20 HALAMAN
NOMOR 143 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
kamis paing, 12 januari 2017
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Kapolda Irjen Golose Siap Terdepan Jaga Bali
IRJEN Pol. Dr. Petrus R. Golose diangkat sebagai Kapolda Bali sejak Jumat lalu. Ia menggantikan Irjen Pol. Drs. Sugeng Priyanto, S.H., M.A. Praktis ia baru bertugas sejak enam hari di Bali. Sejatinya, Irjen Golose bukanlah orang yang baru mengenal Bali. Pada penyidikan peristiwa bom Bali I, Golose sudah terlibat. Bahkan ia merupakan salah satu perwira yang menerima kenaikan pangkat luar biasa pascaditangkapnya Dr. Azahari, tersangka bom Bali I. Selain Golose, Tito Karnavian juga mendapat penghargaan yang sama. Tekad untuk menjaga Bali tetap terpatri pada pria kelahiran Manado, 51 tahun lalu. Apalagi ketika ditunjuk menjadi Kapolda Bali. Ia menyatakan akan menjadi yang terdepan menjaga Pulau Dewata nan indah ini. Sebelum menjabat Kapolda Bali, Golose menempati posisi sebagai Deputi Bidang Kerja Sama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT). Dengan jabatan itu, tentu kiprahnya dalam menangani terorisme sudah tak diragukan lagi.
2017
Kuota Haji Naik 52.000
Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Jakarta, Rabu kemarin, menyampaikan kuota haji RI 2017 naik 52.000 dari 168.800 pada 2016 menjadi 221.000 orang. “Selain pengembalian kuota menjadi sebesar 211.000, Pemerintah Arab Saudi juga menyetujui permintaan tambahan kuota untuk Indonesia sebesar 10.000,” kata Jokowi dalam jumpa pers bersama Menag Lukman Hakim Saifuddin, Menlu Retno Marsudi dan Mensesneg Pratikno. Presiden menjelaskan total kenaikan kuota haji untuk Indonesia 2017 mencapai 52.000 dibanding 2016 sebesar 168.800 menjadi 221.000 orang. Jokowi menyebutkan kenaikan kuota haji itu merupakan tindak lanjut dari kunjungan dirinya ke Arab Saudi pada September 2015 dan pertemuannya dengan Deputi Kerajaan Arab Saudi di Hangzhou pada September 2016. Hal. 19 Kuota Normal
Habib Rizieq Temui DPR
Jakarta (Bali Post) Setelah mangkir dipanggil polisi pada 5 Januari lalu, Kamis (12/1) ini, rencananya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab memenuhi panggilan polisi. Rabu kemarin, Rizieq bertemu Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Fahri Hamzah. Rizieq menegaskan jika aksi demonstrasi terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 4 Novemer 2016 (411) dan 2 Desember 2016 (212) itu bukanlah makar. Hal. 19 Bela Islam
Apalagi ia terlibat langsung dalam penanganan bom Bali I dan II. “Mulai pangkat Kompol (Komisaris Polisi) saya sudah bertugas di Bali. Dari menangani Bom Bali I dan Bom Bali II serta ada operasi lain, saya bertugas di Bali dan menjaga Bali sekitar 14 tahun,” katanya saat wawancara eksklusif dengan Bali Post dan Bali TV, Rabu (11/1) kemarin. Lanjut Golose, Bali harus dijaga semaksimal mungkin. Sebab, apa pun yang terjadi di Bali, dampaknya mendunia. Di Bali terdapat 35 konsulat. Ditambah lagi jumlah turis domestik dan asing yang datang ke Bali sekitar 11 juta orang. “Kalau hanya mengamankan masyarakat Bali, saya rasa jumlah personel Polda dan jajarannya sangat cukup. Tapi kan ada tujuh juta turis domestik dan empat juta turis asing, sehingga kami harus kerja keras dan bersinergi dengan stakeholder serta masyarakat,” ungkapnya. Lalu apa strategi ke depan mengamankan Bali? Kapolda menegaskan pihaknya siap menerima
masukan yang berkaitan dengan keamanan untuk kebaikan Bali. Ia ingin masukan berasal dari bawah sehingga murni keinginan masyarakat Bali. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu mengubah penampilan dan pelayanan anggota Polri di lapangan. Ia mengerahkan seluruh personelnya tiap pagi ke lapangan mengatur lalu lintas. Dengan kehadiran polisi lebih banyak di lapangan, diharapkan masyarakat dan wisatawan lebih aman serta nyaman. “Tidak ada lagi apel pagi. Mereka langsung tugas sesuai ploting untuk mengatur lalu lintas,” tandasnya. Hal. 19 Desa Adat
Seputar Bali Kamis, 12 Januari 2017 Pukul 12.30 Wita dan18.00 Wita
Bali Post/eka
AJEG BALI - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose, menandatangani prasasti Ajeg Bali ketika audiensi ke Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Rabu kemarin.
Kasus Dugaan Makar
Polisi Temukan Bukti Aliran Dana Rachmawati
Jakarta (Bali Post) – Bukti aliran dana dari Rachmawati untuk logistik pertemuan membahas upaya makar telah dikantongi polisi. Hal itu diakui Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Mochamad Iriawan. “Aliran dana ada kita punya bukti,” kata Iriawan, Rabu kemarin.
Rachmawati
Iriawan tidak memasalahkan pihak Rachmawati yang menyangkal dugaan aliran dana untuk logistik pertemuan bagi upaya makar itu. Penyidik, menurutnya, tidak membutuhkan keterangan atau pengakuan Rachmawati yang telah ditetapkan sebagai tersangka pemufakatan jahat atau upaya makar. “Ada saksi dan surat bukti adanya petunjuk, kami sudah memenuhi buktibukti permulaan yang cukup jadi kita
tetap jalan,” tegas mantan Kapolda Jawa Barat itu. Iriawan juga tidak memasalahkan Rachmawati menemui anggota DPR RI untuk meminta penghentian kasus yang dituduhkan kepadanya itu. Iriawan menyatakan anggota DPR RI adalah wakil rakyat sehingga tidak salah menerima aduan dari warga Indonesia. “Ya boleh, itu kan tugas DPR untuk mengakomodir yang
disampaikan rakyat,” ujar Iriawan. Sebelumnya, Rachmawati menemui anggota DPR RI untuk menjelaskan kasus yang menyeretnya itu dan dia meminta DPR RI membantu agar penyidik Polda Metro Jaya menghentikan kasus tindak pidana pemufakatan jahat yang juga menyeret aktivis Sri Bintang Pamungkas, musisi Ahmad Dhani, purnawirawan Kivlan Zein, dan Ratna Sarumpaet. (ant)
Tolak Diskriminasi
Chicago – Dengan teriakan kampanyenya, “Yes We Can” (Ya Kita Bisa), Presiden Barack Obama, Selasa, mendorong warga Amerika menegakkan nilai-nilai Amerika Serikat dan menolak diskriminasi, sementara negara itu bertransisi ke pemerintahan presiden terpilih Donald Trump dari Partai Republik. Dalam pidato emosional di mana dia berterima kasih kepada keluarga dan menyatakan masanya menjabat sebagai presiden sebagai kehormatan dalam hidupnya, Obama secara halus menggelitik publik untuk mengikuti majunya dan menepis kebijakankebijakan yang dipromosikan Trump selama masa kampanye pemilihan presiden. “Jadi, kita sebagai warga negara, harus tetap waspada terhadap agresi eksternal, kita harus berhati-hati terhadap pelemahan nilai-nilai yang menjadikan kita siapa kita,” kata Obama kepada kerumunan 18.000 orang di kampung halamannya Chicago, tempat dia merayakan pemilu bersejarah 2008 yang memilih dia sebagai presiden berkulit hitam pertama Amerika Serikat. Hal. 19 Larang Muslim
Bali Post/ant
BERBINCANG - Wakil Ketua DPR Fadli Zon berbincang dengan Wakil Ketua Fachri Hamzah, Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir dan Ketua Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab ketika melakukan audiensi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/1) kemarin.
Barack Obama
Komisi IV DPR RI Pahami Penolakan Reklamasi Akan Undang Rapat Gubernur Bali Jakarta (Bali Post) Komisi IV DPR RI menggelar rapat dengar pendapat dengan Pasubayan Bendesa Adat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa, tokoh masyarakat dan pemerhati lingkungan se-Bali di Ruang Komisi IV DPR, Jakarta, Rabu (11/1) kemarin. Ke depan, Komisi IV akan mengundang Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, serta Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Sebelumnya, Komisi IV DPR telah mendengar masukan dari PT Tirta Wahana Bali Internasional (TWBI) selaku investor yang akan mereklamasi lahan sekitar 700 hektar di kawasan Teluk Benoa. “Kehadiran lengkap pimpinan Komisi IV setidaknya membuktikan tentang keseriusan kami mengawal persoalan ini. Jadi, kami berharap jangan pernah berpikir bahwa kami berdiri di salah satu pihak,” kata Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo saat memimpin rapat. Wakil Ketua umum Partai Gerindra ini mengatakan semangat yang harus dikedepankan adalah semangat menjaga Bali menjadi lebih baik. Waktu empat tahun sejak persoalan ini bergulir, menurutnya, yang terlalu lama disikapi. Banyak waktu dan tenaga tersedot untuk masalah ini. “Kalau bisa kita sesegera mungkin menyelesaikan ini. Tentunya saya tidak menjamin ini selesai di Komisi IV, karena menyangkut bidang-bidang yang lain. Ini harus juga kita ajak bicara,” katanya. Hal. 19 Sejak Awal
Bali Post/kmb4
PENYERAHAN BERKAS- Ketua Pasubayan Bendesa Adat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa I Wayan Swarsa menyerahkan berkas hasil kajian alasan penolakan rencana reklamsi Teluk Benoa yang diterima Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo, Rabu (11/1) kemarin.
Sampaikan Kebenaran Sejumlah bendesa adat dan ForBali memberikan masukan tentang alasan penolakan reklamasi. Tercatat ada 38 nama baik dari Pasubayan Bendesa Adat, tokoh masyarakat, ForBali, Walhi dan pemerhati masalah ini yang menandatangani daftar hadir. Rombongan dipimpin Bendesa Adat Kuta, I Wayan Swarsa selaku Ketua Pasubayan Desa Adat Tolak Reklamasi Teluk Benoa, Swarsa menjelaskan kehadiran elemen masyarakat Bali menemui wakil rakyat di DPR adalah dengan satu tujuan yaitu menyampaikan kebenaran sesuai dengan tuntunan dan ajaran Hindu yang diyakini. “Jadi kami ke sini bukan menyampaikan uneg-uneg Pak, tetapi kami menyampaikan kebenaran,” katanya. Menurut Swarsa, semua elemen kelompok Bali yang hadir adalah penduduk yang selama 24 jam ada di kawasan tersebut. Bahkan, para pendahulu, para pelingsir yang dituakan, dan tokoh agama meyakini bahwa tidak ada yang salah di kawasan Teluk Benoa. Hal. 19 Sesuai Darma
DENPASAR
2
Kamis Paing, 12 Januari 2017
FIGUR Politik dan Loyalitas SOSOK Dr. I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi Wedasteraputri Suyasa, S.E., M.M. merupakan perempuan yang beruntung. Bagaimana tidak, di usia baru menginjak 34 tahun ia sudah menjadi anggota DPRD Provinsi Bali Dapil (Daerah Pemilihan) Jembrana. Ini mengikuti prestasi dirinya yang tercatat sebagai Doktor Ilmu Pemerintahan Perempuan Termuda di Indonesia (usia 27 tahun 6 bulan) dan juga tercatat sebagai Rektor Perempuan Termuda di Bali. Pada saat dirinya sedang sibuk mengemban tugas sebagai Rektor Universitas Mahendradatta, tiba-tiba garis sejarah menghendaki ia harus menjadi PAW DPRD Bali. Dan kini, tepat satu tahun pengabdian Dr. Diah Srikandi sebagai wakil rakyat Bali. “Setahun menjadi wakil rakyat, saya sekarang memahami bahwa politik itu adalah urusan kesetiaan pada ideologi. Saya selalu dinasihati oleh swargi Ratu Aji Shri Wedastera Suyasa bahwa kesetiaan terhadap ideologi itu sangat penting, karena itu bisa membuat kita panjang umur dan selamat. Contohlah saya sebagai putri pejuang tokoh PNI di zaman Bung Karno, tentu harus setia dengan ideologi Marhaen. Astungkara tiang (saya) bisa mengabdi di PDI Perjuangan yang konsisten dengan nilai-nilai Bung Karno dan dipimpin oleh putri Bung Karno, Ibu Megawati Soekarnoputri. Dan kesetiaan inilah yang sulit dicari di Bali,” ungkap Gek Diah Srikandi yang juga istri dari notaris ini. Ia memberi contoh bagaimana pemimpin di Bali ini ada yang gampang loncat partai ke sana ke sini dan mudah berpindah hanya karena kekuasaan. “Partai itu kan seperti organisasi militer ya. Ada hierarki, harus loyal pada partai, harus setia pada pimpinan dan instruksti partai. Saya berharap PDI-P bisa menjadi organisasi politik yang solid dan bisa mewarnai kancah politik Indonesia sebagai partai pemerintah. Saya berharap loyalitas itu dilakukan oleh seluruh komponen partai, baik pengurus partai hingga petugas partai termasuk bupati/wali kota di Bali yang dulu didukung oleh PDI-P,” ungkap Gek Diah Srikandi. Terkait dengan Jembrana, ia pun berharap agar menjadi salah satu prioritas dari siapa pun pemimpin Bali ke depan. “Jembrana adalah gerbang dari Pulau Bali. Jembrana harus menjadi pusat pembangunan Bali ke depan. Selama ini, banyak keterbatasan dan minimnya perhatian terhadap Jembrana dan ini membuat saya prihatin. Ini akan menjadi prioritas kita agar Jembrana semakin berdaulat dan maju. Jika Jembrana tidak terurus maka Bali akan kehilangan penjaga gawangnya. Perlu usaha keras menjadikan Jembrana sejajar dengan kabupaten lainnya,” ungkap Gek Diah Srikandi yang ikut dalam Tim Pansus LPD ini. (ad1102)
Bali Post/eka
BERBUIH - Sambil memancing ikan, beberapa warga mengamati air Tukad Badung yang berbuih di Pemogan, Denpasar Selatan, Selasa (10/1). Air Tukad Badung telah mengalami pencemaran dari berbagai limbah, baik limbah rumah tangga maupun industri.
Pascapenetapan OPD
Pengisian Jabatan Lowong, Ratusan PNS Dimutasi Denpasar (Bali Post) –
Sejumlah posisi jabatan yang lowong pascapenetapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disahkan, kini mulai diisi. Pemkot Denpasar akan melakukan pengisian dengan cara mutasi terhadap 209 jabatan. Jabatan tersebut terdiri dari eselon IIIA 9 orang, IIIB 41 orang, IVA 146 orang, IVB 13 orang. Sedangkan untuk eselon IIB, masih menunggu proses. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B. Rahoela di kantornya, Rabu (11/1) kemarin, mengatakan, pengisian jabatan ini sudah dipastikan akan berlangsung hari ini. Hanya, untuk pengisian jabatan eselon IIB
sekelas kepala dinas atau kepala badan, diperkirakan pada tahap berikutnya karena prosesnya cukup panjang. Selain itu, harus ada laporan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Rai Iswara mengatakan, yang dimutasi jajaran eselon 3 dan eselon 4 saja, sekelas kepala
seksi (kasi), kepala bidang (kabid), kepala bagian (kabag), yang sebelumnya sudah dilakukan pengukuhan OPD. “Dengan adanya pengisian jabatan, tentu dampaknya ada mutasi semisal dari staf ada yang dipromosikan menjadi kasi, selanjutknya kasi ada menjadi kabid, yang kabid
Sikapi Berita “Hoax”, Polda Bentuk Satgas Bali Post/ara
PENERTIBAN - Petugas Dishub melakukan penertiban terhadap kendaraan yang melanggar parkir.
Parkir Sembarangan, Tiga Mobil Diderek Denpasar (Bali Post) Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar, Kepolisian dan TNI, kembali menjaring belasan unit mobil yang parkir sembarangan di Jalan Ahmad Yani, Jalan Cokroaminoto, Jalan Kamboja, Jalan Diponegoro, Jalan Ratna, dan Jalan Gatot Subroto, Rabu (11/1) kemarin. Dengan menerjunkan kendaraan derek, dalam penertiban ini tiga unit mobil digembok dan diderek serta sisanya diberikan peringatan dengan ditempeli stiker. Penertiban ini dipimpin Kabid Dal. Ops. Dishb Kota Denpasar, Ketut Sriawan. Dalam penertiban ini, tidak ada perlawanan dari pemilik kendaraan yang melanggar. Dalam penertiban itu, tim langsung memberikan pengarahan kepada pemilik kendaraan agar mengerti tentang peraturan dan mengingatkan agar tidak mengulangi pelanggaran lagi. Sriawan mengatakan, penertiban ini akan terus digencarkan, mengingat masih banyak kendaraan terutama mobil yang diinapkan atau diberi label dijual lalu ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya di pinggiran jalan. Hal ini tentu saja mengganggu kenyamanan para pengguna jalan. Undang-undang telah mengatur para pengguna jalan harus tertib berlalu lintas, mematuhi rambu dan marka saat berkendaraan. Penertiban ini dilakukan juga untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan dan mencegah terjadinya kecelakaan. Maka dari itu, dalam penertiban ini, pihaknya juga menempelkan stiker pelanggaran. Tujuan penempelan stiker ini tidak lain agar pemilik kendaraan mengetahui kendaraan mereka melanggar, sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat luas agar tidak melakukan pelanggaran serupa. Tidak hanya itu, untuk menciptakan tertib lalu lintas dalam penertiban ini pihaknya juga melakukan tindakan penggembokan. Sriawan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki mobil dan tidak memiliki garasi agar berkoordinasi dengan klian banjar atau desa untuk mencari tempat parkir. (kmb12)
Suara Denpasar & Badung Tak Mungkin Redam Kemajuan Teknologi Zaman sudah canggih, tidak mungkin meredam kemajuan teknologi. Kenapa taksi online bisa lebih murah, karena biaya operasinya yang tergolong kecil. Wayan Gama, Singaraja
Steril dari Asap Rokok Taman Janggan, taman bermain anak-anak yang dibuat Pemkot Denpasar sangat bagus dan sudah ramai. Yang perlu diperhatikan adalah, agar arena anak-anak ini steril dari asap rokok. Made Olan, Denpasar
Denpasar (Bali Post) Maraknya berita-berita hoax (palsu) disikapi serius Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose. Saat ini sedang dibentuk dua Satuan Tugas (Satgas) yang akan menangani transnational crime dan berita hoax. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja usai acara tatap muka insan pers di Ruang Rupatama Mapolda Bali, Denpasar, Rabu (11/1) kemarin. “Akan dibentuk Satgas Transnational Crime dan Satgas Cyber Troops. Polda sedang menyeleksi ratusan anggota dan yang lolos akan direkrut jadi anggota Satgas tersebut,” ujarnya. Satgas tersebut, kata Hengky, menangani kasus-kasus yang sifatnya transnational crime. Ia menjelaskan, ada delapan jenis kejahatan yang dimaksud. Di antaranya yang menjadi perhatian serius yaitu narkotika dan paedofilia. “Dua kasus itu (narkotika dan paedofilia -red) menjadi prioritas penanganan karena ada banyak laporan,” tutur Hengky. Untuk penanganan kasus narkotika, sesuai perintah Kapolda, yang jadi prioritas pengungkapan jaringan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) atau money laundring. Ia yakin bila Satgas ini mampu
Bali Post/rah
menangani ataupun mengungkap money laundring, akan terungkap tindak pidana baru. “Bicara transnational crime dan pencucian uang, biasanya akan merembet ke tindak pidana lainnya. Misalnya uangnya dipakai apa dan dikirim ke mana saja,” ungkapnya. Sedangkan pembentukan Satgas Cyber Troops, Polda akan menggunakan perangkat Inteligent Management Media (IMM). IMM ini bisa memonitoring keberadaan berita hoax ataupun berita-berita yang membuat masyarakat Bali resah. Selanjutnya, Satgas yang diawaki anggota Bidang Humas Polda Bali bekerja sama dengan Bareskrim Polri. Satgas ini akan meng-counter berita hoax
WAWANCARA - Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja, saat wawancara pembentukan Satgas Transnational Crime dan Satgas Cyber Troops.
agar tidak bergulir di tengah masyarakat. “Agar tidak jadi bola liar di masyarakat. Dengan adanya IMM ini, kami bisa menganulir atau menyampaikan berita yang sebenarnya. Hal itu jadi atensi Bapak Kapolda Bali atau disebut counter narrative. Kasihan masyarakat mendapat berita itu, apalagi sampai yakin berita itu dianggap benar,” ungkapnya. Menurutnya, hingga saat ini Bali terbebas dari ancaman berita hoax. Jika ditemukan ada oknum yang menyebarkan berita hoax, maka akan dikenakan UU ITE. “Di Bali belum ada. Berita hoax itu masih di tataran nasional dan dunia,” tegas mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda Bali ini. (kmb36)
naik jadi kabag. Total keseluruhan sekitar 209 pegawai,” sebut Rai Iswara. Sementara untuk jajaran eselon 2, lanjut Rai Iswara, hingga kini masih dalam proses seleksi oleh tim seleksi. Bahkan, sudah ada yang mengikuti tes assismen sebagai persyaratan untuk bisa lolos untuk dipromosikan pejabat setingkat kepala dinas (kadis). Didesak kapan dipastikan eselon 2 akan dimutasi, Sekda Rai Iswara dengan tegas mengatakan, kesimpulannya belum bisa dipastikan. “Prosesnya kita ikuti dulu karena
masih mengikuti aturan KASN. Jadi, kapan akan dimutasi, saya belum bisa menjawab kapan eselon 2 dilakukan mutasi,” tandasnya. Keberadaan OPD mengalami perubahan berdasarkan amanat Mendagri No. 061/2911/SJ tahun 2016 tentang Tindak Lanjut PP No. 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Kasus Pipanisasi di Karangasem
Pimpro Bayar Denda Rp 50 Juta Denpasar (Bali Post) Reskrimsus Polda Bali yang menangani kasus korupsi pipanisasi di Karangasem dan merugikan keuangan negara Rp 3,7 miliar, telah mengeluarkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) pada sejumlah tersangka, termasuk mantan Bupati Karangasem Wayan Geredeg dan Ni Kadek Nopiyanti. Di sisi lain, pihak PT Adhi Karya yang menggarap proyek bernilai Rp 29 miliar itu, “rajin” mengganti uang kerugian negara, termasuk denda yang dijatuhkan hakim Tipikor (Tindak Pidana Korupsi). Salah satunya adalah pimpinan proyek (pimpro) pipanisasi di Karangasem dari PT Adhi Karya, Parno Tris Hadiono. Oleh hakim Tipikor, dia divonis satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta, subsider 1 bulan penjara. Namun soal subsider, tampaknya tidak bakal dijalani terpidana. Pasalnya, perwakilan PT Adhi Karya telah membayar denda Rp 50 juta ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Rabu (11/1) kemarin. Uang pembayaran denda Rp 50 juta tersebut diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari (Kejaksaan Negeri) Karangasem, Bekti Wicaksono. Dengan pembayaran denda ini, berarti Parno hanya perlu menjalankan putusan setahun penjara. Aspidsus Kejati Bali, Polin O. Sitanggang, kemarin mengatakan, dengan dibayarkannya uang denda maka Parno tidak perlu menjalani pidana penjara satu bulan sebagai pengganti uang denda. “Uang sudah diterima JPU untuk disetorkan ke kas negara,” ucap Polin. Terkait uang pengganti kerugian negara Rp 3,7 miliar, juga sudah dibayarkan PT Adhi Karya dengan menggunakan cek yang masih dtitipkan di Rubasan (Ruman Penitipan Barang Sitaan) Denpasar. Polin mengatakan, cek Rp 3,7 miliar tersebut akan segera dicairkan untuk mengganti kerugian negara. Saat ini, jaksa masih berkoordinasi untuk mencairkan cek sebagai pengganti kerugian negara untuk disetor ke kas negara. Dalam kasus ini, sudah ada tiga terdakwa yang dijatuhi hukuman berbeda. Di antaranya, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Karangasem I Wayan Arnawa sebagai PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) I.B. Oka, Kepala (kini mantan) PT Adhi Karya, Imam Wijaya Santosa. (kmb37)
Camat Denut Tempati Kantor Baru
Pelayanan kepada Masyarakat Semakin Meningkat SETELAH selesai melakukan renovasi, kini Kantor Camat Denpasar Utara (Denut) menempati gedung baru. Kantor yang beralamat di Jl. Mulawarman, Denpasar, diawali dengan upacara pemelaspas dan telah diresmikan pada 24 Desember 2016 lalu oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Kantor Camat Denpasar Utara ini dibangun di atas tanah seluas 14 are dengan luas bangunan utama 1.000 meter persegi. Kantor Camat Denpasar Utara ini terdiri dari tiga lantai, masing-masing difungsikan sebagai Ruang Pelayanan di lantai satu, Ruang Sekretariat di lantai dua dan Ruang Pertemuan di lantai tiga. Kantor Camat Denpasar Utara dilengkapi dengan berbagai sarana prasarana, di antaranya CCTV, free Wi-fi, Smoke Detector, dan alat Pemadam Kebakaran. Camat Denpasar Utara Nyoman Lodera saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/1) kemarin, mengatakan, dengan dibangunnya Kantor Camat Denpasar Utara yang baru ini, diharapkan mampu meningkatkan
pelayanan dan profesionalisme staf di Kantor Kecamatan Denpasar Utara. “Cakupan layanan secara keseluruhan di Kantor Camat Denpasar Utara, di mana menciptakan mekanisme kerja yang responsif terhadap keinginan masyarakat melalui peningkatan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan sehingga tercipta kepuasan pelayanan terhadap masyarakat,” kata Lodera. Selain itu, kata Lodera, pemanfaatan dan pengembangan teknologi informasi, peningkatan kepuasan dan profesionalisme staf serta peningkatan budaya kerja melalui penerapan SOP masing-masing bagian di Kantor Camat Denpasar Utara, telah disesuaikan dengan poin-poin yang tertuang dalam Padmaksara. Nyoman Lodera mengatakan setiap harinya di Kantor Camat Denut melayani masyarakat yang ingin mengurus berbagai keperluan administrasi, mulai Surat Keterangan Pindah Domisili, pengurusan KTP, KK dan administrasi lainnya. “Selain itu, sejalan dengan Program Wali Kota Denpasar
I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengenai percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, maka di Kantor Kecamatan Denpasar Utara juga menyediakan pelayanan kepada masyarakat yang memiliki usaha kecil berupa pengurusan izin UKM. Semua jenis layanan ini gratis tanpa dipungut biaya. Segala peningkatan baik sarana, prasarana maupun pelayanan di Kantor Camat Denpasar Utara, tentu sesuai dengan misi yang telah dicanangkan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra tentang Kota Denpasar sebagai Kota Cerdas Berwawasan Budaya dengan moto Sewaka Dharma atau melayani adalah kewajiban,” ujar Nyoman Lodera. Salah seorang masyarakat, Wayan Putra asal Pemecutan Kaja yang ditemui saat mengurus administrasi mengatakan, dengan selesainya renovasi Kantor Camat Denut ini, pelayanan semakin meningkat serta ruang tunggunya lebih nyaman. “Kami berharap pelayanan yang sudah baik di Kantor Camat Denpasar Utara dapat ditingkatkan lagi,” kata Putra. (ad1104)
BARU - Suasana pelayanan di kantor Camat Denpasar Utara yang baru, Jl. Mulawarman, Denpasar.
(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5
Topik : UN TERAPKAN DUA MODEL Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Badung
Kamis Paing, 12 Januari 2017
3
Pemkab Awasi Realisasi Investasi
Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) akan mengawasi realisasi investasi. Langkah ini guna memastikan investor tidak menahan izin investasi dengan alasan tertentu. Sejumlah faktor yang menghambat realisasi investasi di Indonesia adalah pembebasan lahan yang berlarut-larut dan buruknya infrastruktur yang menyebabkan investor menahan investasi. Bahkan, tak sedikit dari investor yang mencari izin Bali Post/par investasi sebagai jaminan I Made Sutama mencari kredit perbankan. “Kalau dulu kami sebatas mencatat nilai investasi yang masuk, tapi sekarang kami akan mengawasi setiap izin investasi yang dikeluarkan hingga realisasinya di lapangan,” ungkap Kadis Penanaman Modal dan PTSP Badung, I Made Sutama, Rabu (11/1) kemarin. Menurutnya, pengawasan investasi atau penanaman modal di Badung menjadi tugas dan wewenang Dinas Penanaman Modal dan PTSP Badung. Tak hanya itu, pihaknya juga bertugas mengoordinasikan penanaman modal dan melaksanakan pelayanan perizinan dan nonperizinan untuk legalitas usaha. “Dinas Penanaman Modal dan PTSP Badung dulunya disebut Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) yang memiliki wewenang hanya pada pelayanan perizinan saja,” ujarnya. Sementara koordinasi penanaman modal, kata Sutama, masih terbatas pada mencatat nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Badung. Kegiatan perencanaan dan promosi penanaman modal masih ditangani oleh Bappeda dan Litbang, sementara pengendalian penanaman modal dilakukan oleh Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Badung. “Dengan terbentuknya dinas ini maka seluruh kegiatan penanaman modal dilaksanakan dalam satu atap,” katanya. Namun, sesuai dengan Peraturan Bupati Badung nomor 2 tahun 2017 tentang Pemberian Mandat dari Bupati kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Sutama mengatakan, pihaknya harus tetap berkoordinasi dengan instansi teknis terkait. “Untuk pelayanan perizinan akan mengacu pada peraturan BKPM dan tentunya tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku di Badung,” sebutnya. Hal tersebut, terang Sutama, sedang dibahas dan dikoordinasikan dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Provinsi Bali maupun BKPM Pusat. Namun, hingga November 2016 izin yang dikeluarkan mencapai 9.976 izin, 409 di antaranya merupakan izin investasi. “Minimal awal Februari semua perizinan telah dapat diterbitkan berdasarkan ketentuan BKPM,” ujarnya. (kmb27)
Pencuri BPKB Mobil Ditangkap
Tujuh Ibu-ibu Mengaku Ditipu Penggandaan Uang Mangupura (Bali Post) Tim Resmob Polresta Denpasar menangkap OM alias Ibu Dayu (52) di kos-kosan di Jalan Batuyang Gang Merpati, Batubulan, Gianyar, Senin (9/1) lalu. Ia ditangkap karena mencuri BPKB (Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor) dan menggadaikan mobil milik Ni Made Govindasari (20). Mendengar OM ditangkap, tujuh orang ibu-ibu mendatangi Polresta, Rabu (11/1) kemarin. Mereka mengaku ditipu oleh tersangka yang mengaku bisa menggandakan uang. “Untuk penipuan berkedok penggandaan uang, belum bisa diproses karena para korban masih melengkapi alat bukti. Sedangkan kasus pencurian dan penggelapan mobil, sedang kami proses,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard. Reinhard mengatakan, tersangka ditangkap pukul 17.00 wita. Korban beralamat di Trenggana Gang III, Penatih, Denpasar Timur. Dari keterangan korban, pada Oktober lalu, tersangka hendak membeli mobil Suzuki Swift miliknya. Karena cukup lama tidak bayar, orang tua korban minta BPKB mobil tersebut yang dibawa pelaku. Selanjutnya, BPKB itu ditaruh di plangkiran rumahnya. Waktu itu, tersangka kos di rumah korban sehingga tahu tempat BPKB mobil tersebut dan langsung mengambilnya. Beberapa hari kemudian, tersangka pura-pura menyewa mobil itu selama 22 hari dan dibuatkan kuitansi sewa. Namun ternyata, mobil itu digadaikan di salah satu showroom di Renon, Denpasar Timur, Rp 75 juta. Dengan kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 109 juta. “BPKB mobil kan dicuri duluan. Saat mobil itu digadaikan, pemilik showroom percaya karena ada BPKB-nya,” ujar Reinhard. Setelah menerima laporan kasus itu, tim Resmob melakukan penyelidikan. Awalnya, petugas kesulitan melacak keberadaan pelaku karena suka pindah-pindah kos. Akan tetapi, akhirnya terlacak di kos-kosan di Jalan Batuyang Gang Merpati, Batubulan, Gianyar. Saat tersangka ditangkap, polisi mengamankan bukti penggadian mobil tersebut. “Bagi masyarakat yang jadi korban, silakan lengkapi bukti-buktinya dan langsung lapor ke Polresta,” ujarnya. Keterangan salah satu korban penipuan, tersangka pinjam uang dan meyakinkan korban dengan disuruh membeli banten. Selanjutnya, korban diberi tas dan tersangka mengatakan di dalam tas itu nanti ada uang. Tapi sampai saat itu, tidak terbukti. “Informasinya puluhan orang jadi korban. Yang datang tadi (kemarin -red) ada tujuh orang, dari pemulung sampai PNS. Mereka sampai menangis,” kata petugas Polresta Denpasar. (kmb36)
Bali Post/kmb23
MEMBAHAYAKAN - Pohon pisang ditanam pada lubang bekas galian yang belum diaspal di Jalan Babakan, Canggu, Kuta, Rabu (11/1) kemarin. Lubang bekas galian ini sangat membahayakan pengguna jalan, apalagi saat malam hari.
Gaji PNS Molor, BPKAD Minta SKPD Proaktif Mangupura (Bali Post) – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Badung meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) proaktif agar tidak terjadi keterlambatan dalam pembayaran gaji pegawai (pegawai negeri sipil/PNS). Terlebih, pada SKPD yang baru terbentuk pascaperombakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Cepat tidaknya proses pencairan gaji tergantung dari masing-masing SKPD. Karenanya, bagi SKPD terkait terutama SKPD baru agar secepatnya menunjuk bendahara. Dengan demikian, bisa segera mengamprah gaji,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPKAD Badung I Wayan Adi Arnawa, Rabu (11/1) kemarin.
Dia menyadari, masa transisi pascaperombokan OPD beberapa waktu lalu, memengaruhi proses administasi. Namun, tentu BPKAD tidak bisa menunggu seluruhnya terkumpul. “SKPD yang mengamprah terlebih dahulu maka bisa cepat proses pencairannya,” katanya. Pihaknya akan melaku-
kan verifikasi setelah adanya pengajuan ke BPKAD. Setelah proses verifikasi, akan dikembalikan ke SKPD untuk pengecekan ulang. “Baru setelah itu nanti keluar SPM (Surat Perintah Membayar) dan dari itu dibawa ke BPKAD untuk penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D),” jelasnya. Kepala Badan Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung ini juga meminta kepada SKPD untuk segera menyetorkan nama-nama pegawainya sehingga bisa cepat diproses. Dengan demikian, bisa segera mengamprah gaji. “Semakin cepat bendahara SKPD men-
gajukan amprah gaji maka pencairannya semakin cepat,” kata pejabat asal Pecatu, Kuta Selatan itu. Adi Arnawa mengaku telah melayangkan surat kepada masing-masing SKPD. Dari laporan yang diterimanya, ada 27 SKPD yang mengajukan. “Bagi yang sudah mengajukan, yang jelas sekarang masih dalam proses. Seperti disampaikan pak Sekda, memang sudah ada yang cair,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pengukuhan OPD di Kabupaten Badung berdampak pada sistem penggajian PNS di lingkungan
Pemkab Badung. Sejumlah pegawai mengaku belum menerima gaji hingga Selasa (10/1). Kondisi serupa terjadi hampir di seluruh kabupaten/ kota di Bali. Sekda Badung, Kompyang R. Swandika yang dimintai konfirmasi hal itu mengatakan, masalah tersebut telah teratasi sehingga sejumlah SKPD telah menerima haknya per 10 Januari. Pejabat asal Kerobokan ini berharap masing-masing kepala SKPD agar segera melengkapi data pegawainya sehingga gaji mereka bisa segera dicairkan dan tidak perlu menunggu hingga akhir bulan. (kmb27)
Hari Ini, Lowongan Calon Sekda Badung Dibuka
Bali Post/kmb23
KAPAL - Kajari Denpasar Erna Normawati Widodo Putri didampingi Kasi Pidum Ketut Maha Agung, Kasi Intel A.A. Kusumayasa, menyerahkan barang bukti kapal tanker PT SP kepada pemiliknya, I Made Wirata yang dilakukan langsung di atas kapal.
Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi
Kapal Minyak SP Diserahkan, Jaksa Rampas Mobil Tangki
Denpasar (Bali Post) Eksekusi atas kasus penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dengan terpidana Dirut PT Sembilan Pilar (SP) I Made Wirata, memakan waktu cukup lama. Rabu (11/1) kemarin, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar, Erna Normawati Widodo Putri ditemani Kasi Pidum Ketut Maha Agung mengembalikan atau menyerahkan kapal minyak milik PT Sembilan Pilar ke pemiliknya, I Made Wirata. Berita acara penyerahan berlangsung di tengah laut. Pantauan Bali Post, kapal tanker PT SP yang didominasi cat warna merah posisinya di tengah laut, berdempetan dengan Kapal Polisi KM Abimanyu. Kapal tanker itu kemarin terlihat masih bersih, begitu juga di ruangan awak kapal dan kamar mandinya. Dalam putusan Mahkamah Agung (MA), memang kapal itu dikembalikkan ke pemiliknya. Sedangkan enam mobil tangki yang dititipkan di Rupbasan (Rumah Penyimpanan Benda Sitaan
Negara), semuanya dirampas dan disita negara untuk selanjutnya akan dilakukan lelang. Ada enam truk tangki lengkap dengan isinya yang disita. Pelaksanaan eksekusi kemarin belum lengkap, karena yang dijalankan adalah penyerahan kapal dan perampasan mobil tangki. Sedangkan terhadap eksekusi badan, belum dilakukan. “Kami serahkan kapal berikut dokumennya kepada pemiliknya, yakni saudara Made Wirata, sesuai dengan putusan MA dan berita acara penyerahan barang bukti ini,” tandas Erna Normawati. Soal lelang, menurut Kajari Erna, Kasubagbin Kejari Denpasar Nyoman Suarna akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan mengenai taksiran harga truk tangki serta jumlah BBMnya. “Jika dari taksiran harga tersebut di atas Rp 1 miliar, kami harus berkirim surat ke Jambin Kejagung melalui Kejati Bali. Jika di bawah Rp 1 miliar, kami akan laksanakan sendiri. Tentu kedua lelang dilaksanakan pada KPKNL Denpasar,” ucap Erna. (kmb37)
Mangupura (Bali Post) – Terhitung mulai Kamis (12/1) ini, Panitia Seleksi (Pansel) membuka lowongan pendaftaran calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung. Pansel akan mengumumkan tahapan seleksi yang dimulai dengan penerimaan berkas pedaftaran. Ketua Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Kompyang R. Swandika, mengatakan, lowongan Sekda Badung terbuka bagi seluruh PNS yang memenuhi syarat, namun terbatas pada birokrat di Bali, baik pemprov maupun kabupaten/kota. “Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah mengeluarkan dua rekomendasi, yaitu rekomendasi persetujuan pembentukan pansel dan rekomendasi pelaksanaan seleksi. Sehingga, rencananya besok (hari ini -red) akan mengumumkan secara terbuka tahapan seleksinya,” jelas Kompyang R. Swandika yang didampingi anggota Pansel, I Gede Wijaya, Rabu (11/1) kemarin. Menurutnya, dengan turunnya rekomendasi dari KASN, Pansel dapat memulai tahapan. Jadwal atau tahapan seleksi sudah dikoordinasikan dengan Pemprov Bali. Tahap pertama yang dilakukan adalah penerimaan berkas pendaftaraan yang mulai dibuka tanggal 13 Januari hingga 4 Februari 2017 atau 15 hari kerja. “Seluruh PNS yang memenuhi syarat bisa mendaftarkan diri. Tak hanya di Pemkab Badung, PNS di kabupaten/kota maupun Pemprov Bali juga memiliki kesempatan menduduki jabatan Sekda Badung,” jelasnya. Disebutkannya, persyaratan yang harus dipenuhi jika berniat mencalonkan diri adalah harus sehat jasmani dan rohani, tidak sedang atau menjalani proses hukum, umur maksimal 58 tahun per 28 Februari 2017, dan syarat terpenting sudah menjabat minimal 2 tahun di eselon II pada 2 SKPD yang berbeda. “Proses selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan dan seleksi administrasi. Pansel juga akan melakukan penelusuran rekam jejak pada masing-masing calon,” ucapnya. Setelah proses administrasi, kata Kompyang R. Swandika, akan dilakukan wawancara dan presentasi dari masing-masing calon. Dari penilaian masing-masing tahapan seleksi, Pansel akan merekomendasikan tiga calon. “Sebelum masuk ke meja bupati, nama tiga calon yang direkomendasikan akan dibawa dulu ke Komisi ASN untuk mendapatkan pengesahan atau persetujuan,” sebutnya. Kendati demikian, bupati memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa calon Sekda dari tiga calon yang direkomendasikan Pansel. Penetapan Sekda juga melalui Surat Keputusan Bupati dengan tembusan ke Gubernur. “Kami targetkan tanggal 24 Februari sudah ditetapkan Sekda yang baru. Sedangkan pelantikannya pada akhir Februari, tergantung hari baik saat itu,” ujarnya. (kmb27)
Kasus Korupsi Pembangunan Jembatan di Lemukih
Konsultan Pengawas Divonis Setahun Penjara Mangupura (Bali Post) Terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan Pangkung Lebong dan Pangkung Api, Desa Lemukih, Sawan, Buleleng, Dewa Made Putra (51), Rabu (11/1) kemarin, divonis hukuman setahun penjara. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila menyatakan terdakwa yang menjabat konsultan pengawas ini terbukti bersalah, yakni melakukan perbuatan dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi. Di samping itu, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara. Karenanya, majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama seta-
hun pada Dewa Made Putra. Selain itu, terdakwa juga dihukum membayar denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Atas vonis tersebut, terdakwa langsung menerimanya. Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) Rika Ekayanti, dkk., menyatakan pikir-pikir. Putusan majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU. Sebelumnya, jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali menuntut supaya terdakwa Made Putra dihukum dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 6 bulan kurungan. Dalam perkara jembatan ini, terdakwa Made Putra dijerat pasal 3 jo pasal 18 UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI
No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dalam dakwaan JPU, dikatakan bahwa pembangunan jembatan Pangkung Lebong dan Pangkung Api, Desa Lemukih, Sawan, Buleleng tertuang dalam Daftar Program Anggaran (DPA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Buleleng dengan nilai pagu Rp 2.630.000.000. Dalam proses lelang yang dilakukan pokja III ULP Kabupaten Buleleng, dimenangkan oleh PT Arisya Prima Ayu dengan nilai kontrak Rp 2.549.797.000. Selanjutnya, dibuatkan surat perjanjian antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan PT Arisya Prima Ayu dengan waktu penyelesaian selama 135 hari, terhitung mulai tanggal 13 Agustus 2013 sampai dengan 25 Desember 2013.
Untuk pekerjaan pengawasan kegiatan pembangunan jembatan tersebut, dilakukan oleh konsultan pengawas CV Ayu Desain yang selanjutnya menunjuk terdakwa Dewa Made Putra sebagai tim leader. Namun dalam perjalanannya, PT Arisya Prima Ayu tidak melaksanakan pembangunan jembatan tersebut. Melainkan, menyerahkan kepada pihak ketiga yang tidak tercantum dalam kontrak, yakni subkontrak atas nama I Made Sudiawan dari CV Karya Putra Utama Dalung dengan nilai kontrak Rp 1,7 miliar. Sesuai kontrak, waktu pengerjaan yang berakhir tanggal 25 Desember 2013. Namun ternyata, pembangunan jembatan baru mencapai 18,30 persen yang termuat dalam laporan evaluasi ditandatangani oleh terdakwa. Terdakwa pada tanggal 30
Desember menandatangani berita acara pemeriksaan akhir pekerjaan fiktif, yang menyatakan pekerjaan sudah mencapai 45,13 persen. Terdakwa Made Putra mau menandatangani karena sudah persetujuan dari Kepala Dinas PU Buleleng. Setelah ditandatanganinya berita acara pemeriksaan akhir pekerjaan fiktif oleh terdakwa, akhirnya digunakan oleh PT Arisya untuk mengajukan pembayaran termin pertama Rp 815.935.040. Sesuai ketentuan, semestinya PT Aristya Prima Ayu selaku kontraktor mengajukan permohonan pembayaran angsuran I sebelum tanggal 25 Desember 2013. Namun yang dipakai mengajukan termin I, lampiran yang diduga fiktif karena tanggal 30 Desember pekerjaan fisik baru mencapai 23,83 persen. (kmb37)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
”Macaru” di SMK Dwijendra Denpasar
Menjamin Masa Depan dengan Pelayanan Berkualitas GEDUNG megah SMK Dwijendra senilai Rp 11 miliar di Jl. Suradipa, Peguyangan, Denpasar, Rabu (11/1) kemarin, di-plaspas yang diawali dengan upacara pacaruan. Upacara dipuput Ida Rsi Bujangga Waisnawa Ganda Kusuma dan Ida Rsi Bunjangga Waisnawa Istri Gandawati dari Griya Ganda Madana Penatih. Upacara pacaruan dihadiri Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., Rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. dan para dekan serta kepala sekolah di lingkungan Dwijendra. Usai pacaruan, Kamis (12/1) hari ini, dilakukan upacara mlaspas, mendem padagingan dan ngenteg linggih di parahyangan sekolah. Kepala SMK Dwijendra Denpasar I Ketut Widia, M.Si. mengungkapkan, setelah pindah dari Jl. Kamboja menuju Jl. Suradipa, Peguyangan sejak 2016 lalu, sekolah ini mendapat respons positif dari masyarakat. Ini terbukti jumlah siswanya terus meningkat. Saat ini, SMK Dwijendra memiliki kelas Program Keahlian Akomodasi Perhotelan (APh), kelas Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan kelas Akuntansi. Dengan demikian, siswanya kini mencapai 316 orang. SMK Dwijendra di gedung baru ini memiliki 18 kelas, ruang guru, tenaga admnistrasi dan tiga lab masing-masing lab Akuntansi, TKJ dan APh. Sekolah ini didukung 32 guru tetap dan para praktisi. Upacara pecaruan dan mlaspas ini, kata Ketut Widia, demi terwujudnya keharmonisan alam sekala dan niskala serta membawa kedamaian. Dengan demikian, siswa, guru dan karyawan bekerja
secara kondusif, aman dan nyaman. Dia menambahkan, tahun ajaran baru ini pihaknya akan membuka tiga program keahlian yakni Aph, Akuntansi dan TKJ. Dengan sarana baru ini, kini SMK Dwijendra fokus pada upaya peningkatan mutu pendidikan serta memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ini yang dia sebut SMK Dwijendra memberi jaminan akan masa depan. Selain pelayanan bermutu, SMK Dwijendra di Peguyangan juga menyiapkan beasiswa yayasan dan berbagai beasiswa dari pemerintah dan swasta. Dengan pelayanan berkualitas ini, dia mengharapkan lulusannya lebih kompetitif di dunia usaha dan industri. Sekolah ini dikenal memiliki program keahlian yang didukung keunggulan tertentu. Seperti program Akuntansi berbasiskan miob dan pelayanan tambahan mikrotik untuk TKJ. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra
Jaya, M.Si. mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Peguyangan telah menjadikan SMK Dwijendra sebagai lembaga pendidikan pilihan masyarakat. Ini sesuai dengan visi Dwijendra membuka SMK Dwijendra Denpasar di Peguyangan guna memberi akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat Peguyangan untuk mencetak SDM terampil. Dikatakan, SMK Dwijendra adalah lembaga pendidikan vokasi. Jenis pendidikan ini ke depan diberdayakan dan diperhatikan serius oleh pemerintah untuk mencetak tenaga kerja siap pakai. Ini dibuktikan, SMK Dwijendra sampai kehabisan stok lulusan akibat banyaknya permintaan dari dunia industri. Ini yang dia sebut SMK Dwijendra menjamin masa depan. Bahkan, LPD Peguyangan sudah amprah lulusan terbaik SMK Dwijendra. Mereka bisa langsung kerja dan melanjutkan studi. “Inilah bentuk dukungan masyarakat,” ujarnya. (ad1099)
MACARU - Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya bersama Kasek Ketut Widia serta pejabat lain ketika upacara pacaruan di SMK Dwijendra Denpasar.
Ketua DPP PNI Marhaenisme Berpidato di Hadapan Kader Golkar Buleleng
Dr. Arya Wedakarna Ingin Jadi Pemimpin yang Mengayomi Semua Partai JARANG ada figur politisidi Bali yang bisa diterima oleh semua partai di Bali. Selama ini, ada citra jika seorang politisi di Bali cenderung eksklusif berada di satu kelompok dan warna politik tertentu. Tapi hal itu tidak berlaku untuk sosok tokoh muda Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang memiliki hubungan begitu cair dengan partai-partai di Bali. Hal ini terekam saat Dr. Arya Wedakarna (AWK) yang hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPP PNI Marhaenisme hadir di sela-sela acara Partai Golkar di Buleleng. Didaulat memberikan sambutan, tampak hadir Dewa Nyoman Sukrawan (Calon Bupati Buleleng dari Paket Surya), Nyoman Sugawa Korry (Sekretaris Partai Golkar Bali) dan jajaran Partai Golkar Buleleng. “Golongan Karya (Golkar) ide dan gagasannya lahir dari Bung Karno. Perjalanan sejarah akhirnya membuat Golkar seperti saat ini. Bagi saya, warna partai tidak penting, yang penting adalah kita sepakat Pancasila dan aliran nasionalis adalah harga mati sebagai mana cita-cita founding father,” ungkap Dr. Arya Wedakarna. Terkait dengan suksesi di Provinsi Bali pada tahun 2018, AWK menyatakan dirinya tidak terlalu ambisi walau namanya sudah digadang-gadang menjadi kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali bahkan selalu berada teratas dan memiliki elektabilitas tinggi dalam berbagai survei. Ia pun menyatakan pandangannya. “Saya pribadi, sejujurnya ingin mengawal Bali di pusat. Masih banyak PR kita di pusat yang harus diselesaikan. Tapi di satu sisi, ada panggilan dari rakyat Bali. Kondisi Bali saat ini sudah sangat darurat. Ribut masalah reklamasi, habisnya lahan pertanian, pelecehan tenaga kerja Hindu, desa adat dan LPD yang tidak berdaya, pendidikan, kesehatan yang tidak habis masalahnya. Pariwisata dan infrastruktur jalan di tempat. Ditambah tidak mampunya pemimpin di Bali untuk berani
berargumen dengan pusat. Ini sangat memprihatinkan. Maka anda perhatikan ya, siapapun kandidat Gubernur Bali 2018 yang sudah mendeklarasikan diri saat ini cenderung direspons biasa-biasa saja oleh masyarakat. Itu karena jejak dan track record calon pemimpin di Bali masih belum dipercaya. Jika tidak ada figur alternatif, saya kira tingkat Golput akan tinggi. Rakyat Bali cenderung menghindari calon dari partai. Saya kira Bali memerlukan calon independen. Para tokoh bisa belajar dari Buleleng,” ungkap AWK usai menghadiri acara Golkar. Maka dari itu, ia menyampaikan bahwa di Pemilu 2018, tidak akan dikotomi seorang Gubernur atau Wagub harus dari Buleleng. “Saya rasa berbahaya bicara jika kandidat itu harus dari utara, selatan, timur atau barat. Sudah tidak zamannya lagi. Jika kita terus berbicara tentang harus ada komposisi dari Buleleng, maka 8 kabupaten lainnya akan tersinggung. Secara politik, justru ide Buleleng dan non Buleleng akan sangat berbahaya jika dimunculkan, apalagi di media sosial. Inilah pendidikan politik yang
harus diluruskan. Kita harus bersatu atas nama wangsa Bali. Tapi, saya sepakat Buleleng harus diperhatikan,” ungkap AWK. Terkait dengan Pilkada Buleleng, pihaknya membawa pesan dari Ibu Sukmawati Sukarno (Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme) untuk memenangkan Dewa Nyoman Sukrawan (Paket Surya). “Pilkada iu bukan cuma urusan menang dan bertarung, tapi bagi PNI adalah urusan kesetiakawanan. Sosok Dewa Sukrawan, sosok banteng sejati. Beliau sederhana, orang baik dan setia kawan. Sejak beliau menjadi Ketua DPRD Buleleng, Calon Wakil Gubernur 2013–2018 hingga menjadi Bendahara DPD PDI-P Bali, beliau adalah orang baik. Orang baik harus didukung. Jangan sampai Buleleng punya pemimpin yang suka bohong. Masalah menang kalah nomer sekian, yang penting kita tunjukkan setia kawan dan berani. Jika rakyat memilih pemimpin yang nitya wacana, karmanya juga berat. Semoga beliau diberkati Tuhan dan direstui rakyat,” ungkap AWK yang sampai saat ini belum mau bersikap terkait Pemilihan Gubernur 2018 ini. (ad1103)
MOTIVASI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Ketua DPP PNI Marhaenisme) saat didaulat memberikan motivasi pada kader Partai Golkar Buleleng.
Akan Ada Wajib PIN
Ijazah Tak Perlu Lagi Dilegalisir Jakarta (Bali Post) – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir menegaskan, ijazah tak perlu lagi dilegalisir karena perguruan tinggi akan diwajibkan mengikuti program Penomoran Ijazah Nasional (PIN). Dalam siaran persnya, belum lama ini, Nasir mengatakan wajib PIN akan membuat nanti tak perlu ada lagi legalisir ijazah lulusan perguruan tinggi Indonesia. Jika pihak industri ingin tahu lulusan yang akan diterimanya, mereka tinggal mengeceknya ke
Sistem Verifikasi Ijazah Online/ Elektronik (Sivil). Formula ini juga akan mencegah masalah ijazah palsu. Nasir memastikan jika pemerintah mendapati ada jual beli ijazah, maka perguruan tinggi penerbit ijazah palsu akan lansung ditutup. Tahun ini, Kemristekdikti juga menerapkan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI). Menurut Nasir, perubahan Kopertis menjadi LL-DIKTI untuk wilayah Kopertis I lebih mudah, dibandingkan Kopertis yang membawahi sekitar enam provinsi.
Nasir menjelaskan pada 2016, dari 23 perguruan tinggi yang berakreditasi A, 9 di antaranya PTS dan ini menjadi pelecut PTS lain untuk berakreditasi lebih baik. Dia juga menilai publikasi ilmiah di PTS harus ditingkatkan karena hal itu membantu penelitian di Tanah Air. Nasir juga menyampaikan ratarata masalah di PTS terutama untuk politeknik atau akademi adalah keterbatasan dosen. Dia berjanji akan bekerjasama dengan industri untuk mengatasi masalah itu. (ant)
Kamis Paing, 12 Januari 2017
Unmas Denpasar Rombak Kabinet
Masa Jabatan Dibatasi Dua Kali
INTEGRITAS - Rektor Unmas Made Sukamerta didampingi WR II Wayan Suandi menyerahkan pakta integritas bagi pejabat baru yang dilantik. UNIVERSITAS Mahasaraswati (Unmas) Denpasar terus melakukan perubahan dalam segala hal untuk kemajuan lembaga. Awal tahun 2017, Unmas Denpasar merombak kebinet di tingkat fakultas dan biro. Sejumlah dekan diganti oleh pejabat baru. Pelantikan pejabat struktural Unmas dilakukan Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Si. di Kampus Soka, Rabu (11/1) kemarin. Pejabat yang dilantik masing-masing Dekan FKIP yang dulu dipegang Prof. I Wayan Maba digantikan Dr. Drs. I Nyoman Suparsa, M.S., WD I dipegang Dr. Drs. Cornelius Sr Murdo Yuwono, M.Si., WD II Komang Budiarta, S.Pd., M.Pd. dan WD III Drs. I Nyoman Diarta, M.Pd. Dekan FH tetap dipegang I Nengah Susrama, S.H., M.H. didampingi WD I Dr. I Wayan Gde Wiryawan, S.H., M.H., WD II Lis Julianti, S.H., M.H., dan WD III I Wayan Wahyu Wira Udytama, S.H., M.H. Dekan Pertanian tetap dipegang Dr. Ir. I Made Sukerta,
M.Si. dibantu WD I Ir. I Dewa Nyoman Raka, M.P., WD II Ir. I Made Suryana, M.Si. dan WD III drh. Nyoman Yudiarini, SKH.,M. Agb. Dekan FE yang dulu dijabat I Wayan Sujana kini diganti Dr. Putu Kepramareni, S.E., M.M. didampingi WD I Dr. Drs. Nenga Landra, S.E., M.M., WD II A.A. Dwi Widyani, S.E., M.M.Ak, dan WD III Luh Kadek Budi Martini, S.E., M.M.. Sementara Dekan FT tetap dipegang Ir. I Made Latra, M.Si. dibantu WD I Ir. I Ketut Sudipta Giri, M.T., WD II Tjok. Istri Praganingrum, S.T., M.T. dan WD III I Gusti Agung Gde Suryadarmawan, S.T., M.T. Dekan FKG yang dulu dipegang Mahendri kini diganti Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. dibantu WD I Dr. drg. Michammad Taha Ma’ruf, M.Erg., WD II drg. I Gusti Agung Ayu Hartini, M.Biomed. dan WD III drg. Ni Putu Widani Astutui, M.Kes. dan Direktur PPS tetap dipegang Prof. Dr. Drs. Anak Agung Putu Agung, M.Si. dibantu Sekretaris Dr. Ir. I
Ketut Sumantra, M.P. Saat itu juga dilantik Ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM) dipegang Drs. I Made Legawa, M.Si. dan Ketua LPPM Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si. Unmas juga dilengkapi dengan Pusat Bisnis dan Kewirausahaan dijabat Dr. Drs. I Wayan Sujana, M.M., Pusat Kantor Hubungan dan Alumni oleh Komang Widana Putra, S. Pd., M.Hum. dan Ketua Kantor Urusan Internasional oleh Ni Wayan Krismayani, S.Pd., M.Pd. Yang menarik, pejabat periode 2017-2021 ini wajib meneken fakta integritas. Hal ini dilakukan, kata Rektor Made Sukamerta, untuk menuntut mereka bekerja secara jujur dan siap menerima sanksi jika melanggar. Makanya, Rektor menekankan bekerja berlandaskan kejujuran dan kerja ikhlas. Sukamerta mengatakan, pejabat yang dilantik hasil pemilihan secara demokratis di tingkat fakultas serta mendapat persetujuan dari yayasan. Dia menegaskan, mulai kepemimpinannya, semua pejabat di lingkungan Unmas hanya boleh menjabat maksimal dua kali masa jabatan. Hal ini dilakukan untuk menggali kreativitas dan inovasi. Kedua untuk memberi kesempatan bagi yang lebih muda menjadi pemimpin. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. menekankan, pejabat di Unmas harus memiliki sejumlah ketentuan. Pertama, teruji jiwa ke-Saraswati-annya. Ini bisa diartikan jiwa wirang dan bela pati terhadap Saraswati. Kedua, menjunjung tinggi kejujuran, selanjutya tegas dan bekerja keras serta menjalin hubungan dan networking secara luas. Dengan pejabat-pejabat baru ini, dia yakin empat tahun ke depan semuanya membawa kemajuan bagi lembaga. (ad1100)
Irjen Pol. Untung Yoga di Unwar
Mahasiswa Garda Terdepan Jaga Keutuhan NKRI KEPALA Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol. Drs. Ketut Untung Yoga, S.H., M.M. kembali melakukan simakrama dengan mahasiswa. Rabu (11/1) kemarin, Untung Yoga menjadi narasumber wawasan kebangsaan untuk meningkatkan kecerdasan mahasiswa tentang pentingnya kesatuan dan persatuan menjaga keutuhan NKRI di Universitas Warmadewa (Unwar). Untung Yoga diterima langsung Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana bersama Wakil Rektor dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Untung Yoga adalah mantan Wakapolda Bali yang kini mengurusi keinterpolan dan PBB. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti mengungkapkan, mahasiswa Unwar sebagai kelompok anomi (mereka muncul ketika negara ini bahaya dan kritis) harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Mereka harus berpikir kritis dan memiliki sikap bela negara. Sikap bela negara ini, kata dia, bukan berarti bela penguasa melainkan cinta tanah air dan empat pilar kebangsaan. Dia mengatakan, mahasiswa adalah kelompok anak muda yang memiliki kemampuan intelektual memadai. Makanya, mahasiswa Unwar harus tampil kritis dan memiliki sikap membela kebinekaan dan keutuhan NKRI. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana juga mengatakan mahasiswa sebagai kekuatan penting dalam ketatanegaraan. Mereka perlu mengetahui sejarah bangsa untuk memperkuat rasa kebangsaan. Munculnya bahaya disintegritas bangsa, kata dia, juga akibat berbagai kondisi bangsa termasuk
KEBANGSAAN - Irjen Pol. Untung Yoga bersama Ketua YKKP Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti, Rektor Unwar Dewa Putu Widjana dan para wakil rektor saat memberi ceramah kebangsaan. budaya koprusi. Di sinilah maha- bisa menjadi pemilik berita tanpa siswa harus banyak berperan. perlu editing. Di sinilah perlunya Salah satunya, mahasiswa Un- peran Polri yang mengedepankan war harus cerdas menggunakan tugas berlandaskan dialog dan media sosial (medsos) dengan komunikasi mengatasi berbagai cara memilih berita yang jujur persoalan. secara akademik dan benar serta Untung Yoga dalam ceramahmenghindari berita bohong. nya juga memaparkan tantangan Soal medsos, Irjen Pol. Ketut kebangsaan dan kebinekaan RI. Untung Yoga mengatakan, meng- Usai RI merdeka, kita harus hadapi hoax ini, mahasiswa harus terus menggelorakan semangat pagerwesi yakni memagari diri membangun bangsa dan dijaga dengan sikap dan komitmen yang keutuhannya. Harus terus diperjelas. “Jangan sekadar ikut, akan kuat dengan berbagai kreasi dan terbangun komunitas tak jelas cara. Dia menegaskan, kebinedan tanpa jati diri. Di Bali disebut kaan adalah sebuah kekayaan suryak siyu,” ujarnya. RI. Kebinekaan bukan buatan Untung Yoga menegaskan, manusia melainkan sebuah kemahasiswa berhati-hati meng- niscayaan yang harus diterima. gunakan media sosial, sebagai Dia mengajak civitas akademika salah satu pemicu adanya intol- Unwar untuk mengisi empat pilar eransi. Mahasiswa juga harus kebangsaan. Sebab, era globalmenghindari berita bohong yang isasi banyak membawa dampak memicu anarkis dan lain-lain. negatif bagi individu, seperti Dia setuju medsos ikut memberi masalah religi, keinginan mengperan terberat terhadap ancaman ganti Pancasila dan lain-lain. intoleransi. Sebab, semua pihak (ad1101)
Medan (Bali Post) – Pengamat Pendidikan Universitas Negeri Medan Dr. Mutsyuhito Solin, M.Pd, bependapat, publikasi ilmiah yang dihasilkan dosen Indonesia diharapkan mampu menjadi yang terbaik di Asia Tenggara atau ASEAN. “Sebab, penelitian yang dibuat tenaga pengajar Indonesia itu terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dan dinilai sangat bagus,” kata Solin, Selasa (10/1) lalu. Apalagi, menurut dia, angka publikasi ilmiah internasional Indonesia yang terindeks Scopus pada 2015 hanya sekitar 5.000 jurnal. Namun pada 5 Desember 2016, meningkat menjadi 9.012 jurnal ilmiah. “Hal tersebut,
benar-benar sangat luar biasa dan mengejutkan di kalangan peneliti ilmiah perguruan tinggi Indonesia,” ujar Solin. Ia mengharapkan, publikasi ilmiah internasional itu semakin ditingkatkan kualitasnya dan dosen yang menulis jurnal semakin bertambah banyak. Saat ini, publikasi ilmiah internasional dari Indonesia dinilai baik dan diperhitungkan. Jika setiap tahunnya terus meningkat, maka Indonesia bisa menjadi contoh di Asia Tenggara. “Bahkan, jurnal ilmiah internasional Indonesia yang telah terakreditasi sudah hampir menyamai Thailand. Hal ini merupakan prestasi luar biasa,” ujarnya. Solin mengatakan, kemam-
Publikasi Ilmiah Internasional Indonesia Diharapkan Mampu Terbaik di ASEAN
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
puan penelitian dosen Indonesia tidak kalah dengan dosen yang ada di Asia Tenggara maupun negara-negara dunia. Selain itu, dosen Indonesia juga dikenal memiliki pengalaman yang cukup luas dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta objek penelitian sangat berbobot. Oleh karena itu, katanya, tulisan para dosen yang berhasil masuk jurnal ilmiah internasional dapat diberikan penghargaan, karena mereka telah mengharumkan nama baik perguruan tinggi Indonesia. “Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dapat memberikan bantuan beasiswa terhadap dosen yang berprestasi itu,” katanya. (ant)
DAERAH
Kamis Paing, 12 Januari 2017
5
Diduga Hasil Curian
Polisi Amankan Dua Motor di Gilimanuk
Negara (Bali Post) Pengawasan cukup ketat yang dilakukan jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk akhirnya membuahkan hasil. Dua sepeda motor yang diduga hasil curian berhasil diamankan polisi di Gilimanuk, Rabu (11/1) dini hari. Selain dua motor, masingmasing pengendara yakni Imam (24) dan Muh Novianto (17), sama-sama asal Jember juga digelandang ke Polsek untuk menjalani pemeriksan lanjutan. Informasi yang dihimpun kemarin, dua unit sepeda motor itu dikendarai masing-
masing pelaku dari Denpasar dengan tujuan Jember. Begitu tiba di Gilimanuk, polisi curiga dengan keberadaan kedua motor tersebut. Sebab, antara nomor plat (nopol) yang digunakan saat itu berbeda dengan nomor mesin (nosin) dan nomor rangka (noka) masing-masing motor. Benar saja, setelah dilakukan kroscek kedua motor tersebut merupakan motor curian di wilayah Denpasar. Sepeda motor itu yakni jenis Honda Vario warna hitam dengan nopol DK 4508 IN dengan STNK atas nama
Bali Post/kmb
TUNJUKKAN - Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk menunjukkan para pelaku serta barang bukti hasil curian berupa dua unit sepeda motor yang hendak diseberangkan ke Jember.
Luh Putu Sudarsini, warga Kerobokan, Kuta Utara. Motor ini dikendarai oleh Imam. Kemudian, sepeda motor Honda Vario Techno warna abu-abu dengan nopol P 6933 QU dengan STNK Saiful Bahri dikendarai Muh Novianto. Begitu polisi melakukan pengecekan lebih dalam, STNK dengan fisik kendaraan tidak sesuai. Di mana data yang aslinya adalah DK 3228 IQ. “Untuk Honda Vario Techno setelah dilakukan kroscek ternyata diketahui hasil curian di wilayah hukum Polresta sesuai laporan 18 Desember 2016,” kata Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol A.A Arka, seizin Kapolres Jembrana. Kompol Arka menjelaskan, setelah pihaknya melakukan interogasi dan pemeriksaan lebih lanjut, di tas pelaku di temukan nomor plat asli Honda Vario Tecno DK 3228 IQ. Dari pengakuan kedua pelaku, mereka disuruh menyeberangkan sepeda motor tersebut untuk dibawa ke Jember oleh Jumaso yang kos di Jalan Mahendradata, Denpasar. Jumaso ini merupakan kakak kandung dari Imam. Atas pengungkapan kasus ini, lanjut Kompol Arka pihaknya telah berkoordinasi Polresta Denpasar untuk penanganan lebih lanjut. Kedua motor dan pelakunya pun telah dibawa ke Polres Denpasar. (kmb)
Wabah Nyamuk Hijau Dipastikan Tak Berbahaya Banyuwangi (Bali Post)Wabah nyamuk hijau yang mengganas di Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi mendapat perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi. Tim dari Dinkes diam-diam sudah turun dan melakukan penelitian ke lokasi. Hasilnya, nyamuk yang meresahkan warga tersebut dipastikan tak berbahaya. Kadis Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono menegaskan, hasil penelitian di lapangan nyamuk hijau yang mengganas di Desa Karangdoro ternyata adalah hama tanaman. “Jadi, tak berbahaya bagi manusia,” katanya, Rabu (11/1) kemarin. Karena hama tanaman, imbuhnya, populasi nyamuk hijau itu tak menyerang manusia. Dijelaskan, munculnya populasi nyamuk itu berasal dari kawasan setempat banyak terdapat lahan persawahan. “Di situ banyak sawah dan pertanian. Itu sebenarnya hama, bukan nyamuk yang biasa menyerang manusia,” tegasnya. Ditambahkan, kehadiran nyamuk hijau ini sudah lama dilaporkan. Sejuah ini, kata dia tidak ada laporan dari masyarakat terkait dampak penyakit dari munculnya nyamuk hijau tersebut. Pihaknya meminta masyarakat tak perlu khawatir dengan kehadiran nyamuk hijau itu. Namun masyarakat
diimbau tetap menjaga kebersihan. “Kalau kawanan nyamuk hijau datang, dibersihkan saja,” pintanya. Diberitakan sebelumnya, wabah nyamuk hijau mengganas di Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Meski belum ada korban jiwa, fenomena ini membuat warga was-was. Apalagi populasi nyamuk berukuran besar itu terus bertambah, melanda hampir di setiap rumah warga. Tak hanya di pekarangan, kawa-
nan nyamuk yang jumlahnya ribuan menempel di dinding dalam rumah warga. Yang aneh, meski sudah dibasmi dengan obat antiserangga, populasi nyamuk tetap saja bertambah, tak berkurang sedikitpun. Sepintas bentuk nyamuk hijau yang meresahkan warga ini mirip nyamuk biasa. Bedanya, ukurannya lebih besar. Warna kulitnya kehijauan, ekornya lebih panjang. Munculnya serangan nyamuk hijau ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. (kmb30)
Bali Post/udi
NYAMUK - Warga mengamati ribuan ekor nyamuk hijau yang menempel di dinding rumah di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Rabu (11/1) kemarin.
Mobil Tabrak Tembok
Satu Tewas, Dua Kritis
Denpasar (Bali Post) Tabrakan maut terjadi di Jalan Gatot Subroto Timur, tepatnya di depan UD Seroja Pres, Rabu (11/1) kemarin.
Mobil Daihatsu Xenia menabrak tembok pagar UD tersebut, mengakibatkan pengemudi Putu Suarbawa (36) tewas di TKP, sedang-
Bali Post/ist
KORBAN - Anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar sedang mengecek kondisi korban lakalantas.
kan Ni Made Ringin (60) dan Kadek Sari (5) dalam kondisi kritis. Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan mengatakan, dari keterangan saksi-saksi kejadiannya pukul 18.30 Wita. Mobil yang dikemudikan Suarbawa beralamat di Banjar Pedem, Dalung, Kuta Utara, melaju dari timur. Sedangkan di dalam mobil itu ada Ringin dan Sri. Setibanya di TKP, tiba-tiba laju mobil itu oleng ke kanan dan akhirnya menabrak tembok pagar UD Seroja Pres yang berada di sebelah utara jalan. Akibat kejadian itu, Suarbawa mengalami luka hidung dan telinga keluar darah serta langsung menghembuskan nafasnya terakhirnya di TKP. Sedangkan Ringin mengalami luka di dahi, tangan kiri dan kaki kiri patah. Sementara Sari berstatus pelajar ini kaki kanan robek, kaki kiri patah dan pipi serta dahi lecet. “Ketiga korban sudah berada di RSUP Sanglah. Kami masih menunggu korban selamat pulih dan anggota masih memeriksa saksi-saksi,” ujarnya. (kmb36)
RICUH - Siswa dan guru SMA 17 Agustus 1945 terlibat aksi dorong dengan satpam, Rabu (11/1) kemarin.
Bali Post/udi
Konflik Perpenas Memanas
Guru dan Satpam Nyaris Adu Jotos Banyuwangi (Bali Post)-
Konflik kepengurusan Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) 17 Agustus 1945 Banyuwangi kembali memanas. Sejumlah guru dan murid SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi kubu Waridjan terlibat kericuhan antara satpam dan tim konsolidasi Perpernas kubu Sugihartoyo, Rabu (11/1) kemarin. Akibat insiden ini, pintu gerbang kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) yang juga SMA 17 Agustus 1945 tersebut ambruk. Insiden ini terjadi di pagi buta, sekitar pukul 06.35 WIB. Kala itu seluruh siswa SMA 17 Agustus 1945 yang diduga sudah dikondisikan masuk bersamaan ke sekolah. Saat bersamaan, seorang oknum guru yang sudah diberhentikan, Mardi Sukoco ikut masuk. Pria ini langsung dihadang tim konsolidasi Perpenas kubu Sugihartoyo. Adu mulut pecah. Sejurus kemudian di saat para siswa menerobos gerbang, sejumlah pria yang mengaku wali murid ikut merangsek masuk.
Kondisi ini membuat satpam dan tim konsolidasi Perpenas kubu Sugihartoyo berang. Aksi dorong tak terelakkan. Rupanya satpam dan tim konsolidasi Perpenas kubu Sugihartoyo kalah banyak. Para siswa berhasil menjebol gerbang dan ambruk. Begitu gerbang jebol, kericuhan meletus. Sejumlah pria yang mengaku wali murid terlibat keributan dengan tim konsolidasi Perpenas kubu Sugihartoyo. Bahkan ada yang nyaris adu jotos. Beruntung polisi
bergerak cepat. Kedua kubu berhasil dilerai. Para siswa juga diliburkan. “Sebenarnya siswa dan guru yang tak bermasalah kita biarkan masuk. Mereka harus belajar. Tapi ini ada oknum guru yang sudah dipecat, tapi nekad masuk,” kata Irfan Hidayat, Wakasek Sarpas SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi kubu Sugihartoyo. Sementara itu, insiden ini disayangkan Agus Suriyanto Wakasek Ekonomi SMA 17 Agustus 1945 kubu Waridjan. Pria ini berdalih tak ada niatan bersama para guru membuat keributan. Bahkan datang ke sekolah untuk mengajar. Menurutnya, para guru yang tetap masuk lantaran tak mengakui SK pemecatan yang dikeluarkan kubu Sugihartoyo. “Siswa kelas tiga butuh jam tambahan belajar. Sebentar lagi harus ujian,” tegasnya. Pihaknya akhirnya me-
Kepincut Sosok Polisi
liburkan siswa hingga Jumat (13/1) besok. Kericuhan di kampus dan sekolah milik Perpenas ini yang kesekian kalinya terjadi. Senin (9/1) lalu oknum guru SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi dari dua kubu sempat terlibat adu jotos. Kisruh di SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi ini berawal dari pergantian pengurus Perpenas, Oktober 2015. Muncul dua kubu terkait pengurus Perpenas. Kubu Waridjan yang menolak kepengurusan baru dan kubu Sugihartoyo yang belakangan mengantongi SK Kemenkumham terkait kepengurusan Perpenas. Lalu kubu Waridjan menggugat SK Kemenkumham ke PTUN Jakarta. Proses sidang masih berlangsung. Yayasan Perpenas Banyuwangi menaungi 12 unit pendidikan, salah satunya SMA 17 Agustus 1945 dan Untag. (kmb30)
Bocah Penderita Kelainan Ginjal Ingin Ketemu Kapolri PERNAH menjalani opname di rumah sakit, membuat Abdullah Daud Abigiel (8) kepincut dengan sosok polisi. Bahkan siswa kelas 2 SD Lazuardi, Banyuwangi ini terus merengek ingin bertemu Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Saking cintanya dengan polisi, putra pasangan Rahayu Agustina (44) dan Yudiono (47) hampir setiap hari mengajak bermain ke Polsek Kota Banyuwangi. Di Polsek Daud yang berkaca mata minus ini selalu merengek bisa dipertemukan dengan Kapolri. “Setiap hari maunya main ke Polsek. Dan meminta terus bisa bertemu Kapolri. Ini kan tidak gampang,” kata sang ibu, Rahayu Agustina, Rabu (11/1) kemarin. Wanita ini mengisahkan, kecintaan putranya kepada polisi berawal ketika menjalani opname di Surabaya. Kala itu Daud masih berusia dua tahun. Ketika dirawat di ruang isolasi, saat bersamaan di sampingnya ada polisi yang juga dirawat. Sejak itulah Daud mulai suka dengan polisi. Bahkan bercita-cita ingin menjadi personel korps coklat tersebut. “Waktu itu dia minta dirawat di RS Bhayangkara. Padahal rujukannya ke RS Dr. Soetomo,” imbuh Rahayu. Sayangnya akibat faktor kesehatan, Daud harus berhenti sementara mengenyam pendidikan formal. Diagnosa medis dia mengalami masalah dengan kekebalan tubuh, sehingga tak boleh kepayahan. Akibatnya, orangtuanya
terpaksa membimbingnya di rumah. “Dokter bilang nggak boleh payah. Sekolah dua hari tapi sakit dan opname di rumah sakit sampai sepuluh hari. Itu sebabnya tim medis menyarankan agar berhenti sekolah dulu,” paparnya. Di samping tak boleh payah, Daud juga dilarang terpapar sinar matahari langsung. Jika terjadi, tubuhnya akan memerah dan kebiruan. Dia juga didiagnosa ada masalah dengan ginjal. “Makan tidak boleh pakai nasi putih, tapi beras meras. Tidak semua buah dan sayuran bisa dia makan. Hanya buah dan sayuran tertentu sesuai petunjuk tim medis,” imbuhnya. Kecintaan anaknya dengan polisi membuat Rahayu heran. Padahal di keluarganya tidak ada yang menjadi polisi. Namun Daud selalu bilang ingin menjadi polisi. Bahkan saking cintanya dengan polisi, saat ulang tahun harus dirayakan di Polsek kota Banyuwangi. Kala itu Daud bertemu dengan anggota Polsek Kota Banyuwangi Aiptu Ririn Nurfiah. Lalu diberikan hadiah. Mapolres Banyuwangi juga beberapa kali dikunjungi Daud. Termasuk Pos Lantas Karangente yang kerap menjadi tempat bermain bocah unik ini. Tiap kali merengek ingin bermain ke markas polisi, sang ibu berusaha mengabulkannya. “Polsek kota yang paling sering. Kebetulan letaknya dekat dengan rumah lama di Kelurahan Tukangkayu,”
Bali Post/udi
BERMAIN - Abdullah Daud Abigiel, bocah asal Banyuwangi yang ingin bertemu Kapolri bermain di Polsek kota Banyuwangi, Rabu (11/1) kemarin. jelasnya. Kini satu-satunya keinginan Daud adalah bertemu dengan Kapolri. Karena dinilai sulit, sang ibu berharap Kapolri bisa menhubunginya via telepon. (udi)
Bali Post/wan
PERBAIKAN - Sejumlah petugas PLN sedang melakukan perbaikan jaringan listrik di kawasan Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Rabu (11/1) kemarin.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Kamis Paing, 12 Januari 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Membangun Generasi Profesional Hampir semua bangsa di dunia ini senang beretorika. Kita apalagi. Retorika memang diperlukan sebagai penyemangat, sebagai titik acuan untuk sebuah cita-cita, juga sebuah ajakan kebersamaan untuk melakukan sesuatu dan sebagainya. Sayangnya kita tampaknya sudah kelebihan retorika. Sebenarnya itu baik, tetapi seringkali retorika itu tidak dibarengi kerja nyata serta sungguh-sungguh dengan tekad yang sangat kuat. Jadi, kalau seandainya sudah demikian, retorika bukan semata retorika tetapi sebuah kerja nyata yang bisa dinikmati masyarakat. Sekarang soal Generasi Emas. Dikatakan, pada saat negeri ini akan berusia 100 tahun pada 2045, maka sudah saatnya generasi emas akan mewarnai setiap gerak langkah dalam kesinambungan berbangsa serta bernegara. Jadi, kalau mengacu pada termin waktu itu, maka sudah selayaknyalah sekarang, mulai saat ini kita berbenah untuk mewujudkan hal itu. Generasi emas tidak bisa sim salabim. Bukan sulap, bukan sihir. Hal itu dipersiapkan dengan sangat matang dan serius. Perjalanannya akan diwarnai dengan berbagai rintangan. Mulai dari yang sangat mudah sampai yang sangat sulit. Bisa jadi berdarahdarah. Bukan perkara gampang asal menyebut tanpa dibarengi kerja keras. Sangat keras. Sudah siapkah kita untuk mewujudkan hal itu? Terus terang saja belum. Pemerintah kita, tidak hanya pada era Jokowi-JK ini, tetapi juga sebelumnya sangat belepotan membenahi bangsa ini. Kalaupun ada upaya-upaya serius, namun belum cukup. Tetapi kita bukan berarti tidak hormat, tidak angkat topi, kita lakukan itu. Tetapi perlu usaha yang lebih tegas lagi dan sinergi dari berbagai kelompok untuk membuahkan hasil yang sangat signifikan. Bagaimana kita akan mewujudkan generasi emas kalau sistem pendidikan saja masih amburadul? Kata amburadul mungkin terlalu ekstrem, okelah. Yang jelas sistem pendidikan kita masih mencari-cari pola serta bentuk. Tetap saja ganti menteri ganti kebijakan. Bagaimana para murid belajar dengan tenang? Juga soal biaya pendidikan yang semakin membumbung. Untung saja pemerintah sudah mengentaskan gerakan sapu bersih pungli sehingga berbagai pungutan di sekolah mulai berkurang. Apakah ini sebuah upaya positif? Ya, tetapi tentu belum cukup. Masih banyak lagi hal yang perlu dilakukan. Juga soal pembinaan generasi muda dari berbagai bahaya. Mulai dari intrusi budaya asing sampai bahaya narkoba. Sudahkan pemerintah melakukan proteksi yang optimal? Terutama narkoba? Sangat jauh panggang dari api. Generasi ini sudah sedemikan dirasuki dan diancam oleh narkoba tetapi tetap saja pemerintah belum menunjukkan upaya yang sangat keras untuk menanggulangi hal ini. Lihat saja, maraknya penyelundupan narkoba, produksi narkoba, distribusi, hingga sasaran terhadap konsumennya dan masih banyak lagi. Lihat juga bagaimana penegakan hukum soal narkoba ini masih lemah. Sangat lemah dan sama sekali tidak memberikan efek jera bagi bandarnya. Sudah banyak korban narkoba, dari generasi muda sampai yang tua. Ini sangat membuat miris. Lalu bagaimana kita bisa mencetak generasi emas kalau kondisi serta lingkungannya begini? Itulah sebabnya, tidak instan dan perlu kinerja yang sinergis. Belum lagi soal begitu suburnya penyebaran paham radikalisme. Kurang kentalnya semangat kebangsaan serta tanah air. Ini merupakan potensi yang bisa menggagalkan usaha menuju generasi emas. Retorika itu penting, namun jangan berhenti sampai di situ.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pameran Lukisan di PKB agar Adil Ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2017 ini boleh dikatakan sudah dekat, sekitar 6 bulan lagi. Waktu lagi 6 bulan ini agar dimanfaatkan sebaikbaiknya untuk latihan bagi para seniman yang akan memanfaatkan panggung kesenian yang ada di Taman Budaya (Art Center) Denpasar itu. Seperti para seniman tari/tabuh dan seni pentas lainnya agar latihan mulai dini supaya nanti memberi tontonan yang memuaskan bagi pengunjung. Khusus masalah pameran lukisan pada PKB yang akan datang, panitia juga mempersiapkan diri untuk penataan pameran, seniman mana yang akan berhak ikut pameran. Supaya jangan seperti PKB tahuntahun sebelumnya, hanya orang-orang itu saja yang diajak pameran. Di Bali cukup banyak ada seniman lukis (pelukis), baik yang akademis maupun otodidak. Taman Budaya adalah milik seniman Bali. Saya punya usul setiap kabupaten/kota di Bali mempersiapkan umpama 5 (lima) seniman dengan masingmasing menyetor lukisan 1 (satu) buah. Di Bali ada 9 kabupaten termasuk kota Denpasar maka jika dihitung terkumpul lukisan 9 x 5 = 45 buah lukisan. Dan juga kita ikutkan dari kampus ISI Denpasar dan siswa SMSR Sukawati. Jadi terkumpul sekitar 50 lukisan sudah cukup. Karena gedung Kriya yang sering dipakai untuk pameran tidak begitu besar. Perlu diperluas. Nah, untuk mewujudkan ide saya yang adil ini mulai dini pihak Dinas Kebudayaan Provinsi Bali kerja sama dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten/ Kota untuk turun ke lapangan guna “melacak” para seniman yang akan diajak pameran. Setelah terkumpul lukisan dan data-data identitas para seniman, dilanjutkan membuat buku (katalog) untuk para pengunjung pameran. Sebelum pameran dibuka, katalog harus sudah selesai dicetak secukupnya. Masalah dana, gubernur Bali agar mempersiapkan. Agar tidak seperti PKB yang telah lewat pernah terjadi, pameran telah dibuka, tapi katalog pameran belum selesai dicetak. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung
Mewujudkan Generasi Emas Hadapi Persaingan Global Generasi Emas akhir-akhir ini sering menjadi topik bahasan yang intens dalam berbagai diskusi dan seminar, didasarkan atas pandangan dan keyakinan bahwa pada tahun 2020-2035 di Indonesia (termasuk Provinsi Bali), secara demografis akan didominasi oleh generasi yang tergolong dalam usia produktif dan dominasi usia produktif tersebut akan mampu menjadi keunggulan bangsa, apabila generasi produktif tersebut tergolong dalam golongan “generasi emas”;.
Oleh Dr. I Nyoman Sugawa Korry, S.E., M.M., Ak.CA enerasi EMAS adalah akronim dari generasi yang energik, multitalenta, aktif dan spiritualis;. Dengan ciri utama: generasi yang cerdas secara spiritual, emosional, sosial dan intelektual serta sehat. Ciri0ciri seperti ini, merupakan ciri generasi muda yang didambakan oleh founding father bangsa Indonesia. Hal ini tercermin sangat jelas dalam bait-bait lagu Kebangsaan Indonesia Raya, di antaranya “bangunlah jiwanya dan bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya“. Banyak pendekatan yang menyatakan bahwa, untuk mewujudkan generasi emas tersebut, hanya diletakkan tanggung jawabnya pada dunia pendidikan semata. Hal tersebut kurang tepat, karena dalam rangka ‘membangun jiwanya dan membangun badannya’, sehingga menjadi generasi yang cerdas secara spiritual, emosional, sosial, intelektual dan sehat membutuhkan dukungan yang lebih kofrehensif dalam berbagai aspek pembangunan. Dalam konteks pembangunan yang konfrehansif, alat ukur yang dipergunakan untuk mengevaluasi keberhasilan pembangunan itu sendiri meliputi angka
G
Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, gini rasio dan pendapatan per kapita masyarakat;. Keberhasilan dalam konteks inilah, yang pada tingkat lebih lanjut diikuti oleh kebijakan khusus yang pro generasi emas, pada akhirnya secara signifikan mampu mewujudkan generasi emas di suatu negara atau di suatu daerah. Sebuah negara dapat digolongkan sebagai negara yang berada pada golongan berpendapatan menengah apabila pendapatan perkapita masyarakatnya sudah mencapai rata-rata US $ 3,000. Masyarakat yang sudah mencapai pendapatan seperti ini, ditandai oleh mayoritas masyrakatnya sudah mampu memenuhi kebutuhan fisikologis, kemudian mulai masuk untuk memenuhi jenjang kebutuhan lebih lanjut seperti kebutuhan menciptakan rasa aman dan nyaman, sosial, kebutuhan mendapatkan penghargaan dan pujian, serta kebutuhan untuk mengaktualisasi diri (Maslow). Apabila kita kaji capaian hasil-hasil pembangunan di Bali, berdasarkan indikator tingkat kemiskinan, pengangguran, IPM, dan gini rasio, sebagai warga masyarakat Bali sudah selayaknya kita
ikut berbangga, karena dari sisi tingkat penduduk miskin posisi Bali nomor dua terendah di Indonesia, demikian juga dari sisi tingkat pengangguran, Bali pada posisi terendah di Indonesia. Angka Indek pembangunan Manusia yang diukur dari aspek pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, saat ini Bali mencapai tingkat lima besar dari 34 provinsi di Inonesia. Demikian juga dari sisi kesejangan, baik kesenjangan antarpenduduk dan antarwilayah, posisi Bali dalam posisi tingkat kesenjangan sedang (2015 : 0,38) Berdasarkan atas hasil-hasil pembangunan yang diukur dari berbagai indikator, maka, dalam rangka mewujudkan generasi emas di Bali, maka tingkat kemiskinan harus ditekan serendahrendahnya, tingkat pengangguran ditekan dan minimal dipertahankan, melalui penciptaan lapangan kerja yang lebih besar lagi, angka IPM diusahakan masuk pada tiga besar di tingkat nasional, melalui perbaikan dan peningkatan infrastruktur pelayanan kesehatan sampai di tingkat desa, termasuk penyediaan tenaga medis dan paramedis, penyempurnaan dan perbaikan sistem integrasi JKBN ke JKN yang berorientasi kepada
perbaikan pelayanan kepada masyarakat sampai ke tingkat bawah. Penyempurnaan sistem pendidikan yang berorientasi terhadap kesempatan pendidikan yang berkeadilan, dan mengedepankan kualitas serta memperhatikan sungguh-sungguh penanaman dan pemahaman budi pekerti. Meningkatkan ketersediaan infrastruktur dan kesejahteraan para guru dan tenaga pendukungnya. Tingkat kesejahteraan masyarakat diupayakan terus meningkat diikuti oleh semakin sempitnya tingkat kesejangan melalui pemerataan infrastruktur di seluruh Bali. Di samping pendekatan melalui keberhasilan pembangunan secara konfrehensif, mewujudkan generasi emas harus diikuti dengan kebijakan khusus di antaranya memperluas sekolah-sekolah untuk masyarakat miskin yang berkualitas di seluruh kabupaten di Bali, khususnya kabupaten yang masih mempunyai penduduk miskin. Memberikan kesempatan melalui kesempatan yang lebih besar kepada siswa-siswa berprestasi untuk mengikuti pendidikan S-1, S-2 dan S-3 di universitas–universitas terbaik di seluruh dunia melalui dukungan APBD, melalui seleksi yang ketat, jujur, terbuka dan objektif. Mengembangkan gerakan wirausaha generasi muda di Bali untuk mencapai minimal 2% penduduk Bali adalah kaum wirausaha, serta mempertahankan anggaran di bidang pendidikan minimal 30% dari APBD Provinsi Bali. Penulis, Dosen Program Pascasarjana (Magister Manajemen) Universitas Warmadewa. Alumni Program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya.
Memperbaiki Nasib ’’Mukidi’’ di Tahun 2017 Tahun 2016 boleh dibilang identik dengan tahunnya Mukidi. Cerita humor mukidi mencapai puncak fenomenal dan viral pada tahun ini. Ribuan cerita bertokoh utama mukidi merupakan karya Soetantyo Moechlas (Yoyok, 62 tahun). Inspirasinya hadir dari tokoh Mukidi dari acara di Radio Prambors Warkop DKI pada tahun 1976. Cerita humor Mukidi sebagian merupakan murni hasil kreasinya dan ada pula yang berasal dari luar dengan modifikasi. Cerita Mukidi telah dibukukan dalam 3 judul dan sejak 2012. Namun, baru tahun ini menjadi viral akibat media sosial. Awal viralnya adalah ketika setiap pagi Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar yang merupakan teman Yoyok menanyakan jika cerita Mukidi belum keluar di Facebook. Fenomena ini juga menjadi pertanda keringnya dinamika sosial dari keceriaan. Masyarakat penat akibat rutinitas kerja, himpitan ekonomi, dan hiruk pikuk berita politik. Hampir tiada hari tanpa suguhan hiruk pikuk panggung politik. Mulai dari berita berbau gosip, konstelasi, hingga kelucuan-kelucuan ironis. Humor tersebut bagi sebagian orang justru menjadi hiburan humor politik. Sebut misalnya ada pejabat mantan artis yang sering salah dalam menggunakan istilah. Optimalisasi budaya humor penting dilakukan guna memperbaiki nasib “Mukidi” dan sejenisnya di tahun 2017 ini. Humor politik sebenarnya menunjukkan kualitas demokrasi yang rendah. Kecuali budaya humoris dari pemimpin atau politisi guna menyegarkan suasana. Apapun itu humor termasuk salah satu khazanah budaya nusantara yang tua. Humor menjadi salah satu seni panggung yang terus berdialektika dengan perkembangan zaman menjelma dalam seni kontemporer. Humor sebagai hiburan dapat dikatakan menjadi salah satu kebutuhan masyarakat. Tekanan hidup dan aktivitas padat dunia modern menjadikan humor sebagai pelepas kepenatan. Untuk itu pelestarian dan penjagaan kualitas humor membutuhkan dukungan semua pihak.
Oleh Ribut Lupiyanto Komitmen pemimpin dibutuhkan dalam bentuk politik pro-humor. Even atau panggung yang mengapresiasi penampilan budaya humor mesti dibuka dan dikembangkan. Budaya humor dapat menjadi salah satu penyumbang ekonomi kreatif. Politik humor dengan demikian menjadi salah satu kunci optimalisasi ekonomi kreatif. Usia humor diprediksi setua usia manusia. Eksistensi humor telah menembus batas generasi, lintas sosial budaya, hingga masuk ranah politik, ekonomi, bahkan agama. Nusantara sendiri mengenal humor melalui seni budayanya. Banyak tradisi yang menyelipkan humor, misalnya ketoprak, wayang, ludruk, dan lainnya. Pelawak atau komidian juga banyak yang lahir sejajar dengan seniman dan budayawan. Ajidarma (2016) menungkapkan bahwa humor di Indonesia masih dianggap sekadar bumbu pelengkap dari arus-arus kebudayaan lain seperti musik, film, atau sastra. Jarang dipahami bahwa di balik humor juga mengandung kesusastraan, komunikasi massa, dan lainnya. Humor menjadi wahana penguatan daya tahan manusia dalam menghadapi kompleksitas persoalan keseharian. Hal yang perlu disadari bahwa humor berguna dalam kehidupan sosial politik bangsa. Di sisi lain humor berpotensi menyulut api bahaya hingga berdarah-darah. Energi humor juga mampu menjadi jembatan dalam mengelola gegar budaya (Sigit Susanto, 2016). Sisi humaniora semakin terasa dengan perantara humor. Kritis pedas tampil manis namun mengena. Sekat sosial tidak kentara karena semua bisa tertawa bersama. Bahan dan ajaran berat mudah meresap dengan bumbu berbuah senyuman. Suhadi (1989) menjelaskan bahwa ragam humor baik verbal maupun tingkah laku biasa digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Komunikasi politik diAmerika, Rusia, hingga Tiongkok terbangun salah satunya melalui humor. Humor menjadi identitas budaya guna
mengkritik perilaku para politisi dan kebijakan hukum yang aneh dan cenderung menguntungkan beberapa orang. Fenomena dan eksistensi humor dalam berbagai ragam layak diapresiasi dan ditangkap melalui langkah optimalisasi. Banyak aspek tercantum dan berpotensi dioptimalkan melalui petikan khikmah dan pesan nilai. Humor menempatkan sisi humaniora manusia Indonesia dalam kedamaian dan senyuman. Hari-hari ini beragam permasalahan menghimpit kehidupan rakyat jelata, seperti kemiskinan, harga mahal, dan lainnya. Mukidi hadir dan mampu melonggarkan ketegangan dan himpitan. Humor dapat dikapitalisasi menjadi energi mendongkrak produktifitas. Budaya humor telah menggerakkan ekonomi kreatif di negeri ini. Mayoritas produk humor merupakan karya yang masuk dalam ranah ekonomi kreatif. Hingga kini memang banyak pelaku belum menggarap dalam bingkai ekonomi. Karya humor dapat menjadi pundi-pundi yang bernilai ekonomi. Isi humor sering menjadi berkah dan sumber inspirasi. Segala produk atau label mendadak dapat mengalami peningkatan omset pembelian karena disebut dalam humor. Misalnya, terkait fenomena Mukidi yang menguntungkan bagi hadirnya Kopi Mukidi, Warung Mukidi, dan lainnya. Beberapa pengusahan juga segera melirik nama Mukidi sebagai label usahanya. Hal ini tentu penting terus dikreasikan agar tidak menjadi demam sesaat. Budaya humor layak menjadi bahan pembelajaran bagi karya budaya lainnya. Lesunya budaya tradisional penting dijawab dengan terus melakukan kreasi sederhana namun berkarakter. Humor menjadi bukti bahwa kesederhanaan adalah kekuatan. Humor mesti ditemani oleh lahirnya beragam budaya kreatif agar tidak kesepian dalam belantara budaya nusantara. Sekali lagi semua ini membutukan komitmen politik pemimpin.
POJOK Kapolda Irjen Golose siap terdepan menjaga Bali. -Lingkungan mesti dijaga pula. *** Polisi temukan aliran dana terkait pertemuan makar. -Polisi mesti usut tuntas. *** Pasubayan tolak reklamasi menemui Komisi IV DPR RI. -Di Bali jalan buntu.
Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
JUALAN SAYUR Seorang pedagang sayur melayani pembeli di Jalan Gunung Kawi Denpasar Barat, Rabu (11/1) kemarin. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Kamis Paing, 12 Januari 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Guru Besar ”Diam” Tak Dapat Remunerasi Denpasar (Bali Post) Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD., KEMD menyatakan setuju terhadap surat edaran Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tentang produktivitas para guru besar. Yakni akan memotong tunjangan kehormatan guru besar bila malas mempublikasikan karya ilmiahnya. “Itu bagus. Menurut saya bagus karena masih banyak guru besar yang ‘diam’,” ujarnya belum lama ini. Suastika menambahkan, di Universitas Udayana ada sekitar 140 sampai 150 guru besar. Walaupun tidak semua, namun ada beberapa guru besar yang produktivitasnya kurang. Padahal, pihaknya sudah memfasilitasi dengan meningkatkan dana penelitian. Semula 5% dari penghasilan kampus, naik menjadi 10% dan kini naik lagi menjadi 15% atau sekitar Rp 30 miliar. “Jadi kalau tidak meneliti lagi mau apa, apa kelebihannya profesor, kan menjadi pertanyaan. Seharusnya paling tidak dia membimbing, setelah membimbing dia kan ada publikasi,” jelasnya. Suastika melihat tidak ada yang sulit dengan hal itu. Dana riset banyak, mestinya tidak ada lagi profesor yang tidak meneliti. Paling tidak ada satu publikasi dalam setahun. “Saya jadi rektor saja banyak publikasinya, masak yang ndak jadi rektor ndak dapat publikasi, kan gitu,” sindirnya. Untuk guru besar yang “diam”, Suastika mengaku sudah melakukan evaluasi. Sebetulnya mereka sudah langsung mendapat punishment. Kalau tidak ada kreditnya, guru besar itu tidak akan mendapat remunerasi. “Aktivitas minimalnya dia, standarnya itu harus dipenuhi dulu, nanti baru nambah remunerasi kalau dia kerja lebih, itu dibayar lagi. Jadi kalau tidak kerja, ya tidak dibayar. Itu punishment langsung sebenarnya,” pungkasnya. (kmb32)
Penyuluhan Kanker Serviks
Singaraja (Bali Post) Kalangan ibu-ibu dan remaja putri di Desa Jineng Dalem, Kecamatan Buleleng mengikuti penyuluhan tentang bahaya penyakit kanker serviks. Tak hanya penyuluhan, mereka juga mendapat pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim dokter. Kegiatan ini digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Banteng Muda Indonesia (BMI) Buleleng yang dirangkaikan dengan perayaan HUT PDI Perjuangan ke-44. Ketua DPC BMI Ketut Putra Sedana mengatakan, kegiatan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan bahaya kanker serviks ini memberikan pemahaman kepada ibu-ibu hamil dan remaja putri yang rentan terkena penyakit membahayakan ini. Pengenalan penyakit dan informasi pencegahan diyakini akan memberikan wawasan, sehingga ibu-ibu hamil dan remaja putri terhindar dari serangan penyakit yang satu ini. Jika pencegahan dini semakin optimal, pihaknya meyakini penyebaran penyakit ini akan bisa ditekan. “Walau kami organisasi politik, namun terpanggil untuk membantu pemerintah untuk memberikan wawasan agar ibu-ibu dan remaja putri tidak sampai terjangkit penyakit yang membahayakan ini,” jelasnya. (kmb38)
7
Bali Post/sos
PANEN - Sejumlah petani sibuk memanen padi di lahan persawahan Desa Tukad Mungga, Kabupaten Buleleng. Supaya lebih cepat bekerja, mereka menggunakan mesin untuk merontokkan padi. Foto diambil baru-baru ini.
UN Kembali Digelar Dalam Dua Model
Denpasar (Bali Post) -
Ujian Nasional (UN) 2017 akan kembali dilaksanakan dalam dua model. Yakni, paper based test atau ujian nasional berbasis kertas dan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) atau computer based test. Namun sejauh ini, Dinas Pendidikan Provinsi Bali belum memiliki data jumlah sekolah khususnya SMA/SMK yang siap melaksanakan UNBK.
“Ada dua model dari tahun ke tahun. Kalau sekolah tersebut memenuhi persyaratan terkait dengan penyelenggaraan ujian nasional berbasis komputer, nanti ada data sekolah-sekolah yang akan mengikuti UNBK. Kalau yang tidak, ya ujian nasional berbasis kertas,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani di Denpasar, Rabu (11/1). Menurut TIA, ada tim yang mengecek kelengkapan jumlah peserta UN 2017. Termasuk mengecek sekolah mana saja
yang siap melaksanakan UNBK. Tentunya sekolah yang memiliki dukungan sarana prasarana IT yang lengkap. “Kita tidak mungkin bisa menetapkan sendiri. Ada tim nanti mengecek kelengkapan berapa jumlah peserta, berapa (komputer) yang jadi cadangan, jangan sampai cadangan tidak ada. Tiba-tiba ujian nasionalnya dilaksanakan berbasis komputer, itu kan harus diantisipasi,” jelasnya. TIA berharap data mengenai UN dapat segera dirampungkan.
Kendati pihaknya saat ini memang belum membicarakan pos UN. Namun, pemerintah pusat dikatakan berkepentingan dengan data terkait penetapan sekolah yang mengikuti UN dengan komputer dan kertas. “Kenapa? Karena yang kertas harus melalui proses tender, lelangnya itu di pusat. Ini kan semua ranah pusat karena dana UN bukan dana APBD, ini dana APBN. Provinsi tidak ada alokasikan dana untuk ini,” tandasnya. Sebelumnya, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengata-
kan, Pemerintah Provinsi Bali ke depannya akan terus mendorong sekolah-sekolah yang ada di Bali untuk melaksanakan UNBK karena dinilai sangat efisien dan efektif untuk menghindari kebocoran soal. Dengan menggunakan sistem komputer, soal-soal ujian dalam UNBK berupa perangkat lunak (software) harus diunduh pihak sekolah sehari sebelum soal diujikan. “Setelah berhasil, software dikunci hingga keesokan harinya, tepat saat jam ujian dimulai. Saat jam ujian dimulai, siswa diwajibkan mengambil password ke guru pengawas. Password itu hanya berlaku sebentar. Jika siswa terlambat memasukan password ke dalam software yang sudah siap, maka status password kedalu-
warsa dan siswa harus meminta password baru,” ujarnya. Sudikerta menjelaskan, UNBK sangat mengandalkan daya listrik untuk menjamin komputer yang dipakai ujian para siswa. Namun, software bekerja secara otomatis menyimpan jawaban ujian saat listrik turun, sehingga peserta tidak perlu khawatir mengulang proses pengerjaan soal. Untuk itu, pihaknya berharap sekolah-sekolah yang menggunakan sistem tersebut harus memastikan kesiapan teknis seperti daya listrik, kelengkapan komputer, kesiapan software UNBK serta kesiapan siswa dalam mengaplikasikan sistem tersebut. Dengan demikian, ujian dapat berjalan dengan tertib dan lancar. (kmb32)
Bawa Ineks, Mahasiswi Ditangkap
Bali Post/ist
DITANGKAP - Tiga pengedar narkoba ditangkap Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar.
Denpasar (Bali Post)Mahasiswi jurusan Sastra Inggris salah satu perguruan tinggi swasta di Bali berinisial IRS (21) ditangkap anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar. Pasalnya mahasiswi semester tujuh ini saat ditangkap memiliki tiga butir ekstasi di Jalan Padang Udayana, Denpasar Barat, Jumat (6/1) lalu. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, Rabu (11/1) kemarin mengatakan, tersangka IRS merupakan pengguna sekaligus pengedar. Dari pengakuannya, saat malam tahun baru mengkonsumsi narkoba di salah satu tempat hiburan malam di Kuta. Tersangka kurus ini ditangkap pukul 16.00 Wita. Hasil penggeledahan diamankan barang bukti tiga butir ekstasi yang disembu-
nyikan di dalam sepatunya. Saat diinterogasi, tersangka mengaku mendapat barang terlarang itu dari rekannya, AND. Selain itu, polisi meringkus YSG (30) karena pedagang kue tradisional ini nyambi jadi pengedar sabu-sabu (SS). Untuk menangkap tersangka, petugas menyamar jadi pembeli dengan transaksi disepakati di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Senin (9/1) lalu pukul 14.00 Wita. Saat menyerahkan satu paket SS seberat 10 gram senilai Rp 12 juta, tersangka langsung ditangkap. “Selanjutnya kasus ini dikembangkan, tersangka diajak ke rumahnya di Perum Taman Sekar, Kediri, Tabanan. Di sana diamankan satu paket kecil sabu-sabu,” ujar perwira asal Buleleng ini. YSG mengaku bekerja sama dengan temannya, GMH di Sema-
rang, Jawa Tengah. “Tersangka ini jadi kurir sabu-sabu lintas pulau. Ia beralasan terdesak biaya hidup karena usaha kuenya kurang lancar,” ungkap mantan Kapolsek Kuta ini. Keesokan harinya, giliran TRS (40) ditangkap. Tersangka yang mengaku jadi pengurus ABK di Pelabuhan Benoa ini, diciduk di Jalan Raya Sesetan Gang Ikan Bawal, Denpasar Selatan. Barang bukti yang diamankan 4 paket SS, satu paket ganja dan tujuh butir ineks. Bahkan ia beberapa kali menggelar pesta narkoba di kosnya bersama beberapa temannya, termasuk kekasihnya. Usai pesta narkoba, mereka foya-foya di tempat hiburan malam di kawasan Sesetan. “Tersangka sudah dua tahun mengonsumsi narkoba dan baru pertama kali ditangkap,” tandasnya. (kmb36)
Pertanian Organik Mampu Tekan Perubahan Iklim KIPAS angin berputar kencang, menebar udara segar di Sekretariat Walhi Bali, Rabu (11/1) kemarin. Di dalam ruangan berukuran 3,5 x 3 meter, sudah ada Direktur Eksekutif Walhi Bali, Suriadi Darmoko dan Divisi Program Walhi Bali, Gilang Pratama. Dua pemuda ini biasanya kerap terlihat dalam berbagai aksi tolak reklamasi Teluk Benoa. Mungkin tak ada yang menduga kalau mereka juga turun langsung menggugah kesadaran petani untuk kembali menekuni pertanian organik. “Kita nggak mau pakai kata organik, karena kan kadang-kadang stigmanya itu seperti hal yang baru atau mahal. Bahkan kalau ke petani pun dikasi pertanian organik, susah connectnya. Padahal sebenarnya itu secara praktik sudah pernah dilakukan oleh petani,” ujar Gilang membuka perbincangan. Menurut Gilang, Walhi Bali sejak akhir 2013 lalu memang mendampingi salah satu kelompok tani di Penebel, Tabanan khusus untuk petani beras merah. Ternyata lebih gampang mengingatkan petani tentang sistem pertanian yang dulu pernah mereka lakukan sebelum beralih ke pertanian konvensional. Istilah organik lalu diganti menjadi pertanian sehat atau alami yang mudah diterima. Suriadi atau Moko menimpali, ketika bicara or-
ganik, petani justru membayangkan harus membeli pupuk organik sehingga sama saja dengan pertanian konvensional. Yakni, samasama mengeluarkan biaya untuk pupuk. Terlebih, pupuk organik diproduksi juga oleh produsen-produsen pupuk kimia. Padahal konsep organik seharusnya adalah pertanian yang mengurangi biaya produksi petani. “Ketika kita bicara soal pertanian alami, memanfaatkan apa yang ada di sekitar situ maka bayangannya juga berbeda. O… ini bisa pakai pupuk kandang, bisa menggunakan kencing sapi, kemudian menggunakan bibit lokal, sehingga secara modal mereka lebih sedikit,” paparnya. Mitigasi Moko melihat pertanian konvensional yang menggunakan bibit buatan pabrik (hibrida, red) memiliki ran-
tai tersendiri. Pabrik apapun sudah mengatur dan memprediksi, ketika petani membeli bibit dari mereka maka dipastikan membeli pula pupuk dan obat hama dari pabrik itu. Berbeda saat petani menekuni pertanian alami menggunakan bibit lokal atau bibit padi Bali. “Ketika menanam bibit padi lokal, secara umur dia memang lebih panjang tapi dia tidak punya ketergantungan terhadap obat itu sehingga ketika bibit hibrida yang GMO ini dia punya ketergantungan, semua proses ini kan pabrik semua. Ketika menggunakan pertanian alami, pabrik-pabrik ini tidak bekerja,” ujarnya. Itu sebabnya, lanjut Moko, pertanian alami memiliki dampak dalam konteks menekan perubahan iklim. Pasalnya, jejak karbon yang dihasilkan hampir tidak ada akibat tidak bekerjanya pabrik. “Kalau yang buatan itu, belum ditanam saja sudah menghasilkan karbon,” celetuk Gilang menambahkan. Dari segi proses, lanjut Gilang, masyarakat secara luas sudah mengetahui bila iklim telah berubah. Salah satu solusinya, tidak lain memperkuat alam ini secara baik lewat proses-proses yang alami. “Kalau pertanian yang alami ini dia berusaha mengurangi pencema-
ran tanah, pencemaran air, kalau ditarik prospek secara lebih jauhnya dia kan pasti perlahan akan memperbaiki kualitas lingkungan hidup. Mau nggak mau dia juga memperkuat alam kita dalam menghadapi perubahan iklim ini,” jelasnya. Diwawancara terpisah, dosen Pertanian dan Klimatologi Universitas Udayana, Dr. Ni Luh Kartini bahkan menyebut pertanian organik sebagai bagian dari mitigasi bencana akibat perubahan iklim. Pupuk organik dari bahan-bahan alami dikatakan dapat meningkatkan daya pegang air di dalam tanah. Keanekaragaman hayati juga tetap terjaga karena konsep pertanian organik bukan membunuh hama yang dapat memutus rantai makanan. “Lalu kaidah-kaidah bagaimana menanam yang baik, mempertahankan alam, bagaimana agar kualitas tanah supaya tetap bagus,” ujarnya. Kartini menambahkan, pemerintah perlu memaksa petani agar kembali menekuni pertanian organik. “Di sini tidak ada keberanian untuk berubah, padahal kita sudah ada di ambang batas kehancuran. Semua menutup mata dan telinga, termasuk ahli-ahli tidak mau ikut mendorong,” keluhnya. (rin)
Bali Post/ist
PUPUK ORGANIK - Petani membuat pupuk organik sendiri dari bahan-bahan alami.
BANGLI
8
Kamis Paing, 12 Januari 2017
Krisis Air, Sawah di Susut Ditanami Singkong Bangli (Bali Post) Minimnya pasokan air ke lahan pertanian belakangan ini membuat sejumlah petani di wilayah Kecamatan Susut memilih menanami sawah dengan tanaman singkong. Pilihan ini dijatuhkan juga karena harga jual singkong di pasaran cukup menjanjikan. Petani di wilayah Banjar Pukuh Desa Susut, Nyoman Gampil, mengaku dirinya menanami sawah dengan singkong lantaran air irigasi mulai seret. ‘’Cukup banyak petani tanam singkong karena harganya juga cukup bagus. Satu kampil bisa terjual dengan harga Rp 50.000,’’ ujarnya. Selain di Banjar Pukuh, banyaknya warga yang menanam singkong juga terlihat di wilayah subak Sulahan, Susut. Di wilayah tersebut hampir 50 persen petani memilih menanami sawah mereka dengan tanaman berumbi tersebut. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan I Wayan Sukartana mengakui bahwa animo sejumlah petani saat ini untuk menanam singkong cukup tinggi. Singkong tidak saja ditanam di kebun namun juga sawah. Menurut Sukartana, tingginya animo petani menanam singkong karena dipicu harga singkong di pasaran sangat menjanjikan. Di samping itu, aliran air di sejumlah subak yang debitnya sangat kecil juga diakuinya menjadi penyebab petani memilih menanam singkong. ‘’Daripada lahannya kosong, mereka memilih menanam singkong,’’ papar Sukartana. Mantan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan ini mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang melaksanakan program komoditas lahan kering di sejumlah desa, di antaranya di Pengiangan, Selat Nyuhan, Kembang Merta dan Sulahan. Program tersebut dilaksanakan untuk mendukung program ketahanan pangan di Bangli. (kmb40)
Pembangunan Jembatan di Yeh Tangga Tak Dianggarkan
Bangli (Bali Post) Warga Desa Subaya, Kintamani mempertanyakan janji Pemkab Bangli terkait pembangunan jembatan permanen di Subak Yeh Tangga di wilayah Subaya bawah. Hal ini lantaran pembangunan jembatan ternyata tidak dianggarkan di Dinas PU tahun ini. Warga sangat berharap jembatan bisa segera dibangun agar warga Subaya bawah tidak lagi terisolir dan bisa memiliki akses jalan untuk memasarkan hasil pertanian ke Wilayah Tejakula, Buleleng. Warga Desa Subaya, Wayan Windya, Rabu (11/1) kemarin, mengatakan tahun 2016, Dinas PU dan Bapedda sempat melakukan pengecekan terhadap kondisi jembatan darurat di Subak Yeh Tangga. Saat itu dijanjikan pembangunan jembatan permanen akan dibangun tahun 2017. Akan tetapi, setelah dia mengecek ke Dinas PU dan Bapedda ternyata pembangunan jembatan permanen tersebut tidak ada dianggarkan di tahun ini. Windya mengatakan, kalau memang pembangunan jembatan tersebut tidak akan dianggarkan di tahun 2017 ini, Pemkab Bangli seharusnya tidak mengumbar janji ke masyarakat sehingga tidak membuat masyarakat berharap besar. ‘’Karena setelah dicek, tak ada di tahun 2017, ya masyarakat kecewa,’’ ungkapnya. Dikatakan Windya, keberadaan jembatan tersebut sangat dibutuhkan untuk membuka akses transportasi warga terutama yang ada di wilayah Subaya bawah. Dia mengatakan di wilayah Subaya bawah ada sekitar 21 KK warga yang hidup terisolir lantaran tidak memiliki akses jalan. Untuk menuju pusat desa juga sangat jauh yakni sekitar 4-5 kilometer. Sementara untuk menuju pasar terdekat di Desa Tejakula, Buleleng, warga di Subaya Bawah harus berjalan kaki melintasi sungai dengan jembatan bambu. Itu pun kondisi jembatannya mulai keropos. ‘’Kalau mau bawa hasil panen warga selama ini ngangkutnya dengan cara nyuun ke Tejakula,’’ imbuhnya. Dikonfirmasi terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PU Bangli Putu Widagunawan mengatakan, pihaknya tidak pernah menjanjikan pembangunan jembatan di Yeh Tangga di tahun 2017. Dia hanya mengatakan, usulan warga tersebut tetap akan ditindaklanjuti. Sebelum dibangun jembatan, terlebih dahulu harus dibangun jalan menuju jembatan tersebut oleh pihak desa. (kmb40)
Bali Post/ina
JEMBATAN DARURAT - Jembatan darurat yang selama ini menjadi akses warga Subaya Bawah menuju Tejakula.
Bali Post/nan
DIHENTIKAN - Penambangan batu padas di Sungai Sangsang, Banjar Buungan, Desa Tiga, Kecamatan Susut. Aktivitas penambangan di kawasan ini akhirnya dihentikan lantaran tidak mengantongi izin.
Tak Kantongi Izin
Penambangan Batu Padas di Buungan Dihentikan
Bangli (Bali Post) -
Aktivitas penambangan batu padas di Sungai Sangsang, Banjar Buungan Desa Tiga Kecamatan Susut, dihentikan pemerintah. Hal tersebut lantaran kegiatan penambangan itu tidak mengantongi izin alias ilegal. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha, Rabu (11/1) kemarin, mengatakan pihaknya sudah melakukan survei ke lokasi. Setelah dicross check, dipastikan ak-
tivitas galian C di kawasan tersebut belum mengantongi izin. Pihaknya pun akhirnya memerintahkan supaya penambangan itu dihentikan. ‘’Kami sudah sempat turun langsung untuk meninjau pe-
nambangan itu. Memang benar ada aktivitas penambangan batu padas di lokasi. Kami sudah berkoordinasi dengan aparat desa dalam hal ini Perbekel Desa Tiga. Kami sudah meminta untuk sementara
penambangan itu dihentikan dulu karena belum ada izinnya,’’ ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Desa Tiga Putu Merta Utama membenarkan jika DLH beberapa hari lalu turun langsung lokasi untuk mengecek penambangan itu. Lantaran belum memiliki izin penambangan, untuk sementara penggalian batu padas di sana dihentikan.
‘’Untuk sementara ini penambangan memang dihentikan. Saya tadi (kemarin-red) sempat ke sana bersama Bhabinkabtibmas melihat ke lokasi penambangan untuk memastikan apakah penambangan sudah berhenti atau belum. Dan setelah dicek memang tidak ada aktivitas penambangan di lokasi,’’ ungkap Merta Utama. (kmb41)
”Piodalan” di Pura Puseh Desa Pakraman Langkan Pemkab Anggarkan Krama Dihibur “Ilen-ilen Prembon” Rp 6 Miliar untuk Porprov
Bangli (Bali Post) Krama Desa Pakraman Langkan, Selasa (10/1), menggelar piodalan di Pura Puseh desa pakraman setempat. Berbeda dengan piodalan sebelumnya, piodalan di Pura Puseh Desa Pakraman Langkan Selasa lalu digelar dengan tingkatan upacara yang lebih besar. Tak hanya itu, piodalan juga diisi dengan ilen-ilen berupa kesenian prembon dari Sanggar Warnas yang merupakan persembahan dari anggota DPRD Bangli, Wayan Jamin. Wayan Jamin, Rabu (11/1) kemarin, mengatakan piodalan di Pura Puseh Desa Pakraman
Langkan digelar rutin setiap enam bulan sekali. Namun setiap dua tahun, upacara dilangsungkan dengan tingkatan upacara yang lebih besar baik dari segi wewantenan maupun ayah-ayahan-nya. Dikatakan Jamin, dalam piodalan Selasa lalu, dirinya selaku warga Langkan berkesempatan ngaturang ilen-ilen prembon dengan mengundang Sanggar Seni Warnas. Selain bertujuan memberikan hiburan ke masyarakat, dia juga ingin memfasilitasi para seniman di Bangli untuk ngayah di pura. ‘’Acaranya berlangsung dari jam delapan malam sampai jam empat pagi,’’ ujarnya.
Wakil rakyat yang duduk di komisi II ini mengatakan, dia sangat senang bisa ngaturang ilen-ilen dan ngayah ke pura. Dirinya pun mengaku siap ngaturang ayah-ayahan serupa jika ada desa pakraman di Bangli yang ingin menyelenggarakan piodalan di pura. Pihaknya berharap dengan hal itu masyarakat bisa terhibur dan kesenian tradisional Bali bisa tetap lestari. ‘’Saya selaku wakil masyarakat ingin menyampaikan bahwa tatkala ada piodalan atau karya gede seperti itu, dan masyarakat ingin ada ilen-ilen, tiang siap memfasilitasi. Tanpa bayar,’’ kata Jamin. (kmb40/k100)
Bali Post/ina
PRATIMA - Pamangku di Pura Puseh Desa Pakraman Langkan saat ngewangsuh pratima.
Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli menggelontorkan anggaran sebesar Rp 6 miliar ke KONI Bangli untuk meng-cover pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali yang bakal berlangsung di Gianyar, September mendatang. Jumlah anggaran tersebut meningkat dibandingkan saat Porprov Buleleng 2015 lalu. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Rabu (11/1) kemarin, menjelaskan anggaran yang diberikan tahun ini merupakan yang terbesar yang pernah diberikan Pemkab Bangli selama hajatan Porprov. ‘’Memang ini anggaran yang paling tinggi yang pernah diberikan untuk pelaksanaan Porprov. Masalah anggaran Porprov sebelumnya, saya lupa,’’ ujarnya. Sedana Arta berharap dengan anggaran itu jajaran KONI Bangli mampu lebih meningkatkan prestasi Bangli dalam kancah olah raga. ‘’Dengan anggaran yang diberikan KONI bisa melakukan TC dengan maksimal. KONI juga harus tahu mana atlet yang benar-benar layak dan terbukti untuk direkrut sesuai dengan cabor yang dinaunginya sehingga nantinya mereka mampu memberikan prestasi untuk tanah kelahirannya,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, untuk menunjang prestasi atlet, KONI Bangli harus benar-benar memperhatikan cabor unggulan yang punya potensi merebut medali emas. Para atlet di cabor unggulan harus lebih digenjot agar lebih matang lagi sebelum turun di Porprov. (kmb41)
Bali Post/kmb41
Sang Nyoman Sedana Arta
Autis, Robi Sempat Dikurung di Bangunan Bekas Dapur PERTUMBUHAN dan perkembangan Putu Robi, anak tujuh tahun asal Banjar Bugbugan Desa Batur Selatan, Kintamani tidak seperti anak lain seusianya. Karena penyakit autis yang diidapnya, Robi mengalami gangguan bicara dan tidak bisa berinteraksi langsung dengan sekitarnya. Robi yang kini seharusnya sudah duduk di bangku SD, hanya bisa menghabiskan waktunya di dalam rumah. Bahkan karena penyakitnya itu Robi sempat dikurung dalam rumah ketika ayahnya pergi bekerja. Ditemui di rumahnya, Rabu (11/1) kemarin, Robi yang ditemani ibu tirinya, Nengah Manis (24), terlihat sangat aktif bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Meski ada tamu, Robi tetap asyik dengan kegiatannya sendiri. Saat diajak berkomunikasi, Robi sulit berbicara. Nengah Manis menuturkan, Robi sudah mengidap penyakit tersebut sejak masih berusia dua tahunan. Dia mengaku tidak tahu pasti jenis penyakit yang diderita anak tirinya tersebut. Berdasarkan cerita suaminya, I Nengah Dasi (30), saat masih berumur dua tahun, Robi
sempat sakit demam tinggi hingga kejang dan sempat lumpuh. Manis mengatakan, karena penyakitnya itu perkembangan Robi akhirnya tidak senormal anak seusianya. Robi selama ini sulit diajak berinteraksi dan berkomunikasi. Jika tidak diawasi, Robi biasanya ke luar rumah dan pergi tanpa tujuan. ‘’Dulu dia pernah pergi sampai ke Desa Bayung Gede karena tidak ada yang mengawasinya di rumah,’’ ujarnya. Karena gangguan perkembangan mental itu, Dasi pernah mengurung Robi di sebuah bangunan bekas dapur. Hal itu terpaksa dilakukan saat Dasi yang masih hidup menduda pascabercerai dengan ibu kandung Robi, harus ke luar rumah untuk bekerja mencari nafkah. ‘’Suami saya kerjanya jadi buruh bangunan, kadang buruh petik jeruk. Dulu saat belum menikah dengan saya, Robi terpaksa dikurung karena tidak ada yang jaga,’’ kata Manis. Selama dikurung, saat siang hari suaminya biasanya akan menyempatkan pulang ke rumah dan membawakan Robi makanan. ‘’Kalau malam diajak tidur di kamar
biasa,’’ ujarnya. Disinggung mengenai upaya pengobatan penyakit yang diidap Robi, Manis mengungkapkan bahwa Robi pernah diajak ke dokter untuk berobat. Hanya saja kapan terakhir berobat dirinya tidak tahu pasti. Sejak dia menikah dengan Dasi, Robi belum pernah dibawa ke dokter lagi. Terkait kondisi tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli Nengah Sukarta mengatakan, pihaknya sudah pernah menengok langsung kondisi Putu Robi. Pihaknya bahkan pernah menyarankan Nengah Dasi untuk mendampingi perawatan Robi ke sebuah panti di Klungkung selama sebulan. Hanya saja Nengah Dasi saat itu tidak mau karena harus bekerja. ‘’Selama ini tenaga pekerja sosial kita sudah rutin berkunjung ke sana,’’ ujarnya. Agar Robi bisa mendapat pelayanan kesehatan ke psikiater, rencananya Dinas Sosial akan memberikan bantuan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Dinas Sosial juga bakal mengajukan bantuan rumah layak huni khusus orang keterbelakangan ke Pemerintah Provinsi Bali. (ina)
ROBI - Putu Robi bersama ibu tirinya.
Bali Post/ina
GIANYAR
Kamis Paing, 12 Januari 2017
9
SOSOK Harus Melek Politik ANAK muda harus melek politik. Ini perlu dilakukan supaya nantinya bisa memberi pemahaman politik yang benar kepada orang tua atau lingkungan sekitarnya. Anak muda harus mampu menciptakan tradisi politik baru dengan gagasangagasan segar yang dapat memberikan kontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ‘’Sebagai anak muda, harus mampu menunjukkan bahwa kita bukanlah anak muda yang hanya bisa mengunggah foto-foto gaya hidup di medsos, suka men-share berita-berita tidak jelas, pemuda yang saling memaki karena memperdebatkan agama dan lain-lain,’’ kata Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Gianyar, I Made Sukadana Antara. Lulusan terbaik Program Studi Sastra Jepang Fakultas Sastra Unud tahun 2010 ini mengatakan, berbicara tentang politik dan sikap masyarakat, saat ini ada tiga paham yang berkembang di masyarakat yaitu sinisme, apatisme dan pragmatisme. Sebagian orang memiliki pandangan sinis terhadap politik, sebagian lagi bahkan apatis, tak mau tahu tentang politik. Hanya sebagian kecil orang yang mau membuka diri untuk membicarakan politik. ‘’Celakanya lagi, dari sebagian kecil orang yang terbuka terhadap politik, sebagiannya lagi adalah orang-orang yang berpikiran pragmatis. Ini sungguh merupakan sebuah tantangan yang luar biasa,’’ katanya. Menurutnya, banyak anak muda yang bersikap sinis dan atau apatis terhadap politik. ‘’Saya bisa mengerti sikap masyarakat golongan ini. Mereka tidak bisa disalahkan dalam hal ini. Sikap mereka itu muncul sebagai sebuah reaksi rasa muak terhadap peristiwa politik yang mereka saksikan selama ini,’’ katanya. Perilaku koruptif, jual beli suara dan lain-lain sudah sangat cukup untuk membuat masyarakat menjadi muak terhadap politik. Mereka akhirnya menggeneralisasi bahwa politik itu kotor. Hanya saja, masyarakat perlu sadar dan diingatkan kembali bahwa sikap sinis dan apatis bukanlah solusi. Terlebih lagi pemuda yg seharusnya memiliki cara pandang lebih luas. (edi)
Bocah di Batubulan Digigit Anjing Rabies
Dewan Minta Vaksinasi Digencarkan Gianyar (Bali Post) -
Kalangan legislatif meminta SKPD terkait lebih gencar melakukan vaksinasi rabies. Hal ini mengingat kasus gigitan anjing rabies kembali terjadi di Kabupaten Gianyar. Anggota Komisi II DPRD Gianyar, Made Wirasila, Rabu (11/1) kemarin, mengatakan pada Sabtu (7/1) lalu, seekor anjing menggigit anak yang baru berumur 4,5 tahun. Korban bernama Asri Wahyuni digigit di rumahnya di Banjar Tegal Jaya Desa Batubulan. Asri Wahyuni yang digigit pada lutut kanan dan jari kanan ini langsung dilarikan ke rumah
sakit swasta di luar Gianyar untuk mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR). Selang dua hari setelah kejadian itu, anjing yang menggigit anak tersebut mati dengan sendirinya. Mengetahui hal ini ia pun langsung menghubungi Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan Gianyar untuk melakukan pengecekan. ‘’Setelah dicek oleh petugas,
ternyata anjing itu memang positif terjangkit rabies,’’ ucap anggota dewan dari Fraksi Gerindra ini. Dari kejadian ini ia pun meminta instansi terkait agar lebih gencar melakukan vaksinasi khususnya di sekitar lingkungan yang baru ditemukan kasus tersebut. Selain itu, Wirasila juga mengimbau masyarakat agar mempersilakan atau memberikan
Penanganan Kebakaran Kini Libatkan Petugas Satpol PP
Bali Post/nik
TANAM POHON - Sejumlah petugas DLH Gianyar saat melakukan penanaman pohon upakara di sepanjang perbatasan Kebun Raya Gianyar, Rabu (11/1) kemarin.
DLH Kebut Penanaman Pohon di Kebun Raya
Gianyar (Bali Post) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar mulai tancap gas melakukan penanaman di areal Kebun Raya Gianyar. Hal ini guna memenuhi target soft opening kebun raya seluas 9,76 hektar tersebut yang dijadwalkan pada 17 Juli mendatang. Kepala DLH Gianyar Wayan Kujus Pawitra mengungkapkan, pada Rabu (11/1) kemarin, pihaknya melakukan penanaman pohon di sepanjang perbatasan areal kebun raya. Areal yang sebelumnya hanya ditumbuhi rumput gajah itu kini sudah dibersihkan dan ditanami tanaman keperluan upakara. ‘’Tadi (kemarin-red) kami menanam ribuan tanaman untuk upakara dan tanaman obat tepat di perbatasan areal kebun raya. Diharapkan ini akan lebih bermanfaat untuk masyarakat setempat,’’ ucapnya didampingi Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Ida Ayu Rusmarini. Dijelaskannya, penanaman pohon ini dilakukan di sepanjang batas areal kebun raya dengan lebar 1 meter dan panjang 1,5 km mengelilingi areal kebun raya di Desa Pilan Kecamatan Payangan tersebut. ‘’Penanaman ini memang di lahan milik warga, namun sudah mendapat persetujuan dan dukungan warga setempat sesuai MoU,’’ terangnya. Selanjutnya pihaknya juga akan melakukan penanaman di dalam areal kebun raya. Penanaman ini akan disesuaikan dengan zona yang sudah ditentukan dalam master plan. ‘’Penanaman pohon ini akan disesuaikan dengan penataan zona-zona seperti zona Dewa Yadnya di bagian hulu, zona Manusa Yadnya di tengah dan zona Bhuta Yadnya di bagian hilir,’’ bebernya. Kini pihaknya berupaya mempercepat pelaksanaan penanaman pohon. Ia menargetkan penanaman seluruh pohon sudah tuntas sebelum akhir April. Hal ini dilakukan mengingat Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menargetkan soft opening kebun raya pada 17 Juli. ‘’Tanaman-tanaman ini juga sudah dibuatkan bukunya. Selanjutnya tinggal penanaman dan perawatan, sebelum soft opening yang dijadwalkan Bapak Bupati,’’ ucapnya. Ditambahkan, kebun raya ini akan menonjolkan hutan yang natural dengan mempertahankan eksistensi tanaman lokal yang terbilang langka. Inilah yang menjadi perbedaan Kebun Raya Gianyar dengan kebun raya lainnya. ‘’Ini juga merupakan komitmen Bapak Bupati menjaga dan melestarikan alam dan tanaman lokal,’’ tandasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
VAKSINASI - Sejumlah petugas saat melakukan vaksinasi anjing liar di wilayah Gianyar beberapa hari lalu.
Gianyar (Bali Post) Pemadam kebakaran (damkar) kini bergabung dalam satu SKPD, yakni di bawah Dinas Satpol PP. Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa pun berupaya memadukan dua personel ini saat beraksi di lapangan, khususnya saat terjadi insiden kebakaran. ‘’Tentunya ini bisa disinergikan dengan baik antara Damkar dan Satpol PP Gianyar,’’ terang Cokorda Gde Agusnawa, Rabu (11/1) kemarin. Ia mencontohkan, pada kebakaran di Desa Bat uan Kecamatan Sukawati beberapa hari lalu, selain petugas Damkar yang bergerak, petugas Satpol PP juga turun membantu mengamankan lokasi khususnya dari kerumunan masyarakat yang ingin melihat insiden kebakaran. ‘’Tidak jarang dalam proses pemadaman itu terganggu oleh kerumunan warga. Jadi di sinilah Pol PP bisa berperan serta memastikan warga jauh dari jangkauan api,’’ jelasnya. Dijelaskannya lebih lanjut, saat ini sudah ada tiga Pos Damkar Gianyar yakni di Kota Gianyar, Ubud dan Sukawati. Sementara jumlah personelnya sebanyak 99 orang. Pen-
empatan pos Damkar di tiga lokasi itu bukan tanpa dasar. ‘’Wilayah kota, Ubud dan Sukawati itu kawasan yang paling sering terjadi insiden kebakaran,’’ imbuhnya. Ke depan, tokoh Puri Peliatan Ubud ini berencana menambah jumlah armada
damkar khususnya sky lift. ‘’Semoga dalam waktu dekat ini bisa teralisasi. Karena ini sangat dibutuhkan dan kita sama sekali belum punya. Kalau tidak salah, harganya (sky lift-red) kisaran Rp 400 juta,’’ ungkapnya. (kmb35)
Cokorda Gde Agusnawa
Bali Post/nik
dukungan petugas bergerak melakukan vaksinasi. ‘’Saya kira petugas sudah menjalankan kewajiban dengan baik. Hanya memang ada beberapa masyarakat yang kadang melarang anjingnya divaksin. Nah inilah saya harapkan kesadaran bersama, sehingga tidak lagi sampai ditemukan kasus gigitan, apalagi memakan korban jiwa,’’ jelasnya. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Ida Ayu Dwi Cahyani mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti temuan ka-
sus tersebut. ‘’Yang digigit ini sudah mendapatkan VAR dan setelah dicek anjing itu memang positif rabies,’’ ucapnya. Ia pun mengimbau masyarakat apabila ditemukan anjing dengan gelagat mencurigakan, agar segera dikurung. Sebab anjing yang sudah terjangkit rabies akan mati dengan sendirinya selang waktu satu minggu. ‘’Jadi lebih baik anjingnya dikurung saja. Jangan sampai mengigit dan bantu petugas dengan membiarkan mereka melakukan vaksinasi,’’ tandasnya. (kmb35)
Polisi Gencarkan Razia
Gianyar (Bali Post) Pascasidang putusan di Pengadilan Negeri Gianyar, terkait kasus pembunuhan di Dentiyis, Kapolres Gianyar AKBP Waluya menginstruksikan jajarannya meningkatkan pengamanan wilayah khususnya dengan melakukan razia di jalan. AKBP Waluya mengatakan, peningkatan intensitas razia dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat putusan sidang memicu kekecewaan kerabat korban. Selain itu pihaknya juga masih intens melakukan pendekatan kepada kerabat korban atau pun kerabat para tersangka. ‘’Yang jelas dengan keduanya kita tetap jalin komunikasi yang baik,’’ ujarnya, Rabu (11/1) kemarin. Lebih lanjut diungkapkannya, selain menyasar kelengkapan berkendara, dalam razia petugas juga fokus pada barang bawaan pengendara khususnya senjata api dan senjata tajam.
Peningkatan razia pun sudah dijadwalkan baik itu siang ataupun malam hari. (kmb35)
Bali Post/nik
AKBP Waluya
KLUNGKUNG
10
Kamis Paing, 12 Januari 2017
Subak Tohpati Krisis Air
Pemkab Kaji Penggunaan Pompa Hidrant Semarapura (Bali Post) – Kekeringan yang terjadi pada lahan pertanian di Desa Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, belum bisa diatasi. Meski telah memasuki musim hujan, subak-subak yang ada di Desa Tohpati tidak juga teraliri air. Paceklik air juga dihadapi Desa Tembuku, Bangli yang berada di hulu Desa Tohpati. Kehadiran Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Desa Tohpati ternyata belum bisa menyelesaikan masalah krisis air. Pasalnya, terjadinya kesulitan air bukan karena pembagian antara Tembuku yang ada di hulu dan Tohpati yang ada di hilir. Permasalahan utamanya karena tidak ada lagi sumber air yang cukup untuk mengaliri subak di Tohpati. “Ini bukan masalah air dari Tembuku. Kedua desa sama-sama kering,” jelasnya, Rabu (11/1) kemarin. Meski begitu, bukan berarti Pemkab Klungkung lepas tangan terhadap masalah yang dihadapi petani di Desa Tohpati. Dari sejumlah masukan warga, Bupati Suwirta akan mendorong warga memanfaatkan pompa hidrant untuk mengaliri sawah di Tohpati. Kondisi ini memungkinkan karena Tohpati memiliki sumber air di sejumlah tempat dan sungai-sungai yang airnya melimpah. “Salah satu ahli pompa hidrant, Mangku Pande sudah menerapkan ini. Saya minta beliau melakukan kajian,” bebernya. Menurutnya, pemkab belum mengalokasikan anggaran untuk pengkajian tersebut, sehingga masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi dalam memberikan pemikirannya. Bila kajian telah selesai dilaksanakan, pemkab akan menganggarkannya pada APBD perubahan 2017. Penggunaan pompa hidrant diharapkan terealisasi tahun ini. Sebab sangat praktis dan murah karena hanya mengandalkan grafitasi. ‘’Kami berharap para petani dapat kembali bercocok tanam. Apalagi permasalahan kesulitan air sudah dialami subak di Desa Tohpati sejak bertahun-tahun,’’ ujar Suwirta. (dwa)
SDN 1 Akah Dibobol Maling Semarapura (Bali Post) – SDN 1 Akah yang berlokasi di Dusun Bungaya, Desa Akah, Kecamatan Klungkung, dibobol maling, Rabu (11/1) kemarin. Pelaku berhasil mengambil satu buah laptop merk Accer dan LCD proyektor yang disimpan di loket tempat penyimpanan barang inventaris kantor. Pihak sekolah diperkirakan mengalami kerugian Rp 8 juta. Informasi yang didapat di lapangan, kasus pencurian di SDN 1 Akah pertama kali diketahui siswa setempat bernama Ni Putu Anggreni Mirayanti, sekitar pukul 06.30 Wita. Anggreni yang akan membersihkan kelas melihat pintu ruangan kepala sekolah terbuka. Kejadian ini dilaporkannya kepada salah seorang guru bernama I Wayan Suarta (51) yang tinggal di Jalan Puputan, Gang V/3, Kelurahan Semarapura Klod Kangin. Suarta kemudian mengecek dari luar. Setelah Kepala SDN 1 Akah Ida Bagus Made Kartika datang, Suarta bersama guru yang lain langsung melakukan pengecekan ke dalam ruangan. Mereka menemukan dua pintu laci meja dan dua buah pintu lemari meja dalam kondisi tercongkel. Kartika kemudian mengecek loket tempat penyimpanan barang-barang inventaris kantor. Ternyata satu buah laptop merk Accer dan LCD proyektor yang disimpan tidak ada lagi. Setelah melakukan pertemuan dengan guru yang lain, kasus pencurian tersebut akhirnya dilaporkan ke Mapolsek Klungkung. Kasus pencurian ini dilaporkan guru I Wayan Suarta sekitar pukul 10.00. Polisi yang mendapat laporan langsung turun melakukan olah TKP, termasuk memeriksa sejumlah saksi. Petugas belum berhasil mencium jejak pelaku. Pelaku diperkirakan masuk ke dalam ruangan kepala sekolah setelah mencongkel pintu depan. “Kasus ini masih dalam penyelidikan,’’ kata Kapolsek Klungkung Kompol Made Karsa.
DISIDAK - Salah satu akomodasi wisata di Pulau Lembongan, Nusa Penida, Klungkung yang disidak belum lama ini.
Puluhan Vila dan Restoran Manfaatkan Tanah Negara
Semarapura (Bali Post) –
Puluhan akomodasi wisata seperti vila dan restoran di wilayah Jungutbatu, Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida tidak mengantongi izin alias bodong. Akomodasi wisata ini tidak berizin karena dibangun di atas tanah negara, yakni milik Dinas Kehutanan Provinsi Bali. Kondisi ini membuat Pemkab Klungkung kesulitan menarik retribusi. Hal itu dibenarkan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta seusai mengikuti kunker Gubernur Bali di Balai Budaya, Rabu (11/1) kemarin. Tanah negara milik Dinas Kehutanan Provinsi Bali memang banyak dimanfaatkan untuk bisnis seperti vila dan restoran di wilayah Jungutbatu. Akan tetapi ia tidak mengetahui secara persis berapa luas tanah negara
yang dipakai warga untuk bisnis tersebut. “Cukup luas di sepanjang pantai, ada sekitar 50 restoran di sana,” tegasnya. Bupati Suwirta mengaku sudah bertemu langsung pemilik akomodasi. Pemilik akomodasi menyatakan siap menyewa lahan milik Pemprov Bali tersebut. “Harapan saya Dinas Kehutanan Provinsi Bali segera men-
indaklanjuti perintah Pak Gubernur Bali. Kalau tidak ada kejelasan, kami tidak bisa berbuat banyak karena itu aset Provinsi Bali,“ ungkapnya. Soal jumlah kebocoran PHR dari persoalan tersebut, Bupati Suwirta belum berani menghitungnya. Pasalnya, akomodasi itu belum mempunyai IMB sehingga Pemkab Klungkung
paikan, pungutan restribusi yang dilakukan pengelola baik perorangan (pemilik lahan), desa dinas dan desa pakraman harus dilengkapi aturan dan regulasi yang jelas untuk menghindari adanya pungutan liar. Selain itu, pengelola mesti menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, seperti toilet untuk memberikan kenyaman bagi pelancong yang membayar pungutan. Pungutan, lanjutnya harus dilengkapi dengan izin usaha bila dikelola perorangan. Sementara pengelola baik desa dinas maupun desa pakraman tetap mengacu pada regulasi agar pungutan legal. Desa dinas dan desa pakraman mesti berkolaborasi dengan pihak pengelola. “Sementara waktu berbagai pungutan di Pantai Atuh dihentikan dulu sebelum ada kejelasan baik dari izin usaha maupun regulasi atau aturan hukum agar ada payung hukum untuk menghindari
polemik yang akan terjadi. Bila masih dilakukan, itu sudah indikasi pungli,” tegas Camat Nusa Penida. Catur Adnyana meminta isu pungutan retribusi yang ramai dikeluhkan masyarakat segara diluruskan. Semua objek wisata yang ada di Nusa Penida harus ada kejelasan, setidaknya ada payung hukumnya. Pungutan yang dilakukan dianggap legal kalau sesuai ketentuan. Di tempat terpisah, Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru mengharapkan pihak swasta yang hendak memungut retribusi agar mengurus izin terlebih dulu, mengingat yang akan dilaksanakan merupakan kegiatan komersial. Selain itu, diperlukan pembahasan bersama terkait besaran retribusi yang dikenakan. ‘’Jangan sampai retribusi ditentukan sepihak, yang membuat objek wisata tidak terjangkau oleh wisatawan umum, terutama masyarakat lokal,’’ ujarnya. (dwa)
Bali Post/ist
OLAH TKP - Petugas dari Polsek Klungkung melakukan olah TKP di SDN 1 Akah.
Telepon Penting kLUNGKUNG (0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
tidak berani melakukan pungutan retribusi. Yang jelas akomodasi tersebut sangat signifikan untuk peningkatan PAD. “Kalau sudah ada keputusan dari provinsi, provinsi dan Klungkung ada pendapatan,’’ jelasnya. Bupati Klungkung tidak akan sertamerta melakukan penggusuran, karena hal ini akan menimbulkan dampak sosial. Salah satunya menimbulkan pengangguran karena akomodasi wisata di sana banyak menyerap lapangan pekerjaan. “Kami ambil positifnya saja,” sebut Suwirta. Kalam kunkernya di Balai
Budaya Klungkung, Gubernur Bali Made Mangku Pastika sempat menyinggung banyaknya vila ilegal di Pulau Lembongan. Keberadaan vila ilegal tersebut berdiri atau dibangun di lahan milik Dinas Kehutanan, sehingga Pemkab Klungkung tidak bisa memungut pajak. Gubernur menginstrusikan agar sekali-sekali Satpol PP turun ke sana. Akan tetapi Satpol PP diminta jangan “mabuk” duluan di tempat itu. “Tidak perlu sampai dibongkar. Kalau dibongkar semuanya tidak mungkin juga,” sebut Mangku Pastia. (kmb)
Pungutan Retribusi di Pantai Atuh Dihentikan Sementara Semarapura (Bali Post) – Polemik yang terjadi terkait retribusi di Pantai Atuh, Dusun Pelilit,Desa Pejukutan, Nusa Penida, dimediasi di ruang rapat Kantor Camat Nusa Penida, Rabu (11/1) kemarin. Mediasi melibatkan pihak berkompet en dan di nas t erkai t untuk membahas masalah restribusi yang dipungut pengelola objek wisata, desa pakraman dan desa dinas. Hadir Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Kabid Pengkajian dan Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata Klungkung I Made Catur Adnyana, Kesbangpol Dewa Aswin, Kabag Hukum dan HAM Ni Made Sulistiawati, Polsek Nusa Penida diwakili AKP I Wayan Sardiasa, Danramil Nusa Penida Mayor IMF I Gede Nariada, perbekel, Majelis Alit Desa Pakraman Kecamatan Nusa Penida I Wayan Supartawan serta pelaku pariwisata. Agung Mahajaya menyam-
Polres Klungkung
Bali Post/kmb
Bali Post/dwa
MEDIASI - Mediasi membahas polemik pungutan retribusi di objek wisata diadakan di Kantor Camat Nusa Penida, Rabu (11/1) kemarin.
Bali Post/dwa
SISWA – Personel Polres Klungkung berdialog dengan sejumlah siswa SD di Kota Semarapura.
Jaga Kamtibmas
Polres Tingkatkan Patroli Dialogis Semarapura (Bali Post) – Satuan Sabhara Polres Klungkung meningkatkan patroli dialogis ke tempat-tempat keramaian seperti Terminal Galiran, Pasar Galiran dan objek wisata Kertha Gosa, Rabu (11/1) kemarin. Kegiatan ini untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah agar tetap kondusif. Kasat Sabhara Polres Klungkung AKP Cokorda Gede Agung Puspagana ditemui di Mapolres, mengatakan patroli juga dilaksanakan di perkantoran seperti bank, pegadaian dan sekolah serta tempat lainnya yang dianggap rawan terjadinya tindak kejahatan. Kegiatan ini merupakan upaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta menciptakan kamtibmas di wilayah Klungkung. ‘’Kondusivitas yang terjadi saat ini juga tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan kerja dan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,’’ jelasnya. Menurut Kanit Pam Obvit Satuan Sabhara Polres Klungkung Aiptu Komang Budiasa, untuk mengantisipasi tindak kejahatan Unit Patroli Motor rutin dan meningkatkan kegiatan patroli di wilayah hukum Polres. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi dijumpai di Mapolres menambahkan, pihaknya juga menerjunkan personel guna melaksanakan pengaturan dan penjagaan lalu lintas pada pagi hari. “Kegiatan ini untuk mengantisipasi gangguan pelanggaran lalu lintas dan tindak pidana,” ungkapnya. Penjagaan dilakukan di tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana dan kecelakaan seperti di persimpangan-persimpangan. “Kami harapkan para pengguna jalan, baik itu pejalan kaki maupun yang menggunakan kendaraan merasa aman dan nyaman. Banyak aktivitas yang dilakukan masyarakat di pagi hari,’’ tambah Arendra. (dwa)
BULELENG
Kamis Paing, 12 Januari 2017
Ratusan SD Belum Miliki Bangunan Khusus Perpustakaan
Singaraja (Bali Post)Ratusan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Buleleng belum memiliki bangunan khusus untuk perpustakaan. Di samping terbatasnya anggaran, pembangunannya belum bisa dilakukan karena terbentur ketersediaan lahan. Menyikapi hal tersebut, sejumlah buku terpaksa ditempatkan pada ruangan lain. Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Made Astika, seizin Kadisdik Gede Suyasa menjelaskan, berdasarkan data terakhir jumlah SD di Buleleng mencapai 483 unit. Dari angka tersebut, yang memiliki bangunan khusus untuk perpustakaan baru 270 unit. Itu artinya masih ada 213 sekolah yang belum memiliki fasilitas penting tersebut. “Yang memiliki bangunan khusus perpustakaan baru sekitar enam puluh persen,” jelasnya, Rabu (11/1) kemarin. Belum adanya bangunan khusus, kata dia sekolah tersebut terpaksa menempatkan buku pada sebuah ruangan, seperti mes guru yang tidak lagi ditempati. Ukurannya yang tidak begitu luas menyebabkan buku yang bisa dikoleksi juga terbatas. “Sekolah di Buleleng seluruhnya memiliki ruang perpustakaan. Kalau bangunan khusus perpustakaan masih banyak yang belum. Biar dibedakan ini,” tegasnya. Sekolah yang demikian tak hanya terjadi di daerah perdesaan saja, tetapi juga di perkotaan. Langkah pembangunan sudah diupayakan oleh pemkab. Hanya saja jumlah per tahunnya masih sangat terbatas. Hal itu terbentur persoalan anggaran. Lebih mendasar dari itu, sulitnya pembangunan juga akibat tidak ada lahan. Sesuai ketentuan luas bangunan minimal 8x9 meter. “Rata-rata lahan yang menjadi kendala pembangunan. Tahun ini dari pemkab ada satu program pembangunan,” terang pejabat asal Desa Banyu Poh, Kecamatan Gerokgak ini. (kmb45)
11
Bendungan Jebol, Petani Gagal Tanam Padi Singaraja (Bali Post)Bendungan di Banjarasem Kecamatan Seririt, tepatnya di Sungai Banyuraras jebol belasan meter. Hal tersebut mengakibatkan aliran air ke saluran irigasi Subak Kalisada nihil. Sebagai dampaknya, petani tidak bisa menanam padi. Berdasarkan pantauan, Rabu (11/1) kemarin bendungan yang berlokasi di wilayah Dusun Dajan Rurung, Desa Banjarasem tersebut jebol sepanjang sekitar 15 meter. Klian Dusun setempat Putu Arta mengatakan bendungan yang dibangun sekitar tahun 2006 itu jebol pertengahan Desember 2016, tepat saat terjadinya hujan lebat yang mengakibatkan debit air sungai meningkat. “Karena debit air besar, senderan tidak kuat menahan. Akhirnya jebol sampai ke dasarnya,” ujarnya. Jebol yang cukup panjang, kata dia menyebabkan air tidak bisa mengalir ke saluran irigasi Subak Kalisada. Sebagai dampak lanjutannya, lahan persawahan sekitar 80 hektar tidak bisa tertanami padi. Supaya tetap mendapatkan penghasilan, petani terpaksa menanam palawija seperti jagung dan kacang. “Puluhan hektar sawah terkena dampak dari ini. Air sama sekali tak mengalir ke
saluran irigasi,” terangnya. Aliran air yang cukup deras juga mengakibatkan dinding penahan tanah pada bibir sungai juga tergerus. Lokasinya tersebar di sejumlah titik. Panjangnya pun ada yang kisaran puluhan meter. Menyikapi hal itu, instansi terkait diharapkan bisa melakukan penanganan. “Kalau bisa ini bisa ditangani secepatnya. Sebelum makin banyak yang tergerus,” kata Arta. Di samping persoalan yang b erka it a n d eng a n sung a i, Desa Banjarasem juga masih terkepung abrasi. Hantaman ombak yang cukup keras mengakibatkan jaba Pura Segara Yehanakan tergerus sekitar lima meter. Bahkan batu bronjong yang sudah terpasang juga rusak. “Abrasi masih terjadi. Pesisir desa banyak tergerus. Dulu jaba pura cukup luas, sekarang sudah sempit,” ujar Klian Dusun Yehanakan I Nengah Sridana. (kmb45)
Bali Post/kmb45
JEBOL - Bendungan di Desa Banjarasem Kecamatan Seririt jebol, mengakibatkan puluhan hektar sawah gagal ditanami padi.
Data Penerima PLN Diminta Optimalkan Kapasitas Pembangkit Listrik Bedah Rumah Tak Sinkron
Terkait Tower SUTET Bali Crosing Singaraja (Bali Post) Proyek pembangunan jaringan listrik Bali Crosing di areal hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) Desa Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak belum ada tindaklanjut hingga sekarang. Meski demikian, DPRD Buleleng tetap memantau perkembangan proyek yang dirancang memasok listrik dari Jawa ke Bali untuk menggantikan jaringan kabel bawah laut yang ada saat ini. Awal tahun ini Komisi II DPRD Buleleng berkoordinasi ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dewan menawarkan agar PLN mengoptimalkan kapasitas pembangkit yang sudah beroperasi tanpa membangun jaringan listrik Bali Crosing yang sekarang terganjal aturan radius kesucian pura. Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa, Rabu (11/1) kemarin mengatakan proyek pembangunan jaringan listrik Bali Crosing merealisasikan target
Bali Post/dok
Putu Mangku Budiasa
Bali mandiri energi. Hanya saja proyek kelistrikan yang menggunakan tower menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) setinggi 376 meter itu saat ini masih bermasalah, karena titik kordinat menara tower SUTET berada dalam radius kesucian pura. Sesuai bisama Parisada Hindu Dharma
Indonesia (PHDI), radius kesucian pura khayangan jagat ditetapkan sejauh dua kilometer dari tembok panyengker pura. Namun, dari perencanaan awal persiapan proyek kordinat tower menara yang diklaim lebih tinggi dari menara Eiffel tersebut berada pada jarak 350 meter dari Pura Segara Rupek. Selain itu, Perda Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali dan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK) Buleleng juga mengatur bahwa pembangunan jaringan energi dilengkapi dengan kajian analisa dampak lingkungan. Dalam hal ini pemerintah provinsi dan kabupaten wajib dilibatkan kendati kordinat tower menara SUTET tersebut di dalam hutan TNBB yang sepenuhnya dikelola oleh pemerintah pusat. “Bagaimana kelanjutan proyek memang belum ada. Sosialisasi kepada aparat di Desa Sumberkelampok dan aparat adat juga belum dilakukan. Kita tidak diam dan sesuai kewenangan kami berhak mengawasi proyek itu
PILKADA
dan mengkoordinasikan ke pemerintah pusat. Ini salah satu upaya kita untuk meminta kejelasan proyek agar tidak memunculkan permasalahan di kemudian hari,” katanya. Menurut politisi PDI Perjuangan asal Desa Selat, Kecamatan Sukasada, menyusul persoalan yang masih mengganjal proyek pembangunan tower SUTET di Buleleng Barat itu, pihaknya menawarkan alternatif kepada PLN agar lebih fokus menggenjot produksi pembangkit yang sudah ada. Dia mencontohkan, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang yang sudah beroperasi dapat mengoptimalkan kapasitas listrik. Selain itu, bisa saja PLN mulai merancang pemanfaatan Waduk Titab-Ularan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dengan dua upaya ini, pihaknya lebih yakin target Bali mandiri energi dapat diwujudkan. Dibandingkan dengan proyek listrik Bali Crosing yang terkesan lebih pada penanganan kelistrikan jangka pandek. (kmb38)
PASS Tawarkan Program Jaminan Kesehatan Gratis dari Dana APBD Singaraja (Bali Post) Kebijakan penggabungan antara Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dikhawatirkan tidak dapat diterima oleh warga miskin di daerah. Pasalnya, kebijakan penggabungan itu membuat yang berhak menerima adalah warga yang tercatat dalam rumah tangga sangat miskin. Jika dibiarkan, dipastikan ada warga yang sangat mengharapkan jaminan kesehatan seperti pada saat JKBM yang justru tidak dapat mengakses jaminan tersebut. Untuk itu, Buleleng ke depan merancang pemberian jaminan kesehatan untuk warga miskin yang tidak terjangkau oleh JKBM dan JKN yang didanai dari anggaran APBD murni. Demikian diungkapkan calon Bupati Buleleng nomor urut dua Putu Agus Suradnyana bersama calon Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra saat menghadiri kampanye di wantilan Pura Dalem Purwa, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Rabu (11/1) kemarin. Kampanye lanjutan ini mengundang tokoh masyarakat dari sembilan desa dan kelurahan di Kecamatan Buleleng. Kampanye dihadiri Ketua Tim Pemenengan Paket PASS Gede Supariatna, anggota DPRD Bali
Kadek Setiawan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Buleleng Kadek Turkini, dan anggotanya serta Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Buleleng Ketut Putra Sedana. Lebih jauh Agus Suradnyana mengatakan, menyusul penggabungan JKBM dan JKN sesuai amanat Undang Undang Pemerintah Daerah mulai melakukan cara tersendiri agar lebih banyak warga miskin yang bisa mendapat jaminan kesehatan seperti pada saat menerima JKBM yang digulirkan Pemprov Bali. Kondisi ini jika dibiarkan, pihaknya khawatir kalau banyak warga yang tidak memenuhi syarat mendapat JKBM dan JKN ini akan kesulitan untuk mengakses fasilitas kesehatan. Apalagi sesuai kebijakan pemerintah, JKBM dan JKN ini hanya melayani warga yang masuk dalam kategori sangat miskin. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Agus Suradnyana menawarkan ke depan Buleleng harus merancang program yang mirip JKBM dengan dana murni dari APBD. Program ini jika bisa dijalankan, maka sasarannya tidak saja warga miskin yang tidak terlayani dari JKBM dan JKN dari pemerintah pusat, namun warga yang
Bali Post/kmb38
KAMPANYE - Calon Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menghibur pendukungnya di Kecamatan Buleleng dalam kampanye lanjutan Rabu (11/1) kemarin. hampir miskin. “Masing-masing daerah memilii kreasinya sendiri untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga miskin. Seperti Badung dengan Kartu Badung Sehat (KBS). Kami akan buat model lain dan yang jelas seperti konsep JKBM dan anggarannya akan kita komunikasikan bersama DPRD,” jelasnya. Menurut Agus Suradnyana, secara detail pihaknya belum bisa memastikan berapa warga yang akan disasar melalui program ini. Ini karena masih
tahap cuti mengikuti kampanye, sehingga setelah diberikan kesempatan untuk kembali memimpin Buleleng, maka pekerjaan rumah pertama yang akan dilakukannya bersama calon Wakil Bupati Nyoman Sutjidra, mendata warga miskin yang diberikan jaminan kesehatan gratis tersebut. Yang menjadi sasaran jaminan kesehatan gratis itu warga miskin menengah ke bawah. Selain menawarkan program jaminan kesehatan, Suradnyana juga fokus
mengembangkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), terutama di wilayah perkotaan. Sektor ini diakuinya memiliki potensi besar dan mampu menggerakkan perekonomian di perkotaan. Untuk itu, dengan program pembangunan sarana infrastruktur jalan yang sudah tuntas dibangun di pedesaan akan memudahkan penjualan hasil pertanian dan pada akhirnya sektor jasa maupun wisata di perkotaan akan semakin menggeliat. (kmb38)
Pelipatan Surat Suara Dijaga Ketat
Bali Post/kmb38
SURAT SUARA - Sejumlah pekerja melipat surat suara di gudang logistik KPU di Jalan Gajah Mada Singaraja, Rabu (11/1) kemarin.
Singaraja (Bali Post) KPU Kabupaten Buleleng mulai melipat surat suara di gudang logistik di Jalan Gajah Mada, Singaraja, Rabu (11/1) kemarin. Selain staf, KPU juga mempekerjakan puluhan orang pekerja. Sebelum dilipat, surat suara disortir untuk mengetahui surat suara yang rusak. Pantauan di lapangan, surat suara sebanyak 600.942 lembar terdiri atas surat suara sesuai daftar pemilih tetap (DPT) 583.831 lembar, surat suara cadangan 15.111 lembar dan untuk pemungutan suara ulang (PSU) 2 ribu lembar. Proses pelipatan ini dijaga ketat aparat kepolisian dari Polres Buleleng. Di awal pelipatan itu, Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya sempat meninjau ke gudang logistik. Dari proses sortir ditemukan sejumlah surat suara rusak. Kerusakannya seperti
tulisan buram dan tinta melobor. Surat suara tersebut kemudian dipilah agar tidak bercampur dengan surat suara yang kondisinya baik. Komisioner KPU Buleleng Luh Putu Sri Widiastuti, mengatakan sortir dan pelipatan ini sudah menjadi agenda yang disusun setelah KPU menerima kiriman surat suara dari percetakan. Dalam proses ini pihaknya menugaskan staf KPU untuk mensortir sekaligus mengkoordinir pekerja yang ditugaskan melipat surat suara. Setelah dilipat, staf KPU ini kembali ditugaskan menghitung jumlah surat suara yang telah dilipat. Setiap lembar surat suara yang dilipat itu diberikan imbalan Rp 5. Menurut Widiastuti, pelipatan ini akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Dalam proses ini pihaknya juga menunggu kiriman logistik lain. (kmb38)
Singaraja (Bali Post)Data penerima bantuan bedah rumah di Kabupaten Buleleng sesuai dengan basis data terpadu yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) tidak sinkron dengan kondisi di lapangan. Hal tersebut membuat pemerintah kabupaten dan desa menuai kebingungan. Sebab kondisi yang demikian berpotensi menyebabkan penyaluran bantuan tidak tepat sasaran. Hal itu terungkap saat Pemkab Buleleng menggelar rapat koordinasi tentang program bedah rumah 2017, bersama seluruh perbekel di gedung Laksmi Graha, Rabu (11/1) kemarin. Berdasarkan informasi yang dihimpun pada rapat tersebut, data BPS yang tertuang dalam basis data terpadu pada 2015 ada yang tidak sesuai dengan data yang bersumber dari hasil validasi pemerintah desa. Seperti halnya di Desa Mayong, Kecamatan Seririt. Pada data BPS, masyarakat yang dinyatakan layak mendapat bantuan bedah rumah sebanyak 22 KK. Akan tetapi, hasil validasi desa justru berbeda. Tiga diantaranya sudah mendapatkan bantuan, tetapi masih tercatat belum menerima. Hal serupa juga terjadi di Desa Juanyar. Berdasarkan hasil validasi desa, warga yang layak mendapat bedah rumah sebanyak 31 KK. Namun, dalam data BPS hanya dinyatakan satu KK. Kondisi serupa juga dialami sejumlah desa lainnya. Ketidaksinkronan data itu salah satunya memancing reaksi Perbekel Desa Panji, Nyoman Sutama. Hal tersebut dinilai tak hanya membuat pihaknya kebingungan, tetapi
juga merasa validasi yang telah dilakukan sebelumnya terkesan sia-sia. “Kami sudah validasi, tetapi data dari BPS itu berbeda. Yang tahu kondisi masyarakat kan kami. Kalau data itu (BPS-red) dipakai, akan salah sasaran. Muncul kecemburuan sosial di lapangan,” ujarnya. Supaya persoalan itu tak terus berlanjut, Ketua Forkomdes Buleleng I Made Suteja meminta data tersebut kembali diverifikasi. Pemberian bantuan ke depannya juga diharapkan mengacu pada data yang dikumpulkan oleh pemerintah desa. “Jika ingin benar-benar valid, verifikasi verfikasi ulang data itu. Biar nyambung dengan data di desa dan juga pemkab. Biar tidak ini jadi persoalan klasik,” tegasnya. Plt. Bupati Buleleng I Made Gunaja sepakat melakukan verifikasi ulang terhadap data tersebut. Hal itu penting dilakukan supaya bantuan yang digelontorkan tepat sasaran. “Data ini akan diverifikasi. Senin depan akan ada pertemuan lagi. Kami berharap saat itu sudah seluruhnya valid,” ungkapnya. Pada rapat itu, sejumlah perbekel juga mengungkapkan warga yang layak mendapatkan bantuan bedah rumah, pembangunannya tidak bisa dilakukan karena tidak memiliki lahan pribadi. Menyikapi itu, Kepala Dinas Sosial Buleleng Gede Komang mengaku akan memfasilitasi itu dengan mempertemukan warga bersangkutan dengan pemilik lahan untuk membicarakan perjanjian pinjam pakai. (kmb45)
JEMBRANA
12
Kamis Paing, 12 Januari 2017
Angin Kencang
Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Sempat Ditutup
Negara (Bali Post) Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang, Rabu (11/1) sore sempat ditutup sementara lantaran cuaca buruk. Angin kencang yang terjadi di Selat Bali mengharuskan para nakhoda tetap waspada. Selain angin, hujan deras juga menghalangi jarak pandangan antara kapal satu dengan yang lainnya. Penutupan ini merupakan yang kedua kalinya dalam sepekan ini. Dari informasi, penutupan dimulai sekitar pukul 14.50 Wita. Di mana saat itu angin berhembus kencang hingga 30 knot per jam. Di wilayah Gilimanuk dan perairan juga diguyur hujan. Beberapa menit kemudian, atau sekitar pukul 15.25 Wita, penyeberangan kembali dibuka setelah angin berhembus normal yakni dikisaran 9 knot per jam. Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Gilimanuk, Boss Mascot membenarkan adanya penutupan penyeberangan karena cuaca buruk tersebut. Angin yang berhembus sangat kencang antara 25 hingga 30 knot per jam. Hal itu berdampak pada jarak pandang kapal yang terbatas. Beberapa nakhoda yang berkoordinasi dengan UPP menyampaikan kondisi keterbatasan pandangan antarkapal itu. Jarak pandang di bawah 50 meter. Pihak UPP selanjutnya memutuskan untuk penutupan penyeberangan sementara waktu. Mascot juga menyebutkan penutupan ini merupakan yang kedua kalinya dalam sepekan. Cuaca di Selat Bali belakangan memang kurang bersahabat. Dengan demikian, nakhoda diharapkan tetap waspada. (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana (0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204
BPJS KESEHATAN - Sejumlah warga ketika mengurus BPJS Kesehatan beberapa waktu lalu.
Ribuan Warga Miskin Belum Terima JKN-KIS
Negara (Bali Post) Pascaintegrasi dari Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), rupanya memunculkan persoalan di masyarakat, terutama warga miskin yang belum masuk dalam data nasional. Di Kabupaten Jembrana, masih ada ribuan warga miskin yang kini harus bayar jika berobat ke puskesmas atau rumah sakit. Sebab, mereka ini belum terakomodir JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) maupun Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sebelumnya, warga miskin ini masih bisa terlayani dengan JKBM. Pascaperalihan jaminan kesehatan ini, warga miskin yang belum menerima KIS dan JKN terpaksa harus bayar. Seperti yang terlihat, Selasa (10/1) lalu. Beberapa warga yang merupakan warga miskin dan wajib kontrol
rutin, terpaksa harus membayar lantaran tidak masuk JKN KIS. Tak sedikit pula warga mempertanyakan hal ini ke aparat desa. Dari informasi yang dihimpun, ada sekitar 2.000 lebih warga yang pada pendataan tahun 2015 masuk warga miskin, namun saat ini belum menerima JKN dan
Bali Post/olo
Polisi Amankan Satu Karung Rokok Tanpa Cukai diduga palsu. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak A. Sooai, seizin Kapolres Jembrana, Rabu (11/1) kemarin membenarkan penangkapan rokok yang diduga tanpa cukai itu. Selanjutnya penanganan rokok tanpa cukai itu dilimpahkan ke Bea Cukai Denpasar. Polisi mengamankan ribuan bungkus rokok tanpa cukai itu setelah menerima informasi dari masyarakat. Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan dan memeriksa rumah Asmuni (57) di Banjar Ketapang, Desa Pengambengan. Dari dalam rumah tersebut, polisi mengamankan rokok tanpa cukai. Keterangan pemilik rumah, rokok-rokok itu ditaruh di rumahnya oleh menantunya, Kholis. Sedangkan, menantunya ini diakui sudah setahun ini menjual rokok tersebut. Polisi juga menyasar di
KIS. Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Jembrana Wayan Gorim, Rabu (11/1) kemarin mengatakan dari pendataan sejatinya ada 25.326 warga yang masuk kategori miskin. Tetapi saat ini baru 22 ribu lebih yang menerima kartu JKN dan KIS. Menurutnya, data yang ada
mestinya sama antara kabupaten, BPS (Badan Pusat Statistik) dan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan. Untuk itu perlu dilakukan validasi ulang. Hal ini perlu dilakukan agar JKN tepat sasaran. Menurutnya, validasi akan dilakukan secara bertahap dan selanjutnya dilaporkan ke pemerintah pusat sehingga masuk database KIS. Untuk menghindari supaya data tidak tercecer, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat desa hingga kepala dusun. Data validasi ini akan diusulkan ke pemerintah pusat agar masuk dalam
program JKN bagi warga miskin. Saat ini, warga miskin yang belum menerima KIS harus membayar jika berobat, baik ke puskesmas maupun rumah sakit. Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana Putu Suasta menjelaskan terkait JKN warga miskin ini pemerintah daerah juga bekerja sama dengan Provinsi Bali untuk membayar premi. Anggaran yang dialokasikan yakni senilai Rp 4 miliar untuk tahun 2017. Nilai itu turun dibandingkan sebelumnya, yakni Rp 10 miliar. Hal itu dikarenakan yang tercover premi hanya masyarakat miskin. (kmb26)
Curi Perhiasan, Residivis Dibekuk
RILIS – Kasat Reskrim Polres Jembrana merilis kasus pengungkapan rokok tanpa cukai, Rabu (11/1) kemarin.
Negara (Bali Post) – Peredaran rokok tanpa cukai di Kabupaten Jembrana tampaknya semakin marak. Sebagai wilayah perbatasan, menjadi sasaran empuk para pemasok rokok ilegal dari Jawa untuk transit maupun pasar penjualan. Hal itu terlihat dari beberapa kali aparat kepolisian mengamankan pengiriman maupun peredaran rokok tanpa cukai. Teranyar, jajaran Polres Jembrana, Selasa (10/1) sore mengamankan satu karung yang berisi ribuan bungkus rokok diduga tanpa cukai. Polisi mengamankan dari sejumlah lokasi yang digunakan untuk penyimpanan sementara. Ada empat merek yang disinyalir semuanya produksi dari Jawa. Di antaranya merek Grand merah, S-3 Mild (sam-samsam), Alpen dan Seven Mild. Dua merek di antaranya terpasang pita cukai yang
Bali Post/dok
tempat lain, tepatnya di rumah Khoirudin di Pengambengan. Berlanjut di tempat Ronald FH di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara. Dari pengakuan para pemilik, rokok itu diperoleh dari Jawa. Peredaran rokok tanpa cukai ini terancam dijerat pasal pasal 54 jo pasal 29 ayat (1) UU RI No. 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU No. 11 tahun 1995 tentang cukai. Dengan ancaman hukuman minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun penjara dan atau denda minimal dua kali cukai dan maksimal 10 kali nilai cukai. Penangkapan ini merupakan yang kesekian kalinya. Sebelumnya Polsek Kawasan Laut Gilimanuk dan Polsek Kota Negara juga mengamankan ribuan rokok tanpa cukai yang dikirim dari Jawa. Rokok ini diedarkan di wilayah Bali dengan harga murah. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Pelaku pencurian yang satu ini rupanya tak pernah kapok. Pasalnya, baru dua bulan lalu bebas dari penjara, tersangka INAA alias Atim (35) kembali melakukan aksi serupa. Ia mencuri perhiasan emas milik I Putu Rediasta (42), warga Gilimanuk. Kini, tersangka tengah menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik Polres Jembrana. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo didampingi Kasat Reskrim, Rabu (11/1) kemarin menyebutkan, tersangka ini baru dua bulan bebas dari penjara dalam kasus serupa. Namun, rupanya tersangka kembali
beraksi dengan menyasar rumah korban Rediasta di Gilimanuk. Tersangka masuk rumah dengan modus membobol jendela. Begitu jendela berhasil dibuka, tersangka masuk dan mengobrak-abrik seisi rumah. Tersangka mengambil uang dalam dompet korban sebanyak Rp 400 ribu. Kemudian, tersangka juga mengembat sejumlah perhiasan berupa kalung, cincin dan gelang. Semua perhiasan tersebut nilai totalnya Rp 5,5 juta. Berhasil mengantongi harta benda korban, tersangka langsung kabur. Sementara, korban baru
mengatahui rumahnya kecurian setelah diketahui rumahnya dalam kondisi berantakan. Yakin rumahnya dimasuki maling, korban langsung melaporkannya ke Polres Jembrana. “Setelah menerima laporan dari korban, kami langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Kapolres Djoni. Hasil penyelidikan yang dilakukan, pelakunya mengarah ke tersangka. Untuk itu, tim buser melakukan pengejaran dan akhirnya tersangka berhasil dibekuk tanpa melakukan perlawanan. “Tersangka kami tangkap berikut
barang buktinya berupa perhiasan emas,” terang mantan Kasubdit Regiden Ditlantas Polda Bali ini. Lebih lanjut dikatakan, sebelumnya tersangka juga sempat diamankan polisi lantaran mencuri di rumah Dinas Taman Nasional Bali Barat (TNBB) Gilimanuk dan rumah Dinas Bidan. Atim masuk ke rumah dengan mencongkel jendela dan menggeser mesin cuci. Dari dalam rumah dinas itu pelaku menggasak uang dalam almari dan tas. Pelaku saat itu menggunakan uang hasil curian untuk membeli HP dan peralatan pancing. (kmb26)
Bali Post/olo
PERHIASAN - Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo menunjukkan barang bukti hasil pencurian yang dilakukan tersangka Atim.
Kamis Paing, 12 Januari 2017
KARANGASEM
13
SOSOK Bangun Universitas Pendidikan menjadi syarat mutlak kemajuan suatu daerah. Ini sudah terbukti di sejumlah daerah, dimana pendidikannya maju, maka daerahnya juga akan maju. Daerah yang maju, tentu tingkat kemiskinannya akan semakin rendah. Karena itu pendidikan harus menjadi nomor satu di Karangasem, untuk keluar dari problem kemiskinan. Sehingga, sangat diperlukan langkah-langkah strategis dan serius penguatan pendidikan. Mulai dari peningkatan kualitas pendidikan tingkat SD, SMP dan SMA sederajat hingga mendesaknya dibangun satu universitas negeri di Karangasem. Itu disampaikan Ketua Forum Sekar (Semeton Karangasem), Ida Bagus Bima, di Karangasem, Selasa (10/1) lalu. “Sudah lama kami usulkan ini. Penting sekali ada satu universitas negeri di Karangasem. Mudah-mudahan sekarang bisa diwujudkan,” kata Ida Bagus Bima. Mendirikan satu universitas negeri ini, sudah lama menjadi PR besar Karangasem. Padahal, tuntutan terhadap ini sejak dulu sudah tinggi. Minat belajar di tingkat universitas juga sangat besar. Setidaknya hal itu nampak dari lulusan SMA sederajat yang melanjutkan pendidikan tinggi ke beberapa universitas negeri dan swasta di Denpasar dan Singaraja. “Kami di Forum Sekar sudah beberapa kali diskusi soal ini. Ini sangat memungkinkan. Sekarang, tinggal niat pemerintah daerah saja,” tegasnya. Dia menambahkan, selain pentingnya sebuah universitas, tak kalah urgen menuntaskan wajib belajar sembilan tahun itu. Jangan lagi ada cerita ribuan anak putus sekolah di Karangasem. Jangan pula ada cerita lagi akses pendidikan susah, karena mereka harus sekolah berjalan kaki beberapa kilometer. “Satu lagi, jangan lagi ada cerita anak-anak masih turun menggepeng. Anak anak cari rezeki membantu orangtuanya. Tugas anak itu sekarang hanya belajar dan belajar untuk membangun masa depannya yang lebih baik.” tegasnya. (gik)
Berharap Putra Karangasem Pimpin Bali
Amlapura (Bali Post)Sikap pragmatis mulai muncul di tengah-tengah masyarakat Karangasem menjelang bergulirnya pesta demokrasi Pilkada Bali 2018. Dengan harapan pilkada mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Bumi Lahar, muncul harapan agar ada putra Karangasem yang tampil berkompetisi dalam ajang lima tahunan tersebut. Harapan seperti itu tak hanya dikemukakan masyarakat umum, para politisi dan kalangan anggota Dewan menyuarakan aspirasi serupa. I Komang Sudanta misalnya. Politisi asal Banjar/Desa Tegal Linggah, Karangasem itu menilai ada cukup banyak tokoh di Karangasem yang punya kemampuan memimpin pemerintahan di Pulau Dewata ini. ‘’Banyak figur yang bisa dikedepankan. Jika diberi kesempatan, saya yakin pasti mampu,’’ ucapnya, Rabu (11/1) kemarin. Sudanta dan banyak warga Karangasem lainnya punya alasan tersendiri sehingga memunculkan harapan putra daerah untuk ikut bertarung. Tokoh ataupun putra Karangasem dinilai layak diberikan kesempatan karena faktor kondisi wilayah Karangasem sendiri. Karangasem memiliki jumlah penduduk nomor tiga di Bali yang ironisnya sebagian besar masih dalam kategori miskin. Keadaan itu membutuhkan perhatian lebih sehingga lahirnya pemimpin Bali dari Karangasem diyakini akan menumbuhkan semangat membangun di tengah-tengah masyarakat. Sudanta enggan menyebut nama tokoh Bumi Tanah Aron yang diharapkan muncul pada Pilkada Bali. Yang pasti pihaknya mengaku menaruh harapan besar terhadap partai politik. Kalaupun bukan untuk posisi gubernur, parpol setidaknya bisa melirik figur asal Karangasem untuk posisi wakil gubernur. ‘’Untuk figur wakil saya pastikan banyak. Di partai saya PDI-P misalnya. Ketua partai kami layak di posisi itu,’’ ungkapnya. Selain tokoh gaek yang selama ini sudah malang melintang di dunia politik, Karangasem juga punya tokoh-tokoh muda yang potensial. Sayangnya Sudanta lagi-lagi tak mau menyebut nama. Pihaknya justru mengharapkan parpol-parpol untuk menginventarisirnya. Kompetisi antarfigur antarparpol relatif sengit, tidak jarang akan terganjal oleh persaingan antarparpol itu sendiri. Pertanyaannya apakah semua masyarakat Karangasem termasuk para politisi kompak memberi dukungan jika figur yang muncul berbeda dengan figur yang dimunculkan parpolnya. Menjawab pertanyaan itu, angota DPRD I Made Latra mengakui dalam dunia politik pasti akan ada perlawanan-perlawanan akibat perbedaan parpol. ‘’Meski ada kondisi seperti itu, setidaknya diberikannya kesempatan bagi putra Karangasem menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri bagi masyarakat Karangasem untuk bergerak mengejar ketertinggalan,’’ katanya. (kmb)
RUSAK - Musim hujan merusak tanaman cabai di Subak Puseh, Desa Abiansoan, Desa Bungaya Kangin.
Beli Cabai Dihitung Bijian
Amlapura (Bali Post)
Melambungnya harga cabai hingga Rp 120 ribu, memaksa ibu-ibu rumah tangga mengubah pola masaknya. Demikian juga kiat pedagang berjualan. Bila pada kondisi normal mereka menjual dengan ukuran ons, sekarang cabai dijual eceran dan dihitung bijian. ‘’Kalau per ons Rp 8.000. Tetapi kalau eceran hitung bijian. Harga cabai, mahal soalnya,’’ kilah Ni Nengah Suriasih (37), salah seorang pemilik warung sembako di wilayah Lingkungan Galiran Kaler, Kelurahan Subagan, Rabu (11/1) kemarin. Ibu dua anak ini mengaku terpaksa menjual bijian. Alasannya, dirinya tidak mau hanya gara-gara cabai usahanya jadi merugi. Dia juga mengaku terpaksa menjual sedikit lebih mahal, karena cabai tergolong produk pertanian yang tidak tahan lama.
Harga mahal dipatok untuk menyiasati penurunan daya beli pelanggannya. Daya beli pelanggan menurun berarti akan ada cabai yang keburu busuk sebelum terjual. ‘’Kalau busuknya sampai 1 ons, kan banyak saya ruginya,’’ kilahnya. Trik para pedagang di tingkat eceran itu memang tepat. Pasalnya dengan melambungnya harga cabai, membuat ibuibu rumah tangga terpaksa mengurangi konsumsi cabainya. Pedagang makanan juga melakukan hal yang sama. Mereka umumnya mengaku
terpaksa mengurangi tingkat kepedasan masakannya, karena riskan menaikkan harga meski harga bumbu meroket. Sejak naiknya harga cabai, para pedagang makanan juga memilih tak menyetok cabai. ‘’Dulu biasa beli setengah kilo, sekarang satu ons saja. Yang penting cukup untuk satu hari,’’ ungkap pemilik Warung Remaja Nganjuk di bilangan Jalan Diponegoro, Amlapura. Tak Beri Keuntungan Ironisnya, melambungnya harga cabai ternyata
Amlapura (Bali Post)Hujan lebat disertai angin kencang, terus merepotkan BPBD Karangasem. Hujan disertai angin kencang itu kembali mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah titik di Karangasem. Salah satunya di Dusun Tegenan, Desa Menanga, Dusun Kuta Bali Desa Sibetan dan di akses jalan menuju Pura Besakih, di Dusun Menanga Kangin. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, Rabu (11/1) kemarin, mengatakan pohon tumbang di Tegenan, langsung dilakukan penanganan. Pohon kepundung berdiameter 50 cm sepanjang sekitar 15 meter itu, menimpa badan jalan dengan kondisi pohon menyandar di tebing jalan. Ini menimbulkan akses jalan tertutup total. Pen-
anganan dibantu mobil crane milik DKP dan penanganan di TKP dibantu Polsek Rendang, Koramil Rendang, dan Kantor Camat Rendang. “Penanganan tidak bisa sehari, sehingga dilanjutkan hari ini (kemarinred) sampai tuntas. Mengingat pohonnya cukup besar dan lokasinya cukup sulit untuk melakukan penanganan,” katanya. Penanganan hari kedua, dibantu Dinas PU dengan mengerahkan satu unit mobil crane. Akses jalan ini baru benar-benar bisa dilalui, Rabu (11/1) siang kemarin, setelah dipastikan benar-benar aman. Sedangkan pohon tumbang di jalan menuju Pura Besakih, di Dusun Menanga Kangin, jenis pohon sonokeling, itu tumbang disertai tanah longsor. Untuk penanganan dari
BPBD Karangasem dibantu Polsek Rendang dan Koramil Rendang. Sementara untuk pembersihan material longsoran di badan jalan dibantu truk tangki Kantor Camat Rendang. Saat bersamaan, pohon tumbang juga terjadi di Dusun Kuta Bali, Desa Sibetan. Pohon perindang jalan tumbang menutupi badan jalan raya. Untuk penanganannya, BPBD Karangasem mengerahkan satu unit armada dan personel ke lokasi kejadian. Saat ini sudah dapat ditangani dan akses jalan kembali normal. “Seluruh titik longsor dan pohon tumbang sudah dapat tertangani. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini. Kendati demikian, kami harapkan, warga tetap waspada,” tegasnya. (kmb31)
kARANGASEM Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
tidak memberi keuntungan bagi siapapun, baik petani, pengepul maupun pedagang yang menggunakan taktik jual eceran. Petani tetap susah karena kenaikan harga diakibatkan minimnya hasil panen. Petani di Karangasem banyak gagal panen karena faktor cuaca. ‘’Harga naik karena produksi sedikit. Hujan merusak tanaman. Cabai akhirnya banyak yang mati. Kalau ada yang hidup tetapi buahnya sedikit,’’ ujar Luh Larayanti (33), petani asal Bebandem. Petani di Subak Puseh, Dusun Abiansoan, Desa Bungaya Kangin, Bebandem, menyampaikan keluhan serupa. I Made Luwes (45) mengatakan, pada musim hujan ini membuat banyak
tanaman cabainya mati, padahal sudah berbunga. ‘’Mau harga Rp 100 ribu atau Rp 120 ribu, kami tetap rugi. Bisa nutup ongkos tanam saja sudah bagus,’’ katannya. Ni Wayan Mudri (40), pedagang bumbu di Pasar Karangsokong, Amlapura, mengatakan sebelumnya para pedagang di pasar tersebut mendapat pasokan cabai dari Kintamani. Diduga, produksi di Kintamani juga menurun. Sejak pasokan turun, dia mengaku hanya mengandalkan pasokan dari petani lokal. ‘’Belinya sudah mahal. Yang super saya jual Rp 120 ribu per kilogram. Sedangkan cabai campuran Rp 100 ribu,’’ tandasnya. (kmb)
Pohon Tumbang Tutup Jalan
Telepon Penting Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Bali Post/kmb
TUMBANG - BPBD Karangasem saat melakukan penanganan pohon tumbang di Dusun Tegenan.
Bali Post/kmb31
AIR BERSIH - Mobil tangki saat mendistribusikan air bersih ke profil tank, bantuan dari BPBD Karangasem dan BPBD Bali.
Korban Longsor Jumenang Kesulitan Air Bersih
Amlapura (Bali Post) Peristiwa longsor hingga menimbulkan banjir bandang di Banjar Dinas Jumenang, Desa Bukit, Karangasem, tidak hanya menimbulkan kerusakan infrakstruktur. Tetapi, peristiwa tersebut membuat sejumlah warga sekitar juga kesulitan air bersih. BPBD Karangasem langsung memberikan atensi membantu warga sekitar. Bekerja sama dengan BPBD Provinsi Bali, BPBD langsung mengirimkan bantuan air bersih dan dua unit profil tank untuk menampung stok air bersih. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Arimbawa, Rabu (11/1) kemarin, mengatakan bantuan air bersih ini diterima langsung warga sekitar. Saat ini beberapa kepala keluarga di sekitar lokasi terdampak, sangat membutuhkan air bersih tersebut. “Pascalongsor, beberapa kepala keluarga kesulitan memenuhi air bersih. Mereka sangat membutuhkan air,” katanya. Untuk bantuan dua profil tank, Arimbawa menegaskan keduanya ditempatkan di rumah warga yang aksesnya lebih dekat. Kedua profil tank itu langsung diisi air untuk stok air beberapa hari ke depan. Arimbawa berharap suplai air bersih itu dapat membantu warga setempat. Dia meminta ketika persediaan mulai menipis, agar segera dilaporkan kembali kepada BPBD, sambil memulihkan kembali situasi di lokasi terdampak seperti semula. Seperti berita sebelumnya, hujan lebat kembali menimbulkan longsor. Saat itu, longsor cukup parah terjadi di Desa Bukit, tepat di sebelah barat embung bukit, Karangasem, Selasa (3/1) lalu. Longsor itu terjadi karena bronjong penahan gundukan tanah dari pembangunan embung itu, tak kuasa menahan debit air saat terjadi hujan. Akibatnya, air hujan bercampur lumpur menerjang wilayah di bawahnya. Banjir bandang itu pun menerjang pura hingga hancur, sedangkan akses jalan Jumenang-Kalanganyar juga sempat terputus karena tertutup material lumpur. (kmb31)
Bedah Rumah
Gubernur Minta Perbekel Bentuk Panitia Khusus Pelaksanaan program bedah rumah menjadi sorotan Gubernur Made Mangku Pastika saat mengadakan kunjungan kerja di Kabupaten Karangasem, Rabu (11/1) kemarin. Pada kunjungan yang diisi acara tatap muka di Aula Kantor Camat Kubu itu purnawirawan jenderal bintang tiga polisi itu minta para perbekel segera membentuk panitia khusus, sehingga warga miskin yang belum terjangkau program segera bisa dibantu. Bagaimanakah idealnya agar agenda itu bisa dilakukan efektif?
Gubernur mengatakan, dari data Badan Pusat Statistik tahun 2015 jumlah rumah tidak layak huni di seluruh Bali yang belum mendapatkan verifikasi mencapai 1.682 unit. Untuk di Karangasem, menurut Kepala Daerah Provinsi Bali itu mencapai 568 unit, terbanyak di Desa Ban, Kecamatan Kubu dan Desa Bunutan, Abang. Direncanakan tahun ini semuanya sudah tertangani. Acara tatap muka dihadiri Wagub Ketut Sudikerta, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Wabup Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD I Nengah Sumardi, sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemprov Bali dan para kepala SKPD Pemkab Karangasem,
unsur dari Kodim dan Polres Karangasem serta tokohtokoh masyarakat. Menindaklanjuti masalah bedah rumah, Gubernur mengatakan keberadaan panitia bedah rumah di masing-masing desa sangat penting. Melalui panitia tersebut para perbekel diminta mendata nama dan alamat calon penerima bantuan bedah rumah, sehingga dapat segera diproses di provinsi. ‘’Proses verifikasi dibantu pendamping masingmasing desa, lalu hasilnya ditandatangani juga oleh kepala dusun setempat,’’ tegasnya. Dalam proses pendataan dan verifikasi tersebut, Gubernur mengingatkan para perbekel untuk tidak mem-
permainkan data. Bedah rumah harus diterima oleh masyarakat yang berhak. Jika ada yang terbukti merekayasa data, Gubernur menegaskan akan ada konsekuensi hukumnya. Penerima bedah rumah provinsi nantinya akan dituangkan pada SK yang dikeluarkan Dinas Sosial Provinsi Bali. Para perbekel diharapkan bergerak cepat sehingga awal Februari ini proses pengerjaan bedah rumah sudah bisa direalisasikan. Pada tahap awal perbekel akan mendapatkan transfer uang sebesar 40 persen dari total dana yang dibutuhkan. Jika awal Februari sudah bisa dilaksanakan maka ditargetkan April 2017 bedah
BERKUNJUNG - Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Bupati Mas Sumatri saat berkunjung ke Aula Kantor Camat Kubu. rumah tuntas. ‘’Bedah rumah kita fokuskan untuk Karangasem, Buleleng dan Bangli. Pemerintah Provinsi juga sudah berkoordinasi dengan Danrem dan Pangdam untuk membantu pelaksanaan program ini,’’ jelasnya. Bupati Mas Sumatri optimis
batas akhir verifikasi sampai Februari akan bisa terkejar. Pemkab Karangasem, menurut dia, akan mendorong agar perbekel bisa bekerja optimal sehingga sebelum batas akhir sudah bisa tuntas. ‘’Sebelum deadline datang harus sudah selesai,’’ tandasnya. (kmb)
TABANAN
14
Kamis Paing, 12 Januari 2017
JKBM Melebur ke JKN
23 Ribu Warga Masih Tercecer
Tabanan (Bali Post) – Pemkab Tabanan mendata 40 persen warganya masuk dalam status tidak mampu atau sekitar 56.420 orang. Setelah dilakukan penelusuran dan verifikasi, hanya 33.000 yang terdaftar dalam MoU dan ditanggung pemkab dalam pembayaran premi JKN. Artinya, masih ada sekitar 23 ribu penduduk yang tercecer dan belum masuk dalam data untuk ditanggung preminya oleh pemerintah. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, 33 ribu penduduk yang sudah didata dan diverifikasi telah dibuatkan MoU oleh Pemkab Tabanan dan BPJS. Mulai Januari 2017, warga yang tidak masuk ke dalam data tersebut tidak bisa lagi mengakses layanan JKBM. ‘’Sosialisasi telah dilakukan di setiap puskesmas. Warga yang tidak mendapatkan tanggungan premi dari pemerintah didorong menjadi peserta JKN mandiri. Karena sudah melebur ke JKN, JKBM tidak berlaku lagi,’’ jelasnya, Rabu (11/1) kemarin. Pihaknya akan melakukan kerja sama lintas sektoral dengan Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta perbekel untuk menemukan warga yang masuk dalam kategori 40 persen. ‘’Data lama setelah diverifikasi banyak perubahan karena ada yang meninggal, pindah alamat atau kondisi ekonominya membaik. Jadi, masih ada kuota 23 ribu untuk penduduk yang tidak mampu secara ekonomi,’’ paparnya. Meski sudah dibuatkan kerja sama oleh BPJS, jika ada tambahan data akan diperbarui setiap bulan sampai angka 56.420 ribu terpenuhi. Masyarakat yang masuk dalam kuota namun belum mendapatkan kartu, cukup membawa kartu indentitas karena namanya sudah masuk dalam sistem. (kmb24)
Produksi Melimpah, Harga Sayur Organik Turun
Tabanan (Bali Post) – Berbanding terbalik dengan harga cabai yang mahal, harga sayur organik di Baturiti justru menurun drastis. Hal ini dikarenakan produksi sayur melimpah, sedangkan permintaan sedikit. Di sisi lain, cuaca buruk menyebabkan petani harus mengeluarkan biaya perawatan ekstra, sehingga penurunan harga sayur sangat terasa efeknya. Runca Wijaya, salah seorang petani sayur organik di Dusun Titigalah, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Tabanan, beberapa waktu lalu mengungkapkan sekarang ini petani cabai sangat diuntungkan oleh mahalnya harga di pasaran yang menembus Rp 100 ribu per kilogram. Kondisinya jauh berbeda dibandingkan petani sayur, mengingat harga sayur lesu tidak sebanding dengan peningkatan biaya produksi akibat cuaca buruk. Menurutnya, dua pekan lalu harga sayur sempat melonjak tinggi namun kini kembali turun bahkan berada di bawah harga normal. Contohnya, sawi putih yang sebelumnya diperdagangkan di kisaran Rp 11.000 per ikat, sekarang dijual Rp 3.000-Rp 2.000 per ikat di tingkat petani. Sementara sayur hijau yang sebelumnya sempat berada di kisaran Rp 20.000 per ikat, kini diperdagangkan Rp 5.000 per ikat. Penurunan harga ini dikarenakan produksi sayur yang melimpah tidak diiringi dengan permintaan pasar. Permintaan akan sayur-sayuran menurun seiring turunnya jumlah kebutuhan hotel dan restoran pascamomen liburan Natal dan Tahun Baru. “Bulan Desember tahun 2015 lalu, libur Nataru berdampak positif terhadap harga jual sayur. Setelah momen itu, harga sayur normal lagi,” ujar Wijaya. (kmb24)
Bali Post/kmb28
EVALUASI - Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tabanan memenuhi gedung aula lantai bawah kantor Bupati Tabanan guna mengevaluasi DPA dan menyusun RKA.
Penyusunan RKA dan Evaluasi DPA
BKD Temukan Kesalahan Kode Rekening
Tabanan (Bali Post) -
Salah kode rekening dalam DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) masih kerap ditemukan dalam evaluasi dan kegiatan penyusunan RKA (Rencana Kerja dan Anggaran) yang dilakukan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Agar tidak terjadi lagi, Badan Keuangan Daerah (BKD) Tabanan menyelipkan pembinaan pada OPD terkait yang melakukan kesalahan. Karena, jika tidak segera ditangani akan berimplikasi pada validitas laporan keuangan. “Validitas laporan keuangan bisa disangsikan dalam upaya mewujudkan laporan yang berkualitas,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah Tabanan I Made Sukada, Rabu (11/1) kemarin. Menurutnya, kesalahan kode rekening DPA terjadi karena pemahaman OPD tidak merata khususnya tentang aturan-aturan di bidang keuangan. Ada kalanya OPD salah memasang kode rekening dari pos belanja,
misalnya yang seharusnya di belanja modal justru dipasang di belanja barang dan jasa. Pascapenetapan APBD tahun anggaran 2017 pada akhir Desember 2016, OPD Kabupaten Tabanan sejak 3 Januari lalu hingga kemarin masih berkutat dengan evaluasi DPA dan penyusunan RKA di aula bawah kantor Bupati Tabanan. Tim anggaran pemerintah daerah (tim teknis) dari unsur Bappeda,
Badan Keuangan dan Inspektorat mengevaluasi DPA yang disampaikan masing-masing OPD. Kegiatan rutin tahunan ini dilakukan untuk mengevaluasi plafon-plafon kegiatan yang dijabarkan ke dalam komponen belanja yang ditetapkan dalam DPA. “Semua perangkat daerah membuat DPA, selanjutnya kami cek program yang disodorkan tersebut baik pencapaian maupun target kinerja dan sasaran,” jelasnya. Mantan Asisten III Setda Tabanan itu menjelaskan, untuk mewujudkan laporan keuangan yang berkualitas sesuai ketentuan maka langkah awal yang harus dilakukan adalah mulai dari penyusunan DPA. Hal ini untuk mendukung terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih dalam penyelenggaraan otonomi daerah.
Bantuan PHR Badung untuk Perbaiki Infrastruktur Tabanan (Bali Post) Keputusan Kabupaten Badung untuk menyalurkan bantuan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) langsung ke kabupaten tanpa melalui provinsi lagi, disambut baik oleh Pemkab Tabanan. Bagi Tabanan yang PAD-nya tidak besar, tambahan PHR dari Badung yang biasanya Rp 30 miliar lebih menjadi Rp 50 miliar sangat membantu terutama dalam pembangunan infrastruktur jalan. Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Rabu (11/1) kemarin mengatakan PHR Badung untuk Tabanan tahun 2016 Rp 36.904.622.860 dan pada 2017 ini direncanakan Rp 38.597.272.141. Bahkan jumlahnya lebih besar dari perencanaan semula, yaitu enam kabupaten mendapatkan rata-rata Rp 50 miliar dan dana sisa Rp 42 miliar dibagi secara proposional. PHR Badung tahun 2017 akan
fokus digunakan untuk memperbaiki (hotmix) infrastruktur jalan kabupaten. Sementara sisa PHR yang akan dibagi secara proposional oleh Badung untuk enam kabupaten direncanakan untuk BUMDes, pengolahan sampah terkait pariwisata dan bedah rumah. ‘’Proposalnya sudah disampaikan ke Badung,’’ tuturnya. Bedah rumah menjadi salah satu program pembangunan menggunakan dana PHR Badung karena Tabanan merupakan daerah pemasok kebutuhan dan bagian dari objek wisata Badung dalam memberikan layanan kepariwisataan atau menjadi teras dan perwajahan Badung. Untuk itu masyarakat Tabanan memiliki hak menerima bantuan sandang, pangan dan papan dari hasil pariwisata Badung. ‘’Program ini kami kaitkan dengan pariwisata dan budaya,’’ katanya.
Tabanan sangat berkepentingan dengan dana PHR tersebut dan berharap terjadi peningkatan jumlah dana yang diterima karena menyadari kemampuan keuangannya sangat terbatas. ‘’Sebagai penerima dana, Pemkab Tabanan selalu melaksanakan kewajibannya melaporkan penggunaannya setiap tahun,’’ ujarnya. Wiratmaja menjelaskan, selama ini Pemkab Badung memberikan sebagian pendapatannya yang bersumber dari PHR ke kabupaten lain melalui Pemprov Bali. Pemprov Bali yang mengkoordinir distribusi dana mendapat porsi pembagian 20 persen dari total PHR Badung yang diserahkan. Dengan distribusi langsung, bagian yang selama ini diporsikan ke pemprov didistribusikan lagi ke kabupaten lain yang memiliki kemampuan keuangan rendah termasuk Tabanan. (kmb24)
Warung Global
Benahi Manajemen LPD
LPD harus siap dan mampu bersaing dengan bank umum dalam hal suku bunga, pelayanan dan jaminan simpanan nasabah. Pengelola dan manajemennya perlu diperbaiki dulu agar tidak ada anggaran yang diselewengkan. Kinerja harus profesional sehingga dapat membantu dan memajukan masyarakat ekonomi lemah. Sudiarta di Kediri menyampaikan ini mengomentari topik ‘’LPD Siap Dukung Pengusaha Pribumi’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (11/1) kemarin. Menurut Vera di Tabanan, LPD lebih dipercaya sebagai lembaga keuangan adat dan
memiliki kekuatan sistem pengendalian baik yang ditunjukkan dengan penerapan
prinsip-prinsip serta aturan yang menjadi landasan hukum untuk meraih kembali kepercayaan masyarakat. LPD mesti bisa memberikan kemudahan dalam pemberian modal untuk membantu masyarakat kecil dalam mengembangkan usahanya. Dalam mengelola anggaran, lanjut Angga di Sanur, LPD harus transparan. Perlu pengawasan dan lakukan audit agar tidak ada penyimpangan penggunaan keuangan. LPD sebagai lembaga keuangan yang ada di desa pakraman tidak bisa diabaikan, karena
merupakan wujud kapitalis lokal Bali yang memerlukan penguatan dari berbagai aspek budaya, sosial, politik dan manajemen. Bima Sena di Gianyar menambahkan, LPD merupakan aset dan potensi bangsa yang sangat penting untuk dipertahankan. Yang dibutuhkan bukan semata-mata upaya untuk tetap mempertahankan LPD, tetapi juga komitmen dan kebijakan yang sungguh-sungguh untuk makin memperkuat posisi LPD. Pengurus LPD, menurut Ayu di Petang harus disiapkan
yang mempunyai kompetensi dan mampu mengelola keuangan dengan baik. LPD agar benar-benar bisa membantu permodalan pengusaha lokal. Tujuan dan fungsi utama LPD adalah membantu perekonomian masyarakat. Akan tetapi Nang Kenceng di Tabanan menilai karena perkembangan zaman, sekarang fungsinya sedikit berubah ke arah bisnis. LPD mesti bisa memberikan kebijakan dan bantuan pada pengusaha muda pribumi. LPD harus mampu bersaing secara kompetitif dengan bank lain. (dika)
‘’Perlu diselenggarakan pengelolaan keuangan daerah secara profesional, tertib, terbuka dan bertanggung jawab sesuai aturan yang
ditetapkan dalam undangundang. Kami harapkan OPD kooperatif memenuhi jadwal yang ditentukan,” ungkap Sukada. (kmb28)
DPRD Setujui Direksi PDDS Tabanan (Bali Post) Setelah melalui proses yang cukup panjang, Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) dipastikan segera dikukuhkan awal tahun ini. Kalangan eksekutif tengah mempersiapkan proses pengukuhan pascaturunnya rekomendasi DPRD Tabanan yang menyetujui nama-nama direksi yang diajukan dari hasil seleksi tim pansel Unud. “Kami mempersiapkan dokumen formalnya, seperti SK pengangkatan oleh bupati,” papar AsisBali Post/kmb28 ten I Setda Tabanan I Wayan Miarsana Wayan Miarsana, Rabu (11/1) kemarin. Menurutnya, perusahaan daerah memiliki tugas dengan lingkup cukup kompleks sesuai program Kabupaten Tabanan yang berbasis pertanian. Ini sesuai amanat dewan yang mengharuskan perusahaan daerah tetap mengacu pada Perda PDDS yang ada. Akan tetapi, PDDS tidak boleh lagi mengambil pekerjaan yang sudah dilakukan UKM seperti bengkel, listrik atau percetakan yang sudah berjalan selama ini. “Kedepannya kemungkinan mengelola objek wisata Bedugul,” katanya. Dana operasional Rp 10 miliar telah siap dikucurkan. Namun, penyertaan modal ini tidak boleh dipakai untuk membayar utang PDDS sebelumnya di BPD. “Utang baru boleh dibayarkan jika perusahaan ini sudah berjalan maksimal dan mendapatkan hasil,” jelasnya. Pihaknya tengah menyiapkan administrasi untuk pengukuhan direksi oleh bupati nantinya. Selain itu, membuat petunjuk teknis penggunaan dana baik untuk operasional perusahan, membeli peralatan termasuk untuk gaji pegawai dan direksi. Apalagi direksi telah mengangkat kepala bagian. Di luar itu, PDDS merekrut karyawan paling banyak 24 orang. Mereka diambil dari tenaga kontrak yang memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan. Dalam penunjukkan tenaga kontrak menjadi staf di PDDS akan melibatkan BKD. Mereka juga akan mendapat tunjangan atau gaji sesuai dengan UMK atau UMR yang berlaku sehingga tidak ada kesan jadi orang buangan. “Mereka yang ditunjuk dipilih sesuai kebutuhan untuk membesarkan dan memajukan PDDS,” tandasnya. Untuk sementara direksi PDDS akan menempati gedung bekas kantor Ketahanan Pangan di Jalan Gatot Subroto, Sanggulan, Banjar Anyar, Kediri, karena gedung PDDS masih digunakan BPBD. (kmb28)
15
Kamis Paing, 12 Januari 2017
Schneiderlin Dijual ke Everton
Data Pertandingan Hasil Piala Raja Spanyol Pertandingan II, Babak 16 Besar Atletico Madrid vs Las Palmas 2-3 (Atletico Madrid unggul keseluruhan 4-3) Piala Liga Inggris Pertandingan I, Semifinal Manchester United vs Hull City 2-0 Piala Italia Babak 16 Besar Napoli vs Spezia (II) 3-1 Piala Prancis Sochaux (II) vs Monaco 1-1 (Monaco menang adu penalti 4-3) Nantes vs Nancy 0-2 Jadwal Piala Raja
Bali Post/rtr
PELUK - Gelandang Manchester United Marouane Fellaini (kanan) memeluk manajer Jose Mourinho usai menjebol gawang Hull City pada pertandingan Piala Liga, Rabu (11/1) di Old Trafford.
MU Selangkah Lagi ke Final
Jumat (13/1) dini hari Celta Vigo vs Valencia Eibar vs Osasuna Sevilla vs Real Madrid Piala Italia Jumat (13/1) dini hari AC Milan vs Torino
London Manchester United, Rabu (11/1) sepakat menjual gelandang Morgan Schneiderlin ke Everton dengan biaya transfer 22 juta pound. Pemain internasional Prancis berusia 27 tahun itu direkrut dari Southampton dengan biaya 25 juta pound pada 2015, namun tidak masuk tim inti di bawah asuhan manajer Jose Mourinho musim ini. Schneiderlin tercatat hanya delapan kali tampil pada musim ini. Sky Sports melaporkan bahwa biaya itu dapat naik sampai 24 juta pound dengan berbagai tambahan. Setelah MU memenangi semifinal pertama Piala Liga dengan skor 2-0 atas Hull City di Old Trafford, Mourinho berkata kepada Sky Sports, “Sebelum pertandingan saya diinformasikan oleh Tuan (Ed) Woodward (wakil ketua eksekutif klub) bahwa situasinya begitu dekat, maka Morgan sangat mungkin untuk pindah
ke Everton.” “Saya sedih dan gembira, sedih karena saya menyukai dia dan ia dapat menjadi opsi bagi kami. Gembira karena inilah yang ia inginkan, untuk bermain pada setiap pertandingan dan menjadi penting untuk tim.” Kabar ini muncul beberapa hari setelah manajer Everton Ronald Koeman mendesak dewan klub untuk mendukungnya di bursa transfer. Everton perlu tambahan pemain setelah The Toffees disingkirkan Leicester City di Piala FA. Everton menyia-nyiakan keunggulan satu gol pada laga di Goodison Park. Tapi dua gol balasan penyerang Nigeria Ahmed Musa sudah cukup untuk memberikan kekalahan 1-2 bagi klub Merseyside itu di putaran ketiga. Hasil ini menegaskan bahwa pasukan Koeman kembali menjalani musim tanpa raihan satu gelar pun. (afp/ant)
Manchester -
Manchester United selangkah lagi menuju final Piala Liga setelah, memenangi laga semifinal pertama melawan Hull City 2-0, Rabu (11/1). Juan Mata dan Marouane Fellaini mencetak gol kemenangan the Red Devils di Old Trafford ini.
Bali Post/ap
Bek Manchester City Bacary Sagna.
10 Melawan 12
London Bek Manchester City, Bacary Sagna didakwa karena tindakan tidak pantas oleh FA karena mengunggah pesan “10 melawan 12” di Instagram. Unggahan itu dipublikasikan setelah kemenangan 2-1 atas Burnley di Liga Inggris pada 2 Januari. Wasit Lee Mason mengusir gelandang City Fernandinho pada menit ke-32 pada laga itu. FA dalam pernyataannya, Rabu (11/1) menuding komentar pemain Prancis itu mempertanyakan integritas wasit. “Diduga bahwa komentar yang diunggah di media sosial oleh bek Manchester City merupakan tindakan tidak pantas yang mempertanyakan integritas ofisial dan atau diduga dan atau berimplikasi bias terhadap bagian ofisial pertandingan, dan atau membuat pertandingan berlangsung tidak terhormat,” demikian bunyi pernyataan FA. Pemain berusia 33 tahun itu telah menghapus pesan tersebut. Ia memiliki waktu sampai 13 Januari untuk merespons dakwaan ini. (rtr/ant)
Setelah babak pertama berjalan tanpa gol, tuan rumah membuka keunggulan melalui Mata di awal babak kedua. Sejumlah peluang gagal dikonversi pemain-pemain tuan rumah, termasuk tembakan Paul Pogba yang membentur tiang hingga babak kedua akan berakhir. Manajer Jose Mourinho akhirnya bernafas lega setelah pemain pengganti Fellaini melepaskan sundulan yang menjebol gawang tim tamu tiga menit jelang bubaran. Kemenangan di kandang ini memang membuat lega Mourinho dalam misinya memburu trofi pertama untuk MU. Apalagi kemenangan ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan tim menjadi sembilan pertandingan di semua kompetisi. Namun tetap saja pelatih asal Portugal itu belum puas dengan penampilan timnya. Apalagi akhir pekan ini MU akan ditantang favorit juara Liverpool di kompetisi liga. “Saya sedikit kecewa,” katanya kepada Sky Sports. Setelah bermain lamban di babak pertama, pemain-pemain MU menghadapi banyak masalah, termasuk memberikan kesempatan pada lawan untuk menggalang kekuatan. “Di babak kedua kami sedikit ada perubahan, hanya sedikit,” jelasnya. Meski mendapat dukungan penuh dari penonton, Wayne Rooney dkk tak mampu menjebol gawang Eldin Jakupovic. Tembakan Mata berhasil ditepis
Jakupovic menit kedua dan umpannya gagal dituntasnya Henrikh Mkhitaryan yang sepakannya melebar. Tim tamu didera sejumlah cedera yang menimpa pemain-pemainnya. Melengkapi malam sial itu, Markus Henriksen meninggalkan lapangan menit ke-19 akibat cedera bahu. Kendati demikian, Hull sempat mengancam setelah sundulan Adama Diomande mengenai tiang gawang. Kebuntuan MU pecah setelah umpan silang Antonio Valencia diteruskan Mkhitaryan dengan sundulan kepala. Bola kemudian disambar Mata menembus sarang Jakupovic. Rooney yang memburu rekor baru, tembakannya mengenai tiang. Mouringho kemudian menariknya keluar dan digantikan oleh Anthony Martial. MU nyaris menggandakan keunggulan saat tembakan bebas Pogba menerpa tiang beberapa saat kemudian. Frustasi Mourinho terbayar lunas saat gelandang Belgia yang menggantikan Mata menit ke-79 itu menyundul bola tanpa mampu dijangkau Jakupovic. Pemain Baru Manajer baru Hull City Marco Silva, meyakini timnya perlu menambah beberapa pemain baru jika klub juru kunci itu ingin selamat dari ancaman degradasi di kompetisi Liga Utama. Silva tidak dapat mendaftarkan
skuad berisi penuh 18 pemain saat Hull kalah Old Trafford kemarin setelah gelandang Jake Livermoore absen karena sakit. Manajer 39 tahun itu menepis laporan transfer yang mengaitkan pencetak gol terbanyak Robert Snodgrass dengan West Ham United, menegaskan bahwa klub ingin memperbaiki skuad pada Januari. “Kita lihat saja, saat ini mereka adalah pemain-pemain penting. Kami perlu meningkatkan skuad kami dengan pemain-pemain berkualitas, bukan hanya satu, bukan hanya dua, kami memerlukan beberapa pemain untuk meningkatkan skuad kami.” Klub Yorkshire Timur itu mengoleksi 13 angka dari 20 pertandingan, serta gagal mencatatkan satu kemenangan pun di
Bek MU Morgan Schneiderlin (kedua dari kanan)
Bali Post/rtr
liga sejak awal November. Manajer asal Portugal tersebut akan mempersiapkan timnya untuk debutnya di liga saat menjamu tim peringkat kesembilan, Bournemouth pada Sabtu sebelum mengunjungi markas pemuncak klasemen Chelsea pada 22 Januari. (kmb39/rtr/ant)
Napoli Lolos ke Perempatfinal Piala Italia Naples Manolo Gabbiadini menunjukan ketajamannya dengan mencetak gol yang membawa Napoli menang 3-1 atas tamunya Spezia pada pertandingan Piala Italia, Rabu (11/1). Di babak perempatfinal nanti Napoli akan menghadapi pemenang antara Fiorentina atau Chievo Verona yang bertanding, Kamis dini hari. Setelah Antonio Piccolo menyamakan gol pembuka Napoli yang dicetak Piotr Zielinski, tuan rumah mengontrol pertandingan dan menciptakan dua gol beruntun dalam waktu dua menit oleh Emanuele Giaccherini dan Gabbiadini. Bagi Gabbiadini ini menjadi gol ketiga dalam tiga pertandingan
terakhir. Ia sebelumnya membukukan gol pada dua pertandingan Serie A. Ironinya, penyerang itu justru ingin meinggalkan klub pada bursa transfer Januari ini. Zielinski membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-3 lewat tembakan dari jarak dekaat. Napoli nyaris unggul 2-0 saat upaya Lorenzo Insigne membentur tiang. Piccolo yang sebelumnya membela Napoli memilih tak melakukan selebrasi setelah mencetak gol penyamakan skor. Napoli balik memimpin menit ke-55 setelah umpan Insigne disambar dengan tembakan voli oleh Giaccherini. Gabbiadini kemudian memastikan keunggulan
timnya setelah menuntaskan impan Marko Rog. Piala Raja Atletico Madrid lolos putaran delapan besar Piala Raja meski kalah 2-3 atas Las Palmas. Penyerang Atletico Antonie Griezmann menyumbang satu gol pada pertandingan yang digelar di stadion Vicente Calderon. Atletico diuntungkan dengan kemenangan 2-0 di pertemuan pertama dan pasukan Diego Simeone melaju berkat keunggulan keseluruhan 4-3 Griezmann yang diincar Manchester United di bursa pemain Januari ini, mendapat tepuk tangan meriah saat ia digantikan pada
menit ke-64. Pemain Prancis itu mencetak gol di tiga pertandingan terakhir setelah mengalami paceklik gol sebelum Natal. Ia membuka keunggulan Atletico lewat golnya menit ke-49, menyelesaikan umpan silang Nicolas Gaitan. Penyerang Las Palmas Marko Livaja menyamakan skor menit ke-57, namun tuan rumah balik memimpin lewat Angel Correa empat menit kemudian. Livaja mencetak gol lagi menit ke-89 dan Mateo Garcia menyumbang gol di injury time yang membuat pendukung Atletico was-was. “Kami membiarkan lawan mencetak kemenangan di menit-menit akhir, namun kami beruntung bisa lolos,” kata Correa. (kmb39/rtr)
LANGGAR Penyerang Spezia Jaime Baez terjatuh saat dilanggar pemain Napoli pada pertandingan Piala Italia di stadion San Paolo, Rabu (11/1).
Etape Kesembilan Dibatalkan
Bali Post/rtr
SELESAIKAN RELI - Pereli Inggris Sam Sunderland dari tim Red Bull KTM Factory, menyelesaikan etape k-6 Reli Dakar 2017.
Sucre Sebastien Loeb memenangi stage kedelapan Reli Dakar dan merebut kembali keunggulan dari rekan setimnya di Peugeot Stephane Peterhansel, Rabu (11/1). Sedangkan di katagori sepeda motor pembalap Inggris Sam Sunderland kian kokoh memimpin klasemen sementara. Namun panitia memutuskan untuk membatalkan etape kesembilan karena terjadi bencana tanah longsor yang menutupi rute lomba sekitar 40km dari wilayah Jujuy. Bencana tanang longsor ini menimpa desa Volcan yang dilalui peserta. “Karena jalan
terputus, seluruh kendaraan, peserta, panitia Dakar dan logistik dialihkan lewat rute alternatif melewati San Antonio de los Cobres. Ini menjadikan rute semakin jauh sekitar 200 km,” laporan panitia lomba kemarin. “Mereka tak akan bisa mencapai pos Salta hingga start dimulai,” tambahnya. Peserta lomba langsung dihadapkan Etape ke-10 menuju Chilecito saat loba dimulai Kamis ini. Pada balapan kemarin etape ke-8 kembali dipersingkat karena cuaca buruk. Kondisi wilayah yang membahayakan juga membuat penyelenggaraan reli tahun
ini menjadi sulit sejak akhir pekan lalu. Peterhansel yang memimpin satu menit 57 detik sepanjang malam, mengakhiri hari dengan tertinggal 38 detik di belakang juara dunia reli sembilan kali, yang memenangi etape untuk ketiganya pada ajang tahun ini. “Saya ingin berusaha untuk membuat celah pada hari ini, namun akhirnya saya mengalami masalah di bagian akhir etape. Maka saya kehilangan beberapa menit untuk mengganti roda,” Kata Loeb. “Pada saat ini pertarungan terlihat seperti berlangsung antara saya dan Stephane, namun menurut saya dua
hari mendatang akan sangat sangat berat, dan apapun dapat terjadi di sana.” Reli yang akan berakhir di Buenos Aires akhir pekan ini menjadi salah satu olahraga adu ketahanan terberat di dunia otomotif. Sebelumnya reli ini berlangsung dari Paris melintasi Sahara menuju ibu kota Senegal, kemudian dipindah ke Amerika Selatan pada 2009 karena alasan-alasan keamanan. Pa d a ka t e g ori se p ed a motor, pereli Inggris Sam Sunderland meningkatkan keunggulan keseluruhannya setelah finis di posisi ketiga pada etape yang dimenangi
pereli Spanyol Joan Barreda. Sunderland kini unggul nyaris 21 menit atas pereli Chile Pablo Quintanilla. “Rute ini benar-benar basah, dan sulit untuk melalui beberapa tempat. Saya beberapa kali berhenti untuk mengganti kaca pelindung mata dan sarung tangan saya dan hal-hal kecil, terjadi karena ini begitu banyak,” tuturnya. “Saya tidak dapat melihat petunjuk, saya tidak dapat melihat ke mana saya melaju,” tambah Sunderland yang mengatakan dirinya menyelesaikan 100 kilometer terakhir tanpa rem belakang. (kmb39/rtr/ant)
OLAHRAGA
16
Kamis Paing, 12 Januari 2017
Bali Post/ist
TNI - Dua taekwondoin PON Bali Siti Roissatul Hidayah (kiri) bersama M. Abdurrahman Wahyu usai menempuh pendidikan TNI-AD.
Taekwondoin Wahyu Masuk Pelatnas SEA Games
Denpasar (Bali Post)Taekwondoin Bali M. Abdurrahman Wahyu dipanggil masuk pelatnas SEA Games, guna berlaga di nomor poomsae beregu. Sedangkan atlet pelatnas lainnya yang turun di nomor kyorugi Argya Virangga telah dipulangkan. Pelatih PON Sabeum Eko Saputro di GOR Lila Bhuana, Rabu (11/1) kemarin menjelaskan pihaknya bangga dua atlet PON Abdurrahman Wahyu dan Siti Roissatul Hidayah telah selesai menempuh pendidikan TNI-AD, dan kini mereka resmi berdinas. ‘’Wahyu dan Roissatul diterima pendidikan di TNI-AD melalui jalur prestasinya di taekwondo,’’ ucap Eko. Dijelaskannya, pihaknya menerjunkan 13 atlet PON, terdiri atas kyorugi (6) dan poomsae (7). Abdurrahman Wahyu di PON turun pada nomor poomsae perorangan dan menduduki peringkat kelima. ‘’Sedangkan pelatnas SEA Games Wahyu diturunkan pada nomor poomsae beregu pada hajatan multievent dua tahunan se-Asia Tenggara di Malaysia 2017,’’ jelasnya. Eko Saputro mengakui taekwondoin PON Bali membawa pulang dua perunggu yang dipersembahkan Yosephine Ayu Wijanarko pada kyorugi -46 kg, serta Kharisma Cristian di kyorugi -80 kg. Dikemukakan, kegagalan taekwondoin asuhannya karena kurang beruntung pada pengundian (drawing). Akibatnya pada bagan pertandingan atlet Bali langsung bertemu lawan tangguh seperti dari Jabar dan Jateng. ‘’Kami sudah mengevaluasi dan tim PON sudah kami bubarkan,’’ tegas Eko. (022)
Bali Post/ant
BERSIHKAN MOBIL - Petugas membersihkan Mobil Compactor Persampahan di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Palembang. Kementerian PU & PR memberikan tiga unit Mobil Compactor Persampahan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018.
Delegasi OCA Tinjau Kesiapan Palembang Gelar AG 2018
Palembang (Bali Post) Tim dari Dewan Olimpiade Asia atau OCA akan meninjau kembali persiapan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Panitia Daerah Asian Games Sumsel, Akhmad Najib di Palembang, Rabu (11/1) mengatakan tim penyelenggara pesta olahraga internasional itu akan melihat kembali persiapan Sumsel sebagai tuan rumah penyelenggara. “Jadi tim tersebut dalam waktu dekat ini akan melihat langsung fasilitas pesta olahraga akbar di Sumsel,” ujar dia. Memang, lanjut dia secara umum Sumsel sudah siap sebagai tempat penyelenggara pesta olahraga yang diikuti utusan dari 45 negara tersebut. Hal ini karena fasilitas pertandingan sudah tersedia dan juga telah dilakukan perbaikan, kata Akhmad Najib yang juga Asisten Kesra dan Pemerintahan Setda Provinsi Sumsel. Menurut dia, bukan itu saja tetapi juga akomodasi bagi para atlet sudah ditambah untuk menampung peserta nanti. Selain wisma atlet, sekarang ini juga dibangun rumah susun sewa yang akan dijadikan apartemen, sehingga layak untuk peserta. Bukan itu saja, tetapi prasarana transportasi juga sedang dibangun untuk memperlancar kegiatan Asian Games. “Oleh karena itu, Sumsel telah siap menjadi tuan rumah Asian Games mendatang,” kata dia. Sementara mengenai persiapan menyambut kedatangan tim OCA, pihaknya telah mempersiapkan diri terutama mendampingi saat peninjauan nanti. (ant)
BERLATIH - Sejumlah pesepak bola Persema Malang kembali berlatih setelah menunggu selama empat tahun di lapangan Yonkes II, Malang, Jawa Timur, Rabu (11/1). PSSI mencabut sanksi dan mengembalikan status keanggotaan Persema Malang, sehingga tim tersebut bisa mengikuti kompetisi resmi Liga Nusantara yang diadakan PSSI.
Musprov IMI Bali Akhirnya Ditunda Lagi Denpasar (Bali Post)-
Pelaksanaan musprov IMI yang terus tertunda mulai 22 Desember 2016, kemudian 14 Januari, hingga 20 Januari akhirnya ditunda lagi. Artinya, PP IMI menunda pelaksanaan musprov IMI Bali sampai batas waktu yang tak ditentukan. Demikian terungkap dalam rapat koordinasi IMI Bali yang dihadiri Ketua Panpel Organizing Committee (OC) AA Bagus Amerta Jaya, Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Wayan Muriawan, bersama anggotanya Cok Vicky, Steering Committee (SC) Anthony Sarwono, Tony Susiartono, serta Gede Agra Kumara, Bendahara Panpel AA Gede Kurniawan di Denpasar, Rabu (11/1) kemarin. Surat bernomor 35/ IMI/G/2017, tertanggal 10 Januari 2017, perihal
verifikasi data klub dan pelaksanaan musprov IMI Bali yang ditanda tangani Sekjen PP IMI Jeffrey JP, intinya klub-klub otomotif yang bernaung di bawah IMI Bali masih diverifikasi dan belum diputuskan tentang jumlah klub pemilik hak suara maupun peninjau. Walaupun sebelumnya telah diputuskan 34 peserta musprov dan pemilik hak suara, serta 35 klub kapasitasnya sebagai peninjau. ‘’Jadi kami mengikuti instruksi PP IMI ini agar tidak melaksanakan mus-
prov IMI dulu hingga waktu yang belum ditentukan,’’ kata Agung Bagus Amerta Jaya. Menurut dia, verifikasi klub akan dibahas melibatkan Bidang Organisasi dan Badan Pengawas IMI Pusat. (022) TUNJUKAN - Ketua Panpel Musprov IMI Bali AA Bagus Amerta Jaya menunjukkan surat PP IMI tentang penundaan pelaksanaan musprov.
Tujuh Pemain Merpati Bali Ikuti Seleksi Timnas
Kompleks Pelatnas Cipayung bakal Direnovasi
Jakarta (Bali Post) Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan merenovasi kompleks pemusatan pelatihan nasional cabang olahraga bulu tangkis di Cipayung, Jakarta Timur pada 2017. “Kami akan merenovasi pelatnas bulu tangkis, sehingga menjadi lokasi yang indah dan sejuk,” kata Ketua Umum PP PBSI Wiranto selepas mengikuti jumpa pers Djarum Superliga Badminton 2017 di Jakarta, Rabu (11/1). Meski akan mulai melakukan renovasi kompleks pelatnas pada 2017, Wiranto tidak menyebut jumlah anggaran yang dibutuhkan PBSI untuk melakukan renovasi itu. “Nanti dilihat saja akan jadi atau tidak,” kata Menko Polhukam tersebut. Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto mengatakan renovasi pelatnas menjadi salah satu program kerja pengurus pusat cabang olahraga andalan Indonesia dalam Olimpiade itu. “Ketua umum telah berkunjung ke pelatnas dan menilai beberapa fasilitas di sana perlu direhabilitasi,” ujar Budiharto. Renovasi pertama pelatnas PBSI, lanjut Budiharto adalah asrama atlet. “Soal kelayakan asrama sekarang ya layak saja. Tapi kami merasa atlet-atlet juara dunia perlu mendapatkan fasilitas yang lebih layak di pelatnas,” kata Budiharto. PBSI juga telah mengatur tempat tinggal atlet dalam pelatnas ketika renovasi itu dimulai. Tetapi PBSI belum menentukan waktu renovasi lapangan latihan. “Kalau lapangan, kami belum. Kami juga akan merenovasi ruang gimanstik dan mengganti perlatan yang telah lama,” kata Budiharto. Selain renovasi fisik, pelatnas PBSI juga akan meningkatkan aspek keamanan dan kedisiplinan atlet. “Komitmen kepengurusan sekarang adalah kedisiplinan atlet. Kami ingin membangkitkan kesadaran atlet tentang kedisiplinan,” katanya. (ant)
Bali Post/022
Guard Satria Muda Pertamina Tyreek Jewel.
Bali Post/net
Satria Muda Targetkan Juara IBL 2017
Jakarta (Bali Post) Tim bola basket Satria Muda Pertamina (SM) menargetkan juara di Liga Bola Basket Indonesia (Indonesian Basketball League/IBL) musim 2017. “Dari dulu sampai sekarang kami selalu mau menjadi yang terbaik,” kata Vice President PT Indonesia Sport Venture, perusahaan penaung SM Roni Gunawan dalam perkenalan tim Satria Muda Pertamina jelang bergulirnya IBL 2017 di Kantor Pusat Pertamina Jakarta, Rabu (11/1). Roni yang pensiun dari Satria Muda pada tahun 2016 ingin timnya belajar dari kegagalan di IBL musim sebelumnya. Ketika itu tim asal Surabaya CLS Knights keluar sebagai juara. Untuk mewujudkan target juara, lanjut dia Satria
Muda melakukan beberapa perombakan personel, seperti masuknya pemain baru Muhammad Dhiya’ul Haq dan Muhammad Rizal Falconi yang ditransfer dari Garuda Bandung. Lalu posisi pelatih kepala diemban oleh Youbel Sondakh, menggantikan Cokorda Raka. Perubahan ini sudah diuji dalam kompetisi Perbasi Cup 2016, di mana ketika itu klub yang dimiliki oleh Erick Thohir ini berhasil menjadi yang terbaik setelah mengalahkan CLS Knights di partai final. Kemudian Satria Muda juga kedatangan dua pemain asing asal Amerika Serikat, Tyreek Jewel dan Carlos Charles Smith yang masing-masing berposisi sebagai point guard dan center. Terkait dua pemain asing ini, pelatih kepala SM Youbel Sondakh yakin mereka bisa cepat
beradaptasi dengan skema permainan yang diinginkannya. “Mereka sudah mengikuti banyak kompetisi sebelumnya,” tutur Youbel. IBL sendiri mulai berjalan pada 20 Januari 2017, ditandai dengan pelaksanaan Seri I di GOR Kertajaya, Surabaya. Selain Kota Pahlawan, Jakarta, Semarang, Bandung dan Yogyakarta juga akan menggelar IBL yang diadakan dalam format delapan seri. IBL 2017 direncanakan berakhir pada awal Mei 2017, demi memberikan kesempatan pada Perbasi untuk menyiapkan tim nasional menuju SEA Games 2017 di Malaysia. Untuk meningkatkan daya tarik kompetisi, sebelas klub yang mengikuti IBL wajib menggunakan jasa maksimal dua pebola basket asing. (ant)
Jakarta (Bali Post) Tujuh pemain klub bola basket putri Merpati Bali yang saat ini menjalani pemusatan latihan untuk kompetisi di Jakarta, dipanggil menjalani seleksi timnas Indonesia untuk menghadapi SEA Games 2017 Malaysia. Tujuh pemain yang dipanggil adalah Agustin Elya Gradia Retong, Jacklien Ibo, Helena Maria Elizabeth Tumbeleka, Kadek Citra Pratita Dewi, Dewa Ayu Made Sriartha Kusume Dewi, Regita Pramesti dan Anne Inesa. “Kami sangat mengapresiasi dipanggilnya tujuh pemain ke seleksi timnas SEA Games. Semoga pemanggilan ini menjadi inspirasi bagi pemain lain dan titik awal kemajuan basket di Bali,” kata pemilik klub Merpati Bali, Deddy Setiawan dalam keterangannya kepada media, Rabu (11/1). Peluang untuk memperkuat timnas bagi pemain Merpati Bali ini memang cukup terbuka. Apalagi tim ini merupakan runner up Women Indonesia Basketball League (WIBL) musim lalu. Hanya saja untuk menjadi pemain timnas harus bersaing dengan 17 pemain lain yang dipanggil. Selain menjalani seleksi timnas, pemain Merpati Bali juga dihadapkan dengan kompetisi bola basket putri yaitu Merpati Bali Women Basketball Challange 2017, yang bakal digulirkan di GOR Merpati Bali, Denpasar pada 2-7 Februari nanti. Untuk dua seri berikutnya lokasinya bakal ditentukan kemudian. Pada kompetisi ini, selain Merpati Bali ada tujuh klub lagi yang bakal bersaing yaitu Surabaya Fever, Sahabat Semarang, Flying Wheel Makassar, Satria Siliwangi Bandung, Tenaga Baru Pontianak, Merah Putih Predators Jakarta dan Tanago Jakarta. Demi memaksimalkan hasil pada kompetisi saat ini terpisah dengan IBL ini, Merpati Bali melakukan perombakan sektor pelatih yaitu Bambang Asdianto Pribadi menggantikan posisi Raoul Miguel Hadinoto yang musim lalu membawa Merpati menjadi runner up WIBL. Di bawah asuhan pelatih baru, Merpati Bali yang saat ini menjalani pemusatan latihan di Jakarta juga melakukan serangkaian uji coba diantaranya di Flying Wheel Makassar Cup dan Scorpio Cup. Hasilnya oleh jajaran pelatih dinilai cukup positif. (kmb39/net)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Paing, 12 Januari 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Marketing Manager for Marine Tourism Phn.728088 Email:putu@bali-activities.com
B.BP.001.01.17.0001091
Dcr Srbtn Bag.Prdksi,Gdg BsComp,AdmBsComp,Brpngalaman 087861339508,Sari Dana V/8,Sgr
B.BP.001.01.17.0000959
Karyawati utk Rentcar Min SMA Bhs.Ing,Prancis Hub.288126 Email:andresewatama@gmail.com
B.BP.153.01.17.0001078
BPR KAS Mencari Office Boy & Marketing Kredit Pengalaman min 2Thn Hub.081339403582
B.BP.001.01.17.0001047
Dcr Krywn Admin Min.Tamatan SMA/Sederajat,Bisa Komputer Kantor Kerja di ByPass Kediri Tabanan Gaji UMR,081236405761
B.BP.001.01.17.0001090
!!Dcr PRT tgldlm Gj.1,3Jt lgs krj 081237903622/087861412911
B.BP.135.01.17.0001093
Cari Lulusan SMA/SMK Th 2015/ 2016 utk menjadi Administrasi Teknik dan Asisten Teknisi Hub ASC LG Surya Teknik,Jl.G, Tangkuban Perahu,087861568666
B.BP.001.01.17.0001013
Dbthkan Housekeeping,Laundry, Maintenance Tlp.:083114040787 B.BP.001.01.17.0000903
Dcr Krywti Admin,Kasir, D1 Cr Staff bhs Mandarin & Marketing u/PT.La Main Verte Akunting PT.Neverneverland di Pererenan email: Travel 0361-754099/08113869543 B.BP.004.01.17.0000436 baligarden_n_flowers@yahoo.com Dbthkn Krywn/ti Bs Bhs Inggris Tlp.081236397164 &Mandarin aktif Lisan &Tulisan B.BP.004.01.17.0000952 CV ke:hrd@seasafaricruises.com *Dicari Tng PartTime Guru Bhs* B.BP.001.01.17.0000880 *Inggris Max25Th H.0817566499* Dbthkn Sgr Staff Tour Desk utk B.BP.001.01.17.0001010 Hotel Komune Resort&Beach Club Arebi Bali mengadakan Training Wanita Pnmpilan Mnarik Diutmkn broker property & sertifikasi Fasih Bhs.Inggris,Hb:081338490884 LSP BPI Tgl 16-20 Januari 2017 Jl.ByPas IB Mantra Gianyar Info pendaf.Jl.Patimura No.67 Dps B.BP.001.01.17.0000890 (0361-228282)(Dayu) Dcr Bnyk&Sgr Krywn/i Pbrk Roti B.BP.004.01.17.0000975 Barker,Produksi&Admin tdk hrs Bth Sgr Acc Adm Marketing Driver Sim B1 Min SMA bs Komp Berpengalaman.SMS 081999057909 B.BP.001.01.17.0000813 Krm CV ke Jl.Pulau Ayu No.27 Dcr Engineering dan Waiter utk B.BP.001.01.17.0001028 Htl Jl.Pantai Kuta,08155753703 Cari Cook Helper gaji 1.5Jt B.BP.154.01.17.0001074 Hub:552021AA Untuk Breakfast Dcr Housekeeping, untuk Villa B.BP.001.01.17.0001032 orang asing di Kerobokan (part Cari Teknisi Listrik, Minimal time:Hanya 4Jam/hari).Gaji 1,5 SMK, Pengalaman 2thn, jt/bln & dapat THR:Usia 26-35 th, Kendaraan pribadi B.Inggris dasar di haruskan info.aqualifebali@gmail.com mengurus rumah,laundry,kebun. B.BP.004.01.17.0000837 Bertanggung jawab jujur,rajin PT PAG Bth Cust Service max 30 th & sikap baik, Hub.0361-733939 bs Komp,Komunikasi baik,dtm B.BP.820.01.17.0001070 ptkn d Ns Dua,Email:trisna_mar Dcr Kary Salon Hair Dresser, yanti@yahoo.com T.423188 Thary Capster,Therapist,081936074041 B.BP.001.01.17.0001041
B.BP.154.01.17.0001073
Dcr Karyawan Berpengalaman Bag Dibutuhkan Sgr Krywti Bag Adm Dcr Staf Admin & Resepsionis Dicari K/wati utk Kantin pny Dcr kary utk M-Mrkt Krm CV ke Legal/Pengurusan Ijin,Bag IT, Jln.Uluwatu Pecatu Kirim CV ke Spd Motor&SIM Hub.081933118084 Koperasi Gyr Hub.081936525611 Tkd Bdng 226 Hub.08174717471 B.BP.001.01.17.0001021 B.BP.014.01.17.0001049 B.BP.001.01.17.0000958 bag Design Grafis.Krm Lam ke info@balimaintenance.com Dicari S1 Teknik Sipil Lamaran B.BP.001.01.17.0000943 Jl Kampus UNUD No.81 Jimbaran Dikirim ke CV Lingga Cipta Dcr Staf Wr Beguling, Kitchen, Telp.081933056361 Email:manhrd Desain Jl.Raya Sulang Desa Wtrss, Serabutan 081238473242 .nirmalasupermarket@gmail.com B.BP.004.01.17.0000833 Paksebali-Klk 0366(22881) B.BP.001.01.17.0001081 Dcr T.Masak Indian yang Prof. B.BP.001.01.17.0000823 Dcr Mekanik SpdMtr Gaji Besar Hub Dewi Sri Resto Jl.Kartika Dicari Segera Design Grafis, HondaTamanAgung T.081236700700 Plaza 8X Hub:087761301643 Srbutan H:484042,087861340445 B.BP.001.01.17.0001045 B.BP.001.01.17.0001029 B.BP.001.01.17.0001048 Dcr PRT & Sopir, Max 40Thn Dcr Tng Lk Srbtn u/Kos Dps Hub Dicari Waitress dan Receptionist 085815122487 Dewa 081703340330/087860830378 unt Hotel Hub:0361-752270 B.BP.004.01.17.0000832 B.BP.001.01.17.0001042 0812373680007 Dcr PRT u/DiBatubulan Gj Brsih Dcr sgr sales marketing (eng)/ B.BP.001.01.17.0001008 1,5Jt Tdr Dlm/Luar081916746959 Security,Hub.PT.QRG 8480379/82 Dist Cons Goods,cari TelemarkeB.BP.001.01.17.0001009 B.BP.001.01.17.0000417 ting,Sopir B1 & Serabutan SIM C. Dcr PRT wnt max30th,tinggal luar, DibthkanWaitres,Cleaner,Sales Gatsu Timur 266,Tel.413068 daerah Pemogan,08174702433 Kasir,Acountant Peragawan/wati B.BP.154.01.17.0000955 B.BP.001.01.17.0000907 bisa Bahasa Inggris,Chinesse, Dcr Segera! General Suplier Looking for Cook,2 Yrs Exp,Pls Korean,Telp:082114001991 Horeka: Staff Sales & Driver Send CV to Kori Restaurant, B.BP.001.01.17.0000895 Gatsu Barat.SMS:085100572182 Gg.Poppies 2,Legian Dibthkan u/property di Tabanan B.BP.001.01.17.0001056 B.BP.001.01.17.0001068 Marketing P/W,Administrasi Wnt Dcr Sopir Lam PT.BSM Dip.Indah PT.Best Bali Citra Wisata Hub.0361-8941712 C4 Dps 081338307435 Membutuhkan Reservasi Travel B.BP.001.01.17.0001051 B.BP.001.01.17.0001053 Agent di Kerobokan,Minimal Dcr Sopir Pribadi SIM A Dibutuhkan Segera:Tenaga Admin Lulusan SMA/SMK.Pengalaman Min Bujangan Tdr dlm bs Mbl Matik utk Gudang,Wanita,SMA Sderajat 2Tahun Dibidangnya.Kirim CV ke Gaji Umk Hub:081338623037 Max 23Th Lajang,Bisa Komputer Email:account@bestbali.co.id B.BP.001.01.17.0001012 B.BP.001.01.17.0001025 Pngalaman Admin Gudang,Menarik DibutuhkanDokter,Sopir,Apoteker, Dicari Adm Bs Kmptr Min Office Dcr segera Montir Truck Desel Yamaha Bisma Dicr:1.Mekanik Ada SIM C Gj.Memuaskan perawat utk Klinik 24Jam Hub.082147001199 2.Supir SIM B1 Hub T.Umar 142Dps Hub:0361-733301/081916486485 SIM C Hub:08179728394,4744880 Hub.CV.Nusa Jaya 08123941575 B.BP.001.01.17.0001017
B.BP.001.01.17.0001069
B.BP.135.01.17.0001092
B.BP.001.01.17.0001075
B.BP.001.01.17.0000812
PT.Lipuri Jagadh cari Satpam untuk di area Renon Segera Hub 03614790579/085100442178 atau dtg ke Jl.By Pass Ir Sukarno 77Y Kediri Tabanan B.BP.001.01.17.0000840
Shanti Travel Local Agency Membutuhkan staff reservasi.Diutamakan yg berpengalaman,kirim CV ke:manon.k@shantitravel.com B.BP.001.01.17.0001018
Tropic&Ocean Spa di Nusa Dua mencari Therapist yang Pengalaman atau yang Belum Pengalaman Bersedia Mendapat Pelatihan. Mendapatkan Gaji+Bonus+BPJS+ Cuti+THR Hub:081337828727/ 081236159811 B.BP.101.01.17.0001084
***A.BCV Kerja diluar Negeri resmi utk semua usia, Resto Hotel Kebun 081337903069,087860831351 B.BP.116.01.17.0001095
PT.Suar Melati Trans Need Sopir APV & Elf 085100514343,737922 B.BP.166.01.17.0001097 SINGARAJA
Dcr Spr berpeng.Lam keCV Sabba Jl.Surapati 145 Singaraja23921 B.BP.009.01.17.0001030
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
TOYOTA
Taruna CSX’04MrhSlvr AsDK 77Ng P.Saelus2kamboja7/085101850689
Avanza G’09, 15Jt Sisa teken Jl.P.Kawe 44A Dpn Alfamart
B.BP.001.01.17.0001088
B.BP.001.01.17.0001066
Terios TX Adventure’2011 Slver Jual Murah Camry’13Hybrid AsDK AsDK Spt Baru,082237596868 Krd LowKM Tg1 BrgSimp,081805330222 B.BP.164.01.17.0001065
B.BP.164.01.17.0001067
HONDA
Honda Mobilio’16 AT 3000KM & Karimun’05 Dk Mulus Hub.288126 B.BP.153.01.17.0001079
DIJUAL RUMAH !!Jual Rumah LT.2,5A Penatih Jalan 6mtr Hub.085100801168 B.BP.001.01.17.0001087
SUZUKI
Dijual Rmh Baru lanjut Kredit BPD S.Huni,Dalung,082147454248
APV X’2007 Gold Asli Bali Rp.79jt,085100966802
Dijual 3 unit rumah Joglo tinggal rakit Hub.081238503154 Dijual Rumah Lt II Jl.Subur Gg Mirah Hati I-9 Monang Maning Hub: 081339550555
B.BP.001.01.17.0000866
Rmh KPR 60/100 2Mnt menuju Psr Batu Kandik 800Jt 081238137707 B.BP.001.01.17.0000915
RUPA-RUPA
B.BP.141.01.17.0001086
BIRO JASA
B.BP.001.01.17.0001035
DISEWAKAN TOKO Dikontrakan Toko Anggrek 25 Hub.081246710373/081999581252
JlTnhKvl Anggungan Lukluk Bdg400Jt Ng 081999306817/08123885877
B.BP.001.01.17.0000706
BUC Dijual Tanah Gading Resident Hub.081338792660 B.BP.001.01.17.0001046
SERVICE
Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP Paspor Sy Bntu Murah 081999121505
B.BP.001.01.17.0001083
B.BP.001.01.17.0000128
RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088 B.BP.164.01.17.0000844
BIRO JASA Sda PRT Siap Kerja Hub.081 805 506 564 Garansi
B.BP.164.01.17.0001061
KEHILANGAN Kav 17Jt/Are Aspek Perumahan Buka Simpanan 100Juta Langsung BPKB No.G 0453405-O DK 5372 IF Dapat NMax Gratis 081239011111 T.0811389870/081236233711 WA Dwi Putra Wiraguna.08179732541 B.BP.001.01.17.0001077 B.BP.001.01.17.0001037
B.BP.001.01.17.0001015
B.BP.001.01.17.0000926
BIRO JASA
B.BP.164.01.17.0001059
JT 2Are Denbantas 8Are Negara Pengambengan Nego 081805347636
B.BP.166.01.17.0001098
DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809
SINGARAJA
Hlg Buku KIR Tahun’2014 DK 9838 BH AN:Abdul Halim
Djl Tnh 46A lok.Jl.Denpasar-GiliB.BP.001.01.17.0001019 B.BP.001.01.17.0000129 B.BP.001.01.17.0001023 manuk Ds Selabih Hb:Pak Made Djl Tnh 3Are Tiing Tutul Buduk SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th Hlg Buku Kiur DK 9892 EE AN: Jln Induk Good,Hb.082147454248 087762586553/082147554968 NPWP PasportHP.081.338.344.155 Teuku Putu Rangga Sungsang S.P B.BP.009.01.17.0001036
DIJUAL RUKO Djl Ruko Lt2 Siap Bangun,Dalung Jalan Utama H:081237774850
B.BP.001.01.17.0000367
Rmh 4unit diSempidi&Ruko 2unit diSibang Hp.081337630666
Djl Tnh 16 Are Ds Patas,Kecamatan Gerokgak Hub:081237672045
B.BP.001.01.17.0001040
B.BP.004.01.17.0000936
DISEWAKAN RUMAH B.BP.164.01.17.0001060 Dktrkn Rmh Tinggal Lt2 6KT 6KM B.BP.141.01.17.0001089 Rumah Lantai Ruko 6,05Are Lok LT.3Are Lok.Batanghari Residence, APV GX’2012 Akhir AsBali Harga Rp.115Jt H.087860002341 Penamparan Bs Tkr,085100856999 H:081236877777/085338267702 B.BP.141.01.17.0001085
Dkntrkn Rmh Bru Minmlis 3KT,RT 2KM,Dpr,Grs 081999906521 Dps
BUC Tnh Swh Penarukan Sgr 62A H 45Jt/Are Ngo D.BTN 036222001
Kav1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan 081999843755 / 08124622492
Dalung 10A(280/A)cck Villa dkt Canggu,Nice View,081999121666
Tnh 1Are(7,5x13,5) LC T.Badung XIII Renon Jl.10m 08123636269
B.BP.158.01.17.0001039
B.BP.164.01.17.0001058
B.BP.001.01.17.0000868
B.BP.001.01.17.0001071
B.BP.001.01.17.0001016
HEWAN Labrador Jtn 2bln Stbm 2,5 Jt Big Bone, Jimb 0811380333 B.BP.004.01.17.0001096
B.BP.001.01.17.0001027
PELUANG USAHA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Hlg BPKB DK 1717 O No BPKB:E89 Investasi Onecoin Dijamin dpt T.085337370228 / 412815 96211-O AN:Ida Putu Wedanajati uang banyak walau tnp bekerja B.BP.001.01.17.0000114 B.BP.001.01.17.0001024 (aman 100% dan gratis) Hub: Pelunasan/Gestun kartu kredit Hlg BPKB Mtr Honda,DK5003LR AN Jl.Kerta Pura Hub.082340004545 INym.Suardika,Br.Biya-Keramas 082198898118/0812-8114-3333 A.BP.001.12.16.0001551
DIJUAL MOBIL
SERVICE
B.BP.001.01.17.0001022
Surat IMB No:1159TH.2006,Jl. Pura Perancak AN:Nang Lateri.
B.BP.004.01.17.0000963
ALUMINIUM
B.BP.031.01.17.0000921
TOUR
DIJUAL MOBIL FOTO COPY
DIJUAL MOBIL
SALON
ALUMINIUM KURSUS ALUMINIUM
EKONOMI
18
Kamis Paing, 12 Januari 2017
APBN Jadi Instrumen Fiskal Terpercaya
Uang Rupiah Simbol Kedaulatan Negara
Entikong (Bali Post) Masyarakat perbatasan diajak menjaga uang rupiah karena uang rupaih tersebut merupakan simbol kedaulatan negara. “Kedaulatan negara juga tergambar dari kita memperlakukan mata uang rupiah. Gunakanlah mata uang untuk transaksi di negara sendiri, perlakukan uang kita dengan baik dan jaga,” ujar Kepala Perwakilan BI Kalbar Dwi Suslamanto usai membuka roadshow sosialisasikan uang rupiah baru Tahun Emisi 2016 di perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu (11/1). Dwi mencontoh menjaga uang rupiah dengan cara tidak mencoret-coret, tidak menstaples dan dilipat. Menurutnya jangan sampai menyimpan ringgit dengan baik bisa, namun mata uang sendiri tidak mau. Terkait uang NKRI menurutnya masyarakat perbatasan bisa bangga, pasalnya uang baru tersebut secara kualitas bahan dan pembuatannya mengalami peningkatan sangat signifikan. “Bahannya sangat bagus dan sistem pengamannya jauh lebih canggih. Ini sangat sulit dipalsukan. Bahkan bisa dibilang lebih baik dari mata uang negara lain,” kata dia. “Semoga dengan rupiah baru ini kita bisa lebih menjaga mata uang kita. Selain itu, isu negatif soal rupiah baru tolong kita ikut meredamnya,” sebut dia. Selain mensosialisasikan rupiah baru tersebut, Bank Indonesia Kalbar juga membuka penukaran uang di kantor camat tersebut. Beberapa warga perbatasan tampak datang memadati loket penukaran uang di BI perwakilan Kalbar. Namun penukaran tersebut dibatasi. (ant)
Jakarta (Bali Post) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus menjadi instrumen fiskal yang terpercaya dan kredibel agar berdampak positif kepada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Raja Ampat Tata Danau Ubur-ubur Sorong (Bali Post) Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat akan menata destinasi wisata Danau Ubur-ubur di Kepulauan Misol pada 2017. Penataan itu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. “Danau ubur-ubur Misol merupakan salah satu destinasi wisata indah dan unik Kabupaten Raja Ampat, sehingga ditata dengan bagus guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat Yusdi Lamatenggo di Sorong, Rabu (11/1). Dia mengatakan keunikan danau ini adalah wisatawan dapat berinteraksi dengan ubur-ubur. Anehnya ubur-ubur di sana tidak lagi memiliki racun yang membahayakan. Menurut dia, danau itu juga diawasi ketat oleh pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi adanya wisatawan membuang sampah mengandung bahan kimia yang dapat mematikan ubur-ubur. “Kami juga melarang pengunjung mandi di danau tersebut dengan menggunakan pembersih wajah atau sabun yang mengandung bahan kimia yang dapat mematikan ubur-ubur,” ujarnya. Ia mengatakan ubur-ubur tersebut dilindungi karena unik dan merupakan daya tarik bagi wisatawan asing berkunjung ke danau Misol itu. Pulau Misol juga memiliki pemandangan bawah laut indah, termasuk goa bawah laut sehingga wisatawan asing yang hobi menyelam banyak yang berkunjung ke daerah itu. (ant)
selama ini realisasinya selalu di bawah target yang ditetapkan dalam APBN. “Pajak terhadap PDB hanya 10 persen atau hampir 11 persen. Indonesia termasuk yang sangat kecil ‘tax ratio’ nya. Orang katakan itu jelek atau potensi untuk menjadi bagus. Saya ingin kita implementasikan keduanya dengan menaikkan kemampuan untuk meningkatkan penerimaan,” katanya. Selain itu, tambah dia, mewaspadai risiko global dengan memperhatikan kondisi ekonomi di Amerika Serikat maupun Tiongkok juga penting, karena secara tidak langsung hal tersebut bisa mempengaruhi kondisi kredibilitas APBN. “Lingkungan global masih sangat tidak pasti, dan saya lihat pertumbuhan ekonomi di 2014-2016 masih early recovery, maka perlu berhatihati untuk desain APBN 2017. Apalagi ada faktor shock karena penerimaan negara tidak mencapai target,” kata Sri Mulyani. Dengan penyusunan APBN yang lebih realistis tersebut, maka APBN tidak hanya menjadi instrumen yang bisa membawa dampak positif terhadap pembangunan, namun juga bisa menjawab persoalan terkait kesenjangan, kemiskinan maupun pengangguran. (ant)
Jakarta (Bali Post) Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong kepala derah terus melakukan inovasi dalam kebijakan publik, terutama kebijakan ekonomi daerah. Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Rabu (11/1) mengatakan, dalam konteks desentralisasi pemerintah sudah melakukannya, baik dari sisi politik, administrasi, maupun fiskal. Namun dari sisi desentralisasi ekonomi masih belum dirasakan. “Tak banyak daerah yang memiliki kebijakan ekonominya sendiri. Kebanyakan hanya mengikuti daerah lain atau kebijakan pusat,” ujarnya. Bambang menuturkan, tatkala ia masih menjabat sebagai Menteri Keuangan, dalam beberapa kesempatan ia ditemui kepala daerah dan isu yang dibawa mereka umumnya sama, yakni masalah kekurangan anggaran. Ketika ia menjabat sebagai Kepala Bappenas, kepala daerah yang men-
emuinya meminta diadakan proyek di daerahnya. Hal tersebut wajar saja kata Bambang, namun banyak juga kepala daerah yang tidak sering bertemu dengan pemerintah pusat dan justru kepala daerah tersebut memiliki inovasi dalam mengembangkan daerahnya. “Kami ingin memberikan apresiasi kepada daerah yang memiliki kebijakan ekonominya sendiri, sehingga daerah itu tak lagi bergantung pada pusat. Makanya bupati atau wali kota yang inovatif tadi tidak perlu ketemu pemerintah pusat,” ujar Bambang. Ia mencontohkan sejumlah inovasi yang dilakukan pemerintah daerah, seperti inovasi layanan kesehatan Homecare Dottorotta yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar, Smart City oleh Pemerintah Kota Bandung, dan Smart Kampung oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. “Ini hanya sebagian, saya yakin banyak inovasi yang sudah dilakukan kepala daerah,” katanya. (ant)
Kepala Daerah Didorong Berinovasi Kebijakan Ekonomi
Bali Post/edi
IKAN TUNA - Sejumlah pekerja memindahkan ikan tuna dari kapal pengangkut sebelum dibawa ke pengolahan, Rabu (11/1). Ikan tuna ini biasanya akan dikirim ke luar negeri untuk memenuhi pasar luar negeri.
Tidak Ada Kepemilikan Pulau Asing
Jakarta (Bali Post) Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menegaskan tidak ada kepemilikan pulau asing yang diberikan pemerintah. Penegasan itu disampaikan terkait banyaknya informasi yang simpang-siur mengenai pengelolaan pulau atau wilayah investasi bagi investor asing. “Saya ulangi lagi, soal pulau itu seperti kawasan. Misalnya Morotai di mana ada tujuh lapangan terbang. Karena wilayah ini jadi tempat nostalgianya teman-teman dari Jepang. Mereka ingin membesarkan atau mengaktifkan satu lapangan terbang itu jadi satu kawasan,” jelasnya di Kemenko Kemaritiman Jakarta,
“Kami ingin APBN menjadi instrumen fiskal yang kredibel, yaitu yang dipercaya. Kalau dipercaya artinya “what you say its what to happen,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai Rapat Kerja Kementerian Keuangan 2017 di Jakarta, Selasa (10/1). Sri Mulyani menjelaskan pengelolaan APBN dengan lebih akuntabel menjadi penting, karena saat ini kondisi lebih transparan dan defisit anggaran harus dijaga agar tidak melebihi target yang diperkenankan dalam UU yaitu tiga persen terhadap PDB. Ia menambahkan, upaya itu telah dilakukan pemerintah tahun lalu dengan melakukan penyesuaian dalam postur belanja kementerian lembaga, setelah penerimaan dari sektor pajak diperkirakan tidak mencapai target karena berbagai hal. “Dalam mengelola APBN, penerimaan tidak harus persis tapi belanjanya persis. Jadi hidup kita jadi tidak pasti. Maka ini harus kita kelola. Kami belajar sangat banyak dari 2016. Kami harapkan 2017 bisa tercipta kepastian lebih baik,” ujar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini. Sri Mulyani memastikan salah satu upaya menjaga kinerja anggaran agar lebih kredibel adalah melakukan optimalisasi penerimaan pajak, yang
Rabu (10/1). Luhut mengatakan, saat pihak Jepang berinvestasi di wilayah tersebut pemerintah mempersilakan investor di sana untuk memberikan nama tertentu. Namun ia menegaskan hal itu perlu dilaporkan kepada pemerintah berdasarkan aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. “Tidak ada kepemilikan yang beralih. Saya ulangi ini karena ada viral yang belokbelok. Tidak ada kepemilikan oleh asing, aturannya sudah ada,” tegasnya. Menurut dia, pengelolaan pulau atau kawasan tertentu untuk kepentingan investasi tentunya akan menggunakan skema bisnis
yang umum berlaku. Mantan Menko Polhukam itu juga mengatakan penawaran untuk mengelola suatu pulau atau kawasan diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisata, terutama dari mancanegara. “Jadi, seperti orang Jepang itu, mereka ingin ada daerah elderly resort (peristirahatan bagi lansia) untuk para orang tua. Mereka merasa Indonesia nursing (keperawatannya) bagus. Apalagi jarak dari Tokyo ke Morotai hanya sekitar 4,5 jam,” ujarnya. Sebelumnya Luhut mempersilakan Jepang mengelola kepariwisataan dan menamai pulau di Indonesia untuk kepentingan investasi, bukan menjual pulau. (ant)
OJK Hentikan Enam Usaha Investasi Ilegal
Jakarta (Bali Post) Otoritas Jasa Keuangan dan Satuan Tugas Waspada Investasi menghentikan enam usaha investasi ilegal yang tidak memiliki izin dari regulator dan mereka menawarkan produk yang bisa merugikan masyarakat. Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan OJK Tongam L. Tobing di Jakarta, Rabu (11/1) mengatakan OJK dan Satgas telah memeriksa enam badan usaha tersebut. Sebelumnya OJK dan Satgas
memantau aktivitas enam badan usaha itu dan juga produk investasi yang mereka tawarkan ke masyarakat. “Dari hasil pemeriksaan, keenam perusahaan itu harus menghentikan kegiatan usahanya,” kata Tongam. Keenam usaha investasi itu seperti dipaparkan Tongam adalah PT Compact Sejahtera Group, Compact 500 atau Koperasi Bintang Abadi Sejahtera atau ILC, PT Inti Benua Indonesia, PT Inlife Indonesia, Koperasi Segitiga
Bermuda/Profitwin77, PT Cipta Multi Bisnis Group, dan PT Mi One Global Indonesia. Modus operandi yang digunakan enam badan usaha itu beragam. Tongam menuturkan ada badan usaha yang berkegiatan sebagai perusahaan pembiayaan dan juga koperasi, namun ketika diminta keterangan perolehan izin dan klarifikasi, direksi perusahaan tersebut tidak hadir. Beberapa pimpinan badan usaha tersebut juga kata
Tongam sudah menyatakan akan menghentikan kegiatan usahanya. Tongam mengimbau kepada masyarakat jika ditawari produk investasi agar memastikan terlebih dahulu perusahaan investasi tersebut memiliki izin usaha dari OJK. “Masyarakat juga perlu memastikan pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar,” ujarnya. (ant)
19
Kamis Paing, 12 Januari 2017
Desa Adat
Dari Hal. 1
Sedangkan untuk street crime, ia akan membentuk tim khusus di polres-polres supaya turis dan masyarakat merasa aman dan nyaman. Untuk menekan gerakan radikalisme, polisi akan bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan desa adat. Tujuannya agar masyarakat Bali merasa nyaman. Demikian pula para turis di Bali merasa aman. “Saya juga akan kerahkan polisi perairan dan tetap bersinergi dengan stakeholder terkait. Sinergitas sangat penting dalam menjaga Bali, tanpa itu enggak mungkin bisa. Enggak ada polisi kayak superman, tahu semua, harus melibatkan seluruh komponen masyarakat,” ujar Golose. Ia juga menegaskan, masalah terorisme bukan terjadi di Bali
Dari Hal. 1
“Aksi 212 bukan aksi makar dan berjalan lancar karena ada komunikasi dengan Polri. Bahkan, Pak Kapolri datang memberikan sambutan. Tapi, Polda Metro Jaya menyebut aksi 212 itu ditunggangi makar. Maka jangan sampai ada kesalahpahaman dengan aparat penegak hukum,” tegas Rizieq di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/1) kemarin. Kata Rizieq, tidak benar ada oknum yang mengarahkan atau menunggangi. Bahkan ada beberapa rekan FPI yang diduga melakukan makar. “Jadi, jangan sampai ada kesalahpahaman oleh aparat penegak hukum,” kata Rizieq lagi. Selain itu, Rizieq merasa sejak menggelar aksi bela Islam, aksi itu kerap disalahpahami oleh pemerintah. Bahkan
Dari Hal. 1
“Dari pertemuan itu, saya telah meminta kepada Menag dan Menlu untuk melakukan pembicaraan lanjutan,” kata Presiden. Kepala Negara menyebutkan dari proses pembahasan tindak lanjut itu, Pemerintah Arab Saudi dalam hal ini Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi telah memutuskan untuk mengembalikan kuota
saja tapi di dunia. Oleh karena itu yang terpenting adalah bagaimana mencegahnya. Makanya perlu kerja sama yang erat antara polisi dengan masyarakat termasuk dengan jajaran di pemerintah daerah serta TNI. Ia pun berencana membentuk Forum Kerja Sama Pencegahan Terorisme (FKPT) bekerja sama dengan desa pakraman. Lalu bagaimana dengan kasus narkoba, premanisme, dan geng motor? Lulusan Akpol 1988 ini menyampaikan, ia selalu berpikir positif saja. Generasi muda Bali ke depan akan memimpin Pulau Seribu Pura ini. Mereka berkarya untuk kebaikan dan masa depan Bali. Untuk itu, masalah narkotika tidak ada toleransi lagi tapi upaya preemtif dan preventif tetap digalakkan. “Selain bidang penanggulangan teroris, sebelumnya saya
Bela Islam
tugas di bidang narkotika. Saya pernah mengungkap pabrik narkoba terbesar di Indonesia tahun 2001,” ujarnya. Demikian pula terhadap premanisme dan geng motor, polisi akan tetap mengedepankan pendekatan dan penindakan hukum kalau sudah meresehkan masyarakat. Apalagi sudah melakukan tindak kriminal. Pada akhir kunjungannya ke Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Kapolda juga menandatangani prasasti ajeg Bali. Prasasti bertuliskan ‘’Mari Kita Ajegkan Bali, Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa dengan Semangat Bhineka Tunggal Ika’’. Prasasti serupa juga telah ditandatangani tokoh nasional dan daerah sejak 2013 lalu. Ini merupakan wujud menyatukan komitmen menjaga Pancasila dan NKRI. (rah)
ada upaya dari pihak tertentu yang menuduh aksi bela Islam dikaitkan dengan upaya merusak NKRI. “Aksi 212 itu sering disalahpahami oleh pengambil kebijakan di negeri ini. Bahkan, ada upaya kesengajaan media cetak dan elektronik seolah aksi 212 itu merusak Pancasila dan ingin merusak konstitusi UUD 1945,” ujarnya membela diri. Menurut Rizieq, persoalan NKRI tidak perlu diperdebatkan. Pilar negara jangan disalahgunakan oleh pihak yang tidak berketuhanan. “Persoalan NKRI itu sudah final, bukan diperdebatkan. Yang penting pilar negara tidak disalahgunakan oleh perilaku yang tidak berketuhanan. Kami fokus mengisi negara NKRI ini dengan aturan hukum Ketuhanan Yang Maha Esa,” jelasnya. Sebelumnya, polisi akan
melakukan upaya penjemputan paksa, jika pimpinan Rizieq Shihab tidak memenuhi panggilan penyidik terkait perkara dugaan melecehkan Pancasila. Saat ini, proses hukum Rizieq sedang diproses di Polda Jawa Barat. Rizieq sebelumnya tidak memenuhi panggilan penyidik pada 5 Januari lalu dengan alasan sakit. Menurut rencana, yang bersangkutan kembali dipanggil kembali Kamis (12/1) ini. Polisi akan melakukan upaya paksa jika Rizieq Shihab tak memenuhi penggilan penyidik untuk kedua kalinya. Sebelumnya, putri presiden pertama RI, Sukmawati Soekarnoputri, melapokan Rizieq Shihab ke Bareskrim Polri. Sukmawati tidak terima dengan pernyataan Habib Rizieq yang dianggap telah melecehkan Pancasila. (kmb4)
normal haji bagi Indonesia dari 168.800 menjadi 211.000 untuk tahun 2017. Kemudian ada tambahan kuota 10.000 menjadi 221.000. Presiden menyebutkan sejak 2013 jumlah jamaah haji Indonesia dan lainya mengalami pemotongan 20 persen karena perluasan pembangunan fasilitas di Masjidil Haram Mekkah. “Indonesia menyampaikan penghargaan tinggi kepada Pemerintah Arab Saudi
yang telah memberi tambahan kuota haji kepada Indonesia,” kata Presiden. Menurut Presiden, penghargaan dan apresiasi juga disampaikan atas upaya Pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan haji termasuk jamaah haji dari Indonesia. “Dengan sudah adanya keputusan ini maka persiapan haji 2017 sudah bisa dapat dilakukan sejak dini,” kata Presiden. (ant)
Kuota Normal
Larang Muslim Dari Hal. 1
Trump yang akan dilantik pada 20 Januari, mengusulkan Amerika Serikat sementara melarang Muslim memasuki Amerika Serikat, membangun tembok di perbatasan dengan Meksiko, membalikkan kesepakatan global untuk memerangi perubahan iklim dan membongkar reformasi aturan layanan kesehatan Obama. Obama menegaskan posisinya seperti saat pidato kampanye pemilihan presiden 2016 untuk kandidat Demokrat Hillary Clinton, namun dia bicara dengan nada lebih tenang dengan Trump sejak pemilihan. Dalam pidato perpisahannya, Obama menegaskan bahwa
posisinya tidak berubah. “Saya menolak diskriminasi terhadap warga Muslim Amerika,” katanya merujuk ke Trump, memicu tepuk tangan penonton. “Kalau ada orang yang bisa membuat rencana yang terbukti lebih baik dari perbaikan yang kita lakukan terhadap sistem pelayanan kesehatan kita, yang mencakup banyak orang dengan biaya lebih sedikit, saya akan mendukungnya,” kata dia dalam tantangan menggelitik lain terhadap penerusnya. Trump mendesak Kongres yang dikendalikan Partai Republik membatalkan undangundang mengenai reformasi layanan kesehatan itu segera. (ant)
Sejak Awal Dari Hal. 1
Edhy Prabowo mengakui dapat memahami penolakan para bendesa adat yang tergabung dalam pasubayan, karena bagaimanapun masyarakat Bali adalah masyarakat yang memiliki wilayah, yang menguasai sejak awal dari adanya wilayah Bali. Di sisi lain, dia juga tidak boleh menutup mata keinginan masyarakat lain untuk menanamkan modalnya. “Lalu ini bagaimana sebaiknya? Kalau tidak juga ada titik temu, ya prinsipnya harus diambil jalan terbaik untuk semua pihak. Jangan berpihak ke salah satu pihak dengan alasan yang saling tidak menyukai,” imbuhnya. Dalam rapat yang berkembang, anggota Komisi IV DPR dari daerah pemilihan Bali, A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra berharap gerakan masyarakat Bali tolak reklamasi baik yang dilakukan para bendesa adat melalui pasubayan, tokoh masyarakat dan Forum Bali Tolak Reklamasi (ForBali) harus menjadi contoh DPR dalam menyikapinya. “Gerakan masyarakat Bali harus menjadi contoh bahwa ada ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang tentang Pemda bahwa peranan masyarakat harus dilibatkan. Ini adalah payung hukumnya. Mohon kepada pimpinan, kita harus tindak lanjuti aspirasi
ini,” kata Adhi Mahendra. Politisi dari Partai Golkar ini juga meminta pimpinan rapat untuk mengundang pihak terkait dalam hal ini pemerintah daerah. “Komisi IV DPR kiranya bisa mengundang Bupati Badung, Wali Kota Denpasar, dan Gubernur Bali untuk menjelaskan agar semuanya menjadi terang benderang,” pinta Adhi Mahendra. Anggota Komisi IV lainnya I Made Urip mengatakan dirinya percaya dan meyakini masih terjaganya komitmen di antara fraksi-fraksi di DPR untuk mengawal persoalan ini yang berpihak pada menjaga kelestarian lingkungan dan alam Bali. “Komunikasi dengan fraksi yang ada, punya komitmen yang sama ingin menyelamatkan ekosistem yang ada di Bali. Karena Bali itu sebagai ikon daerah wisata yang bertumpu pada keindahan alamnya serta aspek sosial dan budayanya,’’ kata anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini. Usulan memanggil Gubernur, Bupati, dan Wali Kota itu pun menjadi bagian dari catatan rapat untuk ditindaklanjuti. Ketua Komisi IV Edhy Prabowo menambahkan untuk tindak lanjutnya akan dipikirkan bersama-sama. “Kalau ada waktu dan kesempatan pasti kita panggil,” kata Edhy Prabowo. (kmb4)
Sesuai Darma Dari Hal. 1
Mereka yang mengaku masyarakat Bali tentunya percaya bahwa meski ada banyak jalan tetapi hanya ada satu jalan yang benar yaitu berjalan sesuai dengan darma. Dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, kata dia, warga percaya di atas bendesa adat tidak ada lagi pemimpin kecuali pencipta semesta. ‘’Tidak ada materi, kedudukan politis yang kami kejar,” katanya. Bendesa Adat Tanjung Benoa, I Made Wijaya mengatakan, logika yang dipakai pengusul proyek dan investor bahwa revitalisasi dan reklamasi Teluk Benoa harus dilakukan karena adanya endapan, sedimentasi dan kawasan Teluk Benoa yang sudah kotor dan tercemar merupakan logika terbalik. “Kalau memang kondisinya seperti itu mengapa harus diurug. Kalau ada endapan ya dikeruk lautnya, kalau kotor dan tercemar ya dibersihkan,” katanya. Made Wijaya mengatakan sudah menjadi rahasia umum bahwa kawasan Teluk Benoa memang telah lama diincar untuk dijadikan lahan bisnis karena lokasinya yang stretegis. Berdekatan dengan bandara serta masuk dalam area yang sudah memiliki daya dukung untuk bisnis. “Tapi kami tegaskan, perjuangan kami menolak reklamasi akan terus kami pertahankan sampai titik darah penghabisan. Bukan kami mengancam. Kalau sampai terjadi reklamasi sudah pasti kami akan terjadi puputan,” katanya. Sementara itu, Koordinator ForBali I Wayan Gendo Suardana mengingatkan kepada Komisi IV DPR untuk menekankan kepada pemerintah terutama kepada Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) yang saat ini sedang melakukan kajian atas analisis dampak lingkungan (amdal) Teluk Benoa, bahwa klaim dukungan dari sejumlah bendesa adat oleh pihak investor tidak bisa dijadikan acuan. “Sebab, surat tersebut diputuskan oleh para mantan bendesa adat dan tidak dilakukan melalui proses rapat adat, artinya bukan surat resmi dari adat,” katanya. Menurutnya, ForBali yang
memegang mandat kanjian teknis dari Pasubayan telah bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk memperkaya kajiannya selama ini. Adanya sejumlah alasan yang disampaikan antara lain hilangnya fungsi konservasi, ancaman terjadinya banjir, rentan terjadinya bencana, abrasi dan ancaman hilangnya pendapatan Bali dari sektor pariwisata. Kabar terbaru yang diterima, bahwa dari kajian lembaga internasional ternyata Teluk Benoa menjadi lintasan jalur migrasi burung dari Australia menuju Siberia. Teluk Benoa menjadi tempat beristirahat, tempat transit kawanan burung itu ketika sedang bermigrasi. Kalau direklamasi, artinya menjadi ancaman bagi kawanan burung tersebut ketika sedang bermigrasi untuk mencari bekal perjalanannya di Teluk Benoa sebelum melanjutkan perjalanannya lagi untuk mencapai tujuan migrasinya. “Artinya persoalan ini juga harus menjadi perhatian internasional tentang keberlangsungan burung-burung yang bermigrasi antar benua,” kata Gendo. Kepada wakil rakyat di DPR, Gendo menekankan adanya dukungan luar biasa dari para pelingsir yang ada di Bali dan kekhawatiran dari bendesa adat tentang ancaman hilangnya budaya, tempat suci serta energi spiritual karena ancaman reklamasi ini. Sebab, baru pertama kali ini ada perlawanan dari masyarakat secara masif yang datangnya dari desa adat. “Jangankan 39 desa adat, 5 desa adat saja belum pernah melakukan penolakan terhadap suatu proyek,” katanya. Oleh karena itu, dia meminta DPR dapat memaknai penolakan dari 39 desa adat yang membawa keputusan resmi dari tiap desa adat ini sebagai hal yang luar biasa menakutkannya. “39 desa adat tergerak untuk menyelamatkan Teluk Benoa. Itu harus dimaknai tidak mungkin para pelinsgir kami mau turun ke jalan kalau tidak ada yang menyebabkan nuraninya terguncang. Jadi kami mohon bantuan dukungan wakil kami di DPR untuk perjuangan kami, perjuangan rakyat Bali,” tegasnya.(kmb4)
Kamis, 12 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kerukunan & Kedamaian (3) 06.35 Seputar Bali Pagi
07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Ayodya Kanda 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita Sekaa Gong Kebyar Remaja Wanita Suci Dewi - Panjer
10.05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Budha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kerukunan dan Kedamaian (4) 12.30 Berita Siang
13.00 Klip Bali 13.30 Taksu 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Bali Channel Tourist TV & Etalase 16.05 Round Up The World 16.30 Agrobisnis
Budi Daya Kedelai 17.00 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Oebananta Kupang – NTT 17.30 Taman Sari : TK Eka Dasi 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda
20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Sanggar Seni Tari Widya Santika Graha (2) 21.00 Serial Buddha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi Cantik dengan Balutan
Busana Elegan 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Wayang Wong PKK Selat (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Bahula Duta Pohmanis (4) 24.00 Closing
Bhima Lepaskan Gada Berkecepatan seperti Petir
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Ratus Tiga Puluh)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
KEMUDIAN Bhimasena pada pertempuran itu, melemahkan musuhnya dengan memakai banyak anak panah yang ujungnya tajam. Di antara anak-anak panah itu yang dilepaskan kepadanya oleh Bhima, Alayudha dengan cepat memotong beberapa dan menangkap yang lainnya, dalam pertempuran itu. Kemudian Bhima yang keberaniannya mengerikan, setelah melihat dengan mantap pangeran para Rakshasa itu, melemparkan kepadanya, dengan kekuatan besar sebuah gada yang dilengkapi kecepatan petir. Gada itu melintas ke arahnya seperti sebuah nyala api. Lalu Kannibal itu menyerang dengan sebuah gada miliknya sendiri. Kemudian yang belakangan menggagalkan yang terdahulu, lalu meneruskan menuju arah Bhima. Putra Kunti itu lalu menutupi pangeran para Rakshasa itu dengan hujan-hujan panah. Rakshasa itu dengan lihai menggunakan panah-panah tajam, menggagalkan semua panah-panah serangan Bhima itu.
Kemudian semua prajurit Rakshasa itu yang wujud-wujudnya mengerikan bersatu dalam pertempuran. Atas perintah pemimpin mereka mulai membantai gajah-gajah pasukan Bhima, Keluarga Panchala, keluarga Srinjaya, kuda-kuda, gajah-gajah raksasa dari bala tentaranya Bhima. Serangan para Rakshasa itu, jadi membuat menderita Bhima. Setelah menyaksikan pertarungan antara Bhima melawan Rakshasa itu, Vasudeva yang utama dari manusia itu menyapa Dhananjaya dengan kata-kata seperti ini, ‘‘Lihatlah, Bhima yang berlengan perkasa itu sedang ditundukkan pangeran para Rakshasa itu. Cepatlah engkau meneruskan ke jalurnya Bhima, tanpa memikirkan apa-apa lagi, Oh putra Pandu. Sementara biarlah Dhrishtadyumna, Sikhandin, Yudhamanyu dan Uttamauja, prajurit-prajurit kereta perkasa, itu bersatu dengan putra Draupadi, meneruskan melawan Karna. Biarlah Nakula dan Sahadeva, Yuyudhana yang gagah
berani, Oh putra Pandu, atas perintahmu, membantai para Rakshasa yang lainnya! Mengenai dirimu sendiri, Oh engkau yang berlengan perkasa, engkau tahan divisi ini yang memiliki guru Drona sebagai kepalanya. Oh engkau yang berlengan perkasa, bahaya sangat besar mengancam kita sekarang.’’ Setelah Krishna berkata begitu, para prajurit kereta utama itu melawan Karna seperti yang diperintahkan. Sedangkan, Putra Vikartana melawan para Rakshasa lain yang bertarung untuk pihak keturunan Kuru. Beberapa panah yang menyerupai ular-ular berbisa dan mematikan itu dilepaskan dari busur yang direntang paling penuh. Pangeran para Rakshasa yang gagah berani itu memotong busurnya Bhima. Kannibal perkasa itu selanjutnya benar-benar dalam pandangan Bhima, Oh Bharata, dalam sekejap membantai kuda-kuda, sais kereta yang belakangan dengan beberapa panah yang diasah. Tanpa kuda-kuda dan sais kereta,
Bhima setelah turun dari teras keretanya, mengeluarkan sebuah raungan keras. Kemudian Vrikodara melemparkan sebuah gada berat kepada musuhnya. Gada berat itu ketika melesat dengan tidak sabaran menuju sebuah suara mengerikan. Kannibal yang perkasa itu menggagalkannya dengan sebuah gada miliknya sendiri. Yang belakangan ke-
mudian mengeluarkan sebuah raungan keras. Setelah menyaksikan prestasi perkasa dan mengerikan dari pangeran para Rakshasa itu, Bhimasena dipenuhi kegembiraan, Bhima mengambil gada dahsyat lainnya. Pertempuran yang terjadi antara prajurit manusia dan Rakshasa itu sangat menakutkan. (bersambung)
Sloka 11.41 Sakheti matva prasabham yad uktam He Krishna he yadava he sakheti Ajanata mahimanam tavedam Maya pramadat pranayena vapi. Sering Aku berbicara kepada-Mu secara gegabah, dan Kupikir Dikau sebagai ‘teman’ dan tak kusadari akan kebesaran-Mu ini, dan kupanggil Dikau Krishna, ‘’Pangeran atau Sahabat.’’
16 Pages
12 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
, January Thursday
12, 2017
Trump Streep vs. itter fray sparks Tw Thursday,
January 12,
2017
his when he flailedat a
speech the reporter an ing and slurred histop aide, Kelarms Meryl Streep event. His on Monday Oscar said Trump called three-timedisabled campaign more lyanne Conway, should pay than after the a NIA - Donald media belittled feelings CALIFORactress” on Monday that the to Trump’s him for having “overrated criticized said. attention what’s winner publicly
to go with Choice” actress that his statements. “You wanthis mouth rather than the “Sophie’s Monday tweeted told overof presidentTrump on of the most His come out his heart,” Conway to naming the Without the most admired U.S. Streep was “onein Hollywood.” what’s in urged viewersthe assailed rated actresses Streep also through top trending elect, Streep, p- CNN. press freedom to Protect her generation, sparked a support actress of giving a lifetime achieve- comment #ThingsTrum Sunday Twitter hashtag users sug- non-profit Committee him while speech at errated with Her (CPJ). have ment acceptanceGlobe awards. mil- ThinksAreOvissues he had similarly Journalists totaling $88,000 more a Donations speech, night’s Golden more than gesting other one. since her in the entire Streep poured in speech receivedviews. In it, imi- dismissed. a war hero,” tweeted suggested than the group received which was Trump’s “Being lion YouTube nepotism,” dismay at December, month of single month, deputy recalled her Kovaleski, a disabled “Laws against ever recalled Mahoney during the another. tation of Serge the musical,” added its best director Robert (rtr) Times reporter, user “Hamilton executive on Monday. New York campaign. when while one told Reuters 2016 election to humiliate pub- another, intelligence services.” mock“This instinctsomeone in the it “Americanon Twitter denied by Trump it’s modeledby someone powerful, life,” lic platform into everybody’s down filters
journalist.
and prodss res shes values Obama pu al, emotional add fin Trump in
REUTERS/Mario
You can
ional Bali
find Internat
Post at:
Anzuoni
Jl. D.Tamblingan Sanur
Jl. D.Tamblingan
Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
Martinez
Monsivais
AP his farewell Biden after wife Jill and his Joe Biden President also be heard Malia, Vice News can at Global daughter Race Obama, in “Bali Image” from 9.30 realistic. 96.5 Michelle was never Radio FM am. Listen to first lady intended, potent and often divisive 2017. until 10.00 FM at http:// a stage with Jan. 10, waves on to remains Tuesday, Muslim Americans,” society.” Global Radio ten2myhe reObama tion against a clear referencesaid force in our Obama said work at in Chicago, globalfmbali.lis Barack streaming However, President McCormick Place mantra “Yes he said in drew applause. Hefight about the would or live video and http:// at radio.com lfmbali.com on Tues- Trump that was needed to li. address mained hopefulgeneration “Yes of his campaign http://radiogloba nel/global-fm-ba final call “science that a younger urged Americans ion as bold action he said. and said - With a ustream.tv/chan we can,” warming Barack Obama reject discriminat CHICAGO 6 a do. “Yes mattered. of Republican global President U.S. values and to page and reason” can put together we did.” We Can,” Continued up for to the presidency y better “If anyone day to standStates transitions the border plan that is demonstrabl s we’ve made a wall on the United covbuilding upending a global than the improvement system, thatcost, I and Donald Trump. speech in which try, at less with Mexico, climate change to our healthcare and declared deal to fight Obama’s healthcare ers as many people it,” he said In an emotional support to his family of his publicly challenge he thanked president the honor pub- dismantling will the oppoanother prodding has urged his time as gently prodded the reform law. made clear his during in successor. Trump Congress to Obama life, Obama his vision of progress ontrolled polithose positionsfor 2016 his lic to embrace away. some of the his sition to Republican-c speeches nominee during the law right while repudiating fiery campaign promoted presidential struck a repeal A House. cies that Trump Democratic but has Trump NOSTALGI must for the White Clinton, office campaign as we, as citizens, Hillary tone with RACE ANDwho came to that his “So just Obama, more conciliatory against external expectations made against since the election. racial remain vigilant speech, he amid high heal historicwas an we must guard that In his farewell had not changed election would d that aggression, of the values told end the use divides, acknowledge a weakening we are,” Obama clear his positions efforts to he said his close the U.S. prison impossible goal. there was his hometown make us who and in election, his he 18,000 Cuba, were torture and “After my America,” a crowd of where he celebrated black of Guantanamo Bay, to uphold wellpost-racial of Chicago, 2008 as the first in talk of a a vision, however broader move election inof the United States. Jan. part of a said. “Such president who takes office on U.S. values.why I reject discriminabanning Trump, “That’s temporarily coun20, proposed entering the from Muslims Photo/Pablo
holds the Meryl Streep Award DeMille Cecil B. 74th Annualin during the Globe Awards Golden Hills, California, Beverly 8, 2017. U.S., January
Obama pushes values and prods Trump in final, emotional address
balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost
KAMIS PAING, 12 JANUARI 2017
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Aldi Taher
Mencari Banyak Informasi SEMENJAK mengetahui dirinya memiliki penyakit kanker kelenjar getah bening, pesinetron Aldi Taher mengaku mencari banyak informasi dari rekan-rekan selebritis yang sempat berjuang melawan kanker. Salah satu artis yang ia temui adalah Ria Irawan yang diketahui sebagai survivor penyakit kanker. “Dapat masukan dari Ria Irawan. Banyak tanya jawab tentang kanker survivor lain. Sebanyak mungkin Aldi nanya-nanya tentang hal ini,” kata Aldi Taher saat menggelar jumpa pers di kediamannya di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, belum lama ini. Sejak tiga bulan lalu, personel grup Trio Ubur Ubur ini mengetahui adanya benjolan di lehernya yang kemudian didiagnosis sebagai kelenjar getah bening. Kepada Ria Irawan, Aldi banyak bertanya perihal apa yang harus dilakukan oleh seorang penderita kanker. Aldi yang juga turut didampingi sang istri, Georgia Aisyah, saat menemui awak media menceritakan awal ia mengetahui penyakit berbahaya tersebut hinggap padanya. “Awalnya pegel leher kanan. Diraba ada benjolan, dirontgen, suruh biopsi. Dokter bilang ini limfoma (kanker) jadi Aldi harus segera kemo,” jelas Aldi. Sebagai pribadi yang tidak memiliki riwayat penyakit berat, Aldi Taher sendiri mengaku kaget dan sedih ketika didiagnosis mengidap kanker. Namun, berkat support dan semangat dari istri dan tentu keluarga, ia merasa harus semangat dan ingin sembuh serta bisa berbagi pengalaman kepada para survivor kanker lainnya. “Doa dan dukungan penuh dari istri serta keluarga menjadi keberanian Aldi untu bisa sembuh. Mereka yang memberikan semangat kepada Aldi untuk sembuh,” tandas Aldi Taher. (pik)
Bali Post/ist
Kerajinan Beton Stil Bali Makin Diminati
JUMLAH perajin beton stil Bali di Kabupaten Bangli tergolong sedikit. Padahal, prospek kerajinan ini sangat menjanjikan. Saat ini, beton stil Bali makin diminati baik untuk pembuatan rumah maupun sanggah. I Nengah Jarna, perajin beton stil Bali di Banjar Gunaksa, Kelurahan Cempaga mengatakan, awal mula dirinya menekuni kerajinan ini karena ingin coba-coba. Dulu, dia hanya tukang cetak batako di dekat rumahnya. Karena waktu itu bisnis bosnya macet, akhirnya dia menganggur. Berangkat dari sanalah dia mencoba-coba untuk menggeluti kerajinan beton stil Bali. “Di awal-awal usaha belum menggunakan ukiran, karena sifatnya masih belajar sehingga cetakannya masih tanpa ukiran. Jadi masih polos,” ungkap Jarna Rabu (11/1) kemarin. Seiring berjalannya waktu, karya yang dirintisnya sejak 1995 itu kini semakin maju dan berkembang pesat. Itu bisa dilihat dari banyaknya orderan dari berbagai wilayah di Bali. Bahkan saking banyaknya orderan, dia sampai kewalahan mengerjakannya. ”Sejak 2002 lalu, pesanan terus bertambah. Kala itu saya masih sendiri untuk mengerjakan pesanan karena belum mempunyai tukang. Karena merasa tidak bisa mengerjakan sendirian dengan banyaknya pesanan yang datang, akhirnya saya terpaksa mencari tukang untuk membantu pengerjaan pesanan sehingga bisa lebih cepat diselesaikan,” ujarnya. Suami Wayan Ariani itu menambahkan, sekarang dia memiliki 18 karyawan untuk mengerjakan orderan yang datang dari seluruh kabupaten di Bali khususnya Bangli, Gianyar, dan Klungkung. “Kalau daerah lainnya seperti Karangasem, Jembrana, Negara, Buleleng memang ada pesanan tapi tidak terlalu banyak. Jenis kerajinan yang dibuat ada adegan, bale dangin, gedong, piyasan dan lainlain. Itu disesuaikan dengan pemesanan. Apa yang dipesan itu yang saya buatkan,” katanya. Minat masyarakat dengan beton stil Bali belakangan ini tergolong tinggi. Hal itu lantaran beton lebih kuat ketimbang kayu. “Kalau beton bertahannya bisa ratusan tahun. Lain kalau kayu, hanya bisa bertahan puluhan tahun. Itu kembali lagi ke masyarakat. Kalau tidak senang dengan beton tidak bisa dipaksakan karena itu juga menyangkut keuangan,” tegas Jarna. Soal harga, Jarna menyebut bervariasi tergantung ukuran dan kerumitan pembuatan. “Kalau polos, harganya jauh lebih murah ketimbang yang sudah diukir. Karena di sini penjualannya memakai meteran, jadi harganya dihitung per meternya. Kalau per meternya Rp 300 ribu. Kalau tiang yang tidak diukir harganya Rp 550 ribu. Sementara tiang yang diukir harganya Rp 1 juta. Kalau bale daja harganya bisa mencapai Rp 250 jutaan,” ujarnya. Jarna mengaku akan terus melanjutkan kerajinan yang sudah ditekuninya bertahun-tahun itu karena dia tidak ingin kerajinan ukir stil Bali hilang tergerus zaman. Apalagi, belakangan ini bangunan stil Bali makin berkurang di masyarakat lantaran pengaruh modernisasi. ”Jangan sampai ukiran Bali malah hilang. Ini yang harus terus dipertahankan. Kita sebagai krama Bali harus bisa mempertahankan seni budaya ukiran Bali agar tetap lestari,” tegasnya. (nan)
Bali Post/nan
STIL BALI - Perajin beton stil Bali di Banjar Gunaksa Kelurahan Cempaga.
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
PT Tirta Investama Mambal Gelar Panen Raya
Petani Diharapkan Berorientasi ke Pertanian Organik PT Tirta Investama Mambal (Aqua Mambal) melalui CSR-nya menggelar panen raya pertanian organik masa tanam II 2016 di lahan I Gusti Ketut Rai, Munduk Bedugul, Subak Mambal, Desa Mambal, Abiansemal, Badung, Rabu (11/1) kemarin. Panen raya ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk mendorong dan mengembangkan petani untuk berorientasi kepada pertanian organik yang lebih luas. Panen raya pertanian organik ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung Ir. I Gusti Ketut Sudaratmaja, M.S., Kepala Desa Mambal I Nyoman Sugiarta, Kepala Pabrik PT Tirta Investama Mambal Forcy Tjahyana Tjandra, Senior Eksternal Relations Regional 3 Aqua Danone Budi Hartono, Danramil Abiansemal, Lettu (Inf) I Wayan Sudana dan petani Subak Mambal. Kepala Pabrik PT Tirta Investama Mambal Forcy Tjahyana Tjandra mengatakan, Subak Mambal secara keseluruhan luasnya mencapai 180 Ha lebih dengan jumlah petani 400 orang. Namun, yang baru tergabung ke dalam kelompok tani organik Mambal Lestari hanya 133 orang petani dengan luas lahan yang digarap hanya 38 Ha. Oleh karena itu, pihaknya berharap ke depan, para petani di Subak Mambal bisa lebih meningkat lagi untuk bergabung dalam mengembangkan pertanian organik. Sehingga, produk pertanian dan pemasarannya bisa lebih terintegrasi dengan produktivitas pertanian bisa lebih meningkat demi kesejahteraan
para anggotanya. Tentunya, pertanian organik ini juga bisa menjaga kelestarian lingkungan. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung Ir. I Gusti Ketut Sudaratmaja, M.S. sangat mendukung perkembangan pertanian organik yang dikembangkan di Subak Mambal di bawah pembinaan PT Tirta Investama Mambal. Sebab, program pertanian organik menjadi prioritas di Pemkab Badung dalam meningkatkan mutu dan ketahanan pangan. Apalagi, tren produktivitas hasil pertanian organik sangat baik dan setara dengan pertanian non-organik. Bahkan, nilai hasil produktivitasnya lebih tinggi dibandingkan pertanian non-organik. “Untuk gabah saja sudah ada selisih margin Rp 200 per kilogram dan berasnya mencapai Rp 15.000 per kilogram dibandingkan pertanian nonorganik. Inilah yang kami dorong sehingga marginnya bisa lebih tinggi dan ini bisa dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Sudaratmaja. Seiring dengan peningkatan pendidikan dan pemahaman masyarakat pentingnya arti kesehatan, kata Sudaratmaja, masyarakat akan lebih menghendaki produk-produk
yang aman dan sehat serta ramah lingkungan. Sehingga, para petani di Subak Mambal diharapkan lebih banyak lagi bergabung dengan kelompok tani organik Mambal Lestari untuk mengembangkan pertanian organik yang ramah lingkungan. Di samping juga tetap bersinergi dengan sektor pariwisata dalam hal mempromosikan produk hasil pertanian dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan. “Kami sudah fasilitasi denan membangun jogging track sepanjang dua kilometer. Itu harus dimanfaatkan untuk ruang usaha menjajakan produk hasil pertanian. Kalau itu dilakukan, maka para petani akan bisa mendapatkan penghasilan tambahan, tidak hanya dari margin produksi dan pengolahan hasil pertanian, tapi juga dari margin jasa,” ujarnya. Ketua Kelompok Tani Organik Mambal Lestari I Gusti Putu Adnyana berharap, panen raya ini bisa menyejahterakan para anggota terutama para petani. Dengan lahan yang begitu luas di Subak Mambal, diharapkan pemerintah bisa memberikan bantuan mesin penggilingan sehingga proses panen bisa lebih cepat dengan kualitas hasil yang lebih baik. (win)
Bali Post/win
PANEN RAYA - Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung Ir. I Gusti Ketut Sudaratmaja, M.S. didampingi Danramil Abiansemal Lettu (Inf) I Wayan Sudana melakukan panen raya yang digelar PT Tirta Investama Mambal di Subak Mambal, Rabu (11/1) kemarin.
Personel Band Ake
Bali Post/ist
Band Ake Buleleng Kenalkan Buleleng Lewat Lirik Lagu
SALAH satu band lokal Ake Buleleng merilis album perdana setelah menjalani proses pengerjaan sekitar sembilan bulan. Album “Yuk ke Buleleng” itu, Rabu (11/1) kemarin, dirilis yang bertepatan dengan HUT Demores Rumah Musik yang selama ini membesarkan grup band satu ini. Mereka memilih merilis album dalam format flash disc dengan kapasitas empat gigabyte. Dalam flash disc itu berisi sepuluh lagu karya mereka, lirik lagu, galeri foto, hingga video latihan, dan saat pentas pada ajang lokal maupun luar daerah. Satu alasan format flash disc sengaja dipilih karena dianggap relevan dengan kondisi saat ini yang gencar dengan aksi pembajakan. Perintis Band Ake Buleleng Gde Kurniawan mengatakan, alasan memilih single “Yuk ke Buleleng” sebagai judul album karena lagu itu menjadi hits yang mengangkat tema destinasi wisata di Buleleng. Destinasi itu seperti ujung timur, utara, selatan, dan barat. Selain itu, melalui lagu andalan itu, band-nya ingin mengajak masyarakat luar Buleleng untuk berkunjung (melali) ke Buleleng. “Pada intinya, karya kami ini bagaimana mengajak orang luar untuk melali ke Buleleng yang memiliki destinasi yang indah dan tidak kalah dari daerah lain,” katanya. Untuk menggarap album ini, kata Gde Kurniawan, membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Ada 13 buah lagu yang sudah direkam dalam pengerjaan album tersebut. Dari seluruh lagi itu, ada sepuluh lagu yang diputuskan masuk dalam album perdana ini. Lagu itu seluruhnya ditulis oleh sang gitaris, Gde Kurniawan, yang juga dikenal sebagai komposer muda di Buleleng. Dari sepuluh lagu tersebut, tidak seluruhnya dinyayikan dalam format kuartet, tetapi ada pula yang dinyanyikan solo dan trio. Kemasan berbeda lainya adalah lirik lagu yang menunjukkan identitas Buleleng. Dia mencontohkan, logat bahasa, cerita keseharian, destinasi wisata, hingga seni budaya seluruhnya menunjukkan ciri Buleleng. Band Ake Buleleng dibentuk 30 Maret 2016 lalu yang diinisiasi oleh komposer Gde Kurniawan. Saat itu, Gde merekrut empat orang vokalis dari empat band berbeda. Salah satu pemain band itu Yoga yang tercatat sebagai vokalis Batara Band. Selain itu, Andik yang kini bergabung bersama Oi Band, vokalis sekaligus gitaris AA Rock N Roll Agus Jrink dan frontman New4mation band Pande Unyil. Band ini berangkat dari sebuah garapan kreatif yang sejak jauh-jauh hari sudah berkomitmen tidak menganggu penyelesaian karya para personel. Setelah merilis album perdana, mereka akan tur keliling Buleleng sambil merilis video klip live session dalam waktu dekat ini. (mud)
Pura Luhur Pesimpangan Kuwub Batukaru TIDAK banyak warga yang tahu keberadaan Pura Luhur Pesimpangan Kuwub Batukaru yang berlokasi di Jalan Batukaru jurusan Tabanan-Penebel, Banjar Tuakilang Baleran, Desa Denbantas, Tabanan. Padahal, di areal pura ini terdapat pesimpangan purapura di Tabanan, seperti Pura Luhur Batukaru, Pura Petali, Pura Pucak Kedaton, Pura Muncak Sari, Pura Tamba Waras, Pura Besi Kalung, Pesimpangan Gunung Agung, Pesimpangan Pura Luhur Petahangan (Luhur Andakasa) dan Candi Kerihinan Kubontingguh. Pada Anggara Kasih Dukut atau Selasa (10/1) lalu, merupakan pujawali pura yang didirikan tahun caka 1627 atau sekitar abad ke-17 ini. Berbeda dengan pujawali lainnya yang nyejer selama tiga hari pascapuncak karya, untuk pujawali di pura ini justru mendahului selama tiga hari. “Puncaknya Selasa sore, namun tiga hari sebelumnya sudah banyak para bakta yang melakukan sujud bakti, karena hari Minggu sudah nunas tirta ke sejumlah pura di atas,” ujar Manggala Karya Gusti Kade Kartika Awatara saat ditemui di sela-sela persiapan pujawali. Terkait keberadaan pura
Pesimpangan Pura Batukaru dan Sejumlah Pura pesimpangan ini, kata Kartika Awatara, zaman dulu ada pertempuran akibat selisih paham antara Raja Ubung Penebel dengan Raja Tabanan. Akibat perselisihan itulah, Raja Tabanan dan kerabatnya tidak berani melakukan persembahyangan langsung ke pura-pura tersebut. Begitu pula sebaliknya dengan Raja Ubung Penebel tidak berani ke Tabanan. Karena bakti kepada sesuhunan yang ada di pura-pura tersebut, maka Raja Tabanan memutuskan membangun pura pesimpangan di areal kekuasaan Ki Arya Lod Uma. Setelah sekian lama, perselisihan sudah bisa diselesaikan, keberadaan Pura Luhur Pesimpangan Kuwub Batukaru diserahkan oleh Raja Tabanan kepada Ki Arya Lod Uma beserta laba pura berupa sawah dan tegalan yang merupakan garda terdepan Raja Tabanan ketika berperang melawan Raja Ubung di Desa Sesandan, Wanasari. “Warga kami diberikan kepercayaan sebagai tameng oleh Raja Tabanan menghadapi berbagai serangan,” ujarnya. Sampai saat ini, pura pesimpangan ini di-empon oleh 60 kepala keluarga keturunan Ki Gusti Lod Uma. Namun, belakangan ini ma-
syarakat umum khususnya yang ada di sekitar pura juga turut ikut nyungsung pura tersebut. Begitu pula Raja Tabanan. “Semestinya, sebelum nangkil ke pura utamanya, sembahyang dulu di sini. Tapi, memang belum banyak masyarakat yang tahu,” katanya. Meski telah berusia be-
rabad-abad namun kondisi seluruh pelinggih masih tampak asli baik itu kayu maupun bataran (fondasi -red). Sementara yang sudah mengalami perbaikan atau renovasi hanya di bagian kekereb (atap ijuk -red). Rencananya, dua tahun ke depan akan dilakukan upacara ngenteg linggih.
“Selama ini, belum pernah kami lakukan upacara ngenteg linggih. Jika direstui oleh Ida Sesuhunan, dua tahun ke depan akan kami lakukan upacara tersebut. Tentu saja diawali dengan perbaikan sejumlah sarana pendukung. Kalau pelinggih tidak, agar tetap alami,” tegasnya. (bit)
Bali Post/bit
Manggala Karya Gusti Kade Kartika Awatara (kiri) bersama Jro Mangku Pura Luhur Pesimpangan Kuwub Batukaru.