Kedokteran Unud Dr. dr. Bagus Komang Satriyasa, M.Repro. mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu program dari prodi S-3 di antara banyak program yang dilakukan baik program penelitian, pengabdian kepada masyarakat maupun program pembelajaran. Seminar yang dilakukan baik semi-

nar nasional maupun internasional dimulai sejak tahun 2014. Tujuannya dari program ini adalah untuk meningkatkan atmosfer akademik civitas S-3 dan terutama mahasiswa. “Kita ingin meningkatkan kualitas lulusan karena dengan meningkatkan kualitas lulusan S-3, secara tidak langsung kualitas Udayana agar bisa dipandang secara nasional maupun internasional, “ ujarnya. Bali yang merupakan tujuan pariwisata mancanegara di sisi lain juga dapat menimbulkan terjadinya penyakit traveler di Bali. Terhadap fenomena tersebut, praktisi dan akademisi di bidang kesehatan harus memiliki pandangan, pedoman dan pegangan untuk mengatasi penyakitpenyakit seperti ini. Prodi S-3 Ilmu Kedokteran Unud telah ada sejak tahun 1990. Terdiri dari sembilan prodi yaitu, Konsentrasi Ilmu Alam Dasar Kedokteran, Ilmu Biomedik, Kedokteran Hewan, Ergonomi, Konsentrasi Fisiologi Olah Raga, IKM, Anti-Aging dan lain-lain. “Antiaging yang sudah terkenal, bahkan Prodi S-3 Anti-Aging yang pertama di dunia,” tandasnya. (ad662)

Astra Motor Bersama Polres Gianyar

Ajak Masyarakat untuk Berkendara Aman DI pengujung tahun 2016, Astra Motor Main Dealer Bali melalui tim Safety Riding-nya bersama Polres Gianyar menggelar Safety Riding Day (SRD) 2016, Minggu (11/12). Bertempat di halaman Mapolres Gianyar bersamaan dengan kegiatan Car free Day Kota Gianyar, kegiatan ini melibatkan seluruh masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai, komunitas sepeda motor, hingga jurnalis dan blogger. Dengan mengambil tema “Ride With Heart”, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat bahwa betapa pentingnya keselamatan berkendara. Safety Riding Day 2016 diawali dengan atraksi Polisi Cilik, perwakilan dari SDN 7 Gianyar yang merupakan binaan dari Kasat Lantas Polres Gianayar AKP I Gde Eka Putra Astawa, S.H., S.IK. Kemudian dilanjutkan dengan launching serangkaian program dari Polres Gianyar untuk pelayanan masyarakat diantaranya situs berbasis aplikasi yaitu polresgianyar.id dan lantasgianyar.net. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pencanangan Ambassador Safety Riding, penyematan helm, jaket dan pin safety riding agent. Berbagai kompetisi digelar dalam event ini, diantaranya kompetisi safety riding kategori siswa SMA, kompetisi safety riding kategori community dan kategori jurnalis. Selain itu juga disiapkan fasilitas safety riding photo booth, riding test area, kompetisi HRT, slalom course, riding gear game’s dan juga booth SIM keliling bagi para pengunjung yang memperpanjang SIM. “Sudah sejak lama As-

tra Motor aktif mengajak masyarakat membudayakan keselamatan dalam berkendara melalui berbagai kegiatan. Pelaksanaan Safety Riding Day Astra Motor memang hanya sehari. Namun kami berharap satu hari ini bisa menjadi titik toloak kita bersama untuk terus berkomitmen agar selalu aman dalam berkendara. Semoga kita bisa selalu menerapkan safety riding dalam berkendara serta terus menularkan budaya aman berkendara kepada lingkungan sekitar, hari ini, besok dan seterusnya,” ujar Ronaldo Widjaja selaku Kepala Wilayah Astra Motor Bali. Ditambahkannya, dengan berbagai kegiatan yang fun dan penuh edukasi, Astra Motor berharap dapat menggugah hati masyarakat untuk aman berkendara. Sebagai Main Dealer sepeda motor Honda terbesar di Indonesia tentunya memiliki peran penting untuk

mengedukasi masyarakat akan pentingnya aman berkendara. “Safety Riding Day Astra Motor 2016 ini juga merupakan wujud dukungan kami pada kampanye “Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas” yang sudah dicetuskan PT Astra International Tbk., dan Kepolisian Republik Indonesia beberapa waktu lalu,” tambahnya. Kapolres Gianyar AKBP Waluya, S.IK. pada kesempatan tersebut menyampaikan kesadaraan masyarakat khususnya wilayah hukum Polres Gianyar terhadap keselamatan berkendara masih kurang. Mulai dari hal yang paling sederhana yaitu tidak taat menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor baik jarak dekat maupun jauh. “Dengan adanya kegiatan Safety riding Day ini diharapan tingkat kesadaran masyarakat bertambah,” harapnya. (bns1)

SAFETY RIDING - Kapolres Gianyar AKBP Waluya, S.IK. (dua dari kiri) saat melepas kegiatan Safety Riding di halaman Mapolres Gianyar, Minggu (11/12).

Terkait Rencana Tari Bali ’’Syariah’’

Senator Wedakarna Sampaikan Protes ke Kemenlu RI

KOMITE III DPD-RI Bidang Agama, Budaya dan Pendidikan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengapresiasi langkah aparat keamanan, khususnya TNI dan juga inisiatif Pemkab Tabanan terkait dengan hampir lolosnya salah satu agenda BDF yang dianggap bisa menjadi isu SARA yakni rencana ditampilkannya tari Bali bernuansa syariah. Rencananya tari Bali akan ditampilkan saat delegasi BDF hadir di sebuah pondok pesantren (boarding school) di daerah Tabanan, dan syukurlah aparat keamanan sigap memberi masukan sehingga tari Bali yang ditampilkan adalah tari Bali asli yang bernuansa Hindu. Demikian diungkapkan oleh Senator RI Arya Wedakarna. “Saya sudah mendapat laporan dari panitia bahwa pihak Kemenlu RI yang meminta ada tari Bali bernuansa kearab-araban. Dan saya sudah beri pengertian ke pemerintah pusat bahwa hal itu tidak dibenarkan secara pakem. Setiap tari Bali sudah memiliki swadharma pragine dan swadharma pegambuhan dan mari kita lestarikan adat dan budaya Bali. Mengganti cara berpakaian dan tata busana tari Bali mengikuti budaya non-Hindu saya kira tidak bijak. Apalagi sehari semalam sebelumnya sudah menjadi viral di media sosial. Syukurlah aparat TNI dan Polri sudah sigap. Apalagi situasi nasional saat ini sedang rentan dengan isu kebinnekaan,” ungkap Senator Wedakarna. Terkait dengan hal itu, pihaknya akan segera menggelar rapat terbatas di Jakarta, khususnya melibatkan Menteri Luar Negeri RI dan Panitia Bali Democracy Forum (BDF) yang dinilai sudah melanggar asas kepatutan. “Saya sudah sampaikan protes keras kepada Menteri Luar Negeri RI. Sebagai penjaga konstitusi, DPD-RI diminta kritis terhadap pemerintah pusat. Saya kira adanya insiden ini sudah mencederai Tri Sakti ketiga yakni Berkepribadian dalam bidang budaya. Mengubah pakem tarian daerah sangat tidak bijaksana. Biarlah tari Aceh dengan pakaian tertutupnya sesuai syariah, biarkan Bali dengan model busana yang terbuka, dan biarkan Papua dengan keunikan pakaiannya. Bagi saya kebinekaan itu bukan urusan penyeragaman. Saya akan meminta klarifikasi dari Kemenlu RI, apalagi ada masukan bahwa pihak Kemenlu RI yang memesan tarian jenis ini. Jika perlu saya akan sampaikan ke Presiden. Apalagi BDF adalah acara rutin di Bali. Jika ini dibiarkan maka panitia dari pusat seenaknya mengubah isi budaya dan adat kita,”

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

ungkap Gusti Wedakarna. Lalu bagaimana tanggapan terkait BDF? “Saya kira BDF dari tahun ke tahun selalu kehilangan gemanya. Tidak ada taksu. Saat awal-awal sangat bagus sekali, tapi kini seperti kehilangan peminat. Yang datang hanya sekelas menteri atau duta besar. Panitia tampaknya malas melakukan publikasi, begitu juga saya tanya komunitas LSM, ormas dan juga kampus- kampus banyak juga yang tidak dilibatkan. Lalu apa gunanya menjual nama Bali ya? Saya akan tindak lanjuti dan akan periksa anggaran BDF sesuai dengan UU Keterbukaan Informasi Publik. Saya tidak mau Bali jadi sapi perah urusan acara begini. Kalau mau buat acara di Bali ya harus libatkan orang lokal, jaga adat dan budaya Bali, tonjolkan budaya Hindu ke dunia dan bukan mengubah budaya Bali seenaknya sesuai dengan selera Jakarta. Bali harus berdaulat!” ungkap Senator Gusti Wedakarna yang juga Duta Besar Perdamaian UPF PBB yang berbasis di New York USA ini. (ad327)

BDF – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama HE Aqil Nadeem (Duta Besar Republik Pakistan) di Area BDF, Nusa Dua.


OPINI

6

Selasa Paing, 13 Desember 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Menjaga Integritas Pilkada TINGGAL beberapa bulan lagi, tepatnya Februari 2017 mendatang, 103 daerah provinsi dan kabupaten/ kota di Indonesia akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada). Seperti halnya nuansa pemilihan umum umumnya, hajatan pesta demokrasi lima tahunan ini telah diawali dengan pemanasan yang cukup riuh. Di Bali, salah satu daerah yang akan melaksanakan pilkada tahun 2017 ini adalah Buleleng. Suasana riuh juga telah mewarnai tahapan Pilkada Buleleng ini, dengan adanya gugatan dari salah satu pasangan calon yang sampai ke PT TUN Surabaya. Di luar Bali seperti Pilkada DKI Jakarta, suasananya bahkan lebih riuh lagi dengan ditetapkannya salah satu calon sebagai tersangka. Keriuhan-keriuhan ini telah pula menimbulkan semacam kecemasan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Maklum, keriuhan ini tak jarang berujung pada kegaduhan pilkada dan berakhir dengan kekisruhan bahkan tindakan anarkis. Karena itu, kecemasan dan kekhawatiran masyarakat ini bisa dimaklumi. Namun jika dilihat dari esensi dari pilkada yang tak jauh dari pemilihan umum (pemilu) yang entah sudah berapa kali dilaksanakan di negeri ini, kekhawatiran dan kecemasan seharusnya lebih diarahkan pada pemimpin yang akan dihasilkan nanti. Untuk menghasilkan pemimpin sesuai harapan, tentu sangatlah bergantung dari proses pilkada. Proses itu berupa tahapan demi tahapan dalam pilkada tersebut. Dalam berbagai tahapan pilkada ini, boleh saja ada keriuhan karena itulah ciri demokrasi. Hanya, seperti disampaikan di atas, jangan sampai keriuhan berlanjut ke kegaduhan yang berujung kericuhan, apalagi anarkis. Semua perbedaan, perdebatan haruslah sedapat mungkin diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat. Jika musyawarah mufakat ini mentok, barulah dilanjutkan ke jalur hukum. Meski berdasarkan pengalaman, musyawarah mufakat terutama dalam kaitan pilkada lebih sering terjerumus ke lembah deal bagi-bagi kekuasaan. Untuk mencegah dan menghindari jangan sampai hal ini terjadi, masyarakat pemilih haruslah menjaga pilkada yang diselenggarakan dan output pemimpin yang dihasilkan benar-benar berintegritas. Hal ini tentu saja harus diawali dari pemilih sendiri yang harus benar-benar punya integritas. Hal ini erat sekali kaitannya dengan moralitas. Jika pemilih mempunyai integritas dan moralitas tinggi, maka tidak akan mudah untuk terjebak dalam money politics yang kerap mewarnai hajatan politik pemilu maupun pilkada. Dengan begitu, celah pemimpin yang suka melakukan money politics akan tertutup untuk bisa memenangkan pilkada. Dari situ akan lahir seorang pemimpin yang berintegritas. Untuk melahirkan pemilih berintegritas di tengah sikap pragmatis sebagian besar masyarakat, memanglah cukup sulit. Di sinilah peran penyelenggara pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengedukasi calon pemilih untuk mengarahkan mereka menjadi pemilih berintegritas. Calon pemilih harus diarahkan memilih calon pemimpin yang mengedepankan program ketimbang hegemoni popularitas, apalagi janji-janji politik yang begitu gampang dilupakan begitu mereka meraih kemenangan. Dalam melihat program-program yang ditawarkan calon, bisa diterapkan seperti halnya dalam dunia bisnis saham. Pertama, melihat prospektus yang ditawarkan dalam program yang disampaikan. Prospektus ini berisikan berbagai analisis dan kajian ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan, sangat berbeda dengan janji-janji yang disampaikan para politikus. Ukuran prospektus dalam hal ini, tentu saja peningkatan kesejahteraan yang kemungkinan didapat masyarakat pemilih, bukan keuntungan sesaat, apalagi hanya keuntungan calon pemimpin. Jika calon pemilih/pemilih sudah berintegritas, penyelenggaraan pemilu/pilkada berintegritas, proses atau tahapan-tahapan pilkada juga berintegritas, maka diharapkan akan lahir pemimpin yang berintegritas. Pemimpin yang berintegritas ini selanjutnya secara otomatis akan memiliki legitimasi, tidak saja dari otoritas penyelenggara pemilu, pemerintah, tetapi terpenting dari para pemilihnya. Jika sudah memiliki legitimasi, dengan integritas dan moralitas yang dimiliki, para pemimpin yang telah dilahirkan dari pilkada berintegritas ini haruslah terus dikawal, dijaga, diarahkan dan diberdayakan untuk menghasilkan produk-produk yang berintegritas pula. Baik itu produk pembangunan maupun produk hukum, sehingga pemilu maupun pilkada yang telah menghabiskan dana miliaran rupiah ini tidak menjadi sia-sia. Apalagi, hanya menghasilkan kegaduhan dan kericuhan anarkis yang memunculkan perpecahan, sehingga menjauhkan kita dari NKRI sebagai salah satu pilar kebangsaan. Mari menjaga integritas pemilu maupun pilkada dengan menjadi pemilih yang berintegritas, peyelenggara pemilu/pilkada yang berintegritas, juga pemimpin berintegritas dan memiliki legitimasi.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Tinjau Sistem Perekaman E-KTP Mengurus e-KTP ternyata tak sederhana yang kita bayangkan. Datang, foto lalu menunggu terbitnya identitas diri. Belakangan ini, saya sering membaca bahwa proses e-KTP juga tergantung hasil tender. Itu artinya urusan yang mudah di tingkat administrasi rakyat bisa menyulitkan pada proses pengelolaan keuangan. Ke depan, mestinya sistem pengadaan e-KTP diserahkan ke kabupaten. Pusat sebaiknya hanya membenahi sistemnya agar lebih praktis. Usulan ini saya sampaikan, agar ketika gagal tender di Jakarta, tak semua daerah di Indonesia sulit mengurus e-KTP. Padahal urusan KTP mestinya bisa ditangani di tingkat kabupaten/kota jika sistemnya dibenahi. Dengan cara ini, saya yakin apa yang terjadi di Denpasar, saya juga khawatir hal ini terjadi di Kabupaten Gianyar. Pemohon e-KTP tetap tinggi, sedangkan blangko yang diterima dari pusat tidak pernah memadai. Akibatnya, atrean untuk mendapatkan e-KTP semakin lama. Ironisnya sebelumnya, Disdukcapil juga tak bisa berbuat banyak dengan keterbatasan blangko ini. Karena harus menunggu dari pusat. Karena itu, Disdukcapil juga telah memasang spanduk permakluman yang di tempattempat umum. Drs. Nyoman Murda Gianyar, Bali

Sukses Pilkada Tergantung ’’Pemilu’’ Pilkada atau pemilihan kepala daerah pada hakikatnya pemilu (pemilihan umum) juga. Hanya mengkhusus pada pemilihan untuk memilih kepala daerah, entah itu pemilihan gubernur maupun pemilihan bupati/wali kota. Pada dasarnya menganut prinsip yang sama yaitu Luber (Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia). Untuk tahun depan (2017) disepakati 103 daerah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia yang akan melaksanakan pilkada. Khusus di daerah Bali, hanya satu kabupaten yang melaksanakannya yaitu Kabupaten Buleleng. Mendengar kata ‘’Buleleng” orang jadi sedikit kaget mengingat daerah penghasil buah-buahan yang cukup potensial di Bali itu pada masa silam banyak menorehkan kenangan kelam yang sulit terlupakan. Misalnya di tahun 1971, Buleleng dikenal di seantero nusantara dengan peristiwa peng-Golkar-an, di tahun 1976 Buleleng digoyang gempa teramat dahsyat –terutama di wilayah Seririt dan sekitarnya, dan seterusnya.

Oleh Romi Sudhita mpat tahun lalu (2012) ketika Buleleng menyelenggarakan hajatan lima tahunan pemilihan bupati dan wakil, banyak pihak yang memprediksi keadaannya akan chaos (ricuh), tetapi syukur hal itu tidak terbukti alias berjalan aman dan lancar-lancar saja. Rupanya sudah terjadi perubahan paradigma dalam menyikapi pilkada dari yang serba cemas dan khawatir menjadi santai-santai, aman dan selesai tanpa ada keributan. Apalagi, pilkada di tahun 2017, tepatnya 15 Februari 2017 yang akan datang, umumnya masyarakat berpandangan tak akan ada sesuatu yang patut dikhawatirkan. Lebihlebih pasangan calonnya cuma satu yaitu dari petahana Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra. Kendati demikian, tak ada salahnya masyarakat pemilih sama-sama berikhtiar untuk menjaga Buleleng tetap aman, kondusif, di saat penyoblosan, sebelum dan sesudahnya. Begitu juga pilkada di daerah-daerah lain di Indonesia. Di atas sudah disinggung bahwa pilkada pada hakikatnya adalah pemilu juga. Agar Pilkada Buleleng, mungkin juga pilkada di daerah-daerah lainnya sukses menyelenggarakan kegiatan yang menyedot biaya miliaran rupiah tersebut, ada baiknya diperhatikan bahwa hal itu (keberhasilannya) sangat tergantung pada ‘’pemilu’’. Kalau anak kecil, semisal siswa SD, ditanya apa itu pemilu, dengan tidak

E

berpikir panjang lagi dia akan menjawab, ‘’pemilihan umum’’. Namun, kata ‘’Pemilu’’ di sini, berdasar utak-atik penulis, merupakan akronim dari Prospektif, Edukatif, Moralistik, Integralistik, Legitimed, dan Utilistik. Enam kata ini, selanjutnya diperjelas pada uraian berikut. Pertama adalah Prospektif. Pemilu/ pilkada yang merupakan siklus lima tahunan itu hendaknya diupayakan agar memiliki visi atau pandangan yang jauh ke depan. Tidak hanya menyangkut kemenangan pasangan calon (paslon) yang diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik tertentu tetapi menyangkut pula kepentingan yang lebih luas yaitu bagaimana menciptakan bangsa dan negara ini tetap eksis dan mampu mengantarkan warganya menjadi manusia yang utuh jasmani-rohani, sejahtera lahir-batin. Sekarang ini sedang gencarnya disosialisasikan oleh pemerintah tentang Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) demi menjaga keutuhan bangsa dan negara. Edukatif, sebagaimana kita ketahui bahwa pilkada yang diikuti paslon diusung oleh sejumlah parpol yang sudah mapan maupun yang sedang menuju ke predikat mapan. Banyak kalangan, terutama pakar dan para pengamat politik sering berujar bahwa pemilu itu merupakan ajang pendidikan politik dan arena latihan belajar berdemokrasi. Mengingat setiap pemilu/pilkada selalu bermunculan pemi-

lih-pemilih pemula (umumnya kalangan pelajar), maka sangat baik jika komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah bekerja sama dengan pihak sekolah dapat menyosialisasikan secara lebih awal kepada mereka betapa pentingnya Pilkada ataupun Pemilu tersebut. Wayan Rika, salah seorang kepala SMA di Denpasar, pernah mengatakan bahwa ‘’Politik dalam artian pendidikan politik dapat memajukan sekolah, oleh karenanya perlu diberikan kepada setiap siswa’’ (Bali Post, 19 Oktober 2003). Moralistik. Guna mencegah terjadinya benturan-benturan sesama peserta pilkada dan antarsimpatisan, ada baiknya setiap kader parpol, di bawah kendali elite parpol tentunya, melaksanakan kegiatan yang dilandasi oleh moral yang baik. Gubernur Bali ketika itu Dewa Berata (Bali Post, 31 Oktober 2003) berpandangan tentang beberapa hal, yang tentu saja masih cukup relevan dengan situasi sekarang, seperti ‘’semua pihak diminta dengan penuh tanggung jawab menjaga suasana Bali agar tetap kondusif dengan menaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku.’’ Integeralistik, maksudnya setiap peserta pemilu diharapkan memiliki pandangan yang tidak picik dengan menganggap pesaing lebih jelek dan kurang bermutu. Kalaupun yang bersangkutan (paslon) menjadi pemenang dalam pilkada nanti, hendaknya tetap mengambil posisi bahwa kita adalah bagian yang tak terpisahkan dengan bagian-bagian yang lain.

Bila perlu seperti yang terjadi di Amerika Serikat, di mana pihak yang kalah dirangkul begitu rupa diajak ikut memikirkan kejayaan negaranya. Legitimed. Sebagai sebuah pesta demokrasi, Pilkada 2017 di seluruh Indonesia pada saatnya nanti diharapkan menelorkan hasil yang benar-benar legitimed. Artinya, memiliki pengakuan yang sah baik secara de-facto maupun de-jure. Pemenang pilkada seyogianya sudah lolos uji publik dan terbebas dari tuntutan berbagai pihak. Sangat tidak diharapkan figurfigur yang muncul sebagai penyelenggara negara kiprahnya hanya seumur jagung lantaran kursi empuk yang didudukinya digoyang oleh rakyat disebabkan oleh sesuatu hal seperti tersangkut perkara korupsi. Yang terakhir adalah Utilistik. Indikator suksesnya pilkada yang terakhir ini (utilistik), sesuai versi penulis, yakni mengacu pada berguna/tidaknya, diberdayakan atau tidak diberdayakannya pemenang pilkada tersebut. Pemenang pilkada sebagai penyelenggara negara yang ada di daerah hendaknya benar-benar andal mengacu pada tujuan pilkada itu sendiri. Paling tidak, kita semua berharap bahwa pilkada sebagai suatu sistem demokrasi dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berjiwa kerakyatan sekaligus berjiwa kenegarawanan. Memiliki manfaat serta kemaslahatan bagi masyarakat luas yang dipimpimnya. Dalam setiap pilkada, ketika sudah diumumkan oleh KPUD setempat siapa yang menjadi pemenangnya, biasanya menyisakan masalah yang berujung pada gugatan di pengadilan. Entah disebabkan surat suara banyak yang rusak, banyak pemilih yang tidak terdaftar atau tidak mendapat panggilan, terdeteksi juga adanya pemilih ganda, nyoblos lebih dari satu kali, sampai kepada kecurigaan dalam penghitungan suara secara komulatif yang dilakukan petugas. Guna menghindari hal itu, sangat diharapkan kepada pelaksana pilkada yakni KPUD benar-benar berkerja dengan baik, dan smart, berlandaskan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penulis, pengamat perilaku

Menjadikan USBN sebagai Tolok Ukur

WACANA ganti menteri pendidikan, maka ganti kebijakan rasanya tepat. Hal ini dapat dilihat dari adanya kebijakan moratorium Ujian Nasional (UN) dan menggantikannya dengan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Wacana ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy usai rapat kerja (raker) bersama Komisi X DPR-RI tentang wacana moratorium ujian nasional di Gedung Nusantara II Jakarta pada Kamis 1 Desember 2016. Mendikbud juga menyebutkan bahwa USBN tahap kesiapannya sudah 70 persen tinggal menunggu rapat terbatas dengan Presiden. Maka dari itu apakah UN sudah tamat dalam proses penerapannya? Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud perlu melakukan pengkajian, perencanaan, persiapan dan pelaksanaan yang matang untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pendidikan. Mengingat adanya standardisasi pelaksanaan pendidikan yang merata secara nasional untuk mengukur kualitas pendidikan. Jangan sampai USBN yang akan diterapkan menjadikan siswa sebagai kelinci percobaan. Ujung-ujungnya guru dan siswa menjadi korban dan menimbulkan berbagai penyimpangan yang bertentangan dengan idealisme pendidikan. Munculnya kecurangan dalam pelaksanaannya yang berdampak pada lunturnya nilai-nilai kejujuran dalam dunia pendidikan. Inilah yang perlu dibenahi sebagai upaya untuk menumbuhkan integritas. Disebutkan bahwa sistem soal dalam pelaksanaan USBN berbeda dengan UN, yaitu adanya soal tambahan dalam bentuk esai untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Bila dilihat selama ini dalam pelaksanaan UN soal yang diberikan secara keseluruhan adalah objektif (pilihan ganda). Sehingga kemampuan kognitif siswa secara kompleks kurang terukur dan kemampuan analisis siswa kurang berkembang. Di samping itu sebagai bahan untuk mengukur standar nasional pada pelaksanaan USBN, maka 25 persen soal disusun oleh pusat berdasarkan masukan dan pertimbangan dari KKG dan MGMP. Pelaksanaan USBN sebagai

Oleh Nyoman Agus Sudipta upaya pemberdayaan guru melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang dilibatkan dalam penyusunan soal dan didampingi oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). USBN nantinya juga mencakup seluruh mata pelajaran yang diujikan untuk mengetahui kemampuan siswa dan mencakup konten lokal maupun titipan nasional. Apakah dengan waktu yang begitu singkat guru-guru dalam wadah KKG dan MGMP mampu mempersiapkan standardisasi soal yang diharapkan? Walaupun sudah didampingi oleh BSNP pastinya diperlukan kerja keras dan usaha maksimal dari guru untuk mampu ikut menyukseskan pelaksanaan USBN. Apalagi nantinya guru sering dipanggil dan dilibatkan dalam pelatihan maupun persiapan penyusunan soal USBN, maka diharapkan proses pembelajaran jangan sampai terbengkalai. Artinya guru-guru di sekolah merencanakan sebuah strategi, perencanaan dan persiapan untuk siswa dalam mengikuti USBN. Di sinilah terkesan bahwa kebijakan ini seolah-olah dipaksakan, mengingat di beberapa sekolah para guru dan siswa sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi UN. Bahkan ada beberapa sekolah sudah melakukan try out UN berbasis komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT). Namun dengan adanya wacana kebijakan moratorium UN pastinya suka tidak suka dan siap tidak siap setiap sekolah wajib mempersiapkan pelaksanaan USBN. Walaupun sesungguhnya wacana ini menuai pro dan kontra di masyarakat. Dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), disebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual

keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dari undang-undang tersebut dapat digarisbawahi ada kata usaha sadar dan terencana. Artinya diperlukan sebuah usaha yang dilakukan dengan penuh pemikiran, pertimbangan dan disusun secara matang (terencana) untuk mewujudkan tujuan yang diharapkan. Oleh karena itu pendidikan harus direncanakan secara matang dari tingkat nasional, regional/provinsi, kabupaten/kota, satuan pendidikan (sekolah) maupun oleh guru itu sendiri. Dari perencanaan setiap tingkat yang dilakukan dan eksekusinya adalah guru di sekolah, maka inilah yang perlu dibangun dan dipersiapkan terlebih dahulu. Kesiapan dari setiap tingkat memerlukan sebuah pemahaman bersama yang dibangun dengan komunikasi dan koordinasi yang baik. Jangan sampai kebijakan yang dibuat di tingkat nasional yang terkesan mendadak, sehingga berdampak buruk dalam proses penerapannya terutama pada tingkatan yang paling bawah. Jangan sampai guru selalu menjadi korban kebijakan yang mengakibatkan guru bingung, sehingga kalau guru bingung, maka jangan sampai siswa yang stres dan linglung. Penerapan USBN sesungguhnya sebuah program yang bagus, karena melibatkan guru secara utuh dan menyeluruh dalam penentuan kelulusan siswa. Tetapi diharapkan di sini adalah Kemendikbud mampu merencakan, mempersiapkan, menerapkan dan mengevaluasi pelaksanaan USBN dengan matang dan cermat. Pada tingkatan satuan pendidikan terutama guru dan siswa diharapkan memiliki pemahaman dan kesiapan yang baik tentang kebijakan ini.Artinya dalam waktu yang relatif singkat ini, Kemendikbud diharapkan sudah mempersiapkan strategi untuk bisa memuluskan kebijakan dari moratorium UN.

POJOK Banyak petempur ISIS pulang kampung, ancaman Indonesia makin besar. - Berdoa dan perkuat rasa kebangsaan. *** Seimbangkan ekonomi Badung Utara dan Selatan jangan hanya wacana. - Jangan hanya janji. *** Dari sebelas desa wisata, baru tiga desa wisata di Badung yang sehat. - Masalah kecil, kalau ada komitmen.

Penulis, Guru SMK Negeri 1 Abang, Karangasem

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

TERGERUS BANJIR Lahan persawahan di kawasan Buduk, Badung tergerus saat banjir melanda kawasan tersebut belum lama ini. Tergerusnya lahan yang baru ditanami padi tersebut tentu merugikan petani. Foto diambil Senin (12/12) kemarin.

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Selasa Paing, 13 Desember 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Kodam Udayana Tanam Pohon

Denpasar (Bali Post) TNI sangat peduli terhadap kelestarian alam karena manfaatnya sangat penting bagi masyarakat Bali. Oleh karena itu, Kodam IX/Udayana bersama jajarannya menanam 5 ribu bibit pohon di areal Pura Pengubengan, Besakih, Karangasem, Sabtu (10/12) lalu. Selain itu, dilaksanakan bersihbersih lingkungan. “Kegiatan penghijauan dan bersih-bersih lingkungan pura ini dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika yang jatuh pada tanggal 15 Desember 2016. Saya mewakili Bapak Pandam IX/Udayana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas peran sertanya menyukseskan kegiatan tersebut,” kata Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, Senin (12/12) kemarin. Menurut Danrem, 5 ribu bibit pohon yang ditanam terdiri dari pohon sengon, mahoni, albesia, jatimas dan bibit pohon lainnya. Kegiatan tersebut juga melibatkan para pejabat dari berbagai instansi, baik dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan swasta berbaur dengan warga melaksanakan penanaman dan pembersihan lingkungan. Diharapkan nantinya lingkungan Pura Pengubengan menjadi lebih hijau, asri dan terhindar dari bahaya seperti tanah longsor di saat musim hujan maupun kekeringan dan tandus di saat musim kemarau. Pada kesempatan tersebut, Danrem selaku pimpinan kegiatan membacakan sambutan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. menyampaikan kebersihan lingkungan, keasrian dan kelestarian alam harus menjadi perhatian seluruh komponen masyarakat guna meminimalisasi terjadinya permasalahan seperti banjir bandang, tanah longsor dan bencana alam lainnya sebagai akibat dari kurang kepedulian terhadap lingkungan. Untuk itu, Kodam IX/Udayana beserta jajaran bersama-sama melaksanakan kegiatan penghijauan dan bersih-bersih di areal Pura Pengubengan yang sakral dan disucikan ini. “Masyarakat mancanegara juga tahu kawasan ini merupakan tempat suci atau tempat melaksanakan upacara keagamaan bagi umat Hindu. Selain itu, sebagai salah satu daerah tujuan wisatawan mancanegara,” ujarnya. Oleh karena itu kebersihan, keasrian dan kelestarian lingkungan di kawasan ini perlu mendapat perhatian semua pihak agar tetap terjaga dan terawat dengan baik. Dengan demikian bisa tetap memancarkan daya tarik bagi para wisatawan. (kmb36)

Bali Post/ist

BIBIT POHON - Kodam IX/Udayana beserta jajaran menanam bibit pohon di areal Pura Pengubengan, Besakih, Karangasem.

’’Long Weekend’’

Kunjungan Wisatawan Meningkat Lima Persen Denpasar (Bali Post) K u n j u n g a n wisatawan ke Bali khususnya wisatawan domestik diperkirakan bertambah 5% pada long weekend terkait libur hari raya Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (12/12) kemarin. Dinas Pariwisata Bali Bali Post/kmb32 tetap optimis target Kadisparda Bali 7,8 juta kunjungan wisatawan domestik A.A. Yuniartha akan terpenuhi sampai akhir tahun. Mengingat, masih ada libur hari raya Natal dan Tahun Baru untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan. “Saya perkirakan kunjungan wisatawan nusantara (domestik, red) naik sekitar 5%, karena liburnya cuma hari Senin saja. Target masih sangat bisa untuk dipenuhi sampai akhir tahun,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali A.A. Gede Yuniartha Putra saat dikonfirmasi kemarin. Yuniartha menambahkan, kunjungan wisatawan domestik saat ini sudah mencapai 6 juta lebih. Umumnya, wisatawan domestik lebih banyak menggemari objek wisata pantai seperti Pantai Kuta, Pantai Pandawa, Pantai Sanur, dan Tanah Lot. Selain itu, ada pula yang datang ke Bedugul, Danau Beratan, dan Kintamani. “Objek-objek wisata itu pasti ramai, bahkan sampai membuat macet,” imbuhnya. Sementara wisatawan mancanegara, lanjut Yuniartha, sampai bulan Oktober sudah mencapai 4 juta lebih. Pihaknya menargetkan sebanyak 4,4 juta wisatawan mancanegara. Dengan estimasi masing-masing 400 ribu kunjungan pada bulan November dan Desember, target itu diprediksi akan terlampaui. “Untuk tahun ini sangat optimis mencapai target 4,4 juta, tinggal menunggu data November dan Desember saja pasti tercapai. Bahkan bisa mencapai 5 juta wisatawan mancanegara yang datang, kalau estimasi 400 ribu wisatawan per bulan itu terpenuhi,” ujarnya. (kmb32)

7

Bali Post/ist

DITANGKAP - Lima tersangka ditangkap anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar karena terlibat kasus SS dan ganja.

Bali Post/kmb32

SURAT KEPUTUSAN - Sekretaris DPD PDI-P Bali IGN Jaya Negara bersama Ketua DPD PDI-P Bali I Wayan Koster dan pengurus partai menunjukkan Surat Keputusan Pemecatan DPP PDI-P terhadap Dewa Nyoman Sukrawan, di Kantor DPD PDI-P Bali, Senin (12/12) kemarin.

PDI-P Pecat Dewa Sukrawan Denpasar (Bali Post) -

Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan memecat Dewa Nyoman Sukrawan dari keanggotaan partai berlambang banteng tersebut. Sanksi organisasi ini diberikan terkait pencalonannya dalam pilkada serentak di Buleleng, Februari 2017. Surat Keputusan Pemecatan Sukrawan dengan No: 200/KPTS/DPP/XII/2016, tanggal 6 Desember 2016 ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. “Dengan mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Kabupaten Buleleng dari jalur perseorangan adalah pembangkangan terhadap ketentuan, keputusan dan garis kebijakan partai, yang merupakan pelanggaran kode etik dan disiplin Partai, dikategorikan sebagai pelanggaran berat,” ujar Ketua DPD PDI-P Bali I Wayan Koster dalam jumpa pers di Kantor DPD PDI-P Bali, Senin (12/12) kemarin. Koster menambahkan, Sukrawan sebelumnya juga sudah dicopot dari jabatannya sebagai Bendahara DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Proses pemecatan terhadap Sukrawan dilakukan dengan sangat hati-hati dan pertimbangan yang sangat matang. Mengingat, Sukrawan memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Megawati Soekarnoputri. Di samping merupakan salah seorang Kader terbaik Partai yang sudah dikenal berjuang cukup lama mulai dari tingkatan struktur partai paling bawah sebagai Korcam. “Oleh karena itu, Ibu Megawati Soekarnoputri sudah dua kali menugaskan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuan-

gan Hasto Kristiyanto untuk memanggil Dewa Nyoman Sukrawan. Terakhir, bahkan Ibu Megawati Soekarnoputri sudah secara langsung memanggil Dewa Nyoman Sukrawan agar bersabar dulu saat ini dan tidak maju sebagai Calon Bupati Kabupaten Buleleng pada Pilkada Serentak 2017 melalui jalur perseorangan,” papar anggota DPR-RI ini. Menurut Koster, upaya maksimal partai untuk “membujuk” Sukrawan rupanya tidak membuahkan hasil. Sukrawan tetap memutuskan untuk maju dari jalur perseorangan. Bahkan menyatakan siap menerima sanksi apa pun yang akan diberikan oleh Partai terhadap dirinya dan berjanji tidak akan mempermasalahkan keputusan partai. “Pernyataan sikap tersebut juga disampaikannya ketika dipanggil oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Bidang Kehormatan untuk memberikan klarifikasi terkait langkahnya yang maju menjadi sebagai Calon Bupati Kabupaten Buleleng pada Pilkada Serentak 2017 melalui jalur perseorangan. Tentu saja PDI Perjuangan menghormati sikap

dan keputusan yang dipilih oleh Dewa Nyoman Sukrawan tersebut,” jelasnya. Koster melanjutkan, pemberian sanksi terhadap Sukrawan juga sekaligus untuk memberi peringatan kepada seluruh Kader Partai di Bali. Utamanya agar tidak bermain-main terhadap Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada tahun 2017 di Kabupaten Buleleng dan tahun 2018 di Kabupaten Klungkung, Kabupaten Gianyar dan Provinsi (Pilgub). Dikonfirmasi terpisah, Dewa Nyoman Sukrawan mengaku belum mengetahui surat pemecatan terhadap dirinya. Pria asal Desa Bungkulan Kecamatan Sawan ini masih fokus maju di Pilkada Buleleng 2017 bersama pasangannya Gede Dharma Wijaya dari Partai Demokrat, melalui jalur perseorangan. “Ya, kalau memang benar ada pemecatan tidak kenapa. Tapi, saya akan lihat dan baca dahulu isi suratnya bagaimana. Sebagai kader PDI-P sejak muda saya selalu hormat dengan Ketua Umum dan tunduk terhadap instruksi maupun perintah partai,” tegasnya. (kmb32/kmb34)

Porter Bandara Nyambi Jual Narkoba Denpasar (Bali Post) Tempat tinggal LAA (24) di Jalan Segara Madu, Tuban, Kuta, digerebek anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, Jumat (9/12) lalu. Pria yang bekerja sebagai porter di Bandara Ngurah Rai ini ditangkap karena menjadi pengedar sabu-sabu (SS). Petugas mengamankan satu paket SS. Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo seizin Kapolresta, Senin (12/12) kemarin, mengungkapkan, kabar tersangka jadi pengedar sangat santer. Dia beraksi di wilayah Tuban dan sekitarnya. “Anggota kami melaksanakan penyelidikan, melacak tempat tinggal dan kendaraan yang sering digunakan,” ujarnya. Selanjutnya pada Jumat pukul 18.45 wita, tersangka ditangkap dan diamankan satu paket SS. LAA menerangkan membeli SS dari seseorang, RYD, yang tidak diketahui keberadaannya dan sudah empat kali transaksi. Selain itu, polisi juga menangkap WSK (26) bekerja jadi sopir serabutan, Kamis (8/12) pukul 23.30 wita. Tempat penangkapan di Jalan Nyangnyang Sari, Kuta dan disita dua paket SS. Tersangka WSK mengatakan mendapat SS dari KDM yang berada di LP Kerobokan. Ia beli SS sebanyak 5 gram seharga Rp 7,5 juta. Ayah tiga anak ini berdalih penghasilan sebagai sopir serabutan tidak cukup untuk memenuhi biaya hidup keluarganya dan akhirnya nekat jual SS dengan untung besar. Beli SS seharga Rp 7,5 juta, tersangka mengaku bisa dapat untung Rp 3-4 jutaan dalam waktu satu seminggu. Dari pengakuan WSK, sebelum ditangkap, ia sudah

menjual SS kepada PWA (25). Selanjutnya, PWA dibekuk di Jalan Sri Rama Gang Arjuna, Denpasar, Jumat lalu. Dari tukang tato di Jalan Legian ini, diamankan satu paket SS. Menurut PWA membeli SS seharga Rp 500 ribu dari WSK dan langsung dibawakan ke tempat tinggalnya. Ia mengaku sudah delapan kali transaksi dengan WSK. Pasukan Kompol Ganefo juga menangkap dua wanita karena menyimpan linting ganja, Sabtu (10/11) lalu. Padahal, mereka pengguna SS dan diduga dibarter dengan temannya. Awalnya, polisi menangkap SPG rokok, MPW (22), di tempat kosnya di Jalan Tukad Petanu Gang Kenari, Denpasar Selatan. Awalnya, ada informasi dari masyarakat jika tersangka biasa menggunakan ganja. Selanjutnya, Sabtu pukul 17.00 wita, MPW ditangkap dengan barang bukti dua linting ganja. MPW mengaku mendapat ganja dari temanya, HWB. Ia berdalih minta ganja dengan maksud akan diberikan kepada pacarnya. MPW mengaku tidak suka isap ganja, tapi SS sejak 3 bulan lalu. Dari pengakuan MPW, giliran HWB (24) dibekuk di Jalan Tukad Barito XXX, Renon. Dari wanita yang bekerja di event organizer ini disita satu paket ganja di kamarnya. “HWB mengaku menemukan ganja di kamar kosnya dan tidak tahu siapa pemiliknya. Dia berdalih sehari sebelumnya, ada temannya yang datang ke kosnya kurang lebih delapan orang. HWB mengaku mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Pengakuannya kami dalami lagi tapi alat bukti sudah ada untuk melakukan penahanan,” ujar Ganefo. (kmb36)

Amankan Nataru, Koordinasi Intelijen Harus Diintensifkan PERAYAAN Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2017 tinggal menghitung hari. Aparat keamanan semakin memperketat keamanan agar tidak kecolongan aksi teroris. Dalam hal ini, koordinasi intelijen Polri, TNI, dan BIN mesti diintensifkan agar perayaan Nataru berlangsung aman dan lancar. “Situasi menjelang perayaan Nataru 2017 sementara ini di wilayah Bali masih aman dan kondusif. Bali tidak terpengaruh hiruk pikuk politik di Jakarta terkait penistaan agama pasca-aksi 411 dan 212. Justru saat ini, Bali terus dalam tanda kutip, mempercantik dirinya sebagai daerah destinasi wisata mancanegara yang terkenal di dunia,” kata Danrem 163/ Wira Satya (WSA) Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, Senin (12/12) kemarin. Dalam hal ini, lanjut Danrem, Kodam IX/Udayana, khususnya Korem 163/ WSA sebagai pelaksana tugas pembinaan teritorial dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bali, terus bahu-membahu dengan Polda Bali dan seluruh komponen masyarakat. Bali tidak boleh lengah dan lelah menghadapi ancaman aksi teror yang datangnya tidak menentu sehingga harus diantisipasi dengan baik. Langkah-langkah jajaran Korem yaitu Kodim, Koramil dan para Babinsa

terus mempererat kemanunggalan TNI-rakyat. Mengelola keamanan wilayah Bali harus cerdas dan antisipatif. “Aman itu tidak jatuh tiba-tiba dari langit, tapi keamanan dan kenyamanan ini harus diciptakan dan dirancang dengan segala dinamikanya,” tegas Danrem yang hampir setahun bertugas di Bali. Padatnya kegiatan protokoler di Bali melibatkan pengamanan VVIP dan conference atau meeting tingkat kepala negara di Bali bukan pekerjaan yang mudah dengan tingkat dinamika yang tinggi. Apalagi setiap hari hampir 35.000 hingga 40.000 turis datang ke Pulau Dewata ini dengan segala kepentingannya, baik melalui Bandara Ngurah Rai maupun dari pelabuhan. Aparat keamanan telah melaksanakan operasi gabungan, razia duktang, sweeping kendaraan dan personel di berbagai tempat serta situasi. Terkadang ada pemilik usaha bisnis hanya berpikir sektoral dan berorientasi hanya uang atau keuntungan bisnis tidak memikirkan keamanan lingkungannya sehingga terjadi gesekan dan konflik dengan lingkungannya. Pada kesempatan ini, Danrem asal Singajara ini mengimbau agar kerja sama, koordinasi intelijen diintensifkan dan informasi di masyarakat dalam rangka deteksi dini.

Selain itu, pentingnya jiwa rasa gotong royong menjaga Bali bukan hanya secara fisik tapi secara pikiran (mindset), ucapan harus sama, bukan sebatas tugas aparat keamanan tapi semua stakeholder pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat sampai desa adat, prajuru banjar adat pecalang ikut terlibat. Bahkan yang sering terlupakan adalah peran keluarga karena melalui medsos mampu masuk menembus ruang-ruang privasi keluarga dan mencuci otak dengan ajaran radikal maupun terorisme. Untuk itu, sosialisasi gotong royong keamanan harus terus diingatkan apalagi kearifan lokal di Bali yaitu Tri Hita Karana terutama dalam hal hubungan manusia dengan manusia harus dikemas sesuai zamannya. “Tinggal memantau momentum waktu dan tempat atau zona rawan yang harus di-mapping perkembangannya. Ada kalimat bijak yang harus kita renungkan, kita tidak selalu bisa membangun keamanan buat masyarakat Bali, tapi kita dapat membangun masyarakat Bali untuk menjaga keamanan di masa depan,” ungkap Cantiasa. Cantiasa menyampaikan apresiasi atas penindakan cepat oleh Polri berhasilnya mendeteksi jaringan teror yang memiliki target berencana

Bali Post/rah

Kombes Pol. Hadi Purnomo

meledakkan bom saat momen pergantian Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) di Jakarta. Apa jadinya kalau Polri tidak cepat mengendus rencana jahat tersebut, bangsa ini akan berduka kembali setelah insiden gempa bumi di tanah rencong Aceh. Apalagi saat ini menjelang peralihan tahun 2016 ke 2017 dan Indonesia kembali di bawah bayang-bayang aksi teror. “Ini menjadi atensi kita sebagai aparat keamanan, khususnya aparat intelijen yang ada di lapangan,” tegasnya. Sementara Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan, baik kriminalitas maupun aksi teroris. Selain itu pemetaan

Bali Post/rah

Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa wilayah juga sudah diintensifkan dan untuk yang dianggap rawan sudah dilakukan pemantauan serta penebalan jumlah personel. “Tetap waspada. Jangan sampai karena saking eforianya sampai lengah. Masyarakat kami imbau untuk tetap waspada dan menjaga keamanan di lingkungannya masingmasing,” tegasnya. Saat ini, lanjut mantan Kapolres Gianyar ini, sedang berlangsung Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), lanjutkan dengan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon). Setelah itu dilanjutkan Operasi Lilin. “Tujuannya untuk meningkatkan keamanan. Selain itu, pengamanan di tempat ibadah juga diperketat terutama di gereja,” ujar Hadi. (rah)


BANGLI

8

Selasa Paing, 13 Desember 2016

Jalan di Pintu Masuk Desa Kedisan Rusak Parah Bangli (Bali Post) -

Jalan paving di pintu masuk Desa Kedisan, Kintamani yang menjadi jalur utama menuju ke kawasan geopark rusak parah. Kondisi yang sudah berlangsung setahun lebih itu mengakibatkan pengendara yang melintas terganggu. Pemerintah pusat pun diminta segera melakukan perbaikan. Bali Post/sos

PENELOKAN - Suasana objek wisata Penelokan, Minggu (11/12) lalu. Barangbarang milik pedagang memadati trotoar, sehingga memunculkan kesan kumuh.

Pemkab Diminta Pindahkan Pasar Tumpah di Penelokan

Bangli (Bali Post) Pasar tumpah masih menjadi pemandangan klasik yang ditemui di Objek Wisata Penelokan setiap tiga hari sekali. Jumlah pedagang yang cukup banyak dan menjual beraneka ragam produk, mengakibatkan kawasan kebanggaan bumi Bhukti Mukti Bhakti itu tak bisa lepas dari kesan kumuh. Parahnya, itu terjadi bertepatan dengan adanya kunjungan wisatawan. Kondisi yang demikian menjadi sorotan kalangan DPRD Bangli. Anggota Komisi II Nyoman Gelgel Wisnawa meminta pemkab untuk secepatnya memindahkan pedagang ke tempat berjualan yang baru. Berdasarkan pantauan Minggu (11/12) lalu, transaksi pasar tumpah masih berlangsung hingga pukul 10.30 Wita. Saat itu wisatawan yang berkunjung cukup ramai. Tak hanya domestik, tetapi juga mancanegara. Ketika menikmati indahnya panorama, mereka berhadapan dengan tumpukan sampah dan lapak pedagang yang belum dipindahkan. Beberapa wisatawan juga nampak kesulitan melintas di trotoar lantaran masih dipadati barang dagangan. Dikatakan Wisnawa, Senin (12/12) kemarin, jika kondisi seperti itu terus berlangsung, minat wisatawan untuk berkunjung ke Penelokan akan semakin berkurang. Mereka akan lebih memilih menghabiskan waktu liburannya di daerah lain yang jauh lebih nyaman. Jika tak ingin hal tersebut menjadi kenyataan, pemkab harus melakukan pembenahan. Dagang tersebut harus secepatnya dipindahkan ke tempat baru di belakang Pasar Seni Geopark. ‘’Lokasi baru sudah disiapkan. Secepatnya pedagang dipindahkan ke sana. Kalau misalnya tempat berjualan belum selesai dikerjakan, harus dituntaskan secepatnya,’’ tegasnya. Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles. Menurutnya, selama ini upaya pemkab untuk menciptakan kawasan Penelokan bebas dari pedagang masih angin-anginan. ‘’Sekarang harus kerja cepat. Bupati harus memberikan target, kapan itu harus pindah. Jangan terus berlarut-larut,’’ ungkapnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli I Nengah Sudibia mengungkapkan belum pindahnya pedagang tersebut karena pembangunan tempat belum selesai. ‘’Pembangunan di sana (belakang Pasar Seni Geopark - red) belum selesai. Itu yang mengakibatkan belum bisa pindah,’’ jelasnya. (kmb45)

SKPD Diminta Dampingi Dewan Saat Kunker Bangli (Bali Post) DPRD Bangli sangat mengharapkan agar SKPD terkait bisa ikut mendampingi setiap kegiatan perjalanan dinas yang dilakukan DPRD Bangli, baik keperluan konsultasi maupun kunjungan kerja. Tujuannya agar perjalanan dinas yang dilakukan bisa efektif untuk kemajuan pembangunan di Bangli. ‘’Misalnya kalau DPRD melakukan kegiatan konsultasi ke Kementerian Pertanian, kita harapkan bisa didampingi oleh perwakilan dari Dinas Pertanian. Sehingga apa program-program pemerintah pusat bisa kita akses melalui dinas SKPD. Dan kita di DPRD yang sifatnya memberikan anggaran bisa mendorong program tersebut,’’ kata Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles kepada Bali Post, belum lama ini. Dikatakan Carles, selama ini kegiatan konsultasi maupun kunker terkesan dilakukan sendiri-sendiri, sehingga hasilnya pun kurang optimal. Carles mengaku di tahun sebelumnya pihaknya di DPRD sudah menyarankan kepada SKPD-SKPD untuk mengirim perwakilannya untuk ikut menjadi pendamping dalam kegiatan konsultasi maupun kunker yang dilakukan DPRD. ‘’Tapi setiap eksekutif diajak konsul, ada saja alasannya. Alasan tidak diizinkan oleh Bupati. Tetapi fakta di lapangan mereka jalan sendiri,’’ kata Carles. Harapan Carles, tahun 2017 dalam kegiatan konsultasi maupun kunker yang dilakukan pansus ataupun komisi-komisi di DPRD ada pendampingan dari SKPD terkait. Terlebih di tahun 2017 anggaran untuk perjalanan dinas berkurang dari tahun sebelumnya. ‘’Selama ini kadang didampingi kadang tidak. Ke depan di 2017 saya harapkan bisa ada sinergi antara eksekutif dan DPRD dalam hal ini,’’ ujarnya. (kmb40)

Berdasarkan pantauan Minggu (11/12) lalu, jalan yang rusak tepat berada di persimpangan Toya Bungkah-Terunyan. Paving yang sebelumnya terpasang rapi, sebagian besar lepas sehingga menimbulkan lubang cukup besar dan menjadi tempat genangan air hujan. Bahkan sekilas jalan tersebut mirip kolam. Dihadapkan dengan kondisi demikian, pengendara harus ekstra hati-hati. Beberapa pengendara roda dua juga ada yang memilih melintas di trotoar. Dikonfirmasi Senin (12/12) kemarin, Perbekel Kedisan I Nyoman Gamayana mengatakan kerusakan itu sudah berlangsung sejak setahun lebih. Diakuinya, hal itu cukup mengganggu lalu lintas masyarakat maupun wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan geopark. Sejatinya, langkah perbaikan sudah sempat direncanakan.

Namun rencana itu diurungkan lantaran jalan tersebut merupakan aset pemerintah pusat. ‘’Beberapa waktu lalu, kami sempat merencanakan perbaikan, berhubung di desa ada paving. Setelah koordinasi dengan pemkab, diminta jangan karena bukan aset desa. Kalau diperbaiki, nanti jadi temuan. Kalau begitu, kami berharap pemerintah pusat bisa segera memperbaiki,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli I Putu Wida Gunawan tak menampik kondisi jalan tersebut. Menyikapi itu, usulan perbaikan ke pemerintah pusat yang difasilitasi Dinas PU Provinsi Bali sudah disampaikan sekitar setahun lalu. Namun sayang sampai saat ini belum mendapatkan tanggapan. ‘’Komunikasi langsung dengan instansi yang menangani itu (pe-

Bali Post/sos

JALAN RUSAK - Sejumlah kendaraan melintas di jalan pintu masuk Desa Kedisan, Kintamani yang rusak parah. merintah pusat - red) cukup sulit. Kami terus minta bantuan ke provinsi untuk mengomunikasikan itu. Sudah setahun lebih, tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan,’’ tegasnya. Ditambahkan, kendaraan

yang melintasi jalan utama menuju kawasan geopark tersebut belakangan ini cukup ramai, terlebih saat hari libur tiba. Oleh sebab itu, langkah perbaikan oleh pemerintah pusat perlu segera dilakukan,

sebelum adanya keluhan yang lebih parah dari masyarakat maupun wisatawan. ‘’Kami belum mendengar adanya informasi perbaikan. Kalau bisa itu segera dilakukan,’’ tandasnya. (kmb45)

Tak Kunjung Diaspal, Jalan TMMD Tergerus Air Hujan Bangli (Bali Post) Hujan deras yang akhir-akhir ini terus mengguyur wilayah Bangli mengakibatkan jalan di Banjar Madya Desa Terunyan, Kintamani yang dibuat melalui program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) terus terkikis. Kondisi ini pun mengakibatkan warga setempat kesulitan untuk melintasi jalan yang masih berupa tanah tersebut. Untuk memudahkan arus transportasi, warga pun kembali berharap pemerintah segera mengaspal jalan yang dibuat sejak dua tahun lalu itu. Salah seorang warga setempat, Nengah Putra, mengungkapkan saat ini kondisi jalan penghubung Banjar Madya-wilayah Kubu, Karangasem tersebut hampir tidak bisa dilalui warga. Karena terus diguyur hujan, jalan yang belum diaspal dan disender tersebut perlahan terkikis air hujan dan membentuk saluran air di tengah jalan. ‘’Karena setiap hari hujan, jalannya jadi rusak sulit dilalui. Kalau warga membawa sepeda motor turunnya bisa, naiknya sangat sulit,’’ terangnya. Mantan Kadus Madya ini menjelaskan, jalan tersebut dibuka sejak tahun 2014 lalu oleh TNI. Panjangnya sekitar 5 km. Meski sudah dibuka dua tahun lalu, namun sampai sekarang jalan tersebut tak kunjung mendapat pengaspalan. Putra mengatakan, sejak dibuka, warga melalui aparat dusun dan desa setempat sudah berulang kali mengusulkan agar dilakukan pengaspalan. Bahkan usulan disampaikan langsung ke Pemerintah Provinsi Bali. Akan tetapi sampai sekarang usulan tersebut tak kunjung direalisasikan. ‘’Informasinya tahun 2017 jalan tersebut akan dibantu diaspal. Tetapi ini baru informasi saja. Belum pasti,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, keberadaan jalan tersebut sangat dibutuhkan warga. Selain sebagai satu-satunya akses perekonomian warga, jalan tersebut juga dibutuhkan untuk akses pendidikan anak-anak di dusun setempat. Tak hanya itu jalan ini juga dibutuhkan untuk warga bisa mengakses layanan kesehatan, mengingat di dusun setempat tidak ada petugas kesehatan di pustu. ‘’Kalau ada warga sakit atau melahirkan, kami berobatnya ke Karangasem,’’ ungkapnya. (kmb40)

KERSOSKES - Suasana Kersoskes serangkaian peringatan HUT ke-49 Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Anak FK Unud/RSUP Sanglah di Desa Songan B, Kintamani.

Peringati HUT Ke-49

SMF Ilmu Kesehatan Anak FK Unud/RSUP Sanglah Gelar Kersoskes

Bali Post/ina

JALAN TMMD - Kondisi jalan di Banjar Madya Desa Terunyan yang dibuat melalui program TMMD.

SERANGKAIAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49, Bagian/Staf Medik Fungsional (SMF) Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran (FK) Unud/RSUP Sanglah menggelar Kerja Sosial Kesehatan (KersoskeS) di Desa Songan B, Kintamani, Minggu (11/12) lalu. Kegiatan yang rutin berlangsung setiap tahun ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan anak yang belakangan ini masih dinilai kurang. Ketua Panitia Kegiatan yang sekaligus perwakilan Bagian/ SMF Anak RSUP Sanglah dr. I Made Arimbawa. Sp.A.(K) menjelaskan, selain Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Anak, kegiatan yang berlangsung sehari ini juga berkaitan dengan HUT ke-57 RSUP Sanglah. ‘’Kegiatan ini sebagai sumbangsih kami kepada masyarakat dalam rangka ulang tahun. Ini sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun,’’ katanya. Kegiatan ini juga berkerja sama dengan Ikatan Alumni Universitas Udayana (Ikayana) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Bali. Dipilihnya Desa Songan B sebagai sasaran karena permasalahan berkaitan dengan anak terutama dalam hal gizi masih sering ditemui di daerah ini. Hal seperti itu perlu disikapi bersama-sama. ‘’Sampai saat ini masih ada anak yang lahir dengan berat badan kurang. Begitu juga dengan pertumbuhannya tak maksimal. Itu sebabnya

kami memilih desa ini sebagai tempat kegiatan,’’ jelasnya. Pria asal Karangasem ini menyebutkan, kegiatan yang dilaksanakan tak hanya terpusat di puskesmas saja namun juga ada kunjungan langsung ke rumah masyarakat yang memiliki anak maupun ibu rumah tangga yang tengah hamil. Melalui hal itu diharapkan pemahaman masyarakat terhadap pola hidup sehat semakin meningkat. ‘’Untuk peserta yang ikut sampai ratusan orang. Kegiatan ini sebagai bentuk pencegahan dini supaya ke depannya tak ada lagi anak yang lahir prematur maupun pertumbuhan kurang normal,’’ ucapnya seraya menambahkan pada akhir kegiatan juga akan diisi family gathering SMF Ilmu Kesehatan Anak RSUP Sanglah. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangli dr. I Nengah Nadi, M.Kes. didampingi Kepala Puskesmas drg. I Wayan Subawa mengatakan, anak dengan gizi kurang maupun meninggal dunia saat lahir masih ditemukan di Kabupaten Bangli. Guna menghindari hal itu, kegiatan bakti sosial ini bisa menjadi salah satu alternatif. ‘’Pemkab sudah rutin melakukan pembinaan ke masyarakat. Dengan baksos ini, kami berharap persoalan yang akan semakin cepat tertangani dan ke depannya tak terjadi lagi,’’ ungkapnya. (bns2)

Desa Pakraman Batur

Gelar ’’Bhakti Mancang Karma’’ di Tiga Pura

Bangli (Bali Post) Krama Desa Pakraman Batur, Senin (12/12) kemarin menggelar upacara Bhakti Mancang Karma di tiga pura yakni di Pura Tirta Pelisan, Pura Jati dan Pura Padang Sila desa pakraman setempat. Upacara yang diikuti jero mangku, jero balian, jero kraman serta ratusan krama Desa Pakraman Batur ini merupakan rangkaian karya pamadegan jero mangku, luluampad saih enam belas makamiwah pawintenan krama pangayah ring Pura Sad Kahyangan Pura Ulun Danu Batur yang digelar sejak Oktober lalu. Bhakti mancang karma yang berlangsung siang kemarin diawali persembahyangan ber-

sama di Pura Tirta Pelisan yang berlokasi di wilayah Seked. Dilanjutkan kemudian dengan persembahyangan bersama di Pura Jati dan terakhir di Pura Padang Sila. Pangemong Pura Ulun Danu Batur Dane Jero Gede Batur Alitan saat ditemui di sela-sela prosesi kemarin menjelaskan, bhakti mancang karma secara umum tujuannya adalah nuur (nunas) tirta untuk pembersihan diri krama yang kaadeg menjadi jero balian, jero mangku dan jero kraman. Sebagaimana tersurat dalam Lontar Kusumadewa dan Usana Bali, disebutkan bahwa air Danau Batur bersumber dari 11 tirta di Bali. ‘’Tujuannya adalah pembersihan, ngelukat sahanan-

ing leteh yang ada pada diri serta ngeningang pikayun sebelum melaksanakan tugas swadarmaning kapemangkuan, swadarmaning luluampad,’’ terangnya. Selain nunas tirta pangelukatan, dalam bhakti mancang karma ini dilaksanakan juga upacara ngelinggihang Weda di Pura Jati. Dengan dilaksanakannya upacara ini maka krama yang kaadeg sebagai jero balian, jero mangku dan jero kraman kini sudah bisa melaksanakan tugas sesuai swadarmanya masing-masing. ‘’Setelah upacara hari ini, nanti tanggal 19 Desember akan dilanjutkan dengan upacara terakhir yakni nyegara gunung di Pura Pengonjongan,’’ jelas Jero Gede Batur Alitan. (kmb40/k100)

Bali Post/ina

UPACARA - Suasana upacara bhakti mancang karma yang digelar di Pura Jati.


GIANYAR

Selasa Paing, 13 Desember 2016

9

Pembebasan Sementara Sekda Gianyar Sesuai Prosedur

PEMBEBASAN sementara Drs. Ida Bagus Gaga Adi Saputra, M.Si. dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar oleh Bupati Gianyar sesuai Surat Keputusan Bupati Gianyar nomor: 821.2/1728/BKD tertanggal 8 Desember 2016 telah sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor :880/6284/ OTDA tanggal 25 Agustus 2016 perihal penjelasan atas permohonan rekomendasi pemberhentian Sekda Gianyar dan Surat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) nomor: B-1027.1/KASN/6/2016 tanggal 14 Juni 2016 perihal Rekomendasi Pemberhentian Sekda Gianyar. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Gianyar Dewa Made Apramana, S.H., Senin (12/12) kemarin.

Dewa Apramana menegaskan, Ida Bagus Gaga Adi Saputra bukan diberhentikan melainkan dibebastugaskan sementara dari jabatan Sekda Gianyar. Dia menjelaskan, berpedoman pada PP nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, tata cara pemanggilan, pemeriksaan, penjatuhan dan penyampaian keputusan hukuman disiplin, diawali dengan adanya dugaan pelanggaran disiplin. Kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan Tim Pemeriksa (pasal 25), pembebasan sementara dari jabatan untuk keperluan pemeriksaan sesuai pasal 27 ayat (1) yang isinya: ‘’Dalam rangka kelancaran pemeriksaan, PNS yang diduga melakukan pelanggaran disiplin dan kemungkinan akan dijatuhkan hukuman disiplin tingkat berat, dapat dibebaskan sementara dari tugas jabatannya oleh atasan langsung sejak yang bersangkutan diperiksa.’’

Kemudian dilanjutkan pemanggilan oleh Tim Pemeriksa (pasal 23), dilakukan pemeriksaan oleh Tim Pemeriksa (pasal 24). Hasil pemeriksaan dituangkan dalam Berita Acara Hasil Pemeriksaan (pasal 28) dan penjatuhan hukuman disiplin berdasarkan Berita Acara hasil pemeriksaan (pasal 29). Dikatakannya, pembebasan sementara (bukan pemberhentian) I.B. Gaga Adi Saputra dari jabatan Sekda Gianyar belum merupakan penjatuhan hukuman disiplin sebagaimana dimaksud pasal 7 ayat (4) huruf c PP nomor 53 tahun 2010. Tindakan ini semata-mata dalam rangka memudahkan dan melancarkan pelaksanaan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim pemeriksa. Selanjutnya tim pemeriksa, melakukan pemeriksaan sesuai tahapan dan hasil pemeriksaan nantinya dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan yang dipakai dasar untuk penjatuhan hukuman disiplin

oleh pejabat yang berwenang menjatuhkan hukuman disiplin sesuai pasal 24. Sementara terkait rencana Wagub Bali memanggil Bupati Gianyar, menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Gianyar Anak Agung Gde Oka, sampai saat ini surat panggilannya belum diterima. Padahal ketika selesai penyerahan SK Pembebasan Sementara dari jabatan Sekda Gianyar, pada hari itu juga Bupati Gianyar telah melaporkan secara lisan kepada Gubernur Bali dan menyerahkan berkas berupa surat pemberitahuan dilampiri SK Pembebasan Sementara I.B. Gaga Adi Saputra sebagai Sekda Gianyar. (ad670) Kabag Hukum dan HAM Setda Gianyar Dewa Made Apramana, S.H.

Gus Gaga Melawan

Gianyar (Bali Post) -

Surat Keputusan (SK) nomor 821.2/1728/BKD terkait pembebasan tugas I.B. Gaga Adi Saputra dari jabatan Sekda Gianyar sudah mulai diberlakukan. Satu per satu fasilitas sebagai Sekda Gianyar dicabut dari tangan pria yang akrab disapa Gus Gaga itu. Meski demikian, Gus Gaga menyatakan akan masuk kerja seperti biasa Selasa (13/12) ini. Bahkan, ia menegaskan akan melakukan perlawanan terhadap SK yang dinilai menyalahi prosedur dan bernuansa politis tersebut.

Bali Post/nik

MIKOL - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti mikol jenis arak.

Polisi Gagalkan Pengiriman Ratusan Liter Arak

Gianyar (Bali Post) Jajaran Polres Gianyar berhasil menghentikan pengiriman minuman beralkohol (mikol) ke wilayah Gianyar, Senin (12/12) kemarin. Pelaku berinisial Wayan S beserta barang bukti diamankan aparat saat melintas di By-pass I.B. Mantra, Desa Siyut. Ketika itu, pelaku membawa mikol berupa arak sebanyak 509,5 liter. Mikol itu dikemas dalam sejumlah jeriken dan diangkut menggunakan mobil Carry. Menurut Kabag Ops. Polres Gianyar Kompol Ketut Dana, barang bukti diamankan di Mapolres Gianyar. Pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus ini. (kmb35)

Gus Gaga mengatakan, pada Senin (12/12) kemarin, Kepala Satpol PP Gianyar Dewa Gede Suartika datang ke kediamannya di Jalan Ken Dedes, Gianyar. Kedatangan Dewa Suartika itu untuk menyampaikan penarikan anggota Satpol PP yang selama ini bertugas di kediaman Gus Gaga. ‘’Tadi (kemarin -red), Kasatpol PP datang menyampaikan penarikan anggota. Saya tidak keberatan. Bahkan sejak awal, saya meminta agar anggota ditarik saja. Saya tidak mau petugas seperti ini ikut disepekang karena bertugas di sini. Cuma waktu itu, Kasat menolak, katanya ini adalah kewajiban karena saya sekda. Tapi kalau sekarang ditarik ya silakan,’’ ucapnya. Meski demikian, Gus Gaga menyatakan akan tetap menjalankan tugas sebagai sekda dengan dasar menjalankan undang-undang lantaran menurutnya SK Bupati tidak memiliki kuasa melakukan pembebastugasan pejabat setingkat sekda. ‘’Kalau besok sampai ada petugas yang menghalangi saya bekerja, tolong pikirkan baik-baik. Itu berarti

menentang undang-undang karena menghalangi Aparatur Sipil Negara menjalankan tugas,’’ tegasnya. Lebih lanjut, dia menjabarkan, ketidakharmonisan di lingkungan Pemkab Gianyar sudah dirasakannya sejak memasuki akhir 2015 lalu, ketika mutasi pertama yang tidak melibatkan dirinya sebagai Sekda Gianyar. ‘’Sebagai seorang sekda, kala itu saya tidak tahu sudah dibentuk panitia seleksi dengan keputusan Bupati yang sudah ditetapkan, tanpa paraf koordinasi dari Kabag Hukum dan Sekda Gianyar,’’ katanya. Setelah itu, Gus Gaga pernah bertemu sekali dengan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dan langsung mempertanyakan perihal mutasi yang tidak melibatkan dirinya sebagai sekda. Saat itu, Bupati disebutnya memintanya tetap menjalankan tugas-tugas kepemerintahan seperti biasa. Usai pertemuan tersebut, Gus Gaga mengaku mulai dikucilkan oleh Bupati Agung Bharata beserta seluruh SKPD tanpa bisa meminta penjelasan kepada Bupati. Bahkan, dia baru bisa bertemu setelah dipanggil Bu-

pati melalui surat resmi pada Kamis (8/12) lalu. ‘’Satu tahun saya dalam tekanan mental dan batin karena dikucilkan, kewenangan dipangkas. Setiap kegiatan tidak pernah diundang. Jajaran SKPD saya yakin prihatin. Namun, mereka tidak berdaya. Sementara bila kemarin Bupati mengatakan SKPD takut pada saya, saya kira justru sebaliknya SKPD takut sama beliau,’’ sindirnya. Dalam kondisi tersebut, Gus Gaga mengaku tidak melakukan perlawanan lantaran tidak ingin mengganggu jalannya birokrasi di Pemkab Gianyar. Namun setelah dilayangkannya SK pembebastugasan, ia menegaskan akan melakukan perlawanan. Sebab, ia tidak ingin modus seperti ini dilakukan kepala daerah terhadap pejabat lainnya di lingkungan pemerintah. ‘’Sebagai lulusan Pamong Praja dan Aparatur Sipil Negara, saya akan melawan segala bentuk politisasi birokrasi seperti ini. Saya tidak boleh menyerah agar tidak menjadi preseden buruk bagi pejabat lain di lingkungan Pemda Gianyar, bahkan di seluruh Indonesia,’’ tegasnya. Gus Gaga juga menyebut

pembebasan tugas ini bukan masalah kepegawaian tetapi lebih pada unsur politis. Seorang pejabat di lingkungan Pemkab Gianyar disebut pernah melakukan komunikasi agar ia menandatangai pernyataan tidak maju Pilkada 2018. ‘’Dua kali ada utusan menemui saya meminta agar tidak maju dalam pilkada. Saya alumni Pamong Praja, pantang bagi saya melakukan transaksi jabatan karena politik. Kalau Bupati ingin saya berhenti, berhentikan

saja saya sesuai aturan,’’ tegasnya. Gus Gaga mengungkapkan, Bupati Agung Bharata sempat mendorong Gus Gaga maju Pilkada 2018 berpaket dengan Cokorda Ngurah Suyadnya alias Cok Wah. ‘’Meski demikian perjalanannya, saya tegaskan, selama saya jadi sekda, saya tidak akan maju pilkada. Saya lebih memilih fokus bekerja menjalankan birokrasi memberi pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat,’’ tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

BERPAMITAN - Sejumlah anggota Satpol PP Gianyar berpamitan dengan I.B. Gaga Adi Saputra di kediamannya di Jalan Ken Dedes, Gianyar, Senin (12/12) kemarin.

Bali Post/nik

BERSIHKAN LINGKUNGAN - Anggota Kodim 1616/ Gianyar bersama warga saat membersihkan lingkungan Pura Pucak Bukit Langkian, Banjar Bukit Batu Kelurahan Samplangan.

TNI Bantu Warga Jaga Kebersihan Pura

Gianyar (Bali Post) Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika 2016 di Kabupaten Gianyar, jajaran Kodim 1616/Gianyar menggelar karya bakti membersihkan lingkungan di Pura Pucak Bukit Langkian, Banjar Bukit Batu Kelurahan Samplangan, Gianyar, Minggu (11/12) lalu. Selain sebagai bentuk peduli lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. Kasdim Gianyar Mayor Inf. Wayan Suwitantra memaparkan bahwa kegiatan karya bakti yang dilaksanakan bersama warga Banjar Bukit Batu merupakan implementasi dari keterkaitan TNI AD dengan masyarakat. ‘’Kegiatan ini kita lakukan dalam membantu masyarakat serangkaian memperingati Hari Juang Kartika tahun 2016,’’ jelasnya seizin Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Berto S.P. Capah. Aksi sosial bersama puluhan warga ini diselenggarakan sejak Minggu pagi. Bersama puluhan warga baik anak-anak maupun dewasa, anggota TNI turut serta membersihkan areal pura. Aksi ini pun menuai apresiasi masyarakat. ‘’Bantuan TNI sangat besar. Tidak hanya membantu menjaga kebersihan tetapi yang paling terlihat adalah membantu penanaman padi,’’ ucap Bendesa Adat Bukit Batu I Ketut Linggih. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167

SIDAK - Sejumlah petugas Polres Gianyar saat sidak di salah satu penginapan.

Operasi Pekat, Polisi Amankan Pasangan Selingkuh

Gianyar (Bali Post) Serangkaian Operasi Pekat Agung 2016, jajaran Polres Gianyar menciduk tiga pasangan mesum di salah satu penginapan di seputaran Desa Belega Kecamatan Blahbatuh, Senin (12/12) kemarin. Salah satu dari pasangan itu pun diduga PNS. Selanjutnya, pasangan tanpa hubungan suami istri ini digiring ke Mapolres Gianyar. Informasi dihimpun, sidak dengan menyasar penginapan di wilayah hukum Polres Gianyar ini sudah berulang kali dilakukan jajaran kepolisian. Dalam sidak siang kemarin, polisi yang dikomando Kasatgas Intelijen Iptu Gst. Nyoman Suweca dan Kasatgas Preventif Ipda I Made Sariasa menyasar penginapan yang ada di seputaran Desa Belega. Dari penyisiran di pengi-

napan tersebut, petugas menemukan tiga pasangan tanpa hubungan suami istri sedang bercumbu di dalam kamar. Mereka selanjutnya digiring ke Unit PPA Polres Gianyar untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Kabag Ops. Polres Gianyar Kompol Ketut Dana membenarkan adanya penangkapan tiga pasangan selingkuh di penginapan tersebut. Pasangan ini terjaring Operasi Pekat Agung 2016 yang sudah diselenggarakan sejak 2 Desember lalu. ‘’Mereka yang ditangkap ini beberapa dari Tabanan, Penatih, Blahbatuh, dan Pejeng. Infonya salah satunya memang ada bertatus PNS, tapi saya masih menunggu rekapan data operasi ini,’’ ucapnya. (kmb35)

Sepeda Motor Dilarikan, Siswa SMK Lapor Polisi

Gianyar (Bali Post) Aksi penggelapan sepeda motor dilaporkan oleh seorang pelajar SMK PGRI 1 Gianyar ke Mapolres Gianyar, Senin (12/12) kemarin. Korban bernama Kadek Kertayasa (17) mengaku sepeda motor Kawasaki KLX DK 5515 LZ miliknya dilarikan oleh terlapor berinisial S. Kasus ini masih didalami Unit Reskrim Polres Gianyar. Kertayasa yang ditemui saat melapor menyebutkan, aksi penggelapan sepeda motor ini terjadi pada 28 November lalu. Ketika itu, terlapor yang juga indekos di Jalan Ken Arok, lingkungan Candi Baru mengambil kunci motor miliknya yang diletakkan di dekat jendela. ‘’Waktu itu saya baru bangun, lalu dia ambil kunci dan bawa motor saya. Padahal, saya mau sekolah,’’ ucap Kertayasa didampingi ayahnya, Jero Mangku Komang Polos (44).

Bali Post/nik

Kala itu, terlapor beralasan meminjam motor untuk menjual biawak yang ditangkap dekat sungai. Korban pun tidak menaruh curiga lantaran sebelumnya terlapor memang pernah meminjam motornya. Namun kali ini setelah dipinjam, terlapor tak kunjung kembali. Kertayasa mengaku sempat melakukan pencarian selama dua minggu ini namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dia memilih melapor ke Mapolres Gianyar. ‘’Lama saya takut bilang sama orang tua. Akhirnya, saya terus terang sama bapak kalau motor dibawa lari,’’ ungkapnya. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana mengatakan, polisi akan secepatnya melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Pihaknya juga telah mendapatkan laporan mengenai ciri-ciri terlapor. ‘’Kita masih menyelidiki kasus ini. Sementara ini kita mencari terlapor,’’ katanya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Selasa Paing, 13 Desember 2016

Porsenides Akah Libatkan 150 Peserta Semarapura (Bali Post) –

Porsenides (Pekan Olahraga dan Seni Desa) Akah dimulai, Minggu (11/12) lalu. Kegiatan dibuka di Kantor Balai Desa Akah, Kecamatan Klungkung, oleh Bupati I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Bupati Made Kasta, Camat Klungkung I Komang Gde Wisnuadi dan Perbekel Desa Akah Nyoman Sujati. Ketua Panitia Dewa Ketut Alit dalam sambutannya menyatakan tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas masyarakat, khususnya generasi muda dalam bidang seni dan olahraga. Porsenides merupakan ajang menggalang rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Desa Akah berlandaskan filosofi Tri Hita Karana, saling asah, asih, asuh dan selulung sebayataka. Kegiatan berlangsung selama tiga hari sampai 13 Desember 2016. Peserta terdiri atas 150 atlet dan seniman asal enam banjar dinas. Olahraga yang dipertandingkan antara lain tarik tambang, bulu tangkis, tenis meja dan catur, sedangkan dalam bidang seni dilombakan merangkai gebogan (buah dan janur), senam kader posyandu, busana ke pura, tari pendet, nyurat aksara Bali dan utsawa dharma gita. Bupati Klungkung sangat mengapresiasi Porsenides ini. Menurutnya Porsenides ini merupakan pondasi dasar dari seluruh pelaksanaan kegiatan olahraga yang ada di Kabupaten Klungkung. “Dari Porsenides ini harus ada evaluasi yang jelas, baik itu bidang olahraga maupun seni. Jaga semangat dan sportivitas yang tinggi dalam mengikuti lomba serta persatuan dan kesatuan di desa,” kata Suwirta. (dwa) BINA - Binmas Polres Klungkung membina kelompok pengumpul batu sikat di Pantai Watu Klotok, Gelgel.

Bali Post/dwa

PEMBUKAAN – Acara pembukaan Porsenides Akah.

Telepon Penting kLUNGKUNG

Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan Polsek Nusa Penida

(0366) 23180 (0366) 5382838

Bali Post/dwa

Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Paham Radikal Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada kelompok pengumpul batu sikat di Pantai Watu Klotok, Gelgel, Senin (12/12) kemarin. Program untuk menangkal masuknya gerakan radikalisme dan terorisme ini diberikan Kasat Binmas Polres Klungkung AKP I Nengah Merta, didampingi dua personelnya. Binluh dilaksanakan terkait dengan Operasi Bina Waspada Agung 2016 yang digelar Polres Klungkung. Kegiatan ini bertujuan menjalin komunikasi dengan masyarakat kelompok pengumpul batu sikat agar selalu mewaspadai

gerakan radikalisme dan terorisme serta tindakan kriminal lainnya. Merta menyampaikan, gerakan radikalisme dan terorisme perlu diwaspadai seluruh lapisan masyarakat, terlebih yang mencari nafkah di pesisir

pantai seperti Pantai Watu Klotok. Sebab, besar kemungkinan pantai dipakai sebagai jalur penyeberangan keluar masuknya orang maupun barang yang berkaitan dengan radikalisme dan terorisme. “Masyarakat terutama para

pengumpul batu sikat jangan terpengaruh oleh paham radikalisme dan terorisme,” tuturnya. Pihaknya juga meminta partisipasi kelompok pengumpul batu sikat dalam ikut menjaga kamtibmas. Mereka diharapkan dapat memberikan informasi kepada kepolisian terdekat bila melihat atau mengetahui hal mencurigakan di lingkungan pekerjaan atau tempat tinggalnya. Selain memberikan pembi-

naan dan penyuluhan, Kasatbinmas bersama anggota juga melaksanakan kegiatan sambang ke buruh angkut, para penumpang, termasuk kru boat Gangga Express yang ada di Pelabuhan Tri Buana, Desa Kusamba. Dalam kegiatan sambang ini, mereka juga mengimbau masyarakat agar ikut berperan aktif dalam mencegah dan menangkal masuknya paham radikali dan teroris ke wilayah Klungkung. (dwa)

Video Porno ”Lia Cabe Klungkung”

Pemeran Utama Diamankan, Pengunggah Diburu Semarapura (Bali Post) –

Polres Klungkung berhasil mengungkap kasus video porno “Lia Cabe Klungkung” di chanel You Tube yang sempat menghebohkan warga. Setelah melakukan penyelidikan selama 24 jam, anggota Satuan Reskrim Polres di bawah komando AKP Wiastu Andri Prajitno sukses mengungkap identitas wanita yang berperan dalam video tersebut. Wanita tersebut diketahui berinisial RA (22) dan tinggal di Klungkung. RA juga diketahui bekerja sebagai karyawan di salah satu kompleks pertokoan di Kota Semarapura. Polisi yang telah mengetahui identitasnya, telah mengamankan RA ke Mapolres untuk dimintai keterangan, Senin (12/12) kemarin. RA dimintai keterangan oleh petugas sejak pagi hari. Berpakaian kemeja putih, wanita berparas ayu ini menjalani pemeriksaan di ruang Kasat Reskrim. Akan tetapi AKP Wiastu Andri belum mau menjelaskan lebih jauh kasus tersebut. Ia hanya mengatakan wanita yang diperiksa adalah pemeran dalam video porno tersebut. Si wanita telah mengakui bahwa yang ada di video itu adalah dirinya. “Orang yang ada di video tersebut sudah kami amankan. Memang benar dia dari Klungkung. Saat ini kami masih periksa saksi dan klarifikasi orang yang diduga ada pada video itu. Kalau memang terbukti, dapat dikenakan sangkaan pasal UU ITE dan Pornografi,” ujar Wiastu Andri. Informasi yang diperoleh di Mapolres, RA tidak hanya mengakui dirinya yang menjadi pemeran wanita dalam video tersebut, tetapi juga membuat video itu sendiri. Pihak yang mengunggah video porno tersebut disebut-sebut bukan RA, melainkan mantan pacarnya karena motif sakit hati. Polres masih memburu mantan pacar RA yang diketahui berada di Klungkung untuk dimintai keterangan. Video porno “Lia Cabe Klungkung” di chanel You Tube sempat beredar dan menghebohkan warga Klungkung. Video diunggah dalam delapan bagian yang masing-masing tayangan berdurasi sekitar 16 detik. Video ini diketahui diunggah empat hari lalu oleh pemilik akun You Tube bernama Rika April. Baru tiga hari diunggah, video porno tersebut setidaknya sudah

ditonton ratusan kali dan di-subscribe oleh 35 pemilik akun You Tube. Setelah tiga hari beredar, akun tersebut akhirnya diblok pada Minggu (11/12) malam. (kmb)

Bali Post/dwa

BUKA FESTIVAL - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka Festival Nyastra Bali di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya.

Festival ”Nyastra’’

Bangkitkan Minat pada Aksara Bali Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/kmb

VIDEO - Video porno dengan judul “Lia Cabe Klungkung” di You Tube banyak ditonton warga melalui HP.

Kasat Pol Air Dimutasi ke Polda

Semarapura (Bali Post)

Serah terima jabatan di lingkungan Polri merupakan upaya dinamisasi, pengembangan karier dan penyegaran. Hal ini dikatakan Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi saat serah terima jabatan (sertijab) di Mapolres, Sabtu (10/12) lalu. Kasat Polisi Air Polres Klungkung AKP I Putu Ardana, S.H., digantikan posisinya oleh AKP Nyoman Arnawa yang sebelumnya menjabat Kanit Sabhara Polsek Nusa Penida. Putu Ardana selanjutnya menjabat sebagai Kasubag Anev Bin Ops Dit Res Krimsus Polda Bali. Kapolres Arendra mengharapkan pejabat yang baru dapat mencetuskan ide-ide baru dan mampu menciptakan langkah-langkah terobosan kreatif dan inovatif dalam menjalankan Satuan Pol Air untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dari waktu ke waktu. “Jabatan merupakan

suatu amanah dari Tuhan Yang Maha Esa serta kepercayaan dari pimpinan Polri. Oleh karena itu, tingkatkan kinerja dan kemampuan diri, sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” sebutnya. Serah terima jabatan Kasat Pol Air Polres Klungkung ditandai pelepasan dan pemasangan tanda pangkat, penyematan tanda jabatan kepada pejabat

yang lama dan yang baru, penandatanganan berita acara serah terima jabatan serta pengucapan sumpah jabatan kepada pejabat yang baru. Acara sertijab dihadiri Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta, para kabag, kasat, Kapolsek, Ketua Bhayangkari Cabang Klungkung Nyonya Diah Arendra Wahyudi beserta pengurus Bhayangkari Cabang Klungkung. (dwa)

Bali Post/dwa

SERTIJAB – Acara sertijab di Mapolres Klungkung, Sabtu (10/12) lalu.

Penyuluh Bahasa Bali menggelar Festival Nyastra Bali di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Minggu (11/12) lalu. Festival dibuka Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, didampingi Kepala Seksi Adat Istiadat dan Tradisi Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Adnyana, Wakil Ketua DPRD Klungkung I Made Arianta dan SKPD terkait di lingkungan Pemkab Klungkung. Ketua Panitia I Gede Bismantara dalam laporannya menyampaikan, Festival Nyastra Bali adalah salah satu acara

yang dilaksanakan oleh Penyuluh Bahasa Bali untuk mengevaluasi bentuk kelompok belajar dari masing-masing sekolah atau desa setempat. Penyuluh Bahasa Bali mengadakan ini agar bisa membangkitkan semangat generasi penerus untuk mempelajari bahasa, aksara dan sastra Bali. Acara Festival Nyastra Bali diikuti siswa-siswi kelas IV sampai VI atau anak-anak SD berusia 8-12 tahun se-Kabupaten Klungkung dan sekolah madrasah dari Kampung Gelgel. Festival dilaksanakan bersamaan di seluruh kabupaten dan kota yang ada di Bali. Acara di Klungkung diikuti 1.103 peserta.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan Festival Nyastra Bali ini, karena ada beberapa peserta dari umat muslim yang artinya Kabupaten Klungkung sudah menjadi satukesatuan. Kegiatan ini termasuk salah satu program Gema Santi, yaitu melestarikan adat budaya Bali yang ada di Klungkung. Bupati Suwirta berharap generasi penerus tidak kehilangan kebudayaan Bali. Menurutnya, Kabupaten Klungkung mempunyai misi melestarikan adat dan budaya Bali yang artinya budaya Bali tidak boleh luntur dari nilainilai budaya. (dwa)


Selasa Paing, 13 Desember 2016

Tersetrum Listrik, Nenek Tewas

Singaraja (Bali Post) Ni Made Damping (60), nenek asal Banjar Dinas Mekar Sari Desa Panji Kecamatan Sukasada, Buleleng, tewas tersengat listrik. Kejadiannya bermula ketika korban hendak membawa rumput dengan cara menjunjung untuk ternaknya, Minggu (11/12) pukul 09.00 wita. Mengetahui akan turun hujan, ia bergegas dari tegalan menuju rumah. Namun tiba-riba di tengah jalan, rumput yang dijunjung tersangkut kabel listrik. Nenek Damping berupaya menyingkirkan kabel listrik tersebut dengan sabit. “Korban yang bermaksud menyingkirkan kabel di atas kepala dengan mengambil sabit untuk melepas kabel dan mengibasnya sehingga malah

kesetrum listrik,” ujar Kapolsek Sukasada, Kompol I Gde Arya Wibawa, seizin Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Senin (12/12) kemarin. Anggota Polsek Sukasada mendengar laporan warga dan bergerak melakukan evakuasi korban. Pemeriksaan dilakukan ternyata listrik mengenai beberapa tubuh korban. “Korban menderita luka bakar di jari telunjuk dan ibu jari kanan. Selain itu, jari manis sebelah kiri yang terlihat menggunakan cincin juga terbakar,” imbuhnya. Peristiwa itu mengejutkan pihak keluarga. Setelah diberikan pemahaman kronologis kena kabel strum, keluarga mengikhlaskan kepergian korban dan dianggap sebagai sebuah musibah. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Surapati Kelurahan Kampung Baru, atau persisnya di depan Polsek Kota Singaraja, Minggu (11/12) pukul 09.00 wita. Kejadian bermula ketika pengendara Vario DK 7579 UU, Angga (21), alamat Pulau Belitung No. 28 RT 004 RW 001 Kelurahan Kampung Baru melaju di jalan tersebut, lalu menabrak pengendara sepeda dayung Nengah Rida (70) alamat Jalan Pulau Selayar Kelurahan Taman Sari, Singaraja. Kasubag Humas Polres Buleleng AKP. Nyoman Suartika seizin Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. menjelaskan, pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi lalu menabrak kakek yang menuntun sepeda dayung ketika hendak

menyeberang jalan. “Kecelakaan tidak bisa dihindari,” jelas Suartika, Senin (12/12) kemarin. Laporan Polisi No. LP/17.02/318/XII/2016/ Lantas/Res Buleleng, 11 Desember 2016, terlapor dan korban sama-sama dilarikan aparat ke RSU Kertha Usadha. Nengah Rida tidak terselamatkan dan meninggal dunia setelah mengalami luka robek pada dahi, keluar darah dari telingga, mulut, serta luka robek di punggung kanan. Sementara itu, Angga mengalami lecet pada alis mata, bengkak mata kiri, lecet pipi, telinga kiri, lecet kedua lutut, betis dan juga di jari kaki kanan. “Polisi masih akan melakukan pemeriksaan terhadap terlapor dan saksi-saksi di sekitar kejadian,” imbuhnya. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Program yang menggabungkan antara penanaman padi dengan budi daya ikan air tawar (mina padi) digulirkan sejak beberapa tahun di Buleleng. Program itu dikembangkan petani di Subak Manuksesa, Desa Bebetin Kecamatan Sawan. Hasilnya, petani tidak saja mendapatkan padi, tetapi juga tambahan penghasilan dari penjualan ikan air tawar. Petani di subak ini memelihara ikan air tawar berbagai jenis di dalam petak sawah. Bibit ikan air tawar seperti karper, nila, dan ikan air tawar lainnya merupakan bantuan dari pemerintah daerah. Untuk bisa memelihara ikan air tawar, pola tanam padi menggunakan sistem tandur jajar legowo dua satu (jarwo). Selain meningatkan produktivitas padi, pola tanam ini sangat cocok untuk memelihara ikan air tawar karena setiap petak sawah dibuat baris kosong difungsikan sebagai kolam untuk pembesaran ikan. Salah seorang anggota subak Nyoman Budisma akhir pekan lalu menuturkan, sejak diajarkan men-

coba pola budi daya mina padi, dirinya mendapat keuntungan dalam mengelola usaha tani. Jika sebelumnya hanya mendapat hasil menjual gabah, kini dia memperoleh hasil penjualan ikan. Untuk satu pekat sawah saja, produksi ikan yang diperolehnya mencapai 100 kilogram. Selain itu, pola penanaman padi dengan model jajar legowo dua satu, memudahkan untuk pemupukan dan sinar matahari lebih banyak bisa diserap oleh tanaman, sehingga menambah produksi gabah. “Hasilnya cukup bagus dan kalau dulu hanya bisa jual gabah, sekarang kami mendapat hasil tambahan dari menjual ikan,” katanya. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Nyoman Swatantra mengatakan, program mina padi digulirkan bersama Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla). Distanak fokus dalam pendampingan pola tanam padi dan Diskanla membina petani dalam membudidayakan ikan air tawar. Selain di Bebetin ada kelompok subak di desa lain juga menerapkan pola mina padi. Dengan keberhasilan yang sudah dicapai itu, pihaknya bersama Diskanla ke depannya akan terus menambah subak-subak lain di Buleleng agar menerapkan mina padi. “Sawah yang memiliki ketersedian sumber air irigasi mencukupi akan terus kita sasar dan mengarahkan petani untuk mencoba program mina padi yang sudah banyak memberikan hasil positif bagi petani itu sendiri,” jelasnya. (kmb38)

Menyeberang, Kakek Ditabrak Motor

BULELENG

11

Hari Ini, Pengundian Nomor Urut

KPU Tetapkan Dua Paslon

Singaraja (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng akhirnya menetapkan Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (Surya) sebagai pasangan calon bupati/wakil bupati melalui SK No. 149/KPTS/KPU-Kab016.433727/Tahun 2016. KPU memastikan tidak ada calon tunggal pada Pilkada Buleleng. Keputusan KPU Buleleng itu berisi penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati yang memenuhi syarat pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng 2017, berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Surabaya Perkara No. 5/G. Pilkada/2016/PT TUN. Sby.

“KPU Buleleng melakukan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng tahun 2017. Paslon yang akan mengikuti Pilkada Buleleng ada dua yaitu Putu Agus Suradnyana, S.T. - dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) diusulkan PDI-P dan NasDem dan paslon dari jalur perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya (Surya),” ujar Ketua KPU Buleleng Gede Suardana Senin (12/12) kemarin. Suardana menyampaikan, masa kampanye kedua paslon akan dilakukan mulai Jumat, 16 Desember 2016 sampai dengan 12 Februari 2017. Pada masa sisa waktu jeda KPU Buleleng akan

melakukan rapat internal dan rapat koordinasi bersama kedua paslon. “Tahapan pengundian nomor urut akan dilakukan Selasa besok (hari ini -red) pukul 10.00 wita di Gedung Wanita Laksmi Graha. Setelah pengundian nomor urut, baru kita lakukan deklarasi pilkada berintegritas pada Jumat (16/12) depan,” paparnya. Sementara mengenai alat peraga, lanjut Suardana, akan kembali dikoordinasikan, diawali rapat internal. Rapat pleno hanya dihadiri paslon Surya yang tiba pukul 14.46 wita, sedangkan paket PAS-Sutjidra absen diwakili tim pemenangannya Gusti Made Artana dan Dewa Ketut Suardipa. “Kebetulan beliau (PAS-Sutjidra

Bali Post/dok

Singaraja (Bali Post) Sejumlah batang pohon yang hanyut saat banjir di Sungai (Tukad -red) Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, menghalangi aliran air di kawasan tersebut. Khawatir memicu air sungai meluap saat hujan, batang pohon tersebut dievakuasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Upaya ini didukung aparat setempat bersama warga. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Made Subur, Senin (12/12) kemarin, men-

gatakan, batang pohon yang dievakuasi itu diameternya rata-rata 80 centimeter

hingga satu meter. Jika hal itu dibiarkan, dikhawatirkan akan menghalangi

Bali Post/ist

EVAKUASI - Sejumlah batang pohon berukuran besar yang menghalangi aliran air di Sungai Penyabangan, Kecamatan Gerokgak dievakuasi oleh petugas posko siaga bencana alam bersama aparat dan warga desa.

Bali Post/kmb34

PASLON - Paket Surya bersama Ketua KPU Buleleng Gede Suardana dan Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani, usai rapat pleno penetapan paslon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng tahun 2017, Senin (12/12) kemarin.

aliran air saat hujan dan bisa saja memicu air sungai meluap. “Setelah kita pantau pascabanjir, rupanya sungai itu dipenuhi batang pohon gelondongan dan ini bisa saja akan memicu meluapnya air karena tertahan oleh batang pohon besar,” katanya. Menurut Subur, BPBD menerjunkan sejumlah personel posko siaga bencana alam untuk mengevakuasi batang pohon tersebut. Dengan menggunakan chain saw, batang pohon itu dipotong berukuran pendek. Setelah berhasil dipotong, kayu itu kemudian ditumpuk di pinggir sungai. “Ini semua kami lakukan murni untuk pengabdian dan misi sosial untuk mencegah jangan sampai air sungai kembali meluap, hingga mengganggu kenyamanan warga di dekat sungai,” jelasnya. Di sisi lain, Subur mengaku batang pohon yang berhasil dipotong itu sepenuhnya diserahkan kepada desa. Terkait kayu akan diolah atau diambil oleh warga, pihaknya menyerahkan kepada aparat

Penting, Peran Penyuluh Bahasa Bali

Singaraja (Bali Post) Peran penyuluh bahasa Bali di setiap daerah amat penting. Bukan sekadar memberi materi mata pelajaran, tetapi sekaligus membentuk karakter anak. Demikian disampaikan Kadis Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Putu Beratha, Minggu (11/12). Dikatakannya, kehadiran penyuluh bahasa Bali berperan strategis dalam pelestarian bahasa Bali. Aksara Bali perlu dipahami dan diimplementasikan oleh penyuluh dalam dunia pendidikan. “Namun, secara informal penyuluh bahasa Bali masih ada di desa-desa. Tulisan atau aksara Bali sesuatu yang tidak akan punah. Sebab, semua aktivitas agama, adat budaya di Bali, itu selalu disertai tulisantulisan aksara Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali, I Nyoman Suka Ardiyasa, menambahkan, pemerintah sudah mengupayakan perekrutan kembali tenaga penyuluh bahasa Bali, guna pemerataan pembinaan bahasa Bali. “Ada di awal 716 desa dinas di seluruh Bali dan itu sudah direkrut (penyuluh bahasa Bali). Nah ternyata terdapat 65 orang penyuluh bahasa Bali mengundurkan diri dan itu paling banyak terdapat di Jembrana serta Buleleng. Jadi, sekarang 65 desa masih kosong penyuluh, padahal tadinya kami ingin serempak ada 716 penyuluh di seluruh Bali,” tambahnya. Suka Ardiyasa menambahkan, penyuluh bahasa Bali tersebut berstatus tenaga kontrak di bawah Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. “Jadi,

gajinya standar pegawai kontrak provinsi. Penyuluh bahasa Bali memiliki program besar bersama atau program lain semisal ngayah di pura, pesanthian, menyalin awig-awig ke aksara Bali dan lain sejenisnya,” paparnya. Apa kendala generasi muda tampil sebagai penyuluh bahasa Bali? Suka memerhatikan, belakangan sudah ada hampir 7.000 lulusan bahasa Bali di beberapa jurusan di kampus tersebar di Bali. Potensi besar awalnya tidak sebanding peluang kerja di lapangan. Ke depan, hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai klasifikasi asal dan lokasi tinggal penyuluh tidak terlalu berjauhan. Misalnya asal penyuluh dari Kabupaten Karangasem, tetapi dipekerjakan di Kecamatan Gerokgak

desa. Apalagi, asal muasal kayu itu tidak diketahui secara pasti. “Kalau diolah mungkin tidak bisa kecuali dijadikan kayu bakar. Kami serahkan kepada desa dan masalah apakah kayu itu dari hutan kami belum bisa pastikan, yang jelas kami hanya mengevakuasi jangan sampai memicu bencana air sungai meluap. Itu saja,” imbuhnya. Untuk diketahui, air Sungai Penyabangan meluap hingga merendam badan jalan Dusun Tri Amerta Desa Penyabangan. Volume air yang begitu besar meluap setelah sebelumnya hujan deras. Air dengan mudah meluap hingga melewati penguat tebing sungai yang telah dipasang oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Pascabanjir itu, alur sungai yang Januari 2016 lalu sempat dilanda banjir bandang, batu berukuran besar hingga batang pohon menghalangi alur sungai. Menghindari air sungai kembali meluap, BPBD mengevakuasi batang pohon tersebut. (kmb38)

Kabupaten Buleleng, tentu dianggap kurang relevan alias tidak sebanding penghasilan yang akan didapat. Perekrutan penyuluh untuk lulusan bahasa Bali dan sastra Jawa Kuno, rencananya dibuka Maret-Mei 2017 mendatang. “Sebanyak 7.000 lulusan sejatinya berpeluang besar melestarikan bahasa Bali. Akam tetapi, di awal peluang kerja penyuluh hampir tidak ada, akhirnya mereka bekerja di luar bidang bahasa Bali. Nah sekarang lewat adanya peluang kerja penyuluh bahasa Bali ini mampu sebagai angin segar untuk para lulusan,” tandasnya. Bali Post/kmb34 (kmb34) I Nyoman Suka Ardiyasa

Festival ’’Nyastra’’

Lestarikan Bahasa dan Aksara Bali

Singaraja (Bali Post) Festival Nyastra Bali 2016 dilangsungkan di Bali melibatkan ribuan siswa kelas IV sampai VI Sekolah Dasar (SD) di seluruh Bali. Festival ini digelar dalam rangka pelestarian seni budaya Bali, khususnya bahasa Bali. Pemerintah melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Bali menyambut positif dibukanya

festival oleh penyuluh bahasa Bali, salah satunya terpusat di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. Kadis Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Putu Beratha, mengatakan, Festival Nyastra Bali berlangsung serentak di delapan kabupaten dan Kota se-Bali. Peserta hadir tidak hanya mengikuti lomba, tetapi belajar menge-

nal bahasa, aksara dan sastra Bali secara bergembira. “Ini sebagai proses bahwa penyuluh bahasa Bali sudah bisa menyampaikan apa yang mereka lakukan selama ini. Antusias peserta luar biasa melestarikan aksara termasuk sloka. Ini pertama kali dilakukan dan didukung bendesa, perbekel hingga pemerintah di daerah,” ujarnya

Lintas ’’Paruman’’ Sulinggih SEBANYAK 70 sulinggih di Buleleng mengikuti paruman yang dipusatkan di Wantilan Pura Agung Jagat Natha, Singaraja, akhir pekan lalu. Paruman ini membahas sejumlah isu dan persoalan terkait upakara dan upacara yadnya Hindu.Ketua PHDI Buleleng Dewa Nyoman Suwardana mengatakan, paruman ini sebagai ajang komunikasi antarsulinggih. Materi yang dibahas seperti makna upacara yadnya dibawakan oleh Ketua Paruman Sulinggih Ida Bhagawan Dwija Warsa Wiswa Putra, kebijakan pemerintah dalam membangun keyakinan umat dengan memanfaatkan griya sebagai pusat pasraman oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Buleleng, I Made Jendra. Sementara itu Gede Marayana membahas padewasaan, karena banyak sulinggih masih beda tafsir terhadap harihari yang diperbolehkan atau larangan dalam melakukan aktivitas yadnya. (kmb38)

besok, masyarakat yang mendukung PAS-Sutjidra akan ikut berpartisipasi cukup banyak,” ucapnya. (kmb34)

Pascabanjir, Sejumlah Batang Pohon Dievakuasi

Petani di Bebetin Kembangkan Mina Padi

Nyoman Swatantra

-red) ada jadwal ke luar daerah. Saya kira tidak ada masalah, dan untuk pengundian nomor urut Selasa

Bali Post/kmb34

NYASTRA - Festival nyastra Bali di Kabupaten Buleleng berlangsung Minggu (11/12), di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja.

Minggu (11/12). Keberadaan penyuluh bahasa Bali diperlukan untuk melestarikan seni budaya dan aksara Bali. “Penguasaan bahasa, aksara, dan sastra Bali amat penting dalam pembentukan identitas atau karakter masyarakat Bali,” ucapnya. Ketua Festival Nyastra Provinsi Bali, Ida Bagus Paramita, menyampaikan, penyuluh Bahasa Bali akan mengevaluasi pelaksanaan nyastra Bali, ke depannya menuju festival yang lebih bermanfaat untuk generasi muda. “Kegiatan Festival Nyastra Bali akan dievaluasi dan untuk dapat dilakukan berkesinambungan,” tuturnya didampingi Ketua Festival Nyastra di Kabupatan Buleleng, Putu Pertama Yasa. Sementara itu, Ketua Penyuluh Bahasa Bali tingkat Provinsi Bali, I Nyoman Suka Ardiyasa, menuturkan, generasi muda Bali idealnya mampu memahami bahasa dan aksara Bali sebagai warisan leluhur. Di tengah perkembangan zaman aksara

Bali, tidak boleh luntur, tapi harus tetap lestari. “Bahasa atau aksara Bali merupakan akar dari budaya Bali. Seiring perkembangan zaman, maka penyuluh memiliki program penting untuk membangkitkan kembali nyastra Bali di kalangan anak-anak muda,” tuturnya. Festival nyastra di seluruh kabupaten/kota di Bali mencapai 7.177 peserta antara lain, Kabupaten Buleleng dipusatkan di Gedung Kesenian Gde Manik 1.300 peserta, Kabupaten Badung di Jaba Pura Lingga Bhuana Puspem Badung 1.220 peserta, Kabupaten Klungkung di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya 1.013 peserta, Kabupaten Bangli di kampus IHDN Denpasar kampus Bangli 1.000 peserta, Kota Denpasar di Taman Budaya Art Centre 689 peserta, Kabupaten Tabanan di Gedung I Ketut Maria 635 peserta, Gianyar di Balai Budaya 360 peserta, Kabupaten Karangasem di Gedung UMKM 500 peserta, Kabupaten Jembrana di Gor Kresna Jvara 460 peserta. (kmb34)


JEMBRANA

12

Selasa Paing, 13 Desember 2016

’’Masatua’’ Bali Harus Digiatkan DI ERA yang semakin modern ini, muncul gejala hilangnya tradisi keaksaraan Bali baik membaca, menulis dan masatua (bercerita). Jangankan untuk aksara Bali, untuk membaca buku kini juga mulai ada tren menurun berganti melihat gadget dan menonton. Dari data yang dihimpun, di Indonesia perbandingan orang yang membaca buku setiap tahunnya hanya 0,2 buku per orang. Berbeda dengan di luar negeri jumlahnya mencapai 2-3 per orang setiap tahunnya. Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan berharap tradisi masatua (bercerita) yang biasanya disampaikan untuk anak-anak menjelang tidur perlu dibangkitkan lagi. Begitu pula dengan menulis, Kembang menyebutkan sejak duduk di

DPRD Jembrana tahun 2004 lalu, seluruh kegiatan dan aspirasi masyarakat ia tulis dalam buku agenda. Itu dilakukan Kembang hingga menjadi Wakil Bupati sekarang ini. Tokoh pemuda di Jembrana ini mengajak seluruh kom-

ponen masyarakat di Jembrana untuk membangkitkan kembali kegiatan membaca dan menulis. ‘’Sesepuh kita dulu mengatakan, hidupkan diri kita dengan sastra. Jadi betapa pentingnya sastra itu bagi kehidupan manusia, untuk itu tradisi yang kita war-

isi jangan ditinggalkan,’’ kata Wabup Kembang di hadapan para peserta Festival Nyastra Bali akhir pekan lalu. Dia juga mengatakan terus mengasah kemampuannya dengan membaca buku. ‘’Saya memiliki perpustakaan pribadi di rumah, tetapi buku-bukunya didominasi dengan buku-buku Bung Karno,’’ tambahnya. Kegiatan Nyastra Bali ini diikuti siswa Sekolah Dasar kelas IV, V dan VI sebanyak 403 orang. (olo)

Terminal Negara akan Dipindah di Kaliakah Negara (Bali Post) – Terminal Umum Negara yang saat ini berada di jantung kota Negara akan dipindah di pinggiran kota masuk Desa Baluk Kecamatan Negara. Lahan seluas kurang lebih satu hektar di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, Desa Baluk telah dibeli tahun ini. Diharapkan dengan dipindahkannya terminal penumpang ini penataan lalu lintas lebih tertib. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Hubkominfo) Jembrana I Gusti Bagus Putra Riyadi, Senin (12/12) kemarin, mengatakan terminal nantinya akan dipindah di tempat yang lebih representatif. ‘’Tahun ini kita sudah mendapatkan lahan di dekat perempatan Kaliakah, di pinggir jalan DenpasarGilimanuk. Tahun depan lanjut pemadatan lahan,’’ ujar mantan Camat Jembrana ini. Rencananya terminal yang dibangun di pinggiran kota itu tipe C atau standar kabupaten. Namun, setiap bus atau kendaraan umum baik Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) akan masuk terminal. Setiap bus sesuai Kartu Pengawasan (KP) akan masuk dalam terminal. Rencananya tahun depan lahan untuk terminal penumpang ini sudah mulai dibangun dengan sejumlah fasilitas. ‘’Untuk awalnya lahan diuruk dan pemadatan, serta pembangunan pagar alas,’’ tambah Putra Riyadi. Sementara untuk areal terminal umum yang ada saat ini akan digunakan untuk lahan parkir Pasar Umum Negara. Selama ini areal Terminal Umum Negara itu memang jarang dilalui dan hanya menjadi perlintasan bus-bus terutama AKAP. Karena terbatasnya lahan, sejumlah fasilitas baik areal parkir roda dua maupun roda empat juga terbatas. Bahkan terminal tersebut berfungsi ganda. Pada malam hari digunakan untuk pasar senggol dan siang hari terminal. Lahan yang digunakan terminal penumpang ini, menurutnya, sangat representatif. Berada di pinggiran kota dan berada di jalur jalan nasional. Menurutnyan, fungsi terminal baru ini akan sama dengan Terminal Gilimanuk. (kmb26)

Dua Kasus Bansos Jasad Mrs. X Dikenali Segera Dilimpahkan Paman dan Pacarnya Made Kembang Hartawan

Negara (Bali Post) – Mayat Mrs. X tanpa kepala yang ditemukan terdampar di Pantai Gilimanuk, Sabtu (10/12) lalu, akhirnya teridentifikasi. Identitas Mrs. X yang saat ditemukan tubuhnya dalam kondisi hancur itu merupakan korban tenggelam di pantai Jember, Jawa Timur. Hal tersebut diketahui setelah ada keluarga korban, Saiful Bahri (41) dan Mohamad Tohir (24), ke Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Minggu (11/12) sore. Dari laporan tersebut disebutkan bahwa Bahri selaku paman korban dan Tohir kakak korban menginformasikan bahwa mayat yang ditemukan itu diduga kerabat mereka ditandai dengan kaos hitam yang dikenakan. Setelah dilakukan pengecekan, kaos bertuliskan ‘’forever live’’ dikenali oleh pacar korban, Mohamad Ansori. Korban adalah Anis Marfuatin (31), mahasiswi yang beralamat di Jalan MT Haryono, Lingkungan Sumber Ketangi, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Pacar korban juga membawa kaos hitam yang sama dengan yang dipakai Mrs. X itu, karena sebelumnya kedua sejoli itu membeli kaos yang sama. Anis tenggelam saat mandi di Pantai Payangan, Jember pada Rabu (23/11) lalu sekitar pukul 11.30 WIB. Korban yang terseret arus berusaha ditolong pacarnya, namun tak terselamatkan. Pacarnya juga sempat pingsan tenggelam

Bali Post/olo

dan berhasil diselamatkan warga setempat. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya keluarga korban yang mengakui Mrs. X terdampar di Pantai Gilimanuk akhir pekan lalu. Ketiga orang tersebut selanjutnya langsung mengecek jasad Mrs. X di RSUD Negara dan memastikan memang benar korban merupakan keluarganya. Sebelumnya, jasad korban ditemukan terdampar oleh Muslimin (60), warga Lingkungan Asih, Gilimanuk yang saat itu melintasi TKP naik sepeda motor. Warga tersebut sempat curiga melihat pakaian yang terdampar di pantai belakang Monumen Operasi Lintas Laut Jawa-Bali, Lingkungan Penginuman sekitar pukul 12.30 Wita. Setelah didekati dan dilihat lebih teliti ternyata di dalam kaos berwarna hitam itu tubuh manusia tidak utuh dan terlihat tulang belulang. Dari pengecekan bagian tubuh, diketahui mayat tersebut secara keseluruhan sudah tidak utuh, termasuk tengkorak sudah terlepas. Ruas kedua tangan dan kaki juga telah hilang. Selain itu di beberapa bagian tubuh masih melekat daging dan sudah membusuk. Sementara kaos yang dikenakan masih utuh dengan bertuliskan ‘’forever live’’. Selain itu juga ditemukan bra warna merah, sehingga kuat dugaan mayat itu Mrs. X. (kmb26)

Bali Post/olo

Dibawa - Jasad Mrs. X yang sudah teridentifikasi dibawa keluarga ke Jember, Minggu malam.

proses penyidikan berkaitan dengan bansos. ‘’Satu di (desa) Asah Duren dan satu lagi di Kaliakah, yang Asah Duren dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke pengadilan,’’ ujar Kajari. Begitu juga dengan bansos di Kaliakah masih dalam tahap penyidikan. Kedua kasus bansos ini bergulir pada tahun ini. Kasus bansos provinsi tahun 2013 di Kaliakah sudah ditetapkan tersangka yakni oknum bendesa. Sejatinya, sebelum tahun 2013, desa pakraman sudah mendapatkan dana untuk perbaikan pura dan sudah rampung. Namun proposal yang diajukan tahun 2013-2014 senilai kurang lebih Rp 300 juta dan telah cair selanjutnya digunakan untuk hal lain. Sementara kasus lain di Asah Duren, terkait penyelewengan dana bantuan Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) tahun 2009. Tersangka yang mantan Ketua Gapoktan diduga menyalahkangunakan uang senilai Rp 75 juta dari bantuan Rp 100 juta. Tersangka sudah beberapa kali melakukan penarikan dan penyetoran lagi, bukan untuk kepentingan kelompok. Selanjutnya tersangka juga pernah membuat laporan palsu terkait kehilangan buku rekening tahun 2015 lalu, untuk kepentingan menarik uang Bali Post/olo tersebut. (kmb26) Kajari Jembrana Anton Delianto

Negara (Bali Post) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana saat ini menangani sejumlah kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) yang turun ke kelompok dan desa. Salah satunya, bansos yang diberikan untuk Desa Pakraman di Kaliakah, Kecamatan Negara dan dana kelompok tani di Asah Duren Kecamatan Pekutatan. Kepala Kejari Jembrana Anton Delianto belum lama ini mengatakan, sejumlah kasus korupsi yang ditangani pidsus saat ini, kini mendekati rampung. Dua di antaranya

KNPI - Bupati Jembrana I Putu Artha bersama para narasumber dalam dialog pemuda dari KNPI Jembrana.

Gugah Komitmen Kebangsaan

KNPI Jembrana Gelar Dialog Kepemudaan KOMITE Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Daerah Jembrana menggelar dialog pemuda di Aula Gedung Kesenian Bung Karno, Jumat (9/12) malam. Dialog bertemakan ‘’Komitmen KNPI dalam kebangsaan bersama seluruh pemuda’’, dibuka Bupati Jembrana I Putu Artha. Dialog dihadiri unsur pemuda di Jembrana di bawah KNPI, ormas kemasyarakatan, ormas keagamaan serta perwakilan OSIS masing-masing sekolah di Jembrana. Ketua Panitia Penyelenggara I Gede Suegardana Cita mengatakan melalui dialog ini KNPI Jembrana ingin menangkap berbagai ide serta gagasan dari pemuda yang selama ini hanya bisa disalurkan secara informal melalui media sosial. Melalui forum diskusi ini dirinya juga berharap berbagai masukan tersebut bisa ditarik benang merahnya sebagai bahan masukan segenap pemangku kepentingan di Jembrana. Sementara itu, Bupati Artha dalam sambutannya berharap pemuda dengan segenap wawasannya harus bisa menjadi unsur pemersatu di Jembrana bukan malah menjadi pemicu ataupun provokator terjadinya konflik. Artha juga ingin seluruh pemuda ikut menjaga, mengawasi serta dapat memberikan peran dalam merekatkan persatuan di semua tatanan. ‘’Kebinekaaan hendaknya jangan hanya sebatas slogan tapi harus dijaga, dirawat dan harus

diwariskan, karena kebinekaan merupakan nilai yang harus dijunjung tinggi demi keselamatan bangsa,’’ ujar Bupati Artha. Dialog kepemudaan yang digagas KNPI Jembrana kali ini juga menghadirkan empat orang narasumber masing-masing Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan yang juga Ketua BNK Jembrana, Ida Bagus DS Putra (pemerhati sosial dan budaya di Jembrana), AKP Made Berata (Kasat Intel Polres Jembrana) serta Komang Arsana, mantan Ketua KNPI Jembrana yang saat ini sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama di Jembrana. Dalam paparannya, Kembang Hartawan menyoroti bahaya narkoba sebagai salah satu permasalahan serius pemuda saat ini. Menurutnya, permasalahan narkoba itu menjadi sangat serius karena terbukti dapat mengganggu tatanan sosial di negeri ini. Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa Indonesia telah menjadi pasar yang menjanjikan untuk peredaran narkoba serta menjadi negara konsumen terbesar di dunia. ‘’Selain merugikan secara fisik di mana pengguna kesehatan maupun kesadaraanya menjadi terganggu. Narkoba adalah penghancur masa depan bagi pemuda. Kita akan menjadi sangat tergantung, kecanduan sehingga tidak ada prestasi apa pun yang bisa diraih,’’ sebut Kembang. Sementara itu, AKP

Made Berata menyoroti radikalisme sebagai salah satu masalah kepemudaan. Pemuda juga dinilainya bisa berperan dalam mencegah radikalisme minimal dengan mengawasi lingkungannya masing-masing. Selain itu, Made Berata juga mengingatkan pemuda bahwa saat ini di Indonesia sudah memiliki UU ITE yang mengatur kegiatan di internet, termasuk ganjaran yang diberikan apabila ada yang melanggarnya. Ida Bagus DS Putra mengritik perilaku sebagaian anak muda sekarang yang menjadi sangat apatis dan asyik sendiri dengan gatgetnya masing-masing. Padahal, menurutnya, kalau ditarik dari epos Nahabharatha sejak dahulu pemuda itu memang harus berkorban guna mewujudkan cita-cita yang lebih besar. Sementara itu, Komang Arsana mengingatkan pemuda sebagai pemegang tongkat estafet pembangunan bangsa agar tidak terlena. Untuk itu setiap pemuda mesti mengenali identitas dirinya, potensi yang dimiliki serta memperbanyak upaya-upaya meningkatkan kualitas diri dan mesti aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah. Acara dialog kepemudaan ditutup dengan penampilan musikalisasi puisi oleh anak-anak sekolah Teater Tanpa Nama serta pemutaran pidato Bung Karno yang menegaskan kebinekaan di Indonesia. (ad324)


Selasa Paing, 13 Desember 2016

Pembantu Bawa Kabur HP Majikan

Amlapura (Bali Post) Pembantu rumah tangga, Indah Cahaya Citra Lestari alias Siska (16), nekat membawa kabur HP majikannya, di Lingkungan Karanglangko, Amlapura. Tidak jelas alasan pelaku kabur dari rumah majikannya. Majikannya, Indrayana (31), sempat menghubunginya lagi, tetapi tidak ada tanggapan, sehingga harus dilaporkan ke Sat. Reskrim Polres Karangasem. Kasubag Humas Polres, AKP I Komang Orta, Senin (12/12) kemarin, mengatakan peristiwa itu baru dilaporkan Minggu (11/12) lalu. Sebelum kabur dari rumah majikannya, pelaku sempat disuruh menjaga dan memandikan anak korban. Tetapi, selang dua jam, usai korban balik dari mencuci di sungai, dia melihat pembantunya itu sudah tidak ada. Suami korban, Ribut Santoso (40), juga sempat mencari-cari pembantunya itu tetapi tidak ditemukan. Setelah dicari ke kamarnya, rupanya kamarnya juga sudah dalam keadaan kosong. Keduanya baru sadar, kalau Siska kabur dari rumahnya, setelah mengecek seluruh pakaiannya sudah tidak ada di kamarnya. Keduanya lebih kaget, setelah HP yang baru dibeli seharga Rp 5 juta, juga dibawa kabur pembantunya itu. Sehingga, kasusnya dilaporkan ke Sat. Reskrim Polres. Komang Orta mengatakan, pihak kepolisian sempat mengecek keberadaan HP korban. Hasil penyelidikan, HP itu diketahui berada terakhir di Jalan Mahendradatta, Denpasar. Polisi masih berupaya mencari jejak pelaku. Korban berharap pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sebab, diajak menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik, tampaknya pelaku menolaknya. Beberapa kali dihubungi melalui HP, tetap tidak dijawab oleh pelaku. (kmb31)

KARANGASEM

13

’’Pamedek’’ Meninggal Mendadak di Pura Lempuyang

Amlapura (Bali Post) Seorang pamedek, I Wayan Ginten (58), meninggal mendadak usai melaksanakan persembahyangan di Pura Lempuyang Luhur, Karangasem, Minggu (11/12) lalu. Meninggalnya pamedek asal Banjar Semaon Desa Puhu, Payangan, Gianyar itu diduga karena sakit jantungnya kambuh. Jenazahnya langsung diturunkan dengan tandu, menyusuri anak tangga menuju halaman parkir Telaga Mas, sebelum diangkut menuju RS BaliMed Karangasem. Peristiwa di tengah umat Hindu melaksanakan persembahyangan ini, sempat mengagetkan pamedek lainnya. Kapolsek Abang, AKP Nyoman Sugitayasa, mengatakan hasil keterangan yang dihimpun dari keluarganya, Ginten yang berprofesi sebagai PNS ini, mengajak keluarganya sembahyang ke Pura Lempuyang. Mereka antara lain, istrinya Ni Luh Armini (55), menantu I Ketut Rudita (34), cucu Ni Putu Ratih Sukma Dewi (4,5) dan I Gede Risky (6,5), serta keponakan Ni Made Juniati (31). Mereka berangkat dari rumah di Payangan menuju ke Pura Lempuyang untuk sembahyang dengan mengambil rute Pura Lempuyang Madya menuju Lempuyang Luhur. Rombongan ini sampai di Pura Lempuyang Luhur sekitar pukul 11.00 wita, dan lanjut melaksanakan persem-

bahyangan. Setelah selesai sembahyang, sekitar pukul 12.00 wita, Ginten bersama yang lainnya berteduh di Bale Pawedaan, karena diguyur hujan. Saat akan naik tangga ke Bale Pawedaan, dia sempat dipapah oleh I Ketut Rudita. Dalam perjalanan ke Bale Pawedaan, dia meludah dan ludahnya bercampur darah. “Selanjutnya korban mengeluarkan darah dari hidung dan mulut kemudian korban langsung kaku,” kata Sugitayasa. Melihat kondisi korban seperti itu langsung dipapah ke bale Pasandekan. Kebetulan, saat itu ada pamedek yang bekerja sebagai dokter, mencoba membantunya dengan memeriksa kondisinya. Hasilnya, Ginten dipastikan sudah meninggal. Keluarganya sempat shock dengan kejadian itu. Tetapi, mereka menyadari, karena Ginten memang sudah mengidap penyakit jantung sejak lama dan sering kambuh.

JENAZAH GINTEN - Usai melakukan persembahyangan, Wayan Ginten (58) meninggal di Pura Lempuyang. Jenazah korban saat hendak diangkut menuju RS BaliMed Karangasem. Setelah itu, keluarga korban bersama warga setempat membantu menurunkan jenazah menggunakan tandu, menuju parkir Pura Telaga Mas. Setelah tiba sore hari, jenazahnya langsung dibawa ke RS BaliMed Karangasem, untuk mendapatkan pen-

anganan medis. “Keluarga korban tidak curiga siapa-siapa. Kejadian yang menimpa korban dipercaya karena korban sudah lama sakit jantung dan sering kambuh,” tegas Sugitayasa. Keluarganya juga menolak melakukan autopsi terhadap

jenazahnya. Sebab, setelah dilakukan pemeriksaan medis, pada tubuhnya tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan. Kesimpulannya, dia diduga meninggal dunia karena penyakit jantung yang sudah diderita sejak dulu. (kmb31)

Entaskan Kemiskinan

Tingkatkan Alokasi Anggaran Dinas Terkait

Bali P ost/013

NEDUNANG PRATIMA - Prosesi nedunang pratima dan mapepada wewalungan, kemarin.

’’Aci Panyeheb Brahma’’ di Pura Kiduling Kreteg Amlapura (Bali Post) – Puncak Aci Panyeheb Brahma di Pura Kiduling Kreteg, Besakih, Karangasem, dilaksanakan bertepatan purnama sasih keenam Selasa (13/12) ini. Sebelumnya, prosesi mapepada wewalungan, nedunang pratiman Ida Batara dari pasimpenan ke Pura Kiduling Kreteg, dilangsungkan Senin (12/12) kemarin. Mapepada wewalungan kapuput Ida Pedanda Ketut Pinatih Pasuruan dari Geria Tengah, Jungutan. Ratusan krama pengayah di Besakih termasuk Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Wabup Wayan Artha Dipa serta Sekda Gde Adnya Mulyadi hadir pada acara tersebut. Mapepada wewalungan maknanya manyupat/ menyucikan hewan yang bakal dijadikan caru berikut pala gantung -- perwakilan tanaman berbuah --, pala bungkah --perwakilan tanaman berumbi - - dan palawija -- tanaman berbiji -- . Hewan yang dijadikan sarana banten caru itu diharapkan pada kehidupan selanjutnya mengalami kelahiran kembali dengan derajat lebih tinggi. Aci Panyeheb Brahma ini pada hakikatnya bertujuan memohon keselamatan, keseimbangan buana agung dan buana alit agar energi alam semesta yang cenderung ekstrem dan fluktuatif menjadi somya alias damai tanpa gejolak berarti. (013)

Perkokoh Bangsa

Bangun Kebersamaan dalam Keberagaman Amlapura (Bali Post) – Generasi muda berada pada posisi strategis di garda terdepan. Pemuda juga merupakan perisai Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila. Dalam upaya menjadi bangsa ini tumbuh besar dan kokoh, generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan bangsa harus menjadi pionir meningkatkan kebersamaan dalam keberagaman atau perbedaan. Staf ahli Bupati Karangasem Bidang Politik dan Hukum Ida Bagus Sulendra mengatakan hal itu di depan ratusan undangan mahasiswa dari Kesatuan Mahasiwa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), di Karangasem, Sabtu (10/12) lalu. Kepada Pengurus Cabang KMHDI yang saat itu menggelar deklarasi Bhineka Tunggal Ika serangkaian HUT ke-3 PC KMHDI Karangasem itu, Ida Bagus Sulendra juga meminta kepada para pemuda khususnya KMHDI terus memperkuat solidaritas ke dalam dan ke luar. ‘’Para pemuda harus menjadi perisai dasar Negara Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dari rongrongan yang berupaya mengancam persatuan dan kesatuan bangsa ini,’’ pintanya. Ketua PC KMHDI Karangasem IGP Kirana Dana menyatakan KMHDI siap menjalin komunikasi dalam rangka menjaga keberagaman. Khusus di Karangasem, sejak zaman dulu hubungan antarpemuda dengan para pemuda berbeda dalam keyakinan, terjalin erat. Perkembangan teknologi saat ini dimaknai persahabatan dalam keberagaman dengan baik. Justru, di dalam dunia yang kian individualistis ini, kebersamaan dalam keberagaman itu akan menjadi kekuatan tersendiri. (013)

Amlapura (Bali Post) – Angka penduduk miskin di Karangasem meningkat 0,14 persen dari 29.771 jiwa pada 2014 menjadi 30.330 jiwa tahun 2015. Guna benar-benar menurunkan penduduk miskin yang terus melonjak itu, alokasi anggaran di dinas terkait mesti ditingkatkan. Hal itu disampaikan anggota DPRD Karangasem, I Gede Dana, S.Pd., M.Si., beberapa hari lalu di Karangasem. Pria asal Desa Datah, Abang itu menambahkan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Tenaga Kerja perlu mendapat alokasi anggaran lebih tinggi. Alasannya, dinas-dinas itu programnya langsung menyentuh masyarakat kecil lainnya. Di Dinas Perdagangan, lanjut mantan Ketua DPRD Karangasem itu, perlunya dilakukan pemugaran atau revitalisasi pasar-pasar tradisional sampai ke desa-desa. Para pedagang kecil mesti dibantu dan didorong usaha kecil dan menengah. Misalnya, ibu rumah tangga bisa membuka usaha jajan atau kuliner dengan bahan hasil produksi pertanian lokal, seperti jajan laklak, sumping waluh, keripik ketela pohon atau ketela rambat. ‘’Ke depan saat ada pengadaan konsumsi serta makan dan minum di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) dan saat ada kegiatan menyerap makan dan minum yang banyak, hendaknya mengupayakan menyerap bahan dari hasil pertanian petani lokal. Hal seperti itu sebagai bentuk atensi langsung pemberdayaan sektor pertanian dan petani lokal kita,’’ paparnya. Alokasi anggaran lebih tinggi ke Dinas Pertanian, selain mendorong usaha pertanian, peternakan dan perikanan lebih luas, dapat membantu subsidi benih atau sarana produksi pertanian, perbaikan saluran irigasi yang rusak atau jebol, ternak sapi, babi, kambing dan unggas, serta bantuan alat tangkap ikan. Pengalokasian anggaran lebih besar ke Dinas Tenaga Kerja, tambah anggota Komisi IV yang membidangi pendidikan dan kesejahetraan rakyat itu, memperbanyak pelatihan keterampilan apa saja kepada masyarakat terutama kalangan generasi muda yang masih menganggur. Perlu juga dikaji kemungkinan melaksakan kegiatan padat karya, dengan menyerap tenaga kerja sampai ke desa-desa. Petani, hendaknya diberi pendampingan sehingga petani mau bercocok tanam sesuai kebutuhan pasar. Dia mencontohkan, di lahan kering seperti di Desa Tulamben dan desa-desa lainnya di Kecamatan

Kubu, dinilai cocok pengembangan tanaman kacang tanah. Seperti selama ini hasil kacang tanah petani di Desa Tulamben semuanya diserap habis perusahaan kacang dari Jawa. Petani setempat kewalahan memenuhi permintaan, seberapa pun hasil panen pasti diserap habis, dengan harga lumayan. Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Nyoman Merta Tanaya, menyampaikan, pihaknya sudah diberikan arahan Bupati dan Wabup Karangasem. Dikatakan, penyuluh pertanian lapangan (PPL) terus diminta mencari teknologi pertanian yang lebih baik dan mesti membuat demontrasi plot (denplot), sehingga petani mau dan yakin mengikuti arahan PPL-nya. Seperti di Desa Datah, kata Merta Tenaya, petani diajak menanam jagung hibrida atau jagung unggul lainnya. Kebutuhan jagung untuk peternak ayam ras pada peternak di Karangasem sangat tinggi. Selama ini, mereka membeli pakan ternak seperti jagung dari Jawa. ‘’Petani di Datah selama ini menanam jagung lokal, hanya untuk konsumsi mereka sendiri. Padahal lahan keringnya luas. Dan di desa setempat berpotensi dikembangkan berbagai jenis tanaman,’’ katanya. (013/k100)

I Gede Dana, S.Pd., M.Si.

Balapan Liar, 51 ABG Diamankan

Amlapura (Bali Post) Ulah ABG -- anak baru gede -menggunakan Jalan Veteran, Amlapura, sebagai jalur trek-trekan, akhirnya ditindak tegas pihak kepolisian. Mereka digerebek di tengah balapan liar berlangsung Minggu (11/12) dini hari. Hasilnya, 51 ABG diamankan personel Buser Sat. Reskrim Polres Karangasem, berikut 34 motor yang digunakan untuk balapan liar. Proses penangkapan puluhan peserta balapan liar ini berlangsung dramatis. Puluhan anggota kepolisian gabungan dari Polres Karangasem, harus kejar-kejaran. Ada yang langsung tertangkap, ada pula yang berhasil kabur dan membiarkan sepeda motornya tertinggal di tengah sawah. Bahkan, ada pula yang ditemukan di pinggir sungai. Tetapi, upaya mereka untuk kabur dari kejaran polisi, sudah tertutup, karena seluruh bagian jalan itu sudah

dijaga ketat polisi. Hasilnya, 51 orang pemuda berhasil diamankan, termasuk 34 unit sepeda motor tunggangannya. Kanit Buser, Ipda Richard Mathew, mengatakan dari 34 unit motor yang diamankan itu, empat di antaranya ditinggalkan pemiliknya. Ada juga yang ditemukan tanpa nomor polisi. Sebagian besar yang tertangkap masih berstatus pelajar. Mereka berasal dari seluruh kecamatan di Karangasem. Sebagian besar dari mereka itu adalah penggembira. Sedangkan pelaku atau joki motornya berhasil kabur dari kejaran polisi. Tapi bagi yang kabur, juga akan terus dikejar berbekal keterangan dari kawan-kawan mereka yang tertangkap lebih dulu. Proses penggerebekan ini dilakukan aparat dalam rangka operasi Pekat Agung 2016. Sasarannya aktivitas premanisme, balapan liar, judi, peredaran minuman

Bali Post/kmb31

BALAPAN LIAR - Sebanyak 51 anak baru gede yang melakukan aksi balapan liar di Jalan Veteran, Amlapura diamankan Buser Sat. Reskrim Polres Karangasem.

keras, PSK, gepeng dan lainnya. Selain itu, upaya ini dilakukan aparat dari Sat. Reskrim, untuk menyikapi keresahan masyarakat yang tinggal di dekat Jalur 11 dan Padang Kerta. “Aksi ABG itu sudah amat meresahkan. Karena itu, mereka harus segera ditertibkan,” tegas Kanit Buser Ipda Richard Mathew. Informasi dari masyarakat sekitar, aksi trek-trekan ini tidak hanya taruhan motor. Tetapi mereka juga menjadikan perempuan sebagai bahan taruhan. Lebih parah lagi, para kumpulan pemuda ini sampai berani menyetop truk dan mobil yang akan masuk ke Jalur 11 itu, hingga memicu kemacetan panjang.Setelah diamankan di Polres, sejumlah ABG yang garang di atas aspal dengan sepeda motornya, itu ternyata menangis sesenggukan di hadapan polisi. Tangisan mereka semakin keras, setelah masing-masing orangtuanya datang ke kantor polisi, menyembahnyembah kepada ibu mereka yang datang untuk menjemput mereka ke Polres. KBO Reskrim, Iptu Wayan Gede Wirya, mengatakan terkait 51 orang yang ditangkap tersebut, selanjutnya akan dilakukan pembinaan. Mereka diminta untuk mendatangkan kedua orangtuanya ke kantor polisi. Artinya sebelum semua orangtua mereka datang, mereka tidak dilepaskan dari dalam sel tahanan Polres Karangasem. Unsur pelanggaran lalu lintas yang mereka lakukan, akan dilimpahkan ke bagian Sat. Lantas untuk dilakukan tilang. (kmb31)

Peserta ”Jejak Sibetan” membeludak.

Digelar Perdana

Peserta ”Jejak Sibetan” Membeludak

Amlapura (Bali Post) Balap offroad bertajuk “Jejak Sibetan”, alias Jelajah Alam Kultur Desa Sibetan disambut luar biasa kalangan offroader, Minggu (11/12) lalu. Acara perdana yang digagas Himpunan Enduro Agung (Hiena) MX Tracker ini, mampu menyedot ratusan penghobi tunggangan kuda besi yang belakangan ini mulai populer di Bali dan Jawa. Di sisi lain, kegiatan ini juga mampu mendongkrak Sibetan sebagai salah satu desa wisata yang sedang naik daun di Karangasem. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi saat membuka kegiatan ini, di Banjar Mumbul Desa Adat Sibetan, sangat mengapresiasi insiatif kalangan pemuda di Desa Sibetan. Sebab, meski kegiatan perdana, para offroader yang turun ke Sibetan, tak hanya dari seluruh Bali, tetapi, ada juga dari Jawa Timur dan sekitarnya. Awalnya, yang mendaftar kepada panitia hanya 500 offroader, tetapi menjelang pelaksanaan, jumlahnya terus membeludak hingga sekitar 700 offroader. Menurutnya, ini akan memberikan dampak berbeda dari komitmen bersama menjadikan Desa Sibetan sebagai desa wisata dengan desa-desa lainnya di Bali. Sebab, selain potensi agro wisatanya, Sibetan kian menarik dengan beragam agenda offroader, karena kondisi alamnya sangat mendukung. “Event ini harus terus berlanjut setiap tahun,” kata salah satu tokoh masyarakat di Desa Sibetan ini. Hal serupa juga disampaikan mantan Bupati Karangasem dua periode (2005-2010 dan 2010-2015), Wayan Geredeg. Sebagai Kertha Desa di Desa Sibetan, dia melihat kegiatan ini sangat positif bagi generasi muda. Mereka perlu wahana yang tepat menyalurkan hobi dan bakatnya, daripada kebut-kebutan di jalan raya. Ini juga mempertegas bahwa Desa Sibetan sangat serius menggarap setiap potensinya sebagai desa wisata. “Mereka yang datang ke sini, kami juga perkenalkan budaya magibung khas Karangasem di Sibetan,” kata Geredeg. Sekretaris Panitia, Agus Kurniawan, mengatakan jejak Sibetan ini bukan saja melalui rute cukup panjang tetapi juga menantang. Start dimulai dari Yeh Bunga Jungutan, kemudian menyusuri Mumbul, Jepun, Jaksi, Pemukuran, Tenten Tebu Telaga, Sogsog Telaga, Kuta Bali, Telaga Tista, SMAN 1 Bebandem, Puseh Abian Tihing, Keju Ceroring, Nampo, Bukit Sorga, Cemara, Hutan Pasar Agung, Pasar Agung, Lahan Pengadangan dan finish kembali di tempat start. Kurniawan mengaku selama ini, para offroader yang tergabung pada Hiena MX Tracker sering diundang keluar mengikuti kegiatan serupa. Sehingga, kali ini mereka punya inisiatif, giliran mengundang para kelompok offroader untuk menjajal alam Sibetan. “Kami siapkan hadiah dua sepeda motor bagi peserta. Selain itu, kegiatan ini juga diisi penyerahan sembako kepada 20 KK miskin,” tegasnya. Melihat respons peserta begitu antusias, pihaknya berharap kegiatan Jejak Sibetan ini direncanakan bisa berlangsung setiap tahun. (kmb31/k100)

Tradisi ’’Nyastra’’

Amlapura (Bali Post) – Karangasem dikenal dengan tradisi nyastra. Aktivitas nyastra selama ini lebih banyak dilakukan di kalangan geria. Untungnya beberapa komunitas, sekaa sudah ada yang melakukan di luar geria. Penting, tradisi adiluhung itu jangan sampai putus atau punah sama sekali. Harapan itu disampaikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Minggu (11/12) di Amlapura. Menurutnya, zaman dulu tradisi nyastra begitu kental di Karangasem. Seperti di Geria Budakeling, di Desa Culik, Sidemen, di Kota Amlapura dan sekitarnya. Baiknya dewasa ini, tradisi nyastra sudah tidak hanya berpusat di geria. Komunitas penggiat nyastra itu mengupayakan aktivitas konstruktif itu di desa-desa seperti di Jasri, di Desa Perasi. Kelompok kesenian dan kebudayaan itu terhimpun dalam wadah sekaa gong atau sekaa kidung (sekaa santhi) banyak muncul di sana. Era globalisasi yang ditandai kemajuan Teknologi Informasi, justru kian merenggangkan warga menekuni bahasa Bali, sebagai bahasa pergaulan dan percakapan sehari-hari. Tidak heran, di banjar-banjar, tradisi nyastra dalam upaya menyebarluaskan sastra agama itu nyaris punah. ‘’Padahal, ilmu pengetahuan sumbernya dari sastra itu sendiri,’’ katanya saat membuka Festival Nyastra Bali di Amlapura. Atas fenomena itu, Mas Sumatri meminta pihak dinas pendidikan, pihak sekolah, lembaga swadaya masyarakat, dan kelompok masyarakat lainnya yang peduli perkembangan bahasa dan kebudayaan Bali, lebih banyak menggelar kegiatan yang sifatnya mengajegkan sastra dan bahasa Bali itu. (013)


TABANAN

14 Pemeriksaan Rutin Cegah Kematian Ibu Melahirkan

Tabanan (Bali Post) – Ibu melahirkan yang meninggal di Kabupaten Tabanan tahun 2016 tercatat enam orang. Bukan pendarahan yang mendominasi tetapi penyakit komplikasi medis seperti jantung. Ibu-ibu itu awalnya tidak menunjukkan Bali Post/kmb24 gejala atau tandadr. Kadek Agus tanda menderita Wijaya penyakit jantung, namun usai melahirkan tiba-tiba muncul dan akhirnya menyebabkan kematian karena penanganan yang terlambat. Menurut dr. Kadek Agus Wijaya, Sp.OG., Senin (12/12) kemarin, terjadinya komplikasi medis pada ibu saat melahirkan sebenarnya bisa diketahui sejak awal, sehingga bisa dilakukan langkahlangkah pencegahan. Salah satunya pemeriksaan rutin ibu hamil ke fasilitas kesehatan primer, dalam hal ini puskesmas untuk melakukan pemeriksaan USG setidaknya empat kali selama kehamilan. Pemeriksaan USG bisa mendeteksi kelainan dalam rahim ibu, tensi dan HB sehingga diketahui potensi komplikasi medis lainnya seperti anemia dan hipertensi. Ibu yang tempatnya jauh dari layanan kesehatan, seperti rumah sakit atau praktik dokter spesialis, pemeriksaan tersebut sudah bisa dilakukan oleh puskesmas. ‘’Dengan melakukan pemeriksaan rutin, kasus kematian akibat komplikasi medis bisa dicegah,’’ katanya. Wijaya menjelaskan, ibu mengalami komplikasi medis saat melahirkan pada awalnya tidak menderita penyakit. Jadi pemeriksaan rutin untuk mengetahui potensi sangat penting terlebih ibu masuk kategori risiko tinggi, dalam hal ini berusia di atas 35 tahun atau sering melahirkan. Jika dari pemeriksaan diketahui ibu berpotensi mengalami komplikasi, sudah disiapkan rujukan persalinan awal dan ibu terutama yang memakai JKN bisa langsung dirujuk ke tingkat layanan sekunder tanpa harus melalui puskesmas terlebih dahulu. (kmb24)

Desa Wisata Mesti Kembangkan Ekonomi Kreatif

Tabanan (Bali Post) Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, beberapa waktu lalu memaparkan pariwisata dan ekonomi kreatif adalah salah satu bidang yang bisa dikuasai Indonesia agar bisa bersaing secara global. Indonesia tidak bisa mengalahkan Tiongkok di bidang human factory dan Singapura di bidang trade investment, namun memiliki potensi besar dalam hal pariwisata dan ekonomi kreatif yang termasuk salah satu pemasukan terbesar bagi devisa negara. Gabungan keduanya, yaitu pariwisata ekonomi kreatif adalah potensi besar untuk bisa meningkatkan tidak hanya pendapatan masyarakat tetapi juga pendapatan negara. Kabupaten Tabanan yang memiliki lahan pertanian luas, budaya yang unik dan tempat kunjungan wisata lengkap baik itu pegunungan maupun pantai, memiliki potensi untuk mengembangkan pariwisata berbasis ekonomi kreatif. Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Senin (12/12) kemarin, mengatakan dalam visi Tabanan disebutkan pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis pertanian dan pariwisata berbasis ekonomi kreatif. Namun, dalam mengembangkan parwisata berbasis ekonomi kreatif, Tabanan memerlukan waktu cukup panjang, sebab sedang membangun ekonomi kreatif melalui BUMDes. Saat ini Tabanan sudah memiliki desa wisata, namun lebih dominan mengembangkan wisata budaya dan alam. ‘’Ekonomi kreatifnya belum menjadi menu utama,’’ ujar Wiratmaja. Agar ekonomi kreatif menjadi menu utama yang perannya sama dengan budaya dan wisata alam, masih memerlukan proses yang cukup panjang. Akan tetapi, Tabanan sudah memiliki berbagai produk ekonomi kreatif yang bisa diandalkan seperti kerajinan ingke dari lidi kelapa di Baturiti, tenun di Marga dan Pupuan, bokor kerang dan ukiran di Marga serta olahan kopi loak dan beras hitam di Jatiluwih. Ekonomi kreatif akan digerakkan untuk mencetak produk-produk yang kompetitif dan komparatif, sehingga mampu bersaing di pasar publik dan diharapkan bisa memasok kebutuhan pariwisata secara umum. (kmb24)

Banjir, Ruas Jalan di Desa Kaba-Kaba Rusak Parah Tabanan (Bali Post) -

Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Tabanan sepanjang, Sabtu (10/12) lalu menyebabkan banjir besar di Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri. Aliran air hingga setinggi paha orang dewasa membuat sejumlah titik ruas jalan rusak parah. Ini akibat drainase di sepanjang jalan tersebut tidak kuat menampung derasnya air hujan. Salah satu warga Banjar Sengguan, Desa Kaba-Kaba I Made Domi (22) mengatakan, ruas jalan yang paling rusak terjadi di jalur dari Banjar Sengguan menuju Banjar Dangin Panggung hingga tembus ke Desa Cepaka. ‘’Padahal sebelum banjir, kondisi jalan tersebut bagus,’’ ujarnya ditemui, Senin (12/12) kemarin. Air yang meluap ke jalan cukup lama membuat ruas jalan tinggal menyisakan tanah dasarnya. Parahnya kerusakan dan lubanglubang yang begitu dalam, membuat warga setempat memperingatkan pengguna jalan agar lebih berhatihati melewati ruas jalan tersebut. Apalagi sejumlah pengendara motor ter jatuh di lokasi itu. Perbekel Desa KabaKaba Anak Agung Ngurah Whidiadnyana, mengatakan kerusakan jalan terjadi di enam titik, satu jalur dari Banjar Sengguan

menuju Desa Cepaka. Titiktitik yang paling parah ada di Banjar Sengguan dan Banjar Dangin Pangkung, karena dasar jalan sampai kelihatan sehingga sulit dilalui pengendara. Ia menduga banjir yang baru pertama kali terjadi di daerahnya karena luapan air dari Subak Kekeran wilayah Badung yang berada di wilayah timur Desa Kaba-Kaba. Air dengan debit besar ini tidak bisa ditampug oleh drainase sehingga meluber ke jalan. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tabanan I Gusti Ngurah Anom Anthara, pihaknya telah melakukan penanganan berupa pemasangan batu kapur. Perbaikan jalan rusak tersebut akan dianggarkan tahun 2017. “Saat ini kami lakukan langkah darurat berupa pemasangan batu kapur agar bisa dilewati oleh pengendara,” jelasnya. (kmb24)

Bali Post/kmb24

RUSAK - Jalan rusak parah di Desa Kaba-Kaba akibat banjir yang terjadi, Sabtu (10/12) lalu.

Masyarakat Diminta Tak Main Petasan di Jalan

Tabanan (Bali Post) Menjelang pergantian tahun, sejumlah wilayah Kabupaten Tabanan mulai diramaikan suara petasan, mercon atau kembang api. Bahkan ada yang berlomba membuat mercon dengan bahan dasar paralon dengan harapan suara yang dikeluarkan lebih menggelegar. Sebagian dari mereka bermain petasan dan mercon di pinggir jalan, sehingga mengagetkan pengendara yang melintas dan dikhawatirkan memicu lakalantas. Terkait fenomena itu, Kasatpol PP Tabanan I Wayan Sarba me-

negaskan pihaknya tidak akan segan-segan menindak tegas jika hal itu sampai meresahkan warga. Menurutnya, menyambut pergantian tahun dengan kembang api dan mercon sah-sah saja, asal dilakukan di lahan kosong dan tidak menggangu masyarakat lainnya. “Kalau bermain di pinggir jalan tentu sangat membahayakan pelaku itu sendiri dan pengendara yang melintas,” ujarnya, Senin (12/12) kemarin. Dikatakannya, pihaknya sulit melarang masyarakat melakukan pesta kembang api saat pergan-

tian tahun baru. Akan tetapi kalau bermain petasan hingga menyebabkan orang lain resah sama halnya dengan mengganggu ketertiban umum dan bisa memicu hal-hal negatif lainnya. Untuk itu diperlukan pengawasan dan kesadaran masyarakat untuk bermain di lokasi yang aman dan tidak membahayakan orang lain. Ia akan menugaskan anggotanya untuk melakukan patroli rutin. Warga yang merasa terganggu bisa melapor ke Satpol PP dan akan segera ditindaklanjuti. “Patroli rutin kami lakukan karena tidak mungkin bisa menjang-

kau seluruh wilayah Tabanan,” tegasnya. Dikatakannya, kondusivitas menjelang pergantian tahun merupakan tanggung jawab semua pihak. Seluruh muspika yang ada di Kabupaten Tabanan bisa menjaga keamanan wilayahnya masing-masing berkoordinasi dengan pihak terkait. “Saya imbau seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kondusivitas di wilayahnya masing-masing. Saya berharap perayaan malam tahun baru di Kabupaten Tabanan berjalan tertib, aman dan terkendali,” imbuh Sarba. (kmb28)

Bali Post/kmb28

I Wayan Sarba

Tembok ’’Panyengker’’ Pura Timpa Gedung SMK Nasional Tabanan (Bali Post) – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tabanan menyebabkan terjadinya sejumlah bencana alam. Tembok panyengker Pura Panti dan Pura Siwa roboh sehingga menimpa gedung sekolah SMK Nasional Tabanan di Banjar Dukuh Prabu, Desa Delod Peken, Sabtu (10/12) lalu. Sejumlah kaca pecah, ruangan kepala sekolah, guru, perpustakaan dan koperasi di bagian barat retak, sedangkan keramik lepas dari tembok akibat kerasnya getaran. Dari informasi yang dihimpun, robohnya tembok penyengker terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu wilayah Tabanan sedang diguyur hujan lebat. “Lokasi kedua pura memang berdampingan. Saat hujan deras tibatiba tembok roboh,” beber I Ketut Suasana (60), Sekretaris Pura Panti.

Bali Post/ist

ROBOH - Tembok pura yang roboh menimpa Gedung SMK Nasional di Banjar Dukuh Prabu, Desa Delod Peken, Tabanan.

Warung Global

Bangun Infrastruktur Jangan Hanya di Badung selatan

APA yang diminta Kadin sangat tepat. Infrastruktur jalan sangat diperlukan, terutama jalan penghubung dari Badung dengan kabupaten lainnya agar akses menjadi lancar. Dengan infrastruktur yang baik, maka pemerataan ekonomi bisa diwujudkan. Pandangan ini diutarakan Gung Derah di Denpasar dalam acara Warung Global mengangkat topik ‘’Badung Diminta Bangun Infrastruktur Baru’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Sabtu (10/12) lalu. Sridham di Mengwi menilai bahwa hanya dengan kembali ke agraris maka masyarakat menjadi sejahtera. Oleh karena itu, membangun infrastruktur baru kurang pas. Semua mesti kembali ke sektor agraris. Bagi Suluh dan Fera di Tabanan, infrastruktur yang baik sangat wajib. Jika infrastruktur tidak baik, akses dan pemerataan ekonomi juga tidak baik. Namun, pembangunan infrastruktur baru harus diawasi betul-betul dan sungguh-sungguh sehingga sesuai dengan perencanaan dan bisa dipakai dalam jangka waktu lama. Menurut Gusti di Tabanan, infrastruktur itu tidak hanya jalan. Pembuatan jalan harus disertai dengan drainase

Selasa Paing, 13 Desember 2016

yang baik juga, sedangkan infrastruktur yang lama diperhatikan atau dievaluasi. Jangan hanya secara fisik kelihatan bagus, tetapi tak bisa dipakai dalam jangka waktu lama. Wayan Agus di Nusa Dua mengaku prihatin dengan dibangunnya infrastruktur baru, sebab kendaraan akan semakin padat saja di Bali yang berdatangan dari luar daerah. Sebagai warga Badung, Lingling menanyakan kapan ada pembangunan infrastruktur di Badung Utara. Kenapa pembangunan hanya di Badung Selatan? Nyoman Mastra di Gianyar menambahkan, pembangunan infrastruktur di Badung akan berpengaruh positif terhadap kabupaten lain. (sikha)

Menurutnya, panjang tembok yang ambrol mencapai 25 meter dengan ketinggian 3 meter dari dasar tembok. Satu unit kendaraan jenis vespa milik salah seorang guru tidak luput dari kerusakan. Bagian stang patah, serta bagian bagasi dan bodi vespa penyok. BPBD Tabanan sudah meninjau lokasi kejadian. Pihaknya diminta segera membuat proposal dan disetor ke BPBD. “Kami diminta membuat proposal agar secepatnya memperoleh penangan,” jelas Suarsana. Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita, ketika diminta konfirmasinya di tempat terpisah mengatakan sudah menurunkan anggota untuk melaksanakan pengecekan. “Kami sudah cek ke lokasi dan kami pasti akan bantu sesuai hasil pengecekan kelapangan,” ungkapnya. (kmb28)


15

Selasa Paing, 13 Desember 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Celta Vigo Eibar Espanyol Real Betis Las Palmas Osasuna Real Madrid Real Sociedad Malaga

vs Sevilla 0-3 vs Alaves 0-0 vs Sporting Gijon 2-1 vs Athletic Club 1-0 vs Leganes 1-1 vs Barcelona 0-3 vs Deportivo 3-2 vs Valencia 3-2 vs Granada CF 1-1

1. Real Madrid 15 11 4 0 40-14 37 2. Barcelona 15 9 4 2 37-15 31 3. Sevilla 15 9 3 3 28-20 30 4. Real Sociedad 15 8 2 5 26-21 26 5. Atletico Madrid 14 7 4 3 28-11 25 6. Villarreal 14 6 5 3 19-10 23 7. Athletic Club 15 7 2 6 20-18 23 8. Eibar 15 6 4 5 21-19 22 9. Espanyol 15 5 7 3 19-18 22 10. Las Palmas 15 5 6 4 26-23 21 11. Malaga 15 5 6 4 24-22 21 12. Celta Vigo 15 6 3 6 24-29 21 13. Alaves 15 4 6 5 14-17 18 14. Real Betis 15 5 3 7 18-28 18 15. Leganes 15 4 3 8 12-26 15 16. Deportivo 15 3 4 8 20-27 13 17. Valencia 15 3 3 9 21-29 12 18. Sporting Gijon 15 3 3 9 16-30 12 19. Granada CF 15 1 6 8 14-31 9 20. Osasuna 15 1 4 10 13-32 7 Pencetak gol : 11 - Lionel Messi (Barcelona).

Peluang Keempat Jungkalkan Bayern Munich Zurich -

Arsenal tiga kali gagal meraih tiket ke babak perempatfinal Liga Champions lantaran dihentikan Bayern Munich. Kini pasukan Arsene Wenger memiliki kesempatan lagi untuk menjungkalkan klub Jerman itu setelah kedua tim bertemu di babak 16 besar kompetisi tertinggi di Eropa. Dalam undian di Nyon, Zurich, Swiss, Senin (12/12) kemarin, Bayern akan menjadi tuan rumah laga 16 besar menjamu Arsenal. Dua pekan kemudian, giliran the Gunners sebagai tuan rumah. Pertandingan pertama babak 16 besar akan digelar pada 14-15 dan 21-22 Februari 2017. Sedangkan laga kedua digelar pada 7-8 serta 1415 Maret 2017. Arsenal seakan mendapat peluang terbaik mereka untuk mengalahkan Bayern, yang penampilan domestik dan Eropanya tidak sedominan musim lalu. ‘’Kami melaju ke fase gugur untuk musim ke-14 kalinya secara beruntun, yang merupakan

Chelsea vs West Bromwich 1-0 Liverpool vs West Ham 2-2 Man. United vs Tottenham 1-0 Southampton vs Middlesbrough 1-0 Arsenal vs Stoke City 3-1 Burnley vs Bournemouth 3-2 Hull City vs Crystal Palace 3-3 Leicester City vs Man. City 4-2 Swansea City vs Sunderland 3-0 Watford vs Everton 3-2

Nyon, Swiss Undian babak 32 besar Liga Eropa, Senin (12/12) kemarin mempertemukan Manchester United vs St. Etienne. Dengan demikian gelandnag MU Paul Pogba akan menghadapi adiknya, Florentin, yang merumput di klub Liga Prancis itu. Klub Inggris Tottenham Hotspur yang tergusur dari Liga Champions, akan ditantang Gent. Klub Belgia itu tercatat pernah mencapai babak perempatfinal Piala UEFA 1992.

1. Chelsea 15 12 1 2 33-11 37 2. Arsenal 1 5 10 4 1 36-15 34 3. Liverpool 15 9 4 2 37-20 31 4. Man. City 15 9 3 3 32-19 30 5. Tottenham 15 7 6 2 24-11 27 6. Man.United 15 6 6 3 20-16 24 7. Watford 15 6 3 6 21-26 21 8. West Bromwich 15 5 5 5 20-18 20 9. Everton 1 5 5 5 5 19-19 20 10. Southampton 15 5 5 5 14-15 20 11. Stoke City 15 5 4 6 17-22 19 12. Bournemouth 15 5 3 7 21-25 18 13. Burnley 15 5 2 8 15-25 17 14. Leicester City 15 4 4 7 21-26 16 15. Crystal Palace 15 4 3 8 27-29 15 16. Middlesbrough 15 3 6 6 13-16 15 17. West Ham 15 3 4 8 17-31 13 18. Swansea City 15 3 3 9 19-31 12 19. Hull City 15 3 3 9 14-32 12 20. Sunderland 15 3 2 10 14-27 11

Tangerang (Bali Post) Pemain serba bisa Manahati Lestusen menyebut sudah saatnya timnas Indonesia menang lawan Thailand yang akan menjadi lawan pada pertandingan final pertama Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (14/12) besok. ‘’Ini yang kita tunggutunggu. Saat ini semua pemain juga sudah siap. Sudah saatnya timnas menang lawan Thailand,’’ kata Manahati Lestusen usai latihan di lapangan SPH

Liga Italia Atalanta Bergamo vs Udinese 1-3 Bologna vs Empoli 0-0 Cagliari vs Napoli 0-5 Inter Milan vs Genoa 2-0 Palermo vs Chievo Verona 0-2 Torino vs Juventus 1-3 Crotone vs Pescara 2-1 Sampdoria vs Lazio 1-2

Liga Jerman Moenchengladbach vs Mainz 1-0 Schalke vs Bayer Leverkusen 0-1 Cologne v s Borussia Dortmund 1-1 Bayern Munich vs VfL Wolfsburg 5-0 FC Ingolstadt vs RB Leipzig 1-0 Hamburg SV vs FC Augsburg 1-0 Hertha Berlin vs W erder Bremen 0-1 Freiburg vs SV Darmstadt 1-0 Eintracht Frankfurt vs Hoffenheim 0-0 Liga Prancis St Etienne vs Guingamp 1-0 Lyon vs Stade Rennes 1-0 PSG vs Nice 2-2 AS Nancy-Lorraine vs Angers SCO 2-0 Dijon FCO vs Marseille 1-2 Nantes vs Caen ditunda Bordeaux vs Monaco 0-4 Lille vs Montpellier HSC 2-1 Bastia vs Metz 2-0 Toulouse vs FC Lorient 3-2

Bali Post/rtr

Trio pemain kunci Arsenal Mesut Ozil (tengah) Alexis Sanchez (kanan) dan Alex Oxlade-Chamberlain (kiri). imbang agregat 1-1. Juara Liga Italia Juventus akan bertemu Porto yang merupakan ulangan dari final Piala Winners 1984, yang dimenangi tim Italia itu dengan skor 2-1. Sevilla dan juara Inggris Leicester City akan bertemu untuk pertama kalinya, demikian

pula Manchester City dan AS Monaco. Benfica dan Borussia Dortmund akan memperbarui rivalitas mereka setelah penantian selama 52 tahun, kedua tim sebelumnya bertemu pada Piala Eropa 1963/1964. (kmb39/rtr/ ant)

Pelatih MU Jose Mourinho mengharapkan kesuksesan di ajang ini sebagai batu loncatan menuju kompetisi lebih elite Liga Champions. Namun langkah timnya dinilai tidak akan mudah mengingat lawannya cukup tangguh di level Eropa. St Etienne yang menempati peringkat ke-8 Liga Prancis, tercatat meraih tiga kemenangan dan tiga kali seri saat menghadapi Anderlecht, Mainz dan Qabala di penyisihan Grup Liga Eropa. Babak 32 besar akan dimainkan pada 16 Februari dan laga kedua pada 23 Februari. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/ap

Pemain tengah Manchester United Paul Pogba.

Saatnya Timnas Menang Lawan Thailand

Pencetak gol : 12 - Diego Costa (Chelsea)

Pencetak gol : 12 - Edin Dzeko (AS Roma), Mauro Icardi (Inter Milan).

kutukan ketika mereka menghadapi juara Spanyol Barcelona, yang menyingkirkan mereka di perempatfinal pada 2013 dan 2014. Juara bertahan Real Madrid, yang seperti Bayern finis sebagai runner-up di grup, memainkan pertandingan pertama di kandang sendiri berhadapan dengan tim Italia Napoli. Undian ini juga berpotensi menghadirkan pertandingan panas di mana Bayer Leverkusen akan bertemu Atletico Madrid, yang pelatihnya masing-masing Roger Schmidt dan Diego Simeone terlibat perseteruan di tepi lapangan dua musim silam. Pada kesempatan itu, Atletico melaju berkat keberhasilan memenangi adu penalti setelah

Pogba Vs Pogba

Liga Inggris

1. Juventus 16 13 0 3 35-14 39 2. AS Roma 15 10 2 3 35-16 32 3. AC Milan 15 10 2 3 27-19 32 4. Napoli 16 9 4 3 32-15 31 5. Lazio 16 9 4 3 29-17 31 6. Atalanta Bergamo 16 9 1 6 25-20 28 7. Torino 16 7 4 5 32-22 25 8. Inter Milan 16 7 3 6 24-21 24 9. Fiorentina 14 6 5 3 22-16 23 10. Chievo Verona 16 6 4 6 16-16 22 11. Sampdoria 16 6 4 6 20-22 22 12. Udinese 16 6 3 7 22-24 21 13. Genoa 15 5 5 5 17-17 20 14. Cagliari 16 6 2 8 23-37 20 15. Sassuolo 15 5 2 8 20-26 17 16. Bologna 16 4 5 7 14-22 17 17. Empoli 16 2 5 9 7-24 11 18. Crotone 16 2 3 11 14-30 9 19. Pescara 16 1 5 1 0 13-29 8 20. Palermo 16 1 3 12 11-31 6

testamen bagi Arsene Wenger dan tim sepanjang masa itu,’’ kata sekretaris klub David Miles. ‘’Para penggemar akan berpikir kami kembali mendapatkan akhir buruk pada undian, pada suatu fase situasi dapat berbalik dan kami akan mengalahkan mereka.’’ Kedua tim tercatat bertemu di babak knock out pada 2005, 2013 dan 2014. Di enam pertemuan itu, Bayern tak terkalahkan menang agregat 3-2 pada 2005, unggul gol tandang setelah imbang 3-3 pada 2013, dan menang agregat 3-1 pada 2014. Paris St Germain (PSG) juga akan berupaya mematahkan

Karawaci, Tangerang, Banten, Senin (12/12) kemarin. Harapan pemain PS TNI ini bukan tanpa alasan. Thailand yang merupakan juara bertahan kejuaraan dua tahunan itu adalah tim terkuat di Asia Tenggara saat ini. Namun, bukan berarti tidak bisa dikalahkan karena dalam sebuah pertandingan segala kemungkinan bisa terjadi. Sebelum bertemu di final, timnas Garuda sudah bertemu dengan Thailand di babak penyisihan di Grup A. Saat itu anak asuh Alfred Riedl harus menyerah dengan skor 2-4. Namun, pelatih Thailand Kiatisuk Sinamuang mempunyai keyakinan jika timnya bakal kembali bertemu dengan Indonesia. Harapan Kiatisuk benarbenar terjadi. Namun, pada pertemuan kedua pada Piala AFF 2016 dipastikan akan berbeda. Timnas Indonesia dipastikan bakal lebih me-

GEMBIRA - Pesepak bola Indonesia Manahati Lestusen meluapkan kegembiraannya usai menjebol gawang Vietnam melalui titik penalti pada babak semifinal putaran kedua AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Rabu (7/12) lalu. Indonesia lolos ke babak final melawan Thailand usai menahan imbang Vietnam dengan skor 2-2 (menang agregate 4-3).

nyengat karena sebelumnya tidak diperhitungkan. Bahkan, pelatih Alfred Rield telah menyiapkan formasi terbaik. Manahati yang diberi kepercayaan sejak pertandingan semifinal pertama melawan Vietnam, mengaku tidak ingin membuang kesempatan yang ada. Mantan pemain CS Vise ini ini mengaku akan bermain habis-habisan demi membawa timnas meraih hasil terbaik. ‘’Target pribadi saya bisa bermain semaksimal mungkin. Apalagi saat ini kita sudah berada di partai puncak. Harus bisa dimaksimalkan,’’ kata pemain berusia 22 tahun itu. Manahati pada pertandingan melawan Thailand kemungkinan akan diturunkan sebagai bek tengah bersama dengan Fachruddin Aryanto dan Hansamu Yama Pratama. Untuk bek sayap tetap mengandalkan Abduh Lestaluhu dan Beny Wahyudi. Di depan lima pemain ini ada Rizky Pora, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly dan Andik Vermansah. Untuk lini depan tetap mengandalkan sang kapten Boaz Solossa. Sedangkan penjaga gawang kemungkinan besar tetap mengandalkan Kurnia Meiga. Formasi Tepat Pelatih Alfred Riedl me-

nyatakan telah menemukan formasi yang tepat untuk menghadapi tim Negeri Gajah Putih itu setelah menjalani latihan di Lapangan SPH Karawaci, Tangeran, Banten, Senin kemarin. Pelatih asal Austria itu beberapa kali mencoba formasi di antaranya menggunakan tiga bek maupun lima bek sekaligus. Namun, untuk lini depan tetap mengandalkan sang kapten Boaz Solossa. Usai latihan pelatih Alfred Riedl menegaskan jika Indonesia tidak boleh takut dengan Thailand, meski anak asuh dari Kiatisuk Senamuang itu saat ini menjadi tim terbaik di wilayah Asia Tenggara. Segala kemungkinan bisa terjadi di pertandingan final. Saat menghadapi Thailand, Alfred Riedl meminta semua pemain untuk fokus. Apalagi tim yang dihadapi memiliki pemain yang komplet yang pergerakannnya sering membahayakan gawang lawan. Pihaknya meminta pemain juga waspada. Setelah menyelesaikan latihan di SPH Karawaci, semua pemain dan ofisial timnas bertolak menuju Aston Hotel Sentul guna bersiap diri menghadapi pertandingan final. (ant)

Bali Post/ant

Nice Kembali ke Puncak Liga Prancis Paris Nice merebut kembali puncak klasemen Liga Prancis (L1) dengan hasil imbang 2-2 di markas juara bertahan Paris St Germain (PSG), Senin (12/12) kemarin. Hasil ini sekaligus menjadi sinyal juara bagi klub yang tak pernah diprediksi sebelumnya menguasai kompetisi ini. Nice asuhan Lucien Favre memimpin 2-0 saat turun minum melalui gol-gol Wylan Cyprien dan Alassane Plea. Namun Edinson Cavani mengemas dua gol saat PSG menghindari tim asuhan Unay Emery itu kekalahan perdana di kandang sendiri dalam rentang waktu hampir sembilan bulan. Nice mengoleksi 40 poin dari 17 pertandingan dan unggul atas Monaco, yang menang 4-0 di markas Girondins Bordeaux sebanyak satu angka. Tim peringkat ketiga PSG tertinggal empat angka. Olympique Lyonnais berada di peringkat keempat dengan

28 angka setelah gol Mathieu Valbuena pada babak pertama membawa mereka menang 1-0 atas Stade Rennes, yang harus kehilangan Rami Bensebaini akibat diusir keluar lapangan pada fase akhir pertandingan. Sama-sama Ngotot PSG, yang penampilan terakhirnya di Liga Prancis berakhir dengan kekalahan memalukan 0-3 di markas Montpellier, memiliki peluang terbesar mereka ketika Layvin Kurzawa melepaskan tembakan dari jarak 20 meter yang dapat ditepis kiper Nice Yoan Cardinale pada akhir serangan balik cepat. Nice tertekan ketika tuan rumah menggempur mereka di menit-menit akhir, namun tidak ada peluang bersih tercipta bagi PSG pada laga di Parc des Princes itu. Nice memimpin pada menit ke-32 ketika Cyprien melepaskan tendangan bebas melengkung dari jarak 25 meter melewati Alphonse

Areola. Ini menjadi gol kedua yang bersarang ke gawang PSG di Parc des Princes musim ini. Lima menit sebelum turun minum, Cavani lolos dari perangkap offside saat menerima umpan silang dari Marco Verratti. Namun sepakan setengah voli penyerang Uruguay itu masih belum mengarah ke gawang Nice. Plea menggandakan keunggulan Nice menjelang turun minum ketika ia mendapat keuntungan dari salah pengertian antara dua bek tengah PSG Marquinhos dan Thiago Silva, dan menaklukkan Areola dari jarak dekat. PSG memperkecil ketertinggalan satu menit babak kedua bergulir, Cavani menyambar umpan silang Serge Aurier setelah laju impresif lain di sisi lapangan dari bek Pantai Gading itu. Cavani kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-60, memasukkan bola setelah penyelamatan Cardinale memantul ke Dante dan menuju jalur

Bali Post/rtr

GOL - Penyerang PSG Edinson Cavani merayakan gol pembuka timnya melawan Nice. pergerakan penyerang PSG ini. Gol ke-16-nya di liga musim ini, menempatkan Cavani sebagai pemain tersubur. Dengan kedua tim sama-sama ngotot meraih kemenangan, penyerang Nice asal Italia Mario Balotelli dimasukkan untuk menggantikan Plea, sedangkan

Hatem Ben Arfa menggantikan Verratti untuk PSG 15 menit sebelum pertandingan usai. Cavani nyaris mencetak gol kemenangan untuk tuan rumah pada fase akhir pertandingan, namun upayanya dari umpan silang Ben Arfa melebar. (kmb39/ rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Selasa Paing, 13 Desember 2016

Dian Ananta Raih ’’Best Player’’

KIPER Perseden Denpasar I Putu Dian Ananta menyandang Best Player atau sebagai pemain terbaik pada Liga Nusantara 2016 yang berakhir Minggu (11/12) lalu. Selain mampu menjadi pemain terbaik, mantan kiper Persidafon Dafonsoroh itu juga sukses mengantarkan tim Laskar Catur Muka -- julukan Perseden -- menjadi Champion usai mengalahkan PSN Ngada 2-0 di partai pamungkas. Dengan raihan pemain terbaik itu, Dian Ananta menerima uang pembinaan Rp 20 juta. Putu Dian Ananta mengatakan, dirinya sama sekali tidak menyangka bakal dinobatkan sebagai best player atau pemain terbaik di Linus 2016. ‘’Jujur saya pribadi sangat bangga atas penunjukan saya sebagai pemain terbaik. Mengingat best player itu merupakan penghargaan untuk kita sebagai pemain,’’ ungkap Dian Ananta. Tak hanya dinobatkan sebagai pemain terbaik, mantan kiper PS Badung itu juga sukses mengantarkan tim bisa meraih gelar juara Linus 2016. Baginya, itu torehan prestasi yang sangat membanggakan, dan bakal dikenang sepanjang kariernya di dunia sepak bola. ‘’Prestasi yang diraih ini sesuai dengan harapan saya dan tim ingin mempersembahkan yang terbaik untuk masyarakat Kota Denpasar di akhir tahun. Karena saya memang bertekad untuk mengantarkan tim bisa menjadi juara di kompetisi Linus ini,’’ ucap Dian Ananta. Dian Ananta mengakui jika prestasi yang ditorehkan ini tidak lepas dari semua pemain, pengurus, serta tim pelatih. Karena kerja keras semuanya, akhirnya tim bisa menjadi yang terbaik. ‘’Apa yang saya dapat tidak bisa lepas juga dari dukungan anak, istri dan keluarga besar yang selalu mensupport sejak awal. Dan apa yang saya raih ini, saya persembahkan kepada anak, istri dan keluarga. Karena tanpa dukungan mereka, tidak mungkin saya bisa meraih prestasi ini,’’ kata pria asal Negara itu. (kmb41)

Bali Post/ist

JAWARA - Tim Perseden keluar sebagai jawara Liga Nusantara 2016. Perjuangan tim polesan duet pelatih Nyoman Ambara dan AAK Bramastra di lapangan hijau juga didukung Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara serta Menkop dan UKM A.A. Puspayoga.

Juara Linus, Perseden Raih Rp 500 Juta

Solo (Bali Post) -

Foto Bali Post/kmb41

UJI COBA - Tim bola voli Badung saat uji coba dengan tim bola voli PPLP NTB di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, Senin (12/12) kemarin.

PPLP NTB Kalahkan Tim Voli Badung

Mangupura (Bali Post) Tim bola voli putri Badung harus mengakui ketangguhan tamunya PPLP Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan skor 0-3 yakni (14-25, 16-25, 23-25) dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, Senin (12/12) kemarin. Ketua Umum PBVSI Pengcab Badung I Nyoman Kusimantara mengatakan, pemain yang diturunkan tersebut merupakan hasil Porsenijar Bali tahap pertama. Mereka sudah mulai ditangani sejak awal untuk pembentukan tim Porprov Badung. ‘’Kami tidak mempermasalahkan hasil. Yang penting kami bisa melihat sejauh mana kesiapan mereka serta mana yang harus ditingkatkan lagi,’’ ungkap Kusimantara usai uji coba kemarin. ‘’Mengingat, pemain voli putri di Badung sangat langka. Sehingga jika tidak dipoles sejak awal, mareka akan diam tidak ada kegiatan.’’ Kusimantara menambahkan, jumlah ini nantinya pasti akan ada penambahan dan pengurangan pemain. Pasalnya, pihaknya bakal terus melakukan seleksi berjalan sampai benar-benar mandapatkan pemain terbaik yang nantinya layak dipakai untuk memperkuat tim bola voli putri di Porprov Gianyar, September 2017. ‘’Jika pemain banyangan ini selama seleksi berjalan tidak ada peningkatan skill dan nantinya yang baru kualitasnya lebih baik, maka itu yang akan dimasukkan menggantikan dia. Dan yang skillnya tetap, akan didegradasi,’’ katanya. Disinggung soal batasan umur pemain di Porprov Ginyar nanti, Kusimantara mengakui sampai saat ini pihaknya belum kunjung mendapat informasi yang pasti terkait itu. ‘’Saya sempat tanya pengurus PBVSI Bali masih belum dikasi informasi secara jelas. Jadi, sambil jalan kita tunggu saja kepastiannya,’’ ucap Kusimantara. Ketum PBVSI Denpasar Masa kepengurusan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Denpasar I Nyoman Putrawan berakhir Desember ini. Meski masa jabatannya bakal usai, akan tetapi sampai saat ini belum juga muncul sosok calon penggantinya. Ketua Umum PBVSI Kota Denpasar I Nyoman Putrawan mengatakan, memang masa kepengurusannya bakal berakhir Desember ini. ‘’Memang masa jabatan saya habis Desember ini. Namun saya lupa tanggal pastinya berapa,’’ ungkap I Nyoman Putrawan Minggu lalu. Putrawan mengakui jika dirinya tidak lagi mencalonkan diri lagi untuk menjadi ketum. Mengingat, dirinya sudah dua periode menjabat sebagai ketum PBVSI Kota Denpsar. ‘’Sampai sekarang memang belum ada muncul siapa yang bakal menjadi ketum. Tapi kami usahakan paling lambat Januari 2017 kita upayakan untuk mengadakan Musorkot,’’ kata Putrawan. (kmb41)

Bangli Raih Juara Umum Mangupura Cup III

Mangupura (Bali Post) Kabupaten Bangli sukses merebut gelar juara umum dalam kejuaraan karate Mangupura Cup III di kategori open yang berakhir Minggu (11/12) di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung. Bangli merebut juara umum setelah sukses mengumpulkan 9 emas, 5 perak dan 3 perunggu. Sedangkan juara umum II direbut tuan rumah Badung melalui tim A dengan torehan 8 emas, 11 perak dan 14 perunggu dan juara umum III diraih Dojo Campuhan Asri dari Denpasar dengan 8 emas, 5 perak dan 8 perunggu. Pelatih karate Bangli I Wayan Suarja mengaku bangga dengan raihan anak didiknya yang sukses mempersembahkan gelar juara umum untuk Kabupaten Bangli. ‘’Jelas kami bangga atas apa yang diraih anak-anak. Semoga tahun depan prestasi ini bisa di pertahankan bahkan kalau bisa raihan emasnya ditingkatkan dari tahun ini,’’ ungkap Suarja. Untuk kategori open ini juga dipertandingkan kelas Best of The Best di mana juara di masing-masing kelas itu kemudian diadu dengan mempertandingkan putra-putri. Di kelas kadet putra, juara pertama diraih Wira Darma dari Dojo Campuhan Asri yang mengalahkan Krisna Fajar dari FORKI Badung. Kemudian di kadet putri diraih Candi Wijayanti dari FORKI Tabanan yang mengalahkan Ratih Wulandari dari Dojo Campuhan Asri. Sementara di kelas junior putra, juara diraih Widia Krismawan dari FORKI Badung yang sukses menumbangkan Nadi Setiawan dari Dojo Campuhan Asri. Dan di kelas junior putri, juara disabet Maharani Isa asal FORKI Badung yang menumbangkan Eni dari Dojo Solo Dewata. (kmb41)

Perseden Denpasar menyabet juara Liga Nusantara (Linus) 2016 pascamenekuk lawannya PSN Ngada, NTT, dengan skor 2-0 (2-0) pada laga pamungkas di Stadion Manahan Solo, Minggu (11/12) malam lalu. Atas hasil ini, Tim berjuluk Laskar Catur Muka berhak atas hadiah Rp 500 juta. Gol pembuka kemenangan Perseden ditentukan lewat tendangan bebas Andika Dian Asruri di menit ke-16. Tendangan keras Andika meluncur deras ke gawang PSN Ngada, dan tak mampu diselamatkan kiper Petrus Paulus Djawa. Unggul 1-0, giliran PSN Ngada menekan pertahanan Perseden. Bahkan, menit ke-28 defender Perseden Nengah Repot Sulendra dianggap hand-ball di petak keramat, dan wasit pun menunjuk titik-putih. Tembakan algojo PSN Ngada Oktavianus mampu diblok kiper Perseden Putu Dian Ananta.

Justru, PSN Ngada keasyikan menyerang, Tim Laskar Catur Muka melancarkan serangan balik cepat. Alhasil, Perseden mampu menggandakan kemenangan di menit ke-37 lewat tandukan Andik Zuliyanto. Berawal dari umpan silang Vital Ximenez, bola crossing lambung di mulut gawang disundul Andik Zuliyanto dan kembali mengoyak gawang Petrus Paulus Djawa. Di paruh kedua, PSN Ngada yang tertinggal 0-2 berupaya mengejar ketinggalan. Akibatnya, permainan makin terbuka (ofensif) dan kedua tim silih berganti saling melancarkan serangan.

Kepiawaian kiper Perseden I Putu Dian Ananta di bawah mistar, patut diacungi jempol. Tercatat tiga kali bola sulit yang dilesakkan pemain PSN Ngada, mampu diselamatkan. Karena itu, hingga wasit meniup peluit panjang skor akhir Perseden tetap unggul 2-0. Bahkan, sang kiper Putu Dian Ananta yang juga putra kandung Pelatih Kepala Nyoman Ambara layak dinobatkan menyandang predikat pemain terbaik (the best player) dan berhak menerima uang Rp 20 juta. Usai laga, Pelatih Kepala Nyoman Ambara mengakui asuhannya telah menerapkan

instruksi pelatih di lapangan hijau. ‘’Kerja keras kami dan pemain akhirnya berbuah hasil. Pemain tampil konsisten sepanjang turnamen, dan mampu menerapkan strategi yang kami inginkan,’’ kata pelatih Perseden Nyoman Ambara dalam jumpa pers usai laga. Mengandalkan mayoritas pemain muda dengan fisik prima, PSN Ngada justru lebih bermain impresif pada awal laga. Permainan dengan kecepatan sempat menyulitkan Perseden untuk mengembangkan permainan. Namun selepas 15 menit, anak-anak Denpasar mulai mampu menemukan ritme permainan. Ketenangan bermain plus pengalaman para skuadnya membuat Perseden tampil lebih efektif. Gelar juara Liga Nusantara 2016 disambut gembira pemain

Perseden. ‘’Ini hasil yang luar biasa. Perseden telah bekerja keras sejak babak regional dan ini pencapaian yang pantas kami dapat,’’ ujar Dian Ananta. Penampilan Perseden di putaran final ini, mendapat dukungan dari mantan Wali Kota Denpasar yang kini menjabat Menteri Koperasi dan UKM A.A. Puspayoga dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara. Jaya Negara yang juga Penasihat Askot PSSI Denpasar bahkan mengatakan sangat bangga, karena perjuangan pemain Perseden mampu meraih prestasi juara Liga Nusantara 2016. ‘’Tanpa semangat pemain terutama kiper Dian yang tampil cemerlang mungkin tidak akan juara,’’ ujar Jaya Negara yang sempat menyambangi Dian sambil menyiram kepalanya dengan air mineral pertanda kegembiraannya. (022)

BU U-21 Ingin Balas Dendam di Final

Bali Post/kmb

JALAN SANTAI - Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta bersama Panglingsir Puri Kesiman A.A. Ngurah Gede Kusuma Wardana saat melepas peserta jalan santai Wahana Madya Bari serangkaian HUT ke-50 di Banjar Dajan Tangluk, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Senin (12/12) kemarin.

Sudikerta Lepas Jalan Santai Wahana Madya Bari

Denpasar (Bali Post) Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta bersama Panglingsir Puri Kesiman A.A. Ngurah Gede Kusuma Wardana dan Ketua Panitia A.A. Ngurah Bagus Mulawarman melepas peserta jalan santai Wahana Madya Bari serangkaian HUT ke-50 di Banjar Dajan Tangluk, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Senin (12/12) kemarin. Dalam kegiatan yang didukung Bali Post dan Hotel Nusa Indah dan diikuti ratusan peserta itu, hadir anggota DPRD Kota Denpasar, perwakilan Disdikpora Kota Denpasar, warga Banjar Pabean, Banjar Abian Tubuh, dan Banjar Abian Nangka Kelod, serta undangan terkait lainnya. Sejak pukul 06.30 Wita, ratusan peserta jalan santai sudah memadati Jalan Surabi. Tepat pukul 07.00 Wita, Wagub Bali I Ketut Sudikerta melepas peserta jalan santai, dan peserta pun melewati rute yang ditentukan panitia. Tak berselang lama, peserta jalan santai serangkaian HUT ke-50 Wahana Madya Bari dengan tema ‘’Dalam rangka HUT Wahana Madya Bari, mari kita tingkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga adat istiadat dan budaya Bali’’ ini sampai di finis. Wagub Bali I Ketut Sudikerta mengatakan pelaksanaan

jalan santai serangkaian HUT ke-50 Wahana Madya Bari ini merupakan sebagaian dari mewujudkan kreativitas dalam menjaga kehidupan yang sehat di Bali. Pada hakikatnya, hidup ini penting di dalam melanjutkan perjuangan untuk mengisi pembangunan ini. ‘’Karena itu, perlu kita jaga. Cara menjaganya ini dengan kesehatan yaitu dengan berolahraga seperti yang dilakukan hari ini oleh Wahana Madya Bari. Karena itu, Pemerintah Provinsi Bali sangat mendukung agar kegiatan ini dilakukan secara intensif untuk mewujudkan masyarakat kita yang sehat dan sejahtera,’’ kata Sudikerta. Sementara itu, Ketua Panitia A.A. Ngurah Bagus Mulawarman didampingi Klian Banjar Dajan Tangluk I.B. Rai Mantra menyatakan, dalam rangka HUT ke-50 Wahana Madya Bari, Banjar Dajan Tangluk, melibatkan keluarga besar yang terdiri dari tiga banjar, yakni Banjar Abian Tubuh, Banjar Pabean, dan Banjar Abian Nangka Kelod. Adapun aktivitas-aktivitas yang dilakukan, yakni meningkatkan kreativitas masyarakat dalam menjaga adat dan istiadat Bali ke depannya. ‘’Dalam kegiatan ini, ada jalan santai yang merupakan bagian dari komunikasi dan harmonisasi, dan menjaga

kesehatan masyarakat supaya hidup sehat, dan hidup sehat bisa beraktivitas dengan baik,’’ ujarnya. Selain itu, lanjut Mulawarman, juga akan dilaksanakan tirtayatra ke Pura Padangdawa. Dalam tirtayatra itu juga akan dilaksanakan berbagai lomba yang berbasis adat dan budaya, seperti lomba membuat udeng, mategenan, dan lain sebagainya. ‘’Kami juga sudah mengadakan bakti sosial dengan berbagi dengan sesama krama Bali, yang ada di Karangasem, tepatnya di Panti Asuhan Yasa Kerthi. Di Panti Asuhan Yasa Kerthi Karangasem itu, kami berbagi. Apa yang kami miliki dengan berbagi sembako, pakaian layak pakai, dan lain sebagainya,’’ ucapnya. Sebelumnya, Wahana Madya Bari, Banjar Dajan Tangluk, Kesiman, mengadakan bakti sosial di Panti Asuhan Yasa Kerthi, Karangasem, 11 Desember lalu. Di mana Panti Asuhan Yasa Kerthi ini terdapat 30 anak asuh yatim piatu dan kurang mampu yang terdiri dari 10 anak SD, 12 anak SMP, dan 8 anak SMA. Dalam penyerahan sembako dan bantuan lainnya di Panti Asuhan Yasa Kerthi, Karangasem itu, diterima Sekretaris Yayasan Yasa Kerthi I Gede Redita. (kmb)

Mangupura (Bali Post) Bali United (BU) U-21 bakal menantang PS TNI di partai pamungkas kompetisi Torabika Soccer Championship 2016 U-21 yang dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (13/12) malam ini. Sedangkan perebutan peringkat ketiga bakal mempertemukan Pusamania Borneo FC Vs Persela Lamongan U-21 di Stadion yang sama. BU muda sukses melenggang ke puncak setelah di semifinal di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Sabtu lalu berhasil unggul tipis 4-3 atas Persela Lamongan U-21. Sementara PS TNI membungkam Pusamania 2-0. Laga final nanti dipastikan berjalan sengit, mengingat anak asuhan Wayan Arsana itu membawa misi balas dendam untuk bisa menundukkan PS TNI. Di babak delapan besar di Stadion Dipta, mereka dipermalukan 1-2 oleh calon lawannya itu. Pelatih BU U-21 Wayan Arsana mengatakan, laga final nanti bisa dikatakan laga ulangan. ‘’Secara tim kami siap ketemu PS TNI U-21 di final. Dan laga kedua ini menjadi kesempatan emas bagi Samsul

Pelu dkk. untuk memenangi pertandingan, sehingga bisa membalas kekalahan di delapan besar,’ ungkap Wayan Arsana, Senin (12/12) kemarin. Arsana menambahkan, laga nanti bisa bisa menambah motivasi asuhannya untuk mengambil momen dengan terbaik. Seperti saat melawan Persela Lamongan di semifinal, baik main di kandang dan tandang, Skuat Bali United muda selalu kalah. Namun pada pertemuan ketiga di laga semifinal anakanak mampu bermain lepas. ‘’Pertandingan besok (hari ini - red) memang sangat berat, tapi saya yakin di final justru Bali United diuntungkan. Terutama mental pemain sedang dalam fixed performance. Jadi kami harapkan mereka tetap diharapkan bermain lepas tanpa beban. Jadi, semua pemain diharapkan menikmati laga puncak,’’ katanya. Dikatakannya, tidak ada strategi khusus yang disiapkan untuk melakoni laga puncak. ‘’Yang terpenting semua pemain bisa tampil tenang dan tidak terpancing emosi, dengan begitu kemampuan terbaiknya akan keluar,’’ papar Arsana. (kmb41)

Sujata Tangani Tim Porprov Badung

Mangupura (Bali Post) Pelatih Nyoman Sujata yang sukses membawa tim Putra Perkanthi Jimbaran merebut gelar juara Piala Bupati Badung I/2016, kini dipercaya mengarsiteki tim Porprov Badung. Namun, sejauh ini belum diputuskan pendamping Sujata atas asisten pelatih. Ketua Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana, di Kuta, Badung, Senin (12/12) kemarin menjelaskan, dirinya langsung menjabat manajer tim. Ditegaskannya, selama gelaran Piala Bupati, tim pemandu bakat telah bekerja keras, dan menjaring 35 pemain. Akan tetapi, Graha Wicaksana berharap pemain yang ikut seleksi lebih banyak lagi. Caranya, tiap klub bebas merekomendasi pemainnya guna mengikuti seleksi. ‘’Bahkan, seleksi kami agendakan di Petang, Blahkiuh serta Mengwi untuk wilayah Badung Utara, sedangkan wilayah Badung Selatan di Lapangan Samudra Kuta dan Yoga Perkanthi Jimbaran,’’ katanya. Menurutnya, para pemain seleksi yang lolos tetap diberlakukan sistem promosi dan degradasi. Artinya, jika dalam perjalanannya pemain berangkutan tidak rajin latihan, atau skill-ball-nya kalah bersaing dibandingkan pemain lain, otomatis bakal tersingkir, dan digantikan pemain lain yang layak promosi. Ia menjadwalkan Januari 2017 sudah terbentuk tim secepatnya. ‘’Instruksi Bupati Badung target Badung tak main-main, dan cabor terfavorit dan paling merakyat ini dipatok emas dan sudah harga mati,’’ ucap Graha. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Paing, 13 Desember 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Dicari: Sopir Gaji 2Jutaan Hub:724995

Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40,Kuta

Cr 4 sopir u/kanvas yg serius H.08123666919/081805412118 SMA

Internasional Export-Import mbthkn Karyw/ti pny Niat Krj tggi,tnp Hrs Pglmn SMU/K u/pss.8 Driver,12 Gdg, 16 Adm,kasir,9 staff,Acc,Spv,Gj Ttp 3-7jt/bln Fas:Mes,THR,Hub. HRD Jl.Gatsu Tmr No.89X(sblh Brt Jembatan Prtama dr Tmr) Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 12 plmr pertama lgs krj tetap!

Looking for SPG 2 girls,for Boutique in Monkey Forest Ubud Call 085792347073, Mrs Tracy

Cr Cpt Guide B.Jepang Max.35Th Pnglaman/Tidak Hub.03619347650

A.BP.153.12.16.0000653

A.BP.001.12.16.0000631

A.BP.001.12.16.0000579

!Dcr Spr Truk Tangki Air SIM B Adm bs Computer,Dalung Permai Blok ZZ/115 HP:081337480733

B.BP.166.12.16.0000320

!Job Resmi di Macau Visa kerja proses Seminggu 081999906893

B.BP.166.12.16.0000319

Asisten Marketing produk Fashion ***PT.Fuji Home Japan*** & Rumah Sewa 085737397773 A.BP.001.12.16.0000637 Jl.Tkd.Batanghari No.3 Panjer Book Keeper,GA Suvervisor, Cr Sbnyk2nya Krywn/ti utk MarCashier,Engineering,DW Driver keting,Peng.Proyek,Arsitek&EsJl.New Kuta Beach,Pecatu Indah timator,diutmkn yg brpglmn,bgi yg blm brpglmn akan dibina.di- Resort 80364 Tlp:0361-8484582 E:hrd@klapa-newkutabeach.com sipln,jjr&teamwork(Bns+Asrnsi) A.BP.001.12.16.0000533 4723564/info@fujihomejapan.com Dicari Segera Driver A.BP.001.12.16.0000659 Berpengalaman Hub:085238311111 Dcr.Tk.Cecking & Tk.Jarit A.BP.001.12.16.0000590 Dicari Tukang Cuci Motor Borongan Hub:PT.Magali Pascal Hub:0361-263635 Tlp.(0361)419600-081999857442 A.BP.001.12.16.0000640

A.BP.001.12.16.0000650

B.BP.164.12.16.0000266

A.BP.001.12.16.0000595

A.BP.001.12.16.0000515

Cr Pembantu Gj 1,5 Yg Anter Kms 500 T.487706/488315 LgsKrj

A.BP.001.12.16.0000646

Cr Sopir Mrkp Tng Angkat Beras Jl.Cargo KTP Bali,085100866177

B.BP.141.12.16.0000317

Crusoes Bar Legian Looking for kitchen staff,PR, experienced; Floor Manager&Supervisor,Call: 081916398040 Email:crusoesbali @gmail.com

B.BP.154.12.16.0000313

Dcr Acc,Adm Berpengalaman bs Comp,Kolektor/pria, Sales lam PMA, Bedahulu XVII/7 Dps B.BP.821.12.16.0000225

Dcr Staf Eksport&Staf Personalia D3/S1,mampu Bhs.Inggris & Komputer.Lamaran dikirim via email ke: CV. Garuda Bali garuda-bali@dps.centrin.net.id

Dcr Arsitek bs Autocad,Grafis dan Teknisi sipil utk pengawas Proyek,berpnglmn Prm Cazaloka Jl.P.Saelus 1, 087862369226

A.BP.001.12.16.0000648

Dcr Invstr Ush Fitnes d Smnyk Alat & Bngn Ready 087860923807

Dicari SPG u/Counter di Cafe Four 2-10pm.Engls Bgs n Lancar coky@bali-treasures.com Hp.081 145 2173

B.BP.004.12.16.0000156

A.BP.001.12.16.0000608

Dcr Kurir SIM C &Telemarketing Min.SMU CV KeSynus Refill Center Jl.Imbo 551A 0361 490452-3

A.BP.005.12.16.0000589

Dcr Mekanik SpdMtr Gaji Besar HondaTamanAgung T.081236700700

B.BP.001.12.16.0000142

Dcr PRT Serabutan Diutamakan bisa Masak Hub:082144777296

A.BP.001.12.16.0000639

Dcr PegSalon&SpaPengalaman/tdk Jl.T.Badung H.081805547375 Sgr

Sgr Koko Ayam Discovery Dcr Tng Wnt lls SMU/Sdrjt Sales Dcr HK&FO Pria.Arthur.Suites/Jl. Shopping Mall,usia 20-35 th, Mekanik H:ArthaKarya Mtr, Jl. Kresna939/BlkgBRI/081337315537 A.BP.001.12.16.0000629 Bhs Inggris/Mandarin. Bawa CV GjhMada 54-56 Tbn 085100558214 Dcr PRT bs masak wnt tinggalDlm, A.BP.155.12.16.0000641 langsung Hub.Aci 081339621337 GatsuTmr Dps SMS 08123840772 Dcr Tng kirim Ikan Lele (pakai A.BP.001.12.16.0000630 A.BP.001.12.16.0000658 Sepeda Motor) H.082237094056 Dicr STM Bangunan/Teknik A.BP.001.12.16.0000635 Dcr pembantu Rumah Tangga dan Sipil Brpglmn Hub.089644988906 A.BP.001.12.16.0000597 Staf Admin Hub.082147007505 Dibth:HK,SPV,Eng,Cook Sec A.BP.001.12.16.0000634 Hotel di Kuta,Hub:081238105018 Dcr sekretaris bs English & /Email:res_roses@yahoo.com excel Chateau de bali B.BP.154.12.16.0000315 Hub.081236340707 Dicari Admin Wanita BerpenamB.BP.004.12.16.0000153 pilan menarik Jl.Gn.Soputan Gg. Dcr supir pribadi,bisa bawa mobil matic Hub.08123805089 Puskesmas No.8 H.081547497086 A.BP.001.12.16.0000613 untuk interview Dicari Pelanggan Kulit Roti A.BP.001.12.16.0000626 dan Returan Hub:085100246600 Dcr: Purchasinf,Hostes,Waiter,

A.BP.001.12.16.0000628

Dcr Therapist Pglmn/Tdk u/Amy Spa di Canggu Hb:081246553238

B.BP.101.12.16.0000297

Villa Marketing-Canggu-Excellent Computer Skills & English Email:bali_villa8@yahoo.com Hp.081238362077

A.BP.001.12.16.0000259

A.BP.001.12.16.0000546

Dicari Tenaga Engineering Pnglmn Bkl Otmtf/Msn Indstr bs Las Lstrk(Min 2Th) Tahu Dsr Kelistrikan.Hub 0361-978637

B.BP.004.12.16.0000155

Bth Therapist, Hair dresser, sales marketing yg berpengalaman,bisa B.Inggris,Gaji bagus Hub: 081237893361

B.BP.031.12.16.0000253

Runner,House Keeping,Staf Gudang Umur Maks 26Th u/Restoran di Seminyak Hub:(0361)730603 Email:analafavela@gmail.com

B.BP.004.12.16.0000259

Staff Akuntansi S1/D3 Lamaran dan Gaji yg Diminta Langsung ke:hari@esolindo.com A.BP.001.12.16.0000576

A.BP.001.12.16.0000610

Dicr: Arsitek,Drafter S1 Arsitek 2Th, QS S1 Sipil Peng: 3Th, Acct Min.D3 Peng:3Th u/Kontraktor Hub:082339930603 Email: hrd.kontraktorbali@gmail.com

A.BP.001.12.16.0000385

SPG for jewelry shop.Kuta:0811 3866371;Sanur/Ubud:08113866372

B.BP.804.12.16.0000075

Housekeeper:Pria,28-35Th, u/ Orang Asing(Single)diKerobokan Bisa mengurusRmh,Laundry,Kebun Basic Maintenance & Penyayang Anjing,Sikap Baik Bertanggung Jwb,Gj Bgs&THR.Hub:0361-733939

B.BP.820.12.16.0000310

Kuta:DJ,Cook,Waitr/s(3Jt)Kasir Bartnders-SPA-FO,CS08123807241

A.BP.001.12.16.0000592

Need Eng Tourism Driver has Experience Max.28Th 081999156365

A.BP.001.12.16.0000585

Pembantu RT & Urus Anak Tingal Dalam Gaji Tinggi 085737397773

A.BP.001.12.16.0000638

Perush.Distributor Imported Food% Bvrg di Dps,Bth:Adm,Syrt Wnt,Single.Lmrn+CV+Foto ke sales@gap-indo.com atau Fax ke(0361)8495807 T.03618495805

B.BP.004.12.16.0000306

Urgent Require FO Staff, Male, Min D1 Good english & comp Please Send Your CV to: Puri Saraswati Bungalows E:purisaraswati@yahoo.com

B.BP.004.12.16.0000258

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

SUZUKI

KrmnWagon R14,XeniaDeluxeMatic 12(IjinGrabTaxi)08123804329 BU

Taruna CSX Th’2000 Biru Hrg. 65Jt Nego Hub:081246387400

B.BP.154.12.16.0000316

A.BP.001.12.16.0000582

Mega Carry’15, Mobilio RS’15, March’14 AsBal 089619874461

TeriosTX ADV’10 SilMet AsDK,KM 60rb, Jl.P.Menjangan 15 TT/BUC

A.BP.001.12.16.0000505

A.BP.001.12.16.0000645

TOYOTA

Avanza G’2013 Air Bag Hitam Harga Rp.150Jt H.087860002341

HONDA

CRV 2.4cc’2013 Putih AsBali B.BP.141.12.16.0000318 LuarDalam Orisinil, 08123953664 Grand Inova G’2013 Hitam,LowKM A.BP.001.12.16.0000660 Mulus,Matik Hub:08170663140 A.BP.001.12.16.0000649

Jazz’05Matic Silver Stone Smst Harrier 2010 Hitam,DK Tangan 1 Baru,BUC 87Jt,Hub:085737180911 Kondisi Mulus 081238939010

B.BP.004.12.16.0000264

B.BP.164.12.16.0000312

PELUANG BISNIS

BENGKEL LAS

Innova’2009 Hitam AsBali Terawat Hub:081916762539 B.BP.154.12.16.0000314

T.Alphard’14 Hitam Asli Bali Tangan I Jl.Patimura 77 Dps A.BP.001.12.16.0000647

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk A.BP.001.12.16.0000656

KOST Over Kontrak Kost 11 Kamar Hub:087761030667 Murah

DIJUAL RUMAH Djl Rmah,2KT,2KM Swiming Pool Br.Semer Krbkn,081916304105BUC

DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

A.BP.153.12.16.0000654

!081237676375/081999508461 Tnh 1A 150Jt diBatuyang Jln Roda 2

Djl sgr Perum/Ruko,Kediri Jl. Raya Nyitdah Tbn,0361466842, 081934310335,081338791301

A.BP.001.12.16.0000633

Djl Tnh Pinggir Pantai di Tbnn Cck U/Hotel,Vila 081337112202

A.BP.001.11.16.0001822

A.BP.001.12.16.0000172

Jual Rmh Jl.Nusa Barung No.4 LT:4,27A 3Lt HP.081337266624

Jln Raya Celuk Gyr 17,30 Are 081337283254 081338791301

A.BP.001.12.16.0000409

A.BP.001.12.16.0000399

Jual.Tanah Medewi,LT 9195m2 depan Pantai, Dijual Cepat 1,4Jt/m2 081936074555

Rmh Kos2an 2Are Jl.Tkd Yeh Aya IX Renon 1,7M 085100866076 BUC A.BP.001.12.16.0000651

B.BP.164.12.16.0000311

RUPA-RUPA

A.BP.001.11.16.0001345

SERVICE

B.BP.031.12.16.0000271

SERVICE

FOTO COPY

Kvl Soka Balian Beach 70Jt Per ARSITEKTUR Are,65Jt ambil 5 Kvl,60Jt 10 YogaDsign&Kntrktor:Gbr Bangnan Kvl.Harga Dibawah Pasaran BUC IMB+UrusSIUP/SITU 085857951430 Hub.082247238364/081239003979 A.BP.153.12.16.0000657

DIJUAL RUKO Dijual Ruko Lantai 3 LT.104m2 Jl.Mahendradata Utara 165F Dps Hub:081999847047/0361482333

A.BP.001.12.16.0000655

RUPA-RUPA Atasi Rmh Bcr,Tlang,Dak,Dnding Atp&Renov Rmh Opi.085103093823

AC

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

A.BP.001.11.16.0001730

SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155 A.BP.001.12.16.0000078

A.BP.001.12.16.0000522 KEHILANGAN Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Hlg BPKB Ymh Byson Th’2012 No: DISEWAKAN APARTEMEN Talang,Dll(Daris) 085102796346 5414406-0 H.Budi 081999903402 Dikont Apartemen Komplit,Murah A.BP.001.12.16.0000644 A.BP.001.12.16.0000632 10Kamar,Parkir Luas di Jl.Kubu Dcari Property macet di Bank/ Tlh Hilang BPKB Suzuki Th 2008 Anyar Kuta Hub.087761301643 Kena Rentenir Sms 087760451006 No.BPKB:8310731.O A/N.Bardan A.BP.001.12.16.0000593

BIRO JASA

A.BP.001.12.16.0000652

PAKAIAN

DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS

A.BP.001.12.16.0000581

Pelunasan/Gestun kartu kredit Hub.082340004545

A.BP.001.12.16.0000636

SALON

SERVICE

Dijual Tangki Air 5000 Liter Plat.Hub.081237924373

A.BP.001.11.16.0001740

DIJUAL MOBIL


EKONOMI

18

Selasa Paing, 13 Desember 2016

Investor India Diundang

Investasi Bidang Farmasi, IT, dan Otomotif

New Delhi – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang pengusaha India untuk berinvestasi di bidang farmasi, IT, dan otomotif. “Indonesia mengundang India untuk meningkatkan kerja sama investasi di bidang farmasi, IT, dan otomotif,” kata Presiden Jokowi setelah pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Mughal Room Lantai 1 Hyderabad House, New Delhi, Senin (12/12) kemarin.

Presiden Joko Widodo

Bali Post/ant

Presiden menyatakan menyambut baik penandatanganan nota persepahaman atau memorandum of undertanding (MoU) di bidang standarisasi perdagangan yang dilakukan antardua negara. Jokowi menyatakan yakin hal itu akan men-

ingkatkan perdagangan dalam rangka mendukung kerja sama ekonomi dan people to people contact. “Ini adalah suatu kehormatan bagi saya untuk bisa memenuhi undangan dari Perdana Menteri Modi untuk mengunjungi India,” kata Presiden.

Ia menegaskan, India adalah mitra penting bagi Indonesia karena hubungan dan kerja sama dalam politik, ekonomi, dan sosial budaya kedua negara semakin kuat dari waktu ke waktu. “Dalam pertemuan hari ini, kita membahas secara menyeluruh upaya

Yogyakarta (Bali Post) – Raja Durian, penjual buah durian di daerah Godean, Kabupaten Sleman, Yogyakarta belakangan diserbu pengunjung setelah diperbincangkan di media sosial. Peningkatan pengunjung baik oleh konsumen lokal maupun luar daerah. Jenis durian yang dijual adalah varietas Monthong. Harganya Rp 60.000-70.000 per kilogram. Selain itu juga ada pancake durian, es krim durian yang dijual hanya Rp 5.000 per cup. Pengelola pusat penjualan durian grosir maupun eceran yang berlokasi di Kamal Wetan, Margomulyo, Dalinem, mengaku peningkatan omset dan penjualan yang terjadi jauh melebihi dari hari biasa. “Hari-hari liburan ini sampai 500 buah yang terjual, hari biasa cuma 100 atau 200 buah. Omzetnya bisa mencapai Rp 18 juta, kalau hari biasa sekitar dua sampai tiga juta,” ujar Dalinem. Selain mendatangkan buah durian dari Provinsi Bengkulu, Yogyakarta, juga dari Kabupaten Purworejo, Magelang (Jawa Tengah), Medan (Sumatera Utara), dan terkadang dari Jawa Timur. “Untuk sekarang paling banyak dari Bengkulu, soalnya lagi musim hujan jadi banyak wilayah yang belum panen. Bunga duriannya mudah gugur karena hujan,” pungkasnya. (ant)

Jakarta (Bali Post) Dalam upaya meningkatkan kinerja industri nasional ke depan, diperlukan langkah-langkah strategis, antara lain meliputi penguatan struktur, pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguasaan teknologi, dan pembangunan infrastruktur industri. Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika menjadi narasumber pada Indonesianisme Summit 2016, yang diselenggarakan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) di Jakarta. “Hilirisasi industri akan memacu kegiatan ekonomi di sektor lainnya dan mempunyai multiplier effect yang besar,” kata Airlangga di Jakarta, Minggu (11/12). Penguatan struktur industri diarahkan melalui hilirisasi karena berdampak positif pada peningkatan nilai tambah di dalam negeri, peningkatan devisa melalui substitusi impor, perluasan kesempatan kerja, percepatan pertumbuhan ekonomi, percepatan penyebaran industri ke seluruh NKRI, dan

Bali Post/ant

DISERBU - Raja durian Godean diserbu pengunjung.

Harga Minyak Melonjak

Hongkong Harga minyak mentah melonjak lebih dari lima persen, Senin (12/12) kemarin setelah produsen anggota organisasi negara pengekspor minyak OPEC maupun non-OPEC sepakat mengekang produksi minyak dan mengurangi kelebihan pasokan global. Perjanjian antara OPEC dan sejumlah negara penghasil minyak itu merupakan aksi bersama pertama sejak 2001, setelah lebih dari dua tahun harga minyak rendah menekan anggaran banyak pemerintah dan memicu kerusuhan di negara-negara Timur Tengah hingga Amerika Latin. Patokan global minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari harganya naik 5,0 persen. Minyak kemudian menjadi 56,94 dolar AS per barel dan patokan Amerika Serikat minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik dalam jumlah yang sama menjadi 54,07 dolar AS per barel. Mata uang komoditas dan saham-saham energi juga ditarik lebih tinggi, menambah

sentimen bullish setelah kenaikan kuat hari lain di Wall Street pada Jumat (9/12). Saham-saham energi dan sumber daya membantu menarik indeks saham Australia naik 0,3 persen, namun indeks MSCI saham Asia Pasifik di luar Jepang datar setelah membukukan kenaikan mingguan terbesar dalam hampir tiga bulan pekan lalu. “Investor yang telah overweight cash dan suku bunga tetap terus mendorong sahamsaham lebih tinggi karena kepercayaan meningkat,” Ric Spooner, kepala analis pasar di CMC Markets di Sydney mengatakan dalam sebuah catatan. Pada Jumat (9/12), survei awal dari University of Michigan menunjukkan indeks sentimen konsumen Amerika Serikat berada di tertinggi sejak Januari 2015. Hal itu mungkin memacu the Federal Reserve lebih yakin pada prospek perekonomian Amerika, ketika memulai pertemuan dua hari, Selasa (13/12) untuk pertemuan kebijakan terakhir 2016. (ant)

Bahan Obat Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan satu hal yang menjadi prioritas penja-

jakan kerja sama dengan India yakni dalam hal pengadaan bahan baku obat. “Jadi ini adalah kerja sama cukup strategis dan kita akan coba untuk dalami lebih lanjut supaya dapat dikonkretkan,” katanya. Retno Marsudi mengatakan selama ini Indonesia masih mengimpor berbagai bahan baku farmasi dari India. “Tapi yang akan kita lakukan adalah mendorong India untuk berinvestasi di bidang bahan baku obat di Indonesia,” kata Menlu Retno. (ant)

Strategi Tingkatkan Kinerja Industri Nasional

Raja Durian Godean ’’Diserbu’’

OPEC dan Non-OPEC Sepakat Pangkas Produksi

kami untuk meningkatkan kerja sama ekonomi,” katanya. Presiden menyatakan Indonesia ingin meningkatkan perdagangan dan juga ingin menganekaragamkan atau mendiversifikasi produk ekspor ke India. “Kami juga membahas upaya peningkatan kerja sama investasi,” katanya.

peningkatan penerimaan devisa melalui ekspor. Hilirisasi juga akan mendorong Indonesia ke dalam rantai pasok dunia dengan menjadi produsen bahan setengah jadi atau bahan material yang sudah diproses. Langkah selanjutnya, sebut Airlangga yang terpenting adalah pengembangan industri nasional, m eny ia p ka n kom p et ensi SDM yang sesuai kebutuhan dunia usaha saat ini. “Menciptakan SDM Indonesia yang terampil itu perlu melalui kegiatan vokasi. Hal ini sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo yang telah mengeluarkan Inpres, dengan menekankan 60 persen materi pelajaran di SMK itu harus terkait industri baik manufaktur maupun non manufaktur,” tuturnya. Mengenai penguasaan teknologi industri, Airlangga menyampaikan ada tiga kebijakan utama yang perlu dijalankan, yakni penguatan infrastruktur kegiatan litbang, peningkatan adopsi dan alih teknologi, serta pemanfaatan teknologi terkini. (ant)

Bali Post/ant

IKAN ASIN - Pekerja menjemur ikan asin jenis banyar di desa Pabean udik, Indramayu, Jawa Barat. Pelaku usaha tersebut, produksi ikan asin mengalami penurunan hingga 40 persen akibat curah hujan tinggi yang menghambat proses pengeringan.

Ikan Bahan Pangan Mudah Diproduksi

Jakarta (Bali Post) Ikan merupakan bahan pangan yang mudah diproduksi di Indonesia sehingga perlu didorong sebagai upaya utama mewujudkan kedaulatan pangan. “Ikan sebagai bahan pangan yang mudah diproduksi dalam berbagai skala, bergizi tinggi, tersedia di seluruh nusantara,” kata Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Nilanto Perbowo, pada acara peringatan Hari Ikan Nasional ke-3 Tahun 2016 di Jakarta, Minggu (11/12). Untuk itu, ujar dia peningkatan konsumsi produksi perikanan di tengah

masyarakat juga diharapkan dapat menjadi solusi, terutama dalam konteks mendukung ketersediaan sumber pangan bergizi yang terjangkau. KKP bersama Tim dari Kantor Staf Presiden sebelumnya juga telah mengampanyekan ikan itu enak sebagai bagian dari upaya pemerintah mengedukasi masyarakat tentang manfaat makan ikan. Dengan upaya itu juga diharapkan dapat mengatasi dampak terkait masalah gizi nasional, seperti bayi yang lahir pendek (stunting) dan obesitas. “Semua pasti bisa kar-

ena masyarakat memperoleh asupan gizi yang baik dari sumber protein yang mudah didapat dan dihasilkan di dalam negeri,” katanya. Nilanto juga mengemukakan pentingnya menggerakkan atau menghela aktivitas perekonomian di hulu seperti penangkapan, budidaya, pengolahan dan pemasaran. Sebelumnya, Wakil Ketua MPR Mahyudin mendorong kebijakan konsumsi ikan yang dinilai perlu lebih digalakkan pemerintah, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna menekan tingkat ketergantungan terhadap daging sapi. (ant)

Bali Post/ant

PRODUK ASTRA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Chief of Corporate Communications, Social Responsibility and Security PT Astra International tbk. Pongky Pamungkas sedang menaiki salah satu produk anggota Astra Otopart Wintor XP 500 sebelum acara Indonesianisme Summit IA ITB di Jakarta.


19

Selasa Paing, 13 Desember 2016

Tidak Mudah

Jalani Sidang Hari Ini

Ahok Minta Didoakan

Jakarta (Bali Post) – Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan melanjutkan kegiatan kampanye sesuai jadwal setelah menjalani sidang perkara penistaan agama hari ini. ‘’Ya satu hari enggak kampanye,’’ kata Ahok usai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Menteng, Jakarta, Senin (12/12) kemarin. Setelah sidang ia berencana melanjutkan aktivitas kampanyenya di Balai Rakyat, Rumah Lembang. ‘’Begitu Rabu kita sudah langsung di (Rumah) Lembang lagi, jalan lagi,’’ imbuhnya. Ahok menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Menteng, Senin kemarin. Dalam acara itu, Ahok mengaku sudah terbiasa dengan acara-acara seperti Maulid Nabi karena lahir dan besar di Belitung Timur yang mayoritas penduduknya muslim. Ahok pun mengungkapkan pesan dari mendiang ibu angkatnya agar ia menjadi pejabat yang meneladani sifat terpuji Nabi Muhammad SAW. Ia juga meminta maaf kepada umat muslim karena ucapannya yang berbuntut perkara hukum, serta meminta didoakan agar sidang besok lancar. Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara Hasoloan Sianturi mengatakan gedung bekas PN Jakarta Pusat yang menjadi lokasi persidangan kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memiliki kapasitas yang terba-

tas, hanya bisa menampung sekitar 80 orang. Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang ingin menyaksikan persidangan yang dinyatakan terbuka untuk umum tersebut pada Selasa (13/12), bisa memahami kondisi dan tidak memaksakan untuk hadir di lokasi. ‘’Sidang dinyatakan terbuka untuk umum. Kami tidak membatasi orang, namun ruang sidangnya yang terbatas agar dipahami jadi tidak bisa menampung seluruh pengunjung,’’ kata Hasoloan Sianturi, Senin kemarin. Sidang perdana Ahok digelar di bekas gedung PN Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada Nomor 17, Jakarta Pusat, karena gedung PN Jakarta Utara di Jalan Laksamana RE Martadinata Nomor 4, Sunter, Tanjung Priok tengah dalam proses renovasi. Sementara itu di lokasi pada Senin siang pukul 12.30 WIB gedung di tepi Jalan Gajah Mada Jakarta Pusat tersebut sepi dari aktivitas. Dua orang petugas keamanan berjaga di areal parkiran gedung yang hanya memiliki satu gerbang utama untuk masuk dan keluar kendaraan. Gedung yang jadi lokasi sidang Ahok ini memang lebih kecil jika dibandingkan dengan gedung baru PN Jakarta Pusat di Kemayoran, yang menjadi lokasi sidang Jessica Kumala Wongso. Menurut petugas keamanan setempat, gedung lama cuma memiliki delapan ruang siding, sementara gedung baru mencapai 20 ruang sidang. (ant)

11 Desa Wisata

Dari Hal. 1

Salah satu upaya yang telah dilakukan Badung untuk memeratakan pendapatan masyarakatnya adalah menetapkan sejumlah desa wisata. Namun hal tersebut belum mampu mendongkrak perekonomian masyarakat setempat. Sebab, dari sebelas desa wisata yang ada di Gumi Keris, hanya tiga desa wisata yang masuk dalam kategori sehat. Adapun sebelas desa wisata yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Bupati Badung Nomor 47 Tahun 2010 adalah Desa Bongkasa Pertiwi, Desa Pangsan, Desa Plaga, Desa Baha, Desa Kerta, Desa Belok, Desa Kapal, Desa Mengwi, Desa Sangeh, Desa Carangsari, dan Desa Munggu. Dari jumlah itu hanya tiga yang masuk dalam kategori sehat, yakni Desa Wisata Carangsari, Pangsan dan Bongkasa Pertiwi.

Dari Hal. 1

Hal itu diketahui dari surat wasiat Diah kepada suaminya yang ditemukan bersama bom dalam paket pos yang dikirim melalui mobil dan dibuntuti polisi dari Solo hingga ke penerima di daerah Bintara, Bekasi. Rencananya bom akan diledakkan pada Senin (12/12/2016) pagi. Namun aksi tersebut berhasil digagalkan Polri. Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo menilai keinginan Negara Islam Irak dan Syria (ISIS/IS) untuk membangun basis di Asia Tenggara sangat nyata. Indikasi tersebut diperkuat dengan kembalinya puluhan warga negara Indonesia (WNI) simpatisan ISIS ke Indonesia dan kini berupaya mewujudkan agenda membangun kekhalifahan Asia Tenggara. ‘’Belajar dari kegagalan pemerintah Irak dan Suriah melumpuhkan IS, pemerintah Indonesia patut memberi wewenang penuh dan keleluasaan kepada TNI dan Polri untuk mempersempit ruang gerak para simpatisan IS di Indonesia,’’ kata Bambang Soesatyo, Senin (12/12) kemarin. Bambang berharap pemerintah segera melakukan langkah berani untuk menangkal potensi-potensi tersebut. Menurutnya, pemerintah harus segera melumpuhkan sel-sel simpatisan ISIS di Indonesia dalam rangka menjaga ketahanan

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung IGN Rai Suryawijaya mengakui apa yang dibangun wajib bermanfaat bagi kepentingan masyarakat. ‘’Jangan sampai pembangunan hanya untuk gagah-gagahan yang nantinya tak berjalan dengan baik,’’ ujarnya. Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung ini juga mengatakan, pemerintah tidak hanya mengeluarkan SK dan membiarkan pengelola desa wisata berjalan sendiri tanpa bimbingan pemerintah. ‘’Harus terus melakukan pembinaan, karena jika tidak maka akan sangat sulit berkembang. Kecuali pengelola yang sudah profesional,’’ katanya. Menurutnya, delapan dari sebelas Desa Wisata yang ditetapkan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Badung Nomor 47 Tahun 2010 tentang Penetapan Kawasan Desa Wisata di

Kabupaten Badung, kini tinggal label. Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Kadisparda) Badung Cok Raka Darmawan membenarkan perihal tersebut. Meski demikian, penyakit yang diderita desa wisata telah mampu didiagnosis, termasuk formula untuk mengangkat keberadaan desa wisata sudah ditemukan. Di antaranya, menggandeng stakeholder pariwisata seperti pramuwisata, biro perjalanan untuk mengagendakan kunjungan ke desa wisata. ‘’Kami sudah mencoba. Ini sudah kami lakukan, dan hasilnya bagus, kunjungan jadi meningkat,’’ terangya. Kendati demikian, Cok Raka tidak menampik program tersebut baru berjalan setahun, dan di tahun berikutnya tidak bisa dilanjutkan kembali lantaran kekurangan dana. Pendanaan tersebut, kata Cok Raka, meliputi biaya promosi. (par/sug)

nasional. Selain itu, dia berpendapat TNI/Polri selayaknya diberi wewenang penuh dan keleluasaan untuk mempersempit ruang gerak simpatisan ISIS di Indonesia. Bambang mengatakan, indikasi ISIS hendak membangun basis di Asia Tenggara sebenarnya sudah terlihat dari kecemasan yang ditunjukan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang menyebut Filipina Selatan hendak diwujudkan sebagai basis ISIS untuk mendirikan khalifah baru di Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Oleh karena itu, kembalinya puluhan WNI simpatisan ISIS ke Tanah Air patut diawasi karena kedatangannya bisa jadi direncanakan untuk mewujudkan tujuan tersebut. ‘’Ada semacam gelagat bahwa sel-sel terorisme di Indonesia juga memberi respons positif terhadap rencana IS membangun basisnya di Asia Tenggara,’’ katanya. Kelompok-kelompok teroris tersebut, terang politisi Partai Golkar ini, sudah terang-terangan melampiaskan kebencian pada jajaran Polri yang indikasinya bisa dilihat dari sejumlah kasus penyerangan terhadap petugas Polri maupun markasmarkas polisi seperti penyerangan Markas Polres Surakarta, Jawa Tengah pada bulan Juli 2016 dan terakhir penyeran-

gan kepada petugas Polri di Tangerang, Banten pada bulan Oktober 2016. Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang mengapresiasi kerja aparat keamanan yang berhasil mengungkap rencana peledakan bom setelah menemukan bom berhulu ledak tinggi di Bintara, Bekasi, Jawa Barat. ‘’Aparat keamanan memang harus terus-menerus mengantisipasi. Aparat keamanan tidak boleh lengah,’’ kata Oesman Sapta. Oesman Sapta mendukung perlunya aparat keamanan diberi ruang seluas-luasnya untuk menangani kasus itu. Sebab, katanya, keberhasilan menggagalkan serangan teroris sudah menjadi bukti bahwa aparat keamanan telah memberikan rasa aman di masyarakat. (kmb4)

Paket Pos

Petempur ISIS

Dari Hal. 1

Menurutnya, kondisi ini memang tidak mudah dan tidak seperti membalikkan telapak tangan. ‘’Tetapi dengan keterbatasan anggaran tersebut, kita tetap berjuang memberikan pelayanan kepada masyarakat,’’ sambungnya. Karena kondisi itu juga, sejumlah program digulirkan Pemkab Tabanan. Salah satunya Program Partisipatif dengan melibatkan masyarakat langsung sehingga saat ini setidaknya 400 kilometer jalan desa berhasil dibeton berkat gotong royong. Sesuai filosofi yang diadopsi ajaran Ir. Soekarno, bahwa dengan berkoalisi bersama rakyat masalah infrastruktur akan selesai secara bertahap. Program partisipatif sendiri merupakan kegiatan pembangunan jalan yang materialnya disiapkan pemerintah dan tenaganya disumbangkan oleh masyarakat. ‘’Di sini kita bisa buktikan bahwa dengan gotong royong, kerja sama pemerintah dan masyarakat, masalah yang kita hadapi bisa diatasi. Kita di pemerintah daerah menjembatani apa yang dicita-citakan masyarakat,’’ tukasnya. Itu sebabnya, sambungnya, program-program yang telah berjalan sebelumnya akan tetap

Berbasis Linkungan

Dari Hal. 1

Pemerintah sepertinya fokus mengelola dan bertumpu pada pariwisata di Badung Selatan. Badung Utara dengan sektor utama yakni pertanian dalam arti luas, sebenarnya memiliki potensi pengembangan pariwisata berbasis lingkungan dan masyarakat. Tetapi, potensi tersebut belum maksimal digarap. Peran pemerintah masih belum signifikan. Anggota Fraksi Golkar DPRD Badung I Nyoman Mesir berpendapat, sektor pertanian sebenarnya mampu bersinergi dengan pariwisata. Namun dengan catatan, sektor pertanian itu punya daya tarik yang bisa dijual sebagai atraksi wisata. ‘’Bagaimana mensinergikan pertanian dengan pariwisata, ini yang penting,’’ katanya. Kabag Humas dan Protokol Setda Badung A.A. Gede Raka Yuda menegaskan, pemerintah daerah telah berupaya mengangkat Badung Utara. Bahkan, berbagai terobosan telah dilaksanakan. ‘’Ke depan, sinergi sektor pariwisata dan pertanian akan lebih digencarkan. Hal semacam ini tidak bisa diwujudkan dalam waktu singkat. Butuh proses,’’ jelasnya. Praktisi pariwisata yang juga mantan anggota DPRD Badung I Wayan Puspa Negara, S.P., M.Si. berpendapat, secara ekonomi Badung Utara dengan Badung Selatan memang tidak bisa disamakan. Sebab, tipologi dan tofografi daerahnya memang berbeda. Badung Selatan lebih pada akomodasi dan atraksi wisata, Badung Utara lebih pada konservasi. Karena itu, Badung Utara lebih cocok dikembangkan agrikultural. Kalaupun mau mengembangkan pariwisata di Badung Utara,

maka cenderung ke agrowisata atau ekowisata. Untuk mensinergikan dan me-link-kan Badung Utara dari sektor agro (agrikultural/perkebunan) dengan Badung Selatan, kata Tim Ahli DPRD Badung ini, harus dibuat sebuah regulasi/kebijakan. Pembangunan shortcut di satu sisi secara fisik memang bisa memperpendek jarak Badung Utara dan Badung Selatan, tetapi jauh lebih penting lagi sebuah shortcut regulasi/kebijakan yang dituangkan dalam bentuk perda ataupun perbup. Pertanian (agrikultural) di Badung Utara harus diintensifkan untuk mendukung pariwisata di Badung Selatan. Caranya, mengarahkan CSR perusahaan-perusahaan di Badung Selatan untuk pemberdayaan agrikultural di Badung Utara. Bisa melalui pola bapak angkat, pembentukan asosiasi atau lainnya. ‘’Ini harus dituangkan dalam sebuah regulasi, apakah itu perda atau perbup dan sejenisnya. Sebab, selama ini hal itu baru sebatas wacana, tidak ada ikatan apalagi sanksinya. Kalaupun ada yang jalan, itu lebih banyak di tahap-tahap awal saja, tidak jelas kelanjutannya. Jika sudah dalam bentuk regulasi/peraturan, hal itu akan jelas dan sanksinya pun jelas pula,’’ tegas anggota Dewan Badung dua periode (2004-2009 dan 2009-2014) ini. Dia mencontohkan, saat pengusaha atau calon investor ingin membangun akomodasi, maka dalam pengurusan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan izin operasionalnya diharuskan membantu pemasaran produk petani Badung Utara di hotelnya. ‘’Jika tidak, IMB atau izin operasionalnya tidak diberikan. Tanpa itu, akan terus menjadi wacana saja,’’ tutupnya. (par/sug)

Sudah Menyebar

Dari Hal. 1

Sedangkan terduga teroris S alias Abu Izzah selanjutnya ditangkap di daerah Sabrang Kulon Matesih, Kabupaten Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Dari hasil pemeriksaan sementara, ketujuh orang tersebut diduga kuat merupakan jaringan petempur ISIS asal Indonesia Bahrun Naim. Ketujuh orang tersebut saat ini masih diperiksa secara intensif di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. (ant)

berlanjut pada 2017. Begitu juga dengan pemeliharaan dan perbaikan jalan yang selama ini masih menjadi persoalan. ‘’Tentu dengan menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang ada, maka ke depan kita terus upayakan bersinergi dengan rakyat. Pembangunan harus menyeluruh. Tak hanya infrastruktur, juga pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. Ini yang harus dipahami oleh kita bersama,’’ tandasnya. Selain Tabanan, Kota Surabaya juga meraih penghargaan yang sama untuk kategori penghrgaan khusus. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam kesempatan itu sempat memberikan motivasi bagi daerah lainnya dan berbagi kiat dalam merancang dan melaksanakan program pembangunan. Terlebih, pembangunan yang memberikan dampak sangat besar bagi perubahan iklim. Risma juga memberi apresiasi kepada beberapa daerah, Tabanan salah satunya, yang telah membuat terobosan-terobosan dalam pembangunan infrastruktur. Menurutnya, walaupun dengan kepemimpinan kaum perempuan dan dihadapkan dengan keterbatasan anggaran, ternyata mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (ad321)

Dari Hal. 1

Pencegahan harus dilakukan sejak dini, sebab apabila virus yang datang dari negeri Tirai Bambu itu sudah menyebar dan berindikasi endemik dan pandemik, maka bisa mengganggu kehidupan masyarakat secara luas. Seperti diberitakan, sebanyak 5.000 batang cabai ilegal disita Badan Karantina Per-

tanian di perbukitan kawasan Desa Sukadamai Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor, baru-baru ini. Cabai yang disita itu berasal dari benih yang dibawa empat warga negara Cina. Cabai itu diketahui mengandung bakteri Erwinia Chrysanthemi yang diyakini membahayakan produksi nasional cabai di Indonesia. Bakteri Erwinia Chrysanthemi yang ada di benih cabai

Cina itu dapat menimbulkan kerusakan ataupun kegagalan produksi hingga 70 persen. Selain itu, bakteri ini juga dapat menular atau menyerang berbagai tanaman lainnya, termasuk aneka bawang, kentang, dan sawi. Kementerian Pertanian melalui Dirjen Hortikultura telah berkirim surat kepada Kepala Dinas Pertanian provinsi maupun kabupaten

dan kota agar lebih memantau produsen benih serta lebih selektif dalam pemberian rekomendasi terhadap orang asing, terutama terhadap benih-benih yang akan dikembangkan. Bakteri Erwinia Chrysanthemi merupakan pengganggu tanaman golongan A1 atau belum ada di Indonesia dan tidak dapat dimatikan oleh obat selain dimusnahkan. (kmb4)

Duryodhana Dipaksa Mundur oleh Satyaki

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Sembilan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SANJAYA berkata, Kemudian seluruh raja bala tentara paduka itu tidak dapat dengan mudah dikalahkan. Dengan marah meneruskan menyerang keretanya Yuyudhana, untuk tidak dapat membiarkan prestasi-prestasi. Tetapi, prestasi Satyaki tetap berkibar. Setelah naik ke keretanya yang memakai perlengkapan sempurna. Seperti penuh asesoris dari perhiasan emas, selain permatapermata nan indah. Satyaki, yang didukung pasukan berkuda dan gajah-gajah melancarkan serangan-serangan cepat kepada para ksatria Kuru itu yang mengepung pahlawan Satwata itu dari segala sisi. Para prajurit kereta perkasa itu menantang sang pahlawan itu sambil mengeluarkan raungan-raungan singa keras. Pahlawan-pahlawan hebat itu ingin membantai ksatria utama dari keluarga Madhu itu, dengan menuangkan anak-anak panah tajam kepada Satyaki yang keberaniannya sangat luar biasa itu. Setelah melihat mereka sedang bergerak maju dengan cepat ke arahnya. Pembantai pahlawanpahlawan bermusuhan itu yaitu

cucu Sini yang berlengan perkasa itu mengambil dan menembakkan banyak panah terbaiknya. Satyaki yang gagah perkasa itu memotong banyak kepala anakanak panah dahsyat dan lurus yang diarahkan kepadanya. Ksatria dari keluarga Madhu itu menyerang pada bagian belalaibelalai banyak gajah, leher-leher, kuda-kuda, dan lengan-lengan yang dihiasi angada dari prajurit yang memakai anak-anak panah bermuka seperti pisau cukur itu. Dengan ekor-ekor yak, payungpayung putih terjatuh, oh Bharata, medan pertempuran itu menjadi hampir penuh berserakan mayat manusia, binatang dan bekas kereta rusak. Muncullah ratapan-ratapan kelompok yang terbantai itu. Oh Bharata, Yuyudhana menjadi sekeras teriakan hantu-hantu di neraka. Ingar-bingar keras di bumi itu menjadi dipenuhi suara suara jauh lebih mengerikan. Setelah melihat kelompok itu menderita anak-anak panahnya Yuyudhana. Pasukan Kuru menjadi terpecah belah. Timbul kekacauan sangat hebat pada malam kematian karena para

prajurit tercerai berai. Hal itu membuat rambut berdiri tegak mereka para ksatria yang hadir di sana. Putra paduka menyapa sais keretanya, berulang-ulang berkata, ‘’Pacu kuda-kuda ini ke tempat dari mana kekacauan ini berasal.’ Kemudian Prabu Duryodhana, pemanah kokoh, melebihi semua mode pertempuran itu, menyerbu Yuyudhana. Madhava itu menyerang Duryodhana dengan selusin panah peminum arah. Panah-panah itu dilepaskan dari busurnya yang direntangkan secara penuh. Demikian Satyaki dibuat menderita anak-anak panah Yuyudhana. Pertama-tama, Duryodhana digairahkan kemarahannya itu menyerang cucu Sini itu. Sebagai balasannya Satyaki melepaskan 10 batang anak panah. Pertempuran kemudian meluas antara orang-orang Panchala dan semua pasukan paduka menghadirkan sebuah pemandangan sangat menakjubkan. Kemudian, cucu Sini itu digairahkan kemarahannya. Satyaki menyerang putra paduka dengan delapan batang panah yang ditujukan pada bagian dadanya. Dengan panah-panah lainnya lalu men-

girim kuda-kuda Duryodhana ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Pembantai musuh-musuh itu kemudian dengan cepat menumbangkan sais kereta musuhnya itu. Putra paduka, oh baginda, lalu berdiri di atas kereta tanpa kuda. Duryodhana menembakkan banyak anak panah tajam ke arah keretanya Satyaki. Cucu Sini itu menunjukkan kelincahan tangannya yang hebat. Oh raja, Satyaki lalu memotong menggunakan 50 batang panah tajam

dan memiliki pengait. Kemudian Madhava dengan sebuah panah berkepala lebar, tiba-tiba memotong busur hebat putra paduka pada pegangannya. Kehilangan keduanya, baik kereta maupun busurnya, penguasa Kuru itu dengan cepat menaiki kereta gemerlapan milik Kritavarman. Atas mundurnya Duryodhana, cucu Sini itu, oh baginda, kemudian membuat menderita dan memukul mundur bala tentara paduka pada malam kematian itu. (bersambung)

Sloka 11.22 Rudraditya vasavo ye ca sadhya visve ‘svinau marutas cosmapas ca gandharva-yakshasura-siddha-sangha viksante tvam vismitas caiva sarve Para Rudra, dan para Aditya, juga para Vasu, para Sadhya, Siddha, Vishva,Usmapa, para Marut, Ashvin, Yaksha, Asura, dan para Gandharava — semuanya memandag-Mu dengan takjub.


16 Pages

234 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Tuesday,

enters “Star Wars” new “grittier” h “Rogue chapter wit ere mi One” pre

rnationalbalipo

st.com. http://epaper.in

r 13, 2016

Decembe

r 13, 2016

Tuesday, Decembe

which the red carpet,Alliance Rebel Reuters on and a high- featured a life-size on of rebels chapter on X-Wing jet. theaters new band One”, in Erso (Feof - With a ushered in a new “Rogue Jyn to the heart of a follows LOS ANGELES Dec. 16, “Star Wars” far, far away the daughter been a galaxy premiere. who has for licity Jones), stakes journey, specialist as “the by bringing One” weapons another name in “Rogue One” Saturday for the “Rogue to previous in hiding under is quickly tied nic, described Hollywood fate Edwards, really tough cousin” pilot Cassian years. Her by Gareth films. Luna, and Directed is the first standalone “Star Wars” going to understand with Rebel Alliance by Diego “People are it lives in the ‘Star Andor, played Bodhi Rook, played “Rogue One” “Star Wars” reboot. from a stoand I feel Imperial pilot film in Disney’s new cast in third exactly where who defects and timeline, brand It stars a does not follow the Wars’ worlda much grittier, harder-a by Riz Ahmed, year’s dark side. together with more ryline that started with last like this is and it really packs told the Vader’s The trio band trilogy that edged film Mendelsohn evil Darth Force Awakens”. to fight the domination. , who plays hell of a wallop,” hit, “The rebels intergalactic as “a bit of a Ben Mendelsohn Orson Krenplans for Erso Commander had prepare Imperial Jones described saying she tomboy”, for the role’s physical intensely for far demands. to be in the gym is “I had have to say of which I sake too long, But for the to do not enjoyable.I was prepared ‘Star Wars’, it,” she said. explores the journey The movie events that launched saga the preceding intergalactic Episode George Lucas’ “Star Wars: with 1977’s Hope”. IV - A New at Hollywood’s The audience were among and Theater Pantages see the full movie, DAY the first to homages and references OF THE films. as TPX IMAGES Anzuoni to the previous arrive at cheered REUTERS/Mario as they were made Jones poseA Star Wars Story” (rtr) One: and Felicity Luna “Rogue 2016. of the film December 10, Actors Diego premiere U.S., the world California, Jl. D.Tamblingan Sanur in Hollywood,

You can

ional Bali

find Internat

Post at:

Jl. D.Tamblingan

Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

club stadium football 12, 2016. the BesiktasMonday, Dec. the dead outside n and burydozens of A man prays Arena in Istanbul, killed Vodafone staa full investigatio in Istanbul Besiktas’ of bombings others near Turkey launched after two distribution Monday and wounded score have banned within Turkey. people authorities explosions Gurel dium. Turkishto the Istanbul AP Photo/Emrah relating images

Police raids across Turkey after deadly bombing attack

ey ss Turk ack ids acro att Police ra ly bombing ad after de the did not specify targeted The report

arrested had been said 13 peoplewith the “terrorist” for as reprisal at a funeral the blasts southeast in connection before In an address It described in the a t of act. slain police officers violence for state was released, imprisonmen the the statement Kurdish the ongoing leader of

PKK. TAK’s Soylu condemned Ocalan, the have name of the organization rounded and the West, Abdullah Workers’ Party, or as furiousand their allies in“animals.” says 235 people nation. or whether the individuals as of involvement Kurdistan rebels by authorities interior ministry across the to the PKK 235 up were suspected attack in Istan- TAK is considered anything referring — Turkey’s as saying night sm operations pawns de bomb- “Have you accomplished ISTANBUL in anti-terrori quoted the ministryelated charges in a Saturdaydeclared a national day PKK offshoot. the servants, to the a The twin car-and-suici enraged top beyond being certain dark forces, bul. Turkey and paid tribute been detainedAnadolu Agency on terrorism-r media. Recep near the stadium hit men of Western partners?” on social of mourning after two bombings President were arrested The state-run to and and ings 11 cities propaganda dead Sundaykilled 38 people officials, including who vowedThe of your dark terrorist people in 6 soccer to page in Istanbul others near a Tayyip Erdogan, he asked. the perpetrators. and for spreading 155 large-scale was claimed hunt down wounded the latest conThe carnage stadium. Kurdish militant attack wastraumatize a nation threats. to by a Turkey-based Fal- assault an array of security and a member Freedom group. fronting its mem- Turkey is a NATO war against The Kurdistan said two of in the the U.S.-led cons, or TAK, their lives partner in group. offithat targeted the Islamic State bers had sacrificed targeted police night attack the Besiktas The attack of them along with Saturday outside 30 security forces after the conclusion cers, killing and an unidentified comrades seven civilians Interior Minister stadium shortly He “Two of our in the reporters. of a match. person, Turkish martyred Soylu told were heroically to a statement Suleyman attack,” according TAK’s website. posted on

Continued

also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

SELASA pAING, 13 desember 2016

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Pemkab Badung Bantu Audit Eksternal LPD

Pansus LPD Diharapkan Hapus Dana Pembinaan 5 Persen

HUT - Ribuan krama Desa Adat Pecatu memadati lapangan Kurusetra, Pecatu, saat menghadiri perayaan HUT ke-28 LPD Desa Adat Pecatu, Minggu (11/12).

HUT Ke-28 LPD Desa Adat Pecatu

UNTUK menuju Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang transparan, akuntabel dan fair dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat, di tahun 2017 Pemkab Badung siap membantu LPD dalam melakukan audit eksternal. Ini salah satu dukungan pemerintah untuk menjaga tingkat kesehatan LPD itu sendiri.

Selama ini, LPD belum memiliki pembanding dari audit eksternal dan hanya memiliki audit internal yakni badan pengawasnya. ‘’Audit eksternal sebagai satu pembanding bekerja secara profesional dan kredibel. Sehingga LPD menjadi lembaga ekonomi berbasiskan komunitas adat dan juga ditata dan

dikelola secara profesional dan modern,’’ kata Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. saat ditemui usai menghadiri HUT ke-28 LPD Pecatu, Minggu (11/12). Dengan disahkannya Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro, kata Suiasa, patut diapresiasi

Berlangsung Semarak, Dihadiri Ribuan Krama

LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Pecatu, Minggu (11/12), merayakan HUT ke-28 di Lapangan Kuruksetra, Pecatu dengan mengambil tema ‘’Menguatkan Kedudukan dan Peran LPD untuk Kelestarian Adat dan Budaya Bali’’. Perayaan yang dihadiri ribuan krama Desa Adat Pecatu ini berlangsung semarak, diisi dengan berbagai hiburan musik, kesenian dan stan UMKM serta kuliner dari masyarakat Pecatu. Hadir dalam kesempatan ini Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H., Camat Kuta Selatan I Wayan Wirya, S.E., M.Si., Bendesa Adat Pecatu yang juga anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Sumerta, S.H., Perbekel Pecatu, Bendesa seKuta Selatan serta undangan lainnya. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengucapkan selamat HUT ke-28 LPD Pecatu. Melalui tema yang diangkat tersebut, diharapkan nantinya LPD Pecatu maupun LPD lainnya di Kabupaten Badung bisa memiliki kemampuan dan daya tahan sebagai lembaga adat yang mampu memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi di desa adat dan Kabupaten Badung khususnya. Ditegaskannya, LPD sebagai lembaga ekonomi yang berbasis adat ini ke depannya perlu diproteksi. Pemerintah pusat telah memberikan ruang kepada LPD untuk diatur dan dikembalikan kepada potensi dan kondisi adat itu sendiri. Ini suatu momentum dan kebangkitan bersama dalam membangun ekonomi berbasiskan adat. ‘’Tentu kami berharap kepada semua pihak untuk memanfaatkan rasa bersyukur ini dengan cara menjaga LPD dengan baik dan mempercayakan LPD sebagai lembaga ekonomi krama yang benar-benar mampu dan sanggup untuk melakukan dan meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat,’’ harapnya. Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta menyampaikan apresiasi atas kegiatan dan peraihan LPD Pecatu. Pihaknya berharap di tahun mendatang LPD Pecatu terus tumbuh dan berkembang positif. Ia juga mengajak krama Pecatu yang belum memanfaatkan produk-produk maupun mengikuti program-program LPD untuk bisa segera bergabung. ‘’Produk-produk LPD Pecatu telah terbukti meringankan beban krama,’’ ungkapnya. Kepala LPD Desa Adat Pecatu I Ketut Giriarta, S.Pd., M.M. mengatakan, HUT LPD Pecatu ini sebagai bentuk apresiasi terhadap krama dan nasabah. Selain menjadi media nyata pemberian penghargaan kepada nasabah dan meningkatkan loyalitas krama, juga memotivasi krama untuk menggunakan produkproduk LPD. ‘’Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin LPD, sebagai wujud apresiasi LPD pada krama dalam menguatkan kedudukan dan peran LPD melestarikan adat serta budaya Bali,’’ ujarnya. Meski kondisi ekonomi lesu, katanya, LPD Pecatu terus tumbuh positif. Sampai saat ini, jumlah aset mencapai Rp 432 miliar dengan perolehan laba sebesar Rp 8,5 miliar. Rangakaian kegiatan HUT kali ini meliputi jalan sehat, pemberian beasiswa, bantuan kepada kaum disabilitas, bantuan kepada orangtua siswa kurang mampu, bingkisan pada pemangku Prasanak Uluwatu dan Kahyangan Tiga. Selain itu, juga ada penghargaan kepada karyawan LPD masa kerja 25 tahun, penghargaan kepada pengusaha sukses di Desa Pecatu yang menggunakan permodalan dari LPD dan bantuan bedah rumah serta undian berhadiah sumringah 28 LPD Pecatu dengan hadiah utama satu unit mobil yang diraih oleh I Ketut Tesa dari Tempekan Pagpangan Banjar Dinas Giri Sari Pecatu. (kmb23/k100)

BERSAMA - Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. (tengah) berfoto bersama saat menghadiri HUT ke-28 LPD Pecatu, Minggu (11/12).

’’Silap-silap’’ ala Tri Puspa TRI Puspa selama ini dikenal penggemarnya sebagai penyanyi yang terbiasa membawakan lagu berirama pop. Namun kali ini ia mencoba keluar jalur. Belum lama ini, Tri Puspa memperkenalkan single terbarunya yang diberi judul ‘’Silap-silap’’. Bukan pop lagi, tetapi dikemas dalam balutan remix music. Lagunya ini menceritakan tentang seorang pacar yang permintaannya aneh-aneh, tiap melihat cewek seksi, selalu menjilatkan lidah atau orang Bali menyebut silapsilap. ‘’Jadi, kalau biasanya saya membawakan lagu pop yang slow, sekarang tampil beda dengan house music,’’ ujarnya, beberapa waktu lalu.

Dengan lagu ciptaan Bayu Krisna dan tata musik oleh Dek Artha tersebut, Tri Puspa berharap dapat terus menghibur penggemar lagu pop Bali. Terlebih penyanyi kelahiran Negara, 7 Juli 1985 ini memang menikmati aktivitasnya sebagai penyanyi dan sudah menjadi hobinya sejak kecil. ‘’Dengan keadaan bagaimanapun saya akan tetap menikmati menyanyi lagu Bali. Meskipun tawaran manggung atau off air sepi, saya tetap menyanyi. Paling tidak, menyanyi buat anak-anak dan suami,’’ tandas wanita yang punya nama lengkap Ni Komang Tri Puspa Yuli Widyandari ini. Penyanyi yang pertama kali menjajal dunia rekaman

dengan bergabung di album kompilasi produksi Intan Dewata Record di tahun 2004 ini menjelaskan, kecintaan terhadap lagu Bali mendorongnya untuk terus menghibur masyarakat pencinta musik Bali dengan mengeluarkan single atau bergabung di album penyanyi lain. Setidaknya, ia lakukan itu untuk menjaga eksistensi, meskipun tak jarang harus memodali rekaman dengan dana pribadi. Untungnya, bersuamikan Bayu Thakur yang juga sama-sama menjadi penyanyi pop Bali, membuat Tri Puspa tak kesulitan meminta izin maupun dukungan untuk menjalankan aktivitasnya di bidang tarik suara. (win)

Bali Post/ist

Tri Puspa

positif. Dalam UU ini, LPD diakui keberadaannya sebagai lembaga keuangan yang bersifat khusus sehingga pengaturannya dikecualikan dari UU tersebut. ‘’Dalam hal ini, harus dilakukan kebijakan-kebijakan strategis membuat regulasi untuk lebih memproteksi, mengayomi serta lebih memberdayakan LPD,’’ ungkapnya. Pihaknya juga sudah memberikan masukanmasukan strategis kepada Pansus LPD yang membahas regulasi tentang LPD. Yang pertama agar Perda Provinsi Bali tentang LPD mengenai alokasi angaran dana 5 persen untuk dana pemberdayaan LPD agar dihilangkan. Karena, dalam rangka pemberdayaan dan apa pun bentuk pembinaan, itu sudah kewajiban negara, kewajiban pemerintah untuk memberikan perlindungan, pemberdayaan serta pembinaan terhadap segala potensi masyarakat. ‘’Ini momentum untuk memberdayakan masyarakat, apa yang dimiliki masyarakat agar diserahkan kembali ke masyarakat untuk mengelola. Tidak usah kita menarik dana dari masyarakat. LPD ini kan uang masyarakat adat, sehingga tidak usah kita menarik,’’ tegasnya. Pihaknya menyarankan dua opsi. Pertama, dana pemberdayaan 5 persen digabung dengan dana pembangunan sebesar 20 persen sehingga menjadi 25 persen yang dikelola oleh desa adat. Kedua, kerja sama LPD-LPD masing-masing kabupaten/kota memupuk

dana perlindungan LPD yang diatur bersama-sama oleh LPD yang ada di masing-masing kabupaten/ kota serta dibahas bersama forum adatnya, baik itu majelis madya maupun alit serta klian desa adatnya. Kepala LPD Desa Adat Pecatu I Ketut Giriarta, S.Pd., M.M. mengatakan, LPD sesuai hukum adat dengan kesepakatan bersama, secara otonom LPD diatur dalam awig-awig atau pararem. Klian desa memiliki peran strategis membuat kebijakan dalam tata kelola LPD, sehingga menjadi lembaga adat yang terus eksis dan tumbuh dan berkembang. ‘’LPD membangun kesejahteraan panca kertha, warga sejahtera, keluarga, desa dan negara juga kuat dan jagat raya menjadi sejahtera,’’ ujarnya. Bendesa Adat Jimbaran yang juga Majelis Alit Kuta Selatan Made Budiarta menyambut baik dan mendukung positif masukan strategis Pemkab Badung kepada Pansus LPD. Ia juga setuju jika dana pemberdayaan 5 persen dikelola desa adat dan digabung dengan dana pembangunan sebesar 20 persen, sehingga desa adat memiliki dana pembangunan sebesar 25 persen dan itu dirasakannya lebih sangat bermanfaat. ‘’Dana 5 persen yang tadinya kita setorkan lebih baik dikelola desa adat, sehingga lebih bermanfaat. Adanya audit eksternal dari Pemkab Badung juga kami sambut positif,’’ tegasnya. (kmb23/k100)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 13 Desember 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu