Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
jumat umanis, 10 februari 2017
go international. ‘’Memang warteg ini sudah lama mau go international. Dulu saya sudah pernah ada tawaran dari Menteri Agama waktu Suryadarma Ali, mau buka warteg di Mekkah tapi realisasinya belum. Padahal sudah survei,’’ ujar Ketua Umum Koperasi Warung Tegal Jakarta H.R.S. Sastoro dalam wawancara eksklusif dengan Indonesia Network, Bali TV dan Bali Post.
Sastoro juga mengaku pernah ke Melbourne, Australia untuk membuka warteg di sana. Kendati setelah dipelajari ternyata tidak begitu menguntungkan. Namun, semangatnya untuk go international bangkit lagi pascaberkoordinasi dengan Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Ngurah Puspayoga. Sebab, Menteri asal Bali itu menyarankan dirinya untuk membuka usaha warteg di Malaysia. ‘’Saya sudah survei lokasi, salah
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Bangkit Pascaberkoordinasi dengan Kementerian Koperasi Keberadaan Warung Tegal (Warteg) banyak menghiasi setiap sudut ibu kota Jakarta, termasuk di sejumlah daerah. Warteg dikenal memiliki tiga motto yakni, murah, meriah dan bersahabat. Sesuai mottonya, bisa dibayangkan konsumen warteg menyentuh hingga masyarakat kelas bawah. Walaupun demikian, hal tersebut rupanya tidak menjadi halangan bagi warteg untuk
20 HALAMAN
NOMOR 171 TAHUN KE 69
’’Warteg berkali-kali menghadapi persoalan krusial lantaran pedagang umumnya berangkat dari pendidikan yang minim sekali. Namun dengan adanya koperasi, masalah-masalah itu pun akhirnya terselesaikan. ’’
satunya di Negeri Johor. Saya sangat tertarik juga kepingin buka warteg di Malaysia. Selain masih satu rumpun, di sana banyak juga tenaga kerja kita dari Indonesia. Lokasi dagang tidak terlalu mahal sewanya, bahan baku untuk kita kelola juga tidak mahal, malah lebih mahal di Indonesia. Tapi harga jual di sana setelah matang lebih mahal sana,’’ paparnya. Hal. 19 Meriah dan Bersahabat
H.R.S. Sastoro
Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Jumat, 10 Februari 2017
Media Jangan Lelah Ungkap Kebenaran Ambon(Bali Post) Media arus utama jangan lelah untuk mengungkapkan kebenaran. Jangan pula lelah melakukan pendalaman tanpa mengesampingkan keberimbangan. Sebab, di sanalah roh dari media massa dalam membangun bangsa. Itu pula senjata melawan media sosial yang sering menimbulkan kegaduhan. Penegasan itu disampaikan Presiden Jokowi pada puncak peringatan Hari Pers Nasional ke-72 di Ambon, Kamis (9/2) kemarin. Kata Jokowi, media sosial menjadi kegandrungan masyarakat. Semuanya. Tak terkecuali para pejabat dari bupati sampai presiden. ‘’Ada yang hanya melihat-lihat dan ada yang sering men-twitt,’’ kata Presiden disambut tepuk tangan undangan. Oleh karena itu, katanya, media arus utama harus kreatif. Baik itu media cetak maupun media elektronik harus terus melakukan inovasi. Kalau tidak akan gugur. Harus diakui, kata Presiden, ada kecenderungan masyarakat berkurang membaca koran. apalagi generasi muda. Mereka semakin banyak mengakses informasi melalui media sosial. Ini tak
hanya terjadi di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Presiden juga mengakui media sosial sering menjadi pengganggu pemerintah. ‘’Itu yang dilaporkan oleh sejumlah menteri,’’ katanya. Ini tidak terlepas karena media sosial lebih mengedepankan kecepatan. Mereka sangat abai akan keberimbangan. Media sosial yang sering menimbulkan kegaduhan merupakan cobaan yang harus dihadapi. Hal ini harus menjadikan kita akan kuat menghadapi hambatan-hambatan selanjutnya. ‘’Sulit menghentikannya. Kita harus mulai sadarkan masyakat agar kritis menerima informasi yang tidak jelas. Itu yang harus dilakukan,’’ tegas presiden. Hal. 19 Mengambil Sikap
’’Oleh karena itu media arus utama harus kreatif. Baik itu media cetak maupun media elektronik harus terus melakukan inovasi. Kalau tidak akan gugur. Harus diakui ada kecenderungan masyarakat berkurang membaca koran.’’ Presiden Jokowi
Bali Post/019
PAMERAN - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta pejabat pusat dan daerah berjalan menuju tempat pameran usai upacara Hari Pers Nasional (HPN) ke-72 di Ambon, Kamis (9/2) kemarin.
Daya Tahan Ekonomi Membaik
Baliho Tolak Reklamasi Dirusak Causa Iman Karana
Ekonomi Bali
Diproyeksikan Tumbuh 6,2 - 6,6 Persen
Denpasar (Bali Post) Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Bali memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2017 adalah 6,2 - 6,6 persen. ‘’Artinya ada pertumbuhan lagi. Secara umum kami masih optimis, Bali masih bertumbuh, didorong dari sisi pariwisata utamanya,’’ kata Kepala BI Kantor Perwakilan Bali, Causa Iman Karana, kemarin. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor pariwisata. Pariwisata merupakan sektor yang tidak terpengaruh oleh apa-apa. Hal. 19 Tujuan Utama
’’Base Community’’ Dukung Pertumbuhan Fintech
Denpasar (Bali Post) Perkembangan Financial Technology atau yang kerap di istilahkan Fintech yang terakhir ini mulai tumbuh, menurut Ketua Bidang III Pendidikan dan Pengembangan SDM Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FLJK) A.A. Gede Agung Dharmawan, merupakan bagian dari Laku Pandai dan Inklusi Keuangan OJK yang dibentuk berdasarkan Base Community. Hal. 19 Keuaangan Mikro
A.A. Gede Agung Dharmawan
Jakarta (Bali Post) Pemerintah memastikan akan terus melakukan perbaikan kinerja dan pengelolaan risiko secara berkelanjutan. Langkah ini akan dilakukan dengan konsisten agar ekonomi Indonesia memiliki daya tahan. Bahkan, Moodys menyiratkan membaiknya daya tahan ekonomi terhadap tekanan eksternal karena orientasi stabilitas makro ekonomi dari kebijakan moneter, keberlanjutan reformasi subsidi bahan bakar minyak (BBM), dan investasi manufaktur domestik untuk mengganti barang impor. Hal. 19 Melakukan Perbaikan
Denpasar (Bali Post) Perusakan terhadap baliho aspirasi masyarakat Bali terkait penolakan rencana reklamasi kembali terjadi. Berdasarkan data yang dihimpun, terjadi perusakan baliho di wilayah Karangasem 3 baliho, Klungkung 1 baliho, Gianyar 5 baliho, Denpasar 11 baliho dan Badung 7 baliho. Baliho-baliho tersebut adalah milik 7 desa adat, 3 STT dan 10 komunitas yang tersebar di 5 kabupaten/kota tersebut. Di tahun 2017, upaya pemberangusan baliho aspirasi penolakan reklamasi Teluk Benoa pada Kamis dini hari tersebut adalah kali kedua. Hal. 19 Tolak Reklamasi
Bali Post/ist
DIRUSAK - Perusakan terhadap baliho aspirasi masyarakat Bali terkait penolakan rencana reklamasi kembali terjadi. Berdasarkan data yang dihimpun, terjadi perusakan baliho di wilayah Karangasem 3 baliho, Klungkung 1 baliho, Gianyar 5 baliho, Denpasar 11 baliho dan Badung 7 baliho.
Sri Mulyani
’’One Island Management’’ 2
Secara Ekologi dan Ekonomi Sangat Prospektif GAGASAN One Island Management terhadap Bali direspons banyak kalangan. Terobosan dan pemikiran ini layak dipertimbangkan jika ingin mengawal keberlangsungan Bali. Tak hanya dari sisi kearifan lokal dan budaya, penerapan one island management juga diharapkan memberikan ruang yang lebih jelas dalam menjaga ekologi Bali, termasuk pemertahanan dari sisi ekonomi dan politik. Jika dicermati, Bali dilihat dari rujukan UU No. 27/2007 tentang Pengelolaan Pulau-pulau Kecil memang tak termasuk dalam rujukan UU tersebut. Namun, Bali secara ekologi patut diposisikan sebagai pulau kecil. Ini karena keterbatasan daya dukung ekologi dalam memfasilitasi kehidupan manusia di Bali. Penduduk yang padat membutuhkan beragam kebutuhan hidup dan sumber hayati. Ironisnya tidak semua kabupaten yang bisa mandiri dari sisi ekologi untuk menopang kehidupan warganya. ‘’Sebagai bagian dari masyarakat Bali, saya sangat mendukung pemikiran ini. Tentu kajiannya harus dilakukan secara jelas dan membutuhkan komitmen politis,’’ ujar Iwan Dewantama, kandidat doktor Ilmu Lingkungan Univesitas Udayana ini.
Iwan yang juga aktif di Conservation International Indonesia ini mengatakan secara ekologi, khusus dari sisi ketersediaan air, Bali tak bisa dikelola secara terpisah-pisah. Bali harus dikelola dengan pendekatan komprehensif terpadu. Kabaupaten Badung, misalnya, yang tak memiliki sumber mata air yang memadai mestinya melakukan koordinasi dengan Tabanan, Buleleng dan Karangasem sebagai wilayah yang masih memiliki kawasan hulu dan hutan. ‘’Kita bicara air saja, Bali sudah tak bisa dipisahkan. Secara manajemen Bali memang harus dikelola dengan pendekatan ekologi yang utuh,’’ sarannya. Ia mengatakan, dilihat dari peta Cekungan Air Tanah (CAT), Bali hanya memiliki tiga sampai empat CAT. Jumlah ini sangat terbatas jika diarahkan untuk memberikan layanan air bersih untuk jutaan penduduk Bali. Apalagi penduduk Bali yang terus bertambah akibat pertumbuhan penduduk alami, termasuk pertambahan kependudukan karena lonjakan investasi. ‘’Secara kajian ekologi, one island management terhadap Bali layak dijadikan bahan kajian ke depan,’’ ujarnya. Hal. 19 Mendapat Perhatian
’’Syaratnya manajer yang menjadi pengelola Bali ke depan harus punya visi yang jelas dalam hal ini. Mentalitasnya dan keberpihakannya terhadap Bali juga harus terukur.’’ Ida Bagus Raka Suardana
’’…dilihat dari peta Cekungan Air Tanah (CAT) Bali hanya memiliki tiga sampai empat CAT. Jumlah ini sangat terbatas jika diarahkan untuk memberikan layanan air bersih untuk jutaan penduduk Bali.’’ Iwan Dewantama
denpasar
2
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
figur
Tingkatkan Dana Riset KEMENTERIAN Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah mengeluarkan Peraturan Menteri Ristekdikti (Permenristekdikti) Nomor 20 Tahun 2017 tenBali Post/edi tang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor. Peraturan ini terkait persyaratan pemberian tunjangan profesi dosen untuk jabatan rektor kepala dan tunjangan kehormatan profesor. Evaluasi pemberian tunjangan akan dilakukan pada November 2017, dengan mempertimbangkan karya ilmiah sejak 2015. Pemimpin perguruan tinggi negeri juga wajib memberikan pelaporan kelayakan pemenuhan persyaratan pemberian tunjangan kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti. Dengan keluarnya peraturan tersebut, Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEMD. mengimbau agar semua dosen sudah melakukan penelitian. Hal itu merupakan bagian dari kehidupan dosen. Untuk mendorong semangat tersebut, tahun 2017 ini Unud sudah meningkatkan dana riset 15 persen. Ini salah satu cara bagaimana mendorong semua dosen meneliti, termasuk guru besar. “Jumlah dana ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya sepuluh persen,” ujar Suastika, Kamis (9/2) kemarin. Melalui kebijakan itu, mantan Dekan Fakultas Kedokteran Unud ini berharap minat para dosen untuk melakukan penelitian semakin meningkat. “Kami berharap aktivitas penelitian ini terus meningkat, karena ini merupakan amanat dari undang-undang,” ujarnya. (edi)
Tanpa IMB
Satpol PP Stop Pembangunan Tempat Karaoke Denpasar (Bali Post) Pembangunan sebuah tempat hiburan berupa karaoke di Jalan Gatot Subroto, Denpasar dihentikan Satpol PP. Masalahnya, pembangunan tempat karaoke tersebut belum mengantongi izin mendirikan bangunan. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan hal itu, Kamis (9/2) kemarin. Menurut Alit Wiradana, pihaknya telah melakukan pengecekan dan karaoke tersebut memang tidak memiliki izin. “Untuk itu kami mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan proses pembangunannya,’’ ujarnya. Saat penertiban, kata Alit Wiradana pemiliknya tidak ada di tempat. Petugas hanya ditemui para pekerja dan mandor yang mengerjakan bangunan dimaksud. Sebelum pemilik mengantongi IMB, pihaknya bersama petugas kelurahan setempat akan terus melakukan pengawasan agar tidak ada tukang yang bekerja lagi. Apalagi pihaknya sudah memberikan surat peringatan I, II dan III. ‘’Jika proses pembangunan dilanjutkan sebelum IMB diselesaikan, maka kami akan melakukan tindakan tegas dan menyegel bangunan,’’ ujar Wiradana. Menurut Alit Wiradana, Pemkot Denpasar tidak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat agar mengurus izin, terlebih dahulu sebelum proses pembangunan dilakukan. Namun masih saja ada yang membandel atau tidak menghiraukan imbauan tersebut. Untuk menghindari pembangunan liar, p i h a k n y a m e m i n t a m a s y a r a k a t i kut mengawasi bila terjadi aktivitas di lingkungannya masing-masing. Apabila ditemukan pelanggaran agar segera menyampaikan pengaduan ke Satpol PP Kota Denpasar. Dalam penertiban tersebut pihaknya juga mengamankan puluhan pekerja karena tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Untuk memberikan efek jera, maka puluhan pekerja itu akan dilimpahkan ke sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar, Jumat (10/2) hari ini. (kmb12)
Bali Post/ist
DIHENTIKAN - Petugas Satpol PP menghentikan pembangunan sebuah tempat hiburan karaoke.
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
SAMPAH MENGGUNUNG DI TPA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
LUMPUR - Seorang petugas tengah menyemprot endapan lumpur di prasedimen Instalasi Pengolahan Air Waribang, Denpasar, Kamis (9/2) kemarin. Tingkat kekeruhan air yang mencapai 80 persen lumpur tersebut membuat PDAM Denpasar kesulitan dalam mengolah air sungai menjadi air bersih.
Sampah Makin Menggunung di TPA
Dewan Minta Segera Jajaki Calon Investor Baru
Denpasar (Bali Post) – Penanganan sampah di TPA Suwung hingga kini belum ada kejelasan, menyusul diakhirinya kerja sama dengan PT NOIE di TPA Suwung. Kondisi ini mendapat perhatian serius jajaran anggota DPRD Kota Denpasar. Menurut sejumlah anggota Dewan, penanganan sampah di TPA Suwung harus menjadi prioritas Pemprov Bali dan pemerintah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan). Termasuk segera menjajaki calon investor baru. Hal ini diungkapkan anggota DPRD Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, I Wayan Suwirya dan I.B. Mayun Komala Putra di kantornya, Kamis (9/2) kemarin. Menurut Agus Arya Wibawa, penanganan sampah di TPA Suwung sudah sangat mendesak. Karena itu pihaknya mendorong Pemprov Bali dan pemerintah Sarbagita segera menyikapi masalah ini. ‘’Masalah pengelolaan TPA ini jangan sampai berlarut-larut, karena produksi sampah setiap hari semakin banyak. Jika tidak diolah akan terjadi tumpukan sampah, dan ini akan berdampak
terhadap masyarakat sekitarnya. Selama ini masyarakat sudah sangat sabar. Jangan sampai keterlambatan mendatangkan investor justru akan menimbulkan permasalahan baru. Misalnya penutupan TPA,’’ kata Agus Arya Wibawa. Tidak dikelolanya sampah di TPA, kata Agus Arya Wibawa dampaknya bukan hanya warga sekitarnya. Tapi juga berdampak terhadap Bali secara umum. Sebagai daerah pariwisata, masalah TPA ini harusnya mendapatkan perhatian serius. ‘’Lokasi TPA itu kan berada di jalur pariwisata dan tepat ada di pintu masuk Bali. Masak wisatawan baru turun dari pesawat sudah disuguhi tumpukan sampah,’’ kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar itu. Anggota Fraksi Golkar I Wayan Suwirya dan I.B. Mayun
Komala Putra juga menyampaikan hal senada. Baik Suwirya maupun Komala Putra sependapat masalah pengelolaan sampah di TPA harus menjadi prioritas Pemprov dan pemerintah Sarbagita. Karena itu
Suwirya minta agar komunikasi antarpemerintah Sarbagita dengan Pemprov Bali diintensifkan lagi. ‘’Saya kira ini bukan persoalan anggaran. Tapi masalah komunikasi saja,’’ tegas Suwirya. (kmb12)
FM 96,5
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Hubungi telepon 0361-7400391.
Produksi Sampah Capai 3.500 Meter Kubik Per Hari
Denpasar (Bali Post) – Produksi sampah di Denpasar terus meningkat. Bila sebelumnya hanya 2.700 meter kubik per hari, kini telah mencapai 3.500 meter kubik. Jumlah ini akibat meningkatnya jumlah penduduk di Denpasar. Hal ini ditegaskan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar Dewa Sayoga, Kamis (9/2) kemarin. Menurut Sayoga, sejak 2016 lalu pola penanganan sampah mengalami perubahan yang signifikan. Bila sebelumnya dilakukan sepenuhnya oleh petugas DLHK (dulu DKP-red), kini mulai dilakukan dengan melibatkan peran serta masyarakat melalui desa/ kelurahan. Penanganan sampah ini dilandasi dengan Perwali Nomor 11 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengelolaan dan Pembuangan Sampah di Denpasar. Dalam Perwali tersebut, semua tata pengelolaan sampah, baik di tingkat rumah tanggah sampai ke TPA, masing-masing desa/kelurahan harus menyediakan satu tempat pembuangan sementara. “Bila tidak
memiliki TPA, kami menyediakan satu armada yang siap menampung sampah warga,” kata Sayoga. Dalam upaya mengurangi sampah ke TPA, kata Sayoga kini sudah banyak terdapat bank-bank sampah yang dikelola masyarakat. Sedikitnya sampai saat ini sudah ada 63 unit bank sampah di Denpasar. keberadaan bank sampah ini sangat efektif untuk mengurangi sampah ke TPA, karena sudah ada proses pemilahan dan composting. Sementara tenaga yang menangani sampah di Denpasar mencapai 505 orang bertugas di penyapuan jalan, pengumpulan sampah 69 orang, 479 orang pengangkutan sampah, operasional composting 32 orang, serta beberapa petugas lainnya. Sedangkan untuk armada mencapai 591 unit yang terdiri dari dump truk 78 unit, dump truk compactor 11 unit, container 107 unit dan armada lainnya. “Yang terbaru kami juga memiliki empat unit ranger yang mampu mengangkut 12 meter kubik sampah sekali jalan,” tegas Sayoga. (kmb12)
Singapura Fokus Garap Pasar Bali Denpasar (Bali Post) Singapura akan lebih fokus menggarap pasar Bali, karena dinilai potensial untuk dikembangkan. Saat ini posisi wisatawan
asal Bali menduduki urutan kelima dari total wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Singapura. Demikian dikemukakan Area Director Indonesia International
Bali Post/eka
KUNJUNGAN - Area Director Indonesia International Group Mr. Raymond Lim bersama rekan dari Singapore Torism Board berbincang-bincang saat berkunjung di gedung Bali Post, Denpasar, Kamis (9/2) kemarin.
Group, Singapore Tourism Board, Raymond Lim didampingi Manager Indonesia Shahida Hassim dan Dona Yuliana saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Kamis (9/2) kemarin. Menurut Raymond, Indonesia merupakan pasar penting bagi Singapura. Hal ini bisa dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan asal Indonesia yang pernah mencapai tiga juta orang per tahun. “Indonesia merupakan pasar yang potensial. Dari total 15 juta wisatawan yang berkunjung ke Singapura, jumlah wisatawan Indonesia mencapai tiga juta orang,” katanya. Ia mengakui selama ini fokus pada kota-kota besar di Indonesia. Selain Bali, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia ke Singapura. Tapi pada tahun ini Singapura mencoba untuk lebih serius menggarap pasar Bali. Terbukti STB bekerja sama dengan BCA dan Singapore Airlines menggelar BCA Singapore Airlines Travel Fair 2017 di Bali. Acara yang akan digelar mulai, Sabtu (11/2) hingga Minggu (12/2) ini bertempat di Lippo Mall Kuta. Ada beragam promo yang ditawarkan, salah satunya tiket pesawat PP mulai dari Rp 900.000.
Lebih lanjut, ia mengutarakan objek wisata yang ada di Singapura berbeda dengan yang ditawarkan Bali sehingga bisa saling melengkapi. Misalnya saja, Bali dikatakannya memiliki kekayaan dalam hal alam dan budaya. Sedangkan Singapura lebih menawarkan atraksi wisata yang berkaitan dengan kemajuan teknologi. “Kami banyak menggunakan teknologi dalam atraksi wisata. Orang Bali yang ingin merasakan pengalaman wisata yang berbeda dibandingkan Bali bisa ke Singapura untuk mencobanya,” ujarnya berpromosi. Raymond juga mengatakan perubahan dan penambahan destinasi wisata di Singapura relatif cepat. Pasalnya, wisatawan harus ditawarkan beragam pilihan untuk membuat mereka kembali mengunjungi Singapura. Terkait image wisata Singapura yang identik dengan kelas atas, Raymond mengatakan beragam pilihan destinasi wisata ditawarkan Singapura. “Kami punya beragam destinasi, dari kelas backpacker sampai kelas premium. Jadi semua kalangan bisa berkunjung ke Singapura tanpa perlu khawatir soal biaya yang dikeluarkan,” sebutnya. (kmb18)
Pembukaan Musrenbang Kecamatan Kuta Utara
804 Usulan dengan Biaya Rp 503 Miliar Lebih PEMBUKAAN Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2018, dilaksanakan di ruang pertemuan Kecamatan Kuta Utara. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt. Kepala Bappeda yang juga Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kabupaten Badung I Wayan Suambara. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta anggota, Wakil Ketua TP. PKK Badung Ny. Kristiani Suiasa, Camat Kuta Utara A.A. Yuyun Hanura Enny, Ketua DWP Kecamatan Kuta Utara, Tripitaka, Majelis Alit Kecamatan Kuta Utara, PHDI, anggota WHDI, Lurah, Perbekel, Bendesa Adat, BPD, LPM serta tokoh masyarakat, Forum Pekaseh, Kaling dan Kelian se-Kecamatan Kuta Utara, Kamis (9/2). Camat Kuta Utara Yuyun Hanura Enny dalam laporannya mengatakan, Kecamatan Kuta Utara memiliki 804 usulan dengan biaya Rp 503.582.128.826, terdiri dari pendidikan, penelitian dan pengembangan, ilmu pengetahuan dan teknologi 43 usulan dengan biaya Rp. 11.488.160.000. Kesehatan 32 usulan dengan biaya Rp 1.258.450.000, pembangunan ekonomi delapan usulan dengan biaya Rp 1.327.000.000, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik 19 usulan dengan biaya Rp 3.106.000.000,
sarana prasarana wilayah, perumahan dan pemukiman 629 usulan biaya Rp 467. 146.607.326, perlindungan sosial dan pengarusutamaan gender 28 usulan dengan biaya Rp 1.397.461.500, penataan ruang dan lingkungan hidup tujuh usulan dengan biaya Rp 385.750.000, pariwisata dan kebudayaan 30 usulan dengan biaya Rp 17.330.900.000, serta ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat delapan usulan biaya Rp 141.800.000. Untuk usulan Musrenbang 2016, sudah banyak yang terealisasi seperti peningkatan jalan Aseman, pantai, peningkatan jalan dan pembuatan drainase jalan Cendrawasih, Program pengembangan saluran irigasi serta peningkatan jalan lingkungan. Dengan tema “Meningkatkan Mutu Pelayanan Dasar dan Tata Kelola Pemerintahan serta Optimalisasi Pengelolaan Potensi Daerah Berbasis Teknologi, dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian” diharapkan usulan Kuta Utara dapat diserap dan diselesaikan sesuai sasaran,” tegasnya. I Wayan Suambara mengatakan, Musrenbang yang melibatkan jajaran SKPD, para tokoh masyarakat Kuta Utara, LPM dan perangkat desa bisa membawa dan mampu mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat, serta menghasilkan perencanaan program pembangunan di Kuta Utara dan Kabupaten Badung untuk tahun 2018.
PENGARAHAN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memberikan pengarahan saat menghadiri Pembukaan Musrenbang untuk Kecamatan Kuta Utara, Kamis (9/2) kemarin. Musrenbang merupakan program dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat guna meningkatkan pembangunan dalam segala sektor masig-masing kecamatan di Kabupaten Badung. Tidak hanya berhenti pada soal hasil Musrenbang, juga mempertanyakan pengawalan hasil Musrenbang yang belum optimal dan maksimal. “Musrenbang merupakan agenda tahunan dalam menyusun perencanaan pembangunan di masingmasing kecamatan di Kabupaten Badung, sekaligus mengimplementasikan di segala aspek dengan skala prioritas pada setiap
kecamatan untuk dapat dimanifestasikan sesuai kebutuhannya,” tegasnya. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dalam sambutannya menyampaikan, Pemkab Badung akan mengemas pembangunan secara semesta menyentuh dari keseluruhan aspek pembangunan kepada masyarakat. “Harus ada pemerataan di semua jenjang aspek pembangunan di seluruh kecamatan di Kabupaten Badung secara nyata dan berkualitas. Dengan pencapaian pembangunan di Kabupaten Badung di tahun ini, diharapkan ke depanya tentu lebih baik,” pungkasnya. (831)
BADUNG
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
3
Dewan Cari Celah Bantu SMA/SMK Mangupura (Bali Post) –
Wakil rakyat di DPRD Badung tidak ikhlas melepas SMA/SMK dikelola sepe-nuhnya oleh Provinsi Bali. Legislatif terus berusaha mencari celah untuk dapat membantu SMA dan SMK yang ada di wilayahnya. “Meski sudah diambil alih, kami tetap ingin memperhatikan kebutuhan anak-anak kami di SMA/SMK,” ujar Ketua Pansus Pendidikan Nyoman Gede Wiradana usai menggelar rapat, Kamis (9/2) kemarin. Menurut Wiradana, pihaknya akan mengusulkan agar Pemkab Badung tetap dapat membantu sarana dan prasarana SMA/SMK yang ada di Badung. Terlebih Pemkab telah menganggarkan 20,11 persen APBD untuk pendidikan. “Kami tetap ingin turut andil dalam memperhatikan kualitas pendidikan SMA/SMK di Badung,” katanya. Pemkab Badung, kata Wiradana, saat ini tidak diperkenankan memberikan bantuan kepada SMA/SMK yang telah diambil alih oleh Pemprov lantaran dianggap melanggar undang-undang nasional.
Sedangkan masyarakat menginginkan kualitas pendidikan SMA/SMK di Badung jauh lebih baik. “Itu yang membuat kami dilema. Anggaran pendidikan di Badung sangat besar, di sisi lain kami tidak boleh melangkahi undang-undang. Kami berharap agar undangundang tersebut dapat dibuat secara fleksibel,” katanya. Sambil menunggu aturan baru pihaknya akan fokus pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, SD, dan SMP yang memang menjadi tanggung jawab Pemkab Badung sambil menunggu solusi ke depan yang akan diambil
untuk permasalahan tersebut. “Terutama PAUD, karena itu merupakan dasar pendidikan karakter yang harus dibentuk sejak dini,” jelasnya. Terkait pendidikan di Badung yang belum memiliki payung hukum, Gede Wiradana mengatakan hal tersebut akan dimasukkan dalam Ranperda yang tengah dibahas. “Dalam Perda baru juga masih diatur mengenai pendidikan SMA/ SMK di Badung. Itu juga yang akan kami revisi,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan kebijakan penyelenggaraan pendidikan di Ka-
bupaten Badung dilaksanakan secara menyeluruh. Mulai dari hilir, tengah dan hulu dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional dan peraturan lainnya. Di hulu, bagaimana pemerintah memberikan perhatian kepada tenaga pendidik. Peningkatan kompetensi guru dengan diklat dan pemberian beasiswa bagi guru untuk melanjutkan pendidikan sampai jenjang Pascasarjana (S-2). “Kualitas guru sangat kami perhatikan, termasuk kesejahteraannya dengan pemberian tunjangan perbaikan penghasilan, uang lauk pauk dan pakaian seragam. Agar para tenaga pendidik ini bisa mentransfer ilmu pengetahuan kepada para siswanya dengan baik. Sarana
dan parasana pendidikan juga mendapat perhatian yang sangat serius oleh Pemkab Badung,” katanya. Pada bagian tengah diambil kebijakan pengenalan dan pemanfaatan teknologi informasi kepada siswa maupun tenaga pendidik. Salah satu kebijakan yang diambil adalah pemberiaan laptop kepada guru dan kepada siswa kelas V dan VI SD, dengan dilengkapi aplikasi pembelajaran agar menguasai teknologi informasi menuju elearning system. Anggaran pendidikan di Kabupaten Badung sudah sesuai, bahkan melebihi ketentuan UU yaitu minimal 20 persen dari APBD. Pada tahun 2016, anggaran pendidikan di Kabupaten Badung mencapai Rp 1,02 triliun lebih dan tahun 2017 dianggarkan sebesar Rp 1,1 triliun lebih. (kmb27)
Pencuri Barang Turis Ditangkap di Bandara
Bali Post/kmb23
PENCARIAN - Rekan korban menunggu proses pencarian oleh tim SAR di Pantai Kuta, Kamis (9/2)kemarin.
Terkendala Ombak, Pencarian Wisatawan Korsel yang Tenggelam Mangupura (Bali Post) Proses pencarian wisatawan asal Korea Selatan (Korsel) Kim Jung Chul (58) yang diduga tenggelam di Pantai Kuta mengalami sejumlah kendala. Selain ombak besar akibat angin kencang, keberadan sampah kiriman yang melanda Pantai Kuta juga sangat mengganggu. Tim SAR Denpasar yang melakukan pemantauan dengan menggunakan dua jetski, berkali-kali harus membersihkan mesin karena terbelit sampah. Dihubungi Kamis (9/2) kemarin, Kepala Kantor SAR Denpasar Didi Hamzar mengakui keberadaan sampah kiriman memang berpengaruh terhadap upaya pencarian
korban di laut. Sehingga saat pencarian tersebut petugas harus menghindari sampah yang mengambang di tengah laut. “Untungnya sampah tersebut tidak berupa batang pohon besar,” katanya. Kondisi ombak dan karakter arus di Pantai Kuta yang kurang bersahabat, kata Didi Hamzar memaksa petugas harus mempertimbangkan kondisi dan keamanan. “Selama tiga hari kita akan intensifkan pencarian. Kalau belum juga ketemu, kami akan ubah pola. Kami tetap pantau melalui darat selama seminggu sesuai SOP,” tegasnya. Dari informasi di lapangan, korban diketahui merupa-
kan salah seorang pendeta yang sedang menggelar reuni bersama teman-temannya sesama pendeta asal Korsel di Bali. Selama ini mereka terpisah karena memiliki tugas di negara berbeda-beda, yaitu di Kamboja, Vietnam, Thailand, Taiwan dan lainnya. “Yang tenggelam ini adalah pendeta yang bertugas di Vietnam,” kata Desak selaku pemandu wisata rombongan saat ditemui saat pencarian. Menurut Desak, rombongan pendeta asal Korsel ini datang bersama istri. Mereka rencananya berkumpul di Bali, dari tanggal 7-9 Februari. Korban bersama rombongan menginap di Hotel Sense dekat Beach Walk. Rabu (8/2)
sekitar pukul 16.00 Wita, korban bersama teman-temannya mengunjungi Pantai Kuta. Sekitar pukul 16.15 Wita, korban bersama beberapa temannya berenang di pantai depan Beach Walk. Karena ombak besar, akhirnya korban bersama temannya menepi, sedangkan sebagian temannya ada yang balik ke hotel. Namun korban ternyata kembali berenang sendirian. “Kami baru mengetahui ia menghilang sekitar pukul 17.00 Wita, dan sudah langsung dilaporkan kepada petugas,” ujarnya. Sampai saat ini proses pencarian masih terus dilakukan pihak terkait. Sejumlah rekan korban sempat menunggui proses pencarian. (kmb23)
Jumlah KBS Bermasalah Meningkat
Dewan Sebut Diskes Lalai
Mangupura (Bali Post) – Temuan puluhan ribu Kartu Badung Sehat (KBS) bermasalah semakin membuat geram para wakil rakyat di DPRD Badung. Kesalahan ini dinilai bukan hanya menjadi tanggung jawab rekanan, melainkan tanggung jawab Dinas Kesehatan (Diskes) setempat yang lalai dalam pengawasan. “Kami minta pejabat pembuat komitmen juga harus bertanggung jawab terkait persoalan tersebut, karena mereka lalai dalam pengawasan yang semestinya dilakukan dengan baik,” ujar anggota Komisi IV DPRD Badung Nyoman Sentana saat ditemui di gedung Dewan, Kamis (9/2) kemarin. Menurutnya, kesalahan program KBS merupakan tamparan bagi Pemerintah Kabupaten Badung. Perangkat
daearah harusnya melakukan evaluasi dan pengawasan kinerja rekanan. Semestinya ada pengawasan saat rekanan melakukan kegiatan. Mulai dari perekaman, pencetakan hingga pendistribusiannya. “Jangan menyerahkan pekerjaan secara total dengan pihak rekanan. Ini merupakan contoh buruk, ke depan jangan sampai tidak ada pengawasan dan evaluasi lagi. Jangan baru selesai baru dipermasalahkan. Semestinya dari proses lelang hingga akhir harus dikawal pihak Diskes,” ungkapnya. Politisi Gerindra ini mengatakan Diskes tidak sertamerta bisa membebani rekanan, karena kesalahan yang terjadi tidak terlepas dari kelalai dari tanggung jawab dalam pengawasan program. “Seakan-akan itu hanya kesalahan dari pihak
rekanan, tapi pihaknya mengingatkan itu juga kesalahan dari pihak Diskes. Sebab, semua SKPD harus bisa menerjemahkan program Bupati, sehingga ke depan tidak ada kesalahan seperti ini lagi,” katanya. Hal senada juga dikatakan Ketua Komisi IV DPRD Badung, AAN Ketut Agus Nadi Putra. Menurutnya, masalah KBS ini memang harus diterjunkan pihak Inspektorat agar tidak lagi ada penyimpangan. “Program itu nilainya cukup besar, bukan program mainan untuk menghabiskan anggaran. Kami juga minta pihak Diskes, terutama pejabat pembuat komitmen harus ikut bertanggung jawab,” tegasnya. Sementara itu, Kadiskes Badung dr. I Gede Putra Suteja mengaku kecewa dengan kinerja rekanan. Sebab, dari 6.325
yang dinyatakan salah oleh rekanan, nyatanya mencapai puluhan ribu. Dari 464.622 kartu terdapat 25.642 kartu tidak melakukan perekaman dan mencetak hanya berdasarkan NIK dan No. JKN. Di antaranya, 5.774 kartu salah alamat, 551 kartu karena pemegang kartu telah meninggal, 19.317 kartu karena pemegang kartu belum melakukan perekaman. “Jadi kesimpulannya terdapat 25.642 kartu yang dicetak tidak melalui perekaman atau tidak sesuai prosedur kontrak,” terangnya. Menurutnya, rekanan wajib mengembalikan materi sejumlah Rp 280.523.480. Angka ini diperoleh dari jumlah bermasalah dikalikan Rp 10.940. Kerugian ini harus dikembalikan oleh rekanan, karena merupakan kerugian negara. (kmb27)
Hari Ini, Hasil Seleksi Pertama Calon Sekda Badung Diumumkan Mangupura (Bali Post) Jumat (10/2) hari ini, Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris Daerah/Eselon IIa) Kabupaten Badung bakal mengumumkan hasil seleksi administrasi calon Sekretaris Daerah (Sekda) setempat. Setelah itu, calon yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mengikuti rangkaian test selanjutnya, yaitu seleksi kompetensi mulai tanggal 1314 Februari 2017. “Rencananya kami akan umumkan hasil seleksi tahap pertama atau seleksi administrasi, Jumat (10/2),” ungkap Ketua Pansel Sekda Kompyang R. Swandika,
Kamis (9/2) kemarin. Menurut Swandika, Pansel Sekda telah mengantongi calon-calon yang lolos seleksi administrasi. Pansel memastikan dalam melakukan penilaian secara profesional berdasarkan aturan perundang-undangan yang berlaku. Sayangnya dia enggan membocorkan hasil seleksi administrasi tersebut. “Pengumumannya kan besok, tidak boleh mendahului. Pansel bekerja sesuai aturan berlaku,” tegasnya. Setelah lulus seleksi administrasi oleh Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekretaris Daerah/Eselon IIa)
Kabupaten Badung, peserta seleksi calon Sekda Badung akan mengikuti seleksi kompetensi tanggal 13-14 Februari 2017, presentasi dan wawancara (15-17 Februari 2017), rekam jejak (20-21 Februari 2017) dan pada tanggal 22 Februari 2017 penyampaian hasil penilaian kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Kabupaten Badung. “Pansel akan merekomendasikan tiga calon,” ujarnya. Kendati demikian, bupati memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa calon sekda, dari tiga calon yang direkomendasikan Pansel. Penetapan Sekda juga melalui
Surat Keputusan Bupati dengan tembusan ke Gubernur. Berdasarkan informasi yang beredar, keenam calon lolos seleksi administrasi. Enam pejabat yang mendaftar adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu I Made Sutama, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan I Wayan Suambara, Kepala Dinas Perikanan I Made Badra, Kepala Dinas Kesehatan I Gede Putra Suteja, Kepala Badan Pendapatan Daerah/ Pesedahan Agung I Wayan Adi dan Sekretaris DPRD Badung I Made Wira Dharmajaya. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) Tim Opsnal Polsek Kuta dipimpin Panit Iptu Budiartama melakukan pengintaian di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Rabu (8/2) lalu. Pukul 14.00 Wita, datang seorang wanita berinisial EP (35) asal Kebumen dan langsung ditangkap. EP mencuri barang milik Dallas Brown (45) asal Australia senilai Rp 40 juta. “Dia (EP) hendak terbang ke Yogyakarta, tapi keburu ditangkap,” kata sumber, Kamis (9/2) kemarin. Sumber yang enggan disebut identitasnya ini mengatakan, EP ditangkap terkait kasus pencurian barang milik Dallas di sebuah vila di Jalan Dewi Sri, Kuta. Awalnya, Minggu (5/2) pukul 21.00 Wita, tersangka menjemput korban di bandara lalu diajak ke TKP. Vila tersebut sudah dikontrak oleh tersangka se-
lama satu tahun. Setelah tiga hari tinggal di sana, diam-diam tersangka mengambil barang-barang milik korban, yaitu notebook, HP Samsung S7 dan dompet beserta isinya. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 40 juta. Korban langsung melapor ke Polsek Kuta. Berdasarkan laporan itu, Iptu Budi bersama anggotanya melakukan penyelidikan. Hasil olah TKP, polisi mendapat informasi sepeda motor yang digunakan tersangka. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan didapat pemilik sepeda motor itu, MDL (35) beralamat di Jalan Muding Kelod, Gang Kosala, Denpasar. Dari keterangan wanita asal Sidoarjo, Jawa Timur ini, yang mengambil barang korban adalah EP dan sedang menuju Bandara Ngurah Rai.
Kemudian Tim Opsnal langsung menuju bandara dan sekitar pukul 14.00 Wita, tersangka ditangkap lalu dibawa ke Mapolsek Kuta. Tersangka mengaku korban sempat berjanji akan memberikannya uang selama tinggal di vila tersebut. Namun janji itu tinggal janji. Selanjutnya tersangka mengambil barang-barang korban, HP Samsung, satu notebook, pasport milik korban langsung dirobek dan dibuang ke kloset kamar mandi. Sedangkan dompet hitam isinya dikeluarkan dan disembunyikan di vila. Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Areo Seno saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus itu. “Secepatnya kami rilis kasus ini,” tegas Iptu Seno. (kmb36)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
DPD-RI Kawal Perlindungan Tenaga Kerja di Luar Negeri
Wedakarna Minta Pekerja Bali Lengkapi Diri dengan Sertifikasi
KURANG hadirnya negara dalam memberikan sosialisasi dan solusi terhadap pentingnya sertifikasi pekerja khususnya bagi lulusan SMK dan Perguruan Tinggi jurusan khusus, disoroti oleh Komite III Bidang Tenaga Kerja DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Hal ini disampaikan Senator Wedakarna di sela-sela pertemuan membahas ketenagakerjaan dengan sejumlah stakeholder nasional dan internasional di Jakarta. Persaingan dunia industri di kawasan ASEAN menuntut skill yang lebih baik dan salah satu parameternya adalah sertifikasi. Namun, masalahnya sangat jarang informasi tentang sertifikasi disampaikan oleh pemerintah pusat hingga daerah, khususnya terhadap lulusan-lulusan SMK
dan PT yang berkepentingan terhadap sertifikasi yang diperlukan. ‘’Saya merasa negara belum maksimal hadir, anggaran untuk program sertifikasi juga minim. Belum ada gebrakan nyata. Ini perlu didorong khususnya bagi generasi muda Bali yang akan jadi diaspora bangsa di luar negeri. Jangan sesekali pergi ke luar negeri tanpa dibekali skill, kemampuan bahasa, dokumen resmi dan yang paling penting pengakuan sertifikasi. Kementerian Ketenagakerjaan RI memiliki tugas berat untuk membantu hal ini. Apalagi Bali sudah mulai dikenal sebagai daerah penghasil TKI. Pekerja Bali harus bisa melindungi dirinya dengan proteksi sistem agar tidak kalah dan tidak ada masalah di negara orang,’’
BERSAMA MENTERI - Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) bersama Menteri Tenaga Kerja RI Muhammad Hanif Dhakiri di Jakarta.
ungkap Gusti Wedakarna. Terkait adanya kasus kematian TKI Bali di Jepang, dipenjaranya TKI di Rusia akibat masalah visa kerja, tuntutan hukum terhadap TKI Bali di Amerika Serikat dan bunuh diri TKI asal Bali karena utang di kapal pesiar, pihak DPDRI Provinsi Bali menilai hal itu bisa mencederai nama Bali di kemudian hari dan harus segera dicarikan solusi. ‘’Saya kira agen-agen tenaga kerja di Bali harus memberikan materi terkait karakter calon TKI. Bekerja di mancanegara harus paham hukum internasional. Saya berharap ada panduan hukum yang baik, panduan tata krama dan etika di negara yang dituju ditambah wawasan untuk mengelola keuangan yang baik saat TKI mendapatkan penghasilan di LN, sehingga kasus-kasus di atas tidak terjadi di masa depan. Saya yakin orang Bali adalah SDM terbaik dalam urusan karakter. Mereka percaya hukum karma dan kawitan serta mempunyai karakter budaya kuat. Walau begitu tetap saja proteksi by system harus dikuatkan,’’ ungkap Senator Wedakarna. Untuk itu, DPD-RI bersama pemerintah terus mendorong regulasi yang mudah, manajemen satu pintu serta birokrasi efisien untuk melayani kebutuhan TKI. ‘’Dalam rapat-rapat kerja dengan kabinet, saya selalu ingatkan bahwa perlindungan TKI adalah mutlak. Pengawasan terhadap UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia di luar negeri harus konsisten dilaksanakan. Kami akan lakukan dan dorong termasuk penyusunan RUU terkait. Secara diplomasi, Kementerian Luar Negeri agar memperbanyak pembukaan Konsul Kehormatan, konsul resmi atau kedutaan di negara atau kota-kota yang belum ada perwakilan diplomatik Indonesia,’’ jelas Gusti Wedakarna. (ad835)
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
Unud Terima Sertifikat AIPT-A UNIVERSITAS Udayana (Unud), Kamis (9/2) kemarin menerima Sertifikat AIPT untuk capaian peringkat A. Bertempat di Gedung Widya Sabha Kampus Unud Jimbaran, sertifikat diserahkan Kabid Penilaian Kinerja Perguruan Tinggi Kemenristekdikti Muh. Dian Indra, S.H., M.H. Selain itu dilakukan sosialisasi terkait Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017 tentang tunjangan profesi dosen dan tunjangan kehormatan profesor. Ketua Panitia Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan, AIPT-A adalah bentuk nyata akuntabilitas dari Unud kepada stakeholder. Capaian ini sebagai bukti eksplisit komitmen mutu akademik dalam pengelolaan institusi Unud. Selain itu, sebagai komitmen Unud dalam mewujudkan budaya mutu berkelanjutan. ‘’Ini diharapkan bisa menjadi tonggak sejarah bagi Unud untuk mewujudkan target tahun 2025 menjadi universitas kelas dunia. Selain itu untuk membawa institusi ke arah lebih baik,’’ ucapnya. Ditemui di sela-sela acara, Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEMD. mengatakan capaian ini membuat Unud sangat berbahagia dan berbangga karena akreditasi dari perguruan tinggi atau institusinya mendapat A. Dengan peningkatan peringkat ini, tanggung jawab dan kerja keras harus ditingkatkan di masa mendatang. ‘’Apa yang telah dicapai saat ini merupakan hasil kerja keras kita semua yang dimotori oleh tim AIPT. Tim ini tidak akan pernah mendapat hasil yang ba-
SERTIFIKAT AIPT-A - Suasana penyerahan sertifikat AIPT untuk capaian peringkat A Universitas Udayana, Kamis (9/2) kemarin. gus tanpa bantuan semua pihak,’’ memberikan manfaat yang besar katanya. bagi Unud untuk melahirkan Kabid Penilaian Kinerja Per- lulusan yang mampu bersaing di guruan Tinggi Kemenristekdikti dunia global,’’ ujarnya. mengharapkan akreditasi ini bisa Rizal Djalil menyampaikan memacu semangat teman-teman terima kasih kepada pihak Unud di Unud agar menjadi lebih baik yang telah mempercayakannya lagi. ‘’Ke depan Unud harus bisa menjadi guru besar tidak tetap. masuk World Class University,’’ Ia mengaku siap membantu Unud ungkap Dian Indra. terutama dalam memaksimalkan Pada hari yang sama, Unud nilai aset yang ada. Program juga mengukuhkan anggota IV ke depan yang akan dijalankan BPK RI Prof. Dr. H. Rizal Djalil sesuai catatannya adalah Bali menjadi guru besar tamu di sebagai pusat unggulan wisata InFakultas Ekonomi. Rektor Unud donesia harus mempunyai pusat berharap pengetahuan dan pen- studi khusus tentang wisata. galaman yang dimilikinya se- Bukan persoalan tentang meninlama bekerja di bidang keuangan gkatkan jumlah wisatawan, nanantinya dapat membantu da- mun semua informasi mengenai lam pengembangan aset untuk wisata di Indonesia bisa dipelajari membangun Unud. Unud masih di Bali terutama di Unud. ‘’Kami memiliki aset yang belum banyak akan mejadi unggulan di bidang dimanfaatkan. ‘’Mudah-mudahan semua informasi tentang wisata kontribusi beliau benar-benar itu,’’ jelasnya. (ad833)
RSUP Sanglah Deklarasikan Bebas Korupsi
TANDA TANGAN - Direktur Utama RSUP Sanglah dr. Sudana, M.Kes. menandatangani pencanangan RSUP Sanglah sebagai WBK dan WBBM. RSUP Sanglah melakukan dr. Sudana, M.Kes. mengatakan deklarasi pembangunan Zona reformasi birokrasi merupakan Integritas (ZI) menuju Wilayah langkah awal untuk melakukan Bebas Korupsi (WBK)/Wilayah penataan terhadap sistem peBirokrasi Bersih dan Melayani nyelenggaraan pemerintahan (WBBM), Kamis (9/2) kemarin. yang baik, efektif dan efisien. Dalam deklarasi ini hadir pula Guna mewujudkan hal itu, RSUP Dirjen Investigasi Kemenkes RI, Sanglah melalui pencanangan Dirjen Pelayanan Kesehatan, BPK, berkomitmen membangun zona inKepala Ombudsman Regional Bali, tegritas menuju wilayah bebas dari BPKP, DJKN. korupsi, wilayah birokrasi bersih Direktur Utama RSUP Sanglah dan wilayah melayani di lingkun-
gan RSUP. ‘’Tentunya agar dapat melayani masyarakat secara lebih baik, lebih cepat, tepat, serta lebih mudah dapat diakses masyarakat umum, secara transparan dan akuntabel sehingga keluhan atau komplain-komplain masyarakat menjadi berkurang, bahkan tidak ada,’’ bebernya. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI dr. Bambang Wibowo, Sp.OG.(K)., MARS. menyatakan ini merupakan langkah awal RSUP Sanglah menuju wilayah birokrasi bersih dan melayani. ‘’Ini bagian dari suatu tahapan untuk membangun komitmen,’’ ujarnya. Ia menilai komitmen RSUP Sanglah cukup baik, namun perlu ada ukurannya, karena komitmen perlu diukur. ‘’Dengan pencanangan ini ada instrumen untuk mengukur. Di sinilah kita mengukur apakah selama ini yang dilakukan oleh Pak Dirut dan kawan-kawan RSUP Sanglah sudah sesuai dengan instrumen sebagai suatu organisasi pemerintah yang memenuhi syarat sebagai wilayah bebas dari korupsi,’’ terangnya. Inspektur Jenderal Kemenkes RI drg. Rarit Gempari, MARS., QIA. mengaku senang dan bangga atas komitmen RSUP Sanglah mulai dari pimpinan sampai dengan jajarannya. ‘’Komitmen merupakan hal utama untuk menuju ke WBK dan WBBM,’’ sebutnya. (bns1)
menggelar rapat membahas ranperda dengan eksekutif di Gedung Dewan, Kamis (9/2) kemarin. Karo Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali I Wayan Sugiada sempat meminta retribusi persampahan dihapus dari ranperda usulan eksekutif tersebut. Pertimbangannya, Pemprov Bali belum memiliki saranaprasarana untuk mengelola sampah sebagai jasa yang diberikan atas retribusi. Pengenaan retribusi tidak lepas dari putusnya kontrak pemerintah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan) dengan PT NOEI pada Juni 2016 lalu. Sebab, hingga sekarang belum ada keputusan investor mana yang akan mengelola sampah di TPA Suwung. ‘’Kecuali ada langkah kerja sama,’’ ujarnya. Kasi Pelaksana Teknis UPT Pengelolaan Sampah Dinas PUPR Provinsi Bali Ni Made Armadi mengatakan, sudah ada 42 investor
(bukan 40) yang berminat mengelola sampah di TPA Suwung. Namun, semuanya terbentur tipping fee, karena untuk investasi baik itu dengan teknologi incinerator maupun pemeliharaannya membutuhkan dana sangat besar. ‘’Biaya incinerator kalau memasukkan sampah 1.500 ton per hari Rp 337 miliar. Ini bisa membakar sampah yang residunya sampai 10%. Jadi, 80-90% itu sudah terbakar. Kalau menggunakan teknologi lebih tinggi butuh Rp 4 triliun, ini untuk investasi alat saja,’’ katanya. Anggota Pansus A.A. Ngurah Adhi Ardhana tetap meminta kepastian akan diapakan sampah yang menggunung di TPA Suwung. Menurutnya, pemerintah bisa melakukan pengelolaan sampah tanpa harus melibatkan pihak ketiga dengan membentuk BLU (Badan Layanan Umum). (kmb32)
Peduli Umat
Pinisepuh Perguruan Siwa Murti Bali ’’Mapunia’’ Rumah
ADA banyak cara untuk mengabdikan diri ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, salah satunya dengan jalan Karma Marga. Hal inilah yang dijadikan konsep berkarma dan peduli terhadap sesama didasari tulus cinta kasih oleh tokoh spiritual Jro Mangku Made Subagia, S.H., M.Fil.H. Keberhasilannya memimpin Perguruan Siwa Murti Bali dengan lima program utama, yaitu Bali Yadnya, Bali Sehat, Bali Cerdas, Bali Asri dan Bali Sejahtera menunjukkan konsistensinya dalam membangun Bali. Menyikapi maraknya bencana alam yang menimpa warga Bali, Rabu (8/2) lalu Jro Mangku Subagia didampingi perangkat desa setempat kembali mengulurkan tangan dalam bentuk bantuan dana rumah tempat tinggal untuk Ni Gusti Ayu Made Sember, warga asal Biaung, Penebel. Sosok ibu yang tinggal sebatang kara setelah ditinggal mati suaminya ini, hidup dalam kesederhanaan. Ia harus mengenyam pahitnya kehidupan akibat hujan deras dan angin kencang 22 Desember 2016 lalu setelah kehilangan rumah tinggalnya yang tertimpa pohon. Uluran tangan dan bantuan warga cukup untuk memenuhi biaya makan dan kesehariannya. ‘’Saya merasa sangat bersyukur bisa ikut merasakan penderitaan yang dialami Ibu Gusti Sember. Beliau sosok ibu yang sangat kuat. Meski hidup sebatang kara tetap berjuang dan bertahan menjalani hidup. Inilah saatnya kita berbagi mengabdikan diri sesuai konsep Manava Seva, Madava Seva, menjadikan diri sebagai hamba pelayan Tuhan dan pelayan manusia. Kita berbakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, menjalankan semua ajaran-Nya, serta melayani dan berbagi kepada sesama manusia,’’ papar Jro Mangku Made Subagia. Menurut Pinisepuh Perguruan Siwa Murti Bali ini, inilah konsep ajaran agama yang kiranya selama ini banyak dilupakan. ‘’Kita dikaruniai rezeki, maka kewajiban kita berbagi kepada umat yang masih membutuhkan. Alangkah indahnya jika kita bisa berbagi. Ibu Gusti berhak menerima rumah tinggal yang layak.
Kami di Perguruan Siwa Murti Bali akan mapunia sebuah rumah tinggal yang layak huni untuk Ibu Gusti. Mudah-mudahan beliau
bisa menjalani hidup ini dengan lebih sejahtera,” ungkap penekun spiritual asal Padangsambian Kaja, Denpasar ini. (ad834)
Ditunda, Pembahasan Retribusi Persampahan
Denpasar (Bali Post) – Penetapan rancangan peraturan daerah tentang retribusi jasa umum menjadi perda terpaksa diundur hingga 28 Februari mendatang. Ini tidak lepas dari penundaan pembahasan retribusi persampahan/kebersihan yang merupakan salah satu materi dalam ranperda tersebut. Pasalnya, eksekutif diminta mengkaji lagi retribusi persampahan terkait pengelolaan sampah di TPA Suwung. ‘’Kami memberi kesempatan bagi pihak eksekutif yang terkait untuk mengkaji ulang secara menyeluruh dan detail, terutama tentang pengelolaan sampah di Suwung, termasuk masalah retribusi sesuai Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 (tentang pajak daerah dan MAPUNIA RUMAH - Jro Mangku Made Subagia (kiri) ‘’ma- retribusi daerah),’’ ujar Ketua Panpunia’’ rumah untuk Ni Gusti Ayu Made Sember yang kehi- sus Ranperda Retribusi Jasa Umum langan tempat tinggal akibat tertimpa pohon. DPRD Bali I Ketut Suwandhi usai
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
Tersetrum Listrik, Tukang Servis Pompa Tewas
Bali Post/kmb36
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi jenazah Soleh dari lantai tiga rumah tempatnya memperbaiki pompa air.
Denpasar (Bali Post) Warga Perumahan Taman Wira No. D2 di Jalan Gatot Subroto I, Denpasar Timur (Dentim), Kamis (9/2) kemarin geger. M. Soleh (32) tewas tersetrum kabel listrik saat memasang pompa air. Korban asal Mojokerto, Jawa Timur ini diduga menyentuh kabel PLN yang melintang di atas tempatnya bekerja. Kapolsek Dentim Kompol Putu Indrajaya memperkirakan salah satu bagian tubuh korban menyentuh kabel listrik yang mengelupas. Sebelumnya pemilik rumah Robi menelepon jasa servis pompa air. Nomor telepon korban diperoleh dari iklan media cetak di Bali. Pukul 14.30 Wita, korban bersama seorang rekannya Taufik tiba di rumah lantai tiga itu. Soleh langsung naik ke lantai tiga untuk memasang mesin pendorong air, sedangkan Taufik berada di bawah mengerjakan pekerjaan lainnya. Pada pukul 15.15 Wita terdengar suara gaduh sangat keras di lantai tiga hingga mengagetkan warga setempat. Warga langsung mencari sumber suara itu. ‘’Teman korban langsung naik ke lantai tiga. Dilihatnya korban ambruk karena tersetrum kabel listrik,’’ tegas Indrajaya. Salah satu warga kemudian menelepon polisi dan Pusdalops BPBD Kota Denpasar. Mayat korban diturunkan menggunakan tali dan tangga. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena korban gemuk dan dari ketinggian sekitar 10 meter. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBD Denpasar. ‘’Kami masih menyelidiki penyebab pastinya,’’ tandas Kapolsek Dentim. (kmb36)
Alat Dishub Tabanan Rusak
Kendaraan Uji Emisi di Bengkel Tabanan (Bali Post) Kendaraan yang hendak melakukan uji kir harus lulus uji emisi gas buang. Namun, alat uji emisi milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabanan rusak sejak beberapa tahun terakhir. Akibatnya, kendaraan yang hendak uji kir harus melakukan uji emisi gas buang di bengkel yang memiliki peralatan sejenis. Staf Pengujian Kendaraan Bermotor Dishubkominfo Tabanan I Made Guna Artawan mengatakan sejauh ini tidak ada kendala berarti selama alat uji emisi gas buang kendaraan di Dishub rusak. Hanya, pemilik kendaraan yang baru pertama kali melakukan uji kir diminta pergi ke bengkel untuk melakukan uji emisi. Di wilayah Tabanan hanya ada satu bengkel yang diketahuinya memiliki alat uji emisi
gas buang kendaraan. Itu pun hanya untuk kendaraan yang menggunakan solar. Padahal alat uji emisi gas buang milik Dishub juga bisa menguji kendaraan yang menggunakan bahan bakar premium. ‘’Setelah lulus akan dibuatkan nota oleh pihak bengkel yang berisi keterangan bahwa kendaraan tersebut lulus uji emisi. Setelah itu barulah diserahkan kepada kami,’’ terangnya. Baku mutu emisi gas buang untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar solar adalah 50 persen. Kendaraan yang berbahan bakar solar harus menunjukkan angka di bawah 70 persen saat uji emisi. Sementara baku mutu gas buang kendaraan yang berbahan bakar premium 4,5 persen untuk HC 1.200 ppm dan 1,5 persen untuk HC 200 ppm. ‘’Jika hasilnya
di atas baku mutu, petugas akan langsung memperbaiki di bengkel sampai hasil uji emisinya menunjukkan angka di bawah baku mutu. Kalau uji emisi gas buang tidak lulus, tidak mungkin bisa uji kir,’’ tegasnya. Kadishub Tabanan Drs. I Made Agus Hartawiguna mengatakan sudah mengajukan permohonan pengadaan alat uji emisi gas buang dan diharapkan segera terealisasi. Ini penting agar masyarakat yang hendak melakukan uji kir tidak perlu ke bengkel lagi. Ketua Komisi I DPRD Tabanan Putu Eka Nurcahyadi saat sidak menekankan Dishub sebagai salah satu instansi layanan publik harus memaksimalkan alat-alat untuk pelayanan kepada masyarakat. ‘’Jika ada yang
Kasus Tanah di Jalan By-pass IB Mantra
Jaksa Jadikan Mantan Hakim Tersangka Denpasar (Bali Post) – Pascagagal melakukan eksekusi atas tanah milik PU dalam perkara korupsi di Jalan By-pass Prof. Ida Bagus Mantra dengan terpidana Made Bawa, pihak Kejati Bali tidak mainmain atas penguasaan tanah negara itu. Tim Pidsus Kejati Bali pimpinan Polin O Sitanggang memeriksa kasus tersebut. Penyidik telah menetapkan mantan hakim Ida Bagus Rai Pati sebagai tersangka. Penetapan tersangka itu dibenarkan Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, Kamis (9/2) kemarin. ‘’Untuk kasus lahan By-pass Prof. Mantra yang sebelumnya masuk perkara korupsi dengan terpidana Made Bawa, kini sudah ada tambahan
tersangka lagi,’’ ucap Ashari didampingi Kasitut Pidsus Kejati Bali Wayan Suardi. Tersangka Ida Bagus Rai Pati dinaikkan statusnya atas penguasaan tanah negara serta dibuatkan bangunan permanen. Rai Pati menjadi saksi dalam kasus dengan terdakwa Bawa dalam sidang di Pengadilan Tipikor beberapa waktu lalu. Kali ini mantan hakim ini dibidik lantaran tanah negara di By-pass Mantra dipakai, yakni dibuat bangunan permanen. Padahal pihak Kejati Bali sudah memasang pelang bahwa tanah tersebut sitaan Pidsus Kejati Bali dalam perkara korupsi penjualan tanah negara oleh Made Bawa. Informasi lain dari pihak kejaksaan, tanah yang dikua-
sai tersangka dan belum bisa dilakukan eksekusi seluas lima are. Karenanya pihak kejaksaan dalam perkara korupsi ini menegaskan akan memunculkan masalah baru. Apalagi ada penghapusan pelang sitaan kejaksaan di wilayah Keramas, Gianyar. Sementara Rai Pati sebagaimana disampaikan salah seorang penyidik, mengatakan lahan tersebut sudah disewa dari dua PNS Pemkab Gianyar yang merupakan terpidana kasus korupsi pemalsuan tanda tangan Bupati Gianyar untuk Surat Izin Menggarap (SIM). Made Bawa dalam kasus ini dihukum empat tahun dan saat ini sedang menjalani proses hukuman di Lapas Gianyar. (kmb37)
Dituntut 1,5 Tahun
Mantan ’’Petengan’’ II Seret Eks Bendesa Jimbaran
Denpasar (Bali Post) Setelah dituntut selama 1,5 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar dalam kasus bantuan hibah Pemkab Badung, mantan Petengan II (Bendahara II) Desa Adat Jimbaran I Wayan Badra diberikan kesempatan melakukan pembelaan, Rabu (8/2). Dalam pledoinya yang diajukan Edy Hartaka selaku kuasa hukum, Badra tidak mau disalahkan sendiri. Dia menyeret nama mantan Bendesa Adat Jimbaran I Made Budiasa yang disebut-sebut sebagai biang dari dugaan korupsi Rp 350 juta. Menurut Edy Hartaka, kasus ini berawal dari pengajuan proposal Desa Adat Jimbaran yang memohon
bantuan penggunaan aci atau upakara dan pelaksanaan Tawur Kasanga pada 2013 lalu. Proposal disetujui dan dana hibah dikucurkan Rp 350 juta. Uang ini ditarik Bendesa Jimbaran saat itu, Made Budiasa, di BPD Capem Nusa Dua. Uang lalu digunakan untuk membayar gong Rp 100 juta dan termin pertama pembangunan gedung SMP Taman Sastra Rp 250 juta. Penggunaan yang tidak sesuai proposal ini menjadi bidikan polisi. Badra mengaku disodori dan disuruh menandatangani kuitansi penarikan uang di BPD Bali Capem Nusa Dua. Menurut Edy, terdakwa tidak pernah menerima uang hibah tersebut. ‘’Dia hanya dim-
inta tanda tangan kuitansi sesuai tanggal penarikan di kepolisian,’’ katanya dalam pledoinya. Terdakwa juga diperintahkan Budiasa untuk tidak mencatatkan dana hibah ini ke buku kas Desa Adat Jimbaran. Badra selanjutnya diperintahkan membuat laporan pertanggungjawaban fiktif yang ditandatangani Budiasa. ‘’Yang membuat proposal hibah dan yang menerima serta menandatangani pertanggungjawaban uang hibah tersebut adalah Bendesa Jimbaran Budiasa. Jadi, jelas bendesa juga harus bertanggung jawab,’’ ucap Edy Hartaka. Atas dasar itu terdakwa memohon hukuman yang seringan-ringannya. (kmb37)
rusak segera diusulkan, jangan sampai menghambat pelayanan,’’ ujarnya. (kmb28)
5 Air Baku Masih Keruh
PDAM Denpasar Siapkan Mobil Tangki
Denpasar (Bali Post) –
Penggunaan air permukaan oleh PDAM Denpasar sebagai bahan baku air bersih untuk pelanggannya sangat rawan terganggu. Seperti yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini, air permukaan keruh. Hingga Kamis (9/2) kemarin, sumber utama air PDAM ini kondisinya belum berubah. Oleh karena itu, pengolahan belum bisa dilakukan secara maksimal. Untuk pengadaan air bersih, PDAM menyiapkan mobil tangki bekerja sama dengan BPBD serta DLHK yang siap diturunkan bila ada warga yang memerlukan. Dirut PDAM Denpasar Ida Bagus Gede Arsana belum bisa memastikan kapan air sungai ini akan mengalami perubahan. ‘’Sangat tergantung kondisi alam. Bila hujan masih tinggi, kemungkinan air sungai yang dimanfaatkan PDAM akan tetap keruh,’’ katanya ditemui di sela-sela pemantauan air Sungai Ayung di IPA Waribang, Kesiman. Kendala utama yang terjadi bila kondisi air baku keruh adalah mesin tidak mampu mengolah, karena tidak memiliki penampungan yang cukup. Air dari sumbernya tersebut langsung diolah, sehingga ketika
keruh, mesinya tidak kuat. Terlebih sudah menggunakan mesin elektrik seperti di IPA Waribang. ‘’Kalau mesinnya manual, masih memungkinkan untuk mengolah, namun harus dengan obat yang lebih banyak,’’ jelasnya. Di IPA Waribang yang sudah menggunakan elektrik akan terhenti bila tingkat kekeruhan air mencapai 1.000 NTU. Ini terjadi karena sudah diprogram seperti itu. Sementara yang manual masih bisa meskipun mesin pompanya akan berat. ‘’Inilah perlunya memiliki penampungan yang besar, minimal mampu memenuhi kebutuhan tiga hari,’’ ungkapnya. Menurutnya, penampungan yang ada di IPA Blusung juga belum memadai karena kapasitasnya tidak mencukupi. Dampak yang dirasakan bila
tidak memiliki penampungan memadai adalah saat kondisi air baku mengalami masalah akan berpengaruh pada produksi. ‘’Produksi pasti terhenti dan pelanggan pun terdampak tidak dapat air,’’ sebutnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ayung di Blusung tidak bisa berproduksi secara maksimal. Ini akibat terjadi banjir bandang di bagian hulu, sehingga air yang dimanfaatkan sebagai sumber air baku mengalami gangguan, yakni kekeruhan sangat tinggi mencapai 18.000 NTU. Sungai Ayung yang melintasi Kota Denpasar juga mengalami masalah lain, yakni saluran intake tersumbat oleh dahan-dahan pohon, sampah disertai lumpur. (kmb12)
Denpasar (Bali Post) Penyerahan narkoba dalam jumlah besar oleh napi Lapas Kerobokan berhasil diungkap tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo, Selasa (7/2) lalu. Jaringan napi yang ditangkap berinisial FAA (22) di Jalan Gunung Soputan, Denpasar Barat, setelah mengambil narkoba di lapas. Dari tangannya diamankan 416 butir ekstasi dan 137 paket sabu-sabu (SS) seberat 164 gram. Diminta konfirmasinya, Kamis (9/2) kemarin, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Kompol Ganefo mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat bahwa FAA merupakan pengedar SS dan ekstasi.
Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan didapati tempat tinggal, ciri-ciri fisik dan kendaraan yang sering digunakannya. ‘’Hari Selasa lalu pukul 17.15 Wita, tersangka ditangkap di Jalan Gunung Soputan,’’ ujarnya. Penyelidikan dikembangkan ke rumah kos mewah tersangka di Jalan Merdeka Raya, Kuta. Di sini polisi menemukan satu paket SS, satu timbangan elektrik, empat bendel plastik klip kosong, dua isolasi dan dua amplop kosong warna putih. FAA mengaku mendapat narkoba itu dari napi Lapas Kerobokan, AI dan MW. Modusnya, ia berpura-pura besuk ke lapas dan menemui kedua napi itu. Selanjutnya barang terlarang diselipkan dalam pakaian kotor.
Pria pengangguran itu sudah dua bulan sebagai kaki tangan bandar narkoba dan mendapat upah Rp 75.000 per satu kali tempel narkoba. Dalam sehari ia bisa 10 kali menempel dan upahnya langsung ditransfer dari rekening BCA. Tersangka membesuk AI dan MW setiap dua hari sekali, pagi dan sore. Sekali besuk rata-rata membawa 50 paket SS dan 100 butir ekstasi dari Lapas Kerobokan. FAA mengaku memakai SS sejak Desember 2016 dan terakhir menggunakannya akhir Januari. Ia terpaksa menjadi kurir narkoba karena berhenti kerja dan tergiur keuntungan besar. ‘’Pengakuan tersangka ini masih didalami, apa benar atau dalihnya saja. Kami juga melakukan penyelidikan ke lapas,’’ tegas Ganefo. (kmb36)
Terungkap, Penyerahan Narkoba di Lapas Kerobokan
OPINI
6
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Waspada Apabila Masyarakat Menghukum Politisi PEMILIHAN umum kepala daerah merupakan bagian demokrasi yang harus diterapkan di daerah di Indonesia. Sebagai negara yang memiliki puluhan provinsi dan ratusan daerah kabupaten, jelas ini merupakan pekerjaan nasional yang berat juga. Kekhawatiran akan terjadinya kegaduhan politik menjelang dan usai pilkada masih besar terjadi di Indonesia. Apa boleh buat, pemilu tahun 2014, baik pemilihan presiden maupun pemilihan anggota DPR, menciptakan suasana kegaduhan setelah pemilihan umum selesai. Meskipun hal itu dapat diatasi kemudian, dan akhirnya membalikkan suasana keberpihakan, tetapi telah memberikan inspirasi dan pembelajaran yang tidak baik bagi demokrasi. Bahwa kekalahan masih dapat diutak-atik secara politik lagi. Bentuknya protes dengan pengerahan massa atau melalui jalur hukum, tetapi kemudian memberikan saksi yang aneh-aneh. Saksi seperti ini tidak saja menciptakan suasana lucu, tetapi memalukan dan menjengkelkan. Inilah kegaduhan yang tidak disukai masyarakat dan kemudian menjadi semacam pembenaran untuk mengungkapkan kekecewaan setelah kalah. Harus kita katakan bahwa situasi ini tidak boleh lagi terjadi di Indonesia. Apalagi kemudian ada kegaduhan menjelang pemilihan umum. Kampanye dalam konteks tertentu juga dapat menciptakan kegaduhan. Mereka yang mencoba menyerang kompetitor secara tidak sportif akan berpotensi memancing kegaduhan. Apa pun bentuknya, kegaduhan sangat tidak memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Bisa dibayangkan kemudian, bagaimana penderitaan masyarakat kita kalau sebelum pemilu dan setelah pemilu selalu ada kegaduhan. Politik ternyata tidak memberikan apa-apa kepada masyarakat. Hati-hati dengan hal seperti ini, karena bisa-bisa ke depan masyarakat bosan dengan politik dan akhirnya kembali ingin penguasa totaliter. Para elite politik harus mengerti akibat-akibat seperti ini. Dalam konteks demikian kita pandang positif dan pantas, apabila Kepolisian DKI Jakarta melarang secara tegas adanya penggelaran massa besar-besaran di Jakarta yang direncanakan berlangsung tanggal 11 Februari ini. Pengerahan massa apa pun bentuknya berpotensi membikin gaduh dan dipersepsikan negatif oleh masyarakat. Pengerahan massa menjelang pilkada tidaklah elok, bahkan dapat mencederai sportivitas demokrasi. Kita harus menghargai demokrasi dengan menghargai rakyat. Cara kita menghargai rakyat adalah memberikan ketenangan dan kenyamanan menjelang pilkada. Dengan kenyamanan itulah mereka akan dapat berpikir dengan tenang, tidak ketakutan mengumpulkan pikiran yang paling rasional. Inilah dukungan yang paling positif pada demokrasi. Dalam hal Pilkada DKI kiranya inilah yang paling diperlukan. Sebagian besar masyarakat DKI mempunyai pendidikan yang mencukupi, sehingga perlu suasana nyaman menjelang pilkada. Malah jika ada pihak-pihak yang sengaja membikin gaduh menjelang pilkada, ini adalah blunder yang bisa membikin masyarakat kecewa dan kemudian membatalkan pilihannya. Di Bali pilkada di Singaraja juga harus menerapkan hal-hal demikian. Janganlah kemudian dibalik. Seharusnya politisi yang memberikan contoh dan mendidik masyarakat. Kalau terbalik akan menjadi berbahaya. Cara mendidik politisi oleh masyarakat itu cukup fatal. Mereka bisa membatalkan pilihannya atau bersedia menerima uang, tetapi tidak memilih mereka yang memberikan uang. Di zaman seperti sekarang harus hati-hati. Sudah banyak politisi yang “dihukum” oleh masyarakat, sehingga bangkrut dalam segala hal. Basis kemampuan dari politisi tersebut adalah masyarakat. Jika rakyat marah, politisi tidak akan mampu berbuat banyak. Jadi, pelajaran yang paling bagus adalah janganlah membikin gaduh menjelang pemilu. Ciptakan suasana damai dan itu menjadi sumbangan terbesar kepada masyarakat.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Nasib Pedestrian Kamboja Saya termsuk warga Denpasar merasa heran siapa pun pemimpin Denpasar tak pernah mewujudkan Jalan Kamboja sebagai pedestrian. Dua kali Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra menjabat pedestrian Kamboja tinggal wacana. Jalan ini sudah dipaving tentu dengan maksud untuk pejalan kaki, bukan untuk kendaraan. Saya heran kapan kita berani membuat terobosan kalau tidak sekarang. Coba saja pembaca Bali Post pagi hingga siang menggunakan jalan ini macetnya bukan main. Anak sekolah, dosen dan pejabat semua mencari lokasi parkir hingga meluber ke jalan sekitarnya. Semua ingin taruh motor dan mobil dekat dengan sekolah dan ruang kerja. Bayangkan kalau mau ke salah satu sekolah atau kampus di kawasan ini harus parkir di Pasar Kereneng. Kemacetan akan bertambah setelah RS Mata Bali Mandara dibuka. Saya berpendapat satu-satunya cara untuk kawasan ini adalah jadikan pedestrian. Pakai lapangan KONI Bali sebagai kantong parkir. Jadi adil siswa, guru, dosen dan pejabat berjalan kaki ke sekolah dari KONI ke lokasi kerja. Sementara sepanjang jalan isi dengan tempat siswa berkumpul dan membaca. Coba-coba meniru gaya di luar negeri. Nah tinggal keinginan pemimpin Denpasar berani enggak mengambil keputusan itu. Nang Eca Kesiman
Kesempatan untuk Meminimalkan Politik Uang Politik uang kembali dikhawatirkan akan terjadi saat pilkada serentak pertengahan Februari 2017. Cara seperti ini diduga telah dipakai dalam beberapa pilkada yang lalu, sehingga berhasil meloloskan kandidat menjadi kepala daerah. Dalam hal upaya memperoleh suara, politik uang merupakan bentuk kelemahan mendasar dari kandidat yang tidak mampu mengerahkan kemampuan politik. Suap dengan uang adalah politik yang paling rendah bagi kedua belah pihak, baik bagi kandidat pemimpin maupun bagi anggota masyarakat yang menerima. Suara tidak dapat diukur dengan uang, karena pilihan merupakan hasil dari pergulatan pemikiran, hasil pemantauan dan kemudian upaya pilihan idealis bagi masyarakat terhadap masa depan. Hal terakhir inilah yang paling tinggi nilainya bagi pemilih. Bahwa ia memilih seseorang calon itu merupakan pengendapan dari nilai-nilai idealis yang telah tertanam dalam dirinya. Kekalahan dan kemenangan di sini tidak menjadi ukuran. Mereka yang tidak memiliki hal seperti itu pasti tidak mempunyai akhlak, tidak mampu membulatkan pikiran untuk masa depan. Bagaimana kemungkinan politik uang dalam pilkada kali ini?
Oleh I Made Subadiasna ang pertama, dari sisi struktur sosial metode suap untuk memenangkan pilihan politik tidak akan dapat berhasil diberantas dengan tuntas. Masyarakat terdiri dari berbagai tingkatan, mulai dari miskin, menengah, pengangguran, kurang pendidikan, penggembira dan sebagainya sampai khusus yang “berprofesi” tukang suap. Dengan kondisi ini sulit diberantas adanya upaya untuk melakukan politik uang dalam pilkada. Terutama bagi mereka yang oportunis, politik uang ini masih dapat dipraktikkan. Sifat dari kelompok seperti ini sangat pragmatis, tidak melihat masa depan, apalagi mencoba menggabungkan nilai-nilai ideal yang mereka miliki untuk mengubah masa depan. Pertemuan antara politisi oportunis dengan kelompok masyarakat yang sama pasti menjadi klop dan politik uang dapat
Y
berjalan dengan lancar. Awal-awal pemilu di masa reformasi sangat dipenuhi oleh aliran seperti ini. Kedua, keberhasilan politik uang akan sangat tergantung dari jumlah nilai uang yang diserahkan, serta cara menyerahkan uang tersebut. Praktik politik seperti ini akan berjenjang. Dapat saja seseorang atau kelompok mendapat uang yang jumlahnya banyak, mulai puluhan, ratusan sampai miliaran rupiah melalui transfer. Akan tetapi, mereka yang mendapatkan ini mempunyai “tugas” untuk mempengaruhi orang lain sesuai dengan pesanan. Model seperti ini lebih tersembunyi, karena lebih sedikit pihak yang menerima uang tetapi mencoba memengaruhi orang banyak. Struktur sosial yang sifatnya feodal, keterikatan tradisi yang kuat, kefanatikkan kepada seorang tokoh, sampai dengan ancaman akan memengaruhi keberhasilan aliran politik uang seperti ini. Di Indonesia struktur masyarakat dengan kualifikasi seperti ini masih
banyak menyebar, tidak hanya di Jawa dan Bali tetapi sampai ke wilayah lain. Bahkan seorang penyanyi yang terkenal mempunyai kemampuan untuk memengaruhi orang dengan pola seperti ini. Akan tetapi, ketiga keberhasilan politik uang akan dipengaruhi oleh pengalaman dan berbagai sosialisasi sosial yang dilakukan oleh lembaga yang mempunyai missi pemilu bersih dan jujur. Dari pandangan seperti ini, ada peluang untuk menekan sampai batas minimal dari politik uang tersebut. Masyarakat Indonesia sudah mempunyai pengalaman lebih dari dua windu terhadap bagaimana kualitas pemimpin yang terlalu mengandalkan uang untuk kemenangannya. Banyak masyarakat yang kecewa dengan pilihan mereka semata-mata karena disuap dengan uang. Ini merupakan pembelajaran penting dari masyarakat, sehingga sudah banyak yang kapok dengan suapsuapan seperti itu. Masyarakat juga semakin cerdas dengan “tokoh-
tokoh perantara” yang sengaja disuap untuk menyebarkan pengaruh. Ungkapan yang paling cerdas dari masyarakat dalam hal seperti ini adalah “terima uangnya, coblos secara bebas,” yang sudah dipraktikkan di mana-mana. Dari sisi politisi sudah banyak juga yang kapok karena mengeluarkan uang bermiliar rupiah tetapi kemudian gagal total dalam pemilihan umum. Inilah yang menjadi pembelajaran besar bagi kedua belah pihak untuk harus berhati-hati dalam menggunakan uang dalam ajang politik. Keempat, sosialisasi baik dari pemerintah maupun kelompok-kelompok kepentingan di masyarakat. Pemerintah melalui media massa maupun menggelar acara telah melakukan sosialisasi keburukan dari politik uang ini kepada masyarakat. Di samping itu, kelompok-kelompok kepentingan juga banyak menggelar sosialisasi seperti ini dan menyerukannya di media sosial. Kelompok kepentingan seperti ini mempunyai konotasi positif, karena mendidik masyarakat untuk bermain politik secara manis. Dalam perkembangan terakhir, kelompok seperti ini semakin banyak bertumbuhan di Indonesia. Tidak dapat juga dilepaskan sukarelawan-sukarelawan yang menggelar acara demikian secara terbuka maupun bekerja secara mandiri karena idealis. Media massa, cetak maupun elektronik mempunyai peran besar dalam menyebarkan keburukan politik uang tersebut. Kelima, tidak dapat dilepaskan juga faktor gaduh politik. Reformasi justru menciptakan gaduh politik.
Suara Publik Refleksi Hari Pers Nasional (HPN) 2017
Pers, Demokrasi dan Politik MEWUJUDKAN tatanan masyarakat yang demokratis merupakan konsekuensi yang harus kita jalankan dalam era reformasi ini. Rumusan dari demokrasi sebenarnya sederhana, yakni pemerintahan yang berasaskan “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”, kekuasaan didapat atas legitimasi dari rakyat, hasil pembangunan ditujukan untuk kesejahteraan rakyat, serta adanya keterlibatan (partisipasi) rakyat dalam berbagai proses penentuan kebijakan atau penyelenggaraan negara. Terkait dengan poin yang terakhir, di mana rakyat harus terlibat (berpartisipasi aktif) dalam pengawalan terhadap demokrasi dan penyelenggaraan negara, maka diperlukan ruang publik yang sehat yang dapat menjadi media: baik untuk mencari, menyebarkan, dan memperoleh informasi, maupun sebagai media berekspresi. Di sinilah pers menduduki posisi dan peran yang sangat penting sebagai sarana publik untuk memperoleh informasi, berekspresi, serta menghimpun partisipasi publik sebagai syarat terwujudnya tatanan masyarakat dan pemerintahan yang demokratis.
Pers yang ‘‘Sehat dan Bebas’’
Lebih lanjut dalam teori pun tertuang bahwa pers yang ‘‘sehat dan bebas’’ merupakan pilar keempat bagi negara demokrasi, keberadaannya merupakan salah satu indikator bagi suksesnya penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis.Ketika kita mengkhususkannya dalam bidang politik, pers memiliki peran penting sebagai pengawas jalannya roda pemerintahan. Di sini pers berfungsi sebagai ‘‘roda penyeimbang’’ bersama roda kenegaraan lainnya, yakni legislatif, eksekutif dan yudikatif. Hal itu bertujuan agar mereka tetap berada pada jalur yang benar, baik secara konstitusional maupun moral, baik dalam proses, tujuan maupun hasilnya. Selain peran sentral itu, pers juga berkewajiban untuk berperan sebagai media komunikasi antar berbagai komponen bangsa, sehingga pers dapat menjadi media sekaligus ruang dialog untuk menyampaikan suara atau aspirasi rakyat yang pada titik tertentu dapat menjadi referensi pemerintah dalam menentukan arah kebijakannya. Dalam posisi yang penting itu memang benar bahwa dibutuhkan pers yang sehat dan bebas. Sehat dalam arti sesuai dengan norma, baik secara etik maupun perundang-undangan, serta bisa bertanggung jawab sesuai dengan fungsi dan tujuannya. Sementara bebas dapat diartikan bahwa pers tidak terikat (dan diikat) oleh berbagai kepentingan golongan atau kekuatan politik mana pun yang ingin
Oleh Ridwan Nanda mulyana memonopoli informasi atau menggunakan pers hanya untuk kepentingannya saja. Kemajuan Vs Kekhawatiran Jika kita batasi posisi dan peran pers sebagai media informasi, komunikasi, serta sarana untuk menghimpun partisipasi rakyat, maka menurut hemat penulis setidaknya ada satu hal yang mencolok dalam sisi kemajuan, serta terdapat dua hal dalam sisi kekhawatiran yang semuanya layak untuk diperhatikan. Dalam hal kemajuan kita patut bangga karena publik Indonesia saat ini sudah memiliki akses yang sangat terbuka dan luas untuk memproduksi, mencari maupun membagi informasi. Maraknya media kekinian yang memanfaatkan kemajuan penggunaan internet seperti sosial media, maupun situs-situs berita online menjadi bukti bahwa pers Indonesia mampu bergerak dengan luwes mengikuti perkembangan zaman. Dampaknya sangat besar, kesadaran dan partisipasi publik (yang dalam hal ini sering disebut netizen) terhimpun secara luar biasa. Dalam beberapa kasus, suara-suara tersebut bahkan dapat memengaruhi kebijakan dari para elite politik dan pejabat publik. Dalam hal ini publik pun terasa sudah menemukan media untuk menjalankan peran dan partisipasinya dalam mengawal roda pemerintahan yang demokratis. Namun hal tersebut juga meninggalkan sisi kekhawatiran yang secara garis besar bermuara pada dua hal, yakni: Pertama, terkait dengan terbuka dan luasnya jejaring informasi publik akibat pengaruh internet. Di sini kemajuan tersebut pun serupa dengan pisau yang bermanfaat apabila digunakan secara dan oleh pihak yang bijak. Namun sebaliknya dapat membahayakan bila dimanfaatkan oleh pihak yang salah. Faktanya, saat ini publik Indonesia seolah-olah seperti mengalami banjir informasi. Gelombang dan banjir informasi yang datang memang tidak bisa dibendung, yang tentunya tidak semua informasi yang melimpah itu mewartakan kebenaran. Hoax adalah nama “penyakit” yang harus dilawan oleh pers saat ini. Di sinilah sebenarnya kedewasaan publik Indonesia diuji. Idealnya publik harus pandai memilah dan memilih informasi mana yang benar, objektif, serta bertanggung jawab.
Dalam hal ini, latar belakang dan posisi media yang memberitakan harus dijadikan acuan. Begitu pun dengan sumber atau narasumber dari berita tersebut. Jangan sampai banjir informasi itu malah memperkeruh dan mendatangkan polemik, bahkan konflik di ruang publik. Di sini pun insan pers harus bersikap dewasa dan waspada. Jangan sampai insan pers (wartawan) dikalahkan oleh pihak-pihak yang tidak profesional dan menyalahi etika jurnalistik yang hanya menjadikan pers (media massa) sebagai sarana untuk menyebar kebohongan serta memperkeruh keadaan demi pencapaian tujuannya. Kekhawatiran yang kedua ialah terkait dengan kebebasan (independensi) media yang memberikan berita. Sudah menjadi rahasia umum bahwa ada media-media saat ini yang menjadikan pers sebagai senjata atau kendaraan untuk memuluskan kepentingannya. Hal ini terkait dengan banyaknya elite politik yang menguasai media massa. Meski hal ini tidak bisa digeneralisasi dan mungkin saja terjadi hanya pada waktu dan kasus tertentu, seperti saat kontestasi pilpres dan pilkada, misalnya. Hal yang patut dikhawatirkan di sini ialah ketika media massa telah disusupi oleh kepentingan politik, maka ‘‘misi suci’’ media sebagai pembawa kebenaran pun rentan dikotori dan dimanipulasi oleh kepentingan sempit dan sesaat, demi mendukung tujuan sang pemilik atau pun demi menjatuhkan lawan politik sang pemilik. Selain adanya kedewasaan dari para insan pers, serta para elite politik pemilik media, kita pun tentu mengharapkan adanya kedewasaan dari publik secara luas untuk dapat memilah-milah berita, mana yang fakta, mana berita rekaan yang bermuatan kepentingan. Di sini kebesaran hati dan idealisme dari insan pers (dan para pemilik media) sangat menentukan. Mereka harusnya sadar akan tujuannya untuk mencerdaskan rakyat dengan mewartakan kebenaran, bukan hanya berfokus pada pembentukkan dan penggiringan opini publik. Akhir kata, penulis (dan seluruh rakyat Indonesia) tentu berharap bahwa momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2017 ini (semoga) tidak hanya menyisakan hingar-bingar dari berbagai acara seremonial saja, melainkan bisa menjadi momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri agar dapat terus memajukan pers Indonesia sebagai pers yang sehat dan bebas, yang dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan pencerdasan masyarakat.
Masyarakat sangat kecewa dengan kegaduhan politik yang bahkan tidak mengindahkan norma-norma sosial. Bagi masyarakat, situasi politik seperti ini diciptakan oleh orang-orang yang tidak mengetahui marwah politik dan orang-orang yang mudah menerima bayaran oleh para tokoh-tokoh politik yang oportunis. Artinya, situasi politik dan sosial yang tidak nyaman ini dipengaruhi oleh orang-orang yang mudah disuap. Dengan demikian, suap atau politik uang tidak mampu menciptakan tertib politik. Masyarakat, justru didewasakan oleh hal-hal seperti ini. Dengan demikian, maka secara tidak langsung politik uang akan ditolak oleh masyarakat sebagai akibat dari adanya kegaduhana tersebut. Kemungkinan masyarakat Jakarta paling mengetahui dan memahami fenomena ini. Jadi, bagi daerah-daerah yang melaksanakan pilkada serentak pertengahan Februari ini, politik uang harus ditekan sampai serendah-rendahnya. Secara sosial memang menghentikan politik seperti ini sulit karena struktur masyarakat Indonesia sangat beragam. Akan tetapi Indonesia dan masyarakatnya telah mempunyai beberapa modal untuk menekan politik ini, seperti yang telah diungkapkan di atas. Tugas sekarang adalah memperkuat modal-modal yang sudah dimiliki tersebut dengan berbagai cara. Yang paling bagus adalah dengan sosialisasi melalui mediamedia yang ada, termasuk media sosial. Media publik arus utama harus mampu memasyarakatkan bagaimana bahaya dan negatifnya politik uang tersebut.
POJOK Media arus utama jangan lelah ungkap kebenaran. - Termasuk jadi perekat kebinekaan dan nasionalisme. *** DPRD Badung cari celah bantu SMA/ SMK di Badung. - Diperlukan kecerdasan menyiasati aturan. *** One Island Management, secara ekologi dan ekonomi sangat prospektif. - Masalahnya, apakah para bupati setuju?
Penulis, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
AYAM Seorang pengendara motor memperbaiki posisi kepala ayam yang akan dijual menuju pasar, saat melintas di Jalan WR Supratman Denpasar, Kamis (9/2) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
Bali Post/wan
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Perda PPLH Diharapkan Dapat Urai Persoalan Lingkungan
Figur
Denpasar (Bali Post) -
Perda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) diharapkan dapat mengurai 15 persoalan lingkungan di Bali. Utamanya sampah yang saat ini menjadi momok utama masyarakat Pulau Dewata. Sampah telah menjadi sesuatu yang menakutkan, lantaran berdampak buruk bagi lingkungan, pariwisata, kualitas tanah dan air, serta pemandangan di seputarnya. Bali Post/rah
Demi Pariwisata
PRO-kontra terkait rencana perubahan arus lalu lintas (lalin) semakin santer. Namun, kepolisian semakin mengintensifkan uji coba arus lalin yang berlangsung hingga 28 Februari mendatang. Setiap hari, evaluasi dilakukan untuk mematangkan rencana tersebut. “Program ini demi Bali, khususnya pariwisata. Kalau tambah macet dan turis enggan ke Bali, gimana dong?” tegas Wadir Lantas Polda Bali AKBP Bonaparte, Kamis (9/2) kemarin. Terkait adanya keluhan tempat usaha di Kuta jadi sepi dan harus memakan waktu lebih lama jika mengantar tamu ke Bandara Ngurah Rai, Bonaparte dengan lugas mengatakan mestinya saling introspeksi dan saling dukung. Jika ingin mengantar tamu ke bandara, harus atur waktunya supaya tidak terlambat. Sedangkan bagi pengusaha yang ada di Kuta, harus menyiapkan lahan parkir bagi pelanggannya. “Dulu, mereka bisa parkir di badan jalan, tapi sekarang tidak bisa. Itulah salah satu penyebab kemacetan. Misalnya saya disuruh pulang ke Jakarta jadi malas karena macet. Mending saya disuruh ke Medan,” ujarnya. Bonaparte kembali menegaskan, program perubahan lalin ini bukan untuk kepentingan Polri, tapi masyakat Bali dan wisatawan. Ia tidak ingin pariwisata Bali anjlok karena macet. Jika ini dibiarkan maka turis yang datang ke Kuta akan terus menurun. “Kalau sampai turis enggak mau lagi datang ke Bali karena macet, yang rugi siapa? Kami melaksanakan ini demi Bali. Bapak Bupati Badung saja setuju,” kata mantan Kapolres Batubara, Sumatera Utara ini. (rah)
“Lebih-lebih di TPA Suwung dekat dengan Kota Denpasar, dekat dengan turis, pelabuhan, dan pusat keramaian. Sehingga harapan kita dengan adanya perda ini, sampah bisa dituntaskan, bukan dipindahkan persoalannya,” ujar Ketua Pansus Ranperda PPLH DPRD Bali, I Nyoman Adnyana, usai menggelar rapat pembahasan Ranperda PPLH bersama eksekutif di gedung dewan, Kamis (9/2) kemarin. Menurut Adnyana, memindahkan lokasi pembuangan sampah dari TPA Suwung ke tempat lain tidak akan menuntaskan persoalan. Oleh karena itu, sampah yang ada perlu dikelola supaya
menghasilkan dan menjadi menarik. Saat ini memang sudah ada banyak investor yang tertarik mengelola sampah di TPA Suwung. Namun terkendala tipping fee, sehingga satu pun belum ada tindak lanjutnya. “Kita sudah memberikan solusi untuk sampah perkotaan khususnya di Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan) tidak bisa dengan model dan pola manual atau pola konvensional. Harus pakai teknologi dan tentu yang punya teknologi inilah yang kita harapkan untuk terlibat. Kalau provinsi tidak punya uang untuk mensubsidi tipping fee, bisa menggunakan
model kompensasi,” imbuh politisi PDI-P asal Bangli ini. Artinya, lanjut Adnyana, investor diberi suatu kompensasi dalam kurun waktu tertentu oleh pemerintah, supaya mereka mau mengeluarkan biaya sendiri. Namun sebetulnya akan lebih baik pemerintah yang menangani langsung jika memiliki anggaran memadai. Mengingat, biaya yang dibutuhkan untuk pengelolaan sampah terbilang cukup tinggi. “Tidak harus pihak ketiga, tapi sebaiknya kalau kita ingin cepat tuntas ya harus melibatkan pihak ketiga karena kita tidak mempunyai kemampuan secara
langsung sendiri. Teknologinya nggak punya, pengalaman nggak punya, orangnya nggak punya,” tandasnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Gede Suarjana, mengatakan sampah memang menjadi isu utama di Bali karena setiap detiknya manusia menghasilkan sampah. Sudah saatnya setiap orang mulai memikirkan untuk menangani sendiri sampah yang dibuangnya. Kendati, penyelesaian masalah sampah sebetulnya harus dilakukan secara komprehensif oleh akademisi, masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha. “Ingat bahwa kita menghasilkan sampah juga dan sampah itu harus kita kelola. Jangan dihasilkan begitu saja, dibuang begitu saja, harus juga dihilangkan. Yang belum ada di diri kita sendiri itu adalah 3 R (reduce, reuse, recycle),” ujarnya. (kmb32)
Revisi RPJMD 2013-2018 Tinggal Ketok Palu
Jual Narkoba, Buruh Asal Klungkung Ditangkap di Gianyar
Denpasar (Bali Post) Tim Berantas BNNK Gianyar menangkap pengedar narkoba berinisial No (30) di Jalan Raya Ketewel, Sukawati, Gianyar, Jumat (3/2) lalu. Pasalnya buruh asal Klungkung ini nyambi jadi pengedar narkoba dan diduga anggota sindikat lintas kabupaten. “Kasus ini baru kami ekspos karena masih pengembangan,” kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa didampingi Kepala BNNK Gianyar AKBP I Made Pastika, Kamis (9/2) kemarin. Seperti biasa, menurut Pastika, anggotanya melakukan penyelidikan dan menggali informasi di lapangan. Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, petugas dapat informasi akan ada pengedar transaksi di TKP. Tim BNNK Gianyar langsung ke sana. Pukul 20.10 wita, tersangka melintas di TKP lalu berhenti. Saat itulah, petugas langsung menyergapnya. Selain menangkap tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,33 gram. “Barang bukti sempat dibuang di tempatnya berdiri, tapi anggota kami dengan cepat mengamankannya. Tersangka sudah kami tahan di Rutan BNNK Gianyar,” tegasnya. Mantan Kabag Ops. Polresta Denpasar ini tidak menampik jika peredaran narkoba di Gianyar tidak boleh dianggap remeh. Ditambah lagi jaringan narkoba Denpasar dan Badung mengembangkan bisnis ilegal itu ke Gianyar. “Kami sudah melakukan antisipasi dengan cara sosialisasi, penyuluhan dan upaya lainnya. Sekaa teruna teruni kami datangi, komunitas, aparat banjar hingga pemda, sudah kami lakukan sosialisasi,” tandasnya. (rah)
Bali Post/rin
Gede Suarjana
Bali Post/wan
TERGENANG AIR – Lahan parkir di sebelah selatan Pasar Kumbasari tampak tergenang air hujan, Kamis (9/2) kemarin. Dalam foto tampak sejumlah kendaraan sedang diparkir di areal tersebut.
Perbaikan Kerusakan PPI Sangsit Diserahkan ke Pemkab Buleleng Singaraja (Bali Post) Perbaikan kerusakan dermaga di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Desa Sangsit, Kecamatan Sawan karena tergerus gelombang pasang, diserahkan ke Pemkab Buleleng. Pasalnya, Pemprov Bali yang ditunjuk mengambi alih pengelolaan PPI, sampai sekarang belum menerima petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait pengalihan aset tersebut. Di sisi lain, pemkab bingung karena mengikuti kebijakan pengalihan itu, mestinya perbaikan kerusakan dermaga itu menjadi tanggung jawab pemprov. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Bali yang juga Plt. Bupati Buleleng I Made Gunaja, Kamis (9/2) kemarin, mengatakan pemprov bukan tidak mau memperbaiki aset PPI yang rusak akibat ganasnya gelombang pasang. Akan tetapi, pihaknya tidak ingin melakukan kesalahan dalam mengalokasikan
anggaran karena status pengalihan aset di PPI itu hingga kini belum ada kejelasan. Untuk itu, Gunaja menginstruksikan Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng tetap mengelola sekaligus melakukan perbaikan kerusakan dermaga. Dengan demikian, kerusakan tidak bertambah parah dan sarana lainnya juga tetap terpelihara untuk kepentingan nelayan dan pemilik kapal pengangkut ikan dari Madura dan daerah lain di Indonesia. “Kalau kami perbaiki, takutnya disalahkan karena status aset yang mana saja dan personel yang mana diambil alih, belum jelas karena belum ada juknisnya, sehingga kami minta pemkab dulu mengurusi PPI termasuk menyangkut kerusakan yang terjadi akibat bencana,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, akibat hempasan gelombang pasang Rabu (8/2) lalu, fondasi dermaga di
PPI Sangsit tergerus. Lantai dermaga nyaris ambruk karena fondasinya tergerus air laut. Tak hanya itu, aspal jalan di sisi dermaga juga ikut tergerus karena ganasnya gelombang bebetapa hari terakhir ini. Kepala Diskanla Buleleng Ni Made Arnika mengaku tidak bisa berbuat banyak karena tidak mampu melakukan perbaikan atau mencegah jangan sampai kerusakan dermaga bertambah parah. Hal ini karena aset PPI sudah diambil alih pemprov sesuai kebijakan pemerintah pusat. Apalagi, pemkab sejak kewenangan pengelolaan sektor kelautan diambil alih pemprov, operasional dan program pengelolaan PPI Sangsit tidak dialokasikan dalam APBD Buleleng. Hanya biaya gaji PNS dan pegawai kontrak saja yang masih tetap dianggarkan karena sebelum diambil alih sepenuhnya, PNS dan pegawai kontrak di PPI Sangsit tetap dipekerjakan. (kmb38)
Denpasar (Bali Post) Revisi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Bali 2013-2018 sudah memasuki babak akhir. Tinggal menunggu revisi RPJMD diketok palu menjadi perda oleh DPRD Bali. Pasalnya, Pansus Ranperda RPJMD DPRD Bali sejauh ini tidak mempermasalahkan penyesuaian yang dilakukan eksekutif terhadap sejumlah target berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. “Kalau secara substansi, kita kan hampir sudah sepakat. Tinggal nanti melampirkan lagi ke dewan tentang perubahan angka-angka itu. Pansus tadi minta agar disandingkan mana yang sebelumnya, mana yang setelah direvisi,” ujar Kepala Bappeda, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Bali, I Putu Astawa, usai mengikuti rapat kerja dengan Pansus Ranperda RPJMD DPRD Bali di Gedung Dewan, Kamis (9/2) kemarin. Astawa menambahkan, angka yang dimaksud adalah penyesuaian asumsi-asumsi makro. Antara lain, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, jumlah penduduk miskin, tingkat pengangguran, gini ratio, IPM, investasi, dan jumlah ekspor. Ketika RPJMD dulu disusun masih menggunakan asumsiasumsi tahun 2012 yang tidak relevan lagi dengan situasi sekarang. “Contohnya kan kita memasang target di 8,5% pertumbuhan ekonominya. Kalau sekarang tampaknya sangat tidak realistis, apalagi tren pertumbuhan ekonomi yang terakhir ini di angka 6,2-6,4%, kan kisaran itu,” jelasnya. Astawa membantah bila dikatakan pesimis, karena sebaliknya justru tetap merasa optimis. Kendati memang target-target sebelumnya harus disesuaikan berdasarkan atas perhitungan-perhitungan real sesuai dengan kondisi saat ini. Perhitungan itu dilakukan oleh Tim Makro Ekonomi. “Kalau asumsi pertumbuhan ekonomi dikoreksi akan diperkirakan mengalami pelambatan dari rencana semula, itu akan berimplikasi terhadap yang lain. Entah itu kemiskinan, pengangguran, itu juga menyesuaikan kembali,” tandasnya. Beberapa target yang disesuaikan yakni pertumbuhan ekonomi awalnya ditarget 7,7% di tahun 2017 dan 8,2% di tahun 2018. Kini akan disesuaikan pada kisaran 6,64-7,71% di tahun 2017 dan antara 6,97-7,63% di tahun 2018. Persentase kemiskinan akan dibuat meningkat dari target awal 3,77% menjadi 4,00% di tahun 2017 dan dari 3,74% menjadi 3,80% di tahun 2018. Tingkat pengangguran juga demikian, dari target awal 1,48% disesuaikan menjadi 1,90% di tahun 2017. Sementara di 2018, disesuaikan dari 1,40% menjadi 1,80%. Bali merupakan provinsi ketiga di Indonesia yang merevisi RPJMD setelah Jawa Tengah dan NTB. (kmb32
Angkot dan Dokar Terancam Punah PESATNYA pertumbuhan kendaraan pribadi menjadi bumerang bagi angkutan kota (angkot) dan angkutan tradisional dokar. Jumlah angkot dan dokar dari tahun ke tahun kian berkurang. Bahkan kini sudah terancam punah. Masyarakat yang menggeluti profesi ini sudah berusia tua dan tidak ada regenerasi. Dokar masih bisa ditemui di Kabupaten Buleleng, namun jumlahnya sedikit. Demikian juga angkot. Keduanya biasanya mangkal di tempat-tempat ramai, salah satunya Pasar Anyar, Buleleng. Di tengah tumpah ruah pedagang dan pembeli, sejumlah sopir dan kusir tetap sabar menunggu penumpang. Namun, sekitar setengah jam lamanya tak kunjung datang. Saat ditemui, salah seorang kusir, Umar, menuturkan angkutan dokar be-
berapa tahun belakangan kurang dilirik. Hal itu tak lepas dari pertumbuhan kendaraan pribadi yang semakin tak terkendali. ”Penumpang sangat sepi. Ini sudah terjadi sejak lima tahun lalu. Warga memilih menggunakan kendaraan pribadi. Alasannya lebih cepat,” ujarnya, Kamis (9/2) kemarin. Laki-laki asal Kampung Singaraja ini melanjutkan ceritanya. Di tengah kondisi itu, sejak mangkal pukul 07.00 wita hingga 11.00, paling banter penghasilan yang didapatkan kisaran Rp 30 ribu. Bahkan, tak jarang kusir harus pulang dengan tangan hampa. Penghasilan yang diharapkan mampu membuat dapur ngebul hanya berada dalam angan-angan. Realita demikian mengakibatkan jumlah dokar semakin berkurang. Sebelum 2002,
jumlah dokar mencapai 65 unit. Namun sekarang hanya 6 unit. Beberapa tahun ke depan, angkutan yang mengandalkan tenaga kuda ini diperkirakan tidak akan ada lagi di Bumi Panji Sakti. “Yang tersisa hanya sedikit. Kusirnya juga sudah tuatua. Dokar ini akan punah,” katanya. Berkurangnya jumlah dokar juga tak lepas dari tidak adanya regenerasi. Sebagian besar anak kusir lebih memilih menekuni profesi lain yang dipandang lebih menjanjikan. “Anak muda tidak ada yang mau lagi menjadi kusir. Mereka banyak yang sudah punya kendaraan. Kusir yang sekarang ini bertahan karena tak mampu lagi kerja yang lain,” tutur kusir sepuluh anak ini. Kini, kata dia, penumpang dokar lebih sering anak-
anak. Di samping untuk melihat suasana kota itu juga dijadikan cara untuk mengasuh oleh orang tua supaya tidak menangis. “Ibu-ibu yang pergi ke pasar juga ada yang numpang. Itu biasanya karena sudah langganan,” ucapnya. Menghadapi persoalan seperti itu, kusir hanya bisa pasrah. Niat untuk mengadu ke pemerintah supaya penggunaan kendaraan pribadi dibatasi tidak bisa dilakukan. Sebab itu diyakini tak akan mendapat respons. “Kalau begini, hanya bisa pasrah saja,” imbuhnya. Sementara itu, untuk angkot, salah seorang sopir, Adenan, mengungkapkan dari tahun ke tahun jumlahnya terus berkurang. Sopir yang usianya masih produktif memilih untuk menggeluti pekerjaan lain yang hasilnya
DOKAR - Salah satu dokar di Kabupaten Buleleng. lebih menjanjikan. “Sekarang, penumpang sangat sepi. Angkutan berkurang setengah. Ada yang dijadikan mobil angkut barang,” tuturnya. Beberapa tahun belakan-
gan, lanjut dia, penumpang sebagian besar adalah siswa. Namun, ke depan jumlahnya diperkirakan akan semakin berkurang. Sebab, pemerintah telah merencanakan
Bali Post/sos
untuk mengoperasikan bus sekolah. “Kalau itu beroperasi, kami semakin sepi penumpang. Kami tidak bisa ngomong apa-apa. Hanya pasrah,” tandasnya. (sos)
BANGLI
8
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
Usulan Pengadaan Alat Berat Selalu Ditolak Dewan Bangli (Bali Post) Penanganan bencana tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bangli menemui hambatan. Salah satunya disebabkan minimnya alat berat yang dimiliki Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli untuk pembersihan material longsor. Dalam upaya menambah jumlah alat berat yang ada, Dinas PU sejatinya sudah rutin mengajukan usulan pengadaan. Hanya saja usulan yang disampaikan sejak lebih dari tiga tahun terakhir itu selalu ditolak dewan dengan alasan tak menghasilkan pendapatan daerah. Kabid Bina Marga Dinas PU Bangli Putu Widagunawan, Kamis (9/2) kemarin, mengatakan banyaknya kejadian bencana alam tanah longsor di Bangli belakangan ini membuat permohonan alat berat dari pihak desa ke Pemkab Bangli membeludak. Hanya saja pihaknya saat ini tidak bisa memenuhi semua permohonan tersebut dalam
waktu yang bersamaan karena jumlah alat berat untuk menangani longsor yang dimiliki terbatas. ‘’Saat ini alat berat masih dipakai untuk menangani bencana di Yeh Mampeh dan lanjut di Songan. Untuk penanganan yang di Desa Belandingan masih menunggu,’’ ungkapnya. Dia menyebutkan, saat ini Dinas PU hanya memiliki ekskavator, loader dan buldoser yang jumlahnya masing-masing satu unit. Untuk menangani bencana seperti yang terjadi sekarang ini, Dinas PU masih memerlukan tambahan dua eskavator dan satu truk loader. Widagunawan mengungkapkan, untuk menambah jumlah eskavator dan truk loader pihaknya sudah berupaya melakukan pengadaan sejak tiga tahun terakhir. Akan tetapi, usulan yang sejatinya untuk kepentingan masyarakat ini selalu ditolak sejumlah anggota dewan. Alasannya karena
pengadaan eskavator dan loader tidak menghasilkan pendapatan untuk daerah. ‘’Kami sudah sering usulkan. Tapi selalu ditolak dewan. Sekarang yang merasakan dampaknya ya masyarakat,’’ terangnya. Dikatakannya, untuk pengadaan alat berat berupa eskavator dan loader memang dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Untuk membeli satu eskavator, Pemkab membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar. Meski usulan pengadaan alat berat selalu tidak disetujui dewan, namun pihak Dinas PU tetap bakal mengusulkannya tahun ini. ‘’Kita tetap akan usulkan kembali sehingga bisa direalisasikan. Karena penanganan bencana alam seperti ini kan tidak pernah bisa kita duga kapan datangnya,’’ ujarnya seraya menambahkan bahwa untuk pengadaan alat berat, Pemkab sudah mendapat dukungan dari 48 desa di Kecamatan Kintamani. (kmb40)
Belasan Lampu Taman Rusak Berat Bangli (Bali Post) Sejumlah lampu taman yang berada di pinggir jalan di Kabupaten Bangli mengalami kerusakan. Bahkan beberapa lampu taman tidak bisa digunakan kembali lantaran rusak berat. Berdasarkan pantauan, Kamis (9/2) kemarin, lampu taman yang rusak seperti di Jalan Nusantara, dan di Banjar Gunaksa. Lampu taman di Banjar Gunaksa tepatnya di
dekat trafic light sudah hancur dan dibiarkan tergeletak di pinggir jalan. Total ada belasan lampu taman yang rusak. Dikonfirmasi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha tidak menampik jika memang banyak lampu taman yang rusak. Dikatakannya, lampu-lampu tersebut rusak karena ada yang dit-
abrak kendaraan secara tidak sengaja. ‘’Memang ada beberapa lampu yang sudah tidak bisa digunakan lagi lantaran kondisinya sudah hancur. Tetapi ada beberapa lampu yang atasnya saja rusak. Kami akan segera memperbaiki lampu-lampu yang rusak tersebut sehingga kembali bisa difungsikan seperti sedia kala,’’ ujar Ida Ayu Yudi Sutha. (kmb41)
Bali Post/ina
SUNGAI - Kondisi sungai di Subak Yeh Tangga, Kamis (9/2) kemarin. Air sungai pada Rabu (8/2) malam, meluap hingga menghanyutkan jembatan bambu yang selama ini menjadi akses utama bagi warga.
Jembatan Tersapu Air Bah
22 KK Warga Yeh Tangga Terisolir Bangli (Bali Post) -
Sebanyak 22 KK warga di wilayah Subak Yeh Tangga, Desa Subaya, Kintamani terisolir pascajembatan bambu yang melintang di atas sungai Yeh Tangga tersapu air bah, Rabu (8/2) malam. Selain menyebabkan aktivitas perekonomian warga terganggu, hanyutnya jembatan tersebut juga mengakibatkan sejumlah pelajar tidak bisa sekolah. Salah seorang warga di Subak Yeh Tangga I Ketut Nusari saat dihubungi Kamis (9/2) kemarin, mengungkapkan sebelum jembatan tersebut hanyut, Desa Subaya terus diguyur hujan deras selama beberapa hari. Derasnya hujan pada Rabu lalu menyebabkan air di sungai Yeh Tangga meluap hingga ketinggian tujuh meter. Be-
sarnya arus sungai saat itu mengakibatkan jembatan bambu yang selama ini menjadi satu-satunya akses warga untuk menuju wilayah Tejakula, Buleleng hanyut. ‘’Hanyutnya jembatan bambu tersebut menyebabkan 22 KK warga Subak Yeh Tangga saat ini terisolir,’’ ungkapnya. Dijelaskan Nusari, wilayah Subak Yeh Tangga selama ini
berada di tengah hutan dan jauh dari pusat desa. Untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan, warga lebih dekat ke wilayah Tejakula, Buleleng. Satu-satunya jalan bisa dilalui adalah jembatan bambu yang saat ini sudah hanyut. ‘’Kalau warga Yeh Tangga mau ke pusat Desa Subaya bisa, tapi jaraknya sangat jauh. Harus melewati hutan dan tebing dengan jarak 2,5 kilometer,’’ jelasnya. Pascahanyutnya jembatan bambu tersebut, warga di Yeh Tangga saat ini hanya bisa pasrah. Warga tidak bisa keluar wilayah Yeh Tangga untuk bekerja. Tak hanya itu belasan pelajar SD dan
SMP yang ada di wilayah Subak Yeh Tangga terpaksa meliburkan diri karena tak bisa ke sekolah. Atas kondisi tersebut warga pun berharap pemerintah bisa memberikan perhatian. ‘’Harapan kami ke depan Pemkab bisa segera membuatkan jembatan permanen di atas sungai tersebut,’’ ujarnya. Sementara itu, Perbekel Desa Subaya Nyoman Diantara menambahkan, selain mengakibatkan warga di Yeh Tangga terisolir, cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini juga mengakibatkan kerusakan satu bale pesandekan di sebuah pura desa setempat hancur tergerus longsor. (kmb40)
Wabup Sedana Arta
Hadiri ”Piodalan” di Pura Puseh Desa Pakraman Bebalang
AMBLES - Jalan ambles di akses utama Kintamani-Singaraja.
Foto Bali Post/nan
Jalan Kintamani-Singaraja Ambles Bangli (Bali Post) Hujan deras yang terus melanda Kabupaten Bangli membuat jalan dan trotoar di jalur Kintamani-Singaraja tepatnya di Desa Batur Selatan ambles, Kamis (9/2) kemarin. Candi bentar yang berdiri di kawasan trotoar itu pun ikut terseret ke jurang. Berdasarkan pantauan, diameter jalan yang ambles tersebut sekitar 5 meter. Candi bentar yang berada di sebelah timur SDN 5 Batur dan SDN 1 Batur yang sebelumnya berdiri kokoh kini sudah berada di dasar jurang. Tak hanya itu, gerobak bakso milik warga yang diletakkan dekat candi bentar juga turut terperosok ke dalam jurang. Badan jalan di sekitar
lokasi tersebut masih berpotensi ambles lantaran kondisi tanah yang labil serta terkikis. Polsek Kintamani langsung turun ke lokasi untuk memasang police line dan tiga drum berwarna putihkuning sebagai peringatan agar pengendara berhati-hati melintas. Petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali Wayan Suwandi saat ditemui lokasi kejadian mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke atasannya. Pihaknya juga akan tetap berkoordinasi dengan kepala desa untuk langkah selanjutnya terkait gapura atau candi bentar tersebut. Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Kintamani Iptu
Made Suastika mengatakan, jalur tersebut merupakan akses utama menuju Pura Ulun Danu Batur dan Singaraja. Guna menghindari terjadinya kemacetan, pihaknya telah menugaskan dua personel di lokasi untuk mengatur lalu lintas. ‘’Pengaturan lalu lintas memang harus dilakukan di sini. Apalagi ini merupakan jalur umum yang menjadi satu-satunya akses jalan bagi masyarakat yang hendak ke Pura Ulun Danu Batur maupun menuju Singaraja. Memang tidak ada pengalihan arus lalu lintas, mengingat di sini tidak ada jalan lain sebagai alternatif untuk pengalihan lalin,’’ ujar Suastika. (kmb41)
Warga Berharap Segera Diperbaiki Bangli (Bali Post) Karya di Pura Ulun Danu Batur akan dilaksanakan saat Purnama Kedasa, April mendatang. Namun, mengingat di satu titik jalur utama menuju pura tersebut telah ambles, kemungkinan besar arus lalu lintas (lalin) akan terganggu. Guna mengantisipasi kemacetan lalin saat karya berlangsung, masyarakat setempat berharap pemerintah bisa segera melakukan perbaikan. Perbekel Batur Selatan I Gede Sarjana, Kamis (9/2) kemarin, menjelaskan selama ini meski tidak ada jalan yang ambles, kemacetan lalin
pasti terjadi setiap karya di Pura Ulun Danu Batur berlangsung. ‘’Apalagi dengan sekarang adanya jalan jebol tersebut, jika tidak diperbaiki segera, macet akan bertambah parah lagi. Itu akan menjadi kendala saat karya di Pura Ulun Danu Batur nanti,’’ ujarnya. Sarjana menjelaskan, amblesnya jalan tersebut berlangsung sekitar pukul 05.00 wita. Peristiwa itu diperkirakan terjadi akibat air di saluran setempat tersumbat hingga akhirnya menggerus tanah sekitarnya. ‘’Saya lihat kemarin airnya tergenang di sana sampai enam hari di
permukaan di tempat candi bentar. Kemungkinan ada sedikit lubang sehingga air masuk melalui lubang tersebut sehingga terjadi peristiwa itu,’’ ujarnya. Untuk pembangunan kembali candi bentar, pihaknya akan melakukan paruman Desa Adat Batur. ‘’Saya belum berani memutuskan apakah nantinya tetap dibangun di sana atau digeser. Masih belum bisa diputuskan. Kalau menurut saya pribadi kemungkinan candi benar tersebut tetap akan dibangun di sana karena itu merupakan pinget Pura Ulun Danu Batur,’’ katanya. (kmb41)
WAKIL Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri piodalan di Pura Puseh Desa Pakraman Bebalang, Rabu (8/2) lalu. Kehadiran Sedana Arta disambut peduluan Banjar Adat Bebalang. Selain ikut bersembahyang bersama masyarakat, dalam kesempatan tersebut Wabup Sedana Arta juga menghaturkan punia. Wabup Sedana Arta saat menghadiri piodalan di Pura Puseh Desa Pakraman Bebalang mengaku sangat mengapresiasi umat dalam melaksanakan yadnya. Sedana
Arta berharap piodalan yang dilaksanakan oleh krama Desa Pakraman Bebalang bisa berjalan lancar dan labda karya. Melalui persembahyangan bersama ini, Wabup asal Desa Sulahan, Susut ini juga sangat berharap masalah yang terjadi di tanah air akhirakhir ini kaitannya dengan keutuhan NKRI bisa mereda. Dirinya pun mengajak seluruh masyarakat untuk berbenah baik dari berpikir maupun berperilaku serta tidak terpengaruh tentang isu-isu SARA yang merebak belakang
HADIRI PIODALAN - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menghadiri piodalan di Pura Puseh Desa Pakraman Bebalang, Rabu (8/2). ini. Dengan hubungan yang harmonis antarmasyarakat maka niscaya semua akan dengan mudah mewujudkan Bangli yang Gita Santi sesuai visi misi Pemkab Bangli. Sementara itu usai bersembahyang bersama Wabup Sedana Arta menghaturkan punia. ‘’Jangan lihat berapa jumlah uang yang dihaturkan, yang terpenting adalah
keikhlasan,’’ ujarnya. Piodalan di Pura Puseh di Desa Pakraman Bebalang jatuh setiap enam bulan sekali yakni pada Buda Wage Ukir. Piodalan berlangsung selama dua hari mulai Rabu hingga Kamis (9/2) kemarin. Pura Puseh yang merupakan Pura Kahyangan Tiga di Desa Pakraman Bebalang di-empon 113 krama. (ad/832)
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
GIANYAR
9
Polemik Pembebastugasan Gus Gaga
Dewan Minta Kajian Pusat Dijadikan Rujukan Gianyar (Bali Post) Kalangan DPRD Gianyar menyayangkan dilanjutkannya proses pemeriksaan terhadap I.B. Gaga Adi Saputra alias Gus Gaga oleh Tim Pemeriksa Dugaan Pelanggaran Disiplin. Anggota dewan meminta agar hasil investigasi tim pusat dijadikan rujukan dalam menangani masalah pembebastugasan Gus Gaga sebagai Sekda Gianyar. Anggota DPRD Gianyar dari Fraksi Golkar, Cokorda Putra Indrayana, Kamis (9/2) kemarin, mengaku sangat menyayangkan dilanjutkannya proses pemeriksaan oleh tim bentukan Bupati Gianyar. Hal ini mengingat tim dari pusat sudah turun melakukan pemeriksaan. ‘’Kita sayangkan tim ini kembali melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan (Gus Gaga -red), padahal tim pusat yang legalitasnya lebih tinggi sudah turun,’’ ucapnya. Ia pun mengkhawatirkan bila nanti hasil pemeriksaan pusat dan Pemkab Gianyar berbeda, justru akan memicu permasalahan baru. Sebab itu anggota dewan yang akrab disapa Cok In ini menegaskan, hasil investigasi tim pusat yang legalitasnya lebih teruji harus dijadikan patokan. ‘’Entah nanti hasilnya sama atau berbeda, kajian dari pusat harus yang dijadikan patokan. Karena memang mereka yang lebih berkompeten melakukan kajian,’’ kata anggota Komisi IV DPRD Gianyar ini. Ia berharap hasil kajian dari tim pusat dapat dijadikan pedoman mengakhiri semua polemik yang sudah terjadi di Gianyar. Apalagi polemik internal eksekutif ini sudah menggangu layanan ke masyarakat. ‘’Ini yang paling penting, jangan sampai pelayanan terhadap masyarakat terganggu lagi hanya karena polemik di internal eksekutif,’’ tegasnya. Sementara anggota dewan dari Fraksi Gerindra, I.B. Nyoman Rai, mengatakan semua harus sepakat bahwa hasil kajian dari pemerintah pusat dijadikan patokan dalam polemik ini. ‘’Kita tunggu tim pusat yang kabarnya sebentar lagi turun. Apa pun hasilnya dari pusat akan kita terima dan dijadikan dasar melakukan pembahasan dengan Bupati Gianyar mengakhiri permasalahan ini,’’ ucapnya. Ditambahkannya, sejak awal pihaknya sudah meminta eksekutif menghentikan proses pemeriksaan terhadap Gus Gaga karena tim dari pusat sudah turun. ‘’Setelah tim pusat turun, kami dari Fraksi Gerindra sudah menyatakan tidak perlu lagi melanjutkan pemeriksaan. Dari fraksi lain kan sudah juga memberikan statemen terkait ini agar segera selesai,’’ katanya. (kmb35)
Bali Post/nik
WARUNG MAKAN - Seorang warga melihat warung makan yang sudah dipasangi police line. Di warung inilah, Made Arsa ditemukan sudah tak bernyawa.
Pedagang Soto Meninggal di Warung Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Gianyar (Bali Post) Seorang pedagang soto ditemukan tak bernyawa tanpa mengenakan celana, Kamis (9/2) kemarin. Korban, I Made Arsa, ditemukan tergeletak beralaskan kardus di warung miliknya di Jalan Kebo Iwa, Lingkungan Candi Baru Kelurahan Gianyar. Belum diketahui penyebab tewasnya korban 55 tahun ini hanya di atas meja warung tersebut ditemukan tiga bungkus kondom. Informasi yang dihimpun Rabu sore sekitar pukul 16.30 wita, korban bersama istrinya Hasanah menutup warung makan ‘’Sederhana’’. Kemudian pasutri ini pun mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun warna hitam nopol DK 8191 KC untuk pulang ke rumahnya di Jalan Arjuna No. 3B Kelurahan Gianyar. Malamnya, sekitar pukul 21.00 wita, korban minta izin kepada istri ke luar untuk membeli bensin sepeda motor. Hingga pukul 24.00 wita, korban tak kunjung kembali ke rumah. Hasanah pun tidur. Sekitar pukul 02.30 wita, Hasanah terbangun, namun korban ternyata belum pulang. Istri korban bersama anaknya menyusul ke warung tempat mereka biasa berjualan. Saat itulah didapati korban tergeletak dalam posisi menengadah beralaskan kardus. Korban juga didapati dalam kondisi tanpa celana dan hanya mengenakan baju kaus warna cokelat. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke polisi. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni yang dikonfirmasi hal ini mengatakan, dari hasil olah TKP polisi menemukan air mineral masih berisi air seperempat, tiga bungkus kondom dan celana korban di atas kursi di warung tersebut. ‘’Sementara barang berharga lainnya seperti dompet dan HP korban tidak ditemukan di lokasi,’’ katanya. AKP Marzel Doni menegaskan, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Sampai saat ini belum ada petunjuk untuk memastikan penyebab meninggalnya korban. ‘’Jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Sanjiwani. Nanti kami tunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan penyebab meninggalnya korban,’’ tandasnya. (kmb35)
Telepon Penting gianyar
Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564
ANGKUT MATERIAL - Sejumlah pekerja mengangkut material kayu sisa bangunan lama RSUD Sanjiwani.
Bali Post/nik
Pembongkaran RSUD Sanjiwani Berlangsung hingga Maret Sisa Material Dibeli Rp 166 Juta
Gianyar (Bali Post) Revitalisasi RSUD Sanjiwani tengah berjalan. Saat ini pembongkaran menyasar bangunan di bagian depan rumah sakit. Diperkirakan, proses pembongkaran untuk program revitalisasi ini berlangsung hingga Maret. Pantauan di lapangan, Kamis (9/2) kemarin, pembongkaran bangunan bekas Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga Apotek Sanjiwani yang berada di sebelah utara tengah dilakukan. Sejumlah pekerja tampak sibuk membongkar dan mengumpulkan material sisa bangunan. Material sisa bangunan dikumpulkan di areal parkir rumah sakit tersebut. Dirut RSUD Sanjiwani dr. Ida Komang Upeksa mengatakan, dalam program revitalisasi pihaknya bertugas melakukan pembersihan lahan. ‘’Kemarin Bagian Keuangan melakukan penaksiran terhadap nilai aset bangunan lama ini. Setelah itu barulah kami melakukan tender,’’ ucapnya.
Dijelaskannya, dari proses tender ini pihak ketiga yang bersedia melakukan pembongkaran sepakat membeli material sisa bangunan lama sebesar Rp 166 juta. ‘’Ini sudah nilai yang disepakati dalam tender. Dan uang hasil pembayaran tersebut akan masuk ke kas daerah. Jadi dalam hal ini kita memperoleh keuntungan ganda. Mekanisme ini juga sudah dilakukan dalam pembongkaran Pasar Badung,’’ terangnya. Ditambahkan, material yang diambil oleh pihak ketiga tersebut berupa kayu, besi, hingga tanah. Proses pembongkaran akan berlangsung selama dua bulan yakni dari Februari hingga Maret. ‘’Kayunya itu juga masih banyak yang bagus. Ini dijadikan furni-
tur. Material tanahnya nanti juga bisa diambil,’’ ujarnya. Dikatakan, usai pembongkaran ini proses selanjutnya akan dilakukan oleh Dinas PU Gianyar yakni tender pembangunan RSUD Sanjiwani yang baru. ‘’Tugas kami hanya sampai pembongkaran. Lebih lanjut untuk pembangunan nanti silakan konfirmasi ke Kadis PU,’’ tandasnya. Sebelumnya, Kadis PU Nyoman Nuadi menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan review, mempersiapkan dokumen untuk proses tender pembangunan RSUD Sanjiwani. Selain itu pihaknya juga sudah merampungkan Detail Engineering Design (DED) rumah sakit. Untuk diketahui, Pemkab Gianyar mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp 150 miliar untuk revitalisasi RSUD Sanjiwani. Dari jumlah tersebut un-
tuk revitalisasi gedung dianggarkan sebesar Rp 135,1 miliar dan serta pengadaan alat kesehatan sebesar Rp. 14,9 miliar. Revitalisasi akan berlangsung sepanjang tahun 2017 bahkan lebih. Revitalisasi gedung RSUD akan meliputi pembangunan basement untuk perluasan arel parkir hingga medical record dan service area. Lantai satu akan disiapkan bangunan untuk UGD, farmasi/apotek, klinik bedah, klinik obgyn, klinik jantung, klinik paru, klinik penyakit dalam, klinik gizi hingga klinik anasthesi. Sementara untuk lantai dua akan ditambahkan high care unit, intermediate ward, klinik mata, klinik anak, klinik saraf, klinik THT, klinik gigi, klinik psikiaterik, klinik kulit dan kelamin. Sementara lantai tiga akan diisi ruang operasi, ruang recovery, instalasi rehabilitasi medik dan ruang serbaguna. Selain itu akan ada penambahan ruang inap kelas I, II, III, VIP B dan VIP C. (kmb35)
Gudang Kerajinan dan Vila di Tegallalang Terbakar Proses Pemadaman Berlangsung Delapan Jam
Gianyar (Bali Post) Api melalap gudang Art Shop Yuyu seluas 12 are milik Komang Adi yang berlokasi di Banjar Gentong Desa Tegallalang, Kamis (9/2) dini hari kemarin. Api juga merembet ke Villa Isaka dan menghanguskan satu bangunan berlantai dua di vila tersebut. Petugas pemadam kebakaran berupaya keras melakukan pemadaman selama delapan jam lebih. Kebakaran pertama kali diketahui A.A. Alit Astiti sekitar pukul 01.30 wita. Kala itu, perempuan 58 tahun ini terbangun dari tidurnya karena mendengar suara letupan. Setelah dicek bersama suaminya, A.A. Raka Puja (58), mereka pun terkejut karena melihat kobaran api di atap gudang yang berada tepat di sebelah timur rumah mereka. ‘’Kaget sekali. Saya lihat apinya tinggi sampai tiga meter lebih di atas atap. Apinya menyala membakar gudang dari utara hingga selatan,’’ ucap A.A. Raka Puja. Melihat besarnya kobaran api, pasutri ini pun tidak berani melakukan pemadaman.
Mereka juga memilih ke luar dari areal rumah karena panasnya api terasa hingga ke rumah mereka. ‘’Saat saya ke luar, banyak warga yang berupaya melakukan pemadaman, mengambil air dengan ember serta alat seadanya. Untungnya setelah berhasil dipadamkan api tidak sampai merembet ke rumah saya,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa mengatakan, setelah menerima laporan terjadinya kebakaran tersebut, pihaknya langsung menerjunkan tiga armada pemadam kebakaran dari posko Ubud sekitar pukul 02.30 wita. ‘’Awalnya, saya kerahkan armada Ubud. Karena apinya tergolong besar, saya akhirnya mengerahkan tambahan delapan armada, sehingga total ada sebelas,’’ ucapnya. Dikatakannya, petugas pun mengawali upaya pemadaman pada gudang semipermanen yang berada tepat di belakang art shop milik korban dilanjutkan dengan pemadaman pada pabrik kerajinan yang ada di sebe-
lah timur gudang. ‘’Ini yang terbakar gudang menyimpan bahan kerajinan dari kayu sehingga untuk proses pemadaman hingga pendinginan membutuhkan waktu cukup lama,’’ katanya. Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 07.00 wita kemarin, seluruh areal gudang semipermanen yang berada di belakang art shop sudah hangus. Sementara pada gudang yang berada di bagian timur bawah masih dalam proses pemadaman. Pemilik art shop, Komang Adi mengatakan, seluruh gudang miliknya seluas 12 are ludes terbakar. Diakuinya, seluruh gudang tersebut menyimpan bahan kerajinan berbahan kayu. ‘’Art shop yang di depan tidak sampai terbakar. Yang terbakar hanya gudang belakang yang semipermanen,’’ katanya. Dikatakannya, saat kejadian memang tidak ada yang berjaga di gudang tersebut. Namun setiap meninggalkan gudang, ia mengaku rutin mematikan aliran listrik. ‘’Pasti saya matikan. Kemarin (Rabu -red) juga saya ingat
listrik sudah saya matikan. Jadi seharusnya tidak sampai ada korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran,’’ ucapnya. Kapolsek Tegallalang AKP Putu Gede Ardana mengatakan, usai proses pemadaman pihaknya langsung memasang police line di areal tersebut guna memudahkan penyelidikan. Hingga sore kemarin, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran. ‘’Kita masih penyelidikan.
Kita juga cek CCTV yang ada di seputaran lokasi,’’ jelasnya. Ditambahkan, selain menghanguskan seluruh gudang, api juga merembet ke bangunan vila berlantai dua di sebelah selatan gudang tersebut. Saat kejadian, kamar di vila tersebut sedang kosong. ‘’Satu bangunan vila juga terbakar. Tetapi yang jelas dari kejadian ini tidak ada korban jiwa. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah,“ ucapnya. (kmb35)
Bali Post/nik
PADAMKAN API - Petugas berupaya memadamkan api yang melalap gudang kerajinan di Banjar Gentong Desa Tegallalang, Kamis (9/2) kemarin.
KLUNGKUNG
10 SOSOK
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
Jalin Sinergitas KAPOLRES Klungkung AKBP FX. Arendra Wahyudi, S.IK., Kamis (9/2) kemarin mendatangi Polsek Klungkung. Kedatangannya ini untuk melakukan pengecekan terhadap personel yang bertugas, termasuk juga memeriksa kerapian ruangan. Saat itu, Kapolres Arendra diterima Kapolsek Klungkung Kompol Made Karsa. Sambil melakukan pemeriksaan personel, Kapolres Arendra berpesan kepada anggota Polsek Klungkung agar selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat kerja. Selain itu, ia juga memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Polsek supaya senantiasa menjalin sinergitas antaranggota, instansi terkait dan masyarakat. “Jalin sinergitas guna menciptakan situasi keamanan wilayah agar tetap dalam keadaan kondusif,” bebernya. Pada kesempatan tersebut Kapolres Arendra berharap seluruh anggota Bhabinkamtibmas di jajaran Polsek agar selalu aktif mengikuti kegiatan di masyarakat yang ada di desa binaannya masing-masing. Selain itu, anggota Bhabinkamtibmas agar bertindak selaku pembina upacara di sekolah setiap hari Senin. Sampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada siswa-siswi di sekolah. “Ini sebagai upaya mengakselerasi para Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak selaku pembina kamtibmas,” pungkasnya. (dwa)
Bali Post/dwa
Cuaca Tak Menentu, Tanaman Cabai Membusuk Semarapura (Bali Post) -
Para petani cabai di Kabupaten Klungkung hanya bisa pasrah. Pasalnya, di saat harganya melambung tinggi justru tanaman cabai mereka membusuk dan mati. Hal ini disebabkan karena faktor cuaca tak menentu. Tak sedikit tanaman cabai yang ditanam petani membusuk karena faktor cuaca. Kondisi ini terlihat di Desa Manduang, Kecamatan, Klungkung. Tanaman cabai para petani di sana rata-rata mati dan membusuk. “Tanaman cabai petani di sini banyak mati, karena cuaca tidak menentu. Kadang hujan deras, kadang panas. Hal ini yang membuat cabai yang ditanam petani mem-
busuk,” kata salah seorang petani, Ni Gusti Putu Suani, Kamis (9/2) kemarin. Menurut Putu Suani, ia menanam cabai sekitar tiga bulan lalu di lahan seluas 6,5 are. Ia mengaku mengeluarkan modal cukup banyak untuk menanam cabai karena harus membeli bibit dan biaya untuk pembuatan pematang sawah. Namun, seiring berjalannya waktu ternyata tanaman cabainya tumbuh tidak sesuai harapan. Saat memasuki usia tanam sekitar 2,5 bulan, tumbuhan cabai yang ditanam mulai membusuk dan layu. “Sekarang seharusnya cabai yang saya tanam sedang banyak berbuah. Tapi karena diguyur hujan deras sejak per-
tama kali ditanam, membuat cabai saya membusuk. Saya merasa kurang beruntung karena sekarang harga cabai melonjak tinggi,” ucapnya. Sementara berdasarkan pantauan di Pasar Umum Galiran Klungkung, harga cabai masih melambung tinggi di kisaran Rp 130 ribu per kilogram. Seorang pedagang cabai, Ketut Sri Asmini menjelaskan melambungnya harga cabai sudah terjadi sekitar satu bulan. “Biasanya harga cabai sudah mulai normal 1 sampai 2 minggu kemudian. Namun, melonjaknya harga cabai di Klungkung tahun ini sudah berlangsung sekitar sebulan. Ini sangat memberatkan warga,” kata Sri Asmini. (kmb)
Bali Post/dwa
RS PRATAMA - Gedung RS Pratama saat masih dalam tahap pengerjaan. Pengoperasian RS ini masih menunggu peralatan dan tenaga kesehatan.
RS Pratama di Nusa Penida Perlu 64 Tenaga Kesehatan Semarapura (Bali Post) -
Gedung Rumah Sakit (RS) Pratama di Klungkung sudah rampung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung kini memiliki tugas lainnya, yakni agar RS tersebut segera bisa dioperasikan. Selain memerlukan peralatan medis, RS Pratama ini tentunya juga membutuhkan petugas kesehatan. Petugas yang dibutuhkan yakni sebanyak 64 orang, baik itu dokter, para medis dan petugas lainnya. Kadis Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni saat dimintai konfirmasinya terkait persiapan pengoperasian, Kamis (9/2) kemarin, mengaku sesuai dengan target,
RS Pratama ini baru bisa dioperasikan pada Juli mendatang. Mengingat masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum RS untuk kelas tiga ini dapat menerima pasien.
Adi Swapatni menjelaskan pihaknya telah mendapatkan kucuran dana dari BKK Provinsi Bali sebesar Rp 8 miliar untuk alat medis. Bila peralatan yang dibutuhkan sudah tersedia, maka Pemkab Klungkung tinggal menunggu tenaga kesehatan yang disediakan dari Pemprov Bali. “Targetnya Juli (beroperasi - red). Kita masih mempersiapkan sarana dan prasarananya,” ucapnya. Terkait tenaga kesehatan, Adi Swapatni menyerahkan seluruhnya kepada Pemprov Bali. Meski begitu,
pihaknya tetap berharap agar masyarakat Nusa Penida mendapatkan prioritas mengisi SDM di RS Pratama yang lokasinya di Nusa Penida ini. Sementara terkait status RS Pratama, menurut mantan Dirut RSUD Klungkung ini, masih menunggu kepastian dari pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, sesuai prosedur yang ada, RS Pratama ini seharusnya masuk sebagai UPT di bawah Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung. (dwa)
Sidak Kantor BPP
Bali Post/kmb
MEMETIK - Sejumlah petani di Klungkung sedang memetik cabai, Kamis (9/2) kemarin.
Evaluasi Program ’’City Tour’’
Supaya Lebih Nyaman, Bupati Suwirta Minta Loket Tiket Dirombak
BUPATI Klungkung Nyoman Suwirta turun langsung melakukan evaluasi program city tour, Kamis (9/2) kemarin. Didampingi Kasi Promosi Dinas Pariwisata Ketut Wikan Wiantara Dinas Pariwisata Klungkung, Bupati Suwirta mengecek sejumlah kekurangan dan kendala yang terjadi dalam program city tour yang sudah berjalan. Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwirta memberikan perhatian kepada masalah sampah yang dihasilkan pasar senggol di Subterminal Semarapura tersebut. Mengingat tempat yang kini menjadi central parkir dan pintu masuk city
tour, dipakai untuk kegiatan pasar senggol. Bupati Suwirta lantas memerintahkan instansi terkait untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut. Bupati Suwirta mengatakan masih banyak yang perlu diperbaiki agar wisatawan bisa nyaman mengikuti program city tour. “Banyak sekali yang mesti kita benahi guna memaksimalkan jalannya program city tour ini,” tuturnya. Bupati Suwirta juga menyampaikan guna memberikan pelayanan yang maksimal terkait dengan pelaksanaan city tour ini diperlukan tempat yang nyaman dan aman.
“Saya merasa tidak nyaman untuk beli tiket masuk karena harus lama menunggu dan kepanasan,” terang salah satu pengunjung. Bupati Suwirta membenarkan hal tersebut dan langsung menugaskan dinas terkait untuk menindaklanjutinya. “Saya ingin loket yang ada digeser dan tiketnya dibuatkan secara elektrik dengan menggunakan barcode,” jelasnya. Selain untuk mempermudah proses dalam pelayanan tiket juga nantinya bisa untuk memantau berapa jumlah tiket yang terjual, sehingga nantinya bisa dibuatkan pemetaan, kuncinya perlu adanya keseriusan. (ad/820)
Bali Post/ist
CITY TOUR - Bupati Suwirta ketika mengecek pelaksanaan program city tour, Kamis (9/2) kemarin.
Wabup Temukan Mesin Sidik Jari Tak Difungsikan Semarapura (Bali Post) -
Wakil Bupati Klungkung Made Kasta turun ke lapangan untuk melakukan sidak Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Klungkung, Kamis (9/2) kemarin. Dalam sidak tersebut, mesin sidik jari di kantor tersebut diketahui tak difungsikan. Wabup Kasta pun meminta alat itu mesti difungsikan agar meningkatkan kedisiplinan para pegawai. Selain itu, Wabup Kasta menerima laporan bahwa banyak lahan pertanian diserang hama jenis tungro ijo. Untuk hal ini, Wabup Kasta meminta kepada petugas penyuluh untuk segera menangani masalah ini. Selain cara konvensional, pihaknya juga menyarankan penangannya dilakukan melalui jalur niskala. Kedatangan Wabup Kasta ke kantor BPP yang terletak di Desa Akah Kecamatan Klungkung ini langsung disambut Koordinator Penyuluh Komang Aldila Saraswati, serta para pegawai kantor setempat. Dalam sidak itu, Wabup Made Kasta mendapati mesin absen sidik jari tidak dioperasikan dan kembali menggunakan sistem absen manual. Padahal kondisi mesin absen masih bagus. Wenten, salah seorang pegawai di kantor BPP mengatakan digunakannya mesin sistem absen manual karena banyak petugas lapangan yang bertugas di luar jam dan melebihi jam kerja, sehingga para PPL ini tidak dapat melakukan absen tepat waktu. Padahal pemakaian mesin absen sidik jari adalah salah satu upaya Pemkab Klungkung dalam menegakkan disiplin sebagai upaya peningkatan kinerja para pegawai. Selain itu, Wabup Made Kasta juga mendapat laporan
tentang maraknya serangan hama tungro ijo terhadap padi petani. Serangan tungro ijo tidak hanya terjadi di wilayah Kecamatan Klungkung, tetapi juga di sejumlah pertanian di wilayah Kecamatan Banjarangkan. Akibat serangan hama ini, tanaman padi menjadi kerdil dan tidak mampu berbuah. Atas beberapa persoalan itu Wabup Made Kasta meminta kepada Koordinator Penyuluh dan seluruh pegawai kantor BPP Klungkung untuk selalu menjalin komunikasi yang baik. Artinya, sambung komunikasi yang baik antara atasan dengan bawahan sehingga tidak terjadi miskomunikasi di kemudian hari. “Permasalahan sekecil apapun harus diutarakan sejak awal supaya tidak menjadi permasalahan besar. Rembukkan dengan atasan, jika tidak mampu laporkan kepada Kadis. Jika masih
belum dapat diselesaikan silakan laporkan kepada kami,” pinta Wabup Kasta. Wabup Kasta juga berharap Kadis Pertanian supaya lebih sering turun ke UPT dan berbincang dengan PPL untuk berkomunikasi dan mendengar keluhan dan permasalahan di lapangan. Masalah absensi sidik jari, Wabup Made Kasta meminta agar alat itu digunakan kembali. Tapi kepada para petugas PPL akan diberikan kelonggaran dengan menggunakan absen sistem manual. “Mesin absen sidik jari harus digunakan lagi. Hal ini demi terciptanya disiplin dan peningkatan kinerja pegawai. Namun, kepada para PPL saya minta kejujurannya dalam kehadirannya bertugas di lapangan karena menggunakan absen manual,” tegas Wabup Kasta. Terkait masalah seran-
gan tungro ijo yang semakin ganas, Wabup Made Kasta meminta menempuh jalur niskala selain menggunakan metode konvensional yaitu penyemprotan pembasmi hama. “Saya menganjurkan pemberantasan tungro ijo melalui jalur niskala dengan mengaturkan sesajen di masing-masing pura besar di tiap kecamatan. Dengan begitu diharapkan akan dapat mengurangi wabah hama ini,” ujar Wabup Kasta. Tidak hanya BPP Kecamatan Klungkung, Wabup Made Kasta juga mengunjungi BPP Kecamatan Banjarangkan. Di tempat ini mesin absen sidik jari tidak dapat dipergunakan akibat rusak. Kerusakannya sudah dilaporkan untuk mendapatkan mesin pengganti. Salah seorang pegawai BPP Kecamatan Banjarangkan juga melaporkan banyaknya serangan hama tungro ijo. (dwa)
Jumat Umanis, 10 februari 2017
JEMBRANA
11
SOSOK Kesetaraan Gender PERAN wanita dewasa ini terutama dalam fungsi profesi sudah sejajar dengan lakilaki. Kesetaraan gender mulai diterapkan di hampir semua lini pekerjaan. Tak terkecuali, peran menjaga keamanan ketertiban masyarakat di wilayah. Seperti yang dilakoni anggota Polwan Polres Jembrana, Aipda Ni Ketut Wartini. Ia menjadi salah satu polisi wanita (polwan) yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah tempat tinggalnya, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana. Skill saat bertugas sebagai penyidik Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) di Reskrim Polres, menyokong tugasnya saat ini. Di samping memberikan penyuluhan atau sosialisasi tentang narkoba, tindak pidana di bawah umur, kenakalan remaja hingga hal lain yang berkaitan hukum, polwan ini juga terbiasa menangani permasalahan. “Awalnya sempat grogi, tapi karena sudah terbiasa dan kebetulan memang wilayah tempat tinggal, kami lebih cepat bersosialisasi,” terang Wartini. Menurutnya, tidak ada salahnya bertugas menjadi anggota Bhabinkamtibmas. Apalagi kini kesetaraan gender sudah menjadi hal yang lumrah termasuk di kesatuannya, Polres Jembrana. “Memang jarang personel Bhabinkamtibmas itu darp polwan. Ketika beradaptasi di masyarakat banyak tantangan dan pengalaman. Tetapi buktinya bisa,” tambahnya. Saat ini, Aipda Wartini merupakan satu-satunya polwan yang bertugas sebagai anggota Bhabinkamtibmas di Polres Jembrana. Tetapi, menurutnya itu bukanlah menjadi halangan atau menjadikan dirinya minder. (olo)
SITA BB - Tim Satgas Saber Pungli menunjukkan barang bukti (BB) yang disita dari tiga oknum Satpol PP yang terjaring OTT.
Bali Post/kmb
Tim Saber Pungli Tangkap Tiga Oknum Satpol PP Sita BB Rp 355 Ribu
Bali Post/olo
APEL – Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo saat memimpin apel kesiapan personel yang akan diperbantukan dalam pengamanan pilkada serentak di Buleleng.
Ratusan Personel Ikut Amankan Pilkada Buleleng Negara (Bali Post) Ratusan anggota Polres Jembrana di-BKO-kan di Buleleng untuk pengamanan Pilkada Buleleng pekan depan. Anggota dari lintas satuan ini akan ikut memback-up di TPS selama pencoblosan berlangsung pada 15 Februari mendatang. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo, Kamis (9/2) kemarin, pun mengecek kesiapan anggotanya dan diberikan arahan. Kapolres Djoni memastikan seluruh jajarannya yang akan bertugas telah siap bertugas. Termasuk mengecek kelengkapan pasukan Dalmas. Seusai apel, AKBP Djoni mengatakan total anggota yang akan di-BKO-kan ke Buleleng sebanyak 210
personel. Mereka mulai bertugas sejak 13 Februari nanti. Dari jumlah itu, 180 di antaranya bertugas untuk pengamanan TPS dan 30 anggota penyekatan. Pihaknya mengingatkan kepada anggota agar mengikuti kendali operasi dari Polres tempat mereka diperbantukan. Para anggota juga diminta untuk menjalankan tugas dengan baik dan menjaga keamanan di manapun mereka bertugas. “Kami ingin memastikan agar seluruh jajaran sudah siap, termasuk mengecek kelengkapan,” tandas Kapolres. Ratusan personel yang akan ditempatkan di TPS itu tersebar di tiga kecamatan di Buleleng. (kmb26)
Tak Setor Perdes
Enam Desa Belum Terima Dana APBDes
Negara (Bali Post) – Puluhan desa se-Kabupaten Jembrana sudah menyetorkan Peraturan Desa (Perdes) tentang APBDes tahun 2017. Namun, dari puluhan desa yang ada, 6 desa di antaranya belum menyetor Perdes, sehingga belum mendapatkan dana transferan. Dana transferan itu termasuk anggaran langsung untuk gaji perangkat desa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jembrana memberi waktu paling lambat hingga Jumat (10/2) kepada enam desa itu untuk menyerahkan APBDes. Kepala Dinas PMD Jembrana I Nengah Ledang, belum lama ini, membenarkan adanya kondisi tersebut. Dari enam desa itu, satu di Kecamatan Melaya, Negara dan satu di Kecamatan Mendoyo serta tiga desa lainnya di Kecamatan Pekutatan. Menurut Ledang, pihaknya sudah mengejar agar APBDes bisa rampung sejak Januari lalu. Hal itu diperlukan, supaya tidak terjadi keterlambatan yang mengganggu anggaran di desa. Berdasarkan hasil koordinasi terakhir, sudah lima desa tinggal menyetorkan APBDes itu. Sementara satu desa masih krodit dan perlu verifikasi ulang. Verifikasi itu dilakukan agar sesuai dengan aplikasi Sistem Keuangan Desa
(Siskuedes). Sistem keuangan itu untuk menata agar sinkron. Misalnya, ketika menetapkan gaji perangkat desa lebih besar dari yang ditentukan, pasti akan ditolak. Dengan demikian, perlu diperbaiki lagi agar anggaran sesuai. Ledang yang juga Plt. Asisten III ini menambahkan sesuai aturan bila desa belum menyetorkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBDes tahun lalu dan menyetorkan APBDes baru, belum menerima dana transferan. Baik dana bersumber dari Bagi Hasil Pajak (BHP), Alokasi Dana Desa (ADD), Bagi Hasil Retribusi (BHR), Bantuan Keuangan Khusus (BKK) maupun Dana Desa. Sementara desa yang sudah melakukan kewajibannya, otomatis akan menerima transferan. Ditambahkan Ledang, sejatinya tidak rumit untuk membuat APBDes, asalkan perencanaan sudah matang. Selama ini, permasalahan perencanaan yang menjadi kendala ketika APBDes terlambat. Desa bisa mengambil ancangancang sejak awal tahun, menyusun APBDes tahun berikutnya. Pihaknya hanya bisa memberikan pendampingan dan pembinaan, sebab kewenangan penuh mengelola anggaran ada di desa. (kmb26)
Negara (Bali Post) Tim Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Kabupaten Jembrana menangkap tiga oknum Satpol PP Jembrana yang bertugas di Pos KTP Gilimanuk, Kamis (8/2) lalu. Mereka masing-masing berinisial Nyoman PA (44), warga Baler Bale Agung, Negara; Kade MAJ (33), warga Banjar Munduk Ranti, Tukadaya, Melaya; dan Kadek SAP (45), warga Banjar Melaya Krajan, Melaya dengan barang bukti uang Rp 20 ribu. Ketiga oknum ini dibekuk lantaran diduga melakukan aksi pungli di pintu masuk Bali tersebut. Dari tangan ketika pelaku ini, tim saber menyita barang bukti (BB) berupa uang Rp 355 ribu. Mereka pun kini tengah menjalani pemeriksaan di Polres Jembrana untuk diproses lebih lanjut. Pemeriksaan para pelaku dilakukan secara tertutup. Informasi yang dihimpun, Kamis (9/2) kemarin menyebutkan, ketiga oknum ini melakukan aksi pungli terhadap sopir yang datang ke Bali, namun tidak memiliki KTP. Nah, hal inilah yang dimanfaatkan dan mereka mencoba meloloskan warga tersebut dengan meminta imbalan sejumlah uang. Ketua Pokja Penindakan Satgas Saber Pungli Kabupat-
en Jembrana yang juga Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak Agustinus Sooai saat dimintai konfirmasinya kemarin membenarkan adanya penangkapan ketiga oknum Satpol PP itu. Ketiga oknum anggota Satpol PP tersebut ditangkap berdasarkan adanya informasi dari masyarakat. Atas informasi itu, tim saber pungli Jembrana yang dipimpin Kanit I dan II Reskrim Polres Jembrana beserta anggotanya melaksanakan Operasi terhadap oknum anggota Satpol PP tersebut. Saat operasi tersebut, ketiga oknum itu diketahui melakukan pungutan atau meminta setoran kepada sopir yang melintas dan tidak membawa identitas diri. Mereka pun kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim saber.
“Dari keterangan saksi, dia membenarkan telah memberi uang kepada oknum Satpol PP yang bertugas di pos KTP itu. Namun, alasannya untuk membeli kopi,” jelas Yusak. Dikatakan, dari tangan Nyoman PA yang statusnya PNS ini disita yang Rp 318 ribu. Dari Kade MAJ (33) berstatus honorer Rp 17 ribu dan Kadek SAP (45) yang juga berstatus honorer Rp 20 ribu. Sementara itu, Ketua Pokja Yustisi Satgas Saber Pungli Jembrana yang juga Kasi Pidum Kejari Jembrana, Putu Agus Eka Sabana, menjelaskan untuk tindakan selanjutnya pihaknya akan melihat hasil penyelidikan dan penyidikan ke depannya. “Apa hanya oknum ini saja yang melakukan atau ada dugaan keterlibatan oknum lainnya,” ungkapnya.
Di sisi lain, Bupati Jembrana Putu Artha didampingi Pj. Inspektur pada Inspektorat Jembrana Wayan Koriani di sela-sela peringatan Hari Pers Nasional 2017 menerangkan jika memang benar tiga oknum anggota Satpol PP itu melakukan pungli, maka jelas akan diproses. Namun, pihaknya meminta Inspektorat melakukan koordinasi lebih dulu dengan Wakapolres Jembrana. “Perlu juga dicek apakah yang memberi ikhlas atau bagaimana. Ini serba dilema jika sopir melempar uang. Tapi siapapun yang terbukti bersalah (melakukan pungli-red), kami siap menyerahkannya kepada pihak berwajib,” katanya. Selama ini, kata Artha, pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk memberi pelayanan secara maksimal. Selain itu juga sudah ada penandatanganan fakta integritas. Sejak terbentuknya tim saber pungli, pihaknya juga sudah menyampaikan pelaksanaan ini untuk menyapu bersih bagi pejabat-pejabat
yang melakukan korupsi. Masyarakat menginginkan para pejabat bersih dari pungli serta agar memberikan pelayanan tugas yang baik kepada masyarakat. Unit Satgas Saber Pungli ini adalah sebagai kontrol dan transparansi kinerja bagi pejabat serta mampu menjadi jembatan masyarakat terhadap berbagai keluhan masyarakat. Tim saber pungli diharapkan dapat memberikan pemahaman sebagai pelayanan masyarakat. Tim ini juga diharapkan bisa memberikan warning pada aparatur pemerintahan agar bekerja hati-hati dan memberikan pelayanan yang baik dan maksimal. Pihaknya juga berharap tim bekerja tidak ada ewuh pakewuh. “Jika ada yang melakukan pelanggaran silakan ditindak/diproses dan tidak pandang bulu. Jika tidak ada ya jangan dicaricari kesalahan. Sehingga tidak malah menimbulkan keresahan,” harapnya. (kmb26/kmb)
Cuaca Buruk
Warga Diimbau Waspadai Angin Kencang Negara (Bali Post) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap angin kencang dan gelombang tinggi yang masih terjadi selama sepekan ini. Angin kencang telah mengakibatkan kerusakan sejumlah rumah dan bangunan di Kabupaten Jembrana. Bupati Jembrana I Putu Artha, Kamis (9/2) kemarin, meminta masyarakat untuk tetap waspada. Pasalnya, dari laporan pihak BPBD saat ini iklim tidak bisa diprediksi. Musibah dan bencana bisa terjadi setiap saat. “Musibah dan bencana tidak memilih orang kaya atau miskin. Untuk itu saya harapkan semua masyarakat untuk waspada,” kata Artha didampingi Kepala Pelaksana BPBD I Ketut Eko Susila Permana dan Camat Mendoyo I Gede Sujana. Bupati yang langsung
melakukan pengecekan melakukan pengecekan ke masing-masing rumah korban di Banjar Samblong dan Banjar Yeh Satang ini menerangkan dari 15 KK yang terkena musibah, tiga di antaranya mengalami kerusakan cukup parah. Selain genteng berhamburan juga merusak aliran listrik di atas rumah warga. Ketiga KK itu di antaranya I Wayan Rundung (47), I Nengah Rata (45) dan adiknya, I Komang Merta (43). Dua bangunan rumah di antaranya merupakan bantuan bedah rumah. Bupati Arha juga mengingatkan kepada warga untuk melakukan gotong royong dalam upaya menjaga keasrian desa. Kepala Pelaksana BPBD I Ketut Eko Susila mengatakan setiap hari pihaknya menerima informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dari BMKG. Selama sepekan ini, menu-
Bali Post/olo
TINJAU - Bupati Jembrana I Putu Artha bersama jajaran saat meninjau lokasi permukiman penduduk di Yeh Sumbul yang terkena dampak angin kencang, Selasa malam lalu.
rutnya potensi hujan lebat disertai angin dan gelombang tinggi di perairan selatan Bali dan Selat Bali. Tingginya intensitas hujan, masyarakat diminta untuk waspada terhadap dampak
bencana yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, angin kencang dan pohon tumbang. Sebagai langkah antisipasi, pihak BPBD setiap hari melakukan koordinasi dan memberikan informasi
kepada kecamatan terkait peringatan dini. “Potensi angin kencang masih terjadi. Jadi kami harapkan masyarakat tetap waspada,” terang mantan Camat Pekutatan ini. (kmb26)
BULELENG
12
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
Gelombang Tinggi
Wisata Bahari ”Lumpuh”, Pantai Penuh Sampah Singaraja (Bali Post) Gelombang tinggi yang melanda pesisir Buleleng mengakibatkan wisata bahari di Lovina sejak beberapa hari belakangan lumpuh. Fenomena alam ini terjadi setiap tahun. Gelombang juga memicu terjadinya tumpukan sampah yang memunculkan kesan kumuh.
Bali Post/kmb45
LUMPUH - Gelombang tinggi mengakibatkan Pantai Lovina dijelali sampah. Kondisi tersebut juga mengakibatkan wisata dolpin lumpuh.
Dewan Tak Ingin Penerapan Program KIA seperti E-KTP Singaraja (Bali Post) Kabupaten Buleleng ditunjuk pemerintah pusat sebagai salah satu dari 50 kabupaten/ kota di Indonesia sebagai pilot project penerapan program Kartu Identitas Anak (KIA) tahun ini. Hal tersebut mendapat respons positif dari kalangan legislatif. Guna menyukseskan program nasional ini, sosialisasi ke masyarakat perlu lebih serius. Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPRD Buleleng, Putu Mangku Mertayasa, Kamis (9/2) kemarin. Menurut politisi PDI-P ini, ditunjuknya Kabupaten Buleleng sebagai pilot project program tersebut, hal yang sangat baik. Hanya, pihaknya tak ingin program ini memunculkan kasus serupa dengan programprogram nasional sebelumnya, seperti Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang masih banyak masyarakat belum memiliki dan memahami bahkan ada yang belum ter-cover. “Sampai sekarang masih ada warga yang belum punya eKTP. Kami berharap program
Bali Post/ist
Putu Mangku Mertayasa
KIA ini tak sama dengan itu. Harus semua masyarakat tahu. Sosialisasi harus serius,” tegasnya. Sosialisasi itu, lanjut dia, tak hanya terbatas pada pemerintah kecamatan maupun desa. Tetapi harus mampu menyasar seluruh lapisan masyarakat, baik yang tinggal di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Hal ini pun harus dilakukan secara berkelanjutan mengingat kondisi penduduk yang sifatnya dinamis.
Bali Post/kmb38
DILANTIK - Puluhan pejabat struktural RSUD Buleleng dikukuhkan Kamis (9/2) kemarin.
Sempat Tercecer, Pejabat Struktural RSUD Dikukuhkan
Singaraja (Bali Post) Sempat tercecer, 31 pejabat struktural RSUD Buleleng dikukuhkan Kamis (9/2) kemarin di Wantilan Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng. Selain di lingkungan RSUD, 15 pejabat eselon empat di luar RSUD juga ikut dikukuhkan. Belasan pejabat eselon empat ini kembali dikukuhkan karena dalam pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebelumnya pejabat ini memasuki masa pensiun dan mengundurkan diri karena sakit. Pejabat struktur RSUD kemarin dilantik oleh Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja didampingi pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Buleleng. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ni Made Rousmini mengatakan, pengukuhan ini setelah usulan pengukuhan disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Sementara itu, dari SK Bupati Buleleng No. 821.2/1998/ BKPSDM tentang Pengukuhan Pelantikan Pejabat
Struktural di Lingkungan Pemkab Buleleng susunan pejabat struktural RSUD masih sama dengan susunan pejabat terdahulu. Sesuai SK itu, dr. Gede Wiartana, M.Kes. dilantik sebagai Direktur Utama RSUD Buleleng. Dia sebelumnya ditunjuk sebagai Plt. Direktur RSUD setelah dalam pengisian OPD tidak ikut dikukuhkan. Selain itu, dr. Putu Sudarsana, Sp.OG. dilantik sebagai Wakil Direktur Pelayanan RSUD, dr. I Komang Gunawan Landra, Sp.KJ. dikukuhkan menjadi Wakil Direktur Sumber Daya Manusia RSUD Buleleng dan dr. Ni Made Mardani sebagai Wakil Direktur Keuangan RSUD Buleleng. Plt. Bupati Buleleng I Made Gunaja mengatakan, pengukuhan ini untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Gunaja mengingatkan agar pejabat baru meningkatkan wawasan luas dan siap membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan bersama. (kmb38)
“Ini harus menyentuh lapisan paling bawah. Program itu seperti apa, tujuannya apa, harus dijelaskan,” ungkapnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, mengungkapkan realisasi program ini masih menunggu distribusi blangko dari pemerintah pusat. Pelaksanaannya diperkirakan dimulai pada Mei mendatang. Menyikapi itu, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi ke tingkat kecamatan dan desa. “Tahun lalu, gambaran umum program ini sudah sempat disampaikan. Dalam waktu dekat, akan disosialisasikan lagi,” katanya. Pejabat dari Desa Pedawa, Kecamatan Banjar ini menyebutkan penerbitan kartu ini bertujuan untuk mewujudkan keakuratan data kependudukan, perlindungan dan pelayanan publik serta upaya pemenuhan hak konstitusional warga negara. Melalui kartu ini ke depannya akan mampu menciptakan kesamaan indentitas antardokumen kependudukan. (kmb45)
Berdasarkan pantauan Kamis (9/2) pagi kemarin, sejumlah perahu yang biasanya digunakan untuk mengangkut wisatawan untuk menyaksikan dolfin tampak terparkir. Tidak terlihat aktivitas apa pun dari pelaku wisata. Selain itu, pantai yang menjadi destinasi unggulan Pemkab Buleleng ini juga dipadati sampah yang sebagian besar berupa rumput laut. Salah seorang pelaku wisata bahari, Nyoman Budiasa, menuturkan gelombang besar telah melanda kawasan pesisir sejak dua pekan lalu. Tingginya sekitar 2,5 meter. Fenomena ini mengakibatkan aktivitas wisata bahari berupa menyaksikan atraksi dolfin tidak bisa dilakukan. “Sejak empat hari lalu benarbenar tidak bisa beraktivitas. Kalau sebelum itu kami
memaksakan diri. Sekarang tidak berani. Masalahnya ini mengajak wisatawan. Nyawa taruhannya,” ujarnya. Akibat tak beraktivitas, sambung dia penghasilannya menjadi nihil. Dikatakan pula, gelombang tersebut juga sempat merusak sejumlah perahu nelayan. “Ini sudah rutin terjadi setiap tahun. Kami tak bisa berbuat banyak. Ini kaitannya dengan alam. Hanya bisa menunggu,” terangnya. Pelaku wisata, Gede Nova, mengatakan gelombang yang berbeda dari biasanya ini mengakibatkan sejumlah wisatawan yang datang dari jauh harus gagal menyaksikan dolfin. Supaya tak memicu keluhan, instansi terkait diharapkan bisa menginformasikan prediksi cuaca buruk tersebut kepada masyarakat, khusus-
nya yang bergelut pada sektor pariwisata. “Banyak yang rugi ke sini. Tidak dapat lihat apaapa. Kalau bisa, perlu ada peringatan dini yang disampaikan melalui surat edaran. Nanti itu kami sampaikan ke pelaku pariwisata,” harapnya. Sementara itu, terkait kepungan sampah, salah seorang warga, Ketut Merta, mengungkapkan itu terjadi sejak dua pekan lalu. Pengelola objek wisata pun kewalahan melakukan pembersihan. Selain Lovina, gelombang tinggi juga menghantam senderan Objek Wisata Air Sanih, Kubutambahan hingga rusak. Air laut pun masuk ke dalam kolam renang. Kondisi itu menurut pengelola wisata setempat, Ketut Sumanasa, telah berlangsung sejak tiga hari lalu. “Kalau gelombang tinggi sudah beberapa pekan terjadi.
Tapi air masuk ke dalam kolam baru dari tiga hari lalu. Kami harus rutin menguras,” tuturnya. Meskipun demikian, ia menyatakan objek wisata ini tetap dibuka untuk pengunjung. Hanya, pengawasan semakin diperketat. Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, I Nyoman Sutrisna, mengakui cuaca buruk itu mengakibatkan jumlah kunjungan wisatawan menurun. Itu diperkirakan kembali meningkat saat gelombang sudah kembali normal. “Sesuai hasil pantauan kami, memang kunjungan wisata, khususnya bahari menurun,” jelasnya. Guna menghindari munculnya persoalan, mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Buleleng ini mengaku telah mengimbau pelaku wisata untuk waspada dalam beraktivitas. “Tidak hanya di laut, wisata alam seperti air terjun juga kami imbau seperti itu. Kalau memang cuaca tak mendukung, lebih baik jangan beraktivitas dulu,” tandasnya. (kmb45)
Diberhentikan, Mantan Kadus Sambangan Mengadu ke Dewan Singaraja (Bali Post) Nyoman Sudarma, mantan Klian Dusun (Kadus) Sambangan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, mengadu ke Komisi I DPRD Buleleng Kamis (9/2) kemarin. Dia tidak terima diberhentikan menjadi kadus. Apalagi, alasan pemberhentian itu tidak dijelaskan oleh perbekel, selaku atasannya. Sudarma datang menemui Komisi I sekitar pukul 09.00 wita, diterima Ketua Komisi I Putu Mangku Mertayasa di ruang kerjanya. Kepada dewan, Sudarma menungkapkan keluh kesahnya setelah diberhentikan sebagai kadus. Sebenarnya, dia siap menerima diberhentikan sepanjang memenuhi persyaratan dan mekanisme yang berlaku. Namun yang dialaminya justru berbeda, karena tidak ada alasan yang jelas. Apalagi, dia mengetahui kalau jabatan kadus sekarang bisa diperpanjang, diangkat kembali. Selain itu, dia sudah sempat mempertanyakan pemberhentiannya dengan bersurat ke perbekel, namun tidak ditanggapi. Akhirnya memilih untuk
mengadukan permasalahan ini ke Komisi I DPRD Buleleng. “Saya sudah menanyakan, tetapi tidak ditanggapi. Maunya biar ada penjelasan mengapa saya diberhentikan. Sepengetahuan saya, kadus jabatannya bisa diperpanjang. Karena tidak ada penjelasan saya minta dewan memfasilitasi masalah ini,” katanya. Menanggapi pengaduan itu, Ketua Komisi I Putu Mangku Mertayasa mengatakan, pengaduan itu untuk sementara masih dipelajari bersama anggotanya. Setelah itu, pihaknya akan mengundang Perbekel Sambangan, Camat Sukasada, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) guna meminta penjelasan terkait proses pergantian Kadus Sambangan. “Kita ingin tahu apa sebenarnya persoalan yang terjadi di Sambangan, dan kami akan undang pihak terkait persoalan ini” katanya. Menurut Mangku, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 43 tahun 2014 diatur bahwa kadus yang umurnya belum genap 60 tahun dapat diangkat kem-
bali sampai umur 60 tahun. Ini bisa dilakukan apabila kadus yang bersangkutan kinerjanya masih dibutuhkan untuk mengabdi di desa. Sebaliknya, jika kinerjanya dianggap kurang, maka perbekel bisa mengganti berdasarkan kajian dan rekomendasi camat. “Kami tidak mengadili siapa yang salah dan benar, tapi kami perlu tahu apa alasan pemberhentian yang bersangkutan,” katanya. Sementara itu, Perbekel Desa Sambangan Wayan Selamat Arya mengatakan, proses
pergantian Kadus Sambangan sudah melalui mekanisme dan regulasi yang benar. Masa jabatan Sudarma berakhir lima bulan lalu dan pernah diperpanjang enam bulan sesuai Surat Edaran (SE) Sekda Buleleng. Pergantian ini hanya untuk Kadus Sambangan. Sementara Kadus Banjar Anyar dan Kadus Babakan masih aktif karena usianya belum menginjak 60 tahun. Terkait upaya Sudarma melaporkan pemberhentian kepada dewan, Selamat mempersilakan. (kmb38)
Bali Post/kmb38
KOMISI I - Mantan Kadus Sambangan saat menemui Komisi I DPRD Buleleng, Kamis (9/2) kemarin.
KARANGASEM
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
13
Belum Ditindaklanjuti Pemprov
Warga Pasang Pengaman Tukad Tibu Dalem
Amlapura (Bali Post) Peristiwa tewasnya seorang guru SMP akibat terseret air bah di pelintas sungai Tukad Dalem masih menyisakan trauma bagi warga di wilayah Seraya, Kecamatan Karangasem. Mereka berharap pemerintah segera membangun jembatan di badan jalan yang sekaligus menjadi alur sungai tersebut. Lantaran harapan itu belum ada tindak lanjutnya, warga akhirnya bergerak sendiri memasang pengaman sederhana secara swadaya. ‘’Kita sudah mengajukan usulan ke pemerintah, Pemprov maupun Pemkab Karangasem. Pemprov hanya bilang akan segera menurunkan tim pengkaji,’’ terang Perbekel Seraya Tengah, I Nyoman Suardana. Pria yang sempat duduk sebagai anggota DPRD Karangasem ini mengakui hampir setiap hujan turun, badan jalan yang menjadi pelintas air Tukad Tibu
Dalem itu kebanjiran. Air setinggi lutut orang dewasa sudah menjadi pemandangan biasa. Banyak warga nekat melintas pada kondisi seperti itu. Pasalnya, ruas jalan itu merupakan satusatunya akses jalan yang bisa dilalui. ‘’Kemarin (dua hari lalu - red) airnya juga besar. Untung sudah ada pengaman, walau sederhana tapi cukup memberi rasa aman,’’ ucapnya. Pengaman berupa reling dengan enam tiang besi itu dipasang di sepanjang bibir jalan yang berbatasan dengan tebing aliran sungai. Selain diarahkan sebagai penahan, reling itu juga bisa sebagai tempat pegangan pejalan kaki. Pengaman tersebut sudah terpasang sejak sekitar seminggu lalu. Pengaman serupa semestinya juga dipasang di dua pelintas sungai lain yakni di pelintas sungai Tukad Yeh Banges dan Tukad Perit.
Pasalnya Kedua sungai itu juga berada di wilayah Seraya Tengah. Sungai yang melintasi badan jalan itu juga selalu airnya meluap saat hujan. Dan pastinya selalu menebar ancaman. Masalahnya air mengalir di ruas jalan utama yang padat aktivitas. Sekitar tiga tahun lalu, pelintas air di Tukad Yeh Banges juga merenggut korban jiwa seorang siswa SMP. Suardana mengatakan pihak desa punya perencanaan membangun pengaman di kedua pelintas sungai tersebut. Namun untuk saat ini belum bisa digarap. Alasannya, terbentur pendanaan. Karenanya sebelum ada penanganan permanen dari Pemprov Bali, semisal membangun jembatan, diharapkan ada bantuan dari Pemkab Karangasem. ‘’Uang boleh, material juga boleh. Nanti warga yang mengerjakan,’’ katanya. (kmb)
TNI ”Turun Gunung”
Bantu Bersihkan Irigasi Subak Umakaleran
Bali Post/kmb31
TNI BERSIHKAN IRIGASI - Jajaran TNI dan warga subak saat membersihkan irigasi subak setempat. Amlapura (Bali Post) Hujan lebat beberapa minggu terakhir ini, mengakibatkan bencana longsor di sejumlah titik. Salah satunya, juga terjadi di saluran irigasi Subak Umakaleran, Desa Pakraman Perasi, Pertima. Material longsor sempat menutupi saluran irigasi itu, sehingga membuat petani se-
tempat kesulitan melakukan pengairan. Untuk mengatasinya, Perbekel Pertima berkoordinasi dengan Babinsa dan Babinkamtibmas, sehingga jajaran TNI Kodim 1623/Karangasem, turut membantu membersihkan material longsor di lokasi, Rabu (8/2) lalu. Warga setem-
pat, khususnya krama subak, kesulitan membersihkannya. Sebab, ada material batu besar yang sulit dipindahkan. Jajaran TNI seperti Danramil 1623-01 Kecamatan Karangasem beserta anggota lima orang, Pasinter Kodim 1623/Karangasem, tampak hadir di lokasi bersama Babinsa Pertima Serda Komang Kasna. Selain itu, juga ada dari Dinas PU, petugas pengawasan air tiga orang, PPL, para kadus hingga para pengurus, anggota dari subak setempat. Perbekel Pertima, Gusti Ayu Biksuni juga ikut di lokasi. Berkat kerja sama yang baik dan terpadu antara pihak unsur Perbekel Pertima dan dari TNI, batu besar dan material longsor yang menghalangi saluran irigasi itu bisa disingkirkan. Sehingga pengairan sawah menuju Subak Umakaleran bisa normal kembali. “Kalau sudah dikerjakan sama-sama pasti bisa. Sekarang, saluran irigasi ini sudah normal lagi,” kata Perbekel Pertima, Gusti Ayu Biksuni, seraya menyampaikan terima kasih kepada TNI. (kmb31)
Sekolah Khawatirkan Listrik dan Jaringan Internet Menjelang pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) tingkat SMP dan SMA/SMK, pihak sekolah kini disibukkan dengan berbagai persiapan. Sejumlah SMA/SMK sudah mulai memperlihatkan kesiapannya antara lain SMK PGRI Amlapura. Mengenai perangkat sudah tidak ada kendala. Apa saja kekhawatiran pihak menyongsong hajatan prestisius Ujian Nasional Berbasis Komputer itu? mengatakan sudah menggunakan jaringan internet fiber optik. Kalau kualitas jaringan, tidak diragukan. Tetapi, di tengah cuaca seperti ini kedua poin masalah ini, bisa saja terjadi sewaktuwaktu. “Selain kedua masalah ini, yang lain saya jamin tak akan ada kendala. Mudahmudahan nanti semua bisa diantisipasi,” tegasnya. Sebelum teknis pelaksanaan UNBK, dia mengatakan nanti akan ada tahap-tahap simulasi. Mulai dari sinkronisasi hingga simulasi dan pelaksanaan try out. Pada tahap ini, nanti siswa bisa mencoba lebih dulu fasilitas yang ada di sana, sebelum pelaksanaan ujian. UNBK tingkat SMA/SMK digelar mulai 10 April nanti. Sedangkan untuk tingkat SMP dimulai 4 Mei nanti. Teknis pelaksanaannya dilangsungkan setiap hari yang terbagi ke dalam tiga shift. Untuk jenjang SMA/SMK, shift pertama untuk siswa SMK, dimana SMK PGRI Amlapura berjumlah 101 siswa peserta UNBK, SMK Saraswati 22 siswa, dan SMK Nasional 15 siswa. Sehingga shift pertama berlangsung pelaksanaan UNBK untuk 138 siswa. Untuk shift kedua dan ketiga, untuk seluruh siswa dari
Rob Terjadi di Amed
Cuaca Ekstrem Picu Longsor dan Pohon Tumbang Amlapura (Bali Post) –
Warga akhir-akhir ini harus ekstra waspada. Soalnya, bahaya masih terus mengintai. Demikian pesan yang ingin disampainan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem menyikapi kondisi cuaca ekstrem belakangan ini. Pasalnya, hujan yang kadang disertai angin kencang masih saja terus memicu bencana, mulai dari pohon tumbang hingga tanah longsor. Kejadian pohon tumbang diterima BPBD Karangasem,w Kamis (9/2) kemarin. Pohon tumbang itu mengganggu akses jalan di Banjar Tauka, Desa Tiying Tali, Kecamatan Abang. Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka meskipun pohon tumbang tersebut juga mengenai rumah warga. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 07.30 wita. Kita kerahkan satu unit Tim Reaksi Cepat. Dan pohon tumbang itu sudah bisa dievakuasi,’’
jelas Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I.B. Ketut Arimbawa. Selain pohon tumbang, kemarin, BPBD Karangasem juga disibukkan dua peristiwa tanah longsor di Banjar Gerobog, Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem. Kejadian pertama tanah longsor ini menimpa rumah I Gede Widnyana Adi Putra (36). Tebing lebih dari lima meter ambrol menipa garasi dan merusak satu unit kendaraan
roda empat dan satu unit sepeda motor. Peristiwa tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 09.30 wita. Kejadian itu cukup mengagetkan karena saat itu sedang tidak turun hujan deras. Pada waktu yang hampir bersamaan tanah longsor menimpa rumah I Nengah Direng (40). Selain mengenai rumah, tanah longsor itu juga menggerus cubang penyimpanan air milik petani tersebut. Selain itu, cuaca ekstrem juga memicu rob di Pantai Amed, Desa Purwakerti, Abang. Sedangkan, Kamis dini hari air laut meluap hingga menggenangi halaman rumah warga. Warga setempat siap siaga dengan membuat tanggul pasir. Tanggul pasir itu untuk antisipasi air laut agar tidak masuk ke dalam rumah.
Meski warga cukup cekatan, namun karena rob mencapai ketinggian 50 cm, maka banyak sumur warga yang akhirnya ikut terendam. ‘’Air mulai naik sekitar pukul 19.00 wita, lewat tengah malam sudah mencapai pekarangan. Air baru surut sekitar pukul 02.00,’’ ungkap salah seorang warga, I Nengah Suja, seraya mengatakan ada sekitar 25 KK yang terdampak rob. Kepala BPBD Ida Bagus Arimbawa mengatakan, fenomena air pasang seperti itu rutin terjadi menjelang Purnama Kaulu. Anomali cuaca juga menimbulkan gelombang pasang yang membahayakan aktivitas nelayan. ‘’Tapi sampai saat ini, kita belum terima laporan rob. Seandainya ada masalah air bersih, kita siap memberikan bantuan,’’ ucapnya. (kmb)
Percepatan Pembangunan
Persiapan UNBK
BEBERAPA masalah diprediksikan mengemuka, seperti aliran listrik tidak konstan. Hal itu, bisa jadi menjadi kendala akibat cuaca buruk. Itu menjadi kekhawatiran sekolah yang bisa memicu konektivitas internet. Kepala SMK PGRI Amlapura Drs. I Ketut Sutarsa, Kamis (9/2) kemarin, mengatakan pihak sakolah sudah punya 160 perangkat komputer. Jumlah ini sudah lebih dari cukup menggelar UNBK secara mandiri. Bahkan, rencananya ada empat sekolah lain yang akan menggelar UNBK di SMK PGRI Amlapura. Keempat sekolah itu, antara SMK Saraswati, SMK Nasional, SMA PGRI Amlapura, dan SMPN 2 Amlapura. “Mengenai perangkat, baik komputer maupun kelengkapan lain sudah tidak ada masalah. Kami hanya khawatir dua hal yakni terkait listrik dan jaringan internet, ketika pelaksanaan ujian,” kata Sutarsa. Untuk mengatasi masalah itu, dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Bali dan pihak PLN, agar tidak terjadi pemadaman listrik di tengah pelaksanaan ujian. Mengenai kondisi jaringan, pihaknya
Bali Post/kmb
LONGSOR - Tanah longsor menimpa rumah I Gede Widnyana Adi Putra (36) di Banjar Gerobog, Desa Seraya Tengah, Karangasem.
Bali Post/gik
Drs. I Ketut Sutarsa
SMA PGRI Amlapura. Sebab, jumlah siswanya mencapai 260-an siswa. Sedangkan, untuk pelaksanaan UNBK SMP tidak mengalami kendala, karena total perangkat sudah memenuhi baik pelaksanaannya maupun jadwalnya berbeda. “SMPN 2 Amlapura hanya minta 150 perangkat komputer, kami sudah punya 160 perangkat. Satu server untuk 40 klien,” katanya. Terkait masalah listrik dan internet, pihaknya berharap Dinas Pendidikan Provinsi Bali, bisa memberikan langkah-langkah antisipasi, agar tidak menimbulkan persoalan saat pelaksanaan UNBK. Kepala SMPN 2 Amlapura I Wayan Gede Suastika, S.Pd., M.Si. juga berharap agar pelaksanaan UNBK tahun ini bisa dipersiapkan dengan baik oleh semua pihak terkait. Sehingga pihak sekolah maupun siswa bisa menggelar dan melaksanaan UNBK dengan tenang tanpa ada masalah teknis. (gik)
Kecamatan Abang Dorong Investasi Amlapura (Bali Post) Pembangunan di setiap kecamatan di Karangasem bertahun-tahun dirasakan berjalan tak seimbang. Kemajuan hanya sektoral, terjadi sentral di Kecamatan Karangasem. Menyadari ada ketidakseimbangan, Kecamatan Abang kini berupaya mendorong investasi. Ini terlihat dari tema musrenbang yang diangkat tahun ini. Musrenbang Kecamatan Abang dibuka Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri di Balai Serbaguna, Kecamatan Abang, Rabu (8/2) lalu. Musrenbang ini sebagai awal penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2018. Camat Abang I Gusti Nyoman Darsana mengatakan musrenbang ini dilaksanakan untuk membahas dan menyepakati hasil-hasil musrenbang. Tingkat desa kini menjadi prioritas kegiatan pembangunan. Selain itu, musrenbang ini juga membahas dan menetapkan prioritas kegiatan di tingkat kecamatan yang belum tercakup sebagai prioritas pembangunan desa. Ini juga menjadi kesempatan melakukan klarifikasi atas prioritas kegiatan pembangunan kecamatan, dengan urusan-urusan perangkat daerah kabupaten. Sebelum Musrenbang Kecamatan ini, pihaknya telah melaksanakan musrenbang Desa dari tanggal 16 Januari hingga 30 Januari 2017. “Masing-masing desa sudah menyampaikan hasil kegiatannya. Ini kami rekap sesuai program dari kegiatan yang diusulkan desa. Selanjutnya akan dibahas pada Musrenbang Kecamatan ini,” kata Darsana. Darsana menegaskan, investasi menjadi kunci menjawab sebagian persoalan di Abang. Ini akan membantu
percepatan penanganan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM dan pertumbuhan ekonomi dalam arti luas yang berbasis kerakyatan - -pertanian, pariwisata dan UKM. Ini sejalan dengan program pemerintah daerah. Bupati Mas Sumatri me-
nyampaikan dalam upaya merencanakan pembangunan, ke depan diperlukan kesamaan persepsi seluruh pemangku kepentingan. Sehingga bisa mencapai sasaran yang tepat. “Dalam menyusun sebuah rencana pembangunan, kita perlu memiliki data awal yang akan menjadi titik tolak dalam memikirkan prioritas
penanganan,” tegasnya. Bupati juga menegaskan dalam rangka menyampaikan usulan RKPD Kabupaten Karangasem tahun 2018, harus mengakomodasi 9 program unggulan “Nawa Satya Dharma” yang mendukung upaya memacu investasi, guna mempercepat pengentasan kemiskinan. (kmb31)
TABANAN
14
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
SMAN 1 Tabanan Raih Juara di Tiga ”Event” Internasional
SMAN 1 TABANAN BERPRESTASI - Siswa SMAN 1 Tabanan banyak meraih prestasi, bukan saja prestasi tingkat kabupaten tetapi juga internasional. SISWA SMAN 1 Tabanan kembali mendulang prestasi membanggakan. Bahkan dalam lima bulan terakhir ini, sejak September 2016 hingga Januari 2017 berhasil meraih juara di tiga event sekaligus bertaraf internasional. Adapun tiga prestasi tersebut adalah juara I Debat Bahasa Inggris atas nama Nadiya Yasmin Dicky. Debat ini dilangsungkan di Amerika Serikat, juara III IMC (International Mathematic Competition) di Singapura atas nama Made Favian Budi Gunawan dan juara I musik dan video oleh Teater Jineng di perlombaan “Song Line Australia”. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari kerja keras para siswa dan bimbingan guru selama ini. Kepala Sekolah SMAN 1 Tabanan I Made Jiwa, Rabu (8/2) ke-
marin mengatakan, selain prestasi bertaraf internasional tersebut masih banyak prestasi lainnya yang diraih para siswa SMAN 1 Tabanan. Pada rentang bulan September 2016 hingga Januari 2017, tercatat 39 prestasi diraih SMAN 1 Tabanan baik akademik maupun non akademik. Tidak sedikit dari prestasi ini meraih juara I diberbagai perlombaan, antara lain lomba Festival Band Akustik tingkat Kabupaten, Karate KONI Cup Tabanan, Lomba Renang Gaya Dada Putri Tabanan, Lomba Renang Gaya Bebas Putri Tabanan, Lomba Renang Gaya Bebas Putra Tabanan, Lomba Renang Gaya Kupu-kupu Putra Tabanan, Lomba Tenis Koni Cup Tabanan dan Lomba Bulu Tangkis Tunggal Putra Tabanan.
Untuk tingkat provinsi siswa SMAN 1 Tabanan merebut juara, antara lain juara pertama Olimpiade Agama Hindu Tingkat Provinsi, juara I Lomba Debat Pancasila yang dilangsungkan di Universitas Dwijendra, juara pertama Lomba LKTI-KPB, juara pertama Lomba Dance Competition, juara pertama Lomba Basket Tim Putra, juara pertama Lomba Supporter Tingkat Provinsi Bali, juara II untuk Lomba Biologi di Undiksha, juara II Lomba Presenter Competition di FIK Universitas Dwijendra, juara II LCC Agama Hindu Kemenag Provinsi Bali, juara II Lomba Pidato yang dilaksanakan FIB Unud dan juara III lomba Sloka tingkat Provinsi. Prestasi ini tentu tidak akan berhenti diraih dan akan terus bertambah. Untuk itu, pihak SMAN 1 Tabanan senantiasa mendorong bakat para siswanya baik itu dibidang akademik dan non akademik, serta melakukan pembinaan secara terus menerus. Selain itu, dalam rangka memeriahkan acara ‘’Malam Kebersamaan Imlek 2568/2017,’’ Konsulat Jenderal RRT Bali memberikan kesempatan kepada teater Jineng SMAN 1 Tabanan untuk mempersembahkan sebuah fragmen berjudul ‘’Bali-China Cintamani”, Rabu (8/2) di Gedung Ksirarnawa Art Centre. (ad830)
Kadisdik Tabanan
148 Guru dan Kepala Sekolah Kena Mutasi
I Wayan Adnyana Tabanan (Bali Post) Sebanyak 148 guru dan kepala sekolah jenjang SD dan SMP di wilayah Kabupaten Tabanan dimutasi tahun ini. Proses penyegaran ini dikarenakan sejumlah faktor. Di antaranya adanya kepala sekolah dan guru memasuki masa pensiun di tahun 2016 dan Januari 2017. Selain itu, yang menjabat kepala sekolah dua kali periode kemudian mengundurkan diri. Ada juga yang meninggal tiga orang, yakni
Kepala Sekolah SD 4 Candikuning Baturiti, SD 1 Tegal Mengkeb, Seltim, dan SD 2 Sembung Gede, Kerambitan. Dari data Dinas Pendidikan Tabanan, sebanyak 148 tenaga pendidik yang masuk list mutasi tersebut didominasi kepala sekolah. Sedangkan guru hanya 17 orang. “Di tahun 2017 ini, akan ada mutasi 148 guru dan kepala sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Wayan Adnyana, Kamis (9/2). Dijelaskan, proses mutasi ini sesungguhnya merupakan hal biasa. Di samping untuk penyegaran, juga pengisian kekosongan pascaditinggal pensiun akibat meninggal dunia. Ada juga yang mengundurkan diri. Peggantinya sudah pasti terjadi promosi alias karier seorang guru. Di samping itu juga ada kemungkinan kepala sekolah yang difungsionalkan menjadi guru kembali. Namun ada juga kepala sekolah yang menjabat kembali di sekolah lain. Alasannya, sesuai aturan maksimal di satu tempat
boleh menjabat dua periode saja. “Kalau memang ada kepala sekolah yang akhirnya kembali menjadi guru biasa, kemungkinan tidak berprestasi. Agar tidak ada beban psikologis, biasanya dipindah ketempat lain,” jelasnya. Diakui mantan kadisbudpar Tabanan, proses mutasi selalu diwarnai gejolak atau kasak- kusuk di bawah. Sebab ada yang tidak senang dengan posisi barunya. “Itu hal yang wajar. Dimana ada pergeseran pasti ada sedikit getaran. Yang penting komunikasi, kalau ada masalah jangan dibiarkan berlarutlarut. Ibarat luka kecil tidak diobati jadi borok akhirnya dipotong,” ucapnya. Persyaratan mutasi menggunakan dasar kajian serta melihat persyaratan pokok. Misalnya, kepala sekolah harus memiliki cakep (calon kepala sekolah) dan cawas (calon kepala pengawas). Tidak hanya itu, bagi yang dipromosikan tentu saja mereka yang memiliki prestasi. “Bukan dua faktor itu saja. Masih ada pertimbangan lainnya lagi,’’ pungkasnya. (kmb28)
AMBRUK - Proyek jembatan penghubung Tunjuk-Penebel ambruk usai dicor.
Baru Selesai Dicor
Jembatan Tunjuk-Penebel Ambruk
Tabanan (Bali Post) Jembatan penghubung Desa Tunjuk ke Penebel di Kecamatan Penebel, Tabanan ambruk. Otomatis jembatan yang berlokasi di perbatasan Desa
Tunjuk dan Desa Tajen molor penyelesaiannya. Maksudnya, tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan. Pasalnya, Rabu (8/2) malam jembatan yang baru selesai dicor tersebut justru jebol. Diduga stager konstruksi jembatan itu tidak kuat menahan beban beton yang beratnya berton-ton.
Dari pantauan dilapangan, terlihat badan jembatan melengkung. Dan disebelah sisi jembatan terdapat tumpukan beton hasil penyiraman petugas pemadam kebakaran yang menyingkirkan beton-beton jembatan yang sudah mengering. Sejumlah warga juga terlihat silih- berganti melihat konstruksi jembatan yang diharapkan rampung April 2017 mendatang. Proyek penanganan bencana alam ruas jalan Tunjuk-Penebel (Tukad
Yeh Peyuyuan, Kecamatan, Tabanan) ini senilai Rp 1,79 miliar lebih. Dengan waktu pengerjaan mulai 3 November 2016 hingga 150 hari ke depan atau April 2017. Pelaksana proyek, Kadek dari PT Agung Surya Kencana Emas mengatakan ambruknya konstruksi jembatan terjadi sekitar pukul 22.00 Wita, atau satu jam setelah selesai proses pengecoran. Ia bahkan mengklaim konstruksi jembatannya sudah kuat. Ketika selesai
ngecor tidak ada tanda-tanda ambruk. Kalau memang stagernya tidak kuat, kemungkinan saat proses ngecornya jebol. “Ini bencana yang disebabkan hujan deras, debit air cukup besar,” ucapnya. Terkait ambruknya jembatan itu, pihaknya akan melakukan pembongkaran konstruksi jembatan sepanjang 20 meter. Minimal perlu waktu kurang lebih satu bulan. Kasi Perencanaan Bidang Bina Marga, Dinas PU Taban-
an IGN Partama mengatakan pihaknya sudah turun ke lokasi melakukan pengecekan. Dari hasil pantauan sementara, dijelaskan kejadian tersebut karena adanya penurunan tanah penahan stager. Diduga landasan tanahnya terkikis air sungai yang cukup deras saat itu. “Salah satu tiang stager jebol karena terkikis air. Jadi tanah penahan stager sedikit ada penurunan hingga tidak kuat menahan beban beton,” ucapnya. Terkait ada penjadwalan ulang proyek (adenlumred), pihaknya mengatakan masih dalam tahap pengecekan. Apalagi masa waktu pengerjaan proyek ini masih panjang, hingga April 2017. (kmb28)
Penataan Sampah di TPA Mandung
Perlu Tambahan Alat Berat
Tabanan (Bali Post) Setiap harinya sekitar 250 meter kubik sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung, Tabanan. Besaran sampah ini diangkut 35 armada sebanyak dua kali shift. Banyaknya sampah yang masuk setiap hari dengan lahan yang tidak bertambah, tentu memerlukan penataan yang tepat sehingga sampah tidak meluap keluar dan overload. Untuk itu pihak TPA Mandung melakukan penataan control landfiil, dengan menimbun area sampah yang sudah overload dengan tanah. Harapannya, pembusukan berlangsung cepat sehingga ketinggian sampah dengan cepat mengalami penurunan. Dan area yang overload itu bisa diisi kembali dengan sampah baru. Dalam penataan sampah, TPA Mandung memiliki tiga alat berat yaitu buldoser, eksapator dan loader. Kepala UPT TPA Mandung Ni Luh Sukartini, Kamis (9/2) kemarin memaparkan, dalam memaksimalkan penataan TPA Mandung ini pihaknya berharap ada satu tambahan alat berat berupa bul-
doser. ‘’Memang sudah ada satu tetapi kinerjanya sudah mulai menurun. Sementara alat ini sangat penting untuk meratakan sampah,’’ ujarnya. Control land fill sendiri adalah teknik menata sampah dengan melakukan penimbunan tanah di atasnya. Jadi, jika sel atau lubang pembuangan sampah tingginya mencapai tujuh meter, kemudian ditimbun dengan tanah. Dengan ditimbun tanah, itu penampakan TPA Mandung saat ini sudah mulai rapi. Tidak terlihat lagi sampah berserakan hingga keluar batas TPA. Diharapkan dengan sistem penimbunan tanah ini, ketinggian sampah yang saat ini terjadi di TPA tidak bertambah, bahkan diharapkan berkurang. Malah beberapa waktu lalu, untuk meminimalkan penggunaan tanah urug dipergunakan sistem control landfill ini. Pihak TPA Mandung diberikan enviro cover untuk menata sampah. Teknologi enviro cover, ramah lingkungan ini dipandang lebih efektif dan efisien dibandingkan menggunakan tanah urug. ‘’Biasanya untuk menimbun sampah dibutuhkan
PIPA PENANGKAP GAS - Di TPA Mandung ini dipasang pipa penangkap gas metan. Pipa ini sebagai salah satu langkah pencegahan terjadinya kebakaran sampah akibat gas metan di areal TPA. lima sampai enam truk tanah urug. Dengan enviro cover ini tanah yang dipakai tidak begitu banyak. Hanya sekadar untuk menahan enviro cover agar tidak terbang,’’ jelas Sukartini. Penggunaan enviro cover selain lebih menghemat tanah urug juga dapat menangkap gas metan yang dihasilkan oleh sampah itu, sehingga semakin banyak gas yang bisa ditangkap oleh pipa penangkap, kemudian gas itu disalurkan ke rumah tangga di sekitar TPA Mandung yang menggunakan kompor gas.
Dan gas itu dapat digunakan untuk memasak di area TPA Mandung. Saat ini sudah ada 37 titik pipa penangkap gas metan yang terpasang di TPA Mandung. Adanya pipa penangkap gas metan ini bisa menekan terjadinya kebakaran di areal TPA Mandung. Malah hal itu bisa sebagai sumber energi berupa gas untuk pembakaran. ‘’Gas metan yang ditangkap di pipa akan disalurkan ke kompor gas. Gas itu bisa dipakai memasak oleh petugas di TPA Mandung,’’ papar Sukartini. (kmb24)
Warung Global
KBS Bermasalah, Rekanan Harus Bertanggung Jawab
PEMKAB Badung menemukan 25.642 buah Kartu Badung Sehat (KBS) yang bermasalah dari 464.622 kartu yang sudah disebar ke warga. Kesalahan ada pada input nama, alamat, belum dilakukannya perekaman maupun yang sudah meninggal dan pindah domisili keluar wilayah karena menikah, masih juga mendapatkan KBS. Pihak Inspektorat akan diterjunkan guna menelusuri siapa yang paling bertanggung jawab dalam hal ini. Apakah pihak rekanan atau pihak lainnya? Kesalahan ini masih dianggap wajar, namun perlu ada perbaikan ke depan. Namun jika ditemukan kesalahan pada pihak rekanan, agar kerugian keuangan daerah dikembalikan. Dan KBS yang bermasalah agar segera ditarik dan didata ulang. Demikian opini pendengar pada acara Warung Global yang membedah topik, ‘’Puluhan Ribu KBS Bermasalah” di Radio Global FM 96,5 Bali. Acara ini juga dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Kamis (9/2) kemarin.
Beratayasa menyebutkan KBS miliknya dan keluarganya tidak bermasalah. Dan jika terjadi kesalahan pada kartu tersebut perlu dilakukan pendataan ulang baik soal nama, alamat dan perubahan lainnya. Untuk selanjutnya agar lebih teliti. Jika tidak, maka sangat kasihan warga yang benar-benar membutuhkan tidak bisa menggunakan KBS. Petugas dan perangkat di banjar harus lebih proaktif bila mendapatkan kasus serupa. Made Bimasena dan Nyoman Reteg melihat kesalahan yang terjadi ini masih dalam batas wajar. Dia berharap kabupaten/kota lainnya dapat meniru program KBS yang memberikan layanan kesehatan gratis kepada warganya. Namun mereka tetap memberi catatan agar KBS ini tidak diselipkan atau dikait-kaitkan salah satu calon gubernur. Mahayadi mengaku sudah memiliki KBS. Tetapi masih ada masalah dengan penomorannya. Dia berharap hal ini segera bisa ditangani. Dia berterima-kasih kepada Pemkab Badung dengan program KBS dan program lain, demi kesehatan dan kesejahteraan rakyatnya. Nyaman Mastra dan Arya menandaskan rekanan terlihat hanya mencari untung saja dalam kasus ini. Pihak rekanan yang bersalah harus bertanggung jawab. Untuk itu mereka juga berharap masyarakat perlu lebih proaktif dan jangan hanya menyalahkan pemerintah saja. Sikap saling isi mengisi dan rasa saling mebutuhkan penting untuk ditumbuhkan. Demi mewujudkan layanan yang baik. Maka jumlah rumah sakit untuk melayani pasien KBS harus diperbanyak ,agar tidak menumpuk antreannya. Tut Dawi mengatakan, kalau kesalahan terjadi dalam pembuatan KBS, maka yang dipersalahkan rekanan. Sebenarnya syaratnya sangat mudah, hanya menyerahkan kartu keluarga saat perekaman. Dia memohon kepada pihak rekanan untuk memakai orang lokal sebagai petugas perekaman, agar mereka lebih hati-hati dan tahu urutan hirarki keluarga Bali. Dalam kaitan KBS bermasalah, ini rekanan
harus bertanggung jawab dan akan menjadi temuan KPK.
Ayu Petang sudah mengikuti proses perekaman. Dan saat itu
dirinya difoto oleh petugas, namun setelah kartunya jadi dia bertanya-
tanya mengapa foto tersebut tidak dipasang di KBS! (arya)
15
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
Mandzukic dan Higuain Pastikan Kemenangan Juve Roma -
hasil Pertandingan Liga Italia Bologna vs AC Milan Crotone vs Juventus 1. Juventus 2. AS Roma 3. Napoli 4. Lazio 5. Inter Milan 6. Atalanta Bergamo 7. AC Milan 8. Fiorentina 9. Torino 10. Sampdoria 11. Chievo Verona 12. Udinese 13. Sassuolo 14. Bologna 15. Cagliari 16. Genoa 17. Empoli 18. Palermo 19. Crotone 20. Pescara
0-1 0-2
23 19 0 4 47-16 57 23 16 2 5 48-21 50 23 14 6 3 55-26 48 23 13 4 6 41-27 43 23 13 3 7 37-24 42 23 13 3 7 36-25 42 23 12 4 7 33-27 40 23 10 7 6 38-33 37 23 8 8 7 40-33 32 23 8 6 9 26-29 30 23 8 5 10 22-30 29 23 8 5 10 27-29 29 23 8 3 12 32-37 27 23 7 6 10 22-34 27 23 8 3 12 32-48 27 23 6 7 10 27-33 25 23 5 7 11 14-31 22 23 3 5 15 19-42 14 23 3 4 16 20-40 13 23 1 6 16 19-50 9
Juventus memperbesar keunggulan mereka di puncak klasemen Serie A Liga Italia menjadi tujuh angka. Gol Mario Mandzukic dan Gonzalo Higuain memastikan kemenangan Juve 2-0 di markas Crotone, Kamis (9/2) kemarin. Crotone yang terpaut sembilan angka dari zona aman, mampu bertahan dengan baik sampai Mandzukic mencetak gol pada menit ke-60. Kiper Alex Cordaz menepis tandukan Kwadwo Asamoah namun bola jatuh ke jalur pergerakan Mandzukic. Dengan dipecahkannya pertahanan tuan rumah, Higuain menambahi gol kedua 14 menit kemudian ketika ia menaklukkan Cordaz setelah mendapat umpan dari Tomas Rincon. ‘’Kami tampil baik untuk tetap bersabar,’’ kata bek Juve Leonardo Bonucci kepada situs resmi klub (www.juventus.com). ‘’Tiga angka ini krusial mendukung upaya kami merebut scudetto untuk keenam kalinya secara beruntun.’’ Kemenangan ini membawa pasukan Massimiliano Allegri yang
menguasai sebagian besar jalannya permainan, mengoleksi 57 angka dan unggul tujuh angka atas tim peringkat kedua AS Roma, yang menang 4-0 atas Fiorentina. AC Milan mengakhiri laju empat kekalahan beruntun mereka dengan kemenangan 1-0 di kandang Genoa. Mario Pasalic mengemas gol semata wayang pada menit ke-89 untuk membawa mereka naik ke peringkat keempat dengan 40 angka. Milan memainkan setengah jam terakhir pertandingan melawan Bologna dengan sembilan pemain, menyusul diusirnya Gabriel Paletta dan Juraj Kucka. Namun mereka mampu mengamankan raihan tiga angka ketika Palasic menyambar umpan silang Gerard Deulofeu. (kmb39/ afp/ant)
Bali Post/rtr
Pencetak gol : 17 - Edin Dzeko (AS Roma).
Miliki Tevez, Shanghai Gagal Tampil di Liga Champions AFC
Liga Prancis Angers SCO vs Stade Rennes 0-0 FC Lorient vs Toulouse 1-1 Metz vs Dijon FCO 2-1 Nice vs St Etienne 1-0 Marseille vs Guingamp 2-0 Lyon vs AS Nancy-Lorraine 4-0 Bastia vs Nantes ditunda 1. Monaco 24 17 4 3 70-23 55 2. PSG 24 16 4 4 47-18 52 3. Nice 24 15 7 2 39-18 52 4. Lyon 23 13 1 9 44-27 40 5. St Etienne 24 9 9 6 26-19 36 6. Marseille 24 10 6 8 31-28 36 7. Bordeaux 24 9 9 6 29-28 36 8. Stade Rennes 24 8 8 8 23-27 32 9. Guingamp 24 8 7 9 28-29 31 10. Toulouse 24 8 6 10 27-27 30 11. AS Nancy-Lorraine 23 7 6 10 18-29 27 12. Metz 23 8 5 10 24-39 27 13. Lille 24 7 5 12 22-30 26 14. Montpellier HSC 24 6 8 10 33-42 26 15. Nantes 23 7 5 11 15-31 26 16. Caen 23 7 4 12 25-40 25 17. Dijon FCO 24 5 9 10 32-37 24 18. Angers SCO 24 6 6 12 19-32 24 19. Bastia 23 5 7 11 20-28 22 20. FC Lorient 24 6 4 14 27-47 22 Pencetak gol : 23 - Edinson Cavani (Paris St Germain). Piala Raja Spanyol Pertandingan II, Semifinal Alaves vs Celta Vigo 1-0 (Alaves unggul keseluruhan 1-0) Piala FA Putaran IV Leicester City vs Derby County (II)
MENANG - Pemainpemain Juventus merayakan kemenangan atas Crotone pada pertandingan Serie A Liga Italia, Kamis (9/2) kemarin.
3-1
Piala Jerman Babak 16 Besar Hanover 96 (II) vs Eintracht Frankfurt 1-2 Sportfreunde (III) vs TSV 1860 Munich (II) 2-0 SV Sandhausen (II) vs Schalke 1-4 Borussia Dortmund vs Hertha Berlin 1-1 (Borussia Dortmund menang adu penalti 3-2)
Pemain Leicester City Demarai Gray.
Bali Post/rtr
Gagal di Liga, Leicester City Melaju di Piala FA
London Leicester City masih mampu memperlihatkan kehebatannya setelah gagal total di Liga Utama Inggris. Lewat dua gol pada masa tambahan waktu melalui Wilfred Ndidi dan Demarai Gray, the Foxes melaju ke putaran kelima Piala FA dengan kemenangan 3-1 atas tim strata kedua Derby County, Kamis (9/2) kemarin. Kemenangan di laga ulangan ini memberi sedikit rasa lega bagi Leicester yang hanya terpaut satu angka saja di atas zona degradasi Liga Inggris. Tim asuhan Claudio Ranieri itu gagal memenangi satu pun pertandingan pun pada tahun ini. Padahal tahun lalu mereka membuat kejutan dengan menjuarai Liga. Ndidi yang direkrut dari Racing Genk pada Januari lalu, membawa Leicester memimpin 2-1 di babak pertama perpanjangan waktu. Gray melakukan serangan solo di babak kedua perpanjangan waktu untuk memastikan laju Leicester ke putaran selanjutnya. Leicester membuka keunggulan pada menit pertama babak kedua ketika Andy King menanduk bola dari jarak dekat, namun Derby mampu menyamakan kedudukan ketika tendangan bebas Abdoul Camara terdefleksi untuk kemudian masuk ke gawang. Leicester, yang seperti juga Derby memainkan sebagian besar pemain lapis kedua, akan mengunjungi markas tim strata ketiga Millwall pada babak 16 besar pekan depan. (kmb39/rtr/ant)
Shanghai Klub kaya Tiongkok Shanghai Shenhua FC, yang kini memiliki rekrutan mahal Carlos Tevez, meminta maaf kepada para penggemarnya setelah gagal mengikuti kompetisi klub elite Asia akibat disingkirkan tim Australia Brisbane Roar. Shenhua, yang dilatih Gus Poyet asal Uruguay dan juga memiliki penyerang Nigeria Obafemi Martins di skuad mereka, takluk 0-2 di Shanghai pada pertandingan putaran akhir kualifikasi Liga Champions AFC. ‘’Untuk hasil memalukan pada hari ini, kami meminta maaf dengan tulus kepada segenap penggemar yang dengan berani melawan rasa dingin untuk datang ke stadion dan mendukung Shenhua,’’ demikian pernyataan klub. ‘’Semua pemain melakukan yang terbaik, dan kami menginginkan kemenangan sebagaimana yang Anda inginkan, namun terkadang sepak bola dapat menjadi begitu kejam.’’
Shanghai Shenhua finis di peringkat keempat di Liga Tiongkok musim lalu, tertinggal 16 angka dari tim juara Guangzhou Evergrande. Di antara transfer-transfer profil tinggi yang dilakukan klubklub Tiongkok, Shenhua membeli Tevez dari Boca Juniors pada Desember dengan biaya yang dilaporkan sebesar 84 juta euro. Pemain berusia 32 tahun itu menjadi atlet dengan bayaran tertinggi di dunia dengan gajinya mencapai 753.000 dolar AS per pekan. Kedatangan Tevez di Shanghai terjadi tidak lama setelah perekrutan gelandang Brazil Oscar yang dilakukan rival sekota Shanghai SIPG dari Chelsea, dengan kesepakatan yang diyakini bernilai 60 juta euro. Graziano Pelle, Ezequiel Lavezzi, dan Jackson Martinez merupakan pemain-pemain terkini yang datang ke Tiongkok. Sedangkan manajer Shanghai SIPG Andre Villas-Boas juga memiliki kontrak bernilai besar sejak mengganti-
kan mantan pelatih timnas Inggris Sven Goran-Eriksson. Dengan dukungan presiden yang merupakan penggemar sepak bola Xi Jinping, Tiongkok menghabiskan banyak uang untuk sektor pembelian pemain dan aset-aset di luar negeri dalam dua tahun terakhir. Diharapkan iklim ini membuat klub-klub domestik dan tim nasional dapat meraih manfaat. Bagaimanapun, kedatangan pemain-pemain papan atas ke Tiongkok dan besarnya biaya transfer telah membelah opini publik, serta memicu otoritas sepak bola Tiongkok untuk memperketat peraturan dan menghentikan klub-klub ‘’membakar uang’’ pada talenta luar negeri yang merugikan para pemain lokal. Pelatih timnas Tiongkok mengundurkan diri pada Oktober tahun lalu setelah menelan kekalahan dari Uzbekistan dan Suriah, yang menghambat peluang mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2018. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
PROTES - Penyerang Shanghai Shenhua Carlos Tevez (kiri) memprotes keputusan wasit pada pertandingan playoff AFC Champions League 2017 melawan Brisbane Roar, Kamis (9/2) kemarin.
Dortmund Melaju ke Perempatfinal Piala Jerman
Bali Post/rtr
PENALTI - Kiper Borussia Dortmund Roman Buerki berusaha memblok tembakan penalti pemain Hertha Berlin Sami Allagui pada pertandingan Piala Jerman di Signal Iduna Park, Kamis (9/2) kemarin.
Munich Borussia Dortmund menang adu penalti 3-2 atas Hertha Berlin untuk mencapai perempatfinal Piala Jerman, Kamis (9/2) kemarin, setelah kedua tim sama-sama menghasilkan skor 1-1 hingga babak tambahan. Dortmund, yang harus bermain dengan sepuluh pemain pada akhir masa tambahan waktu setelah Sokratis Papastathopoulos diusir keluar lapangan, tampil lebih baik saat adu penalti. Kiper Dortmund Roman Buerki menjadi pahlawan dengan menggagalkan penalti tiga pemain Hertha. Pemain Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang dan Vedad Ibisevic dari Hertha memiliki peluang emas pada babak pertama, sebelum Salomon Kalou melepaskan sepakan voli untuk membawa Hertha memimpin pada menit ke-27. Marco Reus menyamakan kedudukan untuk tuan rumah pada menit ketiga babak kedua, setelah tembakan Ousmane Dembele memantul mengenai tiang gawang. Dortmund semestinya mampu memenanginya setelah menciptakan lebih banyak peluang untuk mencetak gol. Mereka harus bermain dengan sepuluh pemain pada menit ke-119. Papastathopoulos mendapat dua kartu kuning dalam rentang waktu yang tak lama. Tuan rumah mampu menjaga ketenangannya pada adu penalti sebelum Kalou melepaskan penaltinya ke
atas mistar gawang, untuk mengirim Dortmund ke putaran selanjutnya. Tim divisi ketiga Sportfreunde Lotte meneruskan laju sensasional mereka dengan mengalahkan tim strata ketiga 1860 Munich dengan skor 2-0, untuk melaju ke delapan besar. Lotte sebelumnya menyingkirkan klub Bundesliga Werder Bremen dan Bayer Leverkusen. Schalke 04 menaklukkan tim divisi kedua Sandhausen dengan skor 4-1, sedangkan juara bertahan Bayern Munich menang 1-0 atas VfL Wolfsburg untuk mengamankan tiket mereka pada Selasa. Piala Raja Alaves mencapai final Piala Raja untuk pertama kalinya dalam 96 tahun. Edgar Mendez membawa Alaves meraih kemenangan tipis 1-0 atas Celta Vigo pada semifinal kedua Kamis kemarin. Dengan demikian Alaves unggul keseluruhan 1-0. Pasukan Mauricio Pellegrino akan bermain melawan juara Piala Raja sebanyak 28 kali Barcelona pada final yang berlangsung pada Mei. Pasukan Luis Enrique sebelumnya menang 3-2 atas Atletico Madrid. Alaves memeliki rekor bagus atas Barca musim ini dengan menang 2-1 atas Barca di Nou Camp di Liga. Alaves ganti menjamu Barca pada kahir pekan ini. (kmb39/rtr/ant)
OLAH RAGA
16 Ezra Walian Belum Tentu Bisa Masuk Timnas
Jakarta (Bali Post) Asisten pelatih tim nasional U-22 yang disiapkan untuk SEA Games 2017 Malaysia dan Asian Games 2018, Bima Sakti, mengatakan Ezra Walian belum tentu masuk timnas walau yang bersangkutan menjadi WNI. ‘’Kami masih akan lihat dahulu. Kalau memang butuh, dia bisa membela timnas,’’ ujar Bima di Kantor PSSI, Jakarta, Kuningan, Kamis (9/2) kemarin. Ia mengatakan bahwa pelatih kepala timnas Luis Milla menerapkan aturan yang adil bagi semua pemain, baik asli Indonesia maupun naturalisasi. Milla, tutur Bima, hanya akan memanggil pesepak bola sesuai dengan standar kemampuan yang sudah ditetapkan. ‘’Milla ingin pemain yang punya kecepatan, visi bermain dan kecerdasan. Harus pintar, bisa menentukan kapan mengoper, menggiring, atau menembak ke gawang. Dia tidak mementingkan postur,’’ tutur Bima. Ezra merupakan penyerang yang kini bermain untuk Ajax Amsterdam U-21 di Liga Belanda kasta kedua, Eerste Divisie. Pemuda berusia 19 tahun ini berdarah Indonesia dari sang ayah, Glenn Walian, yang berasal dari Manado. Yang bersangkutan memiliki kewarganegaraan Belanda, sama dengan mendiang ibunya. Naturalisasi Ezra diusulkan oleh PSSI sebelum mengikat Luis Milla sebagai pelatih. Saat ini proses WNI Ezra masih berlangsung. Karier Ezra di Belanda bisa dikatakan cemerlang. Dia sudah pernah membela tim nasional Belanda di empat kelompok umur yaitu U-15, U-16, U-17, dan U-18. Pada tahun 2013, dia mencuri perhatian setelah mencetak lima gol untuk tim Belanda U-17 ketika berlaga di Kualifikasi Piala Eropa U-17 2014 melawan San Marino dan membantu kemenangan timnya dengan skor 12-0. Luis Milla sendiri bukanlah sosok antipemain naturalisasi. Pria yang pernah bermain untuk Barcelona dan Spanyol itu menuturkan bahwa sangat mungkin akan ada naturalisasi jika memang diperlukan. ‘’Namun, pemain itu harus punya hubungan dengan Indonesia dan memiliki ikatan emosional,’’ tutur Milla. Adapun seleksi pertama tim nasional U-22 diadakan pada tanggal 22 hingga 24 Februari 2017. Seleksi kedua digelar seminggu setelahnya, disusul penyaringan ketiga beberapa minggu kemudian sebelum akhirnya tampil di SEA Games 2017. ‘’Di seleksi ketiga ini mungkin kita bisa melihat kualitas pemain naturalisasi,’’ kata asisten Bima Sakti. (ant)
Mitra Devata Cukur Putra Kedonganan
Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata sukses mencukur lawannya, Putra Kedonganan, dengan skor 9-0 dalam laga uji coba di Lapangan Penataran Agung, Kedonganan, Kamis (9/2) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Nyoman Nesa, kesembilan gol yang bersarang ke gawang Putra Kedonganan hasil bidikan Purwanto (3 gol), Made Pasek Alit, Nyoman Rafik Armawan, Bayu Suta, Made Mutram, Ida Bagus Mahayasa, serta Komang Mariawan masing-masing sebiji gol. Koordinator Purwanto Iman Santoso menjelaskan, skuad Putra Kedonganan rata-rata berusia 18 tahun. Posisi kiper Putra Kedonganan terlalu maju meninggalkan sarang, hingga tembakan jarak jauh Pasek Alit menjebol gawang Putra Kedonganan. Dalam laga 30 menit pertama, Mitra Devata unggul 4-0. Pada laga 30 menit kedua, anak-anak muda Putra Kedonganan mulai melakukan perlawanan, namun serangannya senantiasa gagal. Bahkan, tercatat dua peluang emas Putra Kedonganan belum mampu dikonversi menjadi gol. Justru, Mitra Devata menambah pundi-pundi golnya tiga butir hingga unggul 7-0. Pada laga 30 menit ketiga, lagi-lagi sederet peluang emas Putra Kedonganan belum juga mampu menjadikan gol, karena lemahnya penyelesaian akhir (finishing). Malah Mitra Devata menambah dua butir gol, hingga skor akhir 9-0. (022)
Tiga Pelatih Timnas Sepakat Bersinergi Jakarta (Bali Post) -
Tiga pelatih tim nasional dari tiga kelompok umur yaitu Fakhri Husaini untuk U-16, Indra Sjafri (U-19) dan Luis Milla (U-22 dan senior) sepakat bersinergi demi memajukan sepak bola nasional. Hal ini disampaikan ketiganya usai melakukan pertemuan di Kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Kuningan, Jakarta, Kamis (9/2) kemarin. ‘’Di semua negara, tim nasional senior merupakan hasil dari sinergi pembinaan pemain usia muda yang baik. Jika pelatih Luis Milla ingin memanggil pemain U-19 untuk dimasukkan ke timnya, saya akan sangat senang memberikannya karena kami memang harus saling mendukung,’’ ujar Indra Sjafri. Indra, pelatih yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 pada tahun 2013, menilai kerja sama antarpelatih penting demi cita-cita besar sepak bola Indonesia, yaitu bisa berkiprah seluruh kompetisi Piala Dunia yakni U-17, U-20, senior dan wanita. Hal itu diamini oleh Fakhri Husaini. Menurutnya, timnas U-16 yang dilatihnya merupakan tonggak pendukung timnas untuk usia yang lebih dewasa, seperti U-19. Dia pun merasa beruntung bisa bekerja sama dengan Luis Milla, pria asal Spanyol yang pernah bermain untuk Barcelona dan Real Madrid. ‘’Saya yakin bisa mendapatkan banyak ilmu dari Luis Milla,’’ tutur Fakhri. Luis Milla sendiri menanggapi positif pertemuannya dengan Indra dan Fakhri. Pelatih yang membawa tim nasional Spanyol U-21 juara Piala Eropa 2011 ini menganggap dua kompatriotnya tersebut sebagai rekan. ‘’Saya senang bersama Indra dan Fakhri. Kami adalah rekan untuk mengembangkan tim nasional,’’ kata Milla Adapun ujung dari sinergi yang
digagas PSSI ini sebenarnya adalah untuk menemukan ‘’cara bermain sepak bola a’ la Indonesia’’ atau Indonesian way. Nantinya, tim sepak bola di semua kelompok umur bermain dengan taktik yang sama. ‘’Dengan kerja sama antarpelatih ini, permainan sepak bola dengan cara Indonesia sebentar lagi menjadi kenyataan,’’ kata Deputi Sepak bola PSSI Fani Iriawan.
Denpasar (Bali Post) Asprov PSSI Bali berharap PS Badung bisa mengikuti kompetisi Divisi Utama yang kini berubah menjadi Liga-II di kancah Liga Sepak Bola Nasional. Pasalnya, jika Tim Keris absen dipastikan tahun depan degradasi dan melorot ke Liga Nusantara, akan berubah menjadi Liga-III. Ketua Asprov PSSI Bali IGG Putra Wirasana, di Denpasar, Kamis (9/2) kemarin menerangkan, pihaknya ingin tim-tim dari Pulau Dewata melakoni kompetisi nasional, mulai Bali United yang dulunya Indonesia Super League (ISL) akan diganti League
One (Liga-I), kemudian divisi utama (League-Two) atau Liga-II, serta Liga Nusantara menjadi Liga-III. ‘’Jadi, kalau PS Badung absen, otomatis tahun depan melorot ke Liga-III,’’ sebut mantan Wabup Tabanan ini. Dijelaskannya, pihaknya justru bangga terhadap prestasi Perseden Denpasar yang bisa menjuarai Liga Nusantara 2016 lalu. ‘’Saya ingin tim-tim di Bali ini, komplet mengikuti seluruh kasta, bisa berkompetisi ke level nasional,’’ ucapnya. Hanya, dirinya sebatas memberikan saran supaya bisa berlaga ke kompetisi kancah nasional, namun
Seleksi Timnas Seleksi pertama tim nasional U-22 yang disiapkan untuk SEA Games 2017 Malaysia diadakan pada tanggal 22-24 Februari. ‘’Dari seleksi itu kami akan menemukan 25 pemain, termasuk tiga penjaga gawang,’’ tutur Luis Milla. Untuk seleksi pertama itu, dia memanggil para pemain yang namanamanya sudah diberikan oleh PSSI. Ada sekitar 50 nama pesepak bola berpotensi masuk tim nasional yang sudah ada di tangan Milla sejak dia menandatangani kontrak Januari 2017. Kemudian, Milla akan mengadakan seleksi kedua satu minggu setelah saringan pertama. Di tahap kedua ini, Milla nantinya memanggil para pemain secara pribadi di Piala Presiden 2017 atau di luar data dari PSSI. ‘’Setelah itu akan ada pertandingan uji coba dengan komposisi tim senior dan junior pada bulan Maret,’’ tuturnya. Milla memang memanfaatkan ajang Piala Presiden 2017 untuk
Bali Post/ant
TIGA PELATIH - Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla (tengah) berjabat tangan dengan Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafrie (kanan) dan Pelatih Timnas U-16 Fakhri Husaini (kiri) di sela-sela konferensi pers di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (9/2) kemarin. Dalam kesempatan itu mereka memaparkan program kerja untuk memajukan timnas Indonesia. melakukan pemantauan pemain. Seperti pada Sabtu (11/2), dia dan jajarannya akan melakukan pemantauan pemain ke dua wilayah. Milla dan asisten pelatih untuk fisik Miguel Gandia memantau laga Grup B di Stadion Kanjuruhan, Malang, sementara asisten pelatih Bima Sakti dan pelatih kiper Eduardo Perez berangkat ke
Stadion Si Jalak Harupat untuk melihat laga Grup C. ‘’Di Bandung ada beberapa tim yang pemainnya sudah masuk dalam pantauan kami, seperti Persib dan Bhayangkara FC,’’ kata Bima Sakti. Luis Milla sudah mengumumkan jajaran kepelatihan yang bertugas di skuad Garuda untuk SEA Games 2017 Malaysia. Miguel Gandia
ditugaskan melatih fisik dan kebugaran, Eduardo Perez sebagai asisten serta pelatih kiper, serta Bima Sakti yang bertugas menjadi asisten, penghubung taktik dari Milla ke pemain. Selain nama-nama itu, ada pula Bayu yang berperan sebagai penerjemah dan dr. Syarif Alwi untuk menangani kesehatan pemain. (ant)
tidak bisa memaksakan kehendak, apalagi intervensi. Yang jelas, dirinya sudah memediasi dualisme kepengurusan di tubuh PS Badung antara AAN Alit Wiraputra dengan IGN Ketut Tiksena saat Kongres PSSI di Bandung, Desember 2016 lalu. ‘’Kami berupaya supaya tidak terjadi dualisme kepengurusan di internal Tim Keris. Terbukti PSSI Pusat telah memediasi kedua kubu,’’ ujarnya. IGG Putra Wirasana menegaskan, pihaknya sebatas memediasi, dan sama sekali tak berhak melakukan intervensi. ‘’Kami sebatas mengharapkan supaya ikut kompetisi, sebab sayang kan dulu merangkak dari divisi II menghabiskan dana banyak,’’ ucapnya. Induk organisasi sepak bola di Bali mengagendakan Kongres PSSI di Denpasar, 17 Februari nanti. ‘’Sedianya Kongres PSSI Bali, diadakan Desember 2016 lalu, namun berbarengan Kongres PSSI Pusat, sehingga diundur Februari ini,’’ kata IGG Putra Wirasana. Agenda yang diba-
has penyusunan program, berikut Komite Pemilihan, Komite Banding, mengingat tahun ini, masa jabatan IGG Putra Wirasana juga berakhir. Jika Komite Pemilihan dan Komite Banding ter-
bentuk, maka pelaksanaan kongres pemilihan ketua umum Asprov PSSI Bali, delapan pekan lagi. ‘’Kalau saya lebih baik serahkan kepada peserta kongres atau floor,’’ kilahnya. (022)
Asprov PSSI Berharap PS Badung Ikut Kompetisi
Pengkot TI Denpasar Tetap Gelar Piala Wali Kota Denpasar (Bali Post) Selama ini terjadi dualisme kepengurusan Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Denpasar yang dipimpin AA Putu Suryawan Wiranatha dengan kubu Pengkot TI yang diketuai caretaker Komarudin Bukhori. Meskipun tanpa kucuran dana sepeser pun dari KONI Denpasar, Pengkot TI Denpasar versi AA Putu Suryawan Wiranatha tetap bersikukuh menggelar turnamen Piala Wali Kota VIII/2017 di GOR Praja Rakcaka, Kepaon, Minggu (19/2) nanti. ‘’Kami sudah melaporkan kepada KONI Kota Denpasar, bahwa TI Denpasar tetap menyelenggarakan turnamen Piala Wali Kota,’’ tutur Agung Suryawan. Alasannya, katanya, pihaknya kasihan terhadap nasib atlet Denpasar, yang selama ini getol berlatih, tetapi belum ada penyalurannya guna mengikuti turnamen. Agung Suryawan menegaskan, pihaknya tak bisa membeda-bedakan dojang yang bernaung di bawah TI Kota Denpasar, berpihak pada kubu mana. ‘’Yang jelas, seluruh dojang se-Kota Denpasar kami undang, mudah-mudahan mereka mengirimkan taekwondoin terbaiknya,’’ harapnya. Dikemukakan, persiapan hajatan Piala Wali Kota telah siap 95 persen, berikut piala dan medalinya. ‘’Para atlet, orangtua atlet, pelatih, dan seluruh jajaran pengurus dojang maupun TI Denpasar, semuanya mendukung penuh event ini,’’ katanya. Sejauh ini, pesertanya telah mencapai 200 atlet yang ikut menyemarakkan Piala Wali Kota. ‘’Kami minta kepada seluruh atlet taekwondo Denpasar, harus tetap rajin berlatih, dan kami yakinkan para atlet bisa berlaga dalam sebuah event,’’ paparnya. (022)
Thailand Masters 2017
Berry/Hardi Tantang Wakil Jepang di Perempatfinal
Bangkok Satu tempat di perempatfinal ganda putra Thailand Masters 2017 berhasil diamankan oleh pasangan baru pelatnas, Berry Angriawan/ Hardianto. Keduanya sukses menghadang pasangan senior yang merupakan unggulan kelima, Hendra Setiawan/ Tan Boon Heong (Indonesia/ Malaysia) setelah berjuang tiga game dengan skor 1521, 21-17, 24-22, Kamis (9/2) kemarin. Berry/Hardi yang sempat kehilangan game pertama, menjelaskan sebetulnya telah menerapkan pola permainan yang benar dalam menghadapi Hendra/Tan. Akan tetapi pola permainan tersebut tak bisa mereka pertahankan dengan konsisten, sehingga Berry/ Hardi seringkali kalah cepat dan banyak diserang oleh dua pemain senior tersebut. ‘’Di game pertama sudah benar mainnya, pengembalian pertama kedua sudah tahu dan nyambung pokoknya. Tetapi setelahnya kami keduluan terus, diserang terus,’’ jelas Berry di Nimibutr Stadium. Ditambahkan Berry/Hardi, pasangan senior ini sebetul-
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
nya cukup berbahaya, apalagi secara individu kualitas permainan mereka sudah tidak diragukan lagi. Namun rotasi permainan Hendra/Tan masih menjadi titik lemah pasangan ini, maklum saja, Hendra/ Tan baru saja berpasangan di awal tahun 2017. ‘’Perbedaannya Hendra/ Tan dan Hendra/(Mohammad) Ahsan sih mungkin di rotasinya, kalau Hendra/ Ahsan sudah sering latihan dan sama-sama tahu porsi masing-masing. Kalau Hendra/Tan mungkin karena belum sering latihan bersama, jadi rotasinya agak kagok,’’ kata Berry. Di babak perempatfinal, Berry/Hardi akan berhadapan dengan Hiroki Okamura/Masayuki Onodera. Pasangan asal Jepang ini melaju ke babak perempatfinal hanya dengan kemenangan satu game saja setelah lawan mereka, Hoon Thien How/Teo Kok Siang (Malaysia), mundur di game kedua dengan skor akhir 21-15, 0-0. ‘’Pasangan Jepang ini biasanya banyak memberi pukulan-pukulan memanjang ke belakang, kami harus mewaspadai hal ini,’’ ucap Hardi. (kmb39/net)
Bali Post/wan
LIGA-II — Asprov PSSI Bali berharap PS Badung bisa mengikuti Kompetisi Divisi Utama 2017, yang kini berubah menjadi Liga-II. Pasalnya, jika PS Badung absen, otomatis tahun depan melorot ke Liga Nusantara atau Liga-III.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Cari: 2 Karyawan Wanita Bg.Dapur,1 Accounting Wanita, Gn.Soputan 48 T.085104816789
B.BP.141.02.17.0000813
Dicari Staff bisa Bahasa Jepang Hub.081999700234
B.BP.154.02.17.0000729
Dcr Sgr Marketing Property Lk Pglmn Min.SMA,Gaji+Insentif Memuaskan Hub:818 Property Jl.Gatsu Brt T.9004888,Email: hrdproperty818@yahoo.com
B.BP.141.02.17.0000819
SPG for Jewelry Shop.Kuta: 0811 3866 371,Sanur/Ubud: 0811 3866 372
B.BP.821.02.17.0000318
Join us! PT.Fuji Home Japan Prshaan Asing dibdang Property Cr:Marketing,Arsitek,Peng.Proyek&Estimator, usia max 38Thn, pglmn min 3th dibidngnya,5 setengah hari krja dlm seminggu. Gj pokok,Tnjgn Operasional&THR +Bonus,Asrnsi Kshtn&Tnga krja 4723564/info@fujihomejapan.com
B.BP.001.02.17.0000818
Dcr: Manager,FrontOffice,House keeping,Driver,Engineering,Bel Boy,Security,PRT&Bag.Hukum utk Hotel Hub.PO BOX 2005 KutaBali
B.BP.164.02.17.0000614
!!Karyawati Toko SD/SMP serius Jujur H:085102831808 no SMS
B.BP.001.02.17.0000825
!!Karyawati Toko Valentine Jln Diponegoro No.81, 081338501888
B.BP.001.02.17.0000330
Cri Sgr Controller produk Spa, Cleaning Service,telp.723593/ 723637/082144159869
B.BP.001.02.17.0000643
*Jepang proses 3Minggu Macau & Australi H:Badung 081999906893 Tabanan-Surabrata 082231577240
B.BP.166.02.17.0000826
Craft company@Mas-Ubud, need: HRD Mgr,Sourching staff,please send your application latter to email:dharmas@indo.net.id tlp.0361976179
Dcr Segara Adm Kantor max 25th D1,Berminat Krm Lamaran Jl. Apit Telaga No.12/16 Br.Batur Peguyangan Kaja Dps Utara Hub.085100480049
Dcr Admin min SMA bs Komp. Buluh Indah 40 H:081353223388
Dcr Sgr Staff Adm Wanita,SMA, Max 30th pengalaman tidak diutamakan hub.8466632
B.BP.004.02.17.0000493
B.BP.001.02.17.0000223
Dcr Butler H.081337460096 Bali Life/Jl. Bumi Ayu V/88 Sanur
B.BP.001.02.17.0000786
Dcr Cashier,Waiter/ss,Cook Hlper Tlp.0361758075/081338957772
Dcr bnyk&sgr krywn/i pbrk roti baker,produksi,admin&waitress tdk hrs pglmn Hub.081999057909
B.BP.001.02.17.0000803
Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)
B.BP.001.02.17.0000740
B.BP.001.02.17.0000788
B.BP.001.02.17.0000752
B.BP.001.02.17.0000641
B.BP.154.02.17.0000730
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
Dicari 2 Admin min SMU max 27 Dibthkan Segera Waitress & Ass 2 Hairstylist,Brpnglmn Hub:Tkd Cook,Pengalaman Tdk Penting Unda 1 No9X Renon/087860560187 Hub:0361-287263/081236854028
Dcr Sopir Serabutan,Gj 1,7Jt, Tgl Dlm+U.Mkn,Hub:08123944820
B.BP.821.02.17.0000317
� � � �
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
B.BP.001.01.17.0002641
Dcr Staf Accounting Pria Min S1 1Mrktg+1Adm Wnt Comp Min.SMA B.BP.145.02.17.0000680 Managemen/Accounting mak 28 th Tj Mnarik Gj+bns+dll,T.8443805 Dcr Krywn/ti Serabutan Toko SIM A&C; Staf Promotion pria primekonsep@gmail.com Sparepart Hub:08121765888 min D3 mak 28 th SIM A&C;RBD & B.BP.001.02.17.0000567 B.BP.001.02.17.0000734 STO Pria min SMA/K mak 28 Th BUMN Bth Tng Krj Hub.081916410 Dcr Op Msn Toko/Oliver,Tkg PoSIM A/B1 017 Over Knt Wrng, 081547548492 tong,Acount u/Prcetakan,292344 Krm CV lgkap ke PT Sinar Sosro B.BP.001.02.17.0000744 B.BP.001.02.17.0000757 Bth Pembantu rumah Tangga u/ Dcr PRT u/Daerah Cargo TdrDlm Sunset Road 108 SS Kuta Bali B.BP.004.02.17.0000299 pribadi di Kuta H.081238474711 Hub:081558575977 B.BP.004.02.17.0000790 B.BP.001.02.17.0000735 Dcr Staff Barwaiter,Waitress, Bth Sgr Marketing Lombok/Bali, Dcr Sebar Brosur di Mall 2Jt/ Cook u/Restaurant Nusa Dua P/W,min SMA,Siap Krj dg Target, Bln+Komisi Hp087862275419 Sgr! H.081236004878 B.BP.101.02.17.0000798 Pny Ked Sdr.Lap Lkp:Ruko Sudi Admin Nyaman Berbicara di Tlp Dcr Sgr Sales Marketing English rman Agung Blok C-18 Dps.Telp. 2Jt/Bln Hp087862275419 Sgr!!! Hub.PT.QRG Resort, 8480379/82 B.BP.004.02.17.0000689 0361-241169 bali@libratama.com B.BP.001.02.17.0000383 Dcr Teknisi,Sales Gaji+Bonus+ B.BP.001.01.17.0002390 Dibutuhkan Sopir Berpengalaman Komisi+BPJS Lam PT.PMA, C’Bezt Resto Cari Karyawan/ti Dicari sopir Ambulance untuk Bedahulu XVII/7 Dps Gaji UMK Hub.0361425524/420590 Klinik di Legian Hub.0361761443 SMA/SMK Hub Jl.Sidakarya 157 B.BP.001.02.17.0000481
: : : :
The Care Day Spa,Dcr Therapist Pglmn 2Th,Niat Kerja T:8476859
B.BP.001.02.17.0000322
B.BP.001.02.17.0000426
Dibutuhkan Chef Restoran Kirim CV ke pradanajaya24@gmail.com Hub.082146521674/Ngurah
Dicr 2 Staff Kantor, bisa Komputer (Cerdas&Ulet), Book Keeping (Staff Admin) Min D3,Pria/Wnt,Usia min 30, Menikah.Hub.08113928209
Reception wnt max 25th bs bhs. Inggris ada ijazah SMA gj 1,82,8Jt lgs dtg Cozy Spa Sunset sebelah RS Siloam stp hari bs
B.BP.001.02.17.0000382
Receptionist Dcr By Pass Sanur Need Sales&Mktg,Marcom,Enggenr Hub.0361-289700/081916435407 B.BP.001.02.17.0000575 B.BP.153.02.17.0000822 ing, Gardenr,Waiter/ss,send CV Looking for Garment Assistant, to Samasama Rest ND,HP.0812384 Renown DMC in Sanur is Looking Excel,Internet,Email to: for experienced person for 1129 E:wira@samasamabali.com diahriniputu@yahoo.com product/Fit department in B.BP.101.02.17.0000800 B.BP.001.02.17.0000764 Charge for a la carte quotations/ Pembantu Rmh Tangga Langsung Dibutuhkan Satpam (PT.Dirgahay account handling.Interesting Valuta Prima) Hub.08123917452 kerja serius Hub.082144277772 B.BP.001.02.17.0000804 Candidate Please Kindly send B.BP.001.02.17.0000784 Prsh Nasional Bth Kurir Sepeda your application to:sales@gova Dibutuhkan Sgra Chef,Cook Mtr Usia Max 25Th Blm Menikah cation-indonesia.com Bar,Waiter/ss utk Resto B.BP.001.02.17.0000771 Gaji Sesuai UMR Segera Hub.Ry Area Nusa Dua. Sales Acc HP,Gaji+Komisi+dll Sesetan 337 Dps Telp.710021 CV.Kirim Via Email to: B.BP.001.02.17.0000671 (±5Jt) Hub:PT.Vivan Bali verdantbali@gmail.com International business is loo081237763718 B.BP.004.02.17.0000688 B.BP.001.02.17.0000559 king for a PA with perfect EngDicari Sgr Tukang masak wanita Urgent:Sales Daging:Htl/resto lish&University graduate,need pengalaman utk villa pribadi. Pend.D3 Gj/Ins/Tj.Lam/CV Kirim to have experience in construcLamaran ke PT.Real Estate Bali ke CV APM Jl.Wirasatya 2/8 Dps tion &handling workers.CompuSunset Road Barat 107 T:735590 B.BP.001.02.17.0000639 ter programs to know,AutoCad, B.BP.001.02.17.0000541 Villa in Seminyak Need Night Sketchup,Office.The best with Dicari Spa Therapist Wanita HK& Security Call:085738135199 a Architectural background.We Berpengalaman untuk The Gangsa B.BP.001.02.17.0000664 pay well & travel opportunity. Private Villa Sanur Yamaha Bisma Dicr: Mekanik office@paradise-realty.ltd.com hr@thegangsa.com H.270260 Hub.T.Umar 142 Dps B.BP.001.02.17.0000749
B.BP.004.02.17.0000687
B.BP.001.02.17.0000808
B.BP.001.02.17.0000763
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post *****OTO 89///0811398989****** Rmh S.Furnis P.Moyo Dps-3KT2KM *Fortuner G VNT Th’2013 Putih* Dpr R.Tamu Grs 087886167222 TP B.BP.165.02.17.0000745 B.BP.001.02.17.0000758 *Fortuner VRZ A/T Th’2016Hitam TOYOTA B.BP.141.02.17.0000814 *Fortuner G lux Th’2011 Hitam* DIJUAL RUMAH Feroza 95 Biru Abu Ban 33 Audio Inova V Lux Th’2015 Hitam *FJ Cruiser Full Spec’2013 Htm Rumah Dikota Denpasar Harga Asli Bali Hub.08123948196 Istw Pantai Brawa No.35 *Land Cruiser ZX CBU’10 Silver mulai 825Jt Hub.0811399361 B.BP.164.02.17.0000795 *Mercy SLK 200 AMG Th’2012 Htm B.BP.001.02.17.0000140 Tel:081999270475 BUC Djl Camry 2.4 V Hitam Th’2010 B.BP.001.02.17.0000777 *Lexus RX 350 Japan’2009 Hitam !Djl murah Rmh dlm Kota Tabanan - 081805531078 *CRZ Hybrid New Mdl’2016 Putih 350jt,087761435519 bs kredit Terios TX Adv’2013 Hitam Mulus Hub.0811510588B.BP.164.02.17.0000613 B.BP.166.02.17.0000827 ***Bisa Kredit Bunga Murah**** Trawat,AsliDK Hub:085738724188 Avanza G’09 Silver AsBali Ors BUC Dijual Rmh Jl.G.Abang IV/2 B.BP.164.02.17.0000793 B.BP.001.02.17.0000667 Prbd,081933610070/082341251453 5 Perum M.Maning/081338792660 T.Altis 1.8 G Th 13 Hitam DAIHATSU
All New Xenia R Sporty AT’15 Yaris S AT’11 Krd, 085100856999
Ssk Splash 2011 Mrh Marun Smst Br Mls 96 Jt Ng 08123981053
B.BP.141.02.17.0000821
HONDA
Jazz RS MMc Th’2013 Hitam Asli Bali Hub.085737474333 B.BP.164.02.17.0000797 KIA
Avanza G’11 Hitam+Silver Mulus Spt Baru H.08123808700 bs Krdt
kond.mulus & jarang pakai H.220 Juta Hp.085237285474
Avanza Veloz th 13 Hitam H.168.500.000 Hp.08123671511
DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349
B.BP.141.02.17.0000812
Picanto’2012 Putih Asli Bali Mulus Istimewa Hb.085102832128 Fortuner DiselVNT AT2013 Putih B.BP.001.02.17.0000668 (295Jt)bsTT/Krd T.081999750009
B.BP.001.02.17.0000801
B.BP.001.02.17.0000781
MITSUBISHI
Dijual Truck Mitsubishi Fuso Th.96,08123820861-081999975961 B.BP.001.02.17.0000761
Fortuner G TRD S VNT Th’2013 Putih Asli Bali,H.085737474333
B.BP.164.02.17.0000796
Innova Grand New th’2011 Silver Hub:085238197119
B.BP.001.02.17.0000802
B.BP.164.02.17.0000789
DICARI MOTOR “08123667168 Beli Tinggi Motor Bks Sgl Merk
B.BP.001.02.17.0000584
Ertiga’2014 Hitam Asli Bali Jual Taxi Wahana Limo Lmbg 235 Tgn 1,Mulus Hub:081999456633 Hub.081337722499
DISEWAKAN RUMAH Kont.Rmh 2Lt/6KT/AC Jl.P.Misol Gg.XIII T.Umar H.085333004670
KjPU’89VR16 AC,htm AsBali,Gres Jimny GX’2000 asBali Hijo Met VR Ban Baru Mulus,08123808700 siap pake,H38jtNg,081999400809
Kont.Rmh 3KT/2KM/AC,Grs,Kitset Jl.Piranha 21 081353385255
SUZUKI
B.BP.153.02.17.0000820
B.BP.001.02.17.0000669
B.BP.001.02.17.0000558
B.BP.001.02.17.0000809
B.BP.141.02.17.0000811
FOTOCOPY
BENGKEL LAS
B.BP.001.02.17.0000637
B.BP.001.02.17.0000636
B.BP.001.02.17.0000754
Djl Rmh Daerah Elite Renon Bth Pembeli Serius Owner Pindah KluarDaerah HrgNg,081339357512
B.BP.141.02.17.0000590
Djl Rmh Istana Regency Sesetan 2A/2Lt+Pool+Furnish,0817341342
Rmh Br 2Lt 3KT,2KM,Takuban Perahu Pdg Asri IV/14 T.80/60 810JtNego Pemilik 081999341824 B.BP.001.02.17.0000545
Rmh LT510/320m2 7KT Pool Baru Djl Rmh Jl.T.Badung Utama No.92 2Lt 7,4M Tk.Badung XI Renon LT.3Are/3KT+2KM H:081805520388 081311301953/081936564888 B.BP.001.02.17.0000544
B.BP.001.02.17.0000547
Djl Rmh Ls.2Are Lt2,KM9,1Toko Nuansa Udayana IX/9 Jimbaran dpn Vila Ening Hb.081337039081
B.BP.001.02.17.0000104
Rmh 2Lt 2unt 3KT,2KM Perum Nuansa Sandat T.089652974339
B.BP.001.02.17.0000407
Rmh Lt.II 90/98 dkt Art Center Jln.SMA 3 Dps 085-100-854-585
B.BP.001.02.17.0000465
DIJUAL MOBIL
SERVICE
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOTOR
SPA
B.BP.001.02.17.0000772 KARANGASEM
Griya Pesagi Perum Murah Jl.Pesagi Karangasem Hb:08124644394 B.BP.001.02.17.0000674
DISEWAKAN RUKO Disewakan Ruko Pusat Denpasar cck Kantoran Hub.0811399361 B.BP.001.02.17.0000139
SERVICE
Murah, 5Are(Bs sbagian)Blkg Htl DIJUAL TANAH DISEWAKAN TANAH Amarosa TmnMumbul,082144994211 Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & Dktrk Tanah 4,1Are Jl.Seminyak B.BP.001.02.17.0000774 140Jt/A Bs Kredit 087862450004 Tnh 1+2+3 Kav Baru Lok.Canggu Gg Baik-Baik , H.081353099090 B.BP.001.02.17.0000461 B.BP.001.02.17.0000759 Hr/A 400Jt 089621180532 *Tnh 1,25A,370,Abianbase Dlung B.BP.001.02.17.0000780 DICARI TANAH Hub:081237666809, 081238920022 Tnh 1,7Are(14x12)Tk.Petanu Gg. Cari Tanah/Rumah Max 2Are Lok. B.BP.001.02.17.0000444 Kuntul Panjer Jl6m 08123636269 Penatih c/u Kos2an,082146459143 1,25A dkt RSU Kapal Jl Lbr dan B.BP.001.02.17.0000411 B.BP.001.02.17.0000741 dikont.2A Cargo,H.087860432230 Tnh 1A+2A Lok.Canggu Hr/A 300 B.BP.164.02.17.0000794 DISEWAKAN TOKO Jt 081999270475 Pak Jimi BUC B.BP.001.02.17.0000779 3,75 Are Pinggir Bypas IB .ManOver Kontrak Toko DiBanyusari tra,Lebih-Gianyar,081237201377 Tnh 1Are(7,5x13,5) LC T.Badung Dkt Kampus Murah,081338931040 XIII Renon Jl.10m 08123636269 B.BP.001.02.17.0000739 B.BP.001.02.17.0000373 B.BP.001.02.17.0000410 65m2 235Jt,65m2 285Jt Mbil Msk Tnh 1Ha Negara Murah,Ruko di DISEWAKAN HOTEL Gg.Puyuh Batubulan085238155529 Hotel*3 Red Island Bwi sdg BerLukluk Hub.08123924992 B.BP.001.02.17.0000805 B.BP.001.02.17.0000113 kembang LsgPantai, 081353128232 Djl Cpt tnh 1,5are Lok Ketewel B.BP.001.02.17.0000773 Tnh 3,25Are 475Jt/Are Mbl Msuk Total 350jt Nego 081338863487 diBinoh Ubung Kaja,08123667168 DIJUAL RUKO B.BP.001.02.17.0000598 B.BP.001.02.17.0000585 Ruko 3Lt By Pass Ngurah Rai Djl Tnh Kav Strategis di Dps Dpn Bali Galeria H.08113998000 GIANYAR 245460/0811398086/081999914201 B.BP.001.02.17.0000816 T.Kavling Mulawarman Tedung B.BP.817.02.17.0000348 DIJUAL KIOS Jl Tanah LC Baktisrage 4A Singa- Gnyr 175Jt/Are Hub.08113998000 B.BP.001.02.17.0000815 Jual Warung luas tanah 1,5Are raja Hub:087863000251 Murah/BU Jual Kavling Murah Jln.Hotmix Kesiman Hub.085737489330 B.BP.001.02.17.0000767 8m Serongga Gianyar,08124644394 B.BP.001.02.17.0000782 Kav Pamogan,Sempidi Sading,TbaB.BP.001.02.17.0000675 yuh,TTutul,Pgr Jl,082144020334 B.BP.001.02.17.0000750 JEMBRANA RUPA-RUPA Mrh JualRugi 1-2A Timur Puspem Tnh 2,3,5A Yeh Embang Kauh Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Bdg Jl.Pav5m 350Jt081337332121 Rp.29Jt/are hp.0811398154 T.085337370228 / 412815 B.BP.001.02.17.0000594
BIRO JASA
SERVICE SALON
RUPA-RUPA
KONTRAKTOR AC
DIJUAL MOBIL
SERVICE SERVICE
KONTRAKTOR
B.BP.001.02.17.0000792
B.BP.001.02.17.0000333
RUPA-RUPA Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006 B.BP.001.02.17.0000609
Lelang Carry ST 85-Honda PCX 2011.Engkel’80 H.0817551144 B.BP.001.02.17.0000775
Pelunasan/Gestun Kartu Credit Jln.Kertapura Hub.082340004545 B.BP.000.01.17.0002739
Pjak Tax Amnesti SIUP,NPWP,SPT Thn,sy bntu Murah 081999121505
B.BP.001.01.17.0002302
Simpanan Koperasi 75jt Gratis Scoopy Jasa 8%/th 081239011111
B.BP.001.02.17.0000799
KEHILANGAN Hlg Buku KIR DK9688BR Jl.P.Roon Dps, Budi Utomo/03618422468 B.BP.001.02.17.0000742
KURSUS Komputer Arsitektur AutoCad 2D &3D,3D Max Telp.081338284529 B.BP.001.02.17.0000684
PENGUMUMAN I Feel Not Good Alone-Is There A Women Feel The Same,Please Call me to 081239195151 B.BP.001.02.17.0000743
EKONOMI
18
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
Pers Harus Dukung Optimisme di Sektor Ekonomi Semarang (Bali Post) Ekonom dari Universitas Diponegoro Semarang Nugroho SBM mengatakan pemberitaan ekonomi harus mengandung optimisme agar tidak berdampak pada kekhawatiran masyarakat. ‘’Jangan selalu mengangkat berita mengenai kondisi ekonomi dari sisi negatif,’’ katanya di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/2) kemarin. Ia mengatakan seharusnya media massa lebih banyak memberitakan dari sisi positif, dengan begitu masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kondisi ke depan. ‘’Kalaupun memang itu berita negatif, seharusnya tema yang diambil adalah bagaimana solusinya,’’ katanya. Menurutnya, pemberitaan berkontribusi dalam menentukan daya beli masyarakat. Ia mengatakan apalagi jika beritanya selalu mengarah ke perekonomian yang sedang lesu, akan membuat masyarakat mengerem transaksi yang akhirnya berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. ‘’Pada dasarnya media sangat berperan besar terhadap perekonomian secara umum, termasuk berfungsi menjadi kontrol,’’ katanya. Sebagai contoh pada penyaluran bantuan dari pemerintah kepada masyarakat, dengan adanya kontrol dari media massa akan dapat meminimalisasi terjadinya penyelewengan. ‘’Selain menjadi kontrol, media ini juga sebagai kepanjangan tangan pemerintah untuk kebijakan-kebijakan baru yang dikeluarkan, baik langsung oleh pemerintah maupun melalui Bank Indonesia,’’ katanya. Di sisi lain, pihaknya berharap agar pemerintah lebih proaktif dengan media massa, dengan begitu pemberitaan mengenai apa pun terkait ekonomi tidak simpang-siur. ‘’Apalagi sekarang sedang banyak berita hoax yang tentunya meresahkan masyarakat. Jangan sampai berita menjadi hoax hanya karena pemerintah dalam hal ini sebagai salah satu narasumber penting tidak kooperatif terhadap wartawan,’’ katanya. (ant)
Kemenhub Lakukan Deregulasi Aturan
Jakarta (Bali Post) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selaku regulator akan memberikan sanksi administratif kepada operator atau stakeholder bidang penerbangan yang melakukan pelanggaran. Langkah tegas ini dilakukan dalam upaya untuk memenuhi standar keselamatan penerbagnan dan melindungi hak konsumen. ‘’Selama ini tidak ada sanksi yang diberikan (kepada operator pelanggar). Kemudian kita buat aturan dengan sanksi, sehingga harus dilaksanakan. Ini semuanya untuk memenuhi standar keselamatan penerbangan maupun keamanan,’’ kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo, di Jakarta, Kamis (9/2) kemarin. Menurut Suprasetyo, dengan adanya pemberian sanksi terhadap operator penerbangan yang melakukan pelanggaran ini dapat menjadi fungsi kontrol regulator terhadap operator penerbangan. ‘’Kalau tidak ada sanksinya kan berarti peraturan ini tidak ada kontrolnya,’’ ujarnya. Suprasetyo mengungkapkan, sanksi yang diberlakukan ini menjadi perhatian serius organisasi penerbangan sipil internasional (Internasional Civil Aviation Organization/ ICAO), FAA (Federal Aviation Administration), dan EU (Uni Eropa) yang melakukan audit serta assessment. Suprasetyo berjanji pihaknya akan melakukan review dan deregulasi atau penyederhanaan aturan yang merugikan masyarakat dan yang menghambat iklim usaha penerbangan. ‘’Deregulasi sejumlah aturan ini sedang kita bahas dan diharapkan akan selesai dalam waktu dekat,’’ ungkapnya. Deregulasi yang akan diterapkan, misalnya aturan pemberian sanksi terhadap pembekuan rute pesawat yang mengalami incident/accident. Sebenarnya yang diberi sanksi operatornya atau yang langsung bertanggung jawab berbuat atau melanggar SOP. ‘’Tetapi (pembekuan rute) dampaknya masyarakat yang merasakan sehingga kita review kembali,’’ jelasnya. (010)
Bali Post/wan
KERAJINAN KAYU - Pemilik usaha kerajinan kayu memegang hasil karya kerajinan tangan khas Bali di Sakah, Gianyar. Kerajinan kayu ini diminati wisatawan yang datang berkunjung ke Bali.
Pemerintah Siapkan 13 Titik Gudang Logistik Ambon (Bali Post) -
Pemerintah, dalam hal ini, Kementerian Perhubungan bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan Kementerian Perdagangan, telah menyiapkan 13 titik yang akan direncanakan sebagai Rumah Kita atau gudang yang menampung logistik untuk mendukung program tol laut. ‘’Kita tambah jadi 13 titik, Rumah Kita ini rumah logistik, rumah pengumpul untuk menstabilkan harga selain menambah tujuh lintasan Tol Laut,’’ kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seusai peninjauan bersama Presiden Joko Widodo ke Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Kamis (9/2) kemarin. Dia menyebutkan 13 titik tersebut di antaranya Nias, Mentawai, Natuna, Sanggate, Dompu, Waingapu, Rote, Kalabahi, Tahuna, Namlea, Saumlaki, Manokwari dan Timika. Budi menjelaskan, pengelolaan Rumah Kita tersebut akan dikonsolidasikan dengan BUMN, BUMD, seperti PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), PT ASDP Indonesia Ferry, PT Pelindo I, II, III dan IV. Selain itu, ia mengajak BUMD yang berminat untuk mengelola Rumah Kita,
saat ini salah satu BUMD yang berminat yaitu PT Panca Karya. ‘’BUMD banyak yang tertarik, tetapi kami tidak serta merta memberikan kesempatan pada semua pihak karena memang ada suatu komitmen, memang pertama kali itu harus berani rugi,’’ katanya. Ia mengatakan pihaknya akan menggelar seleksi atau beauty contest bagi BUMD yang berminat mengelola Rumah Kita tersebut. ‘’Kalau bangun Rumah Kita, harus badan usaha yang
rumah logistik tersebut sangat penting karena menjamin ketersediaan, sehingga bisa membantu dalam menekan disparitas harga bahan pokok di wilayah Timur. Sebagai contoh, ia menyebutkan di Namlea, Provinsi Maluku, telah terjadi penurunan harga sebesar 20-30 persen. ‘’Presiden setuju kalau Tol Laut ini harus dikaji secara detail, memang tidak serta merta, tapi hasilnya sudah mulai terlihat,’’ katanya. (ant)
Peternakan Mandiri Didorong Ikut Jalur Kemitraan Makassar (Bali Post) Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU RI) mendorong para peternak mandiri agar mengikuti jalur kemitraan dengan para pengusaha penyedia bibit dan pakan untuk memotong mata rantai kerugian. ‘’Salah satu upaya yang kita tempuh agar peternak tidak banyak yang mengalami kerugian besar adalah dengan mendorongnya untuk masuk ke jalur kemitraan. Kemitraan yang kita awasi langsung,’’ jelas Ketua KPPU RI Syarkawi Rauf, di Makassar, Kamis (9/2) kemarin. Ia mengatakan, peninjauannya ke sejumlah peternak unggas di Kabupaten Maros untuk melihat langsung perbandingan harga di pasaran dengan kandang tidak menemukan adanya disparitas harga yang cukup tinggi
seperti dibeberapa daerah di Indonesia. Pada peninjauannya di Kabupaten Maros, peternak yang didatanginya itu sudah menerapkan pola kemitraan antara integrator atau inti dengan plasma dalam hal ini peternak. Para peternak umumnya mengaku jika dirinya tidak terlalu merasakan dampak dari menurunnya ayam di pasaran karena sudah ada kontrak kerja sama yang ditandatanganinya di awal. ‘’Seperti peternak yang ada di Maros ini, mereka sudah menandatangani kesepakatan harga bibit dan pakannya. Walaupun setelah beberapa bulan kemudian terjadi penurunan harga, tetap tidak berpengaruh karena sudah ada kesepakatan yang menjadi pegangannya,’’ katanya. Sementara itu, legislator Komisi
Transaksi Saham di Bali Capai Rp 5 Triliun Denpasar (Bali Post) Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Denpasar mencatat transaksi saham di Bali tahun 2016 mencapai Rp 5 triliun atau melonjak dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 3,7 triliun, karena gencarnya sosialisasi diikuti pertumbuhan ekonomi daerah setempat yang positif. ‘’Tahun 2016 merupakan transaksi dengan nominal tertinggi di Bali,’’ kata Kepala BEI Denpasar I Gusti Agung Alit Nityaryana, di Denpasar, Kamis (9/2) kemarin. Jumlah investor yang tumbuh tahun 2016 mencapai 2.507 orang sehingga total investor pasar modal menjadi 10.158
punya pekerjaan di sini. Jadi kita lihat saya minta Dirjen Laut untuk menginventarisasi BUMN dan BUMD yang punya keseharian dengan mereka,’’ katanya. Budi menambahkan, Rumah Kita diperlukan sebagai keberlanjutan program Tol Laut untuk menampung logistik dari wilayah timur agar terjadi keseimbangan keterisian antara kapalkapal yang datang dari Indonesia Barat dan Timur. Menurutnya, keberadaan
orang, melonjak dibandingkan tahun 2015 yang mencapai 7.651 orang. Sebagian besar investor tersebut berusia di atas 40 tahun atau sekitar 48 persen dan sisanya berusia 31-40 tahun atau 22 persen. Berdasarkan domisili, hampir 61 persen di antaranya berdomisili di Denpasar, sisanya di Badung, Tabanan, Gianyar dan Buleleng dengan jumlah yang lebih kecil. Pusat perputaran keuangan dan tingginya jumlah urbanisasi dinilai sebagai salah satu indikator tingginya sebaran jumlah investor di Denpasar. Sebagian besar latar belakang pekerjaan investor tersebut merupakan pegawai
swasta mencapai 3.300 orang kemudian disusul pengusaha sebanyak 1.356 dan mahasiswa 1.348 orang (S-1 – S-3). Tahun 2017, pihaknya menargetkan total investor di Bali mencapai 13 ribu orang atau tumbuh sekitar tiga ribu orang dengan nilai transaksi yang diharapkan tercapai sekitar Rp 7 triliun. Pihaknya optimistis investor saham tahun ini tumbuh karena gencarnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan kampus, dengan mengadakan kerja sama pendirian galeri investasi di enam perguruan tinggi di Bali. (ant)
VI DPR Eka Sastra mengatakan, peternak mandiri yang membeli sendiri bibit dan pakannya itu cenderung lebih potensial mendapatkan kerugian jika terjadi fluktuasi harga di pasaran. Ia mencontohkan, harga ayam yang dijual peternak dari kandangnya senilai Rp 12 ribu per kilogramnya, sedangkan saat membeli bibit dan pakannya itu Rp 18 ribu, maka secara tidak langsung akan mengalami kerugian. ‘’Harga di pasaran itu fluktuatif. Contoh saat sekarang ini, harga ayam per kilogramnya itu Rp 12 ribu di tingkat kandang. Sedangkan jika membeli sendiri bibit dan pakannya dengan harga Rp 18 ribu, maka pasti akan mengalami kerugian karena prosesnya masih membutuhkan waktu,’’ katanya.
Menurutnya, fluktuasi harga di pasaran itu banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik musim, ketersediaan maupun dugaan adanya permainan atau persekongkolah oleh para bandar. Eka menjelaskan, kerugian peternak yang oleh siklus bisnis merupakan hal wajar dalam menjalankan usaha, namun jika kerugian karena adanya upaya sistematik itu yang harus diputus mata rantainya. ‘’Sekarang begini, para peternak ada yang tahu dan lebih banyak yang tidak tahu kalau fluktuasi harga banyak dipengaruhi oleh permainan harga. Kalau mereka rugi karena siklus bisnis itu adalah hal biasa, tapi kalau ada upaya sistematik, itu merupakan hal luar biasa dan kejahatan,’’ jelasnya. (ant)
19
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
’’Bali Post’’ dan ’’Bali TV’’ Terima Sertifikat Terverifikasi
MEDIA milik masyarakat Bali, Bali Post dan Bali TV, Rabu (8/2) malam menerima sertifikat terverifikasi dari Dewan Pers. Bali Post dan Bali TV, dua dari 74 media di Indonesia yang sudah terverifikasi yang saat itu menerima sertifikat. Sertifikat itu diserahkan saat jamuan malam yang dilaksanakan di Islamic Center, Ambon. Hadir pada acara itu Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, tokoh pers se-Indonesia dan pejabat daerah. Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dalam sambuatannya mengatakan, verifikasi merupakan awal dan akan terus dilakukan. Baik terhadap pers yang terbit di ibu kota maupun di daerah. Jadi verifikasi ini akan terus dilakukan terhadap media. ‘’Jadi verifikasi ini akan terus dilakukan. Kalau ada media yang belum lolos bisa mengulang lagi dengan melengkapi persyaratannya. Jadi verifikasi ini tidak hanya untuk 74 media yang sertifikatnya diserahkan malam ini,’’ tegasnya. Pada acara tersebut selain diserahkan sertifikat, 74 pimpinan media juga menandatangani Komitmen Ambon. Adapun sertifikat verifikasi yang diterima Bali Post bernomor 71/ DP-Terverifikasi/K/II/2017 tertanggal 9 Februari 2017. Sementara sertifikat terverifikasi Bali TV bernomor 72/DP-Terverifikasi/K/ II/2017 tertanggal 9 Februari 2017. (019)
Bali Post/rah
KONFERENSI PERS - Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko saat konferensi pers di sela-sela rapim di Makodam.
Jauhi Narkoba dan Berita ’’Hoax’’ Denpasar (Bali Post) Kodam IX/Udayana menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) di Aula Makodam, Kamis (9/2) kemarin. Di sela-sela rapim, Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko memerintahkan peserta rapim dites urine. Ini sebagai bukti bahwa TNI khususnya Kodam dan jajarannya antinarkoba.
Meriah dan Bersahabat Dari Hal. 1
Sastoro menambahkan, motto ‘’murah, meriah dan bersahabat’’ akan diterapkan pula di Malaysia. Murah karena orang yang berkantong tipis, dengan uang dibawah Rp 10 ribu saja bisa makan di warteg. Meriah karena pemilik warteg biasanya menyiapkan kecap, cabai, atau teh tawar yang bisa dikonsumsi sepuasnya oleh konsumen dengan cuma-cuma. ‘’Ketiga, bersahabat. Tidak punya duit, datang ke warteg, enggak usah bayar bisa bon dulu,’’ imbuhnya. Menurut Sastoro, warteg di wilayah Jakarta dan sekitarnya saat ini berjumlah hampir 20 ribu. Pada tahun 1982, tepatnya 1 Januari 1982 para pedagang warteg
membentuk Koperasi Warung Tegal yang sekaligus mengangkat dirinya sebagai ketua umum secara aklamasi. Ketika belum ada wadah koperasi, pedagang warteg seakan-akan bagai anak itik yang kehilangan induknya. Menurut Sastoro, warteg berkali-kali menghadapi persoalan krusial lantaran pedagang umumnya berangkat dari pendidikan yang minim sekali. Namun dengan adanya koperasi, masalah-masalah itu pun akhirnya terselesaikan. Contoh ketika ada kasus makan gratis warteg di era Menteri Sosial Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut). Lantaran ada kekeliruan sosialisasi, ribuan pedagang warteg justru menjadi korban. (kmb32)
Mendapat Perhatian Dari Hal. 1
Selain itu, dari sisi politik dan ekonomi dengan pendekatan one island management juga memungkinkan Bali mendapat perhatian lebih dari pusat. Posisi ini dimungkinan karena Bali merupakan pulau yang memiliki kontribusi yang besar dari sisi devisa. Dan secara stabilitas politik Bali menjadi barometer stabilitas nasional. Guru Besar Fakalutas Ekonomi dan Bisnis Undiknas University Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, S.E., M.M. mengatakan, gagasan one island management terhadap Bali sangat ideal untuk dibahas dan dikaji. Sebagai pulau kecil, terobosan itu sangat menguntungkan secara ekonomi. Dengan program ini pemetaan potensi dan daya dukung ekonomi Bali bisa dikelola dengan jelas dan terarah. Syaratnya manajer yang menjadi pengelola Bali ke depan harus punya visi yang jelas dalam hal ini. Mentalitasnya dan keberpihakannya terhadap Bali juga harus terukur. ‘’Terobosan ini sangat ideal
dan sangat produktif bagi pembangunan ekonomi Bali secara komprehensif. Untuk menuju hal tersebut ada banyak faktor yang harus diperdebatkan,’’ paparnya. Sebagai sebuah pemikiran dan proyeksi dalam pengelolaan Bali, one island management layak terus disuarakan. Namun, secara politis dan UU, pemikiran ini jelas akan mendapat hambatan. Sampai saat ini belum ada UU yang memayungi pemikiran ini. ‘’Yang ada kan UU Otonomi Daerah dengan pusat kekuasaan di kabupaten/kota. Jika ini diterapkan tantangan secara politis pasti akan terjadi,’’ jelasnya. Namun, kata Prof. Raka Suardana, Bali harus diselamatkan dari berbagai kesalahan pengelolaan yang pada gilirannya membuat Bali tenggelam dalam perebutan ruang untuk investasi. Bali harus dikawal oleh semua komponen yang ada di Bali, termasuk keberapihakan dari pemerintah pusat. Untuk itu, pembahasan UU Otonomi Khusus bagi Bali layak diperjuangkan. (dir)
Mengambil Sikap Dari Hal. 1
Hal senada disampaikan Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Praseteyo. Katanya, media sosial tidak hanya menyebar hoax, juga ada tendensi untuk saling menyalahkan dan ujaran kebencian. Oleh karena itu, Dewan Pers mengambil sikap untuk menangkal pengaruh tersebut. Salah satunya
dengan melakukan verifikasi terhadap media arus utama. Ini pula yang menjadi amanat dari undang-undang dan Piagam Plembang yang ditandatangani 15 perusahaan media. Dengan verifikasi ini masyarakat akan tahu mana media yang dikelola secara profesional yang mengacu pada Undang-undang No. 40 Tahun 1999. (019)
‘’Tadi pagi mendadak semua peserta rapim tes urine dan hasilnya negatif semua. Pengawasan terhadap prajurit dan PNS terus dilakukan dari waktu ke waktu,’’ tegas Pangdam Mayor Jenderal Kustanto. Selain itu, lanjut Kustanto, pihaknya ke dalam (internal) terus mengingatkan kepada seluruh jajaran dan keluarganya untuk menjauhi narkoba, jangan pernah mencoba-coba, apalagi menggunakan dan menjadi bagaian jaringan pengedar narkoba. ‘’Kami juga terus melakukan pengawasan secara sporadis di sana-sini. Pangdam juga menyinggung soal pungli. Menurutnya, prajurit Kodam terpilih menjadi anggota Tim Saber Pungli yang dibentuk pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota. ‘’Gencarnya informasi hoax, memang di era digital seperti sekarang ini memungkinkan siapa saja menyebarkan berita yang berdasar atau tidak berdasar, ngawur, seenaknya. Kepada jajaran saya menegaskan terhadap informasi yang mereka terima dari siapa saja, jangan pernah menyebarkannya ketika tidak yakin kebenaran isinya, segera lapor komando atas ikuti petunjuk komando atas dan
tidak dibenarkan menyebarkan berita yang tidak berdasarkan fakta,’’ tegasnya. Sementara terkait rapim, Pangdam berharap para peserta memberikan sumbangsih berupa pemikiran maupun ide-ide positif yang dapat memperlancar dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas pokok Kodam IX/Udayana Tahun Anggaran 2017. Pelaksanaan rapim itu merupakan tindak lanjut dari Rapim TNI Angkatan Darat Tahun 2017 yang telah dilaksanakan di Mabesad, 23 sampai 24 Januari lalu. Adapun tujuannya adalah mengevaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran serta menyampaikan temuan Wasrik 2016. Selain itu, menyampaikan pokokpokok kebijakan pimpinan TNI-AD dan Kodam IX/Udayana guna menyatukan persepsi serta pemahaman dalam pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun anggaran 2017. Selanjutnya menyiapkan satuan Kodam dalam melaksanakan tugas-tugas. ‘’Hasil rapim ini nantinya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, program dan kegiatan di satuan jajaran Kodam IX/Udayana,’’ ujarnya.. (kmb36)
Keuaangan Mikro Dari Hal. 1
Fintech, menurutnya, memberikan akses pada keuangan mikro ini sebenarnya mempermudah usaha mikro yang jauh dari jangkauan untuk mendapatkan akses keuangan. Di samping itu, fintech juga sebuah keniscayaan yang ada ceruk bisnis di dalamnya. ‘’Kalau boleh jujur sebenarnya fintech terbangun karena adanya base community yang sebenarnya mengadopsi apa yang telah ada di negara seperti India dan Pakistan yang lebih dulu jalan, bahkan di Indonesia pun sebenarnya juga ada yang sifatnya konvensional. Jelas fintech menjadi sebuah kenis-
cayaan yang ada ceruk bisnis di dalamnya,’’ sebut Agung Dharmawan dari kantornya, Kamis (9/2) kemarin. Lebih lanjut dikatakan, dengan berkembangnya fintech sebagai akses keuangan yang berbasis aplikasi ini, bagaimana sudut pandang kita, apakah ini akan merupakan peluang ataukah tantangan. ‘’Sebenarnya fintech sendiri merupakan media pembayaran ataupun transaksi berbasis aplikasi yang juga berdasarkan kepercayaan, selain komunitas tadi, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya,’’ ucapnya. Agung Dharmawan yang juga menjabat sebagai Pimpi-
nan Kanwil BNI Denpasar menerangkan, tanpa disadari sudah banyak transaksi berbasis aplikasi yang telah merasuk di setiap sisi kehidupan masyarakat seperti E-Commerce, T-Sell, dan banyak lagi. Bahkan, diakuinya, perbankan pun punya program yang memanfaatkan kecanggihan teknologi ini. ‘’Meski dalam bertransaksi basisnya kepercayaan, saya yakin pasti OJK akan mengatur tentang hal itu. Mana mungkin sekarang meminjamkan uang sampai miliaran tanpa ada apa pun, apalagi selain kemudahan layanan, bunganya pun dihitung harian, sangat tidak realistis,’’ ujarnya. (kmb42)
Melakukan Perbaikan Dari Hal. 1
‘’Kita usahakan terusmenerus melakukan perbaikan, terutama di mana yang dijadikan sumber risiko,’’ kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Kamis (9/2) kemarin. Hal itu diungkapkan Sri Mulyani menanggapi kenaikan penilaian peringkat kemampuan bayar
kredit Indonesia dari stabil (stable) menjadi positif dan mengafirmasi peringkat layak investasi dari Lembaga pemeringkat Moodys Investors Service. Sri Mulyani merespons positif kenaikan peringkat tersebut, namun berbagai risiko yang dinyatakan oleh lembaga pemeringkat menjadi catatan tersendiri karena
Tolak Reklamasi Dari Hal. 1
Kali ini perusakan dan penghilangan paksa balihobaliho tolak reklamasi Teluk Benoa tersebut berlangsung cepat, serempak dan senyap. Dugaannya, para pelaku melakukan aksinya Kamis (9/2) malam hari hingga jelang pagi secara serentak. Di Kesiman, Denpasar ada 5 baliho yang dirusak, yakni baliho Desa Pakraman Kesiman yang berada di perempatan Padanggalak, perempatan Tohpati, baliho Kesiman Petilan, baliho Komunitas The
Lek’s di Pura Pengrebongan dan baliho ST Putra Kencana Banjar Dauh Tangluk dirusak dan bahkan dirobohkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab serta antidemokrasi. Sore hari pascaperusakan tersebut, desa adat langsung bangkit melawan, salah satunya adalah Desa Adat Intaran. Warga Desa Adat Intaran tampak memperbaiki beberapa baliho mereka yang dirusak seperti baliho yang berada di perempatan McD, Sanur. ‘’Kami memperbaiki baliho sebagai tanda perlawanan
harus dikelola agar tidak menjadi sumber masalah baru. ‘’Dari persepsi itu, kita akan lihat apakah itu sesuatu yang benar-benar nyata atau sifatnya kurang informasi. Kalau memang nyata, kita akan perbaiki. Apakah itu masalah fundamental atau kebijakan yang harus diubah atau lebih pada masalah komunikasi,’’ katanya.(ant)
kami kepada mereka yang tidak berani terang-terangan merusak baliho kami,’’ ujar I Wayan Hendrawan. Koordinator Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI) I Wayan ‘’Gendo’’ Suardana mengecam pemberangusan baliho-baliho tersebut. Ia juga menjelaskan ada pihak-pihak yang berupaya terus membungkam gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa menggunakan cara memberangus baliho-baliho tolak reklamasi agar terkesan tidak ada penolakan rencana reklamasi tersebut. (kmb)
Tujuan Utama Dari Hal. 1
‘’Dan Bali masih menjadi tujuan utama,’’ imbuhnya. Ia beralasan, Bali masih bertumbuh di angka 6 persen karena pihaknya melihat belum ada perubahan yang berarti di wisata. ‘’Tagline-nya saja baru diputus kemarin kan, the island of god, harusnya sudah lama Bali punya. Jadi kita optimis, Bali masih tumbuh, lebih baik dari tahun 2016, di sekitar 6,2-6,6 persen,’’ jelasnya. Jadi, Bali yang bertumpu di sektor pariwisata, dinilai belum mengalami gangguan. Mengingat tahun 20172018 merupakan tahun-tahun pemilihan kepala daerah, ia melihat dari kacamata ekonomi terutama dari sisi konsumsi momen pemilihan kepala daerah diprediksi akan mendorong tingkat konsumsi meskipun konsumsinya tidak terlalu besar karena sifatnya yang temporer. ‘’Paling nanti orang kampanye, makan-makan atau beli kaos, penyewaan sound system,’’ tandasnya. Sementara itu, ia melihat sektor properti khusus pada rumah second sudah mulai menggeliat. ‘’Cuma ini rumah
yang primer yang perdana ini yang masih tinggi harganya. Tapi lagi ditekan ke bawah harganya oleh para developer karena memang ketinggian awalnya,’’ ungkapnya. Ia berharap nantinya rumah perdananya sudah mulai bergerak lagi. ‘’Kami lihat mulai bergerak sehingga nanti bisa menggerakkan ekonomi Bali juga,’’ harapnya. Dengan melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya, developer diharapkan tidak ikut-ikutan. ‘’Jadi jangan sampai mereka itu ikutikutan, harga jangan terlalu dinaikkan, berdasarkan pengalaman kemarin, saya pikir nanti akan lebih bagus itu. Mereka sudah belajar dari pengalaman kemarin, kalau ruko, ruko semua. Ada juga yang bikin apartemen ke atas, padahal di Bali kan gak terlalu tertarik untuk itu,’’ bebernya. Harga properti tersebut dinilai sangat memengaruhi tingkat konsumsi masyarakat, karena jika harga terlalu tinggi tidak terlalu baik untuk investasi. ‘’Mudah-mudahan tahun ini, tahun yang baguslah untuk properti sendiri,’’ harapnya. (kmb42)
16 Pages
31 Number 9th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ipost.co.id e-mail: info_ibp@bal alipost.com. internationalb
post.com. ernationalbali
online: http://www.int
L O N A A T I E R N I N T
Friday, Februar
Friday, February
y 10, 2017
http://epaper.
Jovenel a President of Haiti’s president, with A supportertes the new Creole “Energy reads in movement plus Moise impersona him that ment plus on in Port-ausign behind 7, 2017. inaugurati plus encourage Moise’s Tuesday, Feb. Haiti, work” during Prince,
Jovenel Moise sworn in as Haiti’s new president
10, 2017
REUTERS/Mario
Anzuoni
and ReeseZoe Kravitz in Los Angeles, Woodley, Little Lies” Shailene Kidman, series “Big television Dern, Nicole of the HBO (L-R) Laura at the premiere Cast members on pose 7, 2017. Witherspo U.S., February California
man oon, Kid Withersp ale-centric debut fem Lies’ ‘Big Little
can be besupport I Little Lies,” power, whatever sees she said. “Big
Kidman hind that,” on Sunday, on HBO names, Nicolechampion and Shailene , Kidman mothers and film’s biggest on screen to Oscar- debuting Witherspoon - Two of together Lies.” The Dern, playing three have come Woodley Zoe Kravitz, Laura LOS ANGELES erspoon, HBO’s “Big Littleroduce the seven-part Skarsgard. stars ent in and executive-p name, after also Scott and Alexander seaside and ReeseWith the same in Adam tranquil California explores female empowerm both star the 2014 novel of on the screen. Set in the the series and the on Oscarwinning actresses of Monterey, diverse women series, based the 49, currentlyshe was town myth of perfection limited TVopportunity to put Kidman, said exist beneath society’s for “Lion,” female contradictions that of marriage, sex, when week. seeing the nominated supporting you know,
to facade idealized and friendship. (rtr) with women “committed” “It’s powerful, connect lives young actors. the world you actuallyback to them theirfilm,” talent anda lovely place in whatever parenting “It’s throw and reflectsee themselves on at the be able to Reuters this right now to and they , 40, told premiere Witherspoon Jl. D.Tamblingan Sanur show’s Hollywood Jl. D.Tamblingan
You can
tional Bali
find Interna
Post at:
Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Bakung Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Tanduk Club 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Jl. Camplung Kuta 1 Kuta Beach the Coffe Bear Book Sari Kuta 17 DKerobokan 22 Ganesa Jl. Bakung 2 Wen Dys Jl.Petitenget Bali Hotel Daiving Paradiso 17E Kerobokan Legian Kuta 23 All For Jl. Padma 3 Seminyak Klod Jl.Petitenget 23 Resort&Spa 17C Kerobokan Six/Werkudara 51 24 Barocca 4 Ramayana Jl. Doble Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod No. Legian Resort&Spa 25 Lantern 5 The Lokha Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget No. 106 Dps Live Sport No.126 26 Shearlock 6 66 Corner 148 Jl. Raya Puputan Jl. D.TamblinganD.Tamblingan 140 Grill Renon No 27 Cafe Degan Jl. Mandala 7 Leghawa No 68 148 Renon Jl. Raya Niti dan Restoran Jl. D.Poso 28 Kopi Made Mandala No. 8 Retno Barr Manan No. 50D Yamin No.18 Jl. Raya Niti 29 Dimsum Jl. D.Poso Jl. Mohamad 9 Elkomedor No. 39 No.88 Renon Scret Jl. D.Poso 30 Furama Jl. Merdeka 10 Malaika Denpasar Sanur Subah Renon Shack Jl. D.Poso Wuruk 184 31 Warung Gilimanuk 11 Snack Jl. Hayam Sanur Betutu khas Lokal Jl. D.Poso 32 Ayam 12 Warung Sanur Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery 13 Cokro Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
Nalio Chery
orn in t Moise sw Jovenel new presiden ’s as Haiti AP Photo/Dieu
but five years, the next Parliamalaise in a majority in the are hopeful he does have
Tuesday will sworn in some Moise was a bruising two- ment and -turned-politician after — Jovenel advances. need in this -PRINCE the next five years struggling economy businessman make steady for PORT-AU still really hospresidentinheriting a chronically “What we basics: working I as Haiti’s cycle, promised country are theschools and security. unity and year election divided society. Maxime fight pitals, better He urged institutions , done,” saidwash and r and a deeply investit can be
a car entrepreneu to strengthen bring more least think owner of Cantave, business in the Port-auin a Parlia- corruption and to one of the The 48-year-old 48. oath of officewith Haitian ments and jobs in the world. propane of Delmas 6 took the packed dignitaries nations if we work Prince district to page ment chamber Continued change Haitito applause and foreign the U.S., developed “We can heard lawmakers including smiled also be Moise saidwhat used to He News can at Global together,” of from countries was and France. slipped on the grounds 9.30 in “Bali Image” 96.5 from palace, which Venezuela the Senate leader Radio FM am. Listen national slightly as and blue presidential be the many buildings obliterated until 10.00Radio FM at Haiti’s redhis left shoulder. during one of a devastating earthquake yradio. to Global in Janubali.listen2mat http:// during the capital sash over inaugural address http://globalfm In his video streaming and platitudes, that hit outside and http:// among com or live of prayer outline of his ary 2010. bali.com fm-bali. expectationgovernthe day radioglobalfmannel/globala rough pledged new There’s little Moise gave s priorities and nts” to ustream.tv/ch Moise’s Haiti’s deep citizens that government’ “real improveme nation, ment can overcome and economic to bring y strapped cted of poverty problems the economicall the long-negle particularly. countryside
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Umanis, 10 Februari 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Bali Post/ist
Amal Clooney Hamil Anak Kembar
Amal Clooney, pengacara HAM LebanonInggris sekaligus istri bintang Hollywood George Clooney, kini sedang hamil sepasang anak kembar, menurut keterangan seorang kerabat, Rabu (8/2) waktu setempat. “Dia sedang hamil anak kembar,” ujar narasumber tersebut seperti dilansir AFP. Amal (39) dan George (55) menikah di Venesia, Italia pada 2014. Amal pernah menjadi kuasa hukum sederet tokoh, termasuk mantan Perdana Menteri Ukraina Yulia Tymoshenko dan pendiri WikiLeaks asal Australia Julian Assange. Setelah naik ke pelaminan, Amal memanfaatkan ketenarannya sebagai advokat dan selebritas untuk menangani sederet kasus besar, termasuk rencana pengembalian artefak kuno Elgin Marbles dari Inggris ke Yunani. Amal juga menjadi kuasa hukum wartawan Al Jazeera Mohamed Fahmy setelah jurnalis tersebut dijebloskan ke penjara di Mesir dan menjadi salah satu anggota tim pembela mantan Presiden Maladewa Mohamed Nasheed yang digulingkan pada 2012. Ia juga memperjuangkan nasib para perempuan Yazidi yang ditindas oleh ekstremis ISIS. Amal lahir di Lebanon, tetapi keluarganya kemudian hijrah ke Inggris saat ia baru berusia tiga tahun. George Clooney, aktor kondang sekaligus sutradara dan produser, sebelumnya menikah dengan aktris Talia Balsam dari 1989 hingga 1993 sebelum ia membintangi serial televisi populer “ER” yang mengantarkan namanya ke jagat perfilman dunia. (ant)
Gus Delano
Bali Post/ist
Sambut ”Valentine Day”
Gus Delano Sambut dengan ”De Ragu”
Momen perayaan Valentine Day atau hari kasih sayang disambut dengan berbagai cara oleh kalangan remaja. Tak terkecuali Gus Delano. Penyanyi pop Bali asal Busungbiu, Buleleng ini menyambut datangnya Valentine Day dengan merilis single terbarunya yang berjudul “De Ragu”. Rencananya lagi “De Ragu” akan dirilis tepat pada tanggal 14 Februari 2017 mendatang. Bagi Gus Delano, dipilihnya momen perayaan Valentine Day diharapkan mampu membawa hoki untuk single solo keduanya setelah single “Penjaga Cinta” yang dirilis tahun lalu. Single “De Ragu” sendiri masih diciptakan oleh I Komang Adinatha dan diaransemen oleh Dek Artha. “Saya mau coba memamfaatkan momen Valentine Day. Mudah-mudahan perayaan hari kasih sayang ini membawa hoki untuk single kedua saya ini. Kalau hari kasih sayang, pastinya semua ingin yang romantis termasuk pemilihan lagu. Jadi momen inilah yang coba saya mamfaatkan, mudah-mudahan semua sesuai target,” ujar pria kelahiran 21 Februari 1979 ini, Rabu (8/2). Single “De Ragu” mengisahkan tentang perasaan sepasang kekasih yang cintanya terpisahkan oleh jarak. Meskipun terpisahkan oleh jarak, sepasang kekasih tersebut mampu memahami lewat kesetiaan dan saling percaya. Saat ditanya kapan single tersebut akan ditayangkan ke televisi, Gus Delano mengungkapkan masih menunggu proses penggarapan video klip. Dimana penggarapannya diserahkan kepada director handal Yasa Sega. “Untuk video klip masih dalam proses, jadi saya mau fokuskan dulu ke radio-radio sambil menunggu rampungnya video klip,” ungkap Gus Delano yang juga salah satu personel Duo Lele. Dengan resmi dirilis single keduanya yang berjudul “De Ragu” nanti, Gus Delano berharap single-nya kali ini bisa diterima seperti single solo pertamanya. Selain itu, kehadirannya ini mampu meramaikan belantika musik pop Bali agar kian berwarna. (win)
COBA - Obama sedang mencoba “kite surfing” ketika berlibur di pulau milik miliarder Inggris dan petualang Sir Richard Branson. Bali Post/rtr
Isi Waktu, Obama Jajal Olahraga Air Branson mencoba belajar olahraga serupa, foilboarding, yang menggunakan papan modifikasi yang naik beberap a
Mantan Presiden AS Barack Obama sedang mencoba beberapa olahraga air yang baru dan seru yang tidak bisa dilakukannya saat masih bertugas di Gedung Putih demi alasan keamanan. Obama, yang delapan tahun jabatannya sebagai presiden berakhir bulan lalu saat digantikan Donald Trump, belajar kite surfing sambil berlibur minggu lalu di sebuah pulau di Karibia milik miliarder Inggris dan petualang Sir Richard Branson, yang menerbitkan cerita perjalanan mereka, Selasa (7/2). Foto dan video di situs Virgin Group milik Branson menunjukkan mantan presiden, pria yang sudah berselancar seumur hidup, menjajal olahraga yang semakin populer di mana orang naik papan sambil ditarik layang-layang. “Menjadi mantan presiden Amerika, yang dikelilingi pengawal, tapi Barack bisa benar-benar bersantai dan menikmatinya,” tulis Branson. Obama dan istrinya, Michelle, pekan lalu terlihat berada di Kepu-
lauan Virgin Inggris, dan orangorang mengunggah foto mereka di media sosial. Branson adalah pemilik Pulau Moskito yang berluas 48 hektar yang adalah bagian dari kepulauan itu. Kiteboarding terpilih pada 2012 sebagai olahraga untuk dilombakan pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, menggantikan selancar angin. Keputusan itu dikritik karena olahraga itu berbahaya, kemudian keputusan itu dicabut.
Menurut Branson, Obama mempelajari olahraga itu selama dua hari dan menerbangkan layang-layang di pantai, “Seperti kembali menjadi anak kecil lagi,” sebelum masuk ke laut.
Caca Dewi
Mulanya Ragu Berperan ”Liku”, Kini Makin Eksis Ni Ketut Karunia Dewi Nirmala atau yang kini dikenal dengan nama Kucita Dewi sempat ragu berperan sebagai liku. Mengawali kariernya sebagai liku saat ngayah bersama IKIP PGRI Bali di Timpag, ia sempat ragu dan bingung. Namun, karena niat dan juga keinginan untuk belajar, ia pun memberanikan diri untuk tampil dan terbukti mampu membuat penonton tertawa. Dari pengalaman tersebut, Caca Dewi pun terus mengasah kemampuannya berperan sebagai liku lewat aksi panggung ke panggung dan sempat tampil di PKB. Ia pernah juga memenangkan Lomba Liku se-Bali yang diadakan RRI. Tahun 2015 lalu, ia pun bertemu dengan grup bondres S.T.I Bali saat ngayah di satu panggung. Saat itulah ia ditawari untuk bergabung bersama S.T.I Bali, namun kala itu Caca Dewi menolak lantaran tidak mau terikat dengan grup bondres manapun. “Berperan sebagai liku itu sebenarnya hanya iseng saja, saat itu saya masih kuliah. Tapi karena saat tampil kala itu saya mampu membuat penonton tertawa, dalam hati saya berpikir untuk mencoba tantangan tersebut. Saya terus belajar lewat aksi ngayah dari panggung ke panggung dan juga sempat ikut lomba dan berhasil memenangkannya. Sebelum bergabung bersama S.T.I Bali, saya pernah menolak karena tak ingin
terikat kontrak dengan grup bondres manapun,” ujar Caca Dewi. Ditanya terkait asal-usul nama Kucita Dewi, perempuan asal Legian Tengah ini menjelaskan nama Kucita Dewi diberikan oleh koordinator S.T.I Bali yaitu Gus Meneer dalam penggarapan single perdana yang berjudul “Mecanda”. Bergabung bersama S.T.I Bali sejak 2015 silam tentunya mengajarkan banyak hal. Caca Dewi pun bangga bisa bergabung bersama S.T.I Bali walaupun awalnya sempat ragu. “Nama Kucita Dewi itu diberikan oleh Ajik Gus Meneer selaku koordinator S.T.I Bali, dan kini nama Kucita Dewi semakin dikenal itu berkat dukungan S.T.I Bali,” imbuhnya. Caca Dewi pun berharap ke depan ia bisa terus sukses bersama S.T.I Bali. Selain itu, ia juga berkeinginan agar S.T.I Bali bisa tampil di seluruh wilayah Bali. “Saya berharap S.T.I Bali bisa terus sukses, kompak dan mampu menghibur masyarakat Bali. selain itu mudah– mudahan ke depan S.T.I Bali bisa tampil di seluruh wilayah Bali,” pungkas perempuan kelahiran 13 Mei 1993 silam ini. (win)
’’Pertaruhan’’
Rampok Bank Demi sang Ayah Bercerita tentang kehidupan empat orang saudara laki-laki, Ibra (Adipati Dolken), Elzan (Jefri Nichol), Amar (Aliando Syarief), dan si bungsu Ical (Giulio Parengkuan). Mereka hidup sederhana bersama ayah mereka, Pak Musa (Tyo Pakusadewo) yang bekerja sebagai satpam di sebuah bank. Walaupun gajinya sebagai satpam tidak seberapa tetapi ayah mereka sangat loyal dan berdedikasi tinggi pada pekerjaannya. Ia pekerja keras yang bekerja untuk keluarganya. Keluarga ini sudah kehilangan ibu sejak Ical dilahirkan. Kehilangan istri yang biasa mengurus rumah dan anak-anak membuat sang ayah gamang dalam membesarkan anak-anaknya. Hubungan antara dirinya dan ketiga anaknya yang remaja menjadi sangat tidak harmonis dan seringkali terjadi pertengkaran di antara mereka. Sampai suatu hari Pak Musa diberhentikan dari pekerjaannya. Bersamaan dengan itu penyakit paru-paru yang diidapnya semakin parah dan membuatnya jatuh
ADEGAN - Salah satu adegan film “Pertaruhan”. sakit. Ibra, sebagai anak pertama, lalu mengumpulkan saudarasaudaranya untuk mencari jalan keluar penyembuhan sang ayah. Tetapi mereka tidak sanggup membayar biaya pengobatan sang ayah yang harus diopname. Sikap pihak rumah sakit pun sangat kejam tak peduli. Kakak beradik itu lalu berusaha ke sana kemari untuk mengumpulkan uang biaya pengobatan sang ayah.
Bali Post/ist
Termasuk mendatangi bank tempat ayah mereka pernah bekerja selama 20 tahun. Tapi di situ Ibra malah mendapatkan penolakan dan penghinaan. Selalu menemui jalan buntu, akhirnya kakak beradik itu mengambil keputusan yang sangat nekat demi pengobatan sang ayah. Bukan saja berbahaya tetapi juga mengancam keselamatan mereka. (pik)
kaki di atas air. Dia menulis bahwa dia menantang mantan presiden siapa yang pertama kali berhasil melakukannya. Obama menang, kata dia, dengan kiteboarding sejauh 100 meter. “Setelah semua yang telah ia lakukan untuk dunia, saya tidak bisa iri atas kemenangan yang memang pantas didapatnya,” tulis Branson seperti dilansir Reuters. (ant)