20 HALAMAN
NOMOR 83 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
kamis wage, 10 november 2016
Janji Kontroversial Antarkan Trump Menangi Pilpres
New York -
Donald Trump memenangi pemilihan presiden AS. Ia berhasil mengalahkan rivalnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, dengan meraih setidaknya 276 suara elektoral, demikian perhitungan dari sejumlah media setempat. Trump akan menjadi presiden tertua yang pernah terpilih di Amerika Serikat dalam usia 70 tahun. Sementara itu istrinya, Melania, merupakan imigran kedua yang berhasil tinggal di Gedung Putih sebagai ibu negara. Dalam pidato kemenangannya, Trump meminta rakyat AS untuk mengesampingkan semua perdebatan panas dalam masa kampanye. ‘’Sudah saatnya mengesampingkan semua perbedaan dan bersama-sama membangun Amerika Serikat,’’ kata Trump, Rabu (9/11) kemarin, sebagaimana dilaporkan dalam siaran langsung saluran Washington Post. Clinton sendiri tidak akan berpidato mengakui kekalahannya pada saat ini dan meminta pendukungnya untuk tetap menunggu sampai semua suara dihitung, kata manajer kampanye Clinton. ‘’Clinton telah menelepon saya dan mengucapkan selamat kepada kita semua atas kemenangan bersejarah ini,’’ kata Trump. Pakar politik internasional Dewi Fortuna Anwar menilai kemenangan kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, mengejutkan dunia. Hal ini di luar perkiraan dengan mayoritas jajak pendapat dan diskusi analis tidak menjagokannya. ‘’Ini di luar perkiraan banyak pihak, karena Trump yang notabene orang luar politik, dengan komentar yang aneh, sulit dibayangkan bisa memimpin Gedung Putih,’’ kata peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) itu. Hal. 19 Membuat Waswas
Panglima ISIS Asal Malang Dikabarkan Tewas Mangupura (Bali Post) Panglima ISIS asal Indonesia Abu Jandal (Salim Mubarak Atamimi) dikabarkan tewas. Untuk memastikannya, tim Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berangkat ke Irak dan Damaskus. Hal itu disampaikan Deputi Kerja Sama Internasional BNPT Irjen Pol. Petrus Golose di Media Center Sidang Interpol, BNDCC, Rabu (9/11) kemarin. Menurut Petrus, karena kendala jarak sehingga kesulitan mendapatkan data, tetapi pihaknya terus menjalin komunikasi dengan otoritas setempat. Tujuannya supaya dapat data lebih jelas. ‘’Lebih dari 70 orang Indonesia meninggal di sana,’’ tegasnya. Untuk memastikan apakah yang tewas itu memang benar Abu Jandal, BNPT harus melakukan tes DNA, finger print dan data yang sesuai dengan saudaranya. ‘’Apakah hasilnya sesuai atau tidak? Kalau hasilnya cocok baru berani dipastikan memang benar yang tewas itu Abu Jandal asal Malang, Jawa Timur,’’ ungkapnya. Hingga saat ini, lanjut Petrus, ratusan warga Indonesia bergabung jadi tentara ISIS. Meski demikian, menurutnya, jumlah tersebut masih tergolong rendah dibanding Eropa. Hal itu disebabkan kuatnya counter radikalisasi dilakukan oleh pemerintah maupun organisasi keagamaan. ‘’Kami juga banyak melakukan pencegahan sehingga jumlahnya bisa ditekan. Tetapi banyak pula yang lolos karena pintu masuk Irak banyak,’’ ujarnya. (kmb36)
Donald Trump
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Melania Trump
Hindari Jadi Pusat Perhatian
MELANIA Trump akan menjadi ibu negara yang berlatar belakang model. Ia adalah mantan model asal Slovenia kelahiran tahun 1970 di negara komunis Yugoslavia. Ia yang kini berusia 46 tahun memulai karier modelingnya saat dia berusia 16 tahun dan pada usia 18 dia menandatangani kontrak dengan agensi model di Milan, Italia. Dia tampil di banyak sampul majalah termasuk Harper’s Bazaar dan Vanity Fair. Dia juga pernah tampil telanjang di atas karpet putih untuk majalan Inggris, GQ. Nyonya Trump memiliki merek perhiasan dan produk perawatan kulit, dia bisa lima bahasa: Slovenia, Serbia, Inggris, Prancis dan Jerman. Melania bertemu Donald Trump di sebuah pesta Fashion Week di New York pada September 1998. Saat itu Trump telah berpisah dengan istri keduanya, Marla Marples. Keduanya lalu bertunangan tahun 2004 dan menikah di sebuah perayaan gereja di Florida tahun berikutnya. Gaun pernikahan Melania Trump dikabarkan seharga lebih dari 100.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,3 miliar. Hillary serta Bill Clinton, dua di antara para tamu yang hadir di resor Trump, Mar-aLago. Melania mendapat Green Card pada tahun 2001 setelah pindah ke AS setelah lima tahun dan menjadi warga negara AS pada 2006. Dia menyatakan tak ragu-ragu memberi nasihat politis pada suaminya, meski menghindari menjadi pusat perhatian selama kampanye. Pada sebuah wawancara dengan CNN, dia mengatakan, ‘’Saya sering memberi tahu dia pendapat saya. Saya tak setuju dengan semua perkataannya namun kau tahu itu normal. Saya punya pikiran sendiri, saya beri tahu dia apa pendapat saya. Saya rasa itu sangat penting dalam sebuah hubungan.’’ Dia membela suaminya setelah tayangan video yang muncul soal ucapan Trump tentang meraba wanita, namun dia juga menjadi tajuk utama setelah dia dituduh plagiat pidato Michelle Obama pada 2008. Kampanye apa yang akan dibawakannya? Melania Trump mengatakan dia akan berkampanye melawan cyberbullying karena dia merasa budaya di media sosial sudah menjadi ‘’sangat jahat dan terlalu keras’’ dan dipenuhi dengan hinaan berdasarkan ‘’penampilan dan intelijensia’’. (ant)
Dilaporkan ke Polisi
Fahri Hamzah Bantah Lakukan Makar
Fahri Hamzah
Jakarta (Bali Post) – Musisi Ahmad Dhani telah dilaporkan ke polisi oleh relawan Jokowi. Ia diduga melakukan penghinaan terhadap simbol negara (Presiden) saat orasi ketika demo 4 November lalu. Ahmad Dhani membantah hal tersebut dan menyatakan video yang beredar tidak sempurna. ‘’Ada yang dipenggal dan mengubah makna dari fakta sebenarnya,’’ kata kuasa hukum Ahmad Dhani, Ramdan Alamsyah, di Jakarta, Senin (7/11) lalu. Tak hanya Ahmad Dhani, Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) juga melaporkan Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah ke Bareskrim Polri. ‘’Bara JP datang ke Bareskrim untuk melaporkan dugaan peng-
hasutan makar terhadap pemerintah yang sah yang diucapkan Fahri Hamzah saat aksi unjuk rasa 4 November,’’ kata anggota Bara JP Birgaldo Sinaga, Rabu (9/11) kemarin. Sinaga menilai ucapan hasutan yang diucap oleh Fahri Hamzah berbahaya bagi republik ini. Sebagai anggota DPR seharusnya dia menjaga kebangsaan dan menjaga nilainilai kebinekaan. ‘’Sayangnya, dia ‘serampangan’ memutarbalikkan fakta dengan bahasa yang sangat provokatif dengan menuduh Presiden Jokowi melakukan penghinaan terhadap ulama, menuduh Presiden Jokowi telah membiarkan dan melindungi penista agama,’’ tuturnya. Fahri, katanya, juga telah menuduh
Presiden Jokowi seolah-olah presiden harus dilengserkan di mana ia mengatakan pada saat orasi dalam unjuk rasa itu ada dua cara melengserkan presiden, yakni impeachment melalui DPR dan melalui parlemen jalanan. ‘’Akibatnya, banyak teriakan di sana saat mendengarkan orasi itu untuk menyerukan turunkan Presiden Jokowi, akibatnya massa yang harus bubar pukul 18.00 WIB sesuai UU tetap bertahan hingga sampai dini hari, bahkan berkeinginan menduduki Gedung DPR. Fahri juga memberi jalan agar pintu gerbang DPR dibuka untuk dimasuki para demonstran,’’ ujarnya. Hal. 19 Media Online
DIALOG - Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla dan Menag Lukman Hakim Saifuddin berdialog dengan sejumlah pemimpin organisasi masyarakat (ormas) Islam terkait demonstrasi 4 November di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (9/11) kemarin. Presiden berterima kasih kepada ormas Islam dalam rangka mendinginkan suasana saat demo 4 November lalu. Ormas yang hadir antara lain Muslimat NU, Syarekat Islam, Majelis Rasulullah, Al Irsyad Al Islamiyah, Ikadi, Perti, Nasyiatul Aisyiah, BKPRMI, Kahmi, Hidayatullah, Mathia ‘ul Anwar, DDII, Fathayat NU, Persis, ICMI, DMI, Wanita Islam dan PP GP Ansor.
Bali Post/ant
Pariwisata dan Pertanian Belum Sejalan
Jadikan Masyarakat Bangga Menjadi Petani Kemajuan sektor pariwisata dan pertanian di Bali, belum sejalan. Sektor pangan kian tersisih oleh kemajuan pariwisata yang tidak terbendung. Di Badung juga terjadi hal serupa. Dalam kurun waktu lima tahun rata-rata alih fungsi di Badung mencapai 45 hektar per tahun.
LUAS lahan pertanian di Badung pada 2011 mencapai 10.243 hektar. Mengalami penyusutan menjadi 10.195 hektar di tahun 2012. Penyusutan juga terjadi di tahun 2013 yakni sebesar 51 hektar, sehingga luas lahan yang tersisa mencapai 10.144 hektar, sedangkan di 2014 lahan pertanian di Gumi Keris tinggal 9.984 hektar. Beruntung di tahun 2015 terdapat penambahan luas fungsi sawah, sehingga di tahun 2015 lahan pertanian mencapai 10.006 hektar. Sementara hal berbeda terjadi di sektor pariwisata. Jumlah akomodasi wisata sampai 31 Desember 2015 meliputi hotel berbintang sebanyak 155 unit, hotel nonbintang 458 unit, pondok wisata 685 unit dan kondotel 44 unit. Angka ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hingga bulan Mei 2016, atau dalam kurun waktu hanya lima bulan peningkatan terjadi pada hotel nonbintang menjadi 471 unit, pondok wisata 716 unit dan kondotel 47 unit, sedangkan hotel berbintang jumlahnya tetap 155 unit. Kadis Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan I Gst. A. Ketut Sudaratmaja tidak
menampik adanya alih fungsi lahan akibat kemajuan sektor pariwisata. Selain pengaruh pembangunan akomodasi wisata, alih fungsi lahan juga dikarenakan belum adanya regulasi atau payung hukum yang tetap mengenai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) atau yang dikenal dengan lahan pertanian abadi. Konsep tersebut sejatinya telah masuk dalam Rancangan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang saat ini sedang dalam pembahasan di DPRD Badung. Rancangan ini masih di meja dewan. ‘’Kalau nanti RDTR Badung sudah disahkan, kita punya payung hukum untuk menjaga eksistensi lahan pertanian pangan dari alih fungsi lahan,’’ ujarnya. Menurutnya, para petani kini juga tidak bisa hanya bergantung pada sektor pangan. Mereka harus mencari pekerjaan sampingan untuk menghidupi keluarga. Karena itu, sektor pertanian yang berkembang kini di Badung adalah pertanian berbasis produksi dan ekonomi. ‘’Petani di Badung kini sudah berbasis produksi dan berbasis ekonomi. Artinya, pendapatan petani di Badung 50 persen
dari pertanian dan 50 persen dari nonpertanian. Dengan kata lain petani sekarang sudah nyambi pekerjaan lain, karena luas tanah di Badung terbatas,’’ ungkapnya. Menurutnya, dengan luas lahan pertanian mencapai 10 ribu hektar lebih tidak cukup sebagai tumpuan hidup. ‘’Bayangkan dengan jumlah petani 33 ribu rumah tangga hanya mengarap 0,3 hektar. Kalau itu (pertanian – red) tok dikerjakan tidak akan mencukupi. Dengan demikian dia harus merebut peluang lain di sektor lainnya,’’ terangnya. Sudaratmaja mengaku menunggu turunnya Perda RDTR untuk membendung alih fungsi lahan di Gumi Keris. Sebab, adanya Perda RDTR adalah sebagai dasar menetapkan lahan pertanian abadi. Aturan ini nantinya akan diperkuat dengan perbup, sehingga bisa melindungi lahan pertanian, baik lahan kering maupun basah untuk tidak bisa diutak-atik. ‘’Dengan adanya lahan abadi, petani akan mendapat hak-haknya. Seperti insentif, keringanan pajak, sarana produksi, jaringan infraktruktur, informasi dan teknologi, jaringan pemasaran serta asuransi. Kalau itu bisa
diwujudkan petani bisa terjamin, sehingga alih fungsi lahan bisa teratasi,’’ pungkasnya. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengakui pembahasan RDTR memerlukan proses panjang, karena diperlukan adanya pemetaan terhadap zona-zona yang ada di Kabupaten Badung. Sehingga tidak terjadi tumpang tindih antara kondisi di lapangan dengan rancangan perda yang tengah digarap. ‘’Ini yang memerlukan waktu cukup panjang, karena dilakukan per blok. Misalnya, Desa Dalung, potensinya apa, masing-masing banjar apa, jadi kita petakan betul dan disesuaikan jangan sampai kawasan penduduk dijadikan kawasan limitasi. Ini yang perlu proses,’’ tegasnya. Sebelumnya, mantan Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Badung I Nyoman Sujastra juga berpendapat alih fungsi puluhan hektar sawah menjadi akomodasi pariwisata dan perumahan tidak terlepas dari sikap pemerintah yang tidak konsisten mempertahankan lahan pertanian. Hal. 19 Wacana Semata
DENPASAR
2
Kamis Wage, 10 November 2016 TES SIM -
FIGUR
Salah se-
Dukung Satu Harga BBM KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Bali mendukung kebijakan ‘’satu harga bahan bakar minyak’’ karena diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. ‘’Itu kebijakan yang bagus karena membantu bergulirnya ekonomi daerah,’’ kata Ketua Kadin Bali Anak Agung Bali Post/dok Ngurah Alit Wiraputra di Denpasar, Rabu (9/11) kemarin. Menurutnya, dengan adanya kebijakan harga BBM yang merata di seluruh Indonesia itu, maka diharapkan dapat menekan biaya produksi bagi pelaku usaha. Dengan terkendalinya biaya produksi maka berdampak terhadap harga sejumlah barang dan jasa yang bisa juga dikendalikan, mengingat harga BBM tersebut memiliki dampak yang besar. Meski demikian, ia mengharapkan agar infrastruktur dibenahi karena tidak semua daerah di Indonesia dan Bali khususnya memiliki topografi wilayah yang sama. Penyediaan infrasturktur seperti jalan harus memadai, juga penanganan kemacetan untuk mendukung kebijakan satu harga BBM tersebut. ‘’Infratruktur juga harus bagus untuk mendukung satu harga tersebut,’’ katanya kepada wartawan Antara. Kebijakan satu harga BBM, lanjutnya, diharapkan menjadi salah satu solusi mempercepat dan meningkatkan perekonomian masyarakat dan pembangunan yang merata di Indonesia Barat, Tengah maupun Timur. (kmb)
orang warga mengikuti tes mengendarai sepeda motor di Mapolresta Denpasar, beberapa waktu lalu. Tes mengendarai ini merupakan persyaratan dalam pemBali Post/eka
buatan SIM C.
Pungutan Distop
Optimalkan BOS, Sekolah Selektif Ikuti Kegiatan Denpasar (Bali Post) –
Pungutan jutaan rupiah yang dilakukan sekolah dan komite pada sejumlah sekolah di Kabupaten Badung, seperti penyakit kambuhan yang selalu datang pada masa penerimaan siswa baru (PSB). Alasannya juga hampir sama, yakni untuk penambahan atau peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, operasional sekolah, honor pegawai dan guru honorer, dan lain-lain. Alasan lain yang kerap dipakai melakukan pungutan adalah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tidak cukup untuk membiayai semua kebutuhan sekolah selama satu tahun. Namun, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta tidak serta merta menerima alasan tersebut. Politisi PDI-P itu justru mengeluarkan instruksi untuk meniadakan pungutan di SD dan SMP Negeri. Kebijakan tersebut disikapi serius oleh para kepala sekolah di Badung. Bahkan, sejumlah kepala sekolah di Kecamatan Mengwi melakukan rapat beberapa waktu lalu untuk menyikapi instruksi bupati itu. ‘’Kebijakan
tak ada pungutan ini akan kami tindak lanjuti. Kami akan optimalkan penggunaan dana BOS saja dan akan memilah-milah kegiatan sekolah sehingga tidak ada pungutan lagi,’’ ungkap Wakil Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Badung Ketut Paramartha, Rabu (9/11) kemarin. Hanya, kata Kepala SMPN 1 Mengwi ini, saat sekolah mewakili lomba untuk mem-
bawa nama Kabupaten Badung, pihaknya berharap pemerintah bisa membantu untuk membiayainya. Sebab, sekolahsekolah negeri di Kabupaten Badung cukup banyak mengikuti kegiatan lomba, seperti lomba UKS, PKTP, Gugus Depan ataupun KSPAN. ‘’Kami akan optimalkan dana BOS dan memilah kegiatan lomba yang tidak mengeluarkan biaya besar,’’ tegasnya. Menurutnya, pemerintah
setempat sesungguhnya sudah memberikan bantuan. Misalnya penunjang kegiatan dalam bentuk alat tulis kantor, alat kebersihan dan alat kelistrikan. Termasuk, biaya untuk upacara juga sudah dibantu pemeritah. ‘’Jadi, dana BOS yang diberikan satu juta rupiah per siswa per tahun ini bisa dioptimalkan untuk kegiatan siswa,’’ ujarnya. Pihaknya juga mengapresiasi kebijakan Bupati Badung yang menggratiskan siswa masuk kelas I SD Negeri dan Kelas VII SMP Negeri di Kabupaten Badung. Hal ini tentunya akan berdampak positif bagi masyarakat karena meringankan biaya sekolah. ‘’Masyarakat yang memiliki anak sekolah lebih dari dua orang sangat merasakan manfaat kebijakan
bupati pada tahun 2017 nanti,’’ ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung Ketut Widia Astika mengatakan telah menyiapkan dana APBD untuk kegiatan lomba bagi sekolah yang ditunjuk mewakili Kabupaten Badung. ‘’Dengan kebijakan bupati tanpa ada pungutan ini, sekolah harus selektif mengikuti kegiatan,’’ ucapnya. Kendati demikian, pihaknya menjamin kebijakan ini tidak akan menurunkan mutu pendidikan di Kabupaten Badung. (kmb27) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Turis Pembunuh Polantas Jalani Sidang Perdana
Bali Post/kmb
Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara
Patroli Subuh Tekan Geng Motor KASUS geng motor yang meresahkan masyarakat Denpasar dan sekitarnya, rupanya mendapat perhatian serius berbagai pihak. Meski diklaim tidak pernah ada kejadian bahkan masuknya aksi geng motor di wilayah Kuta, pihak Polsek Kuta juga menyikapi serius kasus geng motor ini. Jajaran Polsek Kuta secara rutin melakukan patroli bahkan hingga patroli subuh untuk mengantisipasi hal itu. Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara mengatakan, selama ini para pelaku atau kelompok dari geng motor tidak ada tinggal di kawasan Kuta. ‘’Keseringan TKP-nya di perbatasan dengan Denpasar. Mereka tinggal di Denpasar, tapi mainnya ke Kuta,’’ katanya. Menurut Sumara, pola kenakalan remaja di Kuta adalah hiburan malam. Sempat yang dari luar hendak masuk dan melakukan aksi trek-trekan, namun cepat terendus petugas. Alasannya, pihaknya secara rutin melakukan patroli subuh. ‘’Dulu ada di kawasan Sunset Road sampai masuk sosial media, tapi bisa diatasi segera,’’ ujarnya. Disinggung mengenai informasi adanya aksi trek-trekan di kawasan jembatan Kedonganan, Suparta mengaku sudah melakukan pengecekan ke lokasi, namun hasilnya nihil. ‘’Ada laporan itu, tetapi setelah ditelusuri tidak ada ditemukan,’’ akunya. Seperti diberitakan, sekumpulan remaja anggota geng motor kembali meneror warga, Sabtu (29/10) lalu. Kali ini korbannya mahasiswa Kedokteran Universitas Warmadewa (Unwar) Dewa Gede Abhiseka (20). Anggota geng motor tersebut memukul kaca mobil korban dengan senjata tajam saat melintas di Jalan Menuh, Kereneng, Denpasar. Keberingasan geng motor tidak hanya terjadi kali itu saja. Sebelumnya, sejumlah kasus geng motor bahkan hingga melukai korbannya kerap terjadi. Para pelaku rata-rata di bawah umur. (way)
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : PUNGUTAN SEKOLAH DISTOP Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Denpasar (Bali Post) Dua orang turis yang diduga terlibat kasus pembunuhan anggota Polantas Aipda Wayan Sudarsa, terdakwa David James Taylor (34) asal Inggris dan Sarah Connor (45) asal Australia, Rabu (9/11) kemarin menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Kedua warga negara asing (WNA) ini disidangkan secara terpisah dengan majelis hakim yang berbeda pula. Sementara pihak jaksa yang dipercaya membacakan dakwaan adalah A.A. Jayalantara. Sebagaimana dalam surat dakwaan, pasal yang didakwakan jaksa tidak berbeda. David James Taylor dijerat Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 351 ayat 3 KUHP (penganiayaan yang menyebabkan kematian) jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP tentang turut serta melakukan penganiayaan. Dalam dakwaan jaksa disebutkan, David James Taylor dan Sarah dengan sengaja merampas nyawa orang lain dengan terang-terangan dan
dengan tenaga bersama-sama melakukan kekerasan kepada korban Wayan Sudarsa bertempat di Pantai Kuta. Kronologinya, pasangan kekasih itu datang ke pantai tersebut untuk bersantai sembari menikmati suasana malam. Mereka ngaku minum bir berukuran besar. Saat itu, Sarah tiba-tiba mengaku kehilangan tas yang dibawanya, dan seingatnya tas itu tertinggal di tempat minumminum bir di pantai. Malam itu, terdakwa melihat korban sedang bertugas di kawasan pantai. David curiga dengan korban, dan langsung menggeledah tubuh dan saku celana maupun baju korban, sambil menanyakan di mana tas milik teman kencannya itu. Karena korban tidak mengetahui, dan melihat gelagat kedua korban mabuk, Wayan Sudarsa sempat memukul kedua terdakwa sehingga terjadilah perkelahian antara korban dengan David. Saat itu terdakwa Sarah yang sempat menolong David juga dijambak rambutnya oleh korban. Karena terdakwa merasa terdesak, David yang dalam kon-
disi mabuk langsung memukul bagian belakang kepala korban sebanyak satu kali menggunakan botol bir yang dibawanya. David juga sempat memukul wajah korban dengan menggunakan tangan kanannya sebanyak tiga kali. Akibat pukulan keras itu, korban tersungkur dan tergeletak di pantai. Usai menghajar korban, kedua terdakwa masih sempat mencari tasnya, namun tidak ditemukan. Sebaliknya, terdakwa malah mengambil dompet korban, kartu ATM dan HP. Atas dakwaan itu, kuasa hukum David, Haposan Sihombing, menyatakan mengerti dengan dakwaan jaksa. Setelah berkoordinasi dengan David, pengacara yang sempat menangani kasus Corby (warga Asutralia yang terjerat kasus narkoba) itu menyatakan tidak akan mengajukan eksepsi. ‘’Sehingga, pekan depan langsung pada pokok perkara sidang. Klien kami sangat mengerti dakwaan, dan menyesali perbuatannya,’’ tandas Haposan Sihombing yang juga pengacara Bali Nine itu. (kmb37)
Bali Post/kmb23
TERDAKWA - Sara Connor, warga Australia (kiri), yang menjadi terdakwa kasus pembunuhan polisi lalu lintas di Kuta, mengikuti sidang pertamanya di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (9/11) kemarin.
Kasus Perahu Terbalik di Serangan
Penyidik Berencana Periksa Saksi Ahli Denpasar (Bali Post) Hingga saat ini penyidik Sat. Polair Polresta Denpasar masih berkutat pada pemeriksaan saksisaksi dan belum menentukan status tersangka terkait kasus perahu terbalik di perairan Serangan hingga menyebabkan tiga orang tewas. Untuk melengkapi pengumpulan alat bukti, petugas akan memeriksa saksi ahli berkaitan dengan izin dan kondisi perahu. ‘’Belum mengarah ke situ (ter-
sangka - red). Kami masih mendalami pemeriksaan saksi-saksi agar proses penyelidikannya akurat,’’ tegas Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol Ketut Suparta seizin Kapolresta Kombes Pol. Hadi Purnomo, Rabu (9/11) kemarin. Suparta menegaskan, pemeriksaan saksi ahli terutama dari Kantor Syahbandar Benoa. Pasalnya, mereka lebih paham kondisi perahu laik atau tidak beroperasi. Selain itu, lebih tahu aturan
terkait pelayaran. ‘’Maka dari itu, kami akan mengundang mereka untuk dimintai keterangan. Nanti ada juga ada saksi ahli lainnya,’’ ujar mantan Kasat Resnarkoba Polres Badung ini. Untuk menentukan status tersangka, lanjutnya, mesti dilakukan gelar perkara dulu. Pasalnya, pihaknya tidak mau gegabah tanpa alat bukti akurat. ‘’Setelah gelar perkara, baru kami bisa sampaikan siapa
tersangkanya,’’ tegasnya. Seperti diberitakan, kasus perahu terbalik di Pantai Serangan yang menewaskan tiga orang termasuk nakhodanya, masih diselidiki penyidik Satuan Pol. Air Polresta Denpasar. Hasil penyelidikan awal, penumpang perahu itu tidak memakai rompi pelampung. Selain itu, penyidik mendalami kompetensi Febrianto sebagai nakhoda.
Dari keterangan lima saksi yang diperiksa, jarak TKP dengan bibir pantai Pulau Serangan sekitar 1 kilometer dengan kedalaman 3 meter. Saksi yang diperiksa yaitu warga yang menolong korban, korban asal Jepang, pemilik water sport dan keluarga Febrianto. Di perahu itu disediakan empat rompi dan ban pelampung, tetapi tidak dipakai. Korban meninggal ditemukan di dasar laut. (kmb36)
Hindari Antrean Panjang, Dishub Uji Kir Keliling Denpasar (Bali Post) – Antrean panjang kerap mewarnai uji Kir kendaraan di UPT Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar. Untuk mempercepat proses pengujian sehingga dapat menghidari antrean panjang di loket, pihak Dishub Kota Denpasar melakukan jemput bola dengan menggelar pengujian kendaraan bermotor (Uji Kir) keliling. ‘’Ini merupakan bentuk pelayanan Uji Kir jemput bola kepada masyarakat sehingga lebih cepat dan efisien,’’ kata Penguji Pelaksana Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Ardika kepada wartawan Antara di Lapangan Lumintang, Denpasar, Rabu (9/11) kemarin. Ardika menjelaskan, jad-
wal Uji Kir keliling dilakukan setiap hari kerja yakni di Lapangan Kompyang Sujana, Sentral Parkir Timur Lapangan Puputan Margarana Renon, Parkir Utara Taman Kota Lumintang dan Parkir Utara GOR Ngurah Rai. Selain itu, untuk meningkatkan pelayanan, Dishub nantinya juga mendatangi langsung perusahaan transportasi yang memiliki kendaraan lebih dari lima unit untuk melakukan pengujian secara langsung. Dengan pelayanan Uji Kir keliling tersebut, diharapkan semua kendaraan yang beroperasi di Denpasar bisa mengikuti pengujian sesuai aturan yang berlaku. ‘’Pengujian ini untuk kenyamanan penumpang dan pengendara,’’ ujarnya.
Menurut Ardika, mayoritas permasalahan kendaraan umum di Kota Denpasar adalah tidak memiliki sabuk pengaman dan rem tangan. Pihak Dishub tidak bisa meloloskan kendaraan yang tidak lengkap tersebut. Atasi Kemacetan Sementara itu, kemacetan kini hampir tiap hari mewarnai wilayah Kota Denpasar, utamanya saat jam sekolah atau kantor dan pulang sekolah atau kantor. Kondisi ini tidak lepas dari jumlah kendaraan yang terus mengalami peningkatan. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar Gede Astika, hal ini sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk kota ini.
Tingkat kepadatan penduduk yang tinggi mencapai 6.500 jiwa per kilometer menjadikan Kota Denpasar begitu padat. ‘’Pergerakan lalu lintas di Kota Denpasar sebagian besar dipenuhi kendaraan pribadi yang menyebabkan peningkatan kepadatan lalu lintas pada jaringan jalan utama di Kota Denpasar. Keterbatasan lahan untuk infrastruktur jalan menjadi ganjalan, sehingga dibutuhkan pemberdayaan kembali terhadap sistem angkutan umum perkotaan untuk mengurangi kendaraan pribadi di jalan yang setiap tahun mengalami perubahan atau pertambahan,’’ ujarnya dalam sebuah seminar tentang trasnportasi di Denpasar, Rabu kemarin.
Untuk mengatasi hal ini, pihaknya melakukan langkah dengan pendekatan teknologi informasi yang ada. Pemantauan lalu lintas (area traffic control system/ATCS) Denpasar menjadi salah satu program. Melalui aplikasi mobile phone, informasi kepadatan arus lalu lintas dipantau pada sistem operasi Android. Informasi yang dapat diberikan dari sistem yang dibangun berupa live streaming secara real time kondisi arus lalu lintas di titik-titik tertentu Kota Denpasar, informasi kondisi setiap simpang jalan, dan informasi acara yang sedikit mengganggu perjalanan serta mengakibatkan pengalihan arus pada hari-hari tertentu. (kmb)
daerah
Kamis Wage, 10 November 2016
3
Dukung Karya Atma Wedana Desa Adat Kapal
Bupati Serahkan Dana Hibah Rp 450 Juta UNTUK pertama kalinya Desa Adat Kapal, Mengwi melaksanakan Karya Atma Wedana lan Manusa Yadnya (matatah dan mapetik) secara massal pada Buda Pon Medangkungan, Rabu (9/11) kemarin di Wantilan Desa Adat Kapal. Puncak karya tersebut dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama anggota Komisi X DPR-RI I Wayan Koster, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, anggota DPRD Badung asal Kapal I Nyoman Ardana, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra, dari Dinas Kebudayaan, Majelis Madya dan Majelis Alit, Lurah Kapal serta tokoh masyarakat Kapal. Manggala Karya I Ketut Sudarsana didampingi Plt. Klian Desa Adat Kapal I Ketut Sudira menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung bersama Ketua DPRD Badung serta I Wayan Koster pada upacara Atma Wedana dan Manusa Yadnya di Desa Adat Kapal. Karya ini merupakan upacara yang pertama/perdana digelar Desa Adat Kapal. Diharap-
kan, upacara ini dapat berlanjut setiap tiga tahun sekali. ‘’Upacara ini dapat dilaksanakan tidak terlepas dari dukungan Bupati Badung. Semoga ke depan upacara ini tetap dapat dilaksanakan tiga tahun sekali,’’ jelasnya. Upacara ini terlaksana atas bantuan penuh dari dana hibah Kabupaten Badung tahun 2016 sebesar Rp 450 juta. Yang mengikuti upacara Atma Wedana atau Mamukur 108 sekah, matatah 291 orang dan mapetik 151 orang, sanan empeg 47 orang. Rangkaian karya sudah dimuali sejak 30 Oktober lalu dengan nunas ica, 7 November upacara Ngajum Sekah, 8 November Memben Upakara, Ngrauhang Sanghyang Pitara dan Pakala Hyang. Pada 9 November Puncak Karya. Hari ini, Kamis (10/11) upacara Nganyut dan Maajar-ajar di Danau Beratan dan 11 November besok upacara Megat Sot. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendukung pelaksanaan upacara Atma Wedana dan Manusa Yadnya yang dilaksanakan krama
Desa Adat Kapal ini. Menurutnya, Pemkab Badung saat ini telah membuat program kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat Badung. Upacara seperti ini menjadi salah satu yang menjadi skala prioritas program Pemkab Badung dalam upaya pelestarian seni, adat, agama dan budaya. Bupati menegaskan, mulai tahun 2017 nanti, untuk bidang pendidikan dan kesehatan di Badung akan digratiskan. ‘’Biaya pendidikan dan kesehatan di Badung gratis. Kami pastikan tidak ada lagi pungutan di pendidikan dan di kesehatan. Bagi masyarakat Badung yang berobat akan ditanggung penuh oleh pemerintah,’’ tambahnya. Anggota DPR-RI Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. juga sangat mendukung pelaksanaan upacara Atma Wedana dan Manusa Yadnya di Desa Adat Kapal. Terlebih, upacara ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Badung. Ke depan diharapkan hal ini harus terus didukung penuh oleh pemerintah dalam upaya mewujudkan pelestarian seni, adat, dan budaya di Bali. (ad297)
ATMA WEDANA - Bupati Giri Prasta bersama anggota Komisi X DPR-RI I Wayan Koster dan Ketua DPRD Badung I Putu Parwata menghadiri Karya Atma Wedana lan Manusa Yadnya di Wantilan Desa Adat Kapal, Rabu (9/11) kemarin.
Pemkab Genjot Indeks Kebahagiaan Masyarakat
Mangupura (Bali Post) – Selain tingkat kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kini menggenjot indeks kebahagiaan masyarakat sebagai salah satu bahan pengambilan kebijakan. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), aspek yang merefleksikan tingkat kebahagiaan di antaranya kepuasan terhadap kesehatan, pendidikan, pekerjaan, pendapatan rumah tangga, hubungan sosial, kondisi rumah, keadaan lingkungan, dan kondisi keamanan. Target tersebut, dikatakan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, akan diwujudkan melalui APBD Badung tahun 2017 yang diprioritaskan untuk belanja publik. ‘’Kami ingin ke depan tidak hanya indeks kesejahteraan yang meningkat, tetapi indeks kebahagiaan harus meningkat seiring program pemerintah untuk masyarakat,’’ ungkap Bupati Giri Prasta dalam rapat paripurna DPRD Badung, Selasa (8/11) lalu. Menurutnya, bidang pangan, sandang dan papan akan menjadi perhatiannya sebagian indeks kesejahteraan masyarakat. Guna mewujudkan hal ini, daerah telah dialokasikan anggaran Rp 1,6 miliar lebih. Demikian
pula peningkatan produktivitas tanaman pangan, hortikultura, telah dialokasikan anggaran Rp 20 miliar lebih. Kemudian di sektor perikanan, telah dialokasikan Rp 11,3 miliar lebih. ‘’Termasuk bidang sandang, kami akan melakukan pembinaan serta pendampingan terhadap industri kecil dan menengah. Termasuk, keterlibatan dalam pemasaran hasil indutri masyarakat,’’ katanya. Politisi PDI-P Badung ini juga telah merancang program peningkatan rumah layak huni terhadap rumah tangga sasaran (RTS) tahun 2017. Program peningkatan lingkungan sehat telah dialokasikan anggaran Rp 219 miliar lebih untuk peningkatan jalan lingkungan sepanjang 146 km serta drainase 28 km. Program penataan kawasan perumahan dianggarakan Rp 54 miliar lebih untuk bedah rumah 625 unit yang per unit dialokasikan Rp 55 juta. Berikutnya, pembangunan rumah layak huni akibat bencana alam Rp 1 miliar lebih. Target kepemerintahan politisi asal Desa Plaga, Petang ini mendapat apresiasi dari wakil rakyat di DPRD Badung. ‘’Ungkapan Bapak Bupati tidak hanya menilai
tingkat kesejahteraan Badung, tetapi lebih kepada tingkat kebahagiaan masyarakat Badung sangat bagus,’’ ujar anggota Fraksi Gerindra I Gede Aryantha, Rabu (9/11) kemarin. Anggota Komisi III DPRD Badung ini mengatakan, terdapat beberapa item yang memengaruhi indeks kebahagiaan masyarakat terus meningkat. Era kepemimpinan Giri Prasta diyakini item indeks kebahagiaan mulai tahun 2017 terus digenjot meningkat. ‘’Semoga indeks kebahagiaan mulai tahun 2017 naik terus,’’ katanya. Hanya, kata Aryantha, program bupati tersebut harus dibarengai dengan kinerja para SKPD, meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan, kondisi rumah dan aset, dan keadaan lingkungan. Sebab, pada tahun 2017 beberapa item tersebut mendapat perhatian yang baik. Bahkan untuk peningkatan rumah sehat sebanyak 625 unit, dialokasikan Rp 55 juta per unit. ‘’Belum lagi yang lainnya, misalnya bidang kesehatan dianggarkan 10 persen. Begitu pula bidang pendidikan, dianggarkan lebih dari 20 persen,’’ pungkasnya. (kmb27)
Tabung Gas Bocor, Dua Toko Terbakar
Denpasar (Bali Post) Dua toko masing-masing tempat usaha laundry dan rental play station (PS) di Jalan Raya Kuta Gang Sadasari, Kuta, ludes terbakar, Rabu (9/11) kemarin. Pemilik usaha PS, Enok (28), asal Banyuwangi, Jawa Timur dan pemilik laundry, Komang Juliantara. Sementara pemilik bangunan itu adalah Wayan Wardia beralamat di Banjar Pande Mas, Kuta. Pemicu kebakaran diduga gara-gara tabung elpiji 12 kilogram di tempat laundry bocor. Informasi di lapangan, kejadiannya pukul 14.00 Wita. Menurut Enok yang beralamat di Jalan Sadasari, Kuta, saat membeli air mineral di toko yang bersebelahan dengan tempat usahanya, tiba-tiba mendengar teriakan minta tolong karyawan laundry dan mengatakan tabung elpiji bocor. ‘’Enok langsung menuju ke laundry dan melihat tabung gas 12 kilogram bocor serta mengeluarkan api,’’ ujar sumber di TKP. Api langsung membesar dan melalap seluruh isi toko laundry. Enok langsung mengeluarkan barang-barang dari tempat usahanya. Sementara Sudarmawan asal Blahbatuh, Gianyar mengatakan, waktu itu ia sedang istirahat di belakang toko. Saat itu rekan kerjanya teriak ada tabung gas terbakar. Pria yang tinggal di Jalan Sadasari, Kuta ini langsung masuk ke dalam toko. Sudarmawan berusaha mengeluarkan barang-barang dari dalam toko. Berselang 10 menit kemudian, datang empat mobil pemadam kebakaran Badung dan langsung memadamkan kobaran api.
Barang-barang yang terbakar di toko laundry, tiga mesin cuci, tiga mesin pengering, sepeda motor Honda Beat dan peralatan laundry lainnya. ‘’Api dipadamkan pukul 14.45 Wita,’’ ujar sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara yang dimintai konfirmasi, membenarkan adanya kejadian itu. Saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. ‘’Sudah ditangani anggota Reskrim,’’ tegasnya. (kmb36)
Bali Post/ist
TKP - Anggota Polsek Kuta sedang mengecek TKP kebakaran di Jalan Raya Kuta Gang Sadasari, Kuta.
Bali Post/eka
SIDANG INTERPOL - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menuju ruang media centre Sidang Umum Interpol ke-85 di Nusa Dua, Bali, Rabu (9/11) kemarin.
Interpol Harus Ambil Peran
Modus ’’Illegal Fishing’’ Kian Kompleks Mangupura (Bali Post) -
Memasuki hari ketiga, Rabu (9/11) kemarin, salah satu topik bahasan Sidang Umum Interpol ke-85 di Nusa Dua, Bali, yakni masalah illegal fishing dengan pembicaranya tak lain Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti. Menteri Susi menyampaikan ketegasan pemerintah Indonesia melawan kasus pencurian ikan tersebut. Mengingat, modus illegal fishing ini kian kompleks. ‘’Illegal fishing bukan sekadar pencurian ikan. Dalam dua tahun terakhir kami melakukan analisis, evaluasi, investigasi dan penindakan, kami mendapatkan illegal fishing itu lebih dari sekadar pencurian ikan, melibatkan banyak negara. Satu kapal krunya bisa dari berbagai negara, benderanya satu, kapal bisa dari 20 negara, kepemilikannya bisa berganti belasan negara dalam satu tahun,’’ ujar Susi didampingi Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol. I Ketut Untung Yoga saat jumpa pers di Media Center, BNDCC, Nusa Dua. Kasus kejahatan kemaritiman khususnya pencurian ikan, lanjutnya, memang melibatkan multinasional. Ia berharap Interpol mengambil peran penting dan sangat
dibutuhkan dalam mengatasi masalah ini. Indonesia begitu tegas dan hebat karena goodwill serta misi pemerintah. Dalam hal ini, Presiden Joko Widodo memberikan dukungan politik penuh sebagai pemimpin negara, sesuai misinya menjadikan laut masa depan bangsa agar bisa terlaksana. ‘’Saya mendapat kehormatan diminta untuk sharing tentang Satgas 115 dan terutama perang kita melawan illegal fishing di Indonesia. Sharing ini sangat penting di forum Interpol yang sangat besar. Forum ini luar biasa dan Interpol merupakan salah satu badan yang dibentuk dengan tujuan sangat mulia serta sangat dibutuhkan dalam tantanan globalisasi,’’ ungkap Susi.
Apalagi, lanjutnya, saat ini kriminalitas semakin canggih dan melibatkan banyak negara. Awalnya pemerintah Indonesia tidak mudah memerangi illegal fishing karena melibatkan uang sangat besar, keuntungan luar biasa. Bukan cuma perikanan, tetapi terindikasi mengarah penyelundupan orang, narkoba, miras, rokok dan lainnya. Penyelundupan ini melibatkan antarnegara. ‘’Kami share tentang itu dan peserta sidang sangat antusias, apalagi setelah mereka mendengar Satgas 115,’’ ujarnya. Menurut Susi, Satgas 115 merupakan gabungan dari Polair, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Kejaksaan dan lainnya. ‘’Ini contoh satgas diinginkan banyak negara. Bahkan saat keluar ruang sidang, saya diiku-
ti polisi Afrika, mau mengajak saya ke negaranya untuk illegal fishing di sana. Saya bilang izin dulu ke Bapak Presiden,’’ ungkap Susi. Menurutnya, memang tidak mudah bisa seperti itu, memerlukan ketegasan dan kelugasan serta tidak boleh setengah-setengah. Susi mengaku sempat bicara dengan Kepala Kepolisian Cina dan berencana bekerja sama. Mereka sepaham bahwa pelaku illegal fishing musuh negara karena bukan mewakili negara tetapi kejahatan. ‘’Kami akan bekerja sama untuk memastikan kejahatan seperti ini tidak boleh ada. Apalagi Bapak Presiden akan memberi tanggung jawab baru kepada Satgas 115, di antaranya memerangi penyelundupan. Jadi, semua negara harus bersinergi dan pelaku-pelaku bisnis melakukan kriminal seperti ini bukan mewakili negara. Mereka mewakili kejahatan dan harus ditumpas bersama-sama,’’ tandasnya. (kmb36)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E
Teknik Mesin PNB Gandeng ASHRAE
Gelar Seminar Nasional Teknologi Ramah Lingkungan
JURUSAN Teknik Mesin Politeknik Negeri Bali (PNB) bekerja sama dengan American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers (ASHRAE) menggelar seminar nasional, Rabu (9/11) kemarin. Bertempat di Gedung Widya Padma, seminar ini bertujuan untuk mendesiminasikan hasil-hasil penelitian dan mentransfer ilmu pengetahuan serta informasi. Seminar nasional yang mengusung tema ‘’Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Mendukung Kebijakan Energi Nasional’’ ini dibuka oleh Pembantu Direktur I PNB I Putu Mertha Astawa, S.E. Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Farida Zed (Director of EBTKE), Daniel H. Nali (ASHRAE DL) dan Prof. M. Idrus Ahamid dari Universitas Indonesia yang juga sebagai ASHRAE Refrigeration RVC. Mertha Astawa dalam sambutannya mengatakan, seminar ini diharapkan bisa saling berbagi terkait persoalan-persoalan yang bersifat global, nasional maupun lokal. Menurutnya, permasalahan global tersebut merupakan tanggung jawab semua pihak, baik industri maupun perguruan tinggi untuk ikut berperan dalam mencermati serta ikut mencarikan solusinya, apa yang terbaik untuk keberlanjutan pembangunan. Bagi perguruan tinggi, lanjutnya, kegiatan seperti ini adalah media yang sangat baik. Apalagi,
bagi PNB yang menerapkan pendidikan vokasi, sudah semestinya ikut melakukan kajian dan ikut memberikan inovasi terhadap produk-produk yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh industri maupun masyarakat secara umum. Inovasi tersebut berfokus kepada penghematan energi. ‘’Ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya ada penelitian. Penelitian itu diharapkan tidak sebatas diseminarkan dan dipublikasikan dalam bentuk karya ilmiah, namun juga bisa melahirkan produk-produk inovatif yang dapat menjadi solusi permasalahan yang ada,’’ harapnya. Ketua Panitia Dr. IDM Cipta Santoso mengatakan, kegiatan ini merupakan perpaduan dua event penting, yaitu seminar nasional dan juga distinguished lecturer. Seminar ini dihadiri 200 peserta yang terdiri dari dosen dan pe-
SEMINAR - Suasana Seminar Nasional Teknologi Ramah Lingkungan yang digelar Teknik Mesin PNB bekerja sama dengan ASHRAE, Rabu (9/11) kemarin.
Seminar Cara Mudah Jadi Importir Barang Murah dari Cina Ikuti Seminar Ekspor Impor di Hotel Ibis Styles Teuku Umar Denpasar
SUDAH tidak asing lagi bagi kita mendengarkan banyaknya barang produksi dari Cina dengan harga yang jauh lebih murah dan berkualitas. Karena itu, banyak masyarakat khususnya pelaku bisnis yang ingin mengimpor barang-barang tersebut. Alasannya tentu agar bisa meraih untung yang besar. Mau tahu cara mudah menjadi importir barang murah dari Cina? Anda wajib datang di seminar ini. Seminar ini akan disampaikan oleh Mr. Akir Saputra bersama Tim Ekpor Impor Internasional yang sudah bertahun-tahun menjalankan bisnis ini dan sarat
dengan pengalaman. Berbagai rahasia cepat kaya di era pasar bebas akan disampaikan dalam seminar ini. Materi yang akan dibahas adalah bagaimana cara menjadi penyalur barang-barang dari Cina dengan modal minim, bahkan bisa tanpa modal dan siapa pun pasti bisa. Bagaimana cara belanja atau produksi tanpa harus ke Cina, bagaimana cara mengurus perizinan yang mudah dan pengiriman barang cepat sampai rumah dengan aman, bagaimana cara memilih barang yang murah dan laku keras di pasaran. Bagaimana cara negosiasi dengan pabrik atau
C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
neliti dari seluruh Indonesia. Presiden ASHRAE Indonesia Herlin Herlianika menjelaskan, ASHRAE Indonesia adalah asosiasi yang mengedepankan teknologi transfer. ASHRAE melakukan riset yang tiada henti untuk mencapai sustainable development (pembangunan berkelanjutan). Riset itu dilakukan secara global, untuk mengusulkan penelitian agar bisa dipakai acuan dalam menetapkan standar internasional. ‘’Kita di Indonesia belum memiliki standar yang ada di HandBook ASHRAE,’’ katanya. Untuk itu, pihaknya mengajak mahasiswa dan dosen bersamasama mem-propose penelitian untuk Indonesia. Dengan begitu, standar Indonesia bisa ada di HandBook ASHRAE. ‘’Indonesia dikenal oleh semua negara dan saat ini sudah masuk ke dalam desain internasional di Handbook ASHRAE,’’ ujarnya. (ad295)
distributor dengan harga murah tidak harus banyak, sedikit pun bisa tanpa harus datang ke Cina. Bagaimana cara mengidentifikasi antara pabrik, distributor, broker atau perusahaan abal-abal agar kita tidak tertipu. Bagaimana cara mengetahui member factory atau pabrik yang kredibel di Cina tanpa harus ke sana. Bagaimana cara melakukan pembayaran yang aman ke suplayer, factory atau pabrik di Cina dan masih banyak lagi yang lain. Seminar akan diadakan di Kota Denpasar pada Sabtu, 12 November 2016. Sesi I pukul 09.30 – 13.00, sesi II pukul 13.30 - 17.00 di Hotel Ibis Styles Teuku Umar, Denpasar (Jl. Teuku Umar No. 183). Tiket Rp 100.000/orang dan Rp 250.000/3 orang. Beli di tempat Rp 200.000/orang. Diskon 50% bagi pemegang kartu kredit silver, gold dan platinum. Gratis bagi nasabah prioritas bank manapun. Booking tiket dengan melakukan pembayaran melalui transfer ke BCA 0330081210 a.n. DEDI HERMANTO (bukti transfer ditukar tiket saat seminar). Untuk pendaftaran, ketik: DAFTAR IMPORT/NAMA/KOTA/SESI kirim ke 0822 - 1000 - 5900. Info lebih lanjut bisa hubungi nomor tersebut. (ad603)
Primagama Gelar Lomba Mapel ’’Online’’ Terbesar dan Pertama di Indonesia
PRIMAGAMA membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan berkualitas dan siap memenuhi tuntutan dunia pendidikan. Gelaran Final Kompetisi Nasional Smart Primagama (KNSP) 2016 yang bersifat online sebagai salah satu bukti bahwa Primagama juga siap menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer. Kompetisi rutin tahunan ini diikuti siswa SD/MI dan SMP/MTs dari seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara berjenjang dan dibagi menjadi tiga babak (penyisihan, semifinal dan grandfinal) tersebut, sudah mulai dilaksanakan sejak April 2016 di seluruh wilayah Indonesia. Grandfinal dilaksanakan tanggal 6 November 2016, diikuti 1.597 siswa SD dan 2.003 siswa SMP. Mereka adalah peserta terbaik dari berbagai daerah yang telah tersaring dari babak penyisihan yang diikuti 47.212 siswa SD dan SMP dari seluruh Indonesia. Untuk siswa SD/MI, peserta diikuti mulai kelas III hingga kelas VI. Kompetisi tersebut melombakan tiga bidang studi yang diujikan secara nasional, yaitu Matematika, Sains dan Bahasa Indonesia, ditambah dengan soal antarruang lingkup (tematik) sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini. Khusus untuk soal tematik, siswa disodori sebuah teks bacaan dan diminta menjawab soal-soal dari berbagai bidang studi yang berhubungan dengan teks bacaan tersebut. Sementara untuk tingkat SMP/ MTs, peserta meliputi siswa kelas VII hingga kelas IX. Materi yang dilombakan Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA ditambah dengan materi IPA Terpadu dari dua teks yang disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. ‘’Ajang ini adalah pembuktian bahwa Primagama lebih siap mendampingi belajar siswa sesuai dengan tuntutan dunia pendidikan saat ini,’’ ujar Tasirin Almidy, Ketua Panitia Lomba Tingkat SMP. Sementara menanggapi tentang siswa SD/MI yang juga ikut serta
dalam lomba online ini, Budi Santoso sebagai Ketua Pelaksaana tingkat SD/MI mengatakan, keikutsertaan siswa SD/MI dalam lomba ini menunjukkan bahwa ujian online ini tidak bermasalah bagi mereka. ‘’Terbukti, ribuan siswa tersebut tidak mengalami kendala mulai awal hingga akhir kompetisi. Padahal lomba kali ini full online, melibatkan jaringan internet. Alhamdulillah, semua lancar,’’ pungkasnya. Zizi, peserta dari Palembang, mengaku sangat exciting mengikuti tes online seperti ini. ‘’Selain baru pertama kali, setelah berhasil log-in, ternyata segala layanan akademik Primagama ada di dalamnya. Gak nyesel deh bimbel di Primagama,’’ ujar Zizi. Babak Grandfinal KNSP CBT tersebut telah melahirkan juara sejati dari kompetisi yang berjenjang. Juara pertama tingkat SD/MI diraih siswa dari Kecamatan GorangGareng, Kabupaten Magetan, Firdanisa Dhiya R. Sedangkan juara tingkat SMP/MTs diraih oleh Iqbal Pebriansyah, siswa dari Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Kompetisi ini secara lengkap memberikan penghargaan kepada 10 peserta terbaik pada masingmasing tingkat. Kategori SD/MI meliputi Firdanisa Dhiya R (Magetan, Jatim) juara I, Rosma Dara Pangesti (Pacitan, Jatim) juara II, Mafazi Ikhwan Dhandi H(Jember, Jatim) juara III, Ramadhan M. Gobel (Ka-
limalang, Jaktim) juara Harapan I, Lukman Hakim (Tulungagung, Jatim) juara Harapan II, Akmal Rafasya Dhamarie (Jember, Jatim) peringkat ke-6, Raihan Raiszaki Mufroni (Magetan, Jatim) peringkat ke-7, Davana Nico F (Karanganyar, Jateng) peringkat ke-8, Daffa Desra H. (Cilangkap, Jaktim) peringkat ke-9, Muhammad Ghozi Al Jundy (Mojokerto, Jatim) peringkat ke-10. Kategori SMP/MTs meliputi Iqbal Pebriansyah(Tabalong, Kalsel) juara I, Nandagesta Aurelia Shafa Wagmi (Jember, Jatim) juara II, Ahmad Arsy (Palembang, Sumsel) juara III, Abdi Dwi Ramdani (Tasikmalaya, Jabar) juara Harapan I, Jayanti Totti Andhina (Jember, Jatim)juara Harapan II, Naufal Tsaqif Nayottama (Cibubur, Jaktim) peringkat ke-6, Putri Endah Maharani (Tasikmalaya, Jabar) peringkat ke-7, Achmad Daffa Rifqi Maretza (Jember, Jatim) peringkat ke-8, Haikal Muhammad A (Tasikmalaya, Jabar) peringkat ke-9, Ahmad Hamdan Fitrodiansyah (Jember, Jatim) peringkat ke-10. KNSP dengan sistem Computer Based Test memang membuktikan bahwa EMS Primagama, yang bisa diakses menggunakan Smartphone maupun komputer tersebut, sebagai layanan belajar online paling gress dari Primagama mampu diandalkan untuk menyelenggarakan ujian berbasis komputer. (ad604)
Kamis Wage, 10 November 2016
Lestari Group Akuisisi 4 BPR Tahun 2016
Alex P. Chandra LESTARI Group sebagai salah satu perusahaan lokal Bali di tahun ini (2016) memulai ambisinya untuk hadir di pentas nasional. Ambisi ini memang sejalan dengan visinya yaitu hadir secara nasional (National Presence) dan nantinya menjadi juara di masing-masing regional (Local Champions). Melalui holding company-nya, PT Lestari Capital kini mulai menjejakkan kakinya ke tanah Jawa. ‘’Kami memiliki mimpi besar untuk menjadi perusahaan berskala nasional. Kami sudah merancang visi kami ini sejak tahun 2010 dan tahun 2016 inilah kami baru dapat mengeksekusinya,’’ kata Alex P Chandra, Chairman Lestari Group. Sampai tahun 2016 ini, dua BPR di Pulau Jawa telah diakuisisi oleh Lestari Capital, sedangkan dua lagi sedang dalam proses perizinan akuisisi. ‘’Kalau proses dan perizinan akusisi bisa selesai semua sebelum Desember, di tahun ini kami berhasil men-
gakuisisi total empat BPR di Jawa,’’ ujarnya. BPR Artasari Kencana, Malang merupakan BPR pertama yang diakuisisi. BPR yang ketika diakuisisi asetnya kurang dari Rp 2 miliar, kini asetnya Rp 62 miliar (per Oktober 2016) dan menjadi BPR terbesar nomor 2 se-Malang Raya. BPR Artasari Kencana kini telah secara resmi berganti nama manjadi BPR Lestari Jatim. ‘’Misi kami BPR Lestari Jatim adalah membawa BPR ini menjadi BPR yang sehat dan kalau bisa dalam jangka waktu menengah diharapkan sudah bisa menjadi Local Champion,’’ kata Ika Norma Ningrum, Direktur Utama BPR Lestari Jatim, talenta muda yang dipercaya memimpin BPR Lestari Jatim, yang sebelumnya memimpin BPR Lestari Sanur. Setelah Jawa Timur, menyusul selanjutnya adalah Banten. Per Mei 2016, Lestari Capital telah mengakuisisi BPR Tunas Jaya Global Tangerang Banten, BPR dengan aset kurang dari Rp 6 miliar. Proses pergantian nama untuk BPR Tunas Jaya Global menjadi BPR Lestari Banten saat ini masih dalam proses pengajuan ke otoritas. ‘’Nantinya semua afiliasi akan menggunakan nama BPR Lestari, seperti di Jatim namanya BPR Lestari Jatim, di Banten namanya BPR Lestari Banten dan seterusnya. Pemimpinnya kita ekspor dari BPR Lestari Bali semua,’’ tambah Alex. Setelah Jawa Timur dan Banten, jejak kaki ketiga Lestari Group adalah di Jawa Tengah. Melalui Solo, Lestari Group telah mengakuisisi BPR Gondang Rejo yang asetnya kurang dari Rp 5 miliar di bulan Juni lalu. Dan yang terakhir, Lestari Group menjejakkan kakinya di Jawa Barat melalui Bekasi. Adalah BPR Jaya Mora Krida, diakuisisi per Agustus lalu. Aset BPR ini pada saat akuisisi kurang lebih Rp 2 miliar. Nantinya, BPR ini akan menyandang nama BPR Lestari Jabar. ‘’Tahun ini, Lestari Group harus bekerja ekstrakeras untuk mempersiapkan semuanya, mulai dari organisasi, permodalan, infrastruktur, manajemen dan human capital-nya. Mudahmudahan, kami dapat segera memenuhinya sehingga visi kami selanjutnya untuk menjadi juara di masing-masing regional segera dapat terwujud,’’ tegas Alex. (ad602)
Lolos Nominasi Binaan P4TK Bispar Kemendikbud
SMKN 3 Denpasar Berpeluang Besar Jadi SMK Rujukan KEUNGGULAN dan nilai plus yang dimiliki SMKN 3 Denpasar mengantarkan SMK negeri favorit di Kota Denpasar tersebut lolos sebagai nominasi SMK Rujukan binaan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Bisnis dan Pariwisata (P4TK Bisbar) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2016 dan berpeluang besar menjadi SMK Rujukan. SMKN 3 Denpasar berhasil menyisihkan ratusan SMK negeri se-Indonesia dan berpeluang menyandang SMK Rujukan. SMK yang dijadikan model pengembangan sistem manajemen yang bermutu. Kehormatan juga diberikan kepada SMKN 3 Denpasar, pertama kalinya menggelar ekspos 7-9 November 2016. Drs. Heri Priyanto, M.M. dari P4TK Bispar Kemendikbud mengatakan hal itu di sela-sela mengunjungi ekspos di SMKN 3 Denpasar, Rabu (9/11) kemarin. Dukungan dan perhatian yang luar biasa dari pemerintah, DPRD, dunia usaha maupun indusatri serta masyarakat mendapat perhatian khusus dari P4TK Bispar Kemendikbud. ‘’Dukungan dan support untuk SMKN 3 Denpasar agar menjadi SMK Rujukan sungguh luar biasa. Terbukti dengan ekspos yang digelar, dihadiri pejabat publik, anggota DPRD, dunia usaha maupun industri serta masyarakat peduli pendidikan,’’ ujar Heri Priyanto. Kepala SMKN 3 Denpasar Drs. A.A. Bagus Wijaya Putra, M.Pd. memaparkan profil singkat sekolah yang dipimpinnya. SMKN 3 Denpasar salah satu SMK negeri di Denpasar yang memiliki bidang pariwisata dengan lima kompetensi keahlian,
BERSAMA – Kepala SMKN 3 Denpasar A.A. Bagus Wijaya Putra (tengah) berfoto bersama dengan Heri Priyanto, Yudi Nurman, pengurus komite serta sejumlah undangan. meliputi Akomodasi Perhotelan, Tata yang bermutu dengan lebih mentitikBoga, Tata Busana, Kecantikan Kulit beratkan pada organisasi, adminsitradan Kecantikan Rambut. Jumlah si dan SDM. Fungsi majemuk sebagai siswa sebanyak 1.367 dengan jumlah pusat belajar bagi masyarakat dan inrombongan belajar 43 rombel. Berdiri dustri. Sarana dan prasarana dalam 7 Oktober 1976 dan 7 Oktober 2016 layanan ini, SMKN 3 Denpasar wajib lalu genap berusia 40 tahun. ‘’Kami berbagi dengan masyarakat maupun berharap lolosnya SMKN 3 Denpasar tamatan SMK dan SMA yang ingin menjadi SMK Rujukan kado terindah memperoleh sertifikasi profesi karena ulang tahun ke-40,’’ ujarnya. SMKN 3 Denpasar akan menjadi Wijaya Putra menambahkan, LSP-P1 dengan TUK yang sudah perjalanan panjang SMKN 3 Den- berstandar untuk pelaksanaan uji pasar menuju SMK Potensi Rujukan kompetensi. Layanan lainnya Bursa diawali pada periode 2004-2009 Kerja Khusus (BKK) lulusan SMK, sebagai SMKI RSBI. Selanjutnya, yang berdaya saing tinggi, keterserapada periode 2009-2013 termasuk pan dan akhlak mulia. BKK wajib salah satu SMK negeri di Indonesia memfasilitasi pencari kerja, baik yang mendapat predikat SMK SBI alumni maupun pencari kerja lainnya INVEST dan tahun 2014 mendapat agar dapat memperoleh pekerjaan posisi sebagai SMK Potensi Rujukan melalui hubungan dengan industri. dengan sejumlah SMK negeri lainnya Pelaksanaan proses belajar-mengajar di Indonesia. mampu melaksanakan dengan dua Menjadi SMK Potensi Rujukan, bahasa dan secara online. Terakhir kata Wijaya Putra, ada enam bidang layanan pada sekolah aliansi agar pelayanan yang wajib dikembangkan. SMK aliansi dapat meningkatkan Meliputi manajemen SMK, yang kualitas dan kuantitasnya, sehingga diharapkan dapat menjadi model nantinya dapat menjadi SMK Rujupengembangan sistem manajemen kan. (ad601)
Ribuan Warga Desa Adat Lemukih Buleleng Sambut Gusti Wedakarna
Minta Desa dan Banjar di Bali Bedakan Iuran Kipem Warga dengan Pendatang
SOSIALISASI – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III didampingi Bendesa Adat dan Perbekel Lemukih saat sosialisasi Piagam Tantular di Buleleng. DI SETIAP kehadirannya, rakyat Bali makin terhipnotis dengan pidato dan orasi dari sosok pemimpin muda asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang kini menjadi wakil rakyat Bali dan umat Hindu di DPD-RI. Di setiap kehadiran Gusti Wedakarna di pelosok desa yang kehadirannya selalu ditunggu oleh warga desa, sebagaimana yang terjadi saat piodalan di Pura Khayangan Desa Lemukih. Bahkan, warga ada yang menanti Arya Wedakarna sejak sore hari. Secara spontanitas, masyarakat Bali mendaulat Gusti Wedakarna memberikan dharma wacana di setiap kehadirannya. ‘’Saya paling senang jika diundang oleh desa adat di Buleleng. Kenapa? Karena desa adat di Buleleng ini terkenal dengan desa-desa adat yang reformis. Sudah terjadi revolusi sosial yang tinggi di Buleleng karena prajuru adat di sini sudah memahami arti dari kesederhanaan, gotong royong dan juga efisiensi. Ke depan umat Hindu di Bali akan tergantung pada Buleleng jika berbicara mengenai pertahanan Hindu. Semoga kabupaten dan kota di Bali baik di selatan dan timur Bali bisa mencontoh desa adat Buleleng bahwa kesederhanaan dalam upacara itu bukan mustahil. Bagi saya, yang namanya dresta, tradisi dan kebudayaan itu bisa diubah sesuai dengan tuntutan zaman. Bhisama raja dan bhisama maharesi pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan waktu, tidak boleh saklek, tidak bisa fanatik buta akan ritual dan tidak baik jika hanya tergantung pada gugon tuwon semata, tapi mari ada pendekatan Vedic pada setiap upacara agama Hindu kita. Jika saya bicara sederhana bukan berarti menghilangkan
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
bebantenan atau sesajen, tapi diefisienkan dan tetap pada maknanya,’’ ungkap Senator Arya Wedakarna. Gusti Wedakarna menegaskan, ke depan warga adat Bali harus bahu-membahu dalam menolong sesama orang Bali, mengingat persatuan orang Bali khususnya umat Hindu diuji dengan diterapkannya sistem yang menjadi wilayah otonom desa adat. ‘’Satu hal kasus yang paling banyak masuk ke DPD-RI adalah keluhan warga Hindu Bali yang sedang di rantau terkait dengan Kipem dan iuran–iuran. Sikap saya jelas bahwa saya mendukung Kipem dan Kipem jangan dihapuskan, tetapi tegas jumlah besaran Kipem antara semeton Hindu dan pendatang harus dibedakan agar tidak menyebabkan ketimpangan. Jangan desa adat menekan orang Bali alias saudara di rantau dengan nilai Kipem yang sama degan nilai Kipem yang dibayarkan pendatang (tamiu). Ini tidak adil karena logikanya setiap umat Hindu memiliki kewajiban beryadnya, mendoakan jagat 365 hari setahun dan ngayah. Sedangkan kaum pendatang non-Hindu sudah pasti secara aturan tidak terlibat dalam sistem parahyangan kita. Logikanya Kipem di Bali harus dibedakan antara umat Hindu dan non-Hindu, baik iuran bagi pendatang musiman atau yang umat non-Hindu yang punya KTP Bali. Karena keadilan Sila ke-5 Pancasila ini harus diutamakan dan bukan pada kesetaraan angka, tapi lebih pada keadilan sesuai dengan kebutuhannya. Jadi itu yang akan menjadi prioritas perjuangan saya agar 3,5 juta orang Hindu Bali diperlakukan adil di tanah rantau,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun cukup gembira karena sudah banyak laporan yang menyatakan bahwa desa adat atau banjar adat telah memperbaiki sistem administrasinya termasuk perbedaan antara perlakuan krama nuwed adat, krama tamiu dan tamiu. ‘’Saya kira di luar iuran Kipem yang setahun sekali atau tiap enam bulan, desa adat juga berhak untuk meminta sumbangan tiap bulan pada pendatang nonHindu dan juga para ekspatriat di Bali. Sudah banyak yang menerapkan dan tidak ada masalah. Karena bagi saya melestarikan budaya Bali itu mahal. Adat dan seni Bali bukan barang murahan dan jika pengeluaran adat hanya ditanggung oleh warga adat saja, maka yang muncul adalah kebangkrutan. Mari perbaiki tata administrasi di desa adat dan kita lihat dari aspek gotong royongnya. Saya akan mendukung,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia menilai apa yang telah dilakukan oleh Desa Adat Lemukih, Sawan, Buleleng ini patut dijadikan teladan dan penyederhanaan serta gotong groyong di tempat itu sudah sangat menggembirakan. Ia pun akan menyumbangkan prasasti tembaga untuk pura khayangan di Lemukih sebagai wujud Manuggaling Kawula Gusti. (ad294)
DAERAH
Kamis Wage, 10 November 2016
5
Meresahkan, Sejumlah Anak Punk Diamankan Polisi
Banyuwangi (Bali Post) Menjamurnya anak punk di Banyuwangi selatan mendapat perhatian serius dari polisi. Sejumlah anak punk berhasil diringkus aparat Polsek Gambiran, Banyuwangi, Rabu (9/11) kemarin. Mereka diamankan dari beberapa titik. Di antaranya kawasan lampu merah dan Terminal Jajag. Selama ini mereka kerap dikeluhkan warga lantaran meresahkan. Membuat pemandangan kumuh. Anak punk berkostum hitam-hitam ini tak bisa berkutik ketika polisi menyergapnya. Saat ditangkap, mereka sedang bergerombol. Ada juga yang berpencar di beberapa titik. Saat diinterogasi polisi, mereka mengaku berasal dari
Jember dan berniat pulang. ‘’Ada 10 orang. Karena meresahkan warga, begitu ada laporan langsung kita amankan dan dibawa ke Polsek,’’ kata Kapolsek Gambiran AKP Ketut Redana. Mereka diangkut menggunakan kendaraan polisi. Kepada petugas, kesepuluh anak punk ini berdalih sedang menunggu angkutan ke Jember. ‘’Tapi, mereka bergerombol dan dikeluhkan warga,’’ jelas Kapolsek. Kehadiran anak punk ini, kata Kapolsek, mengganggu ketertiban. Agar tak memicu kejadian yang tidak diinginkan, polisi langsung bergerak cepat. Di Polsek, sepuluh anak punk ini didata identitasnya. Lalu, diserahkan ke petugas Satpol PP Kecamatan Gambiran.
Dari Satpol PP, mereka dilimpahkan ke Dinas Sosial Banyuwangi. ‘’Jadi, Dinas Sosial yang akan memberikan pembinaan,’’ jelas Kapolsek. Menurut Kapolsek, kehadiran anak punk ini tak hanya kali ini. Versi warga, kata Kapolsek, gerombolan anak punk ini kerap mangkal di sekitar lampu merah. Biasanya ada yang mengamen. Parahnya, anak punk ini tak hanya laki-laki. Beberapa terlihat anak punk perempuan dengan kostum yang kurang sedap dipandang. ‘’Kita akan terus tertibkan jika ada kelompok punk yang datang lagi. Mereka banyak dikeluhkan warga lantaran meresahkan. Apalagi, selalu bergerombol,’’ pungkas Kapolsek. (kmb30)
Bali Post/udi
PELATIHAN - Para PNS di Pemkab Banyuwangi mendapatkan pelatihan e-Kinerja di BKD setempat, Rabu (9/11) kemarin.
Cegah Pungli, PNS Banyuwangi Gunakan E-Kinerja
Banyuwangi (Bali Post) -
Bali Post/udi
DIGIRING - Sejumlah anak punk digiring ke Polsek Gambiran, Banyuwangi lantaran meresahkan warga, Rabu (9/11) kemarin.
Pameran Terbesar Makanan, Minuman, Horeca, Jasa Boga dan Bakery 2016
SIAL Group dan KRISTA Exhibitions kembali mempersembahkan SIAL InterFOOD 2016, The 16th International Exhibition on Food & Beverage, Bakery, Ingredients, Horeca, Equipments, Technology and Services. Pameran dibuka 9 – 12 November 2016 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Indonesia. Kolaborasi antara dua kekuatan yang terkuat di bidang industri makanan dan minuman: SIAL Group, pameran makanan dengan jaringan terbesar di dunia dengan 50 tahun pengalaman dan Interfood, pameran makanan dan minuman terkemuka di Indonesia yang telah berjalan selama 16 tahun. Pameran SIAL InterFOOD 2016 akan diikuti oleh 800 perusahaan dari dalam dan luar negeri dari 33 negara. SIAL InterFOOD 2016 akan diadakan bersamaan dengan Bakery Indonesia Expo – The 16th International Exhibition on Equipment & Supplies for the Bakery & Confectionery Industry, Coffee & Tea Expo – The 2nd International Exhibition on Coffee & Tea, Food and Beverage Franchise Expo – The 2nd International Exhibition on Food & Beverage Franchise, Herbal & Health Food Indonesia – The 16th International Exhibition on Herbal & Health Food Supplement, Indo Horeca Expo – The 16th International Exhibition on Hotel, Catering, Restaurant, Bakery, Food, Beverage Equipment supplies Service & Related Technology, Indonesia International Seafood Expo – The 7th International Exhibition on Fish and Seafood Products, Processing and Packaging in Indonesia dan Wine & Spirits Expo – The 2nd International Exhibition on Food, Wine and Spirits. Kesuksesan SIAL InterFOOD didukung oleh Komisaris Eropa untuk Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah RI. Selain itu juga didukung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kamar Dagang dan Industri Indonesia di Jakarta, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Asosiasi Chef Indonesia (Indonesian Chef Association), Gabungan Pengusaha Makanan & Minuman Indonesia, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Asosiasi Pengusaha Pengolahan & Pemasaran Produk Perikanan Indonesia, Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia, Indonesian Food & Beverages Executive Association, Specialty Coffee Association of Indonesia, Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia, Indonesia Sommelier Association, Asosiasi Bakery Indonesia, Indonesia Pastry Alliance, Association of Culinary Professionals, World Chefs dan ASPERAPI (Indone-
sia Association of Exhibition & Convention Organizer). Program acara dan seminar yang menarik juga turut diadakan selama SIAL InterFOOD seperti SIAL Innovation, Cake Decorating Class oleh Chef Yongki, Chef Timothy, Master Tan See Fong, Master Andy Tan, Chef Cessar, Chef Beng dan lainnya, Cake Decorating Display, Baking Class oleh Chef Gori, Chef Lanny Soechan, Chef Cessar, Ibu Acen (Chef Nyonya Liem), Chef Jean Michel dan para exhibitor, La Cuisine Cooking Class oleh Chef Juna, Chef Degan, Chef Beng, Chef Henry Bloem, Chef Desi, Chef Muto dan lainnya. Wine Class & Fun Blind Testing Competition oleh Indonesia Sommelier Association, Jakarta Culinary Challenge oleh Indonesian Chef Association, Barista & Latte Art Workshop oleh Specialty Coffee Association of Indonesia, 2nd Executive Service Competition oleh IFBEC, Indonesia Pastry Alliance Competition (IPA), Fish Cooking Competition oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Selain itu juga ada Roasting Class & Workshop Melirik Potensi Besar ‘Bisnis Roasting Kopi’ di Indonesia oleh Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia, Seminar Ritel (APRINDO) dengan
tema ‘’Retail Trading Outlook in Indonesia’’, Seminar ‘’Aseptic Technology in PET Bottle’’ oleh PT Hokkan Indonesia. Juga digelar F & B Franchise Seminar ‘’How To Franchise Your Business’’ oleh Hendy Setiono (Founder & President Director PT Baba Rafi Indonesia) dan ‘’Rahasia Kuliner Lokal’’ oleh PT Kopitiam Oey Indonesia. Seminar ‘’Advances in Food Preservation & Barrier Packaging Technology’’ oleh Indonesia Packaging Federation & Food Review, Seminar Tea ‘’Good Tea and Culture for Better Life’’ dan ‘’Peluang Bisnis Tea untuk Generasi Muda’’, Gathering GAPMMI dengan tema UKM Gathering ‘’Meningkatkan Kelas dan Daya Saing UKM Mamin Indonesia di Era MEA’’ dan SIAL World Tour. SIAL InterFOOD 2016 merupakan pilihan yang tepat untuk perdagangan dan pengunjung di bidang bisnis makanan dan minuman yang mencari dan ingin menemukan inovasi baru dalam makanan dan minuman. Pameran akan dibuka dari hari Rabu – Sabtu, pukul 10.00 – 19.00 WIB. Para pengunjung dapat melakukan registrasi online untuk tiket masuk pameran: http://sialinterfood.com/visit/visitorreservation. (r)
Kinerja PNS di Pemkab Banyuwangi terus diperketat. Salah satunya, menggunakan sistem kinerja elektronik (e-Kinerja). Gebrakan ini diklaim bisa mencegah praktik pungli di kalangan abdi negara tersebut. Metode terbaru ini dijadwalkan berlaku mulai tahun 2017. Selain mencegah pungli, program e-Kinerja akan merekam langsung kinerja para PNS Pemkab dalam bertugas. Sebab, mereka akan melaporkan seluruh kegiatan harian secara online. Dari sistem ini, para PNS akan mendapatkan jatah reward sesuai pekerjaan yang sudah dilakukan masing-masing. ‘’Jadi, hasil dan kegiatan kerja PNS akan terlihat melalui e-Kinerja. Mereka juga akan mendapatkan reward sesuai hasil kinerja masingmasing,’’ kata Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas di sela pelatihan e-Kinerja, Rabu (9/11) kemarin.
Pelatihan ini menyasar 40 pejabat eselon II dan III di Pemkab Banyuwangi. Menurut Bupati, dengan e-Kinerja, tunjangan para PNS bisa diukur dengan jelas. Sebab, jenis pekerjaan dan apa yang sudah dikerjakan akan kelihatan. Untuk mendukung program ini, para PNS diberikan pelatihan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banyuwangi. Ditambahkan, e-Kinerja akan diberlakukan serentak mulai Januari 2017. Nantinya, setiap pegawai Pemkab wajib memasukkan data kegiatan yang dilakukan setiap hari. ‘’Mereka yang tidak kerja akan
Stok Terbatas, Harga Cabai Melonjak
Tabanan (Bali Post) Naik-turunnya harga cabai merupakan fenomena yang sering terjadi. Terlebih, di saat musim hujan para petani melakukan panen seperti saat ini. Harga cabai melonjak karena stok terbatas. salah satu penyebabnya, cabai banyak busuk karena curah hujan yang tinggi. Kenaikan harga cabai di Tabanan terjadi sejak Senin lalu. Satu kilogram cabai kecil harganya naik, dari Rp 35 ribu menjadi Rp 45 ribu. Sedangkan harga cabai besar per bijinya Rp 1.000. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan I.B. Wiryawan, Rabu (9/11) kemarin, mengatakan kenaikan harga cabai ini akibat musim hujan. Karena hujan ini, makanya cabai yang dipanen petani cepat membusuk. Hal ini menyebabkan ketersediaan cabai di pasaran menurun dan harganya pun naik. ‘’Dari hasil pantauan memang terjadi kenaikan harga di pasar,’’ ujarnya. Mengenai harga cabai yang sering naik-turun secara signifikan, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan I Gusti Ngurah Alit mempunyai pendapat berbeda. Untuk menjaga kestabilan harga memerlukan adanya pendingin (cold storage) guna menyimpan cabai yang dipanen. Dengan adanya cold storage, hasil panen petani bisa disimpan dalam alat itu, sehingga potensi membusuk lebih berkurang. Untuk menggunakan alat pendingin itu, diakui jarang petani menggunakannya. Sebab, harga alat tersebut terbilang tinggi, bahkan bisa ratusan juta. Namun, sejatinya hal itu bisa dilakukan oleh pihak ketiga dengan menggunakan sistem sewa oleh petani. Selain itu, kata Alit, sebagai daerah sentra pertanian, ada baiknya Tabanan mendorong industri pertanian kreatif. Salah satunya mengolah hasil panen cabai maupun tomat menjadi bubuk ataupun pasta. Adanya pengolahan ini tentu membantu petani meningkatkan pendapatannya jika produk pertaniannya mengalami kelebihan pada musim panen. ‘’Tabanan sendiri akan membuka BUMD dengan kegiatan inti di pertanian. Diharapkan industri kreatif ini akan berkembang dengan adanya BUMD ke depan,’’ ujarnya. (kmb24)
kelihatan, karena inputnya ini dilakukan sangat detail. Dia melakukan apa selama berapa jam, dan apa saja yang dilakukan setiap hari. Dari sini kita bisa melihat postur dan kondisi kepegawaian masingmasing SKPD. Akan terlihat SKPD mana yang pegawainya kurang atau sebenarnya lebih,’’ ujar Anas. Karena itu, imbuhnya, sistem ini sangat ampuh mencegah praktik pungli. Menurutnya, praktik pungli biasanya dipicu kurangnya insentif pegawai. Dicontohkan, staf di Kantor Perizinan yang mengecek ke sejumlah lokasi selama ini tak diberikan
insentif. Namun, mulai tahun depan akan dianggarkan. ‘’Agar tidak menerima uang lagi dari pemohon izin. Ini bisa memutus mata rantai praktik pungli,’’ tegasnya. Asisten Pemerintahan Pemkab Banyuwangi Choiril Ustadi menegaskan dengan e-Kinerja, setiap PNS wajib meng-input setiap kegiatan per hari. Pengisiannya juga tidak sembarang, tetap mendapat supervisi dari atasan masing-masing. ‘’Untuk meminimalisir kecurangan PNS, data akan disupervisi oleh atasannya langsung. Atasan inilah yang menentukan dan menilai, apakah kegiatan yang dilakukan pegawai nyata memberi kontribusi kepada SKPD-nya atau tidak. Jika tidak berkontribusi, atasan berhak mencoret,’’ terangnya. (kmb30)
Bali Post/san
CABAI - Pedagang cabai di salah satu pasar di Tabanan. Harga cabai saat ini mengalami kenaikan karena stok terbatas.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
C.0000847-kom
OPINI
6
Kamis Wage, 10 November 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Mewujudkan Pendidikan Murah Berkualitas TIDAK bisa dimungkiri, sampai saat ini keluhan bahwa biaya pendidikan di negeri ini mahal belum bisa diatasi oleh siapa pun. Meskipun pemerintah sudah merancang sistem pendidikan sedemikian rupa, mengalokasikan dana di pos APBN maupun dana pendamping di APBD, biaya dari orangtua siswa itu sendiri, namun hal ini belum menemukan titik di mana semua pihak merasa ikut terbantu dengan kondisi ini. Mahal-murah memang relatif. Namun, jangan lupa ada satu titik di mana pandangan serta asumsi itu bisa sama. Nah, itulah yang saat ini terjadi di dunia pendidikan kita bahwa: biaya pendidikan itu mahal. Tidak hanya di tingkat usia dini, pendidikan dasar, menengah, atas apalagi pendidikan tinggi biaya pendidikan mahal. Pendidikan tidak hanya semata-mata niat tulus untuk mamajukan pendidikan itu sendiri. Mencerdaskan kehidupan bangsa serta anak-anak generasi penerus. Logikanya memang begitu seperti diamanatkan oleh UUD maupun sekian banyak UU serta peraturanperaturan di bawahnya. Tetapi faktanya, sudah jauh dari pada itu. Pendidikan saat ini merupakan salah satu peluang bisnis terbuka. Terbuka dalam artian siapa saja bisa masuk ke dalamnya. Asal punya keahlian, kompetensi dan tentu saja modal yang kuat. Modal cekak pun bisa saja asal punya keunggulan. Contoh, sekolah-sekolah favorit serta internasional yang bermunculan di beberapa kota besar. Mereka datang dengan menawarkan sejumlah keunggulan. Bak iklan obat, bersaing menawarkan formula untuk menyembuhkan secara cepat. Sekolah negeri dan swasta, dalam hal biaya hampir tidak ada bedanya. Kalaupun ada bedanya tipis. Kalau dibandingkan dengan sekolah favorit atau yang berbau ‘’internasional’’ jelas, perbedaannya bak bumi dengan langit. Yang bermodal cekak pun mulai melirik bidang ini sebagai lahan bisnis baru dengan membuka usaha les. Ada anggapan bahwa uang yang Anda keluarkan akan berbanding lurus dengan kualitas yang Anda dapatkan. Barangkali ini tepat, moga-moga saja keliru. Untuk berpikir bahwa ini keliru nampaknya juga tidak terlalu tepat karena faktanya sekarang ini memang menunjukkan bahwa biaya itu mahal. Kalau sekarang semuanya diatri ke provinsi apakah itu akan memberikan nuansa perbaikan? Pertanyaan bernada kritis dan sinis ini tentu layak dikemukakan. Dalam konteks ini, mesti ada campur tangan pemerintah yang sangat kuat dalam penentuan arah Sisdiknas. Mau dibawa ke mana? Ada sekolah favorit yang menerapkan biaya SPP yang tinggi. Belum lagi iuran komite sekolahnya. Belum lagi uang macam-macam sehingga orangtua yang kebetulan tidak begitu mampu pasti akan keter dan mengeluh. Ketika kemudian mereka mengeluh, tentu ada tanggapan sinis, kalau tidak merasa mampu mengapa sekolahkan anak di tempat itu? Ya, orang tua jadinya yang ‘’bersalah’’. Padahal sebagai orangtua tentu mereka menginginkan kualitas terbaik bagi pendidikan anaknya. Toh seleksi masuknya lewat angka NEM. Jadi salah siapa? Kita menginginkan adanya pengelolaan bantuan keuangan yang transparan, bisa diaudit secara berkala. Ada tanggung jawab penyelenggara sekolah, tidak hanya kepada pemerintah tetapi juga kepada para wali murid. Keberadaan komite sekolah semestinya menjadi perpanjangan tangan, perpanjangan mata, perpanjangan telinga serta representasi seluruh wali murid. Bukan sebuah lembaga baru yang independen, dalam artian terlepas dari wali murid dan menjadi ‘’mitra’’ sekolah. Inilah yang selama ini dikeluhkan, kurangnya komunikasi antarpeihak sekolah serta wali murid yang semestinya dijembatani oleh komite. Idealnya adalah, yang duduk di komite adalah orangtua yang anaknya masih bersekolah di sekolah tersebut. Tetapi banyak faktanya, yang duduk di komite oknumnya itu itu saja yang tidak tahu kondisi terkini antara sekolah dengan para orangtua siswa. Apa pun kemudian formulasinya, pedidikan di negeri ini masih dalam taraf coba-coba.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Dukung Pemerintah Tindak Provokator Presiden meminta jajaran aparat keamanan untuk melakukan tindakan tegas kepada para provokator. Perintah ini tentu pantas didukung di tengah makin liarnya penggunaan media sosial saat ini. Sebagai warga negara, saya juga sependapat jika aksi provokasi tak perlu lagi ditoleransi apakah hal itu dilakukan untuk kepentingan politik atau sebatas ingin mengacaukan stabilitas. Saya juga menyatakan dukungan jika ke depan pemerintah benar-benar melakukan langkah komunikasi politik yang arif dan bijak untuk mengatasi problem kebangsaan. Untuk itu, saya sangat berharap tokoh nasional menjadi pengayom bangsa dan berkontribusi dalam mewujudkan program pembangunan nasional. Wayan Arsana Gianyar, Bali
Awasi Proyek Pemerintah Proyek pemerintah sering dikeluhkan karena sering rusak dan kualitasnya tak memadai. Hal ini kemungkinkan akibat adanya penyiasatan bahan dan volume proyek. Untuk itu, pengawasan proyek harus lebih ketat dan profesional. Jika perlu rakyat harus proaktif mengawasi proyek-proyek yang dibiayai dari APBD atau APBN. Jika proyek gagal diwujudkan sesuai standar tender yang ada, kontraktornya harus ditindak bukan hanya dipenalti. Dalam kasus begini, konsultan dan pengawas proyek harus ikut dimintai pertanggungjawabannya. Jangan sampai antara kontraktor dan pengawasnya ada kompromi. Untuk itu, saya juga mendukung jika penalti terhadap kontraktor diterapkan. Pemerintah jangan lagi kompromi atas kelambatan dan kualitas proyek. Dewa Puta Wiranta Denpasar, Bali
Quo Vadis Uang Pungutan Sekolah Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa adalah salah satu tujuan didirikannya negara Indonesia. Untuk itu, konstitusi menjamin bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi oleh pemerintah, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau untuk masyarakat.
Oleh Gede Nova Wijaya dan Khibran Muhammad ntuk percepatan tercapainya kewajiban tersebut, pemerintah melalui Undangundang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan pengalihan pengelolaan SMA dan SMK dari pemerintah kabupaten/kota ke pemerintah provinsi. Keputusan tersebut rencananya akan dilaksanakan mulai 1 Januari 2017. Menyambut aturan tersebut, Bupati/Wali Kota se-Bali, Selasa 27 September 2016 sudah melakukan penandatanganan berita acara serah terima personel, sarana-prasarana, pendanaan dan dokumen kepada Gubernur Bali. Pengalihan wewenang pengelolaan sekolah menengah dari kabupaten/kota ke provinsi merupakan momentum yang baik untuk memulai transparansi dan akuntabilitas keuangan SMA dan SMK. Pada masa sebelumnya, pendanaan SMA/ SMK bersumber dari beberapa pihak yaitu pemerintah pusat melalui dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), pemerintah kabupaten/kota berupa dana APBD dan sumber lain yang sah. Pengelolaan dana BOS dan dana APBD selama ini relatif cukup baik, karena instrumen peraturan perundang-undangan yang menjadi panduan dalam mengelola dana tersebut telah diterbitkan. Namun untuk pengelolaan dana dari sumber lain yang sah ini, sangat sedikit ketentuan yang mengatur tata kelolanya, sehingga dana ini cenderung tidak jelas standar transparansi dan akuntabilitasnya. Dana dari sumber lain yang sah biasanya berupa sumbangan dari komite sekolah (Dana Komite). Dana komite sekolah tersebut bersumber dari sumbangan dari
U
orangtua siswa di sekolah tersebut. Pengumpulan dana komite sekolah bertujuan untuk menutupi kekurangan pendanaan satuan pendidikan dalam memenuhi standar nasional pendidikan. Karena sampai saat ini dana yang dialokasikan oleh pemerintah belum cukup untuk memenuhi standar yang ditetapkan. Permasalahan yang muncul adalah berapa besar seharusnya sumbangan yang diberikan oleh orangtua siswa untuk mencapai standar pendidikan yang diinginkan. Contohnya, sumbangan orangtua siswa SMA/SMK Negeri di Kota Denpasar cenderung lebih besar daripada di kabupaten lain di Bali. Hal ini akan menimbulkan pertanyaan, apakah standar pendidikan masing-masing sekolah itu berbeda. Selain itu terdapat permasalahan transparansi pengelolaan dana komite sekolah, karena sekolah tidak membuat laporan keuangan yang mencakup seluruh sumber pendanaan yang diterima. Melalui PP Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, pemerintah memberikan lampau hijau atas sumber pendanaan selain dari pemerintah. Dalam Permendikbud Nomor 80 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggunjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah disebutkan bahwa program BOS SMA dan SMK bertujuan untuk membantu biaya operasional sekolah nonpersonalia. Jangkauan dana BOS SMA/ SMK ini sangat berbeda dengan BOS SDSMP yang bertujuan untuk membebaskan pungutan bagi seluruh peserta didik SD/ SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SD-SMP Satap/SMPT negeri terhadap biaya operasi satuan pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa memang masih diperlukan adanya
sumber pendanaan lain untuk mencapai standar pendidikan SMA/SMK yang sesuai standar pendidikan nasional. Di sinilah peran komite sekolah dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan sangatlah penting. Komite sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tukang stempel atas kebijakan yang ditetapkan sekolah, terutama mengenai uang pungutan sekolah. Seyogianya komite sekolah berfungsi untuk memberikan pertimbangan serta pengawasan atas pengelolaan pendidikan di sekolah. Susunan anggota Komite Sekolah juga harus sesuai dengan PP 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, di mana komposisinya terdiri atas orangtua/wali peserta didik, tokoh masyarakat dan pakar pendidikan yang relevan. Mau Dibawa Kemana? Peraturan perundang-undangan memang memperbolehkan adanya sumber pendanaan lain untuk pelaksanaan pendidikan SMA/SMK. Akan tetapi pengelolaan dana tersebut harus bertujuan untuk peningkatan mutu pelayanan pendidikan, sehingga kecerdasan kehidupan bangsa sebagaimana dijamin konstitusi dapat segera dicapai. Untuk itu terdapat beberapa hal yang harus dilakukan stakeholder pendidikan di provinsi, di antaranya adalah; Pertama, pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi harus mengambil peran sebagai regulator, karena selama ini belum ada ketentuan yang jelas yang mengatur mengenai sumber pendanaan yang tidak berasal dari pemerintah (dana komite sekolah). Dinas Pendidikan Provinsi diharapkan dapat menyusun mekanisme yang mengatur ketentuan penatausahaan
dana komite sekolah. Mekanisme tersebut tentunya harus memperhatikan kebutuhan dana pendidikan, standar pendidikan dan ketersediaan pendanaan dari pemerintah. Ketiadaan mekanisme yang jelas dapat mengakibatkan pemerintah provinsi tidak memperoleh informasi yang utuh tentang dana pendidikan di luar sumber dana pemerintah di sekolah. Tidak adanya informasi yang utuh atas pendanaan pendidikan akan mengakibatkan kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah provinsi menjadi tidak tepat. Selain itu, tidak adanya ketentuan yang jelas mengenai dana komite sekolah akan mengakibatkan adanya perbedaan standar pendidikan di tiap sekolah dan terbukanya peluang penyalahgunaan pengelolaan dana komite sekolah. Kedua, sekolah sebagai pihak yang mengelola dana pendidikan harus memperhatikan aturan-aturan yang berlaku. Kepala sekolah dan komite sekolah harus mempedomani ketentuan tentang mekanisme penatausahaan sumber dana di luar dana pemerintah. PP 48 2008 mengamanatkan dana pendidikan dikelola berdasarkan prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik. Bentuk transparansi yang diharapkan oleh pemerintah adalah dana pendidikan dapat diaudit atas dasar standar audit yang berlaku, dan menghasilkan opini audit wajar tanpa pengecualian dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada pemangku kepentingan pendidikan. Kepala SMA dan SMK seyogianya tidak hanya melaporkan penggunaan dana kepada masing-masing pemberi dana tetapi membuat laporan gabungan yang menjelaskan pengelolaan seluruh sumber pendanaan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. Semoga dua curah gagasan ini dapat membantu menyempurnakan pengelolaan pungutan sekolah, sehingga peningkatan mutu pelayanan pendidikan yang pada akhirnya kecerdasan kehidupan bangsa sebagaimana dijamin konstitusi dapat segera dicapai. Penulis, Auditor BPK Perwakilan Provinsi Bali
Suara Mahasiswa Peran Teknologi Modifikasi Cuaca KITA sebagai masyarakat pasti sangat kesulitan dengan fenomena cuaca beberapa tahun terakhir ini. Kejadian yang tidak dapat dilupakan adalah saat kebakaran hutan yang terjadi di tahun 2015. Kebakaran hutan yang melanda mengakibatkan kebakaran lahan dan hutan yang dialami khususnya masyarakat Sumatera dan Kalimantan. Beberapa lembaga riset dunia dan Badan Meteorologi beberapa negara menyatakan adanya kejadian El Nino kuat, bahkan kondisi ini berlangsung hingga triwulan pertama tahun 2016, dan baru mulai menurun di bulan April 2016. Pada bulan Juli sampai Agustus 2016, pola hujan agak berkurang sekitar tiga pekan di wilayah Bali, Nusa Tenggara Timur, dan sedikit Jawa bagian selatan. Pola hujan pada bulan Agustus diprediksi akan lebih banyak daripada Juli, bisa dari intensitas ataupun durasi hujannya. Upaya antisipasi harus tetap dilaksanakan untuk menghindari timbulnya ancaman bencana kekeringan di beberapa provinsi rawan kebakaran hutan dan lahan seperti di wilayah Sumatera dan Kalimantan, karena dilanda dengan kejadian tersebut BPPT selaku badan yang berwenang untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan hujan buatan memprioritaskan dan sedang memfokuskan kegiatan yaitu Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) adalah suatu bentuk upaya intervensi pada sistem awan untuk mengondisikan cuaca agar berperilaku lebih mengarah sesuai dengan yang dibutuhkan, umumnya adalah untuk meningkatkan intensitas curah hujan atau mempercepat proses hujan di suatu tempat. TMC dilakukan dengan meniru proses alamiah yang terjadi di dalam awan. Sejumlah
Oleh Khalid Fikri Nugraha Isnoor partikel higroskopik yang dibawa dengan pesawat sengaja ditambahkan langsung ke dalam awan konvektif agar proses pengumpulan tetes air di dalam awan cepat terjadi. Dengan berlangsungnya pembesaran tetes secara lebih efektif maka proses hujan menjadi lebih cepat dan menghasilkan curah hujan yang lebih banyak. Proses pertumbuhan dan pembentukan awan pada umumnya terjadi karena adanya proses mikrofisika awan. Awan adalah sekumpulan tetes air dan juga kristal es yang menggantung di atas atmosfer yang terbentuk akibat pendinginan volume udara lembab atau uap air yang besar di bawah temperature titik embunnya. Pendinginan terjadi melalui banyak hal, utamanya melalui ekspansi adiabatik udara yang naik, pemanasan radiasi, dan pencampuran massa udara dengan temperatur serta kelembapan yang berbeda. Di Indonesia sebagai negara maritim, utamanya pendinginan terjadi akibat konveksi, orografi dan konvergensi. Pendinginan harus tetap berlanjut agar uap air dapat berkondensasi. Uap air di atmosfer akan berinteraksi dengan Inti Kondensasi Awan (IKA) untuk dapat membentuk tetes air awan. Kemudian tetes air berkumpul dan membentuk gumpalan awan. Apabila awan telah terbentuk, tetes air dalam awan akan menjadi semakin besar dan awan itu akan menjadi semakin berat, dan perlahan daya tarik bumi menariknya ke bawah hingga sampai satu titik di mana tetes air itu akan terus jatuh ke bawah dan turunlah hujan.
Metode TMC TMC pada dasarnya dilakukan dengan menggunakan dua metode, yakni jumping process dan metode kompetisi. Jumping process dilaksanakan dengan mempercepat proses awan menjadi hujan terhadap awanawan yang sedang tumbuh di daerah upwind yang bergerak memasuki daerah pengamatan. Dengan demikian, awan-awan tersebut akan turun menjadi hujan sebelum masuk daerah tersebut. Metode ini dieksekusi menggunakan pesawat terbang untuk mengantarkan bahan semai powder (garam/NaCl). Selain dapat mempercepat proses pertumbuhan awan, TMC juga dapat menunda proses pertumbuhan awan yaitu dengan menggunakan metode kompetisi, yaitu metode mengganggu proses pertumbuhan awan agar awan tidak menjadi hujan saat ingin memasuki wilayah pengamatan. Metode ini dieksekusi menggunakan peralatan darat (GBG: ground-based generator) yang membangkitkan partikel-partikel sangat halus untuk menciptakan efek persaingan (competition mechanism) pada awan, sehingga awan sulit berkembang. Tetapi metode ini di Indonesia masih dalam tahap pengembangan. Secara regulasi, peranan TMC untuk mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan telah tertuang dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2011 tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, di mana Presiden RI memberikan instruksi kepada Menteri Riset dan Teknologi untuk melakukan koordinasi dalam pemberian bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan dengan menggunakan teknologi pembuatan hujan buatan. Penulis, Taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
POJOK Sekolah di Badung tak dibolehkan lakukan pungutan pada siswa. - Malu, pemda terkaya pungut uang. *** Hujat simbol negara, sejumlah pihak dilaporkan ke polisi. - Ingat bangsa Indonesia santun. *** Badung mesti berkomitmen jaga pertanian agar tak tergusur. - ‘’Action’’ lebih penting.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Kamis Wage, 10 November 2016
OTOMOTIF
7
BANGLI
8
Kamis Wage, 10 November 2016
13 November, Puncak ”Pujawali” di Pura Dalem Balingkang
Penanganan dari Pemkab Ditunda
Warga Subaya Tambal Jalan Berlubang Secara Swadaya
Bangli (Bali Post) Puncak pujawali di Pura Dalem Balingkang, Desa Pakraman Pinggan, Kecamatan Kintamani Bangli berlangsung, Minggu, 13 November 2016. Manggala Karya Jro Guru I Ketut Tinggal, Juru Surat I Nyoman Arcana Triasa dan Jro Mangku Pura Dalem Balingkang I Nengah Kadi, S.Ag. belum lama ini menyampaikan, eedan upacara sudah berlangsung sejak, Kamis (20/10) lalu dengan prosesi ritual ngunggahang pejati atau matur piuning. Prosesi dilanjutkan dengan Ngamedalang Ida Bhatara, Kamis (10/11). Pada Jumat (11/11) katurang bhakti panganyar. Dilanjutkan dengan Sabtu (12/11), Ida Batara Masucian/Melis. Pada Minggu (13/11) dilaksanakan upacara Mapada Wewalungan dan Puncak Karya/Bakti Puja Wali. Selanjutnya pada Senin (14/11) katuran bhakti panganyar, Pemkab Tabanan, Selasa (15/11) katurang bhakti panganyar, Pemerintah Kota Denpasar, Rabu (16/11) katurang bhakti panganyar Pemkab Badung dan Pemkab Gianyar, Kamis (17/11) katurang bhakti panganyar Pemkab Buleleng, Jumat (18/11) katurang bhakti panganyar Pemkab Karangasem, Sabtu (19/11), katurang bhakti panganyar Pemkab Jembrana, Minggu (20/11) katurang bhakti panganyar Pemkab Klungkung, Senin (21/11), katurang bhakti panganyar Pemkab Bangli, Selasa (22/11), katurang bhakti panganyar, Ida Batara Ngeluhur dan Rabu (23/11) katurang bhakti Papranian. (kmb)
Bali Post/ina
MENAMBAL JALAN - Sejumlah warga Desa Subaya menambal jalan berlubang dengan semen.
Bangli (Bali Post) Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Bangli sampai saat ini masih banyak yang rusak. Seperti jalan yang ada di Desa Subaya, Kintamani. Lantaran belum mendapat perbaikan dari pemerintah, warga desa setempat terpaksa menambal jalan rusak dengan semen. Untuk biaya penambalan jalan tersebut, warga mengumpulkan uang untuk digunakan membeli semen dan pasir. Perbekel Desa Subaya Nyoman Dyantara, Rabu (9/11) kemarin, mengungkapkan bahwa penambalan jalan berlubang di desanya dilakukan pihaknya bersama warga agar jalan tersebut bisa dilintasi dengan nyaman. ‘’Selama ini kasihan banyak warga yang jatuh saat melintas di sana. Mahasiswa yang PKL di desa kami juga ada yang jatuh karena jalan berlubang, kasihan sekali,’’ terangnya. Dikatakan Dyantara, ruas jalan yang ditambal dengan semen tersebut merupakan jalur menuju wilayah Munduk Lantang. Dari total 5 kilometer panjang jalan, 4 kilometer di antaranya mengalami kerusakan.
Bupati Diminta Evaluasi Aturan Pembayaran PJU Bangli (Bali Post) -
Bali Post/ina
JAMBAN - Anggota Kodim bergotongroyong membuatkan jamban untuk warga kurang mampu.
Kodim Bangun Jamban untuk Warga Miskin di Banjar Sala Bangli (Bali Post) Komando Distrik Militer (Kodim) 1626/ Bangli kembali membangun jamban untuk warga kurang mampu yang ada di Banjar Sala Desa Abuan, Susut. Pembangunan jamban ini dilaksanakan TNI guna meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat di wilayah binaan. Kegiatan Rabu (9/11) kemarin itu dilakukan anggota Kodim 1626/Bangli secara gotong royong. Hadir dalam kegiatan tersebut, Pasiterdim 1626/Bangli, Kapten Ida Bagus Mahendra, dan Danramil 1626-02/ Susut, Kapten I Nengah Sulendra. Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung, menyampaikan bahwa program jambanisasi ini merupakan salah satu bentuk kepedulian serta keikutsertaan TNI dalam program kesehatan masyarakat. ‘’Ini bentuk peduli Kodim bagi warga yang belum memiliki jamban,’’ terangnya. Dandim berharap setelah jamban tersedia, ke depannya masyarakat dapat lebih paham tentang pentingnya menjaga kesehatan serta dapat membantu pemerintah daerah dalam program pembangunan di bidang kesehatan. (kmb40)
Hotel Diimbau Jadi Bapak Angkat Desa
Komang Carles mengatakan, persoalan seperti ini harus segera diselesaikan. ‘‘Jangan dulu berbicara muluk soal penataan Kintamani, persoalan sederhana seperti ini harus segera tuntaskan Bupati,’’ terangnya. Dikatakan Carles, padamnya lampu PJU di Bangli mulai terjadi pascapelimpahan wewenang pembayaran dari Pemkab ke desa. Sejak dilimpahkan ke desa, banyak lampu PJU yang tidak berfungsi akibat ketidakmampuan pihak desa untuk membayarnya. ‘’Sejak
dilimpahkan kewenangan ke desa, banyak lampu PJU yang tidak terurus. Contohnya dari Penelokan sampai di pertigaan Payangan dan dari Batur Utara sampai ke Pasar Tenten,’’ ungkapnya. Carles mengaku sudah sempat berkoordinasi dengan Bagian Umum dan Dinas Tata Kota sebagai SKPD yang membidanginya. Akan tetapi, Carles mengaku kecewa karena kedua SKPD tersebut justru saling lempar tanggung jawab. ‘’Dinas Tata Kota bilang PJU itu bukan
asetnya, sementara Bagian Umum juga bilang seperti itu. Keduanya ini saling lempar,’’ ujarnya. Atas hal tersebut Carles pun meminta langsung Bupati untuk segera menindaklanjutinya. Terlebih akan dilaksanakan pembahasan KUAPPAS 2017. Carles mengatakan, kalau persoalan tersebut selama ini terjadi akibat ketidakmampuan desa membayar PJU, maka pihaknya meminta eksekutif untuk melakukan evaluasi terhadap aturan pelimpahan wewenang pembayaran PJU ke desa. Menurutnya salah satu jalan yang bisa dilakukan Pemkab untuk mengatasi persoalan ini adalah dengan memberikan kekhususan pada desa yang dilintasi jalan umum seperti Batur dan Kintamani. ‘’Yang dilintasi jalan umum, bisa saja pembayaran PJU-nya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten,’’ katanya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Kasus pencurian yang menyasar pura kembali terjadi di Bangli. Kali ini pura yang menjadi sasaran maling, yakni Pura Dalem Perayu di Desa Bunutin, Kecamatan Bangli. Dari dalam pura tersebut, maling membongkar kotak sesari dan membawa kabur sejumlah uang yang tersimpan di dalamnya. Informasi yang dihimpun, Rabu (9/11) kemarin, menyebutkan kejadian hilangnya sesari di pura Dalem Perayu pertama kali diketahui Jro Mangku Nyoman Sujana, pemangku pura setempat pada Selasa (8/11) sore. Awalnya, pada
hari rahinan Tilem sekitar delapan hari lalu, Jro Mangku Sujana melihat kotak sesari masih utuh di dalam pura. Keesokan harinya, Jro Mangku Sujana kembali datang ke pura untuk bersih-bersih. Namun, dia mendapati kotak sesari yang terkunci gembok sudah hilang dari tempatnya. Dia pun kemudian berusaha melakukan pencarian di sekitar pura namun tak berhasil menemukannya. Jro Mangku Sujana juga sempat bertanya kepada klian adat setempat terkait hilangnya kotak sesari tersebut, namun tak ada yang tahu ke mana. Selanjutnya pada
Selasa lalu sekitar pukul 18.30 wita, Jro Mangku Sujana yang berniat menghidupkan lampu di pura terkejut karena menemukan kotak sesari yang selama ini hilang ada di belakang Palinggih Prajapati. Saat ditemukan, gembok kotak sesari sudah dalam kondisi rusak dan kosong. Oleh saksi kejadian itu kemudian diberitahukan kepada anggota pecalang di desa setempat. Kapolsek Bangli, Kompol Dewa Mahaputra, mengatakan, kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut kurang lebih Rp 300 ribu. (kmb40)
Pemkab Bangli kembali didesak untuk menuntaskan persoalan lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalan-jalan protokol di Kintamani yang padam sejak beberapa tahun terakhir. Akibat padamnya lampu PJU, jalan di Kintamani yang menjadi jalur pariwisata menjadi gelap gulita pada malam hari dan masyarakat pun dirugikan. Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Rabu (9/11) kemarin mengatakan, Bupati harus segera menuntaskan persoalan tersebut. Salah satunya dengan mengevaluasi aturan pembayaran PJU.
Dyantara mengatakan, untuk penambalan jalan berlubang tersebut pihaknya bersama warga melakukannya secara swadaya. Pasir dan semen yang digunakan untuk menambal jalan berlubang dibeli dengan cara urunan. ‘’Kita menghabiskan sekitar tiga truk pasir dan 70 sak semen,’’ ujarnya. Pihaknya mengaku tidak bisa memanfaatkan ADD (Alokasi Dana Desa) untuk menambal jalan lantaran ruas jalan tersebut statusnya jalan kabupaten. Sehingga untuk perbaikannya menjadi kewajiban Pemkab Bangli. Diakuinya, Pemerintah Desa Subaya sudah mengusulkan perbaikan jalan ke Pemkab Bangli. Bahkan sebagaimana yang telah direncanakan pemerintah, kerusakan jalan di desanya tersebut akan diperbaiki dengan menggunakan dana dari APBD Perubahan 2016. Hanya saja karena waktu yang tersisa sangat sedikit, perbaikan terpaksa ditunda. ‘’Rencananya diperbaiki bersama beberapa ruas jalan lainnya dengan anggarannya Rp 5,8 miliar,’’ imbuhnya. (kmb40)
Kotak ”Sesari” di Pura Dalem Perayu Digasak Maling
Bangli (Bali Post) Hotel-hotel di Bali diharapkan berperan serta dalam menjaga kelestarian danau sebagai sumber air. Selain memberikan bantuan dalam bentuk CSR, hotel diharapkan dapat memberikan pendampingan dengan menjadi bapak angkat desa khususnya yang ada di sekitar danau. Hal itu dikatakan pemerhati lingkungan sekaligus Ketua Yayasan Bali Organik Asosiation (BOA), Dr. Ni Luh Kartini, di Bangli belum lama ini. Dikatakan Dr. Kartini, selama ini pariwisata menjadi sektor Bali Post/ina yang paling banyak Dr. Ni Luh Kartini membutuhkan air. Jika sampai danau rusak maka pariwisata menjadi sektor yang paling terancam. ‘’Kalau kita sampai kehilangan danau maka yang paling terancam adalah pariwisata. Karena pariwisata yang paling banyak membutuhkan air. Kalau tidak ada air, pariwisata tidak bisa jalan,’’ terangnya. Oleh karenanya, kelestarian danau secara tidak langsung juga menjadi tanggung jawab dari pariwisata dalam hal ini hotel-hotel di Bali. Dr. Kartini mengatakan, selain memberikan bantuan dalam bentuk CSR, peran hotel juga dibutuhkan sebagai bapak angkat desa yang memberikan pendampingan untuk menjaga kelestarian danau. ‘’Selama ini memang ada CSR tapi belum secara kontinu. Jadi kita harapkan kedepan satu hotel punya satu desa dampingan. Dan ini mumpung danau-danau di Bali masih bisa diperbaiki. Jangan sampai seperti Danau Singkawang yang dulu luasnya 1.200 hektar, sekarang masih 200 hektar. Kedalamannya dulu lebih dari 5 meter sekarang masih 1 meter. Apa menunggu seperti itu baru kita berbuat,’’ kata Dr. Kartini. Di samping itu pihaknya juga berharap kepada Gubernur Bali untuk dapat membuat kebijakan yang mewajibkan supermarket dan minimarket di Bali membeli sayuran dan hasil pertanian lokal masyarakat secara langsung. Sebab jika tidak demikian, maka hasil produksi petani akan sulit tembus ke supermarket. ‘’Karena kalau tidak begitu petani sulit sekali menembus. Karena selama ini ada jejaring yang kuat sudah terbentuk di sana,’’ ujarnya. (kmb40)
Desa Pakraman Batur Gelar ”Pamadegan Dane Jero Balian”
Bali Post/ina
PAMADEGAN - Prosesi pamadegan Dane Jero Balian dan Jero Mangku di Pura Ulun Danu Batur.
Bangli (Bali Post) – Desa Pakraman Batur, Kintamani, Rabu (9/11) kemarin menggelar upacara pamadegan dane Jero Balian di Pura Ulun Danu Batur. Adapun yang kaadeg (dikukuhkan) menjadi Jero Balian yakni Ni Made Selsu Restiani Putri, siswa SD berusia 10 tahun asal Banjar Kerta Budi Desa Batur Selatan. Berbeda dengan Jero Balian di Bali pada umumnya yang identik dengan pengobatan tradisional, Jero Balian di Desa Pakraman Batur yang dikukuhkan ini mempunyai kedudukan sebagai pamuput yadnya di Pura Ulun Danu Batur. Panitia karya Pamadegan Dane Jero Balian Ketut Wijaya menjelaskan, dalam upacara kemarin, dilaksanakan juga pamadegan empat
Jero Mangku lainnya. Sehingga total ada lima anak yang mengikuti upacara ini. Empat anak yang madeg sebagai jero mangku masing-masing menjadi pangemong Ida Ratu Ayu Pingit, Pangemong Ida I Ratu Ayu Bunut, Pangemong Ida I Ratu Ayu Candi Kuning dan Pangemong Ida I Ratu Alas Maketeb (Pura Alas Arum). Dijelaskan Ketut Wijaya, sebelum dilaksanakan upacara pamadegan, Krama Desa Pakraman Batur sudah terlebih dahulu melaksanakan upacara nyanjan pada 23 Oktober lalu. Upacara nyanjan merupakan sebuah prosesi pemilihan Jero Balian dan Jero Mangku secara niskala. Di upacara ini Jero Dasaran yang merupakan tapakan Ida Batara melakukan paberataan (pua-
sa) selama enam hari. Pada hari terakhir paberataan, Jero Dasaran melakukan nepak geni yakni dengan menyebut nama-nama krama yang ditunjuk ngiring menjadi Jero Balian dan Jero Mangku. ‘’Saat nepak geni itulah Jero Dasaran menyebut nama-nama siapa yang ditunjuk menjadi Jero Balian dan pamangku termasuk nama orangtuanya siapa,’’ terangnya. Sementara dalam upacara pamadegan kemarin, ada beberapa prosesi yang dilaksanakan di Pura Ulun Danu Batur. Prosesi pertama diawali dengan pawintenan kemudian dilanjutkan dengan prosesi magotra. Magotra adalah prosesi mencukur habis rambut Jero Balian dan Jero Mangku yang dilakukan oleh
pamangku Pura Ulun Danu Batur. Setelah itu dilanjutkan dengan mabeakaonan dan prosesi pamadegan untuk mengesahkan Jero Balian dan Jero Mangku. Ketut Wijaya mengatakan, meski saat ini Jero Balian dan Jero Mangku yang kaadeg masih anak-anak namun mereka tetap bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Khusus untuk Jero Balian, ada pantangan yang harus dijalani hingga dewasa yakni tidak boleh menikah. Jika menikah, maka ada sanksi berat yang harus ditanggung oleh pria yang menikahi Jero Balian. ‘’Hal ini sudah sesuai dengan Purana. Kalau ada yang berani menikahi Jero Balian maka akan kena sanksi. Sanksinya cukup berat,’’ terangnya. (kmb40)
GIANYAR
Kamis Wage, 10 November 2016
9
Puluhan Warga Bukian Terserang Diare dan Muntaber Satu Lansia Meninggal
Gianyar (Bali Post) -
Puluhan warga Banjar Subilang dan Banjar Bukian Desa Bukian Kecamatan Payangan harus dilarikan ke Puskesmas Payangan, Rabu (9/11) kemarin. Warga yang didominasi lansia dan anak-anak ini mengalami diare dan muntaber sejak Selasa (8/11) lalu. Bahkan, Ni Nyoman Ketel (83) asal Banjar Bukian meninggal setelah sempat dirujuk ke RS Sanjiwani.
Bali Post/nik
PERAWATAN - Seorang anak yang harus mendapat perawatan di Puskesmas Payangan bersama puluhan warga lainnya yang mengalami diare dan muntaber.
Berdasarkan pantauan di Puskesmas Payangan siang kemarin, silih berganti warga Banjar Subilang dan Banjar Bukian yang memeriksakan diri karena menderita muntaber. Sejumlah keluarga korban pun menyebut kondisi ini terjadi setelah menikmati olahan makanan di salah satu rumah warga yang menyelenggarakan hajatan pernikahan di Banjar Subilang. Hingga malam kemarin, total ada 46 warga datang ke Puskesmas Payangan mengeluhkan diare dan muntaber. Sebanyak 43 di antaranya adalah warga Banjar Subilang dan tiga lainnya dari
Bukian. Sebanyak tujuh orang dirujuk ke RS Sanjiwani, satu di antaranya telah meninggal. Sementara 20 orang menjalani rawat inap di Puskesmas Payangan dan sisanya telah diperbolehkan pulang atau rawat jalan. Salah seorang warga, Wayan Rupa, mengatakan, anaknya telah mengalami diare sejak Selasa lalu hingga tidak bisa bersekolah. ‘’Kemungkinan setelah makan di salah satu hajatan pernikahan di banjar,’’ ucapnya. Kepala UPT Puskesmas Payangan, dr. I Gusti Ngurah Gede Putra, mengatakan, seluruh warga Banjar Subilang
dan Banjar Bukian yang menderita diare dan muntaber sudah diberikan penanganan pertama sesuai SOP. ‘’Paling penting kita resustasi cairan dulu, mencegah komplikasi lebih lanjut,’’ katanya. Disinggung penyebab kejadian ini, pihaknya belum mau memberikan kepastian karena masih menunggu data hasil pemeriksaan korban termasuk observasi lingkungan Banjar Subilang. ‘’Petugas dari Dinas Kesehatan Gianyar juga sudah turun ke Banjar Subilang mencari tahu penyebab penyakit ini. Nanti kalau sudah ada data baru bisa saya sampaikan,’’ katanya. Demikian pula terkait meninggalnya Ni Nyoman Ketel asal Banjar Subilang, Putra belum berani menyatakan penyebabnya adalah diare seperti yang diderita warga lainnya. ‘’Apalagi yang bersangkutan memang sudah lansia dan dari informasi
yang saya terima, dia sebelumnya juga sudah punya riwayat sakit. Jadi, untuk lebih pastinya kita tunggu hasil pemeriksaan,’’ tandasnya. Klian Dinas Banjar Subilang, Wayan Sabawardana, mengatakan, Ni Nyoman Ketel yang meninggal memang mengalami gejala diare sejak Selasa (8/11) sore. Ketel ketika itu langsung dibawa ke Puskesmas Payangan. ‘’Sebelumnya, Nyoman Ketel juga diare. Karena kondisinya kritis, langsung dirujuk ke RS Sanjiwani dan kabarnya meninggal di sana,’’ katanya. Ia menuturkan, sebelum insiden ini, sejak 6-9 November memang ada lima lokasi hajatan pernikahan di Banjar Subilang yang didatangi warga secara bergantian. Yakni di rumah Ketut Sugita, Made Kebet, Made Gambar, Nyoman Gunawan, dan Made Gremeng. Namun pihaknya tidak mau menuding jika disimpulkan pe-
nyakit yang diderita puluhan warganya akibat makanan di salah satu tempat hajatan. Dikatakan, dari sekitar 638 warga atau 128 KK, hingga sore kemarin, baru 38 warga yang tercatat mengalami diare. ‘’Jadi kalau dibilang salah satu tempat hajatan ini menjadi penyebab, menurut saya juga belum tentu,’’ ucapnya saat menemani petugas Dinas Kesehatan Gianyar melakukan observasi di Banjar Subilang. Subawardana menambahkan, diare sebenarnya sudah dialami beberapa warga Subilang sejak 2 November lalu dan sudah ditangani cepat. Di sisi lain, pada Oktober lalu, diare banyak diderita ternak babi khususnya yang baru berumur 1 hingga 3 bulan. ‘’Tapi kasus babi diare itu di Banjar Sebatu. Tiba-tiba saja hampir seluruh babi di banjar tersebut mengalami diare,’’ tambahnya. (kmb35)
Pusat Peraga Iptek Gianyar Diresmikan KOMITMEN Pemkab Gianyar dalam memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Gianyar tak hanya dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah. Komitmen tersebut juga didukung dengan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di luar sekolah salah satunya pada Perpustakaan Umum Kabupaten Gianyar. Perpustakaan Umum kini dilengkapi Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspa Iptek) yang diresmikan Rabu (9/11) kemarin di Balai Budaya Gianyar. Peresmian dilakukan Direktur Sistem Inovasi Kemenristek dan Dikti RI Dr. Ir. Ophirtus Sumule, DEA didampingi Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Kabupaten Gianyar Hery Nurhancoko mengatakan, peresmian Puspa Iptek Ka-
bupaten Gianyar merupakan salah satu upaya memberikan nilai lebih bagi pelayanan perpustakaan terutama dari segi pengenalan kepada kalangan pelajar tentang dunia teknologi. Fasilitas ini juga dirancang sebagai tempat rekreasi, pusat pembelajaran dan riset library bagi generasi muda dan masyarakat umum. Terdapat 40 unit alat peraga teknologi dengan didukung beberapa produk lokal sebagai hasil kreativitas masyarakat Gianyar yang dipamerkan pada Puspa Iptek tersebut. Sepuluh unit alat peraga iptek merupakan bantuan hibah dari Kemenristek dan Dikti RI. Hery Nurhancoko menambahkan, selain peresmian Puspa Iptek, kegiatan juga dirangkaikan dengan workshop menyasar seratus guru fisika tingkat SMP dengan narasumber dari jajaran Kemenristek
dan Dikti RI yang dilaksanakan hari ini. Sedangkan besok digelar kegiatan yang sama namun menyasar seratus pelajar SMP untuk membuat roket tenaga air dengan instruktur dari jajaran Kemenristek dan Dikti RI. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengatakan, bantuan alat peraga iptek ini memiliki makna dan manfaat yang sangat besar bagi siswa, para pendidik dan masyarakat umum di Kabupaten Gianyar. Hal ini sebagai upaya pembelajaran iptek untuk mendorong keterampilan berpikir dan daya nalar ilmiah generasi muda dalam membangun masyarakat berlandaskan iptek. ‘’Keberadaan Puspa Iptek ini akan mampu mendorong tumbuhnya masyarakat yang kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing global,’’ tegas Agung Bharata.
Agung Bharata menambahkan, untuk lebih mengoptimalkan manfaat Puspa Iptek, akan dibuat jadwal kunjungan secara reguler untuk siswa ataupun pendidik agar mereka terinspirasi dan memiliki pemikiran iptek mulai dari mengetahui iptek, memahami iptek, menggali iptek, dan memanfaatkan iptek. Keberadaan Puspa Iptek yang berdampingan dengan Perpustakaan Umum Kabupaten Gianyar memiliki nilai yang strategis. Sinergi antara perpustakaan dengan Puspa Iptek selain sebagai media pembelajaran juga sebagai tempat rekreasi bagi generasi muda dan masyarakat umum. Ditambahkannya, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Pemkab Gianyar juga telah melakukan inovasi dan promosi pengembangan minat baca dengan Gerakan Gemar
BANJIR - Banjir di ruas Jalan Raya Payangan, Rabu (9/11) kemarin.
Hujan Lebat, Payangan Kebanjiran Gianyar (Bali Post) Hanya beberapa jam diguyur hujan lebat, Rabu (9/11) kemarin, sudah membuat sepanjang Jalan Raya Payangan kebanjiran. Sejumlah barang kerajinan warga sekitar hanyut dan para pengendara kesulitan melintas. Banjir diduga terjadi akibat sumbatan sampah di gorong-gorong. Berdasarkan pantauan, hujan mulai turun sekitar pukul 12.30 wita. Satu jam berselang, hujan lebat itu pun sudah membuat sepanjang Jalan Raya Payangan hingga perbatasan dengan Jalan Raya Kedewatan, Ubud, kebanjiran. Tinggi air mencapai lutut orang dewasa. Sejumlah pengendara sepeda motor pun memilih menepi karena khawatir dengan derasnya aliran air dari arah utara. Sejumlah barang kerajinan terlihat hanyut terbawa derasnya air. Tidak hanya di sepanjang jalan, banjir juga meresahkan sejumlah pedagang kaki lima di Pasar Umum Payangan. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengatakan, banjir di kawasan tersebut kerap terjadi akibat gorong-gorong yang tersumbat sampah. ‘’Di Payangan ini sudah beberapa kali terjadi. Setelah hujan, seharusnya air langsung surut. Tetapi petugas sudah saya kerahkan untuk mengecek kembali. Biasanya ini akibat goronggorong yang tersumbat,’’ katanya. Oka Digjaya mengimbau masyarakat agar waspada setiap memasuki musim
hujan, salah satunya dengan memastikan kebersihan gorong-gorong. ‘’Saya kira ini masalah bersama. Masing-
masing yang punya telajakan wajib sadar akan kebersihan gorong-gorong. Termasuk juga perbekel hingga camat
Bali Post/nik
saya harap rutin melakukan sosialisasi, guna mencegah terjadinya bencana seperti ini,’’ tandasnya. (kmb35)
PUSPA IPTEK - Suasana peresmian Puspa Iptek Kabupaten Gianyar. Membaca yang baru menyasar siswa SD. Sementara itu, Direktur Sistem Inovasi Kemenristek dan Dikti RI, DR. Ir. Ophirtus Sumule, DEA mengatakan, pemberian bantuan hibah alat peraga iptek ini setelah melalui beberapa tahapan seleksi. Misi
dari pemberian bantuan alat peraga iptek ini sebagai upaya untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan apresiasi masyarakat terhadap iptek. Untuk itu perlu dukungan semua pihak, baik pemerintah, swasta dan dunia usaha agar berperan aktif dalam pemban-
gunan pusat peraga iptek. Alat peraga iptek ini merupakan sarana pendidikan di luar sekolah yang strategis dalam menumbuhkembangkan pemahaman masyarakat terhadap iptek, karena di dalamnya selain sebagai pembelajaran juga terdapat unsur hiburan. (ad293)
KLUNGKUNG
10
Kamis Wage, 10 November 2016
Pohon Tumbang Dibersihkan
Arus Lalin di Takmung Kembali Lancar Semarapura (Bali Post) – Tim gabungan membersihkan pohon tumbang di Jalan Raya Takmung, Banjarangkan, Rabu (9/11) kemarin. Petugas yang terlibat terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan anggota Satuan Sabhara Polres Klungkung di bawah komando AKP Cokorda Gde Agung Puspagana. Anggota BPBD dan Sabhara bahu-membahu memotong batang dan ranting pohon mempergunakan senso menjadi beberapa bagian dan memindahkannya ke tempat yang aman untuk mempercepat kelancaran arus lalu lintas (lalin). Batang dan ranting pohon tumbang di jalan raya Takmung memang tidak menimbulkan korban jiwa dan material, tetapi menutupi badan jalan sehingga lalu lintas yang melintasi jalur tersebut sempat terganggu. Puspagana mengungkapkan kegiatan ini merupakan wujud kerja sama antara instansi dan masyarakat yang terus dibangun Polres Klungkung untuk memelihara situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Mengingat banyaknya pohon tumbang di jalan raya Takmung, pihaknya mengimbau masyarakat pengguna jalan raya lebih berhatihati. Apalagi di sepanjang jalan raya Takmung banyak pohon perindang yang dahan dan rantingnya rapuh dan menjorok ke badan jalan. (kmb)
KEMBALI DIDATA - Pemilik lahan di eks galian C di Kusamba, Dawan, akan kembali didata Pemkab Klungkung tahun depan.
Bali Post/dok
Pendataan Eks Galian C Dilanjutkan 2017 Pemilik Lahan Diminta Tak Jual Tanah Semarapura (Bali Post) –
Hingga saat ini belum ada kejelasan terkait eks galian C di Desa Gunaksa, Tangkas dan Sampalan Klod. Ini disebabkan belum rampungnya pendataan pemilik lahan. Untuk menuntaskan persoalan tersebut, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, memastikan akan melanjutkan pendataan pemilik lahan pada 2017.
Bali Post/kmb
POTONG POHON - Anggota Sabhara Polres Klungkung memotong pohon di jalan raya Takmung, Banjarangkan, Rabu (9/11) kemarin.
Ketidakjelasan terkait tapal batas pemilik lahan di eks galian C. Wilayah yang menjadi tempat pengerukan pasir dan batu ini kini konturnya jauh berbeda. Selain meninggalkan lubang-lubang menganga, pemilik lahan sulit mengetahui lokasi la-
hannya. Bukti kepemilikan yang hanya berupa pipil dan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) tidak dapat menjelaskan batas-batas lahan. Bupati Suwirta menyatakan, melalui program pendataan yang dilaksanakan Pemkab
Klungkung, pemilik lahan akan dibantu untuk mensertifikatkan lahannya. Dengan adanya sertifikat tanah, pemerintah dan masyarakat akan mendapatkan gambaran jelas soal lahannya di eks galian C. ‘’Saya minta pemilik lahan berpartisipasi agar segera mendapatkan
sertifikat. Ini bakal membantu Pemkab Klungkung dalam mengelola dan menata lahan yang telah bertahun-tahun terabaikan,’’ katanya, Rabu (9/11) kemarin. Tidak dipungkiri, daya tarik lahan eks galian C membuat banyak investor ingin memanfaatkannya. Hanya, karena terkendala status lahan yang tidak jelas, pemilik modal akhirnya mundur teratur. Untuk mengatasi permasalahan inilah diperlukan peran pemerintah
guna melaksanakan legalisasi aset melalui Prona. ‘’Pemilik lahan mesti mempertahankan miliknya dengan tidak menjual kepada investor,’’ ujarnya. Pihaknya tidak mau setelah ada investor, masyarakat hanya menjadi penonton dan tidak memiliki hak untuk mengatur kawasan eks galian C. ‘’Dengan tidak menjual lahan, pembangunan di lahan eks galian C akan dapat dinikmati hingga anak cucu kita,” jelas Bupati Klungkung. (dwa)
Sebabkan Kemacetan
Puluhan Pedagang Puri Agung dan Polsubsektor di Depan Pasar Ditertibkan Lembongan Dapat Mobdin Semarapura (Bali Post) – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyerahkan hak guna pakai mobil operasional kepada Ida Dalem Semara Putra. Ini merupakan wujud apresiasi pemkab kepada Panglingsir Puri Agung Klungkung tersebut. Serah terima kendaraan dinas dilaksanakan di Lobi Kantor Bupati dihadiri Ida Dalem Semara Putra, Kepala Bagian Perlengkapan I Gusti Ngurah Agung, S.H. dan Kabag Humas I Wayan Parna, Rabu (9/11) kemarin. Bupati Suwirta berharap keberadaan mobil dinas (mobdin) dapat memperlancar aktivitas sehari-hari Ida Dalem yang cukup padat. “Kegiatan beliau pun demi nama dan masyarakat Klungkung,” katanya. Sementara Ida Dalem menyampaikan hubungan dan keharmonisan antara pemkab dan puri yang sudah terjalin selama ini mesti tetap berlanjut. Mobil dinas juga diberikan untuk operasional personel Polsubsektor Lembongan. Bupati Suwirta minta bantuan operasional ini dapat dipergunakan untuk memperlancar penyelenggaraan kegiatan keamanan dan ketertiban masyarakat Lembongan. Masalah keamanan merupakan urusan bersama antara Pemkab dan Polres Klungkung. Kapolres Klungkung, AKBP F.X. Arendra Wahyudi, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Klungkung atas dukungannya. ‘’Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Klungkung ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh personel Polsubsektor Lembongan. Pelayanan kamtibmas terhadap masyarakat mesti optimal,” ujarnya. (dwa)
Bali Post/dwa
DISERAHKAN – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyerahkan mobil dinas kepada Panglingsir Puri Agung dan Kapolres.
Lintas Kepincut Hadiah, ATM Terkuras DUA orang warga Kabupaten Klungkung menjadi korban kasus penipuan dengan modus iming-iming. Mereka adalah I Putu Sutadya (63), pensiunan PNS yang beralamat di Jalan Diponogoro, Lingkungan Pande, Semarapura Klod, dan Pande Kadek Alit Juliantara (32) yang tinggal di Jalan Puputan, Lingkungan Meregan. Keduanya terkena tipu belasan juta rupiah karena kepincut mendapatkan hadiah TV berwarna dan uang. Informasi yang didapat di Mapolres Klungkung, Minggu (6/11) lalu, kedua kasus penipuan terjadi Sabtu (5/11) sekitar pukul 12.30 Wita. Berawal ketika korban mendapat telepon dari seseorang yang memberikan informasi bahwa mereka mendapat hadiah TV 32 inch dan uang Rp 20 juta. Korban percaya dan mengikuti petunjuk si penelepon datang ke ATM salah satu bank swasta di Klungkung. Masing-masing kemudian diarahkan memencet angka yang diminta layaknya terkena hipnotis. Keduanya baru sadar setelah mengetahui bahwa angka yang dipencet ternyata mentransfer uang ke rekening seseorang. Sutadya mentransfer Rp 19.988.147, sedangkan Juliantara mentransfer Rp 11.522.267. Kedua korban baru sadar ketika kembali mengecek uang yang disimpan di ATM yang ternyata berkurang. Keduanya akhirnya melapor ke Mapolres Klungkung. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno membenarkan adanya kasus penipuan tersebut. (kmb)
Semarapura (Bali Post) – Kemacetan arus lalu lintas sudah menjadi keseharian di depan Pasar Tradisional Kampung Toyapakeh, Kecamatan Nusa Penida. Kondisi ini disebabkan banyaknya pedagang yang berjualan di trotoar dan badan jalan. Setiap pagi, warga dan siswa yang melintasi akses jalan di sekitar Pasar Kampung Toyapakeh harus terjebak kemacetan. Kondisi ini sebenarnya telah ditindaklanjuti lewat keluhan warga kepada pedagang. Sayangnya, pedagang yang mengganggu ketertiban umum ini membandel dengan tetap berjualan tidak pada tempatnya. Keluhan masyarakat tersebut direspons pihak Kecamatan Nusa Penida dengan melaksanakan sidak yang dipimpin Kasi Trantib Satpol PP I Dewa Nyoman Sujana.
Para pedagang mengaku berjualan di badan jalan dan trotoar agar barang dagangannya cepat laku. “Aturan tidak diindahkan. Bila dibiarkan akan berefek pada pedagang lainnya, sehingga semakin ruwet,” sebut Sujana, Rabu (9/11) kemarin. Sedikitnya 20 pedagang terjaring dalam sidak tersebut. Mereka hanya diberikan pemahaman agar selanjutnya tidak berjualan di badan jalan dan trotoar, sebab membuat kemacetan di jalan sekitar pasar. Petugas berpedoman pada Perda Nomor 2 Tahun 2014 pasal 6 dan 7 soal larangan menempatkan barang di pinggir jalan dan berjualan di trotoar. “Kami mohon pedagang berjualan pada tempat yang telah disediakan. Kalau tetap berdagang di badan jalan semua dirugikan,” ujarnya. (dwa)
DITERTIBKAN - Petugas Satpol PP menertibkan pedagang yang berjualan di badan jalan dan trotoar depan Pasar Kampung Toyapakeh, Nusa Penida.
Semarapura (Bali Post) – Ni Kadek Ayu Melani Ratnadewi (8), yang ditelantarkan orangtuanya ingin dijadikan anak angkat oleh Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta. Wabup mengutarakan itu setelah melihat kondisi bocah malang ini di rumahnya di Banjar Pasekan, Desa Dawan Kaler, Dawan, Rabu (9/11) kemarin, bersama Dinas Sosial, Camat dan aparat desa. Akan tetapi, keinginan Kasta tersebut ditolak mentah-mentah oleh sang kakek, I Wayan Sutri (70), yang mengasuhnya. Sutri beralasan kondisi rumahnya akan menjadi sepi dan khawatir tidak lagi mendapatkan bantuan dana dari pemerintah. “Jangan diajak cucu saya, nanti saya tidak dapat bantuan,” kata Sutri. Wabup Kasta akan membahas persoalan ini lebih lanjut dengan Dinsosnakertrans Klungkung. Menurutnya, pemerintah wajib memberikan bantuan kepada fakir miskin seperti Ayu Ratnadewi yang kini duduk di bangku kelas II SDN 2 Gelogor, Desa Dawan Kaler. “Kami akan kawal anak tersebut agar tetap bisa mengenyam pendidikan,” ujarnya. Orang nomor dua di Kabupaten Klungkung itu juga menyerahkan bantuan berupa sembako, uang tunai dan pakaian untuk Ayu Ratnadewi. Uang tidak diberikan kepada kakeknya karena takut digunakan untuk judi sabung ayam (matajen). Bantuan dititipkan kepada aparat desa setempat untuk nantinya diberikan kepada sanak kelu-
arga yang bersangkutan agar bantuan tepat sasaran. Bantuan pakaian yang diberikan Wabup Kasta sempat ditolak oleh Sutri karena mengaku sudah banyak mendapat bantuan pakaian dari pemerintah dan pihak swasta. “Lebih baik uang dikasi saya pak,” ungkap sang kakek.
Ayu Ratnadewi juga mendapat perhatian Kasubid Perlindungan Anak, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) serta Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TPA) Provinsi Bali I Dewa Putu Gandita Rai Anom. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan
Bali Post/dwa
Bocah Telantar Dapat Bantuan Sembako dan Uang Tim P2TP2 Klungkung agar bersama aparat kepolisian melacak keberadaan ayah bocah tersebut yang bernama Komang Bagia. Jika ditangkap mesti diintrogasi agar ada efek jera. “Jika dia memang menelantarkan anaknya, bisa dikenakan pasal UndangUndang Perlindungan Anak,” tegasnya.
Ayu Ratnadewi yang merupakan bocah yatim piatu ditelantarkan oleh orangtuanya sejak umur 4 tahun. Ia kini kekurangan gizi, sehingga tubuhnya mungil dan kurus. Selama ini dirinya dibesarkan kakek dan neneknya di sebuah rumah yang tak jauh dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente. (kmb)
Bali Post/kmb
TENGOK - Wabup Klungkung, Made Kasta, menengok Ni Kadek Ayu Melani Ratnadewi (8) yang ditelantarkan orangtuanya.
BULELENG
Kamis Wage, 10 November 2016
11
Berkelahi, Dua Pemuda Terluka
Singaraja (Bali Post) Terlibat perkelahian di jalan raya, depan Setra (kuburan) Desa Joanyar Kecamatan Seririt, Selasa (8/11) lalu, dua pemuda diamankan aparat kepolisian. Dalam aksi tersebut, dua pemuda yang menjadi korban mengalami luka terkena tebasan senjata tajam (sajam) jenis pedang. Aksi perkelahian itu dipicu selisih paham.
Bali Post/kmb38
VIRTUAL - Verifikasi faktual (virtual) ulang digelar di Sekretariat KPU Kabupaten Buleleng Rabu (9/11) kemarin.
Hari Pertama Virtual Ulang
Pendukung Paket Surya Antusias Berikan Dukungan Singaraja (Bali Post) Hari pertama masa verifikasi faktual (virtual) ulang di lima desa dan kelurahan Rabu (9/11) kemarin, berjalan lancar dan tertib. Pendukung bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya (Paket Surya) antusias mengikuti jalannya virtual. Dari lima desa dan kelurahan, hingga kemarin, baru dua yang selesai divirtual ulang yaitu Desa Pelapuan (Kecamatan Busungbiu) dan Desa Mengening (Kecamatan Kubutambahan). Sedangkan Desa Bila (Kecamatan Kubutambahan), Gerokgak (Kecamatan Gerokgak), dan Kelurahan Banjar Jawa (Kecamatan Buleleng) hingga malam kemarin, virtual masih berlangsung. Pantauan kemarin, kes-
empatan virtual ulang tak ingin disia-siakan. Pendukung Paket Surya sejak pagi mendatangi lokasi verifikasi. Lokasi verifikasi faktual itu tersebar di sejumlah lokasi. Mulai dari sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS), lokasi yang sudah disepakati antara petugas verifikasi dengan tim penghubung Paket Surya hingga di Sekretariat KPU Buleleng. Pendukung yang ada di Kelurahan Banjar Jawa lebih banyak melakukan verifikasi di KPU. Secara pasti, tidak diketahui alasan pendukung memilih ke KPU ketimbang ke Kantor Lurah Banjar Jawa. Namun, beradar kabar kalau verifikasi di KPU ini dipilih karena lebih dekat dengan jarak lokasi pendukung yang sedang bekerja atau kebetulan berbelanja di pasar tradisional di Buleleng.
Hasil Sementara Virtual Ulang (Dihimpun hingga Pukul 18.00 Wita) Desa Pelapuan Kecamatan Busungbiu Syarat dukungan: 1 dukungan Memenuhi syarat: 1 dukungan Tidak memenuhi syarat: 0 dukungan Desa Mengening Kecamatan Kubutambahan Syarat dukungan: 17 dukungan Memenuhi syarat: 16 dukungan Tidak memenuhi syarat: 1 dukungan (meninggal dunia) Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak Syarat dukungan: 142 dukungan Memenuhi syarat: 10 dukungan Tidak memenuhi syarat: 0 dukungan Desa Bila Kecamatan Kubutambahan Syarat dukungan: 113 dukungan Memenuhi syarat: 29 dukungan Tidak memenuhi syarat: 3 dukungan (2 ganda, 1m eninggal dunia) Kelurahan Banjar Jawa Kecamatan Buleleng Syarat dukungan: 306 dukungan Memenuhi syarat: 31 dukungan Tidak memenuhi syarat: 0 dukungan Total dukungan memenuhi syarat sementara: 87 dukungan. Kebutuhan dukungan memenuhi syarat: 235 dukungan.
SMKN 1 Busungbiu Perlu Tambahan Ruang Kelas Singaraja (Bali Post) Siswa SMKN 1 Busungbiu terus meningkat jumlahnya sejak sekolah ini berdiri tiga tahun lalu. Sekolah yang berlokasi di Desa Telaga tersebut awalnya hanya menerima 40 orang siswa. Kini, sekolah yang dilengkapi dengan tiga keahlian itu telah memiliki dua ratus siswa. Kepala SMKN 1 Busungbiu Made Budi Ardana Rabu (9/11) kemarin, mengakui minat masyarakat untuk bersekolah di SMK semakin meningkat. Di satu sisi ruang kelas belajar terbatas. Bahkan untuk tahun ini, pihaknya terpaksa melaksanakan doble shift untuk siswa baru. “Minat masyarakat di Desa Telaga dan sekitarnya semakin tinggi. Pada tahun pertama, kami hanya mendapatkan 40 siswa. Pada tahun kedua dan ketiga kami kembangkan menjadi tiga jurusan yakni akuntansi, pariwisata dan multimedia dengan siswa mencapai 100 orang lebih,” katanya. Budi menambahkan dibutuhkan sedikitnya lima ruang kelas baru (RKB) untuk memenuhi kebutuhan praktik siswa, ruang belajar, ruang guru di luar aula. Menurutnya, lahan yang ada di sekolah setempat hampir satu hektar yang sebagiannya belum dimanfaatkan. Hingga kini, SMKN 1 Busungbiu memiliki tiga ruang kelas termasuk satu ruangan yang masih dalam pengerjaan bantuan dari BKK tahun 2016. “Yang kami butuhkan adalah RBS Pariwisata, RBS Akuntansi, kemudian ruang guru dan pegawai serta ruang kelas baru. Jika kebutuhan itu terpenuhi mudah-mudahan kami bisa membawa anak-anak ini mengikuti proses belajar yang lebih baik,” jelasnya. (kmba38)
Verifikasi faktual di Desa Pelapuan Kecamatan Busugbiu selesai paling awal. Di sana hanya ada satu orang yang perlu diverifikasi. Warga itu adalah Dewa Ketut Segara, yang sempat luput diverifikasi, lantaran saat verifikasi faktual tahap dua pada 12-17 Oktober lalu dia dalam kondisi sakit dan tak bisa menyalurkan hak konstitusinya. Selain itu verifikasi faktual di Desa Mengening, Kecamatan Kubutambahan juga berlangsung relatif cepat. Verifikasi faktual sudah tuntas dilaksanakan pada pukul 11.00 siang. Di desa tersebut, hanya ada satu syarat dukungan yang tidak memenuhi syarat. Itu karena pendukungnya meninggal dunia. Sementara di wilayahwilayah lain, seperti di Desa Bila Kecamatan Kubutambahan, Kelurahan Banjar Jawa Kecamatan Buleleng, serta Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak, verifikasi faktual dilakukan secara bertahap. Verifikasi kebanyakan baru berlangsung pada pukul 16.00 wita, setelah warga usai beraktivitas. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana mengatakan, pihaknya tetap melakukan virtual sesuai dengan keputusan pimpinan dalam musyawarah penyelesaian sengketa Pilkada Buleleng 2017. Verifikasi bisa saja dilakukan dengan cara door to door, dilakukan di tempat yang telah disepakati antara petugas verifikasi dengan tim penghubung paket Surya, di kantor desa atau kantor lurah, maupun di Sekretariat KPU Buleleng. Verifikasi faktual ulang itu dilangsungkan hingga pukul 24.00 Jumat (11/11) pagi. “Kalau memang mau di sekretariat KPU, kami sudah minta agar koordinasi dulu dengan kami agar petugas verifikasi juga bisa kami siapkan,” katanya. (kmb38)
Informasi yang dikumpulkan di lapangan Rabu (9/11) kemarin, perkelahian itu terjadi sekitar pukul 20.00 wita. Sebelum kejadian, beberapa pemuda terlibat pertengkaran hingga berujung aksi saling tantang. Mirisnya lagi, perkelahian satu lawan satu berujung aksi penebasan. Kapolsek Seririt Kompol Agung Wiranata seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya mengatakan, kejadian berawal saat pelaku IB Ud, warga Banjar Munduk Desa Banjar Kecamatan terlibat pertengkaran dengan Kadek Sujana warga yang sama. Pertengkaran itu terjadi pada Senin (7/11) lalu di
depan lapangan umum Desa Banjar. Esok harinya, mereka kembali bertemu dan saling tantang. Pemuda ini kemudian sepakat menyelesaikannya secara jantan di depan Setra Desa Joanyar. Kedua pelajar ini sama-sama mengajak rekannya untuk menyaksikan perkelahian itu. Namun, sebelum berkelahi, IB Ud pulang ke rumahnya mengambil sajam. Sampai di lokasi, Ud menunjukkan sajam yang dibawanya. Sujana kemudian berlari ketakutan. Saat itu, Ud mengayunkan sajam itu mengenai punggung Dewa Putu Yudi Adnyana warga Banjar Tegeha. Korban men-
galami luka robek sepanjang 20 centimeter pada bagian punggung. Tidak berhenti sampai di sana, pelaku kembali mengejar Sujana. Salah satu rekan pelaku, IB PN warga Banjar Dinas Munduk, Desa Banjar sempat mendorong korban Sujana hingga terjatuh. Ud langsung mengayunkan pedangnya hingga mengenai paha kiri yang mengakibatkan luka. Setelah kejadian itu, Ud diikuti rekan-rekannya langsung meninggalkan korban yang berdarah. Sementara rekan-rekan Sujana dibuat panik dengan menyelamatkan Dewa Putu Yudi dan Sujana. Dewa Putu
Yudi lantas dilarikan ke Puskesmas Banjar I di Desa Banjar. Sedangkan, Sujana langsung dilarikan ke UGD RSUD Buleleng untuk menjalani operasi. “Setelah kami melakukan pemeriksaan pelaku sudah kami amankan untuk menjalani proses lebih lanjut,” katanya. Pelaku dikenakan pasal 170 dan 351 KUHP. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pedang dan pakaian yang digunakan dua tersangka saat melakukan aksi kejahatan. Hingga kemarin, korban Kadek Sujana masih terbaring lemas di rumah sakit. Ia mengalami luka dan harus dijahit. Sujana enggan berbicara terbuka terkait peristiwa yang menimpanya. “Cuma bertengkar, dan saling tantang dan saya ditebas, padahal tidak ada masalah apa pun,” turutnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
RSS – Sebanyak seratus KK warga Keyubuntil Barat memohon RSS yang dibangun pemerintah menjadi hak milik.
Warga Kayubuntil
Mohon RSS Jadi Hak Milik
Singaraja (Bali Post) Sekitar seratus kepala keluarga (KK) warga Lingkungan Kayubuntil Barat, Kelurahan Kampung Anyar, Singaraja, mengajukan permohonan sertifikat hak milik atas perumahan yang mereka tempati saat ini. Perumahan itu sebelumnya dibangun oleh pemerintah melalui program Rumah Sangat Sederhana (RSS). Setelah berjalan 20 tahun, warga ini meminta agar perumahan itu menjadi hak milik. Pantauan Bali Post di lapangan Rabu (9/11) kemarin, perumahan ini berbatasan dengan pantai dengan luas total sekitar satu hektar. Rumah tersebut kebanyakan sudah direhab karena sebelumnya sempat rusak karena terkena bencana angin puting beliung. Selain itu, penghuni menambah kamar atau emper untuk mendapat kamar tambahan dari spesifikasi aslinya yang hanya dua kamar. Warga yang bermukim di RSS ini sebagian besar warga asal Kabupaten Karangasem yang sudah menetap di Singaraja. Sehari-hari warga menjadi nelayan dan sebagian lagi menjadi buruh serabutan. Mencuatnya permohonan warga ini telah diketahui lembaga dewan. Salah satu ang-
gota dewan Gede Wisnaya Wisna sempat mempertanyakan keberadaan aset itu dan meminta pemerintah serius menindaklanjuti permohonan tersebut. Salah satu warga Nengah Suparta saat ditemui kemarin, menceritakan, sekitar tahun 1960, pihaknya secara turuntemurun tinggal di lokasi perumahan. Saat itu, dia mendirikan tempat tinggal sederhana di atas tanah yang diketahui milik pemerintah. Sejak itu, semakin banyak warga yang mendirikan rumah tinggal. Sejalan dengan penambahan permukiman itu, pemerintah kemudian membangun RSS. Sebelum diberikan kepada warga, pemerintah mengeluarkan surat keputusan (SK) yang mengatur tentang perjanjian bahwa setiap bulan warga membayar Rp 4.000 selama 20 tahun. Selain itu, poin perjanjian mengatur bahwa setelah 20 tahun, maka warga bisa mengajukan permohonan kepada pemerintah untuk menyertifikatkan perumahan menjadi hak milik warga. Atas perjanjian itu, dia dan warga lainnya sepakat dan sejak itu warga tinggal di RSS ini. “Dulu saya tinggal di Kampung Anyar, namun karena di sana penuh saya buat rumah sederhana di sini. Dulu, tanah ini milik desa
dan sekarang milik pemerintah. Setelah dikasi menempati kami membayar Rp 4.000 tiap bulan selama 20 tahun. Tapi sejak itu, kami belum bayar karena tidak ada instansi yang memungut dan sampai sekarang tidak jelas di mana kami melunasi,” katanya. Meski belum melunasi, Suparta dan warga lainnya mengajukan permohonan kepada pemerintah agar RSS yang ditempatinya ini bisa disertifikatkan menjadi hak milik. Hal ini karena sesuai perjanjian warga sudah menempati lebih dari 20 tahun. Permohonan ini sudah disampaikan kepada Pemkab Buleleng, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut. “Kalau dilunasi kami mampu sesuai perjanjian selama 20 tahun itu kami membayar Rp 960.000. Kami juga sudah mengajukan permohonan agar rumah ini menjadi hak milik kami karena sesuai perjanjian diizinkan untuk menyertifikatkan setelah batas waktu 20 tahun,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Lingkungan Kayubuntil Barat Ketut Bukit membenarkan warganya telah mengajukan permohonan RSS menjadi hak milik. Permohonan ini dianggap masuk akal karena fakta di lapangan warga ini seluruhnya
menempati RSS lebih dari 20 tahun. Mengacu isi perjanjian, warga diizinkan untuk memohon RSS tersebut. Pemerintah daerah saat ini telah melakukan pendataan warga untuk memastikan jumlah warga yang menempati RSS tersebut. Untuk itu, pihaknya berharap ada tidak lanjut, hingga warga mendapat kepastian atas permohonan warganya itu. Di tempat terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buleleng Bimantara mengatakan, status aset RSS di Kayubuntil Barat itu keberadaannya belum jelas apakah milik pemerintah daerah, provinsi, atau pusat. Dokumen yang menunjukkan aset itu hingga kini belum ditemukan. Untuk itu, BPKAD melakukan identifikasi, sehingga diketahui pemilik aset tersebut. Jika aset milik pemprov atau pusat, pemerintah daerah bakal memfasilitasi warga untuk memohon sesuai mekanisme yang berlaku. “Yang ada itu hanya SK perjanjian membayar dan setelah 20 tahun bisa dimiliki. Sementara stastus asetnya kami tidak tahu dan kami identifikasi. Kalau sudah jelas asetnya, kita akan fasilitasi untuk memohon perumahan itu,” jelasnya. (kmb38)
Cuaca Tak Menentu
Cabai Siap Panen Membusuk CUACA yang tidak mendukung membuat petani cabai di Dusun Babakan Desa Sambangan Kecamatan Sukasada, tak bisa berproduksi maksimal. Pasalnya, tanaman yang sedang dibudidayakan pertumbuhannya terganggu. Bahkan, buah cabai yang siap panen mendadak membusuk. Akibatnya, produksi cabai menurun hingga harganya kini terdongkrak menjadi Rp 44.000 per kilogram. Padahal sebelumnya, harga cabai di tingkat petani paling mahal Rp 6.000 per kilogram. Pantauan di lapangan Rabu (9/11) kemarin, menyebutkan, petani di Dusun Babakan sejak lama menanam cabai. Produksinya hanya mampu memenuhi kebutuhan di pasar tradisional. Belakangan, cuaca tidak mendukung hingga banyak tanaman pertumbuhannya terganggu. Buah cabai yang masih berumur muda atau yang siap panen tiba-tiba membusuk. Petani tidak bisa berbuat banyak karena penanganan dengan cara lain tidak mampu mencegah cabai membusuk. Seorang petani, Dewa Made Renes, menceritakan, sebenarnya budi daya cabai di desanya tergolong bagus. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang menanam cabai untuk menambah penghasilan keluarga. Hanya, pengembangan budi daya ini tergantung dengan kondisi cuaca. Dia mencontohkan, sejak hujan turun belakangan ini, tana-
man terlalu banyak mendapat pasokan air. Akibatnya, buah menjadi mudah busuk. Selain membusuk, tanaman mudah terserang jamur dan penyakit lain. “Kalau potensi sebenarnya sangat bagus, cuma dalam musim tertentu tanaman mudah rusak karena gangguan cuaca, seperti sekarang sudah banyak yang busuk dan jamur atau penyakit lain sangat cepat berkembang biak,” katanya. Renes mengaku upaya pengendalian dengan menyemprotkan insektisida sepertinya tidak optimal. Hal ini karena dosis pemakaian insektisida otomatis bertambah, hingga modal pemeliharaan bertambah pula. Pengaruh cuaca ini membuat produksi cabia turun dibandingkan sebelumnya. Produksi yang turun belakangan mulai memicu kenaikan harga cabai di pasaran. Jika biasanya cabai paling mahal laku terjual Rp 6.000 per kilogram, namun sekarang naik menjadi Rp 44.000 tiap kilogram. Bahkan di luar Bali, cabai lombok harganya mencapai ratusan ribu per kilogram. (mud)
Bali Post/kmb38
CUACA - Petani cabai di Dusun Babakan Desa Sambangan Kecamatan Sukasada, mengeluh karena tanaman yang dibudidayakan terganggu akibat pengaruh cuaca.
JEMBRANA
12
Kamis Wage, 10 November 2016
Erosi, Jalan Subak Mertasari Nyaris Putus
Negara (Bali Post) – Warga di Lingkungan Mertasari, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana beberapa tahun terakhir dihantui kekhawatiran. Sebab, di wilayah ini kerap terjadi banjir karena dampak luapan sungai Ijogading. Tanah warga perlahan lenyap akibat erosi. Bahkan, bencana banjir yang terjadi akhir pekan lalu menyebabkan jalan Subak Mertasari nyaris putus.
Bali Post/olo
DIGELANDANG – Sejoli yang digerebek di salah satu hotel karena pesta SS diamankan polisi dan digelandang ke Polres Jembrana.
Pesta SS di Hotel, Sejoli Dibekuk
Negara (Bali Post) Pasukan Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Jembrana, Selasa (8/11) malam menggerebek salah satu kamar hotel di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara. Saat penggerebekan, sejoli berinisial Made JY (34) asal Tegalasih, Desa Batuagung, Jembrana dan D (32) asal Pasuruan, ditangkap lantaran terbukti sedang pesta narkoba jenis sabu-sabu (SS). Kasat Reskoba Polres Jembrana, AKP Gusti Komang Muliadnyana, seizin Kapolres Jembrana, Rabu (9/11) kemarin, mengatakan penangkapan ini berawal dari penyelidikan terhadap D yang selama ini menetap
di Denpasar. Disebutkan, pelaku D ini diduga kerap mengonsumsi SS. Akhirnya, polisi menerima informasi bahwa dia berada di hotel tersebut. Polisi pun melakukan penyanggongan dan pengintaian di TKP. Salah satu kamar hotel yang lokasinya paling ujung digerebek polisi. Sejoli ini diketahui sedang nyabu di kamar. Melihat polisi datang, mereka tak bisa berkutik. Mereka pun berhasil dilumpuhkan. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di sekitar tempat tidur. Di antaranya, pipet, bong dan sejumlah handphone (HP). Selain itu, di samping kasur juga ditemukan satu klip serbuk kristal bening
“Setiap air sungai meluap terjadi banjir. Banjir itu merendam hampir lima hektar sawah di sini. Termasuk rumah-rumah warga,” ujar Gede Weken (52), salah satu warga, Rabu (9/11) kemarin. Puncaknya pada Sabtu malam lalu, air meluap hingga menggenangi rumah warga setinggi betis. Akibat kejadian itu, tanggul jalan subak jebol dan menyebabkan jalan nyaris putus. Jalan tersebut merupakan akses para petani membawa hasil panen mer-
eka. Tetapi, kini jalan tanah tersebut tidak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Yang paling dikhawatirkan, lahan produktif mereka ikut lenyap karena erosi itu. Nengah Mudi Sutomo (53), krama subak yang jarak sawahnya tinggal sejengkal dengan bibir sungai mengaku pasrah dengan kondisi tersebut. Setiap air sungai meluap, lahannya yang paling pertama tergenang banjir. Saat ini lahannya juga sudah berkurang karena tergerus
erosi. “Secara lisan saya sudah sampaikan ke pengurus subak. Jalan subak juga nyaris putus akibat banjir. Kami sangat berharap ada perhatian agar tidak jadi langganan banjir,” ujar Sutomo. Lahan warga ini memang berada di belokan sungai yang rawan dihantam arus sungai. Warga sangat berharap ada pelurusan alur sungai seperti yang pernah dilakukan di utara beberapa tahun lalu. “Dulu rencananya di sini juga mau diluruskan,
malah sudah dipasang patok. Tapi sampai sekarang belum terealisasi,” tambahnya. Sekarang dampak erosi sudah meluas, bahkan hingga mengikis jalan subak yang sangat penting untuk akses akivitas petani. Begitu juga beberapa rumah warga terus tergenang ketika air sungai Ijogading meluap. Warga berharap ada solusi dan perhatian dari pemerintah sehingga sawah dan permukiman warga terlindungi. Dari pengamatan kemarin, panjang jalan yang tergerus sekitar 15 meter. Posisi tanah itu berada tepat di belokan alur sungai sehingga sering dihantam arus sungai. Menurut warga jalan tersebut tembus dari Mertasari ke Awen. (kmb26)
yang diduga SS. Dari pemeriksaan lebih lanjut, serbuk kristal tersebut dengan berat bruto 0,25 gram dan netto 0,05 gram. Tak hanya itu, hasil tes urine sejoli ini juga postif mengandung narkoba. Hasil pemeriksaan kedua pelaku, mereka rencananya akan menginap di hotel tersebut. Mereka nekat pesta SS untuk merayakan ulang tahun pelaku D. Kemudian, mereka juga mengaku baru sekali mengonsumsi SS. Meski demikian, penyidik masih terus mengembangkan kasusnya. Sebagai tindaklanjutnya, kedua pelaku akan ditentukan oleh tim assessment terpadu. (kmb26)
Bali Post/olo
NYARIS PUTUS – Sejumlah warga menunjukkan jalan Subak Mertasari yang berada di pinggir alur sungai Ijogading yang jebol dan nyaris putus. BARANG BUKTI Barang bukti judi togel yang diamankan dari tangan tersangka Made STW alias Macun.
Pengecer Togel Ditangkap Negara (Bali Post) Made STW alias Macun (47), warga Banjar Bangli, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, kini meringkuk di sel tahanan Polres Jembrana. Pria ini ditangkap pasukan Reskrim lantaran diketahui sebagai pengecer togel. Tersangka dibekuk di jalan raya jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Yehembang, Rabu (9/11) kemarin. Sebelum penangkapan, polisi menerima informasi bahwa tersangka kerap menjual nomor togel. Modusnya, lewat short massage servica (SMS). Adanya pengaduan itu, polisi melakukan penyelidikan. Tersangka pun dijadikan target operasi (TO) oleh polisi. Nah, ketika melintas di jalan raya jurusan DenpasarGilimanuk, tepatnya di Desa
Yehembang, tersangka langsung ditangkap. Dari penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 79 ribu, HP warna biru muda yang di dalamnya ada SMS pemasangan togel dan sebuah pulpen warna pink. “Tersangka saat itu ditangkap sekitar pukul 16.30 wita. Saat digeledah, ya polisi menyita barang bukti itu,” kata salah satu petugas kemarin. Hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengakui bahwa dirinya menjual togel. Namun, tersangka masih tutup mulut siapa yang menjadi pengepulnya. Artinya, kepada siapa tersangka menyetor hasil penjualan togel tersebut. Guna proses lebih lanjut, tersangka beserta barang buktinya diamankan di Polres Jembrana.
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak A Sooai, seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Sejauh ini, pihaknya masih terus mengembangkan kasusnya. Kini pelaku telah diamankan di Polres Jembrana dan dijerat dengan pasal 303 KUHP. (kmb)
Camat dan Lurah Diminta Ikut Awasi Proyek
Negara (Bali Post) – Sejumlah proyek infrastruktur, baik dari anggaran induk maupun perubahan diharapkan bisa rampung sebelum tutup akhir tahun. Pengerjaan proyek pun digenjot agar selesai tepat pada waktunya. Dari beberapa yang kini dikerjakan, ada sejumlah proyek yang hampir diserahterimakan (PHO). Untuk itu, camat selaku pemegang wilayah kecamatan diharapkan ikut mengawasi proyek-proyek sebelum hasilnya diserahterimakan. Begitu juga kepada lurah dan masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan mengingat proyek tersebut ke depannya akan lebih banyak dimanfaatkan warga. Hal ini disampaikan Bupati Jembrana, I Putu Artha, didampingi Sekretaris Dinas PU Jembrana, I Nyoman Mayun, dan Camat Jembrana, IGN Sumber Wijaya, saat meninjau salah satu proyek yakni pengerjaan ruas jalan
di Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Rabu (9/11) kemarin. Ia mengatakan pelibatan camat serta masyarakat, khususnya di sekitar lokasi proyek sangat dibutuhkan. Mengingat mereka banyak tahu tentang pelaksanaan proyek tersebut. “Kita semua ingin proyek-proyek ini tepat sasaran dan berd a m p a k j a n g ka p a n j a n g untuk masyarakat. Untuk itu mari kita saling berkoordinasi, sama-sama mengawasi pembangunan jalan ini, agar proyek jalan selesai sebagaimana mestinya dan segera bisa dimanfaatkan,” ungkap Artha. Kepada pihak kontraktor dan pengawas, Artha mengingatkan dalam proyek perbaikan jalan ini, saluran air mesti mendapat perhatian serius. Jangan sampai jalan sudah bagus tapi aliran air tidak lancar dan menggenangi jalan sehingga umur pemakaian menjadi lebih singkat. (kmb26)
Bali Post/olo
TINJAU – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama SKPD terkait saat meninjau proyek di Dauhwaru.
Kamis Wage, 10 November 2016
SOSOK TMP, Pembelajaran Strategis PERINGATAN Hari Pahlawan 10 November menjadi momen tepat untuk merenungkan perjuangan para pahlawan. Guna mengedukasi generasi muda dewasa ini, jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang di medan perang perlu direnungi. Dipandang, perlu juga tempat yang layak, seperti TMP -Taman Makam Pahlawan –-. Sayangnya, TMP ini selama bertahun-tahun belum ada di Karangasem. Kondisi demikian menjadi sorotan Ketua LVRI Karangasem, I Made Oka. LVRI Karangasem, kata dia, sudah pernah mengusulkan berulang kali kepada pemerintah daerah. Tetapi, pemerintah menilai usulan TMP tidak terlalu perlu di Karangasem. Sehingga, setiap Hari Pahlawan 10 November pemerintah daerah lebih memilih melakukan tabur bunga di Pelabuhan Tanah Ampo, Manggis, usai pelaksanaan upacara bendera di Lapangan Tanah Aron, Amlapura. “TMP itu penting, selain untuk menghargai jasa para pahlawan, juga penting mengedukasi generasi muda,” kata Made Oka asal Desa Peladung ini. Dia menegaskan, TMP yang dimaksud tak perlu harus luas sampai berhektar-hektar. Lahan sekitar 25 are pun sudah cukup. TMP itu sebagai simbol menghormatan terhadap jasa-jasa pahlawan. TMP itu bukan difungsikan para veteran yang meninggal nantinya dikubur di sana. Tetapi bisa hanya nisannya, atau nama-namanya. Sehingga tetap tercatat dalam sejarah di tempat tersebut, sebagai penghormatan sekaligus pembelajaran bagi generasi sekarang. Bila memungkinkan hal itu akan diusulkan lagi kepada pemerintah daerah. Soal di mana lokasi yang pantas, dia mengaku belum punya gambaran. Tetapi, jelasnya lokasinya tentu harus tempat yang ada kaitannya dengan sejarah perjuangan rakyat Bali, khususnya Karangasem. TMP itu strategis sebagai tempat pembelajaran generasi muda. (gik).
Bali Post/bud
ANTRE - Untuk dapat mengisi blangko foto dan bisa berfoto, para guru kelimpungan karena mereka harus berjam-jam antre dengan teman-temannya yang tumpah ruah di tempat sempit, salah satu ruang kecil di pojok halaman.
KARANGASEM
Proyek Air Telaga Waja Belum Jelas Amlapura (Bali Post) –
Proyek air bersih Telaga Waja yang menelan dana belasan miliar itu serbabelum jelas kapan proyek itu tuntas. Karena itu, hingga kini juga belum ada kepastian kapan air itu bisa dialirkan agar dapat dinikmati msyarakat Karangasem utamanya yang mengalami krisis air bersih. Akibat proyek itu belum ada kejelasannya, PDAM Karangasem akan berusaha mencari sumber air baku yang baru. Direktur PDAM Karangasem yang baru dilantik, I Gusti Made Singarsi, S.H., mengatakan hal itu, Rabu (9/11) kemarin. Pria yang berasal dari Subagan itu mengatakan sumber air baku baru, merupakan satu-satunya pilihan dalam hal memenuhi layanan air bersih PDAM agar merata untuk masyarakat Karangasem. Selama ini, pasokan air kerap dikeluhkan oleh pelanggan. Banyak pelanggan komplin lantaran airnya sering mati. Ada juga airnya
mengucur secara bergiliran. Semua masalah itu terjadi, lantaran PDAM Karangasem masih kekurangan air baku. Pelanggan air PDAM di bumi tandus itu mencapai 30 ribu lebih, sementara air baku hanya cukup untuk 24 ribu sambungan. ‘’Di Karangasem juga masih cukup banyak sumber air bakunya. Seperti di Pekarangan Manggis, ada
PUNCAK HUT ke33 SMAN 2 Amlapura (Smandapura) dilangsungkan secara meriah, di aula sekolah itu di Paye, Amlapura, Rabu (9/11) kemarin. Istimewanya, 890 siswa setempat, puluhan siswa SMP penerima hadiah lomba, pengurus komite dan pejabat Disdikpora Karangasem hadir. Potong tumpeng HUT ke33 itu dilakukan Kepala Sekolah Drs. Nengah Miyasa, M.Pd. Potongan puncak tumpeng itu diserahkan kepada Sekdis Dikpora Gede Basma serta Ketua Komite A.A. Putran, dan undangan pejabat lainnya. HUT dimeriahkan hiburan berbagai tari Bali, regu nyanyi ‘’Gita Bahana Widyaloka Choir’’ Kangguru Band, band siswa setempat dan pergelaran sendratari siswa dan sekaa gong setempat berjudul ’’ Ekalawya’’ yang memukau.
Ketua Panitia HUT Drs. I W. Sudiarta, M.Fis. melaporkan berbagai kegiatan digelar baik intern maupun ekstern terkait HUT ini antara lain jalan santai, ngaturang ayah ke Pura Penataran Pucak Gunung Kembar Kenusut dan bakti sosial donor darah diikuti 82 orang pendonor. Selain itu, digelar lomba lima jenis mata pelajaran siswa SMP se-Karangasem dari 28 SMP dengan 498 peserta. Pada kompetisi futsal Smandapura Cup, tim Smandapura tampil sebagai juara pertama. Sedangkan juara II dan III masing-masing tim MAN Amlapura dan regu SMAN 1 Kubu. ‘’Selain dalam rangka HUT ke-33, juga memeriahkan bulan bahasa,’’ ujar Sudiarta. Kasek Drs. Nengah Miyasa, M.Pd. menyampaikan, tema HUT tahun ini menekankan pada ‘’Integritas dan
karakter menuju Indonesia Emas’’. Jujur, integritas dan berkarakter adalah kata kunci dalam rangka revolusi mental. Menurutnya, tak cukup hanya mengejar prestasi. Tetapi integritas, penting dalam kaitan menyadari jati diri. Sebagai kado HUT ke33 sekolah itu, dalam empat bulan ini siswa dan guru mencatatkan prestasi luar biasa yakni menyumbangkan 39 prestasi, skala kabupaten, provinsi, dan nasional. ‘’Terbanyak yakni 29 prestasi setelah juara di tingkat Provinsi Bali. Sebentar lagi siswa kita ke Jakarta mewakili Bali pada ajang lomba kuis Kihajar (Kita Harus Belajar). Kita dorong agar anak-anak berhasil meraih yang terbaik untuk Bali,’’ terangnya. Pria yang berasal dari Pesedahan, Manggis itu menambahkan sampai tahun ini, rata-rata prestasi
HUT KE-33 SMAN 2 - Kepala SMAN 2 Drs. Nengah Miyasa, M.Pd. potong tumpeng HUT ke-33 Smandapura. siswanya sangat membanggakan. Rata–rata sepuluh prestasi per bulan. Dengan pembinaan lebih intensif
dan kerja tekun, ditargetkan tahun berikutnya bisa 12 per bulan atau setahun lebih dari seratus prestasi. (ad605)
Kadek Ayu Candra Dewi
Juara Bahasa Inggris, Ingin Jadi Dokter KADEK Ayu Candra Dewi, salah satu dari 14 siswa SMPN 2 Amlapura yang tampil sebagai juara mata pelajaran pada lomba yang digelar SMAN 2 Amlapura di sekolah tersebut beberapa hari lalu. Candra Dewi siswi kelas IX/I itu merebut gelar juara pertama pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Akan tetapi, dia malah bercita-cita menjadi dokter. Baginya menjadi dokter itu sangat mengasyikkan, karena bisa menolong orang. Candra Dewi adalah putri pasangan Nengah Sumardi, S.E., M.Si. (Ketua DPRD Karangasem) - Putu Sri Ariyani Dewi. Ketika, menerima sertifikat juara dan piala diserahkan Kepala SMAN 2 Amlapura, Dewi tersenyum sumrigah pada puncak HUT ke-33 SMAN favorit itu. Selama ini, ia mengaku jarang mengikuti lomba. Lomba mata pelajaran Bahasa Inggris ini yang pertama diikuti. Hebatnya meski tidak
Demo 411 dan Sidang Interpol Kadek Ayu Candra Dewi
punya pengalaman lomba Bahasa Inggris, justru Candra Dewi-lah tampil sebagai juara pertamanya. Tercatat, Dewi menyisihkan puluhan peserta lainnya dari 28 SMP/ MTs se-Karangasem. Gadis berkacamata ini mengaku bisa juara selain tekun belajar di rumah didampingi orangtuanya, dirinya juga les selain bimbingan langsung para guru di sekolahnya. Karena ketekunannya, juga membuat Dewi di kelas IX/I berada di posisi ketiga. Dia juga tercatat menduduki ranking empat umum di kelas IX. Dengan juara I mata pelajaran di SMAN 2 ini kalau peraturan tak berubah, dia nantinya sudah pasti mendapat tiket, langsung diterima tanpa ujian di sekolah favorit SMAN 2 ini. Kepala SMPN 2 Amlapura, Drs. I Wayan Gede Suastika, M.Si. berharap Candra Dewi dan 13 rekannya yang juara mata pelajaran di SMAN 2 tahun ini terus mengasah dirinya menjadi lebih baik
lagi. Tak boleh lengah, tetapi harus terus memacu diri sehingga terus mampu meningkatkan prestasi. Harapannya, apa yang dicita-citakan bisa tercapai. Kata Suastika, dari 30 peringkat juara pada lomba lima mata pelajaran di SMAN 2 itu, 14 peringkat disabet SMPN 2 Amlapura, sebagaimana diberitakan sebelumnya. ‘’Saya bangga dengan anak-anak kami yang tekun, disiplin, sopan dan beretika serta cerdas. Semoga karakter yang baik itu diikuti siswa lainnya,’’ harapnya. Sementara, Nengah Sumardi mengatakan, pihaknya memang sangat men-support putra-putrinya dalam belajar apa saja lebih-lebih Bahasa Inggris. Kadek Candra Dewi cukup menonjol pada pelajaran Bahasa Inggris. Sementara, putra sulungnya Gede Ngurah Adi Candra, kini kelas XII di SMAN 2 Amlapura. ‘’Kakaknya juga lumayan peringkatnya di kelas,’’ ujar Sumardi. (ad606)
Moralitas Pemuda Merosot
Keutuhan NKRI Mengkhawatirkan Persoalan pemuda belakangan makin sangat kompleks. Dari mulai seks bebas, narkoba, tawuran dan terakhir yang lagi marak geng motor yang meresahkan. Action pemuda yang kontra produktif makin sering saja terdengar bahkan di ruang-ruang publik. Kenyataan itu memperlihatkan moralitas pemuda semakin merosot saja. Perlu resep dan formulasi jitu sebagai problem solving itu. Jadi, dalam situasi emergency seperti ini, bagaimanakah solusi efektif untuk mengatasi persoalan anak bangsa tersebut?
Penggeledahan di Padangbai.
Karangasem dan sempat sekitar tiga bulan menjabat Plt. Direktur. Tercatat kursi Direktur PDAM Karangasem sempat lama lowong dan jabatan diserahkan kepada plt. pascadirektur sebelumnya Gede T. Baktiyasa menjadi tersangka dan ditahan pihak Kejari Karangasem. Baktiyasa lantas mengundurkan diri. Kini, Baktiyasa masih dalam proses sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar. Dia dituntut tujuh tahun penjara, ditengarai menyalahgunakan wewenang yakni memeras, meminta uang Rp 30 juta sampai Rp 35 juta untuk meloloskan empat karyawan kontrak menjadi karyawan tetap PDAM setempat. (013)
Kadonya, Empat Bulan 39 Prestasi
Amlapura (Bali Post) – Ribuan guru SD se-Karangasem, Rabu (9/11) kemarin, kelimpungan karena berjam-jam harus antre. Sayangnya, mereka mengantre di bawah terik matahari yang menyengat kulit, menunggu giliran mendapatkan blangko. Blangko isian itu penting bagi mereka untuk mendapat kesempatan difoto. Foto itu, nantinya sebagai syarat administrasi mendapat kartu pengenal guru sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebutan ASN bagi Pegawai Negeri Sipil merupakan regulasi baru yang berlaku sekarang ini. Saking banyaknya guru yang datang ke tempat pelayanan, maka satu bangunan kecil di pojok halaman disesaki para guru. Areal parkir di tempat pelayanan itu juga penuh. Sejumlah guru mengeluh karena mereka datang dari jauh dan harus berjubel di sana. Ada guru yang sudah tua. Bahkan mengenakan dua tongkat ikut antre untuk mendapatkan giliran. Mereka bertanya kenapa tidak dipanggil per desa atau kecamatan saja sehingga memudahkan dalam mengurus, tidak seperti ini berjubel dan harus antre sangat lama. ‘’Kami terpaksa meninggalkan murid. Mereka tak dapat pelajaran karena bapak/ibu gurunya mapotrek,’’ ujar seorang guru. (bud)
Amlapura (Bali Post) – Pelabuhan Padangbai dijaga ketat 24 jam. Penjagaan melibatkan polisi Brimob dan tim satwa K2 Anjing pelacak. Barang-barang bawaan penumpang yang turun dari kapal di pelabuhan pintu masuk Bali Timur itu juga digeledah. Hal itu disampaikan Kabap Ops Polres Karangasem Kompol Wayan Sudita dan Kapolsek KP3 Laut Padangbai Kompol Gede Wali, S.H., Rabu (9/11) kemarin di Padangbai. Dari pantauan di lapangan, penjagaan ketat dilakukan bukan saja di Pelabuhan Padangbai, juga di sejumlah pelabuhan rakyat atau pelabuhan tikus di pantai Karangasem. Penjagaan itu selain terkait sidang Interpol di Nusa Dua, juga pascademo 4 November lalu. Para peserta demo dari NTB dan sekitarnya yang lewat Padangbai langsung diperiksa. Target operasi seperti bahan peledak, senpi, sajam, atau narkoba. Sejauh ini, kata Gede Wali asal Kubu itu, belum ada temuan. Gede Wali juga sudah menekankan aparatnya menghindari pungutan liar. Barang bawaan penumpang dan ABK digeledah satu per satu. Petugas juga menggunakan metal detector. ‘’Kami dibantu Brimobda Bali sebanyak 15 personel untuk dua shift jaga sehari. Mereka dilengkapi senjata SS1 standar Brimob. Sementara kekuatan petugas pemeriksaan 59 orang,’’ kata Gede Wali. (013)
mata air besar. Sumber air di sana baru dipakai delapan jam sehari,’’ katanya. Pasokan di Kubu yang kerap dikeluhkan terutama karena air sumur menyusut bahkan kering pada musim kemarau akan dijajaki sumur bor yang sudah ada. Mata air Telaga Tista, Desa Jungutan, Bebandem juga akan dijajakinya, dengan mendekati pihak
subak setempat. ‘’Di Tumbu juga ada sumur bor. Sumur bor itu untuk bantuan kepada petani subak setempat. Pihak subak tidak memanfaatkan air sumur bor itu lantaran biaya memompa dan nyedot air ke atas besar. Karena itu, petani tak sanggup. Pihak subak sudah merelakan air sumur itu dimanfaatkan PDAM, toh air itu juga untuk warga,’’ katanya. Perjalanan Singarsi menduduki kursi Direktur PDAM cukup berat. Beberapa tes harus dia lewati termasuk mengalahkan satu-satunya pesaingnya yakni IGL Oka asal Sibetan yang kini Kepala Unit PDAM Kecamatan
Puncak HUT Ke-33 Smandapura
Ribuan Guru Kelimpungan
Di Padangbai, Pemeriksaan 24 Jam
13
JIKA berwacana agak keras soal di atas, sepertinya, bangsa Indonesia tak lagi punya “pundak” kuat, untuk mempertahankan NKRI dari rongrongan berbagai ancaman termasuk kenakalan remaja, pemuda yang sudah kebablasan. Masa depan suatu bangsa mutlak tergantung pada kualitas generasi mudanya. Hal itu mengemuka pada sarasehan memperingati Hari Pahlawan 10 November di Dinas Komunikasi dan Informatika Karangasem, Rabu (9/11) kemarin. Kapten Inf. Bambang Subagio, pembicara dari Kodim 1623/Karangasem ini, mengatakan merosotnya moralitas pemuda sudah semakin mengkhawatirkan. Ini membuat peluang maju Bangsa Indonesia jadi tersumbat. “Jangan sampai bangsa kita hancur, hanya karena masalah moralitas,” kata Bambang Subagio, pejabat Pasiter Kodim 1623/ Karangasem ini. Dalam situasi generasi muda seperti ini, pendidikan sejak dini di lingkungan keluarga menjadi paling menentukan. Sedikit saja anak salah pergaulan, maka masa depannya juga ikut hancur. Setiap anak sekarang ini butuh pengawasan ekstra ketat dari kedua orangtuanya. Se-
lain itu, program Bela Negara dari TNI juga penting untuk memberikan penajaman perihal simbol-simbol negara dan dasar-dasar sikap untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. Ketua MPI KNPI Karangasem Nyoman Celos menegaskan, membangun kembali peran generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI, perlu adanya penyamaan persepsi, sama-sama peduli dan memperjuangakan dengan cara kekinian. Saat ini, isu SARA masih menjadi ancaman. Hal itu otomatis bisa memecah belah NKRI. Karena itu, dia ingin pemuda membangun sikap-sikap toleran sejak dini. Bukan terkelompok-kelompok, membentuk pendidikan sesuai agama tertentu. “Mohon maaf ya, saya paling tidak setuju ada sekolah eksklusif. Ada satu sekolah isinya siswa Hindu semua, atau Islam semua dan lainnya. Kalau begini terus, kapan mereka terbiasa menghadapi perbedaan,’’ katanya. Pemuda adalah masa depan bangsa. Tetapi realitasnya, masih jauh dari harapan para pejuang kemerdekaan. Karena itu, penting sekali komitmen pemuda mewujudkan cita-cita para pejuang bangsa yang telah gugur di
Bali Post/gik
SARASEHAN - Kapten Inf. Bambang Subagio saat berbicara di hadapan puluhan siswa dalam sarasehan. medan pertempuran. Pemuda harus bangkit, karena masa depan bangsa akan selalu berada di pundak para pemuda. “Anak cucumu mencatat dalam sejarah, antara jadi penjahat, pejuang atau menjadi harapan bangsa,” kata Ketua KNPI Karangasem dua periode ini, sejak tahun 20062009, 2009-2012 ini. Sarasehan ini disiarkan langsung Radio SWiB FM (Kelompok Media Bali Post). Para peserta memiliki wawasan baru. Mereka mera-
sakan komitmen ideal sebagai pemuda semakin terbuka. Karena itu, sejumlah peserta juga tak enggan bertanya langsung saat ada hal yang kurang jelas. Moderator Komang Pasek Antara, berharap momen Hari Pahlawan 10 November ini menjadi awal kebangkitan para pemuda di Karangasem, untuk terus berkarya menciptakan perbaikan-perbaikan di segala bidang. Sesuai topik sarasehan, bersatunya pemuda akan memperkokoh NKRI dari rongrongan apa pun. (gik)
TABANAN
14
Jalan Penghubung di Penebel Tergerus
Tabanan (Bali Post) –
Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tabanan. Jika Sabtu (5/11) lalu menimpa Kecamatan Kediri tepatnya senderan Pura Tangkas Kori Agung di Banjar Pangkung, Desa Pandak Gede, Rabu (9/11) kemarin, longsor terjadi di Banjar Sunantaya, Desa Penebel, Kecamatan Penebel. Danramil Penebel Kapten Infantri Eko Budi Bakti menginformasikan, bencana longsor terjadi di Sungai Yeh Sipuh sepanjang 10 meter dengan kedalaman 20
meter sekitar pukul 15.00 Wita. Akibatnya, setengah badan jalan penghubung Desa Penebel dengan Desa Biaung tergerus. “Kendaraan jenis mobil tidak bisa
Bali Post/ist
LOKASI - Danramil dan pihak kepolisian Penebel serta sejumlah petugas melihat lokasi longsor di Desa Penebel, Rabu (9/11) kemarin.
lewat karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan. Tanah di sana sangat labil, apalagi hujan sempat mengguyur Penebel,” ujarnya. Sejumlah petugas terpaksa menggunakan sepeda motor untuk sampai di wilayah tersebut. Itu pun harus waspada dan berhatihati. “Hanya sepeda motor yang bisa melintas,” kata Danramil Penebel. Sejumlah petugas dari unsur PU, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Tabanan telah memasang rambu-rambu pengaman di lokasi, agar tidak sampai menimbulkan korban jiwa. “Sampai saat ini aparat terkait, jajaran TNI dan Polri masih memantau dan berjaga di lokasi kejadian,’’ ungkap Eko Budi Bakti.
Pada hari yang sama terjadi pohon tumbang di Pura Subak Batur Ibu, Banjar Anggasari Kaja, Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan. Dari informasi yang dihimpun, hujan lebat dan angin kencang sekitar pukul 13.00 Wita yang menyebabkan robohnya pohon angih yang tumbuh di areal pura. Akibatnya, sejumlah palinggih rusak seperti Palinggih Ida Ayu Manik Cengkeh, Palinggih Ida Ayu Manik, Persimpangan Ida Batara Sangkara dan bangunan/ piasan tempat aturan. Men Tawan (60), warga yang hendak ke kebun, melihat kejadian tersebut pertama kali. Ia kemudian mencari Jero Mangku yang menghubungi bendesa adat. Warga bersama jaga baya langsung membersihan pohon dan ranting yang menimpa palinggih. Kerugian diperkirakan Rp 100 juta. (kmb28)
Kamis Wage, 10 November 2016
Warung Global
Korupsi Perizinan Terjadi di Mana-mana
KORUPSI terjadi di mana-mana karena kurangnya keteladanan dari atas. Sridham di Mengwi menyatakan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Praktik Korupsi Perizinan Kapal di Benoa’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (9/11) kemarin. Menurut Arya di Denpasar, banyak ketidaklayakan terjadi di sektor kelautan kita mulai dari syahbandar sampai dermaga, kondisi perairan yang tidak layak dan sebagainya. Ini menimbulkan kerancuan, namun kita tidak bisa menyalahkan pihak lain. Pembenahan di sektor perizinan belum ideal, sehingga masih carut marut. Berbicara soal praktik korupsi, menurut Gung Derah di Denpasar jangan terlalu banyak omong. Aturan sudah jelas, apa lagi yang ditunggu, langsung saja dieksekusi di tempat. Selama ini sanksi kurang tegas, sehingga ko-
rupsi merajalela di mana-mana. Jika semua menjalankan birokrasi dengan teratur dan tertib, Nyoman Mastra yakin dan menjamin tidak akan ada korupsi dan sebagainya. Apalagi sudah ada Perpres Sapu Bersih (Saber) Pungli, tinggal dijalankan saja dengan tegas. Melihat fakta di lapangan, Sugik di Mambal menyampaikan bahwa di sektor perizinan memang sangat rawan terjadi tindak korupsi. Selama sanksinya belum diberlakukan dengan serius dan tegas, korupsi perizinan akan terus terjadi dan ujung-ujungnya yang rugi adalah
rakyat kecil. Praktik korupsi yang sudah terbukti dalam inspeksi mendadak, lanjut Agung Adnyana di Sanur, mesti diselesaikan di tempat dalam waktu 24 jam untuk menutup peluang negosiasi lagi. Gusar juga setuju, jika ingin berubah ke yang lebih baik memang harus dibersihkan dan dibongkar semua. Kalau ada keberanian dan kemauan pasti bisa. Sebagai nelayan, Ketut Sadam di Tabanan sangat menyayangkan pernyataan Menteri KKP. Ia yang tahu persis bagaimana kehidupan nelayan di tengah laut sampai berbulan-bulan, minta Ibu Susi menanyakan langsung ke nelayan yang bersangkutan. Jika tidak benar, pembohongan publik namanya. Menyoal transipment, cek dulu kebenarannya. Telusuri apa sebenarnya yang terjadi dan apa yang menyebabkan carut marut perizinan perkapalan. (sikha)
15
Kamis Wage, 10 November 2016
Sembuhkan Luka Lama Belo Horizonte -
Timnas Brazil kembali ke lokasi pembantaian dua tahun lalu Belo Horizonte saat tim Samba menjamu Argentina pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018, Jumat (11/11). Tujuh pemain dalam skuad timnas kali ini adalah anggota tim Piala Dunia lalu yang kini dalam kondisi berbeda. Mereka dalam misi menyembuhkan luka lama. Bali Post/rtr
Penyerang Real Madrid Gareth Bale.
Bale Pemain Terbaik Wales
Wales Penyerang Real Madrid Gareth Bale dinobatkan sebagai Pemain Tetbaik Wales 2016 oleh Asosiasi Sepak Bola Wales, Rabu (9/11) kemarin. Penghargaan tersebut merupakan keempat secara beruntun dan keenam dalam tujuh tahun terakhir. Pemain beruia 27 tahun, menjadi sumber kekuatan Wales saat melaju hingga mencapai semifinal Piala Eropa musim panas lalu. Di babak penyisihan grup ia menghasilkan tiga gol dan dan memerlukan tiga gol lagi untuk menyamai rekor nasional Ian Rush dengan 28 gol. Musim ini juga menjadi kesuksesan mantan pemain Tottenham Hotspur itu. Real juga diantarnya meraih gelar juara Liga Champions untuk ke-11 kalinya. Penghargaan yang luar biasa besar, diberi predikat @FAWales Player of the Year, pesan Bale yang diunggah di Twitter-nya. ‘’Terima kasih yang besar pada rekan-rekan tim, staf dan fans.’’ ManaJer Chris Coleman berhak atas trofi FAW Special Award pada acara yang digelar di Vale of Glamorgan, Wales Selatan. (kmb39/afp)
Estadio Mineirao yang berkapasitas 61.800 penonton, menjadi saksi hancurnya nama besar Brazil di kancah Piala Dunia 2014. Minus Neymar yang cedera, Brazil dipermalukan Brazil 1-7 di stadion tersebut di babak semifinal Piala Dunia. Kekalahan tersebut diklaim lebih menyakitkan dibandingkan Tragedi Maracana kala Brazil dikalahkan Uruguay di final Piala Dunia 1950. Sejak kekakalahan atas Jerman itu, Brazil membuat banyak perubahan. Dua tahun kemudian tim ini memperlihatkan pemulihannya yang gemilang. Bahkan Tite yang menggantikan pelatih Dunga, telah siap menghadapi pertemuan ke-107 dengan rival terberatnya di Amerika Selatan itu. Dunga meninggalkan posnya setelah Brazil tersingkir di putaran pertama Copa America Centenario di AS, Juni lalu. Tite yang mantan pelatih klub Corinthians, menjanjikan kebangkitan kembali tim berujuluk Selecao itu dengan jogo bonito-nya. Kepemimpinannya menghasilkan kemenangan 3-0 atas tuan rumah Ekuador, September lalu. Kemenangan ini menjadi yang pertama sepanjang sejarah bagi Brazil. Kemenangan kedua Tite didapat kala Brazil menekuk Kolombia 2-1 dan ketiga kala meghancurkan Bolivia 5-0. Kemenangan keempat yakni melawan Venezuela, Oktober lalu, mengatrol Brazil menuju puncak klasemen sementara dengan perolehan 21 poin dari 10 pertandingan. ‘’Saya mencoba tidak terlalu banyak berpikir soal sejarah. Saya hanya berusaha fokus pada strategi bertanding saja,’’ ungkap Tite yang timnya bresaing dengan 9 negara lainnya di wilayah Amerika Selatan.
Bali Post/rtr
Manajer Wales Chris Coleman.
Wales Dihantui Kekalahan 2012
Strategi Tite utamanya dalam membekukan pergerakan Messi. Penyerang Barcelona itu kembali ke timnas setelah tiga bulan menjalani absen di tiga pertandingan sebelumnya karena cedera kaki. Tostao, mantan pemain timnas Brazil di Piala Dunia 1970, menyebutkan bahwa kemenangan atas Argentina nanti akan membantu negara Brazil menyembuhkan trauma kegagalan pada Piala Dunia 2014. ‘’Kemenangan itu akan menjadi simbol besar akhir dari depresi, duka cita, meski bukan menghadapi Jerman,’’ kata peria berusia 69 tahun itu dalam sebuah kolom opini di media Brazil. Brazil menemukan permainan terbauiknya di lapangan lewat aksi Neymar pada kemenangan melawan Bolivia bulan lalu. Duet Liverpool Philippe Coutinho dan Roberto Firmino pun menemukan penampilan terbaiknya lewat strategi yang diterapkan Tite. Penyerang muda Gabriel Jesus yang bakal merapat ke Manchester City, pun berhasil mencetak tiga gol dalam empat pertandingan di bawah kendali Tite. Saat Brazil menemukan ritmenya, sebaliknya Argentina menelan sejumlah kegagalan di pertandingan terakhir. Minus Messi, Argentina menghasilkan dua kali seri dan sekali kalah. Albiceleste melorot ke posisi ke-6 menyusul keputusan FIFA memberi kemenangan 3-0 pada Chile setelah Bolivia menurunkan pemain yang ilegal. Chile menyodok ke posisi ke-5 yang menggeser Argentina turun satu peringkat. Untungnya Tim Tango kembali diperkuat Messi. Bintang Barcelona itu tiba di Belo Horizonte dengan menggunakan pesawat pribadi dari Spanyol untuk bergabung dengan rekan setimnya. (kmb39/rtr)
Cardiff Pelatih timnas Wales Chris Coleman masih dihantui oleh kenangan pahit pada 2012 dengan kekalahan 1-6 mereka di tangan Serbia. Wales bersiap menghadapi lawan yang sama pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 di Cardiff, akhir pekan ini. Semifinalis Piala Eropa 2016 Wales mengoleksi lima angka di Grup D, dan tertinggal dari Serbia dan Irlandia, yang masingmasing mengoleksi tujuh angka setelah tiga pertandingan. ‘’Sejujurnya, itu masih menghantui saya,’’ kata Coleman, Rabu (9/11) kemarin. ‘’Tidak ada yang lebih buruk daripada ketika Anda merasa mengecewakan negara Anda dan saya melakukannya dengan cara yang besar.’’ Wales tidak pernah mengalahkan Serbia, dan Coleman, yang tidak akan diperkuat bek Ben Davies dan James Collins, memperingatkan bahwa timnya akan harus mengandalkan gaya permainannya sendiri untuk mendapatkan kemenangan. ‘’Serbia adalah tim menyerang yang sangat agresif, mereka mengambil kesempatan-kesempatan,’’ tambah mereka. Austria tertinggal satu angka dari Wales, diikuti oleh Georgia dan Moldova. Para juara grup dari masing-masing grup lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia, sedangkan delapan runner up terbaik melaju ke putaran playoff. (rtr/ant)
Penampilan Son Menurun
Bali Post/ap
NBA - Pemain Atlanta Hawks Dwight Howard (kiri) berebut bola dengan rivalnya dari Cleveland Cavaliers Tristan Thompson.
Hawks Akhiri Kekalahan atas Cavs
Cleveland Atlanta Hawks memberi kekalahan perdana pada juara bertahan Cleveland Cavaliers 110106 pada pertandingan kompetisi NBA, Rabu (9/11) kemarin. Kemenangan ini mengakhiri serangkaian kekalahan dalam dua musim terakhir di kandang Cavs. Hawks menelan 11 kekalahan beruntun setiap kali melawat ke Cleveland. Namun kemarin Dwight Howard dkk. tampil cemerlang dan merontokan tim terakhir yang tak terkalahkan di awal musim ini Cavs dengan keunggulan empat poin saja. Rekor menang-kalah Cavs pun terkoreksi menjadi 6-1. ‘’Kami capek terus-menerus disingkirkan Cleveland dan kami ingin mengalahkan priapria ini,’’ tegas Howard. Mimpi kemenangan Hawks terwujud setelah pelatih Mike Budenholzer menambahkan Howard dalam susunan pemain pembuka timnya. Kehadiran pemain bertubuh jangkung itu mampu mengimbangi permainan tuan rumah yang cenederung mendominasi. ‘’Mereka tim yang istimewa dan sepanjang dua musim di sini, mereka mengalahkan kami,’’ tegas forward Hawks Kent Bazemore. Musim panas lalu, Cavs menghancurkan Hawks di semifinal Wilayah Timur. Kala itu Cavs diuntungkan dengan senjata lemparan tiga angka dan rata-rata menang dengan keunggulan 12,5 poin. Total Cavs memenangkan 78 pertandingan selama dua musim terakhir. Pada pertandingan kemarin Howard menutup pertandingan dengan menghasilkan 17 rebound. Dennis Schroder 28 poin, Bazemore 25 poin dan Paul Millsap 21 poin untuk Hawks yang tampil memukau di depan 20.500 penonton di Quicken Loans. Tuan rumah mendapatkan angka dari Kyrie Irving dengan 29 poin, LeBron James 23 poin, 9 rebound dan 5 assist serta Kevin Love Love 24 poin dan 12 rebound. Di Memphis, Marc Gasol melepaskan tembakan tepat bel akhir pertandingan berbunyi saat Grizzlies mengalahkan Denver Nuggets 108-107. Di New York, Brook Lopez menghasilkan 26 poin dan Brooklyn Nets menang 119-100 atas Minnesota Timberwolves. (kmb39/rtr/afp)
Seoul Son Heung Min mengaku mengalami kesulitan untuk mempertahankan penampilan yang membuat dirinya sempat dinobatkan menjadi Pemain Terbaik Liga Inggris pada September. Penyerang Tottenham Hotspur itu mengatakan kekuatan mentalnya akan menjadi kunci pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 antara Korea Selatan (Korsel) melawan Uzbekistan. Korsel akan menjamu Kanada pada pertandingan persahabatan di Cheonan pada Jumat (11/11), sebelum kemudian berhadapan dengan Uzbekistan empat hari kemudian di Seoul. Korsel saat ini menghuni peringkat ketiga di grup dengan koleksi tujuh angka dari empat pertandingan di grup kualifikasi akhir zona Asia untuk Piala Dunia 2018. Iran memuncaki klasemen grup dengan sepuluh angka, sedangkan Uzbekistan tertinggal satu angka di belakang. ‘’Memang benar bahwa saya sedang mengalami kesulitan setelah memenangi penghargaan karena cedera pergelangan kaki,’’ kata Son, yang mencetak 17 gol dari 51 pertandingan untuk
Korsel, kepada pewarta sebelum latihan timnas di Stadion Piala Dunia Seoul, Selasa (8/11). ‘’Namun itu bukan hanya saya; seluruh tim sedang menjalani waktu yang sulit. Bersama tim nasional, pola pikir kuat Anda bernilai lebih daripada penampilan. Saya datang kemari untuk menang,’’ tambahnya. Son telah menjalani tujuh pertandingan tanpa mencetak gol di Inggris dan kemerosotan pemain 24 tahun berbarengan dengan menurunnya penampilan Tottenham. Klub London Utara itu saat ini menjalani laju tujuh pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi. ‘’Kami tahu betapa pentingnya pertandingan (melawan Uzbekistan) ini,’’ tuturnya. ‘’Uzbekistan merupakan tim yang bagus dan itulah mengapa kami berada di peringkat kedua.’’ ‘’Tidak ada lawan-lawan yang mudah di putaran final, maka kami akan menjalani pertandingan sulit melawan Uzbekistan,’’ tuturnya. ‘’Kami tahu kami dapat meraih posisi yang lebih baik dengan kemenangan, maka kami akan melakukan persiapan dengan baik.’’ (kmb39/rtr/ant)
TATO - Bintang Argentina Lionel Messi saat latihan di Vespasiano, Brazil, Rabu (9/11) kemarin. Messi tampil dengan tato baru di kaki kirinya.
Bali Post/rtr
Penyerang veteran Paraguay Roque Santa Cruz.
Santa Cruz Pensiun dari Laga Internasional
Bali Post/rtr
Bali Post/rtr
FREESTYLE - Pesepakbola freestyle Melody Donchet mempertontonkan kebolehannya di kejuaraan Red Bull Street Style di London, Rabu (9/11) kemarin. Melody dinyatakan sebagai pemenang di kategori putri.
Asuncion Penyerang Paraguay Roque Santa Cruz, Rabu (9/11) kemarin mengumumkan akan pensiun dari sepak bola internasional setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Peru dan Bolivia. Usai tampil di tiga Piala Dunia, keputusannya pensiun sekarang ini dinilai tepat. Pemain 35 tahun itu, yang kembali ke klub tempat ia memulai kariernya Olimpia, dimasukkan dalam skuad pelatih Francisco Arce untuk dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Peru di Asuncion pada Jumat (11/11) dan pertandingan tandang di markas Bolivia di La Paz pada Rabu mendatang mendatang. ‘’Dengan pemanggilan ini, saya mengakhiri masa bakti saya di tim nasional,’’ kata Santa Cruz setelah latihan tim, Rabu (9/11) kemarin. ‘’Ini adalah keputusan yang sulit diambil namun harus diambil pada suatu waktu. Menurut saya inilah saatnya untuk hanya mendedikasikan diri saya kepada klub saya,’’ kata Santa Cruz, pencetak gol terbanyak Paraguay dengan 32 gol dari 111 penampilannya bersama timnas. ‘’Saya senang dapat pensiun saat saya merasa saya masih cukup bagus untuk bermain,’’ tambah Santa Cruz, yang telah bermain untuk sejumlah klub termasuk Bayern Munich, Manchester City, Blackburn Rovers, Real Betis, Malaga, dan Cruz Azul. Ia mengatakan dirinya akan gembira untuk dapat bermain pada dua pertandingan kualifikasi namun keputusan akhir diserahkan kepada Arce, yang merupakan rekannya di timnas pada Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan. ‘’Kami merupakan sosok yang matang dan profesional dan mengerti bahwa kebutuhan sepak bola (lebih penting) dibandingkan saya akan memainkan pertandingan terakhir saya atau tidak,’’ kata Santa Cruz. Paraguay, yang gagal mencapai putaran final Piala Dunia 2014 di Brazil, menduduki peringkat ketujuh di grup Amerika Selatan yang berisi sepuluh negara dengan koleksi 15 angka dari sepuluh pertandingan. Paraguay tertinggal enam angka dari pemuncak klasemen Brazil. Empat tim teratas lolos ke putaran final di Rusia, sedangkan tim peringkat kelima akan memainkan pertandingan playoff antarbenua. (kmb39/afp/ant)
OLAHRAGA
16
Kamis Wage, 10 November 2016
Pemilihan Ketum PSSI Dilakukan Secara Terbuka Jakarta (Bali Post) -
Bali Post/ant
DUKUNGAN - Sejumlah polisi berjaga saat rombongan pendukung Persebaya Surabaya berangkat ke Jakarta naik kereta api di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/11). Keberangkatan mereka untuk mendukung Persebaya Surabaya menjadi salah satu voters pada Kongres PSSI, 10 November mendatang di Jakarta.
Agenda Ketujuh : Pemutihan Persebaya
Jakarta (Bali Post) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Azwan Karim mengatakan pemutihan status tim yang di dalamnya termasuk Persebaya Surabaya dipastikan menjadi satu dari 19 agenda yang akan dijalankan pada Kongres PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (10/11) ini. ‘’Memang benar. Pemutihan status tim masuk agenda ketujuh. Sebenarnya tidak hanya tim, namun juga pengurus, wasit maupun pihak-pihak yang sebelumnya mendapatkan sanksi,’’ kata Azwan Karim usai pertemuan dengan perwakilan Bonek di Stasiun Senen, Jakarta, Rabu (9/11) kemarin. Dengan masuk agenda, katanya, terkait dengan Persebaya pasti akan dibahas pada kongres. Bahkan pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan pemilik suara PSSI. Dan hingga saat ini tidak ada kendala yang berarti atau tinggal menunggu pengesahan di kongres besok, Kamis (10/11). Kongres pertama PSSI di era kepengurusan saat ini, katanya, dipastikan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Agenda yang akan dilakukan sudah jelas dan semuanya telah dibagikan ke pemilik suara PSSI. Apalagi kongres ini juga untuk melakukan pemilihan kepenguruan baru. Dalam agenda yang telah ada, Azwan menjelaskan, tidak hanya pemutihan tim saja, namun juga akan ada penerimaan anggota baru. Agenda tersebut akan dilakukan sebelum proses pemilihan kepengurusan baru dilakukan. ‘’Agenda satu hingga 16 pelaksanaannya dipimpin oleh Komite Eksekutif (EXCO) sekarang. Untuk agenda 17 yaitu pemilihan akan dipimpin oleh Komite Pemilihan yang di ketuai Pak Agum Gumelar. Setelah itu, pimpinan sidang dikembalikan ke EXCO kembali sebelum diserahkan ke EXCO yang baru,’’ ucapnya menambahkan. Apa yang dikatakan Sekjen PSSI dipertegas oleh anggota EXCO Tony Aprilani. Menurutnya, terkait dengan pemutihan tim sudah berjalan sesuai dengan rencana. Bahkan, perwakilan dari tim Persebaya Surabaya dipastikan hadir pada Konggres PSSI Ancol. Hanya statusnya bukan pemilik suara, namun sebagai peninjau. ‘’Ada dua orang yang menjadi wakil Persebaya besok. Mereka akan mendapatkan id card untuk masuk, karena tanpa id card dipastikan tidak bisa mengikuti kongres,’’ ujarnya. Menurutnya, kongres PSSI akan dihadiri 600-an undangan termasuk pemilik suara yang berjumlah 107. Selain itu, kongres dengan agenda utama pemilihan kepengurusan PSSI periode 2016-2020 ini juga dihadiri perwakilan dari FIFA dan AFC. Sebelumnya perwakilan dari pendukung fanatik Persebaya atau Bonek kembali ke Jakarta untuk memastikan status timnya dipulihkan, bahkan akan mendatangi lokasi kongres. Namun, hingga saat ini muncul kegamangan karena tidak mendapatkan jaminan tertulis dari PSSI terkait dengan kebenaran pemutihan. ‘’Jangan sampai ada Valentino Rossi ditikungan terakhir,’’ kata salah satu perwakilan Bonek saat pertemuan dengan wakil PSSI dan Kemenpora di Stasiun Senen Jakarta. (ant)
Pemilihan ketua umum PSSI periode 2016-2020 pada kongres di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (10/11) ini, dipastikan dilakukan secara terbuka dalam artian bisa disaksikan secara langsung oleh undangan berikut media yang meliput kegiatan tersebut. ‘’Kami ingin banyak pihak memantau proses pemilihan ini. Jadi semuanya termasuk media bisa mengontrol secara langsung sistem pemilihannya,’’ kata Sekjen PSSI Azwan Karim di Jakarta, Rabu (9/11) kemarin. Menurutnya, untuk mekanisme pemilihan ketua umum, wakil ketua umum hingga 12 anggota komite eksekutif (Exco) dilakukan seperti pemilihan pada umumnya. Pihaknya berharap pemilihan bisa dilakukan dengan cepat sesuai dengan runtutan agenda yang telah ditetapkan.
Sesuai dengan jadwal, pemilihan pengurus baru ini masuk agenda ke-17 dari 19 agenda yang ada. Pemilihannya sendiri akan dikendalikan oleh Komite Pemilihan yang dipimpin oleh Agum Gumelar. ‘’Urutannya adalah pemilihan ketua umum, dua wakil ketua umum dan 12 anggota Exco. Kami berharap
pemilihan ini bisa tuntas sebelum pukul 15.00 WIB,’’ katanya menambahkan. Khusus untuk anggota Exco, Azwan menjelaskan, sesuai dengan aturan minimal harus ada satu orang anggota perempuan yang terpilih. Dari 57 calon anggota Exco ada lima orang yang bakal bersaing yaitu Esti Puji
mayoritas PSSI. Sesuai dengan data yang ada, kongres PSSI ini diikuti oleh 107 pemilik suara yang terdiri dari perwakilan klub Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama, Liga Nusantara hingga beberapa asosiasi. ‘’Kami menggunakan data 2014. Jadi belum ada nama PS TNI. Yang berhak menjadi pemilik suara adalah Persiram. Begitu juga dengan Madura United. Kami tetap mengundang Pelita Bandung Raya,’’ kata salah satu anggota Exco PSSI Tony Aprilani. (ant)
Maria Londa Ingin Pertahankan Gelar di SEA Games 2017
Bali Post/wan
BOLA UDARA - Pesepakbola Mumbul FC (kiri) melompat untuk berebut bola di udara dengan rivalnya dari Putra Kedonganan pada pertandingan sepak bola Piala Bupati Cup I/2016, di Lapangan Gelora Samudera Kuta, Rabu (9/11) kemarin.
Gol Guruh Menangkan Mumbul FC
Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Mumbul FC sukses menundukkan lawannya Putra Kedonganan dengan skor 1-0 dalam lanjutan turnamen Piala Bupati Badung I/2016, Grup A, di Lapangan Samudra Kuta, Rabu (9/11) kemarin. Gol semata wayang kemenangan Mumbul FC hasil bidikan Gede Guruh Krismana di menit ke-72.
Atas hasil ini, Mumbul dan Birlian Legian merupakan dua tim yang berpeluang mendampingi Pesanku Kuta, melaju ke babak delapan besar. Pesanku memastikan posisi juara grup, sedangkan Mumbul atau Birlian jika lolos menduduki runner-up pul. Hasil lainnya, masih di Grup A, kesebelasan Uluwatu Putra (Ultra) Pecatu menang
atas Sawangan dengan skor 3-1. Ketiga gol kemenangan Ultra Pecatu yang membobol gawang Kautsar hasil bidikan Adi Winata menit pertama, kemudian Agus Suantara menit ke-39, serta Yoga Pramana menit ke-48. Sawangan FC mampu mempertipis kekalahan lewat gocekan Suparsa di menit ke-66 yang mengoyak gawang Ultra Pecatu yang dikawal Jordi. (022)
BP Siapkan Tim Jelang Turnamen Futsal Lestari Competition 2016
Denpasar (Bali Post) Tim Futsal Bali Post (BP) kini tengah mempersiapkan diri jelang melakoni turnamen futsal yang bertajuk ‘’Lestari Futsal Competition 2016’’ yang akan berlangsung di Lapangan City Futsal Teuku Umar, Denpasar, 19-20 November mendatang. Manajer Tim BP Dewa Santoso di Denpasar, Rabu (9/11) kemarin, mengatakan kehadiran timnya di turnamen ini merupakan undangan resmi dari pihak BPR dalam rangka memperingati HUT BPR Lestari yang ke-17. ‘’Jadi Bali Post diundang untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dan tim futsal Bali
Post menyambut baik undangan itu. Dan setelah undangan kami ajukan ke pimpinan KMB, akhirnya beliau menyetujui tim futsal Bali Post ikut turnamen tersebut,’’ ungkap Dewa Santoso. Dewa Santoso menambahkan, untuk mematangkan tim jelang turnamen nanti, para pemain sudah melakukan latihan secara intensif di Wings Futsal, Seroja. Pemain yang akan diturunkan memperkuat tim merupakan pemain muka lama seperti Putu Yudi Sastrawan, Megantara, Cok Raka, Dewa Cesa, Selamat, Komang Agus Budaya, Mudiarta, Ari Yudana, Eka Nanda, dan Trimantara.
‘’Kini semua pemain tengah berlatih setiap Minggu sore di Wings Futsal. Dalam latihan para pemain terus digenjot terkait fisik, serta kerja sama tim agar semakin solid. Karena selama turnamen yang diikuti, yang menjadi persoalan masalah kerja sama tim yang kurang efektif di lapangan,’’ terang Dewa Santoso. Disinggung masalah target, Dewa Santoso tidak menargetkan apa-apa kepada tim futsal Bali Post. Pasalnya, turnamen seperti ini sangat bagus bagi tim BP untuk terus mengasah mental dan pengalaman pemain jika nantinya kembali mengikuti turnamen. (kmb41)
Jakarta (Bali Post) Maria Londa ingin mempertahankan gelar dengan merebut dua medali emas di SEA Games 2017 di Malaysia, sama dengan perolehannya di kejuaraan serupa pada 2015 di Singapura. ‘’Mudah-mudahan setidaknya bisa sama dengan SEA Games 2015 lalu,’’ tutur Maria di Stadion Atletik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Rabu (9/11) kemarin. Untuk meraih kemauannya itu, atlet berusia 26 tahun tersebut fokus mempersiapkan diri dengan latihan, termasuk latihan khusus disesuaikan dengan postur badannya, yang saat ini masih dilakukan di Legian, Bali. Maria Londa meraih dua emas di SEA Games 2015 di Singapura dari nomor lompat jauh dan lompat jangkit. Dia hampir saja mencatatkan rekor SEA Games jika lompatan jauhnya lebih baik 0,01 meter. Saat itu, lompatan jauh Maria 6,70 meter, sementara rekor itu tercatat sejauh 6,71 meter atas nama Marestella Torres dari Filipina. Namun, hasil itu tidak terlalu mengecewakan karena jarak
lompat jauh itu memenuhi batas Olimpiade dan membuat Maria lolos ke Olimpiade Brazil 2016, meski pada akhirnya dia tidak bisa mencapai babak final kejuaraan multicabang terbesar di dunia tersebut. Menjelang SEA Games, peraih medali emas Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan itu, juga merasa senang karena cedera kaki yang dialaminya usai SEA Games 2015 tidak terulang kembali. ‘’Ketika itu hampir enam bulan saya istirahat,’’ tutur Maria. Nantinya, setelah SEA Games 2017 di Malaysia, 19-31 Agustus 2017, Maria hanya memiliki sedikit waktu istirahat karena harus bersiap menghadapi Asian Games 2018, di mana Indonesia menjadi tuan rumah. Di kejuaraan yang dilangsungkan di Jakarta dan Palembang pada Agustus 2018 tersebut, Maria memang masih menjadi andalan untuk mendulang medali. Oleh karena itu, dia pun berharap Indonesia bisa memunculkan bibit-bibit atlet lompat yang unggul dari daerah sebagai penerus dirinya. ‘’Saya yakin banyak bibit pelompat yang bagus di daerahdaerah,’’ kata Maria. (ant)
Maria Londa
Bali Post/Ist
PERAK - I Kadek Rico Vergian Dinatha hanya mampu meraih medali perak dalam kejuaraan menembak yang bertajuk South East Asia Shooting Championship 2016 di di Vietnam, Rabu (9/11) kemarin.
BP/ant
Pelari Jarak Pendek Indonesia Ditargetkan Raih Emas
Rico Sabet Perak di SEASA Vietnam Denpasar (Bali Post) Petembak Bali I Kadek Rico Vergian Dinatha hanya mampu mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dalam kejuaraan menembak yang bertajuk South East Asia Shooting Championship 2016 yang berlangsung di Vietnam, Rabu (9/11) kemarin. Rico Vergian Dinatha gagal merebut medali emas di nomor Air Pistol 10 meter Junior Putra setelah hanya mengumpulkan nilai 562, kalah bersaing dengan rekannya sesama petembak Indonesia yakni Krisna yang sukses merebut medali emas setelah menumpulkan skor 575. Sementara medali perunggu diraih Yung Hao dari Singapura dengan skor 550. Meski Rico gagal meraih emas, sampai hari kemarin, tim menembak Indonesia mampu meraih 12 emas, 9 perak, dan 2 perunggu. Pelatih Tim Menembak Indonesia Made Sugiantara saat dikonfirmasi dari Denpasar, Rabu kemarin menjelaskan, Rico gagal merebut emas dari rekannya setelah kalah dengan selisih 13 angka. ‘’Rico sudah berjuang maksimal saat lomba hari ini,’’ jelas Sugiantara. ‘’Dengan raihan perak ini, Rico belum mampu mempertahankan emas sebelumnya saat SEASA di Indonesia. Akan tetapi, dari raihan poin sudah ada peningkatan karena saat scoring di pelatnas yang hanya meraih score 561. Sedangkan di sini Rico mampu mengumpulkan score 562.’’ ‘’Meski tidak signifikan, tetapi terus ada peningkatan dan masih stabil. Tapi kami tetap syukuri hasil ini. Mengingat di ajang ini petembak yang ikut merupakan petembak terbaik dari negara-negara lainnya, sehingga persaingan sangat ketat,’’ jelas Sugiantara. Untuk dua petembak Bali lainnya yakni I Kadek Diana Putra di nomor Free Pistol 50 Meter Putra belum mampu bicara banyak. Pasalnya, Diana Putra hanya bercokol di peringkat ke-4. Bagitu juga dengan Luh Gede Rismayanti juga belum mampu mempersembahkan medali bagi Indonesia lantaran kalah bersaing dengan petembak dari negara lainnya. Karena dia hanya menempati posisi ke-6 di nomor Air Pistol 10 Meter Putri. ‘’Diana dan Risma belum bisa berbicara babnyak. Karena lawan-lawannya sangat tangguh-tangguh,’’ jelas Sugiantara. (kmb41)
Lestari, Diza Rasyid Ali, Eva Dwiana, Pinky Hidayati dan Vivin Cahyani. Sedangkan untuk posisi ketua umum beberapa nama familiar akan bersaing menjadi PSSI 1 di antaranya adalah Edy Rahmayadi, Moeldoko, Tony Aprilani, Kurniawan Dwi Yulianto, Eddy Rumpoko, Djohar Arifin Husin hingga Bernhard Limbong. Edy Rahmayadi yang saat ini masih menjabat sebagai Pangkostrad diklaim menjadi calon terkuat. Bahkan, keberadaannya saat ini didukung oleh Kelompok 85 yang diklaim sebagai pemilik suara
Tim Futsal Bali Post
Bali Post/
Lapangan Becek Batalkan Uji Coba Putra Tresna U-17 Vs Perseden
Denpasar (Bali Post) Uji coba tim Putra Tresna U-17 melawan Perseden, yang sedianya digelar di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (9/11) kemarin, batal. Penyebabnya, kondisi lapangan becek dan tergenang air, hingga tidak layak dipakai latih-tanding. Padahal perangkat pertandingan wasit Ali Bacho sudah hadir ke lapangan, namun uji coba tak dilaksanakan, sebab dikhawatirkan pemain cedera. ‘’Ali Bacho menyarankan uji coba dibatalkan, sebab pemain rentan cedera,’’ tutur pemilik Putra Tresna IGAN Anom Jaksa. Selain itu, baik Putra Tresna
maupun Perseden sama-sama mewakili Bali menuju putaran nasional di Pekalongan, Jateng. Sementara pelatih Putra Tresna Dede Mahatma Darma mengakui pihaknya berada di Grup A bersama Persida Sidoarjo (Jatim), Oku Timur (Sumsel), serta PSDS Deli Serdang (Sumut) dituntut harus juara pul. Alasannya, babak 16 besar berikutnya harus meladeni tim tangguh wakil Jabar, yang menghuni Grup B. ‘’Jadi, kami menghindari posisi runner-up,’’ kata Dede. Dijelaskannya, saat ini persiapan timnya mencapai 80 persen sebelum berlaga ke putaran nasional Piala Soera-
tin U-17, dan terus digenjot fisiknya. ‘’Stamina anak-anak perlu dibenahi lagi,’’ kata Dede yang timnya memboyong total 20 pemain, terdiri atas 17 pemain dan 3 kiper. Di sisi lain, pelatih Perseden Nyoman Ambara menyatakan asuhannya kembali menjadwalkan ulang uji coba. ‘’Kami mungkin akan melawan Susila Putra Sibangkaja,’’ kata Ambara yang timnya terjun di Liga Nusantara. Dikemukakan, pihaknya senantiasa menerapkan latihan game, berdurasi tertentu. Tujuannya, supaya seluruh pemain membiasakan diri bertanding. (022)
Jakarta (Bali Post) Pelatih lari jarak pendek putra Eni Nuraini menargetkan anak-anak asuhnya meraih medali emas nomor lari jarak pendek (sprint) SEA Games di Malaysia, 19-31 Agustus 2017. ‘’Target emas untuk nomor 100 meter, 200 meter dan estafet 4x100 meter,’’ ujar Eni di Stadion Atletik Universitas Negeri Jakarta, Rabu (9/11) kemarin. Dia melanjutkan, di SEA Games 2017, Indonesia diwakili oleh lima atlet nomor lari jarak pendek. Namanama atlet yang berangkat akan dipastikan dua bulan sebelum kejuaraan multicabang antarnegara Asia Tenggara tersebut bergulir. Menurut Eni, akan ada sekitar 10 pelari jarak pendek yang nantinya dipilih untuk mewakili Indonesia di Malaysia. Mereka terdiri dari atlet Satlak Prima dan atlet yang diusulkan oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). Kemampuan atlet selama pemusatan latihan (training center/TC) yang dilakukan di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat berandil penting untuk menjawab pertanyaan apakah mereka pantas ber-
laga di SEA Games 2017 atau tidak. Selain itu, tutur Eni, catatan waktu atlet di beberapa kejuaraan di sela TC dan SEA Games juga menjadi pertimbangan menentukan perwakilan Indonesia. ‘’Ada beberapa kejuaraan tingkat Asia yang bisa diikuti pada tahun 2017, kemudian ada Islamic Solidarity Games pada pertengahan tahun 2017,’’ tuturnya. Adapun nama-nama yang berpeluang menjadi ujung tombak Indonesia di lari jarak pendek, kata Eni, misalnya, seperti I Dewa Made Mudiasa (24 tahun), pelari yang sempat mengikuti Olimpiade Brazil 2016 Sudirman Hadi (20 tahun), Eko Rimbawan dan Ahmad Azlan. Cabang lari jarak pendek sendiri tidak berhasil menyumbangkan emas pada SEA Games 2015 di Singapura, walau secara umum atletik memberikan emas terbanyak bagi kontingen Tanah Air dengan tujuh medali. Di nomor jarak pendek, Yaspi Boby dan Iswandi menjadi dua nama penyumbang medali masing-masing perak dan perunggu untuk nomor sprint 100 meter. (ant)
Kamis Wage, 10 November 2016
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
***Dicari*** Surveyor Mobil Hub:082122796815
A.BP.001.11.16.0000451
Dicari Therapist Pria dan Wanita Hub.08123688131
B.BP.141.11.16.0000288
Dcr Waiter/ss u/Tubes Restaurant Hub:760063 / 753510
B.BP.145.11.16.0000197
Dcr Butler H.081337460096 Balilife/Bumiayu V No.88 Sanur
A.BP.001.11.16.0000576
Dcr Penjahit&Tk.Cheking(QC) u/Garment Jl.Gn.Guntur 882 Pd. Sambian Blkng Poltabes,8450511
A.BP.001.11.16.0000597
!!Dcr PRT Sgr TglDlm G.1,5 Jta 081237903622/087861412911
B.BP.135.11.16.0000290
***Kapal Pesiar***Bth Sgr Cook Hb.PT.Quantum Job 081238301688
A.BP.001.11.16.0000586
Bkry di Tabanan Bth Produksi Lk/Pr 085101979497
A.BP.001.11.16.0000342
Bth PRT Wanita Pengalaman Tinggal Dalam 081338379300
A.BP.001.11.16.0000561
Bth Sgr Drafter,Pddkn Min.SMK/ Sederajat Tlp:708028,Email: banguntataraya@yahoo.com
A.BP.001.11.16.0000372
Cr Karyawan/ti utk Resto Dps min.SMA/K Hub.081916638777
Persh Retail PT.Alfa Graha Group Bth Kry Pss:SPG,Adm,MD, Casir,Gdg,OB,Spv Gj 2,6-3,6Jt/ Bln SMS:087860630489
Dcr 1 therapist wanita gaji 3 juta, pengalaman 1th 0811203081
Dicari Pegawai Dapur Berpengalaman utk Usaha Jus di Seminyak 087862391976
Dcr. Kary Bank Semua Posisi dr Marketing,Kep.Kantor & Staff Hub:0361-8449393,085100567188
A.BP.001.11.16.0000580
B.BP.145.11.16.0000285
A.BP.001.11.16.0000494
A.BP.001.11.16.0000585
A.BP.001.11.16.0000415
Dcr Acc min D3 merangkap operational,Office Jimbaran,mail ke Fadjarlontoh1@gmail.com diutamakan pengalaman travel
Dcr:Staf Administrasi Lulusan SMK Akuntansi Hub.085792363995
A.BP.001.11.16.0000575
B.BP.004.11.16.0000206
Dcr Gr Fis,Kim,Mat,B.Ing,IPS u/SD-SMA H.08174761592
Dcri Karywti SMA/Sederajat, Administrasi,Krm CV ke Jl. Tangkuban Perahu 2X Tlp.735988
Dicari 2 Tkg Masak Catering di Pemogan-Dps Gaji&Fasilitas Hub:08123846867/081338739292 A.BP.001.11.16.0000550
DibthknPRT,Wanita,Umur 18-30Th Bolehasal NTT/Subang utk di Jakarta.Hub: 0812959596 B.BP.031.11.16.0000281
Dcr Mekanik Honda Taman Agung Krobokan Gaji Bsr, 081236700700
A.BP.001.11.16.0000583
Dcri Krywn Pria & Wnita Safe Automatic Carwash,081239022455
A.BP.001.11.16.0000409
B.BP.001.11.16.0000111
Dcr Pegawai Stocker untuk Toko Bs Komputer Hub.0361-754918
Dibthkan Butler/HK (English) Uluwatu 08123923020
A.BP.001.11.16.0000507
B.BP.145.11.16.0000198
Dcr Sopir Pariwisata.Domisili dekat Ubud Hub:085238515905
A.BP.001.11.16.0000568
Dcr Staff D1 Perpajakan Wanita dan Laki2 Hub:081338866071
A.BP.001.11.16.0000424
Dcr Tng Serabutan laki-laki Tgl Dalam Hub.08113854405
A.BP.001.11.16.0000587
Dcr staff cook waiter manager marketing Hub.082146768685 A.BP.001.11.16.0000480
Dicari Tukang Potong dan Jahit dengan kualitas terbaik untuk rashvest dan segala pakaian renang berbahan lycra. Minat hubungi : 08123837679
A.BP.001.11.16.0000499
Dicari Sgr,Cook Helper,Waiter, PRT untuk Restoran Korea,bawa CV atau datang langsung ke Jl.Danau Poso No.1A Sanur Kauh Ph.081238503154
B.BP.004.11.16.0000284
Dicari 1 Admin Projek utk Pria Dicari 2 Orng Sales Pria/Wnita Usia Max.30Thn,Min.SMA/SMK Almt:Jl.Pemogan No.114,Densel Telp.0361-729058/087862061555
A.BP.001.11.16.0000591
B.BP.154.11.16.0000292
Dicari Room Boys,Pesuruh,tgl dalam gaji nego,081337686936
Dicari Segera Sales Untuk Pemasaran PRD Ikan Tuna ke Hotel & Resto Min D1 Mampu Berbahasa Ing,Berpengalaman Wanita Max30 Th,Email:pt.sesbali@gmail.com Tlp.03613701140/081246976411 Jl.Sunset Road Bali Mansion D9
A.BP.001.11.16.0000559
A.BP.001.11.16.0000588
Dicari FO Hotel & Gardener Hub.08123813891
B.BP.004.11.16.0000248
Pria/Wanita Max.25Th HK Serabutan SMEA/SMK Sdrj,Single Hub: 0361 225353/223651
A.BP.001.11.16.0000584
Dicari Staff Gudang & Pengiriman Marketing Markom Sarjana Min SLTA/Sederajat,Pria Max 25 Th Ekonomi, SMEA Akuntansi. Lamaran PT.Kimia Farma TD Jl.Tkd Bali TV, J.Kebo Iwa 63A Denpasar Yeh Ho 4 Dps Tlp.0361-237293 G.02
Dicari Tukang Potong yg Berpengalaman utk Garmen di Jl.Batas Dukuh Sari 38X Hub:0361 8474108-8474099
A.BP.001.11.16.0000551
Dicari karyawati u/Art Shop Legian Hub:085237433222
A.BP.001.11.16.0000510
Dicr Therafis Htl Ap in Hub:085737026168
A.BP.001.11.16.0000553
Novotel Benoa is looking for DW security,has Gada Pratama. Send to Novotel Benoa, Jl.Pratama Tanjung Benoa (0361) 772239
B.BP.004.11.16.0000283
SPG for Jewelry Shop.Kuta:0811 3866371;Sanur/Ubud:08113866372
B.BP.804.11.16.0000195
World Cruises Urgent!!Need 300 Crew all Position M/F Good English&exp & Mandarin Pls bring your CV to Bali Safe Jl.Sekar Tunjung XV/3 Gatsu Timur Dps A.BP.001.11.16.0000394
A.BP.001.11.16.0000566
Dcr sgr Tnga Kasir, Kolektor (penempatan Wil. Badung) penddkn SMU/SMK, blm menikah, koordinator Simpan Pinjam (berpengalaman), pnddkn S1 semua jurusan, Pria/Wanita, umur maks. 27thn. Lam ke Kop. Krama Bali, Jl. Kepundung No.61 A Dps atau Email: kkb_jobvacancy@yahoo.com G.01
Sopir SIM A, Tenaga Serabutan, tamat SMTA, SMTP,SMEA, Sarjana Pertanian, Akuntansi, tinggal Tbn. Lamaran SMS 085792111818 G.04
Surya Truss:Mrktng Baja Ringan, Mrktng Toko.Mrktng Project:Lam: hrd.trisuryainternusa@gmail.com /087861454652
A.BP.001.11.16.0000339
Garansi kerja Pilot dgn sekolh singkt,syarat mdh, start next week/sekolh+kerja luar negeri, hasil bgs,pros cpt,081933025599
A.BP.001.11.16.0000592
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Colt T Pic Up 2011 Warna Hitam Hubungi: 085100041589
A.BP.156.11.16.0000572
DAIHATSU
Gran Max PU’14 Htm,PS,AC,Smsat Br,Prbdi,Jrg Pake.081999989111
A.BP.001.11.16.0000425
Xenia X Dp 9Jt,Pick UP Dp4,7Jt Ayla X Dp 8Jt Hub:081936231521
A.BP.001.11.16.0000419
KIA
ANew Picanto’12 110Jt+Fortuner G’10+Jazz MMC’12 H085100856999
B.BP.141.11.16.0000286
BU Fortuner Disel’09 Hitam 220Jt Nego Manual HP.081338221973
Djl Ruko Jl.Kartini-Denpasar Harga Murah Hub:0816572675
A.BP.001.11.16.0000509
Inova E’13Htm Mnual AsDK 185Ng P.Saelus2Kamboja7/085101850689
A.BP.001.11.16.0000596 SUZUKI
MITSUBISHI
PT.Dipo Star Finance 1 Ranger, 1 FE74 HDV,1 Excavator,1 FE SHDX Tlp.265007
A.BP.001.11.16.0000413
SERVICE
AC
B.BP.164.11.16.0000201
Atasi Rmh Bcr Dak Dinding Tlng, Dll Grnsi (Daris) 085102796346
A.BP.001.11.16.0000430
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk
A.BP.001.11.16.0000590
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
DIJUAL RUMAH !Jl Rmh Murah Mnmls Siap Huni Siulan Penatih H.081558041018
B.BP.141.11.16.0000289
A.BP.001.11.16.0000564
SALON
A.BP.001.11.16.0000379
A.BP.001.11.16.0000598
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006 !BUC Tnh 110m2 Jl Bt Intan Slt Bt Bln Jl 4mtr Hp.08179778667
A.BP.001.11.16.0000582
Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809 A.BP.001.09.16.0001743
Djl Kav Baru 1Are Kota Gianyar Rumah 2,5Are Penamparan Milik Tnh Tkd Bilok&Rmh Jl.Raya Bali Karimun GX’04Slvr VR15 65Nego Sendiri BsTkr Mbl, 087860856999 Jln 6mtr Hotmik H:081999025757 Clif Gg III BUC H.082236929394 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.11.16.0000332 B.BP.141.11.16.0000287 A.BP.001.11.16.0000452 A.BP.001.11.16.0000595 Rm 65/100 Tmr Pspem Badung,SHM, Djl Tanah 250Jt/A dekat Bypass DISEWAKAN TANAH di Pering Jl.Utama 08123923726 Trali Kanopi 3Kmr 081238935559 TOYOTA A.BP.001.11.16.0000567 A.BP.001.11.16.0000508 Ovr Kntrk Tnh Siap Bgn 20Th 5A Avanza G’11 Silver, Jual Rmh Jl.Nusa Barung No.4 Djl Tanah Gg.Pipit, Batubulan Tgltamu ViewSawah, 081999988181 Samsat Baru,T.081353156600 LT:4,27A 3Lt Hp:081337266624 Luas 160m2 Hub:082236087492 A.BP.001.11.16.0000593 A.BP.001.11.16.0000517 A.BP.001.11.16.0000579 A.BP.001.11.16.0000560 Avanza G MT 15cc 2013 Wr.Putih T.Kav Canggu Babakan Cck Villa DIJUAL RUKO DIJUAL TANAH AsDK Tgn1 Ors Cat,081237326994 Hub:081236078886/087862132662 Djl Ruko 2Lt bs utk 2 Ruko,TP A.BP.001.11.16.0000577 Djl Tanah di Jl WR.Supratman A.BP.001.11.16.0000433 Jl.Tukad Citarum No.28 Panjer Avanza’06 FV Mls 97Jt, Espas Daerah Kodya Dpsr Bali L.50,5 Are Tanah Kav 1,5Are & 1Are Lokasi Hub.08991170163/085339348888 Mrh’95 Bgs 26.5Jt.08123981053 Hub:082144331168 Denpasar Hub.0811399361 A.BP.165.11.16.0000573
ALUMINIUM
RUPA-RUPA 1Hr Cair, BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088
A.BP.001.11.16.0000594
Jual Mbl Innova’2010 Bensin Surat2 Komplit,Muding 200Jt Ng Hub.Owner 081933093236
NISSAN
XTrail ST03Slv SmstBr VR19 88J P.Saelus2Kamboja7/085101850689
FOTOCOPY
A.BP.001.11.16.0000574
A.BP.001.11.16.0000536
A.BP.001.11.16.0000569
A.BP.001.11.16.0000581
Jasa Tukang Bangunan,Bangun Baru/Renopasi,Hub:081916537008
A.BP.001.11.16.0000565
Peluanasan/Gestun kartu kredit promo 2,3% Hub.082340004545
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.10.16.0002001
KEHILANGAN Hlg BPKB F.6282617-O DK985AK AN.Drs Zainal Abidin A.BP.001.11.16.0000562
Hlng BPKB DK3295FB No BPKB: E-1485497-O AN:Ni Nengah Sukerti A.BP.001.11.16.0000078
Telah Hilang BPKB Sepeda Motor Scoopy Warna Hitam DK4000WN A/N Ni Luh Putu Puspa Yanthi
A.BP.159.11.16.0000571
SERVICE
BIRO JASA
DIJUAL MOTOR
DIJUAL MOBIL
SERVICE
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
SERVICE
BIRO JASA
TOUR
PINJAMAN
18
Kamis Wage, 10 November 2016
19
Kamis Wage, 10 November 2016
Menjaga Kearifan Lokal Dalam Penataan Ruang
PESATNYA aktivitas pembangunan saat ini tidak dimungkiri bertumpu pada aspek ekonomi sebagai konsekuensi perkembangan pola pikir masyarakat menuju peningkatan taraf hidup. Alhasil pembangunan kerap mengubah wajah kota yang secara bertahap dan mulai kehilangan jati dirinya. Di Pulau Bali sendiri pada lokasi-lokasi tertentu, khususnya daerah pariwisata, banyak ditemukan kawasan yang arsitekturnya bergaya provinsi lain, bahkan negara lain. Walaupun, sang arsitek telah memodifikasi dengan batu alam ataupun ukiran sebagai ornamen hias. Untuk itu pembangunan saat ini perlu mendapat perhatian. Mengingat kontrol jalannya pembangunan yang terbesar tentunya berada di tangan masyarakat. Jangan sampai pesatnya pembangunan dan kontrol yang lemah menjadikan Bali kehilangan wajahnya, sehingga menjadikan Pulau Bali tidak berbeda satu dengan yang lainnya. Pemerintah sudah berupaya untuk mendukung pelestarian kearifan lokal. Beberapa di antaranya dengan menerbitkan UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang yang mengatur tentang penetapan kawasan strategis dari sudut kepentingan sosial budaya pada tingkatan nasional/provinsi sampai dengan kota/kabupaten. Secara fisik dan bentuk arsitektur bangunan juga diatur dalam UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, mengenai perlunya perlindungan terhadap
bangunan yang memiliki nilai sejarah dengan mempertimbangkan nilai sosial budaya setempat, dan masih banyak peraturan lain yang diterbitkan guna melestarikan aspek lokalitas. Walaupun regulasi maupun peraturan perundangan sudah c u kup banyak mengatur hal ini, pentingnya mengakomodasi kearifan lokal dalam penataan ruang perlu pelibatan semua pihak, mengingat kearifan lokal merupakan bagian dari tradisi budaya masyarakat yang dalam hal ini termanifestasikan pada tatanan fisik bangunan (arsitektur) maupun kawasan. Lalu bagaimana menjaga kearifan lokal dalam penataan ruang? Salah satu bentuk menjaga kearifan lokal dalam penataan ruang melalui pelibatan masyarakat dalam hal perencanaan, seringnya dalam perencanaan penataan kota pihak perencana melibatkan masyarakat dengan mengundang beberapa tokoh yang kiranya mampu mewakili sebuah kelompok. Hal ini tentunya perlu dipertimbangkan kembali karena pelibatan masyarakat yang dimaksud tidak dapat dilakukan oleh satu orang yang kemudian membawa identitas sebuah kelompok. Banyak penelitian yang mengatakan bahwa persepsi satu orang terkait lingkungan akan berbeda dengan orang lainnya. Ini sangat tergantung dari latar belakang pendidikan, budaya bahkan gender. Di mana antara laki-laki dan perempuan memiliki memori tentang lingkungan yang
berbeda. Dalam hal ini banyak penelitian yang menyebutkan bahwa laki-laki memiliki kemampuan lebih baik terhadap pemahaman spasial atau keruangan. Untuk itu, hendaknyalah pihak perencana secara cermat mengidentifikasi pada lokasi tersebut membuat batas kriteria kepada siapa saja informasi perihal kearifan lokal dapat digali secara maksimal. Mengapa membutuhkan pelibatan masyarakat dalam menentukan kearifan lokal? Hasil temuan studi banyak menggambarkan bahwa terdapat hubungan yang jelas antara lingkungan fisik beserta makna yang dilekatkan masyarakat dalam pemahaman terhadap lingkungan. Manusia cenderung mempelajari lingkungan melalui peta yang disebut dengan peta mental. Peta ini bukan merupakan peta kartnografi yang akurat melainkan berhubungan kumpulan pengetahuan bahkan pengalaman seseorang yang bersifat subjektif. Oleh karena itu untuk menggali sebuah kearifan lokal dalam menata kota dibutuhkan kumpulan peta mental dari sekelompok orang tersebut. Perencanaan kota pada negara lain sudah banyak melibatkan masyarakat untuk membantu mengidentifikasi kearifan lokal kawasannya dengan melakukan gambar perencanaan kota secara bersama-sama pada kertas gambar kawasan, sesuai peta mental yang dimiliki setiap orangnya. Dalam peta mental ini ada beberapa elemen yang perlu dianali-
sis antara lain adalah landmark, jalur, titik temu kawasan (nodes), batas wilayah dan juga distrik. Landmark merupakan lambang dan simbol untuk menunjukkan suatu bagian kota. Biasanya dapat berupa bangunan gapura batas kota, tugu kota, patung atau relief. Atau biasa pula berupa gedung dan bangunan tertentu yang memiliki suatu karakteristik tersendiri yang hanya dimiliki kota tersebut. Jalur yang dimaksud adalah rute-rute sirkulasi yang biasanya digunakan orang untuk melakukan pergerakan secara umum, yakni jalan, ganggang utama, jalan transit, lintasan kereta api, saluran, dan sebagainya. Selanjutnya nodes adalah simpul atau lingkaran daerah strategis di mana arah atau aktivitasnya saling bertemu misalnya pasar, taman dan lain sebagainya. Yang dimaksud batas wilayah misalnya pantai, tembok, batasan antara lintasan kereta api, sungai, topografi, dan sebagainya. Bentuk pelibatan masyarakat sebenarnya sudah diatur sejak lama melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 06/ PRT/M/2007 tentang pedoman umum rencana tata bangunan dan lingkungan. Pelibatan tersebut salah satunya untuk menganalisis perilaku lingkungan, tujuannya adalah agar perencana memahami interaksi masyarakat terhadap struktur kota. Karena struktur kota menentukan identitas atau karakter kota itu sendiri, di dalamnya dipengaruhi oleh sosial,
Hadiri Karya Atma Wedana di Desa Adat Kapal
Koster: Tradisi Mulia, Jaga dan Lestarikan ANGGOTA Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. mengisi kegiatan resesnya, menghadiri karya atma wedana (nyekah), matatah dan mapetik massal yang diadakan Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung, Rabu (9/11) kemarin. Karya yang dipusatkan di Wantilan Desa Adat Kapal ini baru pertama kalinya digelar, mendapat apresiasi dan dukungan dari Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Pada acara yang juga dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta dan anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Badung I Nyoman Ardana, Koster di hadapan ribuan krama Desa Adat Kapal mengatakan karya atma wedana dan manusa yadya yang dilaksanakan adalah sangat mulia. Tradisi yang sangat baik itu harus dipelihara dan ditradisikan. ‘’Dalam agama Hindu tidak ada karma yang sia-sia, apalagi karma yang dilaksanakan untuk saudara, kerabat atau orangtua yang telah mendahului kita, mengantarkan untuk mendapatkan tempat semestinya, sesuai dengan amal perbuatannya selama hidup,’’ katanya. KBS (Koster Bali Satu) menyatakan karya atma wedana dan manusa yadnya yang dilaksanakan oleh Desa Adat Kapal sebagai wujud nyata pelestarian adat dan budaya yang bernapaskan agama Hindu Bali. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan program kebijakan, yang tertuang dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Di mana program kebijakan ini mulai dari hulu hingga hilir, mulai lahir, dalam kehidupannya dan saat hidupnya berakhir, semuanya mendapat pelayanan dari pemerintah. Sementara itu, Manggala Karya I Ketut Sudarsana mengucapkan terima kasih atas kedatangan Wayan Koster, memenuhi undangan krama Desa Adat Kapal. ‘’Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Koster, Bapak Bu-
pati berserta jajarannya yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan yadnya ini,’’ katanya. Sudarsana sempat mengatakan Desa Kapal juga memiliki isitilah KBS, yaitu Kapal Bersatu Selamanya. ‘’Mudahmudahan nanti pada saatnya (Pilgub Bali) KBS-nya Pak Koster dengan KBS Kapal bisa menyatu,’’ ujarnya yang disambut tepuk tangan krama yang hadir. Karya atma wedana diikuti sebanyak 108 sekah/ puspa, matatah 291 orang dan mapetik matelubulanan sebanyak 151 orang, dan upacara sanan empeg sebanyak 47 orang. (ad600)
HADIRI UPACARA - Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. dan Bupati Badung Giri Prasta saat menghadiri upacara atma wedana di Desa Adat Kapal, Rabu kemarin.
ekonomi, budaya, kelembagaan, adat istiadat maupun politik. Dengan prinsip-prinsip pembangunan yang berjati diri inilah, pelestarian kearifan lokal harus terus digalakkan melalui penataan ruang. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui program-programnya berupaya menumbuhkembangkan aspek lokalitas dalam setiap penataan yang dilakukan baik melalui program revitalisasi, pelestarian kawasan pusaka, penyusunan rencana tata bangunan dan lingkungan dan masih banyak lainnya. Untuk itu melalui pusat informasi pengembangan permukiman dan bangunan yang berlokasi di Jalan Danau Tamblingan
Media Online Dari Hal. 1
Selain itu, pihaknya juga membawa barang bukti berupa hasil print out dari dua media online serta rekaman video saat Fahri Hamzah berorasi. Ia menyatakan Fahri bisa disangkakan melanggar Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menyatakan pihaknya akan mempelajari soal orasi Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah saat aksi unjuk rasa 4 November 2016 lalu. Atas laporan itu, Fahri Hamzah menyayangkan banyak nasihat yang masuk kepada Presiden tetapi tidak memahami konstitusi dan UU pasca-amandemen ke-4 UUD 1945. ‘’Pasal makar yang tersisa hanya yang terkait violent attack, seperti membocorkan rahasia negara, kerja sama dengan tentara asing dalam masa perang, dan lainnya. Sementara yang terkait dengan kehormatan dan martabat kepala negara sudah berubah menjadi delik aduan,’’ kata Fahri Hamzah. Fahri menjelaskan, kehadirannya dalam aksi demo 411 dilakukan dalam koridor dirinya sebagai anggota legislatif. Posisinya dalam menjalankan tugas kedewanan. Salah satunya adalah menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif. ‘’Fungsi pengawasan ini bisa di kantor DPR ataupun di luar kantor. Dan dalam menjalankan fungsinya tersebut tidak boleh ada yang menghalangi, dan anggota DPR imun dari tuntutan,’’ terangnya. Fahri menegaskan, persoalan kehadirannya tersebut bukan pada soal makar atau melawan, tetapi soal menjalankan fungsi pengawasan dalam posisinya sebagai anggota legislatif. (kmb4/ant)
No. 49 Sanur, Denpasar, sudah banyak mengakomodir peraturan perundangan terkait hal tersebut pada layanan perpustakaannya. Untuk pelaku pembangunan maupun masyarakat umum hingga kalangan mahasiswa disediakan banyak informasi perihal pembangunan, tidak hanya layanan terkait peraturan perundangan, buku bidang pembangunan, hingga jurnal-jurnal terkait pembangunan juga disediakan sebagai salah satu layanan sebagai pusat informasi ini. Informasi dari berbagai sumber. Kementerian Pupera, Satker PBL Provinsi Bali, Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan Provinsi Bali-dhina. (ad296)
Wacana Semata Dari Hal. 1
Karena itu, dia berharap program Pemkab Badung dalam memproteksi sektor pertanian tidak hanya wacana semata, tanpa adanya aksi nyata. Termasuk, dalam mendata alih fungsi lahan yang terjadi di lapangan. Di lain sisi, dalam program peningkatan ketahanan pangan, Pemkab Badung menganggarkan Rp 26.967.167.900. Program ini akan diwujudkan melalui kegiatan peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT). Di antaranya di Subak Mambal, Subak Karang Dalem, dan Subak Latu serta pengadaan pertanian hidroponik. Sedangkan kegiatan mendukung peningkatan produksi dan produktivitas hasil pertanian dianggarkan Rp 7.263.330.410. Dana ini dimanfaatkan untuk kegiatan pembinaan kawasan rumah pangan lestari, pengadaan alat mesin pertanian, studi kesesuaian lahan untuk pengembangan komoditas unggulan di Badung, serta program lainnya. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta belum
C.0000291-mtr
lama ini juga mengatakan telah menganggarkan Rp 16.947.641.065 dalam usaha peningkatan produksi dan populasi, baik kualitas maupun kuantitas protein hewani yang bersumber dari ternak dan ikan. ‘’Kami memiliki lima skala prioritas. Pertama sandang, papan, dan pangan. Kedua adalah kesehatan dan pendidikan, dan ketiga adalah adat, agama dan budaya. Keempat adalah jaminan sosial dan tenaga kerja. Sedangkan kelima adalah pariwisata,’’ terangnya. Konsep tersebut, kata Bupati Giri Prasta, mencangkup hulu, tengah, dan hilir dari sektor pertanian di Badung. ‘’Kami berkomitmen menjadikan masyarakat petani bangga menjadi petani,’’ ucapnya. (par)
Membuat Waswas Dari Hal. 1 Dewi yang saat ini menjabat Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) LIPI menilai hal ini sudah membuat waswas dan menjadi persoalan yang mengagetkan komunitas global. Pasalnya, Trump dikenal memiliki komentar kontroversial saat kampanyenya dengan janji mendeportasi imigran, membangun tembok perbatasan antara AS dan Meksiko, mencegah kaum muslim masuk wilayah AS dan ‘’meninggalkan sekutu-sekutunya’’. ‘’Kita semua tidak tahu apa dia akan melaksanakan berbagai kebijakan sesuai janji kampanyenya, saya kira semua pihak akan menunggu bagaimana perkembangannya,’’ kata Dewi. Kata Dewi, jika dilaksanakan, akan memiliki dampak secara global di mana seorang dengan image tidak memiliki kepedulian kerja sama internasional, tidak menghargai sekutunya dan melecehkan negara-negara lain menjadi pemimpin strategis yang kuat di dunia. (ant)
16 Pages
212 Number 8th Year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ipost.co.id e-mail: info_ibp@bal alipost.com. internationalb
lipost.com.
y, Novemb
Thursda
out Harry hits UK’s Prince rassment” at media “ha . girlfriend of new U.S
You can
Post tional Bali find Interna 18 Ramayana Cafee
at:
Jl. D.Tamblingan Sanur
Jl. D.Tamblingan
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Bakung Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Tanduk Club 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Jl. Camplung Kuta 1 Kuta Beach the Coffe Bear Book Sari Kuta 17 DKerobokan 22 Ganesa Jl. Bakung 2 Wen Dys Jl.Petitenget Bali Hotel Daiving Paradiso 17E Kerobokan Legian Kuta 23 All For Jl. Padma 3 Seminyak Jl.Petitenget Klod 23 Resort&Spa 17C Kerobokan Six/Werkudara 51 24 Barocca 4 Ramayana Jl. Doble Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod No. Legian Resort&Spa 25 Lantern 5 The Lokha Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget No. 106 Dps Live Sport No.126 26 Shearlock 6 66 Corner 148 Jl. Raya Puputan Jl. D.TamblinganD.Tamblingan 140 Grill Renon No 27 Cafe Degan Jl. Mandala 7 Leghawa No 68 148 Renon Jl. Raya Niti dan Restoran Jl. D.Poso 28 Kopi Made Mandala No. 8 Retno Barr Manan No. 50D Yamin No.18 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 29 Dimsum Jl. Mohamad 9 Elkomedor No. 39 No.88 Renon Scret Jl. D.Poso 30 Furama Jl. Merdeka 10 Malaika Sanur Denpasar Subah Renon Shack Jl. D.Poso Wuruk 184 31 Warung Gilimanuk 11 Snack Jl. Hayam Sanur Betutu khas Lokal Jl. D.Poso 32 Ayam 12 Warung Sanur Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery 13 Cokro Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
Trump election elicits fears, some cheers around the globe
U.S. President elect Donald Trump greets s supporter along with his wife Melania and family his during election night rally in Manhattan, New York, U.S., November 9, 2016.
er 10, 2016
er 10, 2016
, Novemb Thursday
stories about that running daily have been at the end of October prince, dating the it emerged British newspapers months. Markle since had been “secretly” in for several Meghan actress Prince Harry criti- the 35-year-old of Queen Elizabeth,William, the second - Britain’s with the brother Prince LONDON statement on Tuesday into the 32, the grandson killed in his elder had a strained relationship rare Diana, waspaparazzi Harry and issued a media for intrudinggirlfriend, Princess throne, have chased by cising the of his American her to “a line to the since their mother, while being life subjectedt”. press ever in Paris in 1997 private tions secpress had communica relaa car crash harassmen saying the from his Markle’s abuse and on motorbikes.the statement strong Harry and wave of an unusually However, officially confirmed time, contained retary, which for the firstthe press. the very regular tionship about action on on of l condemnati rarely taken formal that are written a professiona “He has of fictional stories to develop publication has worked hard the statement said.His girlhe and media,” crossed. him with the a wave of seen a line relationship past week has been subject to has “But the Markle, on the - the smear friend, Meghan harassment. very public racial undertones the abuse and of this has been racism of “Some a national newspaper; sexism and of outright in front page pieces; and the who stars article comments.” of comment trolls and web of Los Angeles her mother is white and social media Markle is a native Her father Divorcee drama “Suits”. the legal erican. (rtr) African-Am Prince Harry Britain’s Metropolitan the attends Service Annual Police of RememCeremony colleagues for brance their lives who lost of duty, in the line an at the Metropolit Police Training in London, 20, College October Britain 2016.
http://epaper.
ternationalba
online: http://www.in
L O N A A T I E R N I N T
REUTERS/Mike
Segar
ars, elicits fe globe e election Trump eers around th some ch U.S. presiincoming He says the respect the commit-
America dent “should American governthe different in not as a bilateral a starkly oath of office ments that accepted, one.” In will face the ment has as a multilateral — The world Trump takes Benjamin deal, but LONDON Minister elect Donald Trump Israel, Primecongratulated of the when Presidentdetails. 2,” Mexican Netanyahuhim a “true friend releasing said. January. business“It’s DEFCON Hope and called
to in billionaire believes Alejandro State of Israel.”said that he While the was welcomedit as analyst something as close to Mexico Netanyahu “will continuebeman’s triumph others sawts will “Probably emergency as The leaders the two the unique alliancebring a national many decades.” some countries, as governmen and a man who has faced in unexpected eleca big shock, felt strengthen two countries Earlier, a of his to deal with tween our heights.” is also being now have up to Russian President allies impact Middle it to ever greater center-right has coziedPutin, told NATO their toral triumph Nafin the volatilecrises are key ally in Netanyahu’s Minister Vladimir have to pay for make strongly Education victory to where multiple Trump’s coalition, they would and vowed nt pay East, said the tali Bennett, said of a Palestinian minister own protection governme border unfolding. the “the era Iran’s foreignmust respect of means that n-dollar what the Mexican saying a state over.” part d Trump, sure United States it made as deal. state is Palestinians wantin 1967. for a multibillio weren’t to continThe campaign commitments Abadi congratulate nuclear forward captured fight wall. Leaders looking after a U.S. foreign last year’s historic the accord in lands Israel said he is willing a has he’s support in his country’s to expect Trump upended has criticized said group. In deal, but on numerous Trump had campaign and in which Islamic State al-Abadi it. Netanyahu a border by his prede- ued against the website, to negotiate during the try to renegotiate policy orthodoxy offers made ahead with statement on his “world and the Zarif spoke would particularly the on fronts. to supre- he d Javad visit to Ro- retractedwhile pressing win was he hopes expansion continue a cessors where his Trump’s Mohamma Presi- said States will terrorism.” He in Mexico, immigrants Wednesday during win was clear. Jewish settlement United startling it’s land. Palestinian that he port Iraq in fighting threaten Iraq Mexican Trump’s were a deep mania after minister said that war-won doesn’t Abbas said marks calling and “rapists” is elected dent Mahmoud will be achieved” says terrorism whole world. The foreign whoever criminals national pride. Financial but the Trump important “that should fully hopes “peace term. al- alone, insult to have predicted a of of the of America billions during Trump’sMinister Haider realities analysts and president current threaten policies Iraqi Prime win wouldcross-border trade, have understand conform their and dollars in officials say they for world realities.” plan with those governmenta contingency though without drawn up such a scenario,
Continued
to page
6
heard also be News can at Global 9.30 in “Bali Image” 96.5 from Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio listen2myat globalfmbali. streaming or live video and http:// radio.com alfmbali.com m-bali. http://radioglobannel/global-f
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/ch
Kamis Wage, 10 novEMBER 2016
Raffi Ahmad Gaet Anaknya di Film ’’Rafathar’’ SEPERTI yang telah dijanjikan Raffi Ahmad sebelumnya, film ‘’Rafathar’’ yang diperankan oleh anaknya, Rafathar Malik Ahmad, bakal memulai proses syuting. Raffi Ahmad sebagai produsernya juga menggandeng produser Anggy Umbara dan sutradara Bounty Umbara untuk produksi film ini. ‘’Nanti di film itu, Rafathar bisa punya kekuatan kayak super hero,’’ kata Raffi Ahmad saat jumpa pers di Jakarta, belum lama ini. Segala kebutuhan adegan ‘’Rafathar’’ bakal diambil secara natural. Nantinya, bayi Raffi dan Nagita itu dituntun sebaik mungkin. Aksinya akan disempurnakan lewat efek Computer Generated Imagery (CGI). Menurut Raffi Ahmad, film ‘’Rafathar’’ bakal dikemas serba lengkap. Di sana akan banyak konten, mulai dari sisi keluarga, komedi hingga action yang terinspirasi dari film Hollywood ‘’Baby’s Day Out’’. ‘’Intinya film ‘Rafathar’ bisa dinikmati oleh berbagai kalangan, baik itu dari anak-anak hingga dewasa. Film keluarga enggak terlalu banyak, kebanyakan drama dan action. Aku mau bikin film keluarga yang semuanya ada,’’ ujar Raffi. Selain Rafathar, Raffi Ahmad, dan Nagita Slavina, film ini juga akan dibintangi Fazura, aktris cantik asal Malaysia, Arie Untung, Inggrid Widjanarko, Babe Cabita dan lainnya. Film ini akan memulai proses syuting pada 15 November mendatang. (pik)
Bali Post/ist
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Menurun, Kunjungan Wisatawan ke Pulau Serangan KUNJUNGAN wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, ke Pulau Serangan sejak September hingga November 2016 ini mengalami penurunan. Padahal, angka kunjungan wisatawan ke pulau yang terkenal dengan wisata baharinya seperti snorkling, parasailing, terumbu karang, rumput laut dan penangkaran penyu ini sejak tahun 2009 hingga 2015 cukup stabil dan merata setiap harinya. ‘’Pada Januari hingga Agustus 2016 lalu, angka kunjungan wisatawan hampir mencapai 1.200 orang tiap harinya. Tetapi, akhir-akhir ini kunjungan wisatawan tiap harinya hanya mencapai 400 hingga 500 wisatawan saja,’’ ujar Lurah Desa Serangan I Wayan Karna, S.IP., M.H., Selasa (8/11). Serangan yang terdiri dari enam banjar adat dan tujuh banjar dinas ini, hampir 95 persen warganya bergelut di sektor pariwisata bahari. Sehingga dampak penurunan kunjungan wisatawan tersebut sangat terasa bagi kehidupan warga setempat. Kendati demikian, Wayan Karna mengatakan masyarakatnya tidak khawatir dengan hal itu. Sebab, selain wisata bahari yang menjadi potensi Serangan, potensi lainnya seperti agrowisata (tanaman semangka) dan wisata transportasi (kuda dan unta) juga sedang dikembangkan. Sehingga diharapkan dengan lesunya perekonomian di Bali, Pulau Serangan tetap menjadi tujuan wisata bagi para wisatawan dengan berbagai jenis wisata yang ada di sana. ‘’Di Pulau Serangan juga berkembang po-
tensi wisata budaya, seperti adanya kuburan Kampung Bugis, masjid dan Pura Sakenan. Ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk selalu menyempatkan diri berkunjung ke pulau kami,’’ katanya.
Sebagai destinasi wisata bahari, pihaknya berharap pemerintah segera bisa memberikan bantuan untuk membangun ruang tunggu di Dermaga Serangan. Sebab, ruang tunggu menjadi tempat yang sangat penting
untuk meng-input segala informasi terkait dengan jadwal keberangkatan dan keselamatan para nakhoda dan pengunjung sebelum melakukan aktivitas wisata bahari di Pulau Serangan. Dengan begitu, hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi dan selalu terkendali. ‘’Kami sudah mempunyai dermaga sebagai tempat para nelayan memarkir kapal mereka untuk membawa wisatawan menikmati
keindahan alam bawah laut dan mangrove. Tetapi, kami belum mempunyai ruang tunggu untuk bisa memberikan informasi kepada mereka. Kami sedang berjuang untuk membangun ruang tunggu tersebut dan kami sudah mengajukan bantuan ke Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar. Tetapi karena katanya belum ada anggaran, pihak Desa Serangan akan membangunnya segera,’’ tegasnya. (win)
Bali Post/edi
MENURUN – Pulau Serangan yang terkenal dengan potensi wisata baharinya mengalami penurunan kunjungan wisatawan selama beberapa bulan terakhir.
SMAN 2 Amlapura Bangkitkan ’’Pop Song’’
‘’GITA Bahana Smandapura Choir’’ SMAN 2 Amlapura merupakan salah satu kreativ-
itas seni siswa ekstrakuler SMAN 2 Amlapura yang ikut menghibur dan memeriahkan
HUT ke-33 Smandapura, Rabu (9/11) kemarin. Siswa setempat berulangkali juara di Provinsi Bali, regional dan nasional, seperti pada ajang musikalisasi puisi. Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Amlapura Drs. Nyoman Sutama, M.Pd. mengatakan, pihak sekolah berencana minta bantuan perekaman dari Bali TV untuk Gita Bahana Smandapura Choir. ‘’Kami ingin membangkitkan lagi pop song di sekolah,’’ katanya. Sementara itu, Kepala SMAN 2 Amlapura Drs. Nengah Miyasa, M.Pd. menenambahkan, selain membangkitkan seni suara, tahun ini sekolahnya juga sudah mendapatkan bantuan perangkat drum band dari Disdikpora Karangasem. Diharapkan, ekstrakurikuler drum band makin bersemangat latihan dan bisa tampil pada event penting maupun pada ajang kompetisi. (bud)
Gita Bahana Smandapura Choir
Bali Post/bud