20 HALAMAN
NOMOR 341 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
sabtu wage, 12 agustus 2017
sepanjang Maret 2013 hingga Februari 2015. Niko merupakan sopir merangkap ajudan Muhtar Ependi, terpidana kasus suap sengketa Pilkada Palembang dan Empatlawang yang ditangani MK. Namanya sempat viral di media sosial setelah dia merekam kemudian menyebarkan video berdurasi 2 menit 40 detik yang dibuat April 2017. Niko mengaku disuruh memberikan kesaksian palsu yang memberatkan mantan Ketua MK Akil Mohtar dan Muhtar Ependi, pamannya sendiri. Niko mengatakan sejak diamankan KPK dirinya telah hilang kebebasannya. Hal. 19 Tidak Boleh
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Pansus Angket Duga Ada Penyalahgunaan ’’Safe House’’ KPK Jakarta (Bali Post) Pansus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Niko Panji Tirtayasa mengunjungi Rumah Sekap KPK di TPA Cipayung, Depok, Jawa Barat dan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (11/8) kemarin. Ketua Pansus KPK Agun Gunanjar Sudarsa mengatakan, kunjungan itu untuk membuktikan keberadaan Rumah Sekap KPK yang dimaksud Niko atau Safe House versi KPK. ‘’Jadi, kami hanya cross check kebenaran kesaksian Miko kepada Pansus,’’ ujarnya di Depok. Keberadaan Rumah Sekap KPK itu diungkap oleh Niko, yang mengaku menempati rumah milik Yusman dan ditunggui Nanang itu
@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
KPK Juga Tanggung Keluarga Niko Panji
Bali Post/ant
RUMAH AMAN - Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar dan anggota Pansus Arteria Dahlan bersama saksi kasus suap Niko Panji Tirtayasa meninjau kondisi rumah aman atau ‘’Safe House’’ KPK di Cipayung, Depok, Jawa Barat, Jumat (11/8) kemarin.
Jakarta (Bali Post) – Penyediaan rumah aman bagi saksi-saksi KPK mempunyai dasar hukum kuat. ‘’Tidak ada yang perlu dikhawatirkan bagi KPK. Safe house (rumah aman) itu sudah jelas dan kuat dasar hukumnya. Ada dua undang-undang yang mengatur,’’ kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, Jumat (11/8) kemarin. Febri menjelaskan bahwa dasar hukum perlindungan saksi dan rumah aman antara lain Pasal 15 huruf a Undang-undang tentang KPK yang menyatakan bahwa KPK berkewajiban memberikan perlindungan terhadap saksi atau pelapor yang menyampaikan laporan atau pun memberikan keterangan mengenai terjadinya tindak pidana korupsi. Penjelasan pasal itu menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan memberikan perlindungan dalam ketentuan ini juga meliputi pemberian jaminan keamanan dengan meminta bantuan kepolisian atau penggantian identitas pelapor atau ‘’melakukan evakuasi’’, termasuk perlindungan hukum. Hal. 19 Pemenuhan Hak
Pancasila Kurang Dapat Perhatian
Jakarta (Bali Post) – Kepala Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif mengatakan, selama belasan tahun Pancasila kurang mendapat perhatian serius, termasuk di sekolah. ‘’Bahkan, ada kegamangan di kalangan penyelenggara negara untuk menyuarakan dan mengartikulasikan Pancasila di ruang publik,’’ ujarnya, Jumat (11/8) kemarin.
Retno LP Marsudi
Yudi menjelaskan, Pancasila kurang terbudayakan dalam moral publik, sehingga penguatan kembali ideologi Pancasila ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, melalui keyakinan, alam pikiran dan praktiknya perlu mendapat perhatian semua pihak. ‘’Segenap pemangku kepentingan perlu bekerja sama menghidupkan dan menggelorakan
kembali Pancasila sebagai laku hidup anak-anak bangsa,’’ ujarnya. Yudi menjelaskan, Pancasila harus menjadi gerak nadi kaum muda Indonesia, tulang sumsum bangsa, sehingga generasi muda dapat mengaktualisasikan Pancasila sebagai inspirasi dan daya dorong berprestasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.
Dia menjelaskan pihaknya dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan meluncurkan program penguatan pendidikan Pancasila yang diikuti 530 mahasiswa dan 110 dosen dari seluruh Indonesia di Bogor, Jawa Barat, pada Jumat dan Sabtu. Dalam kegiatan itu digunakan pendekatan interaktif dan
partisipatif, menurut Yudi, akan diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (12/8). Presiden Jokowi akan hadir membuka langsung kegiatan didampingi Ketua Dewan Pengarah UKP-PIP Megawati Soekarnoputri dan Menristekdikti M. Nasir. Hal. 19 Keliling Istana
Dua WNI di Mesir Ditangkap
Jakarta (Bali Post) – Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan hingga saat ini belum mendapat akses kekonsuleran dari otoritas Mesir atas penangkapan dua mahasiswa Indonesia di Kota Samanud. ‘’Mengenai kondisi dua mahasiswa kita yang ditangkap oleh otoritas Mesir di kota Samanud, sampai sekarang kita memang belum mendapatkan akses kekonsuleran dari otoritas Mesir,’’ katanya, Jumat (11/8) kemarin. Hal. 19 Jaksa Agung
Saksi Kunci E-KTP Meninggal di AS
Jakarta (Bali Post) – Saksi kunci kasus KTP elektronik (eKTP), Johannes Marliem, meninggal dunia di Amerika Serikat. Banyak rumor penyebab kematiannya. Ada yang menyebutkan karena bunuh diri dan ada pula yang menyebutkan karena ditembak. KPK membenarkan bahwa salah satu saksi terkait kasus KTP elektronik, Johannes Marliem, meninggal dunia di Amerika Serikat. ‘’Informasi benar Johannes Marliem meninggal dunia, tetapi kami belum dapat informasi yang rinci karena peristiwanya terjadi di Amerika Serikat,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (11/8) kemarin. Hal. 19 Tetap Jalan
Bali Post/ant
ASEAN - Presiden Joko Widodo bergandengan tangan dengan Sekjen ASEAN Le Luong Minh, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan perwakilan dari masing-masing negara anggota ASEAN dalam peringatan 50 tahun ASEAN di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Jumat (11/8) kemarin.
Terorisme dan Narkoba Tantangan ASEAN
Jakarta (Bali Post) – Tindak kejahatan lintas batas seperti terorisme dan penyelundupan narkoba menjadi tantangan negaranegara anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk memberantasnya secara bersama-sama. ‘’Ancaman terorisme merupakan ancaman yang nyata. Serangan terorisme di Marawi menjadi wake up call bagi kita yang perlu direspons dengan segera. Untuk itu kita harus bersatu menggalang kerja sama, memperkuat sinergi untuk memerangi terorisme,’’ kata Presiden Joko Widodo dalam Peringatan 50 Tahun ASEAN di Sek-
retariat ASEAN, Jakarta, Jumat (11/8) kemarin. Situasi politik dan keamanan di kawasan, menurut Presiden, menjadi tantangan bagi ASEAN untuk dapat mengatasinya melalui penguatan kerja sama. Dalam merespons masalah itu, Indonesia telah menggagas pertemuan trilateral bersama Filipina dan Malaysia di Manila pada 22 Juni 2017 untuk memperkuat kerja sama pemberantasan terorisme. Selain itu, Indonesia juga menggagas pertemuan regional bersama Australia, Selandia Baru, Malaysia, Brunei Darussalam dan Filipina di Manado, Sulawesi Utara,
pada 29 Juni 2017. Selain terorisme, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya kerja sama di bidang pemberantasan penyelundupan narkoba yang juga merupakan kejahatan lintas batas. ‘’Kita harus menyatakan perang kepada narkoba dan obat-obat terlarang. Kita tidak ingin pemuda ASEAN kehilangan masa depannya karena dirusak obatobat terlarang ini. Untuk itu, tidak ada jalan lain, kecuali bersatu menyelamatkan ASEAN dari narkoba dan obat-obat terlarang,’’ ujar Presiden. Hal. 19 Harus Didikte
Diskusi Lingkungan
TPA Suwung kini sedang disorot tajam oleh pemerintah pusat. Mengingat, Bali akan menjadi tuan rumah Annual Meeting IMF dan World Bank di tahun 2018. Pemerintah pusat menginginkan TPA Suwung menjadi eco park yang hijau pada bulan Agustus tahun depan. Rencana yang akan dimulai dengan DED di bulan Agustus ini disebut ‘’gila’’ lantaran butuh biaya yang cukup besar. Terlebih dari 32,46 hektar luas TPA Suwung, 22,46 hektar yang akan dijadikan sanitary landfill. Sedangkan 10 hektar sisanya untuk Waste to Energy. Apa bisa?
TPA Suwung akan Dihijaukan, Apa Mungkin?
I Made Sudarma
VOLUME sampah yang masuk ke TPA Regional Sarbagita (TPA Suwung) terus meningkat setiap bulannya. ‘’Sampah sudah begitu banyak, bagaimana kita menyelesaikan sampah di TPA Suwung? Satu-satunya cara, sampah itu harus direduksi. Apakah dengan menggunakan teknologi seperti komposting dan sebagainya,’’ ujar Kepala Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Unud Dr. I Made Sudarma, M.S. dalam Diskusi Penanganan Sampah di Bali. Diskusi kerja sama Bali Post dan Fakultas Pertanian Universitas Udayana ini digelar di Gedung Fakultas Pertanian Unud, Sudirman, Selasa (8/8) lalu. Kata Sudarma, teknologi apa pun yang masuk ke TPA harus menghasilkan produk yang laku di pasaran. Hal. 19 Cari Biaya
Bali Post/dok
MENGGUNUNG - Tumpukan sampah di TPA Suwung kini sudah menggunung. Tingginya sudah melebihi Perda Ketinggian Bangunan yakni 18 meter.
denpasar
2
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
figur
Tanamkan Budaya Sadar Pajak
BUDAYA sadar pajak harus ditanamkan sejak dini melalui pendidikan, agar kesadaran pajak menjadi salah satu karakter generasi bangsa yang cinta tanah air melalui kesadaran melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan. Untuk itu, pemerintah saat ini mulai gencar melakukan sosialisasi pajak kepada para pelajar. Melalui program Pajak Bertutur, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara serentak mendatangi 2.000 sekolah (dari jenjang SMP hingga perguruan tinggi) se-Indonesia dengan melibatkan 120.000 orang. Program ini menjadi titik awal masuknya pajak dalam kurikulum ataupun pelajaran di sekolah-sekolah. “Masyarakat kita banyak yang belum paham tentang fungsi pajak ini. Tanpa pajak, maka negara ini tidak akan berjalan dengan sempurna. Melalui kegiatan ini kita berharap dapat memberikan pemahaman lebih dini kepada masyarakat supaya tidak ragu lagi untuk melaksanakan kewajiban perpajakan ini karena pajak ini adalah dari kita untuk kita,” kata Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Badung Utara H. Guntur Wijaya Edi, S.E., M.M. saat ditemui di sela-sela kegiatan sosialisasi pajak di SMAN 1 Mengwi, Jumat (11/8) kemarin. Ia mengatakan, saat ini sudah ada MoU antara DJP dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Oleh karena itu, dalam waktu dekat pajak akan dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan dan modul-modulnya sedang di bahas bersama di kantor pusat sehingga program itu secepatnya bisa direalisasikan. Terkait adanya wajib pajak yang menunggak membayar pajak, ia mengatakan hal itu terjadi karena adanya miskomunikasi. Masyarakat sebagai wajib pajak belum paham terhadap kewajibannya, sehinga terjadi keterlambatan dan penunggakan pajak. “Sebenarnya jika masyarakat menyadari dan peduli dengan fungsi pajak ini, maka saya kira tidak perlu ada tunggakan pajak. Untuk itu, tugas kita adalah mengingatkan berupa menegur, surat paksa sampai dengan upaya lebih keras lagi yaitu ada pemblokiran, penyitaan aset sampai dengan upaya terakhir yaitu disandera badan atau dititipkan sementara di lapas,” ujarnya. Ia menambahkan, wajib pajak yang akan dikenakan gijzeling atau penyanderaan adalah wajib pajak yang tunggakannya melebihi Rp 100 juta. Tanpa menyebut secara rinci, di Kabupaten Badung disebutkan wajib pajak yang memiliki tunggakan seperti itu sekitar 30 wajib pajak. Terhadap permasalah ini, pihaknya akan melakukan tindakan pendahuluan berupa sosialisasi. “Kita akan menyosialisasikan dulu, lalu kita ingatkan akan kewajibannya untuk segera dilunasi. Tapi, kalau yang bersangkutan tetap membandel, terpaksa kita menggunakan upaya terakhir yaitu sandera badan,” tegasnya. (edi)
Bali Post/wan
PELANGGARAN – Meskipun telah terpasang rambu larangan parkir, namun sejumlah pengemudi tetap ngotot memarkir kendaraan di dekat rambu larangan parkir tersebut. Pelanggaran ini seringkali terjadi saat jam pelajar pulang dari sekolah, seperti yang terlihat di Jalan Surapati, Jumat (11/8) kemarin.
Januari 2018, Permendikbud Komite Sekolah Diberlakukan Efektif
Menurut Gunawan, apa yang menjadi ketentuan dalam Permendikbud yang baru tersebut baru akan diterapkan secara penuh pada 2018 mendatang. Artinya, saat ini bila masih ada pejabat publik yang menjadi pengurus komite sekolah, masih bisa. Gunawan mengatakan, setiap sekolah akan menyetorkan susunan komitenya kepada Disdik-
pora. Pihaknya akan melakukan pengawasan, mulai dari susunan pengurusnya. Apabila ada yang menyimpang dari aturan, maka komite tersebut akan mubazir. ‘’Kalau menyimpang dari aturan, maka mereka tidak akan bisa bekerja,’’ jelas mantan Kadis Pariwisata ini. Gunawan menambahkan, Permendikbud ini akan mulai diterapkan secara penuh
pada Januari 2018 mendatang. Pihaknya yakin setiap sekolah akan mematuhi aturan yang ada dalam Permendikbud tersebut. Apalagi, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada para kepala sekolah, terkait ketentuan tersebut. ‘’Saya yakin, sekolah juga tidak mau menyalahi aturan,’’ jelasnya. Sebelumnya, salah seorang Ketua Komite di Denpasar I.B. Ketut Kiana menyatakan komite sekolah kini tidak lagi bisa dipegang oleh anggota dewan. Hal ini telah diatur dengan jelas pada Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah. Pada Pasal 4 ayat 3 ketentuan itu telah jelas dise-
Denpasar (Bali Post) Penyelidikan kasus penyerangan dan perampasan senjata api (senpi) SS1-V1 yang dialami anggota Brimob Brigadir I Bagus Suda Suwarna di Hotel Ayana Resort Jimbaran, Kuta Selatan, belum ada titik terang. Penyidik masih fokus mendalami apakah benar ada kejadian itu atau hanya rekayasa. Selain itu, Polda Bali membantah adanya sketsa diduga pelaku yang beredar saat ini. ‘’Kami tidak ada mengeluarkan sketsa wajah pelaku. Resminya akan dikeluarkan jika sudah dibuatkan DPO (Daftar Pencarian Orang - red). Sekali lagi, kami tegaskan belum ada keluarkan sketsa pelaku,’’ tegas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja didampingi Direktur Reskrimum Kombes Pol. Sang Made Mahendrajaya, Jumat (11/8) kemarin. Kombes Hengky menambahkan, dari laporan awal terjadi peristiwa diduga tindak pidana. Korban kehilangan senpi SS1-V1 dan sampai sekarang masih dalam penyelidikan. Hengky juga membantah terkait pelakunya diduga warga negara asing. ‘’Terlalu dini jika kita menyimpulkan. Untuk sementara, dugaan awal kasus itu pencurian dengan kekerasan atau curas. Untuk sementara masih fokus tehadap keterangan korban
karena masih berubah-ubah. Apa pun disampaikan korban akan di-cross check dengan bukti lain di antaranya rekaman CCTV, keterangan saksi dan sebagainya. Belum mengarah siapa pelakunya dan benar enggak peristiwa itu terjadi?’’ ungkapnya. Mantan Kabag Binkar Karo SDM Polda Bali ini menegaskan, pihaknya masih mendalami laporan itu, apakah benar terjadi atau ada motif lain. Oleh karena itu, Polda masih ragu dan terus berupaya mengungkap kejadian sebenarnya. ‘’Kami belum yakin, masih dicek dulu. Memar korban bisa saja karena jatuh atau lainnya,’’ kata mantan Kasat Reskrim Polres Gianyar ini. Sementara itu, Direktur Reskrimum Kombes Pol. Sang Made Mahendrajaya menegaskan, pihaknya melakukan olah TKP dan pra-rekonstruksi menghadirkan korban agar jelas kejadiannya. ‘’Sampai sekarang masih menganalisis keterangan korban. Korban sendiri belum memberi keterangan akurat karena tidak konsisten, sehingga belum ada kesimpulan. Yang paling tahu kan korban, jadi mohon bersabar,’’ ujarnya. Apakah korban terindikasi diracun? ‘’Tidak ada. Hasil pemeriksaan labfor terkait muntahan korban, tidak ada racun. Korban
juga tidak muntah darah, hanya muntah biasa saja. Hasil pemeriksaan kepala korban juga tidak apa-apa. Keterangan korban tidak konsisten, sehingga belum bisa disimpulkan. Korban akan diperiksa psikolog terkait pengakuannya yang tidak konsisten tersebut,’’ ungkapnya. Ia juga tidak membenarkan Kapolsek Kuta Selatan Kompol Wayan Latra menyebarkan imbaun terkait kasus itu. ‘’Itu tidak benar. Tidak ada imbauan dari kepolisian. Saya juga tidak tahu yang menyebarkan sketsa tersebut,’’ kata perwira melati tiga di pundak ini. Sebelumnya, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose saat diwawancara di Kodam IX/ Udayana, Kamis (10/8) lalu menegaskan, pihaknya sudah mengantongi ciri-ciri pelaku yang melakukan penyerangan sekaligus pencurian senjata api anggota Brimob Brigadir I Bagus Suda Suwarna di Hotel Ayana Resort Jimbaran, Kuta Selatan. Selain itu, sketsa wajah pelaku sedang dibuat berdasarkan pemeriksaan CCTV. Jenderal bintang dua ini kembali menegaskan, kejadian yang menimpa anggotanya bermotif pencurian dengan kekerasan. Irjen Golose membantah kasus ini ada kaitannya dengan terorisme. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) –
Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah belum diberlakukan secara penuh di Denpasar. Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar masih memberlakukan aturan lama, sambil menunggu proses pembentukan komite di masing-masing sekolah. Kepala Disdikpora Denpasar Wayan Gunawan mengatakan hal itu, Jumat (11/8) kemarin.
butkan, bahwa anggota dewan tidak lagi bisa duduk di komite sekolah. ‘’Dengan aturan itu, saya akan mematuhinya dan dalam rapat nanti akan minta mundur,’’ jelas anggota DPRD Kota Denpasar ini. Dikatakan, komite sekolah kini harus lebih banyak dari unsur orangtua siswa di sekolah tersebut yang porsinya maksimal hingga 50 persen. Tokoh masyarakat dan juga tokoh pendidikan dengan porsi masingmasing maksimal 30 persen, sesuai dengan potensi yang ada. Sedangkan untuk jabatan kepala desa, camat dan juga bupati/ wali kota tidak lagi bisa duduk di struktur pengurus, namun mereka tetap menjadi pembina
komite sekolah di wilayahnya masing-masing. Selama ini, katanya, masih banyak komite sekolah dipegang oleh pejabat publik di wilayahnya. Termasuk juga anggota dewan. Kini, posisi tersebut harus dilepaskan, karena aturan yang tidak memungkinkan lagi. ‘’Untuk menghindari adanya kesan yang kurang baik, maka saya juga akan mematuhi aturan ini dan segera menyampaikan pengunduran diri sebagai komite sekolah,’’ jelasnya. (kmb12)
Denpasar (Bali Post) – Perayaan Tumpek Landep yang dilakukan umat Hindu, kini mulai dilirik pemerintah. Seperti yang dilakukan Pemkot Denpasar. Momen Tumpek Landep sejak beberapa waktu lalu dijadikan aktivitas baru dalam menyebarluaskan makna yang terkandung dalam perayaan hari besar tersebut. Pelaksanaan Petinget Tumpek Landep yang diselenggarakan Pemkot Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag) sebagai sebuah kearifan lokal masyarakat Bali diperingati setiap enam bulan sekali. Pelaksanaan Petinget Tumpek Landep Tahun 2017 memasuki pelaksanaan event ke-9 yang menjadikan Tumpek Landep sebagai Hari Pusaka. Hal ini menjadi harapan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam setiap gelaran Petinget Tumpek Landep dapat meningkatkan pemahaman tentang makna dan peranan Hari Tumpek Landep sebagai motor penggerak teknologi di Bali. Kegiatan ini merupakan suatu event yang menunjukkan kemampuan orang membuat sesuatu secara intelektual, spiritual dan emosional. Dikonfirmasi Jumat (11/8) kemarin, Kadisperindag Kota Den-
pasar Wayan Gatra mengatakan, Petinget Tumpek Landep IX akan digelar selama empat hari dari tanggal 28-31 Agustus mendatang yang dipusatkan di depan Museum Bali. Berbagai agenda telah dipersiapkan. Pada tanggal 28 Agustus akan digelar kirab keris pusaka, sarasehan, pameran dan bursa keris, serta dimeriahkan dengan berbagai kesenian. Menurut Gatra, Petinget Tumpek Landep dijadikan sebagai Hari Pusaka tak terlepas dari filosofi yang dimiliki keris Bali. Hal ini berkaitan dengan detail keris seperti luk, pamor, fungsi keris, tahun pembuatan dan lain sebagainya. Hal tersebut membuka refleksi pemerintah bersama masyarakat Denpasar sangat merespons, mengapresiasi dan memuliakan keris pusaka sebagai warisan budaya dunia, sesuai dengan penghargaan UNESCO ‘’Keris as Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity (UNESCO, 2005)’’. Gatra menambahkan, pada pelaksanaan Petinget Rahina Tumpek Landep IX ini juga akan dibagikan buku rangkuman dari kegiatan saresehan, seminar dan lainnya kepada para pengunjung. (kmb12)
di pos satpam hotel di Jalan Sunset Road, Kuta. Waktu korban hendak membukakan pintu mobil, pelaku yang dadanya bertato logo ormas ini langsung mendorong korban hingga jatuh. Selanjutnya pelaku langsung membawa kabur taksi tersebut. Sedangkan keterangan Maxi (20) staf house keeping hotel, pukul 06.00 Wita datang pelaku bersama wanita. Saat itu pelaku menawar harga kamar. Setelah cocok, pelaku langsung menuju front office dan saat masuk tamu tersebut memesan satu kamar dengan memberikan uang sewa Rp 300 ribu. Setelah itu, Maxi memberikan kunci kamar 103 dan mengantarnya menuju kamar dimaksud. “Waktu itu pelaku memberitahu saksi (Maxi-red) kalau ada orang yang mencarinya bilang tidak ada. Selanjutnya ia menitipkan kunci mobil kepada saksi,” ujar sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Berdasarkan hasil penyelidikan, tim gabungan Polsek Kuta, Polresta Denpasar dibantu Polsek Denpasar Barat menggerebek hotel tersebut. Tim dipimpin Ka-
nit Reskrim Kuta Iptu Ario Seno menangkap pelaku dan langsung diserahkan ke Polresta Denpasar. Sementara dari pengakuan Karisma Gultom, ia berdalih saat di depan hotel di Jalan Sunset Road pelaku melihat ada mobil Honda Jazz mendadak berhenti di depan taksi. Sopir taksi langsung turun. Pelaku melihat ada orang yang tidak dikenal mendekati taksi dan membuatnya ketakutan. Dia langsung melompat ke kursi kemudi dari jok belakang dan langsung tancap gas. Taksi tersebut dibawa keliling seputaran Denpasar, setelah itu menuju Hotel Dee Mansion di Jalan Pura Demak IV, Denpasar dan masuk kamar 103 pada pukul 06.00 Wita. Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Karena TKP perampasan di wilayah Kuta dan penangkapan di Denpasar Barat, maka kasusnya ditangani Polresta Denpasar. Kasusnya masih didalami penyidik Polresta,” tegasnya. (kmb36)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Tumpek Landep Tingkatkan Pendapatan, Pengakuan Korban Tak Konsisten Dijadikan sebagai Hari Pusaka PD Diminta Lakukan Inovasi
Denpasar (Bali Post) – Keluhan akan berkurangnya perolehan pendapatan dari beberapa perusahaan daerah (PD) milik Pemkot Denpasar menjadi perhatian jajaran dewan setempat. Direksi PD yang ada diharapkan menerapkan inovasi agar perolehan pendapatan bisa lebih baik. Anggota Komisi III A.A. Susruta Ngurah Putra dan anggota Komisi IV A.A. Ngurah Gede Widiada mengatakan hal itu, Jumat (11/8) kemarin. Susruta Ngurah Putra mencontohkan PD Parkir yang sempat mengeluh atas beban yang mereka tanggung, akan bisa tertanggulangi dengan langkah inovatif yang dilakukan. “Sebenarnya apa yang menjadi keluhan rekan-rekan di PD bisa diantisipasi dengan melakukan inovasi dalam beberapa bentuk pelayanan,” ujar Susruta. Widiada menambahkan, persoalan parkir yang ada di Denpasar selama ini, yakni masih kurangnya kantong-kantong parkir di sejumlah lokasi strategis. Potensi ini sesungguhnya bisa digarap dengan membuat kantong-kantong parkir yang dikelola PD Parkir. “Memang harus ada investasi untuk memulainya, namun upaya ini akan mampu mendongkrak perolehan pendapatan di kemudian hari,” ujar politisi NasDem ini. Susruta Ngurah Putra menambahkan, bila hanya mengandalkan parkir badan jalan, tentu tidak akan mampu menaikan pendapatan. Karena itu perlu ada langkah inovatif, seperti membuat parkir bertingkat di beberapa titik. Parkir ini akan dikelola dengan baik, sehingga tidak ada lagi potensi yang tidak digarap dengan maksimal. “Saya kira apa yang menjadi keluhan rekan-rekan di PD Parkir bisa dimaklumi. Namun harus ada upaya inovatif agar perolehan yang menurun tersebut bisa diraih kembali, bahkan harus meningkat,” kata politisi Demokrat ini. Sebelumnya, Dirut PD Parkir Nyoman Putrawan mengungkapkan, kondisi PD Parkir saat ini sangat sulit. Beberapa kendala yang dihadapi, di antaranya penerapan pajak parkir sejak Januari 2017 lalu. Pajak parkir sebesar 20 persen tersebut berdampak pada perolehan pendapatan perusahaan. Alasannya, katanya, banyak yang mau berhenti bekerja sama dalam pengelolaan parkir. Ada pula yang mau mengubah pola bagi hasil antara pemilik lahan dengan PD Parkir. Ada pula yang meminta beban pajak 20 persen dibagi dua, sehingga PD Parkir semakin berkurang pendapatannya. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : TINGKATKAN PENDAPATAN, PD DIMINTA LAKUKAN INOVASI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Kasus Perampasan Senjata Brimob
Diduga Rampas Taksi, Pemuda Digerebek di Hotel
Bali Post/kmb19
PELAKU - Terduga pelaku perampasan taksi Karisma Gultom (26) digelandang polisi di Jalan Pura Demak VI Denpasar, Jumat (11/8) kemarin. Denpasar (Bali Post) Kasus perampasan taksi Blue Bird terjadi di Jalan Sunset Road, Kuta, Jumat (11/8) kemarin. Setelah menarik keluar sopir taksi Urip Nugroho, Karisma Gultom alias Bung Tomo (26)
membawa kabur taksi tersebut. Pelaku akhirnya berhasil diamankan di Hotel Dee Mansion di Jalan Pura Demak IV, Denpasar Barat. Karisma berdalih dirinya ketakutan sehingga membawa kabur taksi tersebut.
Informasi yang diperoleh di lapangan, kejadiannya sekitar pukul 04.00 Wita. Menurut Nyoman Suda Ardana (48), Kepala Pers Taxi Blue Bird, saat itu Kantor Taxi Blue Bird ada order taksi dari tamu di Hotel Pop di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Selanjutnya korban yang lokasinya paling dekat langsung merapat ke sana. Setibanya di sana, pelaku langsung masuk ke taksi dan minta diantar ke Diskotek New Star di Jalan Gunung Soputan, Denpasar untuk menjemput temannya. Setibanya di New Star, ternyata teman pelaku tidak ada di sana dan pelaku langsung minta diantar ke Diskotek Piramid di Jalan Dewi Sri, Kuta. Setelah bertemu mereka minta diantar ke hotel tapi karena harganya mahal, lalu mencari hotel lain. Sesampainya di Jalan Sunset Road, Kuta, taksi tersebut berhenti di depan salah satu hotel. Pelaku langsung turun dan masuk ke hotel tersebut. Berselang berapa menit kemudian, pelaku keluar dari hotel dan minta diantar tapi tujuannya tidak jelas. Pukul 05.30 Wita, lewat
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
BADUNG
3
Blangko KIA Gagal Lelang
Mangupura (Bali Post) Pengadaan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Badung terhambat lantaran gagal lelang. Pemkab Badung melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mengajukan 66 ribu keping blangko untuk program tersebut. Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Badung Putu Suryawati mengatakan, kebijakan baru Kementerian Dalam Negeri telah diberlakukan sejak awal tahun 2016. Melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016, semua anak berusia di bawah 17 tahun atau 0-16 tahun diwajibkan memiliki KIA. “Karena gagal lelang blangkonya di pusat, jadi belum bisa terealisasi. Ini (pengadaan blangko - red) kewenangan pemerintah pusat untuk memberikan jatah masing-masing daerah. Jadi kami belum berani memastikan berapa jumlah blangko,” ujar Suryawati, Jumat (11/8) kemarin. Menurut Suryawati, program untuk identitas anak ini nantinya bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik. Selain itu, sebagai upaya memberikan pemenuhan hak konstitusional warga negara. “Jumlah anak usia di bawah 17 tahun di Badung sebanyak 120 ribu. Saat ini baru mengajukan setengahnya (66 ribu) karena untuk sisanya akan dianggarkan pada APBD Induk Pemkab Badung Tahun 2018. Kami berharap jumlah yang diterima akan sesuai dengan jumlah pengajuannya,” jelasnya. Suryawati menambahkan, syarat pembuatan KIA akan diterbitkan bersamaan dengan akte kelahiran bagi anak yang baru lahir. Sedangkan bagi anak yang belum berusia lima tahun dan belum memiliki KIA, persyaratannya meliputi salinan kutipan akte kelahiran dan menunjukkan kutipan akte kelahiran asli, kartu keluarga (KK), termasuk KTP kedua orangtuanya. “Ini (KIA - red) untuk usia 0-5 tahun dan usia 5-17 tahun, karena ada dua jenis yang diberlakukan,” katanya. Disebutkan, program kependudukan tersebut menunjuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten/kota yang bertugas menjadi instansi untuk menerbitkan KIA. “Tambahannya hanya melengkapi foto close up ukuran 2x3 sebanyak dua lembar bagi anak yang usianya lebih dari lima tahun,” tegasnya. (kmb27)
Razia di Tuban
Ratusan Duktang dan Belasan Sajam Diamankan
Mangupura (Bali Post) Satu-persatu kelurahan bersama desa adat di Badung turun tangan untuk menggelar razia terhadap penduduk pendatang (duktang). Jumat (11/8) kemarin giliran Desa Adat Tuban dan Kelurahan Tuban yang didukung aparat Kecamatan Kuta bergerak secara sinergis. Razia ini juga menggandeng aparat kepolisian dan TNI serta komponen lainnya yang menyasar duktang yang tidak melengkapi diri dengan administrasi kependudukan yang dipersyaratkan. Selain itu, tim gabungan tersebut juga menyasar senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi). Bendahara Pecalang Desa Adat Tuban I Ketut Sudiarta mengatakan, razia ini dilakukan untuk meminimalisasi tindak kejahatan. Selain menyasar administrasi penduduk, pihaknya juga menyasar kepemilikan sajam dan senpi. “Razia sajam dan senpi ini kami lakukan untuk membatu pihak kepolisian dalam mencari pelaku penganiayaan dan perampasan anggota Brimob di areal parkir Hotel Ayana,” katanya. Dari razia tersebut, kata Sudiarta, tim menyita 18 sajam. Saat dimintai keterangan, pemiliknya mengaku sajam itu hanya untuk dijual. Meski demikian, pihaknya tetap menyita karena tidak memiliki izin penjualan dari yang berwajib. “Nantinya sajam itu kami akan serahkan kepada pihak kepolisian. Selain itu, pemilik juga akan diarahkan kepada pihak kepolisian untuk diberikan pembinaan tentang bagaimana cara untuk mendapatkan izin penjualan barang terlarang dijual bebas tersebut,” tegasnya. Selain menyita belasan sajam, kata Sudiarta, tim gabungan juga menemukan 134 orang duktang yang tidak melaporkan diri kepada aparat terkait di Desa Adat Tuban. Untuk selanjutnya mereka diberikan pembinaan agar segera melaporkan diri. Khusus untuk penanganan WNA, pihaknya mengaku akan terus memantau dan juga dilakukan pengecekan. Diakuinya, hingga kini belum ada pelanggaran yang ditemukan, karena semuanya memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS). “Meskipun sudah memiliki KITAS, pergerakan mereka akan terus dipantau,” tegasnya. Lurah Tuban Ketut Murdika menambahkan, pihaknya memberikan atensi khusus terhadap kepemilikan belasan sajam. Ditegaskan, pemiliknya mengaku belasan sajam itu akan dijual secara online. Namun sangat disayangkan yang bersangkutan melakukan penjualan sajam secara ilegal alias tidak berizin. “Penjualan secara online itu sah-sah saja dilakukan. Namun, tetap harus memenuhi aturan yang berlaku. Kini penjualan online sudah banyak dilakukan oleh masyarakat. Tapi, tetap harus mengikuti aturan formalnya. Selain harus mengantongi izin dari pihak yang berwajib, pihak penjual juga harus melaporkan aktivitasnya kepada aparat dan petugas terbawah,” katanya mengingatkan. Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara saat dikonfirmasi terkait keberadaan belasan sajam itu, pihaknya mengaku masih mendalami dan mendata, baik terkait perizinan, di mana memesan, dari perusahaan mana dan di mana saja wilayah penjualannya. Hal itu harus jelas peruntukannya, sehingga tidak sampai disalahgunakan. “Harus memiliki izin. Kalau ada izinnya, tentu tidak ada masalah. Jadi, masyarakat boleh membeli di sana,” katanya. Dalam razia tersebut, sebanyak enam orang WNA yang menginap di rumah penduduk juga didata. Keenam WNA itu langsung diserahkan kepada pihak Imigrasi. Kompol I Wayan Sumara meminta masyarakat untuk proaktif melaporkan hal-hal yang mencurigakan. “Kami minta agar warga lokal lebih selektif dalam menerima WNA. Sebelum diterima, dokumennya harus jelas dan tujuannya apa,” katanya mengingatkan. (kmb23)
Bali Post/eka
MENYIANGI - Beberapa buruh tani tengah menyiangi tanaman padi di areal persawahan di Canggu, Badung. Di tengah maraknya alih fungsi lahan, sejumlah lahan pertanian di Canggu masih tetap dipertahankan warga.
Pohon Perindang Diracun
Dewan Minta DLHK Lapor Polisi
Mangupura (Bali Post) -
Wakil rakyat di DPRD Badung meminta jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung melaporkan aksi perusakan pohon perindang. Aksi melubangi pohon perindang di Jalan Sunset Road - Imam Bonjol ini harus dilaporkan ke pihak berwajib. Anggota DPRD Badung I Nyoman Sentana menilai perlakuan DLHK terhadap perusak lingkungan lembek. Terlebih tindakan melakukan sayembara dengan memberikan uang kepada masyarakat
yang berhasil menemukan pelaku adalah tindakan aneh. “Aneh dan tidak tegas terhadap pelaku perusak lingkungan. Harusnya melaporkan ke pihak kepolisian, bukan justru memilih melakukan
sayembara,” ujar Sentana, Jumat (11/8) kemarin. Melihat cara pelaku meracuni pohon dengan cara dibor, Sentana meyakini pelakunya adala orang yang profesional. Oleh karena itu, perbuatan ini sudah masuk tindakan pidana. “Ini arahnya sudah pidana. Sebaiknya laporkan saja untuk menghindari dugaan-dugaan lainnya,” tegasnya. Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan me-
ngaku geram menemukan sejumlah pohon perindang diracun oleh oknum tak bertanggung jawab. Kejadian ini terungkap ketika pihaknya melakukan pengecekan sejumlah pohon perindang yang mati. “Pohon yang kami temukan dibor sebanyak 15 lubang pada pangkal pohon dan dimasukan zat beracun, sehingga pohon mati. Tindakan ini sadis sekali, saya akan tindak tegas pelaku bila perlu kita pidanakan,”
katanya. Menurut Eka Merthawan, pohon jenis mahoni yang berusia lima tahun diduga sengaja diracuni karena dianggap menganggu. Padahal pohon perindang yang berada di Jalan Sunset Road - Imam Bonjol itu berada di taman meridian. “Mungkin karena dianggap menganggu pandangan rumah atau usaha sehingga berusaha untuk dihilangkan,” katanya menyesalkan. (kmb27)
Dinas Sosial Fasilitasi Penyandang Disabilitas di Objek Wisata
Mangupura (Bali Post) Dinas Sosial Kabupaten Badung akan memfasilitasi para penyandang disabilitas ketika berkunjung ke objek wisata di Gumi Keris. Pihaknya telah menyiapkan program dengan menyediakan akses standar bagi penyandang disabilitas. Kabid Rehabilitas Dinas Sosial Badung A.A. Istri Agung Swandewi mengatakan hal itu, Jumat (11/8) kemarin. Swandewi menambahkan, pihaknya akan menyiapkan sebuah program inovasi, yakni objek wisata yang ramah bagi penyandang disabilitas. “Artinya, pada setiap objek wisata memiliki akses yang standar untuk kemudahan bagi para penyandang disabilitas menikmati setiap objek wisata yang ada di Badung,” katanya. Kendati demikian, Agung Swandewi mengakui belum memiliki aturan mengenai program objek wisata ramah disabilitas. Sehingga pengelola belum menyediakan akses yang standar untuk
disabilitas. “Itu yang ingin saya kembangkan. Mudahmudahan Bapak Bupati menyetujui. Sebab, selama ini penyandang disabilitas tidak berani berwisata karena akses tidak ada,” ujarnya. Menurut Swandewi, pihaknya tengah melakukan survei dengan wisatawan disabilitas yang ditemui di objek wisata dan sekolah-sekolah. Sementara di Badung, sedikitnya terdapat 1.637 penyandang disabilitas. “Ada juga sejumlah tamu disabilitas yang memang sengaja berkunjung ke Badung untuk menikmati objek wisata. Sehingga, sudah sepantasnya pemerintah membuat sebuah peraturan untuk kemudahan akses para penyandang disabilitas,” katanya. Hasil survei tersebut, kata Swandewi akan ditindaklanjuti dengan pembentukan peraturan daerah (perda). Ditegaskan, pihaknya telah melakukan survei di enam objek wisata yang beretribusi atau kena tiket masuk. Namun dari hasil survei terse-
Bali Post/kmb19
DISABILITAS - Seorang warga berbincang-bincang dengan penyandang disabilitas di Kuta, Badung. but, hampir semua objek wisata tidak ada fasilitas yang sesuai standarnya. Selain itu, dalam mengkaji nanti juga melibatkan konsultan dari disabilitas, akademisi
dan komponen lainnya. “Seperti saat menemui wisatawan disabilitas asal Australia yang juga dijadikan bahan kajian. Wisatawan itu memberi gambaran masih ada
perbedaan. Di Australia kalau ada fasilitas umum yang tidak memfasilitasi disabilitas, pemerintah tidak mengeluarkan izinnya,” tegasnya. (kmb27)
Prof. Raka Sudewi Menangi Pilrek Rektor Perempuan Pertama di Unud
Bali Post/kmb23
SENJATA TAJAM - Belasan senjata tajam yang diamankan oleh tim gabungan saat menggelar razia di Tuban, Jumat (11/8) kemarin.
Mangupura (Bali Post) Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) menang dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Udayana (Unud) masa bakti 2017-2021. Pemilihan yang dilakukan Jumat (11/8) kemarin berlangsung kondusif, aman dan damai. Dengan hasil ini, Prof. Raka Sudewi berhasil mencatatkan diri sebagai rektor perempuan pertama di universitas kebanggaan masyarakat Bali tersebut. Pada pilrek tersebut, Prof. Raka Sudewi menang dengan suara 107 mengalahkan Prof. Damriyasa dengan jumlah suara beda tipis, yaitu 106 dan A.A. Ngurah Gunawan 32 suara. Wakil Rektor (WR) yang akan mendampingi Prof.
Raka Sudewi adalah Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gede Antara, M.M. dari Fakultas Teknik sebagai WR I, Prof. Dr. Wiksuana dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebagai WR II, Prof. Dr. I Made Sudarma, M.P. dari Fakultas Pertanian sebagai WR III dan Prof. Dr. I.B. Wiyasa Putra dari Fakultas Hukum sebagai WR IV. Anggota senat yang hadir pada pemilihan tersebut berjumlah 159 dari 166 anggota senat yang ada. Ada tujuh anggota senat yang tidak hadir. Suara tersebut ditambah dengan suara Menteri. “Setelah ini, akan diserahkan ke Menristek Dikti untuk diSK-kan. Sesegera mungkin akan ditetapkan dan serah terima,” kata Ketua Panitia
Pemilihan Rektor Unud Prof. I Gede Mahardika. Prof. Raka Sudewi bersyukur terpilih menjadi Rektor Unud. Baginya keberhasilan tertinggi menjadi Rektor Unud adalah bisa menjaga amanah dan tanggung jawab untuk memajukan Unud ke depan. “Dengan terpilihnya saya sebagai rektor perempuan pertama di Unud, saya bersyukur kepada Yang Mahakuasa. Bagi saya keberhasilan mencapai puncak tertinggi di Unud dengan menjadi rektor adalah merupakan amanah sekaligus tanggung jawab untuk membawa Unud ke kondisi yang lebih baik,” ujarnya. Sesuai dengan visi-misinya, Prof. Raka Sudewi mengaku akan melakukan
perbaikan, baik secara internal maupun eksternal. Yakni, penguatan peningkatan tata kelola, peningkatan mutu dan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, peningkatan kualitas mutu kompetensi
kesejahteraan SDM yang ada serta peningkatan infrastruktur, baik akademik dan nonakademik. “Secara eksternal, peningkatan yang dilakukan dengan meningkatkan akreditasi Unud,” ujarnya. (kmb42)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kemenag Kanwil Bali Gelar Lomba Cerdas Cermat
Salah Satu Indikator Pemahaman Nilai Agama Siswa
KEMENTERIAN Agama Kantor Wilayah (Kemenag Kanwil) Bali menyelenggarakan lomba cerdas cermat tingkat SMP di Hotel Puri Nusa Indah, Kesiman, Jumat (11/8) kemarin. Sebelumnya, Kemenag melaksanakan lomba cerdas cermat tingkat SMA. Setelah tingkat SMP, Sabtu (12/8) ini dilakukan lomba cerdas cermat tingkat SD. Lomba kali ini diikuti 27 peserta dari sembilan kabupaten/kota. Masing-masing perwakilan kabupaten/kota mengirim tiga orang yang masuk dalam satu tim. Lomba cerdas cermat tingkat SMA sebelumnya dimenangkan tim Denpasar, Bangli dan Tabanan. ‘’Lomba cerdas cermat ini sebagai ajang untuk meningkatkan pemahaman dan pengimplementasian ajaran agama Hindu untuk mewujudkan generasi muda Hindu yang cerdas dan berakhlak mulia,’’ kata Kepala Seksi Sistem Informasi Pendidikan Made Subawa, S.E., M.Pd.H. Lomba tingkat SMP dinilai oleh tiga juri, yaitu I.B. Mastika (I), Cok. Putra Wisnu Wardana. M.Si. (II) dan Drs. Ketut Merta, M.Ag. (III). Kemenag juga menyelenggarakan lomba berbusana adat ke pura, membuat pejati, menyanyikan lagu keagamaan tingkat PAUD dan lomba dharma wacana. Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali I Nyoman Lastra, S.Ag., M.Pd. mengatakan, dalam lomba ini para siswa diuji kemampuan, kecerdasan dan kecermatannya dalam bidang agama Hindu. Lomba ini juga sebagai salah
BUKA LOMBA – Kepala Kanwil Kemenag Bali I Nyoman Lastra memberikan sambutan sekaligus membuka lomba cerdas cermat SMP. satu alat untuk mengukur kemampuan penyerapan materi ajar agama yang telah diberikan oleh guru di sekolahnya. ‘’Dari 10 soal, kalau peserta bisa menjawab lima berarti daya serapnya rendah. Kalau mampu jawab tujuh berarti cukup, dan kalau dapat jawab di atas itu berarti baik dan sempurna,’’ bebernya. Inilah indikator atau alat ukur pemahaman nilai dan ajaran agama Hindu. Banyak indikator untuk mengukur pemahaman nilai-nilai agama Hindu, salah satunya adalah melalui lomba cerdas cermat ini. Lomba cerdas cermat dinilai lebih pada teoretis, sedangkan praktisnya (afektif) telah diukur sebelumnya melalui lomba busana dan membuat pejati. Indikator pemahaman nilai agama juga dilihat dari aspek perilaku. ‘’Bagaimana anak mampu memahami. Setelah memahami
melaksanakan dan mempraktikkan rasa agama dalam MMC kehidupan sehari-hari,’’ ujar Lastra. Indikatornya, anak tersebut menjadi anak yang baik, beretika dan memiliki moral yang tinggi. ‘’Kalau teori saja anak-anak akan lemah. Dengan penguatan teori maka mempraktikkan itu akan kuat. Jadi, keseimbagan ini yang dilakukan,’’ tandasnya. Ia ingin melihat sejauh mana pelajaran agama mampu diserap dari guru oleh anak-anak di sekolah pada lomba cerdas cermas kali ini. Menurut Lastra, lomba ini juga merupakan inovasi program kegiatan yang dilaksanakan untuk mengasah keterampilan terkait pemakaian busana adat ke pura dan membuat upakara, sehingga mesti terus berlanjut. Sementara itu, lomba tingkat SMP dimenangkan Kabupaten Bangli sebagai juara I disusul Badung (II) dan Denpasar (III). (ad833)
Konferensi Internasional ADRI di Undwi
Bahas 186 Artikel, Dihadiri 70 Rektor
UNIVERSITAS Dwijendra (Undwi) sukses menjadi tuan rumah konferensi internasional ke-14 Perkumpulan Ahli dan Dosen Republikk Indonesia (ADRI), Jumat (11/8) kemarin. Konferensi dipusatkan di Aula Saddu Gocara Yayasan Dwijendra diikuti ratusan peserta dari sejumlah negara. Para peserta diterima Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. dan Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. Menurut Putu Dyatmikawati, konferensi internasional ini berlangsung selama dua hari membahas 186 artikel dan diikuti 70 rektor se-Indonesia. Konferensi melibatkan 400 peserta dari Australia, Belanda, Inggris, India, Jepang, Malaysia, Indonesia, Vietnam serta negara lain dengan mengambil tema ‘’Pengembangan Iptek Melalui Penguatan Publikasi pada Jurnal Terakreditasi Internasional’’. Pada kesempatan itu, Rektor Undwi menyerahkan kumpulan abstrak dan full paper kepada Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek Dikti Dr. Mohammad Dimyati. Sementara Rektor Putu Dyatmikawati menerima sertifikat Muri bersama DPP ADRI yang memecahkan rekor pertama dan terbanyak dalam penandatanganan kerja sama jurnal dengan DOAJ di Indonesia. Ketua DPP Perkumpulan ADRI Dr. Ahmad Fathoni Rodli memuji semangat tuan rumah dalam memperkuat rasa nasionalisme dan merah-putih lewat tari Satrua Jayengrat. ADRI disebutnya sebagai pejuang pendidikan terdepan dalam mempertahankan NKRI. Ia juga melantik pengurus DPD
Lagi, Pascasarjana Unhi Lahirkan Doktor Ritiaksa Lulusan Ke-39
PROGRAM Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) kembali melahirkan doktor. Jumat (11/8) kemarin, Pascasarjana Unhi melahirkan doktor atas nama I Wayan Ritiaksa, S.Ag., M.Ag. Mempertahankan disertasi berjudul ‘’Internalisasi Ajaran Bhakti pada Pembelajaran Agama Hindu di SDN 27 Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar’’, Ritiaksa dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Dalam ujian promosi doktor di aula Gedung Rektorat Unhi, promovendus diuji oleh dewan penguji yang diketuai Ketua Senat Dr. I.B. Dharmika, M.A. dan Sekretaris Prof. Dr. Putu Gelgel, S.H., M.Hum. dengan anggota Prof. Dr. I Nengah Bawa Atmaja, M.A. (promotor), Dr. I Wayan Budi Utama, M.Si. (kopromotor), Prof. Dr. I Ketut Suda, Prof. Dr. Ida Ayu Gde Yadnyawati, Prof. Wayan Suka Yasa, Prof. Dr. I Made Surada, M.A., Dr. Ni Putu Suwardani, M.Pd., Dr. I Wayan Paramartha, S.H., M.Pd. dan Dr. I Wayan Suija, M.Pd. Rektor Unhi Dr. I.B. Dharmika menyampaikan, semakin banyak Pascasarjana Unhi menamatkan doktor menunjukkan bahwa proses pembelajaran di Unhi bermutu dan diminati oleh masyarakat. Ritiaksa tercatat sebagai doktor ke-39 lulusan Pascasarjana Unhi. Ketua Program Pascasarjana Prof. Dr. Putu Gelgel mengatakan, dalam kondisi maraknya radikalisme yang mengancam kebinekaan dan persatuan bangsa, kajian tentang internalisme bhakti dalam pengajaran agama Hindu sangat penting artinya untuk meredam kekerasan, baik fisik maupun verbal. Sebab, dari penelitian yang dilakukan telah terbukti
ajaran bhakti mampu meredam kenakalan dan kekerasan yang dilakukan oleh para siswa. Ditambahkannya, lulusan doktor Pascasarjana Unhi sudah mencapai 39 orang, tersebar di Bali dan luar Bali. Demikian juga mahasiswa Program Doktor Unhi berasal dari berbagai daerah di Tanah Air. Promovendus Ritiaksa yang juga Kepala SDN 15 Dauh Puri, Denpasar, dalam disertasinya menyatakan ajaran bhakti agama Hindu merupakan bagian dari aspek susila. Ajaran bhakti memberikan motivasi dan inspirasi supaya umatnya mematuhi nilai-nilai dan normanorma yang diterima berdasarkan keyakinan bahwa hal itu benar dan yang bertentangan dengan nilai dan norma merupakan dosa. Aspek bhakti pada pembelajaran agama hendaknya diajarkan secara integralistik dan holistik. Peran semua guru sangat diperlukan dalam proses internalisasi ajaran bhakti ini. Paling tidak semua guru mata pelajaran non-agama Hindu ha-
rus ikut memberikan contoh sikap bhakti dalam pergaulan sekolah. Ajaran bhakti agama Hindu merupakan ajaran moral yang harus diinternalisasikan secara baik dan benar kepada siswa sekolah dasar. Sebagai peletak dasar ajaran moral, proses pembelajarannya perlu direncanakan dengan baik oleh guru agama Hindu dengan membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang disusun sendiri oleh guru agama Hindu bersangkutan. Hal ini penting karena guru yang mengetahui kondisi dan situasi sekolah tempatnya bertugas. Promotor Prof. Nengah Bawa Atmaja mengungkapkan, disertasi Ritiaksa merupakan etnografi sekolah yang memberi penyadaran betapa pentingnya ajaran bhakti. Dalam konteks ini ada sumbangan akademik yang penting dimaknai untuk memperkecil tindakan negatif yang dilakukan siswa. Tanggung jawab ini tak hanya berada di tangan guru, tetapi semua pihak. (ad837)
DOKTOR – Doktor baru I Wayan Ritiaksa (tengah) foto bersama dengan promotor, kopromotor dan tim penguji seusai ujian promosi doktor di Unhi.
Motivasi Mahasiswa Berbisnis
STP Gelar Talkshow Nasional ’’Profitable Passion’’
SERAHKAN ARTIKEL - Dirjen Mohammad Dimyati (paling kiri) bersama Rektor Undwi Putu Dyatmikawati, M.S. Chandra Jaya, Fathoni Rodli dan Gde Sedana saat penyerahan artikel di Seminar ADRI. ADRI Sulbar, Papua Barat dan Kalsel serta mengumumkan empat ambassador Indonesia. Dikatakannya, ADRI memiliki stok 1.500 artikel ke jurnal internasional, dan memberi kontribusi pada negara Rp 15 miliar lewat artikel. Sekalipun anggaran Kemenristek dipotong Rp 1,2 triliun, ia minta anggota ADRI tetap bersemangat menghasilkan jurnal berkelas internasional. Saat ini 70 PT menjadi anggota ADRI dan menghasilkan 300 jurnal. Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Dr. Mohammad Dimyati juga mengungkapkan rasa bangganya karena Yayasan Dwiendra dan Undwi mampu memberi kesan pentingnya persatuan menjaga NKRI. Dalam menghasilkan artikel, ia mengakui Indonesia masih kalah dibandingkan Thailand dan Malaysia, termasuk dalam anggaran untuk penelitian. Lewat konferensi internasional ini ADRI mampu meningkatkan dan menembus jurnal internasi-
Gandeng FE Unhi
onal. Sebab, pemerintah memfasilitasi semua anak bangsa termasuk perkumpulan ADRI yang menggandeng 70 PT guna menghasilkan artikel berkualitas dan masuk DOAJ. ‘’Kita patut bersyukur untuk DOAJ, jumlah jurnal Indonesia ada di ranking tiga dunia,’’ ujarnya. Sementara Kemenristek Dikti yang memiliki jurnal Shinta diakses oleh 78 dosen di dunia, 14 juta di Indonesia dan 40 juta di Asia. Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya menjelaskan, Dwijendra adalah gudangnya seniman dan terdepan dalam mengamankan NKRI. Semua tamu kehormatan dibuat nyaman beraktivitas akademik dan nyaman menikmati hiburan seni tradisi Bali. Menurutnya, konferensi internasional ini memotivasi dosen Undwi dan Bali umumnya untuk berlomba menghasilkan artikel berkualitas dan masuk jurnal internasional. Artikel ini bermanfaat untuk kenaikan golongan dan meningkatkan daya saing bangsa. (ad834)
DJP Kanwil Bali Gelar Kegiatan Pajak Bertutur
UNTUK menanamkan kesadaran wajib pajak kepada generasi muda, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DPJ) Bali menggelar kegiatan Pajak Bertutur secara serentak di wilayah Bali, Jumat (11/8) kemarin. Menggandeng Fakultas Ekonomi Universitas Hindu Indonesia (FE Unhi) Denpasar, program Inklusi Kesadaran Pajak ini diikuti sangat antusias oleh seluruh mahasiswa Prodi Akuntansi FE Unhi di Gedung Rektorat Unhi Denpasar. Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai tersebut dihadiri Dekan FE Unhi Dr. I Gede Putu Kawiana, S.E., M.M. beserta jajaran, Kabid Penilaian Eksentifikasi dan Pendaftaran (PEP) Kanwil DJP Bali Nashrul Asyir serta Kabid Pemeriksaan Penagihan dan Penyidikan (P2IP) Kanwil DJP Bali Putu Sudarma bersama jajaran. Kabid (PEP) Kanwil DJP Bali Nashrul Asyir didampingi Kabid P2IP Kanwil DJP Bali Putu Sudarma mengatakan, program Inklusi Kesadaran Pajak merupakan upaya
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
bersama DJP dengan Kemendikbud dan Kemenristek Dikti selaku pihak yang membidangi pendidikan untuk menanamkan kesadaran pajak kepada peserta didik dan tenaga pendidik melalui integrasi materi kesadaran pajak dalam pendidikan. Di Bali, program yang dilaksanakan pertama kali ini menargetkan 3.400 anak didik generasi muda dari 35 sekolah tingkat SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi di seluruh Bali. Kegiatan ini diharapkan mampu menyadarkan generasi muda sejak dini untuk wajib pajak. Sebab, lebih dari 75 persen APBN Indonesia didukung dari penerimaan pajak. Kegiatan inklusi kesadaran pajak lewat program pajak bertutur dilakukan untuk mewujudkan generasi emas 2045 sadar pajak. Bahkan, kesadaran wajib pajak akan dimasukkan dalam kurikulum mulai SD hinga Perguruan Tingi. ‘’Pemahaman akan kesadaran pajak sangat penting dilakukan secara konsisten, sehingga adik-adik sebagai generasi muda bangsa sadar dan patuh wajib pajak
PAJAK BERTUTUR - Kegiatan Pajak Bertutur yang digelar Kanwil DJP Bali bekerja sama dengan FE Unhi Denpasar di Gedung Rektorat Unhi Denpasar.
nantinya,’’ ujar Nashrul Asyir. Dekan FE Unhi Dr. I Gede Putu Kawiana sangat mendukung program yang dilakukan oleh Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Bali ini. Sebab, visi program ini sejalan dengan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Apalagi, tujuan PPK adalah mempersiapkan generasi emas 2045 yang bertakwa, nasionalis, tangguh, mandiri dan memiliki keunggulan bersaing secara global sebagai pengejawantahan kristalisasi nilai-nilai utama karakter, yaitu religius, nasionalis, mandiri, integritas dan gotong royong. ‘’Di dalam nilai-nilai kesadaran pajak terkandung nilai-nilai utama karakter, seperti membayar pajak mengandung nilai religius, karena membayar pajak merupakan wujud syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang nantinya digunakan untuk kepentingan umum. Membayar pajak mengandung nilai nasionalis karena akan digunakan sebesarbesarnya untuk kemakmuran rakyat dan pembangunan negara. Membayar pajak juga mengandung nilai mandiri, integritas dan gotong royong untuk kesejahteraan bersama,’’ tandas Kawiana. Ia berharap program pajak bertutur ini dilakukan secara konsisten setiap tahun. Sebab, kegiatan ini akan menyadarkan generasi muda akan kewajiban membayar pajak setelah berpenghasilan nantinya. Dengan demikian, program pembangunan bangsa ke depannya bisa terlaksana dengan baik. ‘’Generasi muda mempunyai integritas dan perilaku yang baik untuk mewujudkan bangsa yang lebih maju,’’ ungkapnya. (ad838)
SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Bali, Jumat (11/8) kemarin menggelar Talkshow Nasional dengan mengambil tema ‘’Profitable Passion’’. Bertempat di aula kampus setempat, talkshow ini menghadirkan dua pembicara yang juga pengusaha muda, yaitu Raditya Dika dan I Made Windu Segara. Saat ditemui di sela kegiatan, Ketua STP Bali Dewa Biomantara mengatakan, kedua pembicara ini sudah terkenal dalam hal memotivasi kalangan anak muda. STP Bali memang lebih fokus mengarahkan mahasiswa agar memiliki jiwa kewirausahaan atau entrepreneur. Bahkan, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menargetkan mahasiswa STP bahwa selama masih kuliah, diharapkan sudah memiliki 40 persen pemikiran untuk terjun ke dunia bisnis. ‘’Setelah tamat, minimal 20 persen mahasiswa STP sudah mempunyai usaha atau bisnis sendiri,’’ ujarnya. Dengan menghadirkan kedua pembicara itu, pihaknya yakin akan mampu memotivasi mahasiswa STP Bali dalam hal membuka wawasan dalam berbisnis. Sebab, meski kedua pembicara ini masih tergolong muda, sudah berhasil dalam bidang bisnis.
‘’Saya yakin nantinya kedua pembicara bisa memotivasi mahasiswa untuk berbisnis,’’ ungkapnya. Dewa Biomantara berharap mahasiswa STP Bali setelah tamat bisa lebih banyak menciptakan lapangan kerja sendiri dibandingkan mencari pekerjaan. Sasaran inilah yang ingin dicapai, sehingga apa yang ditargetkan bisa direalisasikan dengan baik. Seperti tahun 2016 lalu, alumni yang sudah melakoni bisnis terdata 11,3 persen dari 602 yang diwisuda. Tahun 2017 ini diharapkan lebih banyak lagi
mahasiswa yang melakoni bisnis sesuai target 15 persen. ‘’Walaupun Menteri Pariwisata menargetkan 10 persen, kami tetap mengharapkan bisa lebih besar lagi,’’ katanya. Ketua Panitia Anindya Ambara Putri pada kesempatan tersebut mengharapkan kegiatan ini bisa menjadi pembelajaran bagi mahasiswa STP Bali untuk menyelenggarakan kegiatan talkshow bertaraf nasional. Acara ini diikuti 1.500 mahasiswa dari lingkungan STP Bali dan 300 mahasiswa dari universitas lain. (ad836)
TALKSHOW – Suasana Talkshow Nasional yang diadakan STP Bali di aula kampus setempat, Jumat (11/8) kemarin.
Targetkan Peningkatan Mutu
Stikes Wira Medika Adakan Pelatihan Calon Auditor Internal KOMITEMEN besar pengelola Stikes Wira Medika Bali dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikannya adalah dengan menetapkan seluruh tujuan kegiatan berbasis mutu. Tidak ada nilai tawar lagi yang bisa menurunkan standar pengelolaan selain mutu. Implementasinya salah satunya dengan mengadakan Pelatihan Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi Akademik dan Non-Akademik serta mencetak tenaga atau SDM calon auditor internal. Pelatihan dilaksanakan 1-3 Agustus 2017, dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Nyoman Sadra Darmawan, M.S., Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana sekaligus fasilitator Penjamin Mutu Kemenristek Dikti dan Dr. I Wayan Suardana, S.ST.Par., M.Par., salah seorang dari Tim Penjamin Mutu Unud. Kegiatan pelatihan diikuti 20 orang peserta calon auditor muda dari seluruh bagian struktur di institusi, meliputi Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan, D-3 Analis Kesehatan, D-3 Perekam dan Informasi Kesehatan, Bagian Administrasi
Akademik dan Kemahasiswaan serta Bagian Umum yang diwakili unsur kepegawaian. Pelatihan dibidani oleh Silvia Ni Nyoman Sintari, S.Kep., Ns., Ketua Lembaga Penjamin Mutu Internal Stikes, dan dibuka resmi oleh Ketua Stikes Wira Medika PPNI Bali Drs. I Dewa Agung Ketut Sudarsana. Hadir Ketua Yayasan Samodra Ilmu Cendekia Bali Dr. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. Tujuan digelarnya pelatihan ini adalah untuk mencetak auditor baru dari bidang akademik dan nonakademik dalam rangka menjalankan kebijakan melaksanakan evaluasi standar mutu, memahami teori audit mutu internal, memahami teori perencanaan dan pelaksanaan audit mutu internal, mengidentifikasi dokumen dan penyusunan standar audit, melakukan audit internal dan menyusun laporan audit. Pada hari pertama agenda diisi pemberian materi teori audit mutu internal oleh Prof. Dr. Nyoman Sadra Darmawan, M.S. Sesi berikutnya adalah materi teori perencanaan, pelaksanaan audit mutu internal oleh Dr. I Wayan Suardana, S.ST.
PESERTA – Peserta pelatihan audit mutu internal perguruan tinggi akademik dan nonakademik yang diadakan Stikes Wira Medika Bali.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Par., M.Pah. Pada hari kedua peserta dibagi menjadi beberapa kelompok auditor untuk melaksanakan praktik audit. Tugas dalam praktik ini adalah mencocokkan kesesuaian buku standar SPMI Lembaga Penjaminan Mutu Internal Stikes Wira Medika PPNI Bali dan memenuhi Standar Nasional (SN) Pendidikan Tinggi di setiap unit kerja yang ada. Kelompok–kelompok auditor tersebut mencatat semua hal yang ditemukan dalam Peningkatan Temuan Koreksi (PTK) yang kemudian digunakan sebagai referensi yang akan disampaikan dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), pada rapat RTM tersebut Peningkatan Temuan Korekasi tersebut diverifikasi oleh unit kerja yang diaudit (auditee) untuk persamaan persepsi antara temuan dan standar yang di akhir rapat ditandatangani oleh auditor dan auditee sebagai bentuk tindak lanjut. Pada hari terakhir dilaksanakan evaluasi praktik audit menghadirkan auditee sekaligus penyamaaf persepsi Prof. Darmawan selaku ketua tim pemateri memberikan kesimpulan yang sangat positif atas jalannya pelatihan. Seluruh peserta audit aktif berdiskusi hebat dengan teraudit dalam sesi evaluasi. Di akhir acara diumumkan kelulusan bagi seluruh peserta. Pelatihan Audit Mutu Internal Perguruan Tinggi Akademik dan Non-Akademik ini diharapkan mampu mencetak calon–calon auditor dan terciptanya budaya mutu di unit–unit kerja dan lembaga yang ada di Stikes Wira Medika PPNI Bali. Penutupan pelatihan secara resmi kembali dilaksanakan oleh Ketua Stikes Wira Medika disertai pemberian kenangkenangan kepada narasumber serta penandatanganan dan penyerahan sertifikat bagi peserta. (bns1)
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
daerah
5
Anggota Sabhara Dilatih Menembak Denpasar (Bali Post) Agar lebih lihai, 190 anggota Direktorat Sabhara Polda Bali dilatih menembak di Lapangan Tembak Tohpati, Denpasar Timur. Hal itu dilakukan supaya saat melaksanakan tugas di lapangan mampu bergerak cepat, tanggap, profesional, sesuai prosedur dan tidak ragu-ragu dalam bertindak. ‘’Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 8 sampai 9 Agustus 2017. Pesertanya bintara remaja,’’ kata Kabag Binops Direktorat Sabhara Polda Bali AKBP I Nyoman Wija, Jumat (11/8) kemarin. Para bintara remaja yang baru selesai mengikuti pendidikan ini dan ditugaskan di Dit. Sabhara, diberikan pelatihan secara khusus tentang fungsi teknis kepolisian di bidang Sabhara. Dari rangkaian pelatihan yang dijadwalkan, salah satunya adalah latihan menembak. Untuk menambah kemahiran menembak, para bintara remaja dilatih instruktur dari Satuan Brimob dan Dit. Sabhara yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidang menembak. Materi yang diberikan tentang cara pengamanan senjata api, pengenalan senjata V2 dan teknik menembak. ‘’Setelah mendapatkan materi, mereka dilatih menembak dengan posisi jongkok dan tiarap. Masing-masing personel diberikan 10 peluru tajam untuk menembak sasaran,’’ terang Nyoman Wija. (kmb36) Bali Post/win
FOTO BERSAMA - Dharma Upapathi PHDI Bali Ida Pedanda Wayahan Wanasari, Ketua PHDI Bali I G.N. Sudiana dan Sekretaris PHDI Bali Putu Wirata Dwikora berfoto bersama Konsul Jenderal RRC Hu Yinquan di Gedung PHDI Bali.
Konjen RRC Kunjungi PHDI Bali
Cina Bangun Taman Budaya Tradisional Bali Bali Post/ist
LATIHAN - Anggota Direktorat Sabhara Polda Bali dilatih menembak di Lapangan Tembak Tohpati, Denpasar Timur.
Bali Zoo Terima Penghargaan Lembaga Konservasi Terbaik BALI Zoo menerima penghargaan sebagai Lembaga Konservasi Terbaik di Indonesia 2017 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, pada 10 Agustus 2017. Penghargaan diserahkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya yang diterima Agung Santosa, Bali Zoo Representative Director of Legal and General Affair. Dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional, Bali Zoo meraih penghargaan sebagai Lembaga Konservasi Terbaik Tahun 2017 karena berperan aktif dalam konservasi satwa liar melalui keberhasilan pengembangbiakan serta rutin melakukan pelepasliaran berbagai satwa langka. Beberapa satwa langka yang sudah berhasil dikembangbiakkan adalah owa Jawa, jalak Bali, binturong, harimau Benggala dan beragam satwa lainnya. Adapun pelepasliaran yang sudah dilakukan antara lain 10 landak di daerah Tabanan, penyu di daerah Saba, Gianyar, dan rusa di Taman Nasional Bali Barat. Sesuai dengan tagline Love, Conserve, Share, Bali Zoo akan selalu berusaha menjaga komitmen memberikan yang terbaik dalam bidang konservasi yang diimplementasikan dalam pengembangbiakan satwa dan pelepasliaran. ‘’Bali Zoo sangat berterima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan yang kami peroleh merupakan suatu kebanggaan dan tantangan bagi kami untuk terus konsisten memberikan yang terbaik bagi konservasi satwa,’’ katanya. Menurutnya, pencapaian ini merupakan wujud dari komitmen dan kerja keras seluruh karyawan Bali Zoo yang selalu bekerja berdasarkan kecintaan terhadap satwa yang dimiliki, sehingga bisa menjadi Lembaga Konservasi Terbaik di Indonesia. ‘’Tak kalah pentingnya dukungan masyarakat setempat dalam hal ini terkait berbagai jenis pakan satwa yang disuplai dari desa adat,’’ ujar Agung Santosa. (bns)
Denpasar (Bali Post) Konsul Jenderal RRC (Republik Rakyat Cina) Hu Yinquan didampingi Wakil Konsul Qin Weifen berkunjung ke Kantor Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali, Jumat (11/8) kemarin. Mereka diterima Dharma Upapathi Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari, Ketua PHDI Bali Prof. Dr. I G.N. Sudiana, M.Si. dan Sekretaris PHDI Bali Putu Wirata Dwikora. Maksud kunjungan Konsul Jenderal RRC adalah untuk bersilaturahmi serta menawarkan kerja sama dengan generasi muda, mengingat antara Tiongkok dan Indonesia khususnya Bali, terdapat benang kultural yang sangat erat. Di antaranya dalam arsitektur, budaya bahkan agama di Bali menampakkan kuatnya akulturasi dan penyerapan budaya Cina.
Kunjungan ini juga untuk saling bertukar informasi, mengingat dalam beberapa tahun belakangan semakin banyak turis Cina ke Bali. Setiap tahun 750.000 warga Tiongkok berlibur ke Pulau Dewata dan jumlah ini akan ditingkatkan menjadi 1,5 juta. Selama bertugas di Bali, Hu Yinquan mengatakan sangat nyaman oleh keramahtamahan masyarakat,
keindahan alam dan budaya Bali, serta kemiripan budaya dalam beberapa hal dengan Cina. Kendati demikian, di Bali belum banyak pramuwisata yang bisa berbahasa Mandarin. Di samping itu, pramuwisata wisatawan Cina tidak memahami etika dan budaya lokal, sehingga kadang-kadang ada kendala. Untuk itu, pemerintah Cina melalui Konjen RRC menawarkan kursus gratis bahasa Mandarin, dengan menyiapkan akomodasi dan guru bahasa selama di Tiongkok. Sementara tiket dan konsumsi diharapkan dibiayai pihak di Bali, seperti pemerintah daerah atau pemangku kepentingan lainnya. Bila pramuwisata berbahasa Mandarin bisa ditingkatkan dari
Pembetulan Keterangan Foto TIRTAYATRA KE LOMBOK – Rombongan tirtayatra Keluarga Besar STIMI Handayani Denpasar ke Pulau Lombok dipimpin Ketua Yayasan Handayani Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. berfoto bersama di Pura Taman Mayura, Lombok.
sung sangat akrab, Konjen Hu Yinquan menginformasikan bahwa di RRC ada sekitar 100 ribu pemeluk agama Hindu. Di suatu provinsi bahkan ada komunitas Hindu dari Bali yang melestarikan kebudayaan Bali dengan penuh sukacita. Pemerintah Cina juga membangun Taman Budaya Tradisional Bali di Kota Quanzhou, provinsi di bagian selatan. Dalam peresmian nanti, pihaknya akan mengundang Pemprov Bali untuk mengirim delegasi kesenian. Ditambahkannya, semua elemen bangsa Cina dari berbagai suku, agama dan budaya, termasuk dari suku Bali hidup rukun tanpa konflik yang berarti. Di Cina juga ada Kampung Bali di Provinsi Hainan. (ad840)
Ketua PN Diminta Tingkatkan Kinerja Peluncuran RSBM Gianyar (Bali Post) Ketua Pengadilan Tinggi Bali I Ketut Gede, S.H., M.H. melantik Sukmawati S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gianyar. Pelantikan ditandai upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di ruang sidang utama Pengadilan Tinggi (PT) Bali, Denpasar, Jumat (11/8) kemarin. Sementara pejabat sebelumnya Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja dilantik sebagai Wakil Ketua PN Singaraja. Saat bersamaan dilantik I Putu Gede Astawa, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua PN Gianyar, sebagai Ketua PN Semarapura menggantikan I Wayan Sukradana, S.H., M.H. Acara serah terima jabatan Ketua PN Gianyar dan Ketua PN Semarapura disaksikan antara lain Ketua PT Bali I Ketut Gede, Wakil Ketua PT Bali Sutoyo, para hakim tinggi PT Bali, Ketua PN se-Bali dan Humas PT
Mundur Tiga Bulan
Bali Post/kmb35
SERTIJAB - Sukmawati (tengah) menandatangani sertijab sebagai Ketua Pengadilan Negeri Gianyar. Bali Cokorda Rai Suamba. Ketua PT Bali I Ketut Gede dalam sambutannya mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik agar terus meningkatkan prestasi kinerja yang sudah
diraih. ‘’PN Gianyar dan PN Semarapura telah meraih akreditasi dengan capaian nilai A (excellent). Nilai ini harus terus dipertahankan. Jangan sampai turun,’’ ucapnya. (kmb35)
Kapal Pengangkut Beras Nyaris Tenggelam
PENGHARGAAN – Bali Zoo mendapat penghargaan sebagai Lembaga Konservasi Terbaik di Indonesia 2017 di Situbondo.
generasi muda Bali, pramuwisata Cina bisa mendapat informasi yang lebih tepat tentang budaya Bali. Ketua PHDI Bali I G.N. Sudiana menyambut baik tawaran tersebut serta segera menindaklanjutinya setelah ada surat resmi dari pemerintah RRC dan menginformasikannya kepada generasi muda Bali. ‘’Mengingat jutaan kunjungan per tahun, pasti dibutuhkan lebih banyak pramuwisata Bali yang bisa berbahasa Mandarin. PHDI dan pemangku kepentingan lain sudah menyiapkan serta melatih 10.000 pramuwisata berbahasa Mandarin untuk melayani wisatawan Cina yang terus meningkat,’’ ujarnya. Dalam dialog yang berlang-
Banyuwangi (Bali Post) Pengiriman beras Bulog sebanyak 2.750 ton dari Banyuwangi, Jawa Timur, ke wilayah NTT terganggu. Pemicunya, Kapal Bahtera Sejati pengangkut beras tersebut nyaris tenggelam di perairan Tanjungwangi, Banyuwangi. Setelah empat hari terjebak di air, kapal sarat muatan itu mulai dievakuasi, Rabu (9/8) lalu. Beras yang dimuat dibongkar, dialihkan ke kapal Bahari II. Insiden ini diduga akibat lambung kapal bocor yang membuat air merembes ke dalam. Badan kapal miring sekitar 7 derajat, namun berhasil diselamatkan, sehingga tak sampai karam. ‘’Kejadiannya mulai Sabtu (5/8) lalu. Kami baru bisa evakuasi muatannya Rabu siang,’’ kata Djatmiko, Kasi
Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi, Banyuwangi. Saat kejadian kapal hendak berlayar menuju NTT. Begitu lepas dari pelabuhan, badan kapal miring. Karena kondisinya membahayakan akhirnya kapal dikandaskan di belakang markas Satpolair Banyuwangi. Sejatinya kondisi kapal cukup baik, tetapi saat berangkat mendadak miring. ‘’Kami evakuasi berasnya ke Kapal Bahari II. Kebetulan cuaca cukup baik,’’ jelasnya. Akan tetapi muatan beras tak bisa dievakuasi total, sebab kapasitas Kapal Bahari II hanya 1.750 ton. Setelah evakuasi muatan beras, kapal akan dievakuasi juga. ‘’Setelah itu akan dilihat kon-
disinya dan apa pemicu kebocoran,’’ jelasnya. Djatmiko membantah kapal dalam kondisi kelebihan muatan. Menurutnya, muatannya jauh di bawah kapasitas dan kapal itu baru pertama kali berlayar dari Banyuwangi. Wakil Kepala Perum Bulog Sub Divre Banyuwangi Isha Wiyono membenarkan beras yang nyaris karam adalah milik Bulog. Sedianya beras itu akan dikirim ke tiga pelabuhan di NTT, masing-masing Ruteng 1.000 ton, Labuanbajo 1.000 ton dan Waikabubak 750 ton. ‘’Ini statusnya beras Bulog, bukan subsidi. Nantinya ditampung di gudang Bulog setempat. Pengiriman beras itu merupakan kegiatan rutin dari Banyuwangi yang surplus beras hingga 70.000 ton, sehingga harus dibawa ke NTT. (kmb30)
Denpasar (Bali Post) – RSUD Bali Mandara (RSBM) batal diluncurkan pada perayaan Hari Jadi ke-59 Provinsi Bali, 14 Agustus lusa. Launching terpaksa diundur hingga tiga bulan ke depan lantaran ruang operasi belum siap. ‘’Mundur tiga bulan menjadi November. Mohon doanya agar tidak meleset lagi,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya saat dikonfirmasi di Denpasar, Jumat (11/8) kemarin. Ia mengaku tidak ingin setengah-setengah dalam membuka RSBM, mengingat ruang operasi sampai saat ini masih dalam proses pembangunan. Ditambah lagi pemenang tender untuk interior rumah sakit baru diputuskan Juli lalu. Dengan kata lain, interior pun masih dalam proses pengerjaan. ‘’Masak rumah sakit tipe B hanya bisa rawat jalan? Jadi, lebih baik telat daripada grasa-grusu. Ini kan menyangkut jiwa manusia, kita tidak boleh main-main. Alasan diundur semata-mata untuk memberikan yang terbaik,’’ jelasnya. Suarjaya menambahkan, membangun sebuah rumah sakit terbilang kompleks. Tidak hanya menyangkut masalah pembangunan tetapi juga membeli alat kesehatan. Pembelian alat kesehatan harus mengikuti prosedur harga dan tidak semuanya bisa dibeli lewat e-catalog. Ada yang harus dibeli dengan tender terbuka, sehingga memerlukan waktu. ‘’Ini memerlukan waktu karena ada spec-nya. Proses tender memerlukan waktu masuk ke ULP satu setengah bulan. Pemenang dan pengerjaan dua sampai tiga bulan,’’ paparnya. (kmb32) KOMANDO DAERAH MILITER IX/UDAYANA AJUDAN JENDERAL
PENGUMUMAN DIBUKA PENDAFTARAN CALON BINTARA PRAJURIT KARIER TNI AD TA 2017 1. Persyaratan Umum: a. WNI Pria/Wanita, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; b. Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945; c. Berumur sekurang-kurangnya 19 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 29 September 2017; d. Berkelakuan baik yang dinyatakan dengan SKCK dari Polres setempat; e. Lulusan SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi dengan nilai yang telah ditentukan; f. Belum pernah nikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama dan 2 tahun setelah dilantik menjadi Prajurit; g. Berbadan sehat (Jasmani dan Rohani) bebas narkoba tidak berkaca mata tidak bertato/ bekas tato dan tidak ditindik telinganya atau anggota badan lainnya; dan h. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku. 2. Pendaftaran secara online melalui website penerimaan Prajurit TNI di alamat http://ad.rekrutmen-tni.mil.id mulai tanggal 1 Februari s.d. 27 Agustus 2017 bagi Caba PK Reguler dan sumber pulau terluar/ perbatasan/ pedalaman, 3 Juli s.d. 11 Agustus bagi Caba PK Unggulan dan Atlet. Selama mengikuti kegiatan penerimaan, terhadap para calon Tidak dipungut biaya apapun dan bebas KKN. KETERANGAN LEBIH LENGKAP DAPAT DIPEROLEH DI http://rekrutmen-tni.mil.id atau AJENDAM IX/ UDAYANA JLN. PB. SUDIRMAN DENPASAR Denpasar 7 Agustus 2017
G.00000012-peng
OPINI
6
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Pola Pembangunan Didasari Kesepakatan BEBERAPA waktu lalu secara gencar lembaga legislatif, baik DPR maupun DPD datang ke kampus-kampus di berbagai tempat di Indonesia. Mereka berdiskusi apakah GBHN seperti yang pernah dipraktikkan pada zaman Orde Baru, perlu dihidupkan lagi. Di samping ke kampus, lembaga ini juga melakukan diskusi kelompok dengan berbagai elemen masyarakat untuk menyerap aspirasi tentang pola pembangunan Indonesia. Dilibatkannya seluruh komponen masyarakat, bukan sekadar mahasiswa, ini menandakan bahwa kita memang memerlukan sebuah road map penting untuk pembangunan. Sekaligus juga secara politik pemerintah menyadari bahwa ada yang tidak beres tentang pembangunan Indonesia saat ini. Kalau kita lihat dengan cara yang lebih sederhana, fenomena ini seharusnya dapat dijawab oleh mereka yang tergolong generasi baby bommers dan generasi X, mereka yang lahir dekade enam puluhan dan tujuh puluhan. Sejak mereka belajar di sekolah dasar sampai sekarang, yang notabene telah berlangsung lebih dari setengah abad, Indonesia selalu tergolong sebagai negara berkembang. Minimal kata-kata sebagai negara sedang berkembang tersebut masih terpakai sampai sekarang. Ini menjadi bukti bahasa bahwa kita masih belum beranjak sejak dekade enam puluhan. Kalau dibandingkan dengan negara-negara tetangga, mungkin kita boleh dikatakan selalu lambat. Parameter yang sering juga dipakai keberhasilan pembangunan adalah prestasi olahraga. Di Asia Tenggara, Indonesia kerap tertinggal di bidang olahraga. Padahal, prestasi olahraga memperlihatkan bagaimana pemerintah memelihara asupan gizi masyarakat, waktu luang untuk melakukan olah fisik, konsentrasi, keseriusan, sampai dengan penghargaan kepada olahragawan. Pada bidang keamanan, boleh dikatakan kita sekarang jauh mundur dibanding dekadedekade sebelumnya. Dekade tujuh puluhan tidak akan ada berani oknum-oknum yang meledakkan diri dengan bom yang dicap dengan teroris. Tidak ada saling rebut pengaruh antara legislatif dan eksekutif. Dalam hal ini harus kita akui Orde Baru lebih berhasil, bagaimanapun metode yang mereka pakai pada saat itu. Orde Baru juga mempunyai sistemastika pembangunan yang bagus, yaitu Pelita dan GBHN. Dengan demikian, kalau kita kaitkan dengan konteks di atas, maka langkah legislatif melakukan pendekatan ke kampus-kampus dan daerah untuk menyerap aspirasi pembangunan, memang kelihatan sebagai upaya politis untuk membuat konsep tentang pembangunan tersebut. Mungkin ada unsur ragu-ragu atau malu-malu untuk meniru Orde Baru. Dalam hal ini tidak usah kita ragu mencontoh yang baik kalau memang itu diperlukan untuk negara. Sudah sangat jelas bahwa Indonesia memerlukan arah pembangunan yang jelas untuk mengejar citacita sebagai masyarakat adil dan makmur. Itu harus mendapatkan kesepakatan secara nasional, baik politik maupun sosial. Artinya, setelah pola pembangunan tersebut dibuat, harus ada kesepakatan seluruh komponen bahwa pola itu tidak boleh dilanggar. Dan siapa pun pemerintah yang menjalankan pemerintahan berikutnya mempunyai kewajiban, tugas dan tanggung jawab untuk melanjutkan amanah rakyat terhadap pembangunan tersebut. Dengan cara itu kita akan segera dapat beranjak menuju masyarakat maju, bukan terus-terusan sebagai negara berkembang. Seluruh komponen negara sekarang, terutama politisi, mesti belajar untuk menaati pola pembangunan tersebut. Titik berat harus diberikan kepada politisi karena mereka-mereka inilah yang suka sekali mengutak-atik pembangunan, terutama prosesnya. Korupsi yang terjadi pada proyek pembangunan, banyak melibatkan politisi. Bahkan mereka yang ada di Senayan. Inilah tugas Indonesia ke depan. Kita harus sadar bahwa pembangunan negara harus sistematis dan semua pihak harus menyetujui hal itu, kemudian melaksanakannya.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Dirgahayu Hari Kemerdekaan RI
Dalam menyambut Hari Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-72, sekaligus guna memperingati hari jadi Klub Sepak Bola Putra Angkasa Kapal Mengwi, Badung yang berdiri sejak tanggal 16 Agustus 1966, akan dilaksanakan berbagai kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Bumi Pusaka (Lapangan Putra Angkasa Kapal. Pembukaan Porseni Kelurahan Kapal juga digelar bersamaan. Selain lomba senam antarbanjar juga akan digelar pertandingan sepak bola, jalan santai, lomba layang-layang, panjat pinang, pengobatan gratis, senam massal bagi manula serta malam hiburan, barongsai naga langit dan tarian-tarian lainnya. Kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh semeton Made Kapung dan Bupati Badung. Khusus lomba layang-layang dikordinir oleh Debi, sedangkan senam dipimpin oleh Made Kerti (UD Sudana) Ketua Lansia Kelurahan Kapal. Ketua Putra Angkasa Kapal Made Sucipta Rokana berharap agar semua potensi masyarakat Kapal, ikut terlibat dan ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut baik para pelajar, karang taruna, PKK, mudamudi, lansia, serta masyarakat luas. I Gede Mertana Br.Muncan, Kapal, Badung
Berbagai Tantangan Pembangunan Dasar di Indonesia Setelah masalah beras yang dipermainkan kualitasnya oleh elite ekonomi, lalu kelangkaan garam. Kemudian dilanjutkan dengan korupsi dana desa oleh pejabat politik, dan kini yang jadi persoalan adalah nelayan. Banyak nelayan yang disebutkan resah karena tidak dibolehkan memakai jaring cantrang. Oleh pemerintah jaring ini dipandang mampu “menyapu’’ dasar perairan sehingga merusak lingkungan. Jaring pengganti yang diterima nelayan tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga mengurangi penghasilan. Ini tentunya dapat meresahkan nelayan dan mengurangi penghasilan di laut. Padahal, Indonesia adalah negara kepulauan yang sudah pasti mempunyai potensi besar di laut.
Oleh GPB Suka Arjawa pabila dilihat secara keseluruhan, maka fenomena yang ditunjukkan di atas sangat jelas memperlihatkan adanya problem pada akar rumput. Beras jelas produksi akar rumput karena petani padi menjadi mayoritas masyarakat Indonesia. Garam juga demikian. Petani garam banyak digarap oleh rakyat jelata. Sedangkan desa, merupakan basis sosial dari masyarakat Indonesia. Sudah menjadi bukti nyata bahwa jarang ada perkampungan nelayan terlihat sebagai perkampungan modern. Mereka kebanyakan hidup berkelompok dan dengan kondisi rumah yang seragam dan kurang terawat. Dalam studi-studi pembangunan nasional di negara-negara berkembang, ada beberapa cara untuk menegakkan kebijakan untuk mencapai tujuan persama. Yang pertama adalah perencanaan pembangunan berbasis pada dasar sumber daya negara bersangkutan. Kedua, meningkatkan kemampuan pengelolaan sumber daya serta mengenal sumber daya yang dimiliki. Ketiga, memberantas segala macam penyimpangan
A
dengan ketegasan aparat hukum. Keempat, pemerintah yang kuat demi menjamin stabilitas sosial dan politik. Orientasi ini bukan merupakan pemikiran-pemikiran Barat murni, tetapi memang cocok untuk pembangunan negara berkembang. Faktor kelima, mungkin dapat dimasukkan budaya karena akan menjadi pembimbing pembangunan negara. Namun, pendekatan budaya sering mengecoh karena tidak seluruh budaya mampu memberikan dukungan. Budaya malas, konflik, saling suap dan sejenisnya tidak akan mungkin mampu memberikan sumbangan pembangunan. Malah, budaya seperti ini harus diperbaiki dan diberantas. Dengan konteks demikian, maka secara teoritis Indonesia telah mempunyai cara pandang yang hampir sama dengan pandanganpandangan di atas. Hanya, pelaksanaan dan implementasinya tidak dapat dilakukan dengan baik dan kontinu. Proyek Pelita (Pembangunan Lima Tahun) ditopang oleh garis-garis besar haluan negara (GBHN) yang diciptakan Orde Baru, merupakan metode tepat dan sistematis pembangunan berkelanjutan Indonesia.
Sistematika tersebut mempunyai perlindungan kuat karena tercantum dalam ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat, konstitusional dan berbasis sumber daya dasar, yaitu pertanian. Seharusnya Pelita, GBHN, dan Pancasila plus Bhinneka Tunggal Ika menjadi kombinasi harmonis yang maampu menjamin kelangsungan pembangunan nasional. Seharusnya juga ini menjadi kesepakatan nasional baik politik maupun sosial bagi pemerintah-pemerintah untuk membangun Indonesia. Akan tetapi, seperti yang kita ketahui, proyek Pelita yang sebagai sebuah gagasan teoretik bagus, justru gagal di tingkat implementasi karena masalah-masalah politik dan dominasi. Artinya, pelaku kebijakan itu kebanyakan pada elite pemerintah dan partai politik, tidak menyertakan pendapat rakyat. Selanjutnya, soal pemberdayaan sumber daya, telah juga dilakukan. Pada zaman Orde Baru, itu terlihat dari upaya memberikan kesehatan dasar kepada masyarakat dengan mendirikan puskesmas dan sekolah dasar inpres. Juga kredit untuk petani yang mengembangkan
hasil pertaniannya. Pada masa kepresidenan pascareformasi sampai dengan Susilo Bambang Yudhoyono, upaya ini tenggelam karena masalah politik dan konsolidasi. Hal itu mulai kelihatan lagi pada zaman ini termasuk tol laut dan prioritas pembangunan Indonesia di bagian timur. Pilihan untuk membangun di wilayah Indonesia bagian timur, merupakan pilihan tepat karena daerah inilah yang sesungguhnya mengandung potensi sumber daya alam. Yang menjadi tantangan kemudian pada era ini adalah pembangunan sumber daya manusia. Pembentukan sekolah kejuruan berbasis keterampilan, merupakan pilihan yang baik karena akan mampu menyadarkan manusia akan keterampilan yang dimiliki. Membentuk perguruan tinggi yang berbasisi vokasi (lebih pada keterampilan), seharusnyaa mendapat perhatian dan digenjot karena ini sangat berguna bagi negara berkembang. Hampir seluruh pemerintahan di Indonesia mencoba menjalankan politik pemberantasan penyimpangan. Di zaman Orde Baru apa yang disebut dengan opstib (operasi tertib) merupakan upaya pemberantasan berbagai penyimpanan keuangan negara. Pasca-Orde Baru, operasi “pemburuan” dan pemberantasan korupsi telah dilakukan, dengan puncaknya adalah pembentukan lembaga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Akan tetapi, harus diakui bahwa upaya ini selalu mengalami tantangan besar karena berbenturan dengan budaya sosial (saling tolong, saling memberi) yang kemudian menjadi semacam legitimasi sosial untuk melakukan tindakan penyimpangan, meski kecil-kecilan. Kerugian
Persoalan Beras dan Ketidakberdayaan Bulog Ketidakprofesionalan pemerintah dalam mengelola komoditas pokok, terutama beras bagi masyarakat belakangan ini kembali mencuat ke publik. Bermula dari penggerebekan gudang beras PT Indo Beras Unggul (IBU), pemerintah dalam hal ini Satuan Tugas (Satgas) Pangan malah memberikan keterangan yang cenderung berubahubah terkait motif penggerebekan itu. Awal mulanya, PT IBU diduga mengoplos beras subsidi (beras sejahtera/rastra). Kemudian, informasinya berubah menjadi diduga mengambil bahan baku dari gabah yang disubsidi dari petani. Teranyar, dugaan pelanggaran yang dilakukan berubah lagi menjadi diduga memanipulasi kandungan beras yang tercantum dalam kemasannya. Pendek kata, konsumen dianggap paling dirugikan imbas dari dugaan pidana yang dilakukan oleh PT IBU. Namun, benarkah demikian? Pertama, soal pengoplosan beras subsidi, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa sudah membantah bahwa beras yang dijual PT IBU bukan merupakan beras bersubsidi. Kedua, soal penggunaan bahan baku dari gabah bersubsidi. Kita mafhum bahwa saat ini belum memiliki regulasi mengenai gabah subsidi, yang ada hanya regulasi beras subsidi yang oleh masyarakat lebih dikenal dengan “rastra”. Ketiga, soal kandungan beras yang dimanipulasi, itu pun Kementerian Pertanian (Kementan) belum memiliki regulasi yang mengatur kewajiban para pelaku usaha untuk mencantumkan kandungan nilai gizi dalam kemasan. Ingat, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28/2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan, beras dikategorikan sebagai pangan segar. Yang artinya, menjadi tanggung jawab Kementan bukan Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM). Jika mau fair, kerugian konsumen terbesar
Oleh
Pangki T. Hidayat sesungguhnya ialah diakibatkan ketidakberdayaan Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam vis a vis dengan para pelaku usaha lain di tata niaga perberasan. Ketidakberdayaan Bulog, membuat Bulog tidak dapat berkembang dan rakyat pun terpaksa harus mengonsumsi beras Bulog yang sudah mafhum dikenal mempunyai kualitas kurang baik. Maka itu, kebijakan perberasan pemerintah yang membuat Bulog menjadi tidak berdaya saing perlu ditinjau ulang. Di antaranya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5/2015 dan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 27/M-DAG/5/2017. Inpres Nomor 5/2015 di antaranya mengatur mengenai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP), Gabah Kering Giling (GKG) dan beras. Besaran HPP diatur masing-masing Rp 3.750/kg untuk GKP, Rp 4.600/kg untuk GKG dan Rp 7.300/kg untuk beras. Dalam konteks itu, jika ditelisik lebih saksama dengan membandingkan harga di pasaran, HPP yang ditetapkan pemerintah untuk semua kategori tersebut dapat dikatakan kurang menarik, sehingga cenderung sulit untuk dijalankan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog). Di sisi lain, harga di pasaran GKP, GKG, dan beras sebelum Inpres tersebut diberlakukan pun sudah jauh di atas HPP yang ditetapkan oleh pemerintah. Sebagai gambaran, di periode awal panen raya tahun 2014 harga GKP di pasaran sudah menembus Rp 4.700/ kg. Sementara, di dalam Inpres 5/2015 yang diberlakukan pada 15 Maret 2015 HPP GKP yang ditetapkan pemerintah hanya Rp 3.750. Alhasil, Bulog menjadi tidak memiliki kemam-
puan untuk bersaing mendapatkan gabah maupun beras berkualitas dari petani. Kondisi serupa, termaktub pula dalam Permendag nomor 27/M-DAG/5/2017 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen. Dalam Permendag tersebut, komoditas beras dipukul rata dengan harga acuan penjualan sebesar Rp 9.500/kg. Tentu sangat tidak masuk akal, karena pada dasarnya beras mempunyai beberapa kategori, di antaranya premium, medium I, medium II, dan medium III. Dalam konteks ini, lagi-lagi Bulog harus memeras otak agar disparitas harga beras yang relatif sedikit antara pembelian (HPP beras) dengan penjualan ke konsumen tetap dapat mencukupi biaya operasionalnya. Dari perspektif petani, dengan membebaskan HPP (GKP, GKG, beras) oleh Bulog, kesejahteraan petani tentu menjadi lebih terjamin. Karena, persaingan yang sehat tentu akan menciptakan harga yang kompetitif. Selain itu, harga pembelian yang kompetitif akan dengan sendirinya meminimalisasi keuntungan yang bisa diperoleh para pelaku usaha. Sebab, harga akhir penjualan yang menentukan nantinya adalah murni mekanisme pasar (supply and demand). Jadi, pada gilirannya akan tercipta keadilan sosial-ekonomi terkait tata niaga beras bagi petani, pelaku usaha (termasuk Bulog) dan konsumen. Tidak seperti saat ini, para pelaku usaha dan konsumen cenderung lebih diuntungkan daripada para petani yang notabene adalah sebagai produsen utamanya. Oleh karena itu, agar kesejahteraan petani dapat terjamin, pun dengan Bulog tidak merugi, membebaskan HPP (GKP, GKG, beras) dan penjualan beras oleh Bulog perlu dilakukan pemerintah.
negara paling banyak dan tidak kentara justru berasal dari sini. Sedangkan stabilitas politik, yang merupakan persyaratan pembangunan nasional seutuhnya, hanya dapat dilakukan secara konsisten pada masa Orde Baru. Pascarezim tersebut, stabilitas politik merupakan tantangan nasional untuk melanjutkan pembangunan. Setelah amandemen konstitusi Indonesia, ada terlihat kecenderungan lembaga legislatif dan eksekutif bersaing dan saling merebut pengaruh politik. Kembali kepada persoalan semula bahwa pembangunan Indonesia ke depan benar-benar mengalami tantangan besar karena sektor akar rumput masih belum tertangani dengan baik. Adanya korupsi dana desa dan kualitas beras yang dipermainkan oleh elite ekonomi, merupakan tanda bahwa tidak berhasilnya pemerintah melakukan penertiban dan memberantas penyimpangan terhadap komoditas paling mendasar. Padahal ini merupakan kunci dari upaya kesuksesan pembangunan nasional. Fenomena demikian ditambah lagi dengan adanya persaingan politik antarlembaga yang cukup intens sekarang, membuat pemerintah tidak fokus. Komisi Pemberatantasan Korupsi telah berupaya melakukan tindakannya maksimal. Akan tetapi pada saat yang sama justru terjadi upaya pelemahan lembaga ini dari DPR yang mengajukan hak angket. Inilah yang kemudian menjadi cermin bahwa stabilitas politik di Indonesia masih belum sepenuhnya utuh. Inilah yang menjadi tantangan pembangunan Indonesia di masa mendatang. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana
POJOK KPK benarkan saksi kunci kasus e-KTP meninggal di AS. - E-KTP makin menakutkan. *** Belasan tahun terahkir Pancasila tak dapat perhatian. - Semua asyik perkaya diri. *** Pemerintah pusat berencana hijaukan TPA Suwung. - Tahura malah disewakan.
Penulis, Direktur Eksekutif Research Center for Democratic Education. Alumnus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
ROAD BARRIER - Sejumlah pengendara melintas di dekat sebuah road barrier yang rusak di Jalan Dewi Sartika, Denpasar, Jumat (11/8) ke-
www.iklanbalipost.com
marin.
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
sabtu wage, 12 agustus 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Peran Guru BK Penting dalam Penerapan K-13 Denpasar (Bali Post) Peran guru bimbingan konseling (BK) sangat penting dalam penerapan Kurikulum 2013 (K-13). Tantangan yang harus segera diluruskan adalah seharusnya guru BK di sekolah merupakan konselor yang mendidik, bukan dianggap sebagai “polisi sekolah” atau momok yang menakutkan siswa. Wakil Sekretaris Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) Provinsi Bali Drs. Wayan Dhania, M.Pd. mengatakan Bali Post/kmb hal itu, Jumat (11/8) kemarin. Dhania Wayan Dhania menyebutkan, peran guru BK dalam implemetasi K-13 semakin penting, pasalnya di tingkat SMA sederajat penjurusan ditiadakan, diganti dengan kelompok peminatan.Menurutnya, dengan diberlakukannya kelompok peminatan, maka guru BK memiliki tugas untuk memberikan pendampingan secara intensif kepada siswa. Diharapkan, siswa dapat memilih sesuai dengan kemampuan, bakat, serta minatnya. “Dengan adanya program kelompok peminatan, maka peran dan tugas guru BK semakin besar. Karena sejak awal masuk, siswa harus diarahkan sesuai dengan bakat, minat, dan kecenderungan pilihannya,” ujar Dhania yang juga Ketua ABKIN Kota Denpasar ini. Dhania juga menegaskan, ke depan, peran dan tanggung jawab guru BK terhadap siswa SMP juga harus lebih nyata. Guru BK harus mulai mengamati dan mendampingi anak sejak kelas satu. “Harus dilihat dan dampingi, anak tersebut senang dan minat pada mata pelajaran apa. Untuk mengarahkan studi lanjutannya, ke SMA atau SMK,” kata Dhania. Dhania yang juga Kepala SMPN 4 Denpasar ini menambahkan, peran guru BK untuk memberikan pendampingan kepada siswa yang mengalami krisis sangat diperlukan. Guru BK diharapkan mampu membaca situasi di mana siswa yang sebelumnya berperilaku kompeten dan efisien tiba-tiba menjadi tidak teratur, depresi, hiperaktif, bingung, atau histeris. Oleh karena itu, guru BK diharapkan mampu mendukung guru, orangtua, dan anak-anak sendiri selama periode krisis. Ditambahkan Dhania, peran guru BK juga sangat penting dalam melakukan pembentukan karakter pada siswa. Setidaknya, guru BK-lah yang jauh lebih bisa memahami siswa lebih dari guru-guru yang lainnya, dan mampu melakukan pendekatan lebih ke arah emosional dan psikologi. Upaya membumikan nilai-nilai pendidikan karakter, dikatakan Dhania, memang membutuhkan peran dan tanggung jawab semua stakeholders, mulai dari pemerintah, orang tua siswa, pemerhati pendidikan, tokoh masyarakat maupun tokoh agama. Namun, tidak berlebihan jika melalui K-13 peran guru lebih diutamakan. (kmb)
Bali Post/wan
LOMBA – Sebanyak 88 perwakilan siswa SMP di Buleleng mengikuti lomba seni dan budaya Bali di wantilan Pura Agung Jagat Natha Singaraja, Jumat (11/8) kemarin.
Siswa SMP Ikuti Lomba Seni dan Budaya
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 88 siswa perwakilan dari 16 SMP di Buleleng mengikuti lomba seni dan budaya Bali di wantilan Pura Agung Jagat Natha Singaraja, Jumat (11/8) kemarin. Lomba ini digelar pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Buleleng yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI tahun 2017. Lomba dibuka Asisten I Made Arya Sukerta mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Ngulat tipat, cerdas cermat agama Hindu, dan mapidarta bahasa Bali dilombakan dalam ajang itu, selain lomba busana adat ke pura dan lomba nyurat aksara Bali di atas daun lontar. Ketua PHDI Buleleng Dewa Nyoman Suardana mengatakan, pesatnya perkembangan era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi (TI) belakangan ini membuat budaya luar begitu mudah diterima kalangan pelajar atau mahasiswa hingga masyarakat umum. Kondisi ini jika dibiarkan, maka akan memicu ancaman bahwa generasi muda tidak memahami atau bahkan meninggalkan warisan seni dan budaya Bali itu sendiri. Kegiatan lomba seni dan budaya Bali ini merupakan salah satu upaya untuk melindungi generasi muda agar tidak terjerumus pada budaya modern atau hal-hal negatif lainnya. Selain itu, kesadaran dan peran orangtua di rumah sangat diharapkan ikut serta memberikan pemahaman akan seni dan budaya Bali. Salah satu perilaku yang bisa diterapkan bagaimana berkomunikasi menggunakan bahasa Bali atau membimbing anak-anak dengan referensi menurut Hindu atau budaya Bali. “Kami mencoba untuk terus menumbuhkan rasa mencintai bagaimana seni dan budaya kita di Bali agar tetap lestari. Dan kalau generasi muda atau masyarakat lebih cinta budaya modern, maka warisan leluhur kita akan terkubur. Melalui lomba seperti ini, saya kira sedikit bisa melindungi jangan sampai generasi muda terjerumus ke hal-hal negatif,” katanya. (kmb38)
BATU - Kerikil untuk pemasangan batu sikat tampak dikumpulkan warga dekat batang-batang kayu kering di tepi pantai di kawasan Banjar Gumicik, Desa Ketewel, Sukawati-Gianyar. Foto diambil Selasa (8/8) lalu.
Kuota Rehabilitasi Penyalah Guna Narkoba Tidak Terpenuhi Denpasar (Bali Post) -
Kesan “terpaksa” masih melekat pada penyalah guna narkoba di Bali yang menjalani proses rehabilitasi. Pasalnya, sebagian besar dari mereka harus menjalani rehabilitasi lantaran terjaring operasi aparat. Hanya sedikit yang mau menyerahkan diri karena memang berkeinginan untuk lepas dari jeratan narkoba. Hal ini mengakibatkan kuota rehabilitasi yang disediakan untuk Pulau Dewata kerap tidak terpenuhi. “Tahun ini, kuota Bali 1.115 dan dapat tambahan orang rehabilitasi 200 orang, (tapi) baru dapat 555. Tidak bisa terpenuhi,” ungkap Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa usai mengikuti Sidang Paripurna di DPRD Bali, Jumat (11/8) kemarin. Namun kini, lanjut Suastawa, sudah ada angin segar dengan diajukannya ranperda tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika oleh Pemprov ke DPRD Bali. Sebab, ranperda antara lain mengandung unsur penyadaran agar masyarakat ikut mendorong penyalah guna untuk direhabilitasi. Termasuk di dalamnya ada penguatan RSUD dan puskesmas sebagai Instansi
Penerima Wajib Lapor (IPWL). IPWL sendiri merupakan solusi bagi korban narkotika untuk diobati, bukan dipidana. “Penyalah guna didorong untuk melaporkan diri. Jangan hanya ditangkap, dioperasi bersih di tempat hiburan malam. Jadi, seolah terpaksa melakukan rehabilitasi,” imbuhnya. Sejalan dengan itu, Suastawa mengatakan Bali juga harus menambah satu tempat rehabilitasi yang representatif. Idealnya dengan kapasitas yang mampu menampung hingga 500 orang. Tempat rehabilitasi membutuhkan personel seperti dokter, perawat, psikolog, konselor, serta tenaga administrasi sekitar 200 orang. Begitu juga alat-alat medis seperti alat peraga untuk terapi.
“Pertama, personel dari gubernur dan BNN pusat berharap diisi orang lokal di tingkat operasional karena dia mengetahui karakter, tipologi orang yang direhab, dan dekat dengan rumah. Jadi, tidak perlu lagi rumah negara dan membuka lapangan pekerjaan juga di Bali,” jelasnya. Suastawa menambahkan, upaya pencegahan dalam ranperda juga cukup dominan selain masalah rehabilitasi. Ranperda akan menjadi dasar hukum bagi pemprov untuk memberikan program-program bagi BNNP Bali. Baik itu berupa kegiatan maupun berupa anggaran. Mengingat selama ini, BNNP hanya menerima hibah berupa mobil. Sedangkan dana pencegahan yang diterima
sangat rendah. “Kemudian, ada partisipasi masyarakat,” tandasnya. Sementara itu, seluruh fraksi di DPRD Bali kemarin memberikan pandangan umum terkait ranperda tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika. Terkait partisipasi masyarakat, saran Fraksi PDI-P agar mengikutsertakan keluarga. Anggota Fraksi PDI-P I Ketut Mandia beralasan ada banyak penelitian telah menunjukkan bahwa sikap orangtua memegang peranan penting dalam membentuk keyakinan akan penggunaan narkoba pada anak-anak. “Strategi untuk mengubah sikap keluarga terhadap penggunaan narkoba termasuk memperbaiki pola asuh orang tua dalam rangka menciptakan komunikasi dan lingkungan yang lebih baik di rumah,” ujarnya. Dalam rangka pemberantasan narkotika, anggota Fraksi Panca Bayu, Made Arini, meminta pemda agar memberikan tindakan hukum tetap pada
beberapa lokasi hiburan malam yang telah ditutup saat razia lintas instansi. “Hal ini dimaksudkan untuk memberikan efek jera bagi pengusaha hiburan malam yang terkena sanksi sekaligus contoh bagi pengusaha lain agar melarang peredaran dan penggunaan narkoba,” jelasnya. Anggota Fraksi Demokrat, Utami Dwi Suryadi, menyarankan agar banjar adat dan desa pakraman ikut dilibatkan dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pararem ataupun awig-awig. Anggota Fraksi Golkar, I Nyoman Wirya, mengusulkan adanya tambahan kurikulum terkait pencegahan penyalahgunaan narkotika di sekolahsekolah. Terakhir, anggota Fraksi Gerindra, Bagus Suwirta Wirawan, memberi saran agar kampanye tentang bahaya narkoba juga digencarkan di media online. “Agar masyarakat semakin melek, terutama anak-anak muda sebagai generasi penerus,” jelasnya. (kmb32)
DAU Jadi Biang Kerok
Rencana Bangun SMK Terancam Batal Denpasar (Bali Post) Rencana Pemprov Bali membangun SMK Bali Mandara di Karangasem terancam batal. Padahal, sudah ada lahan yang disiapkan untuk pembangunan SMK di daerah Kubu. Realisasi Dana Alokasi Umum (DAU) yang tidak sesuai harapan, menjadi biang keroknya. “DAU dengan pelimpahan SMA/SMK ke provinsi itu belum sesuai, masih kurang terutama kan pada gaji pegawai.
Bali Post/kmb38
7
Belum lagi kita menambah tunjangan guru. Tetapi tanpa tunjangan pun dengan dana anggaran yang dilimpahkan itu, DAU masih kurang kita terima,” ujar Ketua Pansus RAPBD-P 2017 DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana yang dikonfirmasi, Jumat (11/8) kemarin. Imbasnya, lanjut Kariyasa, kekurangan untuk gaji pegawai akhirnya dibayarkan dari APBD provinsi. Hal ini tentu saja mengganggu pro-
gram-program yang sudah dirintis Pemprov Bali. Salah satunya rencana pembangunan SMK Bali Mandara di Karangasem yang terancam batal. “Sebenarnya, rencana tahun ini dibangun karena lahan sudah ada. Ini masih kita lihat nanti fiskalnya,” jelas politisi PDI-P ini. Masalah DAU juga disoroti secara khusus oleh Fraksi PDI-P di DPRD Bali. Utamanya mengenai besaran
DAU yang direncanakan Rp 1,23 triliun lebih dalam perubahan APBD 2017. Rancangan ini mengalami penurunan Rp 76,96 miliar lebih atau 5,87 persen dari APBD Induk 2017 yang dirancang Rp 1,31 triliun lebih. “Dalam nota keuangan disampaikan bahwa penurunan ini disebabkan alokasi kurang bayar DAU tahun anggaran 2016 sudah ditransfer ke Kasda pada tahun 2016,” ujar anggota Fraksi
PDI-P, I Ketut Mandia. Terkait hal ini, Mandia mengingatkan gubernur bahwa alih kewenangan SMA/ SMK ke provinsi belum diikuti dengan pembiayaan yang dibutuhkan. Jadi, pihaknya menyarankan supaya hal ini dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. “Sehingga biaya-biaya yang dibutuhkan tidak sepenuhnya menjadi beban APBD Pemprov Bali,” jelasnya. (kmb32)
Pendidikan Karakter Diperkuat dengan Perpres Denpasar (Bali Post) – Rencana pemerintah memberlakukan kebijakan lima hari sekolah sebagai bagian program penguatan pendidikan karakter (PPK) akan tetap diberlakukan sambil menunggu terbitnya peraturan presiden (perpres) untuk menggantikan Permendikbud No. 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Regulasi Perpres tentang PPK saat ini masih terus digodok Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK), karena harus mensinkronkan dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Direktur Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Purwadi Sutanto mengatakan hal itu usai seminar Penguatan Pendidikan Karakter di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Bali, Kamis (10/8) sore. Purwadi Susanto mengemukakan, sesuai arahan Presiden, peraturan menyangkut PPK akan ditata ulang. Mengacu pada perkembangan dalam pembahasannya, Purwadi Susanto menilai bisa saja isi Perpres nantinya berbeda dengan Permendikbud nomor 23 tahun 2017 tentang Hari Sekolah yang sempat menuai pro-kontra di masyarakat. ”Dengan adanya Perpres diharapkan dapat mengatur mekanisme PPK dengan lebih kompeehensif serta diterima segenap pihak. Program PPK
sesungguhnya amanat Nawacita untuk mempersiapkan generasi emas 2045 melalui lima nilai karakter utama yakni religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas,” jelasnya. Menurut Purwadi Sutanto, selain PPK, Mendikbud juga mendapat sejumlah amanat dari Presiden yang berkaitan dengan prioritas pembangunan di bidang pendidikan, di antaranya menyangkut bantuan kepada siswa miskin, melakukan revitalisasi terhadap SMK sebagai ujung tombak mencetak peserta didik siap kerja, serta meninjau kembali kebijakan Ujian Nasional (UN). ”Untuk program Penguatan Pendidikan Karakter akan berbeda-beda di setiap jenjang pendidikannya. Untuk SD mendapat porsi 70% pendidikan karakter ditambah 30% pendidikan akademik, di SMP porsinya 60% pendidikan karakter ditambah 40% pendidikan akademik. Sementara, SMA/ SMK porsi pendidikan karakter dan pendidikan akademik berimbang masing-masing 50%,” ungkapnya. Purwadi Sutanto mengungkapkan penerapan PPK selanjutnya menyesuaikan dengan kondisi, kreativitas, serta sumber daya masing-masing sekolah. Program PPK tidak hanya mengajarkan siswa untuk mengejar nilai akademis, tetapi juga pendidikan yang berkaitan dengan olah hati, olah pikir, olah rasa, dan olah
raga. Karenanya PPK akan dintegrasikan dengan pelaksanaan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, serta ekstrakurikuler di masing-masing sekolah. Dijelaskan, kegiatan intrakurikuler merupakan mata pelajaran umum yang biasa diterima siswa. Sedangkan kegiatan kokurikuler yang mencakup kegiatan pengayaan mata pelajaran, pembimbingan seni, dan budaya
atau bentuk kegiatan lain yang mendukung penguatan karakter siswa. Untuk kegiatan ekstrakurikuler bisa dalam berbagai kegiatan menyesuaikan dengan bakat dan minat siswa. Sementara seminar Penguatan Pendidikan Karakter yang berlangsung sehari di LPMP Bali, diikuti ratusan peserta yang merupakan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di
Bali, para Pengawas Sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK, serta Kepala Sekolah model SD, SMP, SMA/SMK se-Bali. Pada sesi akhir seminar, para peserta berkesempatan melakukan dialog dengan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad, yang hadir mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. (kmb)
BANGLI
8 20 Desa Belum Amprah ADD Tahap Kedua Bangli (Bali Post) Sebanyak 48 desa dari 68 desa di Kabupaten Bangli sudah mengamprah Alokasi Dana Desa (ADD) tahap kedua. Sementara untuk Dana Desa (DD) belum bisa dilakukan pengamprahan, mengingat dana bantuan dari pusat belum ditransfer ke daerah. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Bangli I Ketut Pasek Lanang Sadia, Jumat (11/8) kemarin, mengatakan saat ini masih ada 20 desa yang belum mengajukan pengamprahan ADD tahap dua. Menurutnya, pengamprahan ADD tahap dua baru bisa dilakukan ketika desa Bali Post/nan sudah merealisasikan bantuan tahap perI Ketut Pasek Lanang Sadia tama. Sebab, syarat untuk bisa melakukan pengamprahan tahap kedua adalah wajib melaporkan realisasi bantuan tahap pertama. ‘’Kalau laporan realisasi tahap pertama tidak jelas, maka kita tidak mau menerima laporan tersebut. Dengan begitu, pengamprahan tahap kedua tidak bisa dilakukan oleh desa,’’ jelasnya. Sementara terkait Dana Desa, dia menyebut dana tersebut belum ditranfer ke daerah. Teknis pengamprahan Dana Desa pada dasarnya sama dengan ADD, yakni desa wajib menyampaikan laporan realisasi tahap pertama. ‘’Kita di daerah sifatnya menunggu transferan dana dari pusat. Ketika dana itu sudah masuk dan desa siap mengamprah sesuai dengan teknis persyaratan, nanti baru akan diberikan untuk mengamprah tahap kedua,’’ tegas Lanang Sadia. (kmb41)
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
Ragia Tinggal di Gubuk Reot Warisan Orangtua Bangli (Bali Post) Kehidupan yang dijalani Wayan Ragia (50), warga Banjar Seribatu Desa Penglumbaran, Susut sangat memprihatinkan. Selama bertahun-tahun, pria yang tak punya istri dan anak ini hidup sebatang kara di gubuk reot peninggalan orangtuanya. Untuk bertahan hidup, Ragia hanya mengandalkan penghasilan dari upah sebagai buruh di desanya. Ditemui di rumahnya, Jumat (11/8) kemarin, Ragia mengungkapkan kondisi rumah yang ditempatinya sangat tidak layak huni. Di dalam gubuk itu, dia harus tidur dan juga memasak. Gubuk yang hanya berdinding gedek dan berlantai tanah itu sudah rusak parah. Dinding berbahan gedek banyak yang sudah berlubang dan rapuh. Tak hanya itu, atap rumahnya juga sudah rusak parah bahkan nyaris roboh hingga harus disangga beberapa batang bambu. Sebagai penerangan saat malam hari, dia hanya mengandalkan satu lampu. Listrik didapatkan dengan menyam-
bung kabel nonstandar dari rumah tetangga. Untuk hidup sehari-hari, dia tak punya pekerjaan tetap. Dia hanya mengandalkan penghasilan dari upah yang didapatnya sebagai buruh potong bambu di desanya. Upah yang didapatnya pun tak lebih dari Rp 20 ribu per hari. Tak jarang, dia terpaksa tidak makan seharian. Hal itu biasanya dialaminya saat tidak ada yang mengupahnya untuk memotong bambu. Dengan kondisi ekonominya yang memprihatinkan, Ragia mengaku hanya mendapat bantuan beras sejahtera (rastra) dari pemerintah sekitar 15 kilogram per bulan. Sementara dengan kondisi rumahnya yang rusak parah, dia mengaku sulit mendapatkan bantuan bedah rumah. Penyebabnya karena dirinya tidak berkeluarga. Guna memperbaiki rumahnya, saat ini dirinya hanya bisa mengandalkan uluran tangan relawan kemanusiaan. Oleh sebuah komunitas, rencananya akan dibangunkan rumah kecil yang layak huni untuk ditempati. (kmb40)
Bali Post/ina
GUBUK REOT - Wayan Ragia duduk di gubuk reot yang selama ini ditempatinya.
Tiga Desa Belum Setor Data RTM
Bangli (Bali Post) -
Dari 68 desa di Kabupaten Bangli, tiga di antaranya belum menyetor data Rumah Tangga Miskin (RTM) ke Dinas Sosial Bangli. Data RTM diharapkan segera rampung agar pemerintah bisa menjadikannya acuan dalam penyaluran program atau bantuan. Hal itu diungkapkan Kasi Pendataan Kelembagaan Sosial dan Kemitraan Dinas Sosial Bangli Neneng Setiawati, Jumat (11/8) kemarin. Menurut Neneng, tiga desa yang belum menyetor data RTM yakni Subaya, Terunyan, dan Songan A. Terkait hal ini, pihaknya mengaku sudah intens berkomunikasi dengan pihak desa agar data RTM segera dirampungkan dan dikirim
ke Dinas Sosial. Untuk sementara, jumlah RTM yang terdata 7.900 KK. Neneng menyatakan pendataan RTM yang dilakukan di masing-masing desa sangat penting guna mengetahui jumlah pasti RTM di desa. Pasalnya, ketika akan
memberikan bantuan dari pemerintah daerah maupun pusat salah satunya rastra, data RTM sangatlah penting. Terlebih selama ini sering kali terdapat ketidaksesuaian data di pusat dengan di daerah. ‘’Dengan pendataan yang dilakukan,
WAKIL Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta melepas kegiatan gerak jalan Lintas Alam Pancasila yang diselenggarakan di DTW Abang Erawang Suter, Jumat (11/8) kemarin. Kegiatan yang diikuti 114 regu itu merupakan rangkaian peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Kegiatan itu di antaranya dihadiri Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung, Asisten III Setda Bangli Wayan Warta Megantara dan Camat Kintamani Wayan Dirgayusa. Sang Nyoman Sedana Arta pada kesempatan itu menyampaikan, pihaknya menyambut positif kegiatan ini. Apalagi pelaksanaannya lebih banyak melibatkan masyarakat umum, sehingga masyarakat bisa merasakan dan ikut ambil bagian dalam kemeriahan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten Bangli.
Sedana Arta menjelaskan, di usia Indoneia yang 72 tahun ini, Indonesia memang sudah terbebas dari penjajahan. Namun, bukan berarti sudah merdeka sepenuhnya. Sebab, bangsa ini masih harus berjuang melawan kemiskinan dan kebodohan. Oleh karenanya, melalui momentum ini, pihaknya mengajak generasi muda khsususnya di Bangli untuk bekerja keras dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif. ‘’Melalui momentum ini, kita minta generasi muda bisa bekerja keras dan bersatu memerangi kemiskinan dan kebodohan yang masih menyandera kemerdekaan bangsa kita. Isi kemerdekaan ini dengan kegiatan-kegiatan yang positif sehingga kita bisa bersanding dengan bangsa besar lainnya. Untuk itu, Pancasila harus digaungkan kembali karena kita
sadari bangsa Indonesia saat ini telah mendapat berbagai tantangan karena adanya paham-paham radikal yang mengarah kepada ketidaksesuaian dengan ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,’’ tegas Sedana Arta. Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Kapten I Wayan Lewaga mengungkapkan, gerak jalan Lintas Alam Pancasila yang mengambil start dari Desa Suter menuju Desa Buahan dan finis di Dermaga Kedisan menempuh jarak kurang lebih 2,5 kilometer. Gerak jalan mengambil tema ‘’Melalui Gerak Jalan Lintas Alam Pancasila Kita Lestarikan Lingkungan Demi Kehidupan Masa Depan Serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan Berbangsa dan Bernegara Demi Keutuhan NKRI’’. Kriteria penilaian gerak jalan Lintas Alam Pancasila
gai kekurangan yang ada. Perbaikan jangan hanya dilakukan ketika ada momen tertentu. ‘’Contohnya saat kami di Komisi II melakukan sidak pertama di tempat pemungutan tiket, sesaat setelah itu ada peningkatan kinerja. P enda patan yang diperoleh dari retribusi sempat meningkat. Tapi setelahnya, kembali kayak dulu,’’ ujarnya. Lebih lanjut Jamin juga
kembali mengingatkan soal rekomendasi yang dibuat dewan terkait penyegaran secara total terhadap petugas pungut retribusi DTW Batur, Kintamani. Jamin mengatakan, ia menaruh harapan besar terhadap pernyataan Wakil Bupati Bangli yang menyatakan akan melakukan penyegaran terhadap petugas pungut. Karena dengan itu dirinya yakin akan terjadi perubahan dan
kita bisa mengetahui secara pasti jumlah RTM yang ada di masing-masing desa,’’ katanya. Dia menjelaskan, ketika ada bantuan yang diberikan pemerintah pusat sering kali tidak sesuai dengan yang diajukan. Sebab, pemerintah pusat masih menggunakan data lama. ‘’Misalnya ada warga yang sudah mampu atau meninggal. Jadi, kalau sekarang kita mendata itu agar nanti ketika pusat dan pemkab ingin memberikan
bantuan, kita tidak lagi kebingungan mencari RTM. Tinggal memasukkan data yang sudah ada,’’ ucapnya. Lebih lanjut dikatakannya guna mempercepat proses pendataan RTM, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan pemerintah desa. Bahkan, pihaknya langsung door to door untuk melakukan pendataan. ‘’Kita harap bulan September pendataan RTM sudah selesai dilakukan,’’ katanya. (kmb41)
Wabup Sedana Arta Lepas Gerak Jalan Lintas Alam Pancasila
Bali Post/ina
PELATIHAN - Warga kurang mampu sedang mengikuti pelatihan membuat dupa.
antara lain kekompakan, yelyel dan kecepatan menyentuh garis finis. ‘’Jadi, kita mengharapkan melalui kegiatan ini kita bisa memberi warna untuk kemeriahan pelaksan-
aan HUT RI yang ke-72,’’ jelasnya sembari menambahkan, pihaknya menyediakan door prize kepada para peserta serta plakat dan piagam kepada para pemenang. (ad839)
peningkatan pendapatan dari pemungutan retribusi di Kintamani yang selama ini diduga banyak mengalami kebocoran. ‘’Dalam penataan juga demikian. Harusnya yang urgen seperti penataan Penelokan disegerakan. Apa sih yang kurangnya? Anggaran sudah ada dari PHR. Saya harapkan pemerintah ke depannya serius melakukan penataan,’’ imbuhnya. (kmb40)
Wayan Jamin
Pemkab Diminta Serius Benahi Sektor Pariwisata
Puluhan Warga Kurang Mampu Dilatih Buat Dupa
Bangli (Bali Post) Bangli (Bali Post) Puluhan warga kurang mampu dari empat kecamatan Kalangan DPRD Bangli di Bangli dilatih membuat dupa. Kegiatan ini digelar Dimenilai pemerintah belum nas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Tenaga serius membenahi sektor Kerja dan Transmigrasi Bangli. Melalui kegiatan ini, pariwisata. Hal ini lantaran warga kurang mampu diharapkan dapat memiliki ketbanyak potensi pariwisata erampilan untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus yang belum dikembangkan menekan angka pengangguran di Bangli. dengan baik, sehingga beKepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan lum ada kemajuan signifiTransmigrasi Kabupaten Bangli Dewa Gede Suparta, kan di sektor ini. Jumat (11/8) kemarin, mengatakan kegiatan pelatihan Anggota Komisi II DPRD pembuatan dupa ini dilaksanakan selama lima hari sejak Bangli Wayan Jamin, Jumat Rabu (9/8) lalu. Kegiatan dilaksanakan dengan mengam(11/8) kemarin, mengungbil tempat di belakang kantor dinas setempat. kapkan memang sudah ada Puluhan warga kurang mampu yang mendapat kemajuan di sektor paripelatihan berasal dari sepuluh desa di empat kecamatan wisata. Namun kemajuan yakni Suter, Kedisan, Buahan, Abuan, Tiga, Tamanbali, itu tidak signifikan. ‘’Kalau Pengotan, Tembuku, Peninjoan, dan Kelurahan Cemdinilai, hanya 10 sampai 15 paga. ‘’Masing-masing desa ada tiga warga yang dilatih. persen,’’ katanya. Sementara instruktur yang melatihnya, pengusaha dupa Dia menjelaskan, untuk dari Sidembunut,’’ terangnya. pembenahan pariwisata, Dikatakan Suparta, pelatihan pembuatan dupa ini DPRD Bangli selama ini sudilaksanakan untuk pertama kalinya. Pihaknya sendah cukup rutin melakukan gaja memilih pelatihan pembuatan dupa lantaran dupa evaluasi terhadap program menjadi salah satu produk yang banyak dibutuhkan dinas terkait. Di samping masyarakat Bali khususnya umat Hindu. ‘’Kita beri itu, sidak-sidak juga sudah pelatihan keterampilan yang ringan tapi menyentuh,’’ cukup rutin dilakukan. Akan ujarnya. tetapi tidak ada perubahan Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan para peseryang mencolok. ta nantinya memiliki keterampilan untuk berwirausaha. Menurut Jamin, instansi Dengan demikian, secara otomatis kesejahteraan mereka terkait harus lebih intensif bisa meningkat. ‘’Termasuk juga dapat menekan angka dalam memperbaiki berbapengangguran di masyarakat,’’ terangnya. Mengingat anggaran yang terbatas, kegiatan ini hanya PROMO SPESIAL BULAN INI bisa dilaksanakan satu kali. Ke depan, pihaknya berupa* Discount Besar Mobilio HR-V ya akan kembali melaksana* DP Ringan kan kegiatan pelatihan se* Bisa Nego sampai Deal rupa lebih dari sekali dalam setahun. ‘’Untuk tahun ini, anggaran yang kami miliki Bonus Kaca Film Vkoll &Huper Optik DP Jt DP Jt ** KTP untuk membiayai kegiatan Luar Bisa pelatihan hanya Rp 29 juta. READY STOCK : BRIO / JAZZ / BRV / CRV * Proses Kredit Mudah Ke depan, kami harapkan * Terima Tukar Tambah DP. 18 Jt / 50 Jt / 28 Jt / 50 Jt bisa mendapat anggaran lebih sehingga pelatihan bisa kami laksanakan lebih dari Anda sibuk untuk datang ke dealer, kami siap datang ke tempat anda, Telpon, Ketemu, Deal sekali,’’ jelasnya. (kmb40)
HONDA 20
LEPAS PESERTA - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat melepas peserta gerak jalan Lintas Alam Pancasila yang diselenggarakan di DTW Abang Erawang Suter, Jumat (11/8) kemarin.
47
081 337 565 872| 081 805 536 640
C.0000332-mbl
PROMO MERDEKA DAIHATSU TERMURAH & TERLENGKAP XENIA
12
SIGRA DP
DP Jt-an READY PROSES CPT & MUDAH STOCK FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR
14Jt-an
PICK-UP DP
5Jt-an
KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH
PROMO BUNGA
0%
WA. 081 999 745 123 / 0821 4505 4252
C.0000546-mbl
Bali Post/ina
GIANYAR
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
9
Hingga Awal Agustus
Bali Post/nik
DIIRINGI SENIMAN - Ketut Jata bersama Tjokorda Asmara Putra diiringi para seniman saat menuju Sekretariat KGB.
Daftar Penjaringan Bakal Calon Wabup di KGB
Jata Libatkan Puluhan Seniman
Gianyar (Bali Post) Proses pendaftaran kader Partai Demokrat Ketut Jata untuk mengikuti penjaringan bakal calon wakil bupati (wabup) di Sekretariat Koalisi Gianyar Bangkit (KGB), Jumat (11/8) kemarin berlangsung semarak. Pasalnya, Jata melibatkan puluhan seniman yang memainkan gamelan, tari kreasi serta lima Hanoman warna merah, putih, kuning, biru dan hijau. Pantauan Bali Post, ratusan simpatisan yang membawa umbul-umbul nampak berkumpul di GOR Kebo Iwa, Gianyar sekitar pukul 10.00 Wita. Dengan membawa spanduk Ketut Jata menuju Gianyar 2, mereka berjalan kaki menuju Sekretariat KGB yang berlokasi di Jalan Kebo Iwa. Pada kesempatan itu, Jata yang mengenakan pakain safari putih didampingi Ketua DPC Demokrat Gianyar Tjokorda Asmara Putra. Jata menyatakan pendaftarannya ke KGB adalah dengan berbagai pertimbangan, salah satunya hari baik atau dewasa. ‘’11 Agustus ini hari yang sangat baik untuk mendaftar pilkada dan saya memilih untuk mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati,’’ katanya. Disinggung terkait pasangannya, Jata kembali menegaskan hal itu sepenuhnya tergantung pada hasil penjaringan di KGB. Pihaknya hanya berkomitmen menunjukkan kerja keras untuk masyarakat Gianyar. ‘’Biarkan mengalir saja. Kami tunjukkan dengan kerja nyata. Silakan koalisi menilai dan yang terpilih sebagai calon bupatinya juga menilai. Kami serahkan sepenuhnya,’’ ucapnya. Ketua DPC Demokrat Gianyar Tjokorda Asmara Putra menyatakan, dalam beberapa kali rapat di internal, ada dua nama yang muncul untuk diusung dalam pilbup. Namun akhirnya mengerucut kepada Ketut Jata. ‘’Sekarang saya sebagai pimpinan Demokrat Gianyar sudah pasti akan memperjuangkan kader saya lolos berlaga di pilkada 2018,’’ tegasnya. Pria yang akrab disapa Cok Asmara ini menyatakan, Jata dan seluruh kader hanya ingin merebut posisi wabup. ‘’Beliau hanya siap di posisi dua untuk nanti mendampingi Cok Raka Kerthyasa,’’ ungkapnya Cok Asmara menambahkan, setelah waktu akhir pendaftaran 16 Agustus ini, selaku Ketua KGB dia akan langsung mengagendakan fit and proper test untuk seluruh nama yang sudah mendaftar. Hal ini dalam rangka mengetahui visi misi seluruh kandidat. ‘’Setelah itu baru kita lempar kepada masyarakat melalui survei. Yang mendapat respons positif di masyarakat, itulah yang akan kami angkat maju di pilkada,’’ jelasnya. Disinggung terkait PDI-P yang mengagendakan pengumuman rekomendasi bakal calon dalam pilbup pada Agustus ini, Cok Asmara mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Dia menegaskan, pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam melangkah. Pihaknya akan fokus menyeleksi figur yang telah mendaftarkan diri. Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan KGB Made Artha Rimbawa menegaskan, tidak akan ada lagi penambahan waktu pendaftaran setelah 16 Agustus ini. ‘’Karena banyak kader yang sudah mendaftar, saya rasa ini sudah cukup. Jadi yang masih membawa formulir silakan mendaftar sebelum 16 Agustus ini,’’ ucapnya. Hingga kemarin, Jata merupakan yang terakhir mendaftar. Sebelumnya partai-partai yang terhimpun dalam KGB sudah mendaftarkan bakal calon. Dari Golkar mengirim kadernya, Tjokorda Raka Kertyasa. Dari PKPI mendaftarkan Anak Agung Waisnawa yang merupakan kader NasDem. Gerindra mengirimkan Cokorda Gede Putra Pemayun sebagai bakal calon bupati dan Ni Made Candra Yuni sebagai bakal calon wakil bupati. Sementara dari non partai KGB ada Made Dana dan Dewa Wardana atau paket Dewa yang mendaftar. Mereka merupakan kader Perindo. (kmb35)
Siswa SLB Ikuti Gerak Jalan 8 Km
Gianyar (Bali Post) Ada yang berbeda dari lomba gerak jalan putra tingkat SMP yang dipusatkan di kawasan Lapangan Astina, Jumat (11/8) kemarin. Lomba kali ini tidak hanya melibatkan siswa sekolah negeri dan swasta, namun juga dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Gianyar. Keterlibatan siswa berkebutuhan khusus ini pun menarik simpati ratusan penonton. Sepanjang menempuh rute gerak jalan, masyarakat banyak yang memberikan semangat kepada mereka. Kepala Dinas Pendidikan Gianyar Made Suradnya menjelaskan, ada 23 siswa dari SLB Gianyar yang terlibat dalam gerak jalan tersebut. Regu dari SLB ini mampu mengikuti lomba dengan baik hingga garis finis. Para peserta berkebutuhan khusus itu melewati rute 8 km dengan start di depan Balai Budaya Gianyar hingga finis di depan Puri Agung Gianyar. Mereka tampil sangat baik meskipun tanpa dipandu orang lain khususnya para guru. ‘’Mereka hanya mengikuti siswa yang ada di depannya, jadi bisa sampai finis. Selain itu, anak-anak ini tidak buta, hanya tunawicara,’’ terangnya. Meski peserta ini dari SLB, Suradnya memastikan para juri tetap akan melakukan penilaian sesuai ketentuan. Penilaian dimaksud berupa kekompakan barisan, kerapian, ketepatan waktu dan keserasian. (kmb35)
Bali Post/nik
SISWA SLB - Para penonton mendekati siswa SLB yang mengikuti lomba gerak jalan, Jumat (11/8) kemarin.
12 Pengguna Narkoba Serahkan Diri ke BNNK
Gianyar (Bali Post) -
Jumlah pengguna narkoba di Kabupaten Gianyar diperkirakan cukup banyak. Beberapa di antaranya diamankan dalam operasi yang dilakukan aparat. Namun ada juga belasan orang yang bersedia berhenti menggunakan narkoba dan mau menyerahkan diri ke Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar untuk mendapatkan rehabilitasi. Kepala BNNK Gianyar AKBP Made Pastika mengatakan, tahun ini hingga awal Agustus sudah ada 12 pengguna narkoba yang bersedia menyerahkan diri ke BNNK Gianyar. Tahun sebelumnya ada 22 pengguna yang menyerahkan diri, sementara pada 2015 sebanyak 37 pengguna bersedia direhabilitasi. Pihaknya pun optimis ada lagi penambahan pengguna yang bersedia direhabilitasi di BNNK Gianyar. Dikatakannya, para pengguna ini bersedia menyerahkan diri atas kemauan sendiri serta dorongan
orang terdekat untuk berobat serta berhenti mengkonsumsi barang terlarang itu. ‘’Seperti yang sering kami sosialisasikan, di sinilah pentingnya peran orangtua atau keluarga terdekat untuk mendorong penyalah guna ini agar mau mengobati diri,’’ katanya. AKBP Pastika mengingatkan, para pengguna ini merupakan korban yang harus segera ditangani dengan baik. Maka dari itu, di kantor BNNK yang beralamat di Jalan Kebo Iwa, Blahbatuh, disiapkan klinik dan dokter khusus untuk mengobati para
pengguna yang bersedia direhabilitasi. ‘’Kami sudah menyiapkan pengobatan untuk para korban tanpa dipungut biaya sepeser pun,’’ ujarnya. AKBP Pastika menegaskan, kini jajarannya juga sedang menyelidiki sejumlah pelaku yang kerap mengedarkan narkoba di wilayah Kabupaten Gianyar. ‘’Ada yang sedang kita selidiki. Nanti kalau dia beraksi dan ada barang bukti, pasti langsung kami tangkap,’’ ungkapnya. Selain itu, BNNK Gianyar juga berencana menganggendakan tes urine dengan kapasitas hingga ratusan orang untuk sejumlah instansi di wilayah Gianyar. Namun pihaknya masih melakukan monitoring mengenai instansi yang akan disidak. ‘’Dalam waktu dekat ini akan ada yang kita sidak,’’ tambahnya. (kmb35)
AKBP Made Pastika
Bali Post/nik
BNI Salurkan Bantuan Sosial PKH di Gianyar
BANSOS PKH - Proses penyaluran dana Bansos PKH di Kabupaten Gianyar. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI kembali menyalurkan dana Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Gianyar. BNI menyalurkan bansos tersebut secara non tunai kepada 2.029 Ke-
luarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di lima kecamatan yaitu Payangan, Tegallalang, Sukawati, Ubud dan Gianyar. Proses distribusi bantuan tersebut mulai dilaksanakan dari Selasa (8/8) hingga Jumat (11/8) kemarin.
Distribusi bantuan dipusatkan di kantor Camat dan kantor desa. Proses penyaluran Bansos PKH di Gianyar tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan di Tabanan akhir Juli lalu. Saat ditemui awak media kemarin, Pemimpin BNI Cabang Denpasar Mustaqiem mengungkapkan, penyaluran Bansos PKH yang dilakukan secara non tunai tersebut sesuai dengan arahan Presiden RI dalam mendukung Program Literasi Keuangan, di mana setiap bansos dan subsidi agar diintegrasikan dalam satu kartu serta disalurkan secara non tunai dengan menggunakan sistem perbankan. Sistem tersebut dimaksudkan untuk memudahkan kontrol, pemantauan dan memenuhi syarat penyaluran yaitu tepat sasaran, tepat waktu dan tepat jumlah. Penyaluran dana Bansos PKH tersebut tanpa dipungut biaya atau zero cost. ‘’Kepada setiap KPM kami berikan buku tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang juga
sekaligus berfungsi sebagai Kartu Debit ATM,’’ ungkapnya. Dengan KKS tersebut, penerima dana Bansos PKH selain dapat menabung juga dapat berbelanja kebutuhan sembako ataupun menarik dananya secara tunai di ATM Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara). ‘’Penyaluran bansos melalui sistem perbankan juga dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat untuk menabung dan menggunakan uang seperlunya saja,’’ katanya. Pantauan di beberapa titik penyaluran, tampak distribusi bansos kepada para KPM berjalan sangat lancar. Hal ini lantaran BNI bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat sudah mempersiapkan proses ini jauh-jauh hari. Tampak di salah satu lokasi penyaluran di Kecamatan Tegallalang, BNI juga menyiapkan sarana Bus BNI Layanan Gerak yang juga dilengkapi dengan fasilitas ATM untuk memudahkan penerima bansos dalam melakukan berbagai transaksi perbankan, termasuk penarikan uang. (ad835)
Diskominfo Gianyar Gelar Sosialisasi Persandian dan Pengenalan Peralatan Sandi
DINAS Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan Lembaga Sandi Negara menggelar sosialisasi persandian daerah dan pengenalan peralatan sandi. Kegiatan yang dibuka Kepala Diskominfo Gianyar Cokorda Gde Rai Widiarsa Pemayun, S.H. ini berlangsung di Ruang Sidang 1 kantor Bupati Gianyar, Jumat (11/8) kemarin. Cokorda Rai Widiarsa dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sebuah informasi dalam mengamankan kebijakan pemerintah pusat. Di era keterbukaan bidang persandian, paradigma lama persandian yaitu siap untuk tidak dikenal dalam menjalankan tugas mengamankan informasi harus diubah. ‘’Saat ini adalah paradigma baru yaitu berani tampil memperkenalkan diri, namun tetap berpegang pada prinsip kerahasiaan informasi,’’ ujarnya. Dijelaskannya, dasar dari
pelaksanaan sosialisasi ini adalah Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Kepala Lembaga Sandi Negara Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan dan Perlindungan Informasi Berklasifikasi Milik Pemerintah. Pada peraturan tersebut ditegaskan bahwa persandian merupakan salah satu urusan wajib non pelayanan dasar. Acara ini menghadirkan narasumber dari Lembaga Sandi Negara, Aris Riyanto, S.T. Pria yang menjabat sebagai Kasubdit Peralatan Sandi Negara itu menyampaikan tentang penyelenggaraan persandian untuk pengamanan informasi di pemerintah daerah. Sosialisasi persandian ini diharapkan dapat membuka wawasan dan pemahaman tentang pentingnya pengamanan informasi seiring
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793
Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316 Polsek Payangan -974794 Unit Kesehatan Matra - 972913 Ambulan Pelayanan Sosial - 945322 Puskesmas Gianyar I & II - 948309 954274 Puskesmas Blahbatuh I & II - 952069 & 942771 Puskesmas Sukawati I & II - 299155 & 294171 Puskemas Tegallalang I & II - 976484 & 901178
dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang memberikan segala kemudahan dan akses cepat dalam memperoleh informasi. ‘’Tentunya kemudahan memperoleh informasi tidak luput dari ancaman informasi, sehingga perlu suatu kesadaran akan keamanan informasi secara lebih dalam,’’ katanya. Menurutnya, di era teknologi informasi keterbukaan dan globalisasi telah membawa dampak pada transparansi informasi, di mana hampir semua informasi mudah didapat. Bahkan hak untuk mengakses informasi juga dijamin undang-undang. Meski demikian, yang harus dipahami bahwa kebebasan untuk mengakses informasi dibatasi oleh informasi yang dikecualikan sesuai amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008, di mana informasi ini wajib dilindungi agar selama masa retensinya serta informasi yang dikecualikan ini tetap ter-
PENYERAHAN PIAGAM - Penyerahan piagam dari Lembaga Sandi Negara ke Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gianyar Cokorda Gde Rai Widiarsa Pemayun. jaga kerahasiaan, keutuhan dan keasliannya. Serangkaian sosialisasi ini juga dilakukan penyerahan bantuan alat persandian oleh Lembaga
Sandi Negara kepada Dinas Kominfo Kabupaten Gianyar dan demonstrasi cara penyadapan telepon yang langsung dilakukan oleh Aris Riyanto. (ad831)
KLUNGKUNG
10
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
Belasan Desa Masuk Zona Merah Kasus Narkoba Semarapura (Bali Post) Belasan desa/kelurahan di Kabupaten Klungkung yang tersebar di empat kecamatan masuk zona merah kasus penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut tak lepas dari adanya pengungkapan oleh kepolisian dalam kurun beberapa tahun terakhir. Demikian disampaikan Kasat Reserse Narkoba Polres Klungkung AKP Gede Sudyatmaja, Jumat (11/8) kemarin. Kabupaten Klungkung terdiri 59 desa/ kelurahan yang tersebar di empat kecamatan. Dari itu, sesuai Bali Post/sos pemetaan tercatat 17 desa/kelurahan masuk AKP Gede Sudyatmaja zona merah kasus penyalahgunaan narkoba. Rinciannya, Kecamatan Dawan lima desa, Klungkung empat desa dan satu kelurahan, Banjarangakan empat desa dan Nusa Penida tiga desa. “Sesuai pemetaan, ada belasan desa/kelurahan yang masuk zona merah,” jelasnya. Penentuan itu, sambungnya, berdasarkan atas adanya pengungkapan kasus dalam kurun beberapa tahun belakangan. Didalamnya juga ada masyarakat yang terindikasi sebagai pemakai maupun pengedar. “Di beberapa desa sudah ada terungkap. Beberapa juga terindikasi terlibat,” katanya. Sementara itu, khusus untuk pengungkapan, sejak Februari telah mencapai 17 laporan dengan 18 tersangka. Terakhir dilakukan pada Kamis (10/8) lalu, terhadap I Ketut Supartika alias Teplek (41), warga Dusun Ulunsui, Desa Sampalan Klod, Dawan dan Gede Anom Putra alias Gung Apel (40), warga Dusun Peninjoan, Desa Paksebali, Dawan. Sesuai penggeledahan, polisi mengamankan 18 paket sabu dengan berat total 12,3 gram bruto. Mengantisipasi penambahan kasus, langkah pencegahan telah dilakukan melalui sosialisasi ke sejumlah desa. Selain itu, juga menyasar generasi muda melalui lembaga pendidikan. Keterlibatan Desa Pakraman dalam pencegahan juga sangat diharapkan. Itu dapat dilakukan melalui pencetusan awig-awig. Hal ini sudah diterapkan Desa Pakraman Akah dan dua di Nusa Penida. Itu dinilai cukup efektif dalam menurunkan jumlah kasus. “Penerapan awig-awig sudah ada. Ada yang telah membuahkan hasil. Ada juga yang belum berjalan maksimal,” tandasnya. (kmb45)
Penjaga Kolam ”Karauhan”, Pemkab Putuskan ”Mapluasan” Semarapura (Bali Post) Pascapenjaga kolam renang Lila Harsana, I Komang Sumadana, karauhan sehari setelah panyengker-nya roboh, Pemkab Klungkung akan mapluasan. Hal tersebut untuk mengetahui langkah-langkah yang patut diambil. Selain itu, aktivitas kolam yang berlokasi di Jalan Gunung Rinjani, Kelurahan Semarapura Kangin ini masih ditutup. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Klungkung I Nyoman Mudarta, Jumat (11/8) kemarin. Apa yang disampaikan Sumadana saat karauhan sedikitnya sudah didengar Mudarta. Namun hal itu belum ditindaklanjuti. Pihaknya akan mengambil langkah mapluasan. Hal ini untuk mengetahui tindakan apa yang sebaiknya diambil, terlebih berkaitan dengan sesuatu yang bersifat niskala. “Kami akan mapluasan. Biar tahu seperti apa harusnya,” katanya. Meski demikian, mantan Kadisdikpora Klungkung ini merencanakan pada 31 Agustus pemkab menggelar upacara guru piduka. “Ini direncanakan akhir bulan,” sebutnya. Sementara itu, untuk aktivitas di kolam renang, belum dibuka untuk umum. “Untuk aktivitas masih ditutup,” katanya. Sementara itu, berdasarkan pantauan, panyengker kolam yang roboh sudah ditutup. Demikan juga dengan pintu masuknya. Tak ada aktivitas apapun di dalamnya. Untuk diketahui, panyengker itu roboh pada Rabu (9/8) lalu, dengan panjang sekitar 30 meter. Kamis (10/8) penjaga I Komang Sumadana karauhan di Pamedal Agung Kerta Gosa dan berlanjut ke Pura Pajenengan Puri Agung Klungkung. Ia melontarkan kata-kata yang berbau mengingatkan krama, salah satunya meminta membuatkan pasiraman khusus di lokasi kolam tersebut. Itu nantinya bisa dijadikan tempat malukat. (kmb45)
Bali Post/sos
GERAK JALAN Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 RI di Kabupaten Klungkung tak hanya diisi lomba gerak jalan menempuh jarak 17 kilomemeter. Jumat (11/8) kemarin. Momentum tahunan ini juga dimeriahkan dengan gerak jalan indah yang diikuti ratusan siswa SMP. Mereka yang tampil di Jalan Untung Surapati tak hanya menyayikan lagu “Gema Santi” yang jadi ikon daerah, namun juga lagu nasional. Penampilannya ini meniadi tontotan masyarakat.
Di Desa Pesinggahan
Puluhan KK Belum Tersentuh Layanan Air Bersih Semarapura (Bali Post) -
Puluhan Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di Bukit Tengah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung belum tersentuh layanan air bersih secara langsung. Selama bertahun-tahun, pemenuhannya lebih banyak mengandalkan air hujan. Sesekali juga mendapat suplai dari PDAM dan BPBD Klungkung. Salah seorang warga, Ketut Rentis menuturkan layanan air bersih secara langsung ke bukit yang memiliki ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan laut ini memang tidak ada sejak dulu. Disamping karena nihilnya sumber air, kondisi geografis juga menjadi pemicu. Masyarakat pun tak bisa berbuat banyak menangani hal ini. “Dari dulu tidak ada layanan air secara langsung. Mengalirkan tidak bisa karena tak ada sumber. Tempat juga berbukit,” tuturnya, Jumat (11/8) kemarin. Guna bertahan hidup, selama bertahun-tahun warga memanfaatkan air hujan yang ditampung dalam bak.
Cara ini pun tak selamanya efektif. Saat musim kemarau tiba, ancaman krisis air menghantui. Menyiasati ini, warga terpaksa membeli air dari petugas PDAM dengan harga Rp 150 per tanki. Alhasil pengeluaran pun membengkak. “Kalau dipakai sendiri, satu tanki bisa cukup sebulan. Kalau lebih dari itu, paling bisa dua minggu. Tapi sejak empat bulan lalu suplai dari PDAM tidak ada. Kendaraannya ada masalah,” ungkapnya. Atas hal itu, perempuan lima anak ini menyebutkan suplai dilanjutkan oleh BPBD. Airnya ditampung pada bak umum yang bisa dimanfaatkan
seluruh masyarakat. “Air datang seminggu sekali. Itu langsung ditampung di bak umum,” imbuhnya. Sementara itu, Perbekel Pesinggahan Nyoman Swastika menuturkan, permohonan suplai air oleh BPBD sudah disampaikan secara tertulis. “Sebenarnya sudah ada bantuan sumur bor dari pemprov Bali. Tapi airnya belum bisa disalurkan ke rumah-rumah,” terangnya. Sekretaris BPBD Klungkung Made Suwista menyampaikan, droping air dilakukan seminggu sekali setiap Kamis. “Kecuali sifatnya urgen akan ditambah. S u p l a i s u d a h d i l a ku k a n sejak seminggu lalu,” sebutnya. (kmb45)
Bali Post/sos
TIMBA AIR - Warga yang bermukim d Bukit Tengah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan menimba air hujan dari bak. Sejak bertahun-tahun mereka belum tersentuh layanan air bersih secara langsung.
Beri Pembekalan kepada Anggota Paskibra
Bupati Suwirta Tegaskan Generasi Muda Harus Majukan Bangsa
Bali Post/ist
BERI PEMBEKALAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat memberi pembekalan dan motivasi pada 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Klungkung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarangkan, Kamis (10/8).
MEMASUKI era kompetisi yang semakin ketat, generasi muda harus mampu bersikap mandiri, berdiri di atas kaki sendiri dan sensitif melihat situasi. Hal itu juga sebagai penentu masa depan dan kemajuan dari sebuah bangsa. Demikian ditekankan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat memberi pembekalan dan motivasi kepada 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Klungkung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarangkan, Kamis (10/8). Menurut Bupati Suwirta, kesempatan menjadi anggota Paskibra tak hanya sebagai modal untuk menumbuhkan sikap disiplin dan menjalin kerja sama dengan orang lain. Namun juga diharapkan bisa menjadi bagian dari motivasi
diri untuk mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri. Tak kalah penting, juga dapat dimanfaatkan untuk belajar dan menambah wawasan serta lebih peka dalam membaca situasi dan kondisi bangsa. “Adik-adik adalah penentu dari masa depan bangsa ini,” tegasnya. Semangat untuk maju dan mandiri para anggota Paskibra juga dipompa bupati yang sebelumnya lama berkecimpung di dunia perkoperasian ini. Mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu diberikan motivasi dan semangat untuk mewujudkan hidup keluarga yang lebih baik. Selain itu, juga dituntut untuk berkomitmen dan mempunyai semangat keluar dari garis kemiskinan. “Anda harus mempunyai seman-
gat untuk keluar dari garis kemiskinan,” pintanya. Melihat situasi dan perkembangan yang terjadi saat ini, bupati asal Nusa Ceningan ini mengajak anggota Paskibra untuk menjadi seorang entrepreneur serta menyiapkan diri untuk menghadapi bonus demografi yang diprediksi akan terjadi di Indonesia 2020-2030. Keadaan Indonesia akan tersedia lapangan kerja yang sangat banyak harus diimbangi dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. “Adik-adik akan mampu bersaing dengan menyiapkan diri sebagai entrepreneur. Tetapi adik-adik akan menjadi pecundang apabila tidak bisa menyiapkan diri,” tegasnya. (ad832)
Vaksinasi Pencegahan Kanker Serviks Butuh Biaya Besar
Bali Post/sos
SEPI - Kolam renang Lila Harsana sepi aktivitas. Ini berlangsung sejak panyengkernya roboh.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Semarapura (Bali Post) Keinginan ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Klungkung untuk mendapatkan vaksin pencegah kanker serviks cukup besar. Namun hal tersebut belum bisa terpenuhi lantaran terbentur biaya. Demikian disampaikan Ketua Yayasan Kanker Serviks Indonesia Klungkung Nyonya Ayu Suwirta saat menggelar sosialisasi di ruang Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Jumat (11/8) kemarin. Dijelaskan, untuk bisa mendapatkan tiga kali vaksin pencegahan kanker ini, sebelumnya harus membayar kisaran Rp 4 juta. Namun kini dikabarkan Rp 1,5 juta. Meski terjadi penurunan, jumlah ini bagi sebagian besar IRT tergolong besar, terlebih yang ekonominya kurang. “Keinginan untuk mendapatkan vaksin ini cukup besar. Banyak yang berminat. Tapi biayanya cukup besar. Itu yang membuat sulit,” ungkapnya. Persoalan itu sangat sulit teratasi. Langkah pemkab untuk menanggung dinilai tak memungkinkan, lantaran anggaran yang diperlukan cukup besar. Pihaknya pun tak bisa memaksa, melainkan hanya menghimbau. “Kami hanya bisa menghimbau bahwa ini penting,” katanya seraya me-
nambahkan, penderita kanker ini cenderung meningkat setiap tahunnya. Selain kanker serviks, pada sosialisasi itu juga disampaikan pentingnya vaksin DBD pada anak. Demikian juga untuk pencegahan pe-
nyakit Javanis Ensparitis (JE). “Untuk vaksin JE dilaksanakan sekitar Oktober sampai November”, ungkap Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Klungkung Wayan Jaya Putra. (kmb45)
VAKSIN Suasana kegiatan pemberian vaksin kanker serviks yang dilangsungkan akhir Bali Post/dok
tahun 2016
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
Temuan Dua Mayat di Sepang Kelod
Korban Merupakan Pasutri Nikah Siri
Singaraja (Bali Post) – Jajaran Polsek Busungbiu mengintensifkan penyelidikan kasus temuan dua mayat yang telah membusuk di perkebunan milik warga Banjar Dinas Bujak, Desa Sepang Kelod. Polisi telah mendapat kepastian bahwa kedua korban diketahui telah menikah siri. Meski status keduanya diketahui pasangan suami-istri (pasutri), polisi kesulitan mengembalikan jenazah mereka yang sudah rusak. Pihak keluarga korban laki-laki dan perempuan belum memberikan kepastian kapan jenazah pasutri tersebut dijemput untuk dikubur. Kapolsek Busungbiu AKP I Nengah Muliadi seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya, Jumat (11/8) kemarin, mengatakan mantan suami korban diketahui bernama Supiyanto (45) tinggal di Banjar Dinas Kecicang Desa Bungaya Kangin Kecamatan Bebandem, Karangasem. Pria ini bersama anaknya telah mendatangi Mapolsek Busungbiu untuk memberikan keterangan. Dia juga mengenali jasad mantan istrinya yang dititipkan di kamar mayat RSUD Buleleng bersama korban laki-laki. Dari keterangannya kepada penyidik, Supiyanto mengaku telah lama bercerai dengan korban. Setelah bercerai, dirinya tidak mengetahui keberadaan mantan istrinya itu. Dirinya baru mengetahuinya setelah mendapat kabar mantan pendamping hidupnya itu meninggal dunia di perkebunan warga di Desa Sepang Kelod. “Mantan suami yang perempuan sudah kita mintai keterangan dan yang bersangkutan mengenali bahwa jasad yang perempuan itu adalah mantan istrinya yang samasama dari Banyuwangi, Jawa Timur,” katanya. Sementara itu, pihak keluarga korban laki-laki, hingga kemarin belum bisa dimintai keterangan. Polisi hanya mendapat kabar setelah salah seorang keluarga korban laki-laki menghubungi polisi. Keterangan itu menyebutkan bahwa korban asal Kalimantan Selatan (Kalsel) telah lama merantau di Bali bekerja sebagai sales. Sementara terkait hubungannya, keluarganya menyatakan bahwa korban telah lama nikah siri. Atas kondisi ini, keluarga korban laki-laki itu tidak memberikan kepastian kapan akan menjemput jasad korban. Justru, dia menyerahkan kepada pihak keluarga korban perempuan untuk mengurus penguburan jenazah kerabatnya. “Ini yang menyulitkan karena tidak ada pihak keluarga, baik korban laki-laki atau perempuan yang akan mengambil jasad kedua korban. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk meminta waktu untuk menitipkan kedua jasad itu sampai benar-benar ada pihak yang siap menerima,” jelasnya. (kmb38)
BULELENG
11
Tak Sesuai Bestek
Dibongkar, Item Pekerjaan Proyek Bendung Tukadsumaga Singaraja (Bali Post) – Proyek pembangunan bendung di Desa Tukadsumaga, Kecamatan Gerokgak terpaksa dibongkar kembali. Hal ini karena ada item pekerjaan pada proyek bernilai lebih dari Rp 648 juta tersebut tidak sesuai dengan bestek yang sudah disusun dalam desain gambar. Pelanggaran ini ditemukan pada pasangan batu kali senderan bendung tidak sesuai dengan konstruksi pada dokumen perencanaan. Kepala Dinas PU-PR Buleleng Nyoman Suparta Wijaya di ruang kerjanya, Jumat (11/8) kemarin, tidak menampik jika pihaknya telah membongkar item pekerjaan pada pemasangan batu kali pada senderan bendung. Dia mengatakan, pembongkaran ini dilakukan karena campuran beton pada pasangan batu kali itu tidak sesuai dengan spesifikasi pada dokumen perencanaan. Seharusnya, campuran beton dengan perbandingan 5,2 kilogram per meter persegi. Akan tetapi dari pengujian pihak rekanan menggunakan perbandingan campuran beton di bawah spesifikasi pada dokumen kontrak. “Setelah kami uji ternyata itu campurannya tidak sesuai dengan dokumen kontrak. Kami sudah perintahkan staf untuk membongkar bagian pekerjaan yang tidak sesuai bestek tersebut,” katanya. Menurut Suparta, bagian pekerjaan yang dibongkar baru sebatas yang menggunakan perbandingan campuran beton yang tidak sesuai dekumen kontrak. Bersamaan dengan pembongkaran itu, pihaknya masih melakukan pengujian pada bagian pekerjaan yang lain. Jika kembali ditemukan pelanggaran yang sama, maka Dinas PU-PR tidak memberi ampun dan kembali membongkar bagian pekerjaan yang terkesan asal-asalan tersebut. Menyusul langkah tegas ini, pihaknya memastikan pemerintah daerah tidak akan dirugikan secara materi. Hanya, batas waktu penyelesaian proyek akan tertunda dari kontrak yang sudah ditandatangani ber-
Diduga Tak Kuasai Medan
DUGAAN kedua korban ini meninggal dunia karena kecelakan lalu lintas (lakalantas) out of control (OC) terus didalami penyidik Polsek Busungbiu. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Satuan Reskrim Polres Buleleng menyebutkan bahwa sebelum kejadian, korban diperkirakan melintas dari arah Desa Tista menuju Sepang Kelod. Setelah melalui tikungan tajam dan jalan menurun sepeda motor yang dikendari kedua korban terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar 24 meter dari jalan raya. Kendaraan itu diduga terperosok hingga ke dasar jurang yang berisi tanaman kopi dan kakao itu, karena pengendara tidak menguasai medan yang penuh tikungan tajam dan jalan berbatasan dengan jurang. Dugaan lain, bisa saja sepeda motor remnya tidak berfungsi, sehingga terjadi lakalantas dan merenggut nyawa kedua korban. “Dari olah TKP, kami bersama anggota Reskrim, memang kedua korban ini mengalami kecelakaan lalu lintas dan kemungkinan pemicunya karena bisa saja tidak tahu medan. Apalagi jalur Sepang menuju Tista itu jalannya berkelok dan berbatasan jurang. Dugaan lain bisa rem kedaraan tidak berfungsi,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, temuan dua mayat manusia di dasar jurang membuat warga Desa Sepang, Kamis (10/8), geger. Kondisi kedua jenazah saat ditemukan sudah membusuk, hingga bagian tubuhnya sudah terlepas. Pemeriksaan polisi dan petugas Puskemas Busungbiu II menyebutkan korban laki-laki bernama M. Arifin, S.Ag. (49) alamat Geriya Indah II Jalan Pandu No. 100 RT/RW 013/003 Kemuning Kecamatan Banjar Baru Selatan, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Mardiyanti (40) alamat Desa Penasaban, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuangi, Jawa Timur. Di sekitar TKP, juga ditemukan sepeda motor DK 7919 CU yang tersangkut di pohon kopi. (mud)
sama rekanan. Sesuai kontrak, proyek ini dikerjakan mulai 6 Juli dan dijadwalkan selesai 2 Desember 2017 mendatang. “Hanya berpengaruh pada tenggang waktu pekerjaaan. Kami tetap akan awasi progresnya sehingga pembangunan rampung tepat waktu,” tegasnya. Apresiasi Positif Komisi II DPRD Buleleng memberikan apresiasi positif kepada Dinas PU-PR yang telah mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran kontrak pekerjaan dalam proyek pembangunan bendung Tukadsumaga. Sikap tegas seperti ini dipastikan akan memberikan efek jera terhadap siapa pun rekanan yang memenangkan tender proyek agar tidak mengejar keuntungan semata dan mengabaikan kualitas pekerjaan. Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa usai meninjau proyek menyatakan, langkah tegas ini tidak hanya dilakukan pada proyek di Tukadsumaga tetapi proyek besar lain, baik yang dikerjakan rekanan luar atau rekanan lokal. Hal ini karena dari pengalaman pelaksanaan proyek tahuntahun sebelumnya menyebut bahwa indikasi pengawasan lemah masih banyak ditemukan. “Kami minta Kadis PUPR melakukan pengawasan lebih optimal lagi, sehingga tidak terjadi pembongkaran di tengah jalan. Proyek besar lain juga perlu diawasi dengan baik karena kualitas proyek sesuai dokumen perencanaan bisa diwujudkan kalau pengawas ini berperan optimal dan tidak asal mengawasi proyek,” tegasnya. (kmb38)
BONGKAR – Pembangunan bendung di Desa Tukadsumaga, Kecamatan Gerokgak terpaksa dibongkar. Dinas PU-PR Buleleng menemukan bagian pekerjaan spesifikasi pekerjaannya tidak sesuai dengan bestek pada dokumen perencanaan.
Wujud Gerakan Kehati
PT Indonesia Power Unit Pembangkit PLTGU Pemaron Lepas 100 Tukik
Bali Post/kmb38
BERIKAN KETERANGAN – Mantan suami korban Mardiyanti memberikan keterangan kepada polisi, Jumat (11/8) kemarin.
Suara Buleleng Sediakan Tempat Pameran HUT Proklamasi
Pemkab Buleleng sudah waktunya menyediakan tempat untuk kegiatan pameran dan pasar malam menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI. Hal itu mengingat pengunjung pasar malam dan pameran akan terus membeludak. Diharapkan panitia agar menampilkan hiburan yang bervariasi dalam kegiatan ini. Nang Mologan, Mayong
Energi Nuklir Perlu Dikembangkan
Undiksha sebagai tuan rumah simposium internasional nuklir merupakan hal yang luar biasa dan patut diapresiasi positif, mengingat perguruan tinggi negeri di Bali Utara ini pencetak SDM unggul. Nuklir sangat bermanfaat untuk penyediaan energi masa depan dan berharap kemajuan teknologi nuklir bisa memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Nang Mologan, Mayong
Pengawasan Dana Desa
Pengawasan dana desa harus dilakukan dengan sebaikbaiknya sehingga terhindar dari penyalahgunaan alokasi dana desa. Pemerintah agar secara terus dan pasti melakukan pengawasan mengenai pemanfaatan dana desa. SDM perlu juga ditingkatkan. Gung De, Ngurah Rai
Bupati Apresiasi Gerak Jalan
Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Buleleng yang telah mendukung kegiatan gerak jalan dengan memberikan dana pembinaan kepada tim gerak jalan yang masuk finis. Itu menandakan semangat kepada para peserta gerak jalan. Gung De, Ngurah Rai
Singaraja (Bali Post) – PT Indonesia Power Unit PLTGU Pemaron, Kecamatan Buleleng mencanangkan program Keanekaragaman Hayati (Kehati). Program peduli lingkungan di sekitar pembangkit itu dijalankan sesuai ajaran Hindu yakni Tri Hita Karana. Wujud program itu, Jumat (11/8) kemarin, PT Indonesia Power Unit PLTGU Pemaron melepas 100 ekor tukik yang berhasil ditangkarkan oleh Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sari Segara, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Selain diikuti oleh segenap manajemen, pelepasan tukik ini melibatkan siswa pencinta alam, gerakan pramuka, siswa SDN 2 Pemaron, dan aparat Desa Baktiseraga, dan Desa Pemaron. Program Kehati berlandaskan Tri Hita Karana terutama dalam hal menjaga hubungan manusia dengan alam sejak lama dijalankan oleh pihak Indonesia Power. Program ini diwujudkan dengan menjaga lingkungan pantai baik di kawasan Desa Pemaron dan juga di Pantai Penimbangan yang kini tengah berkembang pesat. Perhatian itu dilakukan dengan program pendampingan nelayan dalam menjaga kelestarian taman terumbu karang di kawasan pesisir di dua wilayah tersebut. Pelestarian ini selain menjaga taman karang yang sudah ada juga diimbangi dengan program penanaman karang bekerja sama dengan pemerintah daerah. Selain terumbu karang, Indonesia Power belakangan meningkatkan kepeduliannya terhadap kelestarian pesisir pantai. Langkah ini diwujudkan dengan mendampingi nelayan di Pantai Penimbangan merintis pelestarian dan penyelamatan telur penyu secara swadaya. Populasi penyu di kawasan pantai ini beberapa tahun terakhir sempat tenggelam. Bahkan, aksi pencurian telur penyu mengancam perkembangan populasi
penyu. Di tengah situasi sulit itu, nelayan yang tergabung dalam KUB Sari Segara berhasil merintis upaya penyelamatan dan pelestarian populasi penyu. Kesadaran nelayan itu kemudian disikapi oleh Indonesia Power yang kemudian turun membantu pelestarian dan penyelamatan populasi penyu. Manajer Unit PLTGU Gilimanuk dan Pemaron I Nyoman Purwakanta mengatakan, program Kehati merupakan komitmen perusahaan terhadap kondisi lingkungan yang mengedepankan falsafah Tri Hita Karana, di mana salah satu poinnya adalah menjaga hubungan antara menusia dengan lingkungan. Sejalan dengan komitmennya itu, pihaknya mendorong upaya penyelamatan dan pelestarian penyu oleh KUB Sari Segara di Pantai Penimbangan. Upaya oleh nelayan ini patut didorong, sehingga
melalui momen peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI tahun 2017 ini, pihaknya mengajak nelayan, siswa pencinta alam, gerakan pramuka, dan aparat desa untuk terus bergerak dalam penyelamatan dan menjaga kelestarian penyu itu sendiri. “Kami sangat bangga nelayan di sini peduli terhadap kelestarian penyu. Sesuai komitmen perusahaan senantiasa mendorong upaya pelestarian dan penyelamatan lingkungan bersamasama nelayan atau eksponen masyarakat lainnya. Dengan penyelamatan telur kemudian ditangkarkan dan tukiknya dilepas seperti hari ini, kami yakin populasinya semakin terjaga dan ekosistemnya pun menjadi berimbang,” jelasnya. Sementara itu, Ketua KUB Sari Segara Putu Naca menyambut positif dukungan oleh pihak Indonesia Power. Sejak pihaknya merintis penyela-
matan dan pelestarian penyu, perusahaan sudah turun tangan dengan memberikan dukungan
materi, sehingga penangkaran telur penyu bisa dilakukan dengan optimal. (kmb38/k200)
Bali Post/kmb38
LEPAS TUKIK – Siswa pencinta alam, pramuka, dan aparat Desa Baktiseraga, Desa Pemaron dan manajemen PT Indonesia Power melepas 100 ekor tukik hasil penangkaran nelayan, Jumat (11/8) kemarin.
JEMBRANA
12
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
SOSOK
Sediakan Sarana MCK
PROGRAM bedah rumah masih dibutuhkan masyarakat. Pada tahun 2018 nanti, Pemkab Jembrana akan menaikkan anggaran bedah rumah yang semula Rp 20 juta menjadi Rp 25 juta. Hal tersebut diungkapkan Bupati Jembrana I Putu Artha di sela-sela penyerahan bantuan bedah rumah secara simbolis di Mendoyo Dauh Tukad dan Dauhwaru. Bupati Artha mengatakan, Pemkab Jembrana setiap tahunnya menganggarkan 200 unit bedah rumah untuk program pengentasan kemiskinan. Namun seiring berjalannya waktu, Artha menerima usulan dan aspirasi dari masyarakat mengenai kurang memadainya anggaran bedah rumah. “Awalnya kami menganggarkan bedah rumah senilai Rp 15 juta. Kemudian sesuai aspirasi masyarakat anggaran dinaikkan menjadi Rp 20 juta. Dan di tahun 2018 akan menjadi Rp 25 juta dengan volume 200 unit,” kata Artha. Ia menambahkan, untuk desain bedah rumah akan sedikit berbeda, yaitu dengan menyediakan sarana MCK (mandi, cuci dan kakus) serta posisinya disesuaikan dengan kebutuhan. “Desain rumah sebelumnya tidak memiliki MCK dan sesuai dengan masukan dan aspirasi masyarakat kami menambahkan sarana itu,” ucap Artha. Selain dari Pemkab juga ada bantuan dari BKAD (Badan Koordinasi Antar-Desa). Tahun ini sebanyak sembilan rumah dengan nilai Rp 20 juta per unit dan rehab rumah sebanyak sepuluh dengan nilai Rp 10 juta per unit. (olo)
KANDAS – KMP Jalur Nusa yang sempat kandas hingga kurang lebih tiga jam di perairan Gilimanuk.
Terseret Arus, KMP Jalur Nusa Kandas di Perairan Gilimanuk
Negara (Bali Post) Akibat terseret arus deras yang terjadi di perairan Gilimanuk, Kapal Motor Penumpang (KMP) Jalur Nusa kandas, Kamis (10/8) malam. Kapal yang mengangkut kendaraan barang dan puluhan penumpang itu kandas ketika hendak bersandar di Dermaga LCM Gilimanuk sekitar pukul 21.36 Wita.
Bali Post/olo
DISUMBAT – Saluran air yang diduga sengaja disumbat di utara civic center yang berdekatan dengan tembok Pura Jagatnata.
Genangan Air Dekat Civik Center
Diduga Drainasenya Sengaja Disumbat Negara (Bali Post) – Saluran air atau got di utara areal civic center tampak mampet sejak beberapa hari belakangan ini. Genangan air terlihat, baik di sisi timur maupun barat jalan. Adanya genangan air ini diduga karena saluran air atau drainasenya sengaja disumbat. Ada beberapa kemungkinan (sengaja disumbat), karena ada pekerja yang mengerjakan pagar di sebelahnya meminta air atau yang lainnya. Pantauan Bali Post, Jumat (11/8) kemarin drainase di sisi barat yang tergenang air berada di ujung utara, berbatasan dengan lahan kosong. Got tersebut juga berada di belakang bangunan stan pameran yang pada Sabtu (12/3) ini mulai dibuka. Saluran itu seperti sengaja disumbat sehingga air tidak mengalir ke bawah. Lokasi ini memang jarang dilewati lantaran jalannya buntu. Bahkan saat tempat parkir digunakan untuk lokasi pameran, jalan tersebut ditutup untuk tempat toilet. Sementara di timur jalan, beberapa bagian drainase juga sudah jebol. Di saluran air yang di atasnya sedang dibangun tembok panyengker Kebun Raya Jagatnata (KRJ) ini justru tidak ada air atau kering. Namun di alur tersebut banyak ditemui material sisa pengerjaan seperti batu lahar, pasir dan semen yang sudah mengeras. Dari informasi yang dihimpun, got di sisi barat itu sengaja disumbat menggunakan semen agar air tidak mengalir. Diduga air got itu dipergunakan untuk kepentingan tertentu. Di sebelah air yang tergenang, terdapat pengerjaan pembangunan tembok panyengker. “Sudah dari beberapa hari ini (ada genangan air - red). Biasanya air ini mengalir seperti biasa,” ujar Komang Wedi, salah seorang warga yang biasa melintasi lokasi. Namun nampaknya saluran yang digunakan untuk menghindari banjir di areal pemkab ini justru sengaja disumbat. Saat hujan turun, air pun kerap meluap hingga naik ke aspal dan parkir. Sementara itu, Kepala Bidang Pengairan pada Dinas PU Wayan Widnyana saat dikonfirmasi kemarin mengatakan saluran air tersebut bukan untuk irigasi, melainkan drainase jalan dan parkir. Air yang mengalir di saluran tersebut dari genangan air di Stadion Pecangakan. Kemungkinan besar memang saluran itu sengaja disumbat untuk keperluan air. “Mungkin dari pekerja di sebelah pembangunan pagar meminta air dari sana,” terangnya. (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan
Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097
Bali Post/olo
pelabuhan LCM sekitar pukul 01.00 Wita. Manager usaha ASDP Gilimanuk Heru Wahyono, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian di sekitar perairan Gilimanuk tersebut. Hampir empat jam kandas, KMP ini akhirnya bisa bersandar di dermaga LCM. Dari data penumpang (manifest), dari Ketapang kapal tersebut mengangkut empat unit sepeda motor, tiga mobil pick-up, satu mobil pribadi, enam truk besar
dan empat truk sedang. Sedangkan jumlah penumpang termasuk sopir, kernet dan ABK sebanyak 68 orang. Sementara itu, Syahbandar Gilimanuk Made Astika mengatakan kapal bisa kembali bersandar di dermaga LCM Gilimanuk setelah ditarik dengan TB Mutiara Anugerah 9. Setelah berhasil ditarik dan bersandar, kapal langsung melakukan bongkar seluruh kendaraan yang diangkut dari Ketapang. (kmb26)
Informasi yang dihimpun, Jumat (11/8) kemarin menyebutkan KMP Jalur Nusa yang dinahkodai Agni Brahmana itu berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi sekitar pukul 21.00 Wita. Selama penyeberangan hingga sampai di perairan Gilimanuk kapal
tidak mengalami masalah. Namun, ketika masuk jalur bersandar ke dermaga LCM tiba-tiba arus air sangat deras. Arus tersebut mendorong kapal keluar dari jalur dan akhirnya terseret hingga 300 meter dari dermaga. “Kapal
sudah mau masuk (dermaga-red), tapi terseret arus,” ujar salah seorang petugas. Akhirnya awak kapal memutuskan menurunkan jangkar dan menunggu bantuan dari kapal lainnya untuk ditarik. Kapal baru bisa melanjutkan perjalanan dan bersandar di
Negara (Bali Post) Kampung Loloan di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana ikut menyemarakkan HUT ke-72 RI. Seperti yang terlihat Jumat (11/8) kemarin, sejumlah atribut bernuansa merah putih dipasang warga menghiasi berbagai lokasi, termasuk jalan di ganggang. Uniknya, di Kampung yang terkenal dengan rumah panggung ini juga dihiasi dengan ornamen payung bernuansa merah putih. Sedikitnya 72 buah payung dipasangi di jalan di samping bendera Merah Putih. Hal ini menarik perhatian warga, termasuk para pengguna jalan yang melintas. Mereka memanfaatkan lokasi tersebut sebagai spot berfoto. Selain terlihat unik, payung dan berbagai atribut merah putih yang dipasang itu menjadikan suasana
kampung ini terlihat baru. Maulida (26), salah seorang warga yang melintas sengaja berhenti dan berswafoto dengan background atap payung itu. “Momen seperti ini jarang dan unik, sayang kalau tidak diabadikan,” ujarnya. Kepala Lingkungan Loloan Timur, Muztahidin (28) mengatakan puluhan payung sebagai ornamen hiasan jalan itu sengaja dipasang untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI. Ide bermula dari para pemuda pemudi, khususnya yang menetap di Jalan Gunung Merapi. Mereka terinspirasi dari sejumlah tempat wisata. Total ada 72 buah payung yang dipasang dengan makna HUT ke-72 RI. Pihaknya pun mengembangkan dengan membuat lomba swafoto melalui Instagram (IG). (kmb26)
PAYUNG – Kampung Loloan di Kelurahan Loloan Timur dihiasi payung berwana merah putih dalam rangka menyambut HUT ke-72 RI.
Kampung Loloan Dihiasi Payung Merah Putih
Bali Post/olo
Gedung Belum Dibangun
Mahasiswa Politeknik Kelautan Sementara Belajar di AKN Negara (Bali Post) Politeknik Negeri Kelautan milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) nampaknya mulai segera terwujud. Kendati gedungnya belum mulai dibangun, sekolah kelautan yang lokasinya di dekat Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan ini mulai merekrut mahasiswa angkatan pertama. Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa, belum lama ini mengatakan, sesuai instruksi dari KKP, pada pertengahan Agustus ini pendaftaran sudah mulai dibuka. Proses pendaftaran, pihak KKP menyerahkan ke Pemkab Jembrana. Nantinya untuk pertama ini akan dibuka tiga jurusan, yakni Perikanan Tangkap, Budidaya dan Pengolahan. Karena masih awal, jumlah mahasiswa terbatas yakni 25 tiap jurusan. “Total ada 75 mahasiwa untuk angkatan pertama ini,” katanya. Karena gedungnya belum ada, maka proses belajar
mengajar akan dilakukan di Akademi Komunitas Jembrana (AKN) di Desa Baluk. Kini masih menunggu pembangunan gedung yang saat ini sudah rampung dalam proses tender. Diharapkan pengerjaan mulai dilakukan September nanti. Bangunan Politeknik ini nantinya berdiri di lahan seluas 19 hektar di kawasan industri perikanan Pengambengan. Karena program KKP, maka yang difokuskan adalah pada nelayan. Para putra dan putri nelayan dan pengusaha perikanan untuk belajar di sini dan tidak dipungut biaya. Asalkan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) yang wajib dimiliki nelayan atau surat keterangan dari desa setempat. Sedangkan untuk mahasiswa di luar anak nelayan, akan dipungut biaya di awal, antara Rp 4 juta hingga Rp 5 juta. Tujuan utama adanya Politeknik ini di antaranya untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor kelautan dan perikanan.
Diutamakan membantu pendidikan anak-anak nelayan. Di samping tidak dipungut biaya, para anak
nelayan KKP juga menetapkan kuota 46 persen mahasiswa dari Provinsi Bali. Terkait perkembangan
pembangunan kampus di Desa Pengambengan yang akan dilakukan Kementerian Kelautan. (kmb26)
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
SOSOK Percepat Revisi Perda REVISI Perda Nomor 17 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Karangasem tahun 2012-2032 sudah ditunggu banyak kalangan. Berbagai pihak mendorong agar revisi ini bisa segera direalisasikan untuk menunjang arah pembangunan dan kebijakan selanjutnya. ‘’Proses revisi agar dipercepat, agar segera bisa dibahas di DPRD Karangasem. Apalagi ini sangat menentukan, bagaimana pengelolaan potensi Karangasem selanjutnya. Salah satunya galian C kita di Karangasem,’’ kata anggota DPRD Karangasem dari Fraksi Partai Golkar Komang Mustika Jaya dalam konsultasi publik yang Bali Post/gik digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Gedung UKM Center Amlapura, belum lama ini. Legislator asal Desa Bugbug Kecamatan Karangasem ini juga menyinggung bagaimana PAD (Pendapatan Asli Daerah) Karangasem saat ini sudah turun, khususnya yang paling terlihat PAD dari galian C. Penurunan PAD dari sektor pertambangan mineral bukan logam (galian C) ini sebenarnya sudah terjadi sejak tahun lalu. Dari target PAD Rp 78 miliar, tahun lalu hanya terealisasi Rp 58 miliar. Tahun ini Pemkab Karangasem melalui Sekda I Gede Adnya Muliyadi mengaku pesimis, melihat situasi saat ini. Dari target Rp 78 miliar, diperkirakan PAD dari sektor galian C hanya akan mampu tercapai sampai Rp 38 miliar. ‘’Revisi perda ini akan menuntun kita untuk meningkatkan PAD dari sektor ini lagi. Kami sangat mendukung ini untuk selanjutnya segera diajukan ke dewan, agar segera dibahas,’’ tegas Mustika Jaya. (gik)
Derita Bocah Dua Setengah Tahun
Kesulitan Biaya ketika Dokter Sarankan Operasi Sambung Usus HIDUP Kadek Raditya Saputra tak seberuntung anak lainnya. Bocah asal Banjar Sadimara, Desa Ababi, Kecamatan Abang ini harus menahan rasa sakit di bagian ususnya, lantaran penyakit yang dideritanya sejak lahir. Kini, sistem pencernaan bocah berumur 2,5 tahun ini semakin terganggu, sehingga harus segera kembali ke ruang operasi rumah sakit. Tetapi, lahir di keluarga yang miskin, membuat kedua orangtuanya kesulitan biaya untuk segera bisa menjalani operasi. Raditya, anak kedua dari pasangan suami-istri Ketut Sudana dan Putu Yuni Astuti ini, terus menangis menahan rasa sakit di dalam perutnya. Gara-gara kesulitan biaya operasi, kedua orangtuanya hanya bisa melakukan penanganan sementara. Yakni dengan memasukkan sebuah selang ke dubur Raditya. Kemudian, dari selang itu feses Raditya disedot langsung oleh ibunya. Selangnya masuk sedalam 40 centimeter, sebelum fesesnya bisa disedot melalui alat tersebut. “Tiap dimasukkan alat ini, dia pasti nangis. Katanya sangat sakit,” kata ibu Raditya, Yuni Astuti, Jumat (11/8) kemarin, saat ditemui di gubuk sederhana di tengah tegalan, tempat keluarganya menumpang sementara karena belum punya rumah. Kondisi seperti ini sudah dialami sejak lahir. Saat itu, bidan tempat Raditya lahir sudah menyatakan kalau Raditya mengidap penyakit espro, yakni salah satu penyakit gangguan pencernaan. Penyakit ini mengharuskan usus Raditya segera dipotong, kemudian disambung lagi agar sistem pencernaannya normal. Dengan alasan itu, Raditya harus segera menjalani operasi. Dengan segala keterbatasan kedua orangtuanya, operasi pertama Raditya sebenarnya berjalan lancar, Agustus 2015 lalu di RSUP Sanglah. Itu juga berkat bantuan salah satu yayasan. Tetapi, dampaknya bagi Raditya, buang air besarnya menjadi terganggu. Sejak saat itulah, ibunya hanya bisa menggunakan selang khusus yang dimasukkan melalui dubur, agar fesesnya bisa dikeluarkan dengan cara disedot dengan mulut. “Sampai sekarang kalau berak disedot. Selangnya masuk lewat anus. Belakangan ini, dia terus menangis. Saat kami bawa ke Sanglah untuk kontrol, disarankan agar dioperasi kembali, untuk menyambung ususnya secara permanen agar tidak memakai selang lagi. Tapi, kami kesulitan biaya,’’ sambung sang ayah Ketut Sudana, yang sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh bangunan. Kehidupan keluarga kecil ini memang memprihatinkan. Keluarga ini belum punya rumah. Sejak menikah empat tahun lalu, mereka hanya hidup menumpang. Mereka mengaku ada sedikit lahan milik sendiri di tengah tegalan, tapi tak pernah tersentuh bantuan bedah rumah pemerintah daerah. Sudana merupakan anak kedelapan dari 12 bersaudara. Kedua orangtuanya, yakni Made Kerti dan Sutri, juga hanya membuat gubuk sederhana di atas lahan milik warga lainnya alias nyakap. Kedua orangtua Sudana juga tidak bisa berbuat banyak melihat kondisi cucunya seperti sekarang, karena juga hanya bekerja sebagai petani penggarap dan sesekali menjadi buruh bangunan. Karena keterbatasan ini pula, seharusnya Kadek Raditya punya seorang kakak. Tetapi, anak pertama Sudana dan Yuni Astuti, meninggal di dalam kandungan saat kandungan sudah berumur enam bulan. Saat ini, keluarga miskin di Banjar Sadimara ini berharap Kadek Raditya tidak bernasib sama dengan kakaknya. Sudana berharap ada pihak-pihak tertentu yang bisa membantu operasi anaknya, agar bisa segera dioperasi untuk menyambungkan usus anaknya secara permanen. Jika tidak segera dilakukan, dia mengaku khawatir bila kondisi kesehatan anaknya semakin buruk dan kemungkinan terburuk. Terlebih setiap hari, Raditya harus menahan rasa sakit saat selang sepanjang 40 cm, masuk perutnya melalui lubang anus. (gik)
Bali Post/gik
MENANGIS - Kadek Raditya terus menangis saat di gendong ibunya di gubuk sederhana di Banjar Sadimara, Desa Ababi, Abang. Dia sangat membutuhkan bantuan untuk menjalankan operasi penyambungan ususnya.
KARANGASEM
13
Pemeliharaan Taman Budaya Diserahkan ke Disbud Langsung Rancang ’’Event’’ Budaya Amlapura (Bali Post) -
Proses pembangunan Taman Budaya Candrabuana dinyatakan final termasuk masa pemeliharaannya. Serah terima pemeliharaan dilakukan pimpinan proyek pada Dinas Kebudayaan (Disbud) Karangasem. Sekarang Dinas Kebudayaan sudah bisa memanfaatkan hasil proyek tersebut. Salah satu yang segera akan dilakukan, Disbud Karangasem merancang event budaya di tempat ini. Bahkan akan digelar dua kali dalam setiap bulan. Kepala Disbud Karangasem Putu Arnawa, Jumat (11/8) kemarin mengatakan, kesenian yang akan tampil dalam event budaya nanti akan dibuatkan jadwal. Mereka yang memiliki sanggar-sanggar kesenian di Karangasem agar bisa tampil di sana. Termasuk juga potensi seni budaya yang ada di setiap desa di Karangasem. ‘’Artinya setelah serah terima pemeliharaan ini, Taman Budaya Candrabuana sudah bisa dimanfaatkan pemerintah daerah. Kami tindak lanjuti dengan event budaya dua kali dalam sebulan,’’ kata Arnawa. Ini sebagai salah satu upaya Dinas Kebudayaan untuk memberikan ruang bagi potensi seni dan budaya Karangasem agar bisa tampil secara berkala. Sekaligus sebagai upaya untuk melestarikan potensi seni budaya yang dimiliki Karangasem, untuk menunjang status Kota Pusaka Karangasem. Untuk pekerjaan fisiknya
sendiri, salah satu hasil program dari Karangasem sebagai Kota Pusaka ini rencananya akan terus berlanjut sampai tahun 2019. Hasil pekerjaan fisik tahun 2016 dan 2017 belum diserahkan karena proyek ini masih berlanjut hingga tahun 2019. Tetapi serah terima pemeliharaannya sudah, sehingga tanggung jawab perihal fisik bangunan secara menyeluruh masih di bawah satker provinsi. Untuk pengerjaan tahun 2018 dan 2019, Arnawa mengatakan masih ada beberapa penambahan proyek fisik lagi, seperti rencana akan dibangunnya museum lontar di sisi barat taman budaya ini dan penambahan beberapa fasilitas pendukung taman budaya. ‘’Ini bagian dari program Kota Pusaka. Selain fisik bangunan, juga harus ada sarana pendukung yang menunjukkan ini Kota Pusaka. Salah satunya, museum lontar maupun event budaya di tempat ini nanti,’’ katanya.
Bali Post/kmb31
KOTA PUSAKA - Salah satu bagian penataan Kota Pusaka adalah open stage yang sudah selesai dibangun. Proyek penataan Kota Pusaka yang dipusatkan di Lapangan Candrabuana, Amlapura. Proyek ini dikerjakan dari pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Proyek ini mengubah total Lapangan Candrabuana, dari awalnya lapangan olahraga, berubah total menjadi Taman budaya. Karangasem masuk dalam kategori A Kota Pusaka, yakni sebagai
10 Kota Pusaka terbaik seIndonesia. Dengan status sebagai Kota Pusaka, pemerintah daerah berharap berbagai aset Kota Pusaka di Karangasem tetap dapat dilestarikan. (kmb31)
Aktivitas ’’Water Sport’’ Dikeluhkan Wisatawan ’’Snorkling’’ dan ’’Diving’’ Amlapura (Bali Post) Kawasan pantai mulai dari Tulamben, Kecamatan Abang sampai Amed dan Bunutan di Kecamatan Abang dikenal karena keindahan alam bawah lautnya. Namun belakangan wisatawan di objek wisata snorkling dan diving yang menjadi ikon kawasan tersebut terusik oleh hadirnya aktivitas water sport yang menawarkan
permainan jet ski dan banana boats. Wahana water sport tersebut berada di kawasan Pantai Tukad Se di wilayah Banjar Lebah, Desa Purwakerti, Abang. Informasi Jumat (11/8) kemarin, wahana tersebut milik warga asing asal Rusia, tetapi dikelola oleh warga lokal. Saat muncul pertama kali pada 7 Agustus lalu, wahana yang ada
Bali Post/kmb
WISATA - Wisatawan snorkling dan diving di Pantai Amed, Kecamatan Abang mengeluh atas adanya aktivitas water sport.
di wilayah Desa Adat Culik itu sudah menuai protes karena dianggap membahayakan aktivitas diving maupun snorkling. Salah seorang warga Culik, Made Nik Suantara (45), mengakui hadirnya wahana baru itu diprotes banyak pihak. Protes bukan hanya datang dari para pengusaha hotel dan dive center, tetapi juga wisatawan termasuk nelayan. Suara penolakan sudah mencuat dan dituangkan dalam bentuk petisi yang ditandatangani ratusan orang. Namun sejauh ini belum ada arah ke mana petisi itu akan disampaikan. ‘’Rencannya (dibawa) ke pemerintah daerah, tapi belum jelas. Yang pasti mereka khawatir wanaha water sport akan membuat wisatawan pindah ke divesite (spot menyelam) lain,’ ungkapnya. Made Audie (40), manager Hotel Hidden Paradise di Banjar Laen, sependapat bahwa sebaiknya kawasan Pantai Tulamben sampai Bunutan bebas dari aktivitas wisata lain selain snorkling dan diving. Hadirnya wahana baru apalagi berisiko dari sisi keamanan justru akan berdampak terhadap aktivitas
snorkling dan diving yang selama ini telah menjadi trade mark kawasan pantai tersebut. ‘’Saya memang belum sempat melihat secara langsung fasilitas water sport-nya, soalnya berjarak sekitar empat kilometer dari sini (Hidden Paradise). Tapi kalau itu benar, dampaknya bisa tidak baik,’’ ucapnya. Pria yang sudah 26 tahun berkecimpung di dunia pariwisata itu mengajak semua pihak belajar dari kasus yang pernah terjadi di Vietnam. Menurutnya, Vietnam juga punya sport dive yang bagus namun ternoda oleh aktivitas water sport. Warga lokal yang mengandalkan hidup dari penyewaan aktivitas snorkling juga berharap Tulamben sampai Bunutan tetap dikhususkan untuk aktivitas diving dan snorkling saja. Sebab, dari kedua aktivitas tersebut masyarakat sudah kecipratan dampak positifnya. ‘’Nelayan juga kebagian kok. Kalau ada tamu hotel yang ingin cari sport yang jauh, jukung mereka yang disewa,’’ terang Wayan Mustika (35) yang menyewakan perlengkapan snorkling di pantai belakang Hotel
Hidden Paradise. Pantauan di lapangan, wahana water sport tersebut kemarin terlihat nangkring di tengah laut. Warga sekitar membenarkan wanaha yang di antaranya berupa jet ski itu kerap terlihat dinaiki wisatawan asing. Warga tak tahu apakah itu disewakan atau tidak. Yang jelas informasi di lapangan menyebutkan operasionalnya sudah mendapat restu dari pihak desa dinas, desa adat setempat dan juga Pemkab Karangasem. Soal adanya izin operasi dari pemkab, Kepala Dinas Perizinan Karangasem Wayan Putu Laba Erawan membantah. Menurutnya, sejauh ini belum ada permohonan apa pun terkait keberadaan wahana water sport tersebut. Sedangkan untuk izin operasional, kewenangan pemanfaatan kawasan perairan ada di tangan Pemprov Bali. Kadis Pariwisata Wayan Astika juga mengaku belum mengetahui adanya aktivitas water sport tersebut. ‘’Tapi segera akan kita cek lapangan. Setiap usaha pasti perlu kajian dan ada mekanisme perizinannya,’’ ujarnya. (kmb)
MO Tata ’’Margi Agung’’ Pura Besakih Amlapura (Bali Post) Menjadikan kawasan Pura Besakih lebih tertata dan asri menjadi salah satu program yang kini dijalankan Manajemen Operasional (MO) Badan Pengelola Kawasan Besakih yang dibentuk Pemkab Karangasem bersama Pemprov Bali. Sebagai lanjutan dari penataan sebelumnya, kali ini MO melakukan penataan sepanjang jalan mulai dari Pura Goa Raja sampai Pura Ulun Kulkul yang notabene merupakan margi agung atau jalan utama atau jalan besar menuju Pura Besakih.
‘’Median jalannya kita bongkar agar akses jalan menjadi lebih lebar. Trotoar juga kita tata, kita seragamkan,’’ ujar Manager MO Besakih I Ketut Sumendra, Jumat (11/8) kemarin. Untuk menjaga Pura Besakih agar benar-benar bisa menjadi episentrumnya umat Hindu, Sumendra mengharapkan dukungan semua pihak mulai dari pemerintah, lembaga-lembaga umat dan adat hingga masyarakat. Dalam hal penataan margi agung tersebut misalnya diharapkan ada kesadaran warga dan seluruh umat
untuk tidak menjadikan ruas jalan itu sebagai tempat parkir kendaraan. Pamedek atau siapa pun yang datang ke Besakih agar menempatkan kendaraannya di kantong-kantong parkir yang sudah disediakan. ‘’Karena merupakan margi agung, kita ingin ruas jalan itu bisa steril. Kami sudah usulkan ke Pemprov Bali agar nantinya di sana dipasang rambu,’’ jelasnya. Pria berlatar belakang militer ini mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi di Besakih mulai dari penataan kawasan hingga
hal-hal yang selama ini kerap menjadi keluhan pamedek maupun wisatawan. Menata semua itu, menurutnya, tidak semudah membalik telapak tangan. Gebrakan MO sejak setahun terakhir memang sudah membawa sejumlah perubahan positif. Untuk masalah ojek, misalnya. Melalui pendataan yang dilakukan, aktivitas tukang ojek menjadi lebih tertib. MO juga sudah menetapkan standar ongkos ojek maksimal dan dalam menawarkan jasanya setiap tukang ojek dilengkapi nomor dana. Pemasangan nomor
dana untuk memudahkan melacak tukang ojek yang berperilaku tidak baik. Sumendri juga mengakui permasalahan di Besakih sangat kompleks karena menyangkut hajat hidup masyarakat. Selain itu munculnya beragam persoalan juga dampak dari kompleksitas kawasan Pura Besakih itu sendiri. Menurutnya, setidaknya ada empat posisi yang memberi pengaruh signifikan terhadap eksistensi Pura Besakih sebagai hulunya Bali yaitu Margi Agung, Bencingah Agung, Penataran Agung dan Gunung Agung. (kmb)
TABANAN
14
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
BNNP Tes Urine Hakim dan Panitera PN Tabanan
Tabanan (Bali Post) Puluhan petugas pengadilan baik hakim, panitera dan pegawai honorer di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Tabanan, Jumat (11/8) kemarin dilakukan tes urine. Urine mereka ditest oleh petugas BNNP Bali, untuk mengetahui apakah mereka terdeteksi atau tersangkut penyalahgunaan narkoba, atau sebaliknya petugas di lembaga peradilan itu bebas dari narkotika. Ketua Pengadilan Negeri Tabanan (KPN) I Wayan Gede Rumega menyampaikan bahwa tes urie ini juga untuk menindaklanjuti instruksi atau Surat Edaran dari Mahkamah Agung (SEMA)tentang perangkat hukum harus bebas narkoba. Ada sebanyak 59 orang hakim, panitera dan pegawai di lingkungan PN Tabanan melakukan tes urine. Hal ini dilakukan bekerja sama dengan BNNP Bali. Bahkan yang
tidak sempat hadir hari itu karena alasan sakit ataupun izin akan tetap dilakukan tes urine susulan dan tetap dalam pengawasan. Sebelum melakukan tes urine, terlebih dahulu mereka dikumpulkan di ruang sidang utama. Setelah diberikan pengarahan, seluruh pegawai diminta untuk mengisi biodata yang sudah disediakan, lalu satu persatu masuk ke kamar mandi untuk menyediakan air seni dan dimasukkan ke wadah yang sudah disiapkan. Pihak pengadilan dan BNNP menyampaikan bahwa tes urine ini tidak ada unsur rekayasa. “Tidak ada unsur rekayasa, karena ini sifatnya mendadak. Setelah ada instruksi dari Dirjen Badan Pengadilan Hukum langsung kita respons dengan menghubungi BNNP Bali,” tegas KPN Tabanan I Wayan Gede Rumega. Lebih lanjut disampaikan, pemeriksaan urine ini ber-
tujuan untuk lebih memastikan bahwa seluruh pegawai Pengadilan Negeri Tabanan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Jika setelah dicek nantinya ada yang positif, pihaknya tidak segan melaporkan hal itu kepada Dirjen Peradilan Hukum pusat untuk diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada. “Sebagai penegak hukum tentu harus menjadi contoh yang baik. Soal sanksi, kita kembalikan ke mekanisme yang ada. Kita sifatnya hanya melaksanakan saja,” ucap Rumega. Hal senada juga disampaikan Panitera PN Tabanan, Matilda. Setelah mendapatkan hasil tes urine dari BNNP Bali, akan diteruskan ke Dirjen Badan Pengadilan Hukum, Mahkamah Agung RI berikut lampiran dokumentasi untuk memastikan bahwa seluruh jajaran PN Tabanan telah melakukan instruksi pusat.
Pascapengaduan Dugaan Diskriminasi
Dishub Kumpulkan Sopir Trans Serasi
Bali Post/kmb28
PERTEMUAN - Suasana pertemuan antara Kadishub Tabanan dengan para operator Trans Serasi, Jumat (11/8) kemarin. Tabanan (Bali Post) – Pengaduan terkait layanan Trans Serasi yang disampaikan sejumlah siswa direspons cepat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabanan. Sehari pascapengaduan, Jumat (11/8) kemarin Dishub mengumpulkan seluruh pramudi atau sopir Trans Serasi. Selain untuk mengurai akar persoalan yang sesungguhnya terjadi, pertemuan itu juga dilakukan sebagai ajang curhat para sopir Trans Serasi selama menjalani tugastugasnya di lapangan. Dalam pertemuan itu, terungkap bahwa tidak sedikit kendala yang dihadapi para sopir Trans Serasi. Mulai dari ketidakseimbangan antara jumlah siswa yang harus diangkut dengan jumlah armada yang tersedia, perubahan jadwal masuk sekolah, hingga dengan kondisi jumlah siswa antara jam masuk dan pulang sekolah. Pertemuan itu dipimpin langsung oleh Sekretaris Dishub Tabanan I Made Jaman dan dihadiri juga oleh perwakilan dari Perum DAMRI I Wayan Putu, serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) I Gusti Bagus Satriyadi. Hal pertama yang diba-
has dalam pertemuan itu menyangkut kondisi sesungguhnya, yang terjadi hingga akhirnya muncul pengaduan langsung dari siswa. Bahwa ada dugaan tindakan diskriminatif terhadap siswa. “Dari pertemuan tadi, kami menangkap ada semacam kesalahpahaman,” jelas Made Jaman usai pertemuan berlangsung. Menurutnya, kondisi seperti itu sebetulnya sempat juga terjadi sebelumnya. Namun bukan berarti hal tersebut dilakukan karena sopir Trans Serasi bertindak diskriminatif. “Selama ini juru mudi (sopir) memang memperioritaskan siswa-siswa yang terjauh lebih dulu. Mereka memang diminta turun bukan berarti tidak mau diangkut, tapi diminta menunggu,” ungkapnya. Kondisi ini, sambung dia juga tidak terlepas dari membeludaknya jumlah siswa. Khususnya di SMP Negeri 1 yang di tahun ajaran ini memberlakukan masuk pagi untuk seluruh kelas. “Sebetulnya kondisi ini sudah kami antisipasi dengan memberlakukan dua round trip. Jadi begitu selesai antar siswa sampai tujuan terakhir, juru mudi akan kembali ke
SMPN 1 untuk mengangkut siswa. Kalau masih ada siswa yang tinggalnya terjauh itu tetap diprioritaskan lebih dulu,” imbuhnya. Kondisi jumlah siswa yang tidak berimbang dengan jumlah armada ditambah gencarnya razia lalu lintas terhadap siswa SMP yang selama ini nekat masuk sekolah dengan mengendarai sepeda motor. Sejak razia, jumlah siswa yang memanfaatkan Trans Serasi mengalami lonjakan drastis. “Belum lagi situasi jumlah penumpang antara jam masuk sekolah dengan jam pulang sekolah berbeda drastis. Karena rata-rata di pagi hari atau saat siswa masuk sekolah, mereka di antara orangtua atau kakak-kakaknya. Saat pulang sekolah mereka baru memanfaatkan Trans Serasi,” papar dia. Menurutnya, para sopir sudah berusaha maksimal memberikan layanan kepada para siswa. Bahkan tidak sedikit juga yang harus membatasi jumlah siswa yang diangkut dengan pertimbangan faktor keselamatan. “Tadi juga mereka curhat. Sampai ada yang harus menolak karena memang sudah penuh. Kalau dipaksakan, siswanya duduk di pintu, itu berisiko. Bisa jadi si sopir yang akan ditindak aparat kepolisian. Apalagi sempat juga terjadi kecelakaan yang dialami siswa karena duduk di pintu mobil,” ungkapnya. Meski demikian, Jaman menegaskan bahwa pihaknya sangat berterima kasih terhadap pengaduan tersebut. Menurutnya, dengan adanya pengaduan tersebut, siswa ataupun orangtua ikut mengawasi pelayanan Trans Serasi. “Dan ini juga akan menjadi bahan evaluasi kami, agar Trans Serasi bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan,” tandasnya. (kmb28)
Seribu Ekor Tukik Dilepas di Pantai Pengasahan
Tabanan (Bali Post)Seribu ekor tukik atau anak penyu dilepas di Pantai Pengasahan, Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Tabanan, Jumat (11/8) kemarin. Pelepasan ini selain untuk melestarikan keberadaan penyu yang semakin langka, juga sekaligus menyambut HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Ketua panitia yang juga Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan Made Subagia, mengatakan pelepasan tukik ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Dan hingga tahun ini total tukik yang sudah dilepas berjumlah 5.000 ekor tukik. Ia melanjutkan, Tabanan memiliki garis pantai yang cukup panjang dan menjadi tempat singgah penyu jenis lekang untuk bertelur. Ada pun pantai yang kerap dijadikan tempat untuk penyu bertelur adalah Pantai Yeh Gangga, Pantai Tanah Lot di Kediri, Pantai Klecung Selemadeg Timur dan Pantai Pengasahan di Selemadeg Barat. Untuk menjaga kelestarian penyu, pihak Dinas Perikanan dan Kelautan bersama pihak terkait, seperti UPT KSDA maupun Dinas LH terus menerus melakukan sosialisasi mengenai pelestarian penyu. Tabanan juga sudah memiliki tempat penetasan telur penyu, baik di Yeh Gangga yang dikelola oleh kelompok masyarakat, di Pantai Klecung yang dilakukan secara perseorangan serta Kelompok Bali Turtle Conservation di Desa Lalanglinggah,
Bali Post/kmb24
LEPAS - Seribuan ekor tukik dilepas di Pantai Pengasahan, Tabanan, Jumat (11/8) kemarin. Selemadeg Barat. Hasilnya, dari sosialisasi yang terus menerus tersebut, masyarakat terutama nelayan jika melihat penyu di pantai akan mengembalikannya ke laut. Begitu juga jika ditemukan telur penyu, masyarakat segera melapor kepada Dinas Perikanan dan Kelautan atau langsung membawanya ke tempat penetasan telur penyu. Diakui Subagia, tindakan untuk melestarikan penyu dari Pemkab Tabanan masih sebatas pembinaan dan sosialisasi. Karena keterbatasan anggaran dan belum ada dana khusus yang dialokasikan bagi konservasi pelestarian penyu atau tempat penetasan telur penyu yang dikelola masyarakat. Saat ini untuk pendanaan dilakukan secara swadaya. “Untuk Bali Turttle Conservation yang di Desa Lalanglinggah sudah memiliki sponsor. Semen-
tara lainnya masih swadaya masyarakat. Kita berusaha mendorong agar mereka juga bisa mendapatkan dana sponsor,” jelas Subagia. Asisten II Kabupaten Tabanan I Wayan Miarsana menambahkan, kegiatan pelestarian penyu ini harus terus dilakukan karena keberadaannya yang sudah mulai punah. Selain tidak merusak sarang dan menjual telur penyu, masyarakat diharapkan senantiasa menjaga kebersihan pantai. Sebab, populasi penyu sangat dipengaruhi oleh sampah yang dibuang ke laut. “Sampah di laut selalu jadi masalah bagi penyu. Kemunculan plastik yang meningkat dan berakhir di pantai akan berdampak pada hewan yang menghuni lautan dan menelan sampah ini. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga ekosistem laut maupun pantai,” ajak Miarsana. (kmb24)
Sementara itu, Kasi Rehabilitasi BNNP Bali Ni Nyoman Sukerni menyampaikan, sepengatahuannya baru Pengadilan Tabanan yang pertama kali mengajukan kerja sama untuk pelaksanaan tes urin. Sementara untuk di kabupaten lainnya masih menunggu jadwal selanjutnya, apalagi sifatnya merupakan instruksi langsung dari pusat. Sedangkan untuk hasil, dikatakannya memang tidak bisa langsung diketahui hari itu juga. Kemungkinan baru bisa diserahkan minimal hari Rabu mendatang. Dan jika dalam hal tersebut ada yang positif, BNNP Bali akan melakukan pendalaman pemeriksaan. “Kita cek, apakah yang bersangkutan mendapatkan obat yang mengandung narkoba secara ilegal, atau memang ada yang mengkonsumsi obat dari dokter yang memang ada sedikit ada kandungan narkobanya,” jelasnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
URINE - Ketua PN Tabanan I Wayan Gede Rumega di sela-sela pelaksanaan tes urine di Pengadilan Negeri Tabanan bekerja sama dengan BNNP Bali, Jumat (11/8) kemarin.
Tunjangan Kesehatan Pegawai Kontrak Rp 1,9 Miliar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tabanan I Wayan Sugatra, Jumat (11/8) kemarin, menyebutkan saat ini pegawai kontrak di Tabanan berjumlah sekitar 3.000 orang. Tetapi yang baru didaftarkan menjadi peserta BPJS baru 2.400 orang. “Baru 2.400 orang yang memenuhi syarat untuk didaftarkan menjadi peserta. Ke depan bisa bertambah
jika syarat-syarat sudah lengkap,” ujarnya. Dalam hal penanggungan premi BPJS Kesehatan untuk pegawai kontrak di Pemkab Tabanan, kata Sugarta, berlaku diseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tanggungan premi mencakup pegawai itu sendiri, pasangan hidup (suami/ istri) serta tiga orang anak. Sesuai dengan aturan,
Pemkab Tabanan membayar premi berdasarkan prosentase pemberi upah dan pegawai kontrak juga membayar premi sesuai dengan prosentasenya sebagai penerima upah. “Jika dihitung premi yang dibayarkan pemkab adalah Rp 61.800 per bulan, sementara untuk tenaga kontraknya Rp 41.200 per bulan,” ujar Sugatra. Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Tabanan Wayan Gunawan mengatakan, perhitungan pembayaran premi BPJS dari pegawai kontrak di Pemkab Tabanan berdasarkan pada Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tabanan 2017 sebe-
Tabanan (Bali Post) Pengisian tiga jabatan eselon II yang kosong sejak sebulan lalu, hingga saat ini belum dilakukan Pemkab Tabanan. Saat ini ketiga jabatan kosong eselon II diisi pelaksana tugas (PLt). Padahal tim panitia seleksi (pansel) sudah dibentuk Juni lalu. Untuk mengisi jabatan lowong itu, Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti belum lama ini mengaku akan melakukan mutasi atau rolling pejabat eselon II terlebih dahulu. Setelah itu dilanjutkan dengan proses mengisi jabatan
yang kosong tadi. “Akan dilakukan mutasi terlebih dahulu. Nanti baru mengisi jabatan yang kosong,” tandas Bupati Eka didampingi Sekkab I Nyoman Wirna Ariwangsa. Terkait pelaksanaan mutasi maupun pengisian jabatan yang kosong tersebut, kata Bupati Eka terlebih dahulu akan dikonsultasikan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta. Sehingga tidak akan menimbulkan persoalan. Setelah ada rekomendasi dari KASN, baru akan dilakukan mutasi,
dilanjutkan dengan pengisian jabatan yang kosong. Sekkab Wirna, Kamis (10/8) lalu sudah berangkat ke Jakarta untuk bertemu dengan KASN. Seperti diketahui, ada tiga jabatan eselon II yang saat ini sudah kosong. Ketiganya yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPRKP) sepeninggal pejabat lama I Nyoman Sunarta sejak 1 Maret 2017. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) dan Asisten III sudah kosong sejak 1 Agustus lalu sepeninggal
Tabanan (Bali Post) -
Sesuai peraturan ketenagakerjaan, di mana setiap tenaga kerja berhak mendapatkan tunjangan kesehatan, Pemkab Tabanan menggelontorkan dana sebesar Rp 1,9 miliar untuk membayar premi kesehatan pegawai kontraknya di tahun 2017.
sar Rp 2.059.965. Meskipun diketahui, jika gaji pegawai kontrak tidak sesuai UMK atau sebesar Rp 1,1 juta. “Mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2013 tentang JKNKIS, pembayaran premi lima persen dari UMK,” jelasnya. Program BPJS Kesehatan yang diberikan kepada pegawai kontrak di Pemkab Tabanan mengacu pada PPNPN atau Pegawai Pemerintah Non-Pegawai Negeri yang merupakan program khusus didasarkan pada Perpres 111 tahun 2013. “Program ini khusus di luar program mandiri dan untuk badan usaha,” tegasnya. (kmb24)
pejabat lama yang pensiun yakni IB Made Wiryawan dan Tjok Alit Juli. Sementara 1 September ini jabatan Kepala Dinas Pendidikan dipastikan kosong karena pejabat saat ini I Wayan Adnyana pensiun. Informasi yang berhasil dihimpun, mutasi nampaknya memang sengaja dilakukan sebelum mengisi jabatan yang kosong. Pasalnya, keempat jabatan eselon II yang lowong tersebut termasuk jabatan favorit yang banyak dimintai pejabat eselon II ataupun pejabat di bawahnya. (kmb28)
Mutasi Isi Jabatan Kosong, Sekkab Temui KASN
Warung Global
Komite Dilibatkan dalam Perencanaan, Pengawasan dan Penilaian Program pendidikan
DUNIA Pendidikan memang tidak pernah sepi dari sorotan. Mulai dari penerimaan siswa baru, pengelolaan anggaran dari pemerintah, serta peranan komite di sekolah itu sendiri. Dari berbagai persoalan yang terjadi, guna menghindari kecurigaan masyarakat khususnya orangtua murid, serta menjunjung tranfaransi, maka peranan komite mesti dilibatkan baik dari perencanaan, pengawasan hingga program pendidikan. Itulah yang terungkap dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali dengan topik “Anggota Dewan Dilarang Jadi Pengurus Komite Sekolah”, Jumat (11/8) kemarin. Acara ini juga dipancarluaskan Radio Genta FM, Swara Negara FM, Singaraja FM dan SWiB Amlapura. Berata Yasa di Sangeh berpendapat bahwa yang menjadi komite sekolah agar orangtua siswa yang betulbetul peduli terhadap keberlangsungan pendidikan. Komite sekolah dapat melaksanakan fungsinya sebagai partner sekolah dalam mengadakan sumber-sumber daya pendidikan dalam melaksanakan pengelolaan pendidikan yang dapat mewujudkan fasilitas bagi siswa, sehingga pembelajaran menjadi semakin efektif. Budiada di Tabanan mengatakan anggota dewan su-
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan0361-8943991 Polsek Selemadeg0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213,
dah sepantasnya tidak jadi pengurus komite sekolah agar tidak rangkap jabatan sehingga bisa memaksimalkan kinerjanya. Komite sekolah mesti melakukan upaya-upa-
ya dalam meningkatkan mutu pendidikan, yakni meningkatkan partisipasi orangtua dan masyarakat dalam kemajuan sekolah. yakni melakukan pengadaan sarana dan prasarana pembelajaran serta pengawasan terhadap program pendidikan di sekolah. Werda di Tegallalang mengatakan, selaku perwakilan siswa, keberadaan komite sekolah harus mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan menyenangkan semua pihak. Keberadaan dan tugas komite sekolah mesti dievaluasi agar nantinya tidak menyalahkan wewenang. Sugi di Mambal, Peran dan
fungsi komite sekolah sejauh ini masih ada yang mempertanyakan, seolah-olah tidak berfungsi maksimal. Sebenarnya komite mempunyai kegunaan yang sangat bagus untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sistem keterbukaan dengan masyarakat sangat dibutuhkan agar tidak terjadi salah persepsi antara masyarakat dan sekolah. Darsana di Tabanan berpendapat untuk melaksanakan urusan dalam bidang pendidikan, komponen masyarakat yang bergabung dalam komite sekolah harus ikut dilibatkan, mulai dari memberikan masukan dalam perencanaan dan juga dalam pengawasan dan penilaian program pendidikan. (Dika)
15
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
Jadwal Pertandingan ---------- Liga Inggris ----------------------------------------------Sabtu (12/8) malam Watford Chelsea Crystal Palace Everton Southampton West Bromwich Albion Brighton and Hove Albion Minggu (13/8) malam Newcastle United Manchester United
vs vs vs vs vs vs vs vs vs
Liverpool Burnley Huddersfield Town Stoke City Swansea City Bournemouth Manchester City Tottenham Hotspur West Ham United
---------- Liga Prancis -----------------------------------------------Sabtu (12/8) malam Nantes
vs
Marseille
Minggu (13/8) dini hari Amiens SC Bordeaux vs Metz Caen Toulouse
vs
Angers SCO
vs vs
St Etienne Montpellier HSC
Minggu (13/8) malam Strasbourg Dijon FCO
vs vs
Lille Monaco
Senin (14/8) dini hari En Avant de Guingamp
vs
Paris St Germain
---------- Piala Super Spanyol -----------------------------------Senin (14/8) dini hari Barcelona
vs
Real Madrid
---------- Piala Italia Putaran III -----------------------------------Sabtu (12/8) malam Bari(II) Benevento Bologna Brescia(II) Cagliari Carpi(II) Chievo Verona Crotone Genoa Verona Pordenone (III) Sampdoria Sassuolo SPAL Torino Udinese
vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs
Cremonese(II) Perugia(II) Cittadella(II) Pescara(II) Palermo(II) Salernitana(II) Ascoli(II) Piacenza (III) Cesena(II) Avellino(II) Lecce Foggia(II) Spezia(II) Renate (III) Trapani (III) Frosinone(II)
Dortmund Skors Dembele
Berlin -
Pemain 20 tahun itu terlihat sebagai calon potensial pengganti Neymar di Barcelona. Neymar memecahkan rekor transfer dunia dengan kepindahan senilai 222 juta euro ke Paris St Germain pada awal bulan ini. Media Jerman melaporkan bahwa Dembele dapat bergabung ke Barca dengan nilai transfer lebih dari 100 juta euro. Namun, Dortmund menegaskan penawaran yang diajukan
klub Spanyol itu tidak memenuhi permintaan mereka dan langkah kepindahan kini kelihatannya belum akan terwujud. Dembele kini akan absen pada pertandingan putaran pertama Piala Jerman di markas tim strata keenam Riesalingen-Arlen, Sabtu malam ini. ‘’Ousmane Dembele absen dari latihan tanpa alasan dan tentu saja langkah itu diambil dengan kesadaran,’’ kata direktur
olahraga Dortmund Michael Zorc dalam pernyataannya. ‘’Tentu saja kami akan memberi sanksi pada tindakan yang salah seperti itu. Sebagai tambahan setelah berdiskusi dengan pelatih, kami menskors sang pemain dari pertandingan dan latihan sampai pekan depan dan setelah pertandingan Piala Jerman kami pada akhir pekan.’’ Dembele bergabung dengan Dortmund setahun silam dengan ikatan kontrak lima tahun. Kontribusinya amat diperlukan karena Dortmund akan menjalani pertandingan penysihan Grup Liga Champions. (kmb39/rtr/ant)
Pamekasan (Bali Post) Madura United (MU) FC membawa sebanyak 18 pemain untuk menghadapai Bali United FC dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2017 yang akan digelar pada Minggu (13/8) besok. Menurut pelatih Madura United Gomes de Oliviera, Jumat (11/8) kemarin, ke-18 pemain itu termasuk pemain asing rekrutan baru yakni Thiago. ‘’Marquee Player Madura United tidak kami bawa,
karena akumulasi kartu kuning, sehingga yang bersangkutan tidak bisa kita mainkan,’’ ujarnya per telepon. Gomes menjelaskan, laga tanding antara Madura United FC melawan Bali United FC itu akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Bali. ‘’Semua pemain dalam kondisi fit dan mereka itu siap berjuang. Kami berharap bisa meraih poin penuh di sana,’’ ujar Gomes. Menurutnya, lawan tand-
ing Madura United saat ini sudah jauh berubah dari sebelumnya, karena sudah berbenah. Bahkan, sambungnya, kini Bali United sudah masuk papan atas klasementara Liga 1 Indonesia dengan raihan 32 poin, hanya selisih dua poin dibanding Madura United. ‘’Jadi, Bali United merupakan lawan yang berat, dan oleh karenanya kita harus berjuang keras untuk bisa memenangkan pertandingan di laga ini,’’ kata Gomes. (ant)
Klub Jerman Borussia Dortmund, Jumat (11/8) kemarin menskors penyerang Ousmane Dembele sampai pekan depan setelah ia absen latihan. Penawaran dari Barcelona untuk pemain internasional Prancis tersebut juga ditolak.
MU Bawa Thiago ke Bali
Bali Post/afp
ABSEN - Gelandang Borussia Dortmund Ousmane Dembele (kiri) berpapasan dengan rekan setimnya, Sokratis. Dembele dijatuhi sanksi dari Dortmund karena absen latihan.
Guliyev Gagalkan Upaya van Niekerk
---------- Piala Jerman Putaran I --------------------------------Sabtu (12/8) malam FC Rielasingen-Arlen (VI) Chemnitzer FC(III) Germania Halberstadt(IV) Leher TS (V) Lueneburger SK Hansa(IV) Unterhaching(III) SV Eichede (V) TuS Erndtebrueck(IV) Arminia Bielefeld(II) Jahn Regensburg(II) Rot-Weiss Erfurt(III) FC Wuerzburger Kickers(III)
vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs
Borussia Dortmund FC Bayern Munich Freiburg Cologne Mainz 1. FC Heidenheim(II) Kaiserslautern(II) Eintracht Frankfurt Fortuna Duesseldorf(II) SV Darmstadt 98(II) TSG 1899 Hoffenheim Werder Bremen
Minggu (13/8) malam Saarbrucken(IV) 1. FC Schweinfurt 05(IV) TSV 1860 Munich(IV) Bonner SC(IV) Eintracht Norderstedt(IV) FC Noettingen (V) Spfr. Dorfmerkingen (VI) SV Morlautern (V) Osnabrueck(III) 1. FC Magdeburg(III) Energie Cottbus(IV) SV Wehen Wiesbaden(III)
vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs
Union Berlin(II) SV Sandhausen(II) FC Ingolstadt 04(II) Hanover 96 VfL Wolfsburg VfL Bochum(II) RB Leipzig Greuther Fuerth(II) Hamburg SV FC Augsburg VfB Stuttgart FC Erzgebirge Aue(II)
Senin (14/8) malam BFC Dynamo(IV) MSV Duisburg(II) SC Paderborn(III) Hansa Rostock(III)
vs vs vs vs
FC Schalke 04 Nuremberg(II) FC St. Pauli(II) Hertha Berlin
Bali Post/net
Pemain belakang Southampton Virgil van Dijk.
Van Dijk Absen Lawan Swansea
London Bek tengah Southampton Virgil van Dijk absen pada pertandingan pembukaan Liga Inggris, Sabtu (12/8) malam ini melawan Swansea City karena virus, kata manajer Mauricio Pellegrino. Pemain internasional Belanda berusia 26 tahun itu telah minta dijual setelah mengekspresikan kekecewaannya terhadap penolakan klub untuk mendengarkan penawaranpenawaran yang ditujukan kepadanya. Ketika ditanyai apakah Van Dijk dapat dipilih untuk dimainkan, Pellegrino menjawab, ‘’Tidak, tidak, karena pada pekan ini dia mengalami masalah dengan suatu virus. Dia tidak dapat berlatih pada dua hari terakhir.’’ ‘’Kami mengharapkan dia kembali berlatih dengan kami karena kami membutuhkan sang pemain. Mudah-mudahan dia dapat mengubah sudut pandangnya. Klub sudah begitu jelas sejak awal dengan sang pemain. Kami tidak dapat mengendalikan semua situasi. Virgil adalah bagian klub kami. Dia dikontrak namun kami kini menunggu.’’ Van Dijk dikait-kaitkan dengan kepindahannya ke Liverpool pada bursa transfer terkini. Tetapi klub Merseyside itu secara resmi telah mengakhiri ketertarikan mereka setelah Southampton melaporkan si Merah ke Liga Inggris akibat pendekatan ilegal pada Juni. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
ATLETIK - Pelari Turki Ramil Guliyev (kedua dari kanan) menjuarai nomor 200m di Kejuaraan Dunia Atletik di London, Jumat (11/8) kemarin.
Tak Ada Persaingan di Lini Depan Timnas
Jakarta (Bali Post) Penyerang tim nasional sepak bola U-22 Indonesia Marinus Mariyanto Manewar merasa tidak bersaing dengan penyerang naturalisasi Ezra Walian untuk mengisi posisi striker utama timnas. ‘’Yang penting bagi saya adalah bagaimana membawa timnas meraih hasil yang terbaik di SEA Games 2017,’’ ujar Marinus di Jakarta, Kamis (10/8) malam. Penyerang asal tim Persipura Jayapura itu menambahkan, demi timnas, dirinya siap melakukan apa pun termasuk menjadi pemain cadangan. Dengan alasan yang sama pula dia tidak pernah berencana untuk menjadi pencetak gol terbanyak di SEA Games 2017. ‘’Saya belum terpikir sampai sana,’’ tutur Marinus. Tim nasional U-22 Indonesia yang dilatih Luis Milla saat ini memiliki tiga penyerang dari total 25 nama pemain yang disiapkan untuk SEA
Games 2017, Malaysia. Selain Marinus dan Ezra Walian, posisi striker akan ditempati oleh Yabes Roni. Jumlah 25 pemain itu nantinya masih akan dikurangi karena di SEA Games 2017 setiap timnas sepak bola hanya boleh mendaftarkan 20 nama pemain inti. Adapun di SEA Games 2017, Malaysia, timnas U-22 Indonesia ada di Grup B bersama Thailand, Filipina, Timor Leste, Vietnam dan Kamboja. Timnas U-22 dijadwalkan bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia pada Sabtu (12/8) dan akan melakoni laga pertama di Grup B pada Selasa (15/8) melawan juara bertahan SEA Games, Thailand. Pertandingan kedua dilangsungkan pada Kamis (17/8) kontra Filipina, lalu dilanjutkan versus Timor Leste pada Minggu (20/8). Pertandingan Indonesia melawan Vietnam dan Kamboja masing-masing diadakan Selasa (22/8) dan Kamis (24/8). (ant)
Bali Post/ant
BERBINCANG - Pemain timnas U-22 Ezra Walian (kedua kiri) berbincang dengan rekannya ketika mengikuti pelepasan Timnas U-22 di Jakarta.
London Pelari Turki Ramil Guliyev menggagalkan upaya Wayde van Niekerk meraih gelar ganda pada Kejuaraan Dunia Atletik, Jumat (11/8) kemarin. Guliyev yang sebelumnya mewakili Azerbaijan, di luar dugaan menjuarai nomor lari 200m dan memaksa van Niekerk menduduki posisi kedua. Guliyev belum sekalipun menjuarai lari 200m ini di kompetisi global. Pelari berusia 27 tahun itu menuntaskan lomba dengan waktu 20,09 detik. Ia merayakan kemenangan dengan mengelilingi stadion sambil membawa bendera Turki dan Azerbaijan. Van Niekerk yang sebelumnya merebut emas di nomor 400m, ingin menyamai rekor Michael Johnson (AS) yang pada 1995 mampu mengawinkan gelar 200m dan 400m di kejuaraan dunia di Gothenburg. Kali ini ia tidak berkutik dan harus mengakui keunggulan Guliyev setelah
membukukan waktu 20,11 detik. Sementara peringkat ketiga direbut Jereem Richards (Trinidad dan Tobago) dengan waktu yang sama dengan Van Niekerk. Sementara itu, pelari Botswana Isaac Makwala gagal setelah melintasi garis finis di posisi keenam. Makwala sebelumnya digadanggadang bisa mengimbangi van Niekerk. Atlet tersebut sebelumnya dilarang tampil akibat dimasukkan karantina, menyusul wabah sakit perut yang melawan sejumlah atlet. Minus Usain Bold yang menjuarai nomor ini di empat Kejuaraan Dunia, lomba diprediksi akan menjadi pertarungan antara Van Niekerk melawan Makwala. Duet Isiah Young dan Ameer Webb juga diunggulkan bisa memenangi nomor ini. Sementara pelari Inggris Nathaneel MitchellBlake meski tak diungguilkan ternyata mampu menyelesaikan lomba di posisi keempat. (kmb39/rtr)
Bali Post/afp
SAYAP - Pembalap Ducati Andrea Dovizioso menjalani sesi latihan MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring di Spielberg, Jumat (11/8) kemarin. Dovizioso mengaku puas dengan penampilan motornya yang menggunakan sayap baru (fairing) pada sesi itu. Rekan setimnya Jorge Lorenzo juga memakai fairing baru pada motornya.
Coutinho Minta Ditransfer Barcelona Hanya berselang beberapa jam setelah Liverpool menyatakan tidak akan menjual Philippe Coutinho, pemain asal Brazil itu justru mengajukan diri untuk dimasukkan dalam daftar transfer. Kondisi tersebut memperkeruh suasana klub jelang pertandingan melawan Watford, Sabtu (12/8) malam ini. Media Inggris, Jumat (11/8) kemarin melaporkan, pemain berusia 25 tahun itu telah mengirim pesan untuk dijual. Koran Liverpool Echo menyatakan Coutinho mengirim surat elektronik pada Direktur Olahraga Michael Edwards yang isinya ingin meninggalkan Anfield. Liverpool belum memberikan keterangan seputar berita yang dimuat pada koran tersebut. Sebelumnya Liverpool menolak tawaran kedua Barca yang bernilai 100 juta euro. Bulan lalu Barca mengajukan tawaran 80 juta euro untuk mendapatkan pemain yang berposisi sebagai pengatur serangan itu. ‘’Kami ingin memberikan klarifikasi terkait posisi kami perihal kemungkinan transfer Philippe Coutinho,’’ demikian bunyi pernyataan dari pemilik klub Fenway Sports Group (FSG) di situs resmi klub Merseyside itu (www. liverpoolfc.com). ‘’Posisi definitif klub adalah tidak ada tawaran untuk Philippe yang akan
dipertimbangkan dan dia akan tetap menjadi anggota Liverpool Football Club ketika bursa transfer musim panas ditutup.’’ Ini merupakan pertama kalinya para pemilik Liverpool mengomentari penawaran Barcelona untuk Coutinho, setelah manajer Juergen Klopp berulang kali menegaskan bahwa pemain Brazil itu tidak dijual. ‘’Tidak ada batas harga untuk membiarkan dia hengkang atau harga yang siap kami terima,’’ kata pelatih Jerman itu. ‘’Tujuan kami adalah untuk memiliki tim terbaik sebisa mungkin. Maka kami ingin mempertahankan pemain-pemain kami dan menambahi (pemain-pemain) baru. Itulah rencana kami. Liverpool bukan klub yang menjual pemain-pemain. Ini sudah sangat ditetapkan. Maka apa yang mereka bayarkan pada akhirnya tidak masalah.’’ Barca memandang Coutinho merupakan pemain yang tepat untuk menggantikan Neymar yang pindah ke Paris St Germain dengan nilai transfer 222 juta euro. Tim Katalan itu, yang hanya mampu memenangi Piala Raja pada musim lalu, akan berhadapan dengan juara Liga Champions Real Madrid pada pertandingan pertama Piala Super Spanyol. (kmb39/rtr/ant)
OLAH RAGA
16
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
LATIHAN - Atlet anggar Merry Ananda melatih gerakan ketika mengikuti pelatnas SEA Games anggar nomor degen, di Jakarta. Sebanyak 12 atlet anggar akan bertanding pada nomor degen, floret, dan sabel perorangan, pada SEA Games Malaysia mendatang.
Bali Post/ant
Pemain timnas futsal putri mengikuti pelepasan di Jakarta. Timnas futsal putri akan berlaga pada SEA Games XXIX Kuala Lumpur 2017.
Tim Futsal Putri Optimis Raih Medali Emas
Jakarta (Bali Post) Tim nasional futsal putri Indonesia merasa optimistis bisa memenuhi target merebut medali emas pada SEA Games 2017 di Malaysia. ‘’Meski waktu persiapan kami agak mepet, tetapi kami yakin bisa mendapatkan emas,’’ ujar pelatih timnas futsal putri Andre Picessa di Jakarta, Jumat (11/8) kemarin. Alasan Andre, tim yang dilatihnya menampilkan performa yang cukup gemilang dalam laga-laga uji coba yang sudah dilakukan. Saat ini tim futsal putri sudah memasuki masa pengenduran latihan agar bisa mendapai performa puncak di SEA Games 2017 nanti. ‘’Beberapa minggu ini kami sudah mengendurkan latihan dan kalaupun ada uji coba kami melawan tim yang berada di bawah kami. Mental anak-anak semakin meningkat dengan membuat banyak gol,’’ tutur Andre. Timnas futsal putri sendiri nantinya akan berhadapan dengan Malaysia, Myanmar, Thailand dan Vietnam di SEA Games 2017. Di laga perdana, timnas futsal putri akan melawan tuan rumah Malaysia pada Minggu (20/8). Andre Picessa menyebut peluang timnya cukup terbuka untuk menaklukkan Malaysia dengan syarat bisa mengantisipasi permainan dua pemain Malaysia dan faktor nonteknis. ‘’Semoga kami bisa mengalahkan Malaysia di rumahnya sendiri,’’ tutur Andre. Adapun di SEA Games 2017, selain timnas futsal putri, Indonesia juga menempatkan wakil di futsal putra. Sama dengan putri, tim putra juga akan berhadapan dengan Malaysia, Myanmar, Thailand dan Vietnam. Bedanya, tim putra akan bertanding kontra Thailand pada Minggu (20/8) di pertandingan pertamanya. Turnamen futsal SEA Games 2017 sendiri dilakukan dengan sistem setengah kompetisi atau round robin yang berhak mendapatkan emas adalah tim terbaik dengan poin tertinggi. (ant)
Bali Post/ant
Nomor Sabre dan Foil Putri Berpeluang Hasilkan Medali Jakarta (Bali Post) -
Willem mengatakan peluang medali bagi tim Indonesia berkurang karena tuan rumah Malaysia tidak menggelar pertandingan nomor beregu. ‘’Malaysia mungkin merasa tidak unggul pada nomor beregu sehingga hanya menggelar nomor pertandingan perorangan,’’ ujar Willem. IKASI mengirim 12 atlet dalam SEA Games ke-29 itu.
Mereka adalah Hendrawan Susanto dan Dennis Ariadinata Satriana pada nomor foil putra. Kemudian, Chintya Anreiny Pua dan Mery Ananda pada nomor foil putri. Pada nomor epee putra, Indonesia mengirim Indra Jaya Kusuma dan Derry Renanda Putra Siahaan. Sedangkan pada nomor epee putri terdapat Megawati dan Fathia Noviza.
Bali Post/dok
AEROBIK — Lomba senam aerobik di halaman Bali TV serangkaian HUT Bali Post. Lomba sekaligus dipakai ajang seleksi bagi atlet Bali yang berlaga ke Fornas IV/2017 di Banjarmasin, bahkan memperebutkan Piala Menpora.
Lomba Senam Aerobik HUT Bali Post di Bali TV
Denpasar (Bali Post) Lomba senam aerobik dalam rangka merayakan HUT ke-69 Bali Post sekaligus HUT ke-72 Kemerdekaan RI bakal digelar di Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A, Denpasar, Minggu (13/8) besok. Lomba senam aerobik ini juga dipakai sebagai ajang seleksi atlet Bali yang akan berlaga di hajatan multievent Fornas IV/2017 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Ketua Panpel Adolfina Grace Tangkudung, di Denpasar, Jumat (11/8) kemarin menjelaskan, lomba senam bergengsi juga memperebutkan Piala Menpora bagi peserta yang menyandang predikat juara umum. Dijelaskannya, oleh karena suasana merayakan Hari Kemerdekaan, bagi peserta yang mengikuti senam massal disarankan mengenakan busana warna merah-putih, sebab akan dipilih peserta Merah-Putih. ‘’Bagi peserta yang dinobatkan menjadi peserta Merah-Putih, berhak membawa pulang trofi eksklusif berikut uang tunai Rp 200 ribu,’’ jelas Grace Tangkudung. Dikemukakan, senam massal terdiri atas poco-poco, aerobik, dangdut, hip-hop, dan gemu famire. ‘’Senam massal diliput Bali TV, dan ditayangkan pada acara Sehat dan Bugar,’’ ungkap Grace Tangkudung yang juga Ketua Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (Asiafi) Bali ini. ‘’Bahkan, Ketua Umum Asiafi Pusat Ibu Erna Wahyo menjadi ketua dewan juri, yang dibantu Asiafi Bali, dalam memberikan penilaian kepada peserta,’’ ungkap Grace Tangkudung. Menurut Grace, sebagaimana ketentuan Asiafi Pusat kategori yang dilombakan, pada Fornas IV di Banjarmasin, yakni aerobik 35 tahun ke bawah, aerobic 36 tahun ke atas, aerobik profesional, dan zumba fitness. (022)
Porprov Bali XIII
Jembrana dan Bangli Absen di Cabor Dansa
Denpasar (Bali Post) Kontingen Jembrana dan Bangli dipastikan absen pada cabor dansa Porprov Bali XIII yang mengambil venue di SMK Silekarang, Singapadu, Gianyar. Alasannya, kedua daerah itu belum terbentuk Pengkab Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI). Ketua Pengprov IODI Bali Made Suparmi yang menjadi technical delegate (TD) bersama AA Sagung Mas Megawati, di Denpasar, Jumat (11/8) kemarin menerangkan, dansa pertama kali dipertandingkan pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali dan mempertandingkan 13 nomor. ‘’Ke-13 nomor yang dipertandingkan terdiri atas Latin (6), standar (6), dan hip-hop (1). Seluruhnya melombakan nomor pasangan (couple),’’ tutur Suparmi. Selama pelaksanaan Porprov, juri yang memimpin lomba didatangkan dari PB IODI berjumlah lima orang, sehingga kinerja dan keputusannya diyakni netral dan objektif. Diakuinya, pasca-Porprov, pihaknya menggarap dua daerah yang terbentuk Pengkab IODI, yakni Jembrana dan Bangli. ‘’Tujuannya, kami ingin membentuk IODI pada kedua kabupaten tersebut supaya bisa dilakukan pembinaan hingga muncul bibitbibit pedansa berbakat dan bertalenta,’’ harapnya. Apalagi, pihaknya berobsesi pelaksanaan Porjar di kabupaten dan kota termasuk Porjar Bali, cabor dansa sudah resmi dipertandingkan mulai 2018 mendatang. (022)
Indonesia mengirim empat atlet pada nomor sabre. Mereka adalah atlet putra Hendri Eko Budianto dan Ricky Dhisullimah, serta atlet putri Diah Permatasari dan Yully Andhika Putri. ‘’Kami tinggal mematangkan teknik individu atlet dengan terus melakukan simulasi pertandingan hingga Selasa (15/8). Kami terus memperkuat
mental bertanding para atlet,’’ kata Willem. Pelatnas anggar melatih mental bertanding 12 atletnya dengan menggelar pertandingan atlet putri melawan atlet putra. Tim Anggar Indonesia, lanjut Willem, akan berangkat ke Kuala Lumpur pada 19 Agustus sesuai dengan jadwal keberangkatan kontingen Merah-Putih dalam SEA Games 2017. ‘’Kami mengantisipasi persaingan dari tim Singapura dan Vietnam, selain tim tuan rumah Malaysia,’’ ujar Willem. Willem menambahkan, tim
Singapura unggul pada nomor pertandingan foil dan sabre, baik putra maupun putri. Sedangkan Vietnam unggul pada nomor sabre putra dan epee putra. ‘’Tuan rumah Malaysia punya atlet yang kuat pada nomor epee dan foil, baik putra maupun putri,’’ katanya. Pada SEA Games 2015 di Singapura, tim anggar Indonesia meraih satu medali perak dan lima medali perunggu. Medali perak diraih tim sabre putra, sedangkan perunggu dipersembahkan tim epee putra, tim foil putra, tim epee putri, tim foil putri, dan tim sabre putri. (ant)
Denpasar (Bali Post) Tercatat enam pecatur Porprov Kota Denpasar yakni Hana Aprilia, Simon Kurniawan, Bayu Suharjito, Pasek Budarsa, Adam Sani, dan Gede Mustika menjalan tryout dengan turun pada Kejuaraan Terbuka Piala Kajati Jatim, di Surabaya, 31 Juli sampai dengan 6 Agustus lalu. Pelatih WN Nyoman Cakera, di Denpasar, Jumat (11/8) kemarin menerangkan, Piala Kajati Jatim bersifat terbuka, dan sangat bergengsi, sebab diikuti pecatur mancanegara. ‘’Kami hanya mam-
pu mengirimkan enam pecatur kami, karena terbentur keterbatasan dana,’’ kilai Cakera. Selain enam pecatur yang terjun di Piala Kajati Jatim, tim Porprov Denpasar berkekuatan Katerine Vineka Anthony, Jesselyn Margareth, Ni Wayan Rosita Devi Handayani, Ni Wayan Adnyani Eka Sari serta Devi Novita Antari. ‘’Kami berlatih sejak April lalu,’’ kata Cakera, yang juga Ketua Harian Pengkot Percasi Denpasar ini. Menurutnya, pada Porprov Bali XII/2015, di Buleleng, tim Denpasar menyabet
3 keping emas. ‘’Kami ingin mempertahankan tiga emas dulu, syukur kalau bisa bertambah dan merebut gelar juara umum,’’ ucapnya. Cabor catur mempertandingkan nomor seperti catur standar perorangan dan beregu putra dan putri, kemudian catur cepat perorangan, beregu putra dan putri, catur kilat perorangan dan beregu putra dan putri, serta campuran (mix). ‘’Pecatur kami berlatih dan sparring di sekretariat Percasi Denpasar, Jalan Serma Kawi,’’ kata Cakera. (022)
Montreal Putaran ketiga turnamen Piala Rogers di Montreal, Jumat (11/8) kemarin, menghasilkan kejutan. Petenis remaja Kanada Denis Shapovalov menjungkalkan unggulan utama Rafael Nadal meski sempat tertinggal lebih dahulu. Petenis berusia 18 tahun itu langsung mencium lapangan setelah menuntaskan pertandingan dengan keunggulan 3-6, 6-4, 7-6(4). Ia menjadi petenis termuda yang mampu lolos hingga perempatfinal dalam sejarah turnamen ATP Masters 1000 ini. Petenis kidal ini mengandalkan kekuatan pukulan forehand serta variasi seran-
gan hingga dekat net untuk merebut poin demi poin. Shapovalov yang merebut trofi juara kategori junior Wimbledon 2016, selanjutnya akan menghadapi dengan Adrian Mannarino (Prancis) untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Nadal gagal memanfaatkan peluang untuk menggusur Andy Murray dari puncak daftar ATP. Murray absen di turnamen ini. Sementara itu unggulan ketiga Roger Federer kehilangan set pertama sebelum menghentikan langkah David Ferrer dengan skor 4-6, 6-4, 6-2. Kemenangan ini mengantarkan petenis Swiss itu menuju perempatfinal
dengan menghadapi unggulan ke-12 Roberto Bautista Agut yang menyingkirkan Gael Monfils di pertandingan lain dengan kedudukan 4-6, 7-6(5), 7-6(2). Kekalahan diderita dua petenis AS Jared Donaldson dan Sam Querrey. Petenis Argentina Diego Schwartzman mengalahkan Donaldson 0-6, 7-5, 7-5. Sementara petenis Afrika Selatan Kevin Anderson hanya memerlukan dua set untuk menaklukan Querrey 6-4, 6-1. Unggulan keempat Alexander Zverev dari Jerman mengalahkan Nick Kyrgios 6-4, 6-3. Ini menjadi kemenangan pertama Zverev atas Kyrgios dalam tiga pertemuan. (kmb39/rtr)
Ikatan Anggar Seluruh Indonesia membidik satu medali emas dan satu medali perak dalam SEA Games 2017 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 21-23 Agustus. ‘’Kami punya peluang pada nomor sabre putri dan foil putri meskipun tidak menutup kemungkinan peluang medali pada nomor lain,’’ kata pelatih kepala pelatnas IKASI Willem Tarega di Jakarta, Jumat (11/8) kemarin.
Petenis Rep. Ceko Karolina Pliskova.
Bali Post/rtr
Pecatur Porprov Denpasar ’’Try Out’’ ke Surabaya
Osaka Cedera Perut, Petenis Remaja Kanada Hentikan Nadal Pliskova ke Perempatfinal
Toronto Karolina Pliskova mengukuhkan peran barunya sebagai petenis peringkat satu dunia dengan mencapai perempatfinal Piala Rogers, Jumat (11/8) kemarin di Toronto. Petenis Rep. Ceko itu mendapat keuntungan saat lawannya Naomi Osaka dari Jepang mengundurkan diri karena cedera perut. Osaka yang menghuni peringkat ke-19 dunia, memberi perlawanan sengit kepada Pliskova dengan memenangi tiebreak set kedua. Namun setelah servisnya dipatahkan untuk membuka set ketiga, petenis kualifikasi berusia 19 tahun itu kemudian memanggil pelatihnya dan beberapa saat kemudian mengundurkan diri dalam kondisi tertinggal 2-6, (4)7-6, 0-1. Unggulan kedua asal Romania Simona Halep dan unggulan keenam mantan sekaligus mantan petenis peringkat satu dunia Caroline Wozniacki tidak memerlukan pertolongan untuk mencapai delapan besar ketika mereka menaklukkan lawanlawannya. Halep memberi sinyal bahwa ia mempersiapkan
diri dengan baik untuk dapat mempertahankan gelarnya di turnamen ini dengan kemenangan meyakinkan 6-1, 6-0 atas petenis peringkat 26 dunia Barbora Strycova. Petenis Ceko itu tidak pernah mampu mengambil satu set pun dari Halep pada tiga pertemuan sebelumnya dan tidak mampu mengimbangi permainan lawannya pada pertandingan yang berlangsung di bawah cuaca panas terik. Sementara lawannya yang asal Rumania itu mengonversi lima peluang breaknya secara beruntun sebelum membukukan tiket ke perempatfinal. Pada pertarungan antara para mantan juara Piala Rogers, Wozniacki tidak memperlihatkan belas kasih ketika ia mengatasi permainan teman baiknya dan unggulan kesepuluh asal Polandia Agnieszka Radwanska dengan skor 6-3, 6-1 dalam pertarungan yang berlangsung selama 78 menit. Sementara itu petenis AS Sloane Stephens membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan ketiga Angelique Kerber (Jerman) 6-2, 6-2. (rtr/ant)
Hasil Putaran III Simona Halep vs Barbora Strycova 6-1, 6-0. Lucie Safarova vs Ekaterina Makarova 6-3, 6-7(3), 6-2. Caroline Wozniacki vs Agnieszka Radwanska 6-3, 6-1. Karolina Pliskova vs Naomi Osaka 6-2, 6-7(4), 1-0 (Osaka mundur) Caroline Garcia vs Catherine Bellis 6-4, 6-2. Sloane Stephens vs Angelique Kerber 6-2, 6-2.
Bali Post/rtr
MENANG - Petenis Kanada Denis Shapovalov merayakan kemenangan atas Rafael Nadal pada turnamen Piala Rogers di Montreal, Jumat (11/8) kemarin.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dcr Waiter/ss, Cook, Kasir u/Resto di Renon 081916420095
B.BP.001.08.17.0000567
*Mitsubishi Pusat Bali* *@SunGatsuBarat*buka Loker: Admin,HR/GA,CS Support(Corel+ Photoshop),Sales u/Dps&Sgrj. *Telp-03619004767*
Distri.Nestle Cr Sales Horeka Staff Admin SMK/tdk lg kuliah L/P Hub.0811394946 Indra/Hins
B.BP.001.08.17.0000829
B.BP.820.08.17.0000750
Dcr Krywn/ti Gj1,5Jt+Mkn+Bns u/Laklak, Serius Langsung Kerja Waturenggong 114Panjer Br.Kaja
Luxury Complex Villa Seek for Reservation/Sales Admin/Front Desk Staff Send CV to yanthiptbali@gmail.com or SMS 081999409249
B.BP.001.08.17.0000721
B.BP.001.08.17.0000828
Dcr PRT Wnt 25-35Th Gj 2Juta Tinggal dalam Hub.082146808888
!!Dcr Segera 1org Pembantu utk Villa di Berawa Canggu sdh Berpenglmn Hub:082342020080-Ags
B.BP.166.08.17.0000821
B.BP.001.08.17.0000827
Waiter/ss,Kasir,Cook,Barista Lmrn ke Jln.Danau Toba 7 Sanur Email:shankarakuta18@gmail.com
“Dcr Sopir Pariwisata, Jujur, B.Ing,Dom Dps,0822 3773 1818"
B.BP.004.08.17.0000786
B.BP.001.08.17.0000784
Dbthkn(1)Driver SimA,ada SKCK bs Matik& Manual,mw Krj Lembur (2)Electrician Pria Brpglman bs Instalasi Listrik & AC,Siap Krj Lembur & Ditempatkan Luar Bali (3)Manager Restaurant (P/W) Brpglman,Siap Krj Lembur/Shift Dtempatkan di Bali.CV:Sea Safari Cruises Jl.Ry Pel.Benoa T:72 1212/ hrd@seasafaricruises.com
“Dibutuhkan Segera FO Spv,LakiLaki,1Tahun Pengalaman Bid.FO Kirim ke hr@prajahotelbali.com
B.BP.004.08.17.0000794
“Kerobokan.Assistant Manager Needed.Female.Perfect English Writing & Speaking.Good Excel, Word.Send CV,ID,New Photo to wati.indahlokakarya@gmail.com
B.BP.004.08.17.0000797
Cr.Sales Acc Gadget u/Bali & Lombok laki2 pengalaman. Hub. PT.Vivan Bali, 081237763718
“Spa Therapist needed in Resort in Raja Ampat.max 30 Year Old, 2 Year Experience and Basic English Knowledge Required.Please Send CV to: hr@lotus-hotels.com.
B.BP.001.08.17.0000337
Accounting Staff Perempuan Single. krisadianta@yahoo.com
B.BP.001.08.17.0000678
Admin Staff.Female,Min.S1, Ms Office Skill,can Speak English Fresh Graduate.Send CV to jobapplybali@gmail.com
B.BP.004.08.17.0000803
Bth Sgr 1Wnt Loket Garment Cek Set & Bagi Potongan utk Tuk/Jht Pnglmn Min 5Th,Kerjasama dg Tuk/Pot.Ngerti & Jaga Kwalitas Kain&Potongan.Krobokan 8448485
B.BP.004.08.17.0000789
BthSPG/SPB/35Th adaMtr u/M-150 N.Pnda adaKost/SMS081291435110
B.BP.031.08.17.0000716
Cr Oprs Mgr Minimarket Pglmn lam Sinar Indah Gatsu II/6 Dps Hub Nita:081337280907
B.BP.001.08.17.0000758
Dbthkn Driver Prwst/Freelance Syrt SIM A/B1 Hub:08123923698
B.BP.001.08.17.0000549
B.BP.001.08.17.0000823
Dcr 2Tk Jahit Kbya &1 Tkng Potong dpt Mes Hb.081333018881
B.BP.001.08.17.0000782
Dcr 4 Sales T.O Horeca&Retail P/W.Lam:Jl.Himalaya 6 (Buluh Indah)Dps T.418531,08124646409
B.BP.001.08.17.0000781
Dcr Admin Wanita bisa Computer Berpengalaman Min SMU Lamaran Jl.Mahendradata 97B Denpasar
B.BP.141.08.17.0000720
Dcr Segera Supervisor u/Resto di Renon Hub:081916420095
B.BP.001.08.17.0000566
Dcr Accounting min D3 Act Pria/ Wanita utk garment Mengerti Lap.Keu Lam Kirim ke Sumber Busana Jl.G.Payung No.5 Br.Umadui Pd.Sambian Klod Dps-barat Tlp.730431 Email: sumberbusana2016@yahoo.com
Dicari PRT Momong Anak Hub: 081999553379
B.BP.001.08.17.0000765
Dicari 1org chef sushi/sashimi 1 org cook berpglmn,081338420525/ E:sushi@baliadventures.com
B.BP.154.08.17.0000815
Dicari Sgera PRT Tinggal Dalam Hub:0818351233 (Bukan Agen)
B.BP.821.08.17.0000537
B.BP.004.08.17.0000550
B.BP.001.08.17.0000747
B.BP.001.08.17.0000778
Dcr Wanita Pembantu RT,Tinggal dalam untuk Rumah,Imam Bonjol Dps Gaji 1.7 SMS 0816571027
Dibutuhkan Vila Manager untuk Penempatan Lepirate Nusa Ceningan (Aqua Nusa) Pengalaman Min 1 Tahun.Kirim CV & Job Letter ke Email hrd@lepirate.com
Dcr Cpt! Sales+MD.Gaji&Fasilitas Bagus.Hub.PT.ASPP/Kratingdaeng.Jl.Tunjung Kuning No.1 Dps. Ph:0361-467518/466447
B.BP.001.08.17.0000764
Dicari Cashier Waiter/ss, Jl.Arjuna Double Six 99 Legian Bali Ph.0361-730961 Email info@sacredgroundbali.com
B.BP.004.08.17.0000785
B.BP.001.08.17.0000697
B.BP.001.08.17.0000621
Dcr Urg Asst. Villa Manager & Butles utk Seminyak/Umalas Hub:Agung 082146584344 or agung@bahasavilla.com
Developer Terkemuka-Nusa Dua Bth:Supervisor Infra+Bangunan Syarat:D3/S1 Teknik Sipil Min 3Thn Bangunan Hotel/Gedung Krm:hrd.knwh@yahoo.com
Dcr Admin Wnt Bs Computer Pglm Bkrja Min.1Th Hb:081805477951
Dcr Sales Fresh Graduate dan Teknisi AC STM Hub MGS Jl.Imam Bonjol 386 Imbo Residen Kav 17 0361 8495675 & 081332279718
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
B.BP.004.08.17.0000793
B.BP.001.08.17.0000755
Dcr SPG/SPB PT.Bali Petshop Jl.Setiabudi 23A 0361-421100
Informasi pasang iklan Telepon
Dcr Sopir 3org,Tng Angkut 2org Tng Admin 2 org H:082146851060
Dicari Sopir pariwisata Hub:085737317070
Dicari Chef (Thai Cuisine/ Asian Cuisine) Hubungi: 081 333 2727 48/0821 51515 081
Dicari Tenaga Serabutan lamaran ke CV Djaya Raya Utama Jln.Nangka No.173 Dps
B.BP.001.08.17.0000683
B.BP.004.08.17.0000468
B.BP.001.08.17.0000783
B.BP.001.08.17.0000754
Dicari Accounting,bisa mengoprasikan MYOB minimal D3 Akuntansi Kirim CV ke: info@baliconsulting.net
B.BP.001.08.17.0000515
Dicari Admin produksi unt Jewelry Area Ketewel,Wanita, D3, Computer,Bhs Inggris,Email CV Sgera di wahyutulola@gmail.com
B.BP.001.08.17.0000703
B.BP.001.08.17.0000818
Dicari Sgr SPG/SPB,Penampilan Menarik,English,Berpengalaman UMK,5Hr Krj.Send CV Email: balisurflife33@gmail.com
B.BP.001.08.17.0000623
Dicari cook untuk Malo’s Restaurant Hub.0361-730913
B.BP.154.08.17.0000813
Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/SPV/TF,Sopir SIM A/B1,Adm, MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, K.Asem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps B.BP.001.08.17.0000761
Krywn laki u/Tour Counter diHtl hub.085100469080, 081918081960 B.BP.001.08.17.0000796
Looking for graphic design specially for preweddding/wedding.experienced&good English. Send CV fortfolio & recent pic to:info@idoidobali.com
B.BP.001.08.17.0000457
B.BP.154.08.17.0000809
Cari Steward Cook Helper Resto di Berawa Canggu HP:0818368846 B.BP.001.08.17.0000622
Distributor Building Material Bth:Auditor,Collector,Adm Pajak Krm Lam:bit.hrd.ga@gmail.com Jl.Gatsu Barat 376 B.BP.001.08.17.0000772
Lwg Pembantu RT SMS Bu Hany 081338519191 Jl.Mertasari Sanur B.BP.004.08.17.0000790
Pecatu-View Villa cari staf ME Pengawas Lapangan,Cleaning Pool Lam+CV:eviwidarievi@gmail.com 081936289459 (WA) B.BP.001.08.17.0000749
Prshn Interior & Architectural Product Bth:Adm&Sales,Lmrn ditulis Tangan krm ke: house ofsandy_gallerybali@yahoo.com B.BP.031.08.17.0000804
Sales keToko2 Bangunan wil. Dps& sekitarnya.L/P Pend.SLTA, Max.27th,SIM C.Lmrn ke Jl.Suwung Batan Kendal No.33 Dps B.BP.001.08.17.0000453
Sopir SMA/SMK SIM A Pglm Max35 Nusa-Dua Hub:081999967537 B.BP.101.08.17.0000817
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Jazz RS’13 Putih AT MMC Trawat Siap Pakai 081338063538pribadi
Avanza E 2013 slv metalik istw mulus, Bambang, 081916127750
Nissan March Des’11 DK Hrg.111 Jt Ng KM29Rb Hp.0818561800
Jazz’07 VTECH AsDK Tgn 1 Matic TV,Jok Kulit,Cam, 081805330222
Avanza G’13 Akhir DK Putih Istmw 0818-0561-3699 Ng 149 Jt
X-Trail 2.5 A/T’14 Silver Asli Bali Hub:08123850111
Jl CRV Prestige 2013 Tgn 1 Dr Baru,Putih Hub.0811395073
HONDA
Odyssey’13 Putih AsBali Sunroof Pjk Baru Like New, 081999675175
Djl Truk Dyna 130HT’2007 Bak Hidrolik Angkut Motor, Kondisi Ok,Hrg 170jt Nego, 087860607189
DIJUAL MOBIL
B.BP.167.08.17.0000777
NISSAN
B.BP.001.08.17.0000454
B.BP.001.08.17.0000746
Dijual Honda Jazz 2013 Putih Pemakaian 2014 Hp.085253274068
B.BP.004.08.17.0000558
B.BP.141.08.17.0000812
B.BP.001.08.17.0000807
Dijual Jazz’2008 Silver Stone Mulus Hub.081338476145 Pribadi
B.BP.001.08.17.0000733
Grand CRV Prestige Pmk’2015 Putih AsBali Mls,081999675175
ATASI :
WC Garansi 1 bulan
B.BP.005.08.17.0000759
Fortuner GLux Matic’09 Bensin Grey AsBali Istw, 081999675175
MAZDA
Mazda CX5 Th’14 Putih Skyactiv VW Scirocco Th’2013 Putih Hub.0361-464948/081999315168 TOYOTA
All New Yaris TRD Matic’2014 Putih AsBali Mls, 081999675175
B.BP.001.08.17.0000788
RAJA BUNTU
B.BP.001.08.17.0000820
B.BP.141.08.17.0000808
Kijang Innova V Th’2013 Silver AsDK Hub.464168/081238116467 B.BP.141.08.17.0000801
B.BP.141.08.17.0000802
B.BP.141.08.17.0000811
Jazz IDSI 2005 Merah Original 082144005088,Padma 127 Penatih
B.BP.164.08.17.0000825
B.BP.001.08.17.0000392
MITSUBISHI
“Pajero Sport Dakar Limited 2013, Wrna Coklat Hub.081236809393" B.BP.004.08.17.0000470
B.BP.141.08.17.0000810
DIJUAL MOBIL
AC
Ruko 2Lt Jl.T.Umar Blkg Jtrust Bank/Dpn KasihIbu.081339566768
DICARI MOBIL Cari Mercy Segala Thn dgn Kondisi:Pajak Mati Mesin Trouble ato BPKB Dibank Hub.081.24210.9999
B.BP.001.08.17.0000682
Segera Ovr kontrk Toko Jl.8mtr Lt2 Hub:082144399633 Murah
B.BP.001.08.17.0000753
B.BP.001.08.17.0000560
B.BP.001.08.17.0000763
DIJUAL TANAH !Djl Mrh Tnh 118m2 Jl6m sblh KantorLurah Sempidi&Ls 346m2 Blanjong Sanur Jl.3m Hb:085739 505040/082146569243 Bpk.Nyoman
B.BP.001.08.17.0000776
Djl Mrh diDalung,Mengwi,Sanur, Bukit,Kbun diNegara,0817777655
DIJUAL RUMAH BU Rumah/Villa 164/100 2Lt Br. Semer Krobokan 081337290170
B.BP.166.08.17.0000822
Cicilan 6 & 9Jtan dapatkan Rmh di Sesetan, Hub:08123983100
B.BP.001.08.17.0000774
Dijl Rmh 3 Are Gn.Sanghyang Gg Pajaran3 Psambian 081999607456
B.BP.004.08.17.0000830
Jual Rumah+Kost 4Kt Garase air PAM LT.1,42A Palapa-Sidakarya P.Turi081213480168 Hok 1,5M Ng
B.BP.001.08.17.0000495
DISEWAKAN RUMAH Dikontrak Rmh Jl.Bedahulu XXV/ 24 Dps H:085107088999 15Jt/Th
B.BP.001.08.17.0000748
SERVICE
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
SERVICE
DISEWAKAN RUKO Dikontrakan Ruko 2Lt,2Blok Batubulan Hub:081338476145
B.BP.001.08.17.0000826
RUPA-RUPA
DEWATA JAYA TEKNIK GESEK TUNAI & PELUNASAN
Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas
AC
081338013066 C.0000816-BRJ
FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM
Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0000819-SRV
BIRO JASA
GEBYAR DAIHATSU JULI READY SIGRA X CK DP 11 Jt Angs 3 Jtan STO NEW AYLA DP 6 Jt / Angs 2 Jtan BUNGA PICK UPMEN URUN DP 5 Jt / Angs 2 Jtan * 0,9 XENIA DP 11 Jt Angs 4 Jtan
SERVICE
SERVICE
TRESNA : 083 114762592 081999920686, 085100648598 C.0002125-mbl
SERVICE
BALI WANGI KURAS WC DAN MAMPET GARANSI - CLOSET - WASTAFEL - BATHUB - SALURAN AIR TANPA BONGKAR - SALURAN DAPUR
WC
085 337 361 233 0877 6129 5235 C.0000701-brj
TUNGGAL JAYA K U L K A S GA M . C U C I RA CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat
AC
ALUMINIUM
081999111542 082144420026 C.0000360-SRV
LABORATORIUM KLINIK PRODIA
“Liburan Sehat Keluarga Hebat” Kesehatan keluarga bukan suatu hal yang dapat dicapai secara tiba-tiba pada waktu tertentu, namun dibutuhkan suatu proses dinamis yang terkait dengan perilaku keseharian seperti kebiasaan mencuci tangan, konsumsi makanan bergizi dan vitamin, istirahat yang cukup, menghindari stres dan rutin berolahraga, serta satu hal yang tak kalah pentingnya yaitu check-up kesehatan secara berkala. Sebagai laboratorium klinik swasta yang berfokus pada kesehatan keluarga, Laboratorium Klinik Prodia ikut serta mendukung program Pemerintah dan menyelenggarakan program Harganas 2017. Prodia-pun memberikan keringanan biaya 8% selama bulan Juli – September 2017 bagi setiap pelanggan yang melakukan pemeriksaan Panel Check-Up Kesehatan Keluarga. Selain keringanan biaya, Prodia juga menyediakan paket wisata sehat 4 hari 3 malam ke Bali bersama keluarga tercinta untuk keluarga yang beruntung. Syaratnya cukup mudah, yaitu setiap keluarga dapat mengumpulkan kupon undian mulai tanggal 1 Juli sampai 30 September 2017. Setiap pemeriksaan 1 panel yang termasuk dalam panel paket kesehatan keluarga akan mendapatkan 1 kupon undian. Tersedia paket reward berupa liburan gratis ke Bali selama 4 hari 3 malam bagi pelanggan setia Prodia yang beruntung. Dari hasil pengundian
akan dipilih 10 (sepuluh) orang pemenang yang terdiri dari 2 (dua) orang pemenang grandprize dan 8 (delapan) orang pemenang reguler. Pemenang utama berhak membawa 3 (tiga) orang anggota keluarganya sedangkan pemenang regular berhak membawa 1 (satu) orang anggota keluarganya. Panel Kesehatan Keluarga tersedia di Laboratorium Klinik Prodia sangat lengkap karena diperuntukkan mulai bayi baru lahir hingga kebutuhan pemeriksaan untuk orang yang berusia lanjut. Adapun panel yang tersedia meliputi Panel Uji Saring Neonatus, Panel Bayi (usia 1-12 bulan), Panel Batita (usia > 1-3 Tahun), Panel Usia Prasekolah (> 3-5 tahun), Panel Remaja (> 12-18 tahun), Panel Obesitas Pada Anak dan Panel Young Generation yang khusus diperuntukkan bagi kawula muda. Selain itu, untuk kelompok usia dewasa dan usia lanjut tersedia Panel Check-Up, Check-Up Plus, Panel Wellness Testing, Panel Usia Lanjut, serta Paket Healthy Life. Tidak
ketinggalan, tersedia juga Panel Driver dan Baby Sitter yang melengkapi rangkaian "Panel Kesehatan Keluarga". Selain itu, Anda juga bisa mengikuti lomba foto dan sayembara gambar nasional 2017 karena tersedia total hadiah puluhan juta rupiah. Yuk, segera manfaatkan keringanan biaya 8% untuk Panel Check-Up kesehatan keluarga dan menangkan Paket Wisata Sehat ke Bali bersama keluarga Anda! Dalam rangka memperingati Dirgahayu RI ke-72, Prodia berpartisipasi dengan memberikan keringanan biaya sebesar 17% pada tanggal 14-19 Agust 2017 untuk pemeriksaan yang dikerjakan sendiri oleh Prodia. Segera kunjungi cabang Prodia terdekat atau untuk informasi lebih lanjut hubungi CS Prodia Denpasar di Telp. 0361.261001 atau Prodia Tabanan di Telp. 0361.4790499, 4790442 atau Prodia Singaraja di Telp. 0362.24516 atau www.prodia.co.id M.0000773-adv-12
H. 08-1234567-113 C.0000756-rpa
Tnh SHM 87,5Are Echo Beach Canggu 150m dr pantai Last piece of land in Canggu. Maaf TP Peminat Serius Hub: Alit 085237385537
B.BP.001.08.17.0000687
SALON
DIJUAL TANAH Tnh Kavling Baru Ds.PandakGede Harga250Jt Tlp/WA:082236607076
B.BP.164.08.17.0000824
DIJUAL RUKO Ruko 3 Lt2 Penamparan 6Are Bs Tukar,085100856999 Pemilik
B.BP.141.08.17.0000814
RUPA-RUPA Anda Butuh Modal Kerja? Lewat Bank/Pendanaan? Hub: Jaya 0813537772/087862347009
B.BP.001.08.17.0000805
Bantu murah Pajak SPT Tahunan bulanan SIUP NPWP 081338344155
B.BP.001.07.17.0002124
Siap Nyusun Lap.Pajak (Bln/Thn) Gj 500Rb/Bln H.087762236359 B.BP.001.08.17.0000762
SPA
KURSUS Kelas Baru Bln Agust-Sept17 Fashion DesignCourse-085337020917 B.BP.001.08.17.0000436
PELUANG USAHA Free Smsg Tab Buka Usaha Tour Trvl Tkt Pswt Hotel Ppob Pulsa 087860577715 BB 2835AE81 3Juta B.BP.001.08.17.0000767
JASA Menerima Pembuatan program Kasir toko,restoran,dll. Hub: 08111873735 (Adi ) B.BP.031.08.17.0000768
BIRO JASA Sy Siap Bantu Urus Pajak Bln/ Thn,081237913093/087862223589 B.BP.001.08.17.0000692
BENGKEL LAS
EKONOMI
18
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
Jokowi Ingatkan Pejabat
Sangat Kuno Izin Terbit Berhari-hari Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo meminta agar layanan perizinan untuk perumahan dapat dipercepat di seluruh daerah. ‘’Masalah pertama, perizinan, selalu yang disampaikan ke saya, Pak perizinan. Urusan ini dari dulu sampai sekarang tidak rampung-rampung. Ini masalah klasik dan sering membuat jengkel para pengembang property, karena mereka ingin cepat dan kita mempersulit, seperti ini yang harus dihilangkan,’’ kata Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Pameran Indonesia Properti Expo 2017 di Jakarta Convention Center, Jumat (11/8) kemarin. Presiden pun berjanji akan mengecek satu per satu daerah mana yang perizinan perumahannya masih sulit. ‘’Nanti saya langsung telepon gubernur, bupati, wali kotanya. Kita memang harusnya tidak mengurus-urus seperti itu, tapi memang harus kita urus, kalau tidak, tidak rampung-rampung masalah tadi, karena kita ini senang membelenggu diri kita sendiri dengan peraturan yang banyak,
peraturan perizinan yang ngejlimet, padahal sekarang ini eranya era kecepatan,’’ tegas Persiden. Ia mengingatkan bahwa hanya daerah yang cepat memberikan pelayanan menjadi daerah yang memenangi kompetisi. ‘’Saya titip semuanya, perda-perda yang meruwetkan itu langsung dihilangin saja, batalkan, tidak usah membuat perda yang banyak, semakin sedikit membuat perda
semakin baik,’’ ungkap Presiden. Menurut Presiden, dalam paket kebijakan ekonomi ke-13, pemerintah telah memangkas hampir 50 persen total jumlah izin pembangunan rumah atau perumahan. ‘’Tapi mohon maaf, ini juga masih kurang, baru 50 persen. Potong saja menjadi 10 persen. Izin itu digabunggabung saja, syarat dijadikan izin, yang banyak seperti itu, benar tidak? Syarat kok jadi izin, itu yang harus dihilangkan. Tolong nanti untuk REI yang masih banyak izinnya, yang belum dipangkas, yang masih memberatkan, tolong diberitahukan kepada saya,’’ jelas Presiden. Presiden juga mengapresiasi perizinan perumahan di sejumlah daerah yang hanya butuh 6,5 jam. ‘’Ini juga perlu kita apresiasi. Saya kira sudah kuno sekali kalau mengurus izin dalam waktu hari, itu sudah kuno, apalagi sampai minggu, lebih
GIIAS 2017
Daihatsu Jual Edisi Spesial Tangerang (Bali Post) Salah satu agen pemegang merek (APM) menghadirkan varian terbaru jajaran produknya adalah Daihatsu. Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Daihatsu menghadirkan edisi spedial ulang tahun ke-110 Daihatsu di dunia. ‘’Ada lima model Limited Edition yaitu Xenia, Sigra, Terios, Ayla, Sirion, dan Luxio. Karena ini limited edition, maka total dari lima model tersebut hanya akan dijual berjumlah 110 unit saja,’’ tutur Marketing & CR Division Head PT Astra International - Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso di sela-sela pameran otomotif terbesar ini di Tangerang, Jumat (11/8) kemarin. Dijelaskan Hendrayadi, pihaknya membuat lima varian edisi spesial itu targetnya untuk memenuhi keinginan konsumen akan model-model yang sebenarnya sudah ada di pasar, namun diperuntukkan bagi mereka yang ingin tampil beda dengan gaya berbeda. Keistimewaan lainnya adalah di booth Daihatsu akan dipamerkan dua mobil konsep yang merupakan penampilan World Premier di Indonesia yaitu DN F-Sedan dan DN Multisix. Menurut Hendrayadi, Daihatsu selain dikenal dengan keandalannya, juga dikenal sebagai kendaraan keluarga yang mempunyai tingkat efisiensi BBM yang tinggi. Selain itu, Daihatsu juga dianggap mempunyai value for money yang baik dan dengan
PENJELASAN - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) mendapat penjelasan dari Vice President Director PT Astra Daihatsu Motor Sudirman MR (kiri). harga kendaraan terjangkau (affordable price). ‘’Itulah mengapa Daihatsu dapat terus bertahan dengan baik di pasar otomotif Indonesia,’’ kata Hendrayadi. Ia melanjutkan, berdasarkan hasil survei ke pemakai Daihatsu dan pembeli potensial terungkap, layanan purnajual juga menjadi alasan mereka memilih Daihatsu. Mereka menganggap Daihatsu
mempunyai jaringan purnajual sangat luas, keahlian teknisi perawatan dan perbaikan yang baik, serta kemudahan dalam mendapatkan suku cadang pengganti yang cepat dan murah. ‘’Jadi kami meyakini, layanan purnajual Daihatsu yang baik ini sangat menentukan keberhasilan penjualan Daihatsu di Indonesia,’’ tuturnya. (bns)
Darmin Puji Inovasi Banyuwangi Banyuwangi (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memuji inovasiinovasi yang telah dilakukan oleh Bupati Abdullah Azwar Anas untuk kemajuan ekonomi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. ‘’Saya sangat bangga pada Banyuwangi dan kreativitasnya. Juga keberanian inovasi. Kalau (ada - red) program inovasi saja, tapi keberanian melakukannya tidak ada, tidak akan seperti ini,’’ ujarnya di Banyuwangi, Jumat (11/8) kemarin. Menko Darmin Nasution melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi selama dua hari yakni Kamis (10/8) hingga Jumat dengan sejumlah agenda, antara lain meninjau terminal hijau Bandara Banyuwangi, membuka Festival Taman Nasional dan Wisata Alam, dan rapat bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas tentang pengembangan program di kabupaten yang terletak di ujung paling timur Pulau Jawa itu. Darmin, sebagaimana keterangan Pemkab Banyuwangi, juga mengapresiasi pengembangan terminal hijau di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Di bandara
yang telah melayani rute langsung Jakarta-Banyuwangi dan Surabaya-Banyuwangi itu, kini telah selesai dibangun terminal bandara berkonsep hijau pertama di Indonesia yang tanpa menggunakan penyejuk udara di ruangan (AC) dan dibangun dari kayu bekas. Saat peninjauan, Darmin berjalan menikmati setiap sudut terminal bandara yang hampir tanpa kaca itu. Dia melihat kolam air yang mengelilingi ruanganruangan bandara. Darmin juga menaiki anak tangga menuju lantai dua yang berupa anjungan luas untuk mengakomodasi tradisi rakyat daerah itu yang selalu mengantar dan menjemput kerabatnya saat bepergian. Pengembangan terminal bandara dengan arsitektur unik itu dinilai tepat oleh Darmin untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata yang sedang bergeliat di Banyuwangi. ‘’Pariwisata jadi kebutuhan penting, pasarnya tidak pernah turun,’’ katanya. Sebelumnya, pada akhir Juli lalu, Darmin juga menerima delegasi bisnis Singapura yang dipimpin Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Lim Hng Kiang, di mana salah satu perusahaan
Singapura SUTL Enterprise meneken nota kesepahaman untuk menjadi konsultan pengembangan marina di Pantai Boom Banyuwangi. Darmin optimistis jika inovasi dilakukan berkesinambungan, daerah akan terus tumbuh dan menjadi penyangga kuat bagi ekonomi nasional. ‘’Pemerintah pusat akan terus mendukung inovasi-inovasi dari daerah, termasuk seperti Banyuwangi ini,’’ kata Darmin. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan inovasi di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan. ‘’Kami sadar bahwa kami punya banyak keterbatasan, makanya tidak boleh diam, harus terus berupaya berinovasi. Tidak menyerah pada keterbatasan,’’ ujarnya. Dengan inovasi itu, perlahan tetapi pasti Banyuwangi terus berkembang yang berujung pada peningkatan pendapatan per kapita warga dan kemiskinan menurun. ‘’Termasuk pembukaan bandara, dari yang dulu tidak ada penerbangan, sekarang sehari empat kali, dan sebentar lagi enam kali dalam sehari. Itu semua membuka aksesibilitas untuk pengembangan ekonomi lokal,’’ ujar Anas. (ant)
kuno lagi, apalagi bulan, sangat kuno sekali. Sudah malu-maluinlah kalau izin sampai berbulan-bulan itu. Sudah tidak zamannya,’’ tambah Presiden. Ia pun meminta agar Menteri PUPR dan Menteri BUMN dapat memberikan penghargaan selain piala kepada daerah yang dapat mempercepat proses perizinan perumahan. ‘’Tapi saya titip, Pak Menteri PU, Bu Menteri BUMN, ini gubernur, bupati, wali kota jangan hanya diberi piala. Tahu toh maksud saya? Berikan dong program yang jalannya rusak di Sulawesi, beri, yang di Jawa Barat, beri, Sulawesi Utara beri. BUMN juga sama, airport-aiport milik Angkasa Pura perlu diperbesar untuk bupati, wali kota yang tadi diberi itu lho, masak piala saja,’’ tambah Presiden. (ant)
‘’…saya kira sudah kuno sekali kalau mengurus izin dalam waktu hari, itu sudah kuno, apalagi sampai minggu, lebih kuno lagi, apalagi bulan, sangat kuno sekali. Sudah malu-maluinlah kalau izin sampai berbulan-bulan itu. Sudah tidak zamannya.
Presiden Jokowi
300 Ha Lahan Sawah Gagal Panen Denpasar (Bali Post) Seluas 300 hektar (ha) lahan sawah di Provinsi Bali mengalami gagal panen tahun 2016. Hal itu karena pengaruh cuaca dan hama penyakit. Akibatnya petani mengalami kerugian. Oleh karena itu, Dinas Pertanian Provinsi Bali menggencarkan sosialisasi AUTP dan AUTS, karena risiko usaha tani tinggi akibat dari perubaham iklim dan serangan hama penyakit. Namun, Dinas Pertanian Provinsi Bali telah mengasuransikan lahan tersebut ke Jasindo. Kini, lahan seluas 300 hektar tersebut telah mendapat pembayaran klaim dari Jasindo. Total klaim yang dibayarkan Jasindo adalah Rp 1,8 miliar. ‘’Sebelum ada AUTP, petani harus
menunggu lama untuk dapat menanam lagi,’’ kata IB Wisnu Ardhana, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali, Jumat (11/8) kemarin, saat sosialisasi AUTP dan AUTS di Kantor Dinas Pertanian Provinsi Bali. Hingga saat ini, premi AUTP 80 persen dari Rp 180.000 dibayar pemerintah, sedangkan petani hanya membayar Rp 36.000 per hektar per musim tanam. Ia menjelaskan, setiap petani yang gagal panen mendapat Rp 6 juta per hektar lahan yang gagal panen. Sedangkan biaya produksi petani untuk menanam padi adalah Rp 12 juta - Rp 15 juta. Hal itu berarti, biaya asuransi hanya meng-cover setengah dari biaya produksi petani. Diharapkan dengan
klaim yang didapat, petani dapat menggunakan untuk membeli pupuk dan membeli benih kembali. Sejak diluncurkan tahun 2016 kemarin, Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) telah meng-cover 21.000 hektar lahan sawah di Bali. Luas cakupan asuransi tersebut masih sedikit dibandingkan total luas lahan sawah di Bali yaitu 80.000 hektar. ‘’Dari 80.000 hektar itu tidak semua musim tanam kita asuransikan. Paling yang kita asuransikan saat musim tanam kemarau, kalau musim hujan mestinya tidak ada masalah dengan kekurangan air atau kekeringan,’’ tandasnya. Nantinya tahun 2018, pihaknya menargetkan 29.000 hektar ter-cover AUTP. (kmb42)
19
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
Belasan Seniman Ikuti ’’Body Painting’’
SEBANYAK 12 seniman dari seluruh Bali ikuti Body Painting, Jumat (11/8) kemarin di Maisonette, kawasan Inna Bali Beach Sanur, Denpasar. Body painting ini merupakan rangkaian dari BritAma Sanur Village Festival (BSVF) XII 201 dengan mengusung tema ‘’Bhinneka Tunggal Ika’’ sebagai tema utama dengan tujuan membangkitkan kembali rasa nasionalisme dari masyarakat. Selain itu, pelaksanaan body painting ini juga sebagai bentuk pencarian bibit seniman-seniman muda dalam pelestarian seni di Indonesia khususnya di Bali. Body painting yang dimulai sekitar pukul 16.30 Wita ini juga menghadirkan belasan model yang disediakan panitia yang selanjutnya dilukis oleh seniman dengan tema yang sudah ditentukan. Terlihat belasan Seniman menuangkan imajinasinya dengan kekhasanya. Koordinator Body Painting IB Putu Sutama mengatakan acara ini menjadi agenda tahunan di SVF. Namun, setiap tahunnya model yang dipergunakan semakin bertambah sesuai dengan tahun acara SVF. ‘’Setiap tahunnya kita tambah satu sesuai dengan tahun SVF. Namun kali ini yang membedakan adalah tema kita
Dari Hal. 1
Bahkan untuk sekadar makan pun dia tidak boleh membeli sendiri tetapi dibelikan oleh pengawal. Begitu juga untuk komuikasi dengan keluarganya. ‘’Handphone pun saya tidak boleh pegang. Hak asasi saya hilang selama saya diamankan KPK,’’ katanya. Usai melihat safe house di Depok, Pansus Angket KPK menyambangi safe house di Kelapa Gading yang menjadi rumah mengamankan Niko. ‘’Untuk rumah di Kelapa Gadung ini, saya yakini dibiayai oleh pemodal, para calon bupati
Bali Post/wan
BSVF - Acara body painting, Jumat (11/8) kemarin di kawasan Inna Bali Beach Sanur, Denpasar. Body painting ini merupakan rangkaian dari BritAma Sanur Village Festival (BSVF). Bhinneka Tunggal Ika sehingga terstruktur dalam body painting rasa persatuan itu bisa kembali ini,’’ jelasnya. dipupuk,’’ ujarnya. Sementara itu, salah satu Selain itu, menurut Sutama, seniman I Wayan Gede Budaybody painting ini juga untuk ana (33) asal Banjar Mukti Sinmencari bibit-bibit untuk me- gapadu, Gianyar mengatakan lestarikan seni lukis khususnya dirinya memiliki tema tersendiri di Bali. ‘’Selama ini kita tidak dalam mengaplikasikan inspimenyadari bahwa body painting rasinya tidak harus berpatokan ini telah masuk dalam kesenian pada satu hal, sehingga aplikasi di Bali sejak puluhan tahun. warna yang digunakan bisa Jika kita kembali berpikir dan menggambarkan seni yang dimengingat kesenian kita, tari lukis. Dalam body painting ini, Kecak maupun tarian lainnya ia tidak menyiapkan ide secara sudah menggunakan art pada khusus, karena ide itu didapatwajahnya, namun tidak ter- nya langsung saat ingin melukis struktur. Sekarang ini kita buat di tempat tersebut. (win)
Tidak Boleh
yang kalah dalam pilkada kota Palembang yang dimenangkan Romy Herton,’’ kata Niko. Ketua Pansus Angket KPK DPR-RI Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan akan memanggil pimpinan KPK untuk dimintai penjelasan atas pengakuan Niko dan fakta-fakta baru yang ditemukan termasuk safe house yang disebut untuk tempat melindungi saksi, namun dicurigai hanya dijadikan tempat untuk motif-motif tertentu. ‘’Kita akan mintai pertanggungjawaban KPK. Karena itu kita akan penggil pimpinan KPK untuk menjelaskan temuan baru pansus berdasar-
Harus Didikte
Dari Hal. 1
Kemudian, Presiden menjelaskan bahwa ASEAN juga harus menjaga sentralitas di tengah perebutan penga-
ruh negara-negara besar di kawasan Asia Tenggara maupun di tataran global. ‘’Hanya dengan bersatu, ASEAN akan bisa menjaga sentralitasnya, mewujudkan cita-cita ber-
kan pengakuan Niko dan fakta di lapangan bahwa ternyata safe hiuse atau bisa disebut rumah sekap ini ternyata memang beda,’’ kata Agun. Anggota Pansus Angket KPK Taufiqulhadi mengatakan kalau alasannya untuk mrngamankan saksi maka seharusnya harus di bawah LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Morban). ‘’Nah LPSK itulah yang harus menjalankan kewenangannya. Kalau alasannya diamankan timbul pertanyaan apakah diamankan fisiknya atau untuk mencuci otaknya,’’ kata Taufiqulhadi. (kmb4)
sama. Hanya dengan bersatu, ASEAN akan bisa menentukan masa depannya sendiri, tanpa harus didikte oleh kepentingan negara-negara besar,’’ kata Presiden Jokowi. (ant)
Jaksa Agung
Keliling Istana
Retno mengaku bahwa penangkapan kedua mahasiswa di kota terlarang untuk warga asing di Mesir ini sudah dilaporkan ke Presiden Jokowi. ‘’Saya tadi sempat laporkan ke Presiden mengenai kondisi dua mahasiswa kita yang ditangkap oleh otoritas Mesir di Kota Samanud,’’ tuturnya. Ia pun terus berkomunikasi dengan Duta Besar Indonesia untuk Mesir untuk mengetahui inf.(ant)
Pada pagi hari para peserta yang merupakan perwakilan dari Aceh hingga Papua berkesempatan berkeliling Istana Bogor dan senam pagi bersama Presiden Jokowi. Kegiatan ini kemudian akan diisi kelas-kelas diskusi mengenai pengamalan sila per sila Pancasila dan nonton bareng film ‘’Pantja Sila: Cita-Cita dan Realita’’ yang akan dipandu Yudi Latif. (ant)
Dari Hal. 1
05.00 Gayatri Mantra
05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya (6) 06.35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Belajar Menggambar Membuat Kepompong 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Lejel Homeshopping 12.05 Dharma Wecana Upacara Pitra Yadnya (7) 12.30 Mulat Sarira Bersatu Jelang Peringatan Hari Proklamasi 13.00 Lila Cita : Sanggar Nata Kumara 14.05 Lejel Homeshopping 14.05 Klip Bali
Sabtu, 12 Agustus 2017 14.30 Yowana Magz : Trisha Yunita 15.05 Paramater 15.30 Education On Bali TV 16.05 Solusi Alternatif Yayasan Segara Giri 17.05 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Dalem Kuwum, Mengwi-Badung 17.30 Gita Chanti Sekaa Santhi Dharma Suwitra Marga (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.30 Lila Cita Calonarang Br. Lantang Bejuh Sesetan (3) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Marga Tabanan (3) 23.00 VT. Teh Mayang 23.30 Folk Song
Dari Hal. 1
Pemenuhan Hak Dari Hal. 1
Dasar hukum selanjutnya, menurut Febri, adalah Pasal 5 ayat (1) huruf k Undangundang No. 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, yang menyebutkan bahwa disebutkan saksi dan korban berhak mendapatkan tempat kediaman sementara. Sementara pasal 1 angka 8 undang-undang tersebut menyebutkan bahwa perlindungan adalah segala upaya pemenuhan hak dan pemberian bantuan untuk memberikan rasa aman kepada saksi dan/ atau korban yang wajib dilaksanakan oleh LPSK atau lembaga lainnya sesuai dengan ketentuan undang-undang ini. Berdasarkan ketentuanketentuan itu, Febri menjelaskan, KPK sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk memberikan perlindungan kepada saksi wajib memberikan tempat kediaman sementara kepada saksi yang dilindungi. Ia pun mengaku heran kalau ada yang mengatakan rumah aman tidak ada dasar hukumnya, apalagi menyebutnya sebagai ‘’rumah sekap’’ hanya berdasarkan keterangan satu orang saksi, yaitu saksi kasus suap Akil Mochtar, Niko Panji Tirtayasa. ‘’Yang bahkan KPK sendiri sudah menghentikan perlindungan terhadap yang bersangkutan karena tidak konsisten dan tidak koperatif saat menjadi saksi sebelum-
nya,’’ katanya. Febri menyatakan bahwa KPK mempertanyakan motivasi anggota Panitia Khusus Hak Angket DPR terkait tugas dan wewenang KPK mengunjungi rumah aman itu. ‘’Nanti kami lihat hasilnya seperti apa karena sepertinya ada pihakpihak yang sangat bersemangat ke rumah tersebut, meskipun DPR sebenarnya sedang reses saat ini. Apa motivasinya kami tidak tahu,’’ katanya. Febri menjelaskan pula bahwa Niko adalah saksi yang dulu meminta perlindungan KPK karena ada tekanan dan intimidasi terhadap yang bersangkutan. ‘’Setelah kami cek, maka kami beri perlindungan. Tidak hanya safe house, bahkan penggantian biaya hidup terhadap istri atau keluarga. Tetapi apa yang dilakukan saat ini? Kami tidak tahu motivasinya apa, atau jika ada yang menyuruh, dia digerakkan siapa?’’ ujarnya. KPK, ia melanjutkan, tidak menganggap penting kunjungan anggota Pansus ke rumah aman itu. ‘’Kami akan terus bekerja menangani kasus-kasus besar seperti e-KTP dan BLBI, termasuk kasus suap terkait pengadaan Alquran serta proyek di PUPR yang diduga juga mengalir pada banyak pihak seperti anggota DPR dan swasta. Semua tindakan yang dilakukan KPK tentu berdasarkan aturan hukum dan dapat dipertanggungjawabkan,’’ ia menegaskan. (ant)
Cari Biaya Dari Hal. 1
Sebab, kalau tidak laku, akan sulit mencari biaya produksi agar teknologi itu bisa berjalan sustainable. Walaupun memang, sampah bisa diolah menjadi produk seperti kompos, air, biodiesel, listrik, bahkan aspal. ‘’Ujung-ujungnya karena sampah ini barang buangan, kata kunci untuk sustainable itu harus disubsidi,’’ imbuhnya. Menurut Sudarma, TPA Suwung kini sedang disorot tajam oleh pemerintah pusat. Mengingat, Bali akan menjadi tuan rumah Annual Meeting IMF dan World Bank di tahun 2018. Pemerintah pusat menginginkan TPA Suwung menjadi eco park yang hijau pada bulan Agustus tahun depan. Rencana yang akan dimulai dengan DED di bulan Agustus ini disebut “gila” lantaran butuh biaya yang cukup besar. Terlebih dari 32,46 hektar luas TPA Suwung, 22,46 hektar yang akan dijadikan sanitary landfill. Sedangkan 10 hektar sisanya untuk Waste to Energy. ‘’Kalau mau dihijaukan untuk menjadi sanitary landfill, itu menjadi tanggung jawab pemerintah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan). Coba pikirkan dari mana dapat uang untuk menyelesaikan itu tahun depan? Untuk menutup TPA menjadi
sanitary landfill, per hektar perlu dana Rp 5 miliar sampai Rp 8 miliar. Jangan tanyakan apa mungkin tahun depan hijau,’’ jelasnya. Sudarma berpendapat, sampah yang ada sekarang lebih baik disinergikan untuk waste to energy. Apalagi sudah ada 62 investor yang ingin melamar untuk proyek itu, utamanya mengubah sampah menjadi listrik. Namun, kalau sudah ditutup untuk sanitary landfill maka sampah itu tidak bisa dibuka-buka lagi. Di sisi lain, investor juga masih menunggu kepastian mengenai tipping fee dan harga listrik yang akan dibeli PLN per kWh-nya. Sejauh ini, investor bersedia membebaskan tipping fee kalau listrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah dibeli dengan harga lebih dari 20 sen. Padahal kemampuan PLN saat ini hanya 6 sen. Itu sebabnya, akan ada peraturan baru yang diterbitkan untuk mengatur harga listrik yang dibeli PLN dan subsidi pemerintah untuk tipping fee. ‘’Kalau harga listrik sekarang belum pasti dari PLN, tidak akan ada investor yang berani berinvestasi. Selain itu bangunan untuk waste to energy di mana-mana tidak ada yang kurang dari 40 meter. Sedangkan di Bali ada batas ketinggian bangunan 15 meter,’’ terangnya. (kmb32)
Tetap Jalan Dari Hal. 1
Febri menyatakan bahwa kasus kematian Johannes Marliem secara lebih rinci menjadi domain dari otoritas atau penegak hukum setempat. Ia pun menegaskan bahwa penyidikan kasus e-KTP akan tetap berjalan karena penyidik memiliki bukti kuat terkait kasus tersebut. Johannes Marliem merupakan Direktur Biomorf Lone LCC Amerika Serikat, perusahaan penyedia layanan teknologi biometrik. Johannes diduga memiliki bukti rekaman pada proses pembahasan anggaran proyek pengadaan eKTP, termasuk dengan Ketua DPR-RI Setya Novanto yang saat itu menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar.
Johannes Marliem merupakan provider produk Automated Finger Print Identification System (AFIS) merek L-1 yang akan digunakan dalam proyek e-KTP. Marliem mengaku memiliki bukti-bukti terkait kasus e-KTP. Pada perkara ini, tim KPK sebelumnya telah mendatangi Marliem dua kali di Amerika. Namun, Marliem menolak untuk diperiksa, kecuali diberikan penggantian akibat kerugian dialaminya terkait proyek e-KTP. Dalam dakwaan penuntut umum KPK kepada terdakwa Irman dan Sugiharto, Johannes Marliem juga disebut menerima sejumlah 14,88 juta dolar AS dan Rp 25,24 miliar terkait proyek sebesar Rp 5,95 triliun tersebut. (ant)
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Wage, 12 Agustus 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Bali Post/ist
Bali Post/ist
PROMOSI - Krisna Oleh-oleh Khas Bali menjadi salah satu pilihan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya untuk mempromosikan program Wonderful Indonesia.
KRISNA OLEH-OLEH - Pemilik Krisna Oleh-oleh Khas Bali, Ajik Cok, berjabat tangan dengan Menpar Arief Yahya usai penandatanganan MoU dalam Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (10/8).
Co-Branding Wonderful Indonesia
Menteri Pariwisata Arief Yahya Gandeng Krisna Oleh-oleh Khas Bali PEMERINTAH Indonesia lewat Kementerian Pariwisata kini tengah gencar mempromosikan Indonesia ke ka nca h d unia. Tid ak hanya melalui destinasi pariwisata dan budayanya, namun juga melalui produkproduk atau brand dan kuliner khas daerah Indonesia diharapkan bisa mengangkat nama Indonesia di mata dunia lewat program Wonderful Indonesia. Krisna Oleh-oleh Khas Bali menjadi salah satu pilihan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya untuk mempromosikan program Wonderful Indonesia lewat brand ciri khas Bali yang
dipasarkan oleh Krisna Oleh-oleh. Bahkan, Arief Yahya bersama pemilik Krisna Oleh-oleh Khas Bali I Gusti Ngurah Anom telah sepakat menandatangani MoU untuk bersama-sama memajukan Indonesia di dunia. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan pada acara Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (10/8). Alasan kuat dipilihnya Krisna Oleh-oleh Khas Bali untuk mempromosikan program Wonderful Indonesia, karena Krisna Oleh-oleh Khas Bali mampu menarik
pengunjung wisatawan mancanegara untuk berkunjung dan membeli produk khas Bali untuk dibawa ke negaranya masing-masing. Sebab, Krisna Oleh-oleh bersifat One Stop Shopping, sehingga bisa dikunjungi kapan saja. Selain itu, Krisna olehOleh Khas Bali juga menawarkan ribuan produk yang berkualitas tinggi dan lengkap untuk kebutuhan konsumen. Di samping juga, Krisna Oleh-oleh berada di tempat-tempat yang sangat strategis yang dilengkapi dengan ruang parkir yang luas, tampilan bangunan yang cantik dan sangat nya-
man untuk dikunjungi. Hal ini terbukti, sejak berdirinya pada 16 Mei 2007, Krisna Oleh-oleh Khas Bali sudah bertransformasi menjadi 7 outlet Krisna Oleh-oleh Khas Bali, 10 restoran, 3 Wahana dan 1 Cok Konfeksi yang tersebar di seluruh Bali dan Surabaya. “Mungkin melihat dari sana, Pak Menteri (Arief Yahya - red) sangat tertarik untuk mengajak kami untuk bergabung bersama-sama di kementarian dengan menggunakan brand Wonderful Indonesia untuk memperkenalkan Indonesia ke dunia,” tandas Manajer Operasional Krisna Holding Company,
Ayu Saraswati, Jumat (11/8) kemarin. Apalagi, dikatakan, saat Arief Yahya berkunjung ke Krisna Oleh-oleh Khas Bali sangat mengapresiasi produk-produk khas Bali yang dipasarkan. Sehingga, Krisna Oleh-oleh Khas Bali dipilih menjadi salah satu brand untuk memperkenalkan brand Wonderful Indonesia. ”Krisna tidak mendaftar seperti brand lainnya, tetapi pak menteri datang langsung dan survei ke Krisna bersama timnya melihat langsung seperti apa Krisna dan memilih Krisna untuk diajak kerja sama dalam menyukseskan
brand Wonderful Indonesia. Apalagi, tidak semua perusahaan dirangkulnya. Tetapi karena pandangan beliau terhadap Krisna sangat baik, dipilihlah Krisna untuk masuk Wonderful Indonesia,” ujar Ayu Saraswati. Untuk mendukung program pemerintah tersebut, Krisna Oleh-oleh Khas Bali akan mem-branding Wonderful Indonesia di seluruh paper bag, tas plastik, kardus, baju VIP Krisna dan pada tempat-tempat yang bisa mengangkat Wonderful Indonesia. Sebab, bagi Krisna Oleh-oleh program pemerintah tersebut sangat
baik untuk memperkenalkan Indonesia ke mata dunia. Apalagi, sebagai timbal baliknya brand-brand Krisna Oleh-oleh akan semakin dikenal di seluruh dunia. “Jadi, pas banget kalau kita bekerja sama dengan kementerian untuk saling membantu dan saling membutuhkan satu sama lain. Jadi, brand Wonderful Indonesia akan kami branding di produk-produk Krisna. Sebab, bagi Ajik Cok, apa pun yang menjadi program pemerintah ajik siap mendukung demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujarnya. (bns)
Balawan dan Trie Utami
Usung Kebinekaan KERAGAMAN dan multikultur dari kebinekaan yang semakin diuji belakangan ini menumbuhkan semangat bagi para musisi untuk lebih mengenal jati diri kenusantaraannya. Suasana batin persatuan itu begitu terasa dibumikan lewat aksi panggung musisi berkelas. Ia adalah I Wayan Balawan, seorang gitaris populer asal Gianyar, yang kali ini berduet untuk pertama kalinya dengan musisi Trie Utami di main stage Sanur Village Festival, Rabu (9/8) malam. Malam itu, Balawan dan Trie Utami yang membawakan lima lagu bernuansa nasionalis hingga lagu daerah. Trie Utami yang menganggap Bali sebagai rumahnya itu membawakan lagu berjudul ‘’Don Dadape’’, ‘’Bungan Sandat’’ dan ditutup dengan lagu ‘’Di Bawah Tiang Bendera’’, diiringi Balawan bersama Bumi Gamelan Orkestra. Meski baru pertama tampil sepanggung, gitaris Balawan yang dikenal de-
Bantu Pelaku Usaha Kreatif, ’’blibli’’ Gelar TBS II Denpasar (Bali Post) The Big Start (TBS) yang merupakan ajang kompetisi bagi para pelaku usaha kreatif kembali digelar untuk kedua kalinya oleh blibli.com. Ajang kali kedua ini melakukan roadshow di empat kota besar di Indonesia, yakni Yogyakarta, Denpasar, Jakarta, dan Bandung. Demikian dikemukakan Manager PR and Community blibli.com Christine Lie Hartat, saat berkunjung ke Kantor Bali Post,
Bali Post/kmb
BERKUNJUNG - Manager PR and Community blibli.com Christine Lie Hartati (kanan) saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Jumat (11/8) kemarin.
Jumat (11/8) kemarin. Ia mengatakan untuk Denpasar, pelaksanaan roadshow akan diadakan di Beachwalk Shopping Center pada Jumat (11/8) hingga Minggu (13/8). Pada roadshow ini pelaku industri kreatif dapat melihat langsung produk pemenang TBS tahun lalu. Selain itu, terdapat pula sejumlah workshop yang mendatangkan narasumber-narasumber pelaku usaha yang sukses, seperti Ni Luh Djelantik dan Joseph Theodorus “Mr. Joger” Wulianadi. Terkait pelaksanaan TBS Season 2, dikatakannya, Denpasar merupakan kota kedua yang dikunjungi. Sebelumnya, TBS sukses menggelar roadshow di Yogyakarta. Sudah ada 4.000 peserta yang terdaftar untuk mengikuti ajang dengan hadiah total Rp 1 miliar itu. “Tahun lalu, sebanyak 15 ribu peserta berpartisipasi. Tahun ini diharapkan bisa lebih banyak lagi yang berpartisipasi,” sebutnya. Pada tahun lalu, putra Bali berhasil meraih juara II yakni Founder Gauri Art Division Dhamar Perbangkara. Sedangkan pemenang I pada TBS tahun lalu adalah Arlin Chondro yang merupakan Founder Peek.Me Naturals. (kmb18)
ngan touch tapping style dan Trie Utami sosok lady rocker era 80-an ini merasa klop. Balawan memiliki t i n g ka t ke r u m i t a n y a ng cukup tinggi tatkala memainkan gitarnya. Sudah pasti butuh penyanyi yang memiliki kemampuan mumpuni untuk bisa berduet dengan iringan musik yang dimainkannya. Hal tersebut diakui Trie Utami yang juga vokalis dari band lawas Krakatau Reunion ini. “Ajakan berduet ini terealisasi hanya lewat percakapan di media sosial Whatsapp,” ucap Trie Utami di sela-sela pementasan. Trie Utami tidak hanya mampu mengimbangi per-
DUET - Balawan saat berduet bersama Trie Utami, Rabu (9/8) malam.
mainan gitar dari seorang Balawan, tapi juga permainan musik dari Bumi Gamelan Orkestra yang merupakan orkes bentukan baru dari Balawan. “Latihannya hanya satu jam sebelum pentas. Mungkin pendengar yang bisa menilai. Karena kalau kami di atas panggung kan kurang objektif untuk menilai diri sendiri,” tuturnya. Selain kemampuan musikalitas, baik dari Trie Utami sendiri maupun Balawan, chemistry keduanya sebenarnya sudah lama terbentuk. Pasalnya, keduanya bukanlah orang baru dan
bukan pertama kali ketemu. “Jadi, kami berdua ini tingggal menggabungkan ide dan feeling saja. Ini merupakan kolaborasi pertama juga bersama Bumi Gamelan Orkestra ini,” tambah wanita kelahiran 8 Januari 1968 ini. Sementara itu, hal senada juga dirasakan Balawan. Balawan mengaku jika duet perdananya dengan Trie Utami dirasanya sangat cocok. Kecocokan ini juga yang membuat keduanya gampang untuk saling beradaptasi di atas panggung. “Karena musik yang saya bawakan ini kan tidak pasaran dan memang berat untuk orangorang awam, jadi harus ada start yang menguatkan seperti dia (Trie Utami - red),” akunya. (win)