20 HALAMAN
NOMOR 314 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa Pon, 12 Juli 2016
Portugal Sambut Pahlawan Piala Eropa
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Lisbon Pelatih Fernando Santos membawa pulang anak buahnya ke Lisbon, Senin (11/7) kemarin, sambil membawa trofi Piala Eropa 2016 setelah menundukkan tuan rumah Prancis 1-0 di masa perpanjangan waktu. Cristiano Ronaldo dkk. mengobati luka lama sekaligus membuka lembaran baru bagi sejarah sepak bola negeri itu.
Ronaldo hanya tampil selama 25 menit dan ditandu keluar lapangan akibat cedera lutut. Di sisa pertandingan, penyerang Real Madrid itu memberi semangat rekan-rekannya dari pinggir lapangan Stade de France. Pemain pengganti Eder memastikan kemenangan Portugal lewat tembakan keras dari luar kotak penalti saat masa perpanjangan waktu menyisakan 11 menit. Satu gol itu cukup untuk mengobati kegagalan mereka pada 2004 saat menjadi tuan rumah dan dijung-
kalkan Yunani 0-1 di final. Kemenangan tak terduga itu membuat kota Lisbon terjaga pada Minggu tengah malam. Puluhan ribu warga larut dalam euforia kemenangan di pusat kota setelah wasit asal Inggris Mark Clattenburg meniup peluit panjang tanda akhir pertandingan. Puncaknya saat Ronaldo dkk. mengacungkan trofi Henry Delaunay di panggung kehormatan sambil berteriak ‘’Vamos’’ (Ayo). Mereka berteriak-teriak, menari dan melambai-lambaikan bendera Portugal merah hijau. Pesta itu berlanjut hingga Senin kemarin saat skuad Portugal pulang. Selain bertemu Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa, mereka juga diarak keliling kota dan dielu-elukan sebagai pahlawan olahraga. Hal. 19 Balikkan Prediksi
Bali Post/ap
PIALA - Pelatih Portugal Fernando Santos mengangkat trofi didampingi sejumlah pemainnya setelah memenangkan Piala Eropa 2016. Portugal berhasil mengalahkan Prancis dengan skor 1-0 pada laga final di Stade de France di Saint-Denis, Senin (11/7) dini hari kemarin.
Cristiano Ronaldo
Beli Senjata Ilegal
Paspampres akan Dijatuhi Sanksi
Jakarta (Bali Post) – Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan menyatakan kasus pembelian senjata secara ilegal mungkin lebih banyak terungkap menyusul penemuan skema penyelundupan senjata dari Amerika Serikat oleh anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) RI. ‘’Bisa saja (terungkap), sepanjang dalam kewenangan saya ya… saya akan lakukan,’’ kata Luhut saat ditemui di Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (11/7) petang. Namun, dalam kasus pembelian dan penyelundupan senjata ilegal yang melibatkan anggota Paspampres dan seorang tentara AS bernama Audi N Sumilat, ia menyerahkan upaya penindakan kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. ‘’Itu urusan Panglima TNI, memang (sanksinya) harus sesuai aturan yang berlaku di TNI,’’ kata Luhut. Hal. 19 Pelanggaran Disiplin
Lagi, ABK WNI Disandera
Menlu Tegaskan Harus Panglima TNI Akui Terlalu Persuasif Ada Langkah Serius Jakarta (Bali Post) – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengakui bahwa pemerintah Indonesia terlalu persuasif dalam merespons penyanderaan WNI oleh kelompok separatis Filipina, Abu Sayyaf, yang sekarang sudah keempat kalinya terjadi. Pernyataan tersebut diungkapkan untuk menanggapi fakta bahwa kelompok bersenjata tersebut terkesan memilih-milih target saat menculik tiga WNI yang sedang menangkap ikan di perairan perbatasan Malaysia dan Filipina, Minggu (10/7) malam. ‘’Mungkin kita terlalu persuasif, mungkin juga karena alasan ekonomi atau faktor politik.
Ini harus kita analisis dengan benar,’’ ujar Gatot usai mengikuti rapat koordinasi tentang pusat krisis (crisis centre) pembebasan sandera WNI di Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (11/7) kemarin. Istilah persuasif yang dimaksud Gatot merujuk pada kecenderungan pemerintah Indonesia untuk membebaskan sandera melalui jalur negosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf, dan belum pernah melakukan upaya militer padahal peristiwa serupa telah terjadi berulang kali. Hal. 19 Operasi Militer
Jakarta (Bali Post) – Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan tindakan penyanderaan terhadap anak buah kapal (ABK) asal Indonesia oleh kelompok bersenjata, sudah tidak bisa ditoleransi lagi. ‘’Kejadian (penyanderaan ABK) seperti ini, sama sekali tidak bisa ditolerir. Oleh karena itu, upaya serius harus dilakukan segera, baik oleh pemerintah Filipina maupun pe-
Tertarik Menyandera WNI Halaman19
’’Kita tidak melakukan kegiatan operasi militer ke sana, jadi mereka memanfaatkan celahcelah itu. Tetapi kalau ada (operasi militer), saya yakin mereka tidak akan berani.’’
merintah Malaysia,’’ kata Menlu Retno, Senin (11/7) kemarin. Menlu menjelaskan bahwa pada 9 Juli sekitar pukul 23.30 waktu setempat, kapal pukat tunda LLD113/5/F berbendera Malaysia disergap kelompok bersenjata di sekitar perairan kawasan Felda Sahabat, Tungku, Lahad Datu, Malaysia. Dia menyebutkan, dari tujuh ABK yang disergap di kapal itu, tiga orang diculik dan empat orang lainnya dibebaskan. Ketiga ABK yang diculik itu seluruhnya adalah WNI. Hal. 19 Tiga ABK
’’Kejadian (penyanderaan ABK) seperti ini, sama sekali tidak bisa ditolerir. Oleh karena itu, upaya serius harus dilakukan segera, baik oleh pemerintah Filipina maupun pemerintah Malaysia.’’
Gatot Nurmantyo
Retno LP Marsudi
Soal Perpanjangan Izin Lokasi Reklamasi
Menteri Susi Mesti Memihak Rakyat Bali Bali Post/ant
BERAT 190 KG - Sejumlah tim dokter membawa Arya Permana (10), anak dengan ‘’Severe Obesity’’ atau kegemukan yang amat sangat untuk dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat, Senin (11/7) kemarin. Arya Permana, yang berasal dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat tersebut, mendapat perawatan selama beberapa waktu untuk memeriksa kesehatan serta melakukan proses penurunan berat badannya yang mencapai 190 kg.
Masyarakat Bali selama ini meminta Presiden Jokowi membatalkan Perpres 51/2014 yang mengakomodir reklamasi di Teluk Benoa. Kini mereka juga meminta agar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak memperpanjang izin lokasi PT TWBI. Karena mereka yakin, dengan tidak diperpanjangnya izin itu, maka rencana menguruk laut 700 hektar tersebut akan tamat pula.
KOORDINATOR ForBALI Wayan ‘’Gendo’’ Suardana mengatakan, izin lokasi itu akan berakhir 25 Agustus 2016 karena berlaku selama dua tahun. Dalam Perpres No.122 Tahun 2012 jo Permen KP No.17/Permen KP/2013, pemegang izin lokasi dapat mengajukan permohonan perpanjangan izin lokasi tiga bulan sebelum izin itu habis. ‘’Jadi sejak 25 Mei 2016, TWBI itu berhak mengajukan permohonan perpanjangan izin lokasi kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Dalam peraturan itu juga, kurang lebih menyatakan bahwa sejak diterima permohonan itu secara lengkap, Menteri Susi harus menjawab dalam 14 hari kerja,’’ ujarnya dikonfirmasi, Senin (11/7) kemarin. Gendo menambahkan, TWBI sudah mengajukan permohonan perpanjangan izin lokasi pada 16 Juni lalu. Hal. 19 Izin Lokasi
denpasar
2
Selasa Pon, 12 Juli 2016
Karya di Pura Semeru Agung
MPLS Tahun Ajaran 2016/2017
16 Juli ’’Melaspas’’ Padmasana PERSIAPAN piodalan di Pura Semeru Agung, Senduro, Lumajang, Jawa Timur, terus dilakukan. Prosesi juga akan dirangkaikan dengan Pamelaspas Padmasana yang sudah selesai diperbaiki. Sebelumnya, ada bagian dari palinggih ini yang lepas dan kini sudah diperbaiki dengan motif yang sama dengan sebelumnya. Bali Post/dok Selain itu, Made Djabur panitia juga memastikan Ida Batara Tirta yang di-pendak di Bali akan lunga menuju Pura Semeru Agung, Kamis (14/7) nanti. ‘’Umat yang ingin ngaturang ayah menyukseskan pesiapan yadnya termasuk melakukan rangkaian melasti, dipersilakan ikut ngiring Ida Batara Tirta,’’ ujar Bendahara Panitia Pura Mandara Giri Semeru Agung, Made Djabur, Senin (11/7) kemarin. Dijelaskannya, rangkaian karya lainnya berupa melasti akan digelar Minggu (17/7). Sedangkan Mapepada akan dilakukan Senin (18/7) mendatang. Semua rangkaian karya ini sedang dikoordinasikan dan diharapkan sudah final pada puncak karya pada 19 Juli mendatang, bertepatan dengan Kajeng Kliwon Purnama Kasa. ‘’Rangkaian persiapan untuk piodalan yang diselengarakan setahun sekali ini sudah akan dimulai pada 14 Juli,’’ tegasnya. Dijelaskannya, Ida Batara akan nyejer sampai Sabtu (30/7) mendatang. Umat yang ingin ngaturang bhakti dipersilakan datang sesuai dengan rangkaian karya. ‘’Kami juga sudah melakukan pembagian tugas ngaturang pangayar selama Ida Batara nyejer,’’ papar Bendesa Desa Pakraman Batuan, Sukwati, Gianyar ini. Piodalan ini akan nyejer selama 11 hari, sehingga umat Hindu di seluruh Indonesia berkesempatan melakukan persembahyangan selama piodalan. Sejak diresmikan pada 1992, setiap piodalan di Pura Semeru Agung selalu dipadati umat Hindu khususnya dari Bali. Kondisi ini pun disebutnya sudah menghidupkan perekonomian warga sekitar di Desa Senduro, Kabupaten Lumajang. (dir)
Perangkat Desa Diminta Serius Tertibkan Duktang MEMASUKI arus balik pasca-Lebaran 1437 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar membetuk tim yang terdiri dari berbagai instansi. Tim ini mengadakan pendataan penduduk pendatang (duktang) di Terminal Ubung, Senin (11/7) kemarin. Pemeriksaan kelengkapan administrasi kependudukan ini melibatkan unsur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, Satpol PP, Kepolisian, Kodim, Dishub, Kecamatan Denpasar Utara, dan Kelurahan Ubung. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari hingga Rabu (13/7) besok. Kepala Disdukcapil Kota Denpasar Nyoman Gede Narendra di sela-sela penertiban mengatakan, kegiatan ini berhasil menjaring beberapa pendatang yang tidak melengkapi dirinya dengan identitas dan juga ada yang sama sekali tidak membawa kartu identitas asal. ‘’Dari hasil penertiban yang dilaksanakan dari pukul 06.00-10.00 Wita, diperoleh hasil yakni kendaraan bus yang datang 31, jumlah penumpang 981 orang, penduduk yang membawa identitas/KTP luar Bali 353 orang, dan 1 orang tidak memiliki identitas serta 2 orang memiliki KTP yang masa berlakunya habis dan dianggap tidak memiliki identitas,’’ ujar Narendra. Ia mengatakan semua pendatang yang tidak memiliki identitas tersebut akan didata dan ditindaklanjuti berdasarkan perda. Jika lolos di Terminal Ubung atau Pelabuhan Benoa, penertiban akan dilakukan di desa/ kelurahan setempat. ‘’Penertiban ini tidak hanya akan dilakukan saat hari raya Lebaran, namun kami sudah menjadikan penertiban penduduk pendatang sebagai agenda rutin,’’ tegas Narendra. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang sempat meninjau pelaksanaan penertiban mengatakan, kesiapan aparat di Kota Denpasar dalam mengantisipasi penduduk pendatang sudah dilakukan dengan baik. Setelah melaksanakan penertiban di Terminal Ubung dan Pelabuhan Benoa, pihaknya meminta agar seluruh perangkat desa/kelurahan serius menciptakan tertib administrasi kependudukan. Pengelola tempat tinggal seperti rumah kos atau rumah kontrakan, diminta lebih selektif dan memastikan para penyewa memiliki identitas lengkap. ‘’Semua ini untuk mengantisipasi kehadiran pendatang yang tidak jelas yang pada akhirnya akan menjadi beban daerah, terutama menyangkut keamanan dan kenyamanan serta ketertiban umum. Kalau ada duktang yang tanpa identitas diri sebaiknya dipulangkan saja. Saya minta aparat tegas dalam menerapkan aturan, jangan ada lagi main mata,’’ ujar Rai Mantra. (kmb12)
Ada Pelanggaran, Kasek Dicopot
Denpasar (Bali Post) – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru bagi siswa SMP, SMA/SMK se-Kota Denpasar telah dimulai Senin (11/7) kemarin. MPLS dibuka Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ditandai dengan pelepasan balon dan burung di Lapangan Lumintang, Denpasar. Rai Mantra mengatakan, sesuai dengan prinsip penyelenggaraan lingkungan sekolah yang sebelumnya dikenal dengan Masa Orientasi Siswa (MOS), telah diganti dengan MPLS yang mengacu pada Permendikbud RI No.18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru.
Bali Post/eka
SEMRAWUT - Beberapa wisatawan melintas di sekitar instalasi kabel di Seminyak, Badung. Instalasi kabel di beberapa titik di kawasan Kuta banyak yang terkesan semrawut. Kondisi ini dapat mengurangi keindahan dan kerapian menuju kawasan wisata.
Pengunjung RSUP Sanglah Membeludak
Denpasar (Bali Post) Usai cuti bersama Lebaran selama hampir seminggu, membuat antrean di RSUP Sanglah, Senin (11/7) kemarin membeludak. Volume kendaraan roda empat dan roda dua bertambah hingga membuat parkir penuh sesak. Berdasarkan pantauan, antrean di loket poliklinik sejak pukul 08.00 Wita telah mencapai angka 300. Kabag Hukum dan Humas RSUP Sanglah Putu Putra Wisada yang dimintai konfirmasi terkait kondisi ini mengatakan, pukul 13.30 Wita telah tercatat kunjungan pasien di poliklinik mencapai 1.205. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan hari-hari biasa yang hanya menerima pasien antara 700 hingga 800 orang per hari. ‘’Memang padat, memang ada peningkatan,
tetapi tidak sampai dua kali lipat,’’ ujarnya. Pihaknya pun berusaha meningkatkan dan mempercepat pelayanan karena hingga Senin kemarin semua karyawan yang mudik atau merayakan Lebaran telah kembali bekerja. Dari 130 karyawan muslim, semuanya telah bekerja secara optimal.
Bali Post/may
Polda Bantah Kabar Teroris Masuk Bali Denpasar (Bali Post) Di media sosial ramai dibahas ada pelaku bom bunuh diri masuk Bali, bahkan dishare lengkap dengan fotonya. Terkait kabar tersebut, Polda Bali langsung membantahnya. Pasalnya, hingga saat ini belum terdeteksi teroris masuk Bali. ‘’Sampai saat ini, hasil evaluasi intelijen belum ada pelaku-pelaku atau teroris masuk Bali. Itu berdasarkan hasil evaluasi dan analisis intelijen Polda Bali dan Mabes Polri,’’ ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto, Senin (11/7) kemarin. Menurut Hery, intelijen Mabes Polri juga melakukan pemetaan wilayah yang rentan
aksi terorisme. Sedangkan Polda Bali beserta jajaran sudah melakukan upaya deteksi dengan memeriksa orang dan barang yang masuk Bali. ‘’Walau segala cara akan dilakukan mereka, tetapi kita berupaya antisipasi dan memperkecil kemungkinan terjadi aksi terorisme. Wajib dilakukan antisipasi dan memastikan yang masuk Bali tidak berniat jahat,’’ tegasnya. Oleh karena itu, pemeriksaan di pintu-pintu masuk Bali diperketat. Dari pemeriksaan itu bisa dianalisis atau dideteksi, apakah mereka ada indikasi pelaku kejahatan atau mungkin berencana bikin kejahatan. ‘’Tidak hanya di pelabuhan, di jalan
gencar dilakukan razia. Kami berharap jangan ada yang komplain karena ini demi kebaikan dan keamanan kita bersama,’’ kata Hery. Operasi penduduk pendatang (duktang) juga dilakukan hingga tingkat Polsek. Untuk mengoptimalkan razia itu, Polsek bersinergi dengan desa adat dan instansi terkait. Sebenarnya, kata Hery, kegiatan semacam ini rutin dilakukan terutama setelah Lebaran. ‘’Kami juga mengimbau kepada masyarakat dan pemilik kos atau penginapan, data penghuni kos atau orang yang menginap dengan seksama. Jika ada yang mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat,’’ tandasnya. (kmb36)
tentang pencegahan demam berdarah dengan cara membentuk jumantikjumantik (juru pemantau jentik) mandiri. Artinya, dalam memberantas jentik nyamuk tidak hanya mengandalkan petugas jumantik yang telah ada, karena diri kita sendiri harus menjadi jumantik. Melaksanakan hal itu, Rai Mantra meminta agar para kepala sekolah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar untuk melatih siswa-siswa menjadi jumantik mandiri, sehingga kegiatan ini akan mendapatkan 21 ribu jumantik mandiri (jumlah siswa baru) di Kota Denpasar. Kabid Dikmen Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kota Denpasar Wayan Supartha menambahkan, jumlah peserta MPLS tahun ini 21.000 siswa dan dilaksankan mulai tanggal 11 hingga 13 Juli mendatang. Kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial pada 14 Juli 2016 dengan kegiatan bakti penghijauan, pemberatasan sarang nyamuk di rumah-rumah penduduk yang ada di desa dan kelurahan sekitar sekolah. Acara dilanjutkan dengan kerja bakti di sekolah dan lingkungan sekitarnya. (kmb12)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Kasus Bentrok di Lapas Kerobokan
Empat Terdakwa Divonis 10 Bulan Denpasar (Bali Post) Kasus bentrok antarblok yang terjadi di Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan, beberapa waktu lalu, memasuki babak akhir. Empat orang terdakwa yang melakukan penganiayaan yakni terdakwa Kadek Lingga Yanuarta, Putu Heri Saptrawan, Wayan Sumarta Antara alias Beji dan Made Atmaja Eka Putra alias Girut dijatuhi hukuman masing-masing 10 bulan penjara. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (11/7) kemarin, majelis hakim pimpinan Achmad Peten Sili didampingi hakim anggota Putu Gede Hariadi dan M. Djaelani menyatakan keempat terdakwa terbukti bersalah melakukan pengeroyokan di Lapas Kerobokan. Majelis hakim menurunkan vonis menjadi 10 bulan dari tuntutan jaksa Dewa Arya Lanang Raharja yang sebelumnya minta terdakwa dihukum setahun atau 12 bulan. Atas putusan itu, terdakwa didampingi tim kuasa hukumnya menyatakan menerima hukuman tersebut. Dalam kasus ini, salah satu korbannya adalah Putu Diaskara alias Putu Semal. Kasus itu diduga dipicu
saat korban bersama temannya, Robot (korban tewas) menjemput rekannya yang baru dilimpahkan oleh jaksa ke lapas. Divonis 9 Bulan Di samping vonis kasus bentrok di Lapas Kerobokan, PN Denpasar juga menyidangkan kasus bentrok di Jalan Teuku Umar, Denpasar dengan terdakwa pentolan ormas Laskar Bali I Gusti Ngurah Niriayawan alias Gung Iwan dan Ishak alias Pak Is. Sidang dilakukan secara terpisah. Majelis hakim pimpinan Achmad Peten Sili memvonis terdakwa 9 bulan penjara. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak menguasai, membawa, menyimpan senjata tajam, pemukul. Vonis yang dijatuhkan majelis hakim itu lebih rendah tiga bulan dibandingkan tuntutan jaksa Putu Agus Adnyana Putra, dkk. Sebelumnya, jaksa meminta supaya terdakwa dihukum selama setahun penjara. Begitu juga dengan terdakwa Ishak, diputus sembilan bulan penjara oleh majelis hakim yang sama. Atas putusan itu, JPU Kadek Wahyudi Ardika menyatakan menerima. (kmb37)
Bali Post/asa
DIHUKUM - Empat terdakwa yang diduga melakukan penganiayaan di Lapas Kerobokan dihukum masing-masing 10 bulan penjara.
Geliatkan Wisata Taman Ayun
Puri Ageng Mengwi Gagas Festival Barong
FM 96,5
web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Begitu juga karyawan yang lain. Selain itu, karyawan RSUP Sanglah juga sedikit yang mudik karena kebanyakan karyawan yang muslim memang tinggal di Bali atau berasal dari Bali. ‘’Semua pelayanan di semua poliklinik telah efektif mulai bekerja, sangat efektif,’’ tegasnya. (kmb42)
BERJUBEL - Areal parkir sepeda motor di RSUP Sanglah penuh dan berjubel, Senin (11/7) kemarin.
081 337 032 965, (0361) 819446
Topik : mpls melanggar, kasek dicopot Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
Rai Mantra minta pada MPLS kali ini jangan ada lagi perpeloncoan dan kegiatan harus lebih banyak ditekankan pada pengenalan lingkungan sekolah. MPLS jangan sampai menimbulkan keluhan, menuai protes tidak saja dari siswa baru, tetapi juga pihak orangtua. Bila terjadi pelanggaran dalam MPLS ini, sanksinya kepala sekolah (kasek) harus bertanggung jawab dan siap untuk diberhentikan (dicopot). Rai Mantra juga menjelaskan, kegiatan MPLS sebagai salah satu upaya untuk pengenalan lingkungan yang baru berupa kegiatan positif untuk menghindari remaja dari pergaulan negatif, kenakalan remaja, tawuran atau perkelahian dan penggunaan berbagai jenis obat-obat terlarang. Maka dari itu, kegiatan MPLS harus dikemas dalam bentuk yang menyenangkan tanpa meninggalkan penegakan disiplin untuk memunculkan kreativitas dan pikiran positif dalam rangka membangun karakter diri. Jika dalam MPLS ada sekolah yang melanggar, maka sanksi yang didapat adalah pemberhentian kepala sekolahnya. ‘’Maka dari itu saya meminta agar kepala sekolah, guru, dan orangtua ikut mengawasi secara dekat kegiatan MPLS ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,’’ harapnya. Rai Mantra menambahkan, dalam MPLS peserta juga harus diajarkan
BARONG FESTIVAL - Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, S.H. menggagas Taman Ayun Barong Festival Regenerasi.
PARIWISATA tak hanya pemandangan dan cerita-cerita sejarah. Pariwisata pun membutuhkan lebih banyak atraksi sebagai pemanis, sehingga wisatawan lebih tertarik mengunjungi sebuah destinasi. Adalah A.A. Gde Agung, S.H., mantan Bupati Badung, merasa memiliki kewajiban moral untuk tetap mengajegkan pariwisata Bali khususnya Taman Ayun. Karena itu, Panglingsir Puri Ageng Mengwi ini tetap mengeluarkan inovasi-inovasi yang dinilai bermanfaat bagi sektor pariwisata. Melalui Sanggar Mangu Samcaya, Gde Agung yang kini duduk di Dewan Penasihat PHRI Bali ini akan menggelar festival barong yang bertajuk ‘’Taman Ayun Barong Festival Regenerasi’’. Festival ini akan digelar selama tiga hari, 14 hingga 16 Juli 2016 mendatang di destinasi pariwisata internasional Taman Ayun. Menurut Gde Agung, pariwisata
tak selalu hotel, vila, dan restoran. Daya tarik utama pariwisata, bagaimana meningkatkan objek. Gde Agung pun memastikan pihaknya tak hanya bicara Badung, tetapi Bali. Khusus Badung, telah melakukan minimal tiga hal. Pertama, meningkatkan kualitas objek seperti meningkatkan kebersihan, keamanan maupun kenyamanan, termasuk fasilitas kamar kecil dan akses menuju objek. Kedua, Badung sudah melakukan diversifikasi objek. Badung sudah membuka objek wisata baru seperti Pantai Pandawa, Labuan Sait, dan objek lainnya. Ketiga, adanya event dalam rangka meningkatkan daya tarik wisata. Salah satunya, Festival Budaya Pertanian dan kini Badung menyiapkan Festival Bahari. Gde Agung menyatakan sama dengan Taman Ayun, barong juga menjadi warisan budaya dunia oleh badan dunia UNESCO. Karenanya, keduanya perlu dikaitkan sehingga
taksu-nya ikut terkonservasi. Untuk itulah perlu ada regenerasi. Umur peserta dibatasi maksimal 25 tahun. Tujuannya, agar penari barong tidak hanya orang-orang tua. Dengan regenerasi, anak-anak muda bisa mencintai dan menarikan barong. Menurutnya, animo peserta sangat tinggi. Karena terbentur masalah juri, pihaknya membatasi hanya 35 peserta. Babak penyisihan akan digelar 14 dan 15 Juli, sementara babak final yang menjaring delapan finalis untuk masing-masing kategori yakni bapang barong dan makendang tunggal digelar pada 16 Juli mendatang. Juara masing-masing kategori terdiri atas juara I, II, dan III serta Harapan I, II dan III. Sementara 4 finalis yang gugur akan memperoleh predikat berbakat I dan II. Festival barong juga akan diisi ekshibisi pameran utama foto dan lukisan barong di Wantilan dan Bale Panjang Taman Ayun. (ad248)
Badung
Selasa Pon, 12 Juli 2016
Awan ’’Comulonimbus’’ Sebabkan Hujan Lebat Disertai Petir
Mangupura (Bali Post) Berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat, diprediksi akan terjadi hujan lebat disertai kilat/petir khususnya di Selatan Jawa, Bali hingga NTT samapai 14 Juli mendatang. Terkait dengan hal tersebut, Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya menjelaskan bahwa penyebab terjadinya hujan lebat disertai kilat/petir di Bali bagian selatan adalah adanya awan Cb (Comulonimbus - red). ‘’Awan Cb adalah jenis awan rendah yang bentuknya seperti bunga kol. Jenis awan ini dapat menimbulkan cuaca buruk, seperti petir dan puting beliung. Jenis awan ini juga dihindari oleh pesawat terbang,’’ jelasnya, Senin (11/7) kemarin. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat perlu mengantisipasi terhadap segala peralatan elektronik yang mudah mengalami kerusakan jika tersambar petir dan tetap antisipasi terhadap bahaya petir jika sedang berada di alam terbuka. Masyarakat juga diharapkan berhati-hati, karena gelombang tinggi di wilayah pesisir selatan Jawa cenderung meningkat pada sore hingga malam hari. ‘’Di samping itu, yang perlu juga diwaspadai sampai beberapa hari ke depan adalah potensi gelombang tinggi di selatan Bali yang mencapai 2-4 meter,’’ imbaunya. Sebelumnya, BMKG juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan, jalan licin dan pohon tumbang. Khususnya, pada periode arus balik Lebaran tahun ini agar pengguna dan operator jasa transportasi darat serta laut selalu mengutamakan keselamatan. (win)
Bali Post/win
Gambar awan Comulonimbus dari BMKG Wilayah III Denpasar.
3
Dijamin Majikan
Belasan Duktang Tak Dipulangkan Mangupura (Bali Post) –
Belasan penduduk pendatang (duktang) terjaring razia tim gabungan di pintu kedatangan Terminal Mengwi, Senin (11/7) kemarin. Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Badung, Polres Badung, TNI dan Dishubkominfo Badung langsung melakukan tindak pidana ringan (tipiring) kepada penumpang yang tidak membawa identitas lengkap. Kasatpol PP Badung Ketut Martha mengatakan, duktang tanpa identitas yang terjaring hanya dikenakan sanksi tipiring. Mereka tidak dipulangkan ke kampung halamannya lantaran ada pihak yang menjamin. ‘’Tidak (dipulangkan – red) karena rata-rata mereka adalah pembantu rumah tangga. Jadi, ada yang menjamin selama tinggal di Bali,’’ ungkap Ketut Martha saat dimintai konfirmasi, Senin kemarin. Menurutnya, masing-masing duktang hanya dikenakan Rp 50.000 sebagai sanksi denda karena tidak membawa identitas. Sidak yang dipimpin Kastpol PP Badung Ketut Martha tersebut berhasil menjaring 18 penduduk pendatang dan langsung dikenakan tipiring. Kegiatan ini akan dilaksankan selama dua hari yakni dari tanggal 11 Juli hingga 12 Juli 2016. ‘’Kami tidak hanya berhenti
sampai di sini saja, kegiatan ini akan kembali dilanjutkan dengan menyasar rumahrumah penduduk seperti tempat-tempat kos dan kami akan bekerja sama dengan pihak kecamatan, kaling (kepala lingkungan) mapun kadus (kepala dusun) yang ada di Kabupaten Badung,’’ terang pejabat asal Karangasem tersebut. Sebelumnya, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menegaskan akan memulangkan duktang yang masuk wilayahnya tanpa alasan dan identitas jelas. ‘’Kami sudah antisipasi hal itu (duktang – red), bahkan jauh sebelum mudik dan arus balik. Jadi, jika ada penduduk pendatang tanpa tujuan dan identitas jelas, mohon maaf akan kami pulangkan,’’ tegasnya. Menurutnya, antisipasi duktang di Gumi Keris sudah dilakukan Satpol PP dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Badung. Tim
Bali Post/eka
PEMERIKSAAN - Sejumlah petugas memeriksa KTP para penumpang bus AKAP di Terminal Penumpang Tipe A Mengwi. Pemeriksaan kartu identitas ini bertujuan meminimalisir kurang tertib administrasi penduduk yang baru tiba di Bali saat arus balik Lebaran. gabungan ini akan melakukan pemeriksaan secara ketat, baik identitas maupun barang bawaan penumpang. Pemeriksaan juga akan melibatkan tim gabungan yang
ada di Posko Lebaran Terminal Mengwi, seperti Kepolisian dan TNI. ‘’Masyarakat yang datang ke Badung ini harus jelas. Kami juga akan melakukan sosialisasi ke
kepala lingkungan, apakah ada penduduk pendatang di wilayahnya. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,’’ pungkasnya. (kmb27)
Pariwisata Massal Munculkan Kanibalisme
Mangupura (Bali Post) Bali sudah menjadi ikon dunia sebagai salah satu tujuan utama berwisata, bukan karena keindahan alam dan budaya semata, namun karena Bali dianggap memiliki taksu. Sayang, aura holistik dengan konsep Tri Hita Karana (THK) ini kini mulai terusik sebagai akibat dari pariwisata massal. Bahkan, kondisi itu kini menimbulkan bisnis pariwisata kanibalisme alias yang besar menyingkirkan yang kecil. Kini para pemimpin Bali harus diingatkan untuk menutup pulau ini sebagai megaproyek. Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Wilayah Bali Drs. Ec. I
Putu Anom, B.Sc., M.Par. mengatakan, Bali tidak cocok mengembangkan pariwisata secara masif melalui pembangunan hotel baru atau menambah jumlah kamar hotel yang sudah ada. Moratorium akomodasi pariwisata semestinya tidak sebatas wacana. Sayangnya, pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah tidak pernah tegas menegakkan kebijakan itu. ‘’Bahkan justru sebaliknya, pemerintah terkesan berupaya dengan berbagai strategi kebijakan agar bisa memuluskan reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa, walau sudah mendapat penolakan dari sebagian besar masyarakat Bali,’’ ungkap Putu
Anom, Senin (11/7) kemarin. Anggota BPPD Badung ini juga mengatakan, motivasi wisatawan ke Bali adalah mencari kesenangan dan ketenangan. Wisatawan juga terancam kehilangan daya tarik dari aktivitas budaya religi Hindu Bali yang unik. ‘’Karena semakin masifnya pengembangan pariwisata juga akan membuat penduduk lokal Bali, terutama umat Hindu kecewa. Mereka akan merasa terusik dan tidak nyaman lagi menjalankan upacara keagamaan,’’ ucapnya. Menurutnya, investor reklamasi tentu mengutamakan keuntungan ekonomi tan-
pa peduli akan kerusakan alam, lingkungan, serta sosial budaya masyarakat. Sebagai pendukung budaya Bali, masyarakat lokal akan semakin terpinggirkan. Ditambah lagi kehidupan ekonomi dan sosial budaya masyarakat akan terdegradasi. ‘’Megaproyek reklamasi dengan konsep one stop tourism dengan menyediakan ratusan ribu kamar hotel, apartemen, daya tarik wisata buatan, atraksi wisata, cenderamata, akan semakin memperketat persaingan usaha,’’ lanjut pria asal Desa Kapal, Mengwi ini. Dia mengakui, memang akan ada peningkatan lapangan pekerjaan hingga
ratusan ribu orang. Namun yang akan menikmatinya adalah orang luar Bali. Mereka akan membutuhkan perumahan sebagai tempat tinggal, sehingga alih fungsi lahan juga semakin meningkat. Di sisi lain, perusahaan milik pengusaha lokal yang tidak kuat bersaing akan gulung tikar, sehingga melahirkan pengangguran baru. ‘’Bali Selatan akan semakin krodit oleh kemacetan lalu lintas, kondisi banjir, kriminalitas akan terjadi seperti di Jakarta yang tentunya tidak akan memberi keamanan dan kenyamanan wisatawan maupun penduduk Bali Selatan,’’ pungkasnya. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Villa Mesari Ubud Hanya Sisa 88 Lot
Selasa Pon, 12 Juli 2016
Rayakan Hari Jadi Ke-50
Hanya Rp 15 Juta Bisa Punya Villa Mesari Ubud Bali Perkumpulan ISKCON Gelar Bhakti Festival
LANGSUNG bisa menginap. Sudah beroperasi dan running. Hari ini bergabung, tahun depan dapat hasil. Made Robert melalui Mesari Land sudah mampu mensejajarkan masyarakat Bali dengan investor asing. Masyarakat Bali sudah berhak disebut investor atau owner vila. Dari impian menjadi nyata, hari ini dibuktikan Villa Mesari sudah beroperasi dan sudah ada tamu yang menginap. Made Robert menyampaikan kabar gembira bagi masyarakat yang belum bergabung, masih ada kesempatan bergabung di Villa Mesari. “Masih ada 88 lot lagi yang kami tawarkan untuk masyarakat Bali. Harga hanya Rp 15 juta per lot. Dan kesempatan ini sangat terbatas.” Keuntungan jika bergabung sekarang, investor dapat surat lot, langsung bisa menginap, voucher langsung bisa digunakan atau dijual sebagai pengembalian uang, dapat kartu nama dengan jabatan owner vila, dapat hasil mulai tahun depan dan lain-lain. Nyaris tidak ada risiko karena Villa Mesari sudah beroperasi. “Menjadikan Impian itu Nyata”. Dulu menjadi owner vila atau investor hanya sebuah impian dengan modal kecil. Tapi kini hanya dengan Rp 15 juta dan bergabung di Villa Mesari masyarakat su-
dah bisa mewujudkan impian tersebut, khususnya masyarakat Bali sekaligus bisa tetap menjaga tanah kelahirannya. Semua mimpi menjadi nyata dengan bergabung di Villa Mesari. Sejak dulu Bali dikenal sebagai pariwisata dunia yang banyak dikunjungi turis mancanegara. Sehingga bisnis vila ini sangat potensial dan menguntungkan, serta nyaris tanpa risiko karena kini Villa Mesari sudah beroperasi dan sudah ada tamu yang menginap. Villa Mesari yang terletak di daerah wisata eksotik Ubud, tepatnya di Jalan Suweta, Banjar Bentuyung, Ubud ini menyuguh-
kan pemandangan latar belakang sawah, bukit dan pepohonan hijau di Ubud, serta menawarkan akomodasi dengan atap jerami dan akses Wi-Fi gratis. Hotel ini berjarak 1,9 km dari Pasar Ubud. Bagi masyarakat yang masih ingin bergabung dengan menjadi owner Villa Mesari, silakan datang langsung ke Kantor Pemasaran Villa Mesari, Jl. Tukad Pakerisan, No. 79 Panjer Denpasar, telepon 0361 4723260, 082 247 365 888, 087 861 999 658. Saksikan dialog interaktifnya di Bali TV Rabu, 13 Juli 2016, pukul 20.00 Wita. Live Streaming www.balitv.tv. (ad414)
Atta Mesari Villa
MPLS di SMP Dharma Wiweka
Cetak Siswa Berkarakter dan Peduli Lingkungan SENIN (11/7) kemarin serentak dilaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di seluruh Indonesia, termasuk di SMP Dharma Wiweka. Antusias masyarakat sangat tinggi mendaftarkan anaknya di sekolah beralamat di Jalan Pulau Moyo I, Denpasar Selatan ini. Hingga 9 Juli lalu, tercatat 502 calon siswa baru mendaftar dan mendaftar kembali 350 orang. MPLS tersebut dibuka Ketua Umum Yayasan Dharma Wiweka Prof. Siki Kawiyana, Sp.B., SPOT(K). ditandai penyematan tanda peserta, pelepasan balon dan pemberian hadiah kepada siswa berprestasi. Adapun siswa berprestasi itu adalah juara III lomba kidung tingkat SMP se-Kota Denpasar Ni Kadek Wahyu Nesa Putri, Ni Kadek Karisma Putri Kadek Iwan Loly Darma Hendra dan Kadek Devi Cahyanti. Untuk lomba geguritan putri, siswi SMP Dharma Wiweka menyabet juara I yaitu Ni Kadek Wahyu Nesa Putri dan Ni Kadek Cyntia Dewi Putri. Sedangkan lomba membaca seloka, I Komang Satria Adi Guna dan I Komang Putra Budi Kurniawan meraih juara II. Kepala SMP Dharma Wiweka Drs. I Nyoman Mariana, M.Si. mengungkapkan sekolahnya sejak berdiri selalu menanamkan kecintaan terhadap budaya teru-
BUKA MPLS - Ketua Umum Yayasan Dharma Wiweka Prof. Siki Kawiyana didampingi Kepala SMP Dharma Wiweka Drs. I Nyoman Mariana, M.Si. saat membuka MPLS.
tama dalam kaitannya mengenal lingkungan sekolah. Pada intinya SMP Dharma Wiweka memperkenalkan lingkungan yang mencakup Tri Hita Karana. “Oleh karena itu, semua anak-anak (siswa - red) dari kelas VII, VIII dan IX, kita wajibkan mengikuti MPLS ini. Untuk siswa baru lebih mendalam pengenalan lingkungan sekolah dan sekelilingnya. Sedangkan kelas VIII dan IX kita lepas selama tiga hari dalam kaitan mengenal lingkungan lebih luas,” ujarnya. Mariana menambahkan, mereka diwajibkan mengenali lingkutan tingkat Kelurahan Pedungan dan Pemogan. Sasarannya bidang kesehatan yang implementasinya mereka mendapat petunjuk dan bimbingan dari juru pemantau jentik (jumantik). Selain itu, siswa kelas VIII dan IX dijadwalkan melakukan bersih-bersih di lingkungan Pedungan dan Pemogan, terutama di banjar masing-masing dan tempat-tempat suci. “Karena ada tujuan kita ingin kejar dan tanamkan kepada anak yaitu pembentukan karakter dalam kaitan dengan bersih dan sehat. Karena tanpa bersih tidak mungkin sehat, begitu juga sebaliknya. Harus jaga kebersihan,” tegasnya. Terakhir, pihaknya membentuk sikap dan mental anak didiknya dengan sebaik-baiknya. Caranya mereka digembleng dengan pendidikan baris-berbaris (PBB) dan pelatihnya dari kepolisian serta pecalang. “Kami ucapkan terima kasih kepada panitia, masyarakat, orangtua dan yayasan atas support-nya serta media massa. Mari bersama-sama berjuang untuk mencerdaskan anak bangsa ini. Yang jelas disiplin harga mati di SMP Dharma Wiweka,” tandasnya. Menurutnya, MPLS cocok sekali dengan slogan di Bali yaitu Tri Hita Karana yang harus mulai dicanangkan sejak SMP. Pasalnya, siswa SMP menginjak usia pancaroba, gampang meniru dan melakukan suatu tindakan. Jika mereka salah meniru, maka karakternya juga menyimpang. Oleh karena itu, MPLS ini bukan merupakan beban dari pada siswa saja, juga beban dan tanggung jawab para pendidik. “Harus mampu jadi panutan sesuai dengan apa yang dikumandangkan oleh Bapak Pendidikan Nasional kita yaitu Bapak Ki Hadjar Dewantara. Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Mudah-mudahan pemerintah menghayati dan mengimplementasikan apa sebetulnya dicita-citakan Ki Hadjar Dewantara ini,” ungkap Siki Kawiyana. (ad413)
MPLS di Perdiknas Denpasar
Potret Keluarga Diterapkan di Sekolah
ADA yang berbeda dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar, Senin (11/7) kemarin. Ketua Perdiknas bersama para guru dan staf menyambut kehadiran siswa baru SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional, dua sekolah di bawah naungan Perdiknas. Para siswa kemudian menyalami tangan orangtua “baru” mereka, sebelum kemudian mengikuti upacara pembukaan MPLS. “Kebetulan kami SMP Nasional, khususnya adalah sebagai pilot project dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi sekolah keluarga. Jadi sekolah keluarga salah satu indikatornya adalah bagaimana anak-anak itu merasa aman, nyaman, tenang dan bahagia untuk di sekolah,” ujar Ketua Perdiknas Denpasar Dr. AAA Ngr. Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. Tini menambahkan, sekolah keluarga salah satunya diwujudkan dengan menerima anak-anak bukan sebagai siswa atau siswi. Melainkan sebagai anak kandung di sekolah. Lingkungan sekolah harus menjadi rumah kedua bagi mereka. Begitu juga para guru dan kakak kelas berperan sebagai orangtua kedua dan kakak kandung mereka di sekolah. “Jadi, potret keluarga di rumah dibawa ke sekolah sehingga guru-guru itu mencintai siswa-siswi bukan sebagai siswa-siswi yang seperti biasa, tapi dia anaknya yang dididik sehingga harapan dari anak Indonesia hebat akan tercapai,” jelasnya. Tini juga mengajak para siswa baru SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional untuk sarapan bersama. Sarapan pagi penuh cinta untuk anak Indonesia sehat dan hebat ini didukung oleh Perdiknas Denpasar, Komunitas Anak Bangsa dan Koperasi Perempuan Ramah
Keluarga. Kegiatan seperti ini akan terus dibudayakan di lingkungan Perdiknas Denpasar, di mana sarapan disiapkan oleh pihak sekolah. Selain itu, juga dideklarasikan Three Ends (Tiga Akhiri), yakni akhiri kekerasan pada perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia, dan akhiri ketidakadilan akses ekonomi untuk perempuan. “Kami mengelola siswa-siswi sudah sepantasnya untuk bisa menyosialisasikan sedini mungkin, agar kekerasan pada anak khususnya dapat diminimalisasi di Provinsi Bali,” tandas salah satu wakil dari 50 inspirator nasional program Three Ends dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini. Kepala SMK Teknologi Nasional I Made Mudarta, S.E., MM. mengatakan tahun ini menerima siswa baru sesuai target untuk empat kelas. Termasuk pada dua jurusan baru ,yakni Akuntansi dan Administrasi Perkantoran. Menurutnya, SMK Teknologi Nasional memiliki semboyan “senyum” yang artinya mengawali dan mengakhiri hari dengan senyum. “Konsep Tri Hita Karana
kami kolaborasikan dalam bentuk modern. Parahyangan kami wujudkan dengan sembahyang bersama, pawongan kami wujudkan keharmonisan dan kekeluargaan, palemahan itu dengan penanaman pohon untuk karakter peduli dengan lingkungan,” imbuhnya. Sementara karakter peduli dengan sesama, lanjut Mudarta, diwujudkan dengan Bhakti Sosial ke Panti Asuhan Tat Twam Asi. Pada kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini, para siswa baru diajak untuk menyumbangkan pakaian layak pakai kepada para penghuni panti asuhan. Kepala SMP Nasional Drs. I Nyoman Sudana mengatakan, materi MPLS utamanya terkait pendidikan bela negara dan Pancasila. Selain siswa baru, pihaknya juga mengundang orangtua siswa untuk mengikuti talkshow parenting bekerja sama dengan Undhira. “Intinya, mengingatkan pada orangtua bagaimana konsep membangun komunikasi dengan anak,” ujarnya seraya mengatakan, tahun ini SMP Nasional menerima 250 siswa baru. (ad416)
TANDA PENGENAL - Ketua Perdiknas Denpasar Dr. AAA Ngr. Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., MH. menyematkan tanda pengenal peserta MPLS di SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional.
TAHUN 2016 ini, Perkumpulan Hare Krishna yang tergabung dalam Perkumpulan International Society for Krishna Consciousness (ISKCON) merayakan hari jadinya yang ke-50, dengan menyelenggarakan Bhakti Festival. Acara ini berlangsung tanggal 9 dan 10 Juli 2016, di Lapangan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar. Festival ini bertujuan berbagi kebahagiaan pengabdian suci bhakti dengan pengucapan nama suci Tuhan yang merupakan kegiatan utama pada jalan bhakti atau bhakti yoga dalam tradisi Hindu purba. Pada hari pertama, Sabtu (9/7) lalu acara dimulai pukul 16.00 Wita, yang dibuka Kepala Bagian Biro Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Agama Republik Indonesia, World Hindu Parisad dan Parisada Hindu Dharma Indonesia. Sementara acara pada hari kedua, Minggu (10/7) lalu dimulai pukul 07.00 Wita, dengan yoga, meditasi mantra, pemeriksaan kesehatan gratis, ceramah/dharma wacana, kirtan (menyanyikan nama-nama suci Tuhan-red) dan drama. Pada acara puncak digelar Parade Kereta, saat tiga kereta besar yang mengusung Arca Sri Krishna, Sri Baladewa dan Sri Subhadra Dewi ditarik dalam parade sejauh empat kilometer melintasi jalan-jalan Kota Denpasar, di sekeliling Lapangan Bajra Sandhi. Dalam acara tersebut digelar pula pameran, buku-buku tentang yoga dan spiritualitas serta pembagian makanan vegetarian gratis. Ketua Umum Perkumpulan ISKCON Nengah Wijaya, S.T. yang bergelar Prabhu Vrajendrananjaya Jasa berharap melalui perayaan Bhakti
BHAKTI FESTIVAL - International Society for Krishna Consciousness (ISKCON) merayakan hari jadinya yang ke-50 dengan menyelenggarakan Bhakti Festival. Festival ini masyarakat Indonesia, tannya mengatakan, meskipun khusunya umat Hindu di Bali bisa baru pertama kali gerakan bhakti lebih fokus pada ajaran-ajaran para yang diwujudkan dalam bentuk acarya, sehingga bisa diterapkan da- festival digelar, pihaknya sangat lam kehidupan sehari-hari. Pihaknya mengapresiasi Bhakti Festival juga berharap agar umat Hindu bisa tersebut. Sebab, dengan kegiatan lebih mengimplementasikan ajaran- festival tersebut akan memberikan ajaran agama Hindu dalam kehidu- ruang yang besar bagi umat Hindu pan yang lebih mendasar, sehingga berkontribusi positif, khususnya dapat meningkatkan bhakti kepada festival keagamaan dan seni suTuhan untuk memperbaiki perilaku ara yang terekspresikan melalui atau standar perilaku dalam kes- lagu-lagu suci keagamaan. Dalam ehariannya, sehingga bisa menjadi konteks kehidupan berbangsa dan masyarakat yang baik. “Untuk men- bernegara, Bhakti Festival dikacapai hal itu, maka kami melakukan takan sebagai sumbangsih nyata kegiatan, mempublikasikan dan umat Hindu ISKCON di Indonesia menyebarluaskan informasi berupa dalam mewujudkan keragaman majalah, buku-buku dan dan tulisan- identitas agama dan budaya sebatulisan lain yang kami rangkum gai salah satu aset bangsa. “Di sisi dalam kegiatan Bhakti Festival ini,” lain, acara ini juga sarat makna ujarnya, Minggu (10/7) lalu. untuk menggambarkan kerukuSementara itu, Dirjen Bimas nan, kebersamaan dan rasa perHindu Kementerian Agama RI Prof. saudaraan tanpa batas di antara Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., sesama umat Hindu ISKCON di Ph.D. yang diwakili Kakanwil seluruh Indonesia,” pungkasnya. Agama Provinsi Bali dalam sambu- (ad415)
SMK TI Bali Global Laksanakan MPLS yang Sejuk, Sehat dan Berbudaya
MPLS - Kepala SMK TI Bali Global mengalungkan name tag tanda mengikuti MPLS.
SMK TI Bali Global melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (11/7) kemarin. Tema MPLS SMK TI Bali Global ‘’Melalui Pengenalan Lingkungan Sekolah yang Sejuk, Sehat dan Berbudaya, Kita Tumbuhkan Generasi Muda yang Berkarakter dan Peduli Lingkungan’’. MPLS yang dibuka oleh Ketua Yayasan diikuti 538 siswa baru, dari 700-an siswa yang mendaftar. Sehingga total siswa SMK TI Bali Global 1.500-an. ‘’Ke depannya kami ingin SMK TI Bali Global dapat bersaing di dunia global, khususnya di bidang teknologi dan juga menghadapi MEA,’’ ujar Kepala SMK TI Bali Global Dr. I Gusti Made Murjana, M.Pd. Selain itu, dalam persaingan, menurutnya, juga dibutuhkan keterampilan agar menghasilkan sebuah karya yang kompetitif. Pada hari
pertama MPLS ini adalah pemberian materi sesuai dengan imbauan Disdikpora Kota Denpasar. ‘’Kami selalu berpedoman pada acuan dan jadwal dari Disdikpora Kota Denpasar. Maka dari itu, materi yang diberikan menyesuaikan, harus sesuai dengan jadwal,’’ jelasnya. Sesuai dengan tema, melalui MPLS yang sejuk, sehat dan berbudaya untuk generasi muda, memiliki 18 karakter bangsa sehingga dalam proses pembelajaran ke depan siswa dapat menjadi siswa IT yang bagus dan profesional. Selain itu, sesuai aturan MPLS juga dilaksanakan dari pukul 07.00 Wita sampai 13.45 Wita. SMK TI Bali Global juga mendidik siswa dengan perkembangan IT yang revolusioner sangat cepat, sehingga pihaknya menyediakan tenaga pengajar yang memang dari kalangan IT, seperti Stikom, Unud,
Undiksha Singaraja. ‘’Mereka itu memang betul-betul kami andalkan untuk mendidik anak,’’ ujarnya. Di samping itu, SMK TI Bali Global juga memiliki tenaga S-3 yang sedang menempuh pendidikan. Semua fasilitas dan SDM yang disediakan semata-mata untuk menyiapkan siswa yang terampil, sehingga siswa dapat bersaing di dunia kerja. Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. menuturkan, sebelum terbentuknya SMK TI Bali Global pada tahun 2006 di Denpasar, telah terbentuk Stikom Bali. Pihaknya tidak berhenti mendirikan SMK TI Bali Global di Denpasar, tetapi juga mendirikan di Buleleng, Klungkung, Karangasem dan sekolah tersebut telah berkembang. Ia berharap lulusan SMK TI Bali Global tidak hanya cerdas pada pelajaran masing-masing, seperti ilmu sosial dan budaya, tetapi juga cerdas dalam bidang IT, keterampilan pribadi karena pihaknya yakin karakter yang dimiliki generasi muda dimulai dari kecerdasan. Di samping itu, baru akan tumbuh budi pekerti, keagamaan yang menyertai kecerdasan itu sehingga bersikap santun dan memiliki integritas, kedisiplinan. ‘’Yang penting bisa bekerja sama antara satu dan yang lainnya,’’ imbuhnya. Selain itu, diharapkan setelah menamatkan pendidikan di SMK TI Bali Global dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi, khususnya Stikom Bali. Namun pihaknya juga berbangga, jika mereka melanjutkan ke perguruan tinggi lain. (ad412)
Praktik Keperawatan Komunitas Mahasiswa
Stikes Wira Medika PPNI Bali Cetak SDM Profesional
MENGANTISIPASI persaingan antara pencari kerja di era globalisasi saat ini, sejumlah lembaga pencetak tenaga kerja terus berupaya mengembangkan terobosan-terobosan baru guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Wira Medika PPNI Bali yang memiliki tiga program studi, yakni Progam Profesi Ners, S-1 Ilmu Keperawatan dan D-3 Analis Kesehatan melalui Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKES) telah terakreditasi B, dalam hal penilaian akreditasi bahwa Stikes Wira Medika Bali memiliki laboratorium praktik terbaik di Bali dan juga didukung oleh fasilitas perpustakaan e-book yang satu-satunya di Bali. Dalam menghadapi sekaligus memenangkan persaingan yang semakin ketat di zaman modern saat ini, maka Stikes Wira Medika Bali sudah banyak menjalin kerja sama/networking, baik di dalam maupun di luar negeri untuk meningkatkan kualitas lulusan. Ketua Stikes Wira Medika PPNI Bali Drs. Dewa Agung Ketut Sudarsana, M.M. pada penutupan Praktik Keperawatan Komunitas Mahasiswa Program Profesi Ners di Denpasar, Minggu (3/7) lalu mengatakan, selain praktik di rumah sakit, mahasiswa wajib praktik di komunitas yaitu keperawatan keluarga. Dalam hal ini, mahasiswa diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk mau, mampu mengenal masalah kesehatannya sendiri, serta mencari solusinya secara mandiri dengan memanfaatkan potensi yang ada di masyarakat dan fasilitas kesehatan (faskes).
Penutupan - Sudarsana, AA Gde Oka, Sucipta, Sg. Mirah saat penutupan Praktik Keperawatan Komunitas Mahasiswa, Minggu (3/7) lalu. Sementara itu, Ketua Kelompok di masyarakat akan mendata dan Praktik Keperawatan Komunitas melakukan pemetaan permasalaMahasiswa Profesi Ners di Banjar han lansia, pasangan usia subur, Pesanggaran, Kelurahan Pedungan, remaja dan balita yang terjadi di Kecamatan Denpasar Selatan Ngk. masyarakat. “Kami merasa sangat Kadek Arimbawa, S.Kep. menga- terbantu oleh mahasiswa Stikes takan kegiatan tersebut diawali Wira Medika PPNI Bali yang telah dengan Pertemuan Tingkat Desa memprogramkan kegiatan ini. Saya (PTD) tanggal 16 Mei 2016. Setelah berharap kegiatan ini dilakukan adanya pertemuan itu, mahasiswa secara rutin,” ujar A.A Gde Oka. melakukan pengkajian ke lapangan Sementara itu, staf Puskesmas terutama ke rumah-rumah warga. IV Denpasar Selatan Ns. Sg. Mirah Berbagai permasalahan yang terjadi Lisnawati, S.Kep. mengharapkan di lingkungan Banjar Pesanggaran kepada Stikes Wira Medika PPNI diantaranya, lansia, defisiensi penge- Bali terus-menerus menerjunkan tahuan tentang WUS, dan pengeta- mahasiswa di masyarakat agar huan terhadap lingkungan. berbagai permasalahan kesehatan Lurah Pedungan A.A Gde Oka yang muncul di masyarakat bisadididampingi Klian Adat Pesanggaran atasi sedini mungkin. I Wayan Widiada dan Ketua LingKegiatan yang dirangkaikan kungan Pesanggaran Putu Sucipta dengan perayaan HUT ke-31 ST Sari mengemukakan, kegiatan praktik Sanggraha, Banjar Pesanggaran itu di masyarakat akan sangat mem- diramaikan dengan gerak jalan sehat, bantu masyarakat di wilayahnya hiburan musik Nanoe Biroe, lawak dalam menangani permasalahan dan lain-lain, disaksikan oleh warga kesehatan. Mahasiswa yang terjun Banjar Pesanggaran. (ad411)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Selasa Pon, 12 Juli 2016
5
Senator Wedakarna Minta Banjar Adat dan Jagabaya Selektif terhadap Pendatang
MENINJAU - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III didampingi pejabat ASDP ketika meninjau Pelabuhan penyeberangan Gilimanuk. SALAH satu masalah klasik sitif terhadap terorisme (ISIS). Bali pascalibur Lebaran adalah Juli ini sudah muncul bom di persoalan migrasi pendatang Turki, di Arab Saudi, di Solo dan yang tidak terkontrol. Migrasi di sejumlah tempat di dunia. Bali ini merupakan proses alami, bisa jadi sasaran berikutnya. mengingat Bali memiliki daya Saya minta aparat TNI dan Polri tarik ekonomi yang tinggi. Na- yang seharusnya menjadi aparat mun dalam pengalaman Bali se- netral untuk bisa membantu lama sebagai bagian NKRI, tidak pengawasan. Selain seluruh semua pendatang di Bali memi- desa adat dan banjar adat unliki iktikad baik untuk menjaga tuk melakukan pemeriksaan, adat, seni dan budaya Bali yang sweeping dan tindakan terhadap dijiwai oleh nilai-nilai agama pendatang tanpa indetitas,” kata Hindu, sehingga rasa waspada Gusti Wedakarna. dan curiga harus menjadi kultur Selain itu, ia juga mengkritisi baru dari masyarakat Bali. tindakan oknum aparat di seDemikian diungkapkan Gusti jumlah pelabuhan yang kerap Wedakarna dalam Rapat Kerja melakukan perbuatan di luar (Raker) DPD-RI tentang pen- dari amanat leluhur Bali. “Saya anganan arus balik di sejumlah ingatkan pada semeton Bali pelabuhan di Bali. “Saya me- yang bekerja di pos seleksi, inminta kepada pemerintah dan gat hukum karma. Ingat ajaran aparat di pelabuhan-pelabuhan leluhur Rsi Sidhimantra yang di Bali untuk memperketat memisahkan Bali dengan Jawa. proses pengawasan migrasi ke Belum lagi wejangan Sabdo Bali. Bali ini harus selektif ter- Palon Nyayogenggong dan conhadap pendatang. Jika tidak, toh Mpu Kuturan dan Dang maka banyak penyusup yang Hyang Nirartha yang menanaakan datang ke Bali. Apalagi mkan Panca Datu di setiap garis situasi dunia global sedang sen- pantai di Bali. Itu semua tujuan-
nya menetralisir pendatang sekala dan niskala. Jika ada semeton Bali yang berkhianat, main pungli, dan tidak jujur dalam bekerja, saya ingatkan ada karma wesana. Jangan hanya karena disogok uang, tapi anda loloskan pendatang tanpa indetitas ke Bali. Saya juga dengar dan mengecam adanya jaringan God Father yang pekerjaannya menjadi penjamin warga pendatang. Ini semacam agen untuk mengamankan kepentingan sekelompok jaringan non-Bali. Saya minta desa adat waspada. Musuh Bali sudah di depan hidung,” jelas Gusti Wedakarna. Maka dari itu, ia meminta pada desa adat agar sebulan penuh adakan sweeping di banjar-banjar adat. “Saya minta desa adat dibantu pacalang dan jagabaya, serta STT agar adakan penertiban. Dan diadakan sebulan penuh. Logikanya, percuma jika desa adat sibuk menjaga kesucian parahayangan tapi palemahan kita jebol. Baik jebol karena penyakit sosial atau potensi terorisme fundamentalis ISIS. Buka mata dan telinga, dan belajar dari sejarah. Saya minta Bali menjadi bangsa yang hebat menjaga wilayah adat dalam bingkai Pancasila. Adat Hindu dan budaya Bali harus berdaulat,“ terang Gusti Wedakarna. Ia juga menyatakan salut kepada sejumlah desa adat di Bali yang sudah mulai tegas dengan pendatang. “Saya apresiasi desa adat yang sudah mulai berbenah dan menerapkan aturan ketat, serta memikirkan palemahan-nya. Ini penting. Hanya desa adat yang bisa membuat aturan adat secara tegas. Saya tidak bisa membayangkan Bali tanpa desa adat, pasti sudah hancur lebur. Bersyukurlah kita diingatkan oleh leluhur untuk belajar dari kesalahan,“ imbuh Gusti Wedakarna. (ad249)
Layanan ”Honda Care” 24 Jam Disambut Positif Masyarakat
SETELAH resmi peluncuran Honda Care 24 jam di wilayah Bali di awal 2016, layanan ini mendapat sambutan yang positif dari masyarakat. Konsumen pengguna layanan ini meningkat cukup signifikan menjadi 86 persen, dengan rata-rata telepon yang masuk menjadi 13 telepon per hari. Layanan Honda Care merupakan terobosan layanan untuk menambah kenyamanan masyarakat Bali yang sudah percaya memilih motor Honda. Dengan menyiapkan layanan service berkunjung ke tempat konsumen (Customer Assistance) dan layanan darurat di jalan (Road Emergency), dengan jumlah sebanyak 74 armada motor dan 1 armada mobil emergency pick-up. Sejak Honda Care didirikan di tahun 2012, sekitar 6.800 masyarakat Bali sudah memakai layanan ini. Untuk tahun 2015 saja ada lebih dari 3.000 konsumen merasakan jasa layanan Honda Care, baik di jam kerja maupun di luar jam kerja. Terbanyak adalah konsumen yang mengalami kendala saat di jalan raya. Jika ada pengguna sepeda
Bali Post/ist
LAYANAN - Beberapa armada layanan Honda Care 24 jam disediakan pihak Astra Motor Bali. motor Honda yang mengalami rasa aman dan kenyamanan masalah di jalan, cukup den- bagi konsumen yang berkendgan menghubungi telepon 0361- ara menggunakan sepeda mo438008, call agent Honda Care di tor Honda, terutama di malam seluruh Bali siap untuk memban- hari. tu konsumen tanpa dikenakan “Hadirnya Honda Care 24 biaya (gratis). Konsumen cukup jam, sekaligus memberikan membayar penggantian sparepart apresiasi kepada konsumen saja, apabila ada yang diganti. atas kepercayaannya memilih Technical Service Supervisor sepeda motor Honda. Kami berAstra Motor Bali Harry Pranata harap layanan ini dapat menjamengatakan Layanan Honda min kelancaran segala aktivitas Care 24 jam ini merupakan konsumen, merasa aman dan salah satu bentuk upaya dari nyaman di manapun konsumen Honda Bali untuk memberikan berada,” ujarnya. (bns1)
Pascalibur Panjang, Warga Padati Kantor Disdukcapil
Banyuwangi (Bali Post) Hari pertama masuk setelah libur panjang Lebaran, warga mulai memadati sejumlah kantor pelayanan publik di Banyuwangi, Senin (11/7) kemarin. Salah satunya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Banyuwangi. Sejak pagi ratusan orang sudah antre untuk mengurus administrasi kependudukan. Meski tak seramai hari biasa, jumlah warga yang mengurus surat-surat terlihat agak padat. Kebanyakan warga ini mengurus KTP. Ada juga yang meminta perpanjangan kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran atau kematian. “Sampai siang ini total ada 128 pemohon yang masuk,” kata Fendy Satrio, salah satu petugas front office kantor Disdukcapil Banyuwangi. Dia merinci pemohon KTP mencapai 60 orang, KK 51 orang dan 17 orang memohon akta kelahiran. Jumlah ini, kata dia relatif sedikit dibandingkan hari biasa yang mencapai 340 orang. Kepala Dispendukcapil Banyuwangi Sudjani mengatakan jumlah warga yang mengurus administrasi ke kantornya relatif sedikit, tak sampai membludak seperti yang diperkirakan sebelumnya. Pihaknya menduga banyak warga yang sudah mengurus kelengkapan administrasi sebelum musim libur Lebaran. Seperti, KK, KTP hingga surat keterangan pindah domisili. “Antrean tak
terlalu membludak. Ini jauh di bawah angka normal,” katanya. Pejabat ini menambahkan, pihaknya sudah mengantisipasi lonjakan pemohon administrasi kependudukan pascalibur Lebaran. Sebab, pihaknya berharap warga yang ingin memperpanjang kelengkapan administrasi bisa selesai sebelum kembali ke perantauan. “Kami sudah siagakan seluruh
personel. Tak ada yang absen di hari pertama masuk,” tegasnya. Biasanya, kata Sudjani setelah libur Lebaran banyak warga yang mengurus kelengkapan administrasi, terutama KTP dan surat pindah domisili. Salah satu warga, Rizky Ardianyah, mengaku antrean di kantor Dispenduk tak terlalu parah. Karena itu pihaknya bisa dengan cepat memperpanjang KTP miliknya. (kmb30)
Bali Post/udi
SIAGA - Polisi bersiaga di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi selama musim arus balik, Senin (11/7) kemarin.
Diperketat, Pengamanan di Pintu Masuk Pelabuhan Ketapang Banyuwangi (Bali Post) -
Antrean kendaraan yang terus memadati Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi membuat aparat kepolisian siaga penuh. Tak hanya mengatur antrean di pintu masuk pelabuhan, polisi bersenjata juga memperketat pengamanan di pintu masuk menuju Bali ini. Sejumlah polisi terus berkeliling mengawasi aktivitas arus balik. Ada juga yang siaga di beberapa titik pelabuhan. Kapolres Banyuwangi, AKBP Budi Mulyanto mengatakan pihaknya terus siaga mengantisipasi antrean panjang di Pelabuhan Ketapang selama musim arus balik. Apalagi masih banyak pemudik yang belum kembali ke Bali. Artinya, katanya, potensi antrean dan kemacetan masih terjadi di Pelabuhan Ketapang. “Kita terjunkan sekitar 105 personel polisi di Ketapang. Dari Polres dan Sabhara Polda Jatim,” jelasnya, Senin (11/7) kemarin. Perwira melati dua di pundak ini menambahkan,
para personel Sabhara Polda difokuskan mengamankan situasi keamanan pelabuhan. Mereka disebar di sejumlah titik, dilengkapi senjata laras panjang. Fokusnya memberikan rasa aman ke pemudik, termasuk mengantisipasi kemungkinan masuknya pelaku kejahatan ke Bali. Sedangkan personel Polres difokuskan mengamankan antrean di pintu masuk pelabuhan. “Kita sebar personel di pintu luar pelabuhan. Mereka mengantisipasi jika antrean meluber ke jalan raya,” jelasnya. Menurut Kapolres,
pihaknya sudah menyiapkan sejumlah skenario jika antrean meluber keluar pelabuhan. Di antaranya menyiapkan sejumlah kantung parkir cadangan. Seperti di Stasiun Kereta Api Ketapang dan Pelabuhan Pelindo Tanjungwangi. Ditambahkan, antrean di Pelabuhan Ketapang hingga H+4 Lebaran masih relatif normal. Antrean tak sampai meluber ke luar pelabuhan. Mengantisasi kemacetan akibat antrean, jalur di depan Pelabuhan Ketapang dibuat satu arah. Kendaraan yang akan ke pelabuhan dari arah
kota Banyuwangi diarahkan melalu jalur lingkar. Sehingga mereka terpusat dari arah utara ketika hendak masuk pelabuhan. Sementara itu, hingga Senin kemarin, antrean kendaraan roda dua yang akan kembali ke Bali masih berlanjut di Ketapang. Tenda raksasa yang disiapkan pengelola pelabuhan terus dipenuhi pengendara roda dua. Data dari posko ASDP Ketapang hingga kemarin pagi, total roda dua yang menyeberang ke Bali mencapai 10.101 unit, roda empat 5.662 unit dan penumpang sebanyak 53.916 orang. Total kapal yang dikerahkan 30 unit. Antrean pemudik yang kembali ke Bali diprediksi akan terus berlanjut hingga akhir pekan ini. (kmb30)
Bupati Banyuwangi Minta Penambang Belerang Wajib Diasuransikan Banyuwangi (Bali Post) Penambang belerang di kawah Gunung Ijen, Banyuwangi menjadi salah satu daya tarik wisatawan ke objek wisata ini. Sayangnya keselamatan para penambang ini kerap diabaikan. Padahal mereka cukup berisiko dalam menjalankan pekerjaan. Terkait ini, Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas meminta seluruh penambang belerang diasuransikan. Caranya melalui perusahaan pengepul belerang di kawah Ijen. Menurut Bupati, pekerjaan para penambang belerang cukup berisiko. Sehingga wajib mendapatkan asuransi. Selain itu, penambang juga akan lebih peduli dengan para wisatawan yang berkunjung ke kawah Ijen. “Kita sudah instruksikan ke perusahaan penampung belerang. seluruh penambang belerang wajib di-cover oleh asuransi BPJS yang ditanggung perusahaan setempat,” tegas Anas disela pemberian beasiswa bagi anak-anak penambang belerang Ijen, Senin (11/7) kemarin. Bupati mengancam tidak akan memperpanjang izin perusahaan belerang di Ijen, jika tak mengasuransikan para penambang setempat. Menurut Anas, dengan memberikan asuransi ke penambang, mereka akan ikut peduli dengan para wisatawan. Apalagi jalur yang digunakan para penambang ini juga dilewati oleh para penambang belerang. Selain asuransi, anak-anak para penambang diberikan beasiswa. Dana ini diambil dari hasil pagelaran musik
jazz di lereng Ijen tahun lalu. Total ada 77 anak penambang yang mendapatkan kado beasiswa. Menurut Anas, saat pagelaran jazz di lereng Ijen terkumpul dana Rp 251 juta hasil sumbangan pengunjung. Dana ini disalurkan seluruhnya untuk beasiswa melalui rekening masing-masing anak. Pemberian beasiswa ini sengaja dicairkan di awal tahun ajaran baru. Mereka yang mendapatkan mulai jenjang SD hingga SLTP. “Beasiswa ini juga akan terus diawasi oleh Dinas Pendidikan. Jadi, penggunaannya benar-benar tepat,” tegasnya. Anas berharap penambang belerang ikut peduli dengan kenyamanan pengunjung di kawah Ijen yang tiap tahun bertambah. Selain beasiswa, dana hasil pagelaran jazz di Ijen juga disalurkan ke PMI Banyuwangi. Gunung Ijen, di barat kota Banyuwangi dikenal dengan kawah belerang yang indah. Puncak Ijen di ketinggian 2.443 mdpl juga menawarkan api biru di malam hari yang menawan. Beberapa tahun terakhir, pesona Ijen cukup menarik banyak wisatawan lokal maupun asing. (kmb30)
Bali Post/ist
PENAMBANG BELERANG - Aktivitas penambang belerang di kawah Ijen, Banyuwangi, belum lama ini.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Selasa Pon, 12 Juli 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Dicari, Anggota Koperasi Fanatik HARI ini, Selasa, 12 Juli 2016, gerakan koperasi di Indonesia genap berusia 69 tahun. Selama 69 tahun perjalanan perkoperasian di Indonesia ini, telah melewati empat masa, yakni masa penjajahan, masa orde lama, masa orde baru, dan masa reformasi hingga sekarang. Selama 69 tahun pula gerakan koperasi di Indonesia berjalan tertatih-tatih menggapai impian yang tertuang dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945, serta dalam Undang-undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Seperti termaktub dalam kedua dasar hukum perkoperasian itu, koperasi merupakan perwujudan dari usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Bahkan Bapak Pendiri Koperasi Indonesia Bung Hatta menyebutkan bahwa koperasi bukanlah persekutuan yang didirikan untuk mencari keuntungan. Melainkan, untuk membela kepentingan dan kesejahteraan anggotanya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Karena itu pula istilah keuntungan dalam koperasi diganti dengan sisa hasil usaha (SHU). Dalam kenyataannya, seperti disampaikan pada alinea pertama tadi, sampai sekarang gerakan koperasi tertatihtatih untuk bisa menyejahterakan anggotanya, apalagi sesuai cita-cita menyejahterakan masyarakat Indonesia. Perkembangan gerakan koperasi seperti tertinggal jauh dari gerakan ekonomi lainnya, terutama dalam menghadapi persaingan bebas sekarang ini. Hal ini tidaklah bisa disalahkan kepada SDM pengurusnya yang selama ini selalu menjadi sorotan, tetapi juga anggota koperasi itu sendiri yang telah menuangkan tujuan bersamanya dalam wadah koperasi. Banyak koperasi yang bangkrut dan tak jelas kegiatan usahanya hingga akhirnya dibekukan oleh pemerintah, bukan hanya karena ulah pengurusnya. Tetapi, juga karena ulah anggotanya yang ‘’mengkhianati’’ wadah koperasi yang telah dibentuknya. Sebagai contoh, anggota koperasi mengajukan pinjaman ke koperasi (bahkan banyak yang dengan berbagai cara). Namun ketika pinjaman telah disetujui dan cair, digunakan untuk hal konsumtif seperti belanja di mall, supermarket dan sejenisnya, bukan di wadah koperasi yang dibentuknya. Sebaliknya, ketika anggota koperasi tersebut mempunyai kelebihan dana dari usahanya, malah ditabung di lembaga keuangan lainnya, bukan di koperasi yang telah dibentuknya. Bukankah ini merupakan salah satu bentuk ‘’pengkhiatan’’ terhadap organisasi koperasi yang telah dibentuknya? Untuk menangkal ‘’pengkhianatan’’ terhadap koperasi ini, maka sangat diperlukan anggota yang fanatik terhadap koperasi yang telah disepakatinya. Fanatisme ini yakni dengan selalu berbelanja berbagai kebutuhan di koperasi, kemudian menabungkan sisa dananya di koperasi itu juga. Bahkan yang sangat memungkinkan koperasi untuk cepat bisa berkembang, yakni menggaet para penggiat sektor informal dengan menyuntikkan permodalan untuk selanjutnya diarahkan agar mereka menjadi anggota fanatik koperasi. Selanjutnya, keuntungan atau sisa dana dari usaha sektor informal yang digelutinya itu kembali ditabungkan di koperasi yang bersangkutan. Selama ini, anggota koperasi lebih dominan bersifat konsumtif. Jika saja anggota koperasi lebih dominan diisi para pelaku sektor informal yang sudah terkenal sangat tangguh dan ulet, maka gerakan koperasi itu akan cepat berkembang. Dengan cara ini, sektor informal akan berkembang, koperasi pun ikut berkembang sehingga tujuan dan citacita mulia koperasi untuk menyejahterakan anggotanya, masyarakat dan bangsa Indonesia akan segera tercapai. Semoga dan ‘’Selamat Hari Koperasi’’.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Jaringan Telepon Dengan perasaan berat, kami membuat surat terbuka ini kepada Direktur PT Telkom Denpasar, karena sudah beberapa kali kami mengadukan masalah ini ke bagian gangguan, namun sampai sekarang belum mendapat tindakan/tanggapan. Begitu pula tagihan telepon tiap bulan tetap kami bayar tanpa bisa menggunakan sarana jaringan telepon, masalah ini juga dialami oleh beberapa tetangga kami di Jalan Gunung Merapi dan Jalan Gunung Merbabu, Denpasar. Untuk itu kami mohon kepada bapak agar kualitas pelayanan jaringan telepon ini dapat segera dibenahi, sehingga masyarakat/konsumen dapat menggunakan jasa ini dengan baik tanpa mandapat komplain dari pengguna lainnya, khususnya untuk pengusaha lainnya. Semoga bapak dapat merealisasikan dengan cepat sesuai dengan slogan lebih cepat lebih baik. Terima kasih. Drs. I Made Sudira Jl. Gunung Merbabu I/2 Denpasar
Koperasi, Kesejahteraan dan Nasionalisme Koperasi Indonesia pada saat ini sudah memasuki usia yang ke-69, tepatnya Selasa, 12 Juli 2016 ini. Pada usia ini semestinya koperasi sudah mampu menunjukkan jatidirinya sebagai wadah ekonomi yang andal bagi kekuatan ekonomi rakyat. Sejak semula gagasan pembentukan koperasi ditunjukkan untuk meningkatkan posisi tawar anggotanya. Di samping itu, koperasi semestinya bisa menyejahterakan anggotanya dan masyarakat pada umumnya. Bangun usaha koperasi dan jiwa kooperatif mempunyai kedudukan yang sangat sentral dalam ekonomi Indonesia. Di mana kedudukan yang demikian sentral tersebut tercermin secara jelas dan tegas dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945, serta dalam Undang-undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
Oleh Bambang Gede Kiswardi engan demikian, pengembangan koperasi bukan saja merupakan suatu kewajiban konstitusional, melainkan juga harus merupakan komitmen politik serta kebijakan dasar ekonomi. Adapun badan usaha koperasi dipilih oleh para tokoh perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia, setelah melihat secara riil (nyata) kondisi buruk yang diciptakan oleh penjajah dan keadaan di negara maju akibat revolusi industri, yaitu dalam bentuk ketidakmampuan menyesuaikan diri akibat perubahan yang begitu cepat, pemerasan, dominasi, dan pengisapan oleh yang kuat kepada yang lemah dan miskin. Di samping itu, adanya ciri-ciri positif masyarakat Indonesia yang cocok dengan prinsip-prinsip koperasi yang berkembang di negara maju, yaitu adanya semangat kebersamaan, rukun, solidaritas dan sinergi dari semangat individualitas atau kekeluargaan. Dengan demikian, koperasi sebagai perwujudan dari usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, harmonisasi kepentingan orang seorang dengan kepentingan umum, memupuk semangat toleransi saling mengakui pendapat masing-masing dalam tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, koperasi berlandaskan kekuatan nasionalisme sebagai cita-cita bangsa Indonesia. Walaupun koperasi tumbuh dari masa ke masa (masa penjajahan, masa orde lama, masa orde baru, dan masa reformasi) dengan dinamikanya masing-masing sesuai perkembangan kurun waktunya (zamannya). Bung Hatta mengatakan ‘’Koperasi bukan persekutuan yang didirikan untuk mencari keuntungan, melainkan untuk membela keperluan bersama. Oleh karena itu, koperasi sifatnya persekutuan cita-cita karena cita-cita yang sama orang mendi-
D
rikan koperasi. Kalau tidak ada cita-cita tinggi yang menjadi pedoman berusaha koperasi tidak bagus jalannya. Kepentingan diri sendiri jauh dari pada koperasi. Koperasi yang sebenarnya berdasar kepada cita-cita tolong-menolong serta keinginan, akan bantu-membantu dalam kesukaran hidup. Adapun koperasi sebagai persekutuan cita-cita mempunyai syaratnya sendiri yang harus dipenuhi oleh barang siapa yang hendak mendirikannya. Oleh karena citacita yang mengikat persekutuan ini, maka koperasi hendaklah dipikul dan dijunjung oleh mereka yang sama cita-citanya. Mereka yang tidak menyetujui cita-cita itu lebih baik jangan serta. Demikian juga mereka yang bermula setuju, tetapi kemudian menyimpang pendapatnya dari cita-cita tadi adanya dalam koperasi sudah tentu merusak saja. Semangat yang baik jadi keruh karena tusukan mereka, oleh karena itu mereka lebih baik keluar saja. Koperasi adalah persekutuan merdeka bukan persekutuan paksaan. Kalau dipahami betul-betul, bahwa koperasi adalah usaha bersama untuk menyelenggarakan keperluan bersama, maka nyatalah bahwa tiap-tiap mereka yang berusaha menimbulkan hasil suatu badan koperasi mestilah semuanya anggota dari pada koperasi itu.’’ Sementara koperasi bagi bangsa Indonesia waktu itu dirasakan sebagai membangun rumah keluarga bersama dan koperasi dari semulanya dipakai tidak semata-mata ekonomi, tetapi dasar gotong royong dan kerja sama, sedang tindakan-tindakan ekonomi yang rasional ditanamkan ke dalamnya. Itulah sebabnya dan akhirnya diambil perkataan ‘’Asas Kekeluargaan’’. Koperasi Indonesia yang berasaskan kekeluargaan dan berlandaskan kekuatan nasionalisme sangat sesuai dengan amanat
dan cita-cita Pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945. Adapun nasionalisme itu ialah suatu iktikad, suatu keinsyafan rakyat, bahwa rakyat itu adalah suatu golongan, suatu bangsa (Ernest Renan, 1828). Bahwa rasa nasionalisme itu menimbulkan suatu rasa percaya diri akan diri sendiri, rasa yang mana adalah perlu sekali untuk mempertahankan diri di dalam perjuangan menempuh keadaankeadaan yang mau mengalahkan rakyat jelata. Dengan demikian nasionalisme dapat berbentuk ideologi dalam koperasi sebagai sumber semangat dan tekad kemandirian koperasi. Apakah ideologi koperasi itu dan bagaimana kaitannya dengan jatidiri koperasi? Banyak orang mengartikan bahwa ideologi adalah bentuk keyakinan-keyakinan yang dibangun berdasarkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang berlandaskan kekuatan nasionalisme. Maka dari itu ideologi memberikan keyakinan tentang masa depan yang dicita-citakan yang memberikan kebaikan dan kebahagiaan (kesejahteraan) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang dianut (digunakan) sebagai dasar dan pedoman pelaksanaannya berlandaskan nasionalisme. Koperasi Indonesia harus berlandaskan kekuatan nasionalisme, karena unsur utama yang terkandung dalam konsep nasionalisme adalah keinginan untuk hidup berbangsa dan bernegara secara bersama, tolong-menolong dan gotong royong sebagai suatu komunitas (golongan) bangsa yang memiliki suatu iktikad, suatu keinsyafan rakyat untuk tujuan dan cita-cita yang hendak diraih bersama. Koperasi sebagai badan usaha tidak dapat dan tidak harus dilakukan secara terpisah dari badan-badan usaha lainnya. Adapun kebijaksanaan ekonomi
POJOK
Suara Publik Kearifan Lokal, Jati Diri Bangsa BANGSA yang kuat adalah bangsa yang tidak hanya memiliki sumber daya alam yang melimpah atau kemajuan teknologi yang pesat, tetapi juga harus didukung oleh jati diri atau identitas kebangsaan yang kuat. Itu artinya, jati diri yang tercermin dari kearifan lokal (local wisdom) merupakan sesuatu yang sangat penting, terlebih di tengah arus globalisasi. Sikap masyarakat yang cenderung mudah menerima budaya luar, tanpa diimbangi dengan sikap dan kemampuan adaptif yang baik akan menyebabkan pudarnya jati diri atau identitas kebangsaan. Jati diri atau identitas kebangsaan semestinya tidak berfungsi sebagai simbol belaka, tetapi harus digunakan untuk memecahkan permasalahan dan mendukung pembangunan suatu bangsa. Beberapa bangsa atau negara yang masyarakatnya sangat menghargai kearifan lokal sebagai jati diri, dan memiliki mental yang tangguh pada akhirnya mampu unggul dalam persaingan global. Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang memiliki peradaban yang adiluhung, seharusnya bercermin dari hal tersebut agar tidak mudah kehilangan jati diri atau identitas budaya. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat, seyogianya berperan sebagai pelestari dan pengembang nilai-nilai kearifan lokal, bukan sebaliknya memudarkan bahkan menghilangkan. Kearifan lokal sebagai budaya daerah pada prinsipnya, akan bertransformasi menguatkan nilai-nilai budaya nasional. Keanekaragaman kearifan lokal, baik yang tidak kasat mata (intan-
Oleh I Kadek Mustika gible) maupun yang kasat mata (tangible) harus menjadi kekuatan budaya nasional yang sudah dipayungi oleh semboyan ‘’Bhinneka Tunggal Ika’’. Kearifan lokal juga hendaknya menjadi filosofi dalam berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara. Misalnya Bali, sebagai daerah yang banyak sekali memiliki kearifan lokal yang semestinya terus digali, dikembangkan, dan dijadikan pedoman dalam berperilaku. Salah satu bentuk kearifan lokal yang sudah diakui dunia, seperti Tri Hita Karana (THK) sebagai konsep keharmonisan untuk mencapai kebahagiaan. Revitalisasi kearifan lokal dalam memecahkan berbagai permasalahan bangsa, seperti korupsi, disintegrasi, kekerasan, dan permasalahan sosial lainnya sangat penting dilakukan sebagai bentuk pendekatan yang bersifat lunak (soft approach). Namun hal ini juga harus didukung dengan peran aktif dan kebijakan dari pemerintah. Sebagai contoh, hampir setiap hari kita mendengar adanya kasus korupsi, kekerasan dan pemerkosaan, dan perpecahan. Hal ini juga terjadi di Bali dan menimbulkan rasa kurang aman pada masyarakat. Ungkapan yang muncul di masyarakat ‘’merebat ngajak nyama Bali’’ (bertengkar dengan saudara) memang benar terjadi, mengingat semakin seringnya pertikaian antarindividu maupun antarkelompok, seperti
ormas. Situasi seperti ini sangat merugikan Bali sebagai daerah pariwisata. Tidak hanya masalah-masalah sosial, pemecahan masalah-masalah lingkungan atau yang berkaitan dengan alam hendaknya juga tidak mengesampingkan kearifan lokal. Masyarakat Bali dan daerah-daerah lain di Indonesia memiliki kearifan lokal yang bisa diaplikasikan dalam melestarikan lingkungan. Selama ini banyak masalah lingkungan yang timbul, karena kita sebagai manusia tidak bisa menjaga alam. Untuk itu, sangat perlu kembali menggali kearifan lokal mengenai cara memelihara lingkungan yang sudah diterapkan oleh para leluhur dan sudah terbukti berhasil. Misalnya, sejak dahulu para leluhur sejatinya sudah mengajarkan agar orang Bali memiliki kecerdasan ekologi. Hal ini tertuang dalam beberapa kearifan lokal Bali, seperti palemahan dalam THK, Sad Kertih, dan konsep bhuana agung bhuana alit. Kesemuanya ini mengajarkan orang Bali agar mencintai diri sendiri, mencintai alam beserta isinya, dan mampu menyelaraskan diri sendiri dengan alam sekitar. Kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam hubungannya dengan penguatan jati diri bangsa memang sudah terlihat, meskipun perlu dioptimalkan. Kita memiliki payung hukum UUD 1945 Pasal 32 ayat 1, bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara
yang dianut adalah tumbuhnya demokrasi ekonomi yang berjiwakan nasionalisme, dengan memilih keterkaitan secara struktural dan fungsional dari tiga bentuk badan usaha dalam bidang ekonomi, seperti badan usaha koperasi, badan usaha swasta dan badan usaha negara dalam suatu sistem paguyuban atau dalam sistem ekonomi Indonesia. Agar sistem ekonomi Indonesia dapat terwujud, maka ketiga pelaku ekonomi harus menunjukkan kemandiriannya masing-masing. Di mana badan usaha koperasi yang titik tolak kehidupannya bermula dari prinsip kemandirian (self helf), sedangkan modal dasar koperasi adalah orang-orang dengan sumber daya yang dimilikinya sehingga mampu membentuk sinergi dan membantu dirinya sendiri secara bersama-sama. Oleh karena itu, sebenarnya kemandirian adalah ideologi koperasi. Berdasarkan kajian tersebut, koperasi Indonesia dari lahirnya sudah memiliki ideologi yang berjiwakan dan berlandaskan kekuatan nasionalisme (rasa kebersamaan, rasa tolong-menolong dan rasa gotong royong). Apabila dikaitkan dengan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945, dalam penjelasannya tercantum dasar demokrasi ekonomi, produksi dikerjakan oleh semua untuk semua di bawah pimpinan atau pemilikan anggota-anggota masyarakat. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan, bukan kemakmuran orang seorang. Sebab itu, perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. Bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi. Ini berarti koperasi Indonesia sudah jelas dan tegas mengemban amanat dan cita-cita ideologi yang berjiwakan nasionalisme. Walaupun keberadaan koperasi Indonesia sampai saat ini banyak yang mengalami kehilangan ideologinya, jatidirinya, kepercayaannya, kepemimpinannya, dan mental serta moralnya, maka dari itu koperasi Indonesia ke depan sudah saatnya mereformasi, baik secara institusi maupun konstitusi yang ada untuk mewujudkan masterplan koperasi yang konsep trilogi koperasi yaitu (1) strategi pelayanan ekonomi anggota (strategi pemerataan), (2) strategi penumbuhan wirausaha anggota (strategi pertumbuhan), (3) strategi kesejahteraan ekonomi anggota (strategi stabilitas) yang berlandaskan nasionalisme. Penulis, pemerhati dan praktisi koperasi, dosen Universitas Warmadewa
dan mengembangkan nilai-nilai budayanya. Hal ini juga didukung dengan dikeluarkannya beberapa undang-undang yang berkaitan dengan kearifan lokal dalam berbagai bidang. Selanjutnya, langkah pemerintah dalam dunia pendidikan dengan menerapkan Kurikulum 2013 juga sebenarnya sudah mengarah pada penguatan jati diri bangsa, yaitu pada penguatan sikap atau karakter. Hal ini sesuai dengan prinsip filsafat Perenialisme dalam dunia pendidikan, bahwa kita memiliki nilainilai atau prinsip-prinsip yang telah menjadi pandangan hidup yang kuat sejak dahulu. Nilai dan prinsip tersebut sudah terbukti ampuh dalam memperkokoh jati diri bangsa yang semestinya dipakai sebagai landasan, bukan justru ditinggalkan atau hanya sebagai semboyan saja. Nilai-nilai kearifan lokal juga harus terus digali, karena memiliki potensi yang besar dalam bidang pendidikan yaitu menjadi fakta dasar (basic facts) landasan pendidikan. Untuk itu, kearifan lokal tidak bisa dikesampingkan dalam dunia pendidikan karena berperan dalam penguatan sikap, mental, atau karakter agar jati diri atau identitas bangsa tetap kokoh. Sebagai anak bangsa yang berbudaya, langkah kita seharusnya adalah selalu mempertahankan jati diri bangsa dengan selalu menjaga kearifan lokal. Hal kearifan lokal menjadi pertaruhan dan tolok ukur bagi kokohnya jati diri atau identitas kebangsaan kita. Penulis, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Bali FBS Undiksha
Soal reklamasi, Menteri Susi diharapkan dengarkan aspirasi Bali. - Aspirasi investor sudah didengar banyak pejabat. *** Bebaskan sandera, Panglima TNI akui pemerintah terlalu persuasif. - Dijadikan peluang oleh Abu Sayyaf. *** Ratusan duktang tiba di Denpasar, Pemkot gelar pendataan. - Hanya dicatat.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
KERANJANG Sambil menjunjung keranjang yang berisi dedaunan untuk sayuran, seorang wanita melintas di antara pohon ketela yang tumbuh subur di kawasan Pantai Padanggalak.
Selasa Pon, 12 Juli 2016
Figur
Disiplin Harga Mati LEMBAGA pendidikan mesti terus berbenah diri menyikapi berbagai perilaku pelajar yang menyimpang. Di Bali tidak sedikit pelajar terlibat tindak pidana, bahkan terjerumus narkoba. Oleh karena itu, publik mempertanyakan sistem pembelajaran di sekolah yang mengemban tugas sangat mulia Bali Post/rah yakni mencerdaskan anak bangsa ini. “Yang paling utama disiplin harus ditegakkan dan harga mati. Membangun karakter siswa yang disiplin dimulai dari sekolah. Itu yang sudah kami lakukan,” ujar akademisi Drs. I Nyoman Mariana, M.Si. Senin (11/7) kemarin. Dari disiplin tersebut, lanjut Mariana, akan terbentuk sikap mental yang kuat. Selain itu, tercipta kecerdasan moral. Dengan demikian ke depan, mereka menjadi generasi sesuai harapan dan pemimpin bangsa ini. “Itulah karakter yang selalu kami bangun dan kembangkan. Meskipun untuk mencapainya diperlukan kerja keras, rasa jengah, dan ikhlas,” ujar Kepala SMP Dharma Wiweka ini. Di samping itu, sekolah mesti punya strategi untuk menanamkan dan menguatkan itu supaya mampu menghadapi persaingan yang semakin berat. Apalagi secara tidak langsung pendidikan itu sebenarnya jadi keberhasilan dalam menjalani hidup ini. “Ke depan, mari bersama-sama berjuang untuk mencerdaskan anak bangsa ini. Dukungan masyarakat dan orangtua sangat penting untuk menciptakan generasi penerus bangsa sesuai harapan,” ucap Mariana yang sudah 37 tahun mengabdi di dunia pendidikan ini. (rah)
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
PP Belum Turun
Denpasar (Bali Post) -
Peraturan Pemerintah (PP) terkait pemberlakuan Undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sampai saat ini belum turun. Tanpa adanya PP, urusan alih kewenangan dari kabupaten/kota ke provinsi sesuai amanat undang-undang menjadi gabeng. Salah satunya, alih kewenangan SMA/SMK ke provinsi. “Hal tersebut memerlukan solusi dong sekarang. Harus ada koordinasi antara provinsi dan kabupaten dan tentu saja minta petunjuk di Mendagri lagi mengenai PP ini karena secara APBD kan sudah mau direncanakan, dan juga kabupaten/ kota sudah siap-siap untuk melepaskan juga,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Bali Tjokorda Raka Kerthyasa atau Cok Ibah di gedung dewan, Senin (11/7) kemarin. Cok Ibah menambahkan, sangat penting meminta kejelasan terkait penerbitan PP agar pemerintah daerah tidak kelabakan dalam membuat perencanaan, penganggaran dan sebagainya. Penganggaran khususnya pasti akan sangat terpengaruh karena di sana ada indikasi-indikasi yang harus dijalankan. “Kalau menyimpang dari PP juga salah. Dalam pelaksanaan undangundang, peraturan, dan sebagainya memang memerlukan ketelitian sehingga tidak menyalahi aturan secara administratif,” jelasnya.
Di sisi lain, lanjut Cok Ibah, PP juga harus segera diturunkan supaya ada kepastian terkait alih kewenangan SMA/SMK. Jangan sampai memunculkan kesan bila tidak ada yang mau mengambil SMA/SMK lantaran payung hukum yang gamang. “Harus ada yang mengambil, itu prinsip pendidikan. Filosofinya kan tidak boleh menelantarkan anak sekolah, sekarang tinggal kesepakatannya, antara kabupaten/kota dan provinsi dan tentu minta petunjuk ke Mendagri lagi yang mana lebih berwenang nanti untuk penganggarannya,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Disdikpora Bali TIA Kusumawardhani mengakui bila PP terkait Undangundang No.23 Tahun 2014 sampai sekarang memang belum turun. Kendati, undang-undang tersebut telah mengamanahkan untuk SMA/SMK kewenangannya berada di provinsi. Di sisi lain, Pemprov Bali juga sudah menuntaskan serah terima personel, pendanaan, sarana dan prasarana
Sembahyang ke Pura Pucak Mangu dan Uluwatu Selatan,’’ ungkap pria yang akrab disapa Koming ini. Koming pun mengamati selama ini, perkembangan sepak bola di Selatan lebih maju, namun kenyataannya geliat sepak bola di Badung Utara juga tak kalah. Terbukti, saat ini digelar turnamen Piala Perssib Blahkiuh dan Piala Perbekel Petang III/2016. ‘’Sebagai wujud kepedulian, kami pun memberikan sumbangan pada kedua turnamen, meskipun sampai sekarang belum ada kucuran dana dari KONI Badung ke Askab PSSI Badung,’’ jelas Koming. Karena itu, ke depan tidak boleh terjadi lagi ketimpangan pembinaan sepak bola di wilayah Badung. ‘’Kami harap muncul pesepak bola andal dari Badung Utara seperti Blahkiuh, Kapal, Mengwi, Abiansemal, Plaga sampai Petang,’’ terang Koming.
Bali Post/022
SEMBAHYANG - Jajaran pengurus Askab PSSI Badung melakukan persembahyangan bersama di Pura Pucak Mangu. Ia pun berharap di tiap kecamatan maupun desa memiliki lapangan sepak bola sendiri, sehingga bibit berbakat dan bertalenta bermunculan dari tiap desa di Badung. ‘’Kami mencatat Badung memiliki 64 desa dan kelurahan, saya yakin di tiap desa pasti ada
bibit potensial, yang kelak bisa mengusung bendera PS Badung,’’ katanya. Alasannya, sepak bola merupakan olahraga paling merakyat, dan rakyat berhak berlatih maupun menyalurkan hobi dan bakatnya di lapangan sepak bola. (022/k100)
Atasi Geng Motor Anarkis
Polda Klaim Sudah Berbuat
Denpasar (Bali Post) Terkait aksi geng motor anarkis hingga mengakibatkan korban luka, Polda Bali klaim sudah berbuat untuk mengatasinya. Selain upaya preemtif, preventif, dan represif, Polda dan jajaran melakukan penangkapan. Contohnya Dit. Reskrimum menangkap komplotan Tokek Liar, MS13, Bajingan Kecil dan kasus teranyar ditangkapnya komplotan Bad Squad. Diduga masih ada beberapa geng motor yang berkeliaran di antaranya di Renon, Jalan Teuku Umar Barat, Jalan Mahendradatta, dan Jalan Ga-
tot Subroto Barat, Denpasar. “Geng motor ini sudah meresahkan masyarakat. Kalau hal-hal yang meresahkan masyarakat, pasti dibentuk satuan tugas atau Satgas,” tegas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto, Senin (11/7) kemarin. Satgas tersebut, menurut Hery yang pada Selasa (12/7) ini menyerahkan jabatan Kabid Humas kepada Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, melakukan kegiatan-kegiatan bersifat preemtif, preventif, maupun represif. Upaya preemtif yaitu
melakukan penyuluhan dari binmas dan sudah dilakukan. Selain itu melakukan upaya preventif atau pencegahan. Namun kadang-kadang hasil upaya ini tidak kelihatan. “Misalnya anggota nongkrong atau patroli di jalan, hasilnya kan tidak kelihatan. Itu upaya preventif yang kita lakukan terhadap pelanggaran dilakukan geng motor ini. Tetapi kalau masih ada, sudah pasti kita lakukan upaya-upaya penegakan hukum atau represif,” ujar Hery saat ini menjabat Dir. Reskrimum Polda Sulawesi Barat ini. Tindakan tegas maksudnya akan proses
hukum terhadap pelaku yang melakukan pelanggaran pidana. Meskipun pelakunya di bawah umur, tetap bisa dilakukan proses hukum hanya beda hukum acaranya. Apakah dievaluasi jajaran yang belum mampu mengatasi aksi geng motor? “Kalau halhal begitu, sebenarnya bukan semata-mata tanggung jawab kita. Kalau di jam sekolah itu tanggung jawab guru, kalau di luar sekolah atau malam hari merupakan tanggung jawab kita semua terutama orangtuanya,” tegas mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini. (kmb36)
7
Disdikpora Ingatkan MPLS Tidak Boleh Ada Pungutan
Alih Kewenangan SMA/SMK ’’Gabeng’’
Pengurus Askab PSSI Badung J A J A R AN p e n g u r u s Askab PSSI Badung masa bakti 2016-2020 melakukan persembahyangan bersama ke Pura Pucak Mangu dan Uluwatu. Tujuannya, supaya dalam memulai kinerja pengabdian (ngayah) pada induk persepakbolaan di Badung, bisa mendapatkan restu dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, baik secara sekala dan niskala. Ketua Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana, di Kuta, Badung, Senin (11/7) kemarin melontarkan, dipilihnya Pura Pucak Mangu dan Uluwatu untuk memohon keselamatan, mengingat wilayah geografis Badung yang seperti keris memanjang, dan diambil ujung utara dan selatan, dan hal ini sesuai dengan konsep nyegara-gunung. ‘’Kami ini matur piuning supaya persekabolaan Badung maju mulai wilayah Badung Utara hingga
Bali Post/wan
serta dokumen (P3D). “Dalam perjalanan, kita kan sudah tuntas terkait dengan P3D. Nah, sedang kita bersiap untuk berita acara dari bupati/wali kota kepada gubernur, terbit Permendagri No. 31 Tahun 2016 supaya kita mengacu ke PP 38. Nah di PP 38, SMA/SMK belum di provinsi. Artinya, PP dari Undang-undang No.23 Tahun 2014 belum turun,” ujarnya. TIA menambahkan, SMA/SMK saat ini masih menjadi kewenangan kabupaten/kota. Artinya, kabupaten/ kota sekarang sedang menyiapkan untuk program 2017 mengacu ke PP No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan. Namun ketika PP terkait Undang-undang No.23 Tahun 2014 sudah turun, Bali sudah sangat siap untuk melaksanakan alih kewenangan. “Kalau PP-nya lagi sebentar turun, sudah menyesuaikan. Kita kan sifatnya menunggu Peraturan Pemerintah yang melandasi penyusunan RAPBD 2017,” jelasnya. (kmb32)
Denpasar (Bali Post) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali mengingatkan kepada pihak sekolah agar tidak melakukan pungutan saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). “Tidak boleh ada pungutan sama sekali dan pakaian yang digunakan oleh siswa baru adalah memang yang merupakan identitas sekolah,” ungkap Kepala Disdikpora Provinsi Bali Tjokorda Istri Agung (TIA) Kusumawardhani, Senin (11/7) kemarin. Dikatakan, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 18 tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru, maka istilah Masa Orientasi Siswa kini menjadi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dan berisi ketentuan bahwa dalam MPLS wajib berisi kegiatan yang edukatif, kreatif dan menyenangkan. “Dalam MPLS ini yang bertanggung jawab penuh adalah kepala sekolah dan guru-guru, tidak boleh ada keterlibatan kakak kelas apalagi alumni,” terangnya. Untuk pengawasan terhadap pelaksanaan MPLS ini, dikatakan tetap menjadi kewenangan Disdikpora Kabupaten/Kota. Sehingga, tidak boleh ada kekerasan pada anak-anak, apalagi itu dalam ranah satuan pendidikan. Pihaknya juga mengajak para orang tua untuk mengantarkan anaknya berangkat sekolah pada hari pertama di sekolah yang baru. “Semua orang tua agar mengantarkan anaknya ke sekolah sehingga dapat mengetahui lingkungan sekolah yang baru bagi putra-putrinya,” ujarnya. Selain itu, pihak sekolah juga dilarang memberikan tugas kepada siswa baru berupa kegiatan maupun penggunaan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran. Jika hal tersebut dilakukan oleh pihak sekolah, siswa, orangtua/wali, dan masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran atas pelaksanaan Permendikbud tersebut kepada Dinas Pendidikan setempat atau Kementerian melalui laman http://sekolahaman.kemdikbud.go.id, telepon ke 021-57903020, 021-5703303, faksimile ke 0215733125, email ke laporkekerasan@kemdikbud.go.id atau layanan pesan singkat (SMS) ke 0811976929. (win)
Dewan Soroti Hibah Masyarakat Belum Cair Denpasar (Bali Post) DPRD Bali menyoroti hibah masyarakat yang tak kunjung cair hingga memasuki pekan kedua bulan Juli ini. Padahal sudah ada Permendagri No.14 Tahun 2016 dan Peraturan Gubernur Bali No.29 Tahun 2016 terkait pedoman pemberian hibah dan bansos. “Satu pun belum ada yang cair, belum ada laporan sampai hari ini (kemarin - red). Yang disebut gubernur cair itu kan miliknya eksekutif (bukan hibah yang difasilitasi dewan - red),” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, saat dikonfirmasi di gedung dewan, Senin (11/7) kemarin. Tama menambahkan, SKPD yang menangani hibah terkesan ruwet. Sebagai contoh, pengajuan proposal hibah di Dinas PU Provinsi harus mendapat pengesahan dari Dinas PU kabupaten/kota juga. Padahal menurutnya, di SKPD lain cukup sampai di lurah dan perbekel saja sebagai pihak yang mengetahui. “Sementara untuk PU yang ketat. Kalau yang lain saya pantau, katanya boleh perbekel, maksimal camat. Ini
yang masih belum ada kesamaan, coba nanti kita pantau bagaimana keputusannya itu, kok berubah-ubah terus. Jadi, dia menerjemahkan Pergub itu berbeda-beda di masing-masing SKPD, belum menyatu, belum satu barisan,” paparnya. Menurut Tama, hibah masyarakat pada APBD induk mestinya sudah bisa dicairkan antara bulan April-Mei lalu. Molornya pencairan ini tentu memunculkan pertanyaan di masyarakat. “Kalau masyarakat ditanya, sudah ruwetlah kita. Sudah jenuh sampai dia nunggunya. Apalagi berbulan-bulan hampir setahun,” tandasnya. Sementara itu, Karo Hukum Setda Provinsi Bali I Wayan Sugiada mengatakan, SK untuk pencairan hibah baru bisa diproses bila memenuhi isi Pergub No.29 Tahun 2016. Dari beberapa persyaratan yang ada di Pergub, memang ada yang kurang dipenuhi masyarakat seperti ketentuan pasal 6 ayat 5. “Artinya, lembaga dan badan itu kalau dia berbentuk struktur ya harus diketahui oleh adat, kepala desa dan camat atau SKPD yang mem-
bawahi kewenangan. Nah tentunya SKPD ini kan sulit, artinya mereka bertanya-tanya juga di kabupaten. Saya sarankan ya di camat saja, karena camat itu bagian juga dari SKPD,” ujarnya. Sugiada mengakui, masih ada dinas di kabupaten/kota yang belum memahami betul isi Pergub. Padahal, kabupaten/kota juga berperan dalam pengesahan badan/lembaga yang dibentuk melalui SK. “Kalau itu pembentukannya berupa SK, kalau provinsi ya provinsi, kalau kabupaten ya kabupaten, strukturnya, kepengurusan itu. Sekarang yang banyak, proposalnya ada yang salah. Kalau untuk pembangunan pura misalnya, itu harus diajukan pangempon, tidak boleh panitia,” jelasnya. Sugiada menambahkan, hibah akan dicairkan sepanjang sesuai ketentuan dan kepentingan masyarakat, serta memenuhi persyaratan. Pada intinya, hibah tidak boleh diberikan sampai berulangulang pada satu objek. Oleh karena itu, ada syarat untuk membuat surat pernyataan satu tahun belum pernah menerima hibah. (kmb32)
BANGLI
8
Selasa Pon, 12 Juli 2016
Bali Post/sos
I Nyoman Subrata alias Petruk
Dikabarkan Meninggal, Petruk Geram Bangli (Bali Post) Beredarnya kabar di media sosial Facebook yang menyatakan seniman legendaris Bali I Nyoman Subrata alias Petruk meninggal, membuat pihak keluarga kalang kabut. Petruk pun geram dengan ulah pengunggah informasi sesat tersebut. Saat dikonfirmasi Senin (11/7) kemarin, Petruk menuturkan adanya isu yang tak menyenangkan itu tak hanya membuat dirinya kaget. Anak pertamanya, Ni Luh Sri Pramesti yang tinggal di Dalung, Badung, menangis histeris saat menghubunginya via telepon. Perasaan terkejut juga dirasakan anak keduanya, Kadek Krisna Budi, tinggal di Canggu, Badung. ‘’Saya masih seger oger (sehat walafiat - red) kok. Malah dikabarkan meninggal,’’ ungkapnya sembari tertawa. Akibat informasi asal-asalan tersebut, sejak dua hari lalu dirinya terus dikepung pertanyaan dari sahabat-sahabatnya yang juga seniman maupun keluarga lainnya. Meski demikian, Petruk mengaku tidak lagi mempersoalkan kabar tersebut, terlebih sampai membawa persoalan ini ke ranah hukum. Guna meluruskan kabar tersebut, seniman 68 tahun ini meminta awak media di Bangli untuk ikut membantunya menjelaskan ke masyarakat kabar yang sebenarnya. Selain itu, klarifikasi juga disampaikan melalui video yang dibuat kerabatnya. Dengan berpakaian adat, Petruk menyatakan dirinya masih sangat sehat. Ditegaskan pula, gosip seperti itu tak patut disebarluaskan. ‘’Jelaskan kepada publik, Petruk baikbaik saja. Kasihan juga penggemar saya menerima kabar seperti itu. Petruk masih sehat. Masih bisa menghibur masyarakat Bali,’’ pungkasnya. Mencuatnya kabar Petruk meninggal terjadi setelah berpulangnya seniman Bali Wayan Tarma alias Dolar, Sabtu (9/7) lalu. Informasi tersebut diposting pemilik akun jejaring sosial Facebook bernama Jik Eka pukul 21.58 Wita. Sejumlah netizen pun mengecam kabar tak sedap itu. Akun tersebut juga memposting foto Petruk yang sedang pentas. (kmb45)
Bali Post/sos
PERAHU - Beberapa perahu milik warga berjajar di Danau Batur tepatnya di pinggiran Desa Terunyan. Perahu biasanya digunakan masyarakat untuk mendukung aktivitas di danau seperti memancing dan memberi makan ikan di keramba.
Diduga Titipan Pejabat
Puluhan Siswa Datangi Kantor Disdikpora
Bangli (Bali Post) -
Isu tak sedap mewarnai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Bangli tahun ini. Senin (11/7) kemarin, Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) didatangi sejumlah siswa baru. Kabarnya, siswa tersebut mendatangi kantor Disdikpora lantaran mereka tidak terdaftar di sekolah favorit padahal sebelumnya mereka sudah sempat dijanjikan akan diterima. Disebut-sebut, mereka adalah siswa ‘’titipan’’ para pejabat. Kabar ini dibantah Kadisdikpora Bangli. Berdasarkan informasi yang dihimpun siang kemarin, jumlah siswa yang datang ke kantor Disdikpora tersebut mencapai puluhan orang. Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, sebenarnya persoalan ini sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu. Bahkan untuk menyelesaikan masalah ini, Bupati Bangli I Made Gianyar sampai turun langsung untuk memediasi.
Dari mediasi tersebut akhirnya ada kesepakatan bahwa para siswa tersebut akan diterima di sekolah favorit yakni SMAN 1 Bangli. Kendati sudah ada kesepakatan, pada kenyataannya puluhan siswa itu tidak diterima sekolah saat hari pertama masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Mereka justru diarahkan oleh pihak sekolah untuk kem-
bali ke Disdikpora. Atas hal itulah puluhan siswa tersebut akhirnya beramai-ramai mendatangi kantor Disdikpora. Masih menurut sumber tersebut, setelah didatangi siswa, salah seorang pejabat di Disdikpora kemudian ke SMAN 1 Bangli. Tak berapa lama kemudian para siswa tersebut pun akhirnya diterima di SMAN 1 Bangli. ‘’Beberapa anak yang men-
datangi kantor Disdikpora sudah ikut MOS dan membayar pakaian di sekolah lain. Tetapi karena diterima di SMAN 1 Bangli akhirnya banyak yang pindah,’’ ungkapnya. Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kadisdikpora Bangli Nyoman Suteja tak menampik bahwa kantornya sempat didatangi siswa. Dia juga mengakui bahwa pada Sabtu pekan lalu memang sempat ada pertemuan orangtua siswa dengan Bupati. Saat itu disepakati siswa itu mendaftar ulang ke SMAN 1 Bangli. ‘’Mereka datang ke Disdikpora hanya minta dibantu mendaftar,’’ ujarnya. Hanya saat ditanya berapa jumlah siswa yang mendatangi
kantornya, Suteja mengaku tidak tahu secara pasti. Sebab, saat kantornya didatangi siswa, dirinya mengaku sedang berada di Kintamani untuk melakukan monitoring. Suteja pun menyarankan Bali Post untuk menanyakan langsung ke Kabidikmennya. Dalam wawancara kemarin, Suteja membantah bahwa puluhan siswa yang diterima di SMA 1 Bangli saat hari pertama pengenalan lingkungan sekolah tersebut adalah murid titipan pejabat. Ia berdalih para siswa tersebut dibantu didaftarkan ke SMAN 1 Bangli karena di sekolah tersebut memang masih tersedia ruang belajar. (kmb40)
Pemerintah Desa Bayung Cerik
SDN 2 Kawan Pinjam Ruang Berencana Garap Potensi Kelas TK Widya Darma Air Terjun Sekunjeng
Bali Post/sos
Dewa Agung Suryadarma
Identitas Tak Lengkap, Duktang Dipulangkan Bangli (Bali Post) Seiring arus balik Lebaran, keberadaan penduduk pendatang (duktang) baru sudah menjadi pemandangan rutin sejak beberapa tahun belakangan di Kabupaten Bangli. Guna menciptakan rasa aman, sidak kependudukan pun akan digulirkan. Pemkab pun menegaskan, duktang tanpa identitas lengkap akan dipulangkan. Kepala Satpol PP Bangli Dewa Agung Suryadarma, Senin (11/7) kemarin, mengatakan pelaksanaan sidak akan langsung menyasar kantong-kantong duktang di seluruh kecamatan. Kegiatan ini akan dikoordinasikan dengan instansi terkait dan juga pemerintah desa. Hal ini sebagai salah satu bentuk antisipasi untuk menghindari hal negatif, terlebih radikalisme yang belakangan ini santer terdengar di masyarakat. Keberadaan duktang di Bangli tidaklah seperti daerah Denpasar maupun Badung. Jumlah per tahunnya masih kisaran belasan orang. Akan tetapi, hal itu perlu tetap diwaspadai. Dalam sidak sebelumnya, petugas kerap menemukan sejumlah duktang yang tidak dilengkapi surat keterangan pindah dan tujuan kedatangannya kurang jelas. ‘’Kedatangannya ke Bangli harus jelas untuk apa. Supaya nantinya tak menimbulkan masalah. Kalau identitasnya tak lengkap, akan kami pulangkan,’’ tegasnya. (kmb45)
Bangli (Bali Post) SDN 2 Kawan di tahun ajaran baru ini terpaksa meminjam sejumlah ruangan kelas di TK Negeri Widya Darma untuk melangsungkan kegiatan belajar mengajar. Hal ini dilakukan lantaran ruangan kelas yang dimiliki SDN 2 Kawan hingga saat ini masih dalam kondisi rusak pascaterbakar pertengahan Juni lalu. Tak hanya meminjam ruang kelas, sekolah yang berlokasi di Banjar Blumbang ini juga meminjam bangku ke sekolah lainnya lantaran jumlah bangku yang tersedia di TK Negeri Widya Darma terbatas. Kepala SDN 2 Kawan I Wayan Runiarta saat dikonfirmasi Senin (11/7) kemarin menjelaskan, pada tahun ajaran baru ini pihaknya terpaksa melangsungkan
kegiatan belajar mengajar di dua tempat yang berbeda. Untuk siswa kelas III, IV, dan V, proses belajar mengajar dilaksanakan dengan meminjam ruangan kelas di TK Negeri Widya Darma. Sementara untuk siswa kelas I, II dan VI, tetap dilaksanakan di SDN 2 Kawan dengan memanfaatkan dua ruangan yang masih tersisa. Pihaknya juga harus meminjam bangku ke beberapa sekolah lainnya. Hal ini dikarenakan jumlah bangku yang tersedia di TK Negeri Widya Darma sangat terbatas. ‘’Kami sudah sempat cek. Ternyata masih kekurangan bangku untuk dua kelas. Dan kami sudah menjajaki beberapa sekolah yang barangkali punya bangku lebih,’’ terangnya. Sekolah yang sudah sem-
pat dijajakinya salah satunya SD 1 Bebalang yang masih satu gugus dengan SDN 2 Kawan. Disinggung mengenai kegiatan hari pertama sekolah kemarin, Runiarta mengatakan pihaknya belum melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Pihaknya hanya mengumpulkan siswa kelas II hingga VI untuk diberikan pengumuman. ‘’Tadi baru awal saja. Kita kumpulkan siswa kelas II - VI untuk diberikan pengumuman terkait ruangan yang akan mereka pakai belajar nanti,’’ jelasnya. Tempat yang dipakai untuk kegiatan kemarin, yakni gedung Sasana Bhayangkara milik Polres Bangli. Sementara untuk siswa baru kelas I, kegiatan hari pertama kemarin dilaksanakan di ruang kelas yang masih tersisa di SDN 2 Kawan. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Desa Bayung Cerik Kintamani selama ini tak hanya memiliki potensi pertanian jeruk. Namun juga potensi wisata air yakni Air Terjun Sekunjeng. Sayangnya potensi yang sempat digarap pemerintah desa bersama warga tersebut tersendat di pertengahan jalan karena kekurangan dana. Perbekel Desa Bayung Cerik Wayan Kumpul didampingi warga setempat Wayan Sukarma mengatakan, air terjun Sekunjeng sebenarnya cukup unik. Unik karena airnya keluar dari bebatuan. Karena kemurniannya, beberapa waktu lalu air terjun Sekunjeng sempat dilirik oleh sebuah perusahaan dari Jakarta untuk dijadikan air kemasan. Kumpul mengatakan, sebenarnya potensi air terjun ini sempat digarap pihak desa untuk dijadikan tempat wisata. Pihaknya bersama warga sempat menata air terjun berketinggian puluhan meter tersebut.
Aliran air terjun yang cukup deras rencananya akan dijadikan sebagai lokasi permainan air yakni rafting. Beberapa pondokan juga sempat dibuat di sekitar air terjun. Bahkan untuk mempromosikan keberadaan air terjun Sekunjeng, warga juga sempat membuatkan brosur. ‘’Tapi karena kekurangan dana jadinya rencana tersendat,’’ terangnya. Kumpul mengatakan, sejatinya pihaknya sudah sempat menyampaikan potensi yang dimiliki Desa Bayung Cerik ini ke Disbudpar Bangli saat dipimpin Kadis Wayan Gobang. Namun setelah sempat dicek, tidak ada tindak lanjut apapun dari pemerintah. Sukarma mengatakan, jika saja potensi ini bisa digarap dan dikembangkan maka akan sangat berdampak positif terhadap warga. Jika dikembangkan air terjun ini tentunya bisa membuka lapangan pekerjaan untuk warga. (kmb40)
Penempatan Penyuluh Bahasa Bali
Perbekel Sayangkan Tak Ada Sosialisasi
Bangli (Bali Post) Ratusan tenaga penyuluh Bahasa Bali telah direkrut Pemprov Bali. Di Bangli, proses penempatannya di desa masih dipertanyakan. Sebab sampai sekarang belum ada sosialisasi dari instansi terkait kepada pemerintah desa. Selain itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangli juga belum menerima pedoman teknis terkait hal tersebut. Perbekel Sekardadi, Kintamani, I Wayan Suardanayasa, Senin (11/7) kemarin mengaku mendapat informasi penyuluh Bahasa Bali tersebut hanya dari media massa yang terbatas pada proses seleksi dan kelulusannya. Dua hari lalu, ia tiba-tiba dicari oleh seseorang yang mengaku penyuluh. Kedatangannya yang mendadak, membuat pihaknya
bingung tentang apa yang akan dipersiapkan. Menurutnya, sebelum itu terjadi, Pemprov maupun Pemkab perlu melaksanakan sosialisasi kepada pemerintah desa. ‘’Kami dari desa belum dapat pengarahan dari pemerintah terkait program itu. Harusnya sosialisasi dulu, baru penyuluh itu didatangkan ke desa. Pada intinya kami sangat menyayangkan hal itu (mekanisme penempatan penyuluh-red),’’ ujarnya. Ditegaskan, sejatinya pihaknya tak keberatan dengan adanya penyuluh tersebut karena sangat bermanfaat sebagai salah satu upaya mempertahankan kearifan lokal, salah satunya Bahasa Bali. Namun, jangan sampai kedatangan para penyuluh yang terkesan mendadak menjadi sulit diterima
oleh masyarakat. ‘’Ini program bagus. Tapi sebelumnya masyarakat, terutama tokoh harus diberikan pemahaman apa tujuan program ini. Esensinya apa. Jadinya kami tahu harus mempersiapkan apa dan bisa bekerja sama,’’ imbuhnya. Berbeda halnya dengan Perbekel Peninjoan, Tembuku Dewa Nyoman Tagel. Pihaknya mengaku belum melihat adanya penyuluh yang digadang-gadang sebagai ‘’pahlawan’’ Bahasa Bali itu datang ke desanya untuk melakukan perkenalan. Padahal, jika mengacu pada Surat Perintah Tugas yang dikeluarkan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, penyuluh sudah mulai bertugas terhitung mulai 1 Juli 2016 lalu. ‘’Sampai sekarang (kemarin-red) belum ada
datang,’’ ujarnya. Terlepas dari apa persoalannya, Tagel mengaku sangat mendukung program tersebut. Sebab, melihat kehidupan yang semakin modern, masyarakat sudah mulai berbahasa Indonesia dalam sehari-hari dan makin meninggalkan bahasa Bali. Hal ini perlu disikapi dengan langkah-langkah konkret, salah satunya melalui penyuluh Bahasa Bali. ‘’Pada dasarnya kami mendukung itu,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kabid Tradisi, Sejarah dan Kepurbakalaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangli I Nyoman Susila mengaku belum mengetahui mekanisme penempatan penyuluh Bahasa Bali tersebut. Pedoman teknisnya juga belum diterimanya.
‘’Pedoman teknis terkait penyuluh itu belum kami terima. Waktu ini kami hanya diundang provinsi untuk membahas draft MoU penempatan saja. Coba konfirmasi ke Bagian Tata Pemerintahan,’’ katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Bangli I Ketut Pasek Lanang Sadia mengungkapkan sejauh ini belum mengetahui secara pasti berapa jumlah penyuluh yang akan diterjunkan ke Bangli. ‘’Penyuluh itu ada di seluruh desa atau hanya beberapa. Kami belum dapat informasi rinci dari provinsi,’’ tegasnya. Jika informasi yang dimaksud sudah ada, mantan Kasatpol PP Bangli ini mengaku akan langsung mengundang seluruh pemerintah desa untuk diberikan sosialisasi. (kmb45)
GIANYAR
Selasa Pon, 12 Juli 2016
9
Kasus Korupsi PDAM Gianyar
Eksekusi Tiga Terdakwa Ditunda
Gianyar (Bali Post) -
Rencana eksekusi terhadap tiga terdakwa kasus dugaan korupsi di PDAM Gianyar, Senin (11/7) kemarin, akhirnya ditunda hingga pekan depan. Penundaan ini terjadi lantaran ketiga terdakwa yakni mantan Direktur Utama PDAM Gianyar Dewa Putu Djati, mantan Direktur Umum Nyoman Putra, dan mantan Direktur Teknik Nyoman Nuka mengaku belum menerima salinan putusan Mahkamah Agung (MA) yang menganulir putusan Pengadilan Tipikor Denpasar. Bali Post/kmb35
MPLS - Terlihat ratusan peserta didik baru di SMAN 1 Ubud saat mengikuti pelaksanaan MPLS tanpa atribut perpeloncoan seperti tahun sebelumnya.
SMAN 1 Ubud
Sekolah di Kampung Turis dengan Segudang Prestasi Gianyar (Bali Post) Ratusan peserta didik baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Ubud, Senin (11/7) kemarin. Melalui pelaksanaan acara ini, siswa tidak lagi mengenakan atribut MOS seperti tahun sebelumnya. Kali ini siswa lebih banyak diberikan gambaran dan pengalaman tentang lingkungan sekolah favorit berdiri di kampung turis itu. Kepala SMAN 1 Ubud I Wayan Gabra menjelaskan, MPLS dilaksanakan dari 11 hingga 13 Juli. Selama tiga hari itu ratusan siswa akan dikenalkan lingkungan sekolah, dari bangunan fisik, tata ruang, tata tertib hingga manajemen sekolah. ‘’Pertama kita ajak siswa mengenal lingkungan sekolah, visi-misi tata tertib dan semacamnya,’’ jelasnya. Selama pelaksanaan MPLS ini siswa juga dibimbing untuk membiasakan perbuatan baik selama di sekolah atau pun di luar sekolah. ‘’Kedua kita menarik kebiasaan baik, semua tata tertib yang ada kita awali penerapannya dari MPLS ini, sehingga saat pembelajaran nanti siswa sudah terbiasa melaksanakan hal baik,’’ katanya. Melalui pelaksanaan ini siswa juga diberikan tentang pengenalan Kurikulum 2013, lagu-lagu nasional, pengalaman OSIS, pengenalan perpustakaan, remaja dan bahaya narkoba, IT dalam pendidikan hingga baris-berbaris. ‘’Siswa juga akan diarahkan untuk melaksanakan kerja bakti, penghijauan,’’ katanya. Penting pula diketahui bahwa berkat bimbingan para guru di sekolah yang ditunjuk sebagai SMA rujukan 2016 ini, sudah ada deretan prestasi yang diperoleh siswa di SMA Negeri 1 Ubud melalui lomba akademik. Seperti juara I Provinsi Bali Pidato Bahasa Jepang 2016, juara Favorit Nasional Pidato Bahasa Jepang, sehingga bisa berlaga di Jepang melalui Program Exchange Student for Asian Pacific tahun 2016, dan juara III nasional program Eco Youth lewat penelitian penanggulangan alih fungsi lahan pertanian. Siswa di SMA Model 2015/2016 ini juga sudah menorehkan segudang prestasi lomba nonakademik. Seperti juara umum I bidang olahraga Porsenijar Kabupaten Gianyar 2016, juara I, II, III Porsenijar Provinsi Bali Cabang Atletik: Lari 800m, 1.500m, lempar lembing, loncat tinggi putri, serta juara pencak silat O2SN Provinsi Bali 2016 dan akan berlaga di tingkat nasional bidang laga putri kelas C juara I, seni tunggal putra juara II. Meski sudah memperoleh segudang prestasi, Sekolah Induk Klaster 2015/2016 ini juga terus melakukan berbagai inovasi. Seperti kerja sama pertukaran budaya Indonesia-Jepang melalui kunjungan setiap enam bulan dengan SMA Kawanishi Midoridai dan SMA Nishinomiya Imazu di Osaka, Jepang. Selain itu pihak sekolah juga melakukan kerja sama dengan Universitas Tottori Daigaku Tokyo dan Mejo Daigaku Nagoya, Jepang. Ditambah pula pengiriman siswa Program IUS YLP ke Amerika Serikat selama satu bulan, yakni dari Juli hingga Agustus 2016. (kmb35/k200)
Kasi Pidsus Kejari Gianyar Herdian Rahardi mengaku bahwa pihaknya sudah melayangkan surat panggilan kepada tiga terdakwa untuk hadir ke Kejari Gianyar. Surat panggilan ini didasarkan pada turunnya putusan MA yang menganulir putusan Pengadilan Tipikor. ‘’Kami telah menerima salinan putusan itu sejak beberapa hari lalu. Makanya kami melayangkan surat panggilan kepada mereka,’’ katanya. Dari surat panggilan terhadap tiga terdakwa ini, pihak Kejari Gianyar juga berencana langsung melakukan eksekusi. Namun dari ketiga terdakwa itu, hanya Dewa Putu Djati dan Dewa Putra yang hadir ke Kejari didampingi penasihat hukumnya, kemarin sekitar pukul 10.00 wita. Sementara, seorang terdakwa lainnya, Ny-
oman Nuka tidak menghadiri panggilan itu dengan alasan belum menerima putusan MA. ‘’Pak Nyoman Nuka mengatakan jika dirinya tak hadir karena belum menerima putusan MA tersebut. Tadi pernyataan yang sama juga disampaikan Dewa Djati dan Dewa Putra bahwa mereka mengaku belum menerima salinan putusan MA tersebut,’’ katanya. Atas kondisi ini, pihak Kejari Gianyar akhirnya menunda rencana penahanan terhadap para terdakwa. Herdian mengaku akan berkoordinasi ke panitera, memastikan penyampaian surat turunan dari MA tersebut. ‘’Saya akan cek nanti ke panitera apa benar seperti itu,’’ tegas Herdian. Kini, Kejari Gianyar juga akan menyiapkan surat panggilan kedua untuk Nyoman Nuka. Sementara dua terdakwa
yang hadir kemarin yakni Dewa Djati dan Dewa Putra sudah menyatakan siap datang saat dipanggil Kejari Gianyar. ‘’Dewa Djati dan Dewa Putra ini sudah kooperatif. Mereka juga menyatakan siap untuk dating. Jadi, tidak diberikan surat panggilan lagi. Sekarang tinggal menyiapkan surat panggilan khusus untuk Nyoman Nuka,’’ katanya. Dewa Putra yang ditemui usai memenuhi panggilan kemarin, sudah tampak pasrah menjalani kasus ini. Bahkan, ia mengaku siap menjalani hukuman jika memang terbukti bersalah. ‘’Belum ada upaya kami untuk kasasi. Saat ini, kami siap menjalani hukuman ini jika memang harus kami jalani. Kami percaya dengan hukum karma,’’ ucapnya didampingi Dewa Djati. Sebelumnya, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Den-
Bali Post/nik
PENUHI PANGGILAN - Dewa Djati dan Dewa Putra didampingi kuasa hukumnya usai memenuhi panggilan di Kejari Gianyar, Senin (11/7) kemarin. pasar, ketiga terdakwa kasus dugaan korupsi di PDAM Gianyar diputuskan bebas sekitar Agustus 2013 silam. Atas vonis ini, Kejari Gianyar mengajukan kasasi ke MA dan akhirnya dikabulkan. MA akhirnya menganulir putusan Pengadilan Tipikor dan
memvonis Dewa Jati dengan hukuman lima tahun penjara serta Dwa Putra dan Nuka masing-masing empat tahun penjara. Ketiganya juga dikenakan pidana tambahan berupa denda masing-masing Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. (kmb35)
MPLS Blasman
Peserta Didik Baru Ditekankan Karakter Peduli Sesama
Bali Post/kmb35
BALON DAN BURUNG – Upacara pembukaan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) di SMAN 1 Blahbatuh disertai dengan pelepasan balon dan pelepasan burung dilakukan Kasek Ketut Sulatra, S.Pd., M.Pd. dan para Wakasek, Senin (11/7) kemarin. Gianyar (Bali Post) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru di SMAN 1 Blahbatuh (Blasman) dijadikan momentum untuk meningkatkan karakter peduli sesama di kalangan peserta didik baru. ‘’Saya ingin setiap siswa Blasman peka dan peduli terhadap sesama,’’ ucap Kepala
SMA Negeri 1 Blahbatuh Ketut Sulatra, S.Pd., M.Pd. saat membuka MPLS, Senin (11/7) kemarin. Hal itu dikatakan menyusul gerakan spontanitas OSIS Blasman menggalang dana bertajuk ‘’Blasman Peduli Diantini’’ di lingkungan sekolah dan luar sekolah untuk meringankan beban Luh Putu
Diantini, siswa Blasman dari keluarga kurang mampu yang sedang dirawat di RSUP Sanglah karena diserang kanker ganas pada betis kirinya. Sementara itu terkait kegiatan MPLS, Ketut Sulatra menjelaskan, sesuai Permendikbud No.18/2016 dilarang untuk membebankan yang aneh-aneh pada siswa baru. Karenanya MPLS di SMAN 1 Blahbatuh tahun ini diisi dengan kegiatan-kegiatan fokus agar peserta didik baru benarbenar siap belajar di SMA. ‘’Selain diperkenalkan visi dan misi sekolah, tata tertib sekolah yang harus ditaati, cara belajar yang efektif, kurikulum yang digunakan, dan fasilitas belajar yang ada di Blasman, juga karakteristik peserta didik yang hendak dibangun,’’ ujarnya. Membentuk peserta didik yang jujur, tangguh, dan berintegrasi menjadi karakteristik khas di SMAN 1 Blahbatuh yang digaungkan sejak beberapa tahun terakhir ini. ‘’Salah satu wujudnya peserta didik yang peduli sesama. Lebih-lebih ada siswa Blasman dari keluar-
ga yang kurang mampu sedang menderita kanker ganas sangat membutuhkan rasa peduli kita semua,’’ katanya. Di bagian lain, Sulatra menjelaskan pembentukan karakteristik peserta didik yang jujur, tangguh, dan berintegritas itu juga terbukti menunjukkan hasil nyata prestasi akademis dan nonakademis yang dicapai SMAN 1 Blahbatuh. Bidang nonakademis, banyak atlet Blasman menorehkan prestasi mengharumkan nama daerah seperti atlet judo Blasman atas nama Komachi Amano Lubis sukses meraih juara hingga tingkat internasional. Atlet karate Blasman Made Gunawan sukses berprestasi di O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) baru-baru ini. Tim voli Blasman juga meraih juara I Rektor Cup di Undiksha, tim Paduan Suara Blasman meraih juara II di FK Unud beberapa tahun lalu. Sedangkan bidang akademik, tim OSN Blasman setiap tahun mencatatkan sejumlah nama mewakili Gianyar di OSN
tingkat Provinsi Bali. Yang juga membanggakan tim KIR Blasman tampil sebagai pemenang di berbagai LKTI yang digelar sejumlah perguruan tinggi di Bali bahkan meraih juara I LKTI Fapet UGM Yogyakarta beberapa tahun lalu. Tahun ini, lanjutnya, SMAN 1 Blahbatuh menjadi pilihan utama (favorit) peserta didik baru tamat SMP. Terbukti Blasman tercatat diminati pendaftar tamatan SMP terbanyak di Gianyar mengungguli SMA negeri lain di Gianyar. Sayang, tingginya animo para orangtua ingin menyekolahkan anaknya di Blasman, hanya dapat ditampung 10 rombongan belajar (rombel) sehingga jumlah NEM yang diterima di Blasman cukup tinggi setara dengan SMA favorit lain di Gianyar. Untuk mengoptimalkan pelayanan dan meningkatkan pemantauan kedisplinan peserta didik, jelasnya, tahun ini diberlakukan absen digital, pemasangan CCTV, free Wifi, website sekolah, dan menyiapkan CBT untuk tes online. (kmb35/k390)
MPLS di SMA Negeri 1 Gianyar
Peserta Didik Diperkenalkan Budaya Berprestasi dan Kompetitif Bali Post/nik
SENDIRI - Seorang siswa terlihat belajar sendiri di ruang kelas di SDN 2 Keramas.
SDN 2 Keramas Tanpa Siswa Baru Gianyar (Bali Post) Hari pertama masuk sekolah, Senin (11/7) kemarin, SDN 2 Keramas belum mendapat siswa baru. Kondisi ini diperkirakan terjadi akibat minimnya fasilitas di sekolah tersebut sehingga membuat sekolah ini tidak mendapat dukungan penduduk rayon setempat. SDN 2 Keramas memiliki lokasi cukup strategis, bahkan terbilang jauh dari kebisingan. Namun nahas kondisi sekolah yang semakin kritis mengurungkan minat orangtua menyekolahkan anaknya di SD yang dulunya sempat menjadi sekolah favorit di Desa Keramas tersebut. Kepala SDN 2 Keramas Gusti Putu Kencana mengatakan, hingga kemarin, sekolahnya memang belum mendapat siswa baru. Meski ada satu siswa mendaftar, namun tidak datang karena orangtuanya masih ragu. ‘’Sebenarnya ada satu siswa yang mendaftar. Namun belum datang. Mungkin orangtuanya masih ragu,’’ ungkapnya. Diungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir sekolah ini semakin terpuruk. Namun sempat ada peningkatan dalam dua tahun terakhir. Kini jumlah keseluruhan siswanya hanya 25 orang. Kelas VI hanya diisi satu orang, kelas V hanya delapan orang , kelas IV hanya tiga orang, kelas II sebanyak tujuh orang dan kelas I sama sekali belum ada siswa. ‘’Dari jumlah ini, malah kebanyakan dari anak-anak pendatang,’’ tambahnya. Keraguan orangtua siswa menyekolahkan anaknya di tempat ini, baginya cukup beralasan. Karena minimnya fasilitas seperti perpustakaan dan fasilitas olahraga. Selain itu, tenaga pengajar terbatas serta kondisi gedung sekolah juga mulai memperihatinkan. Bahkan satu orang siswa di kelas II terpaksa pindah ke sekolah lain di tahuan ajaran baru ini. Karena tidak ada guru agama Islam. Padahal dari sisi kualitas, orangtua siswa mengaku sangat senang dengan perkembangan anaknya. Menyikapi kondisi ini, pemerintah daerah diharapkan memberikan perhatian dengan pemenuhan fasilitas yang belum ada. Demikian juga kepada penduduk di sekitarnya diharapkan ikut mendukung dengan mempercayakan anaknya sekolah di SD setempat. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Sebagai sekolah terfavorit di Kabupaten Gianyar, SMA Negeri 1 Gianyar melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan penuh kekeluargaan, Senin (11/7) kemarin. Meski demikian, dalam kegiatan kemarin, ratusan peserta didik baru tetap diperkenalkan dengan budaya berprestasi dan kompetitif. Kepala SMA Negeri 1 Gianyar Made Sudama mengatakan, pelaksanaan MPLS tahun ini dominan diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah, visi misi, tujuan, tata tertib, penyampaian kurikulum, hingga pengenalan seluruh stakeholder di SMA Negeri 1 Gianyar. ‘’Yang jelas kegiatankegiatan yang diselenggarakan tidak lagi seperti dulu. Sekarang lebih fokus agar peserta didik baru bisa kenal dan benar-benar siap belajar di Dosman,’’ jelasnya. Sudama menegaskan, paling penting dari kegiatan pengenalan lingkungan sekolah ini
dalam rangka mempersiapkan peserta didik baru agar mampu menghadapi berbagai tantangan belajar untuk tiga tahun ke depan. ‘’Karena tantangan inilah yang nanti memberi motivasi agar bisa bekerja keras, agar bisa bersemangat berkompetetisi, memiliki nilai juang tinggi,’’ katanya. Ditambahkan, pengenalan lingkungan ini amat penting, karena para siswa akan memasuki lingkungan baru yang memiliki budaya. Sudama menegaskan, SMA Negeri 1 Gianyar memegang teguh budaya kompetitif dan berprestasi. ‘’Inilah yang ingin kita tanamkan kepada anak didik. Sehingga mereka mempunyai motivasi yang jelas agar bisa bersaing dan berkompetisi. Apalagi nanti mereka akan menghadapi persaingan MEA,’’ tandasnya. Penanaman budaya berprestasi dan kompetitif ini pun sudah berdampak pada tingginya tingkat raihan prestasi SMA Negeri 1 Gianyar
dari generasi ke generasi. Sejak baru berdiri pada tahun 1964, sudah tidak terhitung banyaknya generasi beprestasi yang dilahirkan Dosman yang tidak hanya mengharumkan nama Gianyar juga membanggakan negara. Beberapa waktu lalu, prestasi membanggakan diperoleh Ni Putu Eka Liana Febiananda. Siswa kelas XI Mipa 5 ini menyandang predikat atlet terbaik Porsenijar se-Provinsi Bali dan selanjutnya akan mewakili Indonesia untuk bertanding di Thailand. Selain itu, masih banyak perolehan prestasi akademis dan non-akademis yang dicapai. Seperti Juara 1 Lomba Essay kategori SMA Psychological Writing Competition tahun 2016, Fakultas Kedokteran Unud se-Provinsi Bali dan juara III Scientific Writing Contest dalam acara Warmadewa Science Competition tahun 2016 yang diselengarakan Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa. Selain itu juga ada raihan
Bali Post/nik
PENYEMATAN PIN - Kepala SMA Negeri 1 Gianyar Made Sudama saat melakukan penyematan pin kepada peserta didik baru, Senin (11/7) kemarin. juara I, yang diperoleh dari lomba Esay Herdiknas 2016 tingkat SMA/SMK se-Bali Fakultas Ilmu Sosial Politik Unud. Tahun ini siswa di SMA Negeri 1 Gianyar juga banyak yang meraih juara 1 dan II untuk menyanyi dan
membuat kaligrafi Bhagavad Gita. Siswa Dosman juga meraih juara II lomba Karya Ilmiah Remaja tingkat SMA/ SMK Provinsi Bali kategori eksperimen yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Bali. (kmb35/k300)
KLUNGKUNG
10
Selasa Pon, 12 Juli 2016
Air PDAM Ngadat Dua Pekan Semarapura (Bali Post) –
Air PDAM yang mengalir ke rumah warga Dusun Penasan, Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung, ngadat dari pukul 07.30 hingga pukul 19.00 Wita. Tidak mengalirnya air PDAM ini sudah terjadi sejak dua minggu lalu. Tidak sedikit warga setempat yang terpaksa mandi ke sungai terdekat, seperti yang dilakukan Putu Wawan. Warga Dusun Penasan itu harus mandi ke sungai lantaran air di rumahnya ngadat sejak pagi. Dia mengira kondisi ini terjadi akibat ada pemberlakuan pemadaman secara bergilir yang dilakukan pihak PDAM. Akan tetapi, sampai kini air tidak lancar selama dua pekan. “Mau bagaimana lagi. Kami terpaksa mandi ke sungai karena air di rumah mati sejak pagi dan baru lancar pada malam hari,” kata Wawan, Minggu (10/7). Sebelumnya jarang terjadi gangguan pelayanan PDAM hingga berminggu-minggu. Biasanya kalau ada gangguan, cuma beberapa jam. Setelah itu air kembali lancar. Namun, sekarang ngadatnya air PDAM sudah berlangsung sejak dua minggu lalu. Kondisi ini mengakibatkan warga kelimpungan. Warga terpaksa mandi ke sungai padahal air sungai sudah mulai tercemar limbah dan sampah. “Warga juga terpaksa memanfaatkan air sungai karena kebanyakan tidak punya bak penampungan air,” kilahnya. Sebagian warga sampai mandi ke Tukad Jinah yang jaraknya lumayan jauh persisnya di perbatasan wilayah Sangkanbuana, Semarapura Kauh, dan Desa Tihingan. Belum lagi belakangan ini banyak ada hari raya agama seperti odalan, sehingga air sangat dibutuhkan warga. Bahkan untuk keperluan air minum pun ada warga yang memanfaatkan air sungai. “Sebab, tidak ada pemberitahuan dari PDAM, apakah ada gangguan pipa bocor atau mesin rusak,” jelasnya. Menurut Dirut PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa, ada dua kemungkinan penyebab air tidak mengalir lancar di Dusun Penasan. Pertama akibat pipa bocor, sedangkan kedua karena ada jaringan pipa yang tersumbat. “Kalau sampai dua minggu lebih tidak mengalir, saya bingung juga. Staf saya mengatakan ada pengurasan atau pembersihan yang sudah selesai dilakukan, tinggal menunggu pengisian saja,” sebutnya. Kecamatan Banjarangkan selama ini memang mengalami krisis air bersih. Dengan luas mencapai 45,73 kilometer persegi, wilayah Banjarangkan membutuhkan suplai air 92,7 liter per detik untuk melayani 7.417 konsumen PDAM. Saat ini PDAM baru bisa mensuplai air 45 liter per detik, padahal penduduk Kecamatan Banjarangkan tercatat 38.292 jiwa (data 2012). (kmb)
PERTAMA - Festival Layang-layang pertama di Kabupaten Klungkung tahun lalu.
Bali Post/dwa
Festival Layang-layang akan Digelar di Pantai Lepang
Semarapura (Bali Post) –
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Klungkung menganggarkan Rp 50 juta di APBD Induk 2016 untuk pelaksanaan Festival Layanglayang yang akan digelar Agustus mendatang. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada kejelasan siapa yang akan menggelar event yang sangat dinanti pencinta permainan tradisional tersebut akibat ketidaksiapan panitia festival
tahun lalu. Kasi Promosi Bidang Promosi Disbudpar Klungkung Alit Trisna Udayani saat diminta konfirmasinya, Senin (11/7) kemarin, mengatakan Festival Layang-layang 2016 sudah pasti akan dilaksanakan Agustus. Terkait tempat penyelenggaraan, ia belum berani memastikan mengingat saat ini masih dalam tahap penjajakan. Lokasi Festival Layanglayang I di Pantai Karangdadi,
Desa Kusamba, Dawan, tidak bisa digunakan lagi karena ada proyek pemasangan listrik. Festival kedua akan diselenggarakan di Banjarangkan. Dari sejumlah lokasi yang dijajaki, festival tahun ini diperkirakan mengambil tempat di Pantai Lepang. ‘’Pantai Lepang akan menjadi objek kunjungan wisatawan yang dipromosikan dalam festival. Ini baru rencana karena masih perlu penjajakan lebih lanjut,” bebernya.
Belum adanya kejelasan soal penyelenggara event tersebut membuat pencinta layang-layang di Klungkung belum bisa mendaftar. Namun, rencananya Pemkab Klungkung menggandeng desa adat setempat dan sekaa terunateruninya. ‘’Masih dalam tahap penjajakan memilih panitia penyelenggara beserta lokasi. Sebelumnya bapak bupati sudah mengkoordinasikan kepada Camat Banjarangkan
terkait event ini,” imbuhnya. Alit Trisna minta agar pencinta layang-layang bersabar selagi proses penjajakan dilakukan. Bila kepanitiaan dan lokasi penyelenggaraan sudah disepakati akan diinformasikan kapan dan di mana bisa melakukan pendaftaran. “Untuk sementara hanya itu yang bisa saya sampaikan. Setelah ada informasi lebih lanjut akan saya informasikan lagi,” ungkapnya. (dwa)
City Tour
Bupati Keluhkan Sejumlah Fasilitas Pendukung Semarapura (Bali Post) – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan monitoring sejumlah proyek fisik yang menjadi bagian dari program City Tour, Senin (11/7) kemarin. Monitoring dilaksanakan terkait banyaknya masukan dari pemandu wisata, salah satunya agar pemkab menyediakan guide lokal yang lebih mengenal pariwisata Klungkung di objek wisata Kertha Gosa. Bali Post/dok
PERBAIKI – Petugas PDAM Klungkung memperbaiki pipa yang rusak beberapa waktu lalu.
Gara-gara Geber Gas Motor
Dua Pemuda Adu Jotos Semarapura (Bali Post) –
Gara-gara menggeber gas motor akhirnya berselisih dan adu jotos. Ini dialami Putu Merta (26) asal Dusun Tulang Nyuh, Desa Tegak, Klungkung, saat hendak mandi ke Pantai Watu Klotok, Minggu (10/7) sore. Merta berselisih paham dengan kerabatnya bernama I Kadek Sudiana (32) alias Moyo asal dusun yang sama ketika melintas di jalan Desa Tegak. Hal itu akhirnya memicu kasus penganiayaan. Merta sempat dipukul oleh Sudiana gara-gara menggeber gas motor terlalu keras. Korban akhirnya melapor ke Mapolsek Klungkung. Dari informasi yang diperoleh di lapangan, Senin (11/7) kemarin, kasus penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. Kejadian ini berawal ketika Merta hendak pergi ke Pantai Watu Klotok untuk mandi. Ketika melintas di jalan Raya Desa Tegak, Merta berpapasan dengan Moyo. Saat itu Moyo yang mengendarai sepeda motor menggeber gas motornya di samping Merta. Hal ini membuat Merta tersinggung dan keduanya terlibat perang mulut di jalan. Moyo yang tidak terima langsung turun dari sepeda motor dan memukul korban satu kali. Merta mengalami luka pada bagian bibir hingga berdarah. Tidak terima dengan kejadian tersebut, korban akhirnya melapor ke Mapolsek Klungkung. Kanit Reskrim Polsek Klungkung AKP Gede Made Suratnaya mengakui adanya kasus penganiayaan tersebut. Kasus ini masih lidik. Petugas Polsek telah turun dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kejadian itu. “Kasusnya masih kami dalami. Kemungkinan kasus ini akibat salah paham,” ujarnya. (kmb)
Bersama Kadisbudpar Wayan Sujana, Kadis PU Gusti Nyoman Supartana, Kasatpol PP Nyoman Sucitra, dan SKPD terkait, Bupati Klungkung mengunjungi sejumlah titik dimulai dari Monumen Puputan Klungkung, pasar senggol yang menjadi area parkir, pertokoan Diponegoro, Kertha Gosa, area Pamedal Agung, hingga ke Desa Wisata Kamasan meninjau pembangunan gapura. Di Monumen Puputan Klungkung, Suwirta menemukan luberan air mancur yang menggenang di depan monumen padahal terdapat lubang pembuangan. Ia juga mempertanyakan sejumlah taman di sekitar monumen yang tidak terawat dengan baik. Di Pasar Senggol Semarapura yang menjadi area parkir pengunjung Kertha Gosa, Bupati Suwirta meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Perhubungan untuk saling koordinasi dalam menempatkan petugasnya. “Jangan saling lempar tanggung jawab, tapi harus harus saling koordinasi,” tegasnya. Di tempat tersebut, orang nomor satu di Klungkung itu juga menemukan beberapa bagian taman yang rusak akibat digunakan sebagai arena skateboard. Bupati menginstruksikan Kasatpol PP Nyoman Sucitra untuk mengawasi para pemain skateboard supaya tidak merusak fasilitas umum. “Kita harus segera membangun
arena untuk mereka di tempat yang semestinya,” ujar Suwirta kepada Kadis PU Gusti Nyoman Supartana. Arena skateboard akan dibangun di sisi tenggara Lapangan Puputan. Sementara di taman Kertha Gosa, bupati mengeluhkan penataan kabel lampu yang dipasang kurang rapi. Suwirta juga mengkritik air mancur di kolam yang terlalu keras semburannya. “Air mancur harus disetel ulang. Uap dari air mancur yang diterbangkan angin bisa merusak lukisan Kamasan,” katanya. Oleh karena masih dalam tahap pemeliharaan, Bupati Suwirta minta kontraktor segera melakukan perbaikan. Selanjutnya rombongan mengunjungi proyek Gerbang Desa Wisata Kamasan. Di tempat ini bupati meninjau saluran air dari Sungai Cau ke selokan yang sering meluap ke jalan dan menimbulkan genangan cukup tinggi. Pejabat asal Nusa Ceningan ini minta Kadis PU Gusti Nyoman Supartana menata ulang selokan sehingga air dapat mengalir lancar. Suwirta juga mengeluhkan banyaknya sampah di pinggiran Sungai Cau yang menandakan kurangnya kesadaran warga dalam mengelola sampah. Di akhir kegiatannya, bupati mewanti-wanti SKPD yang terkait dalam City Tour untuk selalu berkoordinasi, saling bekerja sama, dan tidak saling melempar tanggung jawab. (dwa)
Tingkatkan Keamanan Wilayah
Polisi Wajib Datangi Rumah Warga Semarapura (Bali Post) –
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366) 21172
RSU Bintang
(0366) 25241
Bali Post/dwa
CEK REKANAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengecek proyek rekanan yang mendukung program City Tour, Senin (11/7) kemarin.
Bali Post/dwa
DORONG - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi (tengah) mendorong personelnya mendatangi setiap rumah warga.
Untuk mewujudkan ketertiban dan keamanan seoptimal mungkin di tengah-tengah masyarakat, Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi memerintahkan seluruh personelnya baik yang ada di Polres maupun di Polsek jajaran untuk proaktif mengunjungi penduduk minimal setiap hari satu rumah. Hal itu dikatakan Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Nengah Sadiarta di hadapan peserta rapat yang terdiri atas para kabag, kasat, kapolsek dan seluruh perwira Polres Klungkung, Senin (11/7) kemarin.
‘’Semua rumah penduduk harus pernah dikunjungi polisi. Rumah yang belum pernah sama sekali dikunjungi personel Polres Klungkung merupakan temuan, baik itu rumah yang ada di tengah sawah maupun rumah yang ada di atas bukit. Jangan lupa melaporkan hasil dari kunjungan tersebut,” jelas Arendra. Ia mengingatkan personelnya dalam setiap kunjungannya ke tengah-tengah masyarakat agar menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak mereka selalu proaktif membantu Polri dalam memelihara kamtibmas di lingkungan tempat
tinggal masing-masing. Personel yang berpakaian preman dalam setiap sambangnya ke masyarakat harus membawa KTP atau KTA untuk menunjukkan bahwa yang datang tersebut adalah seorang anggota polisi dan jangan lupa tegur sapa serta gali informasi sebanyak mungkin. “Setiap personel Polres Klungkung harus dekat dengan masyarakat sehingga opini yang terbangun di tengah masyarakat adalah polisi sebagai mitra masyarakat atau masyarakat sebagai rekan kerja polisi di bidang kamtibmas,” ungkap Arendra. (dwa)
Selasa Pon, 12 Juli 2016
BULELENG
11
Tiga Tersangka Narkoba Diringkus Singaraja (Bali Post) Satuan Resor Narkoba Polres Buleleng meringkus pelaku narkoba di wilayah Desa Lokapaksa, Seririt. Tersangka Gusti Gondang (40) terbukti membawa paket sabu-sabu. Saat ditangkap, dia tidak mampu berbuat banyak dan pasrah ketika diciduk aparat. Pelaku Gondang terbukti membawa sabu-sabu bersama beberapa rekannya. Polisi sudah mencurigai gerak-geriknya sejak Selasa (5/7) pukul 23.00 wita. Tersangka diamankan setelah cukup lama dipantau aparat. Gondang saat itu sedang duduk santai di simpang empat Desa Sulanyah. Ketika itu, dia menggenggam satu bungkus permen. Ternyata permen itu berisi sabu-sabu. Gondang malah mengaku barang narkoba itu diperoleh dari rekannya Gus Ook (34) warga Desa Patemon Seririt. Tanpa pikir panjang penggeledahan dilakukan ke kediaman Gus Ook. “Aparat menggeledah lalu menemukan satu kotak berisi satu bong serta tiga pipet. Gus Ook mengakui kalau alat bong itu dipakai mengisap narkoba. Kedua pelaku Gondang dan Gus Ook dibawa ke kantor polisi,” ujar Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Senin (11/7) kemarin. Di tempat perpisah, Kepolisian Sektor Sawan turut menangkap satu pelaku pengedar narkoba. Tersangkanya bernama Gading (38) warga Desa Sangsit, Sawan itu diciduk Jumat (8/7) pukul 12.15 wita. Pelaku Gad-
ing disinyalir kuat sebagai pengedar sabu-sabu. Dari hasil tangkapan ditemukan uang dan paket sabu ukuran kecil siap edar. Sejumlah barang bukti milik Gading diamankan seperti 7 paket sabu, 1 buah bong, dan uang tunai Rp 980 ribu. Uang itu diduga hasil menjual sabu-sabu. “Kami mendapat laporan awal kalau ada transaksi narkoba. Kami cek pelaku di rumahnya dan dilakukan penggeledahan. Kami dapati dua buah bungkusan berisi sabu-sabu di kantong baju dan jaket hitam. Setelah dicek pelaku menjual paket kecil sabu siap edar,” imbuhnya. Kapolres Sukawijaya menegaskan, maraknya tangkapan narkoba di Buleleng, menjadi atensi aparat kepolisian. Ia menduga pengedar narkoba masih marak. Bahkan tidak menutup kemungkinan terdapat gembong narkoba menyuplai barang ke wilayah Bali Utara. “Ya kalau namanya gembong narkoba pasti ada. Namun, kami tidak bisa memastikan langsung. Kami tetap melakukan pengembangan dalam upaya mengungkap pelaku lainnya. Saat ini mereka masih interogasi,” tegasnya. Pelaku Gondang dan Ook diancam hukuman pasal 112 ayat (1). Sementara pelaku, Gading dijerat pasal 114 ayat (1) atau 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara. (kmb34)
Bali Post/kmb34
NARKOBA - Kapolres AKBP I Made Sukawijaya menjelaskan modus operandi yang dilakukan tersangka narkoba di Mapolres Buleleng, Senin (11/7) kemarin.
Telur Dipindahkan ke Bak Penangkaran
Singaraja (Bali Post) – Maraknya pengambilan telur penyu belakangan ini membuat nelayan di Pantai Penimbangan Senin (11/7) kemarin, kembali memindahkan ratusan telur penyu yang belum sempat dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Konon, telur penyu itu laku dijual Rp 5.000 per butir di pasaran. Telur ini dipindahkan dari sarang aslinya ke bak penangkaran yang sebelumnya sudah berisi telur penyu, yang ditemukan lebih dahulu. Ketua Kelompok Nelayan Sari Segara, Putu Naca, mengatakan, telur ini dipindahkan ke bak penangkaran agar nelayan dapat mengawasi dengan ketat sampai telur itu bisa menetas menjadi tukik. Selain menghindarkan dari sasaran pencuri, pemindahan telur ini agar tidak terendam air laut ketika ombak pasang. Jika lokasi sarang sering terendam air laut, telurnya dikhawatirkan membusuk. Akibatnya, pasti akan gagal menetas. Telur yang sudah dirawat pada bak penangkaran ini, kini tinggal menunggu waktu penetasan secara alami. Diperkirakan, telur ini menetas dalam waktu 45 hari setelah ditemukan. “Kami selamatkan telur yang masih utuh ini. Kalau dibiarkan bisa saja akan hilang. Selain itu, sarangnya sering terkena hempasan air laut, sehingga
kalau terus-menerus basah telurnya akan busuk dan otomatis tidak jadi menetas,” katanya. Naca menginformasikan larangan pengambilan telur penyu, pihaknya akan memasang papan peringatan di sekitar Pantai Penimbangan. Papan peringatan ini dibuat setelah pihak swasta berpartisipasi membantu pelestarian penyu di Pantai Penimbangan. Upaya jangka pendek dilakukan dengan cara meminta surat rekomendasi dari desa dinas dan desa pakraman sebagai dasar melakukan pelestarian dan penyelamatan telur penyu di pantai ini. Dengan langkah ini, dia berharap warga dengan sadar tidak akan mengambil telur penyu. Sesungguhnya telur penyu ini wajib dijaga dengan baik demi kelestarian populasinya. Populasi penyu yang ada sejak lama ini ke depannya agar semakin lestari dan dapat dijadikan sebagai penunjang pengembangan wisata bahari di Bali Utara. “Kami akan pasang semacam rambu untuk memperingati agar warga sadar. Masyarakat tidak lagi menjual telur penyu itu yang hendak memburu sarangnya. Ini penting agar populasi penyu tidak kian berkurang, tetapi kalau populasinya terjaga, maka potensial pengembangan pariwisata di daerah kita ini,” jelas Naca. (kmb38)
Bali Post/kmb38
TELUR PENYU - Nelayan memindahkan telur penyu yang berhasil diselamatkan dari pelaku pencurian telur penyu yang marak beberapa hari terakhir ini.
Bali Post/kmb34
PEDAGANG KECIL - Sejumlah pedagang kecil di Pasar Rakyat Banjar mendadak mendatangi Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T., Senin (10/7) kemarin di ruang unit IV Pemkab Buleleng.
Diduga Muncul 77 Pedagang Fiktif
Berantas Mafia Los Pasar
Singaraja (Bali Post) Puluhan masyarakat pedagang kecil di Pasar Rakyat Banjar merapatkan diri. Mereka ramai-ramai menemui Bupati Putu Agus Suradnyana, di ruang unit IV Pemkab Buleleng. Perwakilan pedagang menyampaikan aspirasi menyangkut dugaan jual beli los pasar. Mereka menolak dimasukkan sebagai 77 pedagang fiktif. Pengurus dan pedagang Pasar Banjar sekitar 50 orang itu telah berkumpul sejak pukul 08.00 wita. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasinya agar tertib berlalu lintas, tidak membawa senjata tajam. Aspirasi yang disampaikan diimbau persuasif. Dan jangan ada yang mengarah ke tindakan kekerasan. Setibanya di kantor Bupati, pedagang membentangkan tiga spanduk bertuliskan, ‘‘Banjar Bersatu’’, ‘’Kami pedagang masyarakat kecil pasar rakyat Banjar menolak dimasukkannya 77 pedagang fiktif’’, ‘’Tegakkan hukum berantas pungli dan korupsi, berantas mafia jual beli los pasar, berantas tikus-tikur pasar berdasi’’. Ketiga spanduk dibentangkan dalam mediasi bersama Bupati. Ketua Masyarakat Pedagang Kecil Pasar Rakyat Banjar, Made Widiada alias Lolak, mengatakan ia menolak 77 orang pedagang fiktif. Yang dimaksud fiktif itu adalah orang baru yang hanya membeli surat
ke PD Pasar Buleleng atau oknum tertentu. Tetapi mereka tidak memiliki tempat los berjualan. “Ya kami masyarakat kecil menolak pedagang fiktif yang mencapai 77 orang. Dalam hal ini kami minta ketegasan. Kalau PD Pasar mau ikut mengelola silakan dibawa masuk, dengan catatan jangan diubah lagi losnya itu. Sekarang yang belum dapat los ini kan yang beli baru. Beli los tapi belum ada tempatnya ada 77 orang,” ujarnya Senin (11/7) kemarin. Asisten II Ida Bagus Geriastika, mengatakan jumlah pedagang mencapai 168. Mereka tercatat memiliki Sertifikat Hak Pemanfaatan Tempat Usaha (SHPTU). Kemudian 68 pedagang baru dari Desa Pakraman Banjar dan Banjar Tegehe. 77 pedagang lainnya sudah memiliki SHPTU, tetapi belum menempati los yang ada. “SHPTU dikeluarkan resmi PD. Pasar Buleleng. Terhadap 77 pedagang yang memiliki SHPTU. Mereka belum menempati los karena kedua desa itu masih ada masalah dengan pedagang
pasar. Regulasi penempatan los adalah pedagang yang mempunyai SHPTU,” ujarnya, Bupati PAS menjelaskan dugaan fiktif itu membuat dirinya tak habis pikir. Apabila benar hal itu terjadi diminta langsung melaporkan kepada aparat berwajib. Dia tidak ingin terjadi konflik di tingkat masyarakat bawah. “Harusnya koordinasi ke Kepala Desa dahulu, tidak langsung ke saya. Keinginan mereka apa lagi? Apa dasarnya menolak? Kalau yakin itu ada fiktif tolong Pak Polisi mencatat. Dan laporkan saja kalau ada yang fiktif. Saya tidak pernah melindungi orang-orang yang melakukan kriminal. Semua kan ada regulasinya,” jelasnya. Jika ada temuan baik masyarakat pengelola perorangan, atau siapa saja, dirinya tidak segan bertindak tegas. Direktur PD Pasar Buleleng, I Putu Gede Satwika Yadnya, menegaskan, kepada seluruh pedagang agar tetap menjalankan keputusan Bupati. (kmb34)
Singaraja (Bali Post) Komang AJ yang masih remaja usia 15 tahun melakukan hal nekat. Warga dari Kaliasem, Kecamatan Banjar yang putus sekolah ini mencuri tiga unit sepeda motor di TKP berbeda selama satu bulan. Konon aksi kriminalitas itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan keluarganya. Setelah AJ menggasak tiga motor akhirnya berhasil ditangkap aparat, berdasarkan laporan kehilangan pemilik sepeda motor yakni Kadek Suartana (28) warga Desa Baktiseraga Kamis (16/6). Dia kehilangan motor Honda DK 6564 VG yang diparkir di rumahnya. Kemudian, Made Widiada (34) warga Desa Banyuseri, kehilangan motor Suzuki nopol DK 4977 BH, Selasa (21/6). Sedang-
kan, Putu Darmayasa (19) warga Kaliasem, Buleleng kehilangan motor di garasi vila tempatnya bekerja, Senin (4/7) belum lama ini. “Sepeda motor ini saya curi untuk keperluan hidup dan makan sehari-hari. Tidak ada suruhan orang. Mencuri ini memang kehendak saya sendiri. Motor yang saya curi itu dijual murah Rp 1 juta hingga Rp 2 juta,” ucap AJ Senin (11/7) kemarin di Mapolres Buleleng. Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. menegaskan, hasil penyelidikan kepolisian mengungkap tersangka di bawah umur ini nekat melakukan curanmor. Pihaknya melakukan tindakan tegas berdasarkan aturan dan prosedur yang digariskan. Dia tidak memberi diversi meski pelaku masih
tergolong anak-anak. “Kami tidak ada diversi terhadap pelaku walau dia berada di bawah umur. Pelaku menggunakan modus sistem hunting mencari motor dengan kunci masih nyantol. Motor kebanyakan digadai dan ada dijual pelaku. Penadah penerima motor itu sedang kami kembangkan apakah terdapat jaringan dalam kasus tersebut atau tidak,” tegasnya. Pelaku AJ mendapat hukuman dan dijerat pasal 362 KUHP, ancaman hukuman lima tahun penjara. Pelaku tergolong masih di bawah umur. Dia, memang diberi perlakuan khusus melalui proses penahanan maksimal sepuluh hari dan perpanjangan delapan hari, hingga berkas dilimpahkan ke Kejari Singaraja untuk ditindaklanjuti. (kmb34)
Remaja Nekat Jual Tiga Motor Curian
Aksi Perpeloncoan Bukan Zamannya Lagi
Singaraja (Bali Post) Ribuan siswa-siswi di Kabupaten Buleleng mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru 2016-2017. Seluruh sekolah di Buleleng mengikuti kegiatan dengan tertib tanpa ada indikasi temuan aksi perpeloncoan. MPLS yang didesain saat ini lebih humanis, tidak seperti Masa Orientasi Siswa (MOS) dulu. MPLS ini diikuti calon siswa SMP, SMA/ SMK selama tiga hari. Pada pola MPLS ini, para siswa baru itu tidak lagi dijadikan momen balas dendam seniornya yang bergabung di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Pemerintah menyadari aksi perpeloncoan sudah bukan zamannya lagi. Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengamati kegiatan MPLS dengan membuka secara simbolis di SMAN 1 Singaraja. Ia meminta pihak sekolah dapat mengawasi kegiatan MPLS dengan baik, sekaligus MPLS itu dapat dijadikan proses edukasi positif dan konstruktif, untuk membina mental generasi muda berkarakter kuat dan tangguh. “Siswa dapat beradaptasi dan berinteraksi dengan cepat. Tidak ada aksi-aksi perpeloncoan. Jangan lagi ada penugasan yang tergolong aneh-aneh untuk siswa baru. MPLS ini bukan ajang balas dendam kakak kelas atau OSIS kepada adik adiknya,”
ujar Wabup Sutjidra, Senin (11/7) kemarin. Pejabat asal Desa Bontihing ini menambahkan, selama dilangsungkan MPLS agar dapat diselipkan kegiatam Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN). Ini penting agar setiap siswa dapat mengetahui lebih dini bahaya narkoba dan AIDS tersebut. “Kita tahu sendiri kasus HIV AIDS dan narkoba di Buleleng ini sudah sangat memprihatinkan. Jadi, saya minta agar siswa baru diberikan pemahaman melalui kegiatan KSPAN, sehingga para siswa ini bisa mengatahui bahayanya. Mereka bisa melakukan sosialisasi sebagai ujung tombak di masyarakat,” imbuhnya. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gede Suyasa menambahkan, dalam peraturan yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan kebudayaan sudah diatur secara jelas terkait regulasi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah mulai dari waktu kegiatan selama tiga hari, hingga materi yang diberikan. “Dalam Permendikbud No. 18 tahun 2016 sudah diatur detail regulasinya. Dan untuk pengawasan kegiatan PLS, kami perintahkan para pengawas disebar ke seluruh sekolah. Kalau ada sekolah yang melakukan pelanggaran akan dberikan sanksi secara bertahap, sesuai pelanggaran yang dilakukan,” tandasnya. (kmb34)
Bali Post/kmb34
MPLS - Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menghadiri dan memantau langsung pembukaan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Singaraja, Senin (11/7) kemarin.
Hasil Lelang Jabatan
Bupati PAS Pilih Tiga Calon Kepala Dinas Tiga nama calon pejabat kepala dinas dipilih Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) Senin (11/7) kemarin. Tiga nama itu masing-masing Ketut Suparta Wijaya sebagai calon Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Ketut Suparto calon Kepala Dinas Koperasi Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagprin), serta Wayan Subur menjadi calon Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Bagaimanakah mekanisme pemililihan yang dilakukan tim seleksi timsel itu? TIGA calon kepala dinas itu dipilih setelah masuk peringkat teratas dari keseluruhan penilaian pada seleksi yang digelar tim seleksi (timsel). Sebelum menjadi pejabat definitif, ketiga calon itu harus menunggu dulu persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam jangka waktu 14 hari kerja ke depan. Rekapitulasi nilai dipaparkan pada rapat timsel kemarin. Dikatakan, ada empat indikator penilaian yakni penyusunan makalah, wawancara, dan rekam jejak dengan poin penilaian sebesar 20 persen. Selain itu materi tes dari assessment bobot nilaianya paling besar yakni 40 persen. Dari empat indikator penilaian itu, timsel menetapkan untuk jabatan Kepala Dinas PU Ketut Suparto Wijaya. Dia menempati peringkat pertama dengan total
nilai 3,4. Disusul dua pelamar masing-masing Ni Nyoman Suratni dan Nengah Budiarta dengan nilai sama 2,8. Sedangkan peringkat tiga diraih Ketut Sugiana dengan nilai 1,8. Jabatan Kepala Diskopdagprin Ketut Suparto merebut peringkat pertama setelah mengumpulkan nilai 4. Peringkat dua diraih Made Sugiarba mengantongi total nilai 3, dan Gede Suardika menempati peringkat tiga dengan perolehan nilai 1,8. Jabatan Kepala Pelaksana BPBD, Wayan Subur masuk peringkat teratas dengan mendapat nilai 9,4, Ketut Susila peringkat kedua nilai 9, dan peringkat tiga nilai kembar 6,8 masing-masing diraih Gede Dody Sukma dan Made Astawa. Pelamar yang menduduki peringkat teratas dan rekapitulasi nilainya langsung diajukan timsel kepada Bupati Putu Agus Suradnyana
Bali Post/kmb38
Ni Made Rousmini
(PAS). Atas penetapan itu, Bupati PAS langsung memilih Ketut Suparta Wijaya sebagai calon Kepala Dinas PU, Ketut Suparto sebagai calon Kepala Diskopdagprin, dan Wayan Subur calon Kepala Pelaksana BPBD Buleleng. Sebelum ditetapkan sebagai pejabat definitif, ketiga calon itu diajukan kepada KASN di Jakarta hari ini. Ketut Suparta Wijaya dan Ketut Suparto merupakan pejabat yang kaya pengalaman. Suparta Wijaya kini selain menjabat sekretaris, dia juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PU menggantikan Nyoman Gede Suryawan. Demikian halnya Suparto yang kini menjabat Kepala Bagian Ekbang dan
pernah menjabat Sekretaris Diskopdagprin. Sedangkan nama Wayan Subur belum pernah menjabat di BPBD. Saat ini, dia menjabat Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD). Meski minim pengalaman di instansinya yang dilamarnya itu, tetapi Subur berhasil menyingkirkan pelamar yang notabene sedang menjabat di BPBD. Nama itu tidak lain Sekretaris sekaligus Plt Kepala Pelaksana BPBD saat ini Sukarsa Wijaya yang ditunjuk menggantikan Ketut Yasa. Sekretaris timsel lelang jabatan pranata tertinggi yang juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Buleleng Ni Made Rousmini di ruang kerjanya mengatakan, sesuai ketentuan namanama yang sudah dipilih Bupati berdasarkan rekapitulasi nilai diajukan ke KASN di Jakarta untuk mendapatkan rekomendasi persetujuan. Diperkirakan dalam jangka waktu 14 hari kerja setelah Bupati memilih nama calon pejabatnya, KASN baru akan menerbitkan rekomendasi. Berbekal rekomendasi itu, calon pejabat itu akan
dibuatkan surat keputusan (SK) sebagai pejabat yang definitif. “Setelah kami menetapkan tiga pelamar yang masuk ranking satu, dua, ranking tiga, pimpinan kemudian memilih masing-masing peraih ranking pertama untuk diajukan ke KASN sebelum nantinya dibuatkan SK sebagai pejabat definitif,” jelasnya. Menunggu rekomendasi persetujuan KASN terbit, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) melakukan persiapan mutasi dengan melakukan kajian teknis. Mutasi ini sebagai imbas penetapan tiga pejabat hasil lelang jabatan tahun ini. Pasalnya, tiga calon yang telah dipilih oleh Bupati itu menduduki jabatan Kepala Dinas PU, Kepala Diskopdagprin, dan Kepala Pelaksana BPBD itu secara otomatis jabatan yang dipegang saat ini kosong. Dan ini harus dicarikan penggantinya. Dalam mutasi nanti tidak tertutup kemungkinannya nama-nama yang mengikuti seleksi sebelumnya dan merebut peringkat dua ke bawah berpeluang mengisi jabatan yang lowong tersebut. (mud)
JEMBRANA
12
Selasa Pon, 12 Juli 2016
SOSOK Perbanyak ”Event”
SEKTOR pariwisata di Kabupaten Jembrana kini tengah menggeliat. Penataan di sejumlah lokasi seperti di Gilimanuk menambah objek wisata di Jembrana. Kendati memiliki sejumlah objek yang menarik, namun tidak harus mengandalkan tempat wisata tersebut. Untuk mendatangkan wisatawan bisa melalui event-event yang memperkenalkan Jembrana. “Menurut pribadi saya dengan memperbanyak event nasional atau internasional, tentunya wisatawan akan banyak yang datang ke Jembrana,” ujar Ketua BPC PHRI Jembrana I Nyoman Suantaya. Di Jembrana memiliki potensi event yang berskala nasional hingga internasional. Selain Makepung, event surffing di Pantai Medewi juga berpotensi mendatangkan turis. Minimal mereka mengenal dan selanjutnya menginap selama event tersebut. Sejalan dengan pemerintah daerah yang saat ini juga mengembangkan pariwisata, PHRI Jembrana akan bersinergi supaya bisa terwujud. Jembrana memiliki banyak potensi pariwisata, namun tingkat kunjungannya masih jauh dibanding objek wisata di kabupaten lain. Karena itu, perlu menggaungkan objek-objek tersebut melalui eventevent yang digelar di Jembrana. (olo)
Rontok Diguyur Hujan
Petani Bunga Pacar Merugi Negara (Bali Post) Para petani di Subak Pergung, terutama penanam bunga pacar belakangan ini resah. Pasalnya, tanaman bunga yang mereka tanam tidak bisa dipanen lantaran rontok diguyur hujan. Akibatnya, para petani pun merugi. Prediksi mereka meleset. Hujan turun secara tiba-tiba, padahal sebelumnya cuaca cerah. Bunga yang sudah mekar dan akan panen itu rontok akibat diguyur hujan. “Sudah sebulan ini hujan terus. Curah hujannya juga tinggi. Bunga cepat rontok sebelum dipanen,” keluh Ketut Masni, salah seorang petani, Senin (11/7) kemarin. Bunga yang biasa digunakan untuk keperluan upacara ini sengaja ditanam setelah panen padi. Mereka mengira hujan tidak seperti sekarang karena memasuki musim kemarau. Faktanya, hujan turun bahkan deras. Tanaman padi yang ditanam seluas satu are miliknya ini sedianya sudah bisa dipanen dan bunga-bunga sudah mekar. Namun, lantaran curah hujan tinggi, bunga berguguran. Saat cuaca normal, Masni yang merupakan petani penggarap ini mengaku bisa memperoleh hasil bunga 20-25 kilogram sekali panen. Namun, dengan kondisi seperti ini ia memprediksi hanya bisa panen 5 kilogram. Hal serupa juga dialami Ketut Darmana. Petani ini memiliki lahan bunga pacar lebih luas. 1,5 are tanaman bunga miliknya layu karena diguyur hujan. Menurutnya akar tanaman ini terlalu banyak air sehigga batangnya membusuk dan akhirnya tanaman jadi layu. (kmb26)
Bali Post/olo
MENGAPUNG – Sejumlah kapal nampak mengapung di tengah laut menunggu antrean bersandar di dermaga. Waktu tunggu di laut ini semakin lama lantaran jumlah kapal tidak sebanding dengan jumlah dermaga.
Jumlah Kapal Banyak, Dermaga Terbatas
”Sailing Time” di Selat Bali Makin Lama
Negara (Bali Post) – Para pengguna jasa penyeberangan Selat Bali kini harus bersabar menunggu di tengah laut. Pasalnya waktu berlayar kapal di tengah laut (sailing time) semakin lama. Hal ini disebabkan banyaknya kapal yang beroperasi, sementara dermaga dinilai sangat terbatas. Waktu penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang standarnya bisa ditempuh selama 45 menit, kini minimal selama satu jam. Begitu juga ketika waktu padat selama arus mudik dan arus balik Lebaran ini. Banyak kapal yang mempercepat waktu bongkar muat, namun lama berlayar di laut. “Biasanya 45 menit penyeberangan. Sekarang bisa satu jam lebih. Hampir 20 menit berhenti di laut,” ujar Kartono (35), salah seorang penumpang kapal, Senin (11/7) kemarin. Selain di tengah laut, kapal harus menunggu di dekat dermaga. Menunggu kapal lainnya berlabuh. Padahal, saat itu kondisi cuaca cerah dan ombak tidak terlalu tinggi. Penumpang yang naik sepeda motor asal Jember ini mengaku berangkat dari Ketapang pukul 07.00 WIB. Namun, baru bersandar di Dermaga MB 2 Gilimanuk sekitar pukul 09.17 Wita. Itupun kapalnya sempat terjadi goncangan karena benturan dengan dermaga
sehingga sejumlah sepeda motor ambruk. Awalnya kapal Ferry itu hendak bersandar di MB dekat LCM. Tetapi entah mengapa pindah ke MB II paling ujung dan terjadi benturan cukup keras. Banyak sepeda motor yang parkir berjejer dan berhimpitan jatuh berikut pengandaranya yang sudah siap keluar. “Kapal sudah bersandar, benturan pertama di belakang. Yang kedua di depan dekat motor parkir dan ram door,” tambah Andiani, penumpang lain. Kendati banyak pengendara yang terjepit sepeda motor, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Akan tetapi, banyak bodi dan spion sepeda motor yang rusak. Sebelumnya, GM ASDP Cabang Ketapang Yusuf Hadi mengatakan, standar waktu penyeberangan Ketapang-Gilimanuk dan sebaliknya sekitar 45 menit. Sailing time tidak bisa dihindari karena jumlah dermaga yang terbatas dibandingkan jumlah kapal. Kapal
juga wajib menyediakan alatalat keselamatan dan tempat duduk bagi penumpang, termasuk ruang ibu menyusui. Puncak Arus Balik Sementara itu, puncak arus balik masuk ke Bali tahun ini terjadi pada Minggu (10/7) lalu. Dari data yang dirilis ASDP, dalam sehari terdapat 53.916 penumpang, 10.101 unit roda dua dan 5.662 unit mobil yang masuk ke Bali. Jumlah tersebut paling banyak dibandingkan sehari sebelumnya, Sabtu (9/7), yakni 49.280 penumpang, 7.312 unit roda dua dan 5.722 unit roda empat. Humas ASDP Cabang Ketapang Sandi Nugroho kepada wartawan kemarin mengatakan, sesuai prediksi sebelumnya puncak arus balik terjadi pada akhir pekan lalu. Para pemudik mulai kembali ke perantauan dan beraktivitas. Sedangkan pada Senin, arus kendaraan yang menyeberang ke Bali juga relatif lebih sedikit dan sepi. (kmb26)
Jalan Poros Tegal Badeng-Cupel Hancur
Negara (Bali Post) Jalan poros di tiga desa, baik Desa Tegal Badeng Timur, Tegal Badeng Barat dan Cupel kini hancur dan berlubang. Hingga saat ini jalan tersebut belum ada perbaikan. Dari pengamatan, kerusakan terparah ada di wilayah Tegal Badeng Barat dan Cupel. Sementara, di Tegal Badeng Timur terdapat lubang menganga. Sudah pernah ditambal beton oleh warga namun rusak lagi. Di Tegal Badeng Barat, lubang jalan masih tampak menganga dan dipenuhi air ketika hujan. Kondisi ini menyebabkan sejumlah warga jatuh karena jalannya hancur dan berlubang. “Sering ada orang yang jatuh di sini. Karena mereka tidak tahu ada lubang yang cukup dalam,” kata beberapa warga Tegal Badeng Barat. Menurutnya jalan poros ini selain kerap dilalui truk juga karena tanahnya labil. Terlebih, jalan tersebut sudah lama tidak diperbaiki. Untuk di wilayah Cupel, jalan tersebut juga kerap tergenangi air karena tidak adanya saluran drainase. Warga sangat berharap agar jalan tersebut segera mendapat perbaikan sehingga tidak makin parah. Perbekel Tegal Badeng Barat Made Sudiana, Senin (11/7) kemarin mengatakan, pihaknya bersama Perbekel Tegal Badeng Timur dan Cupel sudah mengajukan perbaikan awal tahun 2016 lalu. Namun, dari informasi di anggaran perubahan baru mendapat giliran perbaikan. Pihaknya juga sudah melakukan upaya menambal lubang jalan secara swadaya sehingga mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan. Sementara, Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan mengaku pihaknya selalu mengupayakan jalan yang rusak bisa segera diperbaiki. Untuk di wilayah ini, katanya, ada tiga ruas jalan yang dikerjakan. “Malah ada yang sudah dipatok serta ada yang proses tender. Saya yakin semua bisa dikerjakan,” terangnya. Pihaknya juga melakukan perbaikan secara bertahap di semua wilayah di Jembrana. (kmb)
Enam Bulan Buron, ABG Pencuri Pompa Air Dibekuk Negara (Bali Post) Pasukan Reskrim Polres Jembrana akhirnya berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di rumah mulik Rikahayu Fitria (22) di Loloan Timur. Selama enam bulan melakukan penyelidikan, polisi membekuk pelakunya berinisial ZA alias Jaim (17), warga Jalan Gunung Agung, Kelurahan Loloan Timur, Negara. Anak baru gede (ABG) ini mencuri mesin pompa milik korban pada Januari 2016. Sebelumnya, korban me-
lapor ke Polres Jembrana dan mengaku mesin pompa air miliknya hilang dicuri orang. Atas dasar laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Kecurigaan polisi mengarah kepada tersangka. Polisi pun melakukan perburuan terhadap tersangka. Sejak beberapa pekan lalu, polisi mengendus keberadaan tersangka. Akhirnya, tersangka berhasil dibekuk di rumahnya, Minggu (10/7). Tersangka tak dapat berkutik ketika petugas menyergapnya. Hasil
interogasi, tersangka mengakui perbuatannya. Dari pengakuannya, ia mencuri bersama temannya yang saat ini masih buron, inisial LA. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana, Senin (11/7) kemarin mengatakan, tersangka mengaku mesin pompa merek Shimizu yang dicurinya itu dititipkan ke temannya, Rd, di Lelateng, Kecamatan Negara. Rencananya, mesin pompa air itu hendak dijual tersangka. Tetapi hingga
Bali Post/olo
INTEROGASI – Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra saat menginterogasi tersangka ZA, pencuri mesin pompa air di Loloan Timur.
pelaku dibekuk, mesin pompa air itu belum dijual. Hasil penjualan itu rencananya akan digunakan untuk menebus sepeda motor yang digadaikan. Sudarma
menambahkan pelaku berikut barang bukti saat ini diamankan di Mapolres Jembrana. Akibat perbuatannya, pelaku terancam dijerat pasal 364 KUHP. (kmb26)
Bali POst/kmb
JALAN RUSAK - Kondisi jalan poros Tegal Badeng Timur, Tegal Badeng Barat dan Cupel yang rusak parah dan berlubang.
KARANGASEM
Selasa Pon, 12 Juli 2016
Penertiban Judi Diminta Tak Tebang Pilih
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
Disdikpora Tegaskan Patuhi Permendikbud
Amlapura (Bali Post) Mulai tahun pelajaran baru 2016-2017 ini istilah Masa Orientasi Siswa (MOS) diganti dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Perubahan istilah juga diikuti dengan perubahan pelaksanaannya di sekolah. Disdikpora Karangasem meminta setiap sekolah mematuhi Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem sudah meminta seluruh pengawas sekolah untuk bersama-sama memantau seluruh pelaksanaan MPLS agar tidak menyimpang dari isi Permendikbud itu. Kepala Disdikpora Karangasem I Gede Ariyasa mengatakan hal itu saat ditemui di SMAN 1 Amlapura usai memantau langsung pelaksanaan MPLS, Senin (11/7) kemarin. Dengan mengacu Permendikbud, kata Ariyasa, maka pihak sekolah dilarang keras melakukan perpeloncoan terhadap siswa baru. Seluruh kegiatan MPLS harus bersifat edukatif. Sekolah harus mampu mengajak siswa baru mengenal sekolah lebih dekat, bagaimana lingkungan sekolahnya, ruang kelas, ruang guru, laboratorium, organisasi siswa, perpustakaan hingga mengenal lebih dekat guru-gurunya. Termasuk, bagaimana cara belajar di tingkat SMP atau SMA, setelah siswa mengalami peningkatan jenjang pendidikan. “Pengawas sekolah sudah saya perintahkan turun ke sekolah untuk memantau pelaksanaan MPLS. Kabidkabid juga ikut turun,” tegas Ariyasa. Dia menambahkan, hasil pemantauan pengawas sekolah selanjutnya dievaluasi untuk mengetahui apakah ada yang melanggar Permendikbud tersebut. Hari pertama MPLS ini, katanya, setiap sekolah mampu menerjemahkan Permendikbud ini dengan baik. Jika ada yang melanggar, di dalam Permendikbud sanksinya sudah jelas, sebagaimana diatur dalam pasal 7. Mulai dari sanksi tingkat ringan, sedang, hingga berat. Dari beberapa sekolah yang dipantau langsung Ariyasa, yakni di SMPN 2 Amlapura, SMA PGRI 1 Amlapura, SMAN 1 Amlapura, SMPN 5 Amlapura, dan SMAN 2 Amlapura, dikatakan suasana di sekolah saat MLPS cukup berbeda, seperti orang belajar biasa. Tidak ada lagi aktivitas siswa baru yang nyeleneh, seperti memakai tas kardus, tas kampil, maupun aksesori yang tak relevan dengan pengenalan sekolah. Kepala SMAN 1 Amlapura Wayan Sugiana, S.Pd., M.Pd. mengatakan, tahun ini pihaknya menerima siswa baru 315 siswa. Mereka lolos seleksi dengan nilai UN terendah 24,9 dan tertinggi 36,5. Seluruhnya dibagi ke dalam sembilan rombongan belajar. Sugiana menegaskan, MPLS pada prinsipnya bagaimana sekolah mampu mengenalkan ekosistem sekolah dengan baik kepada siswa baru. Dalam proses pengenalan lingkungan sekolah ini, siswa baru juga langsung diarahkan ke dalam peminatan, apakah minatnya ke Program Studi Bahasa, IPA, atau IPS. Dengan begitu, siswa baru tahu tahapan pendidikan yang harus dilalui saat belajar selama tiga tahun di SMA. Sugiana sependapat dengan terbitnya Permendikbud ini. Artinya, kegiatan pengenalan lingkungan sekolah menjadi lebih fokus dan terukur. Sehingga, tidak ada lagi kegiatan yang tidak manusiawi bagi siswa baru. Bahkan, dengan Permendikbud ini, pihak orangtua siswa atau masyarakat bisa mengadukan sekolah jika masih memperlakukan siswa baru di luar ketentuan Permendikbud tersebut. “Secara umum, Permendikbud ini bagus, hanya keluarnya cukup mendadak. Tapi, kami bisa cepat beradaptasi dengan mencermati konten yang harus dilaksanakan,” tegasnya. MPLS di setiap sekolah akan berlangsung selama tiga hari. Tetapi, di luar itu sejumlah sekolah juga memberikan kegiatan tambahan. Kegiatan tambahan itu seperti pemilihan ekstrakurikuler, pemberian wawasan kebangsaan kerja sama dengan TNI/Polri, kegiatan kepramukaan sebagai ekstra wajib nanti di sekolah, pelatihan baris-berbaris dan pemberian materi bahaya narkoba dan rokok. Kegiatan ini sejalan dengan tujuan utama lainnya dalam MPLS, yakni membangun budi pekerti siswa. ”Terakhir, kami ajak siswa baru untuk bakti sosial ke Yayasan Yasa Kerti,” katanya. (kmb31)
Bali Post/kmb31
MENGECEK ATRIBUT - Kadisdikpora Karangasem I Gede Ariyasa saat mengecek atribut yang dipakai siswa baru di SMAN 1 Amlapura.
13
Amlapura (Bali Post) – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Karangasem (GMPK) dan pengurus serta anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Barisan Gunung Agung Bersatu (Brigas) mendatangi Kantor DPRD Karangasem, Senin (11/7) kemarin. Mereka menyampaikan aspirasi dan meminta agar penertiban perjudian, seperti toto gelap (togel) tidak tebang pilih. Ormas Brigas dipimpin Ketuanya Nengah Putu Pasek asal Kubu bersama Ketua GMPK Ketut Sumendra dan seorang tokoh masyarakat dari Kecamatan Manggis, Nengah Jimat. Putu Pasek dan Jimat menyampaikan aspirasinya dengan berapi-api. Putu Pasek mengatakan, September tahun lalu, pihaknya dari Brigas sudah pernah beramai-ramai ke DPRD Karangasem. Saat itu, mereka menyampaikan agar perjudian ditertibkan dan memproses pelaku yang menggelar perjudian dengan tidak tebang pilih. Namun, sampai kini tak ada tindak lanjut atau perkembangnannya dari DPRD Karangasem. Nengah Jimat juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, jika tidak ada tindak lanjut lagi terhadap aspirasi yang mereka sampaikan ke DPRD, pihaknya bakal menyampaikan aspirasinya kepada lembaga berwenang yang lebih tinggi. Sementara,
Sidemen. Perjudian dinilai memiskinkan, sehingga sampai kini Karangasem tetap termiskin di Bali. SDM-nya tetap rendah karena banyak yang tak mampu membiayai sekolah. Di mana, karena iming-iming menang dengan tembus tebakan angkanya, warga yang keranjingan memasang togel sampai menghabiskan uangnya. Namun karena tak pernah menang dan tak tercapai mimpinya, uangnya habis.
Bahkan, kata Putu Pasek, istri orang yang doyan memasang togel tak diberikan uang dapur dan tak mampu memberikan uang jajan atau uang sekolah kepada anak-anaknya. “Saya lelah mendengar Karangasem termiskin dan banyak yang putus sekolah,” kata Putu Pasek. Usai menyampaikan unekuneknya di depan DPRD Karangasem, Jimat maupun Putu Pasek mengatakan,
pihaknya belum ada rencana mendatangi kepolisian di Karangasem guna menyampaikan aspirasinya dalam rangka penertiban perjudian agar tak tebang pilih. Menurut Putu Pasek, sudah ada wakil rakyat dan pihaknya menyampaikan aspirasi terhadap para wakil rakyat di DPRD Karangasem. Sementara itu, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi menegaskan, pihaknya di dewan bukan memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai penegak hukum. Penegakan hukum ada di kepolisian, kejaksaan dan pengadilan. ”DPRD Kara ngasem tid a k mandul, kami dulu sudah sampaikan aspirasi warga, dalam rapat-rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah agar perjudian ditertibkan dengan berkeadilan atau tidak tebang pilih. Mungkin, pihak kepolisian kesulitan mencari alat bukti karena tak boleh sembarangan atau tanpa bukti memproses orang,” paparnya. Anggota DPRD Wayan Tama mengatakan, pihaknya mendukung aspirasi perwakilan warga dari sejumlah kecamatan di Karangasem dan dari Ormas Brigas tersebut. Pihaknya sepakat apabila pimpinan dewan mengundang kepolisian guna rapat kerja bersama membahas keinginan warga dan pihak Brigas agar perjudian ditertibkan. Pelakunya mesti ditindak dengan tidak tebang pilih. (013)
Amlapura (Bali Post) Kalangan pelajar kini makin akrab dengan media sosial. Berbagai aktivitas seharihari rutin diunggah untuk berbagi kabar. Tapi, minimnya pengawasan dari orangtua, membuat media sosial rentan disalahgunakan. Bahkan, baru-baru ini dua pelajar SMA yang berkenalan di dunia maya dan menjalin hubungan khusus di Karangasem, terpaksa harus berurusan dengan polisi lantaran mengancam menyebar foto bugil pacarnya ke media sosial. Konselor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Karangasem Ni Ketut Suartini mengatakan hal itu, Senin (11/7) kemarin.
itu meminta pacarnya men girim video porno. “Kalau pelajar perempuan ini tidak mau, maka pelajar yang laki mengancam foto-fotonya akan disebar di dunia maya. Pelajar perempuan jelas sudah terjebak,” kata konselor P2TP2A lainnya, Ida Ayu Jelantik. Persoalan ini baru terkuak setelah pelajar perempuan ini mengadu kepada orangtuanya, polisi, dan P2TP2A Karangasem. Kedua pelajar ini akhirnya untuk pertama kalinya bertemu dalam proses mediasi polisi dan kedua orangtuanya. Beruntung persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik-baik.
Melihat begitu banyak persoalan remaja akibat penyalahgunaan media sosial, Ida Ayu Jelantik mengharapkan para pelajar maupun masyarakat lainnya lebih hati-hati memanfaatkan media sosial. Sebab, media sosial saat ini sudah seperti pisau bermata dua. Dampak positif atau negatifnya tergantung pribadi yang memanfaatkannya. Selain itu, dia juga meminta orangtua lebih proaktif mengawasi anak-anaknya memanfaatkan media sosial. Dengan begitu, pesatnya perkembangan teknologi informasi tidak makin mengikis budi pekerti anak. (kmb31)
Bali Post/013
ASPIRASI - Ratusan warga yang tergabung dalam GMPK dan Brigas mendatangi Kantor DPRD Karangasem guna menyampaikan aspirasi agar penertiban judi tidak tebang pilih. terkait tak ada kelanjutan dari aspirasi yang disampaikan pihak Brigas tahun lalu, Putu Pasek menuding DPRD Karangasem mandul. ”Dewan jangan hanya tidur. Kalau ada kemauan, pasti bisa dan ada jalan,” teriak Putu Pasek. Jimat dan Putu Pasek mengatakan, pihaknya ke DPRD Karangasem karena ada keluhan warga dari berbagai kecamatan, seperti Manggis, Kubu, Rendang, Selat, dan
Memprihatinkan, Media Sosial Sering Disalahgunakan Pelajar Mencermati sejumlah kasus yang menimpa perempuan dan anak, Suartini melihat media sosial seperti facebook cukup banyak memicu persoalan, khususnya di kalangan pelajar. ”Sudah banyak kami selesaikan persoalan pelajar yang dipicu media sosial. Media sosial sudah banyak disalahgunakan. Penyebabnya, tentu
pengawasan yang minim. Ini sudah amat memprihatinkan,” katanya. Seperti kasus dua pelajar tersebut, padahal keduanya sebelumnya tidak pernah bertemu. Namun, sudah menjalin hubungan asmara. Pelajar perempuan begitu mudah kena bujuk rayu laki-laki dan mau begitu saja saat diminta
mengirimkan foto bugil saat chatting melalui facebook. Ini kemudian menjadi masalah besar bagi pelajar perempuan yang dimanja orangtuanya ini. Sebab, setelah menerima kiriman gambar foto bugil pertama, pacarnya terus meminta foto bugil yang lain. Bahkan, pelajar laki-laki yang diketahui anak broken home
Dek Mul Ditahan, Istri dan Dua Anaknya Tabrakan
Amlapura (Bali Post) – Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa itu barangkali mendekati kondisi Kadek Muliana alias Dek Mul (37) saat ini. Dia ditahan setelah dibekuk karena menjual dan memiliki sabu-sabu dengan jumlah banyak. Saat istrinya hendak membesuk Dek Mul di Lapas Karangasem, istrinya yang membonceng dua anaknya yang masih kecil ditabrak pelajar SMP di simpang tiga sebelah Kantor Satpol PP Karangasem, beberapa waktu lalu. Istri Dek Mul menyampaikan hal itu saat mendampingi suaminya di depan sel Pengadilan Negeri (PN) Amlapura sebelum sidang, Senin (11/7) kemarin. Istri Dek Mul mengatakan, akibat ditabrak, dia mengalami sejumlah luka lecet. Sementara putri bungsunya yang masih balita menderita patah kaki dan putranya mengalami luka lecet di sejumlah bagian tubuhnya. Dikatakan, minggu lalu, dia hendak mencari surat izin ke PN Amlapura agar bisa menjenguk suaminya yang
ditahan di Lapas Karangasem. Namun, dia tak tahu, ternyata kantor PN Amlapura tutup karena libur panjang. Dia yang membonceng kedua anaknya, balik dari Kantor PN menuju ke arah Lapas Karangasem. Baru nongol sepeda motornya di simpang tiga sebelah Kantor Satpol PP itu, ada pelajar SMP ngebut dari utara dan menabrak sepeda motornya. Istri Dek Mul terpelanting bersama kedua anaknya. Dek Mul dibekuk tim Buser Sat. Reskoba Polres Karangasem dipimpin Ipda Nyoman Sukarma dan sejumlah anggotanya seperti Made Sutama, Selasa (9/4) lalu, di sebelah SMPN 4 Denpasar atau di depan bekas Pasar Loak Jl. Gunung Agung. Dia didakwa memiliki SS dengan berat kotor 48,9 gram, dengan berat bersih (neto) 40,40 gram. SS itu hendak diedarkan di Denpasar. Saat itu, terdakwa Dek Mul terungkap menelepon saksi Nengah Mangku Kedus alias Banjar asal Bukit Lamun, Pedahan Kelod, Kubu terkait pesanan SS. Atas surat dakwaan Jaksa Juliar-
Sidak di Dua SKPD
sana, baik Dek Mul maupun penasihat hukumnya menyatakan tak menyampaikan bantahan. Keduanya juga sepakat langsung pada pembuktian pada sidang minggu depan. Namun, Dek Mul mohon kepada majelis hakim diberikan surat izin ke rumah sakit untuk mencabut giginya yang patah. Dek Mul mengatakan, giginya yang patah itu sakit dan membuatnya menderita. “Sudah empat hari saya tak bisa makan, Pak Hakim. Kalau gigi yang patah ini sudah dicabut, saya akan merasa lebih nyaman. Boleh dikawal, saya tak bakal melarikan diri,” ujar Dek Mul. Ketua Majelis Hakim Dzulkarnain minta terdakwa mengurus izinnya. Izin itu tak bisa secara lisan, tapi harus ada suratnya karena ketentuannya memang demikian. ”Demi kemanusiaan, kalau permohonan dan persyaratannya sudah ada, ajukan ke kami. Kami pasti izinkan melalui penetapan, asal jangan nanti mohon pengalihan penahanan,” tandas hakim Dzulkarnain. (013)
Sejumlah Pegawai Tak Ada di Kantor Amlapura (Bali Post) – Inspeksi mendadak (sidak) di dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dipimpin Wabup Karangasem Wayan Artha Dipa didampingi Sekda Gde Adnya Mulyadi, Senin (11/7) kemarin, ditemukan sejumlah aparat sipil negara (ASN) dan pegawai kontrak tidak ada di kantornya. Wabup Artha Dipa memerintahkan agar ASN atau pegawai kontrak yang melanggar disiplin tersebut dikenai sanksi tegas. Sidak yang difasilitasi Bagian Organisasi itu digelar di Kantor Disdikpora dan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Usai pengarahan, Wabup Artha Dipa memerintahkan stafnya dari Bagian Organisasi dan Tim Gerakan Disiplin Nasional mengumpulkan seluruh ASN dan pegawai kontrak di kantor itu. Dari informasi yang dikumpulkan Bali Post, cukup banyak pegawai kontrak daerah di Disdikpora yang tidak ada di kantornya saat sidak digelar. Wabup Artha Dipa menegaskan, ketentuan mengenai disiplin ASN sudah ada yakni PP nomor 53 tentang Disiplin PNS. Disebutkan pada pasal 3 ayat 9, aparat pemerintah PNS atau ASN ditentukan harus jujur, tertib, cerdas, dan bersemangat. Menurut Wabup, pegawai kontrak, pengajuan kontraknya diperpanjang tiap tahun. Menurutnya, jika pegawai itu tak disiplin, tentu nantinya kontraknya bisa diputus alias tidak diperpanjang lagi. (013)
Satpol PP Amankan Dua Wanita Misterius
Mengaku Korban Penipuan FB, Dicurigai Jaringan ”Human Trafficking” Amlapura (Bali Post) Dua wanita misterius terpaksa diamankan petugas kepolisian dan Satpol PP Karangasem, Minggu (10/7) malam. Dua gadis cantik asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah ini ditemukan kebingungan di salah satu masjid di Lingkungan Karanglangko, Amlapura. Mereka mengaku nekat berangkat naik pesawat ke Bali untuk bertemu pacarnya di Karangasem, setelah setahun menjalin hubungan asmara di dunia maya melalui media sosial facebook (FB). Keduanya diamankan setelah menerima laporan warga di sekitar masjid. Dua gadis ini justru masih tinggal di masjid hingga larut malam. Saat diinterogasi petugas, keduanya mengaku bernama Turipah (24) dan Tri Haryati (22), beralamat di Dusun Sikancil, RT/ RW 002/005 Kelurahan Slatri Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. Mereka datang
ke Karangasem naik pesawat Citylink dari Jakarta dan tiba di Bandara Ngurah Rai, Jumat (8/7) lalu. “Dari bandara, kami ke Karangasem naik bus,” kata Turipah, sepupu Tri Haryati. Ditemui di Kantor Satpol PP Karangasem, Senin (11/7) kemarin, Turipah mengaku hendak ke Karangasem, membantu Tri Haryati bertemu pacar dunia mayanya di Karangasem. Lelaki pujaannya itu menggunakan nama akun Rafli dari Kecamatan Abang. Mereka berencana bertemu di Kota Amlapura. Namun, setelah sampai di Amlapura, ternyata Rafli tak kunjung datang. Akun Facebook atas nama Rafli ternyata sudah ditutup. Keduanya bingung harus pergi ke mana lagi karena bekalnya dari Brebes ke Karangasem sudah habis. Akhirnya, mereka memilih tinggal di masjid Lingkungan Karanglangko. Namun, petugas kepolisian maupun Satpol PP tak percaya
begitu saja. Kepala Satpol PP Iwan Supartha mengatakan, cerita kedua gadis ini sulit dipercaya. Terlebih, kedua gadis ini tak memperlihatkan kesan takut maupun khawatir setelah tersesat di Karangasem. Pihaknya makin curiga, setelah Turipah maupun Tri Haryati terkesan menolak menghubungi orangtua atau kerabatnya untuk sekadar memberi kabar. “Kalau keduanya mau menghubungi seseorang, mereka pasti pergi ke kamar mandi. Saya curiga, Turipah ini mau jual adik sepupunya ini di sini. Makanya, kami jadi curiga mereka terlibat jaringan human trafficking,” kata Iwan Supartha. Selain itu, Iwan saat berkoordinasi dengan pihak kepolisian juga curiga, kedua gadis ini sengaja dikirim ke Karangasem untuk melihat situasi kota dan kantor-kantor kepolisian serta pemerintahan. Sebab, saat diinterogasi, keduanya terkesan
tertutup dan berbelit-belit. Meski kecurigaan human trafficking dan mata-mata cukup kuat, pihaknya mengaku tak bisa berbuat banyak menggali informasi lain. Sebab, dia mengaku tak punya kewenangan lebih jauh untuk mendalami peran sesungguhnya kedua gadis misterius ini. Satpol PP hanya menangani kedua gadis itu sebagai orang telantar dan harus segera dipulangkan ke asalnya. Dalam proses pemulangan ini, Satpol PP juga melibatkan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Karangasem. Dua konselor yang hadir, Ida Ayu Jelantik dan Ni Ketut Suartini, juga sependapat, kedua gadis misterius ini sebaiknya secepatnya dipulangkan. P2TP2A juga sempat membujuk kedua gadis ini untuk menghubungi orangtua atau kerabatnya. Namun, upaya mereka juga mentok karena Turipah dan Tri Haryati sangat tertutup dan
Bali Post/kmb31
MEMPERLIHATKAN - Tri Haryati (kanan) memperlihatkan foto pacarnya yang dipakai pada akun facebook saat ditemui di Kantor Satpol PP Karangasem. berbelit-belit. Satpol PP lantas mengirimnya ke Dinas Sosial Karangasem, Senin kemarin, agar segera dikembalikan ke tempat
asalnya. Proses pemulangan ini akan melalui jalur darat. Dinas Sosial Karangasem akan menyerahkan ke Dinas Sosial Provinsi Bali, dilanjutkan ke
Dinas Sosial Jawa Timur dan diteruskan ke Dinas Sosial Jawa Tengah agar selanjutnya diantarkan ke alamat rumahnya. (kmb31)
TABANAN
14
Selasa Pon, 12 Juli 2016
FIGUR Tekankan Budi Pekerti BANYAK cara yang bisa dilakukan untuk membentuk karakter siswa. Salah satunya melalui kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) yang kini berganti nama menjadi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk mengenalkan kondisi riil sekolah, peraturan/tata tertib sekolah, cara belajar, Bali Post/bit tata krama, kedisiplinan, dan lainnya. Di SMAN 1 Marga, kegiatan MPLS lebih ditekankan pada pemberian materi dalam upaya mencegah dan meminimalisir hal–hal yang dapat merusak moral siswa. Kepala SMAN 1 Marga I Wayan Kantun Arimbawa, Senin (11/7) kemarin, mengatakan selama tiga hari ke depan para peserta didik baru diberikan nuansa yang menyenangkan, jauh dari kesan seram atau perploncoan yang selama ini melekat di setiap MOS. Pihaknya menggandeng sejumlah lembaga yang berkaitan seperti TNI/Polri dan puskesmas. Panitia yang sekarang menjadi tanggung jawab guru, lebih menekankan pada kegiatan yang positif, tidak membosankan, serta tidak memberikan penugasan yang padat dan aneh-aneh. ‘’Materi yang diberikan di antaranya tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang disampaikan pihak kepolisian, pengenalan budi pekerti dan wawasan kebangsaan oleh unsur Koramil Marga, dan terkait kesehatan diberikan pihak puskesmas setempat,’’ ujarnya. Menurutnya, MPLS merupakan awal siswa baru dalam mengenal sekolahnya. Tanpa kegiatan ini siswa baru akan mengalami kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru. MPLS juga sebagai ajang untuk membentuk karakter dan pembinaan, mengembangkan potensi, serta memantapkan kepribadian siswa untuk ketahanan sekolah dan bisa mengaktualisasikan potensi siswa sesuai bakat dan minat. (bit)
Program KB, Bali Tak Dikhususkan
Tabanan (Bali Post) – Semboyan program KB adalah dua anak cukup. Namun, di Bali memiliki budaya menamakan anak hingga anak keempat. Jika program KB ini berjalan tentu penamaan anak ketiga dan keempat lama-kelamaan akan hilang. Meski demikian, Bali tidak dikhususkan dalam program KB. Hal itu dipaparkan Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Tabanan Nengah Sumerta, Senin (11/7) kemarin. Menurutnya semboyan dua anak cukup berlaku secara nasional. “Bali tentu mengikuti program nasional. Jadi, tidak ada pengkhususan,” ujarnya. Semboyan dua anak cukup merupakan imbauan pemerintah dan bukan kewajiban. Lewat program dua anak cukup, pemerintah ingin menciptakan keluarga yang berkualitas dan sejahtera. “Secara logika jika memiliki dua anak tentu pemenuhan kebutuhannya akan lebih baik dibandingkan lebih. Namun, kalau orangtua mampu menghidupi dan membiayai lebih dari dua anak, hal ini tidak dilarang,’’ katanya. Menurut Sumerta, kesadaran warga Tabanan mengikuti program KB cukup tinggi. Dari 100 pasangan usia subur, 71,19 persen memakai KB aktif yang artinya tidak ada jeda kelahiran. Kebanyakan wanita memilih IDU atau KB jangka panjang. Tingginya kesadaran memakai KB membuat TFR atau total angka kelahiran Tabanan berada di bawah rata-rata provinsi. TFR provisi 2,25 sedangkan TFR Tabanan 2,23. Angka ini dapat diartikan bahwa jumlah pasangan usia subur yang mempunyai anak tiga lebih sedikit ditemukan di Tabanan dibandingkan Bali. Meski angka keikutsertaan KB di Tabanan tinggi, peran serta laki-laki masih rendah. Padahal kontrasepsi pria tersedia dalam program KB, yaitu kondom dan vasektomi. Masih rendahnya peran serta laki-laki khususnya mengikuti vasektomi dikarenakan budaya. ‘’Menjadi tugas BKBPP untuk mengubah paradigma ini dan meningkatkan kesadaran bahwa program KB tidak hanya diikuti oleh wanita tetapi juga pria,’’ jelasnya. (kmb24)
Sebelas SKPD Diperiksa Inspektorat Provinsi
Tabanan (Bali Post) – Inspektorat Provinsi Bali kembali melakukan pengawasan dan pemeriksaan di Kabupaten Tabanan. Kali ini pemeriksaan berkaitan dengan permintaan data dan entry pada 11 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Pemeriksaan yang dipimpin Inspektur Provinsi Bali Ketut Teneng lebih menekankan pada pembinaan mulai Selasa (12/7) ini selama 20 hari ke depan. Teneng mengatakan pemeriksaan dimaksudkan sebagai penilaian terhadap cara pengelolaan suatu organisasi serta memberikan pembinaan terhadap objek pemeriksaan. “Pemeriksaan ini lebih kepada pembinaan terhadap kebijakan organisasi, seperti sejauh mana sudah dilakukan dan apa kendala yang dihadapi sehingga terwujud tata kelola pemerintahan yang baik,” jelasnya seraya berharap SKPD memberikan data yang dibutuhkan agar pemeriksaan dan pembinaan bisa berjalan sesuai rencana. Asisten III Sekda Kabupaten Tabanan I Made Sukada berharap mendapat potret sebenar-benarnya mengenai kinerja SKPD, sehingga bekerja semakin membaik. Pemkab Tabanan akan selalu berbenah untuk dapat meningkatkan program pembangunan. Tim Inspektorat Bali melakukan pemeriksaan rutin setiap tahun. Ke-11 SKPD di Tabanan yang menjalani pemeriksaan terkait dengan permintaan data dan entry, yaitu Bappeda, BPMPD, BKD, Dispenda, Disdikmudora, Inspektorat, PU, Keuangan, Hukum dan HAM, Perlengkapan, serta Ortal. (kmb24)
PERSIAPAN - Suasana persiapan menjelang pelaksanaan MPLS di salah satu SMA negeri di Tabanan, Senin (11/7) kemarin.
Bali Post/kmb28
Ratusan Siswa Baru Tak Ikut MPLS
Diduga Pindah ke Sekolah Favorit
Tabanan (Bali Post) -
Sebut misalnya SMAN 1 Marga yang cuma mendapatkan 100 siswa baru dan SMAN 1 Kerambitan yang menerima 104 siswa. Dari hasil pantauan di dua sekolah tersebut, penurunan jumlah siswa tidak hanya terjadi tahun ini melainkan sudah menjadi tradisi setiap tahun. Kepala SMAN 1 Marga I Wayan
Kantun Arimbawa sangat menyayangkan ketidaktegasan dalam proses pelaksanaan penerimaan siswa baru. Padahal biaya yang dikeluarkan untuk sistem online tidak sedikit. “Ibarat celepuk ngamah legu, sing tepuk sing gugu. Apa pun sistem yang digunakan sama saja,” paparnya, Senin (11/7) kemarin.
SMAN 1 Marga mendapat 155 siswa baru dari 240 kuota yang disiapkan. Sebanyak 112 orang mendaftar lewat jalur online dan 43 lainnya langsung ke sekolah. Jika siswa tersebut lolos PPDB online di SMAN 1 Marga, kecil kemungkinan yang bersangkutan diterima di sekolah favorit. Kenyataannya, hingga pelaksanaan MOS hari pertama hanya diikuti 93 siswa baru. “Tujuh siswa tidak hadir, satu karena sakit akibat laka lantas, sedangkan enam lainnya tidak ada konfirmasi. Jika keluar daerah kecil jumlahnya, sisanya migrasi ke mana, saya tidak tahu,” ujarnya. Hal serupa dialami SMAN 1 Kerambitan. Sekolah yang ung-
Tabanan (Bali Post) Untuk mendukung pemerintah mencanangkan program swasembada pangan nasional, jajaran TNI Kodim 1619/Tabanan turun langsung ke sawah, Senin (11/7) kemarin. Bersama puluhan petani, anggota TNI menanam padi di Subak Rejasa, Kecamatan Penebel. Menurut Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Kodim kepada petani dalam membantu menyukseskan swasembada pangan di wilayah Kabupaten Tabanan. Pihaknya juga telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk menginventarisasi lahan-lahan yang mungkin dapat diberdayakan untuk pencapaian target itu. “Semua lini sudah kami kerahkan untuk mencari lahan-lahan yang
bisa dikembangkan, sehingga target bisa tercapai,” ucapnya. TNI juga memiliki tugas mengamankan bantuan subsidi dari pemerintah agar tepat sasaran seperti pupuk dan bibit. “Kami pun mengawasi serapan hasil panen petani agar tujuan awal, yakni swasembada pangan di Tabanan bisa diwujudkan. Jangan sampai petani yang sudah bekerja keras mengurus lahan akhirnya merugi,” katanya. Turun langsungnya aparat teritorial (Babinsa) diharapkan bisa memberikan motivasi tersendiri bagi petani di desa binaannya masing-masing. Danramil 1619-08/Penebel Kapten Inf. Eko Budi Bakti selaku pemegang wilayah mengatakan, kegiatan tanam padi di Subak Rejasa menyasar 1 hektar dan 10 are persawahan.
Dari jumlah ini baru 50 persen terealisasi. “Baru sebagian yang ditanam, sisanya akan kami lanjutkan lagi,” ujarnya. Lahan pertanian milik tiga warga Rejasa tersebut digunakan percontohan pupuk Phonska Petroganik dari Petrokimia Gresik mulai awal tanam sampai panen. Pupuk termasuk obatobatannya dibantu gratis. Dalam kegiatan tanam padi tersebut, Eko Budi Bakti menerjunkan 45 anggota TNI dibantu perwakilan TNI dari Koramil 01, 05, 06, anggota Kodim 1619/ Tabanan, dan staf. Bibit padi berasal dari BP3K Kecamatan Penebel. Anggota TNI dan Babinsa berbaur dengan petani. Mereka terlihat piawai menanam padi, mengontrol pertumbuhan tanaman, hingga tahap panen. (kmb28)
Sejumlah kalangan pendidikan menilai proses pemerataan siswa dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online yang diterapkan di Kabupaten Tabanan gagal alias mubazir. SMAN favorit disinyalir masih membuka keran penerimaan siswa di luar jalur online yang telah disepakati bersama. Hal ini berdampak bagi SMAN yang lokasinya berdekatan dengan sekolah favorit hanya mendapatkan rata-rata 100 siswa baru.
gul di bidang nonakademis ini hanya mendapat 104 siswa. Lima di antaranya lewat jalur miskin dan enam melalui jalur prestasi. Meski begitu, Kepala Sekolah I Wayan Sueca tidak mau berkomentar banyak terkait kemungkinan siswa lari ke sekolah favorit lewat jalur belakang. “Kalau tentang jalur belakang, saya tidak tahu. Tanya saja langsung ke Kadisdik, biar tidak salah,” kilahnya.
Membenarkan Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Suartana membenarkan adanya pemindahan siswa (migrasi) dari sekolah pinggiran/kecamatan ke sekolah
favorit. Pihaknya sudah menerima permohonan permakluman dari kepala sekolah yang dituju banyak siswa tersebut, tetapi tidak mau menyebutkan nama sekolah. “Tidak etis menyebut namanya, tapi benar ada sekolah yang membuka keran bagi siswa di luar kuota yang diatur,” ucapnya. Pihaknya merasa prihatin terkait perpindahan siswa yang mencapai ratusan orang. Ketika ditanya siapa oknumnya, dia menyebut ada pihak di luar sekolah yang bisa mengintervensi keputusan Dinas Pendidikan. Jika kondisi ini terus dibiarkan tiap ajaran baru, akan berdampak pada guru dalam pemenuhan jam mengajar untuk mengejar sertifikasi. (kmb28)
TNI Bantu Petani Rejasa Tanam Padi
Bali Post/kmb28
BERBAUR - Anggota TNI berbaur bersama petani menamam padi di Subak Rejasa, Penebel.
Warung Global
Duktang Harus Patuhi Peraturan di Bali
JALAN–jalan di Bali sudah mulai ramai. Ini artinya penduduk pendatang (duktang) sudah pulang dari kampung halamannya. Mengingat Pulau Bali ini kecil dan padat, duktang harus dicek dengan ketat baik dari kelengkapan administrasi maupun tujuannya. Demikian harapan Sugik di Mambal dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Arus Balik Duktang’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Senin (11/7) kemarin. Fera di Tabanan menyampaikan di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung. Apa pun peraturan yang ada di Bali harus dipatuhi oleh semua orang. Yang masuk ke Bali mesti mempunyai identitas dan tujuan yang jelas. Ini demi Bali yang tetap aman dan tidak ada kejadiankejadian seperti ancaman terorisme. Wayan Agus di Nusa Dua mengharapkan aparat menjaga dan mengecek pintupintu masuk Bali seperti bandara dan pelabuhan dengan ketat. Jangan sampai yang tanpa identitas lolos begitu saja. Teken di Denpasar menambahkan, jangan hanya yang dipulangkan tanpa identitas disorot. Duktang yang tinggal di Bali juga perlu dicek rutin. Sepertinya susah mencatat dan mendeteksi duktang ke Bali berikut tujuannya. Demikian perkiraan Werdha di
Tegalalang. Di pintu masuk memang sudah ada petugas, namun tidak mungkin menanyakan secara detail. Untuk itu, duktang harus diperiksa secara berkala dan selektif. Biarkan seleksi ini berjalan secara alami sesuai aturan yang berlaku di Bali. Jangan sampai peraturan hanya harus dipatuhi oleh warga Bali sendiri, sedangkan duktang bebas. Ditambahkannya, warga Bali mem-
butuhkan keberadaan duktang. Lihat saja proyek jalan ada yang dihentikan sementara lantaran mereka mudik. Ada juga yang merindukan makanan dari pedagang yang dijual duktang. Duktang seolah dibenci sekaligus dirindukan. Petugas yang berwenang harus menjalankan aturan yang ada di Bali terhadap siapa pun. Di Pelabuhan Padangbai ada duktang tanpa KTP dipulangkan. Yang menjadi pertanyaan Arya dan Gede Biasa di Denpasar, siapa yang menanggung biaya pemulangan mereka. Jika sampai merogoh anggaran daerah, sangat disayangkan dan merepotkan. Duktang harus diseleksi. Untuk mengecek duktang yang mudik dan balik, pasangkan atau berikan kartu yang wajib dibawa
saat mudik dan dicatat datanya. Setelah balik cek lagi, apa ada penambahan atau tidak. Jika tidak sesuai dengan data, pulangkan saja. Keduanya berharap pengecekan didata dengan komputer. Jika petugas masih mengandalkan manual dalam melakukan pengecekan, akan ada saja yang ‘’main mata”, tanpa identitas diloloskan. Intinya adalah selektif dan tegas. Beny di Kuta setuju dengan usulan tadi. Ia berharap penerapannya di lapangan benar-benar sesuai prosedur. Jangan ketat dan selektif saat balik saja. Setelah tiba di rumah masing-masing juga rutin dicek. (sikha)
15
Selasa Pon, 12 Juli 2016 FINAL Piala Eropa 2016 : Portugal vs Prancis (Perpanjangan waktu)
1-0
2012 : Spanyol
vs Italia
4-0
2008 : Spanyol
vs Jerman
1-0
2004 : Yunani
vs Portugal
1-0
2000 : Prancis vs Italia (Perpanjangan waktu)
2-1
1996 : Jerman vs Rep. Ceko (Perpanjangan waktu)
2-1
1992 : Denmark
vs Jerman
2-0
1988 : Belanda
vs Uni Soviet
2-0
1984 : Prancis
vs Spanyol
2-0
1980 : Jerman Barat v s Belgia
DISAMBUT PRESIDEN Presiden Prancis Francois Hollande (tengah) menyambut kedatangan Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) Noel Le Graet diikuti pelatih timnas Prancis Didier Deschamps dan kiper Hugo Lloris di Istana Presiden di Paris, Senin (11/7) kemarin.
2-1
1976 : Cekoslovakia vs Jerman Barat 2-2 (Cekoslovakia menang adu penalti 5-3) 1972 : Jerman Barat vs Uni Soviet
3-0
1968 : Italia
vs Yugoslavia
2-0
1964 : Spanyol
vs Uni Soviet
2-1
1960 : Uni Soviet vs Yugoslavia
2-1
Bali Post/rtr
Deschamps Bertahan di Les Bleus
Paris -
Didier Deschamps tetap menempati posnya sebagai pelatih timnas Prancis usai ditundukkan Portugal di final Piala Eropa. Fokusnya kini adalah mempersiapkan Les Bleus menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2018. Bali Post/ap
PELLE - Penyerang Italia Graziano Pelle (kiri) jatuh setelah dilanggar pemain Jerman Benedikt Hoewedes.
Pelle Tinggalkan the Saint
London Striker Southampton Graziano Pelle, Senin (11/7) kemarin bergabung ke klub Tiongkok Shandong Luneng. Transfer pemain timnas Italia itu Saint itu tidak diunggap pihak the Saint. Klub Super League mengonfirmasi kepindahan pemain itu melalui akun Twitter mereka. Laporan media Inggris menyebutkan biaya kepindahan Pelle ke Tiongkok itu senilai 13 juta pound (16,87 juta dolar AS). Pemain berusia 30 tahun, bermain untuk negaranya di Piala Eropa 2016 dan memiliki satu tahun tersisa di kontraknya bersama the Saint. Ia bermain 81 kali dan mencetak 30 gol untuk klub Inggris itu sejak bergabung dari Feyenoord pada 2014. Dia dibawa ke Liga Inggris oleh manajer Belanda Ronald Koeman yang kini pindah ke Everton. Pemain Senegal Papiss Cisse juga telah bergabung ke Shandong Luneng dari tim terdegradasi Newcastle United awal bulan ini. Shandong merupakan salah satu klub papan bawah Super League dan menjadi salah satu dari dua tim yang terancam degradasi di Liga Tiongkok. Mantan bos Bayern Munich Felix Magath merupakan pelatih kepala klub tersebut. (kmb39/afp/ant)
Bali Post/afp
DIARAK - Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya di timnas Portugal diarak dengan menggunakan bus terbuka di pusat kota Lisbon, Senin (11/7) kemarin. Mereka disambut sebagai pahlawan setelah mengantarkan Portugal juara Piala Eropa 2016 dengan mengalahkan Prancis di final.
Deschamps yang sukses membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 sebagai kapten tim, gagal melengkapi koleksinya dengan Piala Eropa 2016 dengan status sebagai pelatih. Portugal membuyarkan ambisinya lewat kemenangan dramatis 1-0 pada pertandingan final di Stade France, Senin (11/7) dini hari. “Kekecewaan itu terjadi dan berpengaruh sekali. Kami memberikan kesempatan meraih juara itu lepas begitu saja dari tangan kami,” katanya usai kekalahan itu. Pria 47 tahun itu menolak untuk menyerah apalagi berniat mengundurkan diri. Selain kontraknya masih berjalan, membawa Prancis menuju putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia, juga menjadi
tanggung jawabnya. Ia mengakui pemain-pemainnya didominasi oleh perasaan kecewa atas hasil final di Paris itu. Tetapi generasi baru yang dipimpin penyerang haus gol Antonie Griezmann akan segera pulih kembali. “Pemain-pemain muda akan lebih baik lagi dan saya bangga dengan apa yang dicapai mereka,” katanya yang meyakini skuad Prancis sekarang lebih matang pengalamannya. Deschamps masuk dalam kelompok pemain dan pelatih yang sukses di event internasional karena memiliki penguasaan terhadap taktik pertandingan dan psikologi pemain. Sebagai kapten timnas pada 1998, ia memberi komando penuh di ruang ganti pemain dan mampu mengendalikan pemain karismatik seperti
Griezmann, Pemain Terbaik Piala Eropa 2016
Paris Penyerang Prancis Antonie Griezmann dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala Eropa 2016. Tim panel UEFA, Senin (11/7) kemarin menyatakan penyerang les Bleus itu layak menerima predikat tersebut meski timnnya menelan kekalahan 0-1 atas Portugal di babak final Senin lalu. “Antonie Griezmann menjadi ancaman di setiap pertandingan,” ungkap ketua tim teknis UEFA Ioan Lupescu yang memimpin tim panel. Pemilihan penyerang tersebut juga didasari pada kerjakerasnya untuk tim, kemampuan teknis, visi dan kemampuan dalam melakukan penyelesaian akhir serangan. Griezmann juga menghasilkan dua assist di laga sebelumnya yang membuktikan kemampuannya mengelola tim menuju kemenangan. Griezmann pantas mendapat label pemain terbaik karena dia juga produktif mencetak gol dan menerima trofi Golden Boot dengan koleksi 6 golnya di turnamen ini. Tim panel terdiri dari 13 orang pengamat yang di dalamnya ter-
dapat mantan pelatih Manchester United Alex Ferguson, sepakat memilih Griezmann sebagai pemain terbaik turnamen ini. Pemain berusia 25 tahun tersbeut untuk kedua kalinya menelan hasil buruk di event besar. Sebelumnya penyerang Atletico Madrid itu gagal membawa timnya meraih gelar juara Liga Champions setelah ditundukkan Real Madrid di final akhir Mei lalu. Di final, Real yang diperkuat penyerang timnas Porugal Cristiano Ronaldo menang adu penalti 5-3 setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan.
GP F1 Inggris
Skuad UEFA: Kiper : Rui Patricio (POR) Bek
Konstruktor 1. Mercedes 2. Ferrari 3. Red Bull 4. Williams 5. Force India
poin 335 204 198 92 73
: Joshua Kimmich (GER), Jerome Boateng (GER), Pepe (POR), Raphael Guerreiro (POR)
Gelandang : Toni Kroos (GER), Joe Allen (WAL), Aaron Ramsey (WAL) Penyerang : Antoine Griezmann (FRA), Dimitri Payet (FRA); Cristiano Ronaldo (POR)
1. Lewis Hamilton (Mercedes) 1:34:55,831 2. Max Verstappen (Red Bull) + 8,250 3. Nico Rosberg (Mercedes) 16,911 4. Daniel Ricciardo (Red Bull) 26,211 5. Kimi Raikkonen (Ferrari) 1:09,743 6. Sergio Perez (Force India) 1:16,941 7. Nico Hulkenberg (Force India) 1:17,712 8. Carlos Sainz Jr (Toro Rosso) 1:25,858 9. Sebastian Vettel (Ferrari) 1:31,654 10. Daniil Kvyat (Toro Rosso) 1:32,600
1. Nico Rosberg (Jerman) 2. Lewis Hamilton (Inggris) 3. Kimi Raikkonen (Finlandia) 4. Daniel Ricciardo (Australia) 5. Sebastian Vettel (Jerman)
Dalam daftar nominasi pemain terbaik, rekan setim Griezmann, Dimitri Payet serta Ronaldo juga masuk unggulan. Bek Portugal Pepe yang menunjukkan ketangguhan selama pertandingan final, Raphael Guerreiro serta kiper Rui Patricio yang membuat serangkaian penyelamatan, juga terdapat dalam daftar tersebut. Daftar tersebut minus penyerang Wales Gareth Bale. Tapi rekan Ronaldo di Real Madrid itu justru masuk dalam Skuad Tim Terbaik bersama rekannya Aaron Ramsey dan Joe Allen. (kmb37/afp)
Rosberg Terkena Penalti
Hasil Pertandingan
Klasemen Pembalap
Zinedine Zidane dalam sebuah tim untuk menjuarai Piala Dunia 1998 di negaranya sendiri. Ia kemudian pensiun dari laga internasional setelah Prancis mengoleksi gelar juara Piala Eropa 2000. Mantan pelatih timnas Prancis Aime Jacquet memuji kemampuan Deschamps itu. “Dia tahu bagaimana mengatasi masalah. Saat sebagai pemain dia menjadi pemimpin hingga akhirnya menjadi pelatih,” ujar Jacquet yang mengantarkan Prancis juara dunia 1998. Sebagai kapten tim, Deschamps memiliki jiwa kepemimpinan yang memudahkan pelatih merealisasikan strategi permainan. “Saya bisa pastikan dia mengontrol segala sesuatu dengan sempurna,” tambah Jacquet pada website FIFA.com. (kmb39/afp)
poin 168 167 106 100 98
Pembalap Mercedes Nico Rosberg.
Bali Post/rtr
Silverstone Keunggulan pemuncak klasemen Formula 1 Nico Rosberg atas rekan setimnya di Mercedes Lewis Hamilton kini terpangkas menjadi satu angka. Pembalap Jerman itu diturunkan dari posisi kedua ke posisi ketiga di Grand Prix Inggris, Minggu lalu, karena melakukan pelanggaran. Pengawas lomba, Senin (11/7) kemarin menjatuhkan penalti sepuluh detik kepada Rosberg karena mendapatkan bantuan dari timnya melalui komunikasi lewat radio. Ini merupakan pelanggaran terhadap peraturan karena pembalap seharusnya dibiarkan di trek dan tidak mendapat bantuan apa pun dari tim mekanik. Rosberg menyelesaikan balapan di posisi ketiga dibelakang sang juara Hamilton. Dia unggul unggul 1,3 detik atas pembalap belia Red Bull Max Verstappen yang menempati posisi ketiga posisi ketiga. Dengan penalti itu, Verstappen naik ke posisi kedua. Pada balapan kemarin, Rosberg mengalami masalah pada gearbox mobilnya jelang akhir lomba. Supaya bisa menyelesaikan balapan, tim mekanik lewat komunikasi radio menyarankan untuk tidak menggunakan gigi ketujuh. Aturan larangan memberikan bantuan teknis lewat komunikasi radio ini diberlakukan sejak awal balapan musim ini. Peraturan tersebut meski dianggap kontroversial itu tetap harus ditaati. “Yang utama, peraturan ini sampah,” ungkap bos tim Red Bull Christian Horner yang tetap setuju pembalap Mercedes itu dihukum karena melakukan pelanggaran aturan yang telah disepakati. (kmb39/afp/ant)
Bali Post/rtr
SERANGGA - Pertandingan final Piala Eropa 2016 diganggu oleh serbuan ngengat. Serangga itu menyerbu Stade de France setelah pekerjaan menyalakan lampu stadion jelang laga final antara Portugal melawan Prancis, Senin (11/7) kemarin. Tampak anggota komisi wasit UEFA Pierluigi Collina diganggu oleh serangga yang terbang di sekitar badannya.
OLAHRAGA
16
Selasa Pon, 12 Juli 2016
Usulan Logo dan Maskot AG Secepatnya Disampaikan ke Presiden Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menegaskan penyampaian usulan logo dan maskot untuk Asian Games 2018 Indonesia kepada Presiden Joko Widodo akan dilakukan secepatnya. “Ini baru hari pertama masuk, secepatnya kami akan menghadap Presiden untuk meminta waktu menyeleksi logo dan maskot yang kami usulkan,” kata Imam selepas acara halalbihalal di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Senin (11/7) kemarin. Logo dan maskot yang berjumlah tiga buah dan akan diusulkan ke Presiden Joko Widodo tersebut, lanjut Imam, akan dipresentasikan dan dijelaskan arti yang terkandung di dalamnya di hadapan pemimpin Kabinet Kerja itu oleh tim penyeleksi. “Sebelumnya kami sudah seleksi usulan logo dan maskot yang masuk menjadi tiga kandidat, setelah disampaikan ke Presiden tim penyeleksi akan mempresentasikan maksud dari lambang karya hasil seleksi,” ujarnya. Kendati demikian, Imam masih belum menyampaikan secara jelas kapan waktu pastinya penyampaian hasil seleksi logo dan maskot Asian Games, serta siapa saja perancang lambang dan maskot yang menjadi tiga terbaik tersebut. “Itu nanti akan kita umumkan siapa, dan untuk waktu diumumkan akan secepatnya,” ujarnya. Sebelumnya, Tim Panitia dan Seleksi Logo dan Maskot Asian Games 2018 Indonesia didampingi Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mempresentasikan kepada Menpora Imam Nahrawi hasil desain logo dan maskot Asian Games 2018 di Ruang Rapat Lantai 10 Graha Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Rabu (29/6) sore. Tim Panitia Seleksi Logo dan Maskot Asian Games 2018 telah menerima presentasi dari 11 nominator yang telah dipilih. Ke11 peserta ini adalah Visualiteit, Feat Studio, Nusae, Mendiola Design, Ramanda Hadi, Okular, Visious, Isdijono Chandra, Emir Hakim Design, Jed Creative, dan Mullenlowe Indonesia. (ant)
Tim Bulu Tangkis Olimpiade Jalani Karantina
Tunggal putri pelat nas Linda Wenifanetri menjalani latihan di PB Djarum Kudus.
Bali Post/net
Jakarta (Bali Post) -
Tim bulu tangkis Indonesia yang akan bertanding pada Olimpiade 2016 di Rio, Brazil mulai menjalani program karantina di pusat pelatihan bulu tangkis Djarum di Kudus, Jawa Tengah, mulai 11 hingga 16 Juli. “Kami akan melakukan simulasi Olimpiade nanti selama program karantina di Kudus. Atlet juga akan tinggal di asrama dan menyesuaikan diri sebagaimana jadwal bertanding di Rio,” kata Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk Olimpiade Rio 2016 Rexy Mainaky dalam situs remi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Senin (11/7) kemarin. Petenis Rusia Maria Sharapova.
Bali Post/ap
Sharapova Absen di Olimpiade Rio
Lausanne Pengadilan Abitrase Olahraga (CAS), Senin (11/7) kemarin menyatakan menunda selama dua bulan keputusan banding atas hukuman dua tahun terhadap petenis Rusia Maria Sharapova hingga September mendatang. Sidang kasus doping itu baru dibuka pada September mendatang. Dengan keputusan tersebut, Sharapova dipastikan absen dari Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil yang digelar Agustus nanti. Petenis 29 tahun itu terbukti positif menggunakan obat terlarang jenis meldonium saat sampelnya diambil pada penyelenggaraan grand slam Australia Terbuka, Januari lalu. Ia dijatuhi hukuman larangan bertanding selama dua tahun. “Maria Sharapova dan Federasi Tenis Internasional (ITF) sepakat untuk menunda keputusan CAS hingga September 2016,” isi pernyataan CAS. Kedua belah pihak sepakat untuk tidak mempercepat proses banding dan mendapat tambahan waktu untuk melengkapi dan merespons berkas pembuktian. “Jadi keputusan diharapkan baru bisa keluar pada 19 September 2016,” kata CAS yang juga memastikan bahwa Sharapova tidak bisa tampil di Olimpiade Rio. Sharapova sebenarnya berharap bandingnya bisa mendapat keputusan pada 18 Juli. Dengan demikian ia masih memiliki harapan bisa memperkuat tim tenis Rusia di Olimpiade Rio. Rusia sendiri partisipasinya di Olimpiade yang dibuka 5 Agustus mendatang, dalam tanda tanya. Tim atletik negeri itu dilarang tampil di pesta olahraga multi-event di Brazil karena diketahui sejumlah atletnya menggunakan obat terlarang. Laporan Media Sementara itu, Badan Antidoping Inggris (UKAD) melakukan investigasi atas laporan media bahwa dokterdokter di Kenya memberi obat-obat terlarang kepada atletatlet Inggris saat latihan di negara Benua Afrika itu. Sebuah rekaman tersembunyi yang diambil oleh wartawan Sunday Times memperlihatkan dua dokter Kenya dan seorang asisten yang mengaku bahwa mereka telah memberi atlet-atlet Inggris EPO, salah satu jenis obat terlarang. “Lembaga Anti Doping Inggris telah membahas buktibukti yang kami dapat dari Sunday Times, dan ini menjadi perhatian serius,” kata ketua UKAD Nicole Sapstead dalam sebuah pernyataan. “Kami telah memulai investigasi dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menguatkan bukti tersebut,” katanya. Surat Kabar Sunday Times mengatakan, dua dokter itu mengaku menyuntikkan EPO kepada seorang atlet Inggris dalam persiapan menghadapi sebuah kejuaraan besar. (kmb39/afp/ant)
Rico Persembahkan Perunggu di Rusia Denpasar (Bali Post) Salah satu petembak PON Bali I Kadek Rico Vergian Dinata mempersembahkan medali perunggu dalam kejuaraan menembak yang bertajuk Yukutsk Children of Asia 6th Internasional Sports Games di Rusia yang berakhir Minggu lalu. Sebiji medali perunggu yang direbut petembak asal Perbakin Kota Denpasar itu diraih di nomor air pistol 10 meter man. Medali emas nomor ini direbut Imankulov Eldar dari (Kazakhstan) dan perak direbut atlet tuan rumah Rusia Guriv Arsen. Dengan hasil ini, Indonesia hanya mampu membawa pulang satu medali saja lewat Rico Vergian Dinata dari Bali. Pasalnya, tiga petembak Indonesia lainnya yakni Fadilah, Melissa dan Chesa belum mampu membawa pulang medali ke Tanah Air. Pelatih Timnas Perbakin Indonesia I Made Sugiantara saat di Denpasar, Senin (11/7) kemarin mengatakan, dari empat petembak terbaik yang dikirim Indonesia, hanya satu petembak yang mampu membawa pulang medali yakni Rico. Meski hanya meraih perunggu, pihaknya menyambut positif raihan tersebut, mengingat persaingan hasil itu sudah maksimal melihat persaingan super ketat. “Hasil sudah sangat lumayan bagus untuk menambah jam terbang bertanding Rico sebelum turun di PON. Ini pengalaman yang luar biasa, untuk merealisasikan medali emas di PON nanti. Apalagi, Rico menghuni grade I, otomatis atlet yang menghuni grade I diproyeksikan medali emas,” ungkap Sugiantara yang percaya Rico sudah mampu bersaing dengan petembak andal dunia. (kmb41)
Rexy mengatakan bahwa setiap sektor pertandingan telah menentukan jadwal dan program karantina, termasuk sesi diskusi dengan psikolog olahraga, analisis video pertandingan, selain latihan fisik dan teknik. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI itu berharap setiap atlet dapat menjaga konsentrasi dan fokus pada program karantina menyusul waktu penyelenggaraan Olimpiade kurang dari sebulan. Sembilan atlet pemusatan pelatihan nasional PBSI mengikuti karantina Olimpi-
ade di Kudus. Mereka adalah Linda Wenifanetri pada sektor tunggal putri, pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pada sektor ganda putra, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari pada sektor ganda putri, serta pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto pada sektor ganda campuran. Empat sektor pertandingan itu akan didampingi masingmasing kepala pelatih yaitu Bambang Supriyanto pada sektor tunggal putri, Herry Iman Pierngadi pada sektor ganda
putra, Eng Hian pada sektor ganda putri, dan Richard Mainaky pada sektor ganda campuran. Selain program karantina di Kudus, wakil-wakil MerahPutih pada cabang bulu tangkis Olimpiade Rio 2016 itu juga akan mengikuti program karantina di Sao Paulo, Brazil mulai 28 Juli 2016. PP PBSI juga akan memberangkatkan sejumlah pemain yang menjadi lawan dalam latihan program karantina di Sao Paulo. Pemain-pemain yang akan mendampingi tim inti itu adalah Vega Vio Nir-
23 Pemain Ikut Seleksi Perseden Denpasar (Bali Post) Tercatat 23 pemain ikut meramaikan seleksi perdana, pembentukan tim Perseden Liga Nusantara (Linus), di Lapangan Kompyang Sujana, Senin (11/7) kemarin. Peserta didominasi pemain yang mempunyai jam terbang tinggi dan berpengalaman. Mereka antara lain Nyoman Rafik Armawan, Nengah Repot Sulendra, Agus Kayun Dwipayana, Anta Wijaya Mucin, Stevanus Made Deddy, Asep Tri Wahono, kiper Putu Dian Ananta, Heru Prasetyo, Agus
Wijaya, Ketut Sudi Artawan Katos, Aryo, Komang Bayu, Steven, Jhony, Ricky, serta Agus Arya Palguna. Pelatih Nyoman Ambara berharap pada seleksi berikutnya pada Rabu (13/7) besok, pemain yang mengadu nasib bisa bertambah. Bahkan, Ambara tak mau berlama-lama merekrut pemain mengingat waktunya sangat mepet. ‘’Kami pastikan seleksi ketiga pada Jumat (15/7) nanti, kami sudah bisa memutuskan mendepak mereka, sekaligus pembentukan tim definitif,’’
jelasnya. Alasannya, turnamen Liga Nusantara Provinsi Bali digulirkan akhir Juli, sehingga waktunya sangat mendesak. Karena itu, diharapkan peserta seleksi lebih banyak lagi, agar bisa memilih terbaik guna mengusung bendera Laskar Catur Muka. ‘’Saya ingin para pemain bisa menempati posisinya mulai lini belakang, tengah, dan depan. Namun, jika peserta seleksi tidak ada lagi, ya… stok pemain yang ada kami maksimalkan,’’ papar Ambara. (022)
Murray Tak Perkuat Tim Davis London Usai berhasil menjuarai grand slam Wimbledon, petenis Inggris Andy Murray kemungkinan tidak akan memperkuat tim Davis dalam pertandingan p e r e m patfinal melawan Serbia pekan ini. Namun, Murray berjanji a k a n menduk u n g rekanrekannya di Serbia. Murray yang mengalahkan Milos R a o n i c (Kanada) 6-4, 7-6(3), 7-6(2) di final, un-
tuk kedua kalinya menjuarai turnamen tenis lapangan rumput itu. Ia juga menjadi andalan Inggris di turnamen beregu putra Piala Davis seperti saat juara pada November lalu. Ini menjadi kemenangan pertama Inggris di turnamen ini dalam 79 tahun. Tim Davis Inggris yang dipimpin Leon Smith, juga diperkuat Jamie Murray, Kyle Edmund, Daniel Evans dan spesialais ganda Dominic Inglot. “Saya berbicara dengan Leon semalam saat makan malam bagi para juara. Saya juga akan meneleponnya setelah ini,” kata Murray dalam wawancara dengan jaringan televisi BBC, Senin (11/7) kemarin. “Saya sepertinya tidak bisa (bermain). Tapi meski saya tidak bermain, saya mungkin bisa ke sana bersama tim,” tambah Murray setelah tim Inggris berangkat ke Beograd, Senin pagi. Murray yang kini kembali dilatih Iavn Lendl mulai bulan lalu, juga telah menyatakan komitmennya untuk memperkuat tim tenis Inggris di Olimpiade Rio de Janeiro bulan depan. Di pesta olahraga musim panas ini, Murray berstatuskan sebagai juara bertahan setelah meraih medali emas di Olimpiade London 2012. Tuan rumah Serbia juga tidak diperkuat petenis andalannya Novak Djokovic. Petenis nomor satu dunia itu sebelumnya menyatakan akan absen di Piala Davis menyusul kekalahanya atas Sam Querrey di Wimbledon lalu. Di akhir grand slam Wimbledon, Inggris masih mendapatkan penghargaan lagi. Nomor ganda campuran menghasilkan pemenang pasangan Sunday Henri Kontinen dan Heather Watson. Pasangan gado-gado Finalndia dan Inggris itu menundukkan unggulan ke-24 Robert Farah/Anna-Lena Groenefeld 7-6(5), 6-4. (kmb39/rtr)
wanda pada sektor tunggal putra; Ricky Karanda Suwardi, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira, Hardianto, dan Mohammad Reza Pahlevi Isfahani pada sektor ganda putra; serta pasangan Ronald Alexander/ Melati Daeva Octavianti pada sektor ganda campuran. Junior Tim Indonesia tersingkir pada Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2016 setelah kalah dari tim Korea Selatan 1-3 pada putaran perempatfinal yang berlangsung di Bangkok, Thailand, Senin kemarin. Tim junior Merah-Putih tertinggal 0-2 pada parti ganda campuran dan tunggal putra. Pasangan atlet Amri Syahnawi/ Apriani Rahayu takluk dari ganda campuran Korea Lee Yu Rim Lee/Kim Won Ho dalam pertandingan selama 39 menit dengan skor 19-21, 16-21. Pada partai kedua yang mempertandingkan nomor
tunggal putra, wakil Indonesia Muhammad Zulkifli Ramadhani kalah dari Jung Soo Byun dalam tiga game 11-21, 21-17, 12-21 selama 62 menit permainan. Indonesia sempat mengejar ketertinggalan lewat Gregoria Mariska pada nomor tunggal putri. Grego mencuri kemenangan untuk tim Garuda atas wakil Negeri Ginseng Kim Ga Eun 17-21, 21-12, 21-16 selama 57 menit permainan. Peluang Indonesia untuk melangkah ke putaran semifinal tertutup setelah ganda putra Rinov Rivaldy/Muhammad Fachrikar takluk dari pasangan Kim Won Ho/Kang Min Hyuk. Rinov/Fachrikar kalah dengan skor 21-19, 13-21, 16-21. Indonesia harus angkat koper dari kejuaraan padahal pasangan putri Apriani Rahayu/ Jauza Fadhila Sugiarto belum sempat bertanding melawan pasangan Kim Ga Eun/Kim Hyam Im. (ant)
Bima Sakti Cup
Kejutan, Lucky Tundukkan Unggulan I Denpasar (Bali Post) Petenis asal Buleleng Lucky Valenci yang tidak diunggulkan justru mampu menumbangkan unggulan I Ananda Mahmi (Malang) Peringkat Nasional Pelti (PNP 37) dengan skor 8-0 di kategori U-12 pada hari pertama turnamen tenis junior Bima Sakti Cup IV/2016 di Lapangan Kantor Gubernur, Renon, Senin (11/7) kemarin. Atas hasil ini, Lucky melenggang ke babak delapan besar menghadapi Dewa Komang Gede (Badung). Enam petenis lainnya yang ke delapan besar yakni Aryael Wahyu (Buleleng) bertemu Made Surutra (Bangli), M. Ahsan (Denpasar) meladeni Gede Krisnaldi (Buleleng), serta Kevin Chandra (Buleleng) melawan Putu Agassi (Badung). Di sektor putri U-12 yang melaju ke delapan besar adalah Komang Gina (Buleleng) berjumpa Ni Nyoman Melina (Denpasar), Ni Putu Ayu (Badung) melawan Dewa Ayu Dyah (Gianyar), Ni Putu Sri Melia (Gianyar) meladeni Sinta (Bangli), dan Ida Ayu Eka (Gianyar) bertemu Grifith (Klaten). Untuk U-14 putri, petenis yang ke delapan besar adalah
Anggi (Jembrana) vs Manik (Denpasar), Desak Made Dwi (Badung) vs Ni Kadek Sukmayani (Denpasar), Raditha (Buleleng) vs IA Mahaputri (Denpasar), serta Desak Monika (Buleleng) vs AA Sagung (Denpasar). Kategori U-10 putri, Zoelfanka (Malang) menghadapi Kadek Hema (Gianyar) di perempatfinal. Peserta babak delapan besar ini adalah Ida Ayu (Denpasar) vs Ni Made Diah (Denpasar), Vina Surya (Bangli) vs Kimberly (Banyuwangi) dan Satya Rikayanti (Bangli) vs Lailatul Fajria (Banjarmasin). Ketua Panpel Cok Agung Aribawa menyatakan, pihaknya bangga sebab event ini sudah masuk Turnamen Diakui Pelti (TDP), dan diikuti 165 atlet dari berbagai provinsi. Bahkan, PB Pelti telah mengutus wasit Herta guna memantau selama penyelenggaraan. Dia berharap ajang ini dipakai menambah jam terbang petenis junior, serta diharapkan bisa membawa Merah-Putih mengikuti turnamen internasional. Di sisi lain, Wagub Ketut Sudikerta menyatakan ajang ini sebagai wujud pembinaan petenis junior di Bali. (022)
Bali Post/wan
JUARA - Petenis Inggris Andy Murray menjuarai tuanggal putra grand slam Wimbledon.
SERVICE -- Seorang petenis putri melakukan service pada hari pertama turnamen junior Bima Sakti Cup IV/2016, di Lapangan Tenis Dharma Praja Lumintang, Senin (11/7) kemarin.
Selasa Pon, 12 Juli 2016
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Mendesak!!!! Export-Import mbthkn Karyw/ti pnya Niat Krj tggi, tnp Pglmn. SMU/K max S1 u/pss.Driver,Gdg, Adm,kasir,staff,Acc,Spv,Asment Gaji tetap rata2 3-8jt/bln, Hub. HRD Jl.Cokroaminoto No.152B dpn Puskesmas Ubung.Berlaku 3Hr.Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 24 plmr pertama lgs krj tetap!
A.BP.001.07.16.0000383
**Job Opening for Villa Manager,Front Office Staff, Training H.K at Luxury ini Vie Villa in Legian hr@inivie.com / 082143136632
A.BP.001.07.16.0000375
Dcr Kry,Gj+Kms+Bns+BPJS Lam.PT PMA, Bedahulu XVII/7 Dps
B.BP.804.07.16.0000199
Dicari Guru PGSD,B.Ing, Ekonomi,Geografi dan Satpam, Kirim CV ke:hrdbsch@gmail.com Atau Jl.Tukad Badung No.88
B.BP.141.07.16.0000224
Dcr PRT Wnt Bs Naik Motor Tinggal Dalam Hub.085238127777
B.BP.164.07.16.0000232
Dcr Sec u. Hotel Surat Ket Sehat SKCK SMA Gada Pratama/ KTA Tinggi 165cm Umur 23-30Th Peng.2Th Lam ke Hotel Kumala Pantai Jl.Werkudara LegianKaja
A.BP.001.07.16.0000316
Dcr Bbrpa Spa Terapis u/di Ubud Hub BuKomang 081933017070
A.BP.001.07.16.0000332
*Dicari* Kitchen Staff* *Koki, Tukang Masak Western Food utk Resto Baru diUbud,Kirim ke bs. info11@gmail.com/H.03619081382
B.BP.164.07.16.0000231
!Bth Staf&Manager Money Canger baru buka di Petitenget pglm min 1th H: 081933100146
B.BP.166.07.16.0000241
BPR Pande Artha Dewata membu- !Dcr 4 Orang Marketing PengalaCari PRT Hub.Pak Dewa Dcr Koki Wanita Tnggl Dlm Utk Dcr Kyw/wati Rmh Makan Jln. tuhkan sgera:Kepala Kantor Kas, man utk Property H:08123680412 08123914782 Rumah Dps,Gaji 3Jt.Bisa Eropa Maruti Dps Hub:08339815422 B.BP.166.07.16.0000244 B.BP.004.07.16.0000215 Cina,Bersih&JujurSMS0816571027 AO,Kolektor.Min S1/SLTA, 085792623798 !Dcr Cepat Kasir utk Toko BatuCr Admin Perempuan SMU Toko B.BP.004.07.16.0000206 A.BP.001.07.16.0000342 Pria/Wanita Kirim CV ke Jl. bulan Gaji 2-3Jt,082146149155 Timur Jaya Jl.Imbo 252C Dps Dcr karyawati Spa (Therapist) Dicari 4 Waiter/ess yang Diponegoro No.162 Dps Telp. B.BP.164.07.16.0000221 A.BP.001.06.16.0002195 Sopir,dpt Gapok,Services,TranCekatan Murah Senyum (0361)223740 Fax.(0361)264236 !Dcr sgr tng Marketing krm ke Cr Cepat PRT di Biaung Dps Tmr sport,Makan,THR,Lembur Hub: dan Rajin Buat di Seminyak A.BP.001.07.16.0000323 PT Surya Krisna Pratama Jln. Bersih Rmh&Cuci H.081338528717 08123643426 / 08123641079 SMS Only : 081338384364 Dcr Admin Wnt SMA Bs Computer A.BP.001.07.16.0000378 Ry Kesambi Square Blok 3 & 4 A.BP.001.07.16.0000324 B.BP.004.07.16.0000204 Lamaran ke Buluh Indah 124 Dps Cr Krywan Cwok;Bag.Umum;min Kerobokan 0361-8450248 B.BP.164.07.16.0000220 SMA Kartika Elekt 0361-765446 B.BP.166.07.16.0000243 Dcr Karyawan Pria/Wanita SMU/ B.BP.154.07.16.0000217 *Receptionist,SPV&SpaTherapist Sederajat/Diploma KTP.SIMC utk Cr Krywt Min.SMP u/Handicraft Reborn Spa Jl.Sunset Ph:766744 Bag Teknis Lapangan.Oprator (Souvenir) Hub.087860992371 A.BP.001.07.16.0000398 Kasir & Contract Officer,Pas: A.BP.001.07.16.0000340 Balizenvila Segera Cari Cr PRT Dgl Dlm,Pglaman Msak, Gaji UMR,Trnasport,Bonus, Receptionist & Housekeeping Jg Ank,Max 35Thn,1,5/1,7Jt/Bln Tunjangan Kesehatan Termasuk Pengalaman Usia Max.30 Gaji Panjer 081222108858 Anak Istri Lam ke CV.Gong +Tunjangan Diatas UMK Hub.Jl. B.BP.004.07.16.0000201 Dewata Tlp.722709/728443 Umalas 1 No.22 Hp.081338540666 Cr Pembantu Gj1,5 yg anter dpt A.BP.001.07.16.0000343 A.BP.001.07.16.0000361 kms 500 T.488315/487706 Sgr Dcr Krywn Cuci Mbl Gaji 1,1Jt Bella Vista Supermarket MemA.BP.001.07.16.0000379 Dpt Mes,Renon,Cp,087862987976 butuhkan Karyawan/Karyawati; Cr SPG Counter Perhiasn utk RaB.BP.141.07.16.0000229 SPG Pria/Wanita;Kasir. Kirim CV mayana&Tiara Gatsu Hub.223516 Dibthkan SPG Butik di Dps,Wake Jl.Padma Utr No.2B Legian A.BP.001.07.16.0000373 nita min SMU Tlp.081805550749 B.BP.154.07.16.0000234 Cr Sgr Tkg Jahit Garmen,Tukg A.BP.803.07.16.0000366 Bth Pemetik Buah Australia,GaBersih2 & Satpam Vila Pribadi PT.Fuji Home Japan Cr:Arsitek ji 32Jt,Biaya 8Jt,082247699000 Hub.081116116173/081805503545 Accounting &Estimator Peng.Min A.BP.001.07.16.0000389 B.BP.004.07.16.0000208 3Th,Upah Special u/yg bs B.Jpn Bth SPG Penempatan Kuta Usia Cr Sopir Mrkp Tng.Angkat Beras Disiplin,Jujur & BrtggngJwb,H. 18-35Th,Pnpmln Menarik,Jujur, 4723564/info@fujihomejapan.com Rajin Hub.Sandy 085264666166 Jl.Cargo Max 30Th,085100866177 B.BP.141.07.16.0000222 A.BP.001.07.16.0000408 A.BP.001.07.16.0000228 Cr Tng Wnt Srius Kerja u/Catering PT.Fuji Home Japan Cr:MarkeBth Staf Akademik&Pengajar Fis G.Catur IV/30, 085737366783 ring &Peng.Proyek Pglmn Min 3Th (S1) Hub 0361 974395 Segera! A.BP.001.07.16.0000405 Upah Special u/yg bs B.Jpn,Dpt A.BP.014.07.16.0000362 CrKywti17-22Th.MSWord&ExclSimC Bth Tng Kaki5 Area Dewi Sri U.Bensin+U.Pulsa(Jjr&Disiplin) GjAwl1,5Jt/Bl,Pnjr085792224440 Kuta.Sore ke Malam.Niat Kerja B.BP.004.07.16.0000203 4723564/info@fujihomejapan.com A.BP.001.07.16.0000410 Dcr Cleaning Srvc&Tkg Plumbing Tgg Jwb,Jjr Tel.081231000899 Dcr Reservation,FO staff for Dcr Kry Adm Garment Sanur Rossa Salon dan Spa Membthkan B.BP.004.07.16.0000207 Tlp081803080660 CleanUp Center Hotel di Ubud Hub:081238943342 Dcr 3 PRT;3Tk Kbn,Sopir,Satpam A.BP.001.07.16.0000321 Karywti Brpnglaman/tdk Jl.Tkd 0361-289490 08123806748 A.BP.001.07.16.0000235 Dcr Kary utk Ctrg Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh A.BP.001.07.16.0000330 Batanghari No.113, No Tlp. Dcr Salesman/Girl,Oli/Busi NGK Hub.087861207988 081316110053 / 081369258066 II/21X Kerobokan 736353/4731979 Dibutuhkan Pegawai Toko Ice A.BP.001.07.16.0000369 B.BP.154.07.16.0000187 A.BP.001.07.16.0000320 Gj 8-10Jt Jl.Bedahulu IV No.12 Cream di Sanur Umur 20-35Th A.BP.001.07.16.0000267 Dcr Admin Bs Computer&Bahasa Dcr Karyawati Salon Pengalaman Cook,Helper,Waitress, Tidak Menerima yg Msh Kuliah Dibutuhkan tmt SMK Teknik u/ Gaji+Bonus 2,5Jt Smpi 4Jt+Mess Inggris,Punya Spd Motor Wanita New Japanese Resto di Pantai Hub.081238515588 di RS Hub:081236922326 Ditanggung Hub.081915670217 Hub.082237466110 Berawa Canggu HP.081 836 8846 A.BP.001.07.16.0000260
A.BP.001.07.16.0000364
A.BP.803.07.16.0000367
A.BP.001.07.16.0000358
A.BP.001.07.16.0000368
Dibutuhkan:Brch Mgr:Pria,Min Dcr sgr Tnga Gudang, Supir, Satpam DIII,max45th,SIM A,Peng di bi- Syarat:SMU/SMK,pria,blmmenikah. dang Jasa Pengiriman/Kurir/Cargo Lam ke KKB, Jl Kepundung No. 61A A.BP.001.07.16.0000363 Keuangan:minS1 Acc Max35.OperaDps/email: Dcr Segera! General Suplier kkb_jobvacancy@yahoo.com sional:min SMA,Max30thn.Kirim G.01 Horeka:Staff Marketing,Driver lamaran ke:PT.Eka Sari Lorena: Peg.Laki Srbutan SMA,SIM C,Jl. Lks Gatsu Brt.SMS 085100572182 Jl.By Pass Ngurah Rai No.502 A.BP.001.07.16.0000385 Gatsu Tengah 322 Dps T.423488 Sanur Denpasar 80228.Atau krm A.BP.001.07.16.0000351 Dcr Sopir L300 Box,Helper,Prod ke:recruitment@esl-express.com Persh Nasional Segera Cari Food,Kolektor,Marketing,Off A.BP.001.07.16.0000194 3 Orang Kurir Motor Tamat SMU Btbulan 466935,085103012935 Dicari Karyawati Salon Hub. A.BP.001.07.16.0000329 Usia Max 25Th Gaji+Tunjangan 081999303763 Jl.Buluh Indah Dcr Tng Srabutan W/Suami Istri diatas UMK Hub.PCP Ry Sesetan A.BP.001.07.16.0000344 Hb.081338744388 / 087861722648 337 Dps Tlp.0361 710021 Dicari Krwy Sopir SIM A dpt A.BP.001.07.16.0000400 A.BP.001.07.16.0000356 Mes.Lmrn ke Jln Tegalwangi II Dcr Tukang Masak&Penjga Kantin SJPool Mmbutuhkan Tenaga Kerja Gg.Ratnasari No.10 Sesetan Fas Tgl,Mkn Dlm Hb:08569836050 u/Gudang yg Kuat,Jujur,Serius, A.BP.001.07.16.0000365 A.BP.001.07.16.0000384 UletBekerja dn Bertanggung Jwb Dicari Sopir Hub.Celebriti Bakry Dcr Waiter&Bartender,Ari Putri 081999043034/081338188144 Hub:081239382345/sinarjayapool Hotel Sanur.081353222828 B.BP.166.07.16.0000245 bali@gmail.com A.BP.004.07.16.0000250 A.BP.001.07.16.0000382 Dicari:Kepala Toko & SPG/SPB Dcr Waitress Hub.Oka’s Bakery& Staff Rentcar lam Jl.Werkudara Bawa Lamaran Langsung ke Cafe Tlp.8445357/08123906132 104 Legian Kaja Amerthadana BTC Mobile Phone A.BP.001.07.16.0000261 Dp Cykel K Dcr sgr karywn/ti u/RM.Babi GuJln.Teuku Umar No.77 B.BP.004.07.16.0000212 A.BP.001.07.16.0000347 ling,Gj menarik,H.087861157778 The Gangsa Private villa by A.BP.001.07.16.0000273 Dicari:Pengempu Tinggal Luar, Kayumanis is looking for F&B Dcri Karyawan utk Jaga Toko untuk daerah Ungasan,SeninService Supervisor.Pls send cv Jl.Veteran 27D T.227780 Sabtu Jam 7.30 Pagi-5.30 sore, A.BP.001.07.16.0000341 to hr@thegangsa.com Telp/SMS 081-337507588 Dcri PRT Luar/Dalam Lksi Sanur A.BP.001.07.16.0000399 B.BP.004.07.16.0000209 Gji 1-1,2Jt Hub:081916537988 Ubud Rest.Waiter/Ress,Cook,Bar Dicr Sopir Ambulance u/Klinik A.BP.001.07.16.0000372 Hub.0361-751981 dekco@dekco.com SMS 0811399375 B.BP.154.07.16.0000235 Dibutuhkan: Pengemudi:Min SMA, B.BP.004.07.16.0000240 SIM A/B I,Max 35thn,Mengetahui Kabag Dana u/Koperasi Pengalmn Urgently Needed Pool Staff miKerja di BPR/Koperasi/Asuransi Wil Dps&Sktr. Kurir Motor:Min nimum 1 year experience in same 081337380202 SMA,SIM C,Max 35Thn,Mengetahui Gaji+Bonus TinggiA.BP.001.07.16.0000393 position please send your CV Wil Dps&Sktr.Kirim lamaran ke: Karyawati min.SMA 081338251999 to hrd@bluepointbayvillas.com PT.Eka Sari Lorena: Jl.By Pass B.BP.154.07.16.0000218 u.Customer Service & Marketing Ngurah Rai No.502 Sanur DenUrgently Needed: Fotografer pnglmn/Desain Grfis Asst Mgr,FO,Spa Therapist, pasar 80228. Atau kirim ke : A.BP.001.06.16.0001142 Security,Kitchen Staff,Pls recruitment@esl-express.com La Monde Resto need,cook,cook A.BP.001.07.16.0000195 Send CV to:kesempatan.lowongan helper,Dw Waitress, Barista, .kerja@gmail.com & Walk in PRT TglDlm Gaji1,750 Jujur Rasend CV direct to Jl.Padma interview Call 0811394818 jin KTP Hub.Sgra 081287191221 Utara No.2 Legian Dcr Security,HK,Admin,Bw CV ke Ktr Siaga 86,Jl.Pendidikan No.62 Dps,T.710644,Hp.081316361234
B.BP.154.07.16.0000182
A.BP.001.07.16.0000349
B.BP.004.07.16.0000211
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Jl Rmh Nuansa Kori VII/I Dps LT.178m2 Hub.08236286222
DAIHATSU
Taft GT’87 Hitam Ban Besar33 4x4 AsliBali 53JtNg 08123964757
A.BP.001.07.16.0000406
Feroza Th’1997 dan Motor KLX Th’2015 Hub.08123985475
A.BP.001.07.16.0000325
Terios Adventure Will’15 Putih AsBali Bs Tkr,085100856999 Prbd
B.BP.141.07.16.0000225
HONDA
Jazz RS’13 Matic Putih DK Istimewa Low KM 0818-0561-3699
A.BP.001.07.16.0000401
Mobilio Putih E-CVT 2015 Matic Ninja F1 2013 Hub.081236286222
A.BP.001.07.16.0000381
NISSAN
Terano Htm 97,Rover 95,Charade 91,Mercy C180 Htm,081807779807
A.BP.001.07.16.0000374
SUZUKI
Karimun GX’05 Htm Ban+Smst Br Tgl Pake 69Ng,085100478834 BUC
B.BP.141.07.16.0000230
Pick Up’2011 Biru Jl.Batukaru Gg.Padang I/3 081353361761 A.BP.001.07.16.0000331
Splash’13 Putih DK Mnl Trwt Baik 0821-4632-7494 Ng.124 A.BP.001.07.16.0000402 TOYOTA
APV’13 Luxury Matic asDK Putih Tgn1 Bisa Tukar,082342490222
Agya G Putih’14/106,Ayla X’15 101,Vitara’06 TT,087860856999
Futura PikUp Htm Th 2015 Akhir H.80Jt 082340377111 TT
Avanza G 11 VVTi silver istimewa DK Dps prbdi085100979567
B.BP.164.07.16.0000228
A.BP.001.07.16.0000359
B.BP.141.07.16.0000227
B.BP.166.07.16.0000247
AvanzaG14Pmk Pth(157),Fortuner Disel,AT’11(257),081999750009
A.BP.001.07.16.0000397
Hardtop’80 Srt lgkp B33 Br Brg Istw 147Ng Sading,081338633511
A.BP.001.07.16.0000403
DIJUAL RUMAH Rmh Baru Jadi S.Huni 85m2 IMB T60 Pengilian Dlg,082147454248 B.BP.164.07.16.0000226
Jl Nusa Kambangan 4KT,3KM,Luas 1,5Are Lt2 Hub:085101407080
A.BP.001.07.16.0000395
BIRO JASA
PELUANG BISNIS
DIJUAL TANAH Djl Tnh 1,33Are(10,5x13,5m) A.BP.001.07.16.0000380 Komplek Graha Permai Cica Rmh Jl Bali Clif III&Tnh Jl. Abianbase,Badung(Pnggr Jln) Toyaning Ungasan,082236929394 A.BP.001.06.16.0002251 Hub.081236061234/081239680680 A.BP.001.07.16.0000326 DISEWAKAN RUMAH !!!Tnh 1Ha Sinaran Surga Karma Dikntrk Rmh 3Kmr Tdr,2Kmr Kandara view Laut 087770077777 A.BP.001.06.16.0001785 Mandi,Ruang Tamu,1Dapur Almt 15A Jl.Utm Rangdu Seririt 150Jt/A Jln.Penyaringan Gg.kadal No.9 cck SPBU/Toko 081338708444 Sanur Kauh Hub.081999936491 A.BP.001.07.16.0000355 A.BP.001.07.16.0000348 BU Tnh 2Are Pengulon PLTU Dikont Rmh 2Lt LT 2,7A 3KT+KM Singaraja 50Jt/A 081239701777 A.BP.001.07.16.0000350 Dlm+AC+Kmr Pmbntu H.0811399063 Jual Tanah L.1,5Are Jl.Kutat A.BP.001.07.16.0000396 Lestari Sanur H.081236855640 Dktrk Rmh Jl.Gn.Talang Dps 2KT, A.BP.001.07.16.0000297 1KM,1RTm. 13Jt/Th 081338708444 Tnh Murah diBlumbungan 2Are BU A.BP.001.07.16.0000354 L.Strategis 085935366064 A.BP.001.07.16.0000388 DICARI BANGUNAN !Dcr sgr Bangunan area KeroboDISEWAKAN TANAH kan/Dps luas min 2500m2 ada IMB Dikontrakkan Tanah 28Are cck dg Fungsi pembuatan perhiasan/ u/Villa Pegending,082147454248 B.BP.164.07.16.0000223 pabrik/industri bonus menarik Dikont Tnh 14Are Jl.Cargo Dps uang tunai yg beri informasi Bks Gudang Hub.082145355252 dg kreteria sesuai penyewa Hub A.BP.001.07.16.0000299 Dayu 08170759563 Email: Disewakan Tanah Lok.Jimbaran dayu.sadwati@bonofactum.com Hub.08563734043/082340016498 B.BP.166.07.16.0000242
SERVICE
A.BP.001.07.16.0000049
SERVICE
Menerima Gbr Design Rumah,Ruko PENGUMUMAN Villa,Gudang.+ Jasa Konstruksi Dalam Rangka 100Tahun SD Negri Hub.Home Design,088219303951 A.BP.001.07.16.0000371 Wongaya Gede 16 Agt 2016 Partisipasi Alumni Sangat Kami HarapRUPA-RUPA kan Kontribusi ke Rek 044.02. 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% 02.40860-2 AN I Nengah MadiasH.087861895055 / 081238979088 tra Bank BPD Bali Kep.SD Sekarang B.BP.164.07.16.0000219 Sekaligus Penanggung Jawab Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Acara. Bisa Hub:081353231368/ T.085337370228 / 412815 A.BP.001.07.16.0000096 085237218265 Deposito Koperasi 100Jt Gratis A.BP.001.07.16.0000386 DISEWAKAN TOKO 081337380202 Dikont Toko Jl.Pengubengan Scoopy Bunga 11% KEHILANGAN A.BP.001.07.16.0000394 Kauh Kerobokan Hb.081337070119 Djl Saham Spa 20-50% Lok.Kota Hilang KP CV.Udyana Sari Trans A.BP.001.07.16.0000407 Dps Bs Tkr Tnh,Mbl,Rmh 16 Room DK 1783 BS,DK 790 KS,DK 1927XS Over Kontrk,Toko Sandl,Sptu, VIP Djamin Cpt Kmbali Mdl!Garan- DK 740 KS,DK 756 AS,DK 1658 CS Tas H:081236094724 (Zendra) B.BP.004.07.16.0000205 si! Akta Notaris! 082144009406 DK 1779 GS,DK 733 IS,DK 1995GS A.BP.001.07.16.0000352 DIJUAL RUKO DK 9011 FS,DK 972 ES,DK 1425LS General Contractor+Interior !Djl Ruko Lt2 LT68m2 Jl.Muding DK 1309 KS, DK 944 CS Hp.085237056128 Windu Kaja Gn Sanghyang 081933100146 A.BP.001.07.16.0000249 A.BP.001.07.16.0000318 B.BP.166.07.16.0000246 Hilang Sertipikat Tanah SHM No Terima Kredit Korden TT/Servis Djl Ruko Baru Lt3 Lok Panjer 354,Luas 1500m2,Letak Desa Hrg.1,7M Nego Hub:08123817965 Sofa,Spring Bed H.085100894644 A.BP.001.07.16.0000300 A.BP.001.07.16.0000387 Canggu,An.Ni Nengah Cibleng A.BP.001.07.16.0000196 BIRO JASA ARSITEKTUR Hlg BPKB No.H 09734088-O DK 21 Saya Siap Digaji 450.000/Bln u *Arsitek bangun/Renov,Rmh,Ruko 04AW an.Jansen R Saragi Napitu Urus Pajak(Bln/Thn)08113893027 Kos 1,5Jt/m2-081237909096 PENGUMUMAN
B.BP.154.07.16.0000236
SERVICE
A.BP.001.07.16.0000370
KOMPUTER
A.BP.001.07.16.0000345
Tlh Hlg Buku Keur DPR 78105 DK 786 AS Hub.751223
A.BP.001.07.16.0000377
RUPA-RUPA
SPA
INTERIOR
EKONOMI
18
Selasa Pon, 12 Juli 2016
70 TAHUN BNI SINERGI KEMBANGKAN NEGERI GELARAN KISAH SUKSES MITRA BINAAN BNI Warung Mina
Dari Kolam Pancing, Jadi 10 Warung Makan
TAK disangka, hanya mengelola kolam pancing keluarga di daerah Peguyangan itu kini I Wayan Agus Setiawan, pemilik Warung Mina, telah berhasil mengembangkan usahanya menjadi warung makan ternama di Kota Denpasar. “Di tengah-tengah kegiatan memancing, para pelanggan banyak kebingungan menanyakan di mana ada warung makan terdekat. Dari pertanyaan tersebut akhirnya muncul ide membuat warung makan kecil,” ujarnya. Kelihaian ibunda Wayan Agus Setiawan dalam meracik bumbu membuat warung tersebut semakin ramai dikunjungi. Pembenahan-pembenahan dilakukan mulai dari lay out rumah makan, sistem dan persiapan para pelayannya, akhirnya dia memberikan nama Warung Mina untuk rumah makan pertamanya di Peguyangan. Menu utamanya ikan. Sampai pada akhirnya dia sukses membuka 10 outlet Warung Mina di Bali dan Lombok.
Orang Bali penggemar ikan dapat menikmati suguhan aneka menu olahan ikan di Warung Mina Peguyangan, Renon, Dalung, Ubud, Legian (3 outlet), Seminyak (2 outlet) dan satu lagi di Lombok. BNI sendiri, menurutnya, tidak hanya sebatas hubungan antara bank dengan nasabah, tetapi lebih dari itu terjalin relasi kerja sama yang baik antara Setiawan dengan staf-staf dan pimpinan BNI. *
Rupiah Menguat 83 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Senin sore bergerak menguat 83 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.109 per dolar AS dibanding posisi terakhir sebelumnya 13.192 per dolar AS. Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, disahkannya RUU Pengampunan Pajak masih menjadi sentimen positif bagi rupiah yang kembali berapresiasi
terhadap dolar AS. “Kebijakan itu membuka peluang dana repatriasi di luar negeri akan masuk ke dalam negeri yang akhirnya dapat menjaga pertumbuhan ekonomi domestik,” katanya. Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menambahkan, spekulasi pelaku pasar terhadap ekonomi domestik setelah kebijakan pengampunan pajak cukup positif, sehingga membuka kecenderungan menguat bagi rupiah. (ant)
Bali Post/ant
PECAHAN RUPIAH - Petugas Bank Mandiri menghitung pecahan uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Jakarta, Jumat lalu.
Produk The Sister
Indah Asri Dried Flowers
Diminati ”Wholesales” di Negara Mode Bunga Kering Bisa Jadi Barang Komersial
MADE Suciati pemilik The Sister, usaha yang bergerak di bidang produksi garmen dan perdagangan pakaian jadi dan cushion, tidak begitu saja menuai sukses. Sebelumnya ia hanyalah karyawan yang bekerja di toko pakaian milik orang asing tahun 2002, hingga dipercaya menjadi manajer toko tersebut. Sampai akhirnya pada tahun 2008, si bos meninggalkan Bali dan ia pun memutuskan mengambil alih toko tersebut. Bekerja sama dengan salah satu saudara perempuannya, Suciati mulai melirik cara memproduksi pakaian dan cushion. Desain yang diciptakan sendiri terinspirasi dari beberapa majalah mode, menjadikan produk garmennya diminati pelanggan-pelanggan wholesales di Australia, Spanyol, Prancis dan negara-negara mode lainnya. Salah satu pendukung kesuksesannya adalah BNI. BNI sudah tidak asing lagi buatnya dan keluarganya, karena ia dan keluarganya sudah menjadi nasabah BNI sejak tahun 90-an, hingga saat ini. Termasuk saat ia membutuhkan support financial untuk memperbesar size usaha, BNI sangat membantunya. *
INDAH Asri Restuastuti Kardha, pemilik Indah Asri Dried Flowers, menjadi salah satu mitra BNI. Awal usahanya saat membantu hobi orangtuanya menghias rumah dengan bunga-bunga kering, akhirnya tahun 2001 mencoba ikut pameran di ajang Pesta Kesenian Bali. Ternyata animo masyarakat terhadap kerajinan bunga kering sangat luar biasa. Stok bunga kering yang dibawa selama pameran, dalam waktu dua minggu sudah hampir habis terjual. Berbekal pengalaman tersebut, akhirnya ia dan orangtuanya menekuni bisnis ini. Memanfaatkan limbah tanaman yang sudah tidak terpakai, seperti akar, ranting, daun kering, biji, kelopak bunga dan buah, ditambah dengan kreativitasnya mampu menyulap limbah tanaman menjadi komoditas yang bernilai seni dan mendatangkan keuntungan. Awet, cantik dan ramah lingkungan, kesan itulah yang diciptakannya untuk para kaum wanita yang mendambakan interior rumah lebih cantik. Baginya BNI tidak hanya dikenal dalam satu
dua tahun ini, tetapi ia sudah menjadi nasabah BNI sejak zaman ibu kandungnya masih aktif berwirausaha dan juga merupakan nasabah BNI. “BNI sangat membantu dalam hal promosi, pemasaran dan permodalan,” ujarnya. *
Investor Tunggu Pengampunan Pajak
Pasar Tak Terpengaruh Gugatan
Jakarta (Bali Post) Analis pasar modal mengatakan investor saham di dalam negeri sedang menanti peraturan turunan dari UU Pengampunan Pajak, sehingga dapat dengan cepat memutuskan pilihan investasinya. “Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan PP (Peraturan Pemerintah (PP) itulah yang justru sedang kita tunggu. Begitu aturan teknisnya keluar, pasar dan pemilik modal akan segera siap-siap melakukan kalkulasi investasi,” ujar analis First Asia Capital David Nathanael Sutyanto di Jakarta, Senin (11/7) kemarin. Setelah peraturannya terbit, lanjutnya, maka potensi berinvestasi di dalam negeri akan menjadi menarik yang akhirnya dapat mendorong pertumbuhan industri pasar modal Indonesia yang dapat dilihat dari pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). “IHSG BEI akan bertahan di atas level 5.000 poin. Kebijakan tax amnesty bisa menjadi bahan bakar untuk bertahan di level itu. Sebelumnya kan tanpa ada tax amnesty IHSG berat untuk mencapai level itu,” katanya. Terkait adanya rencana
gugatan peninjauan kembali Undang-undang Pengampunan Pajak ke Mahkamah Konstitusi, David Nathanael Sutyanto menilai pengaruhnya relatif rendah karena potensi MK memenangkan gugatan itu kecil. “Gugatan ke MK tidak mudah, judicial review juga butuh waktu. Kalaupun gugatan itu menang, bisa jadi keputusan gugatannya setelah programnya selesai. Jadi bagi saya tidak pengaruh bagi pasar,” katanya. Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan pasar modal Indonesia siap menjadi garda terdepan dalam penyerapan dana repatriasi dari hasil kebijakan pengampunan pajak. “Berbagai instrumen investasi pasar modal tersedia untuk menampung dana repatriasi, seperti saham, efek bersifat utang, sukuk, unit penyertaan reksa dana, efek beragun aset (EBA), dan dana investasi real estate (DIRE),” paparnya. (ant)
Bali Post/ant
PERADI MENGGUGAT - Peradi mengajukan gugatan UU Tax Amnesty. Ketua Umum Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Marlo Sitompul (kedua kanan) bersama Direktur Utama Yayasan Satu Keadilan (YSK) yang juga Sekjen Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Sugeng Teguh Santoso (tengah), bersama advokat Abdul Kadir (kiri, ke kanan), Paskaria Maria, Leni Indrawati, Pilipus Tarigan, Husul Wibawa memberikan keterangan pers terkait gugatan Undang-undang Penghapusan Pajak ke MK, Jakarta. Peradi atas nama publik menggugat Undang-undang Penghapusan Pajak atau Tax Amnesty ke Mahkamah Konstitusi terkait pengampunan orang yang tidak mau membayar pajak.
19
Selasa Pon, 12 Juli 2016
Tertarik Menyandera WNI Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Diambil Keluarga Semarang (Bali Post) – Jenazah pelaku bom bunuh diri di Markas Polresta Surakarta, Nur Rohman, diambil oleh keluarganya di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, Senin (11/7) kemarin. Jenazah Nur Rohman diambil secara langsung oleh istrinya, Siti Aminah, yang didampingi sejumlah kerabat serta anggota Tim Pembela Muslim. Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Semarang Komisaris Besar Didiet Setyabudi menyerahkan langsung jenazah kepada istri Nur
Rohman yang disaksikan anggota Tim Pembela Muslim. Didiet menyampaikan jenazah Nur Rohman telah resmi diserahkan ke pihak keluarga. ‘’Tadi diserahkan langsung ke istri dan disaksikan oleh pengacaranya,’’ katanya. Pihak keluarga, katanya, menyampaikan terima kasih karena rumah sakit telah merawat jenazah Nur Rohman. Sementara itu, istri Nur Rohman, Siti Aminah, langsung menuju mobil yang mengangkut rombongan
tersebut untuk kembali ke Solo. Jenazah Nur Rohman diangkut dengan mobil ambulans bertuliskan Masjid Baitul Amin. Sebelumnya, bom bunuh diri mengguncang Markas Polresta Surakarta pada Selasa (5/7) pagi. Dari keterangan kepolisian, pelaku yang tewas dalam kejadian itu bernama Nur Rohman (31), warga Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Satu polisi terluka dalam peristiwa yang terjadi sehari menjelang Lebaran 2016 ini. (ant)
Bromo Erupsi
Bandara di Malang Tutup Jakarta (Bali Post) – Erupsi Gunung Bromo di Probolinggo, Jawa Timur, terjadi Senin (11/7) kemarin. Abu vulkanik yang mengarah ke barat dan barat daya menyebabkan Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang, ditutup, kata Kapusdatin Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho. ‘’Hujan abu vulkanik tipis di sekitar bandara menyebabkan pihak otoritas bandara menutup semua aktivitas penerbangan dari Senin pukul 11.00 WIB hingga Selasa (12/7) pukul 09.00 WIB,’’ kata Sutopo le-
wat keterangan tertulisnya, Senin kemarin. Dia mengatakan Gunung Bromo pada Senin pagi secara visual cuaca cerah-mendung, angin tenang, suhu 9-20 derajat Celsius. Asap kawah teramati kelabu kecokelatan sedang-tebal, tekanan lemah-sedang, tinggi asap berkisar 300-1.200 meter dari puncak kawah ke arah barat-barat daya. Berdasarkan pengamatan Pos Gunung Bromo PVMBG, secara seismik tremor amplitudo maksimum 1-5 mm dominan 2 mm, artinya po-
Izin Lokasi
Dari Hal. 1
Pihaknya memperkirakan Menteri Susi bakal memberikan jawaban untuk memperpanjang atau tidak izin lokasi tersebut pada Rabu (13/7) atau Kamis (14/7) ini. Sedangkan pada tanggal 1 Juli lalu, Pasubayan Desa Adat sudah mengirim surat penolakan perpanjangan izin lokasi kepada KKP. ‘’Kalau disetujui berarti izin lokasi bisa diperpanjang sampai 2018. Kalau ditolak, maka proyek reklamasi dan amdal otomatis berhenti karena tidak ada dasar hukumnya. Kalau tidak dijawab, maka Menteri otomatis setuju,’’ jelasnya. Itu sebabnya, kata Gendo, aksi tolak reklamasi kembali dilakukan hari Minggu lalu untuk mendukung Susi Pudjiastuti menolak perpanjangan izin lokasi. Di Jakarta sendiri, tim ForBALI terus memantau jawaban dari Menteri. Pada intinya, Menteri diharapkan dapat memberikan penjelasan resmi, apa pun sikapnya. Anggota DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana berkeyakinan demi menjaga kondusivitas masyarakat Bali, Menteri atas nama pe-
merintah RI wajib menjawab surat permohonan yang diajukan investor. Jangan sampai pemerintah terkesan melempar batu sembunyi tangan. ‘’Dan hingga saat ini saya masih berkeyakinan Presiden Joko Widodo akan sangat bijaksana dalam membuat keputusan yang akan menentukan nasib masyarakat dan budaya Bali ke depannya,’’ ujarnya seraya berharap pemerintah RI memutuskan sesuai dengan keinginan rakyat Bali. Sementara itu I Made Wijaya, anggota Komisi II DPRD Badung, mengatakan tidak ada pilihan lain bagi Menteri Kelautan dan Perikanan selain berpihak kepada rakyat Bali. Caranya, tidak memperpanjang izin lokasi reklamasi tersebut. ‘’Kalau izin lokasinya diperpanjang berarti perjuangan akan makin berat. Karena itu, ini kesempatan bagi kita masyarakat Bali untuk mendorong dibatalkannya rencana tersebut. Ibu Susi harus memihak rakyat Bali,’’ ujar Wijaya yang juga Bendesa Adat Tanjung Benoa, Senin kemarin. Alasan Wijaya agar permohonan itu ditolak, pertama; secara lingkungan sudah
tensi erupsi kecil dengan membawa material abu vulkanik tipis masih akan berlangsung. Status Gunung Bromo, katanya, tetap waspada (level II). Rekomendasi PVMBG dalam status waspada, masyarakat di sekitar Bromo dan termasuk pengunjung, wisatawan dan pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius satu kilometer dari kawah aktif Bromo. ‘’Gunung Bromo tetap aman untuk wisata asal tidak melakukan aktivitas dalam radius satu kilometer,’’ katanya. (ant)
tidak sesuai. Kedua; dalam konsep yang ditawarkan bahwa reklamasi bermanfaat bagi masyarakat pesisir. Sementara masyarakat pesisir tidak menghendaki proyek tersebut. Lalu buat apa dilanjutkan. ‘’Ibarat yang akan dibantu tidak mau, kenapa dipaksakan. Batalkan saja,’’ tegasnya. Menurutnya, komitmen masyarakat Tanjung Benoa menolak reklamasi tak pernah surut. Bahkan, desa adat yang terdiri dari empat banjar ini siap habis-habisan memperjuangkan kawasan Teluk Benoa tetap suci. ‘’Komitmen kami tetap seperti dulu (menolak reklamasi – red) tidak ada yang berubah. Ini sudah menjadi keputusan empat banjar, di mana akan tetap menjaga kecucian Teluk Benoa,’’ ungkapnya. Empat banjar di Tanjung Benoa itu adalah Banjar Anyar, Banjar Kertha Pascima, Banjar Purwa Santi dan Banjar Tengah. Masyarakat yang tercatat di ke empat banjar tersebut mencapai 800 kepala keluarga. ‘’Saya sudah turun ke banjar-banjar dan mereka tetap pada komitmennya menolak reklamasi,’’ pungkasnya. (kmb32/kmb27)
Operasi Militer Dari Hal. 1
‘’Kita tidak melakukan kegiatan operasi militer ke sana, jadi mereka memanfaatkan celah-celah itu. Tetapi kalau ada (operasi militer), saya yakin mereka tidak akan berani,’’ katanya. Karena itu, Panglima TNI mendorong implementasi perjanjian kerja sama yang telah dibahas dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan RI-Filipina, Juni lalu, yang antara lain mencakup izin operasi militer bagi prajurit Indonesia untuk membebaskan WNI yang disandera di wilayah Filipina. Dalam hal ini, Panglima TNI juga meminta pemerintah Malaysia ikut andil dalam pembebasan sandera mengin-
gat ketiga WNI yang diculik merupakan tenaga kerja legal yang bekerja untuk kapal penangkap ikan berbendera Malaysia. Tiga WNI yang diculik oleh kelompok separatis Filipina yakni Lorence Koten (34) selaku juragan kapal, Teodorus Kopong (42) dan Emanuel (40). Menurut keterangan majikan kapal, Chia Tong Len, para penculik memilih target warga yang akan disandera yakni WNI yang memiliki paspor Indonesia, sedangkan tiga ABK warga Filipina dan satu ABK WNI yang tidak membawa paspor dilepaskan. Peristiwa ini menjadi tanda tanya besar bagi publik Indonesia, yang kemudian berkembang menjadi dugaan bahwa WNI menjadi target
penyanderaan karena pemerintah Indonesia bersedia membayar uang tebusan untuk membebaskan sandera. ‘’Saya tekankan bahwa sesuai apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo, yang diutamakan adalah keselamatan sandera, tetapi baik kita maupun pemerintah Filipina tidak menghendaki adanya pembayaran (tebusan),’’ ujar Gatot. Pada kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak akan pernah mendukung kebijakan pembayaran tebusan (ransom policy), meskipun tetap memprioritaskan keselamatan WNI yang menjadi sandera. (ant)
Jakarta (Bali Post) Lagi ABK WNI disandera kelompok bersenjata. Kali ini tak lagi di wilayah Filipina, tetapi di perairan Malaysia. Menariknya, dari tujuh ABK yang disergap, hanya tiga yang disandera. Ketiganya WNI. Empat lainnya yang dibebaskan bukan warga negara Indonesia. Wakil Ketua Komisi I DPRRI TB Hasanuddin menengarai para perompak bersenjata terkesan tertarik menyandera WNI. Sebab, selalu ada uang tebusan untuk pembebasan sandera. ‘’Saya rasa perompak menjadi tertarik kalau menyandera WNI, karena dibayar. Ini jadi pembelajaran untuk kita,’’ kata TB Hasanuddin, Senin (11/7) kemarin. Mantan Sekretaris Militer Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri ini mengatakan, pemerintah perlu melakukan kajian khusus terhadap persoalan ini. Kajian harus dilakukan dari berbagai aspek, termasuk memetakan daerah perbatasan
RI di mana saja yang rawan penculikan. Dengan demikian, penculikan dan penyanderaan dari kelompok perompak bersenjata bisa diantisipasi. Wakil Ketua Fraksi NasDem di DPR Johnny G. Plate juga menilai tindakan kriminal yang dilakukan kelompok Abu Sayyaf sangat sistematis dan menjadikan WNI sebagai sasaran utama. Oleh karena itu, ia mendesak pemerintahan Joko Widodo segera menempuh langkah diplomatik dan operasi militer. ‘’TNI tidak perlu ragu dalam mengambil aksi militer dan melindungi segenap WNI di mana pun, termasuk di wilayah yurisdiksi Filipina,’’ kata Johnny. Diduga, kelompok yang menculik di perairan Malaysia merupakan sub-milisi Abu Sayyaf pimpinan Apo Mike. Kepolisian Malaysia telah mengungkapkan tiga WNI yang disandera yakni Emanuel (46), Laurence Koten (34), Toe Dorus Kopong (42). Ketiganya asal Nusa Tenggara Timur (NTT). (kmb4)
Balikkan Prediksi Dari Hal. 1
Tim Selecao Eropa nyaris kehilangan mahkota juara saat sang kapten tim Ronaldo terkapar di tengah lapangan sambil bercucuran air mata. Delapan menit sebelumnya ia bertabrakan dengan gelandang serang Prancis Dimitri Payet dan mengerang kesakitan sambil memegangi lututnya. Meski memaksakan diri selama beberapa menit di lapangan, akhirnya penyerang Real Madrid itu menyerah dan digotong dengan tandu keluar lapangan. Prancis mendominasi pertandingan, namun Portugal mampu bertahan dari serbuan ganas pasukan Didier Deschamps. Bek Pepe tampil gemilang dan dinobatkan sebagai man-of-the-match. Namun yang tak kalah gemilang adalah penampilan kiper Rui Patricio. ‘’Bukan final semacam ini yang saya inginkan, tetapi saya tetap gembira. Trofi ini untuk seluruh warga Portugal, seluruh imigran, semua orang yang percaya kepada kami,’’ ungkap Ronaldo seusai pertandingan. Dua belas tahun lalu, Ronaldo menangis setelah gagal mencetak gol untuk menyamakan skor setelah Yunani memimpin melalui Angelos Charisteas. Timnya yang dipimpin Luis Figo pun akhirnya harus mengakui keunggulan tim para dewa, Yunani. Namun kemarin, Portugal membalikkan semua prediksi dan akhirnya menjadi juara. Figo memberi ucapan selamat pada Ronaldo via Twitter usai kemenangan di Saint Denis. ‘’JUARA! Terbaik! Selamat,’’ kata mantan pemain Inter Milan, Real Madrid dan Barcelona itu dalam pesannya.
Santos dan Ronaldo memprovokasi Pepe dkk. untuk tidak lengah sepanjang babak perpanjangan. Berdua dari pinggir lapangan memberikan komando sepanjang 2x15 menit. Ronaldo kembali dari ruang perawatan dengan kaki dibebat di akhir waktu normal pertandingan. ‘’Dia bilang kepada saya bahwa saya akan mencetak gol kemenangan,’’ ungkap Eder yang masuk lapangan pada menit ke-79 menggantikan gelandang energik Renato Sanches. ‘’Dia memberikan dorongan semangat dan energi positif,’’ tambah Eder yang merumput di klub Liga Prancis, Lille. Ricardo Quaresma menggantikan Ronaldo sempat beberapa kali menyulitkan kiper Prancis Hugo Lloris. Namun baru pada menit ke109 gawang Prancis jebol oleh tembakan Eder setelah lepas dari pengawalan bek Laurent Koscielny. Bahkan tembakannya tak bisa dijangkau Lloris meski telah menjatuhkan diri ke sisi kanan. Prancis menuju final sebagai tim favorit setelah membungkam Jerman 2-0 di babak semifinal. Berulang kali Antonie Grozmann dan Olivier Giroud mengancam Portugal, namun berhasil dipatahkan Patricio. Bahkan tembakan pemain pengganti Andre-Pierre Gignac membentur tiang dan rekannya tak bisa memanfaatkan bola liar di depan gawang. Prancis menutup turnamen yang diikuti 24 tim selama satu bulan ini, dengan menempati posisi kedua. Sementara Griezmann menjadi pemain tersubur di turnamen ini dan berhak mendapatkan trofi Golden Boot dengan koleksi 6 golnya. (kmnb39/afp)
Tiga ABK Dari Hal. 1
‘’Kepolisian Lahad Datu telah mengonfirmasi kejadian tersebut dan sekaligus mengonfirmasikan bahwa tiga ABK adalah WNI yang memiliki izin kerja yang sah di Malaysia,’’ ujarnya. Dia menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterima dari lapangan, ketiga ABK asal Indonesia yang diculik itu dibawa ke perairan Tawi-tawi di Filipina Selatan. Setelah mendapat informasi tentang penyanderaan tigak ABK WNI itu, Kemenlu RI terus berkoordinasi dengan empat perwakilan RI, yaitu KBRI Kuala Lumpur, Konsulat di Tawau, KBRI Manila dan Konsulat di Davao, untuk memantau lebih jauh perkembangan kasus tersebut. Selain itu, Konsulat RI di Tawau juga telah mengirimkan staf teknis ke Kepolisian Lahat
Datu dan untuk berkoordiansi dengan otoritas setempat dan pemilik kapal. ‘’Pada pagi ini, saya juga telah melakukan komunikasi dengan Menlu Filipina dan Menlu Malaysia untuk meminta kembali perhatian kepada kasus baru (penyenderaan ABK) ini,’’ ucap Menlu Retno. Menlu RI menegaskan bahwa pemerintah Indonesia siap untuk bekerja sama dalam upaya pembebasan ABK yang disandera dalam waktu sesegera mungkin. ‘’Keselamatan sandera tetap merupakan prioritas utama bagi kita. Setelah ini akan dilakukan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menkopolhukam mengenai upaya selanjutnya untuk pembebasan sandera,’’ ujarnya. Sebelumnya, tujuh ABK Indonesia masih disandera oleh kelompok bersenjata di perairan Filipina Selatan. Hingga saat ini belum dibebaskan. (ant)
Pelanggaran Disiplin Dari Hal. 1
Ditemui di tempat terpisah, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan akan memberikan sanksi kepada anggota Paspampres yang terbukti membeli senjata secara ilegal. ‘’Sanksinya administrasi terkait tindakan pelanggaran disiplin,’’ katanya usai halalbihalal dengan Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Senin pagi kemarin. Ia menyebutkan kasus itu terjadi pada masa jabatan komandan Paspampres lama, sedangkan sanksi akan diberikan oleh Danpaspampres baru Brigjen (Mar) Bambang Suswantono. Menurut Gatot, atasan langsung anggota Paspampres tidak mengetahui perihal pembelian senjata itu. ‘’Kalau atasan tahu, saya yang
salah,’’ ucapnya. Karena itu, sejak empat bulan lalu ia memerintahkan penyidikan kasus tersebut dan penyitaan senjata yang diduga ilegal. Paspampres sendiri merupakan lembaga yang tidak memiliki kewenangan untuk melakukan transaksi jual-beli senjata. Panglima menuturkan bahwa pelaku pembeli senjata ilegal yang hingga saat ini masih menjadi anggota Paspampres, hanya tinggal menunggu sanksi dari Danpampres Brigjen (Mar) Bambang Suswantono. ‘’Mereka ada yang perwira menengah, ada perwira pertama. Nanti saya cek ke Puspom TNI karena yang diperiksa kan banyak, saya tidak bisa sebutkan kasihan kalau tidak benar-benar bersalah,’’ tuturnya. (ant) Selasa, 12 Juli 2016
05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Nata Kemara (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Dialog Interaktif Halo Kamtibmas 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/Etalase 11.00 Seputar Bali Terkini 11.05 BCTTV 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping
14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Alit Kirana (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Dialog Interaktif SPP 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Griya Budha Salahin (2) 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 24.00 Closing
130 Number 8th year
16 Pages
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
Tuesday,
e of Pets’ ‘Secret Lif Massive Debuts to llion Mi $103.2 Tuesday, July
12, 2016
Losing toagain Ronaldo sucks, says nn Griezma
July 12, 2016
plotted Dallas sniper bigger assault, officers taunted -police chief Page 6
robbery Rare bank s raises question ency in on complac re safe Singapo Page 13
ter gal shat m ic Portu Pragmat summer drea ’s France
smell of teargas PARIS - Theair near the Eiffel the sign floating in an ominous Tower proved when France’s soccer sumon the night a perfect clashes dream of sour. The mer turned fan zone, where at the Paristrying to force their supporters pushed back by riot way in were relatively minor. police, were
- “The Sedominated
were not distractions But such which was then shredPortugal gave part of a script to pitch where performance ded on the rearguard ending. a spirited for their happy deny France were desperate The French when the tournarelief after some light off a month ago ment kickedviolent protests against emerstrikes and with a state of a labour law,in place after Islamist in the gency still killed 130 people attacks that in November. French capital the tournament France started but improved to fashion in sluggish match, advancingwin 2-0 after match a convincing the final withchampions Germany. over world
LOS ANGELES of Pets” rackcret Life box office,million the weekend $103.2 ing up a massive the first new and launching of the summer. franchise
in the is a feather Chris chief Its success his status cap for Illumination confirming giants. Meledandri, ranks of animation among the film, which explores animal The family cats and other what dogs, do while their owners companionswork, cost an economical half are busy at to produce, roughlymak$75 million studios spend is of what most movies. Universal ing animatedpicture, which launched backing the locations. a way across 4,370 n just has “Illuminatio to see’ movies,” Sykes/Invision/AP Charles ‘want of Photo by of creating Carpou, Universal’s Secret Life “They 2016, of “The said Nickdistribution chief. with June 25, the premiere domestic t attends Theater on Saturday, that resonate Koch make movies Eric Stonestree David H. previous audiences.” that spawn toylines. Pets” at the for the three ones that populate in New York. And it has held sequel to “Finding creatures The to sell analyst at place with The cuddly tailor made senior media people weeks. slid to secondmade $422.6 “Pets” seem and t-shirts, creating garabedian, “The love that their Nemo” having for the studio. their bird, $20.4 million, “Captain America: comScore. stuffed animals ing windfall dog and have for their fish, is demon- million to lap highest-gross a financial deftly exploited to appeal appetite Civil War” as the a domestic basis. or their hamsters The film on ing moviegoers their insatiable In the dogs, of the year cat obsessed and children. are strated by like this.” eas- film ranks as the highest-gross America, It also to both parentsalone, Americans $62 for a movie Life of Pets” film in North (rtr) “The Secret Disney and Pixar’s more than United States on animated “Toy Story 3.” to spend first place unseating expected 2016 on their pets. is ily supplanted Dory” from -- a ranking “Finding billion in at Illumination charts pouroffice and box “Somebody champagne Der- the popping theKibble,” said Paul Jl. D.Tamblingan ing out the Sanur
You can
ional Bali
find Internat
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
Pragmatic Portugal shatter France’s summer dream
also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba REUTERS/Darren
Portugal
celebrates
with the
trophy after
winning
Staples
Livepic
ustream.tv/chan
Euro 2016
ion
populat migrant
ves, Representati l Bali House of of the Bali to Internationa that IV Let’s say by I Gede Suamba, be supervised. is guarded Post. Migrant....2 they must be entered guard), security exceeds the each region to on page of migrants (customary customary village Continued of the number pecalang by the migrants hamlet chief, chief the skill owned as- because - Bali is prohibiting local population. a part ask about of Commission on the DENPASAR Bali stays mi- and they said a member In the meantime, by migrants of done because I think the migrants,” to be invaded The existenceown cannot be “Well, At least, certained this time. in its the Homeland. be constrained. One of Eid backflow outside Bali brings from of the Gods. shift grants should migrants to the Island cultural consequencethe occurrence of of them is
e culture
ility to replac
s to limit Bali need
Possib
SELASA PON, 12 JULI 2016
balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH Slogan MPLS SMK PGRI 3 Denpasar
Bersih, Disiplin, Berprestasi dan Luar Biasa Bali Post/sue
MPLS - Sekretaris Yayasan Dwijendra Wayan Abdi Negara bersama Kasek Ketut Widia menyematkan atribut MPLS bagi siswa baru SMK Dwijendra di Peguyangan.
SMK Dwijendra Denpasar Terima Empat Kelas Tempati Gedung Baru Senilai Rp 11 M di Peguyangan
SMK Dwijendra Denpasar tahun ajaran baru ini meraih sukses ganda. Pertama menempati gedung baru. Gedung baru berlantai tiga senilai Rp 11 miliar di Jalan Suradipa, Peguyangan. Kedua, sukses menerima empat kelas siswa baru. Para siswa baru ini menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Senin (11/7) kemarin. MPLS SMK Dwijendra Denpasar dibuka Sekretaris Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Ir. I Wayan Abdi Negara, M.Si. didampingi Kepala SMK Dwijendra Denpasar I Ketut Widia, M.Pd. ditandai dengan penyematan atribut MPLS. Siswa tersebut dibagi tiga jurusan yakni Akuntansi, Teknik Jaringan dan yang terbaru Jasa Boga. Dengan demikian semua siswa kelas X, XI dan XII SMK Dwijendra akan masuk pagi. Ketut Widia mengaku bangga karena masyarakat sangat merespons positif keberadaan SMK Dwijendra Denpasar. Para siswa baru ini sangat pas memilih SMK Dwijendra karena berkualitas. Untuk itu MPLS akan diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah, SDM guru, fasilitas dan organisasi serta sistem pembelajaran. Juga diisi dengan ceramah narkoba, AIDS dan lalu lintas. Sesuai dengan visi dan misi SMK Dwijendra juga mengajak siswanya matirtayatra ke pura kahyangan tiga di Peguyangan. Siswa juga wajib mengikuti upacara sisya upanayana. Dia mengatakan gedung baru berlantai tiga ini dilengkapi 30 ruangan, terdiri dari 23 ruang belajar, ruang guru, administrasi, perpustakaan dan sejumlah lab. Gedung ini berdiri di atas lahan 25 are berada di Jl. Suradipa, Peguyangan. Biaya pembangunan dan kelengkapan fasilitas ruangan dan lab diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 11 miliar. Sekretaris Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Abdi Negara mengungkapkan SMK Dwijendra Denpasar di Jl. Suradipa, Peguyangan ke depan akan terus berkembang. Sebab, sekolah ini dilengkapi dengan sarana yang lengkap. Dia menegaskan yayasan terus mendukung program pengembangan SMK Dwijendra Denpasar untuk memberi akses seluas-luasnya bagi masyarakat Peguyangan mendapatkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Sementara lulusannya terbukti sukses memenangkan persaingan di dunia kerja. Ini dibuktikan semua lulusan SMK Dwiendra yang tamat tahun ini sudah bekerja alias tak menganggur. (sue/k300)
Bali Post/sue
BERSAMA - Senator Arya Wedakarna berfoto bersama Ketua Yayasan Wayan Warsa, Wayan Taman dan OSIS SMK Pembangunan Denpasar.
SMK Pembangunan Denpasar Pencetak Lulusan Akuntansi Terbaik
MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Pembangunan Denpasar sejak Senin (11/7) kemarin diikuti 86 siswa. Mereka terdiri dari Program Keahlian Akuntansi dan Administrasi Perkantoran. Sungguh menjadi sebuah kebanggaan MPLS SMK Pembangunan ditinjau Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E., M.Si. Saat itu Arya Wedakarna menyerahkan piagam pengawasan MPLS. Ini artinya MPLS di sekolah ini sudah berjalan sesuai dengan koridor yang ditetapkan menteri. Senator Arya Wedakarna diterima langsung Ketua Yayasan Werdhi Sastra yang menaungi SMK Pembangunan Drs. I Wayan Warsa dan Kepala SMK Pembangunan Drs. I Wayan Taman. Saat itu Aryaweda memaparkan bahwa SMK Pembangunan Denpasar termasuk sekolah tertua di Bali berkiprah dalam bidang akuntansi. Makanya dia menyebutkan bahwa SMK Pembangunan Denpasar ini sukses mencetak lulusan akuntansi terbaik di Bali. Untuk itu, dia setuju diadakan pemberdayaan sekolah swasta oleh pemerintah. Di hadapan para siswa, Senator Bali ini menegaskan bahwa kondisi SDM Bali ke depan semakin terjepit dan sulit. Kita akan sulit bersaing di era MEA dan globalisasi. Untuk itu, dia mengajak siswa baru SMK Pembangunan Denpasar melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang setinggi-tingginya dan menjadi calon sarjana. Dengan sarjana kita mudah mendapatkan pekerjaan. Kedua, bekali diri dengan bahasa asing. Termasuk kemampuan berbisnis dan teknologi. ‘’Jika tidak menguasai bahasa asing kita akan kalah,’’ ujarnya. Soal MPLS, dia menekankan harus berbudaya. Panitianya adalah guru dan jangan sampai merepotkan orangtua murid. Kasek Wayan Taman mengatakan SMK Pembangunan di Jalan Sari Gading No. 2 Denpasar tetap dicintai masyarakat. Sekolah ini dikenal memiliki fasilitas lab yang lengkap, terakreditasi A, memiliki lab praktik kewirausahaan. Sementara itu, Ketua Yayasan Werdhi Sastra yang membina SMK Pembangunan Drs. I Wayan Warsa mengungkapkan rasa terima kasihnya karena senator asal Bali ikut memperjuangkan sekolah ini mendapatkan bantuan hibah. Dia juga setuju sekolah swasta diberdayakan di mana antara sekolah swasta disamakan dengan negeri dalam kuota menerima siswa baru. Dengan demikian sekolah swasta hidup bersama. (025/k300)
MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dulu disebut MOS di SMK PGRI 3 Denpasar penuh nuansa kebangsaan dan sarat dengan penumbuhan budi pekerti. Yang luar biasa, MPLS SMK PGRI 3 Denpasar tercatat paling banyak pesertanya di Bali yakni 865 siswa. MPLS dibuka Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M., Senin (11/7) kemarin. Dari jumlah 865 siswa baru, enam kelas memilih jurusan Jasa Boga dan 12 kelas untuk Akomodasi Perhotelan. Pelaksanaan MPLS, menurut Ketua Panitia I Made Sugiartana, S.Par., dimulai 11 Juli hingga 13 Juli 2016. MPLS mengacu pada tema utama dan juklak yang diedarkan Disdikpora Kota Denpasar di antaranya berupa pengenalan program keahlian, struktur dan komponen sekolah dan organisasi siswa. Program tambahan di hari keempat diisi dengan ceramah narkoba, kepramukaan dan Lentera Kasih. Penutupan dirangkaikan dengan resepsi diadakan di sebuah hotel. Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. tampil interaktif dengan menggugah rasa disiplin dan kejujuran siswa baru dengan meminta apakah siswa barunya benar menentukan pilihan di SMK PGRI
3 Denpasar. Semua serentak menjawab ‘’benar’’. Madiadnyana pun membangkitkan rasa percaya diri dan kebanggaan menjadi warga SMK PGRI 3 dengan mengumandangkan yel-yel dan selogan MPLS SMK PGRI 3 alias Trigriska. Ketika disebut Trigriska, siswa menjawab bersih, disiplin, berprestasi dan luar biasa. Bersih, disiplin dan berprestasi inilah, diakui Madiadnyana, menghasilkan SMK PGRI 3 Denpasar yang luar biasa. Dikatakannya, bersih untuk memberi pengabdian penuh kepada Denpasar sebagai kota bersih. Sementara disiplin adalah modal untuk berpresta-
si. Keduanya kunci SMK PGRI 3 Denpasar tampil luar biasa. Dia berterima kasih kepada masyarakat Bali yang mempercayakan SMK PGRI 3 Denpasar sebagai tempat menuntut ilmu bidang kepariwisataan. Ini menunjukkan para orangtua siswa sangat pas menentukan pilihan di SMK PGRI 3 Denpasar yang dikenal SMK swasta ber-ISO, terakreditasi A. Selain itu gedungnya megah dengan fasilitas lengkap (29 ruang belajar, empat lab dan dua kitchen) dan SDM guru dan pelayanannya berkualitas dan sungguh-sungguh. ‘’Kalau sekolah negeri masih membuka pendaftaran, kami lebih dulu menutup karena kelebihan kuota,’’ ujarnya. (sue/k860)
Bali Post/sue
MPLS - Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. saat menyematkan atribut pada peserta MPLS.
Hari Pertama MPLS di SMKN 2 Bangli
Siswa Dikenalkan Tata Tertib Sekolah dan Prodi Pilihan Bangli (Bali Post) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 2 Bangli mulai dilaksanakan Senin (11/7) kemarin. Kegiatan MPLS yang dibuka Kepala SMKN 2 Bangli Drs. Nengah Selamat, M.A. ini diikuti sebanyak 300 siswa baru. Selain dikenalkan dengan tata tertib dan kurikulum sekolah, para siswa baru yang mengikuti kegiatan MPLS hari pertama kemarin juga dikenalkan langsung dengan program studi (prodi) pilihan masing-masing. Ketua Panitia MPLS SMKN 2 Bangli Sang Ayu Putu Suartini saat ditemui pagi kemarin menjelaskan, kegiatan MPLS hari pertama di SMKN 2 Bangli diawali dengan upacara pembukaan. Dilanjutkan dengan pengenalan tata tertib sekolah oleh Wakasek Kesiswaan I Dewa Gede Antarga dan dinamika kelompok. Pada hari pertama, para siswa juga diberikan pengenalan kurikulum masingmasing prodi. Suartini menyebutkan, prodi yang diperkenalkan tersebut yakni Desain dan Kriya Kayu, Usaha Perjalanan Wisata (UPW), Akomodasi Perhotelan (AP) dan Jasa Boga (JB). Oleh masing-masing kepala program, siswa diperkenalkan materi yang akan dipelajari sesuai prodi pilihannya. ‘’Dalam kegiatan ini siswa dikenalkan materi yang akan dipelajari termasuk sarana pendukung
selama proses pembelajaran,’’ ujarnya. Selain materi tersebut, selama MPLS yang akan berlangsung hingga Jumat (15/7) mendatang, para siswa juga akan diberikan pengenalan tata upacara bendera, materi wawasan wiyata mandala, UKS, Pramuka, PMR, KSPAN, cara belajar efektif, PBB (pelatihan baris berbaris), termasuk pelatihan karakter. Khusus untuk kegiatan PBB, pihak sekolah akan melibatkan personel kepolisian dan TNI. Suartini juga mengatakan, dalam MPLS ini para siswa juga akan diberikan materi geopark. Tujuannya agar siswa lebih mengenal geopark yang selama ini dimiliki Kabupaten Bangli. ‘’Materi ini sudah diberikan rutin kepada siswa baru sejak dua tahun terakhir.
Sebelumnya dalam pengenalan geopark kita ajak siswa berkunjung langsung ke Museum Geopark,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala SMKN 2 Bangli Nengah Selamat mengatakan, MPLS merupakan program pengenalan sekolah yang wajib yang diikuti siswa. Dalam MPLS ini semua materi selama kegiatan diberikan oleh guruguru. Sementara OSIS hanya membantu dalam absensi termasuk pemberian konsumsi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari adanya tekanan dari siswa senior. Selamat berharap, kegiatan MPLS bisa diikuti semua siswa hingga hari terakhir. Dengan tujuan agar semua siswa bisa mengenali lingkungan sekolahnya. (kmb40/k200)
Bali Post/ina
MPLS - Para siswa baru SMKN 2 Bangli terlihat antusias mengikuti kegiatan MPLS hari pertama, kemarin.
MPLS SMPN 5 Bangli
Bebas Perpeloncoan, Wujudkan Siswa Cerdas dan Berkarakter Bangli (Bali Post) Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru di SMPN 5 Bangli bebas dari perpeloncoan. Kegiatan yang rutin berlangsung setaip tahun itu diisi dengan materi yang mengedepankan ajaran budi pekerti sehingga melahirkan siswa yang berkarakter dan berintegritas. Kepala SMPN 5 Bangli Ngakan Made Sumastra, Senin (11/7) kemarin mengatakan,
panitia pelaksanaan MPLS tahun ini langsung berasal dari kalangan guru. Sementara untuk OSIS hanya membantu dalam bidang teknis, salah satunya pengabsenan. Melalui hal tersebut, aksi perpeloncoan dapat dihindarkan. Ditegaskannya, sejak lima tahun sekolah itu berdiri, pelaksanaan MPLS tetap mengedepankan ajaran budi pekerti. Selama empat hari berlangsung, tiga hari untuk pemberian materi kelas berupa penge-
Bali Post/kmb45
PEMBUKAAN - Kepala SMPN 5 Bangli Ngakan Made Sumastra mengalungkan name tag kepada peserta pada pembukaan MPLS, Senin (11/7) kemarin.
nalan visi dan misi sekolah, mengenali potensi diri siswa baru, menumbuhkan motivasi cara belajar yang efektif, interaksi positif antarsiswa dan guru. Pada hari terakhir, kegiatan dilaksanakan di halaman sekolah, seperti pementasan permainan tradisional yang belakangan ini kian memudar di masyarakat, aksi bersihbersih lingkungan dan juga menyanyikan lagu nasional. Pengisi materi kegiatan, sebut mantan guru di SMPN 2 Tembuku ini, tak hanya berasal dari sekolah namun juga kepolisian yang memberikan pemahaman baris-berbaris yang nantinya juga akan diselipkan materi bahaya narkoba dan aksi pornografi. Pelaksanaan MPLS belum pernah menuai keluhan dari siswa maupun orangtua. ‘’Seperti apa pelaksanaan kegiatan ini, kami sampaikan ke orangtuanya. Biar tahu,’’ ungkapnya. Peserta MPLS sekolah yang berlokasi di lingkungan Sidembunut Kelurahan Cempaga 71 orang yang sebagian besar berasal dari daerah Tembuku. Pembukaan ditandai dengan pengalungan name tag. (kmb45/k75)
Bali Post/sue
MPLS - Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya dan dr. Karlota melepas balon saat membuka MPLS di Dwijendra.
MPLS Dwijendra Junjung ’’Manyamabraya, Rahayu Kapanggih’’
YAYASAN Dwijendra Pusat Denpasar tahun ini patut bersyukur karena mampu merekrut siswa baru mendekati angka 1.300 lebih siswa. Mereka mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Senin (11/7) kemarin. Pembukaan MPLS dilakukan Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar M.S. Chandra Jaya ditandai dengan penyematan atribut MPLS dan pelepasan balon ke udara. Ketua Panitia yang juga Kepala SMP Dwijendra Denpasar Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. mengungkapkan dari jumlah itu peserta MPLS terbanyak datang dari SMA Dwijendra yakni sebanyak 759 siswa, disusul SMP Dwijendra sebanyak 425 siswa, SMK Dwijendra 94 siswa, TK dan PG sebanyak 24 orang dan SD sebanyak 37 siswa. Nadi Supartini menjelaskan, MPLS bertujuan untuk memperkenalkan siswa kepada lingkungan fisik sekolah, seluruh komponen sekolah serta aturan, norma dan budaya dan tata tertib yang berlaku. Mereka juga diperkenalkan organisasi sekolah, ekstrakurikuler yang ada sesuai bakatnya serta menanamkan sikap mental, spiritual, buti pekerti yang baik, bertanggung jawab dan toleransi. Acara tambahan MPLS di sekolah ini diisi dengan PSN ke banjar-banjar, mereka juga wajib mengikuti upacara sisya
upanayana dan terakhir diajak matirtayatra. Ketua Yayasan Dwijendra Pusat M.S. Chandra Jaya didampingi Pembina dr. Karlota merasa bangga Dwijendra menjadi pilihan pertama dan utama bagi masyarakat Bali. Dwijendra dikejar masyarakat karena mutu, pendidikan disiplinnya dan karakter. Makanya kepercayaan ini akan diemban dengan memberi pelayanan terbaik kepada anak bangsa ini. Termasuk akan menjadi pelopor kembangkitan penumbuhan budi pekerti yang dicanangkan pemeritah. Dia mengingatkan kasek, guru, OSIS untuk memberikan pembinaan mental yang terbaik untuk melahirkan SDM yang cerdas dan berbudi luhur. Buatlah MPLS yang menyenangkan, menumbuhkan jiwa kebersamaan dengan konsep ‘’Manyamabraya, rahayu kapanggih’’. Dia menekankan agar siswa baru menjadi generasi pemilik masa depan, mereka bukan sekadar pewaris negeri melainkan yang menentukan nasib bangsa ini ke depan. Untuk itu, dia minta generasi sekarang ini menumbuhkan semangat lewat kerja keras, mulai dari sekolah. Anak-anak harus memiliki mimpi yang tinggi dan ada motivasi meraih mimpi tersebut. Tekankan pendidikan etika dan karakter yang dalam istilah guru sebagai mendidik dan mengajar. (025/ k300)
SMPN 3 Denpasar ’’Pilot Project’’ Pendidikan Keluarga
MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 3 Denpasar diikutii 360 siswa baru. MPLS dalam upacara bendera, Senin (11/7) kemarin, dengan pemimpin upacara Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi. Wayan Murdana mengungkapkan materi MPLS mengacu pada pemahaman pada potensi siswa, lingkungan sekolah dan pemahaman karakteristik warga sekolah. Sesuai aturan menteri, arah MPLS menuju pengenalan siswa secara utuh. Ini terkait dengan pendidikan keluarga yang dikembangkan kementerian. Yang istimewa MPLS juga sempat ditinjau Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Keluarga Dr. Astuti Darmiyanti, M.A.Ed. Kehadirannya di SMPN 3 Denpasar karena sekolah ini dijadikan pilot project di Bali soal pendidikan keluarga. Astuti Darmiyanti menegaskan, model pendidikan keluarga ini sepenuhnya pelaksanaan PBM mengutamakan tiga sinergi yakni masyarakat, keluarga dan sekolah dikembangkan lebih optimal. Lewat proyek ini SMPN 3 Denpasar diharapkan bisa mengimbaskan model pendidikan keluarga kepada sekolah lain. Wayan Murdana menambahkan, inti dari pendidikan keluarga bahwa pendidikan selalu bekerja sama dengan orangtua,
masyarakat dan sekolah. ‘’Ini tepat dengan sistem pendidikan yang mengacu pada pembinaan sikap mental dihubungkan dengan prestasi akademis yang diraih siswa SMPN 3 Denpasar,’’ ujarnya. Dia mengatakan konsep awalnya orangtua harus lebih banyak dilibatkan dalam masa siswa belajar. Tugas orangtua siswa tak sekadar mengantar ke sekolah langsung ditinggal, melainkan lebih dari itu, di antaranya menanyakan perkembangan akademisnya, cara belajar dan bergaulnya. Termasuk saling tukar nomor telepon dengan guru dan wali kelas guna memantau perkembangan siswa. Selain dikunjungi pejabat pusat, MPLS SMPN 3 Denpasar juga dikunjungi Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E., M.Si. Saat itu senator penyerahkan piagam pengawasan dari DPD Bali soal pelaksanaan MPLS. Wayan Murdana mengungkapkan rasa bangganya karena MPLS SMPN 3 Denpasar juga dikunjungi senator. Apalagi Senator Bali ini adalah alumni SMPN 3 Denpasar. Hal itu dibenarkan Arya Wedakarna di depan siswa baru SMPN 3 Denpasar. Dia mengaku telah dididik secara berkualitas di sekolah ini. Makanya dia bangga SMPN 3 Denpasar sukses melahirkan senator yang getol membela Bali. (025/ k300)
Bali Post/sue
DIKUNJUNGI - Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Astuti Darmiyanti didampingi Kasek Wayan Murdana dan guru saat mengunjungi SMPN 3 Denpasar.