Skip to main content

Edisi 11 Januari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 142 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu umanis, 11 januari 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

LPD Siap Dukung Pengusaha Muda Pribumi EKONOMI Bali masih kurang seimbang. Tak hanya antara Bali Selatan dan Utara, juga ekonomi di perkotaan dan perdesaan. Padahal, pemerintah daerah Bali telah mengantisipasinya sejak 32 tahun lalu. Pembentukan Lembaga Perkreditan Desa (LPD), salah satunya. Sasarannya adalah membangkitkan ekonomi masyarakat desa dengan memberikan kemudahan dalam akses permodalan. Adakah hal tersebut sudah sesuai cita-cita awal?

LPD telah banyak memberi dorongan ekonomi di perdesaan. Berbagai program telah diluncurkan untuk mengangkat kesejahteraan krama adat. Di antaranya, tabungan upacara adat dan beasiswa. Kini di tengah semakin sedikitnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia usaha, telah pula disikapi LPD. Ketua Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS LPD) Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendekiawan, SH., M.Si., berjanji untuk mendukung generasi muda Bali yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan. “Kami siap memberikan permodalan kepada generasi muda yang ingin menciptakan lapangan pekerjaan. Yang jelas lembaga tradisional ini kita kelola manajemennya secara

profesional. Namun karakteristik LPD harus tetap dijaga. Sehingga ke depannya LPD tetap kokoh, maju, dan berkembang. Hasilnya juga dapat dinikmati oleh masyarakat Desa Pakraman untuk pelestarian seni, adat, dan budaya Bali,” ujarnya. Dalam wawancara khusus dengan Bali Post dan Bali TV, Selasa kemarin, ia menyatakan bahwa peran generasi muda dalam memajukan LPD sangatlah produktif. Hal. 19 Sebagai Nasabah

Seputar Bali, Rabu 11 Januari 2017 Pukul 18.00 Wita

“Kami siap memberikan permodalan kepada generasi muda yang ingin menciptakan lapangan pekerjaan. Yang jelas lembaga tradisional ini kita kelola manajemennya secara profesional. Namun, karakteristik LPD harus tetap dijaga. Sehingga ke depannya LPD tetap kokoh, maju, dan berkembang. Hasilnya juga dapat dinikmati oleh masyarakat Desa Pakraman untuk pelestarian seni, adat, dan budaya Bali,” ujarnya. Nyoman Cendekiawan, Ketua BKS LPD Bali

Diganggu, Jokowi Pastikan akan Dibela Megawati

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyanjung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan menyebutnya pejuang demokrasi yang memegang teguh prinsip. “Ya kan jelas ya. Bahwa Ibu Megawati itu kan Pejuang Demokrasi. Artinya apa? Yang tidak demokratis, yang mengganggu pasti beliau lawan. Tuh prinsip itu,” kata Presiden kepada wartawan setelah menghadiri acara Hari Ulang Tahun ke-44 PDI Perjuangan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa kemarin.

Bali Post/ap

TROFI - Cristiano Ronaldo Junior memegang trofi ayahnya Cristiano Ronaldo. Tampak pula pacar Ronaldo Georgina Rodriguez, kiri kedua.

Pemain Terbaik

CRISTIANO Ronaldo terpilih sebagai pemain terbaik FIFA untuk keempat kalinya pada Selasa WIB, mengungguli rival lamanya Lionel Messi. Claudio Ranieri memenangi penghargaan pelatih terbaik atas keberhasilan membawa Leicester City menjuarai Liga Inggris. Ronaldo mendapat penghargaan untuk penampilannya pada 2016 ketika ia memenangi Liga Champions bersama Real Madrid kemudian Piala Eropa 2016 bersama Portugal.

Pemenang lima kali dan runner up empat kali Messi berada di urutan kedua, dan penyerang Prancis Antoine Griezmann menghuni urutan ketiga. “Saya akan senang seandainya Messi ada di sini pada hari ini namun mereka memiliki pertandingan penting pada Rabu, dan kita dapat memahaminya,” ucapnya setelah menerima penghargaan dari Presiden FIFA Gianni Infantino. Hal. 19 Peringkat Kedua

Bali Post/ant

MENANGIS - Rachmawati Soekarnoputri (kiri) menangis saat beraudiensi dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/1) kemarin. Rachmawati menjadi tersangsa dalam kasus dugaan makar. Ia diperiksa pertama kali di Mako Brimob pada 2 Desember 2016 lalu bersama sejumlah aktivis.

Ia menambahkan, Megawati bahkan melindungi Presiden yang telah terpilih secara demokratis. “Begitu juga yang ingin, yang ingin mengganggu Presiden, karena Presiden yang sekarang terpilih konstitusional. Pasti beliau akan turun dan tadi sudah sampaikan,” kata Jokowi. Untuk bentuk nyatanya,

Presiden menyerahkan kepada Megawati terkait bentuk dukungan yang akan diberikan. “Tanyakan ke Bu Mega,” kata Presiden sambil tersenyum. Megawati Soekarnoputri yang mendampingi Jokowi hanya tersenyum dan menolak memberikan pernyataan. Hal. 19 Ganggu NKRI

“Apa yang mereka lakukan, hanyalah kepatuhan yang lahir dari watak kekuasaan totaliter, dan dijalankan dengan cara-cara totaliter pula. Bagi mereka, teror dan propaganda adalah jalan kunci tercapainya kekuasaan.” Megawati, Ketua Umum PDI-P

Waspadai Kelompok Antikebinekaan Jakarta (bali post) Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri mengingatkan munculnya kelompok tertentu yang kerap memaksakan kehendak dengan cara melakukan teror dan propaganda untuk mencapai kekuasaannya. Kelompok yang disebut Antikebinekaan itu berupaya menjadikan ideologi tertutup yang diingini dapat diterima masyarakat luas. “Mereka menghendaki keseragaman dalam berpikir dan bertindak, dengan memaksakan kehendaknya. Oleh karenanya, pemahaman terhadap agama dan keyakinan sebagai bentuk kesosialan pun dihancurkan, bahkan dimusnahkan,” kata Megawati

Soekarnoputri saat pidato HUT ke-44 PDI-P di Jakarta, Selasa (10/1) kemarin. Menurut Megawati, kelompok yang menganut ideologi tertutup berwatak totaliter. Hal. 19 Pemikiran Kritis TUMPENG - Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri memberikan tumpeng pertama kepada Presiden Joko Widodo saat HUT ke-44 PDI-P di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/1) kemarin. HUT PDI-P itu mengambil tema “PDI Perjuangan Rumah Kebangsaan untuk Indonesia Raya”. Bali Post/ade

Menuju Generasi Emas (2 - Habis)

SDM Bali Harus Bangkit MEBENTUK pengusaha pribumi tak cukup dengan melakukan pembenahan regulasi. Bagi Bali, kelahiran generasi pengusaha pribumi bisa dikondisikan dengan melakukan indentifikasi potensi dan masalah. Dalam konteks inilah diperlukan pembenahan sistem baik di sektor pendidikan, kebijakan politis termasuk pemberdayaan pedesaan dengan target membentuk mentalitas kewirausahaan di kalangan generasi muda Bali. Pandangan tersebut dilontarkan pengamat budaya Bali yang juga akademisi Unud Prof. Sutjaja dalam perbincangannya dengan Bali Post, Selasa (10/1) kemarin. Pandangan senada juga dilontarkan pengurus Real Estate Bali (REI) Bali Gede Semadi Putra. Prof. Sutjaja mengatakan untuk melahirkan pengusaha pribumi, Bali sebenarnya tak perlu harus berdesakan di sektor yang sudah jenuh. ‘’Pemilik modal di Bali mestinya bisa mendukung gerakan menjadikan desa sebagai episentrum pembangunan dan menyiapkan generasi

muda Bali. Ada banyak potensi pedesaan yang belum digarap dan cenderung diabaikan sebagai daya dukung ekonomi,’’ ujarnya. Ia mengatakan Bali krisis pengusaha pribumi karena Bali terlalu dimanja dengan propagandapropaganda percepatan pertumbuhan yang bertumpu hanya pada sektor pariwisata. Padahal, di luar itu ada banyak potensi dan keunikan Bali yang belum dibidik menjadi lahan usaha. ‘’SDM Bali harus bergerak dan cerdas membaca potensi. Kuliner Bali dan minuman beralkohol produksi penduduk Bali bisa menjadi industri prospektif jika dikelola profesional,’’ sarannya. Jepang Bisa mengelola produk pertanian menjadi sake dan popular, mengapa Bali tidak? Prof. Sutjaja yang baru pulang dari Jepang untuk kepentingan studi banding penguatan potensi lokal dan optimalisasi sektor pertanian dalam pembentukan karakter pengusaha, mengatakan kuliner Bali sangat potensial menjadi lahan usaha. Ini dimungkinkan mengingat kuliner Bali

memiliki keunikan. ‘’Kita jangan terlalu terjebak dengan target wisatawan mancanegara sebagai pasar. Membidik wisatawan lokal dan domestik untuk kepentingan ini harus dibudayakan. Orang Bali harus mencintai kulinernya sendiri. Kita bisa mengadopsi budaya Jepang dan membangun daya tahan pengusaha lokal. ‘’Ini yang harus kita edukasi. Menggerakkan daya beli konsumen lokal untuk kebangkitan ekonomi lokal,’’ sarannya. Ia berharap semua komponen di Bali bergerak dalam satu kebijakan yang terintegrasi jika ingin membentuk generasi muda Bali memiliki mental wirausaha. Kampus, pemerintah, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bisa menjadi bagian untuk menyiapkan jalan lapang bagi generasi Bali menjadi tuan di tanah Bali. ‘’Bangkit atasi paceklik pengusaha pribumi harus didukung semua elemen. Ini tolok ukur kemandirian Bali pada masa mendatang,’’ tegasnya. Hal. 19 Langkah Inovasi


DENPASAR

2 Gara-gara Utang, Dua Anak Pemilik Bengkel Ditebas Denpasar (Bali Post) Masalah utang piutang yang berujung tindak penganiayaan kembali terjadi. Setelah sebelumnya penunggu pasien di RSUP Sanglah dikeroyok gara-gara orangtuanya terlibat utang, kini hal yang sama menimpa dua anak pemilik bengkel cat mobil, Abdul Zairobi (23) dan Irfan Mursidi (25). Keduanya dikeroyok di tempat kerjanya, Jumat (6/1) siang lalu. Kedua korban dipukul menggunakan palu dan ditebas dengan pedang. “Kedua korban bekerja di Jl. Wibisana Barat, Denpasar Barat. Mereka didatangi seorang pria bernama Dirman dan seorang temannya,” kata Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana, Selasa (10/1) kemarin. Saat datang, Dirman langsung menanyakan ayah korban lantaran sisa uang hasil penjualan mobil belum dibayar ke pelaku. Karena ayah korban tidak ada, akhirnya pelaku berencana menyita sepeda motor yang ada di bengkel tersebut. “Korban tidak memberikan, sebab motor itu milik orang lain. Kemudian terjadi keributan di antara pelaku dan korban,” ucapnya. Tak berhasil menyita motor, pelaku marah dan menganiaya korban menggunakan pedang dan palu. Akibatnya, Abdul Zairobi mengalami luka robek pada tangan kirinya, sedangkan Irfan menderita luka robek pada kedua tangannya. Keduanya melaporkan kasus penganiayaan itu ke Polsek Denbar. “Kami berhasil menangkap pelaku Dirman beberapa jam pasca-kejadian. Sedangkan temannya masih buron,” tegasnya. (kmb)

Suara Denpasar & Badung Sudah Ada BOS, Murid Masih Bayar SPP Mohon kepada pemerintah dan sekolah agar mengelola keuangan pendidikan dan dana BOS dengan baik demi meringankan beban orangtua murid. Sudah ada BOS kok murid masih bayar SPP? Bu Vera, Tabanan

Permasalahan Transportasi ”Online” Terkait demo sopir taksi konvensional, kami bukan menolak aplikasi transportasi online namun yang dipermasalahkan adalah karena tarifnya yang lebih murah dari taksi biasa yang sudah berizin. Walaupun demikian, tampaknya sudah tidak banyak yang kerja di Grab dan Uber Taxi karena penghasilannya kecil. Dalam UU Lalu lintas disebutkan kendaraan yang digunakan mengangkut orang di jalan harus mengikuti aturan, perizinan dan syarat-syarat lainnya. Induk perusahaannya tidak jelas, ada investasi tapi tidak membayar pajak ke negara. Mohon kepada pemerintah agar memberikan kejelasan harga atau tarif standar pada taksi online tersebut. Nang Kenceng, Tabanan

Wajib Ikut Bela Negara Dalam pasal 27 ayat 3 UUD 1945 hasil amandemen menyatakan, setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Di Rindam IX/Udayana juga ada pendidikan bagi karyawan swasta, BUMN dan satpam dilatih yang materi dan kurikulumya disiplin, baris berbaris, dan pembinaan mental agar bersatu dan bertanggung jawab pada kelompoknya. Ugi, Kediri

Basmi Geng Motor Meresahkan Saya meminta pihak kepolisian mengamputasi atau membasmi bersih seluruh geng motor yang meresahkan dan mengancam keselamatan jiwa masyarakat yang menjadi korbannya. Saya tak peduli dia di bawah umur, jika melanggar hukum dan melakukan tindak pidana, ditangkap dan dipenjara agar ada efek jera. Jika tidak ada tindakan tegas terhadap mereka ini, saya khawatir masyarakat akan main hakim sendiri atau beramai-ramai. Menyikapi demo kontra angkutan online, saya lihat caranya tidak elegan. Sopir taksi diberhentikan lalu penumpangnya diturunkan paksa, apalagi di dalamnya wisatawan asing, tentu hal ini ini merusak citra pariwisata Bali. Polisi di lapangan mestinya bisa mencegah dan menghalau tindakan tersebut, tetapi tidak dilakukan. Wayan Gama, Kuta

Kedaulatan Negara Diuji Terkait KUHP Makar, apa anggota dewan tidak menyimak perkembangan ya? Padahal kemarin, beberapa tokoh sudah ditemukan indikasi makar, tapi masih belum dianggap makar. Negara ini memang sangat rawan terutama bahaya laten, kedaulatan negara diuji melalui kebhinekaan. Lambang Negara dan kepala negara dihina, rasa kebangsaan dilecehkan dan mereka punya niat menggulingkan presiden yag sah, itu sudah cukup untuk menjerat mereka ke meja hijau. Suluh, Tanah Lot

NKRI Harus Tegak NKRI harus tegak sesuai dengan semangat Sumpah Pemuda 1928 dan cita-cita Bung Karno. Dasar Negara Pancasila dan UUD 45 adalah rohnya bangsa Indonesia. Negara kita berdasarkan hukum, hukumlah yang harus ditaati oleh seluruh anak bangsa. Penegakan hukum juga harus melihat HAM PBB yang sudah diratifikasi oleh Indonesia. Jodog, Denpasar

Tak Boleh ”Koh Ngomong” Pejabat yang mengubah aturan dengan UU demi tujuan menguntungkan diri sendiri dan investor, itulah penjahat. Kawasan suci dan konservasi diganti menjadi kawasan pemanfaan dengan diterbitkannya Perpres 51 tahun 2014 oleh SBY yang mengizinkan reklamasi Teluk Benoa. Pencaplokan tanah negara di Jembrana juga terjadi besar-besaran sejak zaman dulu, tapi mengapa tidak ada tindakan serius dari pemerintah? Hal ini biasanya terjadi akibat ulah tim sukses saat pilkada yang memberikan izin pemanfaatan suatu lahan tanpa izin dari yang berwenang. Jika tidak ditindak aparat, biarlah hukum Karmapala yang bekerja. Tapi kita tidak tidak boleh koh ngomong kalau melihat pelanggaran berlangsung di depan mata kita.

Terminal Ubung Turun Kelas

Badung Tetap Pesimis Mampu Hidupkan Terminal Mengwi Denpasar (Bali Post) –

Perubahan status Terminal Ubung ke tipe C, rupanya tetap tidak membuat Kabupaten Badung mampu menghidupkan Terminal Mengwi yang mati suri. Badung tetap pesimis bisa mengembalikan denyut Terminal Mengwi yang telah lama sepi penumpang. Pasalnya, penurunan status Terminal Ubung dari tipe B ke tipe C itu tidak akan serta merta membuat para sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menurunkan penumpang di Terminal A Mengwi. Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Badung, Tofan Priyanto, mengatakan, semestinya dengan perubahan status, bus AKAP yang membawa penumpang dari luar Bali harus menurunkan penumpang di Terminal Mengwi. Namun nyatanya, AKAP tetap membandel dengan menurunkan penumpang di Terminal Ubung. “Itu fakta di lapangan, tetap saja bus-bus yang dari luar daerah naik turunkan penumpangnya di Ubung. Perubahan status Terminal Ubung kan bukan yang pertama,” kata Tofan Priyanto saat dimintai konfirmasi Selasa (10/1) kemarin. Menurutnya, saat Terminal Ubung turun status dari Terminal Tipe A menjadi Terminal B dan Terminal Mengwi menjadi Tipe A, bus-bus AKAP juga tidak mau beralih dari Terminal Ubung. “Sekarang meski Ubung ditetapkan sebagai tipe C, bus AKAP juga tidak akan mau

singgah ke Terminal Mengwi,” ucapnya. Pemkab Badung, kata Tofan, saat ini sifatnya hanya membantu pemerintah pusat. Dimana pasca-diserahkan ke pusat pada tahun 2016 lalu, pusat belakangan kembali meminta daerah membantu pengelolaan Terminal Mengwi. “Yang jelas itu semua kewenangan pusat. Pemkab Badung sudah menyerahkan Terminal Mengwi ke pusat, cuma pusat mengembalikan lagi untuk dikelola daerah. Yang jelas, ini sudah kewenangan pemerintah pusat,” jelasnya. Kendati demikian, kata dia, Pemkab Badung sudah menyiapkan personel dan anggaran untuk operasional Terminal Mengwi. Personel yang diposkan di terminal tersebut berjumlah puluhan dengan bekerja sistem shift. “Untuk sementara, personel tetap kita perbantukan di situ. Mereka bekerja dengan sistem shift,” sebutnya.

Denpasar (Bali Post) Oknum polisi bernama Kamaruddin (38) beralamat di Jalan W.R. Supratman, Denpasar, Selasa (10/1) kemarin, diadili dalam kasus narkoba. Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Kadek Wahyudi Ardika dalam dakwaannya menyatakan, Kamaruddin asal Ujungpandang itu bersama Parlan Hadi Prayitno (dalam berkas terpisah), pada Sabtu, 8 Oktober 2016, sekitar pukul 17.00 wita dibekuk di Jalan Tunggak Bingin, Banjar Betngandang, Sanur dan Hotel Marhaen, Denpasar. Awalnya yang ditangkap Parlan, kemudian Kamarrudin di hotel. Terdakwa diduga melaku-

kan pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika yakni tanpa hak melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I. Pada 8 Oktober 2016 sekitar pukul 10.00 wita, bertempat di kamar sebuah hotel di Jalan Diponegoro, Denpasar, terdakwa menerima SMS dari Chyang Salim alias Aan untuk mengirimkan uang pesanan sabu Rp 1.400.000 kepada Chyang Salim melalui rekening BCA atas nama Rexi Siahaan. Terdakwa Kamaruddin kemudian menyuruh Parlan untuk mengirimkan uang Rp

Bali Post/eka

TERMINAL UBUNG - Sejumlah penumpang menunggu jadwal keberangkatan bus di Terminal Ubung, Denpasar. Meski telah dibangun terminal yang lebih luas di Mengwi, Badung, namun banyak penumpang memilih Terminal Ubung untuk tempat naik maupun turun bus AKAP. Di sisi lain, pengembalian status Terminal Mengwi oleh pemerintah pusat berimbas pada pengoperasian terminal. Pasalnya, selain penganggaran yang

terpasang di APBD 2017, UPT Terminal Mengwi berdasarkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, sudah dihapuskan lantaran akan dikelola

pemerintah pusat. Ironisnya, pasca-penetapan OPD, pusat mengembalikan operasional terminal tipe A Mengwi ke daerah. (kmb27)

1,4 juta yang ditransfer melalui ATM BRI di Jalan Sudirman, Denpasar. Parlan kemudian menyampaikan bahwa uang sudah ditransfer, lalu Kamaruddin menyampaikam ke Chyang bahwa uangnya sudah masuk. Tak lama berselang, Parlan kembali ke Hotel Marhaen dan duduk bersama Kamarudin sambil menunggu pesanan dari Chyang datang. Sekitar 30 menit kemudian, Chyang menghubungi terdakwa dan minta mengambil sabu-sabu di Jalan Pulau Misol, Denpasar. Terdakwa bersama Parlan bergegas ke alamat itu, namun ternyata sabu itu tidak ada. Terdakwa kemudian

menghubungi Chyang, namun tidak bisa. Parlan kemudian mengirim SMS ke Chyang, yang isinya “Bang, kasian bang Udin itu. Dia baru minjam uang tadi pagi, tolonglah,” bunyi SMS itu. Kemudian, Kamaruddin menghubungi Chyang dan dijawab, “Ya bang, sabar.” Namun sebelum barang ditempel, terdakwa bersama Parlan kembali mentransfer Rp 1,3 juta karena sebelumnya ngutang. Chyang kemudian menempel sabu itu di sebuah tiang di Jalan Sunset Road. Dan benar, terdakwa bersama Parlan berhasil mengambil tempelen, kemudian mereka kembali ke hotel. Di sana, mer-

eka sempat nyoba empat kali isapan sebelum dibagi-bagi ke dalam plastik klip. Setelah dibagi, Parlan pamitan ke Sanur. Dan ternyata, sabu itu oleh Parlan dijual kepada Guiseppe Serafino alias Jo di Jalan Tunggak Bingin, Sanur. Serafino juga dibekuk polisi karena memiliki hasish. Parlan juga dibekuk petugas Sat. Narkoba Polresta Denpasar pimpinan Kompol Gede Ganefo. Kasusnya dikembangkan dengan mengajak Parlan ke hotel. Dan di sana Kamarudin dibekuk di depan kamar hotel. Dari dua tempat itu, polisi mengamankan beberapa barang bukti. (kmb37)

RSUP Sanglah Banyak Terima Pasien Telantar Mangupura (Bali Post) Selama tahun 2016, RSUP Sanglah menangani pasien telantar 42 orang, terdiri dari bayi dan orang tua. Dari 42 orang tersebut, terdiri dari berbagai macam kasus dan asal. Dari Sumba 2 orang, Jawa Tengah 5 orang, Jawa Timur 2 orang, Tabanan 1 orang, Klungkung 1 orang, Timor Leste 1 orang, Jembrana 1 orang, Badung 2 orang, Denpasar 14 orang. Pasien telantar tersebut ada yang memang tidak berasal dari Bali, bahkan ada yang tanpa alamat sama sekali. Kasubbag Humas RSUP Sanglah dr. Kadek Nariyantha men-

gatakan, dari 42 pasien tersebut, hingga kini hanya tiga orang yang masih ditangani RSUP Sanglah. Salah satunya adalah pasien yang memiliki keluarga, namun keluarga tidak datang menjemput. Sedangkan sisanya, telah selesai diproses, baik ditangani Dinas Sosial dan ada juga yang dijemput keluarganya. Tindak lanjut penanganan yang dilakukan terhadap pasien telantar adalah tetap mengupayakan pelayanan kesehatan terlebih dahulu pada pasien. Setelah itu, setelah pasien dinyatakan boleh pulang namun belum ada keluarga yang datang, pihaknya akan

mengekspos di media. Dan jika tidak juga ada keluarga yang datang, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penangangan pasien telantar tersebut. Atau, berkoordinasi dengan Kepolisian untuk menelusuri asal pasien tersebut. Di antara pasien tersebut juga ada bayi yang ditelantarkan. Bahkan hingga saat ini, beberapa bayi ada yang belum dijemput keluarganya sehingga dikoordinasikan dengan Dinas Sosial. Diakuinya, RSUP Sanglah kesulitan menangani pasien dengan kondisi pasien tidak tergolong telantar menu-

rut pengertian Dinas Sosial karena memiliki keluarga, namun keluarga tidak mau menjemput. Pihaknya sangat sulit menangani ke mana pasien tersebut akan dibawa, padahal dari sisi kesehatan telah diperbolehkan pulang. Terhadap pasien-pasien telantar tersebut, biaya pasien selama perawatan akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial. “Kalaupun tidak bisa, akan dimasukkan dalam piutang negara. Tapi jika keluarganya telah datang menjemput, dan ternyata dari keluarga tidak mampu, akan ditangguhkan, karena kami

tidak mungkin menahan pasien,” terang Kabag Hukmas RSUP Sanglah, Putu Putra Wisada. Sebelumnya, Wayan Suantar, Koordinator Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya, Denpasar mengatakan, di panti sosial tersebut banyak dihuni oleh warga dari Tabanan yaitu sebanyak 14 orang dari 42 orang telantar. Sisanya dari Singaraja, Negara, Gianyar, Jember, Klungkung, dll. Rata-rata warga panti berasal dari ekonomi rendah. “Kalaupun ada yang ditelantarkan keluarganya, itu juga karena faktor ekonomi,” tandasnya. (kmb42)

Dinilai Berhasil Implementasikan PNSB

Bupati Giri Prasta Terima Potongan Tumpeng HUT PDI-P PEMERINTAH Kabupaten Badung yang telah menerapkan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PNSB) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana 2016-2021, mendapat pengakuan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada puncak acara HUT ke-44 PDI Perjuangan yang dipusatkan di Jakarta

Convention Center, Selasa (10/1) kemarin. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mendapatkan kesempatan bersanding dengan Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla menerima potongan tumpeng dari Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri. Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) adalah buah pikiran dari

Berkoordinasi dengan Adat

Suardana, Tabanan

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Tersangkut Kasus Narkoba, Oknum Polisi Diadili

Made Torek, Denpasar

Pemerintah Daerah dalam hal memutuskan kriteria dan bantuan kepada warga miskin agar melibatkan dan berkoordinasi dengan pihak adat di wilayah setempat supaya tidak terjadi kekisruhan dan rasa ketidakadilan di masyarakat. Sebelumnya, kriteria warga mana saja yang miskin telah diputuskan dalam paruman adat yang disetujui oleh seluruh krama.

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

HUT PDI-P - Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, memberikan potongan tumpeng kepada Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada puncak acara HUT ke-44 PDI Perjuangan di Jakarta Convention Center, Selasa kemarin.

Presiden RI I sekaligus Bapak Proklamator Ir. Soekarno. Pemerintah Kabupaten Badung melalui kepemimpinan Bupati I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa berserta seluruh jajarannya, dinilai telah berhasil mengimplementasikan PPNSB dalam program-program pembangunan di Badung. Keberhasilan Bupati Badung Giri Prasta yang juga kader PDI Perjuangan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum PDI Perjuangan, sekaligus mendapat kehormatan menerima potongan tumpeng ketiga yang diserahkan Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri. Sebelumnya, potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Presiden Joko Widodo dan potongan tumpeng ke-2 kepada Wapres Jusuf Kalla. Bupati Giri Prasta di sela-sela acara yang dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, kalangan parpol dan kader/simpatisan PDI Perjuangan se-Indonesia mengatakan, suatu kehormatan dan penghargaan yang diberikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri kepada dirinya, khususnya masyarakat Badung. Ini sebuah pengakuan keberhasilan Badung dalam pelaksaaan Pola

Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Terlebih, PPNSB sudah menjadi dasar atau roh yang telah tertuang dalam RPJMD Semesta Berencana 2016-2021, yang telah diimplementasikan mulai anggaran perubahan APBD 2016 lalu. “Kami juga mengucapkan terima kasih Ibu Ketua Umum telah berkenan hadir dalam peluncuran implementasi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana beberapa waktu lalu di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung,” katanya. Melalui lima bidang prioritas, yaitu pangan, sandang dan papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan, bidang adat budaya dan agama,

dan bidang pariwisata serta infrastruktur pendukungnya, pihaknya ingin mewujudkan masyarakat Badung yang berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang budaya, sesuai ajaran Tri Sakti Soekarno. Keberhasilan dan pencapaian pelaksanaan program-program dari hulu ke hilir, kata Bupati Giri Prasta, adalah berkat dukungan seluruh jajaran pemerintah dan DPRD Kabupaten Badung serta seluruh masyarakat Kabupaten Badung. “Ke depannya seluruh unsur dan komponen masyarakat Kabupaten Badung tetap bersatu padu mewujudkan Kabupaten Badung yang maju, aman dan sejahtera,” ujarnya. (ad1000)

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : LPD SIAP DUKUNG PENGUSAHA PRIBUMI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Rabu Umanis, 11 Januari 2017

Tabrak Bus Parkir, Karyawati Tewas Denpasar (Bali Post) Karyawati toko oleh-oleh di Kuta, Ni Kadek Suandewi (20) terlibat tabrakan di Jalan By-pass Ngurah Rai, dekat patung Dewa Ruci, Kuta, Senin (9/1) lalu. Ia menabrak bus yang parkir dan mengembuskan napas terakhirnya di RSUP Sanglah. Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan, Selasa (10/1) kemarin, mengatakan, kejadiannya pukul 23.50 wita. Waktu itu, korban pulang dari tempat kerja naik sepeda motor menuju tempat tinggalnya di Jalan Pemogan Gang Pande, Denpasar Selatan. Setibanya di TKP, tepatnya depan Minimarket Nirmala, ada bus parkir. Diduga korban mengantuk sehingga tidak fokus saat mengendarai sepeda motor. Akibatnya, korban menabrak pantat bus sebelah kanan. “Bus itu sedang parkir. Sopirnya, Trio Mianto beralamat di Jalan Pantai Padanggalak, Denpasar,” ujar Heri. Akibat kejadian itu, korban mengalami cedera kepala berat (CKB), rahang patah, luka robek di dahi dan lengan kanan. Warga yang melihat kejadian itu langsung menolong korban dan dibawa ke RSUP Sanglah. “Korban akhirnya meninggal di RSUP Sanglah. Anggota Laka sedang memeriksa saksi-saksi dan barang bukti sudah kami amankan,” tegas mantan Kapolsek Kuta Utara, Badung ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, menurut Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H., ada beberapa luka yang ditemukan pada tubuh korban. Di antaranya luka terbuka pada dahi dan pipi kiri, lecet pada pergelangan tangan kanan, lutut kanan dan kiri, serta patah tulang rahang atas dan bawah. “Ada patah tulang pada bagian kepala, sehingga kemungkinan besar luka tersebut yang berakibat fatal hingga korban meninggal,” ujarnya, Selasa kemarin. Jenazah korban telah diambil pihak keluarga untuk dipulangkan ke Banjar Bukti, Kubutambahan, Buleleng. “Jenazah tidak diautopsi dan langsung diserahkan ke keluarga,” jelasnya. (kmb36/kmb42)

Badung

3

OPD Dikukuhkan, Gaji PNS Molor Sekda Badung Sebut Sudah Cair Mangupura (Bali Post) –

Pengukuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Badung berdampak pada sistem penggajian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Badung. Sejumlah pegawai mengaku belum menerima gaji hingga Selasa (10/1) kemarin. “Sampai sekarang belum ada gaji masuk. Ini katanya terjadi di seluruh Indonesia, karena adanya OPD baru,” ujar salah seorang pegawai di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Badung. Menurutnya, sebelum adanya perombakan OPD, penerimaan gaji masih berjalan normal. “Biasanya tanggal 1 sudah ditransfer. Artinya, kredit saya di Bank BPD belum terbayar karena langsung dipotong dari gaji. Mudah-mudahan tidak kena denda,” ungkapnya. Hal senada diungkapkan salah seorang pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung. Meski mengeluh gajinya molor, namun dia berharap

proses verifikasi data pegawai bisa cepat dirampungkan sehingga pegawai tidak terlalu lama menunggu gaji. “Kami maklumi ini masih masa transisi, baik dari Bagian Keuangan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) maupun verifikasi data pegawai dari tempat sebelumnya ke tempat baru. Tapi, kami tetap berharap proses ini berjalan cepat sehingga gaji cepat cair,” harapnya. Sekda Badung Kompyang

R. Swandika yang dimintai dikonfirmasi, Selasa kemarin, membenarkan keterlambatan penerimaan gaji pegawai. Hanya, masalah tersebut telah tertangani sehingga sejumlah SKPD telah menerima haknya per 10 Januari ini. “Hingga siang kemarin (Senin –red), gaji pegawai di lima SKPD sudah cair. Jadi ini masih terus berproses, mungkin besok lagi karena prosesnya ada di SKPD,” ucapnya. Pejabat asal Kerobokan ini berharap masing-masing kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar segera melengkapi data pegawainya sehingga gaji mereka bisa segera dicairkan, tidak perlu menunggu hingga akhir bulan. “Makin cepat makin bagus. Sore ini (kemarin -red) mungkin akan ada beberapa SKPD lagi yang

Sistem Kapitasi Dorong Upaya Promotif Preventif MASYARAKAT Bali pada umumnya sebenarnya tidak ingin Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) diintegrasikan ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) lantaran sudah berada di zona nyaman. Baik itu masyarakat maupun fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit. Padahal, ada keuntungan dampak yang bisa dirasakan dari sistem kapitasi dalam pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara JKN. “Kalau kita teruskan JKBM, saya tidak sanggup menanggulangi karena sudah tampak celahnya kita membayar dengan metode fee for service. Pelayanan JKBM menjadi irasional karena apa pun yang dilakukan di rumah sakit, dibayar JKBM,” ujar Kepala UPT Jaminan Kesehatan Masyarakat Bali, Dinas Kesehatan Pemprov Bali, IGA. Putri Mahadewi, Senin (9/1) lalu. Tak salah, lanjut Mahadewi, “doa” yang muncul dari fasilitas kesehatan mengharapkan ada banyak masyarakat yang sakit. Sedikit ada upaya kesehatan masyarakat dengan pendekatan promotif dan preventif. Tahun ke-4 dan ke-5 program berjalan yang seharusnya flat atau tidak ada orang sakit, justru terjadi sebaliknya hingga klaim menjadi bocor. Klaim tertinggi yang pernah dibayarkan JKBM mencapai Rp 480 miliar. “Saya sudah menghitung 3 tahun berturut-turut, ternyata keberpihakan kepada upaya kesehatan masyarakat, paradigma sehat itu cuma 10 % penganggarannya. Harusnya 65 %, bagaimana orang mau sehat,” jelasnya. Mahadewi melanjutkan, sistem kapitasi berkonsep paradigma sehat. Hal ini akan mendorong fasilitas kesehatan untuk melakukan upaya kesehatan masyarakat. “Mekanisme baru dengan sistem kapitasi, itu artinya dibayar di muka. Sakit tidak sakit, dibayar di muka. Ketika peserta seribu orang di faskes primer, doanya berbeda, semoga peserta tidak sakit lalu dia menjalankan promotif preventif,” imbuhnya. Bila klaim tertinggi JKBM mencapai Rp 480 miliar, lanjut Mahadewi, kini pemprov hanya membayar sekitar Rp 118 miliar untuk meng-cover masyarakat Bali sebagai penerima bantuan iuran (PBI) daerah dalam JKN. “Artinya, sisanya ini kita dorong untuk penguatan faskes, kita dorong untuk program upaya kesehatan masyarakat supaya bisa 65 %. Dulu tidak di angka 65 % karena habis kita bayar premi,” tandasnya. (rin)

Ditanya siapa yang menandatangani SP2D mengingat SKPD tersebut belum memiliki pejabat definitif, Kompyang mengatakan, sesuai perintah Bupati Badung, Plt. (Pelaksana Tugas) Dinas BPKAD Wayan Adi Arnawa yang langsung menandatangani. “Langsung Plt.-nya, beliau sudah ditunjuk,” terangnya. Dikatakannya pula, gaji yang diterima para pegawai tersebut sudah termasuk berbagai tunjangan yang sebelumnya diterima. “Semua hak pegawai, baik itu gaji, tunjangan dan lain-lain akan diterima para pegawai. Terkait pegawai yang merangkap jabatan, gajinya tetap satu, karena pelaksana tugas sifatnya hanya membantu,” jelasnya seraya menambahkan, jika kondisi serupa juga terjadi di kabupaten/kota lainnya di Indonesia. (kmb27)

Curi Uang Turis Jepang, Karyawan Hotel Ditangkap

RSUP Sanglah Banyak Terima Pasien Telantar Mangupura (Bali Post) Selama tahun 2016, RSUP Sanglah menangani pasien telantar 42 orang, terdiri dari bayi dan orang tua. Dari 42 orang tersebut, terdiri dari berbagai macam kasus dan asal. Dari Sumba 2 orang, Jawa Tengah 5 orang, Jawa Timur 2 orang, Tabanan 1 orang, Klungkung 1 orang, Timor Leste 1 orang, Jembrana 1 orang, Badung 2 orang, Denpasar 14 orang. Pasien telantar tersebut ada yang memang tidak berasal dari Bali, bahkan ada yang tanpa alamat sama sekali. Kasubbag Humas RSUP Sanglah dr. Kadek Nariyantha mengatakan, dari 42 pasien tersebut, hingga kini hanya tiga orang yang masih ditangani RSUP Sanglah. Salah satunya adalah pasien yang memiliki keluarga, namun keluarga tidak datang menjemput. Sedangkan sisanya, telah selesai diproses, baik ditangani Dinas Sosial dan ada juga yang dijemput keluarganya. Tindak lanjut penanganan yang dilakukan terhadap pasien telantar adalah tetap mengupayakan pelayanan kesehatan terlebih dahulu pada pasien. Setelah itu, setelah pasien dinyatakan boleh pulang namun belum ada keluarga yang datang, pihaknya akan mengekspos di media. Dan jika tidak juga ada keluarga yang datang, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penangangan pasien telantar tersebut. Atau, berkoordinasi dengan Kepolisian untuk menelusuri asal pasien tersebut. Di antara pasien tersebut juga ada bayi yang ditelantarkan. Bahkan hingga saat ini, beberapa bayi ada yang belum dijemput keluarganya sehingga dikoordinasikan dengan Dinas Sosial. Diakuinya, RSUP Sanglah kesulitan menangani pasien dengan kondisi pasien tidak tergolong telantar menurut pengertian Dinas Sosial karena memiliki keluarga, namun keluarga tidak mau menjemput. Pihaknya sangat sulit menangani ke mana pasien tersebut akan dibawa, padahal dari sisi kesehatan telah diperbolehkan pulang. Terhadap pasien-pasien telantar tersebut, biaya pasien selama perawatan akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial. “Kalaupun tidak bisa, akan dimasukkan dalam piutang negara. Tapi jika keluarganya telah datang menjemput, dan ternyata dari keluarga tidak mampu, akan ditangguhkan, karena kami tidak mungkin menahan pasien,” terang Kabag Hukmas RSUP Sanglah, Putu Putra Wisada. Sebelumnya, Wayan Suantar, Koordinator Panti Sosial Tresna Werda Wana Seraya, Denpasar mengatakan, di panti sosial tersebut banyak dihuni oleh warga dari Tabanan yaitu sebanyak 14 orang dari 42 orang telantar. Sisanya dari Singaraja, Negara, Gianyar, Jember, Klungkung, dll. Rata-rata warga panti berasal dari ekonomi rendah. “Kalaupun ada yang ditelantarkan keluarganya, itu juga karena faktor ekonomi,” tandasnya. (kmb42)

gajinya sudah bisa dicairkan,” katanya. Lambatnya pencairan gaji pegawai di lingkungan Pemkab Badung, kata Kompyang R. Swandika, merupakan dampak dari proses transisi di sejumlah OPD, termasuk transisi dari Bagian Keuangan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). “Harus dipahami kalau saat ini memang sedang proses transisi. Sebelumnya penggajian dilakukan Bagian Keuangan, kini sudah ditangani BPKAD,” ucapnya. Dikatakannya, seluruh staf dan sistem komputer di Bagian Keuangan telah dipindahkan ke BPKAD. Namun, pihaknya memastikan daftar gaji pegawai sebagian besar sudah difinalisasi dan diverifikasi sehingga Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) segera bisa diterbitkan.

Bali Post/asa

VONIS - Sobrat, terdakwa kasus penganiayaan terhadap Tamara, Selasa (10/1) kemarin, mendengar vonis majelis hakim. Dia dihukum selama tiga bulan dalam sidang di PN Denpasar.

Aniaya Artis Tamara, Sobrat Dihukum Tiga Bulan KASUS dugaan penganiayaan artis Tamara Bleszynski dengan terdakwa Wayan Putra Wijaya alias Sobrat, Selasa (10/1) kemarin, berakhir di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Majelis hakim pimpinan I Gede Ginarsa menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama tiga bulan. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan penganiayaan terhadap Tamara, hingga membuat luka di bagian kepala. Atas putusan hukuman tiga bulan penjara itu, terdakwa Sobrat diberikan kesempatan untuk menyikapi dan berkoordinasi dengan kuasa hukumnya, Yudi. Setelah berkoordinasi, Sobrat mengatakan masih pikir-pikir atas vonis tiga bulan itu. Begitu juga dengan jaksa penuntut umum (JPU) Nyoman Bela P. Atmaja. Diminta tanggapannya di luar sidang, Yudi selaku kuasa hukum Sobrat mengatakan bahwa vonis hakim belum mempunyai kekuatan hukum tetap (incrach). “Ini baru putusan

hakim, belum incrach. Kami menghormati proses hukumlah,” ucapnya. Sebelumnya, JPU Bela P. Atmaja dalam surat tuntutannya menyatakan terdakwa Sobrat terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan ringan sesuai pasal 351 ayat 1 KUHP. Setelah membacakan pertimbangan memberatkan dan meringankan, JPU minta majelis hakim menjatuhkan hukuman selama 10 bulan dengan masa percobaan selama satu tahun. Dalam sidang sebelumnya, terdakwa Sobrat diduga melakukan penganiayaan terhadap artis Tamara Blezynski di Jalan Semat, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung pada 14 April lalu. Saat itu, Tamara yang berboncengan dengan Andrian diduga dihadang oleh Sobrat yang berboncengan dengan temannya. Dengan tangan kirinya, Sobrat diduga menjambak rambut Tamara saat masih berada di atas motor. Oleh artis seksi itu, kasusnya diaporkan ke Polsek Kuta Utara. (kmb37)

Mangupura (Bali Post) Turis asal Jepang, Yamada Mayumi (49), melapor kehilangan 43.000 Yen yang ditaruh di kamar Hotel Aquarius Star di Jalan Legian, Kuta, Badung, Senin (9/1) lalu. Pelakunya tak lain karyawan hotel tersebut, Esa Tirtanaya (19) dan langsung digelandang ke Mapolsek Kuta. Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, Selas (10/1) kemarin, mengatakan korban menginap di kamar 303. Awalnya uang 43.000 Yen ditaruh di atas tempat tidur, selanjutnya korban keluar kamar untuk breakfast. Saat balik ke kamar, ternyata uangnya hilang dan kejadian itu dilaporkan ke Polsek. Berdasarkan laporan itu, tim Opsnal dipimpin Panit Reskrim Iptu Budiartama melakukan olah TKP. Hasil penyelidikan mengarah ke karyawan, karena di kamar tersebut tidak ditemukan kerusakan. “Kami cek karyawan yang tugas saat itu, salah satunya pelaku. Saat diinterogasi, awalnya pelaku mengelak, tapi setelah pengakuannya didalami akhirnya ia mengaku,” ujarnya. Pengakuan tersangka asal Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur ini, awalnya ia masuk ke kamar korban mempergunakan kunci master yang diambil di reception hotel. Selanjutnya, pelaku pura-pura mengecek kelengkapan kamar. “Pelaku mengetuk kamar hotel terlebih dahulu. Karena tidak ada respons dari tamu, pelaku langsung masuk kamar mempergunakan kunci master tersebut,” tandas mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. Uang milik korban lalu diambil dan ditukar di money changer Rp 4,5 juta. “Barang bukti masih utuh karena kasus ini cepat kami ungkap. Kejadian ini jelas merusak citra pariwisata Bali. Kami berharap karyawan hotel dan tempat usaha lain di Kuta ikut andil menjaga keamanan, bukan sebaliknya,” kata Sumara yang pernah menjabat Kasat Intelkam Polres Badung ini. (kmb36)

Bali Post/ist

UANG CURIAN - Kapolsek Kuta menunjukkan uang hasil curian tersangka Esa Tirtanaya.

Sidang Kasus Pembunuhan Polantas

Lagi, Sepuluh Saksi Tidak Hadir

Mangupura (Bali Post) Untuk kedua kalinya sidang kasus dugaan pembunuhan anggota polisi Aipda Wayan Sudarsa dengan terdakwa Sara Connor harus tertunda. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agung Jayalantara, dkk., Selasa (10/1) kemarin, kembali gagal menghadirkan sepuluh orang saksi. Dari sepuluh saksi yang dipanggil, satu pun tidak ada tang nongol. Jaksa kesulitan menghadirkan saksi karena kebanyakan mereka sudah pindah kerja dan sekarang berada di luar Bali. Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Made Pasek, jaksa awalnya ingin membacakan kesaksian saksi yang sudah di BAP. Tetapi, baik hakim maupun kuasa hukum terdakwa, Erwin Siregar, Ketut Ngastawa, dkk. tidak setuju jika kesaksian saksi dibacakan. Hakim memerintahkan jaksa untuk segera memanggil saksi yang ada. Sidang pun akhirnya ditunda alias tidak dilanjutkan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agung Jayalantara mengaku sudah berusaha

memanggil saksi. Namun faktanya, hingga sidang dibuka majelis hakim, tidak satu pun yang nongol. “Mereka ada yang bekerja sebagai satpam yang sudah pindah tempat kerja. Saya sudah telepon, yang bersangkutan mengatakan bersedia hadir. Bahkan kami sudah siapkan tiket pesawat. Namun saat hendak dikonfirmasi kesediannya terakhir, saksi yang dipanggil malah menghilang. Ponselnya tidak bisa dihubungi,” sesal Agung Jayalantara. Lantas, bagaimana solusinya? Jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar itu mengatakan, pihaknya akan meminta bantuan polisi untuk memanggil saksi-saksi dimaksud. Bahkan, jaksa akan menjemput saksi yang sudah memberikan keterangan di BAP. “Kami akan berkoordinasi dengan polisi untuk memanggil saksi yang tidak hadir,” ucap Agung Jayalantara. Sementara kuasa hukum Sara, Erwin Siregar, mengaku kecewa atas gagalnya jaksa menghadirkan saksi dalam kasus pembunuhan

Bali Post/asa

KOORDINASI - Sara usai sidang berkoordinasi dengan tim kuasa hukumnya. anggota polisi ini. “Kami juga tidak sependapat dan tidak mau kesaksian saksi dibacakan. Ini menyangkut nasib orang. Kan ancaman hukumannya tinggi. Jaksa harus bisa menghadirkan saksi,” ucap Erwin Siregar. Dikatakannya, bagaimanapun caranya, saksi harus dihadirkan

di muka persidangan demi keadilan yang akan didapat terdakwa Sara. Sara duduk di kursi pesakitan pasca-kekasih David itu dinyatakan ikut dalam rangkaian pembunuhan anggota Polantas Polsek Kuta di Pantai Kuta. Dia sempat tidak terima dengan

dakwaan jaksa, hingga dia melalui kuasa hukumnya mengajukan eksepsi. Namun dalam putusan selanya, hakim menolak seluruh keberatan terdakwa. Hakim pun meminta jaksa membuktikan dakwaannya dengan menghadirkan saksi-saksi di muka persidangan. (kmb37)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

”Year End Sale” Felice Jewellery

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

Irjen Pol. Untung Yoga di Universitas Dwijendra

Beli Black Diamond Solitaire 1 Karat Jadikan Kebhinekaan Sebuah Kekayaan Negara Rp 1,999 Juta Dapat HP Android

FELICE Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian, mulai Rabu (11/1) hingga Sabtu (14/1) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Setelah sukses dengan promo–promo sebelumnya, kali ini kembali ada hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin Black Diamond Solitaire 1 karat. “Untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 karat, kami beri harga promo Rp 1,999 juta, mendapatkan hadiah langsung handphone android,” ujar Sales Felice Jewellery Bazari saat dikonfirmasi, Selasa (10/1) kemarin. Menurut Bazari, cincin Black Diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin Black Diamond 1 karat ini pun tampil mewah sekaligus elegan. “Kami juga memberikan harga promo untuk berlian Fashion Rp 9,999 juta, Men’s Ring Rp 15 juta dan promo best buy Flower Rp 3,999,” imbuhnya. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu, dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin dan pendant. “Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (br1003)

CINCIN - Cincin Black Diamond seharga Rp 1,999 juta.

Integrasi Jamkesda ke Dalam JKN-KIS

Gotong Royong dalam Bingkai NKRI

KEHADIRAN program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan dalam rangka menjalankan amanat UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), terbukti telah memberikan harapan baru bagi seluruh rakyat Indonesia akan adanya kepastian perlindungan atas hak jaminan sosial. Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 28 H Ayat (3) UUD 1945 bahwa setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat. Sesuai dengan Undang-Undang SJSN, jaminan kesehatan diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas. Jaminan kesehatan diselenggarakan dengan tujuan menjamin agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. Ketentuan dalam Undang-Undang SJSN tersebut sejalan dengan Pasal 28H ayat (1) dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945. Pelaksanaan SJSN Bidang Kesehatan, salah satunya dilakukan melalui peningkatan cakupan kepesertaan JKN-KIS melalui pendistribusian Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang merupakan salah satu sasaran pokok yang tertuang dalam RPJMN 2015-2019 sebagai penjabaran dari Sembilan Agenda Prioritas (Nawacita). “Pemerintah pusat sudah berkomitmen dan memutuskan untuk memberikan jaminan kesehatan bagi penduduk kurang mampu. Sebanyak kurang lebih 40% dari total 257 juta penduduk Indonesia dibi-

ayai negara. Mereka tergolong sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam program JKN-KIS, dengan besaran iurannya yang dibayarkan negara sebesar Rp 23.000 per orang per bulan atau sekitar Rp 25 triliun dari APBN. Sedangkan sisanya adalah penduduk yang iurannya tidak dibiayai pemerintah didorong terus menerus untuk bergabung dengan program JKN-KIS,” kata Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga Bayu Wahyudi dalam Diskusi Media yang digelar di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Senin (9/1) lalu. Bayu menegaskan, dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap keberlangsungan program JKN-KIS demi mencapai cakupan semesta atau universal health coverage (UHC) sangatlah strategis. Bentuk dukungan tersebut salah satunya dengan mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke program JKNKIS. Integrasi Jamkesda merupakan sinergi penyelenggaraan jaminan kesehatan bagi penduduk yang didaftarkan oleh pemda dengan skema JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. “Sebanyak 433 pemda telah menunjukkan komitmennya dengan mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke program JKN-KIS. Dukungan pemda ini meliputi penganggaran APBD, kepesertaan, Peraturan Daerah (Perda) maupun pembangunan infrastruktur pelayanan kesehatan. UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan mewajibkan pemda mengalokasikan 10 persen dari APBD untuk sektor kesehatan, sedangkan APBN sebanyak 5 persen. Be-

saran anggaran tersebut di antaranya untuk promosi kesehatan masyarakat, pemenuhan fasilitas layanan kesehatan beserta kelengkapannya termasuk dokter,” terangnya. Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo telah menginstruksikan pemda untuk melaksanakan seluruh kewajibannya terkait program JKN-KIS, termasuk di antaranya meminta pemda mengintegrasikan program Jamkesda-nya ke dalam program JKN-KIS. Berdasarkan Pasal 67 UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, salah satu kewajiban kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah melaksanakan program strategis nasional. Selain itu kewajiban kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah menaati seluruh ketentuan peraturan perundangundangan serta melaksanakan program strategis nasional. Kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah yang tidak melaksanakan program strategis nasional dikenai sanksi mulai dari sanksi administratif sampai dengan sanksi pemberhentian tetap. Bahwa dalam hal dipandang dana dalam APBD tidak mencukupi untuk mendaftarkan penduduk daerah tersebut sebagai peserta dalam program jaminan kesehatan, maka pemerintah daerah dapat menyesuaikan jumlah kepesertaan yang didaftarkan dalam program jaminan kesehatan, melakukan penyesuaian anggaran, melakukan validasi dan penyesuaian jumlah kepesertaan yang diusulkan untuk didaftarkan sebagai Penerima Bantuan Iuran (yang ditanggung pemerintah pusat melalui APBN). (ad1002)

Besok, ”Mlaspas” di Pura Lingga Yoni Setelah proses pemugaran Pura Lingga Yoni di Desa Adat Ujung Hyang, Karangasem rampung, desa adat setempat akan melakukan ritual Mlaspas Alit, Kamis (12/1) besok. Ritual mlaspas ini rencananya di-puput Ida Pedanda Gede Oka Kemenuh dan Pedanda Istri Ngurah Pidada dari Gria Kanton Sindu Amlapura. Umat Hindu diharapkan bisa pedek tangkil ngaturang bakti di pura tersebut. Bendesa Adat Ujung Hyang Gusti Suteja mengatakan, pembangunan Pura Lingga Yoni di tempat yang baru memang belum rampung 100 persen. Ada bagian panyengker pura, candi gelung, candi bentar dan bale pasandekan yang belum rampung. Namun secara fisik, kondisi pura di tempat yang baru sudah bisa untuk melakukan persembahyangan, sehingga, dilakukan mlaspas alit. “Persiapan sudah kami lakukan. Rencananya Ida Pedanda muput jam tiga sore,” kata Suteja, Selasa (10/1) kemarin. Mlaspas alit ini dilakukan bertepatan dengan Purnama Kapitu, Kamis (12/1) besok. Pihaknya berharap umat Hindu menyempatkan diri pedek tangkil bersama-sama ngaturang bhakti serangkaian mlaspas alit ini. Lokasi bangunan pura yang baru tidak jauh dari lokasi yang lama. Lokasinya hanya bergeser di utara sedikit, di areal yang lebih layak dan luas untuk memudahkan umat Hindu melak-

KEPALA Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol. Drs. Ketut Untung Yoga, S.H., M.M. melakukan simakrama dengan mahasiswa dan dosen Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar, Selasa (10/1) kemarin. Untung Yoga diterima longsung Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. bersama Wakil Rektor I Dr. Putu Gde Eri Suardana, S.T., M.Erg., WR II Dra. Ni Made Suarningsih, M.Si. dan WR III Drs. Ida Bagus Rai, M.Si. Untung Yoga yang mantan Wakapolda Bali dan kini mengurusi keinterpolan dan PBB ini memaparkan soal wawasan kebangsaan. Rektor Putu Dyatmikawati mengungkapan, di era global saat ini diperlukan wawasan kebangsaan dalam memperkuat semangat nasionalisme melalui pendidikan bela negara. Keberadaan suatu bangsa dalam bingkai negara pada dasarnya dilandasi tiga hal yakni kesadaran, semangat, dan tekad. Kesadaran itu sendiri menyangkut kesadaran ruang dan kesadaran isi menyangkut kemajemukan sebagai bangsa. Sementara semangat menyangkut spirit founding father mewujudkan menjadi entity suatu kesatuan seperti diikrarkan di Sumpah Pemuda. Sedangkan tekad merupakan komitmen kuat yang tertuang dalam proklamasi kemerdekaan. Rektor menegaskan, Undwi sangat menghargai dan menghormati kebhinekaan. Di Undwi, konsep ini dituangkan dalam motto “Manyamabraya Rahayu Kapanggih”. Untuk itu, dia mengajak mahasiswa berhati-hati menggunakan media sosial, sebagai salah satu pemicu adanya intoleransi. Mahasiswa juga harus cerdas memilih mana berita benar dan berita bohong yang memicu anarkis dan lain-lain. Untung Yoga dalam ceramahnya memaparkan tantangan

SIMAKRAMA - Irjen Pol. Untung Yoga bersama Rektor Undwi Putu Dyatmikawati saat masimakrama di Universitas Dwijendra Denpasar. kebangsaan dan kebhinekaan RI. Usai RI merdeka, kata dia, kita harus terus menggelorakan semangat membangun bengsa dan dijaga keutuhannya. Harus terus diperkuat dengan berbagai kreasi dan cara. Dia menegaskan, kebhinekaan adalah sebuah kekayaan RI. Kebhinekaan bukan buatan manusia, melainkan sebuah keniscayaan yang harus diterima. Dia banyak belajar dari semangat dan keuletan warga Cina. Dikatakan, Cina yang diduga orang banyak komunis, pemerintahnya sangat menghargai keberagaman beragama. Di tengah ekonomi global yang lesu, Cina bisa mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen. Untung Yoga mengajak mahasiswa untuk memperkuat wawasan kebangsaan melihat sejarah dari luar RI. Seperti demokrasi dan perkembangannya. Eropa menjadi Uni Eropa dan faktor eksternal lain di mana politik internasional dunia adalah

anarkis, yakni siapa yang kuat dia yang menang. Kondisi ini, diakuinya berpengaruh terhadap kondisi RI saat ini yang memiliki potensi kerawanan yang sangat tinggi, hingga adanya kekhawatiran terjadi konflik dan perpecahan. Dia mengajak civitas akademika Undwi untuk mengisi empat pilar kebangsaan. Sebab, era globalisasi banyak membawa dampak negatif bagi individu. Seperti masalah religi disinggung akan menimbulkan dampak. Sebagian ada keinginan mengganti Pancasila diganti dengan yang lain. Jika ini terjadi, RI akan kembali ke belakang dan berada dalam kondisi minus. Dia setuju medsos ikut memberi peran terberat terhadap ancaman intoleransi. Sebab, semua pihak bisa menjadi pemilik berita tanpa perlu editing. Di sinilah perlunya peran Polri yang mengedepankan tugas berlandaskan dialog dan komunikasi mengatasi berbagai persoalan. (ad1006)

DPD-RI Resmikan Atraksi Wisata Pertanian Subak Aya Penebel

Lindungi Sawah Bali, Wedakarna Minta Bendesa Adat Tolak Pembangunan Perumahan

BANYAK warga desa di Bali tidak menyadari bahwa sekali mereka mengizinkan adanya kompleks perumahan baru di wilayah desa, maka warga desa asli (krama nuwed) harus bersiap-siap akan melonjaknya tantangan sosial yang akan dihadapi. Di antaranya kalah bersaingnya warga desa dengan pendatang (tamiu dauh tukad), munculnya ajaran dan simbol agama dan ideologi pendatang yang belum tentu sesuai dengan budaya Bali, potensi meningkatnya aksi kriminal dan penyakit sosial seperti kafe remang-remang dengan HIV/ AIDS-nya dan berbagai masalah lainnya. Warga adat Bali diminta untuk memikirkan dampak ke depan demi menyelamatkan desa dari serbuan predator Bali. Salah satu caranya yang ditawarkan oleh Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III adalah dengan cara melindungi sawah-sawah di desa untuk alih fungsi khususnya menjadi lahan perumahan. “Pertanyaan mendasar, jika ada desa yang membuka lahan perumahan, apakah ada warga desa asli khususnya umat Hindu bisa dan mampu membeli perumahan di sana? Jika tidak ada warga asli yang bisa membeli rumah untuk anak cucunya, lalu buat apa kita membuka dan menjual ibu pertiwi demi mengundang pendatang ke desa? Tidak semua pendatang di Bali termasuk orang bule sekalipun berniat baik untuk Bali. Lebih baik kita sebagai warga adat selektif, berhati-hati dan kurangi gaya hidup mewah dan hedonis. Maraknya penjualan tanah di Bali disebabkan salah satunya karena gaya hidup rakyat Bali yang kelewatan. Saya minta lindungi

BERSAMA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Perbekel, Bendesa Adat, Klian Adat dan Manajemen Tour The Subak Yeh Aya Penebel. tanah di Bali. Jangan sampai desa saudara ada perumahan, ada tanah sawah yang dibuka lebar-lebar untuk pendatang. Stop penjualan tanah di Bali dan harus ditanamkan kultur waspada khususnya sel-sel Islamic State (ISIS) yang kini sudah memakai jubah ekonomi. Saya minta waspada,” ungkap Gusti Wedakarna. Adapun pemikiran yang ia sampaikan yakni, “Lindungi tanah di Bali dengan membuat aturan adat perarem. Misalkan jika ingin dilayani administrasi di desa, maka warga pendatang harus punya tanah di atas 20 are. Jangan seperti sekarang, pendatang beli tanah 1 are tapi numpuk 4 KK di sana dan kumuh. Perarem ini saya harap mengatur tentang penanjung batu, mengatur sanksi terhadap palemahan dan pendatang. Lindungi sawah dan berdayakan untuk jadi wisata domestik. Uru-

san di desa tidak usah seorang gubernur atau bupati/wali kota turun tangan. Cukup warga desa bersepakat, warga adat mendorong dan tuntas masalah di desa. Jika ada kepala desa yang pro investor dan gampang keluarkan izin sana-sini, ya kasi sanksi saat Pilkades nanti dan jangan dipilih lagi. Kan beres. Masalah Bali itu bisa diselesaikan mandiri, tidak usah ruwet. Pemimpin di Bali ini banyak yang lebih suka mengurusi perutnya sendiri, tidak pernah ada solusi teknis macam begini dari pemimpin di Bali. Saya minta rakyat Bali mulai berdikari saat ini, tidak usah tergantung dengan siapapun. Pemimpin bisa datang dan pergi, tapi kedaulatan desa ada selama-lamanya. Harus tegas mulai saat ini,” ungkap Gusti Wedakarna usai meresmikan Tour The Subak Aya Penebel, Tabanan. (ad1008)

Menangkan Persaingan di Dunia Kerja

Wajib Tingkatkan Keterampilan

Bali Post/gik

PURA LINGGA YONI - Areal Pura Lingga Yoni kini dibuat lebih luas. Namun, pembangunannya belum rampung sepenuhnya. Pihak desa setempat merencanakan pembangunannya rampung tahun 2017 ini. sanakan persembahyangan. Gusti Suteja berharap, tahun ini bisa merampungkan sisa pembangunan yang masih belum rampung. Tidak hanya pendanaan dari pemerintah daerah, tetapi juga swadaya masyarakat setempat dan umat Hindu di Bali pada khususnya. Pihaknya berharap khusus untuk pembangunan Pura Lingga Yoni secara keseluruhan bisa selesai tahun tahun. Sementara kekurangan dana dari pembangunannya, tetap diupayakan dari donatur umat Hindu di Bali. Sebab, untuk saat ini su-

dah tidak bisa lagi mengharapkan dana hibah dari pemerintah daerah. Pihak desa adat setempat sudah menyiapkan nomor rekening khusus untuk menampung dana punia umat dengan Nomor Rekening BRI 0241-01-00667653-0 atas nama Panitia Pembangunan Pura Lingga Yoni Segara Ujung. Dia berharap, pemugaran ini segera dapat dituntaskan melalui dana punia ini. Sehingga, genah pura ini menjadi lebih layak untuk umat sedharma melakukan persembahyangan. (gik)

LIMA tahun terakhir, tenaga kerja perempuan lebih banyak terserap di pasar kerja. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, kondisi terakhir perempuan menyumbang 62,4 persen serapan tenaga kerja, sementara laki-laki hanya 37,5 persen. Itu artinya, serapan kerja lima tahun belakangan ini, perempuan jauh lebih banyak ketimbang laki-laki. Kondisi ini juga membuat penggangguran perempuan jumlahnya lebih sedikit ketimbang laki-laki. Direktur Mediterranean Bali Anak Agung Gede Abdiarta, S.E. mengatakan, serapan ke dunia kerja belakangan ini memang lebih banyak dihuni oleh kaum perempuan. Itu disebabkan beberapa hal, salah satunya kebutuhan dari perusahan itu sendiri. Dicontohkan, seperti di hotel, di sana memang lebih banyak dibutuhkan karyawan perempuan ketimbang laki-laki. “Kalau di bi-

dang pariwisata khususnya hotel, biasanya tenaga terapis, receptionis dan restoran memang didominasi pekerja perempuan. Karena daya tarik untuk menarik kunjungan yang datang biasanya perempuan jauh lebih baik ketimbang laki-laki. Makanya, perempuan lebih mudah mencari suatu pekerjaan ketimbang laki-laki,” ujar Abdiarta, belum lama ini. Abdiarta menambahkan, penyerapan tenaga kerja juga sangat dipengaruhi oleh penguasaan keterampilan termasuk kompetensi yang dimiliki para pencari kerja. Jika keterampilan yang dimiliki laki-laki bisa menyamai perempuan, maka tidak menutup kemungkinan pekerjaan yang biasanya diisi oleh perempuan juga bisa ditempati laki-laki. “Reseptionis juga bisa ditempati oleh laki-laki, tidak hanya perempuan saja. Itu tergantung dengan kebutuhan dan keterampilan yang dimiliki yang bersangkutan serta

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

kebutuhan dari perusahan tersebut. Jika memungkinkan, bisa saja posisi yang biasanya ditempati perempun diambil oleh laki-laki,” tegasnya. Laki-laki agar mampu bersaing dengan perempuan di dalam mencari kerja, kata dia, maka keuletan, disiplin dan lain-lain harus lebih ditingkatkan. Biasanya, keuletan perempuan di dalam bekerja memang lebih tinggi ketimbang laki-laki. Untuk itu, para lelaki harus lebih termotivasi dan lebih bersemangat dalam bersaing di dunia kerja “Adaptasi serta loyalitas dengan perusahaan tempat bekerja juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Jika adaptasinya sudah bagus, maka mereka akan bisa tetap bertahan di sana. Kalau tidak, kemungkinan mereka akan diberhentikan. Dengan begitu, mereka akan kembali menganggur,” katanya mengingatkan. (nan)


DAERAH

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

5

Harga Cabai di Badung Tembus Rp 100 Ribu

Mangupura (Bali Post) – Harga cabai merah dan cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Badung naik dratis. Harga cabai rawit yang sebelumnya hanya Rp 65.000 per kilogram kini mencapai Rp 100.000 per kilogram. Kondisi tersebut akibat pasokan dari petani yang tersendat dan gagal panen. Tingginya harga cabai mulai berlangsung dua pekan lalu. Harga cabai tersebut berlaku di sejumlah kecamatan, seperti Kecamatan Kuta, Kuta Utara dan Kuta Selatan. Di Kecamatan Mengwi harga cabai bahkan lebih mahal mencapai Rp 110 per kilogram, sementara di Kecamatan Petang harga cabai mencapai Rp 90.000 per kilogram. Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung mengakui melambungnya harga cabai di Badung disebabkan oleh jebloknya produksi cabai petani akibat musim hujan. Instansi ini pun berencana menggeber pertanian cabai. Salah satunya adalah dengan memancing para petani dengan memberikan santunan atau asuransi bagi petani cabai. Kadis Pertanian dan Pangan Badung IGAK Sudaratmaja, Selasa (10/1) mengakui musim hujan menjadi pemicu jebloknya produksi cabai petani. Jika cuaca mendukung dengan luasan 152 hektare per tahun, pihaknya meyakini Badung tidak akan mengalami krisis cabai. Data Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung mencatat luas tanam cabai kecil di Badung selama tahun 2016 mencapai 152 hektare. Hanya saja yang berhasil panen pada bulan Desember lalu sekitar 16-20 hektare. Khusus di Petang saja luas pertanian cabai 16 hektare. “Cuma masalahnya kan itu selama setahun, jadi tanamnya tidak merata. Biasanya pada musim kemarau banyak yang tanam, tapi saat hujan seperti sekarang ini sedikit. Nah, inilah yang membuat produksi cabai tidak stabil,” ujarnya. Diterangkan, petani cabai yang panen hanya 16 hektare di Petang pada Desember lalu yakni cabai rawit delapan hektare, dan cabai besar delapan hektar, sehingga total panen di Badung seluas 20 hektar. “Asumsi kami pertanian cabai di seluruh Badung total 20 hektare. Dengan jumlah itu jelas tidak mencukupi. Sebab, produksinya bisa dijual ke kabupaten lain, jadi tidak hanya di Badung saja,” jelasnya. Selain pasokan yang turun akibat terbatasnya pertanian cabai, Sudaratmaja juga menyebut prokduksi cakai belakangan jeblok akibat pengaruh cuaca. Musim hujan kata dia sangat tidak cocok untuk pertanian jenis ini. Sehingga produksinya pun kecil akibat petani gagal panen. Untuk mendorong petani menanam cabai saat musim hujan, pihaknya tengah menyiapkan pancingan berupa pemberian santunan atau asuransi bagi petani cabai. “Agar petani mau menanam cabai di luar musim (saat musim hujan-red) kita sedang rancang grand design-nya. Yakni bagaimana ke depan memberikan santunan atau asuransi bagi petani cabai. Siapa yang mau tanam kalau rugi kita ganti,” pungkasnya. (kmb27)

Kasus Mantan Pilot Citilink Mabuk

BNN Sebut Tak Konsumsi Narkotika Jakarta (Bali Post) Mantan Pilot Maskapai Citilink Indonesia Captain Tekad Purna Agniamartanto tidak terbukti mengonsumsi narkotika. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan asesmen dan laboratorium Badan Narkotika Nasional. Kepala Bagian Humas BNN Slamet Pribadi, Selasa (10/1) kemarin mengatakan yang bersangkutan telah melalui proses asesmen untuk mengetahui zat apa yang digunakan, jumlah berapa, dan sejak kapan oleh psikolog ahli dan dokter yang ahli di bidang narkotika. Kemudian, lanjut dia, Kapten Tekad juga telah melalui pemeriksaan fisik melalui sampel urin, rambut dan darah. “Hasil pertama dari pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan yang

bermakna, kedua dari hasil pemeriksaan psikiatris yang bersangkutan mengalami gangguan penyesuaian, dan yang ketiga dari hasil pemeriksaan penunjang, yaitu urin, darah dan rambut yang bersangkutan tidak terdeteksi kandungan narkotik,” katanya. Slamet menjelaskan, terdapat gangguan penyesuaian, yaitu terjadi penurunan emosi atau masalah yang sudah ada dan bisa berkembang menjadi bersifat depresif. Terkait dugaan Kapten

Tekad yang diduga mengonsumsi ganja jenis Gorila atau Ab-Chminaca yang baru ditemukan sebagai zat narkotika baru (NPS) oleh BNN pada 25 mei 2016, namun belum dimasukkan ke dalam Peraturan Menteri Kesehatan sebagai zat narkotika. Dia menjelaskan, apabila seseorang mengonsumsi ganja Gorila maka akan berakibat gangguan otak, timbul gejala paranoid dan kerusakan pada ginjal dan hati dan berujung pada kematian.

Bandar Togel ”Online” Dibekuk

Banyuwangi (Bali Post)Dua pelaku judi online dibekuk tim buru sergap Satuan Reskrim Polres Banyuwangi. Keduanya berstatus bandar dan pengecer judi di dunia maya tersebut. Para pelaku dibekuk saat menjalankan bisnis haram itu. Kedua pelaku masing-masing, Nur Hariri (56) warga Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo dan Agus Kurniawan (41), warga Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi. “Kedua pelaku kita tangkap nyaris bersamaan, Senin (9/1) malam,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Dewa Putu Prima Yogantara Parsana, Selasa

Bali Post/ant

TAKE OFF - Pesawat Citilink saat take off di salah satu bandara.

(10/1) kemarin. Perwira ini menjelaskan, timnya pertama membekuk Nur Hariri di rumahnya. Berawal dari penyelidikan, pelaku tertangkap basah menjalankan judi online. “Pelaku ini berperan sebagai pengecer,” kata Dewa. Dari tangan Nur Hariri polisi mengamankan dua lembar kertas berisi pasangan angka. Diduga pasangan angka judi togel. Lalu delapan bendel kertas ramalan, satu buku tafsir mimpi, kalkulator dan sebuah HP. Dalam kartu HP ditemukan deretan angka yang diduga pasangan togel. Begitu tertangkap, Nur Hariri langsung bernyanyi. Dia mengaku mengirim-

Bali Post/udi

DIAMANKAN - Dua pelaku judi online diamankan di Polres Banyuwangi, Selasa (10/1) kemarin.

kan pasangan judi online ke tangan Agus Kurniawan. Tanpa pikir panjang polisi bergerak ke rumah Agus. Ternyata benar, ketika digerebek pria ini sedang asyik merekap nomor togel. Dari tangannya diamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, buku rekening, bukti transfer, dua buah HP dan uang tunai Rp 130.000. “Transaksi judi online ini dilakukan pelaku dengan jaringan wifi di rumahnya,” imbuh AKP Dewa. Kepada penyidik Nur Hariri mengaku sudah lima bulan memasarkan jaringan judi online. Transaksi dilakukan lima hari seminggu. Khusus Selasa dan Jumat transaksi libur. Setiap harinya Nur Hariri menyetorkan transaksi ke Agus senilai Rp 300.000. Sedangkan Agus juga melakukan transaksi online sendiri. Bisnis haram itu sudah dilakukan sejak delapan bulan silam. Diduga transaksi judi online ini cukup besar. Karena cukup bukti, kedua pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka. Aksi judi online ini, kata AKP Dewa mengikuti jaringan dari Singapura. Pelaku bersama barang bukti diamankan di Polres Banyuwangi. Pihaknya, imbuh Dewa masih terus mengembangkan jaringan judi online tersebut. Menurut AKP Dewa, sukses membongkar bisnis judi online ini berkat kerja sama dengan masyarakat. “Banyak keluhan masuk adanya praktik judi online. Akhirnya kita lidik dan terbukti,” pungkasnya. (kmb30)

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub Muzaffar Ismail mengatakan pemeriksaan yang dilakukan oleh Balai Kesehatan Penerbangan pada 28 dan 30 Desember 2016 dinyatakan Kapten Tekad Purna Agniamartanto dinyatakan ‘unfit’ atau tidak sehat. “Dan hasil investigasi oleh Ditjen Perhubungan Udara terkait dengan kejadian QG 800, diketahui bahwa Kapten Tekad Purna Agniamartanto melakukan pelanggaran terhadap peraturan keselamatan penerbangan sipil dan SOP perusahaan yang telah disetujui oleh Ditjen

Perhubungan Udara, sangat membahayakan keselamatan penerbangan,” katanya. Karena itu, Muzaffar mengatakan mengacu pada hal tersebut, maka pada 5 Januari 2015 Ditjen Perhubungan Udara mencabut lisensi penerbangan atas nama Tekad Purna Agniamartanto. Dia mengatakan Kapten Tekad terbukti melanggar Civil Aviation Safety Regulations (CASR) 121, diantaranya tidak mengikuti rapat singkat atau briefing sebelum terbang, tidak dalam kondisi fit yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan dan diketahui tidak datang tepat waktu. (ant)

Setya Novanto Pimpin Pelantikan Sembilan Anggota PAW DPR-RI

Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Setya Novanto memimpin pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan sembilan anggota DPRRI pengganti antar-waktu (PAW) pada rapat paripurna di Gedung MPR/DPR/DPDRI di Jakarta, Selasa (10/1) kemarin. Sebanyak sembilan anggota DPR-RI PAW yang dilantik dan mengikuti pengucapan sumpah jabatan meliputi, Bara Krhisna Hasibuan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menggantikan Yasti Soepredjo Mokoagow dari daerah pemilihan Sulawesi Utara. “Sesuai tatib, petugas PAW apakah dapat kita lakukan pelantikan anggota DPR-RI,” kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Ruang Rapat Paripurna DPR kemarin. Lalu seluruh anggota DPR yang hadir dalam Rapat Paripurna itu menyatakan setuju pergantian PAW. Setelah disepakati, proses pelantikan dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipandu Ketua DPR Setya Novanto. Dari fraksi PAN, Bara Khrisna Hasibuan menggantikan Yati Soepardjo Mokoagow. Kemudian, ada empat kader Partai Golkar yang diganti,

Bali Post/ant

Setya Novanto

yaitu Ibnu munzir menggantikan Enny Anggraeny Anwar, TB Ace Hasan Syadzily menggantikan Andika Hazrumy, Bambang Heri Purnama menggantikan Indro Hananto, Wasista Bambang Utoyo menggantikan Dodi Reza Alex Noerdin. Partai Demokrat mengganti empat kadernya di DPR yaitu Hartanto Edhie Wibowo menggantikan Wahidin Alim, Anita jacobah Gah menggantikan jefirstson R. Riwu Kore, Ihwan

Datu Adam menggantikan Adji Farida Padmoserta Muhammad Afzal Mahfuz menggantikan Salim S. Mengga. Sebagian besar anggota DPR yang digantikan karena akan diusung menjadi calon kepala daerah di Pilkada 2017, seperti Yati Soepredjo dari Fraksi PAN digantikan karena akan diusung sebagai calon bupati untuk Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Dari Fraksi Golkar Enny Anggraeny Anwar mundur dari anggota DPR karena maju sebagai calon gubernur untuk Provinsi Sulawesi Barat. Wakil Sekjen Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menggantikan Andika Hazrumy yang maju sebagai calon wakil gubernur Provinsi Banten. Bambang Heri Purnama menggantikan Indro Hananto. Sementara Wasista Bambang Utoyo menggantikan Dodi Reza Alex Nurdin yang maju sebagai Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan. Dari Fraksi Demokrat, Hartanto Edhie Wibowo menggantikan Wahidin Halim yang maju dalam Pilgub Banten bersama Andika Hazrumy. Muhammad Afzal Mahfuz menggantikan Salim S Mangga yang maju sebagai Gubernur Sulawesi Barat. (ant)

Serangan Nyamuk Hijau Mengganas, Warga Tegalsari Resah

Banyuwangi (Bali Post) Warga di Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi belakangan resah. Pemicunya, wabah serangga hijau mengganas di kawasan ini. Meski belum ada korban jiwa, fenomena ini membuat warga waswas. Apalagi populasi nyamuk berukuran besar itu terus bertambah melanda hampir di setiap rumah warga. Tak hanya di pekarangan, kawanan nyamuk yang jumlahnya ribuan menempel di dinding dalam rumah warga. Yang aneh, meski sudah dibasmi dengan obat antiserangga, populasi nyamuk tetap saja bertambah tak berkurang sedikitpun. Sepintas bentuk nyamuk hijau yang meresahkan warga ini mirip nyamuk biasa. Bedan-

ya, ukurannya lebih besar. Warna kulitnya kehijauan, ekornya lebih panjang. Munculnya serangan nyamuk hijau ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. “Nyamuknya hijau, ekornya panjang. Banyak menempel di tembok rumah warga. Ini yang meresahkan,” kata Wanti, salah satu warga Desa Karangdoro, Selasa (10/1) kemarin. Wanita ini mengaku belum mengetahui jenis nyamuk yang menyerang desanya. Apalagi fenomena ini baru kali ini terjadi. Kondisi ini, kata dia membuat risih. Sebab banyak nyamuk yang menempel di dinding rumah, meski siang hari. Meski sudah disemprot, kata Wanti kawanan nyamuk itu hanya menghilang sejenak. Lalu kembali lagi beberapa jam kemudian.

“Kalau nyamuknya nempel di kulit membuat gatal. Kalau seperti ini kan berisiko, warga resah,” keluhnya. Pihaknya berharap tim terkait segera turun dan melakukan tindakan dengan merebaknya nyamuk hijau tersebut. Ketua RT setempat, Suwedi membenarkan serangan nyamuk hijau di daerahnya. Pria ini mengaku selama menetap di kawasan itu, fenomena aneh ini baru dirasakan kali ini. Menurutnya populasi nyamuk ini datang dari bantaran sungai. Kebetulan posisi desanya berada di dekat aliran sungai besar. “Kebanyakan menyerang Desa Karangdoro. Ini kan dekat aliran sungai dari Kalibaru, terus mengalir ke sini,” jelasnya via telepon. Populasi nyamuk hijau itu, kata Suwedi muncul dan

beterbangan di malam hari. Sedangkan saat siang kebanyakan menempel di dinding rumah warga. Tak hanya dinding rumah, populasi nyamuk yang jumlahnya tak terhitung menempel di pepohonan pepaya. Bahkan daun dan batang pepaya sampai menguning. Suwedi mengaku tim dari Dinas Kesehatan Banyuwangi sempat mendatangi desanya. Lalu melakukan penelitian. “Tapi belum tahu hasilnya bagaimana,” jelasnya. Pihak desa, kata dia juga sudah menggelar fogging. Anehnya, populasi nyamuk hijau ini tetap muncul. Pihaknya khawatir, serangan nyamuk hijau ini akan berdampak pada kesehatan warga. Apalagi sekarang sedang musim hujan. (kmb30)

Bali Post/udi

NYAMUK - Warga Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi menunjukkan serangan nyamuk hijau yang mengganas, Selasa (10/1) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Norma-norma Sosial dalam Hidup Bertetangga Pola persahabatan dan tetangga di dalam sistem keluarga Indonesia itu mengikuti alur prinsip gotong-royong. Dalam arti, itu tidak hanya kepada pihak yang berada di samping tempat tinggal kita. Tetangga mungkin ada di lingkungan terdekat tetapi sahabat boleh berada jauh. Sahabat mesti mengerti keberadaan kita dan sebaliknya itulah yang juga terjadi kepada sahabat kita yang jauh. Budaya seperti itulah kemudian membuat orang Indonesia itu perlu jauh-jauh hari hadir manakala misalnya, ada pernikahan atau apalagi ada yang sakit. Dalam hal tetangga, kita harus tahu bagaimana kondisi tersebut. Tidak boleh campur tangan apalagi mengomentari halhal prinsip dalam tetangga tersebut. Ini adalah masalah norma-norma sosial yang mesti dihormati. Soal saling membantu tetangga, sudah menjadi biasa dalam hubungan sosial di Indonesia. Jika ada yang usil, maka konflik pasti akan terjadi. Dalam bahasa sosial di Indonesia itu, konflik malah dapat berlangsung lama. Prinsip sosial bersahabat dan bertetangga baik itulah yang menjadi akar persahabatan negara Indonesia ke luar negeri. Betatapun ini adalah hubungan negara, tetapi negara mempunyai budaya tersendiri, dan dalam hal ini Pancasila yang dimiliki oleh Indonesia, dapat menjadi cerminan budaya itu sendiri. Sebagai ideologi, Pancasila juga dapat dipakai sebagai pandangan politik dan kemudian menjadi landasan politik luar negeri Indonesia. Bisa dibayangkan bagaimana ketersinggungan Indonesia kalau Pancasila kemudian diolok-olok atau apapun namanya yang bernuansa melecehkan. Dalam konteks hubungan antarnegara, tidak dapat dilepaskan dari aktor-aktor yang ada. Aktor inilah yang akan menentukan, menafsirkan dan kemudian membuat langkahlangkah kelanjutan hubungan tersebut. Aktor itu tidak lain pelaku-pelaku pemerintahan seperti presiden, menteri luar negeri, anggota parlemen, atau orang-orang berpengaruh di negara bersangkutan. Pada hakikatnya, mereka adalah individu yang mempunyai norma budaya yang melekat sejak kecil, yaitu budaya keindonesiaan. Merekalah kemudian yang melancarkan protes atau bersikap atau membuat keputusan terhadap sikap dari negara lain. Begitulah kemudian, maka ketika Australia diberitakan telah melecehkan dasar negara kita, pantas orang Indonesia tersinggung dan kemudian memilih sikap. Pertama, sebagai negara yang bertetangga dengan Indonesia, seharusnya mempunyai pemahaman terhadap bagaimana budaya tetangga. Kedua, dalam sejarahnya Australia telah berkali-kali melakukan tindakan seperti ini. di zaman Orde Baru, pernah seorang wartawan yang tulisannya dipandang menyinggung keluarga Presiden Soeharto. Kemudian dalam masalah Timor Timur, sikap negara ini juga pernah dipandang merugikan Indonesia. Inilah yang kemudian menjadi alasan mengapa Indonesia tersinggung, bahkan marah kepada Australia. Dengan demikian, sikap menghentikan latihan bersama dengan angkatan bersenjata Australia merupakan sikap yang dapat dibenarkan. Ini merupakan protes sekaligus peringatan kepada Australia bahwa Indonesia itu bukan negara sembarangan. Kita tidak tahu masalah-masalah ke depan karena memungkinkan saja Australia juga akan meminta bantuan kita. Peringatan ini penting bukan saja kepada pemerintah tetapi juga kepada masyarakat Australia. Kita tahu bahwa masyarakat negara ini banyak yang berdomisili di Bali. Diharapkan, dengan cara demikian masyarakat Australia yang ada di Bali akan mampu memberikan masukan kepada rekan-rekan yang ada di negaranya. Bagaimanapun juga, adanya riak-riak hubungan antarnegara ini, memberikan pesan kepada kita semua, Indonesia dan Australia, untuk kembali menyelami budaya dan norma-norma kedua negara. Sekali lagi, bertetangga harus memperhatikan norma-norma sosial.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Halo Telkom 147 Kami adalah pelanggan (0361) 8423360 dan sejak lama berlangganan produk Telkom seperti internet/ indihome dan kami mengapresiasi layanan yang sangat kami nikmati/rasakan. Tapi sayang sejak tanggal 23 Desember 2016 layanan internet/wifi off line sehingga sejak itu kami tidak mendapat hiburan, demikian juga cucu kami yang biasanya menonton film kartun tidak bisa mengakses sehingga ia komplain dan ngambek, kami langsung lapor ke Telkom 147. Kami mendapat pelayanan yang sangat ramah dan santun. Kami mendapat SMS lewat HP yang dihubungi bahwa penanganan gangguan internet akan dilakukan oleh Pak Wayan pada tanggal 25 Desember 2016, kami pun mengkonfirmasi ke Telkom 147 bahwa kami dalam kondisi menunggu. Sampai 28 Desember 2016 tidak ada petugas yang datang. Kami telpon lagi ke Telkom 147 dan diterima dengan baik tapi sing ade ape de! (Tidak ada layanan apapun), laporan kami dengan nomor tiket IN. 11574187 tetap dilanjutkan dan dijadwal kembali? Yang kami tidak habis pikir mengapa pada zaman sudah canggih dan persaingan bisnis yang ketat, Telkom memberikan pelayanan yang sangat mengecewakan dan tidak profesional. Sampai saat kami menulis surat ini sudah dua belas (12) hari kami tidak mendapat layanan yang lebih baik dan memilih melapor dengan cara surat terbuka. Semoga para petugas menjadi lebih terbuka hatinya. I Wayan Gede Widastra Jl. Pulau Batam 18 Denpasar

Gangguan Telepon Rumah Kami memakai telepon rumah sudah dari tahun tujuh puluhan. Pesawat tersebut sangat membantu dan berjasa dalam berhubungan dengan keluarga, relasi dan temanteman. Namun, tahun lalu ada petugas Telkom membawa berita kemajuan, mengganti kabel tembaga dengan kabel optik. Semenjak pemakaian kabel optik terjadi kerusakan secara berkala. Kerusakan terakhir sudah hampir satu bulan lebih. Kami sudah lapor berkali-kali. Dua kali teknisi datang tapi tidak berbuat apa-apa. Sampai sekarang telpon kami tidak berfungsi. Mohon kepada yang berwenang memperhatikan keluhan pelanggan. I Wayan Teduh Jln. Raya Kuta 38 Lingk. Br Abianbase, Kuta, Badung

Seni Teater Tradisional Mempererat Hubungaan Negara Ada dua hal yang harus diperhatikan ketika Australia dipandang melecehkan Indonesia baru-baru ini, yaitu eksistensi kedaulatan dan kehormatan nilai-nilai ideologis negara. Dalam politik internasional, kedaulatan merupakan kekuatan dan pembenaran untuk menghadapi negara lain. Kedaulatan tidak memandang power, tetapi wibawa dan harga diri. Karena itulah, betapa pun kecilnya sebuah negara, akan berani menghadapi negara sebesar apapun. Indonesia jelas bukan negara kecil karena itu apapun yang dipandang menginjak harga diri negara, harus bereaksi untuk menghadapinya.

Oleh I Nyoman Sukastra ustralia dipandang melecehkan nilai-nilai Pancasila dalam sebuah proses belajar yang dilakukan di sana. Pihak manapun yang melakukan pelecehan tersebut, haruslah diberikan “pelajaran” karena nilai-nilai ideologis Indonesia sudah menjadi kepercayaan. Pasang surut hubungan Indonesia dengan Australia, sudah banyak diketahui masyarakat. Akan tetapi, dua budaya yang berbeda sering menjadi alasan pasang surutnya hubungan dua negara ini. Di negara bebas liberal seperti Australia, mungkin menemukan bendera dijadikan pakaian akan diacuhkan oleh warga. Individu mempunyai pembelaan kalau itu misalnya dipandang mempunyai nilai seni. Akan tetapi, di Indonesia simbol-simbol negara, apalagi nilai-nilai ideologis, tidak akan mungkin bisa ditolerir apabila ada pihak yang melecehkan. Nilai adalah kepercayaan masyarakat. Jika kemudian nilai itu terakumulasi dan kemudian tersaring menjadi ideologi, maka ini adalah kesepakatan bangsa. Melecehkan ideologi jelas melecehkan bangsa dan pelecehan merupakan upaya merendahkan martabat sebuah bangsa yang tidak dibenarkan dalam etika hubungan internasional. Di dalam hubungan antarnegara, tidak ada satupun pihak yang boleh direndahkan. Dasar pemikirannya adalah bahwa cara hidup dan untuk mencapai tujuan hidup itu berbeda-beda. Karena itu haruslah dihargai berbagai perbedaan tersebut. Nilai dan ideologi merupakan cara pan-

A

dang untuk mencapai hidup tersebut dan karena itu kehormatannya harus dijaga. Dalam konteks budaya misalnya, orang Australia mungkin saja merasa kerepotan apabila harus bergotongroyong membuat sebuah bangunan dan lebih memilih memakai mesin untuk menyelesaikannya. Itu yang membuat mereka puas untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Akan tetapi, orang Indonesia akan merasakan hambar apabila segalanya harus dilakukan dengan mesin. Jadi cara-cara mencapai tujuan hidup sangat berbeda-beda, yang mesti dihargai. Diberitakan juga, penerapan kurikulum di lembaga tertentu di Australia terkandung unsur pelecehan tersebut. Jika ini benar, maka Indonesia haruslah memprotes dan meluruskan apa yang ada. Kurikulum merupakan pembelajaran yang sistematis sehingga ada potensi memperluas pengaruh pelecehan tersebut. Artinya nilai-nilai yang dianut negara lain itu akan dipandang salah dengan berbagai argumentasi, dan akhirnya menjadi kepercayaan bagi peserta didik. Hal ini akan memberikan cara pandang yang salah secara akademis dan kemudian turun-temurun terhadap peserta didik di lembaga yang bersangkutan. Bagaimana mungkin kemudian hal seperti ini akan mampu memberikan rasa persaudaraan dan persahabatan terhadap dua negara yang saling bertetangga. Perbedaan budaya antara dua tetangga menjadi masalah yang besar. Ini

terjadi tidak saja dalam hubungan kekeluargaan mikro (seperti yang ada di desa, kota), tetapi juga pada tingkat hubungan antarnegara. Ini pula yang terjadi antara Indonesia dengan Australia. Dua negara ini bukan saja berbeda dengan kultural, tetapi juga dalam sejarah berdirinya. Dengan latar belakang berperang menghadapi penjajah luar, tentu tempaan mental masyarakat Indonesia terhadap sentilan dari negara luar akan tinggi. Maka sedikit saja gangguan terhadap nilai-nilai keberadaan Indonesia, tidak akan membuat takut untuk menghadapi siapapun pengganggunya itu. Pada tahap pemerintahan, sesungguhnya Australia telah berupaya untuk memahami bagaimana kehidupan sosial Indonesia itu. Karena perbedaan cultural itulah kemudian, Australia beberapa tahun lalu menerapkan bahasa Indonesia sebagai salah satu pelajaran wajib di sekolah mereka. Harapannya, dengan mempelajarai bahasa Indonesia, maka masyarakat Australia akan lebih mampu memahami budaya Indonesia. Sehingga, apabila mampu memahami budaya, akan tahu juga bagaimana harus melakukan hubungan dan kontak sosial dengan masyarakat Indonesia. Akan tetapi, masih terjadinya pelecehan terhadap nilai-nilai ideologis bangsa, memperlihatkan bahwa tujuan menerapkan bahasa Indonesia di Australia, tidak terlalu berhasil. Cara lain yang sebelumnya dipakai adalah pertukaran pelajar. Dekade tujuh puluhan, dua negara ini saling melakukan pertukaraan pelajar pada tingkat sekolah menangah. Baik

pelajar di Australia maupun di Indonesia, akan belajar di masing-masing sekolah dan juga melakukan kontak budaya dengan pelajaran ekstra mengetahui kehidupan sosial setempat. Melalui pertukaran pelajar yang masih remaja ini, upaya untuk memahami kehidupan sosial akan positif karena mereka melakukannya pada saat sedang pertumbuhan dan daya serap ingatan masih tinggi. Di samping itu adaptasi terhadap lingkungan juga sedang tinggi-tingginya sehingga akan lebih mudah untuk mengingatkan ketika telah dewasa. Sesungguhnya dalam konteks militer pun pernah ada kerja sama dan saling pengertian. Jika ada pergantian terhadap pejabat tertinggi angkatan bersenjata, pejabat yang baru akan melakukan kunjungan ke masing-masing negara. Tujuannya adalah agar tidak terjadi saling kecurigaan tentang langkah angkatan bersenjata kedua negara. Ini merupakan langkah yang positif karena sektor yang paling mencurigakan bagi negara adalah militer. Lalu apa yang kurang? Dengan tetap adanya gangguan yang dilakukan oleh Australia, kiranya perlu ada tambahan terobosan untuk melakukan pemahaman budaya dan sosial masing-masing negara. Cara ini dapat dilakukan dengan melakukan pertukaran seni. Setelah pertukaran pelajar, pembelajaran bahasa Indonesia serta saling kunjung pejabat militer, maka saling tukar misi kesenian merupakan peluang yang harus lebih ditingkatkan. Kalaupun sebelumnya telah ada, maka kini pertukaran itu perlu ditingkatkan. Mempelajari seni teater tradisional sangat penting untuk memehami akar kehidupan sosial masing-masing negara, terutama Indonesia. Teater rakyat tradisionil seperti Arja di Bali, akan mampu memberikan perenungan dan pemahaman bagi masyarakat untuk melihat akar kebudayaan masingmasing. Inilah salah satu cara untuk memupuk saling pengertian di antara kedua masyarakat negara.

Penguatan Ekonomi Pedesaan

Desa merupakan bagian dari bangunan kenegaraan Indonesia yang mempunyai wilayah paling luas dibanding wilayah perkotaan. Hampir di setiap daerah regional, baik provinsi, karesidenan, kabupaten sampai pada kota madya, dapat dipastikan di dalamnya terdapat pedesaan. Eksistensi desa tidak bisa dikesampingkan. Sendi-sendi pokok bangunan bangsa ini salah satunya terletak di pedesaan. Dalam perkembangannya, kondisi pedesaan mengalami beberapa kendala utamanya terkait dalam hal pembangunan. Desa yang konon sebagai tempat yang paling banyak penduduknya harus tersandung beberapa masalah, seperti masalah sosial, ekonomi, budaya dan inkonsistensi pembangunan. Masalah-masalah tersebut muncul seiring dengan keberadaan desa yang semakin padat penduduk. Padatnya penduduk pedesaan ternyata tidak diimbangi dengan perbaikan pembangunan desa dan perbaikan perekonomian desa sehingga berujung pada munculnya pelbagai masalah, seperti masalah kesenjangan sosial yang semakin tinggi dan lunturnya kebudayaan dan nilai-nilai kearifan lokal pedesaan. Kehadiran Undang-Undang No. 6 tahun 2014 tentang desa, memberikan angin segar bagi pembangunan desa. Kehadiran undangundang tersebut dirasa perlu untuk disambut dengan gembira. Setidaknya dengan adanya undang-undang tersebut memberikan kejelasan mengenai bagaimana mengelola desa, membangun desa dan mengembangkan desa. Sehingga tidak terjadi tumpang-tindih dalam pelaksanaan pembangunan pedesaan. Sebab sebelumnya yang terjadi adalah pelaksanaan pembangunan pedesaan dirasa belum optimal. Pascalahirnya undang-undang desa, kemudian dalam perkembangannya desa diberikan keleluasaan dalam hal pembangunan dan pengoptimalan potensi yang ada di masing-masing

Oleh Misbahul Munir

desa. Nawacita yang diusung oleh pemerintahan Jokowi-JK untuk periode 2014-2019 memang pantas untuk di apresiasi. Dalam nawacita, prinsippembangunanyangdilakukanmelaluidaerah pinggiran, termasuk di dalamnya adalah daerah tertinggal dan daerah perbatasan. Membangun dari pinggiran merupakan terobosan afirmatif yang kemudian diharapkan bisa memberikan akselerasi pertumbuhan ekonomi bagi daerah tertinggal yang selama ini kurang mendapatkan perhatian dalam hal pembangunan. Realisasi yang tepat dalam pelaksanaan kebijakan ini adalah dengan pembangunan pedesaan. Pembangunan pedesaan dalam pelaksanaannya dibiayai secara serius oleh pemerintah pusat melalui program dana desa. Setiap desa mendapatkan kucuran dana yang cukup besar dengan varian berbeda, yaitu kisaran Rp 700 juta sampai Rp 1 miliar. Bahkan untuk tahun 2016 total dana desa ditambah dua kali lipat dari total anggaran tahun sebelumnya.Anggaran transfer daerah dan dana desa meningkat sebesar Rp 782,201 triliun atau 37% dari total RAPBN 2016 (Buamona, 2016). Besarnya anggaran untuk pembangunan pedesaan setidaknya bisa memperpanjang langkah pembangunan bagi pedesaan. Sebelumnya yang terjadi memang pihak desa mendapati kesulitan dalam hal pembangunan lantaran minimnya anggaran. Sebab sebelumnya pemerintah desa dalam hal anggaran hanya mendapatkan kucuran dana dari hasil retribusi daerah (pajak retribusi) dan dana alokasi umum (DAU). Longgarnya anggaran dana desa kini diharapkan bisa benar-benar berdampak positif bagi pembangunan pedesaan. Prioritas utama dari adanya dana desa adalah

untuk pembangunan pedesaan. Pembangunan pedesaan dilakukan bisa melalui berbagai aspek, seperti pembangunan infrastruktur pedesaan, pembangunan jalan raya, pembangunan pendidikan dan pembangunan fasilitas kesehatan yang pada ujungnya dapat mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kemakmuran masyarakat. Namun di sisi lain, dana desa juga diharapkan bisa memberikan Multiplier Effect. Dalam Ilmu Ekonomi Multiplier Effect merupakan beberapa dampak dari adanya suatu kebijakan. Dalam hal ini kebijakan dimaksud adalah kebijakan dana desa. Jadi adanya dana desa dapat memeberikan banyak dampak positif bagi pembangunan perekonomian pedesaan. Adapun salah satu dampak dari dana desa adalah penggunaan dana desa untuk membangun ekonomi pedesaan.Ada beberapa strategi dalam melaksanakan pembangunan ekonomi pedesaan. Pertama, optimalisasi potensi yang ada pada pedesaan.Potensiinibisadijadikansebagaisentra perekonomian pedesaan seperti, sentra produksi komoditas tertentu, sentra industri pengolahan hasilpertaniandanperikanan,atausebagaisentra desa wisata. Kedua, perbaiki akses transportasi desa dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi wilayah seperti perbaikan jalan antara desa menuju ibukota kabupaten atau provinsi. Jika akses transportasi lancar maka pertumbuhan ekonomi pedesaan bisa segera diakselerasikan. Ketiga, pengembangan kerja sama antardesa, antarwilayah, antarpemerintah atau antarbadan usaha milik desa (BUMDes). Kerja sama ini dilakukan untuk memperluas cakupan pertukaran informasi antarpihak yang berkepentingan membangun perekonomian desa. Penulis, Analis Ekonomi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Pengamat Kajian Ekonomi Regional

Penulis, mantan pemain teater.

POJOK LPD siap dukung pengusaha muda pribumi. -Bukan karena modal kecil. *** Mega minta waspadai kelompok antikebinekaan. - Kelompok penggaduh. *** Generasi muda Bali harus bangkit menangkan persaingan. - Bukan bengong di pos kamling.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

RAMBU BENGKOK Sebuah plang rambu lalu lintas yang terpasang di kawasan Jalan By-pass Ngurah Rai, Ketewel, tampak bengkok. Foto diambil Selasa (10/1) kemarin. www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Kerahkan Personel

POLDA Bali lebih fokus ke wilayah Kuta dan Kuta Utara untuk mengatasi masalah kemacetan. Petinggi Dit. Lantas Polda Bali ingin polantas yang tugas di lapangan lebih sigap menyikapi perkembangan arus lalu lintas (lalin), terutama saat jamjam macet. “Maka dari itu Bali Post/rah sebagian besar anggota Lantas dikerahkan ke lapangan. Kami tidak ingin dua wilayah itu terus-terusan begitu (macet) dan berbagai upaya harus dilakukan untuk mengatasinya,” kata Wadir Lantas AKBP Bonaparte Silalahi, Selasa (10/1) kemarin. Puluhan pos akan dibangun di dua wilayah tersebut, meskipun sifatnya semi permanen. Jumlah personelnya disesuaikan dengan tingkat kerawanan kemacetannya. “Masing-masing dibagi dua shift. Dit. Lantas Polda hanya mem-back up saja karena polantas Polresta dan Polres Badung cukup,” ujarnya, saat mendampingi Dir Lantas Kombes AA Sudana. Ia berharap polantas lebih semangat dan kerja keras. Apalagi yang tugas di wilayah Kuta dan Kuta Utara. “Ini tantangan buat kami, bagaimana caranya wilayah itu tidak macet lagi,” tandas mantan Kasubdit Regident Polda Bali ini. Bonaparte mengungkapkan upaya ini dilakukan agar warga dan turis nyaman. Ia berharap tidak ada lagi turis yang mengeluh soal kemacetan. “Kami berharap dukungan masyarakat Kuta dan Kuta Utara. Terutama soal perubahan arus lalin,” kata perwira melati dua asal Sumatera Utara ini. (rah)

Gaji Guru SMA/ SMK Negeri Belum Dibayar

Denpasar (Bali Post) Hingga sepekan lebih bulan Januari 2017 berjalan, gaji guru SMA/SMK negeri belum juga dibayarkan. Ada sejumlah hal yang masih harus dipenuhi terkait alih kewenangan SMA/ SMK dari kabupaten/kota ke provinsi. Belum lagi ditambah persoalan pascapengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan struktur baru. “Pertama, harus ada SK Pengalihan dari BKN, dari PNS daerah kabupaten/kota menjadi PNS provinsi. Kemudian ada Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) dari kabupaten masing-masing. Cuma nomor SKPP dari masing-masing kabupaten belum kami terima,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda di Denpasar, Selasa (10/1). Menurut Arda, SKPP dapat dibuat secara kolektif ataupun perorangan. Pihaknya berharap, SKPP dibuat secara kolektif dari kabupaten/kota. Bila SK Pengalihan dari BKN dan SKPP dari kabupaten/kota sudah dipenuhi, maka input data bisa dilakukan di BPKAD. Data itu kemudian dikoordinasikan kembali dengan Dinas Pendidikan Provinsi Bali (Disdik) untuk finalisasi. Setelah itu baru Dinas Pendidikan mengusulkan gaji. “Sekarang, Disdik belum mengusulkan gaji guru ke BPKAD. Nanti kalau sudah diusulkan, gaji bisa ditransfer tidak lebih dari satu minggu. Kalau normalnya, gaji seharusnya memang sudah masuk tanggal 3 (Januari, red),” jelas mantan Karo Keuangan ini. Masalah kedua, lanjut Arda, dalam proses tindak lanjut ini harus ada bendahara di SKPD termasuk Dinas Pendidikan. Bendahara diambil dari staf biasa berdasarkan SK Mutasi. SK ini pun dikatakan belum terbit. Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Bali TIA Kusuma Wardhani mengaku masih memproses gaji guru SMA/SMK negeri agar segera dapat dibayarkan BPKAD. TIA beralasan, Pemprov baru melakukan pengisian pejabat eselon III dan IV pada 3 Januari lalu. “Kita kan strukturnya baru. Gaji memang setiap tanggal 1, bisa mundur. Tapi sudah diproses karena data kita sudah lengkap semua,” ujarnya. (kmb32)

Bali Post/edi

TAKSI - Ribuan sopir taksi yang tergabung dalam Aliansi Sopir Transport Bali berkumpul di utara simpang Dewa Ruci, Selasa (10/1). Pada kesempatan tersebut seluruh sopir taksi meminta pemerintah untuk memblokir aplikasi taksi online.

Alstar-B Kembali Tuntut Pemblokiran Taksi ”Online” Kadishub Minta Waktu Sampai April Denpasar (Bali Post) -

Ratusan sopir taksi yang tergabung dalam Aliansi Sopir Transport Bali (Alstar-B) kembali mendatangi Kantor Gubernur Bali, Selasa (10/1). Sebelum ke Kantor Gubernur, mereka terlebih dahulu melakukan aksi di utara simpang Dewa Ruci. Tuntutan Alstar-B tetap sama, yakni meminta pemerintah memblokir taksi berbasis aplikasi online. Dalam hal ini, Grab dan Uber Taxi. Alstar-B diterima Kepala Dinas Perhubungan Bali I Gusti Agung Ngurah Sudarsana serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik I Nyoman Sujaya di depan Kantor Gubernur Bali. Atas tuntutan Alstar-B, Kepala Dinas Perhubungan Bali I Gusti Agung Ngurah Sudarsana meminta waktu sampai April. Mengingat saat itu merupakan akhir dari perpanjangan masa sosialisasi Peraturan Menteri Perhubungan No. 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak

dalam Trayek (PM 32, red) sejak Oktober 2016 lalu. “Kami sudah mempersiapkan beberapa hal berkaitan dengan sosialisasi. Walaupun demikian, kehadiran Bapak mengingatkan kami untuk selalu mengetahui perkembangan taksi online. Akan tetapi, kami tetap memegang komitmen sampai dengan bulan April sesuai perintah Kemenhub untuk melakukan sosialisasi,” ujarnya disambut teriakan tidak puas dari massa. Kendati demikian, Sudarsana tetap mengajak massa untuk ikut bersama-sama menyepakati hal itu.

Di sisi lain, mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bali ini mengatakan selama bulan Desember lalu, pihaknya sudah empat kali melakukan tindakan yustisi. “Kami sudah janji pada simakrama gubernur bahwa kami tidak melihat itu taksi online maupun konvensional. Asal tidak berizin, kami tindak,” jelasnya. Sudarsana mengaku tidak bisa memeriksa handphone setiap sopir karena tindakan itu melanggar privasi. Kecuali memang ada indikasi melakukan tindakan pidana. Selain itu,

angkutan sewa tidak di dalam trayek merupakan kewenangan pemerintah pusat. Sementara pihaknya tidak mau dipaksa untuk melanggar aturan pusat atau pemerintah di atasnya. “Untuk itu, berikan kami waktu sampai bulan April dan kami akan menyelesaikan masalah ini. Aturan sudah mengatakan demikian,” tandasnya. Sekretaris Alstar-B I Nyoman Kantun Murjana mengatakan, pemerintah provinsi mestinya tidak menunda pemblokiran karena ini merupakan keinginan masyarakat. Alstar-B khususnya bahkan sudah menyampaikan aspirasi ini sejak satu tahun terakhir. “Satu tahun sudah sampaikan aspirasi, tidak pernah didengar. Ini kan keinginan masyarakat, ngapain ditunda untuk diblokir

semua,” ujarnya. Tak sedikit pendemo yang berteriak mengeluhkan adanya penurunan pendapatan setelah ada taksi berbasis aplikasi online. Koordinator Alstar-B I Ketut Witra bahkan menyindir pemerintah provinsi sebagai patung saja. “Kalau semua diserahkan ke atas (pemerintah pusat, red), lalu siapa pemerintah di Bali,” ujarnya. Sebelumnya, Alstar-B pernah menggelar aksi serupa pada 28 September 2016 lalu. Permintaan mereka ketika itu menuntut pemerintah agar segera memblokir Uber dan Grab Taksi yang beroperasi di Bali. Begitu juga menurunkan semua atribut baik baliho maupun spanduk angkutan umum berbasis aplikasi online itu. (kmb32)

Peredaran Narkoba Masif

BNNP Rangkul Warga Banjar Denpasar (Bali Post)Peredaran narkoba kian masif, bahkan menyebar hingga ke pelosok pedesaan. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan masyarakat Bali dari bahaya narkoba. Tahun ini, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa akan mencanangkan pembentukan Banjar Bebas dari Narkoba dan Banjar Kerta Pala, Desa Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur, jadi proyek percontohan. Rencananya program tersebut akan diresmikan Kepala BNN RI Komjen Budi Waseso (Buwas). “Beliau (Buwas) akan meresmikan Banjar Kerta Pala hari Jumat mendatang (13/1). Mudahmudahan tidak ada perubahan,” ujar Brigjen Suastawa, saat meninjau persiapan di Banjar Kerta Pala, Selasa (10/1) kemarin. Program itu bertujuan untuk membentengi warga Banjar Ker-

ta Pala dari pengaruh narkoba. Selain itu, warga banjar tersebut masih steril dari pengaruh barang terlarang tersebut. Apalagi di wilayah tersebut ada Asram Vrata Wijaya yang berperan dalam bidang pendidikan mental dan spiritual. “Dengan adanya sinergi antara warga banjar dan asram ini, kami berharap warga di sini semakin kuat untuk menolak narkoba. Dengan adanya program ini, masyarakat tambah sadar untuk melindungi diri dan keluarganya dari pengaruh narkoba,” ujarnya. Program ini salah satu bukti BNNP Bali sangat serius dan gencar melaksanakan program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Di sisi lain mantan Dir. Binmas Polda Bali mengatakan, penyalah guna narkoba yang mengikuti program rehabilitasi BNNP berdasarkan pekerjaannya yaitu

swasta 510 orang, pengangguran 222 orang, wiraswasta 156 orang, pelajar 21 orang, mahasiswa 17 orang, pedagang 14 orang, petani 8 orang, Polri 6 orang, PNS 5 orang, seniman 5 orang, nelayan 4 orang, IRT 3 orang dan pensiunan 3 orang. Guna mewujudkan generasi emas yaitu generasi sehat tanpa narkoba, seluruh rakyat Indonesia termasuk Bali harus bersama-sama dan bersungguhsungguh memerangi narkoba, terutama dari kehidupan generasi muda sebagai penerus bangsa. Pendidikan dalam keluarga merupakan kunci utama memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya pola hidup sehat tanpa narkoba. “Orangtua yang memiliki peran besar menentukan kepribadian anak. Oleh karena itu secara bertahap kami ingin banjar seluruh Bali bebas dari narkoba,” tandasnya. (kmb36)

Bali Post/rah

TEMPAT PERTEMUAN - Kepala BNNP Bali saat meninjau tempat pertemuan antara Kepala BNN dengan warga Banjar Kerta Pala.

Dianggap Tak Lagi Menjanjikan, Tanaman Jeruk Diganti Kopi

Bali Post/kmb45

KOPI - Pertanian kopi di salah satu wilayah di Kabupaten Buleleng. Di Desa Gesing, tanaman ini kembali dikembangkan sekaligus pengganti tanaman jeruk.

Singaraja (Bali Post)Budi daya tanaman jeruk secara berangsur-angsur ditinggalkan petani di Desa Gesing, Kecamatan Banjar. Hal tersebut dikarenakan prospeknya dinilai tak lagi menjanjikan. Kini, tanaman hortikultura itu digantikan dengan kopi. Perbekel Gesing I Nyoman Sanjaya menuturkan, dulu sebagian besar petani di wilayah bagian atas mengembangkan jeruk, tepatnya sekitar Pangked Batu maupun Waru, karena lingkungannya yang mendukung. Akan tetapi, kondisi berbeda justeru terjadi sejak lima

tahun belakangan. Cuaca buruk yang kerap melanda mengakibatkan komoditi ini mulai ditinggalkan petani. “Itu juga dipicu karena harganya yang sering anjlok. Kalau disimpan lama juga tidak tahan,” ujarnya, belum lama ini. Kini tanaman jeruk diganti dengan kopi. Komoditi ini prospeknya dinilai lebih menjanjikan, baik dari sisi kualitas maupun harga jual. Pemeliharaannya pun tidak terlalu sulit. Biaya pemeliharaannya juga tidak besar. “Sekarang tanaman kopi yang berkembang. Beberapa warga juga sudah buat usaha

pembibitan,” sebutnya. Selain kopi, sejumlah petani juga ada yang mengganti tanaman jeruk dengan cengkeh. Selain di Gesing, kondisi serupa juga terjadi di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada. Budi daya kopi kembali dilakukan sebagian besar masyarakat. Hal tersebut dipicu karena kondisi lingkungan yang masih mendukung dan prospeknya cukup menjanjikan. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Nyoman Swatantra, Selasa (10/1) kemarin mengakui peralihan komoditi tersebut sangat dipicu oleh prospek. Petani

menginginkan komoditi yang dikembangkan mampu menjadi sumber penghasilan dan sifatnya berkelanjutan. “Memang peralihan dari jeruk ke kopi sudah banyak terjadi, terutama di daerah perbukitan,” terangnya. Pengembangan kopi, kata dia juga memiliki fungsi hidrologi dan sangat baik untuk memperkuat struktur tanah sehingga tidak terjadi erosi. “Keinginan kami memang begitu, di daerah pegunungan biar kembali ditanami kopi seperti dulu. Itu sangat penting untuk menjaga vegetasi lingkungan,” tandasnya. (kmb45)


BANGLI

8

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

Grand Master Q-Rak Divonis Tiga Bulan Penjara Bangli (Bali Post) -

Pengadilan Negeri (PN) Bangli, Selasa (10/1) kemarin, menggelar sidang dengan terdakwa Grand Master Q-Rak Roni Irianto. Dalam sidang yang diketuai majelis hakim Agus Cakra Nugraha, Roni Irianto yang pada pertengahan 2016 sempat membuat gempar masyarakat Batur, Kintamani karena menyimpan dua toples berisi abu dan tulang ibu kandungnya di Ashram Q-Rak tersebut divonis tiga bulan penjara. Dia dihukum karena melakukan pencemaran nama baik terhadap Ay Lie, warga Denpasar. Dalam sidang tersebut majelis hakim menyatakan, terdakwa telah melakukan tindakan pencemaran nama baik sebanyak dua kali terhadap Ay Lie. Pertama,

I Wayan Wedana

pada tanggal 6 Maret 2016, terdakwa menggelar rapat dengan para pengikut Q-Rak di Ashram Banjar Masem Budikarya, Desa Batur Selatan. Terdakwa di hada-

pan pengikutnya sempat mengatakan ibunya meninggal karena disantet oleh korban. Tuduhan yang sama kembali dilontarkan Roni di Kantor Polsek Kintamani

pidana perbuatannya. Hukuman yang dijatuhkan hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni tujuh bulan penjara. Majelis hakim dalam amar putusannya juga menolak pembelaan penasihat hukum (PH) terdakwa yang meminta Roni dihukum percobaan. Atas putusan tiga bulan penjara itu, baik JPU maupun PH terdakwa menyatakan masih pikir-pikir. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Lomba Adipura Desa 2016 yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli bakal segera memasuki penilaian tahap II. Rencananya proses penilaian akan dilaksanakan para juri selama kurang lebih dua bulan ke depan. Kepala DLH Kabupaten Bangli Ida Ayu Yudi Sutha, Selasa (10/1) kemarin, menjelaskan penilaian Adipura Desa tahap I dilaksanakan empat bulan lalu. Dalam penilaian tahap I, juri lebih banyak memberikan pembinaan terhadap desa-desa yang menjadi peserta. Kekurangan yang ditemukan dalam tahap I kemudian disampaikan kepada peserta untuk diperbaiki sebelum proses penilaian tahap II dimulai. ‘’Mereka kita beri waktu memperbaiki kekurangan dalam penilaian tahap I,’’ ujarnya. Dalam penilaian tahap II ini pihaknya akan melakukan

penilaian sesuai criteria, di antaranya kebersihan, penataan taman, pohon peneduh, penyediaan tempat penampungan sampah dan lainnya. Lokasi penilaian dilakukan di tempat suci/pura, kuburan, bale banjar, lingkungan permukiman, sarana kesehatan, jalan, sekolah, taman desa, perkantoran dan pasar. Dikatakan Yudi Sutha, dalam lomba Adipura Desa ini tak hanya desa-desa di Bangli yang menjadi peserta, namun juga sekolah di Kecamatan Bangli dan kantor-kantor SKPD. ‘’Pengumuman pemenangnya nanti kita lakukan saat 10 Mei,’’ ujarnya. Ditambahkannya lomba Adipura Desa ini digelar untuk memacu desa-desa menjaga kebersihan lingkungannya. Lomba ini juga sebagai persiapan Kabupaten Bangli dalam menyambut penilaian lomba Adipura Nasional. (kmb40)

Adipura Desa Segera Masuki Penilaian Tahap II

Bali Post/kmb41

Rencana Pemotongan TPP

Dinilai Efektif Tingkatkan Kinerja Pegawai

Bangli (Bali Post) Ancaman Bupati Bangli Made Gianyar akan memotong Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) pimpinan hingga staf SKPD yang lamban merealisasikan kegiatan, direspons positif kalangan legislatif. Hal itu dinilai akan memacu kinerja jajaran SKPD di Bangli. Meski demikian bupati diingatkan untuk konsisten dan tidak pandang bulu dalam menerapkan kebijakan tersebut. Ketua Komisi I DPRD Bangli I Wayan Wedana, Selasa (10/1) kemarin, mengatakan, rencana bupati memotong TPP tersebut cukup positif guna memotivasi pegawai agar lebih bersemangat dalam menjalankan tugasnya. ‘’Kalau saya pribadi sepakat dengan rencana yang dikeluarkan pak bupati terkait pemotongan TPP bagi pegawai SKPD yang kerjanya bermalasmalasan,’’ ungkapnya. Wedana menjelaskan, dengan adanya warning seperti itu, maka para pegawai bukan hanya akan disiplin datang ke kantor, melainkan akan lebih disiplin dalam mengerjakan tugas. Dengan begitu diharapkan mereka tidak lagi menundanunda pekerjaan dan punya kreativitas. Meski demikian pihaknya mengingatkan Bupati agar melakukan penyesuaian terhadap aturan. Jika sebelumnya TPP dihitung berdasarkan kehadiran di kantor, sekarang menggunakan kinerja sebagai acuan. Itu berarti payung hukum sebelumnya harus diubah. ‘’Kalau SK terdahulu memang pemberian TPP pegawai memakai kehadiran ke kantor. Karena minimal 50 persen kehadiran. Kalau sekarang memakai kinerja, harus merubah dulu SK yang sebelumnya,’’ katanya. (kmb41)

Warga Uma Bukal Tangkap Dua Ular Piton

Warga Buayang Keluhkan Maraknya Anjing Liar Disperindag Upayakan Pemindahan Pedagang Acung Sesuai Target

Bali Post/dok

PEDAGANG ACUNG - Pedagang acung di kawasan Penelokan. Foto diambil belum lama ini. Pemkab Bangli tengah melakukan penertiban dan pemindahan pedagang acung guna membuat kawasan Penelokan lebih nyaman bagi wisatawan.

Bangli (Bali Post) Banyakya anjing tak bertuan alias liar yang berkeliaran di areal Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Landih membuat masyarakat di Dusun Buayang, Desa Landih terganggu. Pasalnya anjing liar yang berpotensi membawa virus rabies tersebut kerap berkeliaran ke dusun tersebut hingga membuat warga was-was. Perbekel Desa Landih Ketut Sudana, Selasa (10/1) kemarin, mengakui bahwa anjing liar di areal TPA memang kerap berkeliaran di Dusun Buayang. Ini karena Dusun Buayang posisinya tepat bersebelahan dengan TPA. Keberadaan anjing liar ini diakuinya cukup mengganggu warga. ‘’Ada banyak anjing dibuang ke TPA kemudian naik ke Dusun Buayang untuk cari makan. Jumlahnya sekitar belasan,’’ terangnya. Dikatakan Sudana, untuk mengantisipasi anjing liar yang membawa virus rabies sejatinya Dinas Peternakan dan Perikanan Bangli (kini Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan) pernah melakukan eliminasi besar-besaran di TPA. Hanya saja beberapa pekan setelah kegiatan eliminasi itu berlalu, areal TPA kembali dihuni anjing liar. Sudana mengungkapkan, sejak dilakukannya eliminasi massal oleh pemerintah, sejauh ini belum ada warga yang menjadi korban gigitan anjing. ‘’Beberapa tahun lalu pernah ada kasus gigitan. Tapi setelah ada eliminasi tidak pernah lagi ada kasus gigitan. Hanya saja masih ada anjing liar yang naik ke Buayang,’’ ujarnya. Sementara itu Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Wayan Sukartana didampingi Kabid Keswan Sri Rahayu mengakui adanya keluhan dari warga Dusun Buayang soal banyaknya anjing liar di TPA yang berkeliaran di dusun setempat. Sukartana mengatakan untuk membuat TPA bebas anjing liar sangat sulit dilakukan. Sebab sampai saat ini masih banyak masyarakat yang menjadikan TPA sebagai tempat pembuangan anjing. Untuk menekan banyaknya populasi anjing liar pihaknya selama ini sudah melakukan upaya eliminasi massal. Untuk mengantisipasi penyebaran rabies pihaknya juga telah melakukan vaksinasi massal ke seluruh wilayah di Bangli. Tahun ini kegiatan vaksinasi massal akan dilakukan kembali. Pihaknya sudah menyiapkan 4.300 dosis vaksin yang diadakan dalam APBD Bangli. Jika masih kekurangan akan di-back-up oleh pemerintah provinsi dan pusat. (kmb40)

pada 18 Mei 2016. Korban Ay Lie yang tidak terima dengan tuduhan itu lantas membawa kasus tersebut ke ranah hukum. Majelis hakim menyatakan, terdakwa terbukti secara sah melakukan kejahatan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 310 jo Pasal 65 ayat 1 KUHP tentang pencemaran nama baik. Majelis tidak menemukan adanya unsur pembenar yang dapat menghapus akibat

Bangli (Bali Post) Bupati Bangli Made Gianyar memberikan batas waktu sampai dua pekan terhitung mulai 1 Januari kepada Disperindag untuk memindahkan pedagang acung di kawasan Wisata Penelokan, Kintamani. Meski terbilang singkat, namun Disperindag tetap berupaya menyelesaikan proses pemindahan pedagang sesuai target. Kepala Disperindag Bangli I Nengah Sudibia, Selasa (10/9) kemarin, menjelaskan pihaknya bakal berusaha semaksimal mungkin mengupayakan agar pemindahan pedagang acung itu bisa diselesaikan secepatnya. ‘’Jika dari target yang diberikan,

memang batas akhirnya pemindahan sampai tanggal 14 nanti. Kami akan upayakan bisa rampung pada tanggal tersebut,’’ katanya. Dijelaskannya, untuk pemindahan para pedagang acung, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Seperti pada pertemuan di Museum Geopark, 5 Januari lalu. ‘’Pertemuan itu langsung dipim pin Pak Sekda. Kala itu rapat juga dihadiri Dinas Perhubungan, Satpol PP, Perbekel Batur Tengah dan Ketua BUMDes Batur Tengah untuk membahas terkait pemindahan pedagan acung di Penelokan,’’ ungkapnya. Pihaknya juga sudah bersu-

Bangli (Bali Post) Warga LC Uma Bukal menangkap dua ular piton berukuran besar, masing-masing pada Senin (9/1) dan Selasa ( 1 0 /1 ) ke m a ri n. W a rg a L C Uma Bukal, Ida Bagus Eva menuturkan, ular pertama yang ditangkap memiliki panjang sekitar 3,5 meter. Ular ini ditemukan warga saat lalu lalang di sebuah sungai kecil dekat perumahan sekitar pukul 09.00 wita. Untuk menangkap ular itu, dirinya dibantu adiknya, I.B. Evo. ‘’Karena takut, warga sempat melempari ular itu dengan batu. Ular itu sempat sembunyi dan hendak kabur. Beruntung kami bisa menangkapnya dan

ular itu langsung kami masukkan ke karung,’’ ujarnya. Temuan kedua, yakni kemarin sekitar pukul 02.30 wita. Dia terbangun karena suara ribut di kandang ayam yang bersebelahan dengan kamar tidurnya. Awalnya dia menduga ayamnya dicuri orang. Dia pun bergegas menuju kandang dan kembali dikagetkan dengan ular piton. ‘’Ular yang ditangkap ukurannya sedikit lebih besar dari ular yang ditangkap sebelumnya, karena panjangnya mencapai 4,5 meter,’’ jelasnya sembari menyatakan dua ular itu bakal dijual kepada pengepul ular yang ada di wilayah Timuhun, Klungkung. (kmb41)

rat dan melakukan sosialisasi ke masyarakat. Para pedagang acung pun sempat menyampaikan keberatan atas rencana pemindahan tersebut. Pedagang menilai, tenggang waktu yang diberikan terlalu singkat dan mereka ingin mendapatkan tempat layak berjualan. Meski ada keberatan dari pedagang acung, Sudibia menegaskan, pemerintah akan tetap bertindak tegas bagi pedagang yang membandel. Pasalnya, penataan kawasan itu adalah untuk kenyamanan bersama khususnya wisatawan. ‘’Jika tetap masih tidak dihiraukan pedagang, petugas yang akan menindaklanjuti,’’ kata Sudibia. (kmb41)

Lowongan Jabatan Eselon III dan IV

135 ASN Ajukan Lamaran

Bangli (Bali Post) Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangli yang berminat menduduki jabatan di eselon III dan IV terbilang cukup tinggi. Hal ini terbukti dari banyaknya lamaran ASN yang masuk ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sejak Kamis (5/1) hingga Senin (9/1) kemarin. Dari 43 orang yang dibutuhkan, total ASN yang mengajukan lamaran mencapai 135 orang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangli Putu Koesalireni, Selasa (10/1) kemarin, mengatakan jabatan struktural di lingkungan Pemkab Bangli yang masih lowong yakni eselon IIb sebanyak lima orang, eselon IIIa dua orang, eselon IIIb 11 orang, eselon IVa 24 orang dan eselon IVb satu orang. Untuk jabatan eselon IIIa, dari dua pejabat yang dibutuhkan untuk

mengisi posisi Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, jumlah ASN yang melamar sebanyak sembilan orang. Sementara untuk jabatan di eselon IIIb sekelas Kabid di Dinas/Badan dari 11 pejabat yang dibutuhkan, yang melamar sebanyak 67 ASN. Untuk jabatan di eselon IVa sekelas Kasubag dan Kasubid, dari 24 orang yang dibutuhkan, jumlah pelamarnya tercatat 56 orang. Sedangkan untuk jabatan di eselon IVb sekelas kasi dan Lurah Kecamatan, dari satu pejabat yang dibutuhkan, jumlah pelamarnya sebanyak tiga orang. Dikatakan Koesalireni, pascamengajukan lamaran, 135 ASN tersebut akan melalui proses seleksi. Mereka akan

diseleksi langsung melalui presentasi di hadapan Bupati Bangli Made Gianyar, Wabup Sang Nyoman Sedana Arta serta Sekda Ida Bagus Giri Putra. Sesuai jadwal, sedianya presentasi pelamar tersebut dilaksanakan kemarin. Hanya saja karena Bupati dan Wabup sedang ada kegiatan di luar kota, maka kegiatan seleksi tersebut ditunda. ‘’Saya masih minta petunjuk kepada bupati untuk hal ini,’’ ujarnya. Ko e sa li re ni m e m a st ika n presentasi 135 pelamar untuk menentukan siapa ASN yang dianggap layak menjabat akan tuntas Rabu (11/1). Sehingga pada Kamis (12/1) bisa dilakukan pelantikan. ‘’Bupati kan cerdas. Tidak perlu waktu lama bagi beliau untuk mendengarkan presentasi. Beliau tahu betul bagaimana menilai seseorang yang dianggap layak menjabat,’’ jelasnya. (kmb40)

Bali Post/nan

ULAR - Warga LC Uma Bukal menunjukkan dua ular piton berukuran raksasa yang berhasil ditangkap.

Telepon Penting Bangli RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut Polsek Tembuku Polsek Kintamani Damkar PDAM PLN Telkom BPBD Kodim Kantor Bupati

: 0366-91521/91002 : 0366-91062 : 0366-51004 : 0366-5595484 : 0366- 51122 : 0366-92869 : 0366-91094 : 0366-91268 : 0366-91108 : 0366-91448 : 0366-91024 : 0366-91032


GIANYAR

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

9

Lansia Tewas di Saluran Irigasi Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan temuan mayat perempuan setengah telanjang di saluran irigasi Subak Puhu, Banjar Carik Desa Puhu Kecamatan Payangan, Selasa (10/1) kemarin. Korban diketahui bernama Ni Wayan Isen. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada nenek 75 tahun ini meski beberapa bagian tubuhnya sudah hilang. Informasi dihimpun menyebutkan, korban diketahui berpamitan kepada anaknya, I Wayan Padma untuk pergi ke rumah cucunya, I Wayan Jendra, di Pondok Samurata, Desa Puhu, pada Rabu (4/1) lalu. Korban diketahui kerap menginap di rumah cucunya tersebut. Enam hari berselang, Wayan Padma mulai sadar bahwa ibunya tidak ada kabar setelah sekian lama. Pagi kemarin, sekitar pukul 08.00 wita, ia pun menghubungi Wayan Jendra. Namun, ternyata korban dikatakan tidak ada di Pondok Samurata. Ia pun melakukan pencarian bersama sejumlah warga dengan menelusuri jalan yang kerap dilalui korban. Tanpa diduga, korban ditemukan tergeletak kaku tidak bernyawa pada saluran irigasi. Wayan Padma langsung berteriak minta tolong. Bersama sejumlah warga, jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka. Kejadian ini juga selanjutnya dilaporkan ke Mapolsek Payangan. Kapolsek Payangan AKP Gde Endrawan membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, dari pemeriksaan tim medis UPT Kesmas Payangan, diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari 24 jam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, meski ada beberapa bagian tubuhnya yang menghilang. ‘’Tidak ada tanda kekerasan, hanya korban meninggal memang sudah cukup lama,’’ jelasnya. (kmb35)

Target Retribusi IMTA Rp 1,248 Miliar Gianyar (Bali Post) Tahun ini Pemkab Gianyar menargetkan retribusi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) sebesar Rp 1,248 miliar. Berbagai upaya akan dilakukan pemerintah melalui instansi terkait guna mencapai target tersebut. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Gianyar A.A. Dalem Jagadhita S.H., Selasa (10/1) kemarin, mengatakan perda terkait IMTA disahkan pada Oktober 2014. Dikatakan dalam perda tersebut, Pemkab Gianyar mengenakan retribusi 100 USD per bulan untuk satu orang tenaga kerja asing. ‘’Setiap tenaga kerja asing wajib membayar pajak 100 USD sehingga per tahun satu tenaga kerja asing kena pajak 1.200 USD,’’ terangnya. Dikatakannya, jumlah permohonan IMTA di Gianyar terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Pada tahun 2015 tercatat ada 71 tenaga kerja asing yang bekerja di kawasan seni ini sehingga selama setahun berhasil dibukukan retribusi sebesar 85.200 USD. Sementara pada 2016 terjadi peningkatan pemohonan IMTA menjadi 85, jumlah retribusi yang berhasil ditarik sebesar 1.020 USD. ‘’Penarikan retribusi ini memang dilakukan dalam satuan USD. Untuk 2017 ini pemerintah menargetkan pajak dari IMTA mencapai Rp 1,248 miliar,’’ ungkapnya. Dikatakannya lebih lanjut, kini semua nama dan alamat tenaga kerja asing di Kabupaten Gianyar sudah terdata. Hanya saja untuk proses pengawasan kini dilakukan tim pengawas yang merupakan gabungan dari sejumlah instansi, seperti Disparda dan Kesbangpolinmas. ‘’Berdasarkan Undang-undang 23, sudah ada pergeseran. Sekarang kita nomenklatur hanya dalam konteks pembinaan. Kalau pun kita manemukan yang ilegal, ini kita arahkan agar mengurus izin,’’ jelasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

SIDAK - Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Agusnawa menghentikan mobil angkut material beton saat sidak di salah satu pabrik di bilangan By-pass I.B. Mantra, Selasa (10/1) kemarin.

Tiga Pabrik Beton Buang Limbah Sembarangan

Satpol PP Layangkan Surat Peringatan Gianyar (Bali Post)-

Dinas Satpol PP Kabupaten Gianyar menggelar sidak di tiga pabrik beton di kawasan By-pass I.B. Mantra, Selasa (10/1) kemarin. Dalam sidak tersebut, petugas melayangkan Surat Peringatan (SP) 1 kepada tiga pabrik tersebut lantaran belum memiliki tempat layak untuk pembuangan limbah pabrik. Sidak dipimpin langsung Kasatpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa. Petugas menyasar tiga lokasi pabrik beton yang selama ini limbahnya berserakan di pinggir jalan. Dari sidak kemarin juga diketahui bahwa salah

satu pabrik tersebut memang belum memiliki tempat pembuangan limbah. Sementara dua lainnya sudah memiliki tempat pembuangan khusus, namun berukuran kecil. ‘’Ada satu yang belum punya tempat penampungan, Jadi

hanya membuang limbah pada kubangan di seputaran pabrik. Sementara dua lainnya sudah punya namun kecil dan ini sudah saya minta agar mereka membuatkan kubangan yang lebih besar,’’ ucap Cokorda Gde Agusnawa.

Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati

- 943056

DPRD

BPBD

- 943144 - 7844717/7844718

PMK

- 943113

Kantor Satpol PP

- 944436

RSUD Sanjiwani PDAM

KPA Gianyar PMI Gianyar

- 943020 - 944225/943233

- 942184 - 8958414

KONI Gianyar

- 947261

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PLN

- 947166

Kodim 1616 Gyr

- 943069

Koramil Gianyar

- 942289

Koramil Blahbatuh

- 941167

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar Wayan Kujus Pawitra mengatakan, pihaknya akan memantau perbaikan yang dilakukan tiga pabrik beton tersebut agar tidak sampai terjadi perusakan lingkungan akibat limbah beton. ‘’Ini akan kita koordinasikan dan akan saya cek juga ke lokasi. Jangan sampai terjadi aksi perusakan lingkungan,’’ terangnya. (kmb35)

Jalan Perumahan Pering River Diblokir Pemilik Lahan

Kasus Mayat di Bawah Jembatan

Gianyar (Bali Post) Pascakeluarnya hasil visum RSUP Sanglah yang menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh I Ketut Buda Arimbawa (43), aparat Polsek Kota Gianyar langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hingga kini polisi masih mengumpulkan saksi dan bukti di lapangan guna mengungkap pelaku kekerasan yang diduga menjadi penyebab tewasnya korban yang jasadnya ditemukan di bawah Tukad Cangkir tersebut. Kapolsek Kota Gianyar Kompol Adnan Pandibu, Selasa (10/1) kemarin, pihaknya sudah bergerak cepat melakukan penyelidikan kasus ini. ‘’Kita sudah memeriksa sejumlah saksi terkait. Mereka masih seputaran keluarga korban dan warga sekitar,’’ ucapnya. Meski demikian dia belum mau menjelaskan lebih detail hasil pemeriksaan dari saksi-saksi tersebut. Ditegaskan pihaknya masih akan mengumpulkan bukti lapangan untuk mengungkap pelaku kekerasan terhadap korban. ‘’Hasilnya nanti akan kita jabarkan. Kita kumpulkan dulu semua bukti yang ada hingga ada titik terang kasus ini,’’ jelasnya. Dikatakannya lebih lanjut, hasil visum RSUP Sanglah menunjukkan bekas luka benturan benda tumpul pada kepala dan dada korban. Sementara pada leher, tepatnya di bawah dagu ditemukan luka gores benda tajam. Meski demikian pihaknya belum bisa memastikan penyebab tewasnya korban apakah akibat luka tersebut atau didorong dari jembatan. Seperti diberitakan sebelumnya, warga digegerkan dengan temuan mayat Ketut Buda di bawah jembatan Tukad Cangkir, Rabu (4/1) pagi. Korban ditemukan pada bebatuan di pinggir sungai tersebut. (kmb35)

Ia juga mengimbau agar limbah pabrik beton ini tidak sampai berceceran di pinggir jalan apalagi sampai mengganggu ketertiban umum. Sebagai tindak lanjut atas limbah yang berserakan di pinggir jalan, pihaknya langsung melayangkan SP 1 untuk ketiga pabrik beton tersebut. ‘’Saya SP 1 semua itu dan saya sarankan koordinasi juga ke BLH untuk mengurus yang saya sarankan itu,’’ tegasnya.

Bali Post/nik

MENUTUP AKSES - Sejumlah warga menutup akses jalan menuju perumahan Pering River, Desa Pering, Blahbatuh, Selasa (10/1) kemarin.

Gianyar (Bali Post) Warga perumahan Pering River, Desa Pering Kecamatan Blahbatuh kelimpungan. Hal ini lantaran akses jalan menuju perumahan tersebut diblokir oleh pemilik lahan, Selasa (10/1) kemarin. Penyegelan ini dilakukan lantaran belum dilunasinya sisa pembayaran kepada pemilik lahan oleh pihak pengembang perumahan. Proses penutupan akses jalan selebar 8 meter ini dilakukan oleh sejumlah warga selaku pemilik lahan. Mereka memagari jalan menuju perumahan tersebut dengan kayu serta memasang spanduk yang menyatakan lahan tersebut masih bermasalah dan larangan melepas segel. Pemilik lahan, I.B. Arnawa menjelaskan, penutupan ini dilakukan lantaran pihak pengembang tak kunjung melunasi sisa pembayaran

pembelian tanah tersebut. Padahal pihak pengembang sudah menjual kembali tanah tersebut dan sudah ditempati oleh sejumlah warga. Disinggung terkait warga di areal perumahan tersebut yang terganggu dengan penutupan jalan ini, ia mengaku tidak ada keterkaitan dengan warga setempat yang sudah menempati areal tersebut. ‘’Kalau ada warga yang komplain, silakan komplain ke pengembang,’’ jawabnya. Gus Arnawa juga mengancam akan melakukan penutupan permanen bila pembayaran oleh pihak pengembang tidak kunjung dilunasi. ‘’Kalau terus begini nanti bisa saya blok permanen saja akses ini. Dan sekali lagi saya mohon maaf kepada warga setempat atas ketidaknyamanan ini, bila mau komplain silakan hubungi pengembang,’’ tegasnya. (kmb35)

Petani Minta Saluran Irigasi di Belega Segera Diperbaiki

Gianyar (Bali Post) Para petani di Desa Keramas Kecamatan Blahbatuh mulai bisa bernapas lega. Pasalnya setelah dilakukan pemasangan pipa di saluran irigasi di Desa Belega, areal persawahan di Keramas mulai teraliri air. Sebelumnya, hampir selama sebulan ratusan hektar sawah di Keramas mengering akibat kerusakan saluran air di kawasan Belega. Kini petani di Keramas berharap kerusakan saluran air tersebut bisa segera diperbaiki agar tidak lagi menghambat mereka saat bercocok tanam. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gianyar Nyoman Nuadi, Selasa (10/1) kemarin, mengakui jika masalah kekeringan di Keramas merupakan imbas dari kerusakan saluran air di Belega. Meski demikian pihaknya tidak bisa berbuat banyak lantaran hal itu kewenangan Balai Wilayah Sungai Bali-Penida. Dia menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai BaliPenida. Menurut informasi dari pihak balai, perbaikan saluran air di Belega akan dilakukan di anggaran perubahan 2017. Sebagai solusi jangka pendek, di Belega

sudah dipasangi pipa dengan dibantu TNI untuk mengalirkan air ke Keramas. ‘’Sekarang (kemarin-red) airnya sudah mengalir,’’ katanya. Sementara itu, menurut penuturan salah seorang pekaseh di Keramas, I Gusti Agung Putu Indra, sebelum dipasangi pipa, selama hampir sebulan air tak mengalir di saluran irigasi di Desa Keramas. Petani di Keramas pun kelimpungan lantaran terancam gagal panen. Dikatakannya, dari sebelas subak di Keramas, sepuluh di antaranya mengalami kekeringan. Luas lahan persawahan yang terdampak mencapai sekitar 600 hektar. ‘’Saluran dari hulu yaitu dari Belega jebol. Jadi air yang mengisi saluran irigasi di Keramas mengering. Karena masalah ini, pertumbuhan padi tak sehat. Malah sudah banyak yang merah-merah. Walaupun sekarang sudah dipasangi pipa, kita tetap khawatir gagal panen,’’ ujarnya. Menurutnya, para pekaseh beberapa waktu lalu sudah meminta pemerintah melakukan perbaikan saluran irigasi. Sebab selain terhadap lahan pertanian, persoalan itu juga berdampak pada kondisi lingkungan sekitar

perumahan warga. Di beberapa titik terdapat genangan air yang dipenuhi sampah dan bangkai ikan yang menimbulkan bau tak sedap. Genangan air juga berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan jentik nyamuk. Lebih lanjut Agung Indra menyampaikan, para petani dengan dibantu TNI sudah

melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi persoalan air irigasi tersebut. Pada Senin (9/1), mereka bergotong royong memasang pipa untuk menyalurkan air dari Belega ke Keramas. Namun, upaya tersebut tentu belum maksimal. Oleh karena itu pihaknya berharap pemerin-

tah bisa segera melakukan perbaikan. ‘’Kami berharap pemerintah segera memperbaiki saluran irigasi itu secara permanen. Karena kalau lama kondisinya seperti ini, masyarakat terutama petani akan sangat dirugikan,’’ katanya. (kmb25)

Bali Post/ist

CEK PIPA - Petani dan TNI saat mengecek pipa yang dipasang di saluran air di Belega. Pemasangan pipa tersebut merupakan solusi sementara mengatasi kekeringan di Keramas.


KLUNGKUNG

10

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

Pemilik ’’Boat’’ Diminta Utamakan Keselamatan Penumpang Semarapura (Bali Post) – Berkembangnya transportasi di wilayah Klungkung daratan membuat banyak penumpang yang menyeberang ke Nusa Penida memilih melalui pelabuhan tradisional. Untuk menjaga keamanan penyeberangan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klungkung terus turun melakukan evaluasi dan kontrol terhadap armada yang beroperasi. Tiga pelabuhan tradisional yang ada di Banjar Tribuana, Banjar Bias dan Kampung Islam, mampu melayani lonjakan penumpang yang menyeberang ke Nusa Penida. Ketiga pelabuhan yang sebelumnya hanya menjadi alternatif menuju ke Nusa Penida dengan armada sampannya kini telah dilayani belasan speed boat, sehingga mempercepat waktu tempuh ke Nusa Penida atau sebaliknya. Menyusul ramainya aktivitas penyeberangan, perhatian Pemkab Klungkung terhadap keselamatan penumpang semakin meningkat. Sebab, seiring berjalannya waktu armada boat yang mengangkut penumpang ke Nusa Penida makin bertambah. “Kami sudah turunkan petugas di sejumlah pelabuhan tradisional, baik di Klungkung daratan maupun Nusa Penida,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nengah Sukasta, Selasa (10/1) kemarin. Pihaknya juga terus mengingatkan pemilik boat agar mengutamakan keselamatan dalam perjalanan dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat membahayakan penumpang. Diantaranya tidak mengizinkan ada yang merokok saat berlayar karena bisa memicu terjadinya kebakaran dan ledakan. Pihak penyedia boat juga mesti menyediakan jaket pelampung untuk keamanan dan keselamatn penumpang. “Kami sudah sering menegaskan hal tersebut kepada pemilik boat saat rapat dan ketika mengurus izin berlayar,” imbuh Sukasta. (dwa)

Bali Post/dwa

KE RUMAH – Petugas Disdukcapil Klungkung melakukan perekaman e-KTP ke rumah-rumah warga lanjut usia.

5.000 Warga Belum Rekam E-KTP

Semarapura (Bali Post) –

Menurut Kadisdukcapil Klungkung I Komang Darma Suyasa, pihaknya tidak mengetahui secara pasti kapan blangko e-KTP bakal datang dari pusat. Kementerian Dalam Negeri belum memberikan kepastian kapan akan mengirim blangko e-KTP ke kabupaten dan kota. ‘’Bila blangko

E-KTP tidak datang hingga menjelang Pilkada 2018, surat pengganti e-KTP dapat digunakan untuk memilih,’’ katanya, Selasa (10/1) kemarin. Sebelumnya Disdukcapil mendapatkan informasi bahwa pada awal Januari 2017 kekurangan blangko e-KTP akan dipenuhi oleh pusat.

Akan tetapi hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi lebih lanjut. Padahal masyarakat yang wajib memiliki e-KTP mencapai 227.000 jiwa, sedangkan yang belum melakukan perekaman sekitar 5.000 orang. Untuk menekan jumlah warga yang belum melaku-

kan perekaman, Disdukcapil turun langsung melakukan perekaman ke rumah-rumah warga. Mereka didatangi karena berbagai kendala, sehingga sejumlah warga belum melakukan perekaman seperti sudah berusia uzur, mengalami gangguan jiwa, disabilitas dan dalam keadaan sakit. Sementara itu, Disdukcapil masih melakukan pengecekan terkait adanya warga yang tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sesuai laporan Dinas Sosial, sejumlah warga yang sehar-

DESA Wisata Kamasan segera digarap dengan model wisata yang akan mengajak wisatawan mengenal lebih dalam sejarah dan proses seni lukis wayang klasik

khas Desa Kamasan, serta berbagai produk kerajinan logam seperti uang kepeng, selongsong peluru dan bokor. Bank Nasional Indonesia (BNI) yang merupakan salah

satu BUMN terbesar tertarik ikut berpartisipasi dalam program terobosan dari Pemkab Klungkung ini. Dipimpin CEO BNI Wilayah Bali Nusra Anak Agung Gde Agung, rombongan petinggi BNI menemui Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di ruang kerjanya, Selasa (10/1) kemarin untuk menyatakan dukungannya terhadap program Desa Wisata Kamasan. Bupati Suwirta mengatakan Desa Wisata Kamasan yang terintegrasi program City Tour Kota Semarapura merupakan dua program wisata yang sedang digenjot Pemerintah Kabupaten Klungkung. Pemkab mengawali lewat sosialisasi kepada warga setempat yang dilanjutkan dengan mengundang Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita). Untuk mendukung program ini, berbagai persiapan telah dilakukan Pemkab

Klungkung bekerja sama dengan warga setempat guna menyiapkan berbagai akomodasi penunjang. Persiapan dimaksud antara lain membuat gapura, pengaspalan jalan di seluruh wilayah Desa Kamasan dan penginapan (home stay). Untuk mempercantik jalan sekitar desa, masingmasing pemilik rumah yang berada di pinggir jalan ikut serta dan menata telajakan jalan dijadikan taman. “Ikut hadirnya BNI di Desa Wisata Kamasan diharapkan lebih meringankan tugas perajin dan Pemkab Klungkung dalam menjalankan program wisata ini. Saya mengajak BNI agar lebih sering berkoordinasi dengan Pemkab Klungkung supaya program desa wisata ini berjalan berkesinambungan,” ujar Suwirta. Ditambahkannya, Program Kampung BNI yang dulu ada di Desa Kamasan tidak berjalan maksimal karena program yang diluncurkan

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klungkung memiliki banyak pekerjaan rumah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pasalnya, warga yang melakukan perekaman di Kantor Pelayanan Disdukcapil belum bisa mendapatkan kartu e-KTP. Kondisi ini membuat banyak masyarakat yang kecewa meski sudah diberikan surat pengganti e-KTP.

usnya masuk dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terkendala karena belum memiliki NIK. Suyasa belum berani menanggapi hal itu, sebab Dinas Sosial tidak memberikan data siapa saja yang belum memiliki NIK. Sesuai arahan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, pihaknya akan menelusuri ke bawah. Saat ini Disdukcapil masih menunggu data valid berapa warga yang tidak memiliki NIK dari Dinas Sosial dan BPJS Klungkung. (dwa)

oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 2012 lalu tidak dikawal secara berkelanjutan. Selain itu, hanya sebagian perajin yang mendapat dukungan BNI. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kesenjangan antarperajin di Desa Kamasan. “Untuk sementara kami membutuhakan dua buah suttle bus kecil yang bisa mengantarkan wisatawan yang ingin menikmati Desa Wisata Kamasan dari Kertha Gosa yang berjarak sekitar dua kilometer. Mudah-mudahan BNI bisa merealisasikan,” kata Bupati Klungkung. Gde Agung mengatakan, melalui program baru ini pihaknya akan mendukung dan berupaya memenuhi apa yang menjadi kebutuhan desa wisata. Tim Kreatif BNI akan selalu berkomunikasi dengan Pemkab Klungkung terkait apa saja yang dibutuhkan, guna menyukseskan program Desa Wisata Kamasan. (ad1005)

Pemkab Klungkung Kembali Gandeng BNI Garap Desa Wisata Kamasan

Bali Post/dok

TURUN – Sejumlah penumpang yang berangkat dari Klungkung daratan turun di pelabuhan tradisional di Nusa Penida.

Harga Cabai Masih Mahal Semarapura (Bali Post) – Harga cabai merah di wilayah Kabupaten Klungkung kini menembus Rp 95 ribu per kilogram. Hal ini membuat sejumlah pedagang di Pasar Galiran tidak bisa berbuat banyak karena mahalnya harga cabai tersebut datang langsung dari pengepul. Nyoman Kariana, salah seorang pedagang di Pasar Galiran, Selasa (10/1) kemarin, mengatakan harga cabai masih mahal kendati naik turun seminggu ini. Kadang-kadang Rp 90 ribu per kilogram, namun setelah itu bisa naik menjadi Rp 110 ribu per kilogram. Cabai merah harganya mencapai Rp 80 ribu per kilogram di tingkat pengepul. Cabai hijau rata-rata naik menjadi Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram. Sementara cabai lombok sekarang harganya Rp 12 ribu sampai Rp 15 ribu per kilogram. ‘’Kami tidak bisa berbuat banyak terkait harga cabai saat ini. Kami untung sedikit dan yang beli juga sedikit,” ujarnya. Kariana tidak mengetahui penyebab pasti harga cabai melambung tinggi. Dia hanya memperkirakan karena dampak dari hujan yang terus mengguyur belakangan ini, sehingga banyak tanaman cabai yang busuk alias gagal panen. Kondisi ini membuat pasokan cabai menurun. Melambungnya harga cabai di Pasar Galiran mendapat perhatian serius Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta. Bersama dinas terkait, wabup asal Desa Akah ini turun memantau harga cabai di pasar setempat sekitar pukul 10.00 Wita. Dari hasil pantauan, Kasta melihat harga cabai di tingkat pedagang masih mahal. Setelah menghimpun masukan dari sejumlah pedagang dan pengepul, wabup menilai selisih harga cabai yang dijual di tingkat pengepul kepada pedagang masih wajar atau tidak terlalu jauh. “Harganya memang masih mahal. Kemungkinan ini karena pengaruh hujan, sehingga pasokan cabai terbatas,” jelasnya. (kmb)

Bali Post/kmb

PANTAU HARGA - Wakil Bupati Klungkung Made Kasta memantau harga cabai di Pasar Galiran.

DUKUNG - Perwakilan BNI menemui Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk memberikan dukungan terhadap program Desa Wisata Kamasan.

Pungutan Retribusi Harus Dapat Izin Semarapura (Bali Post) – Pungutan retribusi di Kecamatan Nusa Penida tidak hanya terjadi di Pantai Atuh, Dusun Pelilit, Desa Pejukutan. Hampir semua pantai di Nusa Penida yang dikunjungi wisatawan dikenai retribusi. Akan tetapi cuma pungutan di Pantai Atuh yang dikelola pribadi, sedangkan objek lainnya oleh desa adat setempat. Hal itu disampaikan Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Selasa (10/1) kemarin. Ia menyebut tidak memiliki wewenang menentukan pungutan retribusi yang legal atau tidak. Hanya diakuinya belum ada kejelasan terkait legal atau tidaknya retribusi yang dipungut baik oleh desa adat maupun pribadi. Pasalnya, pungutan retribusi merupakan wewenang Disbudpar yang telah tercantum dalam Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013, tentang retribusi tempat rekreasi dan olahraga. Objek wisata baru seperti Pantai Atuh dan Pantai Temeling belum termasuk dalam perda tersebut. Untuk itu, pihaknya akan merapatkan masalah pungutan retribusi itu, Rabu (11/1) ini. Rapat

bakal membahas tentang benar tidaknya atau boleh tidaknya pemungutan retribusi. Menurutnya tidak ada permasalahan pemungutan retribusi yang dilakukan desa adat yang menggunakan awig-awig atau pararem. Permasalahan timbul saat oknum investor menarik pungutan retribusi menggunakan tiket kepada wisatawan yang hendak ke Pantai Atuh. Apalagi kegiatan komersial tersebut dilakukan tanpa adanya izin. Sesuai Perda 3/2004 tentang izin usaha rekreasi dan hiburan umum, seharusnya semua kegiatan rekreasi komersial yang memungut retribusi kepada pengunjungnya mendapatkan izin usaha terlebih dulu. Tanpa adanya izin, pemilik usaha dapat dikenakan pasal 9 Perda 3/2014 terkait ketentuan pidana. Barang siapa yang melanggar ketentuan dalam peraturan daerah tersebut diancam kurungan penjara paling lama enam bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 5 juta. Pemberian usaha rekreasi dan hiburan umum ini juga harus melalui persetujuan bupati dan besaran retribusinya mesti dibahas bersama DPRD. (dwa)

Pantai Atuh di Dusun Pelilit, Desa Pujukutan, Nusa Penida.

Bali Post/dwa


Rabu Umanis, 11 Januari 2017

BULELENG

LP Singaraja Belum ’’Overload’’

Singaraja (Bali Post) Jika sebelumnya banyak penilaian bahwa LP Singaraja sudah overload, namun sejatinya daya tampungnya masih cukup. Optimalisasi kapasitas yang ada saat ini bisa dilakukan dengan pemanfaatan ruang yang ada. Selain itu, pembinaan kepada penghuni yang tengah menjalani hukuman juga perlu ditingkatkan. Demikian diungkapkan Kepala LP Singaraja Edy Cahyono usai serahterima dengan pejabat lama Sutarno B, Selasa (10/1) kemarin di aula LP setempat. Mantan Kepala LP Singaraja Sutarno ditugaskan menjadi Kepala LP Terbuka Kendal, Jawa Tengah. Sementara Edi Cahyono sebelumnya bertugas di LP Sijunjung Sumatera Barat. Sertijab Kepala LP Singaraja dihadiri oleh Plt.

Bupati Buleleng Made Gunaja bersama Muspida Buleleng, para kepala LP di Bali dan sebagainya. Lebih jauh Cahyono mengatakan, penghuni di LP Singaraja tercatat 149 orang. Jumlah ini masih dianggap ideal dari kapasitas LP yang menampung 78 orang. Jumlah penghuni sebanyak itu belum masuk kategori overload. Alasannya, dari pengamatan ada tempat tidur di dalam ruang tahanan yang dapat dioptimalkan. Di samping itu, penempatan tahanan atau nara pidana pada ruang tahanan masih perlu dimaksimalkan. Terkait kemungkinan menitipkan tahanan ke LP lain, Cahyono mengaku belum berencana ke arah itu. Sebaliknya, yang dibutuhkan menurutnya adalah adanya penjamin dari pihak keluarga serta adanya

Bali Post/ist

SERTIJAB – Sertijab Kepala LP Singaraja berlangsung, Selasa (10/1) kemarin. Sutarno ditugaskan sebagai Kepala LP Terbuka Kendal, Jawa Tengah. Dia digantikan oleh Edi Cahyono yang sebelumnya bertugas di LP Sijunjung, Sumatera Barat.

PILKADA

dukungan dari pihak ketiga dalam melakukan asimilasi untuk bekerja sosial. “Saya sudah tengok dan msih bisa dikondisikan dan di sini belum termasuk over, karena dari tempat tidur nara pidana bisa istirahat nyaman. Beda dengan tempat lain yang tidurnya ada yang sampai bergantian atau bergelantungan,” katanya. Menurut Cahyono, setelah ditugaskan memimpin LP Singaraja, pihaknya memiliki kiat untuk memaksimalkan pembinaan berupa Pembebasar Bersyarat (PB) dan Justice Collaborator (JC) bagi Whistleblower dan Justice Collaborator, di mana seorang pelaku tindak pidana tertentu, tetapi bukan pelaku utama yang mengakui perbuatannya dan bersedia menjadi saksi dalam proses peradilan. Sementara itu, Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja mengatakan sejak lama ada wacana untuk memindahkan lokasi LP Singaraja. Wacana ini mencuat lantaran kapasitas LP dianggap overload. Pemerintah sebelum mengambil keputusan pemindahan LP, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan. Salah satunya adalah lokasi yang dekat dengan aparat penegak hukum. “Lahan yang dekat dengan kota masih kesulitan. Sebab banyak sekali faktor yang harus dipertimbangkan untuk membuat sebuah LP. Lokasinya harus terintegrasi dengan aparat keamanan jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan,” tegasnya. (kmb38)

KPU Diminta Lebih Intensif Sosialisasi Pilkada “Kami harap sosialisasi itu langsung diadakan ke desadesa,” pintanya. Pada acara tersebut, sejumlah peserta juga meminta panwaslih untuk lebih intensif melakukan pengawasan terhadap potensi-potensi pelanggaran. Komunikasi dengan pemerintah kabupaten dalam hal pelarangan PNS ikut dalam politik praktis juga perlu terus dilakukan. Menanggapi usulan sosialisasi itu, Ketua KPU Buleleng Gede Suardana mengakui sosialisasi baru dilakukan pada tingkat kecamatan. Mendapat informasi masih adanya masyarakat yang belum mengetahui jadwal pilkada dan calon yang akan bertarung, pihaknya akan lebih menggencarkan sosialisasi, baik bertemu langsung dengan masyarakat maupun melalui pemasangan alat peraga kampanye.

Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia, mengatakan selain langsung dari KPU, sosialisasi bisa diselenggarakan langsung oleh desa dengan mengundang kedua kandidat. Dengan catatan, pemerintah desa maupun tokoh tidak ada yang menggiring masyarakat untuk memilih salah satu calon. Sementara itu, Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani mengatakan pengawasan dalam perhelatan pilkada ini sudah terus dilakukan. Memang sejumlah masyarakat ada yang menilai kinerja panwaslih belum maksimal. Akan tetapi hal itu dinilai sah-sah saja. Di sisi lain Ariyani juga menyebutkan belakangan ini berita bohong terkait pilkada banyak beredar di media sosial. Supaya suasana tak keruh, masyarakat diminta untuk lebih cerdas menyikapi itu. (kmb45)

Singaraja (Bali Post)Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Buleleng sudah semakin dekat. Akan tetapi di balik itu masih ada masyarakat yang belum mengetahui secara pasti pelaksanaannya. Hal ini berpotensi mempengaruhi jumlah partisipan pemilih nantinya. Menyikapi hal tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta lebih intensif melaksanakan sosialisasi. Sasarannya tak hanya tingkat kecamatan, tetapi juga sampai ke desa. Demikian disampaikan perwakilan Majelis Alit Desa Pakraman Kecamatan Seririt, Putu Nesa dalam focus group discussion pengawasan pemilu partisipatif dalam rangka mengawal dan mengawasi pemilihan Bupati dan Wabup Buleleng 2017, yang diselenggarakan Panwaslih di Puri Saron, Desa Pemaron, Selasa (10/1) kemarin. Dikatakan Nesa, persiapan pemilihan kepala daerah sudah berlangsung sejak lama. Jumlah calon yang akan merebutkan kursi Buleleng satu juga sudah ditentukan. Akan tetapi, kondisi di lapangan justru berbeda. Masyarakat, khususnya desa masih banyak yang belum mengetahui selukbeluk hajatan politik yang berlangsung setiap lima tahun ini. “Masyarakat masih ada yang belum tahu kapan pemilihan. Ini kemarin ada yang menanyakan,” ujarnya. Menyikapi persoalan itu, KPU diminta lebih intensif untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat.

PENGAWASAN PEMILU - Focus group discussion pengawasan pemilu partisipatif dalam rangka mengawal dan mengawasi pemilihan Bupati dan Wabup Buleleng 2017, Selasa (10/1) kemarin.

Singaraja (Bali Post) Pasar tradisional kini menghadapi persaingan dengan supermarket dan minimarket berjaringan. Di tengah persaingan itu, pasar tradisional membutuhkan upaya perlindungan secara menyeluruh. Untuk itu, pengambil kebijakan ke depan perlu menata dengan baik kawasan pasar tradisional, baik di perkotaan maupun di perdesaan. Penataan ini terutama pada pemeliharaan lingkungan dan penempatan kios atau lapak tempat pedagang berjualan. Demikian diungkapkan calon bupati jalur perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan saat kampanye di areal Pasar

Buleleng dan Pasar Anyar Singaraja, Selasa (10/1) kemarin. Menurut Sukrawan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menata pasar tradisional. Selama ini pasar tradisional dikenal kotor. Penataan pedagang saat ini masih dijumpai semraut. Untuk itu dia menawarkan program untuk merancang program perbaikan dan pengelolaan pasar tradisional. Diyakni, jika perhatian serius ini bisa direalisasikan, pasar tradisional mampu bersaing dengan pasar modern. “Jorok karena banyak pedagang belum mengerti tentang kebersihan. Semraut karena penataan pedagang belum maksimal. Ke depan ini harus

Bali Post/kmb45

11

Tercecer Saat Pengukuhan

Jabatan Struktural RSUD Dijabat Plt.

Singaraja (Bali Post) Pengisian pejabat sesuai susunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ternyata menyisakan permasalahan krusial. Buktinya jabatan struktural di lingkungan RSUD Buleleng tidak diikutkan dalam pengisian jabatan beberapa hari lalu. Setelah pengisian itu, seluruh jabatan struktural dikendalikan oleh pelaksana tugas (Plt-red). Informasi dikumpulkan di lapangan, Selasa (10/1) dalam Peratuan Pemerintah (PP) No 18 Tahun 2016 tentang OPD, RSUD tidak dijelaskan dicatat sebagai lembaga baru. RSUD akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Presiden (Perpres), karena diarahkan menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT). Meski demikian, harusnya pejabat di RSUD ikut dikukuhkan dan dilantik seperti

di OPD Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kesbangpol yang tidak termasuk dalam OPD lingkup Pemkab Buleleng. Lantaran ada yang tercecer dalam pengukuhan dan pelantikan tersebut, pejabat struktural di RSUD kini dikendalikan oleh Plt. Risikonya, pejabat plt hanya mendapat gaji tanpa ada insentif. Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspa-

ka, M.P., membenarkan pejabat struktural di RSUD dijabat oleh plt. Puspaka mengatakan, setelah mengetahui pejabat RSUD itu harus dikukuhkan dan dilantik, pemerintah memutuskan untuk menugaskan plt untuk menghindari kevakuman administrasi pelayanan di RSUD. “Benar kita tunjuk plt untuk jabatan direktur RSUD dan SK-nya sudah terbit. Dengan demikian, pelayanan di rumah sakit tetap berjalan

seperti biasa,” katanya. Di tempat terpisah Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Buleleng Made Arya Sukerta mengatakan, kekosongan jabatan di RSUD saat ini sedang diupayakan agar secepatnya pejabatnya dikukuhkan. Untuk itu pihaknya berkoordinasi dengan Provinsi Bali dan Kemendagri. Pemkab pun diminta segara mengusulkan tambahan pengukuhan dan pelantikan pejabat di RSUD Buleleng. “Kami masih menyusun usulan sesuai arahan provinsi dan kementerian. Sambil menunggu persetujuan itu, kita harapkan plt bisa mengendalikan RSUD seperti biasa,” jelasnya. (kmb38)

Pascapenerapan OPD

Pengalihan Gaji Empat PNS UPT Meteorologi Tak Jelas Singaraja (Bali Post) Empat orang PNS yang ditugaskan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Meteorologi Dinas Perdagangan Provinsi Bali kini dialihkan menjadi PNS di lingkungan Pemkab Buleleng. Ini terjadi menyusul pemberlakuan dan pengisian pejabat sesuai organisasi perangkat daerah (OPD) terbaru. Menyusul pengelihan status kepegawaian itu, pembayaran gaji dan insentif mereka justru belum ada kejelasan. Informasi dikumpulkan di lapangan, Selasa (10/1) kemarin menyebutkan empat PNS itu ditugaskan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Bali seagai petugas tera pada UPT Meterologi di Kabupaten Buleleng. Sejak penerapan perda OPD,

status kepegawaian keempat PNS ini dialihkan menjadi PNS di lingkungan Pemkab Buleleng. Meski sudah dialihkan ke daerah, keempatnya belum juga tenang, karena nafkah atau insentif yang menjadi hak mereka belum ada kejelasan. Bahkan nafkah bulanan yang menjadi haknya mandek. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Ketut Suparto mengatakan, pengalihan stastus kepegawaian itu dilakukan Oktober 2016 lalu. Meski telah berproses lama, namun ketika Perda OPD berlaku yang diikuti dengan pengisian pejabatnya, pengalihan status kepegawaian keempat PNS tersebut belum tuntas. Untuk itu, Suparto menya-

takan dalam minggu ini akan berkoordinasi ke Dinas Perdagangan Provinsi Bali untuk meminta kejelasan pengalihan empat PNS yang sekarang berada di bawah Disperindag Buleleng tersebut. “Saya dapat informasi bahwa ada pengalihan dan itu dilakukan sejak lama. Kami akan tanyakan dulu sebab pengalihan status itu harus jelas dan tanpa itu kita di daerah kesulitan untuk menindaklanjuti, terutama menyangkut gaji,” katanya. Menurut mantan Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekkab Buleleng ini, pembayaran gaji sepanjang pengalihan status pegawai bersangkutan lengkap, pemerintah daerah tinggal membayar gaji atau hak-hak

lain yang sudah diatur dengan mekanisme yang ada. Apalagi pelimpahan ini dilakukan oleh pemerintah yang lebih tinggi, pemerintah di bawahnya wajib untuk menerima. (kmb38)

Bali Post/dok

Ketut Suparto

Pekan Dies Natalis Ke-24

Undiksha ”Launching” Mobil dan Motor Tenaga Listrik PEKAN Dies Natalis Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) ke-24 mendapat kado istimewa. Pasalnya, mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Kejuruan berhasil menyelesaikan mobil dan motor tenaga listrik. Produk inovatif ini di-launching langsung Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., Selasa (10/1) kemarin. Dikatakan Jampel, mobil listrik yang diberi nama Gaski (Ganesha Sakti) dan motor Brushless DC tersebut asli buatan mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin beserta dosen pembimbingnya. Karyanya yang sangat inovatif menjadi sebuah kebanggaan sekaligus kado istimewa pada pekan Dies Natalis ke-24 Undiksha. “Ini sangat membanggakan. Kami dari rektorat berterima kasih kepada mahasiswa dan dosen pembimbing,” ujarnya. Produk yang pertama kali terlahir dari tangan-tangan kreatif generasi muda ini diakui memang belum sempurna. Oleh karenanya, dalam

pengembangan selanjutnya rektorat siap memberikan dukungan dalam bentuk suntikan dana. Melalui itu, kedepannya produk ini bisa diperbanyak dan mampu membantu aktivitas masyarakat, minimal di lingkungan kampus. “Kami ingin produk ini bisa dijual. Mobilnya sudah mendekati spesifikasi mobil golf. Ini akan disempurnakan lagi. Tinggal penambahan beberapa bagian saja,” katanya. Karya itu, kata dia nantinya juga diikutkan dalam kompetisi tingkat nasional, bersaing dengan karya yang dihasilkan perguruan tinggi lainnya. Melalui hal itu diharapkan nama universitas negeri di Bali Utara ini bisa semakin menggema. “Seluruh mahasiswa dan mahasiswi saya tantang untuk membuat karya serupa. Ini tak hanya memerlukan modal, tetapi kemampuan. Tapi kami yakin di usia universitas yang masih belia bisa melahirkan karya inovatif. Nanti di Dies Natalis ke-25 saya tunggu karya yang lebih banyak,” tegas Jampel. Ditambahkan dia, adanya karya itu secara tidak langsung

Singaraja (Bali Post)Harga cabai rawit yang sempat menyentuh Rp 100 per kilogram, sejak kemarin mulai turun. Hal tersebut salah satunya akibat pasokan dari petani sudah mulai lancar. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Buleleng Ketut Suparto, Selasa (10/1) kemarin mengatakan berdasarkan pantauannya di sejumlah pasar, harga cabai rawit sudah mulai turun, berada di kisaran Rp 80 ribu per kilogram. Hal serupa juga terjadi pada cabai besar yang sebelumnya Rp 45 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu.

“Berdasarkan pantauan kami, harga cabai sudah turun,” terangnya. Penurunan harga, kata dia karena pasokan cabai dari petani di sejumlah daerah, seperti Bangli, Klungkung, bahkan Jawa ke Kabupaten Buleleng mulai normal. Hal tersebut juga didukung kebutuhan masyakat yang cenderung stabil. Jika melihat kondisi cuaca berapa hari terakhir yang cenderung membaik, peluang penurunan harga itu masih tetap terbuka. “Kalau dilihat cuaca buruk semakin berkurang. Peluang gagal panen semakin kecil dan

sudah membuktikan bahwa Undiksha telah mampu melahirkan Sumber Daya Manusia Unggul, sejalan dengan tema yang diusung pada pekan dies natalis tahun ini. “Tema yang diusung itu sudah terbukti,” imbuhnya seraya menghentakkan Undiksha Unggul. Sementara Dekan Fakultas Teknik dan Kejuruan Dr. Gede Sudirtha, mengatakan

pembuatan mobil dan motor tersebut sudah dipersiapkan sejak tiga tahun lalu melalui serangkaian penelitian. Produk ini merupakan yang pertama kali di-launching. Diharapkan program studi lain juga bisa mengikuti. “Kami berharap ini bisa dijadikan contoh oleh prodi lain, khususnya di Fakultas Teknik dan Kejuruan,” pungkasnya. (ad1004)

LAUNCHING - Rektor Undiksha, Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., (pegang bendera) me-launching mobil dan motor tenaga listrik karya Prodi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Kejuruan.

Hadapi Persaingan, Pasar Tradisional Perlu Perlindungan Pasokan Mulai Lancar, Harga Cabai Turun

Bali Post/ist

KAMPANYE - Calon bupati dari jalur perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan menemui pedagang di Pasar Buleleng dan Pasar Anyar, Singaraja, Selasa (10/1) kemarin.

ditata dengan baik, minimal yang harus diprioritaskan soal kebersihan dan penataan pedagang kalau mau bersaing dengan pasar modern,” katanya. Terkait dengan upaya melindungi pasar tradisional, tokoh asal Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan ini akan menyiapkan aturan yang membatasi jumlah pasar modern, mengatur jarak pasar modern dengan pasar tradisional minimal 100 meter. Sementara soal penataan pasar modern, telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No. 10 Tahun 2013 tentang Perlindungan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar modern. Salah satu syarat pendirian pasar modern minimal berjarak 500 meter dari Pasar Tradisional. Selain menemui pedagang, mantan Ketua DPRD Buleleng ini juga mengunjungi warga di Kelurahan Paket Agung dan Kelurahan Liligundi. Di Lingkungan Banjar Paketan Kelurahan Paket Agung, Sukrawan menyapa warga dengan hangat. Dia berkunjung dari rumah ke rumah warga di Banjar Paketan, sembari meminta dukungan dan membagikan baju kaos. Sukrawan juga sempat menikmati rujak di sebuah warung milik warga. (kmb38)

Bali Post/kmb45

TURUN - Salah seorang pedagang di Pasar Seririt. Harga cabai sudah menurun. Hal tersebut dipicu pasokan yang mulai normal dari tingkat petani.

pasokan bisa normal. Itu akan mempengaruhi penurunan harga,” katanya. Lanjut dia, selain cabai, penurunan harga juga terjadi pada bawang merah. Kualitas super yang sebelumnya Rp 45 ribu menjadi Rp 35 ribu

per kilogram dan kualitas menengah yang sebelumnya Rp 40 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram. “Kalau yang naik hanya pada sayur wortel dari Rp 8 ribu jadi Rp 12 ribu. Kalau yang lain masih stabil,” imbuhnya. (kmb45)


JEMBRANA

12

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

Dua Pemalak Berkedok Sumbangan Menghilang Salah Satunya Residivis Penggelapan

Negara (Bali Post) – Kasus dugaan pemalakan berkedok sumbangan renovasi pura di Rogojampi, Banyuwangi hingga kini masih dalam penyelidikan Satuan Reskrim Polres Jembrana. Dua pelaku yang mengaku sebagai panitia ini pun diketahui menghilang dan sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku ini.

Bali Post/olo

PASANG RAMBU - Dinas Perhubungan bersama polisi lalu lintas memasang rambu dan water barrier di Jalan Udayana yang sering digunakan parkir liar.

Cegah Parkir Sembarangan

Dishub Pasang ” Water Barrier” di Jalan Udayana Negara (Bali Post) – Jalur di Jalan Udayana, Negara sering digunakan untuk parkir liar oleh sopir truk dan kendaraan pribadi. Padahal, lokasi tersebut sudah berisi tanda larangan, tapi mereka membandel. Dengan demikian, Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan pun bersikap dengan memasang water barrier untuk menghalau kendaraan agar tidak parkir sembarangan. Jalan dua arah yang dipisahkan boulevard berisi taman itu belakangan rawan lakalantas karena sempit dipenuhi truk parkir. Seperti yang terlihat Selasa (10/1) kemarin. Sejumlah petugas dari Dishub nampak memasang puluhan water barrier di sepanjang jalan yang juga menjadi jalan utama lintas Jawa-Bali itu. Titik-titik yang sering digunakan untuk parkir liar juga dipasangi barrier. Kurang lebih 20 meter dari ujung jalan dipasangi bar-

rier. Sejatinya tidak jauh dari lokasi parkir liar itu terdapat terminal kargo yang berfungsi untuk parkir ataupun bongkar muat. Namun, masih saja sering terjadi truk parkir di pinggir jalan, bahkan hingga berhari-hari. Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana Made Dwi Maharimbawa mengatakan pemasangan ini dilakukan secara bertahap menindaklanjuti seringnya ada parkir liar di jalan tersebut. Pemasangan ini dimaksudkan untuk mempersempit ruang agar truk tidak leluasa parkir di sepanjang jalan tersebut. Diakuinya, truk yang parkir hingga masuk badan jalan itu sering menyebabkan lakalantas. Kendati sudah seringkali ditindak dan ditertibkan, namun parkir liar kembali terjadi. Dalam sehari, rata-rata ada sekitar empat truk yang parkir di sekitar jalan Udayana. Penertiban menurutnya

akan rutin dilakukan dan difokuskan di sepanjang jalan utama dulu. Karena jalan ini padat dilintasi kendaraan. Selanjutnya penertiban juga menyasar di jalan-jalan di dalam kabupaten.

Dari penelusuran penyidik Polres Jembrana ke panitia di Rogojampi, dua oknum yang sudah mengantongi uang sumbangan itu ternyata belum menyetorkan seperser pun ke panitia. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak Agustinus Sooai mengatakan dari hasil penyelidikan jajarannya hingga ke Jawa

Timur, oknum yang sempat membawa rekomendasi PHDI Jembrana itu didapati sejumlah fakta. Di antaranya pelaku belum menyetorkan sepeser pun ke panitia. Dalam sumbangan, panitia juga tidak pernah menentukan nominal. Selain itu, dari hasil klarifikasi, kedua oknum yang mengaku dari Lembaga

Swadaya Masyarakat (LSM) ini sempat menawarkan diri mencarikan sumbangan. Namun, yang terjadi dan membuat resah para pengurus kelompok ternak dan subak oknum itu menentukan nilai Rp 300 ribu. Polisi mengaku masih akan mendalami kasus ini dengan meminta klarifikasi dari kedua oknum yang bersang-

Lahirkan Anak Keenam

Kesulitan Bayar Ongkos Perawatan, Orangtua Terpaksa Bayar Nyicil

Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan, Anak Agung Oka Diputra menambahkan dengan dipasangnya barrier ini akan mempersempit ruang kendaraan parkir. Barrier dengan warna mencolok ini juga berfungsi sebagai penunjuk arah kendaraan yang lewat. Untuk itu, kendaraan yang melintas lebih hati-hati. Seperti berita sebelumnya, di sepanjang Jalan Udayana merupakan daerah rawan kecelakaan lalu lintas. Jalan yang menyempit akibat kendaraan parkir menjadi salah satu penyebabnya. Salah satunya di jembatan Remojo yang sering digunakan untuk parkir liar oleh para sopir truk. (kmb26)

Meski Harga Cabai Meroket

Pemilik Warung Ayam Betutu Tak Naikkan Harga Negara (Bali Post) Meroketnya harga cabai di pasaran rupanya juga berdampak kepada sejumlah pemilik warung ayam betutu di Gilimanuk. Pasalnya, bahan utama makanan khas Gilimanuk ini adalah cabai. Namun, kendati harga salah satu bahan wajib ayam betutu ini naik, para pemilik warung tidak menaikkan harga jual. Dari informasi di sejumlah pasar tradisional, Selasa (10/1) kemarin, harga per kilogram cabai sempat menembus Rp 100 ribu. Naik hampir 30 persen dibandingkan pekan lalu yang berkisar Rp 70 ribu per kilogram. “Sekarang sudah turun, berkisar Rp 80 ribu hingga Rp 90 ribu. Tergantung

kualitas cabai,” terang Putu Aryana (58), pengelola salah satu warung di Mendoyo. Naiknya harga cabai ini, diakui sangat memengaruhi para pengusaha kuliner. Termasuk sejumlah pedagang ayam betutu di Gilimanuk yang tidak bisa lepas dari bahan ini. Dengan harga cabai yang sempat tembus hingga Rp 100 ribu per kilogram, dikeluhkan sejumlah pengelola warung ayam betutu di Gilimanuk. “Ya… jelas sangat berpengaruh. Cabai salah satu bahan utama dan tidak bisa digantikan. Sementara, harga jual kita tidak naikkan,” tandas Papet, salah satu pengelola warung kuliner di Gilimanuk.

Bali Post/dok

PEDAGANG CABAI - Seorang pedagang cabai di salah satu pasar tradisional. Di Jembrana, harga cabai sempat tembus Rp 100 ribu per kilogram.

Para pengelola warung tidak menaikkan harga jual ayam betutu kendati harga bahan naik. Sejumlah warga juga khawatir harga akan terus naik, mengingat kondisi cuaca yang masih buruk. I Gusti Ayu Putri Astuti (29), ibu rumah tangga asal Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana mengaku khawatir harga cabai akan ikut naik. Apalagi di Jawa harga sudah menembus Rp 200 ribu per kilogram. Sementara itu, dari data yang dihimpun di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana per 3 Januari 2017, harga cabai merah rata-rata Rp 80 ribu per kilogram. Naik dibandingkan sebelumnya Rp 70 ribu per kilogram. Dinas juga memastikan ketersediaan cabai masih stabil di Jembrana. Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperindag Jembrana, I Komang Susila dari monitoring harga cabai rawit merah naik menjadi Rp 80 ribu dari normalnya Rp 60 ribu. Kenaikan harga cabai dikarenakan gagal panen akibat cuaca buruk di sejumlah daerah pemasok cabai di Jawa. Ia meyakini harga cabai masih stabil karena pasokan ke Bali masih lancar. (kmb26)

kutan. Keduanya diketahui saat ini menghilang. Namun, polisi sudah mengantongi identitas yang diketahui dari Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara dan Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. Salah satunya juga diketahui residivis kasus penggelapan mobil. Sejak kasus ini mencuat, yang bersangkutan menghilang dan tidak ada lagi tindakan serupa menyasar warga atau kelompok masyarakat. Polisi belum dapat menyimpulkan apakah ada unsur pidana dalam kasus sumbangan itu. (kmb26)

Bali post/kmb

RUMAH - Kondisi rumah yang ditempati keluarga Karim dan Legiah bersama anak-anaknya di Lingkungan Asri Gilimanuk.

PASANGAN keluarga miskin, Karim (40) dan Legiah (35) bersama enam anaknya, warga Lingkungan Asri Gilimanuk, sudah bertahuntahun menempati gubuk tak layak huni. Gubuk reyot tersebut hanya sebuah bangunan berdinding bedek tanpa pintu serta berlantai tanah. Apalagi, sebulan lalu, Legiah melahirkan anak keenam di rumah sakit. Kondisi keluarga ini sungguh memprihatinkan. Bahkan, ketika melahirkan anak keenamnya pada 5 Desember 2016 lalu, ia mengaku tidak membawa uang sepeser pun. Ia sampai kelimpungan untuk menebus bayinya bagaimana. Akan tetapi, Dewi Fortuna masih berpihak kepadanya. Ia bersyukur bahwa ada orang baik hati memberikan pinjaman Rp 4 juta. Untuk itu, ia bisa menebus bayinya di rumah sakit (RS). Meski bayinya bisa dibawa pulang, namun Legiah dan Karim masih mempunyai beban lainnya. Sebab, mereka masih berhutang di RS sebanyak Rp 1 juta. “Waktu itu, kami sudah bawa surat miskin dari kelurahan tapi tidak berlaku katanya. Tapi suami saya yang tahu dan simpan semua kuitansi,” jelasnya, Senin (9/1) lalu. Namun, Legiah mengaku bersyukur bahwa ada dermawan yang memberikan pinjaman uang dan ikhlas membantu biaya ia melahirkan. “Sekarang masih ada hutang Rp 1 juta. Itu dicicil suami saya,” katanya. Keluarga Legiah ini tinggal di sebuah gubuk di pinggir hutan bakau di Lingkungan Asri Gilimanuk. Dalam keseharian, Legiah merawat empat anaknya yang masih kecil-kecil dan bayi. Sementara, dua anaknya sudah sejak kecil diasuh oleh kerabatnya. Suaminya hanya bekerja sebagai buruh dengan pendapatan tidak menentu. Bahkan, terkadang untuk makan saja tidak cukup, sehingga kerap dibantu tetangga dan kerabatnya. Ia berharap kondisi ekonominya meningkat sehingga anak-anaknya bisa sekolah dan hidup lebih layak lagi. Di dalam gubuk tersebut mereka tidur berenam dengan kondisi seadanya. “Mudah-mudahan bayi saya ini selalu sehat ke depannya,” harapnya. (kmb)


Rabu Umanis, 11 Januari 2017

KARANGASEM

13

Tradisi Seni Budaya akan Ditampilkan Dalam PKB Amlapura (Bali Post) Tradisi seni dan budaya menjadi daya tarik sendiri bagi Bali. Terlebih, Bali memiliki banyak tradisi yang kini mulai dieksplorasi untuk mendongkrak pariwisata Bali. Untuk memberdayakan potensi tradisi seni dan budaya ini, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali berencana akan menampilkannya dari setiap kabupaten/kota di Bali saat pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun ini. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha saat ditemui di Desa Bali Post/kmb31 Asak, Karangasem, SeDewa Putu Beratha lasa (10/1) kemarin. Beratha mengatakan, selama ini ruang untuk potensi tradisi tampil dalam pawai PKB masih ada. Sehingga, ini akan dilakukan dalam pawai PKB tahun ini. “Nantinya, sembilan kabupaten/kota wajib menampilkan tradisi seni budayanya dalam pawai itu,” tegasnya. Khusus bagi Karangasem, kata Beratha, untuk menampilkan dua atau tiga tradisi dalam pawai nanti bukan perkara sulit. Sebab, Karangasem adalah gudangnya seni tradisi dan budaya di Bali. Bahkan, tahun lalu dua seni tradisi budaya itu, yakni tradisi Terteran di Desa Jasri dan Gebug Ende di Desa Seraya, sudah diakui sebagai warisan budaya nasional nonbenda. Bahkan, tahun ini juga akan diusulkan dua potensi tradisi seni budaya, yakni pelaksanaam Usaba Dangsil di Desa Bungaya dan Magaret Pandan di Tenganan Pagringsingan. Pejabat asal Gianyar ini menegaskan, dengan kesempatan tampil dalam pawai PKB, setiap kabupaten/kota di Bali terus menggali potensi tradisi seni budayanya. Sebab, seni tradisi telah menjadi identitas tersendiri bagi Bali. Bahkan, bila memungkinkan, bisa segera diusulkan sebagai warisan budaya nasional sehingga nantinya negara juga punya tanggung jawab dalam melestarikan maupun mengembangkan seni tradisi budaya itu sendiri di Bali. Sejalan dengan pelestarian identitas Bali melalui tradisi seni budaya, pihaknya menegaskan saat ini Bali sudah punya beberapa event. Tidak hanya PKB, tapi juga Bali Mahalango dan Bali Mandara Nawa Natya. Khusus mengenai Bali Mandara Nawa Natya, tahun ini memasuki pelaksanaan tahun kedua. Ajang ini dikhususkan untuk memberi ruang bagi pecinta seni dari generasi muda agar bisa tampil dan turut serta mencintai seni dan budaya Bali. “Generasi muda harus tumbuh kesadaran budayanya. Ini menjadi salah satu bagian proses pelestarian untuk mempertahankan identitas Bali,” katanya. Dalam ajang Bali Mandara Nawa Natya ini, kata Beratha, untuk memberikan kesempatan bagi anak muda mengesplorasi bakat seni budayanya. Banyak sanggar seni yang membina generasi muda ambil bagian pada ajang ini. Teknis pelaksanaannya, berjalan selama setahun dengan tema yang berganti-ganti setiap bulan. Rupanya, event ini mampu mendongkrak minat generasi muda dalam pelestarian seni budaya. (kmb31)

Enam Dinas Masih Dipimpin Pelaksana Tugas Amlapura (Bali Post) Komisi I DPRD Karangasem berencana menggelar rapat kerja dengan eksekutif untuk optimalisasi kinerja aparatur pemerintahan. Salah satu materi yang akan menjadi pokok bahasan menyangkut posisi enam dinas yang saat ini masih dipimpin pelaksana tugas. Dewan mendesak agar keenam dinas yang merupakan hasil pemekaran dan peningkatan status dari kantor itu segera diisi pejabat definitif. Dihubungi Selasa (10/1) kemarin, Ketua Komisi I DPRD Karangasem I Komang Sudanta mengatakan, keenam dinas yang belum punya kadis definitif itu meliputi Dinas Kebudayaan yang merupakan pecahan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak yang merupakan pecahan dari Kantor BKKBN. Kantor BKKBN sendiri sudah naik status menjadi dinas. Empat dinas baru lainnya yakni Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perizinan dan Dinas Kebakaran. Keempat dinas itu sebelumnya berstatus kantor. Melalui rapat kerja, kata Sudanta, Komisi I ingin mendapat gambaran dan penjelasan tentang kondisi yang menyebabkan dinas-dinas baru itu belum diisi pejabat difinitif. Komisi I merasa perlu urun rembug karena kondisi itu dianggap dapat mempengaruhi kinerja birokrasi. “Kita tidak bermaksud intervensi karena penempatan aparatur sipil negara menjadi kewenangan eksekutif,” ungkapnya. Politisi PDI-P ini menambahkan, pengisian pejabat definitif penting selain untuk optimalisasi pelayanan publik juga karena masa tugas pelaksana tugas dibatasi waktu. Pihaknya juga mengatakan masalah serupa juga terjadi di banyak kabupaten/kota di Tanah Air sebagai akibat dari pemberlakuan peraturan tentang struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru. Meski begitu, pihaknya berharap Pemkab Karangasem bergerak cepat sehingga pengisian pejabat definitif bisa dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Meski pengisian pejabat definitif diharapkan sesegera mungkin, Sudanta juga mewanti-wanti agar proses pemilihannya mempergunakan sistem seleksi yang jelas. Pemilihan pejabat harus tetap mempertimbangkan daftar urutan kepangkatan dan kemampuan. “Mutasi maupun promosi itu merupakan proses alamiah dan aparatur sipil negara tidak boleh berpikir suka tidak suka,” tegasnya. (kmb)

Telepon Penting kARANGASEM Besakih (SWIB)

0363 21791

0363 21220

PMI

0363 21789

Polsektif Karangasem 0363 23222

PDAM

0363 21363

Polsek Kota

0363 21167

PLN

0363 21711

Polsek Manggis

0363 41768

BPBD/ESR

0363 22173

Polsek Rendang

0363 23082

Badan SAR

0363 21135

Polsek Selat

0363 24187

Pemadam Kebakaran 0363 21113

Polsek Abang

0363 23330

URD RSUD

0363 21011

Polsek Kubu

0363 22988

11 RSUD

0363 21470

Polsek Sidemen

0363 21709

12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152

Polsek Bebandem

0363 22110

13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254

Polsek Candidasa

0363 41677

Polres Karangasem Penjagaan Polres

14 SMAN 1 Manggis

0363 41668

Polsek KP3 Padangbai 0363 41388

15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288

Radio Suara Widya

16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483

Bali Post/kmb

MOBIL TANGKI - Kapolres Karangasem Sugeng Sudarso (baju dinas) bersama Kapolsek Kubu saat menerima mobil tangki dari Asosiasi Pertiwi Agung.

Rawan Kebakaran dan Kekeringan

Polsek Kubu Siagakan Mobil Tangki Amlapura (Bali Post) -

Dalam rangka meningkatkan tugas pengamanan wilayah, Polsek Kubu kini dilengkapi armada mobil tangki gandeng. Selain untuk membantu mendistribusikan air bersih kepada masyarakat saat musim kemarau, mobil tangki bantuan Asiosiasi Galian C Pertiwi Agung itu juga diarahkan untuk penanganan awal kasus kebakaran. Penyerahan bantuan dilaksanakan bertepatan dengan upacara pamlaspasan rumah dinas Kapolsek/Wakapolsek Kubu, Selasa (10/1) kemarin. Serah terima bantuan dihadi-

ri Kapolres AKBP Sugeng Sudarso dan para pejabat teras di lingkungan Polres Karangasem. Acara juga dihadiri tokoh-tokoh masyarakat, para perbekel se-Kecamatan Kubu, klian adat se-Desa Baturinggit dan Desa Kubu serta anggota DPRD Karangasem dapil Kubu. Bantuan diserahkan langsung oleh Bendahara Asiosiasi Pertiwi Agung Made Sudarsana kepada Kapolsek Kubu AKP Gede Sukadana. Kapolres Karangasem Sugeng Sudarso mengatakan, sarana mobil tangki gandeng diharapkan dapat membantu tugas-tugas Polsek Kubu dalam melakukan tindakan preventif. Hadirnya sarana

bantuan tersebut sangat penting mengingat daerah Kubu rawan kebakaran dan kekeringan. “Sarana tangki ini bisa untuk penanganan awal musibah kebakaran sehingga dapat menekan kerugian akibat kebakaran,” tegasnya. Kapolres mengingatkan jajaran Polsek Kubu agar dapat memanfaatkan sarana tersebut untuk kepentingan masyarakat. Jajaran Polsek Kubu diminta juga ikut proaktif membantu mengatasi masalah-masalah sosial dan selalu menjalin komunikasi dengan tokohtokoh dalam upaya menjaga keamanan wilayah. Semua fasilitas termasuk asrama

yang baru di-plaspas agar dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik. Bendahara Asiosiasi Pertiwi Agung Made Sudarsana mengakui kondisi wilayah Kubu dengan topografi pegunungan menjadikan tugas yang diemban Polsek Kubu sangat berat. Kondisinya makin tidak menguntungkan karena Kecamatan Kubu berada jauh dari pusat pemerintahan. Pihaknya berharap bantuan mobil tangki gandeng itu dapat mendukung tugas-tugas Polsek Kubu, selain juga dapat meningkatkan tali simakrama antara jajaran kepolisian dengan masyarakat.

Sehari sebelumnya, Polres Karangasem menggandeng Ershi Karangasem menyalurkan bantuan sembako dan tali kasih untuk warga miskin I Wayan Sadra (60) di Banjar Dauh Pangkung, Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem. Penyerahan bantuan tersebut sebagai implementasi dari program Panca Ber Polres Karangasem yakni bersama membantu masyarakat. Sebelumnya melalui program tersebut Polres Karangasem bekerja sama dengan Yayasan Bunga Bali juga menyerahkan bantuan kursi roda dan tongkat tangan bagi para penyandang disabilitas. (kmb)

Tangani Kisruh JKN

Dewan Rancang Perda Inisiatif Amlapura (Bali Post) -

Kisruh yang muncul akibat banyaknya masyarakat miskin yang tak tercakup program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mendapat reaksi dari DPRD Karangasem. Rapat Badan Pembentukan perda (Bapemperda) Dewan yang menggelar rapat intern, Selasa (10/1) kemarin, menyepakati rencana penyusunan peraturan daerah (perda) inisiatif untuk perlindungan sosial bagi masyarakat miskin. Ketua Bapemperda DPRD Karangasem I Nyoman Musna Antara mengatakan, tidak tercovernya semua masyarakat miskin dalam JKN berpotensi menimbulkan beragam persoalan baru hingga gejolak sosial. Tidak menutup kemungkinan, kondisi tersebut dapat berimbas pada menurunnya kualitas SDM masyarakat. Terabaikannya

jaminan kesehatan diyakini membawa dampak langsung terhadap pembangunan di sektor pendidikan. “Kita contohkan warga miskin yang harus menjalani cuci darah rutin. Untuk bisa berobat, pastinya ada hal yang akan dikorbankan,” ungkapnya. Sebelumnya, data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karangasem menun-

jukkan saat ini penduduk Karangasem 494.038 jiwa. Penduduk yang tercakup JKN sebanyak 219.563 jiwa terdiri dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) Pusat 135.240 jiwa dan PBI Daerah 84.323 jiwa. Padahal, estimasi penduduk miskin menurut Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Tahun 2015 sebanyak 331.485 jiwa.

Artinya, ada 111.922 jiwa penduduk miskin yang dipastikan tidak bisa mengakses pelayanan kesehatan gratis. Musna Antara mengatakan, hasil rapat Bapemperda akan segera dilaporkan ke pimpinan Dewan untuk selanjutnya bisa diparipurnakan intern di lembaga Dewan. Melalui paripurna intern, gagasan pembuatan perda inisiatif akan mendapatkan pematangan dan pendalaman. Melalui perda itu diharapkan Pemkab bisa mengalokasikan anggaran sehingga integrasi program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke JKN

bisa mengakomodir semua warga miskin. Selain perda perlindungan sosial bagi masyarakat miskin, rapat Bapemperda juga sepakat mengusulkan disusunnya perda perlindungan anak. Perda nantinya akan fokus pada penanganan masalah-masalah social, di antaranya menyangkut hak pendidikan anak dan eksploitasi pekerja anak. Bapemperda juga sepakat mengajukan usul penyusunan perda Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan perda perlindungan lahan pertanian produktif. (kmb)

Desa Asak ”Mlaspas Pasimpenan” Ida Batara Kabeh Amlapura (Bali Post)Tempat pasimpenan Ida Batara Kabeh yang sebelumnya rusak di Desa Adat Asak, Desa Pertima, Karangasem, akhirnya selesai diperbaiki. Proses selanjutnya terhadap tempat yang berdiri selama ratusan tahun itu, dilakukan upacara mlaspas, Selasa (10/1) kemarin. Selain itu, salah satu desa tua di Karangasem ini juga mlaspas Pura Ayu Mas Melanting dan menggelar ritual Mesih massal untuk seluruh warga Desa Asak. Bendesa Adat Asak Jero Dukuh Ketut Suta mengatakan, sebelum dilakukan pemugaran, tempat pasimpenan Ida Batara Kabeh di sebelah timur Pura Bale Agung ini sudah lama dalam keadaan rusak. Sehingga, setelah sah menjadi bendesa adat, ini menjadi salah satu prioritasnya untuk segera diberbaiki. Demikian juga kondisi Pura Ayu Mas Melanting, tepat di depan Pura Bale Agung. “Tempat pasimpenan diperbaiki melalui dana BKK, sedangkan Pura Ayu Mas Melanting dari urunan swadaya masyarakat,” katanya. Uniknya, selain mlaspas, juga digelar ritual mesih. Ritual mesih ini disambut antusias oleh warga setempat yang dipusatkan di Balai

Sabha Desa. Menurut Jero Dukuh, ritual mesih ini bertujuan untuk menyucikan Bhuana Agung dan Bhuana Alit. Khususnya, agar segala bibit konflik yang terjadi di Desa Asak yang terus muncul bertahun-tahun, tak terjadi lagi. Sehingga, masyarakat Desa Asak dapat hidup dengan damai. Dalam rangkaian ritual ini, pemandangan unik juga terjadi di Desa Asak. Seluruh pejabat terkait diundang khusus. Seperti Wakil Gubernur Bali diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha. Wali Kota Denpasar diwakili Kepala Kesbangpolinmas Komang Sugiarta dan Kabag Kesra A.A. Mataram. Ida Bagus Bima juga hadir mewakili pribadi Ida Bagus Rai Mantra, karena mendapat mandat mendem padagingan pada tempat pasimpenan Ida Batara Kabeh di Desa Asak. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Karangasem Made Arnawa hingga Perbekel Pertima Gusti Ayu Biksuni, juga kompak hadir. Uniknya, Desa Asak juga mengundang pasubayan desa yang terdiri dari Desa Adat Batudawa,

Bungaya, Jungsri dan Timbrah. Prajuru di dalam pasubayan desa hadir di Bale Agung lengkap dengan mengajak serta truna adat dan deha-nya. Suasana kekerabatan di dalam pasubayan desa ini, seolah mengingatkan kembali agar desa-desa di dalam pasubayan ini selalu hidup rukun. Karena pada

hakikatnya, ada ikatan sejarah yang erat, di antara leluhur masing-masing di dalam pasubayan desa-desa tua ini. Ikatan ini mulai kembali terjalin, setelah sama-sama ngayah dalam ritual Usaba Dangsil di Desa Bungaya. Sejak saat itu, kekerabatan di dalam pasubayan desa ini kembali berjalan sangat harmonis.

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengapresiasi komitmen prajuru desa dan masyarakat Desa Adat Asak dalam menjaga kelestarian palemahan desanya. Dia mengingatkan kepada masyarakat setempat agar senantiasa menjaga sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. (kmb31)

Bali Post/kmb31

MENDEM PADAGINGAN - Bupati Mas Sumatri didampingi Bendesa Asak Jero Dukuh Ketut Suta, usai mendem padagingan di tempat pasimpenan Ida Batara Kabeh.


TABANAN

14

Buat Septic Tank

Tronton Lawan Truk

Buruh Bangunan Temukan Tulang Belulang

Sopir Luka-luka

Tabanan (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tronton dan truk diesel terjadi di jalan umum Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Kukub, Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Selasa (10/1) kemarin. Kedua sopir mengalami lukaluka. Oleh karena lukanya cukup parah, sopir truk tronton dievakuasi ke BRSU Tabanan. Dari informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.50 Wita. Saat itu truk diesel DK 8261 PO yang dikemudikan I Kadek Sudiarta (48) asal Banjar Kerta Bumi, Desa Batur, Kintamani, Bangli, datang dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Setibanya di Banjar Kukub memasuki tikungan landai ke kanan, dari arah Denpasar datang tronton L 8692 UG yang dikemudikan Syaiful Bahri (45) asal Jalan Mayjen Sutoyo 228, Denpasar. Tronton yang melaju oleng sampai melewati as jalan langsung menghantam truk diesel. Sopir tronton membanting stir ke kiri dan akhirnya menabrak pembatas jalan sehingga bagian depannya ringsek. Sopir tronton sempat terjepit sebelum akhirnya berhasil dikeluarkan warga dan petugas. Syaiful Bahri mengalami patah tangan kanan, patah kaki kanan, luka pada dahi. Ia sempat dibawa ke Puskesmas Selemadeg Barat I sebelum dirujuk ke UGD BRSU Tabanan. Sementara Sudiarta yang mengalami lecet pada lengan dan betis kanan mendapat perawatan di Puskesmas Selbar I. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP I Ketut Mastra Budaya, seizin Kapolres ketika diminta konfirmasinya membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Dari keterangan saksi dan hasil olah TKP diketahui kecelakaan terjadi karena pengemudi truk tronton kurang hati-hati dan mengambil haluan terlalu ke kanan saat menikung, sehingga menghantam truk yang datang dari arah berlawanan. “Sopir tronton diduga mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan laju truknya,” jelasnya. (kmb24)

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

Tabanan (Bali Post) Rumah kediaman Ni Putu Nyuliadi di Jalan Gunung Agung Nomor 35, Banjar Lebah, Desa Dajan Peken, Tabanan, Selasa (10/1) sore kemarin mendadak ramai didatangi warga setempat. Pasalnya, pemilik rumah melaporkan penemuan tulang belulang di pekarangannya.

Bali Post/ist

AMBIL - Petugas kepolisian mengambil tulang belulang yang ditemukan di pekarangan salah seorang warga Banjar Lebah, Desa Banjar Peken, Tabanan.

Dari informasi yang dihimpun, sejak tiga minggu lalu Nyuliadi membuat rumah. Dua tukang, Made Suweden (50) dan Made Juliada (20) asal Banjar Pande, Kediri, tengah melanjutkan pekerjaan penggalian lubang untuk membuat septictank di sebelah timur balai duka-duka yang sempat tertunda akibat hujan. Baru menggali sedalam satu meter, kedua buruh kaget melihat ada potongan tulang belulang mirip tulang manusia dalam kondisi sudah hancur di dalam galian dengan posisi tulang kepala di sebelah utara dan kaki di selatan. Saksi kemudian menginformasikan temuannya ini kepada pemilik rumah yang selanjutnya melapor ke pihak kepolisian.

Dewan Rancang Dua Ranperda Inisiatif

Tabanan (Bali Post) Mengawali 2017, anggota DPRD Kabupaten Tabanan merancang dua ranperda inisiatif, yakni ranperda tentang perlindungan, pemberdayaan nelayan dan pembudidayaan ikan serta Corporate Social Responsibility (CSR). Untuk menyusun naskah akademik (NA) yang berkaitan dengan dua ranperda tersebut, DPRD Tabanan menggandeng Universitas Udayana (Unud). Guna memantapkan rancangan perda inisiatif, digelar rapat koordinasi di gedung dewan setempat, Jumat (6/1) lalu. Inisiator Ranperda Inisiatif DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani mengatakan, ranperda perlindungan, pemberdayaan nelayan dan pembudidayaan ikan serta

CSR dipersiapkan setelah melihat persoalan dan kondisi riil seperti masalah nelayan dan petani. Nelayan di Tabanan sampai saat ini masih dihadapkan dengan beragam tantangan. Misalnya saat berhenti melaut karena sesuatu hal, mereka kesulitan mendapatkan pekerjaan yang tentunya berdampak pada kesejahteraan. “Selama ini kami lihat nelayan Tabanan termasuk pembudidayaan ikan tidak mendapatkan perhatian. Oleh karena itu, inilah peluang kami mensejahterakan nelayan dan pembudidayaan ikan,” ucap politisi asal Kecamatan Pupuan itu. Sementara Ranperda CSR sudah ada dalam undang-undang. ‘’CSR mesti tepat sasaran. Mini-

mal ada pengarahan ke tempat yang tepat. Selama ini sarana prasarana nelayan tidak memadai, sumber daya manusianya termasuk pemasarannya belum memiliki tempat dan usahanya belum diberi kepastian,” terangnya. Keberadaan dua ranperda inisiatif dewan diharapkan mampu membantu menyelesaikan persoalan-persoalan nelayan, terutama bagaimana meningkatkan kesejahteraan dan membudidayakan ikan. “Sudah tahap penyempurnaan. Dalam waktu dekat kami akan rapat internal DPRD untuk mengesahkan kedua ranperda sebagai ranperda inisiatif dewan, pembahasan lebih lanjut dengan eksekutif dan sosialisasi ke masyarakat,” tandas Omardani. (kmb28)

Mendapat laporan temuan tersebut, pihak kepolisian pun langsung melakukan pemeriksaan ke lokasi. Kerangka yang ditemukan di kedalaman satu meter tersebut dibungkus menggunakan karung dan selanjutnya diidentifikasi ke RSUP Sanglah, Denpasar. Kapolsek Tabanan Kompol Rahmawati Ismail ditemui di lokasi penemuan mengatakan, tulang belulang ditemukan sekitar pukul 11.00 Wita. Pihaknya belum bisa memastikan apakah itu tulang manusia atau bukan, karena masih dilakukan proses identifikasi ke RS Sanglah. “Hasilnya belum diketahui, sebab masih diperiksa di RS Sanglah,” ujarnya.

Menurutnya, saat ditemukan tulang terbungkus tanah lapuk dan menghitam. Pihak keluarga selama ini belum ada yang melaporkan ada anggota keluarganya yang hilang. “Itu saja yang kami sampaikan hari ini, karena baru tahap penemuan,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Wilayah Banjar Lebah I Wayan Sukanada, belum mau berkomentar banyak. Ia sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan rencananya meminta petunjuk ke griya untuk menentukan langkah selanjutnya. “Sembari proses di kepolisian berjalan, pihak keluarga akan melakukan upacara sesuai adat atas petunjuk dari griya,” ucapnya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tabanan berhasil mengamankan Miswi alias Pak Roni (54) asal Wonosari, Bondowoso, Jawa Timur, Senin (9/1). Pelaku curanmor ini berikut barang buktinya dibawa ke Polres Tabanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa, seizin Kapolres mengatakan kasus pencurian ini dilaporkan, 14 Oktber 2016 oleh Jastril (43) asal Banjar Dinas Batu Sangihan, Desa Gubug, Tabanan. Sehari sebelumnya, Kamis (13/10) tiga bulan lalu korban seperti biasa memarkir sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam di gudang tempatnya bekerja. Namun keesokan harinya ketika hendak mengambil motor, korban kaget kendaraannya raib. Ia berusaha mencari dan menanyakan kepada

orang-orang yang ada di sekitar tempat kejadian, tetapi tidak ada yang mengetahui. Akhirnya diputuskan melaporkan kejadian ini ke Polsek Kota Tabanan. Berdasarkan laporan inilah Kanit 1 Reskrim Polres Tabanan bersama Opsnal dan personel Reskrim Polsek Kota melaksanakan lidik. Kerja keras petugas membuahkan hasil. Pada 15 Oktober 2016, tim menemukan barang bukti sepeda motor Yamaha Jupiter MX DK 3606 HV di sebuah bengkel pres ban di wilayah Banyubiru, Jembrana. “Dari hasil penelusuran, Senin (9/1) pelaku berhasil diciduk di Desa Bercak, Sukosari, Bondowoso, Jatim,” jelasnya. Tersangka mengaku melancarkan aksinya menggunakan kunci almari. “Setelah bisa dihidupkan, pelaku lalu membawa kabur sepeda motor itu,” ucap Oka Suyasa. (kmb28)

Polisi Ciduk Pelaku Curanmor

Pelaksanaan RAT KSU Swadana Arta Tahun Buku 2016 Bali Post/kmb24

KELUARKAN – Warga berupaya mengeluarkan sopir truk tronton yang terjepit akibat bertabrakan dengan truk diesel di Banjar Kukub, Lalanglinggah, Selemadeg Barat.

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110

SEBAGAI wujud pertanggungjawaban pengurus terhadap anggota, KSU Swadana Arta yang beralamat di Jalan Ahmad Yani I, Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Tabanan, melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), Minggu (8/1) lalu. Acara ini sekaligus untuk membudidayakan keterbukaan dan tranparasi di samping media menyampaikan pertumbuhan usaha dalam satu tahun. Manajer KSU Swadana Arta Ni Ketut Indrawati, didampingi Ketua Pengurus I Wayan Setiawan dan Pengawas I Made Karta, Selasa (10/1) kemarin, mengatakan pada tahun 2016 KSU Swadana Arta mendapatkan keuntungan atau Sisa Hasil Usaha (SHU) bersih Rp 450.000.000. Total aset Rp 11.000.000.000

dengan rata-rata pertumbuhan 20 persen per tahun. Produk Koperasi KSU Swadana Arta yang memiliki anggota 189 orang ini adalah simpan pinjam dengan bunga pinjaman 1,75 persen menurun, deposito dengan bunga 12 persen per tahun dan simpanan tabungan dengan bunga enam persen setahun. ‘’Dana pinjaman yang disalurkan hingga saat ini mencapai Rp 9,8 miliar,’’ ujar Indrawati. Berkat kerja sama yang baik antara pengelola, pengawas serta pembina dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM Tabanan, KSU Swadana Arta dapat menekan NPL hingga 0,75 persen. Untuk mengatasi kredit macet dilakukan pendekatan secara kekeluargaan dan pembinaan sehingga kebanyakan kredit macet kembali lancar dan bahkan be-

Pemkab Data Aset di Tiga OPD Tabanan (Bali Post) Rotasi atau mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Tabanan dikhawatirkan berdampak pada pengelolaan aset, bukan hanya barang tetapi juga personel. Apalagi aset memiliki fungsi sangat strategis serta berperan penting. Jika salah menggunakannya dan tidak dikelola dengan baik, tentu bisa menjadi temuan BPK. Mencegah hal itu terjadi, Pemkab Tabanan melakukan penertiban aset di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipimpin Asisten Administrasi Umum Setda Tabanan Tjokorda Alit Juli, Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) I Made Sukada dan tim Inspektorat Tabanan. Pengecekan pertama menyasar Dinas Kebudayaan yang menempati Kantor Badan Pelaksana Penyuluh (Bapeluh) Pertanian Perikanan dan Kehutanan di Sanggulan, Kediri. Di OPD yang dikukuhkan akhir Desember 2016 ini, tim menemukan sejumlah aset yang hilang, seperti lampu, kursi, meja dan tirai. Terkait temuan itu, Bendahara dan Pengurus Aset eks Bapeluh Wayan Sujana mengaku kesulitan mendata kembali aset yang hilang karena adanya reposisi. Ia mengharapkan bantuan saran dan solusi dari pihak terkait. Menurut Alit Juli, pendataan aset sangat penting agar keberadaannya bisa dipertanggungjawabkan kepada BPK. “Pergerakan barangbarang yang masuk harus diikuti oleh administrasi sehingga terkontrol. Aset yang ada harus dipertanggung-

jawabkan, dilaporkan dan dilengkapi data. Jangan sampai barangnya ada, namun tidak bisa ditunjukkan. Aset harus ada bukti berupa dokumen di dalamnya, jelas barangnya dan keadannya. Jadi, ketika BPK datang ini tidak menjadi temuan,” ujarnya. Sukada mengatakan, tanggung jawab aset tidak hanya dibebankan kepada pemegang barang. Kepala badan juga ikut bertanggung jawab. Harus ada koordinasi antara seluruh pihak, yakni jajaran lama dan yang baru yang menempati ruangan tersebut sehingga masalah aset da-

pat diselesaikan. ‘’Kami akan bantu pengelolaannya. Harus diupayakan langkah-langkah maksimal supaya bisa kembali. Minimal apa yang disampaikan di laporan keuangan mencerminkan aset-aset di sini,” ungkapnya. Pengecekan aset dilanjutkan di Dinas Pertanian. Menurut pengurus aset, I Ketut Darsana tidak ditemukan adanya aset yang hilang. Pengecekan terakhir dilakukan di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang dulunya ditempati Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura. (kmb28)

berapa menjadi deposan di KSU Swadana Arta. ‘’Asal sesuai persyaratan, kami tidak membatasi jenis pinjaman. Kebanyakan meminjam untuk menjalankan usaha,’’ katanya. Keberhasilan KSU Swadana Arta tidak hanya sampai di sana. Selain dapat menekan NPL di bawah satu persen, KSU Swadana Arta juga meraih peringkat ketiga koperasi berprestasi tahun 2016, Kabupaten Tabanan. Dalam acara RAT tersebut juga digelar kegiatan pembagian sembako kepada anggota, pemangku kahyangan tiga, rumah tangga miskin di Desa Kaba-kaba, serta hadiah kepada simpanan berjangka, simpanan anggota dan beasiswa untuk anak anggota yang berprestasi. Beasiswa diberikan untuk anak yang duduk di bangku SD dan SMP. (ad1001)

BERSAMA - Pengurus koperasi bersama perwakilan dari Dinas Koperasi dan UKM Tabanan berfoto dalam acara RAT Tahun 2016, Minggu (8/1).

Warung Global

Pengusaha Pribumi Harus Bersatu PENGUSAHA pribumi bertumbuh di Bali, tetapi tidak begitu kelihatan karena kebanyakan ekspansi ke luar. Perizinan dan permodalan tak menjadi soal karena sebuah usaha bisa dirintis secara bersama-sama atau bersatu dan cara ini yang dilakukan oleh pengusaha di Bali. Ini pendapat Gusti Sumardayasa dalam acara Warung Global membahas topik ‘’Regulasi Pro-Pengusaha Pribumi’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Selasa (10/1) kemarin.

Menurutnya, semudah apa pun aturan dibuat menjadi seorang pengusaha tidak langsung begitu saja. Biasanya seorang pengusaha merintisnya dari bawah, dari bersusah-sudah lebih dulu. Membuka sebuah usaha membutuhkan keberanian. Terlebih di era pasar bebas seperti sekarang ini, keberanian sangat penting. Pemerintah cukup menyediakan infrastruktur yang baik. Jalan merupakan urat nadi perekonomian. Kalau ini baik, akses perekonomian pasti baik juga.

Nyoman Mastra, perajin kayu di Gianyar menyampaikan beberapa kendala dalam memajukan usaha kerajinan yang tergolong UMKM di Bali. Pengadaan bahan baku terbatas sehingga harus mendatangkan dari luar dengan harga yang jauh lebih tinggi. Selain itu, hasil kerajinan dijual kepada wisatawan, namun tidak semua tamu yang datang ke Bali mau meliriknya. Ini yang membuat usaha kecil tak bisa berjalan dan lama-lama bangkrut. (sikha)


15

Rabu Umanis, 11 Januari 2017 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Osasuna

vs Valencia

3-3

1. Real Madrid 16 12 4 0 45-14 40 2. Sevilla 17 11 3 3 36-21 36 3. Barcelona 17 10 5 2 42-17 35 4. Atletico Madrid 17 9 4 4 31-14 31 5. Villarreal 17 8 6 3 26-12 30 6. Real Sociedad 17 9 2 6 28-25 29 7. Athletic Club 17 8 3 6 22-19 27 8. Las Palmas 17 6 6 5 27-24 24 9. Celta Vigo 17 7 3 7 28-32 24 10. Eibar 17 6 5 6 22-22 23 11. Espanyol 17 5 8 4 21-23 23 12. Alaves 17 5 7 5 15-17 22 13. Malaga 17 5 6 6 26-29 21 14. Real Betis 17 6 3 8 20-29 21 15. Deportivo 17 4 5 8 23-28 17 16. Leganes 17 4 4 9 13-29 16 17. Valencia 16 3 4 9 24-32 13 18. Sporting Gijon 17 3 3 11 17-34 12 19. Granada CF 17 1 6 1 0 14-38 9 20. Osasuna 17 1 5 1 1 16-37 8

Bali Post/rtr

GOL TERBAIK - Pemain Malaysia Mohd Faiz Subri menerima trofi Puskas pada acara FIFA Awards Ceremony di Zurich, Selasa (10/1). Faiz Subri menciptakan gol indah dari tembakan bebas saat pertandingan Penang melawan Pahang di Malaysia Super League Fenruari tahun lalu.

Leeds Melaju ke Putaran Keempat

Pencetak gol : 13 - Lionel Messi (Barcelona). Piala FA Inggris Putaran III Cambridge (IV)

vs Leeds (II)

1-2

Jadwal Pertandingan Piala Raja

Bali Post/rtr

Presiden FIFA Gianni Infantino.

Kamis (12/1) dini hari Alaves vs Deportivo Coruna Cordoba(II) vs Alcorcon(II) Villarreal vs Real Sociedad Barcelona vs Athletic Club Jumat (13/1) dini hari Celta Vigo vs Eibar vs Sevilla vs

Valencia Osasuna Real Madrid

Piala Liga Inggris Pertandingan I, Semifinal Kamis (12/1) dini hari Southampton vs

Liverpool

Piala Italia Babak 16 Besar Kamis (12/1) dini hari Fiorentina vs Chievo Verona Juventus vs Atalanta Bergamo Jumat (13/1) dini hari AC Milan vs

Torino

Kiper Arema Achmad Kurniawan, Meninggal Dunia Malang Kiper senior Arema FC Achmad Kurniawan yang memperkuat tim berjuluk Singo Edan selama dua musim kompetisi tutup usia dalam usia 39 tahun, saat dirawat di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang, Selasa (10/1). Kabar duka meninggalnya kiper yang selalu menjadi pilihan utama pelatih Arema Milomir Seslija, ketika ditinggalkan Kurnia Meiga memperkuat tim nasional (timnas) mencuat pertama kali dari postingan kapten Arema, Hamka Hamzah melalui akun Instagramnya. Bagian Legal Arema FC, Eko Hendro Prasetio mengaku sangat kehilangan Achmad Kurniawan yang meninggal dunia, Selasa (10/1) petang tersebut. Achmad Kurniawan meninggal sekitar pukul 17.00 WIB karena penyakit jantung. “Saya mewakili manajemen Arema FC sangat berduka. Kepada keluarga kami juga menyampaikan duka yang sedalamdalamnya,” katanya. Eko menceritakan Achmad Kurniawan yang kerap disapa AK merupakan sosok penting di klub Singo Edan. Dedikasinya yang tinggi dan kerja kerasnya patut dijadikan contoh pemain lain, termasuk atlet lainnya. “Kami berikan penghargaan setinggitingginya untuk AK. Semoga dengan kebaikannya selama ini, dia mendapat tempat terbaik di sisi Allah, Amin,” ucapnya. Achmad Kurniawan mulai dirawat intensif di RSSA Malang sejak akhir Desember 2016, tepatnya 29 Desember 2016 malam. Saat pertama kali masuk RSSA, kabar yang berhembus Ak keracunan, namun dibantah manajemen Arema. “Tidak benar kalau ada berita AK keracunan minuman. Dia kena serangan jantung,” kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji. Sementara itu, pelatih dan pemain Arema usai latihan di Batu langsung menuju RSSA Malang begitu mendengar kabar jika AK meninggal. Pemain yang menyempatkan diri ke RSSA itu diantaranya adalah Arif Suyono, Benny Wahyudi, Dendi Santoso, Hendro Siswanto, dan Kurnia Meiga. (ant)

Piala Dunia 2026 Diikuti 48 Peserta Zurich -

Turnamen Piala Dunia akan mengalami penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim dari 32 tim saat ini. Rencana penambahan peserta pada turnamen empat tahunan itu dimulai pada Piala Dunia 2026. Dewan pengambil keputusan FIFA, Dewan FIFA dalam pertemuan di Zurich, Selasa (10/1) juga memutuskan bahwa format ini akan diisi 16 grup dengan masing-masing grup berisi tiga tim saat menjalani penyisihan awal putaran final turnamen itu. “Dewan FIFA secara mutlak memutuskan Piala Dunia berisi 48 tim pada 2026: 16 grup berisi tiga tim. Detail-detailnya akan ditindak lanjuti setelah pertemuan,” kata FIFA melalui akun Twitter-nya. Presiden FIFA Gianni Infan-

tino, yang menggantikan Sepp Blater pada Februari, menjadikan penambahan jumlah tim Piala Dunia sebagai salah satu janjinya saat berkampanye. Infantino awalnya mengindikasikan bahwa turnamen berisi 40 tim, namun kemudian menambahi delapan tim secara keseluruhan pada Oktober. Dalam membuat keputusan itu, FIFA menepis kekhawatiran bahwa penambahan jumlah peserta akan menurunkan standar secara keseluruhan turnamen, dan membuatnya terlalu panjang dan merepot-

Moskow Petenis Rusia Maria Sharapova akan kembali turun ke lapangan pada April mendatang di Stuttgart, Jerman. Ini akan menjadi penampilan pertamanya setelah menjalani hukuman larangan bertanding selama 15 bulan akibat penggunaan obat terlarang. Produsen mobil Porsche yang mensponsori Sharapova dan juga turnamen di Stuttgart itu, Selasa (10/1) menyatakan Sharapova ambil bagian dalam event ini dengan fasilitas wild card. Dengan demikian ia untuk pertama kali tampil pada turnamen resmi setelah terbukti menggunakan obat jenis meldonium pada grand slam Australia Terbuka tahun lalu. “Saya sudah tidak sabar lagi, bertemu dengan fans terbaik

dan beraktifitas kembali dengan kegiatan yang aku cintai ini,” tegas Sharapova yang diperbolehkan kembali bermain mulai 26 April. Petenis berusia 29 tahun itu memenangi turnamen di Stuttgart itu pada 2012-2014. Ia berambisi untuk keempat kalinya memenangi turnamen ini. “Saya yakin fans akan tertarik menyaksikan penampilannya kembali,” jelas CEO WTA Steve Simon. Sharapova seharusnya menjalani hukuman dua tahun namun bandingnya pada Oktober lalu diterima dan mendapat pengurangan. Dia beralasan menggunakan meldonium untuk pengobatan selama bertahun-tahun dan tidak sadar jika zat tersebut mulai dilarang per 2016. (kmb39/ap)

kan. Berbagai kritik, termasuk dari klub-klub papan atas Eropa serta para pelatih ternama, mengatakan bahwa FIFA akan menghadapi masalah dalam mencari formula kemenangan. Piala Dunia terakhir yang diselenggarakan di Brazil disebut-sebut sebagai yang terbaik sepanjang 87 tahun kompetisi itu, menampilkan hasil-hasil yang mengejutkan, drama menit terakhir, dan aksi-aksi individual luar biasa. (kmb39/rtr/ant)

London Leeds United bangkit dari ketinggalan untuk menang 2-1 atas Cambridge United dan mengamankan tiket ke putaran keempat Piala FA, Selasa (10/1). Kejutan di putaran ketiga kelihatannya akan terjadi ketika penyerang Uche Ikpeazu membawa tim League Two Cambridge itu memimpin pada menit ke-25. Namun tim tamu yang berada di peringkat kelima Championship bangkit dengan penampilan meyakinkan pada babak kedua. Pemain internasional Irlandia Utara Stuard Dallas menanduk umpan silang Alex Mowatt untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-56. Mowatt kemudian mengemas gol penentu kemenangan meneruskan sundulan Pontus Jansson pada menit ke-63. Pada putaran keempat, Leeds yang memenangi kompetisi ini pada 1972 akan melawat ke kandang pemenang antara tim non liga Sutton United melawan AFC Wimbledon. Sementara juara bertahan Piala FA Manchester United akan menjamu tim Championship Wigan Athletic di Old Trafford pada putaran keempat, hasil undian Selasa kemarin. Pertandingan itu akan berarti kembalinya bagi Warren Joyce ke mantan klubnya. Manajer tim cadangan klub itu meninggalkan MU setelah bekerja sepuluh tahun dan bergabung dengan Wigan pada November silam. Tim strata kedua Wigan masih

Sharapova Kembali Berlaga April Mendatang

terpuruk sejak mengukir salah satu kejutan terbesar di kompetisi ini, ketika mereka mengalahkan Manchester City dengan skor 1-0 di final untuk menjuarai Piala FA pada 2013 Tidak biasanya undian tidak menghasilkan pertandingan antara tim-tim Liga Inggris. Namun Arsenal berpeluang menghadapi Southampton jika ‘The Saints’ menang atas Norwich City pada pertandingan ulangan. Crystal Palace asuhan Sam Allardyce yang juga masih harus bekerja keras setelah ditahan imbang 0-0 di Bolton dapat menghadapi Manchester City. Liverpool yang secara mengejutkan ditahan imbang tanpa gol oleh tim League Two Plymouth Argyle akan bermain melawan Wolves jika mereka memenangi pertandingan ulangan mereka. Sedangkan pemuncak klasemen liga Chelsea akan menjamu tim Championship Brentford. Ini menjadi pertemuan kedua dalam empat tahun bagi dua tim bertetangga di London barat ini. “Derby” London lain mempertemukan Millwall yang menang atas tim Liga Inggris Bournemouth pada putaran ketiga melawan tim Liga Inggris Watford. Kawasan “The Midlands” juga akan menjadi tempat berlangsungnya duel lokal antara tim Championship Derby County dan juara Liga Inggris Leicester City. Juara delapan kali Tottenham Hotspur akan menjamu tim League Two Wycombe Wanderers. Sutton and Lincoln, dua tim non liga tersisa di kompetisi ini kecewa karena tidak bertemu dengan tim Liga Inggris setelah mereka memainkan pertandingan ulangan melawan Wimbledon dan Ipswich. Sutton dipasangkan dengan Leeds United, sedangkan Lincoln akan menghadapi pemuncak klasemen Championship Brighton. Pertandingan-pertandingan putaran keempat akan dimainkan pada akhir pekan 27-30 Januari. (kmb39/afp/ ant)

Pemain Leeds United Alex Mowatt merayakan gol penentu kemenangan timnya atas Cambridge United di turnamen Piala FA, Selasa (10/1).

Menangi Etape Ketujuh, Peterhansel Ungguli Loeb

ETAPE KE-7 - Pereli Prancis Stephane Peterhansel dan co-driver Jean Paul Cottret dari tim Peugeot menuntaskan etape ke-7 Reli Dakar, Selasa (10/1). Bali Post/ap

Sucre Pereli Prancis Stephane Peterhansel memenangi etape ketujuh Reli Dakar, Selasa (10/1) dari La Paz ke Uyuni, Bolivia sejauh 622 km. Kemenangan ini memperbesar keunggulan atas rekan setimnya di Peugeot dan kompatriotnya Sebastien Loeb. Setelah sehari beristirahat di La Paz dan panitia memangkas etape keenam karena cuaca buruk, reli kembali dihelat. Dengan kondisi yang juga penuh tantangan, peserta melewati rute yang diubah ke Uyuni. Aksi pada hari itu terdiri dari pengurangan 161

kilometer special stage dan jalur-jalur 400 kilometer dan 240 kilometer. Peterhansel unggul 48 detik atas Loeb pada lomba kemarin. Kemenangan kedua ini memberinya keuntungan untuk memimpin klasemen sementara dengan keunggulan satu menit 57 detik atas pereli peringkat kedua Loeb. Sedangkan pereli Toyota asal Spanyol Nani Roma menghuni peringkat ketiga, tertinggal 11 menit. “Keunggulan ini lebih baik dari pada tidak mendapatkan apa-apa,” kata Peterhansel mengenai keunggulan tipisnya. “Klasifikasi secara keselu-

ruhan masih sangat dekat, namun ini adalah balap yang benar-benar menarik untuk semua orang. Kami masih berada dalam pertarungan dan itulah yang paling penting,” tambahnya. Pada kategori sepeda motor Sam Sunderland asal Inggris meningkatkan keunggulannya setelah finis di posisi ketiga. Pablo Quintanilla berada di peringkat kedua secara keseluruhan dan tertinggal 17 menit. Reli ini yang akan berakhir di Buenos Aires pada akhir pekan ini mulai kembali memasuki Argentina setelah melewati Paraguay dan Bolivia. (kmb39/rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

Binaragawan Doping, PABBSI Diminta Tegakkan Aturan Jakarta (Bali Post) -

Praktisi kebugaran yang pernah menjadi atlet binaraga nasional, Ade Rai mengaku tidak terkejut mendengar kabar ada atlet binaraga yang tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat positif doping. Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) pun diminta untuk menegakkan aturan demi menghasilkan atlet berprestasi yang bersih. Dari 12 atlet PON XIX/2016, yang dinyatakan positif doping berdasarkan pemeriksaan urine di National Dope Testing Laboratory, India. Delapan diantaranya adalah binaragawan. “Itu bukan sesuatu yang mengagetkan, karena binaraga memang cabang olahraga yang paling banyak menyalahgunakan obat, bukan cuma di Indonesia tetapi juga di tingkat internasional,”

tutur Ade, Selasa kemarin. Di Indonesia, lanjut pria yang bernama asli I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai itu mengungkapkan, kejuaraan binaraga baik yang diadakan oleh Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) maupun federasi binaraga lain, hampir tidak pernah memberlakukan uji doping pada atlet yang berpartisipasi. Belum ada peraturan ketat

yang tidak memungkinkan atlet melakukan tindakan yang tidak sportif. Akibatnya, atlet bebas saja menggunakan obat-obat terlarang untuk membentuk ototnya. “Ini menjadi tugas dan tanggung jawab PABBSI. Setelah adanya atlet positif doping di PON, PABBSI harus mengadakan uji doping di semua turnamen yang diselenggarakannya,” ujar pemenang “Musclemania

World” tahun 1996 tersebut. PABBSI, menurut Ade mesti berani menegakkan aturan demi menghasilkan atlet binaraga yang berprestasi secara jujur dan benar-benar hasil dari kerja keras. Selain itu, hukuman bagi atlet positif doping diharapkannya juga diperberat, selain mengembalikan medali dan dilarang tampil dalam rentang beberapa tahun, juga diwajibkan memulangkan bonus serta seluruh gaji yang diterima selama persiapan kompetisi. Adapun pada Senin (9/1), Ketua Umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV Tahun 2016

Jawa Barat Ahmad Heryawan mengumumkan bahwa ada 12 atlet PON XIX/2016 dan dua atlet Peparnas XV/2016 Jawa Barat positif doping setelah dilakukan pemeriksaan urine di National Dope Testing Laboratory, India. Para atlet tersebut merupakan peraih medali emas, perak dan pemecah rekor nasional. Sebanyak 12 atlet PON yang positif doping berasal dari cabang olahraga binaraga (delapan atlet), berkuda (satu atlet), angkat berat (satu atlet) dan menembak (dua atlet). Sementara atlet Peparnas positif doping berasal dari cabang olahraga atletik dan tenis meja. (ant)

Graha Wicaksana Bantah Isu Lisensi PS Badung Dijual

Mangupura (Bali Post)Dualisme kepengurusan PS Badung masih berlanjut hingga kini, antara Direktur Utama AAN Alit Wiraputra dan Komisaris Made Sudiana. Tak cuma itu, isu tak sedap pun muncul dan berembus kencang, konon lisensi PS Badung dilego kepada pihak lain. Kontan saja Ketua Umum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana tak menerima dan geram, bahkan akan melaporkan kepada Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Made Dwaja

Graha Wicaksana di Kuta, Selasa (10/2) kemarin menandaskan pihaknya ditelepon seseorang yang mengaku dari Malang, seraya menanyakan apakah benar lisensi PS Badung di kancah divisi utama dijual. ‘’Saya bingung siapa yang sengaja mengembuskan lisensi PS Badung dipindahtangankan kepada pihak lain. Jika benar, kami akan menggugat secara jalur hukum,’’ tegas Graha dalam nada berang. Dia mengingatkan, PS Badung merangkak mulai dari

divisi II, kemudian promosi ke divisi I dan promosi lagi ke divisi utama, murni dibiayai hasil jerih-payah APBD Pemkab Badung. ‘’Jadi, sebelum PT Sepak Bola Badung Bali, PS Badung ini murni pelat merah hanya mengandalkan kucuran APBD dan tetap eksis sampai sekarang,” tegas pria yang akrab disapa Koming ini. Baru setelah berkiprah di kancah divisi utama persyaratannya tim kontestan harus memiliki badan usaha, sehingga dibentuklah PT guna

Binaragawan Dwaja Ikuti Master Indonesia Bali Post/wan

DILARANG - Kiper Kundalini Aji Bayu Putra (kanan) dilarang tampil di ajang Piala Wali Kota, karena diduga tidak mengantongi KTP Bali.

Piala Wali Kota

Tiga Pemain Kundalini Dilarang Tampil

Denpasar Tercatat tiga pemain Kundalini dilarang tampil pada lanjutan Turnamen Piala Wali Kota Denpasar di Lapangan Kompyang Sujana. Mereka adalah kiper Aji Bayu Putra, defender Imam Sujatmiko, dan striker Bernardus Benny. Penyebabnya, Aji Bayu dan Umam tidak memiliki KTP Bali, sedangkan Benny usianya diduga lebih dari 30 tahun. Demikian terungkap dalam rapat panpel dengan tim kontestan Piala Wali Kota di Sekretariat Askot PSSI Kota Denoasar, Selasa (10/1) kemarin.

Kompetisi IBL Dimulai dari Surabaya Jakarta (Bali Post) Kompetisi bola basket tertinggi di Tanah Air yaitu Indonesian Basketball League (IBL) 2017 resmi digulirkan di GOR Kertajaya Surabaya, Jawa Timur, 20 Januari dan ada sebelas tim bakal bersaing untuk menjadi terbaik pada kejuaraan yang tahun ini menggunakan pemain asing itu. Direktur IBL Hasan Gozali di Jakarta, Selasa (10/1) mengatakan kompetisi tahun ini diakui banyak dilakukan inovasi. Selain semua tim harus menggunakan jasa pemain asing, kompetisi ini juga menggunakan dua divisi yaitu Merah dan Putih. Adapun pertandingannya sendiri bakal digelar sebanyak delapan seri. “Memang benar. Tahun ini memang banyak inovasi. Dengan kondisi ini kami harapkan rivalitas antartim meningkat. Harapan kami dengan perubahan ini akan melahirkan sebuah kompetisi yang semakin kompetitif dan menghadirkan sebuah pertandingan yang lebih atraktif,” katanya di sela jumpa pers pelaksanaan IBL 2017. Terkait dengan menggunakan sistem pool atau divisi, Hasan Gozali menegaskan hal tersebut dilakukan agar muncul rivalitas baru di antara tim peserta. Dengan sistem ini dinilai persaingan bakal lebih ketat karena semua tim saling berlomba untuk menjadi juara pool yang secara

otomatis bakal langsung ke semifinal. Adapun pembagian poolnya adalah Divisi Merah berisikan sang juara bertahan CLS Knights Surabaya, Satria Muda Pertamina, Bank BJB Garuda Bandung, JNE Siliwangi dan Bima Perkasa Jogja. Sedangkan Divisi Putih berisika Pelita Jaya Energi Mega Persada, M88 Aspac Jakarta, Hangtuah Sumsel, Satya Wacana Salatiga, NSH Jakarta dan Pasific Caesar Surabaya. Pada IBL 2017, format pertandingan home-away juga kembali dilakukan. Hanya saja pertandingan tersebut berlaku pada babak play off hingga final. Adapun tujuan menggunakan format tersebut adalah untuk mengakomodir penonton IBL di setiap serta membangun fanbase masing-masing tim. “Pertandingan tahun ini semuanya kami lakukan akhir pekan. Hal ini merupakan jawaban atas masukan yang selama ini masuk ke kami. Kini para fans dapat hadir di lapangan tanpa harus terhalang dengan hari kerja. Selain itu, pertandingan juga akan disiarkan langsung oleh televisi partner kami,” tutur Hasan Gozali, menambahkan. Sesuai dengan jadwal yang ada, IBL 2017 bakal berlangsung delapan seri. Pada seri pertama di Surabaya ada 12 pertandingan. Pertandingan perdana akan dibuka antara Satya Wacana Salatiga melawan M88 Aspac Jakarta. Sedangkan sang juara bertahan

Dalam Kongres PSSI di Bandung, Minggu (8/1) lalu dualisme kepengurusan masih berlanjut, dan pihak Komisaris Sudiana diwakili Direksi Keuangan IGA Ketut Tiksena, Si Putu Raka Arnaya, dan AA Rawat Dwaja. Mereka ini di ajang kongres berstatus voter (pemilik suara), dan delegate (utusan). Padahal Koming menyatakan PS Badung siap mengikuti kompetisi divisi utama yang rencananya mulai digulirkan April nanti. (022)

PRSI Seleksi Atlet Polo Air

Bali Post/ist

Denpasar (Bali Post)Binaragawan Bali Made Dwaja bakal diturunkan pada event bergengsi Master Indonesia bertajuk “Indonesia The Best Body Building Men and Women Physique Championship 2017”, di Semarang, Jateng, 10-11 Februari nanti. Ketua Pengprov PABBSI Bali Eka Wiradarma di Denpasar, Selasa (10/1) kemarin menjelaskan pihaknya hanya mengirimkan binaragawan Dwaja pada event olahraga pamer otot tersebut, mengingat keterbatasan dana. ‘’Kami hanya menurunkan Dwaja yang turun di kelas 80 kg,’’ terang Eka. Pasalnya, minimnya dana memaksa PABBSI tak bisa mengirimkan atlet lebih kecuali jika dibantu KONI Bali. ‘’Kami hanya mengandalkan dana kucuran KONI,’’ tuturnya. Persoalannya, kata Eka binaragawan Dwaja berstatus anggota TNI-AD yang sudah resmi mutasi ke Korem 183/Wiratsatya. Hanya saat ini Dwaja di Kupang, karena permintaan gubernur NTT agar Dwaja melatih atlet binaraga di NTT. ‘’Status Dwaja adalah atlet Badung, saya sudah mengontak yang bersangkutan dan menyanggupi bisa turun di event Master Indonesia,’’ ungkap Eka Wiradarma. Dikemukakan, program PABSSI telah menggelar rakerprov di sekretariat KONI Bali, Sabtu (7/1) lalu. Rakerprov dihadiri tujuh pengkot dan pengkab PABBSI se-Bali, minus Bangli dan Karangasem, karena memang belum terbentuk PABBSI pada kedua kabupaten tersebut,’’ jelasnya. Rakerprov juga membahas perpindahan atlet harus sepengetahuan Pengprov PABBSI Bali. ‘’Selain itu, bakal dibahas kelas yang dilombakan pada binaraga dan angkat besi di Porprov Gianyar 2017,’’ jelas Eka. (022)

mendanai tim semipro. ‘’Saya tak ingin nasib PS Badung seperti lisensi Persekaba Badung yang dijual kepada Yahukimo di Papua,’’ tandasnya. Dijelaskannya, dualisme kepengurusan di tubuh PS Badung masih terjadi antara Direktur Utama AAN Alit Wiraputra dengan Komisaris Utama Made Sudiana. ‘’Mantan Wabup Badung Made Sudiana menyatakan mengundurkan diri karena merasa tak sanggup lagi mengelola PT,’’ ungkap Koming.

CLS Knights bakal berhadapan JNE Siliwangi. Sementara itu, Ketua Umum PB Perbasi Denny Kosasih mengaku sangat mengapresiasi bergulirnya IBL. Ucapan terima kasih kepada sponsor juga langsung disampaikan oleh pengganti Anggito Abimanyu itu. Pihaknya berharap kompetisi yang bakal digelar mulai 20 Januari ini mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak di seluruh Indonesia. “Kompetisi adalah ujung tombak pembinaan prestasi di Indonesia. Harapan kami IBL bisa berjalan dengan baik. Kami ingin kompetisi ini menjadi sebuah kebangkitan perbasketan nasional,” katanya saat dikonfirmasi. Terkait pemain asing, Denny Kosasih berharap bisa memberikan warna lain, sehingga kompetisi bisa berjalan lebih menarik dan menjadi perhatian. Kondisi ini dinilai seperti 20 tahun lalu atau saat Kobatama. Dengan adanya pemain asing diharapkan persaingan bisa lebih ketat dan membuat pemain lokal lebih berani dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pada IBL 2017 masing-masing tim berhak mendapatkan dua pemain asing. Namun untuk tim yang sudah mempunyai pemain naturalisasi seperti CLS Knights dan Aspac, pihak panitia hanya memperbolehkan menggunakan jasa satu pemain asing yang sebelumnya disiapkan oleh pihak IBL. (ant)

Padahal sesuai dengan aturan pemain yang boleh turun harus ber-KTP Bali dan usia maksimal 30 tahun. Kiper Aji Bayu, Umam, dan Bernardus Benny sempat membela Kundalini dan hasilnya dikalahkan tipis Pespa Padangsambian dengan skor 1-2 pada hari kedua, Sabtu (7/1) lalu. Bidang Pertandingan Wayan Suwandi, usai rapat menyatakan trio skuad Kundalini tidak bisa berlaga di ajang Piala Wali Kota berdasarkan masukan dari berbagai pihak. Bernardus Benny foto kopi KTP-nya kelahiran 1988, tetapi versi lain menyebutkan

Benny kelahiran 1982. Pelatih Kundalini Arif Rizal menerangkan pihaknya telah mengontak Bernardus Benny, dan mendapat jawaban KTP aslinya hilang saat Benny pulang ke Kupang. Arif Rizal tak mempermasalahkan ketiga asuhannya tak bisa melanjutkan Piala Wali Kota. Pihaknya telah mendapatkan ganti, misalnya Umam penggantinya Rian dari Kampung Bugis Serangan. Sedangkan pengganti kiper Aji Bayu Putra adalah Maruti dan pengganti penyerang Benny yakni Agung Teguh. (022)

Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) mengharapkan tambahan masing-masing tiga atlet untuk tim pelatnas polo air putra dan putrid, menyusul persiapan SEA Games dan sejumlah kejuaraan internasional pada 2017. PB PRSI menyelenggarakan seleksi nasional tim polo air di GOR Pertamina Simprug, Jakarta pada 11-15 Januari. “Kami akan menyeleksi atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia. Nama-nama atlet yang mengikuti seleksi itu diajukan oleh pengurus PRSI daerah. Setiap daerah punya kuota berbeda yang berdasarkan prestasi pada PON 2016,” kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PRSI, Wisnu Wardhana. Proses seleksi itu sekaligus menentukan posisi setiap atlet dalam tim polo air nasional, seperti posisi sayap, gelandang, maupun penjaga

gawang. Wisnu menegaskan tim polo air nasional juga akan menggunakan GOR Pertamina Simprug sebagai lokasi pelatnas hingga usai SEA Games 2017. Namun PB PRSI belum mengumumkan pelatih asal Serbia yang menangani tim polo air putra dan putri nasional. “Pelatih itu datang ke Indonesia pada Rabu (11/1). Kami memang belum dapat menyebut namanya,” ujar Wisnu. Sebelumnya tim polo air putra Merah-Putih menargetkan medali emas SEA Games 2017. Sedangkan tim polo air putri menargetkan medali perak. Sekretaris Jenderal PB PRSI Ali Pratiwiri mengatakan tim polo air Indonesia sudah terbentuk pada Februari dan menjalankan latihan pelatnas di bawah asuhan pelatih asal Serbia. (ant)


Rabu Umanis, 11 Januari 2017

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Cook Min.SMA Lam Indi Hotel Jl.DanauBuyan 33Snr

Cari Pembantu RT,Wanita,Jujur, tinggal dlm, Hub.085238127777

Dcr Srbtn Bag.Prdksi,Gdg BsComp,AdmBsComp, Brpngalaman 087861339508,Sari Dana V/8,Sgr

!!Dcr Sgr Staf Front Office u/ Hotel Petitenget Telp.4739411 E/tamanrosanihotel@gmail.com

B.BP.001.01.17.0000990

B.BP.001.01.17.0000959

Dcr Pembantu PRT Secepatnya Jl.Sehati 9A Hub.08123979598

B.BP.001.01.17.0000979

Dicari Cook, Waiter & Helper Lam.Bw lsng ke:Jl.By Pass Ngr Rai No.68 Sanur / 082146808888

B.BP.001.01.17.0000775

Cr Mrkting dan Accounting P/W,B.Ingg,Gj.2,5Jt+UM600Rb Jl.D.Tempe 1 Gg.Padma No.7 Sanur H:081353209082/9381591

Dcr FO/Adm wanita. Bw lngs ke The Yogasari Villas, Jl.Dewi Saraswati IIIA Blok II No.9 Seminyak / 08123870135

B.BP.166.01.17.0000998

Cr Reservation Agent fluent in English min.D1 H:081236859655

Dcr IT,Sales Gj+Kms+Bns+BPJS Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7Dps

Dcr Kary Salon Hair Dresser, Capster,Therapist,081936074041

B.BP.166.01.17.0000999

Cr Tng Mekanik PerawatanGenset diutamakn STM Mesin Tlp.710748 Lam.Email:presisi23@gmail.com

B.BP.004.01.17.0000946

!!Dcr Sopir B1,C.S Doc Adm hub .PT Sukmasari Kargo Ph.0361427444/555&081338781418

*Dcr Segera Waiter/ss Pglm/Tdk Ramah&Sopan.Min.SMU. Jl.Tukad Batanghari 36,Dps.081233333833

B.BP.001.01.17.0000935

B.BP.001.01.17.0000902

B.BP.821.01.17.0000398

B.BP.001.01.17.0000943

Dicari S1 Teknik Sipil Lamaran Dikirim ke CV Lingga Cipta Desain Jl.Raya Sulang Desa Paksebali-Klk 0366 (22881)

B.BP.001.01.17.0000823

Dcr acc min D3 merangkap operational,office jimbaran, mail ke Fadjarlontoh1@gmail.com diutamakan pengalaman travel

B.BP.004.01.17.0000962

Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss, Lancar Inggris u/Legian,ada Gaji,Uang Tips Hb:081236109808

B.BP.001.01.17.0000815

B.BP.001.01.17.0000930

B.BP.001.01.17.0000965

Dcr cpt Arsitek bs Autocat Adm S1/Sdrjt,pglm Prm.Cazaloka Estate Jl.P.Saelus 1,087862369226

B.BP.001.01.17.0000997

Dcr kary utk M-Mrkt Krm CV ke Tkd Bdng 226 Hub.08174717471

B.BP.001.01.17.0000958

Dcr karyawati u/ Toko Listrik Jl.Mahendradata H:082247424173

B.BP.001.01.17.0000919

Dcr sgr Quality Control/QC garmen Syang Telp Pak Leo 082145548444

B.BP.154.01.17.0000953

B.BP.001.01.17.0000966 Dcr Karyawan Admin & Karyawati Akunting (Min.D3/SMK) CV Krm D1 Cr Staff bhs Mandarin & ke karyajayautama.bali@yahoo. Akunting PT.Neverneverland Travel 0361-754099/08113869543 com Hub.03619007017/9007013

Dcr Krywn/ti Staff Reservasi B.BP.001.01.17.0000933 Travel di Kuta Max25th, bs Comp Accounting SMA/D3 Jl.Cargo PerB.BP.004.01.17.0000436 +Eng(Gj+bns+U.Mkn)085100977835 mai 198XX CV.Mulyo Mukti Abadi Dbthkan Housekeeping,Laundry, B.BP.001.01.17.0000986 B.BP.001.01.17.0000924 Maintenance Tlp.:083114040787 Dicari Sopir + Tenaga Gudang B.BP.001.01.17.0000903 Arebi Bali mengadakan Training Gaji Menarik Hub.0361-226970 Dbthkan Salesman & Sopir SIM A broker property & sertifikasi B.BP.001.01.17.0000961 LSP BPI Tgl 16-20 Januari 2017 Umur Maks 35Th Min SMA Krm Lam Dcari Reception/Admin Wnta&OB ke PT.Gunung Slamat 410188 Info pendaf.Jl.Patimura No.67 Lam.Bw lsng ke:Jl.By Pass Ngr B.BP.001.01.17.0000261 Dps (0361-228282)(Dayu) Rai No.68 Sanur / 082146808888 Dbthkn Krywn/ti Bs Bhs Inggris B.BP.004.01.17.0000975 B.BP.001.01.17.0000776 &Mandarin aktif Lisan &Tulisan Brazilian Aussie BBQ in Kuta & Dcr Krywti Admin,Kasir, CV ke:hrd@seasafaricruises.com SeminyakRestaurant is recruitiMarketing u/PT.La Main Verte B.BP.001.01.17.0000880 ng for Waitress,Cashier,Bartendi Pererenan email: Dbthkn Krywn/ti u/Catering,Wrg der,Bar-Back & Kitchen Steward baligarden_n_flowers@yahoo.com Makan & Serabutan T:0818484739 must speak Englisg salary B.BP.001.01.17.0000931 Tlp.081236397164 According UMK please call. Dbthkn Sgr Staff Tour Desk utk B.BP.004.01.17.0000952 082144450099 for interview Hotel Komune Resort&Beach Club Dcr Scurity bersertifikat Lam B.BP.004.01.17.0000942 Wanita Pnmpilan Mnarik Diutmkn Indi Hotel Jl.D.Buyan 33 Sanur Bth Driver SIM A, Lok:Jimbaran B.BP.001.01.17.0000988 Fasih Bhs.Inggris,Hb:081338490 (u/Bakery)Hub:0812 3990 3176 !!Bth 3or Karyawati SIM C,Min 884 Jl.ByPas IB Mantra Gianyar B.BP.004.01.17.0000829 SMA,Gaji Tinggi,Makmur Abadi B.BP.001.01.17.0000890 Bth Supir Travel Pglm,Max 35Th Bgn Jl.Teuku Umar Brt 888 Dps Dcr 1 Krywati u/bersih2 Vila&1 Acct Wnt,Grd Handlng Airport & u/Jaga Warung Toko,0818355251 B.BP.141.01.17.0000982 Admin Staff H.081237772149 B.BP.001.01.17.0000970 Bth Gardener & Housekeeping u/ B.BP.001.01.17.0000514 Villa pribadi di Sanur; Pria Dcr Butler,Housekeeper,Tkg KeDcr Cashier Minimarket Renon Mau kerja night shift & jujur bun/Kol.Renang,Engineering utk Dps, usia mak.40th. CV email ke : Villa di Seminyak.Hub .Exotiq Hub:082341723399 segera esie.mnusantara@gmail.com Villa Holidays 081337787816 B.BP.004.01.17.0000870

B.BP.001.01.17.0000925

Dcr Staf Admin & Resepsionis Jln.Uluwatu Pecatu Kirim CV ke info@balimaintenance.com

B.BP.004.01.17.0000835

B.BP.001.01.17.0000696

Dcr sgr sales marketing (Eng)/ Security,Hub.PT.QRG 8480379/82

B.BP.001.01.17.0000795

Dcr staff Toko Cewek bs B.Inggris+Komputer Hub.753510/760063

B.BP.001.01.17.0000417

Dcr Krywn&Sopir u/Tk Mebel,Jl. WR.Supratman 90 Dps,0361262782

B.BP.145.01.17.0000616

Dcr Krywn/ti u R.Makan diRenon 08123850777/085100433777

Dcr:Salesman Oli&Ban penglmn lk punya spd Mtr surat Bw ke PT.Banoli JL.Buluhindah 75 DPs

B.BP.001.01.17.0000948

Dcr Krywti Laundry Bs Bw mtr Pnglmn SMS 081805387588(Pnjer)

B.BP.001.01.17.0000563

Dcr;Admin Data Validasi min S1 Lk punya spd mtr surat bw ke PT.Banoli JL.Buluhindah 75 DPs

B.BP.001.01.17.0000911

Dcr PRT Tinggal Dalam u/daerah Batubulan H:08123806901 Gusti

B.BP.153.01.17.0000992

B.BP.001.01.17.0000564

Dcr PRT wnt,tgl dlm area Kuta Gj.1,8 Tlp/SMS.087862389529

Di butuhkan Segera Customer Service Officer Wanita, Min SMA/K, Bs Komp. Krm lam ke Jl.Gatot Subroto barat No.170X Dps / hrdplbali@sekar.co.id

B.BP.154.01.17.0000957

Dcr Pgw tk Area Jimbaran min. SMA 19-27Th HP:085792404279

B.BP.001.01.17.0000897

Dcr STM/D3/S1 Teknik Sipil sbg PelaksanaLap,kirimCVkeEmail: satyakarya@yahoo.com T.4752946

B.BP.004.01.17.0000941

B.BP.001.01.17.0000960

Dcr Tk.Jahit Lycra,Tk.Neci,Lb Kancing,Fress Hub.762306

B.BP.001.01.17.0000912

Dcr Tng Admin Laki-laki Hub:087860635519/083114065849

Dcr Sgr Gr Mat,Fis,Kim,Bio, IPS H.081999065313

Dcr Sopir,krm lam.Ritra Cargo Jl. ByPass Ngr Rai 168X Badung Email:rcidps.hrd@ritra.com

B.BP.001.01.17.0000934

B.BP.145.01.17.0000615

B.BP.001.01.17.0000892

Dcr Waitress berpglmn,bs B.Ing u/Rest Seminyak 081999048175 B.BP.001.01.17.0000969

Dcr baby sister di Kedonganan pagi-sore 081338009507 B.BP.101.01.17.0000968

HK/Engineering Serabutan Shita Hotel Jimbaran 087862006853 B.BP.001.01.17.0000917

Karyawan toko Laki/Perempuan Hub:0818563596/085100967935 B.BP.001.01.17.0000906

Dibth: Kary/ti bakery&cafe. P/W,23-35thn,rajin&supel, shift.Hub-i: 0821 6324614 B.BP.004.01.17.0000827

UC Silver Bth Security Pria Mliki Sertifikat Security Krm Lam Jl.Ry Tohpati sblh Brimob 461511 ucsilver@yahoo.co.id

Dibthkan Crew Kasir,Kitchen & Delivery,Sim.C/SMK/Max.22Th utk Pizza Hut Delivery Bali. CV+Lmrn Kirim ke PHD Hayam Wuruk,Jl.Hayam Wuruk No.218B Sumerta Klod,Denpasar Timur, Dps-Bali.Up.Bpk.Abie-PHD

B.BP.004.01.17.0000285

Dibthkan Satpam & marketing Dana min SMA Hub:297837 BPR Suadana Jl.Raya Celuk

B.BP.001.01.17.0000157

Dibthkan Waitres,Cleaner,Sales Kasir,Acountant Peragawan/wati bisa Bahasa Inggris,Chinesse, Korean,Telp:08211400991

B.BP.001.01.17.0000895

Dibutuhkan:Marketing/Sales Hub:CV.Maha Sri Dana,Jl.Cokroa minoto utara No.495Dps,8495240 E:msdaxis@yahoo.com

B.BP.001.01.17.0000651

Dicari Adm/therapist untuk di Kuta Hub.081999761923

B.BP.154.01.17.0000964

Dicari Drafter Mebel&sales Marketing,min 2th krj.Tk Mebel Jimbaran.Tel:0818353851

B.BP.004.01.17.0000852

Dicr:Arsitek,Teknik Sipil Min: S1 Ex:2Th,Accounting D3 Ex:3Th Adm Gud,Kep Produksi Min:SMA u/Kontraktor Hub:082339930603/ hrd.kontraktorbali@gmail.com

B.BP.001.01.17.0000533

Dist Cons Goods,cari Telemarketing,Sopir B1 & Serabutan SIM C. Gatsu Timur 266,Tel.413068

B.BP.001.01.17.0000907

Marketing Simpanan u/Koperasi SMK/msh Klh G.2Jt 081338212154

B.BP.001.01.17.0000951

PT.Lipuri Jagadh cari Satpam untuk di area Renon Segera Hub 03614790579/085100442178 atau dtg ke Jl.By Pass Ir Sukarno 77Y Kediri Tabanan

B.BP.001.01.17.0000840

Sales Executive: Wine & spirit distributor,-wanita pnampilan menarik,-pengalamanbid.sales F&B,Siap krja keras&suka tantangan,Gaji&insentive memuaskan Email CV+foto ke: eka@grahaamerthamandiri.com (email dibatasi sd 15 Jan)

B.BP.004.01.17.0000682

Salesman min SMA SIM A DiutamaDicari Driver,081999260888/ 087862032498 / 085100889994 kan Max28Th,Staf Acounting min S1-Ak Max30Th,Mercury Jl.Bypas B.BP.154.01.17.0000766 NgurahRai17A Sanur081283283288 Dicari Sopir Pariwisata B.BP.001.01.17.0000511 Hub.081 999 700234 Sea Medewi Resort,Jembrana B.BP.154.01.17.0000956

Dicari peg Laundry Wanita dan Sales Aqua,pria Hb:08179733700 B.BP.001.01.17.0000918

Travel Agent urgent need staff speak english & comp. P.287555 Email: madehilly@yahoo.com.au

B.BP.001.01.17.0000797

B.BP.001.01.17.0000898

Membutuhkan staff:Accounting E-Commerce, Maintenance Laundry, Store Keeper Email:seamedewi@gmail.com

B.BP.004.01.17.0000940

Yamaha Bisma Dicr:1.Mekanik 2. Supir SIM B1 Hub T.Umar 142Dps

B.BP.001.01.17.0000812

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Dijual Karimun Th.2000 Hub:Hp. AvanzaG’2010akhir,silver asli DAIHATSU Xenia R Sporty’2013 Putih AsDK 085739988369 Jl.Sumandang IV/2 Bali Low KM Hub.081337417339 B.BP.001.01.17.0000913 B.BP.001.01.17.0000996 Pribadi KM 12Rb H.085102225352 Fortuner G Lux AT’2006 DK bisa B.BP.001.01.17.0000971 Futura PU’99/2000 Putih Kaleng Smst Baru Tgn1 H.081999572823 nego Hub: 085100469093 HONDA B.BP.141.01.17.0000976 B.BP.001.01.17.0000909 BUC Honda HRV 1.5 E AT Putih Dijual APV Th.2005 Silver Tape Jual Corolla All New’97 Smst Tahun 2015 Hub:08123802909 AC Harga 79Jt Nego,08123931212 Baru Hp.081999418045 Agus B.BP.001.01.17.0000947

B.BP.009.01.17.0000845

B.BP.001.01.17.0000901

Mirage 2unit,Chevrolet Captiva ’13 Splash’15,Ertiga’14,Innova ’14 Asbal Hub: 089619874461 B.BP.001.01.17.0000894

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

B.BP.001.01.17.0000977 CRV’2014 Htm Prestige DK asli Suzuki Karimun th 2000 Jl.Turi Kjg LGX1.8 Th’2002 Body kaleng 340 nego Lgs Pmlk.08123996600 No.12 Kesiman H:082236596462 Trwt Prbdi 087860391057 Bs TT DISEWAKAN TEMPAT B.BP.001.01.17.0000916 B.BP.001.01.17.0000983 B.BP.004.01.17.0000927 Hnd.Brio E Satya Mnual Merah Kont 2Resto/RM Jl.ByPass Tanah Kjg LSX’04 1.8 Silvr+No.Antri 2014 AsBali LowKM,085100434008 Wagon GS’15 Putih 101Jt+Nissan Lot 8th Murah Hub:081236814687 Jl.Tegalsari 17 H:082144621100 B.BP.141.01.17.0000980 March AT’14 Pth,085100856999TT B.BP.001.01.17.0000893 B.BP.001.01.17.0000905 B.BP.141.01.17.0000984 Hnd.HRV S Mnual Slv Pmk’16 Blm New Avanza G’12 Silver Asli DIJUAL RUMAH TOYOTA PrnhPke 252Ng AsBali 0811395948 Bali istimewa Jl.Akasia VI No.5 BUC Rmh Kos Jl.Rajawali Sgr LT B.BP.141.01.17.0000978 All New Avanza G’12 Silver B.BP.001.01.17.0000929 2A H.395Jt Nego H.0362 22001 SUZUKI H.139Jt Jl.Soka T.0817555449 B.BP.158.01.17.0000920 MITSUBISHI B.BP.001.01.17.0000981 ArenaSGX’08 AquaBlue AsDK 87Ng Dijual 3 unit rumah Joglo Mirage GLX’14Htm M/T AsDK 97Ng Avanza G Hitam 2011 akhir APV X07 Slvr Ori BanBaru2 82Ng Hub.08124665185 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 tinggal rakit Hub.081238503154 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 B.BP.001.01.17.0000995

B.BP.001.01.17.0000972

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOTOR

ALUMINIUM

TOUR

RUPA-RUPA

BENGKEL LAS RUPA-RUPA

BENGKEL LAS Free

RUPA-RUPA

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

B.BP.004.01.17.0000936

B.BP.001.01.17.0000993

SERVICE

SERVICE

SALON

FOTO COPY

Kos 2are,7 K.Tidur,Poltek Jimb 1,050M pmlik lgsg 087862902532 B.BP.154.01.17.0000834

Rmh KPR 60/100 2Mnt menuju Psr Batu Kandik 800Jt 081238137707 B.BP.001.01.17.0000915

Rumah 2,5Are Penamparan Pmilik Bs TT Mobil/Tnh, 085100856999 B.BP.141.01.17.0000985

DISEWAKAN RUMAH Dktrkn Rmh Tinggal Lt2 6KT 6KM LT.3Are Lok.Batanghari Residence,H:081236877777/085338267702 B.BP.001.01.17.0000926

Dikont Rmh Jl.P.Beratan G.SD 6 Sanur No2 H.08123997560,282436 B.BP.135.01.17.0000973

Rumah Dikontrakan Jl Bdk Agung XXI.6&8 Renon Dps,08970826629 B.BP.001.01.17.0000954

BIRO JASA

SHM 2A&5A Depan Terminal Ubung Dps,Jln Aspal 6m,081339575278

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

KP.1229/AJ.202/DJPD/515017002 KP.1229/AJ.202/DJPD/515017005 B.BP.001.01.17.0000967 B.BP.001.01.17.0000115 KP.1229/AJ.202/DJPD/515017012 Djl Tangki Air 5000 ltr plat Unit Terbatas!Murah Rp.175/Kav B.BP.001.01.17.0000816 Lokasi Ketewel H.0817340222 u/ Truck 6 rd,081353099090 KP.1229/AJ.202/DJPD/515017014 B.BP.001.01.17.0000923 KP.1229/AJ.202/DJPD/515017015 3,13A Jl.Badak Agung Lbr Jl.12 B.BP.001.01.17.0000382 Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP Pas- KP.51.87.0010/AS-54/DPIK-2015 M H.1,2M Nego HP.085339634466 DISEWAKAN RUKO B.BP.004.01.17.0000932 por Sy Bntu Murah 081999121505 KP.51.87.0022/AS-54/DPIK-2015 B.BP.001.01.17.0000129 450/A!LT15A,LD52mtr,8mtr Aspal Ruko 2Lt,10x10m,Jl.Agung Mandra KP.51.87.0016/AS-54/DPIK-2015 1 Peliatan Ubud.085100954019 SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th @Prbtsan Dps-Gyr H.0817340222 B.BP.001.01.17.0000908 B.BP.001.01.17.0000891 B.BP.001.01.17.0000922 NPWP PasportHP.081.338.344.155 B.BP.001.01.17.0000128 ARSITEKTUR Jl Tnh Saba IB Mantra Pgr Jln KURSUS Raya Ls.20 Are Hb.087860945466 Arsitek.Gbr:IMB,3D,Kerja,Hitng Simpanan Berjangka Min 25 Juta Kuasai Hipnotis/Hipnoterapi dg B.BP.001.01.17.0000994 RAB+Kontraktor H:08563836803 Bunga 15%/Th aman 081239011111 Cpt Garansi 1th H.08123989134 B.BP.001.01.17.0000950 B.BP.001.01.17.0000928 Kredit Tanah Kavling Dp 10%, B.BP.001.01.17.0000914 CAN Trm Gambar Bangunan RenovaKEHILANGAN Jkw 10 Thn, proses 3 Hari si Pengawasan T/WA085333056899 BPKB No R/77359/X DK 1204 AD PELUANG USAHA Wira (081339694092) B.BP.001.01.17.0000411 Investasi Onecoin Dijamin dpt Werayoga (082144255819) AN:Ni Kd Hady Hermadewi SE RUPA-RUPA uang banyak walau tnp bekerja B.BP.001.01.17.0000540 B.BP.001.01.17.0000904 (aman 100% dan gratis) Hub: Pandawa golf 56 are 375jt view Ahli Atasi Rumah Bocor Grnsi + Hlg BPKB Mtr Honda,DK5003LR AN golf, pantai 08123956100 Renov&Bgn Rmh.Ady:085101884685 INym.Suardika,Br.Biya-Keramas 082198898118/0812-8114-3333 DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 150Jt/A Bs Kredit 087862450004

B.BP.004.01.17.0000974

BIRO JASA

B.BP.153.01.17.0000991

BIRO JASA

B.BP.004.01.17.0000963

AC

B.BP.031.01.17.0000921

AC


EKONOMI

18

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

Presiden Tegaskan Pentingnya Pemerataan Kesejahteraan Bali Post/ant

PANEN RAYA GARAM - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti (ke dua kiri) didampingi Bupati Pamekasan Achmad Syafii (kanan) berpartisipasi dalam panen raya garam di lahan garam desa Majungan, Pademawu, Pamekasan, Jawa Timur.

Tahun 2017

Dibangun Enam Gudang Garam Jakarta (Bali Post) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bakal membangun sebanyak enam gudang. Gudang itu nantinya dipergunakan menyimpan hasil produksi garam rakyat di berbagai daerah tahun 2017, untuk menambah dari enam gudang yang dibangun 2016. “Di 2017 kami bakal membangun enam gudang untuk garam,” kata Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Brahmantya Satyamurti Poerwadi di Jakarta, Selasa (10/1). Brahmantya mengungkapkan, keenam gudang untuk komoditas garam yang akan dibangun tahun ini antara lain terletak di Brebes, Demak, dan Rem-

bang (ketiganya di Jawa Tengah). Selain itu, gudang baru lainnya juga dibangun di Sampang dan Tuban yang terletak di Jawa Timur, serta di Kupang (NTT). Pada 2016, gudang untuk produksi garam rakyat telah terbangun di Cirebon dan Indramayu yang terletak di Jawa Barat, Pati (Jateng), Pamekasan (Jatim), Bima (NTB), dan Pangkep (Sulsel). Berbagai gudang yang telah dan akan dibangun itu menggunakan Standardisasi Nasional Indonesia (SNI). “Membangun satu gudang biasanya membutuhkan waktu tiga sampai enam bulan,” kata Brahmantya Satyamurti. (ant)

Rupiah Menguat 80 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa sore bergerak menguat sebesar 80 poin. Rupiah kemudian menjadi Rp 13.280, dibandingkan sebelumnya di posisi Rp 13.360 per dolar AS. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Selasa (10/1) mengatakan nilai tukar rupiah secara umum masih mengalami apresiasi terbantu oleh harga komoditas minyak mentah dunia yang naik. “Kenaikan harga komoditas secara umum masih akan berlanjut naik akan membatasi laju dolar AS,” katanya. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude, Selasa (10/1) menguat 0,37 persen menjadi 52,15 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,29 persen

menjadi 55,10 dolar AS per barel. Ia menambahkan, meredanya ketidakpastian global tidak hanya membuat daya tarik aset berdenominasi rupiah kembali naik, terutama pada surat utang negara (SUN) tetapi juga membuat Bank Indonesia lebih percaya diri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk Rully Nova menambahkan cadangan devisa Indonesia periode Desember yang dirilis Bank naik masih menjadi sentimen positif bagi fluktuasi rupiah di pasar valas domestik. “Sentimen mengenai posisi cadangan devisa Indonesia menjadi salah satu faktor yang menopang mata uang domestik,” ujarnya. (ant)

Uang rupiah baru

Bali Post/ant

Tanam Cabai di Pekarangan Denpasar (Bali Post)Guna menstabilkan harga dan pencapaian inflasi daerah yang rendah khususnya pada komoditas cabai, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali dan Perum Bulog Divre Bali kembali menggelar pasar murah di Pasar Kreneng, Pasar Badung, Pasar Kumbasari, dan di depan Kantor Bulog, Selasa (10/1). Tak tanggungtanggung, jika sebelumnya harga cabai rawit merah dijual Rp 85.000/kg, kali ini cabai rawit merah dijual Rp 60.000/kg. Itu dilakukan untuk meredam gejolak harga yang sedang terjadi. Selain cabai rawit merah juga dijual minyak goreng, beras, dan gula. Ketua TPID Bali Ketut Sudikerta mengatakan, dukungan masyarakat sangat diperlukan. Masyarakat diharapkan melalui banjarbanjar dapat ikut serta

pengendalian inflasi, salah satunya dengan menanam cabai di pekarangan rumah sebagaimana program pemerintah Provinsi Bali melalui Puspasari dan urban farming,” imbuh Ketut Sudikerta, Ketua TPID Bali. Ia juga mengimbau masyarakat tidak terpaku pada kebutuhan cabai rawit, dengan mengalihkan pada cabai keriting hijau, cabai setan dan cabai merah besar yang harganya saat ini masih relatif stabil. Causa Iman Karan, Wakil Ketua TPID Bali mengatakan tujuan pasar murah ini tidak lain menjaga kestabilan harga dengan harapan harga cabai tidak melambung tinggi hingga Rp 100.000/kg. Upaya pengendalian inflasi yang dilakukan bersifat volatile shocks. Selanjutnya pasar murah cabai rawit akan dilakukan secara kontinyu di wilayah lainnya, sehingga harga komoditas dapat stabil. (kmb42)

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya pemerataan kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur, sehingga pemerintahannya fokus memulai pembangunan dari kawasan terluar, pinggiran, dan pedesaan. “Pemerataan itu kita mulai dari pulau terdepan, pinggiran, dari desa karena potensi-potensi yang ada itu perlu kita kembangkan,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 PDI Perjuangan di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Selasa (10/1). Karena itu ia fokus memperbesar anggaran dana desa, jumlahnya terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Ia mengatakan 2015 anggaran dana desa sebesar Rp 20,5 triliun, kemudian 2016 menjadi Rp 47 triliun, dan 2017 Rp 60 triliun. “Yang dikerjakan saat ini memang baru fokus pada infrastruktur desa, jalan desa, baik irigasi, baik jembatanjembatan,” katanya. Presiden mengaku bersyukur saat mendapati penggunaan dana desa ternyata sangat bagus di lapangan, sehingga diharapkan tahun ini lebih kelihatan karena dana yang dianggarkan mencapai Rp 60 triliun. Pemerataan, kata dia juga terkait ketimpangan harga yang juga menjadi fokus pemerintahannya. “Semen misalnya di Jawa Rp 70 ribu, di Papua terutama di Puncak pegunungan di Wamena, di Lanijaya harganya bisa Rp 800 ribu sampai Rp 2,5 juta,” katanya. Hal itu juga berlaku sebelumnya, harga BBM yang tahun lalu BBM di Jawa Rp 6.450 dan ternyata di Papua harganya mulai Rp 40 ribu, Rp 60 ribu, dan pada bulan tertentu bisa Rp 100 ribu per liter. “Tetapi tiga bulan lalu harga BBM di Papua telah kita samakan dengan harga BBM di Jawa jadi Rp 6.450. Ini bukan masalah harga, ini adalah masalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya. Presiden mengakui masih mempunyai PR, pemerataan harga semen yang diharapkan harganya bisa sama

dengan di Jawa. Ia juga menyoroti proyek tol laut yang belum rampung sepenuhnya. “Kalau 2016 rutenya masih rute-rute (itu), sudah tambah walaupun belum ramai, tapi 2017 rutenya akan ramai,” katanya. Presiden berharap tambahan trayek rute tol laut ia meyakini harga-harga yang dilalui rute tersebut akan turun, karena biaya transportasi bisa ditekan tidak hanya di Papua, tapi juga NTT, Maluku, Maluku Utara, dan daerah-daerah lain. “Kemudian yang berkaitan

pemerataan juga perlu kami sampaikan sampai saat ini telah dibagi Kartu Indonesia Sehat sebanyak 88 juta, kemudian Kartu Indonesia Pintar pada akhir tahun 2016 juga sudah dibagi 17 juta,” katanya. Pembagian kartu itu, kata Presiden memberi kepastian anak-anak Indonesia bisa belajar dan rakyat Indonesia, terutama mereka yang berasal dari keluarga belum sejahtera bisa mengakses pelayanan kesehatan, baik di puskesmas maupun di rumah sakit tanpa dipungut biaya. (ant)

Ekspor Rumput Laut Turun 30 Persen

Jakarta (Bali Post) Ekspor rumput laut 2016 mengalami penurunan kurang lebih 30 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat ekspor komoditas rumput laut ini mencapai 205,4 juta dolar Amerika Serikat (AS). Demikian perkiraan Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) di Jakarta, Selasa (10/1) kemarin. Ketua Umum ARLI Safari Azis mengatakan penurunan ekspor rumput laut tersebut dikarenakan beberapa hal, seperti pelemahan ekonomi global hingga soal kebijakan Amerika Serikat untuk produk organik. “Pada 2016 turun kurang lebih 30 persen. Ada isu Amerika Serikat akan mengeluarkan produk olahan rumput laut dari daftar produkproduk organik, itu yang membuat ekspor lesu pada 2016,” kata Safari di Jakarta, Selasa (10/1). Berdasar data statistik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, total produksi rumput laut dalam negeri mencapai 1,12 juta ton pada 2015. Dari jumlah total produksi tersebut, sebanyak 21 persen atau 236,9 ribu ton diekspor ke berbagai negara dengan komposisi sebanyak 97 persen berupa bahan baku dan sisanya berupa produk olahan. Dengan komposisi ekspor, sektor hulu rumput laut menyumbang devisa kurang lebih 160,4 juta dolar

Amerika Serikat, sementara dari sektor hilir sebesar 45,0 juta dolar AS atau sebesar 22 persen dari total ekspor komoditas tersebut. Sementara pada 2016, periode Januari-Agustus ekspor bahan baku rumput laut tercatat baru sebesar 121,5 ribu ton dengan nilai 80,0 juta dolar AS. Sementara ekspor produk olahan tercatat pada periode yang sama sebanyak 4,0 ribu ton dengan nilai 25,4 juta dolar AS. Selain adanya wacana Negeri Paman Sam akan mengeluarkan produk olahan rumput laut dari daftar produk organik tersebut. Banyak wacana yang dinilai menghambat ekspor komoditas. Beberapa diantaranya wacana pembatasan ekspor dan juga pengenaan Bea Keluar untuk produk tersebut. “Pemerintah berencana mengenakan Bea Keluar untuk ekspor bahan baku rumput laut sebesar 20-40 persen dari harga. Namun masih ditangguhkan karena rencana itu belum ada konsultasi dengan pelaku usaha,” ujar Safari. Pemerintah sesungguhnya diharapkan bisa memberikan insentif kepada pelaku usaha, khususnya untuk investasi dan pengembangan usaha rumput laut. Beberapa insentif yang diharapkan antara lain bantuan bibit dan ahli sektor hulu. Sementara untuk hilir lebih kepada fasilitasi perizinan dan suplai energi untuk industri. (ant)

Januari

Diprediksi Inflasi 0,3 Persen Dibakukan

Joko Widodo

Bali Post/ant

14.572 Nama Pulau di Indonesia

Jakarta (Bali Post) s) – Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanana, hingga 2016 Indonesia memiliki sebanyak 14.572 pulau yang sudah diverifikasi dan telah dibakukan namanya. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, Brahmantya Poerwadi menyatakan itu di Jakarta, Selasa (10/1). Setelah melakukan pembakuan, Indonesia rencananya akan mendepositkan nama-nama pulau yang sudah dibakukan hingga 2017 pada sidang UNGEGN di New York, Amerika Serikat, Agustus mendatang. UNGEGN adalah salah satu kelompok pakar dari Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (Ecosoc) yang membahas tentang standardisasi nama-nama geografis baik di tingkat nasional maupun internasional. Setiap lima tahun, lem-

Bali Post/ant

PANEN RUMPUT LAUT - Panen Rumput Laut Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Laut Berjaya binaan PT Pertamina (Persero) menjemur hasil panen rumput laut di Kampung Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis. Kelompok tani tersebut berhasil memanen sekitar tiga ton per bulan dengan penghasilan kotor sekitar Rp 90 juta per bulan.

baga tersebut mengadakan konferensi PBB mengenai standardisasi nama-nama geografis di dunia. Sebelumnya pada 2012 Indonesia telah melaporkan sebanyak 13.466 pulau ke PBB. Langkah mendepositkan 14.752 pulau ke PBB itu untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan Indonesia. Poerwadi juga mengemukakan, kewenangan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu yang dahulunya parsial sekarang berada dalam kewenangan penuh Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan. SKPT adalah salah satu program yang dimiliki KKP untuk membangun sejumlah pulau-pulau yang ada di Indonesia, antara lain dengan membuka investasi agar masuk ke pulau tersebut. Sebelumnya Direktur Eksekutif Center of Mari-

time Studies for Humanities, Abdul Halim mengatakan investasi sektor perikanan di pulau-pulau kecil terluar jangan sampai mengedepankan prinsip privatisasi pihak asing. Hal ini bertentangan dengan keinginan Menteri Koordinator Maritim, Luhut Pandjaitan yang mengundang investor luar negeri untuk bergiat secara bisnis di pulau-pulau kecil yang belum ada namanya. (ant)

Semarang (Bali Post) Diprediksikan inflasi Januari 2017 mencapai 0,3 persen, atau lebih tinggi dibandingkan Desember 2016 sebesar 0,21 persen. Kenaikan ini merupakan dampak dari komponen harga yang ditetapkan pemerintah (administered price). Demikian disampaikan Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Daerah BI Jateng Andi Reina Sari di Semarang, Selasa (10/1). Dia mengatakan, beberapa kelompok penyumbang kenaikan harga itu adalah tarif listrik, elpiji, dan cukai rokok. Terkait tarif listrik, seperti diketahui mulai bulan ini pemerintah mencabut subsidi sebagian pelanggan listrik 900 VA. Selanjutnya, sebagian di-

antaranya diwajibkan menjadi pelanggan subsidi 1.300 VA atau tidak lagi berhak atas subsidi dari pemerintah. Kelompok lain administered price yang diprediksikan menyumbang inflasi bulan ini adalah kemungkinan dilakukan distribusi tertutup untuk elpiji ukuran tabung 3 kg. “Selain itu, kemungkinan akan ada kenaikan harga elpiji sebesar Rp 1.000/kg,” katanya. Sedangkan dari sisi volatile food atau komponen bergejolak, pihaknya melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan terus melakukan pengendalian harga. “Upayanya adalah bagaimana mengantisipasi fluktuasi dan lebih intensif dalam menjaga pasokan,” katanya. (ant)


19

Rabu Umanis, 11 Januari 2017

Sebagai Nasabah Dari Hal. 1

Bali Post/ant

DIDUGA PROVOKATOR - Seorang pria yang diduga provokator diamankan saat berlangsungnya sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di depan gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (10/1) kemarin. Kepolisian masih mendalami motif pria tersebut memprovokasi massa.

Dukungan Kader Bulat

Bertebaran, Baliho HUT PDI Perjuangan-KBS 2018

Pemasangan ratusan bahkan ribuan baliho di seluruh pelosok wilayah Bali, mewarnai peringatan HUT ke-44 PDI Perjuangan, Selasa (10/1) kemarin. KBS (Koster Bali Satu) 2018 juga terpampang pada baliho yang dipasang serentak, Minggu (8/1) lalu. Ini membuktikan kuatnya dukungan kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. menjadi Gubernur Bali periode 2018-2023. Baliho HUT ke-44 PDI Perjuangan dan KBS 2018, dengan tagline ‘‘Memperkokoh jati diri krama Bali dengan memperkuat adat, agama dan budaya, melalui pelaksanaan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB)’’, tak hanya terpasang di jalan-jalan protokol di seluruh Kabupaten di Bali, namun hingga ke pelosok desa. Pemasangan dilakukan oleh jajaran Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi/kabupaten, pengurus DPC, ranting, anak ranting, hingga simpatisan partai. Di Karangasem, pemasangan baliho dipusatkan di Jalan Gajah Mada, Amlapura. Atraksi seni tabuhan baleganjur mengiringi pemasangan baliho ini. “Ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-44 PDI Perjuangan, sekaligus sebagai dukungan dari kader partai untuk KBS menjadi Gubernur Bali tahun 2018,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan I Gede Dana. Pada ujung barat di Kabupaten Jembrana, Ketua DPC PDI Perjuangan Jembrana I Made Kembang Hartawan juga tak mau kalah. Baliho HUT ke-44 PDI Perjuangan dan KBS 2018, berjejer dari Pelabuhan Gilimanuk sampai perbatasan dengan Kabupaten Tabanan. Relawan Probo (Pro Boping) sebutan untuk Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan Komang Gede Sanjaya, bersama jajaran kader, fraksi dan simpatisan dengan penuh semangat memasang baliho serupa. Kalangan Puri Agung Klungkung yang dimotori tokoh puri Tjokorde Gde Agung, juga memasang baliho di depan puri. “Melalui peringat HUT ke-44 PDI

Selain sebagai karyawan, mereka juga sebagai nasabah. Atas dasar itu, LPD akan terus memberikan dorongan dan memberikan permodalam bagi generasi muda yang ingin menciptakan peluang kerja. Sebab kendala yang selama ini dihadapi generasi muda untuk buka usaha adalah permodalan. Cendekiawan menyatakan, memasuki 32 tahun, LPD telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bagi masyarakat Desa Pakraman di Bali. Tentu dukungan ini berkat sinergitas krama Bali, tokoh masyarakat, dan Pemerintah beserta stakeholder dalam penguatan perekonomian desa pakraman. Sampai tahun ini, LPD yang tersebar di seluruh Bali mencapai 1.433 dengan jumlah karyawan 80 ribu lebih. Asetnya pun senilai Rp 15 triliun. “Oleh Karena itu, karakteristik LPD di Bali yang nyata-nyata membangun desa pakraman, terutama mengajegkan seni, adat, dan budaya harus didukung secara sinergi untuk mengembangkan dan menguatkan ekonomi pedesaan, utamanya mendukung generasi muda agar bisa menjadi entrepreneur di pedesaan,” ujarnya. BKS LPD yang merupakan wadah untuk meningkatkan kerja sama kinerja LPD seluruh Bali, dikatakannya, telah melakukan berbagai upaya sinergisitas, baik secara internal maupun secara eksternal. Bahkan, telah melakukan kerja sama secara IT agar LPD secara manajemen bisa mengikuti perkembangan modernisasi dan digital (LPD Mobile). Selain itu, wujud nyata yang telah dilakukan oleh LPD selama ini adalah dari laba LPD per tahun, 60% digunakan untuk cadangan modal, 20% digunakan untuk membangun desa pakraman, baik secara fisik maupun nonfisik, 10% digunakan untuk jasa produksi, 5% untuk dana sosial, dan 5% digunakan untuk dana pemberdayaan. (win)

Ganggu NKRI Dari Hal. 1

foto bersama - Pendukung KBS foto bersama di depan baliho. Perjuangan kali ini, kita jadikan Semesta Berencana (PPNSB). momen untuk memperkuat per- Untuk menuju krama Bali yang satuan, soliditas antara kader berdaulat dalam bidang politik, partai,” katannya. berdikari dalam bidang ekonomi Terkait dukungan kepada KBS, dan berkepribadian dalam bidang sosok yang digadang-gadang se- budaya,” tegas Koster. bagai calon Bupati Klungkung PPNSB yang merupakan buah ini menegaskan, arus bawah dari pemikiran Bung Karno ini meliputi kader partai sangat deras mendu- lima bidang prioritas, yaitu bidang kung KBS menuju gubernur. Di sandang, pangan dan papan, bipusat kota seperti Bangli, Badung, dang kesehatan dan pendidikan, Denpasar yang dimotori I Wayan bidang jaminan sosial dan ketena‘’Kablet’’ Kariatha, dan Gianyar, gakerjaan, bidang adat, budaya dan baliho terpasang hampir di seluruh agama dan bidang pariwisata serta kawasan strategis. infrastruktur pendukungnya. Sementara itu, KBS menegasKBS menyatakan sangat menkan melalui peringatan HUT ke- gapresiasi dan menyampaikan 44 PDI Perjuangan, diharapkan terima kasih setulus-tulusnya atas seluruh jajaran partai dari tingkat dukungan yang diberikan dari struktur, kader dan simpatisan jajaran partai. Dirinya kembali partai semakin solid, memantap- mengungkapkan, telah mendapat kan semangat gotong royong untuk arahan dari Ketua Umum Ibu kebesaran partai dan kesejahter- Megawati Soekarnoputri, agar aan masyarakat. Terkait dukun- mengelola Pilgub Bali 2018 dengan kepada dirinya, KBS men- gan sebaik-baiknya untuk meraih egasnya sudah menjadi niatnya kemenangan. yang tulus dan lurus, mengabdi Kepala Daerah dan Wakil sekala dan niskala untuk krama Kepala Daerah yang maju lewat Bali sebagai gubernur tahun 2018. PDI Perjuangan agar menyelesaiPolitisi kelahiran Desa Sembiran, kan tugasnya sampai masa jabaTejakula, Buleleng ini menyata- tannya berakhir. KBS selaku ketua kan sudah memiliki konsep jelas DPD mengajak seluruh seluruh untuk membangun Bali lebih struktur partai di Bali agar solid, baik ke depannya. “Kita harus kompak dan bersatu. Tidak boleh memperkokoh jati diri krama Bali ada yang membelot, aneh-aneh, dengan memperkuat adat, agama berjalan sendiri-sendiri di luar dan budaya, melalui pelaksanaan arahan Ketua Umum Ibu Megawati Pola Pembangunan Nasional Soekarnoputri. (ad1007)

Dalam pidato politiknya, Megawati menegaskan dia konsisten mendukung pemerintahan, bahkan dia meminta Presiden dan Wakil Presiden Jusuf Kalla melaporkan kepadanya jika ada pihak-pihak yang mencoba mengganggu NKRI dan Pancasila, termasuk menggoyang pemerintahan. Selain itu, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu mengritik MPR RI perihal proses usulan amendemen UUD Negara Republik Indonesia 1945 yang sampai saat ini belum ada kelanjutannya setelah hasil kajiannya disampaikan ke fraksi-fraksi DPR RI. “Soal konstitusi UUD NRI 1945, PDI Perjuangan pernah menawarkan konsep arah pembangunan nasional melalui rencana pembangunan semesta berencana pada amendemen konstitusi yang akan dilakukan MPR RI,” kata Mega. Menurut Megawati, soal konstitusi ini penting bagi MPR RI. “Ini penting bagi Pak Zulkifli, Ketua MPR RI,” katanya. Megawati menanyakan bagaimana perkembangan usulan amendemen konstitusi karena sampai saat ini belum ada lagi perkembangannya. Kalau terlalu lama dibahas dan belum ada perkembangannya, dikhawatirkan pada akhirnya tidak ada hasil yang dicapai. “Saya belum tahu, sampai saat ini bagaimana perkembangannya,” katanya. Pada kesempatan tersebut, ketika membuka pidatonya Megawati Soekarnoputri menyapa para tamu kehormatan, termasuk Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta. Megawati juga sempat mengucapkan selamat kepada Oesman Sapta yang terpilih sebagai Ketua Umum Partai Hanura. (kmb4/ant)

Langkah Inovasi

Pemikiran Kritis Dari Hal. 1

Kelompk yang berpaham ini melarang pemikiran kritis, tak ada dialog dan antidemokrasi. “Apa yang mereka lakukan, hanyalah kepatuhan yang lahir dari watak kekuasaan totaliter, dan dijalankan dengan cara-cara totaliter pula. Bagi mereka, teror dan propaganda adalah jalan kunci tercapainya kekuasaan,” ujarnya. Menurut Megawati, fenomena itulah yang muncul dengan berbagai masalah SARA akhir-akhir ini. Di sisi lain, para pemimpin yang menganut ideologi tertutup memosisikan dirinya sebagai pembawa self fulfilling prophecy atau para peramal masa depan. “Mereka dengan fasih meramalkan yang akan terjadi, termasuk dalam kehidupan setelah dunia fana, yang notabene mereka sendiri belum pernah melihatnya,”

Peringkat Kedua Dari Hal. 1

Dari Hal. 1

Sementara pengurus Real Estate Bali (REI) Bali Gede Semadi Putra mengatakan untuk menjadi generasi pekerja, krama Bali memang harus melakukan berbagai langkah inovasi. Modal, menurutnya, bukanlah alasan utama untuk takut bersaing. Kini, banyak pengusaha yang tumbuh karena daya kreasi dan langkah inovatifnya. ‘’Ruang untuk generasi muda Bali menjadi pengusaha sangat terbuka. Sekarang tinggal bagaimana mengelola peluang yang ada,’’ sarannya. Semadi Putra juga mengingatkan Bali haruslah menjadi lahan investasi yang bermanfaat bagi krama Bali. ’’Saya pikir regulasi sudah mengayomi hal itu. Masalahnya implementasi di tingkat daerah yang belum jelas dan efektif. Untuk itulah, generasi muda Bali harus berani melakukan langkah luar biasa, agar bisa menjadi tuan di tanah Bali. (dir)

katanya. Untuk itu, Megawati mengingatkan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara yang dinamis, dan mampu menjadi leidstar atau penunut dan penerang bagi bangsa Indonesia. “Pancasila terus relevan di dalam menghadapi setiap tantangan yang sesuai dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan, serta dinamika aspirasi rakyat,” yakinnya. Dalam pidatonya, Megawati sempat meminta Presiden Joko Widodo untuk tidak sungkansungkan meminta bantuannya untuk menghadapi kelompokkelompok intoleran. “Kalau ada yang mau macam-macam, anak buah saya sudah ada lho, Bapak. Anak-anak saya ini nakal-nakal Bapak Presiden, tapi kalau untuk bangsa dan negara, jiwa pun mereka berikan,” kelakarnya. (kmb4)

Ronaldo sebelumnya memenanginya pada 2008, 2013, 2014 di mana Messi menjadi runner up pada ketiga kesempatan itu. Messi memenanginya pada 2009 sampai 2012 kemudian kembali memenanginya pada 2015 ketika Ronaldo menjadi peringkat kedua pada setiap kesempatan, kecuali pada 2010 saat Andres Iniesta berada pada posisi kedua. Ronaldo mendapatkan 34,54 persen suara, sedangkan Messi 26,42 persen dan Griezmann ketiga dengan 7,53 persen. Selama priode pemungutan suara pemain terbaik FIFA tahun

2016, Ronaldo telah mencetak 61 gol dan 20 assist pada 60 pertandingan untuk klub dan negaranya. Jika dirinci, angka terdiri dari 48 gol pada 47 pertandingan untuk Real Madrid, dan 13 gol pada 13 pertandingan untuk Timnas Portugal. Pada periode sama, Messi sendiri menjaringkan 59 gol dan 34 assist dalam 64 laga (51 gol pada 53 pertandingan Barcelona dan delapan gol dalam 11 pertandingan Timnas Argentina). Messi juga harus menjadi saksi gagalnya Argentina menjuarai Copa America melawan Chile, demikian situs ESPN. (ant)

Rabu, 11 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kerukunan & Kedamaian (2) 06.35 Seputar Bali Pagi

07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Bala Kanda 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ista Dewata

Pura Dalem Pingit-Bedulu 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kerukunan & Kedamaian (3) 12.30 Berita Siang

13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Kundalini (2) 15.30 Bali Channel Tourist TV & Etalase 16.05 Lila Cita

Kecak Inovatif 17.05 Healty Life 17.30 Taman Sari PAUD Dharma Kumara II Tibubeneng 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda

20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Sanggar Seni Tari Widya Santka Graha (1) 21.00 Serial Buddha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ajeg Bali Janger Sang Hyang

22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sanggar Tari Agung Semara Dwipa (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Bahula Duta Pohmanis (3) 24.00 Closing

Karna Dibombardir Ghatotkacha, Duryodhana Dibantu Alayuda

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Dua Puluh Sembilan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

PERANG yang berlangsung antara Karna melawan Rakshasa Ghatotkacha sangat mengerikan. Maklum, pertempuran itu adalah perang antara ksatria pilih tanding yang memiliki kemampuan manusia super. Tidak heran, pertempuran yang berlangsung pada malam hari sangat dahsyat. Namun, menyenangkan dilihat baik oleh keluarga Panchala dan para ksatria lainnya. Mereka sambil tersenyum-senyum menyaksikan sebagai penonton. Sementara serdadu-serdadu paduka, Oh raja, walaupun dilindungi pemimpin-pemimpin mereka di seluruh area medan perang itu, Drona, putra Drona, Kripa dan lain-lainnya, mengeluarkan ratapan keras, ‘Semuanya kalah!’ Sungguh, setelah menyaksikan prestasi-prestasi putra Hidimva itu di medan pertempuran. Semua prajurit paduka diguncang ketakutan. Tidak sedikit mengeluarkan tangisan penderitaan menjadi hampir kehilangan kesadaran-kesadaran mereka. Pasukan-pasukan paduka, Oh raja, menjadi tanpa harapan akan hidupnya Karna. Kemudian Duryodhana, setelah menyaksikan Karna jatuh ke

dalam keadaan yang sangat sulit. Putra sulung Kuru itu memanggil bantuan Rakshasa Alayudha, dengan berkata kepadanya, ‘Di sana putra Vikartana Karna, sedang terlibat melawan putra Hidimva. Karna sedang menyelesaikan prestasi-prestasi dengan pantas dengan kekuatan dan juga keberaniannya. Lihatlah raja-raja pemberani itu dibantai oleh putra Bhimasena itu. Ghatotkacha menyerang dengan berbagai macam senjata akibatnya banyak ksatria yang berbaring di medan perang seperti pohon-pohon yang dihancurkan seekor gajah. Di antara semua prajurit kerajaanku, biarlah itu menjadi bagianmu pada pertempuran. Itu aku bagikan dengan izinmu, Oh pahlawan tunjukkanlah keberanianmu. Bantailah olehmu Rakshasa Ghatotkacha itu, Oh penghancur musuh-musuh. Lihatlah orang celaka Ghatotkacha itu mungkin tidak, mengandalkan kekuatankekuatan mayanya, membantai Karna, putra Vikartana itu, sebelum engkau menghabisinya.’ Demikian disapa sang prabu Rakshasa Alayuda yang memiliki keberanian luar biasa, memiliki lengan-lengan perkasa, men-

gatakan seperti ini, ‘Terjadilah demikian.’ Tak banyak pikir, kemudian menyerbu dengan garang melawan Ghatotkacha. Kemudian putra Bhimasena itu Oh tuan meninggalkan Karna, Dia mulai menggiling musuhnya yang sedang maju, dengan anakanak panah. Dibebaskan dari sang Rakshasa, Karna, yang utama dari para prajurit kereta itu kemudian menyerbu melawan Bhimasena yang sedang mengendarai keretanya dengan kemegahan matahari. Setelah menyaksikan Ghatotkacha sibuk melawan Alayudha, Bhima yang utama dari para pemukul itu mengabaikan Karna yang sedang maju itu, Bhima justru menyerbu ke arah Alayudha yang mengendarai kereta dengan kemegahan matahari sambil menebarkan awan panah-panah. Melihat Bhima maju sangat cepat. Rakshasa Alayuda, Oh tuan, meninggalkan Ghatotkacha, kemudian meneruskan melawan Bhima sendiri. Kemudian Bhima, pembasmi para Rakshasa itu, dengan tidak sabaran. Bhima menyerang ke arahnya, Oh tuan dengan menutupi pangeran para Rakshasa itu menggunakan

panah-panah sakti. Hal yang sama dilakukan Alayudha. Penghukum musuhmusuh itu, berulang-ulang menutupi putra Kunti itu dengan panah-panah lurus yang diasah di atas batu. Semua Rakshasa lainnya yang wujudnya mengerikan dan bersenjatakan berbagai macam senjata, menginginkan kemenangan putra paduka. Dengan cepat, menyerbu melawan Bhimasena. Bhimasena yang perkasa diserang lalu meny-

erang masing-masing dari mereka dengan lima batang panah yang diasah. Kemudian para Rakshasa itu yang pemahamannya jahat, disambut Bhimasena, mengeluarkan ratapan keras, dan melarikan diri ke segala sisi. Rakshasa yang perkasa itu setelah menyaksikan pengikut-pengikutnya dibuat takut oleh Bhima, kemudian menyerbu tidak sabaran melawan Bhima dan menutupinya dengan panah-panah. (bersambung)

Sloka 11.40 Namah purastad atha prsthatas te Namo ‘stu te sarvata eva sarva Ananta viryamita vikramas tvam Sarvam samapnosi tato ‘si sarvah. Seru puja kepada-Mu dari depan dan belakang! Dan seru puja di setiap sisi! Oh Semua! Dengan kekuatan-Mu, oh Yang Tanpa Batas! Sendiri, Dikau mengelilingi semuanya. Dikau Yang Esa di dalam semuanya, dan seyogianya, Dikaulah SemuaNya!


16 Pages

11, 2017

in coorthose arrested difMany of raids in several were known dinated police of France ferent parts figures aged around were women, underworld least three photo Munoz/File 50 and at judicial sources said. on REUTERS/Eduardo police and radio and TV reports the Music Awards from French MTV Video DNA traces to the the 2016 Monday said heist led police arrives at 28, 2016. be the upcoming they would for Kim Kardashian scene of clip for the U.S., August and that possibly suspects a promotionalreality TV show “Keepin New York, questioning, which of her police.” held for four days. and season the Kardashians,” those the French as much as source said one of ficiency of wearing ski masksburst ing Up With on Friday. me in A police Kardashian’s chaufThieves police markings was released going to shoot a Paris was where way out,” “They’re detained she was visiting and clothes with There’s no her family, luxury property to U.S feur when for Fashion Week tells into the the back. who is married makes me in October were trying to establish Kardashian, West, was sleeping tearful Kardashian robbery. “Itit.” Oct. 3. They recalling the that police had passed on informa- rap star Kanye hours of think aboutworld headmakwhether he gang. in the earlyat gunpoint before ring so upset to made for photoThe robbery publicity tion to the 36, was on the tied her up her engagementat the and unwanted most visited said off with Kardashian, while with lines of the world’s shows ing other jewels, police frequently the wider graphed attending fashion and to fled on bicycles euros one where hotels and numertrip, They struggled y million Paris cities, She also posted media time. worth 9 sector have and parties. to her social jewellery but tourist a comeback commerciall Islamic ous pictures ($9.5 million).was badly shaken make attacks by lawyer for Kardashian She has mostly accounts. after deadly (rtr) a French profile but militants in 2015. Jean Veil, told France 2 televi- physically unharmed. in very a low public the robbery Kardashian, (Kardashian) is to a since kept on silence sion: “She satisfied and ef- broke her at: the Bali Post happy, very reassured by Jl. D.Tamblingan Sanur certain extent International D.Tamblingan

find

11, 2017

for the fourth the year award out of the cerplayer of pulled won won FIFA’s Messi who was Claudio Ranieri Ronaldo Italian City to the English - Cristiano his old rival Lionel ZURICH Leicester beating his club Barcelona. outsiders earlier by time on Monday, happy leading rank a few hours “I’m very my award for he added. of emony only of the year the best year for themselves,” the coach in speak can say that 2016 was people aren’t blind League title. and I shows that Premier for his performance with his the trophy

inFrench police of nearly PARIS the theft vestigating in jewels from 17 arrested $10 million including Kim Kardashian Monday, the people on who drove a chauffeurreality television American Paris in the days star aroundrobbery. before the

You can

Ronaldo wins FIFA’s player of the year award

r A’s playe wins FIF Ronaldo ar award of the ye ay, January

y, January Wednesda

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

online: http://www.inte

Wednesd

n driver Kardashia arrested in among 17 jewel heist r France ove

11 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

L O N A A T I E R N I N T

Jl.

Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

rewarded League jointly the games.” Ronaldo was Portu- career, Champions the award 2010 and watch he won the then Euro 2016 with organised from 2016 when FIFA, which Madrid and and four-times runner-up Football magazine the Ballon club Real winner Antoine Griez- with France it was named Best” game Frenchman gal. Five-times to 2015 when it as “The the second and Wednesday’s Messi was Barcelona said that priority over the d’Or, rebranded with take splitting mann third. Bilbao would their invited players this year after France Footof against Athletic own Ronaldo. but French publication. and that none with its today ceremony which disappointed ball continued also won been here would travel,like Messi to have Wednesday and award which was last month. game on “I would an important he said after accepting by Ronaldo they have that,” Gianni Infantino. president think the awards we can understand I from FIFA the award much more to say, Radio FM “I don’t have at at Global Radio FM “Bali Image” to Global heard in also be am. Listen or live video streaming News can 9.30 until 10.00 tv/channel/ dio.com 96.5 from ali.listen2myra and http://ustream. http://globalfmb alfmbali.com at http://radioglob global-fm-bali.

winners: list of FifaRonaldo Cristiano Complete Player Award: Gerard Carli Lloyd

Men’s Alves, p FIFA Player Award: Neuer; Dani Modric, Women’s Manuel Kroos, Luka p FIFA Suárez. FIFPro World11: Marcelo; Toni Ronaldo and Luis p FIFA Ramos, Piqué, Sergio Leo Messi, CristianoRanieri Andrés Iniesta; Award: Claudio Neid Silvia Men’s Coach p FIFA Coach Award: Faiz Subri Women’s 2016: Mohd p FIFA Puskas Award Atlético Nacionaliverpool supporters p FIFA Award: Dortmund-L “Falcão” Fair Play Borussia p FIFA Alessandro t award: Fan Award: p FIFA lifetime achievemen p FIFA Rosa Vieira

REUTERS/Ruben

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

Sprich

Ronaldo Cristiano trophy. with the

celebrates

RABU UMANIS, 11 JANUARI 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Bali Post/dok

PANTAI ATUH - Keindahan panorama Pantai Atuh, Nusa Penida yang mulai menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ikan Mola-mola Muncul di Zona Terlarang

Pantai Atuh Mulai Diserbu Penyelam

NUSA PENIDA, Klungkung dikenal dengan keberadaan ikan mola-mola. Ikan purba ini malah sudah menjadi ikon Pulau Nusa Penida karena menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Apalagi keberadaan ikan berbobot besar yang memiliki bentuk bulat pipih dengan sirip menjulang ke atas dan ke bawah tanpa ekor ini tidak sembarangan bisa dilihat di suatu tempat. Kemunculannya hanya dapat dilihat sewaktu-waktu di bulan Juli hingga September di dua spot yakni Blue Conor dan Crystal Bay di Desa Penida. Namun, sejak sepekan ini dari para penyelam menemukan ikan purba ini berada di kawasan perairan Desa Pejukutan tepatnya di objek wisata Pantai Atuh dan kawasan Pulau Seribu atau Bukit Mollenteng yang juga dikenal dengan Raja Lima. Sehingga, tak sedikit penyelam yang mulai menyerbu perairan Atuh untuk sekadar melihat ikan purba tersebut. Tapi masalahnya, kawasan tersebut (Atuh -red) merupakan kawasan zona inti atau terlarang karena dijadikan tempat pengembangbiakan ikan. Sehingga, baik pantai maupun lautnya harus steril dari segala aktivitas penyelaman. “Inilah yang sangat disayangkan. Karena kemunculan ikan mola-mola berada di kawasan inti, maka tidak boleh ada penyelam yang ke sana,” ujar Kepala UPT Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida I Nyoman Karyawan, Selasa (10/1) kemarin. Karyawan sendiri juga tidak mengetahui secara teknis kenapa ikan mola-mola tersebut kini berada di Pantai Atuh. Padahal, sebelumnya ikan berbentuk unik ini hanya muncul di spot Cristal Bay dan keberadaannya hanya muncul di bulan tertentu. “Kita tidak tahu pasti kenapa ikan tersebut bisa terlihat di sana (Atuh). Ikan ini biasanya membersihkan parasit dari tubuhnya yang dimakan oleh ikan-ikan kecil. Kemungkinan karena ikan banyak di kawasan ini, ikan mola-mola datang juga ke sana,” terangnya. Lalu apa upaya KKP Nusa Penida menyikapi hal ini? Karyawan mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polair Polres Klungkung untuk melakukan kontrol setiap saat. Sedangkan dirinya di KKP hanya bisa mengimbau agar penyelam maupun nelayan tidak mengusik keberdaan ikan molamola tersebut. Apalagi, ikan mola-mola tersebut berada di kawasan zona inti atau terlarang. (kmb)

Tarra Budiman Lamar Sepupu Raffi Ahmad KABAR bahagia datang dari presenter sekaligus aktor tampan Tarra Budiman. Artis berusia 30 tahun ini akhirnya resmi melamar sang pacar yang bernama Gya Sadiqah. Hal ini diketahui dari postingan akun fans Tara @sahabattarra22 beberapa saat yang lalu. Tampak dalam foto tersebut, Tarra yang mengenakan kemeja batik terlihat sangat bahagia karena akhirnya bisa meminang sang kekasih. Di sebelahnya tampak Gya yang terlihat cantik dengan kebaya lengkap dengan sanggulnya. Di sekeliling mereka, tampak pula keluarga besar keduanya yang sibuk mengabadikan momen membahagiakan tersebut. Tak hanya foto lamaran, akun tersebut juga mengunggah foto persiapan Tarra sesaat sebelum melamar sepupu Raffi Ahmad itu. Tarra yang terlihat tampan dengan kemeja batik terlihat tengah membenarkan kancing baju yang dipakainya. Di instagram storynya, host tampan tersebut juga mengunggah foto kakinya yang telah rapi dengan celana panjang beserta sepatu warna hitam. Prosesi lamaran Tarra dan kekasihnya ini digelar di Kota Yogyakarta. Sebelum memutuskan untuk melamar Gya, Tarra Budiman sempat mengalami kisah cinta yang cukup berliku. Ia pernah berpacaran dengan Anastasia Anindya pada tahun 2008, tapi hubungan tersebut kandas di tengah jalan karena perbedaan agama. Ia juga sempat menjalin hubungan dengan seorang fashion stylist bernama Putri Selaras Oesman sebelum akhirnya jatuh ke pelukan sepupu Raffi Ahmad itu. (pik)

Bali Post/ist

Bali Post/sos

BATU BATA - Perajin batu bata di Desa Tukad Mungga, Buleleng.

Desa Tukad Mungga

Sentra Perajin Batu Bata Berkualitas

MASYARAKAT Desa Tukad Mungga, Buleleng tak hanya bergelut pada sektor pertanian. Namun, sejak turun-temurun juga ada yang bergelut sebagai perajin batu bata. Di tengah perkembangan bahan bangunan yang semakin modern, bagaimanakah prospek usaha kerajinan itu? Desa Tukad Munggu lokasinya sangat dekat dengan Kota Singaraja. Memasuki daerah yang berbatasan dengan Desa Pemaron ini, mata tak hanya dihadapkan dengan kondisi tanah yang subur sehingga sangat cocok untuk pengembangan berbagai jenis tanaman. Sejumlah masyarakat yang bermukim di sekitar pusat desa juga terlihat tengah sibuk menyusun batu bata yang baru selesai

dijemur. Ada pula yang sedang mencampur material maupun menumpuk serabut kelapa. Salah seorang perajin batu bata, I Nyoman Witana, menuturkan, usaha itu sudah ada secara turun-temurun. Masyarakat yang menggelutinya juga cukup banyak. Di balik muncul-

nya berbagai jenis dinding bangunan, batu bata yang diproduksi dengan cara manual ini masih memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Hal tersebut dapat dilihat dari usaha yang masih bertahan. “Prospek masih sangat menjanjikan. Ini tak kalah dengan yang lain,” ujar Witana Selasa (10/1) kemarin. Batu bata produksi perajin setempat, kata dia, tak hanya memenuhi permintaan di Kabupaten Buleleng. Namun, juga telah menyasar

seluruh kabupaten/kota lain di Bali dan beberapa daerah di Banyuwangi, Jawa Timur. Material ini biasanya lebih banyak digunakan untuk pembangunan vila. “Pesanan cukup banyak. Kami terkadang kewalahan memenuhi pesanan itu. Datang dari mana-mana,” ujar Witana. Tingginya permintaan itu tak lepas dari kualitas yang dimiliki. Dari sisi kekuatan sudah sangat diperhitungkan. Demikian juga dengan stuktur yang tidak kasar. “Permintaan banyak, ya pasti karena pertimbangan kualitas,” sebut Witana. Perbekel Tukad Mungga I Made Arka mengungkapkan,

kerajinan batu bata ini sudah ada secara turun-temurun. Imbasnya tak hanya dinikmati oleh perajin, tapi juga masyarakat lain. “Usaha ini bisa menyumbang lapangan kerja. Beberapa warga bisa jadi tenaga angkut. Jasa angkutan dengan kendaraan juga bisa jalan,” katanya. Masyarakat yang bergelut di kerajinan itu, kata Witana, sekitar 15 orang dengan produksi batu bata dalam jumlah yang cukup besar. Hal tersebut menyesuaikan dengan jumlah permintaan. “Sampai sekarang, potensi usaha batu bata ini masih sangat menjanjikan,” tandasnya. (sos)

Dewi Lestari Mengaku Bukan Timses Cagub PENULIS Dewi “Dee” Lestari menegaskan dirinya bukan tim sukses ataupun buzzer pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. “Saya bukan timses, saya tidak termasuk dalam timses, saya bukan buzzer. KTP saya bukan DKI,” katanya dalam sebuah acara di Jakarta, belum lama ini. Kalaupun kerap melontarkan pernyataan-pernyataan menyoal pemilihan gubernur dan sesosok calon gubernur, Dewi mengatakan hanya menunjukkan dukungan sebagai warga Indonesia. “Saya hanya menunjukkan dukungan saya. Saya berbicara bukan karena warga mana-mana, tetapi sebagai warga Indonesia. Jakarta miniatur kecil dinamika Indonesia. Kalau ada peningkatan kualitas, yang menikmati seluruh bangsa ini,” tuturnya. Dewi mengaku sempat berada dalam masa tak percaya pada negara, merasa perilaku para pejabat negara tak sesuai ekspektasinya

(era 1990-an). Dia memilih tak berpartisipasi dalam pemilihan apa pun. Namun pada pemilihan presiden tahun 2014 lalu, keyakinannya pada negara tumbuh kembali. “Saya sudah sampai TPS, Abang saya bilang pilih yang pasti-pasti saja. Tetapi saya merasa profil pejabat negara enggak sesuai ekspektasi saya. Saya kabur dari bilik (TPS) ke rumah. Baru ketika pilpres 2014 saya ikut,” imbuhnya. (ant)

Dewi Lestari

Bali Post/ant

”Mataksu”, ”Susi” Tetap Eksis “Hek, hek, hek….. yang mase nak sai gati sms-e jak nak muani…. Tapi yang sing nyak, hek, hek…… Yang nak sing baange jak memek…..”

CELOTEHAN manja, genit, dan centil di atas mungkin sudah tidak asing lagi di kuping masyarakat Bali. Ya, kalimat tersebut terdengar di setiap aksi pelawak “Susi” dari Sanggar Susi Bondres, Buleleng saat menghibur krama Bali. Penampilan dan gayanya yang kenes selalu membuat penonton gemas, geli, bahkan terpingkalpingkal dengan suaranya yang manja ala ABG (anak baru gede). Bahkan, untuk menarik rasa penasaran penonton, pemeran

Susi selalu menyesuaikan materi lawakannya dengan apa yang dialami dan yang sedang berkembang di masyarakat. Tentu, tujuannya agar penonton tidak merasa jenuh dengan aksinya. Ia juga sering menyuguhkan pesan-pesan moral kepada masyarakat agar bisa introspeksi sebelum bertindak. “Agar tetap eksis di setiap panggung yang berbeda, saya selalu sesuaikan dengan apa yang saya alami di lapangan. Kemudian saya bawakan dengan ciri khas saya. Peran saya di sini sebagai seorang wanita yang kontras dengan perilaku, sok cantik dan centil. Namun, yang terpenting bisa menghibur,” ujar Susi saat dihubungi Selasa (10/1) kemarin. Susi yang diperankan oleh Drs. I Made Ngurah Sadika ini mengaku membutuhkan waktu cukup lama untuk bisa menemukan ide dan karakter menjadi seorang Susi yang secara fisik sangat bocok (jelek), pendek dan jantuk. Namun, kekurangan tersebut ditutupi dengan cara banyak gaya, aksi genit hingga penampilan yang nyentrik. Selain itu, ia juga mengaku karena taksu, ia akhirnya bisa memerankan karakter

Susi dan bisa tetap eksis menghibur krama Bali hingga saat ini. “Semua ini juga karena dibantu oleh taksu. Tanpa taksu, saya tidak akan berhasil hingga saat ini,” ujar pria kelahiran 22 Agustus 1964 ini. Bukan cuma laris di Bali saja, bahkan seperti yang dituturkan suami dari Luh Rening ini, pihaknya sudah beberapa kali diundang pentas di Jakarta. Yang lebih membanggakan, Susi bersama grup Bondres Dwi Mekar yang dulu (sebelum Sanggar Susi Bondres) juga sempat melawat ke Korea dan ke Jerman. Di tengah gempuran budaya modern di era globalisasi ini, pihaknya berharap agar teman-temannya yang bergelut di dunia bondres tidak mudah puas dengan apa yang telah dicapainya saat ini. Sebab, masih banyak hal yang harus dipelajari. Ia mengimbau teman sejawatnya agar mengurangi materi-materi porno dalam aksinya menghibur masyarakat Bali. “Mari kita koordinasikan dengan baik, sehingga masyarakat tidak tersinggung dan apa yang kita bawakan yang tujuannya untuk menghibur juga bisa untuk mendidik masyarakat,” tegasnya. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 11 Januari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu