Skip to main content

Edisi 10 Januari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 141 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa kliwon, 10 januari 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Harus Ada Regulasi Pro-Pengusaha Pribumi PERTUMBUHAN ekonomi Bali selalu di atas rata-rata nasional. Kalau hanya bicara pertumbuhan, realitas itu tentu sangat menggembirakan. Pertanyaannya, siapa menikmati pertumbuhan itu? Sebab, pengusaha pribumi di Bali tidak lebih dari 2 persen dari jumlah penduduk. Atas kondisi ini tentu harapan untuk menjadi tuan di negeri sendiri, jauh panggang dari api. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bali Drs. Panudiana Kuhn, M.M. juga mengakui hal itu. Katanya, untuk menjadi tuan di negeri sendiri tidaklah mudah.

Harus ada keberpihakan pemerintah kepada pengusaha pribumi. Misalnya, mempermudah dalam hal perizinan, ada kebijakan yang pro-pengusaha lokal. Demikian pula perbankan pun harus berani memberikan kredit yang lebih ringan kepada pengusaha pribumi. Diharapkan dengan kemudahan seperti itu, akan muncul jiwa entrepreneur baru di Bali dan mampu menjadi tuan di negerinya sendiri. Seperti yang terjadi di negaranegara maju. Jepang, Jerman, Korea Selatan, serta Malaysia di antaranya. Pemerintahnya sangat mendorong tumbuhnya pengusaha baru. Menjadikan pengusaha pribumi

sebagai tuan di tanahnya sendiri, bisa saja dilakukan dengan cara membentuk konsorsium terlebuih dahulu. Caranya, beberapa pengusaha berkumpul, sama-sama mengeluarkan modal awal, kemudian membuat sebuah PT yang mengelola apa saja yang dinilai prospektif ke depan. Misalnya industri, handichraf, tekstil, pertanian juga perlu sehingga tidak impor. Diharapkan dengan pola ini, jumlah pengusaha di Bali semakin meningkat. Karena di negara-negara maju, persentase pengusaha di negaranya mencapai 10 persen sebagai pemberi kerja, yang 90 persen bekerja. ‘’Kalau kita masih kurang dari 2 persen. Ini yang perlu digarap ke depan,’’ ujar Panu-

diana Kuhn saat wawancara khusus dengan Bali Post dan Bali TV. Selain keberpihakan pada pengusaha pribumi, ia juga menyoroti sektor pariwisata. Pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Bali pada 2016 cukup tinggi. Namun pertumbuhan hotel jauh lebih tinggi. Akibatnya, tingkat hunian hotel tidak terlalu bagus, yakni pada kisaran 46 persen saja. Hal. 19 Jadi Perhatian

’’Kalau kita masih kurang dari 2 persen. Ini yang perlu digarap ke depan.’’ Panudiana Kuhn

Gratifikasi, KPK Setor Rp 14 M ke Kas Negara Terbesar dari BUMN dan BUMD Jakarta (Bali Post) – KPK menyumbangkan Rp 14,6 miliar ke kas negara dari 549 laporan gratifikasi yang diterima lembaga tersebut. ‘’Dari laporan gratifikasi ini, lebih dari Rp 14,6 miliar telah dimasukkan ke kas negara dalam bentuk PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak),’’ kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam konferensi pers ‘’Capaian Kinerja KPK 2016’’ di gedung KPK Jakarta, Senin (9/1) kemarin. Bali Post/ade

BERKEKUATAN HUKUM - Pimpinan KPK menyampaikan paparan terkait kinerja KPK tahun 2016, Senin (9/1) kemarin. Sepanjang tahun 2016 KPK menyumbang Rp 497,6 miliar untuk kas negara dan uang tersebut merupakan sitaan dan rampasan dari perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. KPK juga di tahun 2016 mencatatkan rekor operasi tangkap tangan (OTT) terbanyak dengan 17 kasus.

Gempa Guncang Padang

Padang (Bali Post) – Gempa berkekuatan 5,9 skala Ricter mengguncang Kota Padang, Senin (9/1) pukul 18.28 WIB. Gempa berpusat 64 kilometer barat laut pesisir selatan dengan kedalaman 17 kilometer. Sumatera Barat sudah beberapa kali diguncang gempa bumi dalam setahun terakhir, termasuk gempa berkekuatan 6,5 pada skala Richter, 2 Juni 2016. Hal. 19 Seluruh Wilayah

Bali Post/ant

PIANIS CILIK - Ketua MPR Zulkifli Hasan (kanan) mengamati pianis cilik Jefri Setiawan memainkan keyboard dengan mata tertutup di kompleks Parlemen Jakarta, Senin (9/1) kemarin. Dalam pertemuan itu pianis cilik Jefri Setiawan meminta dukungan untuk memecahkan rekor dunia Guinness Book World Record bermain alat musik keyboard sambil bernyanyi 50 lagu dengan mata tertutup dalam usia termuda.

Menuju Generasi Emas

Sepanjang 2016, Direktorat Gratifikasi KPK telah menerima sebanyak 1.948 laporan. Dari jumlah tersebut, 549 di antaranya dinyatakan milik negara, 57

Luhut Persilakan Jepang Kelola Pulau di Indonesia Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mempersilakan Jepang mengelola dan menamai pulau di Indonesia jika ingin menggunakannya untuk investasi. Luhut dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (9/1) kemarin, mengatakan negeri sakura itu meminta ada satu wilayah atau pulau di Indonesia yang bisa digunakan untuk tempat peristirahatan kalangan lansia Jepang. ‘’Jepang minta, katanya boleh tidak kami ada satu daerah tertentu untuk elderly (lansia)? Saya bilang, silakan saja bikin kampung di sana tapi tidak akan pernah jual pulau itu,’’ katanya. Mantan Menko Polhukam ini menyebut Jepang bahkan berminat untuk menjadikan Pulau Morotai, Sulawesi Utara, sebagai salah satu wilayah sasaran rencana tersebut. Ia juga menawarkan pulau-pulau eksotik lainnya untuk bisa dikelola Jepang, termasuk diberi nama oleh negeri sakura. Menurutnya, masih ada sekitar 4.000 pulau di Indonesia yang belum memiliki nama. Hal. 19 Nama Pulau

’’Ini kan ada 4.000 pulau yang belum ada nama, kamu boleh kasih nama. Beri nama 4.000 pulau itu tidak gampang. Yang penting, pulau itu terdaftar dimiliki pemerintah Indonesia.’’ Luhut Binsar Pandjaitan Menko Kemaritiman

ditetapkan milik penerima dan 323 laporan masih dalam proses penelaahan. Hal. 19 Pemerintah Daerah

Polisi Bertekad Libas Kartel Pangan Jakarta (Bali Post) – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan paling lambat pada 2018 Indonesia sudah mampu mencapai swasembada jagung. ‘’Sekian puluh tahun kita impor dari Argentina, Belgia, dan Amerika. Tahun ini impor kita turun 66 persen,’’ ujar Amran dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (9/1) kemarin, saat meninjau pertanaman jagung hibrida di Desa Punaga Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan Dalam kunjungan tersebut turut hadir Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Numang, Kapolda Sulsel Brigjen Pol. Muktiono, dan Pangdam VII/Wirabuana Mayjen Agus Surya Bakti. Syafruddin menegaskan, salah satu tugas Polri adalah memberantas kartel pangan, karena merupakan salah satu penyebab meningkatnya impor pangan ke Indonesia. ‘’Tugas Polri adalah menindak kartel. Karena salah satu indikator yang selama ini menghambat ataupun yang menahan swasembada itu adalah kartel. Untuk itu, tugas Polri adalah menghabisi kartel,’’ katanya sembari menambahkan, saat ini ada sekitar 40 kasus kartel yang sedang ditangani Bareskrim Polri. Syafruddin menjelaskan, sekarang ini kebutuhan pangan sangat diperlukan dalam kondisi stabil sampai waktu mendatang sehingga negara juga bisa stabil. ‘’Jadi, satu-satunya yang bisa menstabilkan negara ini dan bisa berdiri tegak adalah terpenuhinya kebutuhan pangan. Oleh karena itu, aparat keamanan yaitu TNI dan Polri fokus ke situ,’’ katanya. Hal. 19 Produksi Jagung

(1)

Desa Bisa Menjadi Episentrum Kebangkitan Pengusaha Pribumi Tahun 2017 diprediksi menjadi tahun kebangkitan dan penuh optimisme dari sisi ekonomi. Namun tantangan yang bergulir di awal tahun 2017 bisa menjadi ujian bagi kebangkitan sektor ekonomi. Hasilnya, tentu bisa lolos atau malah gagal. Namun bagi Bali, tantangan di awal tahun ini harus tetap dikelola optimistis mengingat Bali memiliki peluang. Setidaknya, Bali bisa menjadikan desa sebagai episentrum kebangkitan pengusaha pribumi. Tak hanya dari sektor garapan usaha, desa juga bisa menjadi sumber lahirnya pengusaha pribumi. Pandangan itu dilontarkan pengamat ekonomi Universitas Udayana Prof. I Wayan Suartana, Senin (9/1) kemarin. Ia mempredikasi Bali akan mengalami pergeseran sumber pendapatan dengan terkoreksinya kualitas wisatawan dan masa tinggalnya di Bali. Tak hanya itu, Bali juga berpotensi mengalami hambatan jika ekonomi global bergerak tak sesuai prediksi. Gangguan kamtibmas juga berpotensi menjadi ‘’kejutan’’ ekonomi. Ini harus segera disikapi. ‘’Saya berpandangan Bali bisa membangun

gerakan kembali ke desa. Jadikan desa sebagai episentrum ketahanan ekonomi dengan menggalakkan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Ini langkah strategis yang harus dibarengi dengan aksi nyata dan kajian matang,’’ papar Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unud ini. Ia mengatakan alokasi dana desa sangat mungkin diarahkan untuk melakukan edukasi dan membenahi kualitas SDM Bali. Jadi, SDM Bali yang lulusan sarjana jangan hanya terpaku dengan laju dan pertumbuhan bisnis di perkotaan. Mereka harus ditarik kembali ke desa dan disiapkan ‘’lahan’’ untuk berbisnis. Di sinilah peran birokrat, politisi dan legislator memfasilitasi lahirnya pengusaha pribumi. ‘’Jangan sampai infrastrukrur yang masih layak pakai dirusak agar proyek bisa jalan. Pengelolaan pemerintahan desa harus berorientasi pada tumbuhnya generasi emas Bali yang siap menjadi pengusaha pribumi di desa,’’ tegasnya. Hal. 19 Lembaga Keuangan


denpasar

2

Ananta Wajendra

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

Bali Post/ist

’’Talkshow’’ di Shankara

Memahami Takdir dan Nasib dengan ’’Wariga’’ dan Nama

PERGANTIAN tahun baru sering diikuti dengan pertanyaan tentang nasib. Hal ini wajar, mengingat setiap orang memiliki harapan mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Banyak indikator yang digunakan untuk memperkirakan nasib di masa yang akan datang. Salah satu yang cukup populer akhir-akhir ini adalah pembahasan tentang nama. Cobalah lihat melalui youtube, informasiinformasi seputar kekuatan nama maupun misteri di balik nama. Sangat jelas diungkapkan bahwa pentingnya arti nama dan dari nama akan terbaca apa yang akan terjadi dalam kehidupan seseorang. Apakah memang benar sesederhana itu? ‘’Itulah adanya, hidup sejatinya memang sederhana, hanya manusia kebanyakan tidak mudah percaya dengan yang sederhana, tapi lebih memilih yang rumit,’’ ungkap Ananta Wajendra dari Hypnocodesname. Dikatakannya, informasi atau hal-hal baru sering lewat begitu saja hanya karena kita menutup diri dari perubahan yang memberi kita harapan hidup lebih baik. Selain nasib yang bisa dilihat dari nama, ternyata ada takdir yang selama ini tidak banyak dibahas karena dianggap itu urusan Tuhan. ‘’Waktu kelahiran yang di Bali lebih dikenal dengan otonan, ternyata mengandung misteri yang masih perlu banyak digali. Kalau kita tahu dan melaksanakan tugas-tugas kelahiran yang melekat, kehidupan pasti lebih baik. Sekarang tamutamu saya bahkan datang dari berbagai negara yang tertarik dengan tradisi Bali ini. Wariga itu ilmu pasti, bukan ramalan,’’ ujar Pak Rambler sebagai konsultan wariga. Mengenal diri lebih baik, katanya, perlu dilakukan agar kita tidak mudah menyalahkan orang lain ketika kehidupan dirasa kurang bersahabat. Ikuti talkshow dan konsultasi bertemu langsung dengan Ananta Wajendra, DBA. dan Wayan Rambler di Shankara Resto, Jl. Danau Toba 7 Sanur (belakang Mc.D Sanur), Minggu, 15 Januari 2017 pkl. 18.00-21.00 Wita. Untuk pendaftaran, silakan ketik nama lengkap sesuai KTP/KK, kirim SMS ke 081 9999 63311, biaya Rp 100 ribu hanya untuk 30 orang. (r)

Bali Post/eka

RAKIT - Tiga orang anak bermain di atas rakit nelayan di Pulau Serangan, Denpasar Selatan. Usai sekolah, anak-anak di kawasan ini kerap mengisi waktu dengan bermain di pantai.

Badung Targetkan Sepuluh SMP Negeri Laksanakan UNBK

Denpasar (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menargetkan sepuluh Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun 2017. Tahun lalu Badung belum bisa menggelar UNBK, mengingat infrastruktur yang belum siap. Kepala Disdikpora Badung Ketut Widia Astika mengaku terus melakukan pembenahan untuk mempersiapkan UNBK pada Mei mendatang. ‘’Penerapan UNBK di Kabupaten Badung untuk tahun 2017 sudah dipersiapkan. Setidaknya kami akan memberikan 1.100 unit komputer untuk SMP Negeri di Kabupaten Badung untuk program tersebut,’’ ujar Ketut Widia Astika saat dimintai konfirmasi, Senin (9/1) kemarin. Menurutnya, dengan adanya peralatan komputer, siswa yang

dapat mengikuti UNBK di Badung sekitar 6.000-an orang. Mereka akan dibagi dalam tiga shift yakni pagi, siang dan sore. ‘’Kami sudah siapkan peralatannya dan siswa SMP di Badung pun siap mengikuti UNBK tahun ini. Untuk uji coba, kami masih menunggu jadwal,’’ ungkapnya. Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra mendukung langkah Disdikpora Badung dalam penerapan UNBK tahun 2017 ini. ‘’Ini sesuai dengan apa yang kami harapkan agar pendidikan di Badung semakin

baik,’’ ucapnya. Dikatakannya, program tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas SDM. Kendati, UNBK tidak menentukan kelulusan. ‘’Hal ini bisa menguji siswa kita dengan nilai yang jujur,’’ sebutnya. Sebelumnya, jajaran Komisi IV DPRD Badung sempat menyoroti ujian nasional yang belum berbasis komputer. Mereka mendesak pemerintah mewajibkan setiap sekolah menerapkan UNBK. Politisi asal Kerobokan, Kuta Utara ini berharap tahun 2017 UN berbasis

IT ini sudah bisa dilaksanakan di seluruh sekolah di Badung. ‘’Kami minta semua sekolah pakai IT. Karena ini bagian dari visi-misi bupati, di mana segala sesuatu harus memanfaatkan teknologi,’’ tegasnya. Dengan ujian berbasis komputer, politisi Partai Golkar ini menilai akan memiliki banyak keunggulan dibandingkan UN manual. Sebab, human error dalam menjawab soal sangat kecil. ‘’Berbeda dengan cara manual yang masih memakai pensil. Salah alat tulis atau menebalkan lembar jawaban, rawan tidak terbaca (komputer),’’ jelasnya. Karena itu, dia berharap pelaksanaan UN tahun-tahun mendatang wajib berbasis komputer. ‘’Pokoknya tahun depan

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : REGULASI PRO PENGUSAHA PRIBUMI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Dinas Pariwisata Rancang Pengelolaan Pantai Mertasari

Pencuri ’’Dump Truck’’ Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Anggota Polsek Kuta, Minggu (8/1) lalu menangkap pencuri dump truck, Aidil Sakti Siahaan (42), di Perum Taman Griya, Kuta Selatan. Dump truck tersebut awalnya dicuri di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, saat sopirnya, Mochammad Mahrus (22), sedang sarapan. Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno seizin Kapolsek Kompol Sumara, Senin (9/1) kemarin, mengatakan tersangka asal Sumatera Utara ini tinggal di Jalan Merpati, Denpasar. Pada Minggu pukul 05.00 Wita, Mahrus bersama rekannya membawa dump truck itu menuju Bukit Jimbaran, tetapi singgah di TKP, tepatnya depan Mr. Kuta Oleh-oleh Bali, untuk sarapan pagi. ‘’Mungkin karena dekat, kunci truk dibiarkan nyantol,’’ ujarnya. Saat korban hendak memesan makanan, terdengar mesin truknya hidup dan dibawa kabur oleh tersangka. Korban dan temannya berusaha mengejar ke arah Nusa Dua. Mendapat informasi kejadian itu, tim Opsnal Polsek Kuta dipimpin Panit I Reskrim Iptu I Putu Budiartama melakukan pengejaran terhadap pelaku. Akhirnya, tersangka dan barang bukti diamankan di Perum Taman Griya, Kuta Selatan. ‘’Tersangka terjebak di gang buntu. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Kuta guna penanganan lebih lanjut,’’ tegas Seno. Anggota Polsek Kuta juga menangkap karyawan katering Andito Suparno alias Putra (19) di Jalan Majapahit, Kuta, Desember lalu. Tersangka asal Nganjuk, Jawa Timur ini diringkus karena mencuri sepeda motor Kawasaki D-Traker. Penangkapan tersebut berdasarkan laporan korban, Heli Sugiono. Motor korban dicuri di tempat kosnya di Jalan Taman Sari, Kuta. Motor tersebut diamankan di mes tersangka di Jalan Raya Kuta Gang Selamat, Kuta, Badung. ‘’Tim Opsnal melihat seseorang yang merupakan teman pelaku masuk ke mes tempat itu. Saat diinterogasi, pria itu mengaku sempat keluar bersama pelaku,’’ tegas Kompol Sumara. Karena melihat ada banyak orang di mes, tersangka memilih kabur. Mengetahui hal itu, petugas langsung mengejarnya dan akhirnya ditangkap di Jalan Majapahit, Kuta, Badung. ‘’Tersangka mengaku baru satu kali mencuri. Namun, kasus ini masih kami kembangkan dan tersangka sudah kami tahan,’’ tegasnya. (kmb36)

harus pakai itu (UNBK). Ini penting, selain mengarahkan siswa memanfaatkan IT, juga untuk meminimalisir keteledoran dalam menjawab,’’ ungkapnya. Disinggung mengenai perangkat komputer yang belum siap, Gung Nadhi minta pemerintah segera melakukan pengadaan komputer di masing-masing sekolah. Setiap sekolah, katanya, minimal harus memiliki dua laboratorium komputer. Selain perangkatnya, pemerintah juga wajib menyediakan akses seperti WiFi. (kmb27)

DIAMANKAN - Sepeda motor milik Listiadewi diamankan petugas, setelah ludes terbakar.

Bali Post/ist

Bawa Jeriken Berisi Bensin

Motor Ludes, Pengendara Luka Bakar

Denpasar (Bali Post) Nyawa pengendara sepeda motor Ni Ketut Listiadewi (45) hampir melayang setelah sepeda motornya terbakar, Senin (9/1) kemarin. Pemicunya, tetesan bensin dari jeriken yang dibawa korban diduga mengenai busi sepeda motor. Akibatnya, motor Honda Supra DK 2523 FP ludes terbakar dan korban mengalami luka bakar pada kaki serta tangannya. Kasus itu terjadi di depan Toko Bayu Gede Motor di Jalan Puspawresti, Latu, Abiansemal, Badung. Menurut petugas Polres Badung, kejadiannya pukul 14.30 Wita, dan korban merupakan karyawan vila, tinggal di Banjar Gulingan Kangin,

Mengwi. Awalnya korban mengendarai sepeda motor Honda Supra dari arah timur menuju Penarungan membawa jeriken berisi 20 liter premiun. BBM itu baru dibeli di SPBU. Setibanya di TKP, tiba-tiba motor korban muncul percikan api dari mesin dan langsung menyambar jeriken berisi premium tersebut. Kobaran api juga menyambar 5 botol berisi premium di Toko Bayu Gede Motor yang dijual eceran. ‘’Untung saja korban langsung loncat dari sepeda motornya dan warga cepat menolongnya. Walau demikin, tangan dan kaki korban terbakar. Informasinya, BBM itu akan dijual eceran di rumahnya,’’

ujar petugas yang enggan disebut identitasnya ini. Korban langsung dilarikan ke RSUD Mangusada, Badung. Kendati mengalami luka bakar cukup serius, kondisi korban masih stabil. Kini, korban masih menjalani perawatan. Kapolsek Abiansemal Kompol Nyoman Weca saat diminta konfirmasinya, membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya, korban membawa bensin dan tetesannya mengenai busi motor. ‘’Korban belum diperiksa karena masih dirawat di rumah sakit. Barang bukti sudah kami amankan di Mapolsek,’’ ujarnya. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) – Keberadaan Pantai Mertasari, Sanur, menjadi objek wisata yang terus mendapat penanganan dari Pemkot Denpasar. Setelah melakukan penataan tempat parkir dan beberapa kios UKM (Usaha Kecil dan Menengah) di kawasan tersebut, kini Pemkot Denpasar melalui Dinas Pariwisata kembali akan melakukan penataan terutama soal pihak yang mengelolanya. Rencana ini sudah dibahas dalam rapat intern dengan Sekda Kota Denpasar, akhir pekan lalu. Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar I Wayan Gunawan yang dihubungi, Senin (9/1) kemarin, mengatakan pihaknya harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan BPKP. Sebab, ada aturan yang perlu disingkronisasi, yakni Permendagri No. 19 Tahun 2016 terkait dengan pedoman pengelolaan aset atau barang milik daerah dengan UU Pariwisata. ‘’Kami harus melakukan koordinasi dengan BPKP agar pengelolaan aset di pantai itu sesuai dengan aturan yang ada,’’ katanya. Gunawan mengatakan, lahan yang menjadi kewenangan Pemkot Denpasar di Pantai Mertasari, Sanur Kauh tersebut seluas sekitar 2,3 hektar. Saat ini sudah ditata untuk tempat parkir dan beberapa sudah dibangun kios untuk para pedagang. Sedikitnya sudah dibangun 15 kios. Ke depan, pihaknya ingin pengelolaan kawasan tersebut lebih profesional, karena bila hanya ditangani pemerintah, kurang optimal. Disebutkannya, dalam ketentuan yang ada, pemerintah bisa melimpahkan kewenangan pengelolaan kepada komponen masyarakat. Karena dengan pengelola yang lebih kompeten, maka diharapkan hasilnya lebih maksimal. ‘’Tahap awal kami lakukan koordinasi dulu biar penerapan aturannya tidak salah. Karena ada dua yang akan kami pakai acuan, ini perlu disinkronkan dulu,’’ jelasnya. Pantai Mertasari menjadi tempat rekreasi bagi warga Denpasar dan sekitarnya. Terlebih, pada hari-hari libur, warga yang menyerbu pantai ini cukup ramai, baik untuk sekadar mandi atau main kano, serta rekreasi air lainnya. Bahkan, beberapa waktu lalu pemerintah pusat juga sudah membangun gedung di sebelah areal milik Pemkot Denpasar. Sayangnya, bangunan tersebut belum berfungsi dengan baik karena masih menjadi kewenangan pusat. (kmb12)

Tangani Sampah Kiriman

Pemkab Badung Kaji Penambahan Alat Berat

Denpasar (Bali Post) – Usulan penambahan alat berat untuk menangani sampah kiriman di sepanjang pantai di Badung, mendapat respons positif dari pemkab setempat. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengaku telah melakukan kajian terkait penambahan sarana dan prasarana guna mengatasi masalah sampah laut tersebut. ‘’Kami sudah lakukan gerakan, kajian dan membeli sarana-prasarana, sehingga nanti ke depan ada sampah cepat selesai tertangani,’’ ungkap Giri Prasta, belum lama ini. Politisi PDI-P ini mengakui, belakangan hampir semua pantai di Kabupaten Badung diserbu sampah. Bahkan, fenomena sampah kiriman ini menjadi aktivitas rutin tahunan. ‘’Masalah sampah kiriman yang melanda pantai Badung, sampai saat ini masih terjadi. Namun, kami telah melakukan gerakan untuk menganani sampah-sampah tersebut,’’ ucapnya. Menurutnya, sampah kiri-

man tersebut merupakan bencana alam karena datang dari semua lini dan pada akhirnya bermuara di seluruh pantai yang ada di Badung. Tak hanya di Gumi Keris, kawasan pantai lainnya juga kerap dilanda sampah kiriman. ‘’Sampah ini datangnya dari semua lini. Apalagi laut lebih luas dari daratan. Tentu kami akan melakukan research untuk mengetahui, bagaimana bisa menangnai dan mencari sumber sampahsampah tersebut,’’ ucapnya. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kabupaten Badung mencatat dari 2.400 ton sampah yang terkumpul, baru berhasil mengakut 1.800 ton sampah. Sisanya 600 ton sampah yang belum terangkut. Kepala Dinas LHK Badung Putu Eka Merthawan menyatakan, ke depan pihaknya berupaya melakukan penanganan Quick Service (pelayanan cepat) dengan syarat semua kebutuhan alat berat terpenuhi. ‘’Kami membutuhkan tiga louder per

Bali Post/eka

ALAT BERAT - Hampir tiap tahun sampah kiriman terdampar di sejumlah pesisir Badung. Untuk mempermudah upaya pembersihan sampah tersebut, alat berat pun dikerahkan. Nampak beberapa petugas kebersihan duduk di alat berat yang mengangkut sampah di Pantai Kuta. lokasi, dua mesin sedot, dan dua truk untuk satu lokasi dengan personel 15 orang,’’ rincinya. Dengan adanya penambahan alat berat dan personel, Eka

Merthawan optimis tidak ada lagi penumpukan sampah di sepanjang pantai di Badung. ‘’Yang mengambil lain, yang menaikkan lain. Truk pun yang

digunakan adalah truk khusus mengangkut sampah laut, bukan truk yang difungsikan untuk pelayanan di jalan,’’ pungkasnya. (kmb27)


Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

Badung

3

Pemilihan Sekda

Bupati Bentuk Pansel, Dewan Minta Profesional Mangupura (Bali Post) – Masa jabatan Kompyang R. Swandika sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Badung akan berakhir per 1 Maret 2017. Posisi Sekda Badung pun mulai dikocok. Sejumlah nama dari kalangan intern mulai muncul untuk berebut kursi sekda. Bahkan, Bupati Badung telah membentuk panitia seleksi (pansel) untuk menentukan siapa yang pantas duduk di singasana tersebut.

KESIAPAN - Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Dewa Nyoman Oka (tiga dari kanan) saat melakukan pengecekan kesiapan personel.

Angka Kebakaran Masih Tinggi

Mangupura (Bali Post) – Angka kebakaran yang terjadi di Kabupaten Badung selama 2016 masih terbilang tinggi. Dinas Kebakaran dan Penyelamatan setempat mencatat, kasus kebakaran yang telah ditangani selama 2016 mencapai 105 kasus, sementara tahun 2015 mencapai 198 kasus. Sedangkan awal 2017 telah terjadi tiga kasus kebakaran, yakni di Sangeh, Dalung, dan Nusa Dua. Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Dewa Nyoman Oka mengakui kasus kebakaran yang terjadi di Gumi Keris masih tinggi. ‘’Kasus tahun 2016 itu masih termasuk kategori tinggi. Untuk itu, kami akan terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat sebagai langkah preventif untuk menekan angka kebakaran,’’ ujar Nyoman Oka, Senin (9/1) kemarin. Selain melakukan sosialisasi ke masyarakat, mantan Kabid Pengendalian dan Operasional ini juga melakukan inspeksi ke hotel-hotel terkait penyediaan alat pemadam kebakaran. ‘’Pencegahan dilakukan dari lapisan masyarakat usia dini dan inspeksi ke hotel-hotel terkait penyediaan alat pemadam kebakaran,’’

katanya. Pascadilantik sebagai Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Nyoman Oka mengaku tancap gas dalam menjalankan tugas. Bahkan guna memastikan semua pos tetap dalam kondisi prima, dia melakukan pengecekan ke setiap pos. ‘’Dari ujung utara Petang hingga Kuta Selatan dan di Bali Pecatu Graha, saya cek agar selalu siap dan siaga. Sebagai petugas yang baru, saya ingin memastikan semua pos agar siap siaga, baik personel, sarana dan prasarana dan logistiknya. Sebab, sebagai pasukan tempur, tugas menuntut kami agar selalu siaga satu,’’ terangnya. Menurutnya, delapan pos disiagakan agar responstime di lokasi kebakaran diupayakan secepatnya sehingga kerugian dan korban jiwa dapat ditekan seminimal mungkin. Pos ini berlokasi di Petang, Abiansemal, Mengwi, Puspem Badung, Kantor Induk Kebo Iwa, Seminyak, Kuta, dan Bali Pecatu Graha (BPG). ‘’Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kebakaran, karena mencegah lebih baik daripada menanggulangi,’’ pungkasnya. (kmb27)

Tak hanya itu, pemilihan sekda juga mengundang perhatian kalangan wakil rakyat di DPRD Badung. Legislatif meminta pansel calon sekda yang terbentuk bekerja secara profesional untuk menjaring nama-nama calon. Anggota Komisi I DPRD Badung I Nyoman Ardana mengatakan, pansel yang terbentuk diharapkan bisa membantu Bupati Giri Prasta dalam menjaring nama pengganti Kompyang R. Swandika.

‘’Pansel yang dibentuk Bupati Giri Prasta harus bekerja maraton agar nama-nama calon Sekda Badung selesai digodok bulan Januari ini. Namun yang terpenting, kami berharap pansel yang dibentuk bupati bisa bekerja maksimal dan profesional,’ ujar Nyoman Ardana, Senin (9/1) kemarin. Menurutnya, jabatan sekda sangat penting. Sebab, sekda sebagai bawahan bupati sangat menentukan arah kebijakan dan pembangunan Badung

ke depan. ‘’Bupati dan sekda itu tidak bisa dipisahkan. Kami harap pansel bisa menjaring nama-nama yang layak dan pas menjadi calon sekda Badung,’’ ungkapnya. Menurut politisi Demokrat asal Kapal ini, pansel harus memiliki kriteria yang jelas dalam penjaringan sekda. Seperti dari segi senioritas, golongan, hingga pertimbangan kemampuan. ‘’Kalau bisa orang yang memangku jabatan sekda harus putra daerah atau orang Badung,’’ katanya. Ardana pun berharap penggodokan calon sekda Badung berjalan lancar. ‘’Keputusan tetap ada di bupati atas persetujuan gubernur. Tapi pansel tetap harus melakukan penjaringan dengan baik. Siapa-siapa

yang punya kriteria, itu harus betulbetul diseleksi. Harapan kami, ini berjalan lancar,’’ katanya. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta telah menandatangani dua surat keputusan penetapan pansel pada tanggal 3 Januari 2017 lalu. Pertama Surat Keputusan Bupati Badung No. 2/03/HK/2017 tentang Pembentukan Panitia Seleksi dan Sekretariat Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris Daerah/Eselon IIa). Yang kedua, Surat Keputusan Bupati Badung No. 1/03/HK/2017 tentang Pembentukan Panitia Seleksi dan Sekretariat Panitia Seleksi Jabatan Tinggi Pratama (Eselon IIb). Namun dipastikan, yang bergerak pertama adalah Pansel Sekda. (kmb27)

Pascaperubahan OPD dan Perubahan Pejabat Struktural

Wabup Suiasa Sidak ke Badan Pendapatan Badung PASCAPERUBAHAN Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mutasi pejabat struktural, Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa bersama Kepala Inspektorat Ni Luh Suryaniti melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Badan Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung Kabupaten Badung, Jumat (6/1) lalu. Kunjungan ini bersifat pemantauan kondisi dan situasi di Badan Pendapatan (Bapenda), karena bagaimanapun Badan Pendapatan merupakan pulu-nya (tempat uang) Badung. Pejabat asal Pecatu ini berharap, dengan berubahnya susunan pejabat struktural di Kabupaten Badung, tidak mengubah bahkan bisa meningkatkan motivasi Bapenda Kabupaten Badung untuk merealisasikan target-target yang direncanakan. ‘’Untuk itu, wajib Badan Pendapatan memberikan pelayanan dengan kinerja yang optimal, sehingga pencapaian pendapatan mampu memenuhi target. Diharapkan juga, program pembangunan Badung dapat ditingkatkan optimal sesuai visi dan misi Kabupaten Badung,’’ tandasnya. Wabup Suiasa juga memastikan sekaligus menginformasikan beberapa item kepada Badan Pendapatan, terutama pada enterim (pra-audit) kemarin dengan BPK. Di mana, terdapat Rp 106 miliar piutang pajak PBB yang kondis-

inya belum diyakini keberadaannya. Kondisi ini dianggap cukup materiil dan akan berpengaruh kepada opini BPK terhadap LKPD Kabupaten Badung. Oleh karena itu, Wabup Suiasa bersama Kepala Inspektorat menginformasikan sekaligus meminta kepada seluruh jajaran Bapenda untuk segera mengambil langkah-langkah strategis dalam rangka meminimalkan piutang PBB dan meyakini besarnya piutang pajak saat ini. Kepala Badan Pendapatan Daerah/ Pasedehan Agung Wayan Adi Arnawa mengungkapkan, jajarannya telah mengambil langkah-langkah seperti menerbitkan surat tagihan pajak daerah khusus kepada buku empat dan buku lima yang nilai ketaatan pajaknya di atas Rp 5 juta. Indeks yang cukup besar yang menjadi fokus saat ini adalah 369 badan yang ada di dalam, Rp 106 miliar piutang pajaknya. ‘’Dan ini masih kita kejar,’’ ucapnya singkat. Hasil laporan Bapenda per 31 Oktober 2016, ada Rp 106 miliar piutang pajak yang belum validasi atau belum diyakini dari hasil penyerahan kewenangan KPP kemarin. ‘’Dari Rp 106 miliar ini, per 31 Desember 2016 pascaenterim BPK, kami sedang proses. Sudah divalidasi Rp 2,2 miliar lebih dari Rp 106 miliar, sehingga sekarang posisi per 31 Desember menjadi Rp 104 miliar piutang pajak,’’ terangnya.

Saat ini, Bapenda tengah melakukan verifikasi di lapangan terkait piutang pajak tersebut, dengan cara menerbitkan Surat Tagihan Pajak Daerah (STPD). ‘’Bila subjek tidak ditemukan, kami akan komunikasikan dengan pihak UPT, apakah ada double subjek pajak. Kalau ada, akan dihapus

satu. Hal ini akan mengurangi lagi piutang pajak. Ini akan kami telusuri terus,’’ katanya. Terhadap STPD yang tidak kembali, kata Arnawa, akan didorong membuat pernyataan sekaligus melakukan pembayaran piutang sehingga berpengaruh terhadap besarnya piutang pajak nantinya. (ad887)

KUNJUNGAN - Wabup Suiasa bersama Kepala Inspektorat Ni Luh Suryaniti dan Kepala Badan Pendapatan Daerah/Pasedehan Agung Wayan Adi Arnawa melakukan kunjungan ke Badan Pendapatan/ Pasedehan Agung, Jumat lalu.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S

Penerimaan Karyawan PT Taspen (Persero) Tahun 2017

I Gde Agus Adi Sucipto

S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

PT Taspen (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang asuransi dan pengelola pensiun aparatur sipil negara (ASN) membutuhkan tenaga lulusan D-3, S-1, S-2 dan dokter yang berintegritas, berkomitmen dan mau bekerja keras untuk ditempatkan di seluruh Indonesia. Dibutuhkan tenaga Management Trainee (MT) minimal S-1 dengan usia maksimum 25 tahun untuk S-1 dan maksimum 27 tahun untuk S-2. Persyara-

tan lain yaitu IPK minimal 3.00, diutamakan dari lulusan Ilmu Hukum, Ilmu Komputer, Akuntansi, Ilmu Ekonomi, Ilmu Bisnis, Ilmu Komunikasi, Ilmu Statistik, Teknik Sipil dan Ilmu Kedokteran. Sementara tenaga MT dokter maksimum usia 28 tahun dengan persyaratan memiliki STR, memiliki surat anggota IDI, memiliki surat keterangan telah mengikuti program interensif. Selain itu, juga dibutuhkan tenaga non management trainee (non-MT) minimal D-3/sederajat dengan usia maksimum 24 tahun, IPK minimal 3.00. Diutamakan dari lulusan Akuntansi, Ilmu Komputer, Perpajakan, Pemasaran, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Perpustakaan, Kearsipan, Perawat/ Kesehatan dan Sekretaris. Sedangkan tenaga non-MT sekretaris maksimum usia 27 tahun, IPK 3.00, memiliki pengalaman kerja sebagai sekretaris minimum 3 tahun. Kepala Kantor Cabang PT Taspen (Persero) Cabang Denpasar I Gde Agus Adi Sucipto mengatakan, diutamakan putera/puteri daerah untuk wilayah Jayapura, Manokwari, Ternate, Ambon, Gorontalo, Palu, Kendari, Manado, Denpasar, Kupang, Mataram, Ende, Gunung Sitoli, Palangkaraya, Samarinda, Lubuk Linggau. “Ini kesempatan, karena di Taspen Denpasar tahun 2020 habis karena karyawan banyak yang pensiun. Kalau tidak dari sekarang, akan terjadi kekosongan,” ujarnya. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.taspen.co.id dan http://portal.bumn.go.id. (ad885)

Astra Motor Gelar ”Fun Touring Honda CBR250RR” Bersama Konsumen

MENGAWALI tahun baru 2017, Astra Motor Bali mengajak konsumen CBR250RR melakukan Fun Touring yang bertajuk ”Inspire The Future 2017”. Kegiatan yang dilaksanakan, Sabtu (7/1) lalu, diikuti oleh 30 pengendara motor yang memiliki hobi touring yang merupakan konsumen yang telah melakukan pembelian CBR250RR di 7 wing Dealer Honda Bali. Dengan semangat satu hati, peserta touring nampak antusias mengikuti kegiatan ini hingga finish. Rute yang dilewati adalah Denpasar-KintamaniBangli dan berakhir di Denpasar. Teriknya matahari dan menerobos hujan lokal, tidak mematahkan semangat para peserta untuk senantiasa tetap waspada dan menaati rambu-rambu lalu lintas dengan tetap bergaya safety riding ala Honda. Selain kegiatan Fun Touring, para peserta sebelumnya diedukasi pelatihan dasar mengenai group riding yang dipandu oleh tim safety riding Astra Motor Bali Ngurah Iswahyudi. “Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan dan ajang untuk saling mengenal satu dengan yang lainnya sehingga harapannya bisa saling bertukar informasi terkait produk maupun hal lainnya dan sekaligus untuk refresing mengawali tahun 2017,” ungkap Octa Wendy, Supervisor area type sport Astra Motor Bali. Dalam memperkenalkan motor sport premium ini, berbagai aktivitas telah dilakukan. Diawali dengan kegiatan showroom event yang dikemas dalam bentuk gathering dengan konsumen yang hot prospek, kemudian pameran bersama yang yang digelar 7 Wing Dealer Honda Bali (Astra Motor Cokroaminoto, Dealer Kharisma Perkasa Dewata, Dealer Hero IntiNusa Tuban, Dealer Mitra Krida Mandiri Jimbaran, Dealer Enam Tiga Sejahtera Singaraja, Dealer Made Ferry Motor Patimura dan Dealer Asaparis Imambonjol). Sementara itu, barubaru ini juga telah digelar acara bersama komunitas yang bertajuk CBR250RR Premiere Night Gathering Expect the Unexpected with Community yang dilaksanakan di Secret Garden. All New Honda CBR250RR dikembangkan dengan konsep “Total Control,” sehingga mudah dan menyenangkan dikendarai. Tampilannya menarik dan aspek fungsionalnya mampu menghadirkan kesenangan dalam berkendara bahkan sebelum motor ini dikendarai. Desainnya mengusung konsep “Speed Shape”. Model premium Honda yang dibekali mesin generasi baru 250cc liquid-cooled 4 stroke

Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 1,3 Juta Penumpang

APEL - General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, saat apel penutupan Posko Terpadu Monitoring Angkutan Natal dan Tahun Baru, Senin (9/1) kemarin. SELAMA libur Natal 2016 yang sama tahun lalu, mengalami yang dilanjutkan dengan libur peningkatan sebesar 11,4 persen,” Tahun Baru 2017, Bandara I kata General Manager Bandara Gusti Ngurah Rai mencatat telah I Gusti Ngurah Rai, Yanus Sumelayani 1,3 juta penumpang. prayogi, saat ditemui usai apel Dengan rincian, 702 ribu pen- penutupan Posko Terpadu Moniumpang domestik dan 622 ribu toring Angkutan Natal dan Tahun penumpang internasional yang Baru, Senin (9/1) kemarin. datang dan berangkat melalui Yanus Suprayogi menambahBandara I Gusti Ngurah Rai. kan, peningkatan juga terjadi “Selama 22 hari pelaksan- pada pergerakan pesawat. Yang aan Posko Nataru, kami telah mana, jumlah penerbangan juga melayani 1,3 juta penumpang. naik 5,5 persen yaitu 8.352 penerDibandingkan dengan periode bangan. “Kami sangat bersyukur

walau terjadi peningkatan penumpang dan pesawat, operasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya. Mengenai peningkatan penumpang dan pesawat, kata dia, untuk tahun 2016 Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat adanya kenaikan yang sangat signifikan. Total jumlah penumpang tahun 2016 sebanyak 19,97 juta dengan rincian penumpang internasional 9.962.074 dan domestik sebanyak 10.024.341. “Tahun 2016, jumlah penumpang hampir menembus angka 20 juta. Sedangkan tahun 2015 lalu 17,1 juta. Artinya, terjadi peningkatan mencapai 17 persen. Sangat signifikan,” katanya. Demikian halnya dengan jumlah pergerakan pesawat, tahun 2015 tercatat 126 ribu pergerakan sedangkan di sepanjang tahun 2016 ada 139 ribu pergerakan. Naik sebesar 10 persen. Pada kesempatan tersebut, Yanus Suprayogi memberikan apresiasi kepada seluruh instansi terkait lainnya. Di antaranya, Airnav Indonesia Cabang Denpasar, Kantor Otoritas Bandara Wil IV, para airline dan ground handling, AURI, Kepolisian, Brimob serta pecalang yang telah mendukung operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai sehingga dapat berjalan sesuai dengan prinsip 3S + 1C yaitu Safety, Security, Service dan Compliance. (ad884)

AMBARA Ashram adalah pusat penyembuhan dan penyadaran diri, berlokasi di Banjar Nyuh Kuning, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Selain menawarkan empat program utama, yaitu Terapi Tertawa, Diksha Suputra, Laksmi Puja dan Tapa Yoga Semadhi, juga menawarkan dua program tahunan yaitu Happy Yoga Festival dan Pesta Penyembuhan Bali. Pesta Penyembuhan Bali adalah ajang pertemuan antara masyarakat Bali dengan para penyembuh Bali. Pada pesta penyembuhan Bali, Ambara Ashram memberikan kesempatan kepada para penyembuh asal Bali yang memiliki kemampuan menyembuhkan baik penyakit medis, nonmedis maupun penyakit psikosomatik untuk membantu masyarakat Bali agar terbebaskan dari sakit yang mereka derita. Adapun beberapa penyembuh Bali yang sudah pernah berpartisipasi dalam pesta penyembuhan Bali ini antara lain dr. W Mustika (ahli psikosomatik), Jero Mangku Teja (ahli penyakit niskala), Jero Mangku Subagia (ahli penyakit niskala), Jero Mangku Lamler (ahli tenung wariga), Jero Mangku Hipno (ahli hypnosis), Jero Mangku Warnawaji (ahli tenung Bali), Ketut Artawa (ahli refleksi Bali), Ananta Wajendra (ahli terapi nama), Ketut Bandiastra (ahli usada yoga) dan Made Suambara (ahli sakit manah). Happy Yoga Festival adalah ajang menampilkan aksi happy yoga dari para penekun happy yoga. Happy Yoga dipublikasikan oleh Made Suambara, seorang

Happy Yoga Cabang Lembongan, Happy Yoga Cabang Buruan, Gianyar, Happy Yoga Cabang Kemenuh, Happy Yoga Cabang Batuan, Happy Yoga Cabang Sukawati, Happy Yoga Cabang Cemengaon, Happy Yoga Cabang Taman Jepun, Happy Yoga Cabang Gedung Mario Tabanan, Happy Yoga Cabang Kukuh Blayu, Happy Yoga Cabang Sayan Mengwi, Happy Yoga Cabang Silungan, Happy Yoga Cabang Ananda dan Happy Yoga Cabang Lungsiakan. Setelah aksi dari masing-masing kelompok berakhir, acara dilanjutkan dengan lomba tertawa yang diikuti oleh 1.923 orang. Yang bertugas sebagai juri adalah group lawak Canging Mas. Dari 1.923 orang peserta, dipilih 10 orang pemenang. Para pemenang masing-masing mendapat hadiah berupa pesawat televisi. Setelah penyerahan hadiah, Made Suambara memimpin acara renungan awal tahun dan memberi teknik meraih hidup sehat, sukses, bahagia dan sejahtera di tahun 2017. (ad883)

”Happy Yoga Festival” Dihadiri 1.923 Peserta

FUN TOURING - Suasana Fun Touring Honda CBR250RR bertajuk “Inspire The Future 2017” yang digelar Astra Motor bersama konsumen. DOHC 4 katup – 2 silinder dikembangkan melalui kolaborasi kuat antara tim engineer dari Jepang dan Indonesia sebelum akhirnya diproduksi langsung oleh putra bangsa di pabrik AHM Karawang. Untuk menghadirkan pengendalian optimal bagi pengendara, telah diimplementasikan teknologi terkini yakni throttle-by-wire atau yang dikenal sebagai TBW. All New Honda CBR250RR merupakan model pertama di kelasnya yang mengaplikasikan sistem TBW. Model ini menghadirkan akselerasi halus dan stabil yang lebih presisi. Untuk memaksimalkan fungsi dari TBW dilengkapi riding mode selector ada 3 pilihan yaitu comfort, sport dan sport+, sehingga pengendara dapat menikmati berkendara di berbagai kondisi jalan. Mulai berkendara secara agresif di jalan pegunungan hingga berpetualang di perkotaan dengan berboncengan. All New Honda CBR250RR tersedia dengan 2 tipe yakni STD (standar) dipasarkan dengan harga OTR (on the road) Rp 65.500.000 dan ABS dipasarkan dengan harga OTR Rp 71.050.000 melalui pilihan warna Anchor Graymetallic dan Mat Gunpowder Black Metallic. Sementara untuk warna Honda Racing Red tipe STD dipasarkan dengan harga Rp 66.100.000 dan tipe ABS Rp 71.650.000. Model ini telah didistribusikan pada November 2016 melalui jaringan Wing Dealer Honda yang tersebar di seluruh Indonesia. (bns1)

RS BaliMed Berulang Tahun Ke-9

Siap Kembangkan ”Intensif Care” yang Paling Andal di Bali RS BaliMed, salah satu rumah sakit swasta terbesar di Bali, merayakan puncak ulang tahun yang ke-9 di Lapangan Lumintang, Minggu (8/1) lalu. Berbagai kegiatan dilakukan sejak pagi seperti senam zumba bersama, acara seremonial berupa sambutan, pemotongan tumpeng dan pelepasan balon serta diwarnai hiburan dari bondres, band dan lagu-lagu. Ketua Panitia HUT dr. Shanti Dewi Aryani mengatakan, dalam rangkaian HUT ke-9 tersebut beberapa kegiatan telah dilakukan seperti tirtayatra ke beberapa pura, donor darah dan selama dua hari dilakukan kegiatan outbond di Banjar Sawe, Batuagung, Jem-

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

brana. Kegiatan lainnya adalah workshop dan seminar terkait perawatan luka untuk luka diabetes dan dekubitus yang diikuti oleh dokter umum, perawat dan bidan. Sementara tanggal 30 Desember 2016 dilangsungkan kegiatan lomba senam zumba antarkaryawan PT BDM. “HUT RS BaliMed jatuhnya tepat tanggal 8 Januari pas di hari Minggu. Jadi, momentnya pas untuk acara keluarga sekaligus kami mengundang para owner dan konsultan beserta keluarganya,” ujarnya. Direktur RS BaliMed dr. Oka Darmawan mengatakan, di usia yang ke-9 ini, RS BaliMed diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dalam budaya kerja

PERAYAAN - Komisaris PT BDM dr. Gde Wardiana, Sp. OG (K) melepas balon sebagai simbolis puncak perayaan HUT RS BaliMed.

yang profesional dalam melayani pasien. Tahun 2017, pihaknya akan mengembangkan unit pelayanan yang lebih canggih. “Kami akan mengembangkan unit pelayanan intensif care yang paling andal di Bali, itu targetnya. Jadi, kalau pasien dengan kondisi kritis dapat langsung ingat dengan BaliMed,” terang dr. Oka yang baru menjabat sebagai Direktur sejak 2 Januari 2017 lalu. Target tersebut bukan suatu hal yang muluk-muluk mengingat RS BaliMed dengan berbagai kelengkapan sarana dan prasarana terus meningkatkan diri dan meningkatkan ilmu sesuai dengan kondisi di bidang kesehatan yang terkini. Tak hanya pengadaan alat-alat kesehatan canggih, RS BaliMed secara terus menerus melakukan pelatihan-pelatihan kepada tim medisnya mulai dari perawat, bidan dan dokter agar dapat memperbaharui pengetahuan dan perkembangan penyakit terkini di Bali. “Selain itu, RS BaliMed juga akan memperkuat layanan kateterisasi yang meliputi jantung anak dan dewasa, saraf serta radiologi intervensi,” imbuhnya. Dengan banyaknya kasus kanker yang ditangani, RS BaliMed juga akan mengembangkan layanan kanker. Mengingat sebelumnya, pasien dengan kasus kanker yang datang hanya ditangani untuk terapi bedah atau kemoterapi. Namun di tahun 2017, RS BaliMed akan mengemas dengan lebih baik pelayanan terhadap pasien kanker sehingga penanganannya lebih maksimal dan kualitas hidup pasien menjadi tinggi. “Jadi, tahun ini siap lah untuk mencapai target-target tersebut,” tegasnya. (ad888)

HAPPY YOGA - Tercatat 1.923 orang ikuti Happy Yoga Festival di Istana Taman Jepun, Sabtu (7/1) lalu. pelaku spiritual Bali modern. Happy Yoga merupakan gabungan antara terapi tertawa, yoga jagadhita, tarian modern dan lagu-lagu pemujaan. Happy Yoga Festival diadakan setiap bulan Januari. Untuk tahun 2017 ini, Happy Yoga Festival diadakan, Sabtu (7/1) lalu, di Istana Taman Jepun. “Bali Happy Yoga Festival kali ini adalah yang keenam, diikuti oleh 22 cabang Happy Yoga yang tersebar di seluruh Bali. Dari semua kelompok tersebut, saat ini baru beranggotakan 4.000 orang,” kata Made Suambara, pendiri Ambara Ashram dan yang mempublikasikan Happy Yoga di Bali. Adapun kelompok happy yoga yang ikut dalam festival ini, antara lain Happy Yoga Pusat di Ambara Ashram, Happy Yoga Cabang Mambal, Happy Yoga Cabang Latu, Happy Yoga Cabang Mumbul Sangeh, Happy Yoga Cabang Buluk Babi, Happy Yoga Cabang Ashram Beji, Happy Yoga Cabang Sibang Gede, Happy Yoga Cabang Penatih, Happy Yoga Cabang Angantaka,

Jelang Jubileum 54 Tahun Universitas Mahendradatta 2017

Lulus Akreditasi 100 Persen, Kemenristekdikti Beri Izin Prodi Magister Ilmu Administrasi

BERSAMA – Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry WS (Ketua Umum Yayasan Mahendradatta) bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo. PTS tertua di Bali, Universitas dan Lembaga Universitas MahenMahendradatta (Unmar) kembali dradatta di Kampus Pusat Unmar. menuai prestasi di awal tahun. Set- “Kami senang sekali, Kampus Unmar elah menjadi 150 Besar PT Ter- telah menjadi teladan dalam disiplin baik di Indonesia (gabungan lebih kualitas akademik. Parameter kedari 3.000 PTN dan PTS), Unmar baikan dari sebuah lembaga institusi mendapatkan kado istimewa di awal pendidikan tinggi adalah lolosnya PT 2017. Di antaranya selain diraihnya dalam proses akreditasi. Astungkara, Anugerah Pers K. Nadha 2017 oleh semua prodi kami baik Fakultas Bali Post Group untuk Yayasan Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Mahendradatta, Unmar ternyata Teknik Industri dan Fakultas Ilmu lolos 100 persen untuk akreditasi Sosial Politik berhasil 100% tanpa program S-1 dan S-2 dan diraihnya kecuali terakreditasi dengan hasil izin pembukaan Program Studi S-1 memuaskan. Kami berterimakasih Kewirausahaan (KWU) dan izin karena BAN PT sudah memberikan Prodi S-2 Magister Ilmu Adminis- Unmar di kesempatan awal untuk trasi (MIA) oleh Kementerian Ristek menjalani proses akreditasi dibandDikti (Kemenristekdikti) Republik ing PT/PTS di Bali. Dan syukurlah Indonesia. prestasi akreditasi ini diikuti oleh Hal ini disampaikan oleh Rektor prestasi dari Fakultas FISIP Unmar Universitas Mahendradatta Dr. Putri yang mendapatkan izin Prodi MagAnggraeni, MBA di sela-sela rapat ister Illmu Administrasi (MIA). Ini awal tahun Yayasan Mahendradatta melengkapi Prodi S-2 Ilmu Hukum

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Pemerintahan S2 yang sudah naik derajat menjadi Akreditas Baik sejak tahun 2016,” ungkap Dr. Putri Anggraeni. Apresiasi terhadap kinerja jajaran Rektorat dan Fakultas Unmar diungkap Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry WS, S.Sos, S.H.,M.H. (Ketua Umum Yayasan Mahendradatta). “Kami dari Yayasan Mahendradatta sebagai badan pengelola lembaga pendidikan tentu ikut berbahagia. Ini prestasi yang sangat baik. Kita targetkan agar Unmar memiliki 4 Program S-2 selain Hukum dan FISIP. Kita sedang ajukan Prodi S-2 MM dan S-2 Magister Teknik. Saat ini, Yayasan juga sedang membangun unit kampus– kampus di sejumlah titik. Ini sesuai dengan cetak biru (blue print) 60 Tahun Jubileum Berlian Unmar pada 2023. Saya berterimakasih pada Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi RI dan juga Presiden RI Ir. H. Joko Widodo. Ini sebuah wujud nyata Nawa Cita di bidang pendidikan. Unmar adalah PTS berhaluan Sukarnois yang juga selaras dengan Trisakti Pemerintahan Joko Widodo ini,” ungkap Turah Wira Wedawitry. Adapun sejumlah program yayasan akan menjadi komitmen lembaga mulai 2017 yakni memberikan bantuan beasiswa S3 pada sejumlah dosen berprestasi, meningkatkan kesejahteraan pegawai dan dosen yayasan serta mendukung program penelitian di lembaga LP2M sebagai wujud Unmar akan menjadi universitas riset. (ad889)


DAERAH

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

5

Kejaksaan Anggap Pengajuan LO Terlalu Dini Denpasar (Bali Post)Pendapat hukum atau legal opinion (LO) yang diajukan pihak travel, Bali Daksina Wisata dan Sunda Duta, dalam kasus perjalanan dinas (perdin) DPRD Kota Denpasar dinilai terlalu dini oleh pihak Kejari Denpasar. “Kami apresiasi dengan upaya mengajukan LO kepada kami, namun itu masih terlalu dini. Pihak travel masih dalam posisi sebagai saksi. Kami baru menetapkan satu tersangka dan satu lagi sudah menjadi terdakwa dalam proses penuntutan di Pengadilan Tipikor. Jadi LO dari travel tidak memiliki arti,” ucap Agung Kusumayasa, Kasi Intel Sekaligus Humas Kejari Denpasar, Senin (9/1) kemarin. Kusumayasa mengatakan pihaknya masih fokus pada proses penuntutan dan penyidikan yang sedang berjalan. Dari proses penuntutan dengan terdakwa I Gusti Made Patra, JPU yang juga menjadi tim penyidik pada kasus tersangka I Gusti Rai Suta,telah banyak mendapat tambahan bukti ketika proses penuntutan di persidangan. “Intinya kami fokus pada dua (Patra dan Rai Suta - red) ini, sehingga jika ada tersangka lainnya nanti data, bukti

dan fakta yang akan bicara,” tegasnya. Sebelumnya kuasa hukum travel mencari ‘‘amunisi’’ dalam kasus perdin ini, karena pihak travel merasa dipojokkan. Apalagi dalam perwali sudah jelas disebutkan siapa yang mesti bertanggung jawab dalam kasus ini. LO kali ini yang dibawa oleh kuasa hukum travel Made “Ariel” Suardana, adalah Prof. Dr. Mudzakkir, S.H., M.H. dari Universitas Islam Indonesia (UII). Dikatakan Suardana, Prof. Mudzakkir yang juga menjadi ahli dalam kasus Ahok dan kasus pembunuhan Mirna Salihin itu mengatakan dalam pendapat hukum yang dibeber Prof. Mudzakkir, banyak mematahkan dakwaan JPU khususnya soal keterlibatan travel dalam kasus ini. Prof. Mudzakkir juga secara tegas menyatakan pihak travel tidak bisa dipidana dalam kasus korupsi ini. D i j e l askannya, dalam pendapat hukumnya Prof. Mudzakkir mengatakan hubungan antara travel dan Sekretariat Dewan dalam perjalanan dinas merupakan hubungan keperdataan. Dalam hal ini pihak Sekwan dan PPTK bertanggung jawab secara internal menurut hukum

administrasi negara. Sedangkan pihak travel bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum korporasi. “Demikian pula jika pihak travel memperoleh keuntungan maka pihak travel tidak dapat dimintai pertanggung jawaban hukum pidana karena hubungan tersebut dalam bentuk perjanjian atau kontrak,” ujar Suardana. Dalam penawaran tentang paket perjalanan dinas yang ditawarkan ke Sekertariat Dewan telah diuraikan tentang harga tiket dan harga total fasilitas yang ditawarkan travel. Penawaran tersebut juga langsung mendapat persetujuan dari Sekwan dan PPTK. Sehingga double anggaran yang terjadi karena adanya penganggaran kembali uang saku anggota dewan yang telah menerima fasilitas jasa travel menjadi tanggung jawab Sekwan melalui PPTK. Disinggung soal mencuatnya partisipasi sebesar Rp 55.000.000, terkait dengan adanya temuan BPK sebesar Rp 160 juta, kata Suardana, itu bukanlah merupakan gratifikasi. Karena uang tersebut tidak diterima individu, melainkan oleh lembaga negara, dalam hal ini Sekwan DPRD. (kmb37)

Berpenduduk 53.000 Jiwa, Blimbingsari Jadi Kecamatan Ke-25

Banyuwangi (Bali Post) Jumlah kecamatan di Kabupaten Banyuwangi bertambah. Kabupaten tetangga Bali ini resmi memiliki 25 kecamatan. Pemerintah setempat, Senin (9/1) kemarin meresmikan sekaligus menjadikan Blimbingsari menjadi kecamatan termuda di Banyuwangi. “Dengan adanya Kecamatan Blimbingsari, maka kecamatan ini menjadi salah satu gerbang kota Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, saat meresmikan pelayanan publik Kecamatan Blimbingsari di kantor kecamatan, sementara di Kantor Desa Blimbingsari, kemarin. Blimbingsari yang berada di 15 km selatan kota Banyuwangi ini memiliki wilayah strategis, yakni Bandara Blimbingsari. Kecamatan ini terdiri dari sepuluh desa. Sebelum menjadi kecamatan baru, sepuluh desa tersebut masuk Kecamatan Kabat dan Rogojampi. “Dengan adanya kecamatan baru ini, kami harap bisa turut mengenda-

likan tata ruang di seputar bandara,” pinta Anas. Konsep bandara hijau yang diusung Banyuwangi, kata dia tidak hanya pada aspek bangunan bandara. Namun daerah seputar bandara harus tetap hijau. “Tugas camat yang baru adalah menjaga agar areal persawahan di sekitar bandara bebas dari segala macam bangunan,” tegas Anas. Selain seputar bandara, Bupati Anas juga berpesan Kecamatan Blimbingsari bertugas untuk menjaga sepanjang garis pantai di daerah Blimbingsari dari pemanfaatan yang di luar sektor pariwisata. “Sepanjang garis pantai hanya boleh dibangun untuk menunjang sektor pariwisata saja,” tegasnya. Kecamatan berpenduduk 53.000 jiwa tersebut diharapkan bisa menunjang percepatan akses pelayanan publik. “Proses pelayanan publik dan peningkatan investasi di Blimbingsari ini bisa semakin cepat dengan adanya kecamatan baru,” sambung Anas.

Apalagi, lanjut dia, kecamatan yang ke-25 ini berdasarkan filosofi Jawa memiliki arti penting. Dua tambah lima sama dengan tujuh, dan tujuh merupakan angka yang penting. “Berdasarkan filosofi Jawa, pitu (tujuh) itu memiliki makna pitulungan atau pertolongan. Karena itu, dengan adanya 25 kecamatan diharapkan membuat Banyuwangi terus maju, dan selalu mendapat pertolongan,” harap Anas. Sementara itu, proses migrasi administratif dari kecamatan sebelumnya, Pemkab Banyuwangi akan melakukan secara otomatis. “Migrasi administrasi Kartu Keluwarga warga Kecamatan Blimbingsari akan diselesaikan secara langsung oleh Dispendukcapil, dalam waktu sebulan ke depan bisa diselesaikan dan dibagikan ke kepala desa masing-masing. Masyarakat nanti langsung akan menerima,” kata Asisten Administrasi Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi Choiril Ustadi. (kmb30)

Bali Post/udi

BANDARA - Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi memiliki Bandara Blimbingsari yang terus dikembangkan.

Bandara Ngurah Rai Segera Tambah Investasi Parkir

Mangupura (Bali Post) Angka penumpang melalui jalur Bandara I Gusti Ngurah Rai terus bertambah. Seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang, pihak bandara melalui Angkasa Pura (AP) I di tahun 2017 ini akan terus menambah investasi. “Ada beberapa investasi. Di antaranya penambahan lahan parkir,” kata General Manager AP I Yunus Suprayogi didampingi Awaludin, Communication & Legal Section Angkasa Pura I, Senin (9/1) kemarin. Untuk lahan parkir yang semakin sesak, pihaknya akan melakukan penambahan parkir dengan cara meningkatkan atau pembuatan parkir susun atau bertingkat. Di sisi lain, pihak AP I juga akan menambah pintu masuk dan pintu keluar. Pun soal keberadaan taksi, yakni akan memfasilitasi masalah pengelolaannya dengan melakukan kerja sama dengan tiga Desa yaitu, Kuta, Tuban dan Kelan. Dengan melibatkan tiga desa tersebut, pihaknya berkomitmen baik dalam

pengaturan Term of Reference (TOR) maupun pembagian kuota. “Kerja sama dengan tiga desa adat tersebut adalah terkait dengan pembagian kuota,” katanya. Kembali ke investasi, fasilitas lain yang masih kurang yaitu apron atau pelataran pesawat. Untuk rencana pembuatan double runway,

menurutnya, perlu dikaji lagi. Karena di sekitar runway atau dekat dengan runway ada Pura Telaga Waja. Jadi kalau seperti itu, rencananya akan memanjang ke arah laut. “Untuk masalah ini perlu mendapat persetujuan dari masyarakat Bali. Mau direklamasi atau seperti apa,” tutupnya. (kmb23)

Bali Post/kmb 23

INVESTASI - General Manager AP I Yunus Suprayogi (kanan) didampingi Awaludin saat memberikan keterangan soal penambahan investasi, Senin (9/1) kemarin.

Bali Post/udi

DEMO - Siswa SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi menggelar aksi demo memprotes adu jotos guru, Selasa (9/1) kemarin.

Guru Adu Jotos, Siswa Demo ke Disdik

Banyuwangi (Bali Post) -

Kepengurusan Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) 17 Agustus 1945 Banyuwangi terus bergolak. Terbaru oknum guru SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi dari dua kubu kepengurusan terlibat adu jotos, Senin (9/1) kemarin. Parahnya, insiden ini justru memprovokasi siswa. Mereka menggelar aksi demo ke kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Banyuwangi di saat jam belajar. Aksi ini juga diikuti sejumlah oknum guru. Tak hanya ke Kantor Disd ik, p a ra siswa jug a menggelar aksi ke Polres Banyuwangi. Mereka membentangkan poster. Isinya meminta oknum guru yang diduga terlibat pemukulan ditangkap. Usai menggelar aksi, para siswa memilih bubar dan dipulangkan lebih cepat. Informasi di lapangan, insiden ini bermula ketika mantan Kepala SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi H. Sumartono alias Anton, bersama dua wakil kepala sekolah Mardi Sukoco dan Agus Suryanto berniat masuk sekolah. Namun dihadang tim konsolidasi Pepernas Pelni Rompis bersama sejumlah pengurus.

Entah bagaimana adu jotos meletus antara Pelni dan Mardi Sukoco, keduanya oknum guru. Keributan juga melibatkan dua oknum guru lain, Titin Dahlia dan Mastawa dengan pengurus konsolidasi Perpenas. Kejadian ini memprovokasi siswa. Mereka langsung turun ke jalan meminta kasus pemukulan diusut. Kasi Pendidikan Menengah Kejuruan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Sutenang Efendi menyayangkan pengerahan siswa saat jam mengajar tersebut. Menurutnya siswa tak perlu dilibatkan jika ada konflik di internal kepengurusan sekolah. “Kami

menyayangkan. Jangan sampai siswa dibawa-bawa dalam konflik,” tegasnya. Terkait insiden ini, pihaknya sudah menampung aspirasi dari kedua kubu, lalu dilaporkan ke pimpinan. Salah satu guru SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Titin Dahlia mengaku dihadang sejumlah pria saat hendak masuk ke sekolah. Wanita ini juga mengaku ada aksi penganiayaan kepada temannya, Mardi Sukoco. “Saya juga sempat ditendang,” klaimnya. Sementara itu, Wakil Kepala SMA 17 Agustus 1945 yang baru disahkan per 7 Januari 2017 Purnama Aribowo, membantah adanya pelarangan bagi guru un-

tuk mengajar. Khusus lima oknum pendidik yang bersitegang dengan pengurus yayasan di depan sekolah, kata dia, karena kontrak mengajar tidak diperpajang lagi. “Karena tidak loyal pada penyelenggara pendidikan sehingga diberhentikan,” tegasnya. Ada juga dua oknum guru yang tak mengantongi surat tugas dari Yayasan Perpenas. Kisruh di SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi berawal dari pergantian pengurus Perpenas, Oktober 2015. Muncul dua kubu terkait pengurus Perpenas. Kubu Waridjan yang menolak kepengurusan baru dan kubu Sugihartoyo yang belakangan mengantongi SK Kemenkumham terkait kepengurusan Perpenas. Lalu kubu Waridjan menggugat SK Kemenkumham ke PTUN Jakarta. Yayasan Perpenas Banyuwangi menaungi 12 unit pendidikan, salah satunya SMA 17 Agustus 1945. (kmb30)

Dunia Kerja Didominasi Perempuan

Otak Kanan Lebih Kuat dan Mempunyai Jiwa Kreativitas

Denpasar (Bali Post) Berdasarkan data BPS, serapan tenaka kerja lebih dominan wanita dibandingkan lelaki. Dari angka BPS tersebut, perempuan menyumbang 62,4 persen serapan tenaga kerja, sedangkan laki-laki hanya terserap 37,5 persen. Dominannya wanita dilirik dalam dunia kerja karena dipengaruhi beberapa faktor kelebihan yang dimiliki kaum perempuan. Sebagaimana dikatakan Retno IG Kesuma, psikolog RSUP Sanglah, Senin (9/1) kemarin, otak kanan perempuan jauh lebih kuat dari otak kiri laki-laki. “Sehingga biasanya memang ada suatu bagian di mana perempuan jauh lebih multi tasking dibanding lakilaki,” katanya. Fungsi otak kanan lebih banyak mengatur pada hal-hal yang berkaitan dengan fungsi rasa, lebih banyak pada visualisasi, intuisi dan gagasan. “Lebih banyak pada ketahanan mental. Jadi perempuan ketika tidak bisa melakukan suatu hal akan mencoba dan mencoba lagi,

sebuah cara untuk bisa lebih tahan banting,” ucapnya. Ketika perempuan berhadapan dengan banyak hal terutama pembelajaran tentang hal baru, perempuan akan lebih tekun dan secara fisiologis (gender), perempuan lebih banyak mendapat tekanan. Dengan kondisi otak sebelah kanan yang kaitannya dengan rasa, maka perempuan tidak bisa tinggal diam dan menjadi lebih peduli. Pada otak perempuan juga korpus kalosumnya lebih tebal dari pada laki-laki, sehingga berpengaruh pada sudut pandang perempuan yang melebar. Sedangkan sudut pandang laki-laki lurus namun panjang. “Sehingga ketika ada suatu tugas maka perempuan masih bisa melakukan pada beberapa aspek tapi kalau laki-laki dapat satu pekerjaan dia hanya bisa melakukan itu saja,” terang owner Pradnyagama konsultan psikologi itu. Masih menurut Retno IG Kesuma, perempuan lebih fleksibel terhadap tugas

baru, kondisi baru, dan tekanan kerja di tempat baru sehingga lebih tahan banting. Wanita juga permisif untuk bisa memahami, bertoleransi pada kondisi tertentu. “Pada intinya, perempuan pada dasarnya mayoritas memiliki bekal ketahanan mental karena terdidik dari kecil untuk mendapat tanggung jawab yang lebih besar dari pada laki-laki,” tegasnya. Dengan berbagai kelebihan itu, tenaga perempuan pun sedikit yang menganggur, karena laki-laki masih bisa cuek karena memang tidak memakai rasa tapi memakai logika. Namun perempuan dengan intuisi dan visualisasinya menginginkan sesuatu yang lebih banyak, memberikan sesuatu yang lebih baik pada keluarga sehingga mendorongnya lebih kreatif, tidak terlalu memikirkan harga diri ketika melakukan pekerjaan. Sekecil apapun perempuan melakukan pekerjaan, karena berbekal ketekunan, perempuan menjadi lebih tahan

banting dan hasilnya juga jauh lebih banyak. Di tempat terpisah, Jro Puspa, Wakil Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Provinsi Bali, mengatakan, dalam bekerja wanita jauh lebih giat sehingga user lebih memilih tenaga perempuan. Selain itu, dalam bekerja wanita juga mengutamakan kedisiplinan, keteraturan bekerja, dan kerapian, memiliki talenta, dan daya kreatifitas lebih tinggi. “Perempuan juga lebih bisa bertahan dalam berbagai macam situasi dan kondisi, di mana perempuan lebih ingin terlihat bahwa mereka memiliki kekuatan bukan hanya kekuatan dalam membantu perekonomian keluarga tapi kekuatan atau potensi diri yang mereka miliki,” terangnya. Iwapi Bali dalam mendukung perempuan berwirausaha juga mempunyai program kerja menciptakan 1.000 calon wirausaha muda dengan didirikannya klinik konsultasi bisnis Iwapi Bali. (kmb42)

Soal Warga Kampung Bugis

Pemerintah Diminta Turun Tangan Denpasar (Bali Post) – Pascaeksekusi terhadap lahan sengketa di Kampung Bugis, Kelurahan Serangan menimbulkan dampak sosial bagi warga setempat. Pasalnya, hingga kini warga yang tergusur tidak mempunyai rumah lagi. Untuk sementara mereka tinggal di tempat penampungan. Agar tidak berlarut-larut, pemerintah diharapkan segera mencari solusi yang tepat bagi 36 KK itu. Anggota Komisi II dari Fraksi Gerindra DPRD Denpasar I Ketut Budiarta, A.Md. Par., S.Sos. di temui di kantornya, Senin (9/1) kemarin

mengungkapkan, kasus hukum yang membelit warga Kampung Bugis, Serangan mesti mendapat penanganan serius dari Pemkot Denpasar. Karena bagaimana pun mereka juga warga Denpasar. Kini mereka terancam telantar karena tidak memiliki lahan untuk tempat tinggal. Pemerintah harus mencari solusi secepatnya terhadap warga yang tergusur tersebut. Paling tidak, katanya, Pemkot Denpasar harus duduk bersama terlebih dahulu dengan warga dalam mencari solusi yang tepat. Apakah melalui cara transmigrasi

atau mencari tempat di areal terdekat. Misalnya saja dengan melakukan pendekatan dengan BTID agar ke-36 KK tersebut bisa mendapatkan tempat tinggal. “Apapun persoalannya, pemerintah harus turun dalam mengatasi persoalan yang mereka hadapi sekarang. Mereka terancam telantar karena sudah tidak ada lagi tempat tinggal untuk mereka,” kata Budiarta. Sebelumnya Lurah Serangan I Wayan Karma, S.IP., M.H. menyatakan tidak memiliki lahan untuk merelokasi 36 KK yang terkena penggusuran akibat kasus

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

hukum yang mebelit warga Kampung Bugis. Pihaknya mengaku prihatin atas kasus yang menimpa warganya tersebut. Namun karena tidak memiliki kewenangan dalam kasus hukum tersebut, pihaknya hanya bisa membantu sebatas kewenangan yang ada. Misalnya saja setelah terjadi proses eksekusi pihaknya langsung membuatkan tenda untuk warga tinggal sementara. Selain kelurahan, desa adat pun juga sudah turun membantu warga Kampung Bugis membuatkan tenda penampungan sementara. (kmb12)


OPINI

6

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Investasi dalam Pendidikan GLOBALISASI yang dibesut kemajuan teknologi informasi, telah benar-benar menghilangkan batas ruang dan waktu. Globalisasi, diakui atau tidak telah pula memacu adrenalin budaya pragmatis berlandaskan kapitalis materialistis. Dalam perkembangan selanjutnya, berkembanglah budaya instan yang mengabaikan proses. Dalam dunia serba pragmatis berbalut kapitalis materialistis, banyak yang terjebak dalam upaya mengejar pemenuhan kebutuhan fisik semata. Maklum, mereka yang mampu menujukkan kemampuan materialistis dianggap atau diposisikan lebih mapan dan tangguh. Dalam upaya mendapatkan pengakuan eksistensi inilah banyak yang terjebak dalam budaya instan tersebut. Berbagai cara ditempuh dan dihalalkan untuk bisa meraih pengakuan/ eksistensi tersebut. Kondisi ini terlihat pula dalam kehidupan masyarakat metro/modern terutama di perkotaan. Dimulai dari pendidikan sebagai cikal bakal globalisasi, teknologi informasi dengan berbagai kecanggihannya yang menjanjikan berbagai kemudahan (instan). Begitu mulai masuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), para orang tua sudah mulai memilihkan putra-putri mereka yang bergensi (bermerek). Ini biasanya ditandai dengan embel-embel “Internasional”. Padahal, kontens dasarnya tidaklah lebih dari materi ajar untuk anak-anak usia dini. Tidaklah mungkin ada materi ajar untuk anak setingkat SMP, apalagi perguruan tinggi di sana, meski dengan berbagai embel-embel internasionalnya. Kelebihannya, palinglah di fasilitas ruangan seperti ber-AC ditambah konten bahasa pergaulan internasional, yang sebenarnya bisa saja diperoleh di tempat kursus bahasa asing. Kondisi ini berlanjut pada jenjang Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA/SMK sampai perguruan tinggi. Embel-embel internasional dan berbagai kelebihan instan lainnya bahkan begitu kentara dikomersialkan, terlihat dari perbedaan biaya pendidikan yang sangat mencolok. Bahkan, budaya instan nyata-nyata dipertontonkan dengan adanya program kelas unggulan, percepatan, dan sejenisnya. Syukurnya belum sampai terjadi kelas percepatan dari PAUD langsung bisa ke perguruan tinggi dengan membenamkan berbagai materi ajar di perguruan tinggi pada PAUD, layaknya terjadi dalam dunia gadget sekarang ini. Mulailah dunia pendidikan itu dianggap sebagai investasi menggiurkan. Pendidikan merupakan sebuah peluang bisnis, yang sekaligus membuka peluang-peluang lain seperti praktik pungutan liar dan jual beli perizinan, termasuk korupsi para pejabat. Lucunya, masyarakat pragmatis materialistis menganggap hal itu sebagai sesuatu yang wajar dalam dunia ekonomi bisnis investasi. Ironisnya lagi, para orang tua tanpa sadar juga menganggap pendidikan anak-anaknya sebagai sebuah investasi, yang kelak memberikan keuntungan bagi dirinya. Mereka berpacu dalam budaya instan agar anak-anak mereka cepat menghasilkan keuntungan. Dalam asupan gizi serba instan seperti mie instan, susu formula instan, bubur instan, diramu dan dibumbui budaya dan pola pikir yang serba instan pula, jangan heran yang lahir generasi-generasi instan pula. Generasi emas yang super cerdas, namun karena tanpa mengenal proses, sangat kering nurani, moralitas, etika, karakter apalagi spiritualitas. Maka, jangan heran di kemudian hari investasi yang diharapkan para orang tua menghasilkan keuntungan malah menetaskan para koruptor cerdas nan culas. Karena kadar etika, moral dan spiritualitasnya begitu rendah, bisa jadi mereka malah menjadi generasi yang tidak diharapkan. Sebab, mereka tidak menjadi seperti yang para orang tuanya harapkan. Bagi mereka, eksistensi dengan menonjolkan materi harus digapai dengan cara-cara instan seperti yang pernah mereka dapatkan. Jika ingin yang lahir benar-benar generasi emas yang tidak saja cerdas secara intelektualitas namun juga dari sisi moralitas spiritualitas, maka semua elemen haruslah mengembalikan pada tujuan dan fungsi pendidikan itu sendiri. Tujuan Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. Yakni, manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Dengan adanya pendidikan, diharapkan akan timbul dalam diri seseorang untuk berlomba-lomba dan motivasi untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan. Pada intinya, pendidikan itu bertujuan untuk membentuk karakter seseorang yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sayangnya, saat ini pendidikan lebih menekankan pada pencapaian intelektual bahkan dengan ukuran materi, tanpa melihat proses pembentukan karakter dan budi pekerti anak. Tentu saja, hal ini haruslah dikembalikan lagi pada berbagai elemen yang terlibat dalam pendidikan anak, mulai dari orang tua, keluarga, lingkungan masyarakat, agar tidak lagi terlalu mengagung-agungkan penghormatan pada pencapaian intelektual dengan ukuran material belaka, tetapi juga karakter, moral dan budi pekerti. Tentu saja semua itu harus melalui sebuah proses, seperti halnya kehidupan yang berproses, tidak lahir secara instan untuk tujuan sebuah investasi. Berinvetasilah dalam pendidikan untuk benar-benar demi generasi emas bangsa ini.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Meninggalkan Rumah Telah meninggalkan rumah tanpa pesan seorang ibu rumah tangga pada Senin, 5 Desember 2015. Ni Nyoman Sriani (38) yang beralamat di Jalan Raya Sesetan, Gang Lumba-lumba III, Banjar Suwung Batan Kendal Sesetan, meninggalkan rumah pada pukul 21.45 Wita. Sesuai laporan suaminya ke polisi, Sriani meninggalkan rumah dengan berjalan kaki. Untuk itu kepada mereka yang menemukan yang bersangkutan agar menghubungi keluarganya di nomor telepon 087 862 033 212. Terima Kasih. Ni Nyoman Puspawati, S.H. Denpasar

Ekspektasi Orangtua terhadap Pendidikan Generasi Muda Bali Pendidikan dalam pandangan Freire (2002:12—13) merupakan alat pembebasan untuk membebaskan manusia dari berbagai bentuk penindasan, kebodohan, kemiskinan, sampai pada ketertinggalan. Berangkat dari pandangan tersebut, maka manusia harus mampu menjadikan pendidikan sebagai arena pembebasan, sehingga dirinya terhindar dari berbagai bentuk relasi kuasa yang bersifat asimetris, yakni dalam bentuk penindasan, pembodohan, dan pemarjinalan. Wacana pendidikan sebagai alat pembebasan menjadi tidak relevan, ketika di dalamnya tidak ada korelasi dengan kehidupan bersama antarmanusia.

Oleh Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si. engan meminjam gagasan Mangunwijaya (1994:113) dan jika dikaitkan dengan wacana pendidikan sebagai alat pembebasan, maka dapat dipastikan semua negara yang beradab dan demokratis mengakui hak primer pendidikan warga negaranya. Terkait hal itu, pendidikan sebagai hak primer harus menjadi proses dialektis antarmanusia, karena sejak lahir manusia sudah diberi bekal pendidikan oleh orangtuanya di lingkungan keluarga, kemudian berlanjut dengan pendidikan di lingkungan sekolah, dan pada akhirnya manusia menemukan sendiri pendidikan dari proses interaksi sosial dengan lingkungan masyarakatnya (M. Yunus, 2007:1). Jika mengacu pada Freire (2002); Mangunwijaya (1994), dan untuk mengartikulasikan tujuan pendidikan sebagaimana diuraikan di atas, maka dibutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat untuk mendukung perkembangan pendidikan tersebut. Salah satu agen yang paling dekat dengan perkembangan pendidikan anak-anak adalah keluarga yang dalam hal ini adalah orangtua. Keluarga sebagai segmen dari unit sosial terkecil

D

dalam masyarakat menurut Khairuddin (1985:59—60) mempunyai fungsi-fungsi tertentu yang sulit digantikan oleh orang lain. Fungsi pokok keluarga meliputi: Pertama, fungsi biologik, artinya orangtua harus bertanggung jawab terhadap pemenuhan kebutuhan fisik (kebutuhan dasar) anak-anaknya, sehingga dapat berkembang dengan wajar, sehat, dan ideal sesuai tahap perkembangan usia mereka; Kedua, fungsi afeksi, artinya, orangtua harus mampu menciptakan hubungan sosial yang harmonis di antara anggota keluarga, atas dasar cinta kasih sehingga dapat memberikan rasa aman dan sejahtera kepada semua anggota keluarganya, terutama anak-anak, baik psikis maupun emosional; Ketiga, adalah fungsi sosialisasi, artinya, keluarga merupakan tempat bagi anak-anak untuk menikmati pendidikan yang pertama dan utama. Namun, dalam perkembangan dunia yang semakin kapitalis-materialis dewasa ini, banyak orangtua yang tidak mampu memenuhi fungsi-fungsi keluarga seperti diuraikan di atas, sebab orangtua cenderung terjebak pada upaya pemenuhan kebutuhan fisik-material anggota keluarganya semata, sehingga fungsi afeksi dan

sosialisasi cenderung diserahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Akibatnya, banyak anak yang berusaha mencari rasa aman (afeksi) di luar lingkungan keluarganya, sementara pihak sekolah tidak mungkin mengambil alih sepenuhnya tugas keluarga dalam rangka memberikan rasa aman dan proses sosialisasi kepada anak-anak, mengingat waktu anak-anak berada di lingkungan sekolah hanya 6 (enam) jam setiap harinya. Bertolak dari gagasan tersebut dapat dipahami bahwa sebenarnya orangtua anak memiliki ekspektasi yang sangat tinggi terhadap capaian pembelajaran sekolah. Dalam arti setelah anak mereka menyelesaikan satu jenjang pendidikan formal tertentu, selalu disertai harapan agar anak-anak mereka kelak mempunyai masa depan yang prospektif dari aspek ekonomi. Oleh karena itu tidak berlebihan jika kemudian banyak orang tua, berlomba-lomba mencarikan sekolah anak-anaknya yang dianggap mampu memberikan harapan masa depan yang lebih baik, meski pun mereka harus rela merogoh koceknya lebih dalam (baca:berani mengeluarkan uang lebih banyak). Pada hal di sisi lain idealisme pendidikan, yang tertuang dalam visi dan misi

setiap lembaga pendidikan, khususnya lembaga sekolah mendapatkan tantangan hebat dari globalisasi yang di dalamnya bermuatan neo-libarilsme dan berintikan ideologi pasar. Ketika lembaga pendidikan terjebak pada ideologi kapitalisme (ideologi pasar), maka proses komodifikasi atau proses komersialisasi pendidikan dalam konteks persekolahan tidak dapat dihindari. Betapa kuatnya pengaruh neo-libralisme terhadap dunia pendidikan, tidak saja terlihat pada proses komersialisasi pendidikan, tetapi juga pada label yang disandang pihak sekolah, seperti sekolah unggulan, sekolah favorit, sekolah internasional dan lain-lain. Jika pemakaian label-label sekolah seperti itu didekonstruksi, maka di dalamnya tercermin adanya ‘’Logika Darwinisme Sosial’’. Artinya sekolah unggulan hanya menerima dan atau mencetak manusia-manusia yang unggul secara intelektual. Untuk itu dibutuhkan dana yang besar, sehingga anak-anak yang masuk ke sekolah unggulan tidak hanya harus unggul dalam hal intelektual, tetapi juga dalam hal kepemilikan modal, yakni modal ekonomi, modal sosial, modal budaya, dan modal simbolis. Sebaliknya, mereka yang tidak memiliki keunggulan dalam empat modal tersebut harus rela tersisih. Dengan demikian dapat dikatakan kemajuan masyarakat dewasa ini hanya menjadi milik mereka-mereka yang unggul (Atmadja, 2009). Berangkat dari gagasan tersebut, sebaiknya orangtua tidak sepenuhnya menyerahkan proses pendidikan anak-anaknya kepada pihak sekolah, sebab menurut Ki Hajar Dewantoro keluarga adalah tempat pendidikan yang pertama dan utama. Penulis, dosen Program Doktor Pendidikan Agama Hindu, Program Pascasarjana, Universitas Hindu Indonesia

Tahun Baru, Harga Baru dan Lagu Lama

Tahun Baru 2017 baru bergulir satu pekan ini. Namun publik di Republik ini sudah disambut dengan sejumlah harga atau tarif baru. Sayangnya, harga baru itu adalah nama lain dari: kenaikan harga! Suatu momok yang tentu tidak diharapkan, apalagi oleh rakyat kecil, mengingat setiap kenaikan harga berarti akan menambah beban hidup mereka, dan untuk sebagian (besar) komoditas, harga yang sudah naik cenderung tidak bisa turun kembali. Sejatinya, di sinilah fungsi dan tanggung jawab negara (melalui pemerintahan dan aparaturnya) untuk memastikan agar mekanisme pasar tak menyulitkan hidup rakyat. Jangan lupa,kitaadalahnegaraPancasila,bukankapitalliberalistik!Artinya, negara tidak boleh kalah dari pasar atau malah menyerahkan dominasinya pada pasar. Pada titik ini, penyelenggara negara yangbaik pasti akanmelihat kondisi dankemampuan masyarakatnya, sehingga harga/tarif itu tidak memberatkan masyarakat. Di sinilah subsidi dari negara diperlukan. Kalau pun tidak ada subsidi, maka regulasi mengenai harga haruslah memperhatikan tiga hal apabila negara tidak bisa menghindari kenaikan harga. Pertama, besaran kenaikannya jangan sampai drastis atau memberatkan. Kedua, melihat momentum atau kondisi masyarakat, sehingga tidak berbarengan dengan perekonomian yang tengah sulit. Ketiga, tentang komunikasi atau sosialisasi. Dalam hal ini, informasi yang diberikan haruslah jernih dan utuh (komprehensif), jangan sampai membuat masyarakat bingung (khawatir), apalagi membuat polemik di ruang publik, dan setelah masyarakat bereaksi, pemerintah baru sibuk mengklarifikasi! Setidaknya ada empat kabar tentang harga/ tarif baru di pekan awal tahun baru ini, baik yang datang dari pemerintah atau pun yang hadir dari pasar, yakni: melonjaknya harga komoditas cabai, tarif administrasi kendaraan bermotor, harga BBM, dan tarif listrik. Memang, dari sisi nominal, mungkin saja sebagian dari kenaikkan tersebut tak berpengaruh secara signifikan. Namun, dalam dimensipengelola(an)negara,fenomenakenaikkan harga/tarif tersebut layak untuk dikritisi. Tentang kenaikkan harga komoditas cabai, memang ini tidak murni kesalahan pemerintah. Sebab,hargakomoditaspertanianinisangatterkait dengan musim (cuaca), stok dan pendistribusian.

Oleh Ridwan Nanda Mulyana Namun, hal yang patut disesalkan di sini ialah, mengapahargacabaisangatseringmembuatdompetmasyarakat‘kepedasan’ dandarikeseringanini, tidakkah ada solusi dan langkah strategis untuk mengantisipasi atau menanggulanginya? Padahal Indonesia setidaknya punya tiga lembaga yang dapat bersinergi dalam mengatasi persoalan ini, yaitu Kementerian Perdagangan, Pertanian, dan Perhubungan (yang bisa dimasukkan agar distribusi berjalan dengan lancar). Bahkan tak hanya di level nasional, di level lokal pun, semestinya antarlembaga bersinergi dan tidak sekadar menjadi “pemadamkebakaran” setelah hargamelonjak,namunjugamestipandaimenarik pelajaran untuk memahami skema pasar dan kondisi musim (cuaca), agar mampu memprediksi dan mengantisipasi kenaikkan harga. Apalagi jika ada indikasi “permainan” kartel, yang sudah semestinyadiberantasdenganpenegakkanhukum sebagai jawabannya! Terkait dengan kenaikan harga BBM serta tarif administrasi kendaraan bermotor dan listrik, hal penting yang mesti dikritisi di sini adalah perihal masih lemah atau belum optimalnya fungsi komunikasi dari pemerintah dalam mensosialisasikan kebijakan yang akan diberlakukan kepada masyarakat. Akibatnya, terjadi missed persepsi seiring dengan informasi yang tidak tersampaikan secara jernih dan utuh. Selain mengakibatkan polemik di ruang publik, hal ini pun mengakibatkan kekagetan dan khawatiran di tengah masyarakat. Mengenaifenomenaini,yangpalingnyatadapat kita lihat pada kenaikan tarif administrasi kendaraan yang dalam persepsi sebagian masyarakat dianggap naiknya pajak kendaraan dari 100% hingga300%,yangberlakumulaitanggal6Januari. Akibatnya,masyarakatpunpanik,yangbisadilihat dari Kantor Samsat di hampir semua daerah yang begitusesakolehmasyarakatpadahariKamis(5/1) atau H-(min) 1 sebelum pemberlakuan. Sebagaimana yang diklarifikasi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, perubahan tarif ini dipahami keliru dengan keharusan membayar pajak dua sampai tiga kali lipat dari

pembayaran setiap tahunnya. Padahal, berdasar judulnya saja --yang menekankan pada Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP)--, Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2016 ini bukanlah pajak yang naik, dan ia menegaskan bahwa Pajak Kendaraan Bermotor tidak mengalami kenaikan tarif. Begitu pun dengan kenaikan tarif listrik dan harga BBM yang meresahkan sebagian masyarakat. Menurut klarifikasi dari Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, soal tarif listrik, kenaikan itu tidak berlaku pada semua golongan, daniamenegaskan,tidakadakenaikantarifuntuk pelanggan yang tidak mampu. Pelanggan listrik berdaya 450 volt ampere (VA) tetap menerima subsidi 100%. Alasannya, selama ini masyarakat penerima subsidi listrik adalah pengguna tarif berdaya 450 VAdan 900 VA. Namun, berdasarkan penelusuran, terdapat pelanggan 900 VA yang sejatinya tidak layak mendapat subsidi. SementarauntukhargaBBMyangmengalami kenaikan bukanlah BBM jenis penugasan atau BBM Subsidi, melainkan BBM umum yang mekanismedanharganyamenjadihakPTPertamina. Artinya, sementara untuk jenis BBMTertentu dan BBM Penugasan harganya masih tetap. Kita tentu mengapresiasi usaha pemerintah untuk menjernihkan informasi atau mengklarifikasi beragam isu di seputar kenaikkan sejumlahharga/tarifini.Dantentusudahmenjadi keharusan bahwa persoalan ini mestilah menjadi pembelajaran bagi pemerintah, di samping bagi mediamassa(khususnyayangberskalanasional), agarterusmemegangkodeetikjurnalistikdengan mengabarkan informasi yang jernih dan utuh dengan verifikasi atau klarifikasi dari sumber primernya.Termasukbagimasyarakatyangmesti kritis dalam menyikapi pemberitaan, sehingga tidak “latah” dan tidak mudah panik. Diatassemuanya,semogasajasemuakebijakan yang diambil benar-benar pro-rakyat, untuk tidak semakin memberatkan beban hidup rakyat, serta semoga saja di tahun 2017 ini penyelenggara(an) negarakitabisaberjalanlebihbaiklagi,dengantidak sepertilagulamadarimusisikritiskenamaan,Iwan Fals: “Rakyat lugu kena getahnya, buah mangga entah kemana.. tinggal biji, tinggal kulitnya, tinggal mimpiambilhikmahnya..”Penulisrasa,kitacukup cerdas dalam mengartikannya. Penulis, berstudi di FIB Universitas Diponegoro

POJOK Desa bisa menjadi episentrum kebangkitan pengusaha pribumi. - Dari desa membangun negeri. *** Stagnan, pengusaha Bali yang buka usaha di sektor pariwisata. - Bali hanya dapat ampas. *** Kebanyakan kamar, usaha hotel di Bali tidak menguntungkan. - Kebangkrutan menunggu.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

BESI - Seorang sopir dibantu pengendara motor yang melintas dan petugas kepolisian mengangkut besi yang terjatuh dari pick up saat hendak dikirim ke pembeli, di traffic light simpang empat Jalan Mahendradatta - Jalan Gunung Agung - Jalan Buluh Indah, Denpasar, Senin (9/1) kemarin.

Bali Post/wan

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Waspada, Penipu Berkeliaran di ATM

Mangupura (Bali Post) Pelaku kriminal berkaitan dengan ATM terus beraksi, meskipun sudah banyak yang ditangkap. Saat ini lagi marak penipu berkedok membantu saat nasabah bank kesulitan menarik uang di ATM. Seperti dialami Alfred Nikolas Saudale (47), Minggu (8/1) lalu, saat hendak menarik uang di salah satu ATM di Dalung, Kuta Utara, Badung. Menurut petugas Polres Badung, Senin (9/1) kemarin, kejadiannya pukul 11.00 wita. Korban hendak menarik uang melalui ATM di TKP. Setelah mencoba memasukkan kartu ATM sebanyak tiga kali, selalu gagal. Ketika korban keluar dari mesin ATM, tiba-tiba ada laki-laki tak dikenal menghampiri korban dengan maksud membantu memasukkan kartu ATM ke mesin. Saat kartu ATM dimasukkan, pelaku langsung pergi dan korban tidak melihat adanya proses lebih lanjut di layar mesin ATM. Sesaat kemudian datang lagi laki-laki lain mengarahkan korban menekan nomor PIN. Karena tidak berhasil, laki-laki tersebut pergi, tapi korban melihat kartu ATM nyangkut di mesin ATM. Ia berusaha mengeluarkan dengan obeng dan tang. Setelah berhasil dikeluarkan, korban kembali masukkan kartu ATM tersebut, ternyata bukan miliknya. “Korban lalu menghubungi pihak bank dan mendapat print out. Ia kaget karena uang di tabungannya sudah ditarik dan ditransfer sebesar Rp 25 juta,” ujar petugas yang enggan disebut identitasnya ini. Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan membenarkan adanya laporan kasus itu. “Silakan hubungi Kasat Reskrim. Kasus itu masih diselidiki,” tegasnya. Kasat Reskrim AKP Mikael Hutabarat mengatakan pelaku menukar kartu ATM korban saat pura-pura membantu. Selanjutnya uang tabungan korban ditransfer. “Untuk rekaman CCTV didalami Polsek Kuta Utara,” ujarnya. (kmb36)

Bali Post/kmb36

SOSIALISASI - Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. Nyoman Cantiasa saat sosialisasi bela negara dan kebinekaan di SMA Negeri 3 Denpasar.

Bali Post/sos

DUDUK - Sejumlah anak sedang duduk di pohon besar yang tumbang ke tengah Danau Tamblingan. Pohon itu juga sering dijadikan sebagai tempat untuk memancing. Foto diambil belum lama ini.

109.288 Data PBI Daerah Gagal Masuk ’’Database’’ BPJS Kesehatan Denpasar (Bali Post) -

Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN/KIS) sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) daerah di Bali dijatah 400.749 kecuali masyarakat Badung. Hal ini lantaran Pemkab Badung sudah menyatakan PBI di daerahnya ditanggung melalui Kartu Badung Sehat. Dari kuota tersebut, pemerintah daerah di Bali rupanya baru memberikan data awal sebanyak 371.828 jiwa. Itu pun masih ada data yang gagal migrasi ke master file BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara JKN sebanyak 109.288 data. “Data awal dari pemda yang kami terima 371.828 jiwa, kami lakukan verifikasi dan sebagainya. Ini kami migrasi ke master file database BPJS Kesehatan yang link ke Dukcapil, jumlahnya 262.516 atau 65,51% dari kuota yang 400.749,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional XI (Bali Nusra), Army Adrian Lubis, dalam rapat Update Proses Integrasi JKBM ke JKN/KIS Provinsi Bali bersama Komisi IV DPRD Bali dan Dinas Kesehatan se-Bali (kecuali Badung) di Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Senin (9/1) kemarin. Menurut Army, ada data yang gagal migrasi atau belum masuk

database BPJS Kesehatan sebanyak 109.288. Di antaranya, data ganda sejumlah 5.672 data, ada pula yang sudah tercatat di master file sebagai peserta bukan penerima upah, peserta mandiri, atau sebagai keluarga PNS sebanyak 24.079 data, serta ada sejumlah 79.537 data karena NIK dan identitas lain tidak sesuai. “Dari 400.749 dikurangi dengan jumlah yang sudah masuk di master file 262.516, dapatlah sisa kuota 138.233 atau 34,49%,” jelasnya. Terkait hal ini, Army mengusulkan agar Dinas Sosial dan Dinas Dukcapil melakukan perbaikan data awal atau kelengkapan data

awal melalui kepala desa, lurah, dan juga kepala lingkungan. Kemudian perbaikan data awal itu diserahkan lagi ke BPJS Kesehatan, untuk selanjutnya dilakukan migrasi data ke master file. “Kemudian mencetak Kartu Indonesia Sehat, lalu diserahkan lagi ke Dinas Sosial dan diserahkan kepada peserta. Ini usul solusi untuk yang tadi masih ada sisa kuota,” imbuhnya. Usul kedua, lanjut Army, Dinas Sosial di Pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota dapat menghitung kapitasi yang dibayarkan BPJS Kesehatan setiap bulannya ke puskesmas. Selain itu, menghi-

tung pula pemasukan dari klaimklaim faskes yang dibayarkan BPJS Kesehatan setiap bulannya ke rumah sakit milik pemerintah daerah menuju total coverage. “Kemudian mohon bantuan adanya Pergub untuk badanbadan usaha, perusahaan, yang membuat pengaturan agar memasukkan karyawannya sebagai peserta JKN/KIS sehingga nanti total dari sisa kuota dari penduduk Bali itu bisa berkurang yang tidak ter-cover,” tambahnya. Senada dengan Army, Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta juga meminta badan-badan usaha agar memasukkan karyawannya sebagai peserta JKN mandiri. Terlebih saat ini, 65% dari badan usaha swasta, restoran, hotel, spa, hingga industri rumah tangga yang sudah maju rupanya belum melakukan hal itu. Padahal, badanbadan usaha yang memasukkan karyawannya sebagai peserta JKN

Atasi Kemacetan di Kuta

Brankas Dibobol Maling, Uang Rp 200 Juta Raib

Denpasar (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose ingin mengubah image bahwa Kuta dan Kuta Utara indetik dengan kemacetan. Oleh karena itu, arus kendaraan di beberapa titik jalan di Kuta dan Kuta Utara akan diubah menjadi satu arah. Menindaklanjuti perintah Kapolda tersebut, Dir. Lantas Kombes Pol. Anak Agung Sudana, Senin (9/1) kemarin, menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan Dishub Badung, Satpol PP Badung, dan PU Badung. “Fokus awal kami di Kuta dan Kuta Utara. Wilayah itu merupakan tujuan wisatawan mancanegara. Tujuannya untuk membuat masyarakat dan turis nyaman. Selama ini kan wilayah itu sering macet, kondisi yang kami upayakan mengubahnya,” tegas Dir. Lantas Kombes Sudana didampingi Wadir AKBP Bonaparte Silalahi. Rapat tersebut juga melibatkan Kasat dan Kanit Lantas Polresta Denpasar serta Polres Badung. Namun, hasil rapat itu tidak serta merta diberlakukan tapi dilakukan sosialisasi secara bertahap. Adapun hasil rapat itu, perubahan arus lalu lintas yang akan diuji coba dilaksanakan dari dua arah jadi satu arah yaitu di Jalan Dewi Sartika, Jalan Raya Kuta, Jalan Patih Jelantik dan Jalan Majapahit, Kuta. Jalan Dewi Sartika diberlakukan satu arah yaitu dari selatan. Sedangkan Jalan Raya Kuta, dari simpang empat Jalan Patih Jelantik-Jalan Raya

Singaraja (Bali Post) Pencurian terjadi di wilayah hukum Polsek Gerokgak Sabtu (7/1) pekan lalu. Sebuah brankas milik kantor Balai Besar Riset Perikanan Budi Daya Laut Gondol, Kecamatan Gerokgak, Buleleng dibobol maling. Akibatnya, uang dalam brankas sekitar Rp 200 juta, raib. Informasi yang dikumpulkan di lapangan Senin (9/1) kemarin, sebelum kejadian menyebutkan, petugas keamanan Balai Besar Perikanan Gondol sedang melakukan patroli di sekitar gedung kantor. Saat itu, tiba-tiba petugas melihat dua orang yang tidak dikenal keluar dari salah satu ruangan di sebelah utara. Melihat gelagat kedua orang tersebut mencurigakan, petugas tadi kemudian berteriak “ada maling”. Teriakan itu membuat kedua orang itu dengan cepat kabur meninggalkan lokasi kejadian. Petugas keamanan sempat mengejar pelaku namun gagal. Gagal menangkap pelaku, pegawai yang bertugas sebagai bendahara Sukardi kemudian mengecek ruangan yang dimasuki pencuri. Setelah dicek, brankas yang berisi uang sekitar Rp 200 juta tidak ditemukan di tempatnya. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Gerokgak. Kepala Sub-Bagian (Kasubag) Humas AKP I Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya membenarkan telah terjadi pencurian di kantor Balai Besar Perikanan Gondol. AKP Suartika mengatakan, polisi menerima laporan pencurian setelah petugas keamanan di kantor setempat melaporkan peristiwa tersebut. Hasil penyelidikan sementara, dua orang pelaku pencurian ini masuk ke dalam salah satu ruang kantor dengan cara mencongkel jendela ruangan. Di dalam ruangan, pelaku kemudian membobol brankas yang tersimpan di ruangan tersebut. Pelaku kemudian berhasil membawa kabur uang yang tersimpan dalam brankas sekitar Rp 200 juta. Pelaku kemudian berhasil kabur dan sempat dilihat oleh petugas satpam, namun gagal karena kehilangan jejak. Selain melakukan penyelidikan, polisi menyita barang bukti (BB) berupa sebuah brankas yang sudah dirusak oleh pelaku, tas putih, dan dua buah linggis yang ditinggalkan pelaku di TKP. (kmb38)

Rencana Perubahan Arus Digodok Danrem Motivasi Perkuat Persatuan

Siswa SMA

Denpasar (Bali Post) Komandan Korem (Danrem) 163/Wira Satya Kolonel Inf. Nyoman Cantiasa diundang khusus oleh Kepala SMA Negeri 3 Denpasar, Ketut Suyastra, Senin (9/1) kemarin. Danrem dimintai memberi ceramah dan motivasi kepada siswanya. Di hadapan ratusan siswa, Kolonel Cantiasa mengatakan peran pemuda dalam mengisi kemerdekaan luar biasa. Apalagi sejak dulu pemuda sangat berperan dalam merebut kemerdekaan dan tidak pernah terputus. “Mau tidak mau, suka tidak suka, pemuda harus banyak berperan menjaga dan memajukan NKRI yang kita cintai ini. Sekarang negara kita sedang diganggu masalah perdebatan tentang SARA, kebinekaan kita diganggu. Kalian harus solid dan bersatu untuk menjaga persatuan serta kebinekaan itu,” ujarnya. SARA itu, kata Cantiasa, jangan dipermasalahkan dan diperdebatkan, tapi dipupuk sebaik-baiknya. Semua orang lahir dan tinggal di Indonesia harus menjaga negara ini dengan baik. “Jangan malah merusak dengan isu SARA,” harapnya. NKRI sedang diganggu oleh orang-orang yang tidak senang dan iri akan kemajuan bangsa ini. Apalagi saat ini dunia menghadapi tiga masalah besar yaitu pangan, energy, dan air. Oleh karena itu, generasi muda harus siap menyongsong masa depan. Pihaknya hanya men-support supaya generasi muda mampu merebut masa depan. Dengan demikian, rasa bela negara harus ditanamkan dari diri mereka. “Mereka bela negara dengan prestasi, mampu merebut peluang di luar negeri dan sebagainya. Yang penting rasa nasionalisme mereka harus terus dikobarkan. Mereka harus tetap bersatu, kompak dan solid dalam rangka membangun bangsa,” pintanya. Perwira asal Buleleng ini menegaskan, generasi muda itu merupakan aset negara. “Kita tidak bisa membangun masa depan generasi muda, tapi bisa membangun generasi muda untuk masa depannya. Di sinilah kami masuk (sekolah -red) untuk memberi mereka nilai-nilai nasionalisme, rela berkorban, pantang menyerah. Mereka harus tahu bagaimana perjuangan para pahlawan mencapai kemerdekaan. Mereka harus bangga sebagai anak bangsa Indonesia,” ujar Cantiasa. Selain itu, sebagai anak bangsa harus merawat kemerdekan, paham bangsa Indonesia dibangun oleh berbagai macam suku, ras, agama dan golongan serta berbagai macam elemen terlibat. Mereka harus sadar dan tidak mau diadu domba, terprovokasi dan medsos yang beri informasi hoax. “Kalau mereka tidak dibekali keimanan dan wawasan kebangsaan, kita takut mereka terpangaruh. Masyarakat Bali yang punya moto puputan, tidak mau kalah, berjuang dan terus berjuang,” tandasnya. (kmb36)

dapat membantu untuk mengatasi masyarakat yang tercecer atau belum tercover JKN. “Ini juga mengurangi biaya yang harus ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Bali di luar Badung,” imbuhnya. Parta juga meminta data PBI daerah yang masih bermasalah segera diselesaikan di kabupaten/kota. Data itu agar segera diverifikasi kembali, terutama untuk NIK dan identitas lain yang tidak sesuai. Dalam hitungan hari saja, masalah data mestinya sudah tuntas bila petugas bersangkutan mau serius bekerja. “Kasihan mereka, sesungguhnya nama yang dimaksudkan adalah orang bersangkutan tetapi karena kurang A, I, Ni, atau alamat banjarnya salah, itu akhirnya mereka tidak bisa terlayani. Padahal sudah terbayarkan APBD kabupaten/kota dan provinsi,” tandasnya. (kmb32)

Bali Post/rah

RAKOR - Dir. Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Sudana saat memimpin rakor rencana perubahan beberapa arus lalu lintas di Kuta dan Kuta Utara. Kuta hingga simpang empat Jalan Temacun-Jalan Majapahit diberlakukan satu arah dari utara. Arus lalu lintas di Jalan Patih Jelantik diberlakukan satu arah dari barat dan di Jalan Majapahit diberlakukan satu arah dari selatan. Sementara di Jalan Legian, sebelumnya arus lalu lintas dari utara diubah. Rencananya, arus lalu lintas dari simpang Bemo Corner ke utara hingga simpang Jalan Legian-Jalan Melasti. Mulai pukul 12.00 sampai 21.00 wita, truk dengan JBB (jumlah berat bruto -red) di atas 5 ton dan bus di atas tujuh meter (di atas 21 seat) dilarang melintas di Jalan Sunset Road-Jalan Imam Bonjol, Jalan Sunset Road-Jalan Nakula dan diarahkan melalui Jalan By-pass Ngurah Rai. Sedangkan di Kuta Utara, kemacetan sering terjadi di antaranya mulai simpang Camat Kuta Utara ke barat sampai simpang Pipitan.

Kemacetan terjadi karena faktor kerusakan jalan dan sempitnya badan jalan yang tersedia sehingga diperlukan serta pengaspalan jalan secepatnya. Arus lalu lintas di Jalan Raya Kerobokan mulai simpang LP Kerobokan hingga simpang Sunset Road Barat akan diubah. Dari arah utara menuju Jalan Kayu Aya dialihkan ke arah timur melalui simpang Jalan Mertanadi. Sedangkan arus lalu lintas di Jalan Kayu Aya tepatnya dari simpang Seminyak Square hingga simpang Jalan Drupadi diberlakukan satu arah dari barat. Sementara dari simpang Jalan Braban hingga simpang Seminyak Square utara dibelakukan satu arah dari timur. Untuk ruang jalan di depan LP Kerobokan akan dipasang barrier beton setinggi 40 sentimeter dari depan pasar sampai muka pintu masuk lapas sekitar 400 meter. (kmb36)

Daging Sapi Bali Belum Miliki ’’Brand Image’’ SAPI Bali sebetulnya memiliki kekhasan tersendiri. Namun, kualitas daging sapi Bali kerap dikatakan kurang bagus. Padahal kalau diperlakukan dengan baik, daging lokal ini sebetulnya tidak kalah dengan daging sapi luar negeri. Terutama dari segi kelembutan daging, yang sering dijadikan patokan kualitas. “Kita sedang uji coba terus. Kita harapkan pengusaha-pengusaha mau memanfaatkan ini. Tidak mendiskreditkan daging sapi lokal kita yang sudah bagus. Kan kadang-kadang orang image-nya selalu daging-daging luar (negeri) lebih bagus. Sebetulnya ini harus dipromosikan,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

Provinsi Bali, I Putu Sumantra di Denpasar, belum lama ini. Menurut Sumantra, ujicoba internal sudah dilakukan dua kali, membandingkan daging sapi Bali dan wagyu. Walaupun wagyu lebih lembut, namun rasa dan aroma daging sapi Bali bisa dikatakan lebih unggul. Pihaknya akan terus melakukan uji coba, dengan memberikan perlakuan khusus kepada sapi serta melakukan pemotongan dengan baik sampai ditemukan hasil yang memadai. “Nanti kita harapkan bisa promosikan sebagai salah satu daging yang khas, mungkin Bali Original Beef atau Bali Organic Beef. Akan tetapi, memang harus ada orang yang mau mempromosikan hal itu.

Kita bekerja tapi kalau orang tidak mau mempromosikan, dianggap seperti ini (kurang dihargai, red) hanya gara-gara (image) luar negeri, ya tidak akan maju,” jelasnya. Oleh sebab itu, lanjut Sumantra, pihaknya sedang berusaha meminta beberapa restoran untuk mencoba. Begitu juga pengusaha, kendati dilakukan secara bertahap. Sejauh ini, pemotongan dalam setahun sudah mencapai 36 ribu sampai 40 ribu ekor sapi. Artinya, potensi daging sapi Bali masuk ke restoran-restoran sebetulnya sudah lumayan. “Pemotongan kita sampai 3640 ribu sapi, itu ke mana? Orang Bali kan tidak makan daging sapi, pasti ke restoran. Cuma sekarang

penghargaan terhadap daging lokal ini yang kurang karena kita belum memiliki brand image. Tapi membuat brand image harus ada penampilan khusus, ini yang sedang kita coba sekarang,” paparnya. Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, semua produk Bali mempunyai kekhasan tersendiri termasuk daging sapi Bali. Walaupun tidak selembut daging lain seperti wagyu, namun sebenarnya itu bukan menjadi satu kekurangan. Mengingat, standar sapi terbaik belum tentu dominan pada poin kelembutan daging itu sendiri. “Karena yang penting dimunculkan adalah kekhasan. Inilah

yang nanti akan kita perkuat dengan Perda. Memberikan keberpihakan dari pemerintah untuk melestarikan yang unggul sehingga bisa menurunkan selalu yang unggul. Pada akhirnya nanti sapi Bali yang ada di Bali dominan unggul,” ujarnya. Di sisi lain, Adhi Ardhana melihat pola processing daging di Bali sebetulnya belum maksimal. Di beberapa tempat potong luar Bali, setelah dipotong daging sapi dibekukan dalam posisi menggantung. Tujuannya agar dapat menghasilkan kelembutan yang berbeda. Sementara di Bali, daging yang dipotong langsung dibekukan dan langsung dijual. (rin)


BANGLI

8

SOSOK

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

Bali Post/kmb41

LONGSOR - Material tanah longsor menutupi badan jalan Banjar Penyebeh Desa Pengotan.

Tanah Longsor Tutup Jalan di Penyebeh Bangli (Bali Post) Tanah longsor terjadi di Banjar Penyebeh Desa Pengotan Kecamatan Bangli, Senin (9/1) kemarin. Material tanah longsor yang menutupi badan jalan membuat aktivitas warga sekitar terganggu.

Salah seorang warga, Wayan Sukarma menyatakan, tanah longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.00 wita. Material berupa tanah dan bambu nyaris menutupi seluruh badan jalan. Kondisi itu membuat kendaraan roda empat tidak bisa

melintas. Sedangkan untuk roda dua terpaksa harus melintas di pinggir, itu pun cukup berbahaya karena di sampingnya terdapat jurang. ‘’Jalan ini bisa tembus ke Tampaksiring dan Kintamani. Ini merupakan jalur utama yang

dilalui oleh warga di sini karena sebagian besar masyarakat melewati jalur ini untuk melakukan segala aktivitas sehari-hari,’’ ungkap Sukarma. Dikatakannya, dengan terjadinya longsor, ada beberapa truk pengangkut barang yang

hendak melewati jalur ini terpaksa berbalik arah. ‘’Tadi (kemarin, red) memang ada beberapa truk yang membawa barang hendak lewat ke sini. Karena ada longsor akhirnya mereka balik dan menggunakan jalan yang lainnya,’’ ujar Sukarma. (kmb41)

Bali Post/ina

Dibagi Proporsional

RENCANA Pemkab Badung membagikan bantuan penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) secara merata kepada enam kabupaten di Bali, salah satunya Bangli, direspons positif Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma. Basma mengatakan, selaku warga Bangli dirinya sangat mengapresiasi upaya memajukan pariwisata Bali tersebut. Hanya saja Basma berharap, Bangli mendapatkan porsi lebih karena memiliki tanggung jawab dalam memelihara hutan dan danau sebagai kawasan penyangga. Diwawancarai, Senin (9/1) kemarin, Basma menjelaskan, Pemkab Badung tahun ini bakal membagikan bantuan penyisihan PHR secara langsung dan merata untuk enam kabupaten di Bali. Masing-masing kabupaten kabarnya bakal mendapat Rp 50 miliar, sementara sisa bantuan selebihnya akan dibagikan secara proporsional. Terhadap rencana tersebut pihaknya ingin memberikan masukan tanpa maksud meminta-minta. Menurut Basma, Pemkab Badung hendaknya tidak membagikan bantuan itu dengan menggunakan satu parameter. Pemkab Badung hendaknya melihat potensi yang dimiliki masing-masing kabupaten. ‘’Yang perlu diperhatikan adalah kepemilikan daerah terhadap kawasan wisata. Di Bali sesuai perda RTRW Provinsi, hanya Bangli yang tidak memiliki kawasan pariwisata meskipun punya banyak objek wisata. Kenapa demikian karena Bangli merupakan kawasan penyangga. Bangli punya kewajiban memelihara danau dan hutan lindung yang ada. Dengan potensi yang berbeda itu, harusnya ada perbedaan,’’ jelasnya. Dengan adanya pembagian yang proporsional tersebut diharapkan pariwisata Bangli ke depannya bisa lebih terawat. (ina)

Serapan Anggaran Tak Sesuai Target

Bupati Ancam Potong TPP Pegawai

Bangli (Bali Post) -

Bupati Bangli I Made Gianyar meminta seluruh perangkat daerah di Kabupaten Bangli untuk merealisasikan anggaran APBD 2017 tepat waktu. Jika ada SKPD yang serapan anggarannya lamban dan tidak tepat waktu, maka pihaknya akan memberikan sanksi berupa pemotongan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP). Sanksi ini tidak saja diberikan kepada pimpinan SKPD namun juga seluruh pegawai di perangkat daerah bersangkutan. Ancaman tersebut disampaikan Bupati Made Gianyar, Senin (9/1) kemarin. Dia mengatakan, tahun ini semua perangkat daerah harus mencapai target minimal sesuai waktu bahkan bila perlu, dipercepat. ‘’Pekerjaan

yang harus diselesaikan bulan Januari, harus diselesaikan bulan Januari. Tidak boleh mundur. Semua harus tepat waktu. Bagi perangkat daerah yang terlambat realisasi, anggaran atau serapan APBD-nya tidak tepat waktu,

maka TPP seluruh pegawai di perangkat daerah yang berangkutan tidak akan dibayar,’’ kata Gianyar. Bupati menyebutkan, beberapa pekerjaan besar dan masuk dalam program strategis yang harus

dikerjakan tepat waktu seperti jalan hotmix masuk desa yang ditangani Dinas PU, pembangunan pasar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan, pembangunan/ penataan Penelokan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan pembangunan sentral parkir di Dinas Perhubungan. Bupati menargetkan pekerjaan besar di beberapa SKPD tersebut harus sudah masuk tender pada bulan Maret ini. ‘’Supaya masyarakat bisa merasakan perubahan. Dan tentunya untuk pertumbuhan

Ditabrak Carry, Polisi Tewas

Maret, Proyek Fisik Mulai Dikerjakan

Bangli (Bali Post) Semua proyek fisik tahun 2017 akan mulai dikerjakan pada Maret mendatang. Hal ini untuk menyesuaikan arahan Bupati Bangli Made Gianyar yang menginginkan pelaksanaan kegiatan dilakukan lebih awal. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bangli, Wayan Lawe, Senin (9/1) kemarin. Menurut Lawe, untuk tahun ini memang banyak kegiatan yang harus dikerjakan. Namun, dengan dilakukannya percepatan diharapkan tidak ada lagi istilah proyek molor. Dia mencontohkan, proyek hotmix di Jembatan Wanagiri. Survei harga material akan dilaksanakan minggu kedua hingga ketiga bulan Januari. Kegiatan dilanjutkan dengan survei lokasi kegiatan hingga minggu kedua bulan Februari. ‘’Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan gambar kegiatan termasuk kelengkapan pendukung lainnya sehingga bulan Maret kegiatan sudah mulai jalan,’’ katanya. Dijelaskannya, dengan segala kekurangan yang ada saat ini, Februari nanti pihaknya sudah siap tender terkait semua proyek yang bakal dijalankan. ‘’Maret wajib proyek sudah dijalankan. Karena lebih cepat akan lebih baik,’’ ujarnya. Dalam pengerjaan memang tidak bisa semua proyek digarap bersamaan, melainkan dikerjakan secara bertahap. Meski demikian pihaknya tetap optimis semua proyek bisa diselesaikan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. (kmb41)

ekonomi masyarakat,’’ jelasnya. Menurutnya, selama ini yang menjadi penyebab utama lambatnya realisasi APBD adalah budaya suka menunda pekerjaan dan berpikir rumit. Tahun ini dirinya meminta budaya buruk tersebut diubah menjadi budaya kerja seperti TNI. ‘’Tidak ada pekerjaan yang sulit kalau dikerjakan. Orang lain bisa, kenapa kita tidak bisa. Yang bikin sulit adalah berdiam diri dan gampang menyerah,’’ katanya. (kmb40)

PEMBUATAN ARAK - I Gusti Ketut Ada saat menunjukkan proses pembuatan arak.

Bali Post/ina

Pembuat Arak di Jelekungkang Semakin Langka

Bangli (Bali Post) Banjar Jelekungkang Desa Tamanbali dulunya terkenal sebagai banjar penghasil arak di Kabupaten Bangli. Ini dikarenakan hampir seluruh warga banjar tersebut dulunya melakoni usaha pembuatan arak di rumah masing-masing. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah pembuat arak di Jelekungkang kian berkurang. Dari ratusan warga, saat ini yang tersisa tak lebih dari dua orang. I Gusti Ketut Ada (64) adalah salah satu pembuat arak di Banjar Jelekungkang yang masih bertahan sampai saat ini. Ditemui di rumahnya, Senin (9/1) kemarin, Gusti Ketut Ada menuturkan bahwa dulunya di Banjar Jelekungkang, hampir semua warga melakoni usaha pembuatan

arak. Hal inilah yang membuat adanya istilah untuk penyebutan jenis arak yang diproduksi warga Jelekungkang menjadi arak Jelekungkang. ‘’Dulu sangat terkenal arak Jelekungkang. Di Bangli hanya di sini ada warga yang membuat arak,’’ ujarnya. Seiring perkembangan zaman, usaha pembuatan arak kian ditingalkan warga. Banyaknya pilihan pekerjaan lain yang pendapatannya lebih menjanjikan serta adanya rasa was-was lantaran banyaknya operasi penertiban miras yang dilakukan pihak kepolisian membuat jumlah perajin arak di Banjar Jelekungkang terus berkurang. Gusti Ada menyebutkan, saat ini di banjarnya hanya masih tersisa dua pembuat arak. ‘’Sudah langka sekarang.

Kebanyakan milih bekerja di tempat lain jadi tukang proyek dan yang muda-muda kerja di Denpasar,’’ ujarnya. Suami dari Gusti Biang Padmi ini mengatakan, arak yang diproduksinya dibuat dengan teknik serta alat yang masih sangat tradisional. Selama ini arak hasil buatannya dijual ke pasar-passar tradisional sebagai pelengkap upacara yadnya. Dalam sehari dirinya hanya memproduksi arak untuk dijual tak lebih dari satu liter. Untuk bisa menghasilkan satu liter arak, Gusti Ada mengatakan dibutuhkan proses penyulingan hingga tiga jam. Untuk membuat satu liter arak, dia memasak sepuluh liter tuak ke dalam satu dandang. Per satu liter arak dijual dengan harga Rp 30 ribu. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan jurusan Bangli-Gianyar tepatnya di Banjar Bangun Lemah, Desa Apuan, Susut, Minggu (8/1), merenggut korban jiwa. Seorang anggota polisi asal Lingkungan Kaja Kangin Kelurahan Beng Gianyar, Dewa Made Oka Tirta (42) tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil pick-up berpenumpang lima orang. Diduga kecelakaan tersebut terjadi akibat sopir mobil tidak berhati-hati dan kurang memperhatikan kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Informasi yang dihimpun, Senin (9/1) kemarin, menyebutkan kecelakaan lalu lintas di Banjar Bangun Lemah tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 wita. Korban Dewa Made Oka Tirta ketika itu mengendarai sepeda motor Honda Supra DK 4510 KP. Sementara mobil Suzuki Carry DK 147 CZ yang berpenumpang lima orang dikemudikan I Gusti Made Suardhika asal Banjar Abuan Kangin Desa Abuan, Susut, Bangli. Menurut keterangan beberapa saksi, kecelakaan terjadi berawal saat mobil yang dikemudikan I Gusti Made Suardhika datang dari arah selatan menuju utara. Sesampainya di TKP, Suardhika mengambil jalur ke kanan dan menabrak sepeda motor korban yang datang dari arah berlawanan. Kerasnya benturan antara mobil dan motor tersebut mengakibatkan korban Dewa Made Oka Tirta terpental hingga mengalami luka-luka. Oleh beberapa warga, korban yang menurut informasi bertugas di Polsek Tampaksiring kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Gianyar sebelum akhirnya meninggal dunia. Di sisi lain, selain Dewa Made Oka Tirta, dua orang penumpang yang ada di dalam mobil Carry juga mengalami luka memar hingga harus dilarikan ke rumah sakit Bangli. Kanit Laka Satlantas Polres Bangli Iptu Sumardika seizin Kasat Lantas AKP I Gusti Agung Ayu Udayani membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tersebut. Dikatakan, dari hasil olah TKP disimpulkan sementara bahwa kecelakaan terjadi akibat kurang hati-hatinya pengemudi mobil, saat datang dari arah selatan dia tidak memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan. (kmb40)


GIANYAR

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

9

Bali Post/nik

TIDAK PRODUKTIF - Pada saat harga cabai meroket, di Sukawati justru tanaman ini tidak produktif lagi. Tanaman cabai banyak yang sudah mengering atau diganti tanaman lain.

Pasokan Cabai Tegallalang Jadi Andalan

Gianyar (Bali Post) Guna memenuhi kebutuhan cabai di Kabupaten Gianyar, para pedagang kini mengandalkan produksi pertanian wilayah utara khususnya Tegallalang. Pasalnya di kawasan Gianyar Selatan tanaman cabai mulai banyak yang rusak atau diganti tanaman lain. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Made Raka. Made Raka menyebutkan, hujan dalam beberapa bulan terakhir berdampak signifikan terhadap komoditas pertanian khususnya cabai. ‘’Hujan berkepanjangan ini berdampak sekali, bukan hanya cabai tapi hasil pertanian lainnya seperti bawang juga banyak yang tidak tumbuh maksimal,’’ ucapnya. Dikatakan, untuk memenuhi kebutuhan cabai di sejumlah Pasar di Gianyar pihaknya kini mengandalkan produksi cabai di Gianyar Utara khususnya Tegallalang termasuk dari kabupaten lain yakni Bangli. Hal ini mengingat banyaknya tanaman cabai di kawasan lain yang tidak dapat berkembang dengan baik. ‘’Kalau misal di Sukawati, saya kira sudah mulai mengering dan biasanya diganti dengan tanaman tembakau atau tumbuhan lain seperti jagung,’’ ucapnya. Berdasarkan pantauan di sejumlah areal pertanian di seputaran Sukawati, memang tampak hektaran tanaman cabai yang tidak lagi produktif karena sudah mulai mengering. Tanaman pun mulai ditelantarkan terlihat dari tingginya rumput liar. Kondisi ini diduga menjadi salah satu pemicu tingginya harga cabai di pasaran. Seperti diberitakan sebelumnya, di sejumlah pasar di Gianyar, harga cabai masih pada kisaran Rp 100 ribu per kilogram. Harga tersebut sudah turun dibandingkan beberapa hari lalu yang sempat menyentuh Rp 120 ribu per kg. ‘’Ini terjadi persis setelah tahun baru, tiba-tiba harga cabai naik sampai Rp 120 ribu. Tapi sekarang sudah mulai turun menjadi Rp 100 ribu,’’ kata Nyoman Asri pedagang di Pasar Umum Sukawati, Minggu (8/1). Ia pun mengaku heran dari kenaikan tersebut lantaran menurutnya pasokan cabai relatif masih aman. Dikatakan pasokan cabai ke Pasar Umum Sukawati didatangkan petani dari Tegallalang dan Bangli. (kmb35)

Bali Post/nik

PENUHI JALAN - Kerabat dan rekan korban Dewa Gede Artawan yang mengikuti proses sidang putusan memenuhi jalan di depan PN Gianyar II.

Vonis Hakim di Bawah Empat Tahun

Kerabat Dewa Artawan Kecewa

Gianyar (Bali Post) -

Jalannya sidang putusan kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar II, Senin (9/1) kemarin, berlangsung panas. Ratusan kerabat dan rekan korban yang hadir pada kesempatan itu tidak terima dengan vonis hakim yang menjatuhkan hukuman di bawah empat tahun penjara terhadap para terdakwa. Berdasarkan pantauan, sejak pukul 09.00 wita, ratusan polisi sudah bersiaga mengamankan areal PN Gianyar II yang berlokasi di Jalan Raya Sidan. Polisi juga menata kedatangan para kerabat yang hendak datang. Kerabat para terdakwa diarahkan berkumpul di sebelah selatan PN Gianyar. Sementara kerabat korban diarahkan parkir dan berkumpul di sebelah utara PN Gianyar. ‘’Ya ini kita tata termasuk parkir kendaraan mereka pun sudah kita atur. Karena laporan yang masuk ke saya yang datang pada sidang putusan ini cukup banyak. Jumlah kerabat korban yang datang sekitar 800-an orang, sementara kerabat dari para

terdakwa ada 40 orang,’’ ucap Kapolres Gianyar AKBP Waluya. Sekitar pukul 10.30 wita, dari para kerabat korban mendatangi PN Gianyar, hanya empat orang dari masing-masing perwakilan yang diizinkan masuk mengikuti proses persidangan. ‘’Untuk menjaga ketertiban selama proses sidang, masing-masing dari kedua belah pihak hanya empat orang yang diperbolehkan masuk,’’ kata Kapolres. Proses persidangan pertama yang dipimpin ketua majelis hakim Ida Ayu Sri Ardiyanthi Astuti Widja ini, memasuki pembacaan putusan berkas nomor perkara: 130/ Pid.B/2016/PN Gianyar dengan empat terdakwa yakni I

Made Edi Ariyanta, I Wayan Agus Jepin, I Made Putra Mardana, dan I Nyoman Sudiasa. Mereka yang sebelumnya dituntut empat tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU), saat sidang kemarin divonis hukuman dua tahun enam bulan penjara. Putusan ini pun sontak membuat empat kerabat korban yang hadir di ruang sidang itu kecewa. Mereka langsung ke luar menyampaikan hasil itu kepada kerabat dan rekan Dewa Gede Artawan yang ada di luar areal PN Gianyar. Dikawal puluhan anggota Sabhara Polres Gianyar dan Brimob Polda Bali, kerabat korban yang dikomando Ketut Ismaya menyuarakan orasi

Abaikan Aturan Pengelolaan Limbah

yang menuntut agar kasus tersebut diperiksa ulang. ‘’Di mana keyakinan Kalian, di mana hati nurani Kalian jika yang mati itu adalah Saudara kalian,’’ katanya. Ia juga menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa disamakan dengan kasus di Jalan Teuku Umar yang merupakan kasus spontanitas namun dituntut tujuh tahun penjara. Sementara kasus di Banjar Dentiyis ini menurutnya merupakan pembunuhan berencana sehingga hukuman dua tahun enam bulan penjara itu termasuk sangat ringan. ‘’Kepada para hakim yang telah memberi hukuman hanya 2,6 tahun, kami dan masyarakat Indonesia menangis mendengar keputusan kalian,’’ ucapnya. Sementara kuasa hukum terdakwa, Raymon Simamora, mengatakan, putusan hakim ini sudah sesuai karena perencanaan yang dituduhkan itu tidak bisa dibuktikan.

‘’Saya pikir tuntunan itu sudah tepat. Kalau dibilang ada perencanaan, tetapi kan tidak bisa dibuktikan perencanaan itu,’’ katanya. Proses persidangan pun dilanjutkan, dengan pembacaan putusan berkas nomor perkara: 131/Pid.B/2016/ PN Gianyar. Pembacaan putusan terhadap dua orang terdakwa yang selama ini disebut-sebut sebagai eksekutor yakni I Wayan Buda Artama dan I Nyoman Suka Arta Yasa yang sebelumnya dituntut tujuh tahun penjara oleh JPU, saat persidangan kemarin mereka divonis empat tahun penjara. Pembacaan putusan terakhir dengan nomor perkara: 127/Pid.B/2016/PN Ginyar dengan terdakwa I Dewa Putu Ngurah. Terdakwa yang kerap disebut sebagai otak pembunuhan ini dijatuhi hukuman dua tahun enam bulan oleh majelis hakim. (kmb35)

Dewan Desak Eksekutif Tertibkan Pabrik Beton

Bali Post/nik

BERKUMPUL - Sejumlah pemotor yang berkumpul di pinggir jalan usai menggelar balap liar di By-pass Buruan, Senin (9/1) dini hari.

Antisipasi Balap Liar

Polisi akan Tingkatkan Patroli Gianyar (Bali Post) Aksi balap liar masih kerap digelar oleh anak muda di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Gianyar. Guna mengantisipasi hal tersebut, jajaran Sat. Lantas Polres Gianyar pun akan meningkatkan patroli termasuk penindakan. Aksi balap liar terjadi di By-pass Buruan, Blahbatuh, Senin (9/1) dini hari kemarin. Pantauan di lapangan, sekitar pukul 00.30 wita, telihat puluhan pemotor yang kumpul di sepanjang jalan tersebut. Beberapa di antara mereka balapan tanpa menghiraukan pengguna jalan lainnya. Kondisi sangat mengganggu pengguna jalan yang hendak melintas. Selain itu, warga sekitar juga terganggu dengan suara knalpot brong yang memekakkan telinga. Informasi dihimpun, aksi trek-trekan ini memang kerap dilakukan sejumlah pemuda saat malam hingga dini hari. Mereka pun kerap berpindah lokasi, seperti di seputaran Jalan Desa Mas, Jalan Tulikup, dan seputar By-pass I.B. Mantra. Pesertanya tidak hanya dari Gianyar namun juga dari Denpasar, Klungkung, Tabanan dan lainnya. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Eka Putra Astawa mengatakan, selama ini jajarannya sudah rutin dikerahkan melakukan patroli saat dini hari khususnya untuk memantau aksi yang berpotensi mengganggu kamtibmas seperti trek-trekan. ‘’Malam sampai dini hari itu pasti anggota saya patroli. Untuk yang di By-pass Buruan ini akan saya cek lagi,’’ ucapnya. Diakuinya, dalam beberapa hari terakhir, ia menerima informasi adanya aksi trek-trekan, namun itu di seputaran By-pass I.B. Mantra dan jalan Desa Tulikup. ‘’Yang pasti akan saya cek lagi. Kalau memang ditemukan, pasti langsung kami amankan para pelakunya dan sepeda motor pasti ditahan hingga disesuaikan ke disain standar,’’ tegasnya. Sementara itu, berdasarkan data gangguan kamtibmas Polres Gianyar, total kasus lakalantas sepanjang 2016 sebanyak 293 kasus dengan jumlah korban meninggal 67 orang. ‘’Secara kuantitas kasus lakalantas terus menurun. Tapi secara kualitas, korban meninggal meningkat. Di sinilah kami imbau agar pengguna jalan lebih berhati hati. Patuhi aturan berlalu lintas khususnya lengkapi diri dengan helm serta suratsurat lainnya,’’ pesannya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Kalangan DPRD Gianyar kecewa lantaran tidak adanya tindak lanjut eksekutif terhadap persoalan limbah dari pabrik beton di sejumlah titik di By-pass I.B. Mantra. Padahal, masalah tersebut telah lama mengganggu pengguna jalan yang di kawasan tersebut. Berdasarkan pantauan, di sepanjang By-pass I.B. Mantra wilayah Gianyar terdapat sekitar enam pabrik beton yang berlokasi di sebelah utara bypass. Setiap hari, puluhan truk silih berganti keluar masuk mengangkut material beton. Material inilah yang kerap berceceran bahkan sampai merusak badan jalan sekitar. Melihat kondisi ini, anggota DPRD Gianyar Wayan Sudiartana kembali meminta eksekutif untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut. Dia meminta eksekutif memberikan sanksi pada pabrik beton yang kerap membiarkan limbah berceceran di pinggir jalan. ‘’Tolong ini segera ditindaklanjuti karena hingga kini limbah yang di pinggir by-pass sangat mengganggu,’’ katanya. Ia menegaskan, selain menyebabkan jalanan berdebu, jalan di kawasan sekitar pabrik juga menjadi licin. Sebab itu, eksekutif pun diharapkan

melakukan tindakan tegas. Terlebih kondisi ini dinilai mencoreng estetika wilayah Gianyar sebagai kawasan seni. Menurutnya perusahaanperusahaan yang melanggar aturan pengelolaan limbah tersebut sudah tidak menjalankan komitmen kepada masyarakat atau pemerintah. Seharusnya, mereka meminimalisasi gangguan lingkungan. ‘’Mereka sudah tidak mempedulikan gangguan lingkungan. Saya sudah berulang kali memberikan teguran, menyampaikan keluhan masyarakat, tapi tidak dihiraukan mereka,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pol. PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa yang dikonfirmasi mengenai keluhan ini menegaskan secepatnya jajarannya akan diterjunkan melakukan pengecekan ke lokasi tersebut. ‘’Bila itu memang mengganggu ketertiban umum, maka secepatnya saya akan turun langsung ke lokasi bersama petugas,’’ tegasnya. Sebagai pimpinan SKPD yang kini statusnya meningkat, pihaknya mengaku akan lebih gencar melakukan operasi bersama intansi terkait. Sehingga bila terjadi pelanggaran perda atau kertertiban umum dapat lebih awal diketahui. (kmb35)

Bali Post/nik

LIMBAH - Limbah beton yang berserakan di pinggir jalan di By-pass I.B. Mantra.


10

KLUNGKUNG

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

Warga Jungutbatu Keluhkan Turunnya Daya Listrik Semarapura (Bali Post) –

Warga Nusa Lembongan, tepatnya Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, mengeluhkan distribusi listrik ke rumah-rumah. Pasalnya, banyak alat elektronik yang tidak bisa berfungsi akibat daya listrik rendah. Mendapatkan keluhan tersebut, PLN Rayon Klungkung langsung terjun ke bawah untuk mengetahui kondisi di lapangan. Setelah dicek ditemukan penurunan tegangan listrik yang cukup besar sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan peralatan elektronik. Wayan Topik Nusa Putra, warga asal Dimel Kangin, Desa Jungutbatu menyatakan listrik yang masuk ke rumahnya hanya berkisar 130v dari seharunya 220v. Kondisi ini tentu sangat berpengaruh terhadap aktivitas hariannya. Sejumlah alat elektronik tidak dapat berfungsi akibat rendahnya suplai tersebut. Ia menduga rendahnya tegangan listrik ini disebabkan rumahnya jauh dari gardu induk. Ia berharap PLN Rayon Klungkung memberikan solusi terbaik agar listrik dapat normal kembali. Sebab, selain berdampak terhadap warga sekitar, rendahnya kualitas suplai listrik juga mempengaruhi geliat pariwisata di Desa Jungutbatu. “Jangan sampai turunnya tegangan ini membuat wisatawan yang menginap komplain,” tutur Topik yang berencana menambah jumlah akomodasi penginapan di Nusa Lembongan. Dikonfirmasi terkait keluhan tersebut, Senin (9/1) kemarin Manajer PLN Rayon Klungkung Wayan Eka Susana mengaku baru mendengar informasi ini. Pihaknya sudah menerjunkan petugas di lapangan untuk mengecek kondisi yang terjadi. Sesuai hasil pengecekan petugas di Lembongan bernama Agus Aryana, tegangan listrik memang mengalami penurunan akibat tarikan jauh. ‘’Kami sudah perbaiki trap tegangan. Jika masih seperti itu, harus ditarik kabel tegangan rendah kira-kira 660 meter,” jelas Susana. (dwa)

Berkas Kasus Hibah Fiktif Dilimpahkan ke Kejari Semarapura (Bali Post) –

Polres Klungkung telah memeriksa dan menetapkan Ketua Pembangunan Merajan Sri Kresna Kepakisan I Ketut Krisnia Adiputra (35), asal Dusun Anjingan, Desa Getakan, Banjarangkan sebagai tersangka. Petugas Tipikor Polres yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Wiastu Andri Prajitno akhirnya melimpahkan berkas kasus dana hibah fiktif Rp 200 juta tersebut ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Senin (9/1) kemarin. Pelimpahan berkas kasus dana hibah fiktif itu diakui Kasat Reskrim. Akan tetapi mantan Kasat Narkoba Polres Klungkung ini mengatakan pelimpahan baru tahap pertama dan berkasnya saja. Sementara pelimpahan tersangka akan dilakukan menyusul sambil menunggu hasil penelitian dinyatakan lengkap oleh kejaksaan. Terkait adanya tersangka tambahan, Wiastu Andri belum mau berkomentar. Ia hanya mengatakan masih fokus dulu dengan kasus yang melibatkan tersangka Krisnia Adiputra. Tersangka sampai saat ini belum ditahan. Polres tidak melakukan penahanan karena tersangka proaktif ketika diperiksa oleh penyidik. Menurutnya tersangka yang sempat bekerja sebagai tenaga kontrak di Kantor Disdikpora Klungkung bakal dijerat pasal 2,3 dan 4 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU RI 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tersangka telah mengembalikan uang tersebut, namun tidak menghapus pidananya. Sesuai pasal 2, tersangka terancam hukuman penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. Sementara menurut pasal 3, tersangka bisa dipenjara paling singkat satu tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. “Kami tidak ada hambatan mengungkap kasus ini. Tidak ada intimidasi dari seseorang. Pokoknya kasus ini tetap jalan,” tegas Andri. Kasus dana hibah fiktif di Dusun Anjingan mencuat setelah ada monev dari tim Pemkab Klungkung bersama BPKP Bali pada 2 Maret tahun lalu. Setelah ditelusuri ternyata dana hibah senilai Rp 200 juta yang ditujukan untuk pembangunan Merajan Sri Arya Kresna Kepakisan diduga fiktif karena merajan yang dibangun tidak ada di Dusun Anjingan. Sementara dana hibah telah cair pada April 2015. (kmb)

Bali Post/kmb

MENGADU - Wayan Sumerta (kanan) dan anaknya mengadu kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta karena tidak mendapat pelayanan kesehatan.

Pakai JKBM Ditolak Puskesmas

Warga Miskin Mengadu ke Bupati Semarapura (Bali Post) – Warga miskin di Kabupaten Klungkung masih banyak yang tidak mendapat layanan kesehatan karena tidak memiliki kartu JKN-KIS. Seorang di antaranya yakni Wayan Sumerta asal Dusun Sarimerta, Desa Negari, Banjarangkan yang memegang kartu JKBM mengadu ke Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta karena tidak mendapat pelayanan kesehatan. Apalagi anaknya, Putu Eka Widiantari (17), yang mengalami gangguan mental harus mendapatkan obat secara rutin. Sumerta juga menceritakan pengamalan hidupnya yang pahit sebagai warga miskin. Dia mengaku sempat bekerja sebagai tenaga honor dan bertugas sebagai sopir di Pemkab Klungkung. Namun karena anaknya mengalami gangguan saraf, ia berhenti bekerja. Sekarang dirinya hanya bekerja sebagai buruh serabutan. “Anak saya sakit sejak umur enam bulan. Bisa satu bulan tidak sadarkan diri,” tuturnya kepada Bupati

Suwirta. Selama ini biaya pengobatan anaknya ditanggung melalui program JKBM. Sejak awal Januari lalu Sumerta mengaku bingung karena tidak bisa lagi menggunakan program JKBM. Ia biasanya datang ke puskesmas di Tusan untuk mencari obat anaknya. ‘’Pihak puskesmas menolak kami karena kartu JKBM tidak berlaku lagi. Saya bingung mau tanya ke

mana. Saya akhirnya nekat langsung menghadap pak bupati,” jelasnya. Sumerta sudah melapor ke Kantor Perbekel Negari. Namun kantor perbekel tidak memberikan surat keterangan tidak mampu, melainkan surat keterangan merupakan peserta JKBM padahal dirinya termasuk keluarga miskin. “Saya diberikan surat ini. Sebagai warga kecil saya tidak tahu apa-apa. Anak saya sakit, tidak sekolah

dan jarang mendapat bantuan,” ungkapnya.

Panggil Disos

Bupati Suwirta langsung memanggil petugas dari Dinas Sosial (Disos) Klungkung untuk melakukan pengecekan. Dari hasil pengecekan ternyata Sumerta tidak masuk sebagai penerima bantuan iuran JKN. Petugas dari Dinas Sosial itu lalu disuruh mengurus Sumerta agar bisa mendapat pelayanan JKN. Untuk membantu Sumerta, Bupati juga menanggung premi pertamanya di BPJS melalui dana operasional. “Ini akan saya lakukan juga bagi warga miskin lain yang sakit dan belum mendapat pelayanan JKN dari BPJS,” tegas Suwirta. Berdasarkan Basis Data Ter-

padu Tahun 2015, jumlah rumah tangga miskin (RTM) di Klungkung mencapai 11.192 KK. Warga miskin yang menerima KIS dari pusat 52.550 orang. Sisanya ditanggung daerah (Provinsi Bali dan APBD Kabupaten) 19.907 orang. Dari jmlah ini Dinas Sosial baru mengeluarkan KIS kepada 11.741 warga. Sisanya 8.166 orang dinilai masih bermasalah karena ada yang dobel memiliki kartu jaminan kesehatan, ada yang sudah meninggal dan tidak mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK). Jumlah anggaran yang disiapkan pemerintah daerah untuk layanan JKN sekitar Rp 270 juta per bulan, dengan asumsi 87 persen ditanggung pihak Provinsi Bali dan 13 persen dari Pemkab Klungkung. (kmb)

Bupati Suwirta Ingatkan Kepala SKPD dan Staf Memotivasi Diri

MEMASUKI tahun 2017, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Klungkung memulai aktivitas yang diawali apel paripurna di Lapangan Puputan Klungkung, Senin (9/1) kemarin. Apel ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan setelah libur Hari Natal dan Tahun Baru 2017. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin langsung pelaksanaan apel didampingi Sekda Klungkung Gede Putu Winastra, serta seluruh kepala dan staf SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Bupati Suwirta dalam sambutannya mengatakan dalam nuansa tahun baru seluruh kepala SKPD dan staf mesti lebih memotivasi diri untuk bisa bersama-sama menghadapi tantangan pembangunan dan perkembangan negara ini. Seiring telah dibentuknya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Klungkung, PNS harus mampu menyesuaikan situasi di masing-masing kantor dan melaksanakan tugas selaku abdi negara dengan sebaikbaiknya. Menurut bupati, dengan adanya perkembangan kelembagaan atau OPD yang baru, sarana dan prasarana agar di-

jaga dan dimaksimalkan. Sesuai hasil pantauannya beberapa hari lalu, pihaknya berharap kebersihan di masing-masing unit kerja yang merupakan pintu masuk kantor agar diperhatikan dan selalu menjaga kebersihan. Orang nomor satu di Kabupaten Klungkung itu lebih lanjut menekankan kepada seluruh kepala SKPD agar bisa bertindak sebagai orangtua yang mampu mengayomi, meluruskan dan menyatukan suatu perbedaan yang ada di masingmasing SKPD. “Jangan ada saling menyalahkan dan jangan sampai ada SKPD memvonis bawahannya tidak bisa bekerja. Mari kita saling mengisi dan saling menerima kelebihan dan kekurangan. Mari rangkul bersama agar menjadi lebih baik,” katanya. Bupati Suwirta juga minta seluruh staf di SKPD supaya jangan selalu bergantung kepada atasan. “Lakukan hal-hal kecil yang bisa serta kerjakan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya sembari mengharapkan bawahannya menanamkan budaya malu, membudayakan saling mengisi dan rasa memiliki di dalam diri. (ad886)

APEL PARIPURNA – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin apel paripurna yang diikuti PNS di lingkungan pemkab di Lapangan Puputan Klungkung, Senin (9/1) kemarin.

Antisipasi Teroris dan Radikalisme

Personel Polres Dilatih Antiteror Semarapura (Bali Post) –

PELATIHAN - Sejumlah personel Polres Klungkung mengikuti pelatihan antiteror.

Bali Post/kmb

Polres Klungkung melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi masuknya teroris dan paham radikal ke wilayahnya. Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi memberikan pelatihan khusus kepada personelnya. Ia mendatangkan pelatih antiteror Indonesia AKBP Putu Surya Saputra, Senin (9/1) kemarin. Kehadiran pelatih antiteror dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan personel Polres dan mengurangi risiko bahaya ketika melakukan tugas di lapangan. Anggota yang diberikan latihan antiteror adalah yang bertugas di bidang operasional seperti sabhara, lalu lintas, serse dan intel. Mereka dilatih di lobi Mapolres disaksikan Kapolres bersama perwira yang lain. Surya Saputra dalam pema-

parannya menyatakan dalam pelaksanaan tugas terkait dengan tindakan kepolisian yang paling pertama adalah legalitas sesuai Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian. Setelah itu teknis, yaitu proporsional dilaksanakan seimbang antara ancaman yang dihadapi dan tindakan Polri. Dikatakannya ada beberapa tahapan dalam penggunaan kekuatan bagi kepolisian. Diantaranya kekuatan yang memiliki efek gentar berupa kehadiran aparat atau kendaraan dengan atribut Polri. Ada perintah lisan serta komunikasi antara polisi dan pelaku tindak pidana seperti jangan bergerak. Kendali tangan kosong lunak juga menjadi kekuatan polisi. Hanya dengan gerakan membimbing atau kuncian tangan yang kecil kemung-

kinan menimbulkan cedera fisik. Kendali tangan kosong keras kemungkinan menimbulkan cedera. Sementara kendali senjata tumpul disesuaikan dengan perlawanan pelaku tindak pidana, seperti menggunakan tongkat polisi, borgol dan gas air mata. “Kendali dengan menggunakan senjata api dilakukan sebagai tindakan terakhir dengan pertimbangan dapat membahayakan korban, masyarakat dan petugas,” ujar Surya Saputra. Kapolres Klungkung berharap pelatihan yang diberikan pelatih dapat meningkatkan kemampuan personel Polres Klungkung dalam menghadapi situasi tidak terduga. Dengan demikian, anggota Polres Klungkung lebih siap dalam menghadapi situasi apa pun ketika melakukan tugas di lapangan. (kmb)


Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

BULELENG

11

Dugaan Pelanggaran Kampanye

Perbekel Celukan Bawang Langgar Administrasi Bali Post/ist

BBM - Sejumlah pemuda di Buleleng menolak kenaikan harga BBM nonsubsidi dan kenaikan tarif STNK dan BPKB. Penolakan ini disampaikan melalui aksi damai Senin (9/1) kemarin di gedung dewan.

Aksi Damai Tolak Kenaikan BBM Nonsubsidi

Singaraja (Bali Post) Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Indonesia (API), Senin (9/1) kemarin menggelar aksi damai di gedung DPRD Buleleng. Pemuda ini menyampaikan aspirasinya terkait kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsisi. Mereka menyatakan menolak kebijakan itu karena menyengsarakan rakyat kecil. Mereka membawa spanduk bertuliskan “tolak kenaikan BBM nonsubsidi, menolak kapitalis’’. Aksi damai mendapat pengawalan dari aparat kepolisian Polres Buleleng. Setelah berorasi, para pemdua ini kemudian diterima Sekretaris Dewan (Sekwan) Gede Wisnawa didampingi Kabag Humas dan Perjalanan DPRD Kabupaten Buleleng Putu Putra Ariyana. Koordinator aksi, Indra

Andrianto mengatakan, penolakan ini disampaikan untuk menyuarakan keinginan rakyat secara murni. Kebijakan pemerintah di awal tahun 2017 menaikkan BBM nonsubsidi dianggap menyengsarakan dan menambah penderitaan yang mempengaruhi kehidupan sosial. Selain itu, kebijakan menaikkan tarif STNK dan BPKB sangat merugikan rakyat kecil. Untuk itu, pihaknya memperjuangkan asprasi masyarakkat bawah yang semakin menderita dengan kenaikan BBM serta meminta pemerintah bertanggung jawab atas naiknya harga bahan pokok seperti cabai hingga menembus harga 150.000 per kilogram. Sementara itu sekwan Gede Wisnawa berjanji untuk meneruskan pernyataan sikap API kepada ketua DPRD Buleleng. (kmb38)

Masyarakat Diminta Waspada Ikan Mengandung Zat Kimia Singaraja (Bali Post) Tangkapan nelayan di Kabupaten Buleleng sejak beberapa bulan belakangan, menurun. Guna memenuhi kebutuhan konsumen, sejumlah pedagang memilih mendatangkan ikan dari luar daerah, salah satunya Jawa. Jarak kirim yang cukup jauh berpotensi mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas. Mengantisipasi itu, pengawetan dengan menggunakan zat kimia tidak menutup kemungkinan terjadi. Oleh karenanya, masyarakat diminta waspada dan lebih cermat saat membeli. Kepala Dinas Perikanan Buleleng, Made Arnika, mengungkapkan, sejak dua bulan lalu, gelombang tinggi melanda kawasan pesisir. Hal tersebut mengakibatkan sebagian besar nelayan memilih tidak melaut. Kondisi itu secara otomatis berdampak pada produksi ikan mengalami penurunan kisaran sepuluh persen. “Untuk produksi ikan dua bulan terakhir agak turun. Itu karena gelombang tinggi. Nelayan tidak melaut,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya. Senin (9/1) kemarin. Kebutuhan ikan masyarakat Buleleng per harinya cukup tinggi. Untuk memenuhi itu di tengah paceklik tangkapan, pedagang ada yang memilih mendatangkan ikan dari daerah Jawa, seperti Banyuwangi dan Ma-

dura. Jarak pengirimannya yang terbilang jauh dan membutuhkan waktu cukup lama berpotensi mengakibatkan adanya penurunan kualitas. Menyiasati ini, terkadang dilakukan pengawetan dengan zat kimia. “Biar awet, bisa saja ikan itu diisi zat kimia. Apalagi yang didatangkan dari daerah jauh. Masyarakat waspada saja. Harus cermat dalam membeli,” pintanya. Ikan yang memiliki kualitas baik, menurut mantan Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Buleleng ini tampilannya masih segar, insangnya masih merah dan matanya tidak berdarah. Sementara untuk yang tidak mengandung zat kimia, biasanya sering dikerumuni lalat. “Kami sudah melakukan pemantauan, memang belum ditemukan yang mengandung zat kimia. Belum juga ditemukan yang keracunan karena makan ikan. Tapi ini perlu diwaspadai,” ulasnya. Sementara itu, paceklik tangkapan oleh nelayan lokal mengakibatkan harga ikan di pasaran melonjak kisaran Rp 10 ribu per kilogram. Hal ini sudah terjadi sejak Agustus 2016 lalu. “Nyari ikan cukup sulit. Harga jualnya juga naik,” ujar salah seorang pedagang ikan di Desa Anturan, Jero Kadek Arni, seraya menambahkan kualitas ikan rata-rata cukup baik. (kmb45)

Atasi Kesulitan Air Bersih

Desa Wanagiri Digelontor Program Pamsimas Singaraja (Bali Post) Kesulitan mendapat air bersih yang menjadi persoalan sebagian besar masyarakat Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada selama bertahuntahun mendapat tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Buleleng. Persoalan itu akan ditangani tahun ini dan anggaran yang diplot mencapai ratusan juta rupiah. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Buleleng, Ketut Suparta Wijaya, Senin (9/1) kemarin. Kesulitan mendapatkan air bersih, diakui Wijaya menjadi sebuah persoalan yang dihadapi daerah yang berbatasan dengan Desa Gobleg Kecamatan Banjar ini. Akan tetapi, pada tahun ini, itu akan mulai terpecahkan. Pasalnya, Kementerian PUPR akan menggelontorkan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas). “Itu akan ditangani tahun ini. Langsung oleh pusat,” ujarnya. Anggaran untuk program tersebut, kata dia, mencapai

Rp 205 juta. Itu nantinya digunakan untuk pemasangan pompa dan kelengkapannya, termasuk jaringan pipa. “Dananya dari APBD. Kami di kabupaten hanya memfasilitasi saja. Masyarakat mohon bersabar dulu menunggu,” katanya. Sebelumnya, Perbekel Wanagiri I Wayan Gumiasa menuturkan, masyarakat yang belum tersentuh layanan air bersih sebagian besar yang bermukim di pinggir jalan Bedugul-Seririt. Kondisi itu sudah terjadi sejak bertahuntahun. Tak pelak, aktivitas mandi, cuci, kakus (MCK) menjadi terganggu. Kondisi yang demikian, kata dia, juga mengakibatkan sektor pertanian yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama sebagian besar masyarakat turut terkena imbas. Saat musim kemarau tiba, produksinya terganggu akibat kekeringan. “Pertanian juga turut terganggu. Apalagi saat kemarau panjang jadi kering. Karena seperti itu, warga terpaksa ada yang beli air ke Pancasari,” katanya. (kmb45)

Singaraja (Bali Post) Panitia Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Buleleng merekomendasikan dugaan kasus pelanggaran kampanye pilkada oleh Perbekel Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Mohamad Ashari. Panwaslih menyatakan kasus itu tidak memenuhi unsur tindak pidana pilkada. Sebaliknya, Panwaslih menyatakan perbekel melakukan pelanggaran administrasi. Panwaslih kemudian merekomendasikan hal itu kepada Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja. Dugaan pelanggaran kampanye oleh oknum perbekel ini ditindaklanjuti oleh Panwaslih dengan mengundang para pihak untuk diklarifikasi.

Dugaan pelanggaran No. 025/ TM/Pilkada/1/2017 tanggal 3 Januari 2017 lalu oknum perbekel diduga melakukan pelanggaran pidana dan ad-

ministrasi kampanye, terlibat secara aktif dalam kampanye pasangan calon nomor urut 2, Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra (Pa-

Bali Post/kmb38

REKOMENDASI - Panwaslih Kabupaten Buleleng merekomendasikan dugaan pelanggaran kampanye oleh Perbekel Desa Celukan Bawang melanggar administrasi.

ket PASS). Dalam temuan itu, Panwaslih menduga perbekel terlibat dalam kegiatan jalan santai di Desa Celukan Bawang tanggal 24 Desember 2016 lalu. Dalam kegiatan jalan sehat itu, Paket PASS hadir sebagai undangan dan didaulat membuka kegiatan jalan sehat tersebut. Dari hasil klarifikasi yang dilakukan Panwaslih Buleleng sejak sepekan lalu, perbekel itu terbukti melakukan pelanggaran administrasi. Diduga dia melanggar Pasal 29 huruf B UU No. 6 2014 tentang Desa. Keputusan ini kemudian direkomendasikan kepada Plt. Bupati Made Gunaja melalui Sekkab Buleleng Dewa Ketut Puspaka, Senin (9/1) kemarin melalui rekomendasi No. 757/BawasluProv.BA-03/HM.02.03/1/2017 tertanggal 7 Januari 2017. Ketua Panwaslih Ketut Ariyani mengatakan, Perbekel Ashari dua kali melakukan pelanggaran administrasi pada masa Pilkada Buleleng 2017. Sebelumnya, dia diduga melakukan intimidasi dalam proses verifikasi faktual tahap pertama, yang dilakukan di Desa Celukan Bawang. Pelanggaran itu ditindaklanjuti melalui Surat Bupati Buleleng No. 140/926/Bid.5/ BPMPD Tanggal 5 September

2016 lalu. Lantaran sudah menjadi pelanggaran kedua, Ariyani menyarakan agar Plt. Bupati Made Gunaja mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi lanjutan. Ini sesuai amanat Pasal 30 ayat 2 UU tentang Desa. “Kita sudah memutuskan bahwa dugaan kasus ini melanggar administrasi. Kami menyarankan apakah Plt. Bupati memberikan sanksi administrasi berupa teguran lisan dan/atau teguran tertulis sesuai pasal 30 ayat 1 UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa,” tegasnya. Di tempat terpisah, Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.M. membenarkan telah menerima surat rekomendasi atas dugaan kasus pelanggaran kampanye oleh oknum Perbekel Desa Celukan Bawang. Atas rekomendasi itu, pihaknya masih melakukan kajian dalam beberapa hari ke depan, dan setelah itu pemerintah akan menindaklanjuti rekomendasi panwaslih tersebut. “Benar kami sudah terima rekomendasinya dan keputusan tidak bisa langsung hari itu juga. Kami pelajari dulu dan hasilnya akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk diambil langkah lanjutan,” jelasnya. (kmb38)

Belum Ada Tiang, Puluhan Warga Bhuana Sari Titip Meteran Listrik Singaraja (Bali Post) Tiga tempek Banjar Dinas Bhuana Sari, Kecamatan Sukasada belum terisi tiang listrik. Hal tersebut mengakibatkan puluhan warga kesulitan melakukan pemasangan jaringan. Dihadapkan kondisi demikian, mereka terpaksa menitipkan meteran di rumah warga yang sudah terkena jalur tiang. Jaraknya yang cukup jauh, dalam mengalirkan listrik harus kembali didukung dengan kabel tambahan. Hal ini secara otomatis akan menambah biaya operasional. Salah seorang warga, I Nyoman Laba, menuturkan listrik memang sudah bisa dinikmati seluruh masyarakat di wilayahnya. Namun, di balik kabar menggembirakan itu, pemasangannya masih tergolong sulit. Pasalnya, tiang listrik yang menjadi penghubung kabel belum ada. “Tiang listrik belum ada sampai sekarang. Itu yang masih jadi persoalan,” ujarnya, Senin (9/1) kemarin. Menyikapi persoalan itu, masyarakat terpaksa menitipkan meteran di salah satu rumah yang terkena jalur tiang. Untuk mengalirkan ke rumahnya, mereka harus

menggunakan kabel yang ukurannya lebih kecil. Hal ini mengakibatkan biaya yang dikeluarkan menjadi lebih besar. Guna meminimalisasi pengeluaran, sejumlah masyarakat pun memilih mengamprah listrik secara berkelompok. “Karena seperti itu, meteran terpaksa dititip di rumah warga. Jaraknya ada sekitar satu setengah kilometer. Lumayan jauh. Kami harus kembali pasang kabel. Itu memengaruhi aliran listrik juga,” terangnya. Sementara itu, Klian Banjar Dinas Bhuana Sari, Made Armaya, memaparkan daerah yang belum terisi tiang listrik yakni Tempek Pondok, Tempek Bataran, dan Tempek Bungsu. Sementara untuk Tempek Munduk Danu dan Munduk Gembong sudah ada sejak beberapa tahun lalu. “Untuk di tiga tempek itu, warganya 89 KK. Di sana belum ada tiang listrik. Warga yang mencari listrik harus nitip meteran di rumah warga di utara,” ungkapnya. Lanjut dia, guna mengalirkan listrik ke rumah, warga harus kembali menggunakan kabel dan itu terpasang di sepanjang jalan lingkungan dusun. Karena jumlahnya cukup banyak, keberadaan-

TIANG - Klian Banjar Dinas Bhuana Sari Desa Wanagiri Made Armaya, Senin (9/1) kemarin, memantau kabel listrik yang dipasang warga. Hal itu dilakukan karena belum ada tiang listrik.

Singaraja (Bali Post) Kedapatan membawa narkoba seberat lima gram, seorang buruh bangunan WY alias YI (32) asal Lumajang, Jawa Timur (Jatim) ditangkap polisi, Jumat (7/1) lalu. Tersangka ditangkap di sebuah warung makan di Desa Anturan, Kecamatan Buleleng. Dari penggeledahan, polisi menemukan sabu-sabu (SS) dalam kemasan plastik kecil di dalam kantong celananya. SS seharga lebih dari Rp 5 juta itu rencananya diedarkan di Buleleng. Kasat Resnarkoba AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya Senin (9/1) kemarin, mengatakan, tersang-

ka ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan ada transaksi narkoba di sebuah warung di Anturan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan tersangka berhasil dipancing. Tersangka yang tidak curiga kemudian berhasil ditangkap. Dari penggeledahan itu, polisi menemukan SS yang disimpan di kantong celananya. SS sebarat lima gram itu dikemas dengan berat masing-masing 1,14 gram bruto, 1,04 gram bruto, 1,13 gram bruto, 1,20 gram bruto, dan 1 gram bruto. “Ini berkat informasi masyarakat dan setelah kami lakukan penyelidikan, transaksi narkoba berhasil kita gagalkan,” jelas-

nya. Menurut AKP Adnyana Tunggal Jaya, polisi masih mendalami kasus ini karena tidak menutup kemungkinan tersangka menjalankan bisnis haramnya itu dengan jaringan dari luar Bali. Dari pengembangan kasus ini, polisi akan memburu pelanggan yang ada di Buleleng dan memastikan pasokan SS yang dijual tersangka di Buleleng. “Pengembangan sudah pasti karena tersangka pasti memiliki pelanggan di Buleleng dan kami masih memburu tersangka lain,” jelasnya. Sementara itu, tersangka WY alias YI mengaku baru pertama kalinya datang ke

nya menuai kecemasan dari warga yang melintas, terlebih saat musim hujan. “Sampai sekarang memang belum ada kejadian tersetrum. Tapi karena kabel sangat banyak, yang lewat di jalan juga banyak, kabel itu cukup memba-

hayakan,” sebutnya. Persoalan yang demikian, kata dia, sudah disampaikan ke PLN Bali sekitar setahun lalu. Namun, pihaknya disuruh menunggu sementara waktu lantaran harus ada beberapa ketentuan yang

harus dilalui. “Warga banyak yang menanyakan usulan itu. Kami sudah sampaikan diminta untuk menunggu. Kami memang berharap segera ada tiang listrik. Tapi kan ada proses, kami hargai itu,” ujarnya. (kmb45)

Bali Post/kmb45

Bawa Narkoba, Buruh Asal Lumajang Ditangkap

Bali Post/kmb38

DITANGKAP - Seorang penjual narkoba jenis SS berhasil ditangkap jajaran Polres Buleleng, Jumat (7/1) lalu.

Bali. Pria yang kesehariaan sebagai buruh bangunan itu sengaja datang ke Bali untuk mengantarkan paket pesanan narkoba. Di Pelabuhan Gilimanuk Jembrana, dia dijemput seseorang untuk diantarkan menuju sebuah warung di Desa Anturan. Rencananya, tersangka melakukan transaksi, namun belum selesai transaksi polisi berhasil menangkapnya.

“Ada suruh antar ke Buleleng, untuk pengirimian ini, saya dapat imbalan Rp 50 ribu per paket,” ujarnya. Hingga kini tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolres Buleleng. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 112 ayat 1, atau Pasal 127 ayat 1 huruf A UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (kmb38)


JEMBRANA

12

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

SOSOK Membangun Desa DESA kini menjadi ujung tombak terdepan dalam membangun suatu daerah. Sehingga diperlukan perangkat desa yang handal dan profesional, yang memiliki kecakapan, kemampuan dan punya pemahaman yang baik sehingga untuk mengambil langkah strategis dalam upaya membangun desa yang maju, mandiri dan sejahtera. Untuk mendukung itu, perlu tindak lanjut dalam penigkatan perangkat desa melalui pelatihan–pelatihan dan bimbingan teknis. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, Senin (9/1) kemarin. Menurut Bupati Artha, terbitnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka pemerintah mengalokasikan dana desa sebagai salah satu pendapatan desa dalam APBDesa di samping bagi hasil pajak, retribusi daerah, Alokasi Dana Desa yang merupakan dana perimbangan yang diterima kabupaten/kota. Dengan sumber dana ini diharapkan percepatan pembangunan desa dengan pendekatan “Desa Membangun dan Membangun Desa” dalam mewujudkan mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa dapat terwujud. Guna mendukung asas transparan, akuntabel, partisipatif, serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran, Kemendagri bekerja sama dengan BPKP telah membuatkan suatu sistem yang wajib diterapkan dan dilaksanakan oleh Pemerintah Desa melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Diharapkan dengan adanya Siskeudes ini Pemerintah Desa dalam pengelolaan keuangan desa dan potensi desa menjadi lebih baik lagi. “Untuk diketahui dana yang disalurkan ke desa cukup besar dengan total anggaran sebesar Rp 107.633.729.451. Dengan besarnya dana yang telah disalurkan saya berharap kesejahteraan masyarakat desa meningkat dan apa yang menjadi cita–cita pemerintah dapat tercapai,” harap Bupati Artha. (olo)

Aksi ”Illegal Fishing” di TNBB Masih Terjadi

Negara (Bali Post) Aksi illegal fishing di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) masih saja terjadi. Penangkapan ikan di perairan yang dilindungi dilakukan dengan cara menyelam menggunakan kompresor. Sasarannya adalah ikan napoleon yang memang dilindungi. Informasi yang didapat, Senin (9/1) kemarin aksi pencurian ikan secara ilegal ini diduga dilakukan oleh nelayan dari luar Bali. Para pelaku diduga menggunakan jukung mesin tempel menyusuri perairan yang jarang dijangkau petugas patroli. Mereka memanfaatkan luasnya cakupan perairan untuk mencari ikan secara kucing-kucingan dengan petugas. Salah satu warga di Gilimanuk, mengungkapkan aksi illegal fishing ini sudah cukup lama terjadi. TNBB juga sering melakukan penindakan dengan membekuk pelaku pencurian. Dengan areal perairan yang luas, para pencari ikan secara ilegal ini bisa masuk dari mana saja. Baik dari Gilimanuk, perairan lepas hingga masuk ke sekitar Pulau Menjangan. Seperti yang terlihat pada Sabtu (7/1) malam lalu misalnya. Sumber ini melihat sejumlah jukung di sekitar Pulau Menjangan dan sengaja mematikan lampu. Jukung itu berjalan

menyusuri sekitar pulau. Selanjutnya laju perahu melambat dan terdengar suara keras seperti genset. Nampak juga orang yang terjun menyelam diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal. Sumber tadi mengatakan, biasanya mereka menyelam dan menembak ikan yang diincar hingga kedalaman puluhan meter. Salah seorang nelayan berinisial NS (50) asal Gilimanuk, sering melihat situasi itu. dia mengatakan, mereka merupakan nelayan dari luar. Mereka menyelam menggunakan bantuan kompresor dan menembaki ikan jenis tertentu, yang harganya mahal di pasaran. Dikonfirmasi, pihak TNBB melalui Kasubbag T.U TNBB, Wiryawan, mengaku akan segera menindaklanjuti informasi ini. TNBB juga akan lebih memaksimalkan pengawasan dengan giat patroli di wilayah perairan. Penangkapan ikan menggunakan kompresor dan menembak itu memang dilarang apalagi di wilayah TNBB. Di TNBB memang ada spesies ikan seperti ikan Napoleon yang memang habitatnya di sekitar pulau Menjangan. Tahun lalu, TNBB juga melakukan penangkapan empat pelaku pencurian ikan hias. Kasus tersebut sudah disidangkan. (kmb26)

Bali Post/olo

Pertemuan – Pertemuan Bendesa Lelateng dengan belasan krama Lelateng yang mempertanyakan kebijakan penggunaan anggaran desa. Pertemuan dimediasi oleh Camat Negara dan Lurah Lelateng. Bendesa menyepakati akan menggelar paruman dalam waktu dekat.

Pertanyakan Kebijakan Menyimpang, Warga Tuntut Bendesa Gelar ”Paruman” Desa

Negara (Bali Post) – Sejumlah warga atau krama desa bersama tokoh masyarakat Lelateng, Senin (9/1) kemarin mendatangi kantor Desa Pakraman Lelateng, Kecamatan Negara. Dengan berpakaian adat, warga ini bertemu dengan bendesa pakraman untuk meminta penjelasan terkait sejumlah kebijakan yang dinilai menyimpang dari awig-awig yang sudah ada. Mereka juga menuntut Bendesa Lelateng sesegera mungkin menggelar paruman desa. Pertemuan di aula kantor desa pakraman ini dimediasi Camat Negara Komang Agus Adinata dan Lurah Lelateng Kade Suardana. Sejumlah perwakilan krama mengungkapkan dan mempertanyakan secara langsung permasalahan yang ada ke pihak bendesa. Salah satu yang dinilai menyim-

pang dari awig di antaranya dalam paos 22 Awig-awig Desa tahun 1991 terkait penggunaan anggaran desa. Di mana dalam penggunaan anggaran semestinya dilakukan melalui paruman desa, namun yang terjadi tidak. Seperti penggunaan anggaran desa untuk proyek parkir kendaraan di timur Pasar Lelateng. Agar tidak semakin keruh, warga meminta agar digelar paruman desa yang diikuti seluruh

unsur krama. Dari pengamatan, pertemuan ini sempat alot dan tegang. Sejumlah warga Lelateng pada intinya meminta agar segera digelar paruman desa agar persoalan ini tidak berlarut-larut. Camat dan Lurah Lelateng sempat menengahi kisruh ini. Keduanya meminta agar permasalahan tidak melebar, sehingga disepakati untuk menggelar paruman. Sementara Bendesa Adat

Lelateng Putu Darmayasa Wisesa berjanji akan segera menggelar paruman desa dan diupayakan dalam waktu satu bulan ini. Bendesa sempat menjelaskan bahwa terkait semua kebijakannya berikut penggunaan anggaran sudah melalui rapat yang juga melibatkan sukerta desa selaku pengawas. Namun, jawaban itu disanggah sejumlah krama. Wayan Ardana salah satu tokoh masyarakat menyebutkan bahwa dalam awig-awig, keputusan tertinggi melalui paruman bukan rapat dengan sukerta atau pemucuk. Karena itu, warga meminta agar tetap dilakukan paruman desa. Krama lain juga meng-

Negara (Bali Post)Kondisi jalan DenpasarGilimanuk yang melintasi Kabupaten Jembrana kini kondisinya semakin parah. Selain banyak lubang, aspal juga banyak bergelombang. Kondisi infrastruktur ini dinilai sudah rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Bahkan dari catatan petugas, setidaknya ada 26 titik jalan yang rusak dan berlubang. Kondisi tersebut tentu dikeluhkan sejumlah pengguna jalan antar-provinsi. Hampir di sepanjang jalan nasional, yakni dari Gili-

manuk hingga Pekutatan terlihat kerusakan. Bukan saja di bagian aspal, di jembatan juga muncul lubang. Bahkan di sejumlah titik sudah sempat menimbulkan kecelakaan lalu lintas hingga korbannya meninggal dunia. Seperti terjadi di Melaya belum lama ini. Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Nyoman Sukadana, ditemui wartawan, Senin (9/1) kemarin mengatakan dalam beberapa kali rapat, pihaknya telah menyampaikan kondisi jalan yang rusak di wilayah hukum Polres Jembrana

itu. Sepanjang 71 kilometer panjang jalan DenpasarGilimanuk dari Gilimanuk hingga Pengeragoan, terdata ada 26 titik yang mengalami kerusakan parah. Kerusakan didominasi di sisi utara atau jalan dari arah barat. Selain polantas, kondisi ini juga mendapat sorotan dari anggota DPRD Bali. Anggota Komisi III DPRD Bali, Dr. I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi WS belum lama ini mengungkapkan dari pengamatannya kondisi jalan poros Jawa-Bali ini sudah parah. Karena itu pihaknya mengimbau pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) VIII selaku pihak berwenang harus segera melakukan perbaikan. “Kami di Komisi III

sudah berkoordinasi dengan Balai Jalan dan tahun 2017 ini akan ditambal. Di beberapa titik memang sudah parah khususnya di jalur dari Jawa,” tandasnya. Namun, untuk perbaikan jalan (pengaspalan) kembali belum ada isyarat karena keterbatasan anggaran dan luas cakupan perbaikan. Kendati begitu, Dewan mendesak agar segera ditambal supaya kondisi infrastruktur jalan poros Jawa-Bali itu bisa dilintasi dengan nyaman. Komisi III juga sudah menjajaki ke Gilimanuk tepatnya di UPT Jembatan Timbang (JT), Cekik. Pengecekan itu penting karena yang terjadi selama ini, walau jalan sudah diperbaiki atau ditambal, kondisi

jembrana Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

jalan cepat rusak diduga karena tonase kendaraan barang yang berlebihan. “Ini juga menjadi perhatian kami, karena belum ada penindakan (terhadap kendaraan langgar tonase). Salah satu solusinya terminal kargo untuk menurunkan barang,” ucap wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali asal Jembrana ini. Ke depannya, dengan beroperasinya Terminal Kargo Gilimanuk itu, penindakan bisa dilakukan dan tidak ada lagi truk kelebihan tonase melintas. Sementara dari pengamatan sejumlah truk kelebihan tonase lolos melintas bebas di jalan Denpasar-Gilimanuk. Truk lolos tanpa melewati Jembatan Timbang. (kmb26)

Banyak Jalan Berlubang, Jalur Gilimanuk-Pekutatan Rusak Parah

Telepon Penting RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

harapkan bendesa melaksanakan kebijakan jangan atas bisikan atau pesanan orang lain. Namun harus mengikuti awig-awig desa. Rapat kemarin akhirnya menyepakati untuk digelar paruman desa. Sementara itu, Bendesa Lelateng Putu Darmayasa Wisesa seusai pertemuan kemarin mengatakan pembangunan lahan parkir di timur Pasar Pagi menggunakan anggaran desa. Namun, menurutnya, dana itu sudah dikembalikan oleh LPD. Dia mengatakan, pembangunan itu sifatnya emergency. Karena di lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan dan juga banjir. (kmb26)

Bali Post/olo

Rusak – Salah satu jalan rusak di Jalur Denpasar Gilimanuk hingga kini belum diperbaiki. Kondisi itu bisa semakin parah karena banyaknya kendaraan yang lewat jalur utama ini.


KARANGASEM

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

13

Tahun 2017

Realisasikan ’’Nawa Satya Dharma’’

Tahun 2016 sudah berlalu. Sudah pasti, banyak tantangan dan capaian yang dilalui Kabupaten Karangasem. Tetapi janji yang tertuang di dalam Nawa Satya Dharma masih belum tuntas seratus persen. Karena itu, tekad Bupati Karangasem, tahun 2017 ini dirinya fokus selaku pemimpinan eksekutif di daerah paling timur Pulau Bali itu, merealisasikan janji tersebut. Bagaimanakah langkah-langkah strategis yang diupayakan untuk memberdayakan dalam segala segi dan aspek demi kemajuan Karangasem? BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menyampaikan agenda besar itu saat wawancara eksklusif dengan Bali TV di ruangannya, Senin (9/1) kemarin. Visi-misi I Gusti Ayu Mas Sumatri jelas menginginkan adanya perubahan mendasar. Cita-cita Mas Sumatri sejalan dengan keinginan mayoritas masyarakat Karangasem, yakni Karangasem lebih maju. Karena itulah, Mas Sumatri bersama wakilnya, Wayan Artha Dipa, ingin menjadikan Karangasem bangkit, bersih, dan bermartabat. Bupati Mas Sumatri menegaskan, pihaknya akan bekerja keras mewujudkan

visi misi yang dijabarkan dalam sejumlah program di segala bidang. Fokus utama mantan politikus PDI-P itu adalah pembangunan infrakstruktur untuk menata wajah Karangasem secara menyeluruh. Maka, tahun 2017 dirancang program unggulan di dalam Nawa Satya Dharma Masdipa agar mampu dimantapkan agar menyentuh segala aspek. Mulai mewujudkan kesetaraan masyarakat dalam memperoleh pendidikan melalui Kartu Karangasem Cerdas, perluasan jangkauan layanan kesehatan melalui Kartu Karangasem Sehat, mewujudkan pemerintahan bersih dan berwibawa hingga peningkatan pelayanan perizinan khusus UMKM melalui program pelayanan goes to banjar. Tidak hanya itu, untuk penanganan kemiskinan, Mas Sumatri dan Artha Dipa (Masdipa), sudah menyiapkan langkah-langkah untuk menciptakan lapangan kerja baru. Lapangan kerja itu diupayakan melalui Gerakan Wirausaha Muda Karangasem dan Desapreneur. Sedangkan di bidang pertanian, kedaulatan pangan mutlak diwujudkan melalui pemanfaatan lahan-lahan kritis, dengan teknologi tepat guna. Program lainnya, Bupati Mas Sumatri sudah mengambil ancang-ancang untuk pengembangan sejumlah destinasi pariwisata baru. Konsepnya dengan cara mengembangkan pariwisata spiritual berbasis desa adat atau kearifan

Terjang Mikrolet

Pengendara KLX Tewas

Amlapura (Bali Post) Ugal-ugalan mengendarai sepeda motor mengantarkan I Gede Putu Sudira (25) pada maut. Minggu (8/1) malam, pemuda asal Banjar Umanyar, Desa Ababi, Abang menerjang mikrolet di simpang tiga Jalan Untung Surapati menuju Jalan Veteran Amlapura. Nyawanya tak tertolong, meskipun sempat mendapatkan perawatan di RS BaliMed Karangasem. ‘’Sepeda motor ngebut dari selatan, padahal dari arah utara mikrolet sudah belok kanan menuju Jalan Veteran,’’ ucap salah seorang saksi mata di lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun, Senin (9/1) kemarin, menyebutkan, malam itu sekitar pukul 22.00 wita, korban mengendarai Kawasaki KLX hijau datang dari arah Amlapura. Diduga korban hendak pulang ke rumahnya di Ababi. Korban tak hanya melaju dengan kecepatan tinggi, tapi juga tak menyalakan lampu malam. Padahal, saat itu Jalan Untung Surapati yang merupakan jalur utama Amlapura-Singaraja masih banyak lalu lalang kendaraan. Salah satunya mikrolet warna orange yang dikemudikan I Wayan Kardi (48). Mobil penumpang itu datang dari arah utara (Tirtagangga) dan di TKP hendak belok kanan menuju Jalan Veteran. Korban yang meluncur kencang tanpa lampu malam diduga membuat sopir mikrolet DK 1936 SA asal di Banjar Timbrah, Desa Pertima itu, tak menyadari keputusannya masuk jalur kanan akan berujung petaka. Dia pun baru sadar dari arah depan ada sepeda motor setelah motor korban membentur mobilnya. Benturan keras itu mengakibatkan korban terlempar kemudian terjerembab ke got. Korban tewas karena mengalami cedera parah di kepalanya. Rekannya yang dibonceng, I Ketut Sulendra (26), juga mengalami cedera parah di bagian kepalanya. Pemuda asal Banjar Butus, Bebandem itu menderita luka robek di kelapa belakang dan dirawat di RSUD Karangasem. ‘’Penyebabnya masih lidik. Untuk sementara karena kelalaian pengendara sepeda motor. Korban melintas pada malam hari tidak menyalakan lampu,’’ terang Kasat Lantas Polres AKP Gede Subadi. Di hari yang sama sekitar pukul 11.45 wita, lakalantas juga terjadi di jalur Amlapura-Singaraja, tepatnya di Banjar Dinas Beluhu Kangin, Desa Tulemben, Kubu. I Gede Mangku Pica (66) yang mengendarai Honda Vario Teckno DK 2402 ST diserempet sepeda motor Jupiter MX yang datang dari arah berlawanan. Kejadian tersebut mengakibatkan urat jari tengah tangan kanan kakek asal Banjar Eka Adnyana, Desa Tianyar, Kubu itu putus dan lecet pada pelipis kiri karena terjungkal ke aspal. Sementara pengendara Jupiter tetap tancap gas. Hingga kini, polisi masih berusaha melacak keberadaan pengendara Jupiter tersebut. (kmb)

lokal. “Dalam pengembangan pariwisata berbasis spiritual ini, Pura Besakih tetap menjadi andalan kami. Sekarang sudah dibentuk badan pengelola. Umat Hindu harus tahu ‘tanah sucinya’ di Pura Besakih,” tegasnya. Bahkan, untuk masyarakat di daerahdaerah terisolasi, pihaknya merancang pembangunan cubang secara merata dan berkesinambungan selama lima tahun. Upaya ini untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana infrastruktur pemenuhan layanan air bersih. “Saya yakin bersama tim yang solid, program yang kami rancang terwujud dalam waktu lima tahun ini. Kami bersyukur dapat menutup tahun 2016 dengan penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Prestasi ini untuk pertama kalinya bagi Karangasem,” tegasnya. Untuk merealisasikan sepenuhnya Nawa Satya Dharma ini, Bupati berharap di tahun 2017, semua komponan masyarakat dan pemerintah bersatu, berupaya optimal mewujudkan yang terbaik untuk Karangasem. Dia juga mengajak kalangan perempuan terus bergerak maju. Menurutnya, kini momentummya bagus bagi perempuan, untuk menunjukkan kemampuan dirinya bahwa kaum hawa juga bisa setara dengan laki-laki. Bahkan, bisa melampaui kemampuan laki-laki. (gik)

Bali Post/gik

WAWANCARA EKSKLUSIF - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat wawancara eksklusif dengan Bali TV, Senin kemarin.

Polemik Integrasi JKN

Belum Dibahas Tim Anggaran Dewan

Amlapura (Bali Post) Polemik integrasi JKBM ke JKN mulai membuat masyarakat resah. Ketua DPRD Karangasem, Nengah Sumardi, yang ditanya soal ini, Senin (9/1) kemarin, mengatakan lembaga dewan, khususnya Komisi IV DPRD Karangasem sudah sempat memanggil Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan BPJS Karangasem. Selanjutnya, belum ada pembahasan lebih lanjut dengan Tim Anggaran Dewan. Saat itu, muncul opsi untuk mendaftarkan peserta JKBM yang tak ditanggung JKN ke BPJS. Saat itu terkuak ada 111 ribu warga yang belum ter-cover dan bila didaftarkan ke BPJS, dengan nilai premi

Rp 25.000 per orang, maka diproyeksikan menghabiskan anggaran sekitar Rp 8,5 miliar. “Saya belum tahu, apakah dari sisi anggaran memungkinkan. Masalah ini belum ada pembahasan dengan Tim

Anggaran Dewan,” kata Ketua DPRD, Nengah Sumardi, saat ditemui di kantor setempat, Senin kemarin. Akibat integrasi yang tidak beres itu, banyak perbekel di Karangasem yang dibuat

pusing. Mereka harus menghadapi pertanyaan masyarakat. Kalangan perbekel juga susah menjelaskannya agar masyarakat bisa paham. Sebab, sebagaimana JKBM dengan ber-KTP Bali saja sudah bisa mendapat jaminan kesehatan. Namun, sekarang, warga yang tak lagi mendapat jaminan kesehatan, banyak mengadu ke perbekel dan meminta dibuatkan surat keterangan tidak mampu.

Tetapi, ketika surat itu disertakan saat berobat ke puskesmas, tak banyak membantu masyarakat miskin. Terkait masalah tersebut, Sumardi mengaku sempat mendengarnya. Namun, sekarang cepat atau lambat penanganan masalah ini ada di eksekutif. Dia berharap eksekutif cepat bereaksi dan mengambil berbagai opsi untuk memecahkan permasalahan itu. (kmb31)

Iuran BPJS Diambil dari PHR Rp 10 Miliar

Bali Post/kmb31

Kepala Dinas Kesehatan, I Gusti Made Tirtayana

Amlapura (Bali Post) Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri akhirnya bersikap perihal polemik integrasi JKBM dengan JKN ini. Dia memanggil Kepala Dinas Kesehatan dan instansi terkait ke ruangannya, Senin (9/1) kemarin. Dalam pertemuan itu, ada opsi mengatasinya melalui program KKS (Kartu Karangasem Sehat). Selain itu, sebagai antisipasi, Pemkab Karangasem juga berencana mempersiapkan anggaran Rp 10 miliar yang diambil dari Pos PHR (Pajak Hotel dan Restoran). Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Made Tirtayana, usai rapat Senin kemarin, mengatakan warga yang sebelumnya terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Bali Mandara, namun tak ter-cover dalam JKN maupun PBI Pusat dan PBI Daerah, akan didaftarkan pada BPJS Kepesertaan Mandiri. Total

Bali Post/gik

USAHA BODONG MASIH MARAK – Papan larangan yang dipasang Tim Trantibmum Pemkab Karangasem, di Dusun Selat Kaja Desa Selat, Selat itu tampaknya tak dihindahkan para pengusaha ilegal alias bodong dari wilayah setempat. Sebab, usaha galian C bodong itu masih marak di kecamatan ini. Tampak salah satu truk, belum lama ini, masih saja mengangkut pasir melintasi papan larangan yang dibuat Pemkab Karangasem. Di Kecamatan Selat, dipastikan tak ada usaha galian C yang berizin, karena pemerintah daerah sudah tak pernah mengeluarkan izin baru untuk usaha galian C di sana.

preminya per orang Rp 25.500. Opsi ini sejalan dengan program KKS yang memang sudah dipersiapkan sejak awal oleh Pemkab Karangasem, dengan total anggaran Rp 393 juta dalam APBD Induk 2017. Besaran anggaran ini bisa cukup untuk dua sampai tiga bulan ke depan. Selain dari APBD Induk, Tirtayana menegaskan anggaran lain Rp 10 miliar juga disiapkan untuk mengantisipasinya. Rencananya, dana itu akan dianggarkan pada APBD Perubahan, sebagai premi agar bisa masuk BPJS Kepesertaan Mandiri. Akan tetapi, Tirtayana menegaskan, anggaran yang dipersiapkan memang tidak untuk meng-cover semuanya. Artinya, ketika warga yang belum ter-cover JKN dan PBI ini, mengalami musibah sakit dan harus dirawat di rumah sakit, baru pasien itu akan didaftarkan sebagai peserta BPJS

Kepesertaan Mandiri. Dengan demikian, rencana anggaran yang dibutuhkan juga tak sampai membeludak. “Mereka kan butuh jaminan kesehatan saat sakit. Untuk sementara, ketika warga itu sakit dan harus dirawat di rumah sakit, baru didaftarkan ke BPJS. Sekarang tinggal mekanisme pendaftaran ini yang belum disepakati,” kata Tirtayana. Tirtayana menambahkan, terkait mekanisme pendaftaran itu, baru akan dibahas kembali secara teknis bersama Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, Kamis mendatang. Ia menyarankan, mempermudah proses pendaftaran tersebut. Dia berharap setiap warga sudah mengantongi KTP elektronik. Bagi yang belum mengurus dan warga yang belum ter-cover, segera mengurusnya agar proses pendaftaran ke BPJS Kepesertaan Mandiri itu bisa dilakukan dengan lancar. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) Cekcok dengan istri lumrah, tapi kalau sampai main hajar bisa fatal akibatnya. I Komang Sugita (43) salah satu warga Banjar Ancut Desa Sebudi, Selat, itu tega menghajar istrinya hingga babak belur hanya-garagara sim card telepon seluler. Buntutnya, pekerja swasta itu pun harus berurusan dengan hukum setelah sang istri Ayu Putu Semadi (27) mengadukan ulahnya ke Polsek Selat. Aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu bermula ketika Ayu Semadi hendak menengok ibu kandungnya yang sakit keras. Tapi karena pelaku tak memberi izin, perempuan kelahiran Umanyar, Desa Ababi, Abang, itu mencoba mencari akal. Dia membeli sim card baru untuk bisa menghubungi keluarganya di Ababi. Polisi masih mendalami alasan korban membeli sim card baru yang jelas peristiwa Minggu (1/1) sekitar pukul 19.00 itu membuat pelaku naik pitam. Tanpa banyak basa-basi dia ngamuk, menghajar korban dengan pukulan dan tendangan. Aksi penganiayaan itu mengakibatkan korban mengalami luka memar pada lengan

kiri dan kedua tangannya serta lecet pada bokong kiri dan paha kanan. Akibat luka itu bahkan membuat korban tak bisa beraktivitas seperti biasanya. Parahnya lagi, untuk menutupi aksinya itu, pelaku kemudian melarang korban ke luar rumah. Baru Kamis (5/1) dini hari, korban lolos dari pantauan. Kesempatan itu segera dimanfaatkan wanita malang itu untuk kabur ke rumah orangtuannya di Ababi. Menariknya, keesokan harinya pelaku datang menyusul. Tapi tidak datang seorang diri melainkan mengajak kedua anak hasil pernikahan mereka. Tiga hari kemudian tepatnya Minggu (8/1) lalu, korban akhirnya melaporkan kasus penganiayaan itu ke ke Mapolsek Selat. ‘’Saya dipukul berulang-ulang, juga ditendang,’’ terangnya kepada polisi. Kapolsek Selat AKP Made Sudartawan seizin Kapolres AKBP Sugeng Sudarso, Senin (9/1) kemarin, mengaku sudah mengamankan pelaku dan saat ini apa motif kasus itu masih didalami. ‘’Motifnya sementara hanya kesalahpahaman saja. Kita masih lakukan pendalaman,’’ jelasnya. (kmb)

Beli ’’Sim Card’’ Baru, Suami Aniaya Istri


TABANAN

14

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

SOSOK Sertifikat Pendamping untuk Mahasiswa MAHASISWA tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan di kampus. Mereka perlu memiliki keterampilan dalam menghadapi persaingan bebas dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Untuk itulah IKIP SarasBali Post/san wati Tabanan memberikan sertifikat pendamping bagi para lulusannya di luar ijazah. Menurut Rektor IKIP Saraswati Tabanan Dr. Drs. Dewa Nyoman Oka, M.Pd., mahasiswa IKIP akan mendapatkan sertifikat pendamping ijazah berupa keterampilan komputer dan bahasa Inggris. ‘’Jadi bukan hanya akademik, tetapi juga diberikan soft skill seperti keterampilan komputer dan bahasa,’’ ujarnya, Senin (9/1) kemarin. Adanya sertifikat pendamping diharapkan menambah keterampilan mahasiswa dan menjadi nilai tambah dalam bersaing di dunia kerja. Sertifikat pendamping masih dalam tahap perencanaan di IKIP Saraswati karena sedang dalam pembelajaran naskah kerja. Program ini ditargetkan terealisasi pada 2018 mendatang. Mahasiswa akan ditawarkan mendapatkan sertifikat pendamping disesuaikan kegiatan akademik di kampus. (san)

Program Hortikultura Bisa Tekan Harga Cabai

Tabanan (Bali Post)Harga cabai di Kabupaten Tabanan masih di bawah harga daerah lain. Jika di luar Bali sudah mencapai Rp 200 ribu per kilo, di Tabanan di tingkat petani menyentuh Rp 80.000 hingga Rp 90.000. Kenaikan harga di bawah rata-rata ini dikarenakan Tabanan menerapkan program hortikultura bawang dan cabai yang dikucurkan pusat. Petani didorong menanam cabai dan bawang bukan pada jadwal tanam biasa untuk mengatasi kelangkaan pada musim tertentu. Tabanan mendapatkan program hortikultura untuk penanaman cabai seluas 40 hektar yang dipusatkan di wilayah Baturiti dan Marga tahun lalu. Meski tingkat keberhasilannya tidak optimal karena adanya serangan hama dan musim hujan, cabai yang dihasilkan petani lewat program ini membantu menekan harga sehigga tidak melambung terlalu tinggi seperti di daerah lain. Menurut Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan I Gusti Wayan Wiadnyana, Senin (9/1) kemarin saat produksi cabai dari Jawa kosong, panen cabai dari program hortikultura yang diterapkan di Tabanan membantu persediaan. Seperti diungkapkan pedagang cabai di Tabanan yang mengaku mendapatkan stok dari petani di Baturiti. Meski terjadi kenaikan, harga tidak melambung seperti daerah lain alias masih di bawah rata-rata. Tantangan dalam menerapkan program hortikultura cabai dan bawang merah adalah melawan musim dan jadwal tanam petani. Pada program tahun 2016 keberhasilannya hanya 60 persen. ‘’Terlebih terjadi banjir di Baturiti yang membuat lima hektar tanaman cabai gagal panen,’’ ujar Wiadnyana yang awalnya menjabat Kabid Hortikultura. Untuk mengatasi hal yang sama tahun ini, pemerintah pusat kembali memberikan bantuan program untuk Tabanan. Luasnya bertambah dari 40 hektar menjadi 50 hektar. Penanaman ditargetkan setiap bulan sehingga ada persediaan cabai sepanjang tahun untuk mengatasi kelangkaan pada bulan-bulan tertentu. ‘’Petani punya jadwal bulan tertentu untuk menanam cabai. Pada bulan yang tidak menjadi jadwal kami dorong penanaman lewat program ini sehingga cabai tersedia sepanjang tahun,’’ katanya. (kmb24)

Longsor di Penebel

Jalur Wangaya-Jatiluwih Tertutup

Dari informasi yang dihimpun, longsor yang terjadi di Banjar Dinas Bendul itu menutupi badan jalan sepanjang lima meter, lebar tiga meter dan ketebalan 60 centimeter. Longsor terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. Saat itu hujan sangat deras,” ucap Kadus Wangaya Bendul I Wayan Budi, Senin (9/1) kemarin. Sejumlah petugas dari BPBD dan warga melakukan pembersihan dengan cara manual untuk memberikan akses jalan bagi

kendaraan roda dua. “Kami masih menunggu alat berat dari aparat terkait untuk memindahkan sisa material,” katanya. Camat Penebel I Gusti Ayu Supartiwi dan Kepala BPBD Tabanan Gusti Ngurah Made Sucita, saat turun meninjau lokasi longsor mengatakan setelah menerima laporan adanya bencana longsor, pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinas PU untuk menyediakan alat berat. “Dinas PU menyanggupi dan segera dibawa

ke sini. Sebagian alat berat masih difokuskan untuk penanganan di Desa Candikuning pascabanjir bandang belum lama ini,” jelasnya. Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian telah memasang garis larangan melintas di pertigaan Mengesta ke arah Wangaya. Begitu pula arah sebaliknya dari Banjar Wangaya Bendul menuju Jatiluwih. Jalur alternatif ini merupakan akses ke objek wisata Jatiluwih dan Pura Batukaru. Sementara itu, senderan parkir di Pura Luhur Petali, Desa Jatiluwih jebol bersamaan dengan kasus di atas. ‘’Kami masih melakukan pengecekan ke lokasi,” ujar Kepala BPBD Tabanan Gusti Sucita. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Senderan jalan di depan Hotel Batukaru, Banjar Wangaya Bendul, Desa Wangaya Gede, Kecamatan Penebel, jebol sepanjang kurang lebih lima meter dan tinggi empat meter. Padahal baru diserahterimakan Oktober 2016, yang menurut informasi dananya berasal dari PU Provinsi Bali. Senderan yang berada tidak jauh dari lokasi longsor di ruas jalan MengestaJatiluwih tersebut diduga akibat besteknya tidak benar. Salah seorang warga yang juga Wakil Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), Desa Wangaya Gede I Ketut Sucipta (51) mengatakan jebolnya senderan pada Minggu (8/1) malam diakibatkan luapan air dari saluran di seberang senderan. “Saluran

sangat kecil, jadi saat volume air tinggi semua mengarah ke seberang sehingga menyebabkan senderan jebol,” ucapnya, Senin (9/1) kemarin. Pria yang akrab dipanggil Pak Bintang itu mengaku kesal dengan respons pemborong. Pasalnya, saat proses pengerjaan ia sempat melihat pekerja bekerja asal-asalan. Dirinya sempat memprotes, namun tidak digubris dan pihak pemborong mengklaim bestek sudah sesuai standar, sedangkan PU Tabanan berjanji mengecek ke lokasi. “Campuran besteknya jelek, lihat saja. Kalau standar kenapa pakai tangan saja bisa dilepas,” katanya seraya menambahkan. Kualitas pengaspalan yang kurang maksimal juga menyebabkan jebol di ruas jalan lainnya, tepatnya di atas

gorong-gorong saluran Subak Gelagah Tebel. ‘’Sebelum diaspal tahun 2015, sempat ambles beberapa kali. Sudah sering rusak, karena di bawahnya ada gorong-gorong air subak. Kemungkinan tanah uruknya tidak merata,’’ jelasnya. Kepala Dusun Wangaya Bendul I Wayan Budi membenarkan jalan yang ada di atas gorong-gorong air subak tersebut kerap ambles. Ia berharap pemerintah atau instansi terkait segera melakukan perbaikan agar jalur wisata dan alternatif ini kembali bisa dilalui. Camat Penebel I Gusti Ayu Supartiwi akan melakukan koordinasi dengan Dinas PU Tabanan terkait upaya perbaikan. “Saya baru tahu. Saya akan segera koordinasikan,” ungkapnya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) -

Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tabanan, Minggu (8/1) malam. Tegalan milik I Nengah Sumarya di ruas jalur alternatif penghubung Desa Wangaya Gede, Mengesta, dan objek wisata Jatiluwih, Kecamatan Penebel, longsor hingga menutup seluruh badan jalan. Akibatnya jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Diduga Salah Bestek, Senderan Jalan Jebol

Polisi Ciduk Pemilik SS Tabanan (Bali Post) Jajaran Satuan Narkoba Polres Tabanan menangkap I Komang Sutarsa alias Mang Nik (28), pria asal Desa Dausa, Kecamatan Kintamani, Bangli di Banjar Jagasatru, Kecamatan Kediri, Tabanan, Minggu (8/1). Ia kedapatan memiliki narkotika jenis sabu-sabu (SS). Tersangka berikut barang bukti selanjutnya diamankan ke Polres Tabanan untuk dimintai keterangan. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa, seizin Kapolres AKBP Marsdianto menjelaskan penangkapan tersangka dilakukan jajaran satuan narkoba pada Minggu dini hari, tepatnya pukul 02.00 Wita. Reaksi cepat dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang penyalahgunaan narkoba oleh tersangka. Saat digeledah, petugas menemukan satu paket sabu-sabu dalam korek api kayu yang disimpan di saku celana. Setelah diinterogasi, tersangka mengaku mendapatkan sabu dengan cara membeli dari seorang laki-laki bernama Dadab, “ ujarnya, Senin (9/1) kemarin. Polisi kemudian melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan Dadab. Sekitar pukul 05.00 Wita, Dadab berhasil dilacak keberadaannya dan ditemukan di Desa Gadungan, Selemadeg Timur. Saat dilakukan penggeledahan, di bawah kasur kamar tersangka ditemukan satu plastik klip yang di dalamnya terdapat kristal bening diduga sabu-sabu dan satu bungkus rokok berisi pipet plastik dan pipet kaca. Kedua tersangka mengakui barang bukti yang ditemukan memang benar milik mereka masing-masing. ‘’Kedua tersangka dikenakan pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun, serta denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar,” papar Suyasa. (kmb28)

Warung Global

Naker Laki-laki Bali Jangan Bermalas-malasan

SECARA fisik dan mental kaum perempuan lebih cekatan, terampil, mudah diatur, bertanggung jawab dan tidak ego. Kaum laki-laki justru sebaliknya. Kaum laki-laki dan perempuan harus giat bekerja. Ayu di Petang menyampaikan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Dunia Kerja di Bali’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Senin (9/1) kemarin. Fera di Tabanan menambahkan, semua harus rajin bekerja, jangan sampai ada yang menganggur. Terlebih lagi yang sudah kawin, harus bekerja untuk

menghidupi keluarga. Kaum lakilaki sebagai kepala keluarga memiliki tanggung jawab besar untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ia juga berharap generasi muda tidak

Pascamutasi

Pegawai Disbud Masih Tata Ruangan

Tabanan (Bali Post) – Dua minggu pascadikukuhkan oleh Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru di lingkungan Pemkab Tabanan, Dinas Kebudayaan (Disbud) belum sepenuhnya efektif. Setelah berpisah dari Dinas Pariwisata, lembaga ini kini menempati gedung eks Kantor Badan Penyuluh Pertanian yang berlokasi di Banjar Sanggulan, Desa Banjar

Bali Post/kmb28

LONGSOR – Material longsor di Wangaya Gede menutup akses jalan dari Wangaya menuju Jatiluwih.

Anyar, Kediri. Dari pantauan, Senin (9/1) kemarin sejumlah ruangan masih tampak kosong, sedangkan arsip dibiarkan menumpuk di lantai dan di meja. Sejumlah staf tampak masih menata ruangan, namun ada pula yang sudah bekerja tanpa dilengkapi sarana komputer atau laptop. Suasana pengap terasa saat memasuki gedung karena tidak ada fasilitas AC.

Bali Post/kmb28

TATA - Staf Dinas Kebudayaan Tabanan menata ruang kerjanya.

Kabid Kebudayaan I Wayan Muder ketika ditemui di ruang kerjanya mengakui sampai saat ini Dinas Kebudayaan belum sepenuhnya efektif. Masih banyak yang harus ditata baik ruang kerja maupun staf. “Untuk staf kami belum membuat struktur penempatan posisi tugas, karena masih fokus menata sarana prasarana,” ucapnya. Pihaknya mendapati kondisi gedung yang benar-benar kosong atau tanpa fasilitas apa pun, termasuk lampu penerangan. “Setelah dimonitoring Pak Sekda barulah datang meja kerja. Itu pun ditempatkan di halaman luar, sehingga staf harus melakukan penataan,” jelasnya. Meski belum efektif, Muder memastikan pihaknya tetap berupaya memberikan layanan terbaik pada masyarakat. Apalagi saat ini Dinas Kebudayaan menaungi empat bidang, yakni subak, kesenian, adat dan kebudayaan. “Yang mengganjal di sini istilah kabid kebudayaan. Ini sudah Dinas Kebudayaan tapi kenapa ada bidang kebudayaan, semestinya bidang tradisi,” kilahnya. Ia telah menyampaikan kepada kepala dinas dan sekretaris dinas agar diusulkan perbaikan istilah. “Memang sudah membidangi itu tapi istilahnya kurang tepat. Semestinya bisa diubah, tapi karena masih transisi biarkan dulu,” jelasnya. (kmb28)

memilih-milih pekerjaan. Asalkan baik, meskipun hasilnya sedikit, jalani dengan ikhlas. Anton di Denpasar mengakui tenaga kerja perempuan lebih supel. Dari 50 karyawannya, hanya lima tenaga laki-laki. Selain supel, tenaga perempuan bisa menjamin omzet lebih mudah dicapai. Itulah beberapa keunggulan tenaga perempuan, namun tenaga laki-laki juga dibutuhkan sesuai pekerjaanya. Jumlah perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Menurut Wayan Agus di Nusa Dua, inilah

yang membuat serapan tenaga kerja perempuan lebih baik di dunia kerja ketimbang tenaga kerja laki-laki. Untuk itu, Lingling di Mengwitani menyarankan agar mental priyayi atau bermalasanmalasan kaum laki-laki dihilangkan. Angga di Denpasar mengaku prihatin atas kondisi ini. Ia berharap data ini tak benar adanya. Jika benar, laki-laki pengangguran tidak ada yang akan mendekati. Selain faktor malas, mengandalkan warisan yang masih banyak bisa jadi menjadi

penyebabnya. Sebaiknya bekerja saja meskipun banyak memiliki warisan. Malu kalau sampai lakilaki tak memiliki pekerjaan alias menganggur. Menurut Ketut Dawi di Badung dan Nyoman Mastra di Gianyar, sejak zaman dulu perempuan Bali ulet, etos kerjanya tinggi, penuh motivasi dan kreatif, sehingga mempunyai nilai tawar. Bukan karena kondisi yang sulit saat ini kemudian baru berkecimpung di dunia kerja. Bahkan jenis pekerjaan laki-laki mampu dikerjakan oleh kaum perempuan. (sikha)


15

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Athletic Club Celta Vigo Real Betis Villarreal

vs Alaves vs Malaga vs Leganes vs Barcelona

0-0 3-1 2-0 1-1

1. Real Madrid 16 12 4 0 45-14 40 2. Sevilla 17 11 3 3 36-21 36 3. Barcelona 17 10 5 2 42-17 35 4. Atletico Madrid 17 9 4 4 31-14 31 5. Villarreal 17 8 6 3 26-12 30 6. Real Sociedad 17 9 2 6 28-25 29 7. Athletic Club 17 8 3 6 22-19 27 8. Las Palmas 17 6 6 5 27-24 24 9. Celta Vigo 17 7 3 7 28-32 24 10. Eibar 17 6 5 6 22-22 23 11. Espanyol 17 5 8 4 21-23 23 12. Alaves 17 5 7 5 15-17 22 13. Malaga 17 5 6 6 26-29 21 14. Real Betis 17 6 3 8 20-29 21 15. Deportivo 17 4 5 8 23-28 17 16. Leganes 17 4 4 9 13-29 16 17. Valencia 15 3 3 9 21-29 12 18. Sporting Gijon 17 3 3 11 17-34 12 19. Granada CF 17 1 6 10 14-38 9 20. Osasuna 16 1 4 11 13-34 7 Pencetak gol : 13 - Lionel Messi (Barcelona) Liga Italia AC Milan Chievo Verona Genoa Juventus Lazio Pescara Sassuolo Udinese

vs Cagliari 1-0 vs Atalanta Bergamo 1-4 vs AS Roma 0-1 vs Bologna 3-0 vs Crotone 1-0 vs Fiorentina ditunda vs Torino 0-0 vs Inter Milan 1-2

1. Juventus 1 8 15 0 3 39-14 45 2. AS Roma 19 13 2 4 40-18 41 3. Napoli 19 11 5 3 42-22 38 4. Lazio 19 11 4 4 33-21 37 5. AC Milan 1 8 11 3 4 28-20 36 6. Atalanta Bergamo 19 11 2 6 31-22 35 7. Inter Milan 19 10 3 6 30-22 33 8. Torino 19 8 5 6 36-27 29 9. Fiorentina 18 7 6 5 28-24 27 10. Udinese 19 7 4 8 25-26 25 11. Chievo Verona 19 7 4 8 20-24 25 12. Genoa 19 6 5 8 21-23 23 13. Sampdoria 19 6 5 8 22-26 23 14. Cagliari 19 7 2 10 27-43 23 15. Bologna 18 5 5 8 17-25 20 16. Sassuolo 19 5 3 11 24-33 18 17. Empoli 19 4 5 10 11-26 17 18. Palermo 19 2 4 13 16-36 10 19. Crotone 18 2 3 13 14-33 9 20. Pescara 18 1 6 11 14-33 9 Pencetak gol : 14 - Mauro Icardi (Inter Milan) Piala FA Inggris Putaran III Tottenham vs Aston Villa (II) 2-0 Chelsea vs Peterborough (III) 4-1 Middlesbrough vs Sheffield (II) 3-0 Liverpool vs P lymouth Argyle (IV) 0-0 Cardiff City (II) vs Fulham (II) 1-2 Piala Prancis Lyon vs Montpellier HSC 5-0 Istres vs Marseille Consolat (III) 1-3 Granville (IV) vs Angers SCO 1-2 Iris Club (IV) vs St Etienne 1-4 JA Biarritz vs Stade Rennes 0-6 LB Chateauroux (III) vs Pau (III) 4-1 Auxerre (II) vs ESTAC Troyes (II) 4-2 Clermont Foot (II) vs Bordeaux 0-1 FC Lorient vs Nice 2-1 Racing Lens (II) vs Metz 2-0 Sainte-Genevieve (V) vs Caen 0-3 Toulouse vs Olympique Marseille 1-2 Fleury-Merogis (IV) vs Brestois (II) ditunda

Nasib Ozil Tergantung Wenger London Mesut Ozil siap untuk meneken kontrak baru dengan Arsenal, namun gelandang serang itu perlu lebih dahulu mengetahui nasib manajer Arsene Wenger di Emirate Stadium. Kontrak Wenger akan habis pada akhir musim ini, sedangkan Ozil dan rekan setimnya Alexis Sanchez keduanya memiliki 18 bulan tersisa pada Bali Post/rtr kontrak-kontrak merMesut Ozil eka. “Saya merasa sangat, sangat bahagia di Arsenal dan telah membuat klub tahu bahwa saya akan ingin memperpanjang kontrak. Para penggemar ingin saya bertahan, dan sekarang itu tergantung kepada klub,” kata Ozil kepada majalah sepak bola Jerman Kicker, Senin (9/1) kemarin. “Klub tahu bahwa saya berada di sini sebagian besar karena Arsene Wenger, yang membawa saya ke sini dan yang sangat saya percayai. Klub juga mengetahui bahwa saya ingin mengklarifikasi mengenai apa yang sang manajer lakukan.” Ozil, yang bergabung dengan klub London Utara itu pada 2013 telah dikritik oleh sejumlah mantan pemain Arsenal termasuk Thierry Henry. Dia dianggap “menyandera klub” dengan permintaan gaji mereka. “Mantan-mantan pemain atau orang lain yang memiliki pandangan tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi antara saya dan klub,” ujar Ozil. Arsenal saat ini menghuni peringkat kelima di Liga Inggris dengan 41 angka dari 20 pertandingan, tertinggal delapan angka dari pemuncak klasemen Chelsea. (rtr/ant)

Juve Perpanjang Rekor

Striker Juventus Gonzalo Higuain.

Aman Berkat Sepakan Messi Barcelona -

Dengan tendangan bebasnya, penyerang Barcelona Lionel Messi mengamankan hasil imbang 1-1 di markas Villarreal, Senin (9/1) kemarin. Hasil imbang itu menempatkan klub Katalan itu di peringkat ketiga di Liga Spanyol, tertinggal lima angka dari pemuncak klasemen Real Madrid. Messi melepaskan tendangan bebas ke sudut atas gawang pada menit ke-90. Gol tersebut membuyarkan mimpi Villarreal meraih kemenangan kandang perdana atas Barca dalam rentang waktu 11 tahun setelah Nicola Sansone membuka gol pada menit ke-50. Barcelona mengoleksi 35 poin dari 17 pertandingan, tertinggal satu angka dari Sevilla yang berada di peringkat kedua. Pimpinan klasemen Real Madrid yang menang 5-0 atas Granada, mengumpulkan 40 poin dan masih mengantongi satu pertandingan yang belum dimainkan. ‘’Tentu saja masih ada waktu untuk mengejar Real. Kami akan memiliki kesempatan untuk bertarung di liga, meski itu tidak akan bergantung hanya kepada kami namun juga kepada mereka dan mereka terlihat sangat kuat saat ini,’’ kata pelatih Barca Luis Enrique. Tekanan ada pada pasukan Enrique setelah Real dan Sevilla memenangi kemenangan-kemenangan besar sehari sebelumnya. Namun Villarreal jauh dari lawan ideal, di mana mereka mampu menahan imbang Barca dengan skor 2-2 pada musim lalu dan menghentikan catatan 12 kemenangan beruntun mereka di liga. Peluang bersih pertama pada pertandingan ini didapatkan mantan gelandang Barcelona Jonathan dos Santos, yang melepaskan tembakan melayang jauh di atas mistar gawang. Enrique membuat tiga perubahan pada tim Barca yang kalah 1-2 atas Athletic Bilbao di Piala Raja. Bek kiri asal Prancis Lucas Digne kehilangan bola pada area Villarreal, dan Alexandre Pato merangsek ke pertahanan Barca untuk kemudian memberi umpan ke Sansone yang diteruskan dengan sepakan ke tiang jauh. Messi melepaskan tembakan yang mengenai tiang gawang dan permohonan penaltinya ditolak saat sepakannya mengenai tangan kapten Villarreal Bruno Soriano. Sedangkan pemain Barca Javier Mascherano juga beruntung karena timnya tidak dihukum penalti meski tangannya sempat mengenai bola di kotak terlarang. Meski terus menyerang, Barca baru mampu menyamakan skor menjelang bubaran lewat sepakan indah Messi. (kmb39/rtr/ant)

Turin Gonzalo Higuain menyumbang dua gol saat Juventus menang 3-0 atas Bologna pada pertandingan Serie A Liga Italia, Senin (9/1) kemarin. Pasukan Massimiliano Allegri pun memperpanjang rekor 26 laga tak terkalahkan di Turin Juve menguatkan posisi di puncak klasemen Serie A dengan keunggulan empat poin atas peringkat kedua AS Roma yang menang 1-0 atas Genoa dan mengoleksi 41 poin. Napoli menyusul di posisi ketiga dengan 38 poin disusul Lazio (37). Juve yang memburu gelar keenam beruntun Serie A, memecahkan rekornya sendiri untuk kemenangan laga kandang. Si Nyoya Tua saat ditangani Antonio Conte membukukan 25 kemenangan kandang beruntun pada musim 2013 dan 2015. Higuain yang musim lalu menjadi pencetak gol terbanyak bersana Napoli, melepaskan tembakan voli untuk menuntaskan umpan Miralem Pjanic saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Keunggulan tuan rumah kian lengkap setelah rekannya asal Argentina Paulo Dybala mengonversi hukuman penalti dengan gol jelang babak pertama usai. Wasit menunjuk titik putih setelah Marios Oikonomou melanggar Stefano Sturaro dan Dybala sukses menaklukkan kiper Antonio Mirante. Sepuluh menit setelah babak kedua dimulai, Higuain mengarahkan sepakan Stephan Lichtsteiner ke gawang Bologna dengan tandukan kepalanya untuk menambah koleksi golnya musim ini menjadi 12. Roma tak diperkuat Mohamed Salah saat melawat ke Genoa. Salah mempersiapkan diri bersama timnas Mesir untuk turnamen Piala Afrika. Laga ini menjadi pertandingan pertama Roma tanpa Tomas Rincon yang dijual ke Juventus. Genoa kehilangan kiper Mattia Perin yang cedera di awal laga setelah memblok tembakan Edin Dzeko. Ia kemudian digantikan Eugenio Lamanna. Gawang tuan rumah jebol menit ke-36 saat Armando Izzo membelokkan umpan silang Bruno Peres dan bola masuk ke gawangnya sendiri. Klub sekota Lazio juga harus menjalani laga super berat meski yang dihadapi klub debutan Serie yang kini terancam degradasi Crotone. Peluang Lazio mendapat gol musnah setelah sepakan penalti Lucas Biglia melayang di atas mistar. Sementara Crotone pun merasa bisa menjebol gawang Lazio melalui Marcus Rohden menit ke-70. Namun wasit menganulir gol tersebut karena offside. Saat pertandingan menuju injury time, Ciro Immobile menyelamatkan Lazio. Bermula dari bola rebound, ia kemudian menyambar bola dan mengarahkannya ke gawang tim tamu. (kmb39/ap)

Nice Tersingkir

Penyerang Barcelona Lionel Messi.

Paris Pemuncak klasemen Liga Prancis (L1) Nice tersingkir dari Piala Prancis setelah takluk 1-2 di markas Lorient pada putaran 64 besar, Senin (9/1) kemarin. Lorient, yang menghuni posisi juru kunci di Liga Prancis, harus berterima kasih pada dua gol di babak kedua yang dibukukan Jeremie Aliadire dan Walid Mesloub. Nice memimpin lebih dahulu melalui Alassane Plea pada menit ke-43 yang menanduk bola dari umpan silang Dalbert Henrique. Lorient mampu bangkit setelah turun minum. Aliadire memasukkan bola ke gawang yang kosong setelah menggiring bola

melewati kiper Walter Benitez pada menit ke-71. Mesloub mengamankan kemenangan timnya dengan sepakan voli lima menit kemudian. Tim Ligue 2 Lens melaju ke babak 32 besar dengan mengalahkan tim strata tertinggi Metz dengan skor 2-0 meski menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain. Djiman Koukou mendapatkan kartu merah tujuh menit sebelum pertandingan usai. Olympique de Marseille juga lolos ketika dua gol Remi Cabella membawa mereka menang 2-1 di markas Tulouse setelah perpanjangan waktu. Juara bertahan Paris St Germain (PSG) melaju ke fase 32 besar dengan kemenangan 7-0 atas Bastia sehari sebelumnya. (rtr/ant)

Terry Dikartu Merah, Chelsea Pertimbangkan Banding London Chelsea mempertimbangkan mengajukan banding terhadap kartu merah yang didapat kapten klub John Terry saat timnya menang 4-1 atas Peterborough United pada putaran ketiga Piala FA. Terry, yang memainkan pertandingan pertamanya untuk dua bulan, diusir keluar lapangan oleh wasit Kevin Friend pada menit ke-67. Bek veteran itu melanggar Lee Angol untuk mencegah sang lawan mencetak gol melalui peluang bersih. Namun manajer Chelsea Antonio Conte Conte merasa sang wasit melakukan kesalahan. ‘’Menurut saya itu bukan keputusan bagus dari wasit,’’ kata pria Italia itu, Senin (9/1) kemarin. ‘’Pertama karena John tidak menjatuhkannya dan kedua kar-

ena di belakang John masih ada (Branislav) Ivanovic. Mungkin kami akan melakukan banding untuk situasi ini karena John tidak layak menerimanya,’’ kata Conte. Saat ditanyai apakah Terry akan ditawari kontrak baru setelah kontraknya saat ini habis pada akhir musim, Conte mengatakan itu adalah keputusan klub dan bukan hanya dirinya seorang. Secara keseluruhan, ia bersyukur tim asuhannya tidak mengalami kesulitan saat melawan tim yang berasal dari divisi lebih rendah seperti yang dialami tim lain seperti Liverpool, yang ditahan imbang oleh Plymouth Argule 0-0, atau Bournemouth, yang kalah 0-3 di markas Millwall, setelah mengistirahatkan sebagian besar pemain intinya.

Dua gol Pedro plus masingmasing satu gol dari Willian dan Michy Batshuayi menghancurkan mimpi-mimpi tim strata ketiga Peterborough pada laga di Stamford Bridge semalam. Selanjutnya, Chelsea yang kalah di markas Tottenham, Rabu silam, setelah 13 kemenangan beruntun di liga, meneruskan perjalanan mereka ke markas juara bertahan Leicester City pada akkhir pekan ini. (afp/ant) KARTU MERAH - Bek Chelsea Joohn Terry mendapat kartu merah dari wasit Kevin Friend pada pertandingan Piala FA melawan Peterborough United.

Bali Post/ap


16 Satlak Prima Tak Biayai Tim Sepak Bola SEA Games

Jakarta (Bali Post) Persiapan tim nasional sepak bola Indonesia U-22 untuk ajang SEA Games dipastikan tidak dibiayai oleh Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan murni menggunakan pendanaan mandiri PSSI. ‘’Sudah dipastikan cabang sepak bola masuk dalam daftar yang diikutsertakan di ajang SEA Games dan Asian Games dan masalah pembiayaan tidak akan melalui Prima,’’ kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto usai rapat Kemenpora bersama berbagai pemangku kepentingan olahraga, Jakarta, Senin (9/1) kemarin. Kebijakan tersebut, kata Gatot, diambil dengan pertimbangan agar tidak memberatkan cabang olahraga yang paling populer di seluruh dunia tersebut dengan persyaratan yang harus diikuti oleh cabang olahraga bersangkutan. ‘’Jika pembiayaan melalui Prima, kasihan PSSI, karena nanti mau tidak mau, pemain tim nasional harus ikut program latihan dan uji coba sehingga tidak bisa ikut liga yang pasti memberatkan bagi klub juga, akhirnya diputuskan agar PSSI menggelar pelatnas mandiri,’’ ujarnya. Kendati demikian, Gatot menegaskan pemerintah melalui Satlak Prima akan tetap membantu tim berjuluk Garuda tersebut dengan menanggung transportasi dan akomodasi tim nasional saat berlaga di SEA Games Malaysia. ‘’Memang keputusannya pendanaan mandiri oleh PSSI, dan pemerintah hanya akan menanggung transportasi dan akomodasi tim nasional,’’ tuturnya. Ketika ditanya besaran dana bantuan tersebut, Gatot tidak menyebutkan dengan jelas angkanya, namun mengindikasikan akan berada pada nilai yang proporsional. ‘’Jadi skemanya sama seperti ketika AFF kemarin kita bantu transportasi dan akomodasi, namun sekarang kami akan beri ukuran yang proporsional,’’ ucapnya. Sebelumnya, Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto menyatakan seharusnya PSSI bisa mencarikan dana sendiri untuk Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017 nanti dikarenakan dananya akan diprioritaskan untuk cabang olahraga yang lain. ‘’Saya akan bilang dari awal bahwa anggaran Satlak Prima kecil. Karena itu, sedapat mungkin kami memilah mana yang butuh didukung penuh, mana yang patut didukung kompetisi, atau yang dibiarkan secara mandiri. Kami akan menjelaskan kepada PSSI, bahwa ada 38 cabang olahraga lagi yang kami bina, dan cabang-cabang ini membutuhkan betul dana tersebut,’’ kata Achmad. (ant)

IBL Diharapkan Bisa Tingkatkan Prestasi

Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan pelaksanaan Liga Bola Basket Indonesia (Indonesian Basketball League/IBL) 2017 bisa meningkatkan prestasi Indonesia di cabang olahraga tersebut. ‘’Tidak ada prestasi yang bisa diraih tanpa turnamen. Semoga IBL 2017 bisa berjalan secara profesional dan bermartabat,’’ ujar Imam di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (9/1) kemarin. Imam meyakini IBL 2017 bisa memunculkan atlet bola basket berkemampuan baik yang dapat membela Merah Putih di ajang SEA Games 2017 di Malaysia dan Asian Games 2018 di mana Indonesia menjadi tuan rumah. Politisi PKB ini juga berharap persaingan sehat antarklub IBL dapat memicu para atlet menampilkan permainan terbaiknya. IBL 2017 direncanakan dimulai akhir bulan ini dan berakhir pada awal Mei 2017 demi memberikan kesempatan pada Perbasi untuk menyiapkan tim nasional menuju SEA Games 2017 di Malaysia. Untuk meningkatkan daya tarik kompetisi, 11 klub yang mengikuti IBL wajib menggunakan jasa maksimal dua pebola basket asing. Klub-klub yang bermain di IBL 2017 adalah CLS Knights Surabaya, Pelita Jaya Jakarta, M88 Aspac Jakarta, Satria Muda Pertamina, Bank BJB Garuda Bandung, JNE Siliwangi Tigers Bandung, NSH Jakarta, Pacific Caesar Surabaya, Satya Wacana Salatiga, Hang Tuah Sumatera Selatan dan Bima Sakti Yogyakarta. Sebagai informasi, juara IBL pada tahun 2016 adalah CLS Knights Surabaya. Sementara tim yang terbaik di kompetisi bola basket nasional sebelum IBL 2017, Perbasi Cup 2016 yang diikuti 10 tim IBL, adalah Satria Muda Pertamina. (ant)

Tim Davis Indonesia Minus Christopher Rungkat

Jakarta (Bali Post) Tim Tenis Indonesia mulai masuk latihan penguatan teknik permainan sebagai persiapan menjelang kejuaraan tenis Piala Davis 2017 Grup II Asia-Oceania pada Februari di Filipina. Tim David Indonesia minus Christopher Rungkat yang konsentrasi menuju turnamen grand slam. ‘’Kami sudah masuk latihan yang lebih khusus. Atletatlet kami sudah mulai berlatih sejak Desember,’’ kata pelatih tim tenis putra Indonesia Andrian Raturandang di Jakarta, Senin (9/1) kemarin. Mantan atlet tenis nasional itu mengatakan, komposisi pemain Tim Merah-Putih dalam Piala Davis 2017 akan diputuskan pada pekan kedua Januari. ‘’Christopher Rungkat tidak akan main dalam Piala Davis karena akan bermain dalam turnamen tenis di Amerika Serikat. Dia berusaha masuk peringkat 150 dunia agar dapat mengikuti turnamen Wimbledon 2017,’’ kata Andrian. Meskipun atlet-atlet yang akan masuk Tim Tenis Indonesia belum ditentukan, sejumlah atlet seperti David Agung Susanto, Aditya Hari Sasongko, dan Anthony Susanto telah menjalani latihan di Ragunan, Jakarta Selatan dan di Ciputat, Tangerang Selatan. Tim Indonesia, katanya, berangkat ke Filipina pada 25 Januari dan akan melanjutkan latihan di lapangan tanah liat di Manila. ‘’Para pemain memang belum pernah bermain di lapangan tanah yang akan menjadi lokasi pertandingan. Tapi, kami akan uji coba lapangan dengan berlatih di sana sebelum pertandingan,’’ katanya. Tim Indonesia masih mendominasi catatan pertemuan atas Tim Filipina 6-4 dalam Kejuaraan Piala Davis sejak 1968. (ant)

OLAHRAGA

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

14 Atlet PON dan Peparnas Terbukti Doping Jakarta (Bali Post) -

Ketua Umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV Tahun 2016 Jawa Barat Ahmad Heryawan, Senin (9/1) kemarin mengumumkan bahwa ada 12 atlet PON XIX/2016 dan dua atlet Peparnas XV/2016 Jawa Barat positif doping setelah dilakukan pemeriksaan urine di National Dope Testing Laboratory, India. ‘’Setelah mengambil sampel urine dari pemenang medali emas dan perak dan pemecah rekor nasional, dikirim National Dope Testing Laboratory, di India, untuk proses analisis lebih lanjut dan diketahui hasilnya ada 12 atlet PON positif doping dan dua atlet Peparnas positif doping,’’ kata Ahmad Heryawan dalam jumpa pers, di Gedung Sate Bandung, Senin kemarin. Ia mengatakan sebelumnya Koordinator Pengawasan Doping Bidang Kesehatan PB PON XIX dan Peparnas XV Tahun 2016 Jawaa Barat telah melakukan sejumlah prosedur terkait pengawasan tentang doping yakni dengan mengambil random sampel urine atlet pemenang medali emas, perak dan pemecah rekor nasional. ‘’Untuk PON, ada 476 sampel urine dan sebanyak 464 sampel dinyatakan negatif

(doping) dan 12 dinyatakan positif (doping) dan ada 130 sampel urine untuk Peparnas XV kemudian sebanyak 128 urine dinyatakan negarif (doping) dan dua dinyatakan positif (doping),’’ ujar Aher. Ia menuturkan ke-12 atlet PON yang positif doping tersebut ialah delapan atlet dari cabang olahraga binaraga, satu atlet dari berkuda, satu atlet dari angkat berat dua atlet dari cabang menembak. ‘’Jika diurutkan dari asal provinsi, rinciannya Jabar empat atlet, Jateng tiga atlet, Bengkulu satu atlet, DIY satu atlet, Bangka Belitung satu atlet, Kalimantan Timur satu atlet dan Kepulauan Riau satu atlet,’’ katanya. Sementara itu, lanjut Aher, untuk atlet Peparnas XV yang positif doping yakni satu atlet dari cabang olahraga atletik dari Jawa Barat dan satu atlet dari cabang

olahraga tenis meja dari Maluku. Ia sangat menyayangkan adanya atlet PON XIX dan Peparnas XV Tahun 2016 Jawa Barat yang positif doping karena hal tersebut mencederai semangat sportivitas olahraga dan merupakan tindak penipuan. ‘’Selain itu, untuk atlet PON dan Peparnas yang positif doping, medalinya dicabut, bonusnya tidak jadi diberikan dan pembatalan medali tidak akan mengubah posisi atau urutan,’’ katanya. Dewan Disiplin Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyatakan nantinya ke-14 atlet ini dihadapkan pada Dewan Disiplin terkait doping yang segera dibentuk oleh Kemenpora. Dalam pertemuan itu, atlet positif doping juga akan didengarkan pembelaannya.

Salah satu hukuman terberat bagi atlet positif doping adalah dinonaktifkan dari kegiatan olahraga selama rentang tahun tertentu. Imam juga menegaskan bahwa sosialisasi sangat penting untuk menghindarkan atlet dari praktik penggunaan zat peningkat kemampuan (doping). ‘’Harus ada sosialisasi bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga agar mereka mengetahui zat atau obat yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi,’’ ujar Imam. Menpora mengemukakan terkadang ada beberapa kasus di mana seorang atlet menelan obat tertentu karena sakit. Namun ternyata, setelah diperiksa, obat yang dikonsumsi itu mengandung zat yang dilarang. Selain obat, makanan dan minuman yang masuk ke perut atlet juga tidak luput dari potensi kandungan zat doping. ‘’Ini yang membuat sosialisasi doping penting dan dalam pelaksanaannya harus berkoordinasi dengan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI),’’ kata Imam. Pihak LADI mengakui

dalam dua tahun terakhir sulit melakukan sosialisasi karena adanya pemotongan anggaran. ‘’Sosiaisasi memang kurang karena anggaran tidak ada,’’ tutur Manajer Pengawasan Sampel Doping LADI Heru Purwanto. Sekretaris Umum LADI Rifki Mochtar menimpali, dari total anggaran Rp 3 miliar, pihaknya mengalami pemotongan sekitar 50 persen secara bertahap. ‘’Awalnnya dipotong Rp 1 miliar, kemudian Rp 500 juta,’’ tutur Rifki. Inilah yang membuat mereka terpaksa mengatur pengeluaran sedemikian rupa dan memilih untuk mengorbankan soal administrasi dan edukasi. Pada tahun 2017, LADI pun mengusulkan anggaran total sebesar Rp 10 miliar. Menurut Rifki, kepastiannya diumumkan pada 17 Januari 2017. Pihak Kemenpora juga berencana merombak organisasi LADI agar berjalan lebih efektif. ‘’Kepengurusan LADI segera kami bereskan,’’ tutur Menpora Imam Nahrawi. (ant)

Bali Post/wan

PEMANASAN — Kesebelasan Putra Kesiman sedang melakukan pemanasan, namun lawan yang ditunggu PSAD tidak ada datang, dalam lanjutan turnamen Piala Wali Kota, di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (8/1) lalu.

PSAD Absen di Piala Wali Kota

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan PSAD yang dinyatakan WO saat meladeni Putra Kesiman dalam lanjutan turnamen Piala Wali Kota di Lapangan Kompang Sujana, Minggu (8/1) lalu, dianggap absen. Demikian hasil rapat pengurus dan panpel tunamen Piala Wali Kota, di Sekretariat Askot PSSI Kota Denpasar,

Senin (9/1) kemarin. Bidang Pertandingan Wayan Suwandi menyatakan, PSAD memang tidak ikut berpartisipasi dalam Piala Wali Kota tahun ini. ‘’Kemungkinan tahun depan, PSAD baru bisa ambil bagian,’’ tuturnya. Karena itu, laga Putra Kesiman versus PSAD yang batal tersaji dianggap tidak ada.

‘’Jadi, kami bukan menganggap Putra Kesiman menang, dan skornya 3-0, tetapi ditiadakan, termasuk pada laga berikutnya meladeni tim kontesan lain, juga ditiadakan,’’ ujar Suwandi. Suwandi menambahkan, seandainya Putra Kesiman dianggap menang 3-0, tim-tim lain jika jadwalnya meng-

hadapi PSAD hasilnya juga dinyatakan 3-0. Saya kira sama saja dalam penghitungan poin,’’ ucapnya. Suwandi juga mengagendakan rapat kembali, di tempat yang sama, Selasa (10/1) ini, melibatkan enam peserta tim Piala Wali Kota, yakni Pespa Padangsambian, Pemecutan Kaja (Peka), Putra Kesiman, Kundalini,

Putra Tresna, dan Wisnu Putra (Wistra). Sebelumnya, pelatih Putra Kesiman Wayan Susila menyatakan, timnya telah menunggu kedatangan tim PSAD ke lapangan. ‘’Kenyataannya, sesuai dengan aturan kami sudah menunggu 15 menit, tetapi tim lawan belum juga datang,’’ jelas Susila. (022)

68 Pesepak Bola Ikuti Seleksi Tim Porprov Badung

Mangupura (Bali Post) Tercatat 68 pesepak bola di Petang mengikuti seleksi pembentukan tim Porprov Badung di Lapangan Umum Petang, Badung, Minggu (8/1) lalu. Mereka dipandu langsung trio pelatih Nyoman Sujata, Nyoman Oka Triana, dan Kadek Loco Ediana. Dalam seleksi perdana ini, juga dihadiri Camat Petang Ida Bagus Rai Manuaba, dan Perbekel Petang Nyoman Suryantara. Manajer Tim Porprov Badung Wayan Sugita Putra, di Badung, Senin (9/1) kemarin menerangkan, seleksi bakal

berlanjut di Lapangan Blahkiuh, Selasa (10/1) ini, kemudian di Lapangan Sobangan, dan terakhir di Lapangan Mengwi. ‘’Seleksi empat gelombang ini digelar khusus untuk wilayah Badung Utara,’’ ujar Wakil Ketua Askab PSSI Badung ini. Selanjutnya, seleksi dilanjutkan ke daerah Badung Selatan. Sugita menyatakan pascaseleksi di Badung Utara, trio pelatih diharapkan mampu menjaring 15 pemain. Demikian pula Badung Selatan, bakal dijaring 15 pemain, sehingga totalnya 30 pemain. ‘’Akhir Janu-

ari nanti, kami berharap bisa terbentuk kerangka tim atau tim bayangan,’’ ujar Sugita. Berbekal 30 pemain, lanjutnya, bakal diciutkan lagi menjadi 22 pemain yang masuk tim definitif. ‘’Tim definitif, kami perkirakan Juni sudah terbentuk,’’ katanya. Sugita menegaskan, target emas di cabor sepak bola bagi Badung di ajang Porprov merupakan harga mati. ‘’Astungkara, doakan saja tim sepak bola Porprov Badung bisa menyumbang emas di Gianyar,’’ terang Sugita. (022)

Bali Post/rtr

BUGAR - Petenis Spanyol Rafael Nadal (kiri) dan Kei Nishikori (kanan) dari Jepang bermain dengan seekor wombat bernama ‘Lola’ di Sydney, Senin (9/1) kemarin. Nishikori tak tampil di pertandingan ekshibisi demi bisa bugar saat mengikuti grand slam Australia Terbuka yang dimulai 16 Januari mendatang.

Demi Australia Terbuka, Nishikori Mundur dari Laga Ekshibisi

Bali Post/ist

SELEKSI — Para pemain yang mengikuti seleksi pembentukan tim Porprov Badung, di Lapangan Umum Petang, Minggu (8/1) lalu.

Sydnet Petenis peringkat lima dunia Kei Nishikori, Senin (9/1) kemarin memutuskan untuk tidak mengikuti turnamen ekshibisi di Sydney. Langkah ini dianggap perlu sebagai persiapannya menghadapi turnamen Australia Terbuka. Petenis Jepang itu memerlukan timeout untuk mengatasi cedera pada final Brisbane International kategori putra pekan lalu, setelah menyamakan kedudukan di set kedua melawan petenis Bulgaria Grigor Dimitrov. Nishikori kemudian tak mampu memenangkan set penentuan dan menyerah 2-6, 6-2, 3-6. Ini menjadi kekalahan pertama dari Dimitrov dalam empat pertemuan. ‘’Saya mengalami

sakit di bagian itu pada pertandingan final kemarin. Ini tidak terlalu buruk, namun tentu saja saya memerlukan istirahat,’’ kata runner up AS Terbuka 2014. Petenis 27 tahun itu, yang mengalahkan Stan Wawrinka di semifinal Brisbane, berharap untuk dapat pulih tepat waktu untuk Melbourne Park, di mana Grand Slam tahun ini dimulai pada Senin pekan depan. ‘’Ini benar-benar turnamen yang berat,’’ kata Nishikori. ‘’Itu adalah lima dari sepuluh turnamen papan atas.’’ ‘’Saya bermain melawan Dimi di final dan itu merupakan pertand ingan berat lainnya, dan saya menggunakan banyak energi di lapangan pekan lalu.’’ (rtr/ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Dicari PRT tinggal dalam Hub:081238701701

B.BP.001.01.17.0000820

Dicari Cook,Waiter & Helper Lam.Bw lsng ke:Jl.By Pass Ngr Rai No.68 Sanur / 082146808888

Bth Customer S. Max 30Th Komp. English & Kurir Cv: Tukad Unda III/8A Renon Ph:085100067500

B.BP.001.01.17.0000839

Bth Gardener & Housekeeping u/ Villa pribadi di Sanur; Pria B.BP.001.01.17.0000775 Mau kerja night shift & jujur Pengasuh Anak di TPA Panjer CV email ke : Hub.081338505008 / 0818554768 esie.mnusantara@gmail.com B.BP.001.01.17.0000876 B.BP.004.01.17.0000870 !!Dcr Sopir B1,C.S Doc Adm Bth Llsn SMU Max23Th u/Kru Banhub PT Sukmasari Kargo dara,Ada Diklat 081933063868 Ph.0361427444/555&081338781418 B.BP.001.01.17.0000412 B.BP.166.01.17.0000881 Butuh Sopir SIM A syrt:Ijazah Cr Cpt2PRT+1B.Siter G1.8Jt Tdr trakhir,jjr,rajin, 081338728000 dlm 082237496717,081999776071 B.BP.001.01.17.0000759 B.BP.135.01.17.0000874 Cari Teknisi Listrik, Minimal Dcari Reception/Admin Wnta&OB SMK, Pengalaman >2thn, Lam.Bw lsng ke:Jl.By Pass Ngr Kendaraan pribadi Rai No.68 Sanur / 082146808888 info.aqualifebali@gmail.com B.BP.001.01.17.0000776 B.BP.004.01.17.0000837 Dcr Staff Furniture Ubud,0851 Cr Pembantu Gj.1,5Jt yg antar 00535083/E:ycecillia@gmail.com B.BP.164.01.17.0000856 dpt 500 T.488315/487612 lgskrj Villa at Seminyak looking for B.BP.001.01.17.0000761 Engineering staff and security Cr Sopir u/Toko Bangunan,Sedap staff. Email to: Malam 38X Kesiman,TB-MertaJaya surya@kutaville.com B.BP.001.01.17.0000821 B.BP.004.01.17.0000825 D1 Cr Staff bhs Mandarin & Adm W Bs Comp,Srbtn.WBF MertaAkunting PT.Neverneverland nadi Blkg Siloam,087861144922 B.BP.154.01.17.0000841 Travel 0361-754099/08113869543 B.BP.004.01.17.0000436 Dbthkn Tng Marketing u/Peralatan Dcr Karyawan Diutamakan Wanita Bar/Restaurant di Wil.Ubud Diutmkn llsn SMK TataHidangan/ Memiliki Kemapuan Berbahasa yg TataBoga,UMK,0361425524/420590 Baik,Sierra Store 082146574612 B.BP.001.01.17.0000657

B.BP.001.01.17.0000799

Dcr karywan koki/asisten koki Dcr Kary Salon Hair Dresser, syrt: pria kurang dari 40th Capster,Therapist, 081936074041 B.BP.154.01.17.0000729 berpglmn&berminat dibidang Dcr Kasir Karaoke,085238101605 memasak,rajin&bertanggungjawab Email: ratniati.acc@gmail.com pend.min Sd/SMP, 081246777336 B.BP.001.01.17.0000750 B.BP.001.01.17.0000847 Dcr Krywn&Sopir u/Tk Mebel,Jl. Dbthkn Krywn/ti Bs Bhs Inggris Wr.Supratman 90 Dps,0361262782 &Mandarin aktif Lisan &Tulisan

Dcr karywn utk Produksi Kue & Suplayer di Klk,085339828000

B.BP.165.01.17.0000822

Dibutuhkan Tng Laundry Pria/Wanita diSeminyak Hp.08123947560

B.BP.001.01.17.0000853

B.BP.004.01.17.0000835

Dcr sgr sales marketing (eng)/ Security,Hub.PT.QRG 8480379/82

B.BP.001.01.17.0000417

Dcr sopir untuk kantor PT.Korea Travel 081338060220

B.BP.001.01.17.0000795

CV ke:hrd@seasafaricruises.com

B.BP.001.01.17.0000880

Dcr Adm Wnt bs Compt,Sopir SIM B1,Tk Las,Min SMA Hub.425082/3

B.BP.001.01.17.0000791

Dcr Admin wanita Jl.Turi Gg. Buaji 45 Kesiman, 085100443883

B.BP.001.01.17.0000854

Dcr Bnyk&Sgr Krywn/i Pbrk Roti Barker,Produksi&Admin tdk hrs Berpengalaman.SMS 081999057909

B.BP.001.01.17.0000813

Dcr DW Cook Helper Kitchen lulusan SMK/SMU, Hotel Puri Cendana Seminyak Hub.732947

Dcr Marketing u/kantor di Renon Dps H.081999982666

B.BP.154.01.17.0000828

Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss, Lancar Inggris u/Legian, ada Gaji,Uang Tips Hb:081236109808

B.BP.004.01.17.0000824

Dcr PRT & Sopir Serabutan,tdr dalam KTP Bali Hb.08123928624

B.BP.001.01.17.0000815

B.BP.001.01.17.0000806

Dcri Krywn Cowok utk Oprator Kebab Segera,Hanya yg Serius Hub.081236274317

Dcr PRT & Sopir, Max 40Thn 085815122487

B.BP.004.01.17.0000832

Dcr PRT tidak full time Hub.082144928160 segera

B.BP.001.01.17.0000814

Dibthkan Segera Waitress & Waiter yg sdh Berpengalaman. Krm CV ke Ratatouille Restaurant Jln.Danau Tamblingan 64 Sanur Contax:081338588843

B.BP.001.01.17.0000849

Dcr Salesman Oli/Busi,Pnghslan 8Jt,Jl.Bedahulu IV No12,412626

B.BP.001.01.17.0000494

Dcr Driver SIM B1/A Hub:082145257997

B.BP.145.01.17.0000850

B.BP.001.01.17.0000562

Dcr Satpam & supir untuk Spa di Nusa Dua Hub:08174770022

Dcr Sopir Rumah Tangga Jl. Sedap Malam Hp.08123802316

Dcr Housekeeper utk Villa di Pantai Kuta Hub:0361-751396

Dcr Staf Wr Beguling, Kitchen, Wtrss, Serabutan 081238473242

B.BP.154.01.17.0000826

B.BP.001.01.17.0000804

Dcr Sopir+Krywn/i Hub:Jayanata Londre Jl.Kayu Aya Gg.Lebah No.5 Oberoi Kuta Hub.081239036432

B.BP.001.01.17.0000867

Dibthkan Waiter/ss,Cookhelper, CS, Steward, Bar,Kasir, Hub. 082247153734 / 081236215048

B.BP.154.01.17.0000768

Dibutuhkan Segera Driver Truk Min Lulusan SMA/SMK Berijasah mempunyai SIM B1 Hub: Chris/ Iwan 082145052700/08113165046

B.BP.001.01.17.0000819

B.BP.004.01.17.0000833

Dicari Drafter Mebel&sales Marketing,min 2th krj.Tk Mebel Jimbaran.Tel:0818353851 B.BP.004.01.17.0000852

Dibutuhkan: Marketing/Sales Hub:CV.Maha Sri Dana,Jl.Cokroa minoto utara No.495Dps,8495240 E:msdaxis@yahoo.com

B.BP.001.01.17.0000651

Dicari PRT untuk daerah Kuta berpengalaman tinggal dalam gaji 1.750.000 sms 0811399739

B.BP.154.01.17.0000831

Dicari S1 Teknik Sipil Lamaran Dikirim ke CV Lingga Cipta Desain Jl.Raya Sulang Desa Paksebali-Klk 0366 (22881)

B.BP.001.01.17.0000823

Dicari Supir yg berpengalaman untuk pribadi.Lamaran dibawa ke Jln.Diponegoro 7/6 Denpasar Hp.08123677999

B.BP.033.01.17.0000818

Dicari PRT Tinggal Dalam Gaji 1,5jt Hub: 087760110011

B.BP.001.01.17.0000807

Dicari kasir pengalaman bisa bahasa Inggris,0811392894

B.BP.154.01.17.0000830

Yamaha Bisma Dicr:1.Mekanik 2. Supir SIM B1 Hub T.Umar 142Dps

Dicari Staff Kitchen utk Kerja di Seminyak 087862391976

B.BP.145.01.17.0000851

Krywn Sales Conter+Sopir.Dilla Abadi Bgn Jl.Ry.Cargo, 4715488

B.BP.004.01.17.0000871

Looking for Admin,Good English, Social Media and team work (based accounting)send to acc@umaandleopold.com

B.BP.001.01.17.0000455

Marketing Simpanan u/Koperasi SMK/Msh Klh 2Jt 081239011111

B.BP.001.01.17.0000872

Salesman min SMA SIM A Diutamakan Max28Th,Staf Acounting min S1-Ak Max30Th,Mercury Jl.Bypas NgurahRai17A Sanur081283283288

B.BP.001.01.17.0000511

Segera Butuh 10 Terapis Spa Wanita di Canggu Gj menarik+ Dicari karyawan untuk Gorengan jujur rajin ramah untuk di Sayan Bonus+Lembur+THR Tlp.9002588, 081239621123 Ubud Hub.081337107697 Sgr B.BP.001.01.17.0000842

B.BP.120.01.17.0000875

B.BP.001.01.17.0000800

B.BP.101.01.17.0000882

Dcr HK,Cook Helper,Security u/ Htl diKuta 752647/081933020298

Dcr sgr Quality Control/QC garmen Syang Telp Pak Leo 082145548444

Dicari therapist (laki-laki) tinggi min 160,min tamatan SMA max 35tahun,punya kendaraan sendiri,sehat dan pekerja keras,pengalaman tidak diutamakan.Dan Reception bisa bahasa Inggris&bisa computer.Kirim CV ke:jarimenari@jarimenari.com/ Jl.RayaBasangkasa#47,Seminyak Tlp.(0361)736 740 B.BP.004.01.17.0000683

B.BP.001.01.17.0000812

B.BP.001.01.17.0000645

Sopir u/ laundry Dps Timur Hub:087761247788/085103000250

B.BP.001.01.17.0000803

Spa diKuta Membthkn:SpaManager Recp&Therapist.u/Terapist Pendapatan 2-4Jt Perbulan.Hub: 0895397171002/SMS Terlebih Dulu B.BP.001.01.17.0000790

UC Silver Bth Staf Pria Mliki SIM A dan C.Krm Lam Jl.Ry Tohpati sblh Brimob 461511 B.BP.001.01.17.0000796

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Dijual APV Th.2005 Silver Tape DAIHATSU Terios TS’07 CokMet AsDK 112Ng AC Harga 79Jt Nego,08123931212 B.BP.009.01.17.0000845 P.Saelus2kamboja7/085101850689 B.BP.001.01.17.0000878 Wagon R GX’14Pmk Htm AsDK 85Ng MERCEDEZ P.Saelus2kamboja7/085101850689 B.BP.001.01.17.0000877 Mercedez Benz S350 Hitam Th’2010 Istimewa H081238116467 TOYOTA B.BP.141.01.17.0000861 ***Mentari Auto Bali*** SUZUKI *Hub.0361-464168/081999315168* Arena GX’2010+2013+2014 *Vellfire ZG Th’12+11 DK Asli* Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd B.BP.141.01.17.0000864 *Honda CR-Z F1 CVT’2013 AsDK* *MiniCoper S Turbo’2015 Putih* R3’2015 Putih Asli DK 164Jt Gatsu I/3 No.41X T.0811395010 *Mercedez SLK 200K Htm Th’10* B.BP.141.01.17.0000858

Carry Indonesia Jaya Th’94 Mls Hrg 25 Jt 085237979921 Sesetan B.BP.001.01.17.0000809

TOUR

B.BP.141.01.17.0000860

Etios Valco G’2013 Putih Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd

B.BP.164.01.17.0000846

Innova G’13+14+05 Ijin Par,Krd Pendidikan68 Sdky,085100438551 B.BP.141.01.17.0000862

Yaris S Lmtd’11 AT 148+Panther Toring’13 BsTukar,085100856999 B.BP.141.01.17.0000857 MITSUBISHI

BUC PU T120 42jt nego,Br.Carik Padang Hub.08123916968 B.BP.001.01.17.0000879 NISSAN

Nissan Juke RX Putih AsBali 2013 Istw,085101581600 Pribadi

B.BP.141.01.17.0000863

FOTO COPY

Alpahard G’12 Hitam AsDK Tgn 1 Bisa TT & Kredit,H.08124611999

B.BP.141.01.17.0000859

DIJUAL RUMAH Kos 2are,7 K.Tidur,Poltek Jimb 1,5M pemilik lgsg 087862902532

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 150Jt/A Bs Kredit 087862450004

Rmh 4unit diSempidi&Ruko 2unit diSibang Hp.081337630666

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

T36/70 Non Finishing 430Jt Kbo Iwa Utr,2A Canggu,081239851138

!T18A SHM Sawah Produktif dkt Pantai Tbn 30Jt/A 085257539923

B.BP.154.01.17.0000834

B.BP.001.01.17.0000865

ALUMINIUM

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

RUPA-RUPA

B.BP.001.01.17.0000706

B.BP.001.01.17.0000869

B.BP.167.01.17.0000667

Kav1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan 081999843755 / 08124622492

DISEWAKAN RUMAH Dikontrakan Rumah Luas 1,25Are Hub.0361411458/08123930884

B.BP.001.01.17.0000868

Tnh Banting Hrg Rp200Jt/Are dekat Puspem hub.08563897937

B.BP.001.01.17.0000794

Disewakan Rmh 4KTdr,2KMndi, Grase Mbl,Jl.Antasura Gg.D.Supraba VI No.11 Hub.081338516633

B.BP.001.01.17.0000751

Unit Terbatas!Murah Rp.175/Kav Lokasi Ketewel H.0817340222

B.BP.001.01.17.0000848

BIRO JASA

B.BP.001.01.17.0000382

SERVICE

BIRO JASA SALON

B.BP.001.01.17.0000816

SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th RUPA-RUPA NPWP PasportHP.081.338.344.155 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% B.BP.001.01.17.0000128 H.087861895055 / 081238979088 KEHILANGAN B.BP.164.01.17.0000843

Cari Investor dana u/Koperasi Hasil 18%/Th H.081239011111 B.BP.001.01.17.0000873

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 B.BP.001.01.17.0000114

Hlg SHM AN.Lilawati Nasution Lok.Pecatu Kuta Selatan L.26A B.BP.030.01.17.0000838

Telah Hilang BPKB Vario DK6767 ZN A/N I Nengah Mulyana Almt Batu Agung Hub.081936401223 B.BP.159.01.17.0000798

Pelunasan/Gestun kartu kredit Jl.Kerta Pura Hub.082340004545

Tlg Hlg 2 SHM No.151 Ds Cempaga Pipil No.279 Ls 1930m2 An A.BP.001.12.16.0001551 A.A Gede Putra Wibawa&No285 Ds Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP PasCempaga/Kawan,Pipil No.29 Ls por Sy Bntu Murah 081999121505 7500m2 An.IDewa Nyoman Undisan B.BP.001.01.17.0000129

B.BP.001.01.17.0000808


EKONOMI

18

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

Presiden Bantah Penyesuaian Tarif PNBP Simpang Siur

Pekalongan (Bali Post) Presiden Joko Widodo membantah dan menepis sejumlah anggapan yang menyebutkan telah terjadi kesimpangsiuran informasi terkait penyesuaian biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).

Bali Post/ant

PECAHAN RUPIAH - Petugas menghitung pecahan uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung di Jakarta, Jumat (6/1).

Rupiah Menguat 23 Poin

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah dalam transaksi antar bank di Jakarta Senin (9/1) pagi menguat 23 poin. Rupiah menjadi 13.357 per dolar AS. “Rupiah mulai kembali mendapatkan momentum penguatannya, sentimen harga komoditas yang masih optimistis meningkatkan daya tarik aset berdenominasi rupiah,” kata ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta. Meredanya ketidakpastian global, ia mengatakan mengembalikan kepercayaan Bank Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Bank Indonesia menyatakan ada sedikit

ruang untuk pelonggaran moneter. Dari eksternal, dia menjelaskan data ekonomi Amerika Serikat yang di bawah ekspektasi turut menjadi salah satu faktor penekan dolar AS sejalan dengan penurunan imbal hasil US Treasury. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, kenaikan defisit neraca perdagangan dan penurunan pesanan perusahaan di Amerika Serikat juga menekan dolar AS dan mempengaruhi pergerakan rupiah. Selain itu, ketidakpastian mengenai hubungan dagang Amerika Serkat dan China membuat pelaku pasar lebih memilih pasar negara berkembang. (ant)

Iwapi Buat Konsultasi Bisnis

Denpasar (Bali Post) Dalam mendukung penciptaan 1.000 calon wirausaha muda, Iwapi Bali mendirikan klinik konsultasi bisnis baik di bidang handicraft, garment, property, pendidikan, dan bidang-bidang lain. Iwapi memiliki misi ingin mensupport perekonomian keluarga dalam ikut serta berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia dan daerah masing-masing. “Kami menerima dan tanpa memungut bayaran apapun. Kami siap bekerja mengembangkan dan membesarkan klinik konsul-

tasi bisnis,” ujar Jro Puspa, Wakil Ketua Umum Iwapi Bali, Senin (9/1) kemarin. Pihaknya selalu mengedepankan kepada para pengusaha perempuan untuk tetap bisa menciptakan hasil-hasil karya yang kreatif. Dengan komoditas yang memiliki inovasi dipercaya akan mendapatkan stimulus yang baik. “Terjadinya stimulus itu akan mendorong terciptanya kembali ide-ide cemerlang di masa datang. Hal ini sudah pasti memberikan keuntungan kepada para pencipta ide,” tandasnya. (kmb42)

Capai 116,4 Miliar Dolar AS

Cadangan Devisa Desember 2016 Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia melaporkan jumlah cadangan devisa di akhir Desember 2016 mencapai 116,4 miliar dolar AS atau bertambah 4,9 miliar dolar AS dari November 2016 yang sebesar 111,5 miliar dolar AS. Penambahan cadangan devisa didorong penerbitan surat utang global bonds, penarikan utang luar negeri pemerintah, serta penerimaan pajak dan devisa migas yang melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan Surat Berharga BI valas jatuh tempo, kata pejabat BI di Jakarta, Senin (9/1) kemarin. “Jika dilihat posisi cadangan devisa per akhir Desember 2016 ini mampu membiayai 8,8 bulan impor atau 8,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan

internasional sekitar tiga bulan impor,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara melalui keterangan tertulis. Bank Sentral juga sebelumnya meyakini pergerakan kurs rupiah yang cenderung stabil sepanjang Desember 2016, akan mendongkrak jumlah cadangan devisa karena nilai operasi moneter menggunakan instrumen valas berpotensi lebih rendah dibanding November 2016. Menurut kurs referensi JISDOR BI, pergerakan kurs rupiah sepanjang Desember 2016 ada di rentang 13.300 - 13.500 per dolar AS. “Kurs itu stabil Desember 2016, jadi kebutuhan stabilisasi di Desember 2016 jauh lebih kecil dibanding November pasca-Pilpres AS,” kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, Jumat (6/1) lalu. (ant)

Pihaknya, kata Presiden, hanya terus mengingatkan kepada jajarannya agar melakukan perhitungan cermat sebelum memutuskan pemberlakuan penyesuaian biaya maupun tarif penerimaan negara dalam hal apa pun. Presiden Joko Widodo menyampaikan hal itu usai menyerahkan kartu program keluarga harapan (PKH) di Kelurahan Pringrejo, Bumirejo, Pekalongan, Minggu (8/1). “Tidak ada (kesimpangsiuran). Kan sudah saya teken. Hanya pada saat rapat paripurna saya sampaikan hati-hati untuk hal-hal yang berhubungan dengan masyarakat. Hati-hati pada hal-hal yang bisa memberikan pembebanan lebih banyak kepada masyarakat. Hanya itu saja,” kata Jokowi. Penekanan Presiden tersebut sesungguhnya tak hanya berlaku untuk PNBP seperti biaya pengurusan

STNK dan BPKB semata yang memang pada awal tahun ini mengalami penyesuaian. Ia menegaskan, semua kebijakan yang mengharuskan adanya penyesuaian tarif dan penerimaan bagi negara, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mewanti-wanti jajarannya agar melakukan penghitungan yang sangat cermat, sebelum memutuskan penyesuaian. Hal tersebut dimaksudkan agar penyesuaian tersebut tidak terlalu memberikan beban yang terlampau besar bagi masyarakat. “Apa pun selalu saya sampaikan, kalkulasinya, perhitungannya itu harus semuanya dikalkulasi. Dan saya kira yang sekarang ini diramaikan ialah masalah biaya STNK. Tapi kan banyak yang tidak mengerti, belum juga bayar STNK, hanya mengomentari saja. Perlu saya tegaskan bahwa yang naik adalah biaya admin-

istrasi STNK dan BPKB,” ujar Presiden. Meski demikian, terkait penyesuaian biaya administrasi STNK dan BPKB tersebut, Presiden memastikan penyesuaian tersebut semata-mata bertujuan memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat. Apalagi ditambah fakta bahwa biaya administrasi tersebut tidak pernah mengalami penyesuaian sejak 2010 silam. Kepala Negara pun menjanjikan, dirinya akan mengawal langsung perbaikan pelayanan dimaksud. “Kenaikan itu bertujuan memberikan pelayanan lebih cepat dan lebih baik. Karena memang sejak 2010 di Polri belum pernah melakukan penyesuaian tarif. Saya kira setiap kenaikan itu akan saya ikuti untuk memastikan pelayanannya juga lebih baik dan lebih cepat,” kata Presiden. (ant)

LPDB KUMKM

Salurkan Dana Rp 1,5 Triliun Jakarta (Bali Post)Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) yang merupakan satuan kerja Kemenkop dan UKM mentargetkan penyaluran dana bergulir sebesar Rp 1,5 triliun kepada 120.292 UMKM mitra di seluruh Indonesia tahun 2017 ini. “Target penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM yang ditetapkan dalam Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) tahun 2017 sebesar Rp 1,5 triliun. Dana itu akan disalurkan kepada 120.292 UMKM melalui 586 mitra yang terdiri dari koperasi dan non-koperasi,” kata Dirut LPDB-KUMKM Kemas Danial di Jakarta, Senin (9/1) kemarin. Sejak 2008 silam LPDBKUMKM kata Kemas Da-

nial telah menyalurkan dana bergulir atau pembiayaan kepada mitra yakni koperasi dan UKM mencapai Rp 8,08 triliun yang disalurkan kepada 965.685 UMKM melalui 4.251 mitra di seluruh Indonesia. Pada periode yang sama, kata Kemas LPDB-KUMKM telah melakukan proses atas penyaluran pinjaman atau pembiayaan dana bergulir sebesar Rp 1,2 triliun. Sementara realisasi pendapatan LPDB-KUMKM sejak 2007 mencapai Rp 1,12 triliun yang bersumber dari pendapatan jasa layanan dana bergulir sebesar Rp 680 miliar, pendapatan jasa lainnya sebesar Rp 405 miliar, dan pendapatan APBN sebesar Rp 36,4 miliar. “Dari realisasi akumulasi pendapatan tersebut, LPDB-KUMKM berhasil membukukan

surplus sebesar Rp 625,89 miliar atau 55,83 persen dari total pendapatan yang diperoleh,” kata Kemas. Tahun 2016 lalu, kata Kemas LPDB-KUMKM berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 206,4 miliar atau 130 persen dari target pendapatan sebesar Rp 140,62 miliar. Realisasi pendapatan tersebut, kata dia bersumber dari pendapatan jasa layanan dana bergulir sebesar Rp 142,2 miliar atau 112,4 persen dari target Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) sebesar Rp 126,54 miliar, serta pendapatan jasa lainnya sebesar Rp 63,13 miliar atau 444,88 persen dari target RBA sebesar Rp 14 miliar. “Kita memperoleh surplus sebesar 99 miliar dari realisasi pendapatan tahun 2016,” paparnya. (010)

Presiden Joko Widodo

Bali Post/ant

Hadapi 2017, Industri Baja Optimistis Jakarta (Bali Post) Pelaku industri baja optimistis menghadapi Tahun 2017. Mereka yakin memiliki harapan cemerlang. Ketua Asosiasi Industri Besi dan Baja Hidayat Triseputro mengatakan hal itu di Jakarta, Senin (9/1) kemarin. “Betul kami harapkan bisa tumbuh positif. Bersyukur bisa lebih dari 7-8 persen,” kata Hidayat. Hidayat menyampaikan, harapan cemerlang itu dapat diprediksi dari harga gas untuk industri baja yang turun mulai 1 Januari 2017. Selain itu, tambahnya, proyek-proyek infrastruktur pemerintah yang masih berlanjut juga akan memberikan angin segar bagi industri ini. Hidayat menambahkan,

penurunan harga gas untuk industri baja juga diyakini akan meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing. Namun menurut Hidayat, yang masih menjadi tantangan industri baja tahun ini adalah pengamanan industri baja nasional dari serbuan baja impor dengan harga yang dinilai tidak sesuai. “Perlu law enforcement Standar Nasional Indonesia (SNI), serta bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan pemakaian kandungan baja lokal dalam proyek-proyek yang dibiayai APBN dan APBD,” pungkasnya. Diketahui, industri baja menjadi salah satu industri yang mendapatkan harga gas murah selain industri petrokimia dan industri pupuk. (ant)

Promosi Tingkatkan Ekspor Batik Jakarta (Bali Post) – Promosi melalui berbagai kegiatan dinilai mampu meningkatkan permintaan ekspor batik nasional. Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan hal itu di Jakarta, Senin (9/1) kemarin. . “Kegiatan tersebut mampu meningkatkan permintaan ekspor batik nasional. Batik juga dapat mengeksplor karya kreatif mulai dari tingkatan perajin batik hingga fashion designer,” kata Gati saat kunjungan kerja ke sentra batik di Pekalongan, Jawa Tengah. Berdasarkan catatan Kemenperin, ekspor batik dan produk batik pada 2015 mencapai 178 juta dolar AS atau meningkat 25,7 persen dibandingkan ta-

hun sebelumnya. Pasar ekspor utamanya antara lain Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Dalam upaya mendorong pengembangan daya saing industri batik nasional, Ditjen IKM telah melakukan berbagai program strategis yang meliputi bimbingan teknis dan pendampingan tenaga ahli, pemberian mesin dan peralatan, restrukturisasi mesin dan peralatan, serta fasilitasi pameran. “Sampai tahun 2015, jumlah IKM yang mendapat fasilitasi restrukturisasi mesin dan peralatan seban-

yak 25 perusahaan dengan total potongan harga mencapai Rp 2,68 miliar,” tuturnya. Untuk memperluas pemasaran, Kemenperin tengah mengembangkan program e-Smart IKM yang memanfaatkan teknologi informasi. Data BPS tahun 2016 menunjukkan kontribusi sektor industri pengolahan terhadap PDRB Kota Pekalongan berdasarkan harga berlaku sebesar 21,67 persen atau Rp 1,5 triliun dengan laju pertumbuhan 6,23 persen. (ant)

Bali Post/ant

LAPISAN BAJA - Pekerja mengecek bahan lapisan baja di Pabrik Baja JFE Steel Galvanizing Indonesia, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/1). PT JFE Steel Galvanizing Indonesia menargetkan produksi lapisan baja 400 ribu ton per tahun untuk memenuhi permintaan kebutuhan lapisan baja mobil di seluruh Indonesia.


19

Selasa Kliwon, 10 Januari 2017

Pemerintah Daerah

Lembaga Keuangan Dari Hal. 1

Ia mengatakan akses permodalan di desa juga sudah bagus, terbukti hampir di tiap desa ada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dan koperasi. ‘’Jika lembaga keuangan ini diberdayakan, saya optimis desa benar-benar bisa melahirkan pengusaha pribumi,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua Kadin Bali mengatakan saat ini dari sekitar 150.000 pengusaha yang ada di Bali, pengusaha pribumi sangat minim. Jumlahnya bahkan sangat jauh dari ratio 12 persen dari total jumlah penduduk Bali. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Bali, jumlah pengusaha di Bali baru 3,8 persen. Sedangkan jumlah pengusaha orang Bali dibandingkan jumlah penduduk Bali hanya 2 persen. ‘’Jumlah ini sangat kecil,’’ ujar A.A. Ngurah Alit Wiraputra. Ia berharap pertumbuhan pengusaha Bali mencapai 1012 persen. ‘’Pengusaha yang tumbuh dan yang bertahan juga memprihatinkan. Hanya setengah bahkan cenderung lebih kecil yang bisa bertahan. Pengusaha pribumi kalah dalam banyak hal baik dari segi modal, termasuk relasi dan perilindungan dari sisi regulasi. Ia juga mengakui mentalitas dan keberanian orang Bali menjadi pengusaha masih sangat rendah. Ia pun mendukung penuh pemikiran agar Bali bisa menjadikan desa sebagai lokomotif pertumbuhan pengusaha pribumi. Gerakan menjadikan desa sebagai episentrum kebangkitan pengusaha pribumi diapresiasi Wakil Ketua I Indonesia Hotel General Mananger Association (IHGMA) Bali, I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M. Ia mengingatkan agar Bali tak hanya terjebak pada pertumbuhan ekonomi lokal. Masalahnya, sampai saat

ini pertumbuhan pengusaha pribumi di sektor pariwisata sangat rendah. ‘’Bahkan, pertumbuhan pengusaha pribumi di sektor pariwisata sudah stagnan bertahun-tahun. Tak ada pengusaha primbumi yang tumbuh,’’ ujarnya. Ia menyodorkan angka, bahwa dari sekitar 3.000 pengusaha pariwisata yang ada di Kabupaten Badung, pengusaha pribumi atau lokal hanya puluhan orang. ‘’Dominasi di sektor ini masih dimiliki pihak luar,’’ ujarnya. Ia berharap gerakan membangun generasi emas Bali bisa membuka ruang bagi generasi Bali bergerak di semua sektor usaha. Ia melihat peluang itu terbuka lebar di desa. Terlebih belakangan ini gerakan membangun desa wisata digencarkan. ‘’Menjadikan desa sebagai episentrum kebangkitan pengusaha pribumi harus dijabarkan. Langkahnya harus jelas dan tersistem,’’ sarannya. Ia berharap pemerintah Bali dengan anggaran yang ada bisa menyiapkan generasi muda Bali sebagai pemegang ‘’mandat’’ dalam mengawal kebangkitan Bali. Baik Prof. Suartana maupun Ramia Adanyana berpandangan bahwa dengan menjadikan desa sebagai episentrum maka pembangunan yang berkelanjutan harus pula tetap berjalan. Ini penting dilakukan agar pengawalan terhadap Bali tak menyimpang dari prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Artinya pembangunan harus tetap berorientasi pada upaya pemenuhan kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan. Salah satu faktor yang harus dihadapi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan adalah memperbaiki kehancuran lingkungan tanpa mengorbankan kebutuhan pembangunan ekonomi. (dir)

Produksi Jagung Dari Hal. 1

Mendukung program pemerintah mencapai swasembada pangan, pihaknya sedang melakukan kerja sama dengan para petani dan Kementerian Pertanian guna mengawal peningkatan produksi jagung. ‘’TNI sudah terjun ke persawahan di padi dan beras, kemudian Polri menyusul bersama-sama bergandengan tangan dengan para petani untuk mendukung itu semua. Masalah keamanan dijamin. Ini Kapolda, saya perintahkan untuk memperhatikan ini,’’

ujar jenderal bintang tiga itu. Terkait dengan itu, Amran mengakui tanpa dukungan kepolisian rasanya sulit untuk swasembada. Hal itu terbukti dalam kasus pupuk, Polri telah memproses 40 kasus hingga masuk penjara. Selain meninjau areal pertanaman jagung seluas 1.500 ha, Mentan bersama Wakapolri serta Wakil Gubernur Sulsel meninjau lokasi perkebunan tebu Pabrik Gula Takalar di Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar yang dikelola PT Perkebunan Nusantara. (ant)

Dari Hal. 1

Dilihat dari instansi pelapor, BUMN-BUMD merupakan institusi paling banyak yang melaporkan gratifikasi dengan 731 laporan, diikuti kementerian dengan 640 laporan, dan pemerintah daerah dengan 239 laporan ‘’Kami harap lembaga lain juga banyak menyerahkan laporan pada masa yang akan datang, apakah aparat penegak hukum maupun legislatif,’’ tambah Laode. KPK, menurut Laode, juga ikut melakukan pembenahan terhadap fenomena gratifikasi dari perusahaan farmasi pada dokter. Salah satu contohnya adalah dengan terbitnya Per-

aturan Menteri Kesehatan Nomor 58 Tahun 2016 tentang Sponsorship bagi Tenaga Kesehatan. ‘’KPK bersama Kementerian Hukum dan HAM juga sedang melakukan penyusunan Peraturan Pemerintah tentang Pengendalian Gratifikasi. ‘’Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menyetujui penyusunan tersebut melalui mekanisme izin prakarsa,’’ jelas Laode. Sementara untuk kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), KPK telah menerima sebanyak 301.786 LHKPN, yang terdiri atas 76,7 persen yang berasal dari 244,357 wajib lapor di jajaran eksekutif; sebanyak

Jadi Perhatian

Dari Hal. 1

Persentase ini sejatinya tidak cukup baik bagi kalangan perhotelan. Kondisi ini perlu menjadi perhatian, agar ke depan tidak terjadi lagi. Harus ada langkah strategis yang diambil pemerintah dalam mendorong iklim usaha perhotelan, umumnya sektor akomodasi pariwisata di Bali ini agar semakin tumbuh dan memberikan manfaat bagi semua komponen. Panudiana Kuhn mengungkapkan, apa yang terjadi selama ini di Bali akibat sudah kebanyakan suplay. Hotel, pasar oleh-oleh, travel, spa, apa pun banyak. Jadi

Bali over suplay. Walaupun pertumbuhan kunjungan wisatawan naik 20 persen per tahun, tetap saja hunian 46 persen. Harusnya 70 persen. Penyebabnya, selain hotel, kini juga ada kos-kosan yang ditempati wisatawan, vila dikontrakkan tahunan. ‘’Banyak toris yang nginap di situ,’’ ujar Panudiana Kuhn. Mengantisipasi keadaan seperti ini, ia mengharapkan agar komponen terkait, seperti PHRI, pemda kabupaten/ kota, serta provinsi harus melakukan upaya strategis. Mereka harus bekerja sama. Solusinya, moratorium untuk sementara waktu. Ia mengakui, pembangu-

30,1 persen dari 13,960 wajib lapor yang berasal dari legislatif; sebanyak 90,5 persen dari 15,086 wajib lapor dari jajaran yudikatif dan 82 persen dari 28,383 wajib lapor BUMN dan BUMD. Jumlah tersebut belum termasuk verifikasi terhadap 682 laporan harta para pasangan bakal calon dari 101 wilayah yang mengikuti pilkada langsung 2017. ‘’KPK berharap mekanisme penyampaian LHKPN tidak hanya sebatas langkah administratif, melainkan juga upaya strategis dalam menguji kejujuran dan integritas para calon pemimpin yang akan memajukan daerah,’’ tegas Laode. (ant)

nan hotel di sisi lain memang bagus, banyak menyerap tenaga kerja, namun dampaknya tingkat hunian tidak bagus. Dampak lainnya kekroditan di beberapa wilayah saja. Bali Barat, Bali Timur, dan Utara belum macet. ‘’Ini juga perlu dipikirkan,’’ katanya. Menyikapi adanya ketimpangan dalam pembangunan di Bali ini, anggota Dewan Pertimbangan Kadin Bali ini meminta agar pemerintah bisa menggarap jalur cepat ke Singaraja, jalur cepat ke Tanah Lot, agar wisatawan tidak terjebak macet ketika hendak melihat sunset di Tanah Lot. Ini tugas pemerintah. (kmb12)

Selasa, 10 Januari 2017

Seluruh Wilayah Dari Hal. 1

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang Sumatera Barat melaporkan gempa dengan kekuatan 5,9 skala Richter pada Senin pukul 18.28 WIB intensitasnya dirasakan hampir di seluruh wilayah Sumbar. ‘’Gempa tersebut dipastikan tidak berpotensi

tsunami,’’ kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Padang Panjang Rahmat Triyono saat dikonfirmasi dari Padang. Ia menyebutkan intensitas gempa mencapai skala empat MMI dengan lokasi di pesisir selatan tepatnya 64 kilometer barat laut pesisir selatan, 83 kilometer barat daya Padang, 107 kilometer barat daya Solok pada kedalaman 17 kilometer.

Nama Pulau

Dari Hal. 1

Namun, pemberian nama pulau Indonesia oleh Jepang tidak berarti pemerintah menjual pulau tersebut kepada asing. ‘’Ini kan ada 4.000 pulau yang belum ada nama, kamu boleh kasih nama. Beri nama 4.000 pulau itu tidak gampang. Yang penting, pulau itu terdaftar dimiliki pemerintah Indonesia,’’ katanya.

Menurutnya, tidak ada masalah jika pihak asing mengelola atau memberi nama suatu pulau. Ia menganalogikan hal tersebut layaknya restoran yang bisa diberi sesuai keinginan pengelolanya. ‘’Apalah sebuah nama, yang penting registered (terdaftar) punya Indonesia, dicap Kementerian Dalam Negeri dan mengikuti aturan Indonesia,’’ ujarnya.

Gempa yang menguncang menjelang maghrib tersebut cukup mengagetkan warga membuat sebagian besar berlari keluar ruangan dan bangunan. Usai gempa warga terlihat masih berkerumun di luar rumah dan di jalan-jalan yang ada di Kota Padang. Belum diketahui kerusakan yang disebabkan akibat gempa tersebut. (ant)

Pemerintah terus melakukan upaya menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pasalnya, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan yang dapat mendongkrak perekonomian serta menyerap tenaga kerja dengan cepat. Harapannya, pada 2019 nanti kunjungan wisatawan mancanegara bisa tumbuh menjadi 20 juta orang per tahun. (ant)

05.52 Mars Indonesia Raya 05.53 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kerukunan & Kedamaian (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Wirata Parwa (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Halo Kamtibmas 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Meningkatkan Kerukunan dan Kedamaian (2) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali

14.30 Lila Cita Sanggar Kundalini (1) 15.30 Education On Bali TV & Etalase 16.05 Upakara 17.05 Dunia Pendidikan Kilas Pendidikan 17.30 Taman Sari PAUD Kumara Santi Biaung (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Membangun Desa 21.00 Serial Buddha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sanggar Tari Agung Semara Dwipa (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Bahula Duta Pohmanis (2) 24.00 Closing

Alayuda Disambut Hangat Ksatria-ksatria Kuru

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Dua Puluh Delapan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SETELAH, kata Alayuda kepada Duryodhana, hari ini membantai semua putra Kunti, Vasudeva dan lain-lainnya yang berjalan di depan mereka. Aku akan menelan mereka bersama semua pengikut mereka. Perintahkan semua pasukanmu berhenti dari pertempuran. Sebab, kami segera akan bertarung dengan para Pandava. Setelah mendengarkan katakatanya ini, Duryodhana menjadi sangat senang. Didukung oleh saudara-saudaranya, sang prabu, setelah menerima kata-kata dari Rakshasa Vaka itu, ‘’Tempatkan dirimu dengan milikmu di depan. Kita akan bertarung dengan musuh. Pasukan-pasukanku tidak tahan apalagi tak acuh sebagai penonton, karena kebencian mereka belum didinginkan.’’ Banteng di antara rakshasa itu setelah mengatakan, ‘’Terjadilah demikian’’ kepada sang Prabu Duryodhana. Kemudian, mereka dengan cepat meneruskan melawan Bhima. Pasukan kanibal itu ditemani rekan-rekannya. Mereka juga dilengkapi sebuah wujud berkobar, Alayudha tampak mengendarai sebuah kereta gemerla-

pan seperti matahari. Sungguh, oh baginda, keretanya itu serupa dengan kereta milik Ghatotkacha. Suara deritan kereta Alayudha, sedalam milik Ghatotkacha. Pantas saja, karena kereta itu dihiasi banyak lengkungan. Kereta besar itu ditutupi kulit-kulit beruang dan ukurannya pun sebesar sebuah nalwa. Kudakudanya, seperti milik Ghatotkacha. Kereta itu juga dilengkapi kecepatan tinggi, menyerupai gajah-gajah dalam bentuknya, dan memiliki suara keledai-keledai. Hidupnya tergantung dari daging, darah. Mereka sangat besar dalam ukuran. Kereta yang gagah itu tidak tanggung-tanggung ditarik seratus ekor kuda. Sungguh, suara deritan keretanya, seperti milik saingannya. Suaranya keras, kuat, dan talinya sekeras itu. Panah-panahnya juga bersayap emas dan diasah di atas batu, sebesar milik Ghatotkacha, yang berukuran sebuah aksha. Rakshaha Alayudha secara fisik sangat gagah perkasa. Lengan-lengannya sangat kuat dan berotot seperti Ghatotkacha itu. Tiang bendera keretanya, dileng-

kapi kemegahan matahari atau api, seperti milik putra Bhima itu. Kereta itu juga diduduki di atasnya burung-burung nazar dan burung-burung gagak. Dalam wujud dia lebih tampan daripada Ghatotkacha. Tetapi mukanya didorong kemarahan sangat besar. Dengan Angada dan mahkota berkobar, kalung-kalung bunga dihiasi rangkaian-rangkaian bunga, sebagai hiasan di kepalanya. Bersenjatakan pedang, gada, Bhushundi, tongkat-tongkat pendek, mata bajak, busurbusur, anak-anak panah dengan kulit hitam yang keras seperti gajah. Raksasa Alayuda itu lalu naik di atas kereta yang memiliki kemegahan api. Rakshasa itu kelihatannya dapat membuat menderita dan memukul mundur kelompok Pandava. Serangannya seperti sebuah awan berarak-arakan di angkasa dihiasi kilasan petir. Ketika Alayudha datang ke pertempuran itu rajaraja utama dari bala tentara Pandava itu dilengkapi kekuatan besar bersenjatakan pedang dan tameng, memakai baju zirah. Oh raja, mereka maju dengan hati

bergembira ria. Sanjaya berkata, Setelah melihat Alayudha yang tingkah lakunya mengerikan datang menuju pertempuran. Para Kaurava menjadi dipenuhi kepuasan. Hal yang sama, dilakukan putra-putra paduka, yang menempatkan Duryodhana sebagai kepala mereka. Mereka benar-benar dipenuhi kepuasan. Tampak seperti orangorang yang tanpa rakit meng-

inginkan menyeberangi lautan ketika mereka menjumpai sebuah rakit. Sungguh, bala tentara Kuru, itu kemudian menganggap mereka sendiri sebagai orang-orang yang lahir kembali setelah kematian. Karena itu pihak ksatriaksatria utama Kuru menawarkan sebuah penyambutan sangat terhormat kepada Alayudha. (bersambung)

Sloka 11.39 Vayur yamo ‘gnir varunah sasankah prajapatis tvam prapitamahas ca namo namas te ‘stu sahasra-kritvah punas ca bhuyo ‘pi namo namas te Oh, Dikau adalah Sang Vayu – Sang Bayu. Dan Dikau adalah Yama –Kematian-Agni – Api – dan Dikau adalah Sang Ombak! Dan Dikau adalah Sang Rembulan!. Prajapati adalah Dikau. Bapak dari semuanya! Seribu kali aku berseru memuja-Mu!.


16 Pages

10 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

L O N A A T I E R N I N T

ose leader whs ni, Iran Rafsanja red nation’s, die life mirro st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

online: http://www.inte

Tuesday,

Tuesday, January

10, 2017

January 10,

2017

RafAkbar Hashemi in the ruling former President g career but his — Iran’s always welcome TEHRAN Sunday after a decades-lon were not and the country’s sanjani diedhis moderate viewsrevolution, war through elite, where guided him of mourning, cunning politics. three daysexpected to be was life nounced turbulent a funeral

Anzuoni

REUTERS/Mario Picin a Motion Globe Actress e by an Annual Golden Best Performanc the 74th won for La Land” during award she in “La 8, 2017. carries the for her role U.S., January Emma Stone or Comedy Hills, California, ture - Musical in Beverly Awards

at d’ wins big ‘La La Lan bes, Meryl Golden Glos political Streep get most respected

country seat in our reporter.”

my head with sevena imitated a disabled get it out of It was danced off and “I still can’t a movie. La La Land marked by upsets by because it wasn’t in HILLS a night lect Donald Trump Streep said. BEVERLY on Sunday on real life,” wasn’t the only celebrity FirstStreep of U.S. President-e Golden Globes at the Globes. indictment Meryl Streep. 67-year-old to get political Fallon opened the stinging the came from Jimmy actress favorite time host ceremony by calling Hollywood musi- momentsthe most respected accepting few places

while three-hour “one of the a romantic and Streep, the show award. actress La La Land, her generation, still honors a strugglingto make it in of lifetime achievement America Oscar awards Trump’s cal about left where - a dig at trying the three-time for her Although mentioned Trump’s popular vote” losing the popular a jazz pianisttook home Globesstars its (rtr) Hollywood, winner never most heartbreak- victory despite cal and for Stone, as she said the of the year came vote to Hillary Clinton. best comedy/musi and Emma Chazelle, name, performance asking to sit in the Ryan Gosling person song. ing director Damien well as for score and original “when the Post at: screenplay, evening’s most dramatic Jl. D.Tamblingan ional Bali But the

find Internat

Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

and survivor’s president The political of Iran’s modern held on Tuesday. served as trials aide Rafsanjani1997, during a period spanned the serving as a close to in Iran. At history, from Ruhollah Khomeini from 1989 changes Revolution of significant country was strugto Ayatollah after the 1979 Islamic in the during the as a go-between found the time, its economy Iraq, with to acting deal. He helped gling to rebuild 1980s war Iran-Contra a devastatingcautiously allowing nuclear program, also as seen in accord with Iran’s contested backed the it in exchange while wider freedoms, film and but later some to limit highly regarded world powers relief. ruth- Iran’s key developfor sanctions who showed later media industry. Rafsanjani, in power but He also oversaw nuclear program while in Iran’s Russia to died Sunday lessness deals with reactor reforms, attack, state ments cing pushed for by negotiating a heart went into after suffering He was 82. hos- build an energy-produ which finally delays. media reported. in Bushehr, said he was after long he directed Iranian mediaof Tehran earlier service in 2011 north the scenes,of technology pitalized doctors performed hour Behind purchase Pakistan and Sunday, wherefor nearly an him the secret from CPR in vainbefore declaring and equipment File page 6 Vahdati, Ruhollah and a half s elsewhere. Continued to casts AP Photo/ISNA, newscaster’ dead. be heard state Rafsanjani the also A female News can as she read full at Global leader Ayatollah Akbar Hashemi in “Bali Image” from 9.30 voice quivered “after a life of of late Iranian 96.5 former President Radio FM am. Listen to the path of a portrait news. Rafsanjani, file photo, efforts in until 10.00 FM at http:// 2, 2012 elections in front of restlessrevolution, had departed ry Global Radio ten2mythis March Iran. Islam and ni: she said. FILE -- In for the parliamenta in Tehran, at globalfmbali.lis Ali streaming i Rafsanja for lofty heaven,” his ballot at a polling station or live video and http:// Leader Ayatollah an radio.com lfmbali.com Supreme li. Khomeini, t Akbar Hashem called Rafsanjaniand http://radiogloba nel/global-fm-ba Khamenei and comrade” lifeustream.tv/chan Iranian Presiden “old friend is “difficult and anKUWAIT of former said his loss The government Sabah to the death emir, Sheikh decreasing.” world the Kuwait’s ruling sent condolences Sabah, “prayed to Al Ahmad Al s from around saying he Reaction over Rafsanjani, to bestow blessings EXILED OPPOSITION of the IRANIAN the leader Allah the almighty opposition Maryam Rajavi, on the deceased.” of the Iranian said in a LEBANON -Khalq, political arm the Islamic ral of the Lebagroup Mujahedeen-e Hassan that she hoped with RafThe secretary-gene apart statement group Hezbollah, great would fall death of nese militantcalled Rafsanjani “a Republic “With the of the one Nasrallah, “protector and supporter” sanjani’s passing. Rafsanjani, a in the man” and political Shiism the equilibrium Akbar Hashemi and key to ruling Iran has of modern He lamented Rafsanjani’s two pillars fascism world. the religiousthe regime in its entirety Middle East.a loss to the Muslim BAHRAIN of said. passing as which is also a leading collapsed and overthrow,” she TURKEY the tiny island Hezbollah, in Lebanon. minister of Iran of is approaching The foreign Minister Mevlut political party long has accused simply Turkish Foreign his condolences nation, which its internal affairs, post offered in a meddling in Cavusoglu saying he was “deeply from bless” Rafsanjani said “God separate condolence said over Twitter,by Rafsanjani’s death. A on Twitter. bin Isa Al Khalifa to Iranfor his saddened” God King Hamad to almighty inspire Iran’s he was “praying in peace and soul to rest people and his family.” its president,

Mexicans march against gas price hike, little looting

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

SELASA KLIWON, 10 JANUARI 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Sate Keladi

Kuliner Unik dari Desa Pedawa SELAIN keindahan alam dan kesenian gangsing, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar memiliki masakan tradisional unik dan tetap lestari hingga sekarang. Masakan tradisional itu dikenal dengan nama sate keladi. Masakan yang satu ini menjadi masakan khas di Desa Pedawa karena umumnya keladi banyak ditanam oleh warga di areal perkebunan kopi atau cengkeh. Secara pasti, warga tidak mengenal siapa pertama kalinya membuat sate keladi. Namun, masakan ini sangat

familiar dengan warga desa. Biasanya, dalam acara keagamaan atau kegiatan lain di desa, sate keladi menjadi jenis masakan yang tidak bisa ditiadakan begitu saja. Warga yang sudah terbiasa dengan resep masakan ini lihai mengolah bahan baku menjadi sate keladi yang tidak mudah ditemukan di daerah lain di Bali. Perbekel Desa Pedawa I Putu Sudarmaja beberapa waktu lalu menuturkan, sate keladi sudah ada sejak dahulu. Hampir seluruh warga mengenal masakan tradisional tersebut. Beberapa tahun terakhir, resep masakan ini nyaris menghilang karena pengaruh resep masakan modern seperti sekarang ini. Sejalan dengan pengemban-

Setelah ’’Drop Out’’

Erlangga Bangkit dengan Usaha Print Kaos

IGN Erlangga Bayu Rahmanda Putra (25) dengan penuh semangat menuturkan usaha print kaos yang telah dilakoninya sebulan terakhir. Berbekal semangat dan tekad, ia memutuskan melakoni usaha print kaos dengan modal mesin print seharga Rp 260 juta. Baginya, modal mesin industri tersebut cukup tinggi sehingga mendorongnya untuk berusaha bekerja lebih keras. Erlangga, sapaan akrabnya, sebelum memutuskan menjadi pengusaha, pernah melakoni berbagai kegiatan. Mulai dari bekerja di kantor pemerintahan, kuliah di Jurusan TI. Namun, drop out (DO) di tengah jalan. Setelah DO, ia bekerja sebagai pegawai kontrak di Pemkot Denpasar sambil terus menjalankan bisnis distronya. Pekerjaan sebagai pegawai kontrak mempertemukannya dengan berbagai macam pengusaha, sehingga secara tidak langsung ia pun terpengaruh untuk menjadi wirausaha. Seiring berjalannya waktu, ia kembali menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Jurusan Ekonomi Manajemen sambil bekerja sebagai pegawai kontrak. Di tengah perjalanan, ia berhenti dari pekerjaannya yang cukup nyaman yaitu sebagai pegawai kontrak dan memutuskan fokus berwirausaha dan menyelesaikan kuliah. Pria kelahiran 5 September 1991 itu telah memulai usaha di bidang tekstil sejak tahun 2012. Diawali dengan usaha baju distro dengan desain-desain etnik dan spiritual. Erlangga merupakan salah satu yang memelopori desain gambar-gambar etnik dan spiritual di Bali. ‘’Kaos desain etnik penjualan lumayan di Bali. Dulu masih sedikit, pemainnya masih sedikit, sekarang sudah banyak yang bikin hal serupa,’’ ujarnya. Pada awalnya, teknik menyablon untuk baju distronya menggunakan teknik konvensional. Semakin hari ia mengenal teknik-teknik penyablonan, ia pun menemukan teknologi terbaru teknik penyablonan yaitu print kaos. Teknik print kaos ini mulai dilakoni sejak sebulan terakhir. Hasilnya, cukup bagus menurutnya karena dengan print kaos lebih cepat (karena seperti melakukan print kertas). ‘’Kalau print kaos, bisa bikin satu dan full colour. Selain itu, prosesnya juga cepat sehingga tidak perlu menunggu lama,’’ imbuhnya. Orderannya banyak datang dari kalangan komunitas, keluarga atau pasangan, bahkan juga dari partai. Ia menyadari betul, bisnis itu ada masa naik-turunnya. Ia merasa di tahun 2015-2016, omzetnya tidak menentu karena masyarakat saat itu sangat susah mengeluarkan uang. Namun konsistensi dan perjuangannya membuahkan hasil karena di akhir tahun 2016 hingga sekarang, omzetnya naik. Bahkan, ia merasa masyarakat tidak ragu untuk mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu. ‘’Ternyata setelah promosi, responsnya bagus. Banyak yang membutuhkan. Dalam sebulan, saya bisa membuat kaos print 300 sampai 1.000 lembar,’’ tegasnya. Apalagi setelah memiliki mesin print kaos, omzetnya pun naik. Sebelumnya dengan membuka distro, per bulan omzetnya hanya Rp 8 juta – Rp 10 juta. Namun saat mengikuti pameran, omzetnya bisa naik menjadi Rp 60 juta – Rp 100 juta. ‘’Setelah ada mesin, lebih lancar. Omzet sebulan tanpa pameran bisa Rp 20 juta per bulan,’’ ujarnya. Pahit-manisnya berwirausaha pernah dialaminya. Pernah dikejar-kejar utang memotivasinya untuk terus berkarya dan berinovasi. ‘’Dulu, minjem uang bank sampai pernah dikejar-kejar. Kalau dulu setiap bulan masih bisa bayar dari gaji, kalau sekarang sudah tidak kerja jadi pegawai lagi. Jadi, tertantang untuk terus menaikkan omzet karena kalau bisnis kan ada naik-turunnya,’’ paparnya. (may)

Bali Post/may

Erlangga menunjukkan salah satu hasil produksinya.

gan potensi wilayahnya menjadi desa wisata, sate keladi diperkenalkan kepada wisatawan mancanegara yang belakangan ramai berkunjung ke Pedawa. ‘’Kami bersama tokoh masyarakat berusaha untuk membangkitkan kembali warisan kuliner leluhur kami. Sejak kami mengembangkan wisata desa, sate keladi kami perkenalkan kepada tamu yang berkunjung,’’ kata Sudarmaja, Senin (9/1) kemarin. Sebelum membuat sate keladi, bahan-bahan yang perlu disiapkan adalah keladi dan bumbu lengkap (basa genep - red). Batang sate ini dibuat dari bambu muda. Tahap pertama, keladi yang sudah dikupas, dikukus telebih dahulu. Setelah matang, keladi kemu-

dian ditumbuk hingga halus. Adonan yang legit tersebut kemudian ditambah dengan bumbu lengkap (basa genep) dan diaduk hingga rata. Langkah berikutnya adalah menempelkan (ngalilit) adonan sate tadi dengan batang bambu muda. Setelah adonannya menempel pada batang bambu, tinggal dibakar dengan bara api dari kayu kopi. Panas dan asap bara kayu kopi menambah aroma sate keladi khas Desa Pedawa. Jika dicicipi, sate keladi terasa legit dan campuran bumbu lengkap dari rempahremah sangat terasa. Terutama rasa pedas, sehingga setiap mencicipi lidah akan terasa panas akibat campuran bumbu lengkap sate keladi. (mud)

Bali Post/mud

SATE KELADI - Desa Pedawa, Kecamatan Banjar hingga kini menjaga kelestarian kuliner sate keladi.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Ketiga di Bali DOKTER spesialis jantung dan pembuluh darah di Bali jumlahnya tidak lebih dari 30 orang. Bahkan, sebelum RSUP Sanglah memiliki Pelayanan Jantung Terpadu (PJT), dokter spesialis jantung dan pembuluh darah masih minim. dr. IGN Putra Gunadhi, Sp.JP. (K) adalah dokter spesialis jantung dan pembuluh darah ketiga di Bali setelah dr. Anwar dan Prof. Wita. Setelah menamatkan diri di Fakultas Kedokteran Unud tahun 1983, Putra Gunadhi mulai bertugas di Puskesmas Balibo, Maliana, Timor Timur. Di tahun 1986, ia kembali ke Denpasar dan bertugas di Puskesmas Denpasar Timur tahun 1987. Tahun 1988, ia kembali ke RSUP Sanglah di bagian penyakit dalam. Guna memantapkan ilmunya, di pertengahan tahun 1988, ia melanjutkan pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah di Universitas Indonesia mengingat

pada waktu itu di Bali belum ada prodi spesialis jantung dan pembuluh darah. Ia berhasil menamatkan studinya tahun 1993 dan menjadi dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di RSUP Sanglah. Jabatan terakhirnya hingga kini adalah Kepala SMF Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah RSUP Sanglah. Putra Gunadhi juga sempat mengenyam pendidikan lagi, mendalami bidang intervensi kardiologi di RS Harapan Kita tahun 2002. Ia mengaku ketertarikannya pada bidang penyakit jantung dan kardiovaskuler lantaran ia melihat banyak kasus-kasus yang membutuhkan penanganan yang cepat terhadap penyakit jantung dan kardisovaskuler. ‘’Kalau ditangani dengan baik dan tepat waktu, semakin cepat semakin baik hasilnya,’’ terangnya. Khusus di bidang penyakit jantung koroner, katanya,

merupakan penyakit yang dapat dicegah karena sangat terkait dengan gaya hidup seperti pola makan, pola aktivitas dan pola istirahat. Namun, tak banyak masyarakat mau melakukan hal tersebut dan seolah-olah menyepelekannya. ‘’Jumlah penderita penyakit jantung koroner dari tahun ke tahun semakin meningkat. Tapi pemahaman dan niat untuk mencegah masih minim,’’ katanya menyayangkan. Tindakan pencegahan yang belum optimal membuat populasi penyakit jantung koroner semakin meningkat. Hal inilah yang, menurutnya, tantangan bagi para ahli jantung ke depannya. Perlu sosialisasi dan motivasi untuk masyarakat agar terhindar dari penyakit ‘’mahal’’ tersebut. Akibat penyakit jantung, selain kualitas hidup yang tidak baik juga berpengaruh terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga penderita tersebut. (may)

dr. IGN Putra Gunadhi, Sp.JP.(K)

Bali Post/may

Intensifkan Sidak

Upaya Cegah Peredaran Narkoba Rambah Pelajar

Bali Post/ist

MELUKIS - Perupa Catur Wenara Rukem dengan karyanya masing-masing seusai melukis bersama di areal sekitar Pura Tanah Lot, Tabanan.

Catur Wenara Rukem

Belajar pada Seniman Masa Lalu ADA aktivitas menarik yang dilakoni empat perupa Bali yang tergabung dalam Catur Wenara Rukem di sela-sela kegiatan pamerannya di salah satu galeri seni di Desa Mas, Ubud, belum lama ini. Meskipun sudah mampu menancapkan eksistensinya di jagat seni rupa, perupa yang terdiri dari Putu Sutawijaya, Made Sumadiyasa, Pande Ketut Taman dan Made Mahendra Mangku itu masih mau meluangkan waktunya untuk melihat, mengamati dan belajar pada senimanseniman masa lalu. Melalui memonetum ini, paling tidak mereka bisa menangkap inspirasi, energi dan spirit baru dari seniman-seniman di masa lalu yang telah terbukti berkarya dengan penuh keikhlasan sehingga mampu mengharumkan nama Bali di ‘’pentas’’ seni dunia. ‘’Kita wajib belajar banyak dari proses kreatif seniman-seniman Bali di

masa lalu. Tentunya, banyak sekali pelajaran berharga yang bisa dipetik dari karyakarya mereka,’’ ujar Putu Sutawijaya. Salah satu objek kunjungan Catur Wenara Rukem adalah Studio Wayan Teher (alm) yang berlokasi di dekat Pura Tanah Lot, Tabanan. Di studio perupa Bali yang karya-karyanya dikenal mengembuskan aura religiusitas yang sangat kental ini, keempat perupa Catur Wenara Rukem bersama sejumlah rekan perupa Bali lainnya seolah ‘’digiring’’ ke alam kontemplasi, menelusuri dan menggali kembali jejak dan spirit yang terhidang dalam karya-karya lukis almarhum. Mengakhiri sesi kunjungan tersebut, perupa Catur Wenara Rukem dan sejumlah perupa Bali lainnya menyempatkan diri melukis bersama di areal sekitar Pura Tanah Lot. Tentunya, mereka tampil dengan

karakteristik dan ciri khasnya masing-masing. Aksi mereka ternyata mendapat atensi yang sangat antusias dari masyarakat maupun wisatawan yang kebetulan berkunjung ke objek wisata andalan Kabupaten Tabanan tersebut. Selain mengunjungi Studio Wayan Teher, perupa Catur Wenara Rukem juga berkunjung ke Museum Keramik Tantri di Desa Pejaten, Kediri, Tabanan. Perintis museum ini merupakan salah satu pionir pengembangan industri keramik di Desa Pejaten sehingga nama desa ini kini dikenal hingga ke mancanegara sebagai salah satu penghasil keramik berkuliatas. Serupa dengan di Tanah Lot, perupa Catur Wenara Rukem juga melakoni aksi melukis bersama di museum tersebut. Hanya, kali ini mereka tidak melukis di atas bentang kanvas tetapi melukis di atas bidang keramik. (ian)

KASUS penyalahgunaan narkoba terus meningkat. Tidak hanya di wilayah perkotaan, belakangan peredaran juga makin marak ditemukan di pedesaan. Mirisnya lagi para generasi muda yang masih berstatus pelajar juga sudah banyak yang terlibat narkotika. Dari data Sat Narkoba Polres Tabanan sepanjang tahun 2016, jajaran Sat Narkoba Polres Tabanan menangani 13 kasus, meski seluruhnya sudah bisa dituntaskan. Salah satu bentuk upaya memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda khususnya pelajar adalah dengan mengintensifkan sidak yang menyasar sekolah, seperti yang dilakukan jajaran Polsek Kerambitan di SMAN 1 Kerambitan, Senin (9/1) kemarin. Sejumlah petugas kepolisian mengecek tas masing-masing siswa. Begitu telepon genggam mereka diperiksa untuk mencegah penyebaran video porno. Hasilnya, tidak ditemukan hal-hal mencurigakan yang nantinya dikhawatirkan dapat merusak moral generasi muda. Namun jika ditemukan barang yang mencurigakan, siswa tersebut tentunya akan dipanggil untuk dibina bersama dengan pihak sekolah dan kemungkinan besar akan dikenakan sanksi sesuai kesepakatan. Kapolsek Kerambitan Kompol I Wayan Suana seizin Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto menjelaskan, sidak ini merupakan agenda rutin untuk mengantisipasi generasi muda menjadi liar dalam berperilaku. Terlebih lagi, memeriksa ponsel siswa tersebut sebagai pencegahan dini dalam melindungi remaja agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif. ‘’Rutin kita lakukan dan kita jadwalkan di masing-masing sekolah. Memeriksa ponsel siswa dan memeriksa tas siswa bertujuan untuk antisipasi adanya barang

yang mencurigakan dan adanya penyebaran video porno,’’ ujarnya. Sidak dengan menurunkan 15 personel yang dipimpin langsung oleh Pawas AKP I Nengah Sukarta ini tidak menemukan penyebaran video porno walaupun handphone dikumpulkan. Begitu pula tidak ditemukan barang-barang mencurigakan meski tas seluruh siswa diperiksa satu per satu. ‘’Nihil temuan seperti sajam dan penyebaran video porno di masing-masing ponsel siswa,’’ jelasnya. Untuk ke depanya agar tetap terpantau dan sebagai langkah awal pencegahan dini, pihaknya akan lebih rutin melakukan sidak ke sekolah-sekolah yang tentunya bekerja sama dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Tabanan. ‘’Ini rutin akan kita lakukan. Jika nanti ditemukan hal mencurigakan dalam sidak, siswa bersangkutan akan dibina dan dikenakan sanksi sesuai dengan kesepakatan,’’ tegas Kompol Suana. Sementara itu, Kadisdik Tabanan I Wayan Adnyana mendukung penuh apa yang dilakukan pihak kepolisian untuk mencegah hal-hal negatif masuk ke kalangan pelajar. Bahkan, pihaknya meminta tidak hanya menyasar sekolah di Kecamatan Kerambitan saja melainkan juga menyasar seluruh sekolah yang ada di masingmasing kecamatan. Jika dalam sidak nantinya ditemukan siswa yang membawa bendabenda terlarang, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang berlaku. ‘’Kalau boleh lewat pembinaan dulu dan sanksi yang ringan untuk memberikan efek jera agar siswa yang lain berpikir dua kali melakukan kesalahan serupa,’’ katanya seraya mengingatkan, membentuk mental dan karakter generasi muda tidak hanya menjadi tanggung jawab kalangan pendidik saja melainkan semua unsur wajib terlibat aktif. (bit)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 10 Januari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu