Skip to main content

Edisi 11 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 344 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis pon, 11 agustus 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Rencana ’’Full Day School’’ 1

Kesiapan Guru Harus Jadi Perhatian Full day school yang diwacanakan Mendikbud mendapat reaksi beragam. Banyak yang berpendapat program ini cocok diterapkan, apabila didukung kesiapan guru, fasilitas sekolah serta program baku yang mempertimbangkan berbagai aspek. Jangan sampai, siswa berada di sekolah tetapi tidak mendapat bimbingan dan fasilitas yang memadai. Sebab, kondisi itu akan memunculkan ketertekanan bagi siswa.

REKTOR IKIP Saraswati Tabanan Dr. Drs Nyoman Oka, M.Pd. menilai full day school akan sulit dalam pelaksanaannya. Terlebih jika fasilitas dan SDM belum siap untuk itu. ‘’Itu yang harus dipikirkan. Jika semuanya tidak disiapkan matang maka tentu membuat siswa tidak nyaman dan bosan. Hal ini justru mengganggu proses belajar dan mengajar,’’ ujarnya, Rabu (10/8) kemarin. Oka tidak bisa mengambil kesimpulan bahwa ‘’satu hari di sekolah’’ hanya menimbulkan efek negatif. Dari pandangannya, juga ada sisi positif dalam penerapannya. Misalkan sekolah tidak bisa lagi menerima siswa dengan kapasitas berlebih dan akhirnya menerapkan double shift. Guru juga bisa lebih full

memberikan perhatian bagi siswanya dalam memberikan materi pembelajaran. Hanya sekarang sisi negatifnya adalah siswa tentu mengalami kelelahan dan kebosanan jika mengikuti pelajaran dalam rentang waktu yang lama. Untuk itu perlu diterapkan sistem belajar-mengajar yang menyenangkan serta fasilitas yang memadai. ‘’Jika diterapkan untuk anak SD maupun SMP harus ada sarana bermain karena dalam rentang usia tersebut bermain merupakan aspek penting dalam perkembangan anak,’’ tegasnya. Kesiapan guru untuk menciptakan suasana belajar juga diperlukan. Sebab, guru yang tidak memiliki inovasi dan monoton dalam mengajar justru membuat

anak-anak bosan dan tidak bisa menyerap pelajaran dengan baik. Selain SDM dan sarana, lanjut Oka, dari sisi kurikulum juga harus diperhatikan. ‘’Intinya setiap lini harus siap. Harus dilihat sisi negatif dan positifnya. Jika ada negatif bagaimana mengatasinya,’’ tuturnya. Hal serupa juga diakui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali. TIA Kusuma Wardhani mengatakan, full day school harus diterapkan selektif. Artinya harus melihat wilayah dan kondisi sekolah, kesiapan guru, infrastruktur dan paling utama adalah kemampuan siswa dan keadaan ekonomi para orangtua siswa. Hal. 19 Uang Saku

Soal Remisi Koruptor

KPK Tolak Usul Menkum HAM

Rio Haryanto

Manor Racing Akhiri Kontrak Rio MANAJEMEN Tim Manor Racing mengambil keputusan untuk mengakhiri kontrak dengan pembalap Indonesia Rio Haryanto setelah yang bersangkutan tidak mampu memenuhi kewajiban kontrak. Direktur Komunikasi Manor Racing Tracy Novak dalam surat elektroniknya yang diterima di Semarang, Jateng, Rabu (10/8) kemarin, menyebutkan Manor Racing segera mengumumkan tim baru untuk Pascal Wehrlein (pembalap asal Jerman). Manor Racing menawarkan kepada pembalap asal Solo, Jateng, sebagai driver cadangan untuk sembilan putaran tersisa dalam lomba balap mobil Formula Satu (F1). Hal. 19 Anggota Tim

Jakarta (Bali Post) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menolak pemberian remisi kepada koruptor karena dinilai menghilangkan efek jera yang ingin ditanamkan lembaga antirasuah tersebut. ‘’Kalau koruptor harapan kami jangan ada remisi,’’ kata Agus di Gedung Lembaga Administrasi Negara, Jakarta, Rabu (10/8) kemarin.

Agus Rahardjo

UGM Kembangkan Nyamuk Anti-DBD

UNIVERSITAS Gajah Mada (UGM) Yogyakarta bersama Eliminate Dengue Project (EDP) Yogyakarta mengembangkan nyamuk anti-deman berdarah dengue (DBD), melalui perkembangbiakan nyamuk dengan bakteri wolbachia, kata peneliti dari EDP Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc., MPH., Ph.D. ‘’Dengan nyamuk ber-wolbachia, virus dengue tidak dapat ditularkan kepada manusia,’’ ujarnya di sela-sela peringatan Hari Teknologi Nasional (Harteknas) ke-21 di Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/8) kemarin. Ia mengatakan telur nyamuk akan berkembang dan menjadi nyamuk dewasa dan kawin dengan nyamuk setempat, kemudian menghasilkan nyamuk yang sudah mengandung wolbachia. Wolbachia adalah bakteri di dalam sel serangga yang diperkirakan secara alami ada di tubuh 60% jenis serangga, termasuk beberapa jenis nyamuk yang menggigit manusia, namun tidak menularkan penyakit. Dikatakannya, dalam kurun waktu tertentu sebagian besar nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah yang ada di kota Yogyakarta akan mengandung wolbachia, sehingga jika tergigit nyamuk, manusia tidak akan tertular DBD. Hal. 19 Cukup Tinggi

Bali Post/ist

Ia menjelaskan pertimbangan KPK menolak wacana Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly untuk merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan tersebut, dikarenakan kekhawatiran akan adanya tindak pidana korupsi yang

Dirjen Perhubungan Laut Divonis Lima Tahun

diulang oleh koruptor. Bahkan, menurutnya, kini lembaganya sedang merancang hukuman bagi koruptor dengan efek jera yang lebih besar dibandingkan produk hukum yang ada saat ini. ‘’Selain hukuman badan, kami juga sedang memikirkan langkah agar kerugian negara dikembalikan, beserta denda,’’ ujar Agus. Sebelumnya, Menkum HAM merevisi Peraturan Pemerintah

Nomor 99 Tahun 2012 ini bertujuan untuk meminimalisir kerusuhan di unit pelaksana teknis pemasyarakatan. Menkum HAM menilai PP 99/2012 dibuat tanpa mempertimbangkan masukan dari kriminolog, proyeksi terhadap angka kriminalitas, dan kemampuan anggaran negara untuk menambah fasilitas dan jumlah pegawai. Hal. 19 Hak Narapidana

MA Perberat Hukuman OC Kaligis Jakarta (Bali Post) – Mahkamah Agung (MA) memperberat hukuman advokat senior OC Kaligis dari tujuh tahun menjadi 10 tahun penjara setelah permohonan kasasinya ditolak. OC Kaligis menjadi terpidana kasus dugaan suap Ketua PTUN Medan, Sumatera Utara, bersama dua hakim lainnya dalam rangka mengamankan kliennya, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho, dalam kasus korupsi dana bansos Sumut. Anggota majelis hakim kasasi Krisna Harahap, Rabu (10/8) kemarin, membenarkan hukuman OC Kaligis diperberat. Selain itu juga diharuskan membayar denda Rp 500 juta dengan hukuman pengganti kurungan selama enam bulan. Majelis hakim kasasi perkara itu dipimpin Artidjo Alkostar dengan anggota Krisna Harahap dan M Latif. Menurut majelis hakim, OC yang bergelar guru besar seharusnya menjadi panutan yang harus digugu dan ditiru oleh seluruh advokat dan mahasiswa. Sebagai seorang advokat terdakwa seharusnya steril dari perbuatan-perbuatan memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada hakim, pejabat pengadilan atau pejabat lain dalam menjalankan profesinya sesuai sumpah jabatan yang harus dipatuhi setiap advokat seperti tertuang dalam Pasal 4 UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat, kata majelis hakim. Sementara itu, mantan Ketua PTUN Medan yang tersangkut kasus suap OC Kaligis, Tripeni Irianto Putro, memutuskan untuk membatalkan permohonan kasasinya. Hal itu terkait dengan tersiarnya informasi di laman Mahkamah Agung (MA) bahwa perkaranya diperiksa oleh majelis hakim yang terdiri dari Artidjo Alkostar, Krisna Harahap, dan MS Lumme. Di Pengadilan Tipikor, hakim Tripeni yang terbukti menerima suap dari pengacara OC Kaligis dijatuhi hukuman dua tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan, sedangkan tuntutan jaksa 4 tahun 6 bulan. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Bobby Reynold Mamahit divonis lima tahun penjara ditambah denda Rp 150 juta subsider tiga bulan kurungan karena terbukti melakukan korupsi proyek Pembangunan Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Sorong Tahap III Kemenhub. Terdakwa juga diminta membayar uang pengganti sebesar Rp 180 juta, kata ketua majelis hakim Aswijon dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Rabu (10/8) kemarin. Putusan itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum KPK yang meminta agar Bobby divonis enam tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan ditambah membayar uang pengganti sebesar Rp 180 juta subsider sembilan bulan kurungan. Putusan itu berdasarkan dakwaan kedua yaitu Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Bobby Mamahit dalam proyek (BP2IP) Sorong tahap III menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhub. Ia dinilai terbukti menguntungkan PT Hutama Karya dengan cara memerintahkan bawahannya yaitu Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Laut (PPSDML) merangkap kuasa pengguna anggaran (KPA) Djoko Pramono dan panitia pengadaan Irawan agar memenangkan PT Hutama Karya dalam pengadaan/lelang proyek pembangunan itu. Hal. 19 Sejumlah Uang

Kasus Haris Azhar

Ketua DPR Dukung Polri Hentikan Sementara Penyidikan

Bali Post/ant

BERKEPALA DUA - Seorang perawat berada di samping bayi perempuan berkepala dua yang dirawat secara intensif di ruang Neonatologi RSUD Ibnu Sina Gresik, Jawa Timur, Rabu (10/8) kemarin. Bayi yang lahir dari pasangan Dianto (32) dan Sri Wahyuni (33) tersebut terlahir dengan berat badan 4.200 gram, panjang 43 cm dengan mempunyai dua kepala, jumlah tangan dan kaki dua.

Denpasar (Bali Post) Testimoni Freddy Budiman (alm) yang ditulis Koordinator Kontras Haris Azhar ditindaklanjuti Kapolri. Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, di Polda Bali, Rabu (10/8) kemarin, mengatakan Polri telah membentuk tim independen untuk menginvestigasi informasi tersebut. Tim ini bertugas menelusuri informasi ada pejabat Polri menerima uang Rp 90 miliar dari Freddy Budiman. ‘’Tim ini terdiri atas Irwasum dengan anggota unsur Propam, Bareskrim, Bidkum, Humas, tambah unsur eksternal yaitu Komisioner Kompolnas Ibu Poengky, pendiri Setara Institute Hendardi dan pakar komunikasi

Effendy Ghazali. Kita ucapkan terima kasih kepada Bapak Azhar selaku pemberi informasi,’’ kata Kapolri. Ketua DPR-RI Ade Komarudin mendukung langkah Mabes Polri menghentikan sementara penyelidikan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Haris Azhar. Penyelidikan terhadap Haris dilakukan setelah Mabes Polri menerima laporan dari institusi TNI, Polri, dan BNN setelah Haris menuduh sejumlah oknum pejabat di tiga institusi itu terlibat dalam jaringan peredaran narkoba terpidana mati Freddy Budiman. ‘’Langkah dari mabes itu bagus. Apa yang disampaikan Pak Haris

itu patut didalami. Informasi itu sangat berharga buat pemberantasan mafia narkoba,’’ kata Ade Komarudin di Gedung DPR, Rabu kemarin. Menurut Ade, ada banyak pelajaran yang bisa didapatkan dari kasus Haris Azhar yaitu tiap orang harus bisa mempertanggungjawabkan pendapat dan sikapnya, meskipun konstitusi menjamin dan melindungi kebebasan berpendapat. ‘’Negara kita ini adalah negara demokrasi. Kita semua berhak menyatakan pendapat. Tetapi tentu juga harus mampu dipertanggungjawabkan,’’ katanya. Hal. 19 Tidak Perlu

Bali Post/ade

BERSAMA - Kadiv Humas Mabes Polri Boy Rafli Amar (kiri) bersama Koordinator Kontras Haris Azhar saat memberikan pernyataan bersama di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/8) kemarin.


DENPASAR

2 Kasus Sindikat Dolar Palsu

Satu Bendel Dibeli Rp 20 Ribu

Denpasar (Bali Post) Penyidik Reskrim Polsek Denpasar Selatan (Densel) berupaya membongkar sindikat uang dolar palsu berkedok judi. Dari pengakuan pelaku yang ditangkap, 58 bendel dolar Amerika pecahan 100 dolar itu dibeli di Jakarta sehargaa Rp 1.160.000. ‘’Satu bendel isinya 100 lembar pecahan 100 dolar USA. Satu bendel dibeli Rp 20 ribu. Kami masih melacak penjualnya. Yang jelas pemasoknya dari Jakarta,’’ kata Pjs. Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya saat mendampingi Kapolsek AKP Aris Purwanto, Rabu (10/8) kemarin. Selain itu, lanjut Bangkit, pihaknya akan menyebar foto tersangka Edi Efendi Tjhin alias Hilip, Lim Fo Khuan alias Aliong, Jarot alias Akim alias Aming dan Ng Neng Tju alias Merry. Tujuannya, jika ada korban lain supaya melapor ke Polsek. ‘’Ada beberapa orang datang ke Polsek untuk cross check. Kami masih mengumpulkan datanya dan berupaya membongkar sindikat ini. Ternyata saat beraksi mereka gonta-ganti pasangan,’’ ujarnya. Apakah An alias Acong sudah ditangkap? ‘’Belum. Kami masih melacak keberadaannya. Ada beberapa orang lagi yang kami cari,’’ kata Bangkit. Sebelumnya, komplotan pengedar dolar Amerika palsu ditangkap anggota Polsek Denpasar Selatan (Densel). Mereka adalah Edi Efendi Tjhin alias Hilip, Lim Fo Khuan alias Aliong (42), Jarot alias Akim alias Aming (46) dan Ng Neng Tju alias Merry (62). Mereka ditangkap di hotel wilayah Denpasar dan Kuta, Selasa (9/8) lalu. Barang bukti yang diamankan, dolar AS senilai Rp 7,6 miliar. Mereka beraksi dengan modus mengajak korban berjudi. Sindikat asal Jakarta ini purapura mau membeli tanah korban bernama Darwin Iskandar di Jalan Sedap Malam seluas 3 are Rp 6 miliar. Tersangka Philip berperan sebagai milioner. Dalam aksinya, dia mengaku sebagai warga negara Malaysia. Pelaku juga berperan membawa dolar Amerika 580.000 palsu pecahan 100. Sementara tersangka Akim dan Aliong ditangkap di Hotel Taman Wisata di Jalan Nangka Selatan, Denpasar. Akim merupakan otak sindikat ini yang mengatur strategi pertemuan di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur. Selain itu, polisi mengamankan 10 HP berbagai merek. Sedangkan Aliong berperan sebagai pencari target. Sementara Merry dibekuk di Hotel J di Jalan Raya Tuban, Kuta. Tersangka berperan sebagai bibi Philip dan merayu agar korban mau diajak berjudi. Namun An alias Acong berhasil kabur karena sindikat ini menerapkan sistem terpisah. An ini bertugas sebagai pengocok alat judi. Saat beraksi, mereka mengaku dari Malaysia dan Taiwan. (kmb36)

DENPASAR

& SEKITARNYA

Sidang Lanjutan Kasus Stitna/Stikes SIDANG lanjutan kasus dugaan korupsi bantuan Stitna/Stikes Jembrana, Rabu (10/8) kemarin kembali dilanjutkan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali menghadirkan saksi dari BPK Perwakilan Provinsi Bali. Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Wayan Sukanila itu, saksi BPK mengatakan bahwa ditemukan adanya kerugian negara dalam bantuan beasiswa ini. Namun saat ditanya soal apakah pemborosan dapat dikategorikan kerugian keuangan negara, ahli tidak menjawabnya. Meski demikian, dipastikan bahwa kasus beasiswa Stitna/ Stikes Jembrana ditemukan kerugian keuangan negara. Sementara terdakwa Prof. Winasa sepertinya masih penasaran soal naskah asli Perbup 04/2009. Dia bersama kuasa hukumnya telah melaporkan secara resmi kasus ini ke Polda Bali. Ditemui di Pengadilan Tipikor, kuasa hukum Winasa menuding perbup yang dijadikan acuan menjerat Winasa adalah palsu. (asa)

Suara Denpasar & Badung Risma Ikut Pilgub Jakarta Saya menyoroti perpolitikan di Indonesia, khususnya Jakarta. Saya heran, ternyata banyak juga yang ingin menjatuhkan Ahok. Padahal kita tahu, kalau kinerjanya sudah banyak terbukti, bukan sekadar janji dan omongan saja. Terkait isu Ibu Risma mencalonkan diri di Jakarta, menurut saya, Ibu Risma lebih cocok tetap menjadi Wali Kota Surabaya karena masyarakat Surabaya membutuhkan sosok seperti Ibu Risma. Sementara, menurut Gung Derah, Ibu Risma tidak apa maju ke Pilgub Jakarta. Inilah perpolitikan karena persaingan ketat dan terbukti. Tidak masalah Ibu Risma meninggalkan Surabaya, apalagi sudah dicalonkan oleh partai. Febri, Denpasar Gung De Rah, Denpasar

Kartu Identitas Pohon

Kapolri Prihatin

Kepercayaan Publik terhadap Polri Masih Rendah Denpasar (Bali Post) -

Polda Bali, Rabu (10/8) kemarin mendapat kunjungan tamu istimewa, yakni Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. Dalam arahannya kepada personel Polda, Kapolri mengaku prihatin karena hasil survei menunjukkan kepercayaan publik terhadap Polri masih rendah. Penyebabnya, budaya organisasi atau kultur karakter perongan mengecewakan publik. ‘’Hasil survei, ada tiga lembaga dipercaya publik yaitu KPK, TNI dan Lembaga Kepresidan. Sedangkan yang tidak dipercaya publik, DPR, Polri dan Kejaksaan. Ini mengkhawatirkan bagi kita,’’ tegas Jenderal Tito. Sebagai penanggung jawab keamanan dalam negeri, lanjut Kapolri, anggaran yang diberikan kepada Polri meningkat pesat. Saat ini anggaran terkuat dalam sejarah Polri yaitu Rp 73 triliun dan jumlah personel Polri melebihi TNI Angkatan Darat. Namun kurva kepercayaan publik malah menurun dari tahun ke tahun karena kinerja dianggap rendah, budaya organisasi atau kultur karakter perongan mengecewakan publik. ‘’Penegakan hukum dianggap belum profesional, diskriminasi, pilih-pilih, tidak ada duit ditinggalkan (tidak diproses), ada duit dikejar-kejar, tergantung pesanan,’’ ujar mantan Kapolda Metro Jaya ini. Jenderal bintang empat di pundak ini juga menyinggung layanan publik belum simpatik. Saat melapor, ada masyarakat diperas dan dipingpong. ‘’Ini jadi

problem bagi kita. Narkoba merebak luar biasa, konflik massal banyak terjadi, kasus konvensional masih banyak menghias media massa. Kinerja kita dianggap rendah karena kultur korupsi luar biasa dalam tubuh kita. Semua berpikir bagaimana caranya lomba-lomba cari uang dan jadi budaya. Termasuk rebutan jabatan basah. Ini jadi problem bagi kita. Mulai sekarang hilangkan itu semua,’’ tegasnya. Kapolri berharap polisi harus mendapat status baik bagi publik. Polri tidak boleh terlena dan harus bangkit. Selain itu, harus berusaha memperbaiki kinerja dan kultur dengan melakukan reformasi. Hubungan anggota Polri dengan TNI, pemda dan stakeholder juga harus terus dibangun dan ditingkatkan. Jangan sampai terjadi benturan dengan TNI. Terkait kunjungan kerjanya ke Polda Bali, mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan, selama dua hari ia akan berada di Bali. Pada Rabu kemarin, ada konferensi internasional terkait terorisme di Nusa Dua dibuka oleh Wapres M. Jusuf Kalla dan Kapolri di-

Bali Post/rah

TIBA - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian saat tiba di Mapolda Bali di Jalan WR Supratman, Denpasar, Rabu (10/8) kemarin. tunjuk sebagai keynote speaker. Selanjutnya Kamis (11/8) hari ini, ada konferensi internasional tentang Mahkamah Konstitusi yang akan dibuka Presiden Joko Widodo. ‘’Saya tentu akan hadir dalam kegiatan tersebut. Saya menyempatkan diri ke Polda Bali untuk beranjangsana dengan Bapak Kapolda dan jajarannya,’’ tegas Tito. Setelah menyampaikan

pokok-pokok pikiran tentang reformasi Polri, bagaimana meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri dan sebagainya kepada ratusan anggota Polda, Kapolri tatap muka dengan tokoh masyarakat, agama, adat, Forum Rektor dan PHRI Bali untuk minta masukan, terutama terkait pemasalahan-permasalahan menyangkut dukungan terhadap tugas-tugas kepolisian.

‘’Dalam pemeliharaan kamtibmas, Polri juga perlu dukungan mereka, terutama penanganan masalah-masalah yang terjadi di Bali. Misalnya masalah terorisme dan konflik sosial. Pada intinya, mereka nyatakan siap dan menolak potensi-potensi konflik sosial. Sekaligus, minta Polri untuk mengusut provokasi termasuk peristiwa di Tanjungbalai,’’ tegasnya. (kmb36)

Fraksi PDI-P Usulkan Bangun Gedung Bertingkat Denpasar (Bali Post) – Kekurangan ruang kelas yang dialami Sekolah Dasar (SD) di Denpasar semakin banyak. Hal ini tidak terlepas dari pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi di kawasan perkotaan. Karena itu, diusulkan agar pemerintah membangun gedung sekolah bertingkat dan membangun sekolah baru, khususnya di Denpasar Timur (Detim). Hal ini disampaikan anggota Fraksi PDI-P DPRD Kota Den-

pasar Nyoman Karisantika, S.Sos. di kantornya, Rabu (9/8) kemarin. Menurutnya, usulan ini merupakan hasil penyerapan aspirasi yang dilakukan jajaran Fraksi PDI-P pada saat masa reses selama ini. Reses bagi jajaran Fraksi PDI-P DPRD Denpasar difokuskan pada masing-masing dapil (daerah pemilihan) anggota bersangkutan. Dari sejumlah aspirasi yang ada, masalah kekurangan ruang kelas cukup banyak mengemuka. ‘’Karena itu, menjadi suara fraksi yang

disampaikan kepada pimpinan dewan pada saat sidang paripurna dengan agenda penyampaikan hasil reses, Senin lalu,’’ ujar kader PDI-P Denpasar Barat ini. Fraksi ini mengusulkan agar dibangun gedung sekolah baru di Dentim, meliputi gedung SD, SMP hingga SMA. Sedangkan di Desa Pemecutan Kaja, diperlukan satu SD dan SMP. Di Denpasar Barat terutama di Padangsambian Kelod, perlu dibangun sekolah tingkat SMP. Hal yang sama juga

diusulkan di Denpasar Selatan, khususnya yang mewilayahi Panjer, Sidakarya dan Renon yang lulusan SD-nya semakin banyak sehingga diperlukan sekolah SMP lagi. Selain masalah sekolah, hasil reses yang mengemuka yakni peningkatan infrastruktur. Masalah ini dinilai masih menjadi persoalan utama yang dihadapi masyarakat Kota Denpasar. Kondisi sejumlah sarana publik seperti jalan, trotoar/got, masih

menjadi harapan masyarakat untuk mendapat perhatian pemerintah. Kelima fraksi yang ada di DPRD Kota Denpasar -- PDI-P, Hanura, Golkar, Demokrat dan Gerindra -- melaporkan hasil serapan aspirasi di daerah pemilihannya masing-masing. Hasil serapan aspirasi itu diwarnai keinginan masyarakat agar segera dilakukan perbaikan, pengadaan maupun peningkatan kualitas infrastruktur. (kmb12)

Tingkatkan Kesejahteraan UMKM

Wali Kota Rai Mantra Resmikan Bedah Warung PEMERINTAH Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan wakilnya, IGN Jaya Negara, terus melakukan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam mewujudkan program pro-rakyat tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menggandeng semua stakeholder untuk turut mengambil bagian dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Seperti yang dilakukan Gerakan Koperasi Kota Denpasar yang telah melaksanakan bedah warung di tiga kecamatan, yaitu Denpasar Timur, Denpasar Selatan dan Denpasar Utara berkaitan dengan hari ulang tahunnya yang ke-69. Salah satu warung yang telah dibedah di Banjar Tegal Kauh, Desa Ubung Kaja, diresmikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (10/8) kemarin. Usai meresmikan

bedah warung dan melakukan peninjauan, Wali Kota Rai Mantra menyampaikan terima kasih kepada gerakan koperasi Kota Denpasar yang telah turut melakukan revitalisasi warung sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan usaha kecil, menengah dan mikro (UMKM). Di samping telah melakukan bedah warung, Rai Mantra berharap penataan di dalam warung juga dibantu sehingga orang yang mau belanja merasa nyaman. ‘’Saya harap Dinas Koperasi bersama gerakan koperasi membantu untuk penataan dalam warung sehingga memberikan kenyamanan pada pembeli,’’ harap Rai Mantra. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Made Erwin Suryadarma Sena didampingi Ketua Dekopinda Kecamatan Denpasar Utara Emita Kusniasih mengatakan, terkait HUT Gera-

kan Koperasi di Kota Denpasar, telah dilaksanakan berbagai kegiatan, salah satunya bedah warung. Dengan dilakukan bedah warung ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan dari pemilik warung. Untuk menentukan warung yang dibedah, pihaknya melakukan survei di empat kecamatan dengan kriteria keluarga yang kurang mampu. ‘’Seperti warung yang dibedah sekarang ini, pemilik warung telah memiliki kartu Sewaka Karya Guna yang artinya tercatat sebagai keluarga kurang mampu,’’ ujarnya. Di samping itu, kondisi warung yang dibedah sebelumnya tidak layak, dan setelah dibedah menjadi menarik untuk dikunjungi pembeli. Erwin Suryadarma berharap pemilik dapat menjaga warung yang telah dibedah ini dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraannya.

BEDAH WARUNG – Wali Kota Rai Mantra meresmikan bedah warung di Banjar Tegal Kauh, Desa Ubung Kaja, Rabu (10/8) kemarin. Ke depannya, ia berharap semua koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya sesuai dengan visi dan misinya. Terlebih lagi, lebih dari 250 ribu masyarakat Kota Denpasar telah menjadi anggota koperasi. Ini berarti, bila dapat menyejahterakan anggotanya berarti seperempat penduduk Denpasar telah sejahtera. Pemilik warung yang telah dibedah, Nyoman Sujati, menga-

takan bantuan bedah warung yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar bersama gerakan koperasi sangat membantu dalam penataan warungnya. Ia mengaku, sebelum dibedah warungnya hanya emperan dengan atap seng. Dengan adanya bantuan bedah warung, kondisi sekarang jauh lebih bagus dan lebih menarik sehingga diharapkan dapat menarik pembeli. (ad448)

Dari Pelaksanaan OWHC di Denpasar

Delegasi Apresiasi Konferensi Berjalan Baik SEBAGAI tuan rumah pelaksanaan Konferensi Strategic Meeting Organitation World Heritage

Cities (OWHC) Asia Pasifik, tak terlepas dari potensi pelestarian pusaka kota yang ada di ibu kota

Becik, Tuban

(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5

web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Atasi Kekurangan Ruang Kelas

Apa yang dilakukan di Kota Bogor memberikan kartu indentitas pohon sangat bagus. Ini akan memudahkan bagi dinas terkait memantau pohon, mulai dari usia, jenis dan pemeliharaan pohon. Untuk itu, saya berharap agar Bali juga melakukan hal yang sama, karena Bali juga banyak memiliki pohon-pohon yang perlu ‘’KTP’’.

Topik :RENDAH, KEPERCAYAAN PUBLIK PADA POLISI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

BERSAMA - Wali Kota Rai Mantra berfoto bersama Wakil Wali Kota Gyeongju, Korea, Lee Sang-Wook, bersama ICHCAP Huh Kwon dan Sekretariat Regional OWHC Asian-Pasiffic Ja-Hyun Jang serta para delegasi OWHC Asia Pasifik serangkaian Farewell Dinner Bonty Cruise, Benoa, Selasa (9/8).

Provinsi Bali ini. Pelaksanaan Strategic Meeting menjadi kesempatan Kota Denpasar untuk menunjukkan potensi pelestarian budaya yang telah dilakukan pemerintah, masyarakat dan unsur puri di Kota Denpasar. Berlangsung selama empat hari dari tanggal 7 hingga 10 Agustus di Inna Grand Bali Beach Denpasar, pelaksanaan Strategic Meeting mendapat apresiasi dari para delegasi peserta konferensi kota-kota anggota OWHC Asia Pasifik yang disampaikan pada Selasa (9/8), serangkaian Farewell Dinner Bonty Cruise, Benoa. Seperti diketahui, Konferensi OWHC Asia Pasifik dari awal pembukaan pameran hingga Konferensi Strategic Meeting, telah mencetuskan Deklarasi Denpasar dengan menghasilkan 10 rekomendasi. Di antaranya, Petinget Tumpek Landep diakui sebagai warisan budaya dunia berjalan dengan lancar. Semua agenda konferensi dari awal sampai akhir berjalan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.

Apresiasi pelaksanan OWHC disampaikan delegasi Kota Laos Saveuy Silavanh yang mengatakan sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. ‘’Kami mengapresiasi panitia penyelenggara dan Wali Kota Denpasar serta Wakil Wali Kota Denpasar yang telah memfasilitasi kegiatan ini secara baik,’’ ujarnya. Kegiatan ini di samping melakukan pembahasan bersama dalam pelestarian pusaka budaya yang dimiliki masing-masing negara, juga dapat melihat potensipotensi pelestarian pusaka kota khususnya di Kota Denpasar. Di samping itu, pagelaran budaya dari pameran hingga kegiatan seni budaya disajikan secara baik kepada para anggota delegasi. ‘’Saya dapat langsung melihat aktivitas masyarakat lokal dalam kehidupan sehari-hari yang sangat aktif dalam kegiatan pengelolaan pariwisata,’’ ujarnya. Tit Kuen Lee dari Malaysia mengatakan, pihaknya memiliki langkah yang sama dengan Kota Denpasar dalam pelestarian pu-

saka kota melalui keterlibatan generasi muda yang ada, dari pendidikan, pembentukan komunitas peduli dan pelestari budaya. ‘’Pertemuan ini memberikan nilai tambah dan pengalaman baru dalam pelestarian pusaka yang nantinya dari Denpasar akan saya kolaborasikan dengan kegiatan kepemudaan di kota Malaysia,’’ ujarnya. Sementara Woo Soon Lee dari Kota Buyeo Gun, Korea mengatakan, jaringan kepemudaan sangat mendukung dalam pelestarian kota pusaka yang tentunya hal ini akan ditindaklanjuti dengan penguatan conecting jaringan kepemudaan dengan Denpasar dan kota-kota lainnya dalam keanggotaan OWHC. Perluasan jaringan kepemudaan tak terlepas dari kerja sama antara kota-kota anggota OWHC baik pendidikan, seni budaya dan ekonomi. ‘’Saya mengapresiasi kegiatan OWHC di Denpasar sehingga deklarasi ini nantinya dapat menjadi penguatan dalam pelestarian warisan pusaka dunia,’’ ujarnya. (ad449)


Badung

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

3

Pertahankan Lahan Sawah Melalui ’’Awig-awig’’

SEKTOR pertanian di Denpasar masih memegang peranan penting untuk dikembangkan lebih lanjut. Karena sebagai kawasan perkotaan, Denpasar masih memiliki lahan pertanian yang cukup potensial untuk digarap. Khususnya, pertanian yang dikenal dengan istilah urban farming. Yakni pengembangan produk pertanian yang tidak memerlukan lahan luas, seperti pertanian hidroponik, tumpang sari, tanaman organik, dan sejenisnya. Untuk itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra tidak mengesampingkan sektor yang satu ini. Bahkan, Rai Mantra telah merancang program pelayanan inklusif kepada para petani. Rai Mantra mengatakan, sektor pertanian masih menyimpan beberapa masalah yang perlu mendapat perhatian serius. Misalnya saja terkait konservasi, serta masalah ikutan lainnya. Demikian pula ancaman akan gagal panen, masih menjadi momok bagi para petani. Untuk itu, pihaknya sudah menggulirkan asuransi kepada petani bila ada yang gagal panen. Program asuransi pertanian untuk lahan sawah yang digulirkan Kementerian Pertanian RI, juga diterapkan Dinas Pertanian, Tanamanan Pangah dan Hortikultura Kota Denpasar. Sedikitnya 280 hektar lahan pertanian yang ada di Denpasar telah diasuransikan. Selain itu, ada juga permasalahan meningkatkan kapasitas petani dan mendata keluarga petani. Ke depan, Pemkot Denpasar akan melakukan pendataan ini untuk mengetahui secara jelas jumlah keluarga petani di Denpasar. ‘’Karena ini akan menyangkut program lainnya, seperti dalam bidang pendidikan dan kesehatan,’’ kata Rai Mantra saat ditemui usai Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Denpasar 2016-2021, belum lama ini. Bila masih ada keluarga petani yang belum mampu dalam upaya meningkatkan pendidikan anaknya dan juga bidang kesehatan, lanjutnya, akan masuk pada program inklusif ini. Pelayanan inklusif ini maksudnya untuk

menyentuh kepentingan di grassroot. Bukan hanya petani, tetapi juga nelayan, karena asuransi nelayan juga dibahas dalam program inklusif itu. ‘’Intinya kami berharap nelayan dan petani mendapat pelayanan yang lebih,’’ katanya. Persoalan yang paling krusial dihadapi oleh petani di Denpasar, yakni alih fungsi lahan pertanian. Terlebih, tingkat urbanisasi ke Denpasar tergolong sangat tinggi. Karena itu, lahan pertanian menjadi ancaman tersendiri yang sulit dibendung. Salah satu cara yang dilakukan, yakni memberikan proteksi terhadap keberadaan lahan pertanian terutama persawahan yang semakin kecil. Di Denpasar, beberapa subak telah memiliki awig-awig untuk mempertahankan lahannya. Tiga subak itu, yakni Subak Anggabaya, Umalayu, dan Umadesa. Kepala Dinas Pertanian, Tamanan Pangan dan Hortikultulra Denpasar I Gede Ambara Putra mengatakan, secara hukum pihaknya belum memiliki peraturan tentang sawah abadi. Terlebih, sampai saat ini perda di provinsi juga belum ada. Meski demikian, katanyaa, di Denpasar sudah diimplementasikan oleh tiga subak yang ada. Mereka telah memiliki awig-awig tentang pembelian tanah di wilayah tersebut. Dalam ketentuan, setiap warga boleh membeli lahan pertanian di kawasan itu, namun tidak dibenarkan untuk mengubah fungsi. Luas ketiga subak ini mencapai 81 hektar. ‘’Artinya, sawah yang dijual di kawasan tiga subak itu tidak boleh diubah peruntukannya,’’ kata Ambara Putra, Rabu (10/8) kemarin. Kebijakan Pemerintah Kota Denpasar dalam mempertahankan keberadaan sawah, cukup banyak. Misalnya saja, pemberian bibit kepada petani, bantuan alat, serta sarana dan prasarana lainnya. Bahkan untuk lahan pertanian di jalur hijau, di Denpasar sudah bebas dari pajak. ‘’Beberapa instansi terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Dinas Pendapatan juga ikut dalam usaha untuk mempertahankan keberadaan sawah di Denpasar,’’ katanya. (ara)

Bali Post/ist

PENGARAHAN - Kasat Pol PP Kabupaten Badung I Ketut Martha memberikan pengarahan kepada petugas yang akan membongkar papan reklame di Jalan By-pass Ngurah Rai, Tuban, Kecamatan Kuta.

Dinilai Ganggu Penerbangan

Lagi, Satpol PP Bongkar Reklame Dekat Bandara Mangupura (Bali Post) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung, Rabu (10/8) kemarin kembali membongkar papan reklame di Jalan By-pass Ngurah Rai, Tuban, Kecamatan Kuta, tepatnya di sebelah timur Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pembongkaran reklame tersebut dipimpin Kasatpol PP Badung I Ketut Martha dan disaksikan sejumlah pejabat otoritas bandara. Ketut Martha yang diminta konfirmasinya, kemarin, mengatakan proses pembongkaran papan reklame ini berdasarkan kajian keberadaan

reklame yang cukup tinggi. Dari kajian otoritas Bandar Udara Wilayah IV, ditemukan papan reklame di Jalan By-pass Ngurah Rai, Tuban,

tepatnya di daerah pendekatan dan lepas landas bandara. ‘’Karena melebihi ketinggian sehingga membahayakan keselamatan penerbangan, jadi mesti dibonkar,’’ terangnya. Begitu juga dengan kajian tim yuridis Kabupaten Badung, kat Martha, bangunan reklame tersebut tidak memiliki izin dan berada tidak pada zona sesuai Peraturan Bupati Badung Nomor 80 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame di Kabupaten Badung. ‘’Pembongkaran dilakukan

setelah melakukan kajian dan rapat koordinasi serta melakukan pengecekan ke lapangan yang dikategorikan melanggar,’’ terangnya. Martha mengharapkan ke depannya pengusaha agar memasang reklame sesuai dengan peraturan hukum dan estetika. ‘’Kabupaten Badung merupakan daerah pariwisata yang bertarap internasional, jadi wajah kawasan pariwisata dunia ini harus tampak bersih dan tertata,’’ paparnya. (kmb)

Kasus Konselor Edarkan Narkoba

Belum Terdaftar di IKAI, Ancaman Hukuman Lebih Berat

Bali Post/dok

PELANG – Gambar diambil beberapa waktu lalu. Lahan pertanian di Denpasar kian menyempit akibat tingginya alih fungsi. Pelang jalur hijau pun jadi mubazir terjepit bangunan di sekitarnya.

Kasus Perdin Fiktif Pemkab Gianyar

Terdakwa Divonis 1,5 Tahun hingga Dua Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Majelis hakim pimpinan Gde Hariadi, Rabu (10/8) kemarin akhirnya membacakan kesimpulan atau vonis atas kasus dugaan perjalanan dinas (perdin) fifktif Pemkab Gianyar. Pada intinya, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Hariadi didampingi dua hakim anggota yakni Achmad Peten Sili dan Hartono menyatakan para terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, dua orang atau lebih dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi. Semua terdakwa dihukum hampir menyamai tuntutan jaksa. Hanya subsidernya yang berbeda. Majelis hakim berdalih, para terdakwa menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan, kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara. Dalam perkara ini, sebagaimana yang mengemuka di Pengadilan Tipikor Denpasar sore kemarin, perbuatan terdakwa dinilai telah melanggar ketentuan Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun

1999 tentang pemberantasan tipikor, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Sesuai dengan tuntutan jaksa sebelumnya, terdakwa Dewa Made Putra, Ketut Ritama, Sang Ayu Made Ika Kencana Dewi, I Ketut Puja, I Made Darmaja dan I Nyoman Sulandra divonis pidana penjara masing-masing selama dua tahun dan denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Sedangkan untuk terdakwa Tjok Istri Siswaryni, I Dewa Putu Mudana dan Dewa Putu Suarnama, dijatuhi pidana penjara masing-masing selama 1 tahun 6 bulan (1,5 tahun) dikurangi selama para terdakwa berada dalam tahanan, denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Perbedaan sedikit hanya pada vonis enam terdakwa, yakni terletak di subsider pada denda. Di mana denda yang harus dibayarkan sebesar Rp 50 juta subsider enam kurungan dikurangi dengan tiga bulan. Terhadap vonis yang dijatuhkan, baik

jaksa maupun penasihat hukum terdakwa salah satunya Gede Bina menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya dalam dakwaan disebutkan, kasus ini berawal dari keluarnya surat tugas studi banding yang ditandatangani Plt. Kadispenda Gianyar Dewa Putu Mahayasa kepada 9 terdakwa ke Dispenda Kota Bogor selama 3 hari dari tanggal 14 Februari hingga 16 Februari 2013. Kegiatan tersebut menggunakan uang APBD Gianyar Rp 61 juta. Pada 14 Pebruari 2013, para terdakwa berangkat menggunakan travel Timbul Buana Abadi dari Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Setelah tiba di Jakarta, bukannya melakukan studi banding, seluruh terdakwa malah melanjutkan perjalanan dengan menggunakan pesawat Air Asia menuju Malaysia. Setelah ke Malaysia selama tiga hari, para terdakwa kembali ke Jakarta pada 16 Februari 2013. Terdakwa kemudian ke Bali dan berpura-pura usai melakukan studi banding ke Bogor. (kmb37)

Kasus Satu Keluarga Jadi Terdakwa

Jaksa Dua Kali Tunda Tuntutan

SIDANG kasus dugaan memberikan keterangan palsu hingga berujung perceraian dengan korban Deby Natalia Susanto, Rabu (10/8) kemarin dijadwalkan penuntutan. Namun, sidang yang menyeret satu keluarga menjadi terdakwa dengan agenda tuntutan itu, ditunda untuk kedua kalinya. Jaksa beralasan bahwa pihak jaksa penuntut umum (JPU) belum siap. Atas kondisi tersebut, majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami kemudian meminta sidang ditunda. ‘’Kita putuskan sidang dilanjutkan Kamis depan dengan agenda tuntutan,’’ kata hakim Ni Made Purnami. Penundaan ini,oleh pihak korban dicuri-

gai ada sesuatu. Sebab, sebelumnya jaksa sendiri yang minta waktu dua minggu untuk menyiapkan tuntutannya. Faktanya, sidang kemarin terpaksa ditunda lagi dengan dalih jaksa belum siap. ‘’Jelas ini mengecewakan kami dari pihak korban. Jaksa sendiri yang janji dua minggu, kok malah diingkari sendiri,’’ kata Redy Nobel selaku kuasa hukum korban Debby Natalia Susanto di Pengadilan Negeri Denpasar. Menurut Redy Nobel, penundaan ini jelas berisiko tinggi. Pasalnya, ketiga terdakwa tidak ditahan sehingga berpeluang kabur. ‘’Bila itu yang terjadi, apa jaksa mau tanggung jawab,’’ imbuh Redy penuh keheranan. (asa)

Mangupura (Bali Post) Dua konselor adiksi berinisial NA dan NK yang ditangkap Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, ternyata belum terdaftar di Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI) wilayah Bali. Terkait kasus itu, ancaman hukumannya bisa lebih berat. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Rabu (10/8) kemarin, mengatakan menjadi konselor ada pertimbangan dan syaratnya. Jika direkrut di yayasan rehabilitasi narkoba, mereka harus tunduk pada aturan yayasan tempat mereka kerja. ‘’Calon konselor di BNNP Bali mengikuti banyak seleksi,’’ tegas Brigjen Suastawa. Dengan kejadian itu, pihaknya akan terus mengawasi konselor di yayasan. Selain itu, BNNP akan mendata para

konselor yang direkrut yayasan. ‘’Kalau terbukti pengguna apalagi jadi pengedar narkoba, sanksi lebih berat. Saya rekomendasikan ke pengadilan supaya dihukum berat,’’ ujarnya. Ketua IKAI Bali Erijadi Sulaeman menambahkan, IKAI merupakan organisasi profesi bagi tenaga kerja profesional dalam bidang adiksi yang memiliki kompetensi. ‘’Keduanya memang konselor yayasan, tetapi belum terdaftar sebagai anggota IKAI Bali,’’ tegasnya. Dengan demikian, pihaknya tidak bertanggung jawab atas tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan tersangka. ‘’Kami mendukung tindakan kepolisian dan BNNP Bali dalam pemberantasan narkoba,’’ ujarnya. Menurut Erijadi, anggota konselor

yang tercatat 23 orang. Sedangkan puluhan konselor lainnya masih menjalani tahap penyuluhan dan pembinaan. Untuk jadi anggota IKAI tidak mudah, harus melewati beberapa tahap dan syarat, di antaranya bersih dari narkoba selama dua tahun. ‘’Konselor itu tidak hanya dari pecandu narkoba, tetapi ada dari dokter dan psikolog,’’ tegasnya. Seperti diberitakan, dua konselor adiksi salah satu yayasan rehabilitasi narkoba dan HIV/AIDS, NA (32) dan NK (30), ditangkaap anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar karena memiliki dan menjual sabu-sabu (SS). Keduanya dibekuk di kamar kosnya di Jalan Pendidikan, Sidakarya, Denpasar Selatan, Rabu (3/8) lalu, dengan barang bukti tiga paket SS dan lima butir ekstasi. (kmb36)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Stikes Bali Wisuda 195 S-1 Keperawatan

RS Swasta Siap Rekrut Lulusan Terbaik Stikes Bali

WISUDA - Ketua Stikes Bali Ketut Widia saat mewisuda 195 sarjana keperawatan, Rabu kemarin. KETUA Stikes Bali Drs. Ketut sesuai dengan kententuan PPNI. Widia, BN.Stud., M.M., Rabu (10/8) Stikes Bali tercatat mengantongi kemarin mewisuda dan mengambil izin penyelengaraan profesi ners, sumpah 195 sarjana S-1 Kepera- khususnya bagi perawat yang ingin watan. Dari jumlah itu, 12 orang diakui eksistensinya. ‘’Jika memilih lulus dengan predikat cumlaude, Stikes Bali, itu berarti kuliah dan 91,8 persen lulus dengan predikat tamatnya satu atap,’’ tegasnya. sangat memuaskan dan 2,1 persen Widia menegaskan, Stikes Bali lulus dengan memuaskan. adalah lembaga pendidikan tingTampil sebagai lulusan terbaik I gi yang sehat. Semua program Ida Ayu Made Ari Santi Trisnasari studinya meraih akreditai B dan (3,87), terbaik II Ni Putu Yunita AIPT meraih akreditasi B. DenSari (3,69) dan terbaik III Ni Luh gan demikian, Stikes Bali sukses Wayan Rita Sri Wahyuni (3,63). Ac- menyediakan tenaga kesehatan ara pengambilan sumpah kemarin berkualitas. Untuk itu, Stikes Bali juga dihadiri Ketua YP3LPTK Bali terus mengembangkan diri dengan Drs. Ida Bagus Arka, Ketua Aptisi cara menyediakan SDM dosen Bali Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. berkualitas, sarana memadai serta dan Kopertis Wilayah VIII. menerapkan Kurikulum KKNI. Ketua Stikes Bali Ketut Widia Bahkan, kali ini Stikes Bali sedang menekankan, usai meraih sarjana menyusun kurikulum internsional keperawatan harus dilanjutkan yang dibantu oleh dosen dari Flinder dengan pendidikan profesi ners University, Adelide, Australia. selama setahun lagi. Dengan lulus Dalam bidang pengembangan profesi ners, barulah lulusan S-1 dosen, Stikes Bali sudah memiliki Keparawatan memiliki legalitas da- dosen S-3 dan S-2 yang lulus di luar lam memberi asuhan kepada pasien negeri sebanyak 12 orang. Sedang-

kan yang sedang kuliah S-2 dan S-3 mencapai 23 orang. Ini memberi dampak positif share iptek demi kemajuan lembaga. Stikes Bali juga konsisten menjalankan program pertukaran mahasiswa dan dosen dengan Thailand, Taiwan, Australia. Bahkan, Stikes Bali sudah menempatkan lulusannya bekerja di Jepang. Sedangkan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, banyak dosennya memenangkan hibah Dikti. Stikes Bali juga memiliki pos binaan lansia di Panjer, Renon, Parerenan dan Cemagi. Di bidang kemahasiswaan, tim debat Bahasa Inggris Stikes Bali mewakili Kopertis VIII di tingkat nasional. Juara tercepat skill competition atas nama Atika Lusiana dan Kundari. Dosennya I Gede Putu Darma Suyasa meraih juara II dosen berprestasi Kopertis VIII 2016. Ketua YP3LPK Bali Ida Bagus Arka mengatakan, predikat lulusan belumlah cukup mengantarkan diri sukses. Kini, lulusan Stikes Bali adalah kombinasi antara kemampuan akademik dan keterampilan (vokasi). Mereka tak hanya disiapkan mengisi lapangan kerja di Bali, nasional, namun juga internasional. Makanya, dia mengatakan Stikes Bali sudah melampaui MEA dengan mengirim lulusannya bekerja ke Jepang. Dia menekankan lulusan sarjana keperawatan tetap optimis lapangan kerja masih terbuka lebar. Belum lama ini, Stikes Bali mendapat tawaran dari sebuah RS swasta di Gianyar untuk merekrut lulusan terbaik Stikes Bali. Saat ini saja ada 15 lulusannya sudah diterima di RS tersebut. (ad830)

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

PPLP Dhyana Pura Gelar PDSP 2016 Diikuti 572 Mahasiswa Baru

SEBANYAK 572 mahasiswa baru Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata Dhyana Pura (PPLP Dhyana Pura) mengikuti kegiatan Pembinaan Dasar Sikap Profesi (PDSP) 2016 di Kampus Hijau Dhyana Pura. Kegiatan tersebut berlangsung mulai Selasa (9/8) hingga 12 Agustus 2016 mendatang. Pembukaan kegiatan PDSP yang bertemakan ‘’Membangun Sumber Daya Manusia yang Kompeten dalam Bidang Pariwisata dan Perhotelan’’ tersebut ditandai dengan pelepasan burung merpati ke udara. Hadir saat pembukaan Pengurus Yayasan Dhyana Pura, Direktur PPLP Dhyana Pura I Gede Agus Mertayasa, S.E., M.M., para instruktur dan staf PPLP Dhyana Pura. Ketua Panitia PDSP Drs. I Ketut Suartana, M.Pd. menyampaikan, kegiatan PDSP ini suatu proses awal yang harus diikuti oleh para mahasiswa atau para peserta latih yang akan menempuh pendididkan di PPLP Dhyana Pura. Para calon mahasiswa diharapkan akan memiliki sikap dasar yang sangat dibutuhkan dalam mengawali pendidikan di bidang pariwisata dan perhotelan di antaranya sikap disiplin dalam berbagai hal, mau bekerja keras, sopan dalam berperilaku dan juga cerdas dalam bertindak. Di samping itu, melalui kegiatan PDSP ini mereka juga diharapkan akan memiliki kesiapan diri dalam mengikuti semua proses pendidikan dan pelatihan serta menyelesaikannya tepat pada waktunya. Kepada para panitia, Suartana berharap bahwa panitia dapat membimbing dan memperkenalkan kehidupan kampus dan setiap program yang ada secara benar. Mengarahkan mereka untuk mampu berinovasi dan memiliki ide-ide kreatif yang akan diasah dan

dikembangkan secara terus–menerus selama perkuliahan untuk menciptakan lulusan yang yang profesional di bidangnya. Direktur PPLP Dhyana Pura I Gede Agus Mertayasa, S.E., M.M. dalam sambutannya mengatakan, PPLP Dhyana Pura bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter, berkualitas, profesional dan berwawasan luas khususnya di bidang perhotelan dan pariwisata. Ada tiga unsur yang senantiasa ditekankan dalam mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki masa perkuliahan yang nantinya juga akan memasuki dunia kerja yakni keterampilan atau skill, pengetahuan atau knowledge baik formal maupun informal dan sikap kerja atau attitude. Ketiganya harus dipenuhi untuk bisa menjadi sumber daya yang profesional dan kompeten serta memiliki daya saing tinggi. Di bawah payung tema ‘’Membangun Sumber Daya Manusia yang Kompeten dalam Bidang Pariwisata dan

Perhotelan’’, kegiatan PDSP ini diharapkan akan menjadi satu langkah awal yang bermanfaat di dalam mempersiapkan peserta latih masa perkuliah selanjutnya. Tema PDSP tersebut tercermin dalam serangkaian acara yang dilaksanakan selama tiga hari antara lain ceramah akademik dan kemahasiswaan, pengetahuan umum dari industri perhotelan dan juga perbankan yang dalam hal ini Perbarindo serta peningkatan kepribadian dan eksistensi diri melalui kegiatan beauty class dan kreativitas seni. PPLP Dhyana Pura yang telah berdiri sejak tahun 1987 senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di bidang pendidikan dan pelatihan pariwisata dengan fasilitas yang lengkap untuk menciptakan sumber daya yang kompeten dan profesional di bidangnya dan memiliki daya saing untuk mengisi setiap peluang kerja yang ada. (ad832)

PDSP - PPLP Dhyana Pura menggelar kegiatan PDSP 2016 yang berlangsung mulai Selasa (9/8) hingga Jumat (12/8). Tampak Direktur PPLP Dhyana Pura I Gede Agus Mertayasa dan Ketua Panitia PDSP I Ketut Suartana beserta mahasiswa saat pembukaan PDSP.

DPD-RI Dukung Sikap Desa Adat Batur Terkait Penanaman Tulang Ilegal

Senator Wedakarna Dukung Pembubaran Organisasi Q-Rak

MELEPASLIARKAN - Serangkaian peringatan Hari Konservasi Alam Nasional, Bali Zoo melepasliarkan lima ekor rusa Timor (Cervus timorensis) di Taman Nasional Bali Barat.

Bali Zoo Lepasliarkan Rusa Timor di Taman Nasional Bali Barat

BALI Zoo melepasliarkan lima ekor rusa Timor (Cervus timorensis) di Taman Nasional Bali Barat dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional, Rabu (10/8) kemarin. Seluruh rusa yang dilepaskan merupakan hasil perkembangbiakan oleh Bali Zoo sejak 2004. Bali Zoo bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakili Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam Dan Ekosistem Dr. Ir. Tachrir Fathoni, M.Sc. dan BKSDA Bali bersama-sama melepaskan satwa terancam punah ini sebagai upaya konservasi untuk memper-

tahankan jenis species yang sangat menurun drastis populasinya di Indonesia karena pemburuan liar. Tediri dari 3 rusa betina dan 2 rusa jantan dengan berat beragam mulai dari 50 sampai 70 kilogram yang berumur 3 hingga 6 tahun dilepaskan secara alami ke alam bebas. Rusa Timor merupakan salah satu satwa mamalia yang terancam punah dan dilindungi oleh undang-undang. ‘’Sebagai Lembaga Konservasi, Bali Zoo sudah berhasil mengembangbiakan puluhan satwa dan salah satunya adalah rusa Timor. Sesuai dengan tagline Bali Zoo,

Love, Converse, Share, kami sangat peduli terhadap kelestarian satwa salah satunya melalui pelepasliaran rusa Timor seperti ini. Sebelumnya Bali Zoo sudah pernah melepasliarkan landak di Tabanan 4 bulan lalu. Kegiatan pelepasliaran ini akan terus Bali Zoo lakukan dengan harapan dapat melanjutkan regenerasinya dan tetap menjaga keseimbangan ekosistemnya di alam bebas, ke depannya Bali Zoo juga akan melepasliarkan berbagai satwa yang telah berhasil dikembangbiakan,’’ ujar Emma Kristiana Chandra, Head of Public Relations Bali Zoo. (bns1)

HUT XXII PT BPR Bank Kertiawan

Edukasi Masyarakat Tingkatkan Literasi di Bidang Keuangan Perbankan

MEMASUKI usia ke-22 tahun, PT BPR Bank Kertiawan berupaya terus meningkatkan kepercayaan masyarakat dengan mendulang prestasi dan meningkatkan kesehatan bank. Beragam kegiatan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat juga dilakukan, seperti edukasi masyarakat dalam rangka meningkatkan literasi keuangan dan sosialisasi produk. Dirut Bank Kertiawan Emic Dwi Setyawati GS, S.E., MBA. memaparkan, dengan semangat 22 tahun, pihaknya meningkatkan layanan sebagai cerminan kualitas, demi penguatan kelembagaan dan peningkatan reputasi. Maka sesuai dengan Peraturan OJK No. 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keungan, maka BPR wajib untuk menyelenggarakan edukasi dalam rangka meningkatkan literasi keuangan kepada konsumen dan atau masyarakat. Seiring dengan program pemerintah untuk membangkitkan kembali budaya menabung di kalangan peserta didik mulai jenjang PAUD hingga SMA yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama antara OJK dengan Kemenag dan Kemendikbud tentang adanya produk Simpanan Pelajar (SimPel) secara nasional sehingga mampu memberikan dampak yang signifikan serta mempercepat akselerasi pencapaian target inklusi keuangan yang telah dicanangkan oleh pemerintah. ‘’Memeriahkan hari jadinya, Bank Kertiawan melaksakan Program ‘Literasi 1.000 siswa bersama Bank Kertiawan’ ke beberapa sekolah di antaranya SD Ana Putra Celuk Sukawati Gianyar, SDN 1 Dajan Peken Tabanan, SMPN 8 Denpasar, SMPN 1 Blahbatuh Gianyar, dan SDN 1 Pedungan Denpasar tanggal 12-16 Juli 2016 yang lalu,’’ kata Emic Dwi Setyawati memaparkan. Dia menambahkan, Literasi

KASUS penanaman tulang ilegal dari keluarga yang juga orangtua dari pendiri Q-Rak berinisial RI di wilayah Desa Adat Batur, ditanggapi serius Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dalam rapat dengar pendapat yang diadakan di Kantor DPD-RI di Renon atas aspirasi dari mantan aktivis dan praktisi Q-Rak, Komite III Bidang Agama dan Budaya menggandeng Bendesa Agung MUDP, Dirintel Polda Bali, Intel Kejati Bali, Kanwil Agama Provinsi Bali serta Kesbanglinmas se–Bali. Tampak hadir undangan Polres se–Bali, Jro Gede dan Jro Alit Desa Adat Batur. ‘’Kami berharap DPD-RI bisa membantu 14 ribu pengikut Q-Rak di Bali agar kembali ke jalan yang benar. Kami pengikut eks Q-Rak sangat khawatir dengan perilaku ketua berinisial RI yang sudah mengaku sebagai Tuhan. Kami minta DPD-RI agar membubarkan organisasi ini. Termasuk korbannya adalah perempuan dan anak yang sudah dicuci otaknya,’’ ungkap Gde Arya Citra yang mengaku sebagai mantan salah satu Master Q-Rak. Selain itu, dari pihak Desa Adat Batur juga telah menyampaikan kepada DPD-RI terkait acara pembersihan (pacaruan) yang sudah dilaksanakan di Desa Adat Batur atas kejadian ditanamnya tulang ilegal dan abu mayat di Ashram Q-Rak di Kintamani. Terhadap hal ini, pihak Polres Bangli dan Polda Bali serta Kejati Bali sudah menyampaikan pandangannya secara hukum. ‘’Saya menyambut baik rencana inisiatif Kejati Bali yang memberi solusi. Kurang lebih sama dengan masalah Gafatar.

Menurut UU, pembubaran ini harus melibatkan Kejaksaan, Mendagri dan Menag. Silakan berproses di Bali, nanti saya akan koordinasikan dengan Jaksa Agung dan Menteri. Selain itu, saya minta agar komunitas Q-Rak ini segera melaporkan oknum RI ke Polda Bali atas tuduhan pencemaran nama baik,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Senator Wedakarna pun meminta rakyat Bali untuk mewaspadai adanya ormas yang mengaku spiritual dan ashram yang tidak jelas ajarannya. ‘’Bali sangat mudah jadi sasaran hal berbau energi dan mistik karena orang Bali dekat dengan kultur itu. Ini yang menyebabkan jaringan ini tambah luas. Saya juga minta PHDI turun tangan agar memberi pandangan (fatwa) terkait ilegalnya organisasi ini. Apalagi sudah menyatakan bumi kiamat, menghina ajaran Hindu dan

mengancam jnana anak muda. Saya minta untuk diwaspadai,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang Presiden The Hindu Center of Indonesia. Dalam RDP itu menghasilkan sejumlah rekomendasi di antaranya: 1) Mendukung desa adat membuat keputusan adat tentang penutupan Ashram Q-Rak dan sanksi kasepekang. 2) Rekomendasi pembubaran organisasi Q-Rak oleh negara. 3) Mendukung upaya umat Hindu khususunya eks pengikut Q-Rak untuk melaporkan pemimpin Q-Rak ke Polri tentang pasal penistaan agama. 4) Meminta Kesbangpolinmas Gianyar menutup klinik Q-Rak yang diduga beroperasi di Ubud. 5) Mendukung proses penyembuhan seluruh pengikut Q-Rak di Bali oleh organisasi Hindu termasuk menggandeng PHDI demi menyelamatkan masa depan anak muda. (ad453)

RDP - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait kasus QRak yang dihadiri Bendesa Agung MUDP, Dirintel Polda Bali, Intel Kejati Bali, Kanwil Agama Provinsi Bali, Kesbanglinmas dan Polres se–Bali, Jro Gede, Jro Alit Desa Adat Batur di Kantor DPD-RI, Renon.

Reuni Ke-3 Angkatan 81 Arsitektur Unud

Investasi Meningkatkan Persahabatan HUT XXII - Serangkaian peringatan HUT XXII, PT BPR Bank Kertiawan berkomitmen meningkatkan kepercayaan masyarakat dengan mendulang prestasi dan meningkatkan kesehatan bank. Keuangan ‘’Sikapi Uangmu’’ ber- dan masyarakat sekitar. tujuan untuk mendidik siswa cara Dari segi perkembangan bank, mengelola dan mempergunakan Emic memaparkan, Bank Keruang secara bijak. Sehingga tum- tiawan terus mengalami peningbuh sikap bersahaja sejak dini dan katan meski di tengah perlammampu mengerti akan arti penting batan ekonomi saat ini. Di mana uang serta penggunaannya. Peserta dari segi aset telah mencapai Rp didik mampu mengendalikan diri 209,7 miliar dengan CAR 14,32%, dalam bersikap konsumtif, belajar KAP 2,65%, BOPO 78.21%, LDR untuk dapat membelanjakan uang 88.39%, ROA 4,09% dan cash ratio yang dimilikinya secara bijak. Keg- 17,18%. ‘’Dari segi target semester I iatan menabung dapat melatih anak sebagian besar sudah tercapai, berdalam mengelola keuangan secara kat tetap tumbuhnya kepercayaan bertahap, sehingga pada saatnya masyarakat pada Bank Kertiawan nanti mereka dapat tumbuh men- meski di tengah persaingan ketat jadi masyarakat yang terampil dan perlambatan ekonomi seperti dalam hal pengelolaan keuangan sekarang ini. Dengan demikian, dan pada akhirnya akan mencapai masyarakat dapat tumbuh dan kesejahteraan keuangan. berkembang bersama Bank KerPada kesempatan tersebut juga tiawan, bersinergi menuju kesdilakukan sosialisasi Tabungan ejahteraan,’’ imbuhnya. Simpel dan Tabungan Berjangka Dari segi prestasi, katanya, Masa Depan – Pendidikan yang tahun ini kami mendapatkan menyasar orangtua siswa, guna award dengan predikat sangat menumbuhkan minat untuk men- bagus dari versi majalah Info cadangkan dana pendidikan bagi Bank. ‘’Ini merupakan kali ke-6 putra-putrinya, sekaligus mem- berturut-turut dari 2010. Tahun promosikan PT BPR Bank Ker- 2015, golden award sudah diraih tiawan kepada masyarakat luas. dan tahun 2016 kembali raih Selain itu juga diadakan acara predikat ‘sangat bagus’. Dan, malukat dan persembahyangan ini menjadi indikator kesehatan bersama di Pura Tirta Sudamala bank,’’ tegasnya. tanggal 6 Agustus 2016 dan lomba Puncak peringatan HUT XXII memasak antarkantor tanggal 9 PT BPR Bank Kertiawan diisi Agustus 2016, guna menumbuh- dengan ramah tamah dan pemokan keakraban antarkaryawan tongan tumpeng. (ad450)

SETELAH melaksanakan reuni ke-1 tahun 1991, tik, suami serta anak ganteng. Tetapi reuni bertujuan reuni ke-2 tahun 2010, Angkatan 81 Arsitektur Unud untuk mempererat persahabatan antarteman, dengan melaksanakan reuni ke-3 pada Sabtu (6/8) dan Ming- dosen/PA, maupun dengan Jurusan Arsitektur Fakultas gu (7/8) yang bertempat di Werdhapura Sanur dan Teknik Unud. ‘’Mudah-mudahan dengan makin eratnya Nusa Lembongan. Setelah sekian lama sibuk dengan persahabatan, selanjutnya dapat saling membantu atau urusan keluarga masing-masing dan sibuk mengabdi melengkapi satu sama lain,’’ katanya. demi bangsa dan negara di berbagai pelosok Nusantara Salah satu acara serius untuk mempererat persahabatercinta ini, melalui kegiatan reuni ke-3 ini mereka tan yang telah disepakati adalah segera merealisasikan diharapkan dapat saling melepas rindu. kegiatan investasi yang berlokasi di daerah Bali Utara. Dengan belajar dan mengingat masa lalu, mencer- Segala keperluan yang berkaitan dengan aspek legalitas mati masa kini secara seksama, maka diharapkan formal, sertifikat/notaris, lokasi dan luas tapak, fungsi, keluarga besar Angkatan 81 Arsitektur Unud dapat konsep, desain, pendanaan, organisasi atau pengelolaan merancang masa depan bangsa dan negara yang lebih akan segera dikoordinasikan untuk mendapatkan kesbaik. ‘’Dari Arsitektur 81 Unud menuju Indonesia Jaya’’. epakatan dengan memanfaatkan jaringan media sosial Mimpi ini rasanya tidaklah berlebihan karena angkatan yang sudah dibentuk. Pengurusan aspek legalitas formal 81 ini sebagai miniatur Indonesia karena terdiri atas dan organisasi dipercayakan kepada I Gede Putu Arthika berbagai suku atau ras dan berbagai agama. Tentu dan Dewa Made Wesnawa Wedagama. Aspek sertifikat/ saja untuk mewujudkan hal itu perlu kerja keras, kerja notaris dan pendanaan diurus oleh Ni Ketut Rai Karyati cerdas, kerja ikhlas, kerja sama dan doa. dan Anna Wahyuti. Kepastian lokasi dan luas tapak Ketua Panitia I Wayan Runa melaporkan, reuni kelu- akan disurvei oleh I Putu Gede Ery Suardana dan Bali arga besar Angkatan 81 Arsitektur Unud kali ini dihadiri Santono. Pengurusan aspek fungsi, konsep dan desain oleh suami, istri, anak dan cucu yang semuanya berjumlah dipercayakan kepada I Wayan Risna. 50 orang. Jenis-jenis kegiatan reuni meliputi temu kangen, Seluruh peserta reuni sepakat untuk melanjutkan diskusi, melepas 35 ekor tukik penyu di Pantai Werdhapura, reuni ke-4 di Batam-Bintan-Singapura tahun 2018. Pada pesan dan kesan, presentasi album/foto kenangan, hiburan akhir acara juga disepakati perlunya membentuk ranmusik, ramah tamah dan rekreasi ke Nusa Lembongan. cangan global panitia reuni ke-4 yang akan mengoordinir Pada kesempatan itu, peserta juga mengisi dan meng- anggota di Bali oleh Korti seumur hidup Ida Bagus Wira umpulkan lembar data isian riwayat hidup sebagai data- Wibawa Mantra dan anggota luar Bali oleh Todo Riki base Angkatan 81. Dosen dan mantan Pembimbing Aka- Wijaya mulai dari sekarang. (ad831) demis (PA) Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si. semula menyatakan siap datang, tetapi mendadak berhalangan hadir karena ada acara duka di keluarga Yogyakarta. Wayan Runa menegaskan, acara reuni tidak dimaksudkan untuk pamer tahta, jabatan, gelar, kekayaan, istri dan anak can- ANGKATAN 81 - Angkatan 81 Arsitektur Unud berfoto bersama sebelum melepas 35 ekor tukik penyu di Pantai Werdhapura, Sanur.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Kamis Pon, 11 Agustus 2016

DAERAH

5

Polwan Polres Jembrana Juara Menembak Negara (Bali Post) Tim menembak Polres Jembrana menjadi juara umum dalam kejuaraan menembak Kapolda Cup 2016 HUT ke-70 Bhayangkaran. Di antara peraih juara itu merupakan jajaran Polwan Polres Jembrana. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo, Rabu (10/8) kemarin, mengatakan pihaknya mengapresiasi anggotanya yang mampu meraih prestasi juara dalam menembak. Prestasi yang diraih ini, menurut Kapolres Djoni Widodo, hendaknya lebih memacu semangat bagi anggota untuk terus melatih dan mengasah kemampuan. Sehingga prestasi bisa lebih ditingkatkan. Pihaknya juga bangga dengan Polwan Jembrana yang meraih prestasi di bidang menembak dan tetap menjadi pelayan masyarakat yang baik. Polwan yang meraih prestasi juara I dalam kejuaraan menembak kelas Air Pistol Senior putri yakni Bripda Ni Made Oktaviana, anggota unit Reskrim Polsek Negara. Sedangkan Polwan Bripda Ida Ayu Kesuma Wardani, anggota Unit Reskrim Polsek Negara, meraih juara III. ‘’Mereka bahkan mampu mengalahkan polisi laki-laki,’’ tandasnya. Selain itu, Polres Jembrana juga meraih juara beregu Senpi Senter Fire perorangan putra juara II, yang diraih Aiptu Aries Setepanus Pengan, anggota Sabhara Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Aries juga memperoleh prestasi juara I Air Pistol putra. Sedangkan juara III senpi Senter Fire putra diraih Iptu Alit Buana, Panit Intel Polsek Negara. Polres Jembrana menjadi juara umum setelah meraup 3 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu. Kapolres berharap prestasi ini bisa dijadikan contoh anggotanya dan muncul polwan-polwan lainnya yang memiliki prestasi lain yang lebih baik lagi. (kmb26)

Bali Post/olo

JUARA – Tim menembak Polres Jembrana juara umum kejuaraan menembak Kapolda Cup, belum lama ini.

Bali Post/usi

PUNGUTAN - Sejumlah LSM menggelar protes ke DPRD Banyuwangi terkait rencana pelegalan pungutan sekolah, Rabu (10/8) kemarin.

DPRD Banyuwangi Tolak Pungutan Sekolah Dilegalkan

Banyuwangi (Bali Post) -

Rencana melegalkan pungutan sekolah di Banyuwangi mulai mendapat perlawanan. Komisi IV DPRD Banyuwangi sepakat menolak pungutan berdalih sumbangan wali murid tersebut. Alasannya, sekolah sudah banyak mendapatkan dana dari pemerintah. Pungutan sekolah juga dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas pendidikan di Banyuwangi. Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi Muhammad Taufik menegaskan pihaknya secara prinsip menolak pungutan sekolah dilegalkan. Pihaknya merasa prihatin jika pungutan yang banyak dikeluhkan wali murid justru akan dilegalkan. ‘’Kami bisa memahami keluhan wali murid. Intinya, kami akan mengambil sikap. Akan kita koreksi dan evaluasi bersama Dinas Pendidikan (Dispendik),’’ kata Taufik di sela pertemuan bersama sejumlah LSM, Rabu (10/8) kemarin. Sayangnya, pertemuan ber-

sama LSM kemarin tak dihadiri satu pun pejabat Dispendik Banyuwangi. Padahal, kata Taufik, pihaknya sudah melayangkan surat rapat bersama di DPRD. Karena itu, pihaknya akan memanggil ulang jajaran Dispendik untuk mengklarifikasi dan evaluasi rencana pelegalan pungutan sekolah. ‘’Intinya, sekolah sudah ada dana BOS. Tak boleh lagi ada pungutan,’’ tegas politisi PKB ini. Anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi Salimi mengatakan pihaknya secara tegas menolak pungutan sekolah dile-

galkan, sebab tidak ada dasar hukumnya. Jika itu dipaksakan akan muncul pelanggaran. ‘’Tak ada pungutan apa pun di sekolah. Apalagi, berdalih kesepakatan wali murid dengan komite sekolah,’’ kecamnya. Sementara itu, sejumlah LSM mengancam akan melapor ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim jika pungutan sekolah benar-benar dilegalkan. ‘’Apa pun alasannya, tak dibenarkan adanya pungutan sekolah. Biaya sekolah sudah ditanggung pemerintah,’’ kata Asaad Abdulah, personel LSM Banyu-

wangi. Menurutnya, dana BOS sudah diatur besarannya oleh pemerintah. Artinya, katanya, pemerintah sudah memiliki patokan standar biaya pendidikan. Karena itu, jika pungutan sekolah jadi dilegalkan, ada tindakan pidana di dalamnya. ‘’Sehingga layak dibawa ke ranah hukum. Pasalnya, penyalahgunaan wewenang,’’ tegas penggiat antikorupsi Banyuwangi tersebut. Menurutnya, selama ini modus pengutan sekolah beragam. Mulai pengembangan gedung, seragam hingga bantuan wali murid. Nilainya bervariasi, ada yang Rp 500.000 hingga Rp 2 juta per siswa. Bahkan, kata Asaad, hampir sekolah negeri di kota Banyuwangi, mulai SD hingga SMA/SMK melakukan pungutan. Dalihnya, hasil kese-

pakatan wali murid dan komite sekolah. Celakanya, tuding Asaad, pungutan itu terkesan mendapatkan pembiaran dari Dispendik. Diberitakan sebelumnya, berdalih dana BOS masih minim, Dispendik Banyuwangi berencana melegalkan pungutan di sekolah. Rencana itu digulirkan dengan menggelar pertemuan bersama perwakilan komite sekolah mulai SD-SMA/ SMK, PGRI, Dewan Pendidikan hingga Inpesktorat Banyuwangi di sebuah rumah makan, Selasa (9/8). Pungutan sekolah itu rencananya akan dikemas dalam program sumbangan belajar tunggal. Informasi yang berkembang, pungutan sekolah ini akan dilegalkan melalui peraturan bupati (perbup). (kmb30)

Buntut Pungli, Oknum Protes Dualisme Yayasan, Mahasiswa Untag Demo Kepala KPLP Dinonjobkan

Banyuwangi (Bali Post) Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi akhirnya memakan korban. Oknum Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Banyuwangi WDH dipastikan ditarik dari Lapas Banyuwangi. Pejabat ini akan dikotak alias nonjob di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkum HAM) Jatim di Surabaya. Rencana ditariknya oknum Kepala KPLP Banyuwangi ini dibenarkan Kepala Devisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jatim, Djoni Priyatno, Rabu (10/8) kemarin. Pejabat ini menuturkan, hasil pemeriksaan tim dari Kemenkum HAM, oknum Kepala KPLB Banyuwangi akan ditarik ke Kanwil Jatim. ‘’Yang bersangkutan akan segera ditarik ke Kanwil Jatim. Nanti kepastiannya pasti kita kabari,’’ kata Djoni saat dihubungi dari Banyuwangi, kemarin. Lalu apa alasan penarikannya? Menurut Djoni, pihaknya belum bisa membeberkan alasan ditariknya oknum Kepala KPLP Banyuwangi ke Kanwil Jatim. Namun, dia memberikan sinyal kebijakan ini berkaitan dengan hasil pemeriksaan tim Kemenkum HAM. ‘’Nanti pasti kita beberkan semua. Intinya, yang bersangkutan akan ditarik,’’ pungkas Djoni. Ungkapan Djoni ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pejabat ini memastikan akan mengusut tuntas keluhan pungli warga binaan di Lapas Banyuwangi. Bahkan, berjanji mengirimkan tim khusus ke Lapas Banyuwangi. Dugaan praktik pungli mendadak dikeluhkan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi, sepekan terakhir. Sejumlah warga binaan, khususnya kasus narkoba, mengaku menjadi korban pungli oknum Kepala KPLP. Modusnya, ditekan akan dilayar atau pindah ke lapas luar pulau jika tak mau membayar. Nilai dugaan pungli ini beragam. Ada yang ditarik Rp 3 juta, bahkan lebih. Jika mau membayar, seorang napi dipastikan bebas dari kebijakan dilayar. Parahnya lagi, oknum petugas pengamanan lapas ada yang mencatut nama pejabat di Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM, sehingga banyak warga binaan takut. Lalu, menuruti tarikan pungli yang diminta. Dari kejadian, sejumlah LSM sempat mendatangi Lapas Banyuwangi. Mereka meminta Kepala Lapas Banyuwangi Arimin bertindak tegas kepada oknum KPLP yang bermain pungli. Sebab, hal ini sangat meresahkan keluarga warga binaan. (kmb30)

Banyuwangi (Bali Post) Aksi demo memprotes dualisme pengurus Yayasan Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) Banyuwangi, muncul lagi. Puluhan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Revolusi menggelar aksi turun ke jalan, Rabu (10/8) kemarin. Mereka mendesak dua kubu Perpenas yang bertikai segera berdamai. Sebab, akibat konflik itu, mahasiswa Untag yang berada di bawah naungan Perpenas ikut terganggu. Terutama, proses belajar-mengajar. Aksi mahasiswa kali ini digelar di jalan persis depan kampus. Dalam aksinya, mereka membentangkan sebuah spanduk besar. Isinya, kedua kubu Perpenas diminta legowo dengan putusan dari

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). ‘’Besok (hari ini - red), sengketa Perpenas akan diputuskan PTUN. Kami berharap, apa pun hasilnya, kedua kubu bisa legowo,’’ kata Usman Halimi, koordinator aksi. Mahasiswa Jurusan Ekonomi ini mengatakan, akibat konflik, konsentrasi mahasiswa ikut terganggu. Bahkan, proses belajarmengajar tak berjalan normal. ‘’Banyak dosen yang sering tak datang. Lalu, mahasiswa tak nyaman. Kondisi kampus carut-marut,’’ keluhnya. Yang disayangkan lagi, kata Usman, ada komponen luar kampus yang ikut dalam konflik Perpenas, sehingga kondisi kampus tak kondusif. Kondisi ini, tudingnya, berdampak pada sengketa Perpenas makin rumit. Terkait kondisi ini, pihaknya akan bertemu dengan kedua belah

pihak yang bertikai. Agendanya, meminta keduanya berangkulan, kembali membangun Untag yang menjadi kebanggaan mahasiswa. ‘’Regestrasi mahasiswa baru turun akibat konflik Perpenas. Ini harus dikawal jangan sampai kian melebar,’’ tegasnya. Dalam aksi kali ini, mahasiswa juga membawa sebuah kendi berisi bunga. Lalu dipecahkan. Aksi simbol harapan mahasiswa agar konflik Perpenas segera berakhir. Sebab, sudah delapan bulan berjalan, konflik ini belum menemukan titik temu. Kisruh kampus Untag Banyuwangi berawal dari pergantian pengurus Perpenas, Oktober 2015. Muncul dua kubu terkait pengurus Perpenas. Kubu Waridjan yang menolak kepengurusan baru dan kubu Sugihartoyo yang belakangan mengantongi SK

Kemenkum HAM terkait kepengurusan Perpenas. Lalu, kubu Waridjan menggugat SK Kemenkum HAM ke PTUN Jakarta.

Yayasan Perpenas Banyuwangi menaungi 12 unit pendidikan, salah satunya Untag’45 Banyuwangi. (kmb30)

Bali Post/udi

YAYASAN - Mahasiswa Untag Banyuwangi menggelar aksi memprotes konflik Yayasan Perpenas, Rabu (10/8) kemarin.

Warung Global

Menteri Baru Jangan Paksakan Program

GANTI menteri ganti kebijakan. Tidak setuju dengan program ini karena akan memberatkan siswa, guru, dan orangtua. Anak dijejali ilmu yang banyak bukannya tambah pintar tetapi malah akan stres. Mohon jangan membuat ide baru atau memaksakan program agar dilaksanakan hingga membingungkan masyarakat bawah. Suparta di Singaraja mengungkapkan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Full Day School’’ di Radio Global FM 96,5 yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Rabu (10/8) kemarin.

Mahayadi di Ungasan memperkirakan dunia pendidikan kita sudah menurun, sehingga setiap reshuffle menteri ganti kebijakan. Ditambahnya jam belajar tidak menjamin anak akan semakin pintar. Seharusnya metode belajar-mengajar ditingkatkan sesuai kemajuan teknologi yang pesat, bukan jam belajarnya ditambah karena yang penting adalah kualitas.

Mestinya fasilitas yang menunjang sistem pendidikan ditambah dan dilengkapi, bukan dengan sistem sekolah sehari penuh. Program ini, menurut Febri di Denpasar, sebaiknya dibatalkan karena tidak bagus. Menteri mestinya melihat situasi dan kondisi, bukan membuat gagasan yang membuat gaduh di masyarakat. Pendidikan harus lebih terarah dan berkualitas.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kecerdasan murid, yang perlu dibenahi adalah sistem dan metode belajar-mengajar serta kurikulumnya. Budiada di Tabanan merasa aneh dan heran terhadap gagasan menteri ini. Anak-anak perlu kasih sayang, jangan dipenjarakan di sekolah. Mohon ide ini ditinjau kembali. Sekolah sehari penuh akan menjerumuskan anak-anak dan orangtua. Anak-anak menjadi jenuh dan stres karena belajar saja, padahal perlu bermain dan mengenal lingkungan. Program ini, kata Vera di Tabanan, tidak cocok dilaksanakan. Seharusnya program lama yang sudah berjalan dengan baik dilanjutkan sambil membenahi kekurangannya. Pemimpin harus mempunyai pemikiran yang baik untuk

kemajuan bangsa dan negara. Kasihan bila waktu anak-anak untuk bermain dengan dunianya yang asli di luar sekolah terampas oleh kebijakan yang hanya berdasarkan nilai-nilai normatif yang ambisius. Sekolah sehari penuh, lanjut Agung Raka di Gianyar, sebaiknya disosialisasikan terlebih dahulu bagaimana sistemnya. Program ini bagus, sebab biaya sekolah menjadi lebih murah dan anak terkontrol. Selama ini sudah banyak anak yang masuk sekolah sehari penuh dengan mengikuti les. Untuk yang sudah terbiasa maka akan lebih nyaman karena tidak harus pindah tempat lagi untuk mengikuti les. Agung Jaya Negara di Denpasar menilai program ini bagus karena di luar sekolah banyak gangguan dan pergaulan negatif

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

yang akan membuat anak-anak terpuruk. Kalau berada di sekolah akan terhindar dari hal itu karena mendapatkan pengawasan dari guru. Jadi, setuju demi kemajuan bangsa dan negara di tengah persaingan teknologi maju. Walau demikian, program ini harus diuji. Pendapatnya didukung oleh Becik di Tuban yang menilai program ini sangat positif karena sudah satu paket, artinya pulang sekolah anak-anak tidak les lagi. Selama 10 jam di sekolah tidak belajar terus, tetapi diisi kegiatan ekstra dan bermain. Kalau belajar penuh anak-anak bakal stres. Di samping itu, orangtua yang bekerja akan lebih tenang kalau anakanaknya berada di lingkungan sekolah. Ini cocok untuk sekolah di perkotaan yang mobilitasnya tinggi. (dika)


OPINI

6

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Bekerja Sama untuk Rakyat Sejahtera DI ERA perkembangan teknologi canggih saat ini, terutama komunikasi massa, memiliki jejaring atau network yang luas merupakan sebuah nilai plus tersendiri. Tentu, memiliki saja belumlah cukup. Yang optimal adalah bagaimana memiliki, terlibat di dalamnya secara positif dan menarik keuntungan dalam koneksivitas jejaring tersebut. Ini adalah model konsep interdependensi, saling ketergantungan di era abad ke-20 yang kini menjadi sangat nyata dan kompleks. Itulah sebabnya, katakanlah Bali dengan berbagai predikat dan posisinya, berbagai fora yang diikutinya, dengan berbagai bentuk kerja sama yang dimilikinya mesti berperan aktif dalam hubungan relasi itu. Sebagai daerah yang mengandalkan pariwisata, jejaring sejenis ini mesti dipakai untuk kepentingan lebih menyejahterakan rakyatnya. Sejahtera dalam arti luas. Sejahtera ekonomi, pendidikan, kesehatan, kelayakan hidup dan sebagainya. Ini tugas dari para pemimpin formalnya. Para pejabat pembuat kebijakan, para wakil rakyat dan baru kemudian secara simultan tugas ini diemban oleh para pemimpin nonformal. Urutan ini menjadi penting manakala kita membicarakan soal tanggung jawab. Pemerintah yang digaji oleh rakyat tentu harus menjadi yang terdepan. Begitu juga wakil rakyat, representasi ini hanya untuk kepentingan rakyat. Bukan sebaliknya. Jadi memasuki jejaring, apakah itu dalam tingkat provinsi, kabupaten, sekolah, desa dan sebagainya harus dimanfaatkan secara maksimal. Suatu contoh, sister province, sister city, hubungan bilateral, multilateral, G to G dan sebagainya. Mari disikapi dengan positif. Ini merupakan fora di mana kita bisa berbuat lebih jauh untuk keuntungan bersama. Jangan hanya jadi penonton dan kemudian selesai. Bukan hura-hura politik, sosial, budaya dan sebagainya. Tetapi, apa yang bisa dilakukan setelah hajatan itu selesai? Harus ada tindak lanjut, follow up serta keberlangsungan program yang sifatnya mutualisme. Jangan hanya bangga bahwa menjadi bagian dari organisasi tertentu. Hanya bungah karena organisasi itu melibatkan banyak pihak, banyak negara, banyak orang penting dan sebagainya. Mari kita mencoba berpikir praktis, apa yang bisa ditarik keuntungan dengan masuk ke dalam asosiasi atau organisasi itu? Kalau ada efek positifnya, mari dieksplorasi dengan positif serta kreatif. Jangan berhenti pada satu titik formalitas. Gali serta kembangkan potensi jejaring itu hingga benarbenar optimal. Sebenarnya, hal ini sudah dilakukan dan beberapa di antaranya sudah sukses dan sangat sukses. Baik dilakukan oleh pemerintah, swasta atau perorangan. Jejaring yang kuat, hubungan G to G serta personal merupakan sebuah kapital yang sangat penting dalam memulai sebuah upaya mengarah ke hal-hal yang baik. Yang penting jangan berhenti pada suatu titik seremonial, tetapi berjalan terus di mana akan ada hal-hal lain bisa dilakukan secara komunal.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Reuni Ikatan Kerabatan Antropologi Unud Angkatan 1981

Kerabat Mahasiswa Jurusan Antropologi Fakultas Sastra Universitas Udayana angkatan tahun 1981 sudah sejak 30 tahunan kita tidak pernah bertemu langsung. Terasa sekali rasa rindu terpendam ingin bersua kembali menjalin persahabatan dan membagi cerita nostalgia masa kuliah. Beberapa kerabat yang kita ajak komunikasi bergabung melalui grup WA ingin tatap muka langsung, Yuk Reuni! tetapi nomor kontak dan alamat tempat tinggal para kerabat kami tidak tahu. Mohon para kerabat kontak Ida Bagus Gede Puja Astawa 081 916 222 450 dan Komang Pasek Antara di 08124690780. Ida Bagus Gede Puja Astawa I Komang Pasek Antara

Tanggapan Telkom Denpasar Menanggapi keluhan yang disampaikan oleh Bapak I Gede Budirastu dengan alamat Lumintang, Denpasar Utara tentang kerusakan (mati total) telepon nomor 0361-262382 yang disampaikan melalui media Bali Post, rubrik surat pembaca tanggal 10 Agustus 2016, dapat kami sampaikan bahwa PT Telkom Indonesia Tbk. mengucapkan terima kasih kepada Bapak I Gede Budirastu atas kesetiaannya menggunakan produk Telkom dalam berkomunikasi dan kami mohon maaf atas keterlambatan penanganan gangguan di rumah Bapak. Namun demikian pada tanggal 10 Agustus 2016 sore teknisi kami telah berhasil melakukan perbaikan atas gangguan tersebut, sehingga telepon sudah dapat berfungsi dengan baik. Demikian kami sampaikan agar menjadi maklum. Asisten Manager Communication & Secretariate Telkom Denpasar, I Ketut Gunawan

Telepon Mati Telepon kami 0361 499093 sudah mati total sejak 5 Agustus 2016 dan 0361 499159 sudah mati total sejak satu tahun terakhir. Sudah lapor puluhan kali ke 147, hanya maaf dan dijanjikan respons 2x24 jam tetapi sampai hari ini 8 Agustus 2016 tidak ada respons sama sekali, akhirnya diinfo bahwa dari teknisi (disebutkan nama) dengan nomor telepon 08128384*** akan survei ke lokasi tanggal 7 Agustus 2016. Tetapi nomor tersebut tidak dapat dihubungi. Untuk itu kami mohon kepada Telkom untuk segera memperbaikinya, karena telepon tersebut sangat menunjang usaha kami. Winda 08175190168

Membangun Ekonomi Melalui Potensi Kota Pusaka Konferensi Strategic Meeting Organization World Heritage City (OWHC) Asia Pasifik di Kota Denpasar yang berlangsung pada tanggal 7 – 10 Agustus lalu seakan melengkapi Simposium Internasional Asian Heritage Network 2016 bertema ‘’Supporting Historic Urban Conservation Activities’’, yang telah berlangsung di Kabupaten Karangasem pada tanggal 8 – 11 Januari 2016. Hal ini semakin menegaskan bahwa Bali memiliki potensi kota pusaka yang layak jual secara akademik dan ekonomi. Pengakuan internasional ini menunjukkan bahwa Bali –- dalam hal ini Denpasar dan Karangasem -- memiliki keunikan heritage, khususnya dalam hal kota pusaka maupun kegiatan kota/desa yang memiliki kekentalan sejarah yang luar biasa.

Oleh Dharma Gusti Putra Agung Kresna ali patut bangga dengan lima kabupaten/ kotanya masuk dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Kota Denpasar, Bangli, Buleleng, Gianyar dan Karangasem berada di antara 54 kota/ kabupaten anggota JKPI; dari sekitar 450 kota/kabupaten yang ada di seluruh Indonesia. Kondisi ini tentu membesarkan hati masyarakat Bali. Namun sekaligus mengandung tantangan, mampukah kita masyarakat Bali untuk tetap mempertahankan eksistensi jejak warisan budaya dalam kota pusaka yang kental dengan filosofi Tri Hita Karana itu. Seiring dengan derasnya arus modernisasi atas nama pariwisata, yang sering menggeser keberadaan jejak-jejak warisan budaya yang ada di segenap penjuru Bali. Warisan budaya sebagai jejak sejarah telah tertoreh di segenap penjuru Pulau Bali. Jejak warisan budaya yang kasat mata (tangible heritage) terwujud dalam berbagai kawasan, bangunan dan situs bersejarah. Sementara jejak warisan budaya yang tidak kasat mata (intangible heritage), dapat kita temui dalam berbagai bentuk kesenian tradisi. Jejak sejarah kerajaan-kerajaan di Bali secara nyata dapat kita temui di Puri Agung Karangasem, Puri Agung Klungkung, Puri Agung Singaraja maupun Puri Agung Ubud. Sementara jejak sejarah desa adat secara jelas tergambar di Desa Penglipuran maupun Desa Tenganan. Potensi kota pusaka beserta segala jejak sejarah pertumbuhan perkotaan dan perdesaan Bali tersebut merupakan aset yang sangat berharga

B

utamanya dalam kegiatan wisata minat khusus (special interest tourism). Pariwisata Bali yang berbasis pada budaya tradisi, tentu membutuhkan kelestarian kebudayaan Bali itu sendiri. Eksistensi budaya Bali menjadi kata kunci dalam pengembangan pariwisata Bali, yang telah terbukti meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Jejak warisan budaya dalam wujud desa pakraman di kawasan permukiman, sistem pertanian subak di darat dan sistem krama bendega di laut, harus tetap lestari keberadaannya. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk bahu-membahu menjaga eksistensinya. Harus disadari pula bahwa pariwisata juga telah membawa perubahan sosio-kultural dalam masyarakat Bali. Masyarakat Bali yang agraris dengan sifat komunal penuh kemitraan, saat ini sedang bergeser menjadi masyarakat jasa yang berciri lebih invidual dan penuh dengan kompetisi. Lingkungan perkotaan dan perdesaan Bali yang masih mengandung nilai-nilai filosofi Tri Hita Karana tidak boleh begitu

saja hilang dan tergantikan oleh bangunanbangunan baru -- sering dikonotasikan modern -- yang tidak jelas kandungan filosofi Tri Hita Karana-nya. Karena kandungan nilai filosofi Tri Hita Karana itulah yang menjadi jati diri masyarakat Bali. Jika jejak filosofi ini tidak lagi terkandung dalam lingkungan perkotaan dan perdesaan Bali, maka bisa dikatakan bahwa jati diri Bali kita sudah tidak ada lagi. Potensi Ekonomi Kita harus belajar dari masa lalu guna melanjutkan langkah menapaki koridor masa depan. Jejak sejarah yang ada di kota pusaka maupun perdesaan Bali merupakan potensi ekonomi yang harus tetap kita lestarikan melalui tindakan konservasi fisik ataupun sosial yang bersifat komprehensif. Membangun ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi kota pusaka yang sekaligus merupakan upaya konservasi kota secara komprehensif, antara lain dapat dilakukan dengan: Pertama, membuat Historic Guide Map bagi masyarakat secara luas.

‘’Lingkungan perkotaan dan perdesaan Bali yang masih mengandung nilai-nilai filosofi Tri Hita Karana tidak boleh begitu saja hilang dan tergantikan oleh bangunan-bangunan baru -- sering dikonotasikan modern -- yang tidak jelas kandungan filosofi Tri Hita Karana-nya. Karena kandungan nilai filosofi Tri Hita Karana itulah yang menjadi jati diri masyarakat Bali. Jika jejak filosofi ini tidak lagi terkandung dalam lingkungan perkotaan dan perdesaan Bali, maka bisa dikatakan bahwa jati diri Bali kita sudah tidak ada lagi.’’

Penulis, arsitek senior di Bali

Suara Publik Pendidikan, ’’Reward’’ dan ’’Punishment’’ MENCERDASKAN anak bangsa merupakan suatu investasi di sektor pendidikan. Investasi di sektor pendidikan, kita tidak bisa mengharap buah nyata secara instan jika dibandingkan dengan investasi di sektor lain. Mencerdaskan anak bangsa merupakan tugas utama dan tugas berat guru. Mencerdaskan anak bangsa bukan hanya membuat anak bangsa cerdas secara intelektual melainkan cerdas secara emosional dan spiritual. Ketiga kecerdasan ini trendinya disebut akhlak mulia dan budi pekerti. Mengajar dan mendidik adalah suatu seni. Tentu masing-masing guru memilki seni yang berbeda-beda di dalam memberikan pembelajaran dan pendidikan. All roads lead to Rome. Banyak cara untuk mencapai suatu tujuan. Ada guru yang tegas dan keras, ada pula guru yang lebih toleran pada anak-anak didik mereka dalam melaksanakan tugas keguruannya. Guru tidak pernah dituntut atau dikriminalisasi oleh masyarakat khususnya orangtua siswa. Mereka sangat yakin bahwa guru memberikan pelajaran dan pendidikan dengan berbagai macam metode walaupun dengan sangat tegas dan keras sekalipun. Semua itu dilakukan semata-mata untuk membuat para siswa menjadi sukses. Di masa kini masyarakat khusus-

Melalui Historic Guide Map masyarakat akan ditunjukkan titik-titik jejak sejarah kotanya, dengan informasi data sejarah yang lengkap sekaligus nilai-nilai yang dikandung dalam bangunan – situs kawasan jejak sejarah tersebut. Secara tidak langsung hal ini akan menambah kepedulian dan membuka mata masyarakat akan pentingnya eksistensi jejak sejarah kotanya. Kedua, aktivitas Wisata Jelajah Kota Pusaka. Sebagaimana Denpasar City Tour yang telah dirintis Pemerintah Kota Denpasar, maka melalui kegiatan jelajah akan terbangun kesadaran masyarakat peserta atas jejak sejarah kotanya sendiri beserta potensi ekonominya. Pada gilirannya akan memacu kepedulian masyarakat dalam melestarikan bangunan/situs bersejarah, sehingga terhindar dari upaya penghancuran. Ketiga, melalui Festival Kota Pusaka. Pada ajang ini dapat ditampilkan semua potensi jejak sejarah yang ada di sudutsudut kota. Mulai dari jejak sejarah kuliner, merchandise, kesenian, bangunan, dll. Dengan Festival Kota Pusaka tahunan yang berkelanjutan dan berkesinambungan, segenap warga kota akan diajak melihat sekaligus memahami seluk-beluk perjalanan panjang sejarah kotanya. Warga kota akan bangga dan sadar atas kekayaan warisan budaya yang mereka miliki. Melalui ajang festival juga memberi peluang ekonomi bagi warga pada saat berlangsungnya festival, maupun setelah festival usai. Menggali potensi ekonomi kota pusaka tidak boleh sebatas terkonsentrasi pada objek sejarah kota pusaka itu sendiri. Wisatawan konsumen kota pusaka biasanya adalah eksekutif yang ‘’sibuk’’ berbisnis. Maka kota pusaka harus memberi rasa aman bagi kegiatan bisnis mereka selama kunjungan ke kota tersebut. Karenanya, kota pusaka tidak boleh terisolasi dari sistem informasi global. Fasilitas infrastruktur modern pendukung kota adalah hal yang tidak boleh dilewatkan. Niscaya, aktivitas ekonomi masyarakat akan tumbuh dan berkembang sebagai dampak lanjut dari aktivitas konservasi kota bersejarah yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Oleh I Made Suweda Artiyasa nya orangtua siswa yang kurang pemahaman tentang pendidikan, sangat mudah memojokkan guru, bahkan banyak guru yang telah dikriminalisasi. Seperti yang pernah diunggah di medsos ada guru yang dicukur oleh orangtua siswa karena sebelumnya guru tersebut mencukur anaknya di sekolah. Guru itu berbuat hanya menjalankan tugas untuk menegakkan disiplin di sekolah. da juga guru dilaporkan oleh orangtua siswa ke kantor polisi lantaran telah mencubit anaknya. Orangtua tersebut terlalu percaya dengan pengaduan anak. Setelah dikonfrontasi, mengapa siswa tersebut diberikan hukuman (punishment), karema tidak mau

melaksanakan solat atau sembahyang bersama, justru anak tersebut kedapatan merokok di belakang sekolah. Pendidikan anak bangsa akan berhasil jika guru, orangtua, masyarakat semuanya harus mendukung, peduli dan memahami apa itu pendidikan. Berbicara tentang pendidikan tidak bisa lepas dengan reward dan punishment. Guru paham bahkan sangat mengerti kapan saatnya memberikan reward maupun punishment. Hukuman sangat diperlukan sesuai dengan jenis atau tingkat kesalahan yang dilakukan oleh siswa. Guru mengetahui batasan. Guru wajib memberikan reward dan punishment dalam melaksanakan tugas keguruannya. Hampir semua jenis punishment di masa sekarang dikaitkan dengan kekerasan bahkan melanggar HAM. Apakah sekarang ini pembiaran itu mutlak di perlukan walau anak didik atau siswa yang sudah jelas-jelas membuat kesalahan yang serius melanggar tata tertib sekolah? Pendidikan tanpa adanya reward dan punishment, kita tidak bisa membayangkan bagaimana guru bisa mencerdaskan anak bangsa. Mari kita renungkan bersama.

POJOK Kapolri prihatin, kepercayaan publik terhadap Polri masih rendah. - Kepercayaan tak bisa dibeli. *** KPK menolak rencana pemberian remisi terhadap koruptor. - Rencana bangkitkan korupsi. *** Kapolri telah membentuk tim untuk ungkap testimoni Freddy Budiman. - Jangan ada rekayasa.

Penulis, Guru Bahasa Inggris SMA Negeri 2 Mengwi, Badung

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PATUNG Seorang penjual patung kayu sibuk menghaluskan karya seni itu di Pasar Seni Sukawati. Foto diambil belum lama ini.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Kodam Gelorakan Cinta Tanah Air PANGDAM IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko mengajak institusi lain untuk bersamasama menanamkan rasa cinta Tanah Air. Terutama saat momen peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan Bangsa Indonesia, 17 Agustus. Sebagai hari bersejarah ini, Pangdam menggagas kegiatan bernuansa pembinaan sangat mendasar bertajuk “Bali Nusra Merah Putih“. Hal tersebut disampaikan Kapendam IX/ Udayana Kolonel Infanteri J. Hotman Hutahaean, Rabu (10/8) kemarin. Kolonel Hotman menyampaikan, Bali Nusra Merah Putih merupakan kebijakan Pangdam yang harus direalisasikan oleh satuan jajaran Kodam menyasar generasi muda di lingkungan pendidikan, mulai dari tingkat SLTP dan SLTA. Pasalnya, generasi ini sangat potensial dan strategis sebagai kader pembangunan sehingga sangat perlu mendapatkan pembinaan karakter bangsa, wawasan kebangsaan, kedisiplinan dalam menanamkan dan menumbuhkan semangat kebangsaan, rasa cita Tanah Air dan bela negara sebagaimana yang telah

diwariskan oleh para pahlawan. “Bali Nusra Merah Putih yang dimaksudkan di sini adalah Merah bermakna mengajar di sekolah, sedangkan Putih itu adalah putra-putri Indonesia yang hebat. Jadi makna yang terkandung adalah Kodam IX/Udayana dan segenap jajarannya turun ke lingkungan sekolah, terutama SLTP dan SLTA yang ada di wilayah Bali dan Nusra untuk mengajar serta memberikan pembinaan. Tujuannya untuk mewujudkan putra-putri Indonesia yang hebat dan berwawasan kebangsaan, memiliki disiplin yang tinggi serta cinta Tanah Air,” ujar Kapendam. Adapun metoda yang digunakan antara lain dengan memberikan pembinaan upacara bendera dengan inspektur upacara dari pejabat TNI dan dilanjutkan dengan sosialisasi memberikan pembekalan berupa materi wawasan kebangsaan, pembinaan disiplin dan materi-materi lain yang sudah dipilih dengan tujuan untuk menggugah dan membangkitkan rasa nasionalisme di kalangan generasi muda sebagai penerus bangsa.

Jaga Keakuratan Data Penduduk

Pengurusan Akta Kematian Perlu Didorong

Bangli (Bali Post) Peran serta pemerintah desa sangat diperlukan untuk menjaga keakuratan jumlah penduduk, salah satunya dengan mendorong masyarakat untuk segera mengurus akta kematian. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bangli, I Nyoman Sumantra, Rabu (10/8) kemarin, mengatakan, belakangan ini masyarakat yang sudah dinyatakan meninggal masih tercatat dalam kartu keluarga. Hal ini secara otomatis mengakibkan masih terdaftar sebagai warga negara. Jika ini berlanjut, maka data kependudukan tidak bisa akurat. Oleh karenanya, peran serta pemerintah desa dalam mendorong masyarakat untuk mengurus akta kematian sangat diperlukan. “Sampai saat ini masih ada warga yang akta kematiannya belum diurus. Jadinya itu masih tercatat sebagai penduduk. Pengurusan ini yang perlu didorong,” tegasnya. Keakuratan data itu, menurutnya juga mampu menghindari adanya bantuan pemerintah yang salah sasaran. Di sisi lain, selama digulirkan sejak akhir 2014 beriringan dengan program e-KTP, pengurusan akta kematian sampai 8 Agustus tahun ini mencapai 1.636 orang. “Kalau sudah ada akta kematian, secara otomatis nama di KK akan dihapus oleh sistem. Tidak tercatat lagi. Jadinya tidak mungkin dapat bantuan,” terang Sumantra. Menggenjot pengurusan itu, pejabat asal Desa Siakin, Kintamani ini mengaku sudah bersurat ke pemerintah desa. Selain itu, kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah Bangli dalam hal pelaporan pasien meninggal juga sudah dilakukan. Diharapkan, cara ini bisa membantu program percepatan yang digagas pemerintah. “Komunikasi sudah kami jalin terus. Harus bekerja sama dalam hal ini,” ucapnya. Di sisi lain, pengurusan akta kelahiran, kata mantan Kadisdikpora Bangli ini menyatakan cenderung meningkat setiap bulannya. Bahkan, target yang ditentukan pemerintah pusat sebesar 77 persen mampu terlampaui, menjadi 83,12 persen. Capaian ini tak lepas dari beberapa program yang digulirkan, salah satunya kerja sama dengan Sekolah Dasar. “Yang ngurus akta kelahiran semakin meningkat. Ini salah satu imbas sistem jemput bola,” tandasnya. (kmb45)

7

Figur

Pamer Foto Seksi

Bali Post/ist

SOSIALISASI - Ratusan siswa mengikuti sosialisasi materi wawasan kebangsaan digelar Kodam IX/Udayana. Generasi muda sebagai penerus bangsa, harus memiliki kedudukan sangat strategis. Selain sebagai sasaran pembangunan, mereka nantinya akan menjadi pelaku pembangunan itu sendiri sehingga sangat perlu diberikan pembinaan. Apalagi pelajar SLTP dan SLTA merupakan masa yang sangat labil mudah terpengaruh dan terprovokasi dalam pencarian bentuk karakter diri. Masa-

masa ini sesungguhnya juga cukup berbahaya apabila tidak mendapatkan pembinaan yang benar, lebih-lebih dihadapkan dengan kemajuan teknologi informasi yang berkembang dewasa ini. Oleh karena itu, mereka perlu dibentengi agar tidak mudah terjerumus dan terpengaruh oleh dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi ini. Kegiatan itu akan dilak-

sanakan selama bulan ini. Minggu pertama Agustus ini sudah dilaksanakan dengan menyasar 61.126 pelajar SLTA dan SLTP di wilayah Kodam. Kapendam juga menyampaikan sambutan dan respons cukup baik dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dan menginstruksikan kepada sekolah jajarannya supaya mengikuti sosialisasi tersebut. (kmb36)

FOTO selfie juga sering dilakukan personel Polri, khususnya Polwan. Ironisnya ada yang me-upload foto seksi dan pamer harta seperti rumah serta mobil mewah di media sosial. Kapolri Jenderal Pol. M. Tito Karnavian mengaku kecewa melihat anggotanya seperti itu. Oleh karena itu, Kapolri melarang anggotanya seperti itu dan minta yang ditonjolkan prestasi. “Kinerja atau prestasi yang baik akan ditutupi dengan satu upload video goyang-goyang pantat atau anggota Polwan gaya-gayaan dengan pacar pakai pakaian Bali Post/rah renang. Ini koreksi bagi rekanrekan senior Polwan,” tegas Kapolri saat memberikan arahan kepada personel Polda Bali, Rabu (10/8) kemarin. Dulu, lanjut Tito, banyak Polwan berprestasi misalnya menembak jitu, menolong masyarakat dan antisuap di jalan. Namun, hal itu mulai bergeser ke foto-foto gaya. Akibatnya muncul citra negatif pada Polri dan Polwan. “Kita harus bawa Polwan ke hal-hal positif. Seratus perbuatan buruk polisi akan bisa ditutup dengan satu upload polisi bagikan uang kepada pemulung. Ini kekuatan di media sosial,” ujarnya. Namun saat ini, terjadi kompetisi pamer kekayaan dan foto-foto gaya di media sosial. Tujuannya hanya memberi tahu teman-teman lain. “Punya rumah baru, punya mobil bagus di-upload. Hapus budaya ini. Polisi dilarang foto pamer kekayaan dan foto gaya-gayaan,” kata mantan Kapolda Papua ini. Saat ini, gerakan antikorupsi makin lama semakin kuat. Sisi lain, Mabes Polri akan menyusun Perkap tentang pelaporan harta kekayaan personel Polri, termasuk sanksi-saksinya. Namun, laporan itu bukan untuk konsumsi KPK tapi Irswada. “Laporan ini buat untuk mengerem, bukan mengusut. Dengan adanya Perkap ini, bisa ngerem semua. Aturan bisnis boleh kecuali merugikan negara, bersinggungan dengan tugas atau kewengan dan pengadaan Polri. Kalau tidak direm akan kebablasan,” ujar Jenderal Tito. (rah)

Ratusan Guru TK Tak Dapat Insentif

Pemkab Tabanan Didesak Siapkan Anggaran Tabanan (Bali Post) –

Ratusan guru TK non-PNS di Kabupaten Tabanan hingga kini masih banyak yang belum menerima insentif yang anggarannya berasal dari pemerintah pusat. Pasalnya, selain keterbatasan kuota yang diberikan, mereka tidak memenuhi persyaratan mendapat insentif salah satunya kualifikasi pendidikan S-1 Keguruan. Ketua Klinik Pendidikan Tabanan I Wayan Kawi mengaku menerima sejumlah keluhan dari guru TK non-PNS khususnya yang telah mengabdi hingga lebih dari sepuluh tahun. Ini dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas pendidikan anak-anak. Apalagi guru Tk non-PNS di Tabanan jumlahnya banyak. “Sepengetahuan kami pemberian insentif pusat itu syaratnya sekurang-kurang-

nya mengabdi selama lima tahun, mengantongi ijazah S-1 Keguruan, dan jumlah murid minimal 15. Sementara masih ada sejumlah guru TK yang mengabdi di atas lima tahun tidak dapat insentif karena tidak memenuhi syarat tersebut,” ujarnya, Rabu (10/8) kemarin. Pihaknya mendorong pemerintah daerah agar menganggarkan dana dari APBD untuk membantu guru TK bukan PNS

yang sudah mengabdi lebih dari sepuluh tahun, namun tidak mendapatkan insentif dari pemerintah pusat. “Apa tidak ada inisiatif Pemkab Tabanan untuk guru yang tidak dapat insentif ini dibantu dari anggaran APBD? Kalangan dewan siap tidak menganggarkan itu?’’ ucapnya. Mantan anggota DPRD ini juga minta dinas terkait memberikan sosialisasi terkait program pemerintah pusat secara

menyeluruh kepada seluruh guru TK non-PNS sehingga informasi terkait syarat penerimaan insentif bisa diketahui oleh seluruh guru. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Putu Santika menyatakan dari 600 guru TK non-PNS di Tabanan baru 180 yang menerima insentif dari anggaran pusat. “Masih banyak guru TK non-PNS yang belum dapat. Semuanya tergantung kuota yang diberikan pusat,” jelasnya. Disinggung tentang salah satu syarat penerima insentif, yakni harus mengantongi ijazah S1 Keguruan, ia me-

nyebut masih ada 30 persen guru TK non-PNS yang tidak S1. Pihaknya telah mencoba mengusulkan anggaran daerah untuk insentif bagi yang tidak memenuhi syarat, namun belum terealisasi. Guru non-PNS dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMA mendapatkan haknya berupa insentif bulanan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pemberian insentif ini terkait permasalahan kesejahteraan. Setiap guru memperoleh Rp 200 hingga Rp 400 ribu per bulan yang dibayarkan tiap triwulan. (kmb28)

Dewan Buleleng Dukung Prioritas ’’Shortcut’’ di Sukasada

Desak Pemerintah Siapkan Anggaran Pembebasan Lahan

Singaraja (Bali Post) – DPRD Kabupaten Buleleng mendukung penuh rencana pemerintah pusat memprioritaskan pembangunan shortcut titik lima dan enam di Kecamatan Sukasada, Buleleng. Wakil rakyat di Buleleng ini menilai, shortcut penting dibangun untuk percepatan pemerataan pembangunan antara Bali Selatan dan Bali Utara. Sebagai bentuk dukungan itu, lembaga dewan mendesak agar pemerintah daerah mengalokasikan dana sharing untuk pembebasan lahan di kedua lokasi shortcut tersebut. Demikian terungkap ketika para pimpinan dewan bersama

ketua komisi dan ketua fraksi di DPRD Buleleng melakukan dialog bersama Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS), Rabu (10/8) kemarin di Singaraja. Intinya, dewan Buleleng tidak ingin pembangunan infrastruktur oleh pemerintah pusat ini lajunya melambat gara-gara adanya polemik berkepanjangan. Ketua DPRD Gede Surpiatna didampingi Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa dan Ketua Komisi I Putu Mangku Mertayasa mengatakan, pembangunan shortcut titik lima dan enam itu masuk menjadi prioritas lantaran hasil kajian teknis menyebut pada kedua lokasi

itu medan jalannya tergolong rawan dan kerap kali memicu kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang merenggut korban jiwa. Atas kondisi ini, pihaknya berharap titik mana yang akan lebih dahulu dikerjakan oleh pemerintah pusat agar tidak diperdebatkan hingga menjadi konsumsi politik. Yang jelas, di titik mana pun shortcut akan dibangun pada akhirnya menyangkut pemerataan pembangunan yang tidak saja menguntungkan Buleleng namun juga berdampak terhadap Bali secara umum. Mendukung keseriusan pemerintah daerah untuk mewujudkan shortcut titik lima dan enam, dewan Buleleng sepakat

untuk mendorong agar pemerintah daerah mengalokasikan dana pembebasan lahan dalam APBD 2017. “Semestinya semua pihak berpikir positif, tidak melihat dengan persepsi politik. Pendekatan yang dilakukan Bupati Putu Agus Suradnyana ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PURR) untuk kepentingan pembangunan baik untuk Buleleng dan Bali secara umum. Dan kami dorong pemerintah segera menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan mulai pembahasan APBD 2017,” jelasnya. Menanggapi dukungan itu, Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) menyatakan, sikap de-

wan itu merupakan langkah positif untuk mendukung percepatan pemerataan pembangunan Bali Utara. Untuk itu, ia berharap, semua pihak berpikir positif terkait dengan percepatan shortcut lokasi lima dan enam, sehingga tidak ada kesan saling rebutan dan memunculkan polemik berkepanjangan. “Saya dan teman-teman di DPRD akan berkoordinasi dan membahas bersama dengan Gubernur agar percepatan pembangunan untuk mewujudkan wacana pemerataan pembangunan Bali Selatan dan Bali Utara melalui shortcut di titik lima dan enam,” tegasnya. (kmb38)


BANGLI

8 SOSOK Bantu Koperasi Sakit PERKEMBANGAN Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bangli semakin pesat. Berdasarkan data terakhir, jumlah koperasi di bumi Bhukti Mukti Bhakti ini mencapai 247 unit yang tersebar di seluruh kecamatan. Dari total jumlah itu, masih ada puluhan koperasi yang tergolong sakit. Namun, ada juga yang berhasil Bali Post/sos meraih prestasi baik tingkat kabupaten maupun provinsi. Pemerintah pun berupaya agar koperasi yang berprestasi bisa membantu koperasi yang sakit. ‘’Untuk meminimalisir yang sakit, koperasi yang sehat perlu membantu dalam pembinaan. Harus bahu-membahu,’’ ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangli I Dewa Gede Suparta, Rabu (10/8) kemarin. Dalam pembinaan itu, koperasi sehat bisa membagi pengetahuannya terutama dalam hal manajemen keuangan dan keanggotaan yang selama ini masih kerap menjadi persoalan. Pembinaan sejatinya juga sudah dilakukan pemerintah daerah. Namun, karena petugas dan jarak yang cukup jauh menjadikan pelaksanaannya tak maksimal. ‘’Kalau pembinaan itu bisa dilakukan bersama-sama, koperasi akan bisa berkembang baik. Bagi pengalaman bagaimana cara manajemennya,’’ tegasnya. Koperasi yang sehat akan berdampak positif untuk masyarakat dan daerah. Sebab secara tidak langsung akan mampu mempercepat pembangunan dan memperlancar roda perekonomian. ‘’Makanya kami dorong supaya koperasi itu rutin menggelar RAT. Kalau tiga kali tak dilakukan, langsung dibubarkan,’’ tandas mantan Kadisdukcapil Bangli ini. (sos)

Wayan Sukartana

Bali Post/ina

Peternak Diminta Siapkan Pakan Alternatif

Bangli (Bali Post) Para peternak sapi di Kabupaten Bangli didorong untuk membiasakan diri membuat pakan ternak alternatif. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi sulitnya petani mendapatkan pakan ternak segar terutama saat musim kemarau tiba. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (P2) Kabupaten Bangli I Wayan Sukartana mengatakan, sebagaimana pengalaman selama ini, peternak sapi biasanya kelimpungan mencari pakan ternak saat musim kemarau. Sebab saat musim kemarau rumput-rumput yang segar kebanyakan akan mengering karena kekurangan air. Dampaknya, mau tak mau peternak harus mengeluarkan biaya lebih untuk membeli pakan segar. Tak hanya itu, peternak juga diprediksinya akan semakin kesulitan mendapatkan pakan segar lantaran luas lahan yang menjadi tempat tumbuhnya pakan ternak semakin menyempit. ‘’Sekarang memang belum seberapa tapi lama kelamaan ini akan berpengaruh terhadap ketersediaan pakan,’’ terangnya. Untuk mengatasi kesulitan pakan, menurut Sukartana, hal yang harus dilakukan petani saat ini adalah membiasakan untuk membuat pakan ternak alternatif. Pakan ternak alternatif dibuat dengan memanfaatkan teknologi pengawetan atau yang disebut dengan silase yakni dengan menyimpan rerumputan maupun dedaunan yang akan dijadikan pakan ke dalam sebuah tempat selanjutnya difermentasi dengan menambahkan EM4, dedak dan beberapa bahan lainnya. ‘’Nanti sedikit demi sedikit pakan yang difermentasikan ini diberikan ke ternaknya,” ujarnya. Mantan Kadis Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan ini mengatakan, meski mudah namun belum banyak peternak di Bangli membuat pakan ternak alternatif sebagai pendamping pakan hijau. Hanya ada beberapa petani yang masuk dalam kelompok Simantri yang sudah menerapkan cara tersebut. ‘’Kalau di daerah lain cara seperti ini sudah banyak diterapkan petani. Seperti di daerah Tabanan, Jogja dan lainnya,’’ bebernya. Untuk membiasakan peternak memproduksi pakan alternatif, pihaknya mengaku akan gencar memberikan imbauan kepada peternak melalui petugas penyuluh lapangan (PPL). Tak hanya itu Sukartana juga berencana akan membuat surat edaran kepada peternak terkait pakan ternak. (kmb40)

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

Pemkab Rancang MoU Pengiriman Sampah ke TPA Landih Bangli (Bali Post) -

Keinginan Pemkab Klungkung untuk mengirim sampah ke TPA Regional di Desa Landih langsung ditindaklanjuti Pemkab Bangli. Ditegaskan, guna merealisasikan hal itu perlu adanya Memorandum of Understanding (MoU). Tujuannya, untuk menghindari polemik di masyarakat. Kepala Dinas Tata Kota Bangli Ida Ayu Yudi Sutha saat dikonfirmasi, Rabu (10/8) kemarin menjelaskan, keinginan Pemkab Klungkung untuk mengirim sampah ke TPA Regional sudah disampaikan secara langsung ke bupati. Meskipun ada isyarat adanya kata sepakat, Pemkab Bangli tetap menegaskan hal itu harus didukung dengan perjanjian secara tertulis yang nilai keabsahannya bisa lebih diperhitungkan dan bisa dijadikan bahan sosialisasi ke masyarakat. ‘’Untuk di awal, MoU dirancang masih sifatnya umum, soal kerja sama saja. Sekarang lagi dikonsultasikan ke Bagian Hukum, mana yang perlu digodok lagi,’’ ujarnya. Nantinya MoU itu akan kembali dilengkapi hal yang bersifat teknis mengenai mekanisme pengiriman sampah seperti waktu pengangkutan, jumlah sampah yang diangkut per hari dan jalur yang dilalui truk pengangkut. Hal ini akan dikoordinasikan dengan Pemkab Klungkung. Di sisi lain, dalam MoU itu tidak tercantum mengenai pemanfaatan TPA sebab sifatnya regional, yang bisa digunakan

untuk menangani sampah beberapa kabupaten. ‘’Soal pemanfaatannya tak ada di MoU, karena itu (TPA-red) sudah regional. Yang diatur hanya teknis pengirimannya,’’ tegasnya. Menurut birokrat yang akrab dipanggil Dayu Yudi ini, MoU itu penting untuk menghindari munculnya persoalan di masyarakat terutama yang terkena dampak. Jika rancangan perjanjian itu sudah tuntas dikaji, selain Pemkab Klungkung, juga akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi untuk dibicarakan kembali. Pada intinya, apa yang disampaikan dalam perjanjian itu diharapkan tak merugikan pihak manapun. ‘’Aspek sosial juga harus dipikirkan. Kami tak ingin seperti dulu, mengirim sampah tiba-tiba. Warga ada yang mengeluhkan. Intinya kami ingin bagaimana program ini bisa buat warga nyaman,’’ ucapnya. Sementara itu, Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Landih I Putu Sedan mengatakan, pengiriman sampah itu harus dikaji secara matang supaya tak memunculkan polemik di masyarakat. Ia pun menyebutkan beberapa bulan lalu sudah pernah dilakukan pengiriman

Bali Post/sos

TPA Regional Landih. sampah tetapi ada penolakan dari masyarakat sekitar dan masyarakat di Banjar Guliang Kangin, Desa Tamanbali yang daerahnya dilalui truk pengangkut. Selain itu, kapasitas TPA dalam waktu jangka panjang juga perlu diperhatikan. ‘’Sekarang satu penampungan sudah penuh. Yang tersisa lagi satu tempat. Kalau ada tambahan sampah

dari daerah lain, itu akan cepat penuh. Nanti sampah dibawa ke mana lagi. Ini harus diperhatikan juga,’’ pintanya. Hal lain yang juga menjadi kekhawatiran, kata Sedan, yakni adanya pencemaran terhadap sumber air yang berada di sekitar TPA. Air tersebut direncanakan dimanfaatkan oleh warga di Dusun Bangklet, Desa Kayubihi dan Dusun Palaktiying, Desa

Landih. Hal senada juga sempat diungkapkan Perbekel Desa Landih I Ketut Sudana. Rencana itu perlu dikaji secara matang, baik dari sisi sosial maupun lingkungannya. Sebab selama ini warga sekitar sudah sering menghirup bau tak sedap. ‘’Kami harapkan seluruh aspek diperhatikan, terutama lingkungan,’’ katanya. (kmb45)

Dusun Puraja

Basis Perjuangan Kapten Anom Mudita yang Terlupakan

DUSUN Puraja Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku pernah menjadi basis pejuang kemerdekaan. Di dusun ini, pahlawan Bangli Kapten A.A. Anom Mudita pernah bersembunyi serta mendirikan gudang logistik dan persenjataan sebelum kemudian berperang ke Suter dan beberapa wilayah lainnya di Kintamani. Namun tidak banyak generasi muda yang mengetahui hal ini. Bahkan tugu pahlawan di Puraja nyaris tak pernah dikunjungi saat peringatan hari kemerdekaan RI. I Ketut Rita, seorang veteran asal dusun setempat, Rabu (10/8) kemarin menceritakan bagaimana semangat perjuangan para pemuda Bangli dalam usaha merebut kemerdekaan. Veteran berusia 90 tahun-an ini masih bisa mengingat sepenggalsepenggal kisah perjuangan di Puraja. Rita menuturkan bahwa dulunya saat Indonesia belum merdeka, Dusun Puraja pernah dijadikan tempat persembunyian pahlawan Bangli oleh Kapten A.A. Anom Mudita. Di dusun ini, tepatnya di lokasi yang kini menjadi areal jaba sisi Pura Dalem Pingit, Kapten

Anom Mudita merekrut pemuda setempat menjadi pejuang dan mendirikan sebuah gudang logistik. Semua hasil bumi disimpan di gudang tersebut. Tak hanya itu, sebagian dari lokasi tersebut juga dijadikan sebagai gudang senjata. ‘’Dulu saya dan pemuda lainnya di sini bertugas membantu menyediakan bahan makanan. Usia saya saat itu sekitar 25 tahun,’’ ungkapnya didampingi Kepala Dusun Puraja I Nyoman Adnyana. Rita mengungkapkan, Kapten Anom Mudita merupakan sosok pejuang hebat. Pahlawan asal Puri di Bangli tersebut diakuinya sangat pandai membakar semangat para pemuda. ‘’Beliau sangat perhatian kepada kami. Beliau selalu mengecek berapa jumlah pemuda yang ada saat itu,’’ terangnya. Rita mengatakan, meski menjadi basis pejuang, namun wilayah Puraja tidak pernah terjadi perang. Peperangan melawan penjajah oleh pemuda Bangli saat itu pecah di wilayah Suter selama kurang lebih tiga hari dan berlanjut ke beberapa wilayah di Kintamani Barat.

Akibat peperangan tersebut, sejumlah pejuang meninggal dunia. Sementara itu, Kadus Puraja I Nyoman Adnyana mengatakan, pasca-Indonesia merdeka, oleh pemerintah, lokasi yang pernah dijadikan sebagai tempat persembunyian pahlawan Kapten A.A Anom Mudita kemudian didirikan sebuah tugu pahlawan. Sayangnya, tugu pahlawan yang berdiri bersebelahan dengan Pura Dalem Pingit tersebut kurang mendapat perhatian pemerintah dalam hal penataan. Sejak hampir belasan tahun tugu pahlawan di Puraja nyaris tak pernah dikunjungi saat peringatan hari kemerdekaan RI. ‘’Dulu pernah sekali dikunjungi Ida Bagus Oka saat beliau menjabat sebagai gubernur. Setelah itu tidak pernah lagi,’’ terangnya. Adnyana mengatakan, agar keberadaan tugu ini dapat mengingatkan masyarakat tentang sejarah perjuangan para pahlawan di Bangli, diharapkan keberadaan tugu pahlawan di Puraja ini ke depan bisa dijadikan sebagai salah satu lokasi napak tilas. (ina)

TUGU - Tugu Pahlawan di Dusun Puraja.

Bali Post/ina

Bali Post/sos

BATAKO - Pengusaha batako di Kelurahan Cempaga, Bangli yang mengeluhkan harga pasir melonjak.

Harga Pasir Melonjak

Pengusaha Batako Terancam Gulung Tikar Bangli (Bali Post)Lonjakan harga pasir sebagai imbas penutupan sejumlah galian C di beberapa daerah mengakibatkan pengusaha bahan bangunan khususnya batako menjerit. Tak hanya omzet turun, beberapa pengusaha juga terancam gulung tikar. Salah satu pembuat batako di Kelurahan Cempaga, Bangli, Dewa Gede Kastawa menuturkan, sejak beberapa pekan terakhir harga satu truk pasir mencapai Rp 1,7 juta. Harga ini melonjak dari sebelumnya yang hanya Rp 1,1 juta. Kondisi ini sangat memukul usahanya yang telah berdiri sekitar lima tahun. ‘’Kenaikan harga itu cukup membebani perkembangan usaha,’’ ujarnya, Rabu (10/8) kemarin. Guna menghindari kerugian, ia terpaksa menyiasatinya den-

gan menaikkan harga jual batako yang sebelumnya Rp 2.100 per buah menjadi Rp 2.300 per buah. Cara ini pun tak sepenuhnya membuat dirinya lega. ‘’Kekhawatiran merugi tetap ada. Kami harap harga pasir cepat turun. Buruh juga kasihan kalau usaha ini tutup,’’ kata Kastawa. Hal senada juga disampaikan pengusaha batako di Desa Pengotan, I Nyoman Dangin. Usaha yang baru dirintisnya satu tahun lalu itu terancam bangkrut. Di tengah lonjakan harga pasir, ia berencana untuk tutup sementara. ‘’Harga jual batako terpaksa dinaikkan lagi beberapa rupiah,’’ ucapnya seraya mengharapkan pemerintah bisa memberikan jalan keluar untuk persoalan ini. Nasib serupa juga dialami pengusaha batako di Desa Peninjoan, Tembuku. (kmb45)


GIANYAR

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

9

Sambut HUT Ke-71 RI

SOSOK

TNI Tanamkan Nilai Kebangsaan di Sekolah

Bali Post/ded

Pantau Proyek

PEMKAB Gianyar mengakui terdapat beberapa kendala dalam pengerjaan proyek fisik tahun ini. Namun diharapkan kendalakendala bisa segera diatasi agar seluruh kegiatan konstruksi yang dianggarkan di APBD 2016 dapat tuntas tepat waktu. Asisten Administrasi, Ekonomi dan Pembangunan Setda Gianyar Ketut Astawa Suyasa, Rabu (10/8) kemarin, mengungkapkan, untuk tahun 2016, jumlah pekerjaan konstruksi yang masuk Unit Layanan Pengadaan (ULP) sebanyak 125 paket. Nilai total pagu sebesar Rp 427 miliar. Sejumlah proyek telah tuntas dan beberapa di antaranya saat ini sudah memasuki finishing. Secara umum pelaksanaan kegiatan berlangsung cukup baik. Namun, mantan Kadispenda Gianyar ini mengakui terdapat kendala terutama keterlambatan datangnya material sebagai imbas penutupan galian C di Karangasem yang berisiko terhadap waktu pengerjaan. Meski demikian, pihaknya mengaku akan terus berupaya mengoptimalkan pelaksanaan agar proyek bisa selesai tepat waktu. ‘’Semua proyek diharapkan bisa selesai tepat pada waktunya dan sesuai perencanaan sehingga bisa cepat dipergunakan oleh masyarakat,’’ kata Astawa Suyasa didampingi Kabag Pembangunan I Wayan Wirasa. Dikatakannya lebih lanjut, tim Pemkab Gianyar terus memantau pelaksanaan proyek di lapangan. Seperti kemarin, pihaknya menyisir Kecamatan Tampaksiring, Ubud, dan Tegallalang. Proyek yang ditinjau di antaranya perbaikan jembatan Pacung-Padpadan, rehab jalan lingkungan Lokeserana-Patemon-Panglan, bedah rumah warga Pejeng, pembangunan ruang belajar baru SMP 3 Tampaksiring, pembangunan posko pencegahan dan penanganan bencana kebakaran di Ubud, finishing kantor Desa Tegallalang dan pembangunan jalan Melinggih-Kelusa. ‘’Pemantauan itu untuk memastikan sekaligus memotivasi pelaksana agar proyek berjalan sesuai target,’’ tegasnya. (ded)

Gianyar (Bali Post) Menyambut peringatan HUT RI ke-71, jajaran TNI semakin gencar melakukan penanaman cinta Tanah Air dan wawasan kebangsaan. Rabu (10/6) kemarin, ceramah kebangsaan dilaksanakan di sejumlah sekolah. Ceramah kebangsaan di SMK Pariwisata Kertayasa, Ubud diisi Mayor Inf. Suparno Hadi. Kegiatan yang sama juga dilakukan di SMPN 2 Keramas Blahbatuh dengan narasumber Danramil Blahbatuh Kapten Cpl Ketut Parswa yang diikuti sekitar 70 orang siswa dan guru dari sekolah tersebut. Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Berto SP Capah, S.Sos. menyampaikan, program ini merupakan perintah dari komando atas sebagai upaya penanaman wawasan kebangsaan kepada generasi muda. ‘’Ini

dilakukan untuk memupuk rasa bangga generasi muda menjadi bangsa Indonesia sehingga dapat menjadi generasi unggul yang mampu berkiprah dan menjaga tanah airnya,’’ tegasnya. Dikatakannya lebih lanjut, kegiatan semacam ini sangat perlu diberikan untuk siswa mengingat mereka cenderung masih labil baik pemikiran maupun sikapnya. Pendidikan seperti ini pun akan terus dilakukan dengan harapan bisa menyentuh seluruh sekolah di Gianyar. (kmb35) NILAI KEBANGSAAN - Penanaman nilai kebangsaan yang dilakukan Mayor Inf. Suparno Hadi di SMK Pariwisata Kertayasa Ubud, Rabu (10/8) kemarin.

Bali Post/nik

Toko Modern Bodong Marak

Pemkab Harus Segera Bertindak

Gianyar (Bali Post) Jumlah toko modern berjaringan di Kabupaten Gianyar sudah melebihi batas ideal. Bahkan dari 115 toko yang terdata di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar, 54 unit dipastikan belum mengantongi izin alias bodong. Kalangan DPRD Gianyar pun kembali mendesak eksekutif segera melakukan penertiban toko modern tanpa izin alias bodong. Ketua Fraksi Golkar DPRD Gianyar I Kadek Era Sukadana, Rabu (10/8) kemarin, meminta agar eksekutif segera melakukan penertiban terhadap toko modern bodong. Apalagi belum lama ini eksekutif sudah mengaku siap memberikan sanksi tegas. ‘’Tapi sampai sekarang belum ada tindakan apa-apa. Jadi ini penertiban harus segera dilakukan,’’ katanya. Ia pun mendesak eksekutif agar menghentikan pertumbuhan toko modern yang terus menjamur. Karena semakin banyak toko modern berjarin-

gan bermunculan, akan sangat berpengaruh terhadap pedagang kecil. ‘’Saya akan terus mendesak eksekutif untuk membendung menjamurnya toko modern dan agar ada ruang untuk para pedagang tradisional kita,’’ tegasnya. Sementara Kepala Disperindag Gianyar Wayan Suamba menjelaskan bahwa pemerintah hanya memiliki kewenangan mengatur kuota dan penyebaran toko modern. Hal ini sesuai Perpres yang mengatur toko atau waralaba berjaringan yakni Perpres Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan

dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Aturan ini juga diperkuat dengan Permendagri nomor: 70/M-DAG/PER/12/2013 tentang Pedoman Penataan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. ‘’Kalau pemerintah menghalangi, nanti kena sanksi karena ada peraturannya. Disperindag hanya memiliki kewajiban mengatur,’’ jelasnya. Kabupaten Gianyar juga sudah pernah melakukan kajian, terkait kapasitas ideal toko modern. Kajian per daerah

disesuaikan dengan sejumlah indikator salah satunya jumlah penduduk. Dari kajian itu diketahui jumlah ideal toko modern di Gianyar hanya 79 unit. Kuota tersebut juga termasuk rencana penambahan untuk beberapa tahun ke depan. Namun kenyataannya berdasarkan data terakhir di Disperindag Gianyar, jumlah toko modern sudah mencapai 115 unit. Ironisnya dari jumlah tersebut, hanya 61 unit yang sudah memiliki izin, sementara 54 lainnya bodong. ‘’Yang belum memiliki izin tentunya kewenangannya ada di BPPT. Namun tetap kita berikan pembinaan,’’ ujar Suamba. Suamba menambahkan, jumlah toko modern berjaringan yang terdata tersebut tersebar di seluruh wilayah Gianyar. Na-

mun diakui, ada sejumlah desa adat yang menolak keberadaan toko berjaringan di wilayahnya seperti Desa Adat Bitera, Pujung dan Desa Adat Sayan. Sementara itu, Kabid Perizinan dan Non-Perizinan BPPT Gianyar Gusti Ngurah Suastika mengatakan, saat ini Pemkab Gianyar sedang merancang perda untuk izin toko modern. Perda ini nantinya akan menentukan kawasan dan jumlah keberadaan toko modern. Karena masih merancang perda, pihaknya pun belum berani mengeluarkan izin toko modern. ‘’Banyak yang mau mencari izin toko modern. Tapi kami tidak berani memberikan izin karena belum ada Perda. Saat ini perda baru disusun. Mudahmudahan secepatnya kita punya Perda itu,’’ ucapnya. (kmb35)

Pemuda Asal Wanayu Robek Curi Kamera Wisatawan, Lomba Gerak Jalan Indah Buruh Bangunan Diringkus ’’Pararem’’ Desa Pakraman Bedulu Putri Menuai Keluhan Banyak Peserta Pingsan

Gianyar (Bali Post) Lomba gerak jalan indah antarsiswa SMP dan SMA/ SMK Putri, Selasa (9/8) lalu, diwarnai insiden banyaknya peserta yang pingsan. Hal ini diduga akibat penyelenggaraannya yang menyita banyak waktu peserta. Sejumlah orang tua siswa pun mengeluhkan kesigapan pihak panitia. Lomba gerak jalan tersebut sejatinya berute pendek yakni sekitar 4 km dalam kota. Namun, kegiatan baru dimulai pukul 15.00 wita dan berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 wita. Sementara banyak di antara peserta yang sudah melakukan persiapan sejak pagi hari. Jumlah peserta pun membeludak sehingga perlu waktu cukup lama bagi semua peserta untuk tampil. Hal inilah yang dikeluhkan dan diprotes orang tua siswa. Apalagi akibat kelelahan, banyak peserta gerak jalan yang pingsan terutama saat mencapai garis finish. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit. Menurut sejumlah orang tua siswa, seharusnya panitia mempersiapkan lomba dengan lebih matang guna menghindari kejadian yang tak diinginkan. ‘’Harusnya sudah diantisipasi. Kalau tahu pesertanya banyak, kan bisa dibagi antara SMP dan SMA. Atau jadwal pembukaannya dimajukan supaya tidak sampai malam,’’ kata salah satu orang tua siswa. Kepala Disdikpora Gianyar I Made Suradnya mengakui banyak peserta gerak jalan yang pingsan. Namun mengenai jumlahnya, dia mengaku tidak tahu pasti. ‘’Berapa totalnya saya kurang tahu. Yang dapat tindakan di RS jumlahnya sekitar 12 orang. Yang lainnya begitu dapat penanganan langsung pulang dan tidak terdaftar di RS,’’ ujarnya. Mengenai penyebab banyaknya peserta yang pingsan, dia juga mengaku tidak mengetahui dengan jelas. Namun kemungkinan besar karena peserta terlalu bersemangat hingga kelelahan. Rute gerak jalan hanya 4 km dalam kota, tetapi mengingat banyaknya kreasi gerakan dan kondisi tubuh yang kurang fit memungkinkan banyak peserta yang tumbang.

Dia juga sudah meminta keterangan pihak sekolah terkait kesiapan siswa mengikuti kegiatan gerak jalan. ‘’Pihak sekolah ngaku sudah memberikan makanan pada siswa sebelum gerak jalan. Mungkin saja para siswa ada beban untuk jadi juara sehingga energinya terkuras saat gerak jalan,’’ katanya. Lebih lanjut Suradnya menjelaskan, saat kejadian, pihaknya sudah langsung melakukan penanganan. Peserta gerak jalan yang pingsan langsung dilarikan ke rumah sakit. ‘’Kami gratiskan biayanya. Kami juga stand by di RS termasuk mengantar mereka yang sakit pulang ke rumah. Saya sendiri stand by di RS sampai jam 21.30 wita. Yang jelas kami sudah berusaha semaksimal mungkin,’’ tegasnya. Terkait jadwal penyelenggaraan, Suradnya menjelaskan, awalnya kegiatan diplot untuk kalangan SMP. Namun karena khawatir penonton tidak puas, maka peserta pun ditambah dengan mengikutsertakan pelajar SMA/SMK. Dengan adanya insiden dan keluhan atas penyelenggaraan lomba kali ini, pihaknya mengaku akan melakukan evaluasi dan memperketat pengawasan ke depan. (kmb25)

Gianyar (Bali Post) Unit Reskrim Polsek Ubud meringkus pelaku pencurian berinisial MF (31), Rabu (10/8) kemarin. Pria asal Lumajang ini ditangkap polisi karena mencuri kamera milik wisatawan asal Jerman. Kini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Ubud. Kanit Reskrim Polsek Ubud Iptu Hadimastika menjelaskan, penangkapan ini berawal dari laporan wisatawan asal Jerman, Tin Phan (24). Korban mengaku kemalingan saat berada di ATM di kawasan Jalan Raya Ubud. ‘’Dari laporan ini, kami langsung mendatangi lokasi untuk penyelidikan,’’ katanya. Dikatakan, dari hasil pemeriksaan CCTV, polisi menemukan ciri-ciri pelaku. Tidak membuang waktu lama, jajaran Buser Polsek Ubud langsung menyebar melakukan perburuan. ‘’Dari CCTV, ciri pelaku terlihat jelas dari wajah dan pakaian sehingga mudah kami deteksi,’’ jelasnya. Tidak berselang lama, pelaku terdeteksi melintas di seputaran Banjar Kutuh Desa Sayan, Ubud. Di sana, pelaku terlihat mengendarai Honda Beat. ‘’Pelaku langsung diringkus selanjutnya pelaku kami giring ke Mapolsek Ubud untuk menjalani pemeriksaan,’’ terangnya. Saat diinterogasi, pelaku tidak mengakui aksinya. Pria yang tinggal di Lingkungan Bentuyung, Kelurahan Ubud itu mengaku hanya menemukan kamera tersebut. ‘’Sempat saya tunggu pemiliknya, karena tidak ada yang mencari, akhirnya kamera tersebut saya bawa pulang. Ketika di rumah ini saya ceritakan kepada teman saya, sebenarnya mau dibeli, tapi tidak saya berikan,’’ ujar pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan itu. Namun, menurut Iptu Hadimastika, pengakuan pelaku itu hanyalah alibi. ‘’Kalau memang ada iktikad baik mengembalikan, harusnya diserahkan kepada satpam yang bertugas di sana,’’ tegasnya. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Seorang oknum pemuda berinisial W membuat resah krama Desa Pakraman Bedulu. Pasalnya, pemuda asal Desa Wanayu itu merobek buku pararem Desa Pakraman Bedulu milik warga pendatang di Banjar Margabiung. Aksi ini akhirnya dilaporkan ke Mapolsek Blahbatuh. Informasi dihimpun menyebutkan, pararem yang dirobek tersebut berisi hukum adat yang melindungi para pedagang di wilayah Desa Pakraman Bedulu khususnya dari oknum yang kerap menjadi tukang palak. Terlebih selama ini isu beredar bahwa para pedagang sering mendapat aksi pemerasan. Namun, Sabtu (6/8) malam, Tohir seorang pedagang warung lalapan depan SPBU Banjar Margabingung berusaha dipalak oleh oknum pe-

muda berinisial W. Tohir pun menunjukkan buku pararem tersebut. Namun oknum pemuda ini malah marah-marah dan akhirnya merobek buku pararem tersebut. Bahkan W juga menaruh nomor hp di warung lalapan tersebut dengan maksud menantang orang lain yang tidak terima dengan perbuatannya. Bendesa Pakraman Bedulu I Gusti Ngurah Serana, Rabu (10/8) kemarin mengaku sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Blahbatuh. Dikatakan, polisi sudah memproses kasus ini. ‘’Tadi sudah dimediasi di Mapolsek Blahbatuh. Pelaku mengaku salah karena merobek buku pararem kami dan meminta maaf,’’ katanya Dikatakan Serana, saat mediasi, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku mengakui saat itu tidak sadar karena sedang mabuk minuman be-

ralkohol. Meski sudah ada mediasi, pihak Desa Pakraman Bedulu belum memastikan akan menutup kasus ini mengingat selama ini sudah santer beredar isu aksi pemalakan terhadap warga pendatang yang dilakukan oknum pemuda. ‘’Ini akan kita bahas dulu dengan krama karena selama ini banyak pendatang yang kabarnya dipalak tapi warga pendatang ini tidak berani melapor,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kapolsek Blahbatuh Kompol Nyoman Sumarajaya membenarkan pelaku sudah meminta maaf. Namun pihak Desa Pakraman Bedulu belum memberikan tanggapan. Karena itu, proses hukum akan tetap jalan. ‘’Ya memang benar tadi ada mediasi. Namun belum menemukan kesepahaman. Kami akan upayakan agar berakhir damai,’’ ucapnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10 Nusa Penida Sumbang PAD Terbesar Semarapura (Bali Post) – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Klungkung mengalami kenaikan drastis tahun ini. Peningkatan terbesar berasal dari pajak hotel dan restoran di Nusa Penida. Tingginya PAD membuat Pemkab Klungkung memiliki modal untuk menggarap program-program yang dicetuskan Bupati I Nyoman Suwirta. Untuk menekan kebocoran pembayaran pajak, Pemkab Klungk u n g m em p ers i a p ka n Bali Post/dwa pajak online. Menurut Sekda Klungkung Gede Gede Putu Winastra Putu Winastra, pihaknya mempersiapkan anggaran sekitar Rp 150 juta pada anggaran perubahan ini untuk menerapkan pajak online. Lewat pajak online, pembayaran pajak hotel dan restoran tidak lagi menunggu laporan dari pemilik perusahaan, mengingat telah dihitung setelah adanya transaksi. “Lebih mudah pengawasan menggunakan pajak online karena telah dihitung dan dilaporkan saat terjadinya transaksi,” ujar Winastra, Rabu (10/8) kemarin. PAD Klungkung mencapai Rp 121 miliar. PAD tertinggi disumbangkan dari pendapatan pajak daerah yang mencapai Rp 35,9 miliar. Hotel, restoran, serta pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menyumbang PAD terbesar. “Untuk hotel dan restoran, paling banyak disumbangkan dari Nusa Penida. Begitu juga BPHTB disebabkan banyaknya investor melakukan pembelian lahan di Nusa Penida,” sebut pria yang genap setahun menjadi Sekda Klungkung itu. Untuk meningkatkan PAD, Pemkab Klungkung sudah melaksanakan sosialisasi dan pendekatan kepada perusahaan akomodasi pariwisata. Pembangunan infrastruktur yang semakin gencar telah menggugah banyak perusahaan untuk taat membayar pajak. (dwa)

Lintas Jatuh dari Pohon Kelapa I Komang Suardika (52) bernasib apes. Pria asal Banjar Dlod Buug, Desa Dawan Klod, Kecamatan Dawan, Klungkung, ini ditemukan tewas di bawah pohon kelapa dalam posisi tengadah dengan kaki terlipat, Selasa (9/8) sekitar pukul 21.00 Wita. Ada dugaan korban tewas akibat jatuh dari pohon kelapa setinggi 10 meter. Apalagi sebelum kejadian korban diketahui hendak mencari nira untuk membuat gula merah. Dari informasi yang didapat di lapangan, Rabu (10/8) kemarin, jenazah korban pertama kali ditemukan kerabatnya, I Ketut Surka (50), dan polisi I Komang Sudiana (42). Setelah ditemukan, pihak keluarga tidak membawa jenazah korban ke RSUD Klungkung. Pihak keluarga langsung membawa jenazah korban pulang ke rumah duka untuk dikubur Kamis (11/8) ini. Kapolsek Dawan AKP Ketut Suastika ketika diminta konfirmasinya mengakui adanya kejadian tersebut. Menurut Kapolsek, ada dugaan korban meninggal akibat terpeleset ketika mengambil dahan kelapa dan langsung jatuh dari pohon setinggi 10 meter. Saat jatuh korban terlambat mendapat pertolongan sehingga meninggal di bawah pohon kelapa. (kmb)

Napi Minum Pembersih Lantai SEORANG napi bernama Ketut Ngenteg (52) asal Desa Nyalian, Banjarangkan, dilarikan ke UGD RSUD Klungkung lantaran minum pembersih lantai yang disimpan dalam botol kemasan. Kejadian ini membuat gempar penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas B Klungkung, Rabu (10/8) kemarin. Kepala Keamanan Rutan Klungkung tidak menampik kejadian tersebut. Menurut Johainis yang akrab dipanggil Ais, kejadian yang menimpa Ngenteg terjadi ketika jam makan pagi. Saat itu Ngenteg yang terlibat kasus korupsi dana hibah di Desa Bumbungan salah mengambil air minum yang berada di dekat tempat tidurnya. Saat itu ada botol yang berisi superpel dicampur air. Oleh karena dikira minuman langsung diminumnya. Korban dirawat di UGD RSUD Klungkung selama 15 menit. Ngenteg mengatakan kondisinya sudah baik dan sehat. Dia mengaku teledor karena salah mengambil air minum ketika mendapat sarapan pagi. Dirinya sempat muntah-muntah setelah minum pembersih lantai, sehingga harus dilarikan ke UGD RSUD Klungkung untuk mendapat perawatan. Untungnya minuman itu cuma sampai di tenggorokan, belum sampai ditelan. (kmb)

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

Air Sering Mati dan Layanan Rekening Terganggu

Masyarakat Keluhkan Kinerja PDAM Semarapura (Bali Post) –

Air yang sering mati belum mendapat penanganan, kini masyarakat Kabupaten Klungkung mengeluhkan kinerja PDAM karena sulit membayar rekening air. Sejak awal Agustus sejumlah LPD dan koperasi yang melayani pembayaran tagihan PDAM tidak dapat memberikan pelayanan. Selain itu, lubang galian dibiarkan menganga di perempatan Galiran padahal sangat membahayakan warga yang melintas. Ketua LPD Desa Gelgel, I Wayan Tista, mengaku tidak bisa berbuat banyak karena gangguan membayar tagihan PDAM terjadi di pusat. Akan tetapi, pihaknya merasa tidak enak karena tidak bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Sudah sejak awal Agustus terjadi gangguan sehingga banyak masyarakat yang tidak bisa dilayani,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (10/8) kemarin. PDAM Klungkung juga dikeluhkan karena tidak menutup dengan sempurna bekas galian pipa di perempatan Galiran. Kondisi ini membuat pengguna jalan harus berhati-hati melalui perempatan tersebut mengingat lubang menganga cukup dalam dan lebar. Apalagi tidak ada rambu yang dipasang di tempat tersebut. “Pengendara sepeda mo-

tor ada yang jatuh karena tidak hati-hati. Lubang itu memang membahayakan pengguna jalan terutama pengendara motor,” tutur Komang Subagia (36), warga yang melalui perempatan Galiran. Menurut Dirut PDAM Klungkung I Nyoman Renin Suyasa, penggalian pipa bocor di wilayah Galiran sudah selesai dikerjakan. Hanya perlu proses pemadatan terlebih dahulu agar setelah diaspal tidak terjadi penurunan permukaan tanah. “Pemadatan memerlukan waktu, dan kami tetap lakukan pemantauan,” jelasnya. Terkait pembayaran air PDAM yang mengalami gangguan, Petugas IT PDAM Klungkung Isa Prasetia menyampaikan gangguan tersebut disebabkan ketidaksiapan BPD Bali dan PT Arindo Pratama untuk mengakses

server yang dimiliki PDAM Klungkung. PDAM Klungkung memiliki server sejak awal 2016 untuk menggantikan server lama hasil kerja sama dengan BPD Bali. Oleh karena BPD Bali tidak siap dengan pergantian server tersebut, otomatis aplikasi yang dimiliki Arindo tidak bisa digunakan saat mengoperasikan server baru. “Arindo dan BPD Bali mengaku belum siap, ma-

PERMASALAHAN pengelolaan dana BOS yang pernah menimpa kepala sekolah di Kabupaten Klungkung membuat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga tidak tinggal diam. Salah satu upayanya adalah melaksanakan bimtek dan pelatihan terkait pengelolaan dana BOS. Melalui pelatihan dan motivasi yang diberikan oleh Dinas Pendidikan, kepala sekolah bangkit dan termotivasi. Ini terbukti dengan penghargaan yang diraih Kepala SMPN 2 Banjarangkan Drs. I Nyoman Adnyana, S.Pd. ranking satu tingkat Provinsi Bali terkait penggunaan dana BOS dan sebagai wakil Bali ke tingkat nasional, serta Kepala SMKN 1 Semarapura Drs. I Made Setiabudi yang menjadi kepala sekolah berprestasi tingkat nasional. ‘’Dana BOS diterima utuh oleh satuan pendidikan melibatkan dewan guru

dan komite sekolah dengan menerapkan pola pelaksanaan Manajeman Berbasis Sekolah (MBS), di antaranya Evaluasi Diri Sekolah (EDS), prinsip efisien, efektif, akuntabel dan transparan, membuat Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM), serta menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dalam bentuk kegiatan anggaran sekolah,’’ jelas Adnyana. Tim penilai tahap satu oleh pusat pada 14 Juli 2016 lalu langsung ke lokasi untuk melihat program kerja sekolah melalui dana BOS. Melalui penilaian itu Adnyana ditetapkan berhak mengikuti presentasi tingkat nasional pada 12-16 Agustus 2016 nanti. Di sisi lain, Setiabudi memaparkan di tengahtengah kesibukannya sebagai kepala sekolah prestasi yang diraih saat ini sangat besar pengaruhnya. Ini berkat motivasi dan pembinaan yang diberikan Dinas Pendidikan, Pemuda,

dan Olahraga Klungkung. Ia sempat berkecil hati, karena sebelumnya banyak kepala sekolah di Kabupaten Klungkung terjerat kasus dana BOS. Kabid Peningkatan Mutu Pendidik Tenaga Kependidikan (PMPTK) Ketut Sujana mengharapkan SMKN 1 Klungkung lolos lima besar tingkat provinsi karena sudah memenuhi persyaratan seperti memiliki siswa lebih dari 1.000 orang, rombongan belajar (rombel) di atas 25, guru produktif lebih dari 15 orang, akta pendirian, dan aliansi sekolah minimal lima SMK yang ada. “Kalau beruntung bisa lolos lima besar tingkat pusat, sehingga bisa menjadi SMK rujukan tingkat nasional,’’ ungkapnya. Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Drs. I Made Sukada mengatakan pihaknya membentuk tim dan paguyuban kepala sekolah yang sudah pernah berprestasi untuk mempersiapkan kepala seko-

Bali Post/dwa

LUBANG - Lubang menganga bekas galian PDAM di perempatan Galiran dikeluhkan masyarakat Klungkung.

Saya mengeluhkan lampu penerangan jalan (LPJ) di Banjar Rangas, Nusa Penida, karena sudah dua tahun mati. Mohon kepada Pemkab Klungkung agar segera memperbaiki! Ketut Pulih, Nusa Penida

dapat melakukan pembayaran air PDAM sebanyak 70 unit di antaranya BRI Cabang Klungkung, Swalayan Inti Koppas Srinadi, dan Swalayan Mini Koppas Srinadi. Padamnya air PDAM di Kabupaten Klungkung selain akibat terjadinya kebocoran dan perbaikan pipa distribusi, juga disebabkan produksi air yang tidak mampu menyuplai seluruh pelanggan. (dwa)

Klungkung Raih Prestasi Pengelolaan Dana BOS

PRESTASI - I Made Setiabudi (satu dari kiri) meraih penghargaan kepala sekolah berprestasi dan I Nyoman Adnyana (dua dari kiri) menempati ranking satu mengintensifkan penggunaan dana BOS. lah berlaga di kancah nasional. Strategi ini dilaksanakan agar bisa memberikan masukan dan motivasi kepada kepala sekolah. ‘’Prestasi yang diraih kepala sekolah

ini diharapkan bisa menjadi motivasi buat kepala sekolah yang lain untuk tidak ragu menggunakan dana BOS asalkan sesuai dengan aturan,’’ tandas Sukada. (ad452)

Telepon Penting kLUNGKUNG

Suara Klungkung LPJ Mati Dua Tahun

kanya aplikasi yang dapat digunakan sekarang milik PT Design Jaya Indonesia (DJI),” kilah Prasetia. Kondisi itu membuat LPD, koperasi, dan pelayanan pembayaran air PDAM lainnya yang masih menggunakan sistem lama tidak bisa memberikan pelayanan. PDAM Klungkung sendiri sudah melakukan sosialisasi cara menggunakan aplikasi milik DJI. Loket yang sudah

Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/dwa

GERAK JALAN - Anggota DPRD Klungkung berlatih gerak jalan di lingkungan kantor setempat, Rabu (10/8) kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai persiapan berpartisipasi dalam memeriahkan HUT ke-71 RI tahun ini. Anggota Dewan yang telah berumur 62 tahun, Wayan Kicen Adnyana, ikut ambil bagian dalam latihan ini.


Kamis Pon, 11 Agustus 2016

BULELENG

11 Gerak Jalan Tingkat SMP

SOSOK

Singaraja (Bali Post) Sebanyak 38 regu ambil bagian pada lomba gerak jalan 8 km tingkat SMP putra dan putri dalam rangka menyambut HUT ke-71 Kemerdekaan RI. Lomba yang mengambil start di depan KONI Buleleng dan finis di depan GOR Bhuwana Patra itu dilepas Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Rabu (10/8) kemarin. Ketua Panitia I GLA Parwata, mengatakan Kabupaten Buleleng rutin menyelengga-

Tak Ada Diskriminasi

KEAMANAN berlalu lintas sesungguhnya menjadi tanggung jawab bersama, bukan semata-mata bertumpu pada aparat keamanan. Pengendara memang sering terburu-buru menuju ke kantor, ke suatu tempat dengan memacu kendaraannya. Akibatnya, sudah pasti sangat riskan bagi orang lain. Dan imbasnya tidak sedikit rambu lalu lintas diabaikan. Bahkan bukan tidak mungkin, pengguna jalan lainnya juga tidak diindahkan. “Kebiasaan seperti ini tidak baik. Dalam rangka pengawasaan, kami rutin melakukan pemeriksaan STNK, SIM di jalan perkotaan Singaraja,” ujar Kasat Lantas Polres AKP I Gede Sumadra Khertiawan, M.H. Di wilayah segi tiga emas Seririt misalnya, di sana ada pertemuan arus lalu lintas relatif padat. Belum lagi soal pedagang dan parkir di pasar darurat Seririt yang meluber, menyebabkan badan jalan sesak. Kondisi demikian tak ayal memicu kemacetan. “Wilayah Seririt itu memang padat. Kami atensi khusus di sana. Secara bertahap, kami sudah melakukan pengaturan lalu lintas. Kami juga mengupayakan safari sosialisasi disiplin berkendara kepada tokoh dan juga masyarakat di Seririt,” ucapnya. Terkait penindakan, polisi kerap mendapat resistensi dari masyarakat. Mestinya dalam penegakan hukum itu, warga wajib mematuhinya. Tetapi, sering warga ketika ditindak merespons emosional. Bahkan memanggil tokoh masyarakat setempat. “Dalam upaya disiplin dan tertib berlalu lintas, kami senantiasa memaksimalkan penegakan hukum. Kami berharap warga maklum. Pastinya, tidak ada diskrimasi. Kami memandang sama semua strata masyarakat,’’ ujarnya. (dgk)

Warga Sulanyah Kibarkan Bendera Merah Putih Jumbo

Singaraja (Bali Post) – Sikap nasionalisme ditunjukkan warga di Desa Sulanyah Kecamatan Seririt. Sejak awal Agustus 2016, warga di desa ini berpartisipasi menghias jalan di desa mereka dengan atribut-atribut bernuansa Merah Putih. Tidak hanya itu, warga begitu semangat mengibarkan puluhan bendara Merah Putih berukuran empat kali enam meter alias size jumbo. Tak pelak, sepanjang jalan di desa ini suasananya terasa begitu meriah. Situasi ini menunjukkan bagaimana warga dengan penuh motivasi, antusias memaknai dan menyambut HUT ke-71 Kemerdekaan RI ini. Warga Made Suprapta mengatakan Rabu (10/8) kemarin, ide menghias dan memasang bendara berukuran jumbo itu termotivasi dari semangat penggemar sepak bola dunia yang berlomba menaikkan bendera kebesaran negara lain. Namun situasinya kontras ketika memperingati perayaan hari-hari kebesaran di Indonesia. Fakta itu menunjukkan kesadaran mengibarkan bendara yang menjadi kebanggaan bangsa kita ini ada kecenderungan mulai menyusut. Atas kondisi itu, dia dan warga lain tergugah menaikkan bendara ukuran besar termasuk menghias tempat-tempat umum dengan nuansa merah putih. Dengan cara ini, Suprata dan warga lainnya ingin

menularkan ‘‘virus’’ yang baik dalam kaitan menggugah kesadaran warga lainnya, melakukan hal yang sama sebagai wujud cinta Tanah Air. Apa yang dilakukan juga agar bisa lebih memupuk nasionalisme dengan menghormati lambang-lambang kebesaran bangsa manakala dilangsungkan peringatan hari-hari besar nasional. “Kita ingin suasana meriah Merah Putih ini menjadi momentum kebangkitan menghayati hari kemerdekaan yang diwariskan para veteran pejuang kita,” katanya. Camat Seririt, Riang Pustaka, mengatakan, partisipasi dan semangat warga di Desa Sulanyah layak ditiru desa lainnya dan juga instansi di wilayahnya. Partisipasi seperti ini pun tidak lepas dari peran aparat pemerintahan desa dan lembaga lain di desa. Untuk itu, Desa Sulanyah layak dijadikan contoh desa lainnya, sehingga suasana pada bulan Agustus ini menjadi meriah. Hal ini benar-benar menjadi bentuk penghormatan yang mulia terhadap hari Kemerdekaan RI. “Saya kebetulan lewat di sana dan melihat banyak sekali bendara berukuran jumbo. Saya bangga dengan kesadaran dan juga antusiasme warga di sana. Ini patut ditiru desa lainnya dalam memaknai hari kemerdekaan yang sangat bersejarah ini,” tegasnya. (kmb38)

Kasus Perceraian Meningkat Hingga Agustus 341 Perkara

Singaraja (Bali Post) Situasi ekonomi dan sosial masyarakat memengaruhi derajat perceraian di Buleleng. Faktor gaya hidup dan perselingkuhan juga menjadi stimulus lainnya. Perceraian yang pasti berkontribusi terhadap kejiwaan dan kondisi sosial anak. Peristiwa perceraian belakangan bukan barang tabu. Bahkan, menjadi tren. Faktanya, angka perceraian di Buleleng meningkat tiap tahunnya. Humas Pengadilan Negeri (PN) Buleleng, Ida Bagus Bamadewa Patiputra, mengatakan Rabu (10/8) kemarin, angka perceraian di Buleleng dipengaruhi beberapa faktor. Sulitnya mendapatkan pekerjaan mapan berkorelasi pada pendapatan ekonomi. Pasangan muda dan belum siap menikah, cenderung dihadapkan pada situasi tingginya biaya hidup yang harus ditanggung. “Ya memang dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain ekonomi. Ada juga karena perselingkuhan, dan KDRT,’’ ujarnya. Dikatakan, ketidakmampuan ekonomi membuat pasutri memberanikan diri berselingkuh. Bukan saja soal ekonomi, faktor sepele kandang kala bisa berujung bercekcokan besar. Menurutnya, angka perceraian tahun 2014 men-

capai 309 perkara. Tahun berikutnya 2015 ada 543 perkara. Lonjakan 2014 menuju ke 2015 angkanya melambung drastis. Hingga 9 Agustus 2016 ini, perkara perceraian sudah mencapai 341 kasus. Ia memprediksi akhir Desember tahun ini, angka perceraian dapat meningkat lebih tinggi. “Sosialisasi bersama Pemkab Buleleng sudah kami lakukan, membantu memberi pemahaman agar angka cerai tahun ini menurun. Situasi perceraian melihat angka di Buleleng, tertinggi nomor dua setelah Denpasar. Kami harap ada usaha pencegahan bersama. Tidak baik bila perceraian menjadi tren yang tumbuh subur,” imbuh Bamadewa. Remaja yang menikah umur muda, kerap kali kurang mendapat dukungan keluarganya. Kondisi semacam itu diperparah ekonomi tidak mapan dalam hal menghidupi anak dan keluarga kecilnya. “Peran keluarga sangatlah penting. Di saat menemui persoalan, dukungan dari pihak kedua keluarga penting memberi kedamaian. Jurus itu ampuh mencegah perceraian sehingga menjadi solusi yang baik penuntasan masalah. Jangan sampai konflik internal diperbesar apalagi hingga memicu perceraian,’’ pintanya. (kmb34)

rakan lomba gerak jalan setiap tahunnya. Bupati Putu Agus Suradnyana mengapresiasi gerak jalan itu yang melibatkan pelajar di Buleleng. Gerak jalan ini dipercaya mampu mengingatkan generasi muda Buleleng terhadap perjuangan pahlawan kemerdekaan pada masa silam. Ke depan, lomba gerak jalan ini tetap dipertahankan pemerintah. “Melalui momentum HUT RI ini, rasa nasionalisme dan patriotisme dapat dimaknai secara lebih membumi,” tandasnya. (kmb34)

Bali Post/kmb38

MONUMEN - Komisi II DPRD Buleleng memantau pelaksanaan proyek pembangunan Monumen Perang Puputan Jagaraga, Kecamatan Sawan, Rabu (10/8) kemarin.

Diperketat, Pengawasan Proyek Monumen Jagaraga

Singaraja (Bali Post) – Pembangunan proyek Monumen Puputan Perang Jagaraga di Kecamatan Sawan mulai dikerjakan pihak pemborong. Awal-awal pembangunan, anggota legislatif di daerah ini mulai mengawasi pelaksanaan proyek senilai Rp 13,8 miliar itu. Dari peninjauan Rabu (10/8) kemarin, lembaga dewan mengingatkan agar Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng meningkatkan pengawasannya. Ini penting dilakukan, menghindari jangan sampai terjadi permasalahan terkait kualitas proyek. Ketua Komisi II Mangku Budiasa ketika menemui pihak pemborong proyek dan konsultan pengawas I Wayan Ariatmika meminta kepada pihak pemborong agar menunjukkan dokumen perencanaan yang dicocokkan dengan item pekerjaan yang akan dilakukan. Secara umum proyek yang baru berjalan tiga persen itu sudah berjalan sesuai dokumen yang ada. Pemantauan yang dilakukannya, kata Budiasa, tidak bermaksud mencari-cari kesalahan pihak tertentu. Pengawasan ini menjadi salah satu tugas pokok dan pungsi (tupoksi) lembaga dewan sebagai mitra pemerintah untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan proyek yang didanai dari uang rakyat ini. Setidaknya, pengawasan seperti ini dapat mencegah terjadinya pelanggaran pelaksanaan di lapangan. Sehingga, pemerintah daerah yang membangun monumen bersejarah ini bisa menyajikan dengan kualitas yang baik dan juga memuaskan masyarakat. “Ini perlu dipa-

hami bukan kami mencari-cari kesalahan pemerintah,’’ katanya. Pihaknya mendesak agar Dinas Sosial (Dinsos) tidak lengah melainkan terus memberi pengawasan ketat, sehingga jika terjadi indikasi pelanggaran pelaksanaan proyek, maka akan bisa diketahui sejak dini. Dari temuan indikasi pelanggaran itu, Dinsos akan bisa mengambil langkah-langkah efektif, untuk memerintahkan pelaksana proyek melakukan perbaikan mengikuti dokumen perencanaan proyek. Konsultan Pengawas Wayan Ariatmika mengatakan, sejak proyek mulai dikerjakan beberapa hari ini, pihak pelaksana proyek telah melakukan pekerjaan sesuai dokumen perencanaan yang ada. Dari perhitungan lapangan, pelaksanaan proyek baru mencapai tiga persen. Dari pelaksanaan awal proyek, pihak pemborong belum menemukan adanya persoalan atau kendala teknis di lapangan. Untuk diketahui, pembangunan Monumen Perang Puputan Jagaraga ini menjadi impian

masyarakat di Buleleng sejak bertahun-tahun. Pemerintah daerah berupaya memenuhi keinginan itu dengan membebaskan lahan milik perorangan. Setelah lahan siap, pemerintah daerah mengajukan proposal ke pemerintah provinsi (pemprov) untuk memohon dana bantuan membangun fisik Monumen Perang Puputan Jagaraga ini. Permohonan itu disetujui, sehingga tahun ini, monumen untuk mengenang kisah heroik perang puputan di bawah pimpinan Ida Bagus Djelantik dan Jro Jempiring melawan penjajah pada masa perjuangan itu bisa diwujudkan. Pada zona inti akan dibangun patung Patih Djelantik dan Jro Jempiring. Selain itu pada areal monumen dilengkapi diorama yang berisi kisah Perang Puputan Jagaraga dan beberapa fasilitas penunjang untuk menggelar sebuah kegiatan tertentu. Ke depan, monumen ini tidak saja menjadi sumber edukasi sejarah, juga dapat dikembangkan sebagai kawasan pariwisata sejarah di Bali Utara. (kmb38)

Bali Post/kmb34

GERAK JALAN - Bupati Putu Agus Suradnyana membuka lomba gerak jalan tingkat SMP dengan jarak tempuh 8 km, Rabu (10/8) kemarin.

Ruang Publik Terbatas Picu Narkoba

Singaraja (Bali Post) Minimnya ruang publik membuat generasi muda ada keterbatasan dalam hal menyalurkan kreativitasnya. Implikasinya kenakalan remaja, hingga peredaran narkoba dapat menyebabkan mengalami peningkatan secara signifikan. Karena itu, keberadaan fasilitas umum untuk anak-anak perlu disiapkan secara memadai. Hal itu disampaikan anggota DPD-RI Dapil Bali Gede Pasek Suardika. Dikatakan, keberadaan fasum di Kota Singaraja, diakuinya masih minim. Perlu dirancang lebih banyak di berbagai tempat. Pada masa datang, kata Pasek bukan lagi problem fisik, melainkan mental dan spiritual. Karena itu, perlu SDM yang memiliki kemampuan holistik. ‘’Hanya dengan meciptakan ruang publik memadai, transformasi nilai-nilai humanis yang baik bisa ditularkan, dalam menciptakan generasi muda yang tangguh dan tidak terjerumus ke lembah narkoba, akibat salah pergaulan,’’ tambah Pasek Suardika. Metodologi peredaran narkoba, hemat Pasek sangat masif. Para ban-

Bali Post/kmb34

Gede Pasek Suardika

dar berusaha membuka pasar terus-menerus. Logikanya, pengedar narkoba akan tetap hidup kalau pasarnya ada. ‘’Bahkan mereka masuk ke sekolah-sekolah dalam bentuk penyebaran melalui makanan cokelat atau bahkan roti,” jelasnya. Ia mencermati di wilayah Buleleng yang sangat dinamis itu, pemerintah daerah harus memiliki kepekaan ketika turun ke masyarakat. ‘’Jadi, tak cukup penyuluhan semata. Pemkab juga harus menyediakan tempat-tempat berkreativitas. Makin banyak tempat rekreasi dan tempat berolahraga, maka secara bermakna dapat mengurangi terlibatkan generasi muda dari peredaran narkoba,” ucapnya. (kmb34)

Mengenang Wayang Wong Tejakula

Ditransformasikan dari Generasi ke Generasi Wayang wong Tejakula sangat terkenal pada era 1970-an. Ketika mengenang setiap pentas Wayang Wong ini, maka tidak bisa dilepaskan dengan kisah Ramayananya. Cerita itihasa ini ibaratnya sudah menjadi ikon grup Wayang Wong dari Buleleng Timur ini. Lalu bagaimana keberadaan Wayang Wong Tejakula ini dewasa ini? PENARI Wayang Wong, Drs. Gede Komang, M.Si. ini menyetujui, ketika grupnya pentas senantiasa menyuguhkan alur cerita Ramayana. Karena Wayang Wong ini disakralkan, tidak heran memerlukan waktu penyelesaian selama lima tahun untuk menuntaskan pentas lakon Ramayana itu. Masalahnya, Wayang Wong asli tidak sembarangan boleh dibawa ke luar Pura Pemaksan di Desa Tejakula. “Cerita Ramayana ini baru bisa kami tampilkan pada hari Manis Galungan, selain itu juga saat ada upacara besar di Pura Pemaksan Desa Tejakula,” ujarnya, Rabu (10/8) kemarin. Ia mengungkapkan, Wayang Wong Tejakula ini mendapat apresiasi dunia. Buktinya, pihak UNESCO, memberikan penghargaan Wayang Wong ini sebagai warisan budaya ketegori tidak benda. Strategi, para leluhur di Desa Tejakula, mewariskan nilai-nilai religiusnya melalui media pertunjukan Wayang Wong ini. Karena itu, tarian sakral ini bisa tetap lestari dari generasi ke generasi. “Kami menyiasati menggunakan topeng duplikat, agar bisa ditampilkan sewaktu-waktu

ke luar sesuai permintaan tamu. Hal ini sudah pasti dalam domain profan. Istilahnya dikomersialkan dengan biaya tidak mengikat. Sekali pertunjukan Wayang Wong ini melibatkan personel 50 orang termasuk tukang gamelan,” ungkapnya. Sesungguhnya, nilai tradisi dan budaya secara mendalam tergantung integral di balik topeng Wayang Wong itu. Dikatakan, membuat topeng Wayang Wong ini tidak boleh sembarangan. “Material Wayang Wong ini dari kayu pule setelah ditanam di bawah tanah puluhan tahun dan ketika diangkat dipastikan tidak lapuk. Hebatnya, dengan material pilihan dan dikondisikan secara khusus itu, kekuatan Tapel bisa bertahan hingga saat ini tidak lapuk. Topeng atau tapel yang dibuat harus disesuaikan dengan kisah lakonnya,’’ ucapnya. Gede Komang berharap tari Wayang Wong tidak lekang oleh waktu. Terlebih implikasi era globalisasi ini, cenderung meminggirkan aspek budaya dan tradisi. Meski tari Wayang Wong banyak ditarikan secara turun-temurun. Kekayaan tari yang dimiliki warga Desa

Tejakula perlu dijaga, dilestarikan dan ditransformasikan secara berjenjang kepada generasi muda. Dirinya, selaku penasihat di Desa Tejakula senantisa dituntut memberikan petunjuk, masukan kepada pencinta Wayang Wong ini. Sekarang ini diakuinya mulai banyak anak muda belajar menari Wayang Wong. Kesinambungan ini penting, jangan sampai ada generasi Wayang Wong yang terputus. Untungnya, penerus Wayang Wong Tejakula ini selalu dengan baik bisa dijaga berjenjang,’’ katanya. Dengan penari Wayang Wong itu diuji waktu, keadaan dan ruang tidak bertepi selama puluhan tahun, keberadaan Wayang Wong di sini terasa memiliki kekuatan memadai dalam menghadapi beragam rintangan putaran roda kehidupan. “Dalam domain waktu, sudah pasti tak bisa dihin-

dari kondisi suka dan duka. Namun yang pasti, Wayang Wong ini memiliki taksu dan energi tidak terukur, sehingga selalu saja menarik,’’ ujar

Drs. Gede Komang, yang kerap memainkan peran Prasta kalau tidak Kumbakarna, Senapati dan Panglima itu. (dgk)

Bali Post/dgk

PIAGAM - Drs. Gede Komang, M.Si. menunjukkan piagam yang diperoleh wayang wong Tejakula dari UNESCO.


JEMBRANA

12 Polisi Bekuk Muncikari dan Dua Wanita Panggilan Negara (Bali Post) – Seorang muncikari bersama dua wanita panggilan dibekuk jajaran Reskrim Polres Jembrana, di sebuah hotel di Delod Berawah, Selasa (9/8) malam. Oleh pelaku muncikari, SF (28) warga Dauh Marga, Delod Berawah yang juga selaku penjaga hotel itu, kedua cewek itu dijual Rp 300 ribu per orang. Dari informasi yang dihimpun di Mapolres Jembrana, Rabu (10/8) kemarin, penangkapan ini bermula dari kedatangan dua orang tamu menyewa kamar hotel tersebut sekitar pukul 19.00 Wita. Lantas, oleh kedua tamu tersebut, pelaku diminta menyediakan wanita panggilan untuk menemani tidur. Oleh SF, permintaan itu disanggupi, kemudian menelpon ARW (19) dan diminta menyediakan dua orang. Selanjutnya ARW mengontak temannya, LAS (19). Saat keduanya datang,

disepakati pembayaran Rp 300 ribu per orang. Sebelum kedua wanita itu masuk ke kamar, SF diberi uang Rp 50 ribu sebagai imbalan mencarikan pelanggan laki-laki. Saat di dalam kamar itulah, polisi menggerebek. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudarma Putra, melalui Kasubag Humas Polres Jembrana, Iptu Ketut Sudarma, kemarin membenarkan penangkapan tiga orang pelaku tersebut. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti uang Rp 600 ribu, handphone merek Advan dan Samsung yang digunakan untuk berkomunikasi. “Ketiganya ditahan, satu mucikari dan dua wanita panggilan,” terang Sudarma seizin Kapolres Jembrana. Akibat perbuatan itu, dijerat pasal 506 KUHP tentang mencari keuntungan dari perbuatan cabul. (kmb26)

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

Pantai Karangsewu Berpotensi Kembangkan Terumbu Karang Negara (Bali Post) – Pantai Karangsewu Gilimanuk yang berada di Kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) menjadi lokasi Jambore Konservasi Alam Nasional. Pantai yang berdampingan dengan PLTG Gilimanuk ini memiliki alam yang cukup indah dan menjadi habitat Curik Bali. Selain itu, pantai ini memiliki perairan yang sangat potensial untuk pembibitan Terumbu Karang. Selama tiga hari, kawasan pantai ini menjadi base camp jambore konservasi alam, melibatkan ratusan pecinta alam dan pelestari hewan langka dari seluruh Indonesia. Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Tahrir Fathoni, Rabu (10/8) kemarin saat puncak Hari Konservasi Alam Nasional mengatakan saat ini kerusakan terumbu karang menjadi topik utama. Dirjen mengajak seluruh lapisan masyarakat menjaga kelestarian terumbu karang khususnya yang ada di pantai Karangsewu tersebut. Selain kemah dan sejumlah kegiatan konservasi,

juga dilakukan penanaman terumbu karang di pantai tersebut. Dari sejumlah lokasi perairan di TNBB yang dicoba untuk pembibitan, salah satu lokasi yang paling cepat adalah di Karangsewu. Ekosistem karang yang tersebar di sekeliling pantai di kawasan TNBB, kondisi terumbu karang ada yang masuk kategori sedang-baik. Bahkan ada beberapa ekosistem karang telah mengalami kerusakan dan penurunan. Hal tersebut sebagai dampak dari ulah manusia seperti pengeboman ikan, pengambilan ikan dengan menggunakan bahan beracun

JAMBORE-Aksi para pecinta alam dan pelestari hewan langka membentangkan spanduk panjang konservasi hutan dan gunung dalam Jambore Konservasi Alam Nasional di Karangsewu, kemarin. serta pengambilan dan perdagangan karang hias ilegal di samping serangan hama. Karena itu, sejak beberapa tahun ini, dilakukan transplantasi dengan pembibitan terumbu karang di Karangsewu. Maraknya penjualan he-

wan langka di Indonesia juga menjadi sorotan. Kendati masih rendah dibanding Afrika, namun penjualan satwa liar mencapai angka yang fantastis hampir menyamai narkoba. Diharapkan ada sanksi keras kepada

pelaku dan tidak ada toleransi. “Kita sudah merevisi UU 5 tahun 1990, dan kami inginkan sanksi yang lebih untuk pelaku penjual hewan langka itu sehingga memberikan efek jera,” tandas Fathoni. (kmb26)

Negara (Bali Post) Menjamurnya pendirian tower di Kelurahan Gilimanuk menjadi sorotan DPRD Jembrana. Penempatan tower itu dinilai tidak sesuai dengan peruntukan tanah di Gilimanuk. Dewan menyesalkan pihak terkait bisa mengeluarkan izin berdirinya tower-tower tersebut. Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa, Rabu (10/8)

kemarin mengatakan selama beberapa tahun terakhir ini, jumlah tower yang berdiri terus bertambah. Bahkan hingga ke permukiman dan kawasan pariwisata yang saat ini sedang gencar-gencarnya ditata pemerintah. “Ini sudah tidak sesuai dengan peruntukkannya, di sini (Gilimanuk) untuk pariwisata, spiritual, kuliner. Bukan untuk tower,” tegasnya

saat mengecek proyek pembangunan Terminal Kargo, Lingkungan Penginuman, Gilimanuk. Banyaknya tower yang berdiri ini menurutnya tidak sejalan dengan rancangan awal menata Gilimanuk. Namun faktanya, beberapa tower yang baru dibangun itu ternyata sudah mengantongi izin. Karena itu, pihaknya menyoroti kinerja

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Hubkominfo) yang memiliki kajian teknis pendirian tower. Sejak dari awal, kawasan yang saat ini dibangun Terminal Kargo ini memang untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH), bukan untuk tower. Tetapi bagaimana bisa, tower itu dibangun di areal terse-

but. “Peruntukan tower itu tidak sesuai dengan cita-cita awal penataan Gilimanuk,” terangnya. Dari pengamatan, ada belasan tower di Gilimanuk dan di antaranya baru beberapa tahun berdiri. Bahkan jaraknya saling berdekatan dan berada di permukiman penduduk. Termasuk dua tower yang berada dekat dengan Gelung Kori. (kmb26)

Bali Post/olo

Lagi, Dewan Soroti Tower di Gilimanuk

Bali Post/olo

DIAMANKAN – Tiga orang yang bertindak sebagai muncikari (bersebo) dan dua wanita panggilan diamankan setelah digerebek di salah satu hotel di Delod Berawah.


Kamis Pon, 11 Agustus 2016

KARANGASEM

13

Entaskan Kemiskinan

Belanja Modal Pertanian Harus Diperbesar Amlapura (Bali Post) –

Masyarakat Karangasem yang paling banyak hidup dalam kemiskinan yakni kalangan petani kecil. Guna mengentaskan kemiskinan masyarakat Karangasem, harus dibuat program yang benar-benar menyentuh kebangkitan sumber perekonomian mereka. Hal itu disampaikan anggota Komisi IV DPRD Karangasem I Gede Dana, belum lama ini.

Bali Post/eka

PERJUANGAN - Memperingati HUT ke-71 RI, pergelaran Genjek Kolosal mengambil tema perjuangan. Para pemuda Karangasem menampilkan drama tari perjuangan merebut kemerdekaan RI pada pementasan Genjek Kolosal 2016 di Taman Soekasada Oejoeng, Karangasem, Rabu (10/8) kemarin.

Karangasem ’’Girang Magenjekan’’ Amlapura (Bali Post) – Ribuan warga Karangasem, Rabu (10/8) kemarin, memenuhi areal Taman Soekasada Oejoeng (TSO), Karangasem. Mereka riang gembira magenjekan. Pergelaran dimulai pukul 14.30. Namun sejak sekitar pukul 11.00 warga dari berbagai pelosok desa sudah berdatangan. Mereka dikoordinasi lurah/perbekel dan camat. Sementara itu, panggung kehormatan undangan di balai kambang. Dinamai balai kambang karena bangunan serupa balai bengong yang luas itu seperti terapung dan berada di tengah kolam luas. Hadir menyaksikan pergelaran genjek kolosal itu, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono, dua anggota DPD-RI daerah pemilihan Bali Cok Ratmadi dan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Asisten Deputi Warisan Budaya Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan Dr. Ir. Pamuji Lestari, M.Sc. serta Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto, Direktur Jaringan Kota Pusaka dan sejumlah perwakilan kalangan parpol. Dari Klungkung hadir Bupati Nyoman Suwirta. Ketua Panitia Pergelaran Ida Made Alit menyampaikan, pergelaran seni genjek massal itu tanpa anggaran dari APBD Karangasem. Namun, gagasan dan anggaran murni dari swadaya masyarakat, terutama dari kalangan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT). Puluhan wisatawan juga datang menonton pergelaran genjek itu. Bupati Mas Sumatri mengatakan, genjek merupakan kesenian rakyat pedesaan di Karangasem. Genjek diduga berasal dari kata gonjak yang artinya bersenda gurau. Magenjekan selama ini dilakukan kalangan masyarakat kecil di pedesaan Karangasem. Saat ada acara adat seperti upacara masesuuk (upacara bayi kepus tali pusar), nelu bulanin (upacara anak tiga bulanan), ngotonin (upacara anak enam bulanan), pesta pernikahan atau kegiatan lain, warga tetangga dan keluarga yang empunya acara datang berkumpul. Usai membantu bekerja, mulainya digelar pesta minum miras seperti tuak atau arak. Nah, saat peserta minum sudah setengah mabuk sampai mabuk berat, mereka meluapkan kegembiraan dan meluapkan energi yang berlebih dari miras dengan magenjekan. Mereka bernyanyi keras, sembari menari-nari. Kesenian itu murah meriah, karena tak perlu iringan gamelan. Peserta magenjekan menyanyi diiringi teman lainnya dengan melodi dari vokal mereka yang menghasilkan seni suara yang sifatnya lucu dan menghibur. Tema nyanyian berupa pergaulan mudamudi atau kritik sosial. Karena merupakan kesenian yang lahir dari rakyat, keberadaan seni genjek itu diduga sudah sangat tua. Genjek diduga mulai muncul dan menjadi hiburan rakyat di arena pesta minum ketika penduduk Karangasem mulai hidup sebagai kelompok sosial. Kini, kesenian rakyat yang murah itu diangkat dalam satu panggung kolosal, bahkan ditonton kalangan wisman serta tamu penting. (013)

Gempa Guncang Karangasem Amlapura (Bali Post) Gempa bumi mengguncang Kabupaten Karangasem, Selasa (9/8) malam. Gempa berkekuatan 4,5 skala richter ini membuat panik masyarakat yang sedang tertidur lelap. Meski guncangan gempa cukup kuat, BPBD Karangasem memastikan tidak ada korban jiwa maupun dampak kerusakan akibat gempa bumi yang cukup keras ini. Dihubungi Rabu (10/8) kemarin, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, informasi resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyatakan gempa terjadi pukul 23.37 wita. Dampak gempa dirasakan hampir di seluruh Kabupaten Karangasem. Namun, dampak paling keras dirasakan masyarakat di Kecamatan Kubu dan Abang. ”Masih terpantau aman. Belum ada pelaporan adanya kerusakan bangunan, rumah penduduk dan fasilitas pemerintah akibat dari gempa tersebut,” kata Arimbawa. Meski demikian, pihaknya masih tetap melakukan validasi data lapangan. Bila ada temuan data baru, Arimbawa meminta agar segera dilaporkan untuk segera mendapat penanganan. Informasi resmi dari PGR 3 Bali, lokasi gempa diketahui 8.19 LS,115.69 BT (25 kilometer timur laut, Karangasem, Bali), pada kedalaman 11 kilometer. Salah satu warga, Nyoman Sutirtayana, mengatakan, gempa gumi pada Selasa malam itu mengagetkan warga di Banjar Abang Kelod Desa Abang Kecamatan Abang. Warga berhamburan keluar menyelamatkan diri, setelah merasakan guncangan gempa cukup kuat. Bahkan, warga setempat sampai membunyikan kentongan karena panik untuk mengingatkan warga agar lebih waspada. “Warga tak berani masuk ke dalam rumah lagi. Takut ada gempa susulan. Warga di tempat pengabenan juga panik dan memilih berdiri di tempat aman,” kata Sutirtayana. Warga di Perumahan BTN Wahyu Subagan juga tidak kalah panik. Warga berhamburan keluar rumah membawa barang-barang berharga mereka, seperti alat elektronik hingga peralatan dapur. Ada juga yang sibuk membunyikan alat dapur untuk membangunkan warga lain agar segera menyelamatkan diri. “Semua warga di sini berteriak. Semuanya panik, perabotan rumah tangga, TV, laptop dan benda berharga lainnya dibawa keluar semua,” kata salah satu warga setempat, Putu Suastrawan, Rabu (10/8) pagi kemarin. Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang diharapkan berkekuatan lebih kecil. (kmb31)

Menurut Gede Dana yang mantan Ketua DPRD Karangasem itu, sebagian petani di Karangasem bahkan tak memiliki lahan garapan sendiri, tapi hanya sebagai penyakap atau buruh tani. Lahan sakapan mereka terkadang sangat sempit. Ada petani bekerja serabutan karena hanya memiliki pekarangan dari meminjam atau nyakap. Guna mengentaskan kemiskinan masyarakat, harus dilakukan program yang benar-benar menyentuh guna mampu mengangkat pendapatan mereka. “Anggaran untuk belanja modal di sektor pertanian dalam arti luas harus diperbesar,” tegasnya. Selama ini, kata Dana, anggaran belanja modal di sektor

pertanian masih sangat kecil, kurang dari 10 persen. Dikatakan, pihaknya sudah sering memperjuangkan agar anggaran belanja modal untuk pertanian, seperti untuk subsidi pupuk dan sarana produksi pertanian lainnya diperbesar. “Bila perlu, belanja modal sektor pertanian tanaman pangan dan hortikultura minimal 15 persen. Soalnya, sebagian besar masyarakat Karangasem menggeluti sektor pertanian. Justru, mereka itulah yang selama ini hidup serbakekurangan. Pertanian berhadapan dengan alam, serangan hama dan penyakit, iklim atau cuaca. Kalau ada serangan hama dan penyakit, petani kerap gagal panen atau paling tidak produksinya

jauh menurun dari yang diharapkan,” paparnya. Dihubungi Rabu (10/8) kemarin, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Karangasem Nyoman Merta Tanaya mengakui belanja langsung sektor yang dipimpinnya itu tahun ini di APBD Induk hanya Rp 8,8 miliar, dari total APBD Karangasem yang mencapai Rp 1,6 riliun. Sedangkan belanja tak langsung (BTL) Rp 7,915 miliar. Sementara tahun 2017, untuk BTL pihaknya mengusulkan ke rancangan kegiatan anggaran (RKA) Rp 10,331 miliar. Belanja langsung di sektor yang dipimpinnya, kata pejabat asal Muncan, Selat ini, di antaranya untuk mensubsidi keperluan pupuk petani atau

Bali Post/013

Bali Post/013

I Gede Dana

Nyoman Merta Tanaya

pembelian benih. Ditambahkan, sejak diberlakukannya UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah memang penyaluran hibah atau bansos menjadi sangat ketat. Hanya, kelompok masyarakat yang sudah berbadan hukum yang boleh menerima hibah atau bansos. Akibatnya, banyak proposal dari kelompok tani atau subak yang pernah masuk,

usulannya tak bisa diterima. Ditambahkan, banyak juga proposal kelompok tani yang masuk ke pusat difasilitasi anggota DPR-RI juga banyak yang gugur. Masalahnya, ketika usulan itu diturunkan ke pihaknya dengan tugas melakukan verifikasi, ternyata kelompok itu tidak memenuhi syarat untuk diberikan bantuan sesuai aturan yang berlaku. (013)

”Magenjekan’’, Bupati Mas Sumatri Nyanyikan ”Bebeke Putih Jambul” RABU (10/8) kemarin, digelar genjek kolosal di Taman Soekasada Oejoeng

(TSO), Karangasem. Saat menyampaikan sambutannya, Bupati Karangasem

GENJEK KOLOSAL - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menyaksikan pementasan Genjek Kolosal 2016 di Taman Soekasada Oejoeng, Karangasem, Rabu (10/8) kemarin.

IGA Mas Sumatri menyanyikan lagu Bali “Bebeke Putih Jambul”. Lagu itu dalam rangka mempersatukan warga Karangasem yang menjadi peserta magenjekan. Tujuannya dalam rangka mempersatukan dan mengompakkan warga. Bupati wanita pertama di Karangasem itu mengakhiri sambutannya juga mengajak ribuan peserta dan penonton pergelaran itu memekikkan “Merdeka” sebanyak tiga kali. Pekik merdeka oleh ribuan peserta anak–anak sampai kakek-nenek itu disambut dengan lambaian bendera Merah Putih ukuran kecil yang dibawa tiap peserta genjek. Menurut Bupati Mas Sumatri, dengan semangat s e p e r t i ke ko m p a ka n b e bek putih jambul, warga Karangasem mesti bersatu, sriyak-sriyuk bersama-sama

membangun Karangasem. Jika semua kompak, sesulit apa pun pekerjaan akan terasa lebih ringan. Kebersamaan perlu diwujudkan dalam rangka melaksanakan program kerja dengan misi “Karangasem Bersih, Jujur, Bangkit Bermartabat Berlandaskan Tri Hita Karana”. Bupati Mas Sumatri juga mengutip jargon Bung Karno, di mana Karangasem juga mesti berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Seni dan kebudayaan akan mampu membentuk karakter suatu masyarakat. Karena itu, mengawali program kerjanya, pihaknya mengangkat seni genjek. Genjek diangkat dalam pergelaran kolosal. Seni genjek semula hanyalah seni suara hiburan rakyat di pedesaan

saat berkumpul dan ngobrol dalam acara minum bersama. Obrolan diselingi dengan magenjekan. Kini, kesenian rakyat kecil di pelosok pedesaan itu diangkat dalam panggung kolosal dan ditonton ribuan orang disaksikan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono. Ke depan, kata Mas Sumatri, pemkab berencana rutin menggelar event kolosal. Kesenian yang diangkat dengan melihat potensi seni budaya masyarakat Karangasem yang perlu diangkat, selain dalam rangka melestarikan dan mengangkat seni budaya ke panggung lebih besar, juga mempromosikan Karangasem dengan keindahan alam dan potensi pariwisatanya. Pergelaran Genjek kolosal yang juga dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 RI itu dibuka Wagub Bali Ketut Sudikerta. (ad451)

Bali Diminta Konsisten Lestarikan Seni Budaya Amlapura (Bali Post) Pergelaran Genjek Kolosal, Rabu (10/8) kemarin, mengundang rasa kagum presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Genjek kolosal ini menurutnya mempunyai keindahan tari dan seni musik tradisional yang khas dari Kabupaten Karangasem. Melihat Bali begitu kaya seni budaya, dia meminta Bali tetap konsisten melestarikan seni budaya Bali dari rongrongan globalisasi. Genjek kolosal tampil memukau dengan kolaborasi fragmentari yang menceritakan kisah perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI dari penjajahan Belanda. Kekompakan penari genjek membentuk nyanyian khas kesenian kerawitan ini menjadi menarik dan atraktif. Penampilan ribuan penari genjek ini membuat tamu undangan dari sejumlah tokoh, seperti SBY, Ketua Umum Golkar Setya Novanto, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, anggota DPD-RI asal Bali Gusti Ngurah Arya Wedakarna dan Cok Ratmadi serta Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sangat menikmati penampilan Genjek kolosal ini. ”Saya menikmati Genjek kolosal ini. Pemrakarsanya harus diapresiasi,” kata SBY yang datang ke Karangasem bersama Ani Yudhoyono. Ada dua aspek penting yang

menjadi perhatian SBY. Pertama, keindahan tari dan musik tradisional khas Karangasem ini, baik untuk dilestarikan. Era seperti sekarang, globalisasi menurutnya memang menghadirkan seni budaya yang datang dari negara asing. Ini diakui sulit dihindari dan dengan mudah memengaruhi masyarakat Indonesia. Padahal, Indonesia khususnya Bali sangat kaya dengan seni dan budaya. Musik, seni tari dan berbagai kesenian lainnya telah menjadi modal berharga bagi Bali. Ini perlu didukung agar terus bisa diwarisi generasi mendatang. SBY mengaku selama sepuluh tahun memimpin negeri ini, dia tak pernah absen menghadiri Pesta Kesenian Bali (PKB). Harapannya kepada masyarakat Bali, agar seni budaya ini dijaga dan dilestarikan. Tidak hanya untuk masyarakat Bali, ajakan itu juga dia tujukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk terus melestarikan seni budaya lokalnya masing-masing. Selain sebagai upaya pelestarian seni budaya, Genjek kolosal ini terasa tepat dipentaskan memperingati HUT Kemerdekaan RI. Mendekati peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, dalam kolaborasi dengan fragmentari garapan seniman kawakan Ni Made Kinten, menggambarkan heroisme kepahlawanan para

putra-putri terbaik bangsa yang ada di Karangasem. Mereka ikut mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan menumpahkan darah. “Ini mengingatkan kita semua bahwa kemerdekaan ini bukan datang dari langit. Bukan pula hadiah dari kolonial, tapi yang diperjuangkan oleh para pendiri Republik ini,” tegas SBY. Pementasan Genjek Ko-

losal ini juga mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia dengan rekor peserta genjek terbanyak. Piagam penghargaan diberikan kepada Pemkab Karangasem, panitia Genjek Kolosal dan Masyarakat Karangasem. Sayangnya, tak dijelaskan jumlah penarinya, apakah memenuhi target 15.361 atau tidak. Namun,

melihat situasi di Taman Soekasada Oejoeng, jumlah penarinya hanya sekitar 5.000 penari. Bupati Karangasem I Gusti Ayu mas Sumatri memastikan, agenda seni kolosal akan dilaksanakan setiap tahun untuk mendongkrak pariwisata Karangasem dengan target kunjungan wisata 1 juta kunjungan per tahun. (kmb31)

Bali Post/kmb31

PERNYATAAN - SBY saat memberikan pernyataan usai menghadiri undangan Genjek Kolosal di Taman Soekasada Oejoeng, Rabu (10/8) kemarin.


14

Kamis Pon, 11 Agustus 2016


15

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

Pro Kundalini Ditahan PS Gianyar

Kritsada Changpad Menangi Etape Kelima

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Pro Kundalini ditahan lawannya PS Gianyar dengan skor 2-2 (0-1) dalam lanjutan Liga Nusantara (Linus) Rayon Bali, Grup A, di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Badung, Rabu (10/8) kemarin. PS Gianyar sempat unggul dulu di menit ke26 lewat tendangan bebas bomber Adi Sutrisna yang memperdaya kiper Yanto. Kerasnya tendangan Sutrisna membuat bola yang sempat masuk ke gawang Pro Kundalini, mental dan ke luar. Kendati demikian, wasit Gusti Made Kalem (Tabanan) tetap mengesahkan gol tersebut, walaupun sempat diprotes pemain Pro Kundalini. Hingga turun minum, PS Gianyar unggul 1-0. Babak kedua baru bergulir 3 menit, Pro Kundalini mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan spekulasi jarak jauh yang dilesakkan Cakra dan mengoyak gawang PS Gianyar yang dijaga Ricky Apriadi. Kedudukan imbang 1-1 membuat pertandingan makin seru. Akan tetapi, Pro Kundalini unggul 2-1 lewat titik putih yang dieksekusi Lucky Adi Nugroho di menit ke-78. Wasit Gusti Kalem memberikan penalti, setelah pemain Pro Kundalini Ricky dijatuhkan lawannya Juni Antara di area terlarang. Sayangnya, keunggulan Pro Kundalini yang sudah di depan mata sirna seketika, ketika pertandingan tinggal 2 menit, PS Gianyar mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Berawal dari tembakan Sutrisna yang berhasil diselamatkan kiper Yanto sambil menjatuhkan diri. Sialnya, tangkapannya tak lengket, sehingga bola lepas dan disambar Made Suastika hingga skor akhir imbang 2-2. Pelatih Pro Kundalini Arif Rizal mengakui, penampilan lini belakang berikut kiper perlu dievaluasi. Sementara pelatih PS Gianyar Wayan Suarya menyatakan asuhannya banyak punya peluang emas, tetapi penyelesaian akhir lemah. (022)

Pariaman (Bali Post) Pembalap sepeda Thailand Kritsada Changpad menjuarai etape kelima kejuaraan internasional Tour de Singkarak (TdS) 2016 dari Pantai Carocok, Pesisir Selatan, dan finis di Pantai Gondoriah, Pariaman, Rabu (10/8) kemarin, dengan jarak tempuh 153,1 km. Salah satu andalan Singha Infinite Cycling Team, Singapura ini masuk finis terdepan dengan catatan waktu 3 jam 38 menit 44 detik atau unggul dua detik dengan pebalap yang finis di urutan kedua yaitu Samuel Volkers dari Data #3 Cisco Cyling Team Australia. Dari 10 besar pembalap yang finis tercepat, tidak ada yang menguasai tiga jersey (yellow jersey, polkadot jersey, green jersey) yaitu Amir Kolahdouz dari Pishgaman Cycling Team Iran yang finis di urutan ke-31. Selain itu tidak ada pemegang red white jersey Dadi Suryadi dari Terengganu Cycling Team Malaysia. Nama-nama pembalap yang finis di depan hampir semuanya wajah baru yang di etape-etape sebelumnya belum bisa unjuk kemampuan. Bisa dipastikan Tour de Singkarak 2016 belum ada yang dominan karena juara etape selalu berganti. Etape pertama direbut Dylan Newberry, disusul Rahim Emami pada etape kedua, Ricardo Garcia (etape ketiga) dan etape empat Amir Kolahdouz. Etape lima milik Kritsada Changpad asal Thailand. Terus bergantinya juara etape menunjukkan ketatnya persain-

Bali Post/wan

LIGA - Pemain Pro Kundalini menguasai bola dihadang PS Gianyar di kompetisi Liga Nusantara, Rabu (10/8) kemarin.

Data Pertandingan Klasemen Grup A 1. Pro Kundalini 2 2. Tunas Muda 1 3. PS Gianyar 1 4. BAS 1 5. Putra Pegok 1

1 1 0 0 0

1 0 1 0 0

0 0 0 1 1

4 -2 6 -1 2 -2 0 -2 1 -6

4 3 1 0 0

Bali Post/ap

PIALA SUPER - Pemain Real Madrid merayakan keberhasilan merebut trofi Piala Super UEFA dengan mengalahkan Sevilla 3-2 di Trondheim, Norwegia, Rabu (10/8) kemarin. Turnamen ini mempertemukan juara Liga Champions vs Liga Eropa.

Carvajal Menangkan Real Madrid Trondheim, Norwegia -

Aksi individu Dani Carvajal jelang akhir pertandingan memberi kemenangan 3-2 Real Madrid atas Sevilla pada Piala Super UEFA, Rabu (10/8) kemarin. Lagi-lagi Real diuntungkan datangnya gol di saat genting. Sevilla seharusnya bisa menjuarai turnamen ini bila hatihati. Meski telah unggul 2-1 hingga detik-detik akhir babak kedua, gawang Sergio Rico jebol oleh sundulan kepala Sergio Ramos dari jarak dekat. Skor pun menjadi imbang 2-2 dan pertandingan dilanjutkan dengan babak tambahan. Lagilagi tim asuhan Jorge Sampaoili kecolongan semenit jelang bubaran. Carvajal melewati sejumlah pemain Sevilla sebelum melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang tak dapat dihentikan Rico. Real Madrid tidak diperkuat para bintangnya. Pelatih Zinedine Zidane tak menurunkan Cristiano Ronaldo, Gareth Bale serta Toni Kroos. Sementara Karim Benzema dan Luka Mo-

dric menjadi pemain pengganti di babak kedua pada laga yang digelar di Stadion Lerkendal itu. “Madrid tidak pernah menyerah, gol di menit 90 pun bisa membawa kami ke tangga juara,” tegas Carvajal kepada website UEFA. “Hari ini kami tidak diperkuat banyak pemain, tapi kami memiliki skuad hebat.” Marco Asensio membawa Real memimpin pada menit ke-21. Franco Vazquez menyamakan skor sebelum babak pertama usai, menaklukkan kiper Iker Casillas yang menggantikan Keylor Navas. Gol Yevhen Konoplyanka dari titik putih pada menit ke-72 sepertinya akan membawa klub juara tiga kali berturut-turut Liga Eropa itu menjadi peme-

nang pertandingan ini. Tapi klub Andalusia itu tak berkutik saat Ramos menceploskan bola di depan gawang di injury time babak kedua. Carvajal kemudian berkelokkelok melewati dua pemain bertahan dan melambungkan bola melewati jangkauan Rico pada menit ke-119. Gol krusial itu memberi kemenangan Real sekaligus trofi juara yang musim lalu direbut Barcelona. Real yang menjual penyerang Jese Rodriguez ke Paris Saint Germain menurunkan Alvaro Morata di lini depan setelah mantan pemain Juventus itu kembali ke klub asalnya. Asensio yang musim lalu dipinjamkan ke Espanyol, juga diturunkan Zidane di tim utama. (kmb39/afp)

Bali Post/ant

SEPEDA - Sejumlah pembalap sepeda beradu kecepatan pada etape kelima Tour de Singkarak 2016 di depan Gedung Bank Indonesia cabang Sumatera Barat, Rabu (10/8) kemarin. Etape kelima Tour de Singkarak 2016 dengan jarak tempuh 153,1 kilometer dimenangkan pembalap sepeda Kritsada Changpad dari tim Singha Infinite Cycling Team.

Ocon Dampingi Wehrlein di GP Belgia London Tim Formula 1 Manor, Rabu (10/8) kemarin, mengumumkan pembalap muda Prancis Esteban Ocon menggantikan Rio Haryanto di GP Belgia akhir bulan ini. Ocon akan mendampingi Pascal Wehrlein setelah Rio gagal memenuhi kontrak finansialnya. Ocon yang berusia 19 tahun akan menjani debutnya di Sirkuit Spa Franchorchamps pada 28 Agustus mendatang. Sedangkan Rio ditawari sebagai pembalap cadangan tim ini di sisa 9

Jadwal Kamis (11/8) Putra Pemenang vs Perseden (Lapangan Yoga Perkanthi)

Tim Futsal PON DKI Permalukan Bali Denpasar (Bali Post) Tim futsal DKI mempermalukan tim PON Bali dengan skor 3-0 (1-0) dalam latih-tanding di Meazza Futsal, Rabu (10/8) kemarin. Dalam laga 2 x 20 menit tersebut, ketiga gol tim PON DKI yang bersarang ke gawang Marselo Lesmana hasil bidikan Taufiq Diki Alfianto pada menit ke-9, kemudian Alfajri Zikri (36) dan Taufiq Fadillah Bazer (40). Atas kekalahan ini, pelatih tim futsal PON Bali Kocet Sugiarto mengakui gaya menyerang pemain DKI memang eksplosif. Hal itu tampak dari tipikal penyerangan mereka yang cenderung mengurung area pertahanan lawan. Sementara penampilan Bali dominan memanfaatkan lebar lapangan guna menetralisasi serangan lawan yang datang bertubi-tubi. ‘’Secara mental tim futsal Bali memang mampu menekan DKI, tetapi hasil akhir ini akan kami pakai evaluasi,’’ tutur Kocet. Di sisi lain, Manajer Tim Futsal PON Bali Ketut Sukadana menyatakan hasil uji coba ini menuntut penyelesaian akhir (finishing) lebih dipertajam lagi. ‘’Tercatat 7 peluang di babak pertama, dan 9 peluang di babak kedua belum mampu dikonvesi menjadi gol,’’ jelas Sukadana. Pelatih Kepala Tim Futsal DKI Wahyudin mengakui secara persiapan tim futsal PON Bali lebih lama. ‘’Sepulang kami dari try out ke Pulau Dewata ini, anak-anak baru menjalani TC sentralisasi,’’ jelas mantan pelatih tim Pra PON futsal Bali ini. Dikemukakan, DKI merebut perak pada PON ke-18 di Riau (2012), dan pada PON ke-19 di Jabar mematok target emas. (022)

gan Tour de Singkarak. Terlihat sejak dilepas dari Pantai Carocok, semua pembalap langsung menyusuri jalan pesisir selatan yang memiliki karakteristik datar. Di awal perlombaan, pembalap masih dalam rombongan besar dan sempat terjadi insiden jatuhnya beberapa pembalap. Meski demikian, pembalap yang mengalami kecelakaan masih bisa melanjutkan perlombaan. Rombongan terdepan akhirnya terpecah. Beberapa pembalap bisa melepaskan diri dan terus meninggalkan rombongan di belakangnya. Kondisi ini terjadi hingga balapan memasuki titik king of mountain (KOI) di Bukit Lampu. Setelah itu, pembalap dihadapkan turunan hingga Teluk Bayur. Memasuki Kota Padang, lintasan datar menyambut semua pembalap. Begitu juga dengan cuaca panas. Bisa dipastikan akan menjadi tantangan tersendiri. Apalagi, pada etape-etape sebelumnya banyak pembalap terutama asing mengomentari panasnya cuaca di Indonesia. Persaingan di etape lima ini terbilang ketat. Namun, banyak pula yang bermain aman guna menghadapi etape selanjutnya yang lebih berat. Mereka tetap berada di rombongan besar hingga masuk finis di Pantai Gondoriah yang merupakan andalan wisata Kota Pariaman. Setelah menyelesaikan etape lima, pembalap yang sukses masuk finis akan melanjutkan balapan ke etape enam dari Padang Pariaman menuju Sawahlunto, Kamis (11/8) ini dengan jarak tempuh 151 km. (ant)

Pembalap tim F1 Manor Esteban Ocon.

Bali Post/net

balapan. ‘’Manor mengambil keputusan untuk menghentikan koktrak membalap Rio Haryanto karena yang bersangkutan tidak bisa memenuhi kewajibannya,’’ pernyataan yang dikeluarkan tim Manor dari markasnya di Inggris. Ocon cukup familiar di paddock F1 musim ini. Ia menjadi pembalap cadangan tim Renault dan sempat empat kali tampil di sesi latihan. Dia juga menjadi pembalap penguji bagi tim Mercedes.

Pembalap Prancis yang menjadi juara GP3 pada 2015 itu, potensial bergabung dengan Renault. Namun, Manor mendadak memberi tawaran membalap setelah Rio hingga tenggat waktu belum bisa memenuhi kewajiban finansialnya. ‘’Saya terkejut bisa memainkan debut di Grand Prix bersama tim Manor akhir bulan ini di Spa,’’ ujar Ocon yang berterima kasih pada tim Renault dan Mercedes yang melicinkan kariernya di F1. (kmb39/rtr)


Olimpiade 2016 Rio de janeiro

16

5 - 21 Agustus 2016

Kamis Pon, 11 Agustus 2016 Perolehan Sementara Medali Olimpiade 2016 No. Negara Emas

Perak

Perunggu

Jumlah

AS Tiongkok Hungaria Australia Rusia Italia Korsel Jepang Prancis Thailand

10 8 4 4 3 3 3 3 2 2

8 3 1 0 7 4 2 1 3 1

9 6 1 5 3 2 1 10 1 1

27 17 6 9 13 9 6 14 6 4

25. Indonesia

0

2

0

2

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Glenn Victor Sutanto

Bali Post/ant

Glenn dan Yessy Ditargetkan Pertajam Catatan Waktu

Rio de Janeiro (Bali Post) Manajer tim renang Indonesia Hartadi Nurtjojo mengatakan dua perenangnya yakni Glenn Victor Sutanto dan Yessy Yosaputra diharapkan dapat mempertajam catatan waktu masing-masing pada Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brazil. ‘’Kami realistis saja di Olimpiade ini, mereka hanya ditargetkan untuk bisa memperbaiki catatan waktu masing-masing,’’ kata Hartadi di Rio de Janeiro, Rabu (10/8) kemarin. Glen dan Yessy yang tampil di Olimpiade melalui fasilitas wildcard akan bertanding di arena renang Olympic Aquatic Stadium di kawasan Barra de Tijuca, Rio de Janeiro, pada Kamis ini di babak penyisihan atau heat. Glenn, peraih medali perak SEA Games Singapura 2015, memiliki catatan waktu terbaik 52,90 detik untuk nomor gaya kupu-kupu 100 meter putra. Ia dijadwalkan tampil di heat pertama Kamis pagi waktu setempat. Sementara itu Yessy, yang merupakan perenang spesialis gaya punggung, mencatat waktu terbaik 2 menit 15,73 detik ketika menjadi juara gaya punggung 200 meter putri SEA Games 2011. Yessy dijadwalkan tampil pada Kamis siang. Menurut Hartadi, kedua perenang itu kini dalam kondisi siap dan tidak ada masalah dengan kesehatan mereka selama berada di Brazil. ‘’Secara mental juga siap meskipun nanti harus berlomba dengan perenang-perenang kelas dunia,’’ kata Hartadi. Arena renang di Olimpiade Rio de Janeiro, menurut Hartadi, juga tidak masalah bagi kedua perenang Indonesia ini karena mereka sudah melakukan penyesuaian. (ant)

Bali Post/afp

Petenis AS Serena Williams.

Serena Tak Mampu Pertahankan Gelar Olimpiade

Rio de Janeiro Meski menempati peringkat satu dunia dan memenangkan 22 trofi grand slam, petenis AS Serena Williams tersingkir di putaran ketiga tenis tunggal putri Olimpiade, Rabu (10/8) kemarin. Kekalahan ini melengkapi kegagalannya setelah tersingkir di nomor ganda. Petenis yang juga juara bertahan ini dikalahkan petenis Ukraina Elina Svitolina dua set langsung. Svitolina yang peringkat ke-20 dunia itu menyingkirkan pemegang medali emas Olimpiade London dengan skor 6-4, 6-3. Kemenangan ini cukup mengejutkan mengingat Serena dipandang amat mendominasi nomor tunggal putri. Sedangkan di nomor ganda, ia yang berpasangan dengan kakaknya, Venus, lebih dahulu terhenti. Petenis peringkat sembilan Madison Keys (AS) mencapai perempatfinal setelah menundukkan petenis Spanyol Carla Suarez Navarro 6-3, 3-6, 6-3. Keys kesulitan menemukan ritme permainannya, tetapi pada akhirnya pukulan kerasnya terbukti terlalu kuat bagi Navarro. Petenis Spanyol yang merupakan salah satu petenis dengan back-hand satu tangan terbaik di tenis putri itu terlalu sering takluk oleh pukulan keras Keys. ‘’Ini betul-betul pertandingan sulit,’’ kata Keys, yang kini akan menghadapi petenis Italia Sara Errani atau petenis Rusia Daria Kasatkina. Di tunggal putra Andy Murray (Inggris) tak menemui banyak masalah saat menyingkirkan Juan Monaco (Argentina) untuk melangkah ke putaran ketiga. Putaran kedua ditandai dengan tersingkirnya peringkat 12 dunia David Ferrer. Murray, yang memenangi medali emas nomor tunggal putra pada Olimpade London, mengalahkan Monaco 6-3, 6-1 hanya dalam waktu satu jam. Selanjutnya ia akan menghadapi petenis Prancis Benoit Paire atau petenis Italia Fabio Fognini. ‘’Saya bermain sangat bagus, memukul bola dengan baik dari belakang lapangan, tidak banyak kesalahan,’’ kata Murray, yang menjadi favorit merebut medali emas setelah petenis nomor satu dunia asal Serbia Novak Djokovic tersingkir di putaran pertama. Pada pertandingan sebelumnya, petenis Rusia Evgeny Donskoy menumbangkan petenis 34 tahun Ferrer dalam tiga set. Donskoy, peringkat 84 dunia, mengalahkan mentan finalis Prancis Terbuka itu dengan skor 3-6, 7-6(1), 7-5. (afp/ant)

Bali Post/ap

RENANG - Perenang AS Michael Phelps merayakan kemenangannya di nomor 200m gaya kupu-kupu Olimpiade Rio de Janeiro, Rabu (10/8) kemarin.

Phelps Raih Emas Lagi Rio de Janeiro Perenang AS Michael Phelps merebut dua medali emas sekaligus di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Rabu (10/8) kemarin. Ini menjadi medali ke-3-nya di Rio dan total 25 medali telah dikumpulkan di event Olimpiade. Phelps menebus kekalahannya di gaya kupu-kupu 200 meter di Olimpiade London dan kemudian menjadi penentu kemenangan di tim AS di gaya bebas 4 x 200 meter AS. Kemenangan kemarin membuat Phelps, atlet tersukses sepanjang masa, menambah koleksi medalinya menjadi 25 dengan raihan medali emas ke-20 dan 21nya. Pada kategori gaya kupu-kupu 200 meter, ia menyentuh dinding dengan catatan waktu satu menit, 53,36 detik untuk mengungguli Masato Sakai asal Jepang dengan selisih 0,04 detik. Perenang Hungaria Tamas Kenderesi meraih medali perunggu. Chad Le Clos asal Afrika Selatan (Afsel) yang menaklukkan Phelps empat tahun silam di London, finis di urutan keempat. Phelps, yang mengumumkan pensiunnya setelah London namun kembali aktif pada 2014, kemudian merayakan kemenangan itu dengan memanjat tribun penonton untuk menemui tunangannya, Nicole, dan mencium bayinya, Boomer. Selang 27 menit setelah perlombaan itu, ia kembali berlaga pada final gaya bebas 4 x 200 meter bersama Conor Dwyer, Townley Haas, dan Ryan Lochte. Kuartet AS itu mendominasi lomba dan unggul 1,76 detik dari rival terdekatnya.

AS finis dengan catatan waktu 7:00,66, sedangkan Inggris di posisi kedua dengan catatan waktu 7:03,13, dan Jepang di urutan ketiga setelah James Guy mengungguli Takeshi Matsuda pada putaran terakhir. Bagi Phelps, kemenangan di gaya kupu-kupu terasa lebih manis setelah mengalami kekalahan di London. Ia melakukan kekeliruan pada fase akhir sebelum menyentuh dinding, sehingga Le Clos mampu mencuri medali emas. ‘’Saya hanya bersyukur, tentu saja, saya menginginkan yang satu itu,’’ ucapnya. Emas Kedua Perenang AS Katie Ledecky memenangi medali emas keduanya, dan Katinka Hosszu asal Hungaria memenangi emas ketiganya, memperpanjang dominasi mereka di renang putri yang tidak banyak menampilkan kejutan dari para pesaingnya. Ledecky (19) mengungguli Sarah Sjostrom asal Swedia dan Emma McKeon asal Australia untuk memenangi 200 meter gaya bebas, sekaligus melengkapi kemenangannya di nomor 400 m. Ia difavoritkan untuk menambah gelar 800 meter pada akhir pekan ini. Ia difavoritkan mengukir treble pada ketiga jarak itu. Belum ada perenang yang mampu menjadi juara di ketiga nomor itu sejak

Debbie Meyer asal AS melakukannya di Mexico City pada 1968. ‘’Benar-benar ketat, sehingga saya terlempar pada pertengahan perlombaan,’’ kata perenang belia itu. ‘’Saya gembira saya menjadi yang pertama untuk menempatkan tangan di dinding kolam,’’ kata Ledecky. Hosszu memenangi lima gelar dunia namun tidak mampu berprestasi dari tiga Olimpiade sebelumnya. Di Olimpiade Rio, perenang Hungaria itu memenangi emas ketiganya dengan kemenangan pada gaya ganti perorangan 200 meter putri catatan waktu 2:00,58. Siobhan-Marie O’Connor asal Inggris memenangi medali perak, sedangkan Maya DiRado asal AS memenangi medali perunggu. Perenang berjuluk ‘’Iron Lady’’ itu sebelumnya memenangi nomor gaya ganti perorangan 400 meter dan 100m gaya punggung. Hosszu yang mengundurkan diri dari gaya kupu-kupu 200 meter untuk mempersiapkan diri ke final gaya ganti perorangan, akan tampil lagi di nomor perorangan, gaya punggung 200 meter. Jika ia memenanginya maka ia akan menyamai rekor empat medali emas dalam satu Olimpiade, yang ditorehkan Kristin Otto asal Jerman Timur di Seoul pada 1988. (kmb39/afp)

Lifter Indonesia I Ketut Ariana.

Bali Post/rtr

Triyatno dan Ariana Gagal Rio de Janeiro Lifter Indonesia Triyatno gagal mempertahankan medali perak yang didapatnya pada Olimpiade London 2012 dalam pertandingan angkat besi kelas 69 kg putra. Rekannya, I Ketut Ariana, juga tak mampu melaju di kelas ini. Dalam pertandingan di kompleks olahraga Riocentro, Rio de Janeiro, Brazil, Triyatno mencatat angkatan total 317 kg. Atlet kelahiran Lampung 20 Desember 1987 itu belum mampu mencapai performa terbaiknya sejak meraih medali perak di London 2012 itu. Medali emas di kelas ini diraih lifter Tiongkok Shi Zhiyong dengan angkatan total 352 kg. Medali perak diraih Ismayilov Daniyar dari Turki

dengan angkatan total 351 kg, sedangkan perunggu untuk Izzat Artykov dari Kyrgizstan dengan angkatan total 339 kg. I Ketut Ariana yang tampil di kelas 69 kg ini juga gagal. Ia tersingkir sejak awal bersama Pan Chien-Hung (Taiwan), Karem Benhnia (Tunisia) dan Kim Myong Hyok (Korut). Indonesia pada cabang angkat besi Olimpiade ke-31 ini mengantongi dua medali perak melalui Eko Yuli Irawan di kelas 62 kg putra dan Sri Wahyuni di kelas 48 kg putri. (ant)

Kristin Armstrong Cetak ’’Hat-trick’’ Rio de Janeiro Pembalap sepeda AS Kristin Armstrong menunjukkan dominasinya dengan menjuarai nomor time trial putri, Rabu (10/8) kemarin. Kemenangan di Rio de Janeiro ini memperpanjang kesuksesannya menjadi tiga kali berturut-turut berjaya di nomor ini. Hanya sehari setelah merayakan ulang tahun ke-43, Armstrong merebut

medali emas nomor time trial Olimpiade Rio. Ia berhasil mempertahankan emas yang diraih di London empat tahun lalu dan Beijing 2008. Armstrong yang kini menjadi pertama pembalap pertama yang mencatat hattrick membukukan waktu 44 menit 26,42 detik menuntaskan rute sejauh 29,7km. Ia mampu menyisihkan rival terberatnya Olga Zabelinskaya yang berada di posisi

kedua dengan selisih 5,55 detik. Pembalap Rusia ini baru kembali berlomba tahun lalu setelah menjalani hukuman 18 bulan tidak boleh berlomba akibat menggunakan obat terlarang (doping). Tempat ketiga direbut Anna van der Breggen. Pembalap Belanda yang merupakan juara nomor road race itu, tertinggal hingga 11,38 detik. (kmb39/afp)

JUARA Pembalap sepeda AS Kristin Armstrong juara nomor ‘’time trial’’ putri.

Chen Juara Sejak 2006

Peloncat indah Tiongkok Liu Huixia (kiri) dan Chen Ruolin (kanan).

Rio de Janeiro Pasangan Chen Ruolin dan Liu Huixia dari Tiongkok meraih emas loncat indah di nomor papan sinkron 10 meter putri, Rabu (10/8) kemarin. Tim Malaysia dan Kanada masing-masing mendapatkan perak dan perunggu di kolam renang yang berubah warna menjadi hijau terang. Chen, yang mengikuti Olimpiade musim panas ketiganya, memenangkan setiap gelar di nomor papan sinkron 10 meter sejak 2006. Pada lomba kemarin Chen/Liu gagal mencapai top skor di usaha ketiga dan keempat mereka, tapi kembali menguat di putaran akhir, sehingga mencapai total skor 354,00 poin. Kemenangan ini juga membuat Chen sebagai peloncat indah yang lima kali meraih medali emas Olimpiade. Tiga di antaranya diraih di nomor sinkron dan dua di nomor perseorangan. Chen juga menyamai rekor rekan senegaranya Wu Minxia untuk yang paling banyak meraih emas Olimpiade sepanjang karier. Perak diraih Cheong Juni Hoong dan Pandelela Rinong yang merupakan medali pertama Malaysia cabang selam di Olimpiade dengan skor 344,34. Sementara pasangan Kanada Meaghan Benfeito dan Roseline Filion di posisi ketiga dengan 336,18 poin. Lomba ini sempat memicu pertanyaan di kalangan peserta dan penonton ketika air berubah warna menjadi hijau. (afp/ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Red Carpet Champagne Bar is Looking for a cleaner.experience and good English is a pre. Good Salary,BPJS and Lunch Payment!!!! Your CV to daniel@ redcarpetchampagnebar.com

A.BP.001.08.16.0000796

Bth:Cust.Service(F),(S1)Good English Max.30,CV:info@balikid dy.com/Tlp.8954991-8954957

B.BP.164.08.16.0000432

!!!3org Sopir B1,Gaji Tinggi+Kost Hub.Murah Makmur Bangunan Jl.By Pass Ngurah Rai 888 Dpn Indorajawalet

B.BP.141.08.16.0000357

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Cr SPG / Karywan Toko / Admin

A.BP.001.08.16.0000775

Dcr Sopir,Sales,karyawan/ti, Admin & Kasir Hub.081999251555

A.BP.001.08.16.0000794

Dcr Tukang Kebun Merangkap **Accounting,Min D3 Gaji Bagus Waker,Tinggal dlm T.0811398825 Max25Th,dr.Romyas(03614724872) A.BP.001.08.16.0000808

!Dcr Peg.Salon Bisa Massage dan Lulur Hub.081999389829

B.BP.166.08.16.0000443

Dibth 2org tecnisi min STM Peng min 2Th,1org Tecnisi Suvervisor pend.min DIII M&E Peng min 3Th.Lam di Tujukan ke PT. Indo Prima Dewata Jln Raya Sesetan 120A Dps Tlp.0361 239255

A.BP.001.08.16.0000814

A.BP.001.08.16.0000766

Bth Tng Wanita Max30Th Pny Motor Supel Mdh Gaul 081338917512

A.BP.001.08.16.0000777

Cari Cook(SMK) u/Resto di Jln Hangtuah 51 Sanur 081338718713

A.BP.001.08.16.0000765

Cari Salesman/Girl Pengalaman Gaji 3Jt 082147591197(Tdk SMS) A.BP.001.08.16.0000197

Cari Sgr Krwan Wnt Kirim Air Galon Area Dps H.081236461168

Bth SPG Penempatan Discovery Shopping Mall,18-35Th Jujur, A.BP.132.08.16.0000809 Rajin,Penampilan Menarik.Gaji Cr Karyawan u .Tenaga Pengajar 1,8Jt Hub Sandy 085264666166 minSMA Hb Anemone 081805565564 A.BP.001.08.16.0000529

A.BP.001.08.16.0000792

Cr Kry/i bs Ms.Office&Internet Dcr Karyawati u/Toko Listrik minSMK,082144573631 Jl.IB 199D Jl.Mahendradata,H:082247424173

Dcr Sopir SIM A min.SMA.Lam ke Jln.Tk.Pule 23 Dps Tlp.227798

Cr Pembantu Gj 1,5 yg Nganter dpt 500 T.85222555444/487612

Dimas fashion mencari penjahit halus untuk butik brpengalaman bisa patrun.gaji terbagus.Pm. 082147942963

A.BP.001.08.16.0000612

A.BP.001.08.16.0000706

Cr Sgr Mgr.Produksi Garmen CV Emil: gingersnapbali@gmail.com

B.BP.004.08.16.0000327

Cr Sgr Tkg Jahit utk Garmen Tlp.081805503545,08116116173 B.BP.004.08.16.0000326

Cr Sopir Mrkp Tng Angkat Beras Jl.Cargo KTP Bali, 085100866177

B.BP.141.08.16.0000436

Dcr 1 Kolektor SMU Lmrn dibw Lngsg ke KSP Cahaya Mitra Mandiri JL Ry Batu Bolong No.1 Canggu Telp.0361-8445647

A.BP.001.08.16.0000744

A.BP.001.08.16.0000799

Dcr Karyawati untuk Villa Penampilan Menarik Max.30Thn Hub.081999989579

A.BP.001.08.16.0000762

Dcr Kryati Artshop Bs.Inggris u18-30Th lok Snur D.Tamblingan Gj2Jt+Bnus,082144423777 No SMS

A.BP.001.08.16.0000632

A.BP.001.08.16.0000797

Dcr Supir Tgl Dalam,Pny SIM C Fas.MCK H.08174716050

Dcr Tukang Jahit&Serabutan,Wnt Jl.P.Ambon6X Dps,081338755959

Urgent! Bar Waitress,Waitress Cook,Sent CV to Mamas German Rest,Telp(0361) 754831/ kadimamas@yahoo.co.id

Dcr sopir serabutan,tdr dlm, KTP Bali Hub.08123928624

A.BP.001.08.16.0000817

A.BP.001.08.16.0000815

A.BP.001.08.16.0000804

A.BP.001.08.16.0000631

Dcr:Sales Oli SHELL,1 org,peng di Pelumas,Lk,Max 30Th Srt Bw: PT.Banoli,Jl.Buluh Indah 75Dps

A.BP.001.08.16.0000333

Dibth Sgr PRT Tinggal Dlm Gaji diatas 1,3Jt Hub.089509255504

B.BP.135.08.16.0000439

Dcr Krywti Toko Bs Komputer Hub.08124659880

A.BP.001.08.16.0000747

Dibthkn Tnaga Pmbantu di Resto daerah Canggu yg bisa skaligus maintain dan cookhelper yg ber pengalamn.CV Bisa dikrm ke purnama@motionfitnessbali.com/ 085739080424

A.BP.001.08.16.0000679

Dcr Kywn Wnt Srbtn,Tdr Dlm, Gj s/d 2 Jt Hub.082236165561

A.BP.001.08.16.0000805

Dcr Llsn SMU Max23Th u/Kru Bandara,Ada Diklat 081933063868

A.BP.001.08.16.0000147

A.BP.001.08.16.0000764

Dcr Admin u/Garment,Experience Dcr Profesional Chef untuk Dicari Guide Segway min SMA Computer Skill,Good English Dimsum Canggu, Telp:735593, Bhs Inggris 08113882660 Email:infojob_garmen@yahoo.co. E:dimsumhousecanggu@gmail.com A.BP.001.08.16.0000745 A.BP.001.07.16.0001068 id, HP:085100050706 Dicari Karyawati Salon/Spa Dcr Sgr QC/Tkng Cek u/Garment A.BP.001.08.16.0000634 Hub:087862835888 Segera di Kuta Hub:0361-759832,Email: A.BP.001.08.16.0000813 Dcr Gr Freelence Bhs Inggris productionlitllegemsbali@gmail Dicari Kasir,Sopir untuk utk Kursus H.085237866176 .com Jl.Majapahit No.28F Kuta A.BP.169.08.16.0000787 Karaoke Hub.08174752329 B.BP.154.08.16.0000442 A.BP.001.08.16.0000760 Dcr Sopir,Reservasi&CS, Jl.BetDcr Tng Adm Min.Tmt SMK/SMA Dcr Karyati Artshop Bs.Inggris Dcr Sgr Waiter/es lam ke Puri Dicari Marketing & CS utk ngandang I/12 Snr,081237152222 Fas.TglDlm/Mess H.08569836050 u .18-30Thn lok Ubud Monkey Bali Indah Rest Jl.Melasti 17 A.BP.001.08.16.0000784 A.BP.001.08.16.0000818 Forest Gj 2Jt+Bonus H971154 Koperasi SMS ke 081916685858 Legian Tlp.751644/08117528862 Dcr Staff Acct S1/D3 Acct IPK= B.BP.135.08.16.0000440 B.BP.004.08.16.0000337 Dibutuhkan FO. Female/Male. A.BP.001.08.16.0000759 Dcr Karyawan Salon yg Brpglman Dicari Sopir Hub.082144009948/ 3,2 Max.30Th Mahir Excel Lam Max 30 th.Bisa Bahasa Inggris. Dcr Sgra Supir Jl.Cekomaria Gg. Hub.081999558491 087761340455 ke rss290900@gmail.com di Kuta Hub 081353309100 Karya No.9 081236373899 A.BP.001.08.16.0000798

A.BP.001.08.16.0000829

A.BP.001.08.16.0000755

B.BP.031.08.16.0000417

Dicari Penjahit Dalam,Tk.SamDcr sgr Tnga Sopir, Satpam dan Helper, syarat: SMU/SMK, Pria, umur ple,Tk.Cek/QualityChecking,Tk Overdek,Admin(Wanita),Pengepul maks. 30thn. Lam ke KKB Bali Mart, Jl Kepundung No. 61 A Dps atau Jahit di Jl.P.Ambon No.25 S email: kkb_jobvacancy@yahoo.com Dps Hub.081298337776 G.01 A.BP.001.08.16.0000689 Dicari Sopir Bisa Bhs Inggris Dicari Staff Cook & Wetrishe Hub: Hp. 08123912010 RM Japan Jl.Batur Sari No.20 Sanur Hub.082144445876

A.BP.169.08.16.0000603

Dicari Tukang Masak Untuk Masakan Indonesia Jl.Petitenget Hub:081281190009

A.BP.001.08.16.0000783

Dicari Waiter/Waitress untuk Dimsum Telp:735593 / Email: dimsumhousecanggu@gmail.com A.BP.001.08.16.0000208

Dicari drafter, Engineering, Supir Proyek.Lam dikirim ke: hrdbali2@gmail.com B.BP.101.08.16.0000369

Dicr GRO Mandarin+Pembantu PT.Neverneverland Travel 0361-757636/081337682886 B.BP.004.08.16.0000334

Dicr Pelak.Lap,Arsitek,QS Min. S1 Tnik Ex.3th,Survy min STM Pemb,Ass Survy min SMA,Teknisi min STM Msn Ex.2th u/Persh Kon traktor-Email:hrd.kontraktorba li@gmail.com/082339930603

B.BP.135.08.16.0000438

A.BP.001.08.16.0000684

A.BP.001.08.16.0000752

Dicr Supir KTP Bali untuk keluarga Hub.085106003557

A.BP.001.08.16.0000699

Hotel in Kuta looking for HK room staff send CV derrick@kut atownhouses.com 082144450099

B.BP.004.08.16.0000420

PT.Microchem Ind,Bth Sales Engineer Pria/Wanita Max 35 Untuk info hub:081808251133 Krm Lamaran lengkap hrd@microchem.co.id

B.BP.820.08.16.0000407

Private Villa in Seminyak Looking Gardener with Experience & Also a Little Understand Swimming Pool No First Job, Call or SMS Lmran 081339313528 / 081337264152 or 087861429491 A.BP.001.08.16.0000644

Receptionist Wnt Dcr u/Fitness Hub:0361-289700/085851993169 A.BP.153.08.16.0000819

Villa diNusa-Dua Bth HK P/W Pglmn tdkDiutamakan/082146559479

B.BP.101.08.16.0000423

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

TOYOTA

Luxio X Manual’12 AsDK Silver Mulus 115Jt H.085100578850

Inova G’10 Htm 160Jt+Fortuner Dsl’12MT+Yaris’08/085100856999

B.BP.141.08.16.0000433

Xenia R Deluxe’11Putih asBali Matic Kond.orsinil 08123953664

B.BP.141.08.16.0000435

Agya G A/T14 Htm,Rover95,Mercy C180’95,Terano97 H081807779807

A.BP.001.08.16.0000793

A.BP.001.08.16.0000822

DICARI MOBIL Dcr:Avanza,Xenia,Innova,APV, Rush,Yaris,Swift,082147066424

B.BP.141.08.16.0000434

A.BP.030.08.16.0000807

A.BP.001.08.16.0000826

A.BP.009.08.16.0000779

A.BP.001.08.16.0000633

A.BP.001.08.16.0000625

Djl Tnh 2A Sekar Tunjung 15 Gatsu Timur Hub.08123650478

Rmh Disewakan di Pecatu Dreamland Beach 2KT,1KM. 08113931444

A.BP.001.08.16.0000597

Djl Tnh Pinggir By Pass Jln. Raya Kapal 3 Are - 10 Are 1,5M /Are Hub:08563897937

A.BP.817.08.16.0000806

DISEWAKAN TOKO Over Kontrak Toko Jl.Monkey Forest Ubud Hub.081933003401

A.BP.001.08.16.0000688

Jl Tnh 1Ha,a/25Jt, Jl.Raya Tuwed/Melaya Ngr,081332199999

B.BP.164.08.16.0000324

A.BP.159.08.16.0000789

DISEWAKAN RUKO Ruko Besar,Baru&Bgnan Elit cck Kantor,M.Market Dll Fas.Lngkap 5-10th Jl.Trijata,081999925143

Jl Tnh Sawah 12A,Subak Bernasi Dalung,Blm Ada Akese Jln,Harga 90Jt/Are Hub:08123633552

A.BP.001.08.16.0000791

Tanah Kavling Murah Jl Pantai Balangan 325Jt/Are081224788585

A.BP.001.08.16.0000825

TOUR

SALON

DIJUAL MOTOR

INTERIOR

PINJAMAN

AC

DIJUAL MOBIL

B.BP.101.08.16.0000422

Kav 2A,4A Tiing Tutul,2Are 3A Babakan Canggu,H.082147454248

B.BP.164.08.16.0000427

RUPA-RUPA

ALUMINIUM

AC

DIJUAL MOBIL AC

KONTRAKTOR

AC

Tnh 1A Utr By Pas Mantra 285Jt Truk Msk 08123923726 Ada Lain

A.BP.001.08.16.0000801

RUPA-RUPA

SERVICE

DIJUAL MOBIL FOTOCOPY

Tnh Kav.Guwang Dan Rangkan Ketewel, Hub: 081999701123

Dijual Tnh Lok Tabanan,cck u/ Permandian,Villa 081337112202

A.BP.167.08.16.0000786

BENGKEL LAS

BUC Tanah 2Are 375/A Br.Jenah Peguyangan Kangin 089658464445

B.BP.820.08.16.0000200

A.BP.001.08.16.0000754

BUC jl rugi 1-2A Sempidi Tegehe Tnh Nempil 250Jt/A Jl.Besakih Jl.5m Pav cas/krdt,081337332121 Pmogan08123871809/081337569788

Kon.Rmh Jl.P.Serangan 53 3KM T dr RTm RKel Garase081999932728

A.BP.001.08.16.0000757

Tnh Kav,elit,Unud Jimbaran,SHM 2,1&4A,550Jt/A Ng,08113801502

A.BP.001.08.16.0000601

A.BP.001.08.16.0000768

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 110Jt/A Bs Kredit 087862450004

!Petitenget 7A Hook dkt Pantai Lok Wisata Kuta 081338977777

A.BP.001.08.16.0000399

DikontrakanRumahTahunan/BulaDICARI MOTOR nan 3KM Tidur+2 Km Mandi, Jl. “08123667168 Wa.081916157168 Kerta Dalem IX/No.1A Sidakarya Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk Hub.081236325858/085100861853

Avanza E VVTi’07Htm Mnual Mlus AN Xenia M12Slvr asDK MT 113Ng Pajak Baru 97JtNg,085101522889 A.BP.001.08.16.0000579 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.08.16.0000821 A.BP.001.08.16.0000823 Fortuner 2 7 G-Lux AT’09 Hitam DIJUAL RUMAH Daihatsu Terios TX 1.5 TXADV Mahendradata 999,082144540666 Djl Rmh Luas 2,5 Are Jl.P.Flores B.BP.164.08.16.0000430 Silver 2011 Hub:081237660414 Sanglah Hub:087860006055 Grand Inova G’12 Slv DK Manual A.BP.001.08.16.0000795 A.BP.001.08.16.0000785 Istmwa Pribadi 085100979567 Terios TX Adventure’2007 Hitam B.BP.166.08.16.0000444 Lelang Murah Rmh Lt 2 LT 100m2 Jl.Cokro 377 Hp.085100462764 LB 120,1,3M Nego Lok Jl.Raya Rush 2014/2015 As Bali,Silver B.BP.164.08.16.0000425 Cargo sebelah Perum Citraland Audio,Velk Ban Baru Istimewa SUZUKI Spt Baru, Hub.08123682044 Nego Hub:081339995666,082237772777 A.BP.001.08.16.0000774 APV X’05 Silver Gres 81JtNg A.BP.005.08.16.0000827 HONDA P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Rmh Baru S.Huni Lkp IMB Dalung A.BP.001.08.16.0000824 Jazz RS’2008 Silver Pengilian Bs Krd,082147454248 New Swift GX’2012 MT Htm Gres Hub.081338046166 B.BP.164.08.16.0000428 A.BP.001.08.16.0000657 Hub:082144540666 Bisa Kredit Rmh LT141m2 LtII Dkt GWK & KamB.BP.164.08.16.0000429 Jual Honda Ferio’96Merah audio pus Sangat Murah 085100512965 TV 3 Pribadi, 081999214215 G.Vitara A/T’09AsDK VR22 LowKM A.BP.001.08.16.0000772 A.BP.001.08.16.0000820 Juke14Pth Red Int,085737551000 DISEWAKAN RUMAH B.BP.164.08.16.0000431 SINGARAJA Ovr Krd G.Vitara’11 Dp35Jt.Nsn Rmh 4Are:6KT,4KM,Cck garment Jazz RS 2010 Triptonik Putih Evalia XV’12 Dp25.082237088955 Kntr&Mes Jl.Meduri081999925143 Hub.087762617229 Pribadi A.BP.001.08.16.0000771

Dikont Rmh Jl.Jepun Kuning Kav 5 Prum.Lotus Garden Gatsu Timur Pas.Lengkap 0811391359

A.BP.001.08.16.0000782

Seminyak Kunti 2 S.bgn, 19A komplek villa 825jt per are 081337479762 B.BP.004.08.16.0000446 SINGARAJA

***1,75A Penarukan.3,5A Grogak H.85JtNego Hb:081915697110 BUC A.BP.001.08.16.0000810

DISEWAKAN TANAH Sewa Tnh 33A Dlm Kota Dps Pgr Kllng Jl Muka Blkg,Cck u/Usaha Apa Saja,Hrg Sewa Rp.27.500/A/ Hari.H:0361225847/081337131131 A.BP.001.08.16.0000581

DIJUAL RUKO Lelang Murah BUC Ruko Lt2 LT 100m2,LB 130,1,5M Nego,bisa KPR Tanpa DP,Hub: 081339995666,082237772777 A.BP.005.08.16.0000828

KONTRAKTOR PELUANG BISNIS Aditya Design,Bangun/Renov Rmh Invstasi di Bisnis Property Min Vila,Ruko,Kos IMB 081337099764 10Jt Dpt Saham10rb,08113801502 B.BP.166.08.16.0000445

B.BP.820.08.16.0000201

Kontrktor Sipil&Interior Rumah Villa,Ruko,Dll HP:085333399955

PENGUMUMAN Berdasarkan Akta Berita Acara A.BP.001.08.16.0000743 Rapat PT Nyoman Gruntus Bali Berkedudukan Kabupaten Badung RUPA-RUPA Tertanggal 19 Juli 2016 No.39 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% Dibuat Dihadapan Eddy Nyoman H.087861895055 / 081238979088 Winarta,SH,Notaris di Kabupaten B.BP.164.08.16.0000424 Badung;Disampaikan Bahwa B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Perseroan ini Dibubarkan dari T.08123985172 / 412815 Sejak Akta Tersebut DitandataA.BP.001.08.16.0000531 ngani.Ex Manajemen. B.BP.154.08.16.0000441 Djl AC Daikin Split 1 1/2 PK Kondisi Baik 081353099090 PELUANG USAHA A.BP.001.08.16.0000776 Bth Peluang Usha Dgn Hsl Mggn? Pelunasan/Gestun kartu kredit Hub:087861965576/081999415846 promo 2,3% hub.082340004545 A.BP.001.08.16.0000800 A.BP.000.08.16.0000088

Promo Deposito Koperasi 100Jt Dpt Scoopy Gratis 081337380202 A.BP.001.08.16.0000790

KEHILANGAN Tlh Hlg BPKB NO.L05772277-O AN I Made Heroika Nusabangsa A.BP.001.08.16.0000803

BIRO JASA

JASA Jasa Dana Bank/Swasta,Gade Mbil Krjsm085737374372,087720005577 B.BP.135.08.16.0000437

MESIN Mesin Pngering Laundry 20KG Elpji,SiapPake 15Jt.081999098517

A.BP.001.08.16.0000767

BIRO JASA


EKONOMI

18

Kamis Pon, 11 agustus 2016

Rupiah Menguat 24 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (10/8) sore, bergerak menguat sebesar 24 poin. Rupiah menjadi 13.103 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.127 per dolar AS. Analis Monex Investindo Futures Putu Agus di Jakarta mengatakan dolar AS bergerak melemah di kawasan Asia. Salah satu faktor yang menekan mata uang Amerika Serikat itu yakni outlook ekonomi global yang masih kurang bagus. ‘’Faktor itu membuat pelaku pasar ragu akan kemungkinan kenaikan suku bunga di Amerika Serikat pada tahun ini sehingga aset di negara berkembang, termasuk rupiah masih men-

jadi incaran,’’ katanya. Ia menambahkan, sentimen dari data produktivitas Amerika Serikat yang mengukur seberapa banyak barang dan jasa yang dihasilkan oleh pekerja yang diproyeksikan menurun. Hal itu menambah sentimen negatif bagi dolar AS. Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova menambahkan, program amnesti pajak masih menjadi salah satu faktor yang menjaga stabilitas nilai tukar rupiah tetap berada di area positif. ‘’Dana repatriasi dari program amnesti pajak mendorong permintaan rupiah meningkat. Program itu juga memberi harapan tinggi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,’’ katanya. (ant)

TAM Tampilkan 30 Display pada GIIAS 2016 Juga Hadirkan Tiga Mobil Konsep

Bali Post/ist

HARI KOPERASI - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menyerahkan Nomor Induk Koperasi kepada koperasi di Jawa Timur didampingi Gubernur Provinsi Jawa Timur Soekarwo pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-69 Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Rabu (10/8) kemarin.

Besar, Potensi Wisata MICE di Bali

Kontribusi Pendapatannya 30-40 Persen

Mangupura (Bali Post) Pemerintah telah menempatkan MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition/event) sebagai produk unggulan pariwisata nasional. MICE ini diyakini memberi kontribusi relatif besar untuk kunjungan wisman. Karena itu, MICE sangat signifikan mendorong pendapatan. Bahkan, MICE masuk lima teratas dalam hal mendatangkan wisman, selain wisata belanja dan kuliner, wisata heritage dan religi, wisata bahari, dan wisata olahraga. Bali Post/ant

MENGUAT - Rupiah Rabu (10/8) sore bergerak menguat menjadi 13.103 per dolar AS.

Disiapkan Pengaturan PPh Jakarta (Bali Post) Pemerintah sedang menyiapkan yang terkait tentang pengaturan Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Ketentuan Umum Perpajakan (KUP). Presiden Joko Widodo mengatakan hal itu di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/8) kemarin. Menurutnya, undang-undang itu diharapkan dapat membuat Indonesia memiliki daya saing ekonomi lebih baik dibanding negara-negara lain di ASEAN. ‘’Ya PPN, semuanya, sudah dikalkulasi semua. Kalau negara lain bisa, kita juga bisa,’’ katanya. Melalui undang-undang itu, kata Jokowi, Indonesia dapat memberikan insentif kepada investor dan menarik

dana masuk ke Tanah Air untuk mendongkrak perekonomian. Dia berharap pembahasan RUU PPN, PPh dan KUP serta lain-lain terkait pajak dapat selesai pada 2017. Jokowi juga mengatakan saat ini DPR juga telah mendukung langkah pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak seperti mulusnya pengesahan UU Pengampunan Pajak. Pemerintah tengah gencar menyosialisasikan program pengampunan pajak alias amnesti pajak kepada para pengusaha di seluruh Indonesia. Sejak awal Juli 2016 hingga saat ini, Jokowi bersama menteri terkait sudah mempromosikannya di lima kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, dan Semarang. (ant)

Dikaji, Penurunan Tarif PPh Badan Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pihaknya masih mengkaji besaran penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) Badan. Apa yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo, dengan tujuan meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia. ‘’Penurunan tarif PPh Badan itu akan menjadi bagian dari usulan revisi UU Pajak Pertambahan Nilai (PPN), UU Pajak Penghasilan (PPh), serta UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang akan diajukan ke DPR,’’ kata Sri Mulyani di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (10/8) kemarin. Saat ini, tarif PPh Badan sebesar 25 persen. Presiden Joko Widodo membuka kemungkinan penurunan tarif PPh Badan secara bertahap. ‘’Mengenai keputusan tarif seperti yang diputuskan Presiden akan dilakukan berbagai kajian dan hitunghitungan,’’ ujarnya. Sri mengatakan semangat tujuan penyesuaian tarif perpajakan itu untuk membuat Indonesia menjadi negara dengan perekonomian yang lebih kompetitif bagi dunia usaha. Namun tetap dapat menjalankan fungsi pembangunan dengan optimalnya penerimaan. Dia mengatakan Kemenkeu akan semaksimal mungkin mencari jalan agar setiap tujuan pembangunan

Sri Mulyani

Bali Post/ant

dan kesejahteraan yang dijanjikan Presiden dapat terpenuhi. ‘’Banyak yang harus dikaji secara rutin,’’ katanya. (ant)

‘’Selain pertumbuhannya meningkat, daya saing MICE Indonesia di tingkat global juga meningkat pada kondisi saat ini,’’ kata Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah, Tazbir pada rapat koordinasi bidang MICE lintas kementerian/lembaga di Hotel Grand Mega, Rabu (10/8) kemarin. Sesuai amanat Menteri Pariwisata Arief Yahya agar pertumbuhan MICE ditingkatkan dari 5 persen menjadi 10 persen tahun 2019 mendatang. Data International Congress and Convention Association (ICCA), Indonesia berada di posisi 42 dunia. Dan berada di rangking ke-12 kawasan Asia Pasifik (Aspas), meningkat 8 posisi di kawasan Aspas dengan jumlah event yang juga meningkat dari 76 event menjadi 150 event tahun 2019. Kontribusi MICE terhadap peningkatan kunjungan wisman dan pergerakan wisnus serta perolehan devisa juga dipercaya meningkat signifikan. Diproyeksikan devisa mencapai US$ 2,5 miliar. ‘’Kondisi ini akan menjadikan sektor pariwisata sangat layak sebagai penggerak perekonomian

nasional,’’ imbuhnya. Wardawan, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Daerah Bali, mengatakan Bali memiliki potensi wisata MICE yang besar karena Bali memiliki kelebihan yaitu keindahan alam, budaya dan fasilitas pariwisata. Sehingga kontribusinya terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan pendapatan sangat signifikan yaitu sekitar 30-40 persen dari sisi pajak hotel dan restoran. Menurutnya, potensi MICE perlu dipertahankan karena spending orang yang berwisata MICE di Bali ternyata jauh lebih besar dengan wisatawan leisure. Di pihak lain perlu perhatian kendala pariwisata MICE seperti kurangnya awareness akan pentingnya kegiatan MICE. Dan perlunya dilakukan promosi secara berkelanjutan ke mancanegara. Kendala kedua masih kurangnya database yang bersifat online dan komprehensif, kurangnya aksebilitas dalam hal ini direct flight, dan juga masih adanya kendala barangbarang suvenir yang diberikan pada peserta incentive, masih dikategorikan sebagai

barang impor. Rata-rata per tahun, event internasional yang diselenggarakan di Bali antara 6-10 event baik event meeting, incentive. ‘’Ini merupakan persoalan kita ke depan, karena peserta incentive ini memerlukan sebuah penghargaan, incentive berupa suvenir, ternyata suvenir yang dibawa dari Bali itu masih dikategorikan sebagai barang impor, sehingga tidak bisa,’’ jelasnya. Event yang tergolong wisata MICE itu melibatkan peserta dari mancanegara maupun dalam negeri, kerap tidak terdata. Padahal hal itu penting untuk pengembangan pariwisata khususnya MICE. Hidayat, Kepala Bidang Penguatan Jejaring, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata, mengatakan di kementerian atau lembaga lain sering ada event. ‘’Tetapi kami sangat kesulitan mendata event apa saja yang dilakukan, di mana, berapa banyak yang hadir, sehingga kami perlu database dari kementerian dan lembaga pemerintah lainnya untuk mempromosikan Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri,’’ jelasnya. (kmb42)

Tangerang (Bali Post) Sebagai perusahaan otomotif PT Toyota Astra Motor (TAM) akan tampil secara total pada penyelenggaraan pameran otomotif terbesar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Dengan mengambil tema ‘’Let’s Go Beyond, Here for a Wonderful Tomorrow’’, TAM akan menghadirkan sebanyak 30 display produk Toyota pada booth seluas 3.089 m2 itu. Pada GIIAS kali ini, selain ditampilkan mobil yang sudah dipasarkan di Indonesia, Toyota juga membawa tiga unit mobil konsep yang memang sengaja didatangkan dari Jepang. Salah satunya Toyota Mirai yaitu mobil dengan berbahan bakar hidrogen yang sudah siap diproduksi. Toyota juga membawa FCV Plus dan Toyota CHR, mobil crossover dengan desain baru dan modern. ‘’Selaras dengan tema tersebut, kami ingin menghadirkan spesial exhibit. Selain menampilkan mobil ramah lingkungan dengan berbahan bakar hydrogen, juga kendaraan terbaru dan modern,’’ kata Rouli Sijabat selaku PR Manager TAM di sela Media Ga t hering GI I A S 2 0 1 6 dan All New Sienta Media Test Drive, Rabu (10/8) kemarin, di Tangerang, Jawa Barat. Untuk segmen SUV, dua produk Toyota yang baru saja diluncurkan pada awal tahun ini seperti All New Fortuner VRZ dan Rush Ultimo juga akan dipamerkan. Di segmen Hatchback, Toyota menghadirkan Yaris dan Agya yang mendapat sentuhan penyegaran oleh

tim Toyota. Camry Hybrid serta Vios TRD juga akan meramaikan jajaran unit display di segmen sedan. ‘’Di samping passanger car, segmen komersial melalui Hilux TRD D-Cab, HiAce Luxury serta Dyna Foodtruck akan ikut parade unit display Toyota di GIIAS 2016,’’ tambahnya. Untuk pertama kali dalam pameran otomotif terbesar di ASEAN ini, kehadiran All New Calya juga diharapkan mampu memenuhi harapan masyarakat dan pelanggan Toyota untuk sebuah kendaraan MPV dengan harga terjangkau. Sebagai informasi, lanjut Rouli, di tengah ekonomi yang stagnan di semester I, penjualan Toyota dari Januari sampai Juni tumbuh 11,9 persen. Untuk penjualan retail 187.438 unit, meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu. Terkait produk All New Sienta, sejak diluncurkan April lalu sampai awal Agustus, SPK Sienta secara nasional mencapai 3.600 unit. Dari 3.600 unit ini yang paling favorit adalah tipe Q dan V yang mana warna yang paling disukai adalah warna putih,’’ jelasnya. Pada hari pertama involvement regional journalist (media lokal) pada rangkaian acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) bersama Agung Toyota, Rabu (10/8) kemarin diisi Media Test Drive All New Sienta. Bertempat di kawasan Tangerang, puluhan media dari berbagai daerah diberikan kesempatan mencoba fitur-fitur canggih All New Sienta itu. (edi)

Bali Post/edi

ALL NEW SIENTA - Jajaran Manajemen TAM bersama puluhan media berfoto bersama di sela test drive All New Sienta, Rabu (10/8) kemarin di Tangerang.


19

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

Uang Saku Dari Hal. 1

Bali Post/ant

DISKUSI - Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, berdiskusi dengan tim penasihat hukumnya ketika menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (10/8) kemarin. Sidang tersebut mendengarkan kesaksian Kasubbid Komputer Forensik Puslabfor Bareskrim Polri AKBP Muh Nuh Al Azhar selaku saksi ahli IT yang dihadirkan jaksa untuk membeberkan hasil pemeriksaan forensik dari beberapa kegiatan Jessica yang terekam CCTV.

Sidang ’’Kopi Bersianida’’

Ahli Sebut Gerakan Jessica Janggal Jakarta (Bali Post) – Video hasil rekaman kamera pengawas (CCTV) dari Kafe Olivier memperlihatkan terdakwa kasus tewasnya Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, memindahkan paper bag (tas tenteng berbahan kertas) ketika berada di kafe itu. Rekaman itu diperlihatkan oleh ahli pakar forensik digital Polri AKBP Muhammad Nuh saat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (10/8) kemarin. Rekaman video yang telah diperbesar (zoom in) dan diperlihatkan di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu kemarin, menunjukkan awalnya pada pukul 16.28 detik ke-20 waktu CCTV, terlihat Jessica memindahkan tatakan menu di meja 54, yang sebelumnya ada di ujung depan meja, ke sisi kanan jauh. Kemudian, pada detik ke40, Jessica memindahkan paper bag yang sebelumnya tersusun menumpuk di tengah meja, menjadi bersusun sejajar. Gerakan ini, disebut oleh

Nuh, janggal karena setelah itu terlihat Jessica beberapa kali mengambil sesuatu dari dalam tas dan meletakkannya ke atas meja yang sudah tertutupi susunan paper bag dan tatakan menu. ‘’Terdakwa terlihat melakukan beberapa kegiatan ketika membuka tas,’’ kata Nuh. Setelah menyusun tas dan tatakan menu sejajar, rekaman CCTV memperlihatkan pada pukul 16.29 detik 50 sampai 16.30 detik 14, Jessica membuka tas, menahannya dengan tangan kiri dan mengambil sesuatu dari dalamnya dengan menggunakan tangan kanan. Kemudian, dalam rentang waktu itu, dia terlihat beberapa meletakkan sesuatu ke atas meja. Namun tidak bisa diketahui secara jelas kegiatan apa itu karena tertutupi oleh susunan paper bag dan tatanan menu. Lalu, pada 16.30 detik 55 sampai sekitar pukul 16.33 detik 53, terdakwa melakukan beberapa pemindahan lagi, dimulai dengan pemin-

Sejumlah Uang Dari Hal. 1

Bobby mendapatkan imbalan dari PT Hutama Karya sejumlah Rp 480 juta yang diberikan General Manager PT Hutama Karya Budi Rachmat Kurniawan, sedangkan Djoko, Irawan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek yaitu Sugiarto juga menerima sejumlah uang dari PT Hutama Karya atas perannya memenangkan perusahaan BUMN itu. Padahal pada proses pengadaan ditemukan adanya penggelembungan (mark-up) anggaran dari awalnya 22 divisi menjadi 13 divisi pekerjaan namun anggarannya tidak mengalami perubahan. Harga Perkiraan Sementara (HPS) pada lelang ulang pun digelembungkan. PT HK juga membuat ‘’kontrak fiktif’’ dengan pihak subkontraktor untuk menutupi biaya ar-

ranger fee yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 10,24 miliar dan sebagian diberikan kepada Bobby yaitu sebesar Rp 480 juta. Terkait perkara ini, Budi Rachmat Kurniawan sudah divonis 3,5 tahun penjara, se-

dahan posisi gelas kopi es, yang belum tercampur antara susu dan kopi, ke sisi jauh terdakwa. Selanjutnya ada pertukaran posisi paper bag, yang awalnya ditaruh dan disusun berjajar di atas meja, ditempatkan ke belakang sofa. Selama melakukan kegiatankegiatan tersebut, Jessica terlihat melakukan banyak gerakan lain seperti menoleh ke samping kiri, kanan dan depan. Muhammad Nuh mengatakan kejanggalan sebenarnya sudah terlihat sejak Jessica pertama kali duduk di meja 54 setelah melakukan pembayaran di kasir (close bill). Pada pukul 16.22 detik 58 waktu CCTV, Jessica duduk di ujung sofa yang berbentuk setengah lingkaran. Akan tetapi pada pukul 16.23 detik 37 dia menggeser tubuhnya ke samping kanan agak ke dalam, tepat sejajar dengan pohon hias yang ada di depan meja 54 dan posisi CCTV, sehingga pergerakannya agak sulit dideteksi. (ant)

Sebab, selama siswa di sekolah tentu akan membutuhkan tenaga yang lebih, terutama makanan. Mau tidak mau siswa harus membawa uang saku yang lebih. Sementara keadaan ekonomi orangtua siswa bervariasi. ‘’Hal inilah yang harus dicermati lebih dalam lagi, karena tidak semua orangtua siswa berada dalam keadaan ekonomi menengah ke atas. Tetapi juga ada keadaan ekonominya menengah ke bawah, bahkan sangat miskin. Di samping juga keadaan sekolah tidak semuanya sama. Begitu juga dengan para guru. Sebagai pemandu pendidikan di daerah, ia akan tetap mendukung apa yang menjadi program pemerintah. Kendati demikian, ia juga menginginkan agar rencana itu dikaji secara mendalam sebelum diterapkan dan diberlakukan di sekolah. Apalagi secara nasional, terutama di Bali tenaga pengajar (guru) sangat kurang. Sebab, jika full day school diberlakukan, tentu tenaga pendidik juga harus ditambah. Begitu juga dengan anggaran untuk menggaji guru kontrak. ‘’Karena kegiatan full day school lebih banyak menekankan pada kegiatan ekstrakurikuler, maka harus banyak menyediakan guru yang ahli di bidangnya yang sesuai dengan kebutuhan anak didik. Oleh karena itu, pemerintah harus siap merekrut tenaga pendidik yang baru, yang juga harus diimbangi dengan anggaran yang memadai,’’ imbuhnya.

Ia pun berharap agar pemerintah bisa membuat pemetaan secara menyeluruh untuk mendata sekolahsekolah mana saja yang harus dan siap untuk diberlakukan full day school. Menurutnya, terutama di Bali harus ada kajian yang mendalam dan masing-masing daerah harus ada pilot project-nya. ‘’Tentu wacana ini tidak bisa secara nasional diberlakukan, karena kondisi masing-masing sekolah di Indonesia sangat bervariasi,’’ pungkasnya. Sementara itu, akademisi Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. mengatakan, ada beberapa aspek yang harus jelas terlebih dahulu sebelum memutuskan full day school diterapkan di sekolah. Ia pun berharap wacana full day school tidak sekadar sensasi semata dari menteri baru agar terlihat beda. Tetapi program tersebut perlu kajian mendalam dan tidak boleh dilaksanakan terburu-buru. Terlebih lagi, kualitas tenaga pendidik masih banyak yang belum ideal sebagai guru. Sebab, guru bukan hanya harus pintar, namun justru yang lebih langka adalah yang memiliki ketulusan dan keikhlasan sepenuh hati dan jiwa untuk mendidik anak bangsa. ‘’Dalam konteks seperti ini jika dilaksanakan full day school, maka anak-anak kita sekadar diperjarang bertemu keluarga dan masyarakat, tetapi hasilnya belum tentu sesuai harapan. Konsep yang jelas dan kualitas guru harus benar-benar siap terlebih dahulu,’’ tandasnya. (Tim BP)

Cukup Tinggi Dari Hal. 1

Ia mengatakan langkah itu dilakukan untuk mengurangi jumlah penderita penyakit demam berdarah dengue yang cukup tinggi dan membutuhkan penanganan serius. Apalagi, dikatakannya, sejak 1960 demam berdarah menjadi persoalan cukup serius di Indonesia. Wolbachia menjadi metode yang aman dan ramah lingkungan, efisien dan berkelanjutan. Bila di sebagian besar nyamuk di suatu wilayah sudah

memiliki wolbachia, menurutnya, maka metode ini tidak perlu diaplikasikan ulang karena nyamuk ber-wolbachia akan berkembang biak alami pada populasi nyamuk aedes aegypti. Terkait dengan wolbachia, pada Maret 2016 The World Healt Organisation (HWO) mengeluarkan pernyataan bahwa wolbachia merupakan teknologi baru yang menjanjikan untuk menekan replikasi virus dengue, chikungunya dan zika dalam tubuh aedes aegypti. (ant)

Tidak Perlu Dari Hal. 1

Ade juga memuji Haris Azhar yang mengklaim mendengar langsung cerita dari Freddy Budiman kemudian berani mengungkap informasi tersebut kepada publik. ‘’Kalau kita benar tentu kita tidak perlu khawatir. Karena menurut saya ada langkahlangkah persuasif yang bisa dikomunikasikan,’’ kata Ade.

Politisi dari Partai Golkar ini juga meyakini upaya TNI, Polri dan BNN melaporkan Haris Azhar ke Bareskrim Mabes Polri bukan untuk menjatuhkan Haris. Apa yang dilakukan ketiga institusi itu semata untuk pembelajaran agar masyarakat tidak serta merta mengartikan kebebasan berpendapat tanpa rambu-rambu dan prosedur yang ada. (kmb36/kmb4)

Anggota Tim Dari Hal. 1

Direktur Balap Manor Racing Dave Ryan mengatakan Rio telah menjadi anggota tim sejak Januari ketika timnya menandatangani kontrak dengan yang bersangkutan untuk musim ini. Menurutnya, beberapa waktu lalu, manajemennya mengindikasikan bahwa mereka mengalami kesulitan menghormati kewajiban kontrak di luar Grand Prix Hongaria. ‘’Tim Rio ini telah bekerja tanpa lelah untuk mencoba menyelesaikan situasi dengan pendukung

Indonesia dan kami telah mendukung upaya-upaya sebisa mungkin, termasuk memungkinkan Rio untuk balapan di Jerman,’’ katanya. Pihaknya mencapai titik di mana untuk kepentingan terbaik dari tim, terpaksa mengeksplorasi pilihan lain untuk sisa musim ini. ‘’Kami sangat senang untuk melanjutkan dukungan kami untuk Formula 1 ambisi Rio, dengan menawarkan dia peran driver cadangan untuk sisa musim ini. Kami sangat berharap bahwa dia akan menerima tawaran itu,’’ katanya. (ant)

Kamis, 11 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Cannel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari Bali Legong Bidadari (4) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Lila Cita Sanggar Windya Gurnita 10.05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Channel Tourst TV 11.30 Ista Dewata Pura Luhur Sri Jong 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Kelip Bali 13.30 DW TV

14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Klip Bali 16.05 Bali Channel Tourist TV 17.05 Agrobisnis 17.30 Taman Sari Pusat PAUD Kumara Bhuana I (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Sanggar Kundalini 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Basur (4) 23.00 Lila Cita Calonarang Benoa (4) 24.00 Closing

dangkan Sugiarto dan Irawan masing-masing 3 tahun penjara. Atas putusan tersebut, Bobby menerima. ‘’Saya terima,’’ kata Bobby di hadapan majelis hakim, sedangkan jaksa KPK menyatakan pikirpikir. (ant)

Hak Narapidana Dari Hal. 1

Selain itu, Kementerian Hukum dan HAM menganggap remisi merupakan hak narapidana, yang mana peraturan soal remisi ini kemudian diharapkan dapat kembali ke PP Nomor 32 Tahun 1999. (ant)

Karna Cibir Kelemahan Vrikodhara

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Enam Belas)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

BHIMA, putra kedua Kunti, berada dalam keadaan tidak menguntungkan dirinya. Persoalannya, persediaan senjata-senjatanya sudah habis. Dia pun kemudian dikejar Karna yang menginginkan nyawanya. Setelah melihat gajahgajah sangat besar dibantai Arjuna dan tergeletak seperti bukit-bukit di dekat Bhimasena. Bhima, yang tanpa senjata itu, masuk ke tengahtengah gajah yang sudah mati itu. Hal itu dilakukan untuk menghalangi jalannya kereta Karna. Setelah mendekati gajah-gajah sangat banyak, masuk ke tengahtengah benteng itu, pertahanan Bhima kemudian tidak dapat ditembus kereta sekalipun. Dengan demikian, putra Pandu yang ingin menyelamatkan nyawanya itu dapat melindungi dirinya dari serangan putra Radha itu. Bhima benar-benar mendapat tempat perlindungan nyaman dari serangan penakluk kota-kota itu. Karna kemudian mengangkat seekor gajah yang telah dibantai Dhananjaya. Dengan panah-panahnya, dia menunggu di sana, seperti Hanuman mengangkat puncak Gandhamadana. Karna dengan panah-panahnya memotong gajah yang dipegang

Bhima. Putra Pandu itu selanjutnya melempari Karna dengan potongan-potongan tubuh gajah. Bhima juga melemparkan roda-roda kereta dan kuda-kuda. Kemudian seluruh benda yang tergeletak di medan pertempuran itu. Putra Pandu yang digairahkan kemarahannya itu mengambil dan melemparkan kepada Karna anakanak panahnya yang tajam. Tetapi Karna dapat memotong setiap benda yang dilemparkan Bhima kepadanya. Bhima setelah mengangkat kepalan tangannya yang dilengkapi kekuatan guntur, menginginkan membantai putra Suta itu. Tetapi segera ia mengingat kembali tentang sumpah Arjuna. Karera itu, putra kedua Pandu itu membiarkan nyawanya Karna demi tidak ingin menggagalkan sumpah yang telah dibuat adiknya, Savyasachin itu. Putra Suta dengan panah-panah tajamnya berulang-ulang menyebabkan Bhima berada dalam bahaya dan juga kehilangan akal sehatnya. Tetapi Karna kemudian mengingat kembali kata-kata Ibu Kunti, untuk tidak mengambil nyawa Bhima yang tidak bersenjata.

Setelah mendekatinya, dengan cepat Karna menyentuhnya menggunakan tanduk busurnya. Ketika Bhimasena disentuh dengan busurnya, dia pun digairahkan kemarahannya. Bhima mendesah seperti seekor ular, merenggut busurnya Karna dan memukulkan di kepalanya. Dipukul oleh Bhimasena, putra Radha matanya merah menahan kemarahannya. Kemudian beberapa saat ia tersenyum, sembari berkata berulang-ulang kepada Bhima. ‘’Kasim yang tak berjenggot, tolol, bebal dan rakus.’’ Dan Karna lalu berkata, ‘’Tanpa keterampilan senjata-senjata, jangan bertarung melawanku. Engkau tak lain seorang anak kecil. Seorang yang lamban dalam pertempuran! Di sana, oh putra Pandu, di mana ada makanan dan minuman berlimpah. Di sana, o orang yang malang, engkau harus tanpa pernah terlibat dalam pertempuran. Hidup dari umbi-umbian, bunga-bunga, patuh terhadap sumpah-sumpah dan kekerasan. Engkau, oh Bhima, harus melewati hari-harimu di hutan karena engkau tidak terampil dalam pertempuran. Besar perbedaannya antara pertempuran dan mode kehidupan

seorang Muni yang keras. Karena itu, oh Vrikodhara, segeralah engkau mundur ke hutan-hutan. Oh nak, engkau tidak pantas terlibat pada pertempuran dahsyat ini. Engkau lebih memiliki bakat hidup di hutan-hutan. Dengan mendorong tukang-tukang masak, pelayanpelayan, budak-budak, di rumah. Agar bisa cepat, engkau hanya pantas memarahi mereka demi makan malammu, oh Vrikodara! Oh Bhima, engkau seorang yang bodoh pema-

haman. Pergilah menjalani sebuah mode kehidupan seorang Muni. Kumpulkan olehmu buah-buahan untuk kebaikanmu. Pergilah ke hutan, oh putra Kunti, karena engkau tidak terampil dalam pertempuran. Dengan bekerja memotong buahbuahan dan umbi-umbian termasuk melayani tamu-tamu. Engkau tidak cocok, aku pikir, ambil bagian, dengan permainan yang memakai lengan-lengan, oh Vrikodara. (bersambung)

Sloka 9.2 Raja-vidya raja-guhyam pavitram idam uttamam pratyakshavagamam dharmyam su-sukham kartum avyayam Raja Vidya – ilmu pengetahuan yang paling agung ini - raja guhyam – rahasia yang paling agung — menyucikan dan amat tinggi nilainya. Dan ilmu ini bercahaya gemerlapan harmonis dengan dharma – kewajiban - sangat mudah untuk dipergunakan dan tak dapat dibinasakan.


16 Pages

152 Number 8th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

L O N A A T I E R N I N T

August 11,

2016

es LeAnn Rim h new returns wit album ed” “soul-bas Thursday,

om. http://epaper.inte

online: http://www.intern

2016 , August 11, Thursday remarks Trump’s on gun rights, Clinton unleash criticism torrent of Page 6

moves new Vietnam s rocket launcher into disputed Sea S.China Page 13

ationalbalipost.c

ach’ ‘Super-co in era arrives en cash-lad League Premier

City without

Award winner, “How Do I Live” in The Grammy for hits such as put out “Remnants” known will RCA UK. 13 and is The Moonlight”, on new labelthe story we “Can’t Fight first album release knew in the October, herlast record ... we definitely very much said and it was “On my song by song and chaos,” Rimes were writinga lot of heartache moment of in London. around, is just coming we in an interview one, this time place. And not untilarc “And this different amazing we see this a beautiful from a completely record did and it’s finalised thewritten and created soul as that we had really soul-based”. gospel and record. It’s who cites says she growing up, The 33-year-old, Cibrian and influences major musicalactor husband Eddie work as well her turns to her for feedback on if step-children“internal cues”. let you know as her own amazing. They will so that’s a good to like it “Kids are they seem it it sucks and said. a secret what thing,” Rimes record I kept it song, she still “With this My mum heard one it very hush sounded like.the album. I’m keeping happy hopefully once I’m hasn’t heard think that energy.” hush ... I connect with that success of female people will the internationaltheir male counterEven versus Asked about other passion. country stars a American said: “We have this to a song it’s just parts, Rimes can bring passion though men of thing. real life, hearttalk about reach people different kind songs really able to “I think our and we are just love (rtr) break and is a gift.” which deeply,

AP Photo/Helder

dos Romeiros, in Curral houses a fire approaching Aug. 9 2016. Tuesday, while watching island, Portugal, A man gestures the Madeira capital of

on the outskirts

Santos

of Funchal,

the

- The rapDENPASAR urbanzaidly increasinghas given tion of Bali rise to significantly throughmore slums of Denout the citypopulation pasar. The without that has grown infraof space, the supportand utilities. facilities problem of slum structure, with the “In dealing poverty in Indonesia is reand settlements cities in Bali, effort of the quality –including to improve participatory quired in order and implement Governor of settlements said Deputy in Denpasar. development”, Sudikerta, Bali, Ketut Slumps... on page 2 Continued

Thousands Tackle Deadly Madeira Wildfire

s Tackle Thousand deira Wildfire Deadly Ma

onal Bali

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Kuta Book 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 17 DKerobokan 22 Ganesa Paradiso Bali Jl.Petitenget Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur 9 Kerobokan Live Sport Jl.Petitenget No.126 A 6 66 Corner No. 106 Dps 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan dan Restoran Mandala Renon Renon No Jl. Raya Niti 8 Retno Barr Jl. D.Poso 148 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti 9 Elkomedor Yamin No.18 Jl. D.Poso 29 Dimsum Scret Jl. Mohamad No. 39 10 Malaika Jl. D.Poso No.88 Renon 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar 11 Snack Shack Jl. D.Poso 31 Warung Wuruk 184 Lokal khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam 12 Warung Jl. D.Poso 32 Ayam Betutu Sanur 13 Cokro Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Sanur 14 T.J.Bar Jl. D.Poso Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

slums

Quality of nt settleme needs g improvin

LeAnn Rimes music singer is more sponta- Country studio album LONDON “Spitfire”, her last offering . says her forthcoming organic than “soul-based” neous and her new work as to fame aged describing who rose and

find Internati

region surrounding fires in the 12 from into the city. of their for more than drifted said that some left stranded after EasyJet and Fire chiefs been battling blazit was were have Tuesday, when Cafofo said how hours on cancelled flights. an firefighters since Saturday, mayor Paulo to calculate Jet2.com 44C.(ap) spokeswom es non-stop which has “impossible” were caught in An EasyJet this is beyond temperatures reached a many buildings Publico that a in a wildfire like also be heard have died said: “Although we would prompting but told News can at Global customers spa had been EasyJet’s control, - Three people island of Madeira, have been the blaze, in “Bali Image” from 9.30 to affected hotel and MADEIRA 96.5 Radio FM am. Listen to the Portuguese A thousand people Funchal, five-star consumed. for Brit- to apologisethem for their undercapital completely a popular spot until 10.00 FM at http:// torn through response. and thank near the a wildMadeira, Global Radio house fires. en2my, has experienced standing.” and hotels Portugal massive emergency at globalfmbali.list than 35C from homes in two separate In mainland closure of a major ish holidaymakers streaming of more the evacuated elderly people died or live video Protection and http:// radio.com fire forced Viseu, while another mbali.com National Civil firefighters temperatures where three http://radioglobalf el/global-fm-bali. since Monday. from North Africa highway near lines in nearby been firesThe has sent 3,300 with 23 the blaze, blaze cut power ustream.tv/chann Strong winds have also Portuguese is Service the blaze, along smoke from Tuesday, AirTwo people and another to tackle have fanned at Madeira from Agueda. On was hazy as smoke g aircraft. injured to Portuguese water-dumpin officials said the disrupting flights seriously to travel capital Lisbon Fire service dense woodland port. Britons booked and Glasgow missing, according on Publico. and difto Edinburgh newspaper has been arrested made it steep hills City Madeira Funchal A man the fire, police of starting and woodland aroundto reach the flames. suspicion Steep hills to tackle the ficult said. have it difficult are making

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Pon, 11 Agustus 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Genjek Kolosal

Makna Mendalam dari Sebuah Nyanyian Rakyat GENJEK biasanya muncul dalam kelompok-kelompok kecil ketika berkumpul bersama sambil minum tuak. Vokal para kelompok itu lantas membentuk sebuah ritme dan akan semakin sempurna bila didukung alat musik seperti suling, kendang, grantang, cengceng, gong pulu maupun kecapi. Kesenian Genjek khas Karangasem ini lantas dipentaskan secara kolosal. Idenya terinspirasi dari filosofi lagu ‘’Bebek Putih Jambul’’. Seperti apa?

Membuka sambutannya dalam pagelaran Genjek Kolosal, Rabu (10/8) kemarin, di Taman Soekasada Oejoeng, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri tiba-tiba menyanyikan lagu ‘’Bebek Putih Jambul’’ dari Bale Kambang. Alasannya, ide membuat Genjek Kolosal ini muncul dari makna yang mendalam dari sebuah nyanyian rakyat di Pulau Bali itu. Ribuan penari genjek juga ikut bersamasama menyanyikan lagu yang cukup populer di kalangan masyarakat ini. Ternyata, lagu rakyat ini memiliki filosofi yang dalam dalam sebuah proses kepemimpinan dan pembangunan. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa sempat mengupas isi filosofi lagu tersebut dari setiap bait lagunya. Bebek putih jambul, mengandung makna bahwa yang datang ke Karangasem adalah orang-orang suci, orang-orang yang berpikiran jernih. Kemudian, makeber kaja nganginang, artinya dalam konsep padma buana, bahwa kaja kangin itu adalah tempat yang paling suci, tempat yang paling diutamakan. Sehingga Karangasem ini dari sisi konsep padma buana adalah sangat suci. Ini diperjelas dari keberadaan

Pura Agung Besakih, sebagai pura terbesar di Bali, sebagai hulunya Pulau Bali. Pada bait tuun makejang, mengandung arti bahwa seluruhnya kemudian berkumpul bersama. Para tokoh nasional, tokoh agama, tokoh-tokoh yang memiliki pemikiran jernih, berkumpul bersama di Karangasem. ‘’Mereka membicarakan, mau diapakan Karangasem ini. Tentu Karangasem yang lebih baik ke arah kemajuan,’’ kata Artha Dipa. Kemudian, pada bait briak briuk masileman, bermakna bahwa orangorang yang berkumpul itu, sebelum melakukan tugas pekerjaannya memikirkan masa depan daerah, dia menyucikan pikirannya lebih dulu pada sumber mata air yang suci dan sangat dikenal, salah satunya di Taman Soekasada Oejoeng. Tempat ini dinilai sangat bersejarah, sebagai peninggalan zaman Kerajaan Karangasem. Kemudian, bait terakhir, nyemak tiuk lan talenan, ini menurutnya tiada lain mengandung makna bahwa Karangasem harus bekerja keras. Karangasem sudah terkenal dengan karakter masyarakatnya yang pekerja keras. Banyak orang Karangasem yang sukses saat merantau,

karena karakter pekerja keras itu tetap dipertahankan. Artinya, sebelum berpesta pora (kesejahteraan), harus rela bekerja keras lebih dulu. Nah, di situlah tugas pemimpin. Menyejahterakan rakyat, pemimpin harus bisa membangun trust (kepercayaan) dengan membangun budayanya. ‘’Genjek adalah bagian dari budaya itu sendiri. Budaya itu asas daripada desa adat Bali. Maka ketika itu bisa dipersatukan, maka trust itu akan terbangun. Jadi kalau masyarakat punya kemauan tetapi trust-nya tidak dibangun, maka akan selalu menemukan kegagalan,’’ tegasnya. Khas Daerah Genjek adalah sebuah bentuk kesenian khas daerah. khususnya Kabupaten Karangasem yang memakai olah vokal. Kesenian vokal yang muncul secara spontanitas sebagai ungkapan ekspresi imajinasi anak muda, yang dituangkan dalam alur ritme yang teratur dengan lirik-lirik sederhana berupa kritik, pujian maupun sindiran. Sehingga membuat kesenian Genjek ini sangat komunikatif. Dalam Genjek Kolosal, Rabu kemarin, dibawakan tiga nyanyian genjek oleh seluruh peserta Genjek. Selain itu juga menampilkan garapan seni pragmentari dengan lakon ‘’Gugurnya Anak Agung Candra Buana’’. Bertindak sebagai penata melodi Ni Made Kinten, I Komang Koro dan I Nengah Bandem. Sedangkan ide cerita dari Ida Made Adi Putra Puma. (gik)

Bali Post/eka

GENJEK KOLOSAL - Warga Karangasem beramai-rami menampilkan seni Genjek Kolosal di Taman Soekasada Oejoeng, Rabu (10/8) kemarin. Seni tari dan lagu khas Karangasem tersebut diikuti sekitar 15.000 warga.

Lahir dari Kebiasaan Berkumpul

GENJEK lahir dari kebiasaan berkumpul, ngerumpi disertai minum tuak (matuakan - red) pada dekade 1980. Namun, mulai dekade 1990-an terjadi perubahan yaitu dalam kegiatan matuakan, unsur bernyanyi dan ekspresi kegembiraan menjadi lebih dominan. Sehingga nama kegiatannya berubah bukan lagi matuakan, tetapi menjadi magenjekan. Temanya pun sebagian besar mengenai kegembiraan, yang bersifat romantis, rayuan, nasihat dan sindiran. Dengan fleksibelitas garap dalam tema lagunya, seni Genjek sering digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu, seperti penerangan kesehatan, keluarga berencana, sosialisasi program pembangunan, dan juga propaganda politik. Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Prof. Dr. I

Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. beberapa waktu lalu menyampaikan, dalam perkembangannya Genjek digunakan untuk memeriahkan berbagai perayaan dan memiliki fungsi baru, yaitu selain sebagai hiburan pribadi juga seni tontonan. Sebelumnya Genjek hanyalah mengutamakan nilai kebersamaan tanpa menghiraukan nyanyian dan tariannya baik atau tidak. ‘’Sifat kocak dan menghibur, merupakan kecenderungan baru dalam hal penikmatan karya seni pada zaman postmodern ini. Cukup beralasan, karena pada masa sekarang, ketika manusia disibukkan oleh pekerjaan sehari-hari sangat memerlukan hiburan pelepas lelah yang bisa dinikmati dengan santai,’’ tandas Guru Besar ISI Denpasar yang baru-baru ini dikukuhkan.

Selain itu, Genjek juga dapat berfungsi sebagai terapi penyembuhan (mediasi - red). Dikatakan, musik sebagai terapi penyembuhan telah banyak mendapat perhatian sebagai salah satu alternatif pengobatan. Sebab, bila seseorang menggunakan musik untuk relaksasi, maka pikiran abstraknya akan menurun ke kondisi normal, karena musik dan irama dapat menenangkan aktivitas yang berlebihan dari otak kiri. Musik tradisional Bali dengan kecanggihan dan kemapanan sistem musikalnya sangat mungkin diolah untuk menampilkan berbagai ekspresi yang dapat memengaruhi suasana hati. Oleh sebab itu, rasa senang dapat diciptakan lewat musik dengan cara bernyanyi dan menggerakkan tubuh, itu semua ada dalam seni Genjek. (win)

Penyanyi Papan Atas Ramaikan SVF

Bintang Shafnat Arya Fadila

Bangga Terlibat di Film ’’Angeline’’

MASIH ingat kasus kekerasan anak yang terjadi pada Angeline beberapa waktu yang lalu? Kasus kematian Angeline menyedot perhatian publik dan juga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Di tangan sutradara Jito Bayu, kisah nyata ini akhirnya divisualkan dalam sebuah film yang diproduseri oleh Duke Rahmat dan Niken Septikasari. Meskipun diangkat dari kisah nyata, film ini lebih mengarah pada sudut pandang ibu kandung Angeline. Film yang ditujukan untuk para orangtua biar lebih aware terhadap lingkungan dan sadar bahwa bagaimanapun kondisi ekonomi yang dihadapi, anak tetaplah harta yang paling berharga. Selain dibintangi oleh artis yang sudah terkenal seperti Naomi Ivo, Roweina Umboh, Teuku Rifnu Wikana, dan Kinaryosih ternyata dalam film ini juga melibatkan talent lokal, salah satunya Bintang Shafnat Arya Fadila. Berperan sebagai Nia (sahabat Angeline), bocah yang biasa disapa Bintang ini sangat menikmati perannya. Dalam cerita ini, figur Nia yang diperankan adalah seorang sahabat dekat yang selalu memberikan semangat dan menemani Angeline dalam suka dan duka. Ditanya bagaimana dirinya bisa terlibat dalam layar lebar, gadis kecil yang saat ini duduk di bangku kelas empat SD 3 Padangsambian ini menyampaikan, semuanya melalui proses panjang dan selektif. ‘’Ya… waktu itu aku ikut casting yang kebetulan diadakan di Bali. Di situ dituntut harus bisa memerankan karakter sedih, senang, dan juga sebagai periang. Selain itu dialek atau logat harus tetap stabil, jika berubah sutradara dan pemandu akting sudah pasti geleng-geleng kepala,’’ terang Bintang, Rabu (10/8) kemarin. Ditambahkan Bintang, banyak yang waktu itu sudah lolos tahap pertama, namun begitu hari berikutnya tidak konsisten langsung diganti. ‘’Sempat degdegan juga tapi untung akhirnya lolos dan bangga bisa terlibat,’’ imbuhnya. Bagi Bintang, dunia entertain bukan merupakan hal baru baginya. Sebab, sejak usianya tiga tahun, gadis kecil kelahiran Banyuatis, Buleleng, 4 Desember 2006 ini sudah aktif dalam bidang modeling dan fotogenik. Seiring bertambahnya usia, bakat dan kesempatannya dalam dunia intertain pun berkembang. Mulai dari menjadi model iklan layanan masyarakat dan komersial yang tayang lokal maupun nasional. Kemudian model foto produk, MC, latihan vokal, dan tampil dalam sebuah film layar lebar ‘’Untuk Angeline’’. ‘’Bangga rasanya ikut main dalam sebuah film, di mana kisah ini punya tujuan mulia, yaitu misi kemanusiaan mengampanyekan stop kekerasan pada anak. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga sekaligus membanggakan. Semua itu tak lepas dari peran dan dukungan kedua orangtuaku. Semoga orangtua yang menonton jadi tambah sayang sama anaknya,’’ harapnya. (win)

SANUR Village Festival (SVF) XI 2016 yang akan digelar 24-28 Agustus bakal diramaikan sederet penyanyi dan musisi papan atas Tanah Air, di samping artis pendukung dari Bali. Ketua Umum Sanur Village Festival Ida Bagus Gde Sidharta Putra mengatakan panggung utama SVF 2016, yang di antaranya menyuguhkan sajian musik merupakan salah satu magnet festival yang selalu ditunggu pengunjung acara tahunan yang digelar sejak 2006 itu. ‘’Kami telah mendapatkan kepastian sejumlah artis yang akan tampil dan mungkin saja bakal bertambah, karena beberapa masih menunggu konfirmasi,’’ ujar Sidharta Putra, Rabu (10/8) kemarin. Gusde -- panggilan akrabnya -- mengatakan festival kesebelas ini kembali merangkul berbagai komponen masyarakat untuk merayakan keberagaman melalui tema

‘’Tat Twam Asi’’ yang mengandung filosofi universal aku adalah kamu, kamu adalah aku. Dia berharap seluruh masyarakat bisa ikut berperan membumikan ‘’Tat Twam Asi’’ dalam suatu kesetaraan egaliter melalui fungsi masing-masing pribadi di masyarakat. Selain itu, tentu dengan kondisi yang terbangun tersebut, bisa lebih mengokohkan persatuan, kesatuan, kebersamaan dan gotong royong membangun lingkungan yang lebih baik. ‘’Kebersamaan dan kegembiraan tercermin dari panggung hiburan yang setiap malam menyedot perhatian ribuan penonton. Oleh karena itu, kami selalu berupaya menampilkan hiburan yang terbaik,’’ imbuh Gusde. Musisi jazz Indra Lesmana membenarkan soal kepastian beberapa musisi dan penyanyi yang telah menyatakan secara resmi bakal tampil di SVF atau Sanfest. Indra

Lesmana sendiri bakal tampil pada malam pertama (Rabu, 24 Agustus 2016) dengan seorang gitaris yang juga sohibnya, dalam tajuk Indra Lesmana-Dewa Budjana Project. Pada sesi tersebut, penyanyi jazz Eva Celia, putri Indra Lesmana, juga bakal ikut tampil membawakan beberapa lagu. Pemilik suara mezzo soprano ini berencana meluncurkan album perdana karyanya pada awal September mendatang. ‘’Saya dan Budjana akan berkolaborasi dengan Penggak Men Mersi,’’ ungkapnya. Malam kedua (Kamis, 25 Agustus) bakal tampil Barasuara. Kemudian Jumat 26 Agustus malam Rio Sidik Quintet featuring Dias. Sedangkan malam Minggu atau Sabtu malam, panggung akan digoyang Sandhy Sondoro featuring Mostly Jazz Group. Sebagai penutup pada malam terakhir atau Minggu malam dimeriahkan Gen Fredly & The Bakuucakar. (win)

Korem Terima Ratusan Buku Bhagawad-Gita

Bali Post/ist

BUKU - Prabhu Darmayasa secara simbolis menyerahkan buku Bhagawad-Gita kepada Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa.

RASA Acharya Prabhu Darmayasa hadir di Makorem 163/Wira Satya, Selasa (9/8) lalu. Kehadiran Prabhu Darmayasa dalam rangka memberikan dharma wacana kepada anggota Korem. Juga menyerahkan 200 buku Bhagawad-Gita yang secara simbolis diterima Danrem Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E. Menurut Danrem, Prabhu Darmayasa saat dharma wacana menyampaikan tentang pemantapan dan pemahaman Bhagawad-Gita. Ratusan anggota Korem terdiri atas personel Makorem, perwakilan dari Kodim dan Balak Ajurem serius mengikuti kegiatan ini. Kegiatan seperti ini jarang dilaksanakan. ‘’Prabhu Darmayasa menyampaikan sesibuk apa pun kita, masih ada cara atau

peluang untuk sembahyang. Peserta langsung praktik dituntun Prabhu,’’ ujarnya, Rabu (10/8) kemarin. Kolonel Cantiasa menegaskan, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa itu harus. Ia mengajak seluruh peserta agar betul-betul mengikuti kegiatan ini. ‘’Kalau ada yang kurang jelas, tanyakan. Mari kita tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sesuai agama yang kita anut,’’ kata Cantiasa. Pada kempatan itu, Prabhu Darmayasa juga menyerahkan Japa Mala kepada seluruh peserta yang hadir. Dia juga mengingatkan harus jujur melaksanakan agama supaya diberikan kesehatan, kedamaian dan cinta kasih sejati. (kmb36)

Kesehatan

Feses Kucing Sebabkan Penyakit Toxoplasmosis

BANYAK ibu hamil yang mengalami keguguran tidak diketahui pasti penyebabnya. Setelah dilakukan penelitian, salah satu penyebab keguguran pada ibu hamil adalah penyakit toxoplasmosis. Toxoplasmosis disebabkan oleh protozoa toxoplasma godii yang merupakan parasit. Parasit tersebut ada pada feses kucing yang disebut ookista. ‘’Dalam masa hidup kucing, hanya sekali mengeluarkan ookista dan dalam waktu seminggu,’’ ungkap peneliti dan dosen KM Unud drh. Subrata, Selasa (9/8). Feses tersebut dapat mencemari lingkungan dan sangat membahayakan kesehatan. Ibu-ibu bisa saja memakai tanah yang sudah dicemari feses kucing sebagai pupuk, dan berkebun yang kemungkinan ada ookista-nya. Terkadang tangan hanya dibasahi tanpa dicuci dengan sabun sehingga terkontaminasi ookista. Kemungkinan yang paling besar adalah ookista mengontaminasi makanan hewan lain lalu termakan ayam, babi, sapi. Ookista tersebut akan masuk ke tubuh hewan

yang memakan sehingga terbentuk kista lalu dimakan manusia. Ookista bisa ada pada darah dan daging. Sementara masyarakat Bali memiliki karakter dan budaya yaitu ngelawar dengan sajian menu yang mentah sehingga bisa saja terkontaminasi ookista. Pada penelitiannya, dari 200 sampel feses kucing yang diambil, 20 persen mengandung ookista. Sementara pada pemeriksaan secara serologis (darah) dengan metode Eliza, 50 persen kucing tersebut pernah terinfeksi toxoplasmosis. ‘’Kalau 50 persen seharusnya sangat berhati-hari karena induk kucing atau kucing hamil pasti menularkan ke anaknya,’’ tegasnya.

Jumlah kucing di Bali sangat tinggi bahkan dipelihara secara diliarkan. ‘’Bahkan mungkin 80 persen liar, tidak ada yang mengaku memiliki ditambah dengan kepercayaan di Bali yang tidak berani membunuh kucing sehingga populasinya terus meningkat,’’ ungkapnya. Sementara pada pemeriksaan ibu yang keguguran, diambil 200 sampel darah ibu. Hasilnya, 42 persen positif tertular toxoplasmosis, namun ada yang kadar rendah dan ada yang tinggi. Penyakit ini tidak hanya berdampak pada ibu-ibu tetapi juga lakilaki. Selain kasus keguguran, terinfeksi toxoplasmosis juga menyebabkan kualitas

hidup anak ke depannya menjadi tidak bagus. Ibu yang terinfeksi toxoplasmosis akan berisiko pada anak mengalami hydrocephalus, keterlambatan pertumbuhan, buta, keterlambatan mental. ‘’Yang paling banyak itu hydrocephalus dan rabun,’’ tukasnya. Sementara pada laki-laki dapat menyebabkan buta mendadak. Maka dari itu, ia mengimbau penanganan permasalahan toxoplasmosis harus dilakukan dengan konsep one health, penanganan kasus tidak hanya dilakukan oleh kedokteran hewan namun juga bersinergi dengan dokter, kesehatan masyarakat (KM) dalam hal lingkungannya. Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali drh. Nata Kesuma mengatakan, data populasi kucing di Bali memang tidak ada namun prediksinya cukup banyak dan juga kerap berkeliaran. Sementara vaksin untuk kucing dikatakan ada yaitu rhionotracheitis, panleukopenia, Chlamydia, calicivirus dan peritonitis, namun vaksin kucing untuk toxoplasmosis belum ada. (may)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 11 Agustus 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu