20 HALAMAN
NOMOR 135 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
kamis kliwon, 5 januari 2017
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Pemerintah akan Bentuk Dewan Kerukunan Nasional Bogor (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan Presiden Joko Widodo telah menyetujui dibentuk Dewan Kerukunan Nasional. “Dewan Kerukunan Nasional itu perlu karena Indonesia memiliki sejarah, dan setiap suku bangsa di Indonesia selalu menyelesaikan masalah terlebih dahulu dengan cara musyawarah mufakat,” kata Wiranto saat konferensi pers usai sidang kabinet paripurna, di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu kemarin. Wiranto mengatakan lembaga-lembaga adat yang ada di seluruh negeri ini sebenarnya napasnya menyelesaikan konflik dengan cara-cara musyawarah mufakat, dengan cara damai, bukan dengan cara-cara konflik. “Karena kita mengadopsi undang-undang dari Eropa maka kalau ada masalah, kasus yang ada di masyarakat maka kita larikan ke proses peradilan, proses projustisia,” kata Wiranto. Menkopolhukam berharap dengan dibentuk Dewan Kerukunan Nasional, jika ada konflik di masyarakat proses yang diinginkan adalah akan diselesaikan dengan cara-cara nonprojustisia, bukan dengan cara konflik di peradilan. “Yang berlaku sekarang ini yang masuk dulu adalah Komnas HAM, karena Komnas HAM memiliki peran menyelidiki permasalahan, menyelidiki kasus untuk dibawa ke peradilan,” kata Wiranto. Menkopolhukam menilai semua kasus di Indonesia didorong masuk proses peradilan, sehingga tidak sesuai dengan budaya Indonesia sehingga perlu dibentuk adanya Dewan Kerukunan Nasional. Hal. 19 Falsafah Bangsa
Bali Post/ant
DISKUSI - Presiden Joko Widodo (kiri) berdiskusi dengan Wapres Jusuf Kalla (kanan) saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang membahas program-program di tahun 2017 di Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/1) kemarin.
Tahun 2017
Jokowi Fokus Pemerataan
Bali Post/ant
HASIL EVALUASI - Menko Polhukam Wiranto bersama Menko Perekonomian Darmin Nasution serta Seskab Pramono Anung (kiri) memaparkan hasil evaluasi dan pembahasan rencana kerja pemerintah tahun 2017 seusai Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (4/1) kemarin.
Bogor (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyatakan program kerja pemerintah pada 2017 adalah fokus pada program pemerataan. “Meskipun kita tahu angka Gini rasio kita sedikit membaik, tapi apa pun kalau kita lihat angkanya masih pada posisi yang tinggi. Oleh sebab itu, kita harus kerja keras, mati-matian dalam rangka menurunkan angka kesenjangan kita, baik kesenjangan antarwilayah, angka kesenjangan kaya dan miskin,” kata Jokowi saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu kemarin.
Presiden menegaskan bahwa program pemerataan ini akan menjadi sebuah perhatian besar pemerintahannya ke depan. Menurut Jokowi, dalam rangka mengurangi kesenjangan itu, tahun ini dan tahun depan, kebijakan redistribusi aset dan legalisasi tanah menjadi sangat penting karena pemerintah ingin rakyat mendapatkan akses pada tanah. Presiden meminta yang berkaitan dengan konsensi untuk rakyat, berupa tanah-tanah adat, sertifikat untuk rakyat akan menjadi fokus perhatiannya dan akan dilakukan secara besar-besaran dalam dua tahun ini. Hal. 19 Redistribusi Aset
“Tahun ini dan tahun depan, saya kira KUR harus menjangkau banyak rakyat, semakin besar jumlahnya dan semakin mudah cara memperolehnya.” Jokowi
Kasus Bupati Klaten
KAPOLDA BALI
Ada Uang Rp 3,2 M di Kamar Anaknya
Bali Post/ade
Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Rabu kemarin, memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Kapolda Bali yang baru Irjen Pol. Petrus Golose dengan Kapolda Bali yang lama Irjen Pol. Sugeng Priyanto di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (4/1) kemarin. Irjen Pol. Sugeng Priyanto akan pindah tugas sebagai Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan di Kementerian Ketenagakerjaan. Tampak dalam foto Kapolda Bali yang baru Irjen Pol. Petrus Golose (kanan) salam komando dengan Irjen Pol. Sugeng Priyanto usai Sertijab.
Jakarta (Bali Post) – KPK telah menetapkan Sri Hartini sebagai tersangka kasus suap promosi jabatan. Bupati Klaten, Jawa Tengah itu tertangkap tangan KPK. Setelah penangkapan dilanjutkan penggeledahan. Saat digeledah di rumah dinas bupati, KPK menemukan uang Rp 3,2 miliar di salah satu kamar tidur anaknya. Sedangkan di laci kamar Bupati ditemukan uang Rp 200 juta. Sebelumnya KPK juga menyita Rp 2 miliar lebih ketika dilakukan operasi tangkap tangan. Menurut juru bicara KPK, Febri Diansyah, uang itu disita dari rumah dinas dan pribadi Bupati Sri Hartini. “Ada dokumen dan uang dalam lemari kamar. Diduga, kamar anak bupati, uang Rp 3 miliar dan lemari di kamar bupati Rp 200 juta,” kata Febri Rabu (4/1) kemarin. Menurut Febri, saat ini, penyidik tengah mendalami kaitan uang tersebut dengan kasus yang tengah disidik. Sejauh ini, KPK baru menetapkan Bupati Klaten, Sri Hartini dan Kepala Seksi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Klaten, Suramlan sebagai tersangka. “Uang dan dokumen ini untuk pengembangan,” ujarnya. Seperti diketahui, KPK menetapkan Bupati Klaten Sri Hartini dan seorang pejabat Kabupaten Klaten sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait suap mutasi jabatan
di pemerintahan kabupaten. “Setelah 1 x 24 jam, penyidik KPK meningkatkan status ke penyidikan berdasarkan dua alat bukti dan menetapkan dua orang tersangka yaitu SHT (Sri Hartini) dan kawankawan yang diduga sebagai pemberi suap,” kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Sabtu lalu. Penyidik juga menetapkan SUL (Suramlan) sebagai pemberi suap. Ia adalah Kepala Seksi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Klaten. Keduanya diamankan bersama dengan enam orang lain dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang dilakukan pada Jumat (30/12) pada sekitar pukul 10.30 WIB. Enam orang yang lain adalah Nina Puspitarini (PNS), Bambang Teguh (PNS), Slamet (PNS kabid Mutasi), Panca Wardhana (staf honorer), Sukarno (swasta), dan Sunarso (swasta). Hal. 19 Asal Uang DIPERIKSA - Bupati Klaten Sri Hartini masuk ke dalam mobil dengan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, pekan lalu.
Bali Post/ant
Anugerah Pers K. Nadha Nugraha 2017
Dari Ide ’’Mabase Bali’’ Sampai Mencetak Petani Penganugerahan Anugerah Pers K. Nadha Nugraha memasuki tahun ke-16. Anugerah ini telah diberikan kepada tokoh nasional, daerah, veteran, sulinggih, dan kepada mereka yang juga peduli pada Bali. Anugerah ini, merupakan wujud apresiasi Kelompok Media Bali Post kepada figur-figur panutan yang telah mengabdi demi kejayaan bangsa dan negara. Tak hanya pahlawan, pemimpin, para petani pun tercatat menerima penghargaan yang pertama kalinya diserahkan pada 5 Januari 2002. Untuk tahun ini, Anugerah diberikan kepada perguruan tinggi, sekolah dan yayasan pendidikan yang berperan melahirkan generasi emas. Di samping itu, anugerah kali ini juga untuk mengingatkan bahwa pendidikan menjadi hal yang sangat penting pada era persaingan bebas ini. Adapun sekolah dan yayasan yang menerima anugerah ini;
Universitas Dwijendra (Undwi) Lembaga ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap penggalian hukum adat Bali dan pelestarian lontar dengan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Bali. Undwi juga terdepan dalam penyelamatan pertanian dan subak. Kini, Undwi berkembang dan menjadi salah satu lembaga pilihan untuk pengembangan barbagai disiplin ilmu. Tingginya minat generasi muda mengikuti pendidikan di Universitas Dwijendra membuktikan lembaga ini profesional dalam kelahiran SDM berkualitas dan berbudaya.
Universitas Mahasaraswati (Unmas) Unmas yang berada di bawah yayasan perguruan rakyat Saraswati ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap penelitian dan pertanian di Bali. Langkah Universitas Mahasaraswati Denpasar ini telah banyak memberi
inspirasi bagi krama Bali untuk selalu menjaga kedekatan lewat konsep Tri Hita Karana. Unmas Denpasar concern dalam bidang penelitian pembangunan pedesaan (rural development). Salah satu terbosannya, kampus Unmas sudah dipasangi alat berupa Remote Microscope Networking (RMN). Alat ini digunakan untuk mendeteksi hama dan penyakit tanaman jarak jauh sehingga mempermudah petani atau peneliti Unmas untuk mendeteksi hama-hama yang ada pada tanaman petani. Kedua, langkah Unmas ini juga bagian dari pembinaan dan pendidikan agar anak muda Bali mencintai pertanian alias tidak meninggalkan pertanian. SMA Negeri 4 Denpasar Kiprah Foursma dalam dunia pendidikan di Bali patut diapresiasi. Lembaga ini dikenal memiliki siswa berprestasi akademis dan non-akademis hingga tingkat dunia. Prestasi ini telah mengangkat citra pendidikan Bali di tingkat nasional dan internasional.
SMA Negeri 7 Denpasar Sekolah ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap budaya literasi, pendidikan karakter serta pelestarian budaya Bali. Sebelum siswa belajar dan guru mengajar, mereka wajib membaca bahan bacaan apa saja selama sepuluh menit. Langkah ini patut diapresiasi di tengah rendahnya minat baca di kalangan siswa. SMK Negeri 1 Pertanian Petang Kekhususan yang diemban SMK Pertanian Petang, Badung dalam dunia pendidikan di Bali patut diacungi jempol. Lembaga ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap pertanian, pendidikan karakter, serta pelestarian budaya Bali. Lembaga pendidikan ini dikenal intens mencetak petani muda. Prestasi siswanya dalam bidang akademis dan non-akademis hingga tingkat nasional dengan pelayanan berkualitas. Hal. 19 Bali Mandara
DENPASAR
2
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Dewan Minta Normalisasi Tukad Rangda Segera Dilakukan Denpasar (Bali Post) Rencana penataan dan normalisasi Tukad Rangda oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Denpasar, mendapat respons positif dari jajaran DPRD setempat. Mengingat, penataan tersebut akan berdampak signifikan terhadap ancaman genangan air yang terjadi di kawasan Sidakarya dan Sesetan ketika hujan turun. Untuk itu, dewan menyarankan agar rencana tersebut bisa segera dilakukan. Hal ini ditegaskan anggota Komisi III DPRD Denpasar I Wayan Suadi Putra, S.T. dan anggota Komisi I, I Made Setiadi, S.E., di kantornya, Rabu (4/1) kemarin. Kedua anggota Fraksi PDI-P asal Sidakarya dan Sesetan ini menilai, langkah PU Denpasar tersebut sudah menjadi harapan bagi warga sekitar. Bahkan dalam beberapa kali hasil reses, usulan untuk melakukan penataan Tukad Rangda sudah dikemukakan. “Ini sudah sering kami usulkan, dan sekarang mulai dirancang, saya menyambut positif,” kata Suadi Putra. Dampak yang bisa diambil ketika Tukad Rangda ditata serta dinormalisasi yakni pembuang sampah ke sungai semakin sedikit. Petugas penggelontor sampah di sungai juga semakin mudah, karena sudah ada jalan di sekitar bantaran sungai. Bagi masyarakat, jalan inspeksi tersebut bisa digunakan untuk jalur alternatif dan juga lintasan untuk olahraga jogging. “Banyak manfaatnya bagi warga sekitar,” katanya. Secara umum, penataan Tukad Rangda juga akan mengurangi ancaman genangan atau banjir di beberapa titik di Sidakarya ketika hujan turun. Sebab, alur Tukad Rangda ini membelah Desa Sidakarya dan Sesetan. “Bila ini rampung dikerjakan, berarti sudah ada dua alur sungai yang telah ditata, yakni Tukad Loloan dan Tukad Rangda. Kalau bisa, di tengah-tengah antara Tukad Loloan dan Tukad Rangda dibuatkan lagi alur di Tukad Ngenjung sehingga menambah saluran yang ke laut,” kata Suadi Putra. Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Mantra, sempat meninjau kebersihan sungai di sepanjang aliran Tukad Rangda di wilayah Suwung Batan Kendal, Sesetan. Rencananya, kawasan ini akan ditata menjadi sebuah kawasan wisata baru, bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra mengatakan, sebenarnya tempat ini sangat bagus untuk dikembangkan menjadi tempat wisata baru sehingga tempat ini tidak akan menjadi kumuh. Pihaknya akan segera melakukan komunikasi maupun koordinasi dengan pemerintah pusat melaui BWS BaliPenida, sehingga pada tahun 2018 mendatang bisa segera dikerjakan dan ditata. (kmb12)
DENPASAR
& SEKITARNYA
WNA Terlibat Narkoba DIDUGA terlibat kasus narkoba jenis hasish, dua orang warga negara asing (WNA), Rabu (4/1) kemarin, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar oleh polisi. Kedua turis itu, Guiseppe Serafino asal Australia dan David Fox Matthew asal Inggris. Kasipidum Kejaksaan Negeri Denpasar Ketut Maha Agung mengatakan, tersangka diduga terlibat narkoba jenis hasish. Barang bukti yang dilimpahkan polisi ada hasish seberat 7,32 gram milik Giuseppe dan hasish seberat 10,09 gram milik David. Kedua tersangka dalam berkas terpisah dijerat pasal 111 ayat 1, pasal 115 ayat 1, pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Jika melihat pasal itu, kata Kasipidum, tersangka diancam hukuman maksimal 12 tahun. “Jika tidak ada halangan, dalam waktu sepekan berkasnya akan dibawa ke pengadilan guna menjalani persidangan,” jelasnya. (asa)
Tak Kantongi Izin, Toko Modern Disegel
Denpasar (Bali Post) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum (PU), TNI, Kepolisian, aparat dusun dan Desa Sidakarya, melakukan penertiban toko modern di Jalan Pendidikan, Sidakarya, Denpasar Selatan, Rabu (4/1) kemarin. Penertiban ini dipimpin Kasi Pembinaan, Penyuluhan dan Pengawasan Satpol PP Kota Denpasar Nyoman Gede Sudana. Berdasarkan pengaduan masyarakat, kata dia, toko modern Surya Dewata tidak memiliki izin. Berdasarkan pengaduan itu, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk membuktikannya. Ternyata, toko ini hanya memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan), sedangkan SITU/HO dan SIUP, pemilik toko tidak bisa menunjukkannya. Toko ini telah melanggar Perda No. 9 tahun 2001 tentang izin tempat usaha dan izin bangunan. Maka dari itu, pihaknya melakukan penyegelan. Namun sebelum penyegelan dilakukan, pihaknya telah memberikan pembinaan, Surat Teguran I, II dan Teguran III. ‘’Setelah prosedur dilalui maka hari ini (kemarin), kami melakukan penyegelan,’’ ungkapnya. Ia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Jika masyarakat ingin membangun usaha, ia minta agar melengkapi izin terlebih dahulu. Dalam waktu yang sama, pihaknya juga melakukan penertiban tempat sablon milik Jundi Maulana di Jalan Pulau Bungin Gg IX nomor 33X Kelurahan Pedungan. Penertiban ini dilakukan karena yang bersangkutan membuang air limbah ke sungai dan melanggar pasal 12 ayat 2 dan jo pasal 58 ayat 2 Perda No. 1 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Tidak hanya itu, untuk menjaga Kota Denpasar agar tetap aman dan nyaman, pihaknya juga menurunkan beberapa baliho di Pesanggaran. Pihaknya sudah beberapa kali menertibkan baliho yang kedaluwarsa. (kmb12)
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : pemerintah akan bentuk dewan kerukunan nasional Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
JARING PADI - Seorang petani tengah memasang jaring di atas tanaman padinya di Renon, Denpasar. Pemasangan jaring pada padi merupakan salah satu upaya para petani untuk mengantisipasi serangan burung.
Terkait Terminal ’’Cruise’’ di Benoa
Harus Ada Kajian Jelas Dampaknya bagi Denpasar Denpasar (Bali Post) –
Pengkajian terhadap pembangunan terminal cruise di Pelabuhan Benoa, mendapat respons dari jajaran DPRD Denpasar. Rencana tersebut harus berdasarkan kajian yang komprehensif sehingga ada ukuran yang jelas tentang dampak buruk dan positifnya bagi warga, lingkungan, serta Kota Denpasar. Bila dampaknya menguntungkan semua komponen yang ada, maka tidak ada alasan untuk menghambat rencana yang diungkapkan Menko Kemaritiman Luhut Binsar tersebut. Hal ini diungkapkan anggota DPRD Denpasar I.B. Ketut Kiana, S.H., Wayan Suadi Putra, S.T., serta I Made Setiadi, S.E. di kantornya, Rabu (4/1) kemarin. Politisi PDI-P dan Hanura ini memberikan apresiasi positif
atas rencana tersebut, sepanjang ada kajian yang jelas. Pada prinsipnya, para wakil rakyat di Denpasar ini menyambut baik apa yang akan dibangun di Benoa, sepanjang ada manfaat jelas bagi kesejahteraan warga. Namun
yang paling utama dipikirkan adalah bagaimana dampak lingkungannya. Karena harus dipikirkan pula keberadaan terminal kapal pesiar akan menimbulkan berbagai dampak ketika sudah beroperasi. “Meskipun itu menja-
Pasca-eksekusi di Kampung Bugis, Serangan
Kelurahan Tak Punya Lahan Relokasi
Denpasar (Bali Post) – Proses eksekusi terhadap lahan sengketa di Kampung Bugis, Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, menimbulkan persoalan baru bagi warga setempat. Karena lahan yang mereka tempati sudah menjadi hak orang lain, warga yang sebelumnya menghuni lahan itu kini harus menempati tendatenda penampungan di areal Lapangan Umum Kelurahan Serangan. Sementara pihak kelurahan tidak memiliki lahan relokasi untuk menampung mereka. “Tempat yang ditempati warga Kampung Bugis bersifat sementara, karena lapangan merupakan areal publik yang tidak memungkinkan ditempati secara terusmenerus,” kata Lurah Serangan, I Wayan Karma, S.I.P., M.H. saat ditemui di kantornya, Rabu (4/1) kemarin. Pihaknya mengaku prihatin atas kasus yang menimpa warganya tersebut. Namun, karena tidak memiliki kewenangan dalam kasus hukum tersebut, pihaknya hanya bisa membantu sebatas kewenangan yang ada. Misalnya saja, setelah terjadi proses eksekusi, pihaknya langsung membuatkan tenda untuk warga tinggal sementara. Selain kelurahan, desa adat pun sudah turun membantu warga Kampung Bugis membuatkan tenda penampungan sementara.
Bali Post/wan
ANGKUT LEMARI - Warga Kampung Bugis, Serangan memindahkan lemari mereka dari lokasi bekas lahan yang ditempati sebelumnya, Rabu (4/1) kemarin. Belum ada tempat relokasi bagi 36 KK warga Kampung Bugis ini pascaeksekusi. Sedangkan untuk lahan relokasi bagi 36 KK terdiri dari 127 orang tersebut, pihak kelurahan tidak memilikinya. Warga harus mencari tempat sendiri bila ingin membuat rumah atau tempat tinggal permanen. Karena di tempat penampungan sekarang, tidak memungkinkan untuk ditempati dalam kurun waktu lama. Untuk memenuhi kebutuhan mendasar bagi warganya yang kini tinggal di tenda sementara, pihaknya sudah bersurat kepada Dinas Sosial untuk dapat memberikan bantuan. Misalnya saja, air bersih dan kebutuhan mendesak lainnya yang diperlukan warga. “Kami sudah buatkan surat permohonannya ke Dinas Sosial agar
bisa memberikan bantuan yang diperlukan,” katanya. Dikatakannya, kasus yang menimpa warganya ini sejatinya sudah sejak lama. Namun karena kasus hukum, kelurahan tidak berwenang untuk ikut campur di dalamnya. Sebelumnya sudah diberikan solusi bagi warga yang terkena eksekusi, namun tidak mendapat respons. Pemilik lahan sudah bersedia memberikan dana kepada warga yang masih tinggal di tempat tersebut untuk biaya meninggalkan tempat itu. Selain itu, ada pula tawaran untuk membayar lahan yang ditempati tersebut. Namun, semuanya tidak bisa dilakukan sehingga muncullah kasus ini. (kmb12)
di kewenangan pusat, namun kita berharap apa pun yang dibuat harus diawali dengan kajian yang jelas,” kata Suadi Putra. Hal yang sama juga terhadap rencana pengkajian jalan lingkar Bali. Menurut Kiana, jalan lingkar di Bali harus segera diwujudkan untuk mengurai kekroditan di Bali Selatan. Ia menilai, dengan keberadaan jalan lingkar, pertumbuhan ekonomi Bali tidak hanya bertumpu di kawasan selatan. “Saya yakin dengan jalan lingkar, teman-
teman di Buleleng maupun di Karangasem akan ikut terdampak, terutama dalam hal peningkatan perekonomiannya. Bila ekonominya meningkat, secara otomatis, kesejahteraan mereka juga ikut naik,” kata Kiana, politisi asal Sanur Kaja ini. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Empat Warga Jadi Tersangka Denpasar (Bali Posat) Terkait kisruh dalam eksekusi di Kampung Bugis, Serangan, Denpasar Selatan, empat orang warga setempat dijadikan tersangka oleh polisi. Mereka adalah Aditya Sulaeman, Amir Hadli, Harris Fadilah, dan Said Saddam. Mereka ada yang membawa senjata tajam dan ada yang membawa panah. Hal ini diakui kuasa hukum 36 KK warga yang terkena eksekusi, Rizal Akbar Maya Poetra. “Untuk tersangka ini, kami akan segera mengajukan penangguhan penahanan, dengan jaminan saya dan beberapa tokoh masyarakat,” ucap Rizal. Terkait kondisi masyarakat sampai saat ini, Rizal mengatakan akan tetap bertahan. Sekarang mereka ada yang menginap di tetangga, dan ada pula tidur di tenda dan di masjid. Sementara itu, bangunan rumah yang berada di timur jalan atau di Jalan Tukad Bulan, Kampung Bugis, Serangan, Denpasar Selatan, sudah rata dengan tanah. Yang tersisa hanya rumah panggung yang kini masuk dalam cagar budaya. Sebanyak 36 KK warga Kampung Bugis yang terkena eksekusi, belum mengetahui akan ke mana pascarumahnya dirobohkan tim eksekutor dari
Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Yang menarik, ada tujuh orang warga yang mengaku di luar 36 KK itu, rumahnya ikut dieksekusi. Warga tadi adalah Edi, Sulkivli, Mauludin, Husein, Sakaria, Bu Siti Hajar, dan Muhayat. Rumah mereka berada di belakang rumah panggung. Warga ini akan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. “Ada tujuh rumah warga di luar 36 KK yang ikut dieksekusi. Ini salah. Saya sudah temui panitera,” ucap Rizal Akbar Maya Poetra yang menjadi kuasa hukum 36 KK warga itu. Atas kesalahan eksekusi itu, pihaknya hari ini berencana melapor ke polisi. Sementara Humas PN Denpasar, I Made Sukereni, menyatakan pengadilan tidak hanya mndengarkan sepihak. Tetapi, mendengarkan kedua belah pihak karena bukti-bukti sudah ada. Ketua PN Denpasar tidak akan melaksanakan eksekusi hanya dengan berdasarkan omongan, namun berdasarkan data dan bukti yang ada. Soal adanya tudingan kelebihan eksekusi, Sukereni mengatakan, apa yang ada dalam putusan itulah yang dieksekusi. “Jika tidak menerima eksekusi yang dilakukan, ya silakan gugat,” tegasnya. (kmb37)
Tidur di Masjid, Barang Masih Berserakan BELASAN polisi masih berjaga-jaga di sebelah utara lokasi eksekusi. Rabu (4/1) pagi kemarin, sejumlah buruh tampak memasang pagar seng dan besi kawat mengelilingi tanah seluas 9.400 meter persegi tersebut. Hanya rumah panggung yang masih berdiri kokoh, karena itu dijadikan sebagai cagar budaya. Di luar pagar, tampak barangbarang warga masih berserakan. Lemari, pakaian, dan barang lainnya masih di pinggir jalan. Barang warga lainnya ada di pinggir jalan seputaran masjid dan ada pula di tenda di lapangan. Di samping, ada yang dimasukkan ke dalam karung dan dititipkan di rumah tetangganya. Pantauan Bali Post, satu peleton Dalmas yang di-back up petugas Polsek Denpasar Selatan (Densel) juga bersiaga di lokasi. Sementara, warga masih berkumpul di depan tenda atau di selatan Pos Polisi Serangan. Mereka bercengkrama sesama warga sambil menunggu nasib mereka. Sejumlah warga lainnya tampak masih mengais barang-barang yang tersisa di lokasi rumah yang dirobohkan. Karena belum ada tempat yang memadai, dua tenda yang ada di Lapangan Desa Serangan masih menjadi penampungan barang-barang warga dan tenda yang lainnya dijadikan tempat
peristirahatan. Selain itu, masjid juga menjadi pilihan warga untuk beristirahat. Soal makan, mereka tampak menyantap nasi bungkus karena belum terlihat dapur umum ataupun MCK. Kepala Lingkungan (Kaling) Kampung Bugis, Muhadi, sangat berharap pada pemerintah, baik provinsi maupun Pemkot Denpasar untuk memerhatikan nasib warganya. “Kami selaku kaling berharap pemerintah, baik pemkot, pemprov, dewan, turun ke lapangan. Ini harapan kami sebagai Kaling Kampung Bugis,” ucap Muhadi sebelum bergegas ke Polresta Denpasar untuk menjenguk warganya yang diamankan polisi pascakisruh eksekusi. Melihat kondisi warganya yang saat ini tanpa memiliki tempat tinggal, pemerintah diminta terketuk hatinya bergerak pascaterjadinya eksekusi ini. Misalnya, bagaimana anak yang sekolah ke depannya, kerugian di sini, kondisi masyarakat di sini, kondisi batinnya yang rumahnya sudah sudah ditempati turuntemurun dibongkar. “Mohonlah ada tanggapan dari pemerintah,” pintanya. Selama ini, kata dia mencontohkan, untuk tenda saja jauh dari memadai. Barang-barang yang sudah dikeluarkan tidak menjamin keselamatan dengan tenda kecil ini. “Kondisi saat ini
adalah hujan. Tenda mana ada dari pemerintah, enggak ada. Seharusnya pemerintah bertindak cepat menangani masalah ini. Tendalah contoh kecilnya, di mana harus berteduh di saat musim hujan, kan rumahnya sudah dihancurkan. Mestinya pemerintah memberi tenda yang layak, dapur umum, ataukah
MCK,” imbuh warga di sana. Kaling Kampung Bugis, Muhadi, mengatakan, warganya yang kena eksekusi 36 KK ini kurang lebih 200 jiwa dan anakanak yang masih sekolah sekitar 50 orang. Muhadi mengatakan, bantuan yang diharapkan masih seputaran pakaian sekolah anak-anak, buku-buku, sepatu,
perlengkapan sekolah. Pasalnya, barang itu sudah tertimbun puing-puing yang dirobohkan eksavator. Bantuan inilah yang diharapkan dari pemerintah sehingga anak-anak atau generasi bisa melanjutkan sekolah. Begitu juga tenda yang layak, sehingga masyarakat sedikit nyaman. (asa)
Bali Post/wan
DI GANG - Sejumlah warga Kampung Bugis, Serangan yang tergusur dari rumahnya yang telah hancur dieksekusi menikmati makanan di bawah tenda di jalur gang dekat mesjid setempat. Belum ada bantuan dari pemerintah terhadap 36 KK warga kampong bugis ini pascaeksekusi.
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Badung
3
Dampak OPD Baru
Ribuan Pegawai Dimutasi Mangupura (Bali Post) Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, dampaknya benar-benar membuat galau pegawai di Pemkab Badung. Setelah pejabat Badung dirombak Jumat (30/12) lalu, giliran ribuan pegawai di lingkungan Pemkab Badung yang kena “dikocok,” Rabu (4/1) kemarin. Bahkan pada mutasi kali ini, juga ditemukan ada pegawai yang belum menerima SK. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Badung I Gede Wijaya yang dimintai konfirmasi hal itu, langsung membantahnya. Wijaya mengaku hanya ada beberapa staf yang belum menerima SK. Bagi yang belum menerima SK, pihaknya secepatnya akan memproses. “Kalau yang belum memang ada satu dua. Tapi Itu karena tercecer, karena saking banyaknya, dan itu akan kita susul,” jelas mantan Kabag Humas Pemkab Badung ini. Total staf PNS yang dibuatkan SK adalah empat ribuan staf berstatus PNS. “Semua staf berstatus PNS dibuatkan SK baru, karena kan ada perubahan OPD,” tegasnya. Mengenai model SK mutasi yang berbeda dengan sebelumnya, Wijaya mengaku memang ada perbedaan. Sebelumnya SK mutasi dalam bentuk lampiran, sedangkan sekarang SK mutasi diberikan per pegawai dengan ditandatangani langsung oleh bupati. “Terkait SK satusatu maupun pakai lampiran, pada prinsipnya dari pertimbangan kepegawaian tidak ada salah. Satu pegawai satu SK kan lebih enak. Justru ini baik bagi pegawai,” katanya. Ditanya mutasi yang dilakukan telah berdampak membuat para pegawai galau, Wijaya menyatakan kemungkinan masih dalam penyesuaian. Pihaknya yakin dalam satu dua hari ke depan pelayanan pemerintahan di Kabupaten Badung akan normal kembali. “Yang jelas bukan galau. Ini karena mereka masih tata tempat baru. Ada OPD nambah Kabid dan berkurang, jadi mereka masih menata ini satu dua hari ke depan,” ujarnya. (kmb)
Pusat Kembalikan Pengelolaan Terminal Mengwi Mangupura (Bali Post) Status operasional Terminal Mengwi, Badung, lama mengambang. Namun kini, Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengembalikan operasional Terminal Mengwi ke Pemkab Badung. Padahal dalam RAPBD Tahun 2017, tidak lagi dianggarkan untuk operasional Terminal Mengwi. Kepastian pengembalian operasional Terminal Mengwi berdasarkan surat dari Direktorat Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Nomor: KP.801/10/7/ DRJP/2016 tentang Operasional Pelayanan Terminal Tipe A dan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), tertanggal 23 Desember 2016. Plt. Kepala Dinas Perhubungan Badung, I Wayan Weda Dharmajaya, Rabu (4/1) kemarin mengungkapkan, surat yang ditandatangani Dirjen Perhubungan Darat Drs. Pudji Hartanto, M.M. itu diterima tanggal 27 Desember 2016. “Awalnya memang kita tidak anggarkan untuk operasional terminal. Tetapi kemudian turun surat dari Dirjen Perhubungan Darat yang menyatakan operasional Terminal Tipe A dikembalikan ke pemerintah daerah,” jelas Weda Dharmajaya. Pejabat asal Sembung Mengwi ini menjelaskan, anggaran operasional sebesar Rp 2 miliar lebih telah dianggarkan untuk terminal ini setelah proses verifikasi APBD tahun 2017 oleh Pemprov Bali. Dengan keputusan pemerintah pusat tersebut, pihaknya telah menindaklanjuti dengan mengembalikan kembali petugas terminal yang sebelumnya telah ditarik, ditambah 61 tenaga yang sebelumnya telah diserahkan ke pusat. “Kita belum tahu, apakah akan seterusnya operasional terminal diserahkan ke daerah, karena dalam surat tersebut dinyatakan operasional ke daerah terhitung 1 Januari 2017 sampai ada ketentuan lebih lanjut,” terangnya. Dalam surat itu juga disebutkan menindaklanjuti amanah Undang-undang nomor: 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, saat ini proses pengalihan status personel, pendanaan, prasarana serta dokumen (P3D) dari Pemerintah Daerah ke Pemerintah Pusat belum selesai. Maka dari itu, kepada para Kepala Dinas Perhubungan/LLAJ Provinsi dan Kabupaten/Kota diminta untuk mengambil langkah-langkah strategis. Yaitu, menjamin terselenggaranya operasional pelayanan terminal tipe A dan UPPKB pada tanggal 1 Januari 2017 sampai dengan terbitnya ketentuan lebih lanjut. Pengaturan jenis pungutan/restribusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kemudian melakukan pengawasan terhadap operasional pelayanan terminal tipe A dan UPPKB. (kmb)
Bali Post/eka
MAPEED - Sejumlah ibu mapeed membawa gebogan di Petang, Badung, Rabu (4/1) kemarin. Mapeed merupakan tradisi berjalan beiringan dengan mengenakan pakaian adat dalam membawa persembahan.
Jalan Lingkar Bali Mendesak Diwujudkan
Denpasar (Bali Post) Rencana pengkajian jalan lingkar Bali yang disampaikan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, mendapat respons positif dari pengamat tata ruang Unud, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si. Menurutnya, wacana jalan lingkar Bali sejatinya sudah mengemuka dengan rencana pengembangan moda transportasi kereta api di Bali. Dosen FT Unud ini mengatakan, Bali saat ini sangat memerlukan infrastruktur berupa jalan lingkar yang memudahkan transportasi ke se-
gala penjuru Bali. Banyak hal positif yang bisa dilakukan ketika ketersediaan jalan lingkar di Bali bisa terwujud. Salah satu yang akan berpengaruh
positif, yakni adanya pemerataan pembangunan yang selama ini hanya menumpuk di Bali Selatan. “Kita berharap, dengan jalan lingkar ini proses pembangunan akan menyebar di semua kabupaten. Tidak hanya di Badung dan Denpasar saja,” ujar akademisi yang juga Dewan Pendidikan Kota Denpasar ini, Rabu (4/1) kemarin. Rumawan Salain mengatakan, meski mendesak
merugikan sektor lainnya, seperti terkikisnya budaya Bali,” katanya. Rambu lainnya, kata dia, yakni harus pula sesuai dengan rencana tata ruang Bali. Pembangunan apa saja bisa dilakukan, sepanjang tata ruang memberikan peluang untuk itu. Artinya, jangan sampai keberadaan tata ruang diabaikan dalam membangun jalan lingkar Bali nanti. (kmb12)
Terkait Sekolah Gratis
Giliran Kepsek Minta Dibuatkan Perbup
Sidang Kasus UP Bangli
Ditanya Insentif dan UP, Ahli Perpajakan Kebingungan KASUS dugaan korupsi upah pungut (UP) di Kabupaten Bangli dengan terdakwa A.A. Gede Alit Darmawan dan Bagus Rai Dharmayudha (mantan Kadispenda Bangli), Rabu (4/1) kemarin, mulai memasuki pemeriksaan ahli. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari Bangli) menghadirkan saksi ahli perpajakan. Namun, saksi ahli ini malah jadi bulan-bulanan hakim dan kuasa hukum terdakwa. Ahli itu adalah I Ketut Budiarta dari Kanwil Pajak Madya Denpasar. Di Pengadilan Tipikor, awalnya ahli menjelaskan dengan gamblang terkait bagaimana penagihan dan pembagian UP hingga ke daerah. Untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor pedesaan dan perkotaan (P2), penagihan sudah dilimpahkan kepada masing-masing daerah. Sedangkan sektor Perkebunan, Pertanian dan Pertambangan (P3), penagihan dan administrasinya masih dilakukan Direktorat Jenderal Pajak melalui Kantor Pajak Pratama yang ada di daerah. Sedangkan untuk bagi hasil ke daerah, sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 83 tahun 2000. Terkait pembagian hasil pajak hingga ke daerah, disebutnya sebagai dana bagi hasil yang di dalamnya masuk UP. Kuasa hukum terdakwa Robert Kuana dan Ngastawa sempat menanyakan soal daerah yang tidak memiliki sumber pertambangan, namun mendapatkan dana bagi hasil. Ahli menjawab jika dana tersebut memang diberikan kepada daerah sebagai bagi hasil. “Nanti daerah yang memiliki kewenangan membagikan dana tersebut, asalkan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya. Majelis hakim pimpinan Sutrisno kemudian giliran bertanya. Awalnya majelis hakim menanyakan soal perbedaan insentif dan biaya pungut yang dalam kasus ini disebut upah pungut. Ahli mengatakan jika insentif tersebut merupakan dana yang diberikan atas kinerja. Sedangkan saat menerangkan biaya pungut atau upah pungut, ahli mulai kelabakan. Majelis hakim terus meminta pendapat ahli soal biaya pungut yang diberikan kepada daerah, padahal daerah tersebut tidak melakukan pemungutan. “Apakah biaya pungut ini bisa diberikan,” tanya hakim. Ahli pun terdiam sejenak, sebelum akhirnya hanya menggelengkan kepala. Hakim langsung menyemprot ahli yang dihadirkan jaksa itu. “Kalau begini, kami tidak bisa memakai pendapat saksi ahli karena kami meragukannya. Padahal, kami sangat memerlukan keterangan saksi ahli ini,” sodok hakim Sutrisno. (asa)
dibangun, namun harus pula memerhatikan rambu-rambu yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Misalnya saja, pembangunan jalan lingkar nanti tidak boleh membuat degradasi budaya Bali. Karena sektor pariwisata yang berkembang di Bali, sangat tergantung dengan kelangsungan budaya yang dimikiki Bali. “Ini penting menjadi rambu agar jangan pembangunan di satu sisi akan
Bali Post/ist
SISWA - Sejumlah siswa SMP 3 Mengwi berkumpul di lapangan sekolahnya saat jam istirahat sekolah.
Mangupura (Bali Post) Setelah pihak dewan di Badung minta ada regulasi jelas berupa Peraturan Bupati (Perbup) terkait program sekolah bebas pungutan di Kabupaten Badung, giliran para Kepala Sekolah (Kepsek) menyampaikan hal yang sama. Para Kepsek menilai, dengan adanya aturan yang tertulis maka kebijakan pemerintah semakin legal untuk dilaksankan. Kepala SMP Negeri 1 Kuta, I Gusti Agung Rai Sutanaya, mengatakan, dalam melaksanakan program pendidikan gratis atau pendidikan bebas pungutan, pihaknya hanya mengacu pada instruksi yang disampaikan oleh bupati. “Ya instruksi secara lisan itu kita gunakan untuk menerapkannya. Karena apa pun kita harus taat pada atasan agar tak salah melangkah,” ujar Sutanaya Rabu (4/1) kemarin. Selain instruksi secara lisan yang disampaikan langsung oleh bupati serta pihak Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), kata dia, perlu juga disampaikan secara tertulis atau dengan aturan jelas. “Mudah-mudanan atasan segera membuat regulasi, baik beru-
pa perbup atau surat edaran sebagai landasan hukum. Saya mendukung kebijakan Bupati Badung dan sudah melaksanakannya,” terangnya. Pernyataan sama disampaikan Kepala SMP Negeri 3 Mengwi, I Putu Sukastawa. Menurut Sukastawa, memasuki semester genap tahun ajaran 2016-2017, siswa tidak lagi dibebankan biaya apa pun. “Kalau sudah kebijakan, kita kan harus mengikuti dan menjalankannya,” terangnya. Penerapan pendidikan gratis, kata dia, sesuai dengan instruksi bupati saat pengarahan bulan lalu. Pengarahan tersebutlah yang diartikan sebagai instruksi yang harus dilaksanakan, meski belum ada regulasi tertulis, baik surat edaran maupun perbup. “Kita sudah dikumpulkan dan diberikan arahan oleh bupati. Itu sudah instruksi, perintah itu,” katanya. Meski demikian, kata dia, petunjuk tertulis baik berupa Perbup maupun surat edaran sangat diperlukan sebagai landasan dalam melangkah. Sehingga jelas, apa yang tidak boleh dan apa yang dibolehkan. “Saya rasa surat edaran itu perlu,” katanya. (kmb)
Jatuh dari Tebing Uluwatu
Wisatawan Asal Surakarta Tewas Mengenaskan Mangupura (Bali Post) Seorang wisatawan asal Surakarta, Kwan Anto Randy Saputro (57), terjatuh dari tebing setinggi 100 meter di objek wisata Pura Uluwatu, Kuta Selatan, Rabu (4/1) kemarin. Atas insiden tersebut, korban tewas dalam kondisi mengenasan karena benturan keras. Wisatawan nahas itu sebelumnya sedang berlibur bersama istrinya, Auw Jang Phin Khuan (51). Menurut seorang saksi mata, Saputro, korban sempat melewati batas pagar. Namun tampaknya ia berdiri terlalu ke pinggir, kemudian tiba-tiba terpeleset dan terjatuh ke jurang. Atas insiden tersebut, Made Sumerta selaku pengelola tempat wisata di sana, pukul 12.15 wita menghubungi pihak Basarnas Kantor SAR Denpasar. Melalui laporannya, Sumerta menjelaskan bahwa kondisi korban terlihat sudah tak bergerak dan terapungapung dalam arus laut. Pukul 12.30 wita, tim SAR meluncur ke lokasi dengan mengerahkan sebanyak 25 personel dan alat utama (alut) truk angkut personel, Rapid Deployment SAR Unit, dan Evacuation Vehicle.
Potensi SAR lainnya yang terlibat di antaranya TNI, Polri, Balawista, dan BPBD. Kepala Seksi Operasi SAR, Gede Darmada S.E., M.AP. yang turun langsung ke lokasi memimpin sebagai OSC (On Scene Commander) mengatakan, kondisi saat itu air mulai pasang dengan kemiringan tebing cukup curam, hanya bisa diakses dari atas. Sebelumnya, sempat diturunkan dua orang rescue dari arah samping menuruni tebing untuk mengamankan posisi korban yang berada 20 meter dari bibir pantai. Namun karena air mulai pasang, rescue kesulitan dan tak bisa menjangkau korban. Akhirnya, diputuskan untuk menggunakan teknik vertical rescue. Proses evakuasi dilakukan sangat hati-hati dan melibatkan hingga 24 rescuer bersama potensi SAR lainnya. Akhirnya, korban berhasil ditarik ke atas setelah dua jam proses evakuasi berlangsung. Selanjutnya, jasad korban dibawa menuju Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar dengan menggunakan ambulans milik BPBD Badung. (kmb23)
Bali Post/ist
EVAKUASI - Suasana evakuasi wisatawan asal Surakarta yang terjatuh dari tebing Pura Uluwatu, Rabu (4/1) kemarin.
DAERAH
4
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Ketua DPRD Denpasar Bersaksi Kasus Perdin
JPU Dewa Lanang dan Agung Jayalantara di depan hakim pimpinan Sutrisno dalam sidang kemarin masih mengejar dugaan anggaran dobel yang dinikmati dewan. Dewan sudah mendapat jatah uang harian, uang makan dan uang transportasi, namun masih memakai fasilitas dari travel PT Bali Daksina dan PT Sunda Duta. Bahkan, dewan menerima langsung tunai uang saku sebelum berangkat perdin. Gusti Ngurah Gede menyatakan tidak tahu mekanisme penentuan tujuan perdin. Ngurah yang saat itu menjadi Ketua Fraksi PDI Perjuangan mengaku tinggal berangkat. “Saya tahunya tinggal berangkat saja. Di bandara dapat boarding pass, di tempat tujuan sudah dapat kunci kamar,” terang Ngurah
Gede. Dewa Lanang mengejar sebagai anggota dewan sudah menikmati anggaran ganda, Ngurah Gede langsung menyangkal. Dengan nada keras, Ngurah Gede menyebut tidak tahu menahu karena tinggal berangkat. “Saya tinggal berangkat saja. Saya juga tidak tahu kalau ternyata ada biaya kemahalan,” terang Ketua DPRD Denpasar saat ini. Dewa Lanang kembali bertanya, apakah saksi siap mengembalikan kerugian ke kas negara jika ditemukan kemahalan? Ngurah Gede mengaku siap mengembalikan jika ada kerugian negara yang timbul akibat kesalahan administrasi. “Saya siap mengembalikan jika memang ada kerugian negara,” tegas dia. Sementara kuasa hukum terdakwa IG Made Patra,
Rizal Akbar Maya Poetra, menanyakan tentang kemahalan tiket yang menjadi temuan BPK. Ngurah Gede malah memojokkan travel. Menurutnya, pihak travel yang bertanggung jawab atas harga tiket. “Travel yang mengurus tiket. Kalau ada kemahalan mungkin travel yang tahu,” dalihnya. Ngurah sendiri mengaku pernah mengembalikan kemahalan harga tiket pada tahun 2013, setelah ada temuan BPK. Sementara anggota tim kuasa hukum Suroso menanyakan tujuan perdin. Suroso juga menanyakan fasilitas plus-plus berupa hiburan atau entertainment. Ngurah Gede mengaku tidak pernah menerima fasilitas hiburan dan itu semua dibantah Ngurah Gede. Saksi lainnya adalah Ni Wayan Suastini (pegawai honorer Sekretariat Dewan sebagai operator faks) dan Sunarwaryono (pegawai Sekretariat Dewan) dan I Gusti Rai Suta (Sekretaris Dewan). (kmb37)
ACARA tutup tahun 2016 di acara Denpasar Festival (Denfest) salah satu kegiatannya dimeriahkan oleh berbagai tim Marching Band (MB) dari seluruh Bali. Di akhir acara, ditampilkan tim Marcing Band Laskar Sri Kesari Warmadewa dari Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar. Penampilan tim Sri Kesari Warmadewa yang diasuh oleh Yuda dan Indra sangat memukau penonton yang hadir di Lapangan Puputan Badung. Marching Band Laskar Sri Kesari Warmadewa beranggotakan 139 personel, sedangkan yang tampil pentas saat Denfest sebanyak 97 personel. Persiapan yang dilakukan tim Laskar Sri Kesari Warmadewa sudah sebulan sebelumnya. “Walau bukan dalam rangka kegiatan kejuaraan, kami selalu ingin menampilkan paduan tim yang terbaik,” kata Ketua Tim Pelatih Marching Band Warmadewa Indra Darmawan, S.T. Sampai saat ini, Marching Band Laskar Sri Kesari Warmadewa telah banyak menjuarai kejuaraan Marching Band di tingkat nasional dan internasional, sehingga momen ini merupakan pe-
nampilan yang sangat istimewa dipersembahkan di pengujung tahun. “Dalam penampilannya, MBW selalu ingin memberikan yang terbaik dan membanggakan almamater di manapun mereka tampil,” tambahnya. Dalam acara ini, Ketua Yayasan Kesejahteraan KORPRI Provinsi Bali Dr. Drs. A. A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. berharap, MBW terus meningkatkan kerja sama tim dalam kondisi apapun. Buktikan bahwa Marching Band Laskar Sri Kesari Warmadewa memiliki potensi yang patut dihargai oleh masyarakat Indonesia dan internasional. Wisnumurti mengharapkan agar setiap kegiatan yang diadakan pemerintah daerah seperti HUT kabupaten dan kota, MBW bisa tampil ikut menyemarakkan dengan syarat pihak pemda juga harus mengundang, sehingga sinergitas pihak kampus dan pemda terus terjalin. Sementara ini, baru Pemkot Denpasar, Pemkab Gianyar, Pemkab Karangasem dan Pemkab Bangli yang sering mengundang. “Momenmomen seperti ini memang sangat berarti bagi adik-adik
mahasiswa selain melatih kekompakan juga meningkatkan kualitas permainan dan penampilan tim,” tegasnya. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP. & E. Sp. ParK yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T. menyatakan, Unwar akan terus meningkatkan kualitas tidak hanya di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian, tetapi juga di bidang ekstrakurikuler. Bidang ekstrakurikuler dipandang sangat penting dalam rangka meningkatkan softskill mahasiswa Unwar. Marching Band Laskar Sri Kesari Warmadewa merupakan salah satu ikon Unwar di bidang pengembangan softskill. Sementara unitas lainnya juga banyak prestasi antara lain basket, futsal, voli, PMHD, KSR-PMI, Mapala Citta Mandala, penalaran dan jurnalistik, komunitas ilmiah mahasiswa dan seabrek kegiatan unitas lainnya. Sebagian besar pimpinan di tingkat Unwar ikut memberikan semangat menyaksikan penampilan MB Laskar Sri Kesari Warmadewa beratraksi di Lapangan Puputan Badung. (ad339)
Denpasar (Bali Post)-
Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama sejumlah saksi lain, Rabu (4/1) kemarin, hingga malam hadir di Pengadilan Tipikor Denpasar. Dia bersaksi dalam kasus dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin) DPRD Kota Denpasar tahun 2013.
Bali Post/ist
PENGUKUHAN - Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana bersama sejumlah prajurunya saat dikukuhkan oleh Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Badung, Rabu (4/1) kemarin.
MMDP Badung Kukuhkan Bendesa Adat Kapal
Mangupura (Bali Post) Setelah resmi memenangkan pemilihan bendesa adat, Rabu (4/1) kemarin, Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana bersama sejumlah prajurunya dikukuhkan oleh Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Badung. Pascadikukuhan dan upacara majaya-jaya, Bendesa Adat Kapal Ketut Sudarsana mengaku siap melaksanakan tugas. Dalam masa kepengurusan untuk priode 2017-2022, pihaknya mengaku siap mengembalikan kejayaan lembaga adat, khususnya
Lembaga Pengkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kapal. Namun, kata dia, pihaknya akan melakukan rapat terlebih dahulu untuk membahas masalah tersebut. “Harapan kita dan masyarakat Kapal, tentu LPD Desa Adat Kapal kembali bangkit. Kami akan rapat bersama pengurus dulu,” kata Sudarsana. Sudarsana terpilih melalui pemilihan pada Desember lalu dengan perolehan 1.116 suara, mengalahkan I Made Suandi dengan perolehan 1.053 suara. Menurut dia, Ketua LPD Desa Adat Kapal saat masih dijabat
seorang Plt. Kepengurusan Bendesa Adat juga didampingi Wakil I Made Ariata, Sekretaris I Wayan Nuada dan Bendahara I Made Suitra. Kemudian Baga Palemahan I Made Nuaja, Baga Pawongan I Nyoman Semer dan Baga Palemahan Ida Bagus Sudarma. Sementara Upasabha Desa masih masih dijabat I Nyoman Ardana. Upasabha Desa I Nyoman Ardana mengatakan, LPD Desa Adat Kapal akan wajib kembali bangkit pascakasus yang melilit sebelumnya. “LPD bukan hanya tanggung
jawab Klian Adat (Bendesa), tapi adalah tanggung jawab bersama untuk kembali membangkitkannya,” katanya. Ardana yang juga anggota DPRD Badung ini berharap, selain peran serta pengurus, peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan. “Untuk kejayaan LPD kan tidak hanya bertumpu pada pengurus saja, tapi bagaimana peran serta masyarakat untuk kembali mempercai LPD,” katanya seraya mengingatkan, peran LPD di desa adat sangat strategis untuk menggerakkan perekonomian masyarakat adat. (kmb)
Jakarta (Bali Post) Pemerhati pendidikan Indra Charismiadji mengatakan, penggunaan data pokok pendidikan (dapodik) sebagai basis penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) dinilai tidak tepat. “Karena dapodik tidak
bisa menjangkau anak yang tidak sekolah, sementara KIP hakikatnya ingin mengajak anak-anak yang putus sekolah kembali ke sekolah,” ujar Indra di Jakarta, belum lama ini. Indra Charismiadji menjelaskan, KIP berawal dari keinginan Presiden Jokowi saat
menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Saat itu, Jokowi melihat angka partisipasi kasar (APK) Jakarta tidak sampai 100 persen. Ternyata, salah satu sebabnya adalah siswa miskin putus sekolah karena tak ada biaya untuk pergi ke sekolah, meskipun sekolah sudah gratis. “Makanya, dengan Kartu Jakarta Pintar (KJP) mendorong APK Jakarta naik,” ujarnya. Pada saat menjadi Presiden, Jokowi kemudian menerapkannya ke dalam KIP. Indra menegaskan, KIP bertujuan untuk mengajak anak putus sekolah berusia enam hingga 19 tahun untuk kembali ke sekolah. “Sementara dapodik hanya data bagi anak-anak yang sudah bersekolah,” katanya. Seharusnya, solusi untuk penyaluran KIP adalah dengan melibatkan pemerintah daerah, karena pemerintah daerah yang tahu mengenai penduduknya sendiri. “Pemda
harus dilibatkan untuk penyaluran KIP,” katanya. Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, pihaknya akan menggunakan data pokok pendidikan (dapodik) sebagai basis penyaluran KIP. “Pada 2017, kami tidak lagi menggunakan data yang berasal dari Kementerian Sosial, namun menggunakan dapodik,” katanya. Kemdikbud sebelumnya menggunakan data dari Kemensos sebagai basis data yang berdasarkan data kemiskinan di masyarakat yang berisi anak tidak mampu dan tidak sekolah. Penggunaan basis data yang tak sesuai tersebut, yang menyebabkan terjadinya keterlambatan penyaluran kartu. “Sehingga penyaluran kartunya nanti lebih sederhana, karena sudah ada di sekolah masing-masing,” lanjut Muhadjir Effendy. (ant)
Dinilai Tidak Tepat, Penggunaan Dapodik sebagai Basis KIP
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Bali Post/ant
MB Warmadewa Meriahkan Tutup Tahun 2016 di Denfest
Penyerahan Hindu Muda Award kepada Tokoh Hindu Indonesia
Shri Gusti Wedakarna Minta Tiap Desa Pakraman Miliki ”Bhagawanta”
DALAM sistem ajaran agama Hindu dikenal sebuah nilai-nilai Guru Parampara, yang berarti bahwa ajaran Sanathana Dharma sebaiknya diturunkan dari sosok Brahmana Guru ke para Walaka Sisya. Sistem ini dalam filosofi Majapahit Hindu dikenal dengan sistem “Manunggaling Brahmana Gusti” dan juga “Raja Resi” yang berarti penghormatan kepada Sang Dwijati. Dalam sejarah kerajaan-kerajaan Hindu, setiap puri dan istana selalu memiliki Bhagawanta atau Brahmana yang menjadi pengayom, pelindung dan Purohita bagi para Ksatrianya.
Dan hal ini yang harusnya direvitalisasi di era modern ini yakni memberdayakan para Sulinggih dan Dwijati untuk menjadi Bhagawanta di desa pakraman. “Selama ini, sistem guru sisya di Bali ini dikiranya hanya terkait masalah proses melahirkan pandita dan pinandita di griya. Tiang kira tidak sesempit itu. Jika kita mengacu pada ajaran Mahabarata dan Ramayana, bahwa setiap orang Hindu harus memiliki Sang Guru. Panca Pandawa memiliki Maharesi Drona sebagai pembimbing. Seharusnya setiap anak di Bali memiliki guru-guru spiritual
baik itu di griya atau ashram. Jika ini bisa dilakukan, maka revolusi Hindu akan luar biasa dan Bali akan menciptakan generasi muda dengan tata krama dan unggah-ungguh yang sempurna. Mari dekatkan kultur Guru Parampara ke generasi muda Hindu. Di samping itu, tiang minta para tokoh griya di Bali membuka pintu selebar-lebarnya untuk rakyat yang haus dengan Jnana Yadnya. Griya tidak bisa lagi dikenal hanya urusan banten, urusan dewasa hari baik atau urusan ritual. Ada yang lebih penting dari upakara di zaman kaliyuga ini, yakni menciptakan Wangsa
HINDU MUDA AWARD – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III berfoto bersama peraih Hindu Muda Award ke-14 di Istana Mancawarna.
Hindu Bali yang militan terhadap agama dan budayanya,” ungkap Gusti Wedakarna saat memberi sambutan di hadapan ratusan undangan jelang penyerahan Hindu Muda Award (HMA) ke-14. Ia mengusulkan agar setiap desa pakraman di Bali memiliki Bhagawanta. “Tiang harap desa pakraman agar memiliki satu Bhagawanta. Jangan bedakan lagi sulinggih dari trah apapun, semua sama dan beliau-beliau adalah kawitan kita di sekala. Hindu harus bersatu dan saat ini kebangkitan Majapahit Sabdo Palon yang sesungguhnya. Semua perlu nasihat Sang Sulinggih, apalagi tantangan desa adat di Bali sangat sulit di palemahan,” ungkap Gusti Wedakarna. Adapun penerima HMA yakni Panditha Nabe Sri Bhagawan Agni Yogananda (Tokoh Brahmana), Toyomi Manda (Tokoh Internasional), I Gusti Gede Panca Putra (Tokoh Intelektual Hindu), Wayan Supadno (Tokoh Ekonomi Hindu), I Gusti Agung Erawati (Tokoh Perempuan), Ni Putu Adi Ekawati (Tokoh Seni), I Gusti Sudantha (Tokoh Pembaharu Hindu), Ida Hyang Bhagawan Agung Ananda Narendra Kusuma (Tokoh Ashram Hindu) dan PHDI Kabupaten Bangli (Lembaga Adat). (ad340)
DENFEST - Tim MB Warmadewa berfoto bersama usai tampil di acara penutupan Denfest.
Pemerintah Jangan Ragu Tindak Media Radikal
Jakarta (Bali Post) – Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) meminta pemerintah khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Polri tidak ragu menindak tegas media radikal. Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, Indonesia sebenarnya agak telat dalam menegakkan hukum terkait dengan media-media radikal sehingga mereka leluasa menyebarkan pengaruhnya ke masyarakat. “Dari dulu sampai sekarang, kita masih mau tawar-menawar dengan mereka yang jelas-jelas mempunyai iktikad jelek dan melawan hukum dengan menyebarkan kebencian dan kekerasan baik dalam tulisan, gambar maupun video,” katanya di Jakarta, Rabu (4/1) kemarin. Ia juga membantah dengan tegas sinyalemen bahwa 11 situs yang diblokir oleh Kemenkominfo adalah situssitus Islam. Menurutnya, sinyalemen itu salah besar karena langkah pemblokiran itu konteksnya bukan agama, tapi tentang pelanggaran dan ujaran kebencian. “Ini
bukan soal Islam atau tidak Islam, tapi ini soal melanggar hukum atau tidak, melawan konstitusi atau tidak. Islam kalau melawan hukum, ya harus ditindak, apa pun alasannya. Begitu juga bukan Islam, kalau melanggar harus ditindak tegas,” katanya. Selama ini, lanjut Yahya Staquf, NU diminta atau tidak, sudah aktif memberikan pelaporan ke Kemenkominfo dan kepolisian tentang situs-situs berbahaya tersebut. NU juga menenangkan warga agar tidak terpengaruh atau bahkan marah menanggapi ujaran kebencian tersebut. “Akibatnya NU selalu jadi sasaran serangan propaganda kebencian itu,” kata mantan juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu. PBNU baru-baru ini juga mencanangkan gerakan melawan hoax dan radikalisme di internet. Keberadaan media radikal dinilai sudah menjadi masalah global dan berdampak sangat buruk, bahkan masyarakat bisa terprovokasi untuk melakukan tindakan melawan hukum setelah terkena propaganda
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
kekerasan dan hoax. Menurut Yahya Staquf, sebenarnya gerakan melawan radikalisme sudah dilakukan NU sejak 2006 dengan menggalang Nahdliyin yang aktif di internet. “Gerakan yang bersifat sukarela dan inisiatif sendiri ini sudah berkembang signifikan dan memiliki anggota 1.000 orang lebih untuk melawan hoax dan radikalisme di internet,” katanya. Ia berharap, langkah ini juga diikuti organisasi lain dalam melawan hoax dan radikalisme di internet. Apalagi, saat ini dinamika politik di Indonesia sedang hangat dan banyak situs yang sengaja digunakan pihak tertentu sebagai wahana propaganda dengan menghalalkan segala cara, termasuk memproduksi informasi palsu. “Mereka layaknya mesin propaganda yang canggih dengan sumber daya yang kuat. Sudah banyak akibat tidak baik yang dihasilkan propaganda hoax dan kekerasan ini. Makanya NU terus mengembangkan gerakan menolak hoax dari latar belakang dan kepentingan apa pun,” kata Yahya Staquf. (ant)
DAERAH
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
5
Truk Parkir Sembarangan Kembali Marak
Negara (Bali Post) Truk yang parkir sembarangan di sekitar Jalan Udayana, Negara tampaknya semakin marak. Kendati sudah sering dilakukan penindakan, namun masih saja terjadi pelanggaran. Yang paling kentara terlihat di jembatan remojo. Padahal di lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan yang diduga akibat sempitnya jalan akibat kendaraan parkir ini. Di beberapa titik boulevard yang memisahkan arus terlihat rusak akibat tertabrak
kendaraan. Seperti yang terlihat, Rabu (4/1) kemarin sejumlah truk-truk memadati kawasan parkir di dekat Jembatan Remojo, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara. Selain di sisi utara jalan di sisi selatan juga berjejer truk parkir. Padahal di lokasi tersebut terpasang rambu larangan parkir. Namun rambu itu tampaknya tak dihiraukan oleh sopir truk. Tak hanya itu, Sejumlah water barrier yang terpasang untuk menghalau truk parkir juga malah dipindahkan. Begitu juga
halnya rambu larangan parkir sempat ambruk. Sejatinya berulang kali petugas melakukan penertiban, bahkan dengan tindakan tilang dan pengawasan. Namun setelah ditinggal sopir truk kembali parkir di tempat tersebut. Sementara itu, Kapolsek Kota Negara AKP Herson Djuanda mengaku akan segera menindak kendaraan yang melanggar parkir itu. Bila memang ada kendaraan yang parkir sembarangan di sana, maka akan ditindak dengan tegas. (kmb26)
Bali Post/udi
BAWA KERANDA - Warga pesisir Boom mendatangi DPRD Banyuwangi sambil membawa keranda memprotes rencana penggusuran, Rabu (4/1) kemarin.
Tolak Penggusuran
Bali Post/olo
PARKIR – Sejumlah truk terlihat parkir sembarangan di Jalan Udayana. Padahal tempat itu merupakan larangan parkir.
Liburan Nataru
Penumpang KA Naik 15 Persen Banyuwangi (Bali Post) Angkutan kereta api (KA) sepertinya masih menjadi favorit pengguna jasa transportasi di Banyuwangi. Selama libur tahun baru, penumpang KA naik hingga 15,2 persen. Kebanyakan menggunakan rute lokal, BanyuwangiJember. Puncak penumpang KA terjadi 1 Januari kemarin. Sehari tembus 8.979 orang. “Jumlah ini naik dibanding tahun lalu. Kebanyakan pengguna KA Pandanwangi jurusan Banyuwangi-Jember,” kata Humas PT KAI Daop 9 Jember, Lukman Arif, Rabu (4/1) kemarin. Pejabat ini menjelaskan, kenaikan penumpang mulai terjadi sejak 23 Desember 2016, berlanjut hingga 3 Januari kemarin. Kebanyakan kata dia penumpang
menggunakan KA lokal untuk berwisata. Khusus KA Pandanwangi, kata dia penjualan kursi tembus hingga 150 persen. KA kelas ekonomi ini mampu mengangkut hingga 3.000 penumpang sehari. “Untuk KA ekonomi memang tak ada penambahan gerbong. Namun kapasitasnya mampu mengangkut dalam jumlah besar,” jelasnya. Arus balik penumpang KA, kata Lukman sudah berakhir 3 Januari kemarin. Ini bertepatan dengan berakhirnya musim libur sekolah. “Mulai hari ini (kemarin-red) sudah normal,” imbuhnya. Naiknya penumpang KA ini juga dipicu rute baru Jember-Cirebon, Jawa Barat, menggunakan KA Ranggajati. KA kelas bisnis dan eksekutif ini juga banyak diminati.
Bali Post/udi
MELINTAS - Kereta jurusan Banyuwangi-Surabaya melintas di kawasan Sempu, Banyuwangi, belum lama ini.
Sebab melalui Solo dan Yogyakarta. Lukman menambahkan, angkutan Natal dan tahun baru masih berlanjut hingga 8 Januari besok. Selama ini gerbong KA kelas bisnis dan ekonomi ditambah satu gerbong. Harga menggunakan batas atas yang ditetapkan pemerintah. Dari data yang dihimpun, lanjut Lukman total volume penumpang selama libur Natal dan tahun baru di Daop 9 Jember mencapai 96.832 orang. Rinciannya, 6.151 penumpang kelas eksekutif, 7.721 bisnis, 41.693 ekonomi dan 41.267 penumpang kereta lokal. Total penumpang ini naik tajam dibanding tahun sebelumnya sebanyak 84.032. Sementara total tempat duduk kereta jarak jauh atau luar daerah sebanyak 3.750, sedang KA lokal 2.824 tempat duduk. “Jika ditotal seluruhnya 6.574 tempat duduk,” imbuhnya. Khusus KA jarak jauh, pihaknya tak melayani penjualan tiket tanpa tempat duduk. Tiket tanpa tempat duduk hanya berlaku bagi KA lokal yang jaraknya pendek. Seperti KA Pandanwangi kelas ekonomi. “Ini yang penjualannya bisa tembus 150 persen,” jelasnya. Selama libur Nataru, kata Lukman tak ada kendala musibah alam dalam perjalanan KA. Meski musim hujan yang rawan longsor di beberapa titik lintasan di Banyuwangi-Jember. Sebelumnya pihaknya sudah menyiagakan personel dan KA khusus mengantisipasi musibah banjir dan longsor. (kmb30)
Warga Pantai Boom Bawa Keranda ke DPRD
Tiba di DPRD pukul 10.00 WIB, massa yang jumlahnya sekitar 100 orang langsung berorasi. Sejumlah poster dan spanduk dibentangkan. Isinya menolak penggusuran dari pesisir Boom. “Hingga detik ini kami belum pernah sepakat dengan relokasi. Tapi sudah ada SP 1 dan 2 terkait penggusuran. Kami akan tetap menolak sampai ada kesepakatan,” kata Hanafi, koordinator aksi. Pihaknya meminta DPRD kembali menggelar pertemuan antara warga dan Pelindo serta Pelindo Properti Indonesia (PPI) selaku pengembang proyek marina Boom. “Saat pertemuan pertama dengan DPRD dan Pelindo bersama PPI belum ada kesepakatan. Kami minta ada dengar pendapat lagi. Jangan ada penggusuran dulu,” tegasnya. Dia juga meminta DPRD tetap konsisten menjadi penyambung warga yang teran-
cam digusur paksa. Sayangnya permintaan warga melakukan dengar pendapat di DPRD menemui jalan buntu. Berdalih belum ada surat masuk, wakil rakyat Kota Gandrung ini enggan memenuhi desakan warga. Warga hanya ditemui sekretaris Komisi IV DPRD Banyuwangi, Salimi didampingi anggotanya Naufal Badri. Kepada warga Salimi menegaskan pihaknya tak memiliki wewenang eksekusi terkait relokasi. Meski begitu pihaknya akan tetap mengawal dan mendampingi warga yang terkena penggusuran. “Saran kami, lahan yang akan dipakai relokasi benar-benar disiapkan, termasuk fasilitasnya. Jangan hanya lahan dengan semak belukar,” pinta politisi PDI-P ini. Pihaknya juga mendesak Pelindo dan PPI tetap memanusiakan warga yang akan digusur.
Gagal melakukan dengar pendapat di DPRD, warga memilih bubar. Mereka mengancam akan mengadu ke Pemprov Jawa Timur hingga Pemerintah Pusat, jika penggusuran tetap dipaksakan. Sambil meninggalkan kantor DPRD massa kembali mengusung keranda mayat. Warga mengklaim karanda mayat ini sebagai bentuk protes penggusuran yang menyengsarakan. Sebelum ke DPRD warga menggelar aksi di kantor PPI di areal Pelindo pantai Boom. Aksi ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Warga hanya berorasi di depan pintu masuk kantor PPI. Dalam orasinya mereka meminta PPI tetap manusiawi dalam melakukan penggusuran. “Kami akan tetap bertahan di pantai Boom meski digusur. Sebelum ada kesepakatan, kami akan tetap bertahan,” kata Hanafi.
Pihaknya juga menolak somasi dari PPI dan meminta ganti rugi yang layak. Menurut Hanafi, warga sejatinya mendukung pengembangan proyek marina Boom. Namun menolak penggusuran tanpa ada ganti rugi yang pasti. Sementara itu, Superviser Marketing PPI Nurilma Septanti menegaskan pihaknya tetap mengikuti prosedur terkait relokasi. Pihaknya sudah memberikan SP 1 dan 2 ke warga terkait relokasi. “Kami tetap mendengar aspirasi warga. Hingga kini belum ada keputusan terkait SP 3. Pihaknya juga tetap pada kesepakatan pertama terkait dana ganti rugi Rp 2 juta per KK. Lalu lahan relokasi disiapkan di dekat stasiun KA Ketapang. Kisruh relokasi ini mencuat setelah Pelindo III mengembangkan pantai Boom menjadi kawasan Marina. Sebanyak 133 dipastikan direlokasi. Mereka selama ini menempati lahan di pesisir Boom sejak puluhan tahun dengan sistem sewa. Namun, sejak Desember 2013 sewa menyewa sudah berakhir. (kmb30)
Negara (Bali Post) – Produksi ikan tawar dari ribuan kolam yang dikelola kelompok budidaya tahun ini meningkat. Sejak dirintis tahun 2012, kelompokkelompok yang tersebar dengan beranggotakan 2.167 orang, tahun ini mengalami peningkatan rata-rata 20 persen. Saat ini terdapat 1.582 kolam yang tersebar di sejumlah desa/kelurahan di Jembrana.
Hal ini diungkap Ketua Gapokdakan (Gabungan Kelompok Budidaya Ikan) Jembrana I Ketut Ranta di Kantor Bupati Jembrana, Rabu (4/1) kemarin. Pengurus asal Desa Ekasari, Kecamatan Melaya itu mengungkapkan dari ribuan kolam tersebut, produksi ikan lele mencapai 110.820 kg, gurami sebanyak 275.756 kg dan nila 7.600 kg. Hasil produksi ini dipasar-
kan di sejumlah kabupaten/ kota di Bali, seperti Tabanan, Badung, Denpasar dan Karangasem. Ranta menerangkan, selain kemudahan bagi setiap anggota, Gapokdakan juga telah mampu memberikan pelayan berupa pengadaan benih, termasuk pakan kepada setiap kelompok melalui koperasi (KSU) yang telah terbentuk. Bupati Jembrana I Putu Artha berharap ke depannya
anggota kelompok mampu berinovasi sehingga dapat meningkatkan nilai lebih bagi anggota. “Untuk meningkatkan nilai ekonomi saat panen, anggota kelompok bisa melibatkan ibu-ibu yang memiliki keinginan mengolah hasil produksi. Silahkan itu dikemas. jika itu dilakukan, kami kira akan dapat meningkatkan nilai jual dan akan menambah penghasilan,“ pungkasnya. (kmb26)
Banyuwangi (Bali Post)-
Aksi warga Pantai Boom Banyuwangi menolak penggusuran akibat proyek marina kembali berlanjut, Rabu (4/12). Kali ini mereka membawa keranda ke kantor DPRD Banyuwangi. Mereka memprotes penggusuran tanpa ada lokasi pengganti yang siap pakai.
Produksi Ikan Air Tawar Naik 20 Persen
Dampak Perombakan OPD, Tujuh Satker Pindah Kantor
Banyuwangi (Bali Post) Pemberlakuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru berimbas pada perombakan kantor di jajaran Pemkab Banyuwangi. Sedikitnya tujuh satuan kerja (satker) terpaksa pindah kantor. Bahkan ada tiga satker yang harus berbagi atau menumpang pada satker lain. Meski harus pindah, satker yang menempati kantor baru tetap dilarang memboyong aset di tempat lama. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Aset (BPKAD) Banyuwangi, Samsudin menjelaskan perpindahan kantor sejumlah satker ini sudah dipastikan sejak awal. Sebelum memastikan pembagian kantor baru, pihaknya menerjunkan tim untuk melakukan pengamanan aset. Sebab, berdasarkan aturan satker yang pindah kantor dilarang memboyong atau membongkar aset sebelumnya. “Misalnya, AC yang terpasang di kantor sebelumnya tidak boleh dibawa pindah. Begitu juga dengan meja dan lainnya,” kata Samsudin, Rabu (4/1) kemarin. Terkait hal ini pihaknya sudah memberikan warning keras kepada masing-masing satker. Menurutnya, pemindahan atau pembongkaran
aset berpotensi menimbulkan kerusakan. Apalagi tak ada aturan yang memperbolehkan. Kecuali, kata dia, jika dikantor baru peralatan itu sangat dibutuhkan. “Misalnya, Dinas Peternakan yang gabung dengan Dinas Pertanian. Jika barang yang dibutuhkan tak ada di kantor baru boleh mengambil di kantor asal. Jika sudah ada, tak boleh dibawa,” tegasnya. Satker yang menempati kantor baru ini diperbolehkan boyongan sejak dilakukan pelantikan. Lalu, mulai menyesuaikan dengan fasilitas kantor masing-masing. Beberapa satker yang pindah kantor, diantaranya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menempati bekas Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di Jalan Ahmad Yani. Lalu Dispora pindah menempati bekas kantor Satpol PP di Jalan Jakgung Suprapto. S e d a ngkan Satpol PP pindah ke bekas kantor Dinas Peternakan yang harus bergabung dengan Dinas Pertanian. Kemudian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pindah kantor ke bekas Dinas Kebersihan Pertamanan (DKP) yang dibubarkan. Dinas Perhubungan dan Dinas
Komunikasi Informatika (Diskominfo) harus rela berbagi kantor. Kemudian Kantor Ca-
mat Blimbingsari yang baru dibentuk harus satu atap dengan Kantor Desa Blimbingsari. Sebelumnya Bupati
Banyuwangi Abdulah Azwar Anas melantik puluhan pejabat hasil perombakan OPD baru. (kmb30)
APEL - Jajaran PNS di Pemkab Banyuwangi mengikuti apel.
Bali Post/udi
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Optimalisasi Pendidikan Kejuruan BONGKAR pasang program pendidikan menjadi hal lazim di negeri ini. Dulu dua pendidikan kejuruan dihapus. Sekolah Guru Olah Raga (SGO) dan Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dilebur dan beralih menjadi sekolah menengah. Selang beberapa tahun kemudian, pemerintah menggulirkan sekolah kejuruan. Dengan slogan ‘’SMK Bisa’’ sekolah kejuruan dibangun di mana-mana. Sekolah serupa juga dibangun sejumlah yayasan. Target dari program pengembangan sekolah kejuruan ini adalah penyiapan tenaga terampil dan siap kerja setelah lepas dari SMK. Sebagai sebuah harapan dan kebijakan, mungkin kehadiran sekolah SMK patut diapresiasi. Bahkan, jika program yang dijalankan menyasar target yang ingin dicapai tentu tak ada alasan lagi untuk melakukan evaluasi terhadap kehadiran SMK. Namun, program “SMK Bisa” itu harus tetap dievaluasi karena hanya tumbuh dari jumlah sekolah, tetapi jauh dari kualitas yang diharapkan. Sejumlah kajian dan evaluasi terhadap SMK mungkin bisa dilihat dari segi prasarana dan kualitas tenaga pendidiknya. Jika kita amati, kini hampir sejumlah SMK didominasi oleh guru-guru umum. Mereka dimutasi ke SMK untuk menjalankan sekolah yang berbasiskan profesi ini. Dengan kecakapan profesi yang kurang memadai, banyak guru SMK yang melewatkan masa belajar siswanya dengan predikat lulus—sebatas pembelajaran teoritis. Artinya, bekal keterampilan teknis untuk masuk dunia kerja setelah lepas dari bangku SMK tak mereka kantongi. Mirisnya lagi, guru-guru teknis yang dipekerjakan sekolah juga dominan guru kontrak. Keterbatasan guru teknis yang diangkat pemerintah untuk menjadi penggerak mutu pembelajaran di SMK sangat minim. Bahkan, sering kali guruguru teknis ini diambil berdasarkan kedekatan menajemen sekolah, sehingga mengabaikan unsur-unsur kompetensi dan kelayakan sebagai tenaga pendidik. Indikator lainnya adalah prasaran dan sarana. Ketika sekolah SMK didirikan dan berjalan, sarana untuk menunjang praktik mengajar dan pembelajaran sangat minim. Bahkan, siswa bisa jadi hanya diperkenalkan pada keterampilan profesi hanya berdasarkan teori. Ini tentu sangat jauh dari pembentukan kecakapan profesi. Bahkan, akibat keterbatasan sarana ini, komite sekolah terpaksa memungut sumbangan dari orang tua untuk menyiapkan alat belajar bagi anak-anaknya. Hanya beberapa sekolah SMK yang memang siap untuk mengembangkan profesi. Dan itu pun SMK yang hanya berganti nama, karena sebelumnya memang sudah eksis sebagai pilihan untuk pengembangan profesi. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah adanya sekolah SMK yang diasuh sejumlah guru dengan jumlah siswa yang terbatas pula. SMK Negeri semacam ini tentu sangat layak direvtalisasi, mengingat tak jelas mau dibawa ke mana generasi bangsa yang bersekolah di sekolah SMK tersebut. Jangankan prasarana praktik profesi, fasilitas belajar saja juga masih minim. Selain itu, sekolah profesi yang mestinya dekat dengan dunia industri justru dibangun dipelosok desa. Ini tentu layak dikoreksi dan direvitalisasi. Tentunya prinsip revitalisasi pendidikan kejuruan semagaimana yang diamanatkan dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, penguatan pendidikan menengah kejuruan mesti dilakukan melalui pengembangan standar, terutama lima dari delapan standar nasional pendidikan, yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian, serta standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru SMK, perlu ada perubahan paradigma dari prinsip supply driven ke prinsip demand driven. Sistem pengelolaan yang tadinya bersifat sentralistik, berubah menjadi desentralisasi.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Berkreasi dalam Sedikit Waktu Omongan yang keluar dari mulut pejabat sering bernada “kekurangan waktu” manakala ditanya soal aktivitas dan kreativitas tentang dirinya. Ia mengaku sibuk, tidak ada waktu, sehingga ketemu cucu pun jarang. Di balik itu justru petinggi-petinggi di negeri ini mampu melahirkan karya-karya di mana hal itu biasanya menjadi hak orang lain. Sebut saja contoh, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika menjadi presiden dua periode yang notabene sedikit memiliki waktu, malah mampu melahirkan beberapa kaset lagu. Di Bali juga seperti itu, ambillah contoh Rohineng yang Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Bali dalam kesempitan waktu yang ia punya mampu pula mencipta sejumlah lagu Bali seperti yang sering diputar di radio-radio. Dan, yang satu ini, seorang ibu bupati asal Tabanan (Ni Putu Eka Wiryastuti), diam-diam malah berhasil menyusun buku yang diberi judul “Investasi Hati.” Bukunya diluncurkan bertepatan dengan hari ulang tahunnya (BP, 22/12). Lalu, pertanyaan menggelitik “Kapan ibu-ibu yang justru banyak punya waktu bisa menulis buku?” Entah itu buku pelajaran, buku teks, buku biografi atau buku otobiografinya sendiri. Kita tunggu, semoga di Hari Ibu tahun depan bermunculan buku-buku yang ditulis para ibu di Bali ini. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja
Kebijaksanaan Pemerintah Merevitalisasi Pendidikan Kejuruan Masalah yang dihadapi masyarakat Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan di setiap level dan unit pendidikan khususnya di Sekolan Menengah Kejuruan. Pendidikan kejuruan saat ini masih dipandang jauh dari ideal bahkan cenderung makin jauh dari harapan masyarakat. Cara pandang masyarakat yang masih menganggap pendidikan kejuruan atau vokasi sebagai pendidikan kelas dua setelah SMA tentunya harus diubah secara berlahan-lahan. Padahal SMK merupakan komponen yang patut dikembangkan dalam pendidikan di Indonesia. Menjelang era perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ada tuntutan kebutuhan Sumber Daya Manusia.
Oleh Gede Widayana ndonesia sebagai pemasok tenaga kerja yang produktif di mata internasional ikut bersaing dengan negara lain di dunia. Kesiapan kualitas sumber daya manusia makin ditingkatkan bersama-sama melalui sistem pendidikan yang disesuaikan untuk mengatasi kebutuhan sumber daya manusia. Sejak 1997 angka pengangguran di Indonesia tidak berkurang dan bahkan malah bertambah. Ini disebabkan karena dunia pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan jumlah besar tidak dibarengi dengan terserapnya semua lulusan pada lapangan pekerjaan. Dan hal ini menjadikan kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki dan yang dibutuhkan di sekolah dengan dunia usaha - dunia industri (DUDI). Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 7 November 2016, tercatat bahwa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan menyumbang angka tertinggi pada akumulasi pengangguran terbuka di Indonesia. Dari 7,03 juta pengangguran di Indonesia, persentase tertinggi disumbang oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan, yaitu 11,11%. Artinya, ada masalah besar dalam pelaksanaan pendidikan kejuruan di SMK. Kunci pembelajaran Sekolah Menengah Kejuruan adalah kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Ketika kompetensi lulusan SMK tidak bisa diterima di dunia kerja alias jadi pengangguran, artinya kurikulumnya tidak relevan. Padahal, konsep “Link and Match” telah lama diupayakan oleh Kementerian Pendidikan
I
dan Kebudayaan era Wardiman Djojonegoro. Konsep tersebut menghubungkan pendidikan kejuruan dengan dunia kerja, mulai dari penyusunan kurikulum, proses pembelajaran, kompetensi guru, sarana hingga evaluasi pembelajaran SMK. Jika konsep itu benar-benar dijalankan maka tak ada istilah menganggur bagi lulusan SMK. Reformasi total pendidikan kejuruan perlu dilakukan agar eksistensi SMK tetap terjaga melalui upaya bagaimana menjadikan SMK sebagai pilihan oleh masyarakat (orangtua dan murid) karena SMK menjanjikan suatu prospek masa depan generasi muda dengan keahlian tertentu. Tiga tahun lagi, yaitu tahun 2020 hingga 2030, Indonesia akan memasuki era Bonus Demografi. Suatu era dimana jumlah usia produktif lebih banyak daripada usia non-produktif. Era tersebut bisa menjadi peluang sekaligus ancaman bagi Indonesia. Peluangnya antara lain adalah pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, karena banyak masyarakat yang produktif dan bisa menghasilkan sesuatu. Salah satu ancaman besarnya adalah terjadi ledakan jumlah pengangguran. Kondisi tersebut bisa saja terjadi jika ternyata masyarakat usia produktif tidak memiliki kompetensi untuk menghasilkan sesuatu. Di sinilah peran strategis SMK, yaitu membekali calon masyarakat produktif dengan kompetensi. Pemerintah menyadari ada permasalahan yang mendasar pada pendidikan kejuruan dan pentingnya peran serta berbagai pihak untuk penguatan SMK maka Presiden Joko Widodo melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016
melakukan Revitalisasi Pendidikan Menengah Kejuruan dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia. Presiden Joko Widodo mengajak berbagai pihak untuk turut meningkatkan kualitas dan daya saing SDM Indonesia melalui penguatan SMK. Presiden Joko Widodo menjadikan pendidikan kejuruan di SMK sebagai pendidikan “Semesta”. Sebab, Inpres tersebut ditujukan pada 12 Kementerian, Badan Nasional Sertifikasi Profesi dan 34 gubernur. Artinya, banyak pihak yang akan dilibatkan dan dituntut partisipasi aktifnya untuk kualitas pendidikan dan lulusan SMK. Semoga saja pihak–pihak yang ditunjuk Presiden Joko Widodo mampu menerjemahkan Inpres tersebut dan turun tangan membantu penyelenggaraan SMK. Duabelas Kementerian yang dimaksud presiden adalah Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Mendagri, Menkeu, Mendikbud, Menristek Dikti, Menperin, Menaker, Menhub, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri BUMN, Menteri ESDM, dan Menkes. Mendikbud sendiri mendapat enam instruksi khusus, yaitu 1) Membuat peta jalan pengembangan SMK, 2) Menyempurnakan dan menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi sesuai kebutuhan pengguna lulusan (link and match), 3) Meningkatkan jumlah dan kompetensi bagi pendidik dan tenaga kependidikan SMK, 4) Meningkatkan kerja sama dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan dunia usaha/industri, 5) Meningkatkan akses sertifikasi lulusan SMK dan akreditasi SMK, dan 6) Membentuk
kelompok kerja pengembangan SMK.Ada tiga instruksi yang diberikan kepada Lembaga Pemerintah Nonkementerian Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yaitu; 1) Mempercepat sertifikasi kompetensi bagi lulusan SMK, 2) Mempercepat sertifikasi kompetensi bagi pendidik dan tenaga pendidik SMK, dan 3) Mempercepat pemberian lisensi bagi pihak SMK sebagai lembaga sertifikasi profesi pihat pertama. Sementara itu, instruksi kepada para gubernur adalah 1) Memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan layanan pendidikan SMK yang bermutu sesuai dengan potensi wilayahnya masing-masing, 2) Menyediakan pendidik, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana SMK yang memadai dan berkualitas, 3) Melakukan penataan kelembagaan SMK yang meliputi program kejuruan yang dibuka dan lokasi SMK, dan 4) Mengembangkan SMK unggulan sesuai dengan potensi wilayah masing-masing. Dengan Inpres Revitalisasi SMK ini akan mengagendakan sejumlah tugas bagi kementerian dan lembaga terkait sesuai fungsinya. Di antaranya, membuat peta jalan pengembangan SMK, penyusunan proyeksi jenis kompetensi dan lokasi industri, penyempurnaan kurikulum, peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan, dan kemudahan layanan pendidikan SMK serta SMK unggulan berbasis potensi daerah. Selain itu, revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), kerja sama dengan pemda, kementerian atau lembaga, dan dunia usaha. Pengembangan bengkel kerja dan infrastruktur, kemudahan akses magang, kemudahan praktik kerja balai latihan kerja (BLK), peningkatan akses akreditasi SMK, sertifikasi, dan sebagainya. Untuk Revitalisasi Politeknik dan Akademi mengagendakan upaya peningkatan daya tampung, kualitas sarana dan prasarana, kerja sama industri, penajaman kurikulum, sertifikasi dan akreditasi. Untuk revitalisasi pendidikan tenaga kerja nonpfofesional, agendanya adalah revitalisasi BLK dan magang bersertifikasi.
Suara Publik Wajah Arsitektur Bali Wajah Arsitektur Bali sebenarnya telah diatur dalam Perda Provinsi Bali No. 5 Tahun 2005 tentang Persyaratan Arsitektur Bangunan Gedung. Harus dipahami juga bahwa identitas arsitektur Bali tidak hanya tercermin dalam bangunan yang ber-style Bali saja. Namun juga tetap harus memenuhi beberapa unsur seperti warna, ornamen, bahan dan struktur. Mesin ekonomi modern melalui kapitalisasi globalnya telah banyak merubah wajah kota di berbagai wilayah di Indonesia. Bak air bah, hantaman kapital global itu telah masuk ke segala sendi kehidupan masyarakat tanpa pandang bulu. Hampir dipastikan bahwa wajah kota beserta masyarakatnya menjadi berubah. Munculnya bangunan-bangunan modern merupakan wujud yang kasat mata hadir di kota. Belum lagi bergesernya nilai tradisi sosial-budaya masyarakat ke dalam tatanan yang serba pragmatis. Denpasar, Singaraja, Semarapura dan Amlapura sebagai kota-kota lama pun tidak luput dari derasnya serbuan arus ekonomi modern tersebut. Atas nama investasi dan pertumbuhan ekonomi, seakan semua perubahan modernisasi menjadi sebuah keniscayaan. Warisan pusaka budaya kota dalam bentuk bangunan arsitektur kota serta tatanan sosial-budaya masyarakat, secara perlahan mulai terkikis. Pertumbuhan sebuah kota adalah sesuatu yang memang tidak terhindarkan. Namun, bukan berarti bahwa pertumbuhan itu tidak dapat dikendalikan. Justru di sinilah kuncinya. Perubahan akan selalu terjadi dari waktu ke waktu. Tinggal bagaimana kita menyikapi pertumbuhan itu agar perubahan yang terjadi tetap menuju ke arah yang memang kita kehendaki. Kejadiannya selama ini, pusatpusat kegiatan bisnis modern sering kali hadir dengan pongahnya di tengah kemapanan tradisi yang telah lebih dulu ada. Melalui fisik gedungnya yang modern, berdiri penuh keangkuhan tanpa peduli dengan keberadaan nilai-nilai lingkungan masyarakat Bali yang telah berakar lama dengan
Oleh Agung Kresna filosofi Tri Hita Karana. Harmoni dalam pertumbuhan kota tetap harus terjaga. Wilayah Bali yang secara tangible maupun intangible penuh dengan jejak sejarah budaya membutuhkan penanganan yang komprehensif. Kehadiran berbagai kegiatan modern sebagai konsekuensi logis sebuah pertumbuhan, harus tetap menyatu dengan eksistensi nilai-nilai tradisi budaya lama dalam bingkai filosofi Tri Hita Karana yang telah hadir lebih dahulu. Perubahanseyogyanyaberlangsungsecaraalami tahap demi tahap. Ketiadaan pemaksaan kehendak dari setiappihakjustrudapatmendatangkansinergi yang baik. Nilai-nilai baru dapat diserap optimal, sementara nilai-nilai lama tetap dapat bertahan dan tidak hilang begitu saja. Tata ruang kota-kota di Bali sebenarnya telah memiliki konsep budaya yang jelas melalui filosofi Tri Hita Karana-nya. Wajah Arsitektur Bali juga selalu mewarnai kota-kota lama Bali dengan nilai keindahan dan estetikanya yang tinggi. Filosofi ini sudah seharusnya menjadi pedoman dan komitmen semua pemangku kepentingan (stakeholders) dalam melakukan aktivitas masing-masing terkait dengan kota-kota di Bali. Para penentu kebijakan kota sudah seharusnya selalu menggarisbawahi hal ini. Kawasan civic center Renon sebagai pusatnya Bali, harus beridentitas Bali. Kawasan ini harus menjadi mintakat (zone) inti wajah Arsitektur Bali. Dalam hal kota Denpasar, wilayah jalan Gajah Mada dan Veteran, sebagai area kilometer nol kota adalah mintakat inti. Karena kawasan ini merupakan cikal bakal kota Denpasar. Sementara kawasan di luarnya yang bersinggungan langsung, dapat dikategorikan mintakat penyangga. Sedangkan kawasan di pinggiran kota yang relatif sedang tumbuh, termasuk mintakat periferi. Dalam mintakat inti, maka segala perubahan
fisik dan non fisik yang terjadi seyogyanya sepenuhnya mengacu pada nilai-nilai budaya Arsitektur Bali. Perubahan akibat pertumbuhan di mintakat penyangga diizinkan memasukkan nilai-nilai baru/modern, namun harus tetap mengacu pada kaidah filosofi Tri Hita Karana. Pada mintakat periferi, perubahan wajah kota sepenuhnya dijinkan mengadopsi nilai-nilai baru sepanjang tidak merusak tatanan sosial-budaya setempat. Kehadiran pusat-pusat kegiatan ekonomi dengan wajah bangunan modernnya yang serba “barat”, bagaikan keberadaan orang asing di tengah masyarakat Bali yang kental dengan filosofi budaya Tri Hita Karananya.Apalagi bangunan modern tersebut berlokasi di kawasan pusat budaya kota-kota di Bali. Pernahkah terbayang di benak kita, bahwa suatu saat nanti kita warga Bali tidak lagi memiliki bangunan bersejarah karena semua telah berganti dengan bangunan modern. Sehingga kita kesulitan melacak jejak sejarah kota-kota di Bali itu sendiri. Bangunan lama bisa tetap digunakan, hanya fungsinya saja yang direvitalisasi sehingga bangunan tetap lestari. Para arsitek dan perancang kota harus berada jauh di garda depan. Mereka harus menjadi pemandu arah bagi semua pihak agar wajah kota Bali tetap selalu terkendali, serta pertumbuhan kotanya selalu dalam arah yang benar. Harus disiapkan grand design arsitektur Bali di masa depan, sebagai pedoman bersama dalam mengendalikan pertumbuhan kota-kota di Bali. Kejelasan pola penataan kota ini akan mempertegas wajah Arsitektur kota Bali menjadi benar-benar beraura budaya dengan filosofi Tri Hita Karana-nya. Wajah kota-kota Bali sudah sewajarnya kalau lebih memancarkan nuansa budaya, dibandingkan warna ekonominya. Namun, juga harus diingat bahwa nuansa budaya pada wajah arsitektur kota di Bali tetap harus memberikan kesejahteraan secara ekonomi kepada warga masyarakatnya. Penulis, tinggal di Jl. Kepaon Indah No. 5 Pemogan, Denpasar Selatan
Penulis, mahasiswa S-3 Jurusan Pendidikan Kejuruan Universitas Negeri Malang
POJOK Tahun 2017, Presiden Jokowi akan fokus pada pemerataan. -Bukan pemerasan. *** Bupati Klaten terjerat kasus korupsi terkait promosi jabatan. - Jual-beli jabatan ya? *** Pemerintah akan membentuk dewan kerukunan nasional. - Akibat warga tak rukun.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
MEMANCING Sejumlah warga memancing di kawasan dermaga Tanah Ampo di Desa Ulakan, Karangasem, belum lama ini. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Identitas Kependudukan PERCEPATAN pengurusan administrasi kependudukan berupa e-KTP terus dikampanyekan pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kabupaten. Namun, realita menunjukkan belum seluruh masyarakat yang usianya sudah mencukupi mendukung hal tersebut. Jika itu terus berlanjut, yang terdampak tak hanya keakuratan data penBali Post/ist duduk, tetapi juga pada hal lain yang berkaitan dengan layanan publik. “Identitas kependudukan sangat penting untuk dimiliki, salah satunya untuk melengkapi pelayanan publik,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, belum lama ini. Meskipun ketersediaan blangko e-KTP saat ini masih kosong, masyarakat diminta tidak menjadikan itu sebagai alasan untuk tak melakukan perekaman. Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan fisik e-KTP sementara diganti dengan surat keterangan. “Biarpun kondisinya seperti itu, kami tetap berharap masyarakat tetap mengurus. Jangan menunggu ada keperluan mendadak baru buat,” ucapnya. Pengurusan, katanya juga perlu dilakukan pada akta kelahiran dan kematian. Itu juga penting untuk mengetahui perkembangan jumlah penduduk setiap tahunnya. Seluruhnya bersifat gratis. Guna menggenjot itu, kegiatan sosialisasi sudah terus digulirkan. Sasarannya tak hanya masyarakat di lingkungan perkotaan, tetapi juga perdesaan. “Belakangan animo masyarakat untuk mengurus memang sudah meningkat. Tapi jumlah penduduk kan dinamis, jadinya kami tetap sosialisasi,” tandasnya. (sos)
Baru Satu SMP di Buleleng Siap Gelar UNBK
Singaraja (Bali Post)Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Buleleng mencapai puluhan. Namun, berdasarkan informasi sementara, yang menyatakan siap untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini baru satu sekolah. Sementara lainnya belum ada kepastian. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Gede Suyasa mengatakan berdasarkan data terakhir, jumlah SMP mencapai 75 unit. Rinciannya, 40 reguler, 12 satap, 3 terbuka dan 20 swasta. Mendekati ujian nasional, yang menyatakan siap untuk mengikuti UNBK baru satu sekolah, yakni SMPN 1 Singaraja. Hal itu sudah ditunjukkan dengan adanya pelatihan sejak beberapa waktu lalu. “Yang mengikuti UNBK untuk SMP baru ada tahun ini. Sementara yang menyatakan siap baru satu sekolah. Sementara yang lainnya belum ada konfirmasi,” ucapnya, Rabu (4/1) kemarin. Ujian tersebut perlu didukung dengan fasilitas yang memadai, salah satunya spesifikasi komputer yang sesuai dengan standar dan jumlahnya juga harus mampu mengimbangi jumlah peserta. “Fasilitas masih menjadi kendala untuk menerapkan itu. Tahun ini, kami sudah memasang anggaran Rp 750 juta untuk pengadaan 32 komputer,” katanya. Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng ini menyebutkan untuk mengetahui berapa jumlah sekolah yang sebenarnya siap mengikuti UNBK, dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan pertemuan dengan kepala sekolah. “Nanti itu akan kembali dipastikan lagi, berapa yang bisa ikut UNBK,” jelasnya. Sementara terkait juklak/juknis pelaksanaan ujian, ia mengaku belum menerima dari pemerintah pusat. Meskipun demikian, seluruh sekolah diminta untuk mulai mempersiapkan diri. Ujian ini memang tidak menjadi penentu kelulusan siswa, namun fungsinya sangat penting untuk pemetaan kondisi pendidikan di Buleleng. (kmb45)
Bali Post/sos
PERAHU - Warga Desa Baktiseraga terlihat sibuk mendorong perahu di Pantai Penimbangan, belum lama ini. Perahu itu sebelumnya digunakan untuk mengangkut wisatawan yang ingin menyaksikan ikan lumba-lumba yang belakangan ini menjadi salah satu wisata unggulan Kabupaten Buleleng.
Kembalikan Spirit Awal Trans Sarbagita
Provinsi Tak Bisa Jalan Sendiri Denpasar (Bali Post) -
Keberadaan bus trans sarbagita selama ini kerap disoroti sepi penumpang. Akibatnya, spirit awal sarana transportasi massal ini untuk mengurai kemacetan menjadi tidak tercapai. Sebaliknya, trans sarbagita malah dituding memperparah kemacetan yang ada. “Realitas sekarang di saat macet, bus ini pun macet karena memang berangkat dari eksisting yang sudah ada seperti ini. Pasti ada kendalanya, Bali dengan eksisting sekarang nggak mungkin untuk bus priority,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali, Ida Bagus Udiyana di Denpasar, Rabu (4/1). Idealnya, lanjut Udiyana, harus ada garis pembatas pada jalan yang hanya khusus dilewati bus. Namun kondisi jalan yang tidak terlalu lebar, tidak lebih dari 16 meter, tidak memungkinkan untuk itu. Inilah yang kemudian membuat trans sarbagita turut terjebak dalam kemacetan, dan tidak bisa tepat waktu. “Sebenarnya animo pegawai, mahasiswa, tinggi terhadap trans sarbagita. Tetapi ketepatan waktu ini tidak bisa dipenuhi. Padahal kalau sudah tepat waktu, murah, nyaman, dan aman, otomatis akan banyak yang menggunakannya,” papar Politisi Golkar ini. Udiyana melanjutkan, menyetop trayek yang sepi penumpang juga bukan solusi tepat. Sebab, trans sarbagita selama ini tidak kosong sekali atau masih ada penumpang walaupun sedikit. Selain itu, trans sarbagita diperuntukkan bagi pelayanan publik, bukan profit oriented. Meskipun, pihaknya berharap trans sarbagita lambat laun tidak lagi disubsidi dari APBD. Seperti tahun 2017 ini yang kembali mendapatkan gelontoran dana APBD sebesar Rp 18 miliar.
“Program ini harus dikawal secara holistik, tidak hanya provinsi tapi juga kabupaten/kota dan masyarakat. Kalau menyangkut sistem, penempatan halte yang strategis tanpa mengabaikan kualitas. Kemudian ada feederfeeder, pengumpan, yang betulbetul juga layak. Proses evaluasi ini harus betul-betul kita kaji lagi secara holistik, “ paparnya. Kepala Dinas Perhubungan Bali, I Gusti Agung Ngurah Sudarsana mengakui, trans sarbagita tidak akan bisa berjalan sendiri, apapun strateginya, kalau hanya dikelola pemprov Bali. Pasalnya, trans sarbagita memerlukan angkutan pengumpan. Mengingat, kendaraan massal ini melewati jalan-jalan utama seperti Jl. Prof Ida Bagus Mantra dan By-pass Ngurah Rai. Harus ada kendaraan lain yang membawa penumpang untuk sampai ke jalan utama itu. “Pengumpan itu kan 2015 sudah tidak ada, hanya Denpasar saja awalnya ada terus kan katanya sudah distop, tidak ada. Akhirnya trans sarbagita yang kebetulan dikelola oleh provinsi, hanya berjalan sendiri. Ini yang terjadi sehingga apapun evaluasi kita, di satu pihak banyak yang meminta agar trans sarbagita terus dihidupkan, di pihak lain kelihatannya bus-bus sarbagita itu tidak ada isinya. Kan ini ironis,” keluhnya. Sudarsana menambahkan, dari segi jumlah penumpang tahun 2016 sebetulnya telah melebihi yakni 878.000 dari target
850.000. Begitu juga pendapatan tercapai Rp 2,75 miliar dari target Rp 2,5 miliar. Namun, pihaknya tetap akan mencoba untuk membangun kembali trans sarbagita sesuai dengan spirit awalnya. “Karena saya pribadi melihatnya sampai 10 tahun ke depan, Denpasar, Badung itu sangat macet sekali sehingga angkutan umum sangat dibutuhkan. Sekarang bagaimana caranya kita mengimplementasikan berkaitan dengan pengumpan-pengumpan yang tentunya saya harapkan bantuan dari kabupaten/kota bisa terlaksana,” imbuh mantan Kadisnaker Bali ini. Sejauh ini, lanjut Sudarsana, pihaknya juga masih menunggu bantuan pengadaan bus berukuran medium dari pusat. Setelah ada bus, baru bisa direncanakan mengenai pembukaan trayek baru agar terbentuk konektivitas antartrayek. Tahun 2016 lalu, Dishub terpaksa menolak 30 bus bantuan pusat karena ukurannya terlalu besar. (kmb32)
Yayasan Pendidikan Widya Kerthi
Komit Membangun SDM Berkarakter YAYASAN Pendidikan Widya Kerthi, sebagai badan penyelenggara Universitas Hindu Indonesia (Unhi) dan Taman Kanak Kanak (TK) Hindu Widya Kerthi, berkomitmen membangun sumber daya manusia (SDM) yang cerdas dan berkarakter. Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Dr. AA Ngurah Gde Sadiartha, S.E., M.M., Rabu (4/1) kemarin menyampaikan, melalui dua lembaga yang dimiliki yaitu TK Hindu Widya Kerthi dan Unhi, Yayasan Pendidikan Widya Kerthi berupaya melahirkan SDM yang unggul dan berbudi pakerti luhur. Dikatakannya, penanaman nilai-nilai budi pakerti serta pengenalan ajaran agama Hindu dimulai dari tingkat TK, dalam hal ini TK Hindu Widya
“Sebenarnya animo pegawai, mahasiswa, tinggi terhadap trans sarbagita. Tetapi ketepatan waktu ini tidak bisa dipenuhi. Padahal kalau sudah tepat waktu, murah, nyaman, dan aman, otomatis akan banyak yang menggunakannya.” Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali Ida Bagus Udiyana
Sadiartha
Bali Post/ist
Kerthi. ‘’Kami meminta para guru TK untuk mentransformasikan nilai-nilai keluhuran budi melalui cerita Mahabharata dan Ramayana. Melalui cerita itu anak-anak diharapkan bisa berpikir, berkata dan berbuat sesuai pesan-pesan yang terkandung dalam epos tersebut. Dengan demikian mereka akan mampu bersikap dan berperilaku yang baik. Anak-anak juga diperkenalkan cara bersembahyang dengan memanfaatkan Pura Mahawidya Mandira Unhi,’’ ujarnya. Selain itu para guru TK juga mengajarkan beberapa permainan anak-anak yang dapat menumbuhkan kreativitas. Pada jenjang pendidikan prasekolah ini fondasi keagamaan dan kreativitas anak-anak diharapkan mulai terbangun. Selanjutnya, dalam pengelolaan perguruan tinggi (Unhi), Yayasan Pendidikan Widya Kerthi merangsang tumbuhnya budaya mutu sebagai tujuan pembelajaran, sehingga mampu menghasilkan output yang berkualitas. Pun, mutu yang baik diindikasikan pada nilai akreditasi institusi dan prodi. ‘’Kami mendukung upaya peningkatan mutu mulai rekrutmen SDM di universitas dan fakultas sebagai tenaga pendidik dan kependidikan, juga proses rekrutmen mahasiswa baru pada setiap tahun ajaran baru,’’ katanya. Upaya peningkatan mutu juga dilakukan melalui sistem e-library. Artinya kampus mesti memiliki perpustakaan yang jumlah bukunya memadai, suasana mendukung serta akses internet, sehingga mahasiswa, pegawai dan dosen yang membutuhkan referensi, dengan mudah mendapatkannya. ‘’Sesuai dengan pola ilmiah pokok Unhi yakni agama dan kebudayaan, mahasiswa selain memiliki pemahaman akademik yang berkualitas juga perlu diimbangi dengan moral keagamaan yang baik,’’ pungkasnya. (08)
Puluhan Hektar Sawah Rawan Kena Dampak Ombak
Bali Post/kmb38
RAWAN - Puluhan hektar sawah di Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Sawan berada di pinggir pantai. Sawah ini terancam terkena dampak ombak pasang yang diprediksi terjadi hingga Februari 2017 mendatang.
Singaraja (Bali Post) Puluhan hektar sawah di Buleleng rawan terkena dampak hempasan gelombang pasang. Sawah yang tersebar di Kecamatan Sawan dan Kubutambahan itu lokasinya berbatasan langsung dengan pinggir pantai. Sawah yang sebagian sudah ditanami padi dan sebagian sedang mengolah lahan terancam kena hempasan ombak pasang. Pasalnya, pinggir pantai yang berbatasan dengan lahan sawah belum dipasang beton pengaman pantai. Data dikumpulkan di lapangan, Rabu (4/1) kemarin menyebutkan sawah di Desa Sangsit dan Desa Kerobokan (Kecamatan Sawan) luasnya masing-masing lima hektar. Selain itu, sawah seluas 10 hektar berada di Desa Kubutambahan (Kecamatan Kubutambahan). Saat ini sebagian lahan sawah ini sudah ditanami
padi umur dua minggu. Siasanya petani baru tahap pengolahan lahan. Sementara cuaca ekstrem belakangan ini masih melanda pesisir Buleleng dan puncak ombak pasang diprediksi hingga Februari 2017, sehingga situasi ini dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan tanaman. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Buleleng Nyoman Swatantra di ruang kerjanya kemarin mengatakan, sejak cuaca ekstrem melanda pihaknya belum menerima laporan kerusakan padi akibat dampak ombak pasang. Saat ini pihaknya telah menugaskan Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) untuk melakukan pemantauan di wilayah binaan masing-masing. Selain itu, melalui pertemuan ke kelompok subak, Distanak gencar memberikan himbauan kepada petani agar mempertimbangkan masa tanam untuk menghindari kerusakan
tanaman akibat hempasan ombak pasang. “Untuk sementara belum ada laporan kerusakan padi akibat ombak pasang. Petani sudah kami himbau memperhatikan cuaca, kalau memang tidak mendukung penanaman bisa diundur atau sebaliknya mengejar cuaca baik dan persiapan di lapangan memungkinkan agar menanam lebih awal,” jelasnya. Menurut Swatantra, hempasan ombak pasang hingga merendam tanaman dipastikan akan menimbulkan kematian tanaman. Sedangkan kalau hanya terkena hawa air laut akibat angin kencang pada saat ombak membesar mengakibatkan daun padi akan kuning dan mengering. Hanya saja batang bawahnya masih tumbuh dan tanaman bisa tumbuh normal. “Air laut itu mengandung garam dan kalau merendam tanaman dalam waktu lama, tanaman akan mati total. Berbeda kalau hanya
terkena hawa air laut hanya daun kuning dan setelah itu akan kembali tumbuh normal,” jelasnya. Di sisi lain Swatantra mengatakan, mengantisipasi kerugian pihaknya sudah melakukan persiapan untuk membantu petani jika ombak pasang merusak tanaman. Bantuan ini mulai dari pengganti benih dan menyiapkan program perbaikan sarana irigasi, sehingga sawah terkena ombak pasang dan kemudian ditangani dengan pengairan yang mencukupi, maka pengaruh air laut itu bisa diatasi sehingga kerugian petani bisa dicegah. “Kita sudah melakukan antisipasi dan begitu nanti cuaca ekstrem kembali melanda, kami akan koordinasi dengan BPM-PD untuk melakukan upaya jangka pendek dan jangka panjang. Sehingga upaya ini akan meminimalisir kerugian yang dialami petani kita,” imbuh Swatantra. (kmb38)
BANGLI
8
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Penilaian Kalpataru
Penglipuran akan Diusulkan Wakili Bangli
Bangli (Bali Post)Pemkab Bangli menargetkan meraih penghargaan Kalpataru tahun ini. Untuk itu, Pemkab bakal mengusulkan kembali Desa Penglipuran untuk mewakili Bangli. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli Ida Ayu Yudi Sutha, Rabu (4/1) kemarin, mengatakan Kabupaten Bangli pernah mendapat penghargaan Kalpataru di era kepemerintahan Bupati Ida Bagus Ladip. Ketika itu penghargaan Kalpataru disumbangkan oleh pengelolaan hutan bambu di Desa Penglipuran. Untuk bisa merebut kembali penghargaan di bidang penyelamatan dan pelestarian lingkungan, pihaknya akan kembali mengusulkan Desa Penglipuran untuk mewakili Bangli. Dikatakan Yudi Sutha, alasan pihaknya memilih Desa Penglipuran karena desa wisata yang ada di Kelurahan Kubu tersebut sudah dikenal luas bahkan hingga ke mancanegara. Di samping itu, dalam menjaga kelestarian lingkungan, masyarakat Desa Penglipuran melakukannya dengan sangat baik. ‘’Untuk pelestarian lingkungan pihak desa adat setempat sudah mengaturnya secara tegas dalam awig-awig,’’ terangnya. Selain menargetkan meraih Kalpataru, pihaknya tahun ini menargetkan bisa kembali meraih penghargaan Adipura. Untuk lomba Adipura, Bangli sejauh ini sudah melewati penilaian tahap pertama. Sesuai hasil penilaian, Bangli masih cukup lemah dalam pengelolaan sampah komunal dari perumahan. Selain itu Bangli juga dinilai masih kekurangan taman bermain. Untuk bisa meraih kembali penghargaan Adipura tersebut pihaknya akan terus berupaya melakukan perbaikan. Pihaknya optimis penghargaan Adipura bisa diraih kembali tahun ini seperti yang sudah sempat diraih tahun 2015. (kmb40)
Ida Ayu Yudi Sutha
Bali Post/ina
Toko Dicongkel, Ratusan Kilogram Cengkeh dan Beras Raib Bangli (Bali Post)Aksi pencurian dengan sasaran toko kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Kintamani. Kali ini menimpa toko milik Komang Eka Putra (23) warga Banjar/Desa Dausa, Kintamani. Dari dalam toko tersebut maling membawa kabur 13 karung cengkeh, enam sak beras serta sejumlah barang berharga milik korban lainnya. Informasi Rabu (4/1) kemarin, korban baru mengetahui tokonya menjadi sasaran maling pada Sabtu (31/12) pagi sekitar pukul 06.00 wita. Ketika itu korban yang semalam sebelumnya tidur di dalam toko sendirian, mendapati pintu tokonya sudah terbuka pada keesokan harinya. Korban juga menemukan jendela dalam keadaan terbuka dan ditemukan ada bekas congkelan. Saat dilakukan pengecekan, sejumlah barang yang ada di dalam toko didapatinya telah hilang. Barang-barang yang dibawa kabur dari toko tersebut berupa 13 karung cengkeh yang masing-masing karung berisi 60 kilogram, dua buah laptop merek Toshiba, enam sak beras masing-masing sak berisi 25 kilogram serta uang tunai Rp 1 juta. Sebelum melaporkan kejadian tersebut ke polisi, korban sempat melakukan pencarian. Korban menemukan adanya ceceran beras yang dicuri di seberang jalan depan tokonya. Kapolsek Kintamani AKP Gede Sumena membenarkan adanya laporan kasus pencurian itu. Pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan. ‘’Pelakunya masih diselidiki,’’ katanya. (kmb40)
Bali Post/ina
DIPINDAHKAN - Sejumlah pedagang mulai dipindahkan ke belakang Pasar Seni Geopark.
Pasar Tumpah di Penelokan Ditertibkan
Ratusan Pedagang Dipindah ke Belakang Pasar Geopark Bangli (Bali Post) Ratusan pedagang pasar tumpah yang selama ini berjualan di sepanjang trotoar kawasan wisata Penelokan Kintamani akhirnya dipindahkan ke lahan hutan yang ada di belakang Pasar Seni Geopark. Pemindahan pedagang dilakukan Pemkab Bangli, Rabu (4/1) kemarin. Setelah memindahkan pedagang, target Pemkab selanjutnya adalah memindahkan pedagang acung ke dalam Pasar Seni Geopark. Sekda Kabupaten Bangli Ida
Bagus Giri Putra menjelaskan, jumlah pedagang yang dipindahkan ke lahan hutan yang kini menjadi Pasar Desa Batur Tengah tersebut kurang lebih 156 orang. Pemindahan pedagang dipimpin Perbekel Desa Batur Tengah dan dihadiri Bupati, Ketua BUMDes serta sejumlah instansi terkait lainnya. ‘’Sekarang mereka semua sudah masuk ke sana. Sudah tidak ada lagi pasar tumpah di Penelokan, sudah bersih,’’ terangnya. Dikatakan Giri Putra, fasili-
tas yang dibangun di pasar tersebut sifatnya darurat alias tidak permanen. Ini disengaja karena status lahan pasar tersebut masih hutan lindung. Untuk pengelolaan pasar tersebut nantinya akan dilakukan Pemerintah Desa Batur Tengah. ‘’Keberadaan Pasar Geopark ini akan mendukung perkembangan geopark,’’ jelasnya. Jika setelah pemindahan ini masih ada pedagang yang membandel berjualan di trotoar, pihaknya mengancam
akan mengambil sikap tegas dengan menurunkan tim gabungan untuk melakukan penertiban. Setelah berhasil memindahkan pedagang pasar tumpah, Giri Putra juga menyatakan, pemerintah akan sesegera mungkin memindahkan ratusan pedagang acung yang selama ini mangkal di Penelokan. Dia mengatakan, keberadaan pedagang acung selama ini dinilai banyak pihak cukup mengganggu wisatawan. Sesuai perencanaan, pedagang
acung akan dipindah ke Pasar Seni Geopark yang selama ini masih kosong. Untuk rencana pemindahan tersebut pihaknya mengaku akan menggelar rapat bersama sejumlah pihak terkait, Kamis (5/1). Demikian juga dengan rencana pemanfaatan halaman parkir museum akan dikoordinasikan guna membuat kawasan Penelokan bersih. ‘’Pedagang acung semuanya ditarget masuk ke Pasar Geopark bulan ini,’’ imbuhnya. (kmb40)
16 Desa Belum Setor Data Penerima JKN Bangli (Bali Post) -
Sebanyak 16 desa di Kabupaten Bangli belum menyetorkan data penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke Dinas Sosial Bangli. Padahal untuk hal ini Dinas Sosial sudah melakukan sosialisasi ke desa-desa terkait integrasi JKBM ke JKN sejak Agustus tahun lalu. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Nengah Sukarta, Rabu (4/1) kemarin, mengatakan dalam integrasi JKBM ke JKN tidak semua pemegang JKBM bisa secara otomatis mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Perlu
dilakukan validasi data lebih lanjut terkait penerima iuran tersebut. Pasalnya, KIS diperuntukkan bagi warga yang benar-benar miskin sementara JKBM bisa didapatkan oleh semua masyarakat ber-KTP Bali.
Diungkapkan Sukarta, 16 desa yang belum menyetor data penerima bantuan iuran JKN ada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kintamani dan Kecamatan Susut. Hanya saja pihaknya tidak mau menyebutkan desa-desa yang dimaksud.
Menurut Sukarta, kelambatan penyetoran data dari 16 desa tersebut disebabkan terkendala Informasi Teknologi (IT). Dalam proses validasi data ini, dibutuhkan adanya jaringan internet. Dipaparkan Sukarta, pada tahun ini kuota integrasi JKBM ke JKN yang didapatkan Bangli sebanyak 38.465 KK. Dari jumlah itu sebanyak 21.681 KK sudah terverikasi. Sementara sisanya masih dalam proses.
Sumber dana penerima iuran JKN dari APBD Kabupaten Bangli dan APBD Provinsi Bali. Untuk APBD Bangli, tahun ini dianggarkan Rp 1,3 miliar, sementara dari APBD Bali Rp 9,3 miliar. Terkait lambannya validasi data, Sukarta mengaku bakal turun ke desa untuk memberikan arahan. ‘’Kita harapkn 16 desa ini segera menuntaskan validasi data penerima iuran JKN itu,’’ ujarnya. (kmb40)
Dana BKK Dijadikan Silpa
Peduluan Pertanyakan Kebijakan Perbekel Songan A Bangli (Bali Post) Peduluan Desa Pakraman Songan Kintamani mempertanyakan kebijakan Perbekel Desa Songan A yang memilih menjadikan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2016 sebagai Silpa. Padahal dana bantuan senilai Rp 200 juta yang diberikan Pemprov Bali untuk desa pakraman tersebut sangat dibutuhkan guna perbaikan bangunan Pura Dalem Prajapati desa pakraman setempat.
Jero Penyarikan Istri Desa Pakraman Songan mengatakan, dana BKK senilai Rp 200 juta yang dikucurkan pemerintah provinsi tersebut rencananya akan dipergunakan oleh pihak peduluan untuk memperbaiki bangunan Pura Dalem Prajapati. Perencanaan sudah masuk di APBDes 2016. Namun dalam perjalanannya, Perbekel Desa Songan A tidak mau mencairkan dana bantuan tersebut. Alasannya karena saat ketok palu, bukan Pura Dalem Prajapati yang
direncanakan diperbaiki dalam APBDes melainkan perbaikan Pura Kayu Selem. ‘’Padahal kami mengusulkan Pura Prajapati untuk mendapat perbaikan. Karena perbaikan Pura Kayu Selem sudah dilakukan dengan dana punia dari umat seluruh Bali,’’ terangnya. Dia pun mengaku tidak mengerti kenapa bisa ada perubahan perencanaan tanpa sepengetahuan peduluan. Dia juga mempertanyakan sikap Perbekel Songan A yang justru lebih
memilih dana yang sudah ada di rekening desa tersebut untuk disilpakan. ‘’Kita tidak mengerti apa maksudnya ini,’’ ujarnya. Terkait persoalan itu, pihaknya mengaku sudah menyampaikannya ke Camat Kintamani. Sementara itu, Perbekel Desa Songan A Ketut Artawan menjelaskan, dalam APBDes, dana BKK tersebut awalnya akan diarahkan untuk perbaikan palinggih di Pura Kayu Selem sesuai usulan peduluan. Namun pada Oktober, peduluan
kemudian mengirimkan RAB untuk perbaikan palinggih di Pura Dalem Prajapati. Untuk menghindari adanya masalah, pihaknya pun memilih menyilpakan dana BKK tersebut, terlebih dana bantuan itu baru cair November. ‘’Karena cairnya sudah mendekati akhir tahun, jadi pembangunan tidak bisa dijalankan. Sehingga saya memilih menyilpakan untuk diarahkan ke pembangunan tahun 2017,’’ tandasnya. (kmb40)
Musim Hujan
Perajin Tepung Sagu Kesulitan Produksi
Bangli (Bali Post) Hujan yang belakangan ini kerap melanda wilayah Bangli dan sekitarnya membuat perajin tepung sagu yang ada di Banjar Lumbuan Desa Sulahan Susut kesulitan dalam melakukan proses pengeringan. Lantaran jarang mendapat sinar matahari yang cukup, perajin sagu terpaksa menyimpan tepung sagu mereka yang masih dalam kondisi basah ke dalam karung plastik hingga berharihari. Seperti yang dilakukan salah seorang perajin tepung sagu di Banjar Lumbuan, Ni Ketut Adianti. Adianti mengatakan, akibat hujan, dia belakangan ini terpaksa menyimpan tepung sagu yang masih dalam kondisi basah ke dalam karung plastik hingga
lebih dari dua hari. Dirinya mengaku sulit melakukan penjemuran untuk proses pengeringan lantaran jarang mendapat sinar matahari. ‘’Sulit menjemurnya kalau hujan begini. Sagu yang habis disaring biasanya saya masukkan ke kampil dan saya simpan sampai ada sinar untuk menjemur,’’ ungkapnya saat ditemui di rumahnya, Rabu (4/1) kemarin. Dikatakan Adianti, sebenarnya jika sagu yang masih dalam kondisi basah disimpan hingga berhari-hari akan sedikit berpengaruh pada kualitas sagu. Jika disimpan terlalu lama maka sagu yang masih basah akan berbau asam. Untuk menghindari bau asam pada tepung sagu, dirinya pun terpaksa melaku-
kan pengeringan hanya dengan cara diangin-anginkan. ‘’Kalau ada sinar matahari biasanya proses penjemurannya memakan waktu sehari. Kalau tidak ada sinar terpaksa dijemur sampai dua harian,’’ ujarnya. Dijelaskannya, untuk memproses satu batang pohon enau menjadi sagu dibutuhkan waktu beberapa hari. Dimana setelah batang pohon enau dipotong, bagian dalamnya kemudian digiling hingga menjadi serbuk. Selanjutnya serbuk tersebut diayak lalu dicampur air kemudian diperas. Proses pencampuran air dan pemerasan guna mendapatkan endapan sarinya tersebut disebut perajin sagu dengan istilah diosog. ‘’Setelah mengendap kemudian ditiriskan
PENGOLAHAN - Perajin sagu di Banjar Lumbuan saat menunjukkan proses pengolahan batang enau menjadi tepung sagu. dan dijemur bila ada sinar matahari,’’ jelasnya. Untuk mendapatkan bahan baku berupa batang pohon enau dia membelinya ke sejumlah tempat di Kecamatan Susut. Per satu batang pohon enau biasanya dibeli hingga
Rp 600 ribu tergantung ukuran. Satu pohon enau dengan kualitas super bisa diolah menjadi sekitar 200 kilogram tepung sagu kering. Sementara terkait pemasaran tepung sagu, Adianti yang didampingi suaminya
Nyoman Sudana mengaku pemasaran sangat bagus. Selain dipakai bahan kue, tepung sagu juga mulai digunakan sebagai masker wajah. Tak hanya di wilayah Bangli pemasaran tepung sagu buatannya juga telah
Bali Post/ina
merambah sejumlah daerah seperti Gianyar, Denpasar dan Buleleng. ‘’Mengenai harga jual per kilonya saya menjual ke pengepul Rp 9 ribu. Kalau untuk eceran, Rp 10 ribu per kilonya,’’ imbuhnya. (kmb40)
GIANYAR
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
9
Penyesuaian OPD, ASN Belum Terima Gaji
Gianyar (Bali Post) Hingga Rabu (4/1) kemarin, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gianyar belum menerima gaji. Selain akibat penyesuaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, sejumlah anggota dewan menilai persoalan ini akibat belum dikukuhkannya Sekda Gianyar. Menurut Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gianyar Cokorda Gede Putra Pemayun, Rabu (4/1) kemarin, akibat belum dikukuhkannya Sekda, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tidak disahkan. Bahkan dia menyebut APBD 2017 pun terancam tidak bisa dijalankan. Dikatakan, APBD Gianyar 2017 terancam tidak bisa berjalan lantaran prosesnya belum tuntas sepenuhnya. APBD yang tertuang dalam bentuk Perda belum bisa diundangkan. ‘’Pejabat berwenang mengundangkan ini (APBD-red) yakni Sekda, sekarang sedang dibebastugaskan sesuai SK Bupati,’’ katanya. Akibat belum diundangkannya APBD, muncul efek domino berupa administrasi pemerintahan tidak bisa berjalan, salah satunya gaji seluruh ASN di lingkungan Pemkab Gianyar belum bisa dibayarkan. ‘’Kondisi ini berdampak hingga lingkup terbawah. Bahkan sejumlah agenda perencanaan pada APBD 2017 juga tidak bisa jalan,’’ tegasnya. Terkait hal ini pihaknya menegaskan, Sekda Gianyar harus segera dikukuhkan. Setelah itu baru DPA bisa disahkan oleh Sekda hingga selanjutnya ditandatangani oleh instansi terkait. ‘’Kalau DPA sudah ditandatangani oleh Sekda, baru APBD ini berproses. Tetapi bila dibiarkan seperti ini ya seterusnya tidak akan berjalan,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta mengatakan, soal tidak cairnya gaji ASN pihaknya sudah berkoordinasi dengan eksekutif melalui Sekwan. ‘’Hasil koordinasi sementara, eksekutif beralasan karena OPD yang baru, sehingga mereka masih melakukan penyesuaian,’’ katanya. Disebutkan, eksekutif tengah memproses hal ini dan dijanjikan dalam waktu dekat gaji seluruh ASN di Gianyar akan cair. Disinggung keterkaitan persoalan ini dengan belum dikukuhkannya Sekda, ia mengaku tidak tahu. ‘’Hasil koordinasi terakhir eksekutif belum ada menyebut alasan itu. Nanti akan coba saya tanyakan lagi,’’ ucapnya. Hal senada disampaikan Asisten III Setda Kabupaten Gianyar Wayan Sudamia. Dikatakan, untuk pencairan gaji di Pemkab Gianyar masih dalam proses. ‘’Ini sedang diproses penyusunan bendahara, pengeluaran, penerima, termasuk juga pengguna anggaran,’’ katanya. Lebih lanjut dia menegaskan, persoalan ini tidak ada kaitannya dengan Sekda Gianyar yang belum dikukuhkan. Pelaksanaan APBD bisa mendahului pengesahan DPA dari. ‘’Seharusnya itu bisa mendahului, sementara rencana anggaran di masing-masing SKPD tetap bisa berjalan karena di setiap SKPD penanggung jawab anggarannya itu masingmasing kepala SKPD,’’ jelasnya. (kmb35)
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati
- 943056
DPRD
BPBD
- 943144 - 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani PDAM
- 943020 - 944225/943233
KPA Gianyar
PMI Gianyar
- 942184 - 8958414
KONI Gianyar
- 947261
BNN Kab. Gyr.
- 946122
Bali Post/nik
SIDAK - Sidak yang dilakukan Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara dan anggota DPRD Bali Nyoman Parta di Puskesmas I Sukawati, Rabu (4/1) kemarin.
Puluhan Ribu Warga Tak Ter-”cover” JKN KIS
Gianyar (Bali Post) Integrasi layanan JKBM ke JKN KIS di Kabupaten Gianyar dinilai belum berjalan maksimal. Hal ini mengingat masih terdapat puluhan ribu warga kurang mampu yang belum masuk data layanan JKN KIS. Terkait persoalan ini, legislatif pun mengagendakan pemanggilan terhadap sejumlah instansi terkait. Ketua Komisi IV Putu Gede Pebriantara, Rabu (4/1) kemarin mengungkapkan, berdasarkan data Pusat Program Perlindungan Sosial yang dihimpun oleh Tim Nasional Penanggulangan Percepatan Kemiskinan, disebutkan Kabupaten Gianyar mendapat kuota 48.457 jiwa warga kurang mampu penerima JKN KIS. Namun yang tervalidasi justru tidak sampai setengahnya yakni hanya 22.007 jiwa. ‘’Berdasarkan data dari tim
ini, yang tidak tervalidasi mencapai 26.450 jiwa warga kurang mampu. Jumlah ini setengah lebih dari kuota JKN KIS di Gianyar,’’ ungkapnya. Dijelaskannya, ada sejumlah penyebab tidak tervalidasinya data penerima JKN KIS tersebut. Penyebab dimaksud seperti ada 283 jiwa data ganda dan 2.161 jiwa karena sudah terdaftar sebagai BPJS. Penyebab terbanyak adalah data kependudukan yakni Nomor
Induk Kependudukan (NIK) tidak sesuai sebanyak 24.006 jiwa. ‘’Kalau yang tertinggi ini seperti NIK atau namanya tidak sesuai,’’ terangnya. Menurutnya, dari kuota penerima JKN KIS tersebut, Pemkab Gianyar melalui APBD 2017 juga menyiapkan anggaran mencapai Rp 13 miliar. Namun, melihat jumlah yang tervalidasi, ia memperkirakan anggaran yang tercapai hanya sekitar Rp 7 miliar. ‘’Kalau seperti ini kan
Pembangunan Pasar Darurat Dianggarkan Rp 1,5 Miliar
Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar terus memantapkan rencana revitalisasi Pasar Seni Sukawati. Melalui Disperindag, Pemkab kini mulai melakukan persiapan membangun tempat relokasi sementara alias pasar darurat bagi pedagang, yakni di Lapangan Sutasoma, Sukawati. Untuk pembangunan tempat relokasi tersebut sudah dianggarkan sebesar Rp 1,5 miliar pada APBD induk 2017. Kepala Disperindag Gianyar Wayan Suamba, Rabu (4/1) kemarin, mengatakan sejauh ini Lapangan Sutasoma menjadi opsi utama tempat relokasi. Tempat ini pun dinilai paling tepat, karena jaraknya yang masih berada di Jalan Raya Sukawati. ‘’Sementara belum ada opsi lain untuk tempat relokasi dan saya kira kali ini para pedagang pasti mengerti,’’ jelasnya. Ditambahkan, sebelum memulai pembangunan tempat relokasi, pihaknya terlebih dahulu mematangkan rencana dan strategi di internal. ‘’Langkah awal saya rapatkan dulu dengan semua staf, mengenai tugastugas dan kesiapan sehingga secepatnya ini bisa dimulai,’’ katanya. Sementara untuk proses di pusat terkait dana revitalisasi Pasar Seni
Sukawati, dia menyebut, surat dari Kementerian Perdagangan sudah masuk ke Kementerian Keuangan. Itu berarti langkah berikutnya tinggal menunggu proses pencairan dana APBN. ‘’Informasi ini saya terima dari staf kementerian. Jadi tinggal menunggu pencairan dari Kementerian Keuangan,’’ tandasnya. (kmb35)
Wayan Suamba
Bali Post/nik
Temuan Mayat di Bawah Jembatan Gegerkan Warga Gianyar (Bali Post) Warga Gianyar digegerkan dengan temuan mayat tanpa identitas di bawah jembatan Tukad Cangkir Kecamatan Gianyar, Rabu (4/1) kemarin. Mayat laki-laki ini ditemukan di bebatuan pinggir sungai. Sementara polisi masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian. Informasi dihimpun di lokasi kejadian, keberadaan mayat ini pertama kali diketahui sejumlah siswa kelas IX yang melintas di pinggir jembatan tersebut sekitar pukul 10.30 wita. Hal ini pun selanjutnya disampaikan ke warga sekitar. Sekitar pukul 11.00 wita, petugas kepolisian dan BPBD mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Dari pantauan, jasad korban berambut cepak ini diperkirakan berusia 50 tahun dengan tinggi badan 168 cm, mengenakan baju putih, celana hitam dan topi hitam. Proses evakuasi membuat geger warga setempat. Bahkan pengendara yang melintas di kawasan itupun turut berhenti karena EVAKUASI Sejumlah petugas bersama warga melakukan evakuasi mayat di bawah jembatan Tukad Cangkir.
penasaran dengan temuan mayat tersebut. Kondisi ini sempat mengganggu arus lalin di sepanjang jembatan yang menjadi penghubung antara Kelurahan Samplangan dan Kelurahan Gianyar itu. Setelah proses evakuasi, mayat tersebut langsung dilarikan ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk pemeriksaan luar kemudian dilanjutkan ke RSUP Sanglah untuk dilakukan otopsi. Wakapolres Gianyar Kompol Tonny S. mengatakan, dari pantauan sementara pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Pihaknya harus terlebih dahulu menunggu hasil otopsi. ‘’Kita tunggu hasil otopsi dulu, apa korban hanyut atau memang bunuh diri dengan terjun dari jembatan,’’ terangnya. Sementara Kapolsek Gianyar Kompol Adana Pandibu mengatakan, hingga sore kemarin pihaknya belum mengetahui identitas korban. Ia pun mengimbau bila ada warga yang kehilangan anggota keluarga agar segera dilaporkan ke Polsek Gianyar. ‘’Dari tubuh korban tidak ada identitas sama sekali. Makanya bila ada warga yang kehilangan keluarga, tolong segera melapor. Sementara untuk penyebab kematian kami juga masih menunggu hasil otopsi Sanglah,’’ tandasnya. (kmb35)
mubazir setengah dari anggaran Rp 13 miliar yang kita ketok palu kemarin,’’ ucapnya. Pebriantara menambahkan, persoalan paling besar ialah tidak maksimalnya kuota JKN KIS. Saat masih menggunakan JKBM saja jumlah warga kurang mampu tahun 2016 tercatat sekitar 286.000 jiwa dari total penduduk Gianyar yang mencapai 527.000 jiwa. ‘’Dari data ini artinya ada sekitar 238.000 jiwa warga yang kurang mampu di Gianyar dan tidak ter-cover bantuan kesehatan ini,’’ katanya. Pagi kemarin pihaknya bersama anggota DPRD Bali, Nyoman Parta melakukan sidak
terkait persoalan ini di Puskesmas Sukawati I. ‘’Hasil sidak kami di Puskesmas I Sukawati, dari kuota 1.716 jiwa penerima JKN KIS, yang ter-cover hanya 619,’’ bebernya. Melihat kondisi ini, Pebriantara menyatakan, Dewan Gianyar menganggendakan pemanggilan sejumlah instansi terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Sanjiwani hingga Disdukcapil. ‘’Sudah diagendakan pemanggilan besok (hari ini-red). Pemanggilan ini untuk meminta penjelasan serta mencari solusi bersama agar bisa dikoordinasikan ke pusat,’’ terangnya. (kmb35)
Tim Saber Pungli Belum Dikukuhkan
Gianyar (Bali Post) Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang akan bertugas di wilayah Gianyar sudah terbentuk 5 Desember lalu. Mereka pun sudah siap bertugas. Namun sebulan setelah dibentuk, tim ini belum juga dikukuhkan. Wakapolres yang juga Ketua Pelaksana Saber Pungli Unit Gianyar Kompol Toni Sugadri, Rabu (4/1) kemarin, mengatakan pembentukan Tim Saber Pungli Kabupaten Gianyar didasarkan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar dan SK dari Bupati Gianyar Nomor 1125/03-A/HK/2016 tentang Pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. ‘’Timnya sudah terbentuk, hanya sampai sekarang memang belum dikukuhkan,’’ ucapnya. Dijelaskannya lebih lanjut, Tim Saber Pungli ini melibatkan semua komponen mulai dari kepolisian, Kodim, kejaksaan serta Pemda Gianyar. Perwira melati satu di pundaknya ini juga menegaskan, bahwa tim yang terbentuk sudah siap menjalankan tugas. Tim nantinya akan menyasar pada bidang pelayanan publik maupun di tengah masyarakat baik secara langsung maupun melalui wabsite atau media sosial. Meski sudah siap bertugas, tapi anggaran untuk tim ini belum ada kepastian. Terlebih pembentukan tim dilakukan hampir bersamaan dengan ketok palu APBD 2017. ‘’Anggaran memang belum ada kepastian, karena kemarin di Pemkab sendiri sudah ketok palu,’’ tandasnya. (kmb35) Kompol Toni Sugadri
KLUNGKUNG
10
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Anev Mingguan Polres
DIPA Harus Dipertanggungjawabkan Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung melaksanakan rapat analisis dan evaluasi (anev) minggu keempat Desember (26 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017) di Gedung Nusa Penida Harapan Mapolres, Rabu (4/1) kemarin. Anev diikuti para kabag, kasat, Kapolsek jajaran dan seluruh perwira Polres Klungkung. Anev mingguan digelar untuk mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan masing-masing bagian, satuan dan Polsek jajaran selama satu minggu, dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat Klungkung. Anev kali ini juga diisi sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2017 yang dibawakan Kabag Ren Polres Klungkung Kompol Dewa Ketut Darma A., S.T., M.M. DIPA Polres Klungkung tahun 2017 tercatat Rp 60 miliar, naik dibandingkan tahun 2016 lalu sebesar Rp 51 miliar. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi Arendra mengajak semua bagian, satuan dan Polsek jajaran menyerap anggaran semaksimal mungkin sesuai kegiatan yang direncanakan serta dipertanggungjawabkan agar benar-benar sesuai dengan aturan yang ada. Anev dibuka Kapolres dilanjutkan pemaparan Kasat Intel AKP I Wayan Sueca terkait situasi dan kondisi kamtibmas saat ini dan Kabag Ops Kompol Nyoman Suarsika seputar masalah kamtibmas dan pelibatan personel pada perayaan Natal dan Tahun Baru yang pelaksanaannya berlangsung aman dan terkendali. Setelah itu, para kasat dan Kapolsek diberikan kesempatan memaparkan kinerja dan situasi kamtibmas di wilayahnya masing-masing. (dwa)
Bali Post/dwa
MELASTI - Warga melaksanakan upacara melasti ke segara serangkaian pujawali di Pura Penataran Ped, Nusa Penida, Rabu (4/1) kemarin.
”Piodalan” di Pura Dalem Ped
Diguyur Hujan, Upacara ”Melasti” Tetap Khusyuk Semarapura Bali Post) –
Bali Post/dwa
ANEV – Suasana rapat anev mingguan yang dilaksanakan Polres Klungkung.
Setubuhi Anak di Bawah Umur
Oknum Polisi Dituntut 13 Tahun Penjara Semarapura (Bali Post) – Terdakwa kasus pencabulan anak di bawah umur yang juga oknum polisi dari Polres Klungkung, Aiptu Ketut Ardana (56) akhirnya dituntut hukuman 13 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri Klungkung, Selasa (3/1). Terdakwa yang akrab dipanggi Jantuk Gula ini juga didenda Rp 1 miliar karena menyetubuhi Komang BW (17) sejak umur 12 tahun. Sidang kasus pencabulan anak di bawah umur dengan agenda tuntutan ini tertutup untuk umum. Sidang dipimpin hakim ketua Mayasari Okavia dengan dua hakim anggota, Ni Nyoman Mei Dianawati dan Syahida Aryani. Jaksa Penuntut Umum yang menuntut terdakwa adalah Ni Putu Trisna Dewi. Di sidang terdakwa didampingi penasihat hukum I Wayan Suniata. Tidak banyak hal yang disampaikan penasihat hukum terdakwa terkait tuntutan JPU terhadap kliennya. Dihubungi usai sidang, Suniata mengatakan terdakwa akan mengajukan pledoi atau pembelaan secara tertulis pada sidang 10 Januari nanti. Suniata mengakui terdakwa dituntut 13 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar dalam sidang tuntutan. Terdakwa dituntut pasal 81 ayat (2) jo. pasal 81 ayat (1) UU 35 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. Selama proses persidangan terdakwa ditahan di Rutan Klungkung. Kasus pencabulan yang dilakukan oknum polisi ini mulai heboh sejak Juni 2016 lalu. Korban I Komang BW yang saat ini berusia 17 tahun melayaninya selama lima tahun atau sejak berusia 12 tahun. Oknum polisi yang terakhir menjabat sebagai Bintara Administrasi Seksi Pengawas (Bamin Siwas) Polres Klungkung tersebut sempat mengancam korban agar tidak menceritakan pencabulan yang dialaminya kepada orang lain. Korban dijejali pil KB agar tidak hamil. Kasus ini akhirnya terungkap setelah foto bugil korban tersebar luas dan akhirnya ditindaklanjuti oleh P2TP2A Karangasem, Denpasar dan Klungkung. (kmb)
Lintas Klungkung
Puncak pujawali di Pura Dalem Ped, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung jatuh pada Buda Cemeng Klawu, Rabu (4/1) kemarin. Ribuan umat tangkil ke pura yang dikenal sangat keramat ini. Prosesi diawali upacara melasti di segara (pantai) setempat. Meskipun sempat diguyur hujan gerimis, upacara tetap berlangsung khusyuk. Sejumlah warga yang mengiringi prosesi Ida Bhatara melasti ke segara mengalami kerauhan. Mereka sebagian besar pemangku yang memakai baju putih. Ada juga pemangku dari luar Bali yang ikut kerauhan sambil menari. Melasti dilanjutkan pementasan tari wali di areal Pura Penataran Ped. Tarian yang ditampilkan berupa tari rejang dewa dan tari jangkang angas yang dibawakan krama
Desa Klumpu, Nusa Penida. Ketua Penitia Nyoman Sukarta menyatakan piodalan di Pura Penataran Ped melibatkan 20 desa pakraman di Nusa Penida atau sering disebut warga sebagai wilayah dauh bantas. Ida Bhatara di Pura Penataran Ped akan nyejer selama lima hari, sampai Senin (9/1) nanti. Pura Penataran Ped terdiri atas empat pura, yaitu Pura Segara, Pura Taman, Pura
Ratu Gede dan Pura Penataran. Selain warga lokal, piodalan di Pura Penataran Ped juga dipadati ribuan pamedek dari berbagai daerah di Bali. Hal ini terlihat dari tingginya jadwal penyeberangan dari sejumlah pelabuhan tradisional di Klungkung dan dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem naik Kapal Nusa Jaya Abadi (Roro). “Rata-rata penyeberangan
kemungkinan lebih meningkat. Rabu kemarin bertepatan dengan Buda Cemeng Klawu, banyak warga yang melakukan piodalan,” ujarnya. Sedana Yoga menilai gelombang masih bersahabat. Walaupun demikian pihaknya tetap mengimbau penyedia jasa boat agar mengutamakan faktor keselamatan penumpang. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya halhal yang tidak diinginkan. “Kami harapkan penyedia jasa boat memperhatikan keamanan penumpang. Jangan mengangkut penumpang melebihi kapasitas dan harus menyiapkan jaket pelampung,” tegasnya. (dwa/kmb)
Beraksi Keempat Kalinya, Pencuri Ditangkap Polisi Semarapura (Bali Post) – Gara-gara memiliki tiga istri, Hasan Basri alias Tukul (30) nekat mencuri barang-barang kebutuhan rumah tangga di Warung Aditya, Jalan Kenyiri, Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung. Akan tetapi aksinya kepergok warga, sehingga pria yang tinggal di lingkungan Kali Unda, Semarapura Klod Kangin ini ditangkap polisi, Selasa (3/1) lalu. Informasi yang didapat di Mapolres Klungkung, Rabu (4/1) kemarin Tukul ditangkap petugas sekitar pukul 09.30 Wita. Berawal ketika salah seorang warga bernama Ahmad Fauzi (26) asal Jatim sedang berjualan makanan gorengan di depan Warung Aditya. Ahmad Fauzi kemudian mengambil bahan dagangan ke rumah kontrakan yang berada di belakang warung. Dia kaget melihat dari luar jendela ada seorang
laki-laki berperawakan kecil berada di dalam warung milik Indrawati (45). Curiga dengan keberadaan orang tersebut, Ahmad Fauzi lalu berteriak. Teriakannya membuat pelaku kabur. Namun Tukul datang lagi ke TKP untuk mengambil sepeda motornya. Aksinya ketahuan warga dan petugas. Petugas yang berada di TKP langsung mengamankan pelaku ke Polres Klungkung dengan barang bukti berupa sabun cuci berbagai merek, shampo, minyak angin, petasan dan lainnya senilai Rp 1.200.000 yang dibungkus dalam tas kresek. Hasan Basri tidak hanya sekali beraksi di Warung Aditya. Sebelumnya dia mengaku sudah empat kali melakukan pencurian di warung milik Indrawati ini. Barang-barang yang dicuri berupa alat kebutuhan rumah tangga. Semua barang hasil curiannya diserah-
kan kepada ketiga istrinya. “Hanya cincin dan HP yang saya jual,’’ kata ujar Tukul ditemui di Mapolres. Pelaku memiliki tiga istri, yaitu satu sah dan dua lagi siri. Ketiganya tinggal di Klungkung bersama kedua anaknya. Selama ini semua barang hasil curiannya dipakai kebutuhan sehari-hari istri dan anaknya. Polisi tidak mudah percaya dengan pengakuan tersangka, karena barang yang dicuri termasuk petasan. ”Masa petasan dipakai istri,” ungkap Kasat Reskrim AKP Wiastu Andri Prajitno. Polisi menahan tersangka dan akan terus mengembangkan kasus ini. Sebab ada kecurigaan Tukul tidak mencuri di satu tempat saja. Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat pasal 351 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun. (kmb)
Bali Post/dwa
”Pujawali” di Pura Melanting Pasar
PURA Melanting Pasar Klungkung melaksanakan pujawali, Rabu (4/1) kemarin. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta turut mengikuti puncak piodalan suci di pura yang berada tengah-tengah Pasar Seni Semarapura ini. Bupati Suwirta melaksanakan persembahyangan bersama para pamedek. Sebelumnya seluruh pamedek mengawali dengan Puja Trisandya. Upacara di-puput Ida Pedanda Gede Rai Pidada dari Griya Pidada Sengguan, Klungkung. Pujawali diadakan enam bulan sekali pada rahina Buda Cemeng Klawu. Pada piodalan kali ini dilaksanakan nyejer selama tiga hari, hingga Sabtu (7/1) nanti. Pura Melanting Pasar Klungkung merupakan tempat suci untuk memuja keagungan Sang Hyang Widhi Wasa. Di Pura Melanting ini para pedagang memohon kelancaran dalam usaha, anugerah, kemakmuran dan keselamatan. (dwa)
mengalami lonjakan penumpang,” kata Made Sedana Yoga, Pengawas Pelabuhan Tradisional Kusamba dari Dinas Perhubungan (Dishub) Klungkung. Lonjakan penumpang di Pelabuhan Tribuana, Desa Kusamba, Dawan mencapai tiga kali lipat. Hingga siang kemarin penyeberangan ke wilayah Nusa Penida sudah delapan trip. Jumlah ini meningkat dibandingkan hari biasanya yang hanya tiga kali. Sebagian besar penumpang yang menyeberang ke Nusa Penida merupakan pamedek yang akan tangkil ke Pura Penataran Ped. “Kamis (5/1) ini penumpang
Bali Post/kmb
KETERANGAN - Tersangka kasus pencurian Hasan Basri alias Tukul (kanan) dimintai keterangan di Mapolres Klungkung.
Bali Post/dwa
PERIKSA – Perwira dan Provos Polsek Dawan memeriksa surat-surat dan identitas anggotanya di Polres Klungkung.
Anggota Polsek Dawan Lulus Pemeriksaan Disiplin Semarapura (Bali Post) – Polsek Dawan mengikuti pemeriksaan sikap tampang, kelengkapan surat-surat dan identitas diri sebagai anggota Polri di Lapangan Mapolres Klungkung, Rabu (4/1) kemarin pukul 07.00 Wita. Pemeriksaan yang dipimpin Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi ini untuk mengecek kedisiplinan personel Polsek Dawan. Dibantu seluruh perwira dan Provos Polsek Dawan, Kapolres tidak menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polsek Dawan. Meski begitu, Arendra minta seluruh anggota selalu memperhatikan sikap tampang dengan penampilan yang terbaik dan membawa surat-surat sebagai identitas anggota yang berlaku di lingkungan Polri. Kapolsek Dawan AKP I Kadek Suadnyana menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggotanya karena lulus atau tidak ada yang melanggar dalam pemeriksaan. “Hal ini hendaknya terus dipertahankan dan ditingkatkan,” katanya. Ia minta anggota Unit Provos Polsek Dawan yang mempunyai tugas membantu pimpinan di bidang penegakan disiplin dan penegakan hukum anggota, melaksanakan tugas dengan baik serta menjadi contoh bagi anggota lainnya. ‘’Pemeriksaan semacam ini mesti dilaksanakan berkelanjutan di tingkat Polsek. Disiplin dan tata tertib anggota akan tetap terbina dengan baik dan anggota Polsek Dawan selalu siap melaksanakan tugas-tugas kepolisian,” jelas Suadnyana. (dwa)
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
BULELENG
11
Dana Dikelola Desa Naik 11, 49 Persen Singaraja (Bali Post) Sebanyak 129 desa di Buleleng tahun ini kembali menerima kucuran dana dari pemerintah daerah. Total dana yang dikelola desa naik sebesar 11,49 persen dibandingkan dana yang diterima desa tahun 2016. Secara keseluruhan pengelolaan keuangan desa memang naik, namun dari beberapa sumber dana tersebut justru mengalami penurunan pada tahun ini. Data yang berhasil dihimpun di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Rabu (4/1) kemarin, Buleleng akan menerima alokasi dana dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten untuk tahun 2017 sebesar Rp 220,2 miliar lebih. Dibandingkan tahun 2016, total kucuran dana yang diterima Buleleng sebesar Rp 197,5 miliar, sehingga terjadi kenaikan Rp 22,7 miliar atau sekitar 11,49 persen. Dana ini terdiri atas jatah dana desa Rp 105 miliar. Jumlah ini naik 20 miliar dari alokasi yang sama tahun 2016 sebesar Rp 80 miliar. Alokasi Dana Desa (ADD) tahun ini dijatah sebesar Rp 101.476 miliar. Jumlah ini turun dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 101.478 miliar. Sedangkan, kucuran pajak daerah tahun ini sebesar Rp 10,8 miliar. Kucuran ini turun Rp 7 miliar dibandingkan tahun lalu Rp 11,5 miliar. Sedangkan untuk jatah retribusi daerah tahun ini diplot Rp 2,04 miliar dan dibandingkan tahun 2016 lalu Rp 1,8 miliar, sehingga terjadi peningkatan sebesar Rp 1,86 miliar. Kepala BPM-PD Kabupaten Buleleng Gede Sandhiyasa mengatakan, sesuai mekanisme, jatah dana tersebut dialokasikan kepada seluruh desa di Bali Utara dengan sejumlah pertimbangan khusus. Seperti untuk kategori dana desa teknis pembagiannya
berdasasrkan alokasi dasar sebesar 90 persen. Sedangkan, alokasi secara proporsional sebesar 10 persen. Untuk pertimbangan proporsional berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk, dan tingkat kemiskinan di masing-masing desa. Jika dirata-ratakan pertimbangan proporsional ini setiap desa mendapatkan dana desa antara Rp 700 juta hingga Rp 800 juta. “Kalau secara keseluruhan dana yang diterima desa tidak merata namun mengacu mekanisme itu minimal desa menerima Rp 1,3 miliar lebih dan tertinggi sebesar Rp 2,8 miliar lebih,” katanya. Menurut mantan Camat Buleleng ini, selain mengatur teknis pembagian, pemerintah juga mengatur pola pemanfaatan dana tersebut. Untuk Alokasi Dana Desa (ADD) dapat dimanfaatkan untuk penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Sedangkan, dana desa pemanfaatannya sesuai Permendes No. 22 Tahun 2016 pasal 4 ayat 1. Prioritas penggunaan meliputi pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. “Regulasi pemanfaatan seluruh dana ini sudah ada dan desa sudah mengetahui teknis tersebut, sehingga harapannya tidak ada desa yang salah memanfaatkan dana yang diterimanya,” jelasnya. Di sisi lain Sandhiyasa mengatakan, pemerintah kabupaten bersama instansi terkait merupakan tim khusus untuk mengawasi seluruh desa yang mengelola dana desa. Tim ini secara rutin melaksanakan pengawasan dan eveluasi, sehingga pemanfaatan dana ke desa ini tepat sasaran dan terhindar dari permasalahan hukum di kemudian hari. (kmb38)
Bali Post/kmb45
SIDAK - Komisi II DPRD Buleleng sidak pembangunan RS Pratama di Desa Girimas, Kecamatan Sawan, Rabu (4/1) kemarin.
Pengerjaan RS Pratama Molor
Sidak tersebut dipimpin Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa, dan diikuti anggota Made Budiasa, Gusti Made Artana, Komang Gede Wandira Adi, dan Made Sudiarta. Begitu turun dari mobil, kondisi bangunan langsung diperiksa. Proyek yang seharunya sudah tuntas pada 27 Desember 2016 itu ternyata masih tahap pengerjaan, seperti pemasangan plafon, jendela, finishing ruangan pasien hingga kamar mandi. Pengawas proyek mengklaim
pembangunan tersebut telah rampung 99 persen. Akan tetapi apa yang disampaikan itu tidak didukung bukti secara tertulis. “Banyak item yang belum dikerjakan. Saya tidak yakin ini tuntas segitu. Plafon belum terpasang, yang lain juga ada yang begitu,” ujarnya. Proyek tersebut dikerjakan pada tahun anggaran 2016, dimulai sejak Oktober. Akan tetapi, realitas menunjukkan pengerjaannya justru masih berlangsung hingga memasu-
ki tahun anggaran 2017. Hal tersebut berjalan begitu saja tanpa didukung regulasi yang jelas. Menemukan hal seperti itu, politisi PDI-P ini langsung menghakimi pengawas proyek, PPK dan PPTK di salah satu ruangan. “Apa dasarnya setelah lewat tahun anggaran, tapi pihak rekanan masih bekerja. Ini yang perlu dicari dasar hukumnya. Kami tidak ingin pembangunan ini mengarah ke ranah hukum. Sesuai aturan, seharusnya di-cut dulu. Cukupkan sampai
tahun anggaran 2016. Nah kalau ingin lanjut, harus kembali perpanjang kontrak di tahun anggaran 2017. Coba PPK konsultasikan ini dengan inspektorat. Mekanismenya seperti apa,” tegasnya. Molornya pembangunan rumah sakit yang menelan anggaran sekitar 22,6 miliar tersebut, kata dia salah satunya karena pengawasan yang lemah. Kondisi yang demikian secara tidak langsung mengakibatkan keinginan masyarakat untuk menikmati fasilitas yang disediakan pemerintah juga turut tertunda. Ia mengharapkan pembangunan ini benar-benar clean dan clear, terlebih fungsinya untuk layanan publik dan me-
Singaraja (Bali Post) Pemkab Buleleng menindaklanjuti peningkatan status jalan desa atau jalan lingkungan menjadi jalan kabupaten. Tahun ini jalan tersebut akan dihotmix. Tercatat 69,5 kilometer jalan kabupaten tersebar di beberapa desa dihotmix pada awal tahun ini. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Buleleng mengalokasikan anggaran sebesar Rp 62,8 miliar untuk perbaikan jalan tersebut. Dana ini berasal dari
Dana Alokasi Khusus (DAK). Sementara anggaran Rp 4 miliar bersumber dari APBD Buleleng. Kepala Dinas PU Buleleng Ketut Suparta Wijaya di ruang kerjanya, Rabu (4/1) kemarin mengatakan puluhan ruas jalan tersebut kualitasnya ditingkatkan menjadi hotmix dengan ketebalan empat centimeter. Jalan-jalan yang diaspal pada tahun ini adalah jalan di pedesaan dan memiliki fungsi strategis. Dia
mencontohkan ruas jalan Desa Tambakan menuju Desa Pakisan akan diaspal sepanjang 5,5 kilometer. Selain itu ada pula pengaspalan jalan dari Desa Tambakan menuju ke Dusun Padang Lumpang yang berbatasan langsung dengan Desa Petang, Kabupaten Badung. Selain itu, jalan dari Gitgit menuju Wanagiri mulai dihotmix sejak tahun 2016 lalu. “Sebagian besar jalan nonstatus yang dinaikkan statusnya sebagai jalan kabu-
paten. Sekitar 122 kilometer jalan nonstatus yang ditingkatkan statusnya sebagai jalan kabupaten dan tahun ini ada 31 ruas jalan yang akan diaspal,” tegasnya. Di Buleleng panjang jalan kabupaten tercatat 878 kilometer. Tahun 2015 jalan tersebut statusnya dinaikkan menjadi jalan kabupaten. Jalan yang sudah ditingkatkan itu sepanjang 122 kilometer, sehingga panjang jalan kabupaten sekarang 1.000
Singaraja (Bali Post)Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Girimas, Kecamatan Sawan tak rampung sesuai dengan target yang ditentukan. Hal tersebut mengakibatkan Komisi II DPRD yang melakukan inspeksi mendadak (sidak), Rabu (4/1) kemarin meradang dan langsung ’menghakimi’ PPK, PPTK dan pengawas proyek.
nelan anggaran cukup besar. Sementara itu, PPK Nyoman Budiastawan mengakui pengerjaan proyek tersebut hingga memasuki tahun anggaran baru belum didukung regulasi. Menyikapi itu, pihaknya akan segera konsultasi dengan Inspektorat Buleleng. “Kami akan segera tindaklanjuti saran itu,” terangnya. Di sisi lain, terkait pengerjaan proyek yang molor, sebut dia pelaksana proyek sudah dikenakan finalti sesuai dengan ketentuan yang ada. Hal itu pun sudah disepakati. “Finalti sudah jalan. Tinggal regulasi pengerjaannya ini saja yang masih kurang,” pungkasnya. (kmb45)
kilometer. Mulai tahun 2012, pemerintah daerah mengaspal jalan sepanjang 15 kilometer. Jumlah tersebut ditambah menjadi 156 kilometer memasuki tahun 2013. Kali ini fokus pada pengaspalan jalan di pedesaan, hingga tahun 2015 pengaspalan mencapai 45 kilometer. Tahun 2016 lalu jalan yang berhasil diaspal sepanjang 174 kilometer dan sebagian besar berada di perkotaan. (kmb38)
Pemkab Tindak Lanjuti Peningkatan Jalan Desa
PILKADA Gede Sandhiyasa
Bali Post/dok
Surat Rekomendasi Belum Turun
Pelantikan Pejabat Belum Jelas Singaraja (Bali Post)Pengukuhan dan pelantikan pejabat sesuai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru sudah dilakukan sejumlah kabupaten di Bali. Namun, di Kabupaten Buleleng kondisinya justru berbeda. Hingga memasuki pergantian tahun, jadwalnya belum jelas. Alasannya karena masih menunggu surat dari Kementerian Dalam Negeri yang belum turun. Asisten I Sekkab Buleleng Bidang Pemerintahan, Made Arya Sukerta, Rabu (4/1) kemarin menjelaskan pengisian jabatan untuk OPD baru harus berdasarkan rekomendasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri. Akan tetapi, di tengah kabupaten lain sudah melakukan pengukuhan, surat rekomendasi untuk kabupaten Buleleng belum juga turun hingga memasuki tahun baru. Hal tersebut menyebabkan pem-
kab belum berani melakukan pengukuhan maupun pelantikan pejabat. “Untuk jadwal pengukuhannya masih menunggu surat dari kementerian. Itu belum turun,” jelasnya. Belum dilakukannya pengukuhan dan pelantikan itu, dikhawatrikan berdampak pada roda pemerintahan daerah. Supaya tak terus berlanjut, koordinasi terkait surat tersebut dengan pemerintah pusat sudah terus dilakukan. ‘Kami sudah terus kontak-kontak ke Jakarta perkembangannya bagaimana. Kami berharap paling lambat minggu ini pengukuhan sudah bisa. Nanti pasti kami infokan,” ucapnya. Sementara itu, terkait jabatan kepala perangkat daerah, sebut Sukerta, seluruhnya diisi dengan pelaksana tugas (Plt). “Untuk pimpinan sudah dipastikan sementara dijabat Plt,” imbuhnya. (kmb45)
KPU Tanda Tangani Cetakan Pertama Surat Suara Pilkada
\Singaraja (Bali Post) KPU Buleleng bersama tim kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati, Rabu (4/1) kemarin menandatangani cetakan pertama surat suara di percetakan PT Macanan Jaya Cemerlang, Klaten, Jawa Tengah. Sesuai kebutuhan, KPU mencetak sebanyak 598.492 lembar surat suara. Penandatanganan cetakan pertama surat suara dihadiri
Ketua KPU Buleleng Gede Suardana bersama tim kampanye pasangan calon nomor urut 1 Wayan Sumadra dan tim pemenangan pasangan calon nomor urut dua Gede Supriatna. Turut menyaksikan penandatanganan Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariani, anggota KPU Provinsi Bali Wayan Jondra dan anggota Bawaslu Bali Wayan Widyardana Putra. Ketua KPU Gede Suardana
mengatakan, sesuai jadwal, pencetakan surat suara akan rampung pada tanggal 5 Januari 2017. Sortir, potong, dan pengepakan dilaksanakan pada tanggal 6-7 Januari 2017. Surat suara selanjutnya dikirim ke KPU dengan pengawalan dari Polres Buleleng. Sisa surat suara yang rusak atau salah cetak akan dimusnahkan di tempat percetakan dengan pengawasan Panwaslih. Diper-
kan pada 15 Februari 2017,” katanya. Untuk diketahui, surat suara yang dicetak sebanyak Daftar Pemilih Tetap (DPT), yakni 583.381. Selain itu, juga dicetak cadangan surat suara sebanyak 2,5 persen dari jumlah DPT atau 15.111 sehingga menjadi 598.492 lembar surat suara ditambah 2.000 lembar surat suara pemilihan suara ulang. (kmb38)
Paket Surya Usulkan JKBM Tak Langsung Dihapus
Suara Buleleng ”Fogging” dan Eliminasi
Mohon dinas terkait melakukan fogging di lingkungan Dusun Pura dan Dusun Asah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. Selain itu, mohon juga agar dilakukan eliminasi terhadap anjing-anjing liar di desa ini karena sering mengejar pengendara motor dan pejalan kaki. Kadek Mangku, Kaliasem
kirakan, surat suara akan tiba di KPU Buleleng pada tanggal 9 Januari 2017. Setelah surat suara diterima, tahapan selanjutnya adalah pengelolaan logistik surat suara dan alat kelengkapan TPS. “KPU Buleleng, Panwaslih dan Polres akan mengawasi proses pencetakan surat suara hingga pengiriman ke KPU Buleleng untuk menjamin keamanan surat suara yang akan diguna-
Bali Post/ist
TANDA TANGAN - Ketua KPU Buleleng Gede Suardana menanda tangani cetakan pertama surat suara Pilkada Buleleng, Rabu (4/1) kemarin di percetakan Klaten, Jawa Tengah.
Singaraja (Bali Post) Pemerintah Provinsi Bali akan menggabungkan program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Rencana itu mulai ditanggapi beberapa kalangan di daerah. Salah satu tanggapan atas rencana itu diutarakan kandidat Bupati Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan dan wakil Bupai Gede Dharma Wijaya (Paket Surya). Paket Surya mengusulkan agar JKBM tetap berlaku untuk warga miskin yang tidak mendapatkan JKN. Calon Bupati Dewa Nyoman Sukrawan didampingi calon Wakil Bupati Gede Dharma Wijaya menyampaikan itu saat kampanye terbatas di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Rabu (4/1) kemarin. Kampanye lanjutan ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry, Ketua Frak-
si Golkar DPRD Buleleng Gede Suparmen, dan Ketua DPD II Golkar Buleleng Putu Singyen. Dewa Nyoman Sukrawan mengatakan, penggabungan JKBM dengan JKN dinilai tidak akan dapat mengakomodasi seluruh layanan kesehatan. Di samping itu tidak semua masyarakat tanpa jaring pengaman sosial yang mendapatkan kartu JKBMJKN terbaru. Bahkan dia membeberkan bukti bahwa masih banyak masyarakat miskin yang tercecer, dan tidak mendapatkan JKBM dan JKN. Atas kondisi ini, politisi asal Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan ini menawarkan agar JKBM tidak langsung dihapus. “JKBM ini jangan langsung dihapus, tetapi dijadikan tiang penyangga ketika ada masyarakat miskin yang tidak terakomodasi,” jelasnya. (kmb38)
12 SOSOK
JEMBRANA
BK Lakukan Klarifikasi ke Polres dan RSUD
NPLY Ngaku Hanya Bicarakan Bisnis di Hotel
Negara (Bali Post) Badan Kehormatan (BK) DPRD Jembrana akhirnya melakukan klarifikasi ke Polres Jembrana dan RSUD Negara, Rabu (4/1) kemarin. Tak hanya itu, BK yang diketuai Komang Dekritasa ini juga mendatangi Hotel D di Baler Bale Agung. Hasil klarifikasi sementara, NPLY (wanita yang diketahui satu kamar dengan oknum Dewan, IKAY) mengaku bahwa dirinya saat itu sedang membicarakan bisnis apotek dengan IKAY.
Nihil Lakalantas
PERAYAAN Tahun Baru 2017 di Kabupaten Jembrana berjalan aman dan kondusif. Hal ini tak terlepas dari strategi dan persiapan pengamanan yang dilakukan jajaran Polres Jembrana. Apalagi, Kabupaten Jembrana merupakan wilayah perlintasan Jawa-Bali yang tentunya banyak kendaraan yang melitas ketika adanya libur panjang. Tak hanya itu, rekayasa lalu lintas juga telah dipersiapkan jauh hari agar tidak ada kemacetan yang terjadi. Kerja keras itu pun membuahkan hasil. Selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Jembrana berhasil menekan angka kecelakaan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang ikut menjaga kondusifnya keamanan saat Tahun Baru,” ujar Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo. Dalam pengamanan selama pergantian tahun, Polres menerjunklan 930 personel dengan didukung dari kesatuan TNI, yakni Kodim 1617/Jembrana dan Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara serta Detasemen C Brimob Gilimanuk serta Saka Bhayangkara. Selain melaksanakan rekayasa lalu lintas, pemeriksaan terhadap warga juga dilakukan dengan ketat. Beberapa jam sebelum dan sesudah pergantian tahun, arus lalu lintas di sejumlah ruas dialihkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kroditnya arus lalin karena dipastikan ribuan kendaraan akan melintas. Selain untuk menghindari kendaraan saling berpapasan, puluhan water barrier dipasang guna memisahkan jalur. Upaya ini membuahkan hasil. Selama itu nihil terjadinya kecelakaan lalu lintas. Begitu pula pengamanan arus balik Tahun Baru di Gilimanuk yang dilakukan berjalan lancar dan aman. Kendati kondisi aman, Kapolres Djoni juga meminta agar masyarakat untuk selalu waspada. Bila ada hal yang mencurigakan diharapkan segera melaporkan ke Polres atau Babinkamtibmas yang ada di desa/kelurahan. Selain pengawasan jalur pesisir, sejumlah upaya lainnya juga dilakukan. Di antaranya, menggelar razia kendaraan bermotor di jalan raya. Razia kendaraan bermotor ini dilakukan setiap satu jam sekali oleh personel Polres dan di masing-masing Polsek. Selanjutnya juga operasi yustisi di sejumlah kantong-kantong padat penduduk, kos dan rumah kontrakan. (olo)
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Dalam melakukan klarifikasi kemarin, rombongan BK awalnya mendatangi Polres Jembrana. Wakil rakyat ini diterima langsung Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai. Mereka pun melakukan pertemuan tertutup. Intinya, BK ingin mengetahui dan memastikan informasi dan kronologisnya. Begitu pertemuan di Polres selesai, BK kemudian melanjutkan perjalanannya ke Hotel D, di mana oknum Dewan, IKAY diketahui berada satu kamar dengan teman wanitanya, NPLY, saat jajaran Polres Jembrana melakukan operasi Yustisi beberapa hari lalu. Di tempat ini, BK meminta keterangan dari penjaga
hotel. Disebutkan penjaga hotel, mereka masuk ke kamar No. 10. Namun, baru 15 menit mereka di dalam kamar, jajaran kepolisian datang dan melaksanakan operasi yustisi. Begitu polisi bergerak dan menuju kamar yang bersangkutan, pintu sempat digedor. Tak berselang lama, pintu dibuka dan mereka pun selanjutnya diperiksa petugas. Kemudian mereka diangkut dan dibawa ke kantor polisi. Usai di Hotel D, rombongan BK selanjutnya mendatangi RSUD Negara. Sebab, wanita yang diajak satu kamar oleh oknum Dewan tersebut diketahui merupakan pegawai kontrak RSUD Negara. Di tempat ini, rombongan BK diterima Direktur RSUD Made Dwipayana.
Saat pertemuan, NPLY juga dihadirkan. Dalam pertemuan itu, pihak BK secara langsung menanyakan persoalannya kepada NPLY. Satu per satu pertanyaan dijawab. Dari pengakuan NPLY, saat terjaring operasi itu dirinya sedang membicarakan rencana bisnis apotek dengan IKAY. Ia mengaku tidak pernah mempunyai pikiran negatif. Disebutkan, oknum Dewan itu hendak menyewa tokonya di Tegalcangkring. Sebelum ke hotel tersebut, lanjutnya, pada malam Tahun Baru itu dirinya sempat bertugas di halaman Gedung Kesenian Bung Karno untuk menyambut tamu. Selanjutnya, ia dihubungi oknum Dewan tersebut terkait rencana bisnisnya. Karena mobilnya tidak bisa keluar,
NPLY ikut mobil IKAY. Ia mengaku sempat keliling mencari tempat makan tetapi semua penuh. Sempat ke rumah teman IKAY juga namun kondisinya tertutup. Nah, saat itulah mereka lewat di Baler Bale Agung dan akhirnya masuk ke hotel tersebut. Lantaran tidak ada lobi hotel atau tempat duduk, diputuskan masuk kamar
untuk ngobrol. “Kami tidak ada niat macam-macam,” aku NPLY di hadapan BK. Sementara, Dekritasa mengatakan usai klarifikasi yang dilakukan, pihaknya akan menggelar rapat dan memintai keterangan oknum Dewan tersebut. Dari hasil rapat intern BK tersebut nantinya akan diputuskan pada rapat paripurna. (kmb26)
Bali Post/olo
KLARIFIKASI - BK DPRD Jembrana usai melakukan klarifikasi ke Polres Jembrana terkait kasus oknum Dewan terjaring operasi yustisi dengan wanita lain.
Ditabrak Truk, Anggota Brimob Gilimanuk Tewas Negara (Bali Post) Kecelakaan maut terjadi di jalur jurusan DenpasarGilimanuk, tepatnya di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, KM 8586, Rabu (4/1) kemarin. Dua truk dan dua sepeda motor terlibat kecelakaan dan menewaskan seorang anggota Den C Brimob Gilimanuk
Bripka Zainul. Kasus kecelakaan ini pun kini tengah ditangani Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana. Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan berawal ketika truk tronton dengan nopol B 9343 FEU melaju dari arah timur. Tepat di tikungan, sopir truk ini diduga mengambil haluan terlalu ke
kanan, sehingga menabrak truk pengangkut semen cair dengan nopol N 9715 UC. Terjadinya benturan itu membuat sopir truk tronton hilang kendali. Truk oleng dan menabrak dua sepeda motor, yakni DK 5055 ZC dikendarai korban Zainul Rizal dan dan DK 4750 WW dikendarai Dewa Putu
Subagiasa Utama. Nahasnya, nyawa korban Zainul Rizal tak tertolong dan tewas di lokasi kejadian. Sedangkan, korban Subagiasa Utama, warga Banjar Kaleran, Desa Yehembang mengalami patah tulang bahu sebelah kiri. Adanya kejadian itu membuat warga di sekitar dan yang melintas di TKP beru-
paya melakukan pertolongan. Tak berselang lama, jajaran kepolisian Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP. Sementara, Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. (kmb)
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
KARANGASEM
13
JKBM Tak Berlaku Lagi
Puluhan Ribu Warga Miskin Tak Dapat Jaminan Amlapura (Bali Post)-
JKBM, program andalan Pemprov Bali dipastikan tak berlaku lagi per 1 Januari 2017. Meleburnya program kesehatan JKBM (Jaminan Kesehatan Bali Mandara) dengan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) berdampak malah masih menyisakan masalah pelik. Sebab, masih banyak warga miskin pengguna JKBM belum bisa ter-cover program JKN. Artinya, memasuki Januari ini, ada puluhan ribu warga miskin Karangasem tak dapat jaminan kesehatan.
Bali Post/kmb31
BERSIHKAN LUMPUR - Sebuah alat berat sedang bekerja membersihkan material lumpur yang memenuhi akses jalan setempat.
Pascalongsor di Bukit
BWS Bali Penida Pastikan Embung Aman Amlapura (Bali Post) Pascalongsor yang memicu banjir bandang di Desa Bukit, Karangasem, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, I Ketut Jayada, secara khusus mengecek langsung kondisi embung Bukit yang berada di sebelah timur titik longsor, Rabu (4/1) kemarin. BWS Bali Penida memastikan kondisi embung masih aman dari posisi longsor. Longsor sebelumnya juga dipastikan tak berdampak pada kondisi embung yang dibangun tahun 2014 ini. Jayada menegaskan, untuk melindungi embung geomembran senilai Rp 8 miliar itu dari ancaman longsor susulan, BWS Bali Penida akan mengambil langkahlangkah efektif. Setelah melakukan pengecekan, BWS Bali Penida merencanakan membuat penyangga, termasuk menata lahan yang longsor itu menjadi terasering untuk melindungi bagian bangunan embung. Dia mengaku bersyukur, kondisi struktur tanah embung sudah cukup kuat. Terasering itu akan dibangun dari bawah hingga cekdam-cekdam dari hilir. Disinggung soal tanah hasil galian embung yang dibuang ke DAS Tukad Mati, yang menjadi biang keladi bencana banjir bandang, dikatakan material tanah hasil pengerukan saat membangun embung itu, tak dibuang ke sungai. Menurutnya, DAS Tukad Mati masih jauh berada di bawah, bukan pada titik longsor yang terjadi Senin sore. Sementara, tempat material tanah saat itu dibuang, menurutnya berada di hulu sungai, bukan DAS Tukad Mati. Dari informasi warga sekitar, material tanah itu dibuang di DAS Tukad Mati, kemudian ditahan dengan membangun bronjong. Ketika terjadi hujan lebat, debit air yang datang dari hulu cukup besar, sehingga bronjong yang dibangun untuk menahan tanah itu amblas. Meski demikian posisi embung Bukit dipastikan aman. Pihaknya akan tetap melanjutkan opsi penanganan lainnya. Seperti mengurangi beban embung, dan memotong pipa distribusi dari embung itu menuju bak penjernih atau reservoar. Pascabencana longsor yang terjadi di areal bangunan Embung Geomembran di Dusun Jumenang, Desa Bukit, hingga Rabu (4/1) kemarin, petugas masih berupaya membersihkan material lumpur. BPBD Karangasem pun mengerahkan satu unit alat berat, terus berusaha membersihkan material longsoran berupa endapan lumpur setebal tiga meter yang menutup badan jalan, penghubung Desa Bukit dengan Desa Seraya Barat. Meski sudah tertangani, ratusan warga yang rumahnya berada di bawah bangunan embung, seperti warga Seraya Barat, tetap merasa resah dan khawatir kalau hujan lebat terus mengguyur wilayah ini. Sebab, bila terjadi hujan lebat, mereka khawatir hal itu memicu bangunan embung yang berisi air penuh 13.750 meter kubik, itu akan ambruk dan mengakibatkan bencana lebih besar. Sebab, warga sekitar sudah mengetahui adanya beberapa bagian bangunan embung yang mengalami keretakan. Bagian bangunan reservoarlah yang dinilai paling riskan dan mudah ambruk tergerus longsor, bila terjadi longsor susulan. Selain BWS Bali Penida, Bupati Karangasem beserta instansi terkait juga turun ke lokasi. Bupati berharap langkah-langkah antisipasi segera dilakukan, untuk mencegah terjadinya kemungkinan terburuk dari bencana ini. (kmb31)
Longsor di Bukit Gerus 12 Are Lahan
Amlapura (Bali Post) Longsor di Dusun Jumenang, Desa Bukit, Karangasem, tidak saja mengubur pura dan akses jalan. Longsor di sana juga menyebabkan lahan warga seluas sekitar 12 are tergerus. Posisi tanah hak milik yang “hilang” itu, tak jauh dari titik longsor. Tanah seluas sekitar 12 are itu, diketahui milik tiga warga. Ketiga warga tersebut, yakni Ni Ketut Eni, Ketut Tawa dan Mahudi. Eni sendiri mengaku tanahnya hilang sekitar 4 are. Sedangkan Tawa dan Mahudi masing-masing 5 dan 4 are. Tanah warga yang hilang itu persisnya berada di lokasi longsoran atau tanah timbunan yang dibronjong pemerintah. Sebelum diuruk dengan tanah hasil kerukan pembuatan embung Bukit, tempat itu sebelumnya adalah pangkung (sungai kecil) dan sekarang setelah longsor menjadi semakin membesar. Eni yang rumahnya sekitar 15 meter di bawah pusat longsor, mengatakan sebelum longsor, satu petak tanahnya seluas 4 are itu ditanami pisang dan rumput gajah untuk pakan ternak sapinya. Kini harapan menanami rumput gajah kembali sudah tidak memungkinkan karena tanah yang sebelumnya datar, sudah hilang dan berubah menjadi tebing curam. Longsoran tebing akibat timbunan tenah bekas pembangunan embung geomembran itu tak hanya menyisakan dampak kerusakan pada fasilitas umum milik warga. Longsor yang terjadi susul menyusul itu, juga membuat puluhan pohon mahoni dan puluhan rumpun bambu milik salah seorang warga Jumenang hilang tergerus longsor. “Pohon itu saya tanam dekat sungai kering, di bawah timbunan tanah yang dibronjong,” kata Ni Ketut Eni, warga Jumenang saat ditemui di pusat longsoran, Rabu (4/1) kemarin. Pohon mahoninya yang hanyut tergerus longsor sudah besar-besar dengan diameter seukuran pelukan orang dewasa. Dari 30 pohon yang ditanam, sekitar 10 pohonnya hilang. (kmb31)
Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Made Tirtayana, Rabu (4/1) kemarin, mengatakan sebelumnya ada 303 ribu warga miskin yang menjadi tanggungan JKBM. Dari jumlah i t u, 135.240 r i bu war ga miskin sudah masuk BPJS Pusat. Selain itu, juga sudah ada 84.323 warga miskin ditanggung melalui program pemerintah pusat, seperti PBI (Penerima Bantuan Iuran). Sehingga, masih ada puluhan ribu warga miskin lainnya yang belum ter-cover layanan JKN ini. “Kalau belum masuk datanya, berarti nanti mereka akan masuk sebagai pasien umum,” katanya. Bahkan, dari data PBI 84 ribu itu, belum semuanya memperoleh KIS (Kartu Indonesia Sehat). Kartu ini
didistribusikan Dinas Sosial Kabupaten Karangasem. Dari data yang ada, data by name by adress yang diserahkan masing-masing desa dinas, baru tersalurkan sebanyak 60.204 jiwa. Dia mengaku belum tahu desa mana yang belum menyetor sisa data tersebut. Sebab, itu menjadi tanggung jawab Dinas Sosial. Tetapi, bila ada data warga yang masih tercecer, bisa segera melapor ke BPJS, Dinas Sosial atau RSUD Karangasem. “Awal Januari ini, harus dipercepat proses verifikasi dan validasi, desa-desa mana saja yang menyetor datanya,” tegasnya. Sebagai dampak dari tidak berlakunya lagi JKBM ini, Tirtayana menambahkan, semua puskesmas pembantu, puskesmas, posyandu,
pusling, posyandu lansia, mulai memberlakukan retribusi kunjungan Rp 10 ribu. Antara lain untuk jasa sarana Rp 6 ribu dan jasa pelayanan Rp 4 ribu. Selain itu juga rawat darurat Rp 24 ribu, antara lain untuk jasa sarana Rp 14 ribu dan jasa layanan Rp 10 ribu. Ini diberlakukan bagi yang tidak memiliki Askes, KIS, Jamkesmas, BPJS, karena JKBM sudah tak berlaku lagi per 1 Januari 2017. Terkait persoalan ini kata Tirtayana sudah dinformasikan kepada seluruh layanan kesehatan yang ada di Karangasem. Pihaknya berharap petugasnya di bawah bisa menjelaskan dengan baik, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman. Karena selama ini banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan
Longsor Timbun Pemandian Umum di Macang Amlapura (Bali Post) Bencana tanah longsor bertubi-tubi menghantam Karangasem. Yang terbaru, material tebing menimbun sebuah tempat mandi umum di Banjar Triwangsa, Desa Macang, Bebandem. Tak ada korban jiwa pada musibah Rabu (4/1) kemarin pagi itu. Hanya pemandian umum yang rusak berat dan belum bisa dimanfaatkan lagi. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 09.00, bersamaan turunnya hujan lebat,’’ terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, IB Ketut Arimbawa. Setelah hujan reda, upaya pembersihan langsung dilakukan warga yang dibantu Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD. Namun karena mate-
rial longsoran sangat banyak, langkah pembersihan belum rampung 100 persen. Rencananya warga setempat kembali akan melaksanakan gotong royong Kamis (5/1) hari ini. Keberadaan pemandian umum itu sangat penting bagi warga Banjar Triwangsa. Selain untuk tempat mandi, sebagian warga juga memanfaatkan airnya untuk kebutuhan sehari-hari. IB Arimbawa sendiri mengatakan tingginya curah hujan belakangan ini meningkatkan potensi tanah longsor di beberapa kawasan di Karangasem. Desa Macang memiliki wilayah berbukitbukit. Topografi seperti itu menjadi salah satu daerah rawan, baik tanah longsor maupun pohon tumbang.
Secara umum, semua wilayah kecamatan di Karangasem rawan bencana longsor dan pohon tumbang. Namun, dari delapan kecamatan yang ada, wilayah Kecamatan Rendang dan Kecamatan Sidemen menjadi daerah paling rawan. Tingginya tingkat kerawanan di kedua kecamatan tersebut karena memiliki struktur tanah yang umumnya labil. Di wilayah Sidemen, bahaya tanah longsor mengancam di sepanjang ruas jalan menuju Klungkung. Pihak BPBD Karangasem kembali mengingatkan warga dan pengguna jalan untuk selalu menjaga kewaspadaan ketika melintas di jalur tersebut. Terlebih, ketika sedang terjadi hujan lebat. (kmb)
Bali Post/kmb31
TURUN KE LOKASI - Petugas BPBD Karangasem saat turun ke lokasi membersihkan material longsor.
I Gusti Made Tirtayana kesehatan JKBM. Lantas, bagaimana dengan program Pemkab Karangasem yang juga mencetuskan program Kartu Karangasem Sehat (KKS)? Tirtayana menegaskan ruang penanganan KKS jelas di luar dari JKN. Artinya, bila ada ditemukan warga di lapangan yang belum tercover JKN, misalnya warga
menyandang disabilitas, anak yatim piatu yang butuh perhatian pemerintah dan lainnya, baru akan ditangani melalui program KKS. Program KKS ini akan mampu memperbaiki implementasi program JKN di lapangan, dalam memberikan layanan jaminan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. (kmb31)
Dirut Bantah Tunda Perpanjangan Kontrak Amlapura (Bali Post) Kegaduhan kecil terjadi di dalam RSUD Karangasem. Ratusan tenaga kontrak di RS itu belum bisa tenang memasuki tahun baru 2017. Penyebabnya, karena ada isu SK mereka sebagai tenaga kontrak tak akan diperpanjang lagi oleh pihak rumah sakit. Salah satu tenaga kontrak di rumah sakit, itu mengaku biasanya awal tahun sudah ada pembicaraan dari pihak rumah sakit kepada tenaga kontrak perihal tindak lanjut SK kontrak mereka. Tetapi, nyatanya beberapa hari awal tahun ini berlalu, belum ada pembicaraan yang dimaksud. Isu lainnya, ada pula yang Bali Post/kmb21 menyebut pihak rumah sakit dr. I Wayan Suardana akan merekrut tenaga kontrak baru, dan memutuskan tenaga kontrak lama. Belum adanya penjelasan dari pihak manajemen rumah sakit, membuat mereka semakin bertanya-tanya perihal masa depan mereka. “Saya pasrah saja, apakah akan diperpanjang atau tidak. Tunggu keputusan pihak rumah sakit saja,” kata salah satu pegawai kontrak di RSUD Karangasem, Rabu (4/1) kemarin. Direktur RSUD Karangasem dr. I Wayan Suardana, dihubungi Rabu (4/1) kemarin, membantah informasi tersebut. Direktur asal Desa Takmung, Klungkung ini menegaskan tidak ada istilah penundaan. Namun, dia mengakui setiap awal tahun pihak RSUD Karangasem memang melakukan evaluasi terhadap seluruh tenaga kontrak yang dipekerjakan di sana. Seluruhnya ada sekitar 400 orang, meliputi tenaga medis, para medis, non paramedis, dan security. “Itu tidak benar. Tidak ada penundaan, semua masih proses,” katanya. Suardana menegaskan manajemen rumah sakit punya cara sendiri mengevaluasi kinerja seluruh tenaga kontrak. Evaluasi itu meliputi sisi akuntabilitas, nasionalisme, etika, kompetensi dan antikorupsi, disingkat aneka. Bila memang dinilai berkinerja buruk, maka statusnya sebagai pegawai kontrak di sana bakal dipertimbangkan. Tetapi, kalau memang berkinerja bagus, tentu akan dipertahankan. Proses ini juga mempengaruhi dalam penilaian akreditasi rumah sakit dari pusat. “Jadi tidak ada itu, istilah penundaan lantaran ada motif tertentu. Kami hanya mengevaluasi saja. Ini biasa kami lakukan setiap tahun. Kalau sudah merasa bekerja dengan baik, tenang saja,” tegasnya. Suardana menambahkan dari ratusan SK pegawai kontrak, sudah ada beberapa hasil evaluasi di atas mejanya. Proses evaluasi ini akan terus dilakukan pada awal tahun. Ini sebagai bentuk kompetisi dalam bekerja, untuk mendapat tenaga kerja yang mumpuni dalam hal memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat atau pasien. (kmb31)
Gaji Ngadat, PNS Resah Ribuan PNS di Kabupaten Karangasem resah. Penyebabnya, gaji bulanan mereka sebagai abdi negara, tak kunjung cair alias ngadat. Gaji mereka ngadat lantaran adanya perubahan OPD --organisasi Perangkat Daerah. Kenapa tidak dipersiapkan sebelumnya, kapankah para abdi negara itu bisa mendapatkan hak mereka? Seorang PNS di lingkungan Pemkab Karangasem, mengaku bingung lantaran hingga lewat beberapa hari dari tanggal 1, dia belum juga menerima gaji. Setelah ditanyakan kepada teman-temannya yang lain, rupanya juga terjadi hal serupa. Bahkan, di tingkat pimpinan SKPD pun terjadi keterlambatan. Kalangan PNS bingung, lantaran belum ada pemberitahuan dari instansi terkait. Seperti dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, berupa surat atau lainnya, yang menjelaskan perihal keterlambatan pencairan gaji mereka. “Kalau ada surat resmi atau pemberitahuan, sudah tentu kami tidak akan bertanya-tanya,” kata PNS
yang menolak namanya ditulis ini. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Nengah Toya, Rabu (4/1) kemarin, mengakui kalau pencairan gaji PNS di Karangasem memang ngadat. Sesungguhnya, kata Toya, hal ini terjadi di seluruh Bali. Inilah konsekuensi dari perubahan OPD per 30 Desember tahun lalu di Karangasem. Sebagai proses tindak lanjut dari persoalan ini, Toya menegaskan pihaknya sudah mengambil langkah-langkah strategis. Seperti membentuk tim verifikasi DPA, hingga menunjuk bendahara penerimaan maupun bendahara pengeluaran yang baru. Tim ini sekarang
sedang bekerja agar mereka segera memproses sebagai konsekuensi perubahan OPD ini. “Karena terjadi mutasi waktu ini dan perubahan OPD, maka anggarannya juga berubah. Inilah yang sekarang sedang kami sesuaikan,” tegasnya. Jika tak terjadi persoalan, seharusnya setiap tanggal 1, seluruh PNS menerima haknya. Dengan situasi seperti ini, Toya belum berani memastikan, kapan mereka akan bisa menerima haknya sebagai PNS. Tetapi, dia menegaskan proses ini akan dilakukan secepatnya di SKPD yang dipimpinnya. Toya menambahkan, hari libur akhir tahun dan cuti bersama juga membuat proses ini sempat tertunda. Dia mengaku baru efektif bekerja Selasa (3/1) lalu. “Hari ini kami juga masih lembur. Meski yang lain sedang sembahyang, kami masih lembur sampai sore untuk memproses ini,” tegasnya. Jika tidak ada halangan pada proses penyesuaian OPD ini dari aspek keuangan daer-
BEREBUT SK MUTASI - Para PNS saat berebut mengambil SK mutasi mereka usai pelantikan di Gedung UKM Center Amlapura, 30 Desember 2016. ah, dalam waktu seminggu gaji ribuan PNS di Karangasem sudah bisa dicairkan. “Kami mohon tetap bersabar. Kami sedang bekerja. Tidak perlu resah. Gaji teman-teman pasti cair,” ujarnya. Seperti diberitakan, perubahan struktur OPD ini, mengacu UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Setelah turunnya regulasi itu,
Pemkab Karangasem menindaklanjutinya dengan melakukan pengukuhan, pengangkatan, pengambilan sumpah dan pelantikan PNS di Gedung UKM Center Amlapura, 30 Desember tahun lalu. Ini merupakan hasil dari pembahasan Baperjakat. Rinciannya, pejabat eselon II sebanyak 36 orang, eselon III A (57 orang), eselon III B (107 orang), eselon IV A (451 orang) dan eselon IV B (28 orang). (gik)
TABANAN
14
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Blangko E-KTP Kosong
Capil Keluarkan 3.627 Surat Keterangan
Tabanan (Bali Post) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan harus mengeluarkan surat keterangan sebagai pengganti e-KTP, menyusul habisnya blangko e-KTP sejak akhir Oktober 2016. Hingga Rabu (4/1) kemarin, Disdukcapil Tabanan telah menerbitkan 3.627 lembar surat keterangan. ‘’Blangko masih kosong. Sampai saat ini kami belum menerima kepastian dari pemerintah pusat terkait kedatangan blangko dan kapan tersedia kembali,” ucap Kadisdukcapil Tabanan I G.A. Rai Dwipayana. Agar masyarakat tetap bisa mengurus administrasi lain, fisik e-KTP untuk sementara masih digantikan dengan surat keterangan yang menyatakan sudah melakukan perekaman. Ini terjadi hampir di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia, karena pengadaan blangko hanya dari pusat. Pengeluaran surat keterangan juga merupakan kebijakan nasional. Data yang tertuang dalam surat tersebut sama dengan data yang nantinya ada pada e-KTP. “Kami mengimbau masyarakat bersabar, karena pencetakan blangko merupakan kewenangan pusat,’’ katanya. Kebijakan pengeluaran surat keterangan pengganti e-KTP memunculkan sejumlah keluhan masyarakat. Namun setelah diberikan penjelasan dan pemahaman, masyarakat mulai mengerti dan mau menunggu. “Masyarakat lebih senang memegang e-KTP yang sudah cetak dari pada surat keterangan, tapi apa boleh buat memang kondisinya seperti saat ini,” jelasnya. Rai Dwipayana menambahkan, usulan permohonan kebutuhan blangko ke pemerintah pusat terus dilakukan dan diharapkan mendapatkan tindak lanjut dalam waktu cepat. Jumlah yang diusulkan sesuai dengan kebutuhan. Akan tetapi berapa bisa dipenuhi, itu semua tergantung kebijakan pusat. (kmb28)
Nelayan Boleh Tangkap Lobster 200 Gram
Tabanan (Bali Post) – Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 1 yang mengatur tentang berat tangkapan lobster di atas 300 gram akhirnya dicabut dan digantikan Permen KP Nomor 56. Dalam aturan baru ini, berat lobster yang boleh ditangkap panjangnya 18 cm atau setara dengan 200 gram. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Tabanan Made Subagia, Rabu (4/1) kemarin nelayan lobster dalam dua tahun ini bergantung pada Surat Edaran (SE) Menteri KP mengenai kebijakan berat lobster yang boleh ditangkap. SE menteri ini berlaku setahun dan kemudian diperbaharui kembali. Kini nelayan tidak resah lagi karena sudah ada payung hukum yang kuat, yaitu Permen KP Nomor 56. ‘’Peraturan ini baru kami terima dan akan segera disosialisasikan ke pengepul dan kelompok nelayan. Berdasarkan permen ini, lobster yang boleh ditangkap beratnya di atas 200 gram, tidak lagi di atas 300 gram,’’ ujarnya. Meski berat lobster yang boleh ditangkap telah ditetapkan 200 gram, perjuangan nelayan di Bali terutama Tabanan belumlah selesai. Nelayan Bali minta adanya aturan khusus dalam hal berat lobster sesuai daerah dan jenisnya. Sebab lobster yang kebanyakan ada di perairan Bali cenderung jenis pasir yang beratnya rata-rata 100 gram. ‘’Sangat jarang lobster pasir beratnya 200 gram,’’ katanya. Untuk itu, meski sudah ada keringanan aturan mengenai berat lobster dari 300 gram ke 200 gram, Subagia masih terus mengupayakan agar khusus lobster pasir berat yang boleh ditangkap adalah ukuran 100 gram. Salah satu nelayan di Yeh Gangga Ketut Baret (50), mengaku belum bisa melaut meski sudah ada ketegasan mengenai aturan berat lobster yang boleh ditangkap menjadi 200 gram. Di samping cuaca masih buruk, ikan dan lobster sangat sulit dicari. ‘’Belum ada yang melaut lagi. Tangkapan juga tidak ada,’’ kilahnya. (kmb24)
SEPI - Layanan Trans Serasi di Kabupaten Tabanan sepi penumpang karena siswa harus membayar selama berjalannya proses tender.
Bali Post/kmb24
Proses Tender Masih Jalan
Siswa Harus Bayar Naik Trans Serasi
Tabanan (Bali Post) -
Proses tender untuk program angkutan Trans Serasi tahun 2017 masih berjalan. Menunggu proses ini selesai, siswa SMP di Kabupaten Tabanan yang biasanya mendapatkan fasilitas Trans Serasi secara gratis untuk sementara harus membayar jika naik layanan antarjemput ini. Salah satu siswa SMPN 3 Tabanan, Putra (13) asal Subamia, mengakui hal itu. ‘’Katanya sampai tanggal 12 hingga 15 Januari,’’ ujarnya, Rabu (4/1) kemarin. Siswa lainnya Agung Laksmana (13) berharap proses tender cepat selesai sehingga dirinya bisa pulang menumpang angkot Trans Serasi tanpa
membayar lagi. ‘’Bekal cuma Rp 15.000. Tidak cukup kalau dipotong transpor pulang pergi,’’ jelasnya. Gede salah satu sopir Trans Serasi memaparkan, karena berbayar sementara, tumpangan murid di angkotnya yang biasa penuh bahkan kadang melebihi kapasitas kini menjadi sepi.
‘’Katanya bayar sampai proses tender selesai’’. Dalam sekali perjalanan sopir angkot Trans Serasi menarik bayaran Rp 3.000 per murid. Semenjak berbayar sekali angkut angkot hanya terisi sepuluh siswa. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Tabanan Made Agus Hartawiguna, proses tender dipastikan selesai pertengahan Januari nanti, dan selanjutnya layanan Trans Serasi bisa dinikmati kembali secara gratis oleh siswa. Tahun 2017 ini lewat APBD induk, Trans Serasi angkutan
kota (angkot) dianggarkan Rp 3,9 miliar, Bus Trans Serasi Rp 800 juta, Trans Serasi Pedesaan untuk layanan antarjemput siswa SMPN 2 Kerambitan Rp 700 juta dan Trans Serasi Pedesaan untuk layanan antarjemput siswa SMP 1 Penebel Rp Rp 200 juta. Armada angkot tidak ada penambahan atau tetap 80 unit dengan 12 trayek. Sedangkan Trans Serasi Pendesaan menggunakan sebelas mobil Elf, sepuluh untuk Kecamatan Kerambitan dan satu untuk Penebel. Program Trans Serasi terdiri atas empat angkutan, yaitu ang-
kot, bus, pedesaan di Penebel dan pedesaan di Kerambitan. Ke depan layanan Trans Serasi akan dikembangkan di wilayah Kecamatan Baturiti. Awal tahun 2017 ini sedang dibuat kajiannya dan diharapkan pertengahan tahun sudah bisa direalisasikan. ‘’Targetnya dua SMP di Baturiti, yaitu SMP 1 dan 2 yang didanai APBD induk Rp 1,6 miliar untuk enam bulan. Setahap demi setahap layanan Trans Serasi diharapkan bisa melayani siswa di seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan,’’ papar Agus Hartawiguna. (kmb24)
Siltap Perangkat Desa
DPRD Sepakat Tambah ADD
Tabanan (Bali Post) – Perbup Nomor 47 Tahun 2016, khususnya yang mengatur tentang penghasilan tetap (siltap) perangkat desa yang bersumber dari 30 persen Alokasi Dana Desa (ADD) masih menimbulkan persoalan. Pasalnya, jika melebihi 30 persen bisa berujung pada persoalan hukum sesuai PP 43 Tahun 2014, bagi desa yang memiliki lebih dari empat banjar. Hal itu mencuat dalam rapat koordinasi (rakor) Komisi I DPRD Tabanan dengan Forum Perbekel, BPMD, Inspektorat dan Bappeda, Rabu (4/1) kemarin. Seperti diketahui, dalam Perbup 47 Tahun 2016 diatur tentang pendapatan perbekel, termasuk perangkat desa mulai kaur sampai kepala dusun. “Ini akan jadi persoalan dan menimbulkan konsekuensi hukum ketika desa memiliki banjar
Hendak Mencuri di Sekolah, Pelajar Diringkus Tabanan (Bali Post) – Seorang pelajar SMAN 1 Baturiti berinisial SY (15) terlibat kasus percobaan pencurian di sekolahnya sendiri. Siswa kelas X asal Banjar Bukitcatu, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti ini bahkan mengakui sebelumnya melakukan aksi pencurian di SMPN 1 Baturiti hingga empat kali. Pelaku juga pernah menyebarkan teror di SMPN 1 Baturiti. Dari informasi yang dihimpun, Selasa (3/1) sekitar pukul 17.00 Wita, pelaku berniat menyasar salah satu ruang laboratorium di SMAN 1 Baturiti. Akan tetapi aksinya kali ini harus berujung ke jeruji sel tahanan Polsek Baturiti. Sebelum berhasil menggasak sejumlah barang elektronik yang ada di laboratorium TIK SMAN 1 Baturiti, SY terpergok oleh penjaga sekolah I Wayan Giur (50) yang hendak mengunci pintu kelas dan gerbang sekolah. Saksi asal Banjar Puseh, Desa Perean Kauh, Baturiti itu mendengar suara congkelan yang berasal dari ruang lab sekolah. Merasa curiga, Giur mengecek ke lokasi asal suara. Ia melihat SY sedang mencoba membuka paksa pintu lab menggunakan sebuah linggis. Saksi berteriak ada maling yang membuat pelaku melarikan diri. Guru setempat I Wayan Suanda (45) bersama warga spontan mengejar pelaku, bersamaan dengan datangnya pihak kepolisian. Pelaku berhasil diringkus dan langsung diamankan di Polsek Baturiti berikut barang bukti. Kapolsek Baturiti Kompol Surya Atmaja saat diminta konfirmasinya belum mau memberikan keterangan banyak. Namun ia membenarkan telah mengamankan pelaku dan barang bukti. “Sabar, saat ini anggota kami masih kerja. Kasus ini akan terus kami selidiki,” ucapnya. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui telah melakukan pencurian di SMPN 1 Baturiti empat kali. SY kemudian diajak mencari barang bukti di kamarnya didampingi Kepala Dusun Banjar Bukit Catu I Wayan Sarma, anggota DPRD Tabanan I Nyoman Suta dan kedua orangtua pelaku dan Bhabinkamtibmas. Barang bukti yang diamankan diantaranya lima buah kabel komputer, mouse komputer, charger, server relion, laptop Axio, wifi air live, stapol supreme dan satu unit sepeda motor. (kmb28)
lebih dari empat,” ujar Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi. Perbup 47 mengatur tentang jumlah penghasilan perbekel dan perangkat desa dengan nominal yang jelas, ditambah tunjangan beban kerja dan tunjangan operasional. Desa yang memiliki maksimal empat banjar tidak masalah karena tidak melebihi 30 persen dari total dana ADD. Persoalan bakal muncul ketika desa memiliki lebih dari empat banjar. Penghasilan perbekel dan perangkat desa antara satu desa dengan desa lainnya akan berselisih sangat besar. Dari tiga opsi yang disodorkan eksekutif disepakati menambah ADD. Penambahan ini bersumber dari pengalihan program bantuan keuangan khusus Gempur Miskin senilai Rp 18 miliar yang dinilai tidak efektif oleh desa. “Dana ini akan lebih efektif
diserahkan ke desa untuk menambah ADD. Siltap perangkat desa bisa ditingkatkan dan tidak melanggar ketentuan PP 43 Tahun 2014,’’ kata Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi. Hal lain yang mengemuka dalam rapat tersebut, yakni soal proporsi ADD yang dibagikan ke desa. Total ADD yang digelontorkan ke desa 90 persen dibagi secara merata untuk 133 desa di Kabupaten Tabanan dan 10 persen sisanya dibagi secara proporsional sesuai luas wilayah, jumlah penduduk, dan warga miskin, tetapi dinilai belum adil. Atas dasar keluhan ini akhirnya muncul usulan mengubah format tersebut. “Misalnya proporsi 60:40, yakni 60 merata dan 40 persen proporsional. Kami minta BPMD mengkaji hal itu secepatnya,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Forum Perbekel Tabanan I Made Arya
mengatakan persoalan siltap dan proporsi pembagian ADD selama ini tidak adil. “Solusi yang disepakati bersama tadi su-
dah menjawab keresahan kami, karena masalah ini sebenarnya sudah lama muncul,” jelasnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
RAKOR - Rapat koordinasi (rakor) Komisi I DPRD Tabanan dengan Forum Perbekel, BPMD, Inspektorat dan Bappeda terkait persoalan Perbup 47/2016.
Warung Global
Cabut Perpres 51/2014
SEJAK dulu Gung Derah di Denpasar menyerukan agar pro kontra reklamasi Teluk Benoa diselesaikan dengan puputan saja. Jika sekarang dikaji, tak ada yang tahu ini hanya akal bulus sehingga reklamasi terus berlanjut. Apalagi ada investor lain yang melirik kawasan Teluk Benoa. Hentikan kajian dan reklamasi dengan mencabut Perpres 51/2014. Ini dikatakannya dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Reklamasi Teluk Benoa Dikaji Ulang’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (4/1) kemarin. Wayan Gama di Singaraja juga berpikir bahwa Perpres 51/2014 adalah sumbernya.
Jika dicabut, perkara selesai sehingga tak usah membuangbuang waktu melakukan ka-
jian lagi. Ayu di Petang berpendapat sama. Pemerintah telah mendengar dan melihat apa yang terjadi di bawah, tapi pro dan kontra tetap ada. Ibarat obat penenang, hanya sebagai penghilang rasa sakit. Cuma sementara sifatnya, demikian Werdha di Gianyar. Obat patennya adalah cabut Perpres 51/2014. Dulu hasil kajian Unud diabaikan. Bagaimana nanti jika hasil kajian ulang Unud dan World Bank berbeda? Apakah akan minta kajian dari Dewa Baruna? Pan Basten di Denpasar menimpali, jika perpres tak
dicabut, suara penolakan tak akan berhenti. Kaji lagi, kaji lagi, apa yang dikaji hasilnya tak memberikan solusi? Ini komentar Gusti Sumardayasa di Gianyar. Sebagai warga Bali, Fera di Tabanan hanya ingin Bali aman, alamnya tetap lestari, tidak dirusak dan dieksploitasi lagi. Menurut Arya di Denpasar, jika semua dikaji dan kemudian ditolak, kapan pembangunan akan berlangsung? Apa pun yang dilakukan selalu diributkan, ada pro dan kontranya, sedangkan di tempat lain sudah maju.
Sugik di Mambal dan Wayan Agus di Nusa Dua setuju dilakukan kaji ulang. Semoga kajian ini bisa mengakhiri polemik soal reklamasi. Sebaliknya, Widya di Mengwitani tak setuju ada kajian-kajian lagi. Sebaiknya reklamasi dihentikan karena sudah menimbulkan kerusakan lingkungan di mana-mana. Melalui facebook, Made Torek berpendapat perpres keluar di era SBY yang sudah lengser. Masa jabatan Gubernur Bali juga akan berakhir. Semoga alam Bali tetap dijaga. (sikha)
15
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Witsel Bergabung dengan Tianjin
Hasil Pertandingan Liga Inggris Bournemouth vs Arsenal 3-3 Crystal Palace vs Swansea City 1-2 Stoke City vs Watford 2-0
Beijing Rekrutmen besar-besaran terjadi di klub-klub Tiongkok sepanjang awal tahun ini. Gelandang timnas Belgia Axel Witsel, Rabu (4/1) meninggalkan Zenit St. Petersburg dan bergabung dengan klub Tianjin Quanjian. Klub promosi Liga Super itu tidak menyebutkan jumlah tranfers yang dikeluarkan untuk membayar pemain Zenit itu. Pemain berusia 27 tahun itu akan memperkuat klub promosi Liga Super Tiongkok yang dilatih mantan kapten timnas Italia Fabio Cannavaro. Media Italia sebelumnya melaporkan bahwa Witsel menolak bergabung dengan Juventus dan memilih klub Tianjin dengan tawaran yang tak bisa ditolak. Witsel bergabung dengan Zenit dari Benfica pada 2012 dan tampil 180 kali. Pemain yang beroperasi di tengah lapangan itu menjadi salah satu kekuatan Belgia di Piala Eropa lalu dan kualifikasi Piala Dunia 2018. Sebelumnya Zenit
1. Chelsea 19 16 1 2 42-13 49 2. Liverpool 20 13 5 2 48-23 44 3. Man. City 20 13 3 4 41-22 42 4. Arsenal 20 12 5 3 44-22 41 5. Tottenham 19 11 6 2 37-14 39 6. Man. United 20 11 6 3 31-19 39 7. Everton 20 8 6 6 28-23 30 8. West Bromwich 20 8 5 7 28-24 29 9. Bournemouth 20 7 4 9 29-34 25 10. Southampton 20 6 6 8 19-25 24 11. Stoke City 20 6 6 8 24-32 24 12. Burnley 20 7 2 11 22-31 23 13. West Ham 20 6 4 10 23-35 22 14. Watford 20 6 4 10 23-36 22 15. Leicester City 20 5 6 9 24-31 21 16. Middlesbrough 20 4 7 9 17-22 19 17. Crystal Palace 20 4 4 12 30-37 16 18. Sunderland 20 4 3 13 19-37 15 19. Swansea City 20 4 3 13 23-45 15 20. Hull City 20 3 4 13 17-44 13 Pencetak gol : 14 - Diego Costa (Chelsea) Piala Raja Spanyol Pertandingan I, Babak 16 Besar Deportivo Coruna vs Alaves 2-2 Las Palmas vs Atletico Madrid 0-2 Osasuna vs Eibar 0-3 Valencia vs Celta Vigo 1-4
juga melepas penyerang Brazil Hulk ke Shanghai SIPG dengan nilai 55,8 juta euro. Sepanjang jeda musim ini, klub-klub Tiongkok membuat rekruitmen besar-besaran dengan mendatangkan sejumlah pemain top. Penyerang Argentina Carlos Tevez akan bergabung klub Shanghai Shenhua dengan meninggalkan klub Boca Juniors. Sementara gelandang Brasil dan juga mantan pemain Chelsea Oscar berlabuh ke Shanghai SIPG, saingan sekota Shenhua. Tak hanya pemain, sejumlah pelatih top juga didatangkan negeri ini. Mantan pelatih Manchester City dan Real Madrid Manual Pellegrini kini menangani Hebei China Fortune. Felipe Scolari yang sebelumnya menjadi arsitek timnas Brasil, memimpin Guangzhou Evergrande. Belum lama ini timnas Tiongkok menunjuk mantan pelatih Italia Marcello Lippi untuk mengatrol popularitas negeri ini sebagai kekuatan tangguh Asia. (kmb39/ap)
Jumat (6/1) dini hari Athletic Club vs Barcelona
Bali Post/rtr
Pelatih Hull City Mike Phelan.
Hull Pecat Phelan
London Tim papan bawah Hull City memecat manajer Mike Phelan setelah klub itu menghuni posisi juru kunci dan tanpa kemenangan dalam sembilan pertandingan Liga Inggris. “Klub dapat mengumumkan pada malam ini bahwa kami telah berpisah dengan Pelatih Kepala Mike Phelan,” kata Hull dalam pernyataannya, Rabu (4/1). “Pencarian penggantinya telah dimulai dan pengumuman akan segera dibuat.” Phelan merupakan manajer ketiga tim Liga Inggris yang kehilangan pekerjaannya dalam kurang dari dua pekan, setelah Alan Pardew dipecat Crystal Palace dan Bob Bradley didepak Swansea City pada akhir tahun lalu. Gary Rowett, mantan manajer Birmingham City menjadi favorit sejumlah pihak untuk menggantikan dia. (rtr/ant)
Atletico di Ambang Perempatfinal Piala Raja
Las Palmas Atletico Madrid selangkah lagi menuju babak perempatfinal Piala Raja setelah menekuk tuan rumah Las Palmas 2-0, Rabu (4/1). Kedua gol Atletico di pertandingan pertama babak 16 besar itu dihasilkan Jorge “Koke” Resurreccion dan Antoine Griezmann. Dengan hasil ini Atletico cukup bermain imbang di laga kedua Vicente Calderon. Koke membuka keunggulan tim tamu dengan sepakan kaki kanan pada menit ke24. Sementara Griezmann menambah gol menit ke-51 dengan sundulan kepala dari jarak dekat memanfaatkan umpan rekannya Kevin Gameiro. Hasil ini mengakhiri dominasi La Palmas bila bertindak sebagai tuan rumah. Sejak mengalahkan Real Madrid Maret tahun lalu, Las Palmas tak pernah menelan kekalahan setiap kali berlaga di Gran Canaria . Pada laga lainnya tuan rumah Valencia dipermalukan Celta Vigo 1-4. Pasca ditinggal pelatihnya Cesare Prandelli Desember lalu, Valencia tetap saja sulit meraup kemenangan. Bahkan pada pertandingan di stadion Mestalla kemarin, tim tamu memimpin tiga gol dalam waktu 19 menit melalui Iago Aspas, Theo Bongonda dan Daniel Wass. Daniel Parejo mencetak gol balasan di awal babak kedua dari titik penalti. Tapi Celta kembali menambah gol lewat John Guidetti sekaligus membuka peluang maju keperempatfinal. Prandelli mengundurkan diri pekan lalu setelah menjabat selama tiga bulan. Sepanjang kurun waktu itu, ia hanya memenangi tiga pertandingan dari sepuluh laga. Valencia kini berada di ambang zona degradasi di klasemen Liga Spanyol. Eibar mengalahkan Osasuna melalui gol Bebe dan Adrian Gonzalez. Sedangkan Deportivo La Coruna diselamatkan gol di injury time untuk menahan Alaves 2-2. (kmb39/ap)
Gelandang Zenit Axel Witsel (atas).
Bali Post/rtr
GUSAR - Penyerang Arsenal Alexis Sanchez gusar karena gagal memenangkan timnya atas Bournemouth pada pertandingan Liga Utama Inggris di Vitality Stadium, Rabu (4/1).
The Gunners Tak Konsisten London -
Arsenal kembali tampil tak konsisten di kompetisi Liga Utama Inggris. Setelah bermain di babak pertama, pasukan Arsene Wenger tampil gemilang pada akhir pertandingan sebelum menahan imbang 3-3 tuan rumah Bournemouth, Rabu (4/1). The Gunners tertinggal tiga gol selama satu jam pertandingan. Tiga gol balasan tercipta di 20 menit terakhir termasuk yang diciptakan Olivier Giroud di injury time sekaligus menyamakan skor. Untuk pertama kalinya pasukan Wenger bangkit dari defisit besar sebelum bermain imbang di Liga. Tambahan satu poin tandang ini menempatkan mereka tetap menghuni peringkat keempat, tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen Chelsea yang menghadapi Tottenham Hotspur Kamis dini hari. Padatnya jadwal pertandingan sejak Natal hingga pasca Tahun Baru terlihat begitu berat bagi Arsenal. Alexis Sanchez dkk harus kembali bermain setelah istirahat 48 jam usai mengalahkan Crystal Palace. Mereka tampil mengecewakan pada babak pertama ketika Bournemouth memimpin 2-0 dalam waktu 20 menit. Charlie Daniels dan penalti Callum Wilson mengemas gol bagi Bournemouth. Ryan Fraser mengubah skor menjadi 3-0 pada menit ke-58,
sebelum gol-gol dari Alexis Sanchez dan Lucas Perez menghasilkan fase akhir pertandingan yang menegangkan. Bournemouth tertekan setelah kapten Simon Francis diusir keluar lapangan pada menit ke-82. Namun mereka kembali mendapat masalah dari Arsenal menjelang pertandingan usai ketika Giroud menindak lanjuti sepakan kalajengkingnya seperti saat melawan Palace lalu. “Ini bukan hasil yang kami inginkan sebelum pertandingan, namun pada situasi tertinggal 0-3 kami akan mendapatkan hasil 3-3,” kata Wenger yang timnya akan tergelincir dari empat besar jika Tottenham mengalahkan Chelsea. “Pertahanan kami memiliki banyak kelemahan yang tidak biasa pada malam ini, dan pada beberapa posisi di lini belakang kami mendapat kesulitan.” Dasar Klasemen Pada pertandingan lain Swansea menundukan Crystal Palace 2-1. Manajer baru Swansea Paul Clement belum secara resmi mengarsiteki
timnya, namun kehadirannya membantu meraih kemenangan sekaligus meninggalkan dasar klasemen. Clement ditunjuk sebagai manajer baru Swansea sebelum mereka bertanding di Selhurst Park. Mantan asisten pelatih Bayern Munich itu senang dengan cara klub barunya mendominasi pada babak pertama, di mana Alfie Mawson membawa mereka memimpin pada menit ke-42 dan mengamankan kemenangan melalui Angel Rangel menit ke-88. Palace gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan di bawah manajer baru Sam Allardyce. Menghuni peringkat ke-17, Palace hanya unggul satu poin atas Sunderland dan Swansea. Pelatih sementara Alan Curtis berada di lapangan, namun Clement turun ke area teknis pada babak kedua untuk memberikan dukungan moral. Stoke City juga menang 2-0 atas Watford. Ryan Shawcross dan Peter Crouch mencetak gol untuk Stoke ketika mereka naik ke papan tengah klasemen. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
Loeb Ambil Alih Reli Dakar Tucuman Pereli Prancis Sebastien Loeb mengambilalih kepemimpinan lomba Reli Dakar setelah memenangkan etape kedua, Rabu (4/1). Pembalap tim Peugeot itu berhasil menggeser Nasser al-Attiyah yang memimpin di hari pertama. Juara dunia sembilan kali WRC Loeb bermain aman di hari pertama. Namun ia menunjukan ambisinya menjuarai Reali Dakar 2017 pada etape kedua yang membentang dari Resistencia menuju Tucuman di Argentina. Loeb membukukan waktu 2 jam 06 menit 55 detik dan unggul 1 menit 23 detik dari al-Attiyah yang berada di posisi kedua. Al-Attiyah sendiri disibukan dengan mobil Toyota-nya yang sempat mengalami kebakaran di hari pertama dan menjalani
perbaikan selama rehat. Persaingan tim Peugeot dan Toyota semakin lengkap setelah Carlos Sainz merebut posisi ketiga. Pereli Spanyol itu unggul 1 detik saja atas rivalnya dari Afrika Selatan Giniel de Villiers yang membela tim Toyota. Di katagori sepeda motor, juara bertahan Toby Price memimpin jauh. Pembalap Australia yang menggunakan motor KTM itu menuntaskan etape kedua dengan catatan waktu 2 jam 37 menit 32 detik dan unggul tiga menit atas rekan setimnya Matthias Walkner. Etape ketiga Kamis ini memberi tantangan tersendiri karena peserta akan menghadapi rute sejauh 780km dari Tucuman menju San Salvador De Jujuy. (kmb39/rtr)
Bali Post/rtr
ETAPE KEDUA - Pereli Prancis Cyril Despres dari tim Peugeot Total menyelesaikan etape kedua Reli Dakar, Rabu (4/1) dari Resistencia menuju Tucuman, Argentina.
OLAHRAGA
16
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Batal, Laga Inagurasi Persib Vs Persipura Wayan Arsana
Bali Post/022
Arsana Dipertahankan Tangani Tim U-21 Bali United
Mangupura (Bali Post)Manajemen Bali United hingga kini masih mempertahankan pelatih senior Indra Sjafri bersama pelatih BU U-21 Wayan Arsana. Hanya tiga pemain U-21 naik kelas masuk skuad senior. Mereka adalah Samsul Pelu, Made Andika Otong Wijaya, serta Azka Fauzi Wibowo. Media Officer Bali United Ngurah Wiradarma yang dikontak, Rabu (4/1) kemarin menjelaskan Indra Sjafri masih tetap mengarsiteki Tim Serdadu Tridatu. Meski rumor yang berkembang menyebutkan bahwa Indra Sjafri juga bakal dipercaya menangani timnas SEA Games 2017 yang akan dihelat di Malaysia. ‘’Rumor yang berkembang sah-sah saja, yang benar Indra Sjafri merupakan salah satu kandidat pelatih timnas SEA Games. Segala keputusannya tentu pasca Kongres PSSI di Bandung, Jabar, 8 Januari nanti,’’ ucapnya. Selain itu, di tubuh BU U-21 pelatih tetap dipercayakan kepada Wayan Arsana, berikut pelatih kiper Abdul Fais. ‘’Untuk skuad BU U-21, nanti menjelang kompetisi U-21 digulirkan barulah kami membentuk tim,’’ jelas Ngurah Wiradarma. (022)
Jakarta (Bali Post) Laga inagurasi antara juara Piala Presiden Persib Bandung melawan juara Indonesia Soccer Championship (ISC) Persipura di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (8/1) dibatalkan oleh promotor PT Gelora Trisula Semesta. Berdasarkan data yang dikumpulkan media di Jakarta, Rabu (4/1), pembatalan pertandingan inagurasi yang pelaksanaannya bersamaan dengan Kongres Biasa PSSI di Bandung itu tertuang dalam surat dengan nomor 470/GTS/I/2017. Pembatalan pertandingan yang mempertemukan dua juara turnamen yang dilaksanakan sebagai pengisi kevakuman PSSI ini didasarkan atas beberapa pertimbangan, diantaranya adalah masalah kesiapan dan teknis penyelenggaraan. “Setelah melakukan koordinasi, kami menyampaikan tidak mungkin menggelar laga tersebut sekaligus menyampaikan permohonan maaf,” tulis Direktur Utama PT Gelora Trisula Semesta (GTS), Joko Driyono dalam laman resmi Persib Bandung. Sesuai dengan rencana awal, selain ada pertandingan inagurasi juga ada penyerahan penghargaan kepada pihak-pihak yang mendapatkan prestasi terbaik (mulai pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, tim juara) selama gelaran ISC 2016. Bahkan Persipura Jayapura
Brengle Singkirkan Serena di Putaran Kedua Canberra Persiapan petenis AS Serena Williams untuk menghadapi Australia Terbuka tidak berjalan mulus setelah dikalahkan rekan senegaranya Madison Brengle 4-6, 7-6 (3), 4-6 pada putaran kedua turnamen Auckland Classic, Rabu (4/1). Memainkan turnamen pertamanya sejak ia kalah di semifinal AS Terbuka September silam, Serena dipaksa membuat 88 unforced error melawan petenis yang memiliki posisi 70 strip lebih rendah dalam daftar peringkat WTA. Namun permainannya tak lebih baik sebelum kalah kurang dari dua pekan sebelum Grand Slam pertama tahun ini di Melbourne Park. Serena tertinggal satu set dan 3-4 ketika ia bangkit untuk mengunci kemenangan tiebreak di set kedua dan memaksa set penentuan dimainkan. Set ketiga berlangsung imbang sampai game kesepuluh ketika Brengle menahan dua match point, namun Serena bangkit dan pukulan forehand menyilangnya membuat kedudukan menjadi deuce. Brengle melaju dengan meyakinkan mengamankan match point ketiganya dan terlihat tidak percaya ketika double fault Serena memberikan dia kemenangan terbesar sepanjang kariernya. “Saya tidak pernah mengembalikan bola seperti itu dalam hidup saya. Ini sedikit membuat frustrasi, khususnya karena saya bekerja sangat keras pada masa libur,” kata Serena. Meski kalah, ia tetap memuji penampilan Brengle dan kerja kerasnya meraih kemenangan di putaran kedua ini. “Ia tentu saja melakukan pekerjaan dengan lebih baik dari pada yang saya lakukan,” tambahnya. (kmb39/rtr/ant) PUTARAN KEDUA - Petenis AS Madison Brengle tak percaya saat dirinya mengalahkan petenis nomor dua dunia, Serena Williams di putaran kedua turnamen ASB Classic Auckland Selandia Baru, Rabu (4/1).
sebagai juara kompetisi ISC 2016 juga sudah bersiap diri di Jakarta. Tim yang saat ini sudah bersiap membangun tim untuk menghadapi kompetisi musim depan ini sudah menjalani latihan di Lapangan Halim Jakarta Timur. Sebelum dibatalkan, rencana pertandingan Persib melawan Persipura juga sempat menjadi tarik ulur. Pada awalnya pertandingan akan digelar sebelum Kongres PSSI yaitu Sabtu (7/1). Namun pertandingan diundur satu hari atau bersamaan dengan pelaksanaan kongres. Sementara itu, untuk kongres sendiri akan membahas beberapa agenda yang telah dijadwalkan sebelumnya diantaranya penentuan pelatih timnas, masa depan kompetisi hingga membahas status tim yang salah satunya Persebaya Surabaya. (ant)
Bali Post/net
BATAL - Sejumlah pemain Persib Bandung melakukan latihan perdana di lapangan Lodaya Bandung, Jawa Barat, Selasa lalu. Laga Persib vs Persipura yang mempertemukan juara Piala Presiden dan turnamen ISC, akhir pekan ini batal dilaksanakan.
Kuota Atlet Pelatnas PSSI Pusat Anggap PS Badung Masih Dualisme PBSI Belum Terpenuhi Mangupura (Bali Post)PSSI Pusat masih menganggap terjadi dualisme kubu di tubuh PS Badung. Karena itu PSSI Pusat mengirimkan surat kepada PS Badung bernomor : 18/AGB/03/I-2017, tertanggal 1 Januari 2017, perihal undangan pertemuan. Isi surat mengundang AA Ngurah Alit Wiraputra dan Made Sudiana. Sebagaimana isi surat, pada saat Kongres Biasa (pemilihan ketua umum) PSSI tahun 2016 yang digelar di Hotel Mercure and Convention Centre Ancol Jakarta Utara pada 10 November 2016, klub PS Badung mengirimkan dua mandat yang berbeda. Untuk itu jajaran pengurus PS Badung diminta memberikan status kepengurusan yang sah. Pertemuan digelar, Kamis (5/1) ini pukul 17.00 WIB di
kantor PSSI Pusat General Tower 17th floor, Grand Rubina Business Park, Kawasan Rasuna Epicentrum, Jalan HR Rasuna Said Kav C 22 Jakarta Selatan. Direksi Keuangan PT Persatuan Sepak Bola Badung Bali I Gusti Agung Ketut Tiksena yang dikontak kemarin membenarkan adanya pemanggilan surat tersebut. ‘’Tujuannya supaya dalam Kongres PSSI di Bandung 8 Januari nanti, delegasi yang membawa mandat dan amanat PS Badung personelnya jelas,’’ ungkap Gung Tiksena seraya menambahkan, utusan PS Badung pada Kongres pemilihan ketua umum yakni Dewa Putu Manik. Gung Tiksena menegaskan, Made Sudiana selaku Dewan Komisaris tak bisa hadir dan dipercayakan mandatnya kepada tiga direksi yakni Gung Tiksena, AA Rawat Dwaja, serta Si Putu Raka Arnaya. ‘’Kami memang mau berangkat ke Jakarta dalam pertemuan,, Kamis (5/1) ini. Persolannya kami membeli tiket pesawat susah sekali, karena penumpang yang terbang ke Ibu Kota membeludak,’’ kilah dia. Yang jelas, lanjut Gung Tiksena, pihaknya siap membeberkan data-data yang valid terkait kepengurusan PS Badung yang sah. ‘’Kami sudah siapkan bukti-bukti yang menguatkan, termasuk hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),’’ ungkap Gung Tiksena. (022)
Empat Pebola Voli Bali Berlaga Tim Proliga Denpasar (Bali Post)Tercatat kuartet pebola voli Bali dipercaya mengusung bendera tim Proliga yang mulai diputar 23 Januari sampai dengan 27 April nanti. Mereka adalah Nyoman Rudi Tirtana dan Kadek Adi Suartama di tim Jakarta BNI 46. Made Vandim Sanjaya Putra serta Komang Maranjana membela klub Batam Sindo Bina Voli Nusantara (BVN). Binpres Pengprov PBVSI Bali Nyoman Sudiantarayana yang dikontak, Rabu (4/1) kemarin menyatakan pihaknya bangga, sebab tenaga pebola voli Bali masih dipakai klub-klub elite nasional di kancah event bola voli paling bergengsi di Indonesia Proliga. Dijelaskannya, pihaknya telah mengirimkan enam pebola voli untuk seleksi masuk skuad Batam Sindo BVN. Alhasil, hanya dua yang masuk skuad Batam Sando, yakni Made Vandim Sanjaya Putra yang berlatar bekakang voli pantai, serta Komang Maranjaya.
‘’Saya bangga Komang Maranjana atlet muda masih remaja kelahiran tahun 2000, tingginya mencapai 186 cm, dan back-ground-nya memang voli indoor. Kami harap dengan dia terjun di kancah Proliga bisa menambah jam terbang dan pengalaman bertandingnya makin matang,’’ ujar pria yang biasa disapa Mangkok ini. Mangkok sendiri bakal diproyeksikan menjadi asisten pelatih di Batam Sindo BVN, sedangkan pelatih kepalanya Rudi. Mangkok mengemukakan, Proliga putra melibatkan enam tim, sedangkan putri tujuh tim. Proliga mulai digulirkan 23 Januari mulai di Malang, Palembang, Batam, Gresik, Surabaya, dan Yogyakarta. Untuk dua pemain di klub Jakarta BNI 46, Rudi Tirtana sudah cukup lama membela klub BNI berposisi tukang smes (open spiker), sedangkan Adi Suartama adalah tukang umpan (tosser). (022)
Jakarta (Bali Post) Pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) masih mempunyai kuota atlet-atlet yang belum terpenuhi hingga awal Januari 2017, menyusul pengumuman komposisi atlet dan pelatih pelatnas PBSI di Jakarta, Rabu (4/1). “Kuota yang sudah terpenuhi hanya untuk sektor ganda putri dan ganda campuran. Sektor lain masih ada beberapa yang kurang seperti tunggal putra kurang tiga orang,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti dalam jumpa pers di pelatnas PBSI. PP PBSI menetapkan kuota sektor tunggal putra dan tunggal putri masing-masing 14 orang, baik untuk pelatnas utama maupun pelatnas pratama. Sedangkan sektor ganda putra dan ganda campuran mempunyai kuota masing-masing 24 atlet untuk pelatnas utama dan pramata. Hanya sektor ganda putri yang mempunyai kuota atlet 22 orang atau 11 pasangan. Komposisi atlet pelatnas PBSI pada 2017 yang telah terpenuhi untuk sektor tunggal putra sebanyak sebelas orang, tunggal putri sebanyak 12 orang, ganda putra 20 orang, ganda putri 22 orang, dan ganda campuran 24 orang. “Kami akan mempertimbangkan pemenuhan kuota atlet itu dari pemain-pemain klub yang akan magang sebagai atlet pelatnas. Proses magang itu akan menjadi seleksi bagi pemain-pemain klub untuk menjadi atlet pelatnas,” tutur Susy. Namun Susy belum menyebut kepastian waktu pembukaan magang bagi pemain-pemain klub bulu tangkis ke pelatnas PBSI. Pelatih Tunggal Putri PBSI akan mengumumkan kepala pelatih tunggal putri pemusatan pelatihan nasional pada Februari. “Kami sudah punya nominasi kepala pelatih dan sudah hampir selesai pembicaraan kami dengannya,” kata Susy Susanti. Susy mengatakan kepala pelatih tunggal putri itu merupakan pelatih Indonesia dan bukan pelatih dari luar negeri. “Kami masih percaya dengan kinerja pelatih-pelatih Indonesia,” kata Susy. Meskipun belum menyebut nama, Susy mengaku nominasi kepala pelatih tunggal putri itu telah mengerucut menjadi satu nama dari empat calon yang dipilih PP PBSI. “Kami juga telah membahas program dan jam latihan untuk tunggal putri,” kata Susy. Sektor tunggal putri pelatnas memang belum mempunyai kepala pelatih. Tapi PP PBSI telah mengumumkan nama asisten pelatih sektor tunggal putri utama yaitu Minarti Timur. Minarti mengaku program pelatihan masih menunggu kepala pelatih. “Hal yang memang perlu dibenahi adalah aspek fisik dan mental atlet-atlet tunggal putri,” kata Minarti. Susunan pelatih empat sektor lain yaitu tunggal putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran masih ditangani oleh kepala-kepala pelatih lama, seperti Hendry Saputra pada tunggal putra, Herry Iman Pierngadi pada ganda putra, Eng Hian pada ganda putri, dan Richard Mainaky pada ganda campuran. (ant)
Bulu Tangkis Tetap Targetkan Medali di SEA Games 2017 Jakarta (Bali Post) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tetap membidik perolehan medali tim bulu tangkis Indonesia dalam Pesta Olahraga Asia Tenggara atau SEA Games 2017, meskipun pemerintah tidak menetapkan target bagi kontingen Merah-Putih. “SEA Games akan menjadi salah satu prioritas kami. Kejuaraan multi-cabang olahraga itu akan menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain pelapis, bukan pemain utama kami,” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, selepas jumpa pers komposisi atlet dan pelatih pelatnas di Jakarta, Rabu (4/1). Namun, PBSI, lanjut Budiharto belum menentukan komposisi atlet pelatnas yang akan turun maupun jumlah target medali dalam SEA Games 2017. “Itu akan menjadi keputusan
bidang pembinaan dan prestasi. Apakah akan menurunkan pelatnas utama dikombinasi dengan pelatnas pratama atau semua pemain dari pelatnas pratama,” kata Budiharto. SEA Games 2017 akan bertepatan dengan penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow Skotlandia pada Agustus. “Kejuaraan Dunia akan tetap menjadi prioritas utama. Kami bersyukur pemerintah telah selektif untuk menentukan target sehingga SEA Games menjadi sasaran antara saja,” kata Budiharto. Ketua pelatih sektor ganda putra pelatnas PBSI Herry Iman Pierngadi berharap atlet-atlet yang mengikuti SEA Games 2017 adalah atlet-atlet muda seperti Fajar Alfian. “Meksipun bukan sepenuhnya atlet-atlet pelatnas pratama, kami berharap setidaknya atlet-atlet muda dalam pelatnas
utama yang turun. Kami ingin mendorong atlet-atlet muda dalam SEA Games,” kata Herry. Herry mengaku siap untuk mengajukan sejumlah nama pemain-pemain muda sektor ganda putra menuju SEA Games. Sedangkan pemain senior pada pelatnas utama akan fokus menghadapi Kejuaraan Dunia 2017. All England Herry juga menargetkan pasangan Mohammad Ahsan/ Rian Agung Saputro untuk dapat masuk turnamen super series premier All England 2017. “Mereka akan mulai mengumpulkan poin dari turnamen tingkat International Challenge di China pada Selasa (10/1) nanti,” kata pelatih akrab disapa Koh Herry itu . Ahsan/Rian, lanjut koh Herry harus mengumpulkan poin sebanyak lima ribu sesuai persyaratan dari Federasi
Bulu Tangkis Dunia (BWF) jika akan mengikuti All England pada pekan kedua Maret 2017. “Setelah dari China, Ahsan/ Rian akan mengikuti Malaysia Grand Prix Gold pada pekan ketiga Januari nanti. Minimal mereka masuk pada semifinal, baik di China maupun Malaysia,” katanya. Koh Herry mengatakan Rian telah menjadi pasangan Ahsan pada sektor ganda putra, selepas pengunduran diri Hendra Setiawan dari Pelatnas PBSI pada Desember 2016. “Kami memang telah menyiapkan regenerasi ganda putra. Kami juga telah mempunyai pasangan pelapis berikutnya,” kata Herry. Koh Herry menambahkan, All England menjadi fokus prestasi sektor ganda putra saat ini sebelum menargetkan prestasi pada turnamen-turnamen lain. (ant)
Bali Post/net
Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kiri) dan Rian Agung Saputro saat tampil di Hong Kong Open November lalu.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
!!Dcr Sopir Siap Kerja Dalam Shift, Datang Lgsg Interview ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur atau Telp.08123620560/0821544481161
!Dcr sgr Therapist Masas,Staf& Partime H:085792736425Krobokan
Dibutuhkan Segera Driver Truk Dicari Waitris utk Restaurant Min Lulusan SMA/SMK Berijasah Jepang Kokoya,Lmr Lsg ke Jl.Dn B.BP.166.01.17.0000316 B.BP.001.01.17.0000065 B.BP.001.01.17.0000291 B.BP.001.01.17.0000306 mempunyai SIM B1,Hub.Chris/ Tamblingan Sanur/081338041969 ***Dcr Bag.GD(SIM A,bs Compt)+ Dcr Kr/wan,SPBU Tgas Mlam,Lmr: Dicari Sopir,Helper,u/Prsh Dcr Sopir 4 orang PT.BSM Pone- Iwan 082145052700/08113165046 B.BP.004.01.17.0000310 B.BP.001.01.17.0000260 Kpl Adm(bs Compt),Bag.Srbtn,Lk SPBU Jl.Pura Demak/03618466431 Distributor Hub:(0361)426276 goro Indah C4 Dps(Blkg Dunia Cr STM/Teknik Sipil Funding Officer untuk Koperasi B.BP.141.01.17.0000335 B.BP.033.01.17.0000276 B.BP.001.01.17.0000244 B.BP.001.01.17.0000254 Saridana V/8, 087860180816 Sgr Berpengalaman Hub.087861224404 Jam) Hub:081338307435 Wanita S1 Gj 5Jt 081239011111 Dcr Japanese Speaking Driver Dic:Staff Salon Terapist dan B.BP.001.01.17.0000281 B.BP.001.01.17.0000039 B.BP.001.01.17.0000267 B.BP.001.01.17.0000334 Dcr Krywti untuk di Apotek Min Dicari Sales Laki atau Wanita SMA Hub.081 24606 355 Capster.Hub:081999881108 **Dcr:Sopir,Office Boy,Sales. Cr Sls Marketing Teknisi Lap. Dcr Staff Toko Bs B.Inggris + Low:Sales Executive Pglmn min2Th, B.BP.001.01.17.0000284 B.BP.004.01.17.0000186 SMA bs Komp Hub.081236311671 max.30thn Hub: 081999054808 Lam:PT.Bintang Harapan Kurnia CSO,Gaji+Bonus,Makan 2x sehari Gaji,Bonus,Trip LN,min D3, Dcr Therapist Wnt Pengalaman Dicari Marketing Credit D3,S1 B.BP.001.01.17.0000140 B.BP.001.01.17.0000153 Komputer Hub.753510 / 760063 B.BP.145.01.17.0000098 Jl.Dewi Sri 101 Kuta-Bali BPJS Hub.081337440089(WA) Mnarik,Kndraan Prbdi,krm CV Jl Ari Putri Hotel,Jl.Cemara Hub:081339537679 Pertokoan Dcr Teknisi AC & Kulkas,Alamat B.BP.001.01.17.0000177 Telp.085100439607 Sanur 081353222828 Sudirman Agung Blok C No.10 Dps P.Singkep26 Dps,E:ecocarebali1 !Dcr Sopir Pribadi Gianyar Hub:Dewa 087861731300 Cr Sopir & Adm Jl.Muding Indah B.BP.001.01.17.0000258 B.BP.001.01.17.0000255 B.BP.001.01.17.0000243 @gmail.com T.0361221935 Urgent B.BP.001.01.17.0000033 Sopan,Jujur & Rapi,Bs Matic IV/12 Kerobokan max 30th Dcr Accounting Gj UMR H:0361- BPR KAS Mencari Security Pglmn Dicari PRT Wnt 30th keatas Dps B.BP.001.01.17.0000266 Dcr segera Graphic Design yg Minat Datang Lgsg Interview ke Hubungi 082142202006 704792 Jl.Byps Ngrh Rai Tuban min 2thn,Funding Officer Pria Rajin,jujur H:082144024522 SMS PT.PAG bth Kary Max.30Th Min. brpnglmn khususnya utk Silver B.BP.156.01.17.0000286 B.BP.001.01.17.0000274 B.BP.001.01.17.0000273 Jl.Danau Poso No.35 Sanur atau Hub:081339403582 D1 Acct Pglm Min.1Th ditmpatkn Jewelry.Hub.081337868885 Dcr Krywan Toko bs Inggris, E: DbthknAsst.Apteker/Krywti.Lam Dicari PRT,untuk Asuh Anak dan B.BP.001.01.17.0000144 Telp.08123620560/0821544481161 di A.Yani&Cust.Service,Bs Komp B.BP.001.01.17.0000178 B.BP.141.01.17.0000337 maitaru.jaya@gmail.com/9347196 ke Aptk.Qitta Jl.RySesetan 12A Bersih2 di Sanur,Tinggal dalam Bth Guru Seni Budaya(BisaTari) Komunikasi Baik,dtmpatkan di Dibthkan Satpam & marketing B.BP.141.01.17.0000257 Lngsung dibawa k SMP PGRI5 Dps B.BP.001.01.17.0000242 Dcr Arsitek Bs Autocad&Admn S1 SMS ke 08123877799 Ns Dua email:trisna_maryanti@ Dana min SMA Hub:297837 BPR Dcr:Reseptionist/FO,HK,Puri Dbthkn Dosen S2 Farmasi Sgr Ki B.BP.001.01.17.0000108 B.BP.001.01.17.0000247 &D4 Brpnglmn. Perum Cazaloka Thary Suadana Jl.Raya Celuk Asih Htl, Jl.Pantai Kuta40,Kuta rim Lamaran ke Akademi Farmasi Bth Kurir SIM C di Bt.Bulan,bs Dicari Pembantu Rumah Tangga yahoo.com Ph.0361423188 Estate Jl. P.Saelus1 087862369226 B.BP.001.01.17.0000290 B.BP.001.01.17.0000338 B.BP.001.01.17.0000058 Tinggal Dalam Hub.081802796888 B.BP.001.01.17.0000157 Saraswati Jl.Kamboja 11A Dps Gaji 1,5Jt Hub.Bapak Made Salesman max 35thn,0361-464286 B.BP.001.01.17.0000251 !!Bth 3or Karyawati SIM C, B.BP.001.01.17.0000256 !!!3org Sopir B1,Gaji Tinggi+ Dibthkn Therapist,Hairdresser, Sumertadana Tlp.087862270491 Jl.Tunjung Danu 3 Gatsu Timur Bth Sgr Cust Service Suli 153 Dcari:Supir Bisa alphard Matic B.BP.001.01.17.0000311 Min SMA, Gaji Tinggi, Makmur Mess Gratis+Bonus Hub.Toko Brpnglmn,Bs Bhs Inggris,Gaji B.BP.001.01.17.0000126 Pengalaman Jujur.Untuk Rumah Hub.226518/081337555226 Dicari Sgr Staf CS,Sopir,SeraAbadi Bgn Jl.T.Umar Brt 888Dps Besi Murah Jl.Teuku Umar Barat Bgus.Silhkn Hub.081237893361 Sopir & Karywan Laundry DpsTmr B.BP.001.01.17.0000287 B.BP.141.01.17.0000329 Di Imam Bonjol Dps.Sms data ke butan.Per.Meuble.Jl.Pertulaka B.BP.031.12.16.0000807 No.17(Sebelah Warung Buleleng) Bth sgr kary/i accont officer Hub.085103000250/081236002006 Dicari Sopir Berpengalaman 0816571027 Atau Email Lamaran Dps.Hub:463727/08113990777 B.BP.141.01.17.0000332 Dibutuhkan Pelaksana Lapangan B.BP.001.01.17.0000111 Ke Calculus2050@gmail.com H.KSP Dharma Siaga,0361-419673 untuk Toko Mebel 08123672614 B.BP.001.01.17.0000040 !!Bth 8org Sopir B1/A,8org Tng u/ di Labuan Bajo.Kirim Lam ke B.BP.004.01.17.0000300 B.BP.001.01.17.0000246 B.BP.135.01.17.0000322 Dicari Tukang Jahit & Pengepul UD.Kusuma Bali Mandiri Gianyar Angkat Kuat,Gaji Min.70.000/Hr lowonganwahanaadikarya@gmail. Dcr Driver pribadi berpenglman !!5org Cekker,5or Sopir B1, Butuh Karyawan Manajer,Surve, Cr Adm.Garmen Bs Komputer, jahit sebanyaknya Tlp.427506 Dpt Kos+U.Makan,Makmur Abadi com tlp.223371 tahu Wil.Bali Cp:085738560166 Dcr Mrkting gj+Bns+Komisi+BPJS Dicari webmaster,webdesign dan Gaji Tinggi+Kos+Bonus!Murah Colektor,Leder dan Sopir.Lmr Bhs Inggris Email CV ke: H.08123806044 Lam.PT.PAM Bedahulu XVII/7 Dps Staff Operation Min.SMA Kirim B.BP.001.01.17.0000314 B.BP.001.01.17.0000324 Makmur Bgn,ByPas Ngurah Rai888 Bangunan Jl.T.Umar Brt 888 Dps Langsung DA Samping Pasar B.BP.001.01.17.0000154 yosi.gingersnap@gmail.com B.BP.821.01.17.0000107 Lam:Bali Eka Jaya Jl.Setiabudi Dcr FO,HK,Cook,Wtr/ss Hub.Htl B.BP.141.01.17.0000331 B.BP.141.01.17.0000330 Dibutuhkan Segeras Staff Untuk Burung Semebaung (Pak N.Sukarja) B.BP.004.01.17.0000309 Dcr Pengawas Pryk di Bdgul min We are Looking for a Retail 18 Kuta / sm.baliekajaya.com Prawita Legian 63/08174725308 Restaurant in Seminyak Need !Dcr PRT Pngalaman Jujur,Rajin Membersihkan Villa,Bekerja Dgn Tlp.081999844767/08113880078 Dcr Pramuniaga,Ksir,Fresh Food Profesional Sale Girl/Boys B.BP.817.01.17.0000190 B.BP.154.01.17.0000325 STM bs B.Ing Hub:081246967076 Bakery Staff Call 0361 732567 B.BP.001.01.17.0000265 Rambut Potong Pendek,Tinggal Tamu,Berbahasa Inggris, Laki2/ B.BP.001.01.17.0000259 & Boga,Arys Mikro Jln.Nangka speak English,France,Korean, Dcr SPG untuk di Hardys Sanur, Dcr IT Sales Min SMK/Lulusan B.BP.153.01.17.0000174 Ymh Bisma Dicr 1.Mekanik, Dlm Umur 30Th ke atas Gaji 2Jt/Bln, Prempuan,Gaji Bagus, Daerah SemiDcr karyawan salon Hairdresser Utara No.248X Denpasar Chinese or Japanese Kuta,Nusa Dua.Hub Jl.Tkd IT Lamaram Krm.PT.Bumi Sentosa !!Dcr Staff HK Pnglmn Laki2 2.Supir,SIM B1 Hub.T.Umar 142Dps nyak081236313813,082247476605 Pls Call 0816295553 Balian 146 Renon T.221666 u/Villa di Umalas H:08123940523 08123620560/0821544481161 Tlp.085738559532/0361-8469340 Jl.Tukad Badung 234 T.8497719 Capster/Therapist,081936074041 B.BP.141.01.17.0000336
B.BP.166.01.17.0000317
Cr SPG/SPB Butik Bs Inggris Pengalaman Email CV ke: yosi.gingersnap@gmail.com
B.BP.001.01.17.0000155
B.BP.001.01.17.0000312
Dcr Karyawati bisa Masak untuk Wr Makan di Renon,081999564725
B.BP.154.01.17.0000081
Dicari Sopir Bujangan Bisa Bawa Matic Hub.751223
B.BP.001.01.17.0000282
Dicari Sales/Marketing Hub. Jl.G.Krakatau No.9 Telp.483868
B.BP.004.01.17.0000299
B.BP.001.01.17.0000143
B.BP.001.01.17.0000268
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
Xenia Xi M/T’08 Hitam Met AsDK Pribadi BUC/TT,085101424280
B.BP.001.01.17.0000288
HONDA
Jazz RS’2014 Pmk AT Putih Asli Bali 081999925143 Pribadi
X-Over’09 Slvr AsBali,HP:08123 604038 T.Pancoran IV C/23 Dps
DIJUAL MOTOR
TOYOTA
Jual Motor Honda Repsol tahun 2012 Hub:087761744261
B.BP.001.01.17.0000152
BU Cepat Innova’11G Hitam Beli dr Baru KM20Rb 0817356452
B.BP.001.01.17.0000327
Rmh Kost LT 2 Are 12 Kamar H.2, 2m&1 Are Diinduk 082145270447
HONDA
Rmh baru T.110/100 Gelogor Carik Dps.Aspal 5M 085102180922 B.BP.001.01.17.0000270
DISEWAKAN RUMAH DIJUAL RUMAH BUC Rmh Kost Murah L.1,5Are di Dswkan Rmh 3KT,Jl.Mahendradata Dps 087860318077,085100097724 Puputan Baru III/2,08123656617
B.BP.166.01.17.0000315
B.BP.001.01.17.0000263
RUPA-RUPA
SALON
AC
FOTO COPY
SERVICE
SERVICE
B.BP.001.01.17.0000036
BIRO JASA
1,5 Are G.Pipit Utara Bt.Bulan 385Jt/Are Nego 081338350306
Pelunasan/Gestun kartu kredit Jl.Kerta Pura Hub.082340004545
BU hrg Miring Jl Tnh 2,5A di Ubud Hub.081996677288 Maaf TP
Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP Paspor Sy Bntu Murah 081999121505
Djl Tnh 2-4 Are Dkt P.Msk GWK Lok.Strategis Dkt Unud&Poltek cck u/Villa&Rmh 08113961616 TP
Rmh Bocor,Dak,Talang,Dinding, Dll Hb.Dani 085102411326 Grnsi
B.BP.001.01.17.0000296
ALUMINIUM
B.BP.001.01.17.0000097
B.BP.001.01.17.0000130
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 55Jt/A & 150Jt/A Bs Kredit 087862450004
B.BP.001.01.17.0000047
DIJUAL MOTOR
BIRO JASA DIJUAL MOBIL
BENGKEL LAS
Dijual:1 Lot Villa Mesari 15Jt Hub:085792097778
B.BP.001.01.17.0000239
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
**4A** bisa ambil 1,3A.Kmpus Unud Jimbaran.Pmlk,081338371818
B.BP.101.01.17.0000323
Tyt Sienta Tipe G CVT Htm Msh B.BP.001.01.17.0000326 Baru 2016 AT 240Jt,0811395948 Jazz RS AT Pth AsBali’2015 B.BP.141.01.17.0000319 LowKM 240Jt Nego,085100434008 B.BP.001.01.17.0000318 B.BP.141.01.17.0000320 Djl Avanza Htm Th’2010 Istimwa B.BP.001.01.17.0000252 Sekali Hub:081239175544 Dijual Rmh LT 150,Gatsu 1/16/1 Honda City 2005 Silver Matic B.BP.001.01.17.0000289 DISEWAKAN TOKO Hrg 1,5M Nego Hub.081337263958 42.ribu km hub 0818520746 Kijang Asli Pick Up Th’96 Long B.BP.001.01.17.0000180 Dikont.Toko Lt2(11x11mtr) B.BP.004.01.17.0000294 Sasis Samsat,KIR Baru Milik Dijual Sgr Rumah Keberuntungan Jl.Trijata Dps 081238169620 Strgs SUZUKI Pribadi Jln.T.Ametung IV/8 di Pusat Kota Denpasar B.BP.001.01.17.0000328 Karimun Wagon R GS dan GL’15 Ph:085739464645/081936305581 Hub”08123872152,082230773688 Ertiga GX’15AsBal,089619874461 KONTRAKTOR B.BP.001.01.17.0000297 B.BP.001.01.17.0000042 DISEWAKAN GUDANG B.BP.001.01.17.0000168 Swimming Pool Specialist Con- Dikon.Gdg Ls.11,4Are LB.650m2 Rush S 2013Htm asBali MT Jl.Gn Djl Rmh Semi Vila Lok.Jl.Ciung Sidekick’95 Mrh Orcat Audio TV VR16 Gatsu VI/5A 085738211123 Guntur No.2 hub:082341417789 Wanara Renon Hub:08123635089 tractor,Pny Mslh.082144464070 Jl.Cargo Utma 99X,081236030099 B.BP.001.01.17.0000313
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
B.BP.001.01.17.0000277
B.BP.001.01.17.0000283
B.BP.001.01.17.0000241
Jual Tanah 3,40 Are Fujiama Buluh Indah TP Hb.089679343181
RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088 B.BP.164.01.17.0000032
B.BP.001.01.17.0000115
B.BP.001.01.17.0000264
A.BP.001.12.16.0001551
B.BP.001.01.17.0000129
B.BP.001.01.17.0000293
SIUP PAJAK Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155 B.BP.001.01.17.0000128
Simpanan Koperasi 1M Dpt Rumah Gratis di Tabanan 081239011111 B.BP.001.01.17.0000333
KEHILANGAN Hlg BPKB :09812697-O DK760JC AN:Sahawan,Hub:081337115990 B.BP.001.01.17.0000272
KONTAK JODOH Duda 50Th Mapan Cari Gadis/Jnd Baik2 Cantik Tdk bw Anak,Hindu Serius,Siap Nikah,085205293535 A.BP.001.12.16.0001448
HEWAN Labrador 1,5bln Jtn Cklat Stbm 3,5JtAnaknChmpionJmb0817777223 B.BP.004.12.16.0000724
PELUANG BISNIS Bth Peluang Usaha/Tambahan? Hub.087861965576/081999415846 B.BP.001.01.17.0000301
EKONOMI
18
Rupiah Melemah 41 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta Rabu pagi bergerak melemah sebesar 41 poin. Rupiah menjadi Rp 13.481, dibandingkan sebelumnya di posisi Rp 13.440 per dolar AS. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Rabu
(4/1) mengatakan mata uang dolar AS kembali menguat terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah menjelang rilis notulensi pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) serta meningkatnya sejulah data ekonomi di Amerika Serikat. “ISM manufacturing Amerika Serikat yang diumumkan
Bali Post/ant
MELEMAH - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta Rabu pagi bergerak melemah sebesar 41 poin. Rupiah kemudian menjadi Rp 13.481, dibandingkan sebelumnya di posisi Rp 13.440 per dolar AS.
naik ke 54,7 pada Desember mendorong dolar AS,” katanya. Di sisi lain, lanjut dia, sentimen dari dalam negeri mengenai angka PMI manufacturing Indonesia yang menurun turut mempengaruhi fluktuasi mata uang domestik. Survei dari Nikkei memperlihatkan angka PMI Indonesia Desember turun menjadi 49,0, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya 49,7. Ia menambahkan, realisasi belanja negara yang di bawah 90 persen turut memberikan petunjuk pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal IV 2016 tidak akan lebih baik. “Sentimen dari dalam negeri itu membayangi laju rupiah terhadap dolar AS,” katanya. Analis pasar uang Bank Mandiri, Renny Eka Putri menambahkan bahwa prospek untuk kenaikan suku bunga Amerika Serikat (Fed Fund Rate) pada tahun 2017 ini juga masih menimbulkan risiko pada rupiah. Kendati demikian, lanjut dia, masih adanya persepsi investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang masih cukup solid di tengah perlambatan global masih menjaga fluktuasi rupiah untuk tidak tertekan lebih dalam. (ant)
Sri Mulyani Nilai Wajar Kenaikan Tarif STNK
Jakarta (Bali Post) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan kenaikan tarif pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dilakukan untuk memperbaiki pelayanan surat perizinan yang dilakukan Polri kepada masyarakat. “PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dalam hal ini adalah tarif yang ditarik oleh kementerian lembaga dan harus mencerminkan jasa yang diberikan. Jadi dia harus menggambarkan pemerintah yang lebih efisien, baik, terbuka dan kredibel,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (3/1). Sri Mulyani mengatakan kenaikan tarif PNBP ini merupakan kewajaran, karena terakhir kali tarif tersebut mengalami penyesuaian pada 2010 dan sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan terkini yang dinamis. “Tarifnya sejak 2010 tidak pernah di-update. Ini sudah tujuh tahun. Jadi untuk tarif PNBP di kementerian lembaga memang harus disesuaikan, karena faktor inflasi maupun untuk jasa pelayanan yang lebih baik,” ujarnya. Untuk itu, menurut Sri Mulyani dengan adanya kenaikan tarif PNBP tersebut maka masyarakat bisa lebih percaya terhadap jasa pelayanan yang diberikan
oleh pemerintah dan jumlah pungutan tidak resmi dapat ditekan. Sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mengatur beberapa hal terkait tarif baru pengurusan suratsurat kendaraan bermotor. Peraturan tersebut diantaranya penambahan atau kenaikan tarif untuk pengesahan STNK, penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor pilihan, dan surat izin serta STNK lintas batas
Jakarta (Bali Post) Pemerintah menyerap dana Rp 15 triliun dari lelang lima seri Surat Utang Negara (SUN) dengan total penawaran yang masuk Rp 36,9 Triliun. Upaya itu dilakukan untuk memenuhi sebagian pembiayaan APBN. Demikian disampaikan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa (3/1), menyebutkan lelang perdana awal 2017 ini
memenuhi target indikatif yang telah ditetapkan. Dari lelang tersebut, jumlah yang dimenangkan untuk seri SPN03170404 mencapai Rp 6,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,93287 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 4 April 2017 ini mencapai Rp 14,97 triliun. Imbal hasil terendah yang masuk untuk seri obligasi dengan tingkat kupon diskonto ini mencapai 5,74 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar
negara. Untuk kendaraan roda dua dari Rp 50.000 menjadi Rp 100.000, sementara untuk roda empat dari Rp 75.000 menjadi Rp 200.000 dan kenaikan tarif juga berlaku untuk penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) baru dan ganti kepemilikan (mutasi). Besaran tarifnya dari Rp 80.000 untuk roda dua dan tiga menjadi Rp 225.000 dan kendaraan roda empat dari Rp 100.000 menjadi Rp 375.000, kemudian semua tarif baru tersebut mulai diberlakukan 6 Januari 2017. (ant)
Kamis kliwon, 5 Januari 2017
Kasus Hasil Riset JP Morgan
Pemerintah Harus Mampu Meyakinkan Investor Jakarta (Bali Post)Keputusan pemerintah cq Kementerian Keuangan yang memutus kerja sama dengan JP Morgan Chase Bank NA dinilai tepat oleh sejumlah anggota DPR. Keputusan pemerintah diambil menyusul hasil riset lembaga perbankan asal Amerika Serikat tersebut yang menurunkan peringkat keuangan Indonesia dari overweight menjadi underweight, sehingga dikahwatirkan berpengaruh terhadap iklim investasi di Indonesia. Meski mendukung, Ketua Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mengaku khawatir terhadap reaksi negatif investor yang terlanjur percaya dengan hasil riset tersebut. Oleh karena itu, pemerintah diminta harus meyakinkan para investor dan calon investor bahwa kondisi keuangan yang digambarkan JP Morgan bisa dibenahi. “Penjelasan pemerintah dibutuhkan demi menghindari disinformasi publik atas keputusan pemerintah terhadap JP Morgan,” kata Marwan Cik Asan di Jakarta, Rabu (4/1) kemarin. Kepada JP Morgan, ia juga meminta tetap mengedepankan prinsip profesionalisme, akuntabilitas, bertanggung jawab, serta secara terbuka dapat menjelaskan kepada
pemerintah dan publik di Indonesia terkait metodologi dan indikator yang digunakan. Mengapa hasil risetnya berujung pada rekomendasi penurunan level investasi dari overweight menjadi underweight. Riset dilakukan JP Morgan pada 13 November 2016, tentang kondisi pasar keuangan di Indonesia pasca terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). JP Morgan menyebut imbal hasil surat utang tenor 10 tahun naik dari 1,85 persen menjadi 2,15 persen pasca terpilihnya Trump. Kenaikan tingkat imbal hasil dan gejolak pasar obligasi ini mendongkrak risiko premium di pasar negara-negara yang pasarnya berkembang (emerging market) seperti di
Indonesia. Hal itu berpotensi mendorong arus dana keluar dari negara-negara tersebut. JP Morgan kemudian merekomendasikan pengaturan ulang alokasi portofolio kepada para calon investor. Tak tanggung untuk Indonesia, lembaga perbankan AS ini memangkas dua level rekomendasi Indonesia dari overweight menjadi underweight. Brasil turun satu peringkat dari overweight menjadi netral. Namun negara tetangga seperti Malaysia dan Rusia justru naik peringkatnya menjadi overweight. Hasil riset tersebut mendapat protes Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyatakan bahwa hasil riset JP Morgan berband-
ing terbalik dengan kondisi perekonomian di Indonesia, sebab indeks pertumbuhan Indonesia bergerak naik meski belum mencapai target. Belum lagi indikatorindikator ekonomi lainnya yang bergerak positif. Marwan mengaku dapat memahami kekecewaan Menku Sri Mulyani atas hasil riset JP Morgan yang merugikan Indonesia. “Terlebih saat ini Indonesia sangat membutuhkan kontribusi Investor dalam penerbitan SBN untuk menutupi defisit APBN yang semakin melebar,” kata politisi dari Partai Demokrat ini. Wakil Ketua Komisi XI DPR lainnya, Achmad Hafisz Thohir mengakui hasil riset JP Morgan bisa mempengaruhi iklim investasi di Indonesia. “Pengaruh tentu ada tapi tidak terlalu signifikan, namun perlu dicermati alasan JP Morgan menurunkan peringkat Indonesia itu apa sebabnya, pemerintah harus cek hal tersebut,” kata Haifsz. (kmb4)
Desember 2016
Denpasar Inflasi 0,69, Singaraja 0,63 Persen Denpasar (Bali Post) Desember 2016 di Kota Denpasar terjadi inflasi sebesar 0,69 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 123,10. Tingkat inflasi kumulatif (Januari-Desember 2016) dari tahun ke tahun (YoY) sebesar 2,94 persen. Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender dan YoY tahun 2014 dan 2015 masing-masing sebesar 8,03 persen dan 2,70 persen. Adi Nugroho, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menerangkan, inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada lima kelompok pengeluaran yaitu kelompok transport, komunikasi, jasa keuangan mengalami inflasi sebesar 2,38 persen, bahan makanan 0,86 persen, kesehatan 0,40 persen, makanan jadi, minuman, rokok, dan
tembakau 0,35 persen, serta perumahan, air, listrik, dan gas sebesar 0,12 persen. Sedangkan kelompok sandang mengalami deflasi sebesar 0,41 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks/tetap. Komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi harga pada bulan Desember 2016 antara lain, tarif angkutan udara, bensin non subsidi, tarif pulsa ponsel, jeruk, cabai rawit, bawang putih serta sawi hijau. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga selama Desember 2016 antara lain, cabai merah, apel, daging ayam ras, emas perhiasan, dan baju kaos berkerah. Desember 2016 Singaraja mengalami inflasi sebesar 0,53 persen, dengan IHK sebesar 135,10. Tingkat inflasi tahun
kalender (Januari-Desember 2016) dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Desember 2016 terhadap Desember 2015) sebesar 4,57 persen. “Harga beras tahun ini pun sangat terkendali. Yang saya lihat agak liar itu cabe rawit, kalau bawang merah, bawang putih di bulan-bulan lalu sempat mempengaruhi gejolak inflasi, tapi pada ujungnya bawang merah, bawang putih, cabe merah di bulan Desember sudah terkendali, tinggal cabe rawit yang menjadi problem nasional di semua daerah. Tercatat ada kenaikan harga di cabe rawit hampir semua daerah. Cabe rawit memberikan angka nyata pada inflasi,” jelasnya. Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bali Causa Iman Karana mengatakan, ada 6 indikator dalam penentuan ekonomi Bali. “Tapi secara umum semuanya itu meng-
indikasikan bahwa ekonomi Bali masih sangat bertahan dan terlihat tadi perkembangan cukup baik,” ujarnya. Berdasarkan data yang dipaparkan BPS, inflasi yang terjadi pada transport khususnya angkutan udara terjadi secara musiman. “Tapi tidak lebih buruk dari tahun lalu,” tandasnya. Tantangan inflasi tahun 2017 menurutnya cukup lumayan, tapi pihaknya optimis tim TPID akan berusaha mengendalikan 10 komoditas harga penyumbang inflasi, sehingga pihaknya bisa menjaga komoditas yang lain. Namun secara umum ia optimis ekonomi Bali membaik dan inflasi masih dalam range yang ditetapkan 3,14 plus minus 1. “Kami optimis melihat Denpasar dan Singaraja seperti itu range-nya, ini momentum baik untuk kita take off,” ungkapnya. (kmb42)
DPR Puji Pemerintah Kelola APBN Menkeu Sri Mulyani Indrawati
Bali Post/ant
Lelang SUN Serap Rp 15 Triliun 6,4 persen. Untuk seri SPN12180104, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 5,3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,78674 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo 4 Januari 2018 ini mencapai Rp 7,25 triliun. Imbal hasil terendah yang masuk untuk seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 6,64 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,5 persen. (ant)
Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua DPR-RI Taufik Kurniawan memuji kerja keras Pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan dalam mengelola penerimaan anggaran negara pada APBN tahun 2016, hingga mendekati target yang telah ditetapkan sebelumnya. “Pengelolaan anggaran negara ini terlihat dari laporan Kementerian Keuangan mengenai laporan realisasi APBN 2016,” kata Taufik Kurniawan di Jakarta, Selasa (3/1). Meskipun ada gejolak ekonomi dalam negeri yang tidak terlepas dari gejolak ekonomi global, tetapi Pemerintah Indonesia masih mampu menjaga stabilitas ekonomi cukup menggembirakan. Target pertumbuhan
ekonomi pada APBN 2016 sebesar 5,2 persen, dan realisasinya mencapai sebesar 5 persen di akhir tahun. Soal nilai tukar rupiah, menurut Taufik sesuai prediksi Pemerintah Indonesia mampu merealisasikan nilai tukar rupiah rata-rata Rp 13.307 per dollar AS, menguat dibandingkam asumsi sebelumnya sebesar Rp 133.500 per dollar AS. Kemudian, realisasi belanja negara sebesar Rp 1.859,5 triliun atau sekitar 89,3 persen. Menurut dia, defisit anggaran juga mampu dijaga pemerintah dalam batas toleransi yang disepakati dalam APBN 2016, yakni tidak lebih dari tiga persen. “Realisasinya, defisit pada APBN Perubahan 2016 sebesar 2,46 persen,” katanya. (ant)
Taufik Kurniawan
Bali Post/ant
19
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Falsafah Bangsa
Bali Mandara Dari Hal. 1
SMA Negeri Bali Mandara Pembangunan SMAN Bali Mandara merupakan terobosan dalam dunia pendidikan di Bali. Lembaga ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap pendidikan karakter serta pelestarian budaya Bali. Lembaga pendidikan ini dikenal menampung siswa miskin namun berprestasi. Prestasi siswanya di akademis dan non-akademis hingga tingkat dunia. Bahkan banyak di antara siswanya mendapat beasiswa dari luar negeri. SMK PGRI 3 Denpasar Kiprah SMK PGRI 3 Denpasar dalam dunia pendidikan di Bali patut diperhitungkan. Lembaga ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam dunia pariwisata, kepedulian terhadap pendidikan karakter serta pelestarian budaya Bali. Lembaga pendidikan ini dikenal memiliki siswa terbanyak di Bali dengan pelayanan berkualitas. Pertama meraih ISO 9001-2008 dan tiap tahun meraih sekolah favorit tingkat nasional dan manajemen terbaik tingkat nasional. Bali Post/ant
VONIS - Terdakwa kasus suap gula impor Xaveriandy Sutanto (kiri) dan Memi (kedua kiri) berjalan usai menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (4/1) kemarin. Dalam sidang tersebut, Majelis Hakim memvonis Direktur CV Semesta Berjaya, Xaveriandy Sutanto, tiga tahun penjara dan istrinya, Memi dua tahun enam bulan penjara dengan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan karena hakim menilai mereka terbukti menyuap Ketua DPD Irman Gusman atas alokasi pembelian gula impor untuk Sumatera Barat.
Simpan SS, Sipir Ditangkap
Diduga Jaringan Jawa-Bali Banyuwangi (Bali Post) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB, Banyuwangi kembali diterpa kabar miring. Satu oknum sipir setempat ditangkap Tim Narkoba Polres Banyuwangi karena diduga sebagai pengguna sabu-sabu (SS), Rabu (4/1) sore kemarin. Oknum sipir nakal itu, JE (57), asal Banyuwangi. Informasi di lapangan, penangkapan digelar sekitar pukul 17.20 WIB. Penangkapan dilakukan persis di depan LP Banyuwangi, ketika oknum sipir tersebut hendak pulang bertugas. Bahkan, pelaku masih berseragam. Begitu keluar, beberapa polisi berpakaian preman langsung melakukan penyergapan. Pelaku digiring ke Polres. Informasinya, pelaku memiliki jaringan dengan lintas peredaran narkoba Jawa-Bali. Kepala LP Kelas IIB Banyuwangi, Arimin, membenarkan penangkapan tersebut. Namun, pejabat ini tak mengetahui kronologis kejadian. “Saya dapat laporan ada oknum sipir yang ditangkap tim Polres Banyuwangi. Infonya karena sabu-sabu,” tegas mantan Kepala Rutan Negara ini. Saat kejadian, imbuh Arimin, oknum sipir itu sudah lepas tugas. Sebab, yang bersangkutan sudah keluar pintu LP. “Yang bersangkutan shift siang, masuk mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB,” imbuh Arimin didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan LP Banyuwangi, Eko Ari Wibowo. Pihaknya belum mengetahui barang bukti
yang dimiliki pelaku. Termasuk asal-usul kemungkinan narkoba yang disimpan pelaku. Arimin mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut. Sebab, pihaknya sudah kerap melakukan pembinaan terkait penyalahgunaan narkoba. “Kita sudah rutin melakukan pembinaan internal. Termasuk tes urine berkala,” jelasnya. Bahkan, kata Arimin, seluruh staf LP baru saja menandatangani pakta integritas kinerja. Mulai penyalahgunaan narkoba hingga pelanggaran lainnya. Pihaknya menyerahkan kasus ini kepada Polres. “Kami tidak akan melindungi, biarkan proses hukum berjalan,” imbuhnya. Terkait hal ini pihaknya memastikan akan memperketat pengawasan dan pembinaan staf di LP. Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Agung Setya Budi membenarkan penangkapan tersebut. Perwira ini menjelaskan, penangkapan pelaku bermula dari pengembangan dari tersangka lainnya. “Jadi, ini koordinasi antara LP dan Polres. Hasil pengembangan, mengarah ke oknum sipir LP. Akhirnya kita tangkap,” tegas Agung. Dari hasil penangkapan, pihaknya mendapati satu paket yang diduga sabu-sabu di dalam celana pelaku. Sayangnya, Agung belum merinci berat dari paket berisi mirip sabu tersebut. “Malam ini masih terus kita periksa, termasuk dilakukan pengembangan terus,” jelasnya. Fokus pemeriksaan kata dia, memburu asal-usul dugaan serbuk putih mirip sabu tersebut. (kmb30)
SMP PGRI 2 Denpasar Sekolah ini lebih dikenal dengan Grisda. Grisda secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap pendidikan karakter serta pelestarian budaya Bali. Lembaga pendidikan ini dikenal memiliki siswa berprestasi. Tak hanya di Bali juga nasional, Grisda memelopori gebyar budaya di Denpasar. Yayasan Universitas Mahendradatta Lembaga pendidikan ini secara konsisten membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap pelestarian dan pengembangan ajeg Bali. Lembaga ini terus berkembang dan menjadi salah satu lembaga pilihan untuk pengembangan barbagai disiplin ilmu. Tingginya minat generasi muda mengikuti pendidikan di Yayasan Universitas Mahendradatta Denpasar membuktikan lembaga ini profesional dalam kelahiran SDM Hindu berkualitas
Dari Hal. 1
dan berbudaya. Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Yayasan ini secara ajeg dan fokus membangun SDM Bali yang berkualitas khususnya dalam kepedulian terhadap pelestarian dan pembangunan Bali berwawasan lingkungan. Lembaga yang memiliki Universitas Hindu ini terus berkembang dan menjadi salah satu lembaga pilihan untuk pengembangan barbagai disiplin ilmu untuk mencetak pemimpin yang berkarakter Hindu. Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) Membangun SDM Bali yang punya daya saing dan tidak melupakan akar budaya, salah satu visinya. Membangun SDM yang peduli terhadap pelestarian dan pembangunan Bali berwawasan lingkungan adalah cita-citanya. Lembaga yang memiliki Universitas Warmadewa, Warmadewa College dan Rumah Sakit ini terus berkembang dan menjadi salah satu lembaga pilihan untuk pengembangan barbagai disiplin ilmu. Tingginya minat generasi muda mengikuti pendidikan di unit Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali membuktikan lembaga ini profesional dalam kelahiran SDM Bali berkualitas dan berbudaya. YPLP Kota PGRI Denpasar Lembaga yang memiliki 22 unit sekolah mulai dari play group, TK, SMP, hingga SMA dan SMK. YPLP Kota PGRI Denpasar menjadi pionir dalam menerapkan hari Rabu mabasa Bali dan sabtu berbahasa Inggris. Yayasan ini juga terdepan dalam upaya meningkatkan minat baca para siswa. YPPLPK Bali Yayasan Penyelenggaraan Pendidikan Latihan dan Pelayanan Kesehatan (YPPLPK) Bali, bertekad membangun SDM Bali yang profesional di bidang kesehatan. Lembaga pendidikan ini dikenal memiliki siswa berprestasi. Lembaga ini berkembang dan menjadi salah satu lembaga pilihan untuk pengembangan barbagai disiplin ilmu. Tingginya minat generasi muda mengikuti pendidikan di YPPLPK Bali membuktikan lembaga ini profesional dalam kelahiran SDM Bali berkualitas dan berbudaya. (sue)
‘’Katakanlah sebagai bagian dari usaha mengganti posisi Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) dululah. KKR tidak disetujui oleh Mahkamah Konstitusi,” kata Wiranto lagi. Namun Menkopolhukam menyebutkan hal itu bukan untuk menghidupkan kembali KKR, tetapi lebih menghidupkan falsafah bangsa Indonesia yang menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah mufakat. (ant)
Redistribusi Aset Dari Hal. 1
“Kepada Menteri BPN (Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN) sudah saya sampaikan, kepada Menteri LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) sudah saya sampaikan agar redistribusi aset yang kita mulai pada akhir tahun 2016 lalu dan 2017 ini harus betul-betul kita kerjakan lebih masif lagi,” tegasnya. Sedangkan program rakyat mendapatkan modal, kata Jokowi, perlu ditingkatkan kembali. Ia meminta program Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun ini dan tahun depan lebih luas jangkauannya. “Tahun ini dan tahun depan, saya kira KUR harus menjangkau banyak rakyat, semakin besar jumlahnya dan semakin mudah cara memperolehnya,” tegasnya. Dalam program pemerataan ini, Jokowi juga memerintahkan memperluas akses rakyat untuk mendapat keterampilan melalui program pendidikan kejuruan, pendidikan vokasi dan juga vocational training (latihan vokasi). Untuk Program Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat, Presiden ingin diperluas lagi pemberiannya. “Tadi malam sudah saya telepon Menteri Pendidikan Kebudayaan agar Kartu Indonesia Pintar diberikan kepada semua anak yatim yang ada di negara kita,’’ ungkap Jokowi. (ant)
Asal Uang Dari Hal. 1
Adapun uang yang diamankan berjumlah Rp 2,08 miliar yang ditemukan di rumah dinas Bupati Klaten Sri Hartini dan rumah Sukarno. “Uang yang didapat kurang lebih adalah Rp 2 miliar sedangkan asal uang itu sudah ada dalam catatan-catatan yang dikumpulkan penyidik dan penyelidik KPK,” tambah Laode. Uang itu menurut Laode dikumpulkan di sejumlah pengepul (pengumpul) uang demi mendapatkan jabatan tertentu dalam struktur pemerintahan Kabupaten Klaten. “Ada yang bertindak sebagai perantara dengan bupati dengan pihak-pihak yang ingin mendapatkan jabatan tertentu karena berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, susunan organisasi dan tata kerja membutuhkan struktur baru sehingga membutuhkan orang-orang baru, dan yang paling berkuasa adalah pimpinan daerah, jadi ada kemungkinan hal ini tidak hanya terjadi di Klaten,” tambah Laode. (ant)
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.53 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Pesraman Pemangku & Serati Bag. (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Sabha Parwa (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita TK Dharma Putra 10.05 Siaran Langsung K. Nadha Nugraha 2017 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana
Pesraman Pemangku & Serati Bag. (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Taksu Penerus & Pengabdi Seni Bali 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Bali Channel Tourist TV & Etalase 16.05 Round Up The World 16.30 Agrobisnis Bunga Krisan Pertanian Masa Kini 17.05 Nangun Yadnya Karya Pelebon/Pitra Yadnya Desa Pakudui Tegalalang- Gianyar 17.30 Taman Sari TK PAUD Bali Lingual
School Bangli (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Lila Cita Sanggar Tari Bumi Werdhi 21.00 Serial Budha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi Trend 2017 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong : Wijaya Kusuma (4) 23.00 Lila Cita Calonarang Kautus Rarung Babakan Gianyar (4) 24.00 Closing
Hadapi Karna, Ghatotkacha Keluarkan Kekuatan Maya
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Ratus Dua Puluh Tiga)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
DENGAN panah-panah yang berukuran satu aksha, mereka melanjutkan saling merobek satu dengan lainnya. Seperti sepasang macan atau gajah-gajah perkasa dengan gigi atau gading tajam baku serang dengan sengit. Mereka saling menyerang satu dengan lainnya. Saling menghanguskan, karena itu tanpa henti menebar awan-awan anak-anak panah. Karena banyaknya anak panah yang dilesatkan, mereka menjadi tidak mampu dilihat prajurit-prajurit lain yang menonton perang tanding itu. Karena itu ketika anggota badannya tertusuk dan robek-robek oleh panah-panah, mereka pun tiba-tiba bermandikan aliran darah segar. Kelihatan seperti dua buah bukit kapur dengan anak sungai mengalir ke bawah ke lereng mereka. Dua prajurit kereta perkasa itu berjuang dengan semangatnya. Masing-masing anggota badan mereka ditusuk panah-panah berujung tajam. Mereka sangat sengit, merobek-robek yang lainnya. Hal itu membuat yang lainnya gentar. Untuk jangka waktu lama, pertarungan malam antara
Karna dan para rakshasa itu kelihatan seperti bermain-main kendati hidup itu sendiri sebagai taruhannya. Jalannya pertempuran itu berlangsung setara dan seimbang. Setelah membidikkan panah-panah tajam, yang dilepas dengan kekuatan terbaiknya. Suara dentingan busur Ghatotkacha itu menimbulkan suara keras menggelegar. Hal itu membuat teman-teman dan musuh-musuh jadi ciut nyalinya. Pada waktu itu, oh raja, Karna tidak dapat mengungguli Ghatotkacha. Setelah melihat yang utama dari orang-orang yang mengetahui senjata itu memanggil hadir senjata-senjata surgawi milik mereka. Sebuah senjata surgawi dibidikkan Karna kepada Ghatotkacha. Kemudian, yang utama dari para rakshasa itu memanggil hadir kekuatan maya rakshasanya. Dia terlihat dikelilingi oleh sebuah kekuatan besar para rakshasa. Pemandangannya menjadi mengerikan, sebab mereka bersenjatakan tombak-tombak, batu-batu besar dan bukit-bukit, tongkat-tongkat. Setelah melihat
Ghatotkacha maju dengan sebuah senjata yang kuat diacungkan di tangannya, seperti sang Penghancur dari semua makhluk yang bersenjatakan tongkat dahsyat dan mematikan. Hal itu membuat semua raja di sana dilanda ketakutan. Mereka ketakutan atas raungan-raungan singa yang dikeluarkan Ghatotkacha. Malah gajahgajah di sana terkencing-kencing, semua pejuang gemetar ketakutan. Kemudian di sana jatuh sebuah hujan lebat batu-batu dan batu karang yang dikucurkan secara terus-menerus oleh para rakshasa itu. Situasi pada tengah malam menjadikan rakshasa itu diilhami kekuatan lebih besar. Roda-roda besi, Bhusundi, panahpanah, tombak-tombak, lembinglembing, Sataghni, dan kampakkampak juga mulai berjatuhan secara terus-menerus. Setelah menyaksikan pertempuran sangat dahsyat dan mengerikan itu, semua raja, sebagaimana juga putra-putra paduka, para pejuang, melarikan diri ketakutan. Hanya satu di antara mereka, Karna, yang bangga dengan
kekuatan senjata-senjatanya merasakan keberanian dan kemulianya. Putra Suta itu sama sekali tidak gentar. Sungguh panah-panahnya sangat dahsyat dan mampu menghancurkan ilusi-ilusi yang dihadirkan Ghatotkacha. Setelah ilusi yang dimunculkan dapat dihilangkan Karna, Ghatotkacha lalu dipenuhi kemarahan. Lalu putra Hidimva dengan Bhima itu menembakkan panah-panah sakti dan sangat mematikan. Keinginan
pangeran rakshasa itu secepatnya membantai putra Suta itu. Panah-pananya pun terus berseliweran dan bermandikan darah setelah menembus melalui tubuhnya Karna. Lalu masuk ke tanah seperti ular-ular sedang marah. Kemudian putra Suta yang gagah berani itu, dipenuhi kemarahannya. Karna, yang memiliki kelincahan tangan lebih hebat melebihi Ghatotkacha itu kemudian menyerang dengan 10 batang panah terbaiknya. (bersambung)
Sloka 11.34 Dronam ca bhismam ca jayadratham ca karnam tathanyan api yodha-viran maya hatams tvam jahi ma vyathistha yudhyasva jetasi rane sapatnan Menyeranglah dikau terhadap Drona! Juga Karna, dan Jayadratha, semua pahlawan di sini. Ketahuilah sudah keputuskan mereka binasa! Janganlah gentar! Berperanglah dikau dan tumpaslah yang telah tertumpas ini!
16 Pages
7 Number 9th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
online: http://www.intern
, January Thursday
Thursday,
January 5,
2017
ationalbalipost.c
5, 2017
Janet Jackson the accepts Icon Ultimate the Award during Awards 2015 BET in Los Angeles, June California, 2015. 28,
, kson, 50 Janet Jac birth announcesild of first ch REUTERS/Kevork
Djansezian/File
Photo
had conthe singer from reporting of 2012, and verted to Islam. married in photos emerged her Al Mana head coverIn October, Ja- Mr in April postponed so they Jackson in a full-length rumours of - Pop star to the singer the world tour birth NEW YORK Unbreakableon starting a family.her ing which fuelled has not comhas given The singer net Jackson a boy, at the age could focus she showed off and as several conversion. out, the In October, an exclusive photo mented on her religion has said. her first child, in a users pointed publicist baby bump social media in fact an item from of 50, her private was year. and husband for People magazine. the fiercely Jack- covering line released that “Janet Jackson are thrilled to Jackson, famed Mana Al previous marriages: child of thehas not given menswear son Eissa Wissam Al soul singer She had two youngest their new family, or union with mid-1980s, welcome the world,” the singer’s son singing pregnancy a year-long in the Jr statement any details of the born. Mana into said in a James DeBarge Rene Elizondo baby was representative where the her husband have stayed and with dancer (rtr) magazine. healthy since their from 1991 to 2000. She and to People a stress-free, “Janet had is resting comfort- out of the limelight stop tabloids didn’t and delivery nuptials, which at: Post ably.” Qatari businessman onal Bali Jl. D.Tamblingan Jackson and Sanur
You can
Brazil proposes prisons overhaul after massacre, families hold vigil
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
find Internati
Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Kuta Book 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 17 DKerobokan 22 Ganesa Paradiso Bali Jl.Petitenget Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur 9 Kerobokan Live Sport Jl.Petitenget No.126 A 6 66 Corner No. 106 Dps 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan dan Restoran Mandala Renon Renon No Jl. Raya Niti 8 Retno Barr Jl. D.Poso 148 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti 9 Elkomedor Yamin No.18 Jl. D.Poso 29 Dimsum Scret Jl. Mohamad No. 39 10 Malaika Jl. D.Poso No.88 Renon 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar 11 Snack Shack Jl. D.Poso 31 Warung Wuruk 184 Lokal khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam 12 Warung Jl. D.Poso 32 Ayam Betutu Sanur 13 Cokro Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Sanur 14 T.J.Bar Jl. D.Poso Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
Jobim Peniat the Anisio showing the of a prisonerup a newspaper Braholds The relative riot in Manaus, said Complex authorities tentiary after a prison inmates Brazilian the killings of 56 faces of for Jan. 3, 2017. securi-
Dantas
ul sons overhavigil poses pri Brazil pro cre, families hold after massa AP Photo/Michael
to high zil, Tuesday, inmates responsible the prosecuted. will be transferred Tuesday to being this prison rivals at institutions in addition ty federal
prison riot
bodies with decapitated decades
of the lucrative two Brazil that killed more than A war for controlthe latest gang prison riot violence in sparked a Drug gangs prison walls in the bloodiest on Tuesday drug trade fueled understaffed system. that in Brazil’s 5 miles penitentiary thrown over justice minister tackle chronic violence raising concerns overcrowded in Brazil's unleash system to Brazil - Brazil’s 5 km were massacred prisons, massacre could MANAUS, overhaul of the penal Monday’s 56 inmates an prison complex reprisals. other g a day after proposed Anisio Jobim late Sunday a wave of inmates from were decades. and sobbing state Some 223 Violence began under prison overcrowdin Adolpho Ducke riot in two each other outside in Amazonas jail in forest reserve and was brought 7 a.m. de hugging y, gathered in the deadliest to prisons to an abandoned rival around control by Alexandre to uncontrollabl relocated Manaus, waiting them from on Monday needed The minister, morgue in loved ones were Manaus to protect riot. (local time) International said Brazil jails, which the the their Amazon Airport 6 emerged in Moraes, discover if Atlantic to page employee gangs following River 600,000 Ocean Continued A morgue from a list improve conditions Coroado to an estimatedthe prison alive. time to time to read are home also be heard from dead. visiting Manaos News can MANAOS river at Global Rio Negro something inmates, aftercity of Manaus where of those confirmed in “Bali Image” from 9.30 imagined rival BRAZIL 96.5 “I never happen,” cried Diana in the jungle Radio FM am. Listen to erupted between this could son Ronei violence until 10.00 FM at http:// even like learning that her Global Radio drug gangs. en2myafter killed. “Please that shocked at globalfmbali.list In an incident to regular outbreaks Pinheiro had beenson.” Reuters. streaming Source: video ng my a inured or live and http:// Brazilians 03/01/2017 radio.com machete-wieldi help me burywere forced to rent mbali.com R. Carrera, bodies, http://radioglobalf el/global-fm-bali. Officials of prison violence, inmates on Mon-a truck to store tried to over ustream.tv/chann gangs decapitated their bodies houses refrigerated examiners which day and threw while medical penitentiary, its capacity. remains. wall of the identify the three times relatives, than more of anguished Hundreds 56 people,
balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost
Kamis Kliwon, 5 Januari 2017
Tunick ”Motifora” Akhiri Masa LDR
MENGAWALI tahun baru 2017, tepatnya Senin (2/1) lalu, vokalis band “Motifora”, Tunick, mengakhiri masa lajangnya. Mempersunting Komang Syandi Mayangsari, I Putu Suwermayadi (nama lengkap Tunick -red) melangsungkan pernikahannya di Desa Munduk, Singaraja. Kisah asmara yang terjalin selama delapan tahun ini terbilang unik. Pasalnya, lagu yang menjadi hits band ini yaitu LDR (long distance relationship) ternyata kisahnya dialami langsung oleh Tunick. Sendy panggilan akrab istrinya tersebut berasal dari Bangka Belitung yang tinggal di Surabaya. Mereka bertemu pertama kali di Surabaya pada saat Sendy merayakan ulang tahun ke-17-nya. “Saya pertama kali bertemu dengan Sendy di Surabaya pada saat band saya mengisi acara di Surabaya. Dari sana, saya mulai kontak dan beberapa minggu kemudian jadian hingga menjalin hubungan jarak jauh selama tujuh tahun lebih. Tanggal 2 Januari lalu, saya resmi menikah dan mengakhiri masa-masa LDR tersebut,” tutur Tunick saat dikonfirmasi Rabu (4/1) kemarin. Rasa bahagia tentu dirasakan oleh kedua mempelai tersebut. Berbagai ucapan selamat dari rekan-rekannya dan dari Motifasi (fans Motifora) diterimanya dengan rasa syukur, baik yang hadir secara langsung maupun yang diucapkan lewat media sosial. Selain mengakhiri masa lajangnya, Tunick bersama “Motifora” pada tahun 2017 ini juga telah mempersiapkan album kedua mereka. Bahkan, penggarapannya tinggal sepuluh persen. Ia berharap, album kedua ini nantinya bisa diterima dan menghibur masyarakat Bali, khusunya pencinta musik berbahasa Bali. “Kami juga sudah siap-siap untuk melakukan tur promo album kedua kami ini,” ujar Tunick. (win)
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Perajin Gerabah di Desa Pejaten Makin Langka BERALIHNYA warga di Desa Pejaten menjadi perajin genting membuat pembuatan gerabah di desa yang masuk Kecamatan Kediri, Tabanan ini makin jarang. Alhasil, keberadaan perajin gerabah di Desa Pejaten praktis makin langka. Hanya ada beberapa perajin yang mayoritas sudah berusia lanjut, di antaranya Ni Ketut Dana (72) dan Ni Wayan Buda (69), warga Banjar Dalem Baleran, Desa Pejaten yang masih tetap bertahan menggeluti kerajinan dengan bahan baku utama tanah liat ini. Ni Wayan Dana atau lebih dikenal dengan Mbah Dana membuat kerajinan gerabah ini sudah sejak kecil. Ilmu kerajinan ini diturunkan dari orang tuanya. Selain dijadikan sebagai profesi, membuat gerabah juga digunakan untuk membantu kehidupan keluarganya. Sayangnya, di zaman modern ini sangat sulit memasarkan hasil karya yang ditekuninya. Masalahnya, masyarakat lebih memilih menggunakan tempat air dengan bahan plastik. “Saya membuat gerabah dari kecil. Sekarang, sudah sangat sulit memasarkan hasil kerajinan ini. Tidak seperti dulu yang selalu ramai pesanan,” tuturnya. Adapun jenis gerabah yang dihasilkan Mbah Dana tidak hanya tempat air tetapi juga gebeh (tempat beras), jeding (tempat air), dulang (tempat sesajen) dan pot bunga. Gerabah yang sudah jadi akan dikirim ke para pelanggannya yang ada di Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Mbah Dana mengaku kalau cuaca terang ia bisa menghasilakan 5-10 gerabah.
GERABAH – Salah seorang perajin di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan yang masih bertahan menggeluti kerajinan gerabah. Tunick dan Sendy
Namun jika musim hujan seperti saat ini, dia hanya mampu menghasilkan 2-3 gerabah. Itu pun harus dibakar dengan baik. Jika tidak, gerabah akan cepat pecah. Pembuatan gerabah yang dilakukan sendiri bagi Mbah Dana tidak terlalu sulit. Cukup hanya dengan tanah liat yang dicampur dengan paras kemudian barulah adonan yang sudah tercampur dengan baik diambil dan diletakkan di alat pengiseh yang terbuat dari kayu dan diputar-putar sambil terus membentuk tanah liat hingga menjadi bentuk yang diinginkan. Setelah terbentuk, maka gerabah tersebut akan dijemur dan dibakar dalam tungku. Hanya, proses yang cukup panjang ini tidak sebanding dengan harga jual di pasaran yaitu mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 5.000. Sementara perajin lainnya, Mbah Wayan Buda, mengaku tetap membuat kerajinan gerabah karena tidak ingin budaya leluhur mereka punah karena tidak ada yang meneruskan. “Kalau saya nanti sudah tidak mampu membuat gerabah, saya bingung siapa yang akan meneruskannya,” ujarnya. Mbah Buda mengatakan, untuk gerabah yang dihasilkanya ini belum ada perhatian pemerintah di bidang pemasaran. Mengingat hasil karyanya ini dibeli oleh pengepul dengan harga murah. (san)
Bali Post/ist
Lapas Kelas II A Denpasar ”Launching” Komunitas Antrabez
BAGI masyarakat awam, kehidupan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) biasanya selalu identik dengan kehidupan yang menyeramkam dan kurang bersahabat. Kehidupan yang ada di Lapas sebenarnya adalah gambaram miniatur kehidupan di tengah-tengah masyarakat. Untuk menghilangkan kesan menyeramkan tersebut, pihak Lapas Kelas II A Denpasar, Rabu (4/1) kemarin, me-launching Komunitas Antrabez (Anak Terali Besi). Komunitas ini diharapkan bisa melakukan kegiatan positif untuk perubahan serta mengubah image yang kurang bersahabat tersebut. “Warga binaan yang sudah keluar dan kembali kepada keluarganya, biasanya dicap dengan sebutan mantan napi. Namun dengan dibentuknya komunitas ini, kami berharap sebutan tersebut tidak ada, tapi yang ada adalah anggota Komunitas Antrabez,” kata Kepala Lapas kelas II Tonny Nainggolan yang ditemui saat peluncuran Komunitas Antrabez. Tonny Nainggolan menegaskan, warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang berada di Lapas kelas II A Denpasar juga merupakan bagian dari warga masyarakat umumnya seperti yang berada di luar Lapas. Namun, mereka memiliki latar belakang kehidupan yang beraneka ragam. Untuk keanggotaan Komunitas Antrabez, terdiri dari seluruh WBP yang berada di LP Kerobokan, warga binaan yang telah bebas dan para partner yang tidak mengikat. Adapun bidang dari Komunitas Antrabez yaitu, pertama Sanggar Semeton yang terdiri dari komunitas seni musik, seni tari, seni drama, dan seni rupa. Kedua, ada Sanggar Pramuka dengan kegiatan seperti parade Pramuka serta Perjusami. Ketiga, ada bidang Agrononi yaitu terdiri dari komunitas pertanian, perkebunan dan peternakan. Keempat, bidang olahraga, terdiri dari komunitas berbagai kegiatan olahraga. Kelima, ada bidang Organisasi yang membawahi bidang dokumentasi, pelatihan dan perlengkapan. Melalui Komunitas Antrabaz ini, pihaknya berharap agar bisa mewujudkan perubahan stigma masyarakat terhadap WBP. Komunitas ini juga sebagai wadah untuk mengembangkan daya imajinasi, inovasi dan kreativitas WBP dan juga para anggota Komunitas Antrabez. (edi)
Bali Post/edi
ANTRABEZ - Penampilan Grup Band Antrabez (Anak Terali Besi) saat peluncuran Komunitas Antrabez di Lapas Kelas II A Denpasar, Rabu (4/1) kemarin.
”Magangsing”, Hiburan Warga Saat Panen Kopi
MAGANGSING tak hanya ada di Desa Munduk, Gobleg, Uma Jero, dan Desa Gesing. Di Desa Pedawa Kecamatan Banjar, Buleleng yang masuk dalam tatanan Desa Bali Aga, permainan gangsing juga tetap eksis. Sejak awal berkembang, magangsing sudah menjadi permainan anakanak hingga dewasa. Permainan ini dijadikan sarana hiburan setelah masa panen kopi atau cengkeh. Sejalan dengan perkembangan, gangsing sekarang tidak sekadar hiburan, namun warisan leluhur ini dijadikan media pendukung pengembangan wisata
yang kini tengah menggeliat. Desa Pedawa kini mulai dikunjungi wisatawan asing. Sejalan dengan pengembangan wisata alam, budaya dan permainan gangsing mulai dikenalkan. Pengenalan permainan gangsing di Pedawa terakhir kali dilakukan saat Grup Band Slank berkunjung ke desa ini, beberapa waktu lalu. Tak hanya dipertontonkan, personel band terkenal ini diberikan kesempatan untuk memainkan gangsing. Bahkan, sebagai kenang-kenangan, personel Slank membubuhkan tanda tangan mereka pada salah satu permukaan gangsing.
Perbekel Desa Pedawa I Putu Sudarmaja mengatakan, magangsing ada sejak lama dan dikenal sebagai warisan leluhur. Permainan ini dulunya nyaris ditinggalkan. Atas kondisi ini, pemerintah desa bersama tokoh masyarakat Desa Bali Aga berkomitmen menjaga dan melestarikan permainan tradisional magangsing. Salah satu upaya itu adalah membangkitkan kelompok anak-anak muda dan orang dewasa untuk mencintai permainan tradisional dengan memfasilitasi tempat untuk sekadar latihan atau dalam momen tertentu digelar
lomba. Upaya ini kemudian diikuti dengan mengenalkan kepada wisatawan asing atau wisatawan domestik yang belakangan mulai berkunjung ke Desa Pedawa. “Magangsing sudah ada sejak saya kecil dan dulu sempat sepi karena tidak ada yang memainkan. Sekarang, kami bersama Desa Bali Aga berkomitmen membangkitkan warisan leluhur dan mulai kami kenalkan kepada tamu yang berkunjung ke desa,” tegasnya. Selain mewariskan teknik pembuatan, tradisi magangsing juga dilengkapi dengan aturan memainkan. Aturan itu terdiri
dari kelompok yang memainkan adalah dua kelompok beranggotakan empat orang pemain. Permainan diawali dengan memukulkan gangsing di areal lapangan (kalangan). Seluruh gangsing putarannya diadu dan gangsing yang berputar paling lama adalah pemenang. Kelompok yang gangsingnya berputar paling lama mendapatkan kesempatan pertama untuk memukul gangsing lawan. Demikian seterusnya hingga seluruh anggota kelompok memukul gangsing lawan. Gangsing yang dipukul dan berhenti berputar akan dinyatakan kalah. (mud)
Sambut 100 Tahun Kelahiran I Gusti Ngurah Rai
Keluarga dan YKP Haturkan ”Sesangi” dan ”Plaspas” Patung I Gusti Ngurah Rai
DALAM rangka menyambut satu abad (100 tahun) kelahiran pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai yang jatuh pada Senin (30/1) mendatang, pihak keluarga bersama Yayasan Kebaktian Proklamasi (YKP) melaksanakan piodalan Buda Cemeng Kelawu di Puri Ngurah Rai, Rabu (4/1) kemarin. Piodalan ini digelar sekaligus menghaturkan sesangi/kaul yang belum sempat dihaturkan oleh I Gusti Ngurah Rai pada saat perang revolusi fisik di Bali dan pamlaspasan patung pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai yang juga pendiri dan pernah menjadi Panglima pertama Kodam IX/Udayana. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko, Danrem 163/ Wirasatya Kol (Inf) I Nyoman Cantiasa, S.E., Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, anggota DPR-RI, masyarakat dan keluarga pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai. Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko mengatakan, Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai dalam perjuangannya melawan penjajah sangat heroik. Bahkan, tidak pernah mundur sejengkal pun untuk mengurungkan niat mundur bersama pasukan yang dipimpinnya (Pasukan Ciung Wanara -red) dan selalu meng-
gelorakan semangat Merdeka. “Bagi kami, beliau (I Gusti Ngurah Rai) tidak semata pahlawan nasional, tetapi beliau juga seorang resimen pertama yang memimpin Kepulauan Sunda Kecil. Beliau juga cikal bakal berdirinya Kodam IX/Udayana,” ujar Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko, seusai peresmian patung pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai di Monumen Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, kemarin. Pangdam berharap, dengan semangat luhur yang diwariskan dan diresmikannya patung I Gusti Ngurah Rai ini bisa dijadikan momentum untuk kebangkitan nilai-nilai luhur kepahlawanan I Gusti Ngurah Rai kepada generasi muda. Salah satunya adalah dikembangkannya pariwisata sejarah dan edukasi kepahlawanan di Monumen Carangsari. Sehingga, generasi muda bisa mempelajari dan membangkitkan kembali semangat dan nilai-nilai luhur I Gusti Ngurah Rai dalam menghadapi perkembangan zaman seperti saat ini. Keinginan tersebut disambut baik oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Bahkan, pihaknya dengan anggaran yang ada akan segera membangun pariwisata sejarah dan edukasi bagi anak-anak generasi muda Badung dan Bali. Sebab, kata dia, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. “Ke depan, kami bertekad akan menguatkan Monumen I Gusti Ngurah Rai
Bali Post/eka
PRASASTI - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko menandatangani prasasti Monumen Pahlawan Nasional Brigjen Anumertha I Gusti Ngurah Rai di Monumen Carangsari, Petang, Rabu (4/1) kemarin. menjadi salah satu wisata sejarah untuk edukasi anak-anak Badung dan Bali secara umum. Sebab, perjuangan beliau sangat besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan Bali. Kami akan tetap meneruskan gagasan dan cita-cita serta nilai-nilai luhur beliau untuk berjuang,” tegas Giri Prasta. Sementara itu, I Gusti Ngurah Gede Yudana (anak pertama
I Gusti Ngurah Rai) didampingi I Gusti Ngurah Alit Yudha (anak ketiga) mengatakan, Buda Cemeng Kelawu ini terbilang sangat istimewa. Sebab, selain memperingati 100 tahun kelahiran I Gusti Ngurah Rai (kalender Bali) juga untuk membayar sesangi yang belum sempat dibayar terdahulu, sekaligus peresmian Patung I Gusti Ngurah Rai. Sebagai putra pejuang, ia ber-
harap kepada generasi muda untuk bisa meneladani nilai-nilai luhur perjuangan I Gusti Ngurah Rai dalam mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah. “Nilai-nilai luhur inilah yang harus dijaga dengan suatu perbuatan nyata dalam mengabdi kepada bangsa dan negara oleh para generasi muda dan pemimpin,” tegas I Gusti Ngurah Gede Yudana. (win)