20 HALAMAN
NOMOR 343 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu paing, 10 agustus 2016
Perlu Uji Publik WACANA full day school yang digulirkan Mendikbud, ditanggapi anggota Komisi X DPR-RI Venna Melinda. Ia mempertanyakan sejumlah hal bila full day school benar-benar diterapkan. Salah satunya pada kasus siswa yang orangtuanya harus bekerja sampai larut, apakah sekolah akan buka sampai larut? Kemudian, waktu kerja guru yang bertambah apakah mungkin tak disertai kenaikan gaji? Dia juga mempertanyakan bagaimana di sejumlah daerah yang tenaga pendidiknya terbatas atau bahkan kurang. Dihubungi Selasa (9/8) kemarin, Venna menilai wacana penerapan full day school perlu manajemen yang baik dengan indikator keberhasilan yang jelas, agar siswa betah di sekolah. Selain itu, memungkinkan guru mengobservasi perilaku, intelektualitas dan nilai sosial siswa. ‘’Secara umum, saya akan setuju (wacana full day school) tetapi harus diikuti dengan sejumlah nilai positif di dalamnya, yaitu dengan manajemen harus baik dengan indikator keberhasilan yang jelas,’’ tuturnya. Hal. 19 Harus Diuji
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
’’Sekolah Sehari Penuh’’
Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua bagi Anak ’’Sekolah harus bisa menjadi rumah kedua bagi anak, bisa menjadi tempat yang menyenangkan, bukan mall atau swalayan.’’
Jakarta (Bali Post) – Sekolah harus bisa menjadi rumah kedua bagi anak, bisa menjadi tempat yang menyenangkan, bukan mall atau swalayan. Demikian penegasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Selasa (9/8) kemarin.
Venna Melinda
Dia menjelaskan, ide sekolah sehari penuh (full day school) baru gagasan untuk mengimplementa-
sikan Nawa Cita pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Hal. 19 Kondisi Ideal
Muhadjir Effendy Mendikbud
Bom Bunuh Diri Guncang RS Pakistan 70 Tewas, 112 Lebih Luka-luka Quetta, Pakistan Pelaku bom bunuh diri menewaskan setidaknya 70 orang dan melukai lebih dari 112 orang lagi, Senin (8/8), dalam serangan terhadap pelayat di rumah sakit di Quetta, Pakistan barat daya. Pelaku menyerang saat kerumunan pengacara dan wartawan memenuhi bagian gawat darurat untuk melayat pengacara terkemuka, Faridullah, yang tewas tertembak di kota itu, kata wartawan yang luka kepada Reuters. Tayangan-tayangan televisi menunjukkan lokasi kekacauan di rumah sakit di Quetta, dengan masyarakat yang panik melarikan diri melalui puing-puing saat asap mengepul di lorong. Mayat berserakan di lapangan rumah sakit sesaat setelah ledakan, kantong darah dikumpulkan saat petugas darurat bergegas untuk
mengidentifikasi mereka yang selamat. Abdul Rehman Miankhel, petugas senior di rumah sakit milik pemerintah itu, mengatakan kepada wartawan setidaknya 70 orang tewas dengan lebih dari 112 orang lain luka. ‘’Banyak orang terluka. Jadi jumlah kematian dapat naik,’’ kata Rehmat Saleh Baloch, menteri kesehatan provinsi tersebut. Kantor berita ISIS, Amaq, melaporkan bahwa pergerakan dari Timur Tengah itu berada di balik kejadian tersebut. Hal. 19 Kekerasan Kelompok KORBAN LUKA - Para relawan mengangkut korban luka menjauh dari tempat kejadian ledakan bom di luar sebuah rumah sakit di Quetta. Bali Post/rtr
Bahas Reklamasi
Luhut Undang Pengembang
Eko Yuli Irawan
Bali Post/ant
Eko Yuli Persembahkan Perak
Rio de Janeiro Lifter putra Eko Yuli Irawan berhasil mempersembahkan medali perak bagi kontingen Indonesia pada cabang angkat besi kelas 62 kg Olimpiade ke31 di Rio de Janeiro, Brazil, Selasa (9/8) kemarin. Ini menjadi medali kedua yang diraih Indonesia setelah Sri Wahyuni juga mempersembahkan perak di kelas 48 kg putri. Dalam perlombaan di Pavilion 2 kompleks olahraga Riocentro tersebut, Eko mencatat angkatan total 312 kg, hasil dari snatch 142 kg dan clean and jerk 170 kg. Eko yang pada Olimpiade London 2016 mendapat perunggu itu, sempat mencoba 146 kg pada kesempatan kedua dan ketiga namun gagal. Hal. 19 Raih Emas
Bali Post/dok
MELANGGAR - Pulau G hasil reklamasi kini dikaji Menko Kemaritiman. Sebelumnya pulau ini dihentikan penataannya karena dinilai melanggar.
Tiga Rumah Tersangka Teroris Digeledah
Punya Tempat Latihan Menembak Jakarta (Bali Post) – Polisi menggeledah tiga rumah milik tersangka teroris kelompok Batam dan menemukan senjata airsoft gun yang dimodifikasi menyerupai senjata AK-47 di salah satu rumah tersangka. ‘’Petugas menggeledah rumah Gigih Rahmat Dewa (GRD), rumah ES dan rumah TS,’’ kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8) kemarin. Menurutnya, dari rumah tersangka Gigih, polisi menyita uang tunai senilai Rp 2.050.000, satu set alat pemanah, empat unit kamera, paspor atas nama yang bersangkutan, akta kelahiran anak, kartu
keluarga, buku tabungan Bank Mandiri, dan buku tabungan Bank Syariah Mandiri. Sementara di rumah terduga teroris ES, polisi menemukan barang bukti senjata airsoft gun yang dimodifikasi mirip senjata AK-47. ‘’Jadi airsoft gun ini dimodifikasi. Petugas menemukan airsoft gun ini di atas loteng rumah,’’ kata mantan Kapolda Banten ini. Selain menyita airsoft gun, polisi juga menyita Surat Tanda Tamat Belajar (STTB), kartu keluarga, dan beberapa buku milik ES. Sementara dari rumah tersangka TS, polisi menyita satu pucuk senapan angin, satu senjata jenis airsoft gun, komputer dan juga
notebook. Sementara itu, Kapolda Kepri Brigjen Pol. Sam Budigusdian mengatakan kelompok teroris Khatib Rahmad Dewa pimpinan GR (31) yang ditangkap Jumat (5/8) pekan lalu memiliki tempat latihan menembak dan menggunakan berbagai jenis senjata di kawasan Nongsa. ‘’Tempat latihannya ada di Nongsa (Batam). Makanya saat ditangkap ditemukan senjata-senjata laras panjang dan laras pendek jenis airsoft gun yang digunakan untuk latihan. Ada juga senjata api laras panjang yang belum dirakit,’’ kata Sam di Batam, Senin lalu. Hal. 19 Sesuai Perintah
Boy Rafli Amar
Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan masih mempelajari proyek reklamasi Teluk Jakarta, terutama di Pulau G, yang sebelumnya dihentikan oleh menteri pendahulunya, Rizal Ramli. Luhut yang ditemui di kantornya di Jakarta, Selasa (9/8) kemarin, mengatakan telah menggelar rapat lengkap dengan pihak terkait beberapa waktu lalu dan akan dilanjutkan Senin (15/8) depan. ‘’Kami mau bahas lagi, nanti orang PLN, pengembang, yang punya pipa, semua (diajak rapat) untuk bahas benar tidak isu yang dibicarakan itu,’’ katanya. Berdasarkan pernyataan Rizal Ramli saat menghentikan reklamasi di Pulau G, disebutkan bahwa anak perusahaan Agung Podomoro Land, PT Muara Wisesa Samudera, ditengarai membangun Pulau G di atas jaringan kabel listrik milik PT PLN (Persero) sehingga dinilai melakukan pelanggaran berat dan harus dihentikan. Lebih lanjut Luhut menuturkan, masih mempelajari aspek hukum dari status penghentian pembangunan Pulau G. Ia pun telah meminta bantuan sejumlah pihak termasuk dari kalangan akademisi dan praktisi untuk mempelajari reklamasi Pulau G. ‘’Saya sedang pelajari legalnya, salahnya di mana. Sudah saya kasih PR (pekerjaan rumah) tuh semua. Mereka sedang pelajari. Nanti minggu depan, kalau tidak salah hari Senin, kami akan duduk lagi dan masing-masing menyampaikan laporan,’’ jelasnya. Menurut Luhut, segera setelah data kajiannya lengkap, ia akan melakukan kunjungan ke Pulau G seperti yang ia janjikan saat serah terima jabatan dua pekan lalu. ‘’Nanti tunggu datanya lengkap dulu, baru kita kunjungi. Kalau datanya belum lengkap, nanti lihatnya tidak lengkap. Setelah 17 Agustus kita lihat,’’ tutupnya. Hal. 19 Pelanggaran Berat
Anak Buah Santoso Serahkan Diri
Jakarta (Bali Post) – Anak buah gembong teroris Santoso (alm) bernama Salman alias Opik yang masuk dalam daftar buron, menyerahkan diri kepada Satgas Tinombala pada Minggu (7/8). ‘’Salah satu DPO bernama Salman menyerahkan diri pada Minggu sore waktu setempat,’’ kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8) kemarin. Boy mengatakan informasi bahwa Salman hendak menyerahkan diri diperoleh dari seorang Bhabinkamtibmas yang tengah bertugas di Kampung Tamanjeka, Poso, Sulawesi Tengah. Tim satgas lalu menuju ke Kampung
Tamanjeka. Salman yang ketika itu tengah berada di kebun milik seorang warga bernama Samil, langsung diamankan satgas. ‘’Saat itu dia (Salman) sepertinya sudah berpasrah diri kemudian meminta bantuan, ada pihak yang mengomunikasikan kepada kepolisian,’’ katanya. Sebelumnya anak buah Santoso lainnya bernama Jumri alias Tamar telah menyerahkan diri pada Jumat (5/8). Saat itu Jumri menemui keluarganya dan meminta agar diserahkan kepada petugas pada Jumat (5/8) sekitar pukul 04.00 Wita di Dusun Ratulene, Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso. (ant)
DENPASAR
2
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
Asuransi Pasar Badung Cair Rp 7,8 Miliar Denpasar (Bali Post) – Kasus kebakaran Pasar Badung akhir Februari 2016, kini mulai ditangani. Bahkan, klaim asuransi atas kebakaran yang menimpa bangunan pasar tradisional terbesar di Bali itu sudah cair. PT Asuransi Bangun Askrida telah mengucurkan Rp 7,8 miliar atas klaim bangunan tersebut. Dirut PD Pasar Denpasar I Made Westra, Selasa (9/8) kemarin mengungkapkan, proses klaim asuransi Pasar Badung cukup cepat. Dengan cairnya klaim ini bisa dimanfaatkan untuk proses kelanjutan dari perencanaan penataan Pasar Badung. ‘’Kami rencanakan mudah-mudahan pembersihan dan pembongkaran bangunan bisa dilakukan Desember ini, dan awal tahun 2017 pembangunan fisik sudah bisa dimulai,’’ kata Westra. Westra mengatakan, jumlah klaim tersebut didapat sesuai dengan premi yang dibayar PD Pasar Kota Denpasar setiap tahunnya sebesar Rp 111 juta. Sementara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, dengan cairnya asuransi tersebut diharapkan dapat membantu dalam proses pembangunan ulang Pasar Badung. Meskipun asuransi telah dicairkan, Rai Mantra mengaku Pasar Badung tidak bisa dibongkar langsung karena harus mengikuti prosedur. Selain itu Pasar Badung juga harus ada yang mengkaji setelah itu baru bisa dibongkar secara total. ‘’Kami tidak bisa membongkar secara langsung Pasar Badung, karena masih ada hal-hal yang harus di selesaikan seperti masalah aset,’’ ungkapnya. (kmb12)
Sebelum Meninggal, Suena Minta Dijenguk Ni Wayan Sari (65) tampak termenung di pendopo Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Selasa (9/8)kemarin. Ia sedang menunggu penyelesaian berkas kematian anaknya, I Wayan Suena (40). Pria asal Banjar Butus, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Karangasem itu ditemukan gantung diri di belakang bangunan blok D Lapas Kerobokan, Senin (8/8) pukul 19.00 Wita. Ni Wayan Sari menuturkan, ia terakhir bertemu dengan anaknya delapan hari lalu. Karena kesibukan upacara agama di Kepaon, menyebabkannya tak dapat mengunjungi anaknya. Anaknya terus menanyakannya kapan akan menjenguknya lagi. ‘’Saya bilang lagi dua hari akan menjenguk,’’ tuturnya. Namun, pada Senin sekitar pukul 19.00 dirinya ditelepon teman korban di lapas bahwa anaknya telah meninggal karena gantung diri. Ia pun kaget dan menangis histeris. Ia menyayangkan anak pertamanya itu tega meninggalkannya. Padahal anaknya tersebut merupakan anak yang polos dan tidak banyak bicara. ‘’Tidak tahu kenapa, kok dia begini, tega sekali sama orangtua. Padahal orangnya polos, sedikit bicara, kalau tidak diajak bicara, dia enggak bicara,’’ kenangnya sambil menitikkan air mata. Ia pun tidak mengetahui penyebab anaknya gantung diri, karena masalah utang menurutnya tidak ada masalah. ‘’Motornya sudah dikasi ke LPD, jadi tidak ada masalah,’’ tandasnya. Korban meninggalkan tiga orang anak yang masih kelas II SMP, kelas VI SD dan kelas III SD di Karangasem. Sementara dirinya tinggal di Kepaon bersama anak keduanya. Saat kepergiannya pun, dia tidak mengatakan apa-apa, hanya minta dijenguk oleh ibunya ke lapas. ‘’Kemarin dia dapat nelepon, menanyakan tentang motor. Karena dia ada utang di LPD, maunya motornya itu diambil untuk membayar utangnya,’’ tuturnya. Selama delapan bulan di lapas korban dikatakan baik-baik saja, tidak pernah sakit. Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H. menjelaskan, dari hasil pemeriksaan luar (PL) ditemukan luka lecet tekan yang melingkari leher dengan arah miring dari depan bawah ke belakang atas. Selain itu juga ditemukan tanda-tanda mati lemas (asfiksia). ‘’Ya, sesuai peristiwa gantung saja. Kalau gantung mengacu pada peristiwa bunuh diri yang ditentukan oleh polisi berdasarkan olah TKP,’’ ujarnya. Waktu kematian korban sekitar 12 jam. Wayan Suena menjadi warga binaan Lapas Kerobokan karena kasus narkoba. Ia divonis tiga tahun penjara namun mendapat pengurangan hukuman 1,5 tahun dengan biaya jaminan. (may)
Suara Denpasar & Badung Kasus Penculikan Terkait wilayah perairan Filipina menjadi ladang empuk penculikan WNI, saya jadi curiga, jangan-jangan ada apanya. Dalam pembebasan sebelumnya banyak pihak yang mengaku ikut andil. Terjadi lagi penculikan 7 Agustus, ini betul-betul aneh karena di negara ASEAN sudah ada kerja sama termasuk dalam keamanan. Kenapa ini sampai terjadi lagi. Jangan-jangan ini sebuah permainan sebagai ajang bisnis. Ada yang pura-pura diculik dan ada yang pura-pura penculiknya. Pemerintah harus bertindak serius dan tegas dalam menyelesaikan permasalahan ini. Gede Biasa, Denpasar
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : ‘‘full day school’’ Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
DOLAR PALSU - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo bersama Kapolsek Denpasar Selatan (Densel) AKP Aris Purwanto menunjukkan dolar AS palsu di Mapolsek Densel, Selasa (9/8) kemarin. Polisi mengamankan 580.000 dolar AS dan Rp 200 juta dari para tersangka yang menipu korban dengan modus Bali Post/eka
main judi.
Sindikat Penipu Berkedok Judi Ditangkap Dolar Palsu Senilai Rp 7,6 Miliar Diamankan
Denpasar (Bali Post) Komplotan pengedar dolar AS palsu yakni Edi Efendi Tjhin alias Hilip, Lim Fo Khuan alias Aliong (42), Jarot alias Akim alias Aming (46) dan Ng Neng Tju alias Merry (62) ditangkap anggota Polsek Denpasar Selatan (Densel) di hotel wilayah Denpasar dan Kuta, Selasa (9/8) kemarin. Barang bukti yang diamankan dolar AS senilai Rp 7,6 miliar. Mereka beraksi dengan modus mengajak korban berjudi. ‘’Sindikat asal Jakarta ini pura-pura mau beli tanah korban bernama Darwin Iskandar di Jalan Sedap Malam seluas 3 are dan harganya Rp 6 miliar,’’ tegas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kapolsek Denpasar Selatan AKP Aris Purwanto. Kronologinya, lanjut Kapolresta, pada 5 Agustus pukul 16.00 Wita, korban beralamat di Jalan Tukad Unda, Panjer,
Denpasar, didatangi dua lakilaki, salah satunya mengaku bernama Aliong. Mereka menemui korban untuk membeli tanah dan bangunan milik korban. Rencananya tanah tersebut dijual kembali. Tanah dan bangunan seluas 3 are dan lokasinya di Jalan Sedap malam, Denpasar Timur, seharga Rp 6 miliar. Keesokan harinya, mereka mengecek lokasi tanah milik korban. Selanjutnya korban diajak bertemu dengan pembeli tanah Philip di Hotel Grand Bali Beach, Sanur, 7 Agustus. Setibanya di sana, korban menunggu di kamar 338 bersama Philip, Aliong, Akim dan Merry. Saat itu dibahas teknis pembayaran tanah tersebut. Ternyata Philip tidak jadi datang dan disuruh kembali besok. Pada Senin (8/8) pukul 08.00 Wita, korban bertemu dengan Philip. Philip mengatakan
orang yang akan membeli tanah tersebut adalah kakak iparnya, Linda. Namun sampai pukul 10.00 Wita, Linda tidak datang dan dijanjikan besoknya akan datang. Saat itu Philip mengaku kalah judi hingga Rp 6 miliar. Selanjutnya korban melihat Aliong dan teman-temannya sepakat menantang Philip untuk berjudi dengan syarat harus punya uang tunai Rp 3 miliar. Setelah berembuk, mereka mengumpulkan uang Rp 2,8 miliar dan kurang lagi Rp 200 juta. Aliong dan Merry minta bantuan korban untuk meminjamkan sebesar Rp 200 juta. ‘’Padahal itu rekayasa. Mereka semua sekongkol untuk menipu korban,’’ ujar Kapolresta. Anehnya korban mau membantu dan langsung mengambil uang di rumahnya. Sekitar pukul 15.00 Wita, korban tiba di hotel itu dan di dalam kamar tersebut bertemu dengan
Aliong bersama teman-temannya. ‘’Korban hanya menonton saja. Dia kan dipinjamin uang oleh Aliong dan temantemannya. Sedangkan Philip menunjukkan tas berisi dolar palsu tersebut,’’ kata mantan Kapolres Gianyar ini. Ronde satu sampai enam korban yang menang, tetapi ronde ketujuh dia kalah dan uangnya langsung diambil oleh Philip. Saat itulah korban curiga ditipu. Selanjutnya korban melarikan diri dari kamar 338 dan berteriak memanggil security hotel untuk mengamankan pelaku. Philip berhasil ditangkap oleh satpam, sedangkan teman-temannya lolos. Saat diperiksa di Polsek Densel, Philip berperan sebagai milioner. Dalam aksinya dia mengaku sebagai warga negara Malaysia. Pelaku juga berperan membawa dolar Amerika 580.000 palsu pecahan 100 dolar. Selanjutnya
Buser Polsek Densel menangkap Akim dan Aliong di Hotel Taman Wisata di Jalan Nangka Selatan, Denpasar pada Selasa pukul 01.30 Wita. Akim merupakan otak sindikat ini yang mengatur strategi pertemuan di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur. Selain itu, polisi mengamankan 10 HP berbagai merek. Sedangkan Aliong berperan sebagai pencari target. Selanjutnya pukul 03.00 Wita, petugas mengamankan Merry di Hotel J di Jalan Raya Tuban, Kuta. Tersangka berperan sebagai bibi Philip dan merayu agar korban mau diajak berjudi. Namun An alias Acong berhasil kabur karena sindikat ini menerapkan sistem terpisah. An ini bertugas sebagai pengocok alat judi. ‘’Masih kami cari orangnya. Mereka semua asal Jakarta. Saat beraksi mengaku dari Malaysia dan Taiwan,’’ kata Kapolsek Aris. (kmb36)
Soal Usia Kadus
Dewan Minta Terapkan Pasal 53 Denpasar (Bali Post) –
Keresahan para kepala dusun (kadus) terhadap penerapan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, disikapi anggota DPRD Denpasar. Apa yang dilakukan para kepala dusun, dinilai sangat beralasan, karena ada tumpang tindih pada dua pasal yang berbeda. Karena itu, pemerintah daerah diminta untuk menerapkan pasal 53 yang menyebutkan kepala dusun bisa sampai usia 60 tahun. Sepanjang kepala dusun bersangkutan sudah melaksanakan tugas atau dilantik sebelum UU tersebut diberlakukan. Hal ini ditegaskan Ketua Fraksi Hanura DPRD Denpasar I.B. Ketut Kiana di kantornya, Selasa (9/8) kemarin. Menurutnya, pemerintah harus melihat kondisi riil di masyarakat, terhadap kinerja kepala dusunnya. Sepanjang kinerja mereka dipercaya warga, dan dapat bekerja sama dengan kepala desa (perbekel), bisa dilanjutkan. Meskipun usia mereka melebihi usia 43 tahun. ‘’Di lapangan, banyak kadus yang usianya sudah lebih dari 40 tahun, kalau kita saklek menerapkan Pasal 50 UU No. 6 Tahun 2014, akan menimbulkan kegaduhan,’’ kata politisi asal Sanur Kaja ini.
Salah seorang kepala dusun di Sanur Kauh, Made Kartika, menyebutkan banyak rekannya sesama kadus yang resah. Karena setelah berlakunya UU tentang Desa, banyak perubahan yang terjadi. Bila sebelumnya kepala dusun merupakan aparat desa terbawah, kini menjadi perangkat desa. Artinya, kepala dusun harus ngantor sesuai jam kerja yang ada. ‘’Ini yang sangat membedakan dengan nomenklatur sebelumnya,’’ katanya. Kartika menyebutkan, kerancuan tersebut akibat Pasal 50 dan Pasal 53 UU No. 6 Tahun 2014 yang menimbulkan penaf-
siran berbeda. Ia menyebutkan, ada kerancuan antara Pasal 50 ayat 1 hurup B yang menyatakan usia kepala dusun antara 20 tahun sampai 42 tahun. Sedangkan pada Pasal 53 ayat 2 hurup A menyebutkan perangkat desa yang diberhentikan, karena telah genap berusia 60 tahun. ‘’Ini yang membuat kami dan rekan-rekan bingung,’’ katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
I.B. Ketut Kiana
Kunjungi Subak Sembung
Delegasi OWHC Kagumi Pelestarian Subak di Denpasar Pemerintah Kota Denpasar. Terkait mempromosikan pelestarian subak tersebut, Pemerintah Kota Denpasar mengajak delegasi Organisation World Heritage Cities (OWHC) Asia Pasifik mengunjunginya. Kunjungan delegasi OWHC diterima Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara beserta instansi terkait dan tokoh masyarakat, Selasa (9/10) kemarin. Setelah mengunjungi Subak Sembung, para delegasi OWHC juga mengunjungi Banjar Pulugambang Kelurahan Peguyangan untuk menyaksikan aktivitas di banjar, salah satunya latihan menari. Para delegasi tampak kagum terhadap keberadaan subak yang telah dipadukan menjadi ekowisata. Seperti disampaikan Andreanne Charest, Program Coordinator of World Secretariat OWHC, yang mengatakan pelestarian subak yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar sangat bagus. Terlebih lagi telah dipadukan menjadi sebuah destinasi wisata melalui ekowisata. ‘’Saya kira SUBAK - Delegasi Organisation World Heritage Cities (OWHC) ini merupakan langkah yang Asia Pasifik mengunjungi aktivitas subak di Peguyangan. sangat bagus yang telah dilakuPEMERINTAH Kota Denpasar yang komit melestarikan keberadaan ruang terbuka hijau, salah satunya subak yang telah diakui badan PBB, UNESCO, menjadi daya tarik tersendiri bagi dunia interna-
sional. Seperti Subak Sembung, yang berada di Kelurahan Peguyangan Kecamatan Denpasar Utara menjadi salah satu destinasi wisata yang dikemas menjadi ekowisata sekaligus telah ditata dan dilestarikan oleh
kan Pemerintah Kota Denpasar untuk melestarikan subak yang telah diakui UNESCO,’’ ujarnya sembari menambahkan agar kondisi sekarang ini tetap terus dipertahankan ke depannya. Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Denpasar A.A. Bagus Sudharsana mengatakan Subak Sembung sebagai ekowisata merupakan salah satu industri pariwisata yang memadukan keindahan alam dan aktivitas masyarakat. Dalam ekowisata ini juga memadukan pendidikan, teknologi dan aktivitas masyarakat sebagai usaha ekonomi yang berkelanjutan. Di samping itu untuk menunjang ekowisata itu sendiri telah digelar Peken Carik Festival yang menawarkan semua hasil dari pengolahan Subak Sembung itu sendiri. Di samping itu berbagai kegiatan lainnya telah dilakukan untuk mendukung ecotourism tersebut di antaranya pelatihan memasak, pengolahan minuman herbal, dan kegiatan memancing. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan dalam pele-
starian subak yang ada. Made Suastika, Ketua Pengelola Ekowisata Subak Sembung, mengatakan berbagai fasilitas telah disiapkan untuk pelaksanaan ekowisata di Subak Sembung ini. Salah satunya jogging track dan tempat memancing temasuk juga mempersiapkan tempat pendidikan bagi anak-anak, agar mengetahui bagaimana sebenarnya keberadaan subak tersebut. ‘’Melalui pendidikan yang diberikan kita berharap mereka mengetahui proses pelaksanaan subak di Bali,’’ ujarnya. Di samping itu, ekowisata yang dilakukan ini sebagai salah satu usaha untuk mempertahankan lahan pertanian agar tidak beralih fungsi. Di samping melaksanakan ekowisata, pihaknya juga membuat suatu aturan (awig-awig) subak bahwa bila ada yang menjual tanah sawah harus tetap fungsinya sebagai sawah. ‘’Kami harapkan dengan aturan yang ada ini benar-benar bisa menjaga pelestarian subak itu sendiri,’’ ujarnya. (ad404)
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
Imigrasi Diminta Lebih Jeli ONAR yang ditebar klub motor Satudarah di Pyramid Club, Kuta, merupakan tamparan kedua bagi pariwisata Bali setelah kasus Amokrane Sabet yang membunuh satu polisi. Kejadian ini menggambarkan, tidak semua wisatawan yang datang ke daerah ini orang baik-baik. Banyak juga di antara mereka pelaku kriminal seperti sindikat karkoba, pelaku paedofilia, termasuk pembuat onar seperti ini. Karenanya, ke depan semua pihak diharapkan bia lebih jeli lagi melihat mereka yang datang ke Bali. “Mereka dari luar negeri memang tidak menyebutkan geng, kan bilangnya tour. Tapi semestinya itu sudah diprediksi. Saya akan berkoordinasi dengan Imigrasi, agar ke depan lebih jeli melihat yang datang ke Bali,” ujar Kepala Badan Kesbangpol Linmas Bali, I Gede Putu Jaya Suartama, Selasa (9/8) kemarin. Dalam masalah ini, lanjut Jaya, aparat Imigrasi yang memiliki kewenangan untuk mengecek klub motor Satudarah. Pasalnya, anggota klub adalah orang asing sehingga klub motor itu tidak terdaftar di Kesbangpol Linmas seperti halnya organisasi masyarakat di Bali. “Yang dilindungi oleh Undangundang 17 Tahun 2013 itu ormas Indonesia, orang asing tidak ada hubungan dengan kita. Jadi itu urusan imigrasi untuk mengecek,” tegasnya. Anggota Komisi I DPRD Bali, Nyoman Oka Antara meminta aparat kepolisian segera melakukan tindakan tegas. Jangan sampai, kericuhan itu berdampak pada kondisi pariwisata Bali ke depan. “Penanganan harus tegas, jangan sampai timpang. Tegakkan hukum dan siapapun yang melanggar hukum agar ditindak. Jangan ada pandang bulu dan melihat dari kelompok mana yang berbuat, semua sama di mata hukum,” tegasnya. Kendati dilakukan oleh warga asing, lanjut Oka, hukum yang berlaku tetaplah hukum yang ada di NKRI. Oleh karena itu, siapapun dan darimana pun asal anggota klub motor itu, harus patuh dan tunduk terhadap hukum di Indonesia. “Sekali lagi hukum jangan dibuat main-main. Aparat termasuk semua pihak juga waspada demi terjaganya keamanan dan kenyamanan Bali secara utuh,” jelasnya. (rin)
Badung
3
Ricuh Klub Motor Satudarah
Polisi Buru Empat Diduga Pelaku
Mangupura (Bali Post) Tim gabungan Polresta Denpasar dan Polsek Kuta mendalami kericuhan di Pyramid Club di Jalan Dewi Sri, Kuta, melibatkan anggota klub motor internasional Satudarah. Saat ini polisi melacak keberadaan empat anggota klub motor tersebut karena diduga sebagai pelaku. ‘’Kami sudah koordinasi dengan Imigrasi Bandara Ngurah Rai. Kalau ada empat orang itu, kami minta langsung diamankan. Identitasnya sudah kami serahkan kepada Imigrasi,’’ kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Selasa (9/8) kemarin. ‘’Bukan dicekal, antisipasi jangan sampai mereka kabur ke Belanda,’’ tegasnya. Ditanya soal kronologi, mantan Kapolres Gianyar ini mengungkapkan, mereka banyak minum miras di TKP. Saat diskotek itu hendak tutup, mereka menolak dan terus minum, akhirnya kericuhan
tak terelakkan. Selain itu, lanjut Kapolresta, penyidik telah memeriksa tiga saksi yaitu dari Pyramid Club, satpam hotel dan perwakilan klub motor tersebut yang ada di Bali. Menurut Hadi, Mabes Polri minta supaya mengawasi kegiatan klub motor itu selama di Bali. Pasalnya, berdasarkan informasi mereka sering bikin ricuh. ‘’Dua hari kegiatan di Hotel Kartika Plaza, Kuta, kami awasi terus dan aman-aman saja. Begitu juga saat penutupan kegiataan di Diskotek Boshe, aman-aman saja. Bahkan selesai acara, kami kawal mereka balik ke
hotel,’’ ujarnya. Ternyata anggota klub motor ini membuat acara sendiri. Mereka dugem di TKP dan akhirnya terjadi kejadian tersebut. ‘’Mereka ke sana atas nama pribadi, bukan klub. Kalau jumlahnya saat di Boshe sekitar 150 orang. Ketuanya saja tidak tahu jumlah anggotanya yang hadir,’’ ucap Hadi. Kapolresta menegaskan, pihaknya mengecek jumlah korban. Satu korban dari anggota Klub Motor Satudarah asal Belanda diduga kena pecahan botol, bukan ditusuk. Dalam lukanya 1,5 sentimeter dan panjang 2 sentimeter. Sementara korban satu lagi dari Bali, dengkulnya (lutut - red) mungkin terkilir. Sedangkan kakinya lagi satu diduga cedera karena kena kayu. Menurut mantan Koorspripim Kapolda Bali ini, pihaknya masih mengum-
pulkan keterangn saksi-saksi dan belum mengarah ke tersangka. ‘’Sebagian dari mereka sudah pulang ke negaranya masing-masing. Sisanya masih di sini,’’ tegasnya. Sebelumnya, puluhan anggota klub motor asing Satudarah mendatangi tempat dugem Pyramid Club di Jalan Dewi Sri, Kuta, Senin (8/8) lalu. Karena mau tutup, mereka dilarang masuk dan mereka mengamuk. Mereka melempari tempat dugem tersebut dan merusak motor. Akibat kejadian itu, beberapa orang luka dari pihak Pyramid Club dan Klub Motor Satudarah. Awalnya ratusan anggota klub motor tersebut menggelar gathering di Karaoke Boshe di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta. Usai acara, mereka lalu berpencar dan mencari tempat dugem lain.
Sidang Kasus Paedofilia
Program Kota Tanpa Kumuh
Saksi Tidak Hadir, Keterangannya Dibacakan
Denpasar (Bali Post) Kasus paedofilia dengan terdakwa orang asing, Robert Andrew Fiddes Ellis (68), kembali disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (9/8) kemarin. JPU Purwanti dkk. di depan majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila sedianya mendengarkan keterangan tiga orang saksi. Namun dalam sidang tertutup kemarin, kesaksian saksi yang sudah di-BAP dibacakan, karena saksi tidak bisa hadir di persidangan. Keterangan saksi yang kemarin dibacakan berinisial NKM (12) dan dua saksi dari tetangga terdakwa Robert di Kuta yakni Pak Ram dan Dewa Pra. Menurut jaksa usai persidangan, saksi Ram dan Pra menyatakan sering melihat Robert mengajak anak-anak, namun mereka tidak mengetahui apa yang diperbuat oleh terdakwa kepada anak-anak itu. Sementara kuasa hukum terdakwa, Yanuar Nahak, mengatakan Ram ini tidak kenal dengan Robert. Tetapi saksi mengenal wajah terdakwa. Pak Ram ini tetangga saat Robert kos di Jalan Mataram, Kuta. ‘’Saksi mengetahui jika Robert mengajak anak ke kos. Anak-anak sering diajak dan dibelikan baju, tetapi saksi mengaku tidak tahu apa yang dilakukan Robert,’’ kata Yanuar. Sedangkan saksi Dewa Pra menerangkan bahwa sepengetahun saksi terdakwa tinggal di Selemadeg, Tabanan sejak tahun 2014. Saksi sering melihat Robert bersama anak-anak perempuan. ‘’Saksi punya warung, jadi Robert sering belanja ke sana,’’ jelasnya. Karena sering belanja di warung saksi, dikatakan Robert kerap bercerita, kalau anak-anak itu sering datang ke rumahnya. Tak hanya bercerita, dijelaskan Dewa Pra, Robert pernah mengeluh kepadanya. Dikatakan, anak-anak itu sering datang ke rumah Robert untuk minta diajak belanja beli baju dan perlengkapan lainnya sampai minta dibelikan sepeda. ‘’Itu keluhan Robert yang pernah disampaikan ke saksi. Robert juga bercerita ke saksi kalau orangtua si anak-anak itu bekerja di sebagai buruh angkut di Pasar Badung,’’ sambung Yanuar, yang ditanya usai persidangan. Ditanya soal kesaksian korban NKM? Yanuar mengatakan korban pertama kenal dengan Robert karena dikenalkan oleh temannya bernama Lak (inisial). Bahkan Robert pernah menginap di rumah saksi korban di Tabanan. Korban pernah dimandikan, kemudian Robert memasukkan jari tangan ke anus dan kemaluan NKM. ‘’Setelah itu dia diberi uang Rp 800 ribu oleh Robert,’’ kata kuasa hukumnya, mendengar kesaksian korban. Robert juga pernah menginap di rumah NMK di Tabanan, pada saat menginap diketahui oleh orangtua NKM. ‘’Tapi Robert tidak melakukan apa-apa dan besoknya pulang,’’ ungkap Yanuar. Namun dari tiga keterangan saksi yang dibacakan tim JPU, diungkapkan Yanuar, terdakwa Robert hanya membantah telah memasukkan jari tangan ke anus dan kemaluan saksi korban NKM. ‘’Tapi kalau memberikan uang sebesar Rp 800 ribu Robert mengakui,’’ ungkapnya. Menyikapi persidangan selanjutnya, Yanuar mengaku akan mengajukan saksi meringankan yaitu tuan tanah, tempat tinggal Robert di Kuta dan di Tabanan, namanya Wayan Diana. Diana tahu persis apa yang dilakukan Robert. ‘’Juga Santi. Santi ini adalah teman dekat saksi W yang sudah diperiksa beberapa waktu lalu,’’ ujar Yanuar. Sementara itu, jaksa Purwanti Murtiasih menyatakan, dengan dihadirkannya dua saksi yang merupakan tetangga terdakwa Robert adalah untuk membuktikan locus, apakah memang benar kejadiannya di Kuta dan Tabanan. Jaksa mengatakan, di Kuta Robert pernah tinggal di sana tahun 2011. Tahun 2013 dan 2014 dia datang lagi ke kos di Jalan Mataram Kuta. Dari saksi tetangga di Tabanan mengatakan sering melihat Robert membonceng anak-anak. Kadang dua anak atau tiga anak, tetapi saksi itu tidak tahu apa yang dilakukan. ‘’Saya hanya ingin membuktikan bahwa kejadian ada di Kuta dan Tabanan,’’ ucap jaksa dari Kejati Bali ini. (kmb37)
Bali Post/kmb37
PAEDOFILIA - Terdakwa Robert usai sidang kasus dugaan paedofilia berdiskusi dengan kuasa hukumnya, Yanuar Nahak, didampingi penerjemah usai sidang di PN Denpasar.
Sekitar pukul 04.30 Wita, saat Piramid Club hendak ditutup, datang 25 anggota klub motor menumpang taksi. Mereka memakai seragam rompi kulit warna hitam. Selanjutnya pukul 06.00 Wita, datang lagi rombongan kedua berjumlah 15 orang menggunakan seragam sama. Mereka langsung masuk ke dalam club tersebut. Manajemen Pyramid member tahu mereka jika mau tutup dan menyarankan mereka untuk pulang. Saat berada di luar club tersebut, mereka melempari Pyramid menggunakan batu dan helm. Mereka juga merobohkan sepeda motor yang parkir di depan Pyramid. Karyawan Pyramid berusaha menghalau mereka untuk pergi dan diduga saat itu terjadi perkelahian. Setelah itu, mereka berjalan ke arah selatan sambil melempar batu ke jalan raya. (kmb36)
Diperlukan Peningkatan Kualitas Permukiman
Bali Post/kmb
INTEROGASI - Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi menginterogasi tersangka EP dan KAP.
Napi Lapas Madiun Diduga Kendalikan Narkoba di Bali Mangupura (Bali Post) Tidak hanya napi Lapas Kerobokan, ternyata napi Lapas Madiun, Jawa Timur diduga mengendalikan bisnis narkoba di Bali. Hal itu terungkap setelah anggota Sat. Resnarkoba Polres Badung menangkap debt collector berinisial EP (31) karena jadi pengedar narkoba, Sabtu (6/8) lalu. Tersangka mengaku pesan barang dari napi Lapas Madiun berinisial Km lewat HP dan uangnya ditransfer ke rekeningnya. ‘’Kami tangkap tersangka di Jalan Tukad Badung III, Denpasar Selatan. Pengakuan tersangka itu perlu didalami kebenarannya,’’ kata Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi seizin Kapolres AKBP Ruddy Setiawan, Selasa (9/8) kemarin. AKP Djoko menambahkan, informasi masyarakat selain jadi debt collector, tersangka nyambi jual sabu-sabu (SS). Pada Sabtu pukul 17.00 Wita, tersangka
melintas di Jalan Tukad Badung dan tim yang dipimpin Djoko langsung membuntutinya hingga masuk ke halaman kos-kosan. Saat tersangka duduk di sepeda motornya, petugas langsung menangkapnya. Penggeledahan dilakukan di badan dan pakaian tersangka, tetapi nihil barang bukti. Selanjutnya petugas menggeledah sepeda motor tersangka dan ditemukan satu paket SS. Selain itu tersangka tatoan ini mengaku menyimpan satu paket SS di atas kulkas di kamarnya dibungkus kulit permen. ‘’Barang bukti yang kami amankan dua paket sabu-sabu seberat 1,62 gram. Tersangka baru kali ini ditangkap,’’ tegas Djoko. Selain itu, tim dipimpin AKP Djoko juga menangkap pengedar sabu-sabu KAP (36) di Jalan Drupadi, Denpasar Timur. Saat ditangkap, tersangka sedang tidur dan pintu kamarnya terbuka. Hasil penggeledahan, petugas me-
nemukan satu paket SS di saku celana jeans dipakai tersangka, satu paket SS di dalam dompet, satu paket SS di lipatan zebo yang dikenakan tersangka. Polisi lalu menggeledah kamar tersangka dan diamankan 11 paket SS di bawah rak televisi, timbangan elektrik, satu buah bong, korek api gas, satu bendel plastik klip bening, satu gunting dan barang bukti lainnya. Seluruh barang bukti itu diakui miliknya. Untuk SS, pengakuan tersangka dibeli dari napi Lapas Kerobokan, Ry. ‘’Sistemnya sama, tersangka memesan sabusabu kepada Ry lewat HP dan uangnya ditransfer ke rekening Ry. Selanjutnya Ry menyuruh anak buahnya menempel paket SS pesanan KAP di suatu tempat. Jadi tersangka KAP tidak bertemu dengan Ry hanya lewat HP saja,’’ kata mantan Kanit I Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar ini. (kmb36)
Denpasar(Bali Post) Tingginya laju urbanisasi, secara signifikan telah menumbuhkan kawasan permukiman miskin dan kumuh baru di berbagai sudut perkotaan. Ini tidak lepas dari kecepatan laju urbanisasi yang tidak dibarengi dengan ketersediaan ruang, prasarana dan sarana serta utilitas yang cukup. Akibatnya, suatu kawasan permukiman menjadi over capacity atau kumuh. ‘’Dalam menanggulangi masalah permukiman yang kumuh dan kemiskinan yang terjadi di Indonesia, khususnya pada kota ataupun daerah-daerah yang ada di Bali, maka diperlukan upaya peningkatan kualitas permukiman secara komprehensif dan melaksanakan pembangunan yang partisipatif,’’ ujar Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta di Denpasar, Selasa (9/8) kemarin. Pembangunan yang partisipatif, lanjut Sudikerta, yakni melibatkan rakyat tidak hanya sebagai objek semata. Rakyat juga harus menjadi subjek dengan cara membangun kesadaran, kekritisan dan kemandirian mereka agar sejahtera. Sebab, masyarakat yang tinggal di daerah kumuh sebagian besar adalah masyarakat berpenghasilan rendah. ‘’Mengingat kemampuan pemerintah secara rutin melalui APBN dan APBD yang sangat terbatas dalam penanganan perumahan dan permukiman kumuh, maka pemerintah mengambil keputusan untuk melaksanakan penanganan perumahan dan permukiman kumuh melalui program Kota Tanpa Kumuh,’’ imbuhnya. Sudikerta menambahkan, program Kota Tanpa Kumuh didesain oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya sebagai pengelola program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) sejak tahun 2007. Pihaknya berharap, masalah penanganan permukiman kumuh akan cepat tertangani melalui peningkatan kapasitas pemerintah dan masyarakat secara sinergis di bidang perumahan dan permukiman dalam program tersebut. ‘’Pelaksanaan Kota Tanpa Kumuh juga merupakan upaya mewujudkan lingkungan permukiman di perkotaan yang layak huni dan berkelanjutan melalui prakarsa 1000-100 (seratus-nol-seratus), yaitu dengan mencapai 100% akses air minum, artinya mengurangi kawasan kumuh hingga 0% dan menghasilkan 100% akses sanitasi untuk masyarakat Indonesia sampai pada akhir tahun 2019,’’ tandasnya. (kmb32)
Sumber Dana Total dari APBD
Bupati Badung Tinjau Lokasi Gedung Kejari PADA 2017 mendatang, Badung dipastikan akan membangun gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung. Lokasinya ada di Terminal Mengwi seluas sekitar satu hektar. Untuk tujuan ini, Selasa (9/8) kemarin peninjauan lokasi gedung dilakukan. Peninjauan bersama dilakukan Kepala Biro Perencanaan Kejaksaan Agung RI Amir Yanto didampingi Kajati Bali Dr. H. Abdul Muni, S.H., M.H. dan Kajari Denpasar Erna Normawati Widodo Putri, S.H., M.H. Dari Pemkab Badung hadir Bupati Nyoman Giri Prasta, S.Sos. didampingi Wabup Drs. I Ketut Suiasa, Sekkab Kompyang R. Swandika dan pimpinan sejumlah SKPD di lingkup Pemkab Badung. Berdasarkan pantauan di lapangan, lokasi gedung Kejari ada di sebelah kanan Terminal Mengwi. Karena ada di dalam terminal, pembangunan ini otomatis akan mengubah desain terminal. Salah satunya akan terjadi pembongkaran terhadap pintu keluar terminal dan sejumlah fasilitas lainnya. Usai peninjauan Kepala Biro Perencanaan Kejaksaan Agung Agus Riswanto menyatakan terima kasih kepada Pemkab Badung yang telah peduli terhadap pelayanan bagi pencari keadilan. ‘’Jika mengandalkan pusat, pembangunan gedung Kejari Badung dipastikan memakan waktu lama. Dengan adanya kepedulian Pemkab Badung ini, tentu kami harus sambut dengan baik,’’ ujarnya.
Hal sama dikemukakan Kajati Bali H. Abdul Muni. Dengan adanya Kejari, tentu saja pelayanan keadilan di Kabupaten Badung akan lebih bagus. Keberadaan Kejari ini, tegasnya, bukan didasarkan pada mendesak atau tidak, atau besar kecilnya jumlah perkara yang terjadi. Namun, menurutnya, pembangunan gedung Kejari ini semata-mata untuk pelayanan prima bagi pencari keadilan. Dengan begitu, perlu dibangun Kejari Badung. Ini sangat luar biasa,’’ katanya. Ditanya mengenai kesiapan personel, Kajati mengungkapkan akan disiapkan setelah gedung terbangun. Dia memaparkan, detail engineering design (DED) akan digarap pada APBD Perubahan 2016, pembangunan dilakukan pada APBD Induk 2017 dan diharapkan kelar pada akhir 2017. ‘’Pada 2018, baru kami mempersiapkan personelnya,’’ katanya. Karena ini dibangun dengan dana APBD Badung, katanya, kantor ini nantinya akan dihibahkan oleh Badung kepada Kejaksaan. ‘’Kami nantinya akan menerima hibah dari Pemkab Badung,’’ katanya. Hal sama dikemukakan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Menurutnya, pembangunan gedung Kejari dilakukan untuk memberikan pelayanan mandiri kepada masyarakat. Pembangunan gedung Kejari jelas merupakan kebutuhan masyarakat, terutama masyarakat yang ingin mencari keadilan. Pembangunan ini, katanya, juga akan menjadi salah satu ikon bagi pasangan Giri
Prasta dan Suiasa. Tujuannya tentu saja memberikan layanan prima bagi masyarakat. Ditanya apakah pembangunan ini tak akan mengganggu layanan terminal karena dibangun di dalam areal terminal, Bupati menampiknya. Saat ini luas areal terminal total mencapai 11,3 hektar. Dari luas areal tersebut,
5 hektar akan diserahkan ke pusat sebagai terminal karena persyaratan untuk terminal angkutan tipe A luas minimalnya 5 hektar, sedangkan 1 hektar akan diambil untuk pembangunan gedung Kejari Badung dan dibatasi dengan jalan 12 meter. ‘’Dengan jalan ini, posisi terminal dan Kejari akan terpisah. (ad405)
TINJAU - Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa dan Sekkab Kompyang Swandika beserta Kepala Biro Perencanaan Kejaksaan Agung RI Amir Yanto, Kajati Bali Dr. H. Abdul Muni saat meninjau lokasi gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung di Terminal Mengwi, Selasa (9/8) kemarin.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S
FPBS IKIP PGRI Bali Lepas 144 Sarjana
Lulusannya Dilengkapi Sertifikat Pendamping Ijazah
YUDISIUM - Dekan FPBS IKIP PGRI Bali Dr. I Ketut Yarsama, M.Pd. bersama pembantu dekan saat meyudisium sarjana baru.
lulusan FPBS IKIP PGRI Bali selain diberikan ijazah juga diberikan pendamping ijazah berupa sertifikat tambahan keahlian. Misalnya dalam bidang jurnalistik, sebagai penerjemah, mengajar orang asing berbahasa Indonesia dan lain-lain. Hal ini dilakukan Yarsama juga untuk mengantisipasi persaingan global dan memenangkan era MEA. Bagi dia, program sertifikasi guru memberi kontribusi kongkret pada peningkatan kesejahteraan guru. Untuk itu, dia minta guru lulusan FPBS IKIP PGRI Bali harus tampil profesional. Lulusan FPBS IKIP PGRI Bali yang belum bekerja diminta proaktif, selektif dn kreatif, serta inovatif dalam mencari dan menciptakan lapangan pekerjaan. Sebab, lapangan pekerjaan tak mungkin menjemput kita, melainkan proaktif mencari dan menciptakan pekerjaan. Sebab, FPBS IKIP PGRI Bali juga sudah memberikan bekal kewirausahaan dengan maksud memberi diversifikasi pekerjaan, baik sebagai guru maupun di luar kependidikan. Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. dan IGB Arthanegara minta pemerintah daerah hingga pusat memberdayakan lulusan Bahasa Bali, Seni Rupa dan Seni Tari. Sebab, IKIP PGRI Bali sejak lama memberi beasiswa bebas biaya kuliah sampai tamat. Peran serta PT ini, katanya, seharusnya dilanjutkan dengan apresiasi pemkab/pemkot untuk mengangkat kekurangan guru bahasa Bali, bahasa Indonesia dan Sendratasik. Sebab, kunci belajar budaya Bali adalah terletak pada penguasaan sastra Bali. (ad741)
S E R E M O N I A L
DEKAN Fakutas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) IKIP PGRI Bali Dr. I Ketut Yarsama, M.Hum., Selasa (9/8) kemarin melepas 144 sarjana baru. Dari jumlah itu, 57 sarjana bidang ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 53 orang bidang ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Bali, 9 sarjana Program Studi Pendidikan Seni Rupa dan 25 orang Prodi Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik. Dekan I Ketut Yarsama didampingi PD I Drs. I Nyoman Astawan, M.Hum., PD II Dr. I Wayan Gunartha, M.Pd., PD III Komang Indra Wirawan, S.Sn., M.Fil.H. dan Kaprodi Pendidikan Bahasa Indonesia I.A. Agung Ekasridi, S.Pd., M.Hum. juga menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik. Lulusan terbaik di Bahasa Sastra Indonesia diraih Natalino Mun Nepa Rassi (3,81), dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Bali diraih I Gede Suwartama (3,85) dan Prodi Seni Rupa diraih I Wayan Oka Supriadi (3,81) dan di Sendratasik diraih oleh
P R O F I L E
Bali Sabet Juara III di Final ”AHM Best Student 2016”
C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
MAIN Dealer Astra Motor Bali berhasil membawa prestasi di final AHM Best Student 2016. I Gede Febriana perwakilan siswa dari SMKN 1 Petang meraih prestasi yang membanggakan sebagai juara III dalam ajang kompetisi yang memaparkan ide dan kreativitas yang berjudul HIRUTA ‘‘Hidroponik Rumah Tangga Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga dan Usaha Bangkitya Kelompok Pemuda Tani Hidroponik dalam Meningkatkan Produk Pertanian” dalam AHM Best Student yang diadakan PT Astra Honda Motor tersebut. I Gede Febriana adalah peserta yang telah mengikuti seleksi karya tulis di Region, yang bertemakan ‘‘Young Entrepreneur’’. Dengan melakukan penelitian yang dikerjakan selama dua tahun, I Gede Febriana ingin mengajak generasi muda untuk menyenangi aktivitas bercocok tanam dan dengan semangatnya tersebut telah berhasil mengalahkan 69 peserta dari siswa-siswi terbaik tingkat SMA yang tersebar di Indonesia. “Keberhasilan yang saya raih ini berkat usaha dan semangat dari hati serta kepercayaan orangtua yang selalu mendukung aktivitasnya selama ini,” ungkap Gede Febriana. Prestasi perwakilan dari Bali lainnya dalam ajang Final AHMBS ini, yakni Ni Putu Bintang Felinia Dewi berhasil meraih peringkat ke-4 dari SMA Negeri 4 Denpasar dengan judul karya ‘‘Implemen-
Ni Putu Yuna Sri Rejeki (3,71). Acara yudisium juga dihadiri Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. beserta wakil rektor dan Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. dan Sekretaris Ngurah Oka. WD I Drs. I Nyoman Astawa, M.Hum. melaporkan IPK lulusan FPBS tiap tahun mengalami peningkatan. Sebanyak 90 persen meraih predikat kelulusan sangat memuaskan, sisanya dengan predikat pujian. Dekan Ketut Yarsama menegaskan, lulusan FPBS IKIP PGRI Bali sejak awal dibentuk untuk menjadi guru profesional agar mampu mengemban tugas sesuai amanat UU No. 14/2005 tentang guru dan dosen. Sarjana yang dicetak juga berkarakter, karena IKIP PGRI Bali dipercaya sebagai PTS pusat pengembangan pendidikan karakter di Bali. Selain itu, mereka disiapkan menjalankan Kurikulum 2013 serta penguatan karakter. Sesuai tuntutan KKNI, dia mengatakan
JUARA - Wakil Bali berhasil meraih juara III di Final AHM Best Student 2016. tasi Kegiatan Kewirausahaan Pada Siswa Melalui Produksi Usaha Ajuang (Agar-agar Labu Siam)’’. Sementara I Ketut Panji Mahartha berada diposisi ke-7 dari SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar dengan karya ‘‘Boreh Bali Aroma Terapi, Berwirausaha dan Mengajegkan Kearifan Lokal Pengobatan Tradisional Bali Bersama Motor Honda’’. Dalam final AHMBS 2016 tingkat nasional yang berlangsung di Jakarta 4-8 Agustus 2016, tergali informasi beraneka bakat wirausaha dari anak muda dari berbagai penjuru negeri. Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin menyatakan, program AHM Best Student tahun ini diproyeksikan untuk mendorong lahirnya generasi muda kreatif yang bisa memberikan manfaat buat sesama. Program ini
diharapkan dapat mengeksplorasi ide wirausaha muda dengan segala inovasi dan keunikannya, sekaligus menjadi sarana saling bertukar dan memperkaya pengetahuan antarsiswa. Untuk makin memperkaya siswa menjadi pengusaha yang mampu berkontribusi bagi sesama, AHM Best Student juga menggelar diskusi dengan M. Alfatih Timur. “Kami ingin membekali anak-anak pilihan ini dengan pengetahuan dan motivasi yang akan mendorong mereka untuk bermimpi dan menghasilkan ide dan karya-karya yang bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa. Alhamdulillah, tahun ini kami dapat menfasilitasi mereka untuk berdialog langsung dengan Pak Habibie, salah satu putra terbaik bangsa yang sudah mendedikasikan dirinya untuk kemajuan bangsa,” ujarnya. (bns1)
Siswa Mengenal Nusantara Kalteng Kagumi SMAN 3 Denpasar
CENDERAMATA - Kepala SMAN 3 Denpasar Ketut Suyastra menyerahkan cenderamata kepada pimpinan rombongan Kalteng, Nyono, ketika mengunjungi SMAN 3 Denpasar. SEBANYAK 23 Siswa Mengenal Nusantara Kalimantan Tengah (Kalteng) mengunjungi SMAN 3 Denpasar, Selasa (9/8) kemarin. Program dari Kementerian BUMN ini sengaja memilih SMAN 3 Denpasar karena melihat prestasinya yang go national dan go international. Rombongan Kalteng dipimpin Nyono dari Dinas Pendidikan Kalteng dan guru berprestasi Dra. Siti Farida Oktaria, M.Pd. Mereka diterima langsung Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. dan para wakasek Putu Gede Subrata, Made Mertana dan Luh Suratni. Program Siswa Mengenal Nusantara ini adalah untuk memperkenalkan generasi muda akan keragaman sosial budaya dan potensi alam Nusantara. Selama di Trisma, Siswa Mengenal Nusantara Kalteng mengagumi Trisma karena sukses meraih prestasi dan piala. Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. merasa terhormat dikunjungi siswa dan guru berprestasi di Kalteng, karena mereka ini adalah calon pemimpin
hebat. Ia setuju dengan program ini untuk mempercepat kemajuan bangsa. Dikatakan, Trisma dikenal sebagai sekolah serba tak boleh. Diantaranya, tak boleh bawa HP, berambut panjang, bawa aksesoris dan lain-lain. Makanya dia mengatakan SMAN 3 Denpasar mengutamakan pendidikan sikap dan karakter serta pintar. Makanya disiapkan 32 ekstra untuk pembinaan sikap dan mental positif. Setiap bulan purnama siswa sekolah ini tak belajar di kelas, diisi dengan siraman rohani dan keterampilan budaya Bali. Semua siswa wajib memakai pakaian adat Bali, termasuk siswa non-Hindu agar mereka tahu budaya Bali. Ini yang membuat siswa Trisma tampil sederhana, disiplin namun cerdas. Sekolah ini juga mewajibkan siswa selama tiga tahun mendaki empat gunung di Bali. Trisma juga memiliki program aplikasi pembelajaran tiap bulan, siswa diajak outdoor sesuai materi bidang studinya. Tujuannya, menyerap ide untuk persiapan karya tulis ilmiah yang wajib diserahkan sebagai syarat
mengikuti UN. Trisma juga memiliki ruang sains sebagai pusat penelitian bagi siswa di Denpasar, karena SMAN 3 Denpasar dijadikan sekolah berbasis riset. Kompetensi ini untuk menumbuhkan kejujuran dan melanjutkan studi ke PT. Makanya dia ingin siswa SMAN 3 Denpasar diharapkan menjalin komunikasi intensif dengan siswa berprestasi di Kalteng. Fungsional Umum Dinas Pendidikan Pemprov Kalteng Nyono berterima kasih karena siswa dan guru berprestasi Kalteng disambut dengan baik di Trisma. Tujuanya untuk memperkenalkan kawan baru dalam rangka pertukaran informasi. Yang jelas, katanya, pihaknya banyak belajar dan mengintip kelebihan SMAN 3 Denpasar yang dikenal mencetak prestasi akademik dan nonakademik di kancah nasional dan internasional. Siti Farida Oktaria juga mengungkapkan, SMAN 3 Denpasar terbukti sekolah terbaik di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari banyaknnya piala dan prestasi yang diraih sekolah ini. Para peserta akan banyak belajar untuk diterapkan di kalangan sekolah masing-masing di Kalteng. Yang menarik, rombongan dari Kalteng juga diterima oleh siswa Trisma berprestasi dan tim jurnalistik Madyapadma. Di antaranya Intan dan Cok. Laksmi, tim LKTI yang juara I di LIPI hingga dikirim ke AS dan Inggris. Juga diterima oleh Ketua OSIS Trisma Krisna Basudewa dan siswa lainnya. Setiap tahun OSIS Trisma mempersembahkan sekitar 235 piala. (ad742)
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
Unhi Gelar Bedah Buku ”Mengenalkan Hindu, sebagai Satu Budaya, Sikap dan Perilaku”
UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar melakukan kegiatan bedah buku karya I Gde Samba berjudul “Mengenalkan Hindu, sebagai Satu Budaya, Sikap dan Perilaku (A Way of Life)” di kampus setempat, Selasa (9/8) kemarin. Kegiatan itu dibuka Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, M.A., dihadiri para dekan, wakil dekan dan dosen. Buku tersebut dibedah dosen FPAS Unhi Drs. Gusti Ketut Widana, M.Si., dipandu dosen FIAK Unhi Drs. Putu Sarjana, M.Si. Rektor Unhi IB Dharmika didampingi Humas Unhi Ida Bagus Samba menyampaikan, kegiatan ini merupakan implementasi dari tri dharma perguruan tinggi. Kegiatan seperti ini akan terus digiatkan ke depan. Dengan demikian diharapkan atmosfer akademik makin mantap. Melalui acara bedah buku ini diharapkan dapat meningkatkan budaya baca tulis insan akademis. “Kegiatan ini juga serangkaian diesnatalis Unhi yang puncaknya Oktober mendatang, salah satunya bedah buku, selain kegiatan Bali Sani, seminar, pengabdian pada masyarakat, penelitian dan sebagainya,” ujarnya. Selain buku I Gde Samba, sejumlah buku terbitan Pascasarjana Unhi maupun terbitan Unhi akan dibedah. Termasuk buku karangan IB Suamba yang diterbitkan di India. “Jadi, menjadi kewajiban bagi kami untuk mendorong atau merangsang para dosen untuk aktif dalam kegiatan tri dharma PT, meneliti, menulis buku, diskusi, seminar, bedah buku dan sebagainya,” ujar IB Dharmika yang menilai buku yang dibedah kemarin sangat menarik, karena menyangkut pengenalan Hindu sebagai satu budaya,
BEDAH BUKU - Unhi menyelenggarakan kegiatan bedah buku, Selasa (9/8) kemarin. Dalam gambar tampak penulis buku, moderator dan pembedah. sikap dan perilaku hidup. Penulis buku I Gde Samba menyampaikan terima kasih setinggitingginya kepada Unhi atas terselenggaranya acara bedah buku tersebut. Buku ini merupakan edisi khusus yang dikembangkan dari buku yang ditulis sebelumnya, yaitu “Pencarian ke Dalam Diri, Merajut Ulang Budaya Luhur Bangsa” (2011). Melalui buku keempatnya ini, pendiri Yayasan Fisioterapi Bandung dengan Klinik Fisioterapi ini mencoba mengenalkan Hindu seperti pada masa awal kelahirannya, sebagai sebuah budaya keseluruhan sikap dan perilaku kehidupan keseharian. Melalui pemahaman Hindu sebagai sebuah budaya seperti itu, ke depan dia berharap umat Hindu Indonesia akan mampu membangun satu kesatuan dan keseluruhan sikap perilaku hidup keseharian yang baik, walau tanpa harus meninggalkan ritualritual agama yang penuh dengan rasa seni dan keindahan. Karena kita juga mengetahui bahwa tak jarang melalui ritual agama
seperti itu spirit dan nilai-nilai luhur yang ada dalam agama lebih mudah diperkenalkan. Hanya pada setiap ritual agama seperti itu mesti disertai dengan penjelasan seperlunya. Jangan sampai ritual agama dilakukan, pemahaman dan pesan spirit dan moralnya tak tersampaikan. Pembedah buku Gusti Ketut Widana memberi apresiasi kepada I Gde Samba, di usianya yang sudah 74 tahun masih memiliki semangat tinggi untuk menulis buku. Widana menyampaikan, budaya membaca masyarakat sangat rendah. Widana yang juga penulis banyak buku ini mengevaluasi buku Samba setebal 242 halaman tersebut. Misalnya, menyangkut judulnya yang dinilai terlalu panjang. Termasuk sejumlah koreksi terhadap isi. Sementara itu, I Gde Samba dilahirkan di Dusun Beng, Desa Tunjuk, Tabanan, 31 Maret 1942. Ia merupakan pensiunan pegawai negeri di RS Hasan Sadikin Bandung. Pernah menjabat sebagai Ketua Parisada Provinsi Jawa Barat (1992-1997). (ad402)
Pengobatan Alternatif
Ingin Bantu Masyarakat, Jro Sutiawati Putuskan Jadi Paranormal Muda
JRO Sutiawati memutuskan menjadi paranormal muda lantaran ingin membantu masyarakat, khususnya dalam hal pengobatan. Pengalaman mistis dan aneh sudah dialaminya sejak masih kecil. Sejak kecil Jro Sutiawati telah dibekali dengan indra keenam. Pada awalnya, ia terlahir dengan kondisi kecacatan fisik pada kakinya (pincang). Saat remaja ia juga pernah mengalami sakit dan sempat dikira mengalami gangguan jiwa. Tak hanya itu, berbagai cobaan ia alami, seperti sakit dalam waktu lama. Dan semakin membuatnya heran hingga memutuskan menjadi paranormal adalah ketika ia mengalami mati suri saat masih remaja. Pada awalnya, ia sangsi terhadap pengalaman yang ia alami. Ia tidak mempercayai bakat yang dimilikinya. Sampai suatu ketika, tokoh spiritual menyarankannya untuk malukat dan nyungsung. Setelah mengikuti saran tersebut, sakit yang pernah dideritanya hilang. Ia pernah merasa pesimis untuk mengikuti saran tersebut, lantaran ia berpikir, jika banyak orang mengetahui kelebihannya, maka keselamatannya bisa terancam. Namun, karena ia memang bertekad ingin mengobati orang lain, ia pun menjalaninya dengan tulus ikhlas hingga kini dikenal sebagai paranormal muda yang cukup eksis dalam dunia pengobatan alternatif. Sejak saat itu ia mulai mengobati orang, baik sakit medis maupun nonmedis. Jro Sutiawati juga membantu membuka cakra, ilmu kebatinan, cara belajar meditasi, menenangkan diri, mengobati diri sendiri. Jro Sutiawati juga siap membantu pasien dengan keadaan darurat dengan datang ke rumah sakit, tempat pasien berobat atau ke rumah pasien. ‘’Sebelumnya Bu Jro tidak boleh keluar dari arena Bu Jro. Tapi seiring dengan bertambahnya umur dan memang mendapat pawisik-pawisik, Bu Jro siap datang selama dalam keadaan darurat,’’ tandasnya. Pengobatan alternatif yang dijalankannya berdasarkan pawisik dengan media minyak dari bahan-bahan herbal. Pawisik pun datang dari berba-
Jro Sutiawati gai sumber, salah satunya Bapak Proklamator Bung Karno, leluhurnya, sungsungan-nya. Menurutnya, dalam proses pengobatan alternatif lebih kepada menanamkan keyakinan dan semangat kepada pasien, sehingga pasien termotivasi untuk sembuh. ‘’Di sini terjadi kontak yang lebih mendalam dari kami sebagai pelaku pengobatan dengan pasien. Adanya kedekatan dari kami dengan pasien, yang membuat pasien nyaman serta termotivasi untuk sembuh,’’ tegasnya. Masyarakat yang ingin mencoba pengobatan dari pawisik yang beliau dapatkan, dapat menghubungi 081337306812. (ad739)
Rektor ISI Denpasar Tutup Rekonstruksi Joged Bumbung Desa Pujungan
SETELAH berlangsung selama dua bulan setengah (dari 14 Juni hingga 6 Agustus 2016), Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menutup secara langsung’’Rekonstruksi Seni Tari Joged Bumbung’’ di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Sabtu (6/8) lalu. Ketua Panitia Ida Ayu Trisnawati, S.ST., M.Si. mengatakkan, kegiatan Rekonstruksi Seni Tari Joged Bumbung di Desa Pujungan merupakan salah satu implementasi dari program Tri Dharma Perguruan Tinggi ISI Denpasar. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah melakukan rekonstruksi dan revitalisasi kesenian Joged Bumbung Desa Pujungan, sehingga bisa tetap lestari. Selain itu, untuk menghidupkan kembali seni pertunjukan tradisi yang pernah hidup di masyarakat sekaligus mendorong dan memberdayakan masyarakat untuk mencintai seni budayanya. ‘’Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 14 Juni lalu dan rekonstruksi dilakukan selama 3 kali dalam seminggu dan telah menghasilkan empat tarian, yaitu tari Joged Pangeleb, Wiranata, Palawakya dan Joged Ibing-ibingan yang disertai dengan tabuh pengiringnya dan satu tabuh Petegak,’’ ujarnya. Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.Skar., M.Hum. mengatakan rekonstruksi Seni Joged Bumbung ini dilakukan karena adanya historis seni Joged Bumbung dengan Desa Pakraman Pujungan untuk tetap dijaga. Dika-
JOGED BUMBUNG - Kegiatan rekonstruksi Joged Bumbung yang dilakukan ISI Denpasar di Desa Pujungan, Tabanan. takan, saat ini perkembangan seni pertunjukan Joged Bumbung sudah mulai ditinggalkan. Oleh karena itu, ISI Denpasar mempunyai tugas pokok dalam bidang pelestarian dan pengembangan seni sudah menjadi kewajiban untuk melakukan rekonstruksi seni tari Joged Bumbung tersebut. Sehingga kesenian ini tidak punah dan tetap lestari. ‘’Setiap tahun kami menyediakan paling tidak dua kesenian langka untuk direkonstruksi kembali sesuai dengan tugas pokok ISI Denpasar,’’ tegasnya. Bendesa Adat Pujungan Jro Wayan Sedana menyambut baik rekonstruksi ini. Dikatakan, rekonstruksi Joged Bumbung yang dilakukan ISI Denpasar telah memberikan pemahaman akan seni tari Joged Bumbung serta pakemnya yang sangat perlu untuk dilestarikan. Apalagi saat ini Joged Bumbung oleh beberapa kalangan identik dengan hal yang berbau
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
porno dengan goyangan erotisnya, sehingga perlu diluruskan melalui kegiatan seperti ini. ‘’Secara historis, Joged Bumbung sangat sakral. Kami di Desa Pujungan merupakan desa barometer seni dari tahun 60-an, sehingga semua sekaa seni ada di desa kami. Makanya saat ini teman-teman dari ISI Denpasar memberikan bantuan rekonstruksi joged ini sehingga bisa kembali dibangkitkan,’’ ujarnya. Hal senada dilontarkan Perbekel Desa Pujungan I Made Wisnu Wijaya. Ia menambahkan, guna menguatkan pakem tari joged, sudah seharusnya dibuatkan pararem sehingga tari Joged Bumbung tetap eksis tanpa harus keluar dari pakemnya. ‘’Kami sangat mengapresiasi dilakukannya rekonstruksi Joged Bumbung ini. Sehingga nantinya tari joged bumbung ini dapat dibuatkan pararem, sehingga tidak lagi terkesan porno dan erotis,’’ imbuhnya. (ad740)
DAERAH
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
5
Berdalih Dana BOS Minim
Dispendik Banyuwangi Legalkan Pungutan Banyuwangi (Bali Post) Berdalih dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) masih minim, Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi berencana melegalkan pungutan di sekolah. Rencana itu digulirkan dengan menggelar pertemuan bersama perwakilan komite sekolah mulai SD-SMA/SMK, PGRI, Dewan Pendidikan hingga Inpesktorat Banyuwangi, Selasa (9/8) kemarin. Pungutan sekolah itu rencananya akan dikemas dalam program sumbangan belajar tunggal. Sekretaris Dispendik Banyuwangi Dwiyanto menuturkan, selama ini sumbangan pengembangan sekolah kerap dikeluhkan wali murid. Pemicunya, besaran sumbangan disamaratakan sehingga pihaknya berinisiatif membuat sistem aplikasi klasifikasi kemampuan masing-masing wali murid dalam memberikan sumbangan ke sekolah. Penarikan sumbangan itu nantinya akan ditangani komite
sekolah masing-masing. “Selama ini sumbangan kerap dikeluhkan. Agar tidak liar perlu ada pengklasifikasian yang mampu dan tidak mampu,” ujar Dwiyanto usai pertemuan. Dalam aplikasi klasifikasi besaran sumbangan itu, nantinya akan didata dokumen orangtua siswa. Mulai profesi orangtua, penghasilan perbulan serta penggunaan listrik dan air setiap bulannya. Dari data itu akan ter-
lihat klasifikasi wali murid yang mampu atau tidak mampu. Untuk itu bisa ditentukan besaran standar sumbangan masingmasing. “Dengan klasifikasi ini, nantinya besaran sumbangan bisa ditentukan sesuai kemampuan,” bebernya. Menurutnya, selama ini dana BOS belum cukup memenuhi kebutuhan pengembangan sekolah dan pengembangan program pendidikan. Untuk itu perlu diatur ten-
tang klasifikasi besaran sumbangan dari wali murid untuk sekolah. Dewan Pendidikan Banyuwangi ternyata kurang setuju dengan program pungutan tersebut. Anggota Dewan Pendidikan Banyuwangi, Nurul Islam mengatakan pungutan sekolah yang dilegalkan akan meresahkan wali murid. Bahkan, kebijakan ini bertentangan dengan UUD 1945 dan UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mengamanatkan wajib belajar anak usia 7 sampai 15 tahun. “Jadi, konsekwensi UU itu, pemerintah harus membiayai pendidikan, bukan dibebankan ke wali murid dengan melegalkan pungutan,” kritiknya. (kmb30)
DPD-RI Inspeksi PHK di PT Karya Tangan Indah Abiansemal
Kios di Banjar Sakah Terbakar
Gianyar (Bali Post) Kebakaran terjadi di Banjar Sakah, Desa Batuan, Sukawati, Selasa (9/8) kemarin. Si jago merah menghanguskan kios berukuran 10x6 milik Handari (52). Diduga penyebab kebakaran lantaran tabung gas yang bocor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 20 Juta. Kebakaran ini berawal dua buruh yakni Sugiorto (35) dan Wibowo (31) sedang mengelas besi bangunan kios sekitar pukul 13.00 Wita. Selama proses itu, tiba-tiba muncul percikan api dari tabung gas mengenai aluminium foil yang ada di atap bangunan. Api pun langsung menjilat aluminium foil tersebut. Melihat kejadian ini, dua buruh bangunan ini langsung berteriak minta tolong, serta berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Beberapa menit kemudian datang 3 unit mobil Damkar. Petugas pun langsung menyemprotkan air dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 Wita. Kepala BPBD Gianyar A.A Oka Digjaya, dikonfirmasi membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut. Dikatakan, setelah hampir satu jam berupaya melakukan pemadaman, api akhrinya berhasil dipadamkan. “Berselang satu jam api sudah bisa dikuasai. Dari hasil pendataan sementara kerugian material mencapai Rp 20 juta, “ katanya. (kmb35)
Bali POst/nik
KEBAKARAN - Sejumlah petugas BPBD Gianyar ketika berupaya melakukan pemadaman saat kebakaran terjadi di sebuah kios di Banjar Sakah, Selasa (9/8) kemarin.
Bali Post/udi
PERTEMUAN - Sejumlah perwakilan komite dan sekolah usai mengikuti pertemuan terkait pungutan sekolah di Banyuwangi, Selasa (9/8) kemarin.
Senator Wedakarna Tegur Pengusaha agar Proses PHK Lebih Manusiawi
Pertama Kali, Midea Masuk 500 Fortune Global
MIDEA salah satu produsen elektronik rumah tangga ternama di dunia menjadi perusahaan Tiongkok pertama dari industri peralatan rumah tangga yang memasuki daftar 500 Fortune Global, ketika peringkat terbaru dari perusahaan terbesar dunia diumumkan pada 20 Juli 2016. Debut Midea di peringkat 481 setelah di tahun 2015, performa perusahaan mencapai pendapatan USD 22.17 miliar, dan laba total sebesar USD 2.02 miliar, di mana menunjukkan 21 persen peningkatan dibanding tahun sebelumnya. ‘’Di tahun 2015, industri dunia peralatan rumah tangga menghadapi lebih banyak tantangan. Namun Midea bisa terbang melawan arah angin dengan menggunakan strategi pengembangan produk mutakhir. Meningkatkan efisiensi dan berfokus pada operasional global,’’ kata Andy Gu, Vice President dari Midea Group. Midea telah berinvestasi USD 3 miliar untuk penelitian dan pengembangan selama lima tahun terakhir dan sekarang institusi R&D Midea telah beroperasi di Tiongkok, Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Italia dan Singapura, mengintegrasikan sumber daya global untuk menghasilkan terobosan teknologi. Ini adalah tambahan di luar investasi sebesar USD 1.04 miliar untuk meningkatkan otomatisasi yang telah menghasilkan 17 persen dari rasio rata-rata otomatisasi terkini.
Sejauh ini di tahun 2016, Midea telah mengakuisisi bisnis peralatan rumah tangga Toshiba, dan sedang dalam proses akuisisi Kuka AG, group industri robotik dari Jerman, serta Clivet, manufaktur pendingin udara dari Italia. Strategi global Midea adalah mengubah dari mengekspor produk tradisional dari Tiongkok menjadi operasional lokal di pasar utama. Basis Midea global sekarang telah beroperasi di lebih dari 200 negara dan 9 unit strategis bisnis juga menjalankan tujuh operasi skala penuh yang melingkupi R&D, manufaktur dan penjualan di 6 negara termasuk Vietnam, India, Belarus, Mesir, Brazil dan Argentina. Produk Midea dijual lebih dari 200 negara dan wilayah di seluruh dunia. Midea juga memiliki beberapa proyek bergengsi di tahun 2015, termasuk memenangkan tawaran untuk menginstal pendingin udara (AC) sentral di stadion untuk pertandingan olahraga di Brazil. Midea berdedikasi membantu konsumen menemukan kembali apa arti dari sebuah rumah dengan cara yang ramah dan mengejutkan. Menurut Brando Brandstaeter, Head of Brand & Communication of Midea International Business, di masa depan Midea akan menjadi konglomerat yang berfokus pada peralatan rumah tangga yang pintar dan manufaktur yang cerdas. (bns2)
KOMITE III DPD-RI bidang ketenagakerjaan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali membantu kaum marhaen yang mengalami masalah di dunia kerja. Kali ini di perusahaan PT Karya Tangan Indah (KTI) yang terletak di Desa Mambal, Abiansemal, Badung. Berdasarkan laporan masyarakat bernama I Nyoman Rai Mudita yang merupakan eks karyawan menyampaikan kepada DPD-RI perihal cara pemberhentian (PHK) dirinya yang dianggap tidak adil. ‘’Saya ingin melaporkan ke DPD-RI terkait dengan proses PHK saya yang tidak pantas. Saya sudah bertahun-tahun bekerja, tapi suatu hari saya diberhentikan dengan cara yang mengejutkan. Ini yang saya laporkan. Karena sangat berbeda perlakuan manajemen lama dengan manajemen kali ini,’’ kata I Nyoman Rai Mudita di hadapan DPD-RI. Terhadap hal ini, Senator Wedakarna meminta penjelasan langsung dari pihak manajemen perusahaan. Sejumlah klarifikasi pun telah disampaikan ke hadapan DPD-RI. ‘’Saya ingatkan pada investor dalam hal ini PT KTI yang baru saya tahu juga sebagai pemilik merek John Hardi. Bahwa hak untuk memberhentikan karyawan adalah hak dari perusahaan. Karena setiap perusahaan memiliki perjanjian kerja sama. Tapi mungkin yang tidak disetujui oleh masyarakat saya adalah cara berkomunikasi. Ini Bali dan kami punya tata krama, punya aturan dan punya unggah-ungguh. Jadi saran saya agar perlakukan rakyat saya dengan manusiawi. Secara administrasi agar juga dipenuhi hak-haknya. Saya juga dapat laporan bahwa lebih dari 20 karyawan yang juga diberhentikan. Mudahmudahan tidak terjadi lagi,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun berharap kepada perusahaan di Bali agar selalu memegang komitmen menjaga Bali, yakni dengan memberdayakan tenaga kerja lokal. ‘’Saya minta
agar perusahaan memprioritaskan dan memberikan komposisi lebih besar pada rakyat pribumi dan umat Hindu. Saya kira 90 persen adalah komposisi ideal jika ingin ada keadilan. Selain itu juga dipenuhi hak-hak karyawan sesuai dengan UU dan jika semua stabil maka tidak akan ada gejolak. Saya rasa usaha bisnis apa pun ingin menghindari masalah dan kasus seperti ini. Kredibilitas usaha juga terancam,’’ terang Gusti Wedakarna. Terkait dengan tidak adanya serikat pekerja (union) juga disoroti DPD-RI. ‘’Saya sudah memeriksa bahwa belum ada serikat pekerja. Yang ada cuma bipartit dan suka duka agama. Tentu kewenangan hak kewajiban lembaga ini terbatas. Saran saya agar manajemen membuat serikat pekerja (SP). Jika ada SP maka masalah seperti ini bisa disalurkan dengan baik. Tidak harus keluar perusahaan. Anggaplah SP sebagai kawan perjuangan dan partner dan jangan melihat sebagai ancaman. Pendapat saya jika ada SP, maka indikator perusahaan itu sehat. Itu nasihat DPD-RI. Laksanakan semua sesuai aturan dan perundangan-undangan,’’ ucap Gusti Wedakarna yang Presiden
MEDIASI – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat hadir memediasi kasus PHK warga pribumi bersama Kadis Tenaga Kerja Badung di PT Karya Tangan Indah, Abiansemal, Badung.
Diresmikan Bupati Gianyar
RSU Kasih Ibu Saba Rujukan Pasien Lokal dan Wisatawan RUMAH Sakit Umum (RSU) Kasih Ibu Saba, Gianyar akhirnya membuka pelayanan secara resmi, Senin (8/8) pagi. Rumah Sakit Umum dengan bangunan megah nan artistik yang terletak di sebelah utara Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar ini diresmikan langsung oleh Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata. Dalam peresmian itu disaksikan Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta, Konsul Jepang dan negara sahabat lainnya, Komandan Kodim (Dandim) 1616/Gianyar Letkol (Kav) Berto Capah, Ketua BPD PHRI, panglingsir puri, direktur rumah sakit daerah maupun swasta seluruh Bali, serta undangan lainnya. Bupati Gianyar Agung Bharata dalam sambutannya berharap RSU Kasih Ibu Saba ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat Gianyar. Selain itu, Gianyar yang menjadi pusat pariwisata Bali tentu tidak terlepas dari adanya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena itu dia berharap RSU Kasih Ibu Saba menjadi pusat rujukan pasien lokal maupun wisatawan asing. ‘’Kesehatan adalah segalanya. Hidup tidak sehat sama dengan rugi. Saya dengar rumah sakit ini melayani
asuransi nasional maupun internasional. Saya berharap juga memberikan pelayanan asuransi untuk warga desa seKabupaten Gianyar. Supaya semua masyarakat di Gianyar mendapatkan pelayanan yang prima dari rumah sakit yang menerapkan standar mutu, serta ditunjang standar pofesi,’’ ucapnya. Selain itu, Agung Bharata ingin agar RSU Kasih Ibu Saba ini mejadi peluang usaha untuk mengentaskan pengangguran di Gianyar. Baik itu pengangguran intelektual maupun pengangguran sesungguhnya. ‘’Kan tidak semua lulusan sekolah kesehatan itu diterima kerja di rumah sakit. Nah, saya berharap RSU Kasih Ibu memberikan peluang warga Gianyar yang menjadi pengangguran intelektual untuk bekerja di sini,’’ tegasnya. Komisaris RSU Kasih Ibu dr. Suanda Duarsa Sp.OG. mengungkapkan pelayanan RSU Kasih Ibu Saba didukung oleh 60 dokter spesialis. Empat kamar operasi bertaraf internasional yang dilengkapi dengan tekanan udara positif untuk mensterilisasi virus yang terkandung dalam udara di luar ruangan operasi. Juga memiliki sentral monitor untuk memantau pelayanan, memiliki tempat tidur khusus bersalin, dan IGD untuk pasien internasional
RUANGAN - Kondisi di salah satu ruangan RSU Kasih Ibu Saba, Gianyar. dan nasional. Sebagai sarana penunjang, RSU ini dilengkapi laboratorium dan radiologi. Sistem radiologi yang dimiliki RSU Kasih Ibu Saba sudah menggunakan teknologi digital dan teleradiologi. ‘’Teleradiologi untuk fotonya bisa kita rekam di sini, pembacaannya bisa dari jarak jauh sehingga pasien tidak menunggu terlalu lama. Seperti RSU Kasih Ibu Denpasar, bahkan Tabanan. ‘’Kami telah menerapkan kemajuan sisi teknologi ini,’’ ujar Duarsa. Tidak hanya itu, RSU Kasih Ibu Saba juga akan dilengkapi Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) atau alat
The Sukarno Center. Dalam pertemuan yang dihadiri Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Badung ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi yang nantinya akan menjadi acuan dari pemerintah Badung untuk bisa memonitor masalah ketenagakerjaan di wilayahnya. ‘’Selain masalah tenaga kerja, agar diperhatikan masalah CSR. Apalagi katanya Badung sudah punya Perda CSR. Sosialisasikan perda dengan baik, didik perusahaan agar lebih membumi dan agar kesadaran para SDM Bali di posisi manajemen perusahaan juga peduli pada nasib semeton Bali. Saya ingatkan, jika saja SDM Hindu Bali yang kini ada di level pimpinan perusahaan mau solider terhadap semeton-nya, mau berjuang dan membantu dan juga mau mengayomi, maka masalah domestik di Badung tidak akan terjadi. Banyak masalah tenaga kerja di Badung yang terjadi pada orang Bali, salah satu penyebabnya karena SDM Bali tidak mau membela sesamanya. Ini urusan karakter. Solidaritas orang Bali di bidang manajemen dan ketenagakerjaan sedang diuji. Saya ingatkan itu,’’ imbuh Gusti Wedakarna. (ad400)
pemecah batu ginjal tanpa operasi. Sementara itu, Direktur RSU Kasih Ibu Saba dr. I Ketut Sumiarta, M.Kes. mengatakan, walaupun pembukaan secara resmi RSU Kasih Ibu Saba dilakukan pada Senin (8/8), namun sejak Kamis (14/7) lalu sudah ada pasien lokal maupun warga negara asing yang berobat. ‘’Untuk pasien asing jumlahnya 20 orang. Baik warga negara Prancis, Swiss dan Cina. Kami berharap kehadiran RSU Kasih Ibu Saba, Gianyar dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang memerlukan layanan kesehatan,’’ ucapnya. (ad401)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Prioritas Menciptakan Sekolah Keterampilan KEKHAWATIRAN tentang ganti menteri ganti kebijakan, sedikit menguak dari terbentuknya kabinet yang baru ini. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru mempunyai ide untuk menyelenggarakan sekolah satu hari. Dalam ide itu menyangkut anak-anak pulang sore hari yang disesuaikan dengan banyaknya orangtua yang pulang kerja sore hari sekitar pukul 17.00. Karena lima hari sekolah itu full time, maka hari Sabtu adalah hari bebas. Sesungguhnya beberapa sekolah swasta besar di kota telah melakukan kebijakan ini, akan tetapi sebagian besar tidak. Karena itu ide untuk menyelenggarakan sekolah sehari ini memang harus hati-hati diterapkan. Apalagi misalnya untuk anak-anak yang masih di Sekolah Dasar. Dalam hal sekolah yang telah menerapkan praktik belajar seperti itu, modalnya memang besar. Artinya mereka melengkapi sekolah dengan sarana yang dibutuhkan oleh anak-anak. Permainan, sarana teknologi, termasuk juga ruang olahraga disediakan secara komplit. Mereka juga melengkapi diri dengan fasilitas bimbingan psikologis serta poliklinik yang menunjang kesehatan. Beberapa sekolah menyediakan ruang istirahat bagi pengantar siswa. Bahwa ada mobil atau bus sekolah yang mengantar-jemput anak-anak, itu sudah dari dahulu menjadi perhatian. Kekhawatiran kita adalah, apabila kelak itu menjadi kebijakan nasional, akan muncul berbagai persoalan. Misalnya bagi sekolah yang tidak mempunyai fasilitas, pasti akan menimbulkan kebosanan di sekolah. Bosan dalam menerima pelajaran, pasti akan menimbulkan prestasi jelek. Buntut-buntutnya prestasi akan jeblok lagi. Wacana yang sering terdengar sekarang adalah bahwa sekolah negeri itu sering kekurangan dana dari pemerintah. Jika ini terus-terusan terjadi, maka tidak mungkin bagi sekolah negeri untuk membikin fasilitas yang memadai bagi anak didiknya. Bagaimana mungkin dapat memberikan hasil yang maksimal apabila tidak ada fasilitas memadai bagi mereka. Untuk mengatasi persoalan ini, ada beberapa sekolah yang mendapat sumbangan sukarela dari orangtua murid. Akan tetapi sering kali hal ini menimbulkan persoalan di kemudian hari. Ada protes, laporan dan sebagainya yang buntut-buntutnya mengurangi kenyamanan belajar anak-anak. Lalu, bagaimana kita harus melihat berbagai persoalan tersebut? Sebagai sebuah ide, apa yang diusulkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru, tidak keliru. Apalagi kemudian hal itu memang lebih layak diberlakukan di sekolah yang ada di perkotaan. Tetapi, menerapkannya di desa, harus hati-hati, bahkan sebaiknya jangan. Juga harus hati-hati menerapkannya di sekolah di luar Jawa dan Bali, dua pulau yang sangat padat penduduknya. Yang paling penting seharusnya diperhatikan adalah bagaimana kalau bantuan untuk buku-buku kepada anak-anak itu mesti dimaksimalkan. Penerjemahan dari buku-buku asing juga mesti diperbanyak karena sumber keilmuan sekarang banyak berasal dari buku yang berasal dari luar. Ilmu baru kebanyakan berasal dari negara lain. Sering kita melupakan soal bebas biaya. Soal pembebasan biaya ini juga sering kontroversial. Tidak semua sekolah itu mampu menciptakan sekolah bebas biaya. Pemerintah harus mencari kiat untuk membebaskan sekolah dari biaya besar. Dengan cara demikian, seluruh lapisan masyarakat akan dapat menikmati sekolah dengan gratis sampai dengan jenjang Sekolah Menengah Atas. Jenjang Sekolah Menengah Atas ini telah memungkinkan bagi anak-anak untuk mengembangkan kognisinya, sehingga siap untuk terjun ke masyarakat. Pendidikan keterampilan seharusnya menjadi pemikiran saat ini. Daerah Indonesia itu kaya dengan berbagai ragam sumber daya. Maka untuk inikah didirikan sekolah-sekolah kejuruan agar mampu memberikan keahlian yang sesuai dengan sumber daya tersebut. Ini lebi adil dan komprehensif dibanding dengan memikirkan menyelenggarakan sekolah sehari penuh. Kasihan anak-anak kita nanti kelelahan dan kebosanan di sekolah.
S URAT PEMBACA
Berbagai Kelemahan Signifikan dari Ide Sekolah Lima Hari
Akhir-akhir ini muncul polemik baru di kalangan orangtua murid tentang sekolah sehari. Ide ini datang dari Mendikbud yang baru, dengan membuat lima hari sekolah, dan Sabtu-nya libur. Sekolah seharian dimaksudkan sebagai kondisi di mana anak menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah. Sebagian menafsirkannya masuk mulai dari pukul 07.00 pagi dan pulang sore sekitar pukul 17.00 atau bahkan mungkin lebih. Barangkali yang dimaksudkan oleh menteri itu adalah agar konsentrasi dan pembinaan anak lebih dapat dilakukan secara maksimal yang luarannya karakter dan kecerdasan anak lebih bagus. Anak-anak akan lebih mampu menguasai emosi, memecahkan masalah dan mengerti tentang kebutuhan masa depan bangsa dan negara.
Oleh I Nyoman Sulandri eskipun ini sekadar wacana, akan tetapi kekhawatiran adanya menteri baru dengan kebijakan baru sudah mulai kelihatan. Bahkan ini lebih mendasar lagi yang menyentuh kehidupan sosial masyarakat. Jadi, tidak keliru apabila kemudian banyak muncul pertanyaan dan tanggapan kontra dari masyarakat. Masalah pendidikan dasar dan menengah, seperti yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan akar penentu dari kondisi bangsa dan negara. Ini disebabkan semua sikap, perilaku dan perkembangan kecerdasan manusia bersumber dari pendidikan dasar dan menengah tersebut. Membentuk kepribadian seseorang, hal yang menjadi penentu masa depan mereka ditentukan dari pendidikan yang paling dasar. Salah dalam mengelola pendidikan ini, maka masa depan bangsa juga akan salah. Anak yang terbiasa dididik dengan keras, tentu akan menjadi keras mentalnya di masa mendatang. Sebaliknya yang mendapat pendidikan dengan hati, halus, dan berdisiplin, akan memberikan dorongan kecerdasan serta ide-ide perkembangan positif di masa depan. Itu sebabnya guruguru yang suka menempeleng di masa lalu, disesalkan saat sekarang karena pendidikan itu hanya cocok untuk mental penjajah. Pendidikan juga harus melihat
M
Menghadapi era globalisasi saat ini sesuai dengan tren ekonomi yang sedang bergolak maka setiap orang berhak menyampaikan pendapat serta perlindungan suaka politik sesuai dengan Universal Deklaration Of Human Right termasuk Indonesia yang ikut menandatangani pada tanggal 10 Desember 1948. Setiap warga negara menjunjung tinggi institusi melaksanakan hukum sesuai norma-norma yang berlaku. Demikian pula para pejabat dan atau notaris dalam melaksanakan tugasnya melayani publik wajib mengucapkan sumpah di hadapan pejabat negara, notaris maupun Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam rangka pelaksanaannya sesuai Peraturan Menteri Kehakiman RI No.31/10/1999 dan Permen Agraria KBPN No.17/ XI/1999. Demikian pula papan nama masing-masing Pejabat tersebut berbeda bentuk dan ukurannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Notaris adalah pejabat negara bukan sebagai pejabat biasa yang pada umumnya melayani publik. Pada akhir-akhir ini terjadi pelanggaran Kode Etik di dalam penulisan papan nama, baik sebagai notaris dan atau PPAT diharapkan jangan menambah komplektivitas karakteristik di dalam hubungan sistem hukum Indonesia untuk mencapai kebenaran yang sejati (ultimate reality). Hormatilah diri sendiri untuk dihormati orang lain. Dr. I Gusti Ngurah Oka, S.H., MBL., M.H. Ameritus Notaris & PPAT Mengwi, Badung
Keluhkan Telkom Saya salah seorang pelanggan Telkom dengan nomor 0361-262382. Pesawat saya telah mengalami kerusakan (mati total) selama kurang lebih tiga bulan. Sudah melakukan pelaporan ke 147, tetapi belum ada perbaikan sampai hari ini. Mohon segera diperbaiki. I Gede Budirastu Lumintang, Denpasar Utara
yang lebih rileks dan bahan pelajaran yang lebih lengkap. Jadi dengan argumentasi seperti itu, seharusnya anak-anak di pedesaan, terutama di lingkungan Sekolah Dasar malah mesti diberikan waktu yang lebih longgar agar anak-anak dapat bermain secara lebih leluasa. Permainan yang leluasa akan memberikan kesempatan berinteraksi sosial secara kompleks. Pengalaman akan memberikan pengayaan kepada otak dan kemampuan nalar mereka. Mengatakan bahwa sekolah seharian ini berkaitan dengan waktu pulang kerja orangtua, tidak sepenuhnya benar. Secara sederhana harus dikatakan bahwa tidak semua orangtua harus datang pukul 17.00 sore, dan tidak di semua kota Indonesia para pekerjanya pulang sore pukul 17.00. Ada yang hanya satu orangtuanya yang bekerja sampai sore, bahkan ada satu orangtua yang bekerja larut malam. Seorang ibu rumah tangga jelas tinggal di rumah untuk mempersiapkan manajerial keluarganya. Komposisi penduduk yang mempunyai keluarga seperti ini harus dihitung juga. Apabila ternyata banyak di perkotaan komposisi keluarga seperti itu, maka sangat penting mempertimbangkan sekolah satu hari ini untuk diurungkan. Ibu juga sangat perlu bersentuhan dengan anak-anaknya dengan waktu yang lebih banyak. Tentu juga ada saudara-saudara yang lain di
Suara Mahasiswa
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pelanggaran Kode Etik
kultur sebuah masyarakat, tidak sematamata mengadaptasi kultur di negara lain. Jadi, kalau orang Korea Selatan mendapat pendidikan keras, itu diperlukan untuk menghadapi Korea Utara yang memang selalu mengancam. Namun bukan tidak mungkin jiwa anak-anak sekolah di negara tersebut kering kerontang. Salah satu yang menjadi alasan Mendikbud yang baru untuk melakukan sekolah sehari dalam waktu lima hari itu adalah menyesuaikan dengan kondisi pekerja di perkotaan yang kebanyakan pulang pukul 17.00. Dari sisi masyarakat perkotaan dan pengawasan anak yang sedang tumbuh kembang bisa dikatakan masuk akal. Tetapi hanya untuk anak-anak perkotaan saja. Dengan demikian, karena Indonesia ini negara pertanian dan negara pedesaan, kebijakan untuk membuat sekolah seharian itu tidak dapat dibenarkan secara menyeluruh. Di desa tidak boleh ada kebijakan seperti ini. Membentuk karakter anak yang lebih baik berpotensi di desa karena lingkungannya lebih luas, interaksi sosial lebih hangat, bahkan udaranya lebih bersih. Pedesaan banyak memberikan peluang untuk belajar secara alami karena kondisi-kondisi yang telah disebutkan di atas. Bahkan dengan adanya teknologi informasi seperti sekarang, termasuk internetnya desa malah dapat memberikan lebih maksimal lagi. Minimal anak-anak dapat belajar lebih komplit dengan waktu
Mengenal Teknologi Modifikasi Cuaca MEMASUKI musim kemarau tahun ini, hujan masih kerap turun di beberapa daerah di Indonesia. Hujan yang masih sering terjadi membuat masyarakat bisa sedikit lega, mengingat tahun lalu negeri ini dilanda kekeringan yang cukup hebat. Selain mengalami kekeringan, di beberapa daerah juga mengalami kebakaran hutan yang mengakibatkan kabut asap pun terjadi. Teknologi Modifikasi Cuaca merupakan istilah dari akvitas hujan buatan. Tujuan dari Teknologi Modifikasi Cuaca adalah untuk meningkatkan curah hujan sewaktu memasuki musim kemarau (pancaroba) dengan cara penyemaian awan. Pada proses penyemaian awan, bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan-bahan yang bersifat higroskopis (menyerap air) berupa garam dapur NaCl(Natrium Clorida), CaCl2, dan urea untuk mempercepat terbentuknya inti kondensasi awan dan mempercepat terbentuknya tetes-tetes air di dalam awan. Dalam pembentukkan awan, awan terbentuk tidak secara instan, melainkan harus ada syarat dan kondisi, seperti naiknya massa udara yang menguap dari permukaan bumi menuju atmosfer dan setelah itu mengalami pendinginan. Kelembapan nisbinya (RH) akan bertambah dan memulai proses kondensasi pada inti kondensasi yang lebih besar dan aktif. Tetes air kemudian mulai tumbuh dan menjadi tetes-tetes awan ketika RH telah mendekati 100. Tetes awan yang terbentuk umumnya mempunyai jari-jari 5-20 mm. Tetes dengan ukuran ini akan jatuh dengan kecepatan 0,01-5 cm/s, sedangkan kecepatan aliran udara ke atas jauh lebih besar sehingga
Oleh Tiardo Yosua Simangunsong tetes tersebut tidak akan jatuh ke bumi. Dalam merangsang proses terjadinya hujan, ada dua jenis bahan, yaitu pembentukkan es dengan bahan berupa perak iodida (AgI) yang dapat bertindak sebagai inti es. Ini menyebabkan air kelewat dingin, membeku pada temperatur -40°C atau lebih rendah dan penggabungan butir-butir air di awan dengan bahan-bahan higroskopis (menyerap air). Pada saat pembentukkan es, tekanan uap di atas air kelewat dingin lebih besar daripada tekanan uap di atas es. Tetes air tersebut berdifusi (bercampur) ke kristal es, sehingga kristal es akan tumbuh dengan mengorbankan tetes air kelewat dingin. Dalam proses kolisi dan koalisensi tetes air membentur dan menangkap butiran awan. Endapan-endapan pada awan seperti tetes-tetes air dan kristal es merupakan hal yang terdapat dalam awan konvektif cumulus yang akan digunakan dalam proses modifikasi cuaca. Awan konvektif tipe cumulus merupakan awan yang banyak di jumpai di Indonesia. Awan cumulus yang terus berkembang akan membentuk awan cumulonimbus. Awan cumulonimbus merupakan awan yang besar menjulang tinggi sebagai awan hujan. Hujan akan turun apabila proses tumbukan dan penggabungan droplets dapat berkembang menjadi tetes hujan berukuran 1.000 mikron atau lebih besar. Pada keadaan tertentu, partikel-partikel dengan spektrum GN tidak tersedia, sehingga proses hujan tak dapat berlangsung karena proses tumbukan dan peng-
gabungan tidak terjadi. Dalam proses untuk menurunkan hujan ke bumi, maka hal yang dilakukan dengan meningkatkan proses dengan cara menyebarkan bahan yang bersifat athigroskopis berupa serbuk garam NaCl. Sementara untuk awan cumulus yang tumbuh jauh di atas 10 km dipakai dengan cara meningkatkan proses kristal es. Cara yang digunakan adalah menabur es kering atau karbonmonoksida (CO). Dalam Teknologi Modifikasi Cuaca, penyemprotan bahan-bahan seperti serbuk garam NaCl dilakukan sekitar medan updraft pada awan-awan hangat dengan menggunakan wahana pesawat terbang melalui airscooper yang terdapat pada bagian bawah pesawat. Selain itu, bahan-bahan tersebut juga dalam bentuk flare yang dipasang pada bagian sayap atau bagian bawah pesawat. Jika flare terbakar, maka bahan semai akan masuk ke dalam awan. Untuk ejectable flare dimasukkan ke dalam awan dengan menembakkan bahan tersebut ke puncak awan dingin. Teknologi Modifikasi Cuaca sudah banyak sekali dirasakan manfaatnya oleh berbagai pihak. Dengan adanya Teknologi Modifikasi Cuaca, bencana alam yang kerap melanda negeri ini seperti kekeringan dan kabut asap akibat kebakaran hutan lebih bisa di minimalisir. Selain itu, Teknologi Modifikasi Cuaca juga sangat berguna bagi berbagai pihak, seperti Departemen Pertanian, Departemen Pekerjaan Umum, Departemen Kehutanan, PLN dan perusahaan swasta, serta masih banyak pihak-pihak lain yang memakai teknologi ini.
dalam keluarga yang mesti mendapatkan perhatian. Misalnya anak-anak juga mesti saling akrab dengan saudara kandung, sepupu, tetangga dan sebagainya. Pola hubungan sosial seperti ini justru sangat penting untuk pembentuk keluarga di masa depan. Memaksa mereka pulang pukul 17.00 akan mengurangi kesempatankesempatan untuk bersentuhan sosial seperti itu. Harus juga diperhatikan soal kemacetan yang ditimbulkan, apabila seluruh komunitas pulang bersamaan pada sore hari. Terutama di kota-kota besar, pasti akan macetnya luar biasa. Apalagi, apabila dikaitkan dengan kota Jakarta. Kemacetan seperti ini pasti akan menambah mumet kepala para siswa, jika memang di sekolahnya ada banyak persoalan yang harus dikerjakan. Dari konteks ini, seharusnya hindari anak-anak pulang pukul 17.00 sore dan bila memungkinkan, diperpendek saja waktu sekolah. Budaya belajar dan mengajar di Indonesia juga harus diperhatikan. Sekarang sering terdengar bahwa anak-anak harus mengerjakan pekerjaan rumah dalam jumlah yang banyak. Ini juga ikut menyita waktu bermain anak-anak. Kalau kemudian nanti anak-anak seharian tinggal di sekolah, bukan tidak mungkin guruguru akan sengaja memberikan pekerjaan sekolah yang lebih banyak. Kenyamanan untuk belajar menjadi hilang. Padahal persyarat untuk menjadi murid dan siswa yang baik adalah adanya kenyamanan tersebut. Tentu juga harus diperhitungkan fasilitas sekolah yang ada. Jika sekolahnya kumal, minim fasilitas juga ruangannya sempit, maka sebaiknya diurungkan saja merencanakan sekolah sehari seperti yang menjadi ide Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru. Harus hati-hati karena sekolah sebagai pembentuk dan penginisiasi kebudayaan, hasil produk kecerdasan insan manusia juga akan menghancurkan kebudayaan itu sendiri, apabila sekolah tidak mempunyai sarana yang mencukupi.
POJOK Mendikbud wacanakan ‘’full day school’’ mendukung program Nawa Cita. - Menteri baru program baru. *** Anggota DPR nilai program ‘’full day school’’ perlu uji publik. - Tugas DPR untuk mengkaji. *** Delegasi OWHC mengagumi pelestarian subak di Denpasar. - Irigasinya juga patut dilestarikan.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
ANGKUT SAMPAH Sejumlah petugas sibuk melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah di tempat penampungan sampah di Pasar Ketapean, Denpasar, Selasa (9/8) kemarin.
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
MEMANCING Sejumlah warga mengisi waktu luangnya dengan memancing ikan di Tukad Badung, Pemogan, Denpasar Selatan, Selasa (9/8) kemarin.
Bali Post/kmb38
RUMAH SAKIT - Lahan tanah negara di Desa Giri Mas Kecamatan Sawan dipilih menjadi lokasi rumah sakit pratama kedua di Buleleng Timur.
Rumah Sakit Pratama akan Dibangun di Desa Giri Mas
Singaraja (Bali Post) – Setelah melakukan kajian terhadap tiga alternatif lahan untuk lokasi gedung rumah sakit tanpa kelas (rumah sakit pratama) untuk wilayah Buleleng Timur, Pemkab Buleleng memutuskan di Desa Giri Mas Kecamatan Sawan. Sebelumnya, tiga alternaitf lokasi yang disurvei masing-masing tanah milik desa pakraman di Desa Bengkala dan Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, serta tanah negara (TN) di Desa Giri Mas. Pemkab memilih TN di Desa Giri Mas. Lokasi ini dipilih karena hasil kajian menyebut bahwa di lokasi ini paling strategis dijangkau dari Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, dan Kecamatan Sawan. Kini, permohonan lahan TN yang sudah disetujui oleh pemerintah pusat itu sedang diukur ulang oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.O.G. belum lama ini mengatakan, dari dokumen persetujuan permohonan TN oleh pemerintah pusat itu Buleleng diberikan hak untuk menguasai lahan itu seluas dua hektar. Lahan itu kemudian dibagi masing-masing satu hektar untuk pemkab sebagai lokasi rumah sakit pratama dan satu hektar lagi diberikan kepada Desa Pakraman Giri Mas. Persetujuan lahan itu karena sebelumnya desa pakraman juga ikut memohon TN itu untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas umum (fasum -red). Menyusul persetujuan itu, kini BPN Buleleng ditugaskan melakukan pengukuran ulang untuk melengkapi berkas menerbitkan sertifikat hak guna pakai atas nama Pemkab Buleleng. “Lokasi sudah kita tetapkan setelah pusat memberikan kita memanfaatkan TN di Desa Giri Mas. Lahan ini kita pilih karena jaraknya dekat kalau dijangkau dari Tejakula, Kubutambahan, dan Sawan,” katanya. Menurut Sutjidra, menunggu proses administrasi termasuk pengukuran oleh BPN, pemkab terus merampungkan penyusunan detail engineering design (DED). Dari dokumen DED yang sudah disusun, di atas lahan satu hektar itu aka dibangun gedung fisik dengan kapasitas 50 tempat tidur. Selaian itu, juga dibangun beberapa fasilitas penunjang rumah sakit. Setelah ini DED rampung dan dokumen administrasi lahan lengkap pembangunan akan mulai dikerjakan Oktober 2016 mendatang. Untuk pembangunan gedung fisik, pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran Rp 23 miliar. (kmb38)
Terkait Keresahan Pedagang
Kadisperindag Panggil Pengelola Amlapura (Bali Post) – Keresahan pedagang di Pasar Amlapura Timur karena dagangannya tak aman, ditindaklanjuti pihak terkait di Pemkab Karangasem. Kadisperindag Karangasem IGN Suarta mengatakan, sudah memanggil Kepala Pasar Amlapura Timur. Pemanggilan terkait laporan pedagang yang mengaku barang dagangannya sering dibobol maling. Suarta meminta pengelola dan petugas keamanan pasar itu saling berkoordinasi, guna mencari jalan keluar bagaimana menjaga keamanan di gedung pasar yang sudah dibangun megah itu. Seperti diberitakan sebelumnya, para pedagang di lantai dua gedung pasar itu mengeluh. Soalnya, sejak gedung pasar itu dibuka tahun 2014 dan diresmikan Menperindag Gita Wiryawan, para pedagang merasa tak aman dengan barang dagangannya. Mereka sering kehilangan uang, dan juga barang dagangan yang berharga tinggi. Sementara itu, Kepala Pasar Amlapura Timur Wayan Gita mengatakan, sejak dibangun, pintu masuk ke lantai dua gedung pasar itu memang tak ada pintu pengamannya. Pintu pengaman pasar hanya berupa pintu halaman. Pintu halaman tak terlalu tinggi, demikian juga panyengker pasar (pagar tembok) rendah dan mudah dilompati. Pihaknya sudah pernah mengusulkan agar pintu ke lantai dua yang selama ini rawan pencurian itu, dipasangi pintu. ‘’Kami juga pernah mengusulkan agar dipasangi CCTV, tetapi mungkin karena belum ada anggarannya sampai kini belum ada CCTV-nya,’’ papar Gita. Sementara terkait keresahan para pedagang yang menempati los Pasar Karangsokong Subagan, tambah IGN Suarta, dikatakan sifatnya sementara. Soalnya, lantai pasar itu tengah diperbaiki secara swakelola. Pekerjaan hanya memperbaiki rabat beton lantai pasar yang sudah lama hancur, sehingga lantai pasar becek saat hujan. ‘’Pekerjaan perbaikan lantai pasar itu oleh Bagian Ekonomi Setda Karangasem,’’ katanya. (013)
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Bali Post/wan
Pemilik Pohon Ganja Ditangkap Denpasar (Bali Post) -
Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar mengungkap kasus penanaman pohon ganja di Jalan Kerta Dalem, Denpasar Selatan, Rabu (3/8) lalu. Usia tiga pohon ganja yang ditanam di ember itu dua bulan dan disembunyikan di kamar mandi. Pohon ganja tersebut ditanam dan dipelihara tersangka FP (27). Tinggi masing-masing pohon ganja 30 sentimeter, 24 sentimeter, dan 22 sentimeter. “Saat digerebek, pohon ganja itu dipindahkan dari kamar mandi ke balkon rumahnya. Tersangka FP kerja di percetakan,” tegas Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana yang didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, Selasa (9/8) kemarin. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah tersebut dan ditemukan satu paket ganja. Selain menangkap FP, polisi juga meringkus SR (38) yang merupakan sepupu FP karena menyimpan satu paket ganja 1,18 gram. Selanjutnya dibekuk tersangka RF (27) di rumah tersebut. RF merupakan teman tersangka FP dengan barang bukti satu paket ganja seberat 2,46 gram. “Mereka ini satu jaringan pengedar ganja di Bali. Mereka mengaku coba-coba tanam pohon ganja,” ujarnya. Selain itu juga ditangkap pengedar ganja, RIL (24) dan RAL (24), di Jalan Gunung Soputan, Denpasar, Jumat (5/8) lalu. Penggerebekan
dilakukan pukul 15.30 wita. Selain meringkus dua tersangka kembar tersebut, petugas mengamankan barang bukti 9 paket ganja seberat 379,5 gram. Pasukan Kompol Ganefo juga menangkap sindikat pengedar ekstasi. Tersangka NT (27) dibekuk di Jalan Dewi Sartika, Kuta karena menyimpan 10 butir ineks. Pengakuan NT sering transaksi dengan NS (49) yang berprofesi sebagai karyawan hotel di Kuta. Tersangka NS ditangkap di tempat kerjanya di Jalan Dewi Sartika, Kuta, dengan barang bukti 5 butir ekstasi. Kasus tersebut terus dikembangkan dan NS menyebut temannya, GAR (46), juga karyawan hotel nyambi edarkan ineks. Pada Jumat pukul 21.00 wita, petugas menangkap GAR di tempat kerjanya, salah satu hotel di Jalan Dewi Sartika. Tersangka menyembunyikan 50 butir ineks di loker tempat kerjanya. “Kami juga meringkus
Bali Post/eka
NARKOBA - Wakapolresta Denpasar AKBP I Nyoman Artana bersama Kasat Res Narkoba Kompol I Gede Ganefo menunjukkan barang bukti Narkoba di Mapolresta Denpasar, Selasa (9/8) kemarin. Berbagai jenis Narkoba berhasil diamankan polisi dari 18 orang tersangka pada awal Agustus 2016. tersangka EAR usia 39 tahun di Perumahan Wanagraha, Dalung, Kuta Utara. Barang buktinya 30 butir ekstasi,” tegas Ganefo. Mantan Kapolsek Kuta ini menambahkan, terungkapnya kasus EAR berkat ocehan GAR. Ter-
sangka EAR merupakan residivis karena pernah ditangkap Polres Badung tahun 2014. “Dari Januari sampai Juli 2016, Sat. Resnarkoba Polresta mengungkap 210 kasus dengan 226 tersangka. Sedangkan barang bukti yang diamankan
1.932,77 gram sabu-sabu, 454,5 butir ekstasi, ganja 1.361,17 gram, magic mushroom 6.370,3 gram, dan obat berbahaya 1.330 butir. Kalau diuangkan barang bukti tersebut senilai Rp 3,6 miliar,” tegas AKBP Artana. (kmb36)
Belum Tentu Maksimalkan Pemanfaatan Lahan Jadi Prioritas Pemprov dan Kehutanan
’’Shortcut’’ Candikuning II
Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali kembali melanjutkan pembahasan rencana pembangunan shortcut Candikuning II di ruang kerja Wakil Gubernur Bali, Selasa (9/8) kemarin. Shortcut Candikuning II merupakan satu dari empat shortcut yang akan dibangun secara bertahap di ruas jalan Mengwitani - Singaraja. Shortcut ini diprioritaskan untuk dibangun pertama pada 2017. Rapat pembahasan yang dipimpin Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, tersebut diikuti oleh perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Denpasar, Kepala Dinas PU Bali, Kepala Dinas Kehutanan Bali, Kepala Biro Aset, Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Bali, Kepala Bappeda Bali, Kepala Biro Tata Pemerintahan, serta Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan. “Kita menindaklanjuti yang sudah disepakati kemarin, pemilihan shortcut Candikuning II. Jadi membicarakan mengenai lahannya, setelah dikaji oleh Balai ternyata di sana ada lahan provinsi, ada lahan hutan, dan ada lahan masyarakat,” ujar Kepala Dinas
PU Bali, Nyoman Astawa Riadi, usai mengikuti rapat. Dari paparan pihak Balai, lanjut Astawa, di lokasi pembangunan shortcut ada lahan milik Pemprov seluas 989 meter persegi, lahan milik pribadi seluas 3.725 meter persegi, lahan milik Kehutanan 4.397,5 meter persegi, dan lahan kuburan Muslim seluas 1.041,5 meter persegi. Sementara kebutuhan lahan untuk pembangunan shortcut Candikuning II kurang lebih 5.775 meter persegi. Lantaran konsultan proyek tidak ikut hadir dalam rapat, pihaknya akan kembali mengagendakan pembahasan lanjutan. Entah dalam bentuk rapat atau turun ke lapangan untuk mengecek langsung kebutuhan lahan dan trase shortcut yang dirancang sepanjang 385 meter itu. “Dari rapat tadi, kita berusaha untuk memanfaatkan secara maksimal lahan provinsi dan lahan kehutanan. Kalau bisa kan tidak kena lahan masyarakat karena pembebasannya perlu waktu. Jadi biar tinggal fisiknya saja di 2017,” imbuhnya. Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubun-
gan dan Infokom Bali, Ketut Artika, mengatakan, pembangunan shortcut Candikuning II akan dapat mengurangi kemacetan akibat adanya aktivitas pasar, tikungan tajam, serta pedagang di pinggir jalan di kawasan itu. “Di sana krodit, karena ada kegiatan di jalur Candikuning. Barangkali tidak menyiapkan parkir, bahu jalan menjadi sempit yang mengurangi ruang manfaat jalan,” ujarnya. Terlebih saat hari libur, lanjut Artika, kondisi lalu lintas menjadi semakin padat ditambah jalan yang menanjak. Antrean kendaraan tidak terelakkan sehingga terjadi macet sampai ke daerah Kebun Raya di Bedugul. “Mereka yang ke Singaraja terganggu. Kalau ada shortcut, mereka yang ke Singaraja bisa melewati shortcut,” imbuhnya. Menurut Artika, kondisi lalu lintas di kawasan Candikuning lebih padat dibandingkan lokasi pembangunan shortcut lain seperti di Sukasada. “Kalau di Sukasada itu kan relatif lebih ringan, lebih pada kecepatan saja. Di sana kecepatan kendaraan berkurang karena tikungan tajam,” tandasnya. (kmb32)
PERNYATAAN berbeda justru terlontar dari pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) VIII Denpasar. Kendati mengakui adanya pertemuan bersama Wakil Gubernur Bali untuk membahas shortcut Candikuning II, pihak Balai justru menyebut shortcut di lokasi empat tersebut belum tentu menjadi prioritas di tahun 2017. Padahal sebelumnya, jajaran Pemprov Bali dan BPJN VIII Denpasar telah menggelar rapat pada Selasa (2/8) lalu. Saat itu, Kepala BPJN VIII Denpasar, Ir. KGS Saiful Anwar, M.T. mengatakan, dari empat shortcut yang direncanakan, diputuskan untuk mulai membangun satu saja pada 2017. Shortcut yang akan dibangun pertama kali adalah shortcut Candi Kuning II sepanjang 385 meter. “Pertimbangannya, secara geometrik tidak terlalu sulit kita lakukan,” ujarnya. Sementara kini, Kepala Seksi Pelaksanaan, BPJN VIII Denpasar, Nusakti Yasa Wedha menegaskan masih mempelajari rencana shortcut, sembari mempersiapkan Detail Engineering Design. “Belum tentu (Candikuning II, red), ini masih kita perdalam lagi. Baik dari sisi kesiapan lahan, dan segala macam,” ujarnya. Nusakti menambahkan, belum tentu Kementerian Kehutanan memberikan izin untuk penggunaan lahan hutan menjadi shortcut. Sebab, hal ini berkaitan erat dengan masalah lingkungan hidup. Oleh karena itu, BPJN masih mempelajari seluruh rencana shortcut termasuk dua shortcut yang diusulkan menjadi prioritas oleh Bupati Buleleng. Yakni, shortcut di lokasi lima dan enam di Kecamatan Sukasada. “Ini yang masih disiapkan mana yang paling prioritas. Mana yang paling siap lahannya, itu yang akan menjadi prioritas. Biasanya memang lahan yang paling susah,” tandasnya. (kmb32)
BANGLI
8
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
Minim Saksi, Polisi Sulit Ungkap Kasus Tabrak Lari
Bangli (Bali Post) Sejumlah kasus tabrak lari pernah terjadi di wilayah hukum Polres Bangli. Namun dari sekian kasus, tak banyak yang berhasil diungkap polisi. Minimnya masyarakat yang mau menjadi saksi menjadi salah satu penghambat pihak kepolisian Bali Post/ina dalam mengungkap AKP Ketut Mastra pelaku kasus tabrak lari. Budaya Kasat Lantas Polres Bangli AKP Ketut Mastra Budaya, Selasa (9/8) mengakui hal tersebut. Dikatakannya, selama ini kasus tabrak lari cukup banyak terjadi di Bangli. Akan tetapi, pihaknya selalu kesulitan mengungkap kasus tersebut karena jarangnya masyarakat yang mau dijadikan saksi. ‘’Kami kerap kesulitan saat penyidik laka kami turun ke bawah untuk mencari saksi,’’ terangnya. Menurut perwira asal Jembrana ini, ada beberapa hal yang menjadi penyebab masyarakat enggan menjadi saksi. Salah satunya karena mereka enggan direpotkan. Jika dijadikan saksi, masyarakat tersebut mau tidak mau harus memberikan keterangan kepada pihak kepolisian. Tak hanya itu Mastra Budaya juga mengungkapkan, alasan lainnya yakni banyak masyarakat yang takut salah bicara saat dimintai keterangan. ‘’Kadang masyarakat ada yang takut salah ngomong. Itulah yang menyulitkan kita,’’ ujarnya. Untuk mempercepat proses pengungkapan kasus, AKP Mastra Budaya mengaku selalu siap melakukan upaya jemput bola. Kalau memang ada warga yang tidak mau memberikan keterangan di kantor polisi pihaknya mengaku siap untuk memintai keterangan dengan cara mendatangi langsung ke rumah warga tersebut. ‘’Kami harapkan ada peran serta masyarakat untuk membantu polisi mengungkap kasus tabrak lari,’’ tandasnya. (kmb40)
Pengalihan Jalur Truk Tak Bisa Diganggu Gugat Bangli (Bali Post) Banyaknya permintaan warga supaya lalu lintas truk pengangkut pasir ke jalur Culali, Kintamani dikaji ulang disikapi dingin Pemkab Bangli. Kebijakan yang mulai efektif berlaku sejak awal Juli itu tetap tak bisa diganggu gugat. Guna mengantisipasi meningkatnya jumlah angka kecelakaan, jalur tersebut akan segera diperbaiki. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bangli I Gede Arta, Selasa (9/8) kemarin mengakui adanya warga yang masih keberatan dengan pengalihan lalu lintas truk dari Penelokan ke Culali tersebut. Akan tetapi, itu tak membuat pemkab gentar. Kebijakan yang dimaksudkan untuk memberikan rasa nyaman terhadap kawasan pariwisata itu tetap tak berubah. ‘’Kebijakan itu belum direncanakan ada perubahan oleh Pak Bupati. Masih konsisten dengan keputusan awal,’’ tegasnya. Lanjut dia, guna menekan angka kecelakaan, pemkab telah merencanakan perbaikan jalan dan itu menjadi skala prioritas pada APBD Perubahan. ‘’Pemkab tidak hanya mengalihkan saja. Tapi jalan itu akan diperbaiki. Supaya pengendara nyaman,’’ katanya. Mantan Kabag Hukum Setda Bangli ini juga menyebutkan, kecelakaan yang belakangan ini terjadi bukan semata-mata akibat jalur yang menanjak namun juga karena sikap sopir yang tak mematuhi aturan, salah satunya tonase yang melebihi kapasitas. ‘’Coba tonase itu diperhatikan. Patuhi aturan, sesuaikan dengan medan, pasti minim angka kecelakaan,’’ katanya seraya menyebutkan hal itu sesungguhnya sudah sering disampaikan oleh petugas kepada sopir. Adanya rencana perbaikan jalur Culali itu juga dibenarkan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Bangli I Putu Wida Gunawan. Sebagai bentuk keseriusan, anggaran sudah dirancang sebesar Rp 8,4 miliar lebih. Perbaikan nantinya juga dilakukan pada senderan yang sempat ambrol. ‘’Memang benar itu masuk prioritas perbaikan. Jalan yang curam juga akan dibuat lebih landai lagi. Intinya kami berupaya supaya jalan itu nyaman dilalui,’’ terangnya. Untuk diketahui, panjang jalur Culali itu mencapai 2,5 km dengan lebar 5 meter. (kmb45)
Jalan Menuju Pabrik Rusak
Petani Enggan Jual Kopi ke Perusda
Bangli (Bali Post) Petani kopi di Bangli dikhawatirkan banyak yang enggan menjual kopi hasil panen ke pabrik kopi milik Pemkab Bangli di Desa Mengani, Kintamani. Penyebabnya, kondisi jalan menuju pabrik yang dikelola Perusda tersebut sebagian masih rusak parah. Perbekel Batukaang I Nyoman Yudana, Selasa (9/8) kemarin mengatakan, kerusakan jalan menuju pabrik kopi Men-
gani dimulai dari jalan masuk wilayah Desa Belantih dan Batukaang. Di wilayah Desa Batukaang, kerusakan jalan mencapai 2,5 kilometer. ‘’Untuk di Desa Mengani sendiri, jalan menuju pabrik kopinya yang masih rusak mencapai sekitar 1,5 kilometer,’’ terangnya. Yudana berharap kerusakan jalan menuju pabrik kopi Mengani bisa segera diperbaiki pemerintah. Sebab jika tidak, dikhawatirkan petani kopi dari
wilayah Belantih dan sekitarnya akan enggan menjual kopinya ke pabrik tersebut. Petani, menurut Yudana, pastinya akan memilih menjual kopinya kepada pengepul karena harga yang ditawarkan juga tidak jauh berbeda. ‘’Tidak akan mungkin petani dari Belantih misalnya mau menjual kopi ke Mengani yang jaraknya sekitar 7 kilometer jika jalannya masih rusak. Mereka pastinya akan leb-
ih menjual kopinya kepada pengepul dari Buleleng. Apalagi harganya juga tidak jauh berbeda dengan yang dibeli pabrik,’’ terangnya. Agar hal itu tidak sampai terjadi, pihaknya sangat berharap Pemkab Bangli melalui instansi terkait baik Dinas PU maupun Dinas P3 lebih proaktif mendekati petani agar mau menjual hasil panen ke pabrik. Di samping itu, pemerintah juga diharapkan
dapat melakukan kerja sama untuk menjaga stabilitas dan membuat standardisasi harga. Hal ini penting dilakukan agar petani bisa memproduksi kopi dengan tenang. ‘’Karena dari pengalaman selama ini petani kopi di Kintamani sering frustasi saat harga turun. Banyak petani memilih menebang tanaman kopi dan menggantinya dengan tanaman lain ketika harga kopi anjlok,’’ jelasnya. (kmb40)
Soal Sanksi Saat Apel Disiplin
Anggota Dewan Nilai Sikap Bupati Kurang Elegan Bangli (Bali Post) -
Tindakan bupati yang memberikan sanksi saat apel disiplin, Senin (8/8) lalu, menuai pro-kontra. Kalangan legistatif menilai, sanksi berupa pemotongan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) kepada pegawai yang izin dan ‘’hadiah’’ sebutir telur kepada pegawai yang sakit merupakan upaya meningkatkan kualitas lembaga pemerintahan. Namun di sisi lain, cara bupati dinilai kurang elegan. Anggota DPRD Bangli I Nengah Darsana, Selasa (9/8) kemarin mengungkapkan, dalam meningkatkan kualitas pegawai, salah satunya dalam hal kedisiplinan, pemberian sanksi oleh bupati memang menjadi salah satu pilihan yang bisa diterapkan. Namun jika melihat sanksi berupa pemotongan TPP selama satu bulan kepada pegawai yang izin saat apel, ia menilai hal itu belum didukung dengan pertim-
bangan yang matang. Seharusnya bupati harus mengantongi alasan yang menjadi penyebab pegawai bersangkutan izin apel. ‘’Saya sepakat untuk meningkatkan kedisiplinan harus ada sanksi. Tapi itu harus dipertimbangkan dengan alasannya kenapa izin. Jangan langsung menjatuhkan sanksi,’’ ungkapnya. Jika bupati terus melakukan hal seperti itu, dikhawatirkan
akan memunculkan polemik dengan pegawai tersebut yang selama ini sudah berbuat banyak untuk daerah. ‘’TPP kan juga menjadi hak mereka (pegawai-red). Kalau ini dipotong begitu saja, tanpa mendengar alasan, takutnya akan jadi polemik,’’ ucap Darsana. Sementara disinggung adanya bingkisan berupa satu butir telur untuk pegawai yang sakit, politisi Golkar ini menilai itu
sebagai salah satu cara memberikan shock teraphy. Masih berkaitan dengan bingkisan telur, pandangan berbeda dilontarkan anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa. Ia menuding hal itu bersifat kekanak-kanakan dan tidak menampilkan sikap yang elegan sebagai pemimpin. ‘’Semestinya pemimpin mampu memahami perasaan (bawahan-red). Kalau cara itu sangat disayangkan,’’ sesalnya. Ditegaskannya, jika bupati serius menciptakan lembaga pemerintahan yang semakin berkualitas, penegakan disiplin itu harus diterapkan secara merata. Jangan sampai itu
Perlu Biaya Tinggi Manfaatkan Air Danau Bangli (Bali Post) – Krisis air bersih masih menjadi persoalan klasik yang dihadapi ratusan warga di Kintamani utamanya yang tinggal di wilayah balik bukit. Salah satunya seperti warga di Dusun Batu Meyeh Desa Songan. Untuk keperluan konsumsi sehari-hari, warga memanfaatkan air Danau Batur yang ditampung dalam cubang. Untuk mengangkat air dari danau, masing-masing kepala keluarga selama ini harus mengeluarkan biaya ratusan ribu rupiah per bulan. Kepala Dusun Batu Meyeh Ketut Sarma mengungkapkan, wilayah dusunnya tak hanya terpencil namun juga kering. Untuk memenuhi kebutuhan air, warga selama ini masih memanfaatkan air Danau
Batur. Ini terpaksa dilakukan karena tidak ada sumber mata air lain. Selain untuk konsumsi, air danau juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan ternak. Sarma mengatakan, untuk bisa memanfaatkan air dari Danau Batur, warga harus mengangkat air dengan mesin. Ini karena jarak dan medan dari Danau Batur ke Dusun Batu Meyeh cukup jauh yakni 10,5 km dan terjal. Dari danau, air dialirkan melalui pipa dan kemudian ditampung dalam cubang. ‘’Saat ini baru ada dua cubang yang kami miliki. Semuanya bantuan dari yayasan. Dengan jumlah itu sebenarnya masih sangat kurang bagi kami,’’ terangnya. Untuk mengisi air dalam cubang, air danau ditarik kurang lebih
Penataan Organisasi Perangkat Daerah
Potensi Kehilangan Jabatan Diprediksi Sangat Kecil Bangli (Bali Post) Potensi pejabat di lingkungan Pemkab Bangli yang kehilangan jabatan sebagai dampak penataan organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai amanat PP No. 18 tahun 2016 diprediksi sangat kecil. Sebab, pejabat tersebut akan dipindahkan ke bagian di sejumlah SKPD maupun ke dinas yang baru dibentuk. Oleh sebab itu, para Aparataur Sipil Negara (ASN) diharapkan tak cemas. Demikian disampaikan Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Bangli I Made Kirmanjaya, Selasa (9/8) kemarin. Dijelaskan, sesuai data pemerintah pusat, jumlah urusan perangkat daerah yang wajib ada mencapai 40 urusan. Khusus Bangli, setelah dilakukan scoring dan menyesuaikan dengan tingkat efektivitas dan efesiensinya, jumlahnya menjadi 31 urusan. Rinciannya, 24 dinas, 4 badan, Setda, Setwan
Bali Post/ina
JALAN RUSAK - Jalan rusak di wilayah Desa Batukaang, Kintamani.
dan inspektorat. Jumlah ini lebih besar dari sebelumnya yang hanya 28 urusan. ‘’31 perangkat daerah itu di luar kecamatan, BPBD dan Kesbangpol. Ini masih kami ajukan ke Bupati, disetujui atau tidak,’’ ujar Kirmanjaya saat ditemui di ruang kerjanya. Meskipun jumlah SKPD terlihat bertambah, namun di Sekretariat Daerah yang bertipe B terdapat bagian yang hilang. Hal ini menyesuaikan dengan jumlah asisten yang sesuai ketentuan hanya menaungi tiga bagian. ‘’Sekarang di Setda ada sepuluh bagian. Sementara satu asisten hanya menaungi tiga bagian. Jumlah asisten sekarang tiga orang. Jadinya harus ada satu bagian yang hilang. Itu sudah bisa dipastikan,’’ paparnya. Ditegaskan Kirmanjaya, bagian yang hilang juga berpotensi terjadi pada Rumah Sakit Umum Daerah Bangli. Hal
tersebut diakibatkan adanya persoalan mendasar yakni lembaga pelayanan publik tersebut nantinya masuk menjadi UPT Dinas Kesehatan. ‘’Saat ini (RSUD-red) kan masih menjadi perangkat daerah,’’ ucapnya. Pejabat asal Batur Selatan, Kintamani ini menyebutkan meskipun ada sejumlah Bagian yang hilang, potensi pejabat yang kehilangan jabatan sangat kecil. Sebab, nantinya mereka bisa dipindahkan ke dinas yang baru, salah satunya Penanaman Modal atau ke bagian lain. ‘’Nanti kan ada penambahan SKPD. Jadinya pejabat itu bisa pindah ke sana. Mungkin bisa jadi sekretaris atau lainnya. Jadinya pejabat tak usah resah,’’ ungkapnya. Pembahasan jumlah jabatan, kata mantan Kabid Fisik dan Sarana Prasarana Bappeda-PM Bangli ini, diupayakan tuntas akhir bulan ini. Disebutkan, penataan OPD ini tak lain untuk mewujudkan lembaga
Bali Post/ina
I Made Kirmanjaya
pemerintahan yang efektif dan efisien. ‘’Ini akan kami tuntaskan secepatnya. Harus digodok, biar tahu pasti berapa jumlah jabatan nantinya,’’ tandasnya. (kmb45)
lima hari sekali. Karena menggunakan tenaga mesin, mau tak mau warga harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk operasional mesin. Sarma mengatakan, dalam sebulan per satu kepala keluarga harus mengeluarkan biaya hingga Rp 200 ribu. (kmb40)
hanya digaungkan saat apel saja. Setelah itu berakhir, kembali terjadi pelanggaran. ‘’Kalau serius, harus lihat juga kondisi di luar apel,’’ tandasnya. Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun di Badan Kepegawaian Daerah (BKD), jumlah pegawai yang izin saat apel sebanyak enam orang dari Bagian Kesra. Sementara yang dinyatakan sakit mencapai 16 orang. ‘’Ini sudah kami laporkan ke bupati. Untuk TPP-nya jadi dipotong atau tidak, Bapak (bupati-red) yang menentukan,’’ jelas Kepala BKD Bangli Luh Putu Koesalireni didampingi Kabid Pengembangan Putu Maha Edi. (kmb45)
GIANYAR
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
9
Dua Mahasiswa Kedokteran Kemalingan di RS Sanjiwani Gianyar (Bali Post) Dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Unud menjadi korban pencurian di RSUD Sanjiwani Gianyar, Selasa (9/8) kemarin. Dari kejadian ini, korban Made Fendy Satria Mardika (23) dan Anak Agung Sagung Dwijayanti Prayoga (29) kehilangan sejumlah barang berharga dengan total kerugian mencapai Rp 20 juta. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua korban datang ke RSUD Sanjiwani Gianyar kemarin sekitar pukul 13.00 wita. Saat itu, Made Fendy Satria Mardika menaruh tas warna cokelat berisi laptop dan kertas tugas di samping tempat tidur ruang NICU. Sementara A.A. Sagung Dwijayanti Prayoga menaruh tas kulit warna biru berisi dompet dan sejumlah barang berharga di meja pada ruangan yang sama. Sekitar pukul 14.30 wita, kedua korban kembali ke tempat tersebut, namun masing-masing tas mereka sudah hilang. Dua mahasiswa ini sempat berupaya melakukan pencarian dengan bertanya kepada perawat dan dokter lain. Namun tidak ada yang mengaku melihat. Aksi pencurian ini pun dilaporkan ke Mapolres Gianyar. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Kettu Alit Sudarsana membenarkan laporan dua korban tersebut. Dikatakan, polisi sudah turun ke TKP untuk meminta keterangan saksi dan melakukan penyelidikan. ‘’Anggota sudah turun ke TKP untuk melakukan penyelidikan,’’ katanya. (kmb35)
TAMAN MEDIAN - Tim Pemkab Gianyar yang dipimpin Wabup Made Mahayastra saat meninjau taman median By-pass Buruan.
Bali Post/ded
Proyek Berkualitas Rendah akan Dievaluasi Gianyar (Bali Post) -
Bali Post/nik
Kepala Dinas Sosial Gianyar Made Watha
Antisipasi Maraknya Gepeng
Dinas Sosial Rancang Rumah Singgah
Gianyar (Bali Post) Meski sudah berulang kali ditangkap, gelandangan dan pengemis (gepeng) masih saja marak beroperasi di Gianyar, khususnya Ubud. Bahkan dalam operasi Selasa (9/8) kemarin, petugas Satpol PP Gianyar berhasil menjaring 23 gepeng yang berkeliaran di kampung turis itu. Untuk mengantisipasi kembalinya para gepeng, Dinas Sosial Kabupaten Gianyar kini sedang menyiapkan rancangan rumah singgah guna lebih intens memberikan pembinaan kepada para gepeng yang terjaring. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Made Watha mengatakan, selama ini pihaknya sudah melakukan pembinaan terhadap gepeng yang ditangkap petugas Satpol PP. Namun diakui pembinaan yang dilakukan memang belum maksimal, terlebih hanya dilakukan selama beberapa jam saja. ‘’Pembinaan sudah kami lakukan. Namun beberapa hari setelah dipulangkan, mereka tetap saja kembali ke Gianyar,’’ katanya. Melihat kondisi tersebut, pihaknya pun mulai merancang rumah singgah perlindungan sosial dengan tujuan memutus kedatangan gepeng. Di rumah singgah itu nanti, para gepeng akan mendapat pembinaan mendalam dengan dalam jangka waktu lebih lama. Setiap gepeng yang ditangkap akan diberikan pembekalan keahlian. Bahkan pembinaan bisa berlangsung sampai satu bulan sehingga para gepeng memiliki keterampilan dan mau menghentikan budaya mengemis. ‘’Mudah-mudahan bisa diajukan tahun ini dan bisa terealisasi tahun depan,’’ ungkapnya. Sementara itu, Satpol PP Gianyar yang banyak menerima laporan gepeng langsung melakukan penertiban pagi kemarin. Dari operasi di Catus Pata Ubud, petugas mengamankan 23 gepeng yang kerap mengganggu kenyamanan wisatawan. ‘’Keberadaan mereka cukup meresahkan karena kerap mengejar dan memaksa wisatawan agar mau memberikan uang,’’ ungkap Kasi Operasional dan Trantib Satpol PP Gianyar I Wayan Suala Susila. Sementara, Kepala Satpol PP Gianyar Dewa Gede Suartika mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada gepeng. Sebab rata-rata dari mereka masih mampu bekerja. Apalagi para gepeng kerap mengeksploitasi anak di bawah umur untuk dijadikan kedok memperoleh belas kasihan. ‘’Tingginya kunjungan wisata memang menjadi salah satu penyebab gepeng tertarik untuk terus mengemis di Ubud. Tapi saya ingatkan, jangan pernah memberikan sesuatu kepada gepeng karena rata-rata mereka masih kuat bekerja,’’ pesannya. (kmb35)
Tim Pemkab Gianyar yang dipimpin Wakil Bupati I Made Mahayastra, Selasa (9/8) kemarin, memantau pelaksanaan sejumlah proyek APBD 2016. Secara umum, proses pembangunan telah berjalan cukup baik. Namun, terdapat sejumlah proyek yang menjadi sorotan lantaran kualitasnya tergolong rendah dan tak sepadan dengan anggaran yang dikeluarkan. Mahayastra pun menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi. Ada lima proyek yang menjadi lokasi peninjauan. Proyekproyek dimaksud yakni bedah rumah di Desa Guwang dan Desa Tulikup, pembangunan toilet umum di areal Pura Dalem Guwang, penataan taman median Jalan By-pass Buruan, Blahbatuh, dan pembangunan Museum Subak di Desa Masceti, Blahbatuh. Mahayastra menyebutkan, sebagaimana pantauan di lapangan, lima lokasi yang ditinjau tim Pemkab Gianyar memang rata–rata
sudah mencapai tahap finishing. Akan tetapi, beberapa di antaranya kualitasnya rendah. Hasil pengerjaan terlihat tidak sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan. Dia mencontohkan proyek bedah rumah KK miskin I Gusti Ketut Linggih di Desa Tulikup. Hasil pengerjaan proyek senilai Rp 30 juta tersebut dinilainya tidak sesuai dengan anggaran. Banyak terlihat kualitas yang kurang baik dari sisi material dan fisik.
Dia mengaku sangat menyayangkan hal itu bisa terjadi. Bahkan dia menyebut, kualitas bangunan tersebut masih kalah dengan program bedah rumah dari Pemprov Bali. Padahal anggaran yang disiapkan relatif setara. Meski demikian, Mahayastra menyebut bukan berarti ada penyelewangan anggaran. Rendahnya kualitas bangunan disebabkan lebih kepada hal teknis seperti PPH dan ongkos pengerjaan yang membutuhkan UNIK - Sejumlah peserta gerak jalan berpakaian unik. Ditambah gerakan yang menggelitik, kegiatan ini mampu mengundang tawa penonton. Bali Post/nik
Gerak Jalan Unik Undang Gelak Tawa Penonton Gianyar (Bali Post) Lomba gerak jalan memang rutin diselenggarakan menyambut Hari Kemerdekaan RI. Namun lain halnya dengan gerak jalan unik di Kecamatan Tampaksiring yang dilaksanakan Selasa (9/8) kemarin. Gerak jalan menempuh jarak 12 kilometer ini mampu mengundang gelak tawa warga yang menonton di sepanjang ruas jalan areal parkir Istana Tampaksiring hingga di depan Pura Penataran Sasih. Lomba gerak jalan kali ini diikuti 20 peserta dari kalangan umum. Peserta tampil dengan pakaian dan dandanan unik. Bahkan, panitia membebaskan peserta untuk tampil sesuai dengan kreativitas kostum
maupun gerakan. Alhasil kegiatan ini pun mampu mengocok perut setiap penonton. Camat Tampaksiring Nyoman Alit Wirawan mengatakan, lomba gerak jalan unik ini merupakan yang ketiga kalinya digelar. Hingga kini, kegiatan tersebut rutin diselenggarakan guna menyambut Hari Kemerdekaan. Alit Wirawan menjabarkan, 20 regu yang berasal dari kalangan umum ini menampilkan kreativitas masing-masing dari pakaian hingga gerak. Seperti berpakaian pemangku, wisudawan, lulusan SMA, anak SD serta ada yang berpakaian waria. Selain dari kategori umum, lomba gerak jalan ini juga diikuti peserta dari kalan-
gan pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK. Namun, penilaiannya berdasarkan ketepatan waktu tempuh. Disinggung awal diselengarakan lomba ini, Alit Wirawan menjelaskan, pihaknya hanya menjalankan usulan dari warga khususnya para pemuda. Hingga akhirnya diberikan kesempatan menyambut hari kemerdekaan dengan cara seperti ini. Salah seorang warga, Dewa Ayu Suci, mengaku sangat terhibur dengan aksi para peserta. Menurutnya, gerak jalan ini merupakan gerak jalan terunik yang pernah dilihatnya. ‘’Ini merupakan tontonan yang sangat menarik dan lucu,’’ katanya. (kmb35)
dana tidak sedikit. Terkait temuan tersebut termasuk di lokasi lainnya pihaknya pun menyatakan perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut. Sementara untuk pembangunan toilet umum di Pura Dalem Guwang saat ini progress-nya telah mencapai 98 persen. Proyek ini dianggarkan sekitar Rp 199 juta. Pembangunan lahan parkir di Museum Subak baru mencapai 13 persen. Menurut keterangan dari Dinas PU, pengerjaan bangunan di Museum Subak secara keseluruhan ditargetkan rampung Oktober mendatang. Lebih lanjut Mahayastra menjelaskan, pemantauan tim ke lapangan tersebut dalam rangka memastikan proyek-proyek yang didanai uang rakyat dapat berja-
lan semaksimal mungkin. Diharapkan keseluruhan proyek bisa dirampungkan tepat waktu dan memiliki kualitas baik. ‘’Hal terpenting adalah bagaimana agar proyek-proyek tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat,’’ katanya. Oleh karena itu Wabup Mahayastra menegaskan, setelah proyek rampung, pihak terkait tidak boleh langsung lepas tangan melainkan harus terus memantau dan memelihara sesuai dengan kebutuhan masyarakat. SKPD terkait harus melakukan pengawasan dan kontrol terhadap fungsi pembangunan. Jangan sampai setelah terealisasi, pembangunan malah tidak bermanfaat alias mubazir. (kmb25)
Sosialisasi Bahaya Kanker Serviks Mulai Sasar Pelajar SD
Gianyar (Bali Post) Sosialisasi mengenai bahaya kanker serviks dan pencegahannya tidak lagi menyasar perempuan usia subur. Saat ini sosialisasi telah bergeser menyasar anak-anak mulai tingkat SD. Dengan memberikan pemahaman sejak dini diharapkan angka penderita kanker serviks ke depan dapat menurun signifikan. Hal itu diungkapkan Ketua YKI Cabang Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra di Bedulu, Selasa (9/8) kemarin. Dikatakannya, pemahaman akan bahaya dan pencegahan kanker memang sejatinya harus ditanamkan sejak anak-anak. Hal ini mengingat telah terjadi pergeseran usia penderita kanker serviks. Jika dulu kebanyakan penderita adalah perempuan 40 tahun ke atas, kini tidak sedikit penderitanya berumur 30 tahunan. ‘’Untuk itulah, kita secara rutin mengadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Termasuk juga ke organisasi wanita dan ke banjar-banjar di seluruh Gianyar,’’ katanya. Dijelaskannya, ada tiga hal utama yang memengaruhi berkembangnya penyakit kanker yaitu pola makan, pola hidup, dan pola pikir. Ketiganya harus dijaga dengan baik agar masyarakat terhindar dari kanker jenis apa pun. Pihaknya pun berpesan agar para guru memerhatikan keberadaan kantin sekolah. Kantin ibarat pusat kehidupan anak-anak di sekolah sehingga perlu perhatian khusus pihak sekolah. Makanan dan minuman yang dijual harus bersih, sehat dan bebas dari unsur 5P (pengawet, pewarna, pemanis, pengembang, dan pengenyal). ‘’Kita harus pastikan makanan dan minuman itu aman untuk anak-anak,’’ tegasnya. (kmb25)
KLUNGKUNG
10
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
Banyak Program Jalan di Tempat PNS Malah Terima Tunjangan Rp 8 Miliar Semarapura (Bali Post) –
Bali Post/dwa
PIALA - Pemenang kejuaraan Piala Goa Lawah mendapat piala.
Juara Piala Goa Lawah
Diharapkan Angkat Prestasi Catur
Semarapura (Bali Post) – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Klungkung menemukan banyak pemain yang memiliki potensi menjadi atlet pada kejuaraan Piala Goa Lawah yang berlangsung 7-8 Agustus lalu. Mereka diharapkan mampu mengangkat cabang olahraga catur di Klungkung yang saat ini masih miskin prestasi. Ketua Panitia Piala Goa Lawah, Pande Putu Alit Antara, Selasa (9/8) kemarin, menjelaskan event ini dilaksanakan untuk memperingati HUT ke-71 RI. Dalam ajang ini ditemukan banyak pemain yang memiliki bakat untuk menjadi atlet catur. Saat ini Percasi Klungkung memiliki 30 atlet, namun yang aktif dan memiliki prestasi amat sedikit. Atlet catur yang paling menonjol adalah Made Yoga Pranata (11) yang meraih medali emas pada Kejurda Bali 2016 di Negara, Jembrana. Saat ini Yoga mewakili Bali bertanding di kejurnas kelompok umur E (10 sampai 11 tahun). Menurut Alit Antara, banyak peserta Piala Goa Lawah memiliki kemampuan mumpuni, namun hanya berlatih catur secara otodidak. Mereka dibentuk oleh lingkungan. Senang bermain catur menjadi mahir dan mampu mengalahkan peserta yang sebelumnya telah berlatih. ‘’Miskinnya prestasi Percasi Klungkung disebabkan kurangnya motivasi dan keseriusan berlatih,’’ katanya. Wasit nasional I Komang Gede Sadra menjelaskan, atlet catur Klungkung lemah pada permainan tengah. Padahal permainan di papan tengah menjadi penentu akhir dari permainan. “Masih perlu diasah kemampuannya agar dapat menguasai permainan tengah,” bebernya. Piala Goa Lawah mempertandingkan kategori SD, SMP, dan SMA. Keluar sebagai juara SD putra masing-masing A.A. Gede Agung, I Gede Andika Pratama, dan Made Yoga Pranata. SD putri dimenangkan I Komang Septia Damayanti, disusul Putu Hana Wahyuni dan A.A. Istri Oka Pradnyani. Tingkat SMP putra dijuarai I Kadek Dody Juniaputra diikuti Gede Meidy Arya Pratama dan Kadek Dwika Saputra. Tingkat SMP putri dikuasai Ni Wayan Septiani, Ni Putu Ayu Meita Dewi dan Ni Putu Diah Trisnawati. Tingkat SMA putra dijuarai I Wayan Ika Sewara Dewata, Kadek Bayu Krina Wedantara dan Gusti Ngurah Wahyu Dwipayana. Tingkat SMA putri dimenangkan Ni Kadek Aris Kristina Dewi, Tjok. Istri Rahayu Trisna Dewi dan Ni Putu Nila Sulistia. Tingkat senior putra dijuarai Andriadi dari Karangasem dibayangi Suri (Gianyar) dan Gede Widana (Karangasem). Sementara tingkat senior putrid dimenangkan Daivi Maduryanti (Klungkung), Ary Krisnayanti (Karangasem) dan Ratna Oktaviana (Karangasem). (dwa)
Meski sisa anggaran APBD Induk 2016 terbilang sangat sedikit, yaitu Rp 154 miliar, ternyata Pemkab Klungkung dapat memberikan angin segar kepada PNS. Bupati I Nyoman Suwirta mengalokasikan anggaran hingga Rp 8 miliar untuk tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja yang nilainya di atas 80 persen. Peningkatan tunjangan kinerja kepada kalangan PNS itu untuk menggenjot kinerja PNS menyelesaikan program yang dicetuskan Bupati Suwirta. Pasalnya, hingga saat ini programprogram yang dicanangkan bupati asal Nuca Ceningan ini masih banyak yang belum jalan. Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra mengakui peningkatan tunjangan kinerja kepada PNS di lingkungan pemkab. Meski cukup besar, yakni di atas 80 persen, alokasi anggaran tunjangan tersebut tidak membuat anggaran belanja pegawai melonjak drastis. “Anggaran belanja pegawai masih 44,8 persen,” tuturnya saat mendampingi Bupati Suwirta, Selasa (9/8) kemarin. Winastra menyampaikan, tunjangan terbesar tidak sampai Rp 20 juta seperti isu yang beredar selama ini. Ia yang memegang jabatan
tertinggi di lingkungan pegawai, mengaku mendapatkan tunjangan Rp 15 juta. Jumlah ini meningkat sekitar 85 persen dibandingkan tunjangan sebelumnya sebesar Rp 8,1 juta. Sementara para kepala dinas menerima tunjangan Rp 11 juta dari sebelumnya Rp 6 juta. Meski peningkatannya terbilang tinggi, jumlahnya masih setara dengan tunjangan untuk PNS di Kabupaten Bangli. “Sudah lima tahun kami di Kabupaten Klungkung tidak mengalami kenaikan. Baru kali ini ada peningkatan,” kata Winastra. Bupati Suwirta mengakui pihaknya yang menggagas peningkatan tunjangan yang mencapai Rp 2,6 miliar tiap bulannya. Tidak hanya anggaran perubahan yang berlaku tiga bulan (Oktober, November, dan Desember), peningkatan tunjangan juga membebani anggaran selan-
Bali Post/dwa
TINGKATKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (kanan) meningkatkan kesejahteraan PNS di lingkungan Pemkab Klungkung. jutnya, yakni anggaran induk 2017 yang diperkirakan Rp 32 miliar. “Anggaran diambil dari peningkatan PAD yang terealisasi tahun ini. Jadi, tidak ada pembiayaan kegiatan yang dikorbankan,” kilahnya.
Ia minta dengan peningkatan tunjangan ini berbagai program yang dicanangkan sebelumnya terealisasi. Pasalnya, ada sejumlah program yang belum berjalan maksimal seperti City Tour, desa wisata, pengentasan
kemiskinan, peningkatan kualitas kesehatan, pemanfaatan lahan eks galian C, pengoperasian Dermaga Gunaksa, normalisasi Tukad Unda, dan penerapan transportasi segi tiga emas. (dwa)
Dewan Sepakati KUPA dan PPAS Perubahan APBD Klungkung 2016 Program Pelayanan Kemasyarakatan Jadi Prioritas KEBIJAKAN Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Klungkung Tahun 2016 ditandatangani Bupati I Nyoman Suwirta bersama Ketua DPRD Wayan Baru di Gedung DPRD, Selasa (9/8) kemarin. Rapat paripurna diikuti 27 anggota Dewan, Forkompinda Klungkung, kepala SKPD, dan undangan lainnya. Bupati Suwirta menyampaikan banyak hal sebelum penandatanganan bersama. Ia sangat mengapresiasi segala upaya yang dilakukan Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah agar rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Prioritas Plafon Anggran Sementara Perubahan APBD Tahun 2016 dapat seoptimal mungkin mengakomodir berbagai kepentingan masyarakat. Dengan demikian, dalam pelaksanaannya nanti yang tertuang dalam APBD tidak mengalami kendala atau terjadi kesalahan pengalokasian anggaran. Suwirta juga mengingatkan
SKPD untuk lebih berkonsentrasi menyusun dan mengimplementasikan program agar target kinerja yang ditetapkan pada awal penyusunan APBD Induk tercapai secara maksimal. Apalagi PAD pada APBD Induk 2016 bertambah Rp 17 miliar lebih, dana perimbangan menurun Rp 9 miliar lebih, dan pendapatan yang sah pada APBD Induk 2016 bertambah Rp 19 miliar lebih. Sementara itu, belanja tidak langsung bertambah Rp 43 miliar, belanja langsung pada APBD Induk 2016 meningkat Rp 62 miliar lebih, pembiayaan daerah dari penerimaan pembiayaan pada APBD Induk 2016 bertambah Rp 81 miliar lebih, dan pengeluaran pembiayaan bertambah Rp 1,6 miliar. Mengingat terbatasnya dana yang dialokasikan ke belanja langsung pada perubahan APBD 2016, menurut Bupati Suwirta perlu ada program dan kegiatan tambahan untuk penambahan anggaran serta melaksanakan program pelayanan kemasyarakatan di antaranya pengalokasian ang-
garan terhadap beberapa satuan kerja pengelola DAK yang memiliki sisa lebih pada APBD tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan kualitas rumah tinggal tidak layak huni bagi keluarga miskin juga harus mendapat perhatian. Begitu pula penanganan sampah melalui Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST), peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan daerah, alokasi dana swadana yang dikelola oleh RSUD Klungkung pada beberapa kegiatan dalam rangka memperkuat RSUD sebagai layanan umum daerah dan prioritas lainnya yang memerlukan pendanaan pada perubahan APBD 2016. Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru berharap sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) bisa ditekan pada APBD Perubahan 2016 karena hal ini sangat berdampak terhadap masyarakat. Apalagi silpa pada APBD Induk 2016 Rp 154 miliar lebih. “Pasti ada dampaknya kepada masyarakat. Jadi, kami berharap tidak ada silpa,” ungkapnya. (ad403)
TANDA TANGAN - Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru menandatangani KUPA dan PPAS Perubahan APBD Klungkung 2016.
Dua Perawan Tua Lumpuh
Hanya Bisa Duduk di Rumah Bali Post/kmb
TERBAKAR - TPA Biaung di Desa Ped, Nusa Penida, terbakar, Senin (8/8) malam.
TPA Biaung Terbakar Semarapura (Bali Post) – Kasus kebakaran terjadi di Nusa Penida, Senin (8/8) lalu. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Biaung di Desa Ped diamuk si jago merah sekitar pukul 17.00 Wita. Kebakaran diawali suara ledakan dari tumpukan sampah yang mengandung gas metan. Setelah itu muncul api dan membakar sampah yang ada di TPA seluas 10 are. Menurut informasi yang didapat di lapangan, Selasa (9/8) kemarin, kebakaran di TPA Biaung pertama kali diketahui Kepala UPT DKP Nusa Penida Desak Gede Suastini. Ia mengaku mendengar empat kali suara ledakan sebelum munculnya kobaran api. Tanpa pikir panjang dirinya langsung menghubungi pihak PDAM dan DKP yang memiliki truk tangki untuk memadamkan api. Kejadian itu mendapat perhatian Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang kebetulan berada di Nusa Penida. Didampingi Camat Nusa Penida I Gusti Agung Putra Maha Jaya, bupati yang baru selesai melakukan persembahyangan di Pura Ped langsung terjun ke lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran di Nusa Penida. “Habis sembahyang maunya istirahat, tapi saya justru dapat kerjaan karena ada kebakaran di TPA,” katanya. Enam petugas damkar yang turun memadamkan api sempat kesulitan mengoperasikan alat penyemprotan di mobil damkar. Bupati asal Ceningan ini memaklumi hal tersebut, karena petugas damkar di Nusa Penida baru terbentuk Juli lalu. Di satu sisi, petugas yang dilatih untuk mengoperasikan mobil damkar tidak ada saat kejadian. “Sekitar 20 menit alat penyemprotannya baru bisa dihidupkan setelah ditekan-tekan sana-sini,” ungkap Suwirta sambil tersenyum. Api yang berkobar baru dapat dipadamkan satu setengah jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dan materiil karena lokasi permukiman berada sekitar 100 meter dari TPA. Sejak beroperasi tahun 1996, TPA Biaung yang memiliki luas 1,4 hektar setiap harinya mendapat kiriman enam truk sampah dari sejumlah desa di antaranya Batu Mulapan dan Toya Pakeh serta Pasar Mentigi dan Pasar Desa Ped. Bupati berjanji menyediakan alat berat di TPA Biaung untuk memutar sampah gas metan tidak menumpuk di bawah. Selain itu akan disiapkan satu mobil damkar lagi untuk wilayah Lembongan. “Di sana banyak hotel dan vila. Kemarin ada vila yang ludes terbakar. Di samping itu, pendapatan pariwisata paling tinggi di Lembongan, jadi perlu ada mobil damkar di sana,” jelasnya. (kmb)
MALANG nian nasib Ni Wayan Suji (65) dan adiknya, Ni Wayan Sujini (60). Kedua perawan tua asal Banjar Blatung, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, ini lumpuh. Mereka hanya bisa duduk dan berjalan jongkok lantaran kakinya mengkerut kecil. Dua bersaudara ini bertahan hidup mengandalkan adik bungsunya, Nengah Sugiantara yang bekerja sebagai tenaga kontrak di kantor Camat Dawan. Aktivitas yang dilakukannya juga terbatas, hanya bisa memasak dan membuat canang di dapur. “Dulu kami bisa meburuh ke pasar dan bekerja di proyek. Sekarang tidak bisa lagi karena kaki lemas,” kata Suji ditemui di rumahnya,
Senin (8/8). Mencari uang dengan cara membuat tikar dari bahan pandan tidak bisa lagi dilakoninya, sebab tangan Suji juga mulai lemas. Dia hanya duduk di teras dapurnya yang hanya diplester. Menurut Suji, sakit lumpuh yang dideritanya hampir dialami semua keluarganya. Suji memiliki lima saudara, dua sudah meninggal. Adik nomor tiganya meninggal ketika lahir, sedangkan adiknya yang nomor empat Ketut Sujana pergi untuk selama-lamanya beberapa tahun silam akibat sakit yang sama. “Adik saya yang satu lagi menikah keluar. Jadi, kami tinggal bertiga di rumah. Sugiantara juga agak lumpuh,” jelas Suji.
Ni Wayan Suji dan Ni Wayan Sujini
Bali Post/kmb
Penyakit lumpuh yang diderita keluarganya dialami pertama kali oleh ibunya, Ni Wayan Lacur (alm). Setelah beberapa tahun, penyakit tersebut menular kepada dirinya dan adik-adiknya. Dia awalnya mengalami pusing kepala. Setelah itu kondisi
badannya lemas. Sang ayah, Ketut Dangin (alm), sudah berusaha mencari obat untuk menyembuhkan baik secara niskala maupun medis, namun tidak mempan. Suji bersama keluarganya menggantungkan hidupnya dari beternak sapi, babi, dan menganyam
tikar, namun tidak mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Belum lagi rumahnya mulai rusak, meski sudah dialiri listrik dan sudah ada sumur di pekarangan. ‘’Sugiantara yang sekarang memelihara sapi bantuan orang itu,” ungkapnya. (kmb)
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
BULELENG
11
Pergantian Wakil Ketua Belum Diputuskan
SOSOK Harus Percaya Diri MENINGKATKAN rasa cinta Tanah Air dan kebangsaan memang relatif sulit di era sekarang ini. Tetapi, Kodim 1609 Buleleng tidak mau menyerah menularkan ‘’virus’’ cinta Tanah Air, fanatisme dan militansi berbangsa dan bernegara itu. Salah satu terobosan yang diupayakan kepada ratusan pelajar SMAN 1 Singaraja yakni mengenakan ikat kepala merah putih saat mengikuti apel upacara bendera bersama. ‘’Action itu sesungguhnya bukan hal baru, tetapi para pelajar justru merasa bangga warna merah putih terikat erat di kepala mereka,’’ ujar Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Budi Prasetyo. Merah putih di kepala itu merupakan simbol apresiasi rasa cinta dan memberi penghormatan total akan jasa-jasa pahlawan kita. “Dengan cara itu, saya percaya, anak-anak itu lebih menghayati nilai-nilai kebangsaan. Demikian juga pembacaan teks Pancasila, UUD 1945 menjadi satu faktor yang memberi kontribusi memadai apresiasi cinta Tanah Air,” ujarnnya. Dandim banyak menyitir kalimat yang memotivasi dan menggugah semangat anak muda saat berkesempatan berbicara wawasan kebangsaan kepada seluruh pelajar. ‘’Makna berjuang memang berbeda antara dulu dan sekarang. Dahulu, anak muda membawa bambu runcing melawan para penjajah. Sekarang, dengan cara menuntun ilmu setinggi-tingginya mengacu pada kurikulum, sesuai nilai nilai local genius dan juga budaya adiluhung negara ini,” pintanya saat didampingi Kepala SMAN 1 Singaraja, Putu Eka Wilantara. Para pelajar harus berusaha ekstra keras belajar dengan optimal, karena setiap orang memiliki kesempatan yang sama suatu saat menjadi pemimpin. ‘’Menjadi pemimpin yang baik itu memang tidak mudah. Pemimpin harus bisa berkorban pada dirinya, bersikap ikhlas, beretika dan juga mutlak harus memiliki wawasan yang luas,’’ terangnya. Tidak masalah oleh karena sesuatu hal anda sekalian kehilangan masa remaja. Tetapi kompensasinya harus bisa meraih dan merenda masa depan lebih baik. ‘’Jadi, apa pun latar belakangnya, kita semua harus tetap kerja keras, disiplin, dan percaya diri,” ujarnya. (dgk)
Tunggu DPP Hanura dan Kemendagri Singaraja (Bali Post) – Pimpinan dewan belum mengambil keputusan terkait permohonan pergantian kursi jabatan wakil ketua dewan dan alat kelengkapan dewan oleh DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Bali. Pimpinan dewan memilih berkoordinasi ke induk partai dan juga Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sikap ini dilakukan karena pimpinan dewan tidak ingin gegabah mengambil keputusan atas usulan perombakan pimpinan dan alat kelengkapan dewan. Apalagi, pergantian jabatan atau alat kelengkapan ini harus mengikuti regulasi yang sudah ditentukan. Demikian keputusan rapat unsur pimpinan Selasa (9/8) kemarin di gedung DPRD Buleleng. Rapat dipimpin Ketua Dewan Gede Supriatna bersama Wakil Ketua Ketut Susila Umbara, Made Adi Purnawijaya, Ketut Sumerdhana dan tim pakar bidang hukum dan politik Wayan Rideng. Ketua Dewan Gede Supriatna menegaskan setelah mengkaji surat permohonan DPD Partai Hanura Bali untuk melakukan pergantian kursi jabatan wakil ketua dewan belum melampirkan surat rekomendasi dari DPP Partai Hanura sebagai in-
duk partai. Padahal Peraturan Pemerintah (PP) No. 16 Tahun 2010 pasal 39 ayat (1) mengatur usulan calon pimpinan DPRD dari parpol secara administrasi ditandatangani ketua dan sekretaris atau jabatan lain sesuai AD/ ART, mengacu rekomendasi dewan pimpinan pusat parpol bersangkutan. Dikatakan, usulan pergantian alat kelengkapan dewan seperti ketua komisi, fraksi dan BK harus mengikuti regulasi Tata Tertib (Tatib) DPRD No. 1 Tahun 2014 pasal 42 ayat (2) huruf D dan pasal 42 ayat (3) huruf B, ayat (2). Pasal tersebut yang mengatur
pimpinan DPRD diberhentikan dari jabatannya sebelum berakhir periode jabatannya. Sedangkan ayat (3) menjelaskan pimpinan DPRD diberhentikan dari jabatannya apabila yang bersangkutan diusulkan parpolnya sesuai peraturan perundangundangan. “Pimpinan belum mengambil keputusan karena masih ingin meminta penjelasan ke DPP Hanura dan juga Kemendagri terkait regulasi yang mengatur pergantian pimpinan atau alat kelengkapan dewan. Khusus untuk alat kelengkapan dewan sesuai tatib, dilakukan dalam jangka waktu dua setengah
125 Regu Ikuti Lomba Tingkat SD
bersama. Momentum pada bulan kemerdekaan ini luar biasa. Siswa-siswi terlihat antusias. Saya bangga karena seluruh kecamatan mengirimkan wakil regu gerak jalan mereka,” ujarnya Selasa (9/8) kemarin. Ia berharap semangat siswa-siswi itu terus digelorakan. Transformasi nilai dari peringatan hari kemerdekaan diharapkan agar tertanam dalam hati peserta. Antusiasme peserta merupakan aset di masa depan, menjaga tubuh, mental lebih sehat dan sikap fair play. “Kami berusaha mempertahankan lomba ini setiap tahunnya. Lomba ini merupakan tradisi di Buleleng sehingga mau tidak mau harus dipertahankan,” ucapnya. (kmb34)
Bali Post/kmb34
GERAK JALAN - Siswa-siswi tingkat SD mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-71 Kemerdekaan RI Selasa (9/8) kemarin.
Bali Post/kmb34
PELETAKAN BATU PERTAMA - Wabup Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. meletakkan batu pertama pembangunan SMKN 1 Gerokgak, Selasa (9/8) kemarin.
Tingkatkan Akses Pendidikan
Pemerintah Bantu SMKN 1 Gerokgak
Singaraja (Bali Post) Pemkab Buleleng sepertinya berusaha meningkatkan kualitas sektor pendidikan di Bali Utara. Itu dibuktikan dengan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. meletakkan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 1 Gerokgak di Desa Banyupoh, Gerokgak. Tahapan awal pembangunan itu menjadi bentuk keseriusan dalam kaitan pembenahan bangunan fisik, di lingkup dunia pendidikan. Rencana pembangunan SMKN 1 Gerokgak, memberi wadah baru dalam akses pendidikan. Siswa-siswi di wilayah Buleleng Barat dapat lebih mudah menjangkau jarak sekolah dalam rangka warga mendapatkan hak yang sama, berkesempatan menempuh pendidikan lebih baik. Sekolah ini sebagai satu-
satunya sekolah di Bali dan juga satu dari 341 SMK di Tanah Aair yang menerima bantuan program USB langsung dari Direktorat Pembinaan SMK tahun 2016. Pembangunan SMKN 1 Gerokgak ini ditarget selesai Desember 2016. Spesifikasi sekolah ini memiliki 1 gedung kantor, 6 ruang kelas baru, 2 ruang praktik siswa, dan 1 unit jamban. Jumlah siswa pada angkatan pertama di SMKN 1 Gerokgak 84 siswa yang terdiri dari satu kopetensi yaitu Akomodasi Perhotelan. Angkatan kelas sepuluh ada 74 siswa terdiri tiga kompetensi yaitu Akomodasi Perhotelan, Jasa Boga, dan Teknik Sepeda Motor. Kepala SMKN 1 Gerokgak, Nyoman Sudi Mahayasa, mengatakan keberadaan bangunan sekolah ini dinilai standar pelayanan minimalnya belum memadai mengacu pada standar nasional
pendidikan. “Di waktu mendatang semoga Pemkab turut memberi bantuan guna memenuhi standar nasional pendidikan di sekolah kami ini. Saat ini saja, kelas yang praktik sementara meminjam ruangan di SDN 1 Banyupoh dan alat praktik masih bekerja sama dengan SMK lainnya di Buleleng,” terang Mahayasa Selasa (9/8) kemarin. Wabup Sutjira menilai warga sangat memerlukan SMKN 1 Gerokgak ini. Pemkab malah menargetkan berdiri satu SMK negeri di setiap kecamatan. Alasannya, keperluan dunia pendidikan di Buleleng diapresiasi hingga warga tingkat bawah. “Sekarang tinggal di Kecamatan Banjar yang belum memiliki SMK. Ke depannya, kami akan terus mendorong agar Kecamatan Banjar bisa memiliki SMK,” ucapnya. (kmb34)
PT BIBU Panji Sakti Klaim Perwakilan AKC Kanada di Indonesia
PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti memenuhi undangan DPRD Kabupaten Buleleng. Undangan itu untuk mengklarifikasi sosialisasi percepatan proyek pembangunan bandara di Kubutambahan yang menyasar 14 desa di Kubutambahan dan Tejakula. Bagaimanakah ekspektasi wakil rakyat terhadap maju mundurnya pembangunan bandara di Buleleng itu? DARI pertemuan di ruang gabungan komisi DPRD Selasa (9/8) kemarin, PT BIBU Panji Sakti membeberkan keberadaannya bahwa perusahaan ini ditugaskan pihak Airport Kenesis Consulting (AKC) Kanada sebagai perwakilan di Indonesia yang melaksanakan proyek bandara di Buleleng. Dengan legalitas itu, BIBU membantah kalau selama ini pihaknya dikatakan sebagai perusahaan yang tidak jelas. Apalagi diam-diam melakukan sosialisasi proyek bandara termasuk menyebarkan isu peletakan batu pertama Agustus 2016. Pertemuan antara PT
BIBU Panji Sakti dengan Komisi I dan Komisi II DPRD Buleleng dipimpin Wakil Ketua Dewan Ketut Susila Umbara. Hadir juga pada pertemuan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Gede Gunawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nyoman Suparta Wijaya, dan tokoh masyarakat lainnya. Usai dialog, Made Mangku mengatakan, perusahaannya ditunjuk sebagai perwakilan AKC di Indonesia. Perusahaan inilah yang akan melaksanakan tahapan proyek bandara di Kubutambahan. Penunjukan itu dikuatkan surat resmi dari pihak AKC
di lembaga dewan. Namun, di balik wacana ini diduga usulan pergantian ini muncul akibat adanya “bibit” konflik internal di tubuh Partai Hanura Buleleng. Persoalan ini berawal ketika transisi pergantian Ketua DPC Partai Hanura yang kala itu masih dijabat Ketut Sumerdhana. Dalam situasi itu, Sumerdhana sempat menyampaikan stetemennya mendukung calon incumbent dari PDI Perjuangan Putus Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra (PASS) dalam Pilkada Buleleng mendatang. Pascastetemen itu, pemilihan Ketua DPC Partai Hanura bergulir dan menetapkan Ketut Wirsana sebagai Ketua DPC. Sebaliknya, Sumerdhana sendiri tidak masuk dalam kepengurusan DPC saat ini. Bibit konflik ini diduga merembet hingga usulan untuk pergantian kursi jabatan wakil ketua dewan yang saat ini dipegang Sumerdhana. (kmb38)
Lomba Jukung Libatkan 102 Peserta
Gerak Jalan Hari Kemerdekaan
Singaraja (Bali Post) Sebanyak 125 regu SD seBuleleng mengikuti lomba gerak jalan tingkat Sekolah Dasar (SD) yang dirangkaikan peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI Selasa (9/8) kemarin. Para peserta mengambil start di Jalan Udayana depan GOR Bhuana Patra Singaraja. Lomba itu dilepas Wakil Bupati I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dengan ditindai mengibarkan bendera start. Ia mengatakan, angka peserta tahun ini mengalami peningkatan secara signifikan. Tahun lalu, jumlahnya hanya 108 regu dan kini mencapai 125 regu. Bukan hanya peserta yang antusias, juga orangtua serta suporter dari masingmasing sekolah. “Semangat inilah harus kita jaga
tahun dari awal mengemban jabatan,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, DPD Partai Hanura Bali mengusulkan pergantian kursi jabatan wakil ketua dewan, ketua fraksi, komisi, dan BK DPRD Buleleng. Dari lampiran surat permohonan itu DPD Hanura Bali menunjuk Ketut Wirsana sebagai Wakil Ketua DPRD menggantikan Ketut Sumerdhana. Jabatan Wirsana kemudian digantikan Gede Wisnaya Wisna sebagai Ketua Komisi IV. Sementara Wayan Arta tetap ditunjuk menjadi Ketua Fraksi Partai Hanura, dan Wayan Teren diusulkan menjadi Ketua BK menggantikan ketua saat ini Gusti Made Artana dari Fraksi PDI Perjuangan. DPD Partai Hanura Bali mengklaim kalau alasan pergantian ini untuk meningkatkan kinerja dan koordinasi antara unsur pimpinan dewan dengan Fraksi Partai Hanura
yang beralamat di 6.500 Trans Canada Highwy Airport of Monteral Landside Area H2R0A5 Pointe Claire Monteral Quebec, Kanada tanggal 15 Juni 2016. Dengan surat penunjukan ini, pihaknya menganggap bahwa BIBU merupakan perusahaan yang legal untuk melakukan sosialisasi untuk percepatan proyek pembangunan bandara di Buleleng. Sosialisasi rencananya melibatkan 14 desa, desa pakraman, dan pihak terkait lain untuk menyerap aspirasi masyarakat. Hasil sosialisasi ini nantinya akan dipresentasikan kembali kepada pihak pemerintah di provinsi, kabupaten, dan lembaga dewan. Wakil Ketua DPRD Ketut Susila Umbara yang didampingi Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa menyatakan, sepanjang investor serius dan terbuka
dalam melaksanakan investasinya, lembaga dewan akan mendukung penuh dan siap memfasilitasi sosialisasi yang melibatkan aparat desa atau aparat desa pakraman yang paling bawah. Untuk itu, pihaknya meminta PT BIBU Panji Sakti mensosialisasikan perencanaan yang sempat tertunda dalam waktu dekat secara terpusat di gedung dewan. Selain itu, pihaknya memutuskan untuk mencari tahu perkembangan wacana pembangunan bandara ke pemerintah pusat. Sebagai bahan koordinasi ke pusat, dewan meminta kepada BIBU untuk menyerahkan seluruh dokumen kajian yang sudah disusun. “Silakan pakai gedung milik rakyat ini dan kami siap memfasilitasi, sehingga sosialisasi atau apa bentuknya bisa berjalan dengan terbuka tanpa ada kecurigaan. Kami
juga memutuskan menanyakan masalah perizinan dan persyaratan perusahaan yang akan membangun bandara ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam waktu dekat ini,” tegasnya. Hal senada diungkapkan tokoh LSM Jari Bali Simpul Buleleng, Wayan Purnamek. Pada intinya, dia mendukung siapa pun perusahaan yang membangun bandara di daerahnya, sepanjang dilandasi keseriusan dan legalitas perusahaan. Bahkan, yang paling mendasar bagaimana kesiapan dan sumber dana dari perusahaan itu harus disampaikan secara terbuka, sehingga pembangunan bandara yang sudah menjadi impian publik tidak hanya di Buleleng tidak dijadikan kesempatan oleh pihak tertentu untuk melakukan spekulasi mengeruk keuntungan pribadi. (mud)
Singaraja (Bali Post) Nelayan pemilik jukung dengan sabar menanti angin untuk mengembangkan layar perahunya pada event lomba perahu tradisional di Pantai Kerobokan, Sawan. Sebanyak 102 lebih perahu layar ambil bagian dalam lomba yang dikaitkan HUT ke-71 Kemerdekaan RI. Setiap perwakilan kecamatan peserta bersaing sengit beradu strategi mengatur layar jukungnya guna mencapai garis finis di Pantai Lovina, lebih cepat dari yang lainnya. Peserta Sa’ban dan Sahibuurohma mengaku mempersiapkan peralatan lomba, dayung, dan jukung terbaiknya jauh-jauh hari sebelumnya. Mereka tergabung pada kelompok Segara Madu Desa Celukan Bawang, Gerokgak. ‘’Kami antusias dengan lomba ini. Karena itu, kami tidak menyiasiakan kesempatan lomba ini,’’ ujarnya. Layar perahu jukung dibuka lebar-lebar. Namun, perahu baru bergerak seiring angin kencang muncul. Selanjutnya, para peserta mengadu laju kecepatan perahunya. ‘’Arah mata angin ikut
menentukan kecepatan laju perahu itu di tengah laut,” ujarnya Selasa (9/8) kemarin. Kecamatan Gerokgak hanya diwakili satu kelompok dengan dua orang personel. Sejatinya, nelayan lainnya semangat ikut lomba, sayang kendala biaya membuat nelayan setempat urung mengikuti ajang ini. “Satu layar berkualitas baik kami buat menghabiskan biaya Rp 1 juta. Ya kita kumpulkan uang secara patungan. Biaya ini dari sumbangsih anggota kelompok kami. Untung, transportasi membawa jukung dari Celukan Bawang ke Pantai Kerobokan ini biayanya ditanggung Perbekel,” ungkapnya. Para peserta harus menempuh jarak 12 kilometer dari start Pantai Kerobokan hingga finish di Pantai Lovina. “Kami berusaha melestarikan lomba perahu layar antarnelayan ini. Kegiatan ini juga bermaksud mengenalkan pada masyarakat luas. Keindahan pesisir di Buleleng perlu digaungkan lewat kegiatan positif semacam ini,” ucap Kadiskanla Buleleng, Ir. I Made Arnika. (kmb34)
Bali Post/kmb34
LOMBA PERAHU - Perlombaan perahu layar itu dipercaya dapat menarik minat kunjungan wisatawan domestik. Selain itu, diyakini dapat memacu nelayan bangga dengan profesi yang dilakoninya. Lomba ini mengambil Start di Pantai Kerobokan dan finis di Pantai Lovina, Selasa (9/8) kemarin.
JEMBRANA
12
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
Pangdam Minta TNI Jaga Kehormatan Kesatuan
Negara (Bali Post) Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widyatmoko, Selasa (9/8) siang melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kodim 1617/Jembrana. Pangdam dan rombongan diterima Dandim Letkol Inf. Sansan Iskandar, anggota dan PNS serta Persit Kartika Candra Kirana. Kepada seluruh jajaran Pangdam mengharapkan agar keluarga TNI tetap menjaga nama baik. Harus selalu bersyukur, meski sangat sederhana. Namun, yang terpenting mendukung tugas TNI sehingga tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan. “Kami harapkan segenap keluarga TNI tetap menjaga nama baik dan kehormatan satuan. Jangan sampai ada yang terlibat narkoba karena sanksinya cukup berat. Bentengi diri dan keluarga dengan meningkatkan keimanan,” harapnya. Seluruh anggota juga harus mentaati aturan serta meningkatkan 5 kemampuan teritorial, penguasaan terhadap wilayah, memaksimalkan program komunikasi sosial (komsos), meningkatkan profesionalisme, dapat memahami
dan mengelola anggaran yang ada dengan sebaikbaiknya serta melakukan pengawasan dan pengendalian agar tidak terjadi penyelewengan. Selain melaksanakan kunker, Pangdam juga sebelumnya meresmikan nama satuan dari Batalyon Infanteri Mekanis 741/Satya Bakti Wirottama menjadi Batalyon Infanteri Mekanis 741/Garuda Nusantara sekaligus upacara serah terima jabatan dari pejabat lama Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung kepada pejabat baru Mayor Inf. Hasan Abdullah. Pangdam menyampaikan Batalyon Infanteri Mekanis 741/Garuda Nusantara merupakan satuan tempur yang berada langsung di bawah Pangdam IX/ Udayana. Tugas pokoknya mencari, mendekati dan menghancurkan kekuatan musuh. Di samping itu Pangdam juga memerintahkan pejabat baru agar selalu memberi contoh dan teladan serta melakukan pengawasan melekat pada seluruh anggota guna mencegah adanya pelanggaran yang bisa merusak nama baik TNI-AD. (kmb)
Bali Post/olo
PASAR IKAN - Kondisi bangunan pasar ikan Candikusuma. Di sekitar bangunan, terlihat banyak sampah dan di dalamnya juga diselimuti debu karena belum difungsikan.
Beberapa Bulan Rampung
Bangunan Pasar Ikan Candikusuma Belum Difungsikan Negara (Bali Post) – Bangunan pasar ikan Candikusuma sudah sejak beberapa bulan lalu rampung. Namun, hingga kini belum difungsikan kendati pengelolaannya sudah diserahkan ke pihak desa. Karena belum difungsikan, bangunan tersebut terkesan terbengkalai. Kondisi di dalam los berdebu dan di sekitar bangunan terlihat banyak sampah, bahkan beberapa lampu yang sempat terpasang kini sudah hilang.
Bali Post6/kmb
KUNKER - Pangdan IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widyatmoko ketika kunjungan kerja (kunker) ke Kodim 1617/Jembrana, Selasa (9/8) kemarin.
Belum difungsikannya pasar tersebut membuat warga yang berprofesi sebagai nelayan memilih bertransaksi langsung di pinggir pantai. Begitu juga ikan tangkapan mereka dijual keliling dengan mengendarai sepeda motor. Belum diketahui pasti, kenapa pasar yang sudah selesai dibangun itu belum difungsikan sampai saat ini. Berdasarkan pengamatan di lapangan, Selasa (9/8) kemarin, kondisi bangunan yang berada
dekat Lapangan Candikusuma itu masih terlihat baru. Akan tetapi, karena belum difungsikan, maka kondisinya sedikit kotor. Sejumlah los tampak terselimuti debu. Sejumlah fasilitas seperti lampu penerangan, beberapa di antaranya sudah hilang. Tangga lantai di belakang juga sudah mulai berlubang. “Sejak selesai dibangun, belum pernah difungsikan. Belum tahu, apakah akan di-
gunakan atau tidak. Bahkan, lampu penerangan yang ada di sana juga sudah hilang,” ujar Emil (25), salah satu warga saat ditemui di lokasi. Para nelayan, menurutnya, sudah terbiasa berjualan di pinggir pantai. Gedung yang berada di seberang pasar dan kondisinya sudah tua, justru mereka gunakan untuk berjualan pada pagi hari. Dulunya gedung tersebut digunakan warga untuk tem-
hubungan, Komunikasi dan Informasi (Hubkominfo) Jembrana, Gusti Ngurah Bagus Putra Riyadi tidak menampik banyak kendaraan AKDP (antarkota dalam provinsi) yang memanfaatkan pertigaan Cekik itu untuk terminal. Pihak dinas sudah berkoordinasi dengan organda terkait permasalahan ini. Namun, terminal itu tetap masih ada. Diduga, kendaraan yang ngetem di sana enggan masuk ke Terminal Gilimanuk. Kemungkinan ada kesepakatan, terkait trayek para sopir di Jembrana dan Buleleng. Pihak dinas sejatinya juga sudah berulangkali melakukan pembinaan dan pengarahan kepada sopirsopir yang ngetem di terminal bayangan tersebut. Tetapi, setiap diarahkan ke Terminal Gilimanuk, kembali ngetem di Cekik. Pertigaan jalan menuju Buleleng ini memang cukup strategis untuk menunggu penumpang. Nantinya, ke depan pihaknya akan mencoba meningkatkan pengawasan khususnya t e r k a it izin trayeknya. (kmb26)
Bali Post/olo
NGETEM - Sejumlah kendaraan AKDP ngetem di pertigaan Cekik yang sejatinya merupakan kawasan TNBB.
sudah diserahkan ke pihak Desa. Begitu juga yang ada di Pengeragoan yang dibangun bersamaan kini juga sudah dimanfaatkan oleh kelompok nelayan di sana. Ia mengatakan pasar ikan Candikusuma ini sudah dalam proses diaktifkan. Selain pasar ikan, juga membangun TPI (Tempat Pelelangan Ikan) di sejumlah desa di pesisir Jembrana. Sementara, Perbekel Candikusuma, Wayan Bagiyasa, tak menapik kalau bangunan di dekat lapangan itu sudah diserahkan ke desa. Ia menyebutkan, dalam waktu dekat ini pihak desa akan mengaktifkan pasar tersebut. (kmb26)
Pasukan Jamnas Koncab Jembrana Dilepas
Dikeluhkan, Terminal ”Bayangan” Cekik Ganggu Konservasi
Negara (Bali Post) – Selama bertahun-tahun kawasan pertigaan Tugu Cekik, Gilimanuk menjadi Terminal “bayangan”. Kondisi itu dikeluhkan pihak Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang merupakan wilayah tersebut. Terminal ini sudah puluhan tahun muncul sejak Terminal Gilimanuk lama. Lokasinya yang berada di tengah jalan dan wilayah konservasi TNBB dikhawatirkan mengganggu konservasi. Sejumlah bus mini sering mangkal (ngetem) di pertigaan tersebut dan menjadikan kawasan tersebut ramai dengan pedagang. Sejatinya di pertigaan tersebut sudah dibangun pos jaga yang berfungsi untuk menertibkan kendaraan umum ngetem. Namun, tampak tak ada yang menjaga. Sementara itu, Kepala TNBB, Tedi Sutedi, melalui Kasubbag TU TNBB, Wiryawan kawasan yang digunakan menjadi terminal bayangan itu merupakan kawasan konservasi TNBB, sehingga juga masuk kawasan konservasi. Di sisi lain, Kepala Dinas Per-
pat pengungsian akibat abrasi. Setelah warga pindah, bangunan itu kosong dan digunakan untuk berjualan. Dari informasi warga, bangunan untuk pasar ikan ini baru rampung beberapa bulan lalu. Selain itu kondisi di permukiman nelayan dekat pasar ikan juga sering digenangi air laut saat pasang. “Air lautnya masuk. Makanya, di permukiman ini banyak pasir laut,” kata warga lain. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa saat dikonfirmasi kemarin membenarkan bahwa bangunan para ikan tersebut sudah selesai dikerjakan. Bahkan, untuk pengelolaannya
Bali Post/olo
SIDANG - Sidang paripurna DPRD Jembrana menetapkan Ranperda APBD Perubahan tahun 2016.
Dewan Setujui Ranperda APBD Perubahan
Negara (Bali Post) Setelah melalui rapat kerja yang cukup panjang, seluruh anggota DPRD Jembrana akhirnya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Jembrana tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2016 yang diajukan eksekutif. Kesepakatan itu tercetus dalam rapat paripurna V masa persidangan III DPRD Jembrana, Selasa (9/8) pagi di ruang sidang utama Gedung DPRD Jembrana. Pembahasan ranperda APBD Perubahan yang dimotori Pansus II DPRD Jembrana ini, beberapa kali melakukan rapat. Baik di internal pansus maupun dengan menghadirkan Tim Anggaran Pemerintahan Daerah (TAPD) Kabupaten Jembrana. Ketua Pansus II DPRD Jembrana Ida Bagus Susrama dalam laporannya menyebutkan perubahan APBD adalah upaya pemerintah daerah untuk menyesuaikan rencana perkembangan yang berimplikasi
pada meningkatnya anggaran penerimaan mau pun pengeluaran termasuk mengakomodir pergeseran dalam satu SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Selain itu, saldo anggaran lebih (silpa) tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan. Dalam rapat paripurna tersebut juga terungkap jumlah APBD sebelum dan sesudah perubahan. Sebelum perubahan jumlah APBD Jembrana tahun 2016 mencapai Rp 1,55 triliun lebih. Sedangkan setelah perubahan meningkat menjadi Rp 1,70 triliun lebih. Terkait perubahan tersebut, Pansus II meminta eksekutif untuk mempercepat realisasi belanja APBD. Tiga SKPD mengalami penambahan belanja modal pengadaan tanah. Di antaranya, di Dinas Hubkominfo untuk pembangunan sarana umum terminal, Kantor LHKP untuk pembangunan TPA (Tem-
pat Pembuangan Akhir) sampah, dan Sekretariat Daerah (Setda) Jembrana untuk pembangunan auditorium. Terkait penambahan anggaran modal itu, DPRD meminta dalam pelaksanaannya lebih berhati-hati dan mengikuti ketentuan yang berlaku. Tiap SKPD juga diminta untuk berkoordinasi dengan tim penilai harga tanah sebagai lembaga yang profesional dan independen menentukan nilai. Bupati Jembrana I Putu Artha menyebutkan setelah diambil keputusan menetapkan dua ranperda menjadi perda pemerintah daerah dan DPRD kembali menyepakati seluruh rancangan program dan kegiatan yang tertuang dalam APBD Perubahan. “Keberhasilan yang kita raih menunjukkan tingginya komitmen dan kerja sama pemerintah daerah dengan DPRD Jembrana dalam mewujudkan pembangunan kesejahteraan masyarakat,“ pungkas Bupati Artha. (kmb26)
Negara (Bali Post) Sebanyak 32 orang pramuka yang terdiri dari 16 Pramuka Penggalang Putra, 16 Pramuka Penggalang Putri, 3 Pembina Putra dan 3 Pembina Putri yang tergabung dalam Pasukan Jambore Nasional (Jamnas) X Tahun 2016 Kontingen Cabang Jembrana, Selasa (9/8) pagi dilepas oleh Bupati Jembrana I Putu Artha. Pasukan Jamnas X 2016 Koncab Jembrana ini menuju Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur, Jakarta, event bergengsi di tingkat pramuka penggalang, jambore nasional. Upacara pelepasan juga disaksikan Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Jembrana Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Pimpinan Kontingan Cabang Jembrana Akhmad Yasir Najih, menjelaskan, peserta Jamnas X Tahun 2016 merupakan hasil seleksi dari ribuan pramuka penggalang yang ada di Jembrana, dan melalui berbagai tahapan. Mulai
dari jambore cabang, jambore daerah dan seleksi menuju jambore nasional. Selain itu pihak sekolah atau gugus depan dan orangtua peserta juga dilibatkan dalam proses persiapannya. Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan, perkembangan gerakan pramuka saat ini tidak bisa terhindar dari evolusi peradaban budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi yang makin maju. Gerakan pramuka menurutnya harus mampu tetap eksis di setiap zamannya. “Sekarang pramuka tidak boleh kaku dengan paradigma masa lalu, akan tetapi harus menyesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan kemandirian,” kata Artha. Jambore nasional sebut Artha, hendaknya mampu menjadi wahana untuk meningkatkan jiwa dan karsa, memperoleh pengetahuan dan pengetahuan baru. (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
KARANGASEM
13
Diterjang Gelombang
SOSOK Jangan seperti Kerupuk MASYARAKAT Bali khususnya di Bebandem, Karangasem, diharapkan tak seperti kerupuk dikunyah atau bermental kerupuk. Kerupuk saat masuk di mulut dan dikunyah, suaranya keras. Namun setelah dikunyah dan dikeluarkan, ternyata lemes. Penyarikan (Sekretaris) Majelis Alit Desa Pakraman (MADP) Kecamatan Bebandem I Ketut Alit Suardana menyampaikan pengandaian itu saat bersama prajuru MADP dan camat setempat memediasi kisruh pengangkatan pamangku Pura Pemaksan Gumi Desa Pakraman Bebandem di aula kantor Camat Bebandem, Selasa (9/8) kemarin. Pria asal Liligundi Bali Post/bud itu mengharapkan masyarakat tidak bermental atau seperti semboyan kerupuk itu. Sebaliknya, di dalam masyarakat mesti lemes atau saling paras-paros, tapi ketika ke luar mesti kuat dan kukuh. Kukuh dalam persatuan dan satu suara. Menurut Alit Suardana, kalau mengorek kekurangan dan kesalahan orang, apalagi saudara sendiri, tentu mudah dan akan banyak dapat bahan. Pasalnya, sesama saudara apalagi bertetangga, akan tahu semua baik buruknya. ”Mari saling berusaha menciptakan persatuan, bukan mencari kesalahan orang agar berseteru,” tandasnya. (bud)
Belasan Jukung Nelayan Pantai Ujung Rusak Amlapura (Bali Post) -
Cuaca buruk tak kunjung reda di perairan Karangasem. Situasi ini membuat belasan jukung nelayan saat diparkir di tepi pantai setempat mengalami kerusakan lantaran diterjang ombak ganas. Seperti yang terjadi di sepanjang garis Pantai Ujung, rusaknya perahu nelayan membuat sebagian nelayan tak bisa melaut sejak dua pekan lalu. Salah satu nelayan, Artawan, Selasa (9/8) kemarin, mengatakan cuaca buruk sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Gelombang tinggi memaksa mereka tertahan di tepi pantai dan harus berpikir keras mencari alternatif pekerjaan lain. Ombak tinggi di tepi pantai juga memaksa nelayan harus mengamankan perahunya. Masalahnya, halaman parkir perahu nelayan makin sempit. ”Sejak pantainya dipasangi batu-batu besar (reveatment), perahu kami (berbahan fiber) menjadi cepat rusak karena bergesekan saat parkir. Selain itu, saat parkir, banyak perahu diterjang ombak ganas hingga rusak,” kata nelayan asal Ujung Pesisi, sambil memperbaiki perahunya. Artawan bersama nelayan lainnya, Suhaeni, tampak sibuk melakukan perbaikan
perahu-perahunya, Selasa (9/8) kemarin. Kebocoran perahu ini ditempel seadanya dengan kayu dan lem khusus. Dengan cara itu, perahu mereka setidaknya bisa bertahan beberapa bulan lagi. Sebagian nelayan lainnya, kini kebingungan menghadapi situasi ini. Mereka harus menunggu cuaca agar kembali membaik. Para nelayan juga kecewa, di tengah situasi seperti ini, nelayan tak pernah mendapat perhatian pemerintah. ”Kadang yang dapat bantuan, justru tak tepat sasaran. Kami selalu kesulitan, tapi di saat seperti ini tak pernah dibantu, baik itu perahu baru maupun sekadar alat tangkap yang baru,” keluh Suhaeni, anggota Kelompok Nelayan Karang Biru ini. Pantaun Bali Post di garis pantai ini, ratusan jukung tengah parkir hampir sejauh
satu kilometer ke barat. Belasan jukung di antaranya masih terbengkalai karena rusak. Meski mayoritas nelayan tak melaut, beberapa nelayan lainnya ada juga yang nekat melaut karena
tuntutan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan seharihari. Salah satu nelayan lainnya, Lalu Mahsyur, mengatakan, dirinya terpaksa melaut karena tuntutan ekonomi. Namun, hasil tang-
kapannya sangat minim. “Melaut dari jam empat pagi sampai jam delapan, hari ini melaut cuma dapat empat ekor ikan,” kata nelayan yang menangkap ikan dengan jaring ini. (kmb31)
Bali Post/kmb31
MEMPERBAIKI PERAHU - Suhaeni (kiri) dan Artawan saat memperbaiki perahu di Pantai Ujung Pesisi, Selasa (9/8) kemarin.
Kisruh Pengangkatan Pemangku Pemaksan Gumi Dimediasi
Bali Post/kmb31
PERSIAPAN - Bupati dan Wakil Bupati saat mengecek langsung persiapan Genjek Kolosal di Taman Soekasada Oejoeng, Selasa (9/8) kemarin.
Pemkab Berambisi Capai Target Kunjungan Satu Juta Wisatawan
Amlapura (Bali Post) Target Pemkab Karangasem menaikkan kunjungan wisatawan cukup tinggi. Tak tanggung-tanggung, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menargetkan kunjungan wisatawan tiap tahunnya bisa naik dari 400 ribu menjadi 1 juta wisatawan. Dia yakin, modal seni budaya yang cukup beragam di Karangasem bisa menjadi kunci sukses mencapai target itu. Bupati Mas Sumatri menyampaikan target itu, saat mengecek kondisi terakhir persiapan pelaksanaan Genjek Kolosal yang akan dilaksanakan di Taman Soekasada Oejoeng, Rabu (10/8) ini. Genjek Kolosal dengan peserta 15.361 penari ini dinilai hanya sebagian kecil dari beragam seni budaya di Karangasem. Selain sebagai pelestarian budaya, Genjek Kolosal ini juga menjadi bagian dari upaya menggali sejarah dan membuka momen kebangkitan Karangasem agar bisa bersaing dalam dunia pariwisata di Bali. “Genjek Kolosal menjadi salah satu jurus kami mencapai target satu juta wisatawan per tahun. Ini akan masuk dalam kalender event tahunan di Karangasem. Tahun depan akan kami matangkan lagi,” tegas Bupati Mas Sumatri didampingi Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Kadisbudpar I Wayan Purna, dan Kepala Bappeda Ketut Sedana Merta. Ke depan, kata Mas Sumatri, masih banyak seni budaya lain yang bisa digarap untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Apalagi, Karangasem tahun ini tengah mempersiapkan Taman Kota lengkap dengan stage untuk mendukung setiap pergelaran seni budaya di Karangasem. Bantuan dari pemerintah pusat senilai Rp 4,1 miliar itu didapat Karangasem setelah masuk 10 besar Kota Pusaka terbaik di Indonesia. Saat ini, Taman Kota yang dipusatkan di Lapangan Candrabuana ini sedang dalam tahap pengerjaan dan tahun ini diperkirakan sudah rampung. “Seni budaya yang beragam di kabupaten ini akan menjadi salah satu modal berharga kita untuk membangun pariwisata yang bermartabat,” tegasnya. Asisten Deputi Warisan Budaya Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Pamuji Lestari yang berkesempatan hadir dalam persiapan terakhir Genjek Kolosal mengatakan, Indonesia dibangun dari adat dan tradisinya. Oleh karena itu, pihaknya meminta agenda seperti ini harus didorong sebagai upaya pelestarian budaya. Ini menjadi potensi luar biasa untuk mendongkrak pariwisata, jika dikemas dan ditampilkan dengan menarik. Terkait warisan budaya, kata Pamuji Lestari, Kemenko PMK sempat mendatangkan FAO, organisasi dunia untuk pangan. Untuk diketahui, FAO sudah sempat turun ke Karangasem untuk melihat langsung warisan budaya sistem pertanian di Desa Adat Bugbug saat itu. “Jadi, Karangasem ini tidak hanya warisan seni budayanya, sistem pertaniannya juga menjadi sorotan untuk dijadikan warisan dunia. Indonesia baru mengusulkan pertama kali, adalah Karangasem. Kami tinggal menunggu sidang FAO awal 2017 nanti, sebelum sistem pertanian di Karangasem (Bugbug) ini ditetapkan menjadi warisan dunia untuk sistem pertanian,” tegasnya. Pamuji Lestari menambahkan, saat ini yang masuk jaringan Kota Pusaka di Indonesia baru 58 kota. Apalagi yang benar-benar aktif dalam upaya pelestarian budaya sangat sedikit, hanya 10 kota, salah satunya Karangasem. Khusus untuk Genjek Kolosal ini, kata dia, usai pelaksanaannya nanti, bisa segera diusulkan kepada pemerintah pusat melalui Kemenko PMK untuk diproses menjadi salah satu warisan budaya nasional. Seni Genjek menurutnya sangat memenuhi syarat untuk itu. Tapi, dia mengingatkan, setelah nanti menjadi warisan budaya nasional, seni budaya khas Karangasem ini harus bisa menyejahterakan masyarakatnya. Tidak sekadar menjadi event seremonial. (kmb31)
Amlapura (Bali Post) – Kisruh atau dualisme terkait pengangkatan Pemangku Pura Pemaksan Gumi, Desa Bebandem, Karangasem dimediasi Selasa (9/8) kemarin. Keputusan mediasi yang disepakati pihak Desa Bebandem kemarin, terkait pujawali pada Purnama Sasih Karo, Rabu (17/8) mendatang, ditugasi Pemangku Bale Agung Jero Mangku Gede Sukarti selaku pangenter (pemimpin) persembahyangan. Penugasan pemangku didesak pihak pangempon pura itu, karena pujawali rutin di pura itu tak boleh ditiadakan karena belum ada pemangku. Mediasi itu dilakukan di aula Kantor Camat Bebandem, Selasa kemarin. Tim mediator yakni dari Prajuru Majelis Alit Desa Pakraman (MADP) Kecamatan Bebandem, Camat Bebandem dan forum komunikasi pimpinan kecamatan setempat. Mediasi sempat berlangsung alot karena kedua belah pihak yakni antara keluarga Wayan
Murtika selaku keturunan pemangku kubayan sampai ketujuh dan Jero Mangku Gde Sukarti mewakili keluarganya sempat saling menyampaikan alasan. Penyarikan (Sekretaris) MADP Bebandem Ketut Alit Suardana menyampaikan, pihaknya dari MADP diminta melakukan mediasi. Pasalnya, ada dualisme dalam pengangkatan pemangku pura pemaksan itu, pascameninggalnya Jero Mangku Kubayan Lingsir sekitar dua tahun lalu. Padahal, pascameninggalnya pemangku kubayan ketujuh, kini dalam rangka mengangkat pemangku kubayan keturunan kedelapan. “Baru kali ini menjadi masalah. Barangkali beliau para pemangku keturunan kesatu sampai ketujuh heran. Kok, kini bisa bermasalah,” papar Alit Suardana. Wayan Murtika selalu salah seorang dari cucu Mangku Kubayan Lingsir merasa tugas kepamangkuan di Pura Pemaksan Gumi itu diambil alih pihak desa. Padahal, se-
lama ini secara turun-temurun dan sudah sampai keturunan mangku kubayan yang ketujuh, pangayah pemangku di pura setempat dari pihak keluarganya. Masalah bermula ketika tiba-tiba dari pihak desa melayangkan surat tertanggal 10 Mei 2015 yang terkesan pangayah kepemangkuan di pura itu diambil alih pihak desa, tanpa terlebih dahulu ada musyawarah. Sampai kemudian beberapa kali rapat di Desa Bebandem, belum menemukan kata mufakat. “Sempat rapat di desa seperti debat forum keluarga dan akhirnya tanpa hasil,” ujar Murtika. Murtika mengatakan, pihaknya bukannya mempermasalahkan pihak Desa Bebandem. Namun, dia mengingatkan oknum yang menginginkan posisi kepemangkuan kubayan, dengan cara pengambilalihan atas nama desa dan tanpa musyawarah mufakat. Di lain pihak, Bendesa Pakraman Bebandem yang
juga Pemangku Pura Bale Agung itu, Jero Mangku Gede Sukarti membantah pihaknya hendak mengambil alih posisi kepemangkuan di pura pemaksan itu. Pihaknya selaku pamucuk desa perlu bersikap, terkait saat itu Jero Mangku Kubayan sudah lingsir (tua) dan sakit-sakitan, sehingga tak mampu munggah-tedun (naik-turun) maayah-ayah. Agar ada pemangku di pura itu, pihaknya oleh keluarganya dicalonkan menjadi Pemangku Kubayan di Pura Pemaksan Gumi. Namun, dalam mediasi kemarin, tim mediator Alit Suardana menyampaikan proses pencalonan Sukarti sebagai pemangku kubayan menjadi gugur. Sebab, Gede Sukarti masih sebagai bendesa yang memiliki kedudukan paling tinggi di desa pakraman itu. ”Bendesa tak boleh menurunkan diri dengan mencalonkan diri menjadi pemangku pemaksan, yang kedudukan dan tugasnya soal parahyangan di pura pemak-
san itu. Sebagai pengandaian, seorang bupati kepala daerah menjadi lucu kalau kemudian ikut lagi mencalonkan diri menjadi lurah atau perbekel di wilayahnya,” papar Alit Suardana. Dengan kenyataan itu, lanjut Alit Suardana, proses pencalonan pemangku untuk Pura Pemaksan Gumi digugurkan. Posisi pemangku di pura ini status quo sampai disepakati pemangku baru. “Guna ngenter (memimpin - red) pujawali, sementara pihak desa agar menugaskan salah satu pwmangku desa memimpin pujawali,” ujar Alit Suardana. Dalam rembuk prajuru desa dan diikuti para klian banjar pakraman, diputuskan sementara Jero Mangku Gede Sukarti ngenter saat pujawali di pura itu. Alit Suardana juga mengatakan, pihaknya mengajak keluarga kedua belah pihak berembuk lagi dan pihaknya siap memediasi. (013)
Legenda Dangsil Tertinggi ”Karembat” Desa Timbrah
Titah Ida Dalem Dijawab Tuntas dengan ”Surak Suhu” USABA Dangsil menjadi ritual pingit (sakral) terbesar dengan melibatkan hampir seluruh desa tua di Karangasem. Hampir semua desa tua ini mendapat emponan Dangsil saat puncak pelaksanaan usaba. Salah satu desa tua, Desa Adat Timbrah, memikul tanggung jawab paling berat mundut Dangsil terbesar dan tertinggi yang akan dinaiki oleh keturunan Raja Gelgel Klungkung yang memegang kendali seluruh kerajaan di Bali pada saat itu. Ternyata, dipilihnya krama Desa Adat Timbrah oleh Ida Dalem saat itu, menyimpan cerita tersendiri yang hingga kini menjadi legenda di kalangan masyarakat setempat. Dasar penunjukan desa-desa tua untuk mundut Dangsil di Desa Adat Bungaya ini memang tidak tertulis secara khusus. Manggala Prawartaka Usaba Dangsil 2016 Ida Bagus Wayan Jungutan mengatakan, keterlibatan desa-desa tua seperti Desa Bugbug, Perasi, Timbrah, Asak, Tenganan Dauh Tukad, Gumung, Kastala, Bebandem, Kayu Putih, Tihingan, dan Macang, karena berdasarkan wilayah persubakan. Tidak dijelaskan lebih jauh, misalnya kenapa Dangsil Dalem Tumpang Solas yang menjadi Dangsil tertinggi karembat krama Desa Adat Timbrah. Begitu juga enam Dangsil lain karembat oleh desa tua lainnya. Sejumlah tokoh masyarakat Desa Adat Timbrah ternyata juga pernah berulang kali mempertanyakan hal ini. Bahkan, Desa Adat Bugbug sempat hendak mundur dari pelaksanaan Usaba Dangsil tahun 2002 lantaran sempat tak meyakini pelaksanaan ritual ini di Desa Adat Bungaya. ”Tapi, waktu itu Desa Adat Bugbug kami yakinkan kembali bahwa Usaba Dangsil ini untuk kebaikan jagat. Nanti kalau terjadi bencana di desa, jangan salahkan kami, saya sampaikan seperti itu. Akhirnya Bugbug bersedia ikut,” kata Ida Bagus Wayan Jungutan, belum lama ini. Dihubungi Selasa (9/8) kemarin, tokoh masyarakat Desa Adat Timbrah Nengah Sukada
juga sempat mempertanyakan perihal pembagian emponan Dangsil ini kepada panitia Usaba Dangsil tahun 2002. “Katanya mundut Dangsil Dalem Tumpang Solas itu sebuah kehormatan. Tapi, kehormatan apa kita di Desa Adat Timbrah tidak dijelaskan,” kata tokoh yang pernah menjadi pengrajeg (penasihat) ini. Tokoh masyarakat lainnya, Nengah Sudarsa, juga menegaskan tidak ada tertuang secara khusus mengenai pembagian emponan Dangsil ini. Tetapi, menurut tetua di desa, sejak pelaksanaan Usaba Dangsil pertama, Dangsil Dalem Tumpang Solas memang dipundut Krama Desa Timbrah. Alasannya, ketika Usaba Dangsil ini dilaksanakan, krama dari desa tua lainnya tidak sanggup mengangkat dan mengaraknya ke Pura Penataran Desa Adat Bungaya. Salah satunya, krama Desa Adat Bugbug waktu itu pernah mencobanya. Tetapi, tetap tidak bisa meski jumlah warga yang mundut ditambah menjadi lebih banyak. “Di tengah kesulitan itu, krama
dari Desa Timbrah justru tertawa. Kenapa mengangkat itu saja tidak bisa. Ida Dalem yang mengetahuinya, lantas meminta krama dari Desa Adat Timbrah mengangkatnya, ternyata bisa. Ini sudah menjadi legenda,” kata klian desa adat tahun 1987-2002 ini. Pendapat serupa juga disampaikan tokoh masyarakat lainnya Nengah Supartha. Klian Desa Adat Timbrah periode 2002-2007 ini menegaskan, di balik keberhasilan mengangkat Dangsil Ida Dalem Tumpang Solas kala itu yang beratnya mencapai enam ton lebih, tidak terlepas dari dukungan kekuatan spritual dari leluhur. Sebab, krama Desa Adat Timbrah mempersiapkan diri melalui ritual khusus sebelum berangkat ke Desa Adat Bungaya. Sehari sebelum puncak Usaba Dangsil, krama yang akan ikut serta mundut Dangsil melakukan persembahyangan ke seluruh pura di desa, khususnya ke Pura Pihit bersama prawayah. Kemudian, sebelum berangkat, seluruhnya mawinten dan diperciki air suci. Mereka lantas
Bali Post/gik
TETUA - Para tetua di Desa Adat Bungaya saat mempersiapkan berbagai sarana upacara di Bale Agung setempat, belum lama ini. berangkat berlari dari Desa Adat Timbrah menuju Desa Bungaya sejauh sekitar tiga kilometer sambil berteriak ”Surak Suhu” (penghormatan kepada Ida Batara Bagus Pajenengan) di sepanjang perjalanan, seperti hendak berperang. Ketika Ida Dalem meminta Desa Adat Timbrah mengarak Dangsil Dalem Tumpang So-
las, ratusan krama tetap mengawalinya dengan berteriak Surak Suhu. Dangsil tertinggi ini pun bisa diarak sejauh sekitar 200 meter menuju Pura Penataran. Sehingga, sampai sekarang setiap pelaksanaan Usaba Dangsil, Desa Adat Timbrah mendapat kepercayaan mundut Dangsil Dalem Tumpang Solas. (gik)
TABANAN
14 TPA Mandung
Manfaatkan Gas Metan untuk Masak Tabanan (Bali Post) – Tumpukan sampah setinggi kurang lebih 20 meter di TPA Mandung seluas dua hektar kerap mengeluarkan gas metan yang rentan menimbulkan kebakaran. Hampir sepanjang tahun di TPA Mandung terjadi kebakaran yang menyebabkan asap dan mengganggu kerja serta aktivitas di TPA dan sekitarnya. Untuk menjaga agar api tidak meluas, petugas berjaga selama 24 jam. TPA Mandung kemudian mengelola gas metan ini menjadi bahan bakar kompor gas. Semenjak adanya pengelolaan ini, kebakaran sampah tidak terjadi lagi. Untuk menyalurkan gas metan dari sampah, pihak TPA membuat kolam sampah berukuran 30 meter kali 40 meter dan kedalaman tujuh meter. Kolam ini bisa menampung 1960 meter kubik sampah. Dasar kolam sampah ditutup dengan terpal dan dipasangi pipa di 10 titik untuk menangkap gas metan yang ditutup dengan kerikil sehingga bisa tegak berdiri. Panjang pipa dari dasar hingga puncaknya sekitar delapan meter. ‘’Setelahnya, kolam sampah ditutup dengan sampah dan dipadatkan dengan tanah hingga rapi. Biasanya gas metan dihasilkan sekitar dua minggu,’’ papar Kepala UPT TPA Mandung, Ni Luh Sukartini, Selasa (9/8) kemarin. Selanjutnya dipasang pipa-pipa kecil yang kemudian dijadikan satu dan disambung ke kompor gas. Gas metan disalurkan ke kompor gas dan bisa dipakai memasak air atau makanan lain untuk keperluan petugas di TPA Mandung. ‘’Produksi masih sedikit, jadi belum bisa disalurkan ke masyarakat,’’ katanya. (kmb24)
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
Tim KTR Sidak di Kerambitan
Temukan Asbak di Kantor Perbekel Baturiti
Tabanan (Bali Post) – Penegakan Perda Nomor 10 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sudah mulai diterapkan dengan baik. Dalam sidak KTR di lima titik wilayah Kecamatan Kerambitan, Selasa (9/8) kemarin, tim tidak menemukan pelanggaran. Lima lokasi yang menjadi sasaran tim KTR adalah Kantor Perbekel Pangkung Karung, Puskesmas II Kerambitan, Kantor Perbekel Desa Baturiti, SMAN 1 Kerambitan, dan Kantor Perbekel Desa Kukuh. Saat sidak di Kantor Perbekel Desa Pangkung Karung, tim KTR yang dipimpin Plt. Kabid SDA Badan Satpol PP Kabupaten Tabanan Made Jana sekaligus memberikan pembinaan terkait pentingnya tidak merokok di tempat umum terutama di kawasan yang telah ditempelkan stiker KTR. Menurutnya, rokok sangat berbahaya bagi perokok dan orang yang menghirup asapnya (perokok pasif). “Rokok bisa menyebabkan penyakit kanker bagi perokok dan perokok pasif,” ungkapnya di hadapan staf dan karyawan Kantor Perbekel Pangkung Karung. Pelanggar dikenakan denda Rp 50 ribu atau kurungan selama tiga bulan penjara. Ketika tim bergerak ke Puskesmas 2 Kerambitan, Kepala Puskesmas 2 Kerambitan Dr. Yudiaratna menginstruksikan stafnya agar tidak merokok sembarangan di lingkungan puskesmas karena asap rokok sangat mengganggu pasien yang berobat. Selama ini seluruh
stafnya mengikuti peraturan dan menegur pasien atau pengunjung yang kedapatan merokok saat bertandang ke puskesmas. “Kami tidak segan-segan menegur pasien atau pengunjung apabila merokok di areal puskesmas, karena asap rokok sangat berbahaya bagi pasien lain,” ujarnya. Di Kantor Perbekel Kerambitan, tim tidak menemukan adanya stiker dan tidak mendapati pelanggaran. Dalam kesempatan itu, tim langsung memasang stiker KTR di tempat tersebut. Sementara di Kantor Perbekel Desa Baturiti dan Kantor Perbekel Desa Kukuh, hanya di Kantor Perbekel Desa Baturiti ditemukan asbak. Terkait temuan ini, Sekdes Baturiti dipanggil ke Satpol PP untuk memberikan keterangan. Tempat terakhir, yaitu di SMA Negeri 1 Kerambitan, tim disambut Kepala Sekolah Drs. I Wayan Sueca, M.Pd. Staf dan guru dikumpulkan di ruang rapat untuk mendapatkan arahan dari tim KTR. (kmb28)
Bali Post/ist
SIDAK - Tim KTR (kanan) melakukan sidak di sejumlah lokasi di wilayah Kerambitan, Selasa (9/8) kemarin.
Bupati Eka Lestarikan Seni dan Budaya Lewat ”Okokan”
Bali Post/kmb24
LEPAS - Sekkab Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa melepas kontingen yang akan mengikuti Jambore Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.
32 Pramuka Penggalang Ikuti Jamnas
Tabanan (Bali Post) – Kabupaten Tabanan mengirim 40 wakilnya untuk mengikuti kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, 14–21 Agustus nanti. Mereka dilepas Sekkab Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa, Selasa (9/8) kemarin. Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab yang juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tabanan Putu Santika melaporkan, jamnas merupakan pertemuan pramuka penggalang se-Indonesia yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali, dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional dan diikuti peserta dari perwakilan seluruh kabupaten/kota. Kontingen Jamnas Kwarcab Tabanan berjumlah 32 orang putra dan putri. Mereka sebelumnya telah melalui seleksi dan pemusatan latihan jangka panjang. “Mereka dipimpin empat orang pimpinan kontingen dan empat pembina pendamping, sehingga total kontingen Jamnas Kwarcab Tabanan berjumlah 40 orang,” tandasnya.
Menurut Ariwangsa, jamnas adalah kegiatan yang menarik dan menantang bagi penggalang di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang untuk memperoleh berbagai pengalaman baru. Ini sejalan dengan perkembangan teknologi komunikasi saat remaja khusunya dan masyarakat pada umumnya dihadapkan dengan berbagai masalah kehidupan seperti penyalahgunaan obat terlarang dan pergaulan bebas. Sementara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sekarang terjadi penurunan solidaritas sosial serta semakin rendahnya semangat persatuan dan kesatuan. Hal tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja dan harus dihadapi bersama salah satunya dengan gerakan Pramuka. Ia berharap peserta Jambore Nasional yang mewakili Kabupaten Tabanan menjadikan momen ini sebagai ajang menempa diri agar kelak mampu menjadi generasi muda yang mampu membangun dirinya sekaligus ikut bertanggung jawab terhadap pembangunan bangsa. (kmb24)
KABUPATEN Tabanan memiliki beragam seni dan budaya yang mampu mendongkrak sektor pariwisata. Oleh karena itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berkomitmen melestarikannya salah satunya dengan mengukuhkan Okokan Brahma Diva Kencana, Desa Adat Kediri, Banjar Delod Puri, Tabanan, Senin (8/8) malam. Hadir anggota DPRD Tabanan I Made Suartha, Camat Kediri I Gusti Agung Alit Adiatmika, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata I Wayan Adnyana, unsur muspika, penglingsir puri, dan tokoh masyarakat Kediri. Bupati Eka dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas semangat warga Banjar Delod Puri. Ia berharap semangat dan persatuan yang dimiliki mampu membangun dan mengembangkan tradisi turun-temurun yang ada di Desa Adat Kediri. “Ini merupakan kebudayaan yang
KUKUHKAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti (tengah) mengukuhkan seni dan budaya okokan di Banjar Delod Puri, Kediri.
kerakyatannya,” katanya. Bupati Eka juga mengapresiasi masyarakat Banjar Delod Puri atas prestasinya yang telah membawa kesuksesan buat warganya. “Tunjukkan bahwa okokan mempunyai nilai jual dan bisa memberikan dampak ekonomi sesuai ajaran Bung Karno bahwa kita harus pro rakyat,” tandasnya. Gusti Ngurah Adnyana selaku Ketua Okokan mengatakan okokan merupakan ciri khas Desa Adat Kediri yang biasa hadir saat desa mengalami kesusahan akibat gerubug atau hama tanaman. Ini kemudian dikembangkan menjadi kesenian okokan yang rutin dipentaskan pada Maret setiap tahun menjelang hari raya Nyepi tepatnya saat Pangrupukan sejak tiga tahun lalu. Keberadaan okokan didasarkan atas keinginan dan semangat warga bahwa keanggotaannya bersifat aktif. Semua warga Banjar
Delod Puri dapat menjadi anggota sekaa, membentuk organisasi yang dikelola dengan administrasi yang baik dan terbuka, serta membantu program pembangunan Pemkab Tabanan melalui kebudayaan dan pariwisata, khususnya menampung dan menyalurkan bakat seni yang ada. ‘’Besar harapan kami agar sekaa okokan ini direstui dan dibuatkan piagam pengesahan,” ujarnya. Bendesa Adat Kediri Anak Agung Ngurah Panji Wisnu menambahkan, okokan merupakan warisan turun-temurun. Tektekan di Kediri berbeda dibandingkan di desa-desa lainnya, karena tradisi ini mengandung unsur seni budaya dan sakral. Memiliki fungsi sakral, yaitu penangluk merana yang ada kaitannya dengan pertanian. Sarana pokok dalam melaksanakan tektekan di antaranya okokan, kulkul, dan kendang tetabuhan. (ad406)
Aturan Galian C Jangan Korbankan Lingkungan
MENURUT Fera di Tabanan dan Ayu di Petang, pemerintah harus segera mencarikan pekerjaan pengganti bagi pekerja galian C yang ditutup. Sebab, mereka juga mempunyai keluarga yang harus dinafkahi. Kalau tidak akan berimplikasi negatif ke segala sektor secara ekonomi. Masukan ini disampaikannya dalam acara Warung Global mengupas topik ‘’Seluruh Aturan Galian C akan Dikaji’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Selasa (9/8) kemarin. Sugik di Mambal dan Wayan Agus di Nusa Dua setuju jika aturan galian C dikaji. Semua pihak harus diuntungkan, sebab jika galian C dilakukan terusmenerus tanpa dibatasi akan berdampak negatif bagi lingkungan. Pemerintah harus bertanggung jawab kepada pekerja yang kehilangan pekerjaan di galian C. Dilematis memang ke-
Layanan Dipindah ke Ruang Rapat
Bali Post/kmb28
RUANG RAPAT - Staf bagian keuangan Pemkab Tabanan bekerja di ruang rapat kantor bupati. pekerjaan staf banyak yang terganggu. Staf kami bekerja di ruang rapat bawah kurang lebih dua bulan ke depan,” katanya. Kadis PU Tabanan Gusti Ngurah Anom Anthara membenarkan saat ini gedung
pada sektor pariwisata dan mendongkrak perekonomian. “Mudah-mudahan setelah dikukuhkan, kesenian okokan dilirik oleh wisatawan sehingga bisa mendongkrak perekonomian warga sesuai dengan ajaran Bung Karno lewat ekonomi
Warung Global
Gedung Keuangan Direnovasi Tabanan (Bali Post) – Menjelang perbaikan gedung Kantor Keuangan Pemkab Tabanan, seluruh layanan bagian keuangan dipindahkan sementara ke ruang rapat bawah Kantor Bupati Tabanan. Meski pindah, pelayanan tetap berjalan normal. Salah seorang staf keuangan mengatakan layanan keuangan tetap beraktivitas seperti biasa bahkan merasa lebih luas. “Biasanya sempit saat kerja, sekarang terasa lebih terbuka dan luas,” ucapnya, Selasa (9/8) kemarin. Kabag Keuangan Pemkab Tabanan I Wayan Arimbawa dihubungi terpisah mengungkapkan renovasi gedung hanya mengganti atap dan plafon yang sudah termakan usia. “Banyak yang sudah hancur dan bocor, bahkan saat hujan
harus tetap dilestarikan,” ungkapnya. Ditambahkannya, generasi muda dan masyarakat harus ikut mendukung dan mencintai budayanya, seperti yang dilakukan masyarakat Banjar Delod Puri, karena berdampak
keuangan Pemkab Tabanan tengah dalam persiapan renovasi menggunakan dana dari anggaran APBD Induk 2016. “Pelaksanaan pekerjaan mulai minggu ini dan direncanakan rampung akhir tahun anggaran,” ujarnya. (kmb28)
beradaan galian C ilegal karena di satu sisi material seperti batu dan pasir diperlukan oleh masyarakat. Werdha di Gianyar berharap alasan itu jangan sampai yang ilegal dilegalkan. Yang ilegal mestinya dibantu pengurusan izinnya. Pemerintah agar berlaku adil kepada siapa pun, biar sama-sama bisa jalan. Gede Biasa di Denpasar sepakat dengan usulan itu. Se-
muanya perlu diatur agar berjalan dengan baik. Aturannya seperti apa, seluruh pelaku galian C harus mengetahui dan menjalankannya. Ireng di Bajera menyampaikan bahwa peraturan yang dibuat oleh pemerintah semestinya direvisi atau dievaluasi secara rutin, sehingga tidak menjadi kontroversi di kemudian hari. Yang jelas pesatnya pembangunan membutuhkan banyak material berupa pasir dan batu. Mestinya tidak ada istilah galian C tidak berizin atau ilegal, jika aparat benar-benar menerapkan aturan dan melakukan pengawasan dengan baik. Kalau sudah begini, lanjut Ireng, pemerintah harus mengambil solusi agar masyarakat kecil yang bekerja di sektor galian C tidak sampai kehilangan pekerjaan gara-gara tempatnya bekerja tidak sesuai
peraturan. Intinya adalah pemerintah segera mencari solusi yang pro rakyat. Menurut Winaja di Denpasar, jika ada galian C yang beroperasi tanpa izin, sebaiknya diarahkan untuk mengurus izin dan pengurusan dipermudah, namun tetap harus sesuai aturan yang berlaku. Rakyat juga memiliki hak dan kewajiban. Mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan harus diatur sehingga tidak terjadi pelanggaran. Made Bukit di Jimbaran setuju jika semua diatur dalam sebuah aturan, dijalankan dan diawasi agar semuanya menjadi jelas.
Jika ada pelanggaran diberikan sanksi yang tegas. Semua taat dengan aturan sangat bagus, tetapi jika berbicara soal legal, ilegal, dan soal lahan pekerjaan rakyat kecil yang terancam hilang, harus dilihat dari sudut mana kita memandang. Bagi Sugik di Nusa Dua, jika faktor lingkungan tidak mengizinkan dalam artian meskipun legal tetapi kerusakan lingkungan menjadi taruhannya, perlu distop. Namun, kalau berhubungan dengan pekerjaan rakyat kecil yang terancam hilang sebab galian C ilegal, harus disediakan pekerjaan baru. (sikha)
15
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
Manusia
100 Juta Pound London -
Bali Post/wan
REBUT BOLA - Pemain Putra Tresna (kiri) berusaha merebut bola dari lawannya dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja pada pertandingan sepakbola Liga Nusantara yang berlangsung dilaksanakan di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran, Kuta Selatan, Selasa (9/8).
Putra Tresna Tekuk Undiksha
Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Putra Tresna Denpasar sukses menekuk lawannya Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dengan skor 2-1 (1-0) dalam Liga Nusantara Rayon Bali, Grup B, di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Badung, Selasa (9/8) kemarin. Gol Putra Tresna baru tercipta di menit ke-42 melalui tandukan bomber Esha. Diawali tendangan bebas bola lambung Dewa Yuda ke mulut gawang, dilanjutkan dengan sundulan Esha hingga memperdaya kiper Undiksha Ryan Dharma. Hingga turun minum, Putra Tresna unggul 1-0. Babak kedua baru bergulir dua menit, lagi-lagi Esha mampu menggandakan kemenangan timnya menjadi 2-0. Dimulai sontekan bola keras Dewa Wiraguna ke arah gawang, bola mampu ditepis kiper Undiksha Ryan Dharma. Akan tetapi, bola jatuh di kaki Esha yang dengan tenang diarahkan gawang dan kembali menggetarkan jala Ryan Dharma. Tertinggal 0-2, Undiksha yang diperkuat Wayan Gangga Mudana dan Gede Sudarna berupaya mengejar ketinggalan. Alhasil, striker Galih Angkasa mampu mempertipis kekalahan di menit ke-73. Proses golnya dimulai sepak pojok kapten Undiksha Pendi Ari. Bola lambung di depan gawang, disontek Galih Angkasa dengan kaki kiri, bahkan bola sempat mengenai badan pemain belakang Putra Tresna, namun laju bola meluncur deras ke gawang, dan tak mampu dibendung kiper Putra Tresna Kadek Sujana. Sampai wasit Bagiarta (Badung) meniup peluit panjang, skor akhir Putra Tresna tetap unggul 2-1. Pelatih Putra Tresna Dede Mahatma Darma menjelaskan, kemenangan ini patut disyukuri, (022)
Data Pertandingan Klasemen Grup B 1. Perseden 1 2. Putra tresna 1 3. Undiksha 1 4. Perst 1 5. Putra Pemenang 0
1 1 0 0 0
0 0 5-0 3 0 0 2-1 3 0 1 1-2 0 0 1 0-5 0 0 0 0-0 0
Jadwal Rabu (10/8) PS Gianyar vs Pro Kundalini (Lapangan Yoga Perkanthi)
Jabar Tahan Imbang Tim PON Bali
Gianyar (Bali Post) Tim Jawa Barat (Jabar) masih cukup tangguh untuk ditaklukkan oleh tim sepak bola PON Bali besutan duet pelatih AAK Bramastra dan Agung Ngurah Ardika. Pasalnya, dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (9/8) malam kemarin, tim sepak bola PON Bali gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang 0-0. Sejak kick off yang dipimpin wasit Made Puja itu, kedua tim sama-sama menyerang. Hanya, dari sisi peluang empat tendangan pemain Tim PON Bali membentur tiang dan mistar gawang. Sementara Jabar, serangan cepatnya mampu membongkar pertahanan tim PON Bali. Tetapi, kecekatan kiper Bali Putu Pager mampu mengamankan gawangnya dari kebobolan. Menit 20 Bali sempat mengancam lewat Ketut Tirta Nadi, namun sepakannya masih bisa diblok kiper PON Jabar Agustaman. Begitu juga sepakan keras Ridwan Hacimasih mengenai mistar gawang. Kesebelasan PON Jabar sempat beberapa kali mengobrak-abrik pertahan Bali yang dibentengi Felicianus Rato Bate, Andika Wijaya Otong. Terbukti, tim tamu sempat menciptakan peluang, hanya sepakan pemain PON Jabar masih melebar. Hingga interval pertama sama kuat 0-0. Di babak kedua, pemain PON Jabar Febri nyaris membuat gol setelah melewati barisan belakang tuan rumah. Namun sayang, saat mendekati kotak pinalti, langkahnya dihentikan pemain belakang Bali. Tim tuan rumah yang berambisi untuk mencetak gol meningkatkan intensitas serangan. Namun peluang yang dihasilkan Anak Agung Surya Negara dan Alit Juniawan tidak mampu menjebol gawang tim tamu. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Wayan Puja tidak ada satu pun gol yang tercipta. (kmb41)
Paul Pogba menjadi pemain sepak bola termahal di dunia setelah ditransfer dari Juventus ke Manchester United (MU) dengan harga 100 juta pound. The Red Devils, Selasa (9/8) kemarin mengumumkan Pogba menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan opsi perpanjangan untuk tahun berikutnya. Media Inggris melaporkan MU memecahkan rekor transfer dunia yakni 89 juta pound (115,98 juta dolar AS) pada pemain 23 tahun tersebut. Angka tersebut merupakan pembayaran awal belum termasuk yang lainnya. Transfer Pogba melampaui b5 juta pound atau 110,84 juta dolar yang dikeluarkan Real Madrid untuk mendatangkan pemain Wales Gareth Bale dari Tottenham Hotspur pada 2013. ‘’Saya gembira dapat kembali bergabung dengan United. Ini selalu menjadi klub dengan tempat istimewa di hati saya, dan saya benar-benar tidak sabar untuk bekerja dengan (manajer) Jose Mourinho,’’ kata Pogba dalam pernyataan di situs resmi United (www.manutd.com). ‘’Saya menikmati masa-masa saya di Juventus dan memiliki kenangan-kenangan fantastis di klub hebat dengan pemain-pemain yang saya anggap sebagai teman. Namun saya rasa inilah saat yang tepat untuk kembali ke Old Trafford,’’ kata pemain yang nomor punggung 6 itu. ‘’Saya selalu menikmati bermain di depan para penggemar dan tidak sabar untuk melakukan kontribusi saya kepada tim. Inilah klub yang tepat bagi saya untuk mencapai apa pun yang saya harapkan di permainan ini.’’ Pogba merupakan rekrutan terkini Mourinho menyusul bek Eric Bailly, penyerang Zlatan Ibrahimovic, dan gelandang Henrikh Mkhitaryan ketika pria asal Portugal itu berupaya membangun ulang kekuatan skuad yang diwariskan Louis van Gaal.
‘’Paul adalah salah satu pemain terbaik di dunia dan akan menjadi bagian kunci dari tim United yang ingin saya bangun di sini untuk masa yang akan datang,’’ tambah Mourinho. ‘’Dia cepat, kuat, mencetak gol demi gol, dan membaca permainan lebih baik daripada pemain-pemain yang lebih tua dari dirinya.’’ ‘’Pada usia 23 tahun, dia memiliki kesempatan untuk mengamankan posisinya di sini untuk tahun-tahun mendatang. Dia muda dan akan terus berkembang; dia memiliki peluang untuk berada di jantung klub ini untuk dekade mendatang dan seterusnya.’’ Kehadiran Pogba diharapkan akan mengubah MU tampil lebih ofensif lagi dengan penetrasi dan umpan-umpan terukurnya. Kemampuan teknis pemain berusia 23 tahun itu sempat dilirik sejumlah klub papan atas Eropa sepanjang musim panas ini termasuk Real Madrid yang turut memantau situasinya. ‘’Semua orang tertarik pada Pogba. Dia merupakan pesepak bola hebat dan ketika Anda merupakan bagian dari (Real) Madrid, Anda selalu menginginkan yang terbaik,’’ kata pelatih Real Zinedine Zidane, sebelum United akhirnya mengamankan pemain yang telah mencetak 34 gol dari 178 pertandingan untuk Juventus itu. Pogba bergabung dengan Juve pada 2012, setelah menjalani sistem akademi Le Havre sebelum pindah ke akademi United pada 2009. Ia memenangi empat gelar
Liga Italia dan dua Piala Italia pada masa bakti yang sukses bersama klub asal Turin itu. Namun mendapat kritik keras setelah gagal bersinar di final Liga Champions 2015 saat Juve dikalahkan Barcelona dan ketika Prancis kalah dari Portugal di final Piala Eropa 2016. Pogba dikontrak MU selama tiga tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun yang ingin diaktifkan manajer saat itu Alex Ferguson. Namun pemain 18 tahun itu merasa frustrasi dengan minimnya kesempatan bermain di Old Trafford dan memutuskan untuk hengkang. Pemain Prancis itu hanya mencatatkan tujuh penampilan di tim inti dan seluruhnya sebagai pemain pengganti. ‘’Ferguson datang ke rumah saya. Kami berbicara. Hal itu membuat saya berpikir. Dia ingin mempertahankan saya, namun saya akan membuat keputusan untuk pergi,’’ kata Pogba saat itu. Ia kini akan diperkenalkan ulang oleh Ferguson, yang sekarang merupakan duta global di klub. Pogba selanjutnya akan mendapatkan arahan-arahan dari Mourinho yang akan menagih kontribusinya setelah klub mengeluarkan dana besar untuk merekrut dirinya. MU tidak pernah menjadi kandidat kuat untuk meraih gelar Liga Inggris sejak Ferguson memimpin mereka meraih trofi pada 2013. Pelatih asal Skotlandia itu kemudian mengakhiri 26 tahun masa kerjanya sebagai manajer di Old Trafford. (kmb39/afp/ant)
London Untuk mengimbangi Manchester United (MU) yang merekrut Paul
Pogba, Manchester City merekrut bek tengah Inggris John Stones dari Everton, Selasa (9/8) kemarin. Manajer baru Pep Guardiola memperkuat timnya dengan mendatangkan pemain berharga 47,50 juta pound itu. City mengatakan dalam pernyataannya bahwa Stones telah menyetujui ikatan kontrak enam tahun dengan klub yang bermarkas di Stadion Etihad itu. Media Inggris menyebutkan biaya transfer Stones mencapai 47,5 juta pound. Pemain 22 tahun itu merupakan bagian skuad Inggris di Piala Eropa 2016 namun tidak dimainkan saat tersingkir di babak 16 besar. Stones kerap dikait-kaitkan dengan kepindahan ke Chelsea pada tahun lalu. ‘’John adalah bek muda Inggris yang bagus dan kami benar-benar senang dia bergabung d e n g a n
kami,’’ kata direktur sepak bola City Txiki Begiristain kepada situs resmi klub. ‘’Kami telah bekerja keras untuk membawanya ke City dan kami merasa kami telah merekrut salah satu bek tengah terbaik di Eropa.’’ Stones, yang didatangkan Everton dari Barnsley pada 2013 dengan harga tiga juta pound, menjadi bek termahal peringkat kedua di dunia setelah David Luiz asal Brazil, yang pindah dari Chelsea ke Paris Saint Germain (PSG) dengan nilai transfer 50 juta pound pada 2014. ‘’Sekarang kesepakatannya telah tercapai, saya tidak sabar untuk fase selanjutnya dalam karier saya,’’ ucapnya. ‘’Saya tentu saja melihat apa yang akan terjadi di Etihad, ini adalah klub ambisius dengan manajer hebat, maka saya tidak sabar untuk berada di sini dan membantu mencapai tujuan demi tujuan.’’ Guardiola, yang didatangkan City dari Bayern Munich, menyebut bek itu sangat cocok dengan skema permainannya yang mengandalkan penguasaan bola. City akan memulai musim baru Liga Inggris dengan menghadapi Sunderland pada 13 Agustus. (afp/ant)
Bali Post/net/rtr
Gelandang baru Manchester United Paul Pogba.
Imbangi MU, De Boer Dikontrak City Datangkan Stones Inter Milan Tiga Tahun
Bek Inggris John Stones.
Roma Inter Milan, Selasa (9/8) kemarin menunjuk mantan pelatih Ajax Amsterdam Frank de Boer dengan ikatan kontrak tiga tahun untuk menggantikan Roberto Mancini. ‘’De Boer akan bergabung dengan Nerazzurri melalui kontrak tiga tahun dan menangani latihan tim pertama pada sore ini,’’ kata Inter dalam pernyataannya. Mancini berpisah dengan klub Italia itu melalui kesepakatan bersama sehari sebelumnya, meski kontraknya baru akan habis pada Juni 2017. De Boer bergabung dengan Ajax pada Desember 2010 me-
nyusul pengunduran diri Martin Jol. Mantan pemain timnas itu membantu klub Belanda tersebut menjuarai liga sebanyak empat kali secara beruntun dari 2011 sampai 2014. Pria Belanda itu mengundurkan diri pada Mei setelah Ajax gagal memenangi gelar Liga Belanda. Inter finis di peringkat keempat di Liga Italia musim lalu, yang membuat mereka gagal mengikuti Liga Champions untuk kelima kalinya secara beruntun. Mereka akan memulai musim baru Liga Italia di bawah asuhan De Boer dengan menghadapi Chievo Verona pada 21 Agustus. (afp/ant)
Frank de Boer ditunjuk latih Inter Milan, menggantikan Roberto Mancini.
Bali Post/ap
Olimpiade 2016 Rio de janeiro
16
5 - 21 Agustus 2016
Perolehan Sementara Medali Olimpiade 2016 Rio de Janeiro No. Negara Emas 1. AS 5 2. Tiongkok 5 3. Australia 4 4. Italia 3 5. Jepang 3 6. Hungaria 3 7. Rusia 2 8. Korea Selatan 2 9. Thailand 2 10. Inggris 1 21. Indonesia 0
Perak 7 3 0 4 0 0 5 2 1 1 2
Perunggu 7 5 3 2 7 0 3 1 1 2 0
Jumlah 19 13 7 9 10 3 10 5 4 4 2
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
Riau Ega Agata Harapan Terakhir Indonesia
Bali Post/afp
BANTING - Judoka Jepang Shohei Ono (bawah) membanting Dirk van Tichelt dari Belgia pada pertandingan semifinal kelas -73kg.
Ono Akhiri Penantian Emas Judo Jepang
Rio de Janeiro (Bali Post) -
Bali Post/rtr
Perenang Tiongkok Sun Yang.
Sun Yang Respons Ejekan dengan Rebut Emas
Rio de Janeiro Perenang Tiongkok Sun Yang merespons ejekan-ejekan kubu Australia terhadap sejarah dopingnya dengan cara yang indah, Selasa (9/8) kemarin. Sun memenangi nomor 200 meter gaya bebas putra untuk melengkapi treble medali emas Olimpiade-nya. Sun, yang memenangi gaya bebas 400 meter dan 1.500 meter di Olimpiade London 2012, menyentuh dinding akhir kolam renang dalam waktu satu menit 44,65 detik. Ia mengalahkan perenang Afrika Selatan (Afsel) Chad Le Clos dengan keunggulan 0,55 detik, dan menjadi perenang Tiongkok pertama yang memenangi medali emas di nomor 200 meter. Conor Dwyer asal AS merebut medali perunggu. Sun juga memenangi medali perunggu pada gaya bebas 400 meter pada Minggu lalu. Meski gembira dengan kemenangannya pada Senin (8/8), ia masih merasakan sedikit penyesalan karena gagal di nomor 400m. ‘’Saya merasa sangat menyesal di mana saya tidak mengeksekusi tanggung jawab saya,’’ ucapnya pada perlombaan sebelumnya. ‘’Pada situasi-situasi normal, ini semestinya menghasilkan dua medali emas (di Rio).’’ Saat merayakan kemenangannya kemarin, Sun membuka topi renangnya dan berusaha melemparkannya ke para pendukung Tiongkok yang berada di barisan penonton di atasnya. Namun topi renang itu mendarat di kolam renang dan ia harus memungutnya. Sebelumnya ia terlibat perselisihan via media dengan rivalnya yang berasal dari Australia. Ia disebut melakukan kecurangan oleh peraih medali emas 400 meter asal Australia Mack Horton. Sun diketahui menjalani skors tiga bulan yang dirahasiakan pada dua tahun silam karena menggunakan obat-obatan terlarang. Ia mengatakan itu merupakan pengobatan terhadap jantungnya, dan tidak memengaruhi penampilannya. ‘’Apa pun yang terjadi pada masa lalu, tetap berada di masa lalu,’’ ucapnya. ‘’Medali ini bermakna bagi saya, sehingga saya harus bekerja lebih keras lagi. Bagi saya medali emas adalah dasar yang bagus untuk kejuaraan dunia tahun depan.’ Dwyer pun memberi dukungan pada Sun dan mengakui dia layak membawa pulang medali emas. ‘’Sun akan menjadi salah satu perenang gaya bebas terbaik sepanjang masa dan merupakan kehormatan untuk berlomba dengan dia,’’ katanya. Juara dunia asal Inggris James Guy finis di urutan keempat. Yannick Agnel asal Prancis, juara di London empat tahun silam, tereliminasi lebih awal. Ryan Murphy memenangi medali emas renang 100 meter gaya punggung putra sekaligus memperpanjang dominasi AS untuk nomor tersebut di ajang yang sama enam kali berturut-turut sejak Olimpiade Atlanta 1996. Perenang Tiongkok Xu Jiayu meraih perak dan David Plummer, yang membuat debut Olimpiade-nya pada usia 30, menyumbang perunggu untuk AS. Juara dunia tahun 2012, Matt Grevers, tidak mampu mempertahankan gelarnya setelah gagal lolos pada uji coba AS. Catatan waktu Murphy 51,97 detik menjadi rekor baru Olimpiade, sementara rekor dunia 51,94 detik diciptakan rekan senegaranya Aaron Peirsol pada tahun 2009 ketika pakaian renang non-tekstil masih diizinkan. Katinka Hosszu dari Hungaria meraih medali emas kedua di Olimpiade Rio setelah memenangi final renang nomor 100 meter gaya punggung putri. Hosszu membukukan waktu 58,45 detik. Kathleen Baker dari AS meraih perak, sementara perenang Kanada Kylie Masse dan Tiongkok Fu Yuanhui saling bersaing untuk mendapatkan medali perunggu. (ant) Hasil Final Renang Olimpiade Rio 2016 Putra 200m gaya bebas 1. Sun Yang 2. Chad Le Clos 3. Conor Dwyer 4. James Guy
(Tiongkok) (Afsel) (AS) (Inggris)
100m gaya punggung 1. Ryan Murphy (AS) 2. Xu Jiayu (Tiongkok) 3. David Plummer (AS) 4. Mitch Larkin (Australia)
1:44,65 1:45,20 1:45,23 1:45,49 51,97 52,31 52,40 52,43
Putri 100m gaya punggung 1. Katinka Hosszu (Hungaria) 2. Kathleen Baker (AS) 3. Kylie Masse (Kanada) 4. Fu Yuanhui (Tiongkok)
58,45 58,75 58,76 58,76
100m gaya dada 1. Lilly King 2. Yulia Efimova 3. Katie Meili 4. Shi Jinglin
1:04,93 1:05,50 1:05,69 1:06,37
(AS) (Rusia) (AS) (Tiongkok)
Harapan Indonesia pada cabang panahan Olimpiade Rio de Janeiro 2016 kini tinggal bertumpu pada Riau Ega Agata pada nomor perorangan putra, setelah di nomor perorangan putri Ika Yuliana Rochmawati kandas pada putaran pertama, Selasa (9/8) kemarin.
PUTARAN PERTAMA - Pemanah Ika Rochmawati dari Indonesia tengah beraksi di Sambodrome, Rio de Janeiro, Selasa (9/8). Ika harus mengakui keunggulan Naomi Folkard dari Inggris di putaran pertama.
Rio de Janeiro Pejudo Jepang Shohei Ono merebut medali emas di kelas -73kg putra, Selasa (9/8) kemarin. Kesuksesan ini sekaligus mengakhiri penantian emas tim putra Jepang setelah kegagalan di London empat tahun silam. Ono menunjukkan dominasinya dalam pertandingan babak final dengan kemenangan ippon - setara KO - atas Rustam Orujov dari Azerbaijan. Judoka Belgia Dirk Van Tichelt dan Lasa Shavdatuashvili asal Georgia meraih medali perunggu di kelas ini. Kemenangan Ono ini melengkapi perolehan lima medali perunggu yang diraih Jepang di cabor ini di Olimpiade Rio. Sebelumnya, pada pertandingan putri, rekan senegaranya Kaori Matsumoto takluk di babak semifinal dan harus puas mendapatkan perunggu. Padahal Matsumoto ditempatkan sebagai favorit untuk meraih emas. Jepang hanya memenangi satu medali emas di judo di Olimpiade London, hal ini dianggap memalukan bagi negara tempat kelahiran olahraga itu, dan mereka bersemangat untuk menebusnya di Rio.
Dalam pertandingan putaran pertama atau babak 1/32 perorangan putri di arena panahan Sambodrome, Rio de Janeiro, Brazil, Ika sempat memberi perlawanan ketat terhadap atlet Inggris Naomi Folkard dalam lima set. Namun, Ika kalah dalam pengumpulan angka dan menyerah dengan skor tipis 7-9. Ika merupakan satu-satunya atlet putri dalam tim panahan Indonesia untuk Olimpiade 2016 ini. Di kelompok putra, tim Indonesia yang terdiri atas Riau Ega Agata, Muhammad Hanif dan Hendra Purnama telah gagal meraih medali nomor beregu. Kemudian di nomor perorangan putra giliran Hanif dan Hendra yang tersingkir, sementara Riau Ega membuat kejutan lolos ke putaran ketiga setelah menaklukkan unggulan pertama dari Korea Selatan Kim Woojin, Senin lalu. Riau Ega akan kembali tampil pada Jumat (12/8) nanti. Hendra Tersingkir Hendra tersisih pada putaran pertama. Dalam pertandingan di arena Sambodrom tersebut, Hendra harus mengakui keungulan atlet Ukraina Ruban Viktor dengan skor 3-7. Pertandingan berlangsung ketat dalam lima set. Hendra dapat mengimbangi 26-26 pada set pertama dan unggul 27-24 pada set keempat. Namun tiga set lainnya dimenangi lawannya. (afp/ant)
Emas Pertama Fans Brazil bersuka cita di tribun setelah pahlawannya Rafaela Silva memenangi medali emas kelas -57kg kategori putri. Ini merupakan medali emas
Bali Post/rtr
Memo Terhenti di Perempatfinal Rio de Janeiro (Bali Post) Atlet dayung Indonesia, Memo, akhirnya terhenti pada babak perempatfinal nomor perorangan putra Olimpiade ke-31 di Rio de Janerio, Brazil, Selasa (9/8) kemarin, setelah bersaing ketat dengan pedayung-pedayung Eropa yang selalu mendominasi cabang olahraga tersebut. Atlet asal Pulau Osi, Maluku tersebut mencatat waktu enam menit 59,76 detik untuk jarak 2.000 meter dalam lomba di arena Dayung Lagoa, Rio de Janeiro, dalam cuaca cerah. Memo menempati urutan ke14 dalam hasil perempatfinal yang digelar dalam empat seri tersebut. Hanya peringkat 12 ke atas yang lolos ke babak berikutnya, di mana sebagian besar merupakan
atlet-atlet Eropa seperti Martin Damir dari Kroasia, Hanes Obreno dari Belgia dan Alan Campbell dari Inggris. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia Budiman Setiawan mengatakan meskipun gagal mempersembahkan medali di Olimpiade ini, Memo telah menunjukkan bahwa ia memiliki masa depan cerah di olahraga ini. ‘’Memo baru tiga-empat tahun menekuni cabang dayung ini, sedangkan lawan-lawannya di Olimpiade ini sudah pengalaman rata-rata 10 tahun. Jadi dia punya harapan yang cerah,’’ katanya. ‘’Kita lihat catatan waktunya. Memo cukup bagus untuk ukuran Asia, bahkan yang terbaik di antara
peserta dari negara-negara Asia di Olimpiade Rio ini,’’ kata Budiman yang juga manajer tim dayung Olimpiade Indonesia itu. Dengan standar prestasi tersebut, menurut Budiman, Memo bisa menjadi andalan bagi Indonesia untuk Asian Games 2018 mendatang. Budiman juga mendukung pola pelatihan yang dipimpin pelatih Belanda, sehingga bisa dilanjutkan agar cabang dayung ini bisa meraih medali emas pada Asian Games di Indonesia tahun 2018. ‘’Nantinya dengan tim pelatih sekarang, kita akan fokus pada 10-12 atlet yang diprediksi mampu meraih medali di Asian Games. Mereka juga akan disertakan dalam program khusus latihan di Belanda,’’ kata Budiman. (ant)
Amir Kolahdouz Finis Pertama di Puncak Lawang
Agam (Bali Post) Amir Kolahdouz dari Pishgaman Cycling Team sukses menjadi yang tercepat di etape berat kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2016 dari Padang Panjang menuju Puncak Lawang, Agam, Selasa (9/8) kemarin. Pembalap asal Iran yang juga pemegang polkadot jersey (raja tanjakan) masuk finis sendirian dengan catatan waktu 03:59:13. Kolahdouz menyelesaikan balapan dengan jarak tempuh 151,6 km. Tanda-tanda kemenangan pembalap dari tim juara bertahan ini telah kelihatan sejak balapan mendekati Kelok 44 yang merupakan salah satu ikon kejuaraan balap sepeda terbesar di Indonesia yang sudah masuk kalender UCI ini. Sejak tanjakan Kelok 1, tiga pembalap Pishgaman Cycling Team yaitu Kolahdouz, Reza Hosseini dan Rahim Emami terus memimpin. Tanjakan tinggi patah-patah yang ada mampu didaki dengan cepat bahkan mampu meninggalkan rombongan pembalap di belakangnya. Satu kilo menjelang finis, tiga pembalap satu tim ini saling bersaing untuk masuk finis terlebih dahulu. Dan ternyata, Kolahdouz yang lebih beruntung karena mampu mengung-
guli dua rekannya. Pembalap dengan nomor start 1 terlihat tenang meski harus mendaki setinggi 1.230 mdpl. Dengan kemenangan ini, Amir Kolahdouz mampu merebut yellow jersey atau pemimpin klasemen sementara balapan. Ia merebut jaket utama itu dari tangan Ricardo Garcia dari Kinan Cycling Team yang di etape empat hanya finis di urutan keenam atau terpaut dua menit 52 detik. Pada etape berat ini, Indone-
sia tetap mampu menempatkan wakilnya di barisan depan lewat Dadi Suryadi. Pembalap yang memperkuat Terengganu Cyling Team Malaysia ini mampu menempel trio Iran. Meski jaraknya cukup jauh, pembalap asal Sumedang, Jawa Barat itu mampu finis di urutan keempat. Pemenang red white jersey atau pembalap Indonesia tercepat di TdS 2016 ini masuk finis di ketinggian Puncak Lawang sendirian dengan catatan waktu 04:00:16 atau terpaut satu menit tiga detik dari Kolahdouz. (ant)
pertama Brazil di Olimpiade ini. Silva mengangkat tangannya untuk merayakan kemenangan ketika ia mengalahkan unggulan teratas Sumiya Dorjsuren asal Mongolia dengan menggunakan waza ari. Sebelumnya di semifinal, ia harus menjalani pertarungan dengan sengit yang harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu saat melawan judoka Romania Corina Caprioriu. Silva dengan bangga mengacungkan medalinya ke arah penonton pada upacara kemenangan. Ini menjadi puncak perjalanan hidupnya yang ditandai dengan berbagai kasus kekerasan sebelum masuk Instituto Reacao, yang didirikan oleh peraih medali perunggu Olimpiade Flavio Canto. Kategori -57 kilogram putri merupakan salah satu kategori terberat judo di Rio, yang diikuti empat peraih medali dari Olimpiade London. Matsumoto asal Jepang, juara dunia dan peraih medali emas di London, tersingkir di semifinal dan hanya mendapat medali perunggu. Peraih medali perunggu di London, Automne Pavia (Prancis), kalah pada pertandingan perebutan posisi ketiga. Sedangkan peraih medali perunggu London lainnya, Marti Malloy asal AS, telah lebih dulu tersingkir di putaran 16 besar. (afp/ant)
Nambah Medali, Presiden Jokowi Beri Semangat Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur atlet Indonesia kembali menyumbangkan medali dalam ajang Olimpiade di Rio de Janeiro, Brazil melalui Eko Yuli Irawan melalui cabang olahraga angkat besi. Presiden Jokowi menuliskan rasa syukurnya dalam akun twitter @jokowi. ‘’Alhamdulillah, nambah lagi medali perak di Olimpiade Rio 2016. Eko Yuli Irawan di cabang angkat besi. Ayo, atlet Indonesia semangat! - Jkw,’’ cuitnya sekitar pukul 15.50 WIB, Selasa (9/8) kemarin. Indonesia kembali menambah perolehan medali di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 setelah sebelumnya Sri Wahyuni menyumbang medali perak di debut olimpiadenya. Kini Eko Yuli Irawan lewat cabang olahraga yang sama turut mengharumkan nama Indonesia. Terhadap capaian tersebut, Presiden Joko Widodo bersyukur dan terus menyemangati kontingen atlet Indonesia lainnya agar terus menunjukkan semangat juang di gelaran olahraga empat tahunan tersebut. Eko menyumbangkan medali perak bagi Indonesia pada hari ketiga gelaran olimpiade kali ini. Bagi Eko sendiri, raihan medali kali ini membuatnya tercatat sebagai atlet Indonesia yang mampu menyumbang medali di 3 gelaran olimpiade secara berturut-turut. Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi juga mencuitkan hal yang senada. Bahkan, dalam tagar cuitannya, Imam meyakini Indonesia mampu meraih emas di olimpiade kali ini. ‘’Bravoooo Eko Yuli Irawan! Medali perak kedua untuk Indonesia di #Rio2016 #IndonesiaBisaEmas,” cuitnya. (ant)
SERVICE
SERVICE
SERVICE
SERVICE Bali Post/ant
KEEMPAT - Sejumlah pembalap sepeda beradu kecepatan pada etape keempat Tour de Singkarak 2016 di Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (8/8). Etape keempat Tour de Singkarak 2016 dari Padang Panjang menuju Agam dengan jarak tempuh 151,6 kilometer dimenangi tiga pebalap Iran dari Phisgaman Cycling Team yakni Amir Kolahdouz, Reza Hosseini dan Rahim Emami.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
!!!3org Sopir B1,Gaji Tinggi+Kost Hub.Murah Makmur Bangunan Jl.By Pass Ngurah Rai 888 Dpn Indorajawalet
B.BP.141.08.16.0000357
!!!Butuh Cepat! 10 Therapist Reflexi Pria/Wanita di Renon, Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Telp:9002588/9002599
Bth Pemetik Buah Australia, Gaji 32Jt,Biaya 8Jt,082247699000
A.BP.001.08.16.0000458
Bth SPG Penempatan Discovery Shopping Mall,18-35Th Jujur, Rajin,Penampilan Menarik.Gaji 1,8Jt Hub Sandy 085264666166
A.BP.001.08.16.0000422
A.BP.001.08.16.0000723
Butuh Tk.Masak+Serabutan untuk Warung di Renon H.081338336494
Dcr PRT Wnt Tdr Dlam Pribadi Jujur Telp:081353352376
Cr Salesman u/Pnwran ke Hotel/ SprMarket Gj Tnggi,0818562140
B.BP.141.08.16.0000391
!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm
B.BP.004.08.16.0000223
!Customer Service Cargo Experience English-Comp 081916224131
B.BP.166.08.16.0000392
A.BP.001.08.16.0000721
A.BP.001.08.16.0000681
Butuh segera u/Villa di Sanur Head sequrity,Driver,sehat, kuat,energik tanggung jawab, English speaking,pls contak Bpk Gede Hp.081 337 293 191
A.BP.001.08.16.0000680
Cari Sopir u/Kantor Hub.BPR Dewata Candradana Jl.Gatot Subroto 348 Dps T.0361-429898
Dcr FO HK Cook Scurity min SMK Max25 Htl Prawita,0361751838
The Griya Villas & Spa-Bunutan Butuh Chef,Spa Coordinator, Asst.Manager Bhs Inggris, Kirim CV:info@thegriya.com
A.BP.001.08.16.0000617
A.BP.001.08.16.0000666
A.BP.012.08.16.0000403
B.BP.166.08.16.0000394
Kirim CV ke Harapan Mulia Sch Jl.Pura Demak No.19 Denpasar
A.BP.001.08.16.0000718
Dcr Kryw Pria u/Tour Couter di Hotel area NusaDua081999150844
A.BP.001.08.16.0000733
Dcr Adm Wnt SMA,ByPass Ngr Rai Dcr Krywti Staf&Adm SMK/SMU/D3 836 Suwung Kauh Sblh Mitra 10 Hub.Asri Gallery Furniture jln A.BP.153.08.16.0000726 ByPas Ngr Rai Suwung Kauh 300m Dcr Admin u/Garment,Experience Timur Mitra 10 Hp.081558805579 Computer Skill,Good English
A.BP.153.08.16.0000728
Email:infojob_garmen@yahoo.co.id, HP:085100050706
Dcr Krywti Toko An Living Single Jl.Nangka T.245469
Dcr Admin(Min SMK)&STM Listrik /Elektronik Hub.085100426116
Dcr Marketing.Gj+Kms+Bns+BPJS. Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps
A.BP.001.08.16.0000634
A.BP.001.08.16.0000696
Dcr Sopir,Koki,Waiters untuk Usaha Kuliner H.081337565754
Dcr 2 SMK TataBoga,Gj1,3 8Jam/Hr, Dcr Guru Komp SD SMP di Sidakarya 03614745587-085105107789 JayaGiriIII/22 089682828229 B.BP.804.08.16.0000377 A.BP.001.08.16.0000672 Dcr Guru TK,SD,Tng Bersih2 Wnt Dcr Accountant,Guru Bhs Ing, u/Sekolah diDalung085100861502 PG-TK,PAI,Math dan Bid Lainnya
3*Htl Ubud,Look for Scrty,Bar, A.BP.001.08.16.0000703 Waiter/s,Snr Acct,Eng,Driver. Cr Admin Wnt u/Perh Kontraktor A.BP.001.08.16.0000655 Send CV to:hprsubud@gmail.com SMA/SMK Pngalaman,085100779715 Dcr Admin,B.Produksi Min SMA/K A.BP.001.08.16.0000503 A.BP.001.08.16.0000698 Sederajat Telp.0361-8448696 Admin,Drafter Min.SMU/D3 Kirim Cr Pembantu Gj 1,5 yg Nganter A.BP.001.08.16.0000602 Via:hrdkalpataru@gmail.com dpt 500 T.85222555444/487612 Dcr Bbrpa Sekretaris & Adm A.BP.001.08.16.0000532 A.BP.001.08.16.0000706 Laki2 & Perempuan utk Daerah Bth 2 Model Cewek tuk baju dlm Cr Staf Mrkting u/Resto,Lls S1 Nusa Dua Serius H.085238069001 200/Jam LokPanjer.081222108858 Bs Inggris+Mandarin,Pglm di A.BP.001.08.16.0000702 B.BP.004.08.16.0000389 Resto/Hotel,CV:hrd@emabali.com Dcr Cleaning Service/PRT/Siap Bth Guru Private Full Time A.BP.001.08.16.0000478 Kerja Hub.0361-757458 Home Schooling Ank TK Dbt Laki2 u.Plat Percetakan B.BP.154.08.16.0000397 Gj 2Jt/Bln.Panjer.085792224440 Tgl Dlm H.Diponegoro 51/228872 Dcr Cpt PRT Jujur,Brsh(TdrDlm) B.BP.004.08.16.0000390 A.BP.001.08.16.0000270 Pglmn,Gj.1,5Jt,082341168381 A.BP.001.08.16.0000738 Dbthkn sgr Staff IT,Programer Dbthkn 4 Org Staff Kasir & 4 Org WB/JVA,Adm/Finance u/Prusahaan Staff Telesale L/P Max25Th Dcr Sgr!1Krywn(bs mtr)2org PRT Software/IT di Dps. CV/Lam Bw CV Lgs ke LotteMart Jln.By Gj1-1,2Jt Tdr/Mkn Dlm u/Tk.Kue email ke panji@aviana.co.id Pass NgurahRai 222X Dps Slatan diMonangManing Dps 08123654383 A.BP.001.08.16.0000692
Dcr Experiences Cook/Waitress Hub: 083115109700
A.BP.001.08.16.0000694
B.BP.004.08.16.0000329
A.BP.001.08.16.0000529
Bth cpt Kasir Pria u/Mnimarket BS komputr h.082236514888
Dcari Tenaga Kerja houskeeping segera;Pria/wanitalamaran segera di bawa ke Onion Collective Ubud Jl.Raya Pengosekan Gang Tegal Sari,0361 4792252
A.BP.001.08.16.0000664
B.BP.817.08.16.0000198
B.BP.804.08.16.0000255
Dcr Mekanik Honda Taman Agung Mtr Kerobokan Hub.081236700700 B.BP.001.08.16.0000190
Dcr PRT Wnt Brpglman u 30-40Th Tgl Dlm Gaji 2jt,082146808888 A.BP.001.08.16.0000556
Dcr Reception&Headresser u/ Salon Send CV estheticdayspa79 @gmail.com Tlp.(0361)735593 A.BP.001.08.16.0000669
Dcr Sgr Acc,Kasir,Receptionist Adm,Waiter/ss;LamkeBali Nelayan Rest Jl.By.Pass Mumbul 88X Samping Hardys Tlp:778305 B.BP.154.08.16.0000399
Dcr Staf Admin Pria/Wanita Gj Menarik+Bonus 082339906414 A.BP.001.08.16.0000729
Urgent ! Bar Waitress,Waitress Cook,Sent CV to Mamas German Rest,Telp(0361)754831/ kadimamas@yahoo.co.id
A.BP.001.08.16.0000716
Dcr:TngAdmTmtSMK/SMA(Pnglmn Dcr Tng Srbtan Wnt&Tkng Kebun Dcr Therapist Brpglm/Tdk,Gaji Dcr sgr Tnga Sopir, Satpam dan Pokok+Komisi Hub:087761133786 Tdk Diutamakan)H:0812383314319 Pria 081238904884-085238621967 Helper, syarat: SMU/SMK, Pria, umur A.BP.001.08.16.0000658 maks. 30thn. Lam ke KKB Bali Mart, A.BP.156.08.16.0000690 085100434106 Jl Kepundung No. 61 A Dps atau Dicari Wanita bisa Masak untuk A.BP.001.08.16.0000500 SMk Wnt admn,SMA Lk Gdg+Tk Krm email: kkb_jobvacancy@yahoo.com Villa Pribadi di Canggu bisa Dcri Acct&Opr Segera Jl.Padang SMP Lk Srbtn PT.Wahyu Cahaya G.01 Bhs Englis.0878 537 50386 Galak Sanur Tlp.081999733042 Bali,Diponegoro 210B sblm MesLooking for:Receptionist,F, A.BP.001.08.16.0000179 B.BP.004.08.16.0000388 jid Anur Sanglah 08123806350 English(2,6Jt+1Jt Instv).Expr min Dcri Admin Min.SMA sederajat Dicari:Therapist Sebanyak2nya A.BP.001.08.16.0000166 bali.tropicalline@gmail.com P,Min SMU (2,1Jt+16Rb/Jam Instv). 1year.Send CV to Bodyworks Spa A.BP.001.08.16.0000589 Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget Pengalaman min 1Th.Lamaran Dcri karyawati laundry di Ubud E:acc.bodyworksbali@yahoo.com ke Bodywork Spa Jl.Kayu Jati A.BP.001.07.16.0001665 Monkey Forest hub.081238113239 No.2 Petitenget,0361-735058 A.BP.001.08.16.0000630 Private Villa in Seminyak Look A.BP.001.07.16.0001666 Dibutuhkan Adm,Marketing,Akun- Dicr GRO Mandarin+Pembantu ing Gardener with Experience & ting.D3/S1,B.Inggris,Komp.Kirim Also a Little Understand PT.Neverneverland Travel CV ke hrdsil2011@gmail.com Swimming Pool No First Job, 0361-757636/081337682886 B.BP.004.08.16.0000385 B.BP.004.08.16.0000334 Call or SMS Lmran 081339313528 Dibutuhkan Segera HRD wanita Dicr Pelak.Lap,Arsitek,QS Min. / 081337264152 or 087861429491 untuk Kapal wisata.minimal D3/S1 A.BP.001.08.16.0000644 S1 Tnik Ex.3th,Survy min STM memiliki pengalaman min 2th Receptionist Wnt Dcr u/Fitness Pemb,Ass Survy min SMA,Teknisi diposisi yang sama.bisa bahasa min STM Msn Ex.2th u/Persh Kon- Hub:0361-289700/085851993169 A.BP.153.08.16.0000734 Inggris aktif.jujur berintegritas traktor-Email:hrd.kontraktor@g SPG for jewelry shop,Kuta:0811 serta memiliki kemampuan mail.com/082339930603 berkomunikasi dengan baik. A.BP.001.08.16.0000684 3866371;Sanur/Ubud 08113866372 B.BP.804.08.16.0000005 kirimkan CV ke House Keeping ke Sidoi Hotel Sopir Prb Umur dibawah 40th accounting@dive-damai.com Jl.Legian 363 T.0361-754201 Hb.081246537335 Pak Candra Dps B.BP.004.08.16.0000328 A.BP.001.08.16.0000363 A.BP.001.08.16.0000570 Dicari Cost Controller u/Resto Le Pirate Hotels and Beach Three Monkeys Ubud/Sanur Llsn S1(Akunting)Pglmn diResto Clubs,now Hiring for Position Look for secretary/general /Hotel,Krm CV:hrd@emabali.com Hotel Manager and Head Chef & A.BP.001.08.16.0000477 affairs manager.min 5 years Chef de Parti,Must be Dynamic Dicari Staff Wanita untuk Cook exp.must have excellent admin and Experienced.Ready to work Helper,Waitress max 23Th send skills.written &spoken english in NTT.Send CV and Expected CV to zanzibar Rest Jl.Arjuna Dicari Guru PG&TK Pom2 School self motivated.good people Salary to:contact@lepirate.com Double Six Legian or B.Inggris,SMS 087761012098 skills.Email CV to /FB:Le Pirate pastimo@gmail.com Jl.Muding Mundeh 33 Gatsu Brt B.BP.145.08.16.0000365 B.BP.004.08.16.0000272 monkeybizbali@gmail.com A.BP.001.08.16.0000697 B.BP.004.08.16.0000330 Dicari Tk Pola,Tk Jahit,Pangepul, Tenaga Housekeeping utk Htl Dcr:Sales Oli SHELL,1 org,peng Turtle Rest in Poppies 2 Kuta; Jl.Wr.Supratman No.294 Lam Krm Tk Spd ElokJaya Kediri diPelumas,Lk,Max 30Th Srt Bw: Tohpati Dps HP:081805557504 48 Tuban Min Pengalaman 2Thn LookingforWaitress081338702266 PT.Banoli,Jl.Buluh Indah 75Dps A.BP.001.08.16.0000333
A.BP.001.08.16.0000470
A.BP.001.08.16.0000662
B.BP.154.08.16.0000396
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
Dijual Sirion matic 2011,Warna Putih,pmlik lgsng,085289387966
A.BP.001.08.16.0000714
HONDA
Jazz RS’2008 Silver Hub.081338046166
Carry Adi Putra’93 Ijo Met 1.3cc Hrg 28,5Jt,08123964757
A.BP.001.08.16.0000724
Carry Pick Up’15 Htm 2 unit, Sirion’13 Pth DK Asli,Istimewa Hub.089619874461
A.BP.001.08.16.0000660
A.BP.001.08.16.0000657
Jual Mobilio EiVtec Putih Th2014 180JtNego Hub.081337872709
Jimny GX’05 AbuMet/Silver Tgn1 AsBali Mls Spt Br 087761386221
A.BP.001.08.16.0000691
Lexus RX 270’12+Vellfire V’11* BUC Djl Rmh Puri Gading LT.150m2 Harrier LPrem10+Fortuner’09+11 Jimbaran Nego 082144510419 A.BP.001.08.16.0000661 CRV’13+10+Jazz RS’10+Yaris S10 Juke RX’13+Rush TRD15+Avanza12 Djl Rmh 2Lt LT.102 Bukit Sari +13+Innova G13-Buluh Indah 124 Keboiwa Hub.081908233350 B.BP.164.08.16.0000380
A.BP.001.08.16.0000671
B.BP.154.08.16.0000398
Mrh Rmh 1,5Lt Ubung 800Jt Nego RW Kuta0817340706/081338305351
Rush S Manual 12 Putih TanganI Audio Pioner 08113867777
Avanza S’11 AT Silver AsBali Orisinil Sekali,085100408809
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk
Innova G’11Slvr AsBali KM32rb Betul2 Orisinil,T.08123953664
* 081248789760 * Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput
Dijual Mazda E2000 Th’97 Warna Silver Hub:08164748237
Kj.Rover’96 Short Mbl Sgt Mls AsBali Istmw BU T.08123808700
DIJUAL MOTOR
MITSUBISHI
Alphard’08 V ASG,Innova G’12 Mercy C240’2000 TT/Krd,9072914
BUC Honda CBR’2015 Merah Hub:081337675702
A.BP.001.08.16.0000653
ISUZU
Panther Hi-Grade’01Tgn1 AsBali Orsnl CkltMudaMet,085333124554
A.BP.001.08.16.0000665
TOYOTA
A.BP.001.08.16.0000727
A.BP.001.08.16.0000730
MAZDA
B.BP.164.08.16.0000383
Colt Pick Up’96 Pth msh Orsnil Cat 42Jt Pemogan 081239587125
A.BP.001.08.16.0000704
B.BP.141.08.16.0000384
A.BP.001.08.16.0000708
Avanza G’09 Slv asBali+Antrean Htl Brbintang Smyk082144723168
A.BP.001.08.16.0000736
A.BP.001.08.16.0000670
HONDA
SUZUKI
BUC Vellfire’11Htm AudioJepang +4Kamera DK,082342490222 Prbdi
Jl Anyelir Rmh Lt2 Luas 1,25A 3KT,2KM,Kebun,0818621551 Bs TT
APV X’2006CoklatMet AsBali Mulus 78Jt,081239600292BUCepat
Djl Alphard’2007 Hitam Full Variasi Hub:0817350565
A.BP.001.08.16.0000707
A.BP.001.08.16.0000722
PINJAMAN
FOTOCOPY
A.BP.001.08.16.0000693
A.BP.001.08.16.0000725
A.BP.001.08.16.0000673
KONTRAKTOR
A.BP.001.08.16.0000713
DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh 1Lt Pemogan,3KT,2KM Garasi,Lapang,Nyaman,dkt ke ByPas.39Jt/Th Nego 08174782549
A.BP.001.08.16.0000710
!!Djl Tnh Kav Beraban TanahLot H:082341005577/087760121300
B.BP.166.08.16.0000395
!Petitenget 7A Hook dkt Pantai Lok Wisata Kuta 081338977777
Dikontrak Rmh Jl.Sulatri No.18 Hub:0361-243113/087861012890
A.BP.001.08.16.0000399
10Are Jalan Utama Tegal Cupek Umalas 081236830088
Dikontrk Rmh cck Kantor L2 350 /300,Gatsu I no.17,08123810142
A.BP.001.08.16.0000677
A.BP.001.08.16.0000719
Jl Tnh 6A&15A Jl.5m Msk Ke Dlm Densel Hrg Nego H:087860351149 A.BP.001.08.16.0000569
Jl T.Kv K.Kandara HP 350Jt/A Jl Tnh3Are SekarTunjung Induk Canggu 1-2A,450Jt/A 0815571557 Gatsu Hub.081337749725(pml Ls) A.BP.001.08.16.0000717 A.BP.001.08.16.0000686 Tnh 1,25A Kwanji Kaja Dalung Tnh Jl.Pemuda Renon 1,2m/Are Pesona Taman Kwanji,0818621551 Uk ± 2 Are H.081916317960 TP B.BP.164.08.16.0000382 A.BP.001.08.16.0000685 !!! 131m2 Hok Sltn SMPN 7 Monang Maning Dps 081236830088 KLUNGKUNG
A.BP.001.08.16.0000654
Avanza G16,DP 22jt,Kredit Bisa 5th,lgsng A/N, T.087762984309
A.BP.153.08.16.0000732
A.BP.001.08.16.0000720
B.BP.004.08.16.0000386
DIJUAL RUMAH Jl Rumah Tnh 1Are Minimalis 3KT,1KM Lengkap H.081999270475
NISSAN
Nissan Patrol’2000,LandCruiser VXR’97 Grand Cherokee’2000, Hardtop’81 TT/Krd(0361)9072914
*BUC 2Are Balangan 1 View Pantai Jimbaran H.087855999992
A.BP.001.08.16.0000709
1A Jln 6m Paving Bukit 10Are Sawah Abianbase 081805389458
A.BP.001.08.16.0000695
Disewakan Rmh Minimalis Jl.Wijaya Kusuma IIIA/5 Dps Lt.II Hub:0817858699-085237584048
A.BP.001.08.16.0000676
Dijl.Tnh Jl.Bedahulu 15 Gatsu 1.24A,1.18A,1.36A/085100512168
A.BP.001.08.16.0000682
A.BP.001.08.16.0000379
Djl Tnh 2A Sekar Tunjung 15 Gatsu Timur Hub.08123650478
Diswkn Rmh 2Lt Jl.Pulau Galang Pemogan Densel Hub: 08123619664/081805413591
Kavling Tnh Villa Dkt Cavendis 2Are Istmw H:081339538123 A.BP.001.08.16.0000678
DISEWAKAN TANAH Sewa Tnh 33A Dlm Kota Dps Pgr Kllng Jl Muka Blkg,Cck u/Usaha Apa Saja,Hrg Sewa Rp.27.500/A/ Hari.H:0361225847/081337131131 A.BP.001.08.16.0000581
Swkn Tanah Lok Uluwatu cck unt Hotel,Villa,Rest 08563734043 A.BP.001.08.16.0000624
DISEWAKAN TOKO Over Kontrak Toko Jl.Monkey Forest Ubud Hub.081933003401
A.BP.001.08.16.0000597 B.BP.164.08.16.0000324 DIJUAL TANAH Djl Tnh Pinggir By Pass Jln. Disewakan Toko DiJl.Narakesuma Dijl.Kav Jl.Arjuna Sading sisa 3,5x7m,Tersedia Parkir Mobil 2unit Rmh Lt1 S.Huni 3KT Jl.5m Kon.Rmh Jl.P.Serangan 53 3KM T 90m2,95m2,83m2,117m2,Hub:08510 Raya Kapal 3 Are - 10 Are 1,5M/Are DalungPrmSltnPompa081933091064 dr RTm RKel Garase081999932738 Hub:08563897937 Hub.081338171777 0755556/085100512168 B.BP.164.08.16.0000381
B.BP.166.08.16.0000393
A.BP.001.08.16.0000485
A.BP.167.08.16.0000488
A.BP.001.08.16.0000683
A.BP.001.08.16.0000688
A.BP.001.08.16.0000737
DISEWAKAN GEDUNG KURSUS Dikontrakkan Gedung+Gudang *Fun Private English*Percakapn Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan Conversation Hub:081999231246 A.BP.001.08.16.0000542 LT/LB 3500/3900m2.08123812222 A.BP.153.08.16.0000735 ACCOUNTING Jual Accounting Program,Train, RUPA-RUPA Maint Mulai 1Jt 081337465456 Ahli Atasi Rumah Bocor Grns+ A.BP.001.08.16.0000541 Renov&Bgn Rmh,Ady:085101884685 PELUANG BISNIS A.BP.153.08.16.0000731 Cara mudah bisnis onecoin Cari Investor Dana u/Koperasi hanya di www.onecoinina.id Jasa 12%/Th Min 1Th Dijaminkan B.BP.817.07.16.0000528 Dengan SHM Rumah,081239011111 A.BP.001.08.16.0000701 PENGUMUMAN Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Berdasarkan Akta Berita Acara T.085337370228 / 412815 Rapat PT Nyoman Gruntus Bali A.BP.001.08.16.0000530 Berkedudukan Kabupaten Badung Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006 Tertanggal 19 Juli 2016 No.39 Dibuat Dihadapan Eddy Nyoman A.BP.001.08.16.0000700 Winarta,SH,Notaris di Kabupaten Mau Perdana Bisa Tlp Gratis Badung;Disampaikan Bahwa Tanpa Pot Pulsa? H.08123167466 Perseroan ini Dibubarkan dari B.BP.004.08.16.0000161 Sejak Akta Tersebut DitandaKEHILANGAN tangani.Ex Manajemen. Hilang Buku KIR No:DPR31910K B.BP.154.08.16.0000379 NoPol:DK8280BZ AN:Jeffry Gunanto, PELUANG USAHA Disputaran Jln.Nangka Dps Investor Property Beli Rumah A.BP.001.08.16.0000687 Kontrakan,081339662069 Telah Hilang KP Angkutan Sewa A.BP.001.08.16.0000715 No.Kendaraan DK 1567 FS DPR 65 Bth Rekanan/Investor u/Cafe,Food 549K Kendaraan 2010 Suzuki Truck&Catering 081337565754 A.BP.001.08.16.0000580
A.BP.001.08.16.0000667
DIJUAL MOTOR
KOMPUTER
SALON
ALUMINIUM
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
BENGKEL LAS
BIRO JASA
BIRO JASA
TOUR
ALUMINIUM
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
SERVICE
AC DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA
ALUMINIUM DIJUAL MOBIL ALUMINIUM
EKONOMI
18
Rabu Paing, 10 agustus 2016
Pemangkasan Anggaran Tak Ganggu Pertumbuhan Ekonomi Jakarta (Bali Post) Pemangkasan anggaran yang dilakukan pemerintah diyakini tidak akan mengganggu pertumbuhan ekonomi yang mulai meningkat pada triwulan kedua. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemotongan anggaran tidak akan menyentuh belanja prioritas yang menjadi fokus pemerintah.
Bali Post/ant
MENGUAT - Rupiah Selasa (9/8) sore menguat menjadi 13.115 per dolar AS.
Rupiah Menguat Tipis
Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (9/8) sore bergerak menguat sebesar sembilan poin. Rupiah kemudian menjadi 13.115 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.124 per dolar AS. “Penguatan rupiah karena fundamental ekonomi nasional. Data pertumbuhan ekonomi triwulan II 2016 yang sebesar 5,18 persen masih direspons positif,” kata pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova di Jakarta. Ia menambahkan, program amnesti pajak yang telah memicu aliran dana asing ke dalam negeri juga turut menjadi salah satu
faktor yang menopang mata uang domestik. “Investor di pasar uang cukup optimistis terhadap kebijakan amnesti pajak, itu dapat mendorong pembangunan infrastruktur yang akhirnya berdampak positif pada perekonomian nasional untuk tumbuh lebih tinggi,” katanya. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan, bahwa data tenaga kerja Amerika Serikat yang telah dirilis cukup positif. Sehingga membuat dolar AS masih kuat terhadap mayoritas mata uang dunia, kondisi itu menahan penguatan rupiah untuk terapresiasi lebih tinggi di pasar uang domestik. (ant)
Susi Pudjiastuti
Bali Post/ant
Investasi Kelautan Sudah Benar
Jakarta (Bali Post) Bentuk investasi di sektor kelautan dan perikanan saat ini sudah tepat dan tidak lagi seperti investasi zaman sebelumnya yang mengakibatkan penangkapan ikan secara ilegal. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan hal itu, Selasa (9/8) kemarin di Jakarta. “Sekarang pemerintah membuat investasi penangkapan ikan tertutup untuk asing dan membuka investasi pengolahan diperbolehkan sampai dengan 100 persen untuk asing. Karena inilah yang benar dan sesuai dengan misi pemerintah menjadikan laut Indonesia adalah masa depan bangsa,” kata Susi Pudjiastuti. Hampir dua dekade perusahaan modal asing, kata Menteri Susi, diperbolehkan investasi 100 persen di perikanan tangkap, tetapi malah membuat pro-illegal fishing karena mereka membawa kapal, membuat pabrik abalabal, menangkap ikan dan transhipment di tengah laut. Selain itu, lanjutnya, hasil tangkapan di kawasan
perairan Indonesia dahulu malah dibawa pergi ke negeri mereka masing-masing dengan menggunakan kapal trumper atau pengangkut yang bisa berukuran antara 1.000 hingga 10.000 gross tonnage (GT). “Yang terjadi adalah 1.300 izin kapal tangkap diduplikasi, realita lebih dari 10.000 kapal ikan dari negara-negara tetangga tangkap ikan di laut kita. Beberapa ribu kapal bahkan tanpa izin sama sekali,” katanya. Dengan model investasi dahulu, dia berpendapat bahwa lautan Indonesia telah menjadi zona bebas mengeruk uang tunai dari komoditas ikan dan udang, serta menjadi tempat penyelundupan dari tekstil, miras dan narkoba. Akibatnya, ia mengungkapkan, sektor perikanan Indonesia pada periode 2003 hingga 2015 telah kehilangan 115 pabrik pengolahan yang tutup atau bangkrut karena tidak ada bahan baku, serta rumah tangga nelayan berkurang 50 persen dari 1,6 juta menjadi sekitar 800 ribu. (ant)
“Yang penting belanja prioritas tidak disentuh, karena yang kami dorong pertumbuhan ekonomi berkualitas itu belanja prioritas,” ujar Bambang di Jakarta, Selasa (9/8) kemarin. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai meningkat pada triwulan II-2016 yang mencapai 5,18 persen, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 4,66 persen dan triwulan sebelumnya 4,91 persen. Pemerintah sendiri memangkas anggaran belanja sebesar Rp 133,8 triliun dalam
APBN Perubahan (APBNP) 2016, yakni pemangkasan terhadap anggaran belanja Kementerian/Lembaga (Rp 65 triliun) dan transfer daerah (Rp 68,8 triliun). Untuk anggaran Kementerian/Lembaga, lanjut Bambang pihaknya sudah berkomunikasi dengan Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan bahwa pemotongan anggaran K/L tersebut tidak bisa terealisasi sepenuhnya. “Kami Bappenas sudah beri pesan kepada Dirjen Anggaran, pemotongan atau self blocking kementerian yang pasti tidak bisa 100 persen tereksekusi. Selain itu, pemotongan tidak
menyentuh belanja prioritas dan penghematan dari lelang. Kementerian PU kan banyak tuh, self blocking-nya dari penghematan mereka sendiri,” ujarnya. Sementara itu, terkait pemotongan belanja barang dan dinas Bambang menilai hal tersebut harus disesuaikan dengan tugas dan fungsi K/L sendiri, tidak bisa disamaratakan. “Karena ada sifatnya pelayanan, jadi porsinya belanja dinas. Jadi harus ada proporsi belanja dinas sebagai penunjang fungsi kementerian dan proporsi sebagai fungsi utama,” kata Bambang. (ant)
Bambang Brodjonegoro
Bali Post/ant
Bank Indonesia Bukan Pemerintah Finalisasi Warisan Kolonial Moratorium Izin Perkebunan Sawit
Jakarta (Bali Post) Pemerintah masih melakukan finalisasi dari rencana moratorium (penundaan) izin peruntukan kawasan hutan alam untuk dikonversi menjadi lahan perkebunan kelapa sawit. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Selasa (9/8) kemarin mengatakan moratorium perizinan perkebunan kelapa sawit selama lima tahun ini cukup kompleks, karena memiliki dampak yang besar kepada masyarakat dan perusahaan. “Faktor apa saja yang harus dipertimbangkan kalau moratorium ini dijalankan? Bagaimana penegakan hukum dan pekerjaan rumah yang harus kita kerjakan,” kata Darmin saat memimpin rapat koordinasi lanjutan moratorium izin perkebunan sawit. Rencana ini, kata Darmin, masih dalam proses finalisasi, dengan mempertimbangkan berbagai saran dan pertimbangan sebelum nantinya dipresentasikan dalam sidang kabinet dan ditetapkan menjadi Instruksi Presiden. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan pembahasan proses moratorium izin perkebunan sawit
Darmin Nasution ini telah masuk dalam penentuan beberapa kategori penundaan. Ia memastikan moratorium ini bertujuan mengendalikan proses perizinan agar tidak ada ekspansi pembukaan lahan sawit baru, mendorong peremajaan tanaman serta meningkatkan produktivitas dan pengembangan hilirisasi. Dengan demikian, para pengusaha nantinya harus mengubah pola pikir dari
Bali Post/ant
ekstensifikasi menambah produksi melalui upaya perluasan lahan perkebunan menjadi intensifikasi pemanfaatan lahan yang ada untuk hilirisasi. Namun, Siti menegaskan, salah satu inti dari moratorium ini adalah untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat kecil yang mencari nafkah dari sektor hortikultura ini agar tidak makin terpinggirkan. (ant)
KSSK Antisipasi Masuknya Dana Amnesti Pajak Jakarta (Bali Post) Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sepakat untuk meningkatkan koordinasi, guna mengantisipasi pengaruh masuknya dana repatriasi hasil program amnesti pajak ke sektor keuangan. Hal itu menjadi salah satu hasil rapat berkala KSSK di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat di Bandung. Rapat dihadiri Menteri Keuangan Sri Mul yani Indr awat i , Guber nur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Halim Alamsyah. Pada rapat itu, KSSK
membahas sejumlah agenda, seperti kondisi stabilitas sistem keuangan termasuk antisipasi sektor keuangan untuk mengelola dana repatriasi hasil amnesti pajak, laporan penetapan Bank Sistemik, tata kelola dan kode etik KSSK, serta kegiatan Sekretariat KSSK. Hasil pantauan oleh KSSK, stabilitas sistem keuangan triwulan II tahun 2016 dinyatakan dalam kondisi baik. Karena hal itu didukung oleh kondusifnya kondisi makroekonomi,
pasar uang, pasar modal, p erb a nka n d a n lem b a ga keuangan nonbank. “KSSK sepakat terus mencermati berbagai potensi risiko yang dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan,” Otoritas Jasa Keuangan juga melaporkan telah menetapkan Bank Sistemik. Penetapan Bank Sistemik itu dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan berkoordinasi dengan Bank Indonesia. Sesuai ketentuan UU PPKSK, penetapan Bank Sistemik akan dimutakhirkan secara berkala. (ant)
Jakarta (Bali Post) Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, pendirian bank sentral bukan warisan kolonial Belanda. Keberadaan BI merupakan hasil dari perjuangan untuk mempertahankan kedaulatan mata uang rupiah dan martabat ekonomi negara Indonesia. “BI didirikan dalam praktik yang lazim digunakan oleh internasional. Proses perjuangan rakyat dan pemerintah Indonesia yang telah melahirkan BI,” kata Agus dalam diskusi mengenai buku “Perjuangan Mendirikan Bank Sentral Indonesia” di Jakarta, Selasa (9/8) kemarin. Agus menerangkan, Bank Indonesia didirikan pada 1953, untuk mengganti peran De Javasche Bank milik pemerintah Hindia-Belanda yang merupakan bank sirkulasi dan komersial sejak 1828. Pemerintah Hindia-Belanda juga saat itu memanfaatkan peran De Javasche Bank untuk memperluas pengaruh politiknya di Tanah Air. Salah satunya dengan mendirikan kantor perwakilan De Javasche Bank di berbagai daerah saat itu. “Pembukaan kantor cabang selain didasari alasan ekonomi, juga alasan politis untuk memperkuat pengaruh Belanda di wilayah tersebut. Dan juga memakai mata uang mereka sebagai satu-satunya alat tukar,” ujar Agus. Namun pemerintah tidak tinggal diam. Pemerintah ingin memastikan mata uang yang sah di Indonesia adalah mata uang rupiah. “Lalu mata uang itu mendapat tantangan dari rupiah. Pasalnya pemerintah Indonesia menyatakan bahwa rupiah adalah mata uang yang sah di NKRI,” ujar Agus. Karena kepentingan mem-
Bali Post/ant
Agus Martowardojo
pertahankan kedaulatan mata uang itu pula timbul desakan kepada pemerintah untuk mendirikan bank sentral yang memiliki fungsi seperti De Javasche Bank. Akhirnya pemerintah mengambil kebijakan membuat bank sentral. Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta saat itu mendirikan Bank Negara Indonesia (BNI 46). Namun, BNI 46 menghadapi berbagai kendala untuk menjadi bank sentral. Kendala itu antara lain dalam bidang sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, serta ketidak stabilan politik. “Dalam setahun sejak 17 Agustus 1945, Indonesia keluarkan rupiah dan sudah mendirikan BI yang berperan sebagai bank sentral yang melakukan sirkulasi rupiah,” tutur Agus. Pada 1953, akhirnya pendirian Bank Indonesia disahkan dengan Undang Undang Pokok Bank Indonesia. Saat itu Bank Indonesia diberikan tiga tugas utama, yakni di bidang moneter, perbankan, dan sistem pembayaran. “De Javasche Bank itu bukan dinasionalisasi dan kita bayar bank itu dengan uang Indonesia. Jadi kita memiliki bank sentral dengan perjuangan, bukan warisan kolonial. Itu adalah perjuangan untuk menjadi bangsa Indonesia,” ujarnya. (ant)
19
Rabu Paing, 10 Agustus 2016
Mahasiswa Kedokteran Diduga Gabung ISIS
Trenggalek (Bali Post) – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Zefrizal Nanda Mardani diduga telah bergabung organisasi radikal ISIS. Keluarga Zefrial di Trenggalek mengakui sudah putus kontak sejak beberapa bulan lalu dengan dua bersaudara itu sejak hijrah ke Pakistan pada 2015. ‘’Kami sudah tidak berkomunikasi lagi sejak ananda Zefrizal pamit pergi ke negara asal keluarga besar istrinya di Pakistan, sekitar pertengahan 2015,’’ kata Radan (50), ayahanda Zefrizal, di Dukuh Jarakan, Kelurahan Karangsuko, Trenggalek, Selasa (9/8) kemarin. Ia mengaku selama ini tidak ada upaya berkomunikasi dengan putra bungsunya tersebut karena dianggap sudah dewasa dan berumah tangga. Radan mengaku selama ini hanya bisa mendoakan keselamatan dan kemudahan bagi putranya, Zefrizal, dalam beradaptasi dan melanjutkan studi di negara asal sang istri
di Pakistan. ‘’Kami tidak ingin memikirkan masalah itu dulu. Kami ingin fokus pada tanggung jawab dan kesibukan kami mendidik anak-anak sekolah ini supaya menjadi pintar, serta persiapan menunaikan ibadah suci haji tahun depan (2016),’’ kata Radan. Ia yang berprofesi sebagai
Sesuai Perintah Dari Hal. 1
Senjata-senjata itu, katanya, digunakan untuk melatih calon anggota yang hendak dikirim ke Suriah atau untuk melakukan aksi pada target yang telah ditetapkan sesuai perintah Bahrum Naim. ‘’Jadi saat dikirim ke Suriah bergabung dengan Bahrum Naim atau beraksi melakukan teror sudah terbiasa menggunakan senjata,’’ kata Sam. Dia melanjutkan, tugas dari jaringan yang ada di Batam ini memang untuk merekrut dan memfasilitasi anggota untuk berangkat ke Suriah bergabung dengan ISIS, sehingga ada tempat latihan menggunakan senjata. ‘’Mereka memfasilitasi dan mempersiapkan rekrutmen untuk dikirim ke Suriah, sehingga di sana sudah siap, termasuk memfasilitasi Djoko (Dwi Djoko Wiwoho) ke Suriah,’’ katanya. Dwi Djoko Wiwoho yang terakhir kali sebelum hilang dan diduga berangkat ke Suriah terakhir menjabat Direktur PTSP dan Investasi BP Batam. Ia tidak kembali bekerja usai libur Idul Fitri 2015. Seperti diberitakan sebelumnya, dari enam orang yang diamankan saat penggerebekan di sejumlah loksi di Batam, Ju-
mat pagi pekan lalu (5/8), satu orang (MT) sudah dibebaskan karena tidak terbukti terlibat jaringan. Sementara GR diduga menjadi pemimpin kelompok. Terduga lain masing-masing ada bendahara, perakit senjata dan koordinator lapangan. ‘’Di antaranya ada karyawan bank yang mengerti seluk-beluk transaksi keuangan. Ada juga koordinator lapangan,’’ kata Sam. Kelompok Batam, katanya, juga memiliki hubungan dan pernah bertemu dengan pelaku bom bunuh diri di Polresta Surakarta, beberapa waktu lalu. ‘’Pelaku bom bunuh diri Polresta Surakarta berkunjung ke Batam dan bertemu kelompok ini,’’ katanya. Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri bersama jajaran Polda Sulteng menangkap enam orang terduga teroris di Batam, Jumat (5/8). Keenam orang yang ditangkap di beberapa lokasi berlainan itu berinisial GRD (31), Tar (21) dan ES (35) ditangkap di kawasan Batam Center, TS (46) ditangkap di Nagoya, HGY (20) dan MTS (19) ditangkap di Jalan Brigjen Katamso, Batu Aji, Batam. Kemudian MTS dibebaskan karena tidak terbukti terkait dengan jaringan ini. GRD diketahui merupakan pemimpin jaringan tersebut. (ant)
Raih Emas Dari Hal. 1
Persaingan keras terjadi antara Eko dengan lifter Kolombia Figueroa Mosquera yang bobot tubuhnya lebih ringan. Mosquera meraih emas dengan angkatan total 318 kg, sedangkan perunggu untuk lifter Kazakhstan Farkhad Kharky dengan angkatan 305 kg. Persaingan di kelas 62 kg putra tersebut diwarnai dengan tersisihnya lifter Tiongkok pemegang rekor dunia clean and jerk Chen Lijun. Lijun yang sempat difavoritkan tersebut mengalami cedera kaki kanan ketika mencoba angkatan snatch 143 kg. Lifter Indonesia lainnya, Muhammad Hasbi, juga tampil di kelas 62 kilogram ini. Namun, ia gagal mencapai tiga besar, dengan angkatan total 290 kg. Indonesia masih berpeluang menambah medali melalui kelas 69 kg dan 77 kg putra. Tradisi Medali Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) akan berupaya mempertahankan eksistensi dalam perolehan medali di Olimpiade. ‘’Sejak Olimpiade Beijing 2008 hingga Rio 2016, kita selalu mendapat medali. Tradisi ini harus dipertahankan,’’ kata Ketua Umum PB PABBSI Rosan P. Roeslani di Rio de
Janeiro, Brazil. Dua perak ini harus disyukuri karena inilah hasil terbaik angkat besi Indonesia dalam Olimpiade. Malah kemungkinan masih bisa bertambah lagi besok. ‘’Seharusnya Eko Yuli dapat meraih medali emas, tetapi perak inilah pencapaian yang harus kita terima,’’ katanya. Sebelumnya, di Olimpiade Beijing 2008 angkat besi Indonesia mempersembahkan dua medali perunggu, sedangkan di London 2012 mendapat satu perak dan satu perunggu. Rosan mengatakan bahwa PABBSI akan terus menggencarkan kaderisasi lifter agar pada Olimpiade berikutnya tradisi medali ini bisa berlanjut dan meningkat. Ia memandang perlu ada lifter-lifter pelapis yang siap untuk persaingan di Olimpiade mendatang. Rosan juga mengharapkan pemerintah lebih perhatian lagi terhadap olahraga angkat besi yang konsisten dalam mempersembahkan medali di Olimpiade. Sementara itu, mengenai bonus untuk peraih perak Olimpiade 2016, Rosan mengatakan bahwa selain yang sudah dijanjikan Kemenpora, PB PABBSI sendiri akan memberikan hadiah berupa rumah. ‘’Kalau hadiahnya berupa rumah, kan ada kenangannya nanti,’’ katanya. (ant)
Pelanggaran Berat Dari Hal. 1
Rizal Ramli, Menko Kemaritiman sebelumnya, membatalkan proyek reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta lantaran dinilai melakukan pelanggaran berat karena membahayakan lingkungan hidup, lalu lintas laut dan proyek vital. Pulau itu juga dinilai mengganggu lalu lintas kapal nelayan yang seharusnya bisa dengan mudah berlabuh di Muara Angke. Rizal menyebut, berdasarkan analisis Komite Gabungan, reklamasi Pulau G juga dibangun sembarangan secara teknis karena dampaknya yang merusak lingkungan hingga membunuh biota. Dalam rakor tersebut, diputuskan pula sejumlah pulau reklamasi yang melakukan pelanggaran sedang dan ringan, selain pelanggaran berat
yang dilakukan pengembang untuk Pulau G. Pulau C, D dan N dinilai melakukan pelanggaran sedang, di mana pihak pengembang diminta melakukan sejumlah perbaikan dan pembongkaran. Pulau C dan D yang saat ini menyatu diminta untuk dipisah dengan kanal selebar 100 meter dan sedalam delapan meter agar bisa dilalui lalu lintas kapal dan agar tidak meningkatkan risiko banjir. Sementara Pulau N yang merupakan bagian dari proyek pembangunan Pelabuhan Kalibaru (New Priok Container Terminal 1) milik Pelindo II dinilai melakukan pelanggaran teknis dan lingkungan hidup. ‘’Pengembangnya setuju untuk memperbaiki. Jadi boleh diteruskan agar rapi dan pelanggaran yang dilakukan diperbaiki,’’ papar Rizal kala itu. (ant)
guru matematika di SMP Negeri 4 Trenggalek mengaku hanya pasrah dengan kabar berita yang menyebut anaknya telah bergabung organisasi Islam radikal ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) dan beberapa kali dicari tim Densus 88 Antiteror. Radan mengaku yakin anaknya tidak terlibat ataupun bergabung organisasi radikal ISIS. ‘’Saya yakin anak saya tidak semudah itu terbawa pengaruh (ISIS). Saya mengenal betul watak pribadinya dan dia cukup cerdas untuk memilih mana yang baik mana yang tidak,’’ kata Radan. Zefrizal Nanda Mardani adalah mahasiswa FK Unair asal Trenggalek yang memiliki sederet prestasi akademis bidang astronomi
dan matematika. Tertinggi, prestasi pemuda kelahiran 30 Desember 1993 itu tercatat pernah menyabet medali emas Olimpiade Astronomi di Crimea, Ukraina pada 2007 saat masih duduk di bangku kelas VII SMP Negeri 1 Trenggalek. Ia kembali meraih medali emas Olimpiade Matematika tingkat Nasional pada 2010 saat duduk di bangku kelas XI SMA Negeri 1 Trenggalek. Dari histori akademik mahasiswa di fakultas kedokteran, menurut keterangan Kepala Bagian Akademik FK Unair Dr. dr. Gadis Meinar Sari, Zefrizal termasuk jenius dan cerdas. Pada awal masuk kuliah, Indeks Prestasi Komulatif (IPK) Zefrizal mencapai 3,58 dan IPK di atas 3,00 itu ber-
tahan hingga dua tahun pertama. Namun, memasuki tahun ketiga pada semester ganjil, IPK-nya hanya 2,96. ‘’Terakhir pada semester genap 2014/2015, IPK-nya 2,2 dan tidak ada lagi kabar kuliahnya hingga akhirnya dicari-cari oleh pihak Densus 88,’’ katanya. Zefrizal yang tidak diketahui rimbanya kini terancam sanksi DO (drop out) dari kampus FK Unair, karena sudah dua semester berturutturut tidak aktif kuliah dan membayar biaya studi. ‘’Kami sudah melapor, tapi belum ada keputusan universitas. Jadi Zefrizal memang sedang proses DO, karena kami sudah mengusulkan, namun keputusan resminya masih menunggu surat dari rektor. Itu prosedurnya,’’ katanya. (ant)
Materi RUU Kamnas Banyak Bertentangan dengan Konstitusi
Jakarta (Bali Post) Kementerian Pertahanan berusaha memasukkan kembali Rancangan Undangundang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) ke dalam Prolegnas 2016. Meski, RUU itu tidak masuk dalam Program Legislasi nasional (Prolegnas) 2015. Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengingatkan agar DPR dan pemerintah tidak mengerjakan pekerjaan yang sia-sia, karena dari segi subtansi, materi RUU ini banyak bertentangan dengan konstitusi. Menurut Arsul, dalam RUU Kamnas kuat dugaan adanya keinginan agar TNI diberi peran lebih selain Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi)-nya yaitu sebagai alat pertahanan negara, yaitu peran menjalankan fungsi keamanan yang merupakan Tupoksinya Polri. ‘’Jadi kalaupun RUU ini kemudian gol disahkan menjadi undang-undang, kalau diuji di Mahkamah Konstitusi pasti lewat. Karena di UUD jelas Tupoksinya TNI dan Polri,’’ kata anggota Komisi III DPR Arsul Sani dalam diskusi RUU Keamanan Nasional di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/8) kemarin. Arsul mengatakan dari sisi agenda kerja DPR, pembahasan RUU ini juga dirasakan tidak memungkinkan bisa selesai pembahasannya apabila dipaksakan masuk dalam Prolegnas 2016. Kalau dipaksakan diyakini tidak akan dibahas karena dari 40 RUU dalam Prolegnas 20016 kemudian ditambah 10 RUU tambahan dalam Prolegnas Perubahan 2016 saja DPR masih banyak berutang dalam penyelesian legislasinya. ‘’Artinya kalau dipaksakan masuk maka hanya akan menambah daftar tidak produktifnya DPR lagi. Dan ini akan menambah amunisi wartawan untuk menghujat DPR. Lagi pula, kalau mau buat RUU Kamnas, harusnya prakarsa dari pemerintah, jangan mendorong-dorong RUU ini menjadi usul inisiatif DPR,’’ kritiknya. Dirjen Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM Widodo Ekatjahjana mengakui secara substansi RUU Kamnas ini sempat mengundang isu-isu negatif, sehingga harus disikapi secara sungguh-sungguh agar
pemerintah responsif terhadap tuntutan masyarakat. ‘’Tak boleh ada UU yang dibahas secara diam-diam. Sehingga pembahasannya harus memenuhi dua aspek yaitu prosedural dan substansial sesuai dengan mekanisme Peraturan Perundang-undangan No.11 Tahun 2012,’’ ujarnya. Menurut Widodo, RUU Kamnas ini harus dibentuk, namun harus dilakukan singkronisasi terlebih dahulu dan jangan sampai ada perampasan-perampasan hak-hak rakyat, dan tidak kembali ke era represif. ‘’Saya yakin pemerintah komitmen untuk tidak kembali ke era represif,’’ jelasnya. Direktur Imparsial Al A’raf mempertanyakan urgensi dari pembentukan UU ini sebenarnya untuk apa dan kepentingan siapa. ‘’Kalau mengatur relasi antara TNI dan Polri terkait ancaman terorisme, maka TNI bisa dilibatkan melalui UU TNI No.23/1959 Pasal 7 (3), sudah mengatur keterlibatan TNI. Kalau tak cukup maka dengan UU Kedaruratan. Itu yang harus direvisi. Jadi, tata atur keamanan negara sudah selesai,’’ katanya. Dia juga mempersoalkan adanya materi dalam rumusan pasal yang menyatakan presiden dapat menggunakan usur TNI dalam menanggulangi ancaman bersenjata dalam kondisi tertib sipil. Rumusan pasal dalam RUU ini bisa dimaknai adanya keinginan pemerintah mengembalikan kekuasaan pemerintah seperti di era orde baru. ‘’Untuk itu dengan RUU Kamnas ini pemerintah jangan hidupkan lagi UU represif,’’ jelas Al A’raf. Di semua negara, menurutnya, peran TNI hanya sebagai alat perang. Sedangkan pelibatan TNI dalam masalah keamanan bisa dilakukan jika semua institusi negara terkait tidak mampu lagi mengatasi keamanan. ‘’Itu juga sudah diatur dalam Tap MPR No.7 Tahun 2000 sebagai koreksi terhadap TNI. UU No.3 Tahun 2002 pun telah menyebutkan dibentuknya Dewan Pertahanan Kemanan Nasional, yang sampai hari ini belum dilakukan. Padahal, kalau ada Wantamnas ini terbentuk tidak perlu lagi Wantimpres,’’ ujarnya. (kmb4)
Kondisi Ideal
Dari Hal. 1
‘’Presiden Joko Widodo berpesan bahwa kondisi ideal pendidikan di Indonesia adalah terpenuhinya peserta didik pada jenjang Sekolah Dasar (SD) mendapatkan pendidikan karakter 80 persen dan pengetahuan umum 20 persen. Sedangkan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) terpenuhi 60 persen pendidikan karakter dan 40 persen pengetahuan umum,’’ jelas mantan Rektor Universitas Muhammadiyah, Malang ini. Ia berupaya mencari cara mengimplementasikan pesan itu agar bisa menanamkan pendidikan karakter tersebut di sekolah. Salah satunya melalui gagasan full day school. Tetapi, dia menegaskan bahwa hal itu bukan berarti anak belajar sehari penuh, melainkan berisi dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan. ‘’Tentunya dengan kegiatan yang menggembirakan, yang bisa merangkum pendidikan karakter yang tertuang dalam Nawa Cita,’’ tegasnya.
Meski demikian, dia enggan menyebut bahwa kegiatan tersebut merupakan sekolah sehari penuh. ‘’Yang belum paham, akan kami beri pemahaman. Kami akan tampung kritik dan saran, nanti akan kami tampung dan sampaikan ke Presiden. Kebijakan ini diserahkan ke tangan Presiden,’’ paparnya. Muhadjir menyebut ada jeda waktu kosong antara anak pulang sekolah dan bersama orangtua. Apalagi jika kedua orangtua siswa tersebut seorang pekerja. ‘’Jeda waktu tersebut rentan disusupi dengan pengaruh negatif pada anak,’’ katanya. Dia berterima kasih pada masyarakat yang kritis menanggapi wacana tersebut. Jika nanti jadi dilaksana-
kan, lanjutnya, pelaksanaannya tidak langsung serentak di seluruh sekolah. Namun, hanya di beberapa sekolah yang menjadi sekolah percontohan. ‘’Kami sudah petakan sekolah mana saja yang memungkinkan,’’ ujarnya. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sumarna Surapranata mengatakan, dengan sekolah seharian juga menguntungkan para guru karena tak perlu lagi dipusingkan dengan jam mengajar. ‘’Jadi, para guru tidak lagi perlu blingsatan mencari tambahan jam mengajar dengan pola ini. Ekuivalensi dengan jam mengajar,’’ kata Sumarna. Melalui pola tersebut, guru mendapatkan setidaknya sepertiga dari 24 jam mengajarnya selama sepekan. (ant)
Harus Diuji Dari Hal. 1
Dia juga menekankan perlunya uji publik pada wacana full day school sebelum benar-benar diterap-
kan. ‘’Saya harus menekankan bahwa harus diuji publik terlebih dahulu sebelum diterapkan,’’ pungkas politisi Partai Demokrat ini. (ant)
Rabu, 10 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Cannel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari Bali Legong Bidadari (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ajeg Bali Wayang Wong
11.05 Bali Channel Tourst TV 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Gong Kebyar Uma Jero 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sanggar Puspa Kencana 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari Pusat PAUD Kumara
Bhuana I (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif SPP 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Round dan Up The World 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Basur (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Benoa (3) 24.00 Closing
Kekerasan Kelompok Dari Hal. 1
Jika benar, itu akan menjadi hal mengerikan bagi Pakistan yang telah lama mengalami kekerasan kelompok, keras namun sebagian besar di antaranya berasal dari kalangan dalam. ‘’Seorang pelaku dari kelompok ISIS meledakkan sabuk bunuh dirinya di sebuah perkumpulan para petugas kementerian keadilan dan aparat polisi Pakistan di kota Quetta,’’ kata Amaq. Jamaat Ur Ahrar, sebuah faksi dari kelompok militan ekstremis Taliban Pakistan, mengatakan sebelumnya bahwa mereka adalah oknum di balik insiden itu. Meskipun, kelompok itu diyakini mengklaim berada di balik sejumlah pengeboman sebelumnya di mana mereka tidak terlibat. ‘’Tehreek E Taliban Pakistan Jamaat Ur Ahrar (TTP-JA) berada di balik serangan ini dan akan terus melancarkan serangan serupa,’’ kata juru bicaranya, Ehsanullah Ehsan, dalam pernyataan. Minggu lalu, kelompok jamaat itu dicantumkan dalam daftar teroris global Amerika Serikat, yang menimbulkan sejumlah sanksi. Gedung Putih mengecam serangan itu. ‘’Kami tetap bersedia bekerja sama dengan rakyat Pakistan dalam melawan terorisme di Pakistan dan sekitarnya,’’ katanya dalam pernyataan. Alasan di balik serangan itu belum jelas, namun sejumlah pengacara telah menjadi sasaran dalam banyaknya pembunuhan yang terjadi di Quetta belakangan ini, ibu kota Provinsi Balukistan, di mana pernah terjadi kekerasan militan dan pemberontak. ‘’Korban terakhir, Bilal Anwar Kasi, tertembak mati saat perjalanannya menuju kompleks pengadilan utama kota,’’ kata aparat polisi senior Nadeem
Shah kepada Reuters. Dia adalah kepala Perhimpunan Pengacara Balukistan. Juru bicara pemerintah Balukistan Anwar Ul Haq Kakar mengatakan, serangan bom bunuh diri itu tampak diarahkan ke pelayat. ‘’Itu tampak sebagai serangan terencana,’’ katanya. Kepala Asosiasi Pengacara Mahkamah Agung Pakistan Ali Zafar mengatakan kepada para wartawan di Lahore, ‘’Kami (para pengacara) menjadi sasaran karena kami selalu bersuara untuk hak-hak rakyat dan untuk demokrasi. Pengacara tidak hanya akan mencela serangan ini namun juga mempersiapkan sebuah rencana langkah jangka panjang.’’ Kepolisian menutup rumah sakit itu pascaserangan. Sementara Perdana Menteri Nawaz Sharif dan Kepala Militer Jenderal Raheel Sharif mengunjungi mereka yang terluka pada Senin sore. Pada Januari, seorang pelaku bom bunuh diri menewaskan 15 orang di luar pusat pemberantasan polio. Serangan itu diklaim dilancarkan Taliban Pakistan dan Jundullah, kelompok militan ekstremis yang berkaitan dengan ISIS di Timur Tengah. Serangan pada Senin itu adalah yang paling mematikan sejak pengeboman Paskah di Taman Lahore yang menewaskan setidaknya 72 orang. Jamaat Ur Ahrar juga mengaku berada di balik serangan itu. Quetta telah lama dipandang sebagai markas Taliban Afghanistan, yang kepemimpinannya sering mengadakan pertemuan di kota itu sebelumnya. Pada Mei, pemimpin Taliban Afghanistan Mullah Akhtar Mansour tewas dalam serangan pesawat nirawak Amerika saat dalam perjalanan menuju Quetta dari perbatasan Pakistan-Iran. (ant)
16 Pages
151 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
10, 2016 a Trump seeks n reset campaig with Detroitspeech ic econom Page 6
ay, August
Wednesd
y, August Wednesda
10, 2016
ve Co-executi producer R.R. George Martin arrives for the season of premiere HBO’s “Game of Thrones” in San Francisco, Califor23, nia March 2015. Galbraith/File
Photo
ones’ ‘Game of Thrld Cards’ to author’s ‘Wi fi TV series become sciREUTERS/Robert
“Game of
Thrones”
is based on. Holis
Hollywood certain heads ever “Of course, nothing is of Thrones” author I hope the lywood, and ... but I think Wild hit “Game the - As HBO’sGeorge R. R. Martin, up his next in development fingers that home seasons, already lined LOS ANGELES I cross mybe coming to your two,” Cards.” concluding series, has or will towards its medieval fantasy series called “Wild , Cards in the next year screens behind the a new anthology on his website. Cable Productions Universal behind shows such Martin saidof Thrones,” nominated TV project, was anawards this “Mr. Ro“Game network
23 Emmy tale sci-fi seriesthe week- the hacking drama it is working The new for a leading the epic fantasy for over as cyber by Martin on the “Wild bot,” confirmed that series on year, follows tional strugglerule nounced be based a prospective details and of a multi-genera end and will and stories written No further by to develop the Iron Throne control of “Wild Cards.” Cards” novelsauthors and curated Kingdoms. overtakthe Seven has be working were given. by numerousMelinda Snodgrass. he won’t has an ex- over television series is expected The he Martin said Martin and Cards,” first released books, and with himself as with HBO, The “Wild to a small percent- on the series en Martin’s two years’ time deal refer developmentWinds of Winter,” to conclude in in 1987, population that survived “The season. (rtr) in his super clusive is writing sixth book that its eighth age of the and obtained as and anticipated an alien attack characters suchFour the highly Ice and Fire” novels with “A Song of powers, Jetboy, the Croyd Crenson, Jl. D.Tamblingan Dr. Tachyon. Aces and
ional Bali find Internat
Post at:
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
other Brazil’s Marta No. 10 _ _ is getting respect
rnationalbalipo
st.com. http://epaper.in
New images China suggest ing disputed militariz -NY Times islands Page 13
Italian champions League United from Premier Manchester year, the has rejoined for a further Paul Pogba to extend midfielder with the option will continue - France club is young and LONDON a five-year contract, years. He at the heart of this be over many Monday. on own here has the chance to Juventus in a statement on re- his he and beyond.” out a world to improve; club said
Pogba Joins United From Juventus For world record fee
decade on the splashed for the next said United ($115.98 million) of pass($110.84 ER and range pounds British media million euros game than Bale 89 million FOOTBALL whose strength GREAT cord fee of eclipsing the 100 Welshman Gareth midfielder, a more expansive has been a The France United to play Van Gaal, 23--year-old, Madrid paid for been allow hovering. Dutchman 2013. million) Real Hotspur in United. It has alwaysam re- ing should style adopted by Real Madrid also footballer from Tottenham to rejoin in my heart and I Jose the limited all summer withPogba. He is a greatbest,” Real in the place “I am delighted up with (manager) of- hot property is interested you always want a special “Everyone are Madrid United wrapped for on United’s a club with forward to working you said before in 178 games statement and when ally looking Pogba said in a Zidane had 34 goals who scored Mourinho,” (www.manutd.com). time at Juventus coach Zinedine through Le for a player enjoyed myof a great club with ficial wesbite having come is the deal academy memories I feel the time “I have thoroughly to United’s Juventus. joined Juve in 2012, some fantastic friends. But before moving Pogba and have I count as youth system Italia trophies the fans and players that back to Old Trafford. criticised in front of team. This Havre’s and two Coppa in 2009. four Serie A titles Turin club but was right to go enjoyed playing to the League final the “I always make my contributioneverything I hope He won spell with 2015 Champions to Portugal to loss the can’t wait club for me to achieve in a successful to shine in France’s Euro 2016 new signings after failing is the right and Ibraby Barcelona of Mourinho’s Zlatan to in the game.” defeat latest striker the the Pogba is Eric Bailly, Mkhitaryan as home soil. Radio defender ing on Henrikh at Global following midfielder to Global in “Bali Image” the under-perform himovic and coach revamps also be heard 10.00 am. Listen io.com or van Gaal. until and News can and from 9.30 ali.listen2myrad Portugueseinherited from Louis in the worldbuild lfmbali.com FM 96.5 at http://globalfmb squad he one of the best players I want to at http://radiogloba Radio FM team is l-fm-bali. quick, streaming United “Paul “He is live video v/channel/globa part of the better than http://ustream.t will be a keyfuture,” added Mourinho. the game here for the goals and reads he is. strong, scores much older than make that position to many players has the chance “At 23, he
k must en of Celu Craftsm epreneurship have entr
by was expressed ship. This Industry Agency, Trade and have an entrepreneur of the Bali , at LPD Celuk. the Head -Tight competinumber Ni Wayan Kesumawati Craft... GIANYAR 2 the increasing on page have caused tion and Continued professionsfor silver and of center sans to switch the glory of arti- of Celuk as the To regain must the fame the artisans craft to fade. gold jewelry people especially Celuk, local
balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
RABU PAING, 10 AGUSTUS 2016
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Zayn Malik Tulis Lagu untuk M.I.A via ’’Whatsapp’’
PENYANYI hip-hop asal Inggris M.I.A mengungkapkan kolaborasinya dengan Zayn Malik di album terbarunya A.I.M, demikian NME. Malik menyumbang sebuah lagu berjudul ‘’Freedun’’ dalam album kelima penyanyi bernama asli Mathangi Maya Arulpragasam itu. Keduanya menulis lagu bersama-sama di Whatsapp. Berbicara pada Entertainment Weekly dari India, Arulpragasam mengatakan, ‘’Kita melakukannya pada saat aku di sini, karena aku sudah ada di sini selama seminggu setengah. Kita cuma menulis lagu dengan cara saling balas, kau tahu. Whatsapp.’’ Arulpragasam menambahkan, dia juga sedang mempertimbangkan untuk menulis lagu-lagu untuk album debut solo Malik, ‘’Mind of Mine’’. ‘’Kami punya PR yang sama dan mereka meminta saya untuk melakukan demo beberapa lagu untuk Zayn. Sebelum saya mulai serius menulis untuk album saya sendiri, saya berpikir mungkin saya akan menulis untuk orang lain,’’ katanya. ‘’Saya sangat ingin menulis sebuah lagu untuk Zayn. Kami punya orang-orang yang sama dan begitulah. Saya tak benar-benar mendekatinya untuk album saya sampai nanti pada saatnya. Pertama, saya pikir saya ingin mencoba menulis sebuah lagu untuknya,’’ katanya. Minggu lalu Arulpragasam mengumumkan single terbarunya ‘’Birds’’ akan keluar pada Jumat (12/8). Lagu itu akan menyertakan produksi dari rekan kerja lamanya dan kolaborator, Diplo. Keduanya sudah lama tak bekerja sama sejak 2010, setelah keduanya berseteru secara terbuka. Tahun lalu M.I.A menuduh produsernya cemburu atas kesuksesannya dalam sebuah wawancara dengan Rolling Stone. A.I.M akan diluncurkan pada 9 September 2016. Arulpragasam sebelumnya mengatakan itu akan menjadi album terakhirnya. M.I.A baru-baru ini mengkritisi MTV karena tak menominasikan video musiknya, ‘’Borders’’ untuk penghargaan VMA. ‘’Ini contoh sempurna suara yang diizinkan VS suara yang tak diizinkan,’’ tulisnya di Twitter. (ant)
Bali Post/may
Ncik Made
Salurkan Hobi, Angkat Masakan Sehat PERPADUAN budaya etnis Bali dan Tionghoa ternyata hingga sekarang masih kental terasa, terutama pada menu masakan. Kuliner Ncik Made milik Arya Suteja mengangkat nilai budaya dua etnis tersebut dalam sebuah masakan. Ia ingin menyalurkan hobi memasaknya, lalu memperkenalkan masakan rumahan
kepada masyarakat. ‘’Kami ingin menyalurkan hobi memasak, membagikan masakan rumahan kita yang enak kepada masyarakat,’’ ujarnya belum lama ini. Selain itu, masakan yang dibuat diperkenalkan dengan misi melestarikan adat Cina. ‘’Adat Cina juga yang kita unggulkan,’’ imbuhnya. Mengingat anak zaman
sekarang lebih cenderung mencari makanan fast food, maka ia ingin kembali mengangkat makanan yang sehat. Menurutnya, makanan yang sehat adalah makanan rumahan, cepat sajian tapi juga bergizi. Dua etnis tersebut terlihat dalam cita rasa kulinernya, seperti babi kecap yang dicampur dengan rasa khas
Bali. ‘’Makanan khas Bali dicampur dengan khas Cina. Itu yang kita angkat lagi,’’ pungkasnya. Selain babi kecap, ia juga menyediakan betutu burger, soto babi, betutu plecing dengan tahu plecing keju. Hingga saat ini ia memang belum memiliki warung atau tempat berjualan. Hal itu lantaran penjualannya berbasiskan online. Selain itu,
menu Ncik Made juga dapat ditemui pada hari Minggu di Renon Car Free Day. Ia juga kerap mengikuti pameranpameran dan festival untuk lebih memperkenalkan kulinernya. Selain itu, customer dapat memesan via whatsapp dan line. ‘’Juga bisa memesan dengan Gojek dan free delivery untuk minimal order tertentu,’’ imbunya. (kmb42)
UVJF 2016
Menjunjung Keunikan dan Toleransi Bali Post/rtr
’’Jiwa Hitam’’ Flag Of Hate
SEIRING dengan berkembangnya industri musik di Indonesia, semakin beragam genre musik yang hadir. Genre gothic metal saat ini sudah cukup banyak diminati dan digemari oleh musisi ataupun penikmat musik Indonesia. Salah satu band yang membawakan genre ini adalah Flag Of Hate, band asal Jakarta Selatan yang terbentuk pada tahun 2006, dengan formasi Wild (vocal/growl), Adie (rhythm guitar), Mizthree (keyboards/vocal), Jeppy (drum) dan Bay (lead guitar). Bagi mereka, nama ‘’Flag Of Hate’’ mempunyai filosofi tersendiri, walaupun bila diartikan sebenarnya adalah bendera kebencian, namun justru mereka ingin mengibarkan bendera kemenangan atas kebebasan diri setinggi-tingginya untuk menyatukan perbedaan dari kebencian. Sampai saat ini Flag Of Hate masih aktif mengikuti event gigs di komunitas underground dan pada tahun 2008, Flag Of Hate pernah menjuarai beberapa festival band dan lolos 100 besar dalam ajang pencarian band indie yang diadakan oleh salah satu brand rokok mewakili untuk wilayah Jakarta. Di tahun 2012, Flag Of Hate pernah merilis single ‘’Eternal Madness’’ dan karena dukungan yang sangat baik dari para Haters (sebutan untuk teman-teman Flag Of Hate), maka di tahun 2016 ini Flag Of Hate akan merilis album perdana yang diberi judul ‘’White Light’’ di bawah naungan label Fiasco Records yang direkam di Z-Three Studio dengan Wendi Arintyo sebagai music director, dan didistribusikan oleh Demajors Independent Music Industry (DIMI). ‘’Jiwa Hitam’’ dipilih sebagai single kali ini, diciptakan oleh Indra ‘’Teke’’ Gunawan, yang pernah bergabung sebagai gitaris Flag Of Hate, dan Mizthree. Lagu tersebut bercerita tentang seseorang yang tersesat dan terjebak dengan segala dosa dan ingin segera melepaskan diri menuju kehidupan yang lebih baik. Dengan hadirnya album ini, Flag Of Hate ingin memberikan sesuatu yang berbeda dengan bereksperimen menyatukan dari berbagai karakter, sound, lirik yang jujur dan aransemen nada-nada minor yang terasa gelap. Album yang berisikan 10 trek ini bisa dibilang sangat istimewa, karena hampir di semua lagu Flag Of Hate dibantu dan berkolaborasi dengan musisi-musisi hebat, seperti Wisnu Ex-Oracle, Nino Aditya (Lucretia), Ruby Anggitha (Silluet), Asther–Rya (Apel) dan musisi hebat lainnya. Musik Flag Of Hate banyak terinspirasi dari band-band seperti Nightwish, Abigail Williams, Evanescence, Anathema dan band-band gothic metal lainnya. (pik)
Flag of Hate
Bali Post/pik
MENAMPILKAN tema yang berbeda-beda sangat penting bagi satu event musik rutin tahunan. Selain membedakan dari gelaran sebelumnya, tentunya juga untuk memberi nilai tambah sekaligus nilai jual event. Hal itulah yang dilakukan oleh penyelenggara Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2016. Digelar 12-13 Agustus mendatang di ARMA Museum and Resort, Ubud. Event musik tahunan ini mengambil tema ‘’Menjunjung Keunikan dan Toleransi’’. Menampilkan musisi bertaraf dunia hingga musisi dari daerah Bali, UVJF berupaya menjunjung tinggi kebersamaan dalam perbedaan dan keunikan musisi jazz itu sendiri. ‘’Subtema festival kali ini adalah menghasilkan serangkaian pertunjukan jazz yang unik dan berkarak-
ter, dengan melibatkan artis pendatang baru, musisi legendaris dan sekelompok siswa sekolah musik,’’ jelas Gung Anom dari Antida Music, salah satu founder UVJF saat press conference. Deretan musisi yang akan tampil di UVJF 2016, di antaranya musisi jazz legendaris Indonesia seperti Margie Segers, Oele Pattiselano, Glen Dauna, Jeffrey Tahalele dan Arief Setiadi. Reuben Rogers, pemain bass kelas dunia yang telah bekerja sama dengan Wynton Marsalis, Roy Hargrove, Joshua Redman, dan Dianne Reeves, akan tampil bersama Peter Bernstein, salah satu gitaris jazz yang paling disegani dan menjadi inspirasi bagi banyak musisi. Akan tampil pula LOUIS! Project dari Belanda, Youn Woo Park Trio (Korea Selatan), Julian
Banks Trio (Australia), Yuko Shirota (Jepang), Mia Samira, Salamander Big Band (Bandung), Bali Gypsi Fire, Joyfe Jazz Quintet dan East West Jazz Ensemble Feat Gregory Gaynair (Jerman). Memasuki gelaran ke-4 tahun ini, UVJF masih tampil semangat menjadikan acara ini memang berbeda dari gelaran musik lainnya. Tiga panggung pertunjukan dengan tema berbeda tiap panggungnya disiapkan sebagai tempat para musisi unjuk kebolehan. Panggung Padi, diinspirasi oleh tradisi pertanian Bali, Panggung Giri untuk melambangkan kebesaran Gunung Agung, dan Subak melambangkan sistem pengairan Bali yang terkenal. Tak heran jika saat ini UVJF yang didukung dan diperkuat oleh sebagian besar komunitas lokal, telah menjadi salah satu festival jazz paling
Bali Post/win
disegani di Asia Tenggara. ‘’Ke depan tentunya ada keinginan supaya UVJF menjadi salah satu festival jazz yang berskala internasional yang bisa dikenal di seluruh dunia. Walaupun dilihat dari sisi besar kecilnya, ini termasuk festival yang sederhana, kecil, tetapi mempunyai kekuatan dikualitas dan bisa bertahan selamanya. Karena sampai sekarang masih dikerjakan oleh orangorang yang memang dengan tulus dan tidak ada imbalan
apa-apa. Semangat kami sangat besar untuk menjadi besar ke depan nanti,’’ pinta Gung Anom. Ditambahkannya, yang membuat tim penyelenggara tetap solid menggelar acara ini secara rutin dan konsisten tiap tahun adalah rasa kebersamaan dan saling menghargai pendapat dan kreasi. Semuanya membaur menjadi seperti satu keluarga saya sendiri dan berupaya menjalin hubungan baik agar tak terjadi perpecahan internal. (win)
Jared Leto Belum Sempat Nonton ’’Suicide Squad’’
Bali Post/rtr
KESEHATAN MENIMBANG berat badan secara rutin dapat mencegah risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes mellitus (DM), jantung, dan kolesterol. Mengingat salah satu tolok ukur status gizi seseorang dilihat dari berat badan (BB) dan tinggi badan (TB). ‘’Berat badan harus terkontrol sehingga penting timbang berat badan untuk mencegah terjadinya kelebihan berat badan atau malnutrisi,’’ terang IGAA Dastini, Pm., B.Sc., ahli gizi RSUP Sanglah, Selasa (9/8) kemarin. Menimbang berat badan perlu dilakukan untuk mencegah sindroma metabolic. Sindroma metabolic dilihat dari peruba-
AKTOR sekaligus vokalis band 30 Seconds to Mars, Jared Leto, mengungkapkan dia belum sempat menonton film ‘’Suicide Squad’’ yang dibintanginya itu secara penuh. Ia memerankan karakter The Joker dalam film ‘’DC Comics’’ yang baru, yang saat ini sedang tayang di bioskop. Leto membintangi film itu bersamaan dengan Will Smith, Margot Robbie dan Viola Davis. Saat diwawancara NME beberapa saat sebelum film rilis, Leto mengungkapkan dia belum sempat menonton versi jadi film ‘’Suicide Squad’’. ‘’Saya belum sempat menonton, jadi saya tak tahu mana adegan yang dipotong dan
mana yang tidak. Tetapi saya paham film ini adalah pengenalan sedikit pada The Joker. Ini lebih ke bagian pendukung dibanding sebelumnya. Apakah mereka memakai semua, tapi ada metode untuk kegilaan.’’ Di tempat yang berbeda, sutradara ‘’Suicide Squad’’, David Ayer, mengatakan pada NME, ‘’Ini saatnya untuk keberagaman yang lebih banyak di film dan waktunya mengakui kekuatan karakter perempuan di komik. Dalam film ini kita punya Harley Quinn, penjahat wanita dan juga Amanda Waller yang tampaknya seperti tokoh baik tapi sebenarnya adalah pemimpin kawanan penjahat ini.’’ (ant)
Timbang Berat Badan Rutin Cegah Penyakit
han berat badan dan lingkar perut. ‘’Kalau perempuan tidak boleh lebih dari 80, kalau lakilaki tidak boleh lebih dari 90,’’ jelasnya. Timbang berat badan perlu dilakukan sebulan sekali, karena perubahan berat badan biasanya terjadi dalam jangka waktu tersebut. Khusus untuk orang-orang yang berisiko, disarankan untuk menimbang berat badan seminggu sekali. Pada orang normal, kenaikan atau penurunan berat badan antara 0,5-1 kg seminggu. ‘’Kalau lebih misalnya seminggu 2 kg, barulah kita waspadai,’’ ujarnya.
Dengan mengatur pola makan, orang obesitas atau orang dengan penyakit tertentu yang perlu mengontrol berat badan, diharapkan mengalami penurunan berat badan 0,5-1 kg per minggu. Demikian juga jika menghendaki kenaikan berat badan, antara 0,5-1 kg atau 500-1.000 kalori. ‘’Karena kita tidak bisa naikkan atau turunkan secara drastis,’’ imbuhnya. Pengendalian berat badan sangat penting bagi penderita diabetes mellitus (DM). Namun tidak semua penderita DM mengalami obesitas mengingat ada 3 jenis tipe DM yaitu
tipe 1, 2, dan hamil. DM tipe 1 biasa terjadi pada anak-anak. DM tipe 1 bergantung pada pemberian insulin dari luar karena penderita tidak memiliki insulin dan pankreas tidak berfungsi. ‘’Ini terjadi mungkin karena ada riwayat orangtuanya DM,’’ terangnya. Sedangkan DM tipe 2 terjadi pada orang dewasa, karena pola makan dan pola hidup. DM tipe
3 terjadi pada saat hamil. ‘’Terjadi peningkatan kadar gula, namun selesai hamil kembali normal,’’ terangnya. Karena tidak semua penderita DM mengalami obesitas, sehingga tidak semua penderita DM harus menurunkan berat badan. Menurunkan berat badan hanya untuk penderita DM yang mengalami obesitas. (may)
‘’Timbang berat badan perlu dilakukan sebulan sekali, karena perubahan berat badan biasanya terjadi dalam jangka waktu tersebut. Khusus untuk orang-orang yang berisiko, disarankan untuk menimbang berat badan seminggu sekali.’’ Ahli gizi RSUP Sanglah IGAA Dastini, Pm, B.Sc.