Skip to main content

Edisi 10 Oktober 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 51 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Pon, 10 Oktober 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Tersangkut Narkoba, Dua WNA Ditangkap

Dua Oknum Aparat di Bali Diduga Terlibat Denpasar (Bali Post) -

Dua orang yakni GS (48) asal Australia dan DM (55) asal Inggris ditangkap Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, Sabtu (8/10). Mereka terlibat kasus narkoba dan ditangkap di dua tempat yang berbeda. Setelah penangkapan tersebut, polisi pun melakukan pengembangan. Hasilnya, dua oknum aparat diduga terlibat. Mereka adalah PH, oknum anggota Kodam IX/Udayana, dan KM, oknum aparat dari Polda Bali.

Bali Post/dok

Irjen Pol. Sugeng Priyanto

Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto saat dikonfirmasi mengatakan masih didalami keterlibatan KM oleh Dit. Resnarkoba. ‘’Kapolresta sempat lapor tetapi sekilas. Saya cek ke Direktur Resnarkoba, masih didalami,’’ tegasnya. Kapolda kembali menegaskan jika ada oknum anggotanya terlibat narkoba pasti ditindak tegas. ‘’Kombes saja (Franky) dicopot. Polri sangat komit memerangi narkoba,’’ ujar Sugeng saat bertemu dengan anggota Komisi III DPR-RI di Benoa. Kapolda berjanji bila penyelidikan selesai akan dibuka kepada publik. ‘’Jangan khawatir tidak ada yang ditutup-tutupi.

Kami akan buka semua,’’ janji mantan Kadiv Hubinter Mabes Polri ini. Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean saat dikonfirmasi terkait dugaan PH terlibat kasus narkoba, mengaku belum menerima laporan. ‘’Nanti saya cek dulu,’’ tegasnya. Sebelumnya, Ketua Panja Penegakan Hukum Komisi III DPR-RI Bambang Susatyo menegaskan ingin tahu berapa bandar bermain di Bali. Kalau anggota polisi ada terlibat dan tidak ada tindakan, pihaknya akan minta pimpinan tertinggi Polri menindak bawahannya.

‘’Apalagi di Bali banyak tempat hiburan malam. Jangan sampai aparatnya merusak Bali dengan narkoba. Apakah aparat di Bali sudah on the track dalam hal pencegahan, penindakan dan pemberantasan? Ini yang kami ingin tahu,’’ tegas Bambang. Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo, Minggu (9/10) kemarin, mengatakan tersangka GS sudah lima tahun tinggal di Bali. Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka sering menggunakan narkotika. Hal. 19 Pintu Pagar

Bali Post/ken

NARKOBA - Dua warga asing yang diduga terlibat kasus narkoba. Kini keduanya ditahan di Polresta Denpasar.

Rugikan Negara Rp 35 Triliun

Kasus Kondensat Tetap Jalan

Heli Menteri Susi Mendarat Darurat SEBUAH helikopter yang ditumpangi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendarat darurat di Lapangan Banyu Urip, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (9/10) kemarin, akibat cuaca buruk. Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Djarot Padakova membenarkan pendaratan darurat heli yang ditumpangi Menteri Susi bersama keluarganya itu. Djarot menjelaskan heli tersebut ditumpangi Susi dari Karimunjawa, Kabupaten Jepara. ‘’Rencananya menuju Yogyakarta, tetapi kena cuaca buruk,’’ katanya. Belum diketahui agenda Susi di Kepulauan Karimunjawa. Akibat kejadian itu, lanjutnya, Menteri Susi akhirnya melanjutkan perjalanannya menuju Yogyakarta melalui jalur darat. ‘’Ke Yogyakarta pakai mobil dinas kapolres,’’ katanya. Adapun di Yogyakarta, Susi dijadwalkan menghadiri pembukaan pertemuan tingkat tinggi International Fishcrime Symposium yang rencananya akan dibuka Presiden Joko Widodo, Senin (10/10) ini. (ant)

Badai Matthew

Bali Post/rtr

RUSAK - Kerusakan dari Badai Matthew terlihat di Garden City Beachfront di Horry County. Warga setempat lebih memilih untuk tinggal di dalam rumah atau banyak pula yang telah mengungsi. Badai Matthew yang terjadi di Haiti telah menimbulkan kerusakan hebat dan menewaskan sedikitnya 900 orang.

Masa Keanggotaan Anggota DPRD Harus Dibatasi

Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua Komisi II DPR-RI Ahmad Riza Patria mengusulkan agar masa anggota DPR dan DPRD dibatasi dalam draf RUU Pemilu yang saat ini masih digodok pemerintah. Dalam usulannya, periode masa keanggotaan DPRD dibatasi hanya sampai dua kali. Sedangkan untuk periode masa keanggotaan anggota DPR bisa sampai empat kali. ‘’Kalau tidak (dibatasi), banyak yang seolah merasa jadi raja dan senang, telanjur sudah nyaman. Ini tidak baik bagi proses pendidikan, juga pengkaderan,’’ kata Ahmad Riza Patria dalam diskusi bertema ‘’Penataan Alokasi Kursi Daerah Pemilihan dan Pembentukan Daerah Pemilihan’’ di Jakarta, Minggu (9/10) kemarin. Dalam usulan ini maka karier penjenjangan seorang kader partai yang duduk sebagai legislator dapat diatur sesuai melalui rumusan mekanisme ketentuan perundangan. Dia mencontohkan, ketika seorang sudah melalui dua periode keanggotaan sebagai anggota DPRD kabupaten/ kota, maka apabila ingin menjadi anggota dewan lagi harus mengikuti level di atasnya yaitu pemilu untuk anggota DPRD provinsi. Hal. 19 Bisa Dikontrol

Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto

Bali Post/ant

Jakarta (Bali Post) – Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto masih optimistis pihaknya bisa merampungkan penyidikan kasus korupsi dan pencucian uang dalam penjualan kondensat yang melibatkan PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) dan SKK Migas pada 2009. ‘’Masih proses, kasus kondensat tinggal sedikit lagi. Ini masih menunggu hasil audit tambahan,’’ kata Komjen Ari Dono, Minggu (9/10) kemarin.

Pengusutan kasus ini telah berjalan setahun lebih, tetapi belum juga naik ke tahap penuntutan. Bahkan sejak kasus ini terkuak pada Mei 2015, Kepala Bareskrim sudah mengalami pergantian tiga kali yakni dari Komjen Budi Waseso, Komjen (Purn) Anang Iskandar, terakhir Komjen Ari Dono. Ari menyebutkan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyelesaikan perhitungan perkiraan kerugian negara (PKN) kasus ini sebesar 2,7 miliar dolar AS atau sekitar

Rp 35 triliun. Kendati demikian, perhitungan PKN harus direvisi karena kemungkinan adanya tambahan kerugian negara. ‘’Hasil pengolahan kondensat kan ada yang menjadi aromatik dan ini dijual. Makanya perlu audit tambahan,’’ katanya. Sebelumnya, berkas kasus ini sudah diserahkan tahap pertama ke Kejaksaan Agung pada Selasa (29/3/2016). Hal. 19 Petunjuk Jaksa

Rosberg Menang di Suzuka Suzuka Nico Rosberg memperkuat cengkeramannya dalam perebutan gelar juara Formula One dengan kemenangannya di Grand Prix Suzuka, Jepang, Minggu (9/10) kemarin. Kemenangan pertama pembalap Jerman itu di Suzuka juga membantu Mercedes mengklaim mahkota pembina ketiga berturut-turut menurut warta kantor berita Reuters. Rosberg, yang mulai dari posisi terdepan, tidak pernah benar-benar mendapat ancaman serius selama balapan. Dia memperbesar keunggulannya atas Hamilton menjadi 33 poin secara keseluruhan menyusul kemenangan kesembilannya dalam balapan musim ini. Dan dengan empat putaran balapan tersisa, pembalap 31 tahun itu bisa mengklaim gelar juara tanpa butuh kemenangan dari balapan lainnya. Hamilton berusaha mencetak hat-trick di Suzuka guna mempertahankan gelar juara setelah dipaksa mundur dalam balapan terakhir di Malaysia, namun peluangnya untuk menang pupus dalam hitungan detik. Pembalap Inggris itu tak mampu mengkapitalisasi posisi awal di baris

depan saat dia meninggalkan start dan mendapati dirinya turun di peringkat delapan ketika mencapai Turn One saat rekannya dari tim Mercedes hilang dari horison. Sebastian Vettel dari Ferrari, yang mulai dari posisi

keenam karena penalti akibat melangsir Rosberg saat start di Malaysia, mencapai finis di urutan keempat. Rekan satu timnya, pembalap Finlandia Kimi Raikkonen yang mulai dari posisi kedelapan setelah kena penalti, sampai finis di urutan kelima. Sementara Daniel Ricciardo, juara di Malaysia sepekan lau, sampai di urutan keenam dengan kendaraan Red Bull-nya. (ant) Nico Rosberg

Jajak Pendapat

’’Tax Amnesty’’ Berdampak Positif jika Ada Kebijakan Strategis TEROBOSAN pemerintah untuk mencari dana segar lewat program tax amnesty bergulir kencang. Partisipasi wajib pajak tergolong positif. Ini terlihat dari tingginya dana pajak terkumpul. Namun, di balik tingginya aliran dana masuk kas negara, banyak kalangan masih mempertanyakan efektivitas tax amnesty dalam mendorong kebangkitan dan daya tahan ekonomi serta efeknya terhadap pertumbuhan ekonomi 2017. Mencermati hal ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dampak tax amnesty dalam membangun ketahanan ekonomi dan kebangkitan ekonomi 2017. Jajak dilakukan di seluruh Bali dengan mengajukan pertanyaan dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban respon-

den, 54,52 persen responden mengaku yakin tax amnesty mampu mendukung pergerakan ekonomi 2017. Efektivitas ini akan terwujud jika pemerintah melakukan kebijakan strategis dan efektif dalam mendorong dunia usaha. Tingginya aliran modal ke kas negara ini juga diyakini bisa mendorong sektor riil jika ada kebijakan bunga rendah. Saat ini, menurut responden, stagnasi ekonomi terjadi sebagai akibat tak adanya pergerakan di sektor usaha dan lemahnya daya beli. Dana-dana pemerintah yang diharapkan menjadi stimulus ekonomi justru ditabungkan karena pemerintah daerah gagal menggulirkan program pembangunan yang berdampak pada penguatan ekonomi kerakyatan. Di lain pihak, 43,23 persen responden mengaku tak ya-

kin program ini akan segera berimbas pada pembangunan dan program-program ekonomi 2017. Masalahnya menjelang akhir tahun 2016 ini tanda-tanda adanya pertumbuhan ekonomi dan bangkitnya sektor dunia usaha belum terlihat. Stagnasi ekonomi yang terjadi saat ini dinilai sulit diurai tahun 2017. Terlebih pemerintah daerah cenderung lambat merealisasikan kebijakan pemerintah pusat. Responden mengatakan dana besar yang masuk ke kas negara berpotensi menjadi dana cadangan atau dana mengendap di bank ketika pelaku usaha tak bisa mengaksesnya. Responden berharap kebijakan ekonomi nasional segera dirancang dengan melakukan terobosan jelas. Hal. 19 Tingkat Daerah


DENPASAR

2

Senin Pon, 10 Oktober 2016

Bahas Kontribusi Agama Hindu

PANTAI Sejumlah warga bersama kelu-

WHP Gelar WHWM Ke-4 Denpasar (Bali Post) World Hindu Parisad (WHP) bekerja sama dengan World Hindu Centre menggelar World Hindu Wisdom Meet (WHWM) ke-4 di Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar, Minggu (9/10) kemarin. Pertemuan yang dihadiri tokoh dan cendekiawan Hindu seluruh dunia tersebut, mendatangkan pembicara dari India yaitu Swami Paramatmananda Saraswati dan Prof. Shiva Kumar Ojha. Tahun ini, khusus membahas kontribusi agama Hindu terhadap kebudayaan dan pengetahuan. Sekjen WHP Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.-KHOM. mengatakan, dalam kegiatan tersebut juga di-launching dua buku tentang pendidikan berbasis agama Hindu. Selain itu, saat ini pihaknya sedang mengembangkan majalah Hindu Internasional. ‘’Ini merupakan aktivitas World Hindu Centre. Kita sekarang lebih mementingkan pengkajian-pengkajian sehingga dapat memperdalam pengetahuan agama Hindu umat kita,’’ ujarnya. Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatkan kemampuan tentang ilmu agama Hindu. Dengan demikian, akan diperdalam penyebaran dan pengertian agama Hindu di Bali, Indonesia maupun internasional. Terkait kendala dialami selama ini, Prof. Bakta mengungkapkan, kondisi organisasinya berbeda dengan di India yang sudah mapan, sedangkan WHP masih bersifat sukarela. Akibatnya, tidak bisa full melaksanakan fungsi sehingga secara organisasi masih perlu ditingkatkan. Kendala lain terkait pendanaan, WHP sifatnya mandiri dari umat sehingga perlu waktu. ‘’Sosialisasi belum merata sehingga masyarakat belum paham apa itu WHP dan apa bedanya Parisada, padahal sudah terjalin sinergi positif dengan PHDI,’’ tandas Rektor IIK Bali ini. Ketua Panitia Ir. I Made Amir, Ah.T. menyampaikan, kegiatan tersebut basic-nya masih pendidikan. Adapun tema yang diusung yaitu ‘’Hindu Dharma Contributions to The Worldd Civilization and Science’’. ‘’Kita ingin mengulas betapa sumbangan kitab suci Weda atas dunia luar biasa. Barangkali tidak pernah ngeh dengan hal ini, padahal ide-ide ilmuwan juga ada dalam kitab suci Weda. Itulah kita coba bahas dan ingatkan, betapa besarnya sumbangsih Weda,’’ ujarnya. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI Prof. Drs. I Ketut Widnya mengapresiasi pertemuan yang digagas WHP tersebut. Pasalnya, dari kegiatan itu bisa meningkatkan persaudaraan dan kekeluargaan sesama umat Hindu. Selain itu, menjaga, merawat, memelihara dan mengembangkan peradaban umat Hindu di Indonesia. Menentukan kembali Bali atau Indonesia sebagai pusat peradaban Hindu dunia. Perdaban Hindu di Indonesia pascakemerdekaan RI mengalami kebangkitan dan perkembangan sangat pesat. (kmb36)

arganya berendam di Pantai Segara, Sanur, Denpasar. Pantai menjadi objek wisata favorit bagi warga Kota Denpasar dalam menghabiskan waktu bersama Bali Post/eka

keluarga.

Terkesan Semrawut

Dewan Minta Pantai Sanur Ditata Secara Komprehensif Denpasar (Bali Post) Keindahan Pantai Sanur dan sekitarnya sudah tersohor ke seluruh dunia. Pantai ini pula yang menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke desa wisata pertama di Bali ini. Sayangnya, keindahan alam pantai yang menjadi daya tarik pariwisata tersebut tidak mendapat sentuhan penataan yang maksimal dari pemerintah. Kondisi ini menimbulkan kesan semrawut objek wisata yang diminati wisatawan nusantara dan mancanegara ini. Tokoh masyarakat Sanur A.A.

Gede Putra Ariewangsa yang ditemui, Minggu (9/10) kemarin mengungkapkan, pemerintah harus melakukan penataan secara komprehensif terhadap objek wisata di Denpasar ini. Mengingat, kontribusi objek wisata ini terhadap PAD cukup signifikan. Karena itu, timbal baliknya terhadap geliat pembangunan melalui penataan harus dilakukan dengan baik. ‘’Jangan biarkan seperti sekarang, banyak pedagang yang berjualan di tempat-tempat yang bisa mengganggu kenyamanan wisatawan. Selain itu, karena

tidak tertata, menimbulkan kesan kumuh dan semrawut,’’ ujar Ariewangsa yang juga anggota DPRD Denpasar ini. Ia mencontohkan, dagangdagang di kawasan pesisir Pantai Segara dan Pantai Sindu begitu banyaknya. Mereka menggelar barang dagangannya dengan mencaplok sempadan bibir pantai. Bila hal ini dibiarkan berlarut-larut, dengan sendirinya akan membuat kawasan pesisir Sanur menjadi kumuh, kotor sekaligus akan semakin banyak warga lain yang akan ikut-ikutan melanggar, seh-

ingga dampaknya akan mencoreng citra Sanur di mata wisatawan. ‘’Apa jadinya kalau objek wisata ditinggalkan wisatawan?’’ tanyanya. Dirinya sebagai warga Sanur sangat berharap adanya upaya Pemkot Denpasar maupun instansi yang berwenang untuk segera berkoordinasi dengan pihak desa serta pihak terkait guna melakukan upaya penertiban terhadap pelanggaran yang telah terjadi. Penataan Pantai Sanur sejatinya telah dilakukan sejak tahun 2001 lalu dengan membuat

jalan setapak sepanjang pantai tersebut. Program yang digarap Balai Wilayah Sungai Bali-Penida Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum tersebut, merangcang agar kawasan pantai ini semakin indah. Jalan setapak tersebut diharapkan menjadi pembatas untuk menempatkan barang-barang agar pandangan bisa lepas di laut. Hanya barang yang bisa dipindahkan bisa ditempatkan di areal setelah jalan setapak. Tidak ada bangunan permanen yang bisa menghalangi pandangan ke pantai. (kmb12)

Kasus Korupsi Jalan Prof. Mantra

Mau Dieksekusi, Lahan Negara Dikuasai Mantan Hakim Denpasar (Bali Post) -

Ada apa dengan kasus pembebasan lahan Jalan Prof. Ida Bagus Mantra di Gianyar? Pertanyaan itu kini banyak mengemuka. Pasalnya, selain pihak kejaksaan mengSP3-kan tiga tersangka, muncul isu tiga tersangka lain dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gianyar tidak akan dilanjutkan ke proses penuntutan. Belum tuntas sampai di situ, teranyar muncul informasi bahwa pascaputusan Pengadilan Tipikor Denpasar dengan menghukum terdakwa pekak (kakek) Made Bawa selama empat tahun penjara, kejaksaan tidak bisa melakukan eksekusi lahan dimaksud. Mengapa? Salah seorang jaksa penuntut, I Wayan Suardi, Minggu (9/10) kemarin membenarkan bahwa pihak kejaksaan belum bisa melakukan eksekusi karena lahan telah dikuasai dan dibangun oleh mantan hakim berinisial IB RP. Lokasi tanah seluas lima are yang tidak bisa dilakukan eksekusi, yang memunculkan kasus hukum baru adalah di Keramas, Gianyar. Atas kondisi itu, eksekusi tersebut tertunda. ‘’Di lokasi sudah

ada bangunan permanen dan sekelilingnya sudah ditembok tinggi,’’ tandas Suardi. Pria yang menjabat Kasi Penuntutan Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali ini membenarkan yang menguasai lahan tersebut adalah mantan hakim tersebut. Dari keterangannya, lahan tersebut sudah disewa dari dua PNS Pemkab Gianyar yang merupakan terpidana kasus korupsi pemalsuan tanda tangan Bupati Gianyar untuk Surat

Izin Menggarap (SIM). ‘’Yang menempati lokasi mengaku menyewa dari dua terpidana kasus pemalsuan tanda tangan Bupati Gianyar,’’ jelasnya. Ditambahkannya, kini penyidik sedang melakukan penyelidikan baru terkait penguasaan lahan ini. Apalagi dalam putusan dengan terpidana Made Bawa, tanah seluas 5 are ini harus segera dieksekusi. Kasus ini berawal saat dilakukan pembebasan lahan di

Desa Keramas, Gianyar untuk proyek Jalan By-pass Prof. I.B. Mantra. Di lokasi ini, tersangka Bawa memiliki tanah seluas 1.200 m2 yang sudah dijual kepada Putu Renaya Prawita pada 1995. Saat dilakukan pembebasan lahan, tanah yang sudah menjadi hak milik Putu Renaya Prawita sudah dibebaskan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bali seharga Rp 30 juta dan sertifikatnya sudah dimatikan di BPN Gianyar. Dalam pembebasan ini, yang kena untuk badan Jalan Bypass I.B. Mantra hanya 700 m2. Sisanya ada 500 m2. Nah, tanah sisa 500 m2 yang seharusnya sudah menjadi milik pemerintah inilah yang kembali dijual oleh Bawa. Saat itu, Bawa menjual tanah seluas 250 m2 kepada Ketut Sangker seharga

Rp 30 juta dan keluar sertifikat 2432. Sukses dalam transaksi pertama, Bawa kembali menjual sisa tanah 250 m2 kepada Ketut Maryana seharga Rp 30 juta. Pada saat pengajuan pensertifikatan tanah inilah BPN Gianyar tidak mau menandatangani karena akhirnya tahu jika tanah tersebut milik pemerintah. Namun, BPN Gianyar sudah telanjur mengeluarkan sertifikat sebelumnya dengan nomor 2432. Sehingga pihak BPN juga dijadikan tersangka, walau sekarang status tersangkanya ngambang. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Tangani Sampah, Pemkot Intensifkan Peran Lingkungan Bali Post/eka

WHWM - Prosesi pembukaan WHWM 2016 yang diselenggarakan World Hindu Parisad di Ksirarnawa, Art Centre Denpasar, Minggu (9/10) kemarin.

Puluhan Ribu ODGJ Dipasung BANYAKNYA persoalan sehari-hari dan beban hidup akibat pekerjaan, ekonomi dan keluarga, menyebabkan masyarakat modern mengalami depresi. Banyaknya kasus bunuh diri adalah satu di antara indikasi bahwa masyarakat tidak sehat secara mental. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1990, lima dari sepuluh masalah kesehatan yang menyebabkan disabilitas adalah masalah kesehatan mental, yakni depresi, alkoholisme, gangguan bipolar, skizofrenia, dan obsesif kompulsif. WHO juga memprediksi, tahun 2020 mendatang depresi akan menjadi penyakit urutan kedua dalam menimbulkan beban kesehatan. Retno IG Kesuma dari Himpunan Psikologi (Himpsi) Bali menjelaskan, saat ini beban hidup, kasus ekonomi dan problem sosial menyebabkan seseorang mudah stres dan depresi. Masyarakat masih belum sadar akan pentingnya kesehatan mental. ‘’Bagi masyarakat yang hidup dalam dunia serba sibuk seperti sekarang, perhatian kesehatan tidak terbatas hanya pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental kita,’’ ujarnya, Minggu (9/10) kemarin, saat acara Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) dalam rangkaian Hari Kesehatan Mental Dunia (World Health Mental Day) yang jatuh tanggal 10 Oktober ini. Gangguan jiwa atau yang dikenal dengan istilah skizofrenia adalah kasus yang cukup banyak terjadi di masyarakat. Namun karena kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tersebut langsung saja disebut sebagai ‘’orang gila’’. Alih-alih disembuhkan, sebagian besar para pengidap gangguan jiwa justru dikucilkan, dijauhi, bahkan dipasung. Berdasarkan data dari Kementerian Sosial, ada 57 ribu ODGJ di Indonesia yang dipasung. Kunci dari kesehatan mental, katanya, adalah selalu merasa bahagia sehingga tekanan dan masalah dapat dihadapi dengan sikap yang bijaksana. Bahagia adalah sebuah kondisi mental yang selalu berpikir positif dalam setiap masalah kehidupan. Sebaliknya, orang yang merasa tidak bahagia adalah orang yang selalu berpikir bahwa masalah atau beban adalah sesuatu yang negatif. (may)

Denpasar (Bali Post) Salah satu persoalan kompleks dialami Denpasar, yakni penanganan sampah. Tingginya produksi sampah yang dihasilkan setiap hari oleh warganya, menjadikan beban tersendiri bagi petugas yang menangani sampah. Meminimalisasi persoalan sampah, kini Pemkot Denpasar menggenjot berbagai program dalam memerangi sampah. Salah satu yang mulai digalakkan, yakni peran serta lingkungan. Artinya, penanganan sampah kini lebih fokus ditangani oleh masing-masing lingkungan sehingga lebih efektif dan efisien. Hal ini mengemuka dalam peluncuran gerakan peduli lingkungan Kecamatan Denpasar Selatan yang dinamakan Gerakan Densel Bersih di Wantilan Pura

Dalem Desa Pakraman Renon, Minggu (9/10) kemarin. Gerakan Densel Bersih dipimpin Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang diawali dengan pelepasan burung dan penanaman pohon, sekaligus pengukuhan pengurus LPM Kelurahan Renon. Kegiatan yang dihadiri Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Denpasar Made Mertajaya, Camat Densel A.A. Gde Risnawan, melibatkan beberapa pihak seperti Kepolisian, TNI, LPM Densel, sekolah, serta karang taruna di Kecamatan Denpasar Selatan. Gerakan Densel Bersih yang memerangi sampah berbasis lingkungan, diharapkan sinergitas antara kades/lurah, bendesa pakraman, LPM, dan karang taruna serta semua lapisan masyarakat dapat serentak melaksanakan

kerja bakti dalam upaya membersihkan lingkungan masingmasing. Rai Iswara mengatakan, melalui Gerakan Densel Bersih ini diharapkan masyarakat lebih peduli lingkungan. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk ikut menangkap para pelaku pembuang sampah sembarangan sehingga menimbulkan efek jera. ‘’Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat mensinergikan antara adat dan dinas dalam upaya penanganan masalah sampah yang berbasis lingkungan yang akan dilanjutkan ke setiap desa/lurah sehingga ada koordinator dalam mengawasi serta menangkap pembuang sampah sembarangan,’’ ujar Rai Iswara. Camat Denpasar Selatan Gde Risnawan mengatakan, pelaksanaan Gerakan Densel Bersih untuk melaksanakan

Bali Post/eka

SAMPAH - Beberapa pemulung mencari botol plastik, kaleng dan barang bekas yang bisa didaur ulang di depo sampah Monangmaning, Denpasar. Produksi sampah terus mengalami peningkatan, yang sebagian besar dihasilkan dari rumah tangga. misi forum LPM Densel dalam upaya menjaga kebersihan dan keindahan Kota Denpasar. Diupayakan adanya sinergitas antara desa/lurah, jero bendesa adat/pakraman, LPM dan karang taruna, sehingga masyarakat dapat bersama membersihkan lingkungan, tidak terkecuali dinas/ adat maupun pendatang. Untuk kebersihan sampah berbasis ling-

kungan yang telah dijadwalkan, seperti membersihkan jalan, gang, sungai, kawasan suci serta semua tempat agar selalu bersih. ‘’Kami berkomitmen memberantas masalah sampah sampai tuntas. Dengan Gerakan Densel Bersih ini akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan program yang dilaksanakan di Kota Denpasar ini,’’ ujar Risnawan. (kmb12)

Kemensos Gandeng BNI Buka E-Warong KUBE PKH di Bali KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) RI bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. membuka dua Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Elektronik Program Keluarga Harapan (e-Warong KUBE PKH) di Kota Denpasar, Bali. Pembukaan e-Warong KUBE PKH di Denpasar ini dilaksanakan di eWarong KUBE PKH Penatih yang dikelola Ni Wayan Wahyuni Asih di kawasan Saba, Desa Penatih, Kecamatan Denpasar Timur dan

e-Warong KUBE Ubung Kaja yang dikelola Ni Ketut Kartini di Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Minggu (9/10) kemarin. Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa, Menteri Koperasi dan UKM RI Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Sekda Kota Denpasar dan Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto yang juga Koordinator Penyaluran Bantuan Sosial dari Bank-bank Milik Negara. Setiap e-Warong KUBE PKH merupakan

E-WARONG - Peresmian e-Warong KUBE PKH di Penatih dihadiri Menteri Sosial RI, Menteri Koperasi dan UKM RI, Wakil Direktur Utama BNI.

Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS) yang masingmasing memiliki 612 keluarga. Peresmian kedua e-Warong KUBE PKH di Denpasar ini menandai dimulainya program e-Warong KUBE PKH lainnya di Bali. Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, e-Warong KUBE PKH adalah ikhtiar pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial dan subsidi secara nontunai. ‘’Ini akan kita bangun penguatan sampai dengan Desember menjadi 302 e-Warong dari 44 kabupaten/ kota. Dan ini (Denpasar) adalah kota ke-24, e-Warong ke-52, tetapi sebentar lagi akan ada peresmian yang ke-53,’’ ungkapnya. Pihaknya akan berusaha memaksimalkan, mengingat kemarin pihaknya ke Semarang dan Semarang menyatakan siap menambah e-Warong. Jadi, pihaknya akan melipatgandakan jumlah tersebut karena kota-kota yang sudah diresmikan melakukan proses pengembangan masing-masing. E-Warong menjadi bagian maksimalisasi dari seluruh bansos dan subsidi secara nontunai. Dengan e-Warong KUBE PKH ini, masyarakat tidak perlu khawatir sisa uang bantuan sosial akan ha-

bis, karena uangnya tersimpan di tabungan yang disediakan BNI. Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto mengatakan, teknologi terbaru BNI sangat bermanfaat bagi penerima bantuan sosial karena ada dua fungsi tertanam, sistem Saving Account sekaligus sebagai e-Wallet. Dengan fungsi tersebut, penerima manfaat bantuan sosial dapat membelanjakan dana bantuan sosial atau subsidi untuk pembelian bahan kebutuhan pokok, atau menarik dana bantuan sosial secara tunai. ‘’Ke depan akan kami manfaatkan untuk subsidi, misalnya gas 3 kg bersubsidi. Pemda juga dapat memanfaatkan teknologi kartu

kami untuk penyaluran bantuanbantuan di daerah,’’ ujarnya. Direktur Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati mengungkapkan, BNI sangat siap menyalurkan bantuan sosial atau subsidi secara nontunai. BNI telah melakukan uji coba program penyaluran bansos nontunai PKH di beberapa kota di Jawa, hasilnya pun memuaskan. Uji coba tersebut dilaksanakan dalam kerangka pengembangan e-Warong KUBE, antara lain di Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Surabaya, DKI Jakarta, Solo, Boyolali, Semarang, Bogor, Kulon Progo, Kota Yogyakarta, Bandung, Kediri, Probolinggo, dan Pasuruan. (ad330)

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : odgj dipasung Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Badung

3

Buntut Kasus Sambungan PDAM Ilegal

Rencana Mutasi Besar-besaran, Bupati Bentuk Tim Baperjakat

Senin Pon, 10 Oktober 2016

Legislatif Keluarkan Rekomendasi, Kabag Produksi Mengundurkan Diri Mangupura (Bali Post) Kasus pencurian air lewat sambungan pipa PDAM ilegal, terus menjadi pergunjingan di kalangan legislatif, khususnya di Komisi III DPRD Badung. Bahkan, jajaran komisi telah menggelar rapat intern dan menghasilkan sembilan rekomendasi. Salah satunya, meminta dilakukan pembenahan manajemen PDAM Tirta Mangutama. Di pihak lain, Kabag Produksi Wayan Sukariawan dikabarkan mengundurkan diri pascakisruh tersebut. Ketua Komisi III DPRD Badung Nyoman Satria mengatakan, hasil rapat kerja dengan seluruh anggota, Komisi III DPRD Badung akhirnya mengeluarkan rekomendasi untuk Direksi dan Badan Pengawas PDAM Tirta Mangutama Badung.

‘’Dalam rekomendasi yang dikeluarkan ada sembilan poin yang diminta untuk pembenahan ke dalam perusahaan,’’ kata Nyoman Satria, Minggu (9/10) kemarin. Poin rekomendasi yang disampaikan ke pihak manajemen dan Badan Pengawas PDAM

Tirta Mangutama Badung, terang Nyoman Satria, pihak direksi diwajibkan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja manajemen, pimpinan dan seluruh staf PDAM Tirta Mangutama Badung. ‘’Dewan Pengawas dan direksi agar membentuk satgas antisambungan ilegal. Direksi diwajibkan melakukan efisiensi terhadap penggunaan bahan kimia untuk memproduksi air baku menjadi air bersih,’’ katanya. Menurutnya, setelah melakukan evaluasi, pelanggaran yang dilakukan oleh oknum PDAM Tirta Mangutama Badung agar ditindak

sesuai peraturan yang berlaku. Direksi diwajibkan melakukan inovasi untuk menuju cakupan layanan 100% pada tahun 2018. Direksi diwajibkan melakukan pendataan seluruh aset PDAM Tirta Mangutama yang akurat. Direksi diwajibkan melakukan kajian terhadap penggunaan SWRO (Sea Water Reverse Osmosis), baik kajian teknis atau pun kajian hukumnya. Direksi diwajibkan memberikan laporan triwulanan secara berkala kepada Komisi III DPRD Kabupaten Badung. Khusus untuk Dewan Pengawas, wajib memberikan laporan hasil pengawasannya terhadap Direksi PDAM Tirta Mangu-

tama secara berkala setiap satu semester kepada Komisi III. Di sisi lain, ribut-ribut di PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung kembali memakan korban. Setelah staf PDAM unit Badung Selatan Andika Candra mengundurkan diri, kini giliran Kabag Produksi Wayan Sukariawan dikabarkan mengambil keputusan yang sama. Pengunduran diri Kabag Produksi diduga terkait temuan puluhan sambungan ilegal di wilayah Ungasan. Di mana dalam sidak Komisi III dan Komisi IV, ditemukan 28 sambungan bodong di sebuah kompleks perumahan elite di Ungasan. (kmb27)

Bupati Badung Keluarkan Surat Edaran

Masa Tugas Perangkat Desa Sampai Usia 60 Tahun PERMASALAHAN batas usia klian banjar dinas yang sempat muncul ke permukaan, disikapi dengan sangat bijaksana oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos. Menengahi permasalahan ini, Bupati Badung mengeluarkan surat edaran yang intinya, perbekel dapat mengeluarkan surat keputusan pengukuhan kembali perangkat desa sampai dengan usia 60 tahun. Keluarnya Surat Edaran Nomor: 141/503/BPMD tertanggal 15 Agustus 2016 yang ditujukan kepada perbekel se-Kabupaten Badung untuk mengisi kekosongan regulasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung segera menyusun perda tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa sebagai tindak lanjut pemberlakuan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pelaksanaannya, termasuk Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhen-

tian Perangkat Desa. Berdasarkan aturan tersebut, batas usia klian banjar dinas maksimal 42 tahun dan minimal 20 tahun. Hal inilah yang sempat menimbulkan polemik, mengingat aturan sebelumnya menyatakan batas maksimal pengabdian klian banjar dinas 60 tahun. Bupati Giri Prasta menjelaskan, keluarnya surat edaran ini sebagai langkah untuk mengisi kekosongan regulasi di Kabupaten Badung. Mengingat, Kabupaten Badung belum memiliki perda tentang tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa berdasarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pelaksanaannya termasuk Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. ‘’Saat ini kita sedang dalam tahapan proses penyusunan perda tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa dengan dasar hukum Undangundang Nomor 6 Tahun 2014

tentang Desa dan Permendagri Nomor 83 Tahun 2015,’’ jelas Bupati. Keluarnya surat edaran ini, kata Bupati, setelah melalui kajian-kajian dan pertimbangan hukum serta hasil konsultasi ke Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa pada Kementerian Dalam Negeri, yang kemudian mengeluarkan surat Nomor 140/4009/BPD tanggal 9 Juni 2016 perihal Perangkat Desa. Dengan keluarnya surat edaran ini, pada masa transisi sampai ditetapkan perda tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, perbekel dengan memperhatikan hak asal-usul dan nilai sosial budaya masyarakat setempat, dapat memberikan surat keputusan baru bagi perangkat desa yang telah melaksanakan tugas sampai habis masa tugasnya berdasarkan surat keputusan pengangkatan dan berusia kurang dari 60 tahun, untuk dikukuhkan kembali menjadi perangkat desa dan melaksanakan tugas sampai

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dengan usia 60 tahun. ‘’Sebagai ujung tombak pemerBupati mengingatkan ke- intah terbawah, aparat desa pada perangkat desa, baik itu memiliki peranan yang sanperbekel, klian dinas maupun gat penting. Jadilah pelayan jajaran perangkat desa lainnya masyarakat, bukan sebaliknya agar memberikan pelayanan minta dilayani oleh rakyat,’’ tegas maksimal kepada masyarakat. bupati. (ad326)

Mangupura (Bali Post) Rencana mutasi besar-besaran yang berembus pascapelantikan Bupati dan Wakil Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa, bukan isapan jempol belaka. Paket Giriasa ini telah membentuk Badan Pertimbangan Kepangkatan dan Jabatan (Baperjakat). Tim tersebut nantinya akan melakukan penggodokan terkait adanya gelombang mutasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Sejumlah nama telah ditunjuk oleh Bupati untuk ikut dalam tim Baperjakat tersebut. Sekda Kompyang R. Swandika yang dimintai konfirmasi, Minggu (9/10) kemarin, membenarkan terkait penyusunan keanggotaan Baperjakat tersebut. Namun, pihaknya mengaku belum melakukan penggodokan terkait masalah mutasi pegawai di Kabupaten Badung. Jajaran pejabat Badung yang terpilih dalam Baperjakat adalah Sekda Kompyang R. Swandika sebagai Ketua dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) I Gede Wijaya sebagai sekrataris. Sedangkan anggota, I Made Badra (Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan/ Disnakanlut), I Made Wira Darmajaya (Sekretaris Dewan) dan I Made Sutama (Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu). ‘’Ya benar, bapak bupati telah menetapkan susunan keanggotaan Baperjakat, namun kami belum melakukan pengkajian atau hal lainnya,’’ ujar Swandika. Ia mengungkapkan, kewenangan Baperjakat adalah memberikan pertimbangan, bukan pemutus untuk melakukan mutasi eselon III dan eslon IV. Sedangkan untuk jabatan pimpinan tinggi (eselon II), melalui pertimbangan panitia seleksi (Pansel). Bagaimana dengan mutasi staf? ‘’Untuk mutasi staf, sepenuhnya wewenang bupati,’’ terangnya. Menurut informasi yang berhasil dihimpun, mutasi di tingkat staf, eselon III dan eselon IV segera akan dilakukan. Seperti di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan Bagian Keuangan Setda Badung, akan terjadi mutasi besar-besaran. (kmb27)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E

info seremoniAL Dirjen PUPR di Seminar FT Unwar

Kawasan Hulu Bali Pantas Dapat Kontribusi dari Pariwisata SERANGKAIAN Dies Natalis ke32 Unwar dan HUT ke-32 Fakultas Teknik (FT) Unwar, Sabtu (8/10), FT Unwar menggelar seminar nasional bertajuk ‘’Infrastruktur-BangunanKonstruksi Berbasis Lingkungan Kepariwisataan Lokal’’. Seminar dibuka Rekor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana dengan keynote speaker Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir. Imam Santoso, M.Sc. Seminar diikuti 200 peserta dari berbagai kalangan. Menurut Ketua Panitia Ir. Putu Gede Suranata, M.T., seminar ini merupakan kelanjutan dari seminar 2014 tentang konsep dan implementasi bangunan-insfrastruktur-konstruksi hijau untuk mewujudkan kota yang hijau. Saat ini, seminar disesuaikan dengan Pola Ilmiah Pokok (PIP) Unwar dalam lingkungan kepariwisataan berkearifan lokal. Tujuannya untuk mendapatkan konsep sekaligus implementasi perencanaan dan pembangunan infrastruktur yang berbasis lingkungan kepariwisataan berkearifan lokal. Seminar sehari menampilkan pembicara utama Popo Danes dan Ahmad Rifa’i dari UGM. Di samping itu, tampil 11 panelis, lima dari arsitektur soal bangunan dan enam dari teknik sipil berkaitan dengan konstruksi. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana mengungkapkan, seminar ini menjadi penting untuk membangun Bali berlandaskan lingkungan. Apalagi, pembangunan Bali dewasa ini perlu ditata. Untuk itu, diperlukan pemahaman bagi mahasiswa, dosen dan kalangan intelektual Unwar memahamai betapa pent-

ingnya Bali dibangun berlandaskan lingkungan kepariwisataan. Dia mencontohkan soal ketersediaan air baku Bali yang makin menipis. Hal itu dibenarkan Dirjen Sumber Daya Air Imam Santoso. Dikatakan, Bali sebagai destinasi wisata utama Indonesia dan dunia tak boleh sampai kekurangan persediaan air baku, baik untuk masyarakat maupun industri pariwisata. Untuk itu, katanya, kini Kementerian PUPR sedang membangun sejumlah embung dan bendungan di Bali. Di antaranya di Titab dan Belok Sidan, Gianyar. Penyediaan air baku ini diutamakan untuk masyarakat dan kelebihannya untuk industri pariwisata. Dirjen juga setuju Bali dibangun sesuai dengan daya dukung Bali. Untuk itu, dia setuju kawasan hulu Bali yang berfungsi sebagai daerah penyangga air harus mendapat kontribusi dari dunia pariwisata. Caranya bisa dibuatkan dalam bentuk perda yang mengatur ke-

DIRJEN - Dirjen PUPR Imam Santoso (tiga dari kiri) berfoto bersama pembicara, Wisnumurti dan Rektor Dewa Putu Widjana saat seminar di FT Unwar.

Inagurasi Mahasiswa Baru UNR di Taman Pujaan Bangsa Margarana MASA orientasi mahasiswa baru Universitas Ngurah Rai (UNR) diakhiri dengan melaksanakan inagurasi pada tanggal 2 Oktober 2016 lalu di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Tabanan. Masa orientasi mahasiswa baru UNR untuk tahun akademik 2016/2017 diikuti 651 mahasiswa baru dalam bentuk kegiatan orientasi dengan nama Adaptasi Kehidupan Kampus dan Inagurasi yang disingkat dengan AKKI. Kegiatan AKKI ini menjadi titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta Tanah Air, peduli terhadap lingkungan sehingga tercipta generasi yang berkarakter jujur, cerdas, peduli, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan visi dan misi UNR. Ketua Panitia AKKI Dewa Made Karsa, S.H., M.M. yang juga Wakil Rektor III mengatakan, kegiatan Adaptasi Kehidupan Kampus telah dilaksanakan di tingkat fakultas sejak awal September 2016 berupa pengenalan kegiatan sistem pembelajaran, melaksanakan adaptasi dengan lingkungan dan civitas akademika

C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

wajiban dunia pariwisata untuk melestarikan daerah hulu. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. menambahkan, diperlukan komitmen bersama dalam membangun Bali secara berkelanjutan. Jangan sampai Bali yang dikenal memiliki konsep Tri Hita Karana namun kalah dalam implementasinya dibandingkan di AS. Pembicara Popo Danes di acara itu banyak menyoroti pembangunan pariwisata yang mencaplok lahan basah dan sawah. Dia tak setuju kebijakan ini terus dibiarkan, sebab akan merusak Bali tanpa dilandasi lingkungan. Sementara Ahmad Rifa’i memaparkan perlunya sinergisitas pariwisata Bali dengan lingkungan sosial dan penataan fisiknya. Dengan demikian, Bali sebagai ikon pariwisata dunia tak boleh dicemari oleh pembangunan fisik yang tak sesuai dengan kearifan lokal Bali. (ad647)

INAGURASI – Kegiatan Inagurasi di Taman Pujaan Bangsa Margarana mengakhiri rangkaian masa orientasi mahasiswa baru UNR.

yang ada di fakultas masing-masing. Di tingkat universitas dilaksanakan pemantapan AKKI selama tiga hari dengan materi pembekalan dari Danlanal Angkatan Laut, Legiun Veteran, BNN dan PPTI sehingga mahasiswa lebih memahami masalah kebangsaan dan mampu mereduksi permasalahan yang dihadapi generasi muda. Kegiatan AKKI diakhiri dengan apel penghormatan kepada para pahlawan di Taman Pujaan Bangsa Margarana dan lomba kreativitas mahasiswa hasil pendampingan oleh BEM UNR. Rektor UNR Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si. yang selalu ikut aktif terlibat dalam setiap kegiatan AKKI mengatakan, UNR sejak tahun akademik 2012/2013 telah menerapkan model orientasi mahasiswa baru yang berbeda dengan model orientasi mahasiswa umumnya. Hal ini dilakukan mengingat model orientasi sebelumnya dianggap tidak memberikan manfaat apa-apa di dalam membentuk karakter mahasiswa. Melalui model AKKI ini diharapkan mahasiswa baru dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus, mampu mengenal arti pentingnya kesadaran berbangsa, bernegara, cinta tanah air, cinta lingkungan serta mampu bermasyarakat. Dalam kegiatan AKKI ini juga dikenalkan tata kelola perguruan tinggi, sehingga mahasiswa memahami dan mengenali lingkungan barunya, terutama organisasi dan struktur perguruan tinggi serta sistem pembelajaran dan kemahasiswaan untuk nantinya dapat aktif dalam kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. Yang lebih penting lagi mampu terciptanya persahabatan antarmahasiswa, pendidik dan tenaga kependidikan sehingga mendorong mahasiswa untuk proaktif dalam beradaptasi, membentuk jejaring sosial, menjalin keakraban dan persahabatan, mengenal lebih dekat dengan lingkungan fisik kampus yang menempati tanah dua hektar di Jalan Padma, Penatih, Denpasar. Rektor UNR berkeyakinan, setiap mahasiswa yang kuliah di UNR memiliki karakter cinta tanah air khususnya nilai integritas, moral, etika, kejujuran, kepedulian, tanggung jawab dan kedisiplinan dalam kehidupan di kampus maupun di masyarakat. (ad643)

Senin Pon, 10 Oktober 2016

FPAS Unhi Gelar ’’Workshop’’ Kurikulum Berbasis KKNI

WORKSHOP – Narasumber berfoto bersama dengan pimpinan FPAS Unhi dan para peserta workshop, Sabtu (8/10). FAKULTAS Pendidikan Agama gandung empat unsur yaitu sikap dan Seni (FPAS) Universitas Hindu dan tata nilai, kemampuan kerja, Indonesia (Unhi) Denpasar mengge- pengetahuan, serta wewenang dan lar workshop bertema ‘’Pemutakhi- tanggung jawab. ran Kurikulum Berbasis KomDekan FPAS Unhi Dr. I Made petensi dan Kerangka Kualifikasi Yudabakti, S.SP., M.Si. didampingi Nasional Indonesia (KKNI)’’ di aula WD I I Gde Widya Suksma, S.T., Gedung Pascasarjana Unhi, Sabtu M.Ag., WD II Dr. Ni Made Sukrawati, (8/10). Kegiatan itu menghadirkan S.Ag., M.Si. dan WD III WA Sindhu narasumber Dr. Suyadi, M.Pd.I., Gitananda, S.S., M.Hum. menyamdosen Universitas Ahmad Dahlan paikan hal senada bahwa workshop Yogyakarta, dibuka Wakil Rektor II ini digelar dalam rangka menyongUnhi Prof. Dr. Ida Ayu Yadnyawati song Peraturan Pemerintah No. 8 dan dipandu dosen FPAS Unhi Ida Tahun 2012 pasal 9 tentang KKNI. Bagus Purwa Sidemen, S.Ag. Dikatakannya, dalam menghadapi Wakil Rektor II Prof. Dr. Ida Ayu persaingan global, lulusan perguruan Yadnyawati menyambut baik work- tinggi harus siap bersaing. Salah shop ini. Dikatakannya, dengan satu langkah untuk meningkatkan adanya Peraturan Pemerintah No. kualitas lulusan, perguruan tinggi 8 Tahun 2012 tentang KKNI dan - dalam hal ini FPAS Unhi - harus UU No. 12/2012 tentang Pendidikan memutakhirkan kurikulum yang Tinggi, perguruan tinggi harus me- mengacu KKNI. Kegiatan yang pennyesuaikan diri dengan peraturan danaannya bersumber dari bantuan tersebut. Karena itu pelaksanaan Kemenag RI itu diikuti para dekan, workshop ini sangat strategis dalam para kaprodi dan dosen serta staf di rangka pemutakhiran kurikulum lingkungan FPAS Unhi itu. mengacu KKNI. Capaian pembeNarasumber Dr. Suyadi menlajaran dalam kurikulum itu men- gatakan, KKNI adalah kerangka

penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyertakan dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor. Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang KKNI mengharuskan pendidikan tinggi meredesain kurikulum mengacu KKNI. Dalam menghadapi era MEA, kualitas lulusan perguruan tinggi haruslah setara dengan negara-negara di ASEAN sehingga siap bersaing. Karena itu, kurikulum perguruan tinggi harus mengacu pada KKNI. Implikasinya perguruan tinggi harus mengeluarkan surat keterangan pendamping ijazah (SKPI). Seperti diketahui, FPAS Unhi memiliki empat prodi yaitu Prodi Pendidikan Agama Hindu, Prodi Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu, Prodi Pendidikan Seni Kerawitan Keagamaan Hindu dan Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Hindu. Semua prodi tersebut telah terakreditasi. Sebelumnya, Unhi menggelar workshop bertema ‘’Peningkatan Kompetensi Penyiapan Dokumen Akreditasi Prodi Pendidikan Agama Hindu, Prodi Pendidikan Seni Kerawitan Keagamaan Hindu dan Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Hindu’’ yang pendanaannya juga bersumber dari bantuan Kemenag RI. (ad646)

Peringati Hari Cuci Tangan Sedunia

RS BaliMed Edukasi HH untuk Cegah Diare DALAM rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia, RS BaliMed melakukan edukasi enam langkah cara mencuci tangan (hand hygiene/HH) untuk mencegah diare pada anak-anak PAUD Pelita Bangsa di Aula Dewandaru RS BaliMed, Kamis (6/10). Kegiatan-kegiatan terkait kesehatan seperti ini merupakan kegiatan rutin dari kegiatan promosi rumah sakit (PKRS). Jika sebelumnya RS BaliMed menyasar pasien dan keluarga pasien untuk memberikan informasi yang benar tentang enam langkah cuci tangan, kali ini untuk menyambut Hari Cuci Tangan Sedunia yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2016, RS BaliMed menyasar komunitas anakanak untuk menanamkan sejak dini cara mencuci tangan yang benar. Acara tersebut dikemas apik dan mudah dimengerti oleh anak, yaitu dengan menampilkan opera mini. Selain itu, anak-anak juga diajak untuk mengikuti senam. RS BaliMed juga mengajak anak-anak PAUD Pelita Bangsa untuk berkeliling rumah sakit (hospital tour) agar dapat tertanam di dalam benak anak-anak bahwa rumah sakit tidak seseram yang dibayangkan, mengingat selama ini anak-anak masih takut diperiksa dokter atau diajak ke rumah sakit untuk berobat. Direktur RS BaliMed dr. I Wayan Yupiterika Satrigraha, M.S. dalam sambutannya mengatakan pihaknya ingin memperkenalkan anak-anak bahwa rumah sakit, khususnya RS BaliMed, tidak menakutkan karena dilayani dengan ramah dan sesuai

EDUKASI - RS BaliMed melakukan edukasi enam langkah cara mencuci tangan untuk mencegah diare pada anak-anak PAUD Pelita Bangsa. dengan kebutuhan anak-anak. Kadiv Pemasaran dan Hubungan Pelanggan Made Adi Krisna Dwipayana, S.E., M.Par. menjelaskan pihaknya mengajarkan enam langkah cara mencuci tangan melalui opera mini agar anak-anak lebih memahami tentang pentingnya cuci tangan dan mencegah penularan penyakit. Pihaknya tidak sekadar mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar, tetapi juga menyampaikan kepada siswa PAUD Pelita Bangsa bahwa dengan mencuci tangan merupakan salah satu cara untuk mencegah diare. ‘’Untuk itu, acara edukasi juga melibatkan dokter dari RS BaliMed yang menjelaskan cara-cara pencegahan diare,’’ ujarnya. Cuci tangan, katanya, merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah untuk mencegah penyebaran penyakit. ‘’Tangan kita sendiri justru

seringkali menjadi perantara bagi bakteri untuk masuk ke tubuh kita. Kalau tangan kita sudah bersih, tentu penyebaran kuman penyebab diare akan bisa dicegah,’’ tandasnya. Luh Made Rus Preti Dewi selaku Kepala Sekolah PAUD Pelita Bangsa mengatakan, pihaknya antusias mengikuti acara tersebut karena banyak anak yang takut dengan dokter dan rumah sakit. Sehingga jika terjadi gangguan kesehatan pada anak, maka anak menjadi lebih mudah mendapat pertolongan dari dokter. Selain itu, dengan kegiatan edukasi cara mencuci tangan yang benar, anak-anak dapat memahami tentang pentingnya cuci tangan dan mencegah penularan penyakit. Pihaknya memang memiliki program outing seperti mengunjungi tempat-tempat tertentu yang dilaksanakan setiap tiga bulan atau empat bulan. (ad323)

Senator Termuda Masuk Survei LSI untuk Calon Gubernur Bali

Peringati Dua Tahun di DPD-RI, Juara Santo Yoseph Cup Ke-25 Wedakarna Tanda Tangani Usulan Amandemen UUD 1945

Tim Putra SMPN 6 Denpasar dan Tim Putri SMPN 8 Denpasar TIM bola basket putra SMPN 6 Denpasar dan tim bola basket putri SMPN 8 Denpasar akhirnya merebut gelar juara pada ajang kejuaraan bola basket yang bertajuk ‘’Santo Yoseph Cup Ke-25’’ yang berakhir Sabtu (8/10) di Stadion Ngurah Rai, Denpasar. Tim putra SMPN 6 Denpasar merebut gelar juara usai menekuk SMPN 1 Denpasar dengan skor 4916 yang harus puas bercokol di posisi kedua. Sedangkan juara ketiga putra diraih SMP Santo Yoseph usai mengalahkan Jembatan Budaya (JB) dengan skor 32-24. Di partai final putri, SMPN 8 Denpasar merengkuh gelar juara setelah sukses menekuk SMPN 1 Denpasar dengan skor 33-21. Dengan hasil itu, tim putri SMPN 1 Denpasar harus puas menjadi runner-up. Sedangkan juara ketiga putri diraih SMPN 6 Denpasar setelah mengalahkan SMP Santo Yoseph 32-29. Sementara untuk pelajar SD putra, juara pertama diraih SD Saraswati 2, juara II SDK Tunas Daud

dan peringkat III diraih SDK Santo Yoseph 2 Denpasar. Sedangkan di pelajar SD putri, juara pertama diraih SDN 1 Samplangan, Gianyar, juara II SDK Santo Yoseph 2 dan posisi ketiga SDK Suverdi. Atas prestasi tersebut, juara pertama membawa pulang piala tetap, piagam dan uang pembinaan Rp 1.000.000, juara II Rp 750.000 dan juara III Rp 500.000. Sementara itu pemain terbaik SMP putra diraih Ngurah Bagus Bhismaka Ariel dari SMPN 1 Denpasar dan pemain terbaik SMP putri diraih Made Adista Nayaswari (SMPN 8 Denpasar) mendapat piala serta uang masingmasing sebesar Rp 250.000. Sementara top scorer putra diraih Putu Yudiantara dari SMPN 6 Denpasar dan top scorer putri disabet Ni Made Laksmi Dewi (SMPN 1 Denpasar) juga berhak atas piala dan uang masing-masing sebesar Rp 250.000. Kepala SMP Santo Yoseph Pauline Ni Luh Sudarti menjelaskan, event ini ditujukan sebagai media agar siswa SD dan SMP se-Bali bisa menunjuk-

JUARA - Tim basket putra SMPN 6 Denpasar (kiri) dan tim basket putri SMPN 8 Denpasar (kanan) sukses meraih gelar juara pada kejuaraan bola basket ‘’Santo Yoseph Cup Ke-25’’.

kan bakat dan prestasinya, khususnya di bidang olahraga basket. Event ini juga diharapkan sebagai ajang mejalin persahabatan antarsekolah di Denpasar maupun di Bali. ‘’Kami ingin memajukan olahraga basket di Denpasar dan Bali. Melalui ajang ini akan bisa dilihat bibit-bibit pemain pasket. Dengan begitu, ke depan mereka bisa meningkatkan prestasinya lebih tinggi lagi,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Anastasya menjelaskan, untuk kategori pelajar SD ada enam sekolah yang berpartisipasi dan kategori SMP diikuti 16 tim putra dan putri. ‘’Dengan kegiatan ini, para siswa diharapkan bisa lebih bertanggung jawab di segala bidang. Mulai dari pendidikan, olahraga dan yang lainnya. Sehingga apa yang dilakukan ini bisa bermanfaat bagi generasi muda terutama anak-anak yang memiliki talenta di bidang olahraga basket. Tahun berikutnya diharapkan pesertanya bisa lebih banyak lagi,’’ kata Anastasya. Pendiri awal kegiatan ini Idris Ardy Resik menjelaskan, kegiatan ini sudah memasuki yang ke-25. Dikatakan, kegiatan ini sejatinya untuk memancing supaya sekolah-sekolah lain bisa mengikuti kegiatan ini. ‘’Ini sekolah yang pertama bisa melaksanakan kegiatan sampai 25 kalinya untuk SD dan SMP,’’ katanya. Menurut Idris, dukungan orangtua kepada anaknya untuk menggeluti olahraga ini sangat luar biasa. Bagaimana tidak, untuk perlengkapan saja mulai dari kostum, sepatu dan lain-lain lebih dari Rp 1 juta. Dikatakan, ajang ini juga bisa menghindarkan anak-anak sekolah dari pergaulan yang negatif seperti mabuk-mabukan dan narkoba. (ad644)

AMANDEMEN – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (anggota MPR-RI) mewakili rakyat Bali menandatangani usulan amandemen konstitusi UUD 1945 di kompleks MPR-RI. TANGGAL 1 Oktober 2016 lalu, tepat sudah dua tahun kiprah Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III menjadi wakil rakyat Bali dan umat Hindu Indonesia di pusat. Kiprah putra dari tokoh PNI Bali (Swargi) Shri Wedastera Suyasa ini sudah menuai hasil positif di masyarakat. Salah satu indikatornya adalah dengan dicapainya rekor tertinggi dari pengikut (followers) Senator Wedakarna khususnya di Instagram (Senator_Gusti_ Arya_Wedakarna) dan facebook (FB : GustiWedakarna/ Fan Page : Dr. Arya Wedakarna) untuk kategori politisi/ pejabat yang jangkauannya mencapai lebih dari 1/3 juta dalam sebuah status di Facebook. Ibaratnya apa pun yang dilakukan oleh Senator Wedakarna akan menjadi perhatian dari masyarakat Indonesia, belum lagi kiprah Gusti Wedakarna di Instagram, walau baru diaktifkan beberapa bulan, tetapi follower-nya sudah melebihi IG sejumlah gubernur, wali kota dan bupati atau wakil rakyat lainnya. Seperti diungkapkan oleh Wayan Suppiartha, S.H. (Staf Ahli DPD-RI di Ibu Kota Negara). ‘’Pengguna medsos adalah komunitas yang tidak bisa dibohongi. Mereka hanya akan mem-follow, mengikuti dan muncul loyalitas pada tokoh dan figur pilihannya. Efek dahsyatnya bahwa nama DPD-RI yang dulu tidak pernah dikenal oleh rakyat Bali, kini menjadi lebih dikenal

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

pada saat kepemimpinan Senator Wedakarna. Ini tentu baik untuk citra lembaga negara. Bahkan status beliau termasuk salah satu yang tertinggi di antara seluruh Senator di Indonesia. Kita pantau pergerakannya dan sangat menggembirakan. Ini wujud dari konsistensi beliau untuk terus turun ke publik,’’ ungkap Wayan Suppiartha. Maka dari itu tidaklah heran jika pada pertengahan tahun 2016 ini, Senator Wedakarna masuk dalam survei LSI untuk menjaring kandidat gubernur Bali pada 2018. Di setiap survei yang dipantau khususnya medsos, mayoritas netizen memilih Arya Wedakarna (AWK) sebagai pemimpin alternatif Bali untuk ke depan. Sebagaimana analisis yang disampaikan Putu Giri (salah seorang expert IT di The Marhaenisme Institute) yang menyatakan tahun 2018 adalah momentum tepat bagi AWK untuk maju ke arena yang lebih tinggi yakni pilgub mengingat antusiasme masyarakat sangat tinggi pada figur muda Hindu tersebut. ‘’Dari analisis kami, AWK akan didukung oleh kaum adat tradisional, generasi muda, kaum akademisi dan tentu segmentasi ibu-ibu. Belum lagi modal suara tertinggi yang didapat AWK tanpa money politics saat Pemilu 2014. Kehadirannya mendobrak citra politisi pusat yang selama ini hanya turun menjelang pilkada. Suksesnya penolakan AWK terhadap Desa dan Wisata Syariah, keberhasilan perjuangan sekolah Hindu, konsistensinya membela desa adat di UU No. 6 Tahun 2014 menuai simpati dari kalangan tradisional Hindu dan juga keaktifan di media sosial menjadi modal utama. AWK berbincang setiap hari dengan pendukungnya di medsos. Diplomasi Istana Mancawarna sangat sukses. Ia cerdas dan ahli komunikasi. Pemilihnya pun segmen militan dan tidak mudah goyah. Belum lagi dari kalangan warga menolak reklamasi, satu–satunya pilihannya AWK jika dibandingkan kandidat dari partai besar yang sudah muncul. Kami yakin, dengan siapa pun AWK berpasangan, baik di posisi Bali 1 atau Bali 2, pasti akan menang. Sayang sekali AWK belum bersikap secara resmi terkait dukungan rakyat, kami masih menunggu sikap beliau. Tim relawan di Pemilu 2014 kemarin siap bergerak termasuk mengumpulkan setengah juta KTP. Kita sabar menunggu sikap beliau,’’ ungkap Putu Giri. Sampai saat ini AWK belum menyampaikan sikapnya secara resmi terkait survei LSI untuk calon gubernur 2018. Berkali-kali ia menyatakan ingin fokus di DPD-RI sambil menunggu aturan pilkada yang pasti. Ia mengaku masih fokus pada perjuangan RUU untuk kekhususan Bali (UU No. 69 Tahun 1958) dan amandemen UUD 1945 yang diperjuangkan DPD-RI. Ia mengaku akan siap maju jika direstui oleh para bhagawanta, sulinggih dan bhagawan dan resi di Bali. (ad322)


Senin Pon, 10 Oktober 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H

info seremoniAL

Mahasiswa Reguler B FE Unwar Baksos di Pura Dalem Pengembak

TANAM - WD I FE Unwar Ni Nengah Seri Ekayani menyerahkan tanaman camplung kepada Ketua BPD Sanur Kauh Gusi Made Gede saat baksos di Pura Pengembak. SEBANYAK 341 mahasiswa Jayawarsa, S.E., M.Si. Saat itu baru kelas Reguler B Fakultas diserahkan ratusan tanaman Ekonomi Universitas War- camplung dan bakau yang dismadewa (FE Unwar), Minggu erahkan Seri Ekayani kepada (9/10) kemarin diterjunkan Ketua Badan Permusyawaramengikuti bakti sosial (baksos). tan Desa (BPD) Sanur Kauh Baksos dipusatkan di Pura yang juga Wakil Bendesa Adat Dalem Pengembak, Desa Adat Intaran Gusi Made Gede. Intaran, Sanur Kauh. Seri Ekayani mengungkaP r o g r a m p e n g a b d i a n pan, Pura Dalem Pengembak masyarakat ini sudah yang dijadikan objek baksos kali ini kedua dilakukan mahasiswa karena selain bernuansa spiribaru FE Unwar. Sebelumnya, tual juga berada di kawasan masih serangkaian PKMB di- objek wisata Pantai Mertasari. lakukan di Pantai Mertasari. Dengan demikian, nilai keBaksos dibuka WD I FE Un- suciannya perlu dijaga serta war Ni Nengah Seri Ekayani, adanya kebersamaan untuk S.E., M.Si., Ak.CA. bersama tetap membuat kawasan suci WD II Ni Ketut Sariani, S.E., ini bersih dari sampah plastik. M.M. dan WD III A.A. Ketut Kegiatan baksos diawali

dengan persembahyangan bersama dilanjutkan dengan aksi mareresik, menanam pohon dan memungut sampah plastik. Saat itu juga diserahkan punia yang diterima oleh Pemangku Pura Dalem Pengembak. Ditambahkannya, baksos yang merupakan bagian dari pelaksanaan tri dharma PT ini juga dilakukan guna mengasah kepekaan sosial dan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan. Makanya, dia menekankan kepada mahasiswanya selain mengenal lingkungan baru, baksos juga penting untuk penanaman karakter mahasiswa FE Unwar yang peduli dengan masalah lingkungan. Karena itu pula baksos di FE Unwar dilakukan minimal dua kali dalam setahun. Ketua BPD Sanur Kauh Gusi Made Gede mengungkapkan, baksos yang bertema ‘’Pelestarian lingkungan dalam mewujudkan lingkungan bersih, sehat dan asri’’ ini sangat tepat dipusatkan di Pura Dalem Pengembak. Bahkan, dia minta mahasiswa FE Unwar rutin terjun ke kawasan ini yang memang memerlukan uluran tangan semua pihak guna menjadikan kawasan suci ini bersih dan asri. Dia berharap FE Unwar yang biasanya selalu diajarkan

profit oriented kini ditambah dengan program mengasah kepekaan lingkungan. Sebab, ekosistem lingkungan penting dijaga secara keberlanjutan, sehingga nantinya aspek ekonomis bersinergi dengan aspek lingkungan. ‘’Artinya, mahasiswa FE jangan meninggalkan lingkungan. Ke depan diharapkan aksi ini rutin dilakukan, sehingga tak ada lagi sampah plastik mengganggu tanaman mangrove dan lingkungan pantai,’’ tegasnya. Gusi Made Gede menambahkan, selama ini Desa Adat Intaran belum mendapatkan kontribusi apa pun dari pengelolaan objek wisata Mertasari. Padahal, setiap tahun desa adat memerlukan dana Rp 300 juta untuk upacara Ngusaba Desa dan lain-lain. Syukurnya, kini desa adat akan diajak bersama menangani penataan pantai ini yang meliputi objek wisata bahari, kuliner dan marina. Saat itulah dia akan mengusulkan adanya penerimaan yang masuk ke desa adat. Ke depan, kawasan ini akan ditata sesuai konsep Tri Hita Karana. Ada pembagian kawasan suci, kawasan bahari, kuliner dan kawasan untuk umum. Dengan demikian, semua aspek kehidupan bisa diakomodasi. (ad648)

Made Urip Gelorakan Lomba Mancing Mania Bangun Pemberdayaan Kelompok Ikan di Tabanan LOMBA Mancing Mania terus digalakkan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. yang secara konsisten menunjukkan eksistensi dan kepeduliannya terhadap potensi sektor perikanan di masyarakat. Terutama bagi petani dan nelayan, anggota Komisi IV DPR-RI ini terus memberdayakan kelompok ikan sekaligus menggalakkan kegiatan Lomba Mancing Mania di Bali, khususnya di Tabanan. Lewat momentum kegiatan penggalian dana masyarakat dijadikan kesempatan oleh anggota DPR-RI empat periode itu untuk terus membangkitkan semangat para penghobi mancing mania dengan membuka kegiatan Lomba Mancing, seperti yang digelar di Desa Pakraman Mambang Gede, Selemadeg Timur, Tabanan, Minggu (9/10) kemarin. Meskipun suasana di pagi itu cukup terik, namun tidak menghalangi niat kader senior PDI Perjuangan itu untuk turun ke tengah masyarakat. Bahkan menambah semangat ribuan peserta mancing mania yang sangat antusias mengikuti lomba mancing yang dibuka secara simbolis oleh Made Urip bersama Staf Ahli Bupati Tabanan Nyoman Sumartana dengan menebar ikan lele master yang disaksikan Camat Selemadeg Timur I Gusti Ngurah Dharma Utama bersama Ketua PAC PDI-P Selemadeg Timur I Made Muskadana, S.Sos., tokoh senior PDI-P Wayan Dika Sumantra, Bendesa Adat Mambang Gede Wayan Gunadi dan Perbekel Desa Mambang I Made Astra Wijaya. Lomba mancing yang didorong oleh Made Urip ini, selain bertujuan untuk penggalian dana pembangunan Pura Kahyangan Catus Pata, juga sebagai kegiatan untuk menyalurkan para penghobi mancing mania di Tabanan, sekaligus

menyemarakkan program gemar makan ikan masyarakat. ‘’Kami ucapkan terima kasih atas bantuan Pak Made Urip, karena sangat konsisten memperhatikan kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan desa pakraman,’’ ujar Bendesa Adat Mambang Gede Wayan Gunadi yang sangat kagum dan bangga dengan sosok Made Urip karena selalu dekat dengan rakyat bawah. Secara terpisah, Ketua PAC PDI-P Selemadeg Timur I Made Muskadana mengakui lomba mancing ini sangat tepat untuk memupuk persatuan dan kesatuan masyarakat, termasuk krama pangempon pura yang berjuang untuk merehab pembangunan dan palinggih pura, sekaligus untuk mendukung program Mina Politan yang selalu digalakkan oleh Made Urip. Di samping itu untuk memasyarakatkan gemar makan ikan di masyarakat lewat pemberdayaan kelompok yang difasilitasi Made Urip. Sementara itu, Camat Selemadeg Timur Gusti Ngurah Dharma Utama mengakui kegiatan Lomba Mancing Mania itu sangat positif membangun kegotong-royongan masyarakat sambil mapunia untuk pembangunan pura. Apalagi setiap kegiatan Lomba Mancing selalu mendapat perhatian Made Urip yang terus ikut memberikan motivasi. Usai membuka lomba mancing, Made Urip tetap mengajak masyarakat untuk hidup sehat dengan selalu gemar mengomsumsi makan ikan dan tetap menjaga kelestarian lingkungan terutama saluran irigasi di pedesaan agar tetap dijaga. Jangan membuang sampah di saluran got ataupun irigasi. Selain itu, anggota DPR-RI yang dijuluki Wakil Rakyat Seribu Traktor itu juga sangat mendukung setiap kegiatan Lomba Mancing

Mania sebagai kegiatan positif masyarakat. Di samping sehat lomba mancing ini juga dikatakan bisa jadi sarana hiburan, sekaligus sebagai wahana gotong royong untuk pembangunan atau rehab pura khayangan. ‘’Saya sejak dulu sangat mendukung lomba mancing ini untuk memasyarakatkan gemar makan ikan, apalagi hasil dananya juga bisa untuk rehab pura kahyangan,’’ tegasnya. Menurutnya, kegiatan lomba mancing ini juga telah menumbuhkembangkan usaha budi daya ikan di Kabupaten Tabanan. Oleh karena itu, Made Urip secara konsisten akan terus memperkuat dan memperhatikan sektor riil, seperti sektor pertanian dan perikanan di Tabanan agar terus menggeliat. (ad324)

JALAN SANTAI - Ketua Yayasan IIK Medika Persada Bali I Nyoman Gede Astina saat melepas jalan santai di kampus setempat, Minggu (9/10) kemarin.

Dies Natalis I

IKK Medika Persada Bali Gelar Jalan Santai dan Donor Darah DALAM memperingati Dies Natalis I Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali yang beralamat di Jalan Tantular Barat, Denpasar, pihak kampus menyelenggarakan jalan santai dan donor darah, Minggu (9/10) kemarin. Yang menarik pula, kampus yang baru berusia setahun ini sudah banyak diminati masyarakat, hingga pembukaan pertama terdaftar 237 mahasiswa dari delapan program studi yang ada. Maklum saja, di kampus tersebut banyak dihuni dokter ahli, mantan Rektor Unud, mantan penjabat di RS Sanglah, termasuk mantan direkturnya menjabat sebagai Pembantu Rektor di IIK Bali. Ketua Yayasan IIK Media Persada Bali I Nyoman Gede Astina mengatakan, jalan santai dan donor darah ini bekerja sama dengan PMI Bali. ‘’Untuk di usia ke-1 ini, ada juga kegiatan lain yaitu tirtayatra, malukat dan terakhir nanti adalah pengabdian masyarakat di Kuta,’’ katanya. Ditambahkan, di Dies Natalis I ini, eksistensi IIK Bali diharapkan bisa dilihat dan diamati masyarakat. Saat ini, sambungnya, IIK Bali mempunyai delapan prodi (program studi), di mana prodiprodi ini sangat langka. Dalam arti, prodi ini belum dimiliki institusi lain. Astina menjelaskan, IIK ini adalah satu-satunya berada di Bali dan di Indonesia Bagian Timur dan kedua di Indonesia. Jenjang studinya, tujuh prodi untuk S-1 dan satu prodi Diploma 4. ‘’Oleh karena itu, kami sangat antusias melakukan proses belajar dan mengajar ini,’’ jelasnya. IIK sendiri adalah program studi yang banyak mengajarkan soal kesehatan, seperti psikologi, fisioterapi, farmasi

D I C A T A T D I S I N I

5

MANCING MANIA - Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. menyerahkan hadiah utama Lomba Mancing Mania di Desa Mambang, Minggu (9/10) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

klinis, kesehatan masyarakat, teknologi laboratorium, administrasi rumah sakit, manajemen informasi kesehatan, kesehatan dan keselamatan kerja dan teknik elektromedika. ‘’Sekali lagi, ini prodi yang sangat langka dan dibutuhkan masyarakat, karena untuk mencetak tenaga kerja belum ada,’’ jelas Astina seraya mengatakan, IIK sangat berperan dalam mencetak SDM ini dan jika mereka (mahasiswa) lulus, institusi atau siapa pun nanti menggunakan tenaga ini sudah siap pakai. Saat ini, Astina mengakui IIK belum terkenal karena baru berusia setahun. Namun dengan dijabat oleh seorang akademis Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM) sebagai Rektor dan PR ada dr. Lanang (mantan Dirut RSUP Sanglah) serta mantan pejabat lainnya dan jajarannya, maka IIK ini ke depannya diharapkan lebih banyak diminati dan dibutuhkan masyarakat, karena memang IIK dilengkapi dosen-dosen profesional dan berpengalaman. ‘’Orang pasti akan datang karena memang kampus ini menyediakan pendidikan yang bagus. Saya berharap masyarakat mencermati program studi yang langka, yang sangat dibutuhkan di institusi kesehatan. Silakan datang ke kampus kami dan menuntut ilmu,’’ tandas Astina. Soal kesempatan kerja, kata Astina, banyak dibutuhkan di rumah sakit, lablab, puskesmas dan juga banyak di bidang kesehatan. ‘’Bahkan, kami juga sudah berkoordinasi dan bekerja sama dengan agen perekrutan tenaga kerja di luar negeri,’’ tegas Nyoman Gede Astina selaku Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia. (ad649)


OPINI

6

Senin Pon, 10 Oktober 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Prioritaskan Pemerataan Bukan Pertumbuhan Ekonomi

INFRASTRUKTUR merupakan syarat utama untuk menunjang pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Sayangnya infrastruktur ini tidak dibangun dengan baik. Di Bali, misalnya, banyak jalan yang rusak. Selain itu, saluran irigasi juga banyak yang tak terawat. Apalagi jalan subak yang merupakan akses keluar-masuk hasil pertanian, juga tak terawat. Bahkan tak sedikit subak di Bali tak memiliki jalan subak. Untuk mencapai pertumbuhan yang tinggi dan benarbenar dirasakan rakyat, para pemangku kepentingan di Bali harus berkomitmen untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur. Caranya antara lain dengan mendorong investasi khususnya di bidang pertanian dan anggaran pemerintah yang memadai. Idealnya, pembangunan ekonomi menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pendapatan, dan kemiskinan masih tetap besar, meski angka kemiskinan dan pengangguran diklaim pemerintah jumlahnya turun. Kita menghargai usaha dan kerja keras pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selama ini pertumbuhan ekonomi ditopang dari sektor jasa dan konsumsi. Yang dibutuhkan rakyat sekarang bukanlah angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Rakyat membutuhkan pemerataan ekonomi yang baik. Demikian pula ekonomi bergerak tidak semata peran kapitalis. Pengusaha lokal mesti juga diberdayakan, sehingga turut memberikan kontribusi untuk ekonomi lokal. Dengan demikian bisa membuka lapangan kerja dan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Untuk itu pemerintah daerah jangan bangga karena pertumbuhan ekonominya tinggi bahkan melebihi rata-rata nasional. Namun di balik pertumbuhan itu banyak yang pesimis bahwa pertumbuhan yang dicapai itu semu. Artinya, pertumbuhan yang tinggi tak diikuti dengan pemerataan pendapatan secara berkeadilan. Bahkan disinyalir gap ekonomi semakin lebar. Artinya, warga tingkat bawah tak merasakan pertumbuhan tinggi tersebut. Sebab, mereka masih miskin, masih berpendapatan rendah. Salah satu indikatornya adalah angka gini ratio yang masih rendah. Hal yang sama juga akan terlihat ketika menggunakan indikator dari Bank Dunia yang mensyaratkan bahwa distribusi pendapatan dikatakan rendah jika 40 persen penduduk yang memiliki pendapatan terendah mampu menikmati setidaknya 17 persen dari total pendapatan. Dari dua indikator tersebut, pemerintah daerah di Bali harus melakukan evaluasi. Jangan sampai pertumbuhan ekonomi tidak memberikan efek kesejahteraan kepada masyarakat. Apabila itu terjadi maka ekonomi Bali berada di luar jalur. Artinya menyimpang dari cita-cita semula. Memang kita bangga dengan angka pertumbuhan ekonomi yang hebat, pariwisata tumbuh hebat, semuanya pesat. Tetapi, di balik tingginya pertumbuhan ekonomi Bali tidak memberikan efek kepada kesejahteraan masyarakat Bali. Itu yang tidak diinginkan masyarakat. Melencengnya pertumbuhan ekonomi selama ini harus menjadi perhatian calon pemimpin Bali ke depan. Pemimpin Bali harus memikirkan secara bijaksana akan diarahkan ke mana pertumbuhan pariwisata untuk menyejahterakan masyarakat secara keseluruhan. Harus diakui bahwa angka pengangguran di Bali relatif rendah. Namun, mengapa ketimpangan pendapatan masih tinggi, padahal sebagian besar angkatan kerja telah terserap pada lapangan pekerjaan? Jawabannya tentu karena lapangan pekerjaan yang mereka geluti tidak mampu memberi hasil maksimal terutama bagi golongan bawah. Atau bisa saja pekerja terdidik justru tidak mendapatkan upah memadai karena mereka bekerja di lapangan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kompetensinya. Melihat kondisi di atas, yang sangat kita harapkan adalah langkah besar dari pemerintah. Kebijakan meningkatkan kesejahteraan penduduk miskin tentu harus dipikirkan secara lebih holistik dan tidak parsial. Perlu dilakukan sedikit proteksi terhadap produk dan lapangan pekerjaan si miskin.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Menata Ruang Publik Sebagai warga Denpasar saya merasa ruang untuk melakukan kegiatan publik bersama keluarga kini makin banyak. Ruang publik seperrti di Taman Kota Lumintang yang ditata oleh Pemerintah Kota Denpasar membuat saya dan keluarga bisa menikmati hiburan murah di akhir pekan. Ruang publik ini juga bisa menjadi ruang bertemu sesama kerabat, alumni dan rekan sejawat untuk sekadar ngobrol. Saya berharap ruang publik bagi warga kota terus ditata dengan melengkapi fasilitasnya. Saya juga merasa senang dengan adanya upaya dari wali Kota dan jajarannya untuk menata alur sungai di kawasan Lumintang. Semoga program ini mendapat dukungan masyarakat dengan ikut menjaga kebersihan sungai. Yang jelas, kami warga kota mendukung programprogram yang mengarah pada upaya-upaya memberikan kenyamanan pada warga kota. Dewa Nyoman Putrawan Denpasar, Bali

Gerakan Tangani Sampah Plastik Musim hujan kini mulai datang lagi. Kekhawatiran terjadi banjir tetap menghantui warga kota walaupun gorong-gorong sudah ditata secara baik. Untuk itu, saya berharap gerakan untuk peduli sampah termasuk sampah plastik agar dibangkitkan kembali. Belakangan ini gerakan peduli sampah plastik nyaris hilang dari perhatian. Padahal dengan melakukan kepedulian terhadap lingkungan, termasuk sampah plastic, kekhawatiran terjadinya penyumbatan gorong-gorong bisa ditekan. Mohon Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kebersihan melakukan program-programn kemasyarakatan secara bersama-sama dengan masyarakat melakukan aksi bersih-bersih lingkungan. Ini untuk mengedukasi masyarakat membangun budaya peduli lingkungan. Putu Sulantara Monang-Maning, Denpasar

Antara Cetak Biru Pembangunan dan Gubernur Bali Mendatang Sesaat lagi masyarakat Bali akan memilih gubernur periode 20182023. Gubernur Bali yang terpilih diharapkan benar-benar nindihin gumi Bali, jujur, terbuka, transparan, kooperatif, dan mendengarkan serta membela suara rakyat. Bali sarat dengan beragam beban, SDA yang terbatas, tidak memiliki teknologi dan industri sebagai alternatif meningkatkan pendapatan, kecuali industri jasa pariwisata.

Oleh Putu Rumawan Salain

O

leh karenanya Bali di samping menyiapkan pemilihan gubernur seharusnya juga menyiapkan cetak biru pembangunan Bali mendatang. Hasilnya wajib digunakan merencanakan pembangunan Bali mendatang yang menyejahterakan dan membahagiakan. Perencanaan yang baik dan benar akan dihasilkan oleh data yang baik dan benar pula.

Bali Berubah Bali unik, magis, mataksu. Benarkah? Bukankah Bali dijuluki Pulau Seribu Pura, Pulau Surga, Pulau Dewata dan sederetan sebutan lainnya dengan pengertian dan maknanya masing-masing. Yang jelas Bali bergerak, berubah menuju wujud baru yang belum tentu memberikan keamanan, kenyamanan, kesejahteraan dan kebahagiaan bagi masyarakatnya kini. Bali kini juga menghalalkan persaingan sehingga sesonggan ‘’nyebit tiying’’ dan bagaikan ‘’penjor’’ berlangsung. Masyarakat menjadi objek pembangunan dan bukan subjek pembangunan. Akibatnya yang kecil semakin tertindih bahkan mungkin tercerabut dan kita hidup bagaikan etalase yang menampilkan keindahan dan kurang memperhatikan harkat kehidupan dan penghidupan masyarakat Hindu, khususnya di Bali. Bali berubah, kita perlu memilih pemimpin yang sadar dan paham akan potensi masa lalu, kondisi saat ini dan yang akan terjadi di masa mendatang melalui blue print pembangunan Bali. Dan… mampu mengimplementasikannya bersinergi dengan alam, budaya, agama, adat dan kekuatan sosialnya. Bali harus membidik pemimpin yang cerdas, berani, jujur, yang membela dan membangun bersama masyarakat agar masa keemasan Bali dapat tercapai. Siapa pun sulit memprediksi apa yang akan terjadi di Bali hingga tahun 2023, akan tetapi persoalan rutinitas yang jelasjelas akan dihadapi adalah bagaimana pemerintah mampu meningkatkan IPM ataupun juga Indeks Kebahagiaan dan

program-program SDGs (Sustainable Development Goal’s) yang merupakan lanjutan dari MDGs. Untuk mencapai SDGs wajib memenuhi 17 tujuan, 169 target, dan 240 indikator. Persoalan Bali mendatang mengindikasikan berbagai persoalan yang akan berlanjut antara lain dari kependudukan, pendidikan, kemiskinan, kesehatan, kesempatan kerja, perubahan fungsi lahan, sampah, air bersih, sumber air, kemacetan, turunnya mutu lingkungan alam dan sosial, abrasi sampai dengan revitalisasi ‘’reklamasi’’. Di samping itu di dunia perdagangan selain pengaruh global juga akan dipercepat oleh MEA dan lainnya, sementara itu masing-masing kabupaten dan kota sedang berkutat dengan bebagai persoalan pembangunan yang bersakala lokal-regional-nasional sampai dengan internasional. Pemimpin Bali harus mampu menjembatani komunikasi dan koordinasi dengan kabupaten/kota agar pembangunan menjadi sinergis, merata, dan bermanfaat bagi masyarakat. Intinya ada pemerataan dan kemudahan! Dan itu… Suka atau tidak Bali akan atau sudah ‘’terjual’’ ataupun dijual yang bermuara pada perubahan! Mengelola dan merancang perubahan inilah yang dipandang perlu direncanakan dengan cermat, cerdas, holistik dan berkesinambungan atas dasar data yang baik, benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Dinamika pembangunan di Bali saat ini dapat dinyatakan banyak mengalami perubahan, tidak saja bentang alamnya namun manusia dengan pola tingkah laku yang berubah pula, bahkan juga perubahan diikuti oleh perubahan iklim yang memengaruhi alam dengan segala isinya. Apakah perubahan perilaku disebabkan oleh alam dan iklim yang berubah atau manusia sebagai makhluk yang mudah beradaptasi berusaha menyesuaikan dirinya. Apa pun dia yang pasti berbagai perubahan tersebut terjadi oleh karena saling memengaruhi, bahkan sangat besar kemungkinan berlangsungnya perubahan tersebut oleh karena perbuatan manusia. Tiga masalah utama yang akan dihadapi

Pulau Bali kini dan mendatang ada pada lingkup: lingkungan, penduduk, dan perekonomian. Siapa pun memahami bahwa kini sedang berlangsung degradasi nilai lingkungan alam seperti misalnya abrasi pantai, pendangkalan dan susutnya permukaan danau, intrusi air laut sampai dengan perubahan fungsi lahan sawah/ladang dan lain-lain merupakan bukti nyata berlangsungnya perubahan lingkungan. Akhirnya Bali mengalami perubahan ekosistem. Jabatan gubernur tentu menarik untuk dibahas dan didiskusikan. Tampaknya yang paling berkesempatan untuk mencalonkan diri adalah rekan-rekan dari partai politik. Para sahabat dari birokrat, akademisi maupun praktisi yang memiliki kompetensi tidak memiliki peluang, kecuali dipinang atau mencari dukungan dari partai, ataupun juga dapat melalui jalur independen. Yang terakhir tidak mudah dan penuh dengan hambatan ‘’tekanan’’. Karena gubernur bukanlah jabatan karier maka mereka cukup dibekali dengan keberanian untuk mencalonkan diri. Mereka berpikir sebagai manajer, artinya gubernur adalah identik dengan pimpinan yang mengatur ataupun mengelola pekerjaan. Apalagi masa jabatan yang singkat, mereka akan bekerja menyelesaikan program-programnya yang tertuang dalam visi dan misinya. Melihat permasalahan Pulau Bali yang demikian kompleks maka calon gubernur yang dikehendaki seharusnya gubernur Bali adalah sosok yang memiliki kemampuan birokrasi, entrepreneur, manajerial, dan IT serta problema pembangunan Bali mendatang. Kemampuan-kemampuan tersebut tentu dapat ditelusuri dari rekam jejak mereka sebelumnya. Catatan kecil di atas tentang prasyarat yang ingin maju sebagai calon gubernur di Bali, terlihat demikian ideal dan rumit bahkan mungkin dipandang menyulitkan terlebih lagi mengingat betapa beratnya tantangan pembangunan mendatang di Bali; maka pemimpin Bali bukan sekadar orang yang menyatakan siap dan berani! Akan tetapi wajib dipahami bahwa memilih seorang pemimpin yang memimpin pembangunan di Bali lima tahun sejak tahun 2018 dipandang wajib mengenal problema dan kekuatan ataupun potensi Bali yang akan diserbu dan lebih diolah oleh investor. Oleh karenanya gubernur Bali mendatang harus berani berkata tidak terhadap intervensi pusat maupun asing yang mengikis modal alam, sosial dan budaya Bali. Bali harus dibangun bagi anak-cucu kita yang lebih baik dan merata. Tidak ada lagi anakanak yang tidak sekolah, miskin, sampai dengan tidak memiliki harapan!

Suara Publik Wisata Budaya Menuju Industri Pariwisata BALI merupakan salah satu destinasi untuk kunjungan wisatawan dunia yang sangat diidam-idamkan untuk selalu dikunjungi. Perkembangan pariwisata Bali di era 80-an, 90-an dan era modern teknologi dan online ini sedikit demi sedikit mengalami pergeseran sesuai dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi informasi. Kondisi ini membuat perkembangan pariwisata dunia dan Bali khususnya berkembang dengan pesat. Dampaknya paradigma baru muncul untuk di Bali khususnya dari wisata budaya mengalami pergeseran jargon menjadi industri pariwisata. Pariwisata Bali terbentuk dari daya tarik alam, budaya dan adat istiadatnya yang dilakoni oleh masyarakat Bali itu sendiri. Kualitas sebuah budaya dan adat istiadatnya menunjukkan identitas dan kualitas dari masyarakatnya itu sendiri. Pulau Bali yang dikenal dengan pulau seribu puranya menjadi daya tarik untuk kunjungan wisatawan karena seni budaya dan adat istiadatnya menandakan sebuah kualitas yang patut untuk dikunjungi selain dari alamnya. Budaya seni dan adat istiadat masyarakatnya itu juga yang mem-

Oleh Putu Gede Hendrawan bentengi sebuah agama Hindu. Di Bali agama mayoritas pemeluknya adalah masyarakat Bali. Hal ini dapat diibaratkan dalam filosofi sebuah telur, kulitnya adalah NKRI, putihnya budaya Bali dan kuningnya adalah agama Hindu. Ini menjadi satu-kesatuan yang di dalam teknis kesehariannya dilakukan di dalam sebuah kelompok yang disebut desa pakraman. Pengelompokan ini dalam subkelompok masyarakat yang disebut dengan banjar. Masyarakat Bali juga memiliki tepo seliro atau toleransi yang sangat tinggi terhadap kepercayaan keagamaan lain yang masuk ke Bali. Beberapa hal itu yang terlihat nyata dalam kehidupan keseharian hidup masyarakat Bali tersebut menjadi daya tarik wisatawan mancanegara untuk datang ke Pulau Bali selain keindahan alamnya, sehingga pada era tahun 80-an kunjungan wisatawan ke Bali merupakan kunjungan yang penuh dengan daya tarik alam, budaya dan adat istiadatnya. Di era modernisasi ini dengan

perkembangan pembangunan ekonomi infrstruktur dan investasi yang sangat pesat terjadi di Pulau Bali ini, khususnya Bali Selatan, mengakibatkan pergeseran paradigma wisata budaya tersebut menjadi industri pariwisata, ditambah dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk terutama penduduk pendatang, sehingga sedikit mengaburkan wisata budaya ini menjadi wisata yang lebih berorientasi kepada kegiatan pariwisata modern ditambah dengan seni kesenian modern yang berbaur di tengah-tengah kegiatan pariwisata di Bali ini. Wisata budaya seperti dikutip di dalam kamus berarti perjalanan sekelompok orang atau bersama-sama untuk mengenali hasil kebudayaan daerah setempat. Hasil kebudayaan daerah setempat yang dimaksud adalah baik kesenian, kerajinan atau adat istiadat merupakan salah satu bentuk dari hasil budaya yang didukung oleh kelestarian alam dan religius penduduknya yang penuh dengan toleransi. Hal ini mengakibatkan kunjungan wisatawan ke Bali yang terus meningkat setiap Tahunnya.

Untuk mensinergikan gubernur Bali mendatang dengan apa yang harus dilaksanakan dalam pemerintahannya, maka hal mendasar yang dilakukan terlebih dahulu adalah menyiapkan cetak biru pembangunan di Bali dari berbagai sektor. Harus diakui bahwa dari pengalaman yang dilalui bertahun-tahun ternyata bahwa banyak data eksisting Bali yang tidak sesuai dan benar. Hal ini sangat membahayakan karena dalam sebuah perencanaan seharusnya didukung oleh data yang valid dan benar. Perbaikan data base dan me-review program pembangunan mendatang sudah layak dilakukan. Ketika gambaran potensi, kekuatan, peluang, dan kelemahan diketahui dengan seksama, kita carikan pemimpin yang baik dan mampu untuk melaksanakannya. Jika ini dapat dilakukan berarti bahwa pembangunan dilakukan melalui amanat rakyat atau bottom up, akan tetapi yang dilakukan melalui musrenbang terkesan top down. Karena sejujurnya berlangsung bahwa pembangunan di desa yang diusulkan dalam musrenbang tidak mampu direncanakan karena kekurangan SDM yang mumpuni. Pemberdayaan desa diimbangi dengan bantuan dana yang cukup besar dikhawatirkan tidak dirancang murni oleh desa tersebut mengingat miskinnya kualitas dan kuantitas perangkat desa. Dampaknya dapat saja desa akan dikendalikan pusat dan dibuat tergantung demikian selanjutnya dengan provinsi dan pusat. Akhirnya kekuasaan hanya melanggengkan kekuasaan. Pemimpin Bali merupakan jabatan politik dan bukan jabatan karier. Dengan dimakluminya bahwa pemimpin Bali adalah jabatan politik maka pertanyaan mendasar adalah bahwa adakah kader-kader politik yang secara karier politiknya mumpuni, memadai, dan memiliki persyaratan untuk memimpin Bali yang beragam masalah, multipartai, mult kultur, dan multietnik? Pertanyaan berikutnya adakah pemimpin ‘’gubernur’’ Bali yang bukan pejabat karier paham akan cetak biru pembangunan Bali? Sementara itu partai politik di Bali boleh dikatakan masih lemah dalam pengkaderan, bahkan ada yang loncat pagar karena tidak sabar atau masalah lainnya. Jika benar adanya kenapa tidak melirik tokoh independen yang dipinjam partai atau tandom dengan partai, atau kita dorong agar ada calon independen! Pemimpin tidak sama dengan manajer! Pemimpin adalah pemikir besar. Penulis, Guru Besar Universitas Udayana

POJOK Masa keanggotaan anggota DPRD mesti dibatasi maksimal dua kali. - Biasanya, sudah duduk lupa berdiri. *** Dua oknum aparat di Bali diduga terkait kasus narkoba dua WNA. - Makin banyak yang terlibat. *** Hendak dieksekusi, tanah negara dikuasai mantan hakim. - Usut sampai tuntas.

Penulis, Ketua Bali Villa Association Chapter Badung

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

MENUNGGU PEMBELI - Sejumlah wisatawan melintas di kawasan pariwisata Kuta. Sementara itu seorang pedagang tampak sedang menunggu pembeli, Minggu (9/10) kemarin.

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (152rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost Baliposton onGadget Gadget

Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

Senin Pon, 10 Oktober 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Terkait Tol Laut Banyuwangi-Lombok

Figur

Tekan Lonjakan Penduduk

KODIM 1611/Badung bekerja sama dengan BKBPP Kota Denpasar melaksanakan ceramah di Bale Banjar Pesanggaran, Pedungan, Denpasar, Selatan, Minggu (9/10) kemarin. Kegiatan itu merupakan bagian dari pelaksanaan TMMD ke97, di mana Kodim Badung sebagai pelaksana lapangan. “Ceramah tersebut tentang KB, kesehatan, khususnya terkait generasi berencana dan pengembangan keluarga,” kata Pasiter Kodim 1611/Badung, Kapten Inf. I Made Mustika. Yang dilibatkan dalam kegiatan itu, lanjut Mustika, PKK berjumlah 100 orang. Tujuannya untuk menekan angka kelahiran dan lonjakan penduduk. Apalagi wilayah Denpasar pertumbuhan penduduk terus meningkat. “TNI juga berupaya berperan menangani masalah kependudukan. Keluarga kecil sejahtera dua anak cukup,” ujarnya. Kodim Badung, kata Pasiter asal Gianyar ini juga sering dilibatkan dan bersinergi dengan BKBPP Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Di sinilah letak korelasi antara program pemerintah dan tugas TNI-AD. Penyelenggaraan program tersebut berdasarkan kerja sama TNI dengan BKKBN sesuai peraturan bersama Nomor 247/KSM/G2G2014 dan nomor KERMA/33/IX/2014 tentang penguatan dan percepatan pencapaian sasaran program kependudukan KB dan pembangunan keluarga. “KB merupakan program dalam pengendalian perkembangan penduduk dengan anjuran terbentuknya keluarga kecil bahagia dan sejahtera,” tandasnya. (rah)

Perlu Regulasi Larang Truk Lewat Jalur Darat Denpasar (Bali Post)Beban jalan di Bali selama ini tergolong berat. Apalagi ada perbedaan kelas jalan, antara di Bali yang kelas II dengan di Jawa yang kelas I. Hal ini pula yang menyebabkan ada banyak pelanggaran tonase oleh kendaraan seperti truk pengangkut barang. Tak pelak jalan di Bali utamanya jalur Gilimanuk-Denpasar menjadi cepat rusak dan rawan macet. “Mudah-mudahan tol laut Banyuwangi-Lombok bisa terealisasi sehingga tidak membebani jalan kita. Utamanya jalur utama dari Gilimanuk-Padang Bai karena selama ini penyebab kemacetan itu akibat banyaknya truk besar yang melintasi Bali,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana dikonfirmasi, Minggu (9/10) kemarin. Kariyasa menambahkan, truk-truk besar yang kerap melebihi tonase itu juga mempercepat kerusakan jalan. Belum lagi berisiko membuat infrastruktur lain seperti jembatan ikut jebol. Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung realisasi tol laut Banyuwangi-Lombok agar truk-truk

yang sebetulnya menuju Lombok tidak lagi melewati jalur darat di Bali. Namun hal itu juga harus diperkuat dengan membuat semacam regulasi. “Dibuat regulasilah, ketika ada truk membawa barangbarang yang tujuannya untuk daerah Lombok itu ya…kita larang untuk menggunakan jalur darat lagi,” jelasnya. Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Bali Tjok Asmara Putra Sukawati mengatakan, Bali selama ini lebih banyak “rugi” karena truktruk dengan kelebihan tonase hanya sekadar memakai jalan di Bali. Utamanya truk yang mengangkut barang tidak untuk memenuhi kebutuhan di Pulau Dewata. “Kalau lewat tol laut, dampak positifnya

ada di Bali karena beban jalan di Bali tidak begitu berat sehingga barang-barang yang masuk ke Bali adalah barang-barang yang memang turun ke Bali, sehingga bisa terdeteksi,” ujarnya. Tjok Asmara menambahkan, truk yang benar-benar masuk ke Bali tentu akan lebih mudah diperiksa. Khususnya dalam mengontrol tonase atau muatan yang dibawa. Sebab selama ini ada kesan “kucing-kucingan” sehingga banyak truk yang sebetulnya kelebihan tonase justru lolos melewati jalan di Bali. “Kan malam baru dia jalan dari penyeberangan menuju tempat tujuannya di Lombok, sehingga terjadi kucing-kucingan di jalan raya terhadap

Penggunaan SDA Boros Ganggu Keseimbangan Alam PEMBANGUNAN pariwisata yang mampu menopang ekonomi masyarakat Bali ternyata membawa imbas buruk pada alam. Misalnya, pemanfaatan lahan tidak terkontrol, pembangunan hotel dan resort mengganggu akses ke pantai. Bukit sebagai penyangga banyak dikembangkan menjadi hotel, villa, restoran dan fasilitas pariwisata lainnya. Semakin sesaknya ruang Pulau Bali dan meningkatnya jumlah penduduk akan berdampak pada beratnya tekanan terhadap masyarakat serta alam Bali. Demikian disampaikan akademisi Unud Prof. Dr. Rai Setiabudhi, S.H., M.H., Minggu (9/10) kemarin. Ketersesakan ruang dan kepadatan penduduk, lanjutnya, cenderung menimbulkan pola habitat sosial yang memperbesar tekanan dibandingkan kebebasan, ketegangan dibandingkan harmoni, konflik dibandingkan toleransi, keterpinggirkan dibandingkan kemuliaan, serta objektivitas dibandingkan subjektivitas. “Kondisi seperti ini lebih berpotensi memicu kekerasan dari pada kearifan dan kedamaian. Semakin pudarnya format ekonomi pariwisata, industri dan jasa yang disertai dengan menurunnya ekonomi agraris, meluasnya polusi, merosotnya mutu lingkungan komoditisasi dan komersialisasi dan banyaknya lepas kepemilikan capital tanah krama Bali. Juga meningkatnya kejahatan, teroris, narkotika, HIV/AIDS, menajamnya kesenjangan so-

7

sial dan kompleksnya konflik kepentingan,” ungkapnya. Penggunaan sumber daya alam (SDA) sangat boros, meliputi tanah, air, kayu, batu padas, da pasir. Ini dapat mengganggu keseimbangan ekologi alam Bali. Pola gaya hidup yang instan hampir memasuki segala ranah kehidupan, ekonomi politik, hukum birokrasi sampai dengan kesejahteraan sosial, pendidikan dan ritual keagamaan dan pola gaya hidup yang cenderung menampilkan arogansi, kekerasan dan vulgarisme. Kondisi seperti ini makin menjauhi dimensi kualitas, harmoni dan keharkatan. Pariwisata, kata Rai merupakan industri harapan dan andalan dalam pembangunan di Bali, baik saat ini maupun di masa mendatang. Karena itu kiranya kurang tepat kalau mendikotomikan antara pariwisata dengan pelestarian kebudayaan, maupun pelestarian lingkungan. Pembangunan pariwisata bisa berjalan seiring sejalan dengan pelestarian kebudayaan dan pelestarian lingkungan. Untuk itu diperlukan perencanaan pembangunan Bali secara komprehensif yang menyeimbangkan semua sektor sehingga di luar pariwisata bisa bertumbuh kembang untuk menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat. Di samping itu, modal dasar pembangunan Bali adalah kebudayaan, maka diperlukan suatu pengembangan strategi ketahanan budaya sehingga kebudayaan

Bali Post/rah

Bali Post/rah

Made Suardana

Prof. Dr. Rai Setiabudhi

Bali tetap berjalan lestari dan dinamis. Perlu menetapkan sejumlah kawasan strategis dan prioritas yang diharapkan mampu merangsang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan, khususnya pada wilayah yang kurang berkembang. Tetap mempertahankan daya tarik Bali dengan keunggulan budaya dan keindahan alamnya. Kebudayaan daerah Bali yang selama ini fleksibel dan adaptif mempunyai sistem yang penuh vitalitas, selektif serta memiliki landasan etika serta estetika yang kuat. Akar dan daya dukung kebudayaan Bali itu ada pada lembaga-lembaga adatnya, seperti desa pakraman, subak, sekaa teruna, dan sekaa lainnya. Made Suardana se-

laku pelaku bisnis pariwisata melihat kondisi yang ada saat ini mulai cemas dengan laju pertumbuhan pariwisata. Pasalnya, pembangunan fisik akomodasinya seolaholah tidak peduli dengan tata ruang. “Pembangunan hotel semakin sesak, tidak sebanding dengan kapasitas Pulau Bali ini. Semakin banyak bangunan pariwisata akan banyak berdampak pada tata ruang dan sosial budaya,” tegasnya. Contoh, jalannya akan semakin macet, kehidupan sosial makin rawan dengan ketidakharmonisan lingkungan dan persaingan bisnis tidak sehat. Kalau dari sisi lingkungan termasuk kualitas air semakin tidak baik. Sampah menggunung dan bahaya banjir mengancam. (rah)

tonase. Kalau sekarang ada jalan tol laut meringankan beban kerja dari pada jalan di Bali dan juga petugas, yang malam-malam kucingkucingan kita tidak tahu lah,” jelasnya. Terkait optimalisasi jalur di daratan Bali sendiri, lanjut Tjok Asmara, juga perlu dibangun gudang di Gilimanuk untuk memecah barang-barang yang dibawa truk. Misalnya, ada barang yang harus dibawa ke Denpasar bisa langsung ke Denpasar. Sedangkan yang menuju Singaraja bisa melalui jalur di Jembrana, tanpa

harus ke Denpasar. Hal ini sekaligus untuk mengantisipasi masih adanya truk yang kelebihan tonase meskipun hanya mengangkut barang untuk kebutuhan di Bali. “Misalnya di Gilimanuk harus punya gudang besar untuk memecah barang-barang tersebut. Bagaimana untuk memecah barang yang tadinya tonase besar, setelah sampai di Bali pecah. Misalnya ada barang yang menuju Denpasar, ada barang menuju Singaraja bisa lewat Negara tidak harus lewat Kota Denpasar,” tandasnya. (kmb32)

“Mudah-mudahan tol laut Banyuwangi-Lombok bisa terealisasi sehingga tidak membebani jalan kita. Utamanya jalur utama dari Gilimanuk-Padang Bai karena selama ini penyebab kemacetan itu akibat banyaknya truk besar yang melintasi Bali.” Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana

Curi Laptop di Masjid Polda, Dhani Ditangkap Denpasar (Bali Post)Setelah beberapa minggu diburu akhirnya tersangka EAS, alias Dhani (36) ditangkap di warung lalapan di Jalan Sading, Badung, Jumat (7/10) lalu. Tersangka asal Blitar, Jawa Timur ini terlibat kasus pencurian laptop di areal masjid Polda Bali Jalan WR Supratman, Denpasar Timur. “Tersangka ditangkap pukul 23.30 Wita. Dia tinggal di seputaran sana,” kata Kapolsek Denpasar Timur Kompol Gede Redastra, Minggu (9/10) kemarin. Redastra didampingi

Kanit Reskrim AKP Nyoman Darsana menambahkan, kejadiannya 14 September pukul 15.30 Wita. Dari rekaman CCTV di masjid, tersangka masuk ke TKP menggunakan masker. Awalnya saat masuk tersangka tidak membawa apa-apa, tapi setelah keluar menenteng tas. “Dari rekaman CCTV terekam nopol motor yang dipakai. Setelah dicek ternyata motor sewaan. Dari sana kami bisa melacak tempat tinggalnya,” ujar AKP Darsana. Kepada petugas, tersangka mengaku ke TKP menggunakan sepeda

motor Yamaha Mio Suol. Setelah mengambil tas berisi laptop, tersangka kabur ke arah timur. Selanjutnya dia ke Jalan Seroja dan sesampainya di depan Sadha Mobilindo, tersangka membuang tas ransel di tempat sampah. Sedangkan laptop curian tersebut dititipkan di rumah temannya, MP di Jalan Kaswari, Penatih, Denpasar. “Kasus ini masih didalami karena tidak menutup kemungkinan beraksi di tempat lain. Tersangka mengaku baru sekali beraksi,” ucap Redasta. (kmb36)


BANGLI

8 SPD Ditetapkan, Mutasi Ditargetkan Desember Bangli (Bali Post) Pascaditetapkannya Susunan Perangkat Daerah (SPD) sesuai dengan PP 18 tahun 2016, mutasi di lingkungan pemkab Bangli bakal segera digulirkan. Mutasi ditargetkan dilakukan paling lambat Desember mendatang setelah Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) rampung. Demikian ditegaskan Sekda Bangli IB Gede Giri Putra, belum lama ini. Dikatakan Giri Putra, adanya perubahan susunan perangkat daerah ini secara otomatis akan diimbangi dengan penempatan baru sejumlah pejabat. Hal ini dilakukan dengan proses mutasi sesuai dengan yang diisyaratkan bupati. ‘’Pada hakikatnya, setelah susunan perangkat daerah ditetapkan pasti akan ada mutasi. Itu telah diisyaratkan Pak Bupati,’’ ujarnya. Mengingat susunan perangkat daerah yang baru ini berlaku pada 1 Januari 2017, maka mutasi diyakini akan berlangsung pada Desember mendatang menyesuaikan dengan tahun anggaran perubahan. Mutasi juga harus menunggu SOTK sesuai dengan yang ditetapkan dalam peraturan daerah rampung. ‘’Itu harus menunggu SOTK rampung. Kalau sudah tuntas, pasti akan jalan. Kami meyakini berlangsung pada Desember,’’ tegasnya. Sebagai gambaran awal, selain Sekwan dan Sekda, mutasi itu diikuti seluruh pejabat. Terkait mekanismenya, untuk eselon II harus mengikuti proses seleksi sesuai amanat Undang-undang tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Sementara untuk eselon III dan IV tergantung pada kebijakan bupati. ‘’Untuk eselon III dan IV bisa saja terjadi. Itu tergantung kebijakan pimpinan,’’ ucap mantan Sekwan Bangli ini. Sementara itu, pembicara gabungan Komisi DPRD Bangli, I Ketut Suastika, menggungkapkan, dalam pengisian jabatan nantinya bupati harus cermat dalam pemilihan. Pejabat yang ditunjuk harus memiliki inovasi serta semangat untuk menjalankan visi misi untuk kemajuan pembangunan. ‘’Meski ada penurunan tipelogi di beberapa SKPD, pegawai harus tetap mempertahankan intensitas kerja. Kemampuan SDM yang berbasis IT harus ditingkatkan. Demikian juga dalam pembentukan perangkat daerah, aspek psikologis harus diperhatikan,’’ tegasnya saat sidang paripurna. Hal senada juga sempat diungkapkan wakil DPRD Bangli I Komang Carles. Pelaksanaan mutasi harus dilakukan secara profesional dan mengacu pada tahapan yang ada. Jangan sampai ada kesan mendapat jabatan karena dekat dengan bupati. Sebab hal itu mampu mengundang kecemburuan dari pejabat lain. ‘’Harus profesional. Jangan gegabah,’’ tandasnya. (kmb45)

Rutan Beri Kesempatan Napi Bercengkerama dengan Keluarga Bangli (Bali Post) Rutan Kelas IIB Bangli, Minggu (9/10) kemarin memberikan kesempatan ke warga binaan untuk bertatap muka dan bercengkerama langsung dengan keluarga tanpa harus dibatasi dinding atau jendela kaca sebagaimana biasanya. Hal itu dilakukan Rutan Bangli serangkaian peringatan Hari Dharma Karyadhika 2016. Kepala Rutan Kelas IIB Kabupaten Bangli Diding Alpian mengungkapkan, selain di Rutan Bangli, kegiatan yang bertema ‘’Sehari Bersama Mereka’’ itu juga digelar serentak di seluruh rutan dan lapas di Indonesia. ‘’Hal ini sangatlah luar biasa karena secara eksplisit kerinduan para warga binaan terhadap keluarga selama berada di lembaga pemasyarakatan, selama sehari penuh ini dapat terobati dengan diselenggarakannya kegiatan kunjungan istimewa ini,’’ terang Diding Alpian. Salah seorang warga binaan, I Kadek Kartika Yasa, mengaku sangat senang dengan kesempatan yang diberikan ini. Pria asal Pecatu, Badung ini pun berterima kasih atas kesempatan bertatap muka langsung dengan keluarga ini. ‘’Tidak seperti hari-hari biasanya yang kunjungannya dibatasi, pada hari ini (kemarin-red) kami diberikan kebebasan yang positif,’’ terangnya. (kmb40)

Bali Post/ina

RUTAN - Suasana di Rutan Bangli, Minggu (9/10) kemarin. Sebagai peringatan Hari Dharma Karyadhika 2016, warga binaan diberikan kesempatan untuk bertatap muka langsung dengan keluarga.

Senin Pon, 10 Oktober 2016

Padi Gogo Terancam Punah Bangli (Bali Post) Budi daya padi gogo masih dilakoni sejumlah petani di Kabupaten Bangli. Salah satunya di Dusun Malet Kuta Mesir Desa Tiga, Susut. Di samping untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, padi sawah tadah hujan itu juga digunakan untuk sarana upacara keagamaan. Bendesa Adat Malet Kuta Mesir, I Wayan Rana, menuturkan padi gogo hampir sama dengan padi Bali. Batangnya tinggi, buahnya lebat dan berisi bulu yang disebut medang. Panen dilakukan saat tanaman berumur enam bulan.

Yang membedakan, budi daya padi ini dilakukan pada lahan tegalan yang pengairannya hanya mengandalkan hujan. Sejak lima tahun lalu, budi daya padi gogo semakin berkurang dan hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan upacara keagamaan saja. Berbeda dengan dulu yang sampai untuk konsumsi. ‘’Dulu hampir 80 persen menanam padi itu. Satu petani bisa tanam satu hektar. Sekarang paling banyak satu petak. Itu hanya untuk upakara saja,’’ ujarnya, Minggu (9/10) kemarin. Penyusutan itu, kata dia,

akibat petani beralih ke jeruk. Jeruk dinilai punya prospek lebih menjanjikan. Pola pemeliharaannya juga tak begitu sulit. ‘’Padahal kualitas padi itu sangat bagus. Tapi petani lebih melihat dari sisi prospek,’’ katanya. Sementara itu, Kabid Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli I Wayan Tagel Sujana mengatakan, selain di Malet Kuta Mesir, budi daya padi gogo juga dilakukan petani di daerah lain dan tersebar di seluruh kecamatan. Produksinya paling besar berada di Kecamatan Susut.

Seiring pesatnya budi daya jeruk, eksistensi padi ini makin tergerus. Nasibnya terancam sama dengan padi Bali yang tak lagi dibudidayakan di Bangli. ‘’Produksi padi gogo merosot hingga 75 persen. Petani sekarang menginginkan komoditi yang lebih menjanjikan, seperti jeruk,’’ tuturnya. Secara umum, kondisi lingkungan Kabupaten Bangli sangat cocok untuk budi daya padi gogo. Serangan hama sangat minim. Kualitas panennya juga cukup baik. Jika dibandingkan dengan yang umum dikonsumsi saat ini, harga be-

ras gogo lebih mahal. Rasanya pun lebih enak. ‘’Sebenarnya kalau dilihat dari sisi harga, beras padi itu cukup mahal. Tapi yang namanya petani, yang dilihat lebih ke intensitas panennya. Jeruk bisa dalam jumlah banyak,’’ sebutnya. Dia menyebutkan, budi daya jeruk juga mengakibatkan produksi umbi-umbian seperti singkong dan jalar turut merosot hingga kisaran 30 persen. ‘’Meski begitu, kami juga tidak bisa melarang petani untuk mengembangkan komoditi yang dinilai lebih menjanjikan,’’ pungkasnya. (kmb45)

Penyesuaian ”Master Plan” Puspem

Perbaikan Lima Gedung Ditangguhkan Bali Post/ina

JALAN - Kondisi jalan di Desa Terunyan. Kerusakan telah banyak terjadi. Karena lama tak mendapat penanganan dari pemerintah, warga pun memperbaiki kerusakan itu dengan cara sederhana.

Warga Terunyan Tambal Jalan Berlubang dengan Semen Bangli (Bali Post) Kondisi infrastruktur jalan di Desa Wisata Terunyan, Kintamani cukup memprihatinkan. Di sejumlah titik, jalan aspal yang dibuat pemerintah telah banyak yang rusak dan berlubang hingga sulit dilalui kendaraan. Karena membahayakan, oleh warga setempat jalan yang berlubang terpaksa ditambal menggunakan semen. Salah seorang warga setempat, Ketut Geriawan, Minggu (9/10) kemarin, mengungkapkan perbaikan jalan berlubang menuju desa wisata itu selama ini dilakukan oleh warga yang tergabung dalam kelompok dayung. Tak hanya sekali, penambalan jalan dengan menggunakan adonan semen bahkan telah dilakukan hingga 32 kali. Geriawan mengatakan, se-

jatinya masalah kerusakan jalan tersebut sudah pernah disampaikan ke pemerintah desa. Akan tetapi, sampai saat ini persoalan itu belum bisa ditangani karena alasan keterbatasan anggaran. Oleh karena itu warga pun berinisiatif menambal lubang jalan dengan semen. Hal itu dilakukan agar jalan bisa dilalui kendaraan. Terlebih satu-satunya jalan darat menuju Desa Terunyan itu cukup banyak dikunjungi wisatawan. ‘’Jika tidak ditambal, sulit dilalui karena banyak lubang,’’ ujarnya. Selain Geriawan, Ketut Sukarma, warga lainnya asal Banjar Cemara Landung juga mengakui bahwa kondisi jalan di desanya banyak yang berlubang. Karena belum mendapat perbaikan, saat musim hujan

beberapa lubang jalan yang ada di desanya akan berubah menjadi kolam dadakan. Sukarma mengatakan bahwa air yang kerap menggenangi badan jalan berasal dari perbukitan. Karena tidak terdapat gorong-gorong, saat hujan air akan mengalir langsung dari bukit dan menggenangi jalan yang berlubang. Sementara itu, Perbekel Terunyan Wayan Arjana tak menampik bahwa jalan di desanya memang mengalami kerusakan. Dia juga mengakui bahwa kerusakan jalan yang ada sempat diperbaiki oleh kelompok dayung dengan cara ditambal dengan semen. Arjana mengatakan, sebagaimana yang telah direncanakan pemerintah, kerusakan jalan itu akan diperbaiki di tahun 2017. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Lima gedung milik Pemkab Bangli kondisinya kini memprihatinkan. Kerusakan bisa ditemui di berbagai titik. Program perbaikan belum bisa dilaksanakan lantaran keterbatasan anggaran dan penyesuaian dengan master plan pusat pemerintahan (puspem). Hal itu dikatakan Kepala Bagian Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli I Made Mahindra Putra, Minggu (9/10) kemarin. Dikatakan Mahindra Putra, berdasarkan hasil pemeriksaan, gedung yang mengalami kerusakan yakni kantor DPRD, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) dan Kantor Ketahanan Pangan. Kerusakan paling banyak terjadi pada atap. ‘’Seperti yang di DPRD. Saat hujan, air masuk ke ruangan. Itu karena atap yang bocor,’’ jelasnya. Meski rusak, mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli ini menyebutkan gedung-gedung tersebut masih layak dipergunakan untuk beberapa tahun ke depan. Tak ditampik, langkah perbaikan sejatinya memang perlu dilakukan namun itu tak bisa dilakukan tahun ini. Di samping karena keterbatasan anggaran, beberapa juga terhambat karena adanya penyesuaian dengan master plan puspem, seperti halnya kantor Disdikpora. Ada pula diakibatkan karena belum jelasnya kepemilikan aset, seperti KPAD. Padahal anggaran

sudah diplot sebesar Rp 100 juta. Selain lima gedung perkantoran tersebut, kerusakan juga terjadi pada Balai Budaya Giri Kusuma. Berdasarkan kajian Dinas PU, bangunan yang berlokasi di Lingkungan Pekuwon, Kelurahan Cempaga ini kurang layak untuk dimanfaatkan lantaran keamanannya kurang terjamin. ‘’Sebelumnya kerusakan juga terjadi pada gedung BMB, tetapi itu sudah direnovasi beberapa waktu lalu,’’ sebut pejabat asal Desa Kedisan, Kintamani ini. Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal (Bappeda-PM) Bangli I Nyoman Widiana menyebutkan, master plan puspem telah memasuki proses review. Ditargetkan master plan rampung tahun ini. Sementara pembangunan gedung direncanakan berlangsung mulai 2017 mendatang. ‘’Tahun depan direncanakan ada pembangunan gedung DPRD dan satu gedung di eksekutif. Itu masih dikaji, mana yang paling urgent,’’ imbuhnya. (kmb45)

Pengurus DPC dan PAC Hanura Bangli Dilantik Target Raih Empat Kursi di DPRD Bangli (Bali Post) Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Bangli periode 2015-2020 resmi dilantik, Minggu (9/10) kemarin. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua DPD Hanura Bali I Wayan Adnyana, S.H. Bersamaan dengan pelantikan pengurus DPC, dilakukan juga pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Hanura periode 2015-2020. Acara pelantikan DPC dan PAC Partai Hanura Kabupaten Bangli yang digelar di Rumah Makan Stepani, Banjar Petak, Kelurahan Bebalang Bangli dihadiri oleh sejumlah undangan, di antaranya Ketua DPC Partai Hanura se-Provinsi Bali, Pengurus DPC dan PAC serta kader dan simpatisan Partai Hanura se-Kabupaten Bangli. Sebagaimana Surat Keputusan DPD Partai Hanura Bali yang ditandatangani Ketua Ir. Made Sudarta, M.BA., M.Sc. dan Sekretaris Gede Wirajaya

Wisna, S.E., S.Kom., adapun pengurus DPC Partai Hanura Kabupaten Bangli periode 20152020 yang dilantik kemarin yakni I Nengah Sugiman, S.E. sebagai ketua DPC, I Nengah Masa sebagai sekretaris serta I Wayan Nekayasa sebagai bendahara. Sementara untuk pengurus PAC Partai Hanura Kecamatan Bangli dilantik sebagai Ketua Putu Dedi Warsita, I Made Susila sebagai Ketua PAC Partai Hanura Kecamatan Tembuku, Sang Ketut Suija sebagai Ketua PAC Partai Hanura Kecamatan Susut dan I Ketut Mondel sebagai Ketua PAC Partai Hanura Kecamatan Kintamani. I Nengah Sugiman yang kembali menjabat Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bangli mengakui bahwa pelantikan pengurus DPC Partai Hanura di Kabupaten Bangli adalah yang paling akhir di antara pelantikan pengurus DPC Partai Hanura di kabupaten lain. Hal itu bukan dikarenakan DPC

Hanura Bangli tidak bekerja, melainkan karena kesabaran dan kehati-hatian dalam menentukan pengurus. Pihaknya berharap melalui momentum pelantikan ini, seluruh pengurus DPC dan PAC Hanura Bangli bisa menjalankan apa yang menjadi visi dan misi partai. Dengan kepengurusan kali ini diharapkan bisa membawa Partai Hanura semakin dekat dengan masyarakat. ‘’Yang terpenting adalah meminimalisasi konflik di intern. Karena menurut saya, musuh yang terbesar dalam partai adalah konflik internal,’’ terangnya. Mengenai target ke depan, Sugiman menargetkan Partai Hanura Bangli bisa menambah dua kursi di DPRD, dari dua kursi yang sudah ada saat ini. ‘’Target ke depan kita memiliki fraksi penuh di legislatif,’’ imbuhnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPD Hanura Bali I Wayan Adnyana, S.H. yang dalam kesempatan kemarin hadir mewakili

Bali Post/ina

PELANTIKAN - Suasana pelantikan pengurus DPC dan PAC Partai Hanura Kabupaten Bangli periode 2015-2020. Ketua Ir. Made Sudarta, M.BA., M.Sc. mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus DPC dan PAC Partai Hanura Kabupaten Bangli. Pihaknya berharap se-

luruh pengurus DPC dan PAC Hanura Bangli tetap bisa menjaga kekompakan di internal dan bisa menjalankan visi dan misi partai. (kmb40/k200)


Senin Pon, 10 Oktober 2016

GIANYAR

9

Mensos Tambah 4.025 Penerima Bantuan PKH di Gianyar Gianyar (Bali Post) -

Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) nontunai di Kabupaten Gianyar akan ditambah sebanyak 4.025 KPM per-November 2016. Untuk mengoptimalkan program ini, Pemkab Gianyar mulai menggenjot tugas pendamping dalam mensosialisasikan penyaluran bantuan dengan sistem E-Walet menggunakan kartu debet ATM Himbara (Himpunan Bank milik Negara). Hal ini diungkapkan Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa saat jumpa pers di Balai Budaya, Gianyar, Minggu (9/10) kemarin. Khofifah menjelaskan, perbedaan bantuan ini dengan subsidi lain adalah penyaluran nontunai PKH memiliki pendamping. Sementara di Kabupaten Gianyar tercatat ada 26 pendamping yang bertugas mensosialisasikan perubahan format penyaluran PKH secara tunai dan nontunai. ‘’Dari kementerian kami menurunkan 14 pendamping. Bila dibagi dengan jumlah penerima di Gianyar, satu orang pendamping mengedukasi 200 KPM. Tetapi nanti juga akan dibantu koordinator kabupaten sehingga ada 26 petugas,’’ jelasnya. Dikatakan, penerima PKH nontunai yang sudah terdata sejak Juni hingga Oktober

lalu sekitar 1 juta penerima di seluruh Indonesia. Sementara di Kabupaten Gianyar tercatat sekitar 2.800 KPM. ‘’Sampai dengan Desember minggu ke dua terakhirlah akan ada 1 juta penerima yang akan menerima bantuan nontunai PKH ini,’’ ucapnya. Mensos menambahkan, per Nopember 2016 ini akan ada penambahan penerima PKH baru sebanyak 2,5 juta KPM di seluruh Indonesia. Sementara di Kabupaten Gianyar akan ada penambahan sekitar 4.020 KPM sehingga total akan ada 6.825 KPM. ‘’Dari penambahan penerima PKH baru per-November 2016 ini, tidak berarti kemiskinan di Gianyar bertambah. Hanya di sini pemerintah

meluaskan cakupan penerima PKH di seluruh kabupaten dan kota,’’ jelasnya. Perlu diketahui, PKH telah dimulai dari 2007 menyasar keluarga yang miskin yang memiliki ibu hamil, balita, siswa SD, SMP dan SMA, penyandang disabilitas berat dan lansia 70 tahun ke atas. Berdasarkan data, KPM yang tercatat di Kabupaten Gianyar saat ini sebanyak 2.800 keluarga dengan anggaran Rp 5.444.585.000. Bantuan sosial untuk lanjut usia sebanyak 74 jiwa dengan anggaran Rp 148.000.000. Bantuan untuk disabilitas sebanyak 31 jiwa dengan anggaran Rp 93.000.000. Untuk Beras Sejahtera (Rastra) disalurkan untuk 21.454 keluarga dengan

total nilai Rp 28.055.395.800. Penyaluran bansos non tunai diprioritaskan pada wilayah perkotaan dengan memanfaatkan E-Warong KUBE-PKH dan agent Bank HIMBARA. Untuk memastikan keluarga miskin memperoleh bantuan perlindungan sosial secara integratif holistik, maka penyaluran menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang berfungsi sebagai Kartu Debet ATM HIMBARA dengan sistem E-Walet dan tabungan yang terintegrasi. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengatakan, bantuan PKH telah diterima sejak 2014, dan penyaluran bantuan tahap III pada 2016 telah terealisasi sebesar Rp 1 milyar lebih. Selain itu, pada 2016 Gianyar juga telah mendapat bantuan KUBE PKH (Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan) sebanyak 40 unit dan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) sebanyak 45 unit. (kmb35)

Bedulu Tuan Rumah ”International Youth Forum 2016”

IYF - Peserta dan panitia foto bersama di sela-sela pembukaan International Youth Forum (IYF) 2016 di Bedulu. KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyelenggarakan International Youth Forum (IYF) 2016 bertemakan ‘’Culture for an Inclusive Sustainable Planet’’ tanggal 9 - 14 Oktober. Forum ini diikuti 160 pemuda dari 39 negara. Mereka akan berpartisipasi dalam serangkaian aktivitas termasuk sesi pertukaran budaya, diskusi kebudayaan dan kegiatan interaktif dengan penduduk lokal di desa tradisional Bali. Hal tersebut disampaikan Hilmar Farid selaku Direktur Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia pada saat pembukaan IYF 2016, Minggu (9/10) kemarin, bertempat di Wantilan Pura

Samuan Tiga, Desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh. Desa Bedulu, Gianyar bersama Desa Penglipuran, Bangli, Desa Tenganan, Karangasem dan Desa Bongan, Tabanan akan menjadi tempat kegiatan IYF 2016. Nantinya ke-160 peserta akan disebar ke empat desa tersebut selama enam hari. Hilmar Farid menuturkan, IYF merupakan salah satu kesempatan bagi para pemuda untuk berbicara kepada masyarakat luas mengenai persoalan-persoalan dunia, khususnya berkaitan dengan kebudayaan. ‘’Melalui kegiatan ini diharapkan para pemuda terlibat langsung dalam masyarakat. Salah

satunya dengan melalui penguasaan teknologi pada era ini yang semakin berkembang pesat,’’ ujar Hilmar. Dia menjelaskan, alasan memilih Bali dan Desa Bedulu, Gianyar khususnya sebagai tempat penyelenggaraan IYF karena tempat ini mempunyai sejarah panjang dan kebudayaannya masih terjaga serta mendapat tempat yang sangat penting dalam organisasi kehidupan yang ada di Bali. ‘’Tentunya ini merupakan media belajar yang sangat tepat bagi kaum pemuda dan dunia. Kita ambil saja tata kehidupan di desa, di mana dari segi kesenian, ritual sampai tata kehidupan sosial yang mampu menjadi media interaksi masyarakat mancanegara,’’ kata Hilmar Farid. Sementara itu, Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar I Gusti Ngurah Wijana menyambut baik penyelenggaraan IYF 2016. Ia menilai Desa Bedulu sangat tepat dijadikan salah satu tempat atau media penyelenggaraan event ini. Disebutkan, Desa Bedulu merupakan daerah bersejarah bagi masyarakat Bali karena merupakan tempat dicetuskannya konsensus tentang berdirinya sistem

adat dan lahirnya konsep Tri Hita Karana. Selain itu, berbagai macam peninggalan purbakala juga banyak ditemukan di desa ini. ‘’Dari konsep Tri Hita Karana mengajarkan bahwa hidup harus diwujudkan dalam berbagai keharmonisan antar manusia dengan Tuhan, dengan sesama dan dengan lingkungan alam. Maka dari itulah Pulau Bali menjadi tentram, dengan terjadi harmoni dan kebersamaan antar sekte-sekte sebelumnya,’’ jelasnya. Lebih lanjut Agung Bharata berharap melalui IYF yang diikuti oleh generasi muda dunia ini, pesan keharmonisan bisa digaungkan ke seluruh dunia. (ad329)

Bali Post/nik

LIMBAH - Limbah beton yang dibuang ke pinggir jalan di By-pass I.B. Mantra.

Perusahaan Beton Diduga Buang Limbah Sembarangan Gianyar (Bali Post) Kalangan legislatif mengeluhkan pengelolaan limbah yang berasal dari pabrik beton di Desa Pering, Blahbatuh. Pasalnya, limbah dari perusahaan tersebut dibuang begitu saja ke pinggir jalan By-pass I.B. Mantra. Terkait permasalahan ini, Satpol PP Gianyar berjanji akan melakukan penelusuran. Anggota DPRD Gianyar Wayan Sudiartana, Minggu (9/10) kemarin mengungkapkan perusahaan beton yang beroperasi di By-pass I.B. Mantra, Desa Pering tersebut hampir setiap hari membuang limbah di badan jalan. ‘’Itu limbah cucian pembersihan alat operasional yang setiap hari dibuang ke badan jalan,’’ ucapnya. Dikatakan, kondisi ini menggangu pengguna jalan yang melintas di daerah

tersebut. Debu yang beterbangan di sekitar kawasan tersebut sangat mengganggu penglihatan dan pernafasan pengendara. Atas terjadinya pencemaran itu dia menegaskan, perusahaan-perusahaan tersebut sudah tidak menjalankan komitmen kepada masyarakat atau pemerintah dalam meminimalisasi gangguan lingkungan. ‘’Mereka sudah tidak mempedulikan gangguan lingkungan. Saya sudah berulang kali memberikan teguran, menyampaikan keluhan masyarakat, tapi tidak dihiraukan,’’ ungkapnya. Lebih lanjut pihaknya pun meminta eksekutif melakukan penertiban karena gangguan ini sudah berlangsung cukup lama. ‘’Saya harap Satpol PP Gianyar melakukan penertiban. Bila perlu instansi lain juga turun meng-

kaji ulang izin operasionalnya karena sudah mengganggu lingkungan,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Gianyar Dewa Gede Suartika menegaskan, hari ini jajarannya akan diterjunkan untuk mengecek lokasi. ‘’Petugas akan saya terjunkan. Bila ini memang benar mengganggu ketertiban umum, maka sesuai ketentuan kami akan memberikan surat peringatan,’’ ucapnya. Dia menambahkan, kini pihaknya mulai melakukan operasi keliling bersama intansi terkait sehingga bila terjadi pelanggaran perda atau kertertiban umum dapat lebih awal diketahui. ‘’Operasi keliling ini saya galakkan kembali, meliputi wilayah Gianyar utara dan selatan. Dengan ini Satpol PP akan lebih galak melakukan penertiban,’’ tandasnya. (kmb35)


10

KLUNGKUNG

Senin Pon, 10 Oktober 2016

Korban Terseret Gelombang Belum Ditemukan Semarapura (Bali Post) – Wisatawan Jepang, Masuda Shuta (26), yang hilang terseret arus saat mandi di Pantai Screat Beach, wilayah Ceningan, Nusa Penida, Jumat (7/10) lalu, belum ditemukan sampai Minggu (9/10) kemarin. Padahal, tim gabungan yang melibatkan petugas Basarnas, Pol Air, Polsek Nusa Penida dan TNI AL telah melakukan pencarian sampai ke wilayah Benoa, Denpasar. Menurut Kasat Polisi Air AKP Putu Ardana, tim gabungan melakukan pencarian terhadap korban di sekitar pantai Ceningan, Lembongan dan Jungutbatu. Pencarian juga melibatkan nelayan dan masyarakat yang tinggal di daerah pesisir, namun belum juga membuahkan hasil. “Masih kuncup. Kami belum menemukan korban,” katanya. Mantan Kapolsek Banjarangkan itu menjelaskan, gelombang di perairan Nusa Penida masih normal, sehingga tim gabungan bisa terus melakukan pencarian. Pencarian tidak hanya dilakukan di lokasi kejadian, namun juga sampai ke wilayah Benoa. Sebab, arus laut di perairan Nusa Penida menuju arah selatan. Pencarian korban dilakukan sesuai SOP dan selama tujuh hari. Namun, jika ditemukan bukti-bukti lagi terkait dengan korban, pencarian akan dilanjutkan. “Saat ini kami tetap melakukan pencarian. Kalau sudah tujuh hari dihentikan sementara sambil menunggu ada petunjuk lagi,” jelasnya. Masuda hilang terseret arus ketika mandi di Pantai Screat Beach sekitar pukul 15.00 Wita. Berawal ketika korban yang seorang arsitek bersama temannya Lisa Hammerschmid (27) asal Austria berenang sekitar pukul 14.30. Saat korban berenang lebih dalam tiba-tiba terseret arus dan hilang di perairan. Lisa kemudian minta tolong kepada warga sekitar, namun upaya warga tidak berhasil karena ombak saat itu sangat besar. Padahal petugas Subsektor Lembongan dibantu Pol Air yang berkekuatan 12 personel turun melakukan penyisiran di lokasi korban tenggelam. (kmb)

Saling Pandang, Murtika Dipukul dengan Gelas Semarapura (Bali Post) – Pengaruh minuman keras (miras) memicu terjadinya kasus pemukulan di wilayah hukum Polres Klungkung. I Putu Parwata alias Caplik (41), warga Dusun Peninjoan, Desa Paksebali, Dawan, nekat memukul Wayan Murtika (30), warga asal Banjar Jelantik, Koribatu, Desa Tojan, ketika minum tuak di warung milik Pak Bracuk di Jalan Kenyiri Nomor 10, Semarapura. Kasus penganiayan itu terjadi gara-gara hal sepele. Karena tidak terima dipandang, pelaku nekat memukul korban dengan gelas hingga bersimbah darah. Informasi yang didapat di Mapolres, Minggu (9/10) kemarin, kejadian ini sempat memicu ketegangan, sebab pihak keluarga korban tidak terima saudaranya diperlukan demikian. Apalagi korban mengalami luka robek pada bagian pelipis dan pipi. Polisi yang bergerak cepat langsung mengamankan pelaku ke Mapolres Klungkung. “Kami amankan pelaku saat kejadian dan ditahan sejak Sabtu (8/10),” jelas Kasat Reskrim Polres Klungkung Wiastu Andri Prajitno. Dikatakannya, kasus penganiayaan tersebut terjadi karena salah paham. Kejadiannya berawal ketika korban (Murtika) yang biasa dipanggil Thomas minum tuak di warung Pak Bracuk sekitar pukul 19.30 Wita. Entah bagaimana, korban terlibat saling pandang dengan pelaku Caplik yang juga ikut minum. Hal ini kemudian membuat pelaku tersinggung, mendekati dan menarik tangan korban. Caplik yang terpengaruh minuman keras kemudian memukul kepala korban dengan gelas hingga pecah. Kejadian ini membuat korban terluka pada bagian pelipis dan pipi kiri hingga berdarah. Korban sempat dibawa ke RSUD Klungkung oleh rekannya untuk mendapat perawatan karena banyak mengeluarkan darah dan harus dijarit. Korban selama ini dikenal sebagai pemuda yang polos, sehingga keluarganya melaporkan ke Mapolres untuk mendapat penanganan. “Kami sudah terima laporannya. Saat itu juga kami amankan pelaku di rumahnya,” tegas Wiastu Andri. Pihaknya akan menjerat pelaku dengan pasal 351 KUHP terkait kasus penganiyaan dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun. (kmb)

Masyarakat Diajak Ikut Jaga Keamanan Semarapura (Bali Post) – Masyarakat Banjar Kangin dan Banjar Kauh, Desa Jumpai, mesti ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan diri sendiri, lingkungan keluarga dan lingkungan tempat tinggal masingmasing. Ajakan ini disampaikan Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi saat acara Nonton Bareng (Nobar) Kamtibmas yang diselenggarakan Polres di Balai Banjar Kangin, Desa Jumpai, Sabtu (8/10). Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat di bidang keamanan. Kapolres mengatakan keamanan merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat. Keamanan dapat dijaga lewat upaya bersama antara masyarakat dan kepolisian. “Keamanan merupakan proses, bukan datang begitu saja. Jadi, perlu upaya dan kerja sama antara kepolisian dan seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya. Dalam mensosialisasikan UU Informasi Teknologi Elektronik dan upaya menjaga keamanan dalam hal menggunakan media sosial, Arendra minta agar statemen atau status yang diposting tidak menyinggung pihak lain. Masyarakat juga diimbau tidak cepat terpengaruh atau terpancing oleh hasutan atau ajakan berbuat tindakan yang dapat menganggu ketertiban dan keamanan. “Medsos ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi ada nilai positifnya dan sisi lainnya ada negatifnya,” imbuhnya. Di bagian lain, Kapolres minta krama Desa Jumpai tidak tersandung kasus narkoba. Pengguna dan pengedar narkoba akan dikenakan hukuman sosial berupa sanksi adat. Karenanya pihaknya mendorong desa adat di Kabupaten Klungkung untuk membuat draf pararem antinarkoba yang telah digulirkan ke masingmasing bendesa adat. Pengguna dan pengedar narkoba akan dikenakan sanksi adat setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian atau Badan Narkotika Kabupaten (BNK). Besarnya sanksi adat disesuaikan dengan peraturan yang berlaku di desa masing-masing. Draf pararem antinarkoba disosialisasikan ke masingmasing desa untuk mengurangi jatuhnya korban akibat ketidaktahuan masyarakat terhadap narkoba. Pasalnya, saat ini narkoba sudah merambah sampai ke desa-desa di Kabupaten Klungkung. Penyalahguna narkoba yang tertangkap tangan membawa 0,1 atau 0,2 gram netto tidak akan ditahan, namun kasusnya tetap berlanjut sampai ada keputusan tetap dari pengadilan. (dwa)

Bali Post/dwa

81 PERSEN - Rumah Sakit Pratama di Nusa Penida baru selesai dikerjakan sekitar 81 persen.

Rumah Sakit Pratama Beroperasi 2017 Semarapura (Bali Post) –

Tiga gedung Rumah Sakit (RS) Pratama di Nusa Penida yang dikerjakan mulai 16 Maret lalu dengan anggaran Rp 17,7 miliar, pengerjaannya sudah 81,7 persen. Sesuai kontrak, proyek rumah sakit tersebut harus selesai 17 November 2016. Mau tidak mau Pemkab Klungkung harus segera mendapatkan tenaga kesehatan untuk mengisi rumah sakit bagi masyarakat kurang mampu ini. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dihubungi Minggu (9/10) kemarin, memperkirakan 150 tenaga kerja dibutuhkan untuk mengisi posisi sebagai tenaga medis, paramedis, umum dan kebersihan. Di luar itu, sejumlah tenaga kesehatan PNS segera dimutasi ke RS Pratama. Diakuinya, sangat sulit bagi petugas kesehatan

yang berstatus PNS bekerja di Nusa Penida, mengingat biaya untuk menyeberang ke pulau terluar Indonesia tersebut cukup tinggi. Untuk itu, pihaknya akan berupaya meningkatkan tunjangan PNS tenaga kesehatan yang mau bekerja di rumah sakit yang ada di Banjar Nyuh, Desa Ped itu. Sementara itu, tenaga kon-

trak yang direkrut diutamakan berasal dari Nusa Penida. Kebijakan ini diambil mengingat gaji tenaga kontrak yang hanya Rp 1,2 juta sebulan dirasa tidak cukup untuk menanggung biaya tinggal dan memenuhi kehidupan sehari-hari. ”Biaya hidup di Nusa Penida cukup mahal terutama transportasinya,” ujar Suwirta.

Pemkab juga harus mempersiapkan peralatan medis yang biayanya tidak sedikit. Sumber pembiayaannya diharapkan ada kepastian tahun 2017, sehingga pertengahan tahun RS Pratama di Nusa Penida bisa beroperasi. Nilai tambah dari rumah sakit ini fasilitas AC agar pasien merasa nyaman, meski hanya ruang rawat inap kelas III. “Cuaca di Nusa Penida cukup panas, jadi perlu pendingin udara. Dirancang agar tidak terlalu dingin dan tidak menyemprot pasien sehingga bisa

dimanfaatkan masyarakat dari berbagai kalangan,” imbuhnya. Petugas pelaksana dari PT Asri Cipta Natha Alam, Made Ari Sudana, menjelaskan RS Pratama menghadap ke arah barat. Gedung paling utara merupakan tempat rawat inap yang terdiri atas delapan kamar dengan kapasitas 48 tempat tidur. Sementara gedung tengah digunakan untuk instalasi gawat darurat. Selanjutnya gedung paling selatan, lantai I dipakai poliklinik, sedangkan lantai II untuk perkantoran dan ruang rapat. (dwa)

Nusa Penida Festival 2016

Kenang Jukung Tradisional Lewat Lomba Miniatur Semarapura (Bali Post) – Hari ketiga pelaksanaan Nusa Penida Festival (NPF) 2016 melombakan miniatur perahu layar tradisional (jukung). Lomba dibuka Bupati Klungkung Nyoman Suwirta didampingi Panitia NPF I Gusti Agung Putra Mahajaya di Pantai Banjar Nyuh, Desa Ped, Minggu (9/10) kemarin. Lomba miniatur jukung diikuti 43 peserta. Mereka berasal dari Desa Kutampi Kaler, Toyapakeh dan Desa Sakti. Sebanyak 20 peserta akan ditetapkan sebagai juara, masing-masing juara satu, dua dan tiga serta 17 juara harapan. Lomba miniatur perahu atau jukung diadakan untuk mengenang bentuk sejati jukung seperti ikan janggan. Melalui lomba ini diharapkan masyarakat semakin cinta dan mensyukuri anugerah alam Nusa Penida. Rasa syukur ini bisa dalam bentuk memelihara segala potensi yang ada sehingga dapat memberikan efek yang besar khususnya buat kunjungan wisatawan. ‘’Banyaknya wisatawan yang datang akan mendampak pada perekonomian masyarakat dan menghidupkan UMKM di sini,” ujar Suwirta. Koordinator Lomba H. Musbahudin berharap lomba

ini mampu memberi pengetahuan kepada generasi muda soal sarana penyeberangan. Saat ini sudah ada komunitas miniatur jukung dan tren di masyarakat pesisir untuk melestarikan jukung yang semakin menghilang di perairan Nusa Penida dan digantikan speed boat. Lomba miniatur jukung menggunakan sistem waktu tempuh tercepat. Jarak yang harus ditempuh sejauh 150 meter. Miniatur jukung kebanykan dibuat dari kayu waru yang terkenal ringan dan kuat di air. Sanghyang Jaran Suasana magis terasa di Pantai Banjar Nyuh, Sabtu (8/10) malam saat dipentaskan tarian sakral Sanghyang Jaran Desa Jungutbatu. Terlebih ketika penari menginjak bara api dari sabut kelapa diiringi tembang-tembang sakral. Sanghyang Jaran merupakan salah satu tari sakral di Nusa Penida. Tari ini sebagai penolak bala dan segala bentuk penolak gering marana. Hal ini dimuat dalam Lontar Kecacar dan Lontar Tantu Pagelaran. Adalah seorang sedaka podgala wibuhing jnana Ida Pedanda Gde Punia dari Griya Bangli berjasa besar atas warisan adi luhung yang ada di Desa Jungut-

batu. Klian Sekaa Tari Sanghyang Jaran Once Srawa Jungutbatu, I Made Subitra, menyampaikan tari ini

merupakan peninggalan Ida Pedanda Gde Punia yang dibuang ke Jungutbatu karena difitnah oleh raja Bangli. Selanjutnya Ida Pedanda

tinggal di rumah perbekel kala itu, I Nyoman Jungut. Dari sinilah tari Sanghyang Jaran dilestarikan sampai sekarang. (dwa)

LOMBA - Perlombaan miniatur perahu layar tradisional (jukung).

Bali Post/dwa


BULELENG

Senin Pon, 10 Oktober 2016

SOSOK Mesti Cerdas Ambil Peluang GENERASI muda sesungguhnya memiliki peluang besar untuk mengembangkan desa wisata. Sayang peluang tersebut belum banyak diambil. Hasilnya, kue pariwisata cenderung lebih banyak dinikmati pihak luar. “Pemuda sebagai agent of change di era kompetitif harus memiliki peran maksimal di segala bidang. Salah satunya sektor pariwisata yang telah memberikan kontribusi devisa nonmigas tertinggi di Indonesia. Pemerintah pusat dengan tegas mendorong pariwisata sebagai business core di tanah air,” ujar pengamat kepariwisataan di Buleleng, I Putu Gede Parma., S.ST.Par., M.Par., Minggu (9/10) kemarin. Kesiapan untuk mengembangkan pariwisata diperlukan berupa fisik atau infrastruktur dan nonfisik seperti sumber daya manusia (SDM). “Pembangunan pariwisata Bali berlandaskan budaya dan berbasis Tri Hita Karana. Semangat itu mendorong quality tourism. Bukan hanya quantity-nya, indikatornya lenght of stay and expenditure atau pengeluaran atau belanja wisatawan. Salah satu implementasinya dengan memperbanyak pendirian Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di setiap desa yang berpotensi sebagai objek wisata,” papar Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi Undiksha Singaraja ini. Parma yang Ketua KNPI Buleleng dan Sekretaris Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Buleleng ini melihat Buleleng memiliki potensi pariwisata alam unggulan tidak kalah saing dengan Bali Selatan. Ia mencontohkan, air terjun Gitgit, Aling-aling, Pemuteran, Air Sanih, Lovina, belum lagi kekayaan sejarah dimiliki Buleleng. Bila semua itu dikemas menarik tentu dapat menambah jumlah kunjungan wisatawan ke Buleleng. “Pembangunan pariwisata berbasis alam dan budaya harus lebih banyak memberdayakan peran 22 Pokdarwis tersebar di Buleleng. Pemuda-pemudi dituntut mempersiapkan hard skill, soft skill, hospitality skill, grooming, attitude menuju SDM mumpuni dan berdaya saing,” pungkasnya. (kmb34)

11

Dua Dusun di Pegadungan Kesulitan Air Bersih

Singaraja (Bali Post) – Dua dari empat dusun di Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada, hingga sekarang masih kesulitan air bersih. Selain karena tidak ada sumber mata air, pemerintah desa kesulitan anggaran untuk mengembangkan jaringan pipa air bersih ke desa setempat. Atas kondisi ini warga terpaksa mengambil air minum ke dusun terdekat. Sedangkan keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK - red), warga memanfaatkan sungai atau parit. Dua dusun yang belum terjangkau jaringan pipa air itu, yaitu Pasut Katiasa dan Dusun Batu Dingding. Pemerintah desa sudah berusaha melakukan penambahan kapasitas air bersih, namun belum juga membuahkan hasil karena keterbatasan anggaran. Selama ini warga mengambil air minum dari dusun terdekat atau ada yang mengambil air ke Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng. Sebelumnya kebutuhan air bersih di dua dusun ini dipasok dari sumber mata air di Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada. Namun debit airnya tidak stabil, terutama ketika musim kemarau sangat kecil dan bahkan mati total. Karena itu pemerintah desa menghentikan pengelolaan sumber mata air tersebut. Kesulitan air bersih di dua dusun ini diungkapkan kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) yang saat itu menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Kecamatan Sukasada belum lama ini. Warga berharap pemerintah

daerah dan pemerintah desa agar mengoptimalkan pelayanan air bersih. Saat ini untuk wilayah Dusun Pasut Katiasa sudah memiliki sumber mata air terletak di Desa Pegayaman. Sumber mata air berada pada tanah milik warga yang kemudian disumbangkan oleh pemiliknya untuk kepentingan yang lebih luas. Warga dan pemerintah desa sudah membangun bak penampung air di lima lokasi. Hanya saja sumber mata air dengan kapasitas 15 liter per detik ini belum bisa dialirkan karena menunggu bantuan biaya dari pemerintah. “Sekarang kami sudah punya sumber mata air. Kebetulan warga membeli tanah di Pegayaman dan sumber mata airnya disumbangkan untuk warga karena pemilik tanah itu juga memiliki tanah kebun di Pasut Katiasa. Kami sudah membangun lima bak penampungan, namun masih perlu biaya untuk membeli pipa untuk bisa dialirkan ke rumah-rumah penduduk,” ujar warga.

Perbekel Desa Pegadungan Ketut Sudiara, Minggu (9/10) kemarin mengatakan kesulitan air bersih bagi warganya sebenarnya sudah hampir teratasi. Dengan memanfaatkan sumber mata air sumbangan warga itu dapat memenuhi kebutuhan air bersih warga Dusun Pasut Katiasa dan sebagian warga di Dusun Batu Dingding. Sayang untuk mengalirkan air dari lima resevoar yang sudah dibangun dengan dana desa ditambah swadaya masyarakat senilai Rp 170 juta tersebut masih memerlukan biaya untuk membangun jaringan pipa ke rumah-rumah penduduk. Untuk membangun jaringan pipa ini diperkirakan menelan dana sebesar Rp 300 juta. Proposal permohonan bantuan itu sudah diajukan kepada Bupati dengan harapan dapat disetujui, sehingga tahun 2017 warga di dua dusun ini bisa keluar dari kesulitan air bersih yang melanda sejak bertahun-tahun silam. “Debit airnya lumayan besar dan perkiraan kami kalau dari sumber air baru itu sekitar 300 kepala keluarga (KK) di Dusun Pasut Katiasa dan Batu Dingding akan terlayani air minum. Kami sudah ajukan proposal mudah-mudahan bisa disetujui dari BKK dan kalau tidak, kami programkan menggunakan ADD,” tegasnya. (kmb38)

Pilkada Pendukung Paket Surya Kawal Verifikasi Faktual Kolektif

Singaraja (Bali Post)Partai pendukung Paket Surya (Dewa Nyoman Sukrawan – Gede Dharma Wijaya) siap mengawal verifikasi faktual kolektif pada 12-17 Oktober 2016. Koordinasi dilakukan meliputi pematangan strategi pemenangan di sembilan kecamatan agar lolos dan ditetapkan sebagai pasangan calon 24 Oktober 2016. Sekretaris DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry, menyampaikan ‘’pertarungan’’ dua kader terbaik PDI Perjuangan dalam pilkada ini merupakan sejarah dalam perpolitikan Buleleng.

Ia meminta baik simpatisan Paket Surya ataupun Paket PAS-Sutjidra mengedepankan fair play. “Kami sudah siapkan semuanya, termasuk tim advokasi di masing-masing wilayah. Evaluasi akhir dilakukan untuk mengamankan serentak verifikais faktual. Kami harap menang kalah supaya fair play. Mari kita berikan pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat,” ucap Sugawa Korry, Minggu (9/10) kemarin. Dukungan paket Surya di masyarakat makin meningkat. Masyarakat ingin perubahan dan kepemimpinan

yang merakyat di Buleleng. Paket Surya memperoleh rekomendasi rakyat dengan ditambah dukungan Koalisi Buleleng Mandara (KBM) Golkar, Demokrat, PKS. “Tim Paket Surya didukung Golkar, Demokrat dan PKS,” paparnya. Pihaknya optimis Paket Surya menjadi calon kuat melawan PAS-Sutjidra di Pilkada Buleleng. “Jangan sampai ada pengarahan supaya masyarakat tidak datang. Pasti itu bisa menimbulkan reaksi. Kekuatan penuh Golkar, Demokrat dan PKS akan mengawal verifikasi faktual nanti,” ucapnya. (kmb34)

Jika Paslon Tak Penuhi Syarat

KPU akan Buka Pendaftaran Baru

Singaraja (Bali Post) – KPU Buleleng akan mengeluarkan surat tidak memenuhi syarat, jika jumlah dukungan kepada bakal paslon perseorangan tidak mencapai 40.283 KTP. “Jika dalam verifikasi faktual calon perseorangan, dukungannya dinyatakan tidak memenuhi syarat 40.283 KTP maka KPU akan mengeluarkan keputusan bakal paslon perseorangan tidak memenuhi syarat dan tidak ditetapkan sebagai calon,” ujar Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, Minggu (9/10) kemarin. Jika tidak memenuhi syarat, tahapan Pilkada akan ditunda. Berikutnya dilakukan sosialisasi di masyarakat untuk pendaftaran. “Dalam kondisi itu KPU akan membuka pendaftaran baru melalui sosialisasi. Yang berhak mengajukan calon pada saat pembukaan kembali adalah parpol yang belum pernah mengusulkan calon ke KPU,” imbuhnya. Suardana memaparkan, sewaktu pendaftaran bakal paslon incumbent

Bali Post/kmb34

Gede Suardana, S.Pd., M.Si.

PAS-Sutjidra terdapat dua partai diusulkan sah adalah PDI-P dan NasDem. “Intinya hanya partai-partai yang belum pernah mengusul di masa pendaftaran 21-23 September 2016. KPU hanya mengenal pengusul bukan pendukung. Nah di luar partai pengusul masih bisa mengusulkan,” paparnya. Sedangkan untuk penetapan hasil paket paslon perseorangan memenuhi syarat atau tidaknya, nanti dilakukan pada tanggal 21 Oktober 2016.

Sementara itu, KPU Buleleng akan melakukan verifikasi faktual di tingkat desa/kelurahan tanggal 12 – 17 Oktober 2016. Secara kolektif dukungan KTP yang disetor bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan – Gede Dharma Wijaya akan diverifikasi. “Verifikasi faktual di desa dan dilakukan secara kolektif di wilayah administrasi PPS yang terdapat pendukungnya. Sistem pengumpulan di lapangan menjadi tanggung jawab bakal paslon perseorangan,” ujarnya. Dikatakannya, setelah penelitian faktual di tingkat desa kelurahan, selanjutnya rekapitulasi jumlah dukungan di tingkat kecamatan 18-19 Oktober, rekapitulasi jumlah dukungan di tingkat kabupaten kota 20-21 Oktober, rekapitulasi jumlah dukungan di tingkat provinsi 22-23 Oktober. Proses selanjutnya penelitian perbaikan syarat calon 4-10 Oktober dan penetapan pasangan calon 24 Oktober. (kmb34)

Pemerintah Diharapkan Libatkan Organisasi Kepemudaan Singaraja (Bali Post)Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) meningkatkan eksistensi di Buleleng melalui pengembangan di bidang kepemimpinan (leadership) dan kewirausahaan (entrepreneurship). Dua hal dimaksud paparkan di hadapan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. Sabtu (8/10) lalu, saat simakrama di Banjar Dinas Tegalasih Desa Pucaksari Kecamatan Busungbiu. Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Peradah Buleleng, I Made Bagus Andi Purnomo ingin memotivasi generasi muda di Buleleng untuk bangkit dan mampu tampil melalui jiwa muda yang membangun. “Kami tentu ingin komitmen dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten, melibatkan pemuda dalam membangun pemuda. Bagaimana memberdayakan manusia dan budaya dimiliki daerah kita. Intinya kami tidak menuntut finansial, tetapi perlu kolaborasi program membangun satu sama lain,” ujar Bagus Andi. Ia mengingatkan bagaimana peran pemuda di masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Implementasi peran kepemudaan dituangkan di era globalisasi dengan tetap berpedomana terhadap Tri Hita Karana dan rasa menyama braya. “Nah kalau ada program dari Provinsi dan Kabupaten mari libatkan kami dari Peradah. Kami juga sering berkoordinasi dan turun melakukan aktivitas positif bersama KMHDI, WHDI dan organisasi Hindu lainnya,” ucapnya. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberi apresiasi terhadap Peradah Buleleng. Ia menilai leadership dan entrepreneurship dalam program yang digagas diharapkan mampu berjalan ke depan. Pembangunan Bali harus pro kepada pertumbuhan mengingat manusia Bali semakin hari bertambah banyak. Selain itu, investasi pembangunan memberi peluang kepada masyarakat Bali. (kmb34)

Soal Patung Pejuang Puputan Jagaraga

Dinsos Kesulitan Referensi Jro Jempiring

Bali Post/kmb38

DIPANGKAS - Pohon perindang di jalan nasional Singaraja-Seririt dipangkas agar tidak mencelakai pengguna jalan.

Pohon Perindang di Jalur Singaraja-Seririt Dipangkas

Singaraja (Bali Post) – Pohon perindang di sepanjang jalan Singaraja-Seririt mulai dipangkas oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng. Ini dilakukan karena pohon perindang di ruas jalan nasional ini tumbuh rimbun. Bahkan pohon ini tumbuhnya menjorok ke tengah jalan. Mencegah pohon perindang itu tumbang, BPBD memangkas dahan pohon tersebut. Jalan Seririt-Singaraja dari wilayah Desa Kaliasem, Temukus, Dencarik, Banjar (Kecamatan Banjar), Kalianget, Tangguwisia, dan Seririt (Kecamatan Seririt) dipenuhi ratusan pohon perindang. Sayang pohon ini terkesan kurang mendapat perhatian hingga pertumbuhan rantingnya tidak tertata dengan baik. Bahkan beberapa kali pohon perindang ini tumbang hingga menganggu arus lalulintas (lalin). Meski sering terjadi kejadian pohon tumbang, instansi yang berwenang belum melakukan pemeliharaan. Bahkan melalui acara dialog interaktif di radio di Buleleng warga sering mengadukan pohon perindang yang membahayakan. Sayang pengaduan itu belum ada tindaklanjut dari instansi yang

membidangi. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng Made Subur, Minggu (9/10) kemarin mengatakan pohon perindang dari Kaliasem hingga Seririt hingga di Gerokgak merupakan milik pemerintah pusat, karena jalan itu status jalan nasional. Meski Buleleng tidak memiliki kewenangan, namun karena fakta di lapangan pohon perindang itu dahannya kebanyakan menjorok ke tengah jalan atau bahkan ada yang sudah mati, sehingga pihaknya mengambil inisiatif memangkasnya. Bahkan pohon yang sudah mati atau usianya sudah tua langsung ditebang. “Kita sudah berkoordinasi dan alasan pohon itu membahayakann pengguna jalan, apalagi sekarang mulai hujan dan angin kencang khawatir kalau sewaktu-waktu cuaca buruk pohon itu tumbang kita sendiri yang repot. Lebih baik mencegah sehingga kami lakukan pemangkasan pohon perindang,” katanya. Menurut mantan Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) ini, pemangkasan ini agar pohon perindang milik pemerintah pusat lebih tertata. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Perang puputan Jagaraga di Dusun Dauh Teben, Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, termasuk pertempuran besar di Bali. Perang itu dipimpin Patih Jelantik dan istrinya Jro Jempiring. Dalam perang tersebut, selain kedua pejuang ini gugur, beberapa Jenderal Belanda juga gugur. Guna mengenang dan menunjukkan bukti di Dusun Dauh Teben ini dijadikan medan laga perang puputan, Pemkab Buleleng membangun Monumen Perang Puputan Jagaraga tahun 2016 ini. Pembangunan monumen masih dalam proses, termasuk penyiapan patung dua pejuang Patih Jelantik dan Jro Jempiring. Selama proses pembuatan patung, pihak Dinas Sosial (Dinsos) kesulitan mendapatkan referensi foto asli untuk pejuang Jro Jempiring. Bahkan upaya pencarian referensi ke sejumlah tempat gagal. Ini karena dokumen asli yang memuat wajah Jro Jempiring tidak ditemukan. Ditambah lagi sosok Jro Jempiring tidak memiliki keturunan, sehingga referensi semakin sulit dikumpulkan. Atas kondisi ini, Dinsos kemudian memutuskan menggunakan referensi dari foto-foto keluarga besar almarhum Jro Jempiring. Sedikitnya, lima foto saudara almarhum telah diberikan kepada pematung I Nyoman Alim di Sleman, Yogyakarta yang sedang menyelesaikan pengerjaan patung Jro Jempiring dan Patih Jelantik. Kepala Dinsos Drs. Gede Komang M.Si., di sela-sela penyerahan bantuan untuk anak-anak putus sekolah di Gedung Laksmi Graha Singaraja, Jumat (7/10) mengatakan sejak pematung kesulitan referensi wajah almarhum Jro Jempiring pihaknya berupaya mencari referensi asli ke berbagai tempat. Salah satunya ke Museum Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta. Di situ pihaknya gagal menemukan foto atau dokumen terkait sosok Jro Jempiring saat mendampingi suaminya, Patih Jelantik. Di Mu seum TMII hanya ditemukan alur cerita perang puputan besar di Bali tersebut. Atas kondisi ini, Dinsos memanfaatkan dokumen fotoBali Post/kmb38 foto saudara almarDrs. Gede hum Jro Jempiring. Komang, M.Si. (kmb38)


JEMBRANA

12

Senin Pon, 10 Oktober 2016

SOSOK

IRT Berprestasi Derita Kanker Payudara

Perlu Regenerasi Nelayan Generasi muda jangan malu memilih profesi sebagai nelayan. Sebab Jembrana dengan potensi laut yang besar, sangat menjanjikan sebagai penopang ekonomi terutama masyarakat pesisir. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan saat menghadiri acara Petik Laut Kelompok Nelayan Desa Pekutatan dan Desa Pulukan di Pantai Pekutatan, belum lama ini. Wabup Kembang menyatakan prihatin sebab generasi muda jarang yang ingin sebagai nelayan. Padahal profesi nelayan bila ditekuni bisa mendapatkan penghasilan yang menggiurkan. “Regenerasi nelayan di Jembrana tidak berjalan. Anak-anak nelayan tidak mau kerja di laut dan lebih memilih menjadi karyawan,’’ ujar Wabup Kembang. Kata dia, Pemkab Jembrana sudah memiliki SMK Kelautan bahkan tahun depan akan Mendirikan Akademi Komunitas Kelautan bekerja sama dengan Kementerian Kelautan RI. Ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah serta pusat untuk memajukan potensi kelautan yang dimiliki. Terkait acara Petik Laut, Wabup Kembang mengatakan, tradisi warisan nenek moyang ini harus selalu dilakukan dan dilestarikan. “Secara niskala bapak-ibu telah melakukan ritual wujud syukur, namun tidak kalah penting secara sekala juga harus melakukan sesuatu. Salah satunya dengan memelihara lingkungan alam. Hal sederhana yang bisa kita lakukan adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan, itu merupakan contoh kecil untuk mencegah terjadinya abrasi,” tambahnya. Kegiatan Petik Laut ini merupakan kegiatan rutin yang digelar kelompok nelayan Desa Pulukan dan Pekutatan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dalam kegiatan itu juga digelar upacara seserahan berupa satu ekor sapi yang dilarung ke tengah laut. (olo)

Kap Baja di SDN 3 Tegalcangring Dikhawatirkan Jebol

Negara (Bali Post) – Para siswa dan guru di SD Negeri 3 Tegalcangkring belakangan waswas dengan kondisi atap bangunan kelas. Pasalnya rangka kap baja di ruang belajar sudah keropos. Kap baja yang dipasang pada tahun 2007 lalu itu digunakan untuk dua unit bangunan yang semuanya ruang kelas. Atas kondisi itu, para guru dan siswa termasuk orangtua siswa khawatir dengan kondisi bangunan sekolah itu. Mereka khawatir dengan kondisi rangka kap yang keropos itu menyebabkan atap ambruk. Dari pengamatan wartawan, kap baja yang dikhawatirkan keropos itu berada di dua bangunan yakni untuk enam kelas dan satu ruang kepala sekolah. Tiang baja yang

digunakan terlihat sudah berkarat dan berlubang di sisi terluar. Bahkan saat genteng bangunan itu bocor, warga sekolah tidak berani memperbaiki. Selain kap, di sejumlah ruangan temboknya sudah mulai retak. Kepala SD 3 Tegalcangkring, Ni Nyoman Sutarmi, didampingi Ketua Komite Nyoman Tarma, membenarkan kondisi tersebut. Komite juga merasa prihatin dengan kondisi kap baja bangunan sekolah yang keropos ini. Kap baja ini sudah berusia hampir 10 tahun sejak dibangun yakni pada tahun 2007 lalu. Pihak SD yang berada di Lingkungan Munduk Anyar, Kelurahan Tegalcangkring ini mengaku akan mengajukan proposal agar ada perbaikan khususnya kap. (kmb26)

Bali Post/olo

YEHEMBANG - Galian C di Desa Yehembang Kauh kemarin berhenti beroperasi sementara. Warga meminta agar izin galian C ini tidak diperpanjang.

Galian C di Yehembang

Warga Minta Izin Tak Diperpanjang Negara (Bali Post) – Dipicu janji yang tak ditepati, warga Yehembang menolak aktivitas galian C yang berlokasi di Desa Yehembang Kauh, Mendoyo. Janji tersebut terkait perbaikan jalan yang rusak akibat dilintasi truk-truk pengangkut material dari galian C. Truk-truk pengangkut material itu juga dinilai merugikan warga setempat. Khususnya warga yang tinggal di sepanjang jalan yang dilewati truk. Debu dari material yang diangkut berhamburan hingga ke rumah warga. Melalui BPD Yehembang, sebelumnya pihak galian C diberikan waktu untuk memperbaiki jalan yang rusak. Namun, hingga saat ini, janji tersebut tidak diwujudkan. Sehingga pihak warga meminta agar galian C yang mencakup lokasi di dua banjar, yakni Banjar Munduk Anggrek dan Banjar Sekar Kejula agar ditutup. Selain itu juga kepada Pemerintah Provinsi Bali supaya tidak memperpanjang izin karena protes warga ini. Ketua BPD Yehembang, I Gusti Ngurah Anom, Minggu (9/10) kemarin mengatakan,

sepengetahuannya izin galian C ini berakhir pada 6 Oktober lalu. Pihaknya berharap agar izin tersebut tidak diperpanjang karena berdampak kurang baik bagi masyarakat sekitar. Selain itu, izin tersebut tidak pernah ada sosialisasi kepada masyarakat apalagi persetujuan penyanding. Keberadaan galian C itu hanya menguntungkan pihak pengelola, sementara warga mendapat dampak negatif. Terutama infrastruktur berupa jalan. Sepanjang jalan yang dilalui truk di Desa Yehembang rusak parah. Ceceran

material di jalan juga mengakibatkan jalan berlumpur dan licin saat musim hujan. “Pengusaha galian ingkar janji, hingga sekarang tidak ada perbaikan jalan,” tandasnya. Sementara di galian C tersebut nampak sudah sepi tidak ada aktivitas. Namun, dua alat berat masih terlihat. Salah seorang pekerja, Nyoman Tarma, mengatakan, operasional galian memang berhenti sementara sejak tiga hari lalu. Penyebabnya, tambah Tarma, karena hujan. Selain itu juga izinnya sudah mati dan sedang pengurusan perpanjangan. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berprestasi di Dusun Melaya Tengah Kelod, Desa Melaya Kecamatan Melaya, Jembrana, selama beberapa bulan ini hanya tergolek lemah di tempat tidurnya. Siti Suarti (46), ibu berprestasi yang pernah menyandang juara 1 Lomba BKB (Bina Keluarga Bahagia) dan BKR (Bina Keluarga Remaja) di tingkat Kabupaten Jembrana dan juara II di tingkat Provinsi Bali Tahun 2015 lalu, diserang penyakit kanker payudara. Sejak ditinggal almarhum suaminya, Siti menjadi tulang punggung tiga anaknya yang dua di antaranya masih sekolah. Namun, dengan kondisinya sekarang yang sudah semakin parah, ia sudah tidak bisa bekerja. Ipar Siti Suarti, Ni Ketut Arini menuturkan, kanker payudara Siti sejatinya sudah mulai tumbuh sejak 10 tahun lalu. Pihak keluarga sudah berulangkali menyarankan untuk diperiksa ke dokter maupun rumah sakit. Namun, Siti selalu

menolak karena takut. Kini kankernya bertambah parah bahkan sudah masuk stadium empat. “Tiga bulan lalu payudara kanannya pecah sendiri,” tutur Arini. Hampir setiap minggu Siti memanggil dokter atau tenaga medis untuk mengatasi keluhan penyakitnya. Pihak Puskesmas Rawat Inap Melaya, selalu memonitor perkembangan kesehatan Siti Suarti. Kondisi IRT berprestasi itu mengundang keprihatinan Bupati Jembrana I Putu Artha Bupati Artha. Ia bersama Ibu Ari Sugianti Artha, Minggu (9/10) kemarin menjenguk Siti Suarti di rumahnya. Bupati Artha meminta petugas medis senantiasa memantau perkembangan kesehatan IRT ini. Anakanak Siti yang masih sekolah juga diminta mendapatkan beasiswa. Apalagi Siti yang sudah ditinggal meninggal suaminya, kini tidak mampu bekerja. Sementara dari Bupati juga membantu beras dan peralatan rumah tangga kepada keluarga Siti. (kmb26)

Bali Post/olo

KANKER - Ibu Ari Sugianti Artha saat mengunjungi warganya yang menderita kanker payudara.

Jimbarsegara Mangkrak di Sungai Perancak Negara (Bali Post) – Satu unit kapal Jimbarsegara, Pemkab Jembrana masih teronggok di pinggir Sungai Perancak. Kapal ini awalnya hendak digunakan bagi kelompok nelayan untuk meningkatkan taraf kesejahteraannya. Namun, selama lebih dari 7 tahun kapal itu tidak pernah digunakan.

Dari pengamatan, Minggu (9/10) kemarin, kondisi luar kapal mangkrak itu sangat memprihatinkan, namun masih bisa mengapung. Menurut warga sekitar, dulunya ada sekitar tujuh kapal yang diadakan pada masa pemerintahan Bupati I Gede Winasa. Lantaran tidak terawat, kapal itu sering digunakan untuk tempat mancing.

Lima di antara kapal tersebut sempat disandarkan di pinggir sungai Perancak dan kondisinya mangkrak. Tetapi saat ini hanya tersisa satu unit dan itu pun sudah rusak. Sisanya, dikontrakkan kepada pihak swasta. Kapal tersebut disediakan untuk membantu kelompok nelayan. Kapal dirancang untuk mencari ikan ke tengah

lautan hingga berhari-hari dan dilengkapi alat navigasi yang canggih. Namun, para nelayan masih terbiasa mencari ikan dengan pola satu hari melaut dan hanya di sekitar perairan Bali. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutatan, I Made Dwi Maharimbawa, mengatakan kapal yang ada di sungai Perancak itu menu-

rutnya memang sudah rusak. Dinas sejatinya sudah berupaya untuk mengusulkan penghapusan aset kapal Jimbarsegara itu. Tetapi masih terganjal dengan nilai yang cukup tinggi. Dari tujuh kapal, masih tersisa lima unit termasuk yang rusak di Perancak. Dua unit tenggelam yakni Jimbarsegara 01 (J-01) dan JS-04. (kmb26)


Senin Pon, 10 Oktober 2016

KARANGASEM

13

SOSOK Filosofi Vasudaiva Kutumbakam PASRAMAN atau kelompok-kelompok belajar agama Hindu perlu diperbanyak di masyarakat dewasa ini. Pendalaman ajaran agama penting dalam rangka mengantisipasi pengaruh buruk kemajuan iptek di tengah era globalisasi saat ini dan masa mendatang. ‘’Ke depan filosofi Vasudaiva Kutumbakam (sesungguhnya kita semua bersaudara) sangat relevan dijadikan titi pengancan atau pegangan dalam hidup bermasyarakat umat Hindu khususnya di Bali,’’ ujar Ketua PHDI Kabupaten Karangasem Drs. I Wayan Astika, saat pengukuhan sebuah pasraman di Amlapura. Dengan melaksanakan filosofi itu sudah seharus umat di Bali, khususnya di Karangasem lebih mempererat hukuman persaudaraan. Bukan sebaliknya, antara saudara kandung dan dalam masyarakat selalu ada konflik. Semoga tidak ada sampai mewariskan konflik. Pria asal Bebandem memandang, selain perlu lembaga pendidikan formal seperti di sekolah di tempat pendidikan, juga lembaga-lembaga non formal seperti di pasraman atau kelompok belajar agama. Budaya saling memaafkan dan tak saling memendam potensi konplik idealnya ditingkatkan. ‘’Dekatkan persaudaraan itu, jangan malah mewariskan konflik. Apalagi ada dalih dendam. Anak suba uli imaluan panglingsire mula sing cocok (dari turun-temurun sudah tak sepaham),’’ katanya. Pasraman, sekaa pasanthian atau kelompokkelompok belajar agama, kata Astika mesti diperbanyak di Karangasem. Dengan strategi itu dipercaya secara perlahan dan bertahap transformasi nilai-nilai spiritual dan bermasyarakat akan semakin baik. ‘’Tanpa belajar agama. Tanpa memiliki dasar ajaran agama yang kuat kita akan sulit membedakan mana yang baik dan buruk di tengah kondisi kian banyak kamuflase ini,’’ tandasnya. (bud)

Bali Post/kmb31

LUKA TUSUK - Kondisi korban usai menderita luka tusuk pada tangannya saat mendapat penanganan di Rumah Sakit BaliMed Karangasem.

Pemuda Ditusuk Orang Tak Dikenal Amlapura (Bali Post) Jalan Veteran, Padangkerta, atau populer dikenal dengan sebutan Jalur Sebelas, belakangan kian akrab dengan tindakan kriminal. Seorang pemuda I Komang Dwabi (31) asal Banjar Dinas Tengah, Desa Bebandem menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal, Minggu (9/10) dini hari. Korban mengalami luka parah pada telapak tangan, setelah menangkis serangan pelaku dengan pisau yang mengarah ke perutnya. Sebagaimana penuturan korban saat melapor ke Polsek Bebandem, Senin pagi penganiayaan ini terjadi di Jalur Sebelas sebelah barat jembatan di Banjar Dinas Kecicang, Bebandem. Saat itu, sekitar pukul 01.15 Wita korban melintas di TKP bersama saksi-saksi, Komang Sudirta (27), I Gede Arianta (23) dan I Komang Nojiantara (20). Ketiganya sama-sama berasal dari Banjar Dinas Abian Soan, Bungaya Kangin. Ketika melintas dari arah Padangkerta dan sampai di TKP, tiba-tiba dia mengaku dipanggil oleh seseorang yang tidak dikenal. Merasa dirinya dipanggil, selanjutnya korban berhenti dan menanyakan maksud panggilan tersebut. Namun tiba-tiba pelaku yang awalnya duduk langsung mendekati korban sambil berkata-kata kasar. Setelah terjadi cekcok, pelaku langsung memukul korban dengan tangan kanan satu kali mengenai bibir korban. Tak puas hanya menghajar korban, pelaku mengeluarkan pisau dan melakukan penusukan sebanyak dua kali kepada korban. Beruntung, korban sigap menangkis serangan dengan senjata tajam itu. Tetapi tangkisan serangan sajam ini menyebabkan luka berat pada telapak tangannya. Merasa duel ini tak seimbang, korban melarikan diri dibantu oleh teman-temannya. Sayangnya korban dan saksi-saksi tidak mengenal pelaku ini. Mereka juga bingung kenapa tibatiba diserang secara membabi buta. Padahal korban maupun saksi-saksi mengaku tak punya masalah dengan pelaku. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada telapak tangannya. Selanjutnya korban dirujuk ke Rumah Sakit BaliMed Karangasem untuk penanganan selanjutnya akibat luka yang diderita cukup parah. Ditemui di Rumah Sakit BaliMed Karangasem, luka tusukan itu memaksa korban menjalani operasi. Belum diketahui bagaimana kondisi terakhir korban pasca-operasi tersebut. Salah satu kerabatnya, Juli Rejadi berharap polisi segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman setimpal atas perbuatannya. Saat ini kasusnya sedang dalam penanganan Polsek Bebandem. Kapolsek Bebandem, A.A Ngurah Agung mengatakan belum diketahui siapa pelaku penusukan tersebut. Kuat dugaan motif penusukan ini dipicu dendam lama. (kmb31)

PENDANGKALAN - Danau di Yeh Malet nampak terbengkalai dengan penuh rumput liar akibat pendangkalan.

Danau Seluas 6,9 Hektar Alami Pendangkalan Amlapura (Bali Post)-

Sebuah danau di Banjar Dinas Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, bertahun-tahun mengalami pendangkalan. Danau yang dulu sedalam dua kali orang dewasa itu, kini airnya tak lebih tinggi dari selutut orang dewasa. Danau ini rencananya akan dikelola menjadi tempat wisata oleh pemerintah daerah. Tetapi sejauh mana rencana itu bisa direalisasikan, belum ada kejelasan. Klian Desa Adat Angantelu yang mewilayahi Desa Antiga dan Desa Antiga Kelod, Gede Dastra, Minggu (9/10) kemarin mengatakan danau ini sebelumnya cukup indah. Dulunya di danau itu ada banyak ikan gurami. Banyak warga sengaja mancing kesana. Airnya juga jarang berkurang. Tetapi beberapa tahun terakhir ini airnya kering akibat kemarau panjang. Situasi ini membuat debit air terus berkurang.

“Sementara saat terjadi hujan deras pada hulu danau terdapat longsor, sehingga tanah longsorannya mengakibatkan proses pendangkalan terjadi semakin cepat,” katanya. Karena itu, dari kejauhan danau itu mirip seperti lahan sawah biasa. Kondisi ini dimanfaatkan petani setempat untuk bercocok tanam yang hidup di lahan basah. Seperti kangkung. Sisanya ditumbuhi rumput liar. Setiap hari ban-

Amlapura (Bali Post) – Sebanyak 120 guru, pegawai dan pengurus OSIS SMPN 2 Amlapura dengan suntuk dan penuh semangat ngaturang ayah di Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut, Desa Bukit, Karangasem, Sabtu (8/10) lalu. Selain

ngayah, keluarga besar SMPN 2 Amlapura juga mapunia 4.000 butir kelapa daksina, terkait karya mamungkah, nubung daging dan ngenteg linggih di pura itu. Ngaturang ayah itu dipimpin Kepala SMPN 2 Amlapura I Wayan Gede Suastika,

NGATURANG AYAH - Ratusan guru dan pengurus OSIS ngaturang ayah di Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut.

Sukerta Klian Desa Adat Timbrah Ini era baru, pemilihan Klian Desa Adat Timbrah, Desa Pertima, Karangasem dilakukan secara demokratis. Hal ini tercatat baru dilaksanakan pertama kali di Kabupaten Paling Timur Bali itu. Pihak penyelenggara berdalih menggunakan cara demokratis, guna memperoleh pemimpin yang benar benar diinginkan oleh masyarakatnya. Bagaimanakah proses pemilih Klian Desa Adat secara demokratis ala Timbrah itu? Pauman Manak Yeh dan Pauman Lambuan. Tetapi, dari empat pauman itu hanya Pauman Desa yang mengajukan dua wakilnya sebagai calon. Karena muncul calon lebih dari satu, maka panitia pemilihan bersama prajuru inti lainnya mengambil inisiatif menentukan pemenangnya melalui pemilihan secara terbuka layaknya pemilu. “Kami juga mengambil cara ini untuk menghilangkan budaya briuk siu dalam memilih pemimpin,” kata Pelaksana Tugas Klian Desa Adat Timbrah ini. Proses pemilihan diberikan waktu dari pukul 08.00 Wita sampai 14.00 Wita. Hal ini bertujuan agar makin banyak warga yang berkesempatan menggunakan hak pilihnya. Meski menganut sistem pemilu, tetapi penerapannya sedikit berbeda. Surat suara tak berisi gambar pasangan calon. Hanya selembar kertas, kemudian di cap dan tanda tangan ketua

yak petani memanfaatkannya untuk pakan ternak. Melihat kondisi ini, Bupati Karangasem bersama Gubernur Bali sudah sempat turun ke lokasi, belum lama ini. Rencananya lokasi ini akan dikelola menjadi tempat wisata oleh Pemkab Karangasem. Pendangkalan itu akan ditangani dengan dikeruk menggunakan alat berat. Lokasi ini paling memungkinkan untuk menjadi lokasi wisata memancing atau

tempat wisata air lainnya. Mendengar adanya rencana ini, Dastra mengaku sebenarnya dari Desa Adat Angantelu pun dulu sempat punya ide seperti itu. Tetapi biayanya cukup tinggi untuk mewujudkannya. Pihak subak setempat sempat hendak mengusulkannya kepada Pemkab Karangasem. Namun kini inisiatif itu justru muncul dari Bupati Karangasem. Pihaknya antusias kalau Pemkab Karangasem berencana akan mengeruk danau tersebut. Konsepnya juga bisa dipadukan dengan wisata tracking menyusuri hijaunya wilayah Desa Angantelu hingga Gegelang, Kecamatan Manggis.

Hal serupa juga disampaikan Klian Subak Abian Taman Sri Yeh Malet, Wayan Galang. Keberadaan danau ini, kata dia cukup unik. Lokasinya memang di Banjar Dinas Yeh Malet, tetapi danau ini milik Desa Adat Gegelang. Dia kurang tahu kenapa bisa terjadi seperti itu. Selama ini danau tersebut menjadi terbengkalai seiring makin parahnya pendangkalan. Rumput-rumput liar terus tumbuh dan semakin sulit dikendalikan. Pihaknya berharap mengelola danau ini bisa secepatnya direalisasikan, meski diakui mengeruk sebuah lahan seluas 6,9 hektar bukan pekerjaan mudah. (kmb31)

25 November 2016. Selain ngaturang punia kelapa daksina, khusus ibu-ibu guru SMPN 2 Amlapura ngaturag ayah majejahitan. Sedangkan siswa dari kalangan pengurus OSIS mareresik. SMPN 2 Amlapura termasuk sekolah rujukan nasional dari enam SMP serupa yang ada di Bali. Di bawah kepemimpinan Wayan Gede Suastika, banyak dilakukan pembenahan di sekolah ini. Seperti dibangun Padmasana yang relatif baik. Kegiatan siswa dan guru juga diprogram dengan sekejul padat. Siswa disiapkan aneka ekstra kurikuler, dalam usaha menyalurkan

kreativitasnya. Diantaranya, seni tari dan drum band. Para guru dan pegawai tampak giat ngayah karena telah memiliki sekaa santi, sekaa gong pria dan wanita. Tampak taman sekolah ditata resik dan indah. Beberapa jenis tanaman langka tumbuh subur, selain kebun anggrek yang asri. Kini tengah dilakukan pemugaran gedung belajar siswa. Ada beberapa gedung direnovasi karena sudah relatif tua. Prestasi siswa yang belajar di sekolah favorit ini selama ini mampu menyabet prestasi, baik di tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional. (013/k100)

SMPN 2 Amlapura ’’Mapunia’’ 4.000 Kelapa Daksina di Pura Penataran Agung Kenusut

Pemilihan Secara Demokratis

PEMILIHAN Klian Desa Adat Timbrah, Desa Pertima, Karangasem akhirnya melahirkan pemimpin baru, Minggu (9/10) kemarin. Melalui pemilihan secara demokratis I Wayan Sukerta, calon terkuat dari Pauman Desa ini akhirnya terpilih sebagai Klian Desa Adat Timbrah. Sukerta mengalahkan pesaingnya I Wayan Gunaksa yang juga dari wakil Pauman Desa. Sukerta akan menggantikan Nengah Wija, Klian Desa Adat Timbrah sebelumnya yang terpaksa mengundurkan diri karena sakit. Untuk pertama kalinya pemilihan klian desa adat dilakukan secara demokratis. Ketua Panitia Pemilihan, Nengah Supartha mengatakan cara ini dilakukan untuk memperoleh pemimpin yang benarbenar diinginkan masyarakat. Awalnya proses perekrutan calon dilakukan dari masingmasing pauman. Antara lain, Pauman Desa, Pauman Beji,

Bali Post/kmb31

Bali Post/gik

I Wayan Sukerta

panitia, lalu dimasukan ke dalam kotak yang bergambar calon satu dan dua. Jadi tidak ada yang mencoblos. Hanya memasukan kertas itu saja. Sedangkan warga yang memiliki hak suara hanya krama ngarep yang sudah mendapatkan gantalan dari desa adat. Warga yang menetap di Desa Adat Timbrah cukup antusias mengikuti pemilihan ini. Melihat data warga yang mempunyai hak suara itu mencapai sekitar 750 orang. Tercatat angka keterlibatan warga masih rendah. Sebab angka partisipasinya tak mencapai 50 persen. Ini disebabkan sebagian warga di salah satu desa tua ini merantau ke Denpasar dan Badung.

Wayan Sukerta ditemui usai memenangkan pemilihan ini mengaku bersyukur, karena pemilihan Klian Desa Adat Timbrah sudah berlangsung lancar. Menurutnya sejumlah agenda penting yang harus segera disikapi serius sebagai Klian Desa Adat adalah membantu desa dinas untuk menjelas tapal batas desa dengan desa yang lainnya. Kedua, masalah tetegenan saye di desa adat, pengaturannya agar bagus. Sebab, selama ini selalu terlihat kekurangan saye. Selain itu, setiap organisasi di desa adat dibuat proporsial. Artinya akan ada perampingan organisasi sesuai kebutuhan. “Selain itu, menjadi seorang klian desa harus bisa netral. Mampu mengayomi semua lapisan masyarakat. Inventarisir aset juga penting. Komunikasi dan koordinasi harus dibangun,” tegas pensiunan BPD Bali ini. Sejak era reformasi, sejumlah tokoh yang sudah pernah memimpin Desa Adat Timbrah, antara lain I Nengah Sudarsa selama tiga periode, Nengah Supartha selama satu periode, Nengah Wija selama hampir dua periode dan klian desa adat terpilih, Wayan Sukerta. Sukerta pun mencatatkan sejarah sebagai klian desa adat pertama yang terpilih secara demokratis. (gik)

S.Pd., M.Si. Kelapa daksina sebanyak itu diangkut dengan truk, kata Suastika, semuanya merupakan aturan atau punia dari siswa. ‘’Ada yang maturan dua atau tiga butir. Selain kesempatan ngaturang bhakti, juga aktivitas itu merupakan pembelajaran agama dan menumbuhkan sikap gotong royong siswa,’’ katanya. Rombongan pangayah dari SMPN 2 Amlapura diterima Ketua Umum Panitia Karya Drs. Made Sujana Erawan, M.AP. dan Sekretaris Panitia Drs. Putu Arnawa, S.Ag., M.Si. Sujana Erawan mengatakan, dudonan karya di pura itu mulai 24 Juli sampai


TABANAN

14 Mobil Terjun ke Sungai

Tujuh Penumpang Selamat Tabanan (Bali Post) – Sebuah mobil Daihatsu Xenia DK 1048 GL terjun bebas ke sungai di Banjar Dinas Singin, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Minggu (9/10) kemarin. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun membuat arus lalu lintas macet karena warga yang melintas di lokasi kejadian mengurangi laju kendaraannya. Mobil keluarga berisi tujuh orang penumpang tersebut melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar yang dikemudikan Albert Nur Supriadi (39), warga Jalan Jaya Giri, Denpasar, sekitar pukul 04.50 Wita. Setibanya di lokasi kejadian tepatnya di Banjar Dinas Singin, ketika melintasi jalan turunan dan tikungan landai ke kanan, tiba-tiba pengemudi tidak bisa mengontrol laju kendaraannya. Mobil putih itu kemudian oleng ke kiri dan terperosok ke sungai. “Diduga, sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya di jalur turunan dan tikungan landai sehingga akhirnya terjatuh ke sungai,” papar Kapolsek Selemadeg Kompol Abdus Salim saat diminta konfirmasinya. Mobil berwarna putih tersebut ringsek, tetapi beruntung sopir dan enam penumpang lainnya, yakni Putu Dina Ariani (33), Krisna Diva Loka (13), Nithi Warsikiprajawati (3), Nyoman Suharjaya (45), Ketut Suciani (30) dan Wahyu Arka (38) selamat. (kmb28)

Festival Kerambitan Diisi Lomba ’’Ngelawar’’ Tabanan (Bali Post) – Setiap upacara keagamaan adat, ngelawar merupakan salah satu kegiatan yang selalu ada. Untuk melestarikan budaya umat Hindu ini, diadakan lomba ngelawar pada Festival Kerambitan 2016, Sabtu (8/10) lalu. Lomba yang diikuti belasan kelompok peserta yang terdiri atas desa, SMP, dan SMA di Kecamatan Kerambitan ini, menyedot perhatian pengunjung. Masing-masing kelompok berusaha menyuguhkan cita rasa terbaik dan kekompakan. Ini sesuai tema Festival Kerambitan yang menitikberatkan kebersamaan dan rasa persaudaraan atau Vasudhaiva Kutumbakan, Living in Peace and Harmony. Camat Kerambitan I Gede Sukanada mengatakan, lomba tidak hanya diisi bunyi nektek atau merajang yang khas terdengar dalam proses pembuatan lawar. Ada juga kelompok yang berusaha berimprovisasi dengan menampilkan genjek secara spontan sehingga mengundang gelak tawa penonton. Anggota DPRD Tabanan I Gede Suadnya Darma menguraikan makna dan filosofi yang tersirat dalam proses ngelawar. Satu hal yang penting dalam proses ngelawar adalah bagaimana membentuk kebersamaan. Bagaimana kita sebagai pribadi berusaha menekan atau mengurangi ego yang dimiliki. “Ini tercermin dalam proses pembuatan lawar. Kalau terlalu banyak garam, rasa lawar tidak enak. Jika kelebihan cabai juga tidak akan enak,” katanya. Penilaian melibatkan para juri yang berasal dari masing-masing perwakilan kelompok. Setiap perwakilan menilai lawar buatan kelompok lainnya. Akumulasi penilaian itulah yang menentukan pemenangnya. Bila ada kelompok yang akumulasi nilainya sama, akan diputuskan oleh juri kehormatan. Kelompok Desa Meliling akhirnya tampil sebagai juara, diikuti Desa Tibubiu dan Desa Batuaji di posisi ketiga. (kmb24)

Senin Pon, 10 Oktober 2016

Lima ODGJ Dipasung Tabanan (Bali Post) –

Pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) harus mendapatkan layanan kesehatan seperti halnya ibu hamil dan bayi. Untuk itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan memberikan layanan kunjungan rumah bagi pasien jiwa terutama yang dipasung. Saat ini lima pasien jiwa yang dipasung atau dibatasi geraknya oleh keluarganya. ODGJ yang dipasung ada di daerah Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Desa Abiantuwung (Kediri), Desa Marga, Desa Tibu Biu dan Desa Kesiut (Kerambitan). Tindakan pasung yang diberikan kepada lima pasien sakit jiwa ini tidak termasuk jenis pasung mati. Artinya, masih ada ruang gerak bagi mereka meski terbatas. “Apapun bentuk tindakan yang membatasi gerak manusia namanya pasung. Tetapi di Tabanan tidak ada yang pasung mati,” ujar Kasi Pelayanan Kesehatan Khusus, Rujukan dan Rumah Sakit (RS) Dinas Kesehatan Tabanan Wayan Sumawan, Minggu (9/10) kemarin. Pasung mati artinya pasien jiwa diikat hingga tidak bisa bergerak dari tempatnya atau dikurung dalam kamar sempit yang gelap dan tidak diperbolehkan keluar. Dari lima pasien jiwa yang dipasung, hanya satu yang diikat kakinya dengan rantai, yaitu di Desa Luwus, sedangkan sisanya di dalam kamar yang tidak tertutup permanen. “Untuk yang dirantai kakinya, rantainya panjang sehingga pasien masih bisa keluar kamar dan duduk-duduk di luar,” katanya. Menurutnya, pihak keluarga memasung pasien ODGJ tersebut dengan alasan sering menghilang dari rumah. Agar mereka tidak berkeliaran dan tersesat di luar atau lebih aman, pihak keluarga memutuskan memasungnya. Dalam setiap sesi kunjungan rumah yang dilakukan puskesmas, pihak keluarga diberikan pengertian dan informasi agar pasien dibawa ke RS Jiwa Bangli dibandingkan dipasung. Tetapi hingga saat ini keluarga masih keberatan karena takut kondisi pasien justru bertambah parah jika berada di RSJ. Selain dikunjungi di rumahnya, pasien ODGJ bisa melakukan pemeriksaan dan

mengambil obat-obatan di puskesmas. Untuk memenuhi obat yang dibutuhkan pasien jiwa, Diskes Tabanan bekerja sama dengan bagian farmasi. “Beberapa item obat sudah ada. Cuma masih ada beberapa yang belum tersedia,” tutur Sumawan. Berdasarkan data dari Diskes Tabanan, pasien gangguan saraf atau kejiwaan yang ditangani puskesmas di Tabanan sepanjang 2016 adalah gangguan mental organik sebanyak 208 orang, gangguan penggunaan napza 26, skizofrenia dan gangguan psikotik lain 1.761, gangguan psikotik akut 312, gangguan bipolar 7, gangguan depresi 363, gangguan neurotik 466, retardasi mental 54, gangguan kesehatan jiwa, anak dan remaja 59, epilepsi 1.454 dan usaha bunuh diri 12 orang. (kmb24)

Bali Post/kmb24

DIPASUNG – Seorang pasien sakit jiwa yang dipasung dikunjungi petugas Dinas Kesehatan Tabanan.

Pemkab Tabanan dan Perguruan Siwa Murti Kembali Gelar Pengobatan ”Sekala Niskala” PEMERINTAH Kabupaten Tabanan kembali membuktikan kepeduliannya pada masyarakat dengan menggelar kegiatan bakti sosial dalam bentuk pengobatan sekala niskala (medis dan nonmedis) secara gratis. Menggandeng Perguruan Siwa Murti, Dinas Kesehatan dan Yayasan Ekalawya Educare Foundation, pengobatan gratis sekala niskala kali ini digelar di Wantilan Desa Munduk Temu, Pupuan, Sabtu (8/10). Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang juga Dewan Penasihat Perguruan Siwa Murti ikut turun langsung mengobati warga yang menjadi peserta pengobatan niskala. Hadir pula Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, Ketua Umum Perguruan Siwa Murti Jero Mangku Made Subagia, dan SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan. Pengobatan yang dimulai pagi mendapat sambutan antusias dari ratusan warga setempat, terlebih ketika Bupati Eka langsung ikut mengobati warga yang mendaftar pengobatan niskala. Menurut Eka, dalam hidup harus selalu berbuat baik dengan sesama, karena hidup merupakan investasi karma. “Membantu masyarakat adalah salah satu bentuk investasi karma. Dengan membantu masyarakat, kita menabung dari sisi materi dan kebaikan,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut juga disediakan mobil sehat kebanggaan masyarakat Kabupaten Tabanan. “Tabanan memiliki PAD kecil, namun memiliki mobil sehat yang sangat membanggakan. Di Indonesia pun ini yang pertama,” jelas Eka. Menurutnya, pengobatan niskala akan menjadi program berkelanjutan sebagai bentuk yadnya dalam menjalankan kewajiban kepada masyarakat. “Lewat pengobatan niskala ini kita juga diingatkan untuk dekat dengan kultur budaya. Sebab, tidak membedakan siapa pun, sehingga diharapkan tidak hanya secara sekala

OBATI WARGA - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang juga Dewan Penasihat Perguruan Siwa Murti turun langsung mengobati warga Pupuan. tapi niskala juga sehat,” ucapnya. Camat Pupuan Putu Arya Suta melaporkan, pengobatan sekala niskala ini merupakan kali kedua yang digelar di wilayahnya. Sebelumnya dilakukan pengobatan gratis di Pujungan. Lebih dari 500 orang mendaftar mengikuti acara ini. “Warga kami sangat antusias, bahkan sejak dibuka mencapai ratusan warga,” katanya. Mewakili masyarakat Pupuan, Putu Arya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Tabanan khususnya Bupati Eka atas berbagai program inovatif yang dilaksanakan untuk mensejahterakan masyarakat khususnya di Kecamatan Pupuan. “Kehadiran ibu bupati merupakan kebahagiaan dan sangat memberikan semangat bagi masyarakat Pupuan,” tegasnya. Acara ini dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dari Yayasan Ekalawya. (ad327)

Warung Global

Petugas Jembatan Timbang Harus Kerja Sesuai Prosedur PEMPROV Bali mesti bekerja sama dengan Pemerintah Jawa Timur agar persoalannya tidak begini. Alangkah baiknya kerja sama ini karena melibatkan dua pulau dan dua pemerintahan. Ini diutarakan Gung Derah dan Made Torek di Denpasar mengomentari topik ‘’Kelebihan Tonase Jadi Sorotan’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Sabtu (8/10). Arya dan Febri di Denpasar melihat keberadaan jembatan timbang di Jembrana mubazir. Jika benar-benar difungsikan, tidak akan ada truk bermuatan lebih yang akhirnya menimbul-

kan kecelakaan, kemacetan, merusak infrastruktur jalan dan efeknya merugikan masyarakat umum. Buatkan gudang di dekat jembatan timbang untuk menaruh barang-barang bawaan

truk dari Jawa yang kelebihan atau tidak sesuai ketentuan. Harapan yang sama disampaikan Sugik di Mambal. Jika jembatan timbang berfungsi dengan baik, tidak akan ada istilah truk mogok di jalan lantaran kelebihan muatan. Lain halnya dengan Nyoman Mastra di Gianyar. Ia justru sangat setuju jika ada program yang dikeluhkan, pejabatnyalah yang harus diganti sampai akhirnya menemukan penggatinya yang pas dan benar-benar memiliki ketegasan dan keberanian. Keberadaan jembatan timbang dan kendaraan yang

kelebihan muatan sering dibahas, namun tidak pernah ada solusinya. Padahal jika saja semua melaksanakan tugas sesuai prosedur, Kak Kenceng di Jimbaran yakin tidak akan ada kasus seperti ini. Pejabat baru di Dinas Perhubungan jangan hanya di belakang meja, namun harus rutin melakukan pengawasan. Menurut Gede Biasa di Denpasar, seringnya terjadi kemacetan akibat truk atau kendaraan kelebihan muatan merugikan masyarakay banyak. Ia setuju jika dibuatkan gudang penyimpanan barang-barang yang

diturunkan karena kelebihan muatan dan dibagikan kepada petugas saja. Lama-lama perusahaan yang mengirim barang akan mengalami kerugian sehingga kapok membawa barang berlebihan ke Bali. Jika sudah dketahui sumber masalahnya, lalu akan diapakan pelakunya? Demikian pertanyaan Ketut Dawi di Abiansemal. Meskipun pejabatnya diganti, kalau sanksinya tidak tegas sama saja bohong. Armayani di Taiwan menambahkan, dari dulu hanya menjadi sorotan tetapi tidak ada jalan keluar atau solusinya. (sikha)


15

Senin Pon, 10 Oktober 2016 Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa Grup C Azerbaijan vs Norwegia 1-0 Jerman vs Rep. Ceko 3-0 Irlandia Utr. vs San Marino 4-0 ------------------------------------------------------------1. Jerman 2 2 0 0 6-0 6 2. Azerbaijan 2 2 0 0 2-0 6 3. Irlandia Utr. 2 1 1 0 4-0 4 4. Rep. Ceko 2 0 1 1 0-3 1 5. Norwegia 2 0 0 2 0-4 0 6. San Marino 2 0 0 2 0-5 0 Grup E Armenia vs Rumania 0-5 Montenegro vs Kazakhstan 5-0 Polandia vs Denmark 3-2 ------------------------------------------------------------1. Montenegro 2 1 1 0 6-1 4 2. Rumania 2 1 1 0 6-1 4 3. Polandia 2 1 1 0 5-4 4 4. Denmark 2 1 0 1 3-3 3 5. Kazakhstan 2 0 1 1 2-7 1 6. Armenia 2 0 0 2 0-6 0 Grup F Inggris vs Malta 2-0 Skotlandia vs Lithuania 1-1 Slovenia vs Slovakia 1-0 ------------------------------------------------------------1. Inggris 2 2 0 0 3-0 6 2. Skotlandia 2 1 1 0 6-2 4 3. Slovenia 2 1 1 0 3-2 4 4. Lithuania 2 0 2 0 3-3 2 5. Slovakia 2 0 0 2 0-2 0 6. Malta 2 0 0 2 1-7 0 ------------------------------------------------------------Selasa (11/10) dini hari Belarus vs Luksemburg Belanda vs Prancis Swedia vs Bulgaria Andora vs Swiss Kep. Faroe vs Portugal Latvia vs Hungaria Bosnia vs Siprus Estonia vs Yunani Gibraltar vs Belgia Zona Asia Selasa (11/10) Australia Irak Uzbekistan

vs Jepang vs Thailand vs Tiongkok

Zona Amerika Selatan Rabu (12/10) Bolivia Kolombia Argentina Chile Venezuela

vs Ekuador vs Uruguay vs Paraguay vs Peru vs Brazil

Hasil GP F1 Jepang 1. Nico Rosberg (Mercedes) 1:26:43,333 2. Max Verstappen (Red Bull) +00:04,978 3. Lewis Hamilton (Mercedes) 00:05,776 4. Sebastian Vettel (Ferrari) 00:20,269 5. Kimi Raikkonen (Ferrari) 00:28,370 6. Daniel Ricciardo (Red Bull) 00:33,941 7. Sergio Perez (Force India) 00:57,495 8. Nico Huelkenberg (Force India) 00:59,177 9. Felipe Massa (Williams) 01:37,763 10.Valtteri Bottas (Williams) 01:38,323 Klasemen 1. Nico Rosberg (Jerman) 2. Lewis Hamilton (Inggris) 3. Daniel Ricciardo (Australia) 4. Kimi Raikkonen (Finlandia) 5. Max Verstappen (Belanda)

poin 313 280 212 170 165

Konstruktor 1. Mercedes 2. Red Bull - TAG Heuer 3. Ferrari 4. Force India - Mercedes 5. Williams-Mercedes

poin 593* 385 335 134 124

Ket. * : juara.

Satu Gelar dari Thailand Open Bangkok Indonesia gagal menggaet dua gelar di turnamen bulu tangkis Thailand Open Grand Prix Gold 2016, Minggu (9/10) kemarin. Keberhasilan Rian Agung Saputro/Berry Angriawan di ganda putra tak mampu diikuti Sony Dwi Kuncoro di nomor tunggal putra. Tim Merah Putih hanya menghasilkan satu gelar setelah pasangan Rian/Berry berhasil naik podium juara dengan mengalahkan Takuto Inoue/Yuki Kaneko (Jepang) dengan skor 17-21, 21-14, 21-18. Ini adalah gelar juara pertama buat Rian/Berry di 2016 ini. Tak seperti laga-laga sebelumnya, Rian/ Berry kali ini harus memeras keringat untuk memenangkan pertandingan. Game pertama terpaksa lepas dari pasangan juara Indonesian Masters 2015 ini setelah berusaha terus mengejar ketertinggalan. ‘’Inoue/Kaneko memang ulet, mereka tidak mudah dimatikan,’’ ungkap Berry. Kemenangan ini tentunya sangat berarti buat Rian/Berry, mengingat ini adalah turnamen terakhir mereka sebelum ‘’dicerai’’. Rencananya, Rian akan dipasangkan dengan Hendra Setiawan, sedangkan Berry dengan Mohammad Ahsan. Runner-Up Sony belum berhasil menaklukkan andalan tuan rumah, Tanongsak Saensomboonsuk. Di final Sony dikalahkan dengan skor 15-21, 16-21. Hasil ini membuat Saensomboonsuk memperbaiki rekor pertemuannya dengan Sony menjadi 3-4. ‘’Saya kalah cepat dari lawan, kalah strategi juga. Memang saya akui hari ini permainan dia lebih bagus dari saya,’’ ujar Sony usai pertandingannya. ‘’Saya bersyukur saya bisa sampai ke babak final. Selanjutnya, saya harus bisa menjaga konsistensi penampilan saya,’’ tutur ayah dua orang anak ini. (kmb39/net)

Hadapi Prancis, Vilhena Gantikan Sneijder Den Haag Belanda kehilangan kapten dan gelandang Wesley Sneijder pada pertandingan melawan Prancis, Selasa (11/10) dini hari nanti. Pelatih Belanda Danny Blind memanggil Tonny Vilhena untuk pertandingan penyisihan Grup A kualifikasi Piala Dunia 2018 di Amsterdam Arena itu. Sneijder mengalami cedera hamstring pada pertandingan sebelumnya melawan Belarus. Untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan pemain berusia 32 tahun itu, federasi sepak bola Belanda (KNVB) memanggil Vilhena, gelandang berumur 21 tahun dari Feyenoord. Sneijder yang bermain di klub Galatasaray ditarik keluar lapangan oleh pelatih Danny Blind setelah mengeluhkan sakit pada kakinya. Pertandingan di Stadion De Kuipt Rotterdam itu dimenangkan Belanda 4-1 dan mengantarkan tim Oranye memimpin klasemen Grup A dengan perolehan 4 poin dari dua pertandingan. Prancis yang menghancurkan Bulgaria 4-1 di posisi kedua dengan poin sama seperti Belanda. Angka serupa juga dibukukan peringkat ketiga Swedia yang menag tipis 1-0 atas tuan rumah Luksemburg. ‘’Saya kira peluang Sneijder bersama kami pada latihan Senin ini, amat kecil peluangnya,’’ ungkap Blind merujuk pada kondisi kapten tim Belanda itu. Sneijder mengungkapkan keinginannya untuk tetap bisa membela timnas. Ia berjanji bisa memulihkan diri secepatnya, namun Blind kelihatannya tak ingin berspekulasi mengingat risikonya terlalu besar. Hal serupa juga berlaku pada Arjen Robben yang absen di laga lawan Swedia dan Belarus

karena kondisi serupa. Blind mengingatkan pemainpemainnya untuk menjaga irama permainan dan tidak ingin mengulang buruknya permainan melawan Belarus pekan lalu. Menghadapi finalis Piala Eropa Prancis, Selasa dini hari nanti, pemain-pemainnya diminta tidak membuat kesalahan sekecil apa pun. ‘’Kami tidak boleh lengah menghadapi tim tangguh seperti Prancis. Kami memerlukan banyak persiapan sepanjang dua hari ini,’’ jelas Blind. Hal positif pada laga melawan Belarus adalah keberhasilan Quincy Promes mencetak dua gol. Pemain yang telah 15 kali tampil di timnas tersebut sebelumnya mendapat kritik pedas dari media Belanda karena penampilannya yang buruk. Vincent Janssen juga berpeluang kembali menjadi tim inti. Meski kurang mengesankan di musim pertamanya di klub Tottenham Hotspur, Jansen membalas kepercayaan Blind dengan menghasilkan satu gol ke gawang Belarus pekan lalu. Kiper senior Maarten Stekelenburg juga diberi kesempatan tampil di tim utama. Kendati usianya telah 34 tahun, ia masih bisa diandalkan untuk mengawal gawang Belanda. ‘’Dia akan tampil melawan Prancis,’’ kata Blind. Prancis kembali mengandalkan duet striker Atletico Madrid Kevin Gameiro dan

Mueller Dkk. Diminta Jaga Penampilan Hamburg Pelatih timnas Jerman Joachim Loew meminta pemain-pemainnya menjaga tekad dan permainannya pada pertandingan melawan Irlandia Utara, Rabu mendatang pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018. Thomas Mueller dkk. kembali menjadi tuan rumah pertandingan penyisihan Grup C yang akan digelar di Stadion Hannover usai menaklukkan Rep. Ceko. ‘’Kami memerlukan tekad serupa. Kami juga perlu presisi setara dalam melakukan umpan-umpan dan mengejar bola,’’ tegas Loew, Minggu (9/10) kemarin. Jerman menggulung Rep. Ceko 3-0 pada pertandingan Minggu kemarin di Volkspark, Hamburg. Thomas Mueller menyumbang dua gol dan satu gol lainnya dicetak Toni Kroos. Die Mannschaft menunjukkan penampilan terbaiknya dan skor seharusnya bisa lebih banyak lagi bagi pasukan Loew. Julian Draxler, Mario Goetze serta Mueller mendapat peluang emas yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol tambahan pada laga tersebut. Kendati demikian, bek Jerome Boateng dan Jonas Hector mendapat cedera. Namun keduanya diharapkan Loew bisa tampil melawan Irlandia Utara nanti. Kemenangan atas Rep. Ceko mengantarkan Jerman ke puncak klasemen dengan perolehan angka sempuran 6 dari dua pertandingan. Azerbaijan yang menang tipis 1-0 atas Norwegia, menguntit di posisi kedua dengan raihan serupa. Ceko yang baru mengumpulkan satu angka, menang 3-0 pada lawatan terakhir mereka ke Jerman pada 2007. Kala itu, Loew tengah menikmati periode awal masa kepemimpinannya di tim Panser. Namun pada laga kemarin tim tamu tak berkutik menghadapi permainan tim yang diperagakan tuan rumah. Jerman hanya memerlukan 13 menit untuk memecahkan kebuntuan ketika Goetze menggebrak dari sisi kiri dan mengarahkan bola

pada ke kotak penalti kepada Mesut Ozil. Bola selanjutnya jatuh ke kaki Mueller dan disarangkan ke gawang Ceko. Jerman, yang mengalahkan Norwegia dengan skor yang sama pada pertandingan pembukaan mereka bulan lalu, terus membongkar pertahanan Ceko dengan permainan operan antara Mueller, Ozil, Julian Draxlers, dan Goetze, yang bermain penyerang bayangan. Draxler melepaskan tembakan melebar setelah Goetze mengirimkan umpan kepadanya. Tembakan Mueller ditepis kiper Ceko Tomas Vaclik, kemudian Goetze menembakkan bola melebar setelah memainkan operan satu-dua dengan Mueller. Kroos menggandakan keunggulan Jerman saat babak kedua baru memasuki menit keempat, ketika ia berada di depan pengawalnya dan melepaskan tembakan menyamping melewati Vaclik. Kiper Jerman Manuel Neuer melakukan penyelamatan pertamanya pada menit ke-63 ketika ia menepis tembakan keras Borek Dockal, dan tuan rumah kembali mengemas gol dua menit kemudian, melalui sepakan Mueller dengan memanfaatkan umpan silang mendatar Jonas Hector di tiang dekat. Di Belfast, Irlandia Utara menggulung tim juru kunci San Marino 4-0. Kyle Lafferty menyumbang dua gol untuk timnya yang menempati peringkat ketiga dengan 4 poin. Steven Davis dan Jamie Ward masing-masing mencetak satu gol untuk Irlandia Utara. San Marino bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-49 setelah Mirko Palazzi dikartu merah. (kmb39/afp/ant) Penyerang timnas Jerman Thomas Mueller menyumbang dua gol pada pertandingan melawan Rep. Ceko.

Gelandang Feyenoord Tonny Vilhena. Antoine Griezmann. Kedua penyerang bertubuh mungil itu tampil padu saat menggulung Hungaria. Pelatih Didier Deschamps memuji keduanya yang terbukti

mampu bekerja sama dengan baik, meski Gameiro absen lama di pentas internasional. ‘’Dia sangat bagus pergerakannya, dia juga bekerja keras demi tim, terutama dengan

Bali Post/rtr

Antoine,’’ kata Deschamps yang telah menemukan formasi terbaik timnya menyusul absennya dua penyerang Karim Benzema dan Olivier Giroud. (kmb39/afp/rtr)

Radwanska Rebut Gelar Tiongkok Terbuka Beijing Petenis Polandia Agnieszka Radwanska mengoleksi gelar ke-20 WTA sepanjang kariernya setelah melibas Johanna Konta dari Inggris 6-4, 6-2 di final Tiongkok Terbuka, Minggu (9/10) kemarin. Unggulan ketiga Radwanska, juara 2011, bermain tanpa kecolongan satu set pun sepanjang turnamen ini. Di final, ia menyudahi perlawanan Konta d a l a m waktu satu jam

36 menit. Keberhasilannya menembus final membuat Konta memastikan diri di posisi 10 dalam daftar terbaru ranking WTA. Ia menjadi petenis putri Inggris pertama yang meraih peringkat tinggi itu setelah Jo Durie pada 1984. Konta gagal menampilkan permainan terbaiknya di final kemarin setelah melakukan 34 kesalahan sendiri ketika menghadapi Radwanska. Sedangkan petenis Polandia itu menyelesaikan permainan melalui sebuah ace kendati sebelumnya mengalami dela-

pan kesalahan sendiri. ‘’Ini momen yang sangat spesial, final ketiga dan gelar kedua di sini, ini sungguh pekan istimewa bagi saya,’’ kata Radwanska. ‘’Setiap gelar banyak artinya, tapi terutama di sini ketika anda bermain melawan para pemain hebat dunia, ini salah satu turnamen terbesar, di sini banyak pemain top mulai dari putaran pertama dan saya mampu memainkan tenis terbaik saya,’’ tambahnya. Jepang Terbuka Sementara itu, Nick Kyrgios memenangi Jepang Terbuka setelah pada final mengalahkan petenis Belgia David Goffin 4-6, 6-3, 7-5. Petenis nomor satu Australia itu mampu tampil tenang ketika menghentikan perlawanan Goffin sekaligus mengoleksi gelar ketiganya sepanjang karier. ‘’Ini pekan yang hebat dan saya akan berada di sini lagi,’’ kata petenis muda berusia 21 tahun Kyrgios. Sejak tersingkir di AS Terbuka pada putaran ketiga karena cedera, komentator TV John McEnroe mengatakan bahwa Kyrgios telah menunjukkan tanda-tanda sebagai pemain potensial yang cukup menjanjikan. Petenis nomor 15 dunia itu membantu Australia bertahan di Grup Dunia Piala David dengan mengalahkan Slovakia di pertandingan playoff di Sydney. Kemenangannya di Tokyo kemarin semakin lengkap setelah sebelumnya dia mengalahkan petenis nomor delapan dunia Gael Monfils di semifinal. (afp/ant)

Petenis Polandia Agnieszka Radwanska.

Bali Post/ap


OLAHRAGA

16

Senin Pon, 10 Oktober 2016

Sejumlah Atlet Bali Semarakkan TAFISA

Jakarta (Bali Post) Sejumlah atlet Bali ambil bagian di ajang olahraga rekreasi dan tradisional tingkat dunia bertajuk TAFISA World Games 2016, di Jakarta, 6-12 0ktober. Misalnya atlet Denpasar turun di cabor taichi, atlet Buleleng berlaga di silat seni, termasuk ada atlet Bali yang berlomba di gulat tangan (pancho). Sekretaris FORMI Kota Denpasar Ketut Sudana saat monitoring ke venue di Pantai Ancol, Jakarta Utara menerangkan, pihaknya telah menyaksikan cabor dayung, sepak bola pasangan, voli pantai, serta street soccer. Bahkan, jajaran pengurus FORMI Denpasar bersama ketua cabor bertemu langsung Ketua Umum FORMI Pusat Hayono Isman. ‘’Jadi, pascakami meninjau TAFISA setidaknya kami punya pandangan baik cabor yang siap diaplikasikan pada Porkot maupun pelaksanaan Invitasi Nasional, mengingat Denpasar selaku tuan rumah 2017 mendatang, walaupun kami menonton tidak sampai babak final,’’ papar Sudana, Minggu (9/10) kemarin. Koordinator cabor di Pantai Ancol Firdaus mengemukakan, cabor rekreasi dan tradisional memang tidak menonjolkan prestasi. Akan tetapi, mementingkan masyarakat berolahraga agar tubuhnya tetap bugar. Dicontohkan, voli pantai jika di olahraga prestasi tiap tim hanya diperkuat 2 atlet. ‘’Namun untuk olahraga rekreasi jumlah pemain bebas, bisa 3, 4, 5, dan 6. Yang penting jumlah pemain kedua tim yang berlomba sama,’’ ujar Firdaus. Dijelaskannya, hajatan TAFISA untuk cabor voli pantai ini melibatkan pelajar SD, SMP, SMA, sampai mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ), termasuk masyarakat umum bebas nimbrung berolahraga. ‘’Cabor rekreasi dan tradisional ini bukan mementingkan kalah atau menang, tetapi lebih bersifat pemassalan, bertujuan mengajak masyarakat agar gemar berolahraga, menjunjung tinggi kebersamaan serta menimbulkan rasa gembira dan sehat,’’ ungkap Firdaus. (022)

Bali Post/ant

IMBANG - Penyerang timnas Indonesia Irfan Bachdim (tengah) melakukan selebarasi setelah mencetak gol pada laga persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (9/10) kemarin. Dalam laga persahabatan tersebut timnas Indonesia ditahan imbang oleh Vietnam dengan skor 2-2.

Zulham Zamrun dan Irfan Bachdim Selamatkan Indonesia

Sleman (Bali Post) -

Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Vietnam pada pertandingan persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Minggu (9/10) kemarin. Gol Zulham Zamrun dan Irfan Bachdim menyelamatkan Indonesia dari kekalahan setelah tertinggal 0-2 lebih dahulu. Bali Post/ist

VOLI PANTAI - Cabor voli pantai untuk olahraga rekreasi tidak harus melibatkan dua pemain sebagaimana olahraga prestasi. Namun bisa lebih, asalkan sama jumlahnya sama antara kedua tim.

PBSI Tak Batasi Atlet Ikuti Kejurprov Denpasar (Bali Post) PBSI Bali bakal melangsungkan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) bulu tangkis di GOR Porwaja, Denpasar mulai 13-16 Oktober mendatang. Sekum Pengprov PBSI Denpasar I Made Darmiasa, di Denpasar, Minggu (9/10) kemarin mengatakan, untuk peserta, pihaknya memberikan kebebasan jumlah peserta yang dikirim Pengkab atau Pengkot PBSI mengikuti event tersebut. ‘’Kami persilakan setiap pengkab untuk mengirimkan atletnya. Karena kami tidak dibatasi pesertanya. Seluruh atlet bisa diakomodir,’’ ungkap Darmiasa. Darmiasa menjelaskan, kebijakan itu memang diambil karena semakin banyak pebulutangkis yang terlibat, maka pemantauan pemain potensial juga akan semakin bagus. Di samping itu pula, persaingan di masing-masing nomor juga makin menggeliat. ‘’Lewat ajang nanti bisa diketahui pembinaan daerah dalam mengembangkan pemain bisa terlihat,’’ katanya. Dikatakannya, untuk nomor yang dipertandingkan yakni dari perorangan mulai dari usia dini hingga taruna. Sedangkan nomor dewasa di kategori beregu dengan menggunakan sistem Sudirman. ‘’Itu kebijakan Pengprov, siapa yang pantas dikirim. Tak hanya itu, kami juga akan melihat ranking pebulutangkis yang bersangkutan,’’ pungkas Darmiasa. (kmb41)

Indonesia sempat tertinggal 0-2 pada awal-awal babak pertama. Namun dengan perjuangan pantang menyerah akhirnya Tim Garuda berhasil mengimbangi permainan Vietnam dan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Timnas Vietnam lebih dulu unggul melalui gol cepat yang tercipta ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Gol pembuka Vietnam dicetak oleh Le Van Thang melalui tembakan keras dari sisi kiri pertahanan Timnas Indonesia. Bola keras tendangan Le Van Thang gagal diantisipasi penjaga gawang Andritani Ardhiyasa.

Gol yang dicetak dengan cepat tersebut membuat pemain Indonesia berusaha mengejar ketinggalan dan melancarkan serangan-serangan ke pertahanan Vietnam melalui penyerang Boaz Solossa maupun Irfan Bachdim. Namun serangan yang dibangun Timnas Indonesia belum mampu menyamakan kedudukan. Timnas Indonesia justru semakin tertinggal ketika Vietnam berhasil memperbesar kemenangan menjadi 0-2 pada menit ke-12. Gol kedua Vietnam disarangkan pemain dengan nomor punggung 6, Vu Minh Tuan. Gol bermula dari adanya kemelut di depan gawang An-

dritani. Bola muntahan dari Andritani langsung disambar Vu Minh dan mengubah skor menjadi 2-0 untuk Vietnam. Timnas Indonesia berhasil memperkecil kekalahan pada menit ke-25 melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti yang dilesakkan Zulham Zamrun. Tendangan bebas diberikan oleh wasit Khing Maung Win ketika pemain Vietnam dengan kasar menjatuhkan Boaz Solossa saat melancarkan serangan ke pertahanan Vietnam. Timnas Garuda berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui tendangan kaki Irfan Bachdim pada menit ke-28. Gol bermula dari

BP/ist

JUARA - Pelari asal PASI Bali Oasias Kamlasi (tengah) menjadi juara lomba lari ‘’International Banyuwangi Run 2016’’, Minggu (9/10) kemarin.

batan menjelang Piala AFF 2016 di Myanmar ini, Indonesia hanya mampu menahan imbang Tim Vietnam dengan skor 2-2. Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl susai pertandingan mengakui anak asuhnya bermain agak lambat pada babak awal babak pertama hingga dapat kecolongan dua gol pada 15 menit pertama. ‘’Hasil cukup adil, memang para pemain mulai pertandingan agak lambat. Namun mereka mampu bangkit dan menyamakan kedudukan,’’ katanya. Pelatih vietnam Nguyen Huuthang memberikan apresiasi kepada timnas Indonesia yang memiliki mental yang kuat. ‘’Pemain Indonesia memiliki mental bertanding yang kuat dan mampu mengejar meski tertinggal lebih dulu,’’ katanya. (ant)

Dojang Warrior Juara Umum Kyurugi Mangupura (Bali Post) Kejuaraan taekwondo Bupati Badung Cup berakhir, Minggu (9/10) kemarin di GOR Kerobokan. Di hari kedua atau terakhir, nomor yang dipertandingkan hanya kyorugi atau kelas tarung. Dojang Warrior menjadi juara umum di kelas ini dengan raihan 5 emas. Untuk juara umum II di-

raih Federasi Timor Leste yang meraih 4 emas, 2 perak dan 3 perunggu. Kemudian di tempat ketiga dihuni dojang Bulldog dengan hanya meraih 4 emas. Selain mempertandingkan kelas prestasi, turnamen ini juga melangsungkan kelas pemula untuk nomor kyurugi. Juara umum kelas pemula disabet dojang Kapal dengan

perolehan 7 emas, 4 perak 2 perunggu, disusul berturutturut Underdog (6 emas, 3 perak, 1 perunggu), Waringin (6 emas, 2 perak, 8 perunggu), Bulldog (5 emas, 3 perak, 2 perunggu) dan Family (4 emas, 5 perak, 6 perunggu). Ketum Pengkab TI Badung Tjhin Johannes sangat mengapresiasi seluruh taekwondoin dan dojang-dojang yang

Pelari Bali Kamlasi Juarai ’’International Banyuwangi Run’’ Banyuwangi (Bali Post) Pertama kali mengikuti lomba International Banyuwangi Run 2016, Minggu (9/10) kemarin, pelari asal Bali Oasias Kamlasi berhasil menjadi juara. Atlet dari Pengda PASI Bali ini mencatat waktu 36 menit, 48 detik di kelas nasional master open kelompok 10 km. Selain Oasias, beberapa pelari Bali lainnya juga mencatat rekor 10 besar. ‘’Ini pengalaman membanggakan. Pertama kali ikut, bisa meraih juara,’’ kata Oasis kepada Bali Post. Dia mengaku dari Bali tim Pengda PASI menurunkan enam atlet. Selain dirinya, ada lagi I Gede Ariawan, Komang Agus Erawan, Angga Arwata di kelas putra. Sedangkan kelas putri menurunkan Yunita. Rata-rata para pelari ini masuk kelas pelajar. Namun, dalam ajang International Banyuwangi Run, hanya pelajar Banyuwangi yang boleh masuk di kelas ini. Akhirnya, seluruhnya memilih bergabung di kelas open. ‘’Tapi prestasinya lumayan. Masuk 10 besar. Ada yang nomor urut 6 kelas putri,’’ jelasnya. Oasias menambahkan, pihaknya memerlukan waktu sekitar 4 bulan untuk menyiapkan lomba lari di Banyuwangi ini. Latihan digelar rutin di GOR Ngurah Rai. Rencananya, tahun depan, dia akan kembali turun di International Banyuwangi Run. Bahkan, akan membawa lebih banyak atlet. Meski pertama kali, Oasis cukup menikmati lomba lari yang dikemas dalam sport tourism ini. Sementara itu, di kelas open international, pelari asal Kenya David Kipkirui Mutai (30) berhasil menjadi juara. Dia mencatat waktu 31 menit 57 detik di kelas 10km. Juara kedua disebat rekan senegaranya, Karega Samson, dengan waktu 32 menit 3 detik. Di kategori women competition 10K ini dimenangi pelari Yulianingsih dengan catatan waktu 39 menit 14 detik. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi Wawan Yadmadi mengatakan, lomba lari ini merupakan implementasi dari konsep pariwisata berbasis olahraga (sport tourism) yang terus dikembangkan Pemkab Banyuwangi. (kmb30)

serangan Andik Vermansyah dari tengah dan bekerja sama dengan Zulham Zamrun. Namun bola justru menjadi liar dan langsung dimanfaatkan Irfan Bachdim yang mengoyak gawang kiper Tran Nguyen Manh. Kedudukan sama kuat 2-2 ini tidak berubah hingga 45 menit babak pertama selesai. Memasuki babak ke dua, Indonesia langsung melakukan serangan-serangan tajam ke jantung pertahanan Vietnam melalui Boaz Solossa, Irfan, Evan Dimas maupun Andik Vermansyah. Namun perjuangan Timnas Indonesia yang mendapat dukungan dari puluhan ribu penonton yang memadati Stadion Maguwoharjo, tidak berhasil menciptakan gol kemenangan. Hingga babak kedua berakhir, pertandingan persaha-

berpartisipasi dalam Bupati Badung Cup ini. Ia juga bangga melihat semangat yang ditunjukkan para taekwondoin muda dalam bertanding baik di nomor kyurugi maupun poomsae. “Mereka sudah menunjukkan teknik dan skill yang mumpuni. Di umur mereka yang masih sangat muda, masih banyak waktu untuk berkembang ke depannya,”

sebut Tjhin Johannes. Di event ini, gelar taekwondoin kyorugi putra terbaik disabet I Nengah Bilyan Gudika dari dojang Posaidon. Ni Putu Putri dari dojang Underdog di bagian putri. Sementara di poomsae Leofano do rego Varudo dari Timor Leste di bagian putra dan Melinda Evelyna dari Dojang Waringin untuk putri. (kmb)

Polisi Usut Penyerangan terhadap Peserta Lari Maraton

Bali Post/ant

KALAH - Pesepak bola Persiba Balikpapan Shohei Matsunaga (tengah) berebut bola dengan Hasim Kipauw (kiri) dari Bali United dan kiper Rully Desrian (kanan) dalam pertandingan Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (9/10) kemarin. Dalam pertandingan tersebut Bali United harus mengakui keunggulan Persiba dengan skor 1-2.

Persiba Permalukan Bali United di Kandang Gianyar (Bali Post) Tuan rumah Bali United (BU) lagi-lagi gagal meraih kemenangan di kandang setelah dipermalukan tamunya Persiba Balikpapan dengan skor tipis 1-2 dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship 2016 yang berlangsung di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (9/10) kemarin. Persiba bahkan mampu mengukir gol lebih dahulu di awal pertandingan melalui Asnawi Mangkualam Bahar. Meski Fadil Sausu mampu menyamakan skor sebelum babak pertama berakhir, tetapi tim tamu memastikan kemenangan lewat penalti Shohe Matsunaga. Sejak peluit dibunyikan wasit Wendy Umar Sanoaji asal Yogyakarta tim tuan rumah langsung menggebrak. Dua menit pertandingan berjalan dua peluang diperoleh Syakir Sulaiman dan Nemanja Vidakovic. Tetapi kedua peluang tersebut belum men-

emui sasaran. Begitu juga dengan sepakan keras Hamdi yang masih membentur mistar gawang dari Alfonsius Kelpan. Keasyikan menyerang, Persiba justru mampu mencetak gol lewat Asnawi Mangkualam Bahar pada menit ke-3. Bahar mampu melewati pemain belakang BU sebelum sepakannya tak bisa diselamatkan kiper Rully Desrian. Kecolongan di menit awal, pasukan Indra Sjafri mencoba terus mencari celah untuk membongkar lini pertahanan tamunya. BU baru mampu menyamakan skor menit ke35 lewat Fadil Sausu lewat tendangan bebas. Hingga turun minum skor sementara sama kuat 1-1. Di babak kedua, tepatnya menit 57, BU kembali tertinggal setelah kiper Rully Desrian menjatuhkan Maycon Rogerio di depan gawang sehingga wasit menunjuk titik putih untuk Persiba. Shohe

Matsunaga yang menjadi algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Sejatinya BU mampu menyamakan lewat Nemanja Vidakovic, hanya gol tersebut dianulir wasit lantaran dia dalam posisi offside. Empat menit jelang pertandingan usai, BU harus bermain dengan 10 pemain setelah Hasim Kipuw diganjar kartu meraih lantaran menendang Asnawi. Sementara Asnawi diberikan kartu kuning. ‘’Tim sudah kerja keras sepanjang 90 menit namun gagal meraih poin penuh di kandang,’’ jelas Indra Sjafri. Sementara pelatih Persiba Balikpapan Jaino Matos menjelaskan timnya berangkat dengan misi ingin meraih poin penuh. ‘’Tim memang tidak mudah mengalahkan Bali United. Akan tetapi berkat jiwa semangat para pemain, akhirnya bisa memenuhi target awal,’’ jelas Jaino Matos. (kmb41)

Boyolali (Bali Post) Kepolisian Resor Boyolali sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku tidak dikenal yang melempar diduga cairan air keras dan melukai seorang peserta lomba marathon tiga gunung ‘’Mesastila Peak Challenge 2016’’ di Lereng Merbabu di Kecamatan Selo. ‘’Kami sedang meminta keterangan saksi-saksi terkait kejadian pelemparan cairan diduga air keras yang mengenai korban peserta lomba maraton tiga gunung yakni Eni Rosita (38), warga Perum Griya Raya Ciputat Tangerang, terjadi di Selo Boyolali, Sabtu (8/10) malam,’’ kata Kapolres Boyolali AKBP M Agung Suyono usai meminta keterangan korban di RSUD Pandangarang Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (9/10) kemarin. ‘’Kami hingga kini belum mengetahui identitas pelaku dan motifnya apa melakukan pelemparan cairan air keras itu,’’ kata Kapolres. Kapolres mengatakan pelaku diketahui dengan mengendarai sepeda motor dan membawa tas ransel warna oranye. Pada saat itu, korban sedang melintas rute dari Gunung Merapi dan kembali mendaki ke Merbabu, tepatnya di kawasan Desa Samiran Selo Boyolali, serta kejadiannya sekitar pukul 19.00 WIB. Korban yang berjalan menanjak ke arah base camp Merbabu Desa Samiran, tiba-tiba saja dilempar dengan cairan yang diduga air keras. Korban mengalami luka pada kedua kaki, tangan dan sebagian wajahnya. Korban yang terkena cairan tersebut berteriak minta tolong, dan warga yang melihat kemudian membawa ke Puskesmas Selo, dan kemudian dirujuk ke RSUD Pandanarang Boyolali. ‘’Kami hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang tidak dikenal itu,’’ kata Kapolres. Korban Eni Rosita yang kini menjalani perawatan di ruang Arjuna 10 RSUD Pandanarang Boyolali menjelaskan, saat kejadian dirinya sedang berjalan berdua dengan peserta dari Filipina melintas rute pendakian ke Merbabu di Selo, dan tiba-tiba dari arah belakang dilempar cairan yang mengenai punggungnya. Korban Eni Rosita merupakan salah satu peserta yang mengikuti lomba lari sejauh 100 km melintasi tiga gunung, yakni Gunung Andong-Gunung Merbabu-Merapi-MerbabuTelomoyo. Start lomba di Mesastila Resort Magelang dan berlangsung selama dua hari hingga Minggu. Menurut Nur Pahlui, salah satu panitia Mesastila Peak Challenge 2016, pihaknya menyayangkan kejadian yang melukai seorang peserta lomba maraton tingkat internasional yang digelar setiap tahun sejak 2011 hingga sekarang. ‘’Kami sangat menyayangkan kejadian ini, karena lomba selain diikuti peserta dari lokal, juga dari mancanegara. Kami serahkan kasus ini kepada kepolisian untuk penyelidikan,’’ katanya. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Pon, 10 Oktober 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!!Karyawati Min SMA Rajin,Teliti Hub.Sumber Abadi Bgn Jl.Buluh Indah 789 Dps Bawa Lamaran Langsung Kerja!

!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm

B.BP.004.10.16.0000262

B.BP.141.10.16.0000317

Salesman/Girl Gaji 3Jt Hub.082147591197 (tdk SMS)

A.BP.001.10.16.0000025

!!Karyawati Min SMA,SIM C,Gaji Tinggi,Mekar Abadi Bgn Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran

B.BP.141.10.16.0000318

Cr Adm Bs Komptr&SPG 4org utk Counter Perhsn diMall T.223516

A.BP.001.10.16.0000407

Cr Sales,Staf Gudang,Helper, Supir,081558096445,Gj Tnggi

A.BP.001.10.16.0000323

A.BP.001.10.16.0000603

Cr sgr tkg jahit gaji bagus Tlp.0361-9002629,081805503545

B.BP.004.10.16.0000166 ***PT.Fuji Home Japan*** ***Dcr Adm,Gd bs Comptr brpglm Dcr 1 Coll u/Daerah Nusa Dua & Jl.Tkd.Batanghari No.3 Panjer Srbt.Cargo Saridana V/8 2 org Adm Min.SMA/SMK H.484458 Dcr Sbnyk2nya Krywn/ti utk Mar0878601808161 A.BP.001.10.16.0000468 A.BP.001.10.16.0000530 keting,Peng.Proyek,Arsitek&EsDcr 5 org Tk Jahit&Pola pglmn BPR KAS Butuh Marketing Kredit timator,diutmkn yg brpglmn,bgi Jujur&Tekun di Legian,Gj .MenaAcconting,Office Boy penglaman yg blm brpglmn akan dibina.dirik Lsg krj,Putri,081805655858 minimal 2thn Hub:081339403582 sipln,jjr&teamwork(bns+asrnsi) A.BP.001.10.16.0000578 A.BP.001.10.16.0000382 Dcr Cashier utk Restaurant TPA 4723564/info@fujihomejapan.com Bank BPR Siaga Dana Bth Kary A.BP.001.10.16.0000635 Krm CV ke:manager@theplumbersa Kredit,Dana,Keuangan,S1,SMK Dcr Cook Wanita MinSMU Lam: rms.com cc accounting@theplumb Alamat T.Balian VI/2Dps,264109 IndiHotel Jl.DanauBuyan33Sanur ersarms.com. A.BP.001.10.16.0000632 A.BP.001.10.16.0000637 A.BP.001.10.16.0000299 Bth 1 Orang Krywn Syarat:1.WNI Dibutuhkan karyawan Lulusan Dcr Cook Chef,Sopir Wisata,Spa 2.Usia Kurang 30Th,3.S1 Teknik SMA/SMK Hubungi 08123600152 Staf, Mekanik Mobil Jujur,Rajin Informatika,4.IPK Min.2,75 A.BP.001.10.16.0000411 min 3th pglmn lam ke:Ibu Wanda Sgr Krm:ke Akademi Farmasi Cr Room Boy&Security minSMU: Hotel Peninsula Beach Resort Saraswati Jl.Kamboja IIA Dps IndiHotel Jl.DanauBuyan33Sanur Jl.Pratama no.72 Nusa Dua-Bali A.BP.001.10.16.0000638 Telp:0361-227992 Email:wanda_rbl@yahoo.com STM-Bgnan bisa Hitg.Rab-bisa A.BP.001.10.16.0000569 B.BP.101.10.16.0000298 Cmp-unt Toko Kaca Tlp:900 6000 Bth staff Admin & Ngelebel bs Dcr Eng SMK Bali Summer Htl A.BP.001.09.16.0000954 Computer Jl.Pantai Brawa Utara Jl.Pantai Kuta 38 T.751503 ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** ph.082237466110 A.BP.001.10.16.0000559 SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga A.BP.001.10.16.0000623 Dcr Karyawan Salon,Hairdresser A.BP.001.10.16.0000622 Butuh Tenaga Pemasar BNI Life Capster/Therapist 081936074041 PT.Bali Expo Bth Kry Tnp Pngl Hubungi.081337320901 B.BP.154.10.16.0000313 Pss:Adm,SPG/B,Csir,MD,Acct,Gdg A.BP.001.10.16.0000594 Dcr Supir Pribadi,Tenaga OB & OB,Spv,TL. Gj 2,5-3,8Jt/Bln Cari Krywti Bersih-Bersih Toko Serabutan Tel.081238472890 SMS:081999960249 Jl.SunsetRoad Hub:081239995037 A.BP.001.10.16.0000629

B.BP.004.10.16.0000217

A.BP.001.10.16.0000474

Dcr Kasir/Pramuniaga Hub.Tk Krisna Jl.Gn.Catur,Gatsu Barat Dps T.082145521880/4714445 Dcr Koordinator Operasional bs Bawa Mobil u/Perush Exspedisi punya Jiwa Pemimpin dan Loyalitas Hub.081584212121

A.BP.001.10.16.0000517

Dcr Krywn Anemone/Wnt/Max30Th/ SukaAnak2/085102105941/Gj Bgus

Dcr Tkg.Potong Ayam, Prum Yani Permai,081933062031

A.BP.001.10.16.0000403

Dcr,Acc D3 Pengalaman Travel, (Merangkap OP)Jimbaran Ubud, Email ke fadjarlontoh1@gmail.com

B.BP.004.10.16.0000291

Dibutuhkan Pria Untuk Jadi Teknisi Fotocopy Hub:08123807249

A.BP.001.10.16.0000494

Di cr Speak Chinese Services PT.Neverneverland Travel 0361-757636/08113869543

B.BP.004.10.16.0000254

Dicri Pembantu Rmh Tangga Tinggal dlm Hub.087730517255

A.BP.001.10.16.0000627

Dibutuhkan Chef,Accounting.CV Krm ke novi_fanco@yahoo.com Hub.410383/384

A.BP.001.10.16.0000212

A.BP.001.10.16.0000572

Dcr Marketing Gj+Kms+Bns+BPJS Lam.PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps

B.BP.804.10.16.0000034

Dibutuhkan Store Keeper,bisa komputer,minimal pengalaman 1th dibidang tsb u/di perusahaan otomotif(Buggy) kirim CV ke:info@greengolfbuggy.com /Jl.MahendradataSelatan No.101 Dps T.4717030/4717031

B.BP.004.10.16.0000293

A.BP.001.10.16.0000113

A.BP.001.10.16.0000317

Dicari Kitchen Helper utk Kerja di Seminyak Min. Pengalaman 1Th.087862391976

B.BP.004.10.16.0000155

Dcr Sgr Terapist/FrontOffice-F Hub:PT.QRG Jimbaran 8480379/82

B.BP.145.10.16.0000203

A.BP.001.10.16.0000336

Dicari Pelaksana Lapangan Lam CV.Jatama.081547123386/8444241

A.BP.001.10.16.0000547

Dicari SPV Marketing,Peng.2Thn Area Bali Hub:087761020050/ 081236859629

Dcr Sopir Pariwisata Bhs Inggris Aktif Max.32Th 081916567566

Dcr Staf Wr Beguling, Kitchen, Wtrss, Serabutan 081238473242 B.BP.004.10.16.0000218

Dcr Supir Pribadi,Tenaga OB & Serabutan Tel 081238472890 B.BP.004.10.16.0000156

Dcr TeknikSipil untuk Property Perumahan di Banyuwawangi 082145368344/4719131 Gaji 3Jt B.BP.154.10.16.0000312

A.BP.001.10.16.0000400

Dcr:Salesman, 2 org,u/Oli Shell Peng.Dipelumas,Lk Srt Bw ke PT Banoli Jl.Buluh Indah 75 Dps A.BP.001.10.16.0000599

Dicari Sopir Mobil Pariwisata Hub.082147665555 Jl.Pandu 46 A.BP.001.10.16.0000624

Dicari Sopir Pariwisata Gaji 3Jt-6Jt Hub:082236294495 A.BP.001.10.16.0000560

Dibutuhkan Sgr telemarketing sales consultant & call center agent, Part time/full time, Jimbaran area,walk-in interview call 0816570164 whatsapp 081237884750 B.BP.004.10.16.0000162

Dibutuhkan Staff Bag.Admin dan Acounting Hub:Tya 081916553700 A.BP.001.10.16.0000573

B.BP.154.10.16.0000314

Distr Oli Bth Salesman/Girl Jl.Bedahulu IV No.12, 412626

A.BP.001.10.16.0000600

Distrbtor Stavolt&Ups Cr Teknisi Elektro/Listrik,Bs Kerja Sama Dlm Team,Jujur,Rajin.Krm CV A.BP.001.10.16.0000548 ke Prima Utama Jl.Imam Bonjol Dicari Karyawan/ti Restoran Hub:081237872961/081237872962 250Dps.0361485862/085337467878 B.BP.801.10.16.0000152 Dicari Karyawati untuk Salon Hub: 081337820930

Dcr PRT,Tidur Dlm,bisa masak max40thn Gj 1,5jt 085815122487

A.BP.001.10.16.0000549

Dicr Therapist SPA u/di Kuta Hub.081805495808

Dicari Accounting&Reservasi utk Fastboat E:booking.nacha@ gmail.com Tlp:0361-4749669

A.BP.001.09.16.0001477

Dcr PRT Wnt,Lgs Krj,Serius,Tdr Dlm,Gj 1-1,3Jt 081353193575

Dicr Krywti Notaris Hub.Jln. Pidada XII/1 Min.SMK/Sederajat

B.BP.004.10.16.0000292

Dicari Staff bisa dan Mengerti Listrik + bisa Autocad,3D dan Berbahasa Inggris.Kirim CV ke ony.ptsta@gmail.com/info@ptsta .com 0361-286358

Exotiq Property Jimbaran Immediately Looking for: -An Experienced Indonesian Accounts/Administrative Staff -Technician Staff -Gardener -Chef.Please Send CV to: jimba ranbali@exotiqproperty.com

B.BP.004.10.16.0000256

Dcr sgr Tnga Kasir , Kolektor, penddkn SMU/SMK,Koordinator Simpan Pinjam, pnddkn S1 semua jurusan, Pria/Wanita, umur maks. 27th.Lam ke KKB Bali Mart, Jl .Kepundung No. 61 A Dps atau Email:kkb_jobvacancy@yahoo.com G.01

Krywan Restoran,Ada Motor,SMS/ WA:081353800777 / 081337500900 A.BP.001.10.16.0000401

Looking for Office Assistant part time (4 hours/day/5day) Speak/write English, familiar with Excel, Word HP.081317804133 B.BP.004.10.16.0000157

Looking for Senior Housekeeping for private villa in Seminyak.Female,Experience,Good English.Call 087860618890 A.BP.001.10.16.0000601

Fotografer/KameramenBerpnglmn PRT,Kerja Ringan,tidur dalam, HP.081338251999,Jam Kerja Saja 1,2jt+Bonus,Dpsr,082146460102 A.BP.001.09.16.0001503

A.BP.001.10.16.0000391

Garment di Ubud cr wanita Pria Max.25Th HK/Srbt,SMEA/SMK Accounting & Admint,Tk Jahit,QuaSdrj Single Hub:0361 462069 liti Control Sms 082144186450 Pk.10.00-17.00 A.BP.001.10.16.0000434

SPG for jewelry shop.Kuta:0811 3866371;Sanur/Ubud:08113866372 B.BP.804.09.16.0000562

Urg Required FO for Villa @Petitenget T:4739659

B.BP.004.10.16.0000251

B.BP.004.10.16.0000210

A.BP.001.10.16.0000563

Restau Kerobokan,Tkg Bakery/ Pastry,Wnt Kounter Kasir, tanpa pglmn dilatih dg cara profesional, 087861378730 A.BP.001.10.16.0000392

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Rmh 2Lt 2Kmr Hrg 400Jtan,JimbaDIJUAL RUMAH ran,08113846158,081338282678 !Rumah LT 220m Full Bangunan A.BP.001.10.16.0000226 Dekat Terminal Ubung dpn Hotel B.BP.164.10.16.0000315 DISEWAKAN RUKO Over Krd Jazz MMC’12 AT Putih Batukaru 725Jt Ng,082147027777 Disewakan Ruko3Lantai Jl DipoB.BP.166.10.16.0000321 AsBali UM50Jt,085100856999Prbd BUC Rmh Sidakarya&Gatsu Barat negoro(Utama) Hub.087860174165 B.BP.141.10.16.0000319 A.BP.001.09.16.0001490 Hub.081237661276/085100091243 MINI COOPER A.BP.001.10.16.0000132 KOST Dijual Mini Cooper Merah/2011 Cpt Rmh LT2Are Nyaman,BungTomo Super Elite Bule Sanur S.Pool, AT Barang Istimewa.08123677999 VIII/4/081805676667 Fee 2,5% A.BP.001.10.16.0000595 Lengkap 3Jt UP:087762566220 B.BP.141.10.16.0000320 A.BP.001.10.16.0000591 Djl Perum Taman Giri-Nusa Dua DAIHATSU L.132m2,L.125m2,LB.200m2, DIJUAL TANAH Feroza’94+Kjg Rover’94 bs TT LB.165m2 Tlp.081934310335, Jl.P.Sula No.14 / 08123926445 Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih A.BP.001.10.16.0000636 081936072348,(0361)466840 PondokCitra Pmogan 08123871809 A.BP.001.10.16.0000580 A.BP.001.09.16.0001742 DICARI MOBIL Djl Rmh di Dalung Type 45/100 BU Jl Tnh 10A Tegal Cupek SUZUKI Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Hub.081237661276/085100091243 Utama Umalas 081236830088 Estilo’09 Htm AsBali 4Silinder A.BP.001.10.16.0000131 Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349 A.BP.001.10.16.0000628 TV,Audio 085100584428 Pribadi B.BP.164.10.16.0000316 Djl Rmh&Ruko KediriGarden Type BUC Djl Tanah 1Are,4Are Jl.Gn. A.BP.001.10.16.0000630 Dcr Mbil Over Kredit Utk Prbadi 50,60,80, Jl.Ry.Nyitdah Tbn Mas Pds Kelod Dps 081338792660 Splash GL’12 Manual Htm Mulus Serius Hub.081999394000 A.BP.001.10.16.0000493 Hub.(0361)466840,081934310335, AsBali Istmw H:081239600959 A.BP.005.10.16.0000550 Jual Cepat BU Tnh Yeh Embang A.BP.001.10.16.0000495 085100919617 Splash’13 Silver AsBali, Manual DICARI MOTOR A.BP.001.10.16.0000583 Negara 15,6Are Hub:08123624799 A.BP.001.10.16.0000545 Prbdi,Audio TV3,089650830781 * 081248789760 * Murah Rmh 3Kamar Kota Gianyar, Kav 1,5-3A Mudutaki A.BP.001.10.16.0000464 Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput Bypass Darmagiri 08113846158, Dalung Badung 081246515908 TOYOTA A.BP.001.10.16.0000631 A.BP.001.10.16.0000589 081338282678 Inova G’05,Silver,Tng1, A.BP.001.10.16.0000225 DIJUAL MOTOR Jual Kav.Siap Bangun 2,5Are Smst Baru T.0817555449 Perum Tedung Sari,Abian base SHM List 3500VA Pagar Tinggi HARLEY DAVIDSON A.BP.001.10.16.0000634 3m Jln Bhineka Jati Jaya Kuta Yaris S Lmtd’12,Merah+Yaris E Harley Road Glide Biru Th’2012 Gyr LT.6,5are LB350m2.H.466842 Hub.081218255329 Maaf TP 06 Hitam Manual T.0811386300 Hrg.550Jt Ng Hub:087860796271 081934310335,081936072348

Kav 1-5A Jl Ry Rajawali Tab 5mtr Aspal 085101866136

HONDA

Jazz RS’2013 Putih VR18 Audio Ganteng DK 195Jt,085100421453

A.BP.001.10.16.0000633

BIRO JASA

A.BP.001.10.16.0000579

A.BP.001.10.16.0000461

BIRO JASA

A.BP.001.10.16.0000641

A.BP.001.10.16.0000588

Kav Canggu Tumbak Bayuh dan Babakan 1Are,081337327078

A.BP.001.10.16.0000621

New!! Kav *Premium* 1-10A Sekar Tunjung 085101866136 A.BP.001.10.16.0000587 JEMBRANA

Tnh 3A,1,5A Smando Mendoyo, Jl.5meter Hub.087761293888 BUC A.BP.809.10.16.0000284

DISEWAKAN RESTORAN Dswkan Rest Lok Sanur+Perlengkapan 082340016498 A.BP.001.10.16.0000167

DIJUAL MOBIL

TOUR

A.BP.001.09.16.0001716

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 A.BP.001.10.16.0000552

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006 A.BP.001.10.16.0000592

Gzbo Mrh 5-6Jt Jl.P.Singkep 29 Jl.Antasura 34 Dps,08124661435

FOTOCOPY

A.BP.001.10.16.0000626

Krdt Srtfkt Prss Cpt Tdk Ribet Ada Dana Tlngn Hb:082144394889 A.BP.001.10.16.0000570

KEHILANGAN DIJUAL RUKO Hlg BPKB G0456817-0 Dk 1298 FD Ruko Mrh,Pst Kota Dps,Mahendra data,081338282678,081337388558 a/n Kato Miyuki Jl.Mertanadi Gg. Nusa Indah 2 Krbk Kuta Badung A.BP.001.10.16.0000227 KONTRAKTOR Trm Borongan Murah dari 1,2Jt Gratis Gambar+RAB 087860317903 A.BP.001.10.16.0000501

Djl Tnh 3,105A Jl.P.Saelus Dps Strategis Banget Hub.(0361) 424133,418311 A.BP.005.10.16.0000418

ALUMINIUM

SERVICE

RUPA-RUPA 3Jam Cair,BPKB 081999715172/082146758393.0,5%

DISEWAKAN VILLA Sewa Private Villa di Legian Private Pool Ijin Lkp,Owner: 081338232023/081999079779 A.BP.001.10.16.0000467

RUPA-RUPA

A.BP.001.10.16.0000620

Tlh Hlg Izin Kendaraan Sewa Nopol DK77IS,DK135BS,DK105CS, DK77ES,DK1985BS,DK1095CS A.BP.001.10.16.0000557

PELUANG USAHA Dicari Supplier untuk Usaha Makanan (Rujak) 081355513770 A.BP.001.10.16.0000398

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOTOR BIRO JASA

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

BAHAN BANGUNAN

AC

SPA ALUMINIUM

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

KURSUS

BIRO JASA SERVICE

BIRO JASA

RUPA-RUPA

BENGKEL LAS

SALON


SEREMONIAL

18

Senin Pon, 10 Oktober 2016

GIPI Bali Didukung Gahawisri Bali

Tirtayatra ke Nepal-India-Bangkok Rehabilitasi Terumbu Karang Menyucikan Tubuh, Pikiran, dan Jiwa di Toya Pakeh Nusa Penida HARI Pariwisata Dunia yang diperingati setiap 27 September, tahun ini dirayakan dengan melakukan rehabilitasi terumbu karang di Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida, Klungkung, Sabtu (8/10) lalu. Rehabilitasi terumbu karang tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem di bawah laut yang merupakan salah satu daya tarik wisatawan. Mengingat dalam sehari terdapat ribuan turis, baik asing maupun domestik melakukan aktivitas wisata bahari/wisata tirta seperti menyelam, snoorkling dan kegiatan wisata air lainnya di kawasan tersebut. Pelaku pariwisata dari Bali Tourism Board BTB atau Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Gabungan Usaha Wisata Bahari (Gahawisri) Bali turut serta dalam rehabilitasi terumbu karang. Ketua GIPI Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana (Gus Agung) menyatakan ratusan bibit terumbu karang ditanam oleh 20 pelaku konservasi di kawasan perairan Nusa Penida. ‘’Berbekal ratusan bibit itu, 20 pelaku konservasi itu menyelam ke dasar lautan di Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida,’’ katanya kepada

awak media. Ratusan bibit terumbu karang tersebut, ditanam di area seluas lebih dari satu hektar. Kenapa dilakukan rehabilitasi terumbu karang di Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida? Gus Agung menjelaskan bahwa lokasi itu memiliki keanekaragaman hayati yang sangat indah, dan tersohor sehingga mampu menarik kedatangan turis dari belahan dunia. ‘’Bali itu sangat unik. Industri pariwisata di belahan dunia lain mungkin akan pesta merayakan Hari Pariwisata Dunia, tetapi kita di Bali justru mencontohkan dengan melakukan langkah konkret konservasi alam. Pariwisata Bali adalah pariwisata yang menghargai alam budaya warisan yang sangat adiluhur,’’ urainya. Selain melakukan rehabilitasi, di hadapan ratusan wisatawan asing, GIPI Bali juga mulai mengimplementasikan sosialisasi undangundang terhadap perusakan terumbu karang. Hal tersebut guna mengantisipasi terulang kembali aksi mencoret-coret terumbu karang di Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida yang dilakukan oleh turis Tiongkok beberapa waktu lalu. Perilaku itu berdampak

TERUMBU KARANG - Pelaku pariwisata dari Bali Tourism Board (BTB) atau Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Gabungan Usaha Wisata Bahari (Gahawisri) Bali turut serta dalam rehabilitasi terumbu karang di kawasan Koservasi perairan Nusa Penida, Klungkung, Sabtu (8/10) lalu. pada kerusakan pertumbuhan terumbu karang. Larangan merusak terumbu karang itu, dikatakan Gus Agung, juga telah diatur dalam Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulaupulau Kecil. Gus Agung menambahkan, rambu peringatan dilarang menginjak, menyentuh dan

mencoret coral/terumbu karang akan dikomunikasikan oleh industri pariwisata kepada setiap wisatawan yang akan menyelam di perairan laut Bali. Jika melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi yang telah disepakati. Saksi yang akan dijatuhkan, di antaranya kurungan penjara 2-10 tahun dan denda sebesar Rp 2 miliar hingga Rp 10 miliar. (ad645)

Tirtayatra adalah perjalanan suci menuju tempat-tempat suci yang sangat dimuliakan. Tirtayatra itu bertujuan menyucikan tubuh, pikiran dan juga jiwa. Tirtayatra diyakini sebagai yadnya yang paling utama di antara semua yadnya yang ada. Karena, yang mendapatkan pahala dari perjalanan tirtayatra itu adalah dia yang melaksanakan tirtayatra tersebut. Hal inilah yang menyebabkan saat ini tempat-tempat suci, baik di Bali maupun di luar Bali ramai dikunjungi oleh orang beragama Hindu. Agama Hindu di Bali sangat kental dengan pengaruh Siwa-Budha. Maka Bagi orang Bali, tiga negara yaitu Nepal, India dan Bangkok adalah negara yang wajib dikunjungi. Karena di tiga negara ini kita dapat menyaksikan langsung sisa-sisa sejarah agama, yang masih tetap lestari perkembangan agama Hindu dan agama Buddha-nya. Ada beberapa tempat yang wajib dikunjungi di Kathmandu Nepal antara lain; Pura Swayambunath, Pura Pashupatinath. Di sini kita akan menyaksikan bagaimana orang Nepal yang beragama Hindu melaksanakan upacara pengabenan di pinggir sungai, juga di sini kita akan bertemu dan berfoto dengan para maharesi, Pura Hano-

TAJ MAHAL - Salah satu tempat menarik yang akan kita kunjungi adalah monumen Taj Mahal di Agra, Uttarpradesh, India. man, Pura Siwa Bairawa, pura Nagarkort dan Pura Buda Nila Kanta. Tempat-tempat penting yang akan dikunjungi di India yaitu; pura keluarga Siwa, Istana keluarga Pandawa, Pura Aksardam yang merupakan pura termegah di dunia, lokasi turunnya BhagawadGita, tempat wafatnya Rsi Bhisma, danau persembunyian Duryudana, sumur Drupadi, sumur Parwati, Sungai Gangga, Pura Dewi Dhurga, menumen erkenal Taj Mahal, tempat lahirnya Sri Krishna, Sungai Yamuna, tempat Krishna bermain, Pura Laksmi, Museum Gandhi serta menyaksikan keindahan kota New Delhi.

Sementara di Bangkok kita akan mengunjungi; Istana raja yang sangat megah yakni patung Buddha Tidur terbesar di dunia, juga akan melihat lingga yoni yang merupakan bagian dari sinkritisme Siwa Buda yang masih hidup di Thailand. Tentunya yang tidak akan dilewati adalah shooping di setiap tempat yang kita kunjungi. Kami mengundang Anda untuk ikut melakukan tirtayatra yang akan kami berangkatkan pada tanggal 10 s.d. 20 November 2016. Informasi lebih lengkap silakan hub: 081 999 197 898 / 081 239 899 444. Mohon jangan lewatkan kesempatan istimewa ini. (ad325)


19

Senin Pon, 10 Oktober 2016

Dies Natalis VIII Ratusan Masyarakat Bali Ikuti Sosialisasi MI One Global Indonesia ATRO Bali Mendapat Kado Spesial LEBIH dari 500 masyarakat Bali mengikuti acara sosialisasi informasi kesempatan usaha dari PT MI One Global Indonesia di Rama Sinta Room Inna Grand Bali Beach, Sanur, Minggu (9/10) kemarin. Robert Riovanni, Strategic Partner & Konsultan dari MI One Global Indonesia, menjelaskan sosialisasi dengan tema ‘’Road to Nasdaq’’ telah masuk di Indonesia selama 1 tahun 9 bulan dan saat ini MI One di Indonesia telah memasuki fase kedua. ‘’Fase pertama sangat berhasil dan luar biasa sekali. Banyak orang di Indonesia telah memahami apa itu MI One dan tentunya adanya perubahan dari fase pertama ke fase kedua,’’ ujarnya. Dia melanjutkan, di fase kedua dikatakan ada hal-hal yang bersifat terobosan yang akan dibagikan dan disosialisasikan ke masyarakat. Ia berharap di fase kedua ini seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai lapisan memahami tentang visi misi dari MI One, di mana di fase kedua, MI One akan memasuki bidang IT dan bidang e-commerce. Dato Dr. KC Lim, Owner dan Founder PT MI One Global Indonesia menambahkan, MI One bukan hanya berpikir untuk membangun bisnis, di mana hanya berbicara soal produk saja. Ia mengajarkan ke semua orang bahwa seseorang bisa mendapatkan penghasilan yang besar bukan dari hanya menjual produk namun bagaimana perusahaan tersebut memiliki road map menuju pada IPO. ‘’Biasanya

SOSIALISASI - Ratusan masyarakat Bali mengikuti sosialisasi informasi kesempatan usaha dari PT MI One Global Indonesia. IPO di sini adalah Nasdaq, 660 member yang terlibat dari semua orang tahu Nasdaq. 27 juta penduduk. Sedangkan Nasdaq ini akan membuat di Indonesia dalam waktu 1 seluruh harga saham dari MI tahun, member yang terlibat One akan melambung tinggi hanya 1.000 dari penduduk Indan yang paling beruntung donesia yang jumlahnya Rp 240 adalah orang yang menjadi juta. ‘’Ternyata, masyarakat keluarga besar daripada MI kita masih banyak yang belum One,’’ ungkapnya. mengerti, takut dan ragu-ragu. Letnan Jenderal (Purn) Yu- Ini yang perlu kita sosialisasinus Yosfiah, Komisaris Utama kan karena rakyat Malaysia PT MI One Global Indone- berani dan padahal sebetulnya sia menjelaskan, bisnis yang banyak memberi manfaat,’’ dirangkum oleh MI One adalah jelasnya. bisnis penjualan pulsa dan Ritha Tumiar Situmorang, token listrik. Ia melihat ke- Member/Merchant My MI One butuhan pulsa masyarakat Bali mengatakan, merupakan Indonesia hampir sekitar Rp perusahaan dari Malaysia dan 100 triliun per tahun. ‘’Saya sudah hadir di Indonesia semelihat di Indonesia ini diband- jak tahun 2015 dengan meming dengan perkembangan di bawa misi bersama MI One, Malaysia, perkembangan di In- masyarakat diajak untuk berdonesia masih memprihatinkan hemat. Produk MI One adalah karena banyak masyarakat pulsa operator dan pulsa token kita yang belum mengerti dan listrik. ‘’Dengan MI One, pengetakut sehingga ragu-ragu untuk luaran kita setiap harinya baik bergabung,’’ ujarnya. pulsa handphone atau pulsa Di Malaysia dalam waktu 1 listrik menjadi sumber income,’’ tahun 4 bulan telah bergabung ucapnya. (ad325)

Bisa Dikontrol

Dari Hal. 1 Begitu seterusnya, ketika sudah dua periode di DPRD provinsi, maka mereka harus naik ke tingkat nasional yaitu pemilu untuk anggota DPRRI. Melalui pembatasan periodisasi, dia meyakini kekuasaan seseorang bisa dikontrol, sehingga tidak berlebihan. Sebab, budaya politik yang ada saat ini masih cenderung mempertahankan kekuasaan, bahkan memperluasnya. Pembatasan periodisasi keanggotaan DPR dan DPRD juga diyakini dapat menekan

kecenderungan legislator yang ingin memperkaya diri dengan cara menyimpang dan menyalahgunakan kekuasaannya sebagai wakil rakyat. Sebab, diakuinya, masih ada orang yang ingin menjadi wakil rakyat untuk mengumpulkan kekayaan dengan menghalalkan segala cara, termasuk korupsi. ‘’Kekuasaan tidak boleh bertahan selamanya, harus ada periodisasi,’’ tegasnya. Pembicara lainnya, Direktur Eksekutif Sindikasi Pemilu dan Demokrasi August Mellaz berpandangan sama. Dia sependapat masa keang-

Tingkat Daerah Dari Hal. 1 Kalau orientasinya hanya menarik modal ke kas negara tanpa didukung penjabaran kebijakan pemerintah di tingkat daerah, tax amnesty tak akan efektif dalam mendukung perekonomian nasional. Buktinya, ketika negara krisis anggaran banyak daerah justru mampu menyimpan

dananya di bank. Ini membuktikan APBD dan APBN belum dikelola maksimal untuk kepentingan public, termasuk dunia usaha. Sementara itu, 2,25 persen responden tak memberikan tanggapan terkait hal ini. Mereka bahkan mengaku tak tahu persis program tax amnesty ini. Mereka justru berharap agar pemerintah segera

gotaan seorang anggota dewan harus diatur melalui pembatasan. Oleh karena itu, dia sepakat draf revisi UU Pemilu yang saat ini masih dibahas pemerintah mengatur ulang tentang masa keanggotaan legislator. August mengatakan dengan pembatasan periodisasi anggota dewan maka regenerasi bisa lebih teratur, sehingga membuka ruang bagi kader partai muda untuk merasakan kekuasaan. ‘’Agar gerbong pengambilan keputusan bisa berjalan efektif,’’ kata August. (kmb4)

melakukan pendekatan pasar untuk menekan lonjakan harga. Responden kelompok ini juga ada yang mendesak agar program ekonomi pedesaan diwujudkan secara lebih nyata. Ini penting dilakukan mengingat kini banyak potensi pedesaan yang belum tergarap, sehingga banyak tenaga kerja di pedesaan lari ke kota. (dir)

AKADEMI Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO) Bali merayakan Dies Natalis VIII (satu windu) di Lapangan Bajra Sandhi, Renon pada Minggu (9/10) kemarin. Mengingat berusia satu windu, sehingga Dies Natalis kali ini dirayakan agak istimewa. Pada usia yang ke-8, ATRO Bali yang berada di bawah Yayasan Usadha Teknik Bali telah meraih berbagai prestasi. ‘’Kemarin sudah keluar penunjukan ATRO Bali sebagai pelaksana Petugas Proteksi Radiasi (PPR) mandiri, jadi pelaksana petugas proteksi radiasi medik nasional tingkat II mandiri,’’ kata Ir. I Wayan Adnyana, S.H., M.Kn., Ketua Yayasan Usadha Teknik Bali. Dalam pencapaian tersebut, pihaknya telah bekerja sejak lima tahun yang lalu dan mencanangkan agar di usia satu windu, ATRO Bali bisa mandiri. Artinya, lima tahun yang lalu diawali dari pelaksanaan pendidikan yang porsinya baru 20 persen tenaga dari ATRO Bali, 80 persen dari Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional). Namun sekarang secara bertahap sudah mulai dikurangi, dan saat ini 100 persen pelaksanaan pendidikan dari ATRO Bali.

Dengan demikian, ATRO Bali pertama dan satu-satunya lembaga swasta yang diberikan kepercayaan oleh Batan dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) untuk menyelenggarakan pelatihan petugas proteksi radiasi. ‘’Jadi kita sudah punya instruktur lengkap, yaitu 12 orang sudah memenuhi syarat,’’ imbuhnya. Ke depannya, ATRO Bali telah mengajukan ATRO Bali sebagai lembaga swasta yang pertama yang diberikan lisensi kalibrasi semua peralatan radiologi di Bali dan Indonesia Timur. ‘’Kalau sekarang kan sedikit, kebanyakan mendatangkan dari Jakarta, Surabaya, padahal kalibrasi harus dilakukan setiap saat,’’ tandasnya. Di usia satu windu, pihaknya juga mencanangkan ATRO go international. Dimulai dengan menyiapkan lingkungan kampus untuk terbiasa berbahasa Inggris. Setiap hari Jumat dengan area di lobi kampus, semua civitas ATRO Bali wajib berbahasa Inggris. ‘’Jadi zona waktu dan zona tempatnya secara bertahap akan kita tambah, mungkin tahun depan, seluruh gedung kampus wajib menggunakan bahasa

Pintu Pagar Dari Hal. 1 Pada Sabtu pukul 12.30 Wita, tim Resnarkoba melakukan pengintaian di TKP dan terlihat pintu pagar terbuka. Saat itu polisi langsung masuk. ‘’Ketika itu ada dua warga dan langsung dilakukan penggeledahan badan, namun nihil ditemukan narkotika. Selanjutnya dilakukan penggeledahan rumah,’’ ucap Ganefo. Dalam rumah tersebut, polisi mengamankan satu koper warna hitam di dalamnya berisi satu buntalan warna hitam diduga hasish seberat 10,05 gram. Saat diinterogasi, hasish tersebut dari temannya, DM. Selanjutnya DM dipancing untuk transaksi dan disepakati

bertemu di Bar ON ON di Jalan Danau Poso, Semawang, Sanur. Pukul 16.30 Wita, DM terlihat sedang berada di TKP dan langsung ditangkap. Hasil penggeledahan badan tersangka, ditemukan satu bungkus aluminium foil berisi satu buntelan warna hitam diduga hasish. ‘’Selanjutnya tersangka dibawa ke tempat tinggalnya di Jalan Penyaringan, Pekandelan, Sanur. Di sana diamankan satu buah sarung tinju warna biru. Di dalamnya berisi satu buah buntelan diduga hasish, beratnya 10,17 gram. Selain itu diamankan bong. Kasus ini masih kami dalami,’’ ujar mantan Kapolsek Kuta ini. (kmb36)

FOTO BERSAMA - Ketua Yayasan Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO) Bali Ir. I Wayan Adnyana S.H., M.Kn. foto bersama dengan sejumlah mahasiswa peraih IP tertinggi pada Dies Natalis ke-8 ATRO Bali, Minggu (9/10) kemarin. Inggris begitu juga harinya,’’ ucapnya. ATRO Bali juga akan melaksanakan workshop radiografi internasional yang pertama. Mengingat workshop internasional, sehingga melibatkan pembicara dari warga negara asing yaitu Australia dan Thailand dan juga dari pembicara lokal. Bersamaan dengan workshop tersebut, ATRO Bali juga akan meluncurkan jurnal ilmiah dari ATRO Bali bekerja sama dengan PARI (Persatuan Ahli Radiografer Indonesia) dan

PDSRI (Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Indonesia). ‘’Itu juga merupakan jurnal yang pertama ilmiah di bidang radiografi, tetapi nanti kita tuangkan dalam bentuk jurnal yang popular. Artinya isinya berisi jurnal ilmiah sesuai ketentuan yang berlaku, tetapi kemasannya sebagai populer, di samping isinya jurnal ilmiah, di depannya juga akan berisi ulasanulasan yang lebih mudah dicerna masyarakat dan itu bisa didapatkan di toko-toko buku,’’ paparnya. (ad651)

Petunjuk Jaksa Dari Hal. 1 Namun dikembalikan dengan disertai petunjuk jaksa untuk dipenuhi penyidik Bareskrim. Berkas yang diserahkan ke Kejaksaan Agung tersebut adalah berkas ketiga tersangka yakni mantan Kepala BP Migas Raden Priyono, mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono dan mantan Dirut TPPI Honggo Wendratno. Dari tiga tersangka itu, dua tersangka yakni Raden Priyono dan Djoko Har-

sono sempat ditahan di Bareskrim. Namun akhirnya penahanan keduanya ditangguhkan dengan alasan sakit. Sedangkan Honggo masih berada di Singapura usai menjalani operasi jantung pada 2015. Pihak Bareskrim telah mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) bagi Honggo. Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor dan atau Pasal 3 dan Pasal 6 UU Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (ant)

Senin, 10 Oktober 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Keberagaman Hindu di Bali Bag (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Ball Ganesha (1) 08.00 Education On Bali TV

08.35 BCTTV 09.05 Prita 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/Etalase 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 DW TV 12.05 Dharma Wacana Keberagaman Hindu di Bali Bag 1 12.30 Berita siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping

14.05 Klip Bali 14.30 Yowana Live Teater Kini Berseri 15.30 Education On Bali TV 16.05 Pablibagan 17.05 Inovator 17.30 Taman Sari TK Widya Kumara Tangeb (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 20.00 Orti Bali

20.30 Lila Cita Lomba Tari Tunggal (10) 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ista Dewata Pura Tirta Segening 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Basur (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Padangsambian (4) 24.00 Closing


16 Pages

189 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Monday,

” paints a “Newtown communal portrait of ry ove grief, rec Monday, October

10, 2016

four - Nearly NEW YORKshocking masthe Elyears after Sandy Hook the sacre at School, a new film,a ementary ” explores how t town has “Newtown, of the small Connecticu the aftermath coped withshooting of schooldeadliest U.S. history. in children New York

opens in The film, whichwith a late-summer begins the inon Friday, that highlights ways a in many parade, a scene Photo what was Lott/File nocence of town. REUTERS/Joshua to a recording typical American from teenagers of the morning It then switches of messages victims call on the first a printout memorial for theNewtown, Conof the 911 2012 when 20 shot touches in at a were A woman United States shooting in December six educators School man. the graders and disturbed young event around Elementary gun a the 18, 2012. Sandy Hook dead by for stricter shows how December have pushed not a film that “Newtown” in the town forever. joyful necticut crews dren “Newtown” is issue of gun changed life feeling of a and news laws, the “It is thatthen boom it’s gone,” television cameras directly addresses children law reform. the director left town. him or that,” summer and three of the to not about A. Snyder, debut about how Parents of “This was “I felt this film hadthe said Kim which made its killed speakdevastated of of the film, year at the Sundance who were Snyder said. point of view have shootings teacher, a first-re- stay with the aftermath and what earlier this years the and school, surviving Film Festival. spent three and them. A a custodian at the their survivorsthe wake.” forth in share Snyder, whofound a strength sponder, is left in back and and others relayed of Newtown The film shifts neighbor as well. on the project, the feeling, of the peoplecome to grips a dignity in to experiencesa way of bearing witness time to reflect the community, in attempted whatever was to “It as they by people in time. Snyder suspects of of grief and giving them voice said Snyder.the being lost of the hallmarks with the unthinkable. the process the feeling,” of is one “It exploresmaking change,” they were no mention and that at She makes killed himself, and efforts director explained. of trauma. (rtr) who lost chil55-year-old gunman, depicts members parents who “Newtown” as victims whose even though the long after the community Post at: endured Jl. D.Tamblingan pain has ional Bali

You can

find Internat

Jl. D.Tamblingan

Sanur

Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

October

10, 2016

on Trump Pressure intense be likely to debate at second with Clinton Page 6

e steadies Southgat after England latest turbulent chapter Page 8

mourners Attack on kills more in Yemen say local than 140, health officials Page 13

m Badung touris to optimistic t reach targe

RA - TourMANGUPU to Bali espeestiist arrival Badung is cially to the target. mated to reach in the This is reflected of commercial at the number aircraft passengers AirInternational Ngurah Rai of 16 percentI Pura an increase port showing 2016. PT Angkasa it has served in September noted that end of the by the (airport operator) passengers to September 14.8 million when compared amounting to third quarter with passenger of last year also records 12.7 million. Tourism Office travThe Badung figure of 3,119,956 Tourism Badung the said a quite fantastic Head of elers. The Raka Darmawan,by the Office, Cokordaare still dominated Chinese market. that the travelers as well as target of more Australian optimistic that the be reached can “We are travelers to the same million of than 4.3 When compared increase shows an this yearend. 2015, it Raka Darmawan. period in said 21.59 percent,” Tourists... Schmidt on page 2 REUTERS/Axel Continued enefeld of Berlin-Schoplanned being terminal attack was of the main that a bomb bject infront a suspicion of a terrorist-su picture 2016, following the 9, holds Berlin, October policeman A German Schoenefeld, near in airport, in Germany.

Trail goes cold in German hunt for man suspected of planning bomb attack

for man man hunt ck cold in Ger Trail goes planning bomb atta of suspected 22on the suspect, Saturany informationAlbakr, after

for attacks and at responsibility near Wuerzburg which intel- claimed domestic on a train in Ansbach from the a tip-off a music festival 20 people.(rtr) ligence service. wounded begun investigatalso be heard who rented Police have News can Global

and Jaber eastern ing a second Syrian was raided in a Germana year-old raid in the apartment Chemnitz. They the apartment thatAlbakr. He was on Sunday planning black city of went cold suspected of a cache of day’s known to on Saturday German him as wearing a - The trail refugee on was which in prein Chemnitz BERLIN described with a bright pattern for a Syrianan apartment in of involvement to be detained top on on suspicion attack with Albakr, police manhunt in- hooded and warned people after a raid evidence front, other people paring a bomb bomb attack was some had Islamist the said. Two of him. Saturday was found. that there been in Germany Bernhardtin Chemnitz on explosives the Syrian doesn’t au- careful officially numerous Albakr had

detained and was following we don’t dicating “But this are talking last year Bernhardt have been released.Islamic State “We are we July, as a refugee, could since unfortunately said Tom leanings. mean known In late tips, but State). This ation recognised not previously after lead yet,” Sax- tomatically the flat have a hotspokesman for the of- about IS (Islamic said. He was who raided case of self-radicalis Bernhardt, also be a for to police, criminal investigation ony state must continue to assume via the Internet.” to the public Police appealed fice. “We poses a danger.” that this personsource told Reuters A security

at in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

SENIN PON, 10 OKTOBER 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Karya Agung di Pura Dalem Sakti Sukahet

Grup Damar Sentir di Radio SWiB

Melasti, Ribuan Umat Berjalan Kaki ke Pantai Watu Klotok

Lagu Pop Bali Efektif Ajegkan Bahasa Bali

MELASTI - Suasana Melasti serangkaian Karya Agung di Pura Dalem Sukahet, Minggu (9/10) kemarin. SERANGKAIAN Karya Agung Melaspas, Nubung Padagingan dan Panyegjeg Jagat serta Tawur Tabuh Gentuh di Pura Dalem Sakti Sukahet, Karangasem, Minggu (9/10) kemarin digelar upacara Melasti/ Makekobok. Upacara Melasti dilakukan berjalan kaki dengan menempuh sekitar 12 km. Melasti yang diikuti krama dari Desa Sukahet dan semeton Satria Dalem, Dalem Segening trah Ida Dewa Sumretta se-Bali berlangsung khidmat. Iringiringan prosesi yang disertai enam barung gong baleganjur di mulai pukul 04.00 Wita dari Pura Dalem Sakti Sukahet,

Sidemen, Karangasem menuju Segara Watu Klotok dan tiba sekitar pukul 06.30 Wita. Upacara melasti ini di-puput Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Geria Aan (Siwa) dan Ida Pedanda Gede Purwa Gotama dari Geria Wanasari (Budha) dengan Tapini Ida Pedanda Istri Karang. Selama pelaksanaan upacara ditampilkan tari wali berupa Rejang Dewa, Wayang Kulit, Baris Gede dan Topeng Sidhakarya yang keseluruhannya dipersembahkan atau ditarikan oleh semeton Puri Den Bencingah, Klungkung. Tari tersebut diiringi oleh barungan Gong Negak koordi-

nasi Yayasan Waturenggung. Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet selaku Pangerajeg Karya menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya karena upacara berjalan lancar serta berharap labdha karya, sida sidanin don sampai Ida Batara masineb pada 26 Oktober mendatang. ‘’Kami merasa bangga karena upacara karya agung utamaning utama yang belum pernah dilaksanakan sejak ratusan tahun lalu, dapat berjalan lancar. Persiapan karya agung ini telah dilakukan sejak lebih dari setahun yang lalu. Keseluruhan acara melasti ini diakhiri dengan melaksanakan persembahyangan bersama,’’ ujar Ida Pangelingsir yang juga Ketua FKUB Bali dan Ketua Asosiasi FKUB Indonesia ini. Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet mengungkapkan, tujuan melasti ini adalah menyucikan pralinga, pratima dan juga menyucikan penyungsung dengan melakukan persembahyangan kepada Ida Sang Hyang Baruna. Ida Batara Baruna ini akan menganugerahkan air kehidupan kepada umat atau penyungsung agar bisa sejahtera, meningkatkan kemakmuran, rahayu. ‘’Ini namanya Satpa Werdih,’’ ujar Ida Pangelingsir. (kmb12/k100)

PT Yasa Nusantara Gemilang

Sosialisasi Bright Gas Dihadiri Wabup Badung

SAMBUTAN - Wabup Badung Drs. I Ketut Suiasa memberi sambutan saat menghadiri undangan PT Yasa Nusantara Gemilang dalam rangka sosialisasi bright gas 5,5 kilogram. PT YASA Nusantara Gemilang, Minggu (9/10) kemarin menggelar syukuran dan sosialisasi produk baru Petamina yaitu bright gas 5,5 kilogram. Distributor gas elpiji beralamat di Jalan Sentanu, No. 20 Denpasar Utara ini telah mengedarkan 3.500 tabung warna pink tersebut dan sudah menjalin kerja sama dengan Indomart Bali. Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. dan pejabat lainnya.

Menurut Direktur PT Yasa Nusantara Gemilang Nabil Al Jubaidi didampingi Dewi Supriyani, S.H., Direktur Utama PT Indo Bali Gas Group, pihaknya berkewajiban ikut menyosialisasikan produk baru Pertamina yaitu bright gas 5,5 kilogram. Gas ini sasarannya warga kelas menengah ke atas. Sedangkan untuk gas 3 kilogram karena bersubsidi diperuntukan untuk warga kurang mampu. “Keunggulan tabung gas ini lebih hemat,

aman dan ringan. Cocok untuk rumah tangga dan warung. Kecil enak dan aman. Harganya juga terjangkau,” tegas Nabil. Bagi masyarakat yang ingin memiliki gas tersebut, lanjut Nabil, bisa ditukar dengan dua tabung gas 3 kilogram ditambah uang Rp 100 ribu. “Yang kami undang kan pelanggan dan seluruh komponen masyarakat untuk memperkenalkan produk baru ini. Jumat mendatang, kami sosialisasi di Pemkab Badung,” tambah Dewi Supriyani. Selain itu, PT Yasa Nusantara Gemilang juga memberi santunan kepada anak yatim piatu Tunas Bangsa MonangManing, Banyubiru Negara, Rumah Yatim Piatu Jalan Imam Bonjol, Denpasar dan Rumah Tepeki Surya Buana. Wabup Suiasa mengapresiasi kegiatan itu. Ia berharap bersama-sama menyosialisasikan program tersebut. Bagi warga menengah ke atas diharapkan beralih dari gas 3 kilogram ke 5,5 kilogram. “Sebagai warga negara yang baik harus patuh dan taati kebijakan pemerintah pusat. Apalagi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (kmb36/k100)

GRUP Damar Sentir menggelar jumpa fans di Radio SWiB Karangasem, Minggu (9/10) kemarin. Pada acara itu tercetus agar para penyanyi khususnya yang menggeluti lagu pop Bali memperbanyak karya. Sebab, lagu pop Bali sangat digemari tidak hanya warga di Bali tetapi juga di luar Bali seperti di daerah transmigrasi yang banyak warga suku Bali. Jumpa fans itu dihelat pada acara ‘’Karaoke SWiB Bali’’, Minggu siang kemarin. Pecinta dan penikmat lagu Bali di Karangasem memberikan masukan agar lagu Bali yang diciptakan lebih orisinal syairnya. Artinya, tak banyak bercampur dengan bahasa Indonesia, apalagi bahasa asing. Sebab, lagu pop Bali yang

berkualitas bagus dan digemari akan sangat efektif dalam melestarikan bahasa Bali. Seperti lagu ‘’Ketut Garing’’, tak hanya digemari kalangan anak-anak tetapi disukai semua kalangan. ‘’Lagu ‘Ketut Garing’ disukai anak-anak bahkan oleh anak-anak yang kesehariannya tak menggunakan atau tak fasih berbahasa Bali.

Ini kan bukti lagu pop Bali sangat efektif dalam melestarikan dan menyebarkan bahasa Bali,’’ ujar seorang pecinta Radio SWiB. Personal Grup Damar Sentir yang menjumpai pecintanya seperti Gus Darmadi, Ucik, Budi Yogiq dan Bli Mores. Gus Darmadi mulanya seorang pendengar dan pecinta radio, bahkan sampai kini pria asal

Antiga, Manggis itu merupakan pendengar setia Radio SWiB. Pagi-pagi dia sudah menyapa rekan-rekannya sesama pecinta radio dengan suara khas serta guyonannya. Salah satu lagu ciptaan yang dia nyanyikan sendiri, ‘’Asyik-asyik Dogen’’ sempat lama bertengger di tangga atas ‘’Pepalitan Lagu Pop Bali (tangga lagu pop Bali) Radio SWiB’’. Selain itu, karya lainnya yang juga diterima sangat baik oleh pecinta lagu pop Bali yakni ‘’Adi Sayang’’. ‘’Saya bermula dari hobi dan milu-milu tuwung (ikut-ikutan red),’’ ujarnya merendah. (bud)

Diresmikan, Bukit Pandawa Bakal Jadi Incaran Pegolf

BUKIT Pandawa Golf and Country Club di Banjar Panti Giri, Desa Kutuh, Kutsel, Sabtu (8/10) lalu diresmikan, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng dan turtamen golf. Bukit Pandawa merupakan lapangan golf kelima yang ada di Pulau Dewata. Dalam kesempatan itu, General Manager (GM) Bukit Pandawa Stephen Banks mengatakan, lapangan golf ini bisa menjadi tantangan karena mempunyai tingkat kesulitan tersendiri. Ketika angin berhembus, ada kemungkinan pegolf menggunakan semua stik, termasuk driver-nya. Lapangan juga dikelilingi air terjun dan sawah bertingkat serta ada pemandangan Samudera Hindia. Manajer sekaligus Humas Bukit Pandawa Golf and Country Club Bagus Yudiono Boesono (Yudi) menambahkan, lapangan golf yang diresmikan ini seluas 29 hektar, dengan jumlah 18 hole (par-3). Sedangkan desainernya adalah Bob Moore dari perusahaan desain golf yang berbasis di California, AS. Kawasan ini bakal dipadukan dengan villa, resort dan Gunung Payung Culture Park. Menurut Yudi, ada yang membedakan lapangan golf ini dengan lapangan golf lainnya di Indonesia adalah rumputnya yang tidak sembarangan. Jenisnya superpass palm, secara khusus didatangkan dari Amerika Serikat (AS). Rumput ini baru ditanam di Abudabi dan Bali. Para pegolf dari man-

POTONG TUMPENG - Peresmian Bukit Pandawa Golf and Country Club di Banjar Panti Giri, Desa Kutuh, Kutsel yang ditandai dengan pemotongan tumpeng, Sabtu (8/10) lalu. canegara bakal mengincar lapangan golf ini karena punya keunikan. Bibit rumput ini didatangkan sejak dua tahun lalu dalam jumlah tidak banyak. Tapi setelah dikembangkan di areal Bukit Pandawa, ternyata sangat cocok di daerah kering dan cepat berkembang biak. Yang lebih unik, rumput jenis ini bisa disiram dengan air laut dan air payau. Dengan demikian, pengelola Bukit Pandawa bisa memanfaatkan air laut di sekitarnya, karena lapangan golf ini memang dekat pantai. Sementara itu, Direktur Bukit Pandawa Triono menyebutkan, bersamaan dengan peresmian lapangan golf ini juga dilangsungkan turnamen pembukaan hasil kerja sama dengan perusahaan mobil BMW yang tahun ini merayakan HUT-nya

ke-100. Acara ini bertemakan “Car for The Star”, yakni mobil untuk para bintang. Turnamen ini menyediakan 18 mobil BMW berbagai seri untuk setiap hole. “Turnamen ini masuk Museum Rekor Indonesia, Muri, karena hadiahnya terbesar,” tandas Triono. Dia juga menyambut baik kerja sama antara Bukit Pandawa dengan Desa Kutuh yang terjalin sejak tahun 1989. ”Kami, Bukit Pandawa dan Desa Kutuh selalu jalan bersama untuk menjadikan kawasan ini sebagai kawasan terpadu dan kelas dunia,” tandasnya. Bendesa Adat Kutuh Wayan Wena juga menyambut positif kerja sama kedua komponen pariwisata ini. Selain sudah ada Pantai Pandawa dan lapangan golf Bukit Pandawa, juga ada Gunung Payung Culture Park

dan pure walk atau sensasi jalan di atas tebing. Jalan ini sengaja dibangun dan dikelola bersama untuk menghubungkan dua pura, khusunya Pura Gunung Payung. “Satu lagi di antara delapan belkas hole golf yang ada, dua hole (hole 2 dan 3) di antaranya ada di lahan milik Desa Kutuh seluas empat hektar,” tandas Wena. Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama yang ikut turneman pembukaan golf ini menyebutkan, Bukit Pandawa Golf and Country Club merupakan destinasi baru dan sangat menantang bagi para pegolf Tanah Air maupun mancanegara. Dia berharap, para pegolf berdatangan mencoba lapangan yang penuh sensasi ini, karena memiliki pemandangan indah termasuk pemandangan Samudera Hindia. (ad650)

Perlakukan Penderita Gangguan Jiwa Sama Seperti Penyakit Lainnya MENURUT WHO, orang yang sehat secara jiwa adalah orang yang merasa sehat dan bahagia, mampu menghadapi tantangan kehidupan, menerima orang lain sebagaimana adanya, dan mempunyai sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain. Dalam kenyataannya, di masyarakat yang semakin berkembang terutama masyarakat urban di perkotaan, semakin banyak orang yang memiliki jiwa yang tidak sehat walaupun belum mencapai taraf gangguan jiwa berat. Jika dibiarkan dan tidak mendapat penanganan dengan baik maka jiwa akan retak yang berdampak pada gangguan fungsi psikososial yang kronis bahkan permanen dan akan menjadi beban keluarga dan negara. Gangguan jiwa di masyarakat saat ini masih dianggap hanya gangguan jiwa berat (skizophrenia). Jika disimak menurut ilmu kedokteran jiwa, gangguan tidur, sulit beradaptasi (takut sekolah, tidak disukai teman kerja, tetangga), curiga berlebihan, gangguan makan, gangguan perilaku menentang, berjudi patologis, mencuri patologis, ketakutan pada situasi keramaian, sudah termasuk tanda dan gejala dari gangguan jiwa ringan sampai sedang. Selama ini masih banyak masyarakat kurang memahami masalah kesehatan jiwa bukan hanya gangguan jiwa berat (skizophrenia). Justru gejala seperti gangguan suasana perasaan (depresi, mania) dan kecemasan yang luar biasa, psikosomatik, nyeri psikogenik, bodydismorfik, belum banyak dikenal oleh masyarakat seb-

agai masalah kesehatan jiwa. Hal yang paling sering terjadi di masyarakat dan tersebar dengan cepat di media adalah tingginya angka bunuh diri, kekerasan seksual seperti perkosaan, incest, hubungan seks bebas, infanticide (membunuh bayi yang dilahirkan segera setelah dilahirkan). Gangguan jiwa walaupun tidak langsung menyebabkan kematian, namun akan menimbulkan penderitaan yang mendalam bagi individu dan beban berat bagi keluarga. Departemen Kesehatan pada tahun 2013 dengan Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) telah melakukan studi di beberapa provinsi untuk mengetahui berbagai penyakit fisik dan metal. Gangguan mental yang dilakukan studi di masyarakat yaitu Gangguan Mental Emosional pada penduduk usia lebih dari 15 tahun. Instrumen yang digunakan self-rating questionaire - 20 dengan cut off point > 6. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa prevalensi gangguan mental emosional di Bali yaitu 4,4%, secara nasional prevalensi 6,0%. Cakupan pengobatan gangguan mental emosional nasional 26,6%, di Provisi Bali 25%. Hasil studi Riskesdas tahun 2013, gangguan jiwa berat psikosis dan skizophrenia, indikator yang dipakai adalah hilangnya kemampuan seseorang dalam menilai realitas atau tilikan (insight). Sampel diambil dari semua umur. Hasilnya adalah 1,7 per 1.000 orang penduduk Indonesia dan di Provinsi Bali 2,2 per 1.000 orang penduduk. Berbagai istilah banyak ditemukan di masyarakat dan

digunakan dalam pemberitaan media massa, misalnya orang gila, hilang ingatan, sakit jiwa, saraf, edan, buduh, dan masih banyak lagi penyebutan yang bukan istilah psikiatri. Stigmatisasi gangguan jiwa sebenarnya merugikan masyarakat sendiri, karena mereka menjadi cenderung menghindar dari segala sesuatu yang berurusan dengan gangguan jiwa. Seakan-akan mereka yang terganggu jiwanya tergolong kelompok manusia lain yang lebih rendah martabatnya, yang dapat dijadikan bahan olok-olokan (bulliying). Hal tersebut akan menghambat seseorang untuk mau menerima atau mengakui bahwa dirinya mengalami gangguan mental. Akibatnya pertolongan atau terapi yang mungkin dapat dilakukan secara dini menjadi terlambat. Kita lupa atau tidak ingin menerima kenyataan sebenarnya bahwa semua orang dapat mengalami gangguan jiwa dalam berbagai tingkatan, misalnya gangguan cemas berkepanjangan menjadi depresi, depresi berkepanjangan tanpa penanganan sampai pada gangguan dalam proses berpikir (psikotik, skizoprenia) Pada penderita gangguan penderita skizo frenia, selalu dikaitkan dengan stigma merupakan sikap keluarga dan masyarakat yang menganggap bahwa bila salah seorang anggota keluarga menderita Skizofrenia, hal ini merupakan aib bagi keluarga. Selama bertahun-tahun, banyak bentuk diskriminasi secara bertahap turun-temurun dalam masyarakat. Ganguan mental dianggap bukan gangguan kesehatan

seperti penyakit lainnya. Terjadi kesalahpahaman, prasangka, kebingungan, dan ketakutan, jika ada yang mengatakan salah satu anggota keluarga atau masyarakatnya mengalami gejala dan tanda seperti gangguan jiwa. Masyarakat masih menganggap bahwa gangguan jiwa merupakan aib bagi penderita maupun keluarganya. Selain itu gangguan jiwa juga dianggap penyakit yang disebabkan oleh hal-hal supranatural oleh sebagian masyarakat. Layanan kesehatan mental menerima sedikit perhatian politik dibandingkan dengan isu-isu lain, dan bukan merupakan wilayah prioritas dalam ajang pemilihan pemimpin daerah. Walaupun kualitas sumber daya manusia berdampak besar pada perilaku masyarakat. Para penderita gangguan jiwa sebagian besar (75%) merasakan bahwa mereka secara pribadi telah mengalami stigma ketika melamar pekerjaan, mencari pasangan hidup. Orang dengan gangguan jiwa diperlakukan secara tidak pantas. Jika kita melihat dari pelayanan kesehatan kita, poliklinik atau bangsal-bangsal yang ada di rumah sakit umum, banyak yang belum ada bangsal jiwa, kalaupun ada diposisikan di pojok. Keadaan ini menunjukkan bahwa tidak hanya masyarakat awam saja yang melakukan diskriminasi terhadap penderita gangguan jiwa, tetapi para profesional kesehatan secara tidak sadar melakukan stigmatisasi terhadap penderita gangguan jiwa. Pandangan masyarakat terhadap gangguan jiwa lainnya adalah bahwa orang yang

mengalami gangguan jiwa cenderung berbahaya bagi masyarakat sekitar. Tindakan kekerasan terhadap lingkungan sekitar yang dapat menyulitkan ataupun membahayakan bagi masyarakat tersebut. Perlu dipahami keadaan gaduh gelisah, mengamuk, melakukan tindakan kriminal merupakan bagian dari tanda dan gejala kegawatdaruratan psikiatri, yang memerlukan perawatan segera di rumah sakit umum atau pun rumah sakit jiwa. Kegawatdaruratan terjadi karena belum pernah diobati, pernah diobati belum tuntas, masih sedang berobat ada faktor penyebab baru. Dampak dari kurangnya pemahaman tentang penanganan di rumah, penderita gangguan jiwa sering dilakukan ‘’pasung’’ atau diikat supaya tidak membahayakan masyarakat sekitar. Dampak yang ditimbulkan adalah bahwa gangguan jiwa yang terjadi pada penderita tersebut akan semakin berat tanpa pertolongan segera dokter spesialis kedokteran jiwa/ psikiater. Stigma yang diciptakan oleh masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa secara tidak langsung menyebabkan keluarga atau masyarakat di sekitar penderita gangguan jiwa takut, tidak mengerti, menganggap gangguan jiwa tidak bisa sembuh, sehingga tidak memberikan penanganan yang tepat terhadap keluarga atau tetangga yang mengalami gangguan jiwa. Jika penderita gangguan jiwa yang tidak tertangani ini melakukan tindakan kekerasan atau tindakan tidak terkontrol yang meresahkan keluarga,

masyarakat serta lingkungan, barulah mereka mencari pertolongan, dan menyimpulkan bahwa penderita selamanya tidak akan bisa sembuh. Menghilangkan stigma gangguan jiwa di masyarakat memang tidak mudah. Namun kita perlu untuk berusaha menghilangkan stigma tersebut dengan harapan di masyarakat gangguan jiwa sama dengan penyakit kronis lainnya seperti kencing manis, jantung, gagal ginjal, yang perlu penanganan jangka panjang dan berkelanjutan. Penanganan stigma tersebut memerlukan pendidikan dan kemauan yang keras dari seluruh lapisan masyarakat dan memerlukan keberanian yang besar untuk ikut serta menyebarluaskan di berbagai lapisan masyarakat di sekitar kita. Beberapa kegiatan atau program yang dapat dilakukan untuk mengurangi stigma gangguan jiwa antara lain: (a) Melakukan kampanye pencegahan kesehatan jiwa di masyarakat. Kampanye tersebut dapat dilakukan di masyarakat melalui program desa siaga ataupun dengan media cetak, elektronik. (b) Menanamkan pendidikan kesehatan jiwa sejak dini melalui sekolah-sekolah. Pendidikan tersebut dapat dilakukan melalui guru-guru TK-SMA agar dapat mengenal setiap perubahan perilaku mau mendengarkan apa yang dikatakan oleh siswanya. (c) Melibatkan keluarga ataupun masyarakat dalam pelaksanaan tindakan terhadap pasien gangguan jiwa, sehingga kesadaran keluarga dan masyarakat tentang cara pandang mereka pada pasien gangguan

jiwa dapat berubah dan dapat membantu proses kesembuhannya, sehingga mereka tetap fungsional sesuai dengan keterampilan yang dimiliki. (d) Pemerintah ataupun lembaga swasta perlu memberikan kesempatan pekerjaan yang layak dan sesuai dengan kemampuannya kepada orang-orang yang sedang dalam pemulihan gangguan jiwa ataupun yang telah sembuh dari gangguan jiwa sesuai dengan keterampilan yang dimiliki. Serangkaian Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun 2016, pada tanggal 3 Oktober lalu Direktur Medis dan Keperawatan RSUP Sanglah meresmikan layanan telepon Peduli Kesehatan Jiwa yang dilaksanakan oleh Bagian/SMF Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/RSUP Sanglah melalui jaringan telepon 081 333 666 410 dan Whatsapp (WA) 081 333 666 310. Layanan telepon mulai dibuka salah satunya untuk mengurangi bahkan menghentikan stigma tentang gangguan jiwa di masyarakat dengan memberi pemahaman dan pengetahuan. Peningkatan pengetahuan dan memberikan pertolongan segera jika sudah mengalami ganguan dan mencegah agar tidak mengalami gangguan jiwa. Layanan telepon hotline memberikan kesempatan masyarakat bebas bertanya masalah-masalah dalam kehidupannya sehari-hari yang menimbulkan hambatan psikososial. Tim Hotline Layanan Peduli Kesehtan Jiwa siap membantu masyarakat Bali 24 jam sehari. (dr. Anak Ayu Sri Wahyuni, Sp.KJ./dari berbagai sumber)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook