20 HALAMAN
NOMOR 52 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
selasa pon, 10 oktober 2017
Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. TK Saraswati I Wisnu Bali Yayasan TK Kumara Tunggal SD Negeri 2 Perean Ketut Berata I Nyoman Rembi, Pedungan Ida Rsi Bhujangga Grya Tonja Gede Putu Suarjana
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
3.348.000 2.000.000 1.000.000 700.000 500.000 200.000 200.000 200.000
TK Saraswati I 2 dus air mineral susu dan selimut bayi 4 tas pakaian layak pakai 1 tas makanan ringan, obat-obatan Ibu Sinta Kirana Wanda, Jakarta 20 dus air mineral Jumlah diterima kemarin Rp 8.148.000 Jumlah sebelumnya Rp 375.315.398 Jumlah seluruhnya Rp 383.463.398
Bakti Gunung Agung
Guru, pegawai, siswa, dan perwakilan orangtua siswa dari TK Saraswati 1 Denpasar menyerahkan sumbangan uang tunai Rp 3.348.000 dan bantuan berupa air mineral, pakaian layak pakai, makanan ringan, dan obat- obatan untuk pengungsi Gunung Agung, Senin (9/10) kemarin.
Gunung Agung Makin ’’Membengkak’’
Amlapura(Bali Post) Pemantauan Gunung Agung terus dilakukan. Selain terhadap keberadaan asap putih juga kegempaannya. Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani, Senin (9/10) kemarin, mengatakan kepulan asap atau solfatara yang sebelumnya berketinggian 1.500 meter kini turun ke kisaran 200 meter. Sementara berdasarkan pemantauan dari Tilmeter, Gunung Agung mulai mengalami pembengkakan di semua sudut. Kasbani mengatakan, atas data tersebut maka tanda-tanda untuk terjadinya erupsi memang masih tinggi. ‘’Namun kita belum bisa prediksi kapan erupsinya. Kita terus lakukan evalusi. Dan arahnya memang masih mengarah ke letusan,’’ ungkapnya. Kasbani mengungkapkan, berdasarkan pemantauan deformasi memakai alat Tilmeter yang ada di sebalah utara dan selatan masih terus dilakukan untuk mengetahui kembang-kempis gunung. Dan sekarang ini pembengkakan atau penggembungan sudah terjadi di semua sudut. ‘’Saat gunung sedang aktif ada pembengkakan itu wajar. Karena adanya desakan dari bawah. Itu hanya sebagai pemantauan kita untuk mensinkronkan data yang dihasilkan alat yang kita pasang di gunung,’’ jelas Kasbani. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika merevisi jumlah warga terdampak yang berada di zona awas. Sebelumnya yang dijadikan patokan bahwa jumlah warga yang semestinya mengungsi 70.000-an orang. Namun setelah dilakukan pendataan ulang maka warga yang seharusnya diungsikan membengkak menjadi 185.865 orang. Dalam rapat dengan para camat dan perbekel serta lembaga terkait lainnya di Pos Komando Tanah Ampo, Senin siang kemarin, Gubernur langsung meminta maaf kepada media. Karena selama ini sering memberikan data keliru, khususnya mengenai data jumlah warga di zona awas. Menurut Gubernur, dari 28 desa di zona awas, terdapat 239 banjar dinas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 202 banjar dinas yang terdampak langsung. Di dalam wilayah ini terdapat 54.788 kepala keluarga atau 185.865 jiwa. ‘’Kami harus minta maaf pada media. Karena berminggu-minggu memberikan data salah. Selama ini menyebut data 70 ribu. Data ngawur itu, dari Pemerintah Karangasem. Pejabatnya panik,’’ sorot Gubernur Pastika. (nan/gik)
Bali Post/kmb31
DIHIBUR RELAWAN - Anak-anak di lokasi pengungsian saat dihibur oleh relawan. Ribuan anak di pengungsian harus mengikuti pendidikan di kabupaten tempatnya mengungsi. Mereka dititipkan di sekolah terdekat dengan pos pengungsian.
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Beredar Surat Permohonan Rekomendasi dari TWBI
Pemprov Bali Mengaku Belum Terima Surat Denpasar (Bali Post) Di saat semua mata tertuju pada Gunung Agung, tiba-tiba saja beredar Surat Permohonan Rekomendasi untuk Izin Pelaksanaan Reklamasi dari PT TWBI. Surat dari investor rencana reklamasi Teluk Benoa itu ditujukan kepada Gubernur Bali, tertanggal 31 Agustus 2017. Belum jelas apakah surat itu benar-benar dari TWBI, karena Pemprov Bali menyatakan belum pernah menerima surat tersebut. Terkait beredarnya surat itu, anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana menyatakan surat tersebut tidak tepat sasaran dan terkesan menghadap-hadapkan rakyat dengan Gubernur Bali. ‘’Bagaimana bisa minta rekomendasi pelaksanaan kalau belum memiliki izin lingkungan hidup, baik Amdal maupun kajian dampak strategis lingkungan hidup. Gubernur salah kalau memberikan rekomendasi tersebut,’’ tegas A.A. Ngurah Adhi Ardhana, Senin (9/10) kemarin. Menurutnya, tahapan izin pelaksanaan reklamasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan juga tidak ada hubungannya dengan gubernur. Artinya, TWBI tidak tepat sasaran memohon rekomendasi dari orang nomor satu di Bali tersebut. ‘’Ya… tidak tepat sasaran dan kasihan Pak Gubernur terus-menerus diadu dengan rakyat. Salah besar kalau gubernur mengeluarkan rekomendasi karena tidak pada tempatnya,’’ jelas anggota Komisi II ini. Dikonfirmasi terpisah, Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra mengaku tidak pernah melihat surat dari TWBI itu. Terlebih kemarin, pihaknya masih disibukkan dengan urusan pengungsi siaga darurat bencana Gunung Agung. ‘’Nanti saya cek lagi, saya belum lihat itu. Kalau lihat, kita harus kaji lagi. Sekda juga belum tahu itu,’’ ujarnya. Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah
Pemayun juga membenarkan apa yang dikatakan Karo Humas dan Protokol. Pihaknya sampai saat ini sama sekali belum menerima ataupun membaca surat dari PT TWBI. Namun berjanji akan mengecek apakah ternyata sudah masuk di Bagian Umum dan memberi kabar Selasa ini atau Rabu besok. Kalau memang ada, pihaknya akan menanyakan lagi apakah sudah ada izin lingkungan (Amdal) dari pusat sebelum akhirnya mengeluarkan rekomendasi. ‘’Seluruh perizinan reklamasi itu adalah di pusat. Kami hanya memberikan pertimbangan teknis. (Kalau belum ada izin dari pusat) bagaimana mau mengeluarkan (rekomendasi). Melanggar aturan saya,’’ ujarnya. Sementara itu, Koordinator Divisi Politik ForBALI Suriadi Darmoko mengatakan, rekomendasi dari Gubernur merupakan syarat lain untuk mengajukan izin pelaksanaan reklamasi di Teluk Benoa selain harus menyertakan izin lokasi dan izin lingkungan (Amdal). Dalam kasus reklamasi Teluk Benoa, maka PT TWBI harus mendapatkan rekomendasi terlebih dahulu dari Gubernur Bali (Permen KKP No. 28/2014 pasal 14 ayat (3) huruf j) agar dapat mengajukan izin pelaksanaan reklamasi di Teluk Benoa. Hal. 19 Desa Adat
Kasus E-KTP
Jaksa Cecar Mantan Mendagri Soal Marliem
Bali Post/ade
BERSAKSI - Mantan Mendagri Gamawan Fauzi usai memberikan kesaksian dalam sidang kasus korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (9/10) kemarin.
Jakarta (Bali Post) – Jaksa penuntut umum (JPU) KPK mencecar mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi terkait pertemuannya dengan Direktur PT Biomorf Lone LLC Johannes Marliem di Padang pada 2010. ‘’Bagaimana pertemuan dengan Johannes Marliem di Padang?’’ tanya JPU KPK Abdul Basir dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (9/10) kemarin. ‘’Tidak pernah saya (bertemu), memang pernah ada Ketua DPRD (Sumbar) saat saya mau melantik gubernur mengatakan saya minta waktu untuk ketemu, lalu saat saya sampai di rumah ada dua orang, bule dan satu orang Chinese, saya tidak tahu namanya,’’ jawab Gamawan. Gamawan menjadi saksi untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong yang didakwa mendapatkan keuntungan 1,499 juta dolar AS
dan Rp 1 miliar dalam proyek pengadaan KTP elektronik (eKTP) yang seluruhnya merugikan keuangan negara senilai Rp 2,3 triliun. ‘’Saya tanya mau ngapain? Dijawab ini mau urus e-KTP, saya jawab saya tidak ada urusan, pergi sana, itu prinsip saya,’’ jawab Gamawan. ‘’Jadi ada orang bule dan keturunan Chinese?’’ tanya jaksa Basir. ‘’Saya tidak tahu namanya tapi permintaan Ketua DPRD, ada bule dan ada keturunan Chinese,’’ jawab Gamawan. ‘’Nama Ketua DPRD-nya siapa yang mengantarkan bule dan Chinese itu?’’ tanya jaksa Basir. ‘’Lupa saya,’’ jawab Gamawan. ‘’Kami butuh nama, Pak,’’ cecar jaksa Basir. ‘’Yultekhnil, Yulteknil, dia Ketua DPRD Sumbar, saya mau lantik gubernur,’’ jawab Gamawan. Hal. 19 Partai Demokrat
KPK akan Panggil Setnov Bersaksi di Sidang Narogong Jakarta (Bali Post) – KPK akan memanggil Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) sebagai saksi di persidangan perkara kasus dugaan KTP elektronik (e-KTP) untuk terdakwa Andi Narogong. ‘’Jaksa akan memanggil lagi Setya Novanto sebagai saksi di sidang,’’ kata jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang menangani perkara itu, Irene Putri, di Jakarta, Senin (9/10) kemarin. Setnov seharusnya menjadi saksi hari Senin (9/10) untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong yang didakwa mendapatkan keuntungan 1,499 juta dolar AS dan Rp 1 miliar dalam proyek pengadaan e-KTP) yang seluruhnya merugikan keuangan negara senilai Rp 2,3 triliun.
Namun, ia tidak hadir dengan dalih melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Saksi lain yang juga tidak hadir adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan dalih harus menghadiri acara kenegaraan. ‘’Sidang selanjutnya akan kami panggil lagi,’’ jawab Irene saat ditanya waktu pemanggilan Setnov selanjutnya. Pada sidang hari Senin dihadirkan lima orang saksi yaitu mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, pensiunan konsorsium PT Astragraphia Yusuf Darwin Salim, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh yang saat pengadaan e-KTP berlangsung menjabat sebagai Kepala Biro Hukum Kemendagri, pegawai LKPP, Direktur
Penanganan Permasalahan Hukum Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Setya Budi Arijanta serta staf Pusat Teknologi dan Infomrasi Kementerian Luar Negeri yang saat pengadaan e-KTP merupakan staf di Lembaga Sandi Negara (Lemseneg) Kristian Ibrahim Moekmin. Dalam surat tuntutan dua terdakwa e-KTP yaitu Irman dan Sugiharto, JPU KPK dengan jelas mencantumkan nama Setnov dalam proses penganggaran dan pengadaan e-KTP. Surat tuntutan menyebutkan bahwa Andi Agustinus alias Andi Narogong selaku Direktur PT Cahaya Wijaya Kusuma menawarkan pertemuan kepada Irman dan Sugiharto. Kalau berkenan
Pak Irman nanti bersama Pak Giarto akan saya pertemukan dengan Setya Novanto, lalu terdakwa I tanya buat apa? dijawab oleh Andi Agustinus, masak enggak tahu, Pak Irman? Ini kunci anggaran ini bukan di Ketua Komisi II, kuncinya di Setya Novanto, dibalas oleh terdakwa I oh… begitu. Menindaklanjuti kesepakatan itu, beberapa hari kemudian sekitar pukul 06.00 WIB di Hotel Gran Melia Jakarta para terdakwa bersama-sama dengan Andi Agustinus dan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraini bertemu dengan Setya Novanto. Dalam pertemuan itu Setnov menyatakan dukungannya dalam pembahasan anggaran proyek penerapan e-KTP. (ant)
denpasar
2
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
figur
Bali Post/rah
Tetap Kondusif
SEJAK lima bulan lalu, Letkol Arh. Ahmad Sumarna dipercaya jadi Dandim 1611/ Badung. Meski baru pertama kali bertugas di Bali, Letkol Ahmad Sumarna berkomitmen menjaga wilayah Denpasar dan Badung tetap aman serta kondusif. Apalagi saat ini publik dan pemerintah fokus menangani pengungsi Gunung Agung. “Kodim Badung mewilayahi Denpasar dan Badung. Dari laporan yang saya terima, kondisi Denpasar dan Badung masih aman dan kondusif,” ujarnya saat masimakrama dengan Pimpinan Bali Post, Senin (9/10) kemarin. Ia mengatakan, Babinsa terus diingatkan agar selalu waspada dan jangan sampai lengah. Apalagi Denpasar dan Badung merupakan tujuan utama wisatawan mancanegara. “Denpasar dan Badung jauh dari Karangasem, sehingga masih aman dikunjungi turis. Kami bersinergi dengan kepolisian menjaga keamanan agar turis yang datang merasa aman dan nyaman,” kata Ahmad Sumarna yang didampingi Danramil 1611-01/Denpasar Timur (Dentim) Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra. Dandim bertubuh tinggi dan tegap ini menegaskan, TNI khususnya Kodam IX/Udayana beserta jajaran melakukan berbagai upaya agar Bali tetap aman dan kondusif. Upaya itu dilakukan selain mengerahkan prajurit di lapangan, juga menggelar doa bersama melibatkan pemuka lintas agama, tokoh masyarakat, Polri dan komponen masyarakat lainnya. “Saya ingin membangun sistem agar sesuai prosedur. Kalau punya keinginan bisa dan bergerak bersama-sama,” katanya seraya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Pulau Dewata ini. (rah)
Denpasar Tampung Dua Ribu Lebih Siswa Pengungsi
Denpasar (Bali Post) Siswa Karangasem yang mengungsi ke Denpasar akibat status awas Gunung Agung cukup banyak. Mereka kini mengikuti pendidik di sejumlah sekolah yang terdekat dengan lokasi pengungsian. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar, sebanyak 2.059 siswa pengungsi bersekolah sementara di Denpasar. Menurut Kepala Disdikpora Denpasar I Wayan Gunawan, dua ribu lebih siswa warga Karangasem itu tersebar di beberapa sekolah. Meliputi dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) berjumlah 108 orang, SD 1.109 orang, SMP 475 orang dan SMA/SMK tercatat 367 orang. “Kami telah melakukan koordinasi dengan kepala sekolah yang ada di Denpasar untuk dapat menampung siswa warga KRB di Denpasar. Langkah ini juga didorong Wali Kota Rai Mantra agar melakukan pendataan untuk dapat memberikan surat keterangan melanjutkan pendidikan sementara. Ini sudah kita lakukan koordinasi bersama seluruh jajaran, sehingga anak-anak warga KRB dapat melanjutkan pendidikan,” ujar Gunawan, Senin (9/10) kemarin. Sementara itu, Trisna yang duduk di bangku sekolah dasar mengaku sudah diterima di SDN 3 Sanur. Ia yang menetap sementara di posko mandiri Banjar Medura, Desa Sanur bersama orangtuanya, mengaku sangat senang bisa kembali melanjutkan pendidikan di tempat pengungsian. “Senang sekali bisa sekolah, meski di tempat pengungsian,” ujarnya. (kmb12)
Hakim Kabulkan Permohonan Ekstradisi Buronan Asal India
Denpasar (Bali Post)Majelis hakim pimpinan Made Sukereni mengabulkan permohonan ekstradisi bagi Vinay Mittal (30) dalam sidang di PN Denpasar, Senin (9/10) kemarin. Sebelumnya Vinay Mittal diajukan dalam sidang ekstradisi karena yang bersangkutan diduga buronan Interpol asal India. Vinay sendiri diamankan di Terminal Kedatangan Bandara Internasional Ngurah Rai oleh pihak Imigrasi. Dengan dikabulkannya permohonan ekstradisi tersebut, termohon Vinay Mittal diperintahkan tetap ditahan sampai turunnya surat resmi dari presiden. Sebelumnya, jaksa pemohon ekstradisi Mahayu mengatakan bahwa permohonan ekstradisi Vinay Mittal oleh pemerintah India menyusul keterlibatan Vinay dalam perkara pemalsuan dan penipuan di negaranya. Dua terdakwa yang juga rekan terdakwa sudah terlebih dahulu menjalani tuntutan. Untuk itu, permohonan ekstradisi ini merupakan upaya agar penuntutan bagi terdakwa bisa segera berlangsung. (kmb37)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : KEBIJAKAN BBNKB DIUSULKAN DITINJAU Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/kmb12
MENGECEK - Sejumlah petugas Satpol PP Denpasar saat mengecek pembuangan limbah usaha tahu dan tempe yang dikeluhkan masyarakat.
Buang Limbah ke Sungai
Satpol PP Tegur Lima Pengusaha Tahu dan Tempe
Denpasar (Bali Post) -
Kasi Pembinaan, Penyuluhan dan Pengawasan Satpol PP Kota Denpasar Nyoman Gede Sudana mengatakan, pihaknya selaku penegak perda harus menindaklanjuti keluhan masyarakat. Sebagai langkah awal, pihaknya langsung memberikan teguran kepada para pengusaha pembuang limbah tersebut yang dirangkai-
kan dengan pembinaan. “Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, anggota Satpol PP bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Camat Denpasar Utara dan Lurah Peguyangan langsung turun ke lokasi,” ujarnya. Menurut Sudana, pengusaha tahu dan tempe itu sudah pernah disidang tindak pidana ringan
(tipiring) pada tahun lalu. Setelah di sidang tipiring, pemilik usaha tahu dan tempe yakni Fuji Nurdiansyah, Abu Rohim, Redesi, Sunaryo dan Arman Suprapto sudah ada perubahan dengan membuat septic tank. ‘’Mungkin ada yang bocor pembuangan limbahnya sehingga mengalir ke sungai dan hal itu dikeluhkan lagi oleh
warga di sana,’’ terangnya. Dalam pembinaan itu, kata Sudana, kelima pemilik usaha tahu dan tempe tersebut bersedia membuat bak penampungan limbah agar limbahnya bisa tersaring dengan baik. Air yang bening baru dibuang ke sungai. Kendati demikian, para pemilik usaha tetap dipanggil ke Kantor Satpol PP untuk membuat surat pernyataan sesuai prosedur yang berlaku. “Jika masih tetap membandel, mau tidak mau akan kembali dilimpahkan ke sidang tipiring, selanjutnya baru disegel,” tegasnya.
Denpasar (Bali Post) Fasilitas posko yang disediakan pemerintah dengan ke-
lengkapan berbagai fasilitas dan percepatan penanganan pelayanan mendapat respons dari
warga pengungsi yang berada di pengunsgian mandiri. Para pengungsi yang berada di posko pengungsian mandiri di Gang Sari Dewi, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara akhirnya pindah ke Posko Induk Lapangan Kompyang Sujana. Keinginan 28 jiwa warga KRB Gunung Agung yang seluruhnya berasal dari Desa Ban Karangasem ini, langsung difasilitasi Pemkot Denpasar bersama pihak kelurahan dan kecamatan. “Warga KRB Gunung Agung yang menetap sementara di posko mandiri, tepatnya di Gang Sari Dewi ini berjumlah 75 orang. Namun dari jumlah tersebut, beberapa warga menyebar kembali memilih tinggal di tempat kerabatnya,” ujar Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra didampingi Lurah Tonja Ade Indah Sari Putri, Senin (9/10) kemarin. Menurut Lodra, di Kelurahan Tonja terdapat 640 jiwa warga KRB yang mengungsi secara mandiri, termasuk yang berada
di Gang Sari Dewi. Sebanyak 28 jiwa atas keinginan sendiri memilih pindah ke Posko Induk Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar. Hal ini telah mendapatkan fasilitas dari Pemkot Denpasar dengan menerjunkan armada dari Dinas Sosial dan dari BPBD Kota Denpasar untuk membantu melakukan pemindahan warga ini. “Tentunya, kemauan pindah ini juga berdampak pada percepatan berbagai penanganan seperti logistik hingga penanganan kesehatan bagi warga KRB,” ujarnya. I Nengah Asih Harta, salah satu warga Desa Ban yang berada di posko mandiri tersebut, mengaku pindah atas kemauan sendiri untuk lebih mempermudah berbagai akses selama berada di pengungsian. Awalnya, jumlah warga yang menetap di Gang Sari Dewi ini sebanyak 75 jiwa, namun yang memilih pindah hanya 28 jiwa. Dari jumlah tersebut, warga ada yang menyebar untuk tinggal di rumah kerabat dan ada yang kembali
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar menegur dan langsung melakukan pembinaan terhadap lima orang yang memiliki usaha pembuatan tahu dan tempe di Banjar Benaya, Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Senin (9/10) kemarin. Teguran dan pembinaan ini dilakukan guna menindaklanjuti laporan warga yang menyatakan ada pembuat tahu dan tempe membuang limbah ke sungai.
Senin kemarin aparat Satpol PP juga menciduk enam pekerja tanpa kartu identitas yang sedang bekerja membuat tempat pembuangan limbah tahu dan tempe yang berlokasi di Banjar Tagtag Kaja. Lantaran tidak bisa menunjukkan kartu identitas, ke enam pekerja itu akan diajukan ke sidang tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar. (kmb12)
bekerja. “Awalnya yang tinggal di posko mandiri ini 75 orang, namun yang memilih pindah hanya 28 jiwa. Mereka memilih tinggal di kerabat terdekat, serta ada yang sudah kembali bekerja,” ujar Nengah Asih yang seluruh keluarganya memilih menetap di Posko Induk Kompyang Sujana. Sementara itu, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Denpasar Made Prapta mengatakan, di Kota Denpasar terdapat 322 posko yang terdiri dari posko terpadu dan posko mandiri. Di antaranya Posko Gurita, Sesetan, Posko Terpadu I di Sanur Kauh serta Posko Induk di Lapangan Kompyang Sujana. “Khusus bagi warga KRB yang tinggal di posko mandiri Gang Sari Dewi pindah atas kemauan sendiri dan kami segera fasilitasi bersama,” ujarnya seraya berharap warga yang berada di posko umum dan mandiri khususnya di Kota Denpasar agar menyimpan nomor darurat 112 untuk mepercepat berbagai penanganan kegawatdaruratan. (kmb12)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Pengungsi Mandiri di Tonja Pindah ke Pos Induk
Bali Post/eka
DIPINDAHKAN - Sejumlah pengungsi dipindahkan dari tempat penampungan di Tonja, Denpasar, Senin (9/10) kemarin. Sebanyak 28 dari 75 orang pengungsi yang sempat ditampung di tempat tersebut dipindahkan ke pos pengungsi di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar.
Manfaatkan Waktu Luang
Pengungsi Dilatih Memilah dan Mengolah Sampah
DINAS Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengajak warga pengungsi Gunung Agung untuk dapat memanfaatkan waktu luang dengan produktif. Langkah ini dilakukan dengan memberikan pelatihan terkait dengan pemilahan dan pengolahan sampah, khususnya sampah yang berbahan dasar kertas. Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar mencetuskan langkah ini, guna merangkul para pengungsi agar tidak terjebak dalam rasa bosan selama berada di pengungsian. Posko Pengungsian Gurita yang merupakan salah satu tempat pengungsian di wilayah Kota Denpasar menjadi salah satu tempat menerapkan pelatihan ini. Para pengungsi menyambut baik agenda tersebut. Terbukti mereka sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Salah satu pengungsi dari Desa Selat Duda, Karangasem I Gusti Lanang Agung Alit Darma Susila mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkot Denpasar yang telah memberikan fasilitas yang baik selama mengungsi. Kabid Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Dinas
Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar Ketut Adi Wiguna menegaskan, kegiatan ini bertujuan memanfaatkan waktu luang yang dimiliki pengungsi untuk kegiatan yang lebih produktif. Langkah ini dilakukan juga untuk mengajak para pengungsi ikut menjaga kebersihan di areal pengungsian. “Pelatihan ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada para pengungsi untuk memanfaatkan waktu dengan hal-hal positif selama di pengungsian, terutama tentang pengolahan sampah,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Bank Sampah Pagan Asri sekaligus pemilik Bengkel Kreatif Kota Denpasar Ketut Yudi Mahendra mengatakan pelatihan ini memang sengaja dilakukan untuk meningkatkan kreativitas para pengungsi, agar nantinya bisa menjadi bekal ilmu yang bermanfaat. “Kalau di desanya biasanya mengolah yang berasal dari alam seperti akar-akaran, kali ini kita ajak untuk membuat kreativitas dari limbah khususnya dari kertas koran. Mereka dilatih membuat bokoran dari koran karena memang sedang diminati. Biasanya dimanfaatkan untuk sembahyang juga,” katanya. (ara)
Bali Post/ara
KEGIATAN - Para pengungsi diajak melakukan kegiatan positif untuk mengisi waktu luang selama berada di pengungsian.
BADUNG
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
3
Target Pariwisata Badung Tergantung Gunung Agung
WISATAWAN – Tahun 2017, Pemkab Badung menetapkan target kunjungan wisatawan mancanegara 5.850.000 orang.
Bali Post/edi
Mangupura (Bali Post) – Status awas Gunung Agung berpengaruh terhadap pariwisata yang berkembang di Kabupaten Badung. Bahkan Pemkab Badung optimis jika target kunjungan wisatawan tahun 2017 tercapai, asalkan gunung tertinggi di Bali itu tidak meletus. Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra mengatakan pihaknya menetapkan target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 5.850.000 pada tahun 2017 ini. Angka ini baru tercapai 4.446.437 wisman (JanuariSeptember) atau mencapai 76.18 persen. “Target yang telah ditetapkan akan tercapai asalkan tidak terjadi letusan Gunung Agung. Memang status awas Gunung Agung berpengaruh, namun sejauh ini tren kunjungan relatif stabil, meski ada beberapa wisatawan yang cancel,” ujar Badra, Senin (9/10) kemarin. Mantan Kadis Peternakan, Perikanan dan Kelautan Badung ini mengatakan, tren kunjungan pariwisata saat ini tetap menunjukkan angka pertumbuhan 23.18 persen, jika dibanding periode yang sama di 2016. Wisatawan yang dominan berkunjung ke Gumi
Keris hingga September di dominasi oleh Tiongkok mencapai 1.217.719 kunjungan, kemudian Asutralia 853.334 kunjungan, Jepang 204.210 kunjungan, India 203.838 kunjungan dan Inggris 148.409 kunjungan. “Setelah adanya informasi mengenai penambahan 11 rute penerbangan internasional, kami jadi makin optimis angka kunjungan terus meningkat,” katanya. Hal senada diungkapkan Sekda Badung Wayan Adi Arnawa. Mantan Kadispenda Badung ini mengatakan, status awas Gunung Agung ini berdampak terhadap pariwisata di Bali dan pada akhirnya berdampak juga terhadap pendapatan Badung. Mengingat pendapatan Badung didominasi oleh pariwisata. “Karena kita hidup di pariwisata, saya sudah meminta Bapenda untuk melakukan evaluasi, kira-kira dampaknya seperti apa. Mudah-mudahan tidak terlalu banyak dampaknya,” katanya. Seperti diketahui, target PAD Badung dalam anggaran perubahan 2017 sebesar Rp 5,2 triliun. Sementara pada KUAPPAS 2017 PAD ditarget Rp 5,7 triliun dan APBD Rp 6,2 triliun. (kmb27)
Sikapi Kasus SK Mutasi Palsu
sosok
Bupati Persilakan Polisi Turun Tangan
Mangupura (Bali Post) –
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta akhirnya angkat bicara mengenai kasus surat keputusan (SK) mutasi tak sah alias palsu yang mencuat di Pemkab Badung. Bahkan pejabat asal Desa Pelaga, Petang, Badung ini mempersilakan polisi turun tangan menyelidiki kasus yang melibatkan sepuluh Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS tersebut.
Bali Post/asa
Lanjutkan yang Lama
MULAI Senin (9/10) kemarin, Kejaksaan Negeri Denpasar resmi “dinakhodai” Sila Haholongan Pulungan. Acara pisah kenal dan serah terima jabatan sudah dilakukan kemarin. Hanya, pria yang sebelumnya bertugas dua setengah tahun di Bangkok itu belum berani memberikan komentar banyak ketika ditanya wartawan soal rencana kerja, termasuk dalam penuntasan kasus korupsi di Denpasar dan Badung. “Saya belum berani komentar banyak. Yang jelas saya akan melanjutkan pola kepemimpinan yang lama (pejabat sebelumnya red),” ujarnya singkat. Atas dilantiknya pria berkacamata itu, sejumlah pekerjaan sudah menunggu untuk dituntaskan, yakni kasus yang selama ini ditangani Kejari Denpasar. Ada kasus relokasi pasar yang sudah naik status dari puldata dan pulbaket ke penyelidikan. Ada kasus Tukad Mati Badung yang sudah menahan satu tersangka serta sejumlah perkara lainnya. (asa)
Tersangka Korupsi Kapal Ikan Sudah Pelimpahan Tahap II PEMBERKASAN dugaan korupsi pengadaan kapal ikan untuk sejumlah nelayan di Buleleng sudah dilakukan pelimpahan tahap II. Yakni, pelimpahan barang bukti dan tersangka ke jaksa penuntut umum (JPU). Hal tersebut dibenarkan Kajati Bali Dr. Jaya Kesuma, Senin (9/10) kemarin. Namun demikian, dari sebelas tersangka yang sudah ditetapkan, hanya dua tersangka yang sudah dilakukan tahap II. Kajati Jaya Kesuma menjelaskan, dalam perkara ini sudah ada sebelas kapal yang disita. “Empat kapal merupakan pengadaan dari Kelautan Provinsi Bali dan tujuh kapal dari Kementerian,” jelasnya. Yang menjadi persoalan, ada dugaan bahwa speks kapal itu berbeda dan tidak standar kapal pada umumnya. Sehingga bantuan kapal itu juga tidak bisa diterima masyarakat nelayan, karena takut jika dipaksakan akan membahayakan. Menurut Jaya Kesuma, di sinilah letak kerugian negaranya yakni bantuan kapal yang dananya bersumber dari negara tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. “Sama misalnya saya memberikan sepeda motor ke Aspidsus. Jika saya memberikan bantuan motor dan tidak bisa dipakai, ya bisa jadi ini bentuk korupsi karena menggunakan uang negara,” kata Jaya Kesuma mencontohkan. Dua tersangka pengadaan kapal yang sudah ditahan itu adalah FB dan S. Informasi yang didapat Bali Post, FB adalah Fuad Bachtiar Baua Giel dan S adalah Suyadi yang merupakan rekanan yang mengerjakan kapal. (asa)
“Itu kewenangan beliau (polisi – red). Siapa pun sama di mata hukum,” ujar Giri Prasta saat dikonfirmasi, Senin (9/10) kemarin. Mantan Ketua DPRD Badung ini mengaku akan segera mengambil keputusan. Namun, sebelum menetapkan hukuman pihaknya akan memanggil Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung,
guna dimintai keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut. “Mudah-mudahan bulan ini selesai (kasus SK mutasi palsu – red). Astungkara, yang sepuluh itu tobat,” katanya. Untuk penilaian awal, kata Giri Prasta, sepuluh ASN bermasalah tersebut kemungkinan akan diseret dengan dua kategori pelanggaran. Seperti pelanggaran sedang dan berat. Hanya, mana sanksi yang cocok
masih akan dipertimbangkan. “Ini ada dua golongan, ada sedang dan berat. Ya, tinggal pilih saja sedang atau berat,” jelasnya. Kendati demikian, orang nomor satu di Gumi Keris ini menegaskan bahwa tingkat kesalahan yang dilakukan oknum ASN tersebut masih bisa dimaafkan. “Kalau bicara tingkat kesalahan, tidak fatal sekali. Masih bisa kita bina. Kalau ke depan tidak bisa (dibina – red), kan ada langkah
yang lain,” tegasnya. Berdasarkan informasi yang diterima Bali Post, BKPSDM Badung telah melakukan pemanggilan terhadap sepuluh peneriman SK mutasi palsu, Senin (9/10) kemarin. Pemanggilan kali ini melibatkan langsung atasannya. Selain pemegang SK, atasan atau setingkat kepala seksi (kasi) juga ikut diperiksa secara bergilir secara tertutup. Seperti diberitakan sebelumnya, ada 10 SK mutasi palsu di lingkungan Pemkab Badung. Namun ada empat SK yang menggunakan nomor yang sama. Yaitu, SK No. 3601/03/HK/2017
dari UPT Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kecamatan Kuta ke Sekretariat DPRD, dari Camat Petang ke Sekretariat DPRD dan yang baru terungkap adalah dari Kantor Camat Petang ke UPT Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kecamatan Kuta serta dari Kantor Camat Abiansemal ke UPT Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kecamatan Kuta. Kasus SK mutasi palsu ini juga mendapat antensi dari Ombudsman Perwakilan Bali. Selain itu, kasus ini dikabarkan sudah dilirik oleh Porles Badung. (kmb27)
Wisuda VIII Diploma III dan Sarjana Keperawatan Stikes Wira Medika Bali
WISUDA – Prosesi Wisuda VIII Diploma III dan Sarjana Keperawatan Stikes Wira Medika Bali di Bali Nusa Dua Convention Centre, Senin (9/10) kemarin. SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Wira Medika Bali menggelar Wisuda VIII Diploma dan Sarjana di Bali Nusa Dua Convention Centre, Senin (9/10) kemarin. Sebanyak 360 lulusan mengikuti wisuda kali ini. Mereka terdiri dari Diploma III
Analisa Kesehatan 55 orang dan 305 orang Sarjana Keperawatan. Acara wisuda dipimpin Ketua Stikes Wira Medika Bali. Pada kesempatan tersebut, para lulusan diberikan pemaparan ilmiah tentang pemahaman konsensus berkebangsaan Indonesia
dari Komandan Korem 163/Wirasatya Kolonel Arh. I Gede Widiyana, S.H. Selain itu, dilakukan pengangkatan sumpah profesi tenaga kesehatan. Acara tersebut dihadiri Ketua Yayasan Samudra Ilmu Cendekia Bali, Koordinator Kopertis Wilayah VIII, perwakilan rumah sakit, senat dan sejumlah undangan lainnya. Ketua Stikes Wira Medika Bali Drs. I Dewa Agung Ketut Sudarsana, M.M. menjelaskan, mahasiswa khususnya D-3 Analisa Kesehatan disiapkan dengan kompetensi standar nasional dan internasional, agar mereka mampu meraih pasar nasional maupun global. Sedangkan untuk Sarjana Keperawatan dipersiapkan untuk memasuki jenjang pendidikan profesi lagi satu tahun. Hal itu bertujuan agar lulusan Keperawatan Stikes Wira Medika Bali menjadi profesional yang diberikan wewenang sesuai dengan Undang-undang Keperawatan Nomor 38 Tahun 2014. Menurutnya, Stikes Wira Medika Bali juga telah mempersiapkan program unggulan yakni Perawatan Komplementer.
Karena dalam amanah Undangundang Nomor 38 dinyatakan kewenangan perawat salah satunya adalah perawatan komplementer. Ini bisa berupa akupreser, akupuntur, bodimanikulasi dan lainnya. Hal ini bisa dijadikan modalitas atraktif keperawatan mandiri nantinya. Kemudian terkait home care yang telah dibekali, ini terkait pengembangan pasar kerja, di mana kebutuhan masyarakat akan home care atau kunjungan ke rumah-rumah itu semakin tinggi. Sehingga mereka dibutuhkan tidak hanya di sarana-sarana pelayanan kesehatan, tapi mereka juga mengunjungi masyarakat yang sakit ke rumah-rumah. Itu menjadi trend di masyarakat sekarang ini. Untuk itu, Stikes Wira Medika Bali telah mempersiapkannya. Sudarsana menerangkan, pendidikan keperawatan itu mestinya utuh dan tuntas. Sarjana Keperawatan belum bisa diberikan kewenangan klinis untuk melayani. Namun setelah menempuh pendidikan profesi, baru mereka bisa melakukan pelayanan klinis sesuai aturan
perundang-undangan. Ketua Yayasan Samudra Ilmu Cedekia Bali Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. menambahkan, pihak yayasan tentu mem-back up dan mendorong institusi Stikes Wira Medika Bali ini dari sarana dan prasana. Yayasan selalu melengkapi baik kualitas dan kuantitas dari sarana prasarana, sehingga terjadi proses pembelajaran yang nyaman pada mahasiswa. “Karena ini akan berdampak pada kualitas lulusan,” terangnya. Kemudian dari sumber daya manusia, kata Astina, yayasan juga bertanggung jawab untuk terus mendorong kualitas dan kompetensi dari para dosen. Sedangkan untuk lulusan diharapkan bisa mengimplemetasikan kompetensi yang telah didapatkan di kampus di masyarakat. Tidak hanya untuk mencari pekerjaan, tetapi mereka juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan itu sendiri. Dengan demikian para lulusan juga dapat membantu masyarakat lain untuk bersama-sama bekerja. (ad600)
Indonesia Jalur Strategis Penyelundupan Narkotika Mangupura (Bali Post) Indonesia menjadi tempat strategis jalur penyelundupan narkotika, baik sebagai tempat transit bahkan tempat pembuatan narkotika. Sedangkan Bali saat ini diserbu dari berbagai titik peredaran narkotika, baik dari udara yaitu lewat pintu masuk Bandara Ngurah Rai dan beberapa pelabuhan legal maupun ilegal. “Banyak cara yang dilakukan oleh sindikat narkoba menyusupkan barang terlarang ini, khususnya lewat jalur udara. Oleh karena itu, perlu pengawasan lebih ketat dari Bea Cukai dan interdiksi BNN,” ujar Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa seusai menjadi narasumber dalam Lokakarya Pengawasan Narkotika (CNT) yang diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan
Pelatihan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia di Kuta, Senin (9/10) kemarin. Untuk menekan strategi sindikat narkotika tersebut, kata Suastawa, peran Direktorat Bea dan Cukai beserta jajarannya sebagai garda terdepan dalam menjaga keluar masuknya barang harus diperkuat. Pasalnya, penyelundupan narkoba kerap kali terjadi melalui bandara dan pelabuhan konvensional. Di hadapan puluhan pegawai Bea dan Cukai dari seluruh Indonesia, Brigjen Suastawa berharap petugas Bea dan Cukai mampu memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum. Tujuannya untuk mengamankan Indonesia, termasuk dari upaya penyelundupan barang-barang terlarang, salah satunya narkotika. “Anggota Bea
dan Cukai dalam upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika atau P4GN harus berkomitmen dan bertanggung jawab menjaga masyarakat. Berkonsolidasi dan berkontribusi bersama dalam P4GN. Selain itu, dalam upaya pengawasan internal mesti dilakukan tes urine secara berkala dan mandiri. Menyusun regulasi yang sejalan dengan program P4GN serta menjaga nama baik lembaga pemerintah dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika,” tegasnya. Fenomena baru pengguna narkoba saat ini yaitu menyasar penggunaan obat media, yaitu PCC yang beredar di Kendari. PCC mengandung senyawa carisoprodol dan penggunaan rokok elektrik sebagai media penggu-
Bali Post/ist
FOTO BERSAMA - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa foto bersama pegawai Bea dan Cukai seusai menjadi narasumber. naan narkotika. “Bea Cukai harus siap untuk terus meningkatkan sinergi dengan BNN dalam upaya pengawasan dan penindakan terhadap upaya-upaya penyelundupan narkotika di Indonesia.
Saya apresiasi, karena anggota Bea Cukai khususnya di Bandara Ngurah Rai sering mengungkap atau menggagalkan penyeludupan narkotika,” ujar jenderal bintang satu di pundak ini. (kmb36)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Aksi Peduli PGRI Provinsi Bali
Salurkan Donasi untuk Pengungsi Gunung Agung KETUA Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bali Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. memimpin langsung penyerahan bantuan untuk pengungsi Gunung Agung di Posko Induk Tanah Ampo, Karangasem, Minggu (8/10) lalu. Donasi yang diserahkan berupa beras, mi instan, minyak goreng, keperluan MCK, perlengkapan bayi, obat-obatan dan pakaian layak pakai. Logistik yang diangkut dengan mobil bak terbuka tersebut diserahkan langsung kepada petugas penerima logistik di Posko Induk Tanah Ampo. Kedatangan jajaran Pengurus Provinsi PGRI Bali tersebut bersama pengurus PGRI kabupaten/kota seBali yang jumlahnya ratusan, sempat menyita perhatian petugas penerima logistik di Posko Induk Tanah Ampo. Terlebih guru-guru itu mengenakan T-shirt berwarna oranye bertuliskan ‘’Relawan PGRI Bali’’. Mereka ramairamai mengangkut logistik dari mobil untuk dibawa ke dalam ruangan yang cukup luas. Wenten Aryasuda memaparkan, begitu Gunung Agung dinyatakan berbahaya, Pengurus Provinsi PGRI Bali merapatkan barisan dengan mengadakan sejumlah pertemuan. Tujuannya untuk dapat melaksanakan upaya nyata, guna meringankan beban logistik, fisik dan mental pengungsi. Apalagi jumlah desa yang dinyatakan zona bahaya cukup banyak dan jumlah penduduknya membeludak. ‘’Informasi keberadaan Gunung Agung senantiasa kami pantau lewat media sosial dan informasi resmi pemerintah. Begitu dinyatakan status awas, kami langsung bergerak, mengumpulkan logistik dengan membuka posko bantuan di Sekretariat Provinsi PGRI Bali,’’ ujarnya. Penggalangan dana dan bantuan yang dilakukan Pengurus Provinsi
BANTUAN – Ketua PGRI Provinsi Bali Dr. I Gede Wenten Aryasuda menyerahkan bantuan logistik kepada petugas Posko Induk Tanah Ampo, Karangasem, serangkaian aksi peduli PGRI Provinsi Bali untuk korban pengungsi Gunung Agung. PGRI Bali bersifat terbuka. Tidak terbatas untuk jajaran pendidikan, tetapi juga bagi masyarakat umum yang ingin meringankan warga Karangasem yang daerahnya dinyatakan berbahaya. Melalui jaringan komunikasi (jarkom) yang dimiliki PGRI Provinsi Bali, juga diimbau agar siswa, guru dan pegawai menggalang bantuan di satuan pendidikannya masing-masing. Bantuan selanjutnya diserahkan di Posko Peduli Korban Gunung Agung Provinsi PGRI Bali sebelum didistribusikan ke Posko Induk Tanah Ampo. Wenten Aryasuda yang juga Kepala SMP PGRI 2 Denpasar didampingi Sekretaris Umum Mercy Victoria Gigyr, S.Pd., M.M. dan Bendahara Umum Drs. I Gusti Ngurah Wirata, M.M. mengaku terharu atas antusias siswa, guru, pegawai dan masyarakat umum yang menjadikan Posko Bantuan Provinsi Bali meng-
galang bantuan untuk pengungsi yang sangat membutuhkan. Ia berharap penggalangan logistik dan dana tersebut dapat meringankan beban pengungsi yang tersebar di sejumlah titik pengungsian di Kabupaten Karangasem. Seusai menyerahkan bantuan di Posko Induk Tanah Ampo, Pengurus Provinsi PGRI Bali mengadakan ramah tamah dengan jajaran YPLP dan PGRI Kabupaten/Kota se-Bali di rumah Ketua Provinsi PGRI Bali Wenten Aryasusuda di Banjar Penaban, Karangasem. Pada kesempatan tersebut diserahkan dana tali kasih PGRI Provinsi Bali dan PGRI Kabupaten/Kota se-Bali sebagai bentuk rasa simpati kepada guru di Kabupaten Karangasem yang terdampak erupsi Gunung Agung. Bantuan diterima Wakil Ketua PGRI Kabupaten Karangasem I Made Regeg. (ad597)
Pascasarjana Unwar Gelar Kuliah Umum dan Semnas
Peran Mahasiswa Ikut Jaga Ketertiban dan Keamanan Bali
NARASUMBER - Penyerahan kenang-kenangan dari Unwar ke perwakikan Polda Bali yang menjadi narasumber pada kuliah umum Unwar. PROGRAM Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) melaksanakan kuliah umum dan seminar nasional (semnas) di Ruang Sidang Sri Ksari Warmadewa, Senin (9/10) kemarin. Kuliah umum dan semnas itu mengangkat tema ‘’Dengan Kuliah Umum dan Seminar Nasional Kita Tingkatkan Kesatuan dan Persatuan untuk Mencegah Radikalisme Masuk Kampus’’. Kuliah umum mendatangkan narasumber dari Kapolda Bali yang diwakili Kombes Pol. Jefri Endolemba Torunde, S.IK., M.H. Materi yang membahas ‘’Tantangan Bali sebagai Tujuan Pariwisata Kelas Dunia’’ ini dimoderatori Dr. Simon Nahak, S.H., M.H. Narasumber dalam seminar nasional adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya Dr. Toetik Rahayuningsih, S.H., M.Hum. dengan materi ‘’Aspek Tindak Pidana Korupsi dalam Bidang Investasi’’. Narasumber kedua adalah Dekan
Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara Jakarta Dr. Ahmad Sudino, S.H., M.H., M.M. dengan materi ‘’Aspek Hukum Investasi’’. Narasumber ketiga adalah Kaprodi MIH Pascasarjana Unwar Dr. Simon Nahak, S.H., M.H. dengan materi ‘’Penyelesaian Kasus Pertanahan melalui Mediasi Penal di Indonesia’’. Acara semnas dimoderatori oleh Dr. I Ketut Widia, S.H., M.H. Direktur Pascasarjana Unwar Prof. Dr. Ir. Gede Suranaya Pandit, M.P. mengatakan, kuliah umum merupakan kewajiban dari institusi program Pascasarjana Unwar dan Prodi MIH dalam rangka menambah wawasan mahasiswa di luar dari kurikulum. Di awal perkuliahan, pihaknya memberikan kesempatan narasumber lain yang berkompeten memberikan wawasan kepada mahasiswa agar tidak terpaku pada kurikulum. Kuliah umum yang diberikan oleh Kombes Jefri membahas tentang strategi menjaga ketertiban masyara-
kat dalam rangka menyongsong Bali sebagai tujuan wisata. Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia akan sangat bahaya jika diganggu oleh beberapa masalah/isu seperti radikalisme, intoleransi, premanisme, pencurian dan kriminalitas. Mahasiswa sebagai bagian dari anggota masyarakat diharapkan bisa menyikapi hal itu dengan bijak. Peran mahasiswa ikut menjaga ketertiban dan perdamaian agar wisatawan tidak ragu datang ke Bali dan merasa nyaman. Kaprodi MIH Unwar Simon Nahak menyatakan pariwisata ke depan dan radikalisme menjadi topik pembahasan karena sesuai dengan situasi yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, sehingga perlu antisipasi sejak awal. ‘’Rasa nasionalisme sudah mulai menurun. Bahkan, terorisme ada di mana-mana, baik di dalam pikiran orang yang merasa dirinya saja yang paling benar maupun dalam tindakan yang berakibat intolerir terhadap orang lain,’’ jelasnya. Peserta merupakan mahasiswa level S-2 MIH, bukan lagi level S-1. Karenanya, ia mengajak untuk mengkaji hal yang praktis, hal yang benar-benar terjadi yang dialami Indonesia dewasa ini. Dikaitkan dengan pariwisata karena pola ilmiah pokok Unwar adalah lingkungan yang berwawasan kepariwisataan. Jadi, setiap kegiatan khususnya kuliah umum dan seminar kepariwisataan tidak bisa jauh dari pola ilmiah pokok tersebut. Lingkungan berwawasan kepariwisataan tidak hanya dalam arti sempit tetapi juga dalam arti luas. ‘’Di mana pun berada, kita harus memperhitungkan lingkungan. Tantangan itu kita sudah tahu, lalu bagaimana mengantisipasi agar tidak seperti Bom Bali lalu,’’ beber Simon Nahak. (ad594)
Golden Tulip Jineng Resort Bali Rayakan Ulang Tahun Pertama
BULAN Oktober ini, Golden Tulip Jineng Resort Bali genap berusia satu tahun. Sebuah acara malam penghargaan yang ditujukan kepada para bisnis partner, direksi dan karyawan digelar, Sabtu (7/10) lalu. Piagam penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kemitraan bisnis dan kontribusi yang luar biasa terhadap hotel sejak pertama resmi dibuka tahun lalu. Berbagai acara hiburan dan hidangan spesial disajikan pada malam tersebut. ‘’Kami menyadari betapa pentingnya peranan travel agent baik online maupun offline, instansi pemerintahan, serta perusahaanperusahaan yang telah menjadi mitra bisnis kami hingga menjadikan Golden Tulip Jineng Resort salah satu hotel yang menginspirasi di area Kuta,’’ ungkap Willy Suderes selaku General Manager Golden Tulip Jineng Resort. ‘’Kami juga berterima kasih kepada seluruh karyawan atas kerja yang luar biasa dan tentunya para tamu yang telah berkunjung ke Golden Tulip Jineng Resort Bali,’’ tambahnya. Dalam menghadapi persaingan bisnis perhotelan yang semakin ketat, Golden Tulip Jineng Resort tetap optimis menjadi salah satu resort bintang empat terkemuka di Bali. Di malam yang sama, Golden
ULANG TAHUN – Suasana perayaan ulang tahun pertama Golden Tulip Jineng Resort Bali pada Sabtu (7/10) lalu. Tulip Jineng Resort meluncurkan berbagai aktivitas dan menu baru spesial seperti wisata Botani untuk anak-anak yang bisa bermain dan belajar tentang tanaman dan manfaatnya. Penawaran spesial paket Familycation ikut hadir bagi yang mencari paket hemat berlibur dengan keluarga. Golden Tulip Jineng Resort
juga untuk pertama kalinya mengenalkan menu baru spesial Ayam Goreng Kecombrang. Menu dengan bahan khas Nusantara yang memiliki aroma dan rasa unik manis pedas yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. ‘’Kunjungi website www.goldentulipjinengresortbali. com kami untuk informasi lebih lanjut,’’ ujar Willy Suderes. (ad596)
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
BRI Kanca Denpasar Gajah Mada dan Renon
Gelar Penarikan Undian Simpedes KEGIATAN pengundian hadiah bagi nasabah Simpedes Bank BRI Kantor Cabang (Kanca) Denpasar Gajah Mada dan Renon digelar bersamaan, Senin (9/10) kemarin. Penarikan undian tersebut memperebutkan hadiah grandprize berupa satu unit mobil Suzuki Ertiga dan satu unit Suzuki AVP serta puluhan hadiah menarik lainnya. Kegiatan yang dihadiri para nasabah Simpedes di kedua cabang itu juga disaksikan instansi terkait lainnya, seperti Dinas Sosial. Pimpinan BRI Cabang Denpasar Gajah Mada Subechan yang ditemui di sela-sela pengundian mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara berkala setiap enam bulan sekali atau satu periode. Kali ini merupakan periode I tahun 2017. Periode atau semester pertama ini mulai 1 Maret 2017 hingga 31 Agustus 2017. Kali ini nasabah Simpedes yang beruntung mendapatkan hadiah menarik berupa dua unit mobil dan puluhan sepeda motor. Dikatakannya, nasabah yang berhak mengikuti undian ini, yakni yang memiliki saldo Rp 100.000 dan kalipatannya. Setiap nasabah yang sudah memiliki tabungan Simpedes dengan saldo Rp 100.000 dan kalipatannya sudah bisa mengikuti undian ini. ‘’Semakin banyak saldonya, maka peluang untuk mendapatkan hadiah semakin besar,’’ ujar Subechan. Menurutnya, hadiah undian Simpedes selalu meningkat setiap
PENGUNDIAN - Suasana pengundian hadiah Simpedes periode I tahun 2017 BRI Kanca Gajah Mada dan Renon, Senin (9/10) kemarin. periodenya. Hal ini mengacu pada peningkatan saldo tabungan yang semakin besar. Di Kanca Gajah Mada selama enam bulan ini (MaretAgustus) pertumbuhan simpanan mengalami peningkatan Rp 78 miliar. ‘’Ini bentuk dari apresiasi kami kepada nasabah setia BRI, baik melalui pemberian hadiah maupun bunga yang bersaing,’’ katanya. Hadiah yang diundi berupa dua unit mobil (Ertiga dan APV), empat buah sepeda motor Honda Scoopy, empat buah sepeda motor Honda Vario, tiga unit sepeda motor Honda Beat, sembilan mesin cuci dan 10 unit TV LED 32 inci. Hadiah
ini untuk nasabah Simpedes BRI Kanca Gajah Mada. Sementara untuk nasabah Simpedes BRI Kanca Renon memperebutkan hadiah berupa satu buah sepeda motor Honda Vario dan sembilan buah sepeda motor Honda Beat. Nasabah Bank BRI selain berpeluang mendapatkan hadiah dalam program undian berkala, kini juga bisa mendapatkan hadiah langsung. Sebab, BRI telah meluncurkan program baru yang diberi nama Semarak Simpedes Eksis yang lebih dikenal dengan Aksi SUN. Program ini berlaku untuk nasabah baru dan eksisting. (ad313)
Fakultas Peternakan Unud
Laksanakan Diseminasi Hasil Kajian Iptek Ternak Babi di KUD Payangan
DALAM rangka aplikasi hasil penelitian khususnya pada ternak babi, Fakultas Peternakan Universitas Udayana (Unud) melaksanakan kegiatan Diseminasi Hasil Kajian Iptek Ternak Babi di Ruang Pertemuan KUD Payangan, Gianyar, Jumat (6/10) lalu. WD I Fakultas Peternakan Unud Dr. drh. I Gusti Agung Arta Putra, M.Si. mewakili Rektor Prof. Dr. Anak Agung Raka Sudewi dalam sambutannya mengatakan, hasilhasil penelitian yang dilakukan di perguruan tinggi semestinya mampu menyelesaikan permasalahan yang muncul di masyarakat, dan secara nyata dapat dimanfaatkan oleh peternak untuk meningkatkan pendapatan, serta mendukung program pemerintah dalam mengembangkan peternakan rakyat khususnya peternakan babi. Ketua Panitia Ni Luh Gde Sumardani, S.Pt., M.Si. menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Asosiasi Ilmuan Ternak Babi Indonesia
(AITBI), bertujuan menjalin komunikasi antara peneliti dan peternak secara langsung guna bersamasama mengembangkan sektor peternakan khususnya ternak babi. Materi tentang Potensi Babi Bali dan Upaya Pelestariannya disampaikan Prof. Dr. Komang Budaarsa, M.S. (Ketua AITBI), Manajemen Peternakan Babi oleh Dr. Ir. I Nyoman Tirta Ariana, M.S. (Peneliti/ PD3 Fapet Unud), Nutrisi Ternak Babi; Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Pakan Ternak Babi oleh Prof. Dr. Ir. I Gede Mahardika, M.S. (Fapet Unud), Manajemen Kesehatan dan Penyakit pada Ternak Babi oleh drh. Kadek Karang Agustina, M.Kes. (FKH Unud) serta Pemasaran Ternak Babi dan Produk Olahan oleh I Wayan Sukanata, S.Pt., M.Si. (Fapet Unud). Komang Budaarsa mengingatkan peternak bahwa selain babi ras yang telah berkembang pesat di masyarakat, salah satu plasma nutfah Indonesia khususnya Bali yang mempunyai potensi yang sangat tinggi untuk
MATERI - Ketua Pelaksana Luh Gde Sumardani (kanan) bersama tiga pemberi materi, yaitu Ketua AITBI Komang Budaarsa (kiri), WD I Fapet Unud I Gusti Agung Arta Putra dan Manajer KUD Payangan I Made Sederisma.
dikembangkan adalah babi Bali. Babi Bali sangat adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan, sehingga masih dapat berproduksi pada kondisi pakan dengan kualitas rendah. Nyoman Tirta Ariana menyatakan menerapkan hasil penelitian yang dipadukan dengan pengalaman peternak maka manajemen budi daya peternakan babi diyakini akan menjadi lebih efektif dan efisien. Menurut I Gede Mahardika, peternak harus mempunyai pengetahuan tentang standar kebutuhan nutrisi ternak babi, mampu membuat formulasi ransum yang sesuai dengan fase pertumbuhan dan menguasai teknologi pengolahan pakan, sehingga berbagai limbah yang potensial dapat dipergunakan sebagai bahan pakan berkualitas, serta mampu menghitung dengan cermat biaya yang dibutuhkan. Kadek Karang Agustina menyampaikan, program pencegahan penyakit dengan mengedepankan bioskuriti, vaksinasi dan medikasi secara teratur akan membuat anak babi bisa hidup dan terhindar dari serangan penyakit. Keberhasilan usaha peternakan tentu saja pada akhirnya ditentukan oleh manajemen pemasaran. Tentang hal ini, I Wayan Sukanata menyatakan peternak hendaknya bersatu membentuk usaha yang menangani pengadaan pakan dan pemasaran hasil yang selama ini sangat lemah sehingga pendapatan dapat ditingkatkan. Ketua KUD Payangan I Made Sederisma menyambut baik kegiatan diseminasi, lebih-lebih langsung menyasar masyarakat peternak sehingga informasi yang merupakan hasil-hasil penelitian diterima secara utuh untuk dapat diaplikasikan. (ad573)
Kota Denpasar Ikuti Lomba Sekolah Sehat
Tim Penilai Provinsi Nilai TK Kartika VII-14
TIM Penilai Lomba Sekolah Sehat Provinsi Bali melakukan penilaian terhadap TK Kartika VII-14, Senin (9/10) kemarin. Taman Kanak-kanak yang berada di Lingkungan Wirasatya ini merupakan wakil Kota Denpasar dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Bali. Hadir pula Bunda PAUD Kota Denpasar Nyonya I.A. Selly Dharmawijaya Mantra. Lomba sekolah sehat utamanya bertujuan mengembangkan karakter hidup bersih dan sehat dalam diri anak sejak usia dini. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes. mengatakan, TK Kartika VII-14 merupakan satu dari empat TK yang sebelumnya diseleksi ketat sebagai wakil Denpasar. Pascamenjadi yang terbaik di tingkat kota tahun lalu, pihaknya lantas melakukan pembinaan untuk persiapan lomba tahun ini di tingkat provinsi. Kriteria sekolah sehat utamanya menerapkan Trias Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat. ‘’Nanti dinilai dari segi manajemen sekolah sudah berwawasan kesehatan apa tidak. Dari awal, perencanaan, bagaimana melaksanakan apa yang direncanakan, kaitan dengan kesehatan, pendidikan kesehatan, hingga model koordinasi pelayanan dengan pembina kesehatan,’’ ujarnya. Menurut Armini, lomba sekolah sehat merupakan salah satu metode pembinaan terkait sekolah sehat. Walaupun juara bukanlah tujuan utama, pihaknya tetap menargetkan menjadi yang terbaik. ‘’Pembi-
naan yang paling penting. Sekolah sehat itu seperti apa sebenarnya sehingga masyarakat di sekolah, baik anak didik, komite maupun guru tahu,’’ jelasnya. Kepala TK Kartika VII-14 Putu Lasmini menyatakan kelas ibu balita merupakan salah satu inovasi dari Gerakan UKS di TK setempat. Kelas yang diadakan setiap bulan ini dibina Tim Kesehatan Puskesmas II Denpasar Barat. Para ibu dari kelompok A diberi pengetahuan tentang pola asuh, gizi dan tumbuh kembang putra-putri mereka. Ada pula kegiatan dokter kecil dan kerja bakti bersama warga sekitar sekolah. ‘’Dokter kecil setiap hari diberikan penyuluhan tentang cara cuci tangan yang benar dan melaksanakan sikat gigi massal setiap dua minggu sekali. Bersama guru, mereka juga memantau jentik
di rumah warga sekitar,’’ imbuhnya. Sementara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, sektor pendidikan dan kesehatan sangat perlu mendapatkan perhatian serius lantaran merupakan aset atau investasi dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat dan berbudi luhur. Trias UKS diarahkan untuk membentuk perilaku anak untuk hidup bersih dan sehat. ‘’Di sini Trias UKS bukan hanya slogan tetapi menjadi karakter kami yang tercermin dalam sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari,’’ ungkapnya. Menurut Rai Mantra, Tim Pembina UKS Denpasar telah melakukan berbagai pembinaan terkait perilaku hidup bersih dan sehat, kawasan tanpa rokok, dan kelas ibu balita (parenting). (ad595)
PENILAIAN - Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini membacakan sambutan Wali Kota dalam Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Bali di TK Kartika VII14 yang menjadi wakil Kota Denpasar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
seremonial
Utsawa Bali Sani VIII Unhi Ditutup dengan Kuliah Umum
5
Siap Berikan Proteksi bagi Masyarakat Bali Melalui Bancassurance
Agama dan Budaya Landasan Dasar Dalam Pembangunan Bali Bank BPD Bali Kerja Sama dengan Equity Life Indonesia UTSAWA Bali Sani (UBS) VIII Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar yang berlangsung sejak 2 Oktober 2017 resmi ditutup oleh Rektor Unhi Denpasar di Aula Unhi Denpasar, Minggu (8/10) malam lalu. Penutupan UBS VIII 2017 diisi penampilan berbagai kegiatan seni dan budaya seperti Calonarang serta kuliah umum oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dengan tema ‘’Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Berlandaskan Agama dan Budaya Hindu Bali’’. Selain itu, dilakukan pengumuman dan pemberian hadiah kepada para juara lomba. Wakil Bupati Badung mengapresiasi kegiatan Utsawa Bali Sani VIII yang dilaksanakan Unhi Denpasar. Terlebih pembukaan UBS VIII dilakukan di Paninsula, Kuta Selatan, dengan berbagai perade budaya yang melibatkan masyarakat setempat. Unhi Denpasar telah ikut berpartisipasi dalam konsep rencana pembangunan Kabupaten Badung yang berlandaskan filosofi religius agama Hindu dan budaya Bali. Apalagi, Kabupaten Badung telah berkomitmen semua konsep pembangunan berlandaskan agama Hindu dan budaya Bali dengan konsep Tri Hita Karana. ‘’Kami sangat mengapresiasi kegiatan budaya semacam ini (Utsawa Bali Sani) yang dilaksanakan oleh Unhi. Kegiatan budaya ini sangat relevan dengan konsep-konsep rencana pembangunan kami di Badung yang berlandaskan agama Hindu dan budaya Bali dengan konsep Tri Hita Karana untuk kesejahteraan masyarakat kami,’’ ujar Suiasa.
PENUTUPAN - Rektor Unhi Denpasar Ida Bagus Dharmika dan para wakil rektor bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa seusai kuliah umum pada penutupan Utsawa Bali Sani VIII/2017 di Aula Unhi Denpasar. Rektor Unhi Denpasar Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. menjelaskan, UBS merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun sebagai salah satu perwujudan pola ilmiah pokok Unhi Denpasar, yaitu berlandaskan agama dan kebudayaan. Kegiatan UBS diharapkan terus berlanjut dengan kualitas dan kuantitas yang lebih bagus, baik secara akademik maupun hubungannya dengan masyarakat luar. Kemeriahan parade budaya UBS mesti dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di Bali. ‘’Dalam konteks budaya, kesenian paling tinggi dan paling halus peradabannya, karena di kesenian orang bisa menilai, seperti menilai lukisan, kesenian, tarian yang bagus dan indah. Itu adalah peradaban yang muncul dari
masyarakat,’’ tandasnya. Oleh karena itu, Unhi Denpasar sebagai institusi pendidikan yang mempunyai visi yang sama dengan Kabupaten Badung, akan terus berupaya menggali potensi kesenian yang tumbuh dan berkembang di masyarakat untuk diimplementasikan dalam kehidupan nyata ini. ‘’Itulah yang akan terus kami kembangkan ke depannya. Mudah-mudahan fakultas seni yang ada di Unhi (seni kerawitan, seni tari dan seni rupa) bisa memanfaatkan wadah ini (Utsawa Bali Sani) sebaik-baiknya. Apalagi juara umum Utsawa Bali Sani tahun ini diraih oleh Fakultas Ekonomi dan Teknik. Ini menandakan bahwa seni sudah merata di dalam kehidupan masyarakat,’’ ujar Dharmika. (ad593)
Semarak Panen Hadiah Simpedes BRI Kanca Gianyar Periode I/2017
PANEN hadiah Simpedes BRI Kanca Gianyar Periode I/2017, Jumat (6/10) lalu terasa sangat istimewa karena dilaksanakan di gedung baru Kantor BRI Cabang Gianyar, Jalan Pudak No. 19 A Gianyar yang diresmikan pada 10 Juli 2017. Acara rutin enam bulan sekali ini sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada nasabah Simpedes BRI yang selalu setia dan loyal kepada BRI. Dalam acara tersebut juga diselenggarakan BRIZZI ZONE. Terdapat 11 tenan yang menyediakan berbagai jenis kuliner yang dapat dinikmati oleh para undangan dan para pekerja BRI Cabang Gianyar dengan bertransaksi menggunakan kartu BRIZZI. Kali ini hadiah utama undian Simpedes Periode I/2017 berupa 1 unit mobil Toyota Agya diraih nasabah atas nama Desak Putu Puji dari BRI Unit Gianyar. Pimpinan BRI Cabang Gianyar Made Maherni didampingi AMBM BRI Gianyar I Nyoman Gunadiasa dan Kepala Unit Gianyar Dewa Nyoman Wedana mengatakan, BRI dengan pelayanan setulus hati mengajak masyarakat untuk menabung dan meningkatkan terus saldonya, sehingga peluang meraih hadiah makin besar dalam periode undian Simpedes berikutnya. Tabungan Simpedes merupakan produk tabungan sangat melekat di hati masyarakat. Selain biaya bulanan sangat rendah, Simpedes juga memiliki banyak manfaat bagi nasabah, di antaranya real time online, dana dapat ditarik kapan
HADIAH – Penyerahan hadiah utama Panen Hadiah Simpedes BRI Kanca Gianyar kepada pemenang yang diwakili Kepala Unit Gianyar. saja di mesin ATM, layanan mobile banking, internet banking serta SMS notifikasi ketika adanya transaksi dana masuk maupun dana keluar dari rekening. Kartu ATM Simpedes juga dapat digunakan untuk berbelanja di toko-toko yang terdapat mesin gesek/EDC BRI. Saat ini posisi Tabungan Simpedes bulan September di seluruh Kantor Cabang Gianyar sebesar Rp 74.634.000.000 dan pinjaman Rp 48.262.000.000. Hal tersebut tidak lepas dari kontribusi Kantor-kantor BRI Unit yang ada di Gianyar di antaranya BRI Unit Gianyar, BRI Unit Bitera, BRI Unit Kesatrian, BRI Unit Lebih, BRI Unit Blahbatuh, BRI Unit Keramas, BRI Unit Sukawati dan BRI Unit
RUPS Bank Mantap
Guwang. BRI Gianyar juga memiliki beberapa Teras BRI yang berlokasi di Pasar Gianyar, Pasar Seni Sukawati, Tulikup, Goa Gajah, Pasar Seni Sukawati, Pasar Seni Guwang, Teras Keliling yang bersifat mobile, Kantor Cabang BRI Gianyar dan Kantor Cabang Pembantu Sukawati yang terletak di Celuk. Sementara untuk layanan Echannel, BRI Gianyar memiliki 62 mesin tarik tunai (ATM) dan empat buah mesin setor otomatis (CDM) yang tersebar di sejumlah tempat strategis. Bahkan, untuk mendekatkan diri dengan nasabah melalui Agen BRIlink, saat ini BRI Kanca Gianyar sudah memiliki 400 agen BRIlink. (ad590)
Akan Ekspansi Bisnis, Khususnya Perkuat Infrastruktur Digital
PT Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di Sheraton Bali, Kuta, Badung, Senin (9/10) kemarin. Dalam RUPS diputuskan dan ditetapkan Iwan Soeroto sebagai direktur. Sebelumnya, Iwan Soeroto adalah Sekretaris Perusahaan PT Taspen (Persero). Penunjukan direktur dari Taspen merupakan perwujudan sinergi BUMN antara Bank Mandiri dan Taspen sebagai perusahaan induk serta langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi Bank Mantap dengan perusahaan induk. Salah satu agenda utama RUPS LB juga menyetujui dan mengesahkan penyertaan modal perusahaan induk serta perubahan nama perusahaan dari sebelumnya PT Bank Mandiri Taspen Pos menjadi PT Bank Mandiri Taspen. Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, pemilik saham, telah menyetorkan modal kepada Bank Mantap yang akan digunakan perseroan untuk ekspansi bisnis, khususnya infrastruktur digital pada 2019. “Bank Mandiri telah menyetorkan Rp 119 miliar dan Taspen Rp 81 miliar sesuai kebutuhan modal perseroan sebesar Rp 200 miliar. Salah satunya untuk memperkuat layanan digital Bank Mantap tahun 2018 seperti mobile banking dan lain-lain. RUPS LB juga menyetujui perubahan nama perusahaan yang disesuaikan dengan pemilik saham saat ini, yaitu Bank Mandiri dan Taspen. Perseroan akan melakukan salah satu perubahan materi branding, yakni logo perusahaan, akan tetapi kita tidak mengubah nickname perusahaan Bank Mantap yang sudah akrab dengan publik,” ungkapnya. Dari sisi pertumbuhan, semakin tahun Bank Mantap terus bertumbuh. Hingga September 2017, Bank
PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) mengumumkan kerja sama strategis dalam pengembangan jalur distribusi bancassurance dengan PT Equity Life Indonesia yang diresmikan melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama bancassurance, Jumat (6/10) lalu. Acara penandatanganan kerja sama diselenggarakan di Rumah Makan Bendega. Direktur Kredit Bank BPD Bali Ni Nyoman Suryaningsih mengatakan, kerja sama bancassurance antara Bank BPD Bali dan Equity Life Indonesia ini dijalin karena melihat pasar asuransi jiwa di Bali yang sangat potensial. Hal ini bisa dijadikan salah satu pilihan untuk menjawab kebutuhan masyarakat Bali akan proteksi dan finansial. Bank BPD Bali dengan status Bank Umum Devisa merupakan bank lokal yang mampu dan memiliki aktivitas nasional dan internasional dengan tagline ‘’Bersama Anda Membangun Bali’’ turut dalam pembangunan menyukseskan program pemerintah dan menumbuhkan ekonomi terutama Provinsi Bali. Sementara itu, PT Equity Life Indonesia merupakan perusahaan asuransi lokal yang telah hadir selama 30 tahun untuk memberikan kontribusi asuransi jiwa, kesehatan dan pensiun kepada masyarakat Indonesia, sehingga sinergi ini memungkinkan terbentuknya kerja sama bancassurance yang kuat dan efektif. Meski kerja sama baru terjalin, pihaknya menargetkan 500 nasabah tahun ini di BPD Bali Cabang Denpasar dan Renon. Sebelumnya, Bank BPD Bali memiliki 35.000 nasabah THT (Tabungan Hari Tua). Dengan adanya peraturan baru dari OJK yang mengharuskan memiliki sertifikasi bancassurance, maka 35.000 nasabah THT tersebut akan diintegrasikan ke
KERJA SAMA – Kesepakatan kerja sama bancassurance antara Bank BPD Bali dan Equity Life Indonesia. Equity Life secara bertahap. BPD Bali akan diuntungkan karena selain mendapatkan promosi, juga memperoleh fee based income. ‘’Pendapatan kami kan dari kredit, treasury dan fee based income. Untuk meningkatkan pendapatan dengan kejenuhan dan situasi ekonomi seperti ini, maka kami harus meningkatkan fee based income,’’ ungkap Suryaningsih. Fee based income selalu ditargetkan meningkat 25 persen dari tahun sebelumnya. Direktur Marketing Tania Chandra didampingi Senior Vice President PT Equity Life Indonesia Dino Sjarif menyatakan optimis kerja sama ini saling menguntungkan. Menurutnya, masyarakat Bali lebih terbuka menerima produk-produk asuransi seperti asuransi jiwa. Sebelum bekerja sama dengan sebuah bank, prosedur yang harus dilewatinya di OJK sangat panjang. ‘’Termasuk service level berapa hari kami harus
membayar klaim. Ini dimonitor terus baik oleh regulatornya bank maupun regulatornya insurance,’’ tandasnya. Equity Life merupakan asuransi lokal yang berkomitmen ada di Indonesia. Dengan komitmen tersebut maka peluang bekerja sama khususnya dengan BPD menjadi lebih besar. Sebelum BPD Bali, pihaknya telah bekerja sama dengan BPD lainnya dan bank umum. ‘’BPD memulai bancassurance baru lima tahun, sedangkan nasabah BPD juga merupakan nasabah bank lain yang sudah melakukan bancassurance. Itu yang membuat pertumbuhan fee based income-nya menjadi lebih tinggi,’’ jelas Tania Chandra. Equity Life juga berkomitmen melakukan proses penjualan asuransi secara lokal yang disebut local content. Tim pemasarannya diambil dari wilayah setempat, sehingga secara budaya bisa lebih menyatu dengan tim pemasaran bank. (ad592)
Senator RI Dukung Penuntasan Kasus Hukum Penistaan Agama Hindu
Arya Wedakarna Minta Kapolri Tuntaskan Demi Keadilan
MASIH ingat dengan kasus pelaporan komponen umat Hindu terkait pelecehan hari raya Nyepi yang terjadi di masa lalu? Masih ingatkah laporan komponen umat Hindu terkait pelecehan pecalang oleh oknum pengurus FPI di Polda Bali? Di saat publik masih menunggu tindak lanjutnya, kini muncul laporan terkait dugaan pelecehan agama Hindu dan Pancasila oleh ES yang telah dilaporkan oleh komponen pemuda Hindu. Keprihatinan dan kekhawatiran bahwa masalah pengaduan umat Hindu yang tidak ditanggapi dengan baik oleh aparat hukum kembali diingatkan oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di sela– sela pertemuan Komite III Bidang Agama, Budaya dan Kesra di Jakarta. ‘’Sebagai wakil rakyat Bali dan wakil 10 juta umat Hindu di Senayan, saya masih belum puas terhadap kinerja aparat penegak hukum khususnya jika dinilai dari cara penyelesaian tentang kasus– kasus berbau SARA khususnya di Bali. Selama ini Bali dengan mayoritas umat Hindu kerap menjadi sasaran diskriminasi oleh oknum kaum radikal. Umat Hindu termasuk aktivis, ormas dan lembaganya sudah melakukan hal baik, yakni taat hukum dengan melaporkan oknum yang bermasalah melalui saluran hukum yang ada. Tapi sekarang coba periksa ya, apa pernah ada kasus yang dilaporkan umat Hindu diselesaikan dengan tuntas?’’ kilahnya. Gusti Wedakarna yang menjadi pejabat negara sejak 2014, mencatat banyak kasus pelecehan Nyepi, kasus pelecehan pecalang, kasus pelecehan Dewa Ganesha, tetapi apa itu ditindaklanjuti? ‘’Seharusnya aparat hukum jan-
SAMBUT - Senator RI Dr. Arya Wedakarna (kanan) saat menyambut Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. gan menganaktirikan posisi umat Hindu. Bahaya jika terakumulasi kekecewaan umat Hindu. Ini perlu perhatian Mabes Polri dan negara. Jika kasus–kasus yang dilaporkan ke Mabes atau Polda tidak ditindaklanjuti, efeknya tahu sendiri seperti apa. Ini otokritik saya terhadap aparat hukum. Sebagai anggota DPD-RI dari Bali yang membidangi agama dan budaya, saya akan beri masukan tentang kinerja aparat hukum terkait di Bali,’’ tegasnya. Soal dugaan pelecehan agama Hindu yang dilakukan ES yang kini videonya sudah viral di Nusantara, pihaknya masih percaya akan kedaulatan hukum di Indonesia. ‘’Tidak pantas mereka yang mengaku ahli hukum melakukan pelanggaran hukum. Terkait keinginan sejumlah pihak mayoritas yang masih saja memancing isu SARA dengan isu pendirian negara agama atau kekhalifaan, saya in-
gatkan Pancasila itu sudah final. Jangan lagi otak–atik ajaran–ajaran agama yang sah di Indonesia. Kurangi mengomentari urusan agama orang lain. Saya mendukung langkah hukum untuk pelecehan agama Hindu terkait Tri Murti ini,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Menurutnya, Bali mendorong gerakan Presiden Joko Widodo untuk memberantas gerakan radikalisme, baik yang dilontarkan oleh individu maupun kelompok ormas. ‘’Saya mendukung sekali Presiden Jokowi untuk bersihbersih terkait isu SARA seperti ini. Sekarang kita siapkan elemennya dulu, baik dukungan akan Perppu Ormas maupun RUU Terorisme. Saya mendukung agar TNI dimasukkan dan diberi peran ke RUU Terorisme, jadi jangan hanya Polri,’’ ujar Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center Tampaksiring. (ad588)
Laksmi Puja
Lancarkan Aliran Rezeki Lewat Jalan Dharma
BERSAMA - Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso beserta jajarannya berfoto bersama usai RUPS LB di Sheraton Bali, Kuta. Mantap berhasil membukukan laba Rp 153 miliar (sebelum pajak). Laba bersih perseroan pada periode tersebut tercatat Rp 110 miliar, tumbuh 172,7 % dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun lalu. Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menjelaskan, pertumbuhan laba hingga kuartal ketiga tahun ini menunjukkan bahwa kinerja perseroan semakin membaik di tengah situasi makro ekonomi dan daya beli masyarakat yang belum kondusif. “Kami bersyukur hingga September tahun ini kredit yang disalurkan Bank Mantap mencapai Rp 9,15 triliun,” ujarnya. Kredit Bank Mantap hingga September 2017 melonjak 108,4% dibandingkan kuartal ketiga tahun lalu yang mencapai Rp 3,56 triliun. Pertumbuhan kredit perseroan dimotori segmen pensiunan meningkat 368,7% secara yoy menjadi Rp 6,99 triliun, dengan rasio NPL kredit secara keseluruhan 0,62 %.
“Pada periode yang sama dari penyaluran kredit UMKM tumbuh 184,9% menjadi Rp 6,90 triliun, sedangkan kredit non-UMKM Rp 2,25 triliun atau tumbuh 97,0% secara yoy. Pertumbuhan laba perseroan ditopang laju kredit dan berhasil melakukan efisiensi operasional sehingga menurunkan rasio BOPO dari 85,61 menjadi 84,85% dan biaya atas pendapatan (CER) dari 72,72 menjadi 65,33%,” tuturnya. Direktur Bank Mantap Muhamad Gumilang menjelaskan, sampai September 2017, posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan Rp 8,72 triliun, meningkat 108,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Komposisi DPK perseroan masih didominasi deposito 82,3% disusul tabungan 17,3% dan giro 0,4%. Pada periode yang sama, fee based income tumbuh 309,3% menjadi Rp 113,3 miliar secara yoy. Sementara rasio LDR perseroan berada pada kisaran 85,44% dan CAR mencapai 20,73%. (ad589)
AGAMA Hindu meyakini bahwa tujuan hidup ada empat, yaitu dharma, artha, kama dan moksa. Namun, kenyataanya saat ini artha atau uang merupakan kebutuhan hidup yang paling utama. Sebab, tanpa uang kita tidak mungkin mampu memenuhi kebutuhan hidup. Hanya pada saat kebutuhan hidup kita telah terpenuhi baru kita bisa melaksanakan dharma atau bee bread baik. Berbuat baik adalah cara paling sederhana untuk meraih kebahagiaan, baik semasih hidup maupun setelah mati. Dalam istilah orang Hindu disebut moksartham jagadhita ya chaiti dharma. Sayangnya tidak semua orang tahu bagaimana cara memperlancar aliran rezeki ke dalam rumah tangga dengan aman. Untuk itu, Ambara Ashram akan menggelar acara Laksmi Puja. Laksmi Puja adalah proses pembukaan 11 pintu rezeki. Laksmi (Sri Rambut Sedana) adalah nama salah satu dewi perwujudan Tuhan dalam manifestasi Beliau sebagai pemberi rezeki. Dalam proses ini Anda akan dibimbing oleh Kadek Siwa Ambara sehingga dalam hitungan beberapa hari saja akan terjadi perubahan dalam keluarga Anda. Seperti hidup Anda akan menjadi lebih bahagia, lebih tenang, lebih sabar dalam menghadapi masalah dan lebih harmonis dalam keluarga. Keharmonisan dalam keluarga akan mampu menarik rezeki dari alam semesta. Ribuan masyarakat Bali sudah mengikuti dan mendapatkan manfaat dari Laksmi Puja ini. Ikuti Laksmi Puja bersama Kadek Siwa Ambara pada 5 November 2017 pukul 15.00-20.00 Wita di Ambara Ashram, Banjar Nyuh Kuning, Mas, Ubud, Gianyar. Bagi yang akan ikut silakan ketik: namalaksmipuja, lalu SMS ke 081 239 677 179. Peserta agar membawa uang koin Rp 1.000 sebanyak 108 biji untuk diberkati yang akan digunakan sebagai sarana pemujaan di rumah Anda. Pakaian sembahyang dan mohon hadir 15 menit sebelum acara karena acara dimulai tepat waktu. Peta lokasi, dari Patung Barong Batubulan lurus ke utara 9 km. Kalau sudah ketemu Pertamina di Desa
Dewi Sri Laksmi pemberkah rezeki, Dewa Ganesha penganugerah kesuksesan. Tebongkang belok kanan 1,5 km. Sehabis jembatan nikung belok ke kiri 700 meter, kiri jalan depan Pura Ulun Carik, Nyuh Kuning. (ad591)
OPINI
6
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Kurikulum Kebencanaan Terintegrasi APA yang pertama kali mesti dilakukan ketika terjadi musibah bencana banjir, longsor, badai puting beliung, kebakaran, tsunami, erupsi gunung berapi, maupun musibah bencana lainnya? Beberapa orang mungkin dengan cepat dan sigap bisa menjawab pertanyaan ini. Namun dari sekian jawaban itu, tidak banyak yang benarbenar sesuai prosedur atau runtutan tindakan pertama, kedua dan selanjutnya yang mesti dilakukan. Ketika pertanyaan dilanjutkan, apa saja potensi bencana terbesar di lingkungan mereka, pengetahuan mereka tentang berbagai bencana itu, tidak banyak yang bisa menjawab. Itu jawaban dari orang dewasa, bagaimana dengan anak-anak? Pengetahuan tentang bencana (alam) yang didapat anak-anak sangatlah minim, baik dari pendidikan formal di sekolah maupun dari pendidikan informal seperti dari orang tua mereka maupun lingkungannya seperti tokoh masyarakat, perangkat desa/prajuru adat. Padahal, Indonesia termasuk Bali ini merupakan daerah yang sangat berpotensi dan rawan bencana alam. Sungguh sangat miris, mereka tidak tahu apa-apa yang mesti dilakukan sementara musibah bencana bisa terjadi dan mengancam setiap saat. Semestinya, bukan hanya mereka tetapi kita semua yang berada di Indonesia memiliki pengetahuan yang cukup tentang kebencanaan. Teutama, tentang kebencanan letusan gunung berapi karena Indonesia masuk dalam ring of fire (lingkungan cincin api). Pengetahuan tentang ring of fire ini, mungkin telah didapatkan siswa di sekolah lewat pelajaran geografi. Misalnya tentang Sirkum Mediterania, deretan pegunungan berapi aktif dari Pegunungan Alpen di Eropa yang menyambung hingga Pegunungan Himalaya di Asia lalu masuk Indonesia melalui Pulau Sumatera. Atau tentang Sirkum Pasifik, deretan gunung berapi dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan hingga Pegunungan Rocky di Amerika lalu ke Jepang, Filipina, sampai Indonesia melalui Sulawesi. Hanya itu, tidak ada pelajaran lebih detail tentang tanda-tanda jika gunung itu akan meletus dan langkah apa saja yang mesti diambil jika hal itu terjadi. Untuk mengajarkan tentang kebencanaan ini, tidaklah cukup sebatas teori. Anak didik mesti diajarkan bagaimana menghadapi kondisi sebenarnya. Untuk ini, kurikulum bisa dibuat terintegrasi dengan tidak hanya melibatkan para pakar, tetapi juga para praktisi seperti Badan Penanggulangan Bencana di pusat maupun di daerah, Dinas Pemadam Kebakaran, SAR dan lainnya. Siswa secara berkala dilatih kesiapsiagaan tidak hanya menghadapi bencana, tetapi juga melakukan langkah-langkah penanggulangan korban bencana. Selanjutnya di tingkat umum, bisa dilakukan di setiap banjar dan kelompok-kelompok masyarakat seperti Karang Taruna, ibu-ibu PKK/Dharma Wanita dan lain-lain seperti yang telah dilaksanakan di perusahaanperusahaan maupun instansi pemerintah. Jika hal ini bisa dilakukan sejak dini, masyarakat akan selalu siap dalam menghadapi situasi kebencanaan. Bahkan, ini sudah dapat dilakukan anak-anak. Mereka tidak hanya bisa menyelamatkan diri masing-masing sebagai langkah pertama dalam menghadapi kebencanaan, tetapi juga siap menjadi relawan bagi yang lain. Dengan demikian, tugas-tugas dalam menghadapi situasi kebencanaan pun akan menjadi ringan. Bahkan, dengan berbekal pengetahuan yang memadai tentang potensi bencana, prosedur penanggulangan bencana, masyarakat tidak gampang lagi bisa dipengaruhi berita-berita hoax yang disebar oknum tidak bertanggung jawab yang menyebabkan kekacauan di masyarakat yang tertimpa bencana. Dampak lebih lanjut dari kesiapan masyarakat menghadapi bencana ini, tentu anggaran kebencanaan bisa ditekan untuk dialihkan ke pos-pos lain yang lebih memerlukan. Salah satunya, tentu ke pos pendidikan dan pelatihan kebencanaan ini. Anggaran kebencanaan yang demikian besar, bisa dipakai mempersiapkan dan menyusun kurikulum dan pendidikan serta latihan (diklat) kebencanaan. Tentu ini memang memerlukan sebuah kajian dan persiapan matang. Yang jelas, ke depan pendidikan tentang kebencanaan mendesak diberikan sejak dini, tidak sebatas teori tetapi terintegrasi langsung dengan praktik melibatkan berbagai stakeholder kebencanaan.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Partisipasi Tanggap Darurat di Posko Bencana
Dalam upaya tanggap darurat untuk mengantisipasi dampak yang terjadi akibat kondisi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem yang saat ini dalam level awas, maka dipandang perlu untuk melakukan upaya promotif dan preventif di posko bencana yang tersebar di wilayah Provinsi Bali. Sehubungan dengan hal tersebut, untuk lebih meningkatkan jalinan kemitraan dengan para dunia usaha/ormas/LSM, maka kami sangat mengharapkan partisipasinya bersamasama membantu masyarakat di pengungsian sesuai dengan peran dan fungsinya. Kegiatan ini perlu dilakukan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk membantu saudara-saudara yang sedang membutuhkan. Demikian yang dapat kami sampaikan, atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih. dr. Ketut Suarjaya, MPPM. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali
Inspirasi dari Anak-anak Pengungsi Wacana pariwisata memenuhi teks pelajaran di sekolah. Bukti, pendidikan telah berhasil menanamkan satu konsep kuat di kepala siswa: Bali identik dengan pariwisata. Karena itu, rasanya tidak lengkap jika membicarakan Bali tanpa mengaitkan dengan pariwisata. Bagi siswa, sepertinya tidak ada hal lain di Bali, kecuali pariwisata. Semuanya adalah pariwisata, dari persoalan pantai hingga upacara ngaben.
Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. emikianlah, betapa kuatnya wacana pariwisata merasuki siswa padahal kenyataannya, keluarga mereka tidak hidup dari sektor ini. Sementara itu di masyarakat, hal yang sama terjadi karena siapa pun selalu bicara pembangunan dan mengaitkan dengan pariwisata (desa wisata, agrowisata, wisata spiritual, wisata kuliner, wisata budaya, dan lain lain). Sehingga wacana pembangunan lain, seperti pertanian sama sekali tidak menarik perhatian. Pendidikan di Bali pun ternyata tidak pernah mencoba keluar dari wacana pariwisata dengan mengajukan wacana tandingan sehingga siswa sadar bahwa Bali bukanlah identik hanya dengan pariwisata. Lebih jauh lagi, sekolah tidak pernah mencoba mengurai sejarah pariwisata di Bali, yang kolonialistis. Didasari oleh pandangan kolonial bahwa Bali tidak memiliki lahan luas untuk proyek tanam paksa maka eksploitasi kebudayaan Bali sebagai gantinya. Proyek pariwisata kolonial diawali dengan pemasaran Bali yang telah dikomodifikasi lewat sejumlah label, seperti “surga terakhir”, “Pulau Dewata”, “eksotisme”, “Pulau Surga”. Harus diingat, orang Bali tidak pernah menciptakan label “tinggi” seperti itu karena sikap masyarakat yang rendah hati. Namun karena
D
kekuasaan kolonial, maka orang Bali pun tunduk kepada pelabelan tersebut. Sampai saat ini, label-label kolonialis terhadap Bali tetap dipertahankan, bukan karena orang Bali jemawa tetapi karena mereka ternyata tanpa disadari tetap mengalami kolonialisasi mental. Pendidikan di Bali juga belum mampu membebaskan mental terkolonialisasi tersebut sehingga menjadi salah satu alasan, mengapa wacana pariwisata merasuki pikiran siswa dan guru. Dalam kondisi inilah, pendidikan semakin menjauhkan usahanya dalam mengembangkan kesadaran siswa terhadap ancaman bencana alam. Karena itu, siswa tidak pernah belajar mengenai bencana alam, seperti gempa bumi atau erupsi gunung api, secara praktis di atas satu alasan yang tidak bisa ditampik bahwa mereka hidup di daerah “cincin api”. Bahkan, secara geologi, pulau yang mereka tinggali ini adalah sebuah pulau vulkanik yang menyembul dari dasar samudera. Tulisan ini diilhami oleh kisah dari lapangan pengungsian anakanak desa Jungutan di sebuah SD di Desa Sibetan, Karangasem, ketika status Gunung Agung naik ke level tertinggi. Di sekolah ini, anak-anak tersebut berebut masuk ruang perpustakaan. Mereka mencari atlas dan buku-buku mengenai gunung berapi di Indonesia. Kisah ini sangat inspiratif sekaligus mengkritik pendidikan di Bali yang ternyata memang
sangat abai terhadap ancaman bencana alam. Anak-anak pengungsi ini mencoba memahami apa yang dialami melalui atlas dan buku gunung api. Mereka dengan cepat mafhum dan menjadi sangat arif terhadap keadaan, seperti kepanikan dan kekacauan sosial yang terjadi akibat meningkatnya aktivitas Gunung Agung, yang menjadi bagian kehidupan sehari-hari mereka di desa. Gunung Agung yang mereka kenal sejak lahir adalah gunung tertinggi di Bali, sebagaimana ditegaskan lagi oleh namanya yang “agung”. Gunung ini menjadi tujuan para wisatawan yang ingin menginjak puncak tertinggi Pulau Bali. Gunung ini memiliki kompleks pura terbesar, yaitu Pura Besakih yang juga sangat terkenal ke seluruh dunia. Gunung ini juga memberi berkah pasir bagi penduduk. Singkat kata, tidak ada yang mengkhawatirkan, demikian pun anak-anak pengungsi Desa Jungutan. Tetapi pada September 2017 ini, mereka berhadapan dengan kenyataan yang menjungkirbalikkan semua fakta geologi, sosial, dan mistik mengenai Gunung Agung. Mereka menyaksikan dan menjadi bagian dalam kekacauan, rasa panik, ketakutan, dan harus meninggakan rumah, anjing kesayangan, atau hewan ternak. Semua ini terjadi karena aktivitas Gunung Agung di sebelah desa mereka. Namun secara kebetulan, pengalaman mereka menjadi pengungsi, dengan me-
nempati ruang perpustakaan SD Sibetan, lewat atlas dan bukubuku gunung api di Indonesia, menjadikan mereka mengerti, apa sebenarnya yang tengah terjadi pada Gunung Agung. Mereka belajar mengenai sumber bencana alam besar yang tidak jauh sama sekali dari halaman rumah atau sekolah mereka. Serta mencoba berdamai dengan gosip-gosip mistik di media sosial, seperti awan Naga Besuki yang menaungi puncak Gunung Agung. Memetik tuah kisah tersebut, tulisan ini bermaksud mengajukan ide kepada masyarakat Bali dan pemerintah, agar mulai memikirkan memasukkan wacana-wacana bencana alam ke dalam pelajaran sekolah. Hal ini tidak hanya dilakukan ketika terjadinya bencana tetapi secara berkelanjutan sebagai wujud kewaspadaan yang berkesinambungan karena posisi Pulau Bali secara geologi memang rawan bencana. Bayangkan, dalam rentang 10 tahun saja, setelah 1963, Seririt diguncang gempa hebat. Kini, Gunung Agung menunjukkan potensi bencana lagi hanya dalam waktu 50 tahun. Itulah alasan mengapa perlu memasukkan pelajaran kebencanaan di sekolah di Bali. Pelajaran bencana alam bagi siswa di Bali bukan untuk menakut-nakuti tetapi untuk mengembangkan kesadaran betapa pulau ini memang rawan bencana. Pelajaran ini diharapkan menjadikan siswa memiliki kearifan dan bersikap tenang ketika terjadi bencana sehingga bisa menyelamatkan diri untuk menghindari korban jiwa. Pelajaran bencana di sekolah juga diharapkan agar siswa tidak mengalami goncangan mental atau trauma manakala pada suatu kali bencana yang tidak bisa diprediksi akan terjadi. Dengan demikian, pikiran mereka fokus kepada usaha menyelamatkan diri.
Memacu Investasi dan Daya Saing George Soros, ekonom kapitalis yang radikal itu, sekitar dua dekade lalu, pernah menuliskan, “Meskipun pemerintah memiliki kekuasaan untuk campur tangan dalam masalah ekonomi, ia akan tetap tertekan oleh persaingan global. Jika suatu pemerintahan menekankan syarat-syarat yang tidak memberi dampak baik bagi aliran modal, maka modal akan berupaya untuk kabur.” Secara implisit pernyataan ini jelas benar, baik secara teori maupun praktik yang telah terbukti. Ketika pemerintah merumitkan pengurusan bagi upaya pemasukan modal luar ke dalam negeri, maka para investor – orang yang jeli dan tak mau ambil risiko – dapat dipastikan langsung pergi, tanpa berpaling. Padahal secara sisi yang mendominasi, pemerintah memerlukan modal berbentuk dana segar untuk kelangsungan pembangunan di dalam negeri. Untuk itu, atau tepatnya untuk meraup dana segar itu, pemerintah harus memberi kemudahan, akses dan kesempatan kepada para investor untuk menanamkan asetnya tanpa merasa khawatir. Itulah yang dilakukan Singapura. Demi melanggengkan masuknya modal, Singapura membuat kebijakan yang amat menyenangkan investor, yaitu: tidak ada pajak penambahan aset, tidak ada pewarisan pajak, kemudahan akses, perizinan jelas dan terjamin, peraturan penjualan properti yang transparan, dan kepemilikan asing diakui pemerintah. Tentu atas faktor-faktor inilah yang selama ini berhasil menjadikan Singapura menjadi surga para investor – bahkan termasuk investor dari Indonesia. Kenyataan sampai saat ini, Indonesia belum menjadi tujuan utama bagi aliran modal investasi asing. Teruntuk kawasan ASEAN, investor – atas alasan-alasan di atas – tentu-
Oleh Muhammad Husein Heikal nya lebih tertarik menaruh dana mereka di Singapura. Padahal semestinya, Indonesia juga merupakan surga yang menggiurkan bagi para investor. Akan tetapi, dikarenakan faktor-faktor keberhasilan yang dilakukan Singapura belum terimplementasi sepenuhnya di Indonesia, konon hal tersebut belum terwujud. Maka untuk menatap kadar persaingan itu, mari kita membaca Global Competitiveness Index 2017-2018 yang baru saja dirilis beberapa waktu lalu oleh World Economic Forum (26/9). Forum ini menempatkan Indonesia pada peringkat 36 dari 137 negara. Posisi ini menaik 5 peringkat bila dibandingkan tahun sebelumnya, peringkat 41. Meski meningkat, secara global maupun regional Asia Tenggara, posisi Indonesia masih tetap berada di bawah posisi Singapura (peringkat 3), Malaysia (23), dan Thailand (32). Konsep daya saing tetap tidak berubah, yakni merupakan kombinasi dari faktor-faktor yang menentukan produktivitas suatu negara, yang merupakan dasar standar kehidupan suatu negara dan mesin pertumbuhan ekonominya. Peringkat daya saing ini dilakukan agar negara kompetitif bakal menjadi lebih produktif. Tentunya, pengukuran daya saing ini menggunakan berbagai ukuran berbeda dan mempertimbangkan banyak faktor. Namun setidaknya, ada empat tren utama yang dirilis WEF sebagai landasan ataupun alasan agar suatu negara hendak memacu daya saing agar lebih kompetitif dalam berbagai persaingan di dunia. Pertama, yaitu paradoks produktivitas.
Dapat kita saksikan dunia teknologi berkembang dengan sangat pesat. Lantas, apakah berbagai inovasi yang muncul menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi? Inilah yang harus didongkrak, ya peningkatan produktivitas lewat teknologi yang kian inovatif. Kedua, revolusi industri keempat. Sedekade terakhir kita melihat perkembangan yang amat besar dalam kecerdasan buatan, materi baru, biologi sintetis, teknologi atau bahkan big data. Ketiga, ketimpangan pendapatan. Pada masa revolusi industri berlangsung, orangorang pindah dari pekerjaan pertanian bergaji rendah ke pekerjaan dengan gaji lebih baik di kota. Ini memberi dampak berantai pada pendapatan warga yang tinggal di pasar negara berkembang, yang terus tumbuh lebih cepat daripada mereka yang tinggal di negara maju. Maka otomatis ketimpangan pendapatan di tingkat global telah menurun. Keempat, peningkatan populasi pekerja. Dalam beberapa dekade terakhir, setidaknya 4 miliar orang, terutama orang-orang di Asia, memasuki pasar tenaga kerja dunia. Orang-orang ini sangat terampil dan profesional harus terus diperbanyak untuk mengejar kekompetitifan yang tengah gencar berlangsung di dunia. Dari keempat tren pemacu di atas, maka tak pelak, Indonesia mesti berusaha untuk menciptakan berbagai kebaruan yang inovatif, produktif dan bermutu agar bisa menjadi pemenang dalam persaingan global. Sebab, peningkatan daya saing adalah salah satu faktor pendongkrak pertumbuhan ekonomi inklusif, yaitu pertumbuhan yang memberikan perubahan positif dan menguntungkan masyarakat dan juga lingkungan.
Kisah anak-anak Sibetan dari tempat mereka mengungsi itu, juga kritik terhadap kuatnya dominasi wacana bahwa Bali identik hanya dengan pariwisata. Kisah mereka menyadarkan masyarakat bahwa Bali tidak hanya harus dikaitkan dengan pariwisata tetapi juga ancaman bencana gempa bumi atau gunung meletus. Hal ini harus dimulai di sekolah karena peranan dan akses sosiologis lembaga pendidikan ini sangat besar. Tujuan penyelenggaraan pelajaran bencana alam tentunya tidak terbatas pada pengembangan dan pemeliharaan kewaspadaan semata tetapi juga berpengaruh terhadap sikap hidup siswa kelak di masyarakat. Hal ini terkaitkan dengan sektor pembangunan, hubungan sosial, dan ekonomi. Pembangunan gedung-gedung di Bali harus memberi jaminan keselamatan jika diguncang gempa, demikian pula bangunan-bangunan perumahan atau pura. Hubungan sosial ketika terjadi bencana perlu juga dibina melalui pelajaran bencana sehingga siswa sejak dini dipersiapkan memiliki kepekaan sosial yang tulus ketika terjadi bencana. Persoalan ekonomi merupakan salah satu yang pelik ketika bencana terjadi, seperti kenyataan para pengungsi Gunung Agung tahun ini. Jika masyarakat sudah dibekali pengetahuan atau wawasan kebencanaan, ketika ada tanda-tanda Gunung Agung akan erupsi, mereka sudah bersiap menjual ternak ke pasar hewan sehingga tidak harus meninggalkan ternaknya di desa dalam keadaan kelaparan, ancaman pencurian, dan tidak juga harus membawa serta mengungsi karena sangat mengganggu, demikian pula akan terhindar dari ancaman para tengkulak jahat. Penulis, Dosen Undiksha, Singaraja
POJOK Gubernur Bali sebut data jumlah warga zona awas selama ini ngawur. - Jumlah warga kok ‘’disunat’’. *** KPK akan panggil kembali Setya Novanto dalam sidang Andi Narogong. - Semoga tak sakit lagi. *** Gamawan akui tak ada urusan dengan investor terkait proyek e-KTP. - Fee proyek bagaimana?
Penulis, Analis Economic Action (EconAct) Indonesia
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
BUKIT JAMBUL Panorama alam di areal objek wisata Bukit Jambul, Desa Pesaban, Kecamatan Rendang, Karangasem, menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini. Foto diambil belum lama ini.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
KEREPYAK Serangkaian HUT ke-524 Kota Tabanan, digelar Parade Baleganjur di Lapangan Baturiti, Minggu (8/10) hingga Selasa (10/10) ini. Tampak peserta dari Poyan, Luwus, menampilkan baleganjur dengan kreasi kerepyak.
Figur
Sadar Rehabilitasi
SETELAH diberikan berbagai sentuhan dalam penanganan narkoba, di antaranya sosialisasi dan dibentuknya agen pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN), kondisi warga Desa Kutuh terus membaik. Bahkan, beberapa warga di Desa Kutuh yang Bali Post/rah menjadi pecandu narkoba, mereka dengan sukarela datang ke BNNP Bali maupun BNNK Badung mengikuti program rehabilitasi. “Sekarang masyarakatnya lebih terbuka dan tidak lagi merasa takut. Hal ini bisa dicapai berkat perhatian khusus BNN, BNNP Bali, BNNK Badung, Pemkab Badung dan aparat desa setempat,” kata Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, Senin (9/10) kemarin. Seperti yang dilakukan BNNK Badung, Minggu (8/10) malam, melaksanakan kegiatan diseminasi informasi P4GN melalui pergelaran seni budaya yaitu wayang Cenk Blonk bertepatan dengan Karya Agung Memungkah, Nganteg Linggih lan Mepedudusan Agung. “Melalui pertunjukan wayang Cenk Blonk ini disampaikan bahaya penyalahgunaan narkoba, upaya pencegahan dan rehabilitasi. Agar pertunjukan tidak satu arah, dialog interaktif disampaikan dalam bentuk tanya jawab antara saya dengan dalang. Yang menonton banyak sekali ada sekitar 500 orang,” ungkapnya. Masmini berharap setelah menonton wayang tersebut, masyarakat di Desa Kutuh lebih aktif andil dalam upaya P4GN. Selain itu menjadi desa wisata yang bersih dari narkoba. “Saya mengapresiasi perangkat Desa Kutuh karena tetap berkomitmen menolak peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya. (rah)
83 Persen Kondisi Mantap KONTRAK proyek peningkatan jalan provinsi dengan pihak ketiga dipastikan sudah clear bulan September lalu. Pemprov Bali khususnya Dinas PU dan Penataan Ruang tinggal melakukan pemeliharaan saja. Proyek peningkatan dan pemeliharaan jalan untuk Bali Post/rin tahun ini kurang lebih sepanjang 60 km di seluruh Bali. Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali I Nyoman Astawa Riadi mengatakan hal itu, belum lama ini. “Mengenai jalan sudah clear kontraknya di bulan September. Seluruh kegiatan kita di 2017, seperti misalnya Jalan Diponegoro sudah clear. Kemudian jalanjalan yang tersebar di seluruh Bali yang kita kerjakan di 2017, kontrak sudah berakhir. Tinggal masa pemeliharaan,” ujarnya. Hingga saat ini, lanjut Astawa, jalan provinsi sudah 83 persen dalam kondisi mantap yang diartikan baik dan sedang. Sisanya, jalan yang masih kurang mantap ditanggulangi sementara dengan pemeliharaan atau patching (perbaikan jalan, red) pada kerusakan seperti lubang. Saat ini, jalan yang masih kurang mantap banyak terdapat di ruas jalan Batur-Kubutambahan. “Bukan karena kendaraan berat saja, tapi memang karena umurnya sudah harus mendapatkan penanganan. Kemudian cuaca,” jelasnya. Astawa mengaku terus menjaga agar kondisi jalan yang sudah baik dan sedang atau mantap tidak turun menjadi rusak. Secara keseluruhan, jalan provinsi mencapai 743,34 km yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Pada tahun 2018 mendatang, pihaknya mengusulkan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk jalan. “Itu untuk setengah dari sisa 17 persen jalan yang masih rusak. Paling tidak capaian pada tahun 2018 itu 90 persen kondisi jalan sudah mantap,” tandasnya. (rin)
7
Bali Post/martawan
Tiga Tahun Terakhir Sulit Capai Target
Kebijakan BBNKB Diusulkan Ditinjau Denpasar (Bali Post) -
Pendapatan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) khususnya BBNKB 1 masih sulit mencapai target. Hingga kuartal ketiga tahun 2017 baru terealisasi pada kisaran 62 persen dari target 75 persen. Kondisi ini sudah berlangsung sejak tiga tahun terakhir, tepatnya mulai 2015 lalu.
“Dari tahun 2015, 2016, 2017, hampir setiap tahun mengalami penurunan sesuai apa yang diproyeksikan oleh Gaikindo dan AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia). Tidak saja untuk Bali, bahkan secara nasional,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali I Made Santha dalam Rapat Kerja antara Komisi II DPRD Bali dan OPD Mitra Kerja di gedung dewan, Senin (9/10) kemarin. Santha mengusulkan agar kebijakan BBNKB ditinjau kembali. Mengingat, BBNKB saat ini diberlakukan sebesar 15 persen. Sementara di provinsi lain, besaran BBNKB lebih rendah yakni antara 10 sampai 12 persen saja.
Pihaknya meminta ada pertemuan khusus yang digelar antara Bapenda dan Komisi II dalam waktu dekat. “Barangkali ini juga sudah menjadi pemikiran kita semua, terutama dari Komisi II kita bahas bersama-sama apakah nanti ada review kembali terhadap kebijakan besaran BBNKB,” jelasnya. Bila pendapatan dari BBNKB mengalami penurunan, lanjut Santha, pendapatan dari Pajak Kendaraan Bermotor justru melampaui target yang ditetapkan, yakni bisa tercapai 77 persen pada kuartal ketiga, dari target 75 persen. Akan tetapi, sempat terjadi penurunan jumlah wajib pajak (WP) yang melaksanakan ke-
wajibannya ketika ada kenaikan aktivitas Gunung Agung. “Khusus di UPT Karangasem, begitu terjadi kepanikan, WP yang datang cuma 20 orang. Sekarang sudah mulai landai, kembali menjadi 100 WP. Artinya, masih jauh di bawah 300 WP per hari. Mudah-mudahan kondisi ini tidak merambat ke hal-hal lain,” imbuhnya. Di sisi lain, Santha mengaku telah melakukan sejumlah inovasi mulai bulan September hingga Desember mendatang. Inovasi di pengujung tahun ini berupa kebijakan e-samsat untuk memberikan kemudahan kepada publik. Termasuk agar pemilik kendaraan Bali yang berada di luar Bali bisa tetap membayar pajaknya ke Bali.
Inovasi lainnya berupa kebijakan pemutihan terhadap denda pajak dan bunga PKB serta BBNKB mulai 9 Oktober hingga 16 Desember. Pemutihan kali ini dilatarbelakangi oleh masih adanya data tunggakan sekitar 292 ribu unit kendaraan. “Dari data itu, perlu kita sekarang memberikan ruang karena setelah ini kami akan melakukan razia besar-besaran. Saya sih berharap peluang ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat wajib pajak yang nunggak tadi,” ujarnya. Santha menambahkan, razia gabungan antara UPT Samsat Kabupaten/Kota dan Ditlantas akan dilakukan mulai 2018. Masyarakat akan ditilang apabila tidak membayar pajak kendaraan bermotor sesuai instruksi Perpres No.5 Tahun 2015. Itu sebabnya, kebijakan pemutihan kembali diberlakukan agar masyarakat
tidak serta merta ditilang karena menunggak pajak. “Target pendapatan dari kebijakan pemutihan ini kira-kira Rp 35 miliar sampai Rp 40 miliar,” tandasnya. Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana terlebih dahulu meminta data Gaikindo terkait target penjualan kendaraan bermotor. Termasuk data AISI mengenai target di tahun 2016, 2017, dan 2018 sebelum menentukan kebijakan BBNKB akan di-review atau tidak. “Kami ingin tahu apakah betul dari target itu turun, meleset atau ada yang memang nunggak, ditunda, 3 bulan tidak balik nama BBNKB-nya,” ujar politisi PDI-P ini. Ketua Komisi II DPRD Bali, I Ketut Suwandhi pun menyepakati adanya pertemuan khusus antara Bapenda dan Komisi II dalam waktu dekat mengenai hal itu. (kmb32)
Pengakuan Pembobol Rumah
Mencuri untuk Modal Menikah
Denpasar (Bali Post) Pembobol rumah di Jalan Gunung Karang II Gang I, Denpasar Barat (Denbar), Eko Setiawan alias Indra (29), punya alasan khusus sampai melakukan perbuatan melanggar hukum tersebut. Pelaku yang ditangkap di Jalan Raya Sesetan, Denpasar, nekat mencuri untuk modal menikah. “Saat ini, kami masih mengejar teman pelaku yang diajak beraksi yaitu berinisial Er. Sebelum mencuri, komplotan maling ini seminggu mengintai situasi TKP,” tegas Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, Senin (9/10) kemarin. Hasil penyidikan, lanjut Sumena, pelaku masuk ke TKP membuka genteng kamar mandi. Mereka sempat mengendap selama dua jam di kamar mandi, menunggu penghuni rumah berangkat kerja sekitar pukul 07.00 Wita. Setelah korban, Imelda Kusumaningrum pergi ke tempat kerjanya, pelaku dengan leluasa
mengambil barang berharga di TKP. Barang yang diambil pelaku yaitu perhiasan kalung, cincin, giwang, anting-anting, gelang, 4 jam tangan, 4 handphone, sebuah kamera serta barang lainnya. Selain itu, tersangka juga membawa kabur 4 lembar uang 100 peso Filipina, 1 lembar uang ringgit dan 2 lembar uang 10 yuan. “Saat tiba di rumah, korban kaget melihat kondisi rumah acak-acakan. Setelah dicek ternyata barang berharga dan uang raib. Selanjutnya, korban melapor ke Polsek Denbar,” ungkap Kompol Sumena, didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra. Berdasarkan laporan tersebut, Iptu Aan bersama anggota melakukan penyelidikan. Awalnya petugas dapat informasi barang-barang hasil kejahatan pelaku dijual di kawasan Sesetan. Setelah mengamankan barang milik korban yang dijual Rp 4 juta, polisi menangkap tersangka Eko. “Awalnya pelaku mengelak
melakukan pencurian, tapi terus kami interogasi sampai akhirnya mengakui perbuatannya,” tegas perwira asal Buleleng ini. Uang hasil curian sebagian digunakan untuk biaya hidup sehari-hari dan modal menikah. Saat ini polisi masih mendalami dan mengambangkan kasus tersebut. Petugas curiga kalau pelaku beraksi di tempat lain. “Pelaku mengaku baru sekali melakukan pencurian. Kami masih memburu satu pelaku lagi. Kalau sekarang bisa saja dia mengaku seperti itu,” tegas mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Seperti diberitakan, maling spesialis bobol plafon Eko Setiawan (29) ditangkap di di Jalan Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), Sabtu (7/10) lalu. Dia ditangkap setelah membobol rumah Imelda Kusumaningrum (36) beralamat di Jalan Gunung Karang II Gang 1, Denpasar Barat (Denbar). (kmb36)
Bali Post/ist
BARANG BUKTI - Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena membeber barang bukti hasil curian tersangka Eko.
Pengedar SS Berstatus PB Ditangkap Dominan Narkotika Dipasok dari Taiwan
Bali Post/rah
TANGKAP PENGEDAR - Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko saat merilis penangkapan pengedar narkoba SS seberat 1,3 kilogram.
Denpasar (Bali Post) Tim gabungan Direktorat Resnarkoba dan Satgas CTOT Polda Bali kembali menangkap pengedar narkotika di dua tempat berbeda, Jumat (6/10) lalu. Tersangka I Gede Sudarta (37) bersama pacarnya, Tutik Ernawati (35), ditangkap di areal parkir KFC Kebo Iwa di Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar. Tersangka Sudarta masih dalam pengawasan Lapas Kerobokan karena masih berstatus pembebasan bersyarat (PB), sedangkan Tutik merupakan residivis kasus narkoba. Sementara tersangka Raynaldi Pangestiko (23) dibekuk di Pondok 828 Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan. Jumlah barang bukti narkotika jenis sabusabu (SS) disita dari penangkapan tersebut 1,3 kilogram. “Dominan narkotika yang
masuk Bali dipasok dari Taiwan masuk ke Malaysia. Di Malaysia dikumpulkan dulu, setelah itu baru dipasok ke Indonesia,” kata Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko, Senin (9/10) kemarin. Sudjarwoko mengatakan terungkapnya kasus cukup besar ini berkat kerja keras timnya dan CTOC Polda Bali. Tentu saja berkat informasi dari masyarakat. Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka Raynaldi di TKP kamar nomor 20. Penggerebekan tersebut dilakukan sekitar pukul 19.00 wita. Hasil penggeledahan di kamar pelaku, petugas mengamankan enam paket besar SS seberat 603,91 gram bruto atau 599,41 gram neto, 23 paket kecil SS seberat 23,47 gram bruto atau 19,36 neto, daun ganja seberat 2,21
gram, 2 butir ekstasi warna hijau ungu, 2 buah timbangan elektrik, 1 buah batu timbangan, 1 buah buku rekap SS, 2 HP, 3 bendel plastik klip, 1 gulung isolasi bening, gunting, kartu ATM, dan 2 sendok. “Pelaku mendapat kiriman paket sabu-sabu dari seseorang di Lapas Madiun. Dia mengaku baru dua kali mendapat kiriman paket narkotika,” ungkap Sudjarwoko, didampingi Kaur Kemitraan Bid. Humas Polda Bali Kompol Ismi Rahayu. Sementara tersangka Sudarta dan Tutik sudah lama jadi TO. Menurut Sudjarwoko, pasangan kekasih yang menjalin hubungan sejak di Lapas Kerobokan ini diintai saat mereka menempel paket SS di Jalan Dewi Sri, Kuta. Selanjutnya, pelaku bergerak menuju wilayah Renon, Denpasar Timur. “Karena macet,
kami belum bisa menangkap mereka tapi terus kami dibuntuti,” ujarnya. Saat melintas di pintu masuk KFC Kebo Iwa di Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, polisi langsung menyergapnya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap pelaku dan mobil miliknya. Di dalam dashboard mobil Toyota Avanza sebelah kiri ditemukan satu bungkus kue di dalamnya berisi 5 paket plastik klip berisi SS (kode A) seberat 498,95 gram. Sementara di jok sopir diamankan tas pinggang terdapat 7 plastik klip masing-masing berisi 30 paket SS (kode B) seberat 23,74 gram, 30 paket SS (kode C) seberat 24,13 gram, 30 paket SS (kode D) seberat 23,53 gram, 30 paket SS (kode E) seberat 24,24 gram, 30 paket SS (kode F) seberat 24,32 gram,
30 paket SS (kode G) seberat 24,25 gram dan 30 paket SS (kode H) seberat 24,31 gram. Selain itu, juga diamankan tas selempang di jok sopir berisi 16 paket SS (kode I) seberat 12,16 gram, 4 HP, 2 timbangan digital, 2 gulung lakban, dan 1 bendel plastik klip. Pengembengan dilakukan ke tempat kos tersangka di Jalan I Wayan Gentuh Gang VI, Dalung, Kuta Utara. Di kamar pelaku, disita celengan plastik berisi satu paket SS seberat 4,48 gram, buku tabungan, dan kartu ATM. “Pelaku mengaku dapat kiriman sabu-sabu dari seseorang berinisial Jon di Sidoarjo, Jawa Timur. Dia mengaku tiga kali dapat kiriman narkotika ratarata 500 gram sabu-sabu. Total barang bukti sabu yang kami amankan 683,65 gram,” tegasnya. (kmb36)
BANGLI
8
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
Mobdin Eks Anggota Dewan Dijadikan Kendaraan Cadangan
Bangli (Bali Post) – Sejumlah anggota DPRD Bangli telah mengembalikan jatah fasilitas mobil dinas (mobdin) menyusul diberlakukannya PP No. 18 Tahun 2017. Menurut rencana, mobdin tersebut akan digunakan sebagai kendaraan operasional Kepala Dinas Perizinan dan sebagian lainnya untuk kendaraan cadangan. Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Bangli Made Mahindra Putra, Senin (9/10) kemarin, mengatakan jumlah mobdin eks anggota dewan yang telah diterimanya dari Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) sebanyak lima unit. Empat unit di antaranya jenis Toyota Avanza dan satu unit lainnya berjenis Panther. Hingga saat ini, mobil tersebut masih dalam proses pembuatan berita acara oleh BKPAD. ‘’Mobil dinasnya masih dalam proses pembuatan berita acara. Sekarang masih dititip di halaman parkir DPRD,’’ ujar Mahindra Putra. Dijelaskannya, menurut rencana, satu dari lima mobdin yang dikembalikan dewan tersebut akan diserahkan untuk kendaraan operasional Kepala Dinas Perizinan. Sementara empat unit lainnya akan dimanfaatkan untuk kendaraan cadangan. Nantinya kendaraan cadangan tersebut bisa dipinjam oleh OPD manapun dengan mengajukan permohonan ke Bagian Umum. ‘’Misalnya, kalau Bagian Humas kekurangan mobil untuk perjalanan ke desa, nanti bisa mohon untuk pinjam ke kita,’’ terangnya. Mahindra Putra mengaku tidak bisa menyerahkan kendaraan dinas tersebut sebagai kendaraan dinas pimpinan OPD meskipun permohonan yang datang cukup banyak. Hal itu dikarenakan mobdin bekas anggota dewan jumlahnya terbatas. Pihaknya pun mengaku khawatir, jika diserahkan ke beberapa OPD saja, justru akan menimbulkan kecemburuan. ‘’Cuma satu yang akan kita serahkan untuk kebutuhan Kepala Dinas Perizinan, karena selama ini kan belum punya mobil dinas. Untuk pimpinan OPD lainnya, pengadaannya kita terus usulkan,’’ katanya. Pascaterbitnya PP No. 18 Tahun 2017 yang ditindaklanjuti dengan disahkannya Perda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Bangli, seluruh anggota DPRD Bangli akan menerima tunjangan transportasi. Konsekuensinya, seluruh anggota, kecuali pimpinan dewan, yang selama ini mendapat jatah mobdin diharuskan mengembalikan fasilitas tersebut. Selain menerima tunjangan transportasi, anggota dewan juga akan menerima tunjangan reses dan kenaikan tunjangan perumahan serta tunjangan komunikasi. Untuk tunjangan transportasi akan diterima dewan setiap bulan, sementara tunjangan reses diterima tiga kali setahun setelah masa reses. (kmb40)
Bali Post/ina
KUMUH - Kebocoran pada talang air mengakibatkan Pasar Kidul, Bangli, kebanjiran tiap kali hujan turun. Seperti yang terjadi, Minggu (8/10) lalu, air dan lumpur menyebabkan pasar tersebut kumuh.
Pengelolaan Arsip Masih Lemah Bupati Tegaskan Harus Ada Pembenahan Bangli (Bali Post) -
Penataan arsip di Bangli masih lemah. Hal itu terlihat dari seringnya OPD kelabakan saat dimintai data dalam berbagai kesempatan, seperti ketika mengikuti sidang dengan DPRD. Hal itu disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar saat membuka bimtek kearsipan di ruang pertemuan Dinas PKP Kabupaten Bangli, Senin (9/10) kemarin. Bupati Made Gianyar mencontohkan hal lainnya akibat masih lemahnya penataan arsip di Bangli selama ini. Dia mengungkapkan, saat berhadapan dengan investor, OPD sering kewalahan data saat ditanya mengenai berapa jumlah produksi jeruk di Ban-
gli setiap tahun, berapa luas lahan dan sebagainya. ‘’Kalau data salah, tentu pengambilan kebijakan juga bisa salah. Jadi, arsip dan data sangat penting dalam pengambilan keputusan,’’ tegasnya. Oleh karena itu, Bupati berharap, ke depan semua
pihak yang bertugas di kearsipan harus berbenah. Administrasi harus bagus. Ciri dari administrasi yang bagus diawali dengan penataan arsip. Kalau arsipnya dikelola dengan bagus, setiap kegiatan dicatat dan disimpan dengan baik, maka opini Wajar Tanpa
Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bukanlah hal yang sulit didapatkan. ‘’Kita yakin jika semua tercatat dan terarsip dengan baik, WTP bukanlah hal yang sulit. Karena semua yang diminta BPK bisa kita tunjukkan, apalagi pencatatannya bagus sesuai dengan aturan. Karena arsip juga merupakan historikal atau sejarah,’’ jelasnya. Ditambahkannya, di samping memiliki nilai untuk ilmu
pengetahuan, yang paling penting adalah arsip merupakan bukti autentik. Tidak jarang bukti-bukti ini harus dipersiapkan oleh pemerintah jika suatu ketika terjadi sengketa. ‘’Arsip merupakan pengaman dari pembuat data tersebut. Karena itu kita harus bertanggung jawab sepenuhnya dengan kegiatan yang kita kerjakan. Maka arsip ini akan menjadi sangat penting sebagai alat pertanggungjawaban,’’ tegas Made Gianyar. (kmb40)
Tak Sesuai Sipol, Berkas Pendaftaran Perindo Dikembalikan Bali Post/ina
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran bersama warga saat berupaya memadamkan api yang membakar bale daja Ni Wayan Wandih.
Bale Daja Warga Kubu Terbakar Bangli (Bali Post) Warga di Lingkungan/Kelurahan Kubu Bangli, Minggu (8/10) malam dikejutkan dengan peristiwa kebakaran yang melanda bangunan bale daja milik Ni Wayan Wandih (53). Kebakaran tersebut diduga dipicu percikan api dupa yang lupa dimatikan usai korban sembahyang. Beruntung api segera bisa dipadamkan oleh warga dan petugas damkar sehingga tidak sampai meluas ke bangunan lainnya. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Kejadian bermula saat korban melaksanakan persembahyangan di dalam kamar, sekitar pukul 18.00 Wita. Usai sembahyang, Wandih langsung pergi meninggalkan rumah untuk bersembahyang di Pura Pucak Pandakan, Desa Pakraman Kubu. Korban meninggalkan rumah dengan kondisi dupa di pelangkiran kamarnya masih menyala. Sekitar satu jam kemudian, I Wayan Budawan (39), tetangga Wandih melihat kobaran api dari dalam bale daja. Dia yang panik langsung memanggil menantunya dan warga lainnya untuk memadamkan api. Beberapa saat kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan warga bersama petugas damkar yang mendapat informasi tersebut. Kanit Reskrim Polsek Bangli Iptu Ketut Purnawan seizin Kapolsek Kompol Dewa Raka saat dikonfirmasi, Senin (9/10) kemarin, mengatakan sebagaimana keterangan saksi-saksi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran yang melanda bale daja berukuran 4,5 x 6,5 meter itu diduga terjadi akibat kelalaian korban. Usai melakukan persembahyangan korban tidak mematikan dupa dan langsung meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. ‘’Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 25 juta,’’ terangnya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuka masa pendaftaran partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 sejak Selasa (3/10) lalu. Hingga Senin (9/10) kemarin, baru satu parpol yang sudah melakukan pendaftaran dan penyetoran berkas ke KPU Bangli, yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Namun, sayangnya, karena ada ketidaksesuaian antara data di Sistem Informasi Politik (Sipol) dengan salinan berkas yang disetorkan, KPU Bangli terpaksa mengembalikan berkas tersebut untuk dilengkapi. Ditemui usai menerima penyetoran berkas parpol siang kemarin, Ketua KPUD Bangli Dewa Agung
Gede Lidartawan mengakui baru Perindo yang sudah mendaftar dan melakukan penyetoran berkas ke KPU. Hanya pihaknya terpaksa mengembalikan berkas yang disetorkan Perindo karena ditemukan adanya ketidakcocokan data antara data di Sipol dengan data di berkas yang disetorkan. Di data Sipol, dukungan keanggotaan partai tercatat sebanyak 984 orang, sedangkan pada berkas yang disetor ke KPUD Bangli terdapat kekurangan sebanyak delapan orang. Karena kekurangan itu, pihaknya mengembalikan berkas tersebut untuk selanjutnya dilengkapi kembali. Batas waktu yang diberikan untuk pengembalian berkas, yakni 16 Oktober
mendatang. Jika tidak bisa menyetorkan pada batas waktu itu maka Perindo di Bangli tidak bisa ikut serta dalam Pileg 2019 mendatang. Lidartawan mengatakan, sesuai syarat, parpol di Bangli wajib menyetor kelengkapan dukungan minimal 264 orang. Jumlah itu disesuaikan dengan penduduk Bangli yakni 264.945 orang. ‘’Pada saat masa pendaftaran kami hanya mencocokan rekapan dengan Sipol. Kalau tidak sesuai, kami kembalikan. Kalau sudah sesuai atau lengkap, pasti kami terima,’’ terangnya. (kmb40) Dewa Agung Gede Lidartawan
Penuhi Kebutuhan di Posko Pengungsian
Dua Hari Sekali, PDAM Kirim Empat Ribu Liter Air
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-51004
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
Bali Post/ist
PETUGAS - Petugas PDAM saat mengisi air di profil tank posko pengungsian.
Bangli (Bali Post) Air bersih menjadi kebutuhan mendasar bagi para pengungsi. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih di sejumlah posko pengungsian di Kabupaten Bangli, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bangli selama ini mendistribusikan air bersih sebanyak 4 ribu liter setiap dua hari sekali. Direktur PDAM Bangli Wayan Gede Yuliawan Askara, Senin (9/10) kemarin, memastikan bahwa kebutuhan air bersih bagi pengungsi di Bangli sejauh ini masih sangat aman. Air sebanyak 4 ribu liter yang didistribusikan PDAM dinilai sudah sangat mencukupi kebutuhan di posko pengungsian. Dia menjelaskan, selain menggunakan truk tangki PDAM, pendistribusian air
bersih juga melalui truk tangki milik PMI Provinsi Bali, Dinas Sosial, BPBD termasuk Dinas PUPR Bangli. Dari truk tangki, air ditampung dalam profil tank yang sudah tersedia di lokasi pengungsian. Yuliawan Askara mengatakan, selain rutin mendistribusikan air bersih, pihaknya juga memasang puluhan keran di sejumlah titik. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pengambilan air oleh pengungsi. Keran tersedia di seluruh titik pengungsian. ‘’Untuk kebutuhan air pengungsi kami support sepenuhnya, baik air maupun pendistribusiannya. Sehingga masalah air tidak sampai membebani banjar yang dijadikan tempat penampungan warga,’’ jelasnya. (kmb40)
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
GIANYAR
9
Akses Menuju Sekolah Ditutup
Kecewa, Siswa Madrasah Belajar di Halaman
Gianyar (Bali Post) -
Puluhan siswa di Sekolah Mi Al Ittihad dikejutkan dengan pendirian tembok pada gang kecil di sebelah timur bangunan sekolah setempat, Senin (9/10) kemarin. Para guru dan siswa yang setiap hari melintasi jalur itu pun geram lantaran akses mereka tertutup. Mereka nekat mogok sekolah dengan belajar sesaat di halaman Paud R.A Khodijah Muslimat N.U. untuk kemudian pada siswa dipulangkan. Menurut sejumlah siswa, setiap harinya para siswa dan guru melintasi gang kecil di sebelah timur PAUD R.A Khodijah Muslimat N.U tersebut untuk menuju sekolah. Jalurnya kecil, tetapi sepeda motor bisa melintas. Muhamad Sadi, salah satu orangtua siswa mengatakan, Sabtu (7/10) lalu tidak ada pembatas permanen yang menutup jalur tersebut. Namun dia kaget lantaran pagi kemarin sudah berdiri tembok setinggi satu meter. Selain itu, paving yang ada di gang tersebut juga dibongkar. ‘’Tidak ada pemberitahuan atau apa pun sebel-
umnya kepada saya selaku orangtua siswa. Tiba-tiba saja saya ditelepon oleh seorang guru disuruh menjemput anak,’’ ujarnya. Pria asal Lombok ini pun berharap tembok itu dibongkar, agar anak-anak bisa melintasi jalur tersebut seperti sebelumnya. ‘’Setahu saya tidak pernah ada masalah. Jadi, untuk apa ditutup? Kalau bisa tolong dibuka saja agar anak bisa bebas bermain,’’ harapnya. Sementara itu, Kepala Sekolah Mi Al Ittihad Haji Agus Salim mengatakan, penutupan gang ini mengganggu kenyamanan 95 siswa yang menuntut ilmu
di sekolahnya itu. Sebab, meskipun sudah ada akses lain, gang tersebut selama ini justru menjadi akses yang paling dominan dan nyaman digunakan. ‘’Banyak anak-anak dan orangtua sudah menyampaikan komplain ke saya. Tapi saya tidak bisa berbuat apa,’’ ucapnya. Dikatakannya, pihaknya menempati bangunan sekolah tersebut sejak 2014 lalu. Diakuinya, memang ada masalah dengan lahan sekolah. ‘’Persaingan madrasah itu tidak ada, kami memang hanya sedikit kurang jelas dalam status tanah saja,’’ katanya. (kmb35)
Mayor Czi Prastiwanto Pimpin Yonzipur 18/YKR
Bali Post/nik
SISWA - Sejumlah siswa Mi Al Ittihad berdiri di antara tembok yang menutup gang menuju sekolah mereka, Senin (9/10) kemarin.
Warga Desa Pakraman Puseh Baliaga
Kelola ATV Kuber Bali Adventure KABUPATEN Gianyar memiliki potensi pariwisata yang tinggi. Berbagai jenis akomodasi pariwisata pun berdiri seiring perkembangan sektor pariwisata. Tidak hanya investor luar, masyarakat lokal pun sudah banyak yang mengelola sendiri akomodasi pariwisata. Seperti yang dilakoni warga Desa Pakraman Puseh Baliaga, Banjar Bayad, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan.
Jero Kubayan
Bali Post/nik
Wilayah Payangan khususnya Desa Melinggih Kelod, banyak diincar investor yang ingin mengembangkan usahanya. Namun di sini warga lokal memilih untuk berupaya mengelolanya sendiri. ‘’Warga lokal harus ikut bersaing dalam pengembangan pariwisata, tidak hanya sebagai penonton sehingga nanti bisa diwariskan ke anak cucu,’’ kata tokoh masyarakat setempat, Nyoman Partana atau akrab disapa Jero Kubayan, yang ditemui di Wantilan Pura Puseh Baliaga, belum lama ini. Beranjak dari pemikiran tersebut, Jero Kubayan bersama krama Desa Pakraman Puseh Baliaga pun mendirikan wisata ATV Kuber Bali Adventure di
tanah kelahiran mereka. Jero Kubayan menuturkan, sebelum wisata ATV ini berdiri, ada seorang investor yang hendak membuka wisata adventure di kawasan tersebut pada awal 2016. ‘’Tapi mereka terbentur dalam proses pembebasan lintasan yang melewati lahan milik warga,’’ tegasnya. Lantaran investor gagal membuka lahan, tujuh orang warga setempat akhirnya datang ke kediaman Jero Kubayan. Mereka menyampaikan usulan pendirian wisata ATV. Jero Kubayan akhirnya bersedia membiayai pembangunan usaha tersebut, bekerja sama dengan Desa Pakraman Puseh Baliaga. ‘’Warga yang notabene krama Desa Pakraman Puseh Baliaga, akhirnya setuju membuka lahan dengan kesepakatan hasil dari wisata ini juga berkontribusi untuk krama adat dan Pura Puseh Baliaga,’’ jelasnya. Di awal mendirikan usaha ini, Jero Kubayan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 700 juta lebih. Namun, jika dihitung hingga sekarang, total anggaran yang sudah dihabiskan mendekati angka Rp 3 miliar lebih. Dia mengaku tidak mempersoalkan hal tersebut, lantaran untuk mayadnya. ‘’Toh ini nanti saya wariskan ke anak-cucu saya di sini, termasuk juga untuk krama saya yang ada di Desa Pakraman Puseh Baliaga,’’ ujarnya. Jero Kubayan mengatakan, ATV Kuber Bali Adventure beroperasi dengan mengantongi izin lengkap dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gianyar. Izin dimaksud yakni, Izin Prinsip Usaha Pariwisata tertanggal 28 Juni 2016, IMB diperoleh pada 3 April 2017 dan Izin Tempat Usaha dengan nomor: 530.08/106/SKP/DPM/PTSP/2017 tertanggal 3 Mei 2017. Di waktu bersamaan juga keluar Izin Gangguan (HO) nomor: 658/106/SKP/DPM/2017. Usaha ini juga menerima Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) nomor: 503/003/DPMPTSP/ RHU/2017 tertanggal 22 Mei 2017. ‘’Semua izin kami sudah lengkap. Jadi, sudah sah untuk beroperasi,’’ tegasnya. (nik)
Konsumsi SS, Pengangguran Diringkus
Gianyar (Bali Post) Satnarkoba Polres Gianyar meringkus penyalahgunaan narkoba asal Banjar Tengah, Desa Blahbatuh, I Nyoman Adi. Pelaku diringkus dengan barang bukti satu paket narkoba golongan I jenis sabu-sabu (SS). Pelaku diketahui kerap mengkonsumsi barang haram itu di sebuah kamar kos di Banjar Bonbiu, Desa Saba, Blahbatuh. Kasat Resnarkoba Polres Gianyar AKP I
Bali Post/nik
PELAKU - Kasat Resnarkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha saat menunjukkan pelaku beserta barang bukti.
Gusti Putu Dharmanatha dalam keterangan persnya, Senin (9/10) kemarin, mengatakan polisi sudah sejak lama mendapatkan informasi bahwa Nyoman Adi adalah penyalahguna narkoba. Penangkapan terhadap pelaku dilakukan di kamar kos di Banjar Bonbiu, Blahbatuh. ‘’Saat digerebek, pelaku dalam kondisi santai bersama seorang wanita yang bukan istri sahnya,’’ ucapnya. Polisi yang melakukan penggeledahan di kamar kos tersebut menemukan satu paket SS yang disembunyikan di bawah kasur. Dikatakan Dharmanatha, satu paket SS seberat 0,09 gram neto itu lantas diamankan. Polisi juga menyita satu pipa kaca kecil yang disimpan dalam sebuah kotak kaca mata warna hitam. ‘’Barang bukti yang berhasil kita sita adalah sisa dari yang sudah tersangka konsumsi,’’ jelasnya. Dari hasil interogasi, tersangka mengaku sejak setahun terakhir mengonsumsi SS. Barang haram itu diperoleh dengan sistem tempel di seputaran Jalan By-pass I.B. Mantra, Gianyar. ‘’Ini jaringan terputus, karena pelaku hanya mengambil SS dengan sistem tempel,’’ ujarnya. Disinggung dari mana pelaku memperoleh uang untuk membeli SS, Dharmanatha enggan menjawab. ‘’Dari mana dia dapat uang membeli narkotika, itu urusan pribadi. Kami tidak menanyai sejauh itu,’’ jelasnya. Sementara terhadap wanita yang ditemukan bersama pelaku, menurut Dharmanatha, polisi tidak melakukan pemeriksaan maupun penangkapan. ‘’Dia tidak tahu apa-apa. Jadi tidak kami periksa,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
SERTIJAB - Suasana sertijab Komandan Batalyon Zeni Tempur 18/YKR Gianyar dari Letkol Czi Djoko Rahmanto ke Mayor Czi Prastiwanto.
Gianyar (Bali Post) Tongkat komando Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 18/ YKR Gianyar yang selama ini dipegang Letkol Czi Djoko Rahmanto, kini beralih kepada Mayor Czi Prastiwanto, S.E. Peralihan tugas tersebut dilaksanakan dalam upacara serah terima tugas dan tanggung jawab jabatan yang dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak di Lapangan Yonzipur, Senin (9/10) kemarin. Sementara Letkol Djoko Rahmanto akan bertugas sebagai Komandan Kodim 1606 Lombok Barat. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak mengatakan serah terima jabatan (sertijab) di lingkungan Kodam IX/Udayana merupakan bagian dari proses kaderisasi dan penyegaran serta tuntutan kebutuhan organisasi. Di samping itu, sertijab merupakan kebutuhan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan wawasan manajerial serta profesionalitas keprajuritan. ‘’Serah terima jabatan Danyon Zipur 18/YKR juga sebagai upaya optimalisasi tugas pokok TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam IX/Udayana. Sebagai satuan bantuan tempur, Yonzipur 18/YKR bertugas untuk memperlambat gerak maju pasukan lawan dan membantu gerak maju pasukan kawan, serta menjamin kelangsungan hidup pasukan yang dibantu,’’ ucapnya. Dia juga berpesan kepada Danyon Zipur 18/YKR yang baru agar berpikir logis dan bersikap maupun bertindak yang terbaik, serta meningkatkan kualitas dan kemampuan anggota, terutama kemampuan Jihandak yang menjadi ciri khas Yonzipur 18/YKR Gianyar. ‘’Harus siap setiap saat untuk digerakkan dengan segala kelengkapan, kualitas dan kemampuan diri sesuai dengan motto Yudha Karya Raksaka,’’ tegasnya. Ia juga berpesan agar Danyon Zipur 18/YKR hendaknya menekankan kepada seluruh anggota agar dalam bersikap dan bertingkah laku senantiasa mencerminkan jati diri sebagai sosok seorang prajurit yang memiliki kematangan pribadi dan kualitas mental. ‘’Tingkatkan terus profesionalisme prajurit, baik secara perorangan maupun sampai dengan satuan,’’ kata Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak. Turut hadir pada acara serah terima tugas jabatan dan tanggung jawab Danyon Zipur 18/YKR tersebut, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra, Wakil Ketua DPRD Gianyar I Ketut Jata, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gianyar, tokoh puri serta tokoh masyarakat. Kegiatan dirangkaikan dengan demonstrasi kolone senapan Ibu Persit KCK Cab. XLI, demonstrasi BDM Yong Moo Do dan Jihandak serta ramah tamah. (kmb35)
Telepon Penting gianyar
Bali Post/dok
JAJAL - Wisatawan sedang menjajal track milik ATV Kuber Bali Adventure di Desa Melinggih Kelod, Payangan, Gianyar.
Kantor Bupati - 943056
PDAM - 944225/943233
DPRD - 943144
KPA Gianyar - 942184
BPBD - 7844717/7844718
PMI Gianyar - 8958414
PMK - 943113
KONI Gianyar - 947261
Kantor Satpol PP - 944436
BNN Kab. Gyr. - 946122
RSUD Sanjiwani - 943020
PLN - 947166
KLUNGKUNG
10 Usung ”Incumbent” di Pilkada
Gerindra Nyatakan Tak Pernah Plinplan
Semarapura (Bali Post) Pendaftaran pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam pertarungan Pemilihan Kepala Daerah 2018 sudah semakin dekat. Sejalan dengan itu, Partai Gerindra kembali menegaskan paket yang diusung tetap jatuh pada incumbent, Suwirta-Kasta. Bahkan, dinyatakan turunnya rekomendasi tinggal menunggu hari baik. “Gerindra tidak pernah plinplan terkait rekomendasi. Itu harga mati. Mudah-mudahan tidak ada halangan,” tegas Ketua DPC Gerindra Klungkung I Wayan Baru, Senin (9/10) kemarin. Pria yang juga sebagai Ketua DPRD Klungkung ini menyatakan rekomendasi itu akan diserahkan langsung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. “Nanti beliaulah (Suwirta-Kasta red) yang akan dipanggil ke Jakarta,” ucapnya. Meski dari jumlah kursi di dewan telah memenuhi syarat untuk mengusung calon sendiri, Gerindra tetap melakukan pendekatan dengan partai lainnya. Bahkan, Partai Demokrat disebut sudah menyatakan untuk memberikan dukungan. Sementara dari Partai NasDem yang juga berpeluang, telah mengeluarkan rekomendasi. Hanya belum dikoordinasikan dengan pengurus partai. “Kami masih menjajaki partai-partai yang lain. Tetap itu kami lakukan. Dari Demokrat sudah ada menyatakan dukungan. Hanya secara resmi menyampaikan ke kami, belum. Tinggal menunggu perintah dari DPP, saya akan segera mengadakan deklarasi terkait dengan koalisi,” tegasnya. Partai berlambang kepala garuda ini juga seolaholah berambisi untuk bisa menggaet PDI-P untuk turut berkoalisi. Hal tersebut ditunjukkan dengan pernyataannya yang mengharapkan lawan Suwirta-Kasta adalah kotak kosong. “Mungkin dilawan kotak kosong. Itu yang kita harapkan biar tidak buang-buang energi,” tandasnya. (kmb45)
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
RUSAK - Pelabuhan Gunaksa yang senderan dan Padmasana-nya rusak akibat tergerus air. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mendesak pusat untuk segera melakukan penanganan.
Soal Kerusakan Pelabuhan Gunaksa
Bupati Desak Pusat Segera Lakukan Penanganan Semarapura (Bali Post) -
Pelabuhan Gunaksa, Kecamatan Dawan yang kian memprihatinkan menjadi atensi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Atas hal itu, pemerintah pusat selaku pemilik kewenangan pengelolaan didesak untuk segera mengambil langkah penanganan. Bahkan hal itu diharapkan tak tanggung-tanggung. “Kalau melihat situasi seperti ini, kalau serius membangun, ya harus perlu keberanian. Jangan tanggunglah. Kalau bisa anggaran ditambah, untuk menyelesaikan pembangunan,” ungkapnya, Senin (9/10) kemarin.
Bali Post/sos
I Wayan Baru
Program Rehab Rumah Diklaim Tak Kesulitan Material
Semarapura (Bali Post) Ratusan rumah di Kabupaten Klungkung segera tersentuh rehab. Di tengah sulitnya material dan melonjaknya harga sejalan dengan meningkatnya aktivitas Gunung Agung, Karangasem, diklaim tak akan berdampak banyak untuk program tersebut. Anggarannya pun tak mengalami penambahan. Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Wayan Wirata menjelaskan usulan rehab rumah dari seluruh kecamatan mencapai 430 unit. Dari itu, sebagian besar sudah terverifikasi dan program segera digulirkan. “Sekarang tinggal menunggu hasil verifikasi di Banjarangkan lagi beberapa. Kalau untuk kecamatan lain sudah selesai,” jelasnya, Senin (9/10) kemarin. Program ini ada yang membutuhkan material berupa pasir. Di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Agung yang memicu penutupan galian C, pemenuhannya dinilai tak menjadi persoalan. “Rehab ini membutuhkan material sedikit. Jadi rasanya tidak ada masalah. Rehabnya lebih banyak pada atap,” katanya. Ditegaskan, jika kelangkaan material membelit ditambah dengan lonjakan harga, anggaran untuk program ini tidak akan berubah. Sifatnya yang swadaya, kekurangannya diharapkan bisa terpenuhi oleh pemilik bangunan. “Untuk anggaran kisaran Rp 10 sampai 15 juta per unit. Ini menyesuaikan dengan tingkat kerusakan,” beber Wirata. Sementara itu, khusus untuk bedah rumah, tahun ini menyasar 165 unit. Pembangunannya pun dinyatakan sudah sebagian besar rampung. Material juga tak menjadi persoalan. “Untuk bedah kan sudah berjalan duluan. Sudah sebagian besar selesai. Tidak ada persoalan,” tandasnya. (kmb45)
Kondisi pelabuhan yang demikian telah disampaikan ke Asisten Deputi Konektivitas dan Logistik Kementerian Perhubungan dalam pertemuan beberapa hari lalu. Namun, pada kesempatan itu tidak muncul keputusan.
Malahan, apa yang disampaikan pemkab akan dibawa ke pusat untuk pembahasan selanjutnya. “Kita berharap itu (penanganan - red) segera terwujud. Akses yang terputus bisa tersambung,” kata bupati asal Nusa Ceningan, Nusa
Bupati Tegaskan Seluruh ”Stakeholder” Harus Bersinergi SINERGITAS pembangunan ekonomi desa harus dapat dijalankan dengan baik. Ada dua kunci keberhasilan yang memengaruhi, yakni memahami cara kerja dan melaksanakan dengan tulus ikhlas. Penyamaan persepsi ini harus berjalan dengan baik untuk kemajuan perekonomian di desa. “Lakukan sinergitas antarlembaga ekonomi desa,” ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat sosialisasi percepatan pembangunan ekonomi, kesehatan dan pariwisata di Kabupaten Klungkung di hadapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perbekel, bendesa, pengurus BUMDes dan koperasi se-Kabupaten Klungkung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura, Senin (9/10) kemarin. Ekonomi desa yang dimaksud meliputi Koperasi, Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Badan Usaha Milik
Desa (BUMDes), Gerbangsadu, Simantri, UMKM dan lainnya. Berbicara koperasi, Bupati Suwirta meminta pengurus untuk menerapkan hal-hal yang menjadi dasar. Seperti cadangan, jasa anggota, dana pendidikan, dana sosial, dana PDK, dana pengurus dan dana karyawan. Koperasi mempunyai peran dalam pembangunan. Di antaranya dalam pemerataan pendapatan, menekan inflasi, meningkatkan semangat hidup bersama dan mengurangi pengangguran termasuk kini dalam penyaluran beras lokal. “Semua ekonomi di desa agar dapat menyalurkan beras lokal,” pintanya. Bidang kesehatan, sambungnya, terkait pelayanan kesehatan gratis secara menyeluruh. Diharapkan program ini dapat berjalan optimal mulai November mendatang. Pemkab Klungkung telah memasang anggaran dana kesehatan un-
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
tuk dua bulan terakhir. Sehingga di tahun ini semua masyarakat Klungkung harus ditanggung BPJS. “Bagi Desa yang belum menyetor, segera setor datanya,” katanya. Sementara bidang pariwisata, Suwirta mengaku akan merealisasikan city tour dan desa wisata Kamasan. Pada 20 Oktober nanti, Pemkab akan melakukan grand launching. “Desa-desa yang lain menyusul termasuk yang mempunyai potensi, kembangkan,” sebutnya. Selain itu, beberapa program unggulan lainnya seperti angkutan siswa dan smart city diharapkan dapat dikelola dengan baik, termasuk satu program yang akan di-launching pada akhir tahun ini, yakni Yowana Gema Santi. Pemkab akan merekrut satu tenaga dari desa untuk melakukan validasi data, baik menyangkut pendidikan, kesehatan, kemiskinan maupun data lainnya. (ad598)
Bali Post/ist
SOSIALISASI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat kegiatan sosialisasi percepatan pembangunan ekonomi, kesehatan dan pariwisata di Kabupaten Klungkung di hadapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Perbekel, Bendesa, Pengurus BUMDes dan Koperasi seKabupaten Klungkung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura, Senin (9/10) kemarin.
Korban Longsor di Takedan, Wabup Kasta Serahkan Bantuan
kLUNGKUNG (0366)
menjadikannya sulit terjangkau. Kabid Pelayaran Dinas Perhubungan Klungkung IGN Suarba menjelaskan penanganan jalan terputus sudah sempat diperbaiki tiga bulan lalu untuk akses alat berat. Namun itu tak bertahan lama. Jalan kembali tergerus dan hingga kini belum tersambung. “Jalannya sudah putus lagi. Sekarang tidak ada akses ke sana (pelabuhan - red). Kalau harus berjalan turun, tidak berani. Air masih besar,” sebutnya. (kmb45)
Percepat Pembangunan
Telepon Penting Polres Klungkung
Penida ini. Penanganan oleh pemkab, lanjutnya sangat sulit. Sebab, tak memungkinkan dari segi anggaran dan kewenangan. “Sesuai SK, pelabuhan itu ada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan. Ini
karena daerah tidak mampu mengelola. Selain itu juga karena menghubungkan antarprovinsi,” imbuhnya. Seperti berita sebelumnya, senderan pelabuhan yang berlokasi di ujung Tukad Unda ini sudah amblas. Demikian juga dengan bangunan padmasananya. Itu tergerus air Tukad Unda yang mengalir deras saat hujan. Ini diperparah dengan hantaman ombak yang cukup kuat. Tak hanya itu, jalan satunya-satunya yang menjadi akses kendaraan juga masih terputus. Hal tersebut
Bali Post/sos
BANTUAN - Wabup Klungkung I Made Kasta menyerahkan bantuan kepada warga Dusun Takedan, Selat, I Komang Budiana yang rumahnya tertimpa longsor.
WARGA Dusun Takedan, Desa Selat, I Komang Budiana yang rumahnya tertimpa longsor hingga rusak mendapat bantuan dari Pemkab Klungkung. Penyerahannya dilakukan langsung Wakil Bupati I Made Kasta, Senin (9/10) kemarin. Wabup asal Desa Akah, Klungkung yang juga selaku Ketua PMI Kabupaten Klungkung ini menyerahkan bantuan logistik dan sembako berupa Beras 25 kg, minyak goreng 2 liter, telur 30 butir, mie instan 1 dus, family kit 1 paket. Hal tersebut diharapkan mampu meringankan beban. “Bantuan ini sebagai
bentuk kepedulian Pemkab. Kami berharap ini bisa meringankan beban yang bersangkutan,” katanya didampingi Klian Takedan Kadek Sujana. Sementara itu, khusus untuk perbaikan rumah, pemkab mengupayakan memberikan bantuan rehab. Hal ini pun dikoordinasikan dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak. “Untuk perbaikan rumah kami upayakan bisa dapat bantuan,” ungkapnya. Rumah Budiana tertimpa longsor, Jumat (6/10) dini hari bertepatan dengan hujan lebat. Kerusakan terjadi pada atap dan dapurnya. Tak ada
korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kondisi ini tidak mengharuskan ia beserta istri dan anaknya mengungsi karena masih ada sebagian bangunan yang utuh. Setelah menyerahkan bantuan di tempat itu, Wabup Kasta juga menyerahkan bantuan berupa selimut dan matras dari BPBD Kabupaten Klungkung di posko pengungsi di sekitar Desa Selat yang tersebar di Banjar Takedan, Banjar Payungan, Banjar Tabu, serta Banjar Cucukan. Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Camat Klungkung I Komang Gde Wisnuadi. (ad599)
BULELENG
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
11
Puluhan Timbangan Ditera Ulang Singaraja (Bali Post) – Tercatat 58 unit timbangan milik pedagang di Pasar Anyar, Singaraja ditera ulang petugas tera Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng, Senin (9/10) kemarin. Hal ini sesuai hasil pengawasan bahwa 215 unit timbangan di pasar ini masa berlaku tera ulangnya berakhir pada Oktober 2017. Tera ulang itu berlangsung hingga Rabu (11/10) besok. Saat tera ulang berlangsung, petugas menguji takaran timbangan dan memastikan kondisi anak timbangan. Perlengkapan timbangan yang rusak langsung diperbaiki di tempat dan takarannya diuji dengan baik. Setelah pengujian selesai dan takarannya seimbang, petugas memberikan label tera ulang dengan batas waktu satu tahun.
Bali Post/kmb38
POMNAS – Sebanyak 16 atlet andalan Undiksha dilepas untuk mengikuti Pomnas di Makassar.
Undiksha Ikuti Pomnas di Makassar
Singaraja (Bali Post) – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) ke-15 tahun 2017 yang dipusatkan di Makassar. Dalam laga Pomnas yang digelar 13-22 Oktober 2017 itu, atlet dari perguruan tinggi berjuluk “Kampus Seribu Jendela” ini mengirimkan 16 atlet untuk menghadapi laga pada lima cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Kontingen Pomnas Undiksha dilepas Rektor Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. di kampus setempat, Senin (9/10) kemarin. Hadir dalam pelepasan kontingen tersebut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes. Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Pujawan mengatakan, Pomnas merupakan event olahraga yang diikuti oleh perguruan tinggi se-Indoensia. Undik-
sha rutin mengikuti event tersebut kendati harus kerja keras mencari sumber pendanaan. Sebelum menetapkan atlet yang akan dipilih memperkuat Kontingen Undiksha dilakukan seleksi yang digelar oleh Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Bali. Dari seleksi itu, ditetapkan 16 atlet yang lolos dan menjadi atlet andalan Undiksha dalam laga bergengsi tersebut. Atlet tersebut nantinya bertanding pada lima cabor yang dipertandingkan yakni pentaque, pencak silat, karate, atletik, dan tenis lapangan. “Kita rutin mengikuti event ini, tetapi karena keterbatasan pembiayaan, kita baru bisa mengikuti lima cabor saja. Kami optimis atlet bisa mempersembahkan medali sesuai target yang sudah dipasang,” katanya. Sementara itu, Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan,
lembaga yang kini dipimpinnya itu telah memiliki nama besar dan dikenal luas tidak saja di Buleleng, namun Bali. Bahkan di tingkat nasional, nama Undiksha sudah berkibar. Untuk itu, pihaknya mengingatkan agar seluruh atlet dan pelatih dapat menjaga nama baik Undiksha saat mengikuti event di luar daerah. Dengan demikian, prestasi yang berhasil direbut nantinya menjadi lengkap dengan menunjukkan karakter dan perilaku mahasiswa Undiksha yang sudah dikenal baik tersebut. “Ingat di dada Saudara ada nama Undiksha yang sudah dikenal masyarakat tidak saja di Buleleng dan Bali, namun di nasional pun kita sudah dikenal. Jadi, saya minta tunjukkan mental dan karakter yang sudah dikenal unggul itu dalam merebut prestasi di ajang Pomnas ini,” tegasnya. (kmb38)
Kepala Disdagprin Ketut Suparto, M.MA. Senin (9/10) kemarin, mengatakan, hasil pemantauan petugas di lapangan timbangan milik pedagang di pasar tradisional belum ditera ulang dengan rutin. Ini terjadi selain karena pemiliknya tidak tahu bahwa setiap tahun timbangan wajib ditera ulang, pedagang sengaja tidak mentera ulang timbangannya. Bahkan, petugas menemukan pedagang membiarkan timbangan dan perlengkapannya yang telah rusak, sehingga takarannya tidak tepat. Kondisi ini, membuat Disdagprin gencar melakukan tera ulang rutin, sehingga timbangan yang digunakan pedagang di pasar tradisional tertib tera ulang setiap tahun. “Kebanyakan yang kita temukan itu takarannya sudah berubah karena memang komponennya sudah rusak dan sengaja dibiarkan oleh pemiliknya. Mengatasi ini, kami rutin menjadwalkan tera ulang ke
pasar tradisional sekaligus mengedukasi agar setiap tahun pedagang menera ulang timbangannya,” jelasnya. Di sisi lain, mantan Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Buleleng ini mengatakan, tera ulang timbangan untuk sementara tidak dikenakan biaya. Hal ini karena peraturan daerah yang mengatur tera ulang ini masih direvisi. Perubahan regulasi ini karena kewenangan tera ulang sebelumnya dilakukan Pemerintah Provinsi Bali, namun karena perubahan susunan organisasi pemerintahan, sehingga kewenangan tersebut diserahkan kepada Pemkab Buleleng, sehingga regulasi itu secara otomatis harus disempurnakan. “Kita gratiskan dulu sambil menunggu revisi perda tera ulang. Kalau sudah ada perda baru, maka tera ulang ini akan menjadi salah satu sumber pendapatan kita di daerah,” jelasnya. (kmb38)
Panen Perdana Sayur Organik di Secata
Status Awas Gunung Agung
Pelaku Pariwisata Khawatir ’’High Season’’ Terganggu Singaraja (Bali Post) – Pelaku pariwisata mulai khawatir terkait penetapan status awas Gunung Agung sejak 22 September hingga sekarang. Jika status awas tersebut makin lama dikhawatirkan akan mengganggu musim liburan (high season) nanti. Pemerintah diharapkan mengambil solusi terbaik untuk perkembangan bisnis pariwisata Bali, termasuk di Buleleng. Hal itu diungkapkan Ketua Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Buleleng Dewa Ketut Suardipa di Singaraja, Senin (9/10) kemarin. Lebih jauh, Suardipa mengatakan, berdasarkan laporan dari anggotanya, status awas Gunung Agung secara langsung memicu dampak terhadap kunjungan wisatawan ke Buleleng.
Ada sejumlah pembatalan kunjungan dan bahkan ada wisatawan terpaksa memperpendek masa liburannya di Bali Utara. Namun, situsi ini seperti tidak terasa karena memang sekarang berada pada masa low season. “Kebetulan sekarang adalah low season. Jadi, kunjungan memang sepi, tapi sejak status itu ditetapkan ada pembatalan kunjungan dan ada juga yang memperpendek waktu libur dari jadwal yang sudah ada,” katanya. Hal senada diungkapkan pelaku pariwisata lainnya, Gede Sukayasa. Dikatakan, pada masa low season, kunjungan wisatawan ke hotelnya memang turun antara satu hingga tiga persen. Sebaliknya, dia khawatir kalau status awas Gunung Agung berlangsung lebih lama lagi
maka situasi itu dipastikan akan mengganggu perkembangan bisnis pariwisata di Bali dan Buleleng. Pihaknya berharap dan turut mendoakan agar situasi Bali tetap aman dan kondusif. Kalau Gunung Agung di Kabupaten Karangasem tidak menunjukkan indikasi mengalami erupsi, pemerintah bisa mengambil langkah cepat untuk mengembalikan keadaan. Sementara upaya pemerintah sejauh ini dinilai sudah baik dengan memberikan penjelasan dan bahkan pemerintah memberikan jaminan bahwa sampai saat ini, Bali aman walau status awas Gunung Agung belum dicabut. Di samping itu, mengantisipasi hal terburuk sudah dipersiapkan dengan baik. (kmb38)
Bali Post/kmb38
WISATAWAN – Status awas Gunung Agung berkepanjangan dikhawatirkan akan mengganggu kunjungan wisatawan mendekati musim liburan mendatang. Tampak wisatawan menikmati suasana pantai di Buleleng, belum lama ini.
Bali Post/kmb38
TERA ULANG – Puluhan dari ratusan timbangan milik pedagang di Pasar Anyar, Singaraja ditera ulang secara gratis mulai Senin (9/10) kemarin hingga Rabu (11/10) besok.
Bali Post/kmb38
PANEN – Komandan Secata Rindam IX/Udayana Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra bersama jajarannya melakukan panen sayur-mayur di lahan pekarangan dan rumah dinas, Senin (9/10 kemarin.
Singaraja (Bali Post) – Instruksi Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal Komaruddin Simanjuntak memanfaatkan lahan pekarangan rumah dinas dan taman perkantoran untuk menghasilkan tanaman bermanfaat, ditindaklanjuti jajaran TNI di Buleleng. Salah satunya, dilakukan perwira dan PNS di lingkungan Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam IX/ Udayana. Lahan pekarangan di Secata ditanami sejumlah bibit tanaman mulai dari cabai, terong, tomat, hingga kol secara organik. Hasilnya, Senin (9/10) kemarin perwira bersama PNS dan ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Ranting II Secata Rindam IX/Udayana melakukan panen perdana. Panen perdana itu dihadiri Komandan Secata Rindam IX/Udayana Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra. Di sela-sela panen tersebut, Letkol Inf. Bambang mengatakan, pemanfaatan lahan pekarangan di lingkungan kantor dan rumah dinas dijadikan kebun sayur dilakukan sejak beberapa bulan terakhir ini. Untuk membantu penyuburan tanaman, pihaknya menggunakan pupuk organik yang ramah lingkungan. Hasilnya, tanaman mampu berproduksi dengan maksimal dan berkualitas. Selain hegienis dan tidak terkontaminasi bahan kimia, kesuburan tanah tetap terjaga dengan baik untuk penanaman berikutnya. “Setelah kita coba tanam sayur dan menggunakan pupuk organik hasilnya sangat baik. Saya instruksikan untuk terus menanam tanaman yang berguna dan menjaga pekarangan agar tetap rimbun dan asri,” tegasnya. (kmb38)
Bisnis ’’Online’’ Marak, Tren Belanja Konvensional Turun
TREN mendapatkan barang atau jasa dengan cara konvensional mulai ditinggalkan masyarakat. Ini tidak lepas dari perkembangan teknologi informasi (TI) yang mulai dimanfaatkan untuk mengelola sebuah usaha (bisnis). Situasi ini membuka peluang bagi masyarakat dan kalangan pelajar mengelola bisnis berbasis online. Jika hal ini bisa digalakkan, maka manfaatnya tidak saja dari sudut ekonomi, namun kalangan pelajar memanfaatkan kecanggihan TI untuk hal yang positif. Hal itu diungkapkan Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan saat menjadi narasumber dalam seminar sehari “Strategi Mengelola dan Mengembangkan Bisnis Online’’ di Gedung Wanita Laksmi Graha Senin (9/10) kemarin. Seminar ini merupakan kerja sama antara Bisnis Bali yang tergabung dalam Kelompok Media Bali Post (KMB) dengan Stikom Bali dan Pemkab Buleleng. Sekitar dua ratus siswa SMA dan SMK di Bali Utara mengikuti seminar sehari ini. Lebih jauh, Dadang mengatakan, sejak TI mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam usaha, mulai menggiring konsumen untuk bertransaksi secara online. Konsumen cukup mengakses internet melalui genggaman ponsel pintar (smartphone) bisa mendapatkan barang atau jasa. Sejalan dengan kemudahan itu, perilaku konsumen pun mulai meninggalkan transaksi konvensional ke transaksi online. Sejalan dengan itu, kecanggihan TI belakangan ini mulai dilirik masyarakat untuk menjalankan bisnis. Pelaku bisnis apa pun sekarang mulai menggunakan TI dalam memasarkan produk atau sekadar promosi dengan mudah dan cepat. Menyusul peluang itu, pelajar dan mahasiswa memiliki kesempatan untuk ikut bersaing dalam mengelola dan mengembangkan bisnis berbasis online. “Tren belanja online terus meningkat dan meninggalkan bertransaksi konvensional.
Selain itu, bisnis apa pun sekarang berbasis online dan ini peluang bagi siapa pun termasuk siswa dan mahasiswa untuk berbisnis online dan ini akan mengurangi penyalahgunaan TI ke arah negatif,” katanya. Di sisi lain, Dadang mengatakan, dalam seminar di Buleleng ini, dirinya juga membagi ilmu dan tips kepada siswa dalam mengelola dan mengembangkan bisnis online. Stikom yang memiliki sumber daya manusia (SDM) di bidang ICT, sehingga pihaknya berkomitmen untuk mendidik dan membina pelajar atau mahasiswa yang tertarik mengelola bisnis online. Tidak
itu saja, dirinya juga mengajarkan bagaimana membangun sistem informasi sebuah bisnis online yang legal dan terhindar dari kejahatan penipuan seperti yang marak belakangan ini. “Kami bagi ilmu tentang ICT dan bagaimana mengelola bisnis onlie legal dan terhindar dari penipuan yang belakangan marak terjadi,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Buleleng Dr. Drs. Ketut Suweca, M.Si. menyambut positif KMB dan Stikom menggelar seminar tentang strategi mengelola dan mengembangkan bisnis online. Dikatakan, Buleleng yang memiliki potensi dalam Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendukung pengembangan bisnis berbasis online. Untuk itu, pemerintah daerah mendukung dan siap bekerja sama mendorong pelajar, mahasiswa dan anak-anak muda
untuk mengelola bisnis memanfaatkan kecanggihan TI sekarang ini. “Saya kira ini sangat positif dan kalau TI sudah dimanfaatkan dengan positif seperti mengelola bisnis online, maka aksi penyalahgunaan TI untuk kegiatan negatif dapat dicegah sedini mungkin,” jelasnya. Di sisi lain, Suweca mengatakan, di tengah perkembangan TI ini, pemerintah telah menerbitkan regulasi yang mengatur tentang transaksi elektronik. Untuk itu, pihaknya mengajak kepada semua pihak untuk tidak gegabah atau ceroboh dalam bertransaksi online itu sendiri. “Menggunakan internet jangan semau gue. Pemerintah sudah mengatur dengan regulasi yang jelas. Ini harus diperhatikan baik pemanfaatan dalam bisnis online atau kepentingan lain, internet digunakan bijak, sehingga terhindar dari masalah hukum,” jelasnya. (mud)
Bali Post/mud
SEMINAR – Sekitar 200 siswa SMA dan SMK di Buleleng antusias mengikuti seminar sehari “Strategi Mengelola dan Mengembangkan Bisnis Online” Senin (9/10) kemarin, di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja.
JEMBRANA
12
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
SOSOK Andalkan Kemampuan Analisis DIGAGALKANNYA sejumlah pengiriman barang ilegal yang masuk atau keluar Bali belakangan ini tidak terlepas dari kinerja petugas di pintu Pelabuhan Gilimanuk. Sejumlah upaya penyelundupan komoditi karantina hingga narkoba melalui jalur darat dengan berbagai modus berhasil digagalkan. Sesuai protap pemeriksaan, sejatinya semua barang harus diperiksa termasuk barang yang diangkut truk. Tetapi dengan keterbatasan personel dan peralatan, jajaran kepolisian hanya bisa memeriksa sebatas kemampuan. Di samping mengandalkan kemampuan menganalisis gerak-gerik pelaku kriminal ataupun naluri “mencium” barang terlarang. “Yang susah itu ketika memeriksa barang di atas kendaraan. Atas seizin Kapolsek, kami sengaja membeli tangga empat meter untuk memudahkan pemeriksaan,” kata Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP Komang Mulyadi, belum lama ini. Perwira asal Negara ini mengaku sering mendapati bak truk maupun atap bus yang sengaja ditutupi terpal untuk menyembunyikan barang-barang ilegal. Karena itu, tak jarang Unit Kecil Lengkap (UKL) sering naik turun memanjat kendaraan untuk memeriksa barang bawaan. “Saat hujan itu yang bahaya. Anggota sering kepeleset karena licin,” tandasnya. Selain berinisiatif menyediakan tangga besi, saat memeriksa juga selalu membawa pisau lipat. Tujuannya untuk memudahkan merobek atau mencongkel barang-barang bawaan yang sulit dibuka. Dengan personel dan peralatan yang terbatas sangat tidak mungkin memeriksa semua kendaraan khususnya barang. Tetapi pemeriksaan tetap harus dilakukan secara teliti dan faktanya sering ditemukan barang ilegal yang hendak masuk atau keluar Bali. (olo)
Bali Post/kmb
RAPAT - Rapat yang digelar di salah satu sekolah di Yehembang Kangin, Mendoyo, Jembrana, Senin (9/10) kemarin. Rapat ini dilakukan dalam menyikapi adanya pelecehan seksual oleh oknum Kepala SD terhadap tiga siswinya.
Buntut Kasus Dugaan Pencabulan Tiga Siswi SD
Oknum Kepala SD Dicopot Negara (Bali Post) Mencuatnya kasus dugaan pencabulan terhadap tiga siswi SD di Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, tentunya tak hanya mematik orangtua mereka. Tetapi, sejumlah instansi seperti Dinas Pendidikan, Inspektorat, Komisi A DPRD Jembrana, Polsek Mendoyo, Perbekel Yehembang Kangin dan Komite Sekolah bersangkutan langsung bergerak melakukan rapat, Senin (9/10) kemarin. Rapat yang digelar di sekolah itu memutuskan bahwa pelaku pencabulan sekaligus kepala SD setempat berinisial IBPS langsung dicopot dari jabatannya.
Bali Post/kmb
DIAMANKAN - Sebuah mobil Avanza dan dua orang yang ada di dalamnya diamankan di Gilimanuk.
Diduga Pelaku Congkel Mobil, Dua Pria Diamankan di Gilimanuk Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Senin (9/10) kemarin berhasil mengamankan satu unit Toyota Avanza yang dicurigai digunakan untuk melakukan kejahatan congkel mobil di wilayah Kuta, Badung. Selain itu, dua pria yang ada di mobil itu yakni masing-masing berinisial Ketut M (59), sebagai sopir dan TN (53) selaku penumpang juga diamankan. Namun, dari hasil pemeriksaan sementara, Ketut M selaku pemilik mengaku bahwa mobilnya sempat disewa seseorang dua hari lalu, kemudian dikembalikan pada Minggu (8/10). Apakah penyewa mobil itu merupakan pelaku congkel mobil atau bagaimana, hingga kini masih diselidiki. Diamankannya mobil beserta dua penumpang itu, berawal dari ketelitian petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Gilimanuk AKP Komang Muliyadi dalam hal pemeriksaan di pintu keluar Bali. Saat itu, mobil Avanza warna silver dengan nomor polisi W 892 BJ yang menjadi target operasi Polsek Kuta terlacak di Gilimanuk. Mobil tersebut, kata Muliyadi, sudah menjadi atensi jajaran Polsek Gilimanuk selama dua hari terakhir ini, terutama di pintu keluar Bali. Mengingat pada hari Sabtu (7/10) sekitar pukul 20.30 Wita salah satu anggota Reskrim Polsek Gilimanuk mendapat permintaan pencegatan terhadap mobil tersebut dari Unit Reskrim Polsek Kuta. Karena mobil tersebut disinyalir merupakan kendaraan yang digunakan oleh pelaku congkel kaca mobil di wilayah Kuta, selanjutnya diteruskan ke semua jajaran yang jaga di Pelabuhan Gilimanuk. Akhirnya, pada Senin sekitar pukul 01.30 Wita mobil dan kedua penumpang yang diduga pelaku pencongkelan dihentikan perjalanannya oleh perugas jaga sebelum melewati pos 1 atau pintu keluar Bali di Pelabuhan Gilimanuk. Dari keterangan pemilik mobil, Ketut M diakui mobilnya sudah dua hari yang lalu disewa oleh seseorang, seharga Rp 2.500.000 dan baru di kembalikan Minggu (8/10) sore. Kemudian langsung dibawa dengan tujuan menegok anaknya yang tinggal di daerah Krikil Banyuwangi. Sementara, TN adalah penumpang yang diangkut di depan Terminal Ubung, yang kebetulan juga hendak pergi ke Banyuwangi. Kendaraan beserta Ketut M dan TN, diamankan di Polsek Gilimanuk. Setelah sempat menjalani pemeriksaan, mobil dan kedua orang ini selanjutnya diserahkan ke Polsek Kuta. (kmb)
Pencopotan jabatan pria asal Desa Yehembang Kauh ini lantaran diduga kuat telah melakukan pencabulan terhadap tiga anak didiknya. Bahkan, kasusnya sudah masuk ke meja kepolisian, dalam hal ini Polres Jembrana. Atas perbuatannya, pelaku terancam dihukum minimal 5 tahun penjara. “Pencopotan jabatan yang bersangkutan (inisial IBPSred) terhitung sejak Senin (9/10). Dinas Pendidikan telah mencopot oknum tersebut dari jabatannya dan sementara dipindahkan ke UPT Kecamatan Mendoyo sambil menunggu proses hukum lanjutan,” kata Ketua
Komisi A DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi. Sri Sutharmi mengaku sangat menyayangkan tindakan oknum Kepala SD. Apalagi, yang bersangkutan merupakan seorang pendidik yang seharusnya menjaga dan melindungi anak didiknya. Untuk itu, pihaknya telah menyerahkan proses hukum ini kepada aparat kepolisian karena kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Jembrana. Sedangkan untuk kedinasan, pihaknya telah mendorong inspektorat agar segera melakukan penanganan. Dikatakan dari laporan Inspektorat, oknum Kepala SD
ini telah mengakui perbuatannya. “Tadi (kemarin-red) Inspektorat sempat meminta keterangan yang bersangkutan,” ucapnya. Selain itu, Sri Sutharmi menjamin proses belajar mengajar di sekolah tersebut tetap berjalan normal, tidak berpengaruh dengan kasus tersebut. Sementara dicopotnya jabatan IBPS itu, pihak Dinas Pendidikan juga sudah menunjuk PLH Kasek yang baru yakni diambil dari guru tertua di sekolah tersebut. Tak hanya itu, fakta mencengangkan juga terungkap saat instansi terkait melaksanakan rapat menyikapi kasus pelecehan
seksual tersebut. Disebutkan, IBPS sebelumnya juga pernah melakukan perbuatan yang sama terhadap salah seorang siswinya. Bahkan, orangtua siswa itu mengatakan tahun lalu IBPS melakukan pelecehan terhadap siswi kelas 6. Akan tetapi, kasusnya tidak sampai mencuat karena damai dengan orangtua siswi. Pelaku saat itu disebutsebut juga senang menciumi bibir sambil meremas dada siswinya. Bahkan, perbuatan tak senonoh itu dilakukan berulang-ulang oleh pelaku. Karena tidak tahan dengan perlakuan pelaku, akhirnya korban melaporkan kejadian itu kepada orangtuanya dan kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Kala itu, pelaku pernah membuat surat pernyataan dengan orangtua korban yang isinya bahwa sanggup tidak mengulangi perbuatannya. Tapi kenyataannya
pelaku mengulangi perbuatan itu lagi, bahkan kepada tiga siswi. Atas informasi ini, Sri Sutharmi menambahkan telah menyampaikan perihal tersebut kepada pihak Inspektorat agar ditindaklanjuti, termasuk mencari dokumen surat pernyataan antara pelaku dan orangtua korban. Seperti berita sebelumnya, oknum Kepala SD, IBPS dilaporkan ke Polres Jembrana, Minggu (8/10) karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap tiga orang siswinya. Pelecehan seksual itu dilakukan pelaku di ruang Kasek. Para korban ini dilecehkan secara bergantian dengan cara mencium bibir dan meremas-remas dada siswinya dengan disertai acaman tidak diluluskan jika mengadu. Ulah bejat pelaku ini terungkap setelah salah satu korbannya tidak tahan dengan perbuatan pelaku dan mengadukan kepada orangtuanya. (kmb26/kmb)
Pasca-Atap SDN 2 Lelateng Ambruk
Siswa Terpaksa Belajar di Aula
Negara (Bali Post) Puluhan siswa kelas I dan II SDN 2 Lelateng, Kecamatan Negara terpaksa belajar di aula sekolah setelah atap sekolah mereka ambruk, Sabtu (7/10) lalu. Walaupun kondisi bangunan kelas mereka seperti itu, namun semangat belajar para siswa ini tetap tinggi. Senin (9/10) kemarin, para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar. Atas kondisi itu, pihak sekolah dan para siswa berharap bangunan kelas mereka bisa segera diperbaiki supaya bisa belajar seperti semula. Sebelumnya, atap bangunan yang meliputi dua kelas di SDN 2 Lelateng ini ambruk akhir pekan lalu. Beruntung saat kejadian itu, para siswa sudah tidak belajar di ruangan tersebut lantaran khawatir dengan kondisi atap bangunan. Hal ini terjadi lantaran umur bangunan yang sudah uzur dan belum pernah direnovasi. Pascakejadian tersebut, Senin kemarin pihak sekolah juga mengosongkan satu bangunan lagi yang berisi tiga ruang kelas dan ruang kepala seko-
lah. Mereka khawatir kejadian serupa bisa terulang. Menurut pihak sekolah, bangunan itu memang rawan ambruk. Kepala SDN 2 Lelateng I Nengah Mertha mengatakan selain mengosongkan ruangan yang rawan ambruk, pihaknya juga sudah memutus aliran listrik. Untuk siswa-siswi kelas I dan II, selain di ruang aula sekolah, juga belajar di ruang K3S dan KKG. Sedikitnya ada 43 siswa kelas IB dan II yang belajar sementara di ruangan aula tersebut supaya aman. Sementara 24 siswa kelas IA belajar di ruang K3S dan KKG. Di ruangan yang lebih sempit
ini mereka tetap mengikuti proses belajar mengajar seperti biasanya. Sementara itu, material yang menimpa ruangan kelas itu, kayu dan gentengnya mulai dibersihkan. Sejak tiga hari sebelum kejadian, pihak sekolah sudah mengungsikan mereka ke ruangan lain. Sejatinya sekolah telah mengusulkan perbaikan dua bangunan ke Dinas Pendidikan Jembrana. Data dari Dinas Pendidikan Jembrana terdapat lebih dari 20 SD di Kabupaten Jembrana mengalami kerusakan dengan kategori sedang hingga parah. (kmb26)
Bali Post/olo
BELAJAR - Suasana belajar mengajar siswa SDN 2 Lelateng di aula, Senin (9/10) kemarin. Mereka terpaksa belajar di aula lantaran atap ruang kelasnya ambruk akhir pekan lalu.
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
KARANGASEM
13
Kinerja Pemkab Karangasem Disorot
Gubernur Sebut Data Jumlah Warga Terdampak Ngawur Bali Post/kmb41
SUDUT - Pembengkakan Gunung Agung sudah terjadi di semua sudut.
Kepulan Asap Hanya 200 Meter
Amlapura(Bali Post) Kepulan asap atau solfatara yang sebelumnya sempat membubung hingga ketinggian 1.500 meter dari puncak, mulai menurun pada kisaran ketinggian 200 meter. Berdasarkan pemantauan Tilmeter, Gunung Agung mulai mengalami pembengkakan di semua sudut. Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani mengatakan, tanda-tanda terjadinya erupsi memang masih tinggi. Hal itu bisa dilihat dari gempa-gempa vulkanik yang terjadi masih cukup tinggi. Gempa berulang dengan frekuensi 800 gempa setiap harinya. Karena itu, pemantauan masih terus dilakukan. Hal itu untuk melihat perkembangan Gunung Agung itu sendiri. “Kita belum bisa prediksi kapan erupsinya. Karena itu, kita terus lakukan evalusi. Arahnya memang masih mengarah ke letusan,” ungkapnya Berdasarkan pemantauan deformasi memakai alat Tilmeter yang ada di sebelah utara dan selatan, kata Kasbani, terus dilakukan. Dengan cara itu diketahui kembang kempisnya gunung. Sekarang ini pembengkakan atau penggembungan sudah terjadi di semua sudut. “Saat gunung sedang aktif ada pembengkakan itu wajar. Karena adanya desakan dari bawah. Itu hanya sebagai pemantauan kita mensinkronkan data yang dihasilkan alat yang kita pasang di gunung,” jelas Kasbani. Pihaknya juga menekankan, sampai saat ini belum ada indikasi letusan mengarah ke samping. Pihaknya masih mengindikasikan letusan terjadi ke atas. (kmb41)
Siswa SMPN 2 dan SMPN 3 Rendang Mulai Belajar di SMAN 1 Amlapura (Bali Post) Siswa pengungsi dan yang tidak mengungsi dari SMPN 2 Rendang dan SMPN 3 Rendang, mulai menjalani proses belajar mengajar di tempatnya yang baru SMAN 1 Rendang, Senin (9/10) kemarin. Ini merupakan hari pertama siswa dari kedua SMP itu belajar di SMA pascadipindahkan dari SMPN 1 Rendang. Berdasarkan pantaun kemarin, sebelum mengikuti proses belajar mengajar, seluruh siswa dan para guru melaksanakan persembahyangan bersama di padmasana yang ada di SMAN 1 Rendang. Persembahyangan itu dilakukan untuk meminta keselamatan dan kelancaran selama proses belajar mengajar berlangsung. Kepala SMPN 2 Rendang I Ketut Suparjana, Senin (9/10) kemarin mengungkapkan, jumlah siswa SMPN 2 Rendang yang terdata bersekolah di SMAN 1 Rendang ini sebanyak 416. Meski demikian, masih ada sekitar 30 siswa dari Teges dan Pemuteran yang belum bersekolah di sini. Inilah yang menjadi tantangan sangat berat bagi sekolah. Karena siswa-siswa dari Pemuteran masuk KRB. Sehingga orangtuanya khawatir menyekolahkan anaknya. Mereka takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada anaknya. Untuk siswa lainnya yang mengungsi di luar Rendang, anak-anak sudah mencari sekolah di dekat mereka mengungsi. Suparjana menjelaskan, sebenarnya ada sejumlah siswa yang mengungsi di luar Kecamatan Rendang. Namun, anakanak yang mengungsi jauh itu juga ikut bersekolah di sini. Seperti yang ngungsi di Klungkung awalnya siswa itu bersekolah di SMPN 1 Semarapura dan SMPN 2 Semarapura. Pihaknya belum tahu alasan mereka memilih bersekolah ke sini lagi. Termasuk siswa yang sebelumnya sudah bersekolah di Bangli juga memilih masuk ke sini. Kata Suparjana, kalau siswa yang sebelumnya sudah bersekolah di Klungkung dan Bangli bersekolah ke sini risikonya sangat tinggi. Karena siswa-siswa naik sepeda motor dan mereka belum punya SIM. Ini yang menjadi kekhawatiran pihak sekolah jika terjadi apa-apa di jalan. “Kalau yang mengungsi di seputaran Rendang tidak masalah. Karena jarak mereka ke sekolah cukup dekat. Tapi siswa yang mengungsi di luar Rendang kasihan karena jaraknya jauh kalau harus ke sini (SMAN 1 Rendang - red). Nanti kita akan panggil mereka, menanyakan alasannya kenapa mereka memilih sekolah ke sini (SMA Rendang, red). Sehingga kita bisa mendampingi anak-anak itu kembali bersekolah di dekat mereka pengungsi,” ucap Suparjana. Salah seorang guru SMPN 2 Rendang I Ketut Sengker mengatakan, pihaknya meminta seluruh siswa menjaga fasilitas yang ada di lingkungan SMAN 1 Rendang. Selain itu memohon kepada seluruh siswa ikut ngerastiti bhakti kepada Ida Batara beristana di Gunung Agung agar tidak meletus. Hal itu dilakukan pada setiap persembahyangan bersama di sekolah. Tak hanya itu, guru asal Pemuteran itu juga meminta siswa bisa mengikuti apa yang diberikan oleh guru di sekokah. Karena kita sudah dikasi meminjam sekolah di SMAN 1 Rendang. “Kita minta siswa sebelum masuk ke ruangan supaya membersihkan ruang kelas lebih dulu. Sehingga saat belajar berlangsung nyaman. Anak-anak harus tetap tenang ketika mengikuti proses belajar mengajar di tempat yang baru agar tetap kondusif. Termasuk siswa harus tetap tenang ketika terjadi gempa. Dan jangan panik,” kata Ketut Sengker. Kepala SMPN 3 Rendang I Wayan Suiji menjelaskan, dari total siswa 288 yang bersekolah di SMA hanya 180 siswa. Siswa lainnya sudah bersekolah di dekat-dekat pengungsian di luar Kecamatan Rendang. Meski begitu masih ada beberapa siswa yang mengungsi di Gembalan Klungkung bersekolah ke sini. “Mungkin karena mereka merasa nyaman dan senang bersama teman-temannya. Akhirnya, mereka memilih bersekolah di sini (SMA Rendang - red),” ucap Wayan Suiji (kmb41)
Bali Post/kmb41
SEMBAHYANG - Siswa SMPN 2 Rendang dan SMPN 3 Rendang saat melakukan persembahyangan bersama di Padmasana SMAN 1 Rendang di hari pertama masuk di tempat yang baru, Senin (9/10) kemarin.
Amlapura (Bali Post) -
Rapat koordinasi Gubernur Bali Made Mangku Pastika dengan para camat dan perbekel serta lembaga terkait lainnya, mendadak tegang. Gubernur Bali pada rapat yang digelar di Pos Komando Tanah Ampo, Senin (9/10) kemarin itu langsung meminta maaf kepada media. Pasalnya, selama ini sering memberikan data keliru, khususnya mengenai data jumlah warga di zona awas. Gubernur Bali mengaku kecewa kinerja Pemkab Karangasem. Saking kecewanya, Mangku Pastika bahkan meminta Bupati Karangasem mencopot pejabat yang dianggap tak becus bekerja. Kekecewaan Gubernur Pastika itu muncul setelah tak kunjung mendapat data pasti jumlah warga yang berada di zona awas. Bahkan, Gubernur mengaku harus turun tangan sendiri mengurus persoalan sekecil itu. Hasilnya, Gubernur Pastika mengantongi data dari 28 desa di zona awas itu terdapat 239 banjar dinas. Dengan 202 wilayah banjar dinas yang terdampak. Di dalam wilayah itu terdapat 54.788 kepala keluarga atau 185.865 jiwa. “Kami harus minta maaf kepada media. Karena berminggu-minggu memberikan data salah. Selama ini menyebut data 70 ribu. Itu data ngawur dari Pemerintah Karangasem. Pejabatnya panik,” ujar Gubernur Pastika. Saking kecewanya, Gubernur Pastika bahkan meminta Bupati Karangasem langsung mencopot Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Alasannya, pejabat itu dinilai tak becus kerja. Gubernur mengaku kecewa lantaran dasar data dari Pemerintah Karangasem itu sudah dia bawa ke manamana. Bahkan, data itu pula yang sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Bali, belum lama ini. “Kalau tidak dicopot, sebaiknya dinonjobkan saja pejabat itu. Masak ngurus beginian saja tidak bisa. Salah kita selama ini, sampai menuduh warga di zona aman juga ikut mengungsi. Padahal, warga
yang harus mengungsi masih kurang,” tegas Gubernur Pastika. Tidak hanya soal data, Gubernur Bali juga kecewa lantaran perintah untuk segera mendesain kartu pengungsi, sejak seminggu lalu, sampai sekarang juga tidak selesai. Gubernur mengaku harus mendesain sendiri dan mencetaknya. Hal itu untuk memudahkan penanganan pengungsi. Gubernur bahkan berani memastikan kebutuhan kartu pengungsi sudah selesai selama sehari. Dan selesai diisi oleh pengungsi dalam waktu tiga hari. Kartu identitas pengungsi itu nanti akan memudahkan ketepatan distribusi logistik, unit kesehatan, selter tempat mereka bernaung hingga menyangkut pendidikan dan berobat ke rumah sakit. Dengan kartu itu supaya nanti bisa disusun daftar kegiatan anggaran. Kartu pengungsi ini, nantinya juga berguna sebagai kartu kontrol pemerintah. Contohnya, walaupun nanti pengungsi tak bawa kartu BPJS, pengungsi bisa bawa ini untuk berobat ke rumah sakit swasta. Nanti semua biayanya akan ditanggung pemerintah, khususnya perawatan di rumah sakit pemerintah, bukan di rumah sakit swasta. Jadi, kartu ini bukan sekadar mengambil lauk-pauk. Dari sini, pemerintah tahu, orangtua dan anaknya berapa. Kemudian kebutuhan komsumsinya berapa? Sehingga ke depan lebih mudah meme-
takannya. Sorotan Gubernur Bali ini, membuat wajah Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa memerah. Telinga para pejabat terkait di ruang rapat koordinasi juga memerah dan mereka tampak sangat malu. Sementara para perbekel yang mendengarnya hanya tertawa geli. Sekda Karangasem I Gede Adnya Muliyadi, ditanya soal sorotan salah data dari Gubernur Pastika itu tak mau berkomentar. “Untuk informasi sudah satu pintu. Silakan dengan yang lain,” kilah Sekda Adnya Muliyadi. Kapolres Karangasem AKBP I Gede Ardana juga sependapat dengan data Gubernur Pastika. Dia bahkan sejak awal tak percaya, kalau data jumlah penduduk di zona awas itu hanya 70 ribu jiwa, tetapi sekitar 185 ribu. Hal itu sesuai data anggotanya. Bila sekarang ada sekitar 140 ribu yang sudah mengungsi, berarti masih ada 45 ribu warga yang belum mengungsi. Sehingga, dia menegaskan anggotanya dalam bebeberapa hari ini sudah turun ke desa-desa zona awas untuk membujuk warga segera mengungsi. Sebagai contoh di Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, desa di KRB II ini masih ada ratusan warga di tiga banjar dinas yang belum mengungsi dari empat banjar dinas di desa itu. Antara lain di Banjar Dinas Bau Kawan 80 orang, Banjar Dinas Laga 75 orang, dan Banjar Dinas Bau Kangin 12 orang. (kmb31)
Bali Post/kmb31
LURUSKAN INFORMASI - Gubernur Pastika saat meluruskan informasi yang selama ini salah kepada media massa.
Beri Kenyamanan Pengungsi
Warga Amed Dirikan Kamar Mandi
Solidaritas masyarakat Karangasem membantu pengungsi tidak kalah dengan solidaritas masyarakat di tempat lain. Contohnya di Banjar Amed, Desa Perwakerti, Abang, warga di sana bergotong royong mendirikan toilet dan kamar mandi umum di areal wantilan banjar setempat. Itu dilakukan warga setempat untuk memberikan rasa nyaman para pengungsi. Selain toilet dan kamar mandi fasilitas apa yang dibangun warga Amed untuk memudahkan pengungsi di sana? ADA tiga bilik toilet dan kamar mandi umum yang mereka buat. Proses pengerjaan sudah dimulai sejak Minggu (26/9) lalu, atau empat hari setelah Desa Purwakerti diserbu gelombang pengungsian. Ada yang mendonasikan uang. Ada juga yang menyumbang material. ‘’Semuanya berasal dari urunan warga. Ini sebagai bentuk kepedulian kami memberikan rasa nyaman kepada saudarasaudara kami yang terpaksa harus mengungsi,’’ ungkap Koordinator Relawan Tanggap Darurat Banjar Amed I Wayan Mangku Subrata,’’ Minggu (8/10).
Selain toilet dan kamar mandi umum, warga pesisir pantai itu juga menyiapkan dapur umum lengkap dengan peralatannya. Saat fasilitas itu dibangun, menurut Subrata, wantilan Banjar Amed belum menjadi tempat pengungsian. Belum ada pengungsi yang secara kolektif ditampung di sana, namun secara individu banyak pengungsi terutama dari Kecamatan Kubu yang menginap di rumah kerabat dan keluarganya. Subrata mengatakan warga Amed merasa perlu membangun fasilitas seperti itu mengingat aktivitas vulkanik Gunung Agung yang terus meningkat. Wantilan Banjar Amed mampu menampung ratusan orang dan kini telah menjadi salah satu pos pengungsi di Desa Purwakerti. ‘’Banjar kami menampung 314 pengungsi terdiri dari 153 laki-laki dan 161 perempuan. Kami merasa perlu menyiapkan itu karena ingin memberikan fasilitas sanitasi lingkungan yang baik di pos pengungsian,’’ ujar Kadus Amed I Ketut Supandi. Camat Abang Gusti Made Darsana mengatakan, saat ini, pos-pos pengungsian di Kecamatan Abang menampung setidaknya 8.940 jiwa. Ada 12 dari 14 desa yang menjadi lokasi pengungsian. ‘’Di Purwakerti, pengungsi
ditampung di kelima banjar yang ada. Ada sekitar 1.041 pengungsi termasuk 69 balita dan 90 lansia. Semuanya dari Kecamatan Kubu,’’ jelasnya. (kmb)
AKTIVITAS RELAWAN - Aktivitas relawan di pos pengungsian Desa Tegallinggah, Kecamatan Karangasem.
Bali Post/kmb41
POS PEMANTAU – Pos pemantauan Gunung Agung yang ada di Desa Rendang, Karangasem.
Warga Rendang Resah
Pos Pemantauan Diisukan Dipindah Amlapura (Bali Post) Merebaknya isu pos pemantauan Gunung Agung yang berada di Desa Rendang, Karangasem akan dipindah dibantah Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani. Saat ini diakui belum ada rencana memindahkan pos ini. Karena itu sejauh ini, pos pemantauan masih tetap berada Rendang. Sampai saat ini, kata Kasbani, belum ada indikasi memindahkan pos pemantauan ini ke tempat lain. Pihaknya bersama petugas lainnya masih berada di pos pantau untuk melihat perkembangan Gunung Agung. Sebab, pemantauan ini harus tetap berjalan. “Belum ada niat memindahkan pos pantau ini. Kita masih terus di sini, memantau perkembangan Gunung Agung. Jangan diindikasikan pos pantau akan dipindah. Sekali lagi jangan diterjemahkan pos pantau akan pindah,” kata Kasbani, Senin (9/10) kemarin. Berdasarkan historis tahun 1963, saat Gunung Agung erupsi, kata Kasbani, pos pemantaun aman tidak terkena lahar. Hanya terkena abu. Sementara awan panas juga tidak sampai ke pos pemantauan. “Kalau sekarang material mungkin saja sampai ke sini. Tapi jangan berandai-andai sampai ke situ dulu. Intinya sampai hari ini, kita masih di sini. Kita juga mengikuti perkembangan di sini (pos pementauan red),” tegas Kasbani. Adanya isu pemindahan pos pemantauan itu membuat sejumlah warga Rendang resah. Bahkan, untuk memastikan hal itu, mereka langsung datang ke pos pemantauan menanyakan hal itu. Sebab, lokasi rumahnya berdekatan dengan pos pemantauan. “Saya resah beredarnya isu kalau pos pemantauan ini akan dipindah. Makanya saya datang ke pos pemantauan menayakan hal itu. Biar jelas apakah benar dipindah atau tidak. Isu tidak benar. Tidak ada kok akan dipindah. Kalau pos pemantaun dipindah pasti saya juga harus meninggalkan tempat ini,” kata sumber itu. Sementara salah seorang dokter yang bertugas di Puskesmas Rendang I Made Sudarmayasa mengakui adanya informasi pos pemantauan akan dipindahkan. Dirinya langsung datang ke pos menanyakan kebenarannya. Sebab, pihaknya yang bertugas di Puskesmas Rendang menjadi waswas atas isu itu. Kapolsek Resor Rendang Kompol I Nengah Berata meminta masyarakat mencari kebenaran informasi dari sumber pasti dan jelas di pos pemantauan. Dirinya juga meminta kepada awak media supaya jangan membuat berita yang dapat meresahkan masyarakat khususnya warga Rendang. (kmb41)
TABANAN
14
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
Defisit, Pembayaran Proyek Dibon Tabanan (Bali Post) Akibat defisit anggaran, sejumlah proyek yang sedang dikerjakan rekanan Pemkab Tabanan tidak sepenuhnya bisa dibayar, alias ngebon sampai akhir tahun ini. Pemerintah pun berencana melakukan re-schedule atau penjadwalan ulang pembayaran nilai kontrak sebesar 30 persen dari total proyek itu. Kekurangan itu akan dibayar Januari 2018. Hal itu menjadi skala prioritas anggaran induk APBD 2018. Kepala Bapelitbang Tabanan IB Wiratmaja mengakui dengan kondisi keuangan saat ini ada defisit anggaran sekitar Rp 15 miliar. Akibatnya, pembayaran beberapa proyek yang sedang dikerjakan tidak bisa sepenuhnya dibayar hingga tahun anggaran 2017. Dari perhitungan yang bisa dibayar hanya 70 persen dari total kontrak. Sisanya 30 persen akan dibayar di tahun 2018. Terkait persoalan itu, pemkab mencari solusi dengan cara menjadwal ulang pembayaran 30 persen nilai proyek. Pihaknya mengakumulasikan nilai uang yang belum bisa dibayarkan sekitar Rp 5,7 miliar. “Tetapi kan masih rencana. Siapa tahu tiga bulan ke depan ada peningkatan pendapatan daerah atau sisa lebih penggunaan anggaran (silpa). Jika ada uangnya kami akan langsung bayar,” terangnya. Proyek-proyek yang dibon tersebut ada di Dinas Kesehatan dan PU. Seperti pengerasan jalan menuju TPP Sanda dengan nilai total proyek Rp 2,9 miliar, perbaikan jalan ke Pura Malen nilai total Rp 2,1 miliar, rehab gedung DPRD Tabanan nilai total proyek Rp 820 juta, rehab gedung Badan Keuangan Daerah nilai total proyek Rp 916 juta, pembangunan tahap tiga Museum Sagung Wah nilai total proyek Rp 2,5 miliar, rehab Gedung Kesenian I Ketut Maria nilai total proyek Rp 7,7 miliar, lanjutan penyelesaian panggung terbuka nilai total proyeknya Rp 3,4 miliar, pembangunan Puskesmas Pembantu Luwus nilai total proyek Rp 520 juta, pembangunan Puskesmas Pembantu Kesiut nilai total proyek Rp 475 juta dan pembangunan Puskesmas Pembantu Mekayu nilai total proyek Rp 419 juta. “Meski ada penjadwalan ulang pembayaran, namun proyek ini harus tuntas sebelum akhir tahun 2017,” ucapnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
GEDUNG KEUANGAN - Proyek perbaikan gedung Badan Keuangan Daerah.
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110
Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102
Bali Post/kmb24
TRANSAKSI NONTUNAI - Sosialisasi dan rapat koordinasi transaksi nontunai di lingkungan Pemkab Tabanan, Senin (9/10) kemarin.
Transaksi Nontunai Capai 60 Persen
Tabanan (Bali Post) -
Untuk mengimplementasikan peraturan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggandeng Bank BPD Bali. Sosialisasi menyangkut implementasi transaksi nontunai ini dilakukan di Pemkab Tabanan, Senin (9/10) kemarin. Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa mengatakan kebijakan pemerintah terkait implementasikan transaksi nontunai itu akan
diberlakukan awal Januari 2018 nanti. “Waktunya memang singkat, tetapi kami yakin bisa menerapkannya. Belum bisa memang memenuhi angka 100 persen, sebab sejauh ini baru berjalan 60 persen,” ujarnya. Ia melanjutkan, kebijakan pemerintah pusat ini harus dipersiapkan dengan baik utamanya terkait pendapatan daerah dan juga belanja daerah. Untuk belanja baik itu
komponen PAD, dana dari pusat, provinsi dan pihak ketiga memang harus ada payung hukum akibat perubahan mekanisme pembayaran dari tunai menjadi nontunai. Langkah lainnya ditelusuri transaksi pengelolaan anggaran APBD di masing-masing OPD, mana yang belum menerapkan transaksi nontunai. “Sesuai kebijakan, tahun 2018 mulai diterapkan. Agar bisa 100 persen kita tunggu
pendataan masing-masing OPD. Pada pos-pos belanja mana saja yang masih dilakukan secara tunai,” papar Wirna Ariwangsa. Dengan pengelolaan anggaran daerah secara nontunai, kata Wirna Ariwangsa, artinya tidak akan ada lagi pengendapan dana di bagian bendahara. Selama ini masih bisa ditoleransi. Hal ini sekaligus mencegah terjadinya hal-hal yang tidak jelas terkait pengelolaan anggaran daerah. Asisten III Setda Tabanan I Made Sukada mengungkapkan, transaksi nontunai ini memiliki banyak hal positif. Khususnya dari sisi kebijakan moneter. Dengan adanya transaksi nontunai ini jumlah uang yang dicetak Bank
Tabanan (Bali Post) Masa pendaftaran lelang jabatan untuk empat posisi strategis di lingkungan Pemkab Tabanan berakhir Senin (9/10) kemarin. Setidaknya ada 23 Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon III mencoba keberuntungan tersebut. Dari empat jabatan yang dilelang, posisi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tabanan paling banyak peminat. Ada delapan peserta mendaftar pada posisi yang paling idola ini. Disusul
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sebanyak enam peserta, Kepala Badan Keuangan Daerah lima peserta dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman empat peserta. “Akhirnya semua posisi kosong terisi. Berdasarkan aturan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di tiap posisi jabatan kosong minimal empat peserta yang mendaftar. Hal itu penting, biar ada unsur seleksinya,” beber Kepala Badan Kepega-
waian dan Pengembangan SDM Tabanan I Wayan Sugatra. Para peserta yang sudah mendaftar ini nantinya akan masuk ke tahap seleksi assesment. Nah hal itu tergantung keperluan BKN. “Intinya kami menyerahkan proses assesment itu kepada BKN. Sekarang masih koordinasi,” jelasnya. Terkait proses rekrutmen kali ini, selain dari unsur internal Pemkab Tabanan, tim seleksi juga berasal dari unsur eksternal yaitu aka-
demisi dan tokoh masyarakat. Tentunya yang sudah mendapat rekomendasi dari KASN. Nantinya di tiap posisi jabatan itu akan dipilih tiga orang terbaik hasil assement yang akan diajukan ke PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) yakni Bupati Tabanan. “Bupati selaku PPK akan menentukan salah satu dari tiga nama pejabat yang diserahkan tim pansel itu. Tentunya dengan sejumlah pertimbangan, yang selanjutnya diteruskan ke KASN,” jelasnya. (kmb28)
Pemkab Tabanan mulai menerapkan pengelolaan anggaran daerahnya secara nontunai. Hal itu didasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 10/2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi, serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 910/1866/51-2017 terkait implementasi Transaksi Nontunai pada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota. Hingga saat ini transaksi nontunai di Pemkab Tabanan dalam mengelola anggaran daerah sudah mencapai 60 persen.
Pemerintah Wajib Menjaga Stabilitas Bahan Baku HARGA bahan baku melambung tinggi akibat ada kelangkaan. Setiap kesulitan pasti ada hikmah sekaligus jalan keluarnya. Kebetulan saat ini Bali sedang banyak pembangunan infrastruktur. Banyak pihak prihatian, sebab kelangkaan itu bisa berdampak secara sosial. Pemerintah diharapkan turun tangan dalam upaya menjaga stabilitas bahan baku itu. Cari solusi, namun dengan cara tidak merusak lingkungan. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang membedah topik “Kesulitan Bahan Baku Pengusaha Terpuruk’’. Acara ini disiarkan di Radio Global FM 96,5 Bali, Senin (9/10) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. di luar Bali sektor usaha jasa konstruksi juga mengalami pasang-surut. Kondisi ini merupakan kewajaran. Inilah sebuah risiko usaha. Sebaiknya memang dijalani dengan ikhlas. Untuk proyek yang sedang berjalan, apalagi proyek pemerintah, memang sangat terasa imbasnya. Sebab kenaikan harga bahan baku ini mencapai 200 persen. Jika karena kesulitan bahan baku, kemudian terkena penalti, pemerintah mestinya memberikan tenggang waktu. Sebab, namanya darurat. Jika galian C di Gunaksa dihidupkan kembali dengan kajian yang matang. Bukan hanya usaha jasa konstruksi di Karangasem, sektor lainnya pasti terkena imbasnya. Pemerintah, menurutnya, harus mengambil inisiatif membeli bahan baku ke luar Bali, jika memungkinkan. Febri di Denpasar turut berpendapat. Jika memang diperlukan bahan baku tersebut, pemerintah bisa saja membeli dari luar Bali. Mencari daerah-daerah di Bali
I Wayan Sugatra
23 Pejabat Rebut 4 Kursi Kadis, Badan Perizinan Jadi Idola
Warung Global
Meski bukan pengusaha, Gung Derah di Denpasar menyampaikan semua sektor usaha baik barang maupun jasa pasti ada pasang-surutnya. Terpenting bagaimana menyiasati agar dampaknya tidak terlalu signifikan membuat usaha jatuh. Memang harus disiasati dengan inovasi. Jangan sampai kehilangan akal sehat. Harga bahan baku jadi melambung tinggi akibat ada kelangkaan. Gusti Sumardayasa di Denpasar mengatakan, setiap kesulitan pasti ada hikmah sekaligus jalan keluarnya. Memang setiap usaha pasti ada pasang surutnya, selain untung dan ruginya. Kebetulan saat ini Bali sedang banyak pembangunan infrastruktur. Ia juga prihatin jika hal ini bisa berdampak secara sosial. Pemerintah diharapkan turun tangan jaga stabilitas bahan baku. Car solusi namun tidak merusak lingkungan. Bukan hanya di Bali kondisinya seperti ini. Werdha di Gianyar menambahkan,
Indonesia nantinya semakin sedikit. Begitu pula terkait biaya pendistribusian uang oleh Bank Indonesia akan lebih sedikit dari sebelumnya. Penyelenggaraan transaksi nontunai ini juga akan mendorong optimalisasi pendapatan daerah, selain mewujudkan transparansi maupun akuntabilitas kinerja daerah. Kepala Divisi Dana dan Jasa Bank BPD Bali I Nengah Dana Wirawan mengungkapkan pihaknya akan memfasilitasi implementasi Inpres No. 10/2016 oleh Pemkab Tabanan yang akan dimulai awal Januari 2018 nanti. Untuk transaksi nontunai akan diatur pemda, di mana saja batasan penggunaan transaksi nontunai itu. (kmb24)
yang ada potensi galian C nya, agar bisa lebih murah. Memang wajar lebih mahal karena harus dikirim dari luar ke Bali. Tentu ada tambahan biaya transportnya. Jangankan bahan bangunan, pemerintah juga membeli sarana upakara seperti janur dari luar Bali, lebihlebih di musim hari raya tiba. Demikian Ketut Dawi di Abiansemal berpendapat. Pendapat ini juga dibenarkan Sugik di Mambal. Agar sama-sama bisa berjalan, harus dicarikan bahan baku untuk proyek itu. Bisa dari luar agar material itu selalu tersedia. Tetapi Ayu di Petang mengatakan, lagi-lagi sebelum membeli dari luar, sebaiknya dicek terlebih dahulu dan dioptimalkan yang ada di Bali dulu. Arya di Denpasar mengatakan, kesulitan bahan baku itu hanya sementara saja. Untuk menangani kesulitan bahan baku itu memang harus segera dicarikan pemecahannya, sehingga proyek-proyek itu tetap saja bisa berjalan. (sikha)
Bali Post/kmb28
”Gemah Ripah”, Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Tabanan (Bali Post) Program pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui kegiatan Gemah Ripah, adalah upaya pemerintah mewujudkan pengelolaan sampah berwawasan lingkungan. Pengelolaan sampah itu melibatkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Untuk mengoptimalkan hal itu, Dinas Lingkungan Hidup Tabanan, Senin (9/10) kemarin menggelar bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan sampah anorganik menjadi kerajinan tangan. Pesertanya anggotaanggota bank sampah yang ada di Kabupaten Tabanan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan A.A. Ngurah Raka Iscwara menegaskan, dalam pengelolaan sampah perlu penerapan 3R (reuse, reduce dan recycle). Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi sama ataupun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan penambahan volume sampah. Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat. Ia melanjutkan, istilah 3R ini telah diketahui secara luas
oleh masyarakat. Hanya belum diterapkan secara luas. Pasalnya, terbentur beberapa kendala. Salah satunya kurang baiknya dalam hal memilah sampah organik dan anorganik. Selain itu pemikiran masyarakat kebanyakan menyerahkan permasalahan sampah itu kepada pemerintah. Ketua Panitia Ni Made Ayu Wikarmini yang juga Kepala Bidang Pengolahan Sampah Dinas Lingkungan Hidup melaporkan program pengelolaan
sampah berbasis masyarakat itu dilakukan dengan kegiatan “Gemah Ripah”. Ini merupakan gerakan masyarakat mandiri peduli sampah. Sejak tahun 2013 hingga tahun 2015, kegiatan Gemah Ripah ini sudah disosialisasikan di sepuluh kecamatan. Pada tahun 2016, telah dilakukan bimtek pengolahan sampah organik menjadi kompos. Dan tahun ini dilanjutkan bimtek pengolahan sampah anorganik menjadi kerajinan tangan. (kmb24)
15
Selasa Pon, 10 Oktober 2017 Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa --------------- Grup C ------------------------------------------------Rep. Ceko vs San Marino 5-0 Jerman vs zerbaijan 5-1 Norwegia vs Irlandia Utr. 1-0 1. Jerman 2. Irlandia Utr. 3. Rep. Ceko 4. Norwegia 5. Azerbaijan 6. San Marino
10 10 10 10 10 10
10 6 4 4 3 0
0 1 3 1 1 0
0 43-4 30 * 3 17-6 19 3 17-10 15 5 7-16 13 6 10-19 10 10 2-51 0
--------------- Grup E ------------------------------------------------Denmark vs Rumania 1-1 Kazakhstan vs Armenia 1-1 Polandia vs Montenegro 4-2 1. Polandia 2. Denmark 3. Montenegro 4. Rumania 5. Armenia 6. Kazakhstan
10 10 10 10 10 10
8 6 5 3 2 0
1 2 1 4 1 3
1 2 4 3 7 7
28-14 25 * 20-8 20 20-12 16 12-10 13 10-26 7 6-26 3
--------------- Grup F ------------------------------------------------Lithuania vs Inggris 0-1 Slovakia vs Malta 3-0 Slovenia vs Skotlandia 2-2 1. Inggris 10 8 2 0 18-3 26* 2. Slovakia 10 6 0 4 17-7 18 3. Skotlandia 10 5 3 2 17-12 18 4. Slovenia 10 4 3 3 12-7 15 5. Lithuania 10 1 3 6 7-20 6 6. Malta 10 0 1 9 3-25 1 ---------------------------------------------------------------------------Ket. * = lolos ke putaran final. ---------------------------------------------------------------------------Tim yang lolos ke putaran final : Tuan rumah : Rusia Eropa: Belgia, Inggris, Jerman, Polandia, Spanyol Afrika : Mesir, Nigeria Asia: Iran, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan Amerita Utara, Tengah dan Karibia : Kosta Rika, Meksiko Amerika Selatan : Brazil
Prancis Minus Kante
Paris Gelandang Chelsea N’Golo Kante dipastikan absen memperkuat Prancis pada pertandingan terakhir di kualifikasi Piala Dunia 2018 menjamu Belarus, Rabu (11/10) dini hari. Pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps menjelaskan Kante mengalami cedera otot. Prancis menang 1-0 atas Bulgaria pada Minggu lalu untuk semakin mendekatkan peluangnya lolos ke putaran final di Rusia tahun depan. Namun Kante harus ditarik keluar lapangan, tidak lama setelah bermain selama 30 menit dan digantikan Adrien Rabiot. ‘’Saya tidak dapat mengandalkan dia untuk pertandingan berikutnya. Itu adalah masalah otot di belakang pahanya,’’ kata Deschamps. ‘’Kante dan Rabiot kerap bertukar posisi. Ini sudah pasti untuk Selasa,’’ katanya. ‘’N’Golo memiliki peran krusial untuk dimainkan, tentu saja. Setelah N’Golo cedera, Adrien Rabiot menjalankan peran yang sama, mungkin tidak dengan kualitas yang sama seperti N’Golo.’’ Les Bleus memuncaki klasemen Grup A dengan 20 poin, unggul satu poin atas Swedia. Prancis akan lolos langsung jika mereka mampu mengalahkan Belarus. (afp/ant)
Jerman Sempurna di Kualifikasi
Kaiserslautern Jerman mencatat rekor sempurna 10 pertandingan tak terkalahkan sepanjang kualifikasi dengan menggebuk Azerbaijan 5-1 di laga pamungkas kualifikasi Piala Dunia 2018, Senin (9/10) kemarin. Leon Goretzka mengemas dua gol yang membawa Jerman memimpin klasemen Grup C. Jerman, yang telah mengamankan tiket ke putaran final tahun depan di Rusia lewat kemenangan dui Belfast pekan lalu, memerlukan waktu satu jam untuk berpesta gol meski mereka telah unggul sejak awal melalui Goretzka yang kini menjadi incaran sejumlah klub papan atas Eropa. Pasukan Joachim Loew memastikan raihan tiga poin dan maksimal 30 poin dengan penampilan meyakinkan pada babak kedua, mencetak empat gol lagi setelah Azerbaijan sempat menyamakan kedudukan. Jerman menyamai rekor Spanyol pada kualifikasi 2008/2009 untuk Piala Dunia 2010 melalui kemenangan kesepuluhnya, namun mereka memiliki selisih gol yang lebih baik dibanding tim Matador itu. Loew yang membuat tujuh perubahan terhadap timnya usai menang 3-1 atas Irlandia Utara pekan lalu, membuka keunggulan melalui sepakan tumit Goretzka pada menit ke-8. Sandro Wagner semestinya mampu menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-60 namun upayanya dapat digagalkan kiper lawan. Tim tamu yang sempat mengejutkan publik tuan rumah, ketika Ramil Sheidaev melepaskan tembakan dari sudut sempit untuk melengkapi serangan balik cepat pada menit ke-34. Jerman kehilangan Niklas Suele dan Shkodran Mustafi pada babak pertama karena cedera. Kendati demikian tuan rumah mampu memulai pesta gol di babak kedua. Wagner mengemas gol kelimanya dari lima pertandingan internasionalnya pada menit ke-54 dan Antonio Ruediger mencetak gol sepuluh menit kemudian. Goretzka kemudian mengemas gol keduanya malam itu pada menit ke-66, ketika pertahanan Azerbaijan runtuh sebelum Emre Can melengkapi pesta gol ‘’Tim Panser’’ dengan sepakan keras dari jarak 25 meter sembilan menit sebelum pertandingan usai. Di laga lainnya, Norwegia menundukkan tim peringkat kedua Irlandia utara akibat gol bunuh diri Chris Brunt menit ke-71. Sementara peringkat ketiga Rep. Ceko mencukur tim juru kunci Grup C San Marino 5-0. Di Grup F, Inggris lagi-lagi tampil buruk dengan memetik kemenangan 1-0 atas Lithuania di Vilnius. Gol semata wayang tim asuhan Gareth Southgate dihasilkan penalti Harry Kane. Pasukan Gareth Southgate yang telah mengamankan tiket ke putaran final, memuncaki klasemen Grup F dengan 26 poin dari sepuluh pertandingan, unggul delapan poin dari tim peringkat kedua Slovakia yang menggulung Malta 3-0. Sementara peringkat ketiga Skotlandia di luar dugaan ditahan imbang Slovenia 2-2. Di Grup E, Polandia menutup kualifikasi dengan mengalahkan Montengero 4-2. Penyerang Robert Lewandowski menyumbang satu gol dan dua assist saat Polandia mengakhiri fase kualifikasi ini dengan memuncaki klasemen Grup E dengan 25 poin dari sepuluh pertandingan, unggul lima poin atas tim peringkat kedua Denmark yang mengunci tiket playoff setelah bermain imbang 1-1 dengan Rumania. (kmb39/rtr/ant)
Heynckes Percaya Diri Perbaiki Peruntungan Bayern Munich Bali Post/rtr
PELATIH BARU - CEO Bayern Munich Karl-Heinz Rumenigge (kiri) memperkenalkan pelatih baru Jupp Heynckes (kedua dari kiri) pada pertemuan di Munich, Senin (9/10) kemarin. Pada acara itu hadir pula Presiden klub Bayern Uli Hoeness dan Direktur Olahraga Hasan Salihamidzic.
Munich (Bali Post) -
Jupp Heynckes, Senin (9/10) kemarin diumumkan sebagai pelatih baru Bayern Munich. Pria berusia 72 tahun itu percaya diri mampu memperbaiki peruntungan sang juara Liga Jerman itu, menyusul start buruk musim ini yang memicu pemecatan pendahulunya, Carlo Ancelotti. Heynckes, pada masa kerja keempatnya di klub, mengambil alih Bayern yang menghuni peringkat kedua di Liga Jerman. Klub Bavaria itu tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Borussia Dortmund setelah dua kali menyianyiakan keunggulan dua gol pada dua pertandingan secara beruntun di Liga yang berujung hasil imbang 2-2. Bayern juga menghuni peringkat kedua di Grup B Liga Champions dengan tiga poin dari dua pertandingan, setelah mengalahkan Anderlecht dan kalah 0-3 dari Paris St Germain (PSG). ‘’Menurut saya, ini merupakan
situasi sulit, tim berada pada fase perubahan,’’kata Heynckes, yang memimpin Bayern mendulang treble termasuk Liga Champions pada 2013, kepada para pewarta pada perkenalan resminya yang berlangsung Senin kemarin. ‘’Terdapat (pemain-pemain yang) cedera. Manuel Neuer, yang merupakan kiper terbaik di dunia sedang cedera, Frankc Ribery cedera. Ini semua merupakan kemunduran, namun menurut saya, saya tahu bagaimana untuk mencapai tim, pekerjaan yang perlu saya lakukan,’’ tambahnya. ‘’Saya percaya diri kami mampu
memperbaiki peruntungan tim ke jalur menuju kesuksesan. Klub ini memiliki kualitas untuk memperlihatkan wajah yang berbeda. Ini akan menjadi aksi seimbang, namun menurut saya, saya memiliki pengalaman untuk melakukannya.’’ Heynckes, yang pertandingan pertama di bawah asuhannya akan berlangsung pada 14 Oktober saat menjamu Freiburg, mengatakan ini bukan langkah kembali ke dunia kepelatihan, namun lebih kepada membantu teman lama dan presiden Bayern Uli Hoeness, dan ia berencana untuk kembali pensiun pada akhir musim. ‘’Sekarang ini bukan langkah untuk kembali. Saya berbicara dengan CEO Karl-Heinz Rummenigge dan Presiden Uli Hoeness, dan mereka meminta saya untuk mengambil alih untuk kurun waktu yang terbatas.’’ ‘’Saya tidak akan menjauh dari konflik. Saya ingin membentuk tim
Salah Bawa Mesir ke Rusia Alexandria Mohamed Salah mencetak gol penalti untuk mengamankan tempat Mesir di putaran final Piala Dunia 2018 untuk pertama kalinya dalam 28 tahun. Gol penyerang Liverpool itu terjadi di injury time babak kedua saat Mesir menang tipis 2-1 atas Kongo pada pertandingan kualifikasi Grup E Zona Eropa, Senin (9/10) kemarin. Salah lebih dahulu membuka keunggulan tuan rumah lewat golnya saat pertandingan di Stadion Borg El Arab, Alexandria, berjalan satu jam. Namun tim tamu menyamakan skor melalui Arnold Bouka Moutou jelang waktu normal babak kedua berakhir. Namun kemenangan Mesir tak bisa ditunda saat Salah sukses mengeksekusi penalti jelang bubaran. Tambahan tiga poin kandang itu membawa Mesir unggul empat poin di klasemen Grup E atas peringkat kedua Uganda dengan satu pertandingan tersisa. Sehari sebelumnya Uganda di luar dugaan ditahan tamunya Ghana 0-0. Salah membawa timnya memimpin pada menit ke-63 meski Mesir tidak menampilkan permainan terbaiknya saat berhadapan dengan lawan yang sama sekali belum memenangi pertandingan dan menghuni dasar klasemen. Blunder di area pertahanan membuat Salah dapat mengarahkan bola ke gawang Kongo. Harapan Mesir terancam berubah menjadi mimpi buruk ketika Arnold Bouka Moutou menyamakan kedudukan dengan melepaskan tembakan
Bali Post/rtr
LOLOS - Penyerang Mesir Mohamed Salah (tengah) merayakan keberhasilan timnya lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Mesir mengalahkan Kongo 2-1 pada kualifikasi Senin (9/10) kemarin. melewati jangkauan kiper Essam Al Hadary saat laga tinggal menyisakan dua menit. Tim tuan rumah kemudian mendapat hadiah penalti pada menit ke-95 yang sukses dikonversi Salah untuk
mengamankan perjalanan mereka ke putaran final di Rusia tahun depan. Ini akan menjadi penampilan perdana Mesir di putaran final sejak Piala Dunia 1990 di Italia. (kmb39/rtr/ant)
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Afrika --------------- Grup E ---------------------------------------------------Mesir Uganda
vs vs
Kongo Ghana
2-1 0-0
1. Mesir 5 4 0 1 7-3 12 * 2. Uganda 5 2 2 1 2-1 8 3. Ghana 5 1 3 1 6-4 6 4. Kongo 5 0 1 4 4-11 1 -------------------------------------------------------------------------------Ket. : * = lolos ke putaran final.
di mana semua orang bekerja untuk yang lainnya, dengan mengutamakan respek dan kebersamaan.’’ Heynckes, yang melatih Bayern dari 1987 sampai 1991 dan sempat mengarsiteki tim pada 2009, kembali bekerja sama dengan mantan asistenasistennya Peter Hermann dan Hermann Gerland, keduanya merupakan stafnya saat Bayern mengukir treble. Pria Jerman itu, yang juga pernah membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions dan pernah melatih Benfica, Athletic Bilbao, dan sejumlah klub Liga Jerman lainnya, tidak bekerja sejak meninggalkan Bayern pada 2013. ‘’Heynckes merupakan solusi terbaik untuk saat ini,’’ kata Hoeness. ‘’Ini memberi waktu bagi klub untuk menyesuaikan keadaan dan mendatangkan pelatih baru pada 1 Juli. Menurut kami dia adalah pilihan ideal. Saya senang sahabat saya kembali ke Bayern.’’ (kmb39/rtr/ant)
Real Madrid Jadi Hadangan Juara Asia
Zurich Juara Liga Champions Asia mendapatkan undian berat untuk Piala Dunia Klub tahun ini di Abu Dhabi. Dalam undian yang digelar di Zurich, Senin (9/10) kemarin, ketika juara Asia ditempatkan di sisi yang sama dengan juara Eropa Real Madrid. Sang juara AFC akan bertemu juara Oseania Auckland City atau Al Jazira pada babak perempatfinal. Tim pemenang akan berhadapan dengan juara bertahan Real pada semifinal di turnamen yang akan berlangsung pada Desember. Al Jazira, yang lolos sebagai wakil dari tuan rumah Uni Emirat Arab akan bertemu Auckland City pada putaran pembukaan. Perempatfinal lainnya akan mempertemukan juara wilayah Amerika Utara, Tengah dan Karibia (CONCACAF) Pachuca melawan juara Afrika, di mana sang pemenang akan bertemu juara Amerika Selatan. Turnamen ini, yang diselenggarakan oleh FIFA, didominasi oleh tim-tim Eropa sejak dimulai dengan bentuk seperti sekarang ini pada 2005. Ini memperlihatkan fakta bahwa pemain-pemain terbaik Amerika Selatan, Asia, dan Afrika berkarier di Eropa ketimbang di benuanya masing-masing. Sembilan dari 12 turnamen yang lalu, termasuk empat yang terakhir, dimenangi oleh tim-tim Eropa di mana tiga pemenang lainnya berasal dari Brazil yakni klub Sao Paulo, Internacional, dan Corinthians.
Bali Post/afp
RESMI - Bola resmi turnamen Piala Dunia Antar-Klub 2017 yang akan digelar di Abu Dhabi, Desember mendatang.
Liga Champions AFC telah mencapai fase semifinal yang mempertemukan Al Hilal (Arab Saudi), Persepolis (Iran), Urawa Reds Diamond (Jepang), dan Shanghai SIPG (China) sebagai tim-tim tersisa. Untuk wakil Amerika Selatan masih belum ada pemenang karena turnamennya baru mencapai semifinal. Barcelona (Ekuador), Gremio (Brazil), dan dua tim Argentina River Plate dan Lanus telah mencapai semifinal Piala Libertadores. Sementara USM Alger (Aljazair), Wydad Casablanca (Maroko), Al Ahly (Mesir), dan Etoile de Sahel (Tunisia) berada di empat besar Liga Champions Afrika. (rtr/ant)
Andik Vermansyah Pening Hadapi Banyak Tawaran
Bali Post/ant
TAWARAN - Pesepak bola Timnas Indonesia Andik Vermansyah (kiri) menendang bola dibayangi pesepak bola Timnas Kamboja Nen Sothearoth (kanan) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. Andik Vermansyah mengaku mendapat tawaran memperkuat sejumlah klub Indonesia meski kontraknya dengan klub Malaysia Selangor menyisakan satu tahun
Kuala Lumpur (Bali Post) Pemain sayap lincah Selangor, Andik Vermansyah, mengaku pening dan dilematis menyusul banyaknya tawaran dari beberapa klub yang menghendaki dirinya untuk bergabung menghadapi kompetisi tahun depan. Sebagaimana diberitakan koran Malaysia Berita Harian, Senin (9/10) kemarin, tawaran tersebut bukan saja datang dari Liga Malaysia (Liga M), malah bekas pemain Persebaya Surabaya itu mengakui beberapa klub dari Liga Indonesia turut menyatakan hasrat untuk meminangnya sekaligus kemungkinan dia bakal kembali ke Tanah Air tahun depan. Bukan itu saja, pemain kelahiran Jember itu juga berhasrat untuk mencari
tantangan baru setelah empat musim menabur bakti bersama skuad “The Red Giants” yang disertainya sejak 2013. ‘’Bagaimanapun, saya tidak mau menyetujui tawaran dari klub mana karena saya masih memiliki kontrak bersama pasukan Selangor hingga penghujung tahun ini. Sukar untuk menjawab apakah saya akan kekal bersama Selangor pada musim depan,’’ katanya. Dia mengatakan dirinya hanya memikirkan jalan terbaik untuk dirinya dan juga perjalanannya. ‘’Saya sedang membincangkan mengenai hal ini bersama pengurus saya, jadi saya mengharapkan semuanya dapat berjalan dengan baik. Apa pun, saya bersedia mempertimbangkan
tawaran dari beberapa klub,’’ katanya. Kelincahan pemain berusia 26 tahun itu membuat dia mendapat julukan ‘’Lionel Messi’’ Indonesia dengan kemampuanya di bagian sayap sering kali mendatangkan masalah bagi lawan. Setelah membantu skuad Merah Kuning menamatkan ‘’Misi 33’’ dengan meraih Piala Malaysia pada 2015, cedera lutut yang dialaminya ketika mewakili skuad Garuda di pentas Piala AFF, Desember lalu, menyebabkan dia menepi selama hampir setengah musim. Bagaimanapun, dia kembali pada putaran kedua Liga M namun cedera yang dialaminya memaksanya lebih banyak beraksi sebagai pemain pengganti. (ant)
olah raga
16
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
BWF World Junior Championships 2017
Indonesia Tak Kehilangan Satu Game pun Yogyakarta (Bali Post) -
Tim bulu tangkis junior Indonesia yang tampil dalam nomor beregu campuran BWF World Junior Championships 2017 mengawali langkah dengan skor sempurna 5-0 atas tim Brazil di GOR Amongrogo Yogyakarta, Senin (9/10) kemarin. Dalam pertandingan perdana di nomor beregu campuran, tim tuan rumah bahkan memenangi seluruh partai tanpa ada pemain yang harus kehilangan game.
Gracelia Pramesti
Bali Post/ist
Pecatur Gracelia Berjaya di Puputan Badung Cup Denpasar (Bali Post) Pecatur MNW Gracelia Pramesti dari Badung yang meraup 6,5 poin keluar sebagai juara dalam turnamen catur cepat 25 menit, memperebutkan trofi Puputan Badung Cup I/2017, di Lapangan Puputan Badung. Dalam turnamen terbuka yang menggunakan sistem Swiss tujuh babak, juara II direbut Andriadi (6 poin) dari Karangasem, dan juara III diraih Nyoman Mariasa (6 poin) dari Buleleng. Para pecatur yang meraih poin 6 dan menduduki peringkat keempat sampai dengan kedelapan semuanya direbut pecatur Badung. Mereka adalah Taufik Chandra, Hariyanto, Supali, Surip, dan Kristiono. Selanjutnya, peringkat kesembilan diraih Kang Subagyo (Tabanan/5,5), disusul Gandrung (Badung/5,5), dan Putu Leong (Denpasar/5,5). Sekretaris Panitia Handoko Budi Samekto di Denpasar, Senin (9/10) kemarin mengungkapkan, dari pihak Puri Satria Denpasar Cok De berharap turnamen olahraga asah otak terbuka ini menjadi cermin hasil pembinaan catur dari kabupaten dan kota se-Bali. Bahkan, kemungkinan ke depan kejuaraan ditingkatkan menjadi nonmaster se-Indonesia, atau dtambah kategori junior dan senior nonmaster. ‘’Turnamen yang melibatkan 150 peserta, dan juara I - XX mendapat hadiah uang pembinaan, sedangkan peringkat ke-21 - 40 mendapat hadiah dari sponsor,’’ terang Handoko. (022)
ASSBI Bali Seleksi Pemain Tim U-15
Mangupura (Bali Post) Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) Komda Bali bakal menggelar seleksi pembentukan tim ASSBI Bali U-15 di Lapangan Lagon Nusa Dua, Badung, Kamis (12/10) lusa. Selama seleksi bakal dipantau duet pelatih Jon Wirawan dan Ngurah Yogi. Humas ASSBI Bali Made Sudiana di Mumbul, Badung, Senin (9/10) kemarin menjelaskan, pihaknya mendapat surat mendadak guna mengikuti turnamen ASSBI U-15 di Cibubur, Jakarta Timur, 27-29 Oktober mendatang. ‘’Seleksi ini sifatnya terbuka, bagi pemain siapa saja yang mau ikut bisa beradu nasib,’’ tutur Sudiana. Ia pun mengakui tak ada waktu lagi, dan selama seleksi pihaknya bakal menjaring 20 pemain. ‘’Seleksi ini bagi pemain kelahiran 2002,’’ jelas dia. Menurut Sudiana, turnamen ASSBI nasional bakal melibatkan 20 provinsi, dan bagi tim juara berhak mewakili Indonesia, dan turnamen U-15 se-Asia Tenggara yang akan dihelat di Johor, Malaysia. (022)
Gairahkan Pariwisata Olahraga, Bali 10’s Rugby Digelar di Kuta Mangupura (Bali Post) Cabang olahraga rugby yang merupakan jenis permainan sepak bola saat ini belum begitu populer di Bali. Olahraga yang diminati kalangan ekspatriat, mulai diperkenalkan sejak 1995 itu. Untuk lebih memperkenalkan lagi rugby ini kepada masyarakat Bali, pada 14 Oktober mendatang akan diadakan pertandingan persahabatan yaitu Bali 10’s Rugby dengan menghadirkan sebanyak 36 tim dari 10 negara. Pertandingan ini akan dilaksanakan di lapangan Samudra Kuta dengan negara yang berpartisipasi di antaranya Selandia Baru, Singapura, Australia, Filipina, Malaysia dan Brunei. Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kuta Gusti Agung Made Agung, Senin (9/10) kemarin, menyampaikan turnamen ini dilaksanakan untuk menggairahkan pariwisata olahraga dengan mengundang tim dari luar negeri. Dengan demikian, diharapkan nantinya bisa menarik perhatian wisatawan luar untuk berpartisipasi maupun menonton. ‘’Selain mengadakan turnamen persahabatan, mereka juga menggelar kegiatan sosial. Seperti pengumpulan donasi untuk anak-anak cacat maupun untuk pengungsi Gunung Agung,’’ katanya. Menurutnya, LPM Kuta dalam hal ini men-support penuh penyelenggaraan Rugby Indonesia. Karena hal ini merupakan bagian dari pariwisata olahraga dan juga untuk mengenalkan kepada masyarakat bagaimana model olahraga rugby itu. ‘’Agar masyarakat tahu seperti apa permainan rugby itu. Juga untuk mendukung pariwisata olahraga, sebagai alat untuk promosi pariwisata Bali, khususnya Kuta,’ pungkasnya. Denim Mchardy selaku ketua panitia turnamen menyampaikan, dipilihnya Kuta sebagai lokasi turnamen, karena kegiatan ini didukung oleh komunitas olahraga ini yang sebagian besar ada di Kuta. Wira Ditta Lokantara selaku pemain asal Bali mengakui olahraga rugby ini sangat potensial dikembangkan di Bali. Dikatakannya, saat ini pusat olahraga rugby ada di Bali, Jakarta dan Papua. Namun, untuk pengembangannya di daerah-daerah lain kendalanya adalah di pelatih. Karena merupakan olahraga baru, tentu diperlukan pelatih yang memang sebelumnya pernah bermain di luar negeri. ‘’Selain itu masalah bahasa juga masih menjadi kendala. Pengembangan pelatih lokal masih kurang. Meski demikian, antusiasme anak-anak lokal sangat besar terhadap olahraga ini,’’ ucapnya. Sementara itu, Mark Thomson selaku Karma Marketing, sebagai pendukung acara, mengatakan permainan rugby ini merupakan olahraga yang sangat mengutamakan kekeluargaan. (kmb23)
Pasangan ganda campuran tuan rumah Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti membuka keunggulan setelah menang dua set langsung atas Fabricio Farias/Jaqueline Lima 21-16, 21-15. Meskipun demikian, pertandingan di game pertama tidak berlangsung lancar bagi tim tuan rumah yang sempat tertinggal tiga angka sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan 9-9 dan mengakhir game pertama dengan kemenangan. Pada game kedua, pasangan ganda campuran tuan rumah mampu bermain lebih baik dan selalu unggul dalam pengumpulan angka sejak awal pertandingan. Skor kedua dipersembahkan pemain tunggal putra Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu atas Waleson Vinicios Evangelista dos Santos juga dengan dua game langsung 21-8, 21-11. Sementara tunggal putri andalan Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mempersembahkan skor ketiga setelah menang dua game langsung 21-9, 21-12 atas Juliana Viana. Meskipun sudah memastikan keunggulan atas Brazil, namun pe-
main Indonesia tetap menampilkan permainan terbaik di dua partai sisa yaitu ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana yang menang 21-16, 21-10 atas Fabricio Farias/Waleson Vinicios Evangelista dos Santor. Pertandingan di partai keempat tersebut juga berlangsung cukup ketat di awal game pertama karena pasangan dari Brazil mampu mengimbangi permainan Fikri/Adnan. Tidak jarang, pasangan tuan rumah melakukan banyak kesalahan sendiri. Sementara pada partai terakhir, ganda putri Indonesia Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto mampu menyempurnakan kemenangan tuan rumah setelah memenangi pertandingan dengan dua game langsung atas Jaqueline Lima/Juliana Viana 21-9, 21-13. Manajer Tim Indonesia Susy Susanti mengatakan cukup puas dengan hasil pertandingan pertama tersebut meskipun pemain masih terlihat mencoba beradaptasi dengan lapangan dan mencari pola permainan yang tepat. ‘’Misalnya saja Rehan/Fadia yang terlihat masih harus melakukan
Bali Post/ist
MENANG - Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengalahkan Juliana Viana (Brazil) dua game langsung, Senin (9/10) kemarin. Indonesia menang 5-0 atas Brazil di nomor beregu campuran kejuaraan BWF World Junior Championships 2017 di GOR Amongrogo Yogyakarta. penyesuaian pola permainan di awal game pertama. Begitu pula dengan ganda putra. Harapannya, mereka bisa bermain lebih baik di pertandingan berikutnya,’’ katanya. Pada laga kedua yang akan digelar Selasa (10/10) ini, tim Indonesia akan menghadapi Mongolia. ‘’Mungkin saja ada perubahan susunan pemain.
Gianyar Usul Atlet Luar Bali Dilarang Tampil di Porprov Denpasar (Bali Post) Kontingen Gianyar yang banyak disoroti karena diduga memakai tenaga atlet luar Bali pada Porprov Bali XIII/2017, tetap percaya diri. Buktinya, Ketua Harian KONI Gianyar Pande Made Purwata mengusulkan supaya atlet luar Bali dilarang berlaga pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali tersebut. ‘’’Saya kira lebih baik dilarang atlet luar Bali tampil di Porprov, percuma saja kalau dibuatkan aturan, tetap saja dicari celah atau kelemahannya. Kalau memang konsisten atlet luar Bali dilarang tampil, dan dibuatkan MoU yang didukung seluruh KONI, Gianyar paling mendukung,’’ papar Pande Purwata saat Rakor KONI di KONI Bali, Senin (9/10) kemarin. Sebaliknya, katanya, jika dibuatkan aturan dan hanya melalui rapat-rapat bakal percuma, dan dipastikan tetap banyak yang melanggar. Pande Purwata juga menyarankan atlet Gianyar yang tinggal di luar Kabupten Gianyar, kalau Porprov tetap diizinkan pulang mengusung bendera Gianyar. ‘’Saya kira cukup banyak atlet kami yang menetap di luar Gianyar, ketika tenaganya kami perlukan di ajang Porprov, malah mereka sudah membela daerah lain,’’ keluh Pande Purwata. Dia justru menilai penyelenggaraan Porprov di Gumi Seni paling sukses,
walaupun banyak sorotan misalnya saat pembukaan. ‘’Di tengah tekanan dan suhu politik yang memanas, kami sama sekali tak menyerah, dan tetap jalan terus agar Porprov tetap terlaksana,’’ jelasnya. Wasekum II KONI Denpasar Made Sugiantara mengusulkan supaya Porprov tetap mempertandingkan cabor senam, sebab kalau acuannya hajatan multi-event, PON, SEA Games, Asia Games, sampai Olimpiade cabor senam tetap dipertandingkan. Sugiantara menyebutkan, munculnya atlet bodong berawal dari Pengprov cabor, sebab Pengprov yang merekomendasikan munculnya KTA KONI card. Terhadap usulan itu, Ketua Umum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan menyatakan pihaknya menampung semua cabor asalkan disepakati seluruh KONI. ‘’Kami tak mau menghambat karier atlet berlaga, terbukti kami tak punya Pengkab IODI Tabanan, tetapi silakan cabor dansa dipertandingkan,’’ ujar Dewa Ary. Di sisi lain, pengurus KONI Bali Nyoman Yamadhiputra menyatakan rencana Menpora menggulirkan PON dua tahun sekali makin santer, pascapelaksanaan PON XX di Papua 2020 mendatang. Oleh sebab itu, jika PON berikutnya 2022, dan Porprov Bali XIV di Tabanan 2019, maka Porprov Bali XV harus digelar akhir 2020 atau awal 2021. (022)
Jakarta (Bali Post) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengakui rencana penghapusan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) menyusul upaya pemerintah untuk memperpendek jalur birokrasi pembinaan atlet-atlet nasional. ‘’Memang ada rencana dari pemerintah, jadi bukan hanya Kemenpora, untuk melakukan peninjauan ulang tentang keberadaan Satlak Prima,’’ kata Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto di Jakarta, Senin (9/10) kemarin. Gatot menjelaskan, keberadaan Satlak Prima akan digantikan oleh institusi lain untuk optimalisasi bantuan langsung kepada cabang-cabang olahraga seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). ‘’Kami sudah menghitung konsekuensinya. Kami sudah menganalisis kekurangan dan kelebihannya. Kalau persiapan atlet hanya menggunakan pola seperti saat ini, target prestasi 10 besar di Asia itu akan sulit,’’ ujar Gatot tentang langkah penghapusan Satlak Prima sebagai solusi untuk pemotongan jalur birokrasi. Penghapusan Satlak Prima itu, lanjut Gatot, akan dilakukan pada November. ‘’Kami ingin secepatnya. Kalau Januari terlalu lama,’’ ujarnya. Pemerintah tengah membahas regulasi terkait penghapusan Satlak Prima bersama para pemangku kepentingan bidang olahraga. ‘’Kami tidak duduk manis tanpa mendengar pendapat dari berbagai pihak. Kami sudah mendengar pihak-pihak terkait,’’ kata Gatot. Gatot menambahkan, sebagian pejabat dan pegawai Satlak Prima akan pindah ke unit-unit lain di lingkungan Kemenpora. ‘’Keputusan pemerintah tidak semata-mata membubarkan. Tapi, banyak hal yang harus kami persiapkan antara lain pemangkasan birokrasi, penyaluran atlet agar tetap pada penampilan terbaik, sistem penganggarannya, dan sistem komandonya,’’ ujarnya. Sebelumnya pada kegiatan penghitungan mundur Asian Para Games 2018 di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta pada Jumat (6/10), Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan rencana pemerintah untuk memangkas birokrasi di bidang olahraga guna peningkatan prestasi atlet. ‘’Tidak boleh lagi ada kerumitan dalam organisasi. Harus diperpendek jarak antara pengambilan keputusan dan pelaksanaannya,’’ ujar Wapres Jusuf Kalla. Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi dalam jumpa pers penghitungan mundur Asian Para Games 2018 mengatakan
pemangkasan birokrasi terkait pembinaan atlet-atlet pemusatan pelatihan nasional menjadi agenda pemerintah menjelang Asian Games dan Asian Para Games 2018. ‘’Kami sedang menunggu peraturan presiden yang terbaru terkait dengan pemangkasan birokrasi itu,’’ ujar Menpora.
Kemenpora Akui Rencana Penghapusan Satlak Prima
Blunder Mantan pebulu tangkis nasional Taufik Hidayat mempertanyakan rencana pembubaran Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) oleh pemerintah demi memotong jalur birokrasi anggaran antara pengambil keputusan dan pelaksanaan Asian Games 2018. ‘’Dari kacamata mantan atlet, saya bertanya, apa pembubaran Satlak Prima itu akan menyelesaikan masalah? Apalagi, penyelenggaraan Asian Games 2018 demikian mepet, tinggal 10 atau 11 bulan lagi,’’ kata Taufik dalam pernyataannya. Rencana pembubaran Satlak Prima ini menyeruak setelah prestasi Indonesia terpuruk pada SEA Games 2017 yang hanya menempati posisi kelima, dengan raihan 38 medali emas, 63 perak dan 90 perunggu yang merupakan prestasi terburuk Indonesia selama berkiprah di ajang SEA Games. Kinerja Satlak Prima semakin menyedot perhatian setelah terungkap atlet tolak peluru peraih emas Eki Febri Ekawati terpaksa membayar akomodasi sendiri selama Pelatnas. Proses birokrasi penyaluran dana pemusatan latihan nasional selama ini dinilai terlalu panjang serta-merta disebut sebagai biang kerok masalah dan dengan pembubaran Satlak Prima, diharapkan pengambilan keputusan makin cepat, serta tidak ada lagi masalah yang menyangkut, seperti keterlambatan soal uang saku, pembelian peralatan baru, dan kebutuhan pelatnas lainnya. Menurut Taufik, pembubaran Satlak Prima merupakan blunder mengingat Prima merupakan pembuat program latihan agar performa para atlet elite dan andalan bisa lebih optimal dan tidak pernah mengurusi masalah keuangan dan distribusi penyaluran dana bagi pelatnas. ‘’Sejatinya Satlak Prima fungsinya hanya membantu dan mendukung induk-induk organisasi dengan berbagai program untuk meningkatkan performa para atlet bisa tampil optimal, sementara segala urusan uang dan penyaluran dana bagi kebutuhan pelatnas, semua birokrasi dan KPA-nya ada di Kemenpora. Jadi menurut saya, pembubaran Satlak Prima ini blunder dan salah arah,’’ ujarnya. (ant)
Tergantung bagaimana keadaan dari tiap pemain. Kami pun belum tahu susunan pemain yang akan diturunkan Mongolia,’’ katanya. Pada nomor beregu campuran BWF World Junior Championships (WJC) 2017 yang memperebutkan Suhandinata Cup itu, tim Indonesia menargetkan mampu melaju ke semifinal. (ant)
Tiga Perenang Bali Pari Berlaga di SEA Age Group Mangupura (Bali Post) Tiga perenang klub Bali Pari Badung melampaui limit waktu nasional dan berhak mewakili Timnas Merah Putih dalam Kejuaraan Renang Kelompok Umur Asia Tenggara bertajuk SEA Age Group,= di Brunei Darussalam, 12 November mendatang. Mereka adalah Komang Adinda Nugraha (KU-3), Ni Luh Made Citra Dewi (KU-1), serta Pande Made Iron Digjaya (KU-1). Iron Digjaya lolos sebab pernah berlaga pada event ASEAN School di Singapura pada 15 Juli lalu. Iron Digjaya di nomor punggung 200 meter mencatat waktu 02 menit 21,11 detik, sedangkan limit waktu nasional 02:25,02. Sementara dua perenang lainnya yakni Citra Dewi dan Adinda Nugraha memastikan lolos masuk timnas saat berlaga di ajang Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan memperebutkan Piala Wali Kota DIY V/2017, di Kolam Renang Universitas Negeri Yogyakarta, 6-8 Oktober lalu. Citra Dewi saat turun di nomor gaya bebas 50 meter catatan waktunya 27,25 detik, sedangkan
limit yang ditentukan 27,30 detik. Sementara Adinda Nugraha juga lolos di nomor gaya punggung 200 meter catatan waktunya 02:29,97, sedangkan limit yang dipakai patokan 02:31,13. Tim Bali Pari pada kejurnas renang antarperkumpulan yang diikuti 106 klub se-Indonesia hanya menerjunkan tiga atlet dan pulang membawa pulang 6 keping emas. Keenam emas dipersembahkan Adinda Nugraha tiga emas di nomor gaya punggung 50 meter, 100 meter, dan 200 meter, kemudian Citra Dewi memperoleh dua emas di nomor gaya bebas 50 meter dan 100 meter, serta Putri Yunadi di nomor gaya dada 50 meter. Pelatih Putu Era Larasati, di Mengwi, Badung, Senin (9/10) kemarin menjelaskan, pihaknya bangga tiga atlet asuhannya mempunyai kesempatan mengibarkan bendera Merah-Putih di kancah Asia Tenggara. ‘’Harapan kami, mereka bisa mengukir prestasi di Brunei, biasanya sebelum bertolak ke Brunei perenang melakukan pemusatan latihan, di Jakarta,’’ jelas Era. (022)
Bali Post/ist
LOLOS SEA AGE — Perenang Bali Pari Badung yang lolos ke SEA Age Group yakni Komang Adinda Nugraha (kanan), dan Ni Luh Made Citra Dewi, pelatih Putu Era Larasati, serta Ni Made Putri Yunadi (kiri).
Ironis jika Soft Tenis Tidak Dipertandingkan di PON 2020
Jakarta (Bali Post) Pengurus Pusat Persatuan Soft Tenis Indonesia (PP PESTI) menyebut Kejuaraan Nasional di Jakarta pada 10-14 Oktober 2017 memiliki peran strategis bagi perkembangan cabang ini di Indonesia. Ketua Umum PP PESTI Martuama Saragi melihat peran strategis itu adalah agar soft tenis menjadi cabang resmi yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional 2020 di Papua, setelah sebelumnya hadir sebagai nomor ekshibisi pada PON Jawa Barat 2016. ‘’Sangat ironis bila soft tenis yang menjadi cabang resmi dalam Asian Games, justru belum pasti dipertandingkan dalam PON,kata Martuama dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (9/10) kemarin. Selain itu, lanjutnya, Kejurnas ini juga akan menjadi ajang promosi dan degradasi bagi pemain tim Merah Putih yang akan berlaga pada Asian Games ke-18 pada 2018 di Jakarta dan Palembang. ‘’Nantinya, empat pemain terbaik di Kejurnas ini berhak mengikuti seleksi nasional, bersaing dengan
12 pemain yang telah menghuni Pelatnas Asian Games,’’ tutur pria yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Soft Tenis Asia (ASTF) ini. Adapun dalam Kejurnas Soft Tenis tersebut, pesertanya merupakan wakil 15 Pengurus Daerah dari seluruh penjuru Tanah Air, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Lampung, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah serta tuan rumah DKI Jaya. Sementara itu, Seleksi Nasional Soft Tenis tersebut sendiri akan berlangsung di lapangan The Sultan Hotel & Residence Jakarta pada 15-16 Oktober. Sejauh ini tim soft tenis Indonesia mempunyai prestasi cukup membanggakan pada level Asia. Edi Kusdaryanto berhasil mempersembahkan sekeping medali perak nomor tunggal putra Asian Games 2014. Sedangkan tahun silam, Elbert Sie juga meraih posisi kedua di Kejuaraan Asia di Chiba, Jepang. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dcri Reservation Staffs Travel English speking T.287555 E.madehill@yahoo.com.au
B.BP.004.10.17.0000566
Dibthkan sgr Terapis utk Salon di Sanur Hub:081338793035
B.BP.001.10.17.0000530
Dicari 2 Admin min SMA,2 sopir 2 helper hub .Jl.Tukad Unda 1 No.9X Renon Hub:087860560187
B.BP.001.10.17.0000551
Dicari Sales Mktg Gj UMR+bonus Hub.Radio AR Tlp.0361-228760
B.BP.001.10.17.0000538
LOWONGAN Dicari SPG Min.SMU Max.27Th Penampilan Menarik,Jujur&Rajin Penempatan Kuta&Nusa Dua,Gj1,8 Hub.Lusi 082144355655
B.BP.001.10.17.0000249
Dicari Tukang & Kepala Tukang u/Vila,hrs pglmn,0361-4490319 CV ke gm.asaproperty@gmail.com
B.BP.001.10.17.0000251
Dcr SPG Butik min 20Th bs Komp pglm. Lam lgs Laverne Boutique Renon Arcade H.08179751821
B.BP.001.10.17.0000552
Dcr Staff Acc (2) Wanita Max 35Th.CS Pria Max.35Th.Tmpt DMZ Bali Minat Hub:8496220/6221
Dicari accounting untuk hotel Hub.0361-222976 interview langsung. Fresh graduated
B.BP.001.10.17.0000534
Elizabeth int’l mncari supir Hub : 0361-230110
Bth Peg.Salon Pnglaman Facial Hub: 081339799586 Gatsu Barat B.BP.001.10.17.0000531
The Niche Bali Htl in Legian Looking for Spa Therapies & Security Staff Experience & English is A must And able to immediately on 16 Oct’17 Send CV to gm@thenichebali.com Or bring CV direct to Hotel.
BIRO JASA
DIJUAL RUMAH
GARANSI
RUPA-RUPA
B.BP.141.10.17.0000574
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
B.BP.001.10.17.0000544
DIJUAL MOBIL BMW
B.BP.001.10.17.0000554
Jual BMW X5 th’2004 hitam siap pakai Hub: 0817340905
Jual Rmh Baru Minimalis Modern WA 082247972185 Areal Dps
B.BP.001.10.17.0000451
B.BP.001.10.17.0000559
B.BP.001.10.17.0000535
Djl Tnh:BU 160m2 P.Saelus Dps& 100m2 Kediri Tbn Tlp.424133
B.BP.005.10.17.0000303
Jual Rugi Jl.Jepun Pipil=9,09A Bs 6-7Kplg HP/WA:081-138-99108
B.BP.001.10.17.0000568
B.BP.001.10.17.0000243
Tanah/Tegal 4are 500m Ujung Sekar Jepun Raya.0816578238 TP
B.BP.001.10.17.0000523
B.BP.001.10.17.0000558
Rmh 42/100 Jl.Wisnu Marga Tbn 275Jt,0361-765101, 085100510495
CHEVROLET
Chevrolet Captiva Dsl2.0 Th’13 Mazda CX5 2.5L Th’2014 Mitsubishi Outlender Th’2012 Smua Putih Hub.By Pass Ngr Rai 28(Sblh Maharani),081999315168
B.BP.141.10.17.0000583
Dijual Tanah Dkt Pantai Yeh BPKB No.M03669574-O DK 3571 QO Gangga Tbn 7 Are Pinggir Jln a/n.Arifin Hub.08123602680 B.BP.001.10.17.0000539 Hrg 300JT/Are H.087888032383 B.BP.001.10.17.0000550 Hlg BPKB No.1162972-O DK 9450 MC a/n PT.Bintang Kembar Djl Tnh 2Are Gelogor Carik Dps Hub:(0366) 5581772 dekat Carefour 085102180922
Djl rmh type 36/80 lok.Sembung Jual Rugi Segera Jl.Dewi Sri2 Mengwi 270jt HUb:081239013392 Kuta=6,4A Hp/WA:081-138-99108
B.BP.001.10.17.0000560
DIJUAL TANAH SHM 1Are P.Moyo 081337327078 B.BP.001.10.17.0000580
SHM 1Are T.Pancing 081337327078
B.BP.001.10.17.0000579
Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809
B.BP.001.09.17.0000185
BUC pojok Gatsu Timur Sulatri 1are 785 juta 081237148880
DISEWAKAN TOKO !! Over kontrak toko Gatsu Timur 9jt Hub :085100801168
B.BP.001.10.17.0000532
RUPA-RUPA 1Hr Cair, KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658
B.BP.164.10.17.0000561
Dana 1Hr Cair, BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-081999290387
B.BP.164.10.17.0000563
*Simpanan Berjangka 50jt Bunga 16%/th S&K brlaku 081239011111
B.BP.001.10.17.0000490
Kredit/T.Over Srtfkt Prses Cpt Tidak Ribet Dana Talangan BUC.Tnh Kedewatan Ubud 5,94Are 365 jt/Are. Hub:08123822071/ 082144394889 / 081999680300 B.BP.001.10.17.0000449 0817353553 B.BP.001.10.17.0000547 KEHILANGAN Batubulan 325Jt ng Jl.Mobil Viw BPKB No.F1012809-O DK 7390 DP Ketwl 200ng+230ng 087761245398 a/n. Juleha Hub.08123602680 B.BP.001.10.17.0000524
TOYOTA
Fortuner G Matic’09Bensin Grey AsBali Pjk Baru, 081999675175 B.BP.141.10.17.0000582
Fortuner VRZ Solar AT Hitam’16 AsBali Spt Baru, 081999675175 B.BP.141.10.17.0000586
RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH !!Jual rumah kost Mengwi 900jt 6km,2are Hub:085100801168 B.BP.001.10.17.0000533
325jt T.36 Penarungan Telp.08123806244 B.BP.001.10.17.0000545
B.BP.001.09.17.0000991
BU dijual Tnh 39A+Bangunan di Ubud Hub.081996677288 Maaf TP B.BP.001.10.17.0000493
B.BP.001.10.17.0000541
Hlg SID AN Ida Bagus Alit Budi Utama Hub.087760088878
BIRO JASA Saya Siap Bantu Urus Pajak, SIUP/TDP Murah. 087863113888
B.BP.166.10.17.0000587
B.BP.001.10.17.0000557
HONDA PROMO SPECIAL AT BESAR
DISCOUNT SANG BUNGA RINGAN AH TERIMA TUKAR TAMB
H. 08-1234567-113 TOUR
DIJUAL MOTOR
FOTOCOPY
BA
H
ALUMINIUM
LIM
S RA KU
B.BP.001.10.17.0000581
B.BP.004.10.17.0000075
Dijual Rumah Elit,LT 5,4A,2Lt, Swimming pool(4,5x10m)+Garden Jl.Sekar Tunjung,di Kawasan Elit,Gatsu Tmr HP.08123830201
B.BP.001.10.17.0000543
All new CRV
C.0001169-RPA
WC
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk
Rmh Perum GMJ Sanggulan Tbn DP 10% Bunga Krd 1% perbln Hub.081338183031/081805374433
Mobilio
READY STOCK
242389 / 081236774491 BALI WANGI
B.BP.001.10.17.0000569
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
625jt T.40 Cekomaria Penatih Telp. 08123806244
GESEK TUNAI & PELUNASAN
SERVICE MAMPET
WC
B.BP.001.10.17.0000540
B.BP.001.10.17.0000405
B.BP.001.10.17.0000577
AvanzaG’2009 Silver AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453
Innova G’2006,DK,Hijau Metalik Mulus Pribadi-08123899391 TP
B.BP.001.10.17.0000531
B.BP.004.10.17.0000555 Dcr: Manager,Captain,Waiter/ss B.BP.004.10.17.0000256 B.BP.141.10.17.0000570 Bartender, Receptionist, Kasir, Maintenance MGR FT Bambu Indah Kuta:Bartender 3Jt,DJ,Waiter/s HONDA 3Jt-Kasir,SPA,Cook,08123807241 Cook,Soundman,Teknisi/IT,PurUbud, S1 or Elektro.Min 4yrs B.BP.001.10.17.0000497 All New Jazz RS’15 Akhr Kuning chasing,Admin,Max.27Th Krm ke: Exp.English Imperative.CV to Lowongan OB,SMA/SMK,Supir SIM Matic Asli Bali,081999675175 POBOX 3715 Denpasar 80000 Bali Email:( maintanancemanagerjob@ B1,Mekanik Hub:Yamaha Bisma B.BP.141.10.17.0000584 /E:dv.jobvacanybali@gmail.com bambuindah.com ) BUC Brio E MT’2016 W.Putih Teuku Umar 142 Dps B.BP.164.10.17.0000572 B.BP.031.10.17.0000453 Jok Patent Hub.0818343171 B.BP.001.10.17.0000441 !Bersih Kos,Pria,Max22Th,Rajin Dcr Steward W.Okinawa B.BP.001.10.17.0000565 Needed HK for villa @SeminyakHub:087861574939 Jujur,Tinggal dlm,085238203818 SUZUKI B.BP.001.10.17.0000506 B.BP.001.10.17.0000549 speak Eng,can Cook&Exp-4490319 BUC APV GL’10/11 Hitam Asli CV:gm.asaproperty@gmail.com Cr Sgr Therapist,GP+UM+Kms+Bns Dcr sgr karywti SMA u/prodksi B.BP.001.10.17.0000253 Bali,102Jt Nego, 081338958562 Home Base Spa Jl.Camplung Tan- ice cream,srbutn H.0361-484555 B.BP.154.10.17.0000575 Needed Reservation for villa B.BP.001.10.17.0000537 duk 103A Seminyak,082188689710 Suzuki Ignis GL Hitam Manual Dcr teraphis salon/spa u/Kuta Mgt-good English & Exp,4490319 B.BP.001.10.17.0000576 2017 Bln 9 AsBali,081999675175 CV:gm.asaproperty@gmail.com Dcr Llsn SMU Max 25th u/kru ban- gaji+bonus mnarik 081337445556 B.BP.141.10.17.0000585 B.BP.001.10.17.0000529 B.BP.001.10.17.0000252 dara.Ada diklat.081337380006 MAZDA PT.SIL membthkn Tk:KA persoB.BP.001.10.17.0000114 Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss, nalia,marketing,admin,satpam, New Mazda 2 Skyactive Pmk’16 Dcr PRT Wnt,Tdr Dlm,Bs Masak, Lancar Ingg,ada Gj+Tip, u/R.M. driver,OB/CS Hub:082187678965 AT Merah AsBali, 081999675175 lgs Krj!1,3/1,7JT 085738644755 di Legian Hub:081236109808 B.BP.001.10.17.0000548
TOYOTA
Avanza G’2006 Hitam Mulus AC dgn 88Jt Pribadi,081236193344
Informasi pasang iklan Telepon
MENGATASI MAMPET BERGARANSI:
KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000522-BRJ
BIRO JASA
SERVICE
HR-V
*Syarat & ketentuan berlaku
081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0000421-mbl
EKONOMI
18
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
Penerimaan Pajak Baru 60 Persen
Bali Subsidi Rp 10 M untuk Pupuk Organik
IB Wisnuardhana Denpasar (Bali Post) Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan anggaran Rp 10 miliar tahun ini untuk menyubsidi pupuk organik. Pupuk organik buatan simantri itu dibeli dengan harga Rp 800/kg, kemudian disalurkan ke petani dengan harga Rp 150/kg. Pemerintah Provinsi Bali sedang menggencarkan pemakaian pupuk organik lantaran tingkat kesuburan tanah di lahan sawah di bawah 3 persen, padahal idealnya 5 persen sifat fisik dan biologinya. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali IB Wisnuardhana, Jumat (6/10). Tak hanya Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah pusat pun menyalurkan pupuk organik kepada Provinsi Bali dengan kuota 4.460 ton. Hingga September 2017, pupuk organik subsidi pemerintah pusat ini telah tersalurkan 2.478 ton. Sedangkan subsidi pupuk organik dari Provinsi Bali dialokasikan 12.500 ton dan telah tersalurkan 9.681 ton atau 77,45 persen. Meski demikian, pemerintah pusat tetap memberikan kuota pupuk kimia. Porsinya pupuk kimia lebih besar dari pupuk organik. Kuota pupuk urea yang diberikan sebanyak 37.105 ton, NPK 20.394 ton. Pemerintah pusat juga memberikan kuota pupuk kimia lain yaitu SP-36 sebanyak 1.345 ton, ZA 3.425 ton. Simantri di Bali juga menghasilkan pupuk organik. Terdapat 702 kelompok simantri
yang menghasilkan pupuk organik, kualitasnya bagus dan telah diuji laboratorium. ‘’Pupuk organik itu kita beli dan kita salurkan ke petani. Kita beli dengan harga Rp 950/kg. Kita bayar ke simantri Rp 800/kg dan simantri jual ke petani hanya Rp 150/ kg,’’ bebernya. Pemakaian pupuk organik cenderung untuk padi karena lahan sawah yang mengalami kerusakan cukup parah. Agar petani mau memakai pupuk organik, maka diberikan subsidi pupuk organik. ‘’Petani kalau diberikan harga murah Rp 150/kg, ya… dia pakai,’’ ujarnya. Setelah beberapa tahun pemberian subsidi pupuk organik, petani mulai merasa senang. ‘’Kalau dulu enggak, karena mahal dan susah didapat. Sekarang kan harganya murah, dan carinya gampang,’’ tandasnya. Petani pun mulai merasakan manfaatnya dengan hasil pertanian yang baik. Dengan demikian penggunaan pupuk kimia dapat ditekan hingga 50 persen. Hanya saat ini baru 25.000 hektar dari 71.000 hektar lahan yang menggunakan pupuk organik. ‘’Kalau subsidinya ditambah, semua bisa kita berikan pupuk organik,’’ pungkasnya. Sementara itu, subsidi pupuk nasional diperuntukkan bagi petani yang luas tanamnya kurang dari dua hektar. ‘’Yang lebih dari dua hektar tidak boleh dapat pupuk bersubsidi nasional, dan prioritas dalam rangka mendukung swasembada padi, jagug, kedelai. Sehingga kuota ini diperuntukkan lebih banyak ke lahan sawah,’’ jelasnya. Oleh karena pupuk ini merupakan pupuk bersubsidi sehingga peredarannya atau distribusinya diawasi. Penyalurannya dengan sistem pipa tertutup. Yaitu petani harus membuat rencana definitif kebutuhan kelompok untuk diserahkan ke pengecer resmi di desanya minimal satu bulan sebelum dibutuhkan. Baru kemudian dipasok oleh distributor. Sehingga terjadinya keterlambatan penyaluran pupuk bersubsidi ini diduga karena petani terlambat menyetorkan RDKK. (kmb42)
Bijak Gunakan Teknologi
Beri Peluang Usaha bagi Generasi Muda PERKEMBANGAN teknologi informasi (TI) saat ini tidak bisa dihindari oleh masyarakat terutama generasi muda dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun, perkembangan TI khususnya internet mampu memberikan hasil positif ataupun negatif, sehingga generasi muda harus cermat menggunakan dan menyikapinya. Hal ini diungkapkan oleh Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Buleleng Dr. Drs. I Ketut Sueca, M.Si. pada acara seminar sehari yang digelar Harian Bisnis Bali bekerja sama dengan Stikom Bali, Senin (9/10) kemarin. Saat ditemui di sela-sela acara tersebut, dia mengatakan, keberadaan TI sudah sangat familiar pada masyarakat terutama anakanak dan generasi muda. Dengan demikian, akan sangat penting bagi anakanak muda diberikan wawasan dalam pemanfaatkan teknologi agar tidak disalahgunakan. ‘’Kami dari pemerintah sangat mengapresiasi positif kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini. Kami berharap anak didik yang diberi kesempatan untuk mengikuti seminar ini memiliki wawasan yang lebih terhadap TI, sehingga dapat memanfaatkan untuk hal yang positif,’’ katanya. Dia juga sangat mengharapkan masyarakat terutama generasi muda bijak menyikapi informasi yang didapatkan dan membagikan informasi tersebut, sehingga memberikan manfaat bagi orang lain. Dalam hal ini, masyarakat disarankan agar mencari kebenaran informasi tersebut terlebih dahulu sebelum mempostingnya. Termasuk pula dikatakannya masyarakat harus memiliki referensi yang luas terhadap informasi yang didapatkan. Jika memang terbukti benar dan berman-
faat bagi masyarakat, akan sangat baik sekali jika informasi tersebut dibagi. Disinggung soal pemanfaatan teknologi dalam membangun usaha bagi generasi muda, Sueca mengatakan, ada banyak hal yang bisa dilakukan generasi muda terkait hal tersebut. Menurutnya, generasi muda memiliki kreativitas sendiri untuk berkarya dan bisa memasarkan karyanya melalui teknologi yang ada. Selain itu, dia menambahkan, di Buleleng ada banyak produk UMKM yang bisa dipasarkan oleh generasi muda. ‘’Jadi anak-anak tidak harus membuat atau mengerjakan sesuatu, hasil produk UMKM yang dimiliki bisa dipasarkan melalui teknologi yang telah dipelajari, apalagi teknologi menjadi tren di kalangan remaja saat ini, sehingga akan menjadi sebuah kerja sama yang baik jika ini bisa diterapkan,’’ ungkapnya. (kmb)
Jakarta (Bali Post) – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengumumkan realisasi penerimaan pajak mencapai Rp 770,7 triliun atau 60 persen dari target penerimaan pajak 2017 Rp 1.283,6 triliun. ‘’Total penerimaan DJP, termasuk PPh Migas sebesar Rp770,7 triliun atau 60,0 persen dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan -2,79 persen year on year,’’ kata Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak DJP Yon Arsal di Jakarta, Senin (9/10) kemarin.
Bali Post/dok
KERAJINAN - Para perajin sedang melakukan finishing kerajinan ukir yang siap dipasarkan.
Semua Kerajinan Bali Berorientasi Ekspor
Denpasar (Bali Post) Ekspor Bali pada bulan Agustus 2017 mengalami peningkatan 4,77 persen dibandingkan bulan Juli 2017. Sedangkan dari Januari hingga Agustus 2017, kenaikan ekspor Bali mencapai 19,48 persen dari periode yang sama tahun 2016. Komoditi penyumbang ekspor tertinggi periode Juli-Agustus 2017 adalah sektor kerajinan yaitu perhiasan/permata sebesar USD 1.633.696. Namun sejatinya hampir semua kerajinan Bali berorientasi ekspor. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Ni Wayan Kusumawathi mengatakan hal itu, Jumat (6/10). Ada perajin yang langsung sebagai eksportir, ada juga yang hanya produksi saja. ‘’Contohnya perajin A menaruh produknya di toko B, datang orang asing beli di toko B. Itu sah-sah saja,’’ ujarnya. Berdasarkan data tahun 2016, jumlah industri kerajinan logam sebanyak 605 unit, jumlah industri kerajinan perhiasan dan sejenisnya sebanyak 711 unit. Sementara itu, jumlah eksportir Bali saat ini adalah 300-an. Eksportir tersebut tidak hanya mengekspor satu produk tapi juga mengekspor berbagai produk. ‘’Perajin juga ada yang ekspor sendiri produknya,’’ ujarnya. Komoditi kerajinan menyumbang 33,35 persen dari total ekspor Provinsi Bali. ‘’Kerajinan perak mengalami kenaikan tipis 0,04 persen tapi kalau per potongannya juga naik 7,04 persen, kerajinan kayu 10,74 persen, tekstil 14, 59 persen,’’ bebernya. Negara pengimpor produk dari Bali adalah negara Asia Pasifik 39,94 persen, Uni Eropa 22,81 persen, Eropa Timur 7,17 persen,
Amerika Tengah, Amerika Selatan. Semua negara tersebut meningkat jumlah dan nilai impornya dari Bali. ‘’Asia Pasifik nilainya USD 316 juta, 50 persennya ekspor ke USA USD 124 juta. Pihaknya berharap ekspor Bali tetap meningkat dari tahun ke tahun. Sebab, memiliki multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Bali. Menurutnya, kerajinan emas dan perak (perhiasan) mengalami kenaikan di bulan Agustus lantaran kerajinan perhiasan di Bali sudah dikenal di mancanegara. Bali sebagai pusat perhiasan yang bagus di Indonesia. ‘’Pemasarannya lebih banyak melalui Bali karena kita jadi pintu gerbang pariwisata. Brand image kita juga kuat. Para perajin kita aktif berpameran,’’ urai Kusumawathi. Hampir seluruh Bali memiliki sentra industri kerajinan emas dan perak yang aktif dan kreatif, sehingga muncul desain baru yang diminati pasar dunia. Sentra kerajinan perhiasan ada hampir di seluruh Bali. Ada di Gianyar, Klungkung, Buleleng, Denpasar, Badung, Tabanan, Jembrana. Selain itu, pengusaha perhiasan di Bali tak hanya orang Bali tetapi juga warga negara asing. Kolaborasi antara warga negara asing dengan orang Bali menghasilkan produk yang bagus. ‘’Orang Bali dilahirkan dengan bakat alami seni. Sedangkan warga negara asing memiliki inovasi untuk desain yang disenangi di negaranya, berbeda dengan desain yang dimiliki secara budaya kita. Dari sana terjadi kolaborasi budaya yang menimbulkan desain kontemporer baru yang menyebabkan desain kerajinan Bali tumbuh dan berkembang,’’ urainya. (kmb42)
Rupiah Menguat Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (910) sore, bergerak menguat tipis sebesar empat poin menjadi 13.515 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.519 per dolar Amerika Serikat. Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong, di Jakarta, Senin kemarin, mengatakan data cadangan devisa Indonesia pada September yang kembali mengalami peningkatan menjadi salah satu faktor yang menjaga pergerakan rupiah terhadap dolar AS. ‘’Peningkatan cadangan devisa memberi harapan ekonomi nasional yang kondusif,’’ katanya. Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia akhir September 2017 sebesar 129,4 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Agustus 2017 yang senilai 128,8
miliar dolar AS. Di sisi lain, lanjutnya, faktor teknikal juga turut memengaruhi fluktuasi rupiah. Dolar AS yang cenderung menguat dalam beberapa hari terakhir ini dijadikan momentum oleh sebagian pelaku pasar untuk ambil untung. Kendati demikian, menurutnya, apresiasi rupiah itu relatif terbatas mengingat sentimen mengenai kenaikan suku bunga The Fed pada akhir tahun ini serta rencana pemangkasan pajak perusahaan di Amerika Serikat masih membayangi pelaku pasar. ‘’Jika sentimen itu terealisasi maka dolar AS berpeluang kembali terapresiasi terhadap rupiah,’’ katanya. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa sentimen geopolitik di semenanjung Korea memicu aksi beli aset safe haven seperti emas, sehingga melemahkan
dolar AS. ‘’Namun, kuatnya ekspektasi kenaikan bunga The Fed pada akhir tahun masih menjaga dolar AS untuk tidak tertekan lebih dalam,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin ini (9/10) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.504 dibandingkan posisi sebelumnya 13.485 per dolar AS. (ant)
Yon menuturkan, pertumbuhan negatif penerimaan DJP lebih disebabkan adanya penerimaan yang tidak berulang, yaitu Uang Tebusan & PPh Final Revaluasi, dan beda waktu pencairan PBB & PPh Ditanggung Pemerintah (DTP) yang nilainya signifikan. ‘’Pertumbuhan non-PPh Migas di luar uang tebusan dan di luar seluruh penerimaan yang tidak berulang dan beda waktu tersebut sebesar 12,6 persen,’’ ujar Yon.
Penerimaan DJP di luar PPh Migas sebesar Rp 732,1 triliun atau 59 persen dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan -4,70 persen (y-o-y). PPh Nonmigas sendiri sebesar Rp 418 triliun atau 56,3 persen dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan -12,32 persen (y-o-y). Sementara itu PPN dan PPnBM sebesar Rp 307,3 triliun atau 64,6 persen dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan 13,7 persen (yo-y). (ant)
Bali Post/ant
RAPAT - Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) bersama Wakil Menteri Arcandra Tahar saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Senin (9/10) kemarin.
Divestasi Freeport 4 Miliar Dolar AS
Jakarta (Bali Post) – Menteri ESDM Ignasius Jonan memperkirakan divestasi sebanyak 51 persen dari PT Freeport Indonesia senilai 4 miliar dolar Amerika Serikat. Jonan mengatakan terkait valuasi jika diproyeksikan Freeport McMoran (FCX) memiliki nilai pasar 20,74 miliar dolar Amerika Serikat di bursa saham New York, maka kontribusi PT Freeport Indonesia kira-kira 40 persen dari nilai itu. Dalam rapat bersama Komisi VII DPR di kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/10) kemarin, Jonan menjelaskan 40 persen dari 20,74 miliar dolar Amerika Serikat kira-kira sebesar 8 miliar dolar Amerika Serikat. Maka jika divestasi mayoritas akan diambil Indonesia setidaknya kurang lebih harus dipersiapkan sekitar 4 miliar dolar AS. Karena mengacu divestasi 51 persen dari delapan miliar dolar Amerika Serikat. ‘’Kalau itu direferensi, rata-rata dalam 5-10 tahun kontribusi profitnya dari operasi
Grasberg atau PT FI itu sekitar 40 persen, ya… nilainya 8 miliar. Kalau 51 persen itu ya… 4 miliar. Gampang ini. Tinggal minta premiumnya berapa, karena ini kontrol 51 persen,’’ kata Jonan di hadapan Komisi VII DPR. Persoalan kontrol, menurut Jonan, saat ini masih dalam tahap pembicaraan. Namun memang sudah memiliki komitmen sejak awal, bahwa untuk pelaksanaan tambang tetap dilaksanakan oleh Freeport McMoran, namun manajerial atau pengaturan tetap di bawah pemerintah Indonesia. Keputusan perpanjangan sendiri, pemerintah menegaskan jika hal tersebut akan diberikan jika persyaratan yang ditawarkan Indonesia telah disepakati di antaranya divestasi 51 persen, kedua telah berkomitmen membuat smelter, ketiga penerimaan negara harus lebih besar. Sedangkan strategi untuk mengarah kepada hal teknis tersebut, pemerintah akan membahasnya secara tertutup. (ant)
19
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
Sembilan WNA Digulung Ombak, Satu Tewas
Mangupura (Bali Post) Sembilan WNA asal Swedia, Austria, Norwegia dan Belgia digulung ombak besar saat berenang di Pantai Batu Mejan, Kuta Utara, Badung, Senin (9/10) kemarin. Delapan WNA berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Jorgen Vikan (19) asal Norwegia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Selanjutnya mayat Jorgen dibawa ke RSUP Sanglah. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa mengatakan, dari pengakuan korban selamat, Oscar Erik Bertil Petterson (20) asal Swedia, Minggu (8/10) pukul 23.00 Wita, ia bersama delapan temannya (7 lakilaki dan 2 perempuan) keluar dari vila di Jalan Tanah Barak, Kuta Utara, selanjutnya masuk ke Sand Bar. Pukul 04.15 mereka mandi di Pantai Batu Mejan, depan Sand Bar saat
ombak tenang. Namun, beberapa menit kemudian tiba-tiba datang ombak besar langsung menggulung dan menyeret mereka ke tengah laut. ‘’Delapan orang berhasil menyelamatkan diri,’’ ujarnya. Adapun nama-nama korban selamat masing-masing Stefan Marjanovic (21) asal Swedia, Kamilla Elisabeth Wilner (18), Oscar Erik Bertil Petterson (20) asal Swedia, Carl Anderson Berntasson (21) asal Swedia, Nils Victor Andre Svensson (20) asal Swedia, Rebecca Wiman (19) asal Swedia, Aurora Betten Hansen (196 asal Norwegia dan Brutht Berth Patrick (24) asal Belgia. ‘’Sementara satu orang lagi bernama Jorgen Vikan meninggal dunia. Mereka menginap di vila sama,’’ kata mantan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat ini. (kmb36)
Partai Demokrat Dari Hal. 1
Yultekhnil adalah Ketua DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Demokrat 20092014. ‘’Apa yang dibincangkan?’’ tanya jaksa Basir. ‘’Tidak ingat lagi karena tidak mau bertemu. Itu tidak lebih dari 10 menit karena saya tidak ada urusan, jadi Ketua DPRD yang minta waktu 10 menit,’’ jawab Gamawan. ‘’Tahu siapa nama yang keturunan Cina? Orangnya kecil?’’ tanya jaksa Basir. ‘’Tidak tahu karena saya tidak ada urusan,’’ jawab Gamawan. Jaksa KPK pun lalu menunjukkan foto Johannes Marliem ke Gamawan. ‘’Saya tidak ingat, kan sampai di Padang Ketua DPRD minta waktu Pak Menteri minta 10 menit saja. Saya kira untuk pelantikan besok, karena besok kan pelantikan gubernur jadi saya persilakan, tapi kok ternyata bawa orang-orang? Saya tanya kok bareng-bareng? Dijawab Ketua DPRD ini kawan-kawan mau ketemu. Ada lagi orang lain Indonesia, saya tanya dari mana dijawab dari Bappenas. Ini orang apa? ternyata urusan e-KTP oh saya gak mau,’’ cerita Gamawan. Gamawan pun bersikeras ia tidak mengenal dan tidak
ingat siapa saja orang bule, Chinese dan orang Bappenas yang menemuinya tersebut. ‘’Saya tidak mau ngobrol, ada juga orang Bappenas ikut ke situ, laki-laki, namanya lupa. Saya tidak mau karena itu kan saya ditipu namanya, ini terjadi sebelum pelantikan Gubernur Sumbar pada 2010,’’ jelas Gamawan. Johannes Marliem adalah Direktur PT Biomorf Lone LLC. Dalam proyek e-KPT, PT Biomorf adalah penyedia produk automated finger print identification system (AFIS) merek L-1. Johannes juga disebut ikut memberikan 200 ribu dolar AS pada Oktober 2012 kepada mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Sugiharto sebagai fee karena konsorsium PNRI dinyatakan lulus evaluasi. Marliem mendapatkan keuntungan seluruhnya berjumlah 14,88 juta dolar AS dan Rp 25,242 miliar dari e-KTP. Namun Johannes Marliem ditemukan tewas di rumahnya di Los Angeles pada Kamis (10/8) dini hari, 10 Agustus waktu setempat. Berdasarkan pemberitaan media di Amerika Serikat, Johannes ditulis tewas akibat bunuh diri. Belakangan, agen FBI Jonathan Holden di media we-
hoville.com menyatakan Marliem dalam pemeriksaan FBI pada Agustus 2017 mengaku pernah memberikan sejumlah uang dan benda lain kepada pejabat di Indonesia terkait lelang e-KTP pada 2011. Salah satunya adalah jam tangan merek Richard Mille senilai 135 ribu dolar AS (sekitar Rp 1,8 miliar) yang dibeli dari butik di Beverly Hills selanjutnya diberikan ke SN. Penegak hukum di Minesotta pun saat ini berupaya menyita aset Marliem sebesar 12 juta dolar AS yang diyakini diperoleh dari skandal yang melibatkan pemerintah Indonesia. Menurut Holden, sebelum diperiksa di KJRI Los Angeles, Marliem telah lebih dulu bernegosiasi dengan KPK selama 18 bulan sebelum akhirnya setuju untuk diperiksa pada Maret 2017 di Singapura. Saat itu Marliem membantah telah menyuap siapa pun. Marliem pun mengaku merekam setiap pembicaraan dengan pejabat pemerintah. Holden mengatakan KPK menyampaikan kepada FBI bahwa perusahaan Marliem yakni PT Biomorf Lone Indonesia menerima lebih dari 50 juta dolar AS untuk pembayaran proyek e-KTP, setidaknya 12 juta dolar AS ditujukan kepada Marliem. (ant)
Polresta Denpasar Terima Blangko SIM
Denpasar (Bali Post) – Sempat habis, pasokan blangko Surat Izin Mengemudi (SIM) sudah dikirim dari Koorlantas Mabes Polri. Oleh karena itu, pemohon SIM di Kota Denpasar yang awalnya mengantongi blangko pengganti SIM sementara, sekarang bisa menukarkannya dengan SIM yang asli. Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawati Ismail, Senin (9/10) kemarin. Kompol Rahmawati yang akrab dipanggil Rahma menegaskan, pemohon SIM yang melaksanakan foto mulai 24 Agustus sampai 12 September 2017, SIM-nya sudah dapat diambil di bagian Cetak SIM di Gedung Satpas, Jalan Gunung Guntur, Denpasar. Demi kelancaran, mekanisme pengambilan akan dilayani pukul 13.00-18.00 Wita. ‘’Supaya tidak menunggu terlalu lama, silakan datang mulai pukul 13.00. Untuk lebih jelasnya hubungi nomor telepon 081 238 951 987,’’ ujarnya. Berhubung jumlah pemegang blangko SIM sementara sangat banyak, pencetakannya dilakukan bertahap. Pencetakannya disesuaikan atau berurutan sesuai tanggal difoto. ‘’Silakan hubungi nomor HP tersebut. Yang jelas SIM sudah dicetak sejak beberapa hari lalu,’’ ungkap Kompol Rahma. Seperti diberitakan, blangko SIM di jajaran Polda Bali mulai menipis. Bahkan, di Satuan Lantas Polresta Denpasar blangko SIM sudah habis. Untuk sementara digunakan SIM yang berlaku hingga blangko dikirim dari Koorlantas Mabes Polri. (kmb36)
Desa Adat Dari Hal. 1
‘’Jika berdasarkan surat tersebut, lokasi reklamasi yang diajukan oleh PT TWBI di Desa Kuta, Tuban, Kedonganan, Jimbaran, Benoa, Tanjung Benoa, Pemogan dan Pedungan. Dari keseluruhan desa terse-
but tidak ada satu pun desa adat yang mendukung rencana reklamasi yang direncanakan oleh TWBI. Artinya sampai hari ini, desa adat di Bali masih dan terus konsisten untuk menolak,’’ ujar Koordinator ForBali Wayan ‘’Gendo’’ Suardana menambahkan. (kmb32)
PEDULI BALI - Satgas Pramuka Peduli Bali, Minggu (8/10) menggelar aksi sosial di posko pengungsian Desa Les, Buleleng. Aksi kemanusiaan ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya dilakukan di Desa Ulakan. Ketua Satgas Pramuka Peduli Bali Bagus Partha Wijaya yang memimpin rombongan dalam kegiatan ini mengatakan, aksi kemanusiaan ini dilakukan oleh Pramuka Peduli Penanggulangan Bencana untuk meningkatkan rasa solidaritas dan kepedulian kepada sesama yang membutuhkan. Kegiatan ini diawali dengan membantu menyiapkan konsumsi di dapur umum serta membantu Basarnas melakukan evakuasi. Selain itu, kegiatan ini juga untuk memberikan motivasi bagi pengungsi bahwa kehidupan terus berjalan meski berada jauh dari rumah. Kegiatan juga diisi dengan berbagai acara di antaranya pementasan bondres, mendongeng, menggambar, aneka lomba, doorprize, dan pementasan lagu-lagu Bali. Tampak dalam foto anggota Satgas Pramuka Peduli Bali foto bersama dengan para pengungsi.
Selasa, 10 Oktober 2017
05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana
Upacara Pitra Yadnya lan Atma Wedana (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun : Kuru Setra Parwa (3) 08.00 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita
Sanggar seni Klasik Ardha Nareswari (1) 10.05 Lejel Hommeshopping 10.30 Yowana Magz Ayu Bintang Rena Sanjiwani 11.05 Bali Channel Tourst TV 12.05 Dharma Wacana
Upacara Pitra Yadnya lan Atma Wedana (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.05 Klip Bali 14.30 Dialog Interaktif
Komnas HAM 15.30 Education On Bali TV 16.00 Berita dan Bincang Terkini 16.05 Upakara 17.00 Folk Song 17.30 Kartun : Kuru Setra Parwa (2) 18.00 Puja Trisandya
18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif : Soman 20.30 Lila Cita Sanggar Tari Kumara Werdi Budaya, Br. Pande
Pamaron Munggu (1) 21.30 Taksu : Pande Putu Sunarta, Perajin Keris dari Sidan 22.00 Lila Cita : Calonarang Sukawati (3) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila Cita Calonarang Plasa Kuta (4)
Bhimasena Bertempur Sengit Melawan Ashwattaman
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Keduapuluh Enam)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
Prativindhya yang berlengan perkasa itu setelah menebarkan hujan anak-anak panahnya kemudian memukul mundur bala tentara paduka. Serangannya seperti pemegang Halilintar, Sakra, yang memukul mundur kelompok asura. Demikian dibantai para Pandava, pasukan-pasukan paduka, oh raja, tiba-tiba bubar ke segala arah. Tampak seperti kumpulan awanawan dibubarkan angin. Ketika bala tentara paduka dibantai di segala sisi, banyak ksatria lainnya memutuskan melarikan diri. Hanya putra Drona yakni Ashwattaman sendirian menyerbu dengan kecepatan luar biasa melawan Bhimasena yang perkasa. Segera sebuah pertarungan dahsyat terjadi di antara mereka. Duel ksatria utama itu seperti antara Vritra dan Vasava. Tampak seperti pertarungan antara dewa-dewa dan para asura pada zaman dahulu. Sanjaya berkata, ‘’Dilengkapi gerakan-gerakan hebat. Putra Drona, oh Raja, menunjukkan kelincahan lengan-lengannya. Ashwattaman menyerang Bhima menggunakan sebuah anak panah tajam. Membidik semua bagian vital Vrikodara. Dengan mudah hal itu dilakukan putra Guru Drona itu karena ia memiliki sebuah pengetahuan tentang
bagian-bagian vital tubuh manusia. Secara terus-menerus Ashvattaman yang gerakan tangannya cepat itu menyerang menggunakan 90 batang panah. Diserang di seluruh tempat memakai anak-anak panah tajam itu oleh putra Drona, putra kedua Pandu, Bhimasena, kelihatan gemerlapan. Bhima tampak seperti matahari itu sendiri yang memancarkan sinar-sinarnya. Putra Pandu itu kemudian menutupi putra Drona itu menggunakan 1.000 batang panah. Panahpanah itu dibidikkan dengan baik. Serangan panah itu diikuti Bhima mengeluarkan sebuah raungan singa. Setelah panah-panah Bhima itu digagalkan sendiri. Panahpanah putra Drona itu, oh raja, seolah-olah sedang tersenyum. Kemudian menyerang putra kedua Pandava itu pada bagian dahinya dengan sebuah panah. Putra Pandu itu menahan anak panah itu di dahinya. Bahkan seperti badak yang angkuh, oh raja, di hutan menahan tanduk-tanduknya. Bhima yang gagah berani itu seolah-olah tersenyum terus-menerus. Bhima terus menyerang putra Drona yang sedang berjuang pada kening dengan tiga batang panah. Tiga batang anak panah itu lalu menancap di keningnya, brahmana itu kelihatan
tampan. Terlihat seperti sebuah gunung berpuncak tiga yang dicuci air pada musim penghujan. Putra Drona itu kemudian membuat menderita Pandava, dengan ratusan batang anak panah. Namun serangan-serangan cepat putra Drona itu gagal menggoyang Bhima, yang tampak seperti angin yang gagal menggoyang gunung. Malah putra kedua Pandu itu dipenuhi kegembiraan. Selanjutnya putra Drona melepaskan ratusan batang panah tajam. Serangannya seperti aliran air hujan saja. Serangan itu gagal menggoyang sebuah gunung. Setelah saling menyelubungi satu dengan lainnya, dengan hujan-hujan panah mengerikan. Kedua prajurit kereta hebat itu yang dilengkapi kekuatan dahsyat, kemudian tampak bersinar gemerlapan di atas kedua kereta-kereta milik mereka. Saat itu mereka kelihatan seperti dua matahari berkobar. Mereka itu muncul untuk kehancuran dunia, masing-masing terlibat saling menghabiskan satu dengan lainnya. Dengan sinar-sinar yang memainkan peran seperti anak-anak panah sangat baik. Setelah berusaha sangat hati-hati saling menetralkan prestasi mereka. Kedua manusia utama itu melanglang bhuana pada
pertempuran itu seperti sepasang macan. Keduanya tak terkalahkan dan berjuang sangat mengerikan. Anak-anak panah merupakan gigi taring mereka. Busur-busur itu adalah mulut-mulut mereka. Mereka menjadi tidak kelihatan di bawah awan-awan pada serangan yang dilancarkan di segala sisi itu. Sebab, serangan itu seperti matahari dan bulan di langit yang diselubungi kumpulan awan-awan. Kedua penghukum musuh-musuh itu segera menjadi kelihatan kembali. Mereka berkobar terus seperti Mars dan Mercury yang bebas dari layar berawan. Dalam waktu cepat pertempuran menakutkan itu bisa diakhiri. Putra
Drona menempatkan Vrikodara ke sisi kanannya. Putra Drona itu menuangkan ratusan batang anak panah dahsyat kepadanya. Serangan itu seperti awan-awan menuangkan aliran hujan di sebuah gunung. Walau diserang sengit, Bhima tidak membiarkan tanda-tanda kemenangan musuhnya. Putra kedua pandu itu, oh raja, lari dari kedudukannya di sebelah kanan Ashvatthaman. Bhima bahkan mulai menetralkan prestasi-prestasi lawannya. Kereta-kereta mereka terus berputar mengelilingi dengan macam cara. Suatu saat maju kemudian mundur. Aksi-aksi kuda itu sesuai urgensi situasi pada pertempuran itu. (bersambung)
Sloka 15.12 Yad aditya-gatam tejo jagad bhasayate ‘khilam yac candramasi yac cagnau tat tejo viddhi mamakam Kemuliaan matahari, yang menghilangkan kegelapan seluruh dunia ini, berasal dari-Ku. Kemuliaan bulan dan kemuliaan api juga berasal dari-Ku.
16 Pages
188 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo
.com. http://epaper.int
L O N A A T I E R N I N T
Tuesday, October
nationalbalipost
Nate Weakeningn, brings rai rnings wa tornado uth So . to U.S
Tuesday,
n war vetera Linklater’s s to comedy speaksays star ica, modern Amer
10, 2017
(what are as far as the not clear cut the government Flying”, the) intentions of acclaimed - “Last Flag drama LONDON a about Vietnam or military,” Cranston, in the TV with his lead role told Reuters. a comedy-dramwill resonate per- for the Bad”, war veterans, despite, or “Breaking War Two, it was setting, “In World was clear and presTrump’s America, of, its period it haps becauseCranston said on Sun- ‘good war’, had to stop this mad actor Bryanscreening at the London ent danger, we with Vietnam and ... Since then, day after a De- man. (there are) a lot of questions Film Festival.United States in Iraq, and the citizens Set in the – when U.S. forces among the troops the right thing if we are doing of our becember 2003 dragging Saddam - it as to is the purpose in Iraq wereof a “spider hole” and what prothere.” Hussein out of three ageing former Turner Flying” was and the ing REUTERS/Mary “Last Flag Studios to is the story who reunite to burybeen by Amazon by Richard a photocall servicemen of them who has duced during co-written 2017. son of one Hoeks pose directed and greatest critical and Sylvia Britain, September killed in action. Donald Trump Linklater, whosefor the naturalistic London, Ana de Armas With President“totally destroy” acclaim has been trilogy and the Gosling, in central g could Sunset” a slew Ford, Ryan 2049 at a hotel saying he which won and characterisin Harrison com- “Before Blade Runner North Korea military 2014 “Boyhood” with the promote nominations. before comedies Oscar a dinner “the calm as Flag of Linklater also madeRock” and manders said “Last of reminder including “School Some!!”, about storm”, Cranston a timely Wants Flying” was on normal Ameri- “Everybody undergraduates. “Last bemilitary skirt-chasing of the effect falls somewhere ill-advised cans of Flag Flying” genres. (rtr) two campaigns.it has a lot of relevance tween the (today) it’s “I think sense that today in the
ner 2049’ ‘Blade Run .5 Million Fades to $31 ekend Opening We running time
REUTERS/Jonathan
after Hurricane
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr
onal Bali
find Internati
No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Nate in Biloxi,
Mississippi,
U.S., October
Bachman
in Alabama which federal emergencies Sunday, Florida on posts. “I was funding for is and for fence additional fresh holes water. The water provides the restored can’t stop disaster relief. afraid of Power had Nature. You but
8, 2017.
storm-force feel tropical
Ursula ashore Mississippi customers, to Mother flowed throughpushing to a mightgusts. to 10,000 is seen washed it. More wind it.” Water was expected Biloxi, electricity Nate weakened MissisThe storm six inches of rain to Staten’s yard in fence and scat- 4,800 were still without - Hurricane had arrived ashore in from to of her SCAGOULA after coming 1,000 people bring three North Carolina over part Emergency did not breach the state the state said. AlaBILOXI/PA on Sunday Nate, parts of westernMonday, with up tering debris, but a mess,” the than but sparing winds from buildings “If at shelters, Agency isolated her house. “I have tropical depression sustained in less than two through midday roads and possible in therapist said.have Management said it had restored as it to 10 inches outages, damaged retired massage sippi, floodingdamages. Maximum United States bama Powerto 58,000 of 146,000 Irma, I would debris to hit the hour (55 km per hour) spots. Power catastrophic Rainfall of closed by we had got At the Golden electricity per major storm and roads who lost it. cm), with a Biloxi the region. lost everything.” the fourth to 35 miles into Tennessee. customers one of eight and homes reported in on (8 to 15 ts, workers this morning Nate were all its first U.S. landfall Nugget Casino, to 6 inches 10 inches (25 cm), months, droppedAlabama and fortunate establishmen debris and 3 said. of made the mouth Missismoved through of the storm very been blessed,” he in Central Nate evening near and then gamingto clean up mud, east of the (1 m) maximum Ten-
it females made interest among weekend box and lesser original , senior to reach the
A sail boat
is the film Dergarabedian said Paul tougher for Runner 2049” - “Blade million opening office projections,” comScore. with over 25 represented $31.5 LOS ANGELES media analyst to PostTrack, males over 25 were 27%, America. a downbeat females According heading for 4,058 sites in North 15% of moviegoers audience and doubt at weekend
serious 50% of the 25 represented gave the movie result throws office suc- while males under 25 were 8%. Males it a B+. estimated for a box Sunday’s been high hopes turnarounds and females under while females gave distribution of had surprising onto what In one of the most 2049” fell far short A CinemaScore, handling domestic Gosling and to $50 an Warner Bros. is starring Ryan with Alcon cess story. “Blade Runnerin the $45 million stellar Runner 2049,”its output deal and laden been in recent years, on “Blade which had through weekend amid and Sony million expectations, at the start of the sales, and the revered Harrison Ford, Financed by Alcon a $150 . million range advance ticket Runner.” the film carries the sequel film, Entertainment helms Gosling reviews, strong original “Blade a moderate $12.7 with special effects, only Denis Villeneuve Angeles withreplicants Thursstatus of 1982’s price tag. in a bleak 2049 Los film grossed $4 million from dealing with decline to Instead, the is set Friday, including saw an 11% was $7.4 which as an LAPD officer Jeff Saturday million on total starring president previews. projected freedom. distributionhad fallen short day night and Sunday’s the seeking Bros. domestic $11.4 million ance were Warner Runner 2049” markets along the said “Blade and smaller running time million. factors for the under-perform Goldstein -- which limits the in mid-sized The key running timeplus far less traction of expectations and Midwest, where appeared to have playoffs each day -- anticipated. movie’s 163-minute with the South showings than League Baseball number of (rtr) moviegoers and loyal ‘Blade Runner’ and Major and pro- held down attendance. among younger male enthusiastic of “The core 25 and predominantly but a lengthy over to the top spot, fans were Cafee film as expected 19 Smirnof pelled the
Weakening Nate brings rain, tornado warnings to U.S. South
online: http://www.inter
2017 October 10,
REUTERS/Afolabi
Cast member
Sotunde
Bryan Cranston
No. 106 Dps Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Post at:
have Saturday River people rushed was expectedin Alabama and from 3 feet The remnants warnings in killed at least 30entering the warm of the Mississippi early on Sunminor damage into an entrance sippi River center said. one tornado porand hurricane room spawned and the western America before water sloshing made a second Mississippi. Gulf of Mexico nessee, the over of the parkade. The gaming 6 those states Carolina and South waters of the on the U.S. South. day near Biloxi, and to page water surged to bring bearing down tions of North Continued most oil and In Biloxi, storm and quickly stayed dry. It is forecast guests remained the 4 inches It has also shut down boat Carolina. also be heard leaving a the Three hundred eager to try their and up to in the Gulf. Har- roads during News can on Sunday, on at Global gusty windsrain to parts of Ohio, hotel, some gas production hurricanes Nate. But in “Bali Image” from 9.30 have receded loose marooned restau- in the after surviving York on 96.5 Nate follows (10 cm) of House that broke and New luck Maria, which Radio FM am. Listen to storm remain, Irma and of the Caribbean beach. At a Waffle deposited a dangers from the Pennsylvania storm made landfall Rick Scott until 10.00 FM at http:// the vey, areas The Governor springing Jeff storm surge om Monday. The 1 hurricane, Global Radio devastated United States. will rant, the in its parking lot.sales- with Florida ten2myradio.c of tornadoesregion and by the U.S. and southern center as a Category wine at http:// warning globalfmbali.lis streaming into dumpstera 46-year-old depression’s http:// urgweakest designation Center. Only Mississippi, up in the Panhandle Pickich, or live video ali.com and Kay Ivey li. Hurricane its winds had tropicalup through Alabama through man from D’Iberville, Heavy Governor National radioglobalfmb nel/global-fm-ba for strong earlier, Alabama (113 move his blessings. and Kentucky said. to prepare U.S. ustream.tv/chan a few hours at 70 mph the Tennessee hurricane center was countingonly minor damage, on ing residents the storm surges. to lack been blowing declared of a fence winds left winds and appeared its recent Monday,rainfall and storm-surge down part Biloxi. Donald Trump kph) but Heavy a danger across punch of President cen- blowing property in remained digging devastating Phil flooding and the hurricane and his rentaljust glad,” he said, predecessors. “I’m Governor had the region, Panhandle there Mississippi ter said Florida’s and Georgia reporters reports of parts of Alabama Bryant told deaths or “We are been no damage. catastrophic
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
9 Elkomedor
Selasa Pon, 10 Oktober 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Ciptakan Rasa Nyaman, Tenda Pengungsian Diozonisasi
Gangguan Tak Bisa Berhenti Berbohong
Ada gangguan psikologis yang membuat orang tak bisa berhenti berbohong, istilahnya adalah mythomania atau kebohongan patologis. Seorang pembohong patologis tak hanya mengelabui orang lain, tetapi juga membohongi diri sendiri hingga dia yakin kebohongannya adalah sebuah kebenaran. Saking seringnya membual, penderita gangguan mythomania juga bisa tidak sadar bahwa mereka sedang berbohong. Apa yang menyebabkan orang bisa terkena gangguan ini? Psikolog Ratih Zulhaqqi mengatakan, mythomania bisa terjadi pada orangorang yang kurang percaya diri. Kebohongan demi kebohongan dilontarkan untuk membuat dirinya terlihat lebih baik dari yang sebenarnya. “Mythomania juga bisa terjadi pada orang yang sulit menerima kenyataan, sering melakukan peniadaan kondisi, jadi menutupi kondisi,” kata Ratih. Kebohongan itulah yang jadi senjata untuk menutupi kondisi sebenarnya. Faktornya bisa macam-macam, bisa juga berawal dari gangguan di otak. “Harus ada pemeriksaan neurologis di area tertentu,” ujarnya. Menurut Psikolog Ajeng Raviando, mythomania bisa diawali dari kebiasaan berbohong sejak kecil tanpa pembekalan moral bahwa kebiasaan itu tidak benar. “Karena dia merasa tidak apa-apa, orang percaya sama kebohongannya, lama-lama dia menganggap itu wajar,” katanya. Contoh sederhana, seorang anak mengaku-aku sebagai juara satu, padahal dia sama sekali tidak mendapat peringkat di kelas. Ketika orangtua dan lingkungan mendiamkan, dia merasa kebohongannya sah-sah saja dilakukan. Wajar bila orangtua membiarkan buah hatinya bicara hal yang sesuai kenyataan karena sewajarnya anakanak memiliki imajinasi sendiri. Tapi, orangtua harus waspada bila anak masih melakukan hal itu saat usianya sudah di atas 6-7 tahun. “Orangtua harus sudah memberi tahu anak kalau dia tidak boleh berbohong, tidak boleh mengakui sesuatu yang tidak dilakukannya,” katanya. (ant)
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Luhan Tak Lagi Sendiri Jakarta (Bali Post) –
Mantan personel EXO, Luhan, tak lagi sendiri. Dia akhirnya mengungkapkan hubungannya dengan aktris Cina Guan Xiaotong (20) yang juga dikenal sebagai Traey Miley. Dalam akun Weibonya pada Minggu (8/10), Luhan menuliskan “Halo semuanya. Izinkan aku mengenalkan pacarku pada kalian.” Dia lantas memberi tag akun pacarnya serta mengunggah fotonya. Sang kekasih menanggapi unggahan itu dengan menuliskan kata-kata, “Aiya, sangat mengagumkan!” Xiaotong dan Luhan sama-sama terlibat dalam drama “Sweet Combat” yang akan segera tayang di Hunan TV pada 2018. Awal tahun ini, Luhan sempat
dirundung rumor bahwa ia telah memiliki anak. Menanggapi rumor tersebut, ia hanya menyebut wartawan Cina Zhuo Wei sebagai “Paparazzi Terbaik Cina”. Wei adalah orang yang pertama kali melaporkan informasi soal tersebut. Demikian seperti dilansir laman Ace Showbiz. (ant)
Semarapura (Bali Post) Warga Karangasem masih mengungsi ke GOR Swecapura, Klungkung seiring dengan meningkatnya aktivitas Gunung Agung. Untuk membersihkan areal GOR utamanya di dalam tenda pengungsian, Senin (9/10) kemarin dilakukan ozonisasi. Hal ini sebagai salah satu cara untuk menghindari adanya bakteri yang mampu mengganggu kesehatan. Gerakan itu dilakukan Owner Tati Photo, Parwata Kantiana. Didampingi menantunya yang sekaligus sebagai relawan, Putu Yindy Kurniawan, ia bersama petugas melakukan ozonisasi pada tenda pengungsi yang terpasang pada halaman GOR. Dijelaskan, langkah ini sangat penting untuk memberikan rasa nyaman pada tempat pengungsian. Bau tak sedap, jamur, kuman dan bakteri dapat terhindarkan. “Pengungsian kan sangat rentan terjadi seperti itu. Ada bau, kuman dan bakteri. Ini perlu ozonisasi. Supaya udara juga segar,” kata Kantiana. Program ini, kata pria yang juga sebagai Wakil Ketua Kadin Bali ini, telah dilakukan di beberapa lokasi. Tak hanya di
OZONISASI - Owner Tati Photo Parwata Kantiana (pakai kaca mata) didampingi menantunya yang sekaligus sebagai relawan Putu Yindy Kurniawan (dua dari kanan) bersama petugas melakukan ozonisasi pada tenda pengungsi yang terpasang pada halaman GOR, Senin (9/10) kemarin. Klungkung, juga di sejumlah pengungsian di Karangasem. Dirinya pun hanya berbagi untuk memberikan rasa nyaman. “Kami sudah berkeliling ke beberapa lokasi. Mulai dari Karangasem sampai di sini,” ungkapnya. Selain di pengungsian, ozonisasi juga bisa dilakukan pada kamar hotel, terlebih yang jumlah banyak. “Mesinnya kan tidak besar. Sangat mudah dipindah. Ini cocok untuk hotel.
Kamar yang lama kosong akan tetap terasa segar,” imbuhnya. Salah satu pengungsi, Nyoman Sari, asal Banjar Pendem, Desa Muncan, Kecamatan Selat menuturkan akhir-akhir ini udara dalam tenda cukup membuatnya tak nyaman. Bahkan itu sering mengharuskan untuk keluar mencari udara segar. Namun, setelah adanya ozonisasi, dirasakan berbeda. “Sekarang lebih segar. Lebih bagus,” tandasnya. (kmb45/k200)
Dwi Hartanto, mahasiswa doktoral di Technische Universiteit Delft Belanda, mengaku melebih-lebihkan informasi terkait pribadi, kompetensi dan prestasinya selama di Belanda. “Saya mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya pada semua pihak yang telah dirugikan atas tersebarnya informasi-informasi yang tidak benar terkait dengan pribadi, kompetensi, dan prestasi saya,” tulisnya melalui surat klarifikasi dan permohonan maaf yang diterima di Jakarta, Minggu (8/10). Berbagai prestasi yang selama ini diklaim Dwi, membuat-
nya dianugerahi penghargaan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia. Belum lama ini KBRI Den Haag mencabut penghargaan tersebut. Pencabutan dilakukan setelah alumni dan PPI Delft menginvestigasi berbagai klaim prestasi Dwi. Hasil investigasi itu mementahkan semua klaim pencapaian itu mulai dari fakta soal pertemuannya dengan BJ Habibie, latar belakang pendidikan hingga prestasi di bidang antariksa. Dwi mengakui dirinya salah, khilaf dan tidak dewasa yang menyebabkan munculnya informasi tidak sesuai
kenyataan dan manipulasi fakta. “Saya mengakui dengan jujur kesalahan/kekhilafan dan ketidakdewasaan saya, yang berakibat pada terjadinya framing, distorsi informasi atau manipulasi fakta yang sesungguhnya secara luas yang melebih-lebihkan kompetensi dan prestasi saya,” paparnya. Dalam surat itu dia pun berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan serupa, tetap berkarya dan berkiprah sesuai bidang kompetensinya, serta akan menolak memenuhi pemberitaan dan undangan berbicara resmi yang di luar kemampuannya. (ant)
Dwi Hartanto Akui Melebih-lebihkan
NDF 2017 Dimeriahkan Atraksi Seni, Budaya, dan Musik
FASHION - Busana dengan tema “Rwa Bhineda” dan busana Putri Mandalika akan ramaikan Fashion Carnaval NDF 2017.
Parade Kostum Akari Bali dan Jegog
Awali Pembukaan Legian Beach Festival Ke-10
Desa Adat Legian akan kembali menggelar event Legian Beach Festival (LBF) 11-15 Oktober mendatang. Dengan mengambil tema “Explore Indonesia”, perhelatan yang memasuki pelaksanaan ke-10 akan digelar di sepanjang pantai Legian. Ketua Panitia LBF-10 Nyoman Sarjana mengatakan, pada pembukaan nanti, akan diawali dengan parade dari depan Padma diiringi Bali Kostum Akari Bali dan disambut kesenian Jegog asal Jembrana. Pihaknya juga memgundang perwakilan dari sejumlah daerah untuk berpartisipasi untuk berpromosi melalui stage yang disediakan. Seperti dari Bandung, Banyuwangi, Bogor Jawa barat. “Kami menyiapkan tidak kurang 100 stan pameran, yang akan didominasi oleh UMKM,” ujarnya. Melaui event ini, ke depan pihaknya akan membuat Hipel (Himpunan Pengusaha Legian). Saat ini sudah ada 12 anak muda di Legian yang mulai membuat usaha. “Semoga dengan adanya pameran bisa kita ikutkan juga pada ajang internasional,” harapnya. Sementara itu, Bendesa Adat
Jumpa pers terkait Legian Beach Festival (LBF) yang mengambil tema “Explore Indonesia”. Legian IGN Sudiarsa menegas- damaian, semangat masyarakat kan bahwa penyelenggaraan yang berlandaskan kebersaLBF akan terus dilaksanakan maan dan kegotongroyongan,” tiap tahunnya dan secara ber- terangnya. kesinambungan. Ungkapan Selain untuk mempertetersebut ditegaskannya meng- gas eksistensi adat dan budaya, ingat di masyarakat sempat momentum LBF dinilainya muncul semacam keraguan sebagai tolok ukur kesiapan dan akan pelaksanaan LBF tahun persiapan dalam menyongsong kesepuluh ini. Pasalnya Desa wisatawan yang akan ke Legian. Adat Legian memang disibuk- LBF, diakuinya, sekaligus untuk kan dengan penyelenggaraan menghibur kecemasan warga pelaksaanaan upacara ngaben dan wisatawan. “LBF juga undan nyekah sinarengan dan tuk menekankan bahwa kondisi pemugaran Pura Dalem. “Me- Bali masih aman, tidak benar lalui LBF ini kita ingin menun- berita besar-besaran di sosmed jukkan esksistensi adat budaya terkait kondisi Bali saat ini,” kita yang terjaga. Suasana ke- tegasnya. (kmb23)
Event tahunan Nusa Dua Fiesta (NDF) 2017 kembali digelar pada 11-15 Oktober mendatang bertempat di Pulau Peninsula ITDC Nusa Dua. Selama lima hari, NDF 2017 akan dimeriahkan atraksi dan penampilan seni, budaya, musik, dan gaya hidup. Pengunjung juga dapat menikmati pameran produk kerajinan, fashion show, eksibisi dan kompetisi kuliner, Nusa Dua Cofee week, wine and cheese, testing beach movie, serta beragam pertunjukan lain seperti pentas tari tradisional Bali, DJ performance, dan penampilan musisi lokal dan nasional seperti Balawan, Joni Agung, Gus Teja, Nidji, Andra & The Backbone, Rendy Pandugo, dan Java live. Diagendakan Arief Yahya akan membuka NDF 2017 pada tanggal 11 Oktober 2017, yang diramaikan dengan parade budaya, tari sekar jepun dan ngelawang barong oleh Sabha Yowana, serta kecak collosal fire dance. Managing Director ITDC Nusa Dua, Wayan Karioka, Senin (9/10) menjelaskan, event tersebut menjadi salah
satu atraksi wisata menarik bagi masyarakat lokal dan wisatawan. Pihaknya mengundang masyarakat lokal, wisatawan domestik dan mancanegara untuk meramaikan even ini. Meski pariwisata Bali akhir-akhir ini dihadapkan permasalahan peningkatan aktivitas Gunung Agung, tidak menyurutkan pihak ITDC selaku penyelenggara NDF melakukan promosi pariwisata. “Event yang ke-21 ini sebagai dukungan kami untuk mencapai target-target kunjungan wisatawan yang dicanangkan pemerintah dan juga dukungan terhadap perkembangan ekonomi Bali,” ujarnya. Tahun ini Nusa Dua Fiesta juga hadir untuk mengkampanyekan gerakan non tunai. Untuk itu, di arena festival akan diarahkan melakukan pembayaran secara non tunai. Pada pelaksanaan tahun ini, pihaknya menargetkan sebanyak 30 ribu kunjungan. “Kami telah menyiapkan kartu uang elektronik yang dapat digunakan pengunjung untuk melakukan transaksi di lokasi acara,” tambahnya. (kmb23)