Skip to main content

Edisi 10 September 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 22 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost

sabtu pon, 10 september 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Budi Gunawan Kepala BIN Syafrudin Wakapolri

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Komjen Pol. Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9) sore. Pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah oleh Presiden, disaksikan sejumlah menteri, pejabat TNI dan Polri. Budi menggantikan Sutiyoso yang telah memimpin BIN sekitar satu tahun. Ia dilantik setelah mendapatkan persetujuan oleh DPR dalam rapat paripurna pada Kamis (8/9), usai menjalani uji kepatutan dan kelayakan oleh Komisi I DPR, sehari sebelumnya.

Ni Nengah Widiasih

Bali Post/rtr

Raih Perunggu Paralympic Brazil

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian telah memutuskan untuk mengangkat Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian (Kalemdikpol) Komjel Pol. Syafrudin sebagai Wakapolri untuk menggantikan Komjen Pol. Budi Gunawan. ‘’Wakapolrinya Pak Syafrudin,’’ kata Tito usai menghadiri pelantikan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN di Istana Negara, Jakarta, Jumat petang kemarin. Tito mengatakan bahwa pelantikan Wakapolri akan digelar pada Sabtu (10/9) hari ini. Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan kendati pelantikan Wakapolri akan dilakukan mendadak namun hal itu tidak menjadi kendala. ‘’Wong kita

sudah persiapkan kok pelantikannya. Cuma hari dan jamnya saja yang digeser. Mau sore ini atau besok, ya… bisa saja,’’ ujarnya. Boy mengatakan pelantikan akan digelar di Mabes Polri, Sabtu (10/9) pukul 08.00 WIB. Ia mengatakan Jumat malam, Kapolri akan segera menerbitkan telegram tentang penangkatan Wakapolri yang baru. Tentang pengganti calon Kalemdikpol, mantan Kapolda Banten ini mengatakan bahwa Kalemdikpol baru akan diisi bersama dengan mutasi berikutnya, sebab setiap jabatan lowong pasti akan diikuti jabatan lowong yang lainnya sehingga pelantikan Kalemdikpol akan dilakukan bersamaan dengan pejabat lainnya. (ant)

Jokowi Minta Duterte Bantu Masalah WNI

Ni Nengah Widiasih Ditunggu Bonus Rp 1 M

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku bangga atas prestasi Ni Nengah Widiasih dalam pesta olahraga Paralympic 2016 Brazil dan pencapaian atlet angkat berat ini dinilai sebagai kado Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2016. ‘’Selamat dan terima kasih buat Ni Nengah Widiasih yang telah merebut medali perunggu saat kita tengah memperingati Haornas. Dengan medali ini, Indonesia sudah memastikan tradisi medali di Paralympic,’’ kata Menpora dalam keterangan tertulis, Jumat (9/9) kemarin. Ni Nengah Widiasih yang turun di kelas 41 kg sukses meraih perunggu setelah mampu mengangkat beban seberat 95 kg. Hal. 19 Raih Emas

Bali Post/ant

SELAMAT - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri memberikan ucapan selamat kepada Kepala BIN Budi Gunawan usai upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9) kemarin. Presiden Joko Widodo melantik Kepala BIN Budi Gunawan yang menggantikan Sutiyoso.

Bali Post/ant

PASAR - Presiden Joko Widodo bersama Presiden Filipina Rodrigo Duterte saat bertemu di Istana Negara, Jumat (9/9) kemarin. Dalam kunjungan kenegaraan tersebut, Presiden Duterte diajak ‘’blusukan’’ oleh Presiden Joko Widodo ke Pasar Tanah Abang sebagai pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara.

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte untuk membantu menyelesaikan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang bermasalah di Filipina karena menunaikan ibadah haji melalui negara itu. Jokowi mengatakan ada 177 WNI bermasalah di Filipina di mana 168 telah dipulangkan, sedangkan sembilan WNI lainnya masih belum dapat dipulangkan. ‘’Yang sembilan masih di Manila. Kami minta tadi dibantu untuk secepatnya diselesaikan,’’ kata Jokowi dalam jumpa bersama Duterte di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (9/9) sore. Jokowi mengatakan selain 177 WNI di Filipina saat ini ada 700 WNI yang telah berada di Arab

Saudi untuk berhaji melalui Filipina. ‘’Kami ucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah diberikan pemerintah Filipina atas masalah 700 WNI kita yang sekarang sudah berada di Saudi Arabia untuk menunaikan ibadah haji tetapi lewat kuota Filipina,’’ katanya. Jokowi mengatakan masalah 700 WNI itu akan diselesaikan bersama antara Indonesia dan Filipina. Selain masalah WNI, Jokowi juga mengapresiasi kerja sama untuk menjamin keamanan di Laut Sulu dan berharap agar ke depan tidak ada lagi masalah keamanan di laut yang berada antara wilayah Filipina dengan Indonesia itu. Hal. 19 Jamin Keamanan

Korut Uji Nuklir

Lebih Kuat dari Bom Hiroshima Bali Post/rtr

RUDAL BALISTIK - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un memandu di lokasi percobaan penembakan rudal balistik kapal selam dari bawah air dalam foto tidak bertanggal yang dirilis oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang.

Guncangannya Terpantau BMKG

Jakarta (Bali Post) – Aktivitas gempa bumi tidak lazim yang terjadi di dekat lokasi fasilitas uji coba nuklir Korea Utara terdeteksi oleh beberapa lembaga monitoring gempa bumi dunia, termasuk jaringan monitoring gempa bumi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (9/9) pagi kemarin. ‘’Guncangan gempa bumi yang diperkirakan sebagai dampak dari sebuah ledakan besar ini juga tercatat pada 122 sensor seismik yang dioperasikan BMKG,’’ kata Deputi Bidang Geofisika BMKG Masturyono, Jumat kemarin.

Selain BMKG, guncangan tersebut juga terpantau oleh lembaga monitoring dunia seperti USGS (Amerika Serikat), GFZ (Jerman), JMA (Jepang), dan EMSC (Eropa). Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa ledakan terjadi pukul 07.30.03 WIB dengan kekuatan M=5,3. Pusat ledakan terletak pada koordinat 41,20 Lintang Utara dan 129.07 Bujur Timur, tepatnya di darat pada jarak 19 km arah timur Kota Sungjibaegam, Korea Utara dengan kedalaman hiposenter satu kilometer. Hal. 19 Uji Coba

Seoul Korea Utara melakukan uji nuklir kelima, Jumat (9/9) kemarin, memantik ledakan lebih kuat dibandingkan dengan bom Hiroshima, dan mengatakan sudah menguasai kemampuan untuk menempatkan hulu ledak pada rudal balistik. Itu adalah ledakan yang tercatat paling kuat menyusul uji pada Januari, yang memicu Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menerapkan sanksi lebih keras, yang membuat Korea Utara makin terkucil namun gagal mencegah negara itu mempercepat pembangunan persenjataannya. Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, di Laos setelah pertemuan puncak pemimpin Asia yang berakhir pada Kamis, mengatakan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menunjukkan ‘’kenekatan gila’’ dengan sepenuhnya mengabaikan seruan dunia untuk meninggalkan program senjata nuklirnya. Presiden Amerika Serikat Barack Obama di pesawat kepresidenan Air Force One sepulang dari Laos mengatakan uji tersebut akan menghadapi ‘’konsekuensi serius’’ serta melakukan dialog dengan Park dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menurut Gedung Putih. Hal. 19 Menentang Keras KAPAL SELAM - Rudal nuklir Korut yang ditembakkan dari kapal selam. Bali Post/rtr

Soal Penangkapan Gung Tu

Pembungkaman Kebebasan Berekspresi

Bali Post/ist

PRODEM - Jaringan Aktivis ProDEM saat menggelar aksi untuk menyampaikan pernyataan sikap terkait pembungkaman aktivis dan masyarakat di Mabes Polri, Jumat (9/9) siang kemarin.

JARINGAN Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) angkat bicara terkait pelaporan Koordinator ForBALI I Wayan ‘’Gendo’’ Suardana ke Polda Bali dan Bareskrim Polri pada 15 Agustus lalu. Demikian juga penangkapan salah satu aktivis ForBALI I Gusti Putu Dharmawijaya atau Gung Tu pada 7 September. LSM yang berbasis di Jakarta ini bahkan membuat penyataan sikap soal itu. ‘’Jaringan Aktivis ProDEM menilai bahwa pelaporan terhadap Gendo dan penangkapan I Gusti Putu Dharmawijaya merupakan salah satu bentuk pembungkaman kebebasan berekspresi yang akan melemahkan perlawanan dan perjuangan masyarakat Bali dalam menolak reklamasi Teluk Benoa,’’ ujar Sekjen ProDEM Satyo

Purwanto dalam keterangan persnya, Jumat (9/9) kemarin. Padahal, lanjut Satyo, jelas tidak ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh keduanya. Penangkapan Gung Tu khususnya bahkan dinilai janggal dan tidak sesuai prosedur hukum yang baik. Pasalnya, warga Desa Adat Sumerta itu langsung ditetapkan sebagai tersangka dan mendapatkan surat penangkapan. ‘’I Gusti Putu Dharmawijaya dijemput polisi dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dilakukan pada jam 21.00 Wita. Ini adalah tidak patut, apalagi dia baru dipanggil satu kali,’’ jelasnya. Satyo menambahkan, pihaknya mengecam keras penangkapan Gung Tu yang mengesampingkan hak-hak dan norma hukum yang berlaku di

Indonesia. Kecaman ini merupakan satu dari lima poin pernyataan sikap yang dibuat Jaringan Aktivis ProDEM. Pernyataan sikap lainnya yakni menolak segala bentuk kriminalisasi dan pembungkaman aktivis masyarakat yang sedang berjuang membela hak-haknya. Begitu juga mendukung perjuangan I Wayan Suardana (Gendo), I Gusti Putu Dharmawijaya, Organisasi ForBALI dan Masyarakat Adat Bali yang melakukan penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa serta mendukung perjuangan seluruh rakyat lainnya yang melakukan penolakan terhadap proyek reklamasi di seluruh pantai Indonesia. Hal. 19 Banyak Kasus


DENPASAR

2

Sabtu Pon, 10 September 2016

Kasus Pencabulan oleh Oknum Polisi

Korban Penuhi Panggilan Kejati Bali

Denpasar (Bali Post) Aktivis perempuan dan anak sekaligus pegiat Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar Siti Sapurah, Jumat (9/9) pagi kemarin mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Dia datang bersama KB (17), perempuan yang diduga menjadi korban pencabulan oknum polisi. Dia juga bersama IKA, korban pencabulan yang saat kejadian baru berusia 12 tahun. Keduanya datang memenuhi panggilan jaksa untuk memberikan keterangan tambahan terkait kelengkapan berkas yang masih tahap P-19. ‘’Jaksa meminta kami kuasa hukum mengajak korban untuk memperkuat BAP yang sebelumnya sudah dibuat oleh penyidik polisi. Berkas masih P19 dan petunjuk jaksa meminta agar unsur-unsur dari pasal 81 juncto pasal 82 UU No. 35 Tahun 2014 terpenuhi,’’ ungkap Ipung, panggilan akrab Siti Sapurah. Ipung yang juga sebagai kuasa hukum korban menerangkan, dalam petunjuk jaksa di P19, mereka meminta membuat surat pengaduan dari orangtua korban untuk memasang Pasal 287 KUHP, karena berkas yang dikirim penyidik tidak memenuhi unsur Pasal 81 juncto Pasal 82 Undang-undang Perlindungan Anak. Terkait dengan hal tersebut, sebagai kuasa hukum, dirinya tidak bersedia mencantumkan Pasal 287 KUHP dengan alasan bahwa korban masih di bawah umur dan saat pertama kali peristiwa terjadi korban berumur 12 tahun. ‘’Karena alasan itu, jaksa meminta kami membawa korban untuk dimintai keterangan agar unsur-unsur Pasal 81 juncto Pasal 82 UUPA terbukti. Kalau Pasal 287 KUHP sangat ringan. Karena ancaman yang sangat ringan inilah kami tidak sependapat dengan petunjuk tersebut,’’ terang Ipung. Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama dua jam, Ipung menjelaskan, jaksa kembali menanyakan seputar peristiwa yang dialami korban saat berumur 12 tahun. Pun dalam pemeriksaan tersebut, jaksa meminta korban memperagakan sejumlah adegan saat pelaku melakukan pencabulan. ‘’Ada beberapa adegan yang diminta jaksa untuk diperagakan. Dengan tangis sesenggukkan korban menceritakan kembali peristiwa itu. Cukup lama pemeriksaannya, beberapa kali berhenti karena kondisi korban yang masih shock,’’ tuturnya. (kmb37)

’’Melaspas’’ dan ’’Ngenteg Linggih’’ di Pura Campuhan Windhu Segara

BERTEPATAN dengan Paing Galungan, Jumat (9/9) kemarin, digelar upacara macaru, melaspas, mendem padagingan dan ngeteng linggih di Pura Campuhan Windhu Segara, Padanggalak, Kesiman, Denpasar Timur. Aed upacara diawali dengan melasti, Kamis lalu. Upacara di-puput Ida Rsi Bujangga Adi Guru dari Geria Batursari, Batanbuah. Saat itu juga dilakukan Agni Hotra serta pemujaan oleh puluhan kelompok spiritual. Upacara mendem padagingan dilakukan di tujuh palinggih. Di antaranya palinggih Siwa (Gedong), Hyang Brahma, Pusering Jagat, Ratu Kanjeng Pantai Selatan, dua Tajuk dan palinggih palukatan. Mendem padagingan dilakukan oleh pangelingsir puri se-Bali. Di antaranya dihadiri Ida Dalem Semaraputra dari Puri Klungkung, Ida Cokorda Gede Pemecutan XI, serta sejumlah perwakilan puri di Bali. Upacara kemarin juga dihadiri Maha Prabu Patni dari Tabanan, Maharshi Santi Angijara Shri, Dr. Ramesh Sasty Guruji sebagai pengelola Pasraman Pura Campuhan serta tokoh spiritual lainnya. Jero Mangku Peseh Kesiman I Made Suastika menjelaskan, upacara juga diisi dengan ngadegang mangku anyar yang kini dipercayakan kepada cucu Maha Guru Aiteria Narayana yakni I Putu Ayung Windhu Segara yang baru duduk di kelas II SD. Saat itu juga dilakukan pacaruan panca sata untuk menjaga keharmonisan alam sekala dan niskala. Ia menjelaskan, pura yang menjadi campuhan terbesar di Bali ini setiap hari dipadati umat untuk palukatan sudamala. Kini tuntas dibangun tiga bale pawedan dan bale gong. Juga sedang dibangun bale Saraswati dan Lingga Siwa untuk pendidikan agama, pasraman bagi umat dari luar Denpasar. Dikatakannya, Pura Campuhan Windhu Segara dirintis oleh Jero Mangku Alit Adnyana, kini bergelar Mahaguru, mulai tahun 2004. Awalnya pura ini sebuah turus lumbung, kemudian berkembang menjadi gedong. Selanjutnya dikembangkan dengan mendirikan berbagai palinggih seperti Gedong Siwa, Ratu Gede Masmacaling, Ratu Niang Sakti, Ratu Kanjeng Pantai Selatan, Dewa Brahma, Puserin Jagat dan Pura Beji, dll. Puncak upacara ngenteg linggih juga dikaitkan dengan perjalanan wanaprasta Mahaguru yang pertama 7-7-2014, kedua berakhir 8-8-2015 dan kini puncak ngenteg linggih pada tanggal 9-92016. (sue)

Bali Post/kmb23

PENGERUKAN - Alat berat dikerahkan untuk melakukan pengerukan lumpur di muara Dam Estuari, Suwung, Denpasar Selatan, Jumat (9/9) kemarin. Kawasan muara Dam Estuari kini dipenuhi endapan lumpur yang mengakibatkan pendangkalan yang sangat parah. Pendangkalan ini juga memengaruhi debit air yang semakin menurun, yang mana air di kawasan ini juga dimanfaatkan untuk keperluan air bersih di Badung Selatan.

Pasca-Galungan, Sampah Meningkat Tiga Kali Lipat DKP Tambah Lembur

Denpasar (Bali Post) -

Pascahari raya Galungan, volume sampah di Kota Denpasar mengalami peningkatan tiga kali lipat dari hari biasanya. Rata-rata sehari volume sampah di Denpasar mencapai 850 ton. Mengatasi hal tersebut, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar mengerahkan semua petugas kebersihan untuk tetap bekerja pada hari raya Galungan serta menambah jam kerja dengan sistem lembur. Untuk menambah semangat bekerja, DKP Kota Denpasar juga memberikan tambahan uang lembur kepada petugas kebersihan sebanyak Rp 32.500 per orangnya. Dengan cara ini, Kota Denpasar bebas dari tumpukan sampah pascahari raya Galungan kali ini. Hal tersebut disampaikan

Kabid Kebersihan DKP Kota Denpasar Ketut Adi Wiguna saat ditemui di Denpasar, Jumat (9/9) kemarin. Menurut Adi, seperti tahun sebelumnya, tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPSS) dan depo memang mengalami peningkatan tiga kali lipat.

Sampah tersebut didominasi sampah organik berupa bekas sesajen yang digunakan saat hari raya Galungan. Dengan memberi uang lembur tersebut, petugas nampak lebih semangat bekerja. ‘’Kini kita bisa lihat sendiri, pada hari raya Galungan tahun ini di Kota Denpasar tidak terlihat sampah maupun tumpukan sampah,’’ ujarnya. Adi mengaku dengan memberikan uang lembur, semua petugas nampak semangat dalam bekerja, sehingga pihaknya tidak menambah armada maupun petugas kebersihan lagi. Tidak hanya itu, petugas pun

Disnakanlut Periksa Hewan Kurban

Denpasar (Bali Post) Menjelang perayaan Idul Adha 1437 H, Senin (12/9) mendatang, Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakanlut) Kota Denpasar melakukan pemeriksaan ante mortem hewan kurban di sejumlah penjual sapi dan kambing yang tersebar di Kota Denpasar. Sampai kemarin, Disnakanlut mencatat sebanyak 149 tempat pemotongan hewan yang tersebar di berbagai masjid dan mushola. ‘’Pemeriksaan kesehatan ante mortem (sebelum hewan disembelih) telah berlangsung sejak Kamis lalu dan kembali dilakukan Jumat ini (kemarin - red). Selanjutnya pada Senin usai penyembelihan, akan dilakukan pemeriksaan post mortem (setelah daging dipotong),’’ jelas Kadisnakanlut Kota Denpasar Ir. AAG Bayu Brahmasta, Jumat (9/9) kemarin. Pemeriksaan post mortem, kata Bayu Brahmasta, akan menyasar masjid, mushola serta tempat-tempat yang dipusatkan sebagai pemotongan hewan kurban di Denpasar. ‘’Sebanyak 139 petugas kesehatan hewan dari Disnakanlut dibantu dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Unud akan menyebar ke sejumlah masjid,’’ jelasnya. Setelah penyembelihan selesai, semua bagian daging dan organ-organ dilihat apakah ada perubahan warna, bau, tekstur dan konsistensinya.

‘’Pada hewan kurban, bagian-bagian yang diutamakan untuk diperiksa post mortem adalah kepala, hati, paru-paru, jantung, limpa dan daging. Pemeriksaan post mortem ini penting dilakukan untuk memeriksa kelayakan konsumsi serta untuk memastikan tidak ada penyakit yang akan ditularkan ke manusia yang akan mengonsumsinya,’’ tegas Bayu Brahmasta. Sementara dari pemeriksaan ante mortem yang dilakukan ke sejumlah pedagang ternak kurban, tidak ditemukan hewan-hewan kurban yang sakit. ‘’Sejauh ini, tidak ada ditemukan hewan yang sakit. Mudah-mudahan tidak ada,’’ ujarnya. Bayu Brahmasta mengimbau untuk warga Kota Denpasar yang hendak membeli atau menerima daging kurban harus tetap teliti supaya tidak mendapatkan daging yang tidak sehat. Momen Idul Adha biasanya dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat, salah satunya dengan menjual daging sapi gelondongan. ‘’Masyarakat harus tetap waspada, jangan membeli daging yang warnanya pucat. Pilih daging yang segar. Sejauh ini kami tidak temukan adanya daging gelondongan di Denpasar. Kami juga rutin melakukan pengecekan daging dari luar Denpasar,’’ ujarnya. (kmb12)

bersedia mengangkut tumpukan sampah di TTPS dan di depo-depo tiga kali dari hari biasanya. Menurut Adi Wiguna, jumlah tenaga kebersihan DKP Kota Denpasar sebanyak 1.400 orang. Jumlah tenaga kebersihan tersebut masih minim, sehingga beberapa jalan protokol di Denpasar belum bisa dijangkau. Meskipun demikian, masalah kebersihan bisa diatasi. Hal tersebut bisa dilakukan sejak adanya Peraturan Wali Kota No. 11 Tahun 2016 tentang tata cara pengelolaan dan pembuangan sampah di Kota Denpasar yang berbasis

lingkungan. Dalam perwali itu, masyarakat Kota Denpasar dilarang menaruh sampah di depan rumah, telajakan, pinggir jalan dan di atas trotoar. Bagi warga masyarakat yang melanggar perwali ini, bisa dikenakan sanksi sesuai Perda 3 Tahun 2015 tentang Kebersihan. Tak main-main, denda yang diberikan maksimal hingga Rp 50 juta atau kurungan penjara selama tiga bulan. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Peran Perikanan Bentuk NTP Bali Turun 0,94 Persen Denpasar (Bali Post) – Peran subsektor perikanan di Bali dalam membentuk nilai tukar petani (NTP) turun 0,94 persen. Pada Agustus 2016 lalu peran subsektor perikanan ini dalam membentuk NTP Bali sebesar 102,22 persen. Sementara bulan sebelumnya, perannya tercatat 103,18 persen. ‘’Kemerosotan tersebut akibat indeks harga yang diterima petani (lt) mengalami penurunan sebesar 0,63 persen,’’ kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho kepada wartawan Antara di Denpasar, Jumat (9/9) kemarin. Di pihak lain, Adi Nugroho mengatakan, indeks harga yang dibayar petani (lb) naik sebesar 0,31 persen. Merosotnya indeks harga yang diterima petani dipicu oleh turunnya harga-harga pada kelompok perikanan tangkap sebesar 0,70 persen. Sedangkan kelompok budi daya perikanan tercatat turun sebesar 0,51 persen. Secara umum, beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain cumi-cumi, rumput laut, tongkol, cakalang, ikan mas dan lele. Adi Nugroho menambahkan, kenaikan pada indeks harga yang dibayar petani didorong oleh meningkatnya nilai indeks konsumsi rumah tangga sebesar sebesar 0,52 persen. Sementara biaya produksi

dan penambahan barang modal (BPPBM), menurun 0,22 persen. Ekspor ikan dan udang dari Bali selama bulan Juli 2016 mencapai 8,01 juta dolar AS, merosot 25,18 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 10,71 juta dolar AS. Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, diakuinya, meningkat 32,67 persen. Sementara pengapalan ikan dan udang pada bulan Juli 2015 hanya menghasilkan 6,04 juta dolar AS. Ekspor ikan dan udang tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 28,46 persen dari total nilai ekspor Bali yang mencapai 28,15 juta dolar AS selama bulan Juli 2016, merosot 41,40 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 48,05 juta dolar AS. Menurut Adi Nugroho, subsektor perikanan merupakan salah satu dari lima subsektor yang menentukan pembentukan NTP Bali yang terdiri atas dua subsektor mengalami kenaikan dan tiga subsektor mengalami penurunan. Ketiga subsektor yang mengalami penurunan selain subsektor perikanan adalah subsektor hortikultura 0,82 persen dan tanaman perkebunan rakyat 1,53 persen. Sedangkan dua subsektor yang mengalami kenaikan meliputi subsektor peternakan dan subsektor tanaman pangan sebesar 0,66 persen. (kmb)

Siaga Zika

Mirip DBD, PSN dan Pintu Masuk Bali Diperketat

Bali Post/sue

MENDEM PADAGINGAN - Suasana upacara mendem padagingan di palinggih Dewa Hyang Brahma di Pura Campuhan Windhu Segara, Padanggalak.

085 100 400 391, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : SEJAK 7 TAHUN DEWAN BANGLI TAK LAHIRKAN PERDA INISIATIF Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

VIRUS Zika dan demam berdarah dengue (DBD) memiliki kemiripan, baik pada gejala maupun vektor penularnya. DBD ditularkan melalui nyamuk, begitu juga zika, sehingga Bali yang merupakan wilayah endemis DBD juga berpotensi tertular zika. Apalagi dengan merebaknya kasus zika di Singapura belum lama ini, semakin mengundang kekhawatiran negara tetangganya, salah satunya Indonesia. Mengingat, Indonesia khususnya Bali merupakan pintu masuk warga negara asing. Karena mirip DBD dan penularannya juga melalui nyamuk, pihak Dinas Kesehatan Bali telah mengimbau masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) lebih intensif lagi. Sementara untuk penularan dari mobilisasi masyarakat, pemeriksaan di

pintu-pintu masuk Bali terutama Bandara Ngurah Rai diperketat. Kementerian Kesehatan pun telah memberikan travel warning kepada warga negara Indonesia yang akan bepergian ke luar negeri, khususnya negara terpapar virus zika. ‘’Menteri sudah menyebarkan informasi ke kepala dinas-kepala dinas kesehatan seluruh Indonesia agar siaga terhadap virus zika ini,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., belum lama ini. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk siaga kewaspadaan dini terhadap penularan virus zika dengan alat deteksi thermoscanner. Pihaknya juga menginstruksikan KKP melakukan surveilans terhadap virus ini agar tidak ter-

jadi penularan, mengingat virus zika sangat cepat menular. ‘’Kita juga bagikan heart allert card untuk semua penumpang dan kita juga sudah melakukan sosialisasi,’’ imbuhnya. Pihaknya memiliki sistem EWARS (early warning allert response system) untuk menyebarkan informasi. ‘’Jika ada informasi, cepat kita tahu dan kita bisa turunkan tim surveilans kita,’’ jelasnya. Mengingat tingginya mobilitas penerbangan di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai terutama dari Singapura ke Bali atau dari Bali ke Singapura, maka pihak Angkasa Pura (AP) I Ngurah Rai mengambil tindakan cepat dalam mengantisipasi penyebaran virus zika. Sebab, per hari saja terdapat 16 kali penerbangan. ‘’Itu pun rata-rata menggunakan weight body dengan rata-rata penumpang 350/

hari satu pesawat,’’ kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, Jumat (2/9). Selain itu, ada 8 airline yang rute penerbangannya Singapura ke Denpasar, dengan frekuensi penumpang 3.000-an per hari. Petugas aviation security (Avsec) turut membantu mengatur flow penumpang asal Singapura untuk menuju lokasi yang ditentukan oleh KKP di kedatangan international sebelum counter VoA. Selain itu, AMC mengupayakan parkir pesawat asal Singapura dengan parking stand 19-37. ‘’Kita bekerja sama dengan KKP dalam hal pencegahan dengan menempatkan pesawat pada tempat-tempat tertentu,’’ imbuhnya. Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar Lucky Tjahyono menga-

takan, langkah-langkah yang dilakukan oleh tim KKP Kelas I Denpasar yakni dengan membagikan Heart Alert Card yang memberikan informasi tentang virus zika. Jika ada keluhan demam dan pusing, diharapkan penumpang segera melapor. Sebelum mendarat, diumumkan bagi penumpang yang ada keluhan sakit, demam dan pusing agar segera melapor ke tim kesehatan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Dengan alat infra red, dapat diketahui suhu tubuh penumpang. Jika dicurigai, maka akan dibawa ke ruangan isolasi, diperdalam dengan menanyakan riwayat sakitnya. Jika masih dicurigai, maka akan dibawa ke RSUP Sanglah untuk pemeriksaan laboratorium. Pihaknya menerjunkan 5-6 orang dalam pengawasan tersebut. (may)


Badung

Sabtu Pon, 10 September 2016

Santunan Kematian Dipastikan Cair Tahun Ini

Pemerintah Hadir di Tengah Warga yang Mengalami Duka REALISASI program santunan kematian di Kabupaten Badung yang dinaikkan menjadi Rp 10 juta, tidak menunggu tahun depan. Pemerintah setempat memastikan program ini terealisasi September ini. Sebab, anggaran perubahan tahun 2016 ini menjadi tonggak awal dimulainya kebijakan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam melakukan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Berbagai terobosan telah dilakukan dan dirancang dalam anggaran perubahan ini yang menyentuh pelayanan dasar masyarakat. Seperti di bidang pendidikan dan kesehatan, termasuk pelayanan untuk santunan kematian bagi warga Badung, juga sudah akan dapat dinikmati krama Badung dalam anggaran perubahan tahun 2016 ini. Hal itu ditegaskan oleh Kabag Humas Pemkab Badung A.A. Gede Raka Yuda, Jumat (9/9) kemarin. Terobosan yang sangat menyentuh masyarakat terutama dalam upaya meringankan beban masyarakat yang mengalami duka dan kematian ini, merupakan salah satu aktualisasi kebijakan untuk merespons apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. ‘’Inilah esensi dari komitmen menghadirkan pemerintah di tengah-tengah masyarakat dan krama Badung,’’ katanya. Terkait santunan kematian yang semula dianggarkan untuk melayani 2.500 orang dengan nilai santunan Rp 3.500.000, selanjutnya dalam anggaran perubahan dirancang untuk ditambah 800 orang dengan nilai santunan sebesar Rp 10 juta,

Bupati dan Anggota DPR-RI I Wayan Koster

Hadiri Upacara ’’Padudusan Agung’’ Desa Adat Dalung KRAMA Desa Adat Dalung, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, melaksanakan upacara Mamungkah, Padudusan Agung dan Tawur Agung di Pura Dalem Desa Adat Dalung. Puncak karya pada Jumat (9/9) kemarin dihadiri anggota Komisi X DPR-RI I Wayan Koster bersama Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menyatakan sangat mengapresiasi semangat krama Desa Adat Dalung dalam melaksanakan yadnya. ‘’Kami sangat bangga dan mengapresiasi semangat krama Desa Adat Dalung dalam melaksanakan upacara yadnya,’’ katanya. Yadnya, kata politisi asal Desa Sembiran, Buleleng ini, adalah bentuk bakti kepada Yang Kuasa. Sementara itu, Bendesa Adat Dalung Drs. I Gusti Ngurah Sujana pada kesempatan tersebut menyatakan terima kasih atas kehadiran legislator Senayan maupun Bupati dan Wakil Bupati Badung. Ngurah Sujana menjelaskan, upacara ini dilaksanakan serangkaian selesainya pemugaran Pura Dalem setempat. Upacara yang di-puput 16 sulinggih, pendanaannya

Mantan Kadisdikbud Seret Sejumlah Pejabat

‘’Memerintahkan supaya saudara JPU (jaksa penuntut umum) untuk memanggil dan memeriksa, dan bila terbukti, sekaligus menetapkan sebagai tersangka pihak-pihak sebagai berikut, yakni pengguna anggaran (PA) Ketut Windra, Made Sudantra, Made Mangku Kusuma Yudha dan Gede Suinaya,’’ ucap Agung Dwi Astika yang menjadi kuasa hukum terdakwa Agung Putra Yasa di hadapan majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila. Sedangkan Nyoman Suryadi terlihat menyudutkan mantan Bupati Jembrana Gede Winasa. Yang menarik, keduanya juga kompak menyudutkan Asisten II dan mantan Sekda Jembrana untuk ikut dijadikan tersangka dalam dugaan korupsi beasiswa Stitna/Stikes ini. Dalam sidang kemarin, terdakwa Suryadi mengaku tidak mengetahui isi Perbup No. 4/2009 yang dijadikan dasar pemberian beasiswa. ‘’Terdakwa hanya menjalankan perintah atasan, dalam hal ini mantan Bupati Jembrana Gede Winasa,’’ ujar kuasa hukum Suryadi, I Nengah Nurlaba. Nurlaba menyatakan keberatan atas dakwaan JPU yang menjerat Suryadi dengan pasal tindak pidana korupsi. Sebelumnya, jaksa menuntut Suryadi dengan pidana penjara 3,5 tahun dan denda Rp 100 juta, subsider 6 bulan kurungan. Menurut Nurlaba, selain hanya mengerjakan perintah bupati, Suryadi tidak melakukan korupsi apa pun. Dalam fakta persidangan, Suryadi tak pernah menikmati uang beasiswa. ‘’Tidak ada niat sedikit pun melakukan korupsi karena tidak ada keuntungan pribadi dan dana yang dinikmati,’’ imbuhnya. Karena itu, lanjut Nurlaba, Suryadi tidak terbukti melaku-

kan korupsi. Tuntutan pidana penjara 3,5 tahun denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan, dinilai terlampau berat jika dihubungkan perbuatan terdakwa. Nurlaba meminta hukuman seringanringannya. Sebab, selama ini terdakwa kooperatif dan mengakui kesalahan. Sementara Suryadi saat diberikan kesempatan berbicara oleh majelis hakim, memohon agar pleidoinya dikabulkan. Dengan nada terbatabata, dia minta tidak dihukum berat karena menderita sakit

diabetes. ‘’Saya juga punya tanggungan keluarga. Anak saya butuh saya,’’ ucap Suryadi dengan nada gemetar. Sementara itu, Agung Putra Yasa menyatakan dirinya hanya menjalankan tugas dan perintah dari Bupati Winasa. Kadisdikbudpora periode 2009-2010 itu berdalih bahwa dirinya hanya menjalankan tugas pejabat sebelumnya. ‘’Pemberian beasiswa bukan tugas pokok terdakwa sebagai kepala dinas. Terdakwa hanya menjalankan tugas atasan serta melanjutkan tugas pejabat sebelumnya,’’ papar Agung Dwi Astika yang menjadi kuasa hukum Putra. Tidak hanya menolak bertanggung jawab, Putra juga menyinggung peran staf Disdikbudpora bernama Made Wisnu Wirama. Dalam pledoinya, Putra menyebut Wirama yang melakukan komunikasi langsung dengan Winasa tanpa

menyampaikan pada terdakwa Putra. Wirama disebut menerima telepon langsung dari Winasa. Wirama pula yang membawa verifikasi penerima beasiswa langsung ke Bupati Winasa. ‘’Semua disiapkan Wisnu Wirama. Terdakwa tidak pernah meneken surat ketetapan pemberian siswa,’’ bebernya. Alasan lain yang digunakan Putra yakni dirinya bukan sebagai pengguna anggaran atau kuasa pengguna anggaran, sehingga dia membebankan pada pihak lain, seperti Windra, Made Sudantra, Made Mangku Kusuma dan Gede Suinaya sebagai kuasa pengguna anggaran. Sehingga mereka yang seharusnya diperiksa dan diseret ke pengadilan. ‘’Bukan klien kami yang hanya menjalankan perintah pimpinan. Kami mohon supaya klien kami dibebaskan,’’ ujar Dwi Astika. (kmb37)

Bali Post/eka

TIPIKOR - Terdakwa Gede Winasa meninggalkan ruang sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Jumat (9/9) kemarin. Mantan Bupati Jembrana tersebut disidangkan terkait kasus dugaan korupsi beasiswa Stitna/Stikes di Jembrana.

Hari Raya, Sampah Meningkat 20 Persen

PUNCAK KARYA - Krama Desa Adat Dalung, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, melaksanakan upacara Mamungkah, Padudusan Agung dan Tawur Agung di Pura Dalem Desa Adat Dalung. Puncak karya pada Jumat (9/9) kemarin, dihadiri anggota Komisi X DPR-RI I Wayan Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali bersama Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. sebagian merupakan urunan S e p t e m b e r m e n d a t a n g , ’ ’ krama Desa Adat Dalung jelasnya. Ngurah Sujana yang berjumlah 496 kepala menambahkan, melalui upkeluarga (KK). Upacara telah acara ini, Ida Hyang Widhi dimulai sejak 21 Mei 2016, memberikan anugerahnya dan kemarin merupakan kepada seluruh krama Desa puncak karya. Adat Dalung. Tampak hadir ‘’Setelah puncak karya pada kesempatan tersebut hari ini (kemarin - red), akan Ketua LPM Desa Dalung IGN dilaksanakan pangayaran Agung Diatmika dan tokoh banjar-banjar dan panyine- masyarakat Dalung IGN Rai ban akan dilaksanakan 21 Surya Wijaya. (ad217)

Wadahi Kreativitas Seniman, Badung Bangun GSG Mangupura (Bali Post) – Pelaku seni di Kabupaten Badung bakal memiliki wadah khusus untuk menampilkan kreativitas seni mereka. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung telah merencanakan pembangunan Gedung Serba Guna (GSG). Gedung tersebut rencananya dibangun di Balai Diklat atau bekas kantor bupati yang lama. Menurut Kepala Dinas Kebudayaan Badung I.B. Anom Basma, Detail Engineering Design (DED) terkait pembangunan gedung kesenian itu telah rampung. ‘’Saya dengan seniman dan budayawan sudah sepakat, setiap pertunjukan seni atau budaya akan memanfaatan gedung tersebut. Untuk DED sudah selesai, tinggal fisiknya dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya,’’ ungkap Anom Basma, Jumat (9/9) kemarin.

Kasus Korupsi Beasiswa Stitna/Stikes Jembrana

Mangupura (Bali Pos) Setelah dituntut hukuman penjara selama 3,5 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan dan empat tahun penjara, dua mantan Kadisdikporabud Jembrana, Jumat (9/9) kemarin diberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan. Menariknya, dalam pledoi yang diajukan, terdakwa malah menyeret sejumlah pejabat untuk dijadikan tersangka karena perannya terungkap dalam fakta persidangan.

Kabag Humas dan Protokol A.A. Gede Raka Yuda, S.E. sehingga total anggaran setDitambahkannya, kenaielah perubahan sebanyak Rp kan bantuan santunan ke16.750.000.000. ‘’Kami pasti- matian yang dibahas dalam kan santunan kematian Rp Kebijakan Umum Anggaran 10 juta akan teralisasi pada (KUA) dan Prioritas Plafon bulan September tahun ini Anggaran Sementara (PPAS) bagi seluruh masyarakat Ba- tahun 2017, juga mendapat dung yang telah mengantongi dukungan dari DPRD Badung. Kartu Keluarga (KK) dan Pemerintah Kabupaten BaKartu Tanda Penduduk (KTP) dung sendiri sebenarnya telah Badung,’’ kata Gung Raka. beberapa kali menaikkan dana Menurutnya, bantuan santunan kematian. Mulai santunan kematian ini mer- tahun 2015 setiap warga Baupakan salah satu wujud dung yang meninggal diberi perhatian Pemerintah Kabu- santunan kematian sebesar paten Badung untuk mem- Rp 2,5 juta, kemudian meninbantu dan meringankan beban gkat menjadi Rp 3,5 juta pada masyarakat yang mengalami Anggaran Induk tahun 2016. kedukaan. Bantuan ini dapat Dan di bawah kepemimpinan dimanfaatkan untuk kepentin- Bupati Badung I Nyoman Giri gan upacara ngaben maupun Prasta dan Wakil Bupati Bapenguburan. ‘’Pemerintah su- dung I Ketut Suiasa, santunan dah menghitung, masyarakat kematian meningkat menjadi Badung yang meninggal setiap Rp 10 juta dan dipastikan teretahunnya rata-rata sebanyak alisasi pada anggaran peruba2.500 orang,’’ imbuhnya. han 2016 ini. (ad216)

3

Menurutnya, konsep dari GSG tersebut menyerupai Gedung Kesenian Ardha Candra, Art Center, Denpasar. Hanya, dibangun dalam ruang tertutup dengan kapasitas tiga ribu penonton. Selain ruang pertunjukan, juga akan dibangun ruang rapat dengan kapasitas 600 orang. ‘’Konsepnya seperti Gedung Ardha Candra Art Center, namun gedung yang bakal dibangun di desain dalam ruangan tertutup dengan kapasitas 3 ribu penonton. Dan ada ruang rapat besar sekitar 600 orang, karena saya hitung klian banjar adat saja jumlahnya 545 orang. Kalau itu kita undang semua kan bisa memanfaatkan gedung ini,’’ terangnya. Dikatakannya, Pemkab Badung juga akan melengkapi gedung tersebut dengan panggung terbuka untuk pegelaran seni yang bersifat outdoor. ‘’Gedung ini juga

dilengkapi pelataran untuk kegiatan seni yang bersifat di luar ruangan, seperti pertunjukan baleganjur kan harus di ruang terbuka,’’ katanya. Tak seperti kebanyakan gedung kesenian di mana seniman harus mengangkut perlengkapan dari parkiran hingga ke gedung pertunjukan, gedung yang disebutsebut telah dianggarkan Rp 16 miliar ini akan menyediakan akses kendaraan sampai di belakang panggung utama. ‘’Seniman yang datang juga akan dimudahkan karena tidak lagi mengangkut perlengkapan dari parkiran. Sebab, kendaraan langsung bisa bongkar muat perlengkapan di lokasi, tidak lagi ngangkut gambelan,’’ katanya seraya menambahkan, gedung ini dipersembahkan kepada seniman dan masyarakat Badung yang menyelenggarakan aktivitas budaya. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) – Perayaan hari raya Galungan memicu peningkatan volume sampah di Kabupaten Badung. Berdasarkan data Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung, terjadi peningkatan hingga 20 persen dari rata-rata 210 ton sampah per hari. Menurut Kepala DKP Badung Putu Eka Merthawan, peningkatan volume sampah didominasi sampah upakara dan jasa perdagangan. ‘’Peningkatan sampah upacara itu terdapat di Kecamatan Mengwi, Kuta dan Kuta Selatan,’’ ungkap Eka Merthawan saat dimintai konfirmasi, Jumat (9/9) kemarin. Selain perayaan hari suci keagamaan, musim liburan juga diakui Eka Merthawan sangat memengaruhi peningkatan volume sampah. ‘’Selain hari raya, pengaruhnya sangat ada (lonjakan wisatawan

- red) khususnya pada jasa pariwisata seperti hotel dan restoran,’’ terangnya. Lebih lanjut Eka Merthawan mengatakan, mengantisipasi lonjakan volume sampah tersebut, pihaknya sudah menyiagakan seluruh personelnya serta partisipasi masyarakat. ‘’Ada sebanyak 900 petugas sudah siap untuk membersihkan sampahsampah tersebut. Selain itu, kami juga memohon staf agar tidak mengambil cuti menjelang hari raya,’’ terangnya. Pejabat asal Sempidi ini juga mengatakan, untuk kegiatan pengangkutan sampah, pihaknya telah menyiapkan 45 armada truk pengangkut. Di samping itu, pihaknya juga mewanti-wanti para petugas pengangkut sampah agar tepat waktu dalam pengambilan dan pengangkutan sampah. ‘’Terlebih bulan ini ada peningkatan kunjungan wisatawan di Kabupaten Ba-

dung, hal ini akan berdampak adanya peningkatan volume sampah di sejumlah objek wisata,’’ ucapnya. Eka Merthawan mengimbau masyarakat agar menaati

jam pengeluaran sampah sesuai yang telah ditentukan. ‘’Mohon kepada masyarakat patuhi aturan pembuangan sampah,’’ pungkasnya. (kmb27)


DaERAH

4

Sabtu Pon, 10 September 2016

Daihatsu Resmikan Relokasi 5 ”Outlet”

DAIHATSU melakukan relokasi outlet-nya yang terletak di Jl. Sesetan, Denpasar ke Jl. By-pass Ngurah Rai No. 99X. Peresmian dilakukan, Jumat (9/9) kemarin oleh Direktur PT Astra International Tbk. Sudirman M.R., Direktur PT Astra International Djony Bunarto Tjondro, Senior Executive Director PT Astra Daihatsu Motor Tsuneo Itakagi dan Deputy Chief Executive PT Astra International Tbk-Daihatsu Head Office Supranoto. Supranoto mengatakan, selain peresmian relokasi outlet di By-pass Ngurah Rai, Badung, terdapat empat outlet lagi yang juga diresmikan pada hari yang sama. Keempat outlet ini tersebar di Manado, Blitar, Cengkareng dan Jakarta. Ia mengatakan, pembukaan outlet baru di berbagai wilayah ini untuk memberikan jangkauan dan pelayanan yang lebih baik pada pelanggan setia Daihatsu. Dia menambahkan, saat ini pasar otomotif nasional cenderung mengalami stagnansi atau hampir sama dengan tahun sebelumnya. Namun

ia mengatakan, di pertengahan tahun ini pasar otomotif nasional mampu menunjukkan performa yang membaik, terjadi kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan periode sebelumnya. Di Daihatsu sendiri, kata Supranoto penjualan naik sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Kita mengalami kenaikan di atas rata-rata pertumbuhan pasar otomotif nasional,” katanya. Dari data sepanjang Januari hingga Juli 2016, Daihatsu mencetak penjualan ritel sebanyak 101.685 unit. Xenia menjadi kontributor terbesar dengan jumlah penjualan 28.581 unit (28,1%), disusul LCGC Astra Daihatsu Ayla sebanyak 28.062 unit (27,6%), Gran Max Pick-Up sebesar 24.005 (23,6%), Terios sebesar 8.534 unit (8,4%), Gran Max MB sebesar 7.996 unit (7,9%), Luxio 2.607 (2,6 %), dan Sirion 1.899 (1,9%). Terkait kondisi pasar otomotif Bali, Supranoto optimis penjualan Daihatsu mampu mengalami peningkatan. Terlebih sudah ada produk LCGC baru bertipe Multipurpose Vehicle (MVP) yang diluncur-

kan Daihatsu belum lama ini, yakni Sigra. Kepala Cabang Daihatsu Cokroaminoto Denpasar Tulus Pambudi menambahkan, pembukaan outlet baru akan terus dilakukan untuk mendekatkan diri pada pelanggan. Ia menyebutkan, November mendatang rencananya akan dibuka outlet Daihatsu di Tabanan. Sedangkan Januari 2017, giliran Gianyar yang akan disambangi. Sedangkan Maret 2017, Daihatsu juga kembali akan membuka cabang di Singaraja. Ia mengatakan, pembukaan outlet ini juga akan meningkatkan target penjualan Daihatsu untuk Bali. Pada saat ini target penjualan Daihatsu di Bali per bulannya mencapai 500 unit. Jenis mobil yang paling banyak dijual adalah tipe MPV, dengan andalannya Xenia dan Sigra. Bahkan, ia optimis Sigra mampu memberikan kontribusi hingga 30 persen dari market share penjualan Daihatsu di Bali. “Sekarang yang inden Sigra sudah mencapai 250 unit dan sudah terdistribusi sekitar 211 unit,” ujar Tulus. (bns1)

Bali Post/dok

HEWAN KURBAN - Kebutuhan hewan kurban pada hari raya Idul Adha di Tabanan masih bisa dipenuhi oleh pasar lokal atau dari peternak yang ada di Tabanan.

Idul Adha, Kebutuhan Hewan Kurban Dipenuhi Pasar Lokal

Tabanan (Bali Post) -

PERESMIAN - Suasana peresmian relokasi outlet Daihatsu oleh Direktur PT Astra International Tbk. Sudirman M.R., Direktur PT Astra International Djony Bunarto Tjondro, Senior Executive Director PT Astra Daihatsu Motor Tsuneo Itakagi dan Deputy Chief Executive PT Astra International Tbk. Daihatsu Head Office Supranoto.

”Birthday Surprise” ala Dealer Asaparis di Hari Pelanggan

DEALER resmi sepeda motor Honda PT Asaparis Imambonjol kembali membahagiakan konsumennya, dengan memberikan kejutan kepada keluarga konsumen yang berulang tahun tepat di Hari Pelanggan Nasional. Hal ini sebagai wujud terima kasih Honda kepada pelanggan beserta keluarganya yang telah setia menggunakan sepeda motor Honda sebagai kendaraan pilihan keluarga. Pemberian kejutan ini merupakan serangkaian aktivitas dealer dalam merayakan Hari Pelanggan. Senyum bahagia terlihat di wajah keluarga Agung Pagy

Waskitha yang pada Sabtu 3 September 2016, dirayakan ulang tahun putranya I Gusti Agung Bagus Laksmana Putra Waskitha ke-8 tahun bersama-sama dengan temantemannya sepulang sekolah di dealer Asaparis Imambonjol. “Wah, kami tidak menyangka akan mendapat kejutan ini dari Honda yang benar-benar perhatian tidak hanya kepada pelanggannya, tapi keluarganya pun diperhatikan. Terima kasih Dealer Asaparis,” ungkap Agung. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian dealer Asaparis dengan lingkungan sekitar, terutama petugas kebersihan

MERAYAKAN - Petugas kebersihan turut merayakan Hari Pelanggan di Dealer Asaparis.

yang selalu menjalankan tugasnya dengan tulus membersihkan ruas jalan seputaran wilayah Imambonjol, seusai mereka menjalankan tugasnya mereka berkesempatan untuk turut merayakan Hari Pelanggan di dealer Asaparis dan sekaligus diserahkan paket sembako. Rai, salah satu petugas kebersihan sangat terharu karena mendapatkan kejutan dan diundang untuk datang ke showroom dealer Asaparis Imabonjol merayakan hari pelanggan. ”Kami tidak menyangka dealer Honda ini begitu memperhatikan kami. Setiap hari kami hanya membersihkan jalanan, tapi hari ini kami diajak untuk acara kebersamaan dengan Honda,” ungkapnya. Milanda selaku Owner PT Asaparis mengatakan, dengan semangat Satu Hati pihaknya ingin merayakan hari pelanggan ini dengan para konsumen. “Kami juga ingin berbagi, tidak hanya dengan pembeli sepeda motor Honda namun kami juga ingin semakin dekat dengan masyarakat di lingkungan sekitar kami,” ujar Milanda. Kegiatan lainnya yang dilaksanakan oleh dealer Asaparis adalah donor darah, senam aerobik dan seminar mengenai mendeteksi dini kanker payudara dan penyerahan motor oleh management Asaparis. (bns2)

gan dari negara. Terkait dengan pemotongan anggaran BNP2TKI imbas dari penghematan pemerintah, ia menilai perlunya ada kekhususan untuk BNP2TKI karena tugas dan fungsi utama mereka adalah koordinasi, menyelesaikan persoalan melalui pertemuan dan perjalanan dinas. “Dalam pemotongan yang menjadi prioritas adalah rapat dan perjalanan dinas bagi lembaga-lembaga yang rapat dan pejalanan dinasnya adalah untuk menunjang hal ini tidak menjadi persoalan tetapi bagi BNP2TKI ini menjadi problem utama,” paparnya. Karena itu, Karolin mengutarakan harapannya agar pemerintah bisa melihat kekhususan dari tugas fungsi BNP2TKI, karena memang tugasnya adalah rapat dan perjalanan dinas untuk melindungi TKI dan menemui langsung TKI. Sebagaimana diberitakan, pengiriman puluhan tenaga kerja Indonesia ilegal dari Tanjungbalai dan Asahan ke Malaysia disinyalir melibat-

kan sindikat internasional yang telah lama beroperasi di daerah itu. “Bisnis pengiriman tenaga kerja Indonesia itu sudah berlangsung cukup lama dan petugas keamanan mengalami kesulitan untuk memantau kegiatan sindikat tersebut,” kata Dosen Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Pedastaren Tarigan, S.H. di Medan, Sabtu (3/9). Aparat kepolisian, TNIAL dan institusi terkait lainnya, menurut dia harus terus bekerja sama melakukan razia pengiriman TKI yang tidak resmi yang tidak boleh dibiarkan terus berkembang. Sebelumnya Duta Besar RI untuk Malaysia Herman Prayitno meminta Perum LKBN Antara turut membantu sosialisasi kepada tenaga kerja Indonesia (TKI) agar tidak tertipu calo dan agen. Herman mengemukakan hal itu ketika memberikan sambutan serah terima jabatan Kepala LKBN Antara Biro Kuala Lumpur di KBRI Kuala Lumpur, Kamis (1/9) lalu. (ant)

Anggota DPR Soroti Pentingnya Peningkatan Perlindungan TKI

Jakarta (Bali Post) – Anggota Komisi IX DPRRI Karolin Margret Natasa menyoroti pentingnya peningkatan perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI), mengingat semakin meningkatnya jumlah TKI ilegal saat ini. “Ini menjadi konsen bagi Komisi IX bahwa kita harus meningkatkan perlindungan kepada tenaga kerja yang berada di luar negeri, apalagi dengan database TKI ilegal yang meningkat dalam jumlah yang cukup signifikan,” kata Karolin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (8/9). Untuk itu, politikus PDI-P itu menginginkan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) fokus pada peningkatan perlindungan kemudian mendampingi serta mengawasi proses TKI yang bermasalah sejak pemberangkatan sampai perlindungan di negara tujuan. Hal tersebut, lanjutnya, merupakan langkah-langkah yang sangat penting dalam rangka agar TKI mendapatkan haknya yaitu memperoleh perlindun-

Setiap hari Idul Adha, kebutuhan akan hewan kurban seperti sapi dan kambing mengalami peningkatan. Untuk Tabanan sendiri kebutuhan tersebut masih bisa dipenuhi oleh pasar lokal atau dari peternak di Tabanan. Dinas Peternakan memprediksi sekitar 260 ekor sapi dan kambing akan dipotong pada saat perayaan Idul Adha. Jumlah tersebut terdiri dari 113 ekor sapi dan 147 ekor kambing. Kepala Dinas Peternakan Tabanan I Wayan Kotio menyampaikan, dari jumlah tersebut, pemotongan tertinggi terdapat di wilayah Kecamatan Tabanan atau sekitar 50 persen. Jumlah tersebut, lanjutnya bisa saja mengalami peningkatan di hari H, sebab saat Idul Adha mesjid masih menerima sumbangan hewan potong. Dari data di Dinas Peternakan Tabanan per-bulan Juli 2016, jumlah sapi yang ada sebanyak 51.567 ekor

dan kambing 4.823. Kepala UPTD Peternakan Kecamatan Tabanan I Ketut Muria mengatakan, kebanyakan saat ini hewan kurban yang ada di Tabanan diambil dari sekitaran Tabanan, untuk sapi dari wilayah Baturiti dan kambing dari wilayah Pupuan atau Selemadeg Barat. Sementara untuk pengecekan kesehatan hewan kurban, pihaknya melakukan sesaat sebelum dipotong. Menurut Muria pihaknya belum pernah mendapatkan hewan kurban

sakit di sekitar Kota Tabanan. ‘’Pihak penyelenggara kurban pasti akan mencari hewan terbaik untuk kurban disebabkan mereka juga akan konsumsi sendiri. Sehingga tidak pernah ditemukan ada yang sakit,” jelasnya. Dari data tahun 2015, untuk di sekitar Kota Tabanan biasanya ada tiga lokasi yang melakukan pemotongan hewan kurban cukup banyak, yaitu di yayasan Muhammadiah di Jalan Pulau Nias sekitar 15 ekor sapi dan 15

ekor kambing. Yayasan Al Amin di belakang Taman Makan Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta sebanyak 12 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Masjid Agung Tabanan 10 ekor sapi dan 20 ekor kambing. Sementara itu, seorang panitia kurban di Yayasan Muhammadiah Tabanan, Kiki (30) menyebutkan pada persiapan Idul Adha 2016 pihaknya sudah mencari hewan kurban sejak H-10. Untuk Idul Adha kali ini pihaknya mendapatkan hewan di sekitar wilayah Penebel. “Kalau sampai beli di luar Bali belum pernah. Paling jauh ke Bangli,’’ ujarnya. Untuk harga hewan kurban jenis sapi pihaknya mendapatkan harga mulai dari Rp 14.700.000 dan kambing Rp 2.500.000. (kmb24)

’’Panglingsir’’ Puri Pemecutan Puji Gusti Wedakarna Simbol Pemersatu

Ida Cokorda Pemecutan XI Tanda Tangani Prasasti Pesamuan Agung VI Tegeh Kori ADA yang istimewa di sela-sela pelaksanaan Pesamuan Agung VI Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) yang dihelat tanggal 9 September 2016 kemarin di Pura Tirta Empul Tampaksiring. Yakni hadirnya tokoh Panglingsir Puri Pemecutan Ida Cokorda Pemecutan XI bersama Prameswari. Kehadiran tokoh Bali kawakan ini menandakan bahwa hubungan persaudaraan dan kekerabatan Keluarga Besar Tegeh Kori dengan Keluarga Besar Pemecutan semakin erat. Hal itu diungkapkan oleh Ida Cokorda Pemecutan dalam sambutan kehormatan. “Saya ucapkan terima kasih pada Ngurah Arya Wedakarna yang mengundang saya ke acara Pesamuan Agung Semeton Tegeh Kori. Saya tegaskan bahwa leluhur kita bersaudara dan mari saling hormati sejarah dan leluhur kita. Di zaman Republik ini, mari jangan hanya bangga dengan sejarah masa lalu tapi bagaimana agar warih ksatria bisa membuat sejarah baru,” ungkap Cokorda Pemecutan. Kehadiran Ida Cokorda Pemecutan di acara Tegeh Kori tentu menepis anggapan bahwa trah Tegeh Kori berseberangan dengan trah Pemecutan. Hal itu ditegaskan oleh Shri I Gusti Ngurah

Arya Wedakarna MWS III. “Sebelum pertemuan dengan ratusan semeton dan pengurus PANDBTK hari ini, tiang sudah bertemu Cokorda Pemecutan di Puri Gerenceng. Termasuk menyampaikan beberapa sejarah dari leluhur Ida Batara Tegeh Kori sebagai Raja Badung pertama. Beliau sangat memahami dan memberikan nasihat bahwa perbedaan pandangan sejarah oleh sejumlah tokoh Pemecutan terhadap sejarah Tegeh Kori untuk tidak menjadi halangan dalam bersaudara. Bahkan beliau menyampaikan pandangan positif tentang sejarah Tegeh Kori yang disahkan pada Mahasabha PANDBTK 2009 di Kerta Gosa. Astungkara, akhirnya beliau hadir sebagai simbol perekat antara trah Tegeh Kori dan trah Pemecutan. Ini momentum sejarah,” ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun menyampaikan rasa salut pada Ida Cokorda Pemecutan XI yang telah hadir dan memberikan banyak pandangan pada semeton Tegeh Kori hari ini. “Kita bisa lihat bagaimana respons saat Cokorda menyampaikan pandangan, beliau terus mendapat aplaus dari semeton. Beliau tokoh puri yang berani bicara tanpa tedeng aling-aling, to the point dan langsung menukik pada permasalahan. Bali perlu banyak

PESAMUAN AGUNG - Brigjen Pol. (Purn) Nyoman Gede Suweta, M.H. (Ketum) dan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Sekjen PANDBTK) bersama Ida Cokorda Pemecutan XI di Tirta Empul Tampaksiring.

Yogyakarta (Bali Post) – Tingkat kunjungan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke perpustakaan tertinggi dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. “Mengunjungi perpustakaan merupakan salah satu kegiatan mengisi waktu luang yang bersifat positif. Pengunjung perpustakaan biasanya memiliki tujuan tertentu, misalnya untuk mendapatkan pengetahuan yang dicari atau hanya sekadar membaca,” kata Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Sairi saat dihubungi Antara dari Yogyakarta, Jumat (9/9) kemarin. Bahkan, katanya, secara sengaja mayoritas masyarakat DIY meluangkan waktu untuk pergi ke perpustakaan.

“Itu salah satu bukti DIY disebut Kota Pelajar di Indonesia,” ujarnya. Hingga saat ini, lanjut Sairi, pemerintah masih menganggap perpustakaan tempat yang berfungsi menyebarkan pengetahuan dan membantu masyarakat memperoleh dan menambah pengetahuan. “Masyarakat yang masih terus berkunjung ke perpustakaan untuk belajar dan mencari pengetahuan, perlu diapresiasi di tengah persaingan perpustakaan dengan sumber-sumber pengetahuan lainnya, seperti perpustakaan digital,” terang dia. Data BPS mencatat, secara total persentase masyarakat berusia lima hingga 44 tahun yang paling banyak mengunjungi perpustakaan adalah Provinsi Bali sebesar 75,62

persen. Berikutnya, kata dia, posisi kedua dan ketiga ditempati Provinsi DIY sebesar 74,67 persen dan Gorontalo sebesar 68,41. Persentase ini terdiri dari lima kategori. Pertama, masyarakat tidak bersekolah yang mengunjungi perpustakaan pada posisi tiga besar ditempati oleh DIY sebesar 4,10 persen. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Provinsi Kalimantan Timur (3,12 persen) dan Gorontalo (2,67 persen). Kedua, masyarakat dengan jenjang SD yang mengunjungi perpustakaan pada posisi 3 besar ditempati oleh DIY (71,92 persen). Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Kepulauan Bangka Belitung (49,02 persen) dan Bali (46,22). Ketiga, masyarakat dengan jen-

panutan seperti beliau. Kini saya yakin pandangan semeton Tegeh Kori terhadap Puri Pemecutan dalam vibrasi positif. Ibaratnya momentum 9 September, hari ini di Pura Tirta Empul sudah ditunggu selama 700 tahun. Trah Tegeh Kori dan trah Pemecutan astungkara bersatu padu demi Hindu Dharma,” ungkap Gusti Wedakarna (Sekjen PANDBTK).

Sebagai kehormatan, Ida Cokorda Pemecutan XI menandatangani Prasasti Tegeh Kori di hadapan Sabha Pandita, Ketua Umum, Sekjen Tegeh Kori dan pengurus Tegeh Kori dari seluruh Bali dan luar Bali. Selain Puri Pemecutan, Prasasti Tegeh Kori juga ditandatangani oleh Puri Tampaksiring, Puri Peliatan Ubud dan Puri Ubud Gianyar. (ad215)

Orang Yogya Paling Sering Kunjungi Perpustakaan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

jang SMP yang mengunjungi perpustakaan pada posisi tiga besar ditempati oleh DIY (82,95 persen). Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Bali 64,54 persen, dan Kepulauan Bangka Belitung 62,59 persen. Keempat, pelajar dengan jenjang SMU/Kejuruan yang mengunjungi perpustakaan paling banyak adalah Kalimantan Selatan 61,76 persen. Posisi kedua dan ketiga adalah Bengkulu (59,67 persen) dan Kalimantan Utara (58,31 persen). Sementara DIY menempati posisi kedelapan sebesar 52,47 persen. Kelima, mahasiswa yang paling banyak mengunjungi perpustakaan berasal dari Bali (75,62 persen), diikuti oleh DIY (74,67 persen), dan Gorontalo (68,41 persen). (ant)


Sabtu Pon, 10 September 2016

Diprotes, Pungutan Sekolah Batal Dilegalkan

DAERAH

5

Banyuwangi (Bali Post) -

Pungutan sekolah yang sempat menuai banyak protes akhirnya resmi dibatalkan. Alasannya, program tersebut tak sesuai dengan program wajib belajar 12 tahun. Kepastian pembatalan pungutan sekolah itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Sulihtiono, Jumat (9/9) kemarin.

Dia menegaskan, pungutan sekolah yang sempat diusulkan akan dibuat legal tak akan dilanjutkan lagi. Menurut Sulihtiono, rencana pelegalan pungutan sekolah itu muncul dari komite sekolah bersama para wali murid. Namun belakangan banyak menuai penolakan dari kalangan LSM, termasuk jajaran DPRD Banyuwangi. “Karena banyak penolakan, pungutan sekolah batal dilegalkan. Itu juga tak sesuai dengan program wajib belajar 12 tahun,” katanya. Ditambahkan, pemerintah sudah memberikan fasilitas untuk mendukung program wajib belajar 12 tahun. Bahkan Pemkab Banyuwangi memburu anak putus sekolah agar bisa melanjutkan lagi. Dengan berbagai pertimbangan itulah usulan dilegalkannya pungutan sekolah tak bisa dilanjutkan. Rencana pelegalan pungutan sekolah mencuat bulan lalu. Sejumlah komite sekolah dan perwakilan wali murid sempat menggelar pertemuan membahas rencana dilegalkannya pungutan di sekolah. Dalihnya untuk sumbangan pengembangan pendidikan. Celakanya, usulan itu menuai kecaman kalangan LSM, termasuk DPRD. Bahkan sejumlah LSM men-

Bali Post/udi

Sulihtiono gancam akan melapor ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim jika pungutan sekolah jadi digulirkan. Alasannya, melegalkan pungutan adalah tindakan pidana. Selian itu, makin memberatkan wali murid. “Apa pun alasannya tak dibenarkan adanya pungutan sekolah. Biaya sekolah sudah ditanggung pemerintah,” kata Asaad Abdulah, salah satu LSM Banyuwangi. Menurutnya dana BOS sudah diatur besarannya oleh pemerintah. Artinya, kata dia, pemerintah sudah memiliki patokan standar biaya pendidikan. Karena itu, jika pungutan sekolah jadi dilegalkan ada tindakan pidana di dalamnya.

“Jadi, layak dibawa ke ranah hukum. Ada tindakan penyalahgunaan wewenang,” tegas penggiat antikorupsi Banyuwangi tersebut. Ditambahkan, selama ini modus pengutan sekolah beragam. Mulai pengembangan gedung, seragam hingga bantuan wali murid. Nilainya bervariasi, ada yang Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta per siswa. Bahkan, kata Asaad, hampir sekolah negeri di kota Banyuwangi mulai SD hingga SMA/SMK melakukan pungutan. Dalihnya, hasil kesepakatan wali murid dan komite sekolah. Celakanya, tuding Asaad pungutan itu terkesan mendapatkan pembiaran dari Dinas Pendidikan (Disdik). Selain LSM, Komisi IV DPRD Banyuwangi juga sepakat menolak pelegalan pungutan sekolah. Alasannya, sekolah sudah banyak mendapatkan dana dari pemerintah. Pungutan sekolah juga dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas pendidikan di Banyuwangi. Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Ahmad Taufik menegaskan pihaknya secara prinsip menolak pungutan sekolah dilegalkan. Pihaknya merasa prihatin jika pungutan yang banyak dikeluhkan wali murid justru akan dilegalkan. (kmb30)

Perangkat Desa Boleh PNS

Singaraja (Bali Post) Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Buleleng I Gede Sandhiyasa, S.Sos., M.Si. menyatakan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) diperbolehkan mengabdikan diri sebagai perangkat desa. Syaratnya mengacu kepada Permendagri 83 tahun 2015 dan PNS harus mendapat izin dari Bupati. Ia menjelaskan, mengacu kepada Permendagri 83 Tahun 2015, BPMPD Buleleng kini mengodok peraturan daerah tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. “Itu sudah disetujui dan sekarang tinggal verifikasi ke Provinsi. Sekarang yang paling krusial tentang pendidikan minimal SMU atau sederajat. Kemudian persyaratan umur minimal 20 sampai 42 tahun,” jelasnya, Jumat (9/9) kemarin. Sandhiyasa memaparkan, sekretaris desa boleh berlatar belakang PNS sesuai Permendagri 83 Tahun 2015. PNS dapat menjadi perangkat desa berkedudukan se-

Bali Post/dgk

I Gede Sandhiyasa

bagai sekretaris desa, kaur, kasi ataupun kelian banjar. “Jadi PNS yang ingin mengabdi sebagai perangkat desa diperbolehkan, tetapi harus ada izin dari Bupati. Kalau sudah memperoleh izin mereka diperkenankan sebagai perangkat desa pada wilayah ditentukan,” paparnya. Sementara ini, belum ada PNS menjadi perangkat desa. Hal itu karena perda belum

diundangkan dan menunggu hasil verifikasi di tingkat provinsi. “Jika sudah diundangkan maka dapat diberlakukan. Kemudian PNS yang tertarik untuk mengabdi, dipersilakan mengajukan izin kepada Bupati,” katanya. Sebelumnya terdapat Perda No 8 Tahun 2006, bahwa sekretaris desa diisi PNS. Belakangan dengan munculnya Pemendagri 83 Tahun 2015, PNS dapat mengisi jabatan sebagai perangkat desa berdasaran izin Bupati. PNS diperbolehkan berdasarkan izin Bupati untuk dilakukan syarat pengangkatan. “Salah satu tujuan pengangkatan PNS sebagai bagian dari perangkat desa adalah membantu kinerja masyarakat di desa. PNS cara kerjanya sudah diatur dan aplikasi terhadap aturan dinilai lebih banyak mengetahui dibandingkan perangkat desa. Saya lihat ada perangkat desa di suatu wilayah yang mempertahankan PNS di lingkungannya,” tandasnya. (kmb34)

Di Tabanan

Jumlah Perekaman E-KTP Naik 100 Persen Lebih Tabanan (Bali Post) Masyarakat Tabanan terlihat sangat antusias melakukan perekaman e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Jika normalnya pelayanan e-KTP 200 orang per hari, namun belakangan jumlahnya meningkat menjadi 400 hingga 500. Artinya, kenaikan jumlah itu lebih dari 100 persen. Untuk mengatasi membeludaknya warga, pihak Disdukcapil membuka layan-

an pada Sabtu dan melakukan perekaman e-KTP secara jemput bola ke sekolah. Kepala Disdukcapil Tabanan I G.A. Rai Dwipayana, Jumat (9/9) kemarin, mengatakan layanan perekaman pada Sabtu dan layanan jemput bola ke sekolah-sekolah dilakukan 20-30 September mendatang. Karena unit terbatas, dalam satu hari pihaknya hanya menyasar satu hingga dua sekolah. ‘’Pengaturan waktu perekaman disesuaikan, se-

ini memang instruksi dari KPU Pusat. Namun belum semua KPUD membuat rumah pemilu ini. “Kami mencoba melaksanakan instruksi dari KPU Pusat. Untuk persiapan, kami meminta masukan dari berbagai pihak, termasuk kawan-kawan pers,” jelasnya. Sesuai namanya, desain rumah pemilu akan dibuat mengikuti budaya lokal. Sebab rumah pemilu ini akan dibuat permanen. Dan seluruh data serta alat peraga yang ditampilkan akan terus diperbaharui. Pihaknya berharap, rumah pemilu ini bisa menjadi daya tarik pemilih pemula dan calon pemilih mau menyalurkan hak pilih ketika pesta demokrasi digelar. (kmb30)

hingga tidak mengganggu anak-anak sekolah. Target yang ingin dicapai dalam perekaman jemput bola ini adalah 500 orang untuk satu sekolah,’’ ujarnya. Sebelumnya Disdukcapil telah melakukan sosialiasi langsung ke setiap desa untuk mengingatkan warga agar melakukan perekaman e-KTP di kantor camat masing-masing. Dengan cara ini diharapkan 18.000 warga Tabanan yang wajib KTP, tetapi belum

semua melakukan perekaman e-KTP. Pembaruan data akan dilakukan, Sabtu nanti. Mengingat tingginya antusias masyarakat melakukan perekaman. Layanan perekaman eKTP di Disdukcapil setiap Sabtu akan dibuka hingga pukul 14.00 Wita. Rencananya pihak Disdukcapil juga akan membuka layanan pada hari Minggu. ‘’Tetapi ini masih dibicarakan,’’ tutur Rai Dwipayana. (kmb24)

Raider 900/SBW Siap Amankan Pilkada Buleleng

Singaraja (Bali Post)Komandan Batalyon Infanteri Raider 900/Satya Bhakti Wirottama (SBW) Mayor Inf. Handoko Yudho Wibowo, S.E. bersiap melakukan pengamanan Pilkada Buleleng pada 15 Februari 2017. Pihaknya tinggal menunggu perintah atasan untuk memberi kelancaran dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng. Handoko menyatakan, menjaga keamanan Buleleng merupakan kewajiban bersama. TNI memiliki kewenangan memberi kenyamanan di masyarakat. Terlebih Pilkada Buleleng menjadi sorotan publik sebagai satu-satunya pesta demokrasi di Bali diselenggarakan pada tahun depan. “Tentunya kami mengacu kepada

UU TNI nomor 34, kami bergerak berdasarkan perintah. Kalau misalnya ada Pilkada di daerah, kami menunggu perintah dari atas untuk terlibat di dalamnya,” ujar Handoko, pekan lalu. Wilayah Buleleng merupakan paling luas di Pulau Bali. Maka dari itu, Yonif Raider 900/SBW berusaha saling berkomunikasi dengan jajaran Kodim dan Polres Buleleng, termasuk dengan KPU dan Panwaslih Buleleng. “Jika nanti terdapat perintah pengamanan dan sebagainya, saya akan bekerja sama dengan teritorial terkait di Kodim dan aparat kepolisian yang ada. Tujuannya adalah rangkaian Pilkada Buleleng berjalan aman, lancar dan tertib,” pungkasnya. (kmb34)

KPUD Banyuwangi Siapkan Wisata Edukasi Pemilu

Banyuwangi (Bali Post) Pesta demokrasi selalu menarik diikuti. Sebab, gawe besar ini selalu melibatkan banyak orang. Sayangnya dokumen dan galeri seputar pesta demokrasi jarang dipamerkan, sehingga tak banyak kaum belajar yang bisa mengakses informasi seputar pesta parpol itu. Terkait hal ini, KPUD Banyuwangi mulai menyiapkan wisata edukasi terkait pemilu. Caranya, membuat rumah pemilu “Lare Using” di aula kantor KPUD Banyuwangi. Ditargetkan tahun 2017, rumah pemilu ini siap beroperasi. “Rumah pemilu ini mirip museum. Jadi pengunjung akan disuguhkan alat peraga hingga informasi seputar KPUD, sejarah pemilu, pilkada dan lainnya,” kata Komisioner KPUD Banyuwangi, Jalamudin, Jumat (9/9) kemarin. Dijelaskan, pembuatan rumah pemilu ini untuk menyasar para pemilih pemula dan calon pemilih. Dengan rumah pemilu, para pelajar dan mahasiswa bisa mendapatkan edukasi seputar pemilu dan kinerja KPUD. Nama Lare Using, kata Jamaludin sengaja dipakai untuk menyesuaikan budaya lokal. Harapannya, rumah pemilu bisa dijadikan junjungan wisata edukasi. Nantinya setiap sekolah bisa mengajak anak didik berkunjung ke rumah pemilu. Lalu mendapatkan pemahaman seputar pemilu dan hasil-hasilnya. Termasuk sistem pemungutan suara hingga penghitungan suara. Menurut Jamaludin, pendirian rumah pemilu

Bali Post/dok

E-KTP - Salah satu warga saat menunjukkan contoh e-KTP.

KARTU SUARA - Aktivitas pelipatan kartu suara pemilu.

Bali Post/dok

Bali Post/dgk

Mayor Inf. Handoko Yudho Wibowo, S.E.

Pasien Metadon Berkurang Denpasar (Bali Post)Kecanduan obat terlarang jenis heroin, tidak hanya dilakukan dengan terapi metadon. Namun, juga bisa dengan suboxone, detoksifikasi dan simptomatis. Hal ini diungkapkan dr. Luh Nyoman Alit Aryani, Sp.KJ., dokter konsultan di bidang psikiatri adiksi RSUP Sanglah, Jumat (9/9) kemarin. Ia menjelaskan dulu heroin banyak dipakai. Namun, untuk mengurangi dampak dari pemakaian heroin seperti HIV/AIDS

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dibuat terapi metadon. “Tapi sekarang sudah beralih, bukan hanya heroin tapi sabu,” ujarnya. Sejak pemakaian heroin berkurang, pasien metadon di Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM) Sandat RSUP Sanglah pun juga berkurang. Pada awal tahun 2003, jumlah pasien yang terdaftar 500-an orang. Perlahan pasien metadon menyusut menjadi 80, 70 hingga saat ini tinggal 40 orang. Mereka tetap rutin melakukan terapi setiap harinya. (kmb24)


OPINI

6

Sabtu Pon, 10 September 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Pariwisata Sahabat Alam dan Budaya SEKTOR pariwisata membawa perubahan pesat bagi negeri ini. Laju pembangunan dan alkulturasi budaya bergerak cepat. Migrasi dan urbanisasi penduduk pun tak terkendali seiring makin masifnya investasi di sektor pariwisata. Sayangnya, laju sektor pariwisata — khususnya di tanah Bali — nyaris mengingkari alam Bali dan budaya Bali. Ini patut segera dikendalikan. Mengelola pariwisata di Bali hendaknya tetap menjujung tinggi kearifan lokal, dan menjaga ruang-ruang hidup dan hak-hak adat manusia Bali. Mengabaikan hak-hak adat dalam mengerjakan keuntungan finansial patut dicatat sebagai pengingkaran terhadap hak-hak adat umat Hindu. Dengan ikon pariwisata budaya, bukan pariwisata berbasis ambisi dan keserakahan, Bali sebenarnya tak perlu susah payah mendatangkan wisatawan. Bali yang unik dan memiliki identitas diri, harusnya dipertahankan. Menjadikan Bali seperti Singapura, Thailand dan destinasi lainnya adalah pembandingan yang tak sepadan. Pengelolaan pariwisata yang hanya berorientasi pada kedatangan wisatawan dan investasi — tanpa memperhatikan hak-hak adat manusia Bali — adalah bentuk pengingakaran terhadap budaya Bali. Jika ini terjadi maka konsep pariwisata budaya tak lagi sejalan dengan pemahaman manusia Bali. Mengelola pariwisata hendaknya tetap mengedepankan persahabatan dengan alam dan budaya. Sebagai salah satu daya dukung pariwisata, alam hendaknya jangan dijejali dengan ambisi. Merawat alam dengan segala habitatnya mestinya menjadi komitmen untuk pelaku pariwisata dan pengambil kebijakan. Sepanjang ada komitmen mencintai tanah Bali dan menjaga budaya Bali demi kesinambungan hidup maka sepanjang itu pula pariwisata Bali tak akan terkoreksi. Untuk itulah, pengambil kebijakan di Bali dan jajaran lainnya jangan sampai merusak bentangan alam hanya untuk mengeruk keuntungan. Investasi, lapangan kerja dan penguatan pariwisata jangan dijadikan dalih untuk menguasai ruang publik dan hak-hak adat umat Hindu. Sebagai destinasi favorit, Bali jangan sampai meninggalkan pariwisata budaya. Sebagai salah satu produk pariwisata, konsep pariwisata budaya adalah adanya daya tarik dari seni budaya suatu daerah. Pariwisata budaya pada intinya merupakan jenis pariwisata yang menawarkan kebudayaan yang berupa atraksi budaya, baik yang bersifat tangibel atau konkret maupun intangibel atau abstrak, juga yang bersifat living culture (budaya yang masih berlanjut) dan cultural heritage (warisan budaya masa lalu), sebagai daya tarik utama untuk menarik kunjungan wisatawan. Dengan mengelola pariwisata bersahabat dengan alam, Bali bisa menjadi model pariwisata berkelanjutan yang inklusif. Signifikansi model ini bisa diukur dari tiga indikator yaitu kolaborasi stakeholder, keamanan dan tata kelola warisan budaya serta respons terhadap perlindungan lingkungan dan perubahan iklim. Kolaborasi stakeholder merupakan kompromi antara masyarakat lokal sebagai civil society dengan sektor publik, dan sektor privat. Masyarakat lokal harus menunjukkan partisipasi politisnya untuk menjadi pemain bukan sekadar penonton dari kepemilikan sumber daya pariwisata: keindahan alam dan budaya. Permasalahan keamanan adalah memberikan jaminan keamanan dan keramah-tamahan di semua destinasi wisata di ASEAN, terutama dalam tata kelola situs warisan budaya dunia. Sedangkan aspek lingkungan berkaitan dengan mekanisme adaptasi untuk menyediakan mitigasi, sertifikasi, dan daya dukung lingkungan. Dengan mengelola pariwisata yang bersahabat dengan alam dan budaya, pelaku pariwisata Bali juga telah melakukan yadnya bagi keberlangsungan bumi sebagai ruang hidup. Ini juga sejalan dengan dedikasi masyarakat lokal Bali yang melakukan yadnya untuk alammya secara ikhlas dan tulus. Dengan konsep ini, pelaku pariwisata termasuk pemilik modal jangan sampai menodai kepentingan umat dengan dalih modernisasi pengelolaan pariwisata. Penting juga menjadi catatan khusus, agar pengambil kebijakan di tanah Bali melakukan keberpihakan kepada rakyat Bali. Kekuasaan politis hendaknya didedikasikan untuk alam Bali dan budayanya. Jika ini bisa dilakukan, niscaya rakyat Bali juga akan menghormati pemimpinnya. Hal sebaliknya akan terjadi jika pengingkaran terhadap aspirasi rakyat Bali menjadi identitas pejabat di Bali.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Koperasi di Persimpangan Jalan Usaha Koperasi secara jelas dan tegas, Pasal 33 UUD RI Tahun 1945 ‘’Perekonomian sebagai Usaha Bersama atas Asas Kekeluargaan’’, menurut UU Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Bab III Fungsi, Peran, dan Prinsip Koperasi, Bab IV Pembentukan, Bab V Keanggotaan Bagian Ketiga Pengurus, AD & ART serta Peraturan Pemerintah yang berlaku adalah Dasar Hukum Koperasi yang harus dijalankan oleh Pengurus, puluhan/ ratusan koperasi dibekukan oleh Pemerintah c.q. Dinas Koperasi di setiap tingkatan, selaku Pembina dan Pengawas Eksternal, kaitan dengan nasib anggotanya. Menyimak membangun jati diri koperasi, oleh Bambang Gede Kiswardi sebagai penulis dan pemerhati koperasi pada Bali Post 15-21 Agustus 2016, tentang ada usaha pelangnya (koperasi), tetapi secara operasional pelaksanaannya bukan prinsip koperasi disebut noeliberalisme! Atau mungkin rentenirkan dimaksud? Bahkan ada koperasi yang dimiliki perorangan disebut koperasi kapitalistik, mungkin kapitalis mendapatkan keuntungan buat diri dan kelompoknya saja. Saya selaku anggota koperasi di beberapa tempat merasa cukup prihatin dan berharap putusan pemerintah, apakah koperasi yang disebutkan di atas tidak diberedel saja! Karena yang dirugikan masyarakat anggota koperasi, saya berikan apresiasi kepada penulis terima kasih. Sedangkan pakar koperasi ke mana? Kok tidak ada etensinya? Kurang populer kali? Saya berharap penulis juga menjelaskan koperasi kepitalistik paling tidak ciri-cirinya. Semisal, pelanggaran UU 25 tentang koperasi tahun 1992. Ketua koperasi melebihi 5 tahun (pasal 29) menjabat saat ini ada kurang lebih 10 tahun, sehingga membentuk kekuasaan atau memperkuat posisi serta kebijakan semaunya. Pemerintah harus tegas, selektif, kontrol dengan melakukan pemeriksaan independen terhadap pengelolaan koperasi. Hasil pemeriksaan koperasi harus dapat dipertanggungjawabkan ke publik. Supartha Yuma, S.E. Tampak Gangsul, Denpasar Utara

Membuka Kotak Hitam Pariwisata ASEAN Pariwisata ASEAN memasuki babak baru sejak dikeluarkannya kebijakan ASEAN Tourism Strategic Plan (ATSP) 2016-2025. Dokumen kebijakan ATSP 2016-2025 tersebut menarik untuk dianalisis karena memuat konstruksi-konstuksi terkini dalam perencanaan dan pengembangan pariwisata di kawasan Asia Tenggara. Dokumen ini juga memuat tantangan yang dihadapi negara-negara ASEAN dalam upaya pengejaran sumber devisa negara (wealth).

Oleh Adhitia Pahlawan Putra engan kekuatan motif yang dominan ke arah ekonomi, ATSP 2016-2025 menjadi karya intelektual yang menggemakan koordinasi pasar pariwisata internasional dan konsep pembangunan berkelanjutan. Hal ini terlihat dalam dokumen yang menitikberatkan pada dua fokus utama pembangunan pariwisata ASEAN, yaitu indeks persaingan pariwisata dan model pariwisata berkelanjutan yang inklusif. Pertama, indeks persaingan pariwisata. Dengan nada dasar bahwa peningkatan indeks persaingan pariwisata merupakan tuntutan dari implementasi ASEAN Economic Community, maka negara anggota dituntut untuk meningkatkan indeks pariwisatanya. Terdapat tujuh indikator yang dijadikan metode pengukuran: intensitas pemasaran pariwisata, diversifikasi produk, arus investasi, kapasitas sumber daya manusia, standardisasi fasilitas jasa wisata, konektivitas dan infrastruktur serta penyediaan operator perjalanan bagi wisatawan intra-ekstra ASEAN. Kedua, model pariwisata berkelanjutan yang inklusif. Signifikansi model ini diukur dari tiga indikator yaitu kolaborasi stakeholder, keamanan dan tata kelola warisan budaya serta respons terhadap perlindungan lingkungan dan perubahan iklim. Kolaborasi stakeholder merupakan ‘’kompromi’’ antara masyarakat lokal sebagai civil society dengan sektor publik, dan sektor privat. Masyarakat lokal harus menunjukkan partisipasi politisnya untuk menjadi pemain bukan sekadar penonton dari kepemilikan sumber daya pariwisata: keindahan alam dan budaya. Permasalahan keamanan adalah memberikan jaminan keamanan dan keramah-tamahan di semua destinasi wisata di ASEAN, terutama dalam tata kelola situs warisan budaya dunia.

D

Sedangkan aspek lingkungan berkaitan dengan mekanisme adaptasi untuk menyediakan mitigasi, sertifikasi, dan daya dukung lingkungan. Berdasarkan dua konstruksi di atas, maka ATSP 2016-2025 mengalunkan resonansi bagaikan pukulan gamelan progresif yang berada di antara tuntutan pemenuhan kuantitas dan kualitas. Artinya, materi muatan konstruksi pertama sebagai alunan pemenuhan kuantitas transaksi jasa wisata, sedangkan kualitas destinasi wisata adalah konstruksi yang kedua. Rekaman statistik pangakalan data ASEAN tahun 2015 menunjukkan bahwa Malaysia dengan 27 juta wisatawan merupakan negara yang paling banyak mendapatkan kunjungan, disusul Thailand (24 juta), Singapura (15 juta), Indonesia (9 juta), Vietnam (7 juta), Filipina (4,8 juta), Kamboja (4,5 juta), Laos (4,1 juta), Brunei Darrusalam (3,8 juta), dan Myanmar (3 juta). Posisi peringkat tiga teratas tidak berubah selama kurun waktu lima tahun terakhir, bahkan untuk saling overlapping. Dengan total jumlah 105 juta kunjungan, ASEAN kemudian mengeluarkan komitmen jangka panjang: “By 2025, ASEAN will be a quality tourism destination offering a unique, diverse ASEAN experience, and will be committed to responsible, sustainable, inclusive and balanced tourism development, so as to con-

tribute significantly to the socioeconomic well-being of ASEAN people.” Inilah visi ASEAN yang menjadi kewajiban negara (state of duty) untuk terus-menerus (persistence) memberikan kualitas pelayanan di seluruh destinasi wisata. Implikasinya, negara anggota kemudian mempunyai misi untuk menawarkan keunikan atraksi pengalaman yang berbeda dan tanggung jawab sosial agar memenuhi inklusivitas keberlanjutan pariwisata. Namun persoalan utama dalam rencana strategis ASEAN yang ‘’dibuat’’ oleh Kementerian Pariwisata Filipina bekerj sama dengan konsultan lembaga bantuan luar negeri AS (USAID) terletak pada aspek analisis konteks bilamana dibenturkan dengan kepentingan nasional pariwisata Indonesia di masa depan. Analisis konteks tertuju pada materi muatan berkenan dengan proses pembuatan dokumen rencana strategis. Jaringan pariwisata Sungai Mekong (Thailand, Vietnam, Laos dan Kamboja) plus Filipina dan Malaysia nyatanya disebutkan secara eksplisit dalam ATSP 2016-2025. Sementara Indonesia bahkan Bali yang menjadi kekuatan matra pariwisata di Asia Pasifik tidak tampak pada kebijakan ATSP yang dipublikasikan akhir tahun 2015 tersebut. Perimbangan persaingan kekuatan pariwisata (balance of tourism) nyatanya telah digaungkan dalam kerangka kerja

”Materi muatan konstruksi pertama sebagai alunan pemenuhan kuantitas transaksi jasa wisata, sedangkan kualitas destinasi wisata adalah konstruksi yang kedua.”

Suara Publik Ancaman Pangan Hasil Rekayasa Genetika KERAGAMAN produk pangan mestinya disikapi masyarakat dengan cermat. Produk pangan tak semuanya berorientasi untuk kepentingan kesehatan, melainkan ada yang sarat kepentingan bisnis. Belakangan produk pangan juga kini penuh dengan zat-zat aditif yang membahayakan kesehatan. Rekayasa genetika untuk produk pangan juga sedang menjadi perbincangan. Untuk itu, kecerdasan konsumen dalam hal memilih produk pangan harus terus diedukasi, agar warga negara memiliki kepekaan dalam membaca ancaman dari produk pangan. Belakangan informasi sungguh mengerikan dan menyebar di dunia maya. Amerika Serikat akhirya secara resmi mengumumkan pangan rekayasa genetika (GMF: Genetically Modified Foods) adalah sejenis makanan yang sangat beracun. Sebagian besar penyakit tumor ada kaitannya degan GMF. Untuk itu perlu disebarluaskan agar masyarakat berhati-hati dalam memilih bahan makanan dan

Oleh IB Rai Djendra tidak peduli makanan apa saja asalkan pengolahannya secara genetika disarankan agar dihindari, apalagi dimakan. Sebagus apa pun alasan para ahli dalam mempromosikan makanan genetika dan mengklaim bahwa makanan tersebut tidak membahayakan, tetapi kita harus tahu bahwa orang Amerika tidak makan. Uni Eropa melarang dan juga dilarang keras oleh Sistem Pangan Khusus Tiongkok. Larangan juga dikeluarkan oleh Expo Dunia, Asian Games juga melarang keras. Orang Afrika bahkan rela mati kelaparan daripada mengonsumsi GMF. Produk pangan ini juga dilarang keras Universiade dan Rusia. Ini membuktikan bahwa GMF dapat membuat hewan punah dalam tiga generasi. Hindarilah konsumsi makanan-

makanan beracun seperti tomat sapi genetika berwarna merah mengandung racun kalajengking, jagung manis rekayasa genetika, ubi jalar warna ungu adalah hasil modifikasi genetika. Jagung manis yang selama ini kita konsumsi adalah makanan yang dimodifikasi secara genetika oleh Amerika sebagai makanan binatang. Namun selama bertahun-tahun karena kekurangtahuan sebagian dari kita masih saja mengonsumsinya. Disebutkan juga bahwa ada sari jeruk mengandung pestisida ‘’carbendazim’’ dilarang oleh Amerika Serikat karena dapat melumpuhkan otak dan menyebabkan kanker hati. Demi menjaga dan melindungi masyarakat terutama generasi muda kita dari ancaman penyakit yang mengerikan di kemudian hari, kiranya diperlukan tindakan koordinatif pihak instansi terkait dengan segera, khususnya dari Dinas Kesehatan, BBPOM dan Pertanian.

sama multilateral regionalisme Asia Tenggara. Perimbangan persaingan ini merupakan bentuk kompetisi sesama negara anggota dalam upaya pengejaran sumber devisa negara (makro) dan pendapatan asli daerah (mikro). Faktanya, sejak pemerintahan revolusi mental naik ke tampuk kekuasaan tahun 2014, pariwisata adalah sektor unggulan yang mendapatkan perhatian khusus selain kemaritiman, energi, dan kedaulatan pangan. Sebagai bukti, Presiden Jokowi menikmati gelombang perjalanan tour de Indonesia: merayakan tahun baru di Raja Ampat, tour de Java yang dihiasi kunjungan ke Hambalang, menghadiri Pesta Kesenian Bali (PKB), membentuk Mandalika menjadi replika Nusa Dua di NTB, Festival Danau Toba di Sumatera Utara, dan destinasi wisata lainnya di wilayah nusantara. Inilah safari kebangsaan untuk merajut kebinekaan yang dilakukan oleh Presiden kita. Pertanyaannya kemudian adalah belum menggigitkah diplomasi pariwisata Indonesia di ASEAN atau terjadi aliansi atas nama konektivitas untuk melawan transformasi dan gebrakan Indonesia di sektor pariwisata? Wadah supranasional lainnya UNWTO (United Nations on World Tourism Organization) mencatat bahwa pergerakan transaksi jasa wisata telah mencapai lebih dari satu juta per tahun. Dengan jumlah pergerakan wisatawan tersebut, ternyata Indonesia dipandang masih menghadapi tantangan terkait dengan keselamatan dan keamanan wisatawan, termasuk permasalahan lingkungan (Travel & Tourism Competitive Index, 2015). Indonesia perlu melakukan penetrasi dalam wadah supranasional, baik ASEAN maupun UNWTO. Agenda ini merupakan bentuk penetrasi melalui lobi politik karena pariwisata menjanjikan lumbung profit yang signifikan. Dengan catatan bahwa penetrasi yang dilakukan tetap menjunjung tinggi aturan main hukum internasional, interdependensi industri pariwisata, dan harapan untuk mengatasi masalah bersama di bidang ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan. Penulis, mahasiswa Pascasarjana Kajian Pariwisata Universitas Udayana Alumnus Ilmu Hubungan Internasional Universitas Brawijaya Awardee BPI LPDP – Kementerian Keuangan

POJOK Jokowi ajak Presiden Filipina Duterte berkunjung ke Pasar Tanah Abang. - Kalau mau belanja akan lebih baik. *** Selama sembilan tahun, Dewan Bangli belum pernah lahirkan perda inisiatif. - Yang penting dapat insentif. *** Pasca-Galungan, sampah di Bali meningkat tiga kali lipat. - Sampah masyarakat juga meningkat.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

SANGEH Sejumlah warga mengisi waktu liburan Umanis Galungan, Kamis (8/9), dengan mengunjungi objek wisata Sangeh.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Sabtu Pon, 10 September 2016

Figur

Jangan Pancing Amarah

PENGIBARAN bendera ForBALI di bawah bendera Merah Putih di Gedung DPRD Bali berujung penangkapan pejuang tolak reklamasi Teluk Benoa, I Gusti Putu Dharmawijaya, tepat pada perayaan hari raya Galungan, Rabu (7/9) lalu. Penangkapan itu mengundang reaksi Bali Post/rah negatif dari masyarakat Bali, meskipun Kapolda Bali Irjen Sugeng Priyanto menegaskan pihaknya melakukan penegakan hukum. “Kalau berdasarkan aturan, (pengibaran bendera) memang salah. Tapi hal tersebut dilakukan akibat kekecewaan masyarakat Bali, utamanya pejuang-pejuang tolak reklamasi. Sebab, apa yang diperjuangkan kurang direspons. Ini semua karena ada sebab-akibatnya,” tegas akademisi Gede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP., Jumat (9/9) kemarin. Dekan FISIP Universitas Ngurah Rai Denpasar ini berharap pihak berwajib jangan terlalu berlebihan dalam menangani masalah tersebut. “Hal tersebut bisa dikomunikasikan dulu, tidak langsung main tangkap yang pada akhirnya memunculkan reaksi para pejuang tolak reklamasi. Jaga keamanan Bali supaya lebih kondusif, jangan malah memancing amarah masyarakat,” ungkapnya. Apalagi selama ini pejuang tolak reklamasi dalam menyalurkan pendapatnya dengan santun, tertib, dan aman. Artinya bahwa dalam menyalurkan aspirasinya berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Mungkin ada satu dua orang peserta demo yang berbuat di luar ketentuan, tapi itu kan bisa disikapi secara persuasif,’’ ujarnya. Menurutnya, jika memang pihak berwajib ingin mendidik masyarakat, kenapa tidak saat kejadian dilakukan komunikasi dengan pendemo? Waktu itu bisa dijelaskan aturanaturan terkait lambang negara. (rah)

Ditangkap, Pengedar Narkoba ke Sekolah-sekolah

Mangupura (Bali Post) Sopir travel freelance berinisial HK alias Said (25) ditangkap Sat. Resnarkoba Polres Badung di tempat tinggalnya di Jalan Bedahulu III, Rabu (31/8) lalu. Pasalnya, tersangka merupakan pengedar narkoba dan berdalih terpaksa menjual barang terlarang itu karena turis lagi sepi. Tersangka mengaku sasarannya sekolahsekolah di wilayah Denpasar dan Badung. “Dari tersangka diamankan empat paket sabu-sabu siap edar seberat 29,4 gram. Kami menyelidiki kasus ini selama dua minggu,” tegas Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi seizin Kapolres AKB Ruddi Setiawan, Jumat (9/9) kemarin. Tersangka HK, menurut Djoko, ditangkap di dalam kamar kosnya. Saat itu, ia sedang sibuk mengemas sabu-sabu (SS) menjadi empat paket klip siap edar. Menurut tersangka, SS itu akan diedarkan ke wilayah Denpasar dan Badung. Sasarannya ke sekolah-sekolah. “Tersangka mengaku menjual sabu-sabu sejak empat bulan lalu karena jadi sopir freelance tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Padahal dia tinggal bersama orangtuanya di Denpasar. Sejak jadi pengedar narkoba, dia kos di TKP dan khusus untuk menyimpan narkotika,” tegas mantan Kanit I Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar ini. Selain SS, di kamar kos tersangka disita 2 timbangan digital, 1 bong berikut pipa kaca, gunting, korek api gas, dan 5 bungkus plastik klip. Tersangka mengakui barang tersebut miliknya dan dibeli dari temannya, RG, melalui perantara JL. Hingga saat ini, RG dan JL masih dalam pengejaran petugas. Sehari sebelumnya, AKP Djoko bersama timnya juga menangkap pengedar narkoba, NS (34), di Jalan Raya Sesetan, Denpasar. Barang bukti diamankan satu paket SS seberat 4,76 gram yang disimpannya di dalam bungkus rokok. Ia sejak lama menjadi target operasi petugas. Awalnya, petugas melihat pria yang ciri-cirinya mirip dengan tersangka melintas di Jalan Raya Sesetan, Denpasar. Petugas membuntutinya. Akan tetapi, pria itu yang tak lain tersangka mengetahui itu dan langsung ngebut. Namun, polisi berhasil menangkapnya. Tersangka berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara membuang bungkus rokok di bawah sepeda motornya. Melihat hal tersebut, petugas langsung mengambil bungkusan yang dibuang pelaku. Setelah diinterogasi dan ditunjukkan isi bungkusan yang dibuangnya, tersangka mengaku bahwa di dalam bungkus rokok tersebut adalah SS miliknya yang akan diantarkannya ke pelanggannya. (kmb36)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Diduga Sakit

7

Dipijat, Turis Australia Meninggal Denpasar (Bali Post) -

Turis asal Australia, Kim Hunter (62), kejang-kejang saat dipijat oleh Ni Komang Sriasih (46) di dalam kamarnya di Jalan Tukad Balian, Perumahan Nuansa Balian, Denpasar Selatan, Jumat (9/9) kemarin. Saat Sriasih mencari pertolongan kepada warga sekitar TKP, korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, dari keterangan Sriasih beralamat di Jalan Batur Sari Denpasar, sekitar pukul 09.00 wita, ia di-miscall pacar korban, Ni Ketut Murti Ningsih (41). Tak berselang lama, Murti menjemputnya lalu diajak ke TKP dengan maksud untuk memijat korban. Setibanya di TKP, Murti langsung berangkat menuju Kantor Samsat, Renon untuk bayar pajak sepeda motor milik korban. Sedangkan Sriasih langsung memijat korban. Saat memijat kaki korban dan terasa kaku. Begitu juga betis korban. Di samping itu, korban dilihat menangis dan langsung kejangkejang. “Saksi (Sriasih -red) mencoba membangunkan korban dan berusaha menelepon pacarnya, tapi HP-nya tidak diangkat. Saksi juga berusaha menyadarkan korban dengan cara memercikkan air mineral tapi korban tidak sadar. Masih dilihat saksi ada gerakan badan di bagian punggungnya,” tegasnya. Pukul 09.50 wita, korban tidak ada gerakan lagi dan Sriasih kebingungan. Ia hanya bisa menangis di dalam kamar sambil menunggu pacar korban. “Saksi lalu minta bantuan warga

sekitar. Setelah dicek warga yang datang ke TKP, ternyata korban sudah meninggal dunia,” ujar Reinhard. Sementara pengakuan satpam lingkungan, Nyoman Wira (44), saat keliling memungut uang keamanan, ia melihat Sriasih menangis dan minta tolong karena tamunya sekarat. Wira langsung masuk ke kamar korban untuk menolong. Waktu itu, posisi korban tidur tengkurap, selanjutnya diraba punggungnya masih ada denyut nadi. Setelah itu, Wira menghubungi teman-temannya lewat HT dan dibantu teman-temannya membalikkan posisi korban tengadah. Ternyata sudah tidak ada denyut nadinya. Wira kemudian melaporkan kepada Babinkamtibmas dan diteruskan ke Polsek Denpasar Selatan. Menurut pacar korban, Murti, sebelum dipijat korban sudah mengalami batuk-batuk dan diabetes. Sedangkan hasil olah TKP, petugas menemukan obat antinyamuk cair, sebuah masker mulut warna kuning yang tergantung di pintu kamar korban, minyak urut, sejumlah obatobatan milik korban yang dibelikan oleh pacarnya, cangkir putih berisi setengah gelas teh, dan cangkir putih berisi air putih. Selanjutnya, mayat korban dibawa

Bali Post/ist

SAKIT - Mayat Kim Hunter (62) dinaikkan ke ambulans, selanjutnya dibawa ke RSUP Sanglah. Turis asal Australia ini meninggal diduga karena sakit. ke RSUP Sanglah dengan ambulans BPBD Denpasar. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal karena penyakit dalam yang dideritanya sejak lama dan juga karena usia yang cukup tua. Untuk penyebab pastinya, kami menunggu hasil pemeriksaan tim medis,” ujarnya. Sementara itu seorang petugas Pusdalops sempat menjelaskan bahwa anggota kepolisian Polsek Denpasar Selatan menghubungi pihaknya untuk men-

Sekolah Wajib Buat Biopori Terealisasi Tujuh Ribu Denpasar (Bali Post) Sebanyak 7.000 biopori sudah dibuat di seluruh kabupaten/ kota se-Bali. Sebelumnya, Pemprov Bali menargetkan pembuatan lubang resapan air tersebut sekitar 12.000 pada tahun 2016 ini. Pembuatan lubang biopori melibatkan berbagai komponen masyarakat, termasuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Di setiap kantor SKPD Pem-

prov Bali juga sudah dibuat lubang biopori. Rata-rata 15 untuk setiap SKPD, tergantung luas halaman masing-masing kantor. Kalau di BLH sendiri ada 80 lubang biopori,” ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali Gede Suarjana, di Denpasar, Jumat (9/9) kemarin. Suarjana menambahkan, biopori wajib dibuat oleh sekolahsekolah di Bali. Utamanya yang

berstatus sekolah Adiwiyata minimal harus membuat 100 biopori, serta sekolah Adiwiyata Mandiri berkewajiban membuat 200 biopori. “Saat ini, sudah ada 15 sekolah Adiwiyata Mandiri dan yang Adiwiyata saja sudah lebih dari 200 sekolah,” imbuhnya. Selain sekolah, lanjut Suarjana, desa sadar lingkungan juga diminta membuat biopori. Secara umum, pembuatan biopori bertujuan

gevakuasi jenazah Hunter dari kamarnya. “Dari TKP memang sudah meninggal, kita cuma diperintahkan untuk membawa ke Sanglah,” ujar petugas itu sebelum memindahkan ambulans dari jalur ambulans IGD RSUP Sanglah. Ni Ketut Murti Ningsih, kekasih Hunter yang masih syok kala itu bahkan sempat meminta agar Hunter dibawa ke RSUP Sanglah karena tidak percaya kekasihnya itu sudah tak bernyawa lagi. Seorang dokter yang memeriksa pasien tersebut mengatakan

pada Murti bahwa pasien telah meninggal diduga karena serangan jantung namun perkataan dokter tak dihiraukan Murti. “Tidak, tidak mungkin dokter, tolong dicek lagi,” ujar wanita asal Singaraja itu. Sambil memegang tangan dokter yang memeriksa kekasihnya, Murti tetap bersikeras meminta dilakukan pemeriksaan lengkap. Ia bahkan meminta dilakukan rekam medis dan visum pada pria yang merupakan mantan petinju tersebut. (kmb36/kmb42)

agar halaman yang ada bisa dimanfaatkan untuk menampung air. Di samping menahan air, biopori juga dapat menjadi tempat untuk mengubah sampah organik menjadi kompos. Kendati, keberadaan biopori sejauh ini masih belum bisa mengatasi air khususnya di daerah yang rentan banjir. “Jadi di daerah yang rentan banjir itu lebih banyak adalah kita buatkan itu seperti lubanglubang penangkap air atau gundukan penahan air. Jadi, biopori tidak mampu menahan seperti itu,” jelasnya. Suarjana melanjutkan, lubang atau gundukan penahan air sudah dibuat oleh kantor serta hotel khususnya di

Bali Selatan yang rentan banjir. Penahan air itu juga merupakan satu bentuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dipersyaratkan dalam Permendagri No.1 tahun 2007. “Dalam Permendagri No.1 tahun 2007 itu disebutkan, setiap kegiatan baik itu privat maupun kantor, maupun publik wajib menyediakan 30 persen RTH,” jelasnya. Menurut Suarjana, banjir bisa dikendalikan bila lebar sungai tetap bisa dipertahankan. Begitu juga sungai jangan sampai tertutup, misalnya oleh sampah. Namun, peran biopori sebagai penahan air tetap tidak bisa diabaikan. (kmb32)


BANGLI

8

Sabtu Pon, 10 September 2016

SOSOK Pendamping Khusus Koperasi TAHUN ini jumlah koperasi di Kabupaten Bangli telah mencapai 275 unit yang sebagian besar bergelut pada sektor simpan pinjam. Akan tetapi, dalam perjalanannya, lembaga keuangan ini masih ada yang sakit dimana data terakhir mencapai 15 unit. Persoalan ini salah satunya disebabkan rendahnya Bali Post/sos kualitas sumber daya manusia (SDM) dan lemahnya manajemen pengelolaan. Guna meningkatkan kualitas SDM, perlu ada pendamping koperasi secara khusus. ‘’Koperasi yang sakit itu lebih banyak seperti burung merpati. Hanya berniat untuk mencari bantuan. Supaya itu tak terjadi, perlu ada pendamping secara khusus,’’ ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangli I Dewa Gede Suparta, Jumat (9/9) kemarin. Pengadaan pendamping koperasi sudah diusulkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM. Jumlahnya mencapai lima orang. Jika itu berhasil dipenuhi maka mereka akan ditugaskan di masing-masing kecamatan. Saat ini pembinaan koperasi memang sudah dilakukan oleh dinas. Akan tetapi, jumlah petugas yang terbatas berpengaruh pada daya jangkau yang juga relatif terbatas. ‘’Sekarang pembinaan baru dilakukan oleh pegawai di UPT. Kadang itu dibantu pegawai dari dinas,’’ ucap mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli ini. Perlunya pendamping khusus, di samping untuk meminimalisasi koperasi yang sakit, juga sebagai bentuk persiapan untuk menghadapi pertumbuhan koperasi ke depan yang cenderung meningkat. ‘’Peluang untuk mengembangkan koperasi masih cukup besar,’’ tandasnya. (sos)

Desa Pengejaran Berencana Kelola Tiga Air Terjun

Bangli (Bali Post) Sebanyak tiga air terjun yang ada di Desa Pengejaran, Kintamani rencanany a b a ka l d i ke l o l a pihak desa setempat untuk pariwisata. Hanya saja untuk mengelola ketiga air terjun tersebut pihak desa kesulitan membuka akses jalan karena terganjal lahan hutan. Perbekel Desa Pengejaran Nengah Bali Post/ina Liarta didampingi Nengah Liarta Kaur Kesra Made Rada saat ditemui belum lama ini mengungkapkan, tiga air terjun yang rencananya dikelola tersebut yakni air terjun Bunsalah, air terjun Tajun, dan air terjun Madu. Dari ketiga air terjun tersebut, satu di antaranya diakui memiliki keunikan yakni bertingkat tiga. Sejauh ini tiga air terjun tersebut sudah mulai banyak dikunjungi masyarakat terutama anak muda. Melihat potensi alam yang dimiliki ketiga air terjun tersebut membuat pihaknya berencana mengelola air terjun itu untuk pariwisata. ‘’2017 rencananya akan kami garap untuk dikelola,’’ terangnya. Namun, Liarta mengaku bahwa untuk mengelola air terjun tersebut pihaknya menemui sejumlah kendala. Untuk membuka akses jalan menuju air terjun agar bisa dilalui kendaraan, pihaknya tidak mendapat izin dari pihak Kehutanan sebab jalur yang dilalui merupakan kawasan hutan. Pihak desa hanya diizinkan membuat jalur trekking. ‘’Panjang jalan ke air terjun Tajun sekitar 500 meter, sementara air terjun Bunsalah dan Jukwani sekitar 1 kilometer,’’ ujarnya. Selain mengelola air terjun, pihaknya juga berencana mengembangkan potensi perkebunan duren dan manggis. (kmb40)

Terganjal Persoalan Aset

Realisasi Penataan Goa Jepang Belum Jelas

Bangli (Bali Post) Realisasi penataan goa Jepang di kawasan Penelokan, Kintamani, berupa pengadaan taman belum jelas. Padahal lelang proyek senilai ratusan juta tersebut sudah selesai dilakukan. Lagi-lagi persoalan aset jadi hambatan. Kepala Dinas Tata Kota Bangli Ida Ayu Yudi Sutha, Jumat (9/9) kemarin, menjelaskan guna memberikan kesan indah untuk objek daerah tujuan wisata Kintamani, goa Jepang yang berada di kawasan Penelokan tersebut akan dilengkapi taman vertikal.

Sebagai bentuk keseriusan, proyek tersebut dianggarkan Rp 320 juta. Proses pelelangan melalui Unit Lelang Pengadaan (ULP) sudah selesai dilakukan beberapa waktu lalu. Namun sayang, proyek tersebut belum bisa direalisasikan secepatnya sebab lokasi pembuatan taman tersebut ada yang dikelola BKSDA. ‘’Untuk pembuatan taman itu masih terkendala persoalan aset. Lokasi tamannya sedikit mengambil lahan hutan yang dikelola BKSDA,’’ jelasnya. Menyikapi hal itu, birokrat

yang akrab disapa Dayu Yudi ini mengaku sudah merancang MoU bersama BKSDA supaya lahan tersebut diperkenankan untuk ditata. Hal ini juga melibatkan Bagian Pembangunan Setda Bangli. ‘’Pembangunan itu sudah kami sampaikan ke Bagian Pembangunan akan dilakukan pada anggaran tahun ini. Jadinya kami juga memerlukan bantuan untuk turut berkomunikasi dengan BKSDA,’’ katanya. Pembahasan MoU tidak membutuhkan waktu lama. Hal ini mengingat kawasan hutan yang dimanfaatkan terbilang sedikit

yakni hanya sebatas tebing di sepanjang jalan di Penelokan. Kondisi serupa sejatinya sempat terjadi pada penataan taman geopark di Utara Persimpangan Bangli-Susut. ‘’Dulu taman itu (geopark-red) persoalannya juga sama, yakni menyentuh kawasan hutan. Tapi bisa selesaikan dalam waktu cepat. Kami optimis taman itu bisa dibuat tahun ini,’’ ucap mantan Kabag Ortal Setda Bangli ini. Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles menyebutkan persoalan aset memang kerap menjadi kambing

hitam belum terealisasinya sejumlah program yang telah dirancang pemkab. Menurutnya, hal ini perlu segera dituntaskan melalui koordinasi yang baik antara Pemkab dengan instansi terkait. ‘’Persoalan yang ada jangan diwacanakan terus. Tapi itu harus ditindaklanjuti,’’ tegasnya. Dia menyebut, peran bupati sebagai nakhoda pemerintahan sangat strategis. Evaluasi kinerja harus secara rutin diberikan bupati kepada jajarannya. Demikian juga dengan target penuntasan persoalan yang ada. (kmb45)

Sejak 2009 Dewan Tak Lahirkan Perda Inisiatif Bangli (Bali Post) -

Produktivitas DPRD Bangli dalam menghasilkan peraturan daerah (perda) inisiatif selama ini masih sangat rendah. Bahkan sejak hampir delapan tahun terakhir, lembaga tersebut sama sekali tidak menghasilkan perda inisiatif. Sekretaris DPRD Bangli A.A. Panji Awatarayana saat dikonfirmasi, Jumat (9/9) kemarin tak menampik bahwa DPRD Bangli sejak beberapa tahun terakhir memang tidak pernah melahirkan perda inisiatif. Meski demikian menurut Panji, sesuai peraturan, tidak ada kewajiban mutlak lembaga DPRD dalam mengusulkan perda inisiatif. Kabag Perundang-undangan Sekretariat DPRD Bangli I G.N. Alit Miasa menambahkan, pembuatan perda inisiatif sejatinya tergantung dari ketajaman anggota dewan terhadap permasalahan yang ada dan berkembang di masyarakat. Dari aspek aturan dia menyebutkan, tidak ada mewajibkan DPRD mengusulkan ranperda inisiatif. ‘’Tergantung ketajaman beliau-beliau (anggota dewan-red) terhadap masalah di masyarakat,’’ jelasnya. Dipaparkan Alit Miasa, sebagaimana data di DPRD Bangli, sejak tahun 2002 hingga 2015, DPRD Bangli tercatat hanya menghasilkan lima perda inisiatif. Lima perda dimaksud yakni Perda Nomor 7 Tahun 2007 tentang Perangkat Desa Lainnya, Perda No. 2/2008 tentang Pedoman Penyusunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah

Desa, Perda No. 3/2008 tentang Kedudukan Keuangan Perbekel dan Perangkat Desa, Perda No. 4/2008 tentang Sumber Pendapatan Desa, Perda No. 5/2008 tentang Pelaksana Kerjasama Antar Desa dan Kerjasama Desa dengan Pihak Ketiga serta Perda No. 6/2008 tentang Lembaga Kemasyarakatan di Desa. Tahun ini, kata Miasa, DPRD Bangli rencananya akan membahas dua ranperda inisiatif yakni Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani serta Ranperda Inisiatif tentang Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. Menurut Alit Miasa, minimnya perda inisiatif yang dihasilkan DPRD Bangli selama ini dikarenakan beberapa faktor, salah satunya karena keterbatasan waktu. DPRD Bangli lebih mengutamakan membahas ranperda yang diajukan eksekutif. Di samping itu, pertimbangan lain yang menyebabkan minimnya DPRD Bangli menghasilkan perda inisiatif yakni karena masalah keterbatasan anggaran. Mengenai mekanisme pembuatan perda inisiatif, Alit Miasa menyebutkan bahwa ranperda yang berasal dari inisiatif anggota dewan, komisi, maupun

gabungan komisi awalnya diajukan kepada pimpinan DPRD disertai dengan naskah akademik. Selanjutnya oleh pimpinan DPRD disampaikan kepada Badan legislasi (Banleg) untuk dilakukan pengkajian. Setelah itu pimpinan DPRD menyampaikan hasil pengkajian Banleg kepada rapat paripurna. ‘’Rapat paripurna memutuskan rancangan tersebut apakah disetujui atau tidak. Kalau disetujui, selanjutnya ranperda tersebut dilakukan uji publik kepada stakeholder, ahli hukum dan lembaga yang diatur. Kemudian setelah disempurnakan barulah dikirim ke Bupati untuk dibahas bersama,’’ jelasnya. Sementara itu, anggota DPRD Bangli Nengah Madyayani yang menjadi salah satu penggagas Ranperda tentang Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak Korban Kekerasan mengatakan, pihaknya di DPRD Bangli berinisiatif untuk membentuk perda tersebut lantaran angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Bangli selama ini cukup tinggi. Dengan adanya perda tersebut pihaknya berharap perempuan dan anak korban kekerasan di Bangli mendapat perlindungan. (kmb40)

Empat Tahun, Sebelas Tewas Akibat Bencana Alam Bangli (Bali Post) Selama kurun waktu empat tahun terakhir, sebanyak 266 kejadian bencana alam terjadi di Bangli. Dari kejadian itu sebanyak sebelas warga tewas dan 22 lainnya mengalami luka berat dan ringan. Hal tersebut terungkap dalam apel penggelaran peralatan penanganan darurat dan penanggulangan bencana yang digelar di Polres Bangli, Jumat (9/9) kemarin. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta yang dalam apel kemarin bertindak selaku inspektur upacara mengatakan, ancaman kebencanaan yang sering terjadi di wilayah Bangli di antaranya berupa tanah longsor, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan, angin kencang, kekeringan, banjir bandang dan konflik sosial. Berdasarkan data kejadian bencana yang ditangani BPBD Bangli, jumlah korban dan kerugian akibat dampak bencana alam cukup tinggi. Di tahun 2012, setidaknya telah terjadi 62 kejadian bencana yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak delapan orang dan 14 orang korban luka berat dan ringan. Sementara pada tahun 2013 terjadi sebanyak 49 kejadian bencana alam yang mengakibatkan korban dua orang meninggal dunia, lima luka

Bali Post/sos

GOA - Goa Jepang (sisi kanan) yang direncanakan akan dilengkapi taman vertikal.

berat dan ringan. Tahun 2014 terjadi 59 kejadian bencana alam, sedangkan 2015 terjadi 96 kejadian dengan jumlah korban satu orang meninggal dunia, tiga korban luka berat dan ringan. Tak hanya menyebabkan jatuhnya korban, selama kurun waktu empat tahun terakhir bencana alam di Bangli mengakibatkan kerugian materi hingga puluhan miliar rupiah. Untuk meminimalkan dampak bencana di kemudian hari, Sedana Arta mengatakan diperlukan kesiapsiagaan semua pihak dalam melaksanakan penanganan darurat saat terjadi bencana maupun kesiapan dalam melaksanakan pemulihan pascabencana. ‘’Melalui apel penggelaran peralatan kedaruratan dan penanggulangan bencana ini diharapkan seluruh pemangku kepentingan dan pelaku kebencanaan dapat terlibat langsung serta berkelanjutan dengan tetap berkoordinasi baik dalam keadaan pra, saat maupun pascabencana sehingga pelaksanaan penanggulangan bencana dapat dilaksanakan semaksimal mungkin serta mengurangi dampak bencana seminimal mungkin,’’ terangnya. Sementara itu, Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. mengatakan apel penggelaran peralatan penan-

Bali Post/ina

PENANGGULANGAN BENCANA - Sejumlah personel Polres memperagakan penanggulangan bencana alam. ganan darurat dan penanggulangan bencana ini melibatkan semua pihak yang terkait dengan penanggulangan bencana, di antaranya TNI, BPBD dan PMI. Dalam apel ini semua peralatan penanggulangan kebencanaan yang dimiliki Pemkab Bangli, Polres maupun pihak lainnya disiagakan. ‘’Nanti jika suatu saat ada bencana

tinggal kita koordinasikan mengenai peralatan-peralatan yang ada sekarang,’’ terangnya. Apel kemarin juga diisi dengan peragaan kesiapan sejumlah personel Polres, BPBD, TNI dan PMI Bangli dalam menggunakan peralatan kebencanaan serta cara penanganan korban bencana alam. (kmb40)

Bali Post/sos

RAPAT PARIPURNA - Suasana rapat paripurna DPRD Bangli, Jumat (9/9) kemarin.

Rapat Paripurna Terkait Usulan Ranperda

Pemandangan Umum Fraksi Melenceng

Bangli (Bali Post) Fraksi-fraksi di DPRD Bangli, Jumat (9/9) kemarin, menyampaikan pemandangan umumnya terhadap sepuluh ranperda yang diajukan eksekutif. Menariknya, pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata itu, pemandangan umum yang disampaikan justru ada yang melenceng dari hal yang seharusnya dibahas. Selain itu, beberapa fraksi juga terkesan memberikan pendapat ala kadarnya tanpa ada pendalaman. Sebelum ranperda ditetapkan jadi perda, seluruh fraksi DPRD Bangli memberikan pemandangan umum terhadap kesepuluh ranperda. Namun, pada rapat paripurna kemarin, pandangan umum Fraksi Gerindra yang dibacakan I Wayan Jamin, tidak ada yang mengkritisi ranperda-ranperda itu. Yang terjadi, Fraksi Gerindra justru kembali mempertanyakan sikap bupati yang memberikan sebutir telor bertuliskan semoga lekas sembuh kepada pegawai yang sakit. Hal tersebut dinilai berpotensi memunculkan pandangan yang merujuk pada penghinaan. Selain itu, juga dipertanyakan sejauh mana sudah Bupati memberikan sanksi kepada pegawai yang bertahun-tahun tidak bekerja. Pada rapat yang dihadiri Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta itu, Gerindra juga mempertanyakan undang-undang yang mengatur tentang pegawai tidak diperkenankan merangkap jabatan sebagai prajuru adat, klian dadia maupun sebagainya. ‘’Setahu kami kalau rangkap jabatan di pemerintahan memang ada aturannya. Tapi kalau merangkap jabatan jadi prajuru belum pernah kami dengar,’’ ujar Jamin. Tak hanya itu, Gerindra juga mempertanyakan kebijakan bupati yang mewajibkan tamu kunker untuk menginap di Bangli, arah pembangunan daerah dan sikap pemerintah terhadap perkembangan toko modern tanpa izin. Pemandangan umum Fraksi PDI-P dengan pembicara I Wayan Wirya menyebutkan, dalam penyusunan organisasi perangkat daerah perlu menggunakan pola maksimal dengan pertimbangan optimalisasi kinerja. Fraksi partai berlambang banteng moncong putih ini juga mempertanyakan tentang alasan pencabutan Peraturan Daerah Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan. Sementara untuk ranperda lainnya tidak disoroti. Sementara itu, Fraksi Golkar dengan pembicara I Nyoman Budiada menyoroti kinerja PDAM Bangli yang belakangan ini kerap menuai kritikan dari masyarakat selain juga mempertanyakan Ranperda tentang Perlindungan Geologi Kawasan Geopark apakah sudah sesuai RPJMD atau tidak. Minimnya poin bahasan terkait ranperda yang diajukan juga terjadi pada pemandangan umum Fraksi PKPI. Dengan pembicara I Nyoman Gelgel Wisnawa, pertanyaan hanya tertuju pada Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, dan Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah pada PDAM. Untuk ranperda lainnya tidak ada pendapat. Sementara Fraksi Demokrat dengan pembicara Dewa Anom Suta memberikan pemandangan umum pada seluruh ranperda yang sebagian besar isinya berupa saran. Menanggapi pertanyaan yang disampaikan Fraksi Gerindra, Wabup Sedana Arta menjelaskan, kebijakan berupa pemberian sebutir telor kepada pegawai yang tidak bekerja dengan alasan sakit sebagai bentuk motivasi. Kebijakan melarang pejabat rangkap jabatan dimaksudkan untuk mewujudkan pegawai yang profesional dan bekerja displin. Khusus untuk arah pembangunan Kabupaten Bangli, dikatakannya menitikberatkan pada sektor pertanian dalam arti luas, sektor pariwsiata, pendidikan dan kesehatan. ‘’Mengenai sarana akomodasi untuk kebijakan tamu kunker wajib menginap sudah mencukupi. Desa wisata yang ada juga akan diberdayakan,’’ sebutnya. Khusus pemandangan umum fraksi lain, eksekutif sebagian besar menyetujuinya. (kmb45)


GIANYAR

Sabtu Pon, 10 September 2016

Sosok Pemkab Harus Konsisten PEMKAB Gianyar diminta konsisten dalam menertibkan toko modern berjaringan tak berizin alias bodong. Penertiban harus dilakukan hingga seluruh toko modern bodong ditutup. ‘’Penertiban harus gencar. Jangan baru menutup beberapa, yang lainnya tidak ada tindak lanjut,’’ ujar Ketua Komisi I DPRD Gianyar, Nyoman Artawa Putra, Jumat (9/9) kemarin. Menurutnya, jumlah toko modern di Gianyar sudah melebihi kuota dan merambah hingga ke perdesaan. Jika ini terus dibiarkan maka masyarakat yang memiliki usaha kecil akan makin terhimpit. ‘’Dari sisi penegakan hukum, jelas ini juga akan menimbulkan preseden buruk bagi pemerintah,’’ tegasnya. Berdasarkan data, jumlah toko modern berjaringan di Gianyar sudah mencapai 116 unit. Sebanyak 38 unit di antaranya bodong. Sementara pemerintah melalui Satpol PP belum lama ini baru mulai melakukan penertiban. Itu pun jumlahnya masih hitungan jari. Dengan demikian, PR Pemkab Gianyar masih sangat banyak. Masih ada puluhan toko modern bodong yang harus ditertibkan. ‘’Kami di dewan belum dapat laporan berapa yang sudah dan akan ditertibkan. Walau demikian, kami tetap mendorong agar penertiban bisa segera dituntaskan supaya pelanggaran tidak dicontoh pengusaha lainnya,’’ tegasnya. Lebih lanjut dia pun menegaskan, Komisi I akan lebih memperketat pengawasan. Dalam waktu dekat, pihaknya akan turun ke lapangan untuk mengecek keberadaan toko modern termasuk akomodasi pariwisata yang belum berizin. ‘’Kita tentu tidak mau kerugian daerah terus bertambah gara-gara persoalan tempat usaha bodong. Apalagi selama ini kami di dewan sudah banyak sekali menerima keluhan. Jadi intinya, bupati harus tegas dan konsisten dalam penegakan aturan,’’ kata Artawa. (ded)

Rebutan Air Irigasi, Dua Petani Cekcok Gianyar (Bali Post) Gara-gara rebutan air irigasi, dua petani di Desa Kedisan, Tegallalang cekcok hingga mengangkat senjata tajam (sajam). Kasus yang melibatkan petani berinisial Made K dan Ketut B ini pun dibawa ke Polsek Tegallalang, Kamis (8/9). Setelah dimediasi polisi beserta aparat desa, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai. Kapolsek Tegallalang AKP I Putu Gede Ardana menjelaskan, kasus ini terjadi di areal persawahan Banjar Cebok Desa Kedisan kemarin sekitar pukul 08.00 wita. Saat itu, Ketut B sedang membersihkan parit untuk melancarkan aliran air irigasi. Tiba-tiba datang Made K dan langsung marah-marah melihat apa yang dilakukan Ketut B. Tidak hanya melontarkan kata-kata kasar, Made K juga mengacungkan sajam berupa pisau panjang ke arah Ketut B, sembari mengancam akan membunuh Ketut B. ‘’Saat kejadian ancaman itu tidak dihiraukan oleh Ketut B dan ia memilih untuk langsung pergi,’’ jelas Kapolsek. Setiba di rumah, Ketut B menceritakan kejadian yang ia alami kepada keluarga. Pihak keluarga yang tidak terima lanjut melaporkan ancaman tersebut ke pecalang hingga diteruskan ke Polsek Tegallalang sore harinya. Polisi pun kemudian memanggil kedua belah pihak untuk menjalani pemeriksaan. ‘’Hasil pemeriksaan, Made K mengaku kalau pengambilan air itu sering dilakukan oleh Ketut B. Sementara Ketut B mengeluhkan kenapa hanya air ke sawahnya yang diawasi oleh Made K,’’ ungkapnya. Setelah dimediasi polisi bersama aparat desa, kedua belah pihak akhirnya mau berdamai. ‘’Setelah ditengahi, kedua belah pihak mau berdamai dan mereka sudah membuat surat pernyataan,’’ tandasnya. (kmb35)

9

Tuntaskan Kasus Pembunuhan di Dentiyis

60 Polisi Dapat Penghargaan

Gianyar (Bali Post) Kapolres Gianyar AKBP Waluya memberikan penghargaan kepada 60 anggota Sat. Reskrim Polres Gianyar dan Unit Reskrim Polsek Sukawati, Jumat (9/9) kemarin. Penghargaan ini diberikan karena mereka sudah berupaya keras dalam menuntaskan kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan di Banjar Dentiyis Desa Batuan, Sukawati beberapa bulan lalu. ‘’Total anggota yang menerima reward sebanyak 64 orang. 60 orang di antaranya merupakan polisi yang bertugas dalam pengungkapan kasus tindak pidana pembunuhan di Banjar Dentiyis Desa Batuan,’’ tegas AKBP Waluya. Sementara empat anggota lainnya yang juga mendapat penghargaan terdiri dari satu anggota Intelkam Polres Gianyar Ranking III LI se-Bali, dua anggota Babinkamtibmas dan Reskrim dari Polsek Sukawati dengan nilai tertinggi latihan Babin dan latihan penyidik seBali di SPN Singaraja serta satu anggota Babinkamtibmas Desa Sanding terkait penyelesaian

masalah di desa binaannya. ‘’Satu orang perwira juga mendapat kenaikan pangkat dari AKP menjadi Kompol yakni Kompol Imam Muhadi, Kanit Intel Polsek Gianyar,’’ paparnya. Kapolres menjelaskan, kenaikan pangkat dan penghargaan merupakan kenaikan pangkat efektif yang diberikan kepada anggota Polri jelang pensiun selama tiga bulan serta anggota yang memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi tanpa cacat secara terus-menerus kepada institusi Polri. ‘’Oleh karena itu, kenaikan pangkat yang diterima sekarang ini bukan serta merta hak setiap anggota Polri namun merupakan penghargaan yang diberikan oleh pimpinan Polri melalui proses dari penilaian kinerja dalam melaksanakan tugas,’’ katanya. Kepada anggota yang menerima reward diharapkan mampu terus memberikan prestasi terbaik dalam pelaksanaan tugas. Sementara bagi anggota yang lain diharapkan agar terus terpacu untuk meraih prestasi dengan memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan tugas. (kmb35)

Bali Post/nik

PENGHARGAAN - Kapolres Gianyar AKBP Waluya saat memberikan penghargaan kepada jajarannya yang berprestasi, Jumat (9/9) kemarin.

Perekonomian Global Terpuruk

Ekspor Kerajinan Gianyar Menurun Gianyar (Bali Post) -

Penurunan jumlah ekspor kerajinan Gianyar tidak hanya terjadi sepanjang 2016 melainkan sudah berlangsung sejak 2007. Hal ini disebabkan krisis global yang terjadi di negara-negara tujuan ekspor. Selama perkembangan ekonomi di negara tujuan ekspor belum membaik, ekspor kerajinan juga belum bisa ditingkatkan. Hal itu diungkapkan Ketua Kadin Gianyar, Wayan Gede Arsania, Jumat (9/9) kemarin.

Bali Post/nik

Ketua Kadin Gianyar, Wayan Gede Arsania

Dikatakannya, sejak krisis global yang dimulai sekitar 2007, hingga kini masih terjadi penurunan ekspor yang cukup signifikan. Berdasarkan data, ekspor Kabupaten Gianyar pada 2013 mencapai 25,28 juta dolar AS lebih. Ekspor mengalami penurunan pada 2014 menjadi 20,04 juta dolar AS. Sedangkan pada 2015 nilai ekspor merangkak naik menjadi 22,9 juta dolar AS. Sementara data ekspor terakhir sepanjang 2016 hingga Mei baru mencapai 7,88 juta dolar AS. ‘’Ya tidak bisa dimungkiri memang masih terjadi penu-

runan yang signifikan bila dibandingkan dengan sebelum 2007. Kondisi ini paling terlihat dari minimnya truk kontainer angkut barang yang saat ini melintas di Gianyar,’’ ujarnya. Melihat kondisi ini, ia pun mengajak para perajin di Gianyar untuk berinovasi dengan menciptakan produk baru yang bisa menjadi trending pasar dunia saat ini. Namun, Arsania mengaku saat ini perajin Gianyar masih kesulitan bila dipaksa mengikuti tren pasar dunia. ‘’Inilah permasalahannya juga. Perkembangan disain sesuai dengan tren pasar itu harus diikuti, agar di-update terus. Namun, perajin masih sulit mengikuti tren,’’ katanya. Sementara bagi perajin yang memiliki disain baru, diharapkan agar terdorong untuk memaksimalkan pemasaran produk. Upaya itu bisa dilakukan seperti melalui pameran, website atau

berbagai media sosial. ‘’Cukup banyak perajin memiliki produk baru yang inovatif tapi kurang dalam pemasaran. Ini cukup disayangkan apalagi dengan kemajuan IT saat ini, banyak cara untuk pemasaran,’’ tuturnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar Wayan Suamba mengatakan, ekspor memang menjadi salah satu

mesin penggerak perekonomian Kabupaten Gianyar. Namun, ia mengakui kondisinya kerap mengalami pasang surut. Hal ini terjadi akibat situasi global yang memberi pengaruh besar terhadap nilai ekspor. ‘’Pengaruh global sangat memengaruhi nilai ekspor. Selama kondisi global stabil, maka kondisi ekspor pasti stabil,’’ jelasnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Sabtu Pon, 10 September 2016

Nusa Penida Festival Harus Dipersiapkan Matang Semarapura (Bali Post) –

Nusa Penida Festival (NPF) III/2016 akan digelar 7-9 Oktober mendatang. Bertajuk Exploring The Blue Paradise Islands, NPF 2016 dipusatkan di Pantai Banjar Nyuh, Desa Ped. Acara pembukaan akan menampilkan tari baris jangkang Nusa Penida yang melibatkan 1.000 penari laki-laki dari kalangan pelajar dan masyarakat. Hal itu terungkap dalam rapat persiapan NPF 2016 di ruang rapat Bupati Klungkung, Jumat (9/9) kemarin. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pada kesempatan itu minta panitia NPF 2016 bekerja mulai sekarang. “Festival adalah salah satu ajang promosi yang terbukti dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Untuk itu, mari kita persiapkan dengan matang,” katanya. Bupati berencana melakukan monitoring ke lokasi perhelatan festival dan lokasi touring untuk mengetahui kesiapan dan situasi di lapangan. Pada bagian lain, Humas NPF 2016 Nyoman Widana menjelaskan, tari baris jang-

kang Nusa Penida ditampilkan karena memiliki pakem yang sangat berbeda dibandingkan pakem tarian lainnya di Bali. Di samping itu, untuk melakukan regenerasi dan melestarikan tarian sakral tersebut. “Baris jangkang melambangkan kegagahan tentara masa lalu. Hal ini tercermin lewat gerakan yang luwes namun penuh kekuatan dalam balutan nilai seni yang tinggi,” ujarnya. Pada pembukaan NFP 2016, panitia akan mengundang Menteri Pariwisata dan Menteri Kelautan RI. NPF 2016 bakal dimeriahkan berbagai kegiatan dan penampilan sejumlah band asal Pulau Dewata. Agenda tersebut antara lain touring ke sejumlah objek wisata di Nusa Penida baik yang sudah populer maupun yang belum seperti rumah pohon di Desa Pelilit dan Suana Point, lomba perahu layar, lomba renang massal, pameran UMKM, lomba fotografi dan transplantasi terumbu karang. Selain itu, hiburan Wayang Joblar dan musik oleh band-band lokal. (kmb)

Eks Galian C

Investor Terganjal Dokumen Bukti Penguasaan Lahan Semarapura (Bali Post) –

Izin lokasi yang diajukan tim pembebasan lahan eks galian C di Kusamba, Dawan, PT Jaya Fantasi, terganjal dokumen bukti penguasaan lahan. Pasalnya, 229.195 hektar dari 592 bidang tanah yang diajukan ke Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Klungkung belum disertai dokumen bukti penguasaan lahan. Oleh karena dokumen belum lengkap, Kantor Perizinan belum bisa memproses izin lokasi yang dimohonkan PT Jaya Fantasi. Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Klungkung Made Sudiarka Jaya dihubungi Jumat (9/9) kemarin, mengakui telah menerima permohonan izin lokasi dari PT Jaya Fantasi sebagai tindak lanjut dari izin prinsip yang dikantongi sebelumnya. Hanya, hingga saat ini pihaknya belum bisa memproses permohonan tersebut mengingat PT Jaya Fantasi belum melengkapi dokumen bukti penguasaan lahan.Untuk bisa memproses permohonan tersebut, pihak investor harus lebih dulu menyelesaikan proses penyertifikatan lahan di Badan Pertanahan Negara (BPN) Klungkung. Sebab, kepemilikan tanah masih atas nama masyarakat dengan bukti berupa pipil dan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT). Tanpa adanya kepastian dari BPN terkait proses penyertifikatan, Kantor Perizinan tidak bisa memproses permohonan tersebut. “Jika telah dilengkapi, kami harus konfirmasi ke BPN yang memastikan dokumen tersebut bisa diproses. Kalau BPN tidak bisa memproses, kami juga tidak bisa,” jelas Sudiarka Jaya. Sebelumnya, Koordinator Pembebasan Lahan Komang Artaguna mengungkapkan 592 bidang tanah telah selesai pengurusannya di notaris selanjutnya didaftarkan secara sporadik ke BPN Klungkung untuk seterusnya dilakukan proses pengukuran. Pada proses penjaringan, bukti kepemilikan yang diterima tim berupa pipil dan SPPT dengan pemberian kompensasi ke pemilik lahan Rp 3 juta sebagai tanda keseriusan. Setelah sampai pada tahapan pendaftaran sporadik, masyarakat akan mendapatkan tambahan Rp 7 juta sebagai kompensasi. “Pembayaran penuh baru dilakukan setelah keluar peta bidang dari BPN,” terangnya. Saat ini yang mencapai sporadik baru 75 bidang tanah yang disebutnya blok 10.Pihaknya hanya mempunyai waktu hingga pertengahan 2017 untuk menyelesaikan upaya pembebasan lahan. Sebab, dalam perjanjian pemilik lahan sepakat tidak menjual tanahnya kepada orang lain selama 1,5 tahun sejak akhir Desember 2015. Adanya sejumlah warga yang tidak mau menjual tanah tidak menjadi masalah dan pihaknya tetap akan melakukan pengukuran dan pemberian sertifikat untuk mengetahui secara pasti batas-batas lahan. Sementara itu, 41 bidang tanah milik mantan Bupati Klungkung Wayan Candra masih berada di Kejari sehingga menyulitkan investor untuk melakukan pembebasan lahan. Permasalahan yang paling krusial terkait surat ukur aset Pemprov Bali yang ada di sekitar By-pass Ida Bagus Mantra. Bila ada surat ukur, pihaknya akan lebih mudah mengukur kepemilikan lahan di sekitar jalan by-pass yang akan menjadi titik koordinat pengukuran seluruh luas lahan eks galian C nantinya. (dwa)

Bali Post/dok

LAHAN - Sebagian lahan eks galian C di Kusamba, Dawan.

SERIBU PENARI - Seribu penari Rejang Dewa mengisi acara NPF 2015 di Lembongan, Nusa Penida, tahun lalu.

Terumbu Karang Dirusak

UPT KKP Nusa Penida Telusuri Pelakunya Semarapura (Bali Post) – Wisata bahari di Kecamatan Nusa Penida dinodai oleh ulah penyelam yang melakukan vandalisme terhadap terumbu karang yang ada di perairan Desa Toyapakeh. Tindakan yang mengancam terumbu karang tersebut diketahui, Kamis (8/9) lalu setelah dilihat langsung dan dipotret oleh wisatawan. Sehubungan dengan itu, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida mulai memperketat kegiatan penyelaman baik yang dilakukan wisatawan maupun operatornya. Sementara Coral Triangle Center menelusuri pelaku perusakan yang identitasnya telah diketahui. Kepala UPT KKP Nusa Penida I Nyoman Karyawan mengatakan telah menerima informasi adanya perusakan terumbu karang dengan cara menggoreskan benda tumpul. Goresan berbentuk kanji dan nama orang tersebut dilakukan pada terumbu karang jenis hard rock. Cukup banyaknya tulisan membuat pemandangan di bawah laut perairan Nusa Penida tidak indah lagi. “Tindakan ini jelas kriminal dan merusak terumbu karang. Kami masih telusuri siapa pembuatnya,” ujarnya, Jumat (9/9) kemarin. Aksi vandalisme itu merupakan kali kedua hingga saat

ini. Aksi pertama terjadi pada 2015 berupa goresan kecil. Sementara kali ini amat banyak dan memenuhi permukaan terumbu karang. UPT KKP Nusa Penida memperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat bulan agar terumbu karang bisa kembali pulih ditumbuhi lumut. KKP akan segera memperketat izin operator yang melakukan penyelaman. Pasalnya, masih ada sejumlah operator yang tidak memiliki izin operasi. Pemerhati terumbu karang dari Coral Triangle Center (CTC) Dewa Wira Sanjaya menyatakan telah membuat kode etik penyelaman dan snorkeling serta sudah mensosialisasikan aturan tersebut kepada pengelola wisata di Nusa Penida. “Kami belum sosialisasikan kepada penyelam dari Sanur, Tanjung Benoa dan Padangbai. Kami coba sosialisasikan lebih detail bahwa ada kode etik berwisata di perairan Nusa Penida,” tegasnya.

Bali Post/dwa

RUSAK - Aksi vandalisme merusak terumbu karang di perairan Desa Toyapakeh, Nusa Penida. CTC yang bergabung dalam pengawasan KKP Nusa Penida telah melakukan pendekatan ke agen wisata untuk bertemu dengan pelaku perusakan. Hal ini untuk

memastikan tindakan vandalisme tersebut apakah dilakukan oleh wisatawan atau operator penyelaman. “Kami akan bertemu langsung dengan pelaku vandalisme untuk

mengetahui kronologi dan maksud tindakan tersebut,” kata Sanjaya seraya berharap tindakan serupa tidak terjadi pada terumbu karang lainnya di KKP Nusa Penida. (dwa)

”Pujawali” Ida Batara Pura Dasar Buana Karya Pemacekan Agung ”Nyejer” Tiga Hari Semarapura (Bali Post) –

Karya Pemacekan Agung Pujawali Ida Batara di Pura Dasar Buana akan dilaksanakan dengan puncak karya pada Senin (12/9) lusa. Hal ini merupakan hasil paruman prajuru desa, utusan banjar se-Desa Pakraman Gelgel, Ida Pangeling, Ida Bendesa Pura Dasar Buana, prajuru subak, Pemangku Pamucuk Pura Dasar Buana, Pesamuhan Pemangku Werdi Semaya, Klian Pecalang, pangayah serta pihak lain (Disdhubkominfo, Puskesmas, Babinsa, Babin Kamtibmas dan LPD) yang diselenggarakan, Minggu

(28/8) lalu. Bendesa Pakraman Gelgel Jero Bendesa I Putu Arimbawa didampingi Pasedahan Desa Pakraman Gelgel Jero Made Suryawan menyampaikan, pelaksanaan Karya Pemacekan Agung dipersiapkan mulai Sabtu (10/9) ini hingga Minggu (11/9) besok. Kegiatan hari ini meliputi makena pengangge ring palinggih Ida Batara pukul 07.30 Wita. Sementara besok diisi mapaolahan upakara mulai pukul 04.00 diikuti nedunang Ida Batara sekitar pukul 11.00. Upacara Puncak Karya di-

laksanakan Senin lusa mulai pukul 14.00 di Pura Dasar Buana bersamaan dengan upacara di Pura Pusering Jagat Serta Pura Bale Agung, Desa Pakraman Gelgel. Pada pujawali, Ida Batara nyejer selama tiga hari mulai Senin (12/9) hingga Kamis (15/9) dilanjutkan upacara panyineban. Demi tertibnya pelaksanaan karya pujawali, panitia menyiapkan petugas untuk mengatur kendaraan yang masuk melalui perempatan Desa Tojan ke timur. “Pamedek yang datang menggunakan bus parkir di sebelah barat perempatan Tojan.

Kendaraan mobil parkir di lapangan GOR Swecapura, sedangkan sepeda motor parkir di sekitar pertigaan Desa Gelgel,” jelasnya. Untuk mempelancar proses persembahyangan, panitia karya menerapkan sistem antrean menggunakan kartu yang akan dibagikan oleh pecalang. Kartu antrean dapat diambil di areal jaba sisi utara sebelum masuk ke utama mandala. Pamedek yang akan melaksanakan persembahyangan diharapkan mematuhi tata sukerta berpakaian ke pura, yakni laki-laki wajib menggunakan

destar, sedangkan wanita memakai baju dari bahan kain tertutup (tidak transparan) berlengan panjang, kain kamen tidak jadi dan rambut ditata rapi. Panitia karya telah mempersiapkan pelayanan kesehatan yang disiagakan di madya mandala dan utama mandala, serta sarana sanitasi meliputi toilet, wastafel dan dapur di sisi barat Pura Dasar Buana. Sementara tiga pos layanan informasi ditempatkan di Lapangan Swecapura, pertigaan Desa Gelgel dan Madya Mandala Pura Dasar. (dwa/k100)

Polantas Jangan Arogan di Jalan

Lintas Klungkung Pantai Kusamba Dipadati Warga PANTAI Kusamba, Dawan, Klungkung, menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi warga saat Umanis Galungan, Kamis (8/9). Ratusan warga memadati Pantai Kusamba sejak pagi. Saking sesaknya, pengunjung sampai rebutan tempat parkir. Pantai yang biasanya menjadi pusat aktivitas nelayan ini juga berubah menjadi pasar dadakan yang menjual berbagai kuliner dan pakaian. Seorang pengunjung asal Desa Besan, Dawan, bersama rekan-rekannya sampai rela menyewa mobil angkutan pedesaan agar dapat berekreasi ke Pantai Kusamba. Melancong ke Pantai Kusamba sudah menjadi agenda rutinnya setiap Galungan. Ramainya pengunjung yang datang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk mengais rezeki. Siti Andini, salah seorang pedagang kuliner mie ayam mengaku mendapatkan penghasilan tiga kali lipat berjualan di Pantai Kusamba selama tiga hari. Pasar dadakan di Pantai Kusamba berlangsung saat Galungan, umanis dan paing. Sementara saat Kuningan, Pantai Kusamba kembali menjadi pasar dadakan selama dua hari, yakni pada Kuningan dan umanis. (kmb)

Bali Post/kmb

Semarapura (Bali Post) –

Satuan Lantas Polres Klungkung melaksanakan pelatihan teknis pengawalan, Jumat (9/9) kemarin. Pelatihan pengawalan yang diikuti seluruh personel Satuan Lantas ini digelar di Mapolres dan Jalan Untung Surapati, Semarapura. Kasat Lantas Polres Klungkung AKP I Wayan Mudiasa mengungkapkan, pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan personel dalam melayani, melindungi dan mengayomi

Bali Post/kmb

LATIH - Petugas Satuan Lantas Polres Klungkung dilatih pengawalan di depan kantor bupati, Jumat (9/9) kemarin.

masyarakat. Lewat pelatihan ini, personel Satuan Lantas Polres diharapkan lebih profesional dalam melaksanakan tugas di jalan. Materi yang diberikan meliputi cara mengawal tamu VIP saat berkunjung ke Klungkung dan pengawalan lain yang melibatkan Satuan Lantas Polres. Dalam pelatihan, seluruh anggota Satuan Lantas Polres dan jajaran Polsek ditekankan agar tidak arogan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, petugas diharapkan dapat melayani masyarakat di lapangan dengan cepat dan baik. “Dengan adanya pelatihan ini, kami harapkan personel di Lantas bisa memberikan pelayanan yang baik dan maksimal kepada masyarakat,” tandas Mudiasa. (kmb)


Sabtu Pon, 10 September 2016

BULELENG

11

SOSOK

TIDAK EFEKTIF - Jalur khusus sepeda motor di

Berantas Pelaku Curanmor KAPOLRES Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. menggalakkan razia memberantas pencurian sepeda motor di Kota Singaraja. Modus pencurian kunci nyantol dan penggunaan kunci T wajib diperhatikan serius masyarakat. “Adapun wilayah yang mendapat atensi yakni Kota Singaraja, Banjar, Gerokgak, dan Tejakula. ‘’Kita gencar berantas pencuri memakai kunci T atau kunci palsu,” ujarnya Jumat (9/9) kemarin. Kata dia, pelaku curanmor tidak hanya beraksi malam hari melainkan pula mencari kesempatan di siang hari. “Ini perlu diantisipasi bersama di lapangan. Kalau pelaku beraksi bukan hanya malam hari tetapi bisa siang hari,” kata dia. Dari rangkaian penangkapan di wilayah hukum Buleleng. Pelaku curanmor menawarkan motor curian kepada penadah dengan harga miring. Mereka sesegera mungkin menghilangkan jejak dengan menjual atau menggadaikan motor curian. ‘’Kami ingatkan ingatkan pemilik usaha gadai motor atau usaha jualbeli motor agar hati-hati menerima motor. Surat-suratnya harus lengkap. Jangan asal murah. Sebab tidak menutup kemungkinan mereka yang menggadai motor curian bisa digolongkan sebagai penadah,’’ tandasnya. (kmb34)

Undiksha Genjot Bentuk Prodi Kedokteran

Singaraja (Bali Post) Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. menggenjot pembentukan Program Studi Kedokteran. “Kami telah lakukan berbagai hal, baik komponen akademiknya seperti kurikulum maupun komponen non-akademik berupa sarana kuliah, laboratorium, termasuk klinik dan persyaratan lainnya,” ujar Jampel, Kamis (8/9). Ia menyatakan telah Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. menjalin kerja sama secara kelembagaan untuk penguatan bukti kesiapan Undiksha dalam membuka Prodi Kedokteran. Salah satunya kerja sama dengan Rumah Sakit Sanglah dan Fakultas Kedokteran Unud. “Kami juga bekerja sama dengan Pemda Buleleng dan pihak lainnya yang kami pandang bisa memperkuat peluang diturunkannya izin oleh Kemesristekdikti RI. Kami telah sangat siap termasuk mengenai tenaga dosen karena kami telah memiliki 14 tenaga dosen yang sebagian besar tengah menempuh studi S-3 di berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” paparnya. Rencana pada tahun 2017, Undiksha memperkuat kapasitas akademik lulusan dengan program praktik lapangan dan magang di beberapa negara di Asia dan Australia. Undiksha juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Singapura, Filipina, Thailand, Australia, dan Prancis. “Melalui program tersebut, kami berharap lulusan Undiksha semakin mampu berkiprah dalam persaingan kerja di masyarakat. Melalui program student exchange ini, kami yakin ke depan Undiksha akan mampu menjadi perguruan tinggi yang membawa kebanggaan bagi masyarakat Buleleng dan Bali secara umum,” tandasnya. (kmb34)

Stok Hewan Kurban Minim

Singaraja (Bali Post) – Permintaan hewan kurban saat hari raya Idul Adha tahun ini mulai ramai. Namun, permintaan yang tinggi itu tidak diimbangi dengan ketersediaan stok hewan kurban yang cukup. Atas kondisi ini tidak menutup kemungkinan hewan kiriman dari luar Bali akan meramaikan pasaran hewan kurban tahun ini. Di Kabupaten Buleleng, pembeli kebanyakan menyasar Desa Sepang, Desa Pucak Sari, dan Desa Bongancina, Kecamatan Busungbiu. Desa ini kebanyakan warganya menjadi peternak kambing. Rata-rata kambing pejantan umur 10 bulan dijual Rp 2 hingga Rp 3 juta per ekor. Di tengah lonjakan permintaan, peternak justru kuwalahan melayani permintaan. Ini terjadi karena kebanyakan hewan peliharaan mereka masih berumur delapan bulan, sehingga tidak cukup umur untuk dipotong. Salah serang peternak kambing asal Desa Sepang, Wayan Wardana, Jumat (9/9) kemarin, menuturkan, sejak menggeluti peternakan kambing dirinya mengincar momen hari raya Idul Adha untuk menjual ternak peliharaannya. Namun untuk tahun ini, kebanyakan ternaknya masih kecil, sehingga kesempatan mendapatkan keuntungan tidak optimal. ‘’Sejak tiga hari lalu, ternak yang laku terjual hanya puluhan ekor. Pembeli datang dari Kota Singaraja, Denpasar, dan beberapa daerah lain di Bali,’’ jelasnya. Mengatasi kekurangan stok, dia mencoba mendatangkan kambing siap potong dari desa tetangga seperti Desa Pucak Sari dan Desa Bongan Cina. Sayang, ketersedian stok dari desa tetangga itu juga terbatas, sehingga permintaan yang semakin ramai tidak akan terlayani optimal. “Tahun ini, kambing kebanyakan masih kecil-kecil dan tidak cukup umur untuk dijual. Permintaan pasti terus bertambah dan sehari sebelum Idul Adha akan paling ramai dan stok kambing sangat terbatas,” katanya. Di sisi lain, Wardana mengatakan, meski permintaan bertambah, harga kambing sedikit lebih murah dibandingkan saat Idul Adha setahun lalu. Tahun ini harga kambing Rp 2 juta tiap ekor. Padahal tahun lalu harga kambing Rp 2,7 juta dan yang gemuk harganya sampai Rp 3 juta per ekor. Penurunan harga ini bukan karena permainan harga oleh makelar, namun kambing yang berumur antara 9 hingga 10 bulan kurus, sehingga harganya sedikit murah dibandingkan setahun lalu yang kebanyakan kambing dengan tubuh gemuk. “Kalau pembelinya berminat dengan kambing kecil tetap dijual, sehingga ini yang membuat harga sekarang turun dibandingkan setahun lalu,” jelasnya. (kmb38)

Jalan Ahmad Yani Barat terkesan tidak efektif. Jalur khusus ini beralih fungsi menjadi parkir kendaraan hingga dijadikan tempat berjualan para PKL.

Jalur Sepeda Motor Segera Ditertibkan Bali Post/kmb38

Singaraja (Bali Post) –

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buleleng menindak tegas pelanggaran yang marak terjadi di jalur khusus sepeda motor di Jalan Ahmad Yani Barat, Singaraja. Tidak saja pengendara, pemilik kendaraan yang sengaja parkir pada jalur khusus sepeda motor itu juga akan ditindak. Sedangkan pedagang yang memanfaatkan jalur khusus tersebut akan dikoordinasikan dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Buleleng agar dilakukan penertiban. Hal itu diungkapkan Kasat Lantas AKP Gede Sumadra Kertiawan seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, Jumat (9/9) kemarin. Dia mengatakan, sejak jalur khusus itu dibuka, pihaknya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) telah melakukan uji coba sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat. Saat uji coba itu, pengendara roda dua telah memahami bahwa di ruas Jalan Ahmad Yani Barat sepanjang satu kilometer dari jembatan Banyuasri hingga simpang empat Desa

Baktiseraga telah dilengkapi dengan jalur khusus sepeda motor. Pada uji coba itu praktis tidak ada pelanggaran terhadap jalur itu. Namun belakangan, kesadaran pengguna jalan mulai berkurang hingga jalur khusus itu terkesan tidak efektif. Kendaraan roda dua justru tetap melintasi jalur lebar untuk kendaraan roda empat. Sejalan dengan kondisi itu, rupanya jalur khusus itu dimanfaatkan oleh PKL termasuk pemilik toko atau bisnis jual beli kendaraan bekas. “Pada saat uji coba memang sudah

banyak yang tahu kalau ruas jalan nasional itu dilengkapi jalur sepeda motor. Tetapi tidak bertahan lama rupanya kesadaran masyarakat kurang hingga banyak pelangagran di jalur khusus itu,” katanya. Menurut AKP Sumadra, kepolisian tidak membiarkan pelangagran itu semakin parah. Pada jam-jam tertentu, unit patroli tetap diturunkan untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan atau pengendara yang parkir di daerah terlarang. Sayangnya, upaya itu hanya tertib pada saat ada

petugas setelah itu pelanggaran kembali terjadi. Atas kondisi ini, pihaknya segera melakukan upaya penertiban dengan tilang terhadap pengendara yang ditemukan melanggar. Sementara untuk PKL yang berjualan di jalur khusus sepeda motor diserahkan kepada pihak Satpol PP untuk memberikan tindakan tegas setiap pelanggar yang ditemukan di lapangan. “Patroli untuk membina kepada pengguna jalan sudah kami lakukan. Agar jalur yang sudah dibuat itu tidak terkesan mubazir dan beralih fungsi kami akan lancarkan operari penertiban pada jalur roda dua itu,” jelasnya. Di sisi lain, AKP Sumadra mengatakan, marka pada jalur khusus sepeda motor itu sudah mulai kabur. Kondisi ini juga membuat pengguna jalan tidak

tahu kalau ruas Jalan Ahmad Yani Barat itu dilengkapi jalur khusus sepeda motor. Untuk memperjelas marka dan rambu penunjang, Satlantas Polres segera berkoordinasi dengan Dishub Buleleng. Ini dilakukan karena Dishub memiliki kewenangan dalam pemasangan marka atau rambu lalu lintas jalan. Dukungan marka dan rambu pendukung diyakini dapat menyadarkan setiap pengendara untuk mengikuti aturan yang sudah dibuat pemerintah. “Marka jalannya sudah kabur sehingga tidak bisa mengarahkan pengendara sepeda motor. Demikian juga rambu penunjang juga belum ada. Kami akan komunikasikan dengan Dishub karena kewenangan untuk itu ada pada dia (Dishub -red),” imbuh AKP Sumadra. (kmb38)

Badan Hukum Sepuluh Koperasi Dicabut

Bali Post/kmb34

INTERAKTIF - Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. saat interaktif di Radio Singaraja FM.

Lovfest Tonjolkan Seni Budaya dan Konservasi

Singaraja (Bali Post) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. mengajak masyarakat mengembangkan potensi bahari melalui ajang Lovina Festival (Lovfest). Kolaborasi bernuansa seni budaya khas Buleleng dituangkan melibatkan masyarakat di desa adat penyangga. Ia mengatakan, pembukaan Lovfest pada Sabtu (10/9) ini melibatkan parade dengan berjalan kaki bersama masyarakat lokal dan tamu mancanegara yang kebetulan menginap di hotel sepanjang kawasan Pantai Binaria Lovina. Ia berharap, tamu mancanegara akan menceritakan pengalaman parade yang diikuti di negara asalnya. Semarak Lovfest yang berlangsung lima hari akan diramikan puluhan yacth dari Australia. “Atraksi seni budaya dan konservasi cukup banyak dimiliki di Buleleng. Memiliki panjang pantai terluas di Bali Utara adalah potensi wisata bahari yang

dikembangkan. Salah satunya melalui Lovfest,” ujar Sutrisna belum lama ini dalam interaktif di Radio Singaraja 92.0 FM. Mengusung tema ‘‘The Hidden Beauty of Lovina’’, Sutrisna berharap Lovina dapat lebih dikenal dan dikunjungi berbagai masyarakat di Tanah Air. “Dilihat dari berbagai penghargaan konservasi di tingkat nasional dan internasional, potensi tersembunyi di Lovina perlu lebih digali,” paparnya.

Dalam Lovfest ini akan dilibatkan desa penyangga. Keikutsertaan mereka memberi gambaran desa penyangga memiliki peran penting dalam pembangunan wisata di Lovina. Desa tersebut di antaranya; Banyualit, Kalibukbuk, Pemaron, Anturan bersama sekaa atau komunitas seni lainnya. “Kami lakukan kerja sama bersama desa adat penyangga di wilayah Lovina,” imbuhnya. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Sepuluh dari 320 koperasi di Buleleng dicabut badan hukumnya. Alasanya, sepuluh koperasi tersebut tidak taat menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). “Di Buleleng terdapat 320 koperasi. Dari jumlah tersebut, tidak aktif sebanyak 23 koperasi. Kami bertahap melakukan pencabutan badan hukum,” ujar Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Buleleng Drs. Ketut Suparto, M.MA., Jumat (9/9) kemarin. Kata dia, peluang pengembangan koperasi di Buleleng cukup tinggi. Namun tidak semua bisa berjalan sesuai aturan. “Kalau dipersentasekan, baru mencapai 50 persen koperasi yang melaksanakan RAT. Ini menandakan masih jauh dari standar yang diinginkan. Semestinya paling tidak dari jumlah 320 koperasi, 297 di antaranya mengikuti RAT atau sekitar 85 persen,” imbuhnya. Ratusan koperasi lainnya di Buleleng diantisipasi mengalami kemandekan serupa. Pembinaan dan pengarahan gencar dilakukan pemerintah. Salah satu ditekankan koperasi wajib melakukan RAT. Adapun

koperasi yang tidak aktif akan diumumkan untuk pencabutan badan hukum dan diawali pengiriman surat kepada koperasi tersebut. Setelah resmi dilakukan pencabutan badan hukum koperasi tidak diperkenankan melakukan aktivitas simpan pinjam dan sejenisnya. “Nah kalau berturut-turut tiga kali koperasi tanpa melakukan RAT, kita akan pertimbangkan mencabut badan hukum koperasi. Kalau pembubarannya dilakukan pemerintah pusat. Ini karena semenjak tahun 2015, pembentukan badan hukum berada di tingkat pusat. Kita hanya menyampaikan data ke pusat,” tandasnya. (kmb34)

Drs. Ketut Suparto, M.MA.


JEMBRANA

12

Sabtu Pon, 10 September 2016

Tak Patuhi Kesepakatan

Didatangkan dari Luar Bali

Galian C di Yehembang Kauh Kembali Diprotes Warga Negara (Bali Post) – Sempat reda setelah dimediasi pihak terkait, aktivitas galian C di Desa Yehembang Kauh, Mendoyo kembali diprotes warga. Protes warga itu dilakukan lantaran pemilik lahan galian C dinilai tidak mematuhi kesepakatan sebelumnya. Di antaranya, akan memperbaiki jalan yang rusak dan memasang terpal pada bak truk agar debu tidak beterbangan di sekitar jalan yang dilalui serta lainnya. Ketua BPD Yehembang, Gusti Ngurah Anom, belum lama ini mengatakan hingga saat ini jalan di Yehembang belum diperbaiki sama sekali. Kendati lokasi galian berada di Yehembang Kauh, namun aktivitas truk pengangkut material yang mondar-mandir melintasi jalan Yehembang. Dampaknya, jalan aspal yang sebelumnya mulus kini berlubang. Sejumlah warga juga mengeluhkan dampak debu hingga ke rumah mereka lantaran bak truk tidak ditutup. Anom mewakili warga Yehembang mengaku akan menyampaikan keberatannya ini ke Perbekel Yehembang Kauh. Diberitakan sebelumnya, galian C di Yehembang Kauh itu sempat ditutup Agustus lalu bahkan saat itu Muspika Kecamatan Mendoyo turun langsung ke lokasi. Hal itu dilakukan guna menghindari hal yang tak diinginkan dampak dari protes warga. Protes ini dipicu truk bertonase melebihi batas tonase jalan yang dilintasi. Di samping itu, jalan juga rusak akibat aktivitas tersebut. (kmb26)

Siaga Bencana, Polres Rangkul Pemangku Kebencanaan

Negara (Bali Post) – Guna menanggulangi bencana di Kabupaten Jembrana, jajaran Polres Jembrana merangkul atau bersinergi dengan sejumlah pemangku kebencanaan. Di antaranya, SAR Jembrana, Kodim 1617/Jembrana, Detasemen C Brimob Pelopor Gilimanuk, Stasiun Klimatologi BMKG Negara, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Relawan Penanggulangan Bencana dan Dinas Kesehatan serta lainnya. Mereka akan menghimpun kekuatan ketika terjadi bencana. Sinergi itu pun terungkap dalam apel gelar pasukan penanggulangan bencana di Mapolres Jembrana, Jumat (9/9) kemarin. Bupati Jembrana I Putu Artha selaku inspektur upacara mengatakan hingga saat ini memang belum memiliki SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) khusus yang mempunyai tugas penanggulangan bencana, sehingga penanganan masih digabung terkait urusan kebencanaan. Kendati tidak memiliki kerawanan khusus potensi bencana, namun tetap waspada. Apalagi posisi Jembrana berbatasan langsung dengan laut. Sejumlah bencana yang rawan, di antaranya puting beliung, tanah longsor dan abrasi. Saat ini diakui Pemkab masih mengalami kerterbatasan sarana terkait kebencanaan. Sementara, Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo mengatakan apel gelar pasukan penanggulangan bencana ini merupakan bentuk konsolidasi dan sinergisitas antarinstansi penanggulangan bencana. “Tujuannya mempersiapkan personel dan peralatan penanggulangan bencana di daerah,” ujarnya. Usai apel juga digelar uji coba sarana penanggulangan bencana tiap-tiap instansi termasuk jajaran Polres Jembrana. Hal ini merupakan wujud kesiapan kepolisian dalam memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat khususnya ketika terjadi bencana. (kmb26)

Kesehatan Hewan Kurban Diperiksa

Bali Post/olo

AMBRUK – Tebing di sungai Pergung ambruk akibat tergerus air sungai. Kondisi itu mengancam gedung KAU Mendoyo yang lokasinya tak jauh dari ambrolnya tebing tersebut.

Tergerus Erosi

Gedung KUA Mendoyo Terancam Ambruk

Negara (Bali Post) –

Akibat terjangan air sungai belum lama ini, tebing di pinggir Sungai Pergung ambruk. Selain material batu dan pasir, sebuah pohon bambu berukuran besar ikut roboh. Kondisi ini juga mengancam gedung Kantor Urusan Agama (KUA) Mendoyo yang berdiri tak jauh dari tebing itu dikhawatirkan ikut tergerus erosi. Dari Pantauan, Jumat (9/9) kemarin, tebing sungai yang tergerus itu cukup panjang. Ambrolnya tebing itu membuat pagar dan lantai halaman KUA retak. Pipa pembuangan air yang sebelumnya tertimbun tanah kini juga terlihat menjulur ke arah sungai. Di dasar sungai tampak batu bronjong yang beberapa tahun lalu dipasang untuk senderan sungai. Salah seorang warga, Samsul mengaku sempat mendengar suara gemuruh seperti bangunan ambruk di lokasi. “Kejadiannya malam hari. Kala itu hujan deras seharian. Ketika saya dengar

ada suara gemuruh, setelah dicek ternyata tebing sungai yang ambruk,” kata pria yang juga penjaga masjid di Pohsanten ini. Sepanjang pinggir sungai itu sejatinya sudah pernah dipasang senderan berupa tumpukan batu bronjong. Senderan itu memanjang hingga ke tanah warga, baik di Pergung maupun Pohsanten. Sungai ini memisahkan kedua desa di Kecamatan Mendoyo itu. Tebing yang longsor ini menurutnya, berada di atas senderan batu bronjong itu. Saat sungai meluap, terkadang tinggi air melebihi senderan tersebut sehingga tebing di atasnya

tergerus air. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum Jembrana menyebutkan kewenangan untuk penanganan sungai itu berada di Balai Wilayah Sungai Bali-Penida. Kadis PU Jembrana I Gusti Putu Mertadana mengatakan setiap tahunnya penanganan pengaman sungai sudah dilakukan. Pada tahun 2015 lalu di Medewi, Yehembang dan Tukadaya. Sedangkan tahun ini di Ijogading, Candikusuma dan Tukadaya Timur. Sedangkan yang terjadi di Pergung itu, menurutnya, akan dikoordinasikan ke pihak Balai. (kmb26)

Negara (Bali Post) Sejumlah pedagang hewan kurban di Jembrana, Jumat (9/9) kemarin disidak petugas dari Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Jembrana. Petugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan yang dijual untuk kurban. Pemeriksaan ini perlu dilakukan karena sebagian besar hewan kurban berasal dari luar Bali. Seperti hewan kurban jenis kambing yang paling diminati. Selain harganya murah, mudah diperoleh. Dari sekitar 10 pedagang kambing rata-rata mendapat pesanan hingga 200 ekor untuk keperluan kurban. Di salah satu pedagang kambing di Banyubiru, Fatul Mubhin, mengaku sudah ada 250 ekor pesanan kambing. Hampir seluruh kambing ini didatangkan dari Kawah Ijen, Banyuwangi. Setiap tahun, harga kambing naik. Dibandingkan hari biasa, harga kambing naik sekitar Rp 300 ribu, yakni antara Rp 1,8 juta hingga Rp 3,5 juta, tergantung ukuran. Begitu juga dengan pedagang kambing di Desa Baluk, Saipul (60), menyediakan 30 ekor kambing jenis Peranakan Etawa (P.E) dengan harga mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta. Permintaan tahun ini, menurutnya, masih terpantau normal. Selain mencari dari peternak lokal, kambing juga didatangkan dari Jawa. Sementara itu, salah satu pengepul kambing, Hasbulah asal Banyuwangi mengaku

permintaan kambing memang cukup meningkat, bahkan dirinya kewalahan meladeni pemesan. Yang paling banyak dikirim ke Surabaya. “Sebagian besar penduduk di sana (Kawah Ijen-red) memelihara kambing, satu keluarga 20 ekor,” terangnya. Untuk di Bali, juga cukup banyak. Dalam sehari dikirim sekitar 100 ekor. Sementara itu, dibandingkan dengan sapi untuk kurban, lebih sulit diperoleh. Selain populasi yang berkurang juga tidak diperbolehkan sapi dari luar Bali. “Harga sapi naik rata-rata Rp 500 ribu dari hari biasa. Yang kami jual ini Rp 11 juta per ekor,” terang Ketut Suardi Arnaya, salah seorang pedagang sapi di Desa Tegal Badeng Barat. Menurutnya, memang ada kelesuan penjualan saat kurban lantaran keterbatasan sapi. Dari sekitar 21 pedagang sapi di Jembrana, satu pedagang rata-rata menjual di bawah 10 ekor. Sementara itu, dari hasil pemeriksaan kesehatan hewan kurban khususnya kambing, tidak ditemukan indikasi adanya penyakit. Selain pemeriksaan di pedagang, pihak dinas juga akan menyiagakan petugas di lokasi pemotongan hewan. Petugas pemeriksa hewan, IGN Rai Muliawan mengatakan dari hasil pemeriksaan luar terhadap kambing dan sapi yang akan dijadikan kurban dinilai sudah layak dan kondisinya sehat. (kmb26)

Bali Post/olo

PERIKSA – Sejumlah petugas dari Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Jembrana, memeriksa kesehatan kambing kurban di salah satu pedagang di Banyubiru.


Sabtu Pon, 10 September 2016

Dari Sepuluh yang Direncanakan

Pemkab Baru Bangun Satu Gedung Perkantoran

Amlapura (Bali Post) – Pemkab Karangasem baru membangun satu unit gedung perkantoran. Padahal, rencana semula membangun gedung seperti itu tujuh sampai sepuluh unit. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa belum lama ini. Satu gedung perkantoran yang sudah dibangun berlantai tiga berlokasi di Jalan Ngurah Rai Amlapura, di depan Kantor Bupati. Saat ini, gedung itu sudah dipergunakan oleh empat Satuan Kerja Perangkat Dearah (SKPD) yakni Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu, Pol. PP, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Kantor Kesbangpolinmas. Artha Dipa mengatakan, terbatasnya gedung perkantoran ini menyebabkan bagian—bagian di Setda sesak. Sebagai contoh, Bagian Organisasi hanya mendapatkan satu ruangan. Sedangkan Bagian Humas dan Protokol penuh arsip dan sesak. Ruangan bagian di lingkungan Setda juga terpisah, seperti Bagian Umum dan Bagian Ekonomi menggunakan gedung di barat Kantor Bupati. Menurut Artha Dipa, pihaknya belum memiliki rencana kapan akan melanjutkan pembangunan gedung perkantoran lagi. Pasalnya, anggaran yang dimiliki san-

gat terbatas. Pemkab Karangasem berharap bantuan dari pemerintah pusat. Masalahnya, mengandalkan dari pendapatan asli daerah (PAD) Karangasem jelas sangat kecil kemungkinannya karena PAD masih sangat kecil untuk membangun gedung yang menelan anggaran untuk satu unit saja mencapai lebih dari Rp 25 miliar. ”Satu gedung perkantoran berlantai tiga itu dulu dibangun pada zaman Bupati Karangasem Wayan Geredeg,” katanya. Selain kantor SKPD, kata dia, beberapa lembaga besar di Karangasem seperti Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Karangasem dan Majelis Madya Desa Pakraman (MADP) Karangasem juga belum memiliki bangunan. Selama ini, MADP yang dipimpinnya meminjam sebuah gedung yang kecil dan tidak representatif untuk rapat tiap bulan melibatkan pengurus majelis alit dari delapan kecamatan. Sementara untuk pembangunan Gedung Pasar Amlapura Timur dan Gedung UKM Center serta Gedung Wijaya Kusuma RSUD Karangasem, dari hasil meminjam di Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan. Kini, per tahun ada kewajiban Pemkab Karangasem mengembalikan cicilan pokok dan bunga sekitar Rp 25 miliar. (013)

Kakak dan Adik Tewas Tabrak Pantat Truk

Amlapura (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa, Jumat (9/9) kemarin. Dua orang bersaudara, I Kadek Sumadi (19) dan adiknya, Ni Komang Suartini (16), tewas seketika setelah sepeda motor yang mereka kendarai menabrak truk yang parkir di pinggir jalan. Pihak keluarga sangat terpukul atas kepergian kedua anaknya. Padahal, mereka baru saja berkumpul merayakan hari raya Galungan. Sebelum kejadian, sepeda motor DK 8902 SA yang dikendarai Sumadi datang dari arah Singaraja menuju Denpasar sekitar pukul 04.30 wita. Saat tiba di TKP di Banjar Dinas Tegallanglangan, Desa Datah, Abang, dia melaju dengan kecepatan tinggi. Nahas baginya, dia tidak memerhatikan kendaraan truk warna hijau DK 9555 UL yang sedang parkir di sebelah kiri jalan dari arah Singaraja. Sepeda motor itu langsung menerjang pantat truk hingga kedua kepala kakak-beradik asal Banjar Dinas Batudawa Kaja Desa Tulamben Kecamatan Kubu ini pecah bersimbah darah di jalan raya. “Keduanya meninggal di tempat dengan luka patah kaki dan kepala pecah,” kata Kasat Lantas Polres Karangasem AKP I Made Subadi. Peristiwa ini seketika ramai dan sampai ke telinga kedua orangnya, Nyoman Tambir (45) dan Nyoman Konik (45). Soalnya, jarak TKP dengan rumah korban tak lebih dari tiga kilometer. Bagaikan tersambar petir, keduanya sangat terpukul. Bahkan, sang ibu langsung pingsan, sementara ayahnya shock. Seorang bibinya, Luh Suriani, mengatakan kedua kakak-beradik ini rencananya kembali bekerja merantau ke Denpasar setelah bersama ke-

luarga merayakan hari raya Galungan. Sebelum berangkat, kedua korban bersama ibunya sempat ngopi satu sachet bertiga dan meminta sandalnya disimpan dengan baik. “Sumadi dan adiknya berangkat pagi-pagi untuk kembali bekerja. Sumadi hendak mengantar adiknya ke Sanur. Sementara Sumadi bekerja di koperasi di Gianyar,” ujarnya. Anak kedua dan ketiga dari lima bersaudara ini sudah menjadi tulang punggung keluarga. Setelah mendapat penanganan dari pihak kepolisian, jenazah kakakberadik itu langsung diangkut ke RSUD Karangasem. Sariani mengatakan, jenazah keduanya kini masih dititipkan di kamar mayat RSUD Karangasem. Pihak keluarga belum diperbolehkan mengantarkan jenazahnya pulang ke Batudawa, sebab di desa setempat, Ida Batara di Batudawa belum mantuk ke desa, setelah mengikuti ritual Usaba Dangsil di Desa Bungaya. Rencananya, jenazah keduanya baru akan diantar pulang dan dikubur di setra setempat, setelah 15 September mendatang. Sejak dua bulan terakhir, aktivitas truk galian C di Kecamatan Kubu terus meningkat. Hal ini disebabkan kebijakan pemerintah daerah yang menutup seluruh aktivitas galian C di Kecamatan Bebandem, Selat hingga Rendang dan memfokuskannya di Kecamatan Kubu. Dampaknya, lalu lintas dari dan ke Kecamatan Kubu makin padat dan rawan terjadi lakalantas. Dalam dua bulan terakhir, setidaknya empat warga tewas sia-sia di jalan raya setelah terlibat lakalantas dengan truk. Sedangkan belasan korban lain mengalami luka ringan hingga berat. (kmb31)

KARANGASEM

13

Jelang Kemarau

Peternak Kesulitan Air untuk Minum Sapi

Bali Post/013

MENCARI AIR - Petani di Bingin Kedulu, Datah, Karangasem harus mencari air ke lokasi yang jauh untuk air minum ternak sapinya.

Amlapura (Bali Post) – Kabupaten Karangasem sebenarnya sangat potensial untuk pengembangan ternak sapi. Namun menjelang musim kemarau ini, petani yang juga peternak mulai mengalami krisis air. Mereka harus mencari air ke lokasi yang cukup jauh agar bisa memberi minum air untuk ternak sapinya. Berdasarkan pantauan Jumat (9/9) kemarin, peternak sapi di wilayah Datah bagian atas atau di kaki dan lereng timur Gunung Agung mulai mengalami krisis air, seperti yang dialami Luh Manis. Ribuan petani dan peternak sapi lainnya mengalami masalah serupa. Air hujan yang selama ini ditampung di dalam cubang (bak penampung air hujan -red) mulai mengering. Mereka mesti mengambil air ke lokasi yang cukup jauh, guna mendapatkan air. Warga seperti di Bingin Kaler, Juwuk, Kalangsari, Teki, Panglegeha dan Bidong juga mengeluhkan krisis air. Pasalnya, air dari sumur di Banjar Kalangsari dan Juwuk sudah sekitar enam bulan airnya mengecil. Sementara air embung di Datah I dan II di Banjar Kedampal juga

airnya sangat terbatas. Guna mendapatkan air, selain mesti menunggu air di kedua sumur di Banjar itu, ada juga yang mengangkut air dari keran umum di tepi jalan di depan SDN 3 Datah. Air dari jaringan pipanisasi mata air Soda yang dikelola kelompok pengelola air bersih setempat. Dihubungi terpisah, anggota DPRD Karangasem Gede Dana mengatakan, proyek pipanisasi air bersih Telaga Waja yang menelan anggaran ratusan miliar rupiah, sampai kini airnya belum mengalir. Padahal, kata anggota Dewan asal Desa Datah itu, pasokan air dari proyek itu sudah lama didambagakan warga. Dewan sudah sering mendesak pemerintah agar proyek itu dimanfaatkan, namun sampai kini belum jelas tindak lanjutnya. Pihaknya di dewan akan terus memperjuangkan dan minta eksekutif mencari jalan keluar, apa sebenarnya yang menjadi masalah sampai proyek besar seperti itu sudah sekitar tujuh tahun belum juga tuntas. “Warga di desa-desa yang rutin mengalami krisis air bersih saat musim kemarau berharap proyek pipanisasi air Telaga Waja itu bisa dinikmati. Bukan dibiarkan mangkrak,” ujar Gede Dana. (013)

Terkait Pungutan Retribusi Galian C

Kapolres Serahkan Penyelesaiannya kepada Wabup Amlapura (Bali Post) -

Rencana memanggil prajuru desa adat yang mewilayahi galian C di Kubu oleh Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso, belum terealisasi. Saat dimintai konfirmasi Jumat (9/9) kemarin, Sugeng Sudarso mengatakan penyelesaian persoalan itu diserahkan kepada Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP). “Itu urusan adat. Jadi, menurut info, Pak Wabup (juga Ketua MMDP) yang akan memanggilnya,” kata Kapolres saat ditanya kelanjutan rencana penyelesaian keluhan para sopir truk galian C terhadap pungutan berdasarkan paruman desa adat itu. Sebelummya, sejumlah desa adat yang mewilayahi galian C legal (berizin) melakukan pungutan terhadap sopir truk galian C setiap kali melintas di wilayah desa adatnya. Pungutan ini awalnya mendapat sorotan dari Kapolres Sugeng Sudarso. Menurutnya, ini tak boleh terjadi dan harus segera dihentikan. Kapolres saat rapat Forkopinda belum lama ini, membeberkan ada beberapa sopir galian C yang mengeluh lantaran dipunguti pihak desa adat beberapa kali setiap hari, dengan dasar hasil

paruman desa adat. Namun, dia tidak menjelaskan lebih jauh, desa mana yang dimaksud. Dia hanya menegaskan, itu dilakukan desadesa yang mewilayahi usaha galian C di Kecamatan Kubu. ”Maunya kami tindak tegas itu. Pungutan seperti itu harusnya tak boleh terjadi. Tapi, kami meminta MMDP (Majelis Madya Desa Pakraman) Karangasem untuk menjelaskan ini lebih dulu, karena menyangkut desa adat. Apalagi, pungutan itu dilakukan setelah ada paruman desa adat,” terang Sugeng Sudarso.

Guna menindaklanjuti persoalan ini, Sugeng Sudarso meminta lembaga yang menaungi adat bisa memberikan pemahaman agar masalah galian C tidak makin meluas. Selain itu, dia juga punya opsi lain untuk mengundang seluruh prajuru desa adat yang mewilayahi usaha galian C di Kecamatan Kubu dan menjelaskan langsung bahwa pungutan tersebut tidak dibenarkan di mata hukum. Waktu itu, Kapolres Sugeng Sudarso mengatakan, dalam waktu dekat mereka akan diundang ke Mapolres Karangasem. Kesepakatan dari

pertemuan ini akan menjadi pegangan pihak kepolisian untuk melakukan tindakan selanjutnya. “Kesepakatan ini menjadi senjata ampuh saya. Kalau masih ada yang melakukan pungutan setelah ada kesepakatan, maka kami akan bertindak sesuai tupoksi kami,” tegas Sugeng Sudarso waktu itu. Pungutan seperti itu, kata dia, mulai mencuat sejak usaha galian C ramai-ramai ke Kecamatan Selat, pascapenutupan usaha galian C ilegal di Kecamatan Bebandem dan Selat. Kapolres Sugeng Sudarso bahkan mendengar informasi, kalau pungutan tersebut diotaki oleh oknum purnawirawan Polri. Namun, siapa identitasnya, masih dirahasiakan. Dia menegaskan, tidak perduli, apakah orangnya purnawirawan Polri atau tidak. Kalau sudah bertindak ber-

tentangan dengan peraturan yang berlaku, maka harus ditindak tegas. Sejak penutupan galian C ilegal di Kecamatan Bebandem dan Selat, pihak kepolisian yang kerap dicap melakukan pembiaran, kini mulai bertindak represif. Tidak sekadar pembinaan, tapi juga kerap melakukan tindakan penggerebekan dan seterusnya diproses hukum. Bahkan, sejumlah petugas kepolisian tiap hari terus bersiaga di pinggir jalan Bebandem dan Selat. Bila ada truk galian C kedapatan mengangkut meterial galian, maka langsung diamankan dan diproses hukum. “Kasat Reserse sudah saya perintahkan untuk fokus tangani yang ilegal itu. Sudah banyak yang kami tangkap, baik sopirnya maupun pengusahanya yang masih membandel,” ujarnya. (kmb31)

Potensi Bencana Tinggi

Polres Bentuk Satgas Penanggulangan Bencana

Amlapura (Bali Post) BPBD Karangasem tampaknya kini tak lagi sendirian menghadapi bencana. Pihak kepolisian juga mempersiapkan diri menghadapi dampak bencana alam. Polres Karangasem membentuk Satgas Penanggulangan Bencana, mengingat potensi bencana di Karangasem cukup tinggi. Dengan begitu, penanganannya bisa melibatkan polisi bersama lembaga lain yang sudah terbentuk lebih dulu seperti BPBD. Pembentukan Satgas Penanggulangan Bencana ini terungkap dalam gelar pasukan di Mapolres Karangasem, Jumat (9/9) kemarin. Gelar pasukan penanggulangan bencana ini memperlihatkan sekitar 400 petugas, terdiri dari 1 peleton TNI Kodim 1623/Karangasem, 4 peleton anggota Polres Karangasem (Intelkam, Shabara, Polair), BPBD, Damkar, dan SAR

Karangasem. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso mengatakan, gelar pasukan penanggulangan bencana ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi gangguan bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, kebakaran, tanah longsor dan sebagainya. Dilihat dari kondisi geografis dan demografi serta luas alam wilayah Karangasem, memang sangat berpotensi terjadi bencana alam. “Potensi cukup tinggi terutama wilayah Kecamatan Kubu dan Abang. Kita perlu lebih siap menghadapinya,” tegasnya. Satgas yang dibentuk sewaktu-waktu siap untuk dimobilisasi atau digerakkan mengatasi bencana alam. Personel satgas agar tanggap darurat dan terpadu sehingga terwujudnya kebersamaan dalam menghadapi bencana alam. Kapolres Sugeng Sudarso ingin Satgas ini bisa

saling sinergi untuk memecahkan permasalahan di tengahtengah masyarakat terutama permasalahan bencana alam. Dalam gelar peralatan tersebut, semua sarana prasarana penanggulangan bencana ditampilkan dan didata. Polres memamerkan armada angkutan massal yang dimiliki termasuk armada mobil ambulans untuk evakuasi darat dan peralatan evakuasi laut. BPBD dan Unit Pemadam Kebakaran juga tak mau ketinggalan dengan menampilkan semua peralatan yang dimiliki mulai dari mobil damkar, mobil resque lengkap dengan sarana prasarana pendukungnya. Kodim juga mengerahkan semua sarana yang bisa digunakan untuk misi penyelamatan dan evakuasi. Selain peralatan tersebut, apel juga menampilkan sarana prasarana keselamatan untuk tim evakuasi mulai dari

helm pengaman, life jacket dan kelengkapan lainnya. Satgas penanggulangan bencana ini mendapat dukungan penuh dari TNI Kodim 1623/Karangasem. Dandim Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus berharap hal ini makin membuat penanganan bencana alam di Karangasem makin siap, karena saling bersinergi. Menurutnya, gelar pasukan

ini sangat penting untuk mengukur kemampuan baik dari sisi personel maupun sarana prasarana yang dimiliki. “Gelar pasukan ini bisa meningkatkan koordinasi antarlembaga sehingga penanganan kebencanaan bisa sistematis dan maksimal. Bencana harus ditangani dengan cara-cara yang tepat dan cepat,” tegasnya. (kmb31)

Bali Post/kmb31

PERALATAN - Polisi memperlihatkan sejumlah peralatan yang disiapkan Satgas Penanggulangan Bencana di Mapolres Karangasem.

Korban Tewas di Jalur Kubu-Candidasa Terus Bertambah

Rencana Pembatasan Angkut Galian C Belum Dilaksanakan

Bali Post/kmb31

PARKIR - Truk yang ditabrak dari belakang saat parkir di pinggir jalan, Tegallanglangan, Datah.

Amlapura (Bali Post) – Korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas terkait ramainya truk galian C di jalur Kubu-Candidasa, terus bertambah. Korban tewas terakhir, Jumat (9/9) dini hari kemarin, dua orang kakakberadik, Kadek Sumadi (19) dan adik kandungnya Ni Komang Suartini (16). Dari pantauan hingga Jumat kemarin, rencana membatasi kapasitas angkut truk galian C di Karangasem belum dilaksanakan. Padahal, pada rapat bulan lalu melibatkan Asosiasi Galian C di Karangasem dan perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, direncanakan pengetatan kapasitas angkut truk galian C. Maksimal kapasitas angkut adalah tujuh meter kubik. Terus bertambahnya kor-

ban tewas dari pengendara sepeda motor di jalur KubuCandidasa selama ini terkait dengan truk galian C. Di mana, pascapenutupan galian C ilegal di wilayah Kecamatan Selat, penggalian beralih ke wilayah Kecamatan Bebandem dan Kecamatan Kubu. Di sana lebih banyak ada usaha galian C yang berizin. Akibatnya, kasus lakalantas korban tewas dan luka berat dan ringan terkait dengan truk galian C, berpindah dari wilayah Selat, Rendang dan Sidemen ke jalur KubuCandidasa. Dari catatan, selama ini sudah dilaporkan tujuh korban tewas dan sejumlah korban luka berat dan ringan terkait truk galian C. Kejadian terakhir yang menewaskan dua kakak-beradik terjadi Jumat kemarin di dekat portal galian C di wilayah Banjar Dinas Tegallanglangan, Da-

tah, Karangasem. Kedua korban tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak dump truck galian C yang tengah parkir di pinggir jalan. Sementara lima korban tewas lainnya, ayah dan anaknya dari Kota Amlapura juga tewas di jalur KubuCandidasa, korban Nyoman Sudiana asal Banjar Seloni, Culik, diseruduk truk galian C yang hendak membeli pasir di jalan Desa Culik, seorang mahasiswa Kadek Apri pengendara sepeda motor asal Padangbai bertabrakan di jalan berliku di Sang Hyang Ambu, dekat Candidasa serta seorang siswi SMPN 2 Amlapura tewas digilas truk di Galiran tahun lalu. Dihubungi terpisah, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengatakan, pihaknya memang berencana mengatur kapasitas angkut truk galian C di Karangasem. Tujuan-

nya mengurangi bahaya bagi pengendara lainnya, seperti pejalan kaki atau pengendara sepeda motor. ”Kapasitas angkut maksimal tujuh meter kubik. Nanti, bak truk di atas kapasitas tujuh meter kubik dilubangi,” katanya dan menambahkan, terkait rencana itu, dia mengaku memerintahkan Kadishub Karangasem berkoordinasi dengan pihak terkait seperti kepolisian. Sementara itu, Kadishub Karangasem Wayan Sutapa mengatakan, pihaknya masih menunggu alat timbangan portable milik Dishub Provinsi Bali. Pembatasan kapasitas angkut truk galian C itu akan lebih mudah dilakukan dengan timbangan portable dan tidak memungkinkan secara manual. “Kalau timbangan portable Pemprov sudah dibawa ke Karangasem, kami akan membantu. Soalnya,

pengaturan di jalan protokol bukan kewenangan Dishub Kabupaten,” tandas Sutapa. Dari pantauan selama ini, truk galian C yang kosong atau hendak berangkat ke galian C membeli material, sopirnya biasa ngebut ugalugalan. Sebaliknya, saat sarat beban muatan, iring-iringan truk besar itu berjalan lambat. Bahkan di tanjakan jalan sempit dan berliku seperti di Berina dan Sanghyang Ambu, kerap menimbulkan kemacetan. Sopir truk kerap berhenti dan parkir di pinggir jalan secara beriringan seperti di jalan protokol Tegallanglangan atau di tepi jalan objek wisata Tirtagangga, di Bugbug atau di Buitan. Truk parkir beriringan itu kerap menimbulkan kemacetan dan tak jarang karena tak adanya lampu sein pada saat gelap, truk parkir ditabrak pengendara sepeda motor. (013)


TABANAN

14

Sabtu Pon, 10 September 2016

Nenek Cita Dapat Santunan Tabanan (Bali Post) Ni Made Cita yang akrab disapa Dadong Cita (90) kembali mendapat perhatian dari Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Nenek asal Banjar Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, yang kesehariannya hanya tinggal bersama cucunya, I Wayan Mertayasa, menjelang hari raya Galungan lalu diberikan tali kasih berupa uang tunai melalui Camat Kerambitan I Gede Sukanada. Kegiatan ini sebagai bentuk realisasi komitmen Bupati Tabanan untuk merangkul kaum lansia dan anak-anak tidak mampu. “Bertepatan dengan Galungan, Ibu Bupati ingin berbagi dengan salah seorang warga kami di Kerambitan yang tidak mampu,” jelas Sukanada. Dadong Cita mendapatkan atensi dari Bupati Eka sejak beberapa tahun lalu. Pada 2012 ia menerima bantuan bedah rumah. Selanjutnya jalan setapak menuju rumahnya diperbaiki. Rumahnya yang sebelumnya gelap gulita pada malam hari, kini mulai terang seiring bantuan aliran listrik dari PLN. (kmb28)

HIBUR - Atraksi barong ngelawang mampu menghibur wisatawan yang berkunjung ke Tanah Lot.

Libur Galungan

Bali Post/ist

Kunjungan ke Tanah Lot Meningkat Tabanan (Bali Post) -

Seperti sebelumnya, objek wisata Tanah Lot di Kecamatan Kediri, Tabanan, dipadati pengunjung pada Umanis Galungan, Kamis (8/9). Wisatawan mulai ramai sejak penampahan Galungan, Selasa (6/9) lalu. Peningkatan kunjungan bahkan mencapai 10.162 orang. P e l a nco ng d i d o m i na si wisatawan mancanegara karena warga lokal terutama umat Hindu yang datang ke Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot semuanya untuk bersembahyang. “Warga lokal kebanyakan untuk bersembahyang, jadi kami tidak dipungut tiket,” ucap Manajer DTW Tanah Lot, I Ketut

Toya Adnyana, Jumat (9/9) kemarin. Membeludaknya pengunjung ke Tanah Lot diperkirakan berlangsung hingga minggu depan. Apalagi di Tanah Lot akan ada dua kegiatan keagamaan, yakni piodalan di Pura Luhur Pakendungan pada 17 September dan piodalan di Pura Luhur

Tanah Lot yang berlangsung 21-24 September. “Persiapan piodalan sudah dilakukan minggu ini. Tanah Lot tentu akan dipenuhi pamedek dan wisatawan yang ingin menyaksikan proses persembahyangan tersebut. Apalagi sekarang bertepatan dengan liburan sekolah,” imbuhnya. Wisatawan yang datang

ke Tanah Lot pada Umanis Galungan tidak hanya menikmati indahnya panorama pantai. Suasana liburan mereka kian marak karena pengelola menyuguhkan atraksi kesenian barong ngelawang. Banyak wisatawan berfoto dengan sekaa ngelawang dan memberikan sejumlah uang atas kreativitas anak-anak tersebut. Pada mulanya barong ngelawang adalah ritual sakral dan magis. Benda-benda keramat dan sakral seperti barong dan rangda diusung mengelil-

ingi desa atau banjar dengan tujuan melindungi penduduk secara niskala. Bulu-bulu yang tercecer dari rangda dan barong dipungut oleh warga dan dengan penuh keyakinan menjadikannya sebuah benda yang bertuah. Dalam perjalanannya, masyarakat Bali membuatkan tiruan benda-benda sakral tersebut dan digelarlah ngelawang tontonan seperti banyak dipentaskan oleh anak-anak dan dibayar sekadarnya sebagai ucapan terima kasih. (kmb28)

Warung Global

Perjuangan Tolak Reklamasi Takkan Berhenti SEBAGAI warga Bali, Fera berharap pemerintah mendengarkan suara rakyat. Pemerintah harus membela dan berdamai dengan rakyat, bukan menangkap mereka yang tengah berjuang untuk Bali dengan menolak reklamasi Teluk Benoa. Fera mengutarakan ini mengupas topik ‘’Aktivis Tolak Reklamasi Ditangkap’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Jumat (9/9) kemarin.

Wilson di Canggu berharap semua pihak taat dengan aturan. Rakyat berjuang dan berpendapat ada aturannya yang dijamin pasal 28 UUD 1945. Teluk Benoa adalah kawasan konservasi. Jika diuruk akan menyalahi aturan tata ruang. Aktivis yang menaikkan bendera ForBali secara kasat mata tidak melakukan pelecehan terhadap lambang negara, perusakan dan tindakan anarkis. Kalau bertindak anarkis dan melecehkan, sudah ada aturan yang akan menindak. Menurut Gede Biasa di Denpasar, perjuangan rakyat menolak reklamasi adalah murni tanpa ditunggangi kepentingan politis. Kemung-

kinan aparatlah yang ditunggangi kepentingan politis. Sangat disayangkan tindakan aparat yang menangkap aktivis tolak reklamasi yang sejak sekian tahun berjuang untuk Bali. Prihatin, sedih dan memalukan. Ini disampaikan Angga di Denpasar terkait penangkapan aktivis tolak reklamasi saat Galungan. Apa urgensinya? Apakah jika tidak ditangkap saat Galungan, pelaku akan membahayakan? Perjuangan rakyat Bali menolak reklamasi sudah beberapa kali mendapat sandungan, namun tidak berhenti. Ini bukti bahwa mereka semakin kuat. Aparat dan pemerintah bekerja untuk

siapa? Wayan Agus di Nusa Dua juga berpendapat demikian. Sangat disayangkan penangkapan aktivis tolak reklamasi saat hari raya. Perjuangkan menolak reklamasi tidak akan berhenti sampai di sini. Selaku warga yang sering terlibat dalam aksi damai menolak reklamasi Teluk Benoa, Gung Derah di Denpasar menyampaikan bahwa ini hanya gertakan dari aparat agar semangat perjuangan mengendor dan berhenti. Tetapi ini tidak akan berefek. Penaikan bendera ForBali di bawah bendera Merah Putih bukanlah sebuah pelecehan terhadap lambang negara. Jika dibakar atau dirobek, baru pelecehan namanya. Aksi dan reaksi yang terjadi di lapangan, menurut Nyoman Mastra di Gianyar, mestinya tanggung jawab penuh korlap. Tidak dibenarkan aparat menangkap oknum. Penangkapan aktivis ini sepertinya mencari-cari kesalahan agar perjuangan

menolak reklamasi Teluk Benoa terhenti, namun tidak akan berhasil. Becik di Tuban berharap pemerintah segera memberikan jawaban soal reklamasi ini apakah disetujui atau tidak. Penangkapan aktivis sudah beberapa kali terjadi untuk menggembosi semangat perjuangan menolak reklamasi Teluk Benoa yang tidak pernah surut. Rakyat kecil sering terjebak dalam hukum dan aturan karena ketidaktahuan dan ketidakpahaman soal aturanaturan yang tidak dipublikasikan. Oleh karena itu, Dengkek di Tabanan minta pemerintah memperjelas mana dan apa saja yang menyangkut pelecehan terhadap lambang negara. Sudarsana di Denpasar dan Ireng di Bajera melihat pemerintah bersikap gamang soal reklamasi Teluk Benoa. Entah sampai kapan rakyat melakukan penolakan dan menunggu sikap pemerintah. Penangkapan aktivis yang menaikkan berdera ForBali

adalah bukti bahwa telah terjadi penyumbatan aspirasi. Demi perintah “atasan”, aparat telah memaksakan sebuah kejahatan terhadap sesuatu yang bukan kejahatan. Ini sebagai bentuk kriminalisasi aparat negara kepada warganya. Tidak ada unsur menginjak, membakar, merobek dan makar. Kalau aparat dan pemimpin membuat rakyat resah, percuma saja ada pemimpin. Demikian kata Made Torek di Denpasar. Lewat facebook, Made Nurbawa di Tabanan menyampaikan penolakan reklamasi dilakukan oleh beragam unsur, mulai dari masyarakat biasa, pejabat, akademisi, aktivis, politikus hingga pelaku pariwisata. Menjadi sangat khusus ketika puluhan desa adat turut menolaknya. Sebuah pelajaran berharga bagi pemangku kebijakan, bahwa membangun Bali tidak selalu harus membuat megaproyek baru. Bisa saja menata yang ada agar taksu Bali bersinar lagi. (sikha)

Bali Post/kmb28

BANTUAN - Dadong Cita menerima bantuan yang diserahkan Camat Kerambitan I Gede Sukanada.


15

Sabtu Pon, 10 September 2016

Hukuman Transfer

Real dan Atletico Kalah Banding

Zurich Real Madrid dan Atletico Madrid kalah dalam upaya banding mereka, terkait larangan transfer yang dijatuhkan kepada mereka, karena melanggar peraturan-peraturan dalam merekrut pemain-pemain nonwarga Spanyol di bawah usia 18 tahun. Demikian kata badan sepak bola FIFA, Jumat (9/9) kemarin. Keputusan yang diambil Komite Banding FIFA itu, berarti bahwa kedua klub tersebut tidak dapat mendaftarkan pemain-pemain pada dua bursa transfer selanjutnya, dan akan harus menunggu sampai Januari 2018, untuk dapat merekrut pemain-pemain baru. Skorsing itu awalnya dijatuhkan oleh komite disiplin FIFA pada Januari lalu. Namun untuk sementara dicabut pada bulan yang sama, yang membuat mereka dapat mendatangkan pemain-pemain pada bursa transfer yang berakhir bulan lalu. Pernyataan yang dikeluarkan Komite Banding memutuskan untuk ‘’mengonfirmasi keseluruhan keputusan yang diambil Komite Disiplin FIFA dalam kasus-kasus berulang terkait perlindungan anak di bawah umur.’’ FIFA juga menjatuhkan denda 900.000 franc Swiss kepada Atletico Madrid dan 360.000 franc Swiss kepada juara Eropa 11 kali Real. Kedua klub yang menolak tuduhan telah melakukan pelanggaran, juga mendapat teguran dan peringatan dan diberi waktu 90 hari untuk mengatur secara tetap situasi semua pemain di bawah umur yang bersangkutan. Real dan Atletico bertemu di final Liga Champions tahun ini, di mana Real menang adu penalti setelah imbang 1-1. FIFA mengatakan bahwa peraturan-peraturan mereka, yang melarang transfer-transfer internasional untuk pemain-pemain di bawah 18 tahun, kecuali pada situasi-situasi tertentu, dibuat untuk ‘’melindungi para pemain di bawah umur yang pindah ke negara-negara lain, dan mencegah klub-klub sepak bola mengeksploitasi mereka.’’ FIFA mengatakan bahwa di masa lalu, penjualan pemain-pemain muda telah membuat sejumlah anak di bawah umur telantar di jalan-jalan di negara-negara asing. ‘’Meski pendekatan FIFA mungkin terlihat begitu keras pada kasus individual, hanya dengan menegakkan peraturan-peraturan secara konsisten dan ketat maka pelecehanpelecehan di masa lalu dapat dihindari, dan perkembangan yang aman dan layak bagi para pemain di bawah umur dapat diamankan,’’ kata FIFA. FIFA menerima 2.716 aplikasi untuk transfer pemain-pemain di bawah umur pada 2015, di mana 393 di antaranya ditolak. (ant/rtr)

Bali Post/ant

LEWAT - Pesepak bola Persikama Kabupaten Magelang Lisun (tengah) berusaha melewati pesepak bola timnas U-19 pada pertandingan uji coba di Stadion Gemilang Magelang, Jateng.

Timnas U-19 Bertolak ke Hanoi

Jakarta (Bali Post) Timnas Indonesia U-19 bertolak menuju Hanoi, Vietnam melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (9/9) kemarin, guna menjalani kejuaraan Piala AFF 2016. Pada kejuaraan dua tahunan yang berlangsung 11-24 September ini, anak asuh Eduard Tjong ini diperkuat 23 pemain hasil seleksi yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir. Timnas Garuda Muda ini tergabung di Grup B. Bukan perkara yang mudah bagi Awan Setho dan kawankawan untuk menghadapi kejuaraan ini. Apalagi Timnas Garuda Muda tergabung dengan tim-tim yang dikenal memiliki pemain usia muda yang tangguh yaitu Thailand, Laos, Myanmar, Australia dan Kamboja. Meski berada di grup berat, pelatih Eduard Tjong mengaku sudah mendapatkan komposisi pemain yang tepat. Apalagi

dirinya juga sudah mulai mempelajari kekuatan calon lawan. Pihaknya juga menilai jika Dimas Drajat dan kawan-kawan sudah siap bertanding. ‘’Siapa yang akan kami turunkan sudah dalam bayangan. Yang jelas, persiapan yang kami lakukan secara baik. Memang ada

sedikit masalah pada mental bertanding. Tapi dengan waktu yang ada kami akan berusaha memperbaikinya,’’ kata pelatih yang akrab dipanggil Edu itu. Mantan pelatih Persela Lamongan ini cukup realistis dalam urusan target. Fokus saat ini adalah mampu lolos ke putaran kedua kejuaraan sebagaimana Timnas Garuda Muda mampu meraih hasil terbaik pada 2013 itu. Sesuai dengan jadwal, Timnas Garuda Muda akan menjalani pertandingan pertama mela-

tria (ASIFA), Bagas Adi Nugroho (MSG), Jujun Saepuloh (Persib Bandung), Ibrahim Sanjaya (Persip Pekalongan), Habibi (PS Bangka), Andy Setyo Nugroho (Pusamania Borneo FC) Tengah: Chrystna Bhagascara (ASIFA), Satria Wardana (Kwarta Medan), Hanif Abdurrauf Sjahbandi (MSG), Syahrian Abimanyu (MSG), Abdul Haris Tuakia (PPLM), Edo Febriansah (PPLM), Nevy Alexsander Dwaramury (PPLM), Pandi Lestaluhu (PS TNI), Asnawi Mangkualam Bahar (PSM Makassar), Muhammad Alwi Slamat (Semen Padang), Sandi Pratama (PS Bangka), Saddil Ramdani (ASIFA), Depan: Muhammad Rafli (ASIFA), Muhammad Dimas Drajad (PS TNI). (ant)

Karier Wilshere Diharapkan Berakhir di Arsenal London Manajer Arsene Wenger mendukung gelandang Jack Wilshere untuk kembali ke Arsenal, setelah masa pinjamnya di Bournemouth habis dan menghabiskan sisa kariernya di klub asal London tersebut. Pemain internasional Inggris itu dipinjamkan ke Bournemouth pada hari terakhir bursa transfer, setelah menjalani musim penuh deraan cedera, yang membuatnya hanya tiga kali memperkuat Arsenal, sehingga memicu spekulasi bahwa kariernya di Emirates akan segera berakhir.

Perenang AS Lochte Diskors 10 Bulan

New York Perenang Amerika Serikat (AS) Ryan Lochte terkena sanksi skorsing 10 bulan, karena kasus cerita perampokan palsu yang melibatkan dia dan tiga rekannya pada Olimpiade di Rio de Janeiro. Demikian diumumkan Komite Olimpiade AS (USOC), Jumat (9/9) kemarin. Lochte peraih emas 4 x 200 meter estafet bebas putra di Olimpiade 2016, bakal tidak bisa tampil pada kejuaraan dunia tahun depan, dan juga kehilangan hak atas hadiah bonus peraih medali, dana bulanan dari USOC, dan federasi renang AS, serta tidak mendapat akses ke pusat pelatihan USOC selama masa skorsing. Ia juga harus melakukan tugas sosial selama 20 jam, dan dicoret dalam daftar peserta kunjungan tim Olimpiade AS ke Gedung Putih. Lochte (32) mengakui bahwa ia terlalu melebih-lebihkan cerita, bahwa ia telah dirampok dan ditodong senjata api, setelah pulang dari sebuah pesta, saat berada di Rio de Janeiro. Gunnar Bentz, Jack Conger, dan James Feigen, rekan Lochte dalam tim AS yang terlibat dalam peristiwa itu juga mendapat sanksi. ‘’Seperti yang kami katakan sebelumnya, kelakukan mereka tidak bisa diterima,’’ kata Ketua Pelaksana USOC Scott Blackmund. Badan renang dunia, FINA, mengatakan bahwa pihaknya puas dengan keputusan USOC, dan tidak akan memberikan sanksi lagi. ‘’FINA melihat sanksi yang dijatuhkan pada mereka sudah proporsional,’’ kata FINA dalam sebuah pernyataan. Pengacara Lochte, Jeff Ostrow, mengatakan, ‘’Kami menerima keputusan itu, dan yakin bahwa ini yang terbaik bagi siapa pun untuk maju. Ryan senang menjadi anggota tim Olimpiade AS dan tim renang AS. Ia mengakui kesalahannya dan akan tetap berlatih, melakukan kerja sosial bagi anak-anak, dan melanjutkan renangnya tahun depan dan sasaran pada Olimpiade Tokyo 2020.’’ Sebelumnya pihak keamanan Brazil mengatakan bahwa para perenang AS itu merusak toilet umum, dan kemudian mengarang cerita bahwa mereka seolaholah dirampok. (ant/rtr)

wan Myanmar, 12 September. Selanjutnya akan menghadapi Thailand, Australia, Laos dan pertandingan babak penyisihan terakhir melawan Kamboja. Sebelum bertolak ke Hanoi, Vietnam, Timnas Garuda Muda menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta. Selama menjalani pemusatan latihan juga dilakukan pertandingan uji coba internasional yaitu melawan Timnas Filipina. Selain itu, uji coba dilakukan melawan tim lokal. Berikut 23 pemain Timnas Indonesia U-19 yang berangkat ke Hanoi Kiper: Muhammad Riyandi (Barito Putera), Satria Tama Hardiyanto (Persegres Gresik United), Awan Setho Raharjo (Persip Pekalongan) Belakang: Arizky Wahyu Sa-

Namun, Wenger menegaskan, kepindahan pemain 24 tahun itu, dirancang untuk memastikan dia mendapatkan waktu bermain yang cukup musim ini, sehingga dia dapat kembali mengeluarkan sisi kompetitifnya. ‘’Dia merupakan pemain kelas dunia, dia tidak perlu memperlihatkan kualitasnya kepada saya,’’ kata pria Prancis itu pada konferensi pers, Jumat (9/9) kemarin. ‘’Saya pribadi berharap bahwa dia menghabiskan seluruh kariernya di sini,’’ tuturnya. Wenger juga mengungkapkan bahwa keputusan untuk meminjamkan Wilshere diambil, setelah ia berkon-

sultasi dengan sang pemain. ‘’Kami melakukan pembicaraan bersama-sama. Dia merasa siap untuk bermain,’’ tambah sang manajer. ‘’Saya tidak dapat menjaminnya dan terlihat logis untuk memberinya waktu sebagai tantangan untuk bermain pada pertandingan-pertandingan,’’ sambungnya. Arsenal akan mengincar kemenangan kedua mereka di Liga Inggris musim ini, saat mereka bermain melawan Southampton, sedangkan Wilshere diperkirakan akan melakukan debutnya untuk Bournemouth yang menjamu West Bromwich Albion. (ant/rtr)

Tundukkan Serena, Pliskova ke Final

Jack Wilsehere (depan)

New York Untuk tahun kedua berturut-turut Serena Williams yang sedang mengincar rekor gelar ketujuh AS Terbuka harus terhenti di semifinal setelah dia kalah dari Karolina Pliskova 6-2 7-6 (5), Jumat (9/9) kemarin. Kekalahan itu juga mengakibatkan Serena harus menyerahkan posisi peringkat nomor satu dunia WTA yang sudah cukup lama didudukinya. Setahun yang lalu, Wil-

liams yang bertanding di semifinal, dihentikan oleh petenis nonunggulan asal Italia Roberta Vinci, dan itu merupakan rekor kegagalan terbesar dalam sejarah tenis grand slam. Namun sejarah terus mengisyaratkan Williams bakal sukses menjadi juara grand slam terhebat selama era tenis profesional, jika dia mampu meraih gelar ke-23 dan dipastikan bisa melewati rekor Steffi Graf. Setelah selama 186 pe-

kan berturut-turut menjadi petenis nomor satu dunia, Williams harus bisa masuk final untuk memiliki peluang mempertahankan posisi puncak itu, dan jika gagal akan menyerahkan posisi puncaknya ke petenis Jerman Angelique Kerber. Dengan hasil kemenangan itu, maka Pliskova akan bertemu di final Sabtu (10/9) ini melawan antara pemenang unggulan kedua Kerber atau petenis nonunggulan Caroline Wozniacki. (ant/rtr)


OLAHRAGA

16

Sabtu Pon, 10 September 2016

Nadia Bidik Emas di Lead dan Boulder

Denpasar (Bali Post) Salah satu atlet panjat tebing putri PON Bali Nadia Putri Virgita mengincar dua keping medali emas saat melakoni Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Bandung, Jawa Barat, 16-30 September. Nadia Putri Virgita mengatakan, di PON nanti dirinya bakal turun di enam nomor yakni di nomor lead perorangan, campuran dan berugu, serta bouldering perorangan, campuran, dan beregu. ‘’Dari enam nomor yang diikuti, saya menargetkan meraih dua medali emas di nomor lead bouldering,’’ ungkap Nadia Putri Virgita usai latihan di lapangan panjat tebing Kompyang Sujana, Denpasar, Jumat (9/9) kemarin. Nadia menjelaskan, saat prakualifikasi PON di Bandung, dirinya di nomor lead hanya mampu peringkat ketiga, dan bouldering di posisi keempat. Hasil kurang memuaskan itu diraih akibat cedera engkel kaki kiri, yang dialaminya akibat jatuh saat melakoni try out ke Jepang.

‘’Dari Porprov Buleleng ke Pra-PON hanya jeda beberapa hari. Dengan kondisi cedera, saya tampil semampunya untuk mencari tiket ke PON. Mengingat waktu itu saya tidak melanjutkan memanjat di jalur terakhir, karena engkel masih sakit. Andai saja tidak cedera, dan melanjutkan memanjat di jalur terakhir kemungkinan bisa meraih hasil lebih baik,’’ ungkapnya. Peraih medali emas saat SEA Games Indonesia 2011 itu mengaku di PON nanti bakal mendapat rival berat dari DKI Jakarta dan Jawa Timur. ‘’Kalau rival untuk b o u l d e r i ng d ari Jatim. Sementara di nomor lead dari DKI Jakarta. Karena belakangan ini dua daerah itu, di setiap kejuaraan atlet mereka terlihat bagus. Apalagi dari sisi persiapan kedua provinsi tersebut jauh lebih lama dari kita,’’ jelas Nadia. Dikatakannya, sebelumnya fisiknya sempat kendur akibat latihan fisik yang kurang mandiri. Dan sekarang, kondisi fisiknya sudah kembali normal. (kmb41)

Jabar dan DKI Berbagi Emas Bola Tangan

Bali Post/022

ANGKAT BERAT - Atlet angkat berat Ketut Widana (kanan) bersama Ketua Umum Pengprov PABBSI Bali Eka Wiradarma.

Ditarget 3 Emas, PABBSI Ingin Lebih

Denpasar (Bali Post) Penprov PABBSI Bali total meloloskan semblan atlet, terdiri atas empat atlet angkat besi, tiga binaraga, dan dua angkat berat. KONI Bali mematok 3 keping emas, namun PABBSI ingin menyabet 3 emas lebih pada PON ke-19 di Jabar, mulai pekan depan. Itu dilontarkan Ketua Umum Pengprov PABBSI Bali Eka Wiradarma di GOR Permata Ubung saat menerima kunjungan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, Jumat (9/9) kemarin. Menurut Eka, angkat berat dan besi merupakan cabor terukur, sebab bisa dihitung jenis angkatan berikut total angkatannya. Dalam pemantauan terakhir, angkatan lifter angkat besi dan berat sudah mencapai level nasional. ‘’Kami sengaja tak mau membeberkan angkatan lifter Bali, sebab merupakan rahasia dan dikhawatirkan dibaca lifter daerah lain. Namun, saya yakin mereka bisa mengeluarkan segala kemampuan terbaiknya pada saat bertand-

ing di PON nanti,’’ tuturnya. Apalagi, Bali memiliki lifter beken seperti Banat Ariana, Ni Luh Sinta Darmariani serta Ketut Widana. ‘’Saya harapkan emas bukan hanya dari angkat berat dan besi, tetapi binaaga juga mampu menyumbang emas,’’ sebut Eka. Sementara itu, Ketua Umum KONI Ketut Suwandi mengemukakan, PABBSI merupakan tambang emas bagi Bali. ‘’Angkat besi dan berat adalah cabor terukur, atletik juga diharapkan menjadi tambang emas,’’ ucapnya. Selain itu, tambang emas diharapkan datang dari olahraga adu jotos tinju, selancar, serta cabor bela diri mulai silat, karate, taekwondo, kempo, judo,

dan tarung derajat. Harapan emas juga diharapkan dari cabor permainan seperti cricket. Suwandi ingin cabor renang juga mampu menyumbang emas, asalkan atletnya dibekali mental juara. ‘’Atlet yang turun di PON harus punya nyali, dan mental juara,’’ pesannya. Suwandi mengingatkan atlet PON harus mengetahui kemampuan dirinya, kekurangan dan kelemahan dirinya, serta memahami karakteristik lawan yang dihadapinya. ‘’Saya kira atlet PON kan sering bertemu lawan di event kejurnas, harus mengetahui kelebihan berikut kekurangan dirinya termasuk lawan yang dihadapi,’’ terangnya. (022)

Indonesian Masters

Tunggal Putri Indonesia Tak Tersisa Nadia Putri Virgita

Bali Post/kmb41

Compound Beregu Putri Lebih Berpotensi Emas Denpasar (Bali Post) Perpani Bali menargetkan dua medali emas dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Bandung, Jawa Barat, 16-30 September mendatang. Dua target emas melihat kekuatan atlet yang dimiliki cukup menjanjikan, khususnya di nomor compound beregu putri. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Perpani Bali Sony Gatot Hariyanto, di Denpasar, Jumat (9/9) kemarin. Sony Hariyanto menjelaskan, hanya dua medali emas itu belum bisa dipastikan di nomor apa saja. Mengingat, masih sangat sulit untuk diprediksi. ‘’Kalau saya lihat di nomor compound begeru putri berpeluang besar menyabet medali emas. Namun tidak menutup kemungkinan di nomor compound perorangan putra atas nama Kadek Arry Anderzen,’’ ungkap Sony Hariyanto. Dikatakannya, di nomor compound perorangan putra mempunyai kans besar meraih emas, karena pantauan pihaknya selama

ini melihat atlet bersangkutan sangat serius, dan fokus setiap melakukan latihan. ‘’Skor Anderzen saat latihan terus mengalami peningkatan yang kontinu. Meski peningkatannya sedikit, akan tetapi skor yang diraih tidak naik-turun. Ada atlet yang skornya tinggi, namun kadang naik kadang turun, itu kan kurang bagus,’’ jelasnya. Sony menjelaskan, untuk di nomor recurve dan nasional dinilai masih sulit untuk meraih emas. Meski berat, tetapi tetap masih ada peluang untuk meraih medali. Perpani Bali meloloskan 11 atlet ke PON yakni 5 putra dan 6 putri. Di mana ke-11 atlet itu yakni Agus Adnyana, Bondan Adhitya Pamungkas, Gede Agus Ariyanta, Kadek Arry Anderzen, Kadek Dian Vanagosi, Nanda Noor Gustiriani, Putu Eka Agustini, Tomoko Suzuki, Bucika Dinda Zahrevi Rahardjo, Gusti Ayu Widiastari, dan Gusti Ayu Yuniastari. (kmb41)

Bali Post/kmb41

LATIH - Atlet panahan PON Bali saat menjalani latihan di Stadion Ngurah Rai, Denpasar.

Jakarta (Bali Post) Atlet tuan rumah turnamen bulu tangkis Indonesian Masters 2016 pada nomor tunggal putri tidak tersisa setelah Hanna Ramadini tersingkir pada perempatfinal. Hanna, Jumat (9/9) kemarin, kalah dari atlet Thailand Pornpawee Chochuwong dengan skor 8-21, 15-21 selama 33 menit. Pertandingan yang berlangsung di Gedung Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur itu merupakan pertemuan keempat Hanna dengan Pornpawee. Kekalahan Hanna di Balikpapan mengubah kedudukan kedua atlet itu menjadi 2-2. Sebelumnya, atlet-atlet tunggal putri lain pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) seperti Gregoria Mariska, Dinar Dyah Ayustine, Ruselli Hartawan, Isra Faradila, Desandha Vegarani Putri, Aurum Oktavia Winata, Gabriela Meilani Moningka, dan Fitriani tumbang pada laga-laga pertama hingga putaran kedua. Hasil laga sektor tunggal putri pada turnamen tingkat Grand Prix Gold itu, meleset dari target awal PBSI yaitu semifinal. ‘’Ini akan menjadi evaluasi kami pada sektor tunggal putri. Meski pemainpemain kami masih muda, kami harus bekerja keras dan meningkatkan prestasi pemain tunggal putri,’’ kata

Manajer Tim Indonesia dalam Indonesian Masters 2016 Ricky Soebagja. Pelatih tunggal putri pelatnas PBSI Bambang Supriyanto mengatakan, pertandingan antara Hanna dan Pornpawee lebih menampilkan penguasaan kondisi angin di lapangan. ‘’Hanna sudah mampu men-

guasai game kedua, tapi cara bermainnya berubah,’’ ujar Bambang. Sementara itu, Hanna mengaku kalah fokus bermain dibanding lawan. ‘’Saya masih bingung dan kurang siap, sedangkan lawan sudah tahu kondisi karena bermain di lapangan yang sama,’’ ujar Hanna. (ant)

Bandung (Bali Post) Tim bola tangan Jawa Barat dan DKI Jakarta berbagi medali emas cabang olahraga ekshibisi PON XIX/2016 itu pada babak final yang digelar di Lapangan Progresif Kota Bandung, Kamis (8/9) lalu. Tim tuan rumah berhasil meraih medali emas bola tangan putri setelah mengalahkan tim DKI Jakarta dengan skor tipis 20-19 melalui adu penalti. Sementara tim putra Jabar harus puas dengan medali perak setelah pada babak final dikalahkan DKI Jakarta dengan skor tipis 20-19. Dengan demikian, Jabar dan DKI Jakarta sama-sama mengemas satu emas dan satu perak pada laga yang berlangsung sejak 2 September itu. Laga final pertama antara putri Jabar dan DKI Jakarta berlangsung cukup ketat. Kedua tim saling unjuk kekuatan untuk menjebol gawang lawan. DKI Jakarta sempat unggul pada babak pertama dengan skor 8-7. Tak ingin tertinggal jauh, Jabar terus meluncurkan serangan ke gawang DKI Jakarta dengan menambah satu gol di menit awal babak kedua. Babak kedua, pertandingan berjalan sengit. Permainan keras yang dilancarkan tim DKI Jakarta membuat suasana pertandingan sempat memanas. Wasit memberikan kartu merah kepada pemain DKI Jakarta Amanda Maichiko. Tim Jabar besutan Irfan Benizar tersebut berha-

sil menahan imbang serangan DKI Jakarta dengan skor 12-12, Lia Apriliani menjadi penyelamat tim Jabar pada detik-detik terakhir pertandingan. Kedua tim melanjutkan pertandingan dengan waktu tambahan 2 x 5 menit. Pada babak ini tim Jabar sempat unggul di menit awal dengan menambah 3 gol. Namun DKI Jakarta berhasil menahan kekuatan Jabar dengan skor imbang 15-15. Adu penalti menjadi penentuan skor akhir pertandingan, kedua tim saling menahan imbang gol, Rani Emiliana menjadi penyelamat Jabar setelah menambah satu gol penalti yang mengantarkan Jabar sebagai juara ekshibisi PON XIX/2016. Pelatih Bola Tangan Putri Jabar Irfan Benizar mengungkapkan sudah memprediksi adanya babak penalti saat melawan DKI Jakarta. Ia menambahkan, ketenangan dan tidak mudah terprovokasi merupakan kunci utama tim Jabar meraih kemenangan. Sebaliknya tim putra jabar harus menelan pil pahit setelah kalah dari DKI Jakarta dengan skor tipis 20 - 19. ‘’Saya rasa ini keberuntungan bagi tim DKI Jakarta karena pada babak pertama cukup tertinggal jauh oleh Jabar, saya sudah pesimis. Tapi, bersyukur pertengahan babak kedua tim menemukan kembali irama permainannya,’’ kata Pelatih tim DKI Jakarta Muhamad Arif. (ant)

Venue Bulu Tangkis PON Dipasangi PJU ’’Smart City’’ Cirebon (Bali Post) Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, memasang 15 Penerangan Jalan Umum (PJU) smart city di area venue bulu tangkis PON XIX/2016 Jabar yang nantinya bisa memancarkan sinyal internet. Kepala UPTD PJU Dinas Perhubungan dan Informatika Kota Cirebon Dodi Rochdiyat, Jumat (9/9) kemarin, di Cirebon mengatakan, PJU yang dipasang itu semua berjumlah 75 dan 15 merupakan PJU smart city. ‘’Untuk jumlah PJU yang dipasang itu semuanya 75 unit, untuk yang konvensional berjumlah 60 unit, sedangkan 15 unit, merupakan PJU Smart City,’’ katanya. Ia menuturkan, PJU smart city itu dilengkapi dengan chip yang terpasang di dalamnya, sehingga pengaturan penggunaan PJU ini bisa dilakukan kontrol dari jarak

jauh. Bahkan, ia mengatakan, dari Jakarta pun bisa mengoperasikan PJU smart city ini. ‘’Nanti PJU bisa dikontrol dari jarak jauh, untuk itu tidak perlu datang ke lokasi,’’ ujarnya. Selain itu, PJU ini juga bisa memancarkan sinyal internet yang bisa diakses secara gratis oleh para pengunjung yang datang di acara PON. Dodi mengatakan bahwa 15 unit Smart PJU ini, dipasang di sekeliling venue bulu tangkis di Sporthall Bima Cirebon. ‘’Semuanya kami tempatkan di venue bulu tangkis, nanti dari lampu ini juga bisa mengeluarkan sinyal wifi yang bisa diakses untuk internetan,’’ tambahnya. Diharapkan, kehadiran PJU smart city ini, bisa memberikan kenyamanan bagi para pengunjung yang menghadiri pertandingan PON. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Pon, 10 September 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Cr Sopir Spa Mrkp Tng Bersih2,Rajin,Displn,Gj+Kmsi, MySpa Gatsu Brt, 0818562140

B.BP.141.09.16.0000197

Dcr Staff untuk Cafe di Daerah Pecatu Hub:082146844733

Dcr Krywti u/Wr.Babi Guling Sari Kembar Jl.Marlboro Brt 99 Pglmn Gj2jt,081338665134 noSMS

A.BP.001.09.16.0000353

!!! All jobs Available send CV mail@concordservices-bali.com A.BP.153.09.16.0000349 S&M Mgr,Accountants, Sous Chef Housekeeping, Experienced, Legal Secretary, Reservat Mgr Good Attitude. Call 769073 Mon-Friday 9am-5pm 081999037280/085205100712 www.concordservices-bali.com B.BP.004.09.16.0000166

Bth Cpt! Sales+MD Gaji+Fas Bgs Hub:Kratingdaeng/PT.ASPP Bali Jl.Tunjung Kuning No.1 Dps Ph:0361-467518-466748 B.BP.001.09.16.0000185

B.BP.004.09.16.0000208

!!!Butuh Cepat! 10 Terapis Reflexi Pria/Wanita di renon Gajimenarik+Bonus+Lembur+THR Hub Telp.9002588-9002599

A.BP.001.08.16.0001847

!Bth Receptionist,Cook,Laundry Scurity,Driver,The Amasya Vila Jl.Kayuaya 88x Seminyak 731601

B.BP.166.09.16.0000213

!Dcr PRT Wnt Tinggal Luar di Kerobokan Gj2Jt SMS08123816793

B.BP.166.09.16.0000212

Ass.Sales,Salesman&Spv Pria 30 SIMA PT.PKM 081331831019

A.BP.001.09.16.0000159

Cr Admin D3 Kdr Sdr+SIM Gj Umr max35Th Krm:CV.Ernest Intan LC II Gg.4/5 Gatsu H.081586405343

Bth Adm & Gudang Lam Jl. Noja Ayung No.6 Gatsu Tmur T.462912

A.BP.001.09.16.0000300

Bth Spv Laundry&Tng Masak/Part time Rmh Mkn,Gj+Bns,0818343214

A.BP.001.09.16.0000306

Divine Diva Seminyak need Web Admin-Graphic Design Permanen or Part Time. Send CV to divinediva_189@hotmail.com Phone:0361732393

A.BP.001.09.16.0000330

Butuh Karyawan/Karyawati(SMU/ SMK) untuk Customer Service Hub:081322954221

Dcr Graphic Designer & Accounting Hub.081936071174 A.BP.001.09.16.0000001

Dcr Kary Pria Lulusan Apa Saja Prshn Advertising 081805477951 A.BP.001.09.16.0000310

Butuh PM,Pengawas Lapangan,S1 Sipil/Arsitek. Adm min STM/D3 Sipil u/Proyek Perumahan.CV, Lamaran ke ilals@yahoo.com

A.BP.001.09.16.0000267

A.BP.001.09.16.0000320

Dcr Tkng Masak wnt utk RM umur 35thn keatas Hub:082144536053

Dcr QS,Administrasi dan sopir. Hub.0361-413324 / 0361-419869

A.BP.001.09.16.0000314

A.BP.001.09.16.0000299

A.BP.001.09.16.0000298

A.BP.808.09.16.0000323

B.BP.145.09.16.0000211

A.BP.001.09.16.0000273

B.BP.004.09.16.0000192

Dcr Kywn/ti Adm Keu,Lap 081237 670422.Krm Jl.Mayangsari 2 Sdk

A.BP.001.09.16.0000288

Dcr:Cook,Bar,Waiter/s,Cashier (Experience Min 1Th),Bw CV ke Jl.Bakungsari Latas Mc D)Kuta Square, 0361-752154.

Dibth Sgr:Chief Engineering/ Maintenance,Butler,Villa Spv/ Mgr,Exp Min.1Th,Max 30 Thn Penampilan Menarik,CV ke: hr@nagisa-bali.com lina@nagisa-bali.com

Dcr Sales,Pnd SMU/Sdrjt Hub:0361-262221

Dcr Tkg Sablon+Srbutan Garment Jl.Patih Nambi 7A,085103008088

A.BP.001.09.16.0000339

Dicr PRT Cew Umur 20-30Th/Gj/ Hr50K,Bln1Jt,Makan Dalam,Jujur & Rajin Hub.089520985999

Dcr:Tng Ktr,Bersih2,Serabutan, Rawat Tmn. T.738849/ 08113993949

B.BP.004.09.16.0000170

A.BP.001.09.16.0000276

Dicr Sopir & Kernet Hub.085100589675,085101710040

B.BP.004.09.16.0000189

Dcr Runner & Admin u/Garment, Bertanggung Jwb.Hub Tlp 081337149138 / Kirim CV ke Jl.Mertanadi No.73 Kerobokan

Cr Krywn Lk2 Rmh Mkn Dpt Mes Gj,Bns Kuta Dps 085737647417

A.BP.001.09.16.0000315

A.BP.001.09.16.0000324

Dcr Kasir Wanita,Sale Personal L/P Kirim lamaran ke Jl.Teuku Umar 133 Telp.236735

B.BP.803.09.16.0000182

A.BP.001.09.16.0000331

Dcr Sopir Umur 40-50,Sim B1 bs Matic, Gatsu 322, 081805548823

Dcr Admin utk Garment Pengalaman L/P Max 30 Th Bs.Computer Gaji Bgs E:infojob_garmen@yaho o.co.id HP:085100050706

Coco Group Looking for: IT Manager,Chief Engineering, Asst.HR Manager,Store Manager (5org),Store Supervisor(50org) Team Leader(150org)Recruitment Supervisor,HRStaff,EDP,SPG/SPB (250org)min.1 years experience Walking interview at Jl.Batur Raya No.33 Tman Griya Jimbaran start from 09.00AM-03.00PM

Cr Pembantu Gj 1,3Jt Tidur Dlm Bth Sgr Kry/ti sbb:1.Adm Keu. 0361 487706/085222555444 Segra Min.D3-S1 Ekonomi 2.Washing, A.BP.001.09.16.0000268 Driver&Vallet (SIM A) 3.Sale Cr Sgr Tkg Jahit & Ceking Baju Office(SMA)Pnpmln Mnrik Lam Bw Tlp.0361-9002629, 081805503545 Lsg ke PT.GHM Jl.By.Pass Ngr B.BP.004.09.16.0000169 Rai No.5 Pesanggaran Dps Dcr Bbrp Tng Adm & Sekretaris Hp.081337161777/085735360180 L/P U/Nusa Dua H:087860037704

A.BP.001.09.16.0000332

Dbthkan Store Spv & Beauty Advisor Sephora Discovery Mall Jl.Kartika Plaza Kuta.Min.SMA, Penampilan Menarik & Ramah. Lamaran Via Post/Langsung. Info:Hp 081314696060 (Faridha)

B.BP.031.09.16.0000205

A.BP.001.08.16.0002120

Dcr Segera! General Suplier Horeka:Staff Marketing.Lokasi Gatsu Barat.SMS:085100572182

Dcr Therapist Wnt,Gaji 2,6Jt Lebih.Cleaning Service Laki2 Cool Spa&Salon Seminyak 730920

A.BP.001.09.16.0000152

Dicari Karyawan/karyawati untuk Depot SAB Hub:085107481111 / 08113403085

B.BP.804.09.16.0000201

A.BP.001.09.16.0000342

A.BP.001.09.16.0000337

Dibuthkan Segera: Wedding Videographer,Design Graphis,Video Editor,Wedding Planner,General Manager.Fluent in English and Familiar with MAC Lamaran Dikirim ke: operation@tbs-j.com

A.BP.001.09.16.0000319

Dibutuhkan PRT dan Supir Mobil Pribadi Hubungi 082339395242 A.BP.001.09.16.0000343

Looking for Motorbike Mechanic and SPG/SPB can speak English. Contact Detail 081999661557 A.BP.001.09.16.0000352

Htl in Legian Urgently needs sales&marketingexecutive.Send CV:hrd_resort@melastibali.com 755971, 3009990

A.BP.001.09.16.0000257

Dibutuhkan Sgr Maintenance Tlp 081338144102/Citra Soputan No2

A.BP.001.09.16.0000234

Butuh Krywti Loundry gaji, mes, bonus, 085738032274/085953801451

A.BP.001.09.16.0000232

Feather&Find Looking for SPG, Happy,Fun Personality, Trustworthy & Dependable. Good Salary.Call:085737410738, office@FeatherandFind.com

B.BP.004.09.16.0000203

Job Vacancy Holding Company Spv,Chef,Waiter/ss,Cook Helper Sales&Mkt,Cashier,StockerSPB/ SPG,Qualifications:M/F Able to Work w/Team Fresh Graduates Are Welcome,Good English,Hard Worker & Good Personality Work Exp.for Spv&Chef.Send Email to sridani@greenbowl-indonesia.co m / 0361-4723225

A.BP.001.09.16.0000346

Looking for Sales Girl&Sales Mng to Join our Teams in Bali& Gili Islands.English is a Must Experience in Sales/Retail Sen CV to:amandine@thaikila.com

A.BP.001.09.16.0000334

Urgent Waitress,Waiter&Captain Sent to:np1707@icloud.com or 081337007815

A.BP.001.09.16.0000316

Manager/Assistant Part Time,Fe CV:info@bungadesavillas.com

A.BP.001.09.16.0000295

Quarzia Boutique in Seminyak Looking for Senior SPG.Good Experience,Fluent English. CV to malas@quarzia.it / (0361) 736644, Good Salary

B.BP.004.09.16.0000165

Receptionist Needed Female 25 -35 Years Requirements: Excellent English,Ability to Organise and Set Schedules. Familiar with Social Media and Able to Operate Computer (Word and Excel).Email CV to: shenoasupatra@yahoo.com

B.BP.004.09.16.0000188

Reservasi utk Trvl Agt Email CV ke hadriman@island-wave.com

A.BP.001.09.16.0000096

Resto in Legian/66 Butuh Waitress/Waiter/Cook SMS Only: 081325434434

B.BP.004.09.16.0000191

The Griya Villas & Spa Bunutan Butuh Yoga Teacher,Spa Spvsr, Asst Operation Manager CV:info@thegriya.com

A.BP.012.09.16.0000308

Urgent Staff Garment Fresh Graduated Komputer081338278481 A.BP.001.09.16.0000281

Dibutuhkan Counter Sales: Perem puan,SMU,single ,Kirim: cvasiamotor@ymail.com Jl.Cokroaminoto utara 739A A.BP.001.09.16.0000286

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Djl Rmh PuriGading LT.84m2 SHM LB51m2 Minimalis H.695jt nego Hub: 08113864130

A.BP.001.09.16.0000303

Griyaloka Tabanan,Pasti Untung Super Murah / BUC 081932236003

B.BP.004.09.16.0000195

Jual Rumah LT.9,27Are Lokasi Pantai Saba,Hub.Pemilik 082144181122/081999930611

A.BP.001.09.16.0000293

Jual rmh Jl.Malboro LT.1,85are lokasi nyaman Hub.085339818142

A.BP.001.09.16.0000259

Dijual Karimun’2004 Asli Bali Hub.085737000825

A.BP.001.09.16.0000285

Jual SX4 AT Putih Th’2010 PMK Asli Bali Hub.081916447666

DISEWAKAN RUKO Ruko Sewa Sunset Road Kuta 5x20m 3Lt;Strategis Dpn RS Siloam 130Jt/Th Hub:081190229 B.BP.154.09.16.0000210

A.BP.001.09.16.0000284

B.BP.001.09.16.0000198

Tnh 9,5A Lok Jl.Kumbakarna LC8 Panji Singaraja.082247914727

A.BP.001.09.16.0000351

A.BP.001.09.16.0000305

A.BP.001.09.16.0000345

!!!Karma Kandara Sinaran Surga 10A dkt laut view 081338977777

LD51mtr,dkt Sanur 082147026666 A.BP.001.09.16.0000341

A.BP.001.09.16.0000269

Rmh Br 54/75,3KT,HM,IMB Anta- 28Are LD28mtr Hdp Timur Cocok DIJUAL RUMAH DIJUAL MOTOR sura Gg.Sutra II,081999964870 Kavling @Ketewel 082147026666 Rmh Elit Sading Dekat Puspem A.BP.001.09.16.0000348 A.BP.001.09.16.0000340 Ninja Mono ABS Merah’14 FulVar Type 100m2x100m2 Mnmlis 575Jt Rmh Br 54/85 3KT,HM,IMB Ken BUC Tnh 1Are Lok.Jl.Gn.Mas Pdg Honda CBR 150 CBU Hitam’2012 Hub:087761855545,087761657282 Arok Gg.IV Hub.081999964870 Sambian Kelod H. 081338792660 Fulvar,Jl.Jayagiri XI/11 Renon B.BP.001.09.16.0000200

B.BP.001.09.16.0000199

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

SERVICE

DIJUAL RUKO Jual Ruko Mangga2 Jkt Bgs 3,8M Siap Disewa 5Th/Garansi Investasi Buy Back 5Th.087877344119 B.BP.031.09.16.0000207

A.BP.001.09.16.0000296

A.BP.001.09.16.0000347

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

DIJUAL MOBIL

SERVICE

Djl Ruko 2Lt 83m2 Jl.Tukad Yeh Aya Dpn RM Jala Fsl Tmp Parkir Listrik 4400Watt,Air Pam/Sumur Bor Hub.081353817439

BIROJASA

SALON

A.BP.001.09.16.0000270

DISEWAKAN TEMPAT Disewakan Tempat Usaha Cocok Untuk Toko,Restaurant,Spa Atau Dll,Di Jalan Raya Lovina Singaraja Lovina Hub.087860901559

A.BP.001.09.16.0000239

A.BP.001.08.16.0001480 RUPA-RUPA DIJUAL TOKO Simpanan 100Juta Gratis Scoopy Murah 2Toko dlm kota,SHM,Jl. Bunga 11%/Th Hub.081337380202 A.BP.001.09.16.0000336 Belimbing No.3,081999567715 TP A.BP.001.09.16.0000301 KURSUS Mau Kuliah Kedokteran & KedokDIJUAL GUDANG teran Spesialis 082244442888 LT14A+Gdang @Bypas Mntra Ktwel

A.BP.001.09.16.0000344

A.BP.001.09.16.0000304

A.BP.001.09.16.0000289

A.BP.167.09.16.0000312

Tanah Kavling Sisa Lagi 1,6Are Lok.Elit Residence gg.Biaung Dps 385Jt/Are TP,087761855545

A.BP.001.09.16.0000294

Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121

Rmh 80/120m2 3KT 2LT Citarumi 1,3M 081381177500/ 081936564888

A.BP.001.09.16.0000240

Jl Tnh Kapling Jlb 6m 175Jt/A di Bongan Tbnan 081339584863

DIJUAL TANAH 7.7Are ±3KM Rs.Kasih Ibu Saba Gianyar 081337561687

A.BP.001.09.16.0000350

Rmh 400/800m2 3Lt,8KT P.Galang 1,3M 081381177500/081936564888

Dijual Sebidang Tanah Min ±2 Are di Jalan Pantai Starlight Lovina Bali Hub.0811396755

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh J.Kargo Dps 3KT 1KM 1RT,1D,Hr.16J/T H.081338007262

Djl cpt Tnh Jl.Dewi Sri VIII 3.6 Are&Sempidi dkt Puspem 18 Are,087860041028,082138258844

Rmh 2Lt,LT163,LB200 & LT200,LB 125 Sulatri Dps,081337561687 SUZUKI

Rmh Jl.Kembang Kepah No.30 Gatsu Timur,4KT,4KM,SHM.IMB,LT/LB 173/250m2 Hub: 08127273019

B.BP.033.09.16.0000202

PELUANG USAHA Kami Optimis Punya Sumber Daya Teknologi&Asset yg Siap di Gbung,cr1 Partner Exspansi Srius/Fair. Jakarta 081617168897 DN/LN

B.BP.031.09.16.0000206

KURSUS


EKONOMI

18

Sabtu Pon, 10 September 2016

Sektor Properti Harus Bisa Manfaatkan Dana Repatriasi Bali Post/ant

Rupiah Melemah Jadi 13.091/Dolar

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (9/9) sore bergerak melemah sebesar 28 poin menjadi 13.091, dibandingkan posisi sebelumnya di 13.063 per dolar AS. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk. Rully Nova, di Jakarta, Jumat kemarin mengatakan harga minyak mentah dunia yang mengalami pelemahan pada akhir pekan ini (9/9) menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi laju mata uang domestik. ‘’Mata uang komoditas cenderung melemah, termasuk rupiah menyusul harga minyak mentah dunia yang tertekan,’’ katanya. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude melemah 1,36 persen menjadi 46,97 dolar AS per barel, dan Brent Crude turun 1,42 persen menjadi 49,28 dolar AS per barel. Di sisi lain, lanjutnya, aksi ambil untung pelaku pasar

uang jangka pendek turut menjadi salah satu faktor yang menekan rupiah terhadap dolar AS di pasar valas domestik. Sementara itu, Kepala Riset Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan penguatan dolar AS masih relatif terbatas akibat ketidakpastian kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat untuk menaikan suku bunga acuannya. Ia mengatakan data jumlah klaim tunjangan pengangguran mingguan AS yang turun meredam harapan kenaikan suku bunga AS. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim awal tunjangan pengangguran berkurang sebanyak 4.000 menjadi 259.000 pada pekan yang berakhir 3 September, dari pekan sebelumnya 263.000. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Jumat ini mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat menjadi 13.089 dibandingkan hari sebelumnya (Kamis 8/9) 13.090 per dolar AS. (ant)

daus, tidak hanya pembangunan dan penjualan rumahrumah baru saja, tetapi juga rumah-rumah second yang disebabkan oleh kredit macet. “Banyak kredit perumahan yang macet. Ini membuat kerugian bagi bank karena NPL naik,” ujarnya. Bagi masyarakat yang

memiliki kredit perumahan bermasalah, Firdaus mengingatkan untuk tidak khawatir karena pihaknya bisa memberi solusi untuk menyelesaikan masalah cicilan rumah yang dimiliki. “Kami bisa melakukan take over melunasi kepada bank. Rumah yang dibeli kita kelola bersama pemilik dan

pemodal. Jika pemiliknya tidak bisa melunasi, kita jual dengan harga pasaran dan keuntungannya dibagi antara pemilik rumah dan pemodal,” terang pengusaha muda ini. Firdaus mengatakan, sistem bank yang prosedural sehingga banyak nasabah tidak dapat menyelesaikan kewajiban kreditnya terhadap bank tersebut. Banyak nasabah yang macet dan tak jarang yang dilelang. ‘’Kondisi tersebut membuat kami tergerak untuk membuat perusahaan yang bertujuan untuk membantu nasabah dengan cara take over asset nasabah tersebut dari lelang bank,’’ ungkapnya.

Jakarta (Bali Post) – Empat bank BUMN yakni PT Bank BTN (Tbk), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank BNI (Tbk) dan PT Bank BRI (Tbk) siap bersinergi menyukseskan program National Payment Gateway (NPG) yang menjadi wadah bagi sistem pembayaran nasional yang didukung Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).

“NPG menjadi langkah maju bagi bank-bank BUMN menyatukan diri dalam sistem transaksi secara nasional, sehingga tercipta efisiensi biaya yang sangat besar, di samping kepentingan masyarakat untuk mendapatkan layanan lebih baik,” kata Direktur Utama Bank BTN Maryono setelah penandatangan nota kesepahaman (MoU) Himbara dengan

PT Telkom Indonesia di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (9/9) kmearin. Disaksikan Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo dan Menteri BUMN Rini Soemarno, MoU tersebut terkait dengan pembentukkan sebuah perusahaan prinsipal yang akan memfasilitasi proses switching transaksi di antara bank-bank BUMN.

Jakarta (Bali Post) Sektor properti harus bisa memanfaatkan dana repatriasi dari kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) yang jumlahnya Rp 1.000 triliun, baik dari repatriasi maupun deklarasi. Dana tersebut bisa digunakan untuk membangun perumahan yang sangat dibutuhkan masyarakat dan mengatasi kredit macet di industri perbankan. ‘’Sektor properti harus bisa menyerap dana dari program tax amnesty ini,” ungkap Dirut PT Karya Propertindo Konsultan (PT KPK) Firdaus Banu Saputro dalam sebuah diskusi dengan wartawan di Jakarta, Jumat (9/9) kemarin. Menurut Firdaus, dana yang terserap dari program tax amnesty cukup besar dan bisa digunakan untuk menggerakkan perekonomian, salah satunya adalah bisnis properti. “Bisnis properti akan bergerak jika bisa memanfaatkan dana tax amnesty,” katanya. Bisnis properti, lanjut Fir-

Bali Post/ant

Dirut BTN Maryono

Bisnis ini, katanya, bisa memberi solusi bagi nasabah yang memiliki kredit macet dan perbankan dan bisa memberi keuntungan bagi pemilik modal. Untuk itu, ia mengajak siapa saja yang memiliki dana nganggur bergabung dengannya untuk mengembangkan bisnis konsultan properti dengan modal antara Rp 20 juta - Rp 1 miliar. Sampai saat ini, tambah Firdaus, pihaknya telah menangani 30 rumah yang mengalami masalah pembayaran cicilan kepada bank. “Sebanyak 26 unit sudah terjual dan yang empat unit masih dalam tahap negosiasi penjualan,” pungkasnya. (010)

Maryono menambahkan, Himbara sepakat menyinergikan sistem pembayaran untuk meningkatkan efisiensi transaksi perbankan dan kedaulatan sistem pembayaran di Indonesia.“Ini pula sebagai wujud dari sinergi BUMN dan kami bank-bank BUMN bersama Telkom melakukan sinergi dalam pembentukan NPG,” tegasnya.(ant)

Bank BUMN Siap Terapkan Sinergi Sistem Pembayaran


19

Sabtu Pon, 10 September 2016

Menentang Keras Dari Hal. 1

Tiongkok, satu-satunya sekutu diplomatik utama Korea Utara, menyatakan menentang keras uji nuklir itu dan mendesak Pyongyang berhenti melakukan tindakan apapun yang bisa memperburuk keadaan. Korea Utara, yang mengecap Korea Selatan dan Amerika Serikat sebagai musuh besarnya, mengatakan para ‘’ilmuwan dan teknisi melancarkan uji ledak nuklir untuk menilai kekuatan hulu ledak nuklir’’ menurut laporan laporan kantor berita resminya KCNA. Korea Utara menyatakan uji tersebut membuktikan bahwa mereka mampu menempatkan sebuah hulu ledak nuklir pada

rudal balistik jarak menengah, yang terakhir kali diuji pada Senin, ketika Obama dan para pemimpin dunia lain berkumpul di Cina untuk menghadiri pertemuan puncak G-20. Klaim kemampuan negara itu membuat miniatur hulu ledak nuklir belum pernah diverifikasi secara independen. Korea Utara melakukan uji rudal dalam tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya tahun ini, dan kemampuan untuk menempatkan hulu ledak nuklir pada sebuah rudal mengkhawatirkan negara-negara tetangganya, Korea Selatan dan Jepang. ‘’Standardisasi hulu ledak nuklir akan memungkinkan DPRK memproduksi jika mau dan sebanyak yang mereka

Uji Coba

Dari Hal. 1

Analisis lebih lanjut terhadap data seismik tersebut menunjukkan bahwa sumber ledakan berasal dari sebuah uji coba ledakan nuklir. Berdasarkan karakteristik rekaman seismogramnya diketahui bahwa gelombang seismik yang terekam ber-

sumber dari sebuah ledakan besar di kedalaman dangkal. Ada kesamaan pola dari seluruh rekaman gelombang seismik yang menunjukkan gerakan awal yang berupa kompresi. Menurut laporan, dampak ledakan ini menimbulkan guncangan kuat hingga skala intensitas VI MMI di kota

inginkan, berbagai hulu ledak nuklir lebih kecil, lebih ringan, dan beragam dengan kekuatan lebih besar,’’ kata KCNA merujuk pada nama resmi negara itu, Republik Demokratik Korea. Menteri Pertahanan Jepang Tomomi Inada mengatakan kemajuan rezim Pyongyang dalam teknologi rudal balistik bergerak merupakan ancaman bagi Jepang. Uji nuklir Korea Utara dilakukan bersamaan dengan peringatan terbentuknya republik itu pada 1948. ‘’Sanksisanksi sudah diberlakukan pada hampir semua sektor yang mungkin, sehingga kebijakan ini dalam kebuntuan,’’ kata Tadashi Kimiya, guru besar masalah Korea di Universitas Tokyo. (ant/rtr)

Kilcu dan Hamgyongbukto yang lokasinya paling dekat pusat ledakan. Guncangan kuat juga dirasakan di beberapa kota di Korea Utara dan Cina seperti Sungjibaegam, Chongjin, Songjianghe, Jilin, Yanji, Linjiang, Wangou, Hoemul-li, Hwasong, dan Kilju dalam skala intensitas III-V MMI. (ant)

Jamin Keamanan Dari Hal. 1

Bali Post/ant

RAZIA - Pengendara motor berusaha melewati petugas kepolisian saat razia pajak kendaraan bermotor di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (9/9) kemarin. Selain razia pajak kendaraan bermotor, kegiatan yang merupakan kerja sama Satlantas Polres Gorontalo dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) tersebut juga memeriksa surat kendaraan dan barang bawaan pengendara pengguna jalan.

Banyak Kasus Dari Hal. 1

Satyo menegaskan, pernyataan sikap ini dibuat karena masih banyak kasus lainnya yang berhubungan dengan pembungkaman kebebasan berekspresi. Utamanya melalui kriminalisasi antara individu atau kelompok yang memiliki kekuasaan atau modal dengan individu yang ingin membongkar kebobrokan suatu institusi atau sistem. Seperti diberitakan, polisi menangkap Gung Tu pada Rabu (7/9) sekitar pukul 21.00 Wita. Dia ditangkap di tempat kerjanya di Legian, Kuta,

Badung. Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto membenarkan tim Reskrimum melakukan penangkapan sekitar pukul 21.00 Wita. Selanjutnya pukul 23.00 Wita datang massa dari Pasubayan Desa Adat ke Mapolda Bali. Sekitar pukul 24.25 Wita lima perwakilan diterima Dir. Reskrimum Kombes Pol. Hery Santoso. Mereka minta pelaku bisa dipulangkan setelah selesai dimintai keterangan. ‘’Guna meredam situasi dan menghormati hari raya Galungan, permintaan tersebut dikabulkan dengan syarat buat surat jaminan. Pukul

02.35 Wita, perwakilan beserta pelaku menemui massa. Setelah itu massa membubarkan diri,’’ kata mantan Kadiv Hubinter Mabes Polri ini. Ditanya Polda dianggap melakukan kriminalisasi terhadap aktivis ForBALI, Kapolda menegaskan tidak ada upaya seperti itu dan murni penegakan hukum. ‘’Demo boleh tapi jangan anarkis. Kalau dibilang kriminalisasi, itu terlalu jauh. Saat penangkapan pelaku juga ada surat perintahnya, kepolisian punya SOP dan teknis yang harus dipatuhi,’’ tandasnya. (kmb32)

Sabtu, 10 September 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Mahadewi

09.30 Belajar Menggambar 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 BCTTV 11.30 Lejel Home Shopping 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Mulat Sarira 12.45 Eda Koh Ngomong 13.00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe

14.30 Yowana Magz 15.30 Education On Bali TV 16.00 Lipsus Kemenkes RI 17.05 Kreasi Anak 17.30 Gita Shanti 18.00 Puja Trisandya 19.00 Banjar Bali Quiz (BBQ) 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam

21.00 Lila Cita Calonarang Monang Maning (4) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong Cupak Gerantang (6) 23.00 Lila cita Calonarang Serangan (2) 23.30 DW TV 24.00 Lejel Home Shopping

‘’Kita akan bersama berpatroli demi menjamin keamanan di laut Sulu,’’ katanya. Dalam jumpa pers itu, Duterte menyambut baik penandatanganan kerja sama trilat-

eral antara Indonesia, Filipina dan Malaysia untuk menjaga keamanan laut. Tentang pembajakan kapal yang sering terjadi di wilayah Filipana, Duterte mengatakan pembajakan merupakan kejahatan internasional. Pada Jumat malam, Jokowi

Raih Emas

Dari Hal. 1

Angkatan peraih medali pertama bagi kontingen Indonesia di Brazil ini terpaut 9 kg dengan peraih emas yaitu Nazmiye Muratli dari Turki dengan angkatan 104 kg. Apa yang diraih atlet asal Turki pada kejuaraan empat tahunan terbesar di dunia ini cukup fenomenal karena angkatannya mampu mencetak rekor dunia. Sedangkan untuk medali perak direbut atlet asal Cina Zhe Cui dengan angkatan 102 kg. Bagi atlet asal Bali ini, meraih medali di ajang Paralympic adalah yang pertama. Namun, beberapa prestasi lain sudah pernah diraih, seperti medali perak Asian Para Games 2014 dan perunggu

pada Kejuaraan Dunia 2014 di Dubai. ‘’Mudah-mudahan paralimpian lain termotivasi untuk mengukir prestasi, bahkan bisa mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia,’’ kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu. Dengan meraih medali perunggu bisa dipastikan Ni Nengah Widiasih akan mendapatkan bonus besar dari pemerintah. Besaran bonus ini sama dengan peraih perunggu bagi atlet yang turun di Olimpiade 2016 Brazil beberapa waktu lalu, yakni mencapai Rp 1 miliar. Sebelumnya, CdM Indonesia pada Paralympic Brazil Sukarno mengaku bangga dengan pencapaian prestasi atlet angkat berat Indonesia. Pihaknya berharap medali ini

akan menggelar jamuan makan malam untuk Duterte di Istana Merdeka. Sebelum ke Istana, Jokowi menemani Duterte berkunjung ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang merupakan pusat grosir tekstil terbesar di Asia Tenggara. (ant)

menjadi tonggak dan mampu memotivasi atlet lain untuk lebih berprestasi. ‘’Alhamdulillah, kita mampu merebut medali perunggu lewat Ni Nengah Widiasih dari cabang angkat berat kelas 41 kg. Ini adalah awal yang bagus bagi kontingen Indonesia,’’ katanya. Pada Paralympic 2016 Brazil, 7-18 September, Indonesia mengirim sembilan atlet yang terdiri dari angkat berat yaitu Ni Nengah Widiasih dan Siti Mahmudah, atletik terdiri dari Setyo Budi Hartanto dan Abdul Halim Dalimonte. Untuk cabang renang, Indonesia mengirimkan Agus Ngaimin, Jendi Panggabean, Syuci Indriyani dan Marinus Melianus Yowey dan tenis meja mengirimkan David Jacob. (ant)


balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Pon, 10 September 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Joni Agung & Double T Goyang Batununggul

MUSISI Bali menawarkan berbagai genre salah satunya reggae. Joni Agung and Double T Band salah satunya. Dibentuk sejak 2002, band ini telah banyak melahirkan tembang hits, di antaranya ‘’Melalung’’, ‘’Metimpal’’, ‘’Cepong Moblong’’, ‘’Hidup di Gumine’’, ‘’Pul Si No Ge’’ dan masih banyak tembang lainnya. Selain berbahasa Bali, Joni Agung juga mengeluarkan tembang dengan bahasa Indonesia seperti ‘’Mentari Pagi’’ dan ‘’Perbedaan Itu Indah’’. Band yang digawangi lima personel yaitu Joni Agung (vokalis), Mayun (keyboard), Dek Alit (gitar), Tilem (bass) dan Cetu (drum), basis penggemarnya tersebar hingga pelosok wilayah Bali, tak ketinggalan Kecamatan Nusa Penida. Tepatnya malam Galungan, Rabu (7/9) lalu, band ini menggoyang warga Batununggul, Nusa Penida saat mengisi acara bazzar di Balai Banjar Batununggul. Joni Agung pun menyapa penggemarnya seraya mengajak berjoged sambil menikmati lantunan tembang reggaenya. Buat Joni Agung, manggung di pulau yang dipisahkan Selat Badung sudah berkalikali dilakukan dari event Nusa Penida Festival pertama, dan baru kali ini manggung di luar acara tersebut. Lirik tembang mengambil tema lingkungan sekitar dan sosial masyarakat Bali tentunya daerah pesisir jadi inspirasi Joni Agung. ‘’Punapi gatra (apa kabar) Nusa Penida? Saya mengucapkan selamat Hari Raya Galungan. Ayo nikmati musik dengan berjoged dan bagi yang duduk nikmati saja,’’ celoteh Joni Agung di selasela performance-nya. Pada penampilannya tersebut, Joni Agung pun sempat mengandeng penyair sekaligus perupa asal Nusa Penida I Putu Bonuz Sudiana tampil bersama melalui puisi. Andrenalin penonton makin memuncak setelah puisi dibarengai musikalitas ala reggae digemakan. (win)

Bali Post/ist

BAZZAR - Penampilan Joni Agung & Duoble T bersama I Putu Bonuz saat mengisi acara bazzar di Balai Banjar Batununggul, Nusa Penida, Rabu (7/9) lalu.

Bali Post/ist

KOLABORASI - Penampilan kolaborasi DDHEAR pada panggung Soundrenaline 2016 di GWK.

Soundrenaline

Kolaborasi ala DDHEAR di GWK

SOUNDRENALINE 2016 yang mengedepankan kolaborasi, menginspirasi penampilan DDHEAR (Dialog Dini Hari + Endah N Rhesa) di GWK, barubaru ini. Selain berkolaborasi dengan satu sama lain, DDHEAR juga berkolaborasi dengan para penggemarnya dalam mengemas penampilan mereka dalam segi visual. Berbagai visual yang ditampilkan di Amphitheater Stage merupakan karya dari

emerging visual artist serta fotografer Indonesia. Perpaduan kedua grup folk Indonesia tersebut terkolaborasikan secara apik dengan saling bertukar lagu dan aransemen yang harmonis. Kolaborasi DDHEAR mulai terbentuk sejak April 2016 melalui Konser Parahita di Jakarta. Semangat kolaborasi inilah yang dibawa hingga panggung Soundrenaline 2016. Demi gagasan baru yang

menginspirasi semua, DDHEAR berkolaborasi dengan para pendengar. ‘’DDHEAR tercipta atas dasar kolaborasi. Semua anggota menumpahkan semua ide dan ekspresi akan sebuah cerita, di sini tentunya lewat musik. Kami ingin mengajak penikmat musik DDHEAR berkolaborasi menciptakan sinergi visual yang menarik untuk stage act kami di Soundrenaline,’’ ujar Endah Widiastuti, beberapa waktu lalu. (kmb23)

Kesehatan

Obat Kedaluwarsa Bisa Jadi Racun

PEMAKAIAN obat kedaluwarsa bisa mengakibatkan gangguan lambung, gangguan aliran darah, gangguan hati, ginjal, dan resistensi kuman. Penyakit pun bisa semakin parah. Bahkan, dapat menyebabkan kematian. Sebab, obat kedaluwarsa bisa menjadi racun. Obat termasuk obat tradisional mengandung unsur senyawa kimia. Jika melewati batas waktu penggunaannya, menyebabkan stabilitas senyawa obat akan berbeda, bisa jadi tidak efektif sebagai obat, atau bahkan bersifat racun. Demikian diungkapkan dosen Farmasi Unud Made Ary Sarasmita, S.Farm., M.Farm.Klin., Apt., Jumat (9/9) kemarin. Namun, dikatakannya, respons setiap orang berbeda-beda terhadap setiap obat dan tergantung senyawa obat tersebut. Misalnya, asetosal tablet, dalam penyimpanan yang sesuai dengan masanya, akan efektif un-

tuk mengobati tetapi jika sudah lewat masa kedaluwarsanya, maka dari segi fisik (warna, rasa, bau) akan berubah. Secara kimiawi, obat tersebut juga akan mengalami reaksi hidrolisis sehingga asetosal (asam asetil salisilat) terurai menjadi asam asetat sehingga rusak, menimbulkan bau cuka. ‘’Kalau diminum, efek langsungnya adalah perih pada lambung, mual, muntah dan tidak efektif sebagai analgesik,’’ imbuhnya. Namun resistensi kuman bisa terjadi bukan hanya karena antibiotik yang kedaluwarsa, sehingga tidak ada potensi antibiotiknya, tetapi bisa juga

karena penggunaan obat yang salah. ‘’Misalnya aturan minum obat antibiotik harus sampai habis, ternyata tidak diminum sampai habis, bisa jadi menimbulkan resistensi,’’ jelasnya. Pada prinsipnya, obat yang digunakan oleh pasien harus memenuhi kriteria quality, efficacy, dan safety. Obat yang diedarkan dan dipasarkan harus memenuhi jaminan mutu/terjamin kualitasnya. Dalam pembuatannya, terdapat standar dalam pembuatan obat untuk nantinya dapat menjamin mutu sediaan farmasi di suatu negara/wilayah. Di dunia dikenal Good Manufacturing Practice, di Indonesia dikenal CPOB (cara produksi obat yang baik), CPKB (cara produksi kosmetik yang baik) dan CPOTB (cara produksi obat tradisional yang baik),

tentunya dengan standar yang tinggi. Sementara untuk distribusinya, dari manufaktur sampai ke tangan masyarakat, ada aturan CDOB yaitu cara distribusi obat yang baik. Obat, OT (obat tradisional) dan kosmetik secara resmi memiliki izin edar dari BPOM. Distribusi resmi dilakukan oleh pihak-pihak yang berwenang/memiliki izin sebagai distributor/pedagang besar farmasi. Obat dan kosmetik adalah komoditi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan mampu menarik keuntungan yang banyak sehingga banyak pihak/oknum mencoba berbagai cara agar dapat

mendapat keuntungan dari kriminalitas obat. Kurangnya pengawasan baik secara internal maupun eksternal, sanksi hukum yang masih longgar, sehingga tidak membuat oknum jera membuat peredaran obat tidak memenuhi ketentuan (TMK) marak beredar. ‘’Pengawasan bukan hanya setelah obat tersebut beredar di masyarakat, tetapi jika diperhatikan, sekarang banyak sekali obat-obat/kosmetik dari luar negeri masuk ke Indonesia dan belum tentu ada izin edarnya, sehingga pengawasan di hulu (ketika obat masuk ke Indonesia) juga perlu diperketat,’’ imbuhnya. (may)

Festival Jazz di Korea Selatan

Pembuktian bagi Erucakra & C Man

TAMPIL sebagai satu-satunya grup musik jazz dari Indonesia di ajang musik jazz dunia dan membawakan Neo Progressive Jazz suatu aliran (genre) jazz khusus, merupakan pembuktian Erucakra & C Man sebagai grup musik jazz kelas dunia asal Medan. Ini kali kedua Erucakra & C Man menghentak di negeri gingseng tersebut, setelah sebelumnya tampil di Yongin Global Jazz Festival (YGJF) tahun 2015. Anak-anak Medan ini menggoyang publik Korea Selatan di antara musisi jazz dunia lainnya, baik yang berasal dari Korea Selatan sendiri, dari Amerika, atau Kuba. Event bergengsi bertajuk ‘’Daegu International Jazz Festival’’ (DIJF) yang telah dihelat sembilan kali ini menghadirkan sekitar 40 musisi jazz dunia. Nama-nama beken di dunia jazz seperti Spyro Gyra, Tuck & Patti, Jerry Seeco, Jason Lindner, Justin Tyson, Park Wan Kyu, Antonio M.Hart, ALi, dan Son Seungyeon, Phil Yoon Group hadir di beberapa panggung yang tersebar di Dongseong-Ro kawasan padat di distrik Daegu tersebut. Panggung tempat Erucakra & C Man tampil berada di tengah kawasan, tepatnya di persimpangan, yang khusus disediakan bagi pengunjung untuk rehat di tengah keramaian. Maka tidak mengherankan, di tempat yang strategis ini banyak penonton menyaksikan festival jazz tersebut, baik pengunjung yang singgah maupun yang secara khusus datang untuk menyaksikan penampilan musik jazz kelas dunia. Erucakra & C Man tampil secara totalitas di panggung, ternyata menjadi daya tarik sendiri. Para personel terdiri atas Erucakra Mahameru (Lead Guitar & Vocals), Radhian Syuhada (Bass & Backing Vocals), Heri Syahputra (Keyboard & Synthesizer), Rusfian Karim (Drums), Brian Harefa (Saxophone/Nias Ethnic Vocal) dan Omar Yusuf (Aceh Ethnic/ Rapai Vocal). Ada sejumlah lagu yang dibawakan Erucakra & C Man di ajang ini, seperti ‘’Hom-Hom’’ , ‘’Hold On’’ ,‘’Balap Liar’’, ‘’Selayang Pandang’. ‘’Erucakra dan C Man menjadi grup jazz paling populer di Korea,’’ kata Prof. Sang-Jik Lee, guru besar di Daegu Arts University sebagai salah seorang komite penyelenggara kegiatan DIJF ini. Karena alasan itu pula pihaknya mengundang Erucakra & C Man untuk tampil di DIJF pada 29 Agustus hingga 3 September 2016. (pik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 10 September 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu