Skip to main content

Edisi 11 Oktober 2017 | balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 53 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu wage, 11 oktober 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Pascaputusan MK

Putusan MK Pascapraperadilan

Penyidik Dapat Terbitkan Sprindik Baru

Sri Sultan Bantah Turun Tahta

Jakarta (Bali Post) – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan penyidik dapat kembali menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik), sehingga penyidikan dapat kembali dilakukan secara ideal dan benar, meskipun praperadilan telah membatalkan status tersangka atas seseorang. ‘’Hal ini harus dipahami bahwa sepanjang prosedur penyidikan dipenuhi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, maka penyidikan baru tetap dapat dilakukan,’’ ujar hakim Konstitusi Anwar Usman ketika membacakan pertimbangan Mahkamah di Gedung MK Jakarta, Selasa (10/10) kemarin. Selain itu, MK juga tidak sependapat dengan argumentasi pemohon yang menyebutkan bahwa persyaratan penetapan tersangka adalah menyertakan dua alat bukti baru yang sah dan belum pernah diajukan dalam sidang praperadilan, serta berbeda dari alat bukti sebelumnya yang berkaitan dengan materi perkara. Hal. 19 Tidak Terpenuhi

Jakarta (Bali Post) – Sri Sultan Hamengkubuwono X membantah akan turun tahta pasca-adanya putusan hasil uji materi Mahkamah Konstitusi (MK) tentang Pasal 18 ayat (1) huruf m UU Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. ‘’Saya belum mau pensiun, (putusan itu) tidak bicara begitu tapi soal gubernur sebagai pejabat publik sebagai bagian dari NKRI mestinya tidak mengenal jenis kelamin, tidak membedakan, tapi dalam pasal 14 huruf m (UU Keistimewaan DIY) malah masuknya sepotong-sepotong, jadi tidak proporsional. Daripada orang mempersoalkan hal itu maka keputusannya kan dihapus, begitu,’’ kata Sri Sultan Hamengkubuwono X di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/10) kemarin.

Peduli Pengungsi Gunung Agung

P r e s i d e n J o k o Wi d o d o melantik Sri Sultan Hamengkubuwono X dan KGPAA Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY 20172022 di Istana Negara. Pada 31 Agustus 2017, uji materi Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Pasal 18 ayat (1) huruf m UU Nomor 13 Tahun

Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. SMA PGRI Tegal Delimo Banyuwangi Rp 4.012.100 Sukarelawan Bali Japan Club, Sanur Rp 2.600.000 TK 4 Saraswati Rp 2.536.000 SMP Swastika Kapal Rp 2.285.000 Banjar Karya Darsana Rp 1.845.000 I Made Suardana Rp 1.300.000 Suka Suka Bhakti Laksana Br. Paketan Singaraja Rp 1.100.000 Tumbuh Lestari SBY Rp 1.000.000 Luh Suwarsih Rp 1.000.000 SMK PGRI 6 Denpasar Rp 1.000.000 Ni Putu Ari Erawat Rp 500.000 NN 08123963649 Rp 500.000 I Made Mertayasa Rp 500.000 Ni Putu Eny Artati Rp 500.000 PPTI Cabang Tabanan Rp 500.000 SMPN 5 Negara Rp 382.000 Ni Ketut Suar Rp 200.000 Sri Jumanti Rp 200.000 I Made Kertadana S Rp 200.000 Panadin Rp 200.000 Hal. 19 Jumlah diterima kemarin Rp 22.660.100

Bali Post/ant

PELANTIKAN - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X didampingi istri GKR Hemas (kanan) usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/10) kemarin. Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Sri Paduka Paku Alam X dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY untuk masa jabatan 2017-2022.

2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta yang menyatakan ‘’calon gubernur dan calon wakil gubernur adalah warga negara Republik Indonesia yang harus memenuhi syarat: menyerahkan daftar riwayat hidup yang memuat, antara lain riwayat pendidikan, pekerjaan, saudara kandung, istri dan anak’’ bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. Menurut MK, rumusan Pasal 18 ayat (1) Huruf m UU Keistimewaan DIY mengandung pembatasan terhadap pihakpihak yang statusnya tidak memenuhi kualifikasi dalam norma a quo untuk menjadi calon kepala daerah yang di dalamnya termasuk perempuan. Hal. 19 Izin Istri

Tampil Tak Meyakinkan, Sampaoli Sebut Argentina Layak Lolos Piala Dunia

Bakti Gunung Agung

TK 4 Saraswati Denpasar menyerahkan sumbangan Bakti Gunung Agung untuk pengungsi berupa uang tunai Rp 2.536.000 dan 1 kotak masker. Sumbangan terkumpul secara sukarela dari siswa, guru, dan staf yang diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah didampingi perwakilan guru, siswa dan wali murid di Bali Post, Selasa (10/10) kemarin.

Jorge Sampaoli

Guayaquil – Argentina yang tampil terseok-seok di putaran kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan (Conmebol) memerlukan kemenangan atas Ekuador pada Selasa (10/10) kemarin untuk setidaknya mendapatkan tiket play-off menuju putaran final di Rusia tahun depan. Kendati demikian, pelatih Argentina Jorge Sampaoli mengatakan pasukannya sangat layak lolos ke Rusia, meski tampil tidak meyakinkan sepanjang kualifikasi. Argentina, yang mencapai final tiga tahun lalu di Brazil, menghuni peringkat keenam di grup Amerika Selatan yang berisi sepuluh tim. Empat tim teratas otomatis lolos dan tim peringkat kelima akan memainkan play-off antarbenua melawan juara Oseania, Selandia Baru. ‘’Argentina telah memperlihatkan kepribadian untuk mendemonstrasikan apa yang merupakan superior terhadap sisanya,’’ kata Sampaoli di Ekuador pada Senin (9/10) waktu setempat. ‘’Saya

berharap kami lolos karena melihat di atas angka-angka, Argentina layak atas itu.’’ Argentina, yang telah dua kali menjuarai Piala Dunia, hanya mengoleksi tiga poin dari empat pertandingan terakhirnya. Kemenangan akan menjamin Argentina setidaknya berada di peringkat kelima, namun hasil imbang mungkin cukup untuk membawa mereka menuju posisi empat besar tergantung hasil-hasil pertandingan lainnya. Brazil telah lolos dan Uruguay hampir bergabung dengan mereka. Kolombia, Peru, Paraguay, Argentina, dan Chile masih bertarung untuk jatah lolos yang tersisa. Sampaoli, yang mengambil alih posisi pelatih Argentina pada Juni dan belum mencatatkan kemenangan di ajang kompetitif, belum mengumumkan skuadnya untuk pertandingan ini, namun Lionel Messi dipastikan dimainkan sejak awal. ‘’Jika kami memenuhi standar-standar Messi pada pertandingan besok maka kami akan baik-baik saja,’’ kata Sampaoli. Argentina pernah satu kali mengalahkan Ekuador pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia di Quito, di mana posisinya yang berada di dataran tinggi memberikan situasi-situasi sulit bagi tim tamu. (ant)

Pengungsi Disiapkan Telepon Gratis WARGA Karangasem telah belasan hari mengungsi ke Kabupaten Klungkung. Berbagai fasilitas pun telah disediakan. Tujuannya, untuk meringankan bebannya. Namun, hal tersebut tak mampu mengalahkan rasa rindu untuk pulang ke kampung halaman. Atau setidaknya berkumpul dengan keluarga yang mengungsi di tempat lain. Pengungsi di Klungkung terbanyak masih berada di GOR Swecapura. Berdasarkan data Selasa (10/10) sore kemarin, jumlahnya mencapai 1.535 jiwa. Namun di siang hari jumlahnya jauh berkurang. Sebab, banyak di antara mereka harus pulang atau mencari pekerjaan untuk bekal sehari-harinya. Namun tak sedikit pula yang menghabiskan hari-harinya dengan lebih banyak berdiam diri. Tak ada aktivitas berarti yang dilakukan. Sesekali bercengkrama di sudut

teras, berbagi cerita di masa lalu. Anak-anak juga sibuk bermain, tak peduli dengan terik matahari. Menginjak pekan ketiga, uluran tangan dari para dermawan masih mengalir. Meski tak sederas di awal. Demikian pula kebutuhan logistiknya juga terpenuhi. Tak hanya itu, mereka juga diberikan layanan telepon gratis untuk menghubungi keluarga, sekadar melepas rindu. Sebelumnya mereka juga terkepung dengan layanan cuci pakaian gratis dan cukur rambut. Semuanya gratis. Namun, apa yang dinikmati itu tak mampu menutup rasa rindu dengan kampung halaman atau setidaknya rindu dengan keluarganya yang mengungsi di tempat lain. Keinginan untuk tinggal bersama sangat didambakan. Ingin berbagi cerita layaknya saat di kampung halaman. Suka-duka dijalani bersama. Hal seperti itu salah satunya

dirasakan pengungsi asal Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Komang Subawa. Demi melepas rindu yang mendalam, ia memilih pindah ke Desa Candikuning, Tabanan. ‘’Saya mencari keluarga ke sana. Di sana banyak ngungsi. Ingin berkumpul,’’ tuturnya. Ia bersama sang istri dan empat orang anaknya. Barang bawaan dari rumahnya satu per satu dinaikkan ke mobil pick-up yang dipakai menjemput oleh keluarga. Menempuh jarak yang cukup jauh, mereka rela berdesakan. Duduk di belakang. Menutup tubuh dengan terpal saat hujan melanda. ‘’Kebetulan juga ada saudara yang menikah ke sana (Candikuning - red). Jadinya bisa kumpul,’’ ucapnya. Perpindahan itu juga nengharuskan tiga anaknya yang sempat menempuh pendidikan di SDN 2 Gelgel harus kembali mencari sekolah baru. (sos)

Bali Post/sos

PINDAH - Pengungsi di GOR Swecapura, Klungkung memilih untuk pindah demi bertemu keluarga.


denpasar

2

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

figur

Bali Post/edi

Berbasis Kompetensi

PENDIDIKAN yang diterapkan di Politeknik Negeri Bali (PNB) saat ini sudah berbasis kompetensi. Bahkan, dalam membangun kompetensi pihak PNB tetap bekerja sama dengan industri dan asosiasi dalam menetapkan kurikulum. Oleh karena itu, dalam membangun kurikulum, PNB melakukannya tidak asal selera sendiri. “Kami duduk bersama dengan industri dan asosiasi. Setelah dirasa sesuai, baru dilakukan validasi. Memvalidasi kurikulum ini bukan dilakukan oleh PNB sendiri, namun ada industri dan asosiasi yang memvalidasi,” ujar Direktur PNB Made Mudhina, Selasa (10/10) kemarin. Dengan adanya persamaan persepsi antara PNB dan industri, kata Mudhina, maka kurikulum yang diterapkan di PNB benar-benar kurikulum yang dibutuhkan oleh industri. Dengan begitu, kompetensi yang dimiliki para lulusan PNB tidak timpang dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri. “Misalnya Industri Pariwisata, kurikulum tentunya harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan perhotelan,” terangnya. Ia menegaskan, pendidikan tinggi di Indonesia diharuskan untuk meninjau ulang kurikulum yang sudah dilaksanakan selama ini. Hal itu disesuaikan dengan Peraturan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, serta Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. (edi)

Ibu Diduga Penganiaya Anak Kandung Diadili

Denpasar (Bali Post) Jaksa penuntut umum (JPU) Purwanti Murtiasih, Selasa (10/10) kemarin membacakan dakwaan kasus dugaan penganiayaan anak kandung yang sempat viral di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu. Terdakwanya adalah Mariana Dangu alias Merry asal Sumba Barat Daya. Di depan majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada, jaksa menjelaskan bahwa aksi dugaan penganiayaan dengan melakukan kekerasan fisik ini dilakukan terdakwa pada Maret lalu di Jalan Drupadi II, Seminyak, Badung. Jaksa menjelaskan, awalnya terdakwa melakukan hubungan suami istri dengan orang asing bernama Otmar Daniel Adelsberger di luar nikah. Hasil hubungan badan itu, lahirlah seorang anak berinisial Baby J di Sumba Barat Daya. Anak ini diasuh terdakwa dan kos di Jalan Drupadi II, Seminyak. Tanggal 15 Maret terdakwa dan anaknya sakit demam dan batuk, sehingga besoknya berobat ke klinik. Namun oleh petugas medis, korban diminta agar membawa anaknya berobat ke rumah sakit yang besar. Terdakwa mengaku tidak punya biaya. Dengan bermodalkan ponsel milik temannya, dia menghubungi Otmar Daniel yang notabene ayah kandung biologis Baby J. Namun, sebagaimana dakwaan jaksa, Otmar justru memaki terdakwa dengan mengatakan bahwa terdakwa hanya bermain drama saja dengan mengatakan anaknya sakit. Atas jawaban itu, terdakwa merasa jengkel sehingga melampiaskannya pada anaknya. Yakni dengan cara mendorong anaknya yang sedang duduk di atas tempat tidur hingga Baby J jatuh. “Lalu terdakwa memukul pantat (Baby J) secara berulang-ulang, kemudian menjewer telinga korban lalu mencubit pipi dan dadanya, serta memukul mulut korban,” urai jaksa di muka persidangan. Selain itu, lanjut jaksa, korban Baby J menangis karena kesakitan. Aksi dugaan penganiayaan itu direkam oleh terdakwa dengan menggunakan ponsel milik temannya, Melisa, lalu video itu dikirim ke Otmar Daniel. Tidak hanya sampai di sana, sambung jaksa, Baby J dibawa ke kamar mandi oleh terdakwa lalu ditaruh di dalam ember yang berisi air. Baby J kemudian disiram dengan menggunakan air dan sabun sunlight, sehingga Baby J menangis dan kejadian tersebut direkam. Kala itu, sambung jaksa, Melisa mencoba mengingatkan terdakwa supaya tidak memperlakukan anaknya seperti itu. Namun, terdakwa tidak menanggapi dan malah meninggalkan Baby J begitu saja yang ada di dalam ember. Karena ditinggal, jaksa mengatakan Melisa kemudian memandikan Baby J hingga bersih. Persoalan tidak sampai di sana. Baby J yang masih dalam keadaan telanjang, urai jaksa, saat ditidurkan di atas kasur kembali ditarik oleh terdakwa Mariana Dangu. Lalu terdakwa memukul pantat dan badan korban dengan mengunakan bantal bayi dan setelah itu membanting korban di atas kasur. Akibat kejadian itu, Baby J mengalami sejumlah luka memar. Terdakwa oleh jaksa dijerat pasal 44 ayat 1 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan dalam kekerasan rumah tangga dalam dakwaan ke satu dan pasal 76C Jo pasal 80 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dalam dakwaan kedua. Mendengar dakwaan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya tidak keberatan sehingga dalam sidang pekan depan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi. (kmb37)

Bali Post/eka

JALA - Seorang warga menebar jala di perairan Serangan, Denpasar. Guna mengisi waktu luang, sejumlah warga di sekitar wilayah ini mencari ikan dengan jala di perairan dangkal Serangan.

98 Persen Objek Wisata di Bali Aman Dikunjungi

Denpasar (Bali Post) –

Peningkatan aktivitas Gunung Agung ke level IV (awas), tidak secara otomatis membuat aktivitas kepariwisataan di Bali lumpuh total. Bahkan wisatawan yang berkunjung ke Bali masih bisa menikmati 98 persen objek wisata yang tersebar di seluruh Bali. Ketua Bidang Informasi dan Media Bali Tourism Board Dewa Gede Ngurah Byomantara menegaskan hal itu, Selasa (10/10) kemarin. Byomantara mengatakan, radius kawasan rawan bencana (KRB) yang ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang terkena erupsi Gunung Agung berjarak 9-12 kilometer dari puncak Gunung Agung. Artinya, hampir 98 persen objek wisata di Bali masih aman untuk dikunjungi. “Hanya objek wisata di Desa Tulamben dan kawasan Pura Besakih saja yang terdampak. Bahkan objek wisata Candidasa yang ada di Karangasem masih aman dikunjungi wisatawan,” ujarnya.

Menurut Byomantara, kantong-kantong objek wisata di Bali hampir 40 persen berada di Kuta, 21-22 persen berada di Legian, Seminyak, Nusa Dua dan Sanur. Sehingga objek wisata ini sangat aman untuk dikunjungi. Sebab, jarak objek-objek wisata tersebut dengan Gunung Agung hampir 65 hingga 75 kilometer. Kendati demikian, Ketua STP Bali ini tidak menampik bahwa sampai saat ini ada beberapa wisatawan yang membatalkan kunjungannya ke Bali. “Jumlah pastinya (pembatalan kunjungan - red), kami tidak tahu pasti.

Pemkot Tambah Kuota PBI-APBD

Denpasar (Bali Post) Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menambah kuota peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia (JKN-KIS) Penerima Bantuan Iuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PBI-APBD) hingga mencapai 26.840 jiwa. Sebelumnya, jumlah penduduk yang didaftarkan ke dalam PBI sebanyak 10.952 jiwa semenjak Desember 2016 lalu. Namun, mengingat kuota tersebut telah terpenuhi, Pemkot Denpasar kembali menambah jumlah kuota dimaksud sebanyak 15.888 jiwa, sehingga total keseluruhan menjadi 26.840 jiwa. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Sri Armini, M.Kes. mengatakan biaya pendaftaran penduduk sebanyak 15.888 jiwa ini akan ditanggung penuh oleh Pemkot Denpasar. Sedangkan kuota sebelumnya sebesar 10.592 jiwa berasal dari sharing biaya antara Pemerintah Provinsi Bali dan Pemkot Denpasar. Dikonfirmasi Selasa (10/10) kemarin, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dr. Kiki Christmar Marbun, AAK. mengapresiasi upaya Pemkot Denpasar tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas wujud komitmen

dari Pemkot Denpasar telah menjamin kesehatan masyarakatnya dengan mendaftarkan penduduknya ke dalam program JKN-KIS. Bahkan sebelum genap satu tahun kuota pertama yang disepakati telah terpenuhi, namun dalam tahun yang sama Pemkot Denpasar kembali menambahkan jumlah kuota PBI-APBD. Hal ini perlu diapresiasi,” katanya saat penandatanganan addendum perjanjian kerja sama antara Dinas Kesehatan Kota Denpasar dengan BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Senin (9/10). Saat ini, kata Kiki Christmar Marbun, BPJS Kesehatan Cabang Denpasar telah mendapat data awal untuk kuota tambahan sebanyak 2.622 jiwa. Data tersebut akan dilakukan proses pengantrean ke dalam database BPJS Kesehatan. Ia mengimbau masyarakat di Kota Denpasar yang tidak mampu agar segera melaporkan dirinya ke Kantor Dinas Sosial Kota Denpasar untuk dapat didaftarkan ke dalam Program JKN-KIS sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ke depan ia berharap Pemkot Denpasar segera mendaftarkan seluruh penduduknya yang belum ter-cover jaminan kesehatan ke dalam Program JKN-KIS. (kmb42)

Topik : 98 PERSEN OBJEK WISATA DI BALI AMAN DIKUNJUNGI Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

(hoax) yang berkaitan dengan Gunung Agung, Menteri Pariwisata telah membentuk Bali Tourism Hospitality dalam bentuk Communications Phases sebagai media yang digunakan untuk memberikan informasi yang benar dan akurat dalam situasi yang krisis. Sehingga berita-berita hoax yang meresahkan masyarakat yang berdampak pada anjloknya kunjungan wisatawan tidak terjadi. “Communications Phases untuk Gunung Agung ini telah kami bentuk yang terdiri dari tiga fase, yaitu fase A (siaga), fase B (tanggap darurat) dan fase C (recovery),” pungkasnya. (win) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

OTT Pengurusan Kir

PNS Dituntut Dua Tahun Percobaan, Rabu Ini Pembelaan

HANYA gara-gara Rp 250 ribu, oknum PNS di Dinas Perhubungan Badung (Dishub) harus diadili di Pengadilan Tipikor Denpasar. Bahkan dalam sidang pekan lalu, terdakwa I Putu Agung Mashika yang tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) atas pengurusan kir dengan saksi korban Musodikin, dituntut hukuman selama satu tahun dengan masa percobaan selama dua tahun. Atas tuntutan tersebut, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Agus Sujoko, Pande Sugiarta dan kawan-kawan, Rabu (11/10) hari ini akan mengajukan pledoi atau pembelaan. Dalam sidang sebelumnya, JPU dari Kejati Bali I Wayan Suardi di hadapan majelis hakim pimpi-

nan I Wayan Sukanila menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi/grativikasi sebagaimana tertuang dalam Pasal 12 ayat (1) huruf B jo Pasal 12 A Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam dakwaan disebutkan, kasus OTT ini berawal dari niat Musodikin untuk melakukan kir kendaraan. Hanya saja untuk mengurus kir kendaraan bernomor polisi luar Bali harus ada rekomendasi numpang uji kir daerah asal. Musodikin yang

menggunakan kendaraan plat Jakarta, seharusnya dia mengantongi rekomendasi dari Jakarta. Walau mengetahui seperti itu syaratnya, ia mencoba saja mengurus kir kendaraanya. Saat mengurus di Kantor Dishub Badung itulah ia mengaku dicegat. Kala itu, terdakwa menanyakan apakah ada rekomendasi dari Jakarta. Karena tidak ada, diambil buku kir dan hendak dibawa ke bagian pendaftaran untuk administrasi. Terjadilah proses hingga akhirnya pengurus kir mendapat uji berlaku pascadilakukan uji laik tidaknya kendaraan tersebut. Singkat cerita, proses tersebut selesai dan terdakwa ditangkap saat menerima uang Rp 250 ribu dari saksi Musodikin. (asa)

Rai Mantra Siap Berkolaborasi dengan Pemkab Karangasem

Pantau Tanggap Bencana di Damamaya Denpasar Cyber Monitor

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Namun sesuai hasil koordinasi kami dengan PHRI, IHGMA dan BHA, pembatalan kunjungan diprediksi berkisar antara 15-20 persen room night. Kalau dirata-ratakan kunjungan wisatawan long of stay-nya tiga hari, berarti harus dibagi tiga. Ya, antara 15-20 persen inilah yang terjadi cancelation itu. Selain itu, apabila dilihat dari datang dan perginya wisatawan-wisatawan dari airlines, itu sekitar empat persen. Inilah yang akan kami pakai acuan untuk memprediksi seberapa besar terjadi cancelation ini,” tegasnya.

Kendati demikian, kata Byomantara, penurunan kunjungan wisatawan ke Bali tidak serta merta karena dampak Gunung Agung yang berstatus awas. Namun, pada September dan Oktober memang merupakan low session setiap tahunnya. “Kami belum bisa meyakini penurunan ini akibat dampak dari Gunung Agung. Karena setiap tahun kunjungan wisatawan ke Bali memang low session. Namun, kalau dilihat dari gejalanya, kemungkinan besar juga disebabkan oleh status Gunung Agung itu,” ujarnya. Menurut Byomantara, pemerintah dalam hal ini Menteri Pariwisata terus mengoordinasikan kepada dunia pariwisata bahwa objek-objek wisata di Bali tetap aman untuk dikunjungi. Sementara untuk mengantisipasi penyebaran berita bohong

BERSAMA - Wali Kota Rai Mantra bersama Wakil Bupati Karangasem Wayan Arta Dipa yang hadir di Ruang Control Room Denpasar Damamaya Cyber Monitor, Selasa (10/10) kemarin. PENDATAAN dan langkah tanggap bencana KRB Gunung Agung melalui aplikasi Damamaya Denpasar Cyber Monitor, mendapat

respons postif dari Pemerintah Kabupaten Karangasem. Respons positif ini disampaikan Wakil Bupati Karangasem Wayan Arta

Dipa yang hadir di Ruang Control Room Denpasar Damamaya Cyber Monitor, Selasa (10/10) kemarin. Kehadiran Wabup Karangasem itu disambut Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama OPD terkait. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Rai Mantra menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemkab Karangasem melakukan pemantauan bersama tanggap bencana KRB Gunung Agung. Seperti diketahui sebelumnya, dari meningkatnya status Gunung Agung, Pemkot Denpasar telah membuat aplikasi tanggap bencana melalui aplikasi Pro Denpasar dan pusatdata. denpasarkota.go.id. ‘’Dari aplikasi ini kita dapat mengakses data lengkap pengungsi di Denpasar sesuai dengan asal warga, hingga melakukan aplikasi pemantauan aktivitas Gunung Agung,’’ ujar Wali Kota Rai Mantra. Lebih lanjut, Rai Mantra mengajak Pemkab Karangasem dapat melakukan koordinasi langsung

dengan Damamaya Denpasar Cyber Monitor yang melakukan pendataan dari tingkat banjar, desa/kelurahan hingga kecamatan meliputi jumlah siswa sekolah, lansia, ibu hamil, balita hingga pendistribusian logistik. ‘’Saat ini jumlah pengungsi secara keseluruhan di Denpasar mencapai 14 ribu lebih warga Karangasem,’’ ujarnya sembari mengatakan, Damamaya Denpasar Cyber Monitor juga dapat dimanfaatkan kabupaten lainnya dalam kolaborasi berbagai aplikasi yang ada. Wabup Karangasem Arta Dipa mengatakan kehadiran di Kota Denpasar untuk melihat langsung kondisi serta data pasti jumlah warga KRB Gunung Agung. Dengan pendataan menggunakan aplikasi di Denpasar Damamaya Cyber Monitor, telah menampilkan data pasti masyarakatnya di Denpasar. Di samping itu, dari 28 desa warga masyarakat Karangasem yang mengungsi menyebar di kabupaten dan kota se-Bali. Di Kota Denpasar, warga KRB Gu-

nung Agung telah mendapatkan berbagai pelayanan dari Wali Kota Rai Mantra dan seluruh jajaran Pemkot Denpasar. Saat ini, menurut Arta Dipa, Pemkab Karangasem telah mepersiapkan berbagai langkah darurat Gunung Agung sesuai tahapan yang telah ditentukan serta penanganan dilakukan bersama dengan Pemerintah Provinsi Bali. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan bupati/wali kota se-Bali dalam langkah darurat Gunung Agung. ‘’Sekitar 185 ribu lebih warga Karangasem yang harus mengungsi menghindari kawasan rawan bencanan Gunung Agung,’’ ujarnya. Di samping melakukan pertemuan di Denpasar Damamaya Cyber Monitor, Wali Kota Rai Mantra dan Wabup Karangasem juga langsung meninjau warga Karangasem yang mengungsi di Posko Induk Lapangan Kompyang Sujana, Posko Mandiri Gurita Jalan Gurita Sesetan dan Posko I di Jalan Danau Tempe. (ad671)


BADUNG

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

3

Pelanggaran Parkir Masih Marak di Kuta

Wabup Karangasem Kunjungi Warganya di Lokasi Pengungsian Mangupura (Bali Post) – Warga Karangasem yang mengungsi di Kabupaten Badung pascastatus awas Gunung Agung mendapat perhatian dari kepala daerahnya. Setidaknya tercatat sebanyak 7.154 pengungsi yang tinggal di Gumi Keris. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Arta Dipa dalam kunjungannya ke Badung, Selasa (10/10) kemarin, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung. Ini membuktikan kuatnya rasa manyama braya dan gotong royong masyarakat Bali,” ujarnya. Kehadiran Wabup Artha Dipa di tengah-tengah masyarakatnya yang tinggal dengan sanak keluarganya di Kelurahan Kapal, Mengwi dan Desa Dalung dan Wantilan Desa Adat Kapal, Mengwi diterima Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Dari data yang diperoleh, khusus di Kelurahan Kapal terdapat 52 orang sameton Karangasem dan untuk di Desa Dalung terdapat sebanyak 839 orang, 20 di antaranya tinggal di GOR Dalung. Dalam kesempatan itu, Wabup Artha Dipa juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Badung yang sudah membantu sameton Karangasem yang tinggal di Badung. “Hal ini merupakan bagian dari rasa manyama braya masyarakat Bali yang tetap terjaga dengan baik,” katanya. Ia menilai Pemkab Badung sangat siap dan sigap dalam penanganan warga Karangasem yang mengungsi di wilayahnya. Secara keseluruhan, warga Karangasem yang mengungsi diperkirakan lebih dari 185 ribu orang. “Sebagai pimpinan di Karangasem, saya mempunyai kewajiban untuk melihat masyarakat yang tinggal di seluruh kabupaten/kota di Bali,” katanya. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan, kehadiran pimpinan daerah Karangasem sebagai wujud kemanusiaan dan guna melihat warganya, baik dari sisi kesehatan, pendidikan dan aspek yang lainnya. “Astungkara, atas sinergitas, komunikasi dan koordinasi yang baik antara dua pemerintah ini dan dibantu tim mulai tingkat kabupaten hingga desa/ kelurahan, penanganan sameton Karangasem yang tinggal di Badung sudah berjalan dengan baik,” terangnya. Pemkab Badung, kata Wabup Suiasa, telah berkomitmen dalam penanganan pengungsi ini akan melakukan langkah-langkah yang komprehensif dan menyeluruh dari aspek kemanusiaan tersebut. Misalnya, anak-anak yang masih di jenjang sekolah, Badung sudah siap menampung mereka di sekolah yang sesuai dengan tingkat pendidikannya dari tingkat PAUD hingga SMA. “Untuk kesehatan, Tim KBS (Krama Badung Sehat) yang ada di masingmasing desa/kelurahan telah siap melakukan pemantauan kesehatan dan memberikan pelayanan kesehatan ke rumah-rumah,” jelasnya. Di bidang sosial dan tenaga kerja, kata Wabup Suiasa, pihaknya siap memediasi melalui aparat kelurahan, desa dan desa adat, apabila ada sameton Karangasem mau bekerja sesuai potensi yang dimilikinya. “Untuk penampungan ternak, saya sudah meminta kecamatan untuk menyiapkan tempat atau pos-pos untuk menampung ternak masyarakat,” tegasnya. Sementara untuk bantuan, kata Suiasa, Pemkab Badung telah menyerahkan bantuan kepada Pemkab Karangasem sebesar Rp 2,4 miliar. Sedangkan bantuan untuk sameton Karangasem di Badung masih diupayakan secara swadaya oleh tim bersama masyarakat Badung. (kmb27)

Bali Post/kmb27

MENGUNJUNGI - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Wakil Bupati Karangasem I Wayan Arta Dipa saat mengunjungi sameton Karangasem yang terkena dampak erupsi Gunung Agung di Kelurahan Kapal, Mengwi dan Desa Dalung, Selasa (10/10) kemarin. Pembetulan Pada berita advertorial berjudul “Wisuda VIII Diploma III dan Sarjana Keperawatan Stikes Wira Medika Bali” yang dimuat Selasa (10/10) kemarin, terjadi kesalahan penulisan. Pada alinea ketiga tertulis D-3 Analisa Kesehatan, yang benar seharusnya D-3 Analis Kesehatan. Dengan ini, kesalahan tersebut sudah diperbaiki.

Mangupura (Bali Post) – Penertiban terhadap pelanggaran parkir kendaraan di kawasan Kuta sudah berulang kali digelar. Namun kasus pelanggaran justru masih marak. Seperti pantauan di sejumlah ruas jalan di wilayah Kuta, yaitu Jalan Bakung Sari maupun jalur menuju Kuta Square, Selasa (10/10) kemarin. Banyak kendaraan sewa yang sengaja diparkir di badan jalan. Dikonfirmasi terkait permasalahan ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Badung IGAK Suryanegara tidak menampik hal tersebut. Kondisi tersebut diakuinya karena keterbatasan tempat parkir di kawasan tersebut. Untuk itu, pihaknya berjanji akan mencarikan solusi atau jalan keluar terlebih dahulu. Karena apabila hanya dilakukan penertiban tanpa memberikan solusi, tentu akan sia-sia. “Kami akan carikan solusi untuk masalah parkir tersebut,” ujarnya. Selain masalah ketersediaan tempat parkir, kata Suryanegara, operasional taksi juga perlu disesuaikan. Menurutnya, operasional taksi juga ikut berkontribusi terhadap kroditnya lalu lintas di Kuta. Untuk mencari penumpang, banyak taksi sengaja berjalan sangat pelan. “Bersama dengan Dinas Perhubungan, hal itu masih kami carikan solusi,” tegasnya. (edi)

Bali Post/eka

MEMETIK - Dua orang warga memetik bunga gumitir di Belok Sidan, Plaga, Badung. Sebagian besar petani di kawasan ini menanami lahannya dengan berkebun bunga gumitir. Dibandingkan tanaman lain, bunga ini memerlukan masa tanam yang lebih pendek dan mampu dipanen hingga belasan kali.

Bali Post/edi

MARAK - Kasus pelanggaran di Kuta masih marak. Padahal penertiban terhadap para pelanggar parkir sudah berulangkali digelar.

PAD Badung Terkoreksi

Dewan Minta Eksekutif ”Injak Rem” Mangupura (Bali Post) -

Status awas Gunung Agung berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung. Pasalnya, hampir 80 persen pendapatan Badung bergantung pada sektor pariwisata yang kini diwarnai adanya pembatalan kunjungan wisatawan. Melihat kondisi tersebut, para wakil rakyat di DPRD Badung menyarankan eksekutif melakukan evaluasi terhadap pos belanja pada APBD. “Kami akan bahas kemungkinan terburuk yang terjadi. Tapi kalau terjadi (erupsi Gunung Agung red), kita sarankan evaluasi pos belanja yang tidak penting. Istilahnya, injak rem,” ujar anggota Komisi IV Nyoman Sentana, Selasa (10/10) kemarin. Selain melakukan evaluasi terhadap pos belanja tidak penting, Ketua Badan Kehor-

matan (BK) DPRD Badung ini juga menyarankan eksekutif mencari celah untuk menjerat pemilik akomodasi pariwisata yang tidak berizin. Sebab, tidak dimungkiri masih banyak akomodasi pariwisata yang beroperasi di Kabupaten Badung tidak mengantongi izin. “Sebetulnya kami berharap APBD yang bolong-bolong ditutupi dengan memaksimalkan pendapatan pajak. Sekarang ini banyak akomodasi pariwisata seperti restoran dan vila yang tidak membayar pajak. Nah,

sekarang bagaimana mencari celah itu,” katanya. Menurut Sentana, pemerintah harus melibatkan Kejaksaan untuk menjaring para pengemplang pajak, karena termasuk pelanggaran hukum. “Mengatasi penunggak pajak itu perlu kerja sama dengan Kejaksaan, karena merupakan indikasi penggelapan pajak,” katanya. Sebelumnya, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa juga mengakui dengan ditetapkan aktivitas Gunung Agung berstatus awas, tentu berpengaruh ter-

hadap pendapatan Kabupaten Badung. Pasalnya, tamu juga mulai waspada untuk berlibur ke Bali. “Ini (Gunung Agung status awas - red) saya sedikit hatihati, ini pengaruh alam. Karena kita hidup di pariwisata, kita sudah meminta Bapenda untuk melakukan evaluasi. Kira-kira dampaknya seperti apa? Mudahmudahan tidak terlalu banyak dampaknya,” terang pejabat asal Pecatu, Kuta Selatan ini. Hal senada juga diungkapkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Pejabat asal Pelaga, Petang, Badung ini mengakui pengaruh Gunung Agung yang berstatus awas terhadap pendapatan Badung sudah barang tentu akan berimbas. “Ker-

ja keras terus dilakukan. Kami yakin tidak signifikan, bahkan astungkara bisa meningkat,” ungkapnya. Seperti diketahui, jumlah kunjungan wisman mancanegara (wisman) ke Badung periode Januari-September 2017 sebesar 4.456.437 orang. Angka tersebut menunjukkan terjadi pertumbuhan 23,18 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2016. Target kunjungan wisman di Badung tahun 2017 itu sebanyak 5.850.000 orang. Sementara target PAD Badung dalam anggaran perubahan 2017 sebesar Rp 5,2 triliun. Sementara pada KUA-PPAS 2017, PAD ditarget Rp 5,7 triliun dan APBD Rp 6,2 triliun. (kmb27)

Pelaku Pariwisata Pakistan Kunjungi Puspem Badung WAKIL Bupati Badung Ketut Suiasa menerima kunjungan pelaku pariwisata Negara Pakistan di Ruang Kerta Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Senin (9/10) lalu. Kunjungan ini dilaksanakan dalam bentuk ”Gala Dinner Familiarization Trip Dubes Islamabad dan Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Karachi”. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Republik Islam Pakistan Iwan Suyudhie Amri, Pelaksana Fungsi Sosial dan Budaya Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Karachi Muhammad Arifin, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Made Badra, Kepala Dinas Kebudayaan I.B. Anom Bhasma, Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya dan perwakilan perangkat daerah terkait. Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa dalam sambutannya mengatakan, kehadiran pelaku pariwisata Pakistan ke Badung

yang dimediasi oleh Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Republik Islam Pakistan dan Pelaksana Fungsi Sosial dan Budaya Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Karachi mempunyai arti yang sangat penting bagi Pemerintah Kabupaten Badung. “Pertemuan ini moment yang penting dan berharga untuk mempererat jalinan komunikasi serta kerja sama di bidang sosial dan Budaya antara pemerintah Kabupaten Badung dengan Islamabad-Pakistan,” kata Suiasa. Lebih lanjut dikatakan, industri pariwisata Kabupaten Badung sangat memerlukan partner kerja dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan khususnya ke Kabupaten Badung, di mana tahun 2017 ini ditargetkan enam juta wisatawan mancanegara. “Kedatangan pelaku pariwisata Islamabad-Pakistan ini saya harapkan dapat memberikan angin segar kepada industri pariwisata serta industri ekonomi kreatif di Bali dan Badung khu-

susnya dengan ke depannya lebih banyak lagi mengajak rombongan wisatawan dari Islamabad-Pakistan,” ungkapnya. Salah seorang pelaku pariwisata dari Islamabad-Pakistan District Sales manager dari Thai Airways Sher Ali Khan mengatakan, pihaknya sangat kagum dengan penerimaan dari Pemerintah Kabupaten Badung. “Orang Bali itu sangat kekeluargaan. Budayanya juga sangat eksotik, salah satunya dengan ditunjukkannya tarian penyambutan. Ke depannya kami akan mengajak lebih banyak lagi wisatawan untuk mengunjungi Bali,” katanya dengan ekspresi kagum. Untuk diketahui, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Republik Islam Pakistan beserta Pelaksana Fungsi Sosial dan Budaya Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Karachi, mengajak pelaku pariwisata dari Islamabad-Pakistan yang terdiri dari empat tour operator dari Karachi, empat tour operator dari Lahore, empat tour operator

CENDERAMATA - Wabup Badung Ketut Suiasa menyerahkan cenderamata kepada Kepala Dubes RI untuk Republik Islam Pakistan Iwan Suyudhie Amri, saat “Gala Dinner Familiarization Trip Dubes Islamabad dan Konsul Jenderal Republik Indonesi Karachi” di Puspem Badung, Senin (9/10). dari Islamabad, serta tiga airline untuk mengadakan pertemuan bisnis antara tour operator Pakistan dengan pelaku pariwisata

Badung. Pertemuan ini juga dilaksanakan dengan melakukan tour ke lokasi wisata unggulan di Badung. (ad666)

Melawan, Komplotan Pencuri Ditembak Datang ke Bali Khusus Mencuri

TIM Opsnal Polsek Denpasar Selatan (Densel) menggerebek hotel di Jalan Kediri, Tuban, Badung. Pasalnya, di hotel tersebut menginap komplotan pencuri asal Palembang dan Bangka Belitung, yaitu Afrizal alias Rizal (31), Untung (25), Kiy Agus Aidil Fitri (43) dan Fedriansyah Rihan (34). Karena melawan, petugas terpaksa menembak kaki tersangka Afrizal dan Fedriansyah. Selain beraksi di wilayah Denpasar, komplotan pencuri ini juga beraksi di wilayah Klungkung. “Mereka sengaja ke Bali untuk mencuri. Biasanya pencuri seperti ini komplotan Makassar dan Palembang,” kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan (Densel) Iptu Bangkit Dananjaya atas seizin Kapolsek Kompol Putu Indrajaya,

Selasa (10/10) kemarin. Untuk wilayah Densel, lanjut Bangkit Dananjaya, pelaku menyasar rumah Lely Armayani di Jalan Kerta Lestasi, Suwung, Densel, Minggu (8/10) lalu. Waktu itu sekitar pukul 14.00 Wita korban bersama keluarganya berkunjung ke rumah temannya di Kuta. Pukul 18.00 Wita, korban baru tiba di rumah dan melihat pintu dicongkel. Selanjutnya korban mengecek barang berharganya, ternyata banyak yang hilang di antaranya dokumen kerja, paspor suami korban atas nama Anthony John Reidpath, laptop, kamera putih, uang dolar Amerika dan dolar Singapura senilai Rp 400 juta. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Densel. Berdasarkan laporan itu, Iptu Bangkit bersama timnya

melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, akhirnya petugas berhasil melacak tempat persembunyian pelaku yaitu di hotel di Jalan Kediri, Kuta. Pada Minggu sekitar pukul 22.00 Wita polisi langsung menggerebek penginapan tersebut dan meringkus para pelaku. “Satu hari (Minggu red) komplotan ini menyasar empat rumah. Tiga rumah di Klungkung dan satu rumah di Densel,” ujar Bangkit Dananjaya. Hasil penggeledahan di kamar pelaku, polisi mengamankan barang bukti tiga laptop, dua notebook, satu ipad, empat HP, satu kamera, satu jam tangan, berbagai perhiasan emas di antaranya kalung serta gelang. Sedangkan alat yang dipakai beraksi yaitu tiga obeng besar

dan linggis kecil. “Gembong komplotan ini adalah Afrizal. Dia ini residivis kasus jambret di kampungnya. Saat membobol rumah, Afrizal dan Fedriansyah sebagai eksekutor, sedangkan pelaku lain memantau situasi di luar rumah. Mereka tiba di Bali tanggal 7 Oktober naik pesawat. Besoknya langsung beraksi,” kata Bangkit Dananjaya memaparkan. Saat digerebek, kata Bangkit Dananjaya komplotan ini sudah berkemas-kemas untuk balik ke kampungnya. Barang hasil curian sudah dibungkus rapi. “Modus mereka memang begitu. Setelah beraksi, mereka cepat-cepat kabur. Beberapa hari kemudian mereka balik lagi untuk beraksi. Kami masih mengembangkan kasus ini,” tegasnya. (rah)

Bali Post/eka

CURAT - Polisi menggelar tersangka beserta barang buktinya di Mapolsek Densel, Selasa (10/10) kemarin. Para tersangka tersebut ditangkap terkait tindakan pecurian dengan pemberatan (curat) di wilayah hukum Polsek Densel.


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

YPLP Kota PGRI Denpasar Peduli Pengungsi Distribusikan Logistik ke Posko Induk Tanah Ampo

DIPIMPIN langsung Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., YPLP Kota PGRI Denpasar mendistribusikan logistik bagi para pengungsi Gunung Agung di Posko Induk Tanah Ampo, Karangasem, Minggu (8/10) lalu. Bersama puluhan kepala sekolah, guru dan siswa di lingkungan YPLP Kota PGRI Denpasar, diserahkan bantuan berupa beras, mi instan, keperluan MCK, perlengkapan bayi, pakaian layak pakai, obat-obatan dan sejumlah uang. Menurut Madiadnyana, bantuan logistik tersebut sebagai bentuk kepedulian siswa, guru dan pegawai yang tersebar di 22 sekolah di bawah naungan YPLP Kota PGRI Denpasar mulai dari anak-anak PAUD, SD, SMP hingga SMA dan SMK. Ia merasa terharu atas aksi peduli sebagai bentuk rasa empati yang ditunjukkan siswa, guru dan pegawai yang ada di lingkungan YPLP Kota PGRI Denpasar. ‘’Ketika ada tudingan miring anak-anak di kota rasa empatinya kian tergerus arus globalisasi, pendapat tersebut terbantahkan dengan mengalirnya logistik untuk pengungsi Gunung Agung di YPLP PGRI Kota Denpasar,’’ kata Madiadnyana yang juga Kepala SMK PGRI 3 Denpasar. Tak sedikit siswa yang ingin ikut menyerahkan bantuan ke Posko Induk Tanah Ampo. Lantaran terkendala jarak dan transportasi, keinginan mereka diwakili pengurus OSIS di masing-masing sekolah. Siswa, guru dan pegawai juga telah mewujudkan rasa empatinya pada pengungsi Gunung Agung dengan menyerahkan bantuan secara pribadi atau berkelompok kepada pengungsi mandiri yang tersebar di sejumlah

BANTUAN – Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar I Nengah Madiadnyana menyerahkan bantuan untuk korban erupsi Gunung Agung yang diterima petugas logistik di Posko Induk Tanah Ampo, Karangasem. titik pengungsian di Denpasar. Didampingi Kepala SMK PGRI 1 Denpasar Drs. I Gusti Ngurah Wirata, M.M., Madiadnyana melalui edaran menyampaikan kepada seluruh kasek di jajaran YPLP Kota PGRI Denpasar agar menggalang bantuan logistik dan dana yang akan diserahkan kepada pengungsi erupsi Gunung Agung melalui Posko Induk Tanah Ampo. Di luar dugaan bantuan yang terkumpul cukup banyak dan sudah diserahkan kepada petugas penerima bantuan. Pendapat senada disampaikan I Gusti Ngurah Wirata. Rasa empati dan bentuk kepedulian siswa, guru dan pegawai di jajaran YPLP Kota PGRI Denpasar patut diapresiasi. ‘’Peristiwa erupsi Gunung Agung menyadarkan kita akan pentingnya saling berbagi dan saling menolong untuk meringankan beban mereka, terutama di kalangan siswa,’’ jelasnya.

YPLP Kota PGRI Denpasar juga menyerahkan dana tali kasih untuk guru di Karangasem, terutama yang benar-benar membutuhkan bantuan. Dana wujud kepedulian tersebut diserahkan kepada Wakil Ketua PGRI Karangasem I Made Regeg pada acara ramah tamah dengan pengurus PGRI se-Bali di rumah Ketua Provinsi PGRI Bali Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. di Desa Penaban, seusai menyerahkan bantuan di Posko Induk Tanah Ampo. ‘’Sekolah di lingkungan YPLP PGRI Kota Denpasar juga menerima siswa titipan dari Karangasem sesuai jenjang pendidikan dan keahliannya. Kami mendata siswa tetap di YPLP PGRI Kota Denpasar yang daerahnya termasuk KRB serta orangtuanya ada di pengungsian. Sekolah memberikan keringanan biaya agar siswa bersangkutan jangan sampai putus sekolah,’’ imbuh Madiadnyana. (ad664)

BNNP Bali Minta Pecalang Pemecutan Kelod Bangun Kekuatan

RAKER - BNNP Bali raker bersama masyarakat Pemecutan Kelod dalam rangka pemetaan kawasan rawan dan sinergitas program pemberdayaan alternatif. BNN Provinsi Bali melaksanakan rapat kerja (raker) dengan 30 orang dari tokoh masyarakat, perwakilan Polres, Kesbangpol Kota Denpasar dan anggota masyarakat Pemecutan Kelod di Kantor Desa Pemecutan Kelod, Selasa (10/10) kemarin. Raker ini dilakukan dalam rangka pemetaan kawasan rawan dan sinergitas program pemberdayaan alternatif. Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. didampingi Kepala BNN Kota Denpasar AKBP I Wayan Suwahyu mengatakan, Kota Denpasar dengan arus urbanisasi yang pesat ditambah mulai mapannya ekonomi masyarakat, rawan terjadi penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu perlu pendi-

dikan dan bimbingan terhadap anak dimulai dari rumah. Pihaknya juga menyasar lingkungan desa dan kelurahan. Ia mendorong Desa Pemecutan Kelod memiliki peraturan desa atau awigawig tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkoba. Pecalang di desa ini diajak membangun diri atau kekuatan untuk bisa melakukan pengawasan dan monitoring terhadap wilayah desanya, seperti memeriksa rumah kos dan penginapan yang rawan digunakan untuk penyalahgunaan narkoba. Pada Januari 2017, BNNP Bali telah mengukuhkan 1.103 pecalang sebagai relawan disaksikan Gubernur Made Mangku Pastika.

Pemerintah Provinsi Bali bersama BNNP Bali telah menyusun Perda No. 7 Tahun 2017 tanggal 28 Agustus 2017 terkait Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Salah satu bentuk aplikasi dari perda tersebut adalah pecalang akan diberikan surat keputusan sebagai relawan. STT dari masing-masing banjar di Desa Pemecutan Kelod juga akan dilatih menjadi relawan pencegahan narkoba masuk desa. BNNP gencar melakukan upaya pencegahan narkoba masuk desa karena narkoba tidak bisa disembuhkan, tetapi hanya dipulihkan. Hal itu pun tergantung diri sendiri atau individu. Diperkirakan 10 persen dari inidividu yang memulai penggunaan zat, seiring waktu akan mengalami perubahan perilaku dan berbagai gejala sebagaimana terdapat pada diagnosis gangguan penggunaan zat (GPZ) di DSM/ICD. Lebih miris lagi di Bali terdapat 61.353 pecandu. Dari data ini 56 persen pecandu merupakan orang Bali asli, 33 persen pendatang, 9 persen orang luar lahir di Bali dan 2 persen orang asing. Pihaknya memberikan kontak person staf BNNP Bali agar masyarakat bisa melaporkan kejadian terkait narkoba di lingkungan sekitarnya. Masyarakat dapat menghubungi Saefudin Jupri (081 238 139 999). Sumber informan dirahasiakan. (bns1)

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

Sekwan DPRD Bali Hadiri Rapat Kerja P4GN

Paparkan Bali Telah Miliki Perda tentang Narkoba SEKRETARIS DPRD Provinsi Bali (Sekwan) I Wayan Suarjana, S.E., M.T. belum lama ini menghadiri Rapat Kerja Pengembangan Kapasitas Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Grand Clarion Hotel Makassar, Sulawesi Selatan. Acara yang dibuka Kepala BNN Komjen Drs. Budi Waseso ini diikuti Kepala BNN Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Sekretaris DPRD Provinsi Wilayah Indonesia Timur. ‘’Kami berkesempatan mengajukan pertanyaan dan usul atau saran,’’ ujar Suarjana yang hadir bersama perwakilan Provinsi Bali lainnya, yakni Kepala BNNP Bali Kombes Pol. I Putu Gede Suastawa dan pejabat dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Pihaknya memaparkan bahwa Bali telah memiliki perda pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, sekolah-sekolah sudah secara bertahap mencantumkan materi atau muatan antinarkotika pada kurikulum. ‘’Perlu dilakukan tes urine secara berkala kepada anak didik mulai dari jenjang terendah hingga perguruan tinggi. Hal ini tentu membutuhkan anggaran, sehingga perlu sinergitas antara pusat dan daerah (BNN dan BNNP),’’ imbuh Suarjana. Kepala BNN Budi Waseso menjadi narasumber pertama dengan materi ‘’Kebijakan Penanganan Darurat Narkoba di Lingkungan Pendidikan’’. Buwas menjelaskan peredaran narkoba berkaitan dengan dua hal, yaitu demand dan suplay. Saat ini tidak ada satu daerah pun di Indonesia yang bebas dari narkoba. Sementara jumlah personel aparat tidak lebih dari 4.800 dari idealnya 74.000 orang. Pangsa pasar selama ini ditekan

BERSALAMAN - Sekretaris DPRD Provinsi Bali I Wayan Suarjana (dua dari kanan) bersalaman dengan Kepala BNN Budi Waseso saat Raker Pengembangan Kapasitas P4GN di Makassar. tanpa target yang jelas. Padahal jaringan pengedar telah melakukan regenerasi pangsa pasar, bahkan Indonesia dijadikan ajang percobaan. Sampai detik ini belum ada langkah serius dalam penanganan narkoba, karena seolah-olah hanya menjadi tugas BNN, kepolisian dan aparat. Terkadang aparat dikatakan melanggar HAM ketika menindak tegas pengedar narkoba, sedangkan kehancuran bangsa dan negara karena narkoba sudah di depan mata. Rapat kerja P4GN memiliki arti penting dan strategis agar sekwan dapat memberikan masukan kepada anggota dewan dalam upaya memperkuat pemberantasan narkotika. Terutama menghilangkan dan memotong demand dan memberi perhatian serius dalam perkembangan dunia pendidikan. ‘’Pemahaman tentang bahaya narkotika perlu ditanamkan sejak usia dini agar setelah dewasa tidak berani mencoba,’’ terang Suarjana. Secara khusus, Buwas memberi apresiasi kepada Bali yang dinilai sangat concern dan serius

Wisuda Ke-29 PNB

Lulusan Diminta Bisa Tingkatkan Daya Saing Dalam Persaingan Global

POLITEKNIK Negeri Bali (PNB) pada Senin (9/10) dan Selasa (10/10) kemarin menggelar Wisuda ke-29 yang juga sebagai rangkaian Dies Natalis ke-30 PNB. Wisuda yang merupakan rangkaian kegiatan akademik terakhir di perguruan tinggi ini, sebagai wujud rasa syukur selama proses pendidikan berlangsung. Direktur PNB Made Mudhina ditemui di sela kegiatan minta kepada lulusan agar berbekal keterampilan dan keilmuan yang dimiliki, bisa meningkatkan daya saing bangsa dalam persaingan global. Sesuai tugas pokok PNB menyiapkan tenaga kerja yang langsung bisa berkarya, diharapkan lulusan tidak menjadi penyumbang pengangguran terdidik. PNB selama ini juga untuk membekali mereka bagaimana bisa mempersiapkan diri untuk menciptakan lapangan kerja baru. ‘’Itu yang kami tanamkan di kampus, sehingga mereka tidak lagi berharap menjadi karyawan, tapi bisa menciptakan lapangan kerja baru. Kami sangat bersyukur,

selama ini lulusan PNB rata-rata sudah mampu mengembangkan kemampuannya dengan berusaha sendiri,’’ kata Mudhina bangga. Dikatakannya, tenaga kerja terampil di Indonesia saat ini sangat dibutuhkan. Karenanya, kebijakan pemerintah terhadap lembaga pendidikan lebih mengedepankan kepada pendidikan vokasi yang lulusannya siap kerja. ‘’Mudahmudahan lulusan PNB tidak memberikan beban kepada masyarakat dan pemerintah, tetapi justru membantu memecahkan masalah ketenagakerjaan,’’ ujarnya. Menurutnya, kualitas SDM Indonesia harus terus ditingkatkan, agar memiliki kompetensi keahlian dan keterampilan yang memadai untuk meningkatkan kekuatan ekonomi bangsa dan kesejahteraan rakyat. PNB terus berupaya mengarahkan peserta didik dalam penguasaan pengetahuan terapan dan keterampilan sesuai bidang keilmuannya. Wisudawan yang dilantik berjumlah 898 orang. Di masing-masing

Pertemuan AKEPT di Bali

Selamatkan Subak Perlu Pemimpin Berkonsep Pembangunan Berkelanjutan

BALI menjadi tuan rumah pertemuan Akademi Kepemimpinan Pendidikan Tinggi (AKEPT) yang berkantor pusat di Malaysia. Pertemuan AKEPT kali ini terselanggara atas kerja sama Universiti Teknologi Malayasia (UTM) dengan Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Universitas Udayana (Unud), Institut Sultan Iskandar (ISI) serta United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Dalam acara yang berlangsung hingga 13 Oktober ini, dipresentasikan berbagai hasil penelitian para dosen senior antara perguruan tinggi (PT) sebagai media saling sharing dalam memberi masukan dan transformasi informasi soal pembangunan berkelanjutan. Kali ini pertemuan AKEPT membahas ‘’Sustainability Leadership ASEAN Community in Higher Education Programme’’. Isu sentral yang dibahas adalah nasib subak dalam pembangunan berkelanjutan. Sejumlah ahli memaparkan hasil penelitiannya baik soal subak, budaya maupun kearifan lokal lainnya yang berbasiskan pada perlunya kepemimpinan dalam pembangunan berkelanjutan. Dr. Irina Safitri Zen, Senior Lecture Head of Sustainability Research Unit UTM menjelaskan, setiap tahun AKEPT mengadakan pertemuan ilmiah seperti di Bali. Tahun ini UTM ditunjuk sebagai koordinator melibatkan sejumlah PT di Bali dan Malaysia. Lokasi pertemuan berpindahpindah di sekitar negara ASEAN. Pertemuan AKEPT kali ini diikuti 15 dosen dari Malaysia dan 12

dalam upaya pemberantasan narkoba yang dibuktikan dengan telah ditetapkannya perda dan pergub. Walaupun baru menetapkan Perda Pemberantasan dan Penyalahgunaan Narkotika pada 16 Agustus 2017, banyak hal positif yang dapat dicontoh oleh daerah lain. Misalnya memasukkan unsur adat, baik lembaga adat maupun tokoh adat untuk peduli terhadap kondisi masyarakatnya sebagai upaya paling efektif dalam tahap pencegahan. Dr. Ary Budiman (Staf Ahli Bidang Pembangunan Karakter Mendikbud RI) menjadi narasumber kedua dengan materi ‘’Kebijakan Kementerian Pendidikan Dalam Rangka Pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)’’. Sementara narasumber terakhir Dr. Dra. Marlinda Irwanti, S.E., M.Si. (anggota Komisi X Bidang Pendidikan, Olahraga dan Sejarah DPR-RI) mengetengahkan paparan dengan judul ‘’Dukungan DPR terhadap Upaya P4GN di Lingkungan Pendidikan’’. (ad665)

SELAMAT - Direktur PNB Made Mudhina (kanan) memberikan ucapan selamat kepada wisudawan pada Wisuda ke-29 PNB.

program studi (prodi) dipilih tiga lulusan terbaik. Lulusan terbaik Prodi D-3 Teknik Sipil diraih (1) Komang Sudarsana, (2) Dedy Setiawan Suanda dan (3) Gusti Ayu Ary Adnyani. Prodi D-4 Manajemen Proyek Konstruksi (Ni Putu Anggamanik, Gusti Ayu Ambarika Ananta, Luh Gede Corry Indah Pratami). Prodi D-3 Teknik Mesin (Luana Putri Alviari, Made Abineri Rakasiwi, I Gede Made Agus Putra Astika). Prodi D-3 Teknik Pendingin dan Tata Udara (I Wayan Arda Erawan, I Wayan Eriana Saputra, I Komang Dodi Sugiarta Putra Suara). Prodi D-3 Teknik Listrik (Ni Luh Putu Rilayanti, Putu Angga Aditya, I Gede Ananta Prasetya Putra). Prodi D-3 Manajemen Informatika (Gusti Ayu Putu Mirahwati, Made Ari Sudarma, I Wayan Tisna Adi Muliarta). Prodi D-3 Akuntansi (Luh Putu Rika Widiandari, Ni Putu Alit Widiari, Ni Kadek Putri Lastrini). Prodi D-4 Akuntansi Manajerial (Desak Made Putri Swasti Astiti, Ni Kadek Cahya Dwi Utami, I Gusti Ayu Sita Biduri). Prodi Administrasi Niaga (Luh Chintia Mianda, Ni Luh Putu Indrayanti, Ida Ayu Sastra Pradnya Wulan). Prodi D-4 Manajemen Bisnis Internasional (Ni Kadek Surya Pratiwi, Luh Saniska Widayanti, Putu Karida Harsani). Prodi D-3 Usaha Perjalanan Wisata (Ni Ketut Alit Dwi Astrini, I Kadek Indrawan, Ni Ketut Rai Swaryani Dewi). Prodi D-3 Perhotelan (Dewa Ayu Putu Devinta Arda Dewi, I Wayan Agus Juni Arta, Luh Ayu Intan Yulianti). Prodi D-4 Manajemen Bisnis Pariwisata (Ni Putu Yunica Sari, Ni Putu Novi Arini Putri, Ni Putu Sumariyani). (ad667)

DPRD Buleleng dan Pacitan Studi Banding ke DPRD Badung

BERSAMA - Pimpinan AKEPT Prof. Madya Dr. Mohd Rushdan Mohd Jailani (kanan) dan Dr. Irina Safitri Zen di sela-sela pertemuan AKEPT di Kuta. dari Bali. Pertemuan menampilkan peneliti dari Unud Dr. Ketut Gede Dharma Putra dan Prof. Wayan Windia, Prof. Sang Putu Kaler Surata dan Dr. Utari Vipriyanti (Unmas), Prof. Tan Sri Dato’ Dzulkifli Abd. Rasak (Malaysia) serta Dr. Irina Safitri Zen dan Carl Smith (Australia). Irina Safitri Zen menambahkan, subak di Bali menjadi isu sentral karena banyak memberi peran dalam pembangunan berkelanjutan. Para ahli melakukan sharing soal pendapatnya bagaimana menjadikan subak sebagai kearifan lokal terus terjaga. Selain diakui efektif, subak juga harus berjalan dengan pertimbangan efisiensi air. Dikatakannya, pertemuan para peneliti Malaysia dan perguruan tinggi di Bali juga untuk memperkuat kepemimpinan yang mengedepankan pembangunan berkelanjutan melalui kebijakan yang dibuat. Semuanya harus didasari atas hasil

penelitian para ahli di bidangnya. ‘’Kami di Malaysia tak memiliki subak, namun model ini bisa diterapkan dengan mengedepankan konsep pembangunan berkelanjutan,’’ tegasnya. Agar subak bisa eksis, Deputy Director Centre for Academy Leadership AKEPT Prof. Madya Dr. Mohd Rushdan Bin Mohd Jailani menegaskan, pemerintah melalui kebijakannya harus pro-keajegan subak. Di sinilah diperlukan pola pikir pemimpin yang mengedepankan kearifan lokal yang pro-subak dan pelestarian lingkungan. Soal persaingan air antara subak di Bali dan PDAM, Irina Safitri menegaskan, sebaiknya mengedepankan keperluan air untuk subak sepanjang air itu tak terbuang percuma. Dengan kemajuan teknologi pengolahan air dewasa ini, pemerintah bisa memilih jalan menerapkan teknologi modern untuk melayani kebutuhan air minum masyarakat. (ad669)

DUA rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Selasa (10/10) kemarin menggelar studi banding ke Kantor DPRD Badung. Kedua tamu itu adalah rombongan DPRD Kabupaten Buleleng dan DPRD Pacitan, Jawa Timur. Mereka berkunjung serangkaian studi banding terkait sejumlah permasalahan yang sedang dibahas oleh masing-masing wakil rakyat di daerah tersebut. Kedua rombongan diterima Ketua Komisi II DPRD Badung I Wayan Luwir Wiana dan anggota Komisi III Wayan Sandra. Hadir pula pejabat dari pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Bappeda dan Dinas Kesehatan Badung. Rombongan DPRD Buleleng dipimpin I Gusti Made Ada, sedangkan rombongan DPRD Pacitan dipimpin Roni Wahyono. Gusti Made Ada mengatakan, DPRD Buleleng datang ke Badung untuk studi banding berkaitan dengan Ranperda tentang Retribusi Rumah Potong Hewan (RPH), perubahan Ranperda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Ranperda tentang Pelayanan Kebersihan. ‘’Tiga ranperda ini adalah usulan eksekutif. Makanya kami ingin studi banding ke Badung, karena Badung sudah

lebih dulu membahas ranperda ini,’’ kata Gusti Made Ada. Roni Wahyono dari Dewan Pacitan menyatakan, dalam studi banding ini pihaknya ingin konsultasi masalah penerapan e-planing dan e-budgeting dari Kabupaten Gumi Keris. ‘’Kabupaten Pacitan saat ini ditunjuk sebagai daerah percontohan e-planing dan e-budgeting di Jawa Timur. Oleh karena itu, kami ingin belajar dari Badung, siapa tahu Badung sudah menerapkan itu,’’ ujarnya. Luwir Wiana dalam sambutannya

menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena DPRD Buleleng dan DPRD Pacitan sudah memilih Badung sebagai tempat berkunjung. Secara umum ia menerangkan bahwa Badung terdiri atas enam kecamatan dengan tiga zona wilayah. Sementara DPRD Badung terdiri atas 40 anggota dengan empat fraksi. ‘’Kami berterima kasih karena DPRD Buleleng dan Pacitan sudah menjadikan Badung sebagai objek kunjungan. Kami berharap apa-apa yang menjadi tujuan berkunjung ke Badung bisa diperoleh,’’ tandasnya. (ad668)

CENDRAMATA - Ketua Komisi II DPRD Badung I Wayan Luwir Wiana menerima cenderamata dari DPRD Buleleng.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


seremonial

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

5

Senator RI Minta Pemda Anggarkan Operasional Parisada STPBI Kembali Adakan Final Interview Program J-1 USA Wedakarna Serahkan ’’Punia’’ Wantilan KUALITAS alumni dan mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) rupanya menarik minat pelaku industri pariwisata internasional. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya mahasiswa STPBI yang diterima bekerja dan on the job training di berbagai hotel ternama di Amerika Serikat. Bahkan, perwakilan hotel jauhjauh datang langsung dari AS untuk melakukan wawancara akhir dengan para mahasiswa STPBI. Beberapa hotel yang datang tersebut antara lain The Greenbrier America’s Resort (West Virginia), The Big Cedar Lodge (Missouri) dan The Setai Hotel (Miami, Florida). The Greenbrier America’s Resort yang berdiri 1778, merupakan salah satu hotel terkemuka yang berbasis di West Virginia. Hotel mewah ini dilengkapi fasilitas seperti kasino, golf courtyard dan spa. Pada kunjungannya kali ini, The Greenbrier America’s Resort diwakili Ronald Magliochetti (Director of Fine Dinning), Nick Jones (Executive Sous Chef) beserta rekannya, Amy Hook. Ronald menyatakan ketertarikan The Greenbrier America’s Resort untuk merekrut kembali mahasiswa STPBI karena kualitasnya telah teruji. Menurutnya, kerja sama antara The Greenbrier America’s Resort dan STPBI dalam program J-1 USA adalah kesempatan luar biasa di masa depan, mengingat STPBI merupakan lembaga pendidikan pariwisata ternama di Indonesia yang mampu menyiapkan SDM berkualitas untuk bekerja di AS. Selain itu, permintaan terhadap SDM perhotelan terus meningkat. Di STPBI, rombongan disambut I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. (Ketua

Puri Agung Bangli dan Kantor PHDI

PRESENTASI - Mahasiswa yang mengikuti Program J-1 sedang mendengarkan presentasi dari perwakilan The Greenbrier America’s Resort. STPB), Drs. Nyoman Gde Astina, M.Pd., CHT., CHA. (Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun), I Made Kornelius (Puket I), I Nyoman Urbanus (Puket IV) beserta jajaran pejabat lainnya. Sesi interview turut diisi oleh perwakilan dari The Big Cedar Lodge yakni Stacy Mannings dan Gina Dixon. The Big Cedar Lodge merupakan hotel dengan konsep premium resort of Americ’s wildernes yang berbasis di Missouri. Sesi ini diikuti 70 peserta, dari jurusan Tata Boga (Culinary) 15 orang dan dari jurusan Tata Hidangan (Food and Bevarage Service) 55 orang. Beberapa hotel ternama di Bali lainnya telah dan dijadwalkan melakukan sesi interview di kampus STPBI, yaitu Four Seasons Sayan & Jimbaran (2/10), The Samaya Seminyak (3/10), Banyan Tree Ungasan Bali (4/10), Courtyard Seminyak, Bvlgari dan The Stones (6/10), Swiss Bell Kuta (9/10), Anantara Seminyak (10/10), The Oberoi Seminyak (11/10), Golden Tulip Jineng Resort

Kuta (12/10), The Padma Legian (13/10), The Westin Resort Nusa Dua (18/10), Holiday Inn Resort Tuban(19/10), Holiday Inn Benoa (20/10), The Patra Bali (23/10), Prama Sanur Beach(25/10) dan The Kana Seminyak (27/10). STPBI bernaung di bawah Yayasan Dharma Widya Ulangun. STPBI merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki visi menghasilkan SDM pariwisata yang profesional, kreatif, mempunyai jiwa wirausaha serta kemampuan bersaing secara internasional. STPBI juga bergerak pada bidang pendidikan perhotelan, kapal pesiar, pramugari dan spa. Bersama PT Bali Duta Mandiri, STPBI merupakan satu-satunya pemegang lisensi J-1 USA di Asia Tenggara, yakni instansi penyelenggara program internship–on the job training resmi ke AS. Saat ini lebih dari 11.000 alumni STPBI bekerja dan berwirausaha di sektor perhotelan dan pariwisata, baik di Indonesia maupun mancanegara. (ad670)

Bali Post/kmb28

TUMBANG - Camat Seltim saat meninjau langsung ke lokasi pohon tumbang di desa Gadungan.

Pohon Waru Tumbang Timpa Pondokan Pensiunan Guru

Tabanan (Bali Post) Musim hujan disertai angin mulai datang belakangan ini. Bencana alam pun mengikuti. Faktanya, sejumlah pohon pun tumbang. Tidak sedikit merusak rumah warga maupun fasilitas umum. Seperti Selasa (10/10), pohon waru tumbang menimpa rumah pondokan di Banjar Pondok Kaja, Desa Gadungan, Seltim. Akibatnya, pondok milik I Wayan Suarya, pensiunan guru SMPN 2 Penebel asal Banjar Carik Kangin, desa setempat rusak. Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu diperkirakan terjadi Senin (9/10) sekitar pukul 22.00 Wita. Saat itu hampir seluruh wilayah Kabupaten Tabanan diguyur hujan deras. Tumbangnya pohon waru itu baru diketahui Selasa (10/10) dini hari, oleh pemilik rumah I Wayan Suarya, ketika ia hendak memberi makan ternaknya sekitar pukul 06.00 Wita. “Iya, infonya baru diketahui pemilik rumah saat ia hendak memberikan pakan ternak,” beber Camat Seltim I Gst Ngurah Putu Darma Utama, saat meninjau langsung ke lokasi kejadian.

Mengetahui kondisi rumah pondokannya tertimpa pohon, TRC BPBD Tabanan langsung menindaklanjutinya. Sekitar pukul 12.15 Wita, petugas pun melakukan pemotongan dan pembersihan. Meski tidak ada korban jiwa, pohon tumbang itu merusak sejumlah barang, seperti TV rakitan, radio rakitan, penyemprotan/sprayer, kasur spon, kompor gas, serta tabung gas 3 kilogram. Kerugian diperkirakan sekitar Rp 30 juta. Pohon tumbang di wilayah Kecamatan Seltim ini setidaknya menambah deretan jumlah bencana pohon tumbang di wilayah Tabanan belakangan ini. Kepala BPBD Gst Ngurah Sucita, selalu meminta kepada warga agar waspada. Pasalnya, datangnya musim hujan disertai angin kencang sangat rawan memicu bencana. Tidak sedikit akhirnya pohon tumbang, tanah longsor dan bencan alam lainnya. Pihaknya meminta warga tetap waspada. Dan segera menginformasikan kepada aparat setempat bila terjadi bencana. Ini penting, agar lebih cepat dapat ditangani. “Masyarakat harus waspada, utamanya saat musim hujan dan angin,” pintanya. (kmb28)

Izin ke Kamar Mandi

Turis Kasus Narkoba Kabur

Denpasar (Bali Post) Pelaku kasus narkoba, Joshua James Baker, melarikan diri saat diizinkan ke kamar mandi RS Trijata Polda Bali, di Jalan Trijata, Denpasar, Selasa (10/10) kemarin pukul 02.00 Wita. Pengejaran langsung dilakukan dan pelaku berhasil ditangkap di hotel di wilayah Banjar Berawa, Kuta Utara, Badung, sekitar pukul 14.40. Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Bali AKBP Made Suyasa saat dikonfirmasi mengatakan, informasi awal yang diterimanya tersangka tersebut tangkapan anggota Bea dan Cukai. Selanjutnya pelaku akan diserahkan ke Direktorat Polda Bali, tetapi dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine di rumah sakit tersebut. ‘’Pelaku belum diserahkan atau dimasukkan ke Rutan Polda Bali karena masih proses pelimpahan. Padahal waktu itu (kabur) ada pengacara pelaku dan anggota,’’ tegasnya. Informasi yang diperoleh, sekitar pukul 02.00, tersangka mengaku sakit dan minta

diantar ke rumah sakit. Selanjutnya pelaku dibawa ke RS Trijata. Setibanya di rumah sakit, pelaku minta izin ke kamar mandi. Saat berada di kamar mandi, pelaku membuka jendela kaca nako dan langsung kabur. ‘’Karena lama tidak keluar dari kamar mandi, petugas curiga dan langsung membuka pintu. Ternyata kamar mandi tersebut kosong,’’ kata sumber. Mendapat laporan pelaku kabur, anggota Dit. Resnarkoba langsung memburu pelaku dan akhirnya terlacak di hotel di wilayah Banjar Berawa, Kuta Utara. Selanjutnya anggota Polda dan Polsek Kuta Utara menggerebek hotel tersebut. ‘’Pelaku berhasil ditangkap dan langsung dibawa ke Polda,’’ ujar sumber yang minta identitasnya dirahasiakan. Sekitar pukul 15.18, Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko tiba di TKP penangkapan dan langsung menginterogasi pelaku. Setelah itu pelaku dibawa ke Polda Bali. (kmb36)

PERHATIAN pemerintah daerah terhadap lembaga agama Hindu di Bali dinilai sangat kurang. Hal ini dibuktikan dengan adanya sejumlah pemda di Bali yang belum memperhatikan maksimal lembaga agama Hindu, yakni Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Majelis Desa Pakraman (MDP) baik secara fisik maupun operasional. Padahal keberadaan lembaga keumatan semacam PHDI dan MDP sangat krusial dalam pembinaan agama Hindu. Kekecewaan terhadap hal ini disampaikan oleh Senator RI DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarana Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III saat menggelar pertemuan Sosialisasi MPR-RI di Kantor PHDI Kabupaten Bangli. ‘’Bali tidak sepantasnya memperlakukan lembaga umat ala kadarnya. Kedaulatan lembaga umat semacam PHDI sangat penting. Memperhatikan PHDI berarti memperhatikan para sulinggih (sabdha pandita) dan kaum intelektual (walaka). Jadi, bukan sebatas infrastruktur atau program saja,’’ ujarnya. Ke depan, ia minta DPRD Bali dan kabupaten/kota di Bali menaikkan anggaran bantuan pemerintah kepada lembaga umat baik PHDI, WHDI, Peradah, KMHDI dan

PHDI BANGLI - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Ketua PHDI Bangli I Nyoman Sukra dan Panglingsir Puri Agung Bangli A.A. Gede Bagus Ardana di Aula Kantor PHDI Bangli. lembaga-lembaga Hindu lainnya. ‘’Mekanismenya kan bisa bansos, hibah atau dana punia bahkan bisa juga membantu infrastruktur. Seperti PHDI di Bangli saat ini sedang gotong royong membangun aula di lantai dua. Ini harus diperhatikan eksekutif. Ini Bali dan bicara tentang Bali maka kualitas lembaga umatnya harus kelas A, terbaik dan kelas satu. Saya prihatian sekali banyak lembaga PHDI dan Majelis Desa Adat di kabupaten/kota dan kecamatan yang ala kadarnya,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang

juga President The Hindu Center Of Indonesia. Dalam acara sosialisasi Pancasila UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika itu hadir ratusan generasi muda Hindu dari seluruh komponen di Bangli termasuk dari sejumlah lembaga Hindu. Gusti Wedakarna juga berharap ke depan ketahanan ekonomi orang Hindu di Bali semakin kuat, mengingat saat ini ekonomi sedang sulit dan anggaran negara semakin ketat. ‘’Lembaga Hindu harus fokus pada jnana yadnya, fokus men-

ciptakan anak muda yang pintar, militan serta progresif revolusioner. Hanya dengan jnana dan pendidikan tinggi maka Bali dengan segala kehebatan adat dan budayanya akan bertahan. Dari pengamatan saya, Bali bisa bertahan seperti sekarang tentu karena leluhur orang Bali hebat dan ber-jnana tinggi. Kita harus dorong PHDI dan MDP menjadi lembaga yang bisa memotivasi umat sebanyak-banyaknya. Jelas itu perlu infrastruktur yang memadai. Ini harus ada kerja sama semua komponen,’’ jelas putra dari pendiri salah satu PHDI, Shri Wedastera Suyasa, ini. Dalam kesempatan itu, Gusti Wedakarna menyerahkan sejumlah punia kepada PHDI Bangli yang diterima I Nyoman Sukra (Ketua), berupa dua buah lemari buku, lambang Garuda Pancasila, logo PHDI serta dana punia untuk mendukung pembangunan lantai dua kantor PHDI Bangli. Selain itu, diserahkan bantuan untuk pembangunan Wantilan Puri Agung Bangli yang kini dalam tahap renovasi. Dana punia diterima A.A. Gede Bagus Ardana (Panglingsir Puri Agung Bangli) didampingi A.A. Gede Raka, A.A. Gede Setiadarma, A.A. Gede Dharmasatria dan A.A. Alit Ardenatha. (ad672)

Fikom Undwi Lahirkan Lulusan Cepat Kerja

Kini Kembangkan Konsultan ’’Public Relations’’

DEKAN Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Dwijendra (Undwi) Drs. I Wayan Kotaniartha, S.H., M.H., Selasa (10/10) kemarin, melepas 20 Sarjana Ilmu Komunikasi. Pelepasan sarjana baru dihadiri Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., Sekretaris Ir. Wayan Abdinegara, M.Si. dan Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Dekan I Wayan Kotaniartha didampingi Wakil Dekan Drs. A.A. Gede Bagus, M.Si. juga menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik yang masing-masing diraih Alek Irmawan, Ni Putu Lia Listiari dan Ida Bagus Danendra Mas. Kotaniartha mengungkapkan rasa bangganya karena semua sarjana yang dilepas sebagian besar sudah bekerja. Hal ini menunjukkan kualitas lulusannya teruji. Cepat bekerja karena sejak masih berstatus mahasiswa, mereka telah direkrut oleh berbagai institusi yang memerlukannya. Dalam peningkatan daya saing mahasiswa, tidak saja berkutat pada ketentuan kurikulum secara formal tetapi para dosen telah melakukan inovasi pembelajaran untuk mengembangkan kompetensi komunikasi, potensi soft skill mahasiswa serta membangun karakter. Pengembangan soft

YUDISIUM – Dekan Fikom Undwi Wayan Kotaniartha didampingi Wakil Dekan A.A. Gede Bagus saat meyudisium Sarjana Ilmu Komunikasi. skill dan life skill sangat penting terus diberikan pembinaan melalui unit kegiatan kemahasiswaan. Ia berterima kasih kepada UKM Fotografi dan Film telah berhasil menjadi juara I dalam lomba film dokumenter yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Bali melalui kegiatan Pesta Kesenian Bali 2017. Selama ini Fikom Undwi juga merupakan pioner dan pusat pencetak jurnalis andal di Bali. Dekan Fikom Undwi menegaskan, Fikom Undwi yang memiliki pusat kajian dan layanan literasi media akan terus diintensifkan. Kegiatan literasi

media yang sudah dilakukan sejak lima tahun terakhir ke berbagai sekolah melalui kegiatan bakti sosial, semakin dirasakan urgensinya karena telah menghadapi dinamika media sosial yang luar biasa. Keberadaan media sosial di samping memberi manfaat positif, tetapi juga terdapat ekses negatif yang harus terus diantisipasi. Karena itu diperlukan atensi khusus bagi pentingnya literasi digital bagi masyarakat. Untuk itu, ia minta lulusannya ikut memberi pencerahan kepada masyarakat agar semakin cerdas dan bijak menggunakan media sosial.

Selain itu, Fikom Undwi akan fokus mengembangkan layanan sebagai konsultan Public Relations (PR) dalam bidang Communication Consultant. Pekerjaan communication consultant adalah membantu public relations sebuah perusahaan dalam mengomunikasikan brand-nya kepada masyarakat. Profesi yang bergerak dalam bidang komunikasi ini lahir dari perkembangan komunikasi yang semakin luas. Banyak perusahaan membutuhkan communication consultant untuk membantu public relations membangun citra perusahaan. Konsultan PR-lah yang memberi layanan corporate communication dan membantu pengembangan brand untuk membangun kepercayaan masyarakat. Peluang kerja lulusan Prodi Ilmu Komunikasi cakupannya sangat luas. Hampir di semua sektor membutuhkan mahasiswa lulusan Prodi Ilmu Komunikasi. Tidak hanya perusahaan swasta dan BUMN saja melainkan juga pada berbagai lembaga pemerintahan. Menurut Kotaniartha, keistimewaan kompetensi bidang ilmu komunikasi tidak akan pernah tertinggal oleh kemajuan sebuah zaman, terlebih lagi kita sudah berada di era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. (ad661)

Dinas Pendidikan dan Kepala UPTD Ngadu ke Dewan Tabanan Tabanan (Bali Post) – Persoalan pendidikan di Kabupaten Tabanan tampaknya tidak pernah surut. Selasa (10/10) kemarin, sejumlah kepala UPTD Pendidikan, kabid dan staf Dinas Pendidikan mengadu ke gedung dewan. Sejumlah poin disampaikan langsung kepada Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi. Mereka berharap anggota dewan bisa segera mengambil sikap guna menindaklanjuti permasalahan tersebut. Di antaranya terkait masih minimnya anggaran Paskibra dan Porsenijar yang memengaruhi kualitas peserta serta soal pembelian kupon konferensi guru yang dinilai terlalu mahal dan memberatkan. Sorotan lain menyangkut jabatan Ketua PGRI dan Kwarcab yang masih diketuai I Putu Santika padahal sudah menjadi Kepala Dinaskertrans. Praktisi Pendidikan I Wayan Adnyana yang juga mantan Kepala Dinas Pendidi-

kan mengatakan, kedatangannya merupakan audiensi menyampaikan persoalan yang ada di pendidikan. ‘’Kebetulan kami diundang dan ikut mendampingi,’’ ujarnya. Mengingat Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘’Boping’’ Suryadi juga menjadi Ketua Bangar, diharapkan permasalahan anggaran untuk Paskibra dan Porsenijar bisa ditindaklanjuti. Pejabat asal Marga itu juga menyoroti pelaksanaan PPDB setiap tahun. Ia mengharapkan segera dibangun sekolah negeri sehingga penumpukan siswa di sekolah favorit tidak terjadi lagi, serta membangun TK negeri sebagai tindak lanjut guru di swasta bisa mengajar di negeri. Saat ini Pemkab Tabanan kekurangan guru SD sekitar 1.200. Tidak hanya Kecamatan Pupuan yang kekurangan guru, tetapi sudah menyebar ke semua kecamatan. Terkait anggaran Paskibra dan Porsenijar yang kurang, Ketut Suryadi

menilai selama ini aman saja, sebab pihak pendidikan tidak menyampaikan permasalahan itu. ‘’Saya tahu anggarannya paling kecil dibanding kabupaten lain, tapi saya diam karena tidak ada laporan,’’ ujarnya. Pihaknya akan mendorong agar bisa terealisasi apalagi Paskibra dan Porsenijar adalah cikal bakal dalam menentukan atlet berprestasi. Terkait jabatan Ketua PGRI dan Kwarcab, Boping mengatakan semestinya diambil alih oleh Dinas Pendidikan agar tidak ada tumpang tindih dengan pekerjaan yang dilakoninya. ‘’Saya akan suruh segera buat pergantian,’’ tegasnya. Soal banyaknya persoalan pendidikan yang harus segera disikapi, Ketua DPRD Tabanan berencana mengumpulkan Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan minggu depan. ‘’Segera kami kumpulkan, agar persoalan pendidikan bisa segera diselesaikan,’’ ungkap Boping. (kmb28)

Banyuwangi (Bali Post) Kebijakan yang digulirkan Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, sedikit unik namun menyentuh. Mulai tahun 2018, pemkab setempat memprogramkan perlindungan khusus bagi kaum lanjut usia (lansia) telantar. Salah satunya memberikan katering atau kiriman makanan gratis. Program terbaru ini diharapkan mengurangi angka kaum lansia yang tak bisa hidup layak. ‘’Ini bagian pemerataan pembangunan di Banyuwangi. Kaum lansia yang telantar di programkan mendapat makanan rantangan gratis. Teknisnya diatur di tingkat kecamatan,’’ kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas usai menyampaikan nota pengantar dokumen Kebijakan Umum Anggaran Penggunaan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2018 di DPRD Banyuwangi, Selasa (10/10) kemarin. Menurut Anas, banyak kaum lansia kerap diberitakan telantar. Karena itu, mulai 2018, ada program yang melindungi kelayakan hidup kaum lansia.

Untuk urusan makan, lansia telantar bisa mendapatkan makanan layak. ‘’Nantinya makanan kami kerja samakan dengan warung terdekat. Kalau ditangani kabupaten, harus pakai tender, ribet,’’ jelasnya. Tahun depan, Pemkab Banyuwangi juga menggulirkan program santunan bagi keluarga pasien kurang mampu di rumah sakit. Besarannya Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per orang. Selama ini keluarga kurang mampu harus kehilangan penghasilan ketika menunggui keluarga sakit di rumah sakit, sehingga layak diberikan santunan. Ada juga program santunan kematian bagi warga kurang mampu besarnya Rp 500.000 hingga Rp 1 juta. Dalam dokumen KUA PPAS, pendapatan Banyuwangi tahun 2018 turun sekitar Rp 234 miliar akibat pengurangan dana transfer dari pusat. Pendapatan diproyeksikan mencapai Rp 2,4 triliun, turun sekitar Rp 234 miliar dibandingkan tahun 2017. Meski begitu, pendapatan asli daerah (PAD) naik sekitar Rp 41,2 miliar. Tahun 2018, PAD diproyeksikan

Rp 226,72 miliar. Pajak daerah naik menjadi Rp 190,2 miliar dan retribusi daerah naik 138 persen menjadi Rp 86,7 miliar. Dengan naiknya PAD, kata Anas, pihaknya memprioritaskan pemerataan pembangunan, khususnya bagi masyarakat desa dan pinggiran. Fokusnya ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Program penempatan guru ke daerah terpencil tetap jalan, termasuk jemput bola bagi warga di pelosok. Infrastruktur diprioritaskan pembangunan akses jalan yang menyentuh masyarakat. Kawasan yang tak bisa dihotmix akan dicor sehingga lebih tahan lama. Tahun 2018, Bupati Anas memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Banyuwangi 5,65 persen, sedangkan pendapatan domestik bruto Rp 76,85 triliun. Sektor pertanian dan perikanan Rp 27,76 triliun, sedangkan perdagangan dan eceran Rp 11,15 triliun. Dokumen KUA-PPAS ini diharapkan rampung menjadi rancangan APBD 2018 maksimal 10 November mendatang. (kmb30)

Lansia Telantar Dijatah Katering Gratis


OPINI

6

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Ngerumpi ’’Online’’ INDONESIA dikenal sebagai pasar potensial apa saja. Dengan penduduk terpadat kelima di dunia, Indonesia menjadi pasar empuk barangbarang konsumtif. Termasuk pasar senjata, pasar seks, serta pasar yang berbau SARA. Ini didukung oleh potensi pemakai internet di Indonesia yang mencapai 138 juta. Perlu kita ketahui pemakai internet di Indonesia bisa dikatakan belum memiliki tujuan yang jelas. Artinya, pemakaian internet kebanyakan tidak didasari tujuan untuk kepentingan yang lebih berekonomi tinggi atau dengan kata lain untuk memberi nilai tambah. Pemakaian internet di kalangan anak muda kita sekadar iseng, bukan dipakai untuk usaha produktif. Justru tujuan iseng dan tak jelas ini membawa dampak negatif bagi upaya peningkatan persatuan bangsa. Sedikit aja user pemakai melontarkan ujaran kebencian secara cepat berkembang menjadi viral di medsos. Kondisi ini menunjukkan bahwa budaya ngerumpi kita masih melekat. Kita suka membicarakan soal kejelekan dan kelemahan orang di hadapan orang banyak. Padahal tak disadari risiko ujaran tersebut bisa mengarah isu SARA. Nah, kondisi ini dimanfaatkan oleh oknum yang ingin menarik keuntungan dati isu SARA. Mereka memanfaatkan sikap mental dan budaya ngerumpi kita secara online menyebar kebencian. Lahirlah Saracen yang disebut polisi sukses memanejemen konflik menjadi ajang bisnis. Tujuan utamanya adalah menggaruk keuntungan dari isu SARA. Seakanakan ujarannnya benar-benar terjadi sehingga memicu pengguna internet dan medsos secepat kilat marah. Justru inilah yang diinginkan oleh oknum penjual kebencian. Semakin viral semakin banyak rupiah masuk ke kantongnya. Namun, mereka tak menyadari perilakunya mengorbankan kepentingan yang lebih besar yakni keutuhan bangsa sendiri. Mereka tak menyadari perbuatan sindikat penyebar ujaran kebencian atau isu SARA dan hoax seperti grup Saracen, berakibat buruk bagi keutuhan negara. Hal tersebut didasari analisis yang melihat hate speech perorangan mampu memberi dampak pada masyarakat luas, apalagi jika dilakukan terorganisasi seperti Saracen. Kita melihat hate speech bisa dilakukan perorangan dan impact-nya luas di media sosial. Sekarang bayangin kalau itu terorganisasi. Sebab menggiring opini melalui media sosial lebih gampang bila pendistribusian kontennya terorganisasi. Aparat menyebut Saracen bekerja secara profesional dalam mengolah isu SARA dan kebencian di media sosial. Salah satu contoh profesionalitas Saracen adalah mereka menggunakan target pasar dalam mendistribusikan konten-kontennya. Mereka tahu target market yang mereka tuju. Bahwa bahasa yang dipakai medsos berbeda dengan bahasa umumnya dan mereka tahu (kontennya) untuk kelas sosial apa-apa saja. Bahasa yang digunakan disesuaikan dengan bahasa target market mereka agar bisa terpenetrasi dengan mudah. Makanya dalam kasus seperti Saracen, hal yang paling penting dalam proses penyidikan adalah mengetahui siapa penggerak mereka. Tokoh penting ini jika terungkap akan membuka tabir sebenarnya apakah tujuannya murni ekonomis dan murni kepentingan politik. Karena diduga isu SARA yang dilempar kuat bernuansa untuk melengserkan pemerintahan yang sah Jokowi. Jika itu tujuannya patut dicurigai orang penting di balik itu adalah elite politik bahkan ketua partai politik untuk kepentingan pilpres. Dari sejak dini, mereka menyebar isu kebencian, mereka mendapat keuntungan ekonomis dan kepentingan politis. Nah, tinggal kita sekarang menentukan pilihan. Bertindaklah dengan fakta dan utamakan kepentingan persaudaraan dan bangsa Indonesia. Jangan nanti menyesal NKRI hanya tinggal nama dan kenangan. Banyak negara tetangga berperang karena dimulai dari medsos. Kita harapkan pada pihak-pihak yang mendistribusikan ujaran kebencian semacam Saracen untuk menghentikan sepak terjangnya karena dia khawatir hal tersebut akan merusak pola pikir generasi muda. Kita punya generasi muda yang banyak yang disebut generasi emas Indonesia janganlah dirusak mereka dengan konten-konten SARA ini. Di sinilah kita diuji kebangsaan kebersamaan kita dan kenegarawanan kita.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Libatkan Kepala Dusun Tangani Pengungsi

Pengelolaan terhadap kepedulian warga Bali kepada para pengungsi yang terdampak aktivitas Gunung Agung harus terus diefektifkan. Koordinasi tentu menjadi hal penting yang harus dilakukan. Hal ini untuk menghindari penumpukan sumbangan di salah satu posko, sedangkan di posko-posko lain kekurangan logistik. Untuk itulah, pendataan secara valid harus terus dilakukan. Dalam hal ini, saya usulkan pelibatan kepala dusun dari kawasan rawan bencana harus dioptimalkan. Kepala dusun tentu mengetahui jumlah riil dan pemetaan warganya yang mengungsi. Selain itu, pelibatan kepala dusun juga akan membantu penyaluran logisik bantuan lebih terarah. Dalam hal ini, saya berharap kepala dusun hendaknya memiliki kontak langsung dengan posko-posko pengungsian termasuk dengan warganya yang menjadi pengungsi mandiri. Pelibatan kepala dusun juga untuk mengetahui tingkat ketahanan ekonomi keluarga warganya. Sangat mungkin ada keluarga yang mapan dan miskin. Bagi warga miskin, jika kondisi ini berlanjut tentu perlu pendampingan lebih serius agar mereka ke depannya bisa tetap mandiri. Intinya, harus ada upaya terpadu dan gotong royong untuk para pengungsi yang dominan pengawal budaya Bali. Putu Suka Ardana Ginyar, Bali

Komodifikasi SARA dan Ancaman Disintegrasi Upaya sistemik untuk terus mereproduksi konflik horizontal guna memecah belah ikatan kebangsaan kita sepertinya tidak pernah berhenti. Belum lama ini publik dikejutkan dengan keberadaan Saracen yang merupakan situs penyedia jasa pembuatan berita bohong (hoax) menggunakan unsur SARA sebagai bahan pembuat berita. Secara sosiologis apa yang dilakukan oleh Saracen sebenarnya bisa dilihat dari kacamata teori komodifikasi di mana isu yang dimainkan seputar persoalan SARA.

Oleh Agung S.S. Widodo, M.A. eorang sosiolog Karl Marx pernah melakukan kritik atas kebudayaan yang kemudian menjadi bahan komoditas bagi perkembangan industri pariwisata, pun pada konteks ini sebenarnya tidak jauh berbeda yakni menjadikan isu SARA sebagai komoditas bagi perseteruan kepentingan politik yang terpolarisasi dengan begitu jelas di dunia maya. Marx melihat komodifikasi sebagai transformasi hubungan yang sebelumnya bersih dari perdagangan, menjadi hubungan komersial, hubungan pertukaran, membeli dan menjual. Memang tidak bisa dimungkiri, dalam diskursus mengenai keberagaman, mengulik sentimen SARA merupakan sesuatu yang prospektif bagi pihak-pihak tertentu untuk dijadikan sebagai ‘barang dagangan’. Terlebih lagi sejak publik atau netizen terpolarisasi ke dalam dua kubu, sebut

S

saja yang masih tampak saat ini yakni kubu pro pemerintahan dan kubu kontra pemerintahan dengan mendasarkan asumsi keduanya pada kepentingan politik sosok Joko Widodo dan Prabowo Subianto, komodifikasi isu SARA menjadi peluang yang sangat menjanjikan untuk mendulang pundi-pundi rupiah. Hal ini tentunya sangat kontraproduktif dengan jargon “kebinekaan” yang kita hargai dan junjung sebagai fitrah bernegara yang tidak perlu kita persoalkan. Kedewasaan Sosial Pertanyaan kemudian, kenapa kita menjadi begitu mudah terprovokasi? Ke mana sisi rasionalitas kita untuk memilih dan memilah informasi yang akurat. Kedewasaan sosial publik dan kecerdasan untuk menyaring infomasi seolah-olah hilang begitu saja, tergantikan dengan kecerobohan dan kepatuhan untuk mengikuti berita hoax tanpa mengenal kompromi. Jika informasi yang diterima sesuai

dengan hasrat politiknya maka akan diterima secara membabi buta meski sebenarnya itu ada black campaign. Realitas sosial publik telah termediasi ke dalam dunia maya, dan inilah peluang yang dimanfaatkan para buzzer untuk menggiring opini publik sesuai keinginannya maupun oknum tertentu yang memiliki kepentingan atas hal tersebut. Adapun jika melihat data yang di-publish Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2016 yang lalu menunjukkan bahwa 132,7 juta penduduk Indonesia atau 51,8 persen dari total penduduk (256,2 juta jiwa) secara aktif mengakses internet. Dari 132,7 juta tersebut 71,6 juta (54%) mengakses Facebook, di mana media sosial ini digunakan oleh para buzzer politik, termasuk Saracen di dalamnya untuk menebar kebencian atau hate speech. Pun lebih jauh, terkait berita hoax yang diterima oleh para netizen selama mengakses media sosial, teridentifikasi 91,80

persen menerima berita hoax seputar isu sosial politik (baca: pilkada dan pemerintahan) dan 88,60 persen menerima berita hoax seputar isu SARA. Perkembangan industrialisasi teknologi secara massif telah mengambil hampir semua sisi kehidupan manusia, pun yang sangat memprihatinkan kesadaran manusia turut diambil dari alam pikiran manusia. Perubahan sosial ini yang harus ditangkap dan disadari oleh masyarakat agar tidak mudah terjebak pada informasi yang salah dan cenderung provokatif. Negara harus segera melakukan upaya pencegahan dengan bercermin pada kasus ini agar kohesi sosial yang ada di masyarakat tidak tercerabut dari kehidupan mereka. Komodifikasi atas isu SARA menjadi pembelajaran agar masyarakat tidak mudah terjebak dan melakukan labelisasi kepada siapa pun, karena sangat dimungkinkan situasi masyarakat yang seperti ini yang dikehendaki oleh si dalang. Kunci untuk melepaskan diri dari persoalan ini sebenarnya sederhana yakni kuatkan kembali kohesi sosial dan sadar diri untuk tidak perlu masuk pada polarisasi kepentingan, yang semuanya sebenarnya adalah goal setting yang direncanakan. Ada semacam permufakatan jahat yang ingin dicapai dengan mengadu domba antar-elemen masyarakat, baik dengan masyarakat itu sendiri maupun dengan negara. Kepentingan bangsa ini terlalu

Homoseksual dan Perspektif Hukum Sebuah fenomena yang mungkin kurang mendapat perhatian dari masyarakat, yaitu tentang homoseksual. Belum lama untuk dilupakan terkait kasus penggerebekan tempat fitness di bilangan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Oleh aparat, tempat tersebut disinyalir digunakan sebagai ajang pesta gay. Sebanyak 144 gay terciduk dalam operasi saat itu dan tertangkap basah saat sedang melakukan tindakan cabul sesama jenis. Belum selesai kasus tersebut, dalam sepekan terakhir tepatnya pada Jumat malam tanggal 6 Oktober 2017, kita kembali dibuat resah dengan kabar penggerebekan sebuah tempat prostitusi pria penyuka sesama jenis berkedok tempat spa di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Bagi sebagian kalangan, homoseksual masih menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan. Kaum-kaum ini lebih dapat berkembang di kota-kota besar yang notabene pergaulannya lebih dinamis. Beranjak dari beberapa kasus yang muncul ke permukaan, dapat dilihat suatu pola perilaku kaum gay yang terkesan sistematis dalam menjalankan aktivitasnya. Di negara-negara liberal seperti Amerika telah mengesahkan undang-undang yang melegalkan kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender. Atas nama perlakuan yang sama di mata hukum, negara dengan julukan kampiun kebebasan manusia tersebut telah melegalkan kaum LGBT sejak dua tahun yang lalu. Lantas bagaimana kemudian dengan Indonesia yang notabene memiliki adat dan budaya dengan sifatnya yang religius magis, dalam menyikapi fenomena homoseksual atau gay tersebut? Di Indonesia sendiri sebenarnya aktivitas kaum berkepribadian ganda ini telah ada diperkirakan sejak tahun 1982 dan tersebar di beberapa kota besar (sumber: Wikipedia). Namun, pergerakannya tidak semasif hari ini. Tidak hanya kota-kota besar, penyebaran kaum homoseksual ini juga mulai merebak di daerah-daerah. Tempo hari misalnya warga Bali dihebohkan dengan beredarnya foto pernikahan sesama jenis oleh warga negara

Oleh I Komang Divo Mahayakti Heriadi asing yang diduga berlangsung di suatu tempat di Pulau Dewata. Sontak peristiwa tersebut menuai beragam respons, ada yang mendukung ada juga yang mengecam. Dari perspektif adat pun belum ditemukan kaedah yang mengatur hal ini seperti awig-awig (aturan hukum adat Bali) yang mengatur tentang homoseksual dan perkawinan sejenis. Aturan mengenai boleh tidaknya kaum gay dan perkawinan sejenis belum dapat dipastikan keberadaannya. Pun jika ada, persoalannya belum selesai di situ, karena masih dimungkinkan akan ada penafsiran baru dari perspektif yang berbeda. Dari aspek hukum nasional, Indonesia belum melegalkan pernikahan sejenis. Hal tersebut dipandang dapat berpotensi mengganggu tatanan perkawinan yang sudah ada sejak lampau. Saat ini, pernikahan sejenis di Indonesia berdasarkan Undang-undang Perkawinan belum diatur. Dalam pasal 1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan disebutkan “Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. Jadi, negara dalam hal ini hanya mengakui perkawinan yang dilakukan antara pria dengan wanita. Di beberapa aturan hukum, hal ini dapat dimungkinkan untuk dilarang. Seperti halnya pada ranah Hukum Pidana dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana pasal 292 yang melarang perbuatan cabul yang dilakukan sesama jenis. Namun, dalam ketentuan tersebut hanya terbatas melarang perbuatan cabul sesama jenis kelamin antara orang dewasa terhadap anak-anak atau dengan istilah “sodomi”. Dengan perkataan lain, perbuatan tersebut baru dapat dikatakan tindak pidana jika perbuatan tersebut dilakukan oleh orang

dewasa terhadap anak di bawah umur. Penafsiran pasal ini masih terbatas, karena hanya mengatur perbuatan cabul sesama jenis yang dilakukan oleh orang dewasa terhadap anak di bawah umur. Terkait dengan perbuatan cabul sesama jenis yang dilakukan oleh sesama orang dewasa dan/ atau sesama anak di bawah umur selebihnya belum diatur. Lebih lanjut merujuk pada Undangundang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dalam undang-undang tersebut juga mengatur mengenai homoseksual. Dalam pasal 4 ayat (1) huruf a diatur mengenai larangan memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang. Dalam memori penjelasan pasal tersebut, frasa “Persenggamaan yang menyimpang” yang dimaksud adalah persenggamaan atau aktivitas seksual lainnya yang dilakukan oleh seseorang dengan mayat, binatang, oral seks, anal seks, lesbian, dan homoseksual. Namun sayangnya, aturan ini juga baru sebatas mengatur hal-hal yang sifatnya gambar, tulisan atau bentuk pesan lainnya yang ditunjukkan ke berbagai bentuk media komunikasi, belum sampai mengatur perbuatan porno yang sifatnya lebih ke perilaku atau aktivitas nyata yang dilakukan oleh penyuka sesama jenis. Kesimpulan awal yang dapat ditarik berdasarkan perspektif hukum di atas, memang fenomena gay dan pernikahan sejenis masih tergolong sesuatu yang illegal di Indonesia. Kalaupun misalnya dikaji dari perspektif ideologi Pancasila yang merupakan sumber dari segala sumber hukum maka, sila kedua yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab” dapat ditafsirkan bahwa Indonesia memang memiliki peradaban budaya tersendiri yang telah ada sejak lama.

besar untuk dikorbankan hanya untuk memenuhi nafsu politik sebagian kalangan. Mari membaca kembali narasi keIndonesia-an kita dengan menjadikan keberagaman sebagai fitrah berbangsa, di samping itu pemahaman publik untuk melek politik juga dibutuhkan agar perspektif mereka atas konstestasi politik bukan persoalan hidup mati mendukung kepentingan kelompok tertentu, akan tetapi lebih pada konteks mewujudkan alam demokrasi yang lebih baik dengan mengedepankan penghormatan atas perbedaan dan bukan sebaliknya menjadikan perbedaan sebagai momok demokrasi. Epiloq Bangsa ini sudah belajar dengan begitu panjang mengenai perbedaan (diversty) dan kita harus memahami bahwa karena perbedaan inilah bangsa ini lahir dan ada. Untuk itulah sangat disayangkan jika kita sudah mulai pikun dengan apa yang sudah kita alami selama ini. Jangan sampai perilaku santun kita dalam berdemokrasi menjadi hilang berganti dengan perilaku barbar yang tidak mengenal tata krama. Stop hoax, redam ujaran kebencian, dan mari menjadi bangsa yang beradab, karena prinsip moralitas inilah yang menjadi karakter kita. Penulis, peneliti Pusat Studi Pancasila UGM

POJOK Pascasakit, Ketua DPR Setya Novanto kembali ngantor. - Kalau tersangka lagi? *** Pengungsi di GOR Swecapura mengaku siang-malam kepanasan. - Perlu AC lagi ya. *** Kata Puan Maharani, kerja sama ekonomi Eropa-Indonesia potensial. - Dalam negeri jangan dilupakan.

Penulis, mahasiswa Pascasarjana Universitas Udayana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

BERMAIN Sejumlah anak asyik bermain di lokasi yang disediakan Pemkot Denpasar untuk fasilitas bersantai bagi warga kota di areal Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Terkait Proyek ’’Underpass’’

Figur

Sidak Rutan

PENGAWASAN terhadap anggota jaga dan tahanan di rumah tahanan (rutan), Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dir. Tahti) Polda Bali AKBP I Made Suyasa rutin melakukan sidak, khususnya ke Rutan Polda Bali. Kegiatan ini sebagai bentuk kontrol pimpinan terhadap anggotanya yang sedang melaksanakan tugas jaga tahanan. Pada Senin (9/10) lalu, AKBP Suyasa mengecek buku mutasi dan jumlah tahanan. Selain itu, perwira berkumis tebal ini memberikan pencerahan kepada para tahanan. Ia juga memotivasi agar lebih semangat dalam menjalani hidup. Mantan Kasubdit Regident Dit. Lantas Polda Bali ini mengatakan menyesal ketika sudah di dalam penjara adalah wajar tapi tidak ada gunanya. “Lebih baik introspeksi diri atas perbuatan yang sudah dilakukan. Jika sudah bebas, bisa menjadi referensi hidup agar berkualitas dan lebih baik. Selama di penjara, lebih banyaklah sembahyang,” kata Suyasa, Selasa (10/10) kemarin. Mantan Wadir Binmas Polda Bali ini menjelaskan, saat ini di Rutan Polda terdapat 49 tahanan, terdiri dari 40 laki-laki dan 9 wanita. Dari catatan buku mutasi, tahanan Dit. Resnarkoba 15 orang, Dit. Reskrimum 14 orang, Dit. Reskrimsus 8 orang, tahanan titipan Kejati Bali 2 orang dan tahanan Polresta Denpasar 10 orang. “Jumlah tahanan kasus narkoba tetap mendominasi,” ungkapnya. (rah)

Mangupura (Bali Post) -

Proyek underpass di bundaran patung I Gusti Ngurah Rai Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, Badung, dalam waktu dekat mulai dikerjakan. Oleh karena itu, Direktorat Lantas Polda Bali akan melakukan rekayasa lalu lintas (lalin), khususnya jalur menuju Bandara Ngurah Rai. Rencananya, jalur dari bundaran menuju bandara akan ditutup total. Sedangkan kendaraan akan dialihkan semua ke Jalan Raya Kuta, Jalan Sunset Road, Jalan Dewi Sri, dan Jalan Raya Tuban dan steril parkir kendaraan.

Bali Post/ist

Selain itu, personel PJR Dit. Lantas Polda Bali telah mempersiapkan jalurjalur tersebut, dengan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak memarkir kendaraannya di sepanjang jalan alternatif menuju bandara. Direktur Lalu Lintas (Lantas) Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana menginstruksikan kepada jajarannya mencari solusi yang tepat untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. “Rencananya proyek itu mulai dikerjakan tanggal 17 Oktober ini. Salah satu upaya yang kami lakukan menertibkan parkir dan merupakan langkah awal untuk mengantisipasi kemacetan. Ketika proyek sudah berjalan, anggota kami akan mobiling untuk memantau kelancaran jalur. Jalur-jalur menuju bandara harus steril dari parkir,” tegas Kombes Sudana, Selasa (10/10) kemarin. Mantan Kapolresta Denpasar ini

langsung turun mendampingi anggota saat menertibkan parkir. Bahkan, Sudana ikut memasang tali-tali sebagai pembatas larangan parkir. Sudana yang juga mantan Kabid Humas Polda Bali ini menegaskan penertiban parkir ini harus dilakukan, mengingat arus lalu lintas di wilayah Kuta semakin padat. Selain pengguna jalan kurang tertib, parkir sembarangan juga sebagai faktor penyebab kemacetan lalu lintas. “Kami bersinergi dengan anggota Lantas Polsek Kuta dan Polresta Denpasar. Kami juga akan menertibkan parkir di depan Pasar Desa Adat Kuta,” ujarnya. Ekses dari proyek tersebut adalah kemacetan lalu lintas. Selain karena tingginya volume kendaraaan, jalur tersebut merupakan akses menuju Bandara International Ngurah Rai, Nusa Dua, Uluwatu dan Garuda Wisnu

Museum Bali Sempit

Belasan Ribu Koleksi Dipamerkan Bergilir

Bali Post/rah

7

Jalan Menuju Bandara Steril Parkir Kendaraan

PARKIR - Direktur Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana memasang tali agar tidak ada yang parkir.

Denpasar (Bali Post) Museum Bali selama ini menjadi salah satu destinasi city tour Kota Denpasar. Museum ini menyimpan lebih dari 12 ribu koleksi. Mulai dari patung, lukisan, hingga topeng. Lantaran areal museum sangat sempit, koleksi yang ada terpaksa dipamerkan secara bergilir. Sebagian besar bahkan harus disimpan di dalam gudang.

“Dari 12 ribu lebih koleksi yang kita punya, yang baru bisa kita pamerkan cuma 10 persennya. Sebagian besar koleksi itu ada di gudang. Oleh karena itu, kita ingin secara berkala mengeluarkan koleksi-koleksi itu supaya bisa diperkenalkan ke masyarakat,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha yang dikonfirmasi, Selasa (10/10) kemarin.

Mutasi Dilarang Enam Bulan Sebelum Pencalonan Denpasar (Bali Post) Pencalonan pilkada serentak baik Pilkada Gianyar, Pilkada Klungkung, dan Pilgub Bali mulai dilakukan Januari 2018 mendatang. Sesuai ketentuan dalam Undang-undang No.10 Tahun 2016, incumbent dilarang melakukan mutasi enam bulan sebelum pencalonannya. Bila ada kasus demikian dan bisa dibuktikan, maka calon incumbent bisa didiskualifikasi. “Kita mengimbau kepada siapa pun, terutama incumbent untuk jangan sampai melakukan hal-hal seperti mutasi tanpa persetujuan dari Mendagri, enam bulan sebelum pencalonan. Kalau pencalonan Januari 2018, maka enam bulan sebelumnya itu terhitung mulai Agustus 2017,” ujar Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia di sela-sela sosialisasi tatap muka pilkada kepada para stakeholder dan masyarakat di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Denpasar, Selasa (10/10) kemarin. Rudia menegaskan, tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan amanat Undang-undang tentang

Bali Post/wan

Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota itu di Bali. Di sisi lain, pihaknya mengingatkan bila keputusan Bawaslu sifatnya final dan mengikat. Artinya, KPU harus melaksanakan keputusan Bawaslu seandainya ada calon yang harus didiskualifikasi karena melanggar undang-undang. “Sejauh ini, konteksnya adalah mutasi, sehingga kalau dia melakukan apalagi dia melakukan upaya mutasi dalam jumlah besar itu sangat berbahaya dan itu bisa didiskualifikasi mereka kalau menjadi calon, incumbent-nya,” tegasnya. Rudia mengaku sudah mengimbau pemerintah terkait larangan mutasi enam bulan sebelum pencalonan pilkada serentak. Termasuk, jangan sampai calon incumbent menggunakan dana bantuan sosial (bansos) dari enam bulan sebelum pencalonan hingga akhir masa jabatannya. Tak hanya calon incumbent, bupati, wali kota dan gubernur juga diingatkan agar tidak menggunakan anggaran negara untuk kepentingan politik. “Misalnya bupati juga

Bali Post/kmb32

I Ketut Rudia

pimpinan partai, kita mengimbau jangan sampai kegiatan-kegiatan bupatinya itu didomplengi oleh kegiatan-kegiatan yang berbau politik untuk kepentingan politik tertentu,” tandasnya. (kmb32)

Menurut Beratha, koleksi yang ada di Museum Bali merupakan hibah dari zaman Pemerintahan Hindia Belanda. Selain itu, ada juga koleksi yang diserahkan oleh masyarakat sekitar tahun 1960an. Kendati menyadari ruang yang ada di museum cukup terbatas untuk menampung koleksi yang begitu banyak, namun belum ada rencana untuk pembangunan

Kencana (GWK). Untuk menyosialisasikan rencana rakayasa lalin tersebut, Sudana ikut rapat pembangunan underpass di gedung serbaguna LPD Desa Pakraman Tuban, Badung. Pada kesempatan itu, perwira melati tiga di pundak ini menyampaikan, mendapat banyak masukan dari masyarakat tentang masalah yang ditimbulkan dari proyek ini. Oleh karena itu, Dit. Lantas bersama jajaran akan terus berupaya mencari solusi dan alternatif lainnya agar proyek bisa berjalan dan lalu lintas tetap lancar. Ia berharap melalui rapat tersebut bisa mengidentifikasi setiap permasalahan yang akan akan terjadi. “Kami berharap masyarakat Bali agar turut berpartisipasi dengan memberikan dukungan dan kerja samanya, sehingga proyek ini berjalan lancar,” ujar mantan Kabid Propam Polda Bali ini. (kmb36)

museum baru. “Persoalan membangun baru kan perlu dana, perlu persiapan, dan komitmen,” jelasnya. Dari belasan ribu koleksi yang ada, lanjut Beratha, 300-an buah di antaranya adalah topeng. Masyarakat umum dikatakan belum banyak tahu akan koleksi tersebut. Itulah mengapa, pihaknya merancang acara Demonstrasi Topeng Koleksi Museum Bali pada Rabu (11/10) pagi ini. Rangkaian acara Bali Mandara Nawanatya II-2017 ini akan menghadirkan trio maestro topeng Ketut Kodi, Wayan Dibia, dan Made Bandem.

“Museum Bali kan punya sampai 300-an jenis topeng. Rata-rata topeng klasik, yang sudah lamalama. Oleh karena itu, kita coba sekarang akan memperkenalkan topeng-topeng apa saja yang ada sambil kita menginventarisasi. Ada 18 topeng yang akan kita pilih dan pamerkan keluar. Dari 18 itu, ada sekian topeng yang akan ditarikan,” jelasnya. Beratha menambahkan, ketiga maestro juga akan terlibat dalam diskusi tentang topeng. Pihaknya berharap, demostrasi topeng ini akan menjadi daya tarik tersendiri pada Museum Bali. (kmb32)


BANGLI

8

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

Swasta Diimbau Bantu Pemerintah Entaskan Kemiskinan Bangli (Bali Post) – Pihak swasta diharapkan berperan serta dalam membantu mengentaskan masalah kemiskinan dan kesejahteraan sosial. Hal ini mengingat masalah kemiskinan dan kesejahteraan sosial bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah, namun tanggung jawab bersama, termasuk dunia usaha. Hal itu disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar di hadapan ratusan pelaku usaBali Post/ina ha di Gedung BMB Bangli, Selasa (10/10) I Made Gianyar kemarin. Gianyar mengatakan, untuk membantu menangani masalah kemiskinan dan kesejahteraan sosial, pengusaha diharapkan menyisihkan keuntungannya. Pemberian bantuan oleh dunia usaha dilakukan dalam bentuk corporate social responsibility (CSR). Mengenai keberadaan forum CSR dan peduli Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Bangli, Gianyar menyambut positif. Keberadaan forum dapat menjadi pengamalan dari amanat Undang-Undang Dasar 1945, khususnya pada pembukaan alenia keempat yakni memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia serta merupakan pengamalan Pancasila yang menukik pada sila kedua dan sila kelima. ‘’Kita berharap dengan terbentuknya forum sosial ini, kerja Pemerintah Kabupaten Bangli bisa sedikit diringankan. Karena masalah kemiskinan dan kesejahteraan sosial merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun dunia usaha,” jelas Made Gianyar. (kmb40)

Antisipasi Erupsi Gunung Agung

RSU Bangli Siapkan Skenario Penanganan Pasien Bangli (Bali Post) Sebagai salah satu rumah sakit yang lokasinya terdekat dengan wilayah Karangasem, Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli telah melakukan sejumlah persiapan untuk menghadapi situasi terburuk dari aktivitas Gunung Agung. Selain menyiapkan tim penanggulangan bencana, RSU Bangli juga telah menyiapkan skenario penanganan pasien jika sewaktu-waktu terjadi erupsi Gunung Agung. Wakil Direktur Ketut Darmaja didampingi Kasubag Hukum, Humas dan Pemasaran RSU BanBali Post/ina gli Purnama, Selasa Ketut Darmaja (10/10) kemarin, mengatakan pihaknya sangat berharap aktivitas Gunung Agung bisa kembali normal. Namun, kalaupun aktivitasnya terus meningkat hingga terjadi erupsi, diharapkan tidak sampai menimbulkan korban. Untuk menghadapi situasi terburuk dari aktivitas Gunung Agung, Darmaja mengaku pihaknya sudah melakukan persiapan. Pihaknya sudah membuat tim penanggulangan bencana yang terdiri dari tenaga-tenaga dokter dan perawat yang sudah terlatih untuk menanggulangi bencana. ‘’Tim sudah dibentuk sejak 2015. Dari RSU Bangli ada tujuh tenaga dokter dan perawat yang sudah pernah menjalani pelatihan penanggulangan bencana,’’ terangnya. Lanjut dikatakan Darmaja, selain menyiapkan tenaga medis, ruang perawatan dan lainnya untuk menerima pasien yang datang ke RSU, jika nantinya situasi terburuk itu terjadi, jajaran RSU Bangli juga sudah siap melakukan pelayanan di lapangan jika dibutuhkan. Pelayanan di lapangan dilakukan dengan membentuk rumah sakit lapangan. Terkait hal ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan selaku penanggung jawab tim. Dia menyebutkan, sesuai skenario yang dibuat Dinas Kesehatan Provinsi Bali, RSU Bangli termasuk BMC akan menerima rujukan pasien dari Kecamatan Rendang. ‘’Sudah dibuatkan skenario. Transportasi juga sudah disiapkan. Tapi kami tentunya berharap tidak terjadi erupsi,’’ ujarnya. Disinggung mengenai jumlah pasien pengungsi Gunung Agung yang berobat ke RSU Bangli, Darmaja menyebutkan, sesuai data terakhir tercatat 141 orang. Sebanyak 32 pasien di antaranya menjalani rawat inap. ‘’Tapi sebagian besar sudah pulang. Dan yang masih menjalani rawat inap sekarang masih sekitar empat orang,’’ imbuhnya. (kmb40)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

PENANGANAN - Sejumlah petugas sedang melakukan penanganan longsor di jalur Tembuku-Besakih, Selasa (10/10) kemarin.

Bali Post/ina

Hujan Deras Picu Longsor di Sejumlah Titik Di Jalur Tembuku-Besakih Lalin Tersendat Bangli (Bali Post) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bangli, Senin (9/10), mengakibatkan longsor di sejumlah titik. Longsor terparah terjadi di jalur Tembuku-Besakih, tepatnya di sebelah timur Polsek Tembuku. Meski tak ada korban jiwa, namun material longsor yang disertai pohon tumbang di jalur tersebut sempat mengakibatkan lalu lintas (lalin) dari Tembuku

menuju Besakih dan sebaliknya terganggu hingga berjam-jam. Informasi yang dihimpun, Selasa (10/10) kemarin, menyebutkan, longsor disertai pohon tumbang di jalur Tembuku-Besakih terjadi sekitar pukul 22.30 Wita. Akibat kejadian itu, akses lalin sempat terganggu hingga hampir 8 jam. Tanah longsor juga terjadi di jalur Selati, Desa Bunutin

menuju Tanggahan Tengah, Susut, dini hari kemarin. Longsor yang terjadi pada tebing setinggi 7 meter itu juga sempat mengakibatkan arus lalin di jalur tersebut terganggu. Di Dusun Tingkadbatu Desa Jehem, Tembuku, tebing longsor menyebabkan sebuah gudang usaha bengkel milik warga setempat rusak parah. Empat unit sepeda motor beserta

berbagai peralatan bengkel yang ada di dalam gudang ikut tertimbun. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli Ketut Agus Sutapa mengatakan, sedikitnya ada lima titik longsor yang dipicu akibat hujan deras. ‘’Yang paling parah di jalur Tembuku-Besakih. Jalanan sempat macet karena material tanah dan pohon tumbang menimbun jalan,’’ ujarnya.

Dikatakan Agus, upaya penanganan longsor di lima titik tersebut sudah dilakukan pagi kemarin. Penanganan dilakukan bersama petugas dari kepolisian, Dinas Satpol PP dan Damkar, serta Mandor jalan Dinas PU Provinsi Bali. Untuk mempermudah dan mempercepat upaya pembersihan material tanah dan pohon tumbang, petugas mengerahkan alat berat. (kmb40)

Pengungsi Dipindahkan ke Posko Resmi

Bangli (Bali Post) -

Jajaran Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli memindahkan pengungsi yang tersebar di rumah warga, balai banjar maupun fasilitas masyarakat lainnya ke tiga titik pos pengungsian resmi yang telah disediakan pemerintah. Hal itu dilakukan guna memudahkan pendistribusian logistik, termasuk pemberian bantuan lainnya. Sekretaris Posko Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli yang juga Kalak BPBD Bangli Wayan Karmawan, Selasa (10/10) kemarin, menjelaskan pemindahan pengungsi sudah dilakukan sejak Jumat lalu. Proses pemindahan didahului sosialisasi ke sejumlah lokasi pengungsian. Karmawan menegaskan, sejauh ini sudah cukup banyak pengungsi yang pindah ke titik pos pengungsian resmi. Meski demikian, di beberapa titik masih ada pengungsi yang memilih tetap bertahan karena berbagai alasan, salah satunya masih rembug dengan keluarga. Disebutkannya, tiga titik pengungsian resmi yang disediakan pemerintah yakni di Posko Induk TK/SD Inter-

nasional Kubu dan Gurukula, gedung SKB Kayuambua, serta bekas pabrik jahe gajah di Banjar Buungan Desa Tiga Susut. Untuk di Posko Induk TK/SD Internasional dan Gurukula, dari kapasitas 2.500 orang, saat ini baru terisi 818 orang. Di SKB Kayuambua, dari kapasitas 800 orang baru terisi 541 orang. Sementara di bekas pabrik jahe gajah, dari kapasitas 2.000 orang, hingga saat ini masih kosong. ‘’Untuk yang di bekas pabrik jahe gajah, nanti akan kita sediakan untuk menampung pengungsi yang menempati pengungsian di wilayah Tembuku,’’ terangnya. Karmawan mengungkapkan, pemindahan pengungsi dilakukan untuk memudahkan pendistribusian ban-

Bangli (Bali Post) Pendapatan Daerah Kabupaten Bangli pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2017 dirancang sebesar Rp 1,136 triliun lebih. Angka tersebut

mengalami kenaikan sebesar Rp 69 miliar dari APBD Induk yang Rp 1,66 triliun. Sumber-sumber pendapatan yang dirancang mengalami kenaikan yakni Dana Perimbangan dan

Bali Post/ina

MEWARNAI - Anak-anak pengungsi di GOR Kubu Bangli sedang mewarnai gambar. tuan. Pengungsi yang menempati posko resmi kini akan dipenuhi kebutuhan logistiknya dalam bentuk mentah untuk dimasak sesuai selera dan kebutuhan oleh masingmasing pengungsi. Terkait pengungsi yang tidak mau pindah ke pos

pengungsian pemerintah, Karmawan menegaskan, mereka akan dianggap sebagai pengungsi mandiri, meskipun mereka berasal dari 28 desa terdampak. ‘’Konsekuensinya mereka tidak akan dilayani bantuan logistik,’’ ujarnya.

Disinggung mengenai ketersediaan logistik, Karmawan menyebut, masih mencukupi untuk beberapa hari ke depan. Selain berupa bahan makanan, yang juga dibutuhkan pengungsi saat ini adalah peralatan memasak dan bumbu dapur. (kmb40)

Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah. Sebagaimana yang disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar dalam pidato pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Perubahan Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2017 di DPRD Bangli, Selasa (10/10) kemarin, Pendapatan Daerah yang bersumber dari Dana Perimbangan pada APBD Perubahan tahun ini dirancang sebesar Rp 790 miliar lebih. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp 27 miliar lebih dari APBD Induk yang sebesar Rp 763 miliar. Kenaikan disebabkan adanya penerimaan dana kompensasi DAK tahun anggaran 2016 sebesar Rp 37 miliar lebih. Namun, di sisi lain juga terdapat penurunan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 9 miliar lebih. Sementara, Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah pada APBD Perubahan tahun ini dirancang sebesar Rp 227 miliar lebih, atau meningkat Rp 41 miliar lebih dari APBD Induk tahun anggaran 2017 sebesar Rp 185 miliar lebih. Peningkatan ini disebabkan adanya

penerimaan kurang bayar bagi hasil pajak dari pemerintah provinsi sebesar Rp 11 miliar lebih dan bantuan keuangan dari pemerintah kabupaten lainnya Rp 59 miliar lebih. Namun di sisi lain, juga terdapat penurunan bagi hasil pajak dari pemerintah provinsi sebesar Rp 30 miliar lebih. Sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), pada APBD Perubahan tahun ini dirancang tidak meningkat dari APBD Induk tahun anggaran 2017 sebesar Rp 177 miliar. Disampaikan juga, secara umum Belanja Daerah pada APBD Perubahan 2017 dirancang Rp 1,167 triliun, meningkat Rp 30 miliar dibandingkan pada APBD Induk. Belanja daerah tersebut dialokasikan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 660 miliar dan belanja langsung Rp 507 miliar. ‘’Belanja langsung ini sebagian besar dilakukan penyesuaian dan pergeseran yang diarahkan untuk memberi dukungan yang lebih besar terhadap pelaksanaan pembangunan yang sangat mendesak dan segera untuk mendapatkan penyelesaian terutama terkait dengan

pelayanan publik,’’ kata Made Gianyar. Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata tersebut, Bupati Made Gianyar menyampaikan, Pembiayaan Daerah pada APBD Perubahan tahun ini dirancang sebesar Rp 31 miliar, menurun Rp 38 miliar dari sebelumnya. Sementara penerimaan pembiayaan dirancang Rp 37 miliar lebih atau menurun Rp 33 miliar dari APBD Induk. Penurunan penerimaan pembiayaan disebabkan penurunan silpa 2016. Sedangkan pengeluaran pembiayaan dalam APBD Perubahan dirancang sebesar Rp 5 miliar yang pada APBD Induk tidak dirancang. Pengeluaran pembiayaan ini diarahkan untuk penyertaan modal pada PDAM dan PD Bank Pasar Bangli. ‘’Jika dibandingkan antara jumlah pendapatan dan jumlah belanja, posisi RAPBD Perubahan dirancang defisit Rp 31 miliar lebih, dengan sumber pembiayaan dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya,’’ jelasnya. (kmb40)

Pendapatan Daerah Dirancang Naik Rp 69 Miliar

Bali Post/ina

PIDATO - Bupati Bangli I Made Gianyar saat menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Perubahan Bangli 2017.


Rabu Wage, 11 Oktober 2017

GIANYAR

9

Jadi Pengurus Partai

Gus Gaga Dipecat sebagai PNS Gianyar (Bali Post) -

Tudingan yang menyebutkan bahwa Ida Bagus Gaga Adi Saputra atau Gus Gaga menjadi pengurus Partai Demokrat, berbuntut panjang. Gus Gaga akhirnya dipecat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pemberhentian tidak hormat ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor: 00009/KEPKA/TDH/09/17 tertanggal 26 September 2017. Sementara Gus Gaga yang mantan Sekda Gianyar tersebut menegaskan tetap melakukan perlawanan.

Bali Post/nik

MEMBERSIHKAN - Seorang wisatawan turut membantu petugas BPBD Gianyar membersihkan material senderan yang longsor di Banjar Penestanan Kelod Desa Sayan, Ubud, Selasa (10/10) kemarin.

Senderan Restoran Ambrol

Tutupi Jalan Menuju Campuhan Ubud Gianyar (Bali Post) Senderan bangunan restoran di Banjar Penestanan Kelod Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Selasa (10/10) kemarin ambrol. Akibatnya, material longsoran berupa tanah dan bongkahan batu menutup badan jalan menuju Campuhan Ubud. Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Untungnya kala itu kawasan Ubud masih sepi, sehingga tidak ada korban akibat kejadian tersebut. ‘’Tadi (kemarin-red) dini hari masih hujan deras. Saya didatangi warga menginformasikan ada tanah longsor,’’ kata Klian Banjar Penestanan Kelod, Wayan Sugiawan. Mendapat informasi tersebut, Sugiawan langsung melakukan pengecekan ke lokasi, lantas menghubungi pemilik lahan di lokasi senderan yang ambrol itu. Selain disebabkan hujan deras sejak beberapa hari terakhir, longsor diduga akibat gerusan air pembuangan irigasi yang berada di sekitar lokasi. ‘’Dalam tanah ternyata ada air rembesan dari sawah. Kemungkinan aliran air itu yang mendorong dari dalam sehingga tanah menjadi labil dan longsor,’’ jelasnya. Sugiawan menjelaskan, senderan lapis tiga ini sebelumnya tak pernah longsor. Namun kini ia mengaku khawatir terjadi longsor susulan akibat tanah masih labil, serta rembesan air yang masih deras. ‘’Kami berharap instansi terkait untuk bersama-sama mengantisipasi longsor susulan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPBD, Polsek dan PU, serta pemilik rumah supaya bersama-sama mengantisipasi,’’ katanya. Dampak dari bencana ini, akses lalu lintas (lalin) melalui jalur ini tertutup material longsor. Pagi kemarin polisi mengatur arus lalin. Sementara personel BPBD melakukan pembersihan lokasi dengan menggunakan alat berat. ‘’Kita sudah mengerahkan alat berat karena material longsor ini dominan bongkahan batu bekas senderan,’’ ujar Kepala BPBD Kabupaten Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya. Usai membersihkan material longsoran, personel BPBD menyemprot sisa tanah yang masih menutupi badan jalan. Sekitar pukul 12.25 Wita, area jalan tersebut sudah bersih dari lumpur bekas longsoran. (kmb35)

Di surat yang ditandatangani Direktur Pensiun PNS dan Pejabat Negara Bambang BKN Hari Samasto itu tertulis, berdasarkan surat DPP Partai Demokrat Nomor 65/SK/DPP.PD/ DPD/VIII/2016 tertanggal 9 Agustus 2016, Gus Gaga telah menjadi pengurus Partai Demokrat Provinsi Bali periode 2016-2021, tanpa terlebih dahulu mengundurkan diri sebagai PNS. Dalam surat itu juga tercantum tembusan kepada B up a t i Gia ny a r, Ke p a la KPPN/KASDA di Gianyar dan Kepala Kantor Cabang PT Taspen (Persero) PT ASABRI (Persero) di Denpasar. Gus Gaga yang dikonfirmasi hal ini, mengaku sudah menerima surat itu kemarin. Ia pun mengaku kaget dengan turunnya surat tersebut. ‘’Jujur, saya merasa kaget dan tidak percaya akan hal ini. Tuduhan bahwa saya menjadi pengurus Partai Demokrat dijadi-

kan satu-satunya rujukan atas keluarnya pemecatan,’’ katanya. Gus Gaga pun mengaku tidak habis pikir dengan keputusan tersebut. Sebab, sudah ada bantahan dari Partai Demokrat terkait keikutsertaan dirinya sebagai pengurus partai besutan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. ‘’Ini kan sudah pernah dirapatkan oleh Gubernur lewat Sekda Bali. Dan sudah diklarifikasi oleh Partai Demokrat sendiri baik secara lisan maupun tertulis, bahwa tidak benar saya menjadi anggota maupun pengurus Partai Demokrat,’’ tegas Gus Gaga. Terkait surat keputusan Presiden itu, Gus Gaga kembali menegaskan dirinya me-

nolak. Sebagai tindak lanjut, ia mengaku akan berkoordinasi dengan Pemprov Bali serta instansi terkait. ‘’Sikap saya terkait dengan hal ini, jelas saya menolak. Selanjutnya, saya akan berkonsultasi kepada Pemerintah Provinsi Bali maupun minta klarifikasi pihak yang berwenang tentang kebenaran SK ini,’’ ungkapnya. Gus Gaga juga mengaku meyakini kondisi yang menimpa dirinya murni serangan politik, terlebih saat ini juga dipandang sebagai tahun politik. ‘’Saya bisa mengerti bahwa saya harus dihabisi karena dianggap sebagai ancaman pada Pilkada Gianyar yang akan berlangsung 2018 mendatang. ungkapnya. (kmb35)

’’Jujur, saya merasa kaget dan tidak percaya akan hal ini. Tuduhan bahwa saya menjadi pengurus Partai Demokrat dijadikan satu-satunya rujukan atas keluarnya pemecatan.’’

Ida Bagus Gaga Adi Saputra

Bali Post/nik

Langgar Aturan Lajur Kanan

55 Sopir Truk Ditilang Polisi

Bali Post/nik

PENERTIBAN - Polisi saat melakukan penertiban di Jalan By-pass I.B. Mantra.

Gianyar (Bali Post) Jajaran Satuan Lantas Polres Gianyar menindak 55 pelanggaran lajur kanan di Jalan By-pass I.B. Mantra, Gianyar. Hasil itu diperoleh dari penindakan selama sepekan terakhir. ‘’Kendaraan berat seperti truk menjadi prioritas patroli dalam penindakan ini,’’ ucap Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gde Eka Putra Astawa, Selasa (10/10) kemarin. Dikatakannya, tujuan penertiban ini untuk mewujudkan keamanan, keselamatan,

ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Dijelaskan, penggunaan lajur sebelah kanan hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi, akan membelok kanan, mengubah arah, atau mendahului kendaraan lain. Hal ini diatur dalam Pasal 108 ayat 4, UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. ‘’Petugas kami melakukan tindakan dengan memberikan tilang kepada pengemudi truk yang masih menggunakan lajur kanan,’’ katanya.

Sanksi atas pelanggaran ini dapat berupa kurungan maksimal satu bulan atau denda maksimal Rp 250 ribu. Selain menilang, pihaknya sampai saat ini juga tetap melakukan sosialisasi. Sosialisasi melalui pemasangan spanduk dan baliho penggunaan lajur kiri untuk truk dan kendaraan berkecepatan rendah. ‘’Memasuki Oktober hingga November ini, polisi juga menertibkan pengendara yang menggunakan HP saat berkendara,’’ tegasnya. (kmb35)

Jalur Petualangan ATV Kuber Bali Adventure Puaskan Wisatawan JALUR petualangan sejauh 4,5 km mampu memuaskan wisatawan yang berkunjung ke Wisata All Terrain Vehicle (ATV) Kelompok Usaha Bersama (Kuber) Bali Adventure, yang berlokasi di Banjar Bayad Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan. Terbukti, setiap harinya ada puluhan wisatawan mancanegara memilih untuk memacu kendaraan roda empat dengan kemampuan 250 cc itu di lokasi tersebut. Raut riang terpancar dari wisatawan yang mengunjungi markas ATV Kuber Bali Adventure milik Nyoman Partana atau akrab disapa Jero Kubayan. Mereka nampak antusias untuk menjajal kendaraan roda empat yang telah berjejer apik. ‘’Di sini disiapkan 28 unit kendaraan yang siap memacu adrenalin para pengunjung,’’ tegas Bendesa Desa Pakraman Puseh Bali Aga Wayan Rena Artana didampingi Jero Kubayan. Rena Artana menerangkan, setiba di markas ATV Kuber Bali Adventure, wisatawan akan terlebih dahulu melakukan sejumlah p e rsi a p an. U ns ur sa f et y dikedepankan guna memastikan pengunjung aman dan nyaman mengendarai ATV. Pemandu atau instruktur di setiap rombongan, baik rombongan kecil maupun besar disiapkan. ‘’Pemandu ada dua, di depan dan di belakang. Ka-

lau rombongannya besar, pemandu di depan, tengah dan di belakang,’’ terang Rena sembari memantau pengunjung yang tengah mencoba ATV. Selanjutnya, pengunjung diwajibkan berlatih sebentar mengendarai kendaraan besar yang bisa ditunggangi satu sampai dua orang itu. ATV Kuber Bali Adventure pun sudah menyiapkan tempat latihan, yakni dari markas yang berlokasi di kawasan persawahan itu hingga di depan Pura Puseh Bali Aga. ‘’Ini untuk adaptasi sebelum terjun ke medan yang sebenarnya, karena tidak semua paham. Setelah mencoba di jalan datar, barulah kami ajak melintasi trayek,’’ katanya. Usai berlatih, pengunjung bisa mulai melintasi jalur sebenarnya. Jalur tersebut berada di kawasan Banjar Bayad dengan jarak 4,5 km. Selain memacu

adrenalin, di sepanjang jalur trekking itu wisatawan juga disuguhkan panorama alam Banjar Bayad yang masih asri. Mereka juga bisa mengamati aktivitas masyarakat setempat. Rena menjelaskan, yang paling menantang bagi setiap pengunjung adalah saat melintasi salurah irigasi atau aungan dan aliran Tukad Wos. ‘’Ini juga salah satu yang menarik, karena pemandangan di sepanjang Tukad Wos ini sangat eksotik,’’ katanya. Untuk melintasi jalur tersebut, wisatawan bisa menghabiskan waktu 1,5 jam lebih. Saat kembali ke markas ATV, wisatawan disuguhkan santap siang dengan menikmati panorama persawahan luas di Banjar Bayad. ‘’Itu sudah include dengan harga paket,’’ terangnya. Paket yang ditawarkan yakni single riding (mengendarai sendiri) seharga

USD 95. Sementara paket tandem (berboncengan) seharga USD 120. ‘’Kami buka setiap hari dari jam sembilan pagi sampai jam empat sore. Hari raya kami tetap buka, kecuali Nyepi, istirahat sehari,’’ ujarnya sambil tersenyum. Rena menambahkan, meski saat ini tergolong low season, namun kunjungan wisatawan ke wisata ATV ini masih tergolong tinggi. Bahkan setiap harinya bisa mencapai 40 sampai 50 pengunjung. Sementara saat high season, jumlah pengunjung 50 lebih bahkan mendekati 100 orang setiap harinya. ‘’Pengunjung yang datang kebanyakan mancanegara. Dominan dari Australia, Timur Tengah dan Eropa,’’ ungkapnya. (kmb35)

Bali Post/nik

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan sedang mencoba ATV di ATV Kuber Bali Adventure, Banjar Bayad Desa Melinggih Kelod, Payangan.


KLUNGKUNG

10 SOSOK

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

Berdayakan Pengungsi

MENGINJAK pekan ketiga, banyak warga Karangasem masih mengungsi ke Kabupaten Klungkung. Mereka yang terdiri dari berbagai usia, paling banyak tertampung di GOR Swecapura, Desa Gelgel, mencapai 1.500-an jiwa. Pemenuhan kebutuhannya dilayani Pemkab Klungkung. Mulai dari pendistribusian logistik hingga makanan. Namun, pola itu akan diubah. Pe-ngungsi akan diberdayakan membantu tugas-tugas itu. “Sekarang masih pendataan. Mengatur jadwal,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Klungkung Putu Widiada, Bali Post/sos Selasa (10/10) kemarin. Putu Widiada Keterlibatan pegungsi juga pada kegiatan bersihbersih. Ini diatur dengan sistem piket. Jumlah per harinya sekitar 40 orang. Penerapan ini tak lepas dari padatnya agenda pemkab terkait pelaksanaan program yang telah dirancang. Hal ini berpotensi mengurangi intensitas di pengungsian. “Pemkab kan juga ada beberapa pekerjaan. Tidak mungkin bisa terus di sini. Jadinya kami ingin ada keterlibatan pengungsi. Mulai dari masak sampai bersih-bersih,” katanya. Sementara itu, khusus untuk pengungsi di banjar-banjar, birokrat asal Tabanan ini menyatakan sudah mampu mempersiapkan makan secara mandiri. Ini pun sudah didukung dengan berbagai peralatan. Petugas dari pemkab hanya bertugas mendistribusikan barang-barang yang diperlukan. “Untuk di banjar-banjar sudah bisa mandiri. Sudah banyak yang masak langsung,” tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

SEDIMENTASI - Beberapa eskavator dikerahkan dalam penanganan sedimentasi Tukad Unda sebagai langkah antisipasi terjangan lahar dingin ke permukiman jika Gunung Agung erupsi.

Antisipasi Terjangan Lahar Dingin di Tukad Unda

Penanganan Sedimentasi Dikebut, Tiga Jembatan Diamankan Semarapura (Bali Post) -

Penanganan sedimentasi Tukad Unda sebagai langkah antisipasi terjangan lahar dingin ke permukiman jika Gunung Agung erupsi semakin dikebut Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Hal ini ditargetkan tuntas paling lambat sepuluh hari mendatang. Selain itu, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII juga melakukan pengamanan tiga jembatan. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 2,5 miliar.

I Made Kariada

Bali Post/sos

Perekrutan PPK dan PPS

Berdasarkan pantauan, Selasa (10/10) kemarin, penanganan sedimentasi sungai yang menjadi batas wilayah Kecamatan Klungkung dan Dawan ini dilakukan dengan mengerahkan eksavator dan bolduser. Materialnya langsung dijadikan tanggul yang panjangnya telah mencapai 130 meter, tinggi 3,5 meter dan lebar 2 meter.

Petugas BWS Bali-Penida Made Kertiasa mengungkapkan di tengah cuaca buruk yang beberapa hari melanda, penanganan semakin dikebut. Alat berat berupa eksavator yang sebelumnya beroperasi dua, ditambah lagi satu unit. “Beberapa hari ini hujan lebat sering turun. Kadang tibatiba air mengalir besar dari hulu. Makanya pengerjaan

dikebut. Satu eksavator yang sebelumnya rusak, sudah diperbaiki dan langsung dipakai. Kami khawatir sewaktu-waktu aliran air tiba-tiba membesar. Beberapa hari lalu, gundukan pasir sudah hanyut,” tuturnya. Disampaikan pula, sesuai rencana, pembangunan tanggul sepanjang 350 meter ini ditargetkan tuntas paling

lambat sepuluh hari. “Sekarang masih tersisa separuh lebih. Ini dikebut. Untuk mulai kerjanya sudah dari enam hari lalu,” imbuhnya. Kepala BWS Bali-Penida Ketut Jayada mengatakan penanganan sedimentasi dilakukan dengan swadaya sebagai antisipasi terjangan lahar dingin jika Gunung Agung erupsi. “Ini memang sebagai langkah antisipasi,” tegasnya. Selain penanganan sedimentasi dan pembuatan tanggul, juga dilakukan pengamanan tiga jembatan, yakni satu penghubung Kota Semarapura dan Desa Paksebali dan dua yang berlokasi di eks galian C. Ini dilakukan

dengan melapisi tiang dengan bronjong. “Anggarannya sekitar Rp 2,5 miliar,” ungkap Kepala BBPJN VIII Ketut Darmawahana. Jika Gunung Agung erupsi dan terjangan lahar dingin menyebabkan jembatan itu putus, upaya penanganannya sudah disiapkan dengan memasang jembatan bailey. “Jembatan itu tinggal memasang saja. Nanti bisa dibongkar lagi,” tandasnya. Seperti berita sebelumnya, mengacu pada histori 1963, Tukad Unda menjadi salah satu aliran lahar dingin yang memporak-porandakan permukiman pada desa yang berada di pinggirnya. (kmb45)

Anggota Parpol Berjalan Awal November Dilarang Mendaftar Program Angkutan Siswa Menunggu Badan Pengelola

Semarapura (Bali Post) Pemilihan kepala daerah semakin dekat. Menghadapi itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung segera merekrut Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Anggota partai politik dilarang untuk mengikuti pendaftaran. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada mengungkapkan, pendaftaran dan pengumuman hasil perekrutan berlangsung sepekan, dari 12 sampai 19 Oktober. Sesuai aturan, untuk PPS dicari 3 orang dan PPK 5 orang. “Ini untuk masingmasing kecamatan,” jelasnya, Selasa (10/10) kemarin. Hal itu sudah disosialisasikan sejak beberapa waktu lalu. Ditegaskan, syarat pendaftarnya bukan anggota partai politik, berusia di atas 17 tahun, pendidikan minimal SMA dan tidak pernah dihukum sesuai putusan pengadilan di atas lima tahun. “Yang tidak boleh mendaftar adalah anggota partai politik. Itu salah satu syaratnya,” tegasnya. Selain itu, KPU juga membuka pendaftaran partai politik yang siap bertarung pada hajatan politik lima tahunan ini. Dijelaskan, itu baru dilakukan Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Hanya, belum memenuhi persyaratan sehingga berkasnya dikembalikan. “Kalau mendaftar, syarat dukungan minimal 215 KTA dan KTP. Ini yang belum terpenuhi. Pengumpulannya masih ada waktu sampai 16 Oktober. Kalau tidak, tidak akan disertakan dalam verifikasi,” katanya. Sementara itu, untuk Partai Gorkar, PDI-P dan Partai Berkarya masih sebatas konsultasi. “Baru Perindo yang ada. Kalau yang lainnya masih sebatas konsultasi,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/ist

RAPAT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin rapat pembahasan angkutan siswa gratis di Dinas Perhubungan, Selasa (10/10) kemarin.

LAYANAN transportasi siswa gratis dengan memanfaatkan angkutan desa ditarget sudah berjalan paling lambat 1 November mendatang. Kini prosesnya tinggal menunggu badan pengelola. Demikian disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta usai rapat bersama sejumlah OPD di Dinas Perhubungan, Selasa (10/10) kemarin. Pada rapat itu dinyatakan layanan angkutan siswa tak lagi mencakup wilayah perkotaan, namun juga se-Kecamatam Klungkung. Mendukung ini, Dinas Perhubungan sudah diinstruksikan untuk menyiapkan sistem. Dinas Koperasi harus menyiapkan koperasi untuk mempermudah pengelolaan dan Dinas Pendidikan menentukan tempat tunggu dan jumlah siswa. “Seluruh stakeholder sudah saya minta untuk kerja. Organda juga kami minta menghimpun anggota,” tegasnya. Realisasi program tinggal menunggu badan pengelola yang dipilih melalui sistem lelang. Ini

diminta bisa tuntas dalam waktu cepat. “Untuk lelangnya sudah diminta cepat. Biar seminggu selesai. Sekarang baru ada Damri,” ucap Bupati asal Nusa Ceningan ini. Disampaikan lebih lanjut, angkutan yang diperlukan mencapai 80 unit. Hal ini sudah terpenuhi. Guna memberikan rasa aman, kelayakannya juga akan diuji. Kendaraan ini juga diberi sentuhan edukasi. “Angkutan ini diisi edukasi soal bahaya merokok maupun bahaya narkoba. Sopirnya juga dididik. Kalau ada yang mangkal di luar terminal, langsung dikeluarkan,” ucapnya. Anggaran yang dialokasikan pemkab untuk program inovatif ini sekitar Rp 1,2 miliar yang bersumber dari APBD 2017. “Ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” tandasnya. Sementara itu, General Manager Perum Damri I Made Suma Artika menyatakan siap mendukung program ini. Pemkab pun diharapkan bisa segera memenuhi persyaratan yang berlaku, seperti administrasi dan lain sebagainya. (ad662)

Keluh Kesah Pengungsi di GOR Swecapura

Belasan Hari Tinggalkan Rumah, Siang Malam Kepanasan BELASAN hari menghabiskan waktu di tenda memunculkan keluh kesah dari warga Karangasem yang mengungsi di GOR Swecapura, Desa Gelgel. Kenyamanan dirasakan mulai berkurang. Malam dan siang merasa kepanasan. Menginjak siang, suasana di GOR Swecapura, Selasa (10/10) kemarin nampak berbeda. Tenda yang biasanya tertutup, nampak setengah terbuka. Ada pula yang terbuka hanya pada ventilasinya. Pengungsi yang diam di dalam hanya segelintir. Mereka istirahat, berdesakan dengan barang-barang yang diboyong dari kampung halamannya. Ada pula yang tengah sibuk membuat anyaman bambu sembari mengasuh anak-anak yang masih balita. Sekilas seperti di rumahnya sendiri. Berbaur dan sesekali tertawa.

Di luar tenda, nampak pengungsi yang tengah menjemur pakaian. Yang sebelumnya dicuci pada kali yang tempatnya sangat dekat dari GOR. Airnya jernih. Banyak anak-anak yang mandi di sana. Di tengah pemandangan itu, nampak sebagian besar pengungsi berteduh di bawah pohon yang tumbuh di sekitar tenda. Mereka duduk, merasakan sejuknya semilir angin yang berhembus dari selatan. Ada pula yang bercengkrama, berbagi cerita hidup. Menginjak pekan ketiga meninggalkan kampung halaman, keluh kesah mulai muncul. Tak hanya rindu dengan rumah. Tak hanya rindu dengan pekerjaan yang digeluti bertahun-tahun. Namun, mereka mulai merasakan ketidaknyamanan. Seperti pengakuan warga Desa Muncan, Kecamatan Selat, Wayan Seken (56). Akhir-akhir ini,

tidurnya tidak nyenyak. Udara panas sangat dirasakan dalam tendanya saat malam hari. Sangat jarang merasakan sejuk. “Malamnya cukup panas. Susah tidur. Tidak ada kipas,” ucapnya. Kondisi demikian juga dirasakan saat siang hari. Ia nyaris tidak bisa beristirahat. Bahkan lebih sering keluar tenda mencari pohon rindang untuk tempat berteduh. “Apalagi siangnya, sangat panas. Tidak kuat diam di tenda. Harus keluar,” tuturnya. Tak jauh berbeda dengan yang dirasakan pengungsi, Ketut Jati. Selama 18 hari di pengungsian, tidurnya jarang lelap. Kalah dengan keinginannya untuk pulang, menapaki tanah kelahiran. Menghabiskan waktu untuk bekerja demi sesuap nasi. “Sangat ingin pulang. Tapi belum bisa. Semoga tidak lama seperti ini,” tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

JEMUR - Seorang anak tengah menjemur pakaian di halaman GOR Swecapura. Di sekitarnya nampak sejumlah pengungsi tengah berteduh. Mereka merasa kepanasan saat diam di tenda.


Rabu Wage, 11 Oktober 2017

BULELENG

11

’’Workshop’’ Tata Rias

Kader TP PKK Diajarkan Membuat ”Pusung Tagel” Singaraja (Bali Post) – Penggunaan pusung tagel dikenal sebagai ciri khas gaya rambut perempuan Bali. Akan tetapi, belakangan ini, perempuan justru menganggap penggunaan pusung tagel sulit, sehingga mereka enggan menggunakannya. Untuk berpartisipasi mengajarkan teknik memasang pusung tagel, Harian Bisnis Bali yang tergabung dalam Kelompok Media Bali Post (KMB) bersama Salon Agung dan Tim Penggerak (TP) PKK Buleleng menggelar Workshop Tata Rias Kecantikan, Selasa (10/10) kemarin di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja. Ratusan kader TP PKK dan remaja putri antusias menimba ilmu dari pakar kecantikan yang juga pemilik Salon Agung Dra. A.A. Ayu Ketut Agung, M.M. Ayu Ketut Agung mengatakan, penggunaan pusung tagel sebagai ciri khas perempuan Bali harus dijaga kelestarian-

nya agar tidak tergantikan dengan model tata rambut modern belakangan ini. Salah satunya dengan belajar membuat sendiri untuk keperluan sehari-hari maupun menghadiri acara tertentu. Memasang pusung tagel ini tidak sulit, kalau mengetahui tekniknya dengan baik. Selain menguasai teknik, perempuan Bali dituntut berani dan tidak gengsi menggunakan tata rias rambut seperti pusung tagel ini ketika mengikuti kegiatan sehari-hari. Untuk mengajarkan teknik itu, pihaknya keliling Bali untuk mengajarkan ibu-ibu PKK dan remaja putri agar bisa membuat pusung tagel dalam waktu singkat. “Tidak perlu lama-lama penggunan pusung tagel ini hanya membutuhkan waktu lima menit sudah jadi,” katanya. Di sisi lain, Ketut Agung mengatakan, workshop tata rias kecantikan ini menggali potensi ibu-ibu dan remaja putri untuk tertarik mengem-

Bali Post/mud

RAMBUT – Kader TP PKK Buleleng dan remaja putri antusias mengikuti workshop tentang teknik membuat pusung tagel di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja, Selasa (10/10) kemarin.

bangkan bisnis di bidang tata rias. Hal ini penting sejalan perkembangan dunia tata rias kecantikan saat ini begitu pesat dan menjadi kebutuhan masyarakat dalam pelaksanaan upacara keagamaan ataupun acara penting. Usaha di bidang jasa tata rias dapat membantu perempuan di tengah-tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga ataupun pekerjaan lain yang dilakukannya. Selain penggunaan pusung tagel, Ketut Agung juga memaparkan cara menggunakan make up serta tata busana yang baik dan benar untuk ke pura. Dia menekankan, penggunaan pakaian ke pura diharapkan tetap mengedepankan norma kesopanan. Peserta juga diajarkan tentang tata rias Bali modifikasi khususnya tengkuluk lelunakan. Seorang peserta Ni Made Desi Ariani mengatakan, workshop tata rias rambut dari pakarnya langsung perlu lebih sering digelar. Dengan semakin sering para pakar tata rias mengajarkan teknik pembuatan pusung tagel atau model rambut menurut adat Bali akan semakin mudah dikusai oleh perempuan dan remaja putri. Kalau teknik dikuasi, maka dirinya yakin tata rias rambut perempuan Bali tidak akan punah karena kalangan perempuan seperti dirinya bisa membuat sendiri tanpa harus pergi ke salon kecantikan. “Dengan workshop ini, saya megetahui ternyata penggunaannya sangat praktis dan wawasan ini akan saya praktikkan,” katanya. (kmb38)

Lagi, Polisi Tangkap Pengedar Sabu Singaraja (Bali Post) – Kadek AD (25) asal Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng ditangkap polisi karena mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu. AD yang seharihari bekerja serabutan itu ditangkap Senin (2/10) yang lalu di sebuah jalan Banjar Dinas Dangin Yeh, Desa Giri Mas, Kecamatan Sawan sekitar pukul 12.00 Wita. Sebelum ditangkap, polisi mendapatkan informasi bahwa tersangka mengantarkan paket sabu kepada pelanggan di Kecamatan Sawan. Begitu tersangka melintas, polisi langsung memeriksa dan menemukan satu paket sabu seberat 0,30 gram bruto atau 0,10 gram neto. Barang haram itu dibungkus dengan plastik flip kemudian dimasukkan dalam pipet kuning. Tersangka berusaha

mengelabui petugas, dengan membungkus potongan pipet yang berisi paket sabu itu dengan kertas struk pembelian barang di salah satu minimarket. Kepala Satuan (Kasat) Narkoba AKP Ketut Adnyana Tunggal Jasa, S.Sos., S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya, Selasa (10/10) kemarin, mengatakan untuk sementara polisi masih mengembangkan kasus ini. Polisi sudah mengantongi seseorang yang telah diduga menjadi pemasok barang haram kepada para pengedar termasuk pengakuan dari tersangka AD. “Kami masih mengembangkan keterangan tersangka ini dan memang mengarah pada nama bandar yang sering memasok barang kepada pengedarnya,” katanya.

Sementara itu, tersangka AD di hadapan polisi mengaku, bisnis sabu ini dilakoninya karena tidak ada pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan hidup. Selain mendapatkan imbalan uang setelah membawa kiriman sabu kepada pelanggannya, tersangka AD sejak beberapa bulan ini juga menggunakan sabu. “Belum ada satu bulan saya mengantar sabu dan tidak tahu hanya disuruh oleh teman membawa barangnya,” ujarnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka AD dijerat Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat empat tahun, paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. (kmb38)

Bali Post/mud

PENGEDAR – Jajaran Satnarkoba Polres Buleleng menangkap pengedar sabu-sabu asal Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng pada Senin (2/10) lalu.

Disdikpora Susun Ranstra

Singaraja (Bali Post) – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menyusun rancangan program strategis (ranstra) dalam pembangunan pendidikan, kepemudaan dan olahraga untuk lima tahun ke depan. Penyusunan program strategis itu dibahas melalui ajang Rapat Koordinasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Rakordikpora) Selasa (10/10) kemarin di gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja, kawasan eks Pelabuhan Buleleng. Rakordikpora ini dibuka Asisten Tata Pemerintahan Made Arya Sukerta mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Kepala Disdikpora Gede Suyasa mengatakan, seluruh stakeholders dilibatkan dalam Eakordikpora ini untuk membahas rencana strategis

Disdikpora 2018-2022. Hasil pembahasan ini nantinya dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 20182022. Selain itu, stakeholders bersama-sama mengevaluasi capaian pelaksanaan program dan kegiatan prioritas 20132017. “Kita menghimpun saran dan masukan untuk mengumpulkan data dan informasi pembangunan pendidikan pemuda dan olahraga sebagai acuan kita melaksanakan program kegiatan ke depannya,” katanya. Asisten Tata Pemerintahan Setda Buleleng Made Arya Sukerta mengatakan, Rakordikpora media koordinasi dan komunikasi efektif baik secara internal dan antara stakeholders dalam rangka menyusun perencanaan kebijakan pendidikan,

kepemudaan dan keolahragaan guna mempercepat kemajuan bidang Dikpora di daerahnya. Terkait pembangunan bidang Dikpora yang sudah tercapai, Arya Sukerta menilai sudah sangat baik dengan terobosan yang digulirkan Bupati dan Wakil Bupati. Namun, program yang tertunda atau yang belum berjalan, maka dari media rakordik ini dibahas, sehingga dicarikan solusi untuk pelaksanaan dalam lima tahun ke depan sesuai visi dan misi Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. “Pola ini bagus selain membahas program baru juga dibahas bersama program yang belum jalan, sehingga capaian sebelumnya akan bisa ditingkatkan tahun berikutnya,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/mud

SISWA - Suasana belajar siswa SD di Buleleng.

Mengajar Siswa Pengungsi Gunung Agung

Tambah 20 Guru Kontrak

Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng akan mengangkat guru kontrak baru untuk mengajar siswa yang sekarang mengungsi di Kecamatan Tejakula dan sekitarnya. Nantinya, Buleleng menambah 20 orang guru kontrak baru untuk jenjang SD dan guru mata pelajaran untuk jenjang SMP. Gaji mereka dibayarkan melalui dana tanggap darurat yang selama ini dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Demikian diungkapan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gede Suyasa saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Disdikpora di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja, kawasan eks Pelabuhan Buleleng, Selasa (10/10) kemarin. Lebih jauh, Suyasa mengatakan, sejak warga dari Karangasem mengungsi ke Buleleng, Disdikpora bersama Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) Kecamatan Tejakula sudah mendata dan mendistribusikan pengungsi yang berstatus pelajar ke sekolah terdekat dari posko pengungsian. Sampai saat ini, total siswa pengungsi berstatus siswa baik jenjang TK, SD, dan SMP sekitar 2.600 anak. Untuk siswa pengungsi jenjang SD paling banyak melanjutkan pendidikannya di SDN 1 dan SDN 2 Tembok, Kecamatan Tejakula. Masuknya siswa pengungsi tersebut, membuat dua sekolah tersebut harus beroperasi dua kali, yakni shift pagi dan shift siang (double shift). Tidak hanya itu, persoalan lain adalah jumlah guru yang tidak seband-

ing dengan jumlah siswa yang di dua sekolah itu. Selain pada jenjang SD, pengungsi dengan status siswa SMP juga ditampung sementara di SMPN 2 Tejakula. Lagilagi Disdikpora mengalami persoalan dalam melayani pendidikan untuk siswa pengungsi Gunung Agung. Pada jenjang ini, Disdikpora mengalami kekurangan antara empat sampai lima orang guru mata pelajaran. “Sejak ada pengungsi, kami sudah mendata dan siswa pengungsi itu sudah kami sebar ke sekolah-sekolah terdekat. Dari sekian sekolah yang menerima siswa pengungsi, SDN 1 dan SDN 2 Tembok itu yang kebanyakan siswa dan kekurangan guru. Guru mata pelajaran jenjang SMP juga kurang, dan masalah ini sedang kami carikan jalan keluar,” katanya. Menyusul kekurangan guru tersebut, Suyasa mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Satgas Penanggulangan Penanganan Pengungsi Gunung Agung, BPBD dan Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng. Dari koordinasi itu, Disdikpora akan mengangkat

guru kontrak untuk ditugaskan mengajar siswa pengungsi di SDN 1 dan SDN 2 Tembok, serta guru kontrak mata pelajaran SMP. Nantinya, guru kontrak ini akan digaji sesuai regulasi dengan sumber anggaran tanggap darurat bencana yang dikelola BPBD. Tidak hanya itu, Disdikpora juga menyiapkan alternatif lain untuk mengatasi kekurangan guru akibat masuknya siswa pengungsi Gunung Agung. Disdikpora dalam waktu dekat ini mengajukan permohonan kepada Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. agar mahasiswa semester akhir atau lulusan sarjana yang berkualifikasi guru SD atau kualifikasi pendidikan lain untuk sementara bisa bergabung menjadi relawan pendidik membantu sekolah yang sekarang menampung siswa pengungsi. “Dua upaya ini kita lakukan karena memang masuknya siswa pengungsi itu guru kita tidak mampu mengajar siswa di sekolah setempat dan pengungsi. Maunya guru yang bertugas di Karangasem ikut mengajar, tetapi guru PNS

yang bertugas di Karangasem dilarang mengajar ke Buleleng dan anehnya lagi yang diajar siswanya sendiri. Tapi kita tidak ingin pendidikan mereka putus, makanya upaya itu kita lakukan,” tegasnya. Di sisi lain, Suyasa mengatakan, walaupun siswa pengungsi sekarang bisa bersekolah sementara di Buleleng, tetapi siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) dipastikan akan bermasalah hingga terancam tidak akan masuk dalam daftar nominatif peserta UN. Pasalnya, sekolah dan siapa pihak yang mengusulkan siswa pengungsi bersangkutan tidak jelas. Mengatasi persoalan ini, data siswa pengungsi ini seharusnya dimutasi dari sekolah di Karangasem menjadi siswa di Kabupaten Buleleng. Jika ini dilakukan oleh pemerintah asal, maka Disdikpora Buleleng siap menerima dan memproses mutasi tersebut. Mutasi ini sifatnya sementara dan kalau situasi Gunung Agung kembali aman, maka tinggal memutasi kembali data siswa bisa dikembalikan di bawah Disdikpora Karangasem. “Mutasi siswa ini sudah pernah kita koordinasikan, tapi tidak ada tanggapan. Sementara kami hanya fasilitasi sekolah yang menampung dan kesiapan guru dan mebel sekolahnya saja,” jelasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Data pengungsi akibat status awas Gunung Agung di Kabupaten Buleleng terus dimutakhirkan. Ini karena data pengungsi ke Bali Utara mengalami pergerakan yang signifikan. Selain itu, pemutakhiran data berdasarkan nama dan alamat (by name-by address red) untuk melengkapi kartu pengungsi yang akan dikeluarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Data di lapangan menyebutkan, jumlah pengungsi dari Desa Ban dan Dukuh, Kecamatan Kubu, Karangasem di Buleleng sebelumnya tercatat 22 ribu jiwa. Sejalan dengan instruksi pemulangan pengungsi yang berada di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB) I, II, dan KRB III, jumlah pengungsinya turun menjadi 21.996 jiwa. Kendati data pengungsi turun, namun Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan dan Penanganan Pengungsi Gunung Agung Kabupaten Buleleng kembali melakukan pemutakhiran data pengungsi. Tidak saja pada pagi dan siang hari, anggota satgas disebar untuk mendata pengungsi saat malam hari. Ini karena pada pagi

hingga sore hari, pengungsi terutama kepala keluarga kembali ke desanya di Karangasem dan baru kembali ke tenda pengungsian pada malam harinya. Selain itu, pendataan dengan teliti berdasarkan nama dan alamat itu karena banyak identitas pengungsi yang tercatat ganda. Kalau hal ini dibiarkan, maka tidak saja menghambat proses distribusi logistik, namun memicu masalah pada saat pemerintah membagikan kartu identitas pengungsi itu sendiri. Ketua Satgas Penanggulangan dan Penanganan Pengungsi Gunung Agung, Made Arya Sukerta, S.H., usai membuka Rapat Koordinasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Rakordisdikpora) di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja, Selasa (10/10) kemarin, mengatakan, saat ini data pengungsi yang tercatat 22 ribu jiwa. Mereka itu ditampung di Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, Buleleng, Sukasada, dan Kecamatan Gerokgak. Setelah pemutakhiran data sekaligus memindahkan pengungsi dari posko di Desa Les ke tempat fasilitas umum (fasum) dan lahan milik warga di desa setempat, sekarang pengungsi

Gunung Agung di Buleleng tercatat 21.996 jiwa. Data itu belum juga final dan kembali dimutakhirkan karena ada data pengungsi tercatat ganda. Bahkan, indikasi ini menguat sengaja dilakukan untuk mendapatkan jatah bantuan logistik di luar dari petunjuk yang ada. “Saya yakin data ini belum valid, karena mobilisasinya tergolong tinggi. Kadang kita catat sudah di tenda, tapi di tempat fasum datanya kembali muncul, data ini akan kita bersihkan dalam beberapa hari ke depan,” katanya. Menurut pria yang juga Asisten Tata Pemerintahan Setda

Buleleng ini, pemutakhiran data pengungsi ini juga untuk melengkapi rencana Pemprov Bali menerbitkan kartu pengungsi. Rencananya, data yang sudah divalidasi ini akan diserahkan kepada BPBD untuk diterbitkan dalam bentuk kartu pengungsi. Setiap satu kartu akan ada satu nama pengungsi sebagai kepala keluarga dan diikuti oleh nama-nama anggota keluarganya. “Kartunya mirip KK dan satu nama menjadi kepala keluarga dan anggota keluarga. Kalau sudah lengkap, BPBD akan mencetak kartunya sesuai petunjuk Pemprov Bali,” tegasnya. (kmb38)

Satgas Mutakhirkan Data Pengungsi Gunung Agung

Made Arya Sukerta

Bali Post/mud


JEMBRANA

12

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

Pangdam Pimpin Upacara Sertijab Danyonif 741/GN Negara (Bali Post) Upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Yonif Mekanis 741/GN digelar, Selasa (10/10) kemarin di Markas Komando, Lingkungan Tinyeb, Banjar Tengah. Upacara sertijab dari Letkol Inf. Hasan Abdullah, kepada Letkol Inf. Rudy Markiano Simangunsong ini langsung dipimpin Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak. Dalam amanatnya, Mayjen Komaruddin menjelaskan setiap mutasi di lingkungan Kodam IX/Udayana merupakan suatu alih tugas. Dimana tuntutan posisi dalam jabatan yang baru. Alih tugas dan jabatan merupakan prinsip yang dilaksanakan secara konsisten TNI-AD sebagai bagian dari proses kaderisasi dan penyegaran serta tuntutan kebutuhan organisasi. Sertijab Danyonif Mekanis 741/GN ini sebagai upaya mengoptimalisasikan tugas pokok TNI-AD, khususnya Kodam IX/Udayana. Pangdam mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Letkol Inf. Hasan Abdullah atas pengabdianya selama ini. Selanjutnya Letkol Inf. Hasan akan menjabat sebagai Dandodiklatpur Rindam IX/Udayana. Seusai upacara diisi dengan atraksi pembebasan sandra dan peresmian Sasana Tinju Mekanis 741. (kmb26)

Bali Post/olo

SERTIJAB - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak saat mengecek pasukan dalam rangka sertijab Danyonif 741/GN, Selasa (10/10) kemarin.

Obat dan Jamu Berbahaya Masih Beredar

BPOM dan Polisi Telusuri Pemasok Barang

Negara (Bali Post) Meski berulang kali melakukan sidak ke sejumlah toko obat di Kabupaten Jembrana, pihak Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar dan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Jembrana, masih saja menemukan obat dan jamu berbahaya yang dijual bebas ke masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan adanya temuan ketika petugas melakukan razia, Selasa (10/10) kemarin. Ratusan obat dan jamu berbahaya disita petugas dan selanjutnya akan dikembangkan lebih lanjut. Dalam pengembangan ini, pihak BPOM Denpasar akan berkoordinasi dengan kepolisian guna menelusuri siapa pemasok obat dan jamu berbahaya ini. Sebab, adanya temuan berulang-ulang ini, dipastikan ada pemasoknya. Apalagi, sekarang ini juga sedang gencarnya peredaran obat terlarang seperti pil PCC (Paracetamol, Caffeine, dan Carisoprodol). “Para pedagang yang menjual obat dan jamu berbahaya ini sudah diberikan teguran,” kata Kepala Seksi Penyidikan BPOM Denpasar Ni Putu Maryati. Ia menjelaskan pihaknya terus berupaya melakukan antisipasi dengan menggelar razia guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dari produk tradisional yang tidak memenuhi syarat. Terutama yang mengandung bahan kimia yang dilarang beredar. Dari hasil pemeriksaan, jenis yang paling banyak ditemukan adalah obat kuat. Ada sekitar 21 item ditemukan, dan kini sudah diamankan. “Ada empat toko yang diperiksa. Masing-masing toko menjual obat dan jamu berbahaya. Nah, barang itu sudah kami sita,” ucapnya. (kmb26)

Pulang Sekolah, Siswi SD Diduga Dicabuli di Kebun Pisang

Negara (Bali Post) Belum kelar kasus Kepala SD di Yehembang yang mencabuli tiga siswinya, kini kasus serupa kembali terjadi. Kali ini, seorang siswi SD berinisial MI diduga dicabuli oleh pria berumur 50 tahun, MN. Korban dicabuli pelaku di kebun pisang, Senin (9/10) lalu. Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur ini pun dilaporkan orangtua korban dan kini tengah ditangani penyidik Polres Jembrana. Dari informasi yang dihimpun, Selasa (10/10) kemarin, kasus dugaan pencabulan ini dialami korban di kebun pisang di salah satu desa pesisir di Kecamatan Jembrana. Sebelum kejadian, korban baru pulang sekolah. Nah, saat itulah korban diajak ke lokasi. “Ketika itu pelaku mengenakan sarung dan mengajak korban ke kebun pisang,” kata kerabat korban yang namanya tak mau dikorankan. Begitu di tengah kebun pisang, pelaku lantas meminta korban membuka celana dan menutup mata. Kemudian, pelaku lantas mengangkat sarungnya dan mulai beraksi. Pelaku akhirnya mencabuli korban. Usai melakukan tindakan cabul itu, pelaku memberikan uang imbalan Rp 10 ribu kepada korban. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya menerima adanya laporan dugaan pencabulan tersebut. Sejauh ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Sedangkan, untuk pelakunya masih belum ditangkap. (kmb26)

Bali Post/olo

PERIKSA - Petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk sedang memeriksa isi kardus yang diangkut truk boks nopol L 8368 VE. Ternyata isinya ikan tuna beku yang dokumennya tidak sesuai dengan ketentuan.

Dokumen Tidak Sesuai

Polisi Sita Enam Ton Ikan Tuna Beku di Gilimanuk

Negara (Bali Post) Satu truk berisi enam ton ikan tuna beku diamankan di Gilimanuk, Selasa (10/10) kemarin. Ikan tuna beku yang dikemas dalam puluhan kardus itu dikirim dari Surabaya menuju Pelabuhan Benoa. Truk beserta sopirnya, Khoirul Azhari (23), terpaksa diamankan lantaran dari pemeriksaan dokumen pengiriman yang dibawa, tidak sesuai dengan pengiriman. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa melalui Kanit Reskrim AKP I Komang Mulyadi mengatakan truk boks dengan nomor polisi L 8368 VE ini sebelumnya dicurigai petugas membawa komoditi Karantina. Petugas kemudian memeriksa dan meminta kepada sopir asal Bojonegoro, Jawa Timur membuka pintu boks. Ternyata di dalamnya terdapat puluhan kardus yang isinya ikan tuna beku. Ketika ditanya terkait dokumen Karantina, sopir

langsung menunjukkannya. Namun dari pengecekan dokumen tersebut, tidak sesuai dengan pengiriman. “Komoditi ini dibawa menggunakan angkutan darat dari Surabaya. Tapi yang disebutkan dalam dokumen menggunakan angkutan laut dari Maumere tujuan Benoa. Jadi secara aturan,

bahwa keabsahan dokumennya tidak sah,” terang AKP Mulyadi. Tidak sesuainya dokumen itu membuat tim yang tergabung dalam UKL (Unit Kecil Lengkap) di Pos II itu membuat sopir dan truk dibawa Polsek Kawasan Laut Gilimanuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sesuai UU RI No. 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan terhadap setiap pengiriman komoditi antarpulau harus dilengkapi surat keterangan kesehatan dari kantor karantina asal. Hal tersebut berlaku untuk setiap pengiriman hewan, ikan dan tumbuhan, bahan hewan, hasil bahan hewan, ikan dan tumbuhan dari satu pulau ke pulau lainnya. Sementara itu, dari pengakuan sopir, ia hanya bertugas mengantar dari Surabaya ke Benoa. Truk

yang digunakan merupakan kendaraan ekspedisi barang. Sopir mengaku hanya diberikan surat yang tidak sesuai itu. Kompol Subawa mengingatkan agar untuk mengangkut atau membawa barang jenis apapun, agar dicek kembali sebelum berangkat ke tujuan. Baik kelengkapan surat-surat diri, kendaraan dan barang yang dibawa. Selanjutnya kasus ini nantinya akan dilimpahkan ke Kantor Karantina Ikan Wilayah kerja Gilimanuk untuk tindak lanjut. (kmb26)


KARANGASEM

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

Bantuan Drone Diajukan

Pantau Dasar Kawah Gunung Agung Amlapura (Bali Post) Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengajukan bantuan drone ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat. Pengajuan drone itu dilakukan untuk memantau perkembangan yang terjadi di dasar kawah gunung tertinggi di Bali itu. Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani, Selasa (10/10) kemarin mengungkapkan, pihaknya memang mengajukan drone ke BNPB. Tujuannya untuk memantau secara visual terkait perkembangan terkini yang terjadi di dasar kawah Gunung Agung itu. Sebab, dengan status awas Gunung Agung, saat ini petugas PVMBG tidak berani naik ke puncak memantau aktivitas di puncak. Alasannya, naik ke atas dikatakan sangat berbahaya. “Drone baru diajukan ke BNPB. Masalah drone itu didatangkan dari mana kita tidak tahu. Termasuk bagaimana jenis drone itu, kita belum tahu. Pihak BNPB yang akan menyediakan. Yang pasti drone yang dipakai memantau bisa mencapai kawah,” katanya. Kasbani mengatakan, pemantauan menggunakan drone itu dipakai sebagai data tambahan. Selama ini sudah dipergunakan sejumlah alat yang ditaruh di lerang Gunung Agung. Dengan pemantauan secara visual memakai drone dari atas kawah itu maka data yang dikumpulkan bisa lebih banyak. Sehingga pihaknya bisa melakukan evaluasi berdasarkan data yang didapat dari alat tersebut. Kepala Sub-Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Devy Kamil Syahbana menjelaskan, jika disetujui drone yang dipakai memantau dari puncak kawah itu bukan drone biasa, seperti umumnya diketahui masyarakat selama ini. Melainkan drone yang lebih besar dan tanpa awak. “Jenis drone apa yang akan dipakai nanti kita kurang tahu. Kalau drone besar seperti drone militer memang membutuhkan landasan sekitar 300 meter. Drone itu tidak bisa diterbangkan dari sini. Kemungkinan diterbangkan melalui utara. Kita juga belum tahu pasti kapan dilakukan memantau memakai drone itu. Karena hari ini, BNPB rencananya mau datang ke sini (pos pemantauan - red) untuk melakukan koordinasi dengan kita,” jelas Devy Syahbana. Berdasarkan informasi yang diperoleh, tim survei penerbangan drone sudah melakukan pengecekan lokasi di Tulamben. Survei itu dilakukan untuk mencari lokasi yang tepat untuk penerbangan drone tersebut. (kmb41)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem

Besakih (SWIB)

0363 21791

Penjagaan Polres

0363 21220

PMI

0363 21789

Polsektif Karangasem 0363 23222

PDAM

0363 21363

Polsek Kota

0363 21167

PLN

0363 21711

Polsek Manggis

0363 41768

BPBD/ESR

0363 22173

Polsek Rendang

0363 23082

Badan SAR

0363 21135

Polsek Selat

0363 24187

Pemadam Kebakaran 0363 21113

Polsek Abang

0363 23330

URD RSUD

0363 21011

Polsek Kubu

0363 22988

11 RSUD

0363 21470

Polsek Sidemen

0363 21709

12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152

Polsek Bebandem

0363 22110

13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254

Polsek Candidasa

0363 41677

14 SMAN 1 Manggis

0363 41668

Polsek KP3 Padangbai 0363 41388

15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288

Radio Suara Widya

16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483

13

Posko Desa Menanga Krisis Air Bersih

Butuh Tandon Penampungan Air Amlapura (Bali Post) -

Posko pengungsian yang berada di UPT Dinas Pertanian, Desa Menanga, Rendang, sejak beberapa hari mulai krisis air bersih untuk para pengungsi. Atas kondisi itu, pengungsi mulai kesulitan mencari air untuk diminum maupun dipakai memasak. Selain itu, persedian air di masing-masing toilet juga mulai habis. Pengelola logistik di Posko Induk Rendang, I Wayan Sudiarta, Selasa (10/10) kemarin mengungkapkan, saat ini keperluan air bersih memang menjadi kendala utama. Pasalnya, sejak beberapa hari ini, air bersih mulai krisis. Atas kondisi itu, para pengungsi yang berada di posko pengungsian di Dinas UPT Pertanian ini mulai kesulitan air bersih. Bukan saja untuk memasak juga untuk diminum. Persediaan air bersih yang ada di masing-masing toilet juga sudah habis sejak beberapa hari lalu. “Sekarang ini, pasokan air bersih memang sangat kita perlukan. Bahkan sekarang ini toilet sudah mengeluarkan bau menyengat. Bau menyengat sudah tercium sejak seminggu lalu karena tidak ada air dipakai menyiram,’’ katanya.

Sudiarta menambahkan, bantuan air PDAM memang sudah ada. Hanya, kurang maksimal. Alasannya, bantuan yang diberiakn tidak setiap hari. Sebelumnya pernah Dinas PU Provinsi berniat membatu air bersih. Sudah disurvei ke ke sini. Tetapi sampai saat ini bantuan tak kunjung datang ke posko pengungsian. Pihaknya meminta bantuan tandon air sebagai tempat menampung air bersih. Sebab, kalau ada tandon penampungan air itu, maka air keran ketika hidup bisa ditampung di sana. Demikian juga ketika disuplai air ke mari. Sehingga pengungsi bisa memanfatkan air tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tetapi sekarang ini belum bisa menampung air, karena belum adanya penampungan air

Bali Post/kmb41

LOGISTIK - Pendistribusian logistik ke tempat-tempat pengungsian yang tersebar di Kecamatan Rendang, Selasa (10/10) kemarin. tersebut. “Kita sangat harapkan bantuan itu. Semoga nantinya ada yang membantu tempat penampungan air bersih,” harapnya. Perlu juga bantuan obat-obatan. Baik memang kalau dibangun posko pengobatan berikut dokter dan perawatnya stand by di sini. Sejauh ini, petugas dan juga relawan staminanya mulai

menurun. Termasuk sejumlah pengungsi mulai sakit akibat cuaca tak menentu. Dengan adanya tenaga kesehatan, maka para pengungsi yang sakit bisa mendapatkan pengobatan langsung. Terkait stok logistik, kata Sudiarta, sampai saat ini logistik masih mencukupi. Hanya, pihaknya masih mengharapkan

bantuan berupa sayur-sayuran. Sebab, pengungsi mulai jenuh mi instan. “Kita butuh bantuan sayur-sayuran. Karena hampir tiga mingguan pengungsi mengonsumsi mi instan. Mereka mulai jenuh,” jelasnya sembari juga berharap bantuan terpal dipakai dinding pengungsi saat hujan turun agar tidak terkena air. (kmb41)

Dewan Sayangkan, Pembahasan KUPA-PPASP Ditunda di Tengah Jalan RAPAT pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (KUPA-PPASP) 2017 antara Banggar DPRD Karangasem dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Karangasem di DPRD Karangasem, Selasa (10/10) siang kemarin, diwarnai insiden. Rombongan eksekutif yang dipimpin Sekda Gede Adnya Mulyadi mendadak minta rapat ditunda. Padahal saat itu sedang didaulat membacakan rincian program yang direncanakan pemkab pada APBD Perubahan 2017 ini. Rapat yang dimulai sekitar pukul14.00 Wita itu merupakan lanjutan dari sidang paripurna penyerahan rancangan KUPA-PPAS yang kelar sejam sebelumnya. Pada sidang paripurna itu terungkap pada anggaran perubahan ini kondisi keuangan Pemkab Karangasem memprihatinkan. Naiknya aktivitas Gunung Agung hingga level awas, menjadikan PAD

Karangasem hancur-hancuran. Target di anggaran perubahan diproyeksikan menurun Rp 37,4 miliar dari Rp 243,6 miliar pada anggaran induk menjadi hanya Rp 196,2 miliar pada anggaran perubahan. Bupati IGA Mas Sumatri mengatakan PAD anjlok karena dua sumber pendapatan utama yakni pariwisata dan galian C terganggu oleh aktivitas vulkanik Gunung Agung. Sejak status awas, pendapatan dari galian C bahkan nol. “Sektor galian C sudah total loss,” katanya. Tetapi, bukan anjloknya PAD yang membuat dewan sewot. Mereka kecewa berat karena rapat pembahasan KUPA-PPASP yang sudah dibuka oleh Ketua Dewan I Nengah Sumardi mendadak ditunda secara sepihak oleh Sekda Adnya Mulyadi. Permintaan menunda itu disampaikan setelah Sekda menerima pesan singkat di ponselnya. “Pesan dari siapa itu, kami tidak tahu. Yang jelas dengan penundaan

ini akan membuat pembahasan jadi molor,” ungkap Sumardi usai rapat. Pada awal dibuka, rapat sepertinya akan berjalan lancar. Sekda pun mengaku sudah mendapat mandat dari atasannya untuk memimpin rombongan eksekutif. Namun ketika anggota dewan Komang Sartika menanyakan apakah Sekda siap mempertanggungjawabkan hasil rapat nantinya, Sekda malah menjawab gamang. Dia bahkan tak berani memberi jaminan hasil rapat akan sepenuhnya menjadi acuan eksekutif. Sartika usai rapat mengaku terpaksa mempertanyakan kapasitas Sekda karena berkaca pada pengalaman pembahasan KUA-PPAS 2017 lalu. Saat itu, rombongan eksekutif juga dipimpin Sekda, tapi ternyata dalam implementasinya, keputusan rapat yang seharusnya bersifat mengikat banyak dianulir eksekutif. “Malah ketika kemudian pembahasan APBD induk, dewan dikatakan

RANCANGAN KUPA-PPASP 2017 - Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi menerima Rancangan KUPA-PPASP 2017 dalam sidang paripurna, Selasa (10/10) kemarin. menyandera Bupati. Kami minta ketegasan Sekda agar kejadian serupa tidak terulang, sehingga kesannya kami yang menghambat pembahasan,” tegasnya. Rapat pembahasan KUPAPPAS rencananya dilanjutkan pukul 19.00. Dewan mendor-

ong pembahasan dipercepat sehingga segera bisa membahas APBD Perubahan. “Dalam situasi seperti ini, kita perlu gerak cepat. Tadi semua fraksi sepakat agar Ibu Bupati langsung memimpin rombongan eksekutif,” jelas Ketua Dewan Nengah Sumardi. (ad 663)

16.237 Ternak Belum Dievakuasi

Satgas Siapkan 43 Titik Pengungsian Memasuki pekan ketiga status awas, evakuasi ternak warga rupanya masih belum tuntas. Keengganan warga mau mengungsikan ternak sapi, kambing maupun babi itu ternyata masih menjadi kendala. Padahal, pemerintah sudah siap memfasilitasinya. Utamanya terkait sarana angkut, lahan pengungsian, hingga keperluan pakannya. Saat ini tercatat 16.237 ekor ternak warga yang belum dievakuasi. Padahal, pemerintah sudah menyediakan 43 titik tempat pengungsian berikut pakannya. Bagaimanakah solusi mengatasi hal itu?

Bali Post/gik

TERNAK DIUNGSIKAN - Ternak sapi warga dari Desa Jungutan yang diungsikan ke Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem.

SATGAS Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Ni Wayan Patmawati, Senin (9/10) siang, mengatakan 16.237 ekor ternak warga di zona awas ini sudah terdata. Sebetulnya, hanya tinggal diangkut. Dari jumlah itu terbagi sebanyak 1.593 ekor ternak babi, 11.420 ekor ternak sapi, dan 3.224 ekor ternak kambing. Petugas saat ini sedang berupaya membujuk para pemilik ternak agar ternak-ternak itu bisa dievakuasi ke tempat aman. Selain pemerintah siap memfasilitasi dengan kendaraan, petugas bahkan siap menempatkannya di mana saja. Terpenting bisa menjauh dari

zona awas. Tetapi, banyak yang menolak menaikkan sapinya ke atas truk. Alasannya merasa lebih mudah mencari pakan di tempat asalnya. Padahal, selain memfasilitasi truk angkut untuk mengungsi ternak, juga tempat layak dan aman. Selain itu, pemerintah juga menyediakan pakan konsentrat di lokasi pengungsian ternak itu. Untuk pakan hijau, warga bisa mencarikannya sendiri di sekitar lokasi titik pengungsian ternak itu. Sehingga, para pengungsi itu bisa sambil berkegiatan di sekitar lokasi pengungsian. “Daripada ternaknya ada

di zona awas. Sebaiknya kan mau dievakuasi saja. Biar ternaknya bisa benar-benar aman. Kita juga tenang,” kata Patmawati. Sejak pemerintah memfasilitasi titik penampungan ternak warga, sudah ada 5.554 ternak warga diamankan. Terdiri dari ternak sapi 4.849 ekor, babi 196 ekor, dan kambing 509 ekor. Artinya, melihat data ini Satgas PKH masih punya tugas berat, untuk segera mengevakuasi ternak lainnya yang masih cukup banyak. Total populasi ternak warga di zona awas sekitar 30 ribu ekor. Di luar dari yang terdata, warga sudah mengungsikan sendiri ternak mereka ke tempat-tempat di dekat pengungsian mereka, untuk memudahkan mencarikan pakan ternak. Ada pula ternak yang diobral murah. Alasannya mereka takut ternaknya mati di desa yang ditinggalkan. Saat ini, Satgas PKH selain mengupayakan evakuasi ternak warga, mereka juga sedang mencari sumber-sumber pakan ternak. Misalnya jerami dikumpulkan sebagai pakan

ternak jangka panjang. Sebagai persiapan untuk pakan, pihaknya melakukan fermentasi pada jerami itu. Salah satunya dipusatkan di Desa Ngis, Manggis. “Ini sebagai antisipasi, kalau terjadi erupsi, ternak warga sudah ada pakan cadangannya,” tegasnya. Wakil Komandan Satgas Penanganan Bencana Erupsi Gunung Agung AKBP I Gede Ardana mengakui perlu upaya ekstra membujuk warga di zona awas untuk segera mengungsi berikut ternaknya, karena ekonomi warga sangat mengandalkan peternakan. Pemerintah sudah mengupayakan menampung ternak mereka, tetapi warga belum paham betul. Mereka masih enggan mengikuti arahan pemerintah. Saat ini petugas terus bergerak ke desa-desa di zona awas itu untuk membujuk setiap warga yang ditemui agar segera mengungsi ke tempat aman. “Nanti di setiap jalan di zona awas akan dipasang police line. Untuk mengingatkan warga agar untuk sementara tidak memasuki daerah itu,” tegas Kapolres Karangasem ini. (gik)


TABANAN

14

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

2016, Tabanan Bangun 13 Embung

Tahun Ini Dijatah Empat

PEMBICARA - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menjadi pembicara pada Seminar Nasional DWP 2017 bertema ‘’Perempuan Sehat Pelaku Ekonomi Andal’’ di Jakarta Selatan, Selasa (10/10) kemarin.

Bupati Eka Tularkan Semangat Membangun Daerah kepada Persatuan Dharma Wanita BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menularkan semangat untuk membangun daerah kepada wanita Indonesia yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan (DWP) Seluruh Indonesia saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional DWP Tahun 2017 di Birawa Assembly Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (10/10) kemarin. Bupati yang akrab disapa Eka ini menyebutkan, pembinaan terhadap perempuan sangatlah penting. Jika perempuan diberikan wadah untuk berekspresi, nantinya bisa menjadi partner pemerintahan dalam membangun daerahnya di berbagai sektor. ‘’Melalui kegiatan ini, saya ingin memberikan motivasi kepada kaum perempuan supaya bisa menularkan semangat untuk sama-sama terjun ke lapangan bahkan menjadi kepala daerah. Tidak di Tabanan saja, semua wanita dari Sabang sampai Merauke harus maju,’’ ujarnya. Srikandi asal Banjar Tegeh, Angseri ini menambahkan, ada beberapa hal yang sudah dilakukan dalam hal membina perempuan di Tabanan. Seperti dalam hal kemajuan ekonomi, pemerintah menaunginya dalam bentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang di dalamnya menampilkan karya hasil ibu-ibu baik itu makanan maupun kerajinan tangan. ‘’Dari segi kuliner, ibu-ibu terus dilatih untuk menciptakan makanan khas yang harganya kaki lima tapi rasanya bintang lima. Selain itu, kaum ibu juga dilatih untuk mengelola desa wisata yang saat ini sudah ada 44 desa wisata. Ibu-ibu dituntut mampu memberikan pelayanan yang baik kepada turis yang datang,’’ jelas Eka. Ia berharap melalui kegiatan seminar yang bertema ‘’Perempuan Sehat Pelaku Ekonomi Andal’’ bisa muncul kader muda dari perempuan yang hebat di bidangnya. Tidak hanya hebat di politik, melainkan di bidang kuliner, kesenian dan kesehatan. ‘’Jadi, saat ini semua punya kesempatan, tidak hanya kaum laki-laki. Karena kalau laki-laki maju sendirian akan lama, makanya harus ditambah kinerja perempuan. Terbukti pengangguran saat ini berkurang, karena perempuan ikut bergerak,’’ tandas bupati perempuan pertama di Bali ini. Pada akhir materinya, Bupati Eka mengajak kaum perempuan khususnya ibu-ibu untuk datang ke Tabanan supaya bisa melihat langsung dan belajar. ‘’Kalau langsung datang, yang harusnya perlu tiga tahun maka dalam setahun bisa jalan, karena saya akan buka semua tips dan regulasi dalam mengelola daerah,’’ sebutnya. Sementara itu, Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat Wien Ritola Tasmaya mengungkapkan, seminar diadakan dalam rangka meningkatkan sumber daya anggota DWP sebagai center of excelence. ‘’Peran wanita sangat penting untuk kemajuan bangsa. Wanita tidak boleh ketinggalan dalam hal apa pun, baik itu bidang sosial, kesehatan maupun ekonomi,’’ tegasnya. Acara juga dihadiri lebih dari 1.500 orang anggota DWP instansi pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/ kota dan masyarakat umum. (ad673)

Tabanan (Bali Post) Tahun 2016, Tabanan mendapatkan jatah 15 paket pembangunan embung pertanian dari pemerintah pusat. Namun, dari 15 paket itu hanya 13 paket terealisasi. Dua paket embung yang tersisa dikembalikan dananya kepada pemerintah. Alasannya, dua paket embung itu tidak terealisasi lantaran subak merasa tidak mampu melakukan pembangunan embung. Pertimbangannya, kondisi geografis subak yang tidak mendukung. Kepala Dinas Pertanian I Nyoman Budana, Selasa (10/10) kemarin, mengatakan tidak semua persawahan di Tabanan mendapatkan air secara cukup sepanjang tahun. Akibatnya, penanaman padi sebanyak dua kali tidak bisa dilakukan setahun. Meski ada sumber air, karena kondisi geografis maupun musim kemarau menyebabkan musim tanam dibeberapa subak hanya dilakukan saat musim hujan saja. Untuk itu, subak yang memiliki sumber air, tetapi kesulitan mendapatkan air, disarankan minta bantuan pendanaan ke pusat. Salah satunya untuk membangun embung pertanian. Tahun 2015 Tabanan malah dapat jatah 26 paket pembangunan embung pertanian. Tahun 2016 menurun hanya 15 paket. Itu pun terealisasi 13 paket. Sedangkan tahun 2017 ini kembali turun. Dan hanya dapat empat paket embung pertanian. Subak yang menerima adalah Subak Pama Desa Tua Marga, Subak Pasakan Tp Bangan Desa Luwus Baturiti, subak Tingkih Kerep Desa Tengkudak Penebel dan Subak Tuka Tempek Pekarangan Desa Perean Tengah, Baturiti. Bantuan paket tahun 2017 ini berupa uang, masing-masing digelontor

Tabanan (Bali Post) Setelah memanggil pengurus dan pengawas Koperasi Sari Ajeg Mandiri, Dinas Koperasi dan UKM Tabanan (Diskop) berencana memanggil para anggota. Pemangilan itu rencananya dijadwalkan 16 atau 17 Oktober. Diharapkan para anggota Koperasi Sari Ajeg Mandiri siap sesuai jadwal. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Selasa (10/10) kemarin mengatakan, sebelumnya pihak Diskop telah memanggil pengurus dan pengawas Koperasi Sari Ajeg Mandiri Jumat (6/10)

Dongkrak PAD, Mekanisme Birokrasi Jangan Dipersulit PAD itu sesungguhnya bisa dengan mudah tercapai dari sektor pajak. Dengan catatan, mekanisme birokrasinya tidak dipersulit. Kalau pemerintah ingin PAD-nya terdongkrak, evaluasi juga birokrasinya. Jika alurnya simpel, mudah mengurus, masyarakat pasti tidak akan mengeluh. Baiknya pakai pendekatan kinerja efektif, yakni kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang membedah topik “Kebijakan BBNKB Diusulkan Ditinjau’’. Acara ini disiarkan di Radio Global FM 96,5 Bali, Selasa (10/10) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. jak. Jika saja pengurusan pajak dan administrasi lainnya mudah alias tidak ribet, apa yang menjadi target pemerintah pasti tercapai. Demikian disampaikan Wayan Gama di Singaraja, Fera di Tabanan, Budiada di Tabanan dan Hari di Karangasem. Kebijakan BBNKB itu diusulkan ditinjau. Ditinjau berupa apa? Ini mesti dijelaskan, kata Werdha di Gianyar. Dikatakan sama dengan keluhan pendengar sebelumnya. Kejadian sama sering dialaminya, pada akhirnya masyarakat penunda pembayaran pajak kendaraan bermotor atau malah malas mengurus. Mengurus kendaraan bekas balik nama juga ribet, perlu identitas pemilik asli. Mau dicari dimana? Mau bayar pajak kok ribetnya seperti ini? Demikian keluhnya. Lain halnya jika rakyat meminta

EMBUNG - Salah satu embung pertanian di Tabanan. epakatan sebelumnya,’’ ujar Budana. Persyaratan lain bantuan embung pertanian itu hanya pada subak yang punya sumber air.

Dengan adanya embung pertanian, ini diharapkan petani bisa menanam padi lebih sering, yakni dua kali setahun dan palawija sekali.

Bali Post/kmb24

Dengan bertambahnya masa tanam padi, maka tujuan Pemkab Tabanan meningkatkan jumlah luas tanam bisa tercapai. (kmb24)

Anggota Koperasi Sari Ajeg Mandiri Dipanggil

Warung Global

Kalau bisa dipermudah buat apa dipersulit. Pemeo ini sudah sering kita dengar di kalangan masyarakat ketika mengurus administrasi atau yang berhubungan dengan tata tertib. Terlebih pengurusan pajak. Tapi tidak semudah apa yang sering terdengar. Istilah tadi itu justru tak semudah diucapkan. Malah seribu persen kebaikannya terjadi di lapangan. Justru prosesnya dipersulit. Entah ada oknum sengaja mempersulit atau memang sistemnya dibuat ribet. Yang jelas masyarakat ingin mengurusnya jadi enggan dan malas. Padahal sudah sadar dan taat membayar pajak. Dengan menyertakan kelengkapan identitas berupa KTP asli, si pemiliki kendaraan itu malah disulitkan. Padahal rakyat tidak masalah jika harus dikenakan sanksi administratif jika terlambat pembayaran pa-

Rp 100 juta. ‘’Pengerjaan embung pertanian ini sedang berlangsung. Hanya Subak Tingkih Kerep yang sudah selesai pembangunannya,’’ ujar Budana. Ia melanjutkan, sebelum mendapatkan bantuan pembangunan embung pertanian, terlebih dulu subak itu mengirimkan proposal. Proposal itu kemudian disurvei Dinas Pertanian. Jika persyaratannya memenuhi, maka bantuan dana akan turun. Adapun pembangunan embung pertanian ini berupa bangunan empelan. Tujuannya, meninggikan air, pintu air dan pintu penguras. Embung pertanian itu dibangun ditengah-tengah sumber air. Dalam hal ini sungai, itu berfungsi meninggikan air sehingga bisa mengairi sawah. Sisa air yang tidak tertampung itu kemudian dibuang kembali ke aliran sungai. Karena sifatnya menaikkan ketinggian air. Tentu hal ini berpengaruh pada debit air yang berada di hilir. Agar tidak terjadi protes, sumber air tersebut harus merupakan milik atau jatah subak bersangkutan. Sehingga tidak ada subak lainnya yang dirugikan. ‘’Jikalau sumber air itu dipakai bersama dengan subak lain. Maka harus ada kes-

uang kepada Negara boleh dipersulit. Yang jelas masyarakat sudah sadar taat bayar pajak. Karena itu jangan dipersulit, apalagi dicekik lagi. Kalau nanti ada razia dan pengendara kena tilang. Mengenai besaran pajak BBNKB di Bali beda dengan daerah lainnya, Febri di Denpasar mengusulkan mestinya tidak ada pembedaan sementara di luar 10-12 persen di Bali malah dikenakan 15 persen. Kalau boleh sebaiknya pajak BBNKB itu bila perlu dihapuskan. Arya di Denpasar dan Yoga di Bangli menyampaikan, kenapa tiga tahun tak tercapai targetnya, ya karena birokrasinya dipersulit. Kalau pemerintah ingin dongkrak PAD evaluasi juga birokrasinya. Jika alurnya simpel, mudah mengurus, masyarakat pasti tidak akan mengeluh. (sikha)

lalu. Dalam saat itu, anggota memang tidak diikutsertakan. ‘’Kami panggil pengurus dan pengawasnya dulu, guna kami paparkan hasil investigasi. Setelah itu barulah anggota kami panggil. Tujuannya, menindaklanjuti temuan tim investigasi dari dinas dan mensosialisasikan kepada anggota,” jelasnya. Pemanggilan anggota Koperasi Sari Ajeg Mandiri ini, lanjut Dalem Tresna, selain akan dipaparkan hasil investigasi juga mencari informasi tambahan. Apakah indikasi penipuan manager koperasi itu diketahui anggotanya. Dari hasil investigasi, dinas menyimpulkan ada kesalahan pada manager dan pengurus koperasi bersangkutan. Utamanya laporan palsu Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang disetorkan ke dinas. ‘’Pada laporan palsu itu terjadi selisih Rp 4 miliar antara aset dan kewajiban yang berakumulasi selama lima tahun,’’ jelasnya. Pada RAT, Dalem Tresna mengakui Koperasi Sari Ajeg Mandiri rutin menggelarnya setiap tahun. Hanya beberapa tahun terakhir ini pihak Koperasi tidak pernah mengundang dinas datang saat RAT.

Bali Post/kmb24

GEDUNG - Tampak gedung Koperasi Sari Ajeg Mandiri yang biasanya ramai pengunjung sekarang yang datang bisa dihitung dengan jari Diskop sendiri mendorong koperasi membentuk tim penyelesaian sengketa. Ini sesuai motto koperasi yakni dari kita, oleh kita dan untuk kita. Pihak Diskop menargetkan tim bisa penyelesaian kasus Koperasi Sari Ajeg Mandiri

dalam waktu singkat. ‘’Tim penyelesaian sengketa nantinya beranggotakan pengurus, pengawas dan sejumlah anggota koperasi bersangkutan. Semoga

kasus yang mendera Koperasi Sari Ajeg Mandiri bisa cepat mendapatkan jalan penyelesaian yang lebih baik,’’ ujar Dalem Tresna. (kmb24)


15

Rabu Wage, 11 Oktober 2017 Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa --------------- Grup D ------------------------------------------------Moldova Serbia Wales

vs vs vs

Austria Georgia Irlandia

1. Serbia 2. Irlandia 3. Wales 4. Austria 5. Georgia 6. Moldova

10 10 10 10 10 10

3 4 5 3 5 2

6 5 4 4 0 0

1 1 1 3 5 8

0-1 1-0 0-1

20-10 21 * 12-6 19 13-6 17 14-12 15 8-14 5 4-23 2

--------------- Grup G ------------------------------------------------Albania Macedonia Israel

vs vs vs

Italia Liechtenstein Spanyol

1. Spanyol 2. Italia 3. Albania 4. Israel 5. Macedonia 6. Liechtenstein

10 10 10 10 10 10

1 2 1 0 2 0

9 7 4 4 3 0

0 1 5 6 5 10

0-1 4-0 0-1

36-3 28 * 21-8 23 10-13 13 10-15 12 15-15 11 1-39 0

--------------- Grup I ------------------------------------------------Finlandia Islandia Ukraina

vs vs vs

Turki Kosovo Kroasia

2-2 2-0 0-2

1. Islandia 10 7 1 2 16-7 22 * 2. Kroasia 10 6 2 2 15-4 20 3. Ukraina 10 5 2 3 13-9 17 4. Turki 10 4 3 3 14-13 15 5. Finlandia 10 2 3 5 9-13 9 6. Kosovo 10 0 1 9 3-24 1 ----------------------------------------------------------------------------Ket. * = lolos ke putaran final. ----------------------------------------------------------------------------Tim yang lolos ke putaran final : Tuan rumah : Rusia. Eropa : Belgia, Inggris, Jerman, Islandia, Polandia, Serbia, Spanyol. Afrika: Mesir, Nigeria. Asia: Iran, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan Amerika Utara, Tengah dan Karibia : Kosta Rika, Meksiko. Amerika Selatan : Brazil.

Bali Post/rtr

Penyerang Arsenal Olivier Giroud melepaskan tendangan ke gawang.

Tendangan Kalajengking Giroud Masuk Nominasi Gol Terbaik FIFA

Zurich Gol ‘’tendangan kalajengking’’ yang dibuat penyerang Arsenal Olivier Giroud saat melawan Crystal Palace musim lalu masuk dalam tiga besar kandidat untuk penghargaan gol terbaik FIFA. Giroud bersaing dengan gol pemain muda putri Venezuela Deyna Castellanos dan kiper Oscarine Masuluke untuk memperebutkan Piala Puskas. Giroud mencetak gol pada pertandingan Liga Inggris yang berlangsung pada 1 Januari, menghasilkan sentuhan akrobatik dengan tumit kirinya untuk mengonversi umpan silang Alexis Sanchez, sehingga menciptakan gol. Arsenal memenangi pertandingan itu dengan skor 2-0 dan Giroud, yang mengakui setelahnya bahwa ia sedikit beruntung. Ia juga menyebutkan itu merupakan gol terbaik yang pernah dibukukannya. Pemain 31 tahun itu merupakan pemain Prancis ketujuh yang dinominasikan untuk penghargaan ini, namun merupakan pemain Prancis pertama yang masuk dalam tiga besar, kata badan sepak bola dunia FIFA dalam situsnya (www.fifa.com), Selasa (10/10) kemarin. Castellanos merupakan pemain putri kedua Venezuela dalam dua tahun berturut-turut yang menembus tiga besar. Ia dinominasikan untuk golnya yang diciptakan dari tengah lapangan saat melawan Kamerun pada Piala Dunia putri U-17 di Yordania tahun lalu. Pemain 18 tahun itu mengikuti jejak kompatriotnya, Daniuska Rodriguez, yang golnya masuk tiga besar tahun lalu namun kalah dari tendangan bebas pemain Malaysia Mohd Faiz Subri yang dibukukan dari jarak 35 meter. Pemain Afrika Selatan Masuluke merupakan kiper pertama serta pemain pertama dari Afrika yang masuk tiga besar. Golnya tergolong spektakuler karena ia melakukannya dengan salto pada menit terakhir untuk Baroka FC saat melawan Orlando Pirates tahun lalu. Pemenang penghargaan ini, yang dinamai dengan nama almarhum kapten Hungaria Ferenc Puskas, akan diputuskan oleh publik dan diumumkan pada perayaan pemain tahunan FIFA di London pada 23 Oktober. (afp/ant)

Cahill Akhiri Petualangan Suriah Sydney -

Australia masih memiliki peluang untuk tampil di putaran final Piala Dunia 2018. The Socceroos mengakhiri petualangan negeri yang diporakporandakan perang, Suriah, 2-1 lewat dua gol Tim Cahill pada pertandingan kedua putaran playoff Asia, Selasa (10/10) kemarin di Sydney. Pada pertandingan di Stadion Olimpiade, gol Cahill di babak tambahan membawa Australia meraih kemenangan keseluruhan 3-2 setelah pekan lalu ditahan imbang 1-1. Dengan kemenangan ini, tim asuhan Ange Postecoglou menuju putaran playoff terakhir melawan peringkat keempat zona Amerika Utara, Tengah dan Karibia (CONCACAF) yang saat ini ditempati Panama. Cahill membuka keunggulan tim tuan rumah dengan trademark-nya yakni sundulan kepala pada menit ke-13. Gol ke-50-nya di laga internasional ini menjaga harapan Australia untuk keempatkalinya berturut-turut tampil di putaran final Piala Dunia. ‘’Saya tahu saya akan mencetak gol. Saya tidak banyak mendapatkan bola tapi pada akhirnya saya bisa menghasilkan gol,’’ ujar pemain yang tampil di tiga Piala Dunia terakhir. Suriah yang terpaksa bermain kandang di Malaysia karena alasan keamanan di negaranya sendiri, berusaha melanjutkan kisah Cinderela sekaligus debutnya di Piala Dunia. Namun mereka tidak diperkuat lima pemain kunci

karena larangan bermain dan cedera. Kendati demikian, mereka membuat kejutan dengan mencetak gol tandang lebih dahulu pada menit ke-6 setelah Tamer Haj Mohamad mencuri bola dari Mark Milligan di tengah lapangan dan menyodorkannya pada Omar Al Somah. Usai mengelabui barisan pertahanan Australia, Somah melayangkan bola ke tengah atas gawang dengan kaki kirinya. Australia hanya memerlukan waktu tujuh menit untuk menyamakan skor. Mathew Leckie melepaskan umpan lambung dari sisi kanan dan Cahill takl menemui kesulitan untuk menyarangkan bola dari jarak dekat dengan sundulan kepala. Ini menjadi gol ke-103 di semua kompetisi pemain berusia 37 tahun itu. Tim juara Asia itu menguasai permainan dan mendapat peluang yang digagalkan kapten Zaher Medani yang memblok tembakan Cahill di babak kedua. Kiper Suriah Ibrahim Alma juga melakukan penyelamatan untuk menepis tembakan James Troisi dan Leckie. Alma kembali memperlihatkan penampilan terbai-

Bali Post/afp

PLAYOFF - Pemain veteran Australia Tim Cahill (kedua kiri) mencetak gol penentu kemenangan timnya atas Suriah pada playoff zona Asia kualifikasi Piala Dunia 2018 di Sydney, Selasa (10/10) kemarin. knya dengan menghentikan tembakan Tomas Rogic pada menit ke-70. Gelandang Celtic itu kemudian melepaskan tembakan lengkung yang melayang di atas gawang Alma. Sementara tembakannya pada menit ke-89 membentur tiang. Hingga waktu normal usai, tak ada tambahan gol yang mampu dicetak kedua tim. Petaka datang pada Suriah

Candreva Pastikan Italia ke ’’Playoff’’

Shkoder Italia meraih tiket playoff setelah mengalahkan Albania 1-0 pada pertandingan kualifikasi Grup G Piala Dunia 2018, Selasa (10/10) kemarin. Gol Antonio Candreva memastikan lolosnya tim Azzurri di putaran selanjutnya. Juara dunia empat kali itu telah mengamankan spot playoff dengan finis di peringkat kedua di bawah juara grup Spanyol. Namun setelah ditahan imbang 1-1 di kandang sendiri oleh Macedonia pada pekan lalu mereka berada di bawah tekanan saat tampil di Albania. Italia menyia-nyiakan sejumlah peluang bagus sampai Candreva, yang tidak terkawal di sisi kiri kiper Etrit Berisha, mendapat bola dari Leonardo Spinazzola, dan melepaskan tembakan keras untuk memberikan kemenangan kepada Italia. ‘’Kami memainkan pertandingan hebat, bersatu pada permainan kami, dan kami membawa pulang kemenangan,’’ kata gelandang Lorenzo Insigne. Italia akan menghadapi playoff melawan salah satu dari delapan tim runner-up terbaik dari kualifikasi zona Eropa, untuk mengamankan tempat pada putaran final tahun depan di Rusia. ‘’Pada playoff November, saya harap mereka (tim) berada dalam kondisi kesehatan yang lebih baik, saya berharap kami bisa mendapatkan kembali sejumlah pemain (yang saat ini cedera),’’ kata pelatih Italia Gianpiero Ventura. Tim peringkat ketiga Albania bertekad memperlihatkan penampilan terbaik mereka berkat kepelatihan dari Ita-

Beograd Serbia lolos ke putaran Piala Dunia 2018 mewakili Grup D Zona Eropa. Gol pemain pengganti Aleksandar Prijovic di menit ke-74 memastikan negara itu menang 1-0 atas tamunya Georgia, di laga pamungkas babak kualifikasi, Selasa (10/10) kemarin. Serbia mengakhiri kualifikasi menjadi juara Grup D dengan 21 poin dari sepuluh pertandingan. Ini merupakan kedua kalinya Serbia mencapai putaran final sebagai negara merdeka. Sebelumnya tim itu, tersingkir di fase grup turnamen 2010 di Afrika Selatan dan kemudian absen pada tiga ajang akbar sepak bola berikutnya. Prijovic mengemas gol penentu kemenangan dengan penyelesaian tepat untuk menghibur para penggemar tuan rumah di Stadion Rajko Mitic Red Star. Penonton menyalakan peluru suar untuk

Bali Post/rtr

GOL - Pemain Italia Antonio Candreva melepaskan tembakan yang membuahkan gol ke gawang Albania. lia. Pelatih mereka saat ini, Christian Panucci, merupakan mantan penyerang timnas Italia. Kiper tim tamu Gianluigi Buffon menggagalkan tembakan keras Eros Grezda dari luar kotak penalti sebelum gol timnya tercipta. Panucci puas dengan penampilan tim asuhannya, meski tidak puas dengan hasilnya. ‘’Saya sangat menyesal untuk para pemain. Kami bermain selevel dengan Italia, dan Buffon melakukan lebih banyak penyelamatan dibanding Berissha. Namun mereka menghukum kami hanya dalam satu momen ketika kami tidak memberikan perhatian,’’ kata Panucci. Inilah pertama kalinya Italia harus melintasi Laut Adriatik bermain di Albania. Buffon bertukar kostum dengan penyerang Armando Sadiku yang mengatakan ia telah

memintanya kepada sang kiper saat mereka menantikan tendangan sudut. Sementara itu jura Grup G Spanyol juga memetik kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Israel. Gelandang Real Sociedad Asier Illarramendi mencetak gol internasional pertamanya untuk Spanyol. Illarramendi melepaskan tembakan ke arah atas gawang dengan sisi luar sepatunya memecahkan kebuntuan pada menit ke-76. Spanyol telah mengunci tiket mereka ke Rusia sebagai juara grup dan motivasi mereka hanyalah berupaya menjaga peluang untuk menjadi tim unggulan pada undian Piala Dunia, Desember mendatang. Pelatih Spanyol Julen Lopetegui melakukan sembilan perubahan dari tim yang menang 3-0 atas Albania pada pekan lalu. (afp/ant)

merayakan gol itu, sedangkan kembang api dinyalakan oleh panitia penyelenggara setelah peluit panjang berbunyi. ‘’Terima kasih banyak untuk dukungan fantastis Anda dan kami tidak sabar untuk bermain demi Anda di Rusia,’’ kata kapten Serbia Branislav Ivanovic di lapangan kepada para penonton. Serbia memberikan banyak tekanan, namun justru Georgia yang terlihat lebih berpeluang mencetak gol pada babak pertama. Dengan tim tuan rumah terlihat gugup dan kurang tenang, Georgia nyaris membukukan gol pada menit ke-17 ketika gelandang Valerian Gvilia memaksa kiper Serbia Vladimir Stojkovic melakukan penyelamatan. Serbia mendapatkan peluang pertama mereka pada menit ke-39, ketika kapten tim tamu Giorgio Makaridze memblok tembakan Dusan

Tadic dari sudut sempit. Mendapat cemooh dari para penggemar mereka saat turun minum, Serbia kemudian tampil lebih baik setelah waktu istirahat. Gelandang bertahan Nemanja Gudelj melepaskan tembakan yang melambung di atas mistar gawang pada menit ke-48. Tidak lama kemudian, penyerang Aleksandar Mitrovic melepaskan tandukan jarak dekat yang dapat digagalkan Makaridze dan kemudian upaya lain masih melebar ke tiang jauh saat tim tuan rumah mencoba menggebrak. Sundulan Ivanovic masih melebar setelah tendangan sudut pada menit ke-67 dan Nemanja Matic melepaskan tembakan yang disapu sebelum melewati garis gawang beberapa menit kemudian, ketika Serbia menggempur gawang Georgia dengan umpan-umpan silang dari kedua sisi. Prijovic akhirnya memecah

di babak perpanjangan. Gelandang Mahmoud Al Mawas mendapat kartu kuning kedua yang kemudian berbuah merah saat babak tambahan baru berjalan empat menit. Australia seperti tinggal menunggu waktu saat lawannya mengandalkan pertahanan agar pertandingan bisa ditentukan lewat adu penalti. Pada menit ke-109, Robbie Kruse memberi umpan

lambung ke depan gawang yang disambut Cahill dengan sundulan kepala. Gol tersebut disambut sorak sorai sebagian besar 42.136 penonton di Stadion Olimpiade. Suriah sebenarnya memiliki peluang terakhir untuk menyamakan skor di akhir pertandingan. Namun tembakan bebas Al Somah menerpa tiang gawang dan bola menjauh. (kmb39/rtr/afp)

Islandia Cetak Sejarah Reykjavik Islandia mencatat sejarah sebagai negara terkecil yang pernah lolos ke putaran final Piala Dunia. Tim asuhan Heimir Hallgrimsson mengalahkan Kosovo dengan skor 2-0, Selasa (10/10) kemarin dan menjadi juara Grup I. Gylfi Sigurdsson menghapus rasa gugup pendukungnya di Laugardalsvollur, Reykjavik mereka melalui golnya lima menit sebelum turun minum. Sigurdsson juga menjadi aktor di balik gol kedua yang dibukukan Johann Gudmundsson pada pertengahan babak kedua, ketika Islandia menyelesaikan kualifikasi dengan memenangi tiga pertandingan terakhirnya tanpa kemasukan gol sama sekali. Islandia harus menunggu selama setengah jam untuk mendapatkan peluang nyata pertama mereka, ketika tandukan Jon Bodvarsson ke tiang jauh dapat dengan mudah digagalkan kiper Kosovo Samir Ujkani. Milot Rashica memberi ancaman kepada Islandia melalui tembakan jarak jauhnya yang melambung di atas gawang Hannes Halldorsson. Islandia mampu memimpin pada serangan mereka selanjutnya dan tembakan ke gawang pertama mereka. Sigurdsson menguasai bola di tepi kotak penalti, melewati Amir Rrahmani dan melepaskan tembakan tanpa dapat dihalau Ujkani untuk menjadi gol keempatnya pada kualifikasi. Islandia cukup nyaman untuk mempertahankan keunggulan mereka, namun kemudian kembali mencetak gol pada menit ke-68 ketika Sigurdsson kembali melewati Rrahmani dan menggulirkan bola

Prijovic Loloskan Serbia

ke tengah untuk diteruskan Gudmondsson dari jarak dekat. Tujuh kemenangan Islandia di fase grup mencakup lima kemenangan kandang mereka, di mana semifinalis Piala Dunia sebelumnya Kroasia dan Turki menjadi korbannya. Islandia ingin membuktikan bahwa mereka layak melaju hingga ke perempatfinal Piala Eropa 2016. Sukses itu bukan kebetulan saja namun diraih dengan kemenangan atas Austria dan Inggris. Ini merupakan pencapaian luar biasa untuk negara yang hanya memiliki penduduk sebanyak 350.000 jiwa. Negara terkecil sebelumnya yang pernah mencapai putaran final adalah Trinidad and Tobago, pada 2006, dengan jumlah 1,3 juta penduduk. Dilatih oleh dokter gigi paruh waktu Heimir Hallgrimsson, Islandia menyelesaikan kualifikasi grup dengan mengumpulkan 22 poin dari sepuluh pertandingan mereka. Tim inti Islandia mencakup empat pemain yang berkompetisi di divisi kedua Inggris, dua pemain di Liga Utama Inggris, satu pemain dari Liga Italia, dan masing-masing satu pemain dari divisi teratas Denmark, Swedia, Skotlandia, dan Rusia. Kemenangan 3-0 di Turki pada pekan lalu membawa Islandia memuncaki klasemen grup menjelang pertandingan terakhir, meski mereka sempat kesulitan saat berhadapan dengan tim juru kunci klasemen. Kroasia yang mengumpulkan 20 poin menjadi runner-up grup berkat kemenangan 2-0 atas tuan rumah Ukraina. Laga lainnya Turki doitahan imbang Finlandia 2-2. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

SERBIA - Pemain Serbia Aleksandar Prijovic merayakan gol pada pertandingan melawan Georgia di Stadion Rajko Mitic, Beograd. kebuntuan dengan penyelesaian dari jarak dekat setelah mitranya di lini depan Mitrovic mengirimkan umpan silang mendatar, menyusul laju cepat Ivanovic dari lapangan tengah. Serbia mempertahankan

keunggulan mereka dengan nyaman pada fase akhir pertandingan. Apalagi Irlandia menang 1-0 di Wales untuk mengunci peringkat kedua di Grup D sekaligus mengamankan tiket playoff. (kmb39/ant)


olah raga

16 Riedle Tekankan Pentingnya Pengembangan Pemain Muda

Jakarta (Bali Post) Legenda yang juga duta internasional klub Bundesliga Jerman Borussia Dortmund Karl-Heinz Riedle menekankan pentingnya pengembangan pemain muda untuk membentuk klub dan tim nasional berkualitas juara. ‘’Sangat penting untuk membangun kualitas pemain sejak dini melalui akademi maupun dari kejuaraan-kejuaraan usia muda,’’ ujar Karl-Heinz Riedle di Jakarta, Selasa (10/10) kemarin. Riedle yang berkunjung ke Indonesia pada 7-11 Oktober 2017 dengan membawa replika Piala DFB Pokal menyebut bahwa pemain muda merupakan fondasi penting timnya untuk menjadi salah satu tim terkuat di Jerman dan dalam empat tahun terakhir selalu ‘’berbahaya’’ di kompetisi Eropa, bahkan pernah mencapai final Liga Champions Eropa pada 2013. Borussia Dortmund memang dikenal sebagai tim yang mengandalkan deretan pemain-pemain muda potensial, baik berasal dari akademinya sendiri maupun rekrutan dari klub lain. Akademi Dortmund berhasil memunculkan nama-nama tenar yang kini menjadi fondasi utama tim nasional Jerman seperti Mario Goetze dan Marcus Reus. Selain itu, ada pula sosok-sosok pengisi tim utama timnas masing-masing seperti Nuri Sahin (Turki) dan Christian Pulisic (Amerika Serikat). Indonesia, kata Karl-Heinz Riedle, juga bisa menghasilkan pemain-pemain berkualitas tinggi jika memusatkan perhatian ke pembinaan pesepak bola muda. Tidak menutup kemungkinan bintang-bintang Indonesia bisa bermain di klub-klub Bundesliga Jerman, seperti yang sudah dilakukan pemain-pemain Asia lain seperti bintang Dortmund asal Jepang Shinji Kagawa. ‘’Shinji itu sangat disiplin dan profesional. Dia seorang pekerja keras dan selalu memberikan 100 persen kemampuannya untuk tim. Setiap pemain, termasuk dari Asia, harus memiliki sikap seperti itu jika mau berkompetisi di level tertinggi,’’ tutur Karl-Heinz yang bermain di Dortmund pada 1993-1997 dan mempersembahkan dua gelar juara Bundesliga untuk timnya. Sementara terkait persepakbolaan Indonesia, pria berusia 52 tahun yang semasa aktif berposisi sebagai striker ini menyebut langkah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia menunjuk pelatih asal Spanyol Luis Milla untuk menangani timnas Indonesia adalah hal yang tepat. ‘’Kehadiran Milla akan berpengaruh kepada taktik tim,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ist

Maliki Somma (kiri) bersama kakaknya Yaasiin Somma.

Bali Perlu Sirkuit

Denpasar (Bali Post) Badung mendominasi cabor balap motor pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar lalu. Pengurus Pengprov IMI Bali Gede Gordon Sukarna, di Denpasar, Selasa (10/10) kemarin menerangkan, untuk cabor balap motor tercatat tiga daerah yang absen yakni Tabanan, Bangli, dan Karangasem, sedangkan Klungkung hanya turun di satu kelas. Gordon berharap ke depan supaya melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Bali. Selain itu, saat ini Bali memerlukan adanya sirkuit permanen. Apalagi, imbauan Kapolri mulai 2018 mendatang, tidak boleh menutup jalan raya untuk kepentingan olahraga. ‘’Padahal, demi kepentingan pembinaan kami memerlukan hadirnya sirkuit,’’ tutur Gordon. Menurutnya, sebenarnya Bali memiliki pembalap potensial yang bisa berlaga ke ajang PON di Papua 2020 mendatang, seperti pembalap muda masa depan Bali, Maliki. Di Porprov lalu, Badung menyapu bersih empat keping emas. Keempat nomor yang dipertandingkan yakni kelas 125 cc dan 150 cc perorangan dan beregu. Pada ajang Porprov, dipakai One Make Race (OMR), para racer menunggang motor Honda Blade 125 cc dan GTX untuk 150 cc. Juara peorangan 125 cc adalah Yaasiin Somma, dan beregu Yaasiin Somma bersama Diva Ismayana. Bahkan, untuk perorangan 125 ini juaranya Yaasiin, disusul Diva, dan juara III Maliki Somma. Selanjutnya, untuk perorangan kelas 150 cc media emas direbut Gede Ucil Arya Kurniawan, dan beregu Gede Ucil Arya Kurniawan bersama Yudha Mandiri. (022)

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

MENANG - Tunggal putri Choirunnisa menang dua game langsung atas Gantsetseg Baatarsuren dari Spanyol 21-3, 21-4 pada pertandingan beregu BWF World Junior Championships di Yogyakarta, Selasa (10/10) kemarin.

BWF World Junior Championships

Indonesia Tak Remehkan Spanyol

Yogyakarta (Bali Post) -

Tim bulu tangkis junior Indonesia tidak akan memandang sebelah mata Spanyol saat keduanya bertemu pada perebutan tempat delapan besar BWF World Junior Championships yang digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta. ‘’Spanyol adalah tim dengan kelas yang lebih baik dibanding dua tim yang sudah dihadapi pada pertandingan grup. Oleh karena itu, seluruh pemain diminta tidak boleh lengah, harus tetap fokus dan siap,’’ kata Manajer Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Susy Susanti, di Yogyakarta, Selasa (10/10) kemarin.

Menurutnya, tim Spanyol memiliki beberapa pemain yang patut diwaspadai khususnya di sektor tunggal putri yaitu Sara Penalver Pereira. Meskipun demikian, Susy meyakini jika peluang Indonesia untuk memenangi pertandingan di babak perebutan tempat delapan besar tersebut cukup terbuka lebar. ‘’Di atas kertas, Indonesia memiliki tim yang lebih baik. Kami akan memilih pemain dengan kondisi terbaik untuk menghadapi Spanyol,’’ katanya. Indonesia lolos ke babak perebutan tempat delapan

besar setelah memuncaki Grup H1 dengan kemenangan sempurna atas Brazil dan Mongolia. Sedangkan Spanyol adalah juara di Grup H2 setelah mengalahkan Finlandia dan El Salvador. Sementara itu, Pelatih Tim Nasional Bulu Tangkis Junior Spanyol Oscar Martinez mengatakan, pertandingan melawan Indonesia akan berjalan sangat sulit bagi tim yang dilatihnya. ‘’Indonesia memiliki pemainpemain yang baik. Setiap partai akan cukup sulit un-

tuk dimenangkan, apalagi akan ada banyak dukungan dari suporter karena bertindak sebagai tuan rumah,’’ kata Martinez. Meskipun demikian, Martinez berharap agar seluruh pemain dapat bermain maksimal dan kemenangan bukan menjadi tujuan utama mereka. ‘’Tetapi, kami akan mencoba mencuri angka dari sektor tunggal putri melalui Sara Penalver. Dia adalah pemain yang cukup baik,’’ katanya. Secara keseluruhan, Martinez sudah cukup puas

Mangupura (Bali Post) PS Badung yang mewakili Bali ke putaran nasional Piala Soeratin U-17 di Stadion Moh. Soebroto, Magelang, Jateng, di Grup F bersama Semen Padang, Indonesia Muda (IM) dan Persiter Ternate. Tim asuhan pelatih Katon Sukadana, Budiharto, dan Rai ini dilepas Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa di Puspem Badung, Sempidi, Badung, Selasa

(10/10) kemarin. Ketua Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana, kemarin, menjelaskan tim PS Badung U-17 dalam melakoni putaran nasional menambah skuadnya dari Perseden Denpasar seorang pemain, dan dari Perst Tabanan seorang pemain. ‘’Jadi, kami menambah dua pemain lagi,’’ tutur pria yang biasa disapa Koming ini. Dikemukakan, selama

ini pembiayaan tim PS Badung U-17 merupakan hasil urunan pengurus yang menalangi. Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan uluran tangan dari Pemkab Badung, demi eksisnya tim PS Badung U-17. ‘’Kami memang tahu prosedur pencairan dana di pemerintahan melalui beberapa tahap, mudah-mudahan secepatnya kucuran dana terwujud,’’ harap Koming. (022)

PS Badung Segrup dengan Semen Padang

TD Balap Sepeda Mengaku Tak Ada Protes Denpasar (Bali Post) Technical delegate (TD) cabor balap sepeda di ajang Porprov Bali XIII/2017, Setyo Utomo, mengaku dirinya sudah menjalankan tugas dengan benar. Terbukti, tiap kali pembalap memasuki finis, dan diumumkan pemenangnya, ditunggu sampai dengan 15 menit, sama sekali tak ada protes. Setyo Utomo, yang ditemui di Denpasar, Selasa (10/10) kemarin, menegaskan pihaknya bakal menampung segala bentuk protes, 15 menit pascapengumuman juara. ‘’Kenyataannya, sama sekali tak muncul protes dari tim kabupaten maupun kota, terkait gelar juara yang diraih pembalap asal Pangandaran, Jabar, yakni Chendy Septyan dan Chelly Aristya,’’ tukas Setyo. Justru gugatan muncul ke Komisi Hakim, setelah beberapa hari pengumuman pemenangnya. ‘’Jadi, kalau pengajuan gugatan pemohon peninjauan ke Komisi Hakim, sudah bukan wewenang TD lagi,’’ kilah Setyo yang juga anggota polisi ini. Bahkan, sidang putusannya molor terus sampai menjelang penutupan Porprov, persisnya pada Sabtu (23/9) lalu. Dijelaskannya, TD sama sekali bukan berwenang memeriksa kelengkapan administrasi. Apalagi kedua pembalap sudah mengantongi KTP Gianyar yang diterbitkan Dukcapil Gianyar. ‘’Persoalan setelah dicek ke Pengkab ISSI Pangandaran, Pengprov ISSI Jabar, KONI Pangandaran, sampai KONI Jabar, ternyata sama sekali belum ada surat pindah atau pelepasan, lagi-lagi itu bukan wewenang kami,’’ sergah Setyo. (022)

Bali Post/ant

Bali Post/ist

PELEPASAN — Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa melepas tim PS Badung U-17 di Puspem Badung, Selasa (10/10) kemarin. Tim PS Badung U-17 mewakili Bali ke putaran nasional Piala Soeratin, di Magelang, Jateng, 14-28 Oktober.

dengan hasil yang diraih Spanyol di nomor beregu campuran kejuaraan dunia junior yaitu mampu menembus babak 16 besar. Menang Telak Indonesia mampu mengatasi Mongolia dengan mudah pada pertandingan kedua grup H1, Selasa kemarin. Kemenangan 5-0 atas Mongolia tersebut, sekaligus mengantarkan tim tuan rumah memuncaki klasemen Grup H1, setelah sehari sebelumnya menang telak atas Brazil. Kemenangan pertama Indonesia dipersembahkan pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Angelica Wiratama atas Kherlen Darkhanbaatar/ Temuulen Gombodorj 21-3, 21-10. Tunggal putra Indonesia Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay menyumbang ang-

ka kedua untuk Indonesia setelah menang 21-6, 21-5 atas Sumiyasuren Enkhbat. Keunggulan tim tuan rumah kembali berlanjut setelah tunggal putri Choirunnisa menang dua game langsung atas Gantsetseg Baatarsuren 21-3, 21-4 yang turun di partai ketiga. Di dua partai terakhir, pasangan ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Yeremia Erich Yoche Yacob juga memastikan kemenangan tanpa harus memeras keringat atas pasangan Sumiyasuren Enkhbat/Temuulen Gombodorj 21-3, 21-6. Pasangan ganda putri Indonesi Agatha Imanuela/ Siti Fadia Silva Ramadhanti melengkapi kemenangan Indonesia setelah menang 21-7, 21-4 atas Gantsetseg Baatarsuren/Kherlen Darkhanbaatar. (ant)

Made Langgeng

FPTI Babel Sudah Melepas Farina Handayani Denpasar (Bali Post) Pengprov FPTI Bangka Belitung (Babel) sudah resmi melepas atletnya, Farina Handayani, yang mendulang emas di nomor world record cabor panjat dinding pada ajang Porprov Bali XIII/20107, di Gianyar, untuk kontingen tuan rumah Gumi Seni. Ketua Harian Pengprov FPTI Bali Made Langgeng, di Denpasar, Selasa (10/10) kemarin menjelaskan, FPTI Babel resmi melepas Farina, bahkan yang bersangkutan saat ini bekerja di Ubud. ‘’Farina sempat menghuni pelatnas atas nama atlet Bali. Hal ini juga sudah diketahui PB FPTI. Farina bersama atlet pelatnas dari Badung Nadya Putri Virgita, keluar dari pelatnas guna tampil di ajang Porprov,’’ jelas Langgeng.

Hanya, dia mengakui untuk persyaratan Surat Keputusan Mutasi (SKM) pelepasannya bukan hanya dari Pengprov FPTI Babel, tetapi harus dilengkapi dari KONI Babel. ‘’Kalau memang diperlukan surat dari KONI Bali, kami akan melengkapinya,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengemukakan, jika memang ada iktikad baik guna melengkapi persyaratan administrasi, pihaknya sabar menunggu sampai tuntas, agar Farina bisa mengusung bendera Bali di kancah nasional. ‘’Akan tetapi, jika mentok dan tak bisa melengkapinya, kami akan intens berkoordinasi dengan Pengprov FPTI dan KONI Babel,’’ sebut Suwandi. (022)

INASGOC Kukuhkan Arena Asian Games 2018

Jakarta (Bali Post) Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) 2018 mengukuhkan arena-arena pertandingan dan arena-arena latihan yang akan digunakan dalam Asian Games 2018 di DKI Jakarta, Palembang, dan sejumlah lokasi di Jawa Barat. ‘’Kami memastikan arena pertandingan agar tidak ada lagi perubahan dalam rapat koordinasi ini, selain pembahasan tentang penentuan anggaran 2018 yang harus dimulai pada bulan Oktober 2017,’’ kata Sekretaris Jenderal INASGOC Eris Herryanto dalam pembukaan rapat koordinasi arena Asian Games di Jakarta, Selasa (10/10) kemarin. INASGOC mencatat 60 arena pertandingan dan 20 arena latihan yang

berada di Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat akan digunakan dalam Asian Games XVIII. Rapat koordinasi itu, kata Eris, juga kegiatan departemen lain INASGOC yang belum tertangani serta mengatur keseimbangan sarana dan prasarana di lokasi pertandingan. Koordinator Hubungan Pemerintah INASGOC Raja Parlindungan Pane mengatakan bahwa kebutuhan akan koordinasi yang terpusat untuk tiga lokasi Asian Games, sehingga mampu menampung beragam kepentingan dari masing-masing daerah yang menjadi lokasi penyelenggaraan. ‘’Semua kepentingan dari masing-masing departemen INASGOC juga diharapkan dapat terakomodasi dalam rapat ini. Kami

Bai Post/ist

harus bekerja lebih cepat karena waktu penyelenggaraan kurang dari 10 bulan,’’ kata Raja Pane. Wakil Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) Gatot Tetuko mengatakan bahwa lembaganya akan menyiapkan sarana dan prasarana kebutuhan penyelenggaraan Asian Games setelah keputusan dalam rapat koordinasi itu. ‘’Sekarang sudah jelas mana arena untuk pertandingan cabang squash dan arena pertandingan untuk sepeda gunung. Kami tinggal menyiapkan sarana dan prasarana meskipun tantangan waktu penyelenggaraan makin singkat,’’ ujar Gatot. Sebelumnya, pada hari Rabu (4/10), Dewan Olimpiade Asia mulai

memfokuskan perhatian mereka pada persiapan Asian Games yang akan berlangsung pada tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018 menyusul penyelenggaraan Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) V di Turkmenistan. Seluruh Asia, kata Direktur Jenderal OCA Husain Al Musallam, tengah mempersiapkan diri untuk Asian Games XVIII dan kami yakin penyelenggaraannya akan sukses. Meskipun ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi Indonesia kurang dari setahun jelang penyelenggaraan, katanya lagi, mereka dapat melaluinya berkat kerja sama dan kolaborasi antara OCA dengan Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC). (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Cari Salesman/Girl Pengalaman LOWONGAN Gaji 3JT Ada Komisi dan Bonus !Dcr Cook Khusus Masakan Hub: 087761391444 (Tidak SMS) Indonesia(No Msg),Bhs Inggris, B.BP.001.10.17.0000148 Hub:Komang081916148665BaliCamp Dcr Gr Mat,Fis,B.Bali, B.Ing B.BP.166.10.17.0000659 IPS u/SMA H.081339512517 Dcr HouseKeeping/HK,FO,Puri B.BP.001.10.17.0000649 Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta

Dcr QC yg Pny Sertifikat HACCP Hub:085337259786

B.BP.001.10.17.0000607

Dcr SPG Butik min 20Th bs Komp pglm. Lam lgs Laverne Boutique Renon Arcade H.08179751821

B.BP.001.10.17.0000552

B.BP.001.10.17.0000496

Dcr Teknisi,Sales,Spv Mrktg Gaji+Bonus+Komisi+BPJS,Lam The Banyumas Villa Jln Tukad Banyumas No.1 Denpasar

Dibthkan Sgr S1/D3 Ars/Sipil utk pry H.Jl.P.Galang28 484670

Segera pengasuh untuk pnitipan anak di Renon SMS 082340336433

Dibthkan Staf Koperasi L/P Tlp. 081353825166 Jl. Legian 9 Kuta

Looking for tourism driver good Eng max 35th 081338769166

B.BP.001.10.17.0000635

B.BP.001.10.17.0000626

Elizabeth int’l Mncari supir Hub : 0361-230110

B.BP.004.10.17.0000555

Karyawati min.SMA max.25 u.CS pnampilan menarik,081338251999 B.BP.001.10.17.0000314

B.BP.001.10.17.0000621

B.BP.001.10.17.0000648

Dcr sopir B1 umur + 40 th bs AT Maintenance MGR FT Bambu Indah Ubud,S1 or Elektro.Min 4yrs berpengalaman,Hub.081238309090 B.BP.001.10.17.0000616 Exp.English Imperative.CV to Dcr teraphis salon/spa u/Kuta Email: (maintanancemanagerjob@ gaji+bonus mnarik 081337445556 bambuindah.com ) B.BP.001.10.17.0000529

B.BP.001.10.17.0000606

RUPA-RUPA

Dcr therapist u/spa Frangipani gaji service bonus THR BPJS Jamsostek almt Jl.Puri Bendesa I No.18 Nusa 2 Hub:08123929252 B.BP.001.10.17.0000640

PT.SIL membthkn Tk:KA personalia,marketing,admin,satpam, driver,OB/CS Hub:082187678965

B.BP.031.10.17.0000650

SERVICE

B.BP.001.10.17.0000540

BENGKEL LAS

Dibutuhkan segera,tkg kebun utk Villa Plawa Asri,Seminyak Tlp.731586/081237460548

B.BP.004.10.17.0000634

Dicari Supervisor,Waiter/ss, Cook, Kasir u/Resto di Renon Hub.081916420095

B.BP.001.10.17.0000651

Dicari Tukang Delivery tau Jalan di Bali,Jujur dan Rajin 081339184155 B.BP.145.10.17.0000646

DIJUAL RUMAH

8

tahun

DUPER)

C.0000403-MBL

DIJUAL MOTOR

RUPA-RUPA

SERVICE

Free

n

Desig

BIRO JASA Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

AC

KONTRAKTOR BIRO JASA AC

BA H LIM

KU R

AS

BALI WANGI MENGATASI MAMPET BERGARANSI:

KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000522-BRJ

SERVICE MAMPET

BIRO JASA

MITSUBISHI

HONDA PROMO SPECIAL AT BESAR

DISCOUNT SANG BUNGA RINGAN AH TERIMA TUKAR TAMB

Mobilio

READY STOCK All new CRV

HR-V

*Syarat & ketentuan berlaku

081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0000421-mbl

Djl Tnh 60 Are Lks.C.Sari/dkt Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR Rafting,081362799895 Hrg Nego 0,5% Hb.430373/74-085100978067 B.BP.001.10.17.0000571

Djl Tnh Sawah di Jagara 70A&di Suwug 60A Sngraja,081338325081

B.BP.164.10.17.0000629

B.BP.001.10.17.0000654

Tanah 1 Are Renon,Murah, Bagus Buat Rumah,Oke,081 353 171816

B.BP.001.10.17.0000630

Tnh 1A,Keboiwa Induk & Sempidi sltn PuspemBdg 1A,081337141817

B.BP.001.10.17.0000643 Dijual Mitsubishi Engkel, L300, Hino Engkel,Hino Engkel Long, KONTRAKTOR Truk,Dyna Engkel,Th:2004, 2009, Aditya Design Mngrjakn R.Tinggal 2010,2011.Hub:081236084824.AYA Vila Ruko Pool IMB081337099764 B.BP.166.10.17.0000658

DIJUAL GEDUNG Dijual gedung ex garmen Jln P. Batanta, Jln .Nangka Utara 2 jlr 850jt, di Jepun Pipil Gatsu Tmr 650jt (Nego Hub.08174732631)

B.BP.001.10.17.0000608

Djl rmh type 36/80 lok.Sembung Mengwi 270jt Hub:081239013392

KEHILANGAN Hilang BPKB DK 768 CN No 1103888-J AN M Heri Yanwar

Rmh blk Ktr.Bupati Tbn T.36 Jl. Kresna 085105091257/0818346772

Hlg BPKB C.2993312 DK 871 CF a.n Siska Wijaya

B.BP.001.10.17.0000554

KREDIT MANTAP* Sampai dengan

242389 / 081236774491

B.BP.001.10.17.0000657

B.BP.001.10.17.0000653

STOCK READY

WC

New Luxio X’14 AbuMet 129Jt Jl. Soka G.KertaPura2/4,0811386300

DIJUAL RUMAH Djl Rmh 200m2 di Perumahan Sambangan Singaraja,081338325081

0821 4518 1527/0819 9994 4090

GARANSI

DAIHATSU

B.BP.001.10.17.0000619

B.BP.001.10.17.0000633

Dcr pelaks utk pry di Sulawesi (kepulauan) Exp.5th lam.ke gekmang.utari@yahoo.co.id

BPR KAS Mencari Security Pglmn Min 2Thn Hub.081339403582

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

DIJUAL MOBIL

Djl Jimny Katana ’86 Jl.Tukad Irawadi 64 Hub:082144035789

Dcr laki2,mrawat org tua bisa Supir SIM A ijzh SMA max35 tdr &mkn dlm,KTP Bali 08123928624

B.BP.004.10.17.0000652

WC

B.BP.001.10.17.0000537

B.BP.001.10.17.0000109

Dcr Supir SIM A Lam ke Bali Nusa.Hub:0361-261854/236472

(1)Guru Agama Islam,wanita S1 Penglmn, bisa bhs Inggris (2)Maintenance,min.SMK,pria. CV:YTMG,Jl.Cokroaminoto No.382 Dps / jobapplybali@gmail.com

B.BP.004.10.17.0000147

Dcr sgr karywti SMA u/prodksi ice cream, srbutn H.0361-484555

SUZUKI

B.BP.001.10.17.0000627

Butler for Estate at Saba Beach.Send cv to: handi.wijaya@jeevasaba.com

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.001.10.17.0000624

B.BP.166.10.17.0000660

FURNITURE

B.BP.154.10.17.0000655

B.BP.004.10.17.0000256

!Dcr Guru PAUD/Play Group 2orang Guru TK 1orang utk Sekolah di Dalung Hub.085100861502

SUPER

Looking for Cooks/Waitress/Kasir /Cachos Mexican Kalimas Arcade No.15 Jl.Uluwatu 2 Jimbaran Hp. 081337406173

Dcr Supir Pariwisata Transport Bandara Bali.Hub:08174704844

B.BP.001.10.17.0000506

(DISC

B.BP.001.10.17.0000605

B.BP.001.10.17.0000361

!Bersih Kos,Pria,Max22Th,Rajin Jujur,Tinggal dlm,085238203818

*Syarat & ketentuan berlaku

B.BP.135.10.17.0000644

Dcr Staff Acc (2) Wanita Max 35Th.CS Pria Max.35Th.Tmpt DMZ Bali Minat Hub:8496220/6221

B.BP.001.10.17.0000249

DP SUPER MURAH Mulai 23Jt-an* TERSEDIA UNIT TEST DRIVE DAVID

Dcr Salesman max.30th pengalmn tdk diutamakan,Gaji & Insentif menarik.Bawa lam ke Banoli Mtr Jl.Buluh Indah 75 Dps Hub.0361 418642 / 413964

B.BP.001.10.17.0000622

B.BP.821.10.17.0000277

DIJUAL MOBIL

B.BP.004.10.17.0000617

Dcr Sopir A &B1, Customer Service Telp:0361-485849 E : cvasri@dps.centrin.net.id

Dicari SPG Min.SMU Max.27Th Penampilan Menarik,Jujur&Rajin Penempatan Kuta&Nusa Dua,Gj1,8 Hub.Lusi 082144355655

Dcr Housekeeper utk Villa di Pantai Kuta Hub: 0361-751396

Dcr Sales Counter,Supir Pariwisata,Sales Executive utk Travel.Hub:0361-238041

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.167.10.17.0000645

Dibutuhkan segera: Maintenance B.BP.001.10.17.0000623 B.BP.001.10.17.0000241 /Engineering Restaurant di Hlg BPKB No.1162972-O DK 9450 DIJUAL TANAH Jimbaran,Pria,Jujur,berpengaMC a/n PT.Bintang Kembar BUC pojok Gatsu Timur Sulatri laman,Bertanggung jawab,CP: Hub:(0366) 5581772 1are 785 juta 081237148880 085100859200 / accounting@bali B.BP.001.10.17.0000602 B.BP.001.10.17.0000524 que-restaurant.com Batubulan 325Jt Ng Jl.Mobil Viw B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat RUPA-RUPA B.BP.004.10.17.0000625 Ketwl 200ng+230ng 087761245398 T.08123985172 / 412815 Kredit/T.Over Srtfkt Prses Cpt B.BP.001.09.17.0000991 B.BP.001.09.17.0001909 Dcr pria u/sopir laundry Jl. Tidak Ribet Dana Talangan Di jual tanah 2A Tegal Badeng Atasi,rmh bcr,dak talang dan Kerobokan 78X T.081933110424 082144394889 / 081999680300 renovasi Hub.P.GD 087866293968 Negara Hp 087861733058 B.BP.001.10.17.0000440

FOTOCOPY

B.BP.001.10.17.0000620

B.BP.001.10.17.0000449

B.BP.001.10.17.0000610


EKONOMI

18

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

16 - 31 Oktober 2017

Kartu Uang Elektronik Digratiskan

A.A. Ngurah Alit Wiraputra

Status Awas Gunung Agung

Sektor Properti Sangat Terdampak

Denpasar (Bali Post) Di awal kuartal IV tahun 2017, ekonomi Bali justru melemah. Hal ini diduga karena akibat dari tanda-tanda keaktifan Gunung Agung, sehingga sangat berdampak pada sektor pariwisata dan sendi-sendi ekonomi yang lain. A.A. Ngurah Alit Wiraputra, Ketua Umum Kadin Bali, Selasa (10/10) kemarin mengatakan dampak dari Gunung Agung terjadi kenaikan harga (inflasi) terutama pasir. Hal ini sangat berdampak pada usaha jasa kontruksi. ‘’Yang paling berdampak yaitu dari material seperti pasir dan batu yang sangat berkurang, sehingga jasa konstruksi cenderung tidak bisa bekerja,’’ ungkapnya. Saat ini harga pasir mencapai Rp 2,5 juta per truk, padahal harga normalnya Rp 1 juta – Rp 1,2 juta per truk. Maka dari itu, Kadin sedang mempersiapkan untuk mencari alternatif supply dari NTB dan wilayah lainnya. Akibatnya, tender yang telah terlaksana, tidak berani dilanjutkan karena jika dilanjutkan pasti jasa kontruksi akan merugi. Sehingga proyek-proyek perlu dilakukan peninjauaan kembali. ‘’Kemarin dihitungnya Rp 1,5 juta per truk sekarang naik Rp 2,5 juta. Perlu kebijakan pemda dan pemerintah pusat untuk ditinjau kembali atau memberikan tenggang waktu yang lebih panjang. Karena kalau tidak, akan rugi. Kalaupun mengambil bahan dari luar, ongkos transportasinya tinggi. Atau pemerintah berikan insentif tambahan harga, kurang lebih 5-10 persen untuk menyelesaikan proyeknya,’’ pungkasnya. Tak hanya material bangunan, bahan pokok juga diantisipasi agar harganya tidak membubung tinggi. ‘’Kita sedang siapkan kerja sama dengan koperasi dan LPD. Bahan pokok tak boleh naik membubung,’’ pungkasnya. Karena itu, Kadin dan Bulog bekerja sama dalam menyalurkan bahan pokok. ‘’Kadin sudah menunjuk KKB untuk menjadi leading sector untuk penyaluran beras Bulog yang berkualitas ini kepada masyarakat,’’ ungkapnya. Begitu juga minyak goreng dan gula. Upaya ini juga sekaligus mengantisipasi kebutuhan hari raya Galungan dan Kuningan ditambah menjelang akhir tahun. ‘’Oktober, November, Desember ini sangat riskan kalau tidak disiapkan dari sekarang,’’ tandasnya. Tak hanya harga-harga yang naik, juga terjadi pengangguran yang signifikan akibat dari adanya tanda-tanda erupsi Gunung Agung. Peningkatan pengangguran terselubung mencapai lebih dari 200.000 orang. ‘’Pengangguran yang dibawa langsung oleh Gunung Agung yaitu 150.000 orang, sedangkan di luar itu mencapai 70.000,’’ ungkapnya. Sektor pariwisata saat ini sedang berusaha keras agar dapat bertahan dari tekanan ekonomi ini. Terjadi 5-8 persen pembatalan kunjungan, sehingga membuat situasi pariwisata terguncang. ‘’Sementara wisatawan domestik (wisdom) belum ada yang berkunjung. Penurunannya sampai 12 persen. Padahal dalam situasi yang seperti ini, wisdom ini mendongkrak hunian kamar,’’ bebernya. (kmb42)

KULIAH UMUM - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga usai memberikan kuliah umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) dengan tema ‘’Generasi Milenial, Aktualisasi Koperasi dan Tantangan Pembangunan’’. Turut hadir dalam kuliah umum tersebut Dekan FEB UI Prof. Ari Kuncoro, di Depok, Selasa (10/10) kemarin.

Operasi Pasar 75.000 Ton Beras Medium Jakarta (Bali Post) – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka operasi pasar untuk mendistribusikan sebanyak 75.000 ton beras medium dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 8.100 per kilogram. Enggar menjelaskan, operasi pasar yang digelar mulai Oktober 2017 sampai Maret 2018 ini dilakukan dengan menggunakan cadangan beras pemerintah (CBP) dari Perum Bulog. ‘’Operasi pasar beras yang dilakukan ini untuk mengisi kebutuhan dari beras medium yang sebenarnya ada, tetapi sekarang kami gelontorkan ini. Berapa pun kebutuhannya akan saya gelontorkan karena ini beras cadangan pemerintah,’’ kata Enggar di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Selasa (10/10) kemarin. Adapun operasi pasar dilakukan dalam rangka mengatasi kelangkaan beras medium di Jakarta, terutama setelah pemberlakuan HET beras. Menurut Enggar, pasokan beras medium sebenarnya tersedia, namun tersimpan di gudang-gudang pedagang. Oleh karena itu, ia berharap operasi pasar ini dapat membuat beras medium yang tersimpan bisa dijual ke pasaran. Operasi pasar di DKI Jakarta akan disa-

lurkan oleh PT Food Station Tjipinang Jaya selaku BUMD pangan di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bekerja sama dengan Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pengusaha Beras dan Penggilingan Padi Indonesia (Perpadi) DKI Jakarta. Dalam pelaksanaannya, PT Food Station berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Perdagangan DKI Jakarta, Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, Biro Perekonomian Provinsi DKI Jakarta serta Satgas Pangan untuk pengawasannya. Menurut Direktur Utama PT Food Station Arief Prasetyo Adi, selaku pengelola tunggal PIBC, pelaksanaan OP kali ini menyertakan sejumlah aturan yang menuntut adanya pertanggungjawaban dari pedagang untuk memastikan operasi pasar dilaksanakan sesuai aturan yang ditetapkan. Arief menjelaskan, operasi pasar ini tidak akan terus berlangsung jika sudah memasuki panen raya, sehingga beras petani dapat diserap Bulog. ‘’Kalau sudah panen saya rasa sudah tidak perlu operasi lagi. Sudah waktunya Bulog yang ambil. Jadi ada turn over jangan disimpan terlalu lama,’’ kata Arief. (ant)

Potensial, Kerja Sama Ekonomi Eropa-Indonesia Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan, acara Festival Seni Budaya Europalia yang digelar di Brussel, Belgia menjadi peluang kerja sama di bidang ekonomi. Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani hadir di Brussel, Belgia, Selasa (10/10) kemarin, untuk membuka acara Festival Seni Budaya Europalia. Sebelum acara resmi dibuka, Wapres Jusuf Kalla dan Puan Maharani terlebih dahulu bertemu dengan Wakil Presiden Uni Eropa Andrus Ansip pada Senin (9/10), yang membahas potensi kerja sama antara Eropa dengan Indonesia. Menurut Puan dalam keterangan tertulisnya yang diperoleh di Jakarta, Selasa kemarin, pertemuan yang berlangsung selama satu jam tersebut berjalan responsif dan menjadi peluang untuk Indonesia dalam kerja sama di bidang ekonomi. ‘’Melalui acara Festival Seni Budaya Europalia ini, Indonesia akan mengembangkan peluang kerja sama yang lebih besar,’’ katanya. Festival Seni Budaya Europalia yang melibatkan 316 seniman itu menampilkan pameran barang seni, benda bersejarah, beberapa destinasi

wisata, sastra, pemutaran film, performa seni, hingga pertemuan bisnis dengan para pengusaha. Acara digelar selama empat bulan dari Oktober 2017 hingga Januari 2018. Rangkaian kegiatan Festival Seni Budaya Europalia akan diselenggarakan di tujuh negara di Eropa yaitu Belgia, Inggris, Prancis, Polandia, Jerman, Belanda dan Austria. Sebelumnya, Puan menjelaskan alasan Indonesia bersedia menjadi penyelenggara festival seni budaya internasional dua tahunan itu karena reputasi dan daya tariknya yang kuat. Untuk perhelatan ini, pemerintah Indonesia harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 160 miliar. ‘’Ajang tersebut dapat dijadikan promosi pariwisata dan menarik banyak turis mancanegara untuk berkunjung dan menikmati keindahan Indonesia,’’ kata Puan. Festival Seni Budaya Europalia juga dapat dimanfaatkan Indonesia untuk melakukan national branding dengan memperkenalkan simbol maupun identitas negara. ‘’Dengan adanya Festival Seni Budaya Europalia tersebut diharapkan menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan kekayaan seni dan budayanya, agar semakin dikenal oleh dunia internasional khususnya masyarakat Eropa,’’ tutup Puan. (ant)

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani

Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) menyatakan kartu uang elektronik dari lima bank penerbit akan digratiskan sejak Senin depan atau 16 Oktober hingga 31 Oktober 2017, dari biaya pembelian kartu yang saat ini sebesar Rp 20-30 ribu. Direktur Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Pungky Wibowo, Selasa (10/10) kemarin, mengatakan pengguna jalan tol yang belum memiliki kartu uang elektronik akan mendapat satu keping kartu, tanpa biaya saat hendak memasuki pintu tol. ‘’Ini khusus yang belum punya ya. Kesadaran dan kejujuran masyarakat sangat diutamakan,’’ ujarnya. Namun, yang digratiskan adalah biaya kartu uang elektroniknya saja. Saldo dalam uang elektronik tetap harus dibayar pengguna. ‘’Itu program dari Badan Usaha Jalan Tol di bawah supervisi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Dan juga program dari perbankan,’’ ujarnya. Kartu uang elektronik gratis itu dari lima bank penerbit yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan

Negara (co-branding), dan Bank Central Asia (BCA). Pungky berharap keringanan biaya ini dapat mendorong penggunaan alat bayar uang elektronik di jalan tol, sebelum penerapan 100 persen elektronifikasi pembayaran tol pada 31 Oktober 2017 mendatang. Hingga 6 Oktober 2017, menurut BPJT, pembayaran nontunai menggunakan uang elektronik pada gerbang tol sudah mencapai 72 persen dari total transaksi pembayaran. Pembayaran nontunai juga sudah diaplikasikan pada 36 ruas jalan tol utama yang dikelola 11 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). (ant)

Rupiah Menguat Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (10/10) sore, bergerak menguat sebesar 23 poin menjadi 13.495 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.518 per dolar Amerika Serikat (AS). Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa kemarin, mengatakan ketegangan geopolitik di semenanjung Korea masih menjadi salah satu perhatian pelaku pasar uang, masih memanasnya keadaan di kawasan itu membuat permintaan asset haven seperti logam mulia meningkat dan menekan dolar Amerika Serikat. ‘’Di tengah risiko geopolitik itu, pelaku pasar khawatir dapat berdampak pada ekonomi di kawasan Asia. Di tengah kekhawatiran itu, emas dapat menjadi alat lindung nilai,’’ katanya. Di sisi lain, lanjutnya, harga minyak mentah dunia yang menguat juga turut menjadi faktor yang mendorong mata uang berbasis komoditas meningkat. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude menguat 0,75 persen menjadi

49,95 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,73 persen menjadi 56,20 dolar AS per barel. ‘’Sentimen OPEC yang akan memperpanjang waktu kesepakatan pembatasan produksi menjaga harga minyak mentah dunia,’’ katanya. Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menambahkan bahwa data cadangan devisa Indonesia pada September yang meningkat masih menjadi salah satu faktor yang menjaga pergerakan rupiah terhadap dolar AS. Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia akhir September 2017 sebesar 129,4 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Agustus 2017 yang senilai 128,8 miliar dolar AS. ‘’Cadangan devisa yang meningkat akan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan serta meredakan kekhawatiran pasar terhadap sentimen eksternal,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia, Selasa (10/10), mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.491 dibandingkan posisi sebelumnya 13.504 per dolar Amerika Serikat. (ant)


19

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

Novanto Kembali Ngantor Jakarta (Bali Post) Setya Novanto kembali bekerja seperti bisa sebagai Ketua DPR-RI. Ketua Umum Golkar ini kembali berkantor di DPR setelah dirawat di rumah sakit dan dinyatakan sembuh dari penyakitnya beberapa hari lalu. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar TB Ace Hasan Syadzily mengatakan dirinya mendapat kepastian Setya Novanto, Rabu (11/10) akan memimpin rapat pleno partainya. ‘’Besok juga sudah confirm memimpin rapat pleno,’’ kata TB Ace Hasan Syadzily di Gedung DPR, Selasa (10/10) kemarin. Anggota Komisi II DPR ini menjelaskan agenda pleno partainya menyampaikan dan melaporkan persiapan ulang tahun Partai Golkar dan Rapat Kerja Nasional. Mulai berkantornya Setya Novanto sempat mendapat perhatian di DPR kemarin, pascakeluar dari Rumah Sakit Premier Jatinegara beberapa hari lalu. Kehadiran Novanto ke DPR tidak seperti biasanya, ia tidak menggunakan pintu utama Gedung Nusantara III DPR tempat ruang kerja pimpinan DPR. Tetapi memilih lewat pintu belakang gedung DPR. Otomatis, kehadirannya tidak diketahui awak media. Namun, salah seorang staf kesetjenan DPR mengabadikan gambar Novanto yang akan memasuki lift gedung, kemudian mengunggahnya ke media sosial. Kehadiran Novanto juga diwarnai beberapa anggota Partai Golkar yang berlalu lalang di kompleks Parlemen. Salah satunya Mutya Hafid, Aziz Syamsudin, Robet Kardinal, dan Bambang Soesatyo. Ngantornya kembali Novanto di DPR mendapat perhatian publik karena mengaitkan permohonan praperadilannya yang diterima PN Jakarta Selatan sekitar dua pekan lalu. Pada 29 September 2017, hakim tunggal Cepi Iskandar memutuskan mengabulkan praperadilan Novanto sekaligus membatalkan status tersangka Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (kmb4)

Bali Post/ade

PEMERIKSAAN - Anggota DPR Komisi XI dari Fraksi Partai Golkar Aditya Moha usai menjalani pemeriksaan perdana penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/10) kemarin. Pascaditahan KPK, Aditya Moha diperiksa perdana sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara Sudiwardono untuk memengaruhi putusan banding terhadap terdakwa Marlina Moha Siahaan yang merupakan ibu kandungnya.

Pemerintah agar Usut Tuntas Dana Transfer 81 WNI ke Singapura Jakarta (Bali Post) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengungkap adanya dugaan transfer dana sangat besar senilai 1,4 miliar dolar AS atau senilai Rp 18,8 triliun di Standard Chartered Plc dari Guernsey, Inggris ke Singapura dengan melibatkan sebanyak 81 warga negara Indonesia (WNI). Anggota Komisi I DPR Muhammad Arwani Thomafi meminta pemerintah mengusut tuntas temuan aliran dana super jumbo tersebut untuk memperjelas dugaan adanya tindak pidana pencucian uang. ‘’Harus diusut tuntas agar tidak menjadi praduga-praduga di masyarakat. Yang tentunya semua pihak agar melihat ini lebih jelas, apa yang senarnya terjadi, kalau ada indikasi-indikasi tindakan atau tindakan pidana khususnya di bidang perpajakan

ya… harus diperjelas,’’ kata Arwani Thomafi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/10) kemarin. Menurutnya, apabila ditemukan adanya transaksi mencurigakan dari ke-81 WNI pemilik dana tersebut maka menjadi tugas pemerintah untuk menelusuri secara jelas dan akurat. Aparat penegak hukum harus melihat secara komprehensif apa yang sebenarnya terjadi dengan dana itu. ‘’Jika ada yang mencurigakan ataupun data yang belum dilaporkan atau belum dilaporkan itu menjadi tanggung jawab aparat untuk ditelusuri agar kita tidak dirugikan terutama soal investasi,’’ tandasnya. Anggota Komisi XI DPR Refrizal juga menilai serius persoalan ini mengingat jumlahnya yang cukup besar senilai Rp 18,8 triliun. Anggota Komisi Keuangan DPR menekankan

yang perlu ditindaklanjuti dari persoalan ini adalah pemerintah dalam hal ini Ditjen Pajak harus bisa memastikan bahwa ke-81 WNI itu sebagai wajib pajak (WP) yang patuh. Apalagi, katanya, soal kepatuhan perpajakan menjadi salah satu komitmen DPR untuk reformasi perpajakan, salah satunya adalah dengan menyetujui Perppu Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan. ‘’Di manamana di dunia ya… harus bayar pajak,’’ tegasnya. Selain terkait kepatuhan pajak, menurut Refrizal, penyelidikan masalah ini juga penting untuk mengetahui dugaan adanya pencucian uang dari dana milik WNI yang terparkir di luar negeri itu. ‘’Yang terpenting yang menangani kasus ini harus jujur,’’ tandasnya. Sebelumnya, Direktur Jenderal

Tidak Terpenuhi Dari Hal. 1

Mahkamah dalam hal ini berpendapat alat bukti yang digunakan pada penyidikan terdahulu dapat ditolak karena alasan formalitas belaka yang tidak terpenuhi. ‘’Alat bukti tersebut baru dapat dipenuhi secara substansial oleh penyidik pada penyidikan yang baru, dengan demikian sesungguhnya alat bukti dimaksud telah menjadi alat bukti baru,’’ kata Anwar. Oleh sebab itu, terhadap alat bukti yang telah disempurnakan oleh penyidik tersebut tidak boleh dikesampingkan dan tetap dapat dipergunakan sebagai dasar penyidikan yang baru dan dasar untuk menetapkan kembali seorang menjadi tersangka. Adapun perkara ini diajukan oleh tersangka kasus restitusi pa-

jak PT Mobile 8 Anthony Chandra Kartawiria yang pernah mengajukan permohonan praperadilan dan dikabulkan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 29 November 2016. Akan tetapi penyidik kemudian kembali menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) yang dinilai pemohon hanya dengan memodifikasi sedikit materi dugaan tindak pidana. Atas kejadian tersebut, pemohon merasa mengalami ketidakpastian hukum, sehingga meminta Mahkamah menyatakan Pasal 83 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Atas permohonan tersebut, amar putusan Mahkamah menyatakan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya. (ant)

Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan, pihaknya memperoleh Laporan Hasil Analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Laporan diberikan PPATK kepada Menteri Keuangan dalam rangka meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak (WP). ‘’Dalam data dimaksud, terdapat 81 WNI dengan nilai data 1,4 miliar dolar AS. Jadi bukan satu orang,’’ ujar Ken, Senin (9/10). Dari 81 WNI tersebut, lanjut Ken, sebanyak 62 orang telah mengikuti Program Amnesti Pajak (Tax Amnesty). Saat ini DJP tengah melakukan pendalam terhadap data tersebut dan berkoordinasi dengan PPATK untuk melakukan pemeriksaan mendalam. ‘’Kita cocokkan dengan SPT dan LHA-nya, dan sebagian sudah kita tindaklanjuti,’’ kata Ken. (kmb4)

Jumlah diterima kemarin Rp 22.660.100 Dari Hal. 1

Nyoman Witama Rp 100.000 I Komang Sukarja Rp 100.000 I Nyoman Widiadnya Rp 100.000 Osamu Watanabe, Yoriko Kamikawa, Sukarelawan Bali Japan Club, Sanur 5 tas baju bayi, 3 pak popok bayi, 1 pak pembalut, 3 selimut, 1 tas han duk, 5 tas peralatan bayi,6 bantal, 2 tas baju dewasa, 6 pak susu, 1 tikar, 4 tisu basah TK 4 Saraswati 1 kotak masker Jumlah diterima kemarin Rp 22.660.100 Jumlah sebelumnya Rp 383.463.398 Jumlah seluruhnya Rp 406.123.498

Izin Istri Dari Hal. 1

‘’Seharusnya itu masalah internal keraton, sebagai gubernur masa hanya harus minta izin istri? Jadi (berdasarkan putusan MK), bukan hanya laki-laki dan perempuan yang bisa jadi gubernur, tapi laki-laki yang tidak punya istri dan yang tidak punya anak juga bisa jadi gubernur. Itu yang dianggap pemohon itu tidak betul kan berarti pemerintah membedakan warga negara,’’ kata Sri Sultan. Seperti diketahui, Sri Sultan yang memiliki empat putri itu pada 31 Desember 2015 pernah mengeluarkan ‘’sabda’’ yang menyatakan bahwa penggantinya sebagai Raja Keraton Yogyakarta harus berasal dari keturunannya. Sedangkan pada 5 Mei 2015, Sri Sultan juga mengeluarkan ‘’dhawuh’’ atau perintah raja berisi perubahan nama putri pertamanya, GKR Pembayun, menjadi GKR Mangkubumi Hamemayu Hayuning Bawono Langgeng

Ing Mataram. Sejumlah pihak menilai perintah itu sebagai indikasi bahwa GKR Mangkubumi akan diangkat sebagai raja berikutnya. ‘’MK lebih tahu isi putusan itu tapi di internal keraton tidak boleh diintervensi siapa pun. Biarpun saya makin tua, ya… mestinya akan terjadi suksesi. Yang jelas lima tahun ini kan enggak (menyerahkan tahta), semoga panjang umur saja,’’ kata Sri Sultan. Pelantikan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta untuk periode 2017-2022 berdasarkan Keputusan Presiden 107/P/2017 tentang Pengesahan Pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta 2012-2017 dan Pengesahan Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta 2017-2022 tanggal 6 September 2017. (ant)

Rabu, 11 Oktober 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya lan Atma Wedana (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel

07.35 Kartun Kurusetra Parwa (2) 08.00 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Sosial 10.05 Lejel Homeshopping 10.30 Ista Dewata Pura Geger Dalem Pemutih, Pura Dalem Karang Boma 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana

Makna Upacara Pujawali dan Piodalan (1) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Tari Taman Suci (3) 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Dialog Interaktif Ambarasram

17.00 Dialog Kominfo 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Bondres Ngakak Bondres Gus Badra (1)

21.30 Ajeg Bali Metatah, Menaklukkan Musuh Dalam Diri II 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Sukawati (4) 23.00 Berita dam Bincang Terkini 23.05 Lila Cita Calonarang Pura Dalem Budamanis (1)

Bhimasena dan Ashwattaman Sama-sama Pingsan

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Keduapuluh Tujuh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Pertempuran antara Bhimasena melawan Ashwattaman, yang merupakan singa-singa di antara manusia itu berlangsung sangat dahsyat. Mereka berjuang mati-matian berusaha menghabisi satu dengan lainnya. Setelah melanglang di jalan berbeda, keduanya melaksanakan gerakangerakan melingkar. Mereka saling menyerang menggunakan anakanak panah yang ditembakkan dari busur-busur terbaiknya. Busur itu ditarik dengan rentangan paling penuh. Masing-masing membuat usaha keras merancang kehancuran pihak lainnya. Mereka menginginkan membuat yang lain tanpa kereta. Kemudian kastria kereta putra Drona itu memanggil banyak senjata sakti. Putra kedua Pandu memakai senjata-senjata miliknya sendiri. Bhima berusaha menetralkan semua senjata yang ditembakkan lawannya itu. Oh baginda, di sana terjadi sebuah benturan senjata-senjata. Seperti benturan mengerikan planet-planet pada waktu pembubaran alam semesta. Senjata-senjata itu, oh Bharata, yang dilepaskan oleh mereka saling bertubrukan. Akibatnya senjata-senjata itu menerangi semua tempat di arah mata angin, ter-

masuk pasukan-pasukan paduka yang ada di sekelilingnya. Ditutupi rombongan-rombongan anak-anak panah, langit berubah menjadi sebuah pemandangan mengerikan. Tampak, oh raja, seperti waktu pembubaran alam semesta, ketika ditutupi meteor-meteor berjatuhan. Dari benturan panah-panah itu, oh Bharata, api dihasilkan di sana. Percikan-percikan dan nyala api itu terus berkobar. Api itu mulai menghabiskan kedua bala tentara. Para Siddha, melangkah ke sana, oh baginda, mengucapkan kata-kata ini, ‘’Oh tuan pertempuran ini yang utama dari semua pertempuran mana pun yang terjadi sebelumnya. Pertempuran itu sangat dahsyat. Pertempuran seperti ini tidak pernah terjadi lagi. Kedua orang-orang itu, baik Ashwattaman merupakan kshtria yang dilengkapi pengetahuan persenjataan sangat tinggi. Keduanya memiliki keberanian yang dahsyat. Keperkasaan Bhima yang menakutkan itu tampil menakjubkan. Alangkah besarnya energi mereka. Juga demikian luar biasa keterampilan yang dimiliki kedua ksatria utama itu. Keduanya tampak seperti Yama-yama penghancur dua alam semesta di akhir yuga. Mereka dilahirkan

seperti dua Rudra atau seperti dua matahari. Kedua macan di antara manusia itu dilengkapi wujud-wujud mengerikan. Seperti dua Yama pada pertempuran ini.’’ Seperti itu kata-kata para Siddha terdengar di sana pada setiap waktu. Bergabungnya para penghuni surga itu menimbulkan sebuah raungan singa keras. Setelah menyaksikan prestasiprestasi mengherankan itu, tidak dapat dibayangkan penampilan kedua prajurit itu. Kumpulan banyak para Siddha, para Charana dipenuhi ketakjuban. Dan dewa-dewa, para rishi yang agung memuji-muji mereka. Keduanya dengan mengatakan, ‘’Sangat baik, oh putra Drona yang berlengan perkasa. Sangat baik, oh Bhima.’’ Kedua pahlawan itu, oh raja, setelah saling melukai satu dengan lainnya. Mereka saling memelototi dengan matanya yang diputar-putar dalam kemarahan. Bibir-bibir mereka juga bergetar. Gigi mereka gemeretak menggigit bibir-bibir mereka. Kedua ksatria kereta perkasa itu saling menutupi satu lainnya dengan hujan-hujan anak panah. Seolaholah mereka seperti dua kumpulan awan-awan menumpahkan aliran anak-anak panah. Seperti hujan

berkilauan. Senjata-senjata itu merupakan petir mereka. Setelah saling menyerang satu dengan lainnya. Tiang bendera dan sais kereta, yang besar itu juga saling melukai kuda-kuda mereka. Selanjutnya saling memukul satu dengan ainnya. Oh baginda, mereka dipenuhi kemarahan. Mereka mengambil dua batang panah. Masing-masing menginginkan membantai yang lainnya. Menembakkan dengan cepat kepada musuhnya. Kedua anak panah itu berkobar tidak dapat ditahan dan dilengkapi kekuatan petir, datang, oh raja kepada kedua prajurit itu ketika mereka berada di depan divisi-

divisi mereka masing-masing. Keduanya saling melukai. Masing-masing dari kedua pejuang perkasa itu pun terluka parah dengan anak-anak panah itu. Akibatnya mereka pun tenggelam di teras kereta mereka masingmasing. Setelah mengetahui putra Drona itu tidak sadarkan diri, sais keretanya membawanya keluar dari medan pertempuran. Semua itu, oh raja, dalam pandangan pasukan-pasukannya. Hal sama, oh raja, sais keretanya Bhima membawa keluar dari medan pertempuran putra Pandu dengan kereta. Penghangus musuhmusuh itu berulang-ulang jatuh pingsan. (bersambung)

Sloka 15.13 Gam avisya ca bhutani dharayamy aham ojasa pusnami causadhih sarvah somo bhutva rasatmakah Aku masuk ke dalam setiap planet, dan planet-planet itu tetap melintasi garis edarnya atas tenaga-Ku. Aku menjadi bulan dan dengan demikian menyediakan sari hidup kepada semua sayur.


16 Pages

189 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

y,

, October Wednesday

Dench slam l Streep, Judi over sexua Weinstein t claims harassmen

11, 2017

Wednesda

apolodecades. 65, initially - Meryl Streep Weinstein, threatened to sue by but later LOS ANGELES two of Hollywood’s out gizedthe allegations uncovered been and Judi Dench,actresses, lashed over He has not most respected Harvey Weinstein the newspaper.any crimes but was of they were charged with at movie producer as co-chairmanthe but said from on Mondayhis decades of alleged fired on Sunday amid fallout unaware of of women. dis- the Weinstein sexual harassment moved to Times story. to the Huffington As HollywoodWeinstein, Streep had been In a statement said she from the Weinstein tance itself been appalled by stu- Post, Streep claims that said she had against the film to unaware of front of actresses and in claims made she once likened young women undressed and asked speech. dio executive assistants massages. a 2012 awards “God” in news about is inexcusable, to give him familiar,” His “behavior “The disgracefulhas appalled of power Weinstein chambut the abuse a Harvey us whose work he a statement. Streep said Dench, who won those of in 1999 pioned,” Streep said. Kevin Britain’s actress Oscar and director duced film he regretProducer supporting said in a Smith said on MondayWeinstein’s for the Weinstein-pro from in Love,” “completely ted taking money “Shakespeare was she Photo years Stapleton/File statement these offences, which production company. the first 14 REUTERS/Shannon “He financed- and now I know unaware of horrifying.” are of course Streep and Dench, of my career others were profiting, feel chamStars like had been been while I waspain. It makes me the for have whose movies Weinstein, out after in terrible Smith, known Bob pioned by ashamed,” to speak and Silent wrote under pressureTimes investigation comedies “Jay “Clerks,” by mulBack” and a New York detailed claims physical Strike (rtr) last week on Twitter. of unwanted tiple womenWeinstein over three contact by

ain back on Shania Tw Petty top, Tom charts U.S. re-enters

Shania Twain

one album). streams equal Twain, 52, activity (1,500 crosssover from the streaming country-pop years away and a first stuCanadian after several Lyme disease - Shania Twain’s the top of released “Now” struggle with debuted atrocker Tom studio following a LOS ANGELES at No. 3 in 15 years Me” bowed while dio album back onto tough divorce. Me You Love change of direction album charts, / AFP in fifth Cyrus’s Lovato’s “Tell the Billboard sent his music soaring NORTH AMERICA in sales, while “Younger” debuted , IMAGES / GETTY with with 73,000 Petty’s death LE SEGRETAIN sold. folksy style 137,000 shows Co-Chairman PASCAL 25, 2017 (L) and fashion demore than on Mon- to a more some 45,000 units Beyonce and fundraisthe U.S. charts. February for with The R&B “Now” sold to data Weinstein Vanity Fair Oscar taken on disasters. Gente” new placewas also a good week according Twain’s album It Center the 2017 This file photo Company Harvey and earthquake hit “Mi almost double its first week, copies in Nielsen SoundScan, Lovato and Miley ing for hurricaneof Spanish-language chart, which The Weinstein Chapman attending Wallis Annenberg remix Carter at digital songs day from pop singers Demi signer Georgina Graydon Beverly Hills, California. spot on the The singer’s with in hosted by releases by took the top with his band single sales. joined forces some Party Performing Arts Hits” album sold some 83,000 measures online in which Beyonce Cyrus. sold for the William, in 1993, a week Petty’s “Greatest “Mi Gente,” and Willy on the charts. (rtr) first releasedon the Billboard 200 66. singer J.Balvin places Heartbreakers, No. 106 Dps the No. 2 spot singer died at age album Latin units, and rose 25 Jl. Raya Puputan No 148 from Girl” units to take Mandala Renon Renon and 79,000 tallies units Kopi Made Jl. Raya Niti 148 after the “American 200 chart equal one album) Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum The Billboard (10 songs Jl. Raya Niti Yamin No.18 sales Jl. Mohamad Cafee Renon Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama 19 Smirnof sales, song Merdeka No.88 No 68 Subah Renon

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

onal Bali

find Internati

Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Fire crews battle as deadly California wildfires rage on

online: http://www.intern

Post at:

Jl. Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

2017 October 11,

REUTERS/Mike

Blake

deadly battle as Fire crews wildfires rage on ia Californ

A firefighting

helicopter

drops water

to help save

a home during

a wind driven

wildfire in

Orange,

California,

U.S., October

9, 2017.

emera state of other declared five to BrownNapa, Sonoma and exposure in say sustained unpicked gency de- experts smoke can taint owner of counties.included Orange County had been 47, That heavy where a wilddirector grapes. Fred Oliai, Winery, said at least mercial buildings Pimlott, Southern California, of Valley destroyed to contain stroyed, Ken affluent Alta Napa Department on Monday were nervous. the fire dozen homes in the in the of the California Protection, said the forcbattled overnight winemakers a half see anything, of - Firefighters evacuating residents people Forestry and Fire told Reuters Anaheim Hills neighborhood, “You can’t of hundreds at least 10 dense,” he California, SANTA ROSA on Monday.by high temperatures smoke is very Monday. He had not ing the evacuation said. (rtr) have killed in Northern Fanned wildfires separate blazes that and businesses. the 15 fires by telephone on close enough to his residents, authorities and of homes he said late and dry conditions, able to get flames reached his weekend path of 15 also be heard hundreds morning,” over the 73,000 acres been to see if News can (Tuesday) at Global broke out and destroyed vineyards some in “Bali Image” from 9.30 the fires, which on Monday. priority is still the spread to cover week, 96.5 officials said. 90-acre property. worldRadio FM am. Listen to grapes in last Efforts to control “...The topfor the most active (114 sq miles), fire sq miles the state’s “We got our have grapes hanguntil 10.00 FM at http:// covering 42 swept throughcountry, were being evacuations life protection is the colleges The largest, respectively, struck but others still m Global Radio weather Schools and Tuesbecause sq miles ten2myradio.co famous wine at http:// ing,” he said. more favorable for the fires canceled concern.” had been and 39 and Sonoma counties, by globalfmbali.lis one wine streaming helped http:// number people in Napa a spokesman near the wildfires two hospitals California’s or live video ali.com and li. Some 20,000 their homes since the heartland of the status of the day’s classes, and were forced to conditions, Office of Emergency radioglobalfmb nel/global-fm-ba from broadwas County governor’s evacuated said. ustream.tv/chan said, while 100 industry wherebeing harvested in Sonoma state officials Services said. the death toll could Sunday, officials Jerry more than crop currently Governor However, Alexander warned. caster CNN said for fire-related unclear on Monday. dam- evacuate, California to potential itself, still rise, Bradand emergency man- had been treated burns and smoke addition fire In from were taking injuries including “Firefighters to vineyards workers com- age agement of the winds dying inhalation. homes and About 1,500 advantage a lot of work is going down ...and overnight and early to be done

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu Wage, 11 Oktober 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Film ’’Star Wars: The Last Jedi’’ Mulai Diputar Syahrini

Bali Post/kmb

Syahrini Pasang Tarif Mahal

GERAH karena dituding telah dibayar untuk mempromosikan First Travel sebagai ikon, Syahrini mengungkapkan tarif profesionalnya yang mahal sebagai brand ambassador. Ia mengatakan untuk endorse atau mempromosikan produk di akun Instagram pribadinya, sekali unggahannya dihargai Rp 100 juta. Sedangkan untuk menjadi brand ambassador suatu produk, tarif yang dikenakan Syahrini lebih fantastis lagi, yakni senilai Rp 1 miliar. “Posting di Instagram aku, satu kali posting Rp 100 juta. Jadi ikon (brand ambassador) Rp 1 miliar dari manajemen,” ujar Syahrini saat ditemui di Bareskrim Polri, belum lama ini. Pelantun lagu “Jangan Memilih Aku” itu juga menegaskan bahwa dia sama sekali tidak menerima uang sepeser pun dari ikatan kerja samanya dengan First Travel, yang dibekukan operasinya oleh pihak berwenang karena kasus penipuan massal bermodus layanan jasa umroh. Ia tidak menerima uang karena kerja sama yang terjalin menguntungkan mereka berdua. Bentuk kerja sama mereka adalah Syahrini diberi diskon untuk umroh dengan fasilitas VVIP, meski ia hanya membayar harga reguler. Tapi, ia diwajibkan untuk mempromosikan First Travel dengan mengunggah dua foto per hari di akun Instagram pribadinya. Kala itu Syahrini membayar Rp 200 juta untuk membiayai dirinya dan 12 orang anggota keluarganya berangkat umroh. Syahrini pun mengaku saat itu dirinya memang berniat untuk beribadah. Oleh karena itu ia hanya menikmati diskonnya saja. “Aku tidak menerima sepeser pun dari First Travel sebagai ikon. Aku memang ingin ibadah dengan keluarga,” katanya. Pernyataan Syahrini ini sekaligus untuk meluruskan bahwa dirinya memang tidak dikontrak sebagai brand ambassador First Travel, melainkan hanya untuk mempromosikan alias endorse. (kmb)

KORUT - Kim Yo-jong, calon pemimpin Korut.

Kim Yo-jong

Wanita Ini Calon Pemimpin Korut BARU-BARU ini pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mempromosikan adik perempuannya, Kim Yo-jong, menjadi salah satu pemimpin di Partai Buruh yang tengah berkuasa. Kim Yo-jong juga didapuk menjadi salah satu anggota baru Politbiro yang merupakan forum elite pengambil keputusan strategis di Korea Utara. Hal tersebut dinilai publik sebagai bentuk kepercayaan Kim Jong-un kepada adik perempuan bungsunya itu. Bahkan disebutkan bahwa selama ini Kim Yo-jong juga adalah pencetus dan otak dari sejumlah kebijakan serta aktivitas yang akhirnya dilakukan Kim Jong-un selama memerintah. Dilansir the Guardian, Yo-jong hingga 2010 sangat jarang tampil di publik. Namun, pada tahun itu dia pertama kali difoto ketika menghadiri konferensi Partai Buruh Korea Utara. Usianya terpaut empat tahun di bawah Kim Jong-un.

Dia kembali terbidik kamera pada 2011 ketika ayah mereka Kim Jong-il meninggal dunia. Yo-jong tidak menjadi perhatian hingga 2014. Dia mulai sering mendampingi kakaknya dalam berbagai kesempatan. Bahkan, disebutkan Yo-jong sangat mempengaruhi Jong-un saat harus muncul ke publik atau menghilang dari media beberapa lama. Yo-jong juga disebut kerap mendampingi kakaknya ketika turun ke lapangan. Bahkan posisinya disetarakan sama penting dengan istri Kim Jong-un, Ri Sol-ju. Yo-jong juga dilaporkan menjadi

Bali Post/ist

Peduli Penderita HIV/AIDS

The Error Project Rilis Video Klip ”Dunia Dalam Harapan”

Bali Post/win

RILIS - The Error Project rilis album baru untuk penderita AIDS/HIV. lead gitar, dan Iwak Qyong di drum mengakui bahwa seseorang yang mengidap virus mematikan tersebut masih tetap memiliki hak yang sama dengan orang pada umumnya. Melalui klip di single “Dunia Dalam Harapan” mereka ingin mengedukasi masyarakat bahwa tidak perlu mengucilkan para ODHA, melainkan justru mereka butuh pangku tangan kita agar tidak mengalami gangguan psikis. “Penyakit AIDS tidak akan menular melalui berbicara maupun interaksi sosial. Justru ketika ODHA dikucilkan akan membawa beban psikis yang tentunya membuat sakitnya semakin parah,” tandas Ari KCX. Setelah dirilis secara resmi, The Error Project berharap

pendorong agar Kim Jong-un mengunjungi sekolah-sekolah, taman, rumah-rumah penduduknya yang adalah warga biasa hingga relasi Kim Jong-un dengan bintang NBA, Dennis Rodman. Diketahui bahwa Kim Jong-un dan Yo-jong lahir dari ibu yang sama yaitu penari kelahiran Jepang yang menjadi istri ketiga Kim Jong-il. Pakar menilai, kepercayaan yang diberikan Kim Jong-un kepada sang adik tak mustahil akan memberikan peluang bagi Yo-jong nantinya menjadi pemimpin Korut. (rtr)

Warga Inggris Tolak Gunakan Kembang Api

KEMBANG API - Warga Inggris menolak penggunaan kembang api di depan umum.

Terbentuk sejak Maret 2015, The Error Project Band secara konsisten menaruh perhatiannya terhadap para penderita penyakit HIV/AIDS. Perhatian ini, dituangkan dalam sebuah karya musik hang diberi judul “Dunia Dalam Harapan” sebagai ungkapan rasa prihatin kepada seseorang yang terjangkit virus mematikan ini. Single “Dunia Dalam Harapan” ini resmi di-launching lengkap dengan video klipnya beberapa waktu lalu. Penggarapan klip video ini mengambil latar di Desa Tamblang Buleleng, Pantai Kerobokan dan Boshe VVIP Club Bali. Dengan melibatkan model cantik Lolit dan Tiwi, serta dibantu video shoot oleh Krisnantara dan Edy Mariyasa sebagai edited. “Single ‘Dunia Dalam Harapan’ ini merupakan single yang kami garap sebagai bentuk keprihatinan kami atas stigma negatif untuk para penderita penyakit HIV/AIDS. Keterjangkitan virus ini selalu dijadikan senjata utama untuk mengucilkan para penderita AIDS, sehingga membuat jurang diskriminasi semakin dalam bagi mereka,” ujar Ari KCX saat dikonfirmasi, Selasa (10/10) kemarin. Band yang didukung penuh oleh Ari KCX di vokal dan gitar, Gus Yana di bass, Krisnha di

Bali Post/rtr

dapat mengedukasi masyarakat mengenai betapa berbahayanya penyakit HIV/AIDS, sehingga masyarakat memperoleh informasi mengenai cara penanggulangan dan cara penularan penyakit mematikan tersebut. “Masyarakat harus mendapat informasi yang benar bagaimana penyakit tersebut menular baik dari freesex, penggunaan jarum suntik, bukan dengan komunikasi dan interaksi sosial,”pintanya. Band asal Desa Tamblang yang terbentuk Maret 2015 ini juga lebih suka menciptakan lagu-lagu dengan mengambil tema sosial dan kehidupan yang riil. Rencananya, TEP akan menggarap album pertama yang terdiri atas 10 lagu. (win)

TERNYATA tak semua orang menyukai kembang api yang pecah dan membuat gambar cantik di udara saat malam hari. Sebagian orang merasa takut dengan suaranya yang keras. Rasa takut itu membuat sebagian warga Inggris mengajukan petisi untuk mendesak pelarangan penggunaan kembang api di muka umum. Saat ini, sudah ada lebih dari 2.000 orang yang menandatangani petisi tersebut, di mana mereka mengatakan bahwa kembang api itu seperti alarm, menyusahkan, dan menimbulkan kegelisahan pada banyak orang juga hewan. Petisi itu meminta Sekretaris Negara Inggris untuk membuat ketentuan yang sesuai, untuk menjamin bahwa risiko penggunaan kembang api di muka publik dilakukan secara minimum, dan sesuai dengan ketentuan sebagaimana tertulis dalam Fireworks Act 2003 ayat 2.

Dalam ketentuan yang ditetapkan oleh petition.parliament.uk, pemerintah akan merespons jika tanda tangan menembus angka 10 ribu, sementara jika melampaui angka 100 ribu tanda tangan, maka petisi tersebut dapat dilanjutkan ke parlemen. Sebuah petisi serupa pernah diluncurkan tahun lalu dan berhasil mengumpulkan sebanyak 168.160 tanda tangan. Sayangnya bagi para juru kampanye ini hanya memicu debat singkat di Parlemen, di mana pemerintah mengklaim bahwa undangundang saat itu telah berjalan dengan baik. Diketahui bahwa banyak hewan menjadi sangat ‘waspada’ saat kembang api meledak karena kebisingan. Diperkirakan sekitar 45 persen anjing takut kembang api dan disarankan untuk setiap orang yang memelihara anjing untuk membuat tempat persembunyian yang aman. (rtr)

Trailer atau cuplikan singkat film, “Star Wars: The Last Jedi”, sudah diputar untuk pertama kalinya Senin malam waktu AS sewaktu babak pertama pertandingan sepak bola ala Amerika antara Minnesota Vikings melawan Chicago Bears. Walt Disney, yang memegang hak tayang film-film Star Wars, menggunakan taktik serupa dengan dua tahun sebelumnya ketika trailer ketiga “Star Wars: The Force Awakens” ditayangkan pada Monday Night Football. Force Awakens mempertemukan para aktor yang membintangi film pertama serial Star Wars pada 1977, yakni Harrison Ford, Carrie Fisher dan Mark Hamill, selain mengenalkan generasi karakter baru dalam film ini. Film ini telah meraup sekitar 2 miliar dolar AS dari seluruh dunia. Para aktor yang membintangi “Last Jedi” juga pernah membintangi “Force Awakens”. Mereka adalah Daisy Ridley, John Boyega dan Adam Driver. Film terbaru Star Wars ini dijadwalkan tayang 15 Desember di seluruh dunia, demikian Reuters. Sementara itu film berikutnya “Star Wars” akan digarap oleh sutradara yang baru, kata Walt Disney Co, Selasa waktu AS seperti dikutip Reuters. Colin Trevorrow tidak akan lagi menyutradarai “Star Wars: Episode IX” yang oleh studio ini direncanakan rilis pada 2019. Meski begitu, Walt Disney tidak menyebutkan siapa pengganti Trevorrow. “Lucasfilm dan Colin Trevorrow sepakat memilih berpisah pada ‘Star Wars: Episode IX,’’ kata studio film tersebut. Bahkan disebutkan Colin telah menjadi mitra yang hebat sepanjang proses pembuatan film ini, tapi kami tiba pada kesimpulan bahwa visi kami untuk proyek ini berbeda. Kami mendoakan yang terbaik untuk Colin dan akan segera membagikan informasi mengenai film ini. Ini untuk kedua kali selama tahun ini proyek “Star Wars” kehilangan sutradara. Juni lalu Disney menyatakan sutradara Phil Lord dan Christopher Miller telah meninggalkan proyek spin-off Han Solo “Star Wars” karena perbedaan pandangan soal kreatif, demikian Reuters. (rtr)

Bali Post/rtr

STAR WARS - Salah satu adegan menantang di film Star Wars terbaru.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook