Skip to main content

Edisi 07 Oktober 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

jumat kliwon, 7 oktober 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

Jakarta (Bali Post) – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menggerebek gudang sindikat mafia beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (6/10) kemarin. Dalam penggerebekan itu, polisi menyita ratusan ton beras yang telah dicampur. ‘’Ditemukan 152 ton beras subsidi Bulog dan 10 ton beras curah merek Palm Mas dari Demak dan 10 ton beras yang sudah dicampur atau dioplos,’’ kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Agung Setya. Selain menggerebek gudang beras di Blok T2 Pergudangan Beras Induk, Cipinang, polisi juga menggerebek sebuah gudang nomor 35 Bulog Divre DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Menurutnya, dalam penggerebekan tersebut, para pelaku tertangkap tangan sedang mengoplos beras Bulog bersubsidi dari Thailand dengan beras lokal dari Demak. Dalam penggerebekan tersebut, penyidik mengamankan pelaku pengoplos beras berinisial As alias Su dan pemilik gudang beras bernama TI.

Surabaya (Bali Post) – Polisi masih mengusut kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi terkait penipuan penggandaan uang dan pembunuhan. Sementara itu polisi juga belum berhasil meminta pengikut Dimas Kanjeng untuk meninggalkan padepokan. Informasi dari sebuah sumber di Probolinggo mencatat hingga Selasa (4/10) ada 242 orang masih menetap di Padepokan Dimas Kanjeng. Dari jumlah itu 20 orang di antaranya dari Bali (non-muslim). Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. RP Argo Yuwono, Kamis (6/10) kemarin, mengatakan seorang buron dalam kasus pembunuhan Abdul Gani, yang merupakan pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Probolinggo, Jawa Timur menyerahkan diri ke Mapolda Jatim, Kamis kemarin. ‘’Buron itu berinisial MY asal Probolinggo. Dia menyerahkan diri sekitar pukul 11.30 WIB, jadi sekarang tinggal tiga DPO yang belum tertangkap,’’ katanya. Ditanya peran MY dalam pembunuhan itu, ia mengatakan, MY turut membantu terjadinya pembunuhan yang dilakukan sembilan orang itu, namun sudah tertangkap lima tersangka dan seorang menyerahkan diri. ‘’Jadi, tinggal tiga pelaku yang masih buron. Salah satu dari enam tersangka yang ditahan Mapolda Jatim adalah pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng itu sendiri yakni Taat Pribadi,’’ katanya. Sebelumnya (Kamis 29/9), Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Taufik Herdiansyah menjelaskan korban Abdul Gani merupakan Ketua Yayasan Padepokan yang dipimpin Dimas Kanjeng Taat Pribadi itu. Hal. 19 Selewengkan Uang

Pemerintah Bangun ’’Cold Storage’’ 3.000 Ton Riau (Bali Post) – Pemerintah Indonesia memperkuat industri perikanan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dengan membangun kawasan industri perikanan tangkap dan pengolahan terpadu serta cold storage atau gudang pendingin berkapasitas 3.000 ton di Selat Lampa. ‘’Artinya kita menata kembali industri perikanan kita baik yang tingkat nelayan, yang tingkat di atasnya, yang pengusaha kecil, yang tingkat industri akan kita tata kembali,’’ kata Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan kawasan industri perikanan tangkap dan pengolahan terpadu di Selat Lampa, Kamis (6/10) kemarin. Menurut Presiden, sebelumnya pemerintah telah menegakkan hukum untuk menghindari pen-

Sucipta

Bali Post/ap

KOREA SELATAN - Banjir akibat Topan Chaba menghanyutkan sejumlah mobil di Kota Busan, Korea Selatan. Topan tersebut selain menghancurkan rumah, juga menyebabkan ratusan orang dievakuasi dan sejumlah pabrik di kota itu tutup.

Rumawan Salain

angkapan ikan ilegal dan tidak terdaftar, sehingga bibit ikan dapat kembali terjaga. Jokowi mengharapkan dengan adanya jeda melalui penegakan hukum tersebut, dapat memulihkan produksi ikan karena kondisi laut yang terjaga dan pengambilan perikanan yang teratur. Kepala Negara meminta nelayan dan industri ikan untuk bersabar dalam aturan tersebut dan tidak tergesa-gesa dalam mengeksploitasi sumber daya perikanan. ‘’Titik-titiknya sudah kita tentukan sehingga nanti ini menjadi yang pertama bagus dan berjalan. Yang lain juga akan bergerak. Saya kira step-stepnya akan ke arah itu jadi ada peta jalan,’’ tegas Jokowi. Hal. 19 Pangkalan Militer

Topan di Korsel, Enam Tewas Seoul – Korea Selatan berbenah pada Kamis (6/10) kemarin setelah Topan Chaba menghantam pantai selatan dengan angin kencang dan hujan lebat yang memicu banjir bandang, menyebabkan enam korban jiwa serta empat orang hilang. Badai dahsyat tersebut melintasi ujung selatan Semenanjung Korea pada Rabu (5/10), menerjang Pelabuhan Busan -- kota terbesar kedua Korea Selatan -- dan kota industri Ulsan. Di Ulsan, seorang pria tenggelam di dekat apartemennya dan seorang wanita ditemukan tewas di sebuah tempat parkir bawah tanah. Lebih dari 230.000 rumah di daerah pesisir mengalami pemadaman listrik, tetapi Korea Electric Power Corp. mengatakan listrik sudah kembali menyala pada Kamis pagi.

Di Ulsan, tempat fasilitas produksi utama Hyundai Motor berada, dua pabrik mobil harus ditutup ketika topan melanda, dan satu masih belum beroperasi pada Kamis karena kerusakan akibat banjir. ‘’Kami berusaha semampu kami untuk bisa segera kembali beroperasi, tetapi kami membutuhkan waktu untuk memastikan keamanan di pabrik perakitan,’’ kata seorang juru bicara perusahaan seperti dikutip AFP. Foto yang dirilis serikat pekerja Hyundai menunjukkan pabrik perakitan -- tempat pekerja memproduksi mobil sedan dan SUV -- terendam banjir. Video dari kamera pengawas publik memperlihatkan mobil, kulkas dan berbagai puing-puing lainnya mengambang di jalanan yang banjir dan orang-orang kesulitan melewati air setinggi dada. (ant)

Bali Post/ant

KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Bali mengingatkan akademisi Universitas Udayana (Unud) menjadi pelopor dalam merekonstruksi kejayaan pertanian Bali. Tantangan Kadin ini pun mendapat apresiasi prositif dari akademisi Unud. Setidaknya dua guru besar Unud Prof. Nyoman Sucipta dan Prof. Rumawan Salain menilai harapan Kadin Bali ini harus dijawab dengan langkah nyata. ‘’Ini mementum yang memang harus dikelola akademisi Unud untuk berpartisipasi merekonstruksi kejayaan pertanian Bali. Unud memang sepantasnya tampil dan mendedikasikan diri, baik dari sisi akademisi maupun kelembagaan untuk alam Bali,’’ ujar Prof. Nyoman Sucipta, Kamis (6/10) kemarin. Hal. 19 Kebangkitan Pertanian

Menurut Brigjen Agung, beras oplosan antara beras impor dari Thailand dengan beras lokal Demak itu dijual pelaku ke pasaran sebagai beras premium. ‘’Para pelaku menyalahgunakan distribusi cadangan beras pemerintah bersubsidi. Mereka melanggar Permendag (Peraturan Menteri Perdagangan) Nomor 4 Tahun 2012 tentang penggunaan cadangan beras pemerintah untuk stabilitas harga,’’ kata Agung. Hal. 19 Penyelewengan Beras

Perkuat Industri Perikanan

Nurhadi Bantah Meminta Rp 3 M

Unud Apresiasi Tantangan Kadin

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Gudang Mafia Beras Digerebek

242 Orang Masih Bertahan, 20 dari Bali

Jakarta (Bali Post) – Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi membantah meminta Rp 3 miliar untuk membiayai turnamen tenis MA sebagai imbalan pengurusan perkara revisi penolakan permohonan eksekusi tanah PT Jakarta Baru Cosmopolitan (JBC). ‘’Enggak ada, enggak ada, bohong itu, nanti saya jelaskan di pengadilan itu,’’ kata Nurhadi, Kamis (6/10) kemarin. Nurhadi hanya mengatakan bahwa ia dimintai keterangan mengenai operasi tangkap tangan (OTT) KPK. ‘’Hanya klarifikasi, kaitan tentang OTT saja,’’ jawab Nurhadi singkat. Dalam dakwaan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution disebutkan bahwa bagian hukum/legal PT Artha Pratama Anugerah Wresti Kristian Hesti melaporkan kepada Komisaris Utama Lippo Group Eddy Sindoro agar membuat surat memo yang ditujukan kepada promotor yaitu Nurhadi selaku Sekretaris MA guna membantu pengurusannya. Hal. 19 Ahli Waris

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Di Padepokan Dimas Kanjeng

Nurhadi

NOMOR 48 TAHUN KE 69

Bali Post/ant

PESAWAT TEMPUR - Presiden Joko Widodo (tengah) melihat kabin pesawat tempur Sukhoi SU-27/30 MK dalam puncak Latihan Tempur Angkasa Yudha 2016 di Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/10) kemarin.

Kembalikan Kejayaan Pasar Agro 3-Habis

Tabanan Tetap Jadi Ikon Penghasil Sayur Pasar Batukandik, Denpasar, pasar buah terbesar di Bali. Namun untuk sayur-mayur, ikonnya Pasar Baturiti, Tabanan. Di pasar itu bertemu pengepul, pedagang bermobil, suplier untuk hotel dan restoran. Pasar ini buka mulai pukul 04.00 Wita dan baru tutup pukul 17.00 Wita. Para pengepul sayur tak hanya datang dari Baturiti, juga Bangli dan Banyuwangi. Sementara para pembeli yang sering disebut pedagang bermobil akan memasok pedagang di Badung, Denpasar dan Gianyar.

TABANAN dikenal sebagai kabupaten agraris. Selain penghasil beras, juga menjadi sentra sayur-mayur. Kecamatan Baturiti, Marga dan Penebel adalah sentra produksi sayur. Dari data Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, luas kawasan peruntukan hortikultura, seperti buahbuahan, sayur-mayur dan bunga, luasannya mencapai 5.879 hektar, 7 persen dari wilayah Tabanan. Dalam pemasaran hasil-hasil pertaniannya, Kabupaten Tabanan juga memiliki empat pasar besar dalam perdagangan sayur dan produk lainnya, yakni pasar Baturiti, Pasar Angseri, Pasar Dauh Pala dan Pasar Pesiapan. Keempat pasar itu mempunyai karakter berbeda. Pasar Angseri dan Baturiti beroperasi mulai subuh hingga sore. Sementara Pasar Dauh Pala dan Pesiapan beroperasi mulai sore hingga pagi hari. Barang yang ditawarkan pun beragam. Namun untuk sayur-mayur, Tabanan memiliki pasar induk di Kecamatan Baturiti. Tidak hanya sayur-mayur lokal, juga sayur impor maupun yang didatangkan dari Jawa seperti wortel, kentang dan ketela. Hal. 19 Sayur Segar

Bali Post/bit

PASAR PESIAPAN - Pasar tradisional di bekas Terminal Pesiapan, Tabanan. Terminal ini merupakan satu dari empat pasar sayur di Tabanan.


denpasar

2

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Selundupkan Narkoba ke Bali

Bandar Asal Kalbar Ditangkap Denpasar (Bali Post) Tim Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap bandar narkoba berinisial DF (38) di depan Lippo Mall di Jalan Dewi Sartika, Tuban, Kuta, Selasa (4/10). Selanjutnya, petugas menggeledah tempat menginap bandar narkoba asal Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) tersebut di salah satu hostel di Jalan Samudra, Tuban, Kuta, Badung. Barang bukti yang diamankan, 8 paket sabu-sabu (SS) seberat 206,75 gram dan 26 butir ekstasi. Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, Kamis (6/10) kemarin, penangkapan berawal dari adanya informasi sering ada transaksi narkoba di sekitar Jalan Dewi Sartika, Kuta. Bahkan, pelakunya merupakan jaringan luar Bali. Kompol Ganefo langsung menindaklanjuti informasi itu dan memerintahkan anggotanya melakukan penyelidikan. Pada Selasa pukul 13.30 Wita, petugas melihat laki-laki dengan ciri-ciri sesuai

dengan yang diburu. Saat berhenti di depan Lippo Mall, petugas langsung menangkapnya. Tersangka DF langsung digeledah dan ditemukan dua paket SS seberat 60 gram. Kasus itu lalu dikembangkan, tersangka diajak ke tempatnya menginap. Di kamar tersangka ditemukan barang bukti 6 paket SS seberat 146,75 gram dan 26 butir ekstasi. ‘’Jadi, total barang bukti sabu-sabu seberat 206,75 gram dan 26 butir ekstasi. Selanjutnya, tersangka dibawa ke Mapolresta untuk proses selanjutnya,’’ ujar Kapolresta. Saat diperiksa, tersangka DF mengaku mendapatkan barang terlarang itu dari MK di Pontianak, Kalimantan Barat. SS tersebut dibeli dengan harga Rp 800 ribu per gram dan ineks seharga Rp 150 ribu per butir. ‘’Tersangka baru bayar Rp 90 juta. Dia mengaku baru dua kali membeli narkoba dari MK. Pertama dipakai sendiri dan yang kedua langsung dibawa ke Bali untuk diedarkan,’’ tambah Ganefo. Sementara modusnya, lanjut Ganefo, tersangka membawa narkoba ke Bali den-

gan cara memasukannya ke dalam paket jenang dodol ketan hitam. Selanjutnya, dibungkus kembali dan dikirim ke Bali melalui ekspedisi lewat jalur darat memakai bus. Sebelum ke Bali, bus itu sempat transit di Jakarta. Sedangkan tersangka ke Bali naik pesawat dan paket narkoba itu diambil di gudang bus di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar. ‘’Tersangka merupakan residivis kasus narkoba dan divonis 3 tahun di Lapas Pontianak. Dia bebas tahun 2011,’’ ungkap Ganefo. Kepada petugas, tersangka mengaku dua kali ke Bali. Pertama awal September lalu untuk survei sambil jalan-jalan selama dua hari. Waktu itu, ia menginap di sebuah hotel di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar. Terakhir, ia tiba di Bali, Senin (3/10) lalu untuk mengedarkan narkoba. ‘’Kasus ini masih kami kembangkan. Kami imbau kepada pemilik atau pengelola penginapan dan hotel agar mengawasi tamunya. Kalau ada mencurigakan, segera lapor ke petugas atau kantor polisi terdekat,’’ tandas mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini. (eka)

Bali Post/eka

NARKOBA - Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo bersama Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol I Gede Ganefo menunjukkan barang bukti narkoba dan tersangkanya di Mapolresta Denpasar, Kamis (6/10) kemarin. Dari tersanka berinisial DF, polisi berhasil mengamankan 8 paket sabu dengan berat 206,75 gram dan 26 butir ekstasi.

Warga Berharap Relokasi

Bali Post/edi

PERSIAPAN - Ketua Jurusan Teknik Mesin PNB I Made Rajendra (tiga dari kiri) berfoto bersama Panitia Engine Blast 2016 saat persiapan, Kamis (6/10) kemarin.

HMJ Teknik Mesin PNB Gelar ’’Engine Blast 2016’’

Denpasar (Bali Post) – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Mesin Politeknik Negeri Bali (PNB) bersama Yayasan Alumni PNB akan menggelar Engine Blast 2016. Event tahunan yang tahun ini memasuki kegiatan ke-8 akan diselenggarakan 22-23 Oktober di kampus PNB. Ketua Jurusan Teknik Mesin PNB I Made Rajendra yang ditemui di sela persiapan, Kamis (6/10) kemarin, mengatakan akan ada dua kegiatan besar pada Engine Blast 2016 ini, yaitu modifikasi kontes dan temu kangen alumni. Pada modifikasi kontes, juga mengundang komunitas otomotif, penghobi dan modifikator. ‘’Kegiatan ini menjadi momen bagi Jurusan Teknik Mesin dengan melibatkan HMJ, Yayasan Alumni PNB dan juga staf dan dosen di lingkungan Teknik Mesin PNB,’’ katanya. Pada acara Engin Blast 2016, juga dilaksanakan kegiata temu kangen khusus alumni Teknik Mesin yang akan dikemas dalam bentuk sarasehan. Tema yang akan dibahas ‘’Pentingnya sertifikasi enginer dalam menghadapi persaingan global di era MEA’’. Menurut Rajendra, tema ini diambil karena dipandang perlu untuk para lulusan yang akan bersaing di era MEA, di mana para pencari kerja harus menyandang sertifikasi untuk bisa bersaing. ‘’Kami berharap lulusan para calon enginer bisa disertifikasi untuk bisa bersaing di dunia kerja,’’ harapnya. Ketua Bidang 2 HMJ Teknik Mesin I Kadek Setiadi Raditiawan menambahkan, untuk modifikasi kontes tahun 2016, selain mengundang masyarakat luas, diharapkan juga bisa dihadiri para alumni. Terkait kontes modifikasi, akan ada beberapa kelas. Untuk motor ada 10 kelas dan ada 12 kategori The Best. Sedangkan untuk mobil ada 112 kategori yang dilombakan. ‘’Untuk tahun ini, juga ada kelas baru di kelas audio yaitu Sound Quality Loud,’’ paparnya. (kmb23)

Pasar Nyanggelan Bebas Pangan Mengandung BB Denpasar (Bali Post) Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar menetapkan Pasar Nyanggelan Desa Adat Panjer sebagai pasar aman atau bebas dari pangan mengandung bahan berbahaya (BB). Tahun 2016, rencananya ada dua pasar yang akan ditetapkan sebagai pasar aman, yaitu Pasar Nyanggelan dan pasar di Karangasem. Namun, diakui, BBPOM masih menunggu rekomendasi dari Pemkab Karangasem termasuk juga melakukan survei terhadap keamanan pangan di pasar tersebut. Sejak tahun 2013, BBPOM di Denpasar telah menetapkan empat pasar aman yang telah diintervensi, yaitu Pasar Sindu dan Intaran (Sanur), Pasar Agung Desa Adat Peninjoan, dan Pasar Umum Gianyar. ‘’Tahun ini Pasar Nyanggelan, Panjer dan nanti tanggal 27 pasar di Karangasem,’’ kata Kepala BBPOM di Denpasar Dra. Endang Widowati, Apt. saat kampanye pasar aman, Kamis (6/10) kemarin. Dasar pemilihan yang lain, kepala pasar atau pengelola pasar responsif dan mempunyai komitmen yang tinggi terhadap keamanan pangan. Selain itu, pedagang juga kooperatif terhadap pengujian pangan yang dijualnya sehingga mudah untuk diberikan arahan. ‘’Tadi (kemarin - red), selain kita mengambil sampel dan melakukan uji, kita juga memberikan penyuluhan terkait keamanan pangan mengandung BB yang juga dihadiri kepala pasar, pedagang pasar dan pengunjung. Sedangkan lintas sektornya dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar, BPMPD, Disperindag, PD Pasar, dan lain-lain,’’ paparnya. Tujuan ditetapkan sebagai pasar aman, untuk memberdayakan masyarakat khususnya komunitas pasar agar pengetahuan, pemahaman, kesadaran, kepedulian terhadap keamanan pangan meningkat. ‘’Agar peredaran bahan berbahaya di pangan dapat ditekan seminimal mungkin,’’ jelasnya. Sementara tujuan khususnya adalah menjadikan pasar tersebut bebas dari pangan berbahaya dengan memberdayakan komunitas pasar itu sendiri dalam hal pembinaan dan pengawasan. ‘’Agar mereka bisa mandiri, karena di situ kita juga ajarkan untuk menguji dengan tes kit, kita didik, nanti kita dampingi dia membeli sampel dan menguji,’’ terangnya. Tes kit tersebut disediakan oleh BBPOM dan hanya untuk menguji formalin, boraks, methanil yellow, dan rodhamin B. (kmb42)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : unud apresiasi tantangan kadin Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Disdikpora Justru Renovasi Gedung SDN 3 Sanur Denpasar (Bali Post) Keberadaan SD No. 3 Sanur di Jalan Intaran, Sanur Kauh yang posisinya di tikungan Jalan Danau Tondano-Jalan Pejang Sari, dinilai tidak representatif lagi. Selain itu, posisi sekolah tersebut juga menyatu dengan Pasar Intaran hingga mengakibatkan tidak nyamannya siswa dalam menerima pelajaran. Karena itu, warga setempat berharap keberadaan sekolah itu direlokasi. Namun informasi terakhir, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) justru melakukan renovasi. Anggota DPRD Denpasar asal Sanur A.A. Gede Putra Ariewangsa, Kamis (6/10) kemarin, menyayangkan sikap Pemkot yang dinilai tidak peka terhadap aspirasi masyarakat. ‘’Kami melihat

Pemkot Denpasar menutup mata akan realitas yang ada di lapangan. Warga yang terdiri dari lima banjar ini berharap gedung SD itu direlokasi. Bahkan, lahan penukarnya sudah ada. Kenapa tidak ini

yang digarap Pemkot, malah justru melakukan rehab,’’ ujar politisi Demokrat ini. Ariewangsa menilai perlunya pemerintah melakukan relokasi terhadap sekolah yang menjadi tempat bagi anakanak di sekitar itu menuntut ilmu. Kondisi sekolah yang krodit dan tidak nyaman bagi siswa belajar, akan berpengaruh terhadap ketenangan anak dalam menerima pelajaran. ‘’Bagaimana bisa belajar dengan nyaman bila di sekitarnya selalu ramai,’’ jelasnya. Sebelumnya, Klian Adat Banjar Dangin Peken, Sanur Kauh, I Made Sunarta,

Soal Kapal Tangkap Tuna

mengakui keinginan untuk merelokasi sekolah tersebut sudah tercetus sejak tiga tahun lalu. Bahkan, pihaknya bersama desa adat, komite, serta instansi terkait di Pemkot Denpasar sudah pernah rapat membahas rencana ini. Sayangnya, realisasinya tak kunjung jalan. Padahal, sekolah ini menjadi tempat belajar bagi anak-anak di empat banjar, yakni Dangin Peken, Tewel Sari, Abiantimbul dan Medura. Plt. Kepala Disdikpora Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta yang dimintai konfirmasi menyatakan re-

lokasi tersebut terhalang akibat status lahan. Karena itu, kini pihaknya berencana untuk melakukan pembangunan dengan pola bertingkat. Alternatif ini dinilai akan mampu mengurangi kekroditan yang dialami sekolah tersebut. ‘’Tahun ini kami baru bikin DED-nya saja. Sedangkan fisiknya akan dilakukan 2017 mendatang,’’ ujar Jimmy. (kmb12)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon (0361) 7400391

Kasus Narkoba Gitaris Band Geisha

DPRD Bali akan Panggil ATLI Datang Bersama Ortu,

Denpasar (Bali Post) Ratusan kapal tangkap ikan tuna yang berhenti beroperasi sementara dan ditambatkan di Pelabuhan Benoa, menjadi perhatian DPRD Bali. Dewan melihat penghentian sementara operasional sekitar 401 kapal di Benoa bukan karena masalah larangan transhipment (alih muatan di tengah laut). Namun karena dua masalah utama yakni waktu melaut yang dibatasi hanya tiga bulan serta perizinan kapal yang masih bermasalah. ‘’Untuk transhipment, itu sudah diizinkan dengan Peraturan Dirjen No. 1 Tahun 2016. Boleh kapal penyangga mengambil ikan itu. Yang menjadi masalah adalah peraturan menteri yang hanya membolehkan selama tiga bulan melaut, harus dia balik,’’ ujar Ketua Komisi II DPRD Bali I Ketut Suwandhi dikonfirmasi via telepon, Kamis (6/10) kemarin. Padahal, lanjut Suwandhi, Asosiasi Tuna Longline Indonesia (ATLI) meminta waktu melaut di atas tiga bulan untuk efisiensi. Masalah kedua terkait perizinan kapal-kapal penangkap ikan tuna. Sebelumnya, kapal-kapal itu mengantongi izin untuk kapal kecil dari pemerintah pusat. Namun setelah dilakukan pengukuran ulang, ternyata kapal yang memiliki

izin kapal kecil itu berukuran besar. ‘’Hasil cek ulangnya itu tentang panjang, bobot, dan sebagainya ternyata berbeda. Makanya dia harus ulang mengajukan izin. Izinnya sedang diproses, belum keluar. Kalau sudah kadung masuk ke laut, dia keluar tanpa izin baliknya ditangkap dia, dianggap illegal fishing,’’ jelas politisi Golkar ini. Suwandhi menambahkan, Komisi II berencana memanggil ATLI Bali, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bali, serta KP3 pada Selasa (11/10) depan. Utamanya untuk mencari solusi, sekaligus menjembatani untuk berkonsultasi ke pusat. Diwawancarai terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bali I Made Gunaja mengatakan, kapal tangkap tuna banyak ditambatkan di Pelabuhan Benoa karena pelaku usaha kapal tidak menginginkan nakhoda mereka terkena masalah hukum. Mengingat, permintaan para pelaku usaha agar Menteri Kelautan dan Perikanan merevisi Permen KP No.57 Tahun 2014 (dulu Permen KP No.30 Tahun 2012) belum dipenuhi. ‘’Waktu tiga bulan (melaut) itu dianggap tidak efektif dan tidak efisien, sehingga disarankan minimal empat bulan untuk satu siklus penangkapan.

Namun sampai sekarang perubahan Permen KP itu belum keluar sehingga mereka sepakat untuk menjangkarkan dulu kapal-kapalnya supaya administrasinya tuntas,’’ ujarnya. Selain itu, lanjut Gunaja, transhipment tidak boleh dilakukan sebelum kapal-kapal pengangkut dan kapal-kapal yang menyuplai didaftarkan ke kementerian. Di sisi lain, kapal yang berlayar harus memiliki tiga dokumen yakni Surat Izin Penangkapan Ikan, Surat Laik Operasi, dan Surat Persetujuan Berlayar. Satu surat saja yang tidak dimiliki kapal, maka akan dianggap melakukan illegal fishing. Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Bali I.B. Udiyana mengatakan, penghentian sementara operasi kapal tangkap tuna tentu akan berdampak pada kebutuhan ikan tuna. Baik kebutuhan di sektor domestik maupun ekspor. Pihaknya tidak ingin sampai ada stuck suplai yang berkepanjangan. ‘’Tidak hanya pada komoditas ikan tuna, tetapi juga berdampak terhadap tenaga kerja yakni para ABK (anak buah kapal). Mereka kan ada keluarga, jadi multiplier effect-nya sangat besar,’’ ujarnya. Oleh karena itu, lanjut Udiyana, masalah ini perlu segera dikomunikasikan untuk mencari jalan keluar yang terbaik. (kmb32)

Via Jalani Rehabilitasi

SEMPAT mangkir dengan dalih orangtuanya sibuk, termasuk menghadiri acara bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), terpidana kasus kepemilikan ganja, Via Permata Suci (24), Kamis (6/10) kemarin akhirnya dieksekusi. Dia datang ditemani orangtuanya yang disebut-sebut orang dekat pejabat pusat, ke kantor Kejari Denpasar di Jalan Sudirman, Denpasar. Hal tersebut dibenarkan kuasa hukum terpidana, Benny Hariyono. Untuk selanjutnya, Via akan menjalani rehabilitasi. Benny mengatakan, kedatangan Via ditemani orangtuanya merupakan panggilan kedua dari kejaksaan yang dalam pemanggilan itu juga ditembuskan ke Kejaksaan Agung RI. ‘’Via memenuhi panggilan dan tadi diantar langsung oleh bapaknya,’’ tandas Benny. Mereka tiba di Kejaksaan Negeri Denpasar pagi sekitar pukul 08.30 Wita dan baru dilakukan eksekusi pukul 12.30 wita, karena masih menunggu Kasipidum Kejari Denpasar dalam urusan administrasi. Oleh petugas, Via akan direhabilitasi di Yayasan Anargia. Dikatakan Benny, walau sudah datang pagi, namun kliennya masih harus menunggu untuk bertemu Kasipidum dan jaksa penuntut umum (JPU). Mereka baru bisa ditemui pukul 11.00 Wita. Menjelang pukul 13.00 Wita, terpidana bersama orangtuanya diantar jaksa ke yayasan yang telah ditunjuk majelis hakim untuk dilakukan serah terima guna menjalani rehabilitasi. Benny menambahkan, orangtua Via mengatakan anaknya telah siap menjalani eksekusi seperti yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Hal ini tidak terlepas dari kesadaran hukum sebagai warga negara Indonesia. ‘’Bapaknya Via bilang ke kami, anaknya sudah siap menjalani eksekusi dan meninggalkan semua pekerjaannya. Kemudian menyampaikan, sebagai warga negara pihaknya harus mengikuti prosedur hukum yang sudah dijatuhkan oleh majelis hakim,’’ terangnya. Sebelumnya diberitakan, kasus narkoba yang merupakan pengembangan kasus gitaris Band Geisha Roby Satria, sedari awal memang penuh misteri. Selain lamanya pembacaan tuntutan hingga terdakwa tidak ditahan, dalam putusan pun hakim sempat ‘’keseleo’’ karena menyatakan terdakwa tetap dalam tahanan. Padahal, terdakwa tidak sedang ditahan. Terpidana yang sudah dieksekusi adalah Ariadnya Oktavinus, Christian Halim alias Boy dan Willy Saputra alias Koco dan kemarin Via Permata Suci. (asa)

Dari Pengukuhan Pengurus PHRI Badung dan Mukercab I PHRI

Wabup Suiasa Ajak Pelaku Pariwisata Wujudkan Pariwisata Berkualitas KEPENGURUSAN Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Cabang (BPC) Kabupaten Badung periode tahun 20162021 secara resmi dikukuhkan oleh Ketua BPD PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, S.E., MBA. kembali terpillih sebagai Ketua PHRI Badung dengan Sekretaris Drs. Gede Sukarta. Pengukuhan Pengurus PHRI Badung juga dirangkaikan dengan pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) I PHRI Badung untuk merumuskan program kerja PHRI setahun ke depan yang dibuka Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Kamis (6/10) kemarin. Acara juga dihadiri Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Badung, Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Bali, Panglingsir Puri Ageng Mengwi

A.A. Gde Agung selaku Penasihat PHRI Bali, Konsul Jenderal negara sahabat serta asosiasi kepariwisataan di Badung. Wabup Badung dalam sambutannya menyampaikan selamat atas pengukuhan Pengurus PHRI Badung yang baru serta selamat melaksanakan mukercab pertama. Dikatakannya, sektor pariwisata di Badung telah menjadi salah satu prioritas dari lima program prioritas Pemkab Badung. Pariwisata merupakan satu potensi sekaligus kebutuhan yang harus dikembangkan di Badung untuk memajukan sektor-sektor pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Sektor pariwisata terbukti sebagai penggerak perekonomian serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Oleh karenanya, Pemkab Badung dengan dukungan DPRD berkomitmen untuk menjaga agar pariwisata yang berkualitas dapat berkelanjutan. Ada lima prioritas pembangunan di Badung, di antaranya

pemenuhan kebutuhan sandang, pangan dan papan, peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan, penanganan masalah sosial dan ketenagakerjaan, pembangunan sektor adat, budaya dan agama, dan pariwisata. ‘’Kondisi inilah yang perlu dicermati agar iklim investasi yang baik ini dapat terjaga dan dikelola secara cerdas, mengingat Pemkab Badung tidak menutup adanya investasi sepanjang mengikuti ketentuan yang berlaku,’’ jelasnya. Ketua PHRI BPC Kabupaten Badung I Gst. Ngr. Rai Suryawijaya menyampaikan apresiasi kepada pemimpin dan jajaran Pemkab Badung yang mempunyai komitmen tinggi dalam upaya meningkatkan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor andalan pendongkrak PAD Badung. Untuk mewujudkan komitmen itu, ke depan diharapkan baik pemerintah maupun komponen pariwisata bersama-sama memiliki komitmen untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor anda-

PHRI - Wabup Suiasa menghadiri pengukuhan Pengurus PHRI Badung yang dirangkaikan dengan pembukaan Mukercab I PHRI Badung untuk merumuskan program kerja PHRI setahun ke depan di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Kamis (6/10) kemarin. lan. Karena, dari pariwisatalah Badung dan Bali akan mampu melaksanakan pembangunan di segala bidang. Ketua PHRI DPD Provinsi Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati mengakui Badung merupakan barometer pari-

wisata Bali. Badung memiliki posisi yang sangat strategis serta potensi yang tinggi. Dalam mendukung sektor pariwisata, Badung juga dengan apik menggelar event seni budaya sebagai pendukung pariwisata budaya. (ad 245)


Badung

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Badung Kekurangan Air Bersih 394 Liter Per Detik Mangupura (Bali Post) –

Pesatnya pembangunan di Kabupaten Badung, menimbulkan sejumlah masalah. Selain pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali, kabupaten terkaya di Bali ini juga mengalami krisis air bersih. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan, Badung hingga kini masih kekurangan air bersih 394 liter per detik. ‘’Jadi, kita tidak pernah surplus (air berih – red). Di Badung Selatan sendiri masih kekurangan air 163 liter per detik,’’ ungkap Wabup Suiasa, Kamis (6/10) kemarin. Selain tingginya tingkat konsumsi, kekurangan air bersih di Badung juga dipengaruhi berkurangnya sumber mata air. ‘’Air dari hulu juga

minim, bahkan Dam Estuari pernah kekeringan selama dua minggu,’’ katanya. Wabup Suiasa menyebutkan, Pemkab Badung ta-

nuh 2017 telah merancang strategi untuk mengatasi persoalan air bersih di Gumi Keris, terutama di kawasan pariwisata Badung Selatan. Salah satunya, membangun jaringan baru dan perluasan jaringan PDAM Tirta Mangutama. ‘’Tahun 2017 kami akan memasang jaringan pipa baru dari depan Nirmala Swalayan Unggasan tembus ke Nusa Dua dan dari Kampial tembus ke By-pass Ngurah RaiTaman Mumbul, sehingga terkonekting,’’ jelasnya. Selain menambah jaringan

pipa PDAM, pemkab juga akan menambah dua mesin filter yang ditempatkan di Dam Estuari. Saat ini dam yang terletak di Jalan By-pass Ngurah Rai baru dilengkapi dengan satu mesin. ‘’Untuk mempercepat proses pengolahan air bersih, kami tambah lagi dua,’’ ucapnya. Menurutnya, program mengatasi masalah air bersih khususnya di Badung Selatan, dianggarkan tidak kurang Rp 100 miliar. ‘’Sampai Desember ini kami sudah tugaskan PDAM Badung mengolah air

laut agar pembiayaan bisa efisien, produktif dan bermanfaat. Rencananya akan kita salurakan ke hotel dan restoran, sehingga kebutuhan air bersih bisa kita atasi,’’ terangnya. Politisi Golkar ini juga mengatakan, Pemkab akan mengoptimalkan pasokan air dari Tukad Yeh Penet sebanyak 100 liter/detik dan Dam Estuari sebanyak 50 liter/detik. ‘’Jadi, ada tambahan 150 liter air per detik untuk menutupi kekurangan akan air bersih,’’ pungkasnya. (kmb27)

OJK Apresiasi Kebijakan Pemkab Proteksi Petani

KEBIJAKAN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung di bawah kepemimpinan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa yang berkomitmen untuk memproteksi petani dari hulu hingga di hilir serta melindungi para pelaku UMKM di Badung, dinilai sangat pro-rakyat. Kebijakan santunan asuransi petani yang gagal panen di Badung ini, mendapat apresiasi dan sambutan positif serta dukungan dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VIII Bali dan Nusa Tenggara saat diterima Wabup Ketut Suiasa di ruang tamu Bupati Badung di Puspem Badung, Kamis (6/10) kemarin. Turut hadir mendampingi Wakil Bupati yakni Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Kabag Keuangan Ketut Gede Suyasa dan Kabag Humas dan Protokol A.A. Gede Raka Yuda. Sedangkan dari jajaran OJK turut hadir Direktur Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional VIII Bali dan Nusa Tenggara Nasirwan, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan serta didampingi protokol OJK. Kepala OJK Zulmi di hadapan Wakil Bupati Badung mengungkapkan, sesuai surat instruksi Kemendagri terkait dengan tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD), pihaknya bersama jajaran OJK siap membantu memfasilitasi bila Pemkab Badung

nantinya akan membentuk TPAKD. Selain itu, OJK juga siap melakukan asistensi dan konsultasi dalam upaya pemerintah daerah membantu petani dengan asuransi pertanian dan asuransi peternakan khusus sapi dengan membayar premi hanya 20 persen. OJK juga dapat memfasilitasi kebijakan pemerintah daerah untuk melindungi para nelayan, mendorong para petani agar tetap terjun sebagai petani. Khusus kepada para nelayan, akan diberikan asuransi jiwa, asalkan benar-benar sebagai anggota nelayan dan dibayar penuh oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan. Terkait asuransi jiwa dan kecelakaan bagi nelayan ini, menurut Zulmi, yang dibutuhkan hanyalah data anggota nelayan yang valid. ‘’Jadi, asuransi jiwa untuk nelayan dengan tanggungan penuh ini dibiayai oleh Kementerian Kelautan. Hal ini juga untuk memotivasi warga agar mau berasuransi,’’ paparnya. Wabup Ketut Suiasa menyampaikan apresiasi dan menyambut baik tawaran dan dukungan OJK terhadap kebijakan politik anggaran Pemkab Badung yang memberikan perlindungan pada para petani di Badung. Menurut Suiasa, Pemkab Badung dengan dukungan penuh DPRD telah menetapkan kebijakan politik anggaran yang memang berorientasi

OJK - Wabup Ketut Suiasa menerima Kepala OJK Regional VIII Bali dan Nusa Tenggara beserta jajaran di Puspem Badung, Kamis (6/10) kemarin. untuk mewujudkan petani mandiri di Badung. Suiasa juga mempertegas komitmen pemerintah yang akan senantiasa melindungi dan menjaga agar petani dan nelayan mendapatkan asuransi secara penuh. ‘’Kami mengharapkan OJK dapat memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan melalui skema pembiayaan yang dapat diarahkan

3

oleh OJK, baik dalam bentuk program pertanian, peternakan, desa wisata dan percepatan untuk kredit usaha rakyat,’’ pintanya. Menindaklanjuti pembentukan TPAKD di Badung, pihaknya telah menugaskan Bagian Keuangan agar dilakukan rapat koordinasi dengan melibatkan Jasindo, OJK dan instansi terkait di lingkungan Pemkab Badung. (ad246)

BMP Sender Jalan Jebol di Petang

Mangupura (Bali Post) – Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung segera memperbaiki jalan jebol menuju Banjar Puwitan Batu Lantang, Petang. Perbaikan jalan jebol sepanjang 18 meter dengan lebar 2 meter dan kedalaman 18 meter itu, sekaligus akan dilakukan penyenderan. Mengingat, TKP longsor di sisinya terdapat jurang. ‘’Kami akan meninjau ke lokasi dulu. Rencananya besok (hari ini - red),’’ ungkap Kabid Jalan dan Jembatan Dinas BMP Kabupaten Badung Sang Nyoman Oka Permana, Kamis (6/10) kemarin. Pihaknya telah berhitung untuk memperbaiki jalan longsor di Desa Sulangai, Petang tersebut. Anggaran perbaikan jalan longsor diambil dari anggaran pemeliharaan yang ada di BMP Badung. ‘’Karena kerusakan cukup parah, saya memprediksi anggaran perbaikan mencapai Rp 250 juta. Ini baru estimasi, tetapi anggarannya sudah ada,’’ tegasnya. Pria asal Munggu, Mengwi itu mengatakan, kawasan Petang secara umum memang masuk zona rawan longsor. Makanya pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sejak awal memberikan perhatian khusus. ‘’Untuk di Badung Utara kami pun menyiapkan alat berat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Sehingga kalau terjadi yang seperti ini (longsor), kalau butuh alat berat langsung siap,’’ ungkapnya. Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Badung I Nyoman Wijaya mengakui longsor yang terjadi pukul 03.00 Wita telah menimbulkan kerusakan pada pipa induk PDAM dan saluran irigasi tertimbun tanah. Dia juga mengakui Kecamatan Petang merupakan zona yang rawan longsor karena berada pada perbukitan. (kmb27)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremoniAL

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

14 Oktober, Puncak ’’Karya Ngenteg Linggih’’ Delegasi SEAMEO Kunjungi di Pura Ciwa Muka Bulakan Dalem Tamblingan Gobleg ’’Research Centre’’ SMAN 3 Denpasar RANGKAIAN Karya Ngenteg Linggih di Pura Siwa Muka Bulakan Dalem Tamblingan Gobleg dimulai pada Anggara Wage atau Selasa (11/10) yang diawali ngaturang piuning di Pura-pura sekitar Catur Desa maupun Luwuring Capah yaitu sekitar Danau Tamblingan. Sedangkan puncak karya akan dilaksanakan Jumat (14/10) yaitu Ngaturang Pangenteg Linggih. Hal itu disampaikan I Gusti Agung Ngurah Pradnyan (Ngurah Mancawarna), Pangerajeg Pura Ciwa Bulakan Dalem Tamblingan. Kepada seluruh umat diharapkan bisa tangkil maturan mulai Selasa (11/10) setelah pukul 12.00 Wita dan Masineb pada Jumat (14/10) pukul 17.00 Wita. Pangerajeg I Gusti Agung Pradnyan mengatakan, Pura Ciwa Muka Bulakan merupakan pura yang di-empon oleh umat

yang tersebar di tiga kabupaten yaitu Buleleng, Tabanan dan Jembrana. Ada beberapa Komisariat yaitu Buleleng Timur, Buleleng Barat, Catur Desa (Gobleg, Gesing, Munduk dan Umajero), Tabanan Barat, Tabanan Selatan, Tabanan Utara dan Jembrana. Menurut Pangerajeg Puri Agung Gobleg dalam pelaksanaan Panca Yadnya yang dilaksanakan bagi warga Dalem Tamblingan mengacu kepada Bhisama serta keputusan Organisasi Pasemetonan Dalem Tamblingan. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan Panca Yadnya, umat mengutamakan (Nyucukan) Tirta Ciwa Bulakan yang ada di Pura Ciwa Muka Bulakan Dalem Tamblingan. Sampai saat ini, warga Dalem Tamblingan tetap mempertahankan tradisi leluhurnya ini. Ketua Umum Pasemetonan Dalem Tamblingan Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. men-

gatakan, pembangunan fisik dimulai secara bertahap sejak tahun 2005. Seluruh biaya untuk pembangunan dan upacara berasal dari dana umat warga Dalem Tamblingan. Diawali pembangunan di Utama Mandala yaitu pembangunan Meru dan palinggih lainnya. Pada utama mandala terdapat dua buah Bulakan (Patirtan) yaitu Patirtan Predana Pati dan Predana Urip. Demikian juga seluruh bangunan yang ada di Madya Mandala serta wantilan yang ada di jaba pura seluruhnya selesai dibangun. ‘’Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh umat warga Dalem Tamblingan yang telah berpartisipasi dalam pembangunan ini. Pada saat pedek tangkil seluruh umat diberikan kesempatan untuk melakukan dana punia sebagai wujud baktinya kepada leluhur,’’ ujarnya. (ad450)

STIBA Saraswati Wisuda 156 Sarjana

Unggul Dalam Bahasa, Kunci Berdaya Saing Internasional

WISUDA - Ketua STIBA Saraswati Denpasar Komang Sulatra saat mewisuda sarjana baru. KETUA Sekolah Tinggi Ilmu syarat utama dalam merebut Bahasa Asing (STIBA) Saraswati peluang kerja. Sementara masa Denpasar I Komang Sulatra, S.S., tunggu alumni untuk bekerja M.Hum., Kamis (6/10) kemarin berkisar antara 0 - 1 tahun dari mewisuda 156 sarjana baru. waktu lulus. Acara wisuda ke-20 kemarin Mereka masing-masing 113 orang dari S-1 Sastra Inggris dan 43 juga dirangkaikan dengan Dies orang dari S-1 Sastra Jepang. Natalis ke-22 STIBA Saraswati Yang membanggakan, dari dan dihadiri Konsul Jepang di 156 wisudawan, 65 persen dari Denpasar Hirohisa Chiba, Ketua mereka telah bekerja dan 35 Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus persen lagi masih tahap melamar Ketut Lodji, M.S., Pembina IGB pekerjaan. Di Sastra Inggris, dari Yudhara dan Sekretaris Dewa 113 wisudawan, 13 orang meraih Sukanada, B.A. cumlaude dan 98 lulus sangat Komang Sulatra bersama Wakmemuaskan. Di Sastra Jepang, 9 il Ketua I Gusti Agung Sri Rwa orang lulus dengan cumlaude dan Jayantini, S.S., M.Hum. juga me34 sangat memuaskan. nyerahkan penghargaan bagi luluSementara itu, hasil tracer san dengan IPK terbaik. Predikat study yang dilakukan STIBA terbaik di Sastra Jepang diraih I Saraswati Denpasar menunjuk- Putu Aryana (3,99) dan Sastra Ingkan bahwa 98 persen alumni gris oleh I Ketut Wibawa (3,87). STIBA Saraswati Denpasar teSulatra yakin pengetahuan dan lah mengabdikan ilmunya di keterampilan berbahasa asing dunia kerja, baik pada sektor yang dimiliki ditambah dengan pariwisata, pendidikan maupun kesuksesan mengintegrasikan membuka usaha sendiri. Data diri dengan lingkungan, lulusantersebut menunjukkan bahwa nya akan mampu memanfaatkan kemampuan berbahasa asing baik peluang dan juga menciptakan bahasa Inggris maupun bahasa peluang. Kemampuan berbahasa Jepang merupakan salah satu asing, baik bahasa Inggris mau-

pun bahasa Jepang merupakan salah satu syarat utama dalam merebut peluang kerja. Untuk itu, dalam pengelolaannya STIBA Saraswati Denpasar selalu mengacu pada visi STIBA Saraswati Denpasar yaitu ‘’Menjadi Sekolah Tinggi Bahasa Asing Berkualitas untuk Menghasilkan SDM yang Kompeten dan Siap Bersaing di Era Global’’. Untuk mencapai visi tersebut, STIBA Saraswati Denpasar menuangkan semua program pengembangan melalui rencana strategis (renstra) seperti merevisi kurikulum yang mengarah pada KKNI, merekrut 4 dosen dengan syarat menempuh pendidikan S-3. Ini yang membuat jumlah mahasiswa barunya terus meningkat. Tahun 2016 ini, STIBA menerima 365 mahasiswa dari 575 orang pendaftar. Kerja sama dengan perguruan tinggi (PT) dalam dan luar negeri terus dilakukan. Di antaranya dengan Archipelago Internasional dalam bidang karier development dan rekrutasi pada bidang hospitality industri. Kerja sama dengan Pasemetonan DenpasarFukuoka, JIPA Bali, The School Corporation Miyata Gakuen dan Jigyoo Soozoo Daigakuin Daigaku (GIES Niigata). Ketua Yayasn PR Saraswati Bagus Ketut Lodji mengungkapkan, pada usia yang ke-22 tahun, STIBA Saraswati Denpasar harus fokus pada kualitas dosen dan mengevaluasi pelaksanaan Tri Dharma PT agar makin berkualitas. STIBA Saraswati Denpasar, katanya, harus memiliki SDM dosen minimal berkualifikasi S-3. Untuk dosen yang ada perlu didorong meraih doktor. Dia ingin di MEA lulusan STIBA Saraswati harus menjadi raja di rumahnya sendiri. (ad451)

Mahasiswa STPBI Siap Bersaing di Dalam dan Luar Negeri SEKOLAH Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) merupakan salah satu kampus perhotelan dan pariwisata di Bali yang memiliki kerja sama yang sangat luas dengan industri perhotelan. Tidak hanya bekerja sama dengan hotel–hotel di Bali, STPBI juga menjalin kerja sama yang sangat baik dengan hotel-hotel di luar negeri, salah satunya hotel yang terletak di negara Amerika. Menurut I Nyoman Sudiarta, S.E., M.M., mahasiswa STPBI baru saja mengikuti interview untuk program on the job training. 100 mahasiswa mengikuti seminar dan interview di The Oberoi Hotel Seminyak yang di-interview langsung oleh Putri Melati selaku training manager. Tidak hanya The Oberoi, namun Sheraton Hotel Kuta juga datang ke kampus dan menyeleksi 20 orang mahasasiwa untuk program training. Nyoman Sudiarta juga mengatakan, Oktober 2016 ini akan ada 13 hotel di Bali yang akan menyeleksi dan merekrut mahasiswa STPBISPB untuk melakukan on the job training di masing–masing hotel tersebut. Hotel-hotel itu antara lain The Obreoi Bali, Sheraton Kuta, Padma Seminyak, Hard Rock Kuta, The Stone Hotel, Alila Seminyak, FAIRMONT Sanur, Four Seasons Resort Jimbaran dan Sayan, Anantara Seminyak dan Uluwatu, Holiday inn Resort Baruna, The Trans Resort, The Kana dan TS Suites Seminyak. Selain hotel–hotel di Bali, STPBI juga kedatangan partner industri dari Amerika yaitu The Greenbrier America Resort, Jumat (30/9). Kedatangan Pedro Gonzalez selaku Director of Food and Beverage Service Departement merupakan ketiga kalinya dan pertama kali bagi James Nicholas Jones selaku Executive Sous Chef. Mereka datang untuk menginterview 45 orang mahasiswa di

Tawarkan ’’Teleconference’’ Internasional

SEBANYAK 11 delegasi Kongres Organisasi Kerja Sama Pendidikan se-Asia Tenggara (SEAMEO), Kamis (6/10) kemarin mengunjungi SMAN 3 Denpasar (Trisma). Rombongan dipimpin langsung Direktur Sekretariat SEAMEO yang berkedudukan di Bangkok Dr. Gatot Hari Priowrijanto, yang diterima Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. bersama para wakasek. Selama dua jam berada di SMAN 3 Denpasar, delegasi dari 11 negara ini melihat dari dekat proses pembelajaran di kelas IPA dan IPS. Kemudian meninjau Gedung Pusat Penelitian (Research Centre) SMAN 3 Denpasar yang dikenal banyak melahirkan para peneliti muda berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Yang menarik, selama kunjungan di Trisma, para delegasi langsung diberikan informasi soal sekolah oleh anak-anak yang tergabung dalam Klub Bahasa Inggris Trisma. Selain melatih siswa praktik berbahasa Inggris, ternyata mereka juga mahir memberi penjelasan soal fasilitas dan predikat yang dimiliki Trisma. Para delegasi juga dihidangkan jajan Bali. Menurut Kepala SMAN 3 Denpasar Ketut Suyastra, penyajian jajan Bali ini selaigus untuk memberi pencitraan bahwa kuliner Bali juga bisa go international dan SMAN 3 Denpasar tidak hanya unggul dalam akademis, namun juga kaya dengan kearifan lokal. Direktur Sekretariat SEAMEO Gatot Hari Priowirjanto mengungkapkan, pihaknya sengaja mengajak delegasi SEAMEO ke SMAN 3 Denpasar karena sejak menjadi Direktur SMA Depdikbud sudah mengenal

kualitas sekolah ini. Selain unggul dalam akademis, SMAN 3 Denpasar juga unggul dalam kreativitas. Salah satunya dalam bidang penelitian, sehingga wajar dijadikan research centre di Kota Denpasar. Melihat potensi besar yang dimiliki Trisma Denpasar, dia menawarkan siswa dan gurunya untuk sharing sesama sekolah unggulan di 11 negara anggota SEAMEO. Bisa berupa diskusi lewat teleconference internasional soal penelitian serta sharing soal masalah apa saja dalam bidang pendidikan yang dialami di daerah masing-masing. Dengan demikian, hasil penelitian anak-anak Trisma tak hanya dijadikan dokumen, namun bisa disebarluaskan dan bermanfaat bagi negara anggota SEAMEO. Program ini bagian dari K-13 di mana tugas guru untuk lebih banyak memberi ruang, komunikasi dan kreativitas dalam mengkritisi masalah. Inilah yang dimanfaatkan sebagai salah satu sumber belajar. Mendapat tawaran demikian,

Ketut Suyastra mengaku sangat bersyukur menjadi sekolah pilihan di Indonesia untuk program teleconference internasional. Dengan demikian, kiprah SMAN 3 Denpasar semakin go international dan berdaya saing internasional. Dia juga bangga dijadikan objek kunjungan para delegasi SEAMEO. Dengan demikian, kreativitas anak-anak dan guru Trisma tak hanya dikenal di kalangan dalam negeri namun juga bagi komunitas asing. Paling tidak, profil Trisma ini bisa mewakili wajah pendidikan di Indonesia di mata dunia. ‘’Soal teleconference, bulan depan kami sudah siap,’’ ujarnya seraya mengatakan siswa dan gurunya banyak yang unggul dalam penguasaan bahasa asing. Kepada tamunya, Suyastra juga menjelaskan setiap Purnama siswa sekolah ini tak belajar di kelas, diisi dengan siraman rohani dan keterampilan budaya Bali. Sekolah ini mewajibkan siswa selama tiga tahun mendaki emat gunung di Bali. (ad452)

SEAMEO - Kepala SMAN 3 Denpasar Ketut Suyastra saat menerima kunjungan delegasi SEAMEO.

Dikunjungi Delegasi SEAMEO

SMPN 3 Denpasar Penuhi Syarat MDGs SMPN 3 Denpasar dikunjungi delegasi Konferensi Kerja Sama Pendidikan Negara se-Asia Tenggara (SEAMEO), Kamis (6/10) kemarin. Mereka fokus melihat pelaksanaan pendidikan keluarga di SMPN 3 Denpasar. Para delegasi datang dari Kamboja, Brunei, Malaysia, RI, Filipina, Singapura, Thailand, Laos, Timor Leste, Myanmar dan Vietnam. SMPN 3 Denpasar dijadikan pilot project oleh pemerintah pusat sebagai pelaksana pendidikan keluarga. Di hari yang sama, siswa SMPN 3 Denpasar juga mengundang dr. Laksmi Duarsa untuk membina kelas inspiratif. Rombongan dipimpin Direktur PAUD Ella Yulae Lawati, Ph.D., diterima langsung Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi., para wakasek dan Ketua Komite SMPN 3 Denpasar Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. serta para guru. Yang menarik, siswa klub Bahasa Inggris SMPN 3 Denpasar diberi ruang untuk memberi penjelasan soal keberadaan dan fasilitas serta aktivitas siswa SMPN 3 Denpasar. Mereka sekaligus praktik bahasa Inggris untuk membuktikan bahwa sekolah ini juga unggul dalam akademis dan bahasa asing. Selama dua jam di SMPN 3 Denpasar, rombongan delegasi SEAMEO ini melihat proses pembelajaran di kelas, meninjau siswa sedang menari Bali, menabuh rindik dan bank sampah serta aktivitas penelitian siswa. Saat itu, Kepala SMPN 3 Denpasar Wayan Murdana memaparkan aktivitas dan dokumen pelaksanaan pendidikan keluarga sejak mereka pamitan dan diantar oleh orangtua ke

sekolah, komunikasi orangtua siswa dengan sekolah hingga para siswa dijemput pulang oleh orangtuanya di sekolah. Saat itu juga dijelaskan, warga SMPN 3 Denpasar menanamkan budaya hidup bersih dan sehat serta aktivitas siswanya dalam bidang penelitian. Mulai dari pemilahan sampah, membuat pupuk dan bank sampah hingga pemanfaatan air limbah kamar mandi untuk menyiram tanaman. Makanya, sekolah ini dikenal ramah lingkungan dan sekolah hemat energi. SMPN 3 Denpasar juga peraih predikat Sekolah Adiwiyata se-Bali, Sekolah Berwawasan Wiyata Mandala se-Bali dan sekolah sehat dan unggul dalam akademis. Hasil penelitian siswanya sering meraih juara di daerah, nasional dan internasional. Belum lama ini, siswa SMPN 3 Denpasar sukses meraih medali perunggu di LPSN 2006. Murdana menambahkan, inti dari pendidikan keluarga bahwa pendidikan selalu bekerja sama dengan orangtua, masyarakat dan sekolah.

Konsep awalnya orangtua harus lebih banyak dilibatkan dalam masa siswa belajar. Tugas orangtua siswa tak sekadar mengantar ke sekolah langsung ditinggal, melainkan lebih dari itu. Di antaranya, menanyakan perkembangan akademisnya, cara belajar dan bergaulnya. Termasuk saling tukar nomor telepon dengan guru dan wali kelas guna memantau perkembangan siswa. Direkrut PAUD Ella Yulae Lawati memuji keberhasilan model pendidikan di SMPN 3 Denpasar sesuai dengan syarat Millenium Development Goals (MDGs). Sekolah ini unggul di akademis, pendidikan inklusi, sekolah berbasis keluarga dan predikat lainnya. Ketua Komite IGB Arthanegara mengaku bangga sekolahnya dijadikan objek kunjungan delegasi SEAMEO karena berbasis pendidikan keluarga. Selain itu, SMPN 3 Denpasar dikenal sebagai sekolah yang mendidik siswa dengan kasih sayang, humanis dan tanpa kekerasan. (ad244)

CENDERAMATA – Kepala SMPN 3 Denpasar Wayan Murdana didampingi IGB Arthanegara saat menerima cenderamata dari delegasi SEAMEO.

ISI Denpasar Gelar LKMM Pra-Dasar dan Pelatihan Pengembangan Karakter Mahasiswa

SIAP BERSAING - STPBI berkomitmen mencetak lulusan insan pariwisata yang andal dan kompeten serta siap bersaing di dalam maupun di luar negeri. masing–masing departement. 34 Indonesia, satu-satunya kampus mahasiswa lolos inteview di bagian pemegang lisensi dalam memculinary dan 25 mahasiswa lolos di berangkatkan mahasiswa training bagian F & B Service. Mahasiswa ke Amerika adalah STPBI. Kerja yang lolos interview akan berang- sama STPBI dengan industri kat ke Amerika dan melakukan perhotelan di dalam dan luar trainiig di sana selama 8-12 bu- negeri merupakan hal yang sanlan. Tidak hanya The Greenbier, gat baik, karena nantinya para namun kampus juga kedatangan alumni tidak perlu khawatir untuk Omni Resort Amelia Island Plan- mendapatkan pekerjaan. Mahasiswa STPBI sangat siap tation Florida yang diwakili oleh Lindsay Campos sebagai HR Man- untuk bersaing di kancah interager dan Chef Richard. Interview nasional karena mereka dididik diikiuti 39 orang dan yang lolos oleh pengajar yang profesional interview sebanyak 10 orang. Akan dan memiliki pengalaman yang datang lagi hotel dari USA yaitu sangat luas dalam bidang perSt.Regis Balharber Miami, Senin hotelan dan pariwisata. STPBI (10/10), dengan tujuan yang sama sendiri memiliki kerja sama dengan hotel sebelumnya yaitu dengan Bali Duta Mandiri (BDM) menyeleksi kandidat yang ingin yang merupakan agen penyalur melakukan on the job training di tenaga kerja dalam bidang perhotelan, baik di dalam maupun luar hotel tersebut. Hal ini merupakan bukti nyata negeri, bahkan ke kapal pesiar. bahwa mahasiswa STPBI-SPB Kampus STPBI yang terletak mampu bersaing baik di dalam di Jalan Tari Kecak Nomor 12 negeri maupun di luar negeri. Gatot Subroto Timur, Denpasar Salah satu keunggulan STPBI memang mencetak lulusan insan adalah Program J1 (program on pariwisata yang andal dan komthe job training ke America). Di peten. (ad449)

INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Pra-Dasar dan Pelatihan Pengembangan Karakter Mahasiswa Antinarkoba, HIV/AIDS, Rokok dan Korupsi bagi mahasiswa baru ISI Denpasar tahun 2016. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (6-7 Oktober) ini mengundang berbagai pakar di bidangnya, seperti dosen Unud, BNNP Bali, Dinas Sosial Provinsi Bali, Polda Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, BCW dan beberapa dosen ISI Denpasar. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus, khususnya kegiatan Keterampilan Manajerial Organisasi dan agar tidak terjebak dengan hal-hal yang dapat merugikan dirinya, keluarga, lembaga dan negara, seperti narkoba, HIV/AIDS, rokok dan korupsi. Ketua Panitia sekaligus Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerja Sama ISI Denpasar Gusti Bagus Priatmaka menjelaskan, LKMM merupakan program yang dirancang dan dilaksanakan setiap tahun untuk memberikan bekal sikap, pengetahuan dan

LKMM – Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar Dra. Ni Made Rinu, M.Si. (paling tengah) berfoto bersama perwakilan masing-masing kegiatan LKMM dan Pelatihan Pengembangan Karakter Mahasiswa Antinarkoba, HIV/AIDS, Rokok dan Korupsi, Kamis (6/10) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

keterampilan manajerial organisasi kepada mahasiswa. Dengan harapan, agar mahasiswa dan setelah lulus tidak hanya menjadi pemimpin yang berwibawa, tetapi juga mempunyai kemampuan teknis yang sesuai dengan tuntutan masyarakat di masa mendatang. Saat ini, ada empat LKMM di ISI Denpasar, yaitu LKMM Pra-Dasar, Dasar, Menengah dan Lanjutan. Selain kegiatan LKMM, Pelatihan Pengembangan Karakter Mahasiswa Antinarkoba, HIV/AIDS, Rokok dan Korupsi juga diberikan kepada mahasiswa ISI Denpasar. Priatmaka mengatakan, Indonesia saat ini tidak hanya sebagai tempat transit, tetapi sudah menjadi pabrik, apalagi dengan permasalahan narkoba. Sehingga sangat perlu untuk diberikan pemahaman secara dini kepada mahasiswa baru agar tidak terjebak dengan hal-hal yang merugikan dirinya, keluarga, lembaga dan negara serta tetap menjaga kesehatan diri. ‘’Inilah yang kita harapkan nanti, agar generasi muda khususnya mahasiswa baru ISI Denpasar bisa menjadi kader antinarkoba, HIV/AIDS, rokok dan korupsi. Sehingga bisa menularkan pelatihan ini kepada teman sejawat dan keluarganya. Kami berharap setiap tahunnya Kampus ISI Denpasar mampu mencetak kader-kader yang bisa menjadi teladan bagi teman-temannya, khususnya kepada mahasiswa baru,’’ ujar Priatmaka. Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar Dra. Ni Made Rinu, M.Si. mewakili Rektor ISI Denpasar, juga berharap melalui kegiatan pelatihan manajemen dan pengembangan karakter ini, mahasiswa mengenal lebih dini bahaya dari narkoba, HIV/AIDS, rokok dan korupsi. Sehingga mereka tidak berbuat dan melakukannya, yang tidak hanya merugikan dirinya tetapi juga merugikan lembaga, keluarga dan negara. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan bersungguh-sungguh mengikuti dan melaksanakan apa yang didapatkan dari pelatihan tersebut dan bisa menjadi kader untuk menularkan kepada teman dan keluarganya. ‘’Secara kesadaran, pelatihan ini sangat penting untuk membentuk karakter dan moral mahasiswa sebagai generasi muda. Sebab, kalau kesadarannya muncul, maka mereka tidak akan pernah melakukan hal-hal tersebut,’’ tegasnya. (ad243)


Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H

PD Pasar Denpasar Lelang Pembongkaran Pasar Badung KEBERADAAN Pasar Badung pascaterbakar, dalam waktu dekat akan segera diratakan dengan tanah. Menyusul PD Pasar Denpasar telah mencari rekanan untuk melakukan pembongkaran. PD Pasar menargetkan bangunan tersebut rata dengan tanah per 15 Desember 2016 mendatang. Bangunan tersebut dilelang dengan harga terendah Rp 88 juta. Ketua Panitia Lelang Bangunan Pasar Badung A.A. Ngurah Yuliarta, S.H. yang ditemui di sela-sela menyampaikan pengumuman kepada sejumlah rekanan, Kamis (6/10) kemarin mengungkapkan, pembongkaran bangunan Pasar Badung ini harus segera dilakukan. Kini pihaknya sedang menginformasikan agar rekanan yang berminat untuk ikut lelang bisa mengikuti secara terbuka. ‘’Kami sudah sampaikan syaratsyaratnya, agar para rekanan yang berminat segera mendaftarkan diri ikut lelang,’’ kata Yuliarta yang juga Kabag Pengawasan PD Pasar Denpasar ini. Dikatakan, rekanan memiliki waktu sekitar dua bulan untuk melakukan pembongkaran bangunan yang terbakar Februari 2016 lalu. Pihaknya tidak memberikan waktu perpanjangan, karena akan menghambat proses selanjutnya. ‘’Kami sudah targetkan waktunya seperti itu, sekarang tinggal rekanan yang menyiasati. Kalau waktunya kurang, alatnya perbanyak,’’ katanya. Untuk bisa mengikuti lelang ini, rekanan harus menyetorkan tanda jadi peserta lelang sebesar Rp 44 juta. Lelang ini diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Lelang akan dilakukan per 10 Oktober mendatang dan dibuka pada pukul 13.00 sampai 15.00 Wita.

Setelah ada pemenang tender, mereka harus menyerahkan uang jaminan sebesar Rp 50 juta. ‘’Uang jaminan ini untuk berjaga-jaga kalau rekanan meninggalkan pekerjaan sebelum selesai, maka dana itu akan digunakan. Namun, bila semua berjalan sesuai rencana, maka uang

jaminan itu bisa ditarik kembali,’’ ujar Yuliarta. Salah seorang rekanan, Yasin dari Surabaya, meminta agar waktu pembongkaran diperpanjang. Karena bila hanya diberikan waktu dua bulan cukup berat. Belum lagi bangunannya cukup besar. (ad453)

PESERTA LELANG - Panitia lelang sedang memberikan penjelasan kepada calon peserta lelang pembongkaran Pasar Badung, kemarin.

Puncak HUT Ke-24 PPS Unud

Gelar Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya PROGRAM Pascasarjana Universitas Udayana (PPS Unud) menggelar Seminar Nasional ‘’Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya dan Toleransi Antarumat Beragama’’ di Kampus Unud Sudirman, Kamis (6/10) kemarin. Acara yang sekaligus menjadi perayaan puncak HUT ke-24 PPS Unud ini dibuka Wakil Rektor I yang mewakili Rektor. Direktur PPS Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) mengatakan, ada dua keynote speaker yang dihadirkan yakni Staf Ahli Bidang Infrastruktur Kemenristekdikti Ir. Hari Purwanto, M.Sc., DIC. dan Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siradj, M.A. Seminar nasional melibatkan pula dua narasumber yakni Ketua FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet dengan materi ‘’Toleransi Antarumat Beragama

dari Aspek FKUB’’ dan Peneliti Hukum Adat Bali di FH Unud Prof. Dr. Wayan P. Windia, S.H., M.Hum. dengan materi ‘’Desa Pakraman dari Aspek Hukum Adat dan Budaya’’. ‘’Kita selaku akademisi dengan tugas pokok Tri Dharma yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat termasuk di dalamnya adalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun di sisi lain kita perlu juga membuka wawasan kita terhadap kemajemukan NKRI yang multikultur. Jadi jangan sampai kita fokus di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, tetapi mengabaikan sisi lain yang sangat penting bagi kita selaku WNI,’’ ujarnya terkait seminar yang diikuti Pengelola PPS, dekan, mahasiswa dan pegawai Unud ini. Raka Sudewi menambahkan,

D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

POTONG KUE - Seminar nasional juga diisi dengan pemotongan kue untuk merayakan puncak HUT ke-24 Program Pascasarjana Universitas Udayana. Dari kiri: Direktur PPS Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K), Wakil Rektor I Unud Prof. Dr. I Made Damriyasa, Asisten Direktur I PPS Unud Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A.

‘’budaya’’ yang juga tertuang dalam visi Unud yakni unggul, mandiri dan berbudaya perlu dipahami menyeluruh. Tidak hanya dari aspek nilai-nilai kejujuran akademik untuk mencegah plagiarisme, tetapi juga budaya dalam arti luas. Khususnya oleh para mahasiswa yang ke depan akan menjadi para pemimpin bangsa. ‘’Ini adalah untuk membuka wawasan, penyegaran tentang nilai-nilai kebangsaan. Mengingatkan juga kepada seluruh civitas akademika khususnya mahasiswa tentang pentingnya nilai-nilai dan wawasan kebangsaan ke depan selaku pemimpin di masa depan,’’ jelasnya. Menurut Raka Sudewi, seminar nasional juga merupakan momen untuk refleksi diri terkait apa yang sudah dilakukan PPS Unud hingga memasuki usia 24 tahun. Memaknai HUT kali ini, pihaknya telah mengupayakan adanya penataan mulai dari input atau penerimaan mahasiswa baru yang berkualitas. Utamanya agar sejak awal sudah mempersiapkan proposal penelitian atau riset. ‘’Mahasiswa baru agar betul-betul mempersiapkan dirinya karena output dari program magister dan doktor itu adalah riset yang harus dipublikasi. Jangan sampai baru memikirkan masalah penelitiannya setelah diterima atau berproses di sini karena akan menghambat dan memperpanjang waktu tempuh studi,’’ tandasnya. Wakil Rektor I Unud Prof. Dr. I Made Damriyasa mengatakan, seminar nasional ini merupakan ajang yang baik untuk menggali sekaligus mendiskusikan budaya. Mengingat, masyarakat dan kebudayaan merupakan satu hal yang tidak bisa dipisahkan. Selain itu, juga dapat memacu seluruh civitas akademika Unud dalam meningkatkan kinerja di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. ‘’Kami berharap pemikiranpemikiran yang dihasilkan dalam seminar dapat dikaji lebih lanjut oleh mahasiswa, khususnya dari kajian budaya,’’ ujarnya. (ad454)

5

Senator Wedakarna Minta Stop Pembangunan PT di Bali

Menristekdikti Respons Usul DPD-RI Terkait Pemilihan Rektor PTN ADA yang berubah pascakepemimpinan DPD-RI, khususnya Bali di bawah kinerja salah seorang anggotanya yakni Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Yakni munculnya kembali kewibawaan Bali dalam kancah politik nasional, terutama dalam mengatur aspirasi daerah hingga menjadi keputusan politik yang berpengaruh. Seiring dengan penguatan peran dan fungsi DPD-RI, kini Senator RI sebagai wakil daerah semakin kuat mengawal aspirasi daerah. Satu per satu masalah Bali coba diselesaikan dan diurai DPD-RI. Demikian yang terekam dari pertemuan DPD-RI dengan Prof. M. Nasir (Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi RI) di kompleks Parlemen Senayan. Misalnya, salah satu agenda yang disampaikan Senator Bali Dr. Arya Wedakarna (AWK) yakni terkait pemilihan rektor di PTN ke depan agar dikembalikan wewenangnya ke pusat. ‘’Saya minta Menteri meniru kebijakan di Kementerian Agama bahwa pemilihan rektor/ ketua/direktur PTN silakan ditentukan pusat. Daerah cukup menyetorkan tiga nama saja misalnya. Nanti DPDRI akan memberi masukan. Karena banyak PTN di Indonesia ini yang rusuh, terpecah belah dan muncul politik di kampus akibat konflik internal. Silakan dibuatkan aturan tersebut, dan DPD-RI mendukung. Kita harus fokus agar PTN di Indonesia bisa masuk 500 besar PTN terbaik di dunia. Jangan energi lelah mengurusi pemilihan rektor. Juga ke depan latar belakang rektor harus adil dari seluruh fakultas. Jangan hanya dari satu fakultas saja. Beri kesempatan agar adil pada fakultas-fakultas,’’ kata Senator. Selain itu, khusus untuk Bali, DPD-RI meminta agar Menristekdikti menghentikan

SATYAGRAHA – Senator Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Senator Papua Pendeta Charles Simare Mare saat menyambut Prof. M Nasir (Menristekdikti RI) di kompleks Parlemen MPR Senayan jelang raker. (memoratorium) pendirian perguruan tinggi (PT) di Bali. Mengingat rasio dan jumlahnya sudah dirasa mencukupi. ‘’Kawan-kawan rektor di Bali meminta pemerintah pusat fokus membantu hibah PTS, menaikkan kuota bidik misi, membantu mempercepat pengajuan program studi (prodi), meningkatkan jumlah dosen DPK yang sudah beberapa tahun ini mandek, termasuk agar bagaimana PTN di Bali tidak terusmenerus meningkatkan kuota mahasiswa baru dan ini akan mematikan PTS. Saya akan kawal terus aspirasi kawan-kawan di APTISI dan Forum PT Bali. Bali sudah sepantasnya mendapat perhatian lebih,’’ ujar Senator Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. Lainnya, sejumlah agenda dibahas DPD-RI bersama Menristekdikti yakni dorongan agar amanat UU terkait pembubaran kopertis dan digantikan dengan LP2 Dikti segera direalisasikan demi pelayanan dan wewenang yang lebih luas. Kemudian, memperbanyak jurnal-jurnal internasional sehingga memberi kesempatan luas pada jabatan akademik SDM PT.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Selain itu, menyiapkan anggaran tersendiri untuk riset untuk menciptakan kampus-kampus di Bali menjadi kampus riset. Meminta agar didirikan asrama mahasiswa di Undiksha dan dukungan pendirian Fakultas Kedokteran Undiksha. Senator minta Undiksha segera berkoordinasi dengan KKI dan IDI sebagai sparing partner Kemenristekdikti. Selanjutnya, dorongan agar izin program profesi di sejumlah FK dikeluarkan, mempermudah proses klasifikasi registrasi pendidik di PT yakni Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK), Nomor Urut Pendidik (NUP) bagi SDM. Tak hanya itu, pembedaan pola pembinaan PTN dan PTS, sinergitas dunia usaha dan industri dengan PT, peran pemerintah daerah dalam konteks penguatan PT dan harapan agar ada pendirian tempat ibadah Hindu di PTN seluruh Indonesia bagi mahasiswa Hindu agar toleransi berkeadilan. Mengingat saat ini tidak ada satu pun PTN di luar Bali yang menyediakan tempat ibadah Hindu walau banyak terdapat mahasiswa dari Bali. (ad247)


OPINI

6

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Mencapai Sukses dengan Nalar dan Rasio KASUS ditangkapnya Dimas Kanjeng yang diduga menjadi otak pembunuhan anak buahnya serta dugaan adanya penipuan, menjadi perhatian publik di Indonesia saat ini. Kita lihat di televisi, perhatian liputan banyak berfokus pada kasus tersebut, dan di berbagai ruang publik, perbincangan juga hangat menyangkut hal itu, di warung-warung bahkan juga di tempat sanggar senam. Ini menandakan bahwa peristiwa ini mendapatkan banyak perhatian dari berbagai lapisan masyarakat. Di satu sisi, kita merasa ada hal positif manakala banyak pihak memperhatikan karena dengan demikian akan mampu memberikan pembelajaran bagi kita semua tentang bagaimana sebaiknya berperilaku sosial dan menjalani kehidupan secara wajar. Tetapi pada sisi lain, ribuan pengikut yang mempunyai padepokan di Probolonggo itu, justru membuat kita prihatin. Banyak yang menginginkan hasil instan, mendadak, dan tanpa usaha. Seperti yang kita ketahui, bahwa Dimas Kanjeng dipandang sebagai tokoh yang sakti, mempunyai kekuatan di luar jangkauan manusia karena konon mampu melipatgandakan kekayaan uang. Kesaktiannya inilah yang dipandang mampu menarik banyak pengikut, menyerahkan uang sampai ratusan miliar yang konon dapat dilipatgandakan. Dia juga dipandang mampu memberikan emas batangan, mengubah kertas menjadi uang dalam hitungan waktu, dan juga mampu mencetak mata uang asing. Setelah adanya berbagai laporan penipuan, ternyata polisi menemukan berbagai penipuan di padepokan tersebut. Penggandaan uang itu menurut pihak kepolisian tidak ada, dan emas batangan yang dimaksud juga bukan emas asli. Kita terkejut, mengapa banyak orang yang dapat tertipu dengan janji-janji demikian. Secara sosiologis kita rasakan terjadi perubahan sosial yang sangat signifikan di masyarakat. Mau tidak mau kita harus mengakui bahwa saat ini uang menjadi sumber daya yang paling dapat diberdayakan dalam waktu yang cepat. Dengan uang manusia mampu membeli citra, membeli pengaruh, membuat rumah mewah, mobil sampai dengan berbagai macam kenikmatan hidup. Di tengah dunia hedonis yang penuh dengan barang-barang tiruan, masyarakat akhirnya terpengaruh juga oleh gaya hidup yang berbasis uang itu. Apalagi kemudian, ada kecenderungan bahwa nilai uang semakin hari semakin rendah, dalam arti harga barang-barang semakin mahal. Kita pandang, keadaan inilah yang membuat begitu mudahnya orang terhipnotis untuk percaya dengan berbagai janji yang mungkin diungkapkan oleh tokoh itu. Ribuan pengikutnya semakin membuat kepercayaan itu semakin meninggi. Apalagi disebut-sebut dalam padepokan yang dipimpinnya juga mendudukkan seorang intelektual. Maka semakin lengkaplah kemudian kepercayaan yang muncul. Orang ingin ramai-ramai melipatgandakan uang untuk dapat memiliki sumber daya paling berpengaruh ini. Semakin jelas, fenomena ini memberikan pesan kepada kita semua bahwa perlu pembelajaran yang lebih besar kepada masyarakat kita, bahwa hanya nalarlah, hanya dengan usahalah kita akan mampu mencapai apa yang kita cita-citakan. Di dunia ini, kesuksesan yang paling abadi itu adalah dengan usaha dan otak, bukan melalui kepercayaan-kepercayaan mistis. Lembaga pendidikan kita, termasuk juga media massa, cetak maupun elektronik, harus mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat. Kepercayaan yang muluk-muluk harus segera dijauhkan dari ruang publik. Kita berharap kasus yang terjadi di Probolinggo, Jawa Timur itu, mampu memberikan pelajaran yang komplit kepada kita semua, bahwa menjadi kaya tidak harus dengan cara-cara penipuan seperti itu. Cara paling bagus untuk menggapai cita-cita adalah akal rasio yang mengutamakan norma, bukan klenik.

S URAT PEMBACA

Dimas Kanjeng dan Perilaku Insan Modern Di samping terkejut atas tertangkap tangannya Ketua DPD oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, masyarakat kiranya digegerkan juga oleh tertangkapnya Dimas Kanjeng, pemimpin padepokan di Probolinggo, Jawa Timur. Kanjeng yang nama aslinya Taat Pribadi ini diduga menjadi otak pembunuhan dua pengikutnya. Di samping itu, sebagai pemimpin yang dipandang mampu melibatgandakan uang, ternyata dia juga diduga telah melakukan penipuan soal keuangan.

Oleh GPB Suka Arjawa eberapa orang mengaku tertipu ratusan miliar rupiah oleh pemimpin padepokan ini karena uang yang diserahkan ternyata tidak mampu dilipatgandakan. Di televisi, dalam sebuah tayangan, terlihat tangan Dimas Kanjeng dijulurkan ke belakang, layaknya tukang sulap, kemudian menghamburkan uang seratusan ribu begitu saja ke lantai. Pengikutnya sampai ribuan orang. Dengan adanya dugaan pembunuhan tersebut, ditambah dengan adanya laporan penipuan, pemimpin padepokan ini harus berurusan dengan polisi. Harus diakui bahwa peristiwa ini mampu menarik publik Indonesia melalui layar kaca televisi dan menggusur kasus peradilan Jessica yang sudah puluhan kali tayang langsung. Jika saja ada stasiun televisi yang tertarik, dapat saja persidangan Dimas Kanjeng ini muncul dan tampil dalam tayangan langsung juga. Di samping untuk mengukur kualitas ketertarikan masyarakat terhadap hal-hal yang berbau kontroversial dan klenik, juga untuk memberikan pelajaran kepada masyarakat, bagaimana harus bersikap dan bertindak menjadi masyarakat modern. Apa pun yang berbau spektakuler, seperti mencetak uang berlipat-lipat dalam hitungan detik, nampaknya mustahil dapat terjadi. Fenomena yang terjadi di Probolinggo ini dapat saja diartikan sebagai benturan antara masyarakat tradisional dengan modern di Indonesia. Akan tetapi, kelihatan sangat ironis. Modern justru dilihat sebagai upaya memperkaya diri, memajukan diri tanpa usaha dan tanpa menggunakan rasio. Mereka yang menyerahkan uang ke-

B

Saya adalah putra Bali yang sejak tahun 1975 telah merantau ke Jakarta, kami warga Bali yang tinggal di perantauan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai seni dan budaya Bali yang begitu dikagumi oleh bangsa Indonesia dan dunia. Bahkan singkatan Bali telah semakin populer dengan slogan bagus, asri, luhur dan indah. Kenyataannya sangat bertolak belakang dengan beredarnya tayangan kesenian joged bumbung yang begitu vulgar, bahkan menjurus porno melalui tayangan media internet, google, youtube yang diakses melalui Hp. Yang semua lapisan masyarakat dapat menyaksikan, kami sangat menyayangkan, khususnya Pemerintah Provinsi Bali yang membiarkan joged bumbung porno ini dipentaskan begitu mudah di desa-desa, kota-kota di Bali tanpa ada batasan yang notabene ditonton oleh tua-muda, laki-perempuan bahkan anak-anak yang belum pantas melihat hal-hal semacam ini. Ini jelas adalah tindakan asusila pelecehan terhadap penari joged bumbung yang dilakukan para pengibing laki-laki. Khusus para perempuan penari joged bumbung, sebegitu rendahnya moral anda dalam mencari uang! Dengan kedok sebagai insan seniman penari membiarkan diri anda diraba, diremas, dipeluk, dicium bahkan anda sendiri memamerkan selangkangan anda, sampai celana dalam dipamerkan sambil bergoyang menantang kaum lakilaki (pengibing). Di mana para petugas yang berwenang membiarkan tarian porno semacam ini bebas dipentaskan di masyarakat. Kami yang di perantauan begitu bangga dengan kampung halaman, kenyataannya melalui tarian joged bumbung ini merusak nilai-nilai etika moral masyarakat Bali yang membiarkan dan masa bodoh terhadap tata krama kehidupan masyarakat. Bali oh Baliku, nasibmu kini bagi masyarakat Indonesia yang menanyakan tarian ini mohon maaf atas beredarnya kesenian jogeg bumbung porno ini. Semoga melalui tulisan ini para pejabat Provinsi Bali lebih selektif lagi, bila perlu untuk pementasan harus ada izin dari pihak terkait (Polsek, camat, kepala desa bahkan pacalang). Semoga Bali ke depan maju sejahtera damai dan aman sesuai harapan. I Ketut Sudadi Banten, Tangerang

Kepercayaan-kepercayaan tradisional demikian, akan menjadi mujarab apabila kemudian dikaitkan dengan hal-hal yang sifatnya modern. Penggabungan antara tradisionalisme dengan modernisme, di satu sisi akan memunculkan hal yang sifatnya post-modern. Sebab, dalam teori-teori post modern, hal yang sifatnya tradisional justru dipakai sebagai temuan baru, sebagai pengganti teori modern yang ternyata tidak mampu membuktikan diri mendukung kehidupan sosial secara lebih baik. Pupuk kandang adalah hal yang tradisionalis, yang ternyata lebih menjanjikan dari pupuk modern dari bahan kimia yang membahayakan hidup manusia. Perilaku bersahabat serta tepa selira merupakan solusi hidup sosial menghadapi sikap individual yang egois. Persahabatan kini muncul dalam bentuk aneka ragam perkumpulan. Pupuk kandang dan perilaku tepa-selera, boleh dipandang bagian dari post-modern, atau neo-modern. Dalam beberapa pemberitaan, disebutkan bahwa Dimas Kanjeng dalam padepokannya justru mengajarkan cinta-kasih saling tolong-menolong dengan manusia untuk menjalani kehidupan sosial. Ini adalah perilaku modern di tengah dunia pergaulan yang individualis. Penggunaan ponsel berlebihan merupakan bentuk individualis yang paling kelihatan dalam kehidupan sosial sehari-hari. Titik ini boleh dikatakan fenomenal dan kemungkinan besar menjadi magnet ribuan orang untuk bergabung di padepokannya di Probolinggo. Itu pula yang membuat masyarakat lintas daerah yang bersedia ramai-ramai datang ke pedepokannya. Bahkan kini ketika polisi telah menetapkan Dimas Kanjeng sebagai tersangka pem-

Suara Mahasiswa

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pornoaksi Joged Bumbung Bali

pada Dimas Kanjeng itu, justru melakukan ‘’pendangkalan diri’’ setelah sebelumnya sukses menerapkan modernisasi dengan bukti mampu menghasilkan uang sampai miliaran rupiah. Pada masyarakat tradisional, biasanya kental hidup kepercayaan klenik atau kekuatan-kekuatan supranatural, sementara kekuatan akal masih nomor dua. Harus diakui, kepercayaan seperti ini juga mampu memberikan kekuatan kepada manusia, bahkan memberikan pandangan hidup yang prinsipil. Sering kekuatan seperti ini juga dipakai sebagai penjaga stabilitas sosial. Misalnya, membangun rumah lurus di tikungan jalan akan membuat jin penjaga jalan marah, yang membuat penghuninya sering celaka. Kepercayaan ini hidup dan mampu mencegah orang untuk tidak membuat rumah di tempat itu. Mungkin bukan jin yang marah, akan tetapi kecerobohan lalu lintas, baik yang tradisional (mungkin dengan kuda) maupun modern, akan membuat rumah itu mempunyai ancaman tinggi terhadap kecelakaan, seperti terterobos kendaraan. Akan tetapi kepercayaan klenik atau supranatural itu sering kali jauh melampaui batas-batas nalar. Contohnya adalah melipatgandakan uang tersebut. Tidak mungkin uang dapat tergandakan, apalagi kertasnya sudah terpilih, memakai tanda tangan gubernur bank sentral, serta memiliki nomor registrasi yang sudah tercetak kuat dari bank pemerintah pusat. Dalam konteks seperti ini, uang hanya bisa dilipatgandakan melalui cetakan palsu. Dalam hal kasus Dimas Kanajeng, di samping dijumpai uang asli yang jumlahnya miliaran rupiah, juga dijumpai alat cetak uang palsu negara-negara lain.

bunuhan, delapan puluhan pengikutnya masih bertahan di padepokan tersebut. Mereka mencoba menemukan jati-diri keindonesiaan yang mempunyai jati-diri kebersamaan, di tengah bergemuruhnya individualisme di masyarakat. Akan tetapi, di tengah mendapatkan lokus untuk mewujudkan sikap neo-modern tersebut, ternyata perilaku tradisional mereka tidak bisa beranjak keluar. Untuk menjadi berhasil di zaman modern, haruslah dilakukan dengan kerja keras, rasio, dan tentu saja doa. Di padepokan ini ternyata hal itu tidak dilakukan untuk mencapai sukses, tetapi kerja sama yang dilakukan hanya melalui klenik, kepercayaan yang satu dengan lainnya, saling percaya bahwa kesaktian dapat melibatkan uang. Sakti mampu mengubah wujud benda dalam sesaat itu adalah kepercayaan kuno, sementara sakti dengan usaha dan rasio serta kerja sama yang mampu membikin sukses adalah kepercayaan modern. Mereka yang datang ke Pedepokan Dimas Kanjeng justru mempercayai kepercayaan kuno. Digabung dengan sifat dasamuka yang mungkin masih melekat, maka terjadilah kemudian ‘’simbiose’’ menipu dan tertipu yang kemudian menggegerkan Indonesia. Inilah sebagian wajah orang-orang Indonesia yang mungkin mengaku modern, memakai ponsel emas ke mana-mana, berbau wangi, tetapi mempunyai kepercayaan yang kuno. Dengan adanya kasus ini, ruang-ruang publik yang ada di Indonesia harus mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat untuk melakukan pencegahan agar peristiwa demikian tidak berulang. Iklan tentang kerja keras, bukan sekadar iklan obat nyamuk atau sabun mandi, mestinya lebih banyak dipasang di tempat umum. Tayangan keberhasilan karena kerja keras lebih banyak di televisi, bukan sekadar film yang menayangkan soal makhluk aneh-aneh belaka. Demikian juga tayangan televisi jangan hanya lawakan konyol yang sama sekali tidak lucu. Semuanya bertujuan agar masyarakat lebih menghargai kerja keras ketimbang kepercayaan klenik untuk meraih sukses. Penulis adalah staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana

Mengurangi Dampak Perubahan Iklim PERUBAHAN iklim merupakan sebuah bencana besar dan malapetaka bagi umat manusia, hal ini dikarenakan dampak perubahan iklim bagi kehidupan manusia sangat merugikan sekali. Dampak nyata yang akan dirasakan oleh masyarakat antara lain meningkatnya suhu udara, es di kutub meleleh, kenaikan permukaan air laut, serta kondisi cuaca yang semakin kompleks tidak menentu. Pengetahuan tentang ilmu iklim masih sangat minim diketahui oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat mungkin sering membaca di media koran dan internet tentang perubahan iklim, namun mereka sendiri tidaklah paham apa yang dimaksudkan oleh berita tersebut. Hal ini karena kurangnya sosialisasi yang merangkul kepada seluruh kalangan masyarakat yang sebenarnya juga ingin peduli tentang lingkungan yang mereka tempati. Selain itu, tingkat pengetahuan iklim masih cenderung terbatas karena dampak dari perubahan iklim itu sendiri tidak langsung dirasakan secara instan oleh masyarakat. Perubahaniklimmerupakankondisiberubahnya pola iklim dari kondisi normalnya sehingga berdampak padaberbagai sektor lingkungan. Perubahan iklim biasanya disebabkan oleh global warming, yaitu peristiwa meningkatnya suhu rata-rata di atmosfer bumi. Jika kita melihat tren kondisi normal, bumi kita ini rata-rata memiliki suhu sekitar 15ºC. Namun selama seratus tahun terakhir, para ilmuwan memperkirakan bahwa suhu bumi sudah meningkat jauh yaitu sebesar 1 – 2ºC. Bahkan ada yang memprakirakan jika manusia tidak mengubah pola perilaku mereka terhadap lingkungan, maka bumi kita akan mengalami pemanasan hingga 1.4 – 5.8ºC pada tahun 2100. Pemanasan global itu sendiri terjadi akibat dari penumpukan gas rumah kaca di atmosfer bumi kita, sehingga efek rumah kaca akan semakin menguat dan menyebabkan suhu bumi meningkat. Yang dimaksud efek rumah kaca adalah pantulan balik dari energi panas yang

Oleh Richard Mahendra Putra seharusnya terlepas ke luar angkasa, namun justru dipantulkan kembali ke permukaan bumi sehingga mengakibatkan suhu bumi meningkat. Peristiwa itu karena gas-gas rumah kaca seperti karbondioksida (CO2) dan metana (CH4) menjadi penangkap energi radiasi di atmosfer bumi. Semakin besar kandungan gas rumah kaca diatmosfer, maka semakin besar pula energi yang akan ditangkap, kemudian dipantulkan kembali ke permukaan bumi. Energi yang berasal dari matahari merupakan energi dari gelombang pendek. Saat matahari menyinari bumi, energi tersebut akan ditangkap dan disimpan oleh bumi. Setelah itu permukaan bumi akan mengemisikan energi tersebut dalam bentuk gelombang panjang. Seharusnya energi dari gelombang panjang dapat tembus hingga ke luar angkasa, namun karena adanya gas rumah kaca, maka energi gelombang panjang dari permukaan bumi akan terperangkap di atmosfer dan dipantulkan kembali menuju permukaan bumi. Itulah yang dinamakan efek rumah kaca. Beberapa dampak yang akan ditimbulkan oleh kejadian ini meliputi perubahan habitat flora dan fauna, perubahan pola cuaca dan iklim, kesehatan masyarakat, meningkatnya tinggi permukaan laut, serta akan merusak hasil panen petani di Indonesia. Dengan meningkatnya suhu bumi, maka pergeseran secara luas akan terjadi pada tanaman dan binatang. Beberapa spesies yang tidak bisa menyesuaikan dengan kondisi ini akan sulit untuk bertahan di habitatnya sekarang. Oleh karena itu, tidak jarang banyak binatang dan tanaman yang mati karena tidak bisa beradaptasi dengan habitatnya saat ini. Selain itu, kondisi pemanasan global juga akan mengakibatkan cuaca ekstrem yang lebih sering terjadi sehingga akan menambah kerusakan di lingkungan kita. Pola hujan pun akan berubah yang

berakibat pada kondisi cuaca yang semakin sulit untuk diprediksi. Untuk wilayah yang sistem drainasenya buruk akan sangat mudah mengalami bencana banjir ketika terjadi hujan ekstrem, meskipun hanya berlangsung dalam waktu yang singkat. Sedangkan wilayah yang kekurangan pasokan uap air akan mengalami kekeringan yang berkepanjangan. Iklim yang sulit diprediksi akan sangat berdampak pada dunia pertanian. Pengaruh pemanasan global telah menyebabkan pola sebaran curah hujan yang tidak menentu, sehingga masa tanam terganggu. Selain itu, kondisi tata ruang, daerah resapan air dan sistem irigasi yang buruk juga akan memicu terjadinya banjir di persawahan yang mengakibatkan gagal panen. Peningkatan suhu bumi selama bertahuntahun telah mencairkan sejumlah es di wilayah kutub. Hal ini akan mengakibatkan pertambahan massa air di lautan termasuk di wilayah Indonesia, sehingga tinggi muka air laut akan meningkat. Dampak dari peristiwa ini adalah banyak wilayah pantai yang mengalami kebanjiran, erosi, dan hilangnya daratan di pulau–pulau kecil, serta masuknya air laut ke wilayah air tawar. Masyakarat Indonesia perlu tahu tentang pengetahuan perubahan iklim, dampak, dan cara mengatasinya. Intinya adalah kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk meminimalisir pemanasan global di bumi kita dimulai dari diri kita sendiri dengan cara mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, jangan membakar hutan, kurangi penggunaanAC saat tidak diperlukan, dan pegang prinsip dasar 3R (Reuse, Reduce danRecycle).Reuseberartimenggunakan benda yang bisa digunakan lagi, bukan seperti plastik/styrofoam yang sekali pakai langsung buang. Reduce berarti berhemat dan wajar dalam memakai produk yang merusak lingkungan dan Recycle berarti mendaur ulang sampah yang masih bisa kita manfaatkan. Penulis, Taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

POJOK Kabupaten Tabanan tetap menjadi ikon penghasil sayurmayur. - Petani jangan lagi digusur. *** Akademisi Unud apresiasi tantangan Kadin bangun pertanian di Bali. - Harus berkerja, bukan berwacana. *** Presiden berencana bangun pusat perikanan dan pertahanan di Natuna. - Keduanya sasar kesejahteraan.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PROYEK TROTOAR Sejumlah pekerja wanita terlibat dalam kegiatan proyek trotoarisasi di Jalan Tukad Yeh Aya Jalan Tukad Balian, Renon, Kamis (6/10) kemarin. www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget Bali Post/wan

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Bali Post/kmb38

RTH - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana meninjau pelaksanaan proyek RTH Kelurahan Sukasada, Kamis (6/10) kemarin.

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Kasus Kekerasan pada Anak Banyak Didiamkan

7

Denpasar (Bali Post) -

RTH Sukasada Dianggarkan Rp 5,7 Miliar

Anak merupakan aset berharga yang dimiliki bangsa ini. Mereka adalah generasi penerus yang menentukan eksistensi bangsa ke depan. Namun, anak juga kerap menjadi objek kekerasan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Mulai dari kekerasan fisik, trafficking hingga kejahatan seksual. Ironisnya, kasus kekerasan pada anak tak ubahnya seperti fenomena gunung es. Ada banyak dan kompleks, namun hanya terlihat beberapa di permukaan.

Singaraja (Bali Post) – Proyek pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, Buleleng segera terealisasi. Proyek RTH ini dibangun di atas tanah milik Pemprov Bali yang dihibahkan kepada Pemkab Buleleng. Tanah yang semula sebagai Balai Benih Utama (BBU) Sukasada ini disulap menjadi RTH, dilengkapi areal taman, jogging track, areal permainan untuk anak-anak, serta areal parkir bus dan kendaraan pengangkut wisatawan. Untuk mewujudkan RTH ini, pemkab mengucurkan dana dari APBD tahun 2016 sebesar Rp 5,7 miliar. Namun di lokasi proyek ini ada bangunan milik warga. Warga atas nama Nyoman Suartika telah merelakan tanahnya yang berbatasan dengan RTH sekitar satu are. Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, Kamis (6/10) kemarin, menyerahkan dana ganti rugi Rp 17 juta. Nyoman Suartika mengatakan, sebelum pemkab membangun RTH, di sisi utara, dirinya bersama saudaranya membuka usaha bengkel dan cuci sepeda motor. Di atas tanah sekitar satu are itu, dia kemudian mendirikan bangunan semipermanen. Sejak pembangunan RTH, instansi terkait di pemkab melakukan pendekatan kepada keluarganya. Dari pendekatan itu, sepakat tanah itu diserahkan untuk mendukung pembangunan fasilitas umum di daerahnya. Hanya dia meminta ganti rugi bangunan. Setelah penawaran itu, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) kemudian melakukan pengukuran dan menghitung nilai bangunan senilai Rp 17 juta. (kmb38)

“Masyarakat harus peduli dengan lingkungannya. Kalau terjadi sesuatu harus melaporkan, jangan didiamkan. Selama ini kan banyak sekali (kasus kekerasan pada anak) yang melihat, tapi didiamkan. Itu yang kita sayangkan,” ujar Ketua Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Bali Anak Agung Sagung Anie Asmoro usai dikukuhkan sebagai Komisioner KPPAD Bali Periode 2016-2021 bersama Eka Shanti Indra Dewi, Ketut Anjasmara, I Made Ariasa, dan Ni Luh Gede Yastini di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Kamis (6/10) kemarin. Anie menambahkan, KPPAD atau pemerintah saja tidak akan bisa bekerja sendiri untuk mencegah kasus-kasus kekerasan pada anak. Apalagi sekarang ada banyak kasus anak yang perlu mendapatkan penanganan segera. Oleh karena itu, perlu ada sinergi dengan seluruh komponen masyarakat utamanya para orangtua. “Kalau selaku orangtua tidak melakukan tindakan yang serius kepada anak-anak, siapa lagi kalau bukan kita sendiri. Terutama orangtua, di ling-

kungan terdekat itu harus memerhatikan keluarganya, anakanaknya,” jelasnya. Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Titik Haryati, mengatakan, kekerasan pada anak khususnya kejahatan seksual pada anak di Indonesia selama ini terus meningkat. Dari data yang ada, lebih dari 21 ribu anak mengalami kejahatan seksual baik sebagai korban maupun pelaku. “Jika hal ini terus dibiarkan tanpa ada optimalisasi kebijakan yang mendukung perlindungan anak, maka akan ada kehilangan generasi,” ujarnya. Di sisi lain, lanjut Titik, pelanggaran terhadap hak-hak anak juga sudah terlihat sejak mereka baru lahir. Banyak rumah sakit yang sengaja menyodorkan susu formula bagi ibu-ibu yang baru melahirkan. Padahal, anak semestinya memperoleh air susu ibu (ASI) sejak lahir. Kemudian setelah remaja, tak sedikit anak yang mendapat pola asuh yang salah. Belum lagi persoalan kesenjangan yang terjadi dalam keluarga. “Mereka copy paste pola tersebut, yang menyebabkan mereka mencari kenyamanan di luar

Bali Post/ist

PENGUKUHAN - Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah Provinsi Bali dikukuhkan Kamis kemarin. yang mungkin menjerumuskan,” jelasnya. Titik juga mengaku tidak sepakat dengan keberadaan lembaga pemasyarakatan (lapas) di Indonesia yang menampung pelaku kriminal usia anak-anak karena sudah keputusan pengadilan. Lapas-lapas tersebut menurutnya tidak sesuai bagi pelaku kriminal anak-anak. “Pelaku kriminal anak-anak seharusnya lebih diberdayakan sehingga tidak terjerumus lebih dalam di lingkungan yang salah,” tandasnya. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, penanganan serius untuk setiap tindak kejahatan pada anak memang mutlak diperlukan. Namun

yang lebih penting lagi adalah upaya pencegahan dengan mencari akar permasalahannya. Mengingat, ada banyak hal yang menyebabkan terjadinya kekerasan pada anak. Mulai dari masalah ideologi, politik, sosial budaya, agama, degradasi moral, pengangguran, hingga kemiskinan. “Kalau miskin pasti yang terjadi kejahatan seksual, kecuali

ada motif lain, misalnya orang tuanya kaya anaknya diculik dengan motif minta tebusan. Ini yang harus mendapatkan perhatian. Jika hanya mengandalkan pemerintah, masak setiap anak harus dikawal polisi satu-satu, tidak mungkin itu. Saat terjadi wajib ditangani, namun yang terpenting yakni menangani langsung akar permasalahan tersebut,” ujarnya. (kmb32)

”Masyarakat harus peduli dengan lingkungannya. Kalau terjadi sesuatu harus melaporkan, jangan didiamkan. Selama ini kan banyak sekali (kasus kekerasan pada anak) yang melihat, tapi didiamkan. Itu yang kita sayangkan.” Ketua KPPAD Provinsi Bali Anak Agung Sagung Anie Asmoro


BANGLI

8

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Rayakan HUT TNI

Kapolres Bawa Tumpeng ke Kodim Bangli (Bali Post) Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. membawa nasi tumpeng ke Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1626/ Bangli, Kamis (6/10) kemarin. Hal itu dilakukan Kapolres sebagai bentuk ucapan selamat atas HUT ke-71 TNI yang jatuh pada Rabu (5/10) lalu. Didampingi Wakapolres Kompol Wimboko dan sejumlah perwira serta anggotanya, Kapolres AKBP Danang menyerahkan nasi tumpeng sekaligus mengucapkan Dirgahayu ke-71 TNI langsung kepada Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung. Perayaan HUT TNI yang dilakukan dua institusi yang dulunya tergabung dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan keakraban. Pada kesempatan tersebut, Kapolres mengungkapkan bahwa penyerahan tumpeng ini adalah wujud syukur Polri atas HUT TNI. Ini juga bentuk simpati Polri terhadap pengabdian TNI. ‘’Ini juga sebagai bentuk sinergitas dan kebersamaan yang selama ini sudah terbangun dengan baik. Untuk itu kita wujudkan dalam seremonial berupa penyerahan dan pemotongan tumpeng,’’ kata AKBP Danang. Dengan semangat kebersamaan ini diharapkan antara TNI dan Polri tidak akan pernah terjadi perpecahan. ‘’TNI dan Polri harus semakin solid untuk mengawal pembangunan bangsa ini,’’ imbuhnya. Sementara itu, usai acara potong tumpeng kemarin, Kapolres dan Dandim beserta jajaran masing-masing kompak melaksanakan salam komando. (kmb40)

GULMA - Pembersihan gulma di Danau Batur oleh BLH Bangli dan masyarakat sekitar, Kamis (6/10) kemarin.

Bali Post/sos

Anggaran Terbatas, Pembersihan Gulma Danau Batur Tak Tuntas Bangli (Bali Post) -

Dikatakan Kawen, anggaran yang diplot untuk program pemeliharaan Danau Batur berupa pembersihan gulma pada tahun anggaran ini hanya Rp 75 juta. Jumlah yang tergolong kecil, tidak sesuai dengan luas yang ditangani. Atas kondisi itu pembersihan pun terpaksa dilakukan

secara bertahap. Jika ingin gulma itu bisa disingkirkan dalam satu kali gerakan, anggaran yang diperlukan di kisaran Rp 200 juta sampai Rp 500 juta. ‘’Pembersihan baru bisa dilakukan di sekitar Desa Buahan saja. Itu karena keterbatasan anggaran,’’ katanya.

Disampaikan, mengingat fungsi danau yang menjadi pendukung kawasan Geopark itu sangat penting untuk menopang kehidupan masyarakat Bali, anggaran pemeliharaan itu perlu mendapat sokongan pemerintah provinsi dan pusat. Sejatinya, hal ini sudah sering disampai-

kan, tetapi belum mendapatkan jawaban. ‘’Kalau bisa pemprov dan pusat bisa memberikan bantuan anggaran. Jadinya pembersihan bisa lebih cepat,’’ ucap Kawen. Selain pihaknya, pembersihan gulma itu juga melibatkan masyarakat sekitar danau. Langkah ini diharapkan tak hanya berlangsung sesaat saja, tetapi bisa berkelanjutan. Gulma yang terkumpul akan diolah menjadi pupuk organik di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Lingkungan Petak Kelurahan Bebalang,

Bangli (Bali Post) Dua warga miskin di Dusun Tiying Desa, Desa Pengotan, Bangli terpaksa mengembalikan bantuan bedah rumah yang digelontorkan Pemkab Bangli. Hal itu dilakukan lantaran di desa setempat kini sedang berlangsung pembangunan Pura Penataran. Sebagaimana dresta yang berlaku di desa setempat, terdapat pantangan bagi warga untuk membangun rumah

ketika sedang berlangsung pembangunan di pura penataran. Dua warga calon penerima bantuan bedah rumah tersebut yakni Ni Wayan Redi dan Wayan Keser. Mereka sebelumnya telah siap menerima bantuan ketika dilakukan verifikasi oleh pemerintah. ‘’Kedua warga penerima bedah rumah ini tidak berani membangun karena sedang berlangsung pembangunan di Pura Penataran,’’

kata Klian Dusun Tiying Desa, Wayan Wirantara, Kamis (6/10) kemarin. Dijelaskannya, sesuai dengan dresta yang berlaku di desanya, terdapat pantangan bagi warga untuk membangun rumah saat sedang berlangsung pembangunan pura. Warga khawatir Jika hal ini dilanggar, maka mereka harus menerima hukuman secara niskala.

Selain kedua warga tersebut, terdapat salah seorang warga lainnya yang juga sempat menolak bantuan bedah rumah dari pemerintah. Warga dimaksud adalah Wayan Budiana. Penolakan ini bukan karena sedang ada pembangunan pura, namun karena saat itu kerabatnya sedang menjalani prosesi nyambutin Jero Anyar. Secara terpisah, Perbekel Pengotan Wayan Suardana mengakui

Danau Batur belum bebas dari serangan gulma. Menyikapi hal itu Pemkab Bangli mengambil langkah pembersihan. Hanya saja tak bisa dituntaskan dalam satu kali gerakan. Penyebabnya karena keterbatasan anggaran. Atas kondisi itu, peran serta Pemprov Bali dan pusat sangat diharapkan. Demikian disampaikan Sekretaris Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bangli Ir. I Made Kawen, M.Pd.H. didampingi Kabid Penanggulangan Dampak Lingkungan I Gusti Laksana, Kamis (6/10) kemarin.

Bangli. ‘’Gulma yang terkumpul sepuluh truk. Nanti pupuknya akan kembali didistribusikan ke petani di sini (Buahan-red) untuk mengurangi pemakaian non organik,’’ sebutnya. Pengolahan gulma menjadi pupuk, kata Kawen nantinya juga akan dikoordinasikan bersama pemerintah desa yang ada di sekitar danau. Guna mewujudkan itu, perlu didukung dengan TPST. ‘’Jumlah gulma memang cenderung menurun dari tahun ke tahun. Tetapi ini tetap perlu disikapi,’’ pungkasnya. (kmb45)

bahwa bantuan bedah rumah dari pemerintah kini terpaksa dikembalikan oleh sejumlah warganya karena sedang berlangsung pembangunan di Pura Penataran. Dua warganya itu rencananya akan diusulkan kembali untuk mendapatkan bedah rumah pada tahun depan. ‘’Bantuan tersebut tetap jalan, hanya dialihkan kepada warga miskin lainnya,’’ kata Suardana. (kmb40)

Dua Warga Pengotan Kembalikan Bantuan Bedah Rumah

Bali Post/ina

HUT TNI - Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. bersama Dandim Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung saat merayakan HUT ke-71 TNI.

Dua Siswa di Tembuku Selenggarakan Yudisium STKIP Suar Bangli Lepas Puluhan Wisudawan Siap Kerja Putus Sekolah Bangli (Bali Post) Meski berbagai upaya telah dilakukan Disdikpora Kabupaten Bangli untuk mengentaskan angka anak putus sekolah, namun kenyataannya persoalan ini masih tetap terjadi. Sebagaimana data Disdikpora Bangli, ada dua anak yang tidak melanjutkan sekolah ke jenjang SMP di tahun ajaran 2016/2017. Kedua anak tersebut berasal dari Kecamatan Tembuku. ‘’Ya, anak yang drop out dari bangku sekolah ada dua orang. Keduanya laki-laki dan sama-sama berasal dari Tembuku,’’ kata Kadisdikpora Nyoman Suteja, Kamis (6/10) kemarin. Dijelaskan Suteja, berdasarkan hasil penelusurannya langsung ke lapangan, kedua anak yang hanya menamatkan pendidikan di bangku SD tersebut tinggal di lingkungan keluarga broken home. Masing-masing orangtua dari kedua anak tersebut sudah tidak lagi tinggal bersama karena bercerai. Diduga kondisi

itulah yang menjadi salah satu pemicu anak bersangkutan enggan melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMP. Terhadap kelanjutan nasib pendidikan kedua anak tersebut, Suteja mengaku telah berupaya keras membujuk langsung si anak serta pihak keluarga yang mengasuh untuk menyekolahkan mereka. Pihaknya juga sudah meminta kepala sekolah terdekat untuk ikut membujuk. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kedua anak itu hingga saat ini tetap tidak mau bersekolah. Suteja mengungkapkan, angka putus sekolah tahun ajaran ini lebih rendah ketimbang tahun sebelumnya. Pada tahun ajaran lalu, jumlah siswa yang tidak melanjutkan sekolah sebagaimana laporan yang diterimanya dari masingmasing UPTD di kecamatan tercatat sebanyak empat orang berasal dari Kintamani. (kmb40)

SEBAGAI salah satu perguruan tinggi pencetak tenaga kependidikan, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Suar Bangli kembali menyelenggarakan yudisium bagi calon wisudawan dan wisudawati. Dalam acara yudisium yang digelar di aula Kampus STKIP Suar Bangli, Kamis (6/10) kemarin sebanyak 32 calon wisudawan dan wisudawati dari dua program studi (prodi) yakni Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dilepas oleh Ketua STKIP Suar Bangli I Wayan Numertayasa, S.Pd., M.Pd. Lulusan diharapkan nantinya tidak hanya bisa sekadar mengabdi, namun mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Yudisium yang berlangsung kidmat kemarin dihadiri Ketua Yayasan Kresna Andhi Mandiri Drs. I Wayan Soklat Arsana, M.M., M.Ap. serta para dosen di STKIP Suar Bangli. Tampak hadir juga dalam acara tersebut yakni Kadisdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja. Ketua STKIP Suar Bangli I Wayan Numertayasa, dalam pidatonya mengatakan bahwa yudisium yang digelar kali ini

merupakan yudisium ketiga sejak STKIP Suar Bangli berdiri 2009 lalu. Dalam yudisium kemarin pihaknya menyatakan bahwa lulusan yang dicetak STKIP Suar Bangli tidak hanya trampil sebagai tenaga pendidik professional, namun juga trampil dalam bidang lainnya. Hal ini dikarenakan selama masa perkuliahan para calon wisudawan dan wisudawati juga dibekali dengan keterampilan tambahan. ‘’Untuk Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, dalam kurikulumnya kita berikan keterampilan untuk bagaimana mereka bisa bekerja di dunia pariwisata. Jadi mereka nantinya tidak hanya terfokus menjadi guru, tapi mereka juga bisa bekerja di bidang lainnya,’’ terangnya. Diharapkan calon wisudawan dan wisudawati STKIP Suar Bangli nantinya mampu untuk kreatif dan memiliki visi bagi dunia pendidikan dan masyarakat. ‘’Banyak celah di bidang kreatif yang masih bisa dimanfaatkan. Saya berharap kalian menjadi sarjana yang sujana. Bukan hanya sekadar mengabdi tetapi juga mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat,’’

jelasnya. Sementara itu, pada yudisium diumumkan bahwa Ni Wayan Pasek Sinar Primayanti menjadi wisudawan dengan IPK tertinggi pada Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Ni Komang Suarni sebagai wisudawan dengan IPK tertinggi pada Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Dalam kesan dan pesannya, kedua calon wisudawan terbaik tersebut mengungkapkan kesiapan mereka untuk menghadapi tantangan sebagai tenaga pendidik di masa yang akan datang. Kalaupun tidak menjadi guru mereka menyatakan siap memanfaatkan keterampilan lainnya yang mereka peroleh saat menuntut ilmu di STKIP Suar Bangli. Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Kresna Andhi Mandiri Drs. I Wayan Soklat Arsana, M.M., M.Ap. mengungkapkan bahwa selain digembleng untuk menjadi seorang pendidik profesional, mahasiswa di STKIP Suar juga diberikan skill tambahan agar siap di dunia kerja. ‘’Setiap program studi punya keahlian masing-masing. Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia

YUDISIUM - Suasana yudisium yang digelar STKIP Suar Bangli, Kamis (6/10) kemarin. kami berikan skill tambahan di bidang jurnalistik dan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dibekali pengetahuan bidang pariwisata. Jadi ada nilai plusnya, nanti menjadi guru pun menjadi guru plus-plus,’’ ujarnya. Wayan Soklat Arsana menyebut bahwa masyarakat selama ini selalu memotivasi pihak pengelola untuk selalu meningkatkan sumber daya,

baik sumber daya manusia maupun lingkungan akademis. Oleh karenanya, pihaknya pun berkomitmen akan selalu menjaga kualitas pendidikan untuk menciptakan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. ‘’Kami akan selalu menjaga kualitas pendidikan dan selalu berusaha meningkatkan level pelayanan kami. Kami berkomitmen penuh untuk itu,’’ katanya. (ad455)


GIANYAR

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

9

Gaji Sopir Bus Sekolah Dianggarkan di APBD-P Gianyar (Bali Post) Sejak awal beroperasi tenyata tenaga operasional bus sekolah tidak menerima upah. Padahal wacana awal dari Pemkab Gianyar, mereka akan digaji setelah tiga bulan masa percobaan. Terkait persoalan ini, pemerintah mengklaim sudah menganggarkan gaji di APBD-P 2016. Ketua Organda Gianyar, Wayan Ari Semadi, Kamis (6/10) kemarin, mengakui, sejak beroperasi Maret hingga September, para sopir, kernet, hingga koordinator bus sekolah memang tidak menerima upah. ‘’Dari Maret sampai sekarang memang belum digaji. Hanya pada Agustus kemarin upah mereka sempat dibayar sekali oleh Bagian Perwat. Sekali itu saja,’’ tegasnya. Operasional tujuh bus sekolah melibatkan 23 orang yang terdiri dari tujuh sopir dengan tiga cadangan, tujuh kernet dengan tiga cadangan ditambah tiga orang koordinator. Sesuai perjanjian awal, setelah tiga bulan masa percobaan, untuk satu hari kerja setiap sopir mendapat bayaran Rp 100 ribu. Sementara kernet mendapat Rp 80 ribu. Namun hingga kini upah untuk para sopir dan kernet itu hanya dicairkan sekali. Disinggung terkait wacana kesepakatan awal bahwa gaji akan dicairkan setelah tiga bulan masa percobaan bus sekolah, dia mengaku tidak bisa menjawab hal tersebut. Pasalnya sejak awal gaji untuk para sopir tidak masuk dalam APBD induk 2016. ‘’Ya mau bagaimana keadaannya demikian. Yang jelas para sopir hanya menuntut janji agar upah dianggarkan di perubahan (APBD Perubahan 2016 - red) ini,’’ katanya. Sementara untuk perawatan tujuh bus sekolah dari awal hingga kini masih dibiayai Organda. Perawatan di antaranya meliputi perawatan lampu, aki, hingga bahan bakar. ‘’Untuk perawatan sementara semua kami talangi sendiri. Tentunya ini sudah dicatat dan nanti akan diajukan kembali ke Dishub,’’ ujarnya. Lebih lanjut, Ari Semadi mengaku cukup menyayangkan kondisi ini sebab saat ini bus sekolah sangat diminati siswa. Bila hingga akhir Oktober, upah para sopir tidak dibayar, dia khawatir akan ada protes yang dilakukan. ‘’Kalau setelah ini sampai tidak diberi, ya bisa saja nanti ada aksi,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Dishubinfokom Gianyar Cokorda Rai Widiarsa Pemayun mengatakan bahwa biaya operasional bus sekolah sudah dianggarkan pada APBD-P 2016. Ia juga menegaskan Oktober ini, para sopir sudah bisa menerima gaji. ‘’Ini sudah kita anggarkan. Tinggal menunggu amprah, Oktober ini sudah pasti mereka dapat gaji,’’ ucapnya. Sebelumnya, Kabag Perwat Setda Gianyar I Ketut Mudana mengatakan, sebelum resmi beroperasi, tenaga operasional bus sekolah harus melewati tahap uji coba selama tiga bulan alias magang. Sesuai perjanjian mereka akan mendapat gaji mulai Juni. Dikatakannya hal ini sudah didasarkan pada perjanjian awal saat permohonan kerja. (kmb35)

Bali Post/nik

PANEN - Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya saat memanen padi bersama petani, UPT dan jajaran Kodim 1616/Gianyar di Subak Uma Kangin, Desa Saba, Kamis (6/10)kemarin.

Gunakan Teknologi Mikrobakteri

TNI Sukses Panen Padi di Subak Uma Kangin Gianyar (Bali Post) Berbagai cara dilakukan TNI guna menggairahkan kembali dunia pertanian. Salah satunya menyehatkan lahan pertanian dengan metode organik seperti di Subak Uma Kangin, Desa Saba Kecamatan Blahbatuh. Hasilnya cukup memuaskan. Pada panen padi yang dilangsungkan Kamis (6/10) kemarin, metode organik dengan menggunakan teknologi mikrobakteri ternyata mampu menghasilkan gabah lebih banyak daripada metode biasa. Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya yang turut serta memanen padi di subak

tersebut menyampaikan pentingnya menjaga kesuburan tanah. Sebab selama ini penggunaan pupuk kimia sudah cukup mengurangi unsur hara tanah. ‘’Sekarang tanah ini sedang sakit. Terlihat dari hasil panen sebelumnya yang tidak optimal sehingga perlu disembuhkan. Kalau tanah sudah sehat, ditanam apa pun pasti subur,’’ ujar mantan Pangdam IX/Udayana ini. Melalui metode organik ini ia juga berharap dapat menggaet generasi muda agar mau terjun dan menggeluti sektor pertanian. Apalagi menurutnya agrikultur merupakan

akar budaya bangsa yang wajib untuk terus dilestarikan. ‘’Hulu-hilirya harus jelas. Kalau di hilirnya menarik, pasti anak muda ingin ke sawah. Di sini psikologis anak muda harus kita pelajari, misalnya pertanian modern. Jadi, ayo anak muda bertani. Tunjukkan aksi menjaga warisan budaya,’’ ajaknya. Kasdim 1616/Gianyar Mayor Inf. I Wayan Suwitantra menjelaskan, teknologi mikrobakteri merupakan upaya menyehatkan tanah dengan menstimulus tanah menggunakan bahan organik. ‘’Pupuk organik ini merupakan campuran dari

kabstan (kapur tanah-red), kasmur (bekas jamur pemotongan kayu) dan terakhir limbah rumput laut. Dengan ini terbukti bisa menyehatkan tanah,’’ katanya. Dijelaskannya, olahan bahan tersebut digunakan sebelum proses menanam padi yakni saat mengairi sawah. Selain pengunaan pupuk tersebut juga perlu kejelian petani dalam menjaga tanaman padi. ‘’Dari proses itu hasilnnya sangat bagus. Berbeda dengan produksi yang menggunakan bahan kimia yakni mencapai sampai 300 bulir lebih. Kalau yang mengunakan pupuk

kimia hasilnya kisaran 200 bulir padi,’’ terangnya. Sementara itu, staf ahli Pemkab Gianyar Ida Ayu Dewi Hariani mengatakan, saat ini Pemkab Gianyar memang sedang berupaya melakukan berbagai percobaan dalam rangka meningkatkan hasil pertanian. ‘’Banyak cara yang dilakukan dengan berbagai teknologi. Semua itu dilakukan dalam rangka meningkatkan produksi petani. Kalau pendapatan sudah meningkat tentunya masyarakat akan kembali bertani,’’ tegas mantan Kepala Dinas Pertanian Gianyar ini. (kmb35)

Perubahan Susunan Perangkat Daerah

Bali Post/dok

BUS - Sejumlah pelajar saat memanfaatkan fasilitas bus sekolah Kabupaten Gianyar.

Tahun 2016

Hingga Juni Tercatat 36 Kasus HIV/AIDS Gianyar (Bali Post) Dari tahun ke tahun jumlah pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Gianyar mengalami peningkatan. Dari tahun 1987 hingga Juni 2016 jumlah komulatif temuan penderita virus ini mencapai 1.015 kasus. Jumlah kasus tersebut menjadikan Gianyar menduduki posisi keempat tertinggi di Bali. Khusus tahun ini hingga Juni sudah ditemukan 36 kasus. Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Gianyar, Anak Agung Suardana, Kamis (6/10) kemarin, menjelaskan, hingga kini pengidap virus HIV masih didominasi wilayah Denpasar, dilanjutkan Kabupaten Buleleng dan Badung. Sementara di urutan keempat adalah Kabupaten Gianyar. Berdasarkan data per tahun, jumlah deteksi kasus ini bervariasi. Tahun 2010 terdapat 132 temuan kasus, 2011 ada 110 kasus, 2012 terdapat 85 kasus, 2013 ada 156 kasus, 2014 sebanyak 155 kasus, 2015 terdapat 177 kasus, dan 2016 hingga Juni terdapat 36 temuan kasus. ‘’Bisa saja dari angka tersebut masih ada yang tercecer atau ada yang sudah meninggal dunia,’’ jelasnya. Sementara dari skala usia, pengidap penyakit yang belum ada obatnya ini cenderung dari umur produktif 20-39 tahun yakni sekitar 37,5 persen. Sedangkan kasus pada balita sekitar 2,4 persen. Ditambahkan, saat ini seluruh puskesmas di Gianyar sudah bisa melakukan konseling dan pemeriksaan terhadap orang yang diduga mengidap penyakit ini. Sedangkan untuk pengobatannya yang gratis, untuk Kabupaten Gianyar sudah tersedia di RS Sanjiwani dan Puskesmas II Ubud. Pihaknya juga sudah mengambil langkah guna menekan jumlah penularan virus HIV melalui sosialisasi baik di masyarakat umum dan di sekolah setingkat SMA/ SMK. ‘’Sosialisasi sudah sering kita laksanakan, baik atas permintaan atau yang diprogramkan dari tahun ke tahun,’’ tambahnya. (kmb35)

Seleksi Calon Kepala BPPT Terancam Mubazir Gianyar (Bali Post) -

Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah telah ditetapkan menjadi perda. Hal ini berimbas pada perubahan struktur dan status perangkat daerah. Salah satunya Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Gianyar yang kini menjadi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Perubahan ini berdampak pada proses pengisian jabatan pucuk pimpinan dinas tersebut. Perubahan status BPPT menjadi dinas membuat serangkaian proses pengisian jabatan Kepala BPPT Gianyar terancam tidak berlaku alias mubazir. Guna menyikapi hal ini, panitia seleksi (pansel)

pun harus kembali berkoordinasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata mengatakan, dalam pengisian semua jabatan pihaknya akan

mengacu pada perda yang telah ditetapkan. Demikian pula pengisian Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. ‘’Untuk yang itu kami masih menunggu hasil konsultasi

pansel ke KASN,’’ tegasnya. Dijelaskannya, hasil seleksi yang dilaksanakan beberapa waktu lalu itu sebenarnya bisa digunakan untuk promosi jabatan dari eselon IIIa ke eselon IIb. Singkatnya, proses tersebut bisa menjadi acuan. Sesuai ketentuan institusi, yang termasuk pelayanan tipe A wajib dijabat oleh eselon IIb. Sementara pegawai yang lolos dalam seleksi itu masih eselon IIIb. Tidak hanya itu, sesuai undang-undang dan Peraturan

Pemerintah nomor 14 tahun 2016, semua jabatan akan dikosongkan kembali. Untuk diketahui, ada tiga nama yang lolos seleksi calon Kepala BPPT Gianyar. Mereka adalah Ketut Mudana (Kabag Perwat dan Aset Gianyar) dengan skor 75,12, Made Rai Ridartha (Kabag Organisasi dan Tata Laksana Gianyar) dengan skor 75,04, dan Ida Ayu Putu Sri Utami (Inspektur Pembantu Inspektorat Gianyar) dengan skor 68,89. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Semua Pihak Harus Cegah Radikalisme dan Intoleransi Semarapura (Bali Post) – Satuan Intelkam Polres Klungkung melaksanakan rapat koordinasi dengan instansi terkait serta tokoh agama, masyarakat dan adat di Mapolres, Kamis (6/10) kemarin. Rakor ini dimaksudkan agar semua pihak bersama-sama meningkatkan deteksi dini terhadap bahaya RPK (Radikalisme Pro Kekerasan) dan intoleransi. Rapat dihadiri Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK., Wakil Bupati Made Kasta, Dandim 1610 Letnan Kolonel Inf. Fransiscus Ari Susetio, Kasat Intelkam Polres AKP I Wayan Sueca dan jajaran Polres. Kapolres Arendra menyampaikan rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk meningkatkan kamtibmas di Kabupaten Klungkung. Keamanan dan kondusivitas merupakan kebutuhan primer dan bersama. Wakil Bupati Klungkung

sangat mengapresiasi kegiatan ini untuk mencegah terjadinya gejala-gejala intoleransi yang akhirnya menjadikan radikalisme. Bersatunya para tokoh akan dapat mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan. Untuk itu, toleransi antarumat beragama harus tetap dijaga. Menurut Dandim 1610, diperlukan kesadaran dan pikiran positif untuk dapat menjaga toleransi antarumat beragama. Adanya sejumlah isu yang diembuskan sering membuat aksi intoleransi yang dapat

Bupati Sorot Kinerja Sejumlah Pejabat

memicu mobilisasi radikalisme. Untuk itu diperlukan tokoh masyarakat dalam memberikan pemahaman dan pikiran positif kepada warga. “Kami dorong pemerintah membangun kesadaran warganya dengan kegiatan yang memiliki aplikasi terhadap sikap toleransi,” sebut Ari Susetio. Terkait pro kontra pelaksanaan kurban menggunakan sapi yang disampaikan Kapolres, Ketua MUI Provinsi Bali Mustafid Amna didampingi MUI Kabupaten Klungkung Yusuf Wahyudi dan perwaki-

lan Majelis Taklim Ahmad Yani mengatakan sapi merupakan binatang alternatif dalam melaksanakan kurban. Sesuai kearifan lokal di Bali, pihaknya setuju bila nantinya kurban hanya menggunakan kambing dan kerbau. ‘’Kambing merupakan binatang utama dalam pelaksanaan kurban karena sesuai dengan kajian historisnya,” tuturnya sambil menjelaskan tentang sejarah dilaksanakannya kurban pada Idul Adha. (dwa)

RAPAT - Satuan Intelkam Polres Klungkung melaksanakan rapat koordinasi dengan instansi terkait.

Proyek Molor, DPRD Minta Eksekutif Tegas Semarapura (Bali Post) –

Semarapura (Bali Post) –

Setelah disahkannya perda pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Klungkung, 29 jabatan eselon II B atau setingkat kadis perlu diisi. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta akan merombak seluruh susunan perangkat daerah tersebut dengan melakukan mutasi terlebih dahulu. Kebijakan ini diambil karena sejumlah perangkat daerah lambat dalam menjalankan program kerja. Bupati Klungkung akan segera mungkin melakukan mutasi seluruh perangkat daerah. Hal ini dilakukan agar pimpinan SKPD diisi oleh orang-orang berkompeten dan mau bekerja. Pihaknya sudah mengevaluasi para pejabat yang kinerjanya tidak produktif dalam mengemban tugas. “Saya pastikan ada mutasi. Kami memerlukan orang profesional yang perlu digenjot untuk mendorong pembangunan,’’ tegasnya saat ditemui, Kamis (6/10) kemarin. Mutasi, menurut Suwirta untuk memindahkan pejabat yang tidak berkompeten dan pada awal Januari akan diisi orang-orang berkompeten yang lolos seleksi melalui fit and proper test. Ia telah mengevaluasi SKPD dengan melihat komunikasi dan hasil anggaran yang diberikan. ‘’Masih ada pejabat seperti pahat yang baru bergerak setelah diketok. Kami bersinergi membentuk sistem yang baik,” imbuhnya. Terkait pejabat yang dirasa lambat atau tidak bisa bekerja, Bupati Suwirta mengaku tidak akan melakukan nonjob. Pihaknya lebih memilih menempatkan pejabat tersebut pada posisi yang tepat. Selain itu melakukan berbagai terobosan untuk dapat menggenjot kinerja mereka, salah satunya dengan meningkatkan tunjangan kinerja hingga 85 persen. Para pejabat itu juga akan dibina agar sungguh-sungguh memperbaiki kinerjanya. (dwa)

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Polsek Nusa Penida

(0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

PMI Klungkung

(0366) 21442

Damkar Klungkung

(0366) 22655

PDAM Klungkung

(0366) 21336

PLN Klungkung

(0366) 25599

Bali Post/dwa

PUSKESWAN - Proyek Puskeswan di Desa Pesinggahan molor dari masa kerja yang ditetapkan.

D inas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Klungkung segera memberikan surat teguran terkait proyek-proyek bermasalah yang menjadi tanggung jawabnya. PU juga mempersiapkan sanksi bila pengerjaan proyek molor dari tanggal yang ditetapkan. Kadis PU Klungkung I Gusti Nyoman Supartana minta kepada rekanan untuk mengejar keterlambatan penyelesaian pengerjaan proyek. Kalau tidak sesuai dengan kontrak yang ditanda tangani, pihaknya akan tetap mengenakan penalti. ‘’Kami akan berikan teguran lewat surat kepada rekanan agar mempercepat pengerjaan proyek. Terkait pengenaan blacklist masih memerlukan kajian terlebih dahulu,’’ ujarnya, Kamis (6/10) kemarin. Kinerja kontraktor yang lamban juga menuai kritik dari Ketua Fraksi Gerindra Klungkung, Anak Agung Gede Sayang Supartha. Ia minta eksekutif mengambil langkah tegas terhadap rekanan yang kinerjanya tidak sesuai target. Sebab keterlambatan pengerjaan proyek berpengaruh terhadap penyerapan

Lima Fraksi Dukung Pengesahan Tujuh Perda LIMA Fraksi di DPRD Klungkung dalam pendapat akhirnya memberikan dukungan terhadap pengesahan tujuh ranperda yang diusulkan Pemkab Klungkung, Kamis (6/10) kemarin. Setelah ditanda tangani Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru dan Bupati I Nyoman Suwirta, kalangan Dewan mendorong agar perda tersebut segera disosialisasikan dan diimplementasikan di masyarakat. Pendapat akhir Fraksi Persatuan Nasional yang dibacakan I Ketut Sukma Sucita menyetujui tujuh ranperda yang diajukan pemkab menjadi perda. Pihaknya minta perda tersebut segera disampaikan kepada Gubernur Bali untuk dievaluasi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga bisa ditetapkan sebagai Perda Kabupaten Klungkung. “Sebagai bentuk legislasi dari amanat masyarakat, kami akan tetap kritis dalam menyikapi setiap regulasi dan kebijakan yang diambil oleh pemerintah terkait dengan moto “Menuju Klungkung yang Unggul dan Sejahtera,” katanya. I Wayan Tugas saat menyampaikan pendapat akhir

Fraksi Golkar mengatakan ranperda ini merupakan inisiatif pemkab, namun pembahasannya dilakukan bersamasama dengan Dewan. Apabila ada hal-hal yang merugikan pihak yang berkepentingan dalam perjalanan operasionalnya, pemkab harus siap melakukan evaluasi dan pembenahan sebagaimana perlunya. “Hal-hal yang berkenan dengan peningkatan PAD harap mendapatkan perhatian khusus agar sesuai dengan target,” ujarnya. Pendapat akhir Fraksi Partai Hanura dibacakan I Wayan Buda Parwata. Pihaknya memberikan apreasiasi kepada tim eksekutif dan tim pembentukkan Perda DPRD Klungkung yang telah bekerja sama dengan penuh semangat untuk menghasilkan perda yang berkualitas seperti yang diharapkan bersama serta memberikan manfaat bagi Kabupaten Klungkung. Anak Agung Gede Anom Artha ketika menyampaikan pendapat akhir, Fraksi PDI-P memberikan sejumlah saran diantaranya terkait ranperda tentang bangunan gedung yang mengatur aspek fungsi bangunan gedung yang meli-

PERDA - Penandatanganan pengesahan tujuh ranperda menjadi perda. puti sejumlah aspek. PDI-P minta pemkab mengedepankan aspek ornamen bangunan dan mensosialisasikan ketujuh perda kepada masyarakat. “Kami menyetujui tujuh ranperda ini menjadi perda,” sebutnya.

Sementara pendapat akhir Fraksi Gerindra yang dibacakan I Nengah Mudiana mengatakan pihaknya dapat menerima dan menyetujui ranperda ini menjadi perda dan pemkab mesti segera mungkin melaksanakan perda tersebut.

Minim Fasilitas Olahraga Semarapura (Bali Post) –

Sarana dan prasarana olahraga di Kabupaten Klungkung termasuk minim. Kondisi ini sangat disayangkan anggota Komisi III DPRD yang membidangi pendidikan dan kesehatan, Ketut Sukma Sucita. Padahal selama ini Klungkung banyak mencetak atlet berprestasi dalam ajang bergengsi. Menurut Sukma, banyak atlet Klungkung yang berprestasi tetapi daerah ini masih miskin fasilitas olahraga. Oleh karena itu, ia mendukung rencana Bupati I Nyoman Suwirta membangun lapangan atletik di Desa Sakti, Nusa Penida. Sebab Nusa Penida memiliki atlet atletik yang mumpuni secara kualitas dan kuantitas. Apalagi selama ini atlet atletik Klungkung kerap meminjam fasilitas olahraga di Kabupaten Gianyar dan Bangli. “Saya setuju sekali ide bupati untuk membangun lapangan atletik di Nusa Penida. Tetapi rencana ini harus jelas semuanya, termasuk anggaran agar tidak mandeg seperti GOR di Nusa Penida,” kata Sukma, Kamis (6/10) kemarin.

anggaran pada akhir tahun. ‘’Data rekanan yang memiliki kinerja buruk sebagai evaluasi ke depan. Kami akan berikan rekomendasi kepada bupati untuk menilai kembali kontraktor tersebut, bila perlu di-blacklist,” tegasnya. Proyek peningkatan jalan kabupaten di jalan Besan Bukit Abah belum dikerjakan hingga saat ini. CV Sri Ganesha Putra yang mengerjakan proyek jalan ini setelah memberikan penawaran lebih rendah dibandingkan CV Natia Karya dan kontraktor lainnya. Menurut Supartha, proyek bernilai Rp 2,12 miliar tersebut seharusnya dikerjakan dengan cepat, sehingga segera dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar. Proyek yang juga disoroti Dewan adalah pengadaan bangunan gedung kantor dan tembok penyengker Kantor Puskeswan Dawan. Proyek ini dimenangkan CV Dharmantika setelah memberikan penawaran di bawah CV Krisna Karya dan rekanan lainnya. Rekanan belum mampu menyelesaikan proyek sesuai persentase yang ditetapkan. Proyek Puskeswan yang digarap mulai 19 April 2016, seharusnya dikerjakan selama 180 hari kalender yang berakhir September. (dwa)

Politisi dari Partai Nasdem itu berharap lapangan atletik bisa dibangun di Klungkung daratan, karena ketiga kecamatan belum mempunyai. Keberadaan GOR Suwecapura di wilayah Gelgel dinilainya belum lengkap. Perlu dibuat lapangan atletik di sana agar fasilitasnya makin memadai. “Selain tidak memiliki arena atletik, pemkab juga tidak punya lapangan basket dan bulu tangkis. Selama ini lapangan basket jadi satu dengan lapangan voli di GOR. Jadi, ketika ada pertandingan susah membaginya,” ujarnya. Bupati Klungkung berencana membangun lapangan atletik di Desa Sakti, Nusa Penida. Untuk mewujudkan hal ini, pemkab akan memohon lahan terlebih dahulu kepada Pemprov Bali seluas 1,8 hektar. Karena lahan yang akan digunakan untuk lapangan atletik milik Pemprov Bali yang berlokasi di sekitar Desa Sakti. ‘’Sarana dan prasarana olahraga akan kami buat di masing-masing kecamatan,” ungkap Suwirta belum lama ini. (kmb)

Bali Post/kmb

LENGKAP - GOR Suwecapura perlu dilengkapi lapangan atletik.

Menurut Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru, pendapat akhir yang disampaikan anggota Dewan merupakan dukungan penuh kepada eksekutif untuk bersamasama memajukan Kabupaten Klungkung. (ad249)


BULELENG

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Monumen Perang Puputan Jagaraga

Sarana Edukasi, Geliatkan Perekonomian Warga Singaraja (Bali Post) – Dibangunnya monumen Perang Puputan di Dusun Dauh Teben Desa Jagaraga Kecamatan Sawan tidak saja menjadi sarana edukasi, namun bangunan yang baru bisa diwujudkan ini mampu menggeliatkan perekonomian warga di desa ini. Sebab, monumen untuk mengabadikan kisah perjuangan Gusti Patih Jelantik dan Jro Jempiring ini juga strategis dijadikan tujuan wisata. Di samping itu, monumen ini diyakini akan mengangkat nama besar desa sebagai saksi perang puputan besar di Bali. Hal itu terungkap ketika Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana (PAS), melakukan kunjungan kerja (kunja) di Kecamatan Sawan Kamis (6/10) kemarin. Bupati didampingi Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Ketua DPRD Buleleng Gede Surpiatna, anggota DPRD

Bali Gede Kusuma Putra, dan para pimpinan SKPD terkait di lingkup Pemkab Buleleng. Klian Desa Pakraman Jagaraga Nyoman Partha menyampaikan, warga bertahun-tahun menunggu dibangunnya monumen tersebut. Akhirnya, pemerintah daerah mewujudkan keinginan warga. Pihaknya menilai, monumen ini tidak saja sebagai sarana edukasi bidang sejarah untuk generasi muda, warga Desa Jagaraga mendapatkan manfaat positif dari kehadiran menomen ini untuk menggeliatkan perekonomian. Apalagi, sesuai perencanaan ke depan di sekitar monumen akan dirancang sebagai zona ekonomi. Partha mengatakan, areal monumen bisa saja dimanfaatkan sebagai lokasi untuk menggelar kegiatan atau mementaskan sebuah event seni dan budaya. Langkah ini akan berdampak lebih baik

lagi untuk mengangkat nama Desa Jagaraga selain menjadi saksi sejarah perang puputan, namun juga menjadi desa seni yang melahirkan sosok pencipta tari Palawakia dan Truna Jaya yakni Gde Manik. Bupati PAS menyampaikan, dari kunjungannya di Kecamatan Sawan, warga tidak lagi meminta bantuan untuk penanganan infrastruktur jalan. Ini karena sejak masa pemerintahannya, persoalan kerusakan jalan di daerahnya sudah tertangani hingga 90 persen. Namun masih ada yang tertinggal, sehingga tahun 2017, pemkab kembai melakukan perbaikan kerusakan jalan yang belum tertangani tahun anggaran sebelumnya. Jika infrastruktur jalan sudah tertangani, tahun berikutnya kebijakan pemkab bagaimana fokus mengatasi persoalan dalam sektor pertanian dan perkebunan. (kmb38)

11

Warga Minta Proyek Gedung TK Kumara Sandi Dilanjutkan Singaraja (Bali Post) – Proyek pembangunan gedung TK Kumara Sandi di Desa Menyali Kecamatan Sawan, mandek. Gedung itu dibangun dengan bantuan hibah dari APBD Buleleng tahun 2014. Meski belum layak ditempati, lebih dari 30 anak-anak TK memanfaatkan gedung tersebut untuk belajar. Warga meminta agar pemerintah daerah memberikan bantuan tambahan untuk menuntaskan pembangunan proyek itu. Warga mempertanyakan kejelasan proyek tersebut ketika Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana (PAS), menghadiri tatap muka dengan warga serangkaian kunjungan kerja (kunja) di Kecamatan Sawan, Kamis (6/10) kemarin. Di hadapan Bupati, salah seorang warga I Gede Darmawan mengungkapkan, gedung TK dibangun di atas tanah milik pemerintah desa. Dari proposal yang diajukan ke Pemkab Buleleng tahun 2014, desa menerima bantuan hibah Rp 200 juta. Dengan dana sebesar itu, gedung TK berhasil dibangun,

namun tidak tuntas. Bagian lantai belum dikeramik dan temboknya belum diplester. Meski kurang nyaman untuk kegiatan belajar, pihak pengelola terpaksa memanfaatkan gedung itu agar pendidikan dapat berjalan. Untuk menghindari debu beterbangan, lantai terpaksa ditutup dengan karpet. “Kami tanyakan apakah proyek itu cukup hanya seperti sekarang tidak diplester dan lantainya tidak dikeramik. Kalau masih ada kelanjutan kami berharap gedungnya di-finishing biar lebih nyaman untuk anakanak belajar,” katanya. Darmawan juga mengusul-

kan agar guru di TK itu mendapatkan penghasilan yang wajar. Selama ini, tiga guru termasuk kepala sekolah hanya mendapat gaji di bawah Rp 500.000 tiap bulan. Sumber gaji ini diambilkan dari APBDes, bantuan desa pakraman, dan iruran komite sekolah. Dengan penghasilan sebesar itu, pihaknya khawatir guru tersebut akan putus asa hingga berhenti mengajar. Menanggapi permintaan itu, Bupati mengatakan, persoalan proyek dengan bantuan hibah kabupaten memang harus tuntas satu kali bantuan direalisasikan. Kalau berlanjut, pengusulan bantuan hibahnya tidak bisa dilakukan berturut-turut. Untuk memastikan pelaksanaan proyek yang sudah dijalankan itu, Bupati menginstruksikan Inpektorat agar melakukan pemeriksaan dokumen yang ada. Nantinya, kalau ditemukan ada pelanggaran, pemerintah akan meminta pelaksanaan proyek dijalankan sesuai dengan RAB yang ada. Terkait gaji guru TK, Bupati menjelaskan, langkah

Bali Post/kmb38

I Gede Darmawan

ini bisa dilakukan apabila pihak pengelola menyerahkan aset lembaganya kepada pemerintah. Dengan demikian, pemerintah daerah akan mengangkat status lembaga dari yayasan menjadi negeri dan pemerintah bisa memberikan bantuan baik sarana dan mempekerjakan guru kontrak. Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gede Suyasa. Dia mengatakan, proyek pembangunan gedung TK di Desa Menyali itu memanfaatkan dana hibah kabupaten Rp 200 juta. Proyek ini dikerjakan dengan swakelola oleh pihak pengelola TK dan pemerintah desa. Dari dokumen yang ada, pelaksanaan proyek tersebut masuk kategori non-finishing. Pekerjaannya masih bisa dilanjutkan, namun harus mengikuti aturan yang ada. (kmb38)

Perairan TNBB Rawan Pencurian Ikan Hias

Singaraja (Bali Post) Perairan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) rawan pencurian ikan hias. Teranyar, empat tersangka asal Banyuwangi, Jawa Timur, melakukan pencurian ikan hias untuk dikomersialkan. Tersangka kemudian diciduk. Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Kamis (6/10) kemarin, menyampaikan pengungkapan kasus itu bermula dari laporan Ida Bagus Alit Kemenuh, anggota Polhut TNBB bahwa ada kasus pencurian ikan hias, Rabu (5/10) pukul 14.00 wita di perairan sebelah utara Pura Segara Rupek. Tersangkanya adalah Saiful (41) alamat Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Moh Bahri (34) dari Desa Bangsring Kecamatan Wongserojo, SEI AH (56) dan Supiyono (41) dari Dusun Selogiri Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro. “Mereka membawa perahu dari Banyuwangi menuju

kawasan perairan konservasi menangkap ikan-ikan hias. Hasil tangkapan dijual ke Banyuwangi. Cara mereka menangkap ikan dengan menyelam memakai selang dengan kompresor berada di atas perahu. Ikan lalu dimasukkan ke plastik untuk dijual,” ujar Kapolres Sukawijaya didampingi Kasat Pol. Air Polres Buleleng AKP Putu Ariyana. Tersangka disangkakan Pasal 40 ayat (2) jo Pasal 33 ayat (3) UU RI No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem. Sejumlah barang bukti yang diamankan 1 perahu warna putih berisi nama Lobster, 1 mesin tempel Yamaha, 1 kompres o r m e s i n H o n d a wa r n a merah biru, 4 pemberat besi, 2 panah ikan, 4 anak panah, 2 seruk ikan, 1 set jaring ikan panjang 5 meter lebar 1,5 meter, selang panjang 100 meter, 4 jarum suntik, 3 sepatu katak, 1 senter, dan 17 ekor ikan hias aneka jenis. (kmb34)

Empat Pengedar Sabu-sabu Diringkus Singaraja (Bali Post) Polres Buleleng menangkap empat tersangka pengguna dan pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Para tersangka diringkus di empat tempat kejadian perkara (TKP) berbeda. Awalnya, tiga tersangka diringkus di TKP berbeda, Kamis (22/9) pukul 17.30 wita. Pertama, tersangka Amang (34) beralamat di Jalan Hasanudin, Kelurahan Kampung Kajanan, Buleleng. Tersangka kedua, inisial Mamat (41) alamat Pulau Selayar, Lingkungan Taman Sari, Buleleng. Selanjutnya, Iman Subali (44) alamat Jalan Pisang, Kelurahan Kampung Bugis. Tersangka Amang ditangkap polisi di simpang tiga dekat Jalan Anggrek Singaraja, Kelurahan Kaliuntu. Amang membawa BB 1 kotak korek kayu berisi 1 paket sabu-sabu seberat 0,08 gram bruto (0,07 gram neto), 1 HP Nokia warna biru, dan 1 buah korek gas. Pada waktu bersamaan, dua jam berikutnya, ditangkap tersangka Mamat yang melakukan transaksi sabusabu di wilayah Kampung Baru, Buleleng. Kemudian tersangka Subali ditangkap di TKP Pulau Komodo Gang Mahoni Kelurahan Banyuning, Buleleng. Mamat membawa sabu-sabu seberat 0,28 gram bruto (0,10 gram neto), 2 HP Nokia dan BlackBerry. Sedangkan Subali akan bertransaksi 1 paket sabu-sabu seberat 0,52 gram bruto (0,42 gram neto), 1 HP merek Samsung serta 1 kaus singlet putih. Tersangka lain diamankan

Sabtu (24/9) pukul 23.00 wita di TKP Jalan Raya Sangsit Dusun Peken Desa Sangsit Kecamatan Sawan, berinisial Enceh (31) alamat Banjar Dinas Dauh Munduk Desa Bungkulan. Enceh sendiri membawa BB 1 paket sabu berat 0,28 gram bruto (0,10 gram neto), 1 HP warna silver. Polisi menangkap tersangka berdasarkan informasi adanya transaksi narkoba di Jalan Raya Sangsit di wilayah Banjar Dinas Peken Desa Sangsit. Anggota Polsek Sawan menyelidiki di Timur Pasar Sangsit. Enceh tampak berdiri, dengan gerak-gerik mencurigakan. Paket sabu di tangan kiri tidak dapat disembunyikan, selanjutnya ia digiring ke kantor polisi. ‘’Empat tersangka sebagai pengedar dan pengguna. Mereka pakai sedikit dan sisanya diedarkan. Jadi, mereka cari untung dari sisa pemakaian itu,” ujar Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Kamis (6/10) kemarin. Sukawijaya menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, antara penjual dan pembeli tidak bertemu langsung. Mereka melakukan transaksi dengan cara menaruh di suatu tempat. “Mereka komunikasi lewat telepon. Kami tentu tidak percaya begitu saja. Kami akan kembangkan lagi kasusnya. Mudah-mudahan jaringan kasus bisa terungkap seluruhnya,” tambahnya. Keempat tersangka disangkakan Pasal 112 ayat (1), pasal 114 ayat (2), Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (kmb34)


JEMBRANA

12

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

SOSOK Desa Wisata Berbasis IT GAUNG pembangunan pariwisata di Desa Medewi belakangan ini semakin menggema. Hal tersebut tidak lepas dari peran desa yang mematrikan visi desa untuk membangun pariwisata berbasis masyarakat. Desa Medewi yang menjadi destinasi wisata di Jembrana, tidak hanya memiliki kelebihan pantai untuk surfing. Tetapi juga memiliki kekayaan alam pegunungan dan suasana pertanian yang tidak kalah menarik dengan wisata lain. “Ke depan kami ingin mengembangkan Medewi Smart Village. Wisata desa berbasis IT (Informasi Teknologi). Di setiap hotel, villa maupun home stay, memasukkan data pengunjung secara online langsung ke desa. Sekarang ini masih manual,” ujar Perbekel Medewi, Komang Suartika. Selain pendataan secara online, peran IT juga digunakan untuk promosi wisata desa. Selain surfing, Desa Medewi mempunyai daya tarik wisata khas suasana pedesaan. Seperti agrowisata, sungai hingga pegunungan. Diakui Suartika, untuk mewujudkan itu memerlukan kerja keras dan kemauan kuat. Guna membentuk pondasi desa wisata itu, pihaknya fokus pada pembangunan karakter dan SDM masyarakat dulu. “Minimal menunjukkan keramahan pada wisatawan. Mengembangkan pariwisata tidak harus langsung membangun fisik. Karakter masyarakat dulu kita bentuk,” tambah Suartika. Kelompok wisata yang sudah ada juga lebih intens diberikan pembinaan. Bagaimana agar wisatawan terkesan, betah dan ingin kembali lagi ke Medewi. Dalam membangun fisik, sarana dan prasarana pendukung tidak berjalan sendiri atau bersandar pada pemerintah. Tetapi juga menggugah para investor yang selama ini berkecimpung di Medewi sebagai bentuk partisipasi membangun dan mewujudkan desa wisata. (olo)

SIDAK - DPRD Jembrana saat sidak di senderan Pura Segara yang hancur terkena abrasi kemarin.

Bali Post/olo

Kondisinya Hancur

Perbaikan Senderan Pura Segara Jangan Ditunda Lagi Negara (Bali Post) – Permasalahan perbaikan senderan Pura Segara Gilimanuk hingga kini rupanya belum menemui titik temu. Karena persoalan itu terus berlarut-larut, maka pimpinan DPRD Jembrana bersama Ketua Fraksi dan Komisi C, Kamis (6/10) kemarin melakukan sidak ke lokasi senderan yang hancur. Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa mengatakan pihaknya mendesak agar perbaikan senderan itu segera dilakukan. Apalagi dari pihak ASDP sudah menyatakan komitmennya membantu dana lewat CSR (corporate social responsibility). Hasil pengecekan kemarin, kondisi senderan

sudah sangat parah. “Saya dengar baru bisa terlaksana Januari 2017. Tidak perlu ditunda lagi, sekarang juga kerjakan. Kalau terus menunggu, sementara kondisinya seperti ini keburu habis tanah (pura) terkena abrasi,” tegas Sugiasa. Pihak panitia dari Desa Pakraman Gilimanuk, Kelurahan dan

ASDP, kepolisian serta Dinas PU juga turut hadir saat sidak tersebut. Mereka diminta untuk berkoordinasi lebih intens agar teknis pengerjaan bisa berlangsung lebih cepat. Namun pembangunan harus sesuai agar tidak cepat roboh seperti senderan sebelumnya. Karena itu,

pihaknya meminta harus ada pengawasan. “Sudah ada niat baik dari ASDP, segera tindaklanjuti ini. Bila perlu lewat penunjukkan. Cari kontraktor yang bagus,” terangnya. Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jembrana Ida Bagus Susrama mengatakan hal serupa. Perbaikan senderan tersebut memang perlu segera dilakukan. Panitia disarankan untuk melakukan koordinasi dengan Dinas PU. Dari hasil koordinasi DPRD Jembrana

dengan ASDP, sebenarnya sudah mendapati titik temu. Anggaran juga sudah disediakan. Di pihak lain, Bendesa Desa Pekraman Gilimanuk I Ketut Galung mengaku akan menindaklanjuti saran dari DPRD tersebut. Dari rapat belum lama ini, anggaran yang diperlukan diperkirakan mencapai Rp 581 juta. Hal itu pun sudah disanggupi pihak ASDP. Sedangkan, untuk pengerjaan memang masih menunggu dana. (kmb26)

Program Bantuan Penunggu Pasien

Bali Post/olo

TUNJUKKAN BB – Petugas kepolisian menunjukkan kedua pelaku dan barang bukti (BB) penyalahgunaan narkoba jenis SS. Kedua pelaku ini merupakan pasangan suami istri (pasutri).

Pesta SS di Kamar Kos, Pasutri Ditangkap Negara (Bali Post) Pasukan Reskoba Polres Jembrana berhasil menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu (SS), Selasa (4/10) malam. Dua pelaku yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) masing-masing berinisial I Gusti NPA alias Rahtu (37) dan NN (30) ini dibekuk setelah diketahui pesta SS di kamar kos di Lingkungan Pendem, Jembrana. Selain kedua pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti (BB). Kedua pelaku ini memang sudah dijadikan target operasi (TO) oleh polisi sejak dulu. Pasalnya, sebelum ditangkap polisi sempat melakukan penggeledahan sebanyak tiga kali terhadap pelaku, namun saat itu tidak terbukti. Nah, karena informasi masyarakat polisi kembali melakukan pengintaian dan pelaku diketahui sedang pesta SS di kamar kosnya. Tanpa melakukan perlawanan, pelaku akhirnya diamankan. Polisi juga melakukan penggeledahan dan ditemukan sejumlah BB. Misalnya, satu paket kristal bening dalam plastik klip kecil yang diduga berisi SS dengan berat 0,25 gram. BB ini disembunyi-

kan di bawah pondasi teras kos. Tak hanya itu, polisi juga menyita BB berupa bong yang disimpan di dalam kamar mandi dan gunting, tabung kaca serta korek di dalam kamar. Usai ditangkap, kedua pelaku digelandang ke Polres Jembrana untuk proses lebih lanjut. Dari pengakuan kedua pelaku, mereka memang telah dua kali mengonsumsi SS secara bersama, yakni pada 24 dan 29 September lalu. Pelaku Rahtu yang sehariharinya sebagai pekerja bengkel ini mengaku membeli barang haram itu kepada salah seorang yang tidak dikenal. Sebab, pemesanan dilakukan dengan sistem tempel. Harga satu paketnya Rp 300 per paketnya. Sementara Kasat Reskoba Polres Jembrana AKP I Gusti Komang Muliadanyana dikonfirmasi, Kamis (6/10) membenarkan penangkapan kedua pelaku tersebut. Pelaku merupakan TO polisi karena sebelum ditangkap polisi sudah sempat tiga kali melakukan penggeledahan terhadapnya. Pelaku diketahui sebagai pemakai aktif. Dari hasil tes urin mereka juga positif mengonsumsi SS. (kmb26/kmb)

Dirasakan Sangat Meringankan Beban Keluarga

SALAH satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana yakni bantuan penunggu pasien yang telah berjalan dua tahun, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena mampu meringankan beban biaya keluarga. Hal tersebut diakui oleh Wayan Suda (55), warga yang tinggal di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Jembrana, Rabu (5/10). Menurutnya bantuan biaya untuk penunggu pasien sangat berguna dan meringankan bebannya ketika ia menunggu istrinya yang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Negara selama kurang lebih dua minggu. Selama itu, ia nyaris tidak bisa bekerja karena harus

menunggu istrinya yang sedang sakit. Wayan Suda yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek, sangat berterima kasih kepada Pemkab Jembrana dengan bantuan yang ia terima langsung dari Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Selain itu, Wabup Kembang juga memberikan bantuan beras dan keperluan rumah tangga lainnya kepada Wayan Suda. Wabup Kembang mengungkapkan, program bantuan penunggu pasien merupakan salah satu program unggulan sebagai bentuk kepedulian Pemkab Jembrana kepada masyarakat. Menurutnya ketika orang sakit sudah dibantu dengan program JKBM maupun BPJS, se-

SERAHKAN BANTUAN – Wakil Bupati Jembrana ketika menyerahkan bantuan penunggu pasien ke salah satu warga di Nusasari.

mentara keluarga yang menunggunya juga perlu diperhatikan. Sebab sudah bisa dipastikan keluarga yang menunggunya di rumah sakit memerlukan biaya selama pasiennya dirawat. “Kami tidak ingin orang yang sakit terbebani lagi dengan biaya selama menunggu,“ kata Kembang. Didampingi Kadis Kesosnakertrans Wayan Gorim, Wabup Kembang menjelaskan program bantuan penunggu pasien diberikan kepada seluruh masyarakat Jembrana yang dirawat di rumah sakit kelas III. Jumlah bantuan yang diberikan mencapai Rp 1-5 Juta. Perbedaan jumlah bantuan didasarkan pada beberapa faktor, diantaranya lamanya menunggu pasien dirawat. Untuk memperoleh bantuan ini masyarakat diwajibkan mengajukan permohonan yang difasilitasi oleh aparat pemerintah di dusun dan di desa. Untuk memastikan permohonan tersebut, pemohon kemudian disurvei oleh aparat Pemkab. Program ini ternyata disambut antusias oleh masyarakat. Kadis Kesosnakertrans Wayan Gorim menyebutkan, di tahun 2016 hingga saat ini program bantuan penunggu pasien realisasinya sudah mencapai 95 orang dan sedang dalam proses pengajuan sebanyak 30 orang. Wayan Suda sendiri menerima bantuan dana penunggu pasien sebesar Rp 2 juta. (ad248)

Bali Post/olo

NYARIS ROBOH – Pagar pembatas di sisi selatan Terminal Negara yang nyaris roboh.

Pagar Pembatas Terminal Umum Negara Nyaris Roboh Negara (Bali Post) – Pagar pembatas di Terminal Umum Negara yang terbuat dari besi nyaris roboh. Pagar yang memisahkan areal terminal dengan deretan kios ini posisinya miring dan sangat membahayakan pejalan kaki. Bukan saja pejalan kaki, deretan kios yang lokasinya di selatan terminal juga terancam terkena dampak jika memang benarbenar roboh. Untuk mengantisipasi supaya tidak ada korban, pihak terkait diminta segera mengambil langkah dan memperbaikinya. Pantauan di lokasi, Rabu (5/10) lalu, pagar yang memisahkan kios dengan terminal itu tampak sudah miring. Panjang pagar besi yang sudah miring sekitar 150 meter dari total 200 meter. Bahkan, sebagian pilar sudah terlihat ambruk karena tidak kuat menahan

beban pagar besi tersebut. Salah seorang penjaga kios, Ni Komang Rini mengakui bahwa kondisi itu sudah terjadi sejak lama. Namun, kemiringan pagar semakin membayakan karena nyaris roboh. Hal tersebut membuat pengunjung pasar harus berhati-hati ketika melintas. Menurut warga, penyebab miringnya pagar tersebut karena pondasi tertekan oleh akar pohon angsana yang tumbuh di sana. Kepala Terminal Umum Negara, I Putu Negara, mengakui kondisi tersebut. Untuk mengantisipasi hal itu harus mencabut pohon tersebut sebelum perbaikan pagar. Kondisi ini juga terjadi pada tembok di sisi utara Terminal Negara. Pihaknya mengaku akan segera menyampaikan permasalahan ini ke Dinas Hubkominfo. (kmb26)


Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

KARANGASEM

SOSOK Dapat Wahyu Ida Batara MENJADI seorang pemimpin desa adat memang tidak mudah. Mengawal keajegan desa adat beserta budayanya, punya kesulitan tersendiri. Hal itu agak sukar dijelaskan. Itu juga dirasakan Klian Desa Adat Bugbug, Jero Wayan Mas Suyasa. Hebatnya, dia dipercaya mengawal keajegan Desa Adat Bugbug, enam periode berturut-turut. Sudah pasti hal itu tak terlepas dari kepemimpinannya yang mampu mengayomi seluruh warganya. Jero Wayan Mas Suyasa rela melepas statusnya sebagai politisi senior, sejak dipercaya menjadi Klian Desa Adat Bugbug hingga sekarang. Mantan Ketua DPD Partai Golkar Karangasem ini sudah 12 tahun terjun di dunia politik. Setelah mendapat wahyu dari Ida Batara di Desa Adat Bugbug, mantan legislator yang menjabat terakhir sebagai Wakil Ketua DPRD Karangasem ini pun akhirnya memutuskan fokus menjadi klian desa adat. Dia memegang posisi ini selama enam periode. Itu bisa terjadi, karena di Desa Adat Bugbug, tidak diatur menjadi klian desa adat dalam dua periode, sebagaimana aturan di desa-desa adat lainnya di Bali. Satu komitmennya, ia bersedia all out ngayah. Dan hingga kini sudah enam periode melakukan swadarma, menjaga adat dan budaya di Desa Adat Bugbug. Di tengah gempuran globalisasi yang terus memengaruhi pola pikir warganya, diakui hal ini menjadi tantangan terbesar dalam menjaga eksistensi desa adat. “Untungnya jiwa ngayah masyarakat sangat tinggi. Kami bisa bersama-sama menjaga dengan baik adat dan budaya di desa ini,” kata Jero Wayan Mas Suyasa yang juga seorang bakta Shiwa ini. Memimpin desa adat selama enam periode, membuatnya begitu dicintai masyarakat setempat. Jero Wayan Mas Suyasa, berharap tetap bisa mengemban kepercayaan ini, untuk terus menjaga keajegan Desa Adat Bugbug. Dia mengaku tak tahu, sampai kapan akan berhenti menjadi klian desa adat. Selama masih dipercaya masyarakat, Jero Wayan Mas Suyasa, menegaskan akan terus mengabdi untuk Desa Adat Bugbug. (gik)

Edarkan SS

Kepala LPD Besakih Dituntut Enam Tahun Amlapura (Bali Post) – Oknum Kepala Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Besakih, Karangasem, terdakwa I Gusti Ngurah Raka, Ajik Wayan alias Dungki (46), dituntut pidana penjara selama enam tahun. Hal itu mengemuka saat sidang pembacaan tuntutan dari JPU di Pengadilan Negeri Amlapura Kamis (6/10) kemarin. Terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan. Atas tuntutan JPU Putu Eryc Sunas Arintama itu, terdakwa Dungki asal Banjar Besakih Kangin itu mengatakan sudah pas. Dia dengan tegas menyampaikan isyarat langsung menerima. Kendati demikian, majelis hakim yang diketuai Putu Ayu Sudariasih, tetap memberikan kesempatan kepada penasihat hukumnya Dwi Arya Mahendra Putra, S.H. menyampaikan pembelaan secara tertulis pada sidang berikutnya. Jaksa dari Kejari Amlapura Arintama mengatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 114 (1). Terdakwa memiliki, menguasai, memakai dan pengedarkan narkotika jenis sabu-sabu (SS). Pelanggaran terdakwa dikuatkan saksi di antaranya anggota tim Buser Satreskoba Polres Karangasem, di antaranya Mohamad Supriyanto, saksi I Gede Sudiarta, Made Oka Suyasa, Nengah Sudarta, Nengah Darmika alias Cabak dan Basur. Atas keterangan pada saksi, terdakwa membenarkan. Terdakwa mengakui terus terang bersalah. Dia mengaku sempat memakai dan mengedarkan SS di desanya di Besakih. ‘’Sebenarnya saya sudah sempat enam bulan tak memakai SS. Namun kemudian teman saya datang dari Denpasar (terdakwa dalam berkas terpisah), saya jamu minum miras dan mereka membawa SS. Saya diajak lagi mengisapnya, akhirnya saya digerebek polisi,’’ paparnya. Tersangka digerebek polisi di rumahnya di Besakih Kangin empat bulan lalu. Dari sejumlah barang bukti seperti sebuah tas pinggang, ditemukan uang tunai Rp 1,426 juta. Uang itu diduga hasil transaksi SS. Juga ditemukan pipa kaca serta alat isap SS di antaranya bong, serta bungkus rokok yang di dalamnya berisi 16 plastik klip bening berisi serbuk SS. ‘’Barang bukti uang tunai itu dirampas untuk negara. Sementara alat-alat isap SS, tas pinggang dan seluruh plastik klip bening yang berisi serbuk narkoba itu dirampas untuk dimusnahkan,’’ ujar Jaksa Arintama. Dalam persidangan sebelumnya, dia ditangkap polisi dan lama ditahan. Dia mengaku tak tahu lagi, apakah dia nantinya setelah lepas dari Lapas Karangasem menjalani hukuman masih diterima sebagai pegawai di LPD di Besakih. (013)

Bandar Bola Adil Dituntut Lima Bulan Amlapura (Bali Post) – Dua penyelenggara bandar judi bola adil, Nyoman Sudarma alias Jongo dan rekannya Ketut Budiarta alias Lonjong, dituntut masing-masing pidana penjara lima bulan. Demikian JPU Putu Yumi Antari, S.H. saat membacakan tuntutannya pada sidang di Pengadilan Negeri Amlapura, Rabu (5/10). Atas tuntutan itu kedua terdakwa meminta keringanan hukuman. Terdakwa yang berasal dari Desa Antiga, Manggis, Karangasem itu memohon hukuman seringan-ringannya kepada majelis hakim yang diketuai Putu Ayu Sudariasih. Alasannya, keduanya mengaku menjadi tulang punggung keluarga. Masing-masing juga mengaku bersalah dan menyatakan menyesal. Kepada majelis hakim, mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya menggelar judi. ‘’Majelis hakim, kedua terdakwa itu secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 303 (1), menggelar judi untuk khalayak tanpa izin yang berwenang. Barang bukti (BB) berupa uang Rp 1,2 juta itu merupakan hasil transaksi perjudian, BB itu disetorkan ke kas negara,’’ ujar Jaksa Yumi. Kedua terdakwa dibekuk polisi di arena permainan bola adil yang mereka gelar di Lapangan Umum Desa Ulakan, Manggis. Mereka digerebek polisi, sekitar dua bulan lalu. Saat itu, di lapangan Ulakan ada atraksi keramaian yang dikenal masyarakat setempat sebagai tong edan. (013)

13

Kuburan Suriasih Dibongkar

Benang Pengikat dan Bekal Kubur Raib Amlapura (Bali Post) –

Warga Desa Subagan, Karangasem, Kamis (6/10) kemarin, geger. Sebuah kuburan yang masih baru, tempat mengubur Ni Nengah Suriasih (40) diketahui dibongkar orang tak dikenal. Seluruh bekal kubur berupa uang dan kedua tali benang pengikat jempol tangan korban raib. Terbongkarnya kuburan itu diketahui pertama kali oleh suami korban, Made Sunantara alias Made Cakri (41). Ayah tiga anak yang masih kecil-kecil itu mengatakan, istrinya meninggal Sabtu (1/10) lalu, lantaran sakit jantung. Sebelumnya, korban sakit-sakitan, seperti gejala tifus. Kisahnya, Sabtu itu, istrinya masuk kamar mandi dan sekitar 30 menit tidak keluar. Anaknya curiga dan akhirnya pintu kamar mandi didobrak Cakri. Diketahui ibu rumah tangga yang juga petani asal Banjar Desa, Subagan itu tewas di kamar mandi. Korban baru dikuburkan Selasa (4/10). Sehari usai penguburan, barulah kuburannya itu dibuatkan penyekat dari batako dan ditambah tanah sebagai penguruk. Kemudian, Kamis (6/10) kemarin, Cakri masoda ke kuburan istrinya. Betapa terkejutnya petani itu, karena kuburan istrinya ada tanda bekas dibongkar. Tanah sedalam batako itu berhamburan bekas digali orang. Cakri lantas melaporkan hal itu ke Kepala Lingkungan Desa yang tak lain masih pamannya, I Gede Suparda. Dia juga melapor ke Klian Desa Putu Toya dan kepada Babinkamtibmas

Aiptu Made Gunarta. Laporan itu diteruskan ke Mapolsektif Karangasem. Warga pun geger. Klian Desa Putu Toya dan Kapolsektif Kompol Anwar Sasmito dan sejumlah polisi terjun ke lokasi kemarin, termasuk Klian Pecalang Desa Subagan Drs. Ketut Bawa dan sejumlah anggotanya. Keluarga korban dibantu warga, membongkar kuburan itu guna mengecek apakah jasadnya juga ikut menghilang. Namun akhirnya diketahui mayat Suriasih masih ada. Letaknya memang miring, posisi penguburan di sana memang agak miring sesuai tradisi setempat. Mayat dalam posisi menengadah. Anehnya, kata Cakri, seluruh bekal kubur berupa uang dibungkus kain kafan ludes. Demikian juga tali benang pengikat kedua jempol tangannya raib. ‘’Tradisi di desa kami, mayat yang dikubur kedua jempol tangannya diikat menggunakan benang. Benangnya hilang, padahal istri saya baru usai dikubur dan benangnya biasanya masih kuat, belum putus secepat itu,’’ katanya. Namun, Cakri mengatakan, kalau hanya bekal kubur yang hilang, pihaknya tak begitu

GEGER - Sebuah kuburan baru di Setra Ageng Subagan, Karangasem dibongkar orang. Warga geger karena bekal kubur dan benang ludes. mempermasalahkan. Sempat khawatir, tetapi akhirnya bersyukur, karena mayat istrinya masih ada. Kapolsektif Anwar Sasmito mengatakan, keluarga pemilik kuburan itu sudah merelakan bekal kubur korban hilang. Yang penting bagi mereka mayatnya itu masih utuh. Karena itu, pihak keluarganya tak menuntut. ‘’Semula keluarga pemilik kuburan curiga dan khawatir mayat itu ada yang mengganggu bahkan mensinyalir ada organ yang hilang. Makanya mayat korban dicek

guna memastikan, jangan sampai saat pengabenan, baru diketahui mayatnya malah tak ada. Semuanya masih utuh kok,’’ kata Anwar Sasmito. Warga di Subagan yang ikut mengecek keberadaan mayat di kuburan yang dibongkar orang tak dikenal itu, mengatakan baru kali ini ada kasus kuburan yang masih baru dibongkar orang di Subagan. Ada yang menduga apakah pelaku hanya mencuri bekal kubur ataukah ada bagian lain dari mayat

yang hendak dicarinya untuk tujuan tertentu. Kemarin, kuburan itu setelah dicek kondisi mayatnya masih utuh, karena itu langsung dikembalikan seperti semula. Kapolsektif Anwar mengatakan, kasus pembongkaran kuburan baru itu suatu pelajaran. Warga di Subagan yang punya keluarga baru dikubur sesekali perlu melakukan patroli ke kuburan. Uang bekal kubur itu sebetulnya tidak banyak. Hanya sejumlah uang, yang berasal dari keluarga dan kerabat. (013)

Mengaku Buta Huruf, Ketut Kuat Jualan Togel Amlapura (Bali Post) – Seorang pemuda buta huruf asal Banjar Tegalsari, Kubu, Karangasem, Ketut Kuat (22), disidangkan di Pengadilan Negeri Amlapura, Rabu (5/10) lalu. Dia dijerat pasal 303 (1) KUHP, karena menjual togel jenis TSSM. Karena mengaku buta huruf, anggota maje-

lis hakim Gede Adi Ganda Wijaya, sempat bertanya kepada terdakwa. Apakah memang benar dia pelaku penjualan nomor togel itu. ‘’Katanya buta huruf, kok bisa jualan togel? Apakah benar pemuda ini pelaku atau terdakwanya, Pak Jaksa?’’ tanya hakim Adi Ganda kepada Jaksa Nur Aprilianto.

Kuat mengaku sempat sekolah, hanya sampai kelas I SD. Dia buta huruf, karena berhenti sekolah. Berhenti, karena dia takut ada cerita penculikan anak-anak kecil dipotong leher, di desanya. Hakim Adi Ganda sempat mengetes terdakwa, dengan disuruh membaca angkaangka. Meski sedikit ter-

bata, Kuat akhirnya bisa menyebut angka-angka yang ditunjukkan hakim Adi Ganda. Terdakwa Kuat sempat cukup lama dicecar pertanyaan hakim Adi Ganda. Soalnya, selain mengaku buta huruf, terdakwa juga berbelit-belit serta sulit menjawab ketika ditanya majelis hakim.

Terdakwa dibekuk polisi Sabtu (16/7) lalu di desanya di Kubu, saat dia menjajakan togel. Barang bukti yang diamankan uang tunai Rp 120 ribu. Uang itu diduga hasil transaksi togel, selain itu selembar kertas paito, serta satu bendel pasangan angka togel serta lembaran syair mimpi. (013)

Pajak Progresif Sepeda Motor Dikeluhkan Wajib pajak kini mulai dibuat pusing adanya pajak progresif. Soalnya, pajak progresif kini tak hanya menyasar mobil, tetapi juga sepeda motor. Keluhan wajib pajak kian memuncak, ketika pembayaran pajak di Kantor UPT Dinas Pendapatan Provinsi Bali, Kantor Samsat Karangasem semakin terkesan ribet dan berbelit-belit sepekan terakhir ini. Apakah sudah pernah pajak progresif itu disosialisasi kepada masyarakat dalam posisinya sebagai konsumen, sebelumnya? PAJAK progresif untuk sepeda motor mulai berlaku 3 Oktober lalu. Regulasi pajak progresif itu dipayungi Perda Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pajak Daerah. Ketentuannya, untuk kendaraan bermotor pribadi roda dua dan tiga di bawah 250 cc, kepemilikan pertama pajaknya sebesar 1,5 persen, kepemilikan kedua 2 persen, ketiga 2,5 persen, keempat 3 persen, kelima dan seterusnya sebesar 3,5 persen. Sementara untuk 250 cc ke atas, kepemilikan pertama dikenakan pajak sebesar 1,75 persen, kepemilikan kedua 3 persen, kepemilikan ketiga

4,5 persen, kepemilikan ke empat 5 persen, kepemilikan kelima dan seterusnya, pajaknya sebesar 7,5 persen. Sedangkan untuk pajak progresif kendaraan roda empat merujuk pada perda ini juga alami kenaikan. Kepemilikan pertama sekarang pajaknya naik menjadi 1,75 persen dari sebelumnya hanya 1,5 persen. Kepemilikan kedua 3 persen, kepemilikan ketiga 4,5 persen, kepemilikan ke empat 5 persen, kepemilikan kelima dan seterusnya, pajaknya sebesar 7,5 persen. Kepemilikan kendaraan bermotor seperti angkutan umum, ambulans, pemadam kebakaran, lembaga sosial keagamaan, konsulat, pemerintah, BUMN, BUMD, TNI hingga Polri tak dikenakan pajak progresif. Pengenaan pajak progresif ini membuat kaget masyarakat Karangasem. Maklum, selama ini tak pernah ada sosialisasi terkait pajak progresif itu. Seorang wajib pajak, Gusti Agung Panji, Kamis (6/10) kemarin, mengaku kaget setelah sampai di Kantor Samsat, baru disampaikan sepeda motornya kena pajak progresif. Menurutnya, ini jelas memberatkan. Suasana di Kantor Samsat Karangasem, dalam sepekan terakhir juga jadi gaduh. Sebab, proses pemberkasan sebelum membayar pajak progresif sepeda motor

cukup lama dan berbelit-belit. Bahkan, dengan penerapan sistem yang lebih ketat di Kantor Samsat, kepengurusan pajak, kata sejumlah wajib pajak, tak boleh lagi diwakilkan. Melainkan harus wajib pajak yang bersangkutan. “Sekarang aturannya makin tak masuk akal. Masa tak boleh diwakilkan. Kalau orangnya sakit, pemiliknya sudah tua, bagaimana. Tadi saya lihat ada yang ngurus pajak sambil gendong bayi. Jadi makin ribet,” kata salah satu wajib pajak, Jero Kartika. Bahkan, sejumlah wajib pajak lainnya juga mencakmencak, lantaran proses urus pajak kendaraan sekarang makin ketat. Salah satunya, Andi Husein, mengaku ingin mengurus pajak kendaraan roda dua. Tetapi, karena tak menyertakan fotokopi pemilik lama yang sudah tak diketahui ada di mana, dia jadi tak bisa bayar pajak. Situasinya jadi serbasulit bagi wajib pajak. Padahal, sudah sadar mau bayar pajak, tetapi justru ditolak petugas. “Ngurus pajak sekarang kok malah tambah ruwet. Pemerintah ini beneran ada niat bangun pelayanan prima, atau cuma omong doang ‘omdo’ saja,” ujarnya. Kepala UPT Dinas Pendapatan Provinsi Bali, Kantor Samsat Karangasem, I Wayan Cekeg, Kamis (6/10) kemarin,

MEMBELUDAK - Wajib pajak tampak membeludak di ruang tunggu Kantor Samsat Karangasem, Kamis kemarin. mengakui adanya pajak progresif terhadap sepeda motor. Dasar pengenaannya, kalau dulu adalah kepala keluarga. Sekarang menggunakan KTP atau per kepemilikan. Tapi dia membantah, kalau urus pajak harus wajib pajak yang bersangkutan. Merujuk instruksi bersama Kapolri, Depdagri dan Jasa Raharja, tentang pelaksanaan sistem manunggal di bawah satu atap, pengurusannya bisa diwajibkan, asal ada surat kuasa dari wajib pajak kepada pihak yang diberikan kuasa. Sekarang aturan ini dipertegas kembali di Perpres nomor 5 tahun 2015 tentang Penyelenggaran Sistem Administrasi Manunggal Satu

Atap Kendaraan Bermotor. Namun, dia mengakui proses mengurus pajak sekarang memang sedikit lebih lama. Alasannya, sistem yang diterapkan menjadi lebih ketat. Sistem IT yang diterapkan terus diperbarui dan terus dalam pengawasan BPK. Tujuan ke depan, nanti akan ada ATM Samsat, sehingga identitas wajib pajak ke depan harus jelas, karena perlu database wajib pajak yang pas dan tepat. “Dengan ATM Samsat, nanti bisa bayar pajak kendaraan dari mana saja. Tinggal setor struk bukti transfer ke kantor kami. Sistem ini sebentar lagi akan di-launching,” katanya. (gik)


TABANAN

14

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Aktifkan Pasar Tuakilang

Pemkab Perkuat Komoditas Hulu Tabanan (Bali Post) Untuk menghidupkan Pasar Ikan Tuakilang di Desa Danbantas, Pemkab Tabanan berencana memperkuat komoditas di hulu seperti produk pengolahan ikan sehingga bisa di pasarkan di pasar tersebut. Selain itu, Pasar Tuakilang akan dikelola oleh BUMD sehingga lebih produktif. ‘’Nantinya Pasar Tuakilang tidak hanya sebagai pasar ikan mentah, tetapi juga ada produk pengolahan ikan serta sebagai jalur distribusi olahan perikanan dan segala bentuk inovasi produk perikanan,’’ jelas Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Kamis (6/10) kemarin. Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan I Made Subagia, Pasar Tuakilang ini sudah mulai beraktivitas. Tercatat 25 pedagang yang menyewa los dan rutin membayar uang sewa. Untuk meramaikan pasar sehingga ada daya tarik pembeli, diperlukan cara-cara strategis salah satunya berjualan di pedasaran. Saat ini pedagang yang menyewa di los dalam diperbolehkan berjualan di tempat nonpermanen di pedasaran pasar. Tujuannya agar masyarakat tahu bahwa di sana ada pasar. ‘’Jika sudah bisa menarik pembeli, tentu penjual akan berjualan di los mereka masing-masing dan pedasaran bisa kembali menjadi tempat parkir,’’ katanya. Beberapa pertemuan untuk membicarakan strategi mengaktifkan Pasar Tuakilang telah dilakukan beberapa kali. Cara efektif yang dihasilkan agar pasar kembali hidup adalah menciptakan daya tarik pengunjung dengan menggelar event atau acara di pasar. Jika tidak ada halangan, rencana itu dilaksanakan mulai akhir 2016. Selain itu, dilakukan cara niskala lewat upacara yang masih menunggu hari baik. Mengenai kesiapan komoditas hulu, Subagia menyatakan pihak dinas telah membina dan melatih kelompok-kelompok tani untuk mengelola ikan menjadi produk yang memiliki nilai jual. Saat ini satu kelompok sudah mendapatkan Standar Kelayakan Pengelolaan (STP) dan satu lagi sedang dalam proses pembinaan untuk mendapatkan STP dan SNI. Kelompok yang sedang dalam proses untuk mendapatkan SNI adalah Karya Lestari. ‘’Jika lulus, proses pembinaan yang dilakukan pada kelompok ini akan diterapkan ke kelompok lain sehingga produk-produk yang dihasilkan berSNI dan memiliki daya saing,’’ jelas Subagia. (kmb24)

DATA PELANGGAR - Petugas mendata para pelanggar perda yang terjaring dalam razia di jalan Desa Luwus, Baturiti, Kamis (6/10) kemarin.

Bali Post/kmb28

Petugas Razia Pemandu dan Angkutan Wisata Ilegal Tabanan (Bali Post) -

Masih adanya indikasi pemandu wisata ilegal dan angkutan wisata tanpa izin membuat pemerintah geram. Guna menekan pelanggaran ini, jajaran Satpol PP Provinsi Bali menggandeng Dinas Perhubungan Bali melakukan razia gabungan bersama jajaran Polsek Baturiti di ruas jalan Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Kamis (6/10) kemarin. Hasilnya, puluhan kendaraan/ angkutan wisata yang tidak bisa menunjukkan izin berikut sejumlah pemandu wisata (guide) ilegal dijaring petugas. Para pelanggar itu kemudian harus mengikuti tindak pidana ringan (tipiring) dan menjalani per-

sidangan di Pengadilan Negeri Tabanan. Kasi Penegakan Hukum Satpol PP Bali Ketut Pongres L., didampingi Penyidik PPNS LLAJ Bali Ketut Subagiarta menjelaskan, dalam penertiban ini pihaknya menerapkan

Sosialisasi Peranan MP-ASI

tiga aturan, yakni UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Perda Nomor 8 Tahun 2000 tentang Pembatasan Masuknya Kendaraan Bermotor dan Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pramuwisata. Dalam razia digelar mulai pukul 10.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita, petugas gabungan menghentikan angkutan wisata yang melintas di jalur DenpasarBuleleng melalui Bedugul, tepatnya di depan Balai Benih Induk Tanaman Pangan Desa Luwus. Selama dua jam pelaksanaan operasi, petugas berhasil menjar-

ing 18 kendaraan yang melanggar UU LLAJ. Dari jumlah ini 13 kendaraan tidak dilengkapi izin, satu izinnya mati, dan empat uji Kir/Keur-nya mati. Petugas juga berhasil menjaring 10 pelanggar Perda 8/2000. Tujuh pelanggar menjalani proses pengadilan tipiring, tiga diberikan surat panggilan dan tiga pemandu wisata ilegal. “Ketiga pemandu wisata ini tidak bisa menunjukkan surat izin pramuwisata, jadi dikenakan pasal tipiring dan harus menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tabanan,” beber Ketut

Pongres. Dalam setiap kegiatan penegakan perda pihaknya masih kerap menemukan pelanggar yang terkesan kucing-kucingan dengan petugas. Kondisi ini biasanya terjadi pada kendaraan pribadi yang telah dikomersilkan menjadi angkutan wisata. “Biasanya wisatawan domestik, kalau yang asing jarang,” ujarnya. Tim gabungan akan terus melakukan upaya penegakan perda menyasar objek wisata dan jalur-jalur yang dilintasi angkutan wisatawan. (kmb28)

Posyandu Wijaya Gelar Beragam Lomba

Pasar Tuakilang

Bali Post/kmb24

Distan Maksimalkan Fungsi Subak Tabanan (Bali Post) – Untuk memenuhi kebutuhan bibit pangan, Kabupaten Tabanan memiliki Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) pembenihan di Bongan, Kecamatan Tabanan. Namun, karena areal terbatas atau hanya 1,4 hektar, bibit padi yang dihasilkan tidak bisa memenuhi permintaan bibit yang dibutuhkan petani. Untuk itu dimaksimalkan fungsi subak dan usaha perseorangan. Kepala Dinas Pertanian (Distan), Tanaman Pangan dan Hortikultura Tabanan Nyoman Budana, Kamis (6/10) kemarin bibit yang dihasilkan di lahan UPTD sekitar tiga ton hanya bisa memenuhi kebutuhan 120 hektar. Padahal satu hektar lahan pertanian memerlukan 25 kilogram bibit. Sementara luas lahan pertanian di Tabanan 21 ribu hektar lebih. Untuk memenuhi kebutuhan bibit, beberapa subak di Tabanan telah menjadi penangkar benih, seperti Subak Guama dan Subak Anyar Surabata, sedangkan KUD Den Batas bekerja sama dengan Subak Priyukti dan UD Wahyu Saniarta. Menurut Budana, bibit yang dihasilkan baik dari penangkaran maupun dari UPTD dijual ke petani. Bibit yang dijual UPTD uangnya masuk ke kas negara. Tabanan juga mendapatkan bantuan bibit dari pemerintah pusat lewat program Jarwo (Jajar Legowo). Bantuan bibit yang diberikan 125 ton untuk 5.000 hektar. Program Jarwo untuk lahan pertanian yang bukan terasering, yaitu Tabanan, Kediri, Baturiti, Selemadeg dan Marga. Meski sudah ada tempat penangkaran benih untuk bibit padi konvesional, beberapa petani di Tabanan ada juga yang membeli bibit padi hibrida. Bibit padi ini per hektarnya memerlukan jumlah yang lebih sedikit dibandingkan bibit padi konvensional, yaitu 10 sampai 15 kilo per hektar dengan harga ratusan ribu per kilo. Pembelian bibit padi hibrida ini tidak mendapat bantuan dari pemerintah dan biasanya dibeli secara swadaya oleh petani. (kmb24)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan

0361-812519

Polsek Kediri

0361-812280

Polsek Marga

0361-8946155

Polsek Kerambitan

0361-8943991

Polsek Selemadeg

0361-8943669

Polsek Pupuan

0362-71110

Polsek Penebel

0361-819194

Polsek Baturiti

0368-21110

Polsek Selemadeg Timur0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD PDAM

0361-7809054

0361-9311213, 0361-9311706

BRSU Tabanan

0361-811027

UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu

0361-3005757

Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650

PERANAN gizi dalam pertumbuhan anak tidak diragukan lagi, terutama kaitannya dengan lingkungan sejak dalam kandungan hingga remaja atau pubertas. Hal ini disampaikan Ketua Pembina Posyandu Wijaya Kusuma, Bidan Modesta Martin, A.Md.Keb., S.H., M.H. pada Hari Aksi Peduli Gizi yang diadakan PT Kalbe di Posyandu Wijaya Kusuma, Sanggulan, Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Kamis (6/10) kemarin. Modesta Martin di sela-sela kegiatan menegaskan, anak yang mendapatkan asuh, asih dan asah yang memadai akan mengalami tumbuh kembang yang optimal. Pada 1.000 hari pertama sama dengan periode emas, saat otak, otot dan tulang rangka mengalami perkembangan yang sangat cepat. “Saat si kecil menginjak dua tahun, perkembangan otaknya sama dengan 80 persen otak orang dewasa. Jadi perkembangan

periode emas ini sangatlah penting,” ujarnya. Melihat pentingnya kualitas pertumbuhan si kecil, rekomendasi pemberian makanan bayi (WHO) inisiasi menyusui dini (IMD), yaitu kurang satu jam setelah bayi lahir, ASI eksklusif diberikan tanpa makanan tambahan apa pun sampai usia enam bulan. “Makanan pendamping (MP) ASI diberikan pada usia enam bulan ke atas sambil melanjutkan pemberian ASI sampai usia 2 tahun,” katanya. MP-ASI sangat dibutuhkan si kecil karena saat bayi memasuki usia enam bulan kebutuhan zat gizinya meningkat dan zat nutrisi yang dikandung oleh ASI tidak mencukupi lagi. Sementara itu, pada Hari Aksi Peduli Gizi Posyandu Wijaya Kusuma Sanggulan Anyar bekerja sama dengan PT Kalbe mengadakan acara seminar edukasi MP-ASI, lomba bayi merangkak kategori usia 6-12

bulan, demo masak kreasi bubur bayi, lomba baby dance kategori usia 1-2 tahun, lomba membawa kelereng memakai sendok, lomba menyanyi, lomba menjodohkan sandal dan lomba mengancingkan baju kategori usia 3-5 tahun. “Lomba ini tujuannya tiada lain untuk memberikan stimulus atau rangsangan yang datang dari lingkungan anak,” ungkapnya. Selain itu merangsang ibu-ibu balita untuk lebih memperhatikan pertumbuhan anak dengan selalu memantaunya melalui KMS di posyandu, sebagai acuan deteksi dini pertumbuhan anak yang diadakan setiap bulan. “Ke posyandu setiap bulan menjaga ibu dan anak tetap sehat,” tandas Modesta Martin. Business Representative Milna Gede Putra Sastrawan selaku sponsor kegiatan mengatakan, Milna ahlinya makanan bayi di setiap produknya memiliki unsur 3G, yakni gizi lengkap,

gizi terstimulasi dan gampang larut. Dalam tema tahun ini ‘’Milna First Bite Day’’, Milna mengenalkan suapan I berupa Milna bubur organik dan gigitan I dengan milna biskuit bayi.

Lomba baby dance dimenangkan Mirah, disusul Askia dan juara tiga Putu Suparta Wibawa. Lomba merangkak dijuarai Rava, juara dua Ananda Mercyndo dan juara tiga Adiba Shakila. (ad456)

PEMENANG LOMBA - Para pemenang lomba foto bersama Bidan Modesta Martin dan staf dari PT Kalbe.

Warung Global

Pemerintah Mesti Rombak Mental SDM Pendidikan

HARI di Karangasem, Fera di Tabanan dan Sugik di Mambal setuju dengan pernyataan Presiden Jokowi. Yang sangat mendesak adalah perbaikan gedung sekolah, terutama di daerah terpencil banyak yang rusak, atapnya bocor bahkan rawan roboh. Mereka menyatakan ini mengomentari topik ‘’Jokowi Perintahkan Rombak Pendidikan Besar-besaran’’, dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Kamis (6/10) kemarin. Menurut ketiganya, berada di sekolah yang rusak akan membuat rasa ingin belajar siswa berkurang. Selain itu, anggaran pendidikan terus meningkat namun masih saja ada keluhan dari orangtua murid soal biaya tinggi, terutama di sekolah negeri. Febri di Denpasar juga menyoroti soal biaya pendidikan.

Jika negara sudah menganggarkan tiap tahun dan terus dinaikkan, mestinya tidak ada istilah biaya sekolah mahal. Ada dana BOS, tetapi siswa tetap membayar ini dan itu yang pastinya memberatkan orangtua murid. Yang perlu dirombak, menurut Ketut Dawi di Abiansemal adalah mental masyarakat no-

tabene orangtua siswa yang kadangkala terlalu memaksakan kehendak ingin memasukkan anaknya di sekolah favorit, namun kemampuan akademiknya kurang sehingga timbulah suapmenyuap dan sebagainya. Jadi, sangat bagus dilakukan perombakan agar dunia pendidikan kita bisa bersaing dengan negara lain. Ayu di Petang menilai dunia pendidikan kita menyimpan banyak masalah. Jika dirunut, mulai dari sistem penerimaan siswa baru sudah bermasalah dan sering dikeluhkan oleh masyarakat. Masalah berikutnya biaya pendidikan yang mahal padahal sekolah negeri ditanggung oleh negara. Seharusnya biayanya murah malah bisa gratis, tetapi nyatanya sekolah memungut

biaya lagi dengan berbagai alasan. Sebagai orangtua murid, Nyoman Mastra di Gianyar berpendapat SDM tenaga pendidikan yang harus dirombak. Lulusan dunia pendidikan akan baik tergantung dari mental dan moral pendidiknya. Kalau mentalnya buruk akan buruk juga hasilnya. Penggunaan biaya pendidikan agar diawasi dengan baik agar jangan sampai tidak tepat sasaran, sedangkan kurikulumnya dibenahi. Made Torek di Denpasar menyarankan hal yang sama. Ketut Sumberjaya di Denpasar menilai saat ini masih bertahan sistem pendidikan peninggalan Belanda. Sistem inilah yang perlu dirombak oleh presiden melalui menterinya

serta diikuti oleh aparat dan pemimpin di daerah. Jangan sampai yang di atas saja berkoarkoar, namun yang di bawah tidak ikut menyukseskan. Dunia pendidikan di Tanah Air, lanjut Ardana, Winaja di Denpasar dan Becik di Tuban, memang harus dibenahi. Pemerintah pusat dan daerah mesti sinkron. Jangan sampai program di atas saja yang baik, sedangkan di bawah tidak demikian. Yang perlu dibenahi antara lain bangunan fisik sekolah yang tidak layak, wajib belajar dan banyaknya siswa miskin yang putus sekolah di negeri. Ini harus mendapat perhatian dari pemerintah. Intinya, jika ada kemauan keras dengan dukungan dari semua pihak, pasti yang dituju bisa dicapai. (sikha)


15

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Jadwal Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa Sabtu (8/10) dini hari Grup A Prancis vs Bulgaria Luksemburg vs Swedia Belanda vs Belarus 1. Bulgaria 2. Belanda 3. Swedia 4. Belarus 5. Prancis 6. Luksemburg

1 1 1 1 1 1

1 0 0 0 0 0

0 1 1 1 1 0

0 0 0 0 0 1

4-3 1-1 1-1 0-0 0-0 3-4

3 1 1 1 1 0

Grup B Hungaria vs Swiss Latvia vs Kep. Faroe Portugal vs Andorra 1. Swiss 2. Latvia 3. Hungaria 4. Kep. Faroes 5. Andorra 6. Portugal

1 1 1 1 1 1

Bali Post/afp

1 1 0 0 0 0

0 0 1 1 0 0

0 0 0 0 1 1

2-0 1-0 0-0 0-0 0-1 0-2

3 3 1 1 0 0

Gameiro Perlu Pembuktian Paris -

Grup H

Penyerang Prancis Kevin Gameiro mempunyai peluang emas untuk membuktikan kemampuannya saat tim Ayam Jantan Eropa itu menjamu Bulgaria pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018, Zona Eropa, Sabtu (8/10) dini hari nanti. Laga yang digelar di Stade de France, Saint-Denis ini akan menjadi penampilan kesembilannya di timnas.

Belgia vs Bosnia Estonia vs Gibraltar Yunani vs Siprus 1. Bosnia 2. Yunani 3. Belgia 4. Gibraltar 5. Siprus 6. Estonia

PRANCIS - Trio penyerang Prancis Antoine Griezmann (kiri), Kevin Gameiro (kanan) dan Andre Pierre Gignac (tengah) bersiap menghadapi sesi latihan di Clairefontaine-en-Yvelines dekat Paris.

1 1 1 1 1 1

1 1 1 0 0 0

0 0 0 0 0 0

0 0 0 1 1 1

5-0 4-1 3-0 1-4 0-3 0-5

3 3 3 0 0 0

Prancis kehilangan duet penyerang Olivier Giroud dan Karim Benzema untuk laga kedua Grup A ini. Namun pelatih Didier Deschamps masih memiliki banyak stok pemain utamanya di lini depan. Gameiro adalah salah satu di antaranya yang dipanggil untuk laga ini. Penyerang yang bergabung dengan Atletico Madrid dengan transfer 34 juta dolar AS itu potensial ditandemkan dengan rekan seklubnya Antoine Griezmann. Meski keduanya sama tajamnya di Liga Spanyol, tidak berarti Prancis akan mendapat kemenangan mudah. Pasalnya mereka masih belum padu bila tampil di level internasional. Terbukti di laga sebelumnya tim asuhan Deschamps itu ditahan imbang Belarus 0-0.

Pertandingan nanti juga tes sebelum laga lebih penting pekan depan melawan Belanda di Amsterdam. Griezmann yang menjadi pencetak gol terbanyak Piala Eropa 2016, merupakan penyerang pilihan utama Deschamps. Sementara Gameiro menjadi salah satu opsi untuk tandemnya menyusul cedera yang menimpa Giroud. Nama lain yang berusaha masuk menjadi penyerang utama adalah Andre-Pierre Gignac, Anthony Martial dan Nabil Fekir. Giroud absen sejak awal musim di klubnya Arsenal akibat cedera jari kaki. Sementara Benzema belum dipanggil sejak awal tahun akibat skandal pemerasan. Kasus itu pula yang membuat penyerang Real Madrid itu absen di Piala Eropa lalu. Absennya Benzema dan

Giroud, memberi peluang bagi Gameiro untuk mencatatkan namanya di timnas. Penyerang berusia 29 tahun itu memang kalah bersaing dengan Fernando Torres di Atletico, namun ia masih bisa menyumbang tiga gol dan banyak assist dalam sembilan penampilan di awal musim ini. ‘’Kedua pemain merupakan pemain kualitas dan fakta bahwa keduanya bermain di satu klub, itu merupakan berita baik,’’ jelas Deschamps yang mengharap keterpaduan mereka di timnas. Gameiro mengawali karier di timnas enam tahun lalu dan rutin dipanggil mantan pelatih Laurent Blanc, hingga pertandingan persahabatan melawan AS pada November 2011. Selanjutnya ia menunggu hingga lima tahun sebelum bisa

mengenakan seragam biru kembali. Nasib Gameiro memang tidak menguntungkan. Sejak meninggalkan Paris Saint Germain 2013 menuju Sevilla, ia seperti dilupakan Les Bleus. Selama tiga musim di klub top Liga Spanyol itu ia menghasilkan 39 gol dalam 92 pertandingan. Ia bahkan mencetak gol penyeimbang saat Sevilla mengalahkan Liverpool di pertandingan final Liga Eropa Mei lalu yang dimenangkan timnya 3-1. Di Piala Eropa, Juni lalu, Deschamps memasukkan dia di kelompok pemain cadangan namun tidak pernah masuk kelompok inti hingga Prancis menjadi runner-up event empat tahunan itu. Bulan lalu, Deschamps memanggilnya lagi untuk pertandingan melawan Belarus meski diturunkan sebagai pemain pengganti. Ini menjadi penampilan ke-9 sepanjang kariernya. ‘’Penantian ini sangat panjang sekali. Ini terjadi pada karier saya, tapi saya tidak pernah menyerah,’’ ungkap Gameiro. ‘’Sevilla klub besar.

Tapi pindah ke Atletico Madrid membuat saya selangkah lebih tinggi.’’ Bulgaria menang 4-3 melawan Luksemburg pada laga pertama. Tim asuhan Petar Hubchev akan dipaksa kerja keras mengingat Deschamps berencana tampil lebih ofensif tidak hanya dengan mengandalkan duet strikernya namun juga dengan menurunkan gelandang serang Paul Pogba dan Dimitri Payet. Di lini belakang Deschamps juga memanggil pemain muda Aymeric Laporte (Atletic Bilbao) dan Presnel Kimpembe (PSG). Hubchev memiliki pengalaman menyenangkan melawan Prancis. Ia menjadi pemain saat Bulgaria menghadapi Prancis pada 1993 pada kualifikasi Piala Dunia 1994 di AS. Pada laga itu Hubchev menyumbang satu gol dan menumbangkan Prancis 2-1. Kemenangan itu memaksa Prancis gigit jari tak bisa tampil di AS. ‘’Itu cerita lama,’’ lata bek Prancis Laurent Koscielny yang berusia 8 tahun saat tim kesayangannya menderita kekalahan pahit di level internasional. (kmb39/ap)

Guendogan Optimis Isi Posisi Schweinsteiger Bali Post/ap

MENANG - Pemain Orlando Magic Jeff Green (kiri) melewati pengawalan Jonathan Holmes dari Cleveland Cavaliers pada pertandingan pramusim di Cleveland, Kamis (6/10) kemarin. Cavaliers memenangkan laga ini 117-102.

Diperkuat James, Cavs Tundukkan Magic Los Angeles Cleveland Cavaliers memperlihatkan kualitasnya sebagai juara kompetisi bola basket AS (NBA) saat menundukkan Orlando Magic 117-102 pada pertandingan pramusim. Dimotori oleh bintangnya, LeBron James, Cavs bahkan sempat memimpin hingga selisih 31 poin pada pertandingan di Cleveland itu. Cavs tidak menyertakan Kyrie Irving pada laga tersebut. Pemain bintang itu diistirahatkan setelah turut membela AS merebut medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro Brazil, Agustus lalu. ‘’Bermain, menjuarai kompetisi dan kemudian tampil di Olimpiade musim panas di Brazil, memenangkan medali emas, kami pikir dia benar-benar kelelahan,’’ ungkap pelatih Cavs Tyronn Lue. ‘’Apalagi pada babak playoff lalu, dia tampil 38-39 menit per pertandingan.’’ James yang untuk ketiga kalinya meraih MVP Finals setelah Cavs menyingkirkan Golden State Warriors di partai puncak lalu, hanya mencetak 7 poin, 6 assist dalam 13 penampilannya. ‘’Biar bagaimanapun, saya gembira bisa tampil lagi di lapangan,’’ tutur James. Kevin Love menambahi dengan 8 poin dan 4 rebound setelah tampil selama 13 menit. Di antara pemain pembuka Cavs kemarin hanya James dan Love yang menjadi starter saat klub itu menjuarai kompetisi musim lalu. Mereka tampil tujuh kali pada final melawan Golden State itu. Cavs tidak menurunkan Tristan Thompson yang cedera kaki dan guard J.R. Smith absen karena statusnya free agent. Lue mengandalkan pemain cadangan Jordan McRae yang menjadi penyumbang angka tertinggi dengan 20 poin, 7 rebound dan 5 assist. Cavs akan mengawali musim kompetisi NBA dengan menghadapi New York Knicks pada 25 Oktober mendatang. (kmb39/afp)

Hamburg Ilkay Guendogan akan memperkuat Jerman untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 setelah hampir satu tahun ditepikan karena masalah-masalah cedera. Ia meyakini dirinya mampu

mengisi posisi lowong di timnas menyusul pensiunnya Bastian Schweinsteiger dari sepak bola internasional. ‘’Saya percaya kepada diri saya sendiri untuk melakukan itu sebelumnya (pengunduran diri Schweinsteiger),’’

katanya, Kamis (6/10) kemarin. ‘’Namun ini tidak ada kaitannya dengan berkata bahwa pensiunnya dia merupakan hal positif atau negatif. Kami semestinya bersyukur bahwa kami memiliki pemain sehebat itu,’’ tambahnya.

Gelandang timnas Jerman Ilkay Guendogan (kiri) dan kiper Manuel Neuer.

Bali Post/afp

Jerman akan menghadapi Republik Ceko pada Minggu dini hari dan kemudian menjamu Irlandia Utara tiga hari kemudian pada pertandinganpertandingan kualifikasi Piala Dunia zona Eropa. Guendogan juga memuji kontribusi Schweinsteiger di Manchester United kendati terpinggirkan dari skuad utama klub Liga Inggris itu. Bahkan penampilan tim asuhan Jose Mourinho itu dinilai akan lebih baik lagi jika mantan gelandang timnas Jerman

itu diaktifkan lagi. Setelah mencatatkan 18 penampilan di Liga Inggris musim lalu, Schweinsteiger (32) gagal menembus tim inti MU sejak manajer asal Portugal itu menggantikan Louis van Gaal pada musim panas. Schweinsteiger juga tidak didaftarkan dalam skuad MU untuk Liga Eropa. Mourinho mengonfirmasi bahwa ‘’akan sangat sulit’’ bagi Schweinsteiger untuk kembali bermain bagi Setan Merah. (afp/ant)


OLAHRAGA

16 Gianyar Janjikan Pembukaan Porprov 2017 di Area Terbuka Denpasar (Bali Post) Selama ini setiap pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dilaksanakan di dalam stadion. Kabupaten Gianyar yang menjadi tuan rumah dalam hajatan multi-event dua tahunan antardaerah itu pada 2017, ingin memberikan nuansa berbeda dengan menggunakan Lapangan Astina sebagai ajang pembukaan kegiatan tersebut. ‘’Untuk lokasi pembukaan Porprov, tidak lagi di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar. Namun kami sengaja buatkan kesan khusus di tempat terbuka dengan memakai Lapangan Astina Gianyar sebagai tempat pembukaan nanti,’’ ungkap Ketua Harian KONI Gianyar Pande Purwata saat dikonfirmasi, Kamis (6/10) kemarin. Parwata menjelaskan, pihaknya memilih area terbuka dalam pembukaan acara nanti, supaya publik atau masyarakat bisa melihat pembukaan porprov. Dan, api porprov menyala bisa disaksikan masyarakat secara langsung. ‘’Selama ini kalau di stadion, (api porprov) akan tidak terlihat (masyarakat luas). Makanya kami pilih ditempat terbuka saja. Dan, untuk sekitar lokasi Astina bisa diseterilkan beberapa jam saja. Selebihnya langsung dibuka seperti biasa,’’ jelas Pande Purwata. Disinggung apakah karena Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar disewakan ke manajemen Bali United sehingga tidak leluasa menggunakan termasuk untuk keperluan untuk pembukaan porprov, Pande Purwata menegaskan, jika Stadion Dipta Gianyar itu tetap milik Pemkab Gianyar. Bali United statusnya menyewa saja. Penggunaan stadion itu nanti sifatnya koordinasi saja. (kmb41)

Mitra Devata Kalahkan Abianbase

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata berhasil mengalahkan lawannya, Abianbase FC, dengan skor 2-0 (1-0) dalam latih-tanding di Lapangan Buduk, Kamis (6/10) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Heri, kedua gol kemenangan Legend Mitra Devata hasil bidikan Nyoman Rafik Armawan dan Komang Mariawan. Koordinator Mitra Devata Purwanto Iman Santoso menyatakan semangat juang pemain Abianbase sangat tinggi, bahkan memberikan perlawanan sengit. Akan tetapi, karena lapangan tengah dikuasai Mitra Devata, Abianbase melancarkan serangan melalui sisi lapangan. Diakuinya, laga ini sangat bermanfaat untuk pematangan tim, utamanya sebagai persiapan melawat ke Semarang, akhir Oktober nanti. Bahkan, Mitra Devata ditunggu kehadirannya di Karanganyar, Solo, akhir November mendatang. (022)

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Mega, Rafik, dan Karindra Mundur dari Perseden Denpasar (Bali Post) Tercatat tiga pesepak bola yakni dua striker Mega Adi Gunawan dan Nyoman Rafik Armawan, serta kiper Karindra menyatakan mundur dari Perseden pascamenjuarai Liga Nusantara (Linus) Bali. Mereka mundur karena sibuk dan tidak bisa meninggalkan pekerjaan. Asisten Pelatih AAK Bramastra di Denpasar, Kamis (6/10) kemarin menyatakan, Mega Adi Gunawan berdinas di kepolisian persisnya di Kompi II Brimob di Mengwi. ‘’Rafik dan Karindra juga tak bisa meninggalkan pekerjaannya,’’ ucap pelatih yang akrab disapa Gung Bram ini. Dijelaskannya, pascamundurnya ketiga pemain, pihaknya resmi merekrut Warih Sentanu dan Vital Ximenez. ‘’Kami masih tetap memburu penyerang,’’ ungkapnya. Gung Bram menerangkan, saat ini Tim Laskar Catur Muka berlatih tiga kali dalam sepekan, di Lapangan Kompyang Sujana, yakni pada Senin, Rabu, dan Jumat. ‘’Agenda kami melakukan tes fisik pada Jumat (7/10) ini,’’ katanya. Menurutnya, skuad Tim

Perseden Liga Nusantara berkekuatan 19 pemain, dan dirinya berharap sebelum melakoni babak berikutnya, Perseden memiliki 24 pemain. ‘’Jadi, kami memerlukan lima pemain lagi, utamanya posisi penyerang,’’ tuturnya. Gung Bram mengemukakan, saat ini beberapa provinsi ada yang sedang menggelar Liga Nusantara. Oleh sebab itu, babak regional yang melibatkan beberapa provinsi, agendanya babal diputar pertengahan November. (022) TAMBAH PEMAIN - Tim Perseden yang menjuarai Liga Nusantara Provinsi Bali bakal melakoni babak regional dengan menambah pemain berposisi striker.

Liga Futsal Nasional

Undiksha Tundukkan Bangli

Denpasar (Bali Post) Tim futsal Undiksha Singaraja menekuk lawannya, Bangli FC, dengan skor 9-2 pada hari pertama Liga Futsal Nasional (LFN) Provinsi Bali, untuk kategori putra, di Meazza Futsal, Kamis (6/10) kemarin. Hasil tim putra lainnya, Catur Muka menang tipis atas Ciung Wanara U-23 dengan skor 4-3. Di sektor putri, Inter Meazza Angels kalahkan Paradise Futsal Angels 8-2, kemudian Pacific Fantasy Indonesia menekuk Srikandi

Ciung Wanara 10-2, Freedom Ladies unggul atas De Queen 10-3. Sekum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Bali Nasser Attamimy menjelaskan, tim putra diikuti (12 tim) dan putri (7 tim). ‘’LFN Provinsi Bali ini digelar sampai dengan Minggu (9/10) lusa,’’ ucap Nasser. Menurutnya, LFN ini sebagai ajang pembentukan tim porprov masing-masing kota dan kabupaten. Selain itu, tim juara mewakili Bali ke tingkat regional bersama provinsi lainnya.

Dikemukakan, tim kontestan LFN di Bali ini, beberapa klub mendatangkan pemain dari luar Bali. ‘’Untuk putra tiga tim dan putri dua klub yang diperkuat pemain luar Bali,’’ jelasnya. Nasser tak mempemasalahkan, sebab memang diizinkan oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI), asalkan klub yang dibela pemain luar bermarkas di Pulau Dewata. ‘’Kami memandang sisi positifnya, pemain futsal Bali bisa menimba ilmu pada pemain luar,’’ ucapnya. (022)

33 Negara Meriahkan Kejuaraan Dunia E-Sports Bali Post/ant

BERLATIH - Pemandu sorak Club Fortes berlatih menjelang TAFISA World Cheer Games dan Asian Cheerleading Championship 2016 dalam The 6th TAFISA World Sport for All Games di Ecovention, Ancol, Jakarta, Kamis (6/10) kemarin. Sebanyak 1.300 peserta dari 10 negara mengikuti ajang TAFISA World Cheer Games 2016, ICANC 2016, dan Asian Cheerleading Championship 2016.

Puluhan Tim Peserta TAFISA Siap Berlaga Jakarta (Bali Post) Delegasi delapan negara akan mengikuti kejuaraan pemandu sorak (cheerleaders) internasional yang menjadi bagian dari penyelenggaraan The Association for International Sport for All (TAFISA) World Games atau Pesta Olahraga Masyarakat 2016 di Jakarta. Sementara sepak bola jalanan atau street soccer diikuti 13 negara. ‘’Akan ada 400 peserta dari delapan negara, yaitu Taiwan, Thailand, Korea Selatan, Singapura, Pakistan, Amerika Serikat (AS), Malaysia dan Indonesia,’’ ujar Sekretaris Indonesia Cheer Association Silvia Windy di Ecovention, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Kamis (6/10) kemarin. Silvia melanjutkan, pada setiap penampilan, peserta akan dinilai oleh satu tim panel juri yang beranggotakan lima orang. Total ada 18 juri dari enam negara yaitu Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, AS dan Indonesia, yang terlibat untuk menentukan siapa yang terbaik. Pemenang, tutur Silvia, dinilai dari berbagai aspek seperti ekspresi, kekompakan, olah gerak, teknik dan tarian. ‘’Nantinya bagi yang juara berhak mendapatkan sertifikat pemandu sorak internasional yang bisa digunakan untuk masuk ke perguruan tinggi negeri jalur prestasi,’’ katanya. Adapun umur minimal peserta lomba pemandu sorak adalah 12 tahun tanpa ada batasan usia maksimal. Tim Indonesia sendiri pada kejuaraan pemandu sorak internasional tersebut akan diwakili beberapa tim di antaranya dari SMPN 11 Jakarta serta beberapa klub pemandu sorak

di Jakarta dan Bandung. TAFISA World Games 2016 di Jakarta sejatinya menampilkan tiga kejuaraan pemandu sorak. Selain tingkat internasional, juga ada kompetisi sejenis tingkat Asia, yang diikuti semua negara disebutkan di atas kecuali AS, dan nasional. Kejuaraan pemandu sorak tingkat Asia diadakan pada Jumat (7/10), sementara lingkup nasional diadakan pada Sabtu (8/10) atau di hari yang sama dengan kompetisi internasional. Semua pertandingan itu dilaksanakan di Ecovention, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Sepak bola Jalanan Sebanyak 13 negara mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti pertandingan sepak bola jalanan atau street soccer di TAFISA World Games. Koordinator Street Soccer TAFISA World Games 2016 Hari Juriyanto mengatakan seluruh negara peserta berasal dari tiga benua yaitu Asia, Eropa da Afrika. ‘’Beberapa di antaranya adalah Mesir, Lithuania, Swiss, India, Palestina, Timor Leste, Rumania, Rusia dan tentunya Indonesia,’’ ujar Hari. Pertandingan sepak bola jalanan ini sendiri, lanjutnya, akan diselenggarakan mulai Jumat (7/10) hingga Minggu (9/10), bertempat di Central Parking Tengah, Taman Impian Jaya Ancol. Hari sendiri tidak mengetahui dengan pasti siapa wakil Indonesia dalam permainan sepak bola jalanan ini. Yang jelas, katanya, Indonesia akan diperkuat salah satu personel tim Homeless World Cup Indonesia yang berlaga di Glasgow, Skotlandia pada Juli 2015 lalu. (ant)

Jakarta (Bali Post) Sebanyak 33 negara turut memeriahkan cabang olahraga elektronik (e-sports) dalam Kejuaraan Dunia eSports ke-8 yang berlangsung dalam rangkaian perhelatan Pesta Olahraga Rekreasi Dunia (TAFISA) 2016 di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Kamis (6/10) kemarin. ‘’Masing-masing perwakilan negara mengirim tiga tim untuk tiga kategori permainan. Tiga kategori itu adalah Counter Strike GO, League of Legends, dan Hearthstone,’’ kata Ketua Panitia Kejuaraan Dunia e-Sports ke-8 William Tjahyadi. William mengatakan penetapan tiga permainan dalam kejuaraan dunia olahraga eletronik pada 2016 itu telah ditetapkan Federasi eSports Internasional (IeSF) dan bukan dari panitia penyelenggara. ‘’Kami menyediakan sekitar 100 unit komputer dengan spesifikasi tinggi untuk lebih dari 300 pemain. Ibarat mobil, kami menyediakan spesifikasi sebagaimana Ferrari sehingga sangat layak untuk

bermain,’’ kata Wakil Ketua Umum Asosiasi eSports Indonesia (IeSPA) itu. Setiap kontingen negara, lanjut William, bukan hanya terdiri dari tiga tim untuk masing-masing nomor permainan melainkan mengikutsertakan juga pelatih, manajer tim, serta analis tim. ‘’Tahapan kejuaraan dalam olahraga ini seperti olahraga yang lain. Para pemain harus melewati babak penyisihan, masuk babak perempat final, semifinal, lalu final,’’ ujarnya. William mengatakan tim Korea Selatan menjadi tim yang paling unggul dalam cabang olahraga ini selain tim dari Tiongkok dan beberapa negara Eropa. ‘’Dota dan FIFA tidak dipertandingkan pada kejuaraan tahun ini. Tapi, dua permainan itu sempat digelar dalam kejuaraan-kejuaraan dunia sebelumnya,’’ kata William. IeSF dan IeSPA, menurut William, juga telah bekerja sama dengan Badan AntiDoping Dunia (WADA) untuk menguji apakah para pemain

Bali Post/ant

Kontingen Serbia berlaga melawan kontingen Maladewa pada ajang The 8th Jakarta E-Sport World Championship 2016 di ABC Mall, Ancol, Jakarta, Kamis (6/10) kemarin. menggunakan obat-obatan atau doping selama mengikuti kejuaraan itu. ‘’Tujuan jangka panjang kami tentunya agar diakui sebagai salah satu cabang resmi dalam Olimpiade. Kami dari IeSPA juga telah menjadi anggota Federasi Olahraga

Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) selama dua tahun,’’ katanya. Sebelumnya, Ketua Umum FORMI Hayono Isman mengatakan TAFISA 2016 menjadi kesempatan untuk lebih memperkenalkan cabang olahraga elek-

tronik kepada masyarakat Indonesia dan dunia. ‘’Padahal kalau e-sport dapat diawasi dan dikendalikan, cabang itu menjadi alat untuk membangun dan memperkuat budaya teknologi di Tanah Air terutama generasi muda,’’ kata Hayono. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Sopir Umur 25-40Th Hub.082247191953

A.BP.001.10.16.0000441

Sardine Restaurant Looking for CDP,Cook,Waitress, Bartendres,Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com

B.BP.141.10.16.0000224

Dcr PRT yg bisa Masak Gj.1-1,5Jt Tgl dalam H.081287183808

B.BP.001.10.16.0000221

Dibutuhkan karyawan Lulusan SMA/SMK Hubungi 08123600152

A.BP.001.10.16.0000411

STM-Bgnan bisa Hitg.Rab-bisa Cmp-unt Toko Kaca Tlp:900 6000

A.BP.001.09.16.0000954

**Salesman**Pengawas Proyek** Komp.Sudirman Agung C19 Dps

A.BP.001.10.16.0000409

DbthknKrywanSerabutan&Admin Counter(Laki2)CV:PT.IndoCandle Jl.Tk BatanghariXIV/10, 8955977

A.BP.001.10.16.0000438

Staf IT/SMK/Wnt Jimbaran 0821 46521925 jebamatren@gmail.com

A.BP.001.10.16.0000266

!!!Urgent! Butuh 10 terapis wanita di Renon&Canggu,Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Telp: 9002588,081239621123

A.BP.001.10.16.0000157

!!!Urgent! Butuh 10 Terapis Reflexi Pria/Wanita di Renon Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Telp.9002588/081239621123

A.BP.001.09.16.0001105

Adm wanita Compt.WBF Mertanadi II Sunset Road, 08124614777 A.BP.001.10.16.0000268

BPR KAS Butuh Marketing Kredit Cr Cpt 2PRT+1B.Siter G1,8Jt Tdr Dlm Dcr Marketing Property 3,5Jt Dcr Supir Pribadi,Tenaga OB & Dcr Waiter/ss,Barista SacredGround Dcr tkg.cuci piring.Ari Putri Htl, Dicari Reception yang punya Acconting,Office Boy penglaman 081999776071,082237496717 +U.Mkn15Rb+BBM10Rb/ Serabutan Tel.081238472890 Jl.DoubleSix Legian 036173 Jl.Cemara Snur, 08976778714 Motivasi Tinggi,Pekerja Keras, B.BP.135.10.16.0000233 B.BP.004.10.16.0000217 0961/info@sacredgroundbali.com A.BP.004.10.16.0000255 hr+Komisi 2,5% minimal 2thn Hub:081339403582 bisa Bahasa Inggris(Lisan&TuCr sgr tkg jahit gaji bagus Dicari Sls&Mrktg Mgr Pria/Wnta A.BP.001.10.16.0000382 A.BP.001.10.16.0000415 Dibthkan Satpam Dom.Gianyar Hb H:081337008027 lisan),bisa Computer.Berminat A.BP.001.10.16.0000396 Tlp.0361-9002629,081805503545 Min.S1 Pglmn Rest 2th Krm ke 297837 BPR Suadana Jl.Ry Celuk Bali Zem Villa Membutuhkan Dicari Tukang Jahit Jas Pria & Kirim CV ke jarimenarinusadua@ B.BP.004.10.16.0000166 A.BP.001.09.16.0001200 Dcr PRT Wnt,Lgs Krj,Serius,Tdr HRD Rumahan Gatsu Tmr 17/Email: House Keeping(Laki2) yg berpeBaju Wanita yg bisa Membuat jarimenari.com Jl.Pratama 88X Dbthkn Cleaning Service utk Dlm,Gj 1-1,3Jt 081353193575 operasionalrajawali@yahoo.com Pola.Hub:Manda-082110222111 Dibutuhkan Chef,Accounting.CV Tanjung Benoa Tlp.0361 778 084 ngalaman min.2th di Villa atau A.BP.001.10.16.0000113 Restoran diCanggu”Avocado Cafe Krm ke novi_fanco@yahoo.com A.BP.001.10.16.0000140 B.BP.004.10.16.0000219 Hub: Dany H. 081338540666 B.BP.004.10.16.0000076 Dcr Penjaga Toko,Gaji menarik+ Hub.410383/384 A.BP.001.10.16.0000298 Lamaran bisa Hub:085739080424 Dicari Sales Team,Design A.BP.001.10.16.0000212 uang makan+Bonus. 087861761847 /081353345410 Bkry Tabanan Bth Produksi SPB Grafis Hp.08123811469 A.BP.001.10.16.0000384 Dibutuhkan Sgr telemarketing A.BP.001.10.16.0000388 Laki Max.30Th Hub.085101979497 B.BP.004.10.16.0000205 Dcr Sekretaris Hotel,bs B.Inggris, sales consultant & call center Dbthkn Staff u/Kopikiosk Sanur A.BP.001.10.16.0000136 Dicari Sopir,bisa Bahasa IngMinD3,Rapi SimC/A u/diTbn agent, Part time/full time, Bth Cpt sales min.SMA&Ad motor Bhs Ing Aktif Hub.0361-270046 gris & Mengenal Area Nusa Dua, A.BP.153.10.16.0000448 Krm info@gajahminaresort.com Jimbaran area,walk-in tukang bisa Las min SMP & ad hanya Bekerja 4 Hari dalam B.BP.154.10.16.0000220 Dcr 10 Sopir,5 Sales, krywan/ti interview call 0816570164 motor hub.08995983696 Seminggu,Gaji Dijamin Bagus Dcr Sgr Office Manager,bs bhs. B.BP.004.10.16.0000163 Scurity&Kasir,Adm,081999251555 whatsapp 081237884750 Berminat kirim CV ke jarimenar A.BP.001.10.16.0000432 Ing wnta,max.40thn,S1 pnglmn Bth Cpt u/Jepang(Perkebunan)MaB.BP.004.10.16.0000162 Dcr 2 Staff di Ceningan Villa inusadua@jarimenari.com 1th utk travel.T.081237922875 kao(Resto,Romboy)081238510128 Dicari English Speaking Driver Nusa Lembongan Suami Istri Ok Jl.Pratama 88X Tanjung Benoa A.BP.001.10.16.0000423 krm cv ke:indohavens@gmail.com Bali Dedy Tour T:081933029900 A.BP.001.10.16.0000242 Kerja Keras,Rapi, bs Bhs Bth sgr:Accounting,Reservasi, Tlp.0361 778 084 A.BP.001.10.16.0000443 B.BP.004.10.16.0000077 Dcr Sgr Terapist/FrontOffice-F Inggris,SIM C,Min SMA Sdrjat, Sales,Operation.Cv ke:bcwtour@ Dicari Karyawan/ti Restoran Max 35Th,Contact 0811386052 Hub:PT.QRG Jimbaran 8480379/82 gmail.com ,info:085102499349 Hub:081237872961/081237872962 Dicari Tk Potong Berpengalaman A.BP.001.10.16.0000336 A.BP.001.10.16.0000446 A.BP.001.09.16.0001477 Email CV ke:hrd@buddhawear.com B.BP.154.10.16.0000222 Dcr Staf Admin utk Kantor Min. Bth:Acct(Min.D1,Single,Max Dicari Karyawati untuk Salon Dcr Adm,Stock Take bs.computer Hub.085100050706 A.BP.001.10.16.0000276 Good English Hp:085100050706 D1 Hub.085100880535/0361481340 Usia 28Th)Courier Mtr,Operation Hub: 081337820930 A.BP.001.10.16.0000370 A.BP.001.10.16.0000317 Dicari-Admin-Asisten-Wanita E:hrd@buddhawear.com & Office Boy Krm Lam ke Jl.Gn Dcr Staf Wr.Beguling, Kitchen, A.BP.001.10.16.0000358 Dicari Kryw Wnt u/Packing Min-SMA-Computer-Exel-Cerdas Soputan I/107 Dps,0361-8466317 Wtrss, Serabutan 081238473242 Dcr Admin. Kirim lamaran ke : Jl.Siulan Hub: 08174741494 Tgl diluar-Trspt sndr-Gaji bgs A.BP.001.09.16.0001654 B.BP.004.10.16.0000128 A.BP.001.10.16.0000376 bali.lessy@yahoo.com Butik Pithecanthropus Mencari Kerobokan-Br.Anyar 08174716179 Dcr Store Keeper untuk Bar LamaA.BP.001.10.16.0000313 Dicari PRT Hub.Tukad Balian B.BP.004.10.16.0000160 SPG,Jujur,Single,bs Bhs Ing. ran ke Jl.Legian 178 Telp.750701, Dcr Dokter Umum Hub:RSIA Hb. Renon No.148 Tlp.081999642107 Dicr Design Grafis,Tukang Las, Kirim CV ke Jln Legian 368 A.BP.001.10.16.0000147 Email:acct.eikon@gmail.com Dps 0361-265532 Srbtan,H:484042,087861340445 Hub.087860588800 B.BP.154.10.16.0000236 A.BP.001.10.16.0000123 Dicari Pelaksana Lapangan Lam A.BP.001.10.16.0000381 B.BP.004.10.16.0000011 Dcr Stylist Penglm,bs Make Up Dcr Karyawan Laundry,Segera CV.Jatama.081547123386/8444241 Fotografer/KameramenBerpnglmn Dcr Tkg.Potong Ayam, A.BP.001.10.16.0000400 Cr Adm Bs Komptr&SPG 4org utk @Mall Sln Rdy Park 23 Kuta Dcr peg Catering& Pembantu wnt Pria Wnt 081238563697 B.BP.154.10.16.0000223 Dicari Pemborong Bangunan Base- HP.081338251999,Jam Kerja Saja Counter Perhsn diMall T.223516 Prum Yani Permai,081933062031 G+bnus+Kmr+Mkn H: 081339564466 Hub/SMS 081326232323 A.BP.001.09.16.0001503 A.BP.001.10.16.0000403 A.BP.001.10.16.0000407 B.BP.004.10.16.0000127 Dcr Marketing Bawa Lam ke:Jln. B.BP.101.10.16.0000216 ment Brpglm Hub.081999565877 Hotel di Payangan Cari Dicari-PRT-Wanita-harus Pnglm A.BP.001.10.16.0000412 Dcr Therapist u/ Spa di Sanur Restau Kerobokan,Tkg Bakery/ Teuku Umar Brt 81,082145528115 Dibutuhkan Waitres Wnt Lulus Engineering,FO & Waitress Jujur-Bersih-suka dg Anjing Dicari tukang jahit Jas pria & Jl.D.Tamblingan 32, pglmn/tdk SMK/D1,Tng Akuntansi Wnt Hub: A.BP.001.10.16.0000445 Pastry,Wnt Kounter Kasir,tanpa Kirim CV,Lamaran Segera ke Tgl diluar-Trspt sndr-Gaji bgs Baju wanita yg bisa membuat Gaji 2 s/d 3Jt/bln, yg serius pglmn dilatih dg cara Dcr Marketing Gj+Kms+Bns+BPJS Maya Sayang Villas&Resto Smyk Pola.Hub.Manda-082110222111 rijasaagung_hrd@yahoo.co.id Hub:085737638688 T.732230 E:toridbali@gmail.com Kerobokan-Br.Anyar,08174716179 profesional,087861378730 Lam.PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps A.BP.001.10.16.0000383

A.BP.001.10.16.0000296

B.BP.804.10.16.0000034

B.BP.004.10.16.0000159

B.BP.004.10.16.0000165

A.BP.001.10.16.0000392

B.BP.004.10.16.0000208

Garment Special Bikini Perlu TukangJahit Sebanyak-Banyaknya & Supervisor Jahit.Datang Langsung Pada Jam Kerja / 737493/081338782851 Ibu Kadek

B.BP.004.10.16.0000214

Garment di Ubud cr wanita Accounting & Admint,Tk Jahit,Qualiti Control Sms 082144186450

A.BP.001.10.16.0000434

Krywan Restoran,Ada Motor,SMS/ WA:081353800777 / 081337500900

A.BP.001.10.16.0000401

Looking for Office Assistant part time (4 hours/day/5day) Speak/write English, familiar with Excel, Word HP.081317804133

B.BP.004.10.16.0000157

PRT,Kerja Ringan!!,1JT+,Tidur Dalam,Sedap Malam,082146460102

A.BP.001.10.16.0000391

ProgramerPHP/MySql/Java/HTML5 CV:erawati24@yahoo.com/4723517

A.BP.001.10.16.0000404

SPG for jewelry shop.Kuta:0811 3866371;Sanur/Ubud:08113866372 B.BP.804.09.16.0000562

Travel needs exp.reservations good English,S1,T.081237922875 A.BP.001.10.16.0000243

Urg Required FO for Villa @Petitenget T:4739659 B.BP.004.10.16.0000210

Urgent! Hotel Sales Executive Sent CV to:hrd@jocshotel.com B.BP.004.10.16.0000215

Yamaha Bisma Dicr:1.Mekanik, 2.SMA/D1/S1 Ek/IT H:T.Umar142Dps A.BP.001.10.16.0000320

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post HONDA

TOYOTA

Dijual Jazz 2008 VTEC Pink Sport Hub.085101495534

Avanza G’12+Yaris S Lmtd’11 +Yaris E Lmtd’10 H081999456633

Honda CRV 2.4 Matic Th’2013 Putih KM Low H.081999315168

Kjg LSX’02Slvr AsDK Ori 77Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689

MAZDA

Avanza G’09 Silver AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453

A.BP.001.10.16.0000056

B.BP.141.10.16.0000230

Jual Murah CX5’13 pmk GT putih DK,bs Over kredit,081805330222

A.BP.001.10.16.0000214

A.BP.001.10.16.0000439

B.BP.141.10.16.0000234

B.BP.001.10.16.0000209

MERCEDEZ

Grand New Veloz 1,3 Matic Th16 Hitam,Ijin Par,081337328282

A.BP.001.10.16.0000394

Mercedez C250 AMG Th’2010 Hitam Asli DK H.081238116467

B.BP.141.10.16.0000231

Mercy SLK 200 Panoramix Harman Kardon’12 mls skl 08123913788

B.BP.004.10.16.0000194 SUZUKI

Kjg LSX UP’2004 silver asli DK Cokroaminoto 377 /081238506320

B.BP.001.10.16.0000211

MITSUBISHI

Colt Disel Engkel 4Rd’014 AsDK Gatsu 1/V/15 Hp.081236330099 A.BP.001.10.16.0000397

Arena GX’08Slvr AsDK Ori 97Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.10.16.0000440

Splash’13 AT 125+APV’15+Wagon 15+Xenia AT’12 Krd087860856999

L300 PU Th 11 AC P.Strng,Asli Bali, Bak Asli,Mesin Seger 120Jt Nego Hub.081337328282 A.BP.001.10.16.0000393

B.BP.141.10.16.0000226

Sgr Djl Suzuki Splash Th’2013 Wr Hitam Hub.085100476113

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk A.BP.001.10.16.0000437

A.BP.001.10.16.0000426

* 081248789760 * Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput

Suzuki Swift AT 2015 Pribadi Asli DK Istimewa 082340084680

A.BP.001.10.16.0000380

A.BP.001.10.16.0000416

SALON

KURSUS

DIJUAL MOTOR HONDA

Jual cepat Vario CW’2014 mulus wrn hitam Hub.081338183537

A.BP.001.10.16.0000428

HARLEY DAVIDSON

Jual Ultra Limited as.Bali’10 full var brg simpn 08123913788

B.BP.004.10.16.0000195

DIJUAL RUMAH Rumah 2,5Are Penamparan Milik Pribadi Hub.085100856999

A.BP.001.10.16.0000405

A.BP.001.10.16.0000420

A.BP.001.10.16.0000430

BUC Tanah 2,16Are Jln.Pidada II Ubung Dps 650jt/A,08155741999

A.BP.001.10.16.0000417

Dijual Tnh 1,5Are Jl.Tk.Buaji Gg.Ratna No.2 Dps,08123613507

A.BP.001.09.16.0001601

Dijual Tnh Luas 150m2, Jl. Cokroaminoto Hub.08123682578

Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121

A.BP.001.10.16.0000378

Tnh di Sibang Kaja,Abian Semal ( Bs 1Are ) T:085 100 804676

DISEWAKAN RUMAH Dikont.Rmh Lt2 Jl.Bedugul Sdky ada Kolam Renang,081239364588

Djl Tnh 3,105A Jl.P.Saelus Dps Strategis Banget Hub.(0361) 424133,418311

Djl Tanah Lok Tabanan u/Villa Hotel 081337112202

A.BP.001.10.16.0000166

A.BP.001.09.16.0001742

A.BP.005.10.16.0000418

AC

B.BP.135.10.16.0000237

B.BP.004.10.16.0000206

Tanah Murah Strategis Pecatu View Laut HP.08123852121

A.BP.001.09.16.0001507

KLUNGKUNG

Tnh Kav Klungkung Gunaksa Jl.Paving + Got 7Mtr Hrg.75jt/are H.087761014221 A.BP.001.10.16.0000365

A.BP.001.10.16.0000431

A.BP.001.10.16.0000385

B.BP.141.10.16.0000229

Tanah 2A Kws Villa Canggu dan Babakan 3A SHM H.081339564499

A.BP.001.10.16.0000229

A.BP.001.10.16.0000215

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

A.BP.001.10.16.0000355

Tanah Kavling,Pusat Kota GWK 10 are disblh Ungasan Resort. Cck Gianyar,Darmagiri,081338282678, minimart @350jt/are 08123 7717999 B.BP.004.10.16.0000241 081337388558,08113846158

B.BP.141.10.16.0000228

Rmh Minimalis 1,10Are L.Bangunan 80m2 Jl 5M Perum Grahalia Buduk 087860086488/08123912049

A.BP.001.10.16.0000321

A.BP.001.10.16.0000314

B.BP.120.10.16.0000235

T.Kav 1A siapBgn Celuk Gianyar 350jt bs nego 087862858258

65m2 240Jt,65m2 290Jt Mbil Msk Dijual Tanah Jl.Utama Cargo Gg.Puyuh Batubulan085238155529 LT 1095,2M/Are Hp.08123811469

B.BP.141.10.16.0000227

Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 95 Jt/A Bs Kredit 087862450004

A.BP.001.10.16.0000444

6,8A/2A Jl.Sulatri Gatsu Timur @550Jt(jl.8m&6m)081239999747

!!Dijual Tanah 4Are Lok.Pemuteran Singaraja Serius Hub.085100425490

B.BP.166.10.16.0000238

Rmh Baru 510/320m2 7KM,Pool,Tk Badung XIC/8 Rnon,081236971830

B.BP.031.10.16.0000200

A.BP.809.10.16.0000284

B.BP.141.10.16.0000225

Jl Rmh Mnls Dalung Permai&dkt Puspem H.660Jt Hb.081999378500

A.BP.001.10.16.0000408

2A Bypass IB. Mantra Saba @360jt/A ,081936128352

DIJUAL TANAH Tnh 3A,1,5A Smando Mendoyo, Jl.5meter Hub.087761293888 BUC

!!Dijual Tanah 14Are Lok.Yang Api-Abiantuwung Minat Serius Hub.085100425490

!Djl Beberapa Rmh Lt1&Lt2 Siap Huni Dalung Permai 08123802625

*17A Sayan Ubud Tepisungai 7A Jual Tanah 2Are-Bukit Jimbaran YogaDesign&Kntraktor:Gmbr,IMB+ Teras Ayung 4A Gatsu0811395806 depan Kmpus Sastra 08113866761 Urus SIUP SITU/HO,081338146376

DISEWAKAN RUKO Sewa Rukan Renon IMB Lengkap LT/LB:300/180 Hub.085100469889

Djl Tnh Jl.Sahadewa 4Are(Boleh ambil 1/2)Jl.Himalaya 7,2Are Hub.08123953721

A.BP.001.10.16.0000371

KONTRAKTOR

SINGARAJA

***1,75A Penarukan.3,5A Grogak H.85JtNego Hb:081915697110 BUC

A.BP.001.10.16.0000429 Djl Tnh Ry Cargo 1100m2,Tnh G.Catur 280m2,Tnh Ry Lovina ARSITEKTUR S’Raja600m2,RmhPidada,LT600m2, Jasa Bangun Rmh Ruko,Villa LB400m2.081338180610/232988 Gbr IMB & 3D Hub.081916433040 A.BP.001.10.16.0000389

A.BP.001.09.16.0001624

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.10.16.0000442

DISEWAKAN TANAH Dikontrakkan Tanah 3are di Jl. Buana Kubu Gg.Asem 7 Hub.Kamawinata 0816296563

A.BP.001.10.16.0000372

TOUR

BIRO JASA

BIRO JASA

LT213 LB 350 Lt3 lok.Jl.Antasura dkt Nangka Utr 085100801021

Hlg BPKB Mtr Nopol DK7377SN AN: Md Ari Sugiartini Ds Pesaban Rndg Karangasem H:082236360263

B.BP.004.10.16.0000207

A.BP.001.10.16.0000410

BAHAN BANGUNAN

ALUMINIUM

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

A.BP.001.10.16.0000386

A.BP.001.09.16.0001095 Ruko BUC,dkt Bali Med,Mahendradata,081338282678,08113846158 Hlg BPKB No.E 1741911-O DK4215 XQ AN:Elisabeth Md.Dewi Arini A.BP.001.10.16.0000221 A.BP.001.09.16.0001078

RUPA-RUPA Atasi Rmh Bcr Dak Dinding Grns Talang,dll(Daris) 085102796346 A.BP.001.10.16.0000427

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815 A.BP.001.10.16.0000085

SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155 A.BP.001.09.16.0001043

DIJUAL MOBIL

FOTOCOPY

A.BP.001.10.16.0000390

Hilang Kartu Pengawasan DK 105 FS an.PT.Golden Bird Bali di Jln.By Pass Nusa Dua

SERVICE

BENGKEL LAS

A.BP.001.10.16.0000262

KEHILANGAN Hilang BPKB AN:Carolina Uda DK6209EQ Telp.081236183120

DIJUAL RUKO Dijual Ruko Jl.Utama Gatsu Barat LT 240 LB 195,5,5M Hp.08123811469

SERVICE SPA

Terapi Kembali Perawan & Buka Aura 19-20 Okt’16 Dps Hub: Janawati 085101216204. FB @SehatSejatiKita

SERVICE

KERJASAMA Dcri Investor Kerjasama,Share Profit dlm Bidang Travel Agent di Bali Hub. Rani 081338416180 A.BP.001.10.16.0000330

MESIN Djl Mesin Hotprint uk.25x35 Kondisi Bgs,dan Mesin Porforasi Hub.08123809659

A.BP.001.10.16.0000414


EKONOMI

18

Bali Post/ant

Nilai tukar rupiah, Kamis (6/10) mencapai 13.002 per dolar AS.

Rupiah Melemah 12 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (6/10) sore bergerak melemah sebesar 12 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.002, dibandingkan sebelumnya di posisi 12.990 per dolar AS. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta mengatakan, dolar AS bergerak melemah menjelang laporan data penggajian nonpertanian Amerika Serikat akhir pekan ini. ‘’Data ekonomi Amerika Serikat yang telah dirilis sebelumnya mengindikasikan pertumbuhannya masih terbilang solid, sentimen itu cukup menopang dolar AS,’’ katanya. Ia menambahkan, komentar dari salah satu pet-

inggi the Fed yang memunculkan kembali spekulasi pengetatan kebijakan dengan menaikkan suku bunga acuan turut mengapresiasi mata uang Amerika Serikat. ‘’Sentimen itu membuat kekhawatiran investor berada dalam aset mata uang berisiko,’’ katanya. Analis pasar uang Platon Niaga Berjangka Lukman Leong mengatakan bahwa fluktuasi rupiah relatif masih stabil, sentimen dari dalam negeri mengenai amnesti pajak masih menjadi harapan positif bagi fundamental ekonomi Indonesia. ‘’Amnesti pajak memberikan harapan positif bagi pertumbuhan ekonomi ke depan, fundamental ekonomi yang baik akan menjaga mata uang rupiah,’’ katanya. (ant)

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Naik 44,30 Persen

Amnesti Pajak

Kunjungan Wisman ke Bali

Dongkrak Simpanan Bank Rp 4.678 Triliun

Denpasar (Bali Post) Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada Agustus 2016 mencapai 438.135 jiwa. Wisman yang datang melalui bandara sebanyak 437.929 kunjungan. Sedangkan lewat pelabuhan laut sebesar 206 kunjungan. Artinya ada kenaikan kunjungan wisman sebesar 44,30 persen dibandingkan bulan Agustus 2015. Tetapi, mengalami penurunan sebesar 9,52 persen dibandingkan Juli 2016. Dilihat dari kebangsaannya, wisatawan yang paling banyak datang ke Bali Agustus 2016 adalah dari Tiongkok, menyusul Australia, Jepang, Prancis dan Inggris dengan persentase masing-masing 21,69 persen, 21,16 persen, 6,17 persen, 5,60 persen, dan 5,08 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho, belum lama ini. Pada periode Januari–Agustus tahun 2016, secara kumulatif wisman yang datang ke Bali sebanyak 3.193.974 kunjungan. Untuk periode tersebut asal wisatawan yang paling banyak datang ke Bali berkebangsaan Australia, Tiongkok, Jepang, Inggris, dan India dengan persentase masingmasing sebesar 23,23 persen, 20,71 persen, 4,84 persen, 4,48 persen, dan 3,69 persen. Meski terjadi penurunan jumlah kunjungan wisman, namun tingkat penghunian kamar (TPK) justru mengalami peningkatan. Hal ini cukup

menggembirakan mengingat TPK di bulan sebelumnya juga telah mengalami kenaikan fantastis, sehingga TPK bulan ini kembali berada di level tinggi yaitu 72,40 persen. TPK mengalami kenaikan sebesar 1,78 poin dibanding bulan sebelumnya. Kendati mengalami peningkatan yang tinggi secara umum, ternyata peningkatan TPK hanya terjadi di dua daerah yaitu Badung dan Buleleng, selebihnya mengalami penurunan. Peningkatan terbesar adalah Kabupaten Buleleng. Hal ini terbilang mengejutkan mengingat selama ini Buleleng bukanlah destinasi favorit bagi wisatawan yang menginap. Sedangkan bagi Badung, peningkatan penggunaan hotel merupakan sesuatu yang lumrah. Alasannya, sampai saat ini pilihan utama para wisatawan yang berkunjung ke Bali masih di seputaran Kuta, Jimbaran dan Nusa Dua, yang notabene berada di wilayah Badung. Untuk klasifikasi hotel, TPK

hotel bintang 4 merupakan yang tertinggi dibandingkan kelompok lainnya. TPK hotel bintang empat mencapai 78,16 persen. TPK hotel bintang 4 dapat dikatakan sangat tinggi terutama apabila dibandingkan bintang 2 dan bintang 3, yang di bulan ini capaiannya hanya sebesar 56,31 dan 58,55 persen. Jika dicermati perbedaan bulan sebelumnya hanya hotel bintang 3 yang mengalami penurunan angka TPK. Sementara empat lainnya tercatat mengalami peningkatan. Peningkatakan tertinggi pada hotel bintang satu sebesar 13,92 poin. TPK hotel nonbintang Agustus 2016 rata-rata 42,19 persen. Angka tersebut naik sebesar 3,94 poin, dari bulan sebelumnya. Selain kenaikan TPK, juga rata-rata lama menginap mengalami kenaikan 0,14 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Tercatat rata-rata lama menginap pada Agustus 2016 mencapai angka 2,70 hari. (kmb42)

Ekonomi Melambat Tak Pengaruhi Bisnis Properti Jakarta (Bali Post) Sebagai kebutuhan pokok, hunian menjadi pilihan penting dalam investasi. Karena itu, dalam kondisi ekonomi apa pun, kebutuhan hunian tetap dicari masyarakat. ‘’Jadi, meskipun kondisi ekonomi melambat, mayarakat tetap membutuhkan tempat tinggal. Artinya, kondisi ekonomi apa pun tidak memengaruhi bisnis properti,’’ kata Presdir PT Sahid Inti Dinamika (SID) Eksanti Sukamdani saat ground breaking proyek pembangunan The Sahid Asena Apartment & Garden di Jakarta, Kamis (6/10) kemarin. Apalagi, kata Eksakti, program tax amnesty yang dinilai sangat berhasil akan menjadi stimulan bisnis properti. Soalnya, sektor properti memungkinkan aliran dana baik dari repatriasi maupun deklarasi masuk ke sektor properti. Ia memprediksi bisnis properti akan ‘’naik daun’’ atau mengalami lonjakan yang besar di banyak daerah Indonesia. ‘’Tahun 2018 adalah tahun take off bagi properti. Karena pada tahun itu banyak infrastruktur yang dibangun pemerintah mulai terlihat fisiknya atau tahap selesai,’’ kata Eksanti. Eksanti menjelaskan, infrastruktur seperti akses jalan dan transportasi mulai bisa digunakan, sehingga banyak lokasi strategis bagi hunian baru. Ia juga menyarankan bagi yang ingin berinvestasi properti, maka tahun 2016 adalah waktu yang tepat, sebelum harga hunian melonjak naik. ‘’Di daerah kota seperti Jakarta, misalnya, daerah penyangga mulai berbenah

dengan adanya akses mudah, sehingga kepadatan di kota bisa dihindari dengan berinvestasi di daerah pinggir,’’ katanya. Karena itu, PT Sahid Asena Apartment dan PT Brantas Abipraya bekerja sama membangun apartemen dengan konsep ramah lingkungan (green aprartment) di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. ‘’Pekerjaan yang akan dilakukan Abipraya meliputi pekerjaan fondasi, struktur, arsitektur, mekanikal, eletrikal, elektronik, dan plumbing,’’ kata Dirut PT Brantas Abipraya Bambang E. Marsono. Project Director PT Sahid Asena Oki Ramadhani mengatakan lokasi yang diambil cukup strategis, karena dekat jalan tol, Bandara Halim Perdanakusuma dan akan dibangun juga jalur MRT di Jakarta Timur yang melalui Ciracas. Namun, ia tidak menjelaskan secara detail berapa besaran investasi yang dikeluarkan untuk membangun apartemen tersebut. The Sahid Asena Apartemen & Garden, konsep unik di mana apartemen dengan mengusung konsep desain apartemen eksklusif dan urban forest (area terbuka hijau 80%) yang tentunya memberikan oase tersendiri lingkungan hunian nyaman. Konsep urban forest itu akan membuat penghuninya merasa berada di ‘’hutan kota’’. Di sana banyak ditanam pepohonan dan penghijauan. Selain itu, juga akan dibangun danau buatan untuk menciptakan keselarasan, kesejukan antara udara dengan lingkungan yang asri. (010)

Panen garam.

Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia (BI) memperkirakan dana repatriasi amnesti pajak akan mendongkrak simpanan perbankan akhir Desember 2016 dan terasa signifikan pada triwulan pertama 2017. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung pada sebuah seminar di Jakarta, Kamis (6/10) kemarin, memperkirakan pada akhir 2016, dana repatriasi yang masuk sedikitnya sekitar Rp 180 triliun - Rp 200 triliun, dari posisi terakhir September 2016 sebesar Rp 137 triliun. ‘’Jadi nanti simpanan dibandingkan Produk Domestik Bruto (Deposit over GDP), dengan adanya tambahan Rp 137 triliun, dan di kuartal empat akan ada tambahan katakanlah menjadi Rp 180 -200 triliun, akan menambah rasio DPK 1,5-1,7 terhadap Produk Domestik Bruto,’’ ujar Juda. Sementara hingga akhir September 2016 lalu, likuiditas perbankan tertekan karena nasabah banyak mengambil dana untuk membayar

tebusan amnesti pajak. Juda menyarankan pemerintah, yang mendapat dana tebusan itu, untuk segera membelanjakan tambahan anggaran dari tebusan amnesti, agar berpengaruh kepada perekonomian dan juga likuiditas perbankan. ‘’Tentu saja penerimaan dari tax amnesty ini harus segera dibelanjakan agar likuiditas di pasar tidak berkurang,’’ ujarnya. Sebagai gambaran, data dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Agustus 2016 sudah menunjukkan jumlah simpanan di bank mengalami kenaikan secara bulanan sebesar 0,36 persen menjadi sebesar Rp 4.678 triliun. Jumlah simpanan nasabah kaya atau nasabah simpanan dengan saldo di atas Rp 2 miliar juga meningkat. Jumlah rekening nasabah kaya naik 1,52 persen menjadi 230.816 rekening per Agustus 2016), sedangkan nominal simpanannya naik 0,43 persen menjadi Rp 2.604.446 miliar pada Agustus 2016. (ant)

Majukan IKM Nasional Jakarta (Bali Post) Kementerian Perindustrian memiliki strategi dalam upaya memajukan Industri Kecil Menengah (IKM) di dalam negeri untuk lebih menyejahterakan masyarakat. ‘’Salah satu strateginya yakni mendorong industri besar agar melibatkan IKM dalam rantai nilai industrinya,’’ kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Kamis (6/10) kemarin. Gati menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Periode 2016-2021. Selain itu, lanjut Gati, Kemenperin juga meningkatkan akses IKM terhadap sumber pembiayaan, serta memberikan perlindungan dan fasilitasi pengurusan hak paten bagi kreasi dan inovasi baru yang diciptakan IKM. Kemudian, melakukan

diseminasi informasi dan memfasilitasi promosi di pasar domestik dan ekspor, peningkatan kemampuan SDM melalui pelatihan, pendampingan, magang dan studi banding. ‘’Ada juga peningkatan teknologi melalui restrukturisasi mesin dan peralatan IKM, serta peningkatan kualitas produk melalui fasilitasi penerapan standar produkproduk IKM,’’ ujar Gati. Menurutnya, Kemenperin berkomitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia, di mana upaya tersebut bisa dimulai dari membangun wirausaha baru, yang membutuhkan dukungan banyak pihak baik pemerintah, lembaga pendidikan, swasta dan sektor perbankan. Gati menambahkan, pemberdayaan sentra IKM juga merupakan salah satu hal yang diupayakan, karena hal tersebut sangatlah vital dalam pengembangan IKM. (ant)

Bali Post/ant

Pemerintah Optimistis Swasembada Garam

Jakarta (Bali Post) Pemerintah optimistis rencana swasembada garam bisa tercapai 2017 melalui sejumlah upaya pendukung program nasional tersebut. Deputi II Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (5/10), terus memantau perkembangan swasembada garam nasional melalui Rapat Koordinasi Peningkatan Produksi dan Kualitas Garam di Surabaya. ‘’Swasembada garam diharapkan bisa terealisasi tahun 2017 mendatang, seba-

gaimana kondisi yang tertuang di draf Roadmap Swasembada Garam Nasional tahun 2017,’’ katanya. Kementerian Kelautan dan Perikanan, kata Agung, sudah melakukan berbagai hal membantu meningkatkan kualitas garam milik petani. Peningkatan kualitas garam diyakini mampu memenuhi kebutuhan garam konsumsi, sekaligus juga digunakan untuk industri lain. Kebutuhan garam nasional sendiri berkisar 4.019.000 ton, terdiri dari garam industri sebesar 2.054.000 ton dan garam konsumsi sebesar 1.965.000 ton. Sementara itu,

produksi garam nasional mencapai 3.800.000 ton, terdiri atas garam rakyat sebanyak 3.100.000 dan PT Garam sebanyak 700.000 ton. Adapun kualitas garam rakyat sendiri mencapai 70 persen Produksi 1 (KP1), dan PT Garam 100 persen KP1. Berdasarkan data Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI) pada 2015, kebutuhan garam untuk proses pengasinan ikan mencapai 400.000 ton per tahun, dan umumnya tidak ada proses penambahan iodium. Padahal, iodium memiliki khasiat dan manfaat untuk kesehatan yang sangat penting bagi manusia. (ant)

Gati Wibawaningsih

Bali Post/ant


19

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016

Penyelewengan Beras Dari Hal. 1 Pihaknya menyesalkan terjadinya kasus penyelewengan beras. Pasalnya, beras impor bersubsidi tersebut seharusnya diperuntukkan dalam kegiatan operasi pasar. ‘’Tetapi faktanya, beras tersebut dicampur dengan beras lokal untuk dijual kembali,’’ ujarnya. Sementara pihaknya menduga para pelaku mendapatkan beras Thailand secara ilegal. ‘’Beras Bulog bersubsidi asal Thailand hanya didistribusikan oleh distributor yang telah ditetapkan oleh pemerintah provinsi,’’ katanya. Beras Thailand dengan komposisi 15 persen itu merupakan beras pecah yang diimpor pemerintah Indonesia, dalam hal ini Bulog, dari Thailand sebagai

cadangan beras. Agung mengatakan pengungkapan kasus penyelewengan beras subsidi itu berawal dari kecurigaan mengenai data Bulog Divisi Regional DKI Jakarta yang menyatakan ada pengiriman 400 ton beras dari Bulog ke PT DSU. Padahal, perusahaan itu bukan distributor yang ditunjuk untuk menerima beras impor tersebut. Penyidik Bareskrim kemudian menyelidiki kasus ini dan diketahui ternyata beras dari PT DSU itu mengalir ke gudang milik TI dan As. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 139 UU Pangan, Pasal 110 UU Perdagangan, Pasal 62 UU Perlindungan Konsumen dan Pasal 3,4 dan 5 UU Pencucian Uang. (ant)

Kebangkitan Pertanian Dari Hal. 1 Prof. Sucipta menilai mengawal gerakan kebangkitan pertanian Bali harus menjadi tanggung jawab semua komponen. Dalam hal ini akademisi Unud tentu akan melakukan langkah-langkah nyata dengan melakukan koordinasi lebih intensif dengan pelaku usaha, pemegang kebijakan termasuk media sebagai penggerak dan motivator. ‘’Tantangan ini merupakan ruang bagi akademisi untuk mengabdikan keilmuan secara lebih intensif terhadap tanah Bali. Menjadi akademisi yang langsung mendampingi petani Bali harus diposisikan sebagai sebuah tanggung jawab moral akademisi dan panggilan jiwa sebagai putra Bali,’’ ujarnya. Ia meyakini tantangan Kadin ini akan dijabarkan secara lebih jelas oleh Unud sebagai lembaga dan akademisinya, terlebih Unud kini memang memiliki komitmen yang jelas untuk berbaur dengan masyarakat. Sebenarnya, saat ini Unud sudah memiliki desa binaan dan berbagai program kemasyarakatan. Namun harus diakui gaungnya belum keras. ‘’Kami tinggal melakukan formulasi bentuk-bentuk pendampingan kepada pertanian Bali,’’ ujarnya. Prof. Rumawan Salain yang merupakan pakar tata ruang menilai Unud mestinya bergerak lebih cerdas dan terukur dalam mengelola pertanian Bali. ‘’Tantangan Kadin Bali sangat positif. Tantangan ini mengingatkan kami bahwa ada tanggung jawab moral yang harus dijabarkan akademisi sesuai keilmuannya dalam membangun Bali,’’ ujarnya. Prof. Rumawan Salain mengatakan dalam hal men-

jadi pendamping subak dan membuat denplot pertanian, tentunya akademisi di bidangnya tinggal melakukan skala prioritas atas wacana yang bergulir. Gerakan Kelompok Media Bali Post (KMB) dalam mengedukasi dan mengingatkan akademisi dan pengambil kebijakan untuk merekonstruksi kejayaan pertanian Bali adalah sebuah momentum tepat dalam membangun Bali. ‘’Saya memberi apresiasi positif terkait tantangan ini. Tanpa diingatkan mestinya Unud memang harus melakukan langkah-langkah nyata dalam mengawal pertanian Bali,’’ tegasnya. Baik Prof. Sucipta maupun dan Prof. Rumawan Salain sependapat jika ke depan penguatan agrokultural bagi Bali harus menjadi hal strategis. Dengan membangun kembali pertanian Bali, kita sudah diberikan kesempatan mengabdikan diri untuk mengawal budaya Bali. Untuk itu, ia berharap ada langkah nyata dari Unud sebagai center of axcellence di Bali. ‘’Kami mendukung gerakan ini. Unud memang seharusnya punya subak binaan yang bisa menjadi laboratorium pengembangan pertanian Bali,’’ ujar Rumawan Salain. Sebelumnya, Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra berharap akademisi Universitas Udayana bisa menjadi pelopor membangun kembangkitan pertanian Bali. Ia berharap Unud memiliki satu demplot dan percontohan pengelolaan pertanian di Bali. Ia mengatakan Kadin Bali sebagai mitra kerja Universitas Udayana sangat mendorong adanya upaya-upaya yang terukur dan nyata dalam menuju kebangkitan pertanian Bali. (dir)

Sayur Segar Dari Hal. 1 Setiap hari sayur-sayuran segar yang dijual di tempat ini akan masuk ke hotel, supermarket ataupun dijual kembali di sejumlah pasar tradisional. Aktvitas pasar yang berlokasi di Banjar Baturiti Kaja, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti ini dimulai pada pukul 04.00 Wita hingga 17.00 Wita. Made Murjana, warga asal Desa Bangli, Baturiti ditemui di sela-sela kesibukannya menata sayur-mayur mengatakan, dirinya sudah sejak tahun 1996 berjualan di Pasar Agung Denpasar. Untuk mendapatkan pasokan sayur-mayur yang akan dijual, ia pun mendapatkannya dari pasar induk Baturiti. Sebagai pedagang bermobil, ia tidak menerima barang langsung dari petani tetapi dari pengepul. Hal senada juga dikatakan Made Sueda (51), warga asal Banjar Pemuteran, Desa Candi Kuning, Baturiti. Pria paruh baya ini selain berprofesi sebagai pengepul juga sekaligus pensuplai sayur-mayur ke supermarket dan hotel. Bahkan

untuk memenuhi kebutuhan hotel khususnya komoditi sayur dengan jenis langka seperti rosmary, basil, ricola, ia pun mengolah satu hektar lahannya untuk memproduksi komoditi tersebut. ‘’Saya tanam sendiri komoditi langka tersebut agar permintaan selalu bisa terpenuhi, bahkan saya juga kontrak lahan seluas dua hektar dibantu kurang lebih 12 buruh tani,’’ ujarnya. Kepala Pasar Induk Sayur Baturiti Drs. I Ketut Sujana mengatakan awal pembangunan pasar induk sayur ini bertujuan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di Pasar Baturiti. Di lokasi ini, pedagang berjualan di los beratapkan asbes. Pasar yang menjual jenis sayur seperti kol, sawi, kentang, wortel, bawang, lombok dan sayur lainnya ini tidak mentransaksikan barang dagangan secara eceran namun secara grosir. Saat dibangun sekitar tahun 2000 pasar induk ini awalnya hanya menjual komoditi petani lokal setempat. Namun seiring perkembangannya sejumlah komoditi sayur baik

yang berasal dari luar Kabupaten Tabanan hingga dari Jawa dan impor masuk ke pasar. Ini dikarenakan adanya image bahwa khusus untuk sayur-mayur bisa didapatkan di pasar induk Baturiti. ‘’Ada juga pedagang yang langsung membeli kepada petani. Jika jumlahnya kurang mereka mencari lagi di pasar induk,’’ ucapnya. Kepala Dinas Pendapatan dan Pasedahan Tabanan I Nyoman Sudarma mengatakan, Pasar Baturiti perlu direvitalisasi. Namun, dalam melakukan revitalisasi, pihaknya melakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan Pemkab Tabanan. Padahal jika dilihat dari segi pemasukan pasar ini ke PAD Tabanan cukup besar. Berdasarkan data, pendapatan sebulan pasar ini mencapai Rp 13,2 juta dan dalam setahun mencapai Rp 91 juta lebih. ‘’Tetapi ke depan seluruh pasar akan direvitalisasi. Setidaknya kebersihan pasar dulu sehingga pedagang maupun pembeli nyaman saat bertransaksi,’’ ujar Sudarma. (kmb28)

Selewengkan Uang Dari Hal. 1 Namun, korban tidak aktif dalam kepengurusan dan sering menjelek-jelekkan Taat Pribadi di luar padepokan, sehingga korban diduga menghambat usaha padepokan dan diduga menyelewengkan uang. Selain itu, pihaknya juga menduga motif lain, karena tanggal pembunuhan 13 April itu merupakan tanggal sedianya korban menjadi saksi dalam kasus penipuan yang dilakukan Taat Pribadi di Mabes Polri atas pengaduan korban penipuan dengan penggandaan

uang itu. Informasi dari sebuah sumber di Probolinggo mencatat hingga Selasa (4/10) ada 242 orang Jawa dan luar Jawa yang masih menetap di Padepokan Dimas Kanjeng pimpinan Taat Pribadi. Dari jumlah itu, 20 orang di antaranya dari Bali (non-muslim). Sementara yang lainnya dari Pasuruan (4), Situbondo (15), Banyuwangi (5), Lumajang (6), Gresik (2), Tuban (1), Nganjuk (8), Madiun (5), Blitar (3), Kediri (6), Malang (2), Jember (9), Jombang (2), Sidoarjo (2), Surabaya (1), Lamongan (2), Sumenep (3),

Bangkalan (1), dan Trenggalek (2). Mereka juga berasal dari Jawa Tengah (19), Semarang (5), Grobokan (9), Demak (6), Sragen (7), Surakarta (3), Kudus (1), Jawa Barat (8), Cirebon (3), Indramayu (6), Tasikmalaya (2), Kuningan (1), Yogyakarta (5), Jakarta (9), dan Bandung (8). Juga berasal dari Pontianak (28), Banjarmasin (4), Batam (4), Lembang (1), Bengkulu (1), Lampung (3), Riau (1), Makassar (3), Gorontalo (3), Palu (1), Bali (20/non-muslim), dan Papua (2/non-muslim). (ant)

Pangkalan Militer Dari Hal. 1 Di samping mengembangkan kawasan terpadu industri ikan, pemerintah juga akan membangun pangkalan militer di kawasan itu untuk menjaga kedaulatan NKRI. Menurut Presiden, sebanyak enam pangkalan terpadu yang terdiri dari matra Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan

Udara akan dibangun di Kabupaten Natuna. ‘’Termasuk yang kita ingin, menguatkan ekonomi perbatasan, tetapi sekaligus untuk pertahanan dan keamanan kita,’’ ujar Jokowi. Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan terget penyelesaian kawasan industri perikanan terpadu

di Natuna akan rampung pada akhir 2017. Pemerintah menargetkan pada akhir 2016 kawasan yang juga akan memiliki fasilitas pengolahan perikanan terpadu dapat diselesaikan sekitar 50 persen. Dalam kunjungannya ke Natuna, Presiden juga merayakan HUT ke-71 TNI dengan menyaksikan Latihan Tempur Angkasa Yudha 2016. (ant)

Ahli Waris Dari Hal. 1 Setelah itu Edy Nasution menghubungi Wresti dan menyampaikan bahwa dalam rangka pengurusan penolakan atas permohonan eksekusi lanjutan, atas arahan Nurhadi agar disediakan

uang sebesar Rp 3 miliar. Permintaan Rp 3 miliar itu diawali dengan adanya putusan Raat Van Justitie Nomor 232/1937 tanggal 12 Juli 1940 yang merupakan milik dari ahli waris Tan Hok Tjiou namun dikuasai oleh PT Jakarta Baru Cosmopolitan

(JBC) yang telah dijadikan lapangan golf Gading Raya Serpong, sehingga ahli waris Tan Hok Tjioe meminta eksekusi yang juga berdasarkan petunjuk Mahkamah Agung pada 23 Juli 2987 eksekusi didelegasikan ke PN Tangerang. (ant)

Jumat, 7 Oktober 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya, Mapandes, Mapetik Mamukur di Nilapati Bag. 2 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Ball Krisna (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Banjar Bali Quiz 09.30 Lejel Home Shopping 10.05 Lipsus: Kemenkes RI 11.05 BCTTV 11.30 Inovator 12.00 Puja Trisandya 12.30 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya, Mapandes, Mapetik Mamukur & Nilapati Bag. 2 12.30 Berita Siang

13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.00 Klip Bali 14.30 Tembang Bali 15.30 Etalase 16.05 Solusi Alternatif Reiki Ling Chi 16.30 Dunia Pendidikan 17.05 Agrobisnis 17.30 Taman Sari PAUD Dharma Kencana II 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita PKK Br. Dinas Buruan (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Padangsambian (2) 24.00 Closing

Gagal Bantai Banyak Musuh, Duryodhana Melarikan Diri

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Lima Puluh Tujuh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SANJAYA melanjutkan, ‘’Ketika mereka sedang membicarakan, oh raja, kekuatan divisidivisi Pandava, yang hadir pada pertempuran dharma itu. Kemudian terjadi sebuah pertempuran dahsyat antara prajurit-prajurit paduka dengan milik mereka. Ksatria-ksatria kereta-kereta, gajah-gajah saling menyerang satu dengan lainnya. Semuanya, oh raja, adalah akibat dari kebijaksanaan jahat paduka!’’ Sanjaya melanjutkan, ‘’Kekuatan pasukan gajah milik paduka, oh raja, bertambah kekuatannya. Mereka bertarung di mana-mana, di beberapa titik bahkan menang atas kekuatan Pandava. Perjuangan all out dalam pertempuran itu dilakukan karena mereka bertekad pergi ke dunia lain, karena itu penuh semangat melawan keluarga Panchala dan para Pandava. Kerja keras itu semata untuk mendapat izin masuk ke daerah kekuasaan Dewa Yama. Ksatria-ksatria pemberani itu melawan musuh pemberani, menyerang satu dengan lainnya dengan anak-anak panah,

tombak-tombak dengan cepat mengirim satu lainnya ke kediaman dari Yama. Pertempuran yang terjadi antara para prajurit kereta dan prajurit kereta lainnya saling menyerang. Pertempuran itu membuat suasana sangat menakutkan. Hal itu menyebabkan adanya sebuah aliran sungai darah di mana-mana. Gajah-gajah yang marah, melawan teman gajah pemarah lainnya. Binatang itu saling menyakiti satu lainnya dengan gading mereka. Pasukan berkuda itu menginginkan kemuliaan, menyerang dan memotong dalam huru-hara yang mengerikan. Dengan lembing-lembing, panah-panah, dan kampak-kampak perang. Para prajurit jalan-kaki, oh paduka yang berlengan perkasa, dalam jumlah ratusan, bersenjatakan senjata-senjata, berulang-ulang saling menyerbu melawan satu lainnya. Oh penghangus musuhmusuh. Begitu besar kebingungan keluarga Panchala dan keturunan Kuru itu hanya dapat dibedakan satu lainnya dari suku, keluarga,

dan nama-nama pribadi yang kami dengar. Ksatria-ksatria itu mengirim satu lainnya ke dunia lain dengan anak-anak panah, kampak-kampak dari medan pertempuran. Dengan ribuan batang anak panah, oh raja, yang ditembakkan para pejuang di sepuluh titik, tidak lagi bersinar seperti sebelumnya, sebagai akibat matahari telah terbenam. Ketika para Pandava sedang bertarung, oh Bharata, Duryodhana menerobos ke tengah-tengah kelompok mereka. Dengan marah besar atas pembantaian terhadap penguasa Sindhu Jayadratha itu. Putra sulung Kuru itu bertekad menyerahkan nyawanya. Dia menerobos bala tentara bermusuhan itu, serangan-serangannya memenuhi bumi dengan suara deritan roda-roda keretanya. Hal itu menyebabkan bumi bergetar. Bersamaan dengan itu, putra paduka mendekati kelompok Pandava itu. Sangat mengerikan benturan yang terjadi antara mereka, oh Bharata, hal itu menyebabkan sebuah pembantaian besar-besa-

ran terhadap pasukan-pasukan. Seperti matahari itu sendiri yang pada tengah hari, menghanguskan segala sesuatu dengan sinar-sinarnya. Putra paduka menghanguskan kelompok bermusuhan itu dengan hujan-hujan anak panah. Para Pandava menjadi tidak dapat melihat musuh dan juga saudara sepupu mereka, Duryodhana. Putus asa tidak bisa cepat mengalahkan musuh-musuhnya, setelah itu Duryodhana menetap-

kan hatinya melarikan diri dari medan pertempuran. Dia mendapat perlawanan sengit kelompok Kuru dan para Pandava yang terkenal bersenjatakan busur, memakai anak-anak panah bersayap emas. Pasukan keluarga Panchala juga banyak melarikan diri ke segala arah dari serangan all out Guru Drona. Banyak ksatria disengsarakan panah-panah tajam. Akibatnya, pasukan Pandava mulai berjatuhan ke tanah. (bersambung)

Sloka 10.10 Tesam satata-yuktanam bhajatam priti-purvakam dadami buddhi-yogam tam yena mam upayanti te Kepada mereka ini, yang selalu bersemayam secara menyatu dengan-Ku, dan memuja-Ku, dengan cinta kasih, Kuberikan ilmu pengetahuan – yang dapat membedakan antara satu hal dengan lainnya – dan mereka ini melalui yoga ini datang kepada-Ku.


16 Pages

188 Number 8th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

online: http://www.intern

Friday, October

l thriller, ‘Gir Not just a in’ plumbs on the Tra ggles women’s stru Friday, October

7, 2016

7, 2016

,

president Next U.S. Putin’s fourth, inherits sinking Russia ties Page 6

Italy Buffon urges team to forget win Euro 2016 over Spain Page 8

the Restoring glory Bali’ al market agricuttur

products in for agricultural the market in raising agriculture Reviving taking instrumental However, before to would be there needs former glory. Bali to its steps in this direction, a real breakpioneering of Bali’s farms and a dialogue the be a mapping management. During 6), Head of farm through in on Wednesday (OCT (BPTP), AAN Technology out of the with Bali Post for Agricultural for a mapping as Bali Instituteexpressed the need of the island as welland capacity farmers Bagus Kamandaluand carrying to encourage young made farming potential in Bali efforts to be agriculture the need for the market. up the agricultural stimmulate to Kamandalu, reinvigorating “Building relevant According and patience. synergy between parties and requires he said. Relevant requires commitment takes time for Agricultrual sector of Bali as mentoring measures” Institute The By working well parties as Agricultural Agency, campuses. management for the include the (BPTP) and university developed Technologyclear model can be together, a in Bali. Agriculture...2 of agricutlure on page Continued

- It’s a thriller, loneliNEW YORK a story of a whodunit, and voyeuron the ness, alcoholism “The Girl ism. But movie version of a Train,” the novel, is also the best-sellingempowerment, tale of female say. the filmmakers

copies 15 million After selling its 2015 release, since worldwide story of murder, abuse gets Paula Hawkins’ emotional betrayal andin the movie that opens a dark twist WatPhoto this week. plays Rachel Martinez/File of Emily Blunt who has lost her REUTERS/Dylan premiere and who son, an alcoholic Britain at the World marriage she arrives Square in London, job and herthe train on her cheatposes as spies from (Justin Theroux) Emily Blunt the Train” at Leicester on (Rebecca ing ex-husband “The Girl wife Anna 2016. the and his newRachel turns amateur September 20, nerve.” also directed Ferguson). when another woman Taylor, whomovie “The Help,” have had women the end Some previews detective secrets, Megan with women cheering at their female-centric and his empathy wreak with disturbing goes missing in the audience attributes characters (Haley Bennett), as the female to his upbringing.by a single mom. domesturns up dead. this film represents revenge. “I was raised much my primary opens during “I feel like to be bad and flawed The movie awareness month in She was pretty had a lot of female I up. I think violence women’s right the National caregiver... So of struggle, and messed are going tic States and saw a lot of and wrong and a lot the United End Domestic Violence energy and I the world to said. questions a lot of determination with bewomen around discussion that,” Blunt are pitted Network in equate women to applaud my mom,” has produced themes of abuse success. I women) because of beginning “Yes, (the highlight ing survivors other in the unite, and that he each said against the movie the book. he said. do ultimately Tate Taylor Blunt said than the Director if the film empowbut yet they Taylor and she added. darker to on they are real,”women are subjectand would be glad“I didn’t intend, was deliberately it to be book. (rtr) All three behavior ers women. level, for for psycho- an intellectual but it has struck a jealousy, controlling - the term gaslighting that makes a victim a revenge film, at: Post logical abuseher sanity. onal Bali Jl. D.Tamblingan or doubt his

find Internati

Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Kuta Book 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 17 DKerobokan 22 Ganesa Paradiso Bali Jl.Petitenget Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur 9 Kerobokan Live Sport Jl.Petitenget No.126 A 6 66 Corner No. 106 Dps 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan dan Restoran Mandala Renon Renon No Jl. Raya Niti 8 Retno Barr Jl. D.Poso 148 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti 9 Elkomedor Yamin No.18 Jl. D.Poso 29 Dimsum Scret Jl. Mohamad No. 39 10 Malaika Jl. D.Poso No.88 Renon 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar 11 Snack Shack Jl. D.Poso 31 Warung Wuruk 184 Lokal khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam 12 Warung Jl. D.Poso 32 Ayam Betutu Sanur 13 Cokro Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Sanur 14 T.J.Bar Jl. D.Poso Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

Matthew Hurricane Caribbean kills 26 in e on destructiv path to U.S. Page 13

OF THE

Millions flee as Southeast U.S. braces for deadly Hurricane Matthew

DAY

U.S. as Southeast w Millions flee Hurricane Matthe deadly braces for REUTERS/Carlo

photo as in this aerial5, 2016. pictured Miami is U.S. October Downtown Miami, Florida, in Matthew

clouds begin

to form in

Allegri TPX

IMAGES

advance

must prepare

of Hurricane

direct hit,” now for a said at a Scott

response with Federal emergency coordinating and teams were all four states in said.

UP’ posted ‘ALL BOARDED fuel stations In Florida, signs after cars up. gas” “out of long lines to fill is waited in station I went to gas Bivona

“Every on officials supplies, Obama motorist Charles declare a storm in nearly Florida Governorin Tallahassee stockpiling late Wednesday. Caribbean Thursday and news conference Matthew directly Scott requested Obamafor Florida, empty,” in a Tweet Matthew. on “If the fiercest emergency in- said comes Hurricane destruction U.S. coast Wednesday. Matthew, the Bahamas early “Here bring resources Florida, the and you need pre-landfall Hurricane 6 into the southeastern which would water and waterproof Um, yikes.” to page slammed to flee inland. impacts be catastrophic food, Continued a decade, as it barreled toward the active heeded warnings South Carolina could of the cluding and doubleto 3,000. also be heard intensified in the path miles coverings of residents and North and ran out of sup- to be prepared.” force News can the at Global 215 The four states Georgia stores where millions National Guard in “Bali Image” from 9.30 airports across in Florida, stations and food storm surges, heavy hurricane, which was 96.5 West Palm Schools and closed on Thursday Radio FM am. Listen to Roadways and gas bringing overnight to about (346 km) southeast of EDT (1200 to evacuated, until 10.00 FM at http:// region were 8 a.m. were jammed hospitals were Hundreds storm approached, accelerated Global Radio en2myBeach at about states of emerwinds that plies as the to and some to local media. and out at globalfmbali.list sustained GMT), declaredtheir governors streaming canceled in rain and (205 km) per hour. Shel- according and or live video enabling and http:// radio.com of flights were Lauderdale mbali.com hur- gency National Guard. said. 125 miles its and South of Miami, Fort industry website Center mobilize the extended at least Florida, The center area farther north ters in Florida, Georgia doors after early on which killed thouom said warning than 12 Carolina opened their President Orlando, Matthew, with and displaced Haiti, ricaneGeorgia and more Flightaware.c were under authorities, alongurged people to Thursday. 39 people in southern a into residents sands, mostly to strengthen fromto million U.S. watches and warn- Barack Obama, homes. en route was predicted hurricane to the Weather evacuate their 3 to 4 storm Landfall a Category in our state ings, according Atlantic coast. Thursday Channel. “Everyone Florida’s there on was expected National Hurricane U.S. night, the

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

http://radioglobalf el/global-fm-bali. ustream.tv/chann

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Jumat Kliwon, 7 Oktober 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Bekraf Dukung Sineas Indonesia di BIFF Ke-21

Indonesia Dance Company

Utamakan Tari Balet dan Tradisional PERKEMBANGAN dunia tari di Indonesia makin pesat dengan adanya berbagai event tari hingga institusi yang mewadahi para seniman tari. Salah satu pencetusnya adalah Marlupi Sijangga, seorang pendiri akademi tari terbesar dan tertua di Indonesia, Marlupi Dance Academy. Langkah Marlupi Sijangga untuk memajukan dunia tari Indonesia kemudian diteruskan oleh anaknya, Fifi Sijangga, dan cucunya, Claresta Alim, dengan mendirikan Indonesia Dance Company (IDCO). Ini wadah profesional dalam pengembangan potensi tari dan karier sebagai profesi yang menjanjikan dan memiliki prospek yang baik. ‘’Kami membentuk dan mendirikan IDCO karena ini merupakan wadah pengembangan potensi tari dan dunia tari untuk mengumpulkan semua generasi muda supaya bisa meningkatkan kualitas dan popularitas dunia tari di Indonesia dan bisa membawanya ke skala nasional dan internasional,’’ ujar Claresta Alim selaku Founder sekaligus Artistic Director IDCO. Menurut Claresta, IDCO terbuka untuk umum namun tak sembarang orang. Ini juga yang membedakan IDCO dengan sekolah tari pada umumnya. ‘’IDCO terbuka untuk umum, tapi kita juga memilih. Ada audisi. Kita pilih khusus profesional yang mendedikasikan dirinya untuk terjun di dunia tari dan memang kuat fondasi di balet klasik,’’ ungkap Claresta. Sebagai Founder dan Artistic Director, Claresta juga akan membagikan pengalamannya selama aktif menari di luar negeri kepada para anggota IDCO. Sebelum pulang ke Tanah Air, Claresta pernah bergabung dengan Washington Ballet dan Art Ballet Theatre of Florida. ‘’Banyak sekali pengalaman yang saya pelajari karena di dalam company kami tidak hanya belajar. Kami tidak sekadar balet. Tapi kita harus memikirkan teamwork, kedisiplinan, tanggung jawab karena di sebuah company kita tidak hanya menari sendiri tapi kita menari dengan teman-teman kita. Kita juga bekerja dengan kru, seperti lighting, musik. Jadi kita harus selalu mengerti bagaimana cara disiplin tanggung jawab dan itu akan saya ajarkan juga, share pengalaman saya dengan members company,’’ papar Claresta. IDCO secara resmi dibentuk pada 1 Oktober 2016 bersamaan dengan event ‘’Indonesia Dance Company Present We Dance’’ yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Jakarta pada hari yang sama. Pada pertunjukan tersebut, IDCO menampilkan beberapa jenis tarian dengan Claresta Alim sebagai Artistic Director serta Siti Soraya Thajib, Siko Setyanto dan Claresta Alim sebagai Choreographer. (pik)

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Raja Ampat

Lokasi ’’Diving’’ Favorit Velove

AKTRIS Velove Vexia memiliki strategi tersendiri agar rambutnya tak kering dan rusak seusai menjalani diving. ‘’Diving, air garam bisa bikin rambut kering, keras dan rusak. Ngakalinnya, sebelumnya (diving), aku pakai conditioner, maskerin rambut lalu bersihkan. Setelah diving dimaskerin (rambut),’’ ujar Velove Vexia dalam sebuah acara soal perawatan rambut di Jakarta, Kamis (6/10) kemarin. Ketika ditanya, lokasi diving yang menjadi favoritnya, Velove mantap menjawab Raja Ampat,

Papua. Menurutnya, semakin jauh lokasi diving semakin bagus. ‘’Paling sering ke Raja Ampat. Di sana the best spot of diving. Sebenarnya kalau ada waktu, saya berangkat ke sana,’’ kata perempuan yang sudah mendapatkan lisensi untuk diving itu. Menurut Velove yang kini menjadi brand ambassador sebuah produk rambut di Indonesia ini, dirinya sudah tiga kali berkunjung ke Raja Ampat. ‘’Lebih seru itu kan yang jauh-jauh. Ke Raja Ampat sudah tiga kali,’’ ujarnya. (ant)

BADAN Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendukung keikutsertaan sineas Indonesia di Busan International Film Festival (BIFF) ke-21 yang berlangsung 6-15 Oktober 2016 di Haeundae-gu, Busan, Korea Selatan. Dalam kesempatan ini, Indonesia mengusung ‘’Indonesian Cinema’’. Enam film yang berpartisipasi dalam BIFF ini yaitu ‘Athirah’’, ‘’Nyai’’, ‘’Ini Kisah Tiga Dara’’, ‘’Istirahatlah Kata-Kata’’, ‘’On the Origin of Fear’’ dan ‘’Memoria’’. Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Ricky Joseph Pesik mengatakan, program ini telah disiapkan Bekraf bersama dengan Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pusbang Kemendikbud). Festival ini, diakui Ricky, akan memberikan peluang yang lebih baik bagi film Indonesia untuk terus mengembangkan karyanya. ‘’Dalam persiapan yang cukup mendesak, Bekraf dan Pusat Pengembangan Film Kemendikbud mencoba menerapkan cara baru menghadirkan sinema Indonesia di film global. Ini pasar film dunia yang memiliki peluang besar bagi para sineas Indonesia untuk melakukan networking dan upaya business to business dari berbagai penjuru dunia akan ada di Busan,’’ kata Ricky. Adapun BIFF merupakan festival paling bergengsi di seluruh Asia. Dimulai 13-21 September 1999, BIFF juga merupakan ajang festival film internasional, yang pertama kali diselenggarakan di Korea Selatan. Tahun lalu, BIFF ke-20 berlangsung 1-10 Oktober, menayangkan 302 film dari 75 negara di dunia, dengan jumlah total hadirin mencapai 227.377 penonton. ‘’Subsektor film merupakan prioritas kami di tahun ini, dan industri ini memiliki potensi yang luar biasa untuk mendukung terwujudnya ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia,’’ ujar Kepala Bekraf Triawan Munaf. Di samping penayangan film, promosi para sienas muda dan Asian Project Market (APM) merupakan dua acara penting yang menjadi bagian dari festival. Lewat APM,

yang sebelumnya bernama Pusan Promotion Plan, banyak sutradara film yang kemudian memperoleh pendanaan dari investor, di mana permodalan ini penting sifatnya bagi produksi film. (pik)

Bali Post/ist

’’Kalah Koneksi’’, Margie Tampil Solo KABAR baru datang dari penyanyi asal Klungkung, Margie. Genap setahun lalu merilis single duet bersama Dek Arya dalam single ‘’Ceketer’’, kini penyanyi yang murah senyum ini kembali menyita perhatian lewat single solonya bertajuk ‘’Kalah Koneksi’’. Single ini berbeda dari single sebelumnya, sebab Margie mengambil fenomena kehidupan masyarakat, yakni nasib pekerja yang minim perhatian oleh atasannya karena alasan tak punya relasi pejabat. ‘’Single ini sejatinya hanya seruseruan. Liriknya mengkritik, namun dikemas kocak agar tetap terhibur. Saya sangat menikmati lagu ini, nuansa kocaknya hampir mirip dengan lagu ‘Ceketer’,’’ ungkap Margie. Sebagai penyanyi, Margie mengaku punya prinsip, yakni tetap berkarya semasih mampu untuk berkarya. Terlepas dari lesunya industri musik Bali, itu bukan menjadi tolok ukur eksistensi seorang musisi. Meski hanya dalam bentuk single, ia tak ingin sekadar merilis saja, tetapi ingin lebih menjaga musikalitas dengan ide-ide barunya. ‘’Bukan soal single atau album, namun totalitas dalam menggarap sebuah karya, sehingga menghasilkan hiburan yang menarik dan menginspirasi,’’ ujarnya. Sementara ini, Margie mempromosikan single-nya lewat sosial media dan sedang mempersiapkan penggarapan video klip ‘’Kalah Koneksi’’. Aktivitasnya yang cukup padat membuat Margie harus membagi waktu dan tentunya keluarga sebagai prioritas. Ia berharap lagu ini mampu menginspirasi masyarakat dan bisa memberi semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. ‘’Sementara sudah beredar audionya. Semoga video klipnya segera rampung,’’ harapnya. (win)

Bali Post/kmb23

PESAWAT - Sejumlah pesawat menunggu giliran take off di Bandara Ngurah Rai. Sampai dengan triwulan III atau September, jumlah penumpang melalui Bandara Ngurah Rai mengalami peningkatan hingga 16 persen.

Bandara Ngurah Rai Layani 14,8 Juta Penumpang JUMLAH penumpang pesawat terbang komersial di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai naik hingga 16 persen pada September 2016. Angkasa Pura I mencatat telah melayani 14,8 juta penumpang hingga akhir triwulan ketiga ini. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai,

Yanus Suprayogi, mengatakan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan jumlah kedatangan yang cukup signifikan. ‘’September lalu, jumlah penumpang yang kami layani 12,7 juta, sedangkan tahun ini 14,8 juta. Artinya, ada peningkatan hingga 16 persen,’’

ungkap Yanus Suprayogi, Kamis (6/10) kemarin. Dilihat dari komposisinya, katanya, jumlah penumpang domestik dan internasional relatif sama yaitu masing-masing 7,4 juta penumpang. ‘’Dalam periode 4 tahun terakhir, pertumbuhan penumpang tahun 2016 ini adalah

yang tertinggi,’’ katanya. Yanus Suprayogi mengatakan, peningkatan juga terjadi pada jumlah kargo baik yang inbound atau outbound serta pergerakan pesawat. ‘’Jumlah barang yang diangkut melalui kargo mengalami peningkatan yang sangat signifikan mencapai lebih dari 30 ribu

ton atau naik 39 persen dibanding 2015. Sedangkan jumlah pergerakan pesawat naik 10 persen yaitu 103 ribu,’’ jelasnya. Yanus Suprayogi mengaku optimis, baik jumlah penumpang, pesawat maupun kargo sampai akhir tahun ini akan terus mengalami peningkatan. (par)

Lanal Denpasar Amankan Kunjungan Kapal AL Chile KAPAL latih milik Angkatan Laut Chile ‘’BE Esmeralda’’ sekitar pukul 09.00 Wita, Kamis (6/10) kemarin, tiba dan bersandar di Dermaga Timur Pariwisata Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, dalam rangka kunjungan wisata dan bekal logistik. Kapal perang yang mirip dengan KRI Dewa Ruci itu tiba di Pelabuhan Benoa dengan membawa 335 personel. ‘’Kami akan berada di sini selama beberapa hari sebelum melanjutkan perjalanan kembali menuju Sydney setelah singgah di Shanghai sebelum sampai di Bali,’’ kata Komandan Kapal BE Esmeralda Captain Carlos Schnaidt Mecklenburg. Dia mengatakan, selama beberapa hari melakukan kunjungan di Pulau Dewata ada berbagai agenda kegiatan baik yang dikhususkan untuk masyarakat ataupun mempererat hubungan

kerja sama militer dengan pemerintah Indonesia. Dijadwalkan mulai Kamis (6/10) sampai Minggu (9/10), kapal tersebut akan open ship dan diperkenankan dilihat secara langsung oleh warga atau wisatawan yang ingin mengetahui tentang perlengkapan dan fasilitas di perahu perang berukuran besar itu. ‘’Kunjungan itu dilakukan mulai pukul 14.00 sampai 16.00 Wita. Siapa saja boleh melihat tanpa harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu,’’ ujarnya. Captain Carlos menjelaskan, nantinya para pengunjung akan diberikan penjelasan oleh personelnya yang akan mendampingi. Selain tentang kapal perang yang diklaim tertinggi kedua di dunia, akan diuraikan juga mengenai Angkatan Laut negara tersebut. ‘’Kami juga menjadwalkan untuk melakukan kunjungan ke Pangkalan TNI-AL Denpasar

dan melakukan berbagai kegiatan yang sifatnya lebih santai,’’ ujarnya. Hadir dalam penjemputan Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) GB Oka, yang diwakili oleh Palaksa Mayor Laut (P) Sobarudin didampingi Duta Besar Negara Chile Mr. Gonzalo Mendoza, seluruh perwira staf serta anggota Lanal Denpasar. Kapal BE Esmeralda (BE 43) adalah kapal latih Angkatan Laut negara Chile tipe kapal perang latih, dengan panjang 113 meter, lebar 13,11 meter, draf 7 meter, berat 3.673 ton direncanakan melaksanakan kunjungan sampai tanggal 10 Oktober 2016. Adapun agenda kegiatannya di antaranya kunjungan ke Gubernur Bali, Konsulat Kedutaan Chile di Bali, Lanal Denpasar dan olahraga bersama dengan TNI-AL (Lanal Denpasar) serta kunjungan ke

Bali Post/ist

PENGAWALAN - Suasana pengawalan BE Esmeralda di alur masuk Pelabuhan Benoa oleh Catamaran. tempat pariwisata di Bali. Setidaknya, 1 SST Pasukan Lanal Denpasar, 1 Catamaran dan

1 Rubber Boat Lanal Denpasar dikerahkan untuk mengamankan kunjungan kapal tersebut. (r)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook