Skip to main content

Edisi 10 April 2018 | balipost.com

Page 1

Terbukti, Koster Berhasil Perjuangkan Anggaran Revitalisasi Pasar Badung Penyandang Disabilitas Tawarkan Diri Jadi Relawan KONTRIBUSI calon Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster, terhadap pembangunan daerah Bali tidak perlu lagi dipertanyakan, termasuk untuk wilayah Kota Denpasar. Salah satunya adalah memperjuangkan anggaran revitalisasi Pasar Badung sebesar Rp 75 miliar yang bersumber dari APBN, pascakebakaran tahun 2016. Mungkin fakta ini tak banyak yang tahu, lantaran mantan anggota Komisi X DPR-RI ini memang tak suka banyak bicara tentang perjuangannya.

Hal itu disampaikan pasangan dari Calon Wakil Gubernur Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KosterAce) ini saat bertatap muka dengan ratusan warga Peguyangan, Minggu (8/4), di Banjar Benbiyu, Kelurahan Peguyangan Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar. Turunnya anggaran pusat atas perjuangan Koster diamini kader PDI Perjuangan yang duduk di eksekutif IGN Jaya Negara yang kini Plt. Wali Kota dan I Gusti Ngurah Gede yang menjabat Ketua DPRD Kota Denpasar.

Koster yang mendapatkan dukungan kebulatan tekad dari warga tiga kelurahan itu yakni Kelurahan Peguyangan Kaja, Kelurahan Peguyangan Kangin dan Kelurahan Peguyangan, menyatakan dibandingkan daerah lain di Indonesia, untuk anggaran revitalisasi pasar dari APBN yang diperoleh oleh Pasar Badung terbilang cukup tinggi. ‘’Cuma satu di Indonesia yang dapat segitu (Rp 75 miliar). Yang lainnya hanya Rp 5 miliar,’’ sebutnya. Besaran jumlah anggaran yang diperoleh dari APBN untuk revitalisasi

Pasar Badung di Denpasar, tak lepas dari usaha kerja keras yang dilakukan pihaknya saat duduk sebagai Badan Anggaran (Banggar) DPR-RI. ‘’Karena saya di pusat memang serius bekerja dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Bali, termasuk juga Denpasar. Astungkara jadi gubernur, tiang juga akan perhatikan secara serius apa yang menjadi kepentingan masyarakat dan pembangunan di Denpasar,’’ tegasnya. Hal. 19 Sejak Lama

Bali Post/kmb

TOKOH - Calon Gubernur nomor urut 1 Wayan Koster bersama tokoh masyarakat dan penyandang disabilitas saat bertatap muka dengan ratusan warga di Peguyangan, Minggu (8/4).

20 HALAMAN

NOMOR 221 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

selasa kliwon, 10 april 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Soal ’’Perda Tajen’’

Bali Post/kmb

SIMAKRAMA - Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, saat simakrama di kediaman mantan anggota DPRD Badung Ketut Sugiana di Banjar Juwet Abiansemal, Badung, Senin (9/4) sore.

Jangan Pemerintahnya Kaya tetapi Rakyatnya Tetap Miskin

KEHADIRAN pemerintah di tengahtengah masyarakat harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan. Jangan sampai ada pilih kasih dan perbedaan. ‘’Tak ada artinya pemerintahnya kaya kalau rakyatnya masih miskin dan hidupnya tidak sejahtera,’’ ujar calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, saat simakrama di kediaman mantan anggota DPRD Badung Ketut Sugiana di Banjar Juwet Abiansemal, Badung, Senin (9/4) sore. Pernyataan Rai Mantra di hadapan ratusan tokoh dan warga yang memenuhi halaman rumah Sugiana disambut hangat tepuk tangan dan yel-yel salam dua jari. Menurut Rai Mantra, sesungguhnya pemerintah tak harus kaya, tetapi yang terpenting bagaimana masyarakatnya bisa hidup sejahtera. ‘’Denpasar yang pendapatan daerahnya tak begitu besar namun tingkat kesejahteraan rakyatnya tertinggi di Bali,’’ jelas Rai Mantra yang dua kali menjabat Wali Kota Denpasar ini. Tingginya tingkat kesejahteraan itu secara terukur dibuktikan dengan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Denpasar yang mencapai 82 persen lebih. Prestasi ini yang tertinggi di Bali saat ini. Untuk mencapai IPM ini ukurannya bukan semata pendapatan daerah yang tinggi, namun bagaimana seluruh rakyat bisa ikut berperan dan berpartisipasi dalam pembangunan sehingga hidupnya sejahtera. Hal. 19 Awasi Pembangunan

Gubernur Sebut Perlu Kajian Mendalam GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika rupanya tak banyak menyinggung soal tabuh rah atau tajen pada saat memberikan pendapat soal Ranperda Atraksi Budaya Tradisional Bali dalam rapat paripurna di DPRD Bali, Senin (9/4) kemarin. Kendati saat masih menjabat sebagai Kapolda Bali, Pastika sangat getol menolak keberadaan tajen dengan judi di dalamnya. Secara umum, hanya disebutkan perlu ada pengkajian yang lebih mendalam untuk menyempurnakan aspek substansi ranperda tersebut. Ada tiga hal yang menurut Pastika perlu kajian mendalam. Pertama, menyangkut materi atau substansi Ranperda Atraksi Budaya yang ketika dicermati banyak mengadopsi Perda No.2 Tahun 2012 tentang Kepariwisataan Budaya Bali. Akibatnya, terjadi tumpang tindih pengaturan sehingga disarankan untuk melakukan revisi terhadap Perda No.2 Tahun 2012 dengan memasukkan materi atau substansi Ranperda tentang Atraksi Budaya. Kedua, Pastika mengatakan perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Di antaranya PHDI, Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP), serta tokoh-tokoh seni dan budayawan. Khususnya pada penyebutan simbol-simbol dalam agama Hindu. Ketiga, perlu dilakukan kajian materi teknis terhadap materi-materi lain, yang sangat bersentuhan dengan wilayah atau konsep agama Hindu dan adat Bali. ‘’Namanya kan atraksi budaya, saya kan enggak nyebutin ada tajen. Saran saya, kaji leb-

Bali Post/ant

TAHAN - Gubernur Jambi Zumi Zola mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (9/4) kemarin. KPK menahan Zumi Zola usai diperiksa sekitar sembilan jam.

Bali Post/dok

BUBARKAN TAJEN - Mangku Pastika berada di tengahtengah massa saat pembubaran tajen di Wantilan Yangbatu, Denpasar. Ketika itu Mangku Pastika sebagai Kapolda Bali.

Dua Tahun Perda Insentif

Tak Bisa Dijalankan, Pergub Belum Ada

Gubernur Jambi Ditahan

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Gubernur Jambi Zumi Zola yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi. Zumi Zola diduga menerima gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi tahun 2014-2017. ‘’Zumi Zola ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di Kavling C-1 Kuningan,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Senin (9/4) kemarin. Sebelum ditahan, KPK memeriksa Zumi sebagai tersangka dalam kasus suap tersebut. Seusai menjalani pemeriksaan sekitar delapan jam, Zumi yang telah mengenakan rompi oranye tahanan KPK itu memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media soal penahanannya. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu langsung masuk ke dalam mobil tahanan yang telah menunggunya di depan lobi gedung KPK. Hal. 19 Terima Gratifikasi

ih jauh, dengar pendapat semua pihak. Apakah MUDP, PHDI, para budayawan, dan lain-lain, semua harus didengar. Jadi dikaji dulu lebih jauh,’’ ujarnya selepas rapat paripurna. Mengenai adanya materi tentang sabungan ayam dalam ranperda inisiatif dewan itu, Pastika menyatakan tergantung bagaimana masyarakat menerima dan menyikapi hal itu. Meski demikian, keberadaan ranperda dikatakan urgen karena terkait dengan aturan mana yang boleh dan tidak boleh. Begitu juga, mana yang harus didukung anggaran dan mana yang tidak usah. ‘’Terus bagaimana mengatur objek-objek wisata. Seperti tari-tarian, mana yang boleh, mana yang tidak. Kapan boleh, kapan tidak. Misalnya Rejang Dewa, itu kan hanya untuk di pura. Ada yang tidak boleh dipertontonkan di luar, untuk cari duit. Ini kan harus jelas dan tegas, supaya sama di seluruh Bali,’’ jelasnya. Hal. 19 Warisan Budaya

A.A. Ngurah Adhi Ardhana

DPRD Bali sejatinya telah merumuskan sejumlah perda untuk menggerakkan perekonomian daerah. Salah satunya menetapkan Perda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan kepada Masyarakat dan/atau Penanam Modal pada 2016. Namun rupanya hingga kini perda tersebut belum juga diimplementasikan. ‘’Tidak ada implementasi. Padahal bagus itu rohnya, untuk mendorong investasi di luar Bali Selatan,’’ ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana,

Senin (9/4) kemarin. Menurut Adhi Ardhana, keberadaan perda insentif tidak pernah disertai dengan aturan-aturan yang menjadi turunan dari perda itu sendiri. Selain itu, hampir tidak ada sosialisasi terkait perda. Termasuk pemanfaatannya di masing-masing kabupaten/kota, serta dorongan dari eksekutif di Pemprov Bali juga tidak pernah muncul. ‘’Sebenarnya tidak ada yang sulit untuk diimplementasikan. Tapi tidak pernah diimplementasikan oleh eksekutif. Jadi tidak diperguna-

kan dengan sebaik-baiknya. Investor juga belum tahu,’’ jelas politisi PDI-P asal Denpasar ini. Adhi Ardhana menambahkan, banyak perda yang sudah ditetapkan dewan namun tidak diketahui investor. Selain perda insentif, ada pula Perda tentang Jasa Konstruksi yang berpihak pada kontraktor lokal. Dalam hal ini, kontraktor lokal harus disertakan dalam semua investasi besar di Bali. Hal. 19 Belum Rampung

Tenggak Miras Oplosan

18 Tewas di Bandung, 7 Orang di Bekasi Bandung (Bali Post) – Kasus miras oplosan memakan korban lagi. Sebanyak 18 orang tewas di Bandung dari 41 orang yang keracunan. Kasusnya terjadi sejak Minggu (8/4) sore. Para korban berdatangan ke Rumah Sakit Cicalengka, Bandung. Semuanya mengalami muntah-muntah dan pandangan kabur. Sebelumnya, kejadian serupa terjadi di Bekasi. Korban tewas sebanyak 7 orang. Pihak RSUD Cicalengka, Senin (9/4) kemarin, menyatakan korban yang diduga keracunan miras oplosan sebanyak 41 orang dan 18 orang di antaranya meninggal dunia serta beberapa korban lainnya dalam kondisi kritis. Kepolisian Resor Bandung masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian belasan orang tersebut. Polisi memeriksa sejumlah saksi berikut menutup tempat menjual minuman tersebut. ‘’Ada empat saksi diperiksa, saat ini masih diperiksa oleh penyidik,’’ kata Kepala Kepolisian Resor Bandung AKBP Indra Hermawan

kepada wartawan di RSUD Cikopo Cicalengka. Ia menuturkan, informasi dari rumah sakit bahwa pasien yang diduga korban minuman keras oplosan itu sudah berdatangan ke rumah sakit sejak Kamis (5/4). Mereka mengeluhkan sakit yang sama seperti muntahmuntah dan pandangan tidak jelas untuk selanjutnya mendapatkan penanganan medis. ‘’Menurut pihak rumah sakit banyak pasien berdatangan dengan keluhan muntah dan pandangan kabur,’’ katanya. Ia menyampaikan, kepolisian berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dalam mencari tahu penyebab kematian korban tersebut. Termasuk dugaan akibat minuman keras oplosan, katanya, masih terus didalami dengan memeriksa penjual berikut komposisi dalam minuman keras oplosan tersebut. ‘’Dari sisi medis kami masih menunggu untuk mengetahui penyebab kematian korban,’’ katanya. Hal. 19 Langkah Awal

Bali Post/ant

HISTERIS - Keluarga korban meninggal akibat keracunan minuman keras (miras) oplosan menangis histeris di depan ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (9/4) kemarin.


denpasar

2

Selasa Kliwon, 10 April 2018

Proyek Pasar Badung Tahap II Tunggu Proses Hibah

Denpasar (Bali Post) – Pembangunan fisik proyek Pasar Badung tahap I sudah rampung per 20 Desember 2017 lalu. Kini Pemkot Denpasar berencana melanjutkan pembangunan pasar tradisional terbesar di Bali, namun pengerjaan fisik bangunan tahap II tersebut masih terkendala dengan proses hibah yang masih berlangsung. Sedangkan proses lelangnya sudah selesai dilakukan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar. Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar A.A.Gede Risnawan mengatakan, proses tender yang dilakukannya terhadap Pasar Badung sudah rampung. Pihaknya sudah berhasil melakukan proses tender dengan menghasilkan

PT Nindya Karya sebagai pemenang. “Rekanan yang menang dulu yang kembali mengerjakan (PT Nindya Karya - red),” kata mantan Camat Densel ini, Senin (9/4) kemarin. Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindag

figur Tampung Siswa Miskin BANYAK sekolah yang menghindari dicap penampung siswa miskin. Tidak demikian halnya dengan Kepala SMA PGRI 6 Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. Justru dia sekarang banyak merangkul siswa miskin di Kota Denpasar. Siswa kurang mampu secara ekonomi ini diubah paradigmanya untuk tidak saja melanjutkan studi, namun sudah siap kerja. Bahkan lulusannya disiapkan bisa kuliah sambil bekerja atau bekerja sambil kuliah. Alasan kepala sekolah juga Ketua PGRI Kota Denpasar ini, sekolahnya memiliki tiga program keahlian wajib yang diikuti semua siswa, yakni ekstrakurikuler Multi Media, Akomodasi Perhotelan dan Jasa Boga. Yang unik, kata dia, tiga keahlian ini ditempa sejak mereka kelas VII hingga tamat. Lagi-lagi bukan teori yang diberikan, namun penuh praktik. Makanya siswa miskin yang tadinya serba kalah dalam akademik, dipoles menjadi SDM yang siap kerja. Mereka ini kebanyakan setelah lulus mengutamakan kerja dulu baru kuliah. ‘’Paginya dia kerja, sorenya kuliah atau sebaliknya. Makanya kami bangga disebut sekolah penampung siswa miskin,’’ tegasnya, Senin (9/4) kemarin. Mantan Kepala SMAN 5 Denpasar ini mengatakan, siswa miskin orientasinya pasti cepat tamat dan bekerja. Makanya SMA PGRI 6 Denpasar selain memberi bekal keilmuan untuk melanjutkan studi, juga memberikan keterampilan untuk siap kerja. Justru yang terakhir ini yang menjadikan sekolah ini dikejar masyarakat. ‘’Kata kuncinya yakni disiplin diri,’’ tegasnya. (sue)

Denpasar yang dalam proyek Pasar Badung tahap I sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) IGA Laxmi Saraswaty mengakui proses hibah dari Kementerian Perdagangan masih dalam proses. Dikatakan, proses hibah ini sudah dilakukan di Kemendag-

RI. Bahkan beberapa kali telah dilakukan pertemuan antarlembaga terkait. Kini tim di Kemendag telah membawa proses ini ke Kemenkeu. Pihaknya kini masih menunggu proses selanjutnya, karena hibah dengan nilai di atas Rp 10 miliar harus mendapatkan persetujuan Presiden. Seperti diketahui, mekanisme hibah untuk pembangunan fisik Pasar Badung mengacu kepada Pemerkeu Nomor 111/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemindahtanganan

Barang Milik Negara. Pada pasal 8 ayat b menyebutkan, hibah bangunan yang nilainya di atas Rp 10 miliar harus mendapat persetujuan Presiden. Pembangunan Pasar Badung tahap pertama ditangani Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Sedangkan untuk tahap berikutnya yang diperkirakan dilaksanakan tahun 2018 ini akan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Pembangunan Pasar Badung tahap I ini me-

liputi pembuatan dua lantai basement dan lantai dasar. Pola ini dilakukan menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Perdagangan, terkait penggunaan dana tugas perbantuan (APBN) sebesar Rp 75 miliar. Sedangkan pagu dana pendampingnya dialokasikan sebesar Rp 15 miliar. Namun, dalam realisasinya pembangunan Pasar Badung tahap I ini menelan dana APBN sebesar Rp 65.512.784.000 dan APBD sebesar Rp 12.498.214.000, sehingga totalnya menelan

Pencuri Mobil Ditangkap di Surabaya Denpasar (Bali Post) Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) memburu pencuri mobil pick-up, Muhamad Rifai (18), ke Surabaya, Jawa Timur. Alhasil, tersangka Rifai ditangkap di Surabaya, Jumat (6/4) lalu. Sedangkan mobil curian diamankan di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, Senin (9/4) kemarin, mengatakan, kejadiannya Minggu (18/6) pukul 13.00 Wita, di Jalan Gunung Catur, Denbar. Korbannya, Komang Adi Juliantika (24), alamat di Jalan Kebo Iwa, Denpasar. Kronologisnya, pada waktu kejadian korban memarkir mobilnya di TKP, sekitar pukul 10.00 wita. Berselang 3 jam, korban balik ke TKP dan mobilnya hilang. Selanjutnya, korban melapor ke Polsek Denbar. Setelah menerima laporan kasus tersebut, Panit Buser Ipda Nengah Seven Sampeyana bersama anggota melakukan penyelidikan. Pada Senin (2/4) pukul 16.30 Wita, dapat informasi dari masyarakat jika mobil pick-up Dk 9954 BV curian tersebut sempat melintas di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan mencari informasi terhadap keberadaan mobil tersebut. Alhasil, mobil tersebut diamankan dan Komang AJ (24) diduga sebagai penadah, diamankan. “Dari keterangan AJ, pelaku menyewa motor miliknya dan dibawa ke Surabaya. Dari data yang diperoleh di tempat rent car tersebut, anggota kami melakukan pencarian ke Surabaya dan barhasil ditangkap. Tapi motor yang disewa pelaku tidak

Bali Post/eka

PENCURIAN - Kapolsek Denbar bersama Kanit Reskrim Denbar menggelar tersangka beserta barang bukti pencurian mobil di Mapolsek Denbar, Senin (9/4) kemarin. Tersangka diciduk polisi di Surabaya terkait kasus pencurian mobil pada 2017 lalu. ada, mungkin sudah digadiakan,” tegas Kompol Sumena. Saat diinterogasi, pelaku mengaku kerja di tempat korban merupakan penyalur elpiji. Saat kejadian, pelaku disuruh mengantar tabung elpiji ke wilayah Kuta. Setelah tabungnya habis, pelaku membawa mobil itu ke rent car milik AJ. Pelaku menyewa sepeda motor di sana dan mobil tersebut dipakai jaminan. “Kami masih mendalami kasus ini dan akan di-cross check antara keterangan pelaku dengan korban. Karena versi mereka beda. Kami mengimbau agar pemilik usaha hati-hati atau lebih selektif menerima karyawan,” kata mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini.

Hasil pengembangan kasus tersebut, kata Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, pelaku terlibat pencurian HP, dompet, dan tas di rumah kos di Jalan Kargo, Denpasar, penggelapan sepeda motor Kawasaki KLX di daerah Jimbaran dan motor tersebut dijual Rp 2 juta, penggelapan motor Honda Scoopy modus meminjam kepada pacarnya di daerah Jimbaran dan dibawa ke Jawa lalu dijual seharga Rp 2 juta, penggelapan sepeda motor Honda Vario di wilayah Kuta dan dijual di pasar loak di Jawa seharga Rp 1 juta. Selain itu, pelaku mengambil mobil berisi tabung gas rinciannya tabung kecil 17 buah dijual Rp 1,7 juta dan tabung besar 20 buah dijual Rp 3 juta. (kmb36)

dana Rp 75.010.998.000. Proyek tahap I tersebut dikerjakan PT Nindya Karya (Persero), konsultan pengawas PT Mitra Tri Saksi, konsultan perencana PT Gaharu Sempana. Pasar ini menampung 1.698 pedagang, yang terdiri dari pedagang di kios 311 orang dan los sebanyak 1.387 pedagang. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Penyelundup Narkoba ke Lapas Minta Keringanan Hukuman Denpasar (Bali Post) Pascadituntut 7,5 tahun penjara oleh JPU Dewa Arya Lanang Raharja, Siti Mariyam yang didakwa menyelundupkan narkoba ke Lapas Kerobokan meminta keringanan hukuman, Senin (9/4) kemarin. Dalam pledoinya, tim kuasa hukum terdakwa Kadek Agus Suparman dan kawan-kawan sependapat dengan jaksa bahwa Siti Mariyam telah melangar norma hukum. Hanya saja terdakwa bukanlah sebagai pemilik dan juga tidak kenal dengan yang memberi atas nama Paldi. Namun, barang itu dibawa ke Lapas Kerobokan atas suruhan Ricky Wijaya (berkas terpisah). “Dan itu sudah diakui oleh Ricky saat menjalani persidangan di pengadilan,” tandas Suparman. Atas dasar itu, dia minta supaya majelis hakim pimpinan I Gede Ginarsa memberikan hukuman yang ringan bagi terdakwa. Apalagi dia baru saja melahirkan dan anaknya perlu asupan gizi dari ibunya. Atas pembelaan itu, JPU Dewa Lanang menjawab dan mengatakan tetap pada tuntutan. Yakni menuntut supaya terdakwa dihukum 7,5 tahun penjara. Sebelumnya diberitakan, penyelundup narkoba ke Lapas terbesar di Bali itu dituntut bersalah. Akhir pekan lalu Siti Mariyam dituntut hukuman tujuh tahun enam bulan penjara dalam sidang di PN Denpasar. Wanita yang beralamat di Apartemen Suwa Hartoko Residen, Denpasar Selatan itu juga dituntut membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara oleh JPU Dewa Arya Lanang Raharja. Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim I Gede Ginarsa, terdakwa dijerat dan dinyatakan terbukti melanggar ketentuan Pasal 114 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (kmb37)

USBN SMP

Ada yang Meninggal, Ada yang Mengundurkan Diri

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Proyek Pasar Badung Tahap II Tunggu Proses Hibah Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

MULAI Senin (9/4) kemarin, siswa kelas IX SMP se-Kota Denpasar mulai menjalani Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Berdasarkan pemantauan di lapangan, USBN pada hari pertama berjalan lancar. Di SMP PGRI 5 Denpasar, peserta USBN tercatat 633 orang dan seorang siswa mengundurkan diri karena masalah keluarga. Di SMPN 2 Denpasar peserta USBN tercatat 357 orang. Namun dari jumlah itu, seorang dinyatakan telah meninggal namun sudah terlanjur terdaftar sebagai peserta ujian dan seorang lagi izin karena acara potong gigi. Sementara itu, seluruh peserta ujian di SMP PGRI 2 Denpasar (580 orang) dan di SMP PGRI 3 Denpasar (387 orang) hadir pada USBN hari pertama. Di hari pertama, mata pelajaran yang diujikan Bahasa

Indonesia dan Seni Budaya. Sejumlah siswa mengaku tingkat kesulitan soalnya lumayan ringan, hanya pada tes esai yang agak sulit. “Saya bingung menjawab di tes esai, namun di 40 soal pilihan ganda saya yakin mampu menjawab 90 persen,” tegas Heru, siswa SMPN 4 Denpasar. Pengamat pendidikan yang juga Kepala SMP PGRI 5 Denpasar Dr. I Wayan Wirasa, M.M., M.Si. mengungkapkan, pemerintah hendaknya bersikap demokratis dalam menerapkan UNBK. Menurutnya, UNBK untuk tingkat SMP sebaiknya dibiarkan seperti saat ini dan tak ada istilah diwajibkan apalagi dipaksakan. Wirasa yang juga Sekretaris YPLP Provinsi PGRI Bali ini menegaskan, jika SMP dipaksakan wajib UNBK, dikhawatirkan akan membebani orangtua

siswa. Makanya sebagai representasi dari sekolah swasta, UN tingkat SMP di Denpasar dibebaskan memilih UNBK atau UNKP. Kepala SMPN 4 Denpasar Drs. I Wayan Dhania, M.Pd. juga sepakat UNBK tak perlu dipaksakan untuk SMP. Pasalnya, belum semua sekolah memiliki infrastruktur yang lengkap. Apalagi Mendikbud juga mengarahkan agar UNBK tak dipaksakan, namun ke depan semua sekolah tetap berorientasi ke UNBK. Buktinya SMP negeri di Denpasar baru delapan sekolah yang siap melaksanakan UNBK. Tiga di antaranya UNBK mandiri, yakni menyiapkan fasilitas sendiri termasuk SMPN 4 Denpasar. Sedangkan empat SMP negeri yang UNKP yakni SMPN 5, SMPN 8, SMPN 9 dan SMPN 12. “Jadi, pejabat kita juga jan-

Bali Post/sue

USBN - Siswa SMP PGRI 5 Denpasar sedang menjalani USBN. gan gagah-gagahan kita wajib UNBK, namun kenyataannya kita belum siap. Saya salut dengan Disdikpora bahwa Denpasar tak wajib UNBK,” ujarnya. Dihubungi terpisah, Kadisdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan mempertegas lagi bahwa tidak ada istilah pak-

saan SMP menggelar UNBK. Sekolah yang sudah siap dipersilahkan UNBK, sedangkan yang belum siap masih bisa UNKP. Ia menegaskan, tidak ada masa berlaku alias deadline ketentuan itu. “Semasih sekolah belum siap, Disdikpora tak mau memaksakan UNBK,” tegasnya. (sue)


Selasa Kliwon, 10 April 2018

BADUNG

3

Bali Post/eka

Rencana Pembangunan Pasar Agro Belum Dapat Restu Mangupura (Bali Post) –

Rencana pembangunan Pasar Agro di Abiansemal, Badung yang sempat digulirkan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Badung, masih mengambang. Pasalnya, pasar yang rencananya memanfaatkan lahan Pasar Kertha Sari atau Latu ini belum mendapat persetujuan Bupati Badung. Dikonfirmasi Senin (9/4) kemarin, Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Badung I Made Sutarma membenarkan jika usulan pembangunan Pasar Agro belum mendapat restu dari orang nomor satu di Badung. ‘’Ya, kami masih menunggu petunjuk Bupati.

Rencana itu (pembangunan Pasar Agro – red) sudah kami usulkan tahun 2017 lalu,’’ ujarnya. Menurut Sutarma, lahan Pasar Latu menjadi ‘’rebutan’’ banyak pihak. Seperti diusulkan untuk Taman Lansia dan lokasi pembangunan Sekolah

Dewan Revisi Belasan Perda Usang Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Badung akan merevisi belasan peraturan daerah (perda) yang dinilai tidak relevan untuk diterapkan lagi, alias usang. Peraturan yang akan direvisi kembali merupakan produk dewan yang dibuat sejak 2011. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, revisi sejumlah perda kedaluwarsa itu sebagian besar mengatur masalah publik dan pendapatan daerah. Salah satunya Perda Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Perda Pajak Hotel dan Restauran (PHR) dan Perda Pajak Parkir. ‘’Kami juga akan merancang Perda Pajak Parkir dalam gedung, pajak parkir tepi jalan, retribusi tempat parkir umum, sehingga potensi yang ada di Kabupaten Badung bisa maksimal,’’ ujar Parwata saat dikonfirmasi, Senin (9/4) kemarin. Dengan adanya revisi sejumlah perda tersebut, kata Parwata pendapatan pemerintah diharapkan bisa meningkat tanpa harus mengabaikan kepentingan masyarakat atau publik. ‘’Ini akan kami bahas bulan ini (April - red) dan kami akan

masukkan dalam Baperda (Badan Pembuatan Peraturan Daerah - red) untuk difilter dulu,’’ katanya. Menurut Parwata, sesuai perundang-undangan perda yang dapat direvisi adalah aturan yang telah berlaku selama lima tahun. ‘’Perda yang kita akan revisi dari tahun 2011. Jadi sudah tujuh tahun, bahkan ada yang 2010. Misalnya, Perda Perusaha Daerah (PD) Pasar dan PDAM. Ini adalah potensi yang perlu dimaksimalkan,’’ ujarnya. Parwata menambahkan, kebijakan mengenai kedua perusahaan daerah tersebut akan dimaksimalkan karena selama ini belum menunjukkan kinerja yang memuaskan. Aturan yang membentengi kedua perusahaan plat merah ini akan ditinjau kembali, sehingga mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. ‘’Perusahaan daerah adalah potensi yang harus kita maksimalkan, terutama PDAM. Seperti, bagaimana agar mampu memberikan kontribusi air kepada masyarakat di Kuta Selatan. Ini akan kita bahas, sehingga ruang gerak kedua lembaga ini bisa dimaksimalkan untuk pelayanan masyarakat,’’ tegasnya. (kmb27)

Menengah Pertama (SMP) negeri. ‘’Semuanya itu belum pasti. Masih menunggu keputusan Bapak Bupati,’’ katanya. Sutarma menegaskan, pihaknya akan berupaya menindaklanjuti kembali rencana Pasar Agro hingga terealisasi. Terlebih pengelolaan Pasar

Latu masih di bawah DP Pasar, meski selama ini masih merugi. ‘’Kami akan follow-up lagi usulan kami agar bisa dibangun Pasar Agro,’’ tegasnya. Pantauan Bali Post, Senin kemarin, suasana di Pasar Latu tampak sepi. Ruko-ruko yang terletak di kawasan ini pun terlihat tertutup rapat. Kawasan ini juga masih dimanfaatkan sebagai lahan parkir truk-truk besar. Hingga saat ini bangunan tersebut masih belum jelas. Pasalnya, pemer-

masih dilakukan pembahasan. Namun pihaknya belum mengetahui arah pemanfaatannya. Sebab, pemanfaatan bangunan yang berdiri di atas lahan sekitar satu hektar lebih tersebut harus dilakukan dengan kajian yang komprehensif, sehingga nantinya bangunan tersebut sesuai dengan letaknya dan peruntukkannya. ‘’Yang jelas, masih dilakukan pembahasan dan harus ada kajian yang komprehensif,’’ tegasnya. (kmb27)

Tingkatkan Pelayanan Informasi yang Transparan dan Bertanggung Jawab

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Bagian Humas Setda setempat menggelar Pelatihan Kehumasan bagi aparatur pada masing-masing Perangkat Daerah Teknis dan Kecamatan yang menangani pelayanan informasi di ruang pertemuan Inspektorat, Puspem Badung, Senin (9/4) kemarin. Pelatihan Kehumasan dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Ida Bagus Agung Yoga Segara didampingi Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta melaporkan, tujuan pelatihan untuk melatih tenaga-tenaga kehumasan pada masing-masing perangkat daerah menjadi lebih profesional yang nantinya akan mampu mempublikasikan setiap kegiatan pada masing-masing perangkat daerah, sehingga dapat memberikan pelayanan informasi publik secara akurat, benar, dan transparan kepada masyarakat. ‘’Sesuai dengan tema yang diangkat pada pelatihan ini yakni mewujudkan insan humas yang mampu menyampaikan pesan yang

baik, mudah dihubungi sehingga terwujud komunikasi yang efektif berdasarkan asas perikemanusiaan,’’ jelasnya. Lebih lanjut dijelaskan, pelatihan akan dilaksanakan selama enam hari hingga 14 April mendatang. Materi pelatihan dilaksanakan selama tiga hari, dengan menghadirkan narasumber yaitu Ketua Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indonesia Dr. Ni Made Ras Amanda G, S.Sos., M.Si. dengan materi pengetahuan umum kehumasan tentang humas pemerintahan, tantangan dan kompetitif, wartawan Kompas Ayu Sulistyowati, S.E., M.M., INV dengan materi penulisan berita tentang rilis kehumasan Pemkab Badung yang kreatif dan inovatif dan fotografer freelance media lokal, nasional dan internasional Zul Trionggono Edoardo, S.Sos. yang akan membawakan materi fotografi. Selanjutnya pada 12 April melaksanakan orientasi lapangan ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Peserta pelatihan berjumlah

DPD HPI Bali Datangi Imigrasi Ngurah Rai hukum kita mampu dibeli oleh orang asing,” kata Nuarta ketika ditemui seusai pertemuan. Melalui pertemuan ini, kata Nuarta pihak imigrasi diharapkan terus mengatensi kasuskasus seperti ini. Karena image imigrasi selama ini seolah-olah sangat lamban dalam menyelesaikan suatu laporan. Dalam hal ini, DPD HPI Bali juga akan diajak menjadi bagian sebagai Satgas Pengawasan Orang Asing. “Kita akan diajak nantinya menjadi bagian satgas untuk mengamankan orang asing ke depan,” ujarnya. Nuarta menambahkan, DPD HPI Bali untuk persoalan orang asing tidak hanya di segmen pasar Tiongkok, namun juga ada divisi lain. Dengan adanya efek jera nanti, tentu orang asing lainnya juga tidak mau melakukan aktivitas guide ilegal di Bali. Selain membahas kasus sebelumnya, dalam pertemuan

nan ini agar segera diperbaiki dan dapat difungsikan kembali. Pasalnya, sangat disayangkan bangunan sebesar ini dibiarkan begitu saja. ‘’Seperti tak terurus. Jadinya, harus segera difungsikan lagi. Kalo nggak, kan kasihan bangunannya segede gini,’’ harapnya. Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Badung I Made Wira Dharmajaya mengatakan semua rencana terkait pemanfaatan Pasar Latu

Humas Badung Gelar Pelatihan Kehumasan

Terkait ”Guide” Liar Mangupura (Bali Post) Menyikapi dugaan adanya pemandu wisata (guide) liar yang beroperasi di Bali, anggota DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali mendatangi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Senin (9/4) kemarin. Kedatangan puluhan anggota HPI Divisi Mandarin ini, untuk membahas masalah guide liar. Ketua DPD HPI Bali I Nyoman Nuarta, S.H. mengatakan, kedatangan anggota HPI tersebut untuk membahas terkait dugaan adanya guide asing ilegal, belum lama ini. Pada kesempatan tersebut, pihaknya meminta agar kasus tersebut bisa diselesaikan secara keimigrasian atau projustisia. Tentunya hal itu untuk memberikan efek jera kepada guide asing. Sehingga kultur hukum di Indonesia tidak seakan-akan bisa dibayar oleh orang asing. “Seakan-akan

intah sejak dua tahun lalu menjanjikan bangunan itu menjadi kawasan yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah seorang warga setempat mengatakan, status bangunan saat ini masih belum jelas. Namun sudah ada beberapa informasi pasar ini akan dijadikan Taman Lansia. ‘’Katanya mau dijadikan Taman Lansia, tapi masih belum pasti. Tidak tahu mau jadi apa nanti,’’ ujar Yanto. Dia mengharapkan bangu-

Bali Post/kmb23

MENDATANGI - Puluhan anggota HPI Divisi Mandarin mendatangi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Senin (9/4) kemarin. tersebut juga dilakukan pembahasan potensi kasus yang bisa terjadi pada divisi bahasa lainnya, karena DPD HPI Bali terdiri dari 11 divisi bahasa. “Yang berpotensi menggunak-

an guide asing yaitu Mandarin, Korea dan Rusia,” terangnya. Terkait pertemuan tersebut, pihak imigrasi tidak bersedia memberikan keterangan. (kmb23)

30 orang dari unsur perangkat daerah di lingkungan Pemkab Badung. Bupati Badung dalam sambutannya disampaikan Asisten Yoga Segara menekankan, mewujudkan tujuan penyelenggaraan pemerintahan di daerah maka penerapan prinsip-prinsip transparansi, partisipasi dan akuntabilitas merupakan keharusan dan wajib dilaksanakan. Terlebih di era keterbukaan informasi saat ini, di mana pemerintah daerah dituntut memberikan pelayanan penyediaan informasi yang transparan dan bertanggung jawab. Untuk itu, pelatihan kehumasan dipandang sebagai salah satu upaya meningkatkan kapasitas aparatur di bidang kehumasan yang mampu menyampaikan pesan dengan baik, transparan dan akuntabel kepada masyarakat, sehingga terwujud komunikasi yang efektif. ‘’Pelatihan ini kami nilai sangat tepat, terlebih program dan kegiatan dalam penjabaran visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Badung pada masingmasing perangkat daerah perlu dipublikasikan kepada ma-

KEHUMASAN - Asisten Pemerintahan dan Kesra IBA Yoga Segara menyematkan tanda kepada peserta Kehumasan di ruang pertemuan Inspektorat, Puspem Badung, Senin (9/4) kemarin. syarakat,’’ terangnya. Ditambahkan, pengelolaan informasi yang transparan, cepat dan bertanggung jawab ini diharapkan dapat mambangun citra serta reputasi positif bagi institusi Pemerintah Kabupaten Badung. Keterbukaan informasi publik akan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan pada setiap kebijakan

publik yang nantinya berkorelasi pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Merujuk Permendagri Nomor 13 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Kehumasan, maka dibutuhkan adanya kemampuan staf yang menangani kehumasan agar dapat melaksanakan fungsi pelayanan informasi publik secara paripurna. (ad478)

Disdikpora Tegaskan USBN Penentu Kelulusan Mangupura (Bali Post) – Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) menjadi salah satu penentu kelulusan. Kebijakan ini berlaku semenjak Ujian Nasional (UN) tidak menentukan kelulusan sejak 2015 lalu. Justru posisi Ujian Sekolah (US), termasuk USBN sangat strategis dijadikan penentu kelulusan. Pasalnya, US di dalamnya USBN menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Hal itu diakui Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Kepemudahaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Made Mandi. Ia menegaskan, seluruh ujian yang dilaksanakan, baik USBN maupun Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kerta Pensil (UNKP) menentukan terhadap lulus tidaknya siswa. ‘’Semua proses ujian menentukan kelulusan, karena nilai USBN

maupun UNBK akan dikombinasikan. Dari seluruh nilai yang telah dikombinasikan itu, akan diputuskan oleh masing-masing sekolah. Jadi lulus tidaknya seorang siswa sekolah yang menentukan,’’ ujar Made Mandi, Senin (9/4) kemarin. Menurut Mandi, USBN tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Badung digelar serentak, mulai Senin (9/4) kemarin. Hari pertama pelaksanaan ujian, pemerintah memastikan tanpa ada hambatan apapun. Pelaksanaan USBN di Badung diikuti oleh 10.192 siswa dari 60 SMP negeri dan swasta. ‘’Hari pertama USBN dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan PJOK, semuanya berjalan lancar,’’ katanya. Tahun pelajaran 2017/2018 ini, kata Mandi pelaksanaan USBN dijadwalkan hingga Senin (16/4) mendatang. Pada hari pertama, Senin kemarin,

mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia dan PJOK, Selasa (10/4) yakni Matematika dan PKN, Rabu (11/4) Bahasa Inggris dan IPS, Kamis (12/4) IPA dan TIK dan Jumat (13/4) Seni Budaya dan Bahasa Bali. Sedangkan pada hari terakhir yakni Senin (16/4) mengujikan mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. ‘’Syukurlah berdasarkan laporan tim di lapangan, USBN berjalan lancar. Ini berkat kesiapan pihak sekolah sejak jauh-jauh hari. Siswa juga telah mengikuti penggemblengan dan pengayaan seluruh mata pelajaran secara matang,’’ terangnya. Tak hanya itu, persiapan pelaksanaan UNBK maupuna UNKP juga tidak terdapat kendala. Sekolah yang mengikuti UNBK sebanyak 49 sekolah, baik negeri maupun swasta. Sedangkan yang mengikuti UNKP tercatat 11 sekolah. (kmb27)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Seminar Nasional FH Unwar-FH Untag

Peran Pemerintah Daerah Dalam Mencegah Korupsi dan Menegakkan NKRI FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) bekerja sama dengan FH Universitas 17 Agustus-1945 (Untag) Semarang menggelar seminar nasional di Ruang Auditorium Widya Sabha Universitas Warmadewa, Denpasar, Senin (9/4) kemarin. Tema yang diambil sangat relevan dengan hajatan pilkada pada tahun politik saat ini yakni ‘’Peran Pemerintah Daerah Dalam Mencegah Korupsi dan Menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)’’. Dekan Fakultas Hukum Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. mengatakan, seminar ini terselenggara atas kerja sama FH Unwar dengan FH Untag. ‘’Ini sebagai tindak lanjut dari MoU dan implementasinya dalam bentuk studi banding. Dalam hal ini kami adakan seminar nasional. Tema ini diambil karena berkaitan dengan isu aktual saat ini, yakni terkait pilkada serentak di seluruh Indonesia,’’ ucapnya. Ditambahkannya, dengan adanya hajatan pilkada diharapkan tidak ada intrik negatif, termasuk menghindari pidana korupsi, khususnya bagi penyelenggara negara, sehingga pemerintah NKRI bisa dijaga sepanjang masa. Menurut Putu Budiartha, kegiatan pemerintahan tanpa korupsi dan pemerintahan yang tidak lepas dari nuansa politik dalam mencari kekuasaan, merupakan suatu fiter awal untuk mendapatkan pemimpin yang mumpuni, transparan dan adil. Dengan pemilihan pemimpin negara yang bersih dan bertekad menjalankan roda pemerintah yang berdasarkan NKRI, maka negara bisa dibawa ke tujuan sebenarnya, yakni maju dan utuh sesuai NKRI. Ada perbedaan suku dan budaya, namun tetap dalam bingkai NKRI. Jika salah mencari pemimpin atau aktivitas pemimpin pemerintah yang cenderung korupsi, akan berdampak pada sosio masyarakat. ‘’Ini peran

CINDERAMATA - Dekan FH Untang Dr. Edy Lisdiyono memberikan cenderamata kepada Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. di hadapan narasumber di Ruang Auditorium Widya Sabha Unwar, Denpasar. pemda dalam mengantisipasi pejabat publik atau bawahannya untuk tidak korupsi,’’ tegasnya. Jangan sampai pejabat pemerintah justru bagi-bagi proyek pemerintah. Misalnya ada lelang, peserta lelang ditanya orangnya siapa. Jika itu sampai terjadi, peluang untuk korupsi bisa terjadi. ‘’Intinya, kalau bupati atau wali kota kuat dan tidak korupsi, negara Indonesia akan cepat maju. Ini yang kita bahas dalam seminar ini,’’ tandas Putu Budiartha. Untuk memberi kajian, masukan sekaligus diskusi, lima orang narasumber dihadirkan. Mereka adalah Prof. Dr. Abdul Rahman, Guru Besar Universitas Indonesia Timur Makassar, I Made Gianyar (praktisi yang juga Bupati Bangli), Dr. I Made Arjaya (dosen FH Unwar), Dr. Retno Mawarani (dosen FH Untag Semarang) dan Dr. Lufsiana Abdulah (hakim Pengadilan Tipikor Surabaya). Para pakar itu berbagi ilmu untuk merumuskan bagaimana mencegah korupsi, sehingga pemerintah daerah bisa berjalan dengan baik.

Dekan FH Untang Dr. Edy Lisdiyono menyatakan, kerja sama dalam seminar ini merupakan salah satu bentuk pengejawantahan di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tema seminar ini sangat menarik, yakni tentang korupsi yang sangat merajalela. Sepengetahuannya dalam pidana korupsi sudah banyak yang terjerat baik kepala pemerintahan, menteri, bupati, wali kota maupun DPR. ‘’Seminar ini penting bagaimana mencegah korupsi supaya tidak merajalela. Indeks korupsi di Indoensia menjadi perhatian dunia,’’ tuturnya. Ditambahkannya, seminar ini perlu karena bisa dipakai pijakan oleh kepala daerah untuk mengambil kebijakan. Sebab, jika ada korupsi korbannya adalah masyarakat. Dengan tidak terjadinya korupsi maka pembangunan bisa berjalan lancar. ‘’Ada beberapa konsep yang diberikan akademisi. Salah satunya tidak membudayakan korupsi karena korupsi bukan budaya,’’ ungkap Edy Lisdiyono. (ad453)

Selasa Kliwon, 10 April 2018

BRI Gajah Mada dan Renon Gelar Undian Simpedes

BRI Kanca Denpasar Gajah Mada dan Kanca Renon menggelar pengundian tabungan Simpedes Periode II Tahun 2017, Senin (9/4) kemarin. Pengundian ini disebut Panen Hadiah karena ada tujuh jenis hadiah dengan total 43 hadiah yang diberikan BRI Kanca Denpasar Gajah Mada dan Renon. Hadiah grandprize yaitu 1 unit mobil Suzuki Ertiga dan 1 unit mobil Suzuki APV. Hadiah utama I yaitu 4 buah sepeda motor Scoopy, 4 Honda Vario, 3 Honda BeAT, 11 TV LED Samsung 32 inci dan 13 unit TV LED 24 inci. Sementara hadiah dari Kanca Renon sebanyak 10 sepeda motor Honda BeAT. Undian diundi dengan digital sehingga sangat terjamin objektivitasnya dan tidak bisa direkayasa. Jadi, betul-betul mengandalkan faktor keberuntungan. Untuk dapat mengikuti undian ini, nasabah hanya perlu menabung minimal Rp 100 ribu untuk mendapatkan satu kupon yang berlaku kelipatanya. Pimpinan Cabang BRI Denpasar Gajah Mada I Ketut Manuartha mengatakan, undian periode II dimulai September 2017 sampai Februari 2018. Program ini rutin dilakukan setiap periode enam bulan. ‘’Kami ingin tetap mengapresiasi dan memberikan informasi penting kepada nasabah. Inilah bentuk apresiasi kami pada nasabah,’’ ujarnya. Undian yang dilakukan merupakan apresiasi peningkatan saldo Simpedes pada unit kerja. Peningkatan saldo inilah diberikan apresiasi hadiah Simpedes. ‘’Jadi, jangan ragu menambah saldo agar peluang mendapatkan hadiah semakin besar,’’ ungkap Ketut Manuartha.

SERAHKAN HADIAH – Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Bisnis Herry Santoso (paling kiri) menyerahkan hadiah grandprize 1 dan Wakil Inspektur Kanins BRI Denpasar Antonius Suryanta (dua dari kanan) menyerahkan hadiah grandprize 2 kepada pemenang. Sejak program ini berjalan, saldo simpanan di BRI Gajah Mada meningkat, yaitu Rp 1,2 triliun pada September 2017 menjadi Rp 1,34 triliun pada Februari 2018 atau terjadi peningkatan Rp 94 miliar. Namun, peningkatan simpanan tidak setinggi peningkatan pinjaman. Pinjaman yang disalurkan mulai September 2017 sampai Februari 2018 sebesar Rp 147 miliar. ‘’Pertumbuhan ini yang kami apresiasi dan berharap nasabah semakin menambah saldo. Karena untuk menyalurkan kredit, dana pihak ketiga (DPK) berupa

Hikmah di Balik Kontroversi Puisi Ibu Sukmawati Soekarno

Sukmawati Bangga Kebaya, Konde, Sanggul dan Kidung Dilestarikan Wanita Bali

Sosialisasi Antinarkoba, Pornografi serta Kekerasan pada Perempuan dan Anak

SMP PGRI 8 Denpasar Jadi Duta SMP Se-Denpasar di Acara yang Dihadiri Ibu Negara RI

HADIAH SEPEDA - Siswa SMP PGRI 8 Denpasar bersama Wakasek Kesiswaan Drs. I Nengah Sri Dana, S.Pd. mendapat hadiah sepeda dari Ibu Negara RI saat mengikuti acara sosialisasi di Hotel Aston. TIDAK salah lagi SMP PGRI 8 Denpasar yang lebih dikenal dengan nama Griasta ditunjuk sebagai duta SMP se-Kota Denpasar dalam acara ‘’Sosialisasi Antinarkoba, Pornografi serta Kekerasan pada Perempuan dan Anak’’ yang dihadiri oleh Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo, istri Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla, beberapa istri para menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja, Nyonya Ayu Pastika serta 1.500 peserta yang datang dari seluruh komponen masyarakat. Melihat sepak terjang sekolah ini pada tahun 2017 dan awal 2018 yang begitu banyak meraih prestasi di tingkat daerah dan nasional, wajar Griasta ditunjuk menjadi satusatunya sekolah yang mewakili SMP di Denpasar dari 74 SMP negeri dan swasta yang ada. Dalam acara sosialisasi tersebut, dari 50 siswa SMP PGRI 8 Denpasar, lima mendapat hadiah dari Ibu

Negara RI berupa sebuah sepeda dan empat helm karena berani tampil ke depan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Ibu Iriana. Hadiah tersebut disambut gembira oleh para siswa. Mereka merasa bangga dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan itu sekaligus menjadi cambuk agar lebih giat lagi belajar dan meningkatkan potensi diri. Prestasi yang diraih SMP PGRI 8 Denpasar dalam beberapa tahun terakhir antara lain peringkat ke-7 se-Denpasar dan ranking ke8 seBali rata-rata nilai UN 2017, juara I Sekolah Hemat Energi Kementerian ESDM RI tingkat Nasional 2017, juara II Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat Provinsi Bali, meraih 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu dalam Wali Kota Cup 2018, juara II Desain Poster SMP se-Bali 2018 dan The Best Favorite serta juara III Grandfinal Cover Boy Indonesia 2018. Kepala SMP PGRI 8 Denpasar I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, S.T.,

M.Pd. yang dikenal banyak humor mengatakan, prestasi tersebut tidak diraih dengan mudah melainkan perlu pembinaan dan fasilitas yang baik. Gerakan disiplin dimulai sejak siswa tiba di sekolah yang dapat dilihat jika melintas di depan sekolah. Sekitar pukul 06.15 kasek, staf wakasek, guru piket dan pegawai sudah berdiri menyambut kehadiran siswa di pintu gerbang sekolah menyampaikan salam serta memberikan pembinaan karakter dan budi pekerti lewat kata santun. Berbagai pembinaan ini menjadikan siswa semakin percaya diri dan berani tampil di depan umum pada setiap acara yang dihadiri oleh tamu, baik pejabat negara maupun tamu asing. Pada semester awal, sekolah ini sudah tiga kali dikunjungi oleh grup tamu dari Bulgaria, Yunani dan Amerika Serikat. Siswa belajar berinteraksi menggunakan bahasa Inggris dan banyak mendapat informasi mengenai kebudayaan di negara tersebut. Menyambut tahun ajaran baru 2018-2019 ini, SMP PGRI 8 Denpasar terus berbenah dengan menambah fasilitas belajar berlantai dua sebanyak empat ruangan yang dibangun sesuai standar, sehingga tercipta suasana nyaman dan menyenangkan. Sekolah juga menambah jumlah komputer di laboratorium, merekrut tenaga pendidik dan pegawai guna meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan dan administrasi kepada siswa. ‘’Pada tahun pelajaran baru 2018-2019 kami menyiapkan ruangan yang hanya menampung maksimal 200 siswa dan sudah sekitar 50 siswa SD yang mendaftar. Kami berterima kasih kepada orangtua siswa yang semakin mempercayakan anak-anaknya untuk kami bina di sekolah kami,’’ jelas Adi Trisna Sugara. (ad477)

tabungan ini yang digunakan,’’ tandasnya. Nasabah tidak perlu khawatir bertransaksi terutama untuk meningkatkan saldo. Karena jaringan BRI sangat luas, sehingga mempermudah transaksi. Kantor Unit BRI tersebar hingga daerah pinggiran, terutama setiap kecamatan ada Kantor Unit BRI. BRI Denpasar Gajah Mada memiliki 16 kantor unit, 8 kantor teras, satu kantor cabang pembantu dan satu kantor cabang. ‘’Semuanya sudah menggunakan online system,’’ tutur Ketut Manuartha. (ad107)

DI KANTOR MUI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) bersama Halida Hatta (putri Proklamator Bung Hatta) mendampingi Sukmawati Soekarno Putri bertemu Sekjen MUI Anwar Abbas di Kantor MUI Pusat, Jakarta. ADA hal menarik yang diungkapkan oleh putri bungsu Bung Karno yakni Sukmawati Soekarno Putri saat pertemuan dengan jajaran The Marhaenisme Institute, The Sukarno Center dan DPP PNI Marhaenisme usai melakukan press conference terkait kontroversi puisi ‘’Ibu Indonesia’’ yang dianggap melecehkan agama tertentu. Puisi itu dibuat atas keprihatinan Sukmawati terhadap jati diri bangsa Indonesia yang semakin memudar, salah satunya bagaimana budaya kebaya, konde dan kidung banyak tidak diketahui lagi oleh generasi muda bangsa. Melalui puisi yang ia ciptakan tahun 2002 atau di awal reformasi bangsa ini, Sukmawati ingin mengungkapkan keprihatinan melalui karya sastra yang agung dan mencontohkan Bali sebagai salah satu tempat di Indonesia yang dibanggakan atas pelestarian budayanya. ‘’Saya adalah anak Soekarno yang berdarah Bali. Saya prihatin ketika di medsos ada foto Sukmawati dan Ibu Megawati yang sedang ada di pura dianggap sesat oleh sekelompok orang. Saya ini

seorang muslimah, tapi saya harus mengakui bahwa nenek saya, Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, adalah wanita Hindu Bali asal Buleleng. Jadi, jika ibu datang ke Bali, berkunjung ke pura menemui masyarakat dan keluarga, itu adalah suatu kewajaran. Begitu juga saat ibu datang ke gereja dan ke wihara di seluruh Tanah Air, itu adalah hal yang wajar. Sama seperti dulu Bung Karno kerap datang ke Pura Gunung Kawi dan Pura Besakih di sela kunjungan kerja di Bali. Bahkan, Bung Karno nekat membuat Istana Presiden di Tampaksiring agar berdampingan dengan Pura Tirta Empul. Jadi, saya minta rakyat Indonesia lebih mendalami arti kebinekaan yang sesungguhnya. Jangan sedikit–sedikit dibawa ke isu SARA,’’ ungkap Sukmawati. Ia banyak berharap Bali khususnya kaum perempuan dapat melestarikan kebaya, konde, sanggul dan kidung sebagai harapannya di puisi ‘’Ibu Indonesia’’. ‘’Lihatlah sosok Raden Ajeng Kartini, pahlawan nasional kita yang justru berkonde, berkebaya

dan suka kidung. Saya akui Bali adalah contoh hebat bagaimana budaya asli Nusantara dijaga dengan baik. Di Bali rambut para ibu masih dijaga dengan konde atau sanggul pusung tagel. Perempuan muda masih menggunakan sanggul gegonjeran. Kebaya jadi pakaian sehari-hari wanita Bali. Indahnya suara kidung terus dinyanyikan dengan merdu di pura, banjar dan di setiap hajatan. Walau Bali mayoritas Hindu, saya salut Bali tidak mengimpor budaya India. Ini namanya jati diri Indonesia. Saya titip Ibu Indonesia pada wanita Bali,’’ papar Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme ini. Apresiasi atas pandangan kebangsaan Sukmawati diungkapkan oleh Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. ‘’Kami siap melaksanakan perintah Kanjeng Ibu Sukmawati Soekarno. Mulai 21 April 2018 nanti kita akan rayakan Hari Kartini dengan konde, kebaya dan kidung. Jaringan PNI Marhaenisme di Indonesia dan kelompok paguyuban budaya binaan kita akan menyukseskan kegiatan ini. Semua demi Ibu Indonesia dan menghormati R.A. Kartini. Ada hikmah dari mencuatnya puisi ‘Ibu Indonesia’, yakni semakin banyak anak muda Indonesia penasaran dengan kebaya, konde dan kidung. Ini salah satu cara alam membangunkan, ngenteg dan mengingatkan gumi Indonesia yang sudah mulai melupakan akar budayanya. Saya masih ingat ketika Ibu Sukmawati diabhiseka ratu dengan gelar Ratu Tri Bhuwana Uttungga Dewi pada 10 November 2011 di Geria Pejeng Sanur oleh Ida Pedanda Gede Wayahan Bun. Beliau menyematkan kata ‘’UT’’ pada gelar Tungga Dewi Ibu Sukmawati dengan harapan dan doa agar beliau menjadi Tri Bhuwanna Tungga Dewi masa kini dan telah terjadi. Ternyata beliau melalui kebudayaan sudah menyadarkan kita semua dengan puisi ‘Ibu Indonesia’,’’ ujar President The Sukarno Center ini. (ad480)

Mendaki Ijen, Wisatawan Dimanjakan Troli OBJEK wisata Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, makin digandrungi. Kawah di atas puncak gunung setinggi 2.443 meter di atas permukaan laut (MDPL) ini menawarkan keindahan api biru dan penambangan belerang. Sejak setahun terakhir, wisatawan tak perlu berjuang keras untuk mendaki ke puncak. Sebab, disiapkan jasa troli dari kaki gunung hingga ke puncak. Jasa troli ini ditawarkan para penambang belerang di Kawah Ijen. Tarifnya Rp 700.000 PP. Tiga penambang akan menarik troli yang didesain dengan tempat duduk empuk, sehingga wisatawan tak perlu bersusah payah mendaki. Ide pembuatan troli ini datang dari para penambang dan Pemkab Banyuwangi. Hal ini seiring tingginya animo wisatawan ke Ijen, namun banyak yang tak kuat mendaki. ‘’Jadi, wisatawan tinggal duduk, kursinya empuk. Kami akan

mendorongnya hingga ke puncak dan PP,’’ kata Eko Sutrisno, salah satu penarik jasa troli di Ijen, belum lama ini. Pria yang juga penambang belerang ini mengatakan, munculnya jasa troli menjadi penghasilan tambahan para penambang. Ketika wisatawan ramai, mereka libur menambang belerang, lalu memilih menawarkan jasa troli mendaki Ijen. Hasil dari menarik troli ini lumayan dibandingkan menambang belerang. ‘’Hasilnya lebih banyak dibandingkan menambang,’’ jelasnya. Jika menambang belerang penghasilannya sekitar Rp 150.000 per hari, dengan jasa troli bisa mendapatkan Rp 200.000 per hari. Apalagi jika wisatawan ramai, penambang bisa mengantar tamu hingga tiga kali sehari. Menurut Eko, hasil yang didapatkan sebanding dengan tenaga yang dikeluarkan, sebab menguras keringat. Apalagi jalur

menuju Ijen sangat terjal dan berkelok. Belum lagi jika musim hujan, jalanan licin. Tarif jasa troli ini makin mahal jika wisatawan asing. Tarifnya Rp 1 juta PP. Belum semua penambang memiliki troli bagi wisatawan. Saat wisatawan sepi, mereka akan kembali menambang belerang seperti biasa. Hadirnya jasa troli ke puncak Ijen ini cukup membantu wisatawan. Sebab, mereka tak perlu mengeluarkan tenaga untuk mendaki. ‘’Kami terbantu dengan hadirnya troli. Kami tak harus bersusah payah mendaki. Hanya duduk, sampai di lokasi melihat blue fire,’’ kata Salim, wisatawan asal Jakarta. Ketika menggunakan troli, wisatawan juga lebih cepat sampai di puncak, sekitar dua jam. Berbeda dengan mendaki sendiri rata-rata bisa sampai tiga jam. Jika tenaga kurang fit, bisa lebih, sehingga harus berangkat lebih

awal untuk mengejar pemandangan api biru di malam hari. Sejak hadirnya jasa troli, angka kunjungan wisatawan ke puncak Ijen kian meningkat. Saat musim liburan, pengunjung bisa mencapai 5.000 orang per hari didominasi wisatawan domestik. Wisatawan asing juga terus melonjak. Tarif masuk ke Ijen bagi wisatawan domestik saat hari biasa Rp 5.000 dan musim libur Rp 7.500 per orang. Sementara wisatawan asing saat hari biasa Rp 100.000 dan musim liburan Rp 150.000 per orang. Akan tetapi Ijen kerap ‘’batuk’’, sehingga jalur pendakian kerap ditutup. Belum lama ini jalur pendakian ditutup hingga dua minggu. Pemicunya, muncul gas beracun. Hingga kini wisatawan masih dilarang mendekati kawah, maksimal dari radius 1 kilometer. Larangan mendekati kawah ini mengantisipasi munculnya kembali gas beracun. (udi)

Bali Post/udi

TROLI - Wisatawan menggunakan troli saat mendaki puncak Ijen, Banyuwangi, belum lama ini.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


daerah Pasukan Tempur Tinggal di Rumah Warga

5

Selasa Kliwon, 10 April 2018

Mangupura (Bali Post) Puluhan anggota TNI umumnya pasukan tempur tinggal di rumah warga di Banjar Sekarmuti, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Badung. Mereka tinggal di sana selama pelaksanaan program TMMD ke-101. ‘’Mereka umumnya dari satuan tempur. Barang kali kebiasaankebiasaan desa sini mereka belum paham, contohnya saat menjemur pakaian tidak pada tempatnya. Waktu mereka berkunjung ke tempattempat sekitar sini melebihi batas waktu,’’ kata Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo, Senin (9/4) kemarin. Selama pelaksanaan TMMD, per-

sonel diwajibkan berbaur dengan masyarakat setempat. Mereka makan, tidur dan beraktivitas dengan warga di sana. Masyarakat memberikan tempat tinggal bertujuan mewujudkan semangat kebersamaan, gotong royong dan rasa kekeluargaan. Selain itu, sebagai partisipasi aktif masyarakat dalam membangun daerahnya sehingga tercipta jiwa persatuan dan kesatuan yang kokoh dalam rangka menunjang terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Salah satu rumah yang dijadikan tempat tinggal anggota TNI milik Nyoman Lendra (72). Sepuluh orang anggota tinggal di rumah pensiunan guru ini. ‘’Saya tidak keberatan,

Hasil Penjualan Narkoba

Semiati Sebut Diterima Jro Jangol dan Istrinya Denpasar (Bali Post) Sidang kasus narkoba yang merupakan rangkaian peristiwa terseretnya Jro Gede Komang Swastika alias Jro Jangol ke pengadilan mulai memasuki pemeriksaan terdakwa, Senin (9/4) kemarin. Dia adalah terdakwa Semiati yang tak lain suami Rahman (berkas terpisah) yang tinggal di rumah Jro Jangol di Jalan Pulau Batanta, Banjar Sebelanga, Denpasar Barat. Di hadapan majelis hakim pimpiman I Gede Ginarsa, Semiati yang menjalani sidang dengan pemeriksaan terdakwa menerangkan secara gamblang bahwa di rumah Jro Jangol sering terjadi transaksi narkoba. Mereka yang membeli di sana juga difasilitasi ruangan atau kamar untuk mengisap sabu-sabu lengkap dengan alat isapnya. Hasil penjualan narkoba, baik oleh Rahman maupun terdakwa diberikan kepada Luh Ratna Dewi dan Jro Jangol langsung. Tergantung yang memberikan barang. Jaksa sempat menunjukkan uang hasil penjualan narkoba Rp 13 juta. Semiati mengaku bahwa hasil penjualan yang sudah direkap itu belum sempat disetor karena dirinya dan suaminya keburu ditangkap polisi. Secara umum, Semiati yang mengaku tiga bulan di sana, melihat banyak atau ramai orang yang membeli sabu-sabu. Bahkan, ada yang langsung memakai di rumah milik mantan Wakil DPRD Bali itu. Saat ditanya sumber barang bukti oleh majelis hakim dan JPU, terdakwa mengatakan kebanyakan didapat dari Luh Ratna Dewi. Namun, ada juga yang diberikan Jro Jangol. Di samping itu, sesuai barang bukti yang disita, ada 5 gram sabu-sabu yang dipecah menjadi 30 paket. Sementara itu kuasa hukumnya, Made Suardika, menanyakan soal asal-muasal barang narkoba itu. Semiati menyatakan barang yang dipegang suaminya diberikan oleh Jro Jangol. Jika barang diterima dari Jro Jangol, uang diberikan ke Jro Jangol. Terkait jumlah kamar di rumah Jro Jangol yang dipakai pesta narkoba, Semiati menyebut sebagian atau sekitar lima kamar. (kmb37)

justru senang. Kami sekeluarga bisa berinteraksi seperti makan bersama, saling mengenal sehingga terjalin rasa kekeluargaan,’’ ucap Lendra saat menerima kunjungan Dandim. Bendesa Adat Pangsan Gusti Nyoman Oka (76) sangat bersyukur program TMMD dilaksanakan di desanya. Sebelumnya sudah beberapa kali masyarakat mengerjakan pembuatan jalan, namun begitu hujan langsung longsor karena tidak ada senderan dan saluran air. (kmb36) BERBAUR - Anggota TNI berbaur dan tinggal di rumah warga.

Bali Post/ist

’’Debt Collector’’ Terlibat Curanmor Beraksi dengan WIL-nya

Mangupura (Bali Post) Polsek Kuta Selatan (Kutsel) mengungkap kasus curanmor yang selama ini terjadi di wilayah Kutsel. Pelakunya seorang debt collector Noksan Nataniel alias Pak Jack (48) yang beraksi bersama wanita idaman lain (WIL) Ni Putu Septemi (19) yang baru lulus SMK, Senin (9/4) kemarin. Dari pelaku juga diamankan dua Honda Vario Techno, Honda Scoopy, Honda Vario, STNK, satu TV LCD, speaker aktif dan dua gerinda. ‘’Sudah setahun mereka berhubungan seperti itu. Padahal tersangka Jack sudah punya istri dan anak yang tinggal di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan. Jack dan Septemi kos di Jalan Raya Uluwatu II Gang Bambu, Kutsel,’’ kata Kapolsek Kutsel Kompol Nengah Patrem didampingi Kanit Reskrim Iptu H. Andy Nurul Yaqin. Terungkapnya kasus ini, lanjut Kompol Patrem, berawal dari laporan Indah Sri Lestari kehilangan sepeda motor Honda Vario Techno di depan warung Jalan Uluwatu II Gang Bambu, Kutsel, Kamis (8/4) pukul 06.00 Wita. Selain itu, pada hari yang sama

Meli melapor kehilangan motor milik temannya, Kadek Adi Hendra Jaya. Motor korban dipinjam Meli. Oleh karena bensinnya habis, Meli mendorong motor tersebut dibantu Agus. Saat dekat penjual bensin eceran, Meli memarkir motor di belakang Restaurant & Bar Wipe Out di Jalan Pantai Bingin, Pecatu. Ketika balik membawa botol berisi bensin, Meli panik karena motor yang dipinjamnya hilang. Ia kemudian melapor ke Polsek Kutsel. ‘’Motor yang dicuri tidak dikunci stang. Pelaku menggunakan kunci palsu,’’ tegas Nengah Patrem.

Tanpa Pelat Berdasarkan laporan tersebut, Iptu Andi Yaqin bersama anggotnya melakukan penyelidikan. Saat olah TKP di dekat Restaurant & Bar Wipe Out, polisi melihat ada motor yang dikendarai seorang laki-laki melintas tanpa pelat nomor. Petugas langsung mengejar dan mengamankan pria tersebut. Saat digeledah ternyata pelat nopol motor disimpan bawah sadel. Sewaktu diinterogasi, orang itu mengaku bernama Aldo. Ia mengatakan sepeda motor tersebut diberi ayahnya, Jack. ‘’Motor yang dibawa Aldo hasil curian ayahnya. Aldo mengaku tidak tahu motor itu hasil curian,’’ ungkapnya. Selanjutnya petugas melakukan pelacakan alamat Jack. Senin kemarin pukul 4.15 Wita, Jack ditangkap bersama pacarnya, Ni Putu Septemi, di tempat kosnya di Jalan Raya Uluwatu II Gang Bambu, Kutsel. Pada

saat penangkapan berhasil diamankan satu motor Honda Scoopy. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan diamankan satu unit sepeda motor Honda Vario Tech. ‘’Pelaku mengaku baru beraksi di wilayah Kutsel, Kuta dan Denpasar Timur. Ia juga terlibat bobol rumah kosong,’’ jelas Kompol Patrem. Jack kenal dengan Septemi di wilayah Renon. Waktu itu Jack mengaku belum menikah sehingga wanita asal Karangasem ini mau menjadi pacarnya. Selanjutnya mereka kos di Jalan Raya Uluwatu II Gang Bambu, Kutsel. Saat beraksi, Septemi berperan sebagai joki. ‘’Sepeda motor pemilik kos juga dicuri pelaku. Saat diperiksa, Septemi mengira motor yang diambil pacarnya itu hasil tarikan (tidak bisa bayar kredit). Kami masih mengembangkan kasus ini,’’ imbuh mantan Kapolsek Mengwi dan mantan Kasatlantas Polres Tabanan ini. (kmb36)

Jualan Pil Koplo

Siswa UN Dikawal Polisi

Banyuwangi (Bali Post) Satu peserta Ujian Nasional (UN) di Banyuwangi, Jawa Timur, mengikuti ujian dengan pengawalan polisi, Senin (9/4) kemarin. Oknum siswa berinisial AWS (18) ini adalah tersangka kasus penjualan obat daftar G. Oleh karena berstatus tahanan Polsek Glenmore, siswa SMA swasta di Glenmore ini harus mengikuti ujian didampingi polisi. Meski berstatus tahanan, AWS tetap diberi kesempatan mengikuti UN Berbasis Komputer (UNBK) di sekolahnya. Sekitar pukul 08.00 WIB, dua petugas Polsek mengantarnya ke sekolah. Selama mengikuti UN, polisi mengawasinya dari luar ruang kelas. Kebetulan AWS mendapat giliran sesi kedua sekitar pukul 11.00 WIB. Menggunakan seragam sekolah, siswa tersebut berbaur bersama peserta UN lain di kelas. Ia terlihat malu-malu. Kapolsek Glenmore AKP Mujiono menjelaskan, pihaknya memberikan izin kepada tersangka mengikuti UN lantaran sudah tercatat sebagai peserta ujian dan ada permintaan dari panitia UN untuk mengikutsertakan AWS mengikuti ujian. ‘’Karena berstatus tahanan, kami dampingi tersangka mengikuti UN mulai berangkat dari Polsek sampai pulang lagi,’’ katanya. Pengawalan dilakukan hingga tersangka selesai mengikuti UN. Kondisi tersangka cukup sehat, sehingga dipastikan bisa mengikuti jadwal UN. Pihaknya menugaskan dua personel Polsek untuk mengawal tersangka selama mengikuti UN. Kedua petugas ini menggunakan pakaian preman. Kapolsek menambahkan, tersangka ditahan sejak 5 April lalu dalam kasus peredaran pil koplo. Kala itu tersangka didapati menyimpan 150 butir obat daftar G jenis Trihexyphenidyl. Tersangka ditangkap di sebuah ruang terbuka hijau (RTH). Di rumah tersangka di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, ditemukan barang bukti pil koplo cukup banyak. Sementara itu, secara umum pelaksanaan UN berbasis komputer di Banyuwangi berlangsung lancar. Total siswa SMA/ MA yang mengikuti UN sebanyak 5.868 orang dari 51 sekolah. Wabup Banyuwangi Yusuf Widiatmoko meninjau pelaksanaan UN di beberapa sekolah. (kmb30)

UNGKAP CURANMOR - Kapolsek Kutsel Kompol Nengah Patrem merilis pengungkapan kasus curanmor, Senin (9/4) kemarin.

Bali Post/kmb36

Proyek Pelebaran Jalan, PDAM Surati Satker Jalan Nasional Denpasar (Bali Post) – Pelebaran Jalan Imam Bonjol yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI melalui Satuan Kerja (Satker) Pelayanan Jalan Nasional Metropolitian Denpasar, berdampak pada pelayanan PDAM, mengingat di bawah jalan yang terkena proyek tersebut banyak terdapat saluran PDAM. Bahkan, dalam proses pengerukan, beberapa

pipa PDAM harus direlokasi. Namun, PDAM tidak memiliki dana untuk merelokasi pipa yang terkena dampak proyek pelebaran jalan. Oleh karena itu, PDAM Denpasar telah berkirim surat kepada Satuan Kerja (Satker) Pelayanan Jalan Nasional Metropolitian Denpasar agar bisa membantu perbaikan pipa distribusi dimaksud. Surat No.PDAM.340/AM/16/2018 terkait pemindahan jaringan

utilitas pipa PDAM. “Kami sudah bersurat kepada PUPR untuk bisa memindahkan pipa yang terkena proyek pelebaran jalan,” kata Dirut PDAM Denpasar I.B. Arsana di kantornya, Senin (9/4) kemarin. Pada proyek tersebut sedikitnya 714 meter pipa PDAM harus direlokasi. Padahal dalam perencanaan tidak ada tertuang rencana relokasi tersebut. Sementara PDAM Denpasar tidak memi-

liki dana untuk pemindahan itu. Apalagi bila dihitung dana yang dihabiskan mencapai Rp 1,7 miliar. “Dana yang kami siapkan untuk melakukan perbaikan pipa yang crossing saja,” kilahnya. Kepala Satker Pelayanan Jalan Nasional Metropolitian Denpasar A.A. Gde Sanjaya didampingi PPK Pelebaran Jalan Imam Bonjol I.B. Made Artamana beberapa waktu lalu menjelaskan, ruas Jalan

Imam Bonjol yang dilebarkan sepanjang 2,25 km. Pelebaran jalan memanfaatkan box culvert di aliran Tukad Teba yang melintas di barat jalan tersebut. Proyek yang ditangani PT Wijaya Karya ini mengabiskan anggaran Rp 181.297.991.000 yang seluruhnya merupakan dana APBN. Jalan dikerjakan selama 400 hari sejak tanda tangan kontrak 27 November 2017 hingga 31 Desember 2018 mendatang. (kmb12)

Korupsi BKK Bendesa Adat

Jaksa Ajukan Upaya Banding

Denpasar (Bali Post) Vonis dua tahun penjara diterima Bendesa Adat Candikuning I Made Susila Putra, S.Pd., beberapa hari lalu. Pasal dan lamanya hukuman jauh berbeda antara tuntutan jaksa dan putusan majelis hakim pimpinan Angeliky Handajani Day. Saat sidang dengan agenda tuntutan, jaksa menuntut Bendesa Adat Candikuning dihukum selama 7 tahun penjara. Atas dasar itu, tim jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Tabanan di bawah kendali I Made Rai Joniartha mendatangi Pengadilan Tipikor Denpasar, Senin (9/4) kemarin. “Saya ajukan banding atas perkara korupsi BKK Candikuning,” tandas Rai Joniartha. Jaksa senior yang sering menyidangkan pidana korupsi itu menyampaikan beberapa alasan. Pertama, alasan banding atas putusan dua tahun penjara adalah adanya perbedaan pasal yang dibuktikan antara pihak JPU dan putusan majelis hakim. Jaksa menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 UU Tipikor sehingga dituntut 7 tahun penjara. Sementara majelis hakim dalam amar putusannya membuktikan Pasal 3 UU Tipikor. Begitu juga soal pengembalian kerugian keuangan negara di depan persidangan, hakim sebagai saksinya. Menurutnya, pihak jaksa tidak mau menerima pengembalian kerugian keuangan negara sebelum tuntutan bukanlah suatu penghambatan dalam penegakan korupsi. Pihak JPU tidak mau terjebak dalam kata sanggup mengembalikan sebelum tuntutan. “Karena saat itu (sebelum tuntutan) saya dihubungi tim kuasa hukum terdakwa akan mengembalikan. Itu kata-kata akan tanpa memperlihatkan fisik dana Rp 200 juta. Jadi, saya tidak mau terjebak di sini. Beda halnya dengan secara jelas bentuk fisik dana pengembalian itu ada dan dibawa sebelum tuntutan. Tuntutan tidak semudah itu diubah. Harus melewati beberapa mekanisme, seperti gelar perkara dengan pimpinan dan pertimbangan dalam fakta persidangan,” tegasnya. (kmb37)

PERMASALAHAN Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tampaknya tidak pernah usai. Sebelumnya terjadi ketidaksesuaian kelas dan hak kamar rawat inap yang didapatkan peserta, fasilitas kesehatan (faskes) yang membeda-bedakan antara pasien umum dan BPJS serta pelayanan yang tidak optimal. Kini, ada dana kapitasi yang mengendap di puskesmas mencapai Rp 3,2 triliun tahun 2016 secara nasional. Hal ini mengundang tanya seberapa efektif puskesmas dan faskes I menggunakan dana kapitasi dari BPJS Kesehatan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Bali tahun 2017, dana kapitasi yang diterima puskesmas kabupaten/kota se-Bali Rp 45 miliar. Pengeluaran puskesmas dibagi dua yaitu 60 persen untuk jasa pelayanan dan 40 persen untuk operasional. Pengeluaran untuk jasa pelayanan mencapai Rp 13,314 miliar dan untuk operasional Rp 9,463 miliar. Total pengeluaran puskesmas di Bali Rp 22,7 miliar, sehingga dari dari dana kapitasi yang diterima terdapat sisa Rp 22,29 miliar. Kepala Dinas Kese-

hatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., Senin (9/4) kemarin menjelaskan, minimnya dana kapitasi yang diserap oleh puskesmas karena masih minimnya serapan dana untuk operasional. Hal ini lantaran keterlambatan terbitnya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD II kabupaten/kota tahun 2018, sehingga puskesmas belum dapat melaksanakan kegiatan belanja modal dan pemeliharaan sesuai perencanaan sampai Maret 2018. Selain itu, ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) dari tahun sebelumnya yang belum dapat dibelanjakan tahun itu. Ini disebabkan belanja modal sudah dapat dipenuhi oleh pemerintah kabupaten/kota melalui APBD II. Belanja modal ini seperti pembelian alat kesehatan dan sarana pendukung administrasi perkantoran. Tahun 2018 akan diupayakan dapat menyerap dana kapitasi untuk operasional secara maksimal. ‘’Khusus Kabupaten Jembrana dan Karangasem dana operasionalnya lebih besar daripada jasa pelayanan. Puskesmasnya sudah merupakan BLUD, berdiri sendiri tanpa bantuan dari dana APBD,’’ ujar Suarjaya. Menurut Ketua Forum Puskesmas se-Kota Denpasar dr. I Made Buda Wisnawa, M.Kes., yang belum bisa terserap 100 persen adalah kapitasi untuk op-

erasional. Pengadaan untuk operasional ada dua yaitu untuk pengadaan obatobatan, alat kesehatan, bahan medis 20 persen, serta operasional untuk ATK, listrik dan telepon 20 persen. Masalah yang dialami adalah terkait pengadaan obat. Pengadaan obat melalui rekanan membutuhkan persyaratan yang tidak bisa dipenuhi puskesmas. Misalnya ada persyaratan pembelian atau pembelanjaan minimal, mengingat puskesmas melakukan pengadaan sendiri sehingga volume pembelian ke rekanan sedikit. Sementara dari sisi jasa pelayanan terserap semua. Sebab, begitu mendapat dana kapitasi langsung dibagikan ke tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas tersebut. Pembagiannya berdasarkan poin dan jenjang pendidikan masingmasing nakes. Puskesmas menggunakan sistem kapitasi yang dihitung berdasarkan jumlah peserta terdaftar di puskesmas tersebut, sehingga tarif semua pelayanan kesehatan semua pasien sama. Tidak dibedakan berdasarkan jenis penyakitnya. Puskesmas dengan dana kapitasinya tidak hanya melayani pasien yang sakit, tetapi juga memberikan pelayanan kepada peserta sehat, seperti pelayanan untuk promotif dan preventif. (may)


OPINI

6

Selasa Kliwon, 10 April 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Budaya Literasi untuk Belajar Tuntas TUJUAN belajar secara umum adalah untuk penyempurnaan hidup. Karena itu pula muncul istilah belajar seumur hidup atau sepanjang hayat. Belajar ini bisa dilakukan di lembaga pendidikan formal, nonformal mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat yang lebih luas. Pelajaran pertama atau dasar yang umumnya didapat (di lembaga pendidikan formal) yakni membaca, menulis dan berhitung (calistung). Karena itu, melek huruf dan angka wajib hukumnya dalam belajar/pendidikan ini. Pemerintah telah memrogramkan pengentasan buta aksara dalam upaya menjadikan masyarakat melek huruf dan angka ini. Selain program ini, berbagai lembaga pendidikan baik formal maupun nonformal terus ditingkatkan. Baik dari sisi kuantitas (jumlah) maupun dari aspek kualitasnya. Baik dalam hal fasilitas fisiknya, SDM tenaga pendidik, maupun program berupa kurikulum dan sejenisnya. Tidak hanya itu, berbagai model dan program pengajaran (pendidikan) juga terus dikembangkan. Modulmodul dan paket pengajaran juga ditambah, bahkan sampai ada program sekolah seharian (one day school) dan sekolah di rumah (homeschooling). Tujuan akhir semuanya itu tidak lain agar masyarakat utamanya peserta didik bisa belajar secara tuntas. Dalam hal ini, benar-benar memahami dan mampu menguasai apa-apa yang telah dipelajari untuk kemudian bisa dipraktikkan dalam kehidupan sesungguhnya sesuai tujuan belajar itu sendiri, yakni untuk perbaikan atau penyempurnaan kehidupan. Berbagai upaya ini sudah tentu perlu dukungan literasi yang memadai dan benar. Literasi ini sangat penting bahkan memegang peran penting dalam pengembangan dan perkembangan pendidikan. Meski diakui, budaya literasi (baca tulis) masyarakat masih sangat rendah. Budaya literasi harus menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat. Mengingat, rendahnya budaya literasi masyarakat juga tidak lepas dari ketersediasan bahan bacaan (literasi) yang ada. Masyarakat sampai saat ini masih mengandalkan cerita-cerita, adat dan kebiasaan yang literasinya sangat minim. Celakanya, dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), banyak bertebaran literasi hoax yang dapat ditelan mentah-mentah masyarakat yang baru melek aksara. Akan menjadi sia-sia atau kurang berhasil, ketika semua masyarakat sudah melek akasara (huruf dan angka, bisa calistung) tidak ada cukup literasi yang bisa mereka jadikan referensi. Kondisi ini akan menjadi sangat berbahaya, ketika minat baca masyarakat meningkat tidak ada literasi memadai untuk menyalurkan hal tersebut. Mereka akan mencari literasi di berbagai media yang kini berkembang pesat sejalan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi. Literasi-literasi jenis ini (yang banyak beredar di media sosial/internet) tidaklah dapat dijamin kebenarannya, validisasi atau keakuratannya, karena begitu banyaknya informasi hoax beredar. Belum lagi literasi yangada hanya sepotong atau sepenggal sehingga informasi yang disampaikan menjadi tidak utuh. Dapat dibayangkan, bagaimana masyarakat atau peserta didik bisa belajar secara tuntas jika literasi yang ada isinya sepenggal-sepenggal. Karena itu, agar tujuan belajar secara tuntas dapat dicapai maka perlu ketersediasan literasi yag memadai, komprehensif dan tuntas pula. Pengadaan literasi ini haruslah sejalan dengan meningkatnya budaya literasi masyarakat. Meningkatkan budaya literasi tidak dapat dilakukan sepihak tanpa ada upaya meningkatkan literasi yang ada agar tujuan belajar secara tuntas dapat tercapai sesuai tujuan pendidikan itu sendiri.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Kampanye dan Pilkada Damai

Belakangan ini, tanpa terasa massa kampanye Pilkada Bali telah lewat dua bulan lebih. Masa-masa itu lewat seakan tanpa riak-riak yang berarti. Artinya, gesekan massa politik yang dikhawatirkan pada masa kampanye sama sekali tak terjadi di Bali. Tentu hal ini membuat rakyat simpati kepada para calon. Setidaknya, para calon telah melakukan edukasi kepada pendukungnya untuk tetap mengedepankan stabilitas dan menjaga kesantunan dan etika dalam berpolitik. Sebagai warga atau krama Bali, saya sangat mengapresiasi hal ini. Mudah-mudahan kampanye yang damai berlangsung sampai ditetapkanya calon terpilih. Dengan demikian, proses regenerasi kepemimpinan Bali berlangsung dalam suasana damai dan harmonis. Sejak awal, saya berharap kandidat yang belum berhasil menduduki jabatan kursi gubernur atau wakil gubernur Bali agar berlapang dada. Ke depan, harus ada komunikasi yang jelas di antara para kandidat sehingga keharmonisan bisa berjalan. Sebagai krama Bali saya juga tetap berharap kepolisian tetap mewaspadai peluang terjadinya konflik pilkada. Saya khawatir, walaupun di permukaan damai namun potensi konflik tetap terbuka, jika tak ada kedewasaan menerima hasil pilkada. I Made Sudana, S.Pd. Gianyar, Bali

Fleksibilitas Belajar Tuntas Betapapun bodohnya orang (siswa) tetapi kalau kemauan dan semangat belajarnya tinggi lambat laun pasti akan berhasil. Sekali jatuh, bangun lagi, jatuh, bangun lagi hingga benar-benar berhasil. Barangkali ungkapan ini pas untuk melukiskan perbuatan belajar trial and error. Dan, belajar seperti itu dalam Psikologi Belajar lazim disebut belajar tuntas. Belajar tuntas (mastery learning) merupakan konsep belajar yang menekankan pada penguasaan siswa secara optimal terhadap materi belajar yang disajikan guru.

Oleh Romi Sudhita ebih tepat lagi, semasih murid itu belum mencapai hasil yang diinginkan sesuai tujuan belajar, maka yang bersangkutan diminta terus belajar kendati dengan mengulang pelajaran yang sama. Belajar tuntas ini memerlukan waktu yang cukup bagi setiap siswa, adanya umpan balik yang langsung dan segera dapat berfungsi sebagai penguatan (reinforcement) dan koreksi terhadap kelemahan-kelemahan yang sering dialami siswa. Implikasi dari konsep belajar-tuntas adalah seorang siswa tidak boleh melanjutkan mempelajari bahan atau materi berikutnya sebelum benar-benar ia menguasai bahan tersebut, minimal 75%. Materi pembelajaran seperti itu sering disebut dengan modul pembelajaran. Anggapan dasar konsep belajar tuntas dapat dilihat dari dua aspek. Pertama, pada dasarnya si anak atau siswa mau belajar; dan kedua, anak atau siswa tersebut mampu belajar. Mau pada hakikatnya mengandung makna bahwa tidak ada anak yang tidak mau belajar. Jika anak pada suatu saat tampak tidak mau belajar sebenarnya anak itu mau belajar, hanya mungkin ada sesuatu hal yang menyebabkan anak tersebut tidak mau

L

belajar. Justru faktor penyebab itulah yang harus dicari oleh praktisi pembelajaran (guru), dan besar kemungkinan gurulah yang menjadi sumber penyebab. Atau, bisa saja ia memiliki keinginan yang belum terkabul. Katakanlah yang bersangkutan ingin mengoperasikan aplikasi HP Android, tapi karena masih disela banyak tugas akhirnya keinginannya itu tertunda. Anggapan dasar yang kedua di mana siswa dianggap mampu belajar atau mampu menguasai pelajaran sebisa mungkin. Terkadang persoalan muncul bahwa tidak semua anak memiliki kemampuan yang sama. Lalu apa kaitan antara belajar-tuntas dengan pembelajaran modul? Fleksibelitas Sebelum ketemu kaitan tersebut (modul dan belajar tuntas) ada baiknya dibahas apa itu modul? Modul diartikan sebagai perangkat kegiatan belajar yang diusahakan untuk memberi kemudahan siswa guna mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Dan, tujuan pembelajaran itu harus dikaitkan dengan perencanaan kesiapan siswa yang mungkin untuk menjamin bahwa tujuan itu akan dicapai. Di samping itu tujuan juga dikaitkan dengan materi yang sesuai dan dengan teknik evaluasi yang cocok untuk me-

netapkan apakah tiap tujuan yang telah dicapai selamanya berdasarkan tingkah laku siswa yang ditampilkannya. Pada dasarnya modul itu terdiri atas (1) seperangkat tujuan yang dinyatakan dalam bentuk tingkah laku, (2) pre-testatau tes awal yang dirancang untuk menguji tingkat penguasaan siswa, (3) kegiatan belajar yang dirancang untuk membantu siswa dalam mencapai tujuan, dan (4) postest atau tes akhir yang dirancang untuk menguji tingkat penguasaan siswa. Konsep yang mendasari modul adalah waktu yang diperlukan untuk penyelesaian materi ajar yang ada pada modul bersifat sangat fleksibel dan keterampilan-keterampilan yang diperoleh itu penting untuk dipelajari oleh setiap siswa. Melalui pembelajaran modul setiap siswa diberi kesempatan belajar menurut langkah dan iramanya sendiri, serta ada kebebasan untuk memilih materi yang dibutuhkannya. Guna memperjelas bayangan Anda tentang modul, anggaplah modul itu sebagai bahan ajar berupa buku (bukan berupa buku teks) yang gampang dipelajari tanpa memerlukan bimbingan serius dari guru. Siswa berhadapan dengan modul berarti siswa tersebut dengan usahanya sendiri diasumsikan sudah bisa mencermati dan memahami apa

isi modul tersebut. Keuntungan Guru Pembelajaran dengan modul merupakan format belajar yang menggunakan pendekatan humanistik. Maksudnya, tiap-tiap siswa selalu diberi kesempatan untuk dapat melakukan yang terbaik bagi dirinya. Format belajar ini menyajikan beberapa alternatif kegiatan belajar kepada siswa sesuai dengan kondisi gaya belajarnya (learning style) masing-masing. Siswa yang kurang suka belajar melalui membaca, bisa belajar dengan lebih banyak berdiskusi dengan teman-temannya. Guru yang menggunakan model pembelajaran modul akan memperoleh keuntungan, sekurang-kurannya (1) penggunaan waktu yang sangat fleksibel atau waktunya gampang diatur di dalam mempelajari/menyelesaikan penggalan demi penggalan dalam modul, (2) guru tidak memiliki prasangka terhadap kecakapan tiap-tiap siswa yang melakukan kegiatan belajar dengan modul. Setiap siswa diasumsikan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang terukur, hanya saja materi dan lama penyelesainnya yang agak bervariasi, (3) apabila siswa yang belum berhasil mencapai tujuan, bisa diselenggarakan remidiasi atau remidial-teaching atau semacam pendalam materi. Remideasi dapat dilakukan melalui dua cara yaitu dengan mengulang kegiatan belajarnya (recyaling) dan yang kedua dengan program khusus untuk dapat menyelesaikan pembelajaran modul tersebut (relocation). Tak ada gading yang tidak retak, demikian kata pepatah. Pembelajaran modul juga demikian. Di samping keunggulan dan keuntungan yang didapat, ternyata masih saja ada kelemahan-kelemahannya.

Mencermati Penyakit Waham dan Sentimen Spiritual Sentimen ibarat orang yang naik kendaraan tanpa lampu pada malam hari. Ia hanya mengedepankan rasa yang berlebih-lebihan, amat jauh dari pertimbangan logika pikiran, dan ini sangat tidak diharapkan karena dapat mencelakakan diri sendiri maupun orang lain. Begitu juga bila seseorang melakukan praktik spiritual dengan cara sentimen, tanpa memiliki pengetahuan, etika, dan tidak mengindahkan tujuan spiritual yang murni dengan baik, kecenderungannya seseorang bisa tergerus menjadi seorang “waham“. Dalam dunia kedokteran psikiatri, bila ada pasien yang nampak seperti karauhan, menyebut diri Dewa atau Batara, dan bila ditanya oleh dokter, “Bagaimana mungkin Dewa atau Batara memasuki diri Anda“, dan bila pasien itu terus ngelantur bicara dan tidak terbantahkan bicaranya dengan nalar logika, bisa jadi itu adalah salah satu ciri penyakit “waham“. Adakah penyakit “waham“ timbul karena perilaku sentimen dalam laku spiritual, atau terjadi kesalahan didik oleh sang guru yang sesungguhnya tidak memiliki kualitas sebagai seorang guru spiritual? Tidak sedikit orang melangkah menyimpang dari tujuan spiritual, dan ini ibarat air

Oleh I Gst. Ngr. Bagus Suryawan, S.T., S Ag., M.M. yang diubah menjadi minuman yang dicampur dengan ragam zat rasa sehingga yang dipentingkan rasanya, dan bukan sifat alami air yang sehat. Karena mementingkan rasa, tentu dampaknya akan mengubah keyakinan dan bila salah menempatkan keyakinan dalam budaya yang kurang tepat akan bisa berdampak menjadi sejenis penyakit “waham“. Orangorang yang kurang sabar dan kurang memiliki pengetahuan spiritual dengan baik, akan cenderung terkecoh dengan kata-kata spiritual yang menawarkan ragam keuntungan. Spiritual sesungguhnya suatu upaya terus-menerus untuk menyadiri diri adalah jiwa (spirit). Untuk mencapai hal itu harus berlatih secara berkesinambungan menggali sifat– sifat jiwa yang murni seperti berlatih untuk jujur, menerapkan kebenaran, mengupayakan rasa damai, menumbuhkan kasih sayang (divine love), dan tanpa kekerasan (ahimsa). Dengan kata lain, spiritual adalah evolusi untuk mengikis sifat-sifat binatang yang ada pada diri. Sifat binatang yang menonjol pada diri dipicu oleh dua kekuatan maya,

yaitu dorongan nafsu seks dan pemanjaan lidah (makanan). Semua dorongan lain seperti iri, marah, benci, tamak, ego, ingin dihormati agak lebih, dipicu oleh makanan tidak satwik (daging, ikan, telur) dan nafsu seks yang tidak dikendalikan. Tanpa mengendalikan lidah dan dorongan seks, apa pun latihan yang dilakukan seseorang apakah itu latihan meditasi, berlatih yoga, kebangkitan kundalini, membersihkan cakra-cakra, menjadi penyalur energi, menjadi penyembuh, suka yatra ke pura, madewandewan, melakukan ritual puja maka akan sulit mengarahkan diri untuk dapat menyadari diri adalah jiwa (spirit). Semua latihan demikian baru mengarah ke tujuan spiritual bila dibarengi dengan pengendalian dorongan nafsu seks dan lidah (makanan). Bagi orang yang serius melangkah dalam praktik spiritual harus punya niat besar untuk mengendalikan dua hal tersebut, dan bagi orang yang memuja kekuatan fisik tidak diperlukan berpantang seperti itu, dan itu adalah pilihan dalam hidup. Melatih mewujudkan sifatsifat jiwa yang murni tidak

ada latihan khusus, yang dibutuhkan hanya memperaktikka bakti yang tulus dan jujur pada Tuhan sebagai guru. Bila ini dilakukan secara disiplin dalam kehidupan sehari-hari, baik itu dalam bekerja, meditasi, yoga, ritual puja dan kegiatan lainnya tanpa menimbulkan rasa ego, dan ambisi untuk mendapat ragam jimat dan ragam keuntungan lainnya, tentu akan membantu untuk mencegah timbunya penyakit waham. Praktik spiritual dengan cara sentimen cenderung jatuh menjadi awidya spiritual, ibarat Rahwana yang jatuh dari kedudukannya sebagai yogi agung tidak berdaya oleh dorongan nafsunya sehingga harus memperdaya Dewi Sita dan haus arti kebesaran diri yang ingin dimuliakan. Seorang guru seharusnya jujur mengungkapkan dirinya, apakah ia sudah mengenal Tuhan atau tidak, karena itu adalah cerminan ketulusan dan bukan semata mengedepankan pencitraan dengan nama yang mengesankan keagungan semata, dan sebaliknya bisa menimbulkan kesan sebagai ”waham kebesaran“.

Adapun beberapa kelemahan pembelajaran modul (1) modul yang baik menuntut keahlian, keterampilan, pengalaman, dan yang seperti ini tidak semua siswa maupun guru memilikinya, (2) terdapat kecenderungan bahwa modul sukar dilaksanakan karena tidak sejalan dengan kebiasaan guru yang pada umumnya senang menggunakan metode ceramah, (3) bagi siswa yang belum terbiasa belajar dengan modul akan mengalami kesulitan-kesulitan seperti kurang suka membaca, (4) ada kecenderungan tujuan-tujuan yang hendak dicapai dalam modul terlalu dangkal, dan sering mengabaikan kemampuan nalar siswa, dan (5) secara fisik, modul itu terlalu mahal, perlu banyak biaya, bagi penyelenggara pendidikan di sekolah. Pembelajaran modul meski pada saat kelahirannya dianggap sebagai inovasi metode dan pendekatan dalam pembelajaran, tapi jangan lupa -- karena ia itu metode -- kalau memang tidak cocok dengan alam atau situasi kelas, ya... jangan dipaksakan. Penulis juga memiliki keraguraguan, apakah pada era now ini pembelajaran modul masih digandrungi oleh para praktisi pendidikan di negeri ini? Pertanyaan ini muncul, disebabkan pemerintah sekarang ini sedang gencar-gencarnya mengenalkan dan “mewajibkan” model (inovasi) pembelajaran yang berorientasi pada internet yakni E-Learning atau pembelajaran berbasis elektronik dengan mengadopsi jasa-jasa internet yang adiluhung itu. Jangan-jangan pembelajaran dengan modul sudah mulai digeser dan ditinggal para praktisi pendidikan? Penulis, pemerhati pendidikan dan pengamat perilaku

POJOK Pergub belum terbit, perda insentif tak bisa dijalankan. - Sabar menunggu. *** Tenggak miras oplosan, belasan orang di Bandung tewas. - Bali sudah lebih dulu. *** APBN 2019, fokus pada penguatan sumber daya manusia. - Jangan ada SDM ‘’oplosan’’.

Penulis, pensiunan Telkom berasal dari Bedulu, Gianyar. Pernah bergabung di beberpa centre spiritual.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Selasa Kliwon, 10 April 2018

7

TABANAN

Bupati Eka Garap Tari Rejang Ratu Segara Tabanan (Bali Post) Tari kreasi baru bertajuk Tari Rejang Ratu Segara, sudah mulai menjalani pelatihan perdana di rumah Bupati Tabanan, Banjar Tegeh, Angseri, Baturiti, Jumat lalu. Tari Rejang garapan Bupati Eka Wiryastuti itu rencananya digelar di pelataran Pura Luhur Tanah Lot, Beraban, Kediri, Juli mendatang. Tari Rejang Ratu Segara digambarkan sebagai bentuk

kesenian yang penuh rasa estetika. Melalui keindahan tari, berusaha disajikan dalam bentuk yadnya suci kehadapan Batara-batari (Ratu Segara - red) yang berstana di Pura dan Pantai Tanah Lot. Kreasi Bupati dibantu dua orang koreografer andal putra daerah asli Tabanan, Wayan Juana Adi Saputra (Dadong Rerod - red) dan I Wayan Muder. Diharapkan tari kreasi itu bisa tampil agung,

Usaha Mikro dan UKM Dominasi KUR

Tabanan (Bali Post) Selama ini, serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikucurkan pemerintah pusat dengan bunga tujuh persen per tahun didominasi usaha perdagangan, dalam hal ini usaha mikro maupun UKM. Masih sedikit sektor produktif langsung diluar perdagangan yang tersentuh KUR seperti petani maupun nelayan. Karenanya, tahun 2018 ini KUR akan difokuskan menyasar sektor produktif langsung diluar perdagangan seperti pertanian

maupun nelayan. Pimpinan Cabang BRI Tabanan Anditya Mahendra Krishna, beberapa waktu lalu, mengatakan BRI sebagai salah satu lembaga keuangan yang menyalurkan KUR, memiliki tanggung jawab untuk mencapai target serapan KUR di masyarakat. Saat ini serapan KUR BRI Cabang Tabanan masih didominasi usaha mikro maupun UKM. Besaran pinjaman mencapai Rp 25 juta, Rp 200 juta hingga Rp 500 juta. Karenanya, untuk tahun 2018 pihaknya juga akan menyasar sektor produktif diluar perdagangan. Seperti pertanian maupun nelayan. Petani yang memerlukan dana pengembangan usaha pertaniannya, demikian juga nelayan bisa juga mengaskses KUR. Persyaratannya juga tidak sulit, yakni dengan menujukkan kartu identitas, surat keterangan petani dan luas lahannya. Jika merasa kesulitan karena tidak ada jaminan, menurutnya KUR dengan besaran pinjaman Rp 25 juta bisa diakses tanpa ada jaminan. Hal yang sama juga berlaku untuk nelayan. Selama dana yang diberikan memiliki dasar untuk pengembangan usaha dan persyaratannya yang sudah dipenuhi, itu dijamin tidak akan kesulitan mengakses KUR. Dari data hingga Februari 2018, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 1.459.000.000 kepada 399 orang peminjam serta KUR Mikro Baru sebesar 351.575.000.000 kepada 23.270 peminjam. (kmb24)

sakral dan kejawen. Sehingga selaras dengan kondisi alam Pura, Pantai Tanah Lot yang memang bersifat sakral dan penuh aura mistis. Bupati Eka meminta agar penciptaan semua gerak tari tidak melenceng dari ciri khas tari Rejang itu sendiri. Bila memungkinkan dipadukan dengan berbagai gerakan tari Rejang yang ada di Bali saat ini. “Gerak tari, gambelan, bahkan sin-

den dan juga efek yang akan ditampilkan nantinya harus didasari rasa yang bagus. Kalau sudah pakai rasa, otomatis persembahan kita kehadapan Ratu Segara sebagai wujud pengabdian kita kepada Beliau juga bisa berimbas menjadi sebuah prestasi,” pungkasnya. Karena, hemat Eka, sebuah prestasi bukan saja lahir dari kepintaran akademik maupun olahraga semata. Namun mempersem-

bahkan kesenian yang agung dan sacral pun merupakan sebuah prestasi. Dadong Rerod pun menambahkan, apa yang diinginkan Bupati Eka dalam tarian ini agar bisa diuraikan menjadi suatu kesenian kontemporer yang memiliki keagungan dan kesakralan dimata para penikmat tarian ini nantinya. “Suatu kesenian kontemporer yang dipadukan dengan unsur kejawen, sehingga output-

nya menjadi sangat agung dan juga sakral. Karena itu, tarian ini dipadukan dengan beberapa tari Rejang, seperti tari Rejang Dewa, Rejang Dedari dan Rejang Renteng. ‘’Juga dimasukkan ornamen kejawen tanpa mengurangi ciri khas tari Rejang tersebut,” jelasnya. Sebagai seorang koreografer, dirinya hanya berusaha meneruskan ide dan gagasan Bupati Eka yang

berharap agar tarian ini bisa sempurna, sehingga sukses ditampilkan Juli mendatang di pelataran Pura Tanah Lot. “Mengingat tempat yang tidak memadai menampung lebih dari 7.000-an orang penari. Maka jumlah penari yang akan mempersembahkan tari Rejang Ratu Segara diciutkan setengah lebih, menjadi sekitar 3.600 orang penari saja,” jelasnya. (kmb28)

Tujuh SMA Gelar UNBK Perdana Tabanan (Bali Post) Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah diterapkan sejak tahun 2015. Hanya memang ada sejumlah sekolah yang belum bisa menerapkan sistem tersebut secara mandiri lantaran tidak ditunjang dengan sarana-prasarana komputer yang memadai. Meski ada solusi meminjam laboratorium komputer milik sekolah yang sudah siap UNBK mandiri/pelaksana, tahun lalu pelaksanaan UNBK di Tabanan untuk jenjang SMA belum bisa dilakukan secara menyeluruh. Alasannya, akibat terbenturnya jadwal pelaksanaan ujian dengan jenjang SMK yang juga melaksanakan UNBK. Tahun ini paling tidak sudah ada tujuh SMA di Tabanan yang akhirnya melaksanakan UNBK perdana. Dari data UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali, tujuh SMA yang perdana melaksanakan UNBK tahun ini adalah SMAN 1 Kediri yang meminjam tempat di SMKN 1 Tabanan, SMAN 1 Marga meminjam tempat di SMKN 2 Tabanan, SMAN 1 TP 45 Tabanan bergabung di SMAN 2 Tabanan, SMA Kerta Wisata dan SMA Surya Wisata Tabanan meminjam lokasi di SMKN Triatmajaya, SMA PGRI 6 Bajera meminjam lokasi di SMKN 3 Tabanan dan SMA Saraswati 1 Tabanan meminjam lokasi di SMK Saraswati 3 Tabanan. Dari pantauan di sejumlah lokasi pelaksanaan UNBK, seperti di SMKN 1 Tabanan yang merupakan lokasi pelaksanaan ujian SMAN 1 Kediri, pelaksanaan ujian hari pertama tersebut berjalan lancar,

tanpa ada kendala. Seperti disampaikan Kepala SMAN 1 Kediri Wayan Sutaya yang mengatakan UNBK perdana tahun ini diikuti 462 peserta terbagi dalam dua shift menggunakan enam ruang ujian. Setiap ruangan berisi 45 unit komputer dan 40 peserta ujian. Sesion pertama diikuti 274 peserta dari jurusan IPA dan sesion kedua melibatkan 188 peserta dari jurusan IPS. Sutaya mengatakan, secara umum pelaksanaan ujian berjalan lancar. Hanya saja token untuk membuka ujian dari server pusat sempat mundur 15 menit. “Yang seharusnya mulai pukul 07.30 Wita jadi sempat mundur 15 menit akibat token dari pusat memang

sedikit tidak tepat waktu, tetapi ratarata berjalan lancar,” ucapnya. Terkait kesiapan peserta ujian, Sutaya mengatakan seluruh peserta sebelumnya sudah mengikuti dua kali pemantapan dan simulasi. “Para siswa sudah mengikuti simulasi, jadi mereka saya rasa sudah siap UNBK,” ucapnya. Ia mengaku belum bisa menggelar UNBK secara mandiri lantaran keterbatasan gedung laboratorium dan juga sarana prasarana komputer. Dengan jumlah siswa yang ada, saat ini mini-

mal SMAN 1 Kediri harus memiliki 160 unit komputer (sepertiga dari jumlah peserta UNBK). “Ini masih kita upayakan, baik dengan dinas terkait dan koordinasi dengan komite sekolah agar target tahun depan SMA Bakta sudah bisa UNBK mandiri,” pungkasnya. Dikatakan saat ini SMA Bakta baru memiliki satu ruang lab dengan 60 unit komputer. “Jadi diperlukan tiga ruang lagi, server sudah siap, mungkim ke depan akan kita gunakan ruang kelas,” ucapnya. (kmb28)

Gedung Disos Direhab, Layanan Pindah Tabanan (Bali Post) Setelah beberapa kali mengajukan usulan anggaran rehab gedung kantor, akhirnya tahun anggaran induk 2018 gedung Dinas Sosial (Disos) Kabupaten Tabanan direhab. Selama proses rehab, sejumlah bidang layanan Dinas Sosial sementara dialihkan ke rumah perlindungan sosial (RPS) di Tuakilang, Tabanan. Hanya satu

bidang layanan saja yang masih bertahan di gedung perkantoran tersebut, yaitu Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Fakir Miskin. Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan saat dikonfirmasi mengatakan, usulan rehab gedung kantor itu memang sudah kerap diajukan. Hanya saja akibat keterbatasan

anggaran hal itu tidak bisa terwujud. Lebih lebih Pemkab memprogram pembangunan dengan mengutamakan skala prioritas. “Beruntung tahun ini akhirnya terealisasi. Disos mendapat anggaran Rp 175 juta untuk rehab gedung perkantoran untuk perbaikan plafon dan atapnya yang kebanyakan sudah bocor lantaran sudah berta-

hun-tahun,” ucapnya, Senin (9/4) kemarin. Tidak hanya perbaikan plafon dan atap, rencananya ruang yang digunakan untuk kegiatan rapat juga luasnya diperpanjang. “Ruang rapat kita perpanjang ke utara. Biar bisa banyak menampung orang, karena kita sering panggil para penerima bedah rumah maupun PKH,” terangnya. (kmb28)

Hati-hati Anjing Pitbull yang Positif Rabies Masyarakat diharapkan hati-hati terhadap rabies. Kepekaan itu penting untuk mencegah terjadinya penyebaran virus dari Hewan Penular Rabies (HPR) lainnya. Bagaimanapun kesadaran sejak dini dapat mencegah terjadinya gigitan dari HPR ke manusia. Atensi warga sangat penting menghindari rabies. Sebab, belum lama ini ada anjing jenis peranakan Pittbull yang telah dicurigai. Setelah dilaksanakan pemeriksaan sampel, anjing Pittbull itu ternyata positif terinfeksi virus rabies. Bagaimanakah langkah-langkah mengenali anjing yang terinfeksi virus rabies?

KEPALA Dinas Pertanian I Nyoman Budana, Senin (9/4) kemarin, mengatakan kasus anjing positif rabies terjadi di Desa Beraban, Kediri. Saat itu salah satu warga yang memiliki anjing peranakan Pitbull merasa curiga melihat perubahan tingkah laku hewan peliharaannya yang baru berusia enam bulan tersebut. Anjing Pitbull itu, kata Budana, sempat hilang semalaman dan saat kembali pulang, beberapa hari kemudian menunjukkan gejala agresif. Seperti menggigit benda-benda yang ada di sekelilingnya. Pemilik anjing kemudian melaporkannya kepada petugas setempat. Makanisme selanjutkan, sampel otak anjing diambil Rabu (4/4) lalu. ’’Hasilnya keluar Sabtu (7/4), dan anjing peranakan Pittbull itu positif rabies,’’ ujar Budana. Karena sudah diketahui dari awal, dapat dicegah dan tidak sampai menimbulkan korban. Untuk mencegah virus ini meluas kepada HPR lain, tim kabupaten bekerja sama dengan satgas desa menggelar eleminasi anjing Sabtu (7/4) lalu. Selain eliminasi juga akan dilaksanakan vaksinasi untuk HPR di Desa Beraban Sabtu (14/4), dan Minggu (15/4) mendatang. Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian drh. I Gusti Ngurah Wiksuara menambahkan, dari kegiatan eliminasi, tim mengeliminasi sebanyak 75 ekor anjing, kemudian dikuburkan di Pantai Nyanyi. Sasaran eliminasi sendiri adalah di Desa Beraban Kediri yang menjadi zona merah untuk penularan rabies. ‘’Yang dieliminasi adalah anjing liar maupun anjing yang diliarkan,’’ ujarnya. Ia menambahkan, di Desa Beraban Kediri, lokasi yang paling banyak ditemukan populasi anjing liar yaitu di pan-

tai Nyanyi. Hal ini dikarenakan pantai menjadi lokasi yang strategis bagi masyarakat yang hendak membuang anjingnya. ’’Karenanya, populasi anjing liar di pantai Nyanyi cukup banyak karena menjadi tempat membuang anjing yang tidak dikehendaki oleh pemiliknya,’’ papar Wiksuara. Mengenai keberhasilan warga di Desa Beraban mendektesi dini anjing positif rabies sehingga mencegah anjing menggigit manusia, menurut Wiksuara, ada baiknya masyarakat mengetahui gejala-gejala umum anjing yang terinfeksi rabies. Jika terinfeksi virus gejala awal yang ditunjukkan anjing adalah takut pada sinar. Biasanya mereka tidak mengenali tuannya lagi, serta bersembunyi di tempat gelap. Tahap selanjutnya, anjing kemudian mulai bertindak agresif dengan menggigit benda maupun siapa saja yang ada di dekatnya disertai air liur yang keluar secara berlebihan dan ekor melengkung ke dalam perut. Tahap akhir anjing akan mengalami kejang-

kejang, kelumpuhan dan kemu- dian mati. ’’Jika melihat anjing mulai takut pada sinar dan bersembunyi di tempat gelap serta tidak ada respons ketika dipanggil tuannya, segera dilaporkan ke petugas terdekat. Jika sudah mengamuk jangan mendekat untuk menghindari gigitan ajing terjangkit rabies itu,’’ jelas Wiksuara. (san)


KARANGASEM

8

Selasa Kliwon, 10 April 2018

Jumlah Pengungsi Masih 193 Jiwa

Posko Tanah Ampo Terima Beras 23 Ton Amlapura (Bali Post) -

Seiring makin tenangnya Gunung Agung, para pengungsi juga memutuskan kembali ke rumah mereka masing-masing. Itu menyebabkan jumlah pengungsi pun semakin menurun. Hingga kini, jumlah pengungsi masih menyisakan 193 jiwa di delapan titik. Penurunan jumlah pengungsi itu mengakibatkan stok logistik tak terpakai. Posko Tanah Ampo, baru menerima pengembalian stok logistik dari Pemkab Klungkung sebanyak 23 ton. Alasannya, karena sudah tidak ada pengungsi lagi. Titik pengungsian saat, ini hanya ada di sekitar Karangasem. Berdasarkan data terbaru Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) daerah terdampak di lingkar Gunung Agung itu jumlah total

pengungsi di Karangasem tinggal 195 jiwa. Mereka tersebar di delapan titik pos pengungsian. Klungkung awalnya menjadi salah satu pusat pos pengungsi. Semenjak status

SOSOK Seolah-olah Legalkan Tajen PEMBAHASAN Ranperda Inisiatif DPRD Bali soal atraksi budaya tradisional yang di dalamnya mengatur soal tajen, terus mengundang kontroversial. Ranperda itu seolah-olah ingin melegalkan tajen yang identik dengan perjudian. Tetapi, sebelum masuk ke ranah tajen atau tidak, perlu diluruskan atau diperjelas, antara judi dengan tabuh rah yang terkait ritual keagamaan di Bali. Penegasan tersebut disampaikan Ketua Mejelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Karangasem Dr. Wayan Artha Dipa, belum lama ini. Menurutnya, pemahaman soal tajen, di tengah masyarakat itu masih rancu. Kalau dilihat dari unsur yadnya, istilah tabuh rah memang sudah menjadi budaya Bali sejak dulu. Dilihat dari unsur perjudian, tajen yang lazim di Bali juga kental kesan arena judi sabung ayam. Dia meminta dua persoalan ini harus diluruskan dulu, sebelum masuk ke dalam materi ranperda itu. “Dilihat dari sudut budaya dan kepentingan yadnya (tabuh rah - red), saya rasa perlu diatur agar tidak rancu antara tajen atau judi sabungan, dengan aci tabuh rah yang terkait upacara atau ritual,” kata Artha Dipa.MMDP Karangasem menilai maksud dan tujuan dari ranperda atraksi tradisional itu perlu dikaji dan dilihat bersama. Setiap peraturan baik UU, perpres, perppu, pergub, ataupun perda, tujuan utamanya tentu semuanya harus dapat menyejahterakan rakyat banyak, sesuai cita-cita empat pilar kebangsaan. (gik)

Tabrak ’’Pick-up’’

Tangan dan Kaki Mahendra Patah

Amlapura (Bali Post) Sepeda motor Jupiter MX DK 2788 HQ bertabrakan dengan mobil pick-up di jalan raya depan Kantor Telkom Banjar Buitan, Desa/Kecamatan Manggis, Senin (9/4) kemarin. Lakalantas yang terjadi di ruas jalan Amlapura-Klungkung itu mengakibatkan pengendara Jupiter, A.A. Manik Mahendra Yana Putra (33). mengalami luka parah. Selain luka di kepala, pria asal Banjar Kawan, Kerambitan, Tabanan itu juga patah tulang kaki dan tangan. Informasi yang dihimpun, kejadiannya berlangsung sekitar pukul 05.30 Wita. Lakalantas itu berawal dari kecerobohan Manik Mahendra yang datang dari arah barat menuju Amlapura. Di lokasi kejadian, motornya mengambil haluan ke kanan padahal dari arah berlawanan meluncur Suzuki pick-up DK DK 9896 BF yang dikemudikan I Ketut Garjatya (44) yang berasal dari Banjar Pangkung, Desa Seraya, Karangasem. Benturan yang tidak terelakkan itu menyebabkan kedua kendaraan, mobil dan sepeda motor itu, sama-sama tak sempat menghindar. Benturan seketika membuat Manik Mahendra terpental. Dari lokasi kejadian, dia langsung dilarikan ke Klinik Penta Medica, di sebelah timur Polsek Manggis. Sempat mendapat pertolongan pertama, pihak klinik kemudian merujuknya ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan penanganan lebih optimal. ‘’Korban mengalami luka robek di dagu, leban pelipis kanan, patah tangan kanan dan kaki kanan,’’ terang Kasubag Humas Polres Karangasem Iptu I Nyoman Juita. Juita mengatakan kasus lakalantas itu ditangani Sat. Lantas Polres Karangasem. Berdasarkan hasil penyelidikan di lokasi kejadian dan keterangan saksi-saksi, polisi menyimpulkan kecelakaan itu akibat kelalaian Manik Mahendra. Meski begitu, untuk proses hukum lebih lanjut, kedua kendaraan yang terlibat lakalantas itu masih diamankan di kantor polisi. Pengemudi pick-up Ketut Garjatya, mengatakan pagi itu, dia dalam perjalanan menuju Manggis. Meski tidak pada posisi bersalah dan tidak luka, dia cukup tertekan. Selain khawatir dengan kondisi korban, mobilnya juga rusak berat di bagian depannya. (kmb)

Gunung Agung itu diturunkan menjadi Siaga, seluruh pengungsi di sana perlahan memilih pulang. Stok logistik yang masih tersedia di sana pun dikembalikan ke Posko Tanah Ampo oleh

Dinas Sosial Pemkab Klungkung, Minggu (8/4) lalu. Adanya pengembalian beras itu dibenarkan salah satu petugas Dinas Sosial Karangasem, I Gede Putra Yasa. Saat ditemui di Posko Tanah Ampo, Senin (9/4) kemarin, pengembalian logistik 23 ton beras itu menambah stok beras sebelumnya yang tinggal 14 ton. Jumlah tersebut sudah dikurangi beras yang dikemas dalam ribuan paket sembako. Jadi, sampai saat ini, jumlah total beras logistik dari sisa

stok ditambah beras logistik pengembalian dari Pemkab Klungkung, belum diketahui secara rinci. “Silakan tanyakan langsung ke ibu kadis,” katanya. Demikian juga saat ditanya akan dikemanakan ribuan paket sembako yang telah terbungkus kantong plastik merah berisi beras, mi instan, minyak goring, dan logistik lainnya itu. Gede Putra Yasa mengaku tidak mengetahuinya. Kepala Dinas Sosial Karangasem, Ni Ketut Puspa Kumari, saat dihubungi mela-

lui sambungan telepon, belum bisa memberikan jawaban. Beberapa kali dihubungi, meski terhubung, Kadis Sosial tak memberikan tanggapan. “Kami mengirim logistik terakhir ke Posko Pengungsian sekitar satu bulan lalu. Sampai saat ini, belum ada order atau permintaan logistik lagi dari posko pengungsian. Kemungkinan stok logistik di sana masih banyak,” imbuh Gede Putrayasa. Saat ini sudah tidak ada lagi pengungsi yang tinggal atau mengungsi di luar

wilayah Karangasem. Artinya, para pengungsi Gunung Agung sudah terpusat di delapan titik pengungsian dalam wilayah Kabupaten Karangasem. Salah satunya di Posko Pengungsian UPT Pertanian Kecamatan Rendang dan di Desa Amerta Buana, Selat. Perbekel Amerta Buana, I Waya Suara Arsana, mengatakan, sampai saat ini stok logistik di Posko Pengungsian di wilayahnya masih aman. Jika nanti kekurangan, akan segera disampaikan ke Posko Tanah Ampo lagi. (kmb31)

Raker Mal Pelayanan Publik Panas Dewan Silang Pendapat, Eksekutif Bantah Alih Fungsi Gedung

KEBIJAKAN Pemkab Karangasem menjadikan Gedung UKM Center sebagai Mal Pelayanan Publik (MPP) mendapat kritik dewan. Dalam rapat kerja (raker) gabungan komisi, Senin (9/4) kemarin itu para wakil rakyat di Bumi Tanah Aron itu bahkan bereaksi keras. Mereka menuding kebijakan itu bukan hanya mendobrak aturan, tetapi juga telah melupakan prinsip-prinsip pelaksanaan pemerintahan yang diatur UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Suasana raker sudah panas sejak awal. Ketua DPRD I Nengah Sumardi yang memimpin rapat itu langsung menyodok masalah mekanisme. Menurut dia, Gedung UKM Center yang dibangun menggunakan dana pinjaman dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) tahun 2011 itu peruntukannya adalah sebagai pusat seni dan kerajinan Amlapura. Hal itu bukan hanya menjadi kesepakatan antara dewan dan eksekutif, tetapi menjadi klausul pinjaman PIP yang merupakan lembaga keuangan di bawah Departemen Keuangan. Seiring perencanaan awal, secara adimistratif Gedung UKM Center itu juga melekat

unsur-unsur hukum berupa perda tentang pinjaman dan peraturan bupati tentang peruntukan dan pengelolaannya. Sumardi mengaku menyayangkan kebijakan tersebut. Sebab sebelumnya, praktis tidak ada koordinasi dengan lembaga dewan. ‘’Kami mendukung upaya meningkatkan pelayanan publik itu tetapi semuanya harus berpegangan pada mekanisme yang benar,’’ ungkapnya. Rapat kerja itu memang hanya diikuti segelintir anggota dewan. Namun, hampir semua yang hadir mengungkapkan kekecewaan yang sama. Anggota dewan, I Nyoman Sumadi, mengatakan, semestinya eksekutif sudah berkoordinasi sejak tahap awal sejak proses perencanaannya. Dengan cara itu, pihaknya berkeyakinan program yang diakui bagus itu akan memiliki fondasi yang kuat. Perencanaan yang terkoordinasi tidak hanya akan memudahklan dalam pelaksanaan termasuk fungsi kontrol yang diemban dewan, tetapi juga benar dari sisi penganggaran. Dewan bahkan menuding eksekutif telah melakukan alih fungsi gedung. Lebih

parah lagi, dewan menuding MPP itu tidak tersosialisasi dengan baik sehingga masyarakat justru menjadi kebingungan. ‘’Dalam kegiatan promosi yang pernah saya ikuti, Gedung UKM itu untuk mendukung program pariwisata, tempat transit wisatawan yang akan ke Taman Ujung, selain juga untuk optimalisasi Pasar Amlapura Timur. Kalau sekarang ada perubahan sebaiknya dikoordinasikan juga ke dewan,’’ kata anggota dewan I Wayan Tama. Rombongan eksekutif yang dipimpin Asisten II, I Wayan Purna, itu membantah ada alih fungsi gedung. Menurut Purna, yang ada justru peningkatan peruntukan. Pasalnya, gedung UKM Center itu masih pada peruntukan semula. Hanya, fungsi awal sebagai pusat pengembangan kerajinan itu akan dipindah. Solusinya dibuatkan bangunan baru di sisi utara dan selatan gedung itu. Sedangkan lantai satu yang sebelumnya menjadi tempat pengembangan kerajinan itu diarahkan untuk kegiatan pelayanan publik satu pintu. ‘’Tapi kami akui, memang

RAKER MPP - Rapat kerja (raker) gabungan komisi DPRD Karangasem membahas Mal Pelayanan Publik (MPP) , Senin (9/4) kemarin. belum ada koordinasi dengan dewan. Untuk masalah itu kami mohon maaf,’’ ujar Kadis Perizinan I Made Putu Laba Erawan selaku koordinator program MPP tersebut. Berbeda dengan rekannya, anggota dewan Made Juwita menilai tidak ada yang salah dari program MPP tersebut. Kata Juwita, keputusan eksekutif menin-

gkatkan kapasitas Gedung UKM Center itu justru sangat bagus. Sebab, selama ini lokasi pusat pengembangan kerajinan itu tidak berfungsi sesuai perencanaannya. ‘’Saya rasa perubahan itu bukan alih fungsi, tetapi lebih pada optimalisasi. Tapi saya sepakat sebaiknya, memang eksekutif selalu berkoordinasi dengan dewan,’’ ujarnya. (ad481)

Diskop Ancang-ancang Bubarkan 26 Koperasi Masalah sumber daya dan keanggotaan mengakibatkan 31 koperasi di Karangasem tidak lagi mampu beroperasi alias tidak aktif. Dari jumlah itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Karangasem berancangancang membubarkan 26 koperasi, sedangkan lima koperasi masih punya harapan untuk dihidupkan lagi. Ada masalah apa pada koperasi itu sehingga direncanakan dibubarkan? KEPALA Dinas Koperasi dan UMKM Karangasem I Gede Ngurah Yudianthara, Senin (9/4) kemarin, mengatakan setidaknya ada tiga alasan tidak aktifnya koperasi-koperasi tersebut. Aktivitas vulkanik Gunung Agung yang sempat memicu gelombang pengungsian besar-besaran menjadi faktor yang paling dominan disusul adanya kecenderungan pengurus belum mampu menyusun laporan. Selain itu, sebagian koperasi juga masih terkendala dalam penataan aset. ‘’Lima dari 31 yang tidak aktif itu pengurusnya masih

ada. Hanya saja anggotanya tidak aktif. Itu juga dampak dari kondisi Gunung Agung,’’ jelasnya. Selain 31 koperasi sakit, hemat Yudianthara, saat ini lebih dari 50 persen koperasi dari 283 koperasi aktif, belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk tahun buku 2017. Sesuai UU No. 25 Tahun 1992, setiap koperasi memiliki batas sampai Juni menggelar RAT. Yudianthara berharap koperasi di Karangasem itu tidak menunggu sampai batas terakhir, karena pasca-RAT setiap koperasi wajib menyusun Rencana

Setidaknya ada tiga alasan tidak aktifnya koperasi-koperasi tersebut. Aktivitas vulkanik Gunung Agung yang sempat memicu gelombang pengungsian besar-besaran, itu menjadi faktor paling dominan disusul adanya kecenderungan pengurus belum mampu menyusun laporan. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Karangasem I Gede Ngurah Yudianthara Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK). Untuk mengejar target tersebut, Yudianthara mengaku sudah melakukan pendekatan pengurus. Selanjutnya jika responsnya tidak bagus, April ini, Diskop UMKM Karangasem itu segara akan melayangkan surat peringatan ataupun teguran. Jika sampai dua kali teguran juga belum ada tindak lanjutnya, maka tidak menutup kemungkinan koperasi-koperasi yang bandel itu akan direko-

mendasikan dicabut izinnya. ‘’Kita tak tutup mata, bahwa banyak koperasi kesulitan menggelar RAT karena masalah keanggotaan. RAT dianggap sah jika kehadiran anggota 50 persen plus 1,’’ jelasnya. Di Karangasem, lanjutnya, ada 19 koperasi yang berada di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB) III, 63 koperasi di KRB II, dan 25 koperasi di KRB I. Koperasi-koperasi tersebut tersebar di lima kecamatan yaitu Kecamatan

Rendang, Selat, Bebandem, Abang, dan Kubu. Meski ada koperasi yang tidak aktif, secara umum perkembangan perkoperasian di Karangasem cukup menggembirakan. Menurut Yudianthara, dari evaluasi empat tahun terakhir, pelaksanaan RAT koperasi mengalami peningkatan ratarata 20 koperasi atau 5 persen setiap tahunnya. ‘’Tahun lalu, dari 314 koperasi di Karangasem, 278 koperasi atau 88,3 persen telah melakukan RAT,’’ ujarnya. (kmb)


GIANYAR Gangguan Teknis, UNBK di Blasman Tertunda Hampir Dua Jam

Selasa Kliwon, 10 April 2018

Sikapi ASN Tersangkut Kasus Hukum

Pemkab Diminta Tak Ragu Jatuhkan Sanksi

Gianyar (Bali Post) Kalangan DPRD Gianyar mempertanyakan sikap eksekutif yang dinilai lamban dalam menjatuhkan sanksi kepegawaian terhadap ASN yang tersangkut kasus hukum. Dewan meminta instansi terkait tidak ragu-ragu mengambil tindakan tegas jika memang ASN bersangkutan bermasalah. Hal tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi I DPRD Gianyar dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gianyar, Senin (9/4) kemarin.

Bali Post/nik

Ngakan Ketut Putra

Usai rapat kerja, Ketua Komisi I Ngakan Ketut Putra menyampaikan, pihaknya menyoroti mandeknya proses hukum kasus OTT di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Gianyar. Menurutnya, salah satu Kabid di OPD ini, yakni I Nyoman Sukarja sudah menerima vonis hakim. Namun mantan Kepala DPMPPTSP Gianyar Ketut Mudana, masih berstatus tersangka dan dirumahkan. Sampai sekarang Mudana setiap bulannya menerima 50 persen gaji sebagai ASN. Terkait kondisi ini, Ngakan Putra meminta Pemkab Gianyar bersurat ke Polda Bali un-

tuk mempertanyakan proses hukum yang sedang dijalani Mudana. ‘’Ini kasusnya sudah lama dan selama itu pemerintah tetap menggaji dia yang tidak berkerja,’’ katanya. Ngakan Putra juga meminta kepolisian secepatnya menuntaskan kasus OTT pungli di Pemkab Gianyar. Di sisi lain, pihaknya juga mempertanyakan tidak jelasnya status belasan mantan ASN yang tersangkut kasus hokum,

Lomba Karaoke, Peserta Wajib Nyanyikan Lagu ’’Bali Shanti’’

Gianyar (Bali Post) Serangkaian HUT ke-247 Kota Gianyar, Pemkab Gianyar menggelar lomba karaoke yang melibatkan 77 peserta dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menariknya, pada lomba yang berlangsung di Balai Budaya Gianyar, Senin (9/4) kemarin, seluruh peserta diwajibkan menyanyikan lagu ‘’Bali Shanti’’ ciptaan Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng. Rochineng hadir langsung untuk membuka acara. Bahkan Rochineng sempat menyanyikan lagunya sendiri di hadapan pegawai Pemkab Gianyar. Menurut Rochineng, terpilihnya lagu ‘‘Bali Shanti’’ sebagai lagu wajib, karena liriknya mengajak masyarakat Bali untuk hidup rukun. ‘’Lagu ini juga bersifat universal. Bisa dinyanyikan di mana saja dan keadaan apa saja,’’ ujar Rochineng yang juga Kepala BKD Provinsi Bali ini. Rochineng juga menekankan, tidak ada

kepentingan pribadi dalam mewajibkan seluruh peserta menyanyikan lagu ‘‘Bali Shanti’’. ‘’Tujuannya agar kita hidup harmonis. Karena setiap orang menginginkan Bali itu shanti (damaired),’’ ujarnya. Saking banyaknya peserta, lomba karaoke ini digelar selama dua hari, yakni hingga Selasa (10/4) hari ini. Mengamati hari pertama lomba ini, Rochineng mengakui peserta sudah tampil baik. ‘’Sudah mampu mengimbangi penyanyi aslinya, walau ada beberapa yang ke luar dari tempo dan nada,’’ ujarnya. Lomba karaoke ini langsung dinilai oleh penyanyi pop Bali, seperti Widi Widiana, Dek Ulik, arranger Dek Artha dan Ketut Warnata. Harapan ke depannya, Gianyar menjadi kota seni seutuhnya. (kmb35)

KPPAD Bentuk Komunitas Berlian

Antisipasi Dini Kekerasan terhadap Anak Gianyar (Bali Post) Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Gianyar, tahun ini, hingga Maret tercatat sembilan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Gianyar. Hal ini sangat disayangkan, mengingat Gianyar telah menyandang predikat Kota Layak Anak (KLA). Melihat banyaknya kasus kekerasan terhadap anak, Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Bali bekerja sama dengan Dinas P3AP2KB membuat Komunitas Bersama Lindungi Anak (Berlian). Komisioner KPPAD Bali I Kadek Ariyasa, Senin (9/4) kemarin mengungkapkan, untuk yang pertama, komunitas ini dibentuk di SMPN 2 Gianyar dan selanjutnya di sekolah lain. Dipilihnya SMPN 2 Gianyar ini karena sebelumnya pernah ada kasus anak hilang sampai dicari menggunakan gong oleh warga Kelurahan Bitera Kecamatan Gianyar. Setelah ditelisik, rupanya si anak yang sempat hilang ini menjadi korban bully. Saat dicari rupanya anak ini memilih tidur di SD dekat rumahnya. Menurutnya, tujuan utama pembentukan komunitas ini mengenalkan anak-anak tentang berbagai kasus kekerasan terhadap anak yang masih marak terjadi selama ini. Komunitas juga untuk menguatkan posisi anak supaya terhindar dari segala bentuk kekerasan. ‘’Termasuk mengajak bersama mencarikan solusinya,’’ ujarnya. Komunitas ini diharapkan mampu menggencarkan gerakan komunikasi 18-21 antara orangtua dan anak. Artinya, antara anak dan orangtua bisa berkomunikasi pada pukul 18.00-21.00 Wita. Rentang waktu tersebut sangat penting bagi perkembangan anak. ‘Kekerasan terhadap anak terjadi karena kurangnya komunikasi anak dengan orangtuanya. Anak menjadi kurang wawasan dan kurang perhatian sehingga muncul kekerasan. (kmb35)

seperti 14 terpidana kasus SPPD fiktif. Mereka sudah menuntaskan masa hukuman di Rutan Kelas II B Gianyar, namun hingga kini status kepegawaiannya di Pemkab Gianyar masih diberhentikan sementara. ‘’Mereka kan sudah memenuhi masa hukuman sesuai putusan. Tapi kenapa dieksekutif status mereka masih terkatungkatung?’’ ucapnya. (kmb35)

9 Gianyar (Bali Post) Pelajar SMA di Kabupaten Gianyar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama, Senin (9/4) kemarin. Dari 11 sekolah yang menjadi penyelenggara UNBK, terjadi gangguan teknis di SMAN 1 Blahbatuh (Blasman) sehingga menyebabkan ujian terganggu selama 1 jam 45 menit. Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar I Wayan Adi Sucita mengatakan, terjadi gangguan pada sesi pertama UNBK di Blasman. ‘’Itu karena waktu ke luar token tidak mau. Seharusnya token keluar 07.20 Wita, tapi baru keluar pada 07.30 Wita lebih,’’ ucapnya. Setelah token masuk, selang beberapa menit tiba-tiba komputer di satu ruangan mengalami hang. Petugas pun sempat melakukan reset, namun tidak berhasil. ‘’Setelah dicek akhirnya kita main ke cadangan, setelah itu bisa tetap connect,’’ katanya. Gangguan ini hanya terjadi di satu ruangan, sementara dua ruangan lainnya bisa melaksanakan UNBK sesuai jadwal. Ironisnya, gangguan sesi pertama yang terjadi selama 1 jam 45 menit ini juga merembet pada peserta sesi kedua dan ketiga yang menggunakan ruangan tersebut. ‘’Terjadi pergeseran jam UNBK. Namun pada sesi kedua dan ketiga proses UNBK berjalan lancar,’’ katanya. Berdasarkan data UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar, ada 12 SMA yang melaksanakan UNBK terdiri dari tujuh SMA negeri dan lima SMA swasta. Peserta terbanyak tercatat di SMAN 1 Ubud dengan jumlah 397 peserta. Tidak hanya itu, jumlah peserta UNBK di sekolah yang beralamat di Jalan Suweta, Ubud ini juga ditambah peserta gabungan dari SMA PGRI 3 Ubud yang belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. (kmb35)

Empat Banjar di Medahan Bulat Dukung KBS-Ace dan AMAN EMPAT banjar di Desa Medahan Kecamatan Blahbatuh yaitu Banjar Anggarkasih, Banjar Cucukan, Banjar Medahan dan Banjar Penulisan, siap memenangkan Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace) untuk Pilkada Bali dan I Made Mahayastra-A.A. Gde Mayun (AMAN) untuk Pilkada Gianyar. Warga empar banjar tersebut melakukan deklarasi kebulatan tekad di Balai Banjar Anggarkasih, Minggu (8/4) malam. Mereka sepakat mendukung dan memenangkan KBS-Ace dan AMAN pada Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Klian Adat Banjar Penulisan Wayan Suniantara usai membacakan deklarasi kebulatan tekad mengatakan, masyarakat empat banjar di Desa Medahan serta dadia-dadia yang ada wilayah Desa Medahan secara bulat mendukung paslon nomor urut 1, I Wayan KBS-Ace, untuk Pilkada Bali dan paslon nomor urut 2, AMAN untuk Pilkada Gianyar. ‘’Mereka banyak berbuat pada rakyat Medahan dan Cucukan. Maka sangat pas didukung menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta Bupati dan Wakil Bupati Gianyar,’’ ungkapnya. Ia mengatakan, 80 persen masyarakat Desa Medahan siap memenangkan paslon KBS-Ace dan AMAN. ‘’Kami masyarakat Medahan siap memenangkan KBS-Ace dan AMAN,’’ tegasnya. Sementara itu, Calon Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, Desa Medahan luar biasa. Ia mengaku sudah merasakan aura deklarasi sehari sebelum kedatangannya ke Medahan. Dikatakanya, pada Pilkada lima tahun lalu, saat maju bersama Agung Bharata mendapatkan 80 persen suara. Sekarang jauh lebih kondusif

DEKLARASI - Warga empat banjar melakukan deklarasi kebulatan tekad di Balai Banjar Anggarkasih, Minggu (8/4) malam. Mereka sepakat mendukung dan memenangkan KBS-Ace dan AMAN pada pilkada. dan saat menjadi Wakil Bupati leluasa menyerap dan melayani aspirasi warga Medahan, dirinya yakin mendapatkan suara lebih besar dari Pilkada sebelumnya. ‘’Saya yakin di Desa Medahan akan mendapatkan suara lebih dari 80 persen,’’ ujarnya. Di hadapan masyarakat Medahan, Mahayastra meyakinkan satu lagu yang dititipkan Wayan Koster, karena tidak bisa hadir. Mahayastra pun menyanyikan lagu KBS-Ace diikuti masyarakat Medahan. ‘’Yen ade nak metakon nyen luungne pilih dadi Gubernur Bali, jeg salamin limane salam salamne satu jalur. Yen ade ne ragu jeg ikan lele ikan mujair sing misi bertele-tele jeg langsung cair. Pipis rakyat sing dadi juang. Uang rakyat untuk rakyat. Astungkara Bali hebat cara Bapak Wayan Koster lan Cokorda Sukawati,’’ demikian kutipan lagu dari Mahayastra. Di sisi lain, Mahayastra yang juga Ketua DPC PDI-P Gianyar ini, menyinggung soal rawat inap di kelas III RSUD Sanjiwani dan Puskesmas di wilayah Gianyar. “Masyarakat

Gianyar yang rawat inap di kelas III RSUD Sanjiwani atau Puskesmas tidak perlu bayar, karena sudah dibiayai pemerintah,’’ jelasnya. Selain itu, juga ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga ringan serta penyediaan lapangan kerja bagi generasi muda. ‘’Kita sudah survei, aspirasi tertinggi dari generasi muda adalah lapangan pekerjaan. Kita sudah petakan itu dengan membangun Balai Latihan Kerja,’’ jelasnya. Khusus untuk program tersebut, pihaknya juga punya program Three In One (3 in 1). ‘’Dalam program ini ada pelatihan, pensertifikasian serta penempatan. Detailnya sudah ada, nanti akan kita sampaikan,’’ jelasnya. Hadir pada kesempatan itu anggota DPRD Bali I Nyoman Parta, I Made Budastra serta anggota DPRD Gianyar Made Wardana, Wayan Sudiantara, Ketut Suardana dan Ni Made Ratnadi. Sedangkan dari Hanura nampak hadir Ketua DPC Hanura Gianyar Dewa Alit Budiana dan anggota DPRD Gianyar dari Partai Hanura, Nyoman Artawa Putra. (kmb35)

Lansia Tewas di Sungai

Gianyar (Bali Post) Warga Desa Keliki, Tegallalang, dikejutkan dengan temuan jasad pria lansia di aliran sungai desa setempat, Senin (9/4) kemarin. Korban bernama I Nyoman Las (70) diduga tewas akibat terpeleset di pinggir sungai. Kapolsek Tegallalang AKP Merta Kariana membenarkan adanya temuan jasad lansia tersebut. Ia menyatakan, pagi harinya Nyoman Las diketahui berangkat ke sawah. Sampai di lokasi kejadian itulah diduga korban terpeleset. ‘’Dia jatuh ke sungai. Bagian matanya membentur semen, mengakibatkan luka,’’ ucapnya. Warga setempat yang melintas di lokasi tersebut menemukan korban tergeletak di pinggir sungai. Warga kemudian melaporkan kejadian

itu kepada klian Banjar setempat, kemudian diteruskan kepada polisi. ‘’Kondisi TKP sangat licin. Susah untuk mengevakuasi,’’ ujarnya. Berkat kesigapan petugas dan warga, korban berhasil dievakuasi. Setelah itu, petugas dari Puskesmas Tegallalang I yang tiba di lokasi kejadian langsung memeriksa tubuh korban. ‘’Korban dinyatakan meninggal dunia. Langsung dibawa ke rumah duka,’’ katanya. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban. Pihak keluarga sudah merelakan kepergian korban karena kejadian ini dianggap musibah. Sementara itu, jasad korban langsung dikebumikan di setra desa setempat. ‘’Korban langsung dikuburkan sore ini (kemarin-red) oleh pihak keluarganya,’’ ungkapnya. (kmb35)


JEMBRANA

Selasa Kliwon, 10 April 2018

Bali Post/olo

10

Empat Sampel Positif, Pabrik Diminta Tarik Produk Ikan Kaleng Negara (Bali Post) -

Empat dari delapan sampel ikan kaleng hasil pengawasan di Jembrana dinyatakan positif mengandung cacing. Beberapa perusahaan pengalengan ikan di Jembrana yang memproduksi juga telah diminta menarik produk ikan kaleng tersebut. Dari hasil pengawasan yang dilakukan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Jembrana dengan turun ke sejumlah toko maupun supermarket sebelumnya ditemukan sejumlah merek yang masuk daftar BPOM RI harus ditarik. Sampel itu telah dicek di laboratorium BPOM Denpasar dan hasilnya empat produk, positif mengandung parasit

cacing. Seluruhnya merupakan jenis makarel yang bahan bakunya impor. Kepala Dinas Koperindag Jembrana Made

SOSOK Mulai Terapkan PTSP PENGADILAN Negeri (PN) Negara Kelas II kini mulai menerapkan Sistem Pelayanan Satu Pintu (PTSP). Termasuk pendaftaran untuk mempercepat jadwal sidang. Dengan penerapan PTSP ini, jadwal sidang berdasarkan urutan pendaftaran awal oleh pihak-pihak yang akan sidang. “Biasanya antrean saling menunggu. Sekarang tidak lagi. Siapa yang datang duluan mendaftar, mereka yang sidang lebih dulu,” kata Kepala PN Negara I Gede Yuliantha, Senin (9/4) kemarin. Jadwal sidang juga tidak memandang jabatan yang memimpin. Bila biasanya didahulukan Ketua atau Wakil Ketua PN, kini tidak lagi. Semuanya berdasarkan antrean. Yuliantha yang baru menjabat ini juga memaparkan penerapan sejumlah terobosan untuk mempermudah masyarakat. Seperti permohonan penetapan online (penyitaan, penggeledahan, diversi dan perpanjangan penahanan), SMS gateway tilang, elektronik surat kuasa untuk membayar (E-SKUM) dan elektronik survei kepuasan masyarakat. Yang terakhir disebut itu masyarakat bisa memberikan masukan di PN Negara yang terintegrasi dengan Meja Informasi Mandiri (MIM) PN, sehingga data yang didapat bisa dilihat real time. “Survei ini sebagai tolak ukur kualitas pelayanan kami,” terangnya. Dengan PTSP ini, maka pelayanan terintegrasi dalam satu kesatuan proses. Dimulai dari tahap awal sampai dengan penyelesaian produk pelayanan pengadilan melalui satu pintu. Masyarakat cukup datang ke satu tempat (satu pintu) untuk memperoleh berbagai layanan PN Negara. Untuk itu, tidak perlu masuk ke ruangan-ruangan guna memperoleh pelayanan. Dengan sistem ini diharapkan bisa menghemat waktu dan mempermudah dalam memperoleh layanan. Baik layanan untuk kepaniteraan pidana, perdata, kepaniteraan hukum dan sub bagian umum dan keuangan. Untuk pelanggaran tilang, juga bisa diakses tanpa datang ke kantor PN Negara melalui SMS gateway. Dengan cukup mengirim SMS, pelanggar tilang dapat mengetahui denda yang harus dibayar dan membayar melalui bank. Sejumlah terobosan ini untuk memudahkan masyarakat dan mempersempit peluang Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). (olo)

Minimalisir Anggaran, Dewan Beli Tiga Unit Minibus Negara (Bali Post) Sejak akhir pekan lalu, sejumlah minibus baru parkir di halaman belakang Kantor DPRD Jembrana. Tiga unit minibus itu merupakan mobil operasional yang akan digunakan para wakil rakyat Jembrana untuk keluar daerah. Mobil seharga Rp 400 juta ini diklaim bisa meminimalisir anggaran. Sekretaris DPRD Jembrana I Made Sudantra, Senin (9/4) kemarin, membenarkan fungsi ketiga minibus tersebut untuk mobil operasional keluar daerah bagi anggota DPRD Jembrana. Menurutnya kapasitas bus itu bisa untuk menampung sekitar 14 orang. Dengan mobil tersebut, diyakini anggaran operasional keluar daerah akan lebih hemat dibandingkan dengan sebelumnya. “Biasanya keluar daerah menggunakan tiket bus maupun kendaraan sewa. Harganya sekitar Rp 400 juta sehingga totalnya sekitar Rp 1,2 miliar. Kalau dibandingkan biaya untuk kegiatan operasional DPRD dengan sewa lebih murah,” terangnya. Sebelumnya saat DPRD masih menganggarkan kendaraan sewa masih memerlukan biaya hingga Rp 1 miliar lebih tiap tahun. Anggaran itu untuk sewa belasan mobil operasional guna menunjang kinerja anggota DPRD. Namun, mulai tahun ini anggaran itu dihapus dan dialihkan untuk tunjangan komunikasi intensif tiap anggota DPRD. Namun untuk masing-masing komisi, menurutnya tetap disediakan mobil operasional. Sedangkan untuk kegiatan operasional DPRD Jembrana tiap kegiatan diberikan setiap anggota DPRD. Dengan mobil ini diharapkan juga para anggota Dewan yang akan keluar daerah lebih kompak. Misalnya ke Jawa Timur, seluruh anggota yang berangkat bisa dalam satu mobil. Sekadar diketahui sebelumnya beberapa tahun ini Sekretariat DPRD untuk segala operasional menggunakan mobil sewa. Sekurangnya 15 unit mobil disediakan untuk melayani seluruh anggota DPRD Jembrana. Nilainya sekitar Rp 1,5 miliar lebih per tahun atau berkisar Rp 4,5 juta per bulan untuk tiap mobil operasional sewa itu. Namun semenjak penyesuaian aturan baru, anggaran masuk ke tunjangan masing-masing anggota Dewan, sewa mobil itu sudah dihapuskan. Dalam operasional kegiatan, termasuk transportasi anggota dewan masing-masing diberikan tunjangan. Dari pengamatan kemarin, tiga unit mobil minibus itu masih terparkir di halaman belakang Kantor DPRD Jembrana. Mobil berkapasitas 14 penumpang ini belum dipergunakan dan baru datang pada akhir pekan lalu. (kmb26)

Gede Budhiarta, Senin (9/4) kemarin, mengatakan yang positif itu merupakan produk makarel, sedangkan empat

produk sarden yang dikirim hasilnya negatif. Diskoperindag juga telah mengimbau toko-toko yang masih menjual mesti harus menarik dari peredaran serta tidak menjual lagi produk yang berbahan makarel. Begitu juga tiga pabrik pengalengan ikan diminta menarik produksi. Upaya ini dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada konsumen atau masyarakat.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat lebih cermat dan hati-hati dalam membeli produk pangan. Selalu cek dalam membeli dan berpedoman pada prinsip Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa (KLIK). “Pastikan kemasannya dalam kondisi utuh dan membaca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari BPPOM RI, izin edar serta tidak melewati masa

kedaluwarsa,” terangnya. Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha menginstruksikan kepada dinas terkait untuk aktif melakukan pengawasan ke sejumlah toko untuk tidak menjual kembali produk yang merugikan konsumen. Para produsen juga diimbau dalam memproduksi barang agar memperhatikan standar yang sudah ditetapkan. “Pengawasan harus ru-

tin. Jangan baru ada kasus, turun ke bawah,” tegas Bupati Artha. Masyarakat juga diminta tidak panik, tetapi tetap berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan-makanan kaleng. “Pastikan dulu kemasan aman sehingga bisa dikonsumsi dengan cara memperhatikan label edar, masa kedaluwarsa serta dilengkapi izin BPOM,” terang Bupati Artha. (kmb26)

Bupati Artha Sampaikan Pendapat Ranperda Desa Wisata RAPAT Paripurna DPRD Kabupaten Jembrana digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Jembrana, Senin (9/4) kemarin. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa, dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha, 27 dari 35 anggota dewan (termasuk 3 pimpinan), anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jembrana. Pada rapat tersebut Bupati Artha menyampaikan pendapat terhadap Ranperda Tentang Desa Wisata. Menurut Bupati Artha, Ranperda Tentang Desa Wisata tersebut berhubungan erat dan saling terkait dengan salah satu ranperda yang disampaikannya pada rapat paripurna I masa persidangan II tahun sidang 2017/2018, yaitu Ranperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Jembrana tahun 2018 dan 2032. Ia men-

gapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPRD Jembrana atas inisiatifnya untuk menyampaikan ranperda tersebut pada masa persidangan ini. “Hal ini secara eksplisit menunjukkan Dewan yang terhormat memiliki komitmen yang kuat untuk menjalankan fungsi legislasi yang diembannya. Di samping itu, hal ini merupakan bukti nyata bahwa eksekutif dan legislatif memiliki sinergitas dan komitmen memajukan sektor pariwisata Jembrana dengan semangat kolektif dan gotong royong,” katanya. Bupati Artha meyakini dengan sinergitas dan komitmen ini, akan mampu mewujudkan impian untuk menjadikan Kabupaten Jembrana sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang diperhitungkan di Bali sejajar dengan daerah-daerah lainnya. “Jika Impian ini terwujud, tentu akan memberikan dampak positif terhadap

kesejahteraan masyarakat Jembrana. Demi Jembrana, kita harus bersatu, bergotong royong, berjalan beriringan, saling bahu-membahu, dan berkolaborasi layaknya instrumen musik sehingga akan tercipta kebersamaan dan keterpaduan yang indah untuk mewujudkan cita-cita bersama untuk Jembrana,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut Bupati Artha juga menyampaikan perlunya dilakukan penyempurnaan format dan teknik penulisan disesuaikan dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur pada angka 19 lampiran II UU No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundangundangan. “Di samping itu, sinkronisasi dan kesesuaian pasal perlu disempurnakan. Secara detail, penyempurnaan format, teknik penulisan, dan singkronisasi antar pasal perlu kiranya kita bahas secara lebih intensif,” ungkapnya. (ad476)

Bali Post/ist

JABAT TANGAN – Bupati Jembrana I Putu Artha berjabat tangan dengan Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa seusai menyampaikan pendapat terhadap Ranperda tentang Desa Wisata, Senin (9/4) kemarin.

”Lodji” Perkebunan Sangiang dan Pekutatan

Jejak Kolonial yang Masih Digunakan DARI total luas wilayah Kabupaten Jembrana 841.800 kilometer persegi, sebagian besar merupakan lahan pertanian dan perkebunan. Di antara perkebunan itu dikelola secara terstruktur guna mendapat keuntungan finansial sejak zaman kolonial Belanda. Sejumlah jejak peninggalan pemerintah kolonial itu hingga saat ini masih tersisa. Seperti sistem perkebunan dan penataan petak tanam, peninggalan yang masih terlihat adalah bangunan perkantoran dan rumah dengan arsitektur zaman itu. Bahkan di antara bangunan yang sudah berumur tua itu, kini masih dimanfaatkan

untuk kantor maupun rumah dinas. Seperti yang terlihat di areal Perkebunan Pulukan di Kecamatan Pekutatan dan Perkebunan Sangiang di Kecamatan Melaya. Di dua perkebunan dengan areal cukup luas ini merupakan aset pemerintah provinsi

dan kini dikelola Perusahaan Daerah (Perusda) Bali. Di antara rimbun pepohonan, terdapat sejumlah bangunan kuno berarsitektur Eropa yang masih dipertahankan. Bahkan di Perkebunan Pulukan, bangunan-bangunan tua tersebut juga dimanfaatkan

Bali Post/olo

LODJI – Salah satu lodji yang masih digunakan di Perkebunan Sangiang, Melaya. Di dua perkebunan yang dikelola Perusda masih terdapat sejumlah bangunan peninggalan kolonial.

sebagai salah satu titik tujuan wisata bagi wisatawan mancanegara. Tata ruang di sekitar areal kantor perkebunan yang di antaranya masih menyisakan bangunan kolonial menjadi daya tarik wisatawan, khususnya Eropa. Mulai dari bangunan perkantoran, permukiman (mes) hingga gudang-gudang. Di antara bangunan itu sudah mengalami perombakan, namun masih dengan gaya Eropa. Bangunan-bangunan ini pada zaman itu digunakan untuk kalangan sosial tinggi. Untuk membedakan rumah dengan warga pribumi. Masyarakat di sekitar perkebunan menyebut rumah itu Lodji (bangunan rumah atau gedung berarsitektur Eropa). Hal serupa juga terlihat di unit perkebunan Sangiang, Melaya. Kendati jumlahnya lebih sedikit, tetapi rumah itu masih dipergunakan. “Lodji itu yang paling tua. Dari sejak orangtua saya kerja di sini, hingga saya meneruskan sekarang masih dipergunakan,” ujar Suhardi, salah seorang pekerja di perkebunan Sangiang ditemui belum lama ini. Bangunan berlantai dua yang beberapa atapnya masih lama itu kini digunakan untuk mess kepala unit. Dulu, bangunan yang bagian-bagiannya masih bercorak khas kolonial ini digunakan kantor perkebunan. Selain bangunan bertingkat panggung (berlantai kayu), di belakang rumah juga terdapat sumur kembar

(dua sumur) yang hingga kini masih mengeluarkan air. Namun satu di antaranya, kini sudah tidak dipergunakan meskipun pondasi dan bangunan sumur itu masih utuh. Bila dibandingkan dengan rumah-rumah yang ada di sekitarnya, corak bagianbagian bangunan itu memang cukup berbeda. Mulai dari tegel (lantai), bentuk kusen pintu dan jendela maupun corak ventilasi (lubang angin). Bahkan hingga bahan campuran untuk dinding yang digunakan mencirikan bangunan lawas. Bangunan rumah ini menjadi simbol sosial di masa itu, biasanya dipergunakan untuk mandor atau pengelola perkebunan. Sektor perkebunan di masa kolonial berkembang pesat bahkan hingga di pasar global. Sejumlah komoditi yang dihasilkan dari perkebunan dengan topografi wilayah pegunungan seperti di Afdeling (wilayah administratif zaman Kolonial) Sangiang di Melaya dan Pulukan di Pekutatan menjadi komoditi andalan. Kini komoditi yang masih tersisa adalah kelapa dan cokelat. Di Perkebunan Sangiang dari total 76,8 ha masih tertanam ribuan pohon kelapa dan kakao serta pisang. Sedangkan di Perkebunan Pulukan, Pekutatan memiliki luas 1.128 ha dengan komoditi sebagian besar karet (765 ha), Sengon (240 ha) dan kelapa serta kakao (20 ha). Selain itu 100 ha lahan digunakan untuk pembibitan ternak unggul sapi Bali. (olo)


Selasa Kliwon, 10 April 2018

BALI DWIPA

11

UNBK SMA

Sekolah Sewa Komputer demi Kelancaran UN

Bali Post/kmb32

UNBK - Kadisdik Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani melihat sarana-prasarana komputer untuk pelaksanaan UNBK, kemarin.

Denpasar (Bali Post) Ujian nasional (UN) tingkat SMA di dua sekolah di Denpasar dipantau Kadis Pendidikan Bali TIA Kusuma Wardhani, Senin (9/4) kemarin. Yakni SMA Negeri 1 Denpasar dan SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar yang sama-sama melaksanakan UN Berbasis Komputer (UNBK). Tahun ini, UNBK dilaksanakan di seluruh SMA pada 8 kabupaten/kota minus Karangasem. Itu pun lantaran ada bencana erupsi Gunung Agung pada saat dilakukan pendataan sekolah. “Kalau UNBK, di Denpasar rata-rata lancar. Seperti di SMA 1 dan SMA Saraswati, semua peserta bisa hadir,” ujarnya saat memantau di SMA Saraswati 1 Denpasar. Menurut TIA, pelaksanaan UNBK di sekolah negeri dan swasta sama-sama bertujuan menghasilkan sekolah

dan siswa yang berintegritas. Mengingat, kesempatan untuk mencontek dan kerja sama antarsiswa sudah hampir tidak ada. Begitu juga dengan kemungkinan soal bocor atau beredarnya kunci jawaban seperti pada saat UN masih berlangsung dengan memakai pensil dan kertas. Dengan kata lain, UNBK membuat siswa berusaha menjawab soal dengan kemampuannya sendiri. “Tujuan kita yang utama kan bagaimana melahirkan anak-anak yang berintegritas, yakni anak yang adil, jujur, bertanggung jawab. Intinya, anak-anak yang penuh dengan kemuliaan,” jelasnya. TIA menyadari, tidak semua sekolah memiliki komputer sendiri untuk melaksanakan UNBK. Namun, instruksi dari Kemendikbud ini tetap harus diterjemahkan oleh provinsi

maupun sekolah. Bagi SMA yang belum memiliki komputer dengan jumlah cukup, bisa bekerja sama dengan sekolah lain seperti SMK atau SMP terdekat. Begitu juga sebaliknya. “Muncul pertanyaan, apakah 100 persen harus UNBK? Tentu tidak, karena ada wilayah di Indonesia yang tidak terjangkau komputer dan sinyal internet. Ini PR pemerintah, tidak saja Kemendikbud. Tapi Kemenkominfo juga punya tanggung jawab terkait internet,” paparnya. TIA meyakini, Kemendikbud juga tidak akan berpangku tangan. Terutama setelah melihat masih ada sekolah yang belum memiliki sarana prasarana lengkap untuk melaksanakan UNBK. Beberapa sekolah seperti SMA Saraswati 1 bahkan harus menyewa komputer. Kendati sudah ada Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

dari pusat, namun diakui belum maksimal. Sementara itu, Kepala SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar I Made Budiadnyana mengatakan, UNBK di sekolah yang dipimpinnya diikuti 482 siswa. UNBK dilaksanakan dalam 5 ruangan dengan 3 sesi, dengan rincian 4 ruangan diisi masing-masing 36 siswa. Sedangkan satu ruangan lagi diisi 20 siswa. Pihaknya menyewa komputer yang digunakan untuk UNBK sesuai kesepakatan bersama Komite Sekolah dan Yayasan. Menurut Budiadnyana, UNBK baru pertama kali dilaksanakan di SMA Saraswati 1 Denpasar. Padahal, pihaknya sudah ingin melaksanakan dari tahun lalu. Namun masih terkendala sarana prasarana yang belum memadai, di samping jumlah siswa yang cukup banyak. (kmb32)

Penataan Tukad Mati

Beberapa Pohon Perindang akan Ditebang Mangupura (Bali Post) -

Penataan aliran Tukad Mati, Legian, Badung akan mengorbankan puluhan pohon perindang. Namun, pihak pelaksana diharapkan bisa menggantinya dengan pohon yang baru. Perwakilan Balai Sungai Bali-Penida, Wayan Riasa, saat sosialisasi belum lama ini mengatakan, pada penataan tersebut tentu akan ada penebangan pohon di sepanjang jalur tersebut. Meski demikian, pihak Kelurahan dan tokoh setempat sejauh ini tidak keberatan akan adanya pohon yang harus ditebang karena proyek tersebut. Dari data dan kondisi di lapangan, sepanjang ruas jembatan Nakula-Patih Jelantik terdapat kurang lebih 259 pohon dengan diameter 10-50 cm. Sedangkan sisi kiri terdapat kurang lebih 433 pohon dengan diameter yang sama. “Selain itu, untuk sisi kanan ruas Jl. Sunset Road-Jembatan Nakula terdapat permukiman penduduk,” katanya.

Dalam pelaksanaan pekerjaan perapet dan penampang ganda nanti, akan ada sarana dan prasarana yang terdampak. Di antaranya pembongkaran beton rabat yang akan diganti dengan paving block. Pembongkaran sebagian jalan existing (aspal) yang akan diganti beton serta drainase kawasan yang mengalami perubahan sistem operasi. “Pemeliharaannya akan kami rundingkan dengan PUPR Badung,” katanya. Terkait penebangan pohon perindang, Kepala DLHK Badung, Putu Eka Merthawan, mengatakan tidak mempermasalahkan hal tersebut. Asalkan ada koordinasi ke pihaknya dan pihak terkait lainnya. Ditegaskannya, pascapenebangan pohon tersebut, sesuai ketentuan pihaknya

berharap agar satu pohon yang ditebang diganti dengan 20 bibit pohon yang baru. “Ketentuannya seperti itu, terhadap semua pohon yang ditebang,” ujarnya. Proyek yang sumber dananya berasal dari SBSN tersebut direncanakan digarap dalam 742 hari kalender. Proyek dengan nomor kontrak HK.02.03/PJSA-BP/ SP.1/010/2017 ditangani kontraktor Jaya KonstruksiAshfri Putralira KSO dan Konsultan Supervisi PT Daya Cipta Dianrancana. Pembangunan prasarana pengendali banjir Tukad Mati ini, nantinya bermuara di Teluk Benoa. Dengan kemiringan sungai yang landai yaitu 0.025 dan pada saat terjadi pasang tinggi air masuk sejauh 2 km. (kmb23)

Bali Post/kmb23

DITATA - Tukad Mati di Legian akan ditata. Dalam penataan itu, beberapa pohon perindang akan ditebang.

Belum Ada Temuan Berarti

FIGUR Kembali Produktif KEBIJAKAN pemerintah melalui BNN khususnya dalam program rehabilitasi pecandu narkoba, negara mengharapkan para mantan pecandu dan korban penyalah guna dapat pulih kembali. Sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan sosial dalam keluarga maupun masyarakat. “Fenomena penyebab orang menggunakan narkoba, yaitu pertama coba-coba hal baru atau narkoba baru. Kedua, melihat lingkungan sekitarnya dan mencontoh lingkungan Bali Post/rah pergaulannya. Terakhir yaitu lari dari masalah,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen (Pol) Putu Gede Suastawa, Senin (9/4) kemarin, saat membuka layanan pascarehabilitasi intensif Rumah Damping, Tembau, Dentim tahap kedua tahun 2018. Kata mantan Karo Rena Polda Bali ini, sifat narkoba terbagi dalam tiga garis besar yaitu habitual, toleran, serta adiktif (ketergantungan). Program pascarehabilitasi ini merupakan lanjutan dari program rehabilitasi yang telah dijalani oleh mantan pecandu narkoba. Para mantan pengguna ini akan mendapatkan keterampilan (vokasional) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang baru bagi mereka agar bisa kembali produktif. “Klien yang menjalani program ini harus mengembangkan diri ke depannya dan keluar dari ketergantungan ini. Yang paling utama adalah niat untuk berhenti, melupakan masa lalu yang buruk dan memulai masa depan yang bagus,” ujar jenderal bintang satu ini saat memotivasi mantan pecandu. ‘’Selain itu, program ini juga dapat menjadikan mereka lebih mandiri dan siap kembali ke lingkungan keluarga serta masyarakat. Diharapkan dari mengikuti program ini para mantan pecandu bisa mengajak teman-teman lain untuk bisa bersosialisasi langsung ke masyarakat dan belajar bagaimana menghadapi masalah-masalah ketika berada di luar lingkungan Rumah Damping. (rah)

nyewa laptop kepada siswa. Di SMA PGRI 6 Denpasar tercatat 60 siswa ikut UNBK dengan kehadiran 100 persen. Di SMAN 8 Denpasar tercatat 169 peserta. Di SLUA Saraswati UNBK diikuti 182 siswa, SMA Darma Praja sebanyak 169 siswa, SMAN 6 Denpasar 363 orang. Pelaksanaan UNBK di Kota Denpasar dipantau langsung Kasi SMA UPT Pendidikan Provinsi Bali di Denpasar, Ni Ketut Sriti. Ketika ditanya soal wajib bagi SMA-SMK di Bali menjalankan UNBK, Sriti membenarkan berdasarkan laporan di daerah. Hal ini

di SMAN 1 Kuta, secara umum berjalan baik,” ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab. Menurut Umar, UNBK di SMAN 1 Kuta menjadi sasaran pemantauan Ombudsman lantaran pelaksanaannya dipusatkan di SMPN 1 Kuta. Mengingat, SMAN 1 Kuta tidak memiliki komputer dan ujiannya dilaksanakan dalam 3 sesi. “Memang, Ombudsman mencatat ada beberapa ruang tertutup gorden dengan alasan silau terkena matahari,” imbuhnya.

Umar menambahkan, pemantauan UNBK juga dilaksanakan di Kabupaten Gianyar. Antara lain menyasar SMAN 1 Blahbatuh dan SMA PGRI Blahbatuh. Di SMAN 1 Blahbatuh sempat terjadi permasalahan server yang lambat sehingga harus menggunakan server cadangan. “Sementara di SMA PGRI Blahbatuh, Ombudsman tidak menemukan hal yang mencederai pelaksanaan UNBK meski sebagian besar menggunakan laptop pinjaman,” tandasnya. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Diduga kurang hati-hati saat mengendarai sepeda motor, turis asal Jepang, Emiko Kojima (56), mengalami kecelakaan di Jalan Danau Tamblingan, depan Clara Bella Love, Sanur, Denpasar Selatan (Densel), Minggu (8/4) lalu. Menabrak trotoar, ia meregang nyawa saat dibawa ke RS Bali Mandara. “Kasus ini terjadi pukul 21.30 wita dan dilaporkan pukul 22.00 wita,”

kata Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail, Senin (9/4) kemarin. Hasil pemeriksaan saksisaksi, lanjut Kompol Rahmawaty, korban awalnya bergerak dari arah selatan. Setibanya di TKP, diduga korban hilang kendali, lalu oleng ke kiri dan akhirnya menabrak trotoar. “Korban terjatuh dan menghantam trotoar. Warga yang melihat kejadian itu langsung menolong korban. Kejadian itu dilaporkan ke polisi dan BPBD

Denpasar,” ungkapnya. Oleh petugas, korban diangkut ambulans BPBD menuju RS Bali Mandara di Jalan By-pass Ngurah Rai, Sanur. Namun, dalam perjalanan, korban mengembuskan napas terakhirnya. “Kami mengimbau kepada masyarakat termasuk wisatawan asing agar hati-hati terutama perjalanan malam hari. Guide atau pengelola hotel agar memberi tahu tamunya supaya hati-hati saat berkendara,” ujarnya. (kmb36)

Tabrak Trotoar, Turis Jepang Tewas

Umar Ibnu Alkhatab

Bali Post/ist

Dianggap Mampu, SMA di Bali Wajib UNBK

SISWA kelas XII SMA di Kota Denpasar mulai Senin (9/4) kemarin menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Semua SMA di Bali wajib UNBK, kecuali yang ada di Karangasem akibat erupsi Gunung Agung. Sementara sejumlah SMA di Denpasar sedikit ‘’terpaksa’’ mengikuti UNBK dengan cara meminjam dan menyewa komputer di sekolah lain. Seperti SMA Dwijendra Denpasar yang UNBK di SMKN 1 Denpasar. Sementara SMA Saraswati dan SMA Darma Praja Denpasar menggelar UNBK secara mandiri. Caranya dengan me-

Denpasar (Bali Post) Ombudsman RI Perwakilan Bali menyatakan belum ada temuan yang berarti terkait pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari pertama di tingkat SMA, Senin (9/4) kemarin. Kalaupun ada kendala, hanyalah sebatas lambatnya server. Namun, hal itu tidak sampai mencederai pelaksanaan UN khususnya yang berbasis komputer (UNBK). “Untuk sementara ini, pelaksanaan UNBK belum ada temuan yang berarti. Misalnya untuk UNBK

disebabkan pemerintah pusat menilai Bali termasuk daerah yang mampu dan warganya juga kaya-kaya. Hanya, Karangasem yang diberi kebebasan akibat erupsi Gunung Agung. Sriti yang ditemui saat memantau UNBK di SMA PGRI 6 Denpasar menegaskan tahun depan kemungkinan kebijakan ini dilanjutkan. Namun, bagi sekolah yang memiliki siswa banyak dan belum memiliki komputer memadai bisa menggunakan laptop. Soal adanya anggaran dari pemerintah, dia belum bisa memastikan. Ketua PGRI Denpasar yang

juga Kepala SMA PGRI 6 Denpasar, Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. menegaskan banyak cara yang bisa dilakukan sekolah agar efisien menerapkan UNBK. Pertama, dengan menghindari cara membeli atau menyewa komputer. Lebih baik sekolah meminjam laptop kepada siswa asalkan sebelumnya dikarantina seminggu. Kedua, pemerintah harus turun tangan dengan mencairkan dana ke sekolah yang infrastrukturnya belum memadai. ‘’Kami setahun lalu mengajukan dana, kini sudah turun 22 bantuan komputer,’’ tegasnya. (sue)

Bali Post/sue

UNBK - Kasi SMA Ni Ketut Sriti diterima Nyoman Winata saat memantau UNBK di SMA PGRI 6 Denpasar.


KLUNGKUNG

12

Selasa Kliwon, 10 April 2018

Pemerintah Didesak Berikan Petani Perlindungan Maksimal Semarapura (Bali Post) Petani di Kabupaten Klungkung sudah seluruhnya berumur. Di tengah kondisi itu, kesejahteraan belum dirasakan. Bahkan, belakangan sejumlah persoalan masih menggerogotinya. Guna mengatasi hal itu, pemerintah didesak untuk semakin maksimal memberikan perlindungan. Ini terungkap saat Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Klungkung bertemu dengan Komisi II DPRD Klungkung, Senin (9/4) kemarin.

Ketua KTNA Klungkung I Wayan Kardana mengatakan sampai saat ini petani masih dihadapkan dengan tingginya biaya sarana-prasarana produksi, seperti pembelian pupuk dan obat-obatan. Hasil panennya yang tak seberapa seakan habis untuk memenuhi hal itu. Kata sejahtera pun hanya sebuah mimpi. Belum lagi dihadapkan dengan cuaca buruk yang cukup sering melanda. “Ini yang masih jadi persoalan yang dihadapi petani. Biaya masih tinggi,” ungkapnya.

Realita itu menjadi salah satu penyebab sektor agraris ini kurang dilirik generasi muda. Sebagian besar memilih untuk mencari pekerjaan yang dinilai lebih menjanjikan, seperti pariwisata. Jika hal ini terus berlanjut, akan mengancam produksi pangan. Tak hanya di lingkup kabupaten, namun juga nasional. “Regenerasi ini yang benar-benar sulit. Petani seperti tinggal satu generasi,” ucapnya. Pria asal Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan,

Dharma Santi Nyepi

Pemkab Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan Antarumat Beragama DHARMA Santi Nyepi diselenggarakan Pemkab Klungkung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Senin (9/4) kemarin. Acara tahunan ini dijadikan momentum untuk menjalin hubungan semakin baik antarumat beragama. Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Klungkung I Wayan Sugiada dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum I Wayan Sumarta menyampaikan, acara ini sebagai rangkaian tak terpisahkan dari hari raya suci Nyepi yang sudah disambut dengan suasana hening dan juga damai. Itu telah mampu membangun semangat kerohanian yang baru untuk menatap masa depan yang lebih baik. “Ini sebagai bentuk syukur kita karena hari raya Nyepi sudah berjalan sesuai harapan,” ungkapnya. Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan bisa menjalani kehidupan ke depan jauh lebih baik dan tetap mengacu pada ajaran agama. Seluruhnya harus berjalan damai. Tak kalah penting juga, melalui ini bisa tumbuh sikap yang selalu menjaga kerukunan dan persatuan demi hubungan yang harmonis di kalangan umat beragama. “Melalui ini, kita harus meningkatkan kerukunan maupun menjalin hubungan semakin baik antarumat beragama,” tegasnya. Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung I Nyo-

Bali Post/ist

SERAHKAN BINGKISAN - Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Klungkung I Wayan Sumarta menyerahkan bingkisan untuk tokoh agama usai pelaksanaan Dharma Santi Nyepi di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Senin (9/4) kemarin. man Mudarta menyampaikan kegiatan ini mengambil tema “Melalui Dharma Santi Nyepi, Kita Mantapkan Sradha Bhakti Dalam Membangun Klungkung Berwawasan Budaya”. Gaung yang terkandung di dalamnya diharapkan bisa diimplementasikan dalam kehidupa sehari-hari. Khusus untuk rangkaian Tahun Baru Çaka, utamanya di Klungkung telah diawali dengan melasti sebagai simbolis menghanyutkan segala kekotoran alam, baik alam agung maupun alam alit. “Melalui Dharma Santi ini umat tetap menjaga persatuan dan kesatuan untuk saling memafaatkan

serta untuk tetap waspada terhadap berbagai gangguan perpecahan dan dampak negatif lainnya,” Harapnya. Acara yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara Klungkung ini diisi dharma wacana yang disampaikan Ketua PHDI Bali Prof. I Gusti Ngurah Sudiana. Sejumlah hal disampaikan berkaitan dengan perayaan hari suci yang berlangsung setiap tahun itu. Pada intinya, diharapkan seluruh umat, khususnya Hindu selalu menjaga kedamaian. Pada kesempatan itu hadir pula Panglingsir Puri Agung Klungkung Ida Dalem Semaraputra dan rohaniawan. (ad475)

Mengintip UNBK di SMAN 2 Semarapura

Tumbuhkan Kejujuran, Siswa Diberikan Metode Pembelajaran ”E-Learning” UJIAN Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA di Kabupaten Klungkung pada hari pertama, Senin (9/4) kemarin berjalan tanpa hambatan. Tingkat kehadiran juga seratus persen. Apakah langkah yang dilakukan sekolah untuk menyukseskan ujian tahunan ini sehingga berintegritas dan penuh kejujuran? Sebelum pukul 08.00 Wita, siswa kelas XII telah ada di sekolah. Beberapa duduk di sejumlah sudut. Berbincang santai. Ada pula yang tengah bersiap sembahyang. Berjalan beriringan dengan teman lainnya. Tak nampak wajah tegang. Tetap murah senyum saat ada yang menyapa. Tak beberapa lama, seluruhnya berjalan menuju wantilan yang bersandingan dengan taman asri. Berisi berbagai bunga dan

pepohonan. Sangat sejuk, menenangkan pikiran. Mereka Tri Sandhya bersama. Itulah sekilas suasana di SMAN 2 Semarapura jelang UNBK. Waktu ujian telah tiba. Mereka yang mendapat sesi pertama langsung masuk lab komputer. Suasana di ruangan itu sangat sepi. Jangankan berbicara. Berbisik pun tak ada. Pengawas pun mengamati secara teliti. Dua jam berlalu, mereka pun keluar. Ada yang seolah langsung melepas beban. Ada pula yang berdiskusi kecil, seolah menyampaikan pengalaman yang barusan dialami. Menghadapi ujian tahunan ini, Kasek setempat I Gusti Lanang Made Puji mengatakan sudah mengajarkan siswanya terbiasa menjawab soal secara online melalui metode pembe-

Bali Post/sos

UNBK - Suasana UNBK di SMAN 2 Semarapura, Senin (9/4) kemarin.

lajaran e-learning. Dalam hal ini, guru juga dituntut harus melek teknologi informasi. “Baru masuk ke sini, siswa sudah diperkenalkan metode e-learning. Anak-anak belajar melalui aplikasi,” jelasnya. Program inovatif yang digagas sejak 2007 lalu ini juga untuk menumbuhkan siswa yang disiplin, beintegritas dan jujur. “Komputer sekarang sudah mencukupi. Itu mendapat bantuan dari volunteer asal Jerman,” sebutnya. Kepala UPT Dinas Pendidikan Bali di Klungkung, I Nyoman Ratmaja mengatakan UNBK tahun ini diikuti 12 SMA yang tersebar di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida dengan total 1.941 peserta. “Tahun ini sudah seratus persen sekolah menerapkan UNBK,” tegasnya. Sementara itu, untuk empat sekolah yang masih meminjam komputer, yakni SMAN 1 Dawan dan SMA Pariwisata Dawan di SMKN 1 Semarapura serta SMA Satu Atap Nusa Penida dan SMA Satu Atap Klumpu di SMAN 1 Nusa Penida. Kekurangan fasilitas ini tentu menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan tahun selanjutnya. Sekolah sudah diminta untuk menyampaikan usulan pengadaan. (sos)

Klungkung ini menyebutkan alih fungsi lahan pertanian juga masih terus mengepung. Jumlahnya mencapai 4 persen setiap tahun dari total luasan. Langkah antsipasi, diakui sudah dilakukan pemerintah dengan pemasangan rambu larangan. Namun, untuk menciptakan lahan pertanian berkelanjutan, dipandang perlu ada upaya lain, salah satunya membebaskan pajak bumi. “Kami meminta pemerintah dan juga dewan untuk lebih mempertegas soal larangan alih fungsi lahan

ini. Jangan sampai lahan pertanian habis. Nanti malah jadi lahan beton berbuah genteng,” tegasnya. Ketua KTNA Kecamatan Banjarangkan I Wayan Kariasa yang juga hadir pada pertemuan itu menyebutkan dihadapkan kondisi demikian, pemerintah harus lebih maksimal memberikan perlindungan untuk petani. Seperti harga jual hasil panen supaya tetap stabil. “Kalau harga cabai naik, dinas langsung sidak pasar. Tetapi kalau petani menangis, jual hasil panen

tidak laku. Pernah ada yang melihat? Pernah ada yang bertanya?” katanya. Menggugah semangat petani, penggiat pertanian asal Lingkungan Kemoning, Kelurahan Semarapura Klod I Wayan Sulendra mengharapkan pemerintah bisa memberikan ruang untuk menjual hasil panen saat hari tertentu, seperti Jumat, bertepatan dengan pegawai melaksanakan olahraga di Lapangan Puputan Klungkung. “Kami ingin ada pasar tani. Ini untuk menyalurkan

hasil panen petani,” imbuhnya. Ketua Komisi II DPRD Klungkung I Komang Suantara didampingi sejumlah anggota mengaku akan menindaklanjuti aspirasi yang diterimanya itu dengan komunikasi bersama instansi terkait. Termasuk mengusulkan program-program yang perlu digulirkan. “Kami segera jadwalkan rapat kerja bersama instansi terkait. KTNA juga diundang untuk hadir,” pungkasnya. (kmb45)

Pencairan DSP Biaya Pasien Pengungsi Belum Jelas

Semarapura (Bali Post) Pencairan Dana Siap Pakai (DSP) untuk membiayai pasien pengungsi Gunung Agung belum ada kejelasan dari pemerintah pusat. Hal tersebut menyebabkan RSUD Klungkung kelimpungan. Pasalnya, sejak dana yang dimiliki dipakai untuk menalangi sementara, pembayaran jasa pelayanan (jaspel) harus mundur dari waktu sebelumnya.Direktur RSUD Klungkung I Nyoman Kesuma mengatakan biaya untuk perawatan pasien pengungsi gunung tertinggi di Bali itu sekitar Rp 1,6 miliar. Saat ini telah masuk sebagai piutang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hanya, pencairannya belum ada kejelasan hingga dua bulan kepulangan pengungsi. “Cairnya kapan, kami belum tahu. Katanya masih proses,” jelasnya, Senin (9/4) kemarin. Jumlah uang yang cukup besar, diakui mempengaruhi biaya operasional rumah sakit. Hal itu mengharuskan pemenuhan kebutuhan menggunakan skala prioritas. Pembayaran jasa pelayanan untuk pegawai juga turut terhambat, dari yang biasanya pertengahan bulan, mundur pada awal bulan berikutnya. Ini pun hanya mengandalkan klaim dari BPJS Kesehatan yang tiap bulan mencapai Rp 3,5 miliar hingga Rp 4 miliar. Sementara untuk pembayaran cash dari pasien sudah mulai berkurang dari Rp 1 miliar menjadi sekitar Rp 600 juta. “Pembayaran jasa pelayanan mundur sejak awal tahun. Kami hanya mengandalkan klaim BPJS Kesehatan. Mudah-mudahan ini tidak ada hambatan,” ungkapnya. Sesuai data per 12 Februari, pengungsi yang tertangani RS mencapai

2.702 jiwa, baik rawat jalan maupun inap. Pembayaran perawatan ini menjadi satu-satunya hal yang belum terselesaikan. Sisa ogisik yang sebelumnya lama menumpuk, sudah ke Posko Induk Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, Karangasem. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana mengatakan itu berdasarkan kebijakan Penjabat Sementara Bupati Klungkung I Wayan Sugiada. Prosesnya dilakukan secara bertahap dengan pertimbangan jumlah dan kondisi. Beras 20 ton, mi instan 1.724 dus dan air mineral menjadi prioritas. “Ini bersumber dari donatur. Kalau beras ada dari cadangan beras pemerintah. Didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial dan Perlindungan Jaminan Sosial, Wellem

I Nyoman Kesuma Supriyono Ayal, pejabat asal Desa Kamasan ini menyatakan masih ada banyak logistik yang tertampung di GOR Swecapura, Desa Gelgel. Mulai dari perlengkapan kesehatan, mandi, perlengkapan bayi hingga perlengkapan

Bali Post/sos

tidur. “Untuk ini, pengirimannya menyusul,” sebutnya. Tak dipungkiri, logistik tersebut sudah ada yang rusak. Beras misalnya, akibat terserang kutu. Beberapa produk juga sudah ada yang expired dan terserang tikus. (kmb45)


Selasa Kliwon, 10 April 2018

EKONOMI

13

Hati-hati, Banyak Pengembang Nakal Garap Rumah Subsidi Mangupura (Bali Post) Program Presiden RI Joko Widodo satu juta rumah bersubsidi khusus untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), banyak dimanfaatkan pengembang nakal. Selain itu, dengan uang muka Rp 5 juta sampai Rp 7,5 juta dan cicilan Rp 800 ribu hingga Rp 900 ribu, membuat konsumen gelap mata. Konsumen asal beli tanpa mengecek legalitas pengembangnya.

RUMAH BERSUBSIDI - Proyek rumah bersubsidi resmi (berizin) yang dibangun di wilayah Tabanan.

Rupiah Hanya Menguat 20 Poin Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (9/4) sore, bergerak menguat sebesar 20 poin menjadi 13.758 dibandingkan posisi sebelumnya 13.778 per dolar AS. ‘’Data pekerja di Amerika Serikat yang di bawah ekspektasi menjadi salah satu faktor yang menahan pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah,’’ kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, di Jakarta, Senin kemarin. Ia mengemukakan bahwa data pekerjaan nonpertanian (NonFarm Payrolls/NFP) naik sebesar 103.000 pada Maret, di bawah konsensus pasar sebesar 193.000 pekerjaan. Data itu dapat memberikan outlook bagi The Fed terkait suku bunganya. Ditambahkan bahwa sentimen perang dagang antara Amerika Serikat-Tiongkok juga masih membayangi, perang dagang dinilai dapat membuat perekonomian AS melambat, sehingga minat pasar terhadap aset dolar AS relatif berkurang. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin (9/4) mencatat nilai tukar rupiah tidak bergerak atau stagnan di posisi 13.771 per dolar AS. (ant)

AKIBAT MELEMAHNYA NILAI TUKAR RUPIAH

Bali Post/ist

Ida Bagus Dedy Darmawan, Direktur PT Sejahgad Indi Perkasa, Senin (9/4) kemarin membenarkan banyak pengembang nakal ikut menggarap program tersebut. Tak hanya di Bali, kondisi ini terjadi di daerah lain. Kata Dedy, ada beberapa faktor yang memicu pihak-pihak tak bertanggung jawab menggarap proyek ini. ‘’Harga murah jadi konsumen gelap mata tanpa peduli apakah pengembangnya sudah punya jam terbang atau belum. Rumah ini kan disubsidi oleh pemerintah sehingga harganya bisa murah,’’ tegasnya. Selain itu, pengembang nakal tidak paham mekanisme Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sehingga dikira gampang. Mereka mengira dengan mendapat uang muka dari konsumen dan jumlahnya banyak sudah aman. Padahal aturannya sangat ketat. Adanya program ini, lanjut Dedy, asosiasi perumahan selain REI, bermunculan dan menerima anggota tanpa ada screening sehingga berisiko pembangunan asal. Pasalnya di pertengahan jalan pemerintah membuat aturan semua bermain FLPP harus berasosiasi. Sedangkan peraturan dan kebijakan pemerintah juga berubah-ubah mengikuti keadaan di lapangan. ‘’Contohnya ada pembangunan yang asal-asalan dan roboh. Seketika itu juga pemerintah melakukan rapat untuk mengadakan persyaratan tambahan,’’ ungkapnya. Menurutnya, rumah FLPP (subsidi) ini benar-benar padat modal, bukan seperti

sekadar jual kapling. Pasalnya, selain rumah harus berdiri baru bisa diakad. Untuk proses akad saja ada banyak persyaratan yang harus dilengkapi konsumen. Hingga saat ini baru Bank BTN yang serius dan concern support program ini. ‘’Pengembang nakal ini biasanya hanya menggarap lahan sendiri atau kerja sama dari hasil spekulasinya. Mereka kebanyakan tidak paham prosedurnya dan akibatnya proyek macet. Yang dirugikan pasti konsumen,’’ kata Dedy. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua DPD REI Bali Pande Agus Permana Widura mengatakan, pihaknya tetap berharap konsumen lebih jeli lagi dalam memilih developer. Sebelum membeli agar dapat mengecek ligalitas dari perusahaan tersebut, dikarenakan belakangan ini banyak organisasi developer berkembang di Bali. Di mana setiap organisasi memiliki persyaratan berbeda. Namun DPD REI Bali, kata Permana, sangat selektif dalam memilih anggota. Bahkan pihaknya melakukan penyaringan sebelum menerima anggota baru. Tujuannya untuk menjaga daripada kualitas developer itu sendiri, apalagi PUPR membuat suatu sistem yang sangat bagus untuk menjaga agar tidak ada pengembang-pengembang liar terkait rumah subsidi. ‘’Sekarang bagaimana kita para organisasi dapat memanfaatkan ini dengan bijak, bukan sebaliknya sekadar menerima pengembang baru tanpa ada seleksi yang ketat,’’ tegas Agus. (rah)

Antisipasi Inflasi Dampak IMF-WB

BI Waspadai Kenaikan Harga ’’Administered Price’’

Denpasar (Bali Post) Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali mewaspadai terjadinya inflasi dari sisi komponen harga barang dan jasa yang ditetapkan oleh pemerintah (administered price) sebagai dampak penyelenggaraan IMF-WB Annual Meeting. Salah satu komponen yang termasuk administered price adalah harga tiket pesawat. Jika tidak dikendalikan inflasi Bali dapat terpicu sangat tinggi. Kepala BI KPw Bali Causa Iman Karana membeberkan, pada saat APEC tahun 2013 inflasi Bali mencapai 8,16 persen. Padahal jumlah pesertanya lebih sedikit dari peserta IMF-WB. Sehingga perhelatan IMF WB dikhawatirkan menimbulkan inflasi yang tinggi, seiring prediksi tingginya pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2018. Namun dengan adanya IMF-WB, dipastikan Causa, inflasinya tidak sampai 8 persen. Ia memprediksikan inflasi berada di kisaran 3,5 persen plus minus 1 persen. ‘’Tidak mungkin sampai sebesar itu karena saat APEC ada kondisi lain juga,’’ tandasnya. Sementara melihat gambaran awal tahun 2018, pada triwulan I inflasi Bali 0,15 persen (mtm) dan 3,1 persen (yoy). Angka inflasi ini masih terkendali dalam sasaran inflasi BI. Inflasi yang dikhawatirkan dengan adanya IMF WB adalah inflasi dari sisi administered price

(komponen harga yang diatur pemerintah), yaitu kenaikan harga tiket pesawat. Maka dari itu TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah), menurut Causa, telah berkomunikasi dengan Angkasa Pura I dan maskapai penerbangan untuk mengantisipasi hal itu. AP I telah memperluas parkir pesawat untuk menampung lonjakan penumpang saat itu. Sementara dari sisi maskapai, TPID meminta agar airlines menggunakan pesawat berbadan lebar dan menambah frekuensi penerbangan. ‘’Ini sudah dilakukan pada tahun 2017 yang lalu, pada saat lebaran. Sehingga Bali menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang mengalami deflasi pada saat lebaran untuk tiket pesawat,’’ ungkapnya. Dikatakan, inflasi dari sisi administered price tidak bisa dikendalikan dan diprediksi. BI khawatir dengan harga minyak dunia yang naik lagi membuat pemerintah tiba-tiba menaikkan harga BBM. ‘’Ini yang tidak bisa kita prediksi termasuk tarif STNK,’’ jelasnya. Bahan Makanan Sementara itu, mengantisipasi inflasi dari sisi volatile food, sejumlah rencana telah dirancang. Ia telah berkomunikasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, Dinas Pertanian, Perdagangan. ‘’Telah dilaporkan bahwa supply makanan cukup

untuk meng-cover kebutuhan selama setahun dan saat event,’’ ujarnya. Seperti daging sapi stok tahun lalu 5.450 ton. Sedangkan kebutuhan per bulannya 152 ton pada hari normal. Kebutuhan ayam ras 2.106 ton pada hari normal, sedangkan stoknya 71.000 ton. ‘’Jadi tidak perlu mendatangkan dari daerah lain,’’ imbuhnya. Dari sisi produksi beras juga dikatakan mencukupi. Namun jangan sampai gabah Bali lari ke luar Bali. ‘’Maka kita akan terus memantau perkembangan stok,’’ ujarnya. Pengendalian stok bahan makanan ini juga didukung cuaca selama tahun 2018. Berdasarkan laporan BMKG, mayoritas musim tahun 2018 normal, sehingga diharapkan produksi komoditi pangan bagus. Yang menjadi PR dari sisi volatile food adalah bawang putih karena persoalan bibit. ‘’Kita akan bicara lagi dengan pertanian. Tapi BI telah memiliki klaster bawang putih di Wanagiri Buleleng,’’ ungkapnya. Selain itu, bulan Oktober yang merupakan peak season membuat harga di tataran pariwisata tinggi, seperti tarif kamar. Termasuk tarif sewa rumah atau sewa tempat tinggal. Namun dikatakan hal itu telah dihitung, apalagi kamar sudah dipesan oleh beberapa delegasi. (kmb42)

Kenaikan Harga BBM Harus Seizin Pemerintah Jakarta (Bali Post) – Kenaikan harga BBM di luar solar dan minyak tanah yang selama ini ditentukan oleh pihak produsen tanpa persetujuan pemerintah, akan diubah aturannya oleh pemerintah. Ke depan, setiap kenaikan harga wajib atas persetujuan pemerintah. Hal ini terutama

untuk mengendalikan inflasi. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (9/4) kemarin. Ia menegaskan, kenaikan semua jenis harga BBM wajib dilaporkan oleh pengusaha kepada pemerintah melalui Kementerian

ESDM. ‘’Menyangkut bahan bakar umum ke depan setiap kenaikan harga maka wajib disetujui pemerintah terlebih dahulu. Baik Pertamina dan non-Pertamina kecuali untuk avtur dan industri karena pemerintah sangat concern terhadap laju inflasi,’’ jelas Wamen.

Permintaan Tinggi, Jasa Dekorasi Prospektif

Mangupura (Bali Post) Bisnis dekorasi nampaknya cukup menjanjikan di zaman serba praktis ini. Pasalnya jasa dekorasi kini tidak hanya melayani dekorasi suatu tempat, namun juga berkembang menyediakan jasa lain untuk melengkapi kebutuhan acara tersebut. Apalagi di Bali, kebutuhan jasa dekorasi tinggi menjelang musim nikah dari awal tahun hingga bulan April. Di Bali juga kerap dilangsungkan events kecil hingga besar yang membutuhkan jasa dekorasi. Pemilik CV Agung Roy Decoration A.A. Made Rai Arnata mengatakan, ia bisa menerima jasa dekorasi minimal 15 peermintaan. ‘’Setiap hari ada saja yang butuh dekkorasi,’’ ujarnya. Masyarakat modern yang membutuhkan kepraktisan juga menjadi alasan usaha ini berkembang. Tak hanya itu, penawaran diskon yang diberikan semakin membuat masyarakat tertarik menggunakan jasa dekorasi. Mulai dari dekorasi pintu masuk, tenda, dekorasi ruangan, kursi, panggung, booth, pelaminan, dekorasi adat Bali, dan kebutuhan lainnya. Maka dari itu, bisnis dekorasi mulai banyak di Bali. Di Badung dan Denpasar ada sekitar 250 jasa dekorasi. Maka dari itu, ia juga bersama pengusaha jasa dekorasi yang lain seperti Lobo Dekorasi, Palu Gada Dekorasi, Buki Dekorasi, Manik Berlian Dekorasi, Gede Satria Dekorasi membentuk asosiasi pengusaha dekorasi Bali (APDB). (kmb42)

Bali Post/ant

IZIN PEMERINTAH – Seorang petugas SPBU sedang melayani pelanggan. Ke depan setiap kenaikan harga wajib atas persetujuan pemerintah. Hal ini terutama untuk mengendalikan inflasi.

Menurut Arcandra, semua kebijakan tersebut untuk mengendalikan inflasi dan mengendalikan harga di masyarakat. Saat ini BBM yang harganya ditetapkan langsung oleh pemerintah karena menyangkut hajat hidup orang banyak adalah solar dan minyak tanah yang merupakan BBM bersubsidi dan premium yang merupakan jenis BBM khusus penugasan (premium di luar Jawa Bali). Sedangkan di luar jenis BBM tersebut, yaitu BBM umum seperti misalnya pertalite, pertamax series, dan produk SPBU nonPertamina, harganya ditetapkan badan usaha. Kebijakan harga BBM umum tersebut akan segera diubah sehingga penetapan harga BBM Umum akan melalui persetujuan pemerintah untuk pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Kewajiban lapor tersebut berlaku pada pengelola SPBU semua termasuk Vivo, Shell, Total, dan lainnya. Ia menyampaikan, Presiden Republik Indonesia menginstruksikan untuk menjaga keamanan pasokan BBM jenis premium di seluruh Republik Indonesia. Sementara harga BBM umum, antara lain pertalite, pertamax series, dan BBM Umum yang dijual SPBU swasta lain penetapan harganya harus melalui persetujuan pemerintah. ‘’Peraturan presiden atau peraturan menteri yang diperlukan untuk melaksanakan hal tersebut akan segera diterbitkan atau revisi peraturan. Perpres yang akan direvisi intinya premium (jenis BBM khusus penugasan) tidak saja di luar Jamali (Jawa, Madura, dan Bali), tapi untuk seluruh NKRI,’’ katanya. (ant)


BULELENG

14

Selasa Kliwon, 10 April 2018

UNBK SMA dan MA Hari Pertama

Seorang Sakit, Delapan Berhenti Sekolah Singaraja (Bali Post) – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA dan MA di Buleleng Senin (9/4) kemarin, berjalan lancar. Pada hari pertama ujian, dari jumlah peserta 5.022 orang, ada sembilan siswa absen. Seorang karena sakit dan delapan orang karena berhenti sekolah. Empat siswa yang absen itu masing-masing dari SMA Dwijendra, SMA Ayodhya Pura Selat, SMAN 1 Sawan, dan Madrasah Aliyah Miftahulum. Selain itu, tiga siswa SMAN 1 Seririt juga absen, dan dua siswa SMA Karya Wisata juga absen di hari pertama ujian. Kesembilan siswa tersebut satu orang dalam keadaan sakit. Sedangkan, delapan siswa lagi berhenti sekolah dengan alasan bekerja membantu keluarga, sampai putus sekolah karena

menikah. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMA/SMK Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Bali di Kabupaten Buleleng Made Suwarja mengatakan, siswa yang berhenti itu sebelumnya sudah tercatat dalam daftar nominatif tetap (DNT) UNBK SMA tahun ajaran 2018/2019. Namun, sebelum mengikuti ujian, siswa itu menyampaikan berhenti sekolah. Karena sudah terdaftar dalam DNT, data tersebut tidak bisa di-

hapus begitu saja, sehingga identitas siswa tersebut tetap tercantum dalam DNT. Namun, dari absensi ujian, panitia di masing-masing sekolah sudah mencatat siswa yang absen baik karena sakit dan berhenti. Sementara siswa yang sakit saat ujian utama, diberikan kesempatan mengikuti ujian susulan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Suwarja mengatakan ujian nasional di 39 SMA dan MA tersebut berjalan tanpa hambatan baik jaringan internet

hingga gangguan teknis lain tidak ditemukan di semua sekolah tersebut. Namun, pihaknya mengakui baru 21 sekolah yang bisa melaksanakan ujian mandiri. Ini karena antara jumlah siswa dengan perangkat komputer di sekolah ini sudah mencukupi dan bahkan ada yang melebihi. Namun sebaliknya, ada 18 sekolah lagi terpaksa menggelar ujian bergabung dengan sekolah lain, karena kekurangan perangkat komputer. Atas kondisi ini, untuk sementara sekolah tersebut diizinkan melaksanakan ujian dengan bergabung ke sekolah lain atau meminjam perangkat komputer dari sekolah lain. (kmb38)

Mutasi Pejabat

Jabatan Kepala DLH Dibiarkan Lowong Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 22 pejabat di Pemkab Buleleng dimutasi Senin (9/4) kemarin di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati setempat. Mutasi pertama pada masa pemerintahan kedua ini, Bupati Putu Agus Suradnyana mengumumkan mutasi bagi tujuh orang pejabat eselon IIb dan 15 pejabat eselon IIIa. Jabatan eselon IIb atau setingkat kepala dinas (kadis -red), Bupati terpaksa mengosongkan jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ini karena pejabat lama Ir. Nyoman Genep, M.T. ditarik mengisi jabatan Kepala Dinas Pertanian (Distan) menggantikan Ir. I Nyoman Swatantra, M.MA. Selanjutnya, Swatantra digeser sebagai Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil (Koperasi UKM) menggantikan Drs. I Made Budi Astawa, M.Si. Budi Astawa kemudian ditarik mengisi kursi jabatan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ni Made Rousmini ditunjuk sebagai Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan. Jabatan itu kemudian

diisi oleh Gede Wisnawa, S.H. Jabatan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Buleleng diberikan kepada Drs. Dewa Ketut Manuaba. Selain pejabat eselon IIa, belasan pejabat eselon IIIb juga menjalani pergeseran posisi. Jabatan ini seperti Camat Banjar sekarang dijabat I Ketut Darmawan, S.M., S.P. Sedangkan Camat Busungbiu Made Sudama Diana, S.Sos., M.M. ditarik menduduki jabatan Kabag Pemerintahan Sekkab Buleleng. Jabatan ini kemudian diisi oleh Drs. Made Supartawan, M.M. yang sebelumnya menjabat Kabag Humas dan Protokol Sekkab Buleleng. Jabatan ini sekarang dipangku Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M. Selain itu, Nyoman Agus Jaya Sumpena, S.E. yang lama dimutasi ke Kabag Perlengkapan RSUD kini dia ditarik sebagai Kabag Perlengkapan dan Perawatan (Perwat) Sekkab Buleleng. Usai mengumumkan mutasi, Bupati menyebut bahwa pergeseran jabatan ini untuk penyegaran para stafnya. Selain karena ada pejabat sampai lima tahun duduk di jabatan tertentu, mutasi memberi kesempatan kepada pejabat yang berkinerja tinggi menjabarkan kebijakannya

pada masa pemerintahan kedua. “Ini mutasi yang baik dan selain kinerja, prestasi dan memang ada menjabat lama di satu jabatan tertentu perlu disegarkan dan saya merotasi untuk mencari pejabat yang memang ‘kenceng’ untuk bekerja,” katanya. Terkait jabatan Kepala DLH yang lowong, Bupati penggemar otomotif ini menjamin dalam dua minggu ke depan, jabatan ini akan diisi dengan pejabat definitif. Pihaknya akan mencari pejabat lewat jalur lelang jabatan sesuai regulasi yang ada. Dengan lelang ini, Bupati ingin mendapat pejabat yang memiliki kinerja tinggi agar bisa menyelesaikan tugas-tugas berat di bidang lingkungan. Salah satunya menyangkut

penanganan persampahan yang sekarang ini masih belum optimal terutama dari segi penyiapan regulasinya. Bagaimana dengan jabatan Camat Banjar yang kualifikasi pendidikannya bukan SPDN, Bupati menyebut ini sebagai pengisian selama setahun saja. Ini karena Bupati ingin menugaskan anak buahnya yang berpengalaman dan memiliki jaringan dengan seluruh perbekel desa, prajuru desa pakraman, dan tokoh masyarakat di Kecamatan Banjar. Ini penting karena pada tahun politik Kecamatan Banjar mendapat atensi khusus agar suasananya tetap kondusif seperti sekarang ini. Untuk itu, Bupati menugaskan Ketut Darmawan hingga setahun ke depan. (kmb38)

Jabatan Baru Kepala Distan Ir. Nyoman Genep, M.T. Kepala Dinas Koperasi UKM Ir. I Nyoman Swatantra, M.MA. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. I Made Budi Astawa, M.Si. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Ni Made Rousmini Kepala BKPSDM Gede Wisnawa, S.H. Sekretaris DPRD Drs. Dewa Ketut Manuaba. Camat Banjar I Ketut Darmawan, S.M., S.P. Kabag Pemerintahan Made Sudama Diana, S.Sos., M.M. Camat Busungbiu Drs. Made Supartawan, M.M. Kabag Humas dan Protokol Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M. Kabag Perlengkapan dan Perawatan Nyoman Agus Jaya Sumpena, S.E.

MUTASI – Sebanyak 22 orang pejabat eselon IIb dan IIIa dimutasi, Senin (9/4) kemarin.

Bali Post/kmb38

Pengedar Uang Palsu Ditangkap Singaraja (Bali Post) – Unit Reskrim Polsek Sawan berhasil menangkap pelaku yang diduga mengedarkan uang palsu (upal) di kawasan Pasar Desa Sangsit, Kecamatan Sawan Senin (9/4) kemarin. Pelaku Budi Sapto Marnowo (39) asal Banyumas, Jawa Tengah ditangkap ketika mengedarkan upal kepada pedagang di pasar tersebut sekitar pukul 08.00 wita. Aksinya terbongkar setelah pedagang di pasar ini mengetahui pelaku berbelanja dengan upal. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, kejadian ini berawal ketika pedagang Luh Sudiasih (59), warga

Desa Sangsit didatangi oleh pelaku untuk membeli ikan segar. Saat itu, pelaku membeli ikan segar seharga Rp 10.000. Pelaku kemudian membayar menggunakan uang pecahan Rp 100.000. Tanpa curiga, korban memberikan uang kembalian Rp 90.000. Karena pedagang tidak curiga, pelaku dengan leluasa bertransaksi dengan pedagang lain. Belum selesai berbelanja, beberapa pedagang mengaku didatangi pelaku untuk berbelanja. Pedagang ini pun menunjukkan uang yang diduga palsu tersebut. Korban berusaha mencocokkan dan ternyata uang pecahan Rp 100.000 yang diterimanya itu sama seperti yang didapat

pedagang lain. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian itu kepada polisi. Tidak berselang lama, polisi menangkap pelaku di sekitar lokasi kejadian. Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolsek Sawan AKP Putu Ariyana seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, saat beraksi, pelaku ditemukan membawa 93 lembar uang pecahan Rp 100.000 yang diduga palsu. Diduga pelaku sudah mengedarkan uang palsu tersebut. Ini dikuatkan dengan temuan barang bukti yang dibawa oleh pelaku seperti 3 HP, 8 gram kalung mas, dan 1 buah cincin. Barang bukti ini diduga dibeli dengan uang palsu. Barang bukti yang juga disita

polisi berupa mobil sewaan. Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 245 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. Sementara itu, pelaku Budi Sapto Marnowo mengaku membeli uang palsu di Banyumas. Dia kemudian datang ke Bali pada Kamis (5/4) lalu dan menyewa mobil selama beraksi di Bali. Pelaku mengaku uang palsu Rp 30 juta dibelinya dengan uang asli seharga Rp 12 juta. Uang palsu itu berhasil diedarkan sekitar Rp 20 juta hingga tersia sekitar Rp 9.300.000. Sisa uang palsu diedarkan ke Buleleng dengan menyasar pedagang di Pasar Seririt, Banjar, Buleleng, dan hingga tertangkap Pasar Sangsit. (kmb38)

Bali Post/mud

KONSERVASI PENYU – Nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sari Segara merintis konservasi penyu dan terumbu karang.

Konservasi Penyu di Pantai Penimbangan

Jaga Kelestarian, Kembangkan Wisata Bahari PANTAI Penimbangan Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng dulu hanya dikenal sebagai tempat anak muda menghabiskan malam minggu. Kini pantai tersebut makin dikenal sebagai tempat konservasi penyu dan terumbu karang. Menarik, konservasi itu justru dirintis secara swadaya oleh nelayan. Sekarang aktifitas konservasi menjadi media edukasi bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat tentang penangkaran penyu dan terumbu karang. Konservasi penyu ini diawali dengan penyelamatan penyu yang bertelur di pasir pantai di sebelah timur Pura Segara Penimbangan. Penyelamatan telur penyu oleh nelayan terus berkembang. Kendati kemampuan sumber daya manusia (SDM) para nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sari Segara ini terbatas, namun mereka berhasil menyelamatkan ribuan telur penyu. Telur tersebut diselamatkan hingga menetas menjadi tukik. Tukik hasil penangkaran itu kemudian secara bertahap dilepasliarkan ke habitat aslinya. Kesadaran nelayan dalam menjaga kelestarian penyu

dibarengi dengan mengalirkan dukungan berbagai pihak. Bahkan, sejumlah aktifitas penangkaran penyu ini sempat dikunjungi oleh penyanyi legendaris Iwan Fals beberapa bulan lalu. Beberapa pemerhati lingkungan dan akademisi Undiksha dan beberapa perusahaan terus mendorong konservasi ini. Di samping itu, Balai Besar Risert Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP) Gondol-Bali mulai memberikan perhatian terhadap konservasi oleh nelayan Pantai Penimbangan. Nelayan telah dibina tentang budidaya teripang dan abalone. Selain untuk menjaga ekosistem laut, budi daya teripang dan abalone ini diajarkan kepada nelayan. Dengan harapan nelayan mendapat penghasilan dari budidaya penjualan tripang dan abalone yang memiliki harga jual tinggi. Sekarang aktifitas ini pun cukup mendongkrak pengembangan pariwisata bahari di daerah ini. Terbukti, dalam hari libur pantai ini selalau ramai dikunjungi. Selain bisa menyaksikan aktifitas penangkaran penyu, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan alam bawah laut. Tidak cukup dengan penangkaran penyu dan terumbu karang,

nelayan ini dengan mengajukan proposal bantuan untuk membangun patung penyu di kawasan pantai ini. Dengan patung ini, nelayan ingin menunjukkan bahwa kawasan Pantai Penimbangan sebagai penangkaran penyu dan terumbu karang. Salahs seorang perintis dan penggiat konservasi penyu Pantai Penimbangan Putu Dedy Yastika belum lama ini mengatakan, konservasi yang sedang berjalan ini telah membangkitkan pengembangan potensi wisata Pantai Penimbangan. Ke depan konservasi dengan moto “save penyu” ini terus digalakkan. Ini dilakukan bersama nelayan untuk menjaga dan menyelamatkan setiap penyu yang akan bertelur. “Dari awal kami dengan model nekat ingin menjaga kelestarian penyu atau terumbu karang. Meski masih mengalami keterbatasan baik SDM rendah dan dukungan sarana prasarana, namun konservasi ini sudah berjalan untuk melindungi kelestarian penyu itu sendiri,” jelasnya. Pria yang akrab disapa Melor ini mengatakan, untuk mengoptimalkan konservasi penyu dan terumbu karang dirinya memerlukan dukungan semua pihak baik pemerintah dan pihak swasta. (mud)


15

Selasa Kliwon, 10 April 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Champions --------------------------------Pertandingan II, Perempatfinal Rabu (11/4) dini hari vs Liverpool Manchester City AS Roma vs Barcelona Kamis (12/4) dini hari Bayern Munich vs Real Madrid vs

Sevilla Juventus

Hasil --------------- Liga Spanyol -------------------------------------Levante vs Las Palmas 2-1 Real Madrid vs Atletico Madrid 1-1 vs Girona 5-0 Real Sociedad Valencia vs Espanyol 1-0 --------------- Liga Inggris ---------------------------------------Arsenal vs Southampton 3-2 vs West Ham United 1-1 Chelsea --------------- Liga Italia ------------------------------------------Torino vs Inter Milan 1-0 Crotone vs Bologna 1-0 vs Chievo 2-1 Napoli Hellas Verona vs Cagliari 1-0 Udinese vs Lazio 1-2 AC Milan vs Sassuolo 1-1 --------------- Liga Jerman --------------------------------------3-0 Borussia Dortmund vs VfB Stuttgart vs Hoffenheim 1-1 Eintracht Frankfurt --------------- Liga Prancis --------------------------------------vs Rennes 1-1 Nice Metz vs Lyon 0-5 vs Montpellier 0-0 Marseille

Kemenangan Beruntun Vettel

Cara Membalap Marquez Membahayakan Buenos Aires Legenda MotoGP Italia, Valentino Rossi, menuduh juara dunia Marc Marquez menghancurkan olahraga MotoGP dengan membalap secara berbahaya dan tanpa menghormati rivalnya. Kedua pembalap ini saling berbenturan pada MotoGP Argentina, Senin (9/4) kemarin. Rossi terjatuh di pinggir trek setelah tertubruk dari belakang pembalap asal Spanyol itu. Ironisnya Marquez sudah mendapatkan penalti atas pelanggaran awal. Rossi finis ke-19 dengan Marquez, yang mendapat penalti 30 detik untuk tabrakan itu, juga tanpa mendapat poin setelah finis di posisi ke-18. ‘’Saya baikbaik saja, tapi ini adalah situasi yang sangat buruk,’’ kata Rossi tentang insiden itu. ‘’Jika Anda melihat apa yang terjadi akhir pekan ini sebagai contoh, satu insiden

dapat terjadi pada siapa saja, Anda dapat membuat kesalahan dalam pengereman, Anda dapat menyentuh orang lain. Itu bisa terjadi, itu balapan.’’ ‘’Tapi mulai Jumat pagi, Marquez melakukan ini terhadap (Maverick) Vinales, kepada (Andrea) Dovizioso, kepada saya, dan pada Sabtu pagi, dan hari ini dia langsung melewati empat pembalap,’’ tambah pembalap berusia 39 tahun dan sembilan kali juara dunia itu. Rossi mengatakan perilaku seperti itu menciptakan situasi berbahaya, yang hanya akan menjadi lebih buruk jika yang lain bertindak dengan cara yang sama seperti Marquez, yang empat kali menjadi juara dunia. Rossi telah berbicara kepada direktur balapan Mike Webb dan berharap katakatanya bisa memberikan pengaruh. ‘’Mereka harus melakukan sesuatu,’’ tambah

Rossi. ‘’Saya takut di trek ketika saya bersama Marquez. Saya takut hari ini ketika saya melihat namanya di papan (pemenang).’’ ‘’Saya bukan penentu balapan -- mereka akan memutuskan -- tetapi seperti ini dia menghancurkan olahraga kami, karena ketika Anda melaju dengan 300 kilometer per jam di lintasan, Anda harus menghormati saingan Anda.’’ Sementara itu, Marquez mengatakan dalam rilis Honda bahwa ia telah disalahkan atas tabrakan berkecepatan tinggi dengan rekan senegaranya, Aleix Espargaro, tetapi mengatakan bahwa tabrakan Rossi itu tergantung pada kondisinya. ‘’Saya berada di lintasan yang basah, mengerem bagian depan, dan melepaskan rem. Saya mencoba untuk berbalik, sekali lagi berusaha sebaik mungkin untuk menghindari kontak. Ketika dia terjatuh, saya segera me-

Bali Post/net

TABRAK - Pembalap Repsol Honda Marc Marquez (kiri) menabrak Valentino Rossi pada MotoGP Argentina, Senin (9/4) kemarin. minta maaf,’’ kata pembalap asal Spanyol itu. ‘’Ini hari Minggu (waktu Argentina) yang rumit.

Tentu saja hari ini saya membuat beberapa kesalahan, yang saya ketahui.’’ (kmb39/rtr/ant)

Crutchlow Akhiri Ketegangan di Termas de Rio Rondo Buenos Aires -

Manama Sebastian Vettel mengakhiri start ke-200-nya dengan hasil memuaskan lewat kemenangan penuh drama di Grand Prix Formula 1 Bahrain, Senin (9/4) kemarin. Pembalap Jerman itu memberi kado kemenangan kedua beruntun bagi Ferrari di musim ini. Saat ban mobilnya mulai aus, pembelap Jerman itu melewati garis akhir dengan hanya unggul 0,6 detik atas rivalnya dari Mercedes Valtteri Bottas. Sepanjang 10 putaran terakhir, Bottas terus menguntit mobil Ferrari dan mempertipis jarak dengan Vettel. Rekan setim Bottas sekaligus juara bertahan Lewis Hamilton, yang start dari posisi kesembilan setelah dijatuhi penalti lima posisi karena pergantian gearbox, finis di urutan ketiga. Hingga seri kedua dari 21 seri musim ini, Vettel memimpin dengan keunggulan 17 poin atas Hamilton. Kemenangan pada balapan malam ini merupakan sukses ke-49 Vettel sepanjang kariernya. Tercatat ia empat kali memenangi balapan di sirkuit padang pasir Sakhir ini. Pembalap 30 tahun itu, yang menang di Melbourne dua pekan silam, mengikuti jejak pendahulunya Michael Schumacher pada 2004 untuk memenangi dua balapan pertama di awal musim. ‘’Ban-ban ini mulai aus dan habis, pada sepuluh putaran terakhir,’’ kata Vettel kepada rekan-rekan setimnya melalui radio setelah melewati garis finis. Ia sebelumnya mengatakan kepada timnya bahwa semuanya berada dalam kendalinya, namun ia belakangan menyadari bahwa itu bukan realitas seutuhnya. ‘’Dengan kecepatan Bottas seperti itu, menurut saya, dia akan mengejar saya,’’ kata juara dunia empat kali itu. Vettel memulai balapan dari posisi terdepan. Bottas menyusup ke posisi kedua setelah start dari posisi ketiga. Keputusan Mercedes untuk menggunakan ban-ban medium dan strategi one stop, dibandingkan langkah Ferrari untuk menggunakan ban yang lebih lunak sebagai antisipasi untuk start satu-dua, membuat pertarungan ini memanas. Kedua pembalap Red Bull Max Verstappen dan Daniel Ricciardo tidak meneruskan balapan pada lima lap pertama. Verstappen mengalami kebocoran pada ban bagian kiri belakangnya setelah melakukan kontak dengan mobil Hamilton. Sementara Ricciardo harus menepikan mobilnya yang mengeluarkan asap. Toro Rosso membuat kejutan di Sakhir di mana pembalap Prancis Pierre Gasly menduduki urutan keempat. Prestasi ini tergolong mengejutkan bagi Honda, pemasok mesin Toro Rosso setelah tiga tahun menjalani mimpi buruk di McLaren. Pembalap Haas asal Denmark Kevin Magnusen berada di urutan kelima mengungguli Nico Hulkenberg (Renault). Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne membawa McLaren, yang dua kali secara berturut-turut finis di urutan ketujuh dan kedelapan untuk mendongkrak tim menghuni peringkat ketiga di klasemen konstruktor. Tim Sauber juga meraih hasil positif. Pembalap Swedia Marcus Ericsson finis di posisi kesembilan untuk meraih poin pertamanya bagi tim itu sejak 2015. Namun, Williams belum beranjak dari keterpurukan setelah yang para pembalapnya finis di posisi terakhir. (kmb39/rtr/ant)

Pembalap Inggris Cal Crutchlow menjuarai MotoGP Argentina, Senin (9/4) kemarin. Balapan di sirkuit Termas de Rio Rondo, itu diwarnai berbagai insiden sebelum diakhiri dengan kemenangan pembalap dari tim LCR Honda. Kemenangan itu membawa Crutchlow memimpin klasemen sementara dengan perolehan 38 poin setelah dua seri. Ini menjadi kemenangan ketiga sepanjang kariernya dan kesuksesan ke-750 Honda di Grand Prix. Cructhlow menjadi pembalap pertama Inggris yang klasemen MotoGP sejak almarhum Barry Sheene pada 1979. Sheene, yang dua kali juara dunia bersama tim Suzuki, memimpin klasemen di era 500c pada 1979. Pada balapan yang berlangsung sengit itu, pembalap Prancis Johann Zarco (Yamaha Tech3) menyelesaikan balapan di posisi kedua. Pembalap Spanyol Alex Rins menduduki urutan ketiga untuk Suzuki. ‘’Menyenangkan bisa memenangkan balapan ini, lomba semacam ini yang memang diinginkan,’’ ujar

Crutchlow mengomentari balapan yang penuh ketegangan dari awal hingga akhir. Balapan sempat ditunda karena alasan keamanan akibat hujan sebelumnya dan membuat trek basah. Setiap tim menyiapkan kendaraan dengan ban basah kecuali pembalap Australia Jack Miller (Pramac Ducati) yang telah menyiapkan diri dengan kondisi itu. Namun dengan kondisi yang cepat berubah, sebagian pembalap memasuki pit dan melakukan penggantian sepeda motor. Akibatnya Miller sendirian di barisan depan dengan sejumlah grid kosong di belakangnya. Juara bertahan Marc Marquez (Repsol Honda) mendadak mesinnya mati. Juara dunia empat kali itu mencoba mendorong motornya, melaju dengan arah berbeda dan melanjutkan lomba. Pem-

balap Spanyol itu melakukan semuanya dengan kondisi siap start dan membuat petugas kalang kabut. Saat start dimulai, Marquez memang menunjukkan kualitas dengan mengejar satu per satu pembalap. Namun, ia harus menjalani hukuman kembali ke pit dan memulai balapan dari posisi ke-19. Pada saat bersamaan Miller, Rins, Zarco dan Crutchlow memimpin di kelompok terdepan. Rekan setim Marquez, Dani Pedroza, langsung tersingkir di awal lomba usai bersenggolan dengan Zarco. Miller terus memimpin hingga tujuh putaran jelang finis saat ia melebar dan posisinya segera diambil Crutchlow, Zarco dan Rins. Marquez menyenggol pembalap Italia Aleix Espargaro (Factory Aprilia Gresini) yang akhirnya gagal finis. Se-

Bali Post/net

MOTOGP - Pembalap LCR Honda Carl Crutchlow menyemprotkan sampanye saat merayakan kemenangannya di MotoGP Argentina, Senin (9/4) kemarin. mentara senggolannya dengan Valentino Rossi berujung pada terjatuhnya pembalap Yamaha itu di pinggir trek. Marquez menyelesaikan lomba dengan menempati peringkat ke-5 usai menyalip Maverick Vinales di tikungan terakhir. Namun pengawas lomba akhirnya menjatuh-

kan penalti 30 detik padanya dan menurunkan posisinya hingga tempat ke-18. Apes bagi Rossi yang mengakhiri lomba di urutan ke-19. Balapan ketiga masih digelar di wilayah Amerika di Circuit of the Americas, Texas pada 22 April. (kmb39/rtr/ant)

Raikkonen Lindas Kaki Mekanik, Ferrari Didenda

TERLINDAS - Tim mekanik Ferrari terkapar setelah kakinya terlindas ban mobil Kimmi Raikkonen pada Grand Prix Formula 1 Bahrain.

Manama Tim Formula 1 Ferrari didenda 50.000 euro (61.385 dolar AS) akibat salah satu mekaniknya terlindas ban mobil Kimi Raikkonen saat pitstop Grand Prix Bahrain, Senin (9/4) kemarin. Insiden itu menyebabkan sang mekanik mengalami patah kaki. Pengawas balapan mengatakan bahwa dalam insiden tersebut, mobil itu diizinkan meninggalkan pit dengan cara yang membahayakan personel tim dan menyebabkan cedera. Mekanik di roda belakang sebelah kiri yakni Francesco Cigarini dilarikan ke rumah sakit dengan dugaan patah tulang fibula di tulang keringnya.

Raikkonen, yang berada di tempat ketiga, diberi tahu untuk segera melakukan pitstop, sementara rekan setimnya Sebastian Vettel melanjutkan lomba. Pembalap Finlandia itu salah mengartikan sinyal untuk melaju karena hanya tiga ban telah diganti dan yang lain masih harus dipasang. ‘’Saya melaju ketika lampu berwarna hijau. Saya tidak melihat apa yang terjadi di belakang dan sayangnya dia terluka,’’ kata Raikkonen, juara dunia 2007 dalam keterangan persnya. ‘’Pekerjaan saya adalah melaju ketika lampu berwarna hijau. Mudahmudahan dia baik-baik saja.’’ Raikkonen menghentikan mobilnya tak jauh dari lokasi dan duduk di dalam

mobilnya untuk sementara waktu sebelum melangkah keluar dari kokpit. Sementara para mekanik memusatkan perhatian pada rekan setim mereka yang terkapar di lantai. Ketua Ferrari, Sergio Marchionne, mengharapkan mekanik itu cepat pulih dalam pernyataan seusai balapan. ‘’Saya minta maaf kepada Kimi yang harusnya bisa selesai di podium,’’ tambahnya. Ini adalah kedua kalinya Ferrari dihukum karena persiapan balapan yang tidak aman selama akhir pekan Grand Prix Bahrain. Mereka didenda 5.000 euro setelah Raikkonen keluar dari pit dengan roda yang longgar dalam latihan Jumat lalu. (kmb39/rtr/ant)

bermain, meski kalah 2-3, cara kami bereaksi dan memainkan strategi, sungguh luar biasa,’’ kata Guardiola memuji pemain-pemainnya kendati tetap khawatir dengan lini belakangnya yang rapuh. Kekalahan itu tidak menggoyahkan City di puncak klasemen. Namun jaraknya dengan MU terpangkas menjadi 13 poin dengan 6 pertandingan

tersisa. City kebobolan 6 gol dalam dua pertandingan terakhir. Sebelumnya di laga pertama melawan the Reds, City kebobolan tiga gol di Anfield dalam 19 menit. Fenomena serupa pernah terjadi saat ia memimpin Bayern Munich. Kala menghadapi Real Madrid pada pertandingan kedua babak semifinal

Liga Champions 2014, gawang timnya kebobolan tiga gol dalam 18 menit. Setahun kemudian, Bayern tersingkir lagi di semifinal kali ini oleh Barcelona. Setelah mampu bertahan selama 77 menit, Bayern menyerah 0-3. ‘’Saya sering memikirkan hal ini berulang kali. Saya sering menelan kekalahan di

Liga Champions gara-gara lengah dalam 10-15 menit,’’ ujar Guardiola. ‘’Mungkin ini kesalahan saya, jadi saya perlu memikirkannya berulang kali. Saya rasa bila anda mendominasi pertandingan dan menciptakan banyak peluang, anda mendekati kemenangan. Dan saya kira, kami menunjukkan hal itu.’’ (kmb39/rtr/net)

Bali Post/net

Guardiola Simpan Kekhawatiran

Bali Post/net

JUARA - Pembalap Jerman Sebastian menjuarai Grand Prix Formula 1 Bahrain, Senin (9/4) kemarin.

Manchester Manajer Manchester City Pep Guardiola khawatir kekalahan pada derby Manchester akhir pekan lalu berdampak pada timnya saat memainkan pertandingan kedua babak perempatfinal Liga Champions melawan Liverpool, Rabu (11/4) dini hari. Apalagi City terbebani dengan defisit tiga gol. City memerlukan empat gol tanpa balas bila ingin lolos ke semifinal turnamen yang amat didambakan publik di Stadion Etihad. Tangan Guardiola nyaris menggenggam trofi Liga Utama Inggris setelah timnya unggula 2-0 saat melawan MU pekan lalu. Ironisnya di babak kedua gawangnya kebobolan tiga gol beruntun dalam 16 menit yang menghancurkan mimpi kemenangan timnya. ‘’Saya gembira kalah dengan cara demikian melawan MU. Saya tidak menginginkan kekalahan. Tapi cara kami

Guardio


olah raga

16

Selasa Kliwon, 10 April 2018

Persija Fokus Hadapi JDT Jakarta (Bali Post) -

Tim Persija Jakarta melupakan kekalahan dari PSMS Medan di Liga 1 2018 dan saat ini fokus ke lanjutan pertandingan Grup H Piala AFC 2018 menghadapi klub Malaysia Johor Darul Ta’zim (JDT), Selasa (10/4) ini.

Pembalap sepeda Michael Goolaerts.

Bali Post/net

Pembalap Sepeda Goolaerts Meninggal Dunia Roubaix, Prancis Pembalap sepeda asal Belgia Michael Goolaerts meninggal dunia setelah terkena serangan jantung saat mengikuti turnamen klasik Paris-Roubaix yang berakhir, Senin (9/4) kemarin. ‘’Dengan kesedihan yang mendalam, kami harus mengumumkan berita dukacita pembalap dan teman kami Michael Goolaerts. Dia meninggal pada Minggu malam pukul 22.40 di rumah sakit Lille,’’ kata timnya Veranda’s Willems-Crelan dalam sebuah pernyataan. ‘’Dia meninggal karena serangan jantung, semua bantuan medis tidak berhasil,’’ katanya. Sebelumnya, tayangan TV menunjukkan pembalap berusia 23 tahun itu menerima perawatan CPR dari petugas medis di sisi jalan. Goolaerts terjatuh saat melewati jalan berbatu Briastre di km 150 dari total rute sejauh 256 km yang harus ditempuh seluruh peserta. Ia kemudian diangkut dengan helikopter menuju rumah sakit. (kmb39/rtr/ant)

Seperti diketahui, Persija takluk dari PSMS Medan dengan skor 1-3, Jumat (6/4), kala bertandang ke Stadion Teladan, Medan. ‘’Pertandingan dengan PSMS di liga tidak berdampak pada kami karena kompetisi lokal dan AFC berbeda. Namun kami tentu sudah melakukan evaluasi dan fokus menghadapi Johor,’’ ujar kapten Persija Jakarta Ismed Sofyan di Jakarta, Senin (9/4) kemarin. Persija, lanjut Ismed, memerlukan tiga angka dari laga kontra JDT, yang mengalahkan mereka dengan skor 3-0 di pertemuan pertama di Malaysia. Kemenangan akan memperbesar peluang tim berjuluk Macan Kemayoran itu lolos dari penyisihan grup. Saat ini di Grup H, Persija berada di peringkat kedua dengan tujuh poin, sama dengan jumlah poin tim posisi pertama Song Lam Nghe An (SLNA) dan JDT di peringkat ketiga. ‘’Kami harus bisa menang

agar bisa lolos ke fase berikutnya. Semoga semua pemain Persija siap lahir batin untuk laga melawan JDT,’’ kata Ismed. Sebagai tuan rumah, Persija memiliki keuntungan untuk memenangkan laga kelimanya di Piala AFC 2018 tersebut karena mereka dipastikan akan didukung oleh puluhan ribu suporter setianya The Jakmania yang akan datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Hal itu pun sudah diantisipasi oleh JDT. Pemain JDT Aidil Zafuan mengaku dia dan rekan-rekannya tidak terganggu dengan kondisi tersebut. ‘’Penonton akan ramai dan itu biasa dalam sepak bola. Kami akan berikan yang terbaik untuk pertandingan besok,’’ tutur Aidil. Adapun pertandingan Persija Jakarta versus Johor Darul Ta’zim (JDT) digelar di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (10/4) ini mulai pukul 18.30 WIB. (ant)

Perseden U-17 Tunggu Lima Pemainnya

Jepang Pecat Pelatih Timnas Halilhodzic

Tokyo Asosiasi Sepak Bola Jepang, Senin (9/4) kemarin membuat kejutan dengan memecat pelatih timnas Vahid Halilhodzic. Tim Samurai Biru kini ditangani Direktur Teknik JFA Akira Nishino pada putaran final Piala Dunia 208 Juni nanti. Nishino, yang sepuluh musim untuk mengarsiteki Gamba Osaka dan menjadi direktur teknik JFA pada 2016, hanya memiliki sedikit waktu untuk mempersiapkan tim ke Piala Dunia. Di penyisihan grup putaran pertama nanti, Jepang berada di Grup H bersama Kolombia, Polandia, dan Senegal. Jepang dijadwalkan memainkan tiga pertandingan persahabatan sebelum membuka penampilannya di Piala Dunia melawan Kolombia pada 19 Juni. Halilhodzic yang memimpin Jepang pada Maret 2015 berhasil mengantarkan Samurai Biru tampil di putaran final Piala Dunia untuk keenam kalinya secara beruntun. Keisuke Honda dkk. menyelesaikan kualifikasi Asia Grup B dengan mengungguli Arab Saudi dan Australia. Bagaimanapun tekanan terhadap Halilhodzic meningkat drastis saat Jepang tampil buruk di laga internasional. Kreasi pria 65 tahun itu menghasilkan skor imbang saat melawan Mali dan kekalahan dari Ukraina pada pertandingan persahabatan bulan lalu. Kantor berita Kyodo mengutip pernyataan Presiden JFA Kozo Tashima yang mengatakan bahwa pria Bosnia itu telah diinformasikan mengenai keputusan pemecatannya. Ia merupakan pelatih ketiga yang hengkang setelah mereka mengamankan tiket kualifikasi. Australia dan Arab Saudi juga segera mengganti pelatih setelah mereka lolos kualifikasi, sedangkan Korea Selatan menggantikan Uli Stielike asal Jerman dengan Shin Tae Yong untuk dua pertandingan terakhir di kualifikasi. Pertandingan pemanasan Jepang selanjutnya untuk Piala Dunia adalah mealwan Ghana pada 30 Mei. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/ist

KEJURAAN – Perkemi Buleleng menggelar kejuaraan kempo antar-dojo se-Buleleng, Minggu (8/4) lalu di GOR Bhuana Patra Singaraja.

Kejuaraan Kempo Se-Buleleng

Dojo Sepang Sabet Juara Umum Satu

Singaraja (Bali Post) Atlet kempo dari Dojo Sepang Kecamatan Busungbiu berhasil merebut juara umum pertama dalam Kejuaraan Kempo antar-Dojo se-Buleleng yang berakhir Minggu (8/4) lalu di GOR Bhuana Patra Singaraja. Disusul Dojo SMPN 4 Singaraja keluarg sebagai juara umum dua. Sedangkan atlet yang tergabung dalam Dojo Bhaktiyasa, Singaraja harus puas menjadi juara umum III. Kejuaraan Kempo Antar-Dojo se-Buleleng ini diikuti oleh 183 atlet yang berasal dari semua dojo kempo di Bali Utara. Ketua Umum Perkemi Buleleng I Ketut Sweca mengatakan Kejuaraan Kempo digelar untuk mencari bibit atlet yang nantinya akan dibina lebih lanjut untuk mengikuti event tingkat kabupaten ataupun provinsi. Dari 11 dojo yang ada di Buleleng masih terus dilakukan peningkatan kualitas sehingga olahraga kempo di daerah ini berkembang dan atletnya bisa meningkatkan prestasinya. ‘’Dengan kejuaraan ini selain untuk menjaring atlet, kita ingin mengembangkan terus agar kempo semakin eksis. Apalagi, kempo merupakan salah satu olahraga yang dapat menjauhkan generasi muda dari dari hal-hal negatif,’’ katanya. Salah satu peserta asal Dojo SMK Negeri Bali Mandara Ni Kadek Dwi Handayani mengaku persaingan antarpeserta dojo sangat ketat. Dengan latihan yang sangat singkat siswa yang tengah duduk di bangku kelas 12 ini berharap dapat meraih juara. ‘’Harapannya bisa dapat juara agar bisa membanggakan sekolah,’’ katanya. (kmb38)

Bali Post/ant

ANDALAN - Pemain Persija Jakarta Marko Simic melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Arema FC dalam pertandingan Gojek Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Simic menjadi andalan Persija Jakarta saat menghadapi Johor Darul Ta’zim (JDT) pada lanjutan laga Grup H Piala AFC 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (10/4) ini.

Bali Post/ist

Ni Putu Kurnia Sintya D (kanan) bersama Ketua Umum Pengprov FOPI Bali Nyoman Yamadhiputra.

Pemain Petanque Bali Sabet Emas di Kejurnas

Denpasar (Bali Post) Pemain petanque Bali Ni Putu Kurnia Sintya D. berhasil meraih medali emas di nomor single putri junior pada Kejurnas Petanque di Bekasi, Jabar, 27-31 Maret lalu. Selain itu, atlet Bali lainnya, Gusti Putu Guna Darma Putra, meraih perunggu di nomor single putra senior. Tim Bali yang berlaga ke kejurnas berkekuatan 10 pemain. Ketua Umum Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bali Nyoman Yamadhiputra, di Denpasar, Senin (9/4) kemarin menjelaskan, event kejurnas petanque di Bali 2017 lalu

serta kejurnas di Bekasi 2018 bertujuan mengumpulkan poin bagi atlet yang dipersiapkan ke PON. ‘’Event ke depan, juga ada kejurnas maupun kejurwil yang diselenggarakan di Sumsel,’’ jelas Yamadhiputra. Dikemukakan, pascaberlaga di kejurnas, pihaknya mengevaluasi seraya menyimpulkan, para pemain petanque Bali, umumnya kurang jam terbang, dan minim pengalaman bertanding. Untuk itu, katanya, pihaknya memprogramkan bagi atlet Bali yang diproyeksikan turun di PON, supaya rutin mengikuti kejurnas maupun kejuaraan internasional. (022)

Korut Ikut Promosikan Asian Games 2018

Jakarta (Bali Post) Korea Utara (Korut) memastikan ikut mempromosikan Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Indonesia 18 Agustus - 2 September, dengan menggelar lomba lari gembira atau fun run di Pyongyang pada 1 Mei. Dewan Olimpiade Asia (OCA), Senin (9/4) kemarin, menyebutkan bahwa pihaknya telah mendapat konfirmasi dari Komite Olimpiade Korut yang memastikan partisipasinya dalam rangkaian kegiatan fun run untuk mempromosikan pesta olahraga antarbangsa Asia di Jakarta dan Palembang tersebut. Bagi OCA, partisipasi Korut untuk menggelar fun run Asian Games tersebut merupakan kehormatan di saat Komite Olimpiade Internasional (IOC) juga sedang menjalin hubungan baik dengan pemerintah Korut dan pimpinan olahraga negara itu. Sebelumnya fun run menuju Asian Games 2018 juga telah digelar di sejumlah kota di Asia yang diikuti oleh ribuan peserta. Setelah di Punaka, Bhutan pada 7 April lalu, selanjutnya kegiatan lari massal ini akan digelar di Kathmandu (Nepal) 10 April, Muscat (Oman) 15 April, Almaty (Kazhakhstan) 22 April, Dushanbe (Tajikistan) 25 April, Pyongyang (Korut) 1 Mei, Bishkek (Kyrgyszstan), Yilan County (Taiwan), Phnom Penh (Kamboja) 7 Mei, Ulanbator (Mongolia) 13 Mei, dan Hangzhou (Tiongkok) 20 Mei. (ant)

Denpasar (Bali Post) Perseden Denpasar U-17 masih menunggu bergabungnya lima pemainnya, yang juga didaftarkan Bali United. Mereka adalah Komang Dedi Hendrawan, Made Pramarta Wardana, Komang Wahyu Arika Putra, Gede Agus Mahendra, dan Made Tri Somanada. Bahkan, dalam sesi latihan, di Lapangan Kompyang Sujana, Senin (9/4) kemarin, mereka juga belum bergabung untuk latihan. Pelatih Tim Perseden Soeratin U-17 Komang Bawa Saputra menyatakan, saat ini yang ikut latihan baru 22 pemain, seandainya lima pemain yang tahun lalu membela Tim Laskar Catur Muka totalnya 27 pemain. Komang Bawa menyatakan, pihaknya masih menunggu bergabungnya kelima pemain, dan sejauh ini baru dua pemain yang menyatakan siap bergabung kembali. ‘’Mereka adalah Gede Agus Mahendra dan Komang Dedi Hendrawan sudah menghubungi Manajer Tim Perseden U-17 AAN

Chandra Gupta, sedangkan ketiga pemain lainnya belum menghubungi manajer tim,’’ sebut Komang Bawa. Dijelaskannya, asuhannya sudah melakukan uji coba melawan SMAN 2 Denpasar (Resman) dan hasilnya unggul 2-1. Materi latihan Perseden U-17, kemarin,

penggenjotan fisik plus game. Perseden U-17 berniat melakukan uji coba melawan FSK Klungkung U-17 di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (11/4) besok,’’ ucap Komang Bawa. Dia menilai pesaing terberat di Grup B adalah Bali United, Bali FC, dan Kundalini. (022)

Bali Post/wan

LIMA PEMAIN - Para skuad Perseden U-17 berlatih di Lapangan Kompyang Sujana, Senin (9/4) kemarin. Perseden masih menunggu kehadiran lima pemainnya untuk melengkapi skuad berjumlah 27 pemain.

Timnas Kabaddi AG Ditangani Pelatih India Denpasar (Bali Post) Timnas kabaddi Asian Games (AG) yang berlatih di Bali, kini ditangani pelatih asal India Chhaju Ram Goyet dalam sesi latihan di GOR Lila Bhuana sejak Senin (9/4) kemarin. Dalam latihan kemarin, juga hadir technical delegate (TD) cabor kabaddi Asian Games yakni Prashad Rauh. Chhaju kepada Bali Post menjelaskan, pihaknya dalam tahap awal ini baru dalam taraf memantau skill para pemain. ‘’Saya masih melakukan observasi dulu, utamanya menyangkut kemampuan pemain,’’ terang Chhaju. Dia memgakui upaya menyiapkan tim waktunya sangat mepet, dan hanya empat bulan. Untuk itu, dirinya lebih memilih mengajak skuad timnas berlatih ke India. Dasar pertimbangannya, di India olahraga kabaddi sangat populer dan banyak pemain, klub maupun kompetisi, serta turnamen. ‘’Saya mengajak mereka pemusatan latihan ke India. Tujuannya, supaya mereka sering bertanding, mengingat frekuensi kejuaraan di India sangat tinggi,’’ ucapnya. Kendati waktu yang diberikan hanya sebentar, namun Chhaju bertekad memberikan yang terbaik kepada timnas Merah-Putih. ‘’Meskipun saya

diberi kesempatan sebentar, tetapi saya tetap ingin memberikan yang terbaik,’’ ucapnya. Chhaju sendiri dikenal sebagai pelatih, dan banyak menelorkan pemain kabaddi profesional, utamanya di Kota Haryana, India. Sementara Sekjen Federasi Olahrag Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Matyoto Subekti menyatakan, dalam pelatnas tahap awal, antara Desember

2017, sampai dengan Maret lalu, tim puyra dan putri masing-masing berkekuatan 18 pemain, bahkan telah diciutkan menjadi masing-masing 14 pemain. Sebagai gantinya, pihaknya tel memanggil pemain dari berbagai Pengprov FOKSI, misalnya Kaltim (2), Sulsel (2), Jabatr (2), Jateng (2), dan Jatim (1). ‘’Kami ingin tim ini dirampingkan lagi, menjadi putra (15), dan putri (15),’’ jelas Matyoto. (022)

Bali Post/022

Chhaju Ram Gayet (kanan) bersama Prashad Rauh.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Kliwon, 10 April 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr Surveyor Max 35Th Indohome Finance Cokroaminoto 165 Ubung (Samp.Bank Mantap) Tlp.429047

B.BP.001.04.18.0000448

B.BP.154.04.18.0000467

B.BP.154.04.18.0000469

DIJUAL MOBIL

Dcr.Serabutan utk Percetakan Min.TamSMP/SLTAUmurMax.30Th Hub:(0361)255687/085100102640

MAZDA

Mazda VX1 th’2015 Matic 145jt Inova G’13 Bs Tkr,085100856999

B.BP.001.04.18.0000447

B.BP.141.04.18.0000465

Dcri Karywati Bhs.Inggris/Cina Hub.081916378855/083119954411

MITSUBISHI

Dijual Truk Mitsubishi 136PS Th 2009.Hubungi:081338190731

B.BP.001.04.18.0000298

Cr Krywti utk RM Babi Guling NusaDua(Mkn+Mes)085339909202

B.BP.001.04.18.0000474

Cr AA(STRTTK)&Staf Apotk Nusa2 AlamatLamaranWA:081916181256

B.BP.001.04.18.0000068

Cr Pgw Toko Sembako Wnt Gatsu Barat. Hubungi:082147596079

“Wanted experienced local real estate agent with own car +6281803696644 (WA)”

Dcr Cooks/CDP berpengalaman di Chara Restoran.Hub:08155716817

*Job Australi Korea Jepang Hub WA:081649477140/082231577240

Dcr Kasir dan Waitress Bs Bhs. Inggris.Hub:732963/08123673166

B.BP.004.04.18.0000435

B.BP.166.04.18.0000473

2Resv(F) u/di Gili Terawangan, 2Cruises Director(M/F) English good looking.KrmCV ke info@gil igilifastboat.com/0361-763306

B.BP.154.04.18.0000470

Cargo & Logistic Membutuhkan Customer Service,Document Exim D2/D3 English,Comp.Kirim CV ke:hrdsil2011@gmail.com

B.BP.004.04.18.0000449

Dbthkn Kurir Motor & Operation Sopir (Singel Max Usia 28th) Lamaran kirim ke Jln.Gunung Soputan I/107 Dps Telp.8466317

B.BP.001.04.18.0000185

B.BP.004.04.18.0000444

B.BP.004.04.18.0000456

B.BP.001.04.18.0000439

Dcr PRT tdr dlm gaji+bonus Gatsu Barat Hub.0811380786

B.BP.001.04.18.0000471

Dcr Sekretaries &Crew Boat Hub Jl.Tirta Ening No.1 Sanur 288829

B.BP.001.04.18.0000463

Dicari Teknik Mesin/Teknik Industri. Hubungi:425082/3 B.BP.167.04.18.0000446

Dicr Sopir Yang Berpengalaman Hub:420800,422700/081558409999 B.BP.001.04.18.0000251

Kerja Diluar Negeri, Semua Usia Pasutri 081375409869 B.BP.004.04.18.0000411

Dicari Akunting S1 Wanita 081353825166 / 085238505970

BU Segera XOver AT’2010 AsBali Rp.107jt Nego Hub.08123808700

Dicari FO,Bookeeper, Pglmn bisa English Kirim CV ke: admin@thepractice.com

B.BP.141.04.18.0000464

TOYOTA

B.BP.001.04.18.0000457

AvanzaG’2010 Silver AsBali Mls Prbd,082341251453/081933610070

Dicari Karyawan/ti Kerja Serabutan Gaji 2,1/Bln,Makan Dalam Jalan Arjuna 49 Dps

B.BP.141.04.18.0000466

Di lelang Innova’11, Asli Bali Hub:089619874461

B.BP.001.04.18.0000431

Dicari Marketing Resto di Renon.Hubungi:081524493823

B.BP.001.04.18.0000442

DICARI MOBIL

B.BP.820.04.18.0000443

B.BP.001.03.18.0001287

Dicari Sekretaris/Admin Hub.082144673367/Kirim CV ke email:wikamitra@yahoo.com B.BP.001.04.18.0000438

Rest di Sanur Cr:waiter/ss,Bartender.Md Dharsana 08123614559 B.BP.001.04.18.0000459

Cari Mobil Bekas Suzuki, Honda, Daihatsu,KIA,Prbd,085100880349 Dicari Waiter/s, Cuci Piring u/ Resto,Taste Of Orental Jl Raya Kuta Blok D/104.H:081239632790 B.BP.001.04.18.0000455

Travel Agent Bth Acct.D1/D3 dan Admin Resv Staff bisa Bhs Inggris H.082144136320 B.BP.001.04.18.0000112

Yamaha Bisma Dicr:SMA/D1, Mekanik. Hub.T.Umar 142 Dnpsr B.BP.001.04.18.0000425

BIRO JASA

FOTO COPY

DIJUAL MOBIL

RUPA - RUPA

B.BP.001.04.18.0000454

SUZUKI

B.BP.001.04.18.0000440

Dicari Pramuniaga Pria/Wnt Max 30Th,Gj3-5Jt,Diutmkn Jujur,Rjn Pnmpln Menarik,Penempatan di Discovery Shopping Mall, Kuta Hub.Didik 081220595444

BIRO JASA

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

La Monde Resto urgent need cook, cook helper, stewards, bartender, waitres. Send your CV direct to Jln Padma Utara 2 Legian (dpn Garden View Hotel)

Dcr waiter/ss u/Bali Beach Shack Rest bw CV lgsng interview buka jm 3sore Legian Kaja

LOWONGAN

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.164.04.18.0000404

DICARI MOTOR *081239337600WA085100410850* Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput B.BP.001.04.18.0000461

DISEWAKAN RUMAH Dkontrakn Rumah Jln.Diponegoro 146D Sanglah,Dps 081907900519

B.BP.001.04.18.0000441

DIJUAL RUMAH Dijual Rumah Elit, LT.5,4A,2Lt, 4Kmr, Swimming pool + Garden Jl.Sekar Tunjung, di Kawasan Elit, Gatsu Tmr HP.08123830201

B.BP.001.04.18.0000452

Rmh Lt 2 Jl.Tukad Balian Renon Hub.085100888379/081999843755

B.BP.001.04.18.0000451

DIJUAL TANAH

Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitraPmogan08123871809 B.BP.001.04.18.0000380

50M dr Ry Padang Luwih Dalung Jl.5M 96m2=425jt,081337185967 B.BP.001.04.18.0000458

DISEWAKAN TEMPAT Oper Kontrak Usaha Spa, dekat Sunset Poin, 2thn, Hrg 120 Jt Hub:08127770446

B.BP.004.04.18.0000292

SERVICE

Tanah 26 Are Sunset Road Utama Seminyak.Hubungi:085100867168 B.BP.004.04.18.0000434

Dijual Tnh Kav Kaliasem Sgrj DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.082236881191/081805374433

B.BP.004.03.18.0001145

DIJUAL RUKO Dijl Ruko Kertawijaya BlokA1/ BuluhIndah26CDPS085100867168 B.BP.004.04.18.0000437

RUPA-RUPA Cuci Gudang Alat Fitnes Second HP:08123634805 / 082131234798 B.BP.001.04.18.0000429

Siap Bantu Nyusun Lap Pajak(Bl /Th)300Rb/Bln.HB:087863113888 B.BP.001.04.18.0000445

KEHILANGAN Srtfkat Tnh No.HGB 150 Darmasaba 31M2.An Alm.Taufik Hidayat B.BP.001.04.18.0000436

BIRO JASA

Tnh 1A 2A Pererenan,1,5A 2A 3A Bdk 450 2A Dkh500,082147454248

Urus Lap Pajak SPT Tahunan PPN PasportSIUPNPWP082146461910

B.BP.164.04.18.0000460

B.BP.001.04.18.0000011


BANGLI

18

Selasa Kliwon, 10 April 2018

SOSOK Menindaklanjuti laporan banyak oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang indisipliner dalam hal ini sering bolos kerja, Sekda Bangli I.B. Gde Giri Putra secara tegas meminta oknum bersangkutan segera mengubah perilaku negatif tersebut. Jangan sampai perilaku segelintir oknum tersebut menodai citra ASN di Bangli. ‘’Kalau memang penghasilan dari bekerja sebagai ASN dianggap tidak sesuai, lebih baik oknum seperti ini secara ksatria mengundurkan diri. Karena selama ini kami sempat mendapat laporan dari masyarakat, ada oknum ASN yang sudah pakai celana pendek saat jam kerja. Kalau sudah tidak sreg atau gaji sebagai ASN tidak sesuai, lebih baik ksatria mundur dari ASN. Jangan sampai karena ulah segelintir oknum, semua ASN dicap tidak benar,’’ tegas Giri Putra saat apel di halaman kantor Bupati, Senin (9/4) kemarin. Giri Putra menekankan, ASN merupakan profesi pilihan yang diminati banyak orang. Namun tidak semua orang mempunyai kesempatan menjadi ASN. Oleh karena itu, dia meminta ASN bersyukur dan selalu menjaga marwah dan martabat ASN. Caranya dengan disiplin dan kerja yang profesional. Menurutnya, ASN merupakan pekerjaan yang sangat berat, karena banyak hal yang dikerjakan, mulai dari melayani masyarakat sampai menjalankan semua urusan pemerintahan. ‘’Saya minta ASN yang sudah rajin tidak terpengaruh oleh sikap oknum ASN yang indisipliner. Kalau sudah memilih profesi ASN, jadikan profesi ini sebagai kebanggaan,’’ tegas Giri Putra. (kmb41)

Meluas, Penambangan Batu Padas di Buungan

Bangli (Bali Post) -

Aktivitas penambangan batu padas ilegal di Tukad Sangsang di Banjar Buungan Desa Tiga Kecamatan Susut kian meluas. Hal ini pun dikeluhkan masyarakat lantaran dikhawatirkan mempercepat laju kerusakan lingkungan. Berdasarkan pantauan, Senin (9/4) kemarin, terlihat sejumlah pekerja yang sedang mencari batu padas. Satu orang terlihat sibuk mencari batu padas, dua orang bertugas memotong batu padas dan satu pekerja sebagai pengangkut batu padas siap jual ke pinggir jalan.

Sutris, salah seorang pekerja, mengaku baru satu bulan bekerja di tempat tersebut. Bersama pekerja lainnya, dalam sehari bisa menghasilkan sekitar 100 potong batu padas siap jual. ‘’Tapi kalau cuaca tidak mendukung, palingan hanya dapat menambang sekitar 50 biji,’’ ucapnya.

Pekerja asal Banyuwangi itu menyebutkan, harga batu padas bervariasi. Batu padas yang warnanya kecoklatan dengan ukuran 60 cm x 18 cm dijual Rp 20 ribu. Sedangkan batu padas berwarna kekuningan jauh lebih mahal. Dengan ukuran yang sama, harganya mencapai Rp 28

ribu. Disinggung terkait izin melakukan penambangan, dia menegaskan, pemilik usaha ini sudah mengantongi izin. Dikonfirmasi hal ini, Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli I Dewa Agung Suryadarma mengakui, sebelumnya ada laporan keluhan dari masyarakat terkait aktivitas penambangan batu padas di kawasan tersebut. Kala itu, persoalannya sudah disele-

Bali Post/nan

ASN Harus Disiplin

saikan di tingkat kecamatan. Hanya saja, mengenai keputusan lebih lanjut, pihaknya mengaku tidak tahu. ‘’Masalah perizinan penambangan itu kami kurang tahu. Karena kami belum pernah mengeceknya apakah sudah berizin atau belum. Untuk memastikan apakah penambangan itu sudah berizin atau belum, kami akan turun langsung untuk melakukan pengecekan,’’ jelasnya. (kmb41)

Jalan Putus di Sulahan

Diusulkan Diperbaiki Tahun Ini Bali Post/nan

PELAMAR - Sejumlah warga saat mendaftar menjadi calon anggota Polri.

Tinggi, Animo Masyarakat Mendaftar sebagai Calon Anggota Polri Bangli (Bali Post) Pendaftaran penerimaan anggota Polri dibuka sejak 26 Maret lalu. Semenjak dibuka, animo masyarakat cukup tinggi. Hal itu terbukti dari banyaknya warga yang mendaftar. Dari sekian pendaftar, baru tiga orang yang mendapatkan nomor peserta calon siswa untuk selanjutnya mengikuti tes yang telah ditentukan. Sementara pendaftar lainnya, masih melengkapi sejumlah persyaratan. Kabag Sumda Polres Bangli AKP Ni Ketut Seni Paniantini, S.H., M.H. mengatakan, catatan registrasi panitia menunjukkan ada 92 orang yang mendaftar. Dari jumlah itu, pelamar yang telah memenuhi persyaratan pendaftaran baru tiga orang. Dua di antaranya mendaftar sebagai Bintara dan satu orang mendaftar Tamtama. ‘’Sisanya masih melengkapi sejumlah persyaratan yang ditentukan pihak kepolisian. Karena banyak pelamar administrasinya belum lengkap. Jadi kami mengimbau kepada pelamar yang persyaratannya belum lengkap agar dapat melengkapinya dan kembali lagi untuk melakukan pendaftaran hingga batas waktu penutupan pendaftaran tanggal 11 April 2018,’’ katanya. Sementara itu, Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo menegaskan, pihaknya telah melakukan sosialisasi penerimaan calon anggota Polri ke sekolah-sekolah, memasang spanduk di lokasi strategis, menggunakan media online hingga radio. ‘’Saya tegaskan kembali bahwa penerimaan Polri kali ini memiliki prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis). Clear and clean serta tidak dipungut biaya,’’ tegas Tri Waluyo. (kmb41)

Bangli (Bali Post) Akses jalan putus di Desa Sulahan, Kecamatan Susut, diusulkan untuk diperbaiki tahun ini. Anggaran perbaikan tengah digodok Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRKP) Kabupaten Bangli. Kabid Bina Marga Dinas PUTRKP Bangli, Putu Widagunawan, Senin (9/4) kemarin, mengatakan agar tidak sampai menelan korban, jalan yang putus akibat hujan lebat itu sudah sempat dipasangi tanda peringatan. Sayangnya, tanda peringatan tersebut hilang sehingga ada pengguna jalan yang tidak memperhatikannya. ‘’Sekarang kami kembali memasang drum tanda pengaman. Untuk

sementara, masyarakat agar menggunakan jalur alternatif,’’ ungkapnya. Menurut Widagunawan, pada perencanaan perbaikan awal, di lokasi tersebut akan dibangun dinding penahan tanah (DPT). Namun, karena terjadi jebol susulan yang memutus jalan, akhirnya dilakukan review desain yang berimbas pada kenaikan anggaran. Biaya untuk pembangunan DPT kini tengah digodok dan akan diusulkan ke Bupati. ‘’Kemungkinan perbaikannya menggunakan dana yang disiapkan BPBD. Dengan dibangun DPT, jalan akan menjadi lebih kuat. Bagian bawah juga akan dibuatkan boks saluran air sebelum dilakukan pengurukan dan pengaspalan,’’ jelasnya. (kmb41)

Hari Pertama, UNBK SMA Berjalan Lancar Sakit, Satu Siswa Tak Ikut Ujian Bangli (Bali Post) Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA di Kabupaten Bangli, Senin (9/4) kemarin, berjalan lancar. Dari enam sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), satu

siswa dari SMAN 1 Bangli tidak dapat mengikuti ujian lantaran sakit. Hal itu diungkapkan Kepala UPT Disdik Bali di Bangli I Wayan Adra Septawan. Dia berharap, pelaksanaan UN di hari berikutnya tetap berjalan lancar. Di-

Krama Desa Pakraman Sala

Semangat ”Ngayah” Merintis Desa Wisata POTENSI pariwisata Desa Pakraman Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut tengah dikembangkan masyarakat setempat. Wisata alam dan spiritual yang dipusatkan di Pura Taman Pacampuhan dikemas sedemikian rupa secara bertahap yang tujuannya menambah daya tarik sekaligus merintis pendirian desa wisata. Kawasan suci Pura Taman Campuhan memiliki bentang alam menawan. Pertemuan dua aliran sungai dengan airnya yang jernih, tebing yang terbentuk secara alamiah hingga dua air terjun eksotis, seakan mampu memuaskan dahaga pecinta wisata alam dan spiritual. Belum lagi di kawasan utama pura, pengunjung disajikan keunikan arsitektur pura yang sarat pesan moral dan keagamaan. Maka tak salah, beberapa pengunjung menyebut, berkunjung ke tempat ini ibarat mendapatkan paket komplit. Bendesa Pakraman Sala Ketut Kayana, Senin (9/4) kemarin, menyampaikan Pura Taman Pecampuhan merupakan objek wisata andalan desa setempat. Pembenahan kawasan suci ini mulai gencar dilakukan tahun 2017. Hanya

dalam waktu singkat, krama setempat sudah mampu menata kawasan ini sehingga lebih layak dikunjungi wisatawan. Hal ini bukan dikarenakan ada suntikan dana besar, melainkan semata-mata berkat antusiasme krama untuk ngayah membangun desa. ‘’Ini berkat semangat krama untuk ngayah dan berkah dari Ida Batara di pura ini. Dana pembangunan awal, sangat minim karena kita pakai dana dari program GGS sebanyak Rp 70 juta. Lalu pelan-pelan, ada juga berasal dari punia pengunjung. Kalau dihitung-hitung, dana yang kita habiskan untuk penataan pura sebenarnya sampai Rp 500 juta. Itu pun belum terhitung yang swadaya masyarakat,’’ ujarnya. Di awal pengembangan, belum banyak wisatawan atau umat yang berkunjung ke Pura

Bali Post/nan

Bali Post/ded

PACAMPUHAN - Pura Taman Pacampuhan Desa Pakraman Sala. Taman Pecampuhan. Namun saat ini, rata-rata jumlahnya mencapai 100 orang per hari. Angka kunjungan akan meningkat signifikan saat rahinan, yakni mencapai ribuan orang. Pengunjung tidak hanya wisatawan lokal atau domestik melainkan juga mancanegara seperti Australia, Jepang dan Belanda. Ke depan, pihaknya akan terus mengembangkan potensi wisata yang saat ini belum tergarap. Masih banyak air terjun kecil dan mata air di sepanjang daerah aliran sungai yang bisa dieksplorasi untuk wisata alam. Jika dihitung, jarak lintasan

wisata alam dari Pura Taman Pecampuhan menuju selatan adalah 1 km. Selain menyusuri sungai, lintasan itu juga melewati setra yang tertata apik hingga view terasering sawah setempat. Berbagai penataan tersebut diharapkan mampu menjadi cikal bakal desa wisata di Desa Abuan. ‘’Ini yang akan kita kembangkan nanti. Kita ingin menata potensi desa. Ke depan, mungkin kita manfaatkan rumah penduduk sebagai tempat menginap wisatawan. Supaya wisatawan tahu lebih riil budaya dan kehidupan orang Bali. (ded)

harapkan permasalahan teknis seperti gangguan listrik dan internet tidak sampai terjadi. ‘’Ini sangat menentukan sukses tidaknya pelaksanaan UN,’’ katanya. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Bangli I Nengah Sudaya membenarkan, satu

siswanya tidak bisa mengikuti UNBK hari pertama. Siswa dimaksud bernama Pande Kadek Krisnanjaya asal Banjar Blungbang. Dia merupakan siswa Jurusan IPA. ‘’Tidak bisa ikut UN karena sakit asma. Sekarang masih dirawat di RSU Ban-

gli,’’ ucapnya. Sudaya berharap siswa bersangkutan bisa segera pulih dan mengikuti UN. Kalaupun tidak bisa mengikuti UN sampai hari terakhir, siswa tersebut bisa mengikuti ujian susulan pada 17 April mendatang. (kmb41)


19

Selasa Kliwon, 10 April 2018

APBN 2019, Fokus pada SDM

Kasus Cuci Otak

IDI Tunda Pecat Dokter Terawan Jakarta (Bali Post) – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof. d.r Ilham Oetama Marsis mengatakan menunda melaksanakan putusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI berupa sanksi pemecatan dan pencabutan rekomendasi izin praktik dr. Terawan Agus Putranto. ‘’PB IDI menunda melaksanakan putusan MKEK karena keadaan tertentu. Oleh karenanya ditegaskan bahwa hingga saat ini dr. Terawan Agus Putranto masih berstatus sebagai anggota IDI,.. kata Marsis dalam konferensi pers di kantor PB IDI jakarta, Senin (9/4) kemarin. Marsis menegaskan keputusan penundaan tersebut dilakukan karena IDI masih melakukan proses verifikasi dan mengumpulkan buktibukti tambahan terkait putusan yang diberikan dari MKEK juga jawaban dari dr. Terawan dalam forum pembelaannya yang dilakukan pada Jumat (6/4). Dia menjelaskan

putusan MKEK IDI hanya berupa rekomendasi kepada PB IDI, sementara PB IDI bertugas sebagai eksekutor rekomendasi tersebut. Marsis mengatakan penundaan tersebut sangat tergantung pada pembuktian dengan hasil akhir putusan. ‘’Penundaan bagi kita sangat tergantung pada bukti-bukti, bisa suatu pembebasan dari tuduhan, namun bisa juga kita melakukan rekomendasi dari MKEK,’’ kata Marsis. Sebelumnya, MKEK IDI merekomendasikan amar putusan pemberian sanksi kepada dr. Terawan berupa p e m e ca tan sebagai anggota IDI selama satu tahun dan pencabutan rekomendasi izin praktik. MKEK IDI beralasan dr Terawan dianggap mengiklankan diri terkait metode terapi cuci otak melalui DSA yang dilakukannya, menarik bayaran besar, dan menjanjikan kesembuhan pada pasien di mana hal tersebut bertolak belakang dengan etika kedokteran. (ant)

Awasi Pembangunan Dari Hal. 1

‘’Masyarakat harus diajak terlibat sekaligus ikut mengawasi jalannya pembangunan,’’ ujar Rai Mantra. Oleh karena itu, dalam kepemimpinannya ia selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar cerdas. Sebab, dengan SDM yang pintar maka pembangunan bisa meningkat karena rakyat ikut berpartisipasi. Demikian pula demokrasi akan berjalan bersih dan sehat kalau rakyatnya cerdas. ‘’Rakyat tak ada rasa takut dalam memilih pemimpinnya karena tahu apa yang harus dilakukan,’’ tegas putra mantan Gubernur Bali Prof. IB Mantra ini seraya mengajak seluruh rakyat untuk memilih pemimpin sesuai hati nurani. ‘’Pilih pemimpin yang bersih agar pembangunan Bali bisa ajeg,’’ pintanya. Sementara itu, Ketua KRB

AAB Adhi Mahendra Putra pada simakrama memaparkan lahirnya paket MantraKerta atas kehendak rakyat Bali yang menginginkan pemimpin Bali yang bersih, jujur dan cerdas. ‘’Rai Mantra memiliki bobot, bibit dan bebet untuk menjadi pemimpin Bali sesuai harapan rakyat,’’ ujar anggota DPR-RI yang kerap disapa Gus Adhi ini. Hal senada disampaikan tokoh senior PDI-P Cok Ratmadi yang menyoroti masih belum jujurnya perjalanan demokrasi karena ada rakyat yang merasa takut menyalurkan aspirasinya. Kalau ini terus terjadi maka demokrasi akan mati dan Bali akan celaka karena rakyat dipaksa memilih pemimpin yang salah. Dalam pertemuan penuh keakraban tersebut seluruh peserta sepakat memenangkan paslon nomor urut 2 Mantra-Kerta di Pilgub Bali 27 Juni nanti. (kmb)

Langkah Awal Dari Hal. 1

Selain itu, katanya, empat orang yang menjadi penunggu toko tersebut telah diamankan untuk dimintai keterangannya. ‘’Kami sudah melakukan langkah-langkah awal, kami lakukan beberapa upaya tindakan,’’ katanya. Sementara itu, Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, menyita ribuan barang bukti minuman keras berikut obat terlarang yang diperjualbelikan tanpa resep dokter di wilayah hukum setempat. ‘’Obat-obatan yang berhasil kita sita sebanyak 8.401 butir dari tiga lokasi, di Kelurahan Kranji dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan Bekasi Timur satu TKP,’’ kata Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol. Indarto di Bekasi, Senin kemarin. Obat-obatan tersebut di antaranya jenis tramadol, omeprazol, alprazolam, trihexyphenidyl, promed, hex-

imer, alinamin, amoxicilin, fenamin dan dexametason. Selain itu, juga disita 2.234 botol miras, dengan perincian 1.558 botol miras, serta sitaan sejumlah Polsek sebanyak 676 berbagai merek botol, 80 bungkus plastik miras oplosan dan satu dirigen oplosan. Kasus tersebut diungkap pihaknya pada Senin (9/4) dengan jumlah tersangka selaku penjual sebanyak tiga orang, yakni TMD, EJ dan AF. ‘’Kasus ini kami ungkap sejak Jumat (6/4) hingga Minggu (8/4) di wilayah Kota Bekasi,’’ katanya. Pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut pihaknya atas instruksi Polda Metro Jaya pascatewasnya tujuh warga setempat pada sepekan lalu diduga akibat mengonsumsi minuman keras oplosan. ‘’Ini adalah upaya tindak lanjut dari Pak Kapolda Metro kaitan dengan operasi minuman keras dan obat terlarang,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ant

HOTEL NOVITA - Asap membubung tinggi dari Hotel Novita yang terbakar di kawasan padat pertokoan di Jambi, Senin (9/4) kemarin. Pemadaman kebakaran yang diperkirakan terjadi sejak pukul 05.00 WIB itu terkendala struktur bangunan yang sulit ditembus, sehingga api belum bisa dipadamkan hingga 11 jam lebih, dan telah meluas hingga ke hampir seluruh bangunan.

Hotel Lantai 10 Terbakar

Jambi (Bali Post) – Novita, holet berlantai 10 yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, Senin (9/4) kemarin sekitar pukul 06.00 WIB terbakar. Api diduga berasal dari lantai empat hotel tersebut dan hingga pukul 10.00 WIB, api belum bisa dipadamkan oleh petugas gabungan dari Dinas Kebakaran, TNI dan kepolisian. Pantauan di lapangan, api terus menjalar dan membakar ruangan di hotel tersebut dan sudah puluhan mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi mencoba memadamkan

api. Namun api terus membakar ruangan lainnya dan kaca dinding hotel tersebut pecah akibat panas. Belum dapat diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak dalam kejadian tersebut. Sampai saat ini belum bisa diketahui penyebab kebakaran hotel yang pernah bergabung di bawah manajemen Novita Group tersebut. Pihak dinas pemadam kebakaran dibantu kepolisian dan TNI terus bersama-sama memadamkan api yang di mana hotel tersebut terletak di pusat Kota Jambi. Puluhan mobil dari Damkar Kota Jambi dan dibantu dari

Sejak Lama

Dari Hal. 1

Sebetulnya kontribusi perjuangan Koster untuk Kota Denpasar tak hanya sebatas anggaran revitalisasi Pasar Badung dari APBN, masih banyak kontribusi lain yang sudah sejak lama dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sementara itu, tokoh masyarakat Peguyangan Kaja I Wayan Sutama menjelaskan, kebulatan tekad ini dilakukan warga lantaran warga tahu persis sepak terjang Wayan Koster sebagai anggota Komisi X DPR-RI. ‘’Kami tahu Pak Wayan Koster akan ngayah sekala niskala secara tulus ikhlas membangun Bali,’’ kata Sutama. Tak hanya kelompok masyarakat, sejumlah komunitas juga tak mau ketinggalan mendukung Wayan Koster menjadi Gubernur Bali. Salah satu dukungan datang dari komponen penyandang disabilitas yang menamakan diri Motor Honda Club Tuli Bali Bersatu. Mereka menyatakan dengan tulus dukungan tersebut kepada Wayan Koster. Bahkan, mereka rela hadir pada acara tatap muka dengan Koster-Ace di Peguyangan Kaja, Minggu lalu.

Tokoh masyarakat Peguyangan Kaja Wayan Sutama menjelaskan, komunitas Motor Honda Club Tuli Bali Bersatu merupakan wadah penyandang tunarungu dan tunawicara. ‘’Di Bali jumlah anggotanya sebanyak 170 orang. Mereka sendiri yang meminta hadir di sini karena ingin menyatakan dukungan langsung kepada Pak Wayan Koster,’’ kata Sutama. Wayan Koster amat terharu atas dukungan dari komunitas Motor Honda Club Tuli Bali Bersatu yang dengan penuh semangat mendukung dan siap memenangkannya. ‘’Astungkara, terima kasih sekali atas dukungan yang diberikan kepada saya. Terus terang, saya cukup terharu atas kebulatan tekad dan inisiatif serta ketulusan untuk mendukung saya,’’ ujar Koster. Ia berjanji, penyandang disabilitas merupakan komponen masyarakat yang akan menjadi prioritas perhatiannya dalam konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali sebagai landasannya membangun Bali ke depan yang meliputi perlindungan alam, manusia dan budaya Bali. Pasangan Koster-Ace juga mendapat dukungan dari warga Kelurahan Panjer. Terbukti

Warisan Budaya Dari Hal. 1

Menurut Pastika, beberapa unsur budaya Bali telah diakui sebagai warisan budaya tak benda nasional, bahkan ada yang diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Hal ini sebetulnya menjadi peluang promosi yang akan sangat laku untuk dikelola menjadi produksi atraksi pariwisata. Keberadaan ranperda diharapkan bisa mengelola lebih baik lagi dan lebih tepat guna. ‘’Misalnya sawah di Jatiluwih sudah diakui UNESCO,

tapi kan kita belum bisa memanfaatkan optimal untuk kesejahteraan rakyat. Orang ke sana cuma lihat, kemudian pulang lagi. Apa yang didapat petani? Sebenarnya kan petani itu pragina-nya, tapi tidak dapat honor. Bagaimana kita mengaturnya,’’ imbuhnya. Sekalipun ranperda inisiatif dewan, lanjut Pastika, pembahasannya tetap menjadi tanggung jawab antara eksekutif dan legislatif. Eksekutif khususnya belum merancang perda lain yang berkaitan dengan pelestarian budaya dan ling-

mobil water cannon milik Polda Jambi dikerahkan untuk terus mencoba memadamkan api di hotel yang berlantai sepuluh tersebut dan api terlihat masih terus membakar satu per satu ruangan dan kamar yang ada di hotel itu. Sementara itu, para pengunjung dan karyawan Hotel Novita tersebut semuanya sudah dievakuasi oleh pihak manajemen hotel dan keamanan ke tempat yang lebih aman dan ratusan petugas Damkar, kepolisian dan TNI bersama-sama mencoba untuk memadamkan api di Hotel Novota Jambi. (ant)

ratusan warga Panjer memadati simakrama Koster-Ace yang berlangsung di Balai Banjar Antap, Kelurahan Panjer, Kota Denpasar. Menariknya, ternyata semua warga yang hadir sangat mengenal dekat Ny. Putri Suastini Koster, istri dari Cagub Wayan Koster. Pasalnya, Ny. Putri Suastini Koster menghabiskan masa kecil hingga dewasanya di Kelurahan Panjer. Dalam kesempatan itu, Koster pun bercerita nostalgia masa awal-awal dirinya bertemu serta berpacaran hingga menikah dengan sang istri, Ny. Putri Suastini Koster. ‘’Saya dulu belum tahu istri saya seniman drama klasik. Dan di tempat inilah istri saya awal mengenal berkesenian,’’ tuturnya. Di akhir acara, Ny. Putri Suastini Koster mempersembahkan pembacaan sebuah puisi berjudul ‘’Kutitip Satu Hati’’. ‘’Sebetulnya tiang sudah lama rindu dengan Panjer, tapi belum bisa ke sini karena tinggal di Jakarta. Mangkin tiang bacakan satu puisi ‘Kutitip Satu Hati’ yang tiang persembahkan untuk Bli Koster,’’ ujarnya disambut tepuk tangan meriah warga yang hadir. (kmb)

kungan, maupun penguatan ekonomi rakyat. ‘’Kalau sudah ada ini ya ini, kita tidak perlu dobel,’’ pungkasnya. Sementara itu, Pansus Ranperda Atraksi Budaya Tradisional Bali langsung melakukan pembahasan mengenai pendapat Gubernur usai rapat paripurna. Pembahasan utamanya membandingkan antara substansi ranperda dengan Perda Kepariwisataan Budaya Bali. Dalam hal ini, melihat di mana letak kesamaannya, dan substansi mana yang tumpang tindih. (kmb32)

Jakarta (Bali Post) – Program sosial menjadi fokus dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo. ‘’Sekarang fokusnya lebih kepada sumber daya manusia sehingga program sosial seperti PKH (Program Keluarga Harapan), program untuk membantu kelompok miskin, pendidikan, kesehatan itu semuanya harus ditingkatkan dari sisi akselerasi dan eksekusinya. Itu merupakan satu instruksi yang akan kami lakukan,’’ kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Senin (9/4) kemarin. Ia menyampaikan hal itu seusai menghadiri sidang kabinet paripurna yang membahas mengenai ketersediaan anggaran untuk pagu indikatif 2019 dan prioritas nasional 2019. Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan bahwa fokus APBN 2019 adalah untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM). ‘’Untuk 2019 ini, kami akan mendesain APBN pada defisit yang sekarang akan dilakukan kurang dari 2 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto). Untuk PDB tahun depan karena nilainya akan meningkat cukup besar yaitu di atas Rp 16.000 triliun, kami harus hati-hati menetapkan target untuk pajak, yaitu tax ratio-nya maupun defisitnya,’’ tambah Sri Mulyani. Menurut Sri Mulyani, pemerintah akan berusaha mendesain APBN 2019 dapat tetap memberikan stimulus dan dukungan terhadap perekonomian dan perbaikan sosial namun sekaligus tidak menciptakan beban yang terlalu besar, sehingga menimbulkan pengaruh terhadap persepsi maupun kredibilitas dari APBN. ‘’Karena itu untuk 2019 total penerimaan negara akan ditargetkan meningkat antara 7,6 persen hingga 13 persen. Dari sisi belanja negara, untuk belanja pemerintah pusat akan naik sekitar 7,3 persen dan untuk belanja ke daerah termasuk untuk transfer dana desa akan didesain ada kenaikan sekitar 8,3 persen,’’ ungkap Sri Mulyani. Namun semuanya itu masih dalam hitungan pagu indikatif. Dari jumlah itu sekitar Rp 823 triliun untuk belanja kementerian dan lembaga. ‘’Program yang disebut oleh Presiden yaitu pendidikan, kesehatan, vokasi kemudian untuk sosial akan kami fokuskan dari jumlah itu,’’ tambah Sri Mulyani. Meski diminta fokus ke SDM, Sri Mulyani mengungkapkan alokasi untuk belanja infrastruktur terutama untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Perhubungan tetap akan dilakukan pada level yang relatif konstan. ‘’Namun mereka sekarang akan melakukan berbagai macam inisiatif melalui KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha) sehingga anggaran untuk alokasi belanja, modalnya akan tetap meningkat, sedangkan space dari fiskalnya akan dipakai lebih banyak kepada belanja sosial dan pendidikan,’’ jelas Sri Mulyani. (ant)

Belum Rampung Dari Hal. 1

‘’Banyak perda yang tidak dilaksanakan, padahal kita sudah berusaha untuk menggoal-kan dan menyesuaikan dengan aturan hukum yang ada,’’ tandasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bali Ida Bagus Made Parwata mengakui bila perda insentif belum bisa diberlakukan lantaran belum rampungnya peraturan gubernur (pergub) untuk menjabarkan isi perda. Draf pergub sebetulnya sudah diserahkan kepada Biro Hukum, namun masih dilakukan pembahasan sehingga belum mendapat tanda tangan gubernur. ‘’Perlu ada pembahasan, tidak bisa langsung terbit biar pergub betul-betul bisa mengimplementasikan perda itu sendiri,’’ ujarnya. Parwata membantah bila perda insentif tidak pernah disosialisasikan kepada masyarakat maupun penanam modal. Sebaliknya, perda sudah disosialisasikan pada saat dilakukan penyusunan perda. Selain itu, telah dimasukkan

pula ke dalam website DPM PTSP Provinsi Bali sehingga secara otomatis akan diketahui investor. Pada intinya, perda mengatur tentang pemberian insentif bagi setiap calon investor yang mau berinvestasi di Bali. Terutama untuk daerah-daerah yang masih mengalami kelambatan dalam pertumbuhan investasi seperti Bali Timur, Bali Utara, dan Bali Barat sesuai dengan aturan yang berlaku. ‘’Aturan itu nanti diatur dalam bentuk pergub. Di dalamnya ada tim juga yang mengkaji berapa layak diberikan insentif, apa saja, mekanismenya seperti apa,’’ jelasnya. Menurut Parwata, ada banyak investor yang ingin berinvestasi ke Bali Utara. Kalau penanam modal merupakan investor asing, mereka juga akan mendapatkan insentif berupa kemudahan fiskal dari pemerintah pusat. ‘’Misalnya keringanan biaya masuk apabila mereka akan melakukan impor barang-barang modal untuk kepentingan investasi. Itu ada PP yang mengatur,’’ tandasnya. (kmb32)

Terima Gratifikasi Dari Hal. 1

KPK telah menetapkan Zumi Zola bersama Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Jambi Arfan sebagai tersangka tindak pidana korupsi menerima gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi tahun 2014-2017 pada 2 Februari 2018. Gratifikasi yang diduga diterima Zumi dan Arfan adalah Rp 6 miliar.

Tersangka Zumi baik bersama dengan Arfan maupun sendiri diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi dan penerimaan lain dalam kurun jabatannya sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 sejumlah sekitar Rp 6 miliar. KPK saat ini sedang mendalami dugaan pemberian uang kepada Zumi dan Arfan terkait proyek-proyek di Pemprov Jambi tersebut. (ant)


balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Selasa Kliwon, 10 April 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

’’Pulang Kampung’’, Sudikerta Dielu-elukan Warga Badung CALON Wakil Gubernur Bali nomor urut 2, I Ketut Sudikerta, melakukan blusukan ke beberapa titik di Kabupaten Badung, Senin (9/4) kemarin. Di semua titik, baik di pasar maupun di masyarakat desa, mantan Wakil Bupati Badung itu disambut dan dielu-elukan warga, karena mereka seperti bernostalgia pemimpin yang ramah dan murah senyum itu. Beberapa titik yang dikunjungi Sudikerta antara lain Pasar Mambal, Pasar Sibang Gede, dan Pasar Tegal Dharmasaba. Sedangkan temu wirasa digelar di Puri Angantaka, Geria Enjung

Angantaka, Puri Sibang Kaja, dan Geria IB Santika Tukad Bendul Kedampal. Dalam blusukan dan temu wirasa, Sudikerta diterima dengan sangat antusias oleh warga. Tampak seperti dalam suasana temu kangen, di mana warga ingin bersua kembali dengan mantan pemimpin Badung yang sangat dekat di hati rakyat Badung tersebut. Banyak warga Badung ingin bersalaman, seperti ingin bernostalgia dengan Sudikerta yang dikenal murah senyum dan dekat dengan rakyat tersebut. Saat dikonfirmasi usai per-

temuan di beberapa titik di Badung tersebut, Sudikerta ternyata memiliki perasaan yang sama. Politisi Golkar itu merasa kembali ke kampung halamannya sendiri, merasa kembali dekat dengan rakyat Badung. Menurut Sudikerta, warga Badung saat ini sudah cerdas. Di beberapa titik, warga masih antusias untuk mendukung Mantra-Kerta atau pasangan calon nomor 2. ‘’Begitu pula krama Badung, terutama yang pernah saya kunjungi dan yang tidak saya kunjungi. Saya mendengar bisikan, informasi, dan bahkan celotehan warga,

bahwa krama Badung masih melihat hasil karya saya selama 10 tahun menjadi wakil bupati. Banyak hasil karya saya yang saya persembahkan buat Badung seperti Puspem Badung, Rumah Sakit Kapal, Terminal Mengwi, bahkan jalan tol yang sudah mampu mengurai kemacetan, itu merupakan hasil karya yang sudah dinikmati masyarakat saat ini. Masyarakat Badung tidak lupa dengan apa yang saya torehkan. Itulah sebabnya, ketika saya ke Badung, semua antusias. Mereka sudah sangat dekat dengan saya,’’ ujarnya.

Masyarakat Badung sudah mulai terbuka pemikirannya. Mereka sudah mulai sadar tentang politik dan demokrasi. Ini adalah kebanggaan tersendiri di hati Sudikerta yang sudah 10 tahun memimpin Badung dan meninggalkan Badung untuk menjadi Wakil Gubernur Bali. ‘’Ketika saya mengunjungi mereka (warga Badung), mereka masih menaruh harapan besar pada saya untuk melanjutkan pembangunan di Bali dalam lima tahun ke depan. Mereka ingin keberhasilan di Badung bisa ditularkan ke seluruh Bali,’’ ujar Sudikerta. (kmb)

BLUSUKAN - Cawagub nomor urut 2, I Ketut Sudikerta, saat blusukan ke Pasar Darmasaba, Badung, Senin (9/4) kemarin.

Perayaan ”Thaipusam” di Banda Aceh SEORANG warga Hindu India Tamil yang berdomisili di Provinsi Aceh mencucuk pipi, lidah dan badan dengan panah besi pada perayaan hari Thaipusam di Banda Aceh, Aceh, Minggu (8/4). Thaipusan dirayakan setiap bulan kesepuluh dalam kalender Tamil oleh kaum India Tamil di seluruh dunia. Thaipusam bertujuan membayar nazar umat Hindu atas permintaan yang dihajatkan dan dikabulkan oleh Dewa Muruga. Perayaan ini menjadi unik mengingat Banda Aceh merupakan kota yang dominan penduduknya adalah muslim. Selain itu, perayaan yang dilaksanakan tiap tahun ini menunjukkan bahwa Kota Banda Aceh menjunjung tinggi nilai kebhinekaan. Meskipun termasuk kaum minoritas, suku Tamil yang merupakan pemeluk Hindu dalam melaksanakan ibadahnya denngan baik. (ant)

Jamu Indonesia Mulai Rambah Eropa Ramuan berbagai macam jamu yang disajikan Nova Dewi dan suami Uwi Mathovani dari “Suwe Ora Jamu” berhasil menarik perhatian pengunjung pameran spa, kecantikan dan kesehatan terbesar di Paris, Prancis. Pameran yang berlangsung di gedung pameran Porte De Versailles, Paris ini berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 April 2018. Jamu, minuman tradisional asli Indonesia yang memiliki khasiat obat mulai merambah Benua Eropa. Bali Post/ist

BEST - Kumpul komunitas trader BEST (Bali Exotic Stock Traders) Family sekaligus pelatihan trader.

BEST Family

Komunitas Trader dari Pengusaha hingga Sopir Denpasar (Bali Post)Kegiatan trading saham saat ini sedang digandrungi. Karena masyarakat mulai menyadari bahwa investasi yang menguntungkan adalah saham. Hal ini, terlihat dari jumlah investor di Bali berdasarkan jumlah rekening SRE (sub rekening efek), meningkat 13 persen dari tahun sebelumnya, yaitu dari 10.158 menjadi 11.524 rekening. Sementara berdasarkan jumlah investor (SID) meningkat 15,74 persen, yaitu dari 8.499 menjadi 9.837 investor. Banyaknya investor yang muncul di Bali membuat Eddy, Darmayasa dan Marthin berinisiasi membentuk komunitas trader di Bali. Mereka menyebutnya BEST (Bali Exotic Stock Traders) Family. Anggotanya 120 orang mulai dari mahasiswa, sopir online, sopir pariwisata, pengusaha, ibu rumah tangga, dan profesi lainnya. Usia yang tergabung juga bervariasi dari 19 tahun hingga 72 tahun. Ketua BEST Darmayasa menuturkan, pertemuannya dengan trader yang lain mulai terjadi sejak 30 Juni 2017. Berawal dari kumpulan trader dari satu sekuritas kemudian berkembang menjadi 120 orang trader. “Di Bali, kita satusatunya komunitas trader yang diakui IDX selain komunitas mahasiswa,” ungkapnya, Minggu (9/4). Ia menuturkan telah menjalani aktivitas trading sejak lama. Bahkan ada anggotanya yang mulai sejak tahun 1998. Ketika dunia usaha terasa sulit, maka sebagai pengusaha ia merasa perlu mencari win-win solution yang memungkinkan

mendapatkan benefit berupa profit. Dari sekian investasi, yang terbaik menurutnya adalah saham. Pengalaman bertransaksi di pasar saham sendiri didapatkan dari pamannya. Pembina BEST Eddy menimpali, sebelumnya dunia trading saham itu gelap. Karena trader tidak memiliki pegangan dalam bertransaksi saham. “Banyak yang buka rekening saham lalu ditinggal, tidak ada pemberitahuan dan pelatihan yang lebih komprehensif,” tuturnya. Maka dari itu mereka sepakat membentuk komunitas trader saham yang mengedukasi trader-trader pemula. Bahkan kini berkembang juga dengan memberikan pelatihan trader tingkat intermediate dan advance. Selain itu, di dalam komunitas juga dibahas topiktopik perkembangan harga saham, isu terkini tentang ekonomi global hingga risiko-risiko. Berinvestasi di pasar saham menjadi ketertarikannya karena ia melihat keuntungan dari deposito dan tabungan tidak sebesar di pasar saham. “Margin bunga kredit dan deposito terbesar ada di Indonesia. Misalnya, deposito di bank bunganya 3 persen. Sedangkan KPR-nya 10 persen. Selisihnya 7 persen. Bunga kredit di Indonesia terlalu tinggi. Sedangkan di Singapura tidak demikian. Misalnya, suku bunga kredit 1 persen, depositonya nol koma sekian,” ungkapnya. Pembina BEST Marthin Gunardhy menambahkan, dalam berinvestasi saham tidak membeli angka atau harga tapi membeli suatu perusahaan. (kmb42)

“Senang dan bangga bisa memperkenalkan jamu, minuman tradisional dari Indonesia kepada masyarakat Prancis, di Paris,” ujar Nova Dewi di sela-sela menyajikan minuman jamu kepada pengunjung pameran. “Rasanya enak dan terasa hangat di badan pasti membuat orang menjadi sehat,” ujar salah satu pengunjung stand Indonesia yang mengusung “Wonderful Indonesia”. “Bagi masyarakat Prancis, jamu masih terasa asing di lidahnya tapi mereka ingin mengetahui lebih jauh tentang rasa dan khasiat minuman tradisional Indonesia yang sarat dengan remedi,” ujar Uwi Mathovani. Dikatakannya, kehadiran Suwe Ora Jamu di Eropa khususnya Paris adalah pertama kali selain mempromosikan minuman Suwe Ora jamu mencoba merambah pasar Eropa. “Sebagai produsen, kami optimistis dengan apa yang sedang dipromosikan. Bukan hanya karena wishful thinking d a l a m

konteks sales, namun diyakini jamu dapat diterima oleh market karena adanya kesadaran masyarakat Eropa akan produk sehat healthy product,” dapat dikatakan cukup baik,” katanya. Diakuinya masyarakat Eropa saat ini mulai menyadari akan manfaat dari berbagai produk kesehatan. “Kami yakin berdasarkan produk yang alami, tanpa bahan pengawet tentunya memuat khasiat yang baik untuk kesehatan,” ujar Uwi. Selama pameran, pojok Suwe Ora Jamu selalu ramai dikunjungi dan pengunjung sangat memuji apa yang disajikan.

“Sebagai awam, kami mengamati pengunjung dan melihat potensi jamu Indonesia dapat dikembangkan dan potensinya cukup besar. Kami berharap, jamu dapat diterima masyarakat di Eropa, khususnya warga Paris, sebagai produk alternatif, dimana tidak hanya bermanfaat baik untuk kesehatan, tetapi juga dari segi cita rasa dapat diterima dan disukai”. Penyajian produk Suwe Ora Jamu memang berbeda dengan ramuan jamu umumnya. Suami-istri Uwi dan Nova berupaya menyajian jamu dalam bentuk kapsul yang masih berupa racikan dan bisa langsung diseduh air panas. Berbagai minuman jamu disajikan, antara lain kunyit asem, beras kencur, wedang Jahe, alang-alang dan rosella. Selain itu juga disajikan jamu yang bentuk kemasannya kecil seperti teh, di antaranya jamu seduh “Asmara” yang bisa membuat menjadi rileks, jamu seduh “Prana” untuk menambah stamina serta jamu seduh “Anubahawa” yang membuat badan menjadi hangat. Selain ikut pameran di pameran spa, kecantikan dan kesehatan, Suwe Ora Jamu juga akan melakukan promosi di Brusel, Belgia dan Amsterdam. “Usai di Paris, kami akan melanjutkan perjalanan ke Belgia dan Belanda,” demikian Uwi Mathovani yang juga bekerja di bidang kreatif publising. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook