20 HALAMAN
NOMOR 105 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Selasa Wage, 5 Desember 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Pasca-Erupsi Gunung Agung
Pariwisata Bali Rapuh
Pariwisata Bali dijadikan sektor unggulan. Hampir semua kabupaten/kota menggenjot pariwisata untuk memperbesar PAD. Pertanian pun dinomorduakan. Namun rupanya sektor pariwisata belum kuat bertahan. Buktinya, erupsi Gunung Agung telah mensirnakan target-target yang dipasang sebelumnya. Termasuk jumlah wisatawan dan devisa. Demikian pula upaya pemerintah untuk mengundang wisatawan untuk tetap datang ke Bali juga gagal. Walaupun, gencar dipromosikan bahwa di Bali masih banyak objek yang aman untuk dikunjungi pasca-erupsi.
Pasca-erupsi Gunung Agung, pariwisata di Bali masih dalam posisi sangat rapuh. Hal itu akibat banyaknya wisatawan yang membatalkan kedatangannya ke Bali. Dari data yang ada, setiap hari sekitar 18 ribu wisatawan yang batal datang ke Bali. Wisatawan tersebut biasanya dengan lenght of stay atau lama tinggal selama 3-4 hari. Hal itu diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) di sela-sela kegiatan gathering pariwisata di Kuta, Senin (4/11) kemarin. Hal. 19 Bank Indonesia Bali Post/kmb23
SEPI – Pasca-erupsi Gunung Agung, suasana Pantai Mengiat, Nusa Dua terlihat sepi. Demikian pula sebagian besar kursi pantai yang kosong.
Erupsi Gunung Agung
Hilang, Potensi Devisa Rp 9 Triliun
Bali Post/ist
SEPI - Jalan di Kuta sepi wisatawan pasca-erupsi Gunung Agung. Selain jalan, pantai di Kuta juga sepi pengunjung.
Jakarta (Bali Post) – Potensi devisa dari sektor pariwisata melayang atau hilang sekitar Rp 9 triliun sebagai dampak erupsi Gunung Agung di Bali sejak akhir November lalu. Demikian penegasan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Senin (4/12) kemarin. Dalam peluncuran layanan transportasi helikopter Helicity di Jakarta, ia mengatakan, Bali mendapatkan kunjungan wisatawan mancanegara hingga sekitar 15 ribu orang per hari dengan perkiraan devisi mencapai Rp 250 miliar per hari. ‘’Maka, hitung saja
sendiri berapa hari kejadian sampai 31 Desember, itu sekitar 36 hari, dikali Rp 250 miliar jadi sekitar Rp 9 triliun kita akan kehilangan devisa,’’ katanya. Menurut Arief, dengan kejadian bencana alam tersebut, maka target 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara dipastikan tidak akan tercapai tahun ini. Ia mengatakan, hingga September lalu, pemerintah optimistis target tersebut dapat tercapai. Namun, sejak aktivitas vulkanik Gunung Agung memburuk hingga terjadi erupsi, pemerintah memperkirakan akan
ada pengurangan kunjungan wisman hingga sekitar 1 juta. ‘’Totalnya kami perkirakan kita akan shortage (kekurangan) 1 juta wisman. Kalau 14 juta wisman, akan tercapai sekitar 93 persen,’’ katanya. Untuk memenuhi target tersebut, Arief mengatakan pemerintah terus melakukan promosi besar-besaran di Kepulauan Riau. Hal. 19 Sangat Besar
DPR mengantuk saat sidang, sering terlihat di televisi atau foto di media. Bahkan tak jarang ada yang sampai tertidur. Atas gambaran itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pun mengusulkan agar DPR menggunakan kursi ‘’anti-ngantuk’’ buatan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB). Usulan itu mengemuka saat JK sebagai pembicara kunci pada seminar nasional di UB, Malang, Senin (4/12) kemarin. ‘’Saya membaca ada mahasiswa UB menciptakan tempat tidur yang anti-ngantuk. Itu nanti kalau dibagikan kepada anggota DPR di ruang sidang itu bagus itu,’’ katanya, dalam pidato kunci ‘’Seminar Nasional Hilirisasi Teknologi dan Start-Up Bisnis’’ di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya. Pernyataan Kalla disambut tepuk tangan peserta seminar, dan setelah dikonfirmasi saat meninjau ‘’Pameran Inovasi Teknologi dan Start-Up Bisnis’’ yang diselenggarakan Badan Usaha Akademik UB, Wapres mengaku komentar itu untuk menyemangati hasil riset dan inovasi mahasiswa yang bisa diimplementasikan di kehidupan sehari-hari. Hal. 19 Tertidur
Bali Post/ant
BARAK BUKTI - Petugas menunjukkan sejumlah barang bukti saat pengungkapan kasus pabrik pil terlarang jenis Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) di Semarang, Jawa Tengah, Senin (4/12) kemarin. Selain meringkus dua tersangka utama, Badan Narkotika Nasional (BNN) juga berhasil mengamankan sebanyak 13 juta butir pil PCC beserta sejumlah barang bukti dan 11 karyawan yang bekerja di sebuah rumah yang dijadikan pabrik pil ilegal tersebut.
BNN Amankan 13 Juta Pil PCC
Bali Post/kmb37
Kasus Rp 200 M di BPD Bali
Kejati Bidik Lima Tersangka
Denpasar (Bali Post) Penyidik Pidsus Kejati Bali pimpinan Otto S. rupanya sudah memeriksa 25 orang saksi dan ahli dalam indikasi adanya dugaan penyimpangan pencairan kredit investasi sebesar Rp 200 miliar di BPD Bali. Bahkan dalam perkara yang sudah dinaikkan statusnya ke tingkat penyidikan itu, Otto sudah mengantongi lima orang calon tersangka. Hal. 19 Dari Internal
Bali Post/dok
Kasau Hadi Tjahjanto, Calon Tunggal Panglima TNI
JK Usulkan DPR Pakai Kursi ’’Anti-Ngantuk’’
Edwin Beslar
Arief Yahya
Semarang (Bali Post) – Aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan 13 juta butir pil PCC (Paracetamol Caffeine Carisoprodol) siap edar dari pabrik yang berlokasi di Jalan Halmahera Raya, Kota Semarang, serta menangkap pemilik pabrik yang bernama Djoni dan pemilik modalnya, Sri Anggono, asal Tasikmalaya, Jawa Barat. Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso di Semarang, Senin (4/12) kemarin, mengatakan rumah kontrakan yang dijadikan pabrik itu memproduksi hingga jutaan butir per pekan. ‘’Dengan produksi sebanyak itu, keuntungan bersih yang diperoleh mencapai Rp 2,7 miliar per bulan,’’ katanya. Ia mengatakan pabrik PCC itu sudah punya pasar dan para pelaku sudah meraup banyak uang dari usaha ilegal yang merusak generasi Indonesia itu. ‘’Produk ilegal ini dipasarkan ke wilayah Kalimantan,’’ katanya. Budi Waseso menjelaskan bahwa aparatnya melakukan pengintaian selama sekitar lima bulan untuk membongkar jaringan itu, yang menurut dia pelakunya bukan pemain baru karena sudah berpengalaman dalam proses peracikan dan produksi obat itu. ‘’Ini termasuk industri profesional. Ruang produksinya didesain kedap suara, sehingga lingkungan sekitarnya
tidak menyadari,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya (BP, 4/12) aparat BNN menggerebek sebuah rumah di Jalan Halmahera Nomor 27, Kota Semarang, Minggu (3/12), yang diduga sebagai pabrik tempat produksi pil PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol). Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Pol. Irwanto mengatakan masih dilakukan pendataan berkaitan dengan barang bukti yang diamankan di lokasi tersebut. Selain di Jalan Halmahera, katanya, penggerebekan juga dilakukan di sebuah rumah di Jalan Gajah Raya, Kota Semarang, yang diduga dipakai sebagai gudang penyimpanan. Irwanto menjelaskan, penggerebekan dilakukan serentak di dua kota lainnya, yakni Solo dan Tasikmalaya. Di tiga kota tersebut, lanjutnya, diduga pabrik PCC tersebut beroperasi. ‘’Masih dihitung, termasuk yang di Solo dan Tasikmalaya,’’ katanya. Ia menjelaskan dalam penggerebekan serentak ini terdapat dua orang yang turut ditangkap. Keduanya merupakan pengendali produksi pabrik di ketiga daerah tersebut. Seperti diketahui pil PCC yang beredar di beberapa daerah telah membuat sejumlah orang masuk rumah sakit. Bahkan di antaranya mengalami rawat inap di rumah sakit jiwa. (ant)
Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua DPR-RI Korpolkam Fadli Zon mengatakan pimpinan DPR telah menerima surat dari Presiden Joko Widodo tentang rencana pemberhentian dengan hormat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, serta pengajuan nama Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI. ‘’Tadi pagi saya menerima Mensesneg Pratikno yang menyampaikan surat dari Presiden tentang rencana pemberhentian dengan hormat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan juga rencana untuk pengangkatan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI yang baru,’’ ungkap Fadli Zon di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/12) kemarin. Fadli menjelaskan, surat yang diterimanya itu sudah diteruskan kepada Plt. Sekjen DPR-RI Damayanti untuk diproses. ‘’Kebetulan hari ini kita akan menyelenggarakan rapim, dan kita harapkan juga ada Bamus karena ada beberapa agenda DPR, termasuk mengenai Prolegnas dan beberapa agenda lainnya,’’ ujarnya. Dalam surat itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan keinginan untuk dapat diproses dengan waktu yang tidak terlalu lama. Diharapkan sebelum reses sudah dapat dilaksanakan, dan tentu akan dikoordinasikan
dengan Pimpinan Komisi I dan juga fraksi-fraksi yang ada didalam Bamus untuk mengagendakannya. ‘’Hanya satu nama calon yang disampaikan. Alasan pergantian dikatakan untuk persiapan masa pensiun Jenderal Gatot Nurmantyo. Ketentuan nama bakal calon Panglima TNI merupakan hak prerogatif Presiden,’’ kata Fadli. Sementara itu, Presiden Joko Widodo menuturkan alasan dirinya mengajukan nama Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, karena ia yakin sosok Tjahjanto memiliki kepemimpinan dan kemampuan yang kuat. ‘’Saya meyakini beliau memiliki kepemimpinan dan kemampuan yang kuat dan bisa membawa TNI ke arah yang lebih profesional sesuai jati dirinya yaitu tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional,’’ kata Jokowi, di Bandung, Senin kemarin. Ditemui usai meresmikan Jalan Tol Soroja di Gerbang Tol Soreang, Jokowi memastikan pengajuan nama Tjahjanto menjadi calon pengganti Jenderal TNI Gatot Nurmantyo itu sudah sesuai prosedur. Ia mengatakan, pengajuan nama Tjahjanto yang kini adalah kepala staf TNI-AU ini murni karena Nurmantyo akan segera memasuki pensiun. Hal. 19 Mekanisme Normal
Hadi Tjahjanto
Bali Post/ant
denpasar
2
Selasa Wage, 5 Desember 2017
figur
Bali Post/rah
Kapal Evakuasi Pengungsi
PERSIAPAN jalur evakuasi pengungsi Gunung Agung telah dipersiapkan lewat darat dan laut. Untuk jalur evakuasi laut, menurut Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, mendapat bantuan dua kapal dari Mabes Polri khusus evakuasi pengungsi. ‘’Namun perlu kita antisipasi melalui jalur laut. Seperti yang kita lihat tadi ada kapal yang berukuran lebih besar. Itu BKO dari Mabes Polri,’’ katanya seusai apel memperingati HUT ke-67 Polairud di Pantai Sanur, Denpasar, Senin (4/12) kemarin. Dikatakan, dikirimnya Kapal Patroli Abimanyu dari Surabaya dan Kapal Patroli Cucak Rawa dari Labuan Bajo tersebut, setelah pihaknya berkoordinasi dengan Kakorpolairud Mabes Polri. ‘’Kami tidak mengharapkan terjadinya erupsi dari Gunung Agung. Tapi kalau terjadi, maka kita dari kepolisian bekerja sama dengan TNI dan stakeholders Basarnas sudah siap mem-back up dan melakukan pertolongan kepada masyarakat. Kita mengikuti arahan Presiden untuk zero incident,’’ tegasnya. Kapal tersebut kapasitasnya untuk 50 orang. Sewaktu-waktu misalnya jalur darat terputus, pihaknya sudah siap menjaga serta menyelamatkan masyarakat di KRB 3 dan KRB 2. ‘’Tapi sepertinya tidak akan terjadi sekarang. Saya sudah melakukan pengecekan kemarin sampai KRB 3, kesadaran masyarakat cukup tinggi (mengungsi - red). Memang masih ada satu dua orang saja, tapi masih dalam batas toleransi,’’ ungkapnya. Ia juga mengaku mendapat laporan ada isu orang yang naik gunung. Namun setelah diselidiki dari gambar atau foto yang ada, bukan sampai ke puncak gunung. ‘’Kita tidak mungkin bisa melakukan pengamanan sebesar median Gunung Agung, hanya titik-titik tertentu,’’ tegas jenderal bintang dua di pundak ini. (rah)
Disdukcapil Kehabisan Stok Blangko KIA
Denpasar (Bali Post) – Sejak peluncuran program Kartu Identitas Anak (KIA) oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) beberapa waktu lalu, animo masyarakat untuk mencari KIA semakin banyak. Sayangnya, pelayanan untuk KIA terganggu. Pasalnya, blangko KIA habis. Pemohon belum mendapat kepastian kapan akan bisa mendapatkan kartu yang mirip KTP tersebut. Pantauan Bali Post, Senin (4/12) kemarin, sekitar pukul 08.30 Wita loket pelayanan KTP dan Akta di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang tidak terlalu ramai. Beberapa warga terlihat mendatangi loket (mesin) untuk mendapatkan nomor antrean. Namun, salah seorang petugas jaga mengatakan nomor antrean telah habis. ‘’Setiap hari maksimal hanya bisa melayani 400 antrean,’’ ujar petugas tersebut. Mendapat jawaban seperti itu, salah seorang pengunjung mengaku heran. Mengingat, waktu masih cukup pagi, namun nomor antrean sudah habis hingga 400 lembar. ‘’Ini artinya sudah ada 400 orang yang datang ke sini sepagi ini. Saya sudah pikir datang terlalu pagi. Namun, sudah kehabisan nomor antrean,’’ ujar Toniarta, salah satu pemohon KIA. Toniarta mengaku datang ke Sewaka Dharma untuk mendapatkan KIA. Anaknya meminta dibuatkan KIA untuk keperluan di sekolahnya. ‘’Katanya dimintai KIA di sekolah. Kebetulan saya libur sekarang, makanya mau nyari hari ini (kemarin - red),’’ ujarnya. Sementara itu, Kabid Kependudukan Disdukcapil Lely Sriadi yang dikonfirmasi terkait KIA, menyatakan blangko belum ada. Dikatakan, blangko tersebut dicetak di Jakarta. ‘’Memang anggaran dari APBD, namun cetaknya di Jakarta karena itu tender. Jadi, tunggu pengirimannya saja dulu,’’ katanya. Lely Sriadi mengatakan, program KIA tersebut sebenarnya hanya untuk identitas diri anak. Tidak ada sangkut-pautnya dengan proses pendidikan, misalnya ujian. ‘’KIA tidak digunakan untuk itu,’’ katanya. Menurut Lely Sriadi, pada intinya program KIA ini untuk mengetahui cakupan kepemilikan akta kelahiran. Mengingat, pusat mendorong agar cakupan kepemilikan akta kelahiran mencapai 85 persen. Sasarannya adalah anak yang berumur 1-18 tahun. Bila melihat umur 18 tahun, pada 2017 ini, maka mereka sudah lahir pada 1999. Data itu belum terkoneksi. Karena itu, melalui pembuatan KIA, maka nomor akta kelahiran akan terdata kembali, sehingga dengan demikian cakupan kepemilikan akta kelahiran bisa terpantau. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : disdukcapil kehabisan stok blangko kia Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
BESI - Beberapa pekerja menganyam besi untuk proyek Pasar Badung, Denpasar. Untuk mengejar target selesai, pengawasan sejumlah proyek di Denpasar ditingkatkan.
Diserahkan ke Polda Bali
Penanganan TPPU Mang Jangol
Denpasar (Bali Post) -
Proses penyidikan kasus Komang Swastika alias Mang Jangol dikebut dan dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Kejari Denpasar. Sedangkan untuk penanganan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) akan diserahkan ke Direktorat Reskrimsus (Ditreskrimsus) Polda Bali. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo menegaskan hal itu, Senin (4/12) kemarin. Menurut Hadi Purnomo, pihaknya akan berkoordinasi dan menyerahkan ke Ditreskrimsus Polda Bali untuk menyelidiki dugaan kasus TPPU tersangka Mang Jangol. Dikatakan, penyidik telah melakukan pemberkasan terkait kasus kepemi-
likan sabu-sabu (SS) tersangka Mang Jangol. Setelah lengkap, secepatnya diserahkan ke pihak JPU untuk diteliti lebih lanjut. Selain itu, penyidik akan menunggu petunjuk jaksa jika dirasa ada masih kurang. ‘’Berkas tersangka lain juga
demikian. Untuk penanganan TPPU-nya, nanti berkasnya displit (dipisah - red),’’ katanya. Mantan Kapolres Gianyar ini menambahkan, sejak awal pihaknya sudah membidik TPPU dalam kasus ini. ‘’Nantinya akan dilakukan pendala-
man berapa lama Mang Jangol melakukan penjualan tersebut,’’ ujarnya. Ditanya soal jaringan Mang Jangol, menurut Hadi Purnomo, hasil penyelidikan dan penyidikan semua mengarah ke lapas. ‘’Muaranya ke lapas semua. Jaringan Lapas Kerobokan. Kalau berapa lamanya, sedang didalami. Pengirimannya pakai jasa kurir. Kami masih fokus penyalahgunaan dan penjual narkotika,’’ imbuhnya. Sementara dari rekaman
CCTV yang diamankan di rumah Mang Jangol, lanjutnya, awalnya tersangka sempat mengelak pengungkapan kasus tersebut. Namun setelah ditunjukkan alat bukti, di antaranya rekaman CCTV, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Kopertis VIII Perintahkan PTS Beri Pendampingan bagi Pengungsi
Denpasar (Bali Post) Ribuan pengungsi erupsi Gunung Agung kini memerlukan peran serta kalangan akademik. Untuk itu, Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. memerintahkan PTS di Bali memberikan pendampingan bagi para pengungsi di 235 titik di Bali. Hal itu ditegaskan Dasi Astawa seusai menandatangani kerja sama Kopertis VIII dengan PPNI Bali dalam memberi pelayanan tanggap darurat bencana Gunung Agung, Senin (4/12) kemarin. Seluruh PTS di Bali yang jumlahnya mencapai 61 PTS diminta segera memberi perannya di tengah-tengah pengungsi guna memberi pelayanan pendampingan sesuai dengan potensi PTS. Bahkan, PTS di NTB dan NTT juga diperintahkan ikut berperan memberi palayanan tanggap darurat di daerahnya yang ada pengungsi Gunung Agung. ‘’PTS yang memiliki Fakultas Kedokteran, Keperawatanan, Kebidanan, Kedokteran Gigi bisa memberi pendampingan pelayanan kesehatan. PTS yang memiliki prodi pendidikan dan keguruan diminta ikut memberi bimbingan belajar
tambahan dan pendampingan kepada siswa pengungsi dalam menyongsong UN serta guru BK memberikan konseling untuk kesehatan mental siswa,’’ katanya. Sementara bagi PTS yang memiliki prodi dan keahlian kepariwisataan, Dasi Astawa meminta PTS tersebut memberikan pelatihan memasak bagi para pengungsi serta berbagai jenis penyuluhan yang berkaitan dengan problema yang dihadapi pengungsi Gunung Agung. Ia juga meminta mahasiswa dan dosen Penjaskes ikut turun memberi olahraga hiburan bagi anak-anak dan orang dewasa di pengungsian. Bagi PTS yang memiliki Fakultas Ekonomi bisa memberikan pendampingan masalah ekonomi kerakyatan serta penyelamatan UMKM seperti LPD dan koperasi yang terdampak erupsi Gunung Agung. Agar tak sporadis turun ke pengungsi, kata Dasi Astawa, Kopertis akan mengatur PTS yang ditunjuk untuk berperan serta. Hal ini harus dikoordinasikan dengan pihak BPBD agar batuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pengungsi serta menyebar di seluruh Bali.
Dasi Astawa yang didampingi Kabag Umum Kopertis Drs. I Wayan Suarjaya, M.AP. dan pengruus PPNI Bali juga tak lupa menyarankan ketika PTS ke posko pengungsian tetap membawa bantuan yang menjadi kebutuhan penting seperti vitamin, lauk-pauk serta sesuai potensi di PTS masing-masing.
Aptisi Award Sementara itu, setiap hari berbagai kalangan datang ke Kopertis VIII guna memberi ucapan dan karagan bunga atas prestasi yang diraih Dasi Astawa sebagai penerima Aptisi Award 2017. Penghargaan terbaik dalam bidang pengawasan itu diserahkan Presiden di acara Rembuk Nasional belum lama ini. Atas prestasi itu, Dasi Astawa mengakui hal itu semua berkat kerja keras dan dukungan semua pihak. Ia kalau sidak tak mau merepotkan PTS guna mendapat gambaran apa adanya. Bahkan, ia dua tahun berturut-turut dinobatkan sebagai koordinator terbaik di Indonesia. ‘’Prinsip saya, bekerja sebaik-baiknya. Biarkan orang lain menilai,’’ ujarnya. (025)
Bali Post/ist
AWARD - Nengah Dasi Astawa saat menerima Aptisi Award, belum lama ini.
Empat Kali Berturut-turut
Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Tertinggi Swasti Saba
PENGHARGAAN - Sekda AAN Rai Iswara menyerahkan penghargaan kepada Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara pada apel rutin yang dirangkaikan dengan HUT ke-46 Korpri di Lapangan Lumintang Denpasar, Senin (4/12) kemarin. KOMITMEN Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara yang didukung segenap jajaran DPRD dan masyarakat Kota Denpasar di dalam mewujudkan Denpasar yang bersih, aman, sejahtera,
sehat dan bahagia, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI kembali menganugerahi Kota Denpasar penghargaan Kota Sehat dengan tingkatan paling tinggi yakni Swasti Saba Wistara. Penghargaan yang diserah-
kan langsung Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moelek, Sp.M.(K) diterima Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Denpasar Tri Indarti SKM di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Selasa (28/11) lalu. Penghargaan ini diserahkan kembali Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara kepada Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara disaksikan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintahan Kota Denpasar pada apel rutin yang dirangkaikan dengan HUT ke-46 Korpri di Lapangan Lumintang Denpasar, Senin (4/12) kemarin. Menurut Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, Denpasar telah masuk dalam jajaran kota besar di Indonesia. Deretan kota-kota di Indonesia dengan program Kementerian Kesehatan RI melakukan sebuah penilaian Kota Sehat. Pada tahun ini, penilaian kembali dilakukan. Dengan program Denpasar Kota Sehat, Pemerintah Kota Denpasar mendapatkan penghargaan Swasti Saba untuk yang keempat kalinya. Setelah sebelumnya memperoleh tiga kali berturut-turut Penghargaan
Kota Sehat dalam setiap perayaan Hari Kesehatan Nasional yakni tahun 2011 Swasti Saba kategori Padapa, tahun 2013 Swasti Saba kategori Wiwerda, tahun 2015 Swasti Saba kategori Wistara dan tahun 2017 Swasti Saba kategori Wistara. ‘’Tentu dari kriteria penilaian yang telah diberikan pemerintah pusat telah masuk dalam program berkesinambungan Pemkot Denpasar. Meliputi pelayanan kesehatan dasar masyarakat yang menyasar kawasan masyarakat banjar hingga mewujudkan sebuah pemukiman masyarakat yang sehat,’’ jelasnya. Sri Armini menegaskan, dalam proses seleksi penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat ini diikuti sebanyak 173 kabupaten/kota seluruh Indonesia dan yang lolos bedah dokumen sebanyak 122 kabupaten/kota. Kabupaten/kota yang menerima penghargaan Swasti Saba kategori Padapa sebanyak 19 kabupaten/kota, Swasti Saba kategori Wiwerda 41 kabupaten/ kota dan Swasti Saba kategori Wistara sebanyak 62 kabupaten/ kota se-Indonesia. Sedangkan di Bali ada tiga kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan yakni penghargaan Swasti Saba Padapa diperoleh Kabupaten
Bangli dan Kabupaten Klungkung serta kategori yang paling tinggi yakni Swasti Saba Wistara diraih oleh Kota Denpasar. Tidak hanya terdapat dalam program Dinas Kesehatan namun juga menjadi program sinergi seluruh perangkat daerah Kota Denpasar. Penyelenggaraan Kota Sehat di Kota Denpasar dimulai sejak tahun 2009 dengan mengikutsertakan tujuh kawasan dari sembilan kawasan yang ada. Yakni, kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang sehat yang mandiri dan kehidupan sosial yang sehat. Di samping itu, Sri Armini juga menjelaskan indikator derajat kesehatan yang telah dicapai Kota Denpasar di mana angka kematian bayi 0,6 per 1.000 kelahiran hidup, angka kematian balita 0,38 per 1.000 kelahiran hidup dan angka kematian ibu melahirkan 16,1 per 1.000 kelahiran hidup, sedangkan angka prevalensi balita kekurangan gizi 0,08 persen. (ad171)
Selasa Wage, 5 Desember 2017
BADUNG
3
Giri Prasta ”Launching” Badung ”The Soul of Bali” Ajak ”Stakeholder” Pariwisata Bekerja Sama
LAUNCHING - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta secara resmi me-’’launching’’ tagline dan branding The Soul Of Bali saat acara gathering and meeting Pemkab Badung dengan stakeholder pariwisata yang ada di Bali, Senin (4/12) kemarin. THE Soul of Bali akhirnya secara resmi menjadi tagline dan branding dari pariwi-
sata Kabupaten Badung. Di mana Bupati Badung Nyoman Giri Prasta secara resmi me-
Enam Rumah Warga Terendam Banjir Rob Mangupura (Bali Post) – Banjir rob merendam enam rumah warga di Jalan Pratama, Kelurahan Benoa, Minggu (3/12) malam. Banjir rob setinggi satu meter ini terjadi akibat jebolnya senderan lantaran pasang air laut. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Badung dr. Ni Nyoman Ermy Setiari seizin Kepala Pelaksana BPBD Badung I Nyoman Wijaya mengatakan, ada sembilan kepala keluarga (KK) dengan 56 jiwa yang terdampak akibat musibah banjir rob tersebut. Mendengar kejadian tersebut, Tim BPBD bersama camat, kaling, LPM Benoa langsung turun ke lapangan. ‘’Ya, enam rumah warga Banjar Terora di Jalan Pratama, Gang Bidadari kena musibah banjir rob air pasang laut naik ke darat,’’ ujar Ermy Setiari saat dikonfirmasi, Senin (4/12) kemarin. Berdasarkan keterangan warga setempat, kata Ermy Setiari, banjir setinggi lutut orang dewasa ini terjadi mulai pukul 21.00 Wita. Tak berselang lama, air yang merendam rumah warga berangsur-angsur surut. ‘’Air mulai surut pukul 23.11 Wita. Air menurun hingga 15 sentimeter. Setelah kami kaji, banjir rob disebabkan jebolnya senderan tradisional yang ada karena tingginya air laut,’’ ujarnya. Ermy Setiari menegaskan, pihaknya telah melakukan langkah darurat dengan mengerahkan alat berat (ekskavator) untuk membuat tanggul sementara. Selanjutnya, bencana alam ini akan dikoordinasikan dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Badung untuk membuat tanggul permanen. ‘’Alat baru (eskavator – red) kami dapatkan. Karena akses jalan menuju TKP kecil, sehingga pukul 14.00 Wita kami baru bisa bekerja,’’ tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Camat Kuta Selatan Made Widiana mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat banjir rob tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 51,6 juta. Hal itu berupa kerusakan alat-alat rumah tangga seperti tujuh unit kulkas, tiga unit mesin air, dan dua unit mesin cuci. ‘’Kami memperkirakan air rob tersebut diakibatkan oleh posisi lingkungan yang memang rendah dan ada tanggul yang jebol, sehingga air meluap ke darat,’’ katanya. Selain di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, dampak air pasang tersebut juga terjadi di wilayah Kelurahan Tuban. Air laut meluap menggenangi By-pass I Gusti Ngurah Rai, tepatnya di sebelah selatan jalan lingkar Simpang Tugu Ngurah Rai. (kmb27/kmb23)
launching tagline dan branding tersebut saat acara gathering and meeting Pemkab Badung dengan stakeholder pariwisata yang ada di Bali, Senin (4/12) kemarin. Hadir pula dalam acara tersebut Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, anggota DPRD Badung Wayan Suyasa dan Wayan Luwir Wiana, sejumlah OPD di Pemkab Badung, Ketua PHRI Bali Cokorda Artha Ardana Sukawati, Ketua PHRI sekaligus BPPD Badung IGN Surya Wijaya dan stakeholder pariwisata lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menekankan, langkah tersebut merupakan suatu konsep dalam keseriusan Pemkab Badung mewujudkan one island one managemen, sekaligus melaksanakan one stop destination. Sehingga pi-
haknya mempunyai tagline Badung Berbagi dari Badung untuk Bali. “Inilah yang terus kita lakukan. Kami sudah mendapatkan masukan yang luar biasa, sehingga nantinya konsep ini agar betul-betul dilaksanakan untuk kepentingan Bali,” terangnya. Bupati Giri Prasta mengajak para stakeholder pariwisata untuk bergandengan tangan, bekerja bersama-sama demi menjaga pariwisata Bali tetap ajeg dan lestari. Kendati status naiknya aktivitas Gunung Agung memang berpengaruh cukup signifikan bagi pariwisata Bali, namun pihaknya mengajak semua elemen bahu-membahu dan tetap berdoa agar proses tersebut segera berakhir, sehingga mempercepat proses recovery dengan baik. Pihaknya juga mengaku akan
membuatkan task pos untuk memberikan informasi kepada masing-masing negara, tentang bagaimana situasi di Bali saat ini. Sehingga tidak ada lagi berita hoax yang beredar dapat merusak pariwisata. “Keamanan dan kenyamanan ini perlu dijaga, infrastrukturnya harus bersih dan bagus. Bahkan, kita minta agar fasilitas toilet agar bersih dan gratis. Nanti kita akan realisasikan program Badung Terang, tidak ada sudut di Badung yang gelap. Termasuk pemasangan CCTV untuk menjaga keamanan wilayah. Akhir tahun 2018 akan dilakukan pemasangan wifi gratis di seluruh Badung. Ini demi kenyamanan dan keamanan wisatawan dalam menikmati liburan di Badung,” tegasnya. Sementara itu, Kadis Pariwisata Daerah (Disparda)
Kabupaten Badung Made Badra menerangkan tagline Badung The Soul of Bali telah beberapa kali mendapatkan pembahasan dalam Forum Group Discussion (FGD) pariwisata. Di mana dari beberapa tagline yang dirumuskan, ada tiga usulan yang diajukan kepada Bupati Badung untuk dipilih sebagai tagline pariwisata Badung. Di mana The Soul Of Bali terpilih dan disepakati bersama sebagai tagline pariwisata Badung. “The Soul of Bali, artinya Badung jiwanya pariwisata Bali. Arti, warna dan simbol tagline ini menjiwai pariwisata kita. Jadi, perilaku kita sekarang harus mengikuti branding dan tagline ini. Industri pariwisata baik hotel, vila, event, atraksi, asosiasi akan mengadopsi tagline ini mendampingi branding perusahaan mereka. Jadi,
roh pariwisatanya ini The Soul of Bali,” terangnya. Tagline dan branding tersebut diakuinya wajib dicantumkan dalam branding stakeholder pariwisata yang berada di wilayah Badung. Apalagi, branding dan tagline tersebut merupakan usulan dari stakeholder sendiri. Tagline dan branding tersebut juga diakuinya akan selalu dipromosikan saat sales mission ke luar daerah. Sehingga The Soul of Bali semakin dikenal dan melekat dengan image pariwisata Badung. “Seiring dengan diresmikannya The Soul of Bali, Kabupaten Badung tahun depan akan meningkatkan target kunjungan wisatawan. Kita akan gencarkan promosi, supaya animo wisatawan untuk datang ke Bali semakin meningkat,” tegasnya. (ad175)
Puluhan Siswa SMPN 3 Petang Keracunan Makanan Mangupura (Bali Post) –
Tercatat 42 siswa SMPN 3 Petang menunjukkan gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan yang dibeli di kantin sekolah, Senin (4/12) kemarin. Bahkan, empat siswa di antaranya terpaksa dilarikan ke RSUD Mangusada, Badung, Senin (4/12) kemarin. Hingga pukul 16.00 Wita, ada 10 siswa yang harus mendapat perawatan intensif, di mana enam di antaranya masih dirawat di Puskesmas Pembantu Belok. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika meminta pihak sekolah agar benar-benar mengawasi kesehatan makanan dan minuman yang tersedia di kantin sekolah. ‘’Kami tekankan agar pihak sekolah ekstrahati-hati dalam menyajikan makanan dan minuman bagi para siswa. Kami sangat prihatin dengan kondisi ini,’’ ujar Widia Astika didampingi Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar I Made Mandi saat ditemui di RSUD Mangusada, Senin kemarin. Dikonfirmasi terpisah, Kadis Kesehatan Badung dr. I Gede Putra Suteja membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, musibah ini ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan di Petang. ‘’Keracunan massal ini berawal dari makan di kantin sekolah pada pukul 07.00 Wita. Keluhan muncul mulai pukul 10.30 Wita,’’ terangnya. Menurut Putra Suteja, jumlah siswa yang berisiko 226 orang, sementara pasien masuk ke Puskesmas Petang II sebanyak 29 orang. Pada umumya, korban rata-rata mengalami gejala yang
sama. ‘’Gejala pasien rata-rata mual, nyeri ulu hati, muntah, lemas, sakit kepala dan diare,’’ katanya. Pejabat asal Mengwitani ini mengaku sudah menurunkan tim, seperti KBS Petang, Puskesmas Petang I dan II, pihak desa serta guru untuk memberikan pertolongan. Guna memastikan penyebab dugaan keracunan ini, pihaknya mengaku sudah mengambil sampel baik makanan maupun muntahan korban untuk dilakukan cek laboratorium di Labkes Provinsi dan BPOM. Sementara itu, Direktur RSUD Mangusada dr. I Nyoman Gunarta, MPH. mengatakan, pasien yang masuk ke RSUD Mangusada langsung ditangani sesuai keluhan. Mereka datang dengan keluhan lemas, pusing, sakit perut dan muntah-muntah. ‘’Sesuai informasi, mereka habis makan nasi bungkus yang dijual di kantin sekolah. Saat ini, korban sedang dalam perawatan,’’ ujarnya. Berdasarkan informasi, dua dari empat orang siswa yang sempat dirawat di RSUD Mangusada sudah diperbolehkan pulang sekitar pukul 16.30 Wita kemarin.(kmb27/kmb42)
Bali Post/kmb27
KERACUNAN - Salah satu siswa SMPN 3 Petang yang dilarikan ke RSUD Mangusada, Kapal akibat keracunan makanan, Senin (4/12) kemarin.
Terkait Pungutan di Desa Adat
Otonomi Adat dan Hukum Positif Tak Nyambung
Bali Post/ist
MERENDAM - Banjir rob yang merendam enam rumah warga di Jalan Pratama, Minggu (3/12) malam. Kejadian ini dipicu adanya tanggul yang jebol.
DESA adat belakangan dibuat gelisah dengan keberadaan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Pasalnya, sejumlah pungutan yang ada di desa adat mulai dibidik sebagai pungli. Padahal, desa adat memiliki otonomi dalam melakukan pungutan yang sifatnya untuk keagamaan, sosial, adat dan budaya serta pembangunan. ‘’Ini kan ada beberapa yang sudah kena Saber Pungli. Termasuk parkir di desa, yang kecil-kecil sudah banyak kena. Sampai ratusan kasus yang masuk ke Tim Saber Pungli. Padahal, ada MoU-MoU yang bagi desa pakraman itu dianggap sah bagi desanya. Tapi, bagi Saber Pungli belum tentu,’’ ujar Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya usai memimpin rapat kerja men-
genai pungutan di desa adat bersama instansi terkait di gedung dewan, Senin (4/12) kemarin. Menurut Tama, tidak ada kejelasan antara pararem atau awig-awig desa adat dengan hukum positif yang ditegakkan oleh Tim Saber Pungli. Hal ini perlu dicarikan solusi lantaran Tim Saber Pungli memang menegakkan hukum positif sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku. Sementara desa adat memiliki otonominya sendiri. ‘’Meskipun ada pararem, Tim Saber Pungli tetap menindak bila ada temuan. Itu masalahnya, tidak nyambung otonomi adat dengan hukum positif Saber Pungli,’’ tandas politisi PDI-P ini. Karo Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali I Wayan Sugiada mengusulkan agar
pararem di desa adat bisa diakui sekaligus diketahui oleh bupati/wali kota. Dengan demikian, pungutan yang dilakukan oleh desa adat bisa memiliki dasar hukum yang sah. Usul ini mengacu pada hasil seminar yang melibatkan sejumlah ahli hukum di Universitas Udayana. ‘’Sekarang kan belum (diketahui bupati/wali kota - red). Kalau sudah itu ada, bisa digunakan sebagai rambu-rambu juga agar tidak gegabah menangkap masyarakat,’’ ujarnya. Ketua Pelaksana UPP Saber Pungli Provinsi Bali Kombes Pol. Drs. Suradiyana mengaku telah menangani 43 kasus pungli sejak 2016. Sebagian besar berhubungan dengan desa dinas, salah satunya kasus pungli Kepala Desa di Tulikup. Kemudian terkait dengan ormas yang
melakukan pemerasan di toko-toko serta pungli di instansi pemerintah. ‘’Saya belum menangani kasus pungli yang berhubungan dengan desa adat karena belum ada aturannya. Untuk mensinkronkan antara hukum positif dengan hukum adat, kuncinya di eksekutif dan legislatif,’’ ujarnya. Suradiyana tak menampik memang ada laporan dari masyarakat terkait pungli di desa adat. Di antaranya, masalah uang kipem dan pungutan dari desa adat untuk warga yang sedang membangun. ‘’Laporan ada, misalnya soal kipem. Tapi saya kembalikan pada adat,’’ tegasnya. Menurut Suradiyana, tidak semua pelaku pungli berakhir di pengadilan. Hal ini tergantung dari besaran pungli yang dilakukan. Ka-
lau lebih kecil dari ketentuan perundang-undangan yang ada, pelaku akan dikembalikan kepada pimpinannya atau kepala dinas terkait. Pungli kecil-kecilan tetap ditindak untuk mencegah agar tidak menjadi besar. Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Bali I Nyoman Adnyana mengatakan, otonomi desa adat sejatinya tidak boleh diganggu-gugat. Desa adat tetap harus diberi kewenangan sesuai dengan otonomi dan eksistensinya. Lantaran hukum adat bisa berupa hukum tertulis dan tidak tertulis (lisan), maka perlu ada penyamaan persepsi terkait penindakan pungli. ‘’Desa adat dengan desa sesuai UU Nomor 6 Tahun 2014 kan beda. Desa adat punya otonomi, kalau desa boleh diintervensi penuh oleh pemerintah,’’ ujarnya. (rin)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kalteng Siap Jadi Tuan Rumah PDWI Ke-13 Tahun 2018
Selasa Wage, 5 Desember 2017
HUT Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar
Wedakarna Minta Provinsi Lain Gandeng Ziarah ke TMPN Pancaka Tirta dan Kunjungi Lansia Bali sebagai Lokomotif Pariwisata Indonesia
DUTA WISATA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir pada acara nasional Duta Wisata Indonesia di Kupang, NTT. PROGRAM 10 Bali Baru yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo mendapatkan dukungan penuh dari Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat membuka acara Pemilihan Duta Wisata Indonesia ke-12 Tahun 2017 di Kota Kupang, NTT. Di hadapan delegasi dari seluruh Tanah Air, Senator Arya Wedakarna menyampaikan otokritik terhadap strategi promosi yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi lainnya, yang seakan–akan menganggap Bali sebagai saingan pariwisata di dalam negeri. Padahal pariwisata Bali justru sangat membantu memudahkan daerah lainnya mempromosikan Indonesia secara umum. ‘’Banyak pemerintah di Indonesia tidak paham bahwa salah satu syarat jika ingin turis datang berlimpah harus punya direct flight dari negara
asal. Selain Jakarta, maka Bali akan menjadi hub (penghubung) untuk daerah lain di Indonesia. Jadi, seharusnya 517 kabupaten/kota dan 33 provinsi lainnya cerdas menggunakan tagline ‘’Bali dan Beyond’’. Ini dulu sukses saat Bali membantu penyebaran wisatawan ke Labuan Bajo (NTT), Raja Ampat (Papua), Yogyakarta atau Gili Trawangan (NTB),’’ ujar Arya Wedakarna. Menurutnya, harus ada kebersatuan dan pikiran positif dari birokrat pariwisata. ‘’Saya yakin, saat daerahdaerah di Indonesia berpromosi ke luar negeri, para turis akan bertanya daerah wisata itu di sebelah mananya Bali. Mari kita bersatu dan jangan saling bersaing sesama anak bangsa. Kompetitor Indonesia ya… Thailand, Malaysia, Singapura dan negara ASEAN lainnya,’’ ungkapnya. Senator Wedakarna awalnya keberatan dengan penamaan 10 Bali Baru yang dicanangkan oleh
pemerintah pusat. Tetapi setelah dijelaskan oleh Menteri Pariwisata RI dalam rapat di Senayan dan ada niat mulia di balik penamaan Bali Baru, maka wakil rakyat Bali ini bisa memahami. ‘’Saya persilakan daerah di Indonesia memakai tagline Bali sebagai salah satu media promosi karena kita harus bergotong-royong. Kami senang sekali ada 10 Bali Baru, yakni Borobudur, Bromo Tengger, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi dan Morotai. Saya akan bantu pemerintah pusat. Ke depan harapan kesejahteraan masyarakat kita salah satunya adalah dunia pariwisata,’’ jelas pendiri Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) ini. Terkait acara PDWI ke-12 Tahun 2017, pihaknya mengapresiasi kesuksesan kegiatan ini dan berharap NTT menjadi daerah wisata yang mumpuni. ‘’Setiap tahun ada 150 ribu turis dan 800 ribu wisman ke Pulau Komodo lewat Labuan Bajo. Ini sebuah pencapaian yang hebat dan semoga tahun 2019 tembus 1 juta turis. Sangat tepat NTT menjadi tuan rumah Duta Wisata Indonesia,’’ sebut Arya Wedakarna. PDWI diselenggarakan setiap tahun hasil kerja sama pemerintah provinsi dengan Yayasan Duta Wisata Indonesia dan Adwindo. Duta Wisata Indonesia yang berlaga di antaranya Raka Raki (Jatim), Teruna Teruni (Bali), Mba Mas (Jateng), Dimas Diajeng (DIY), Agam Inong (Aceh), Uda Uni (Sumbar), Bujang Gadis (Jambi), Bujang Dayang (Babel), Jawau Bawinyai (Kalteng), Putra Putri Mahakam (Kaltim), Nanang Galuh (Kalsel), Putra Putri (Sulteng), Daeng Dara (Sulsel) dan Putra Putri Pariwisata (Papua). Kalimantan Tengah (Kalteng) terpilih sebagai tuan rumah tahun 2018. (ad170)
Kesehatan
Disabilitas ’’Cerebral Palsy’’ CEREBRAL palsy adalah kelainan gerak dan postur akibat lesi yang tidak progresif pada otak yang belum matur. Abnormalitas pada otak menghasilkan pola gerak yang abnormal. Kelainan motorik dari cerebral palsy sering diikuti oleh gangguan sensoris, kognisi, komunikasi, persepsi, kejang dan gangguan perilaku. Cerebral palsy merupakan penyebab utama disabilitas pada anak. Di Indonesia prevalensi diperkirakan 1–5 per 1.000 kelahiran hidup. Lesi otak pada cerebral palsy terjadi selama fase prenatal, perinatal dan paskanatal. Hampir 70–80% penyebab cerebral palsy terjadi pada fase prenatal (masa kehamilan). Klasifikasi cerebral palsy banyak macamnya, tetapi yang paling sederhana berdasarkan fungsional dan beratnya terdiri atas ringan (tidak ada keterbatasan aktivitas), sedang (ada kesulitan dalam aktivitas sehari-hari kadang-kanang memerlukan alat bantu) dan berat (keterbatasan aktivitas kehidupan sehari-hari sedang sampai berat). Tujuan umum penanganan cerebral palsy adalah mengembangkan kontrol postur dan gerak yang normal atau mendekati normal, memperbaiki kemampuan motorik kasar dan halus serta mencegah komplikasi. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka diperlukan kerja sama yang baik antara profesional (seperti dokter spesialis Kedok-
KONSULTASI - Perdosri Cabang Bali-Nusra bekerja sama dengan Yayasan The Legong Singepadu Kaler mengadakan konsultasi dan penanganan anak cerebral palsy dan menyerahkan beberapa sarana terapi kepada Yayasan The Legong. teran Fisik dan Rehabilitasi atau spesialis lainnya, fisioterapis, terapis okkupasi, terapis wicara, orthotis–prostetis dan psikologis), peran serta masyarakat (dalam bentuk yayasan atau secara pribadi) dan yang tidak kalah pentingnya adalah peranan keluarga. Dalam penanganan cerebral palsy, ketiga komponen di atas harus bekerja sama, penuh perhatian dan ikhlas, sehingga semua program latihan bisa berjalan baik. Apalagi didukung oleh sarana latihan optimal, maka di-
harapkan anak cerebral palsy mandiri pada aktivitas kehidupan sehari-hari dan pendidikan. Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasinal pada 3 Desember 2017, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Perdosri) Cabang Bali-Nusra bekerja sama dengan Yayasan The Legong Singepadu Kaler mengadakan konsultasi dan penanganan anak cerebral palsy serta menyerahkan beberapa sarana terapi kepada Yayasan The Legong. l Cok Dalem Kurniawan
Masa Penggarapan Segera Berakhir
Komisi III Minta Pengawasan Proyek Diintensifkan
Denpasar (Bali Post) – Memasuki Desember 2017, sejumlah proyek fisik akan segera berakhir masa pengerjaannya. Menghindari adanya proyek molor, konsultan pengawas dan pemilik dalam hal ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus lebih mengintensipkan pengawasan. Bila ada yang dinilai kurang, pihak rekanan akan ditegur untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang ditentukan. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar Eko Supriadi, Senin (4/12) kemarin. Menurutnya, sejumlah proyek fisik akan segera berakhir masa pengerjaannya, seperti Pasar Badung yang menjadi tanggung jawab Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar. Diperkirakan pengerjaan Pasar Badung tahap I akan berakhir 18 hari lagi, yakni 20 Desember. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Denpasar I Wayan Gatra saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini pembangunan tahap pertama yang dikerjakan PT Nindya Karya tinggal menunggu finishing dengan menambah perlengkapan di dalam gedung lantai satu. Progresnya sudah mencapai 92 persen. Keseluruhan
pembangunan fisik sudah diselesaikan. Saat ini pihaknya tinggal menyelesaikan penembokan di beberapa titik. ‘’Saya yakin akan selesai sesuai jadwal,’’ ujarnya. Untuk menyelesaikan pembangunan, pemborong tinggal memasang meja untuk pedagang yang nantinya bisa digunakan pada blok pedagang. ‘’Sekarang sedang finishing saja. Yang lainnya tinggal memasang meja dan pemasangan keramik. Selanjutnya penembokan yang berada di
beberapa titik saja,’’ kata Gatra. Asisten III Setda Kota Denpasar I Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta membenarkan pembangunan tersebut sudah berada pada tahap finishing. Adanya erupsi Gunung Agung tidak mengganggu aktivitas pembangunan. Pihaknya tetap melakukan kegiatan seperti biasanya karena untuk mendatangkan material dan bahan lainnya tidak terpengaruh letusan Gunung Agung. (kmb12)
Bali Post/eka
PROYEK - Beberapa pekerja tengah mengerjakan proyek pembangunan Pasar Badung di Denpasar. Foto diambil 3 Oktober lalu.
KELUARGA besar Yayasan Perguruan Rakyat (PR) Saraswati Pusat Denpasar dikenal sangat konsisten melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Pancaka Tirta, Tabanan. Acara ziarah dilakukan secara khidmat dalam sebuah apel bendera. Seperti Senin (4/12) kemarin, yang dilaksanakan dalam rangka HUT ke-71 Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar. Bertindak sebagai pembina upacara Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. Hadir Ketua Badan Pembina I G.B. Yudhara, MBA., Ketua Badan Pengawas Drs. Putu Gede Dirgha dan Sekretaris Dewa Sukanada, B.A. Apel diikuti Rektor IKIP Saraswati Dewa Oka, siswa dan mahasiswa di lingkungan Yayasan PR Saraswati. Ziarah diisi peletakan karangan bunga di candi monumen perjuangan TMPN Pancaka Tirta dan tabur bunga di 816 nisan pahlawan Bali yang gugur pada era revolusi kemerdekaan RI. Bagus Ketut Lodji mengungkapkan, Yayasan PR Saraswati selalu eling dan berterima kasih kepada para pendiri yayasan yang berjuang bersama para pahlawan di era revolusi kemerdekaan. Mereka mampu membuat Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar eksis sampai sekarang. Makanya setiap HUT dan hari nasional, keluarga besar Yayasan PR Saraswati selalu ziarah ke taman makam pahlawan. ‘’Kami sadari tanpa perjuangan para pahlawan yang membuat negeri ini merdeka serta berjuang mempertahankan kemerdekaan, kita tak mungkin menikmati pendidikan setinggitingginya seperti saat ini,’’ tegasnya.
TABUR BUNGA - Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji bersama pengurus melakukan tabur bunga di TMPN Pancaka Tirta, Tabanan. Menurut Ketua Yayasan yang juga mantan Koordiator Kopertis VIII ini, warga Saraswati tak akan pernah melupakan jasa para pahlawan karena yayasan didirikan dalam semangat perjuangan. Dalam rangka HUT ke-71, ia juga berterima kasih kepada para pahlawan atas sumbangan pikiran dan jasanya membuat Yayasan Saraswati seperti sekarang ini. Lokasi tabur bunga bisa berpindah tempat ke Margarana dan TMPN Pancaka Tirta. Setelah melakukan ziarah, warga Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar melakukan anjangsana ke Panti Jompo Tresna Werdha Seraya. Mereka menyerahkan sumbangan sembako dan menghibur warga lansia. Kehadiran warga Saraswati ke panti jompo juga untuk menanamkan pendidikan budi pekerti dan karakter kepada insan Saraswati akan pentingnya kasih dan sayang dalam
keluarga. Jika semua warga Hindu di Bali memperlakukan orangtuanya dengan kasih dan sayang, tak akan ada penghuni baru di panti jompo. Warga Saraswati ikut memberi motivasi kepada para lansia untuk terus bersemangat menjalani sisa kehidupan. Mereka juga diberi pengertian bahwa hidup ini tak sendirian. ‘’Saya minta warga Saraswati menjadi anak suputra, anak yang berbakti kepada orangtua. Artinya, semakin sedikit penghuni panti jompo, semakin baik,’’ ungkap Bagus Ketut Lodji. Ketua Panitia HUT Dra. Desak Made Asri, M.PSi. menambahkan, serangkaian HUT ke-71 Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar juga dilakukan jalan sehat, dharmayatra, parade seni budaya, diskusi pendidikan, sembahyang bersama, dan aneka lomba. Puncak perayaan HUT dilaksanakan 8 Desember. (ad174)
Melalui Garapan ’’Green Youtefa Performing Art’’
ISBI Tanah Papua Selamatkan Teluk Youtefa dari Gempuran Sampah INSTITUT Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua bekerja sama dengan Forum Peduli Port Numbay Green (FPPNG) dan LMA Port Numbay Green menggelar Green Youtefa Performing Art (GYPA) 2017 di Abesauw Teluk Youtefa, depan Pasar Youtefa, beberapa bulan lalu. Menurut sutradara garapan ini, Muhamad Ilham M. Murda, pesan penting yang didapat dari event ini, yakni kita harus peduli dan menjaga lingkungan dan jangan hanya bisa merusaknya tanpa menjaganya. Ia merancang Dermaga Abesauw yang terletak di bibir pantai Teluk Youtefa, Distrik Abepura, sebagai panggung alam, untuk menunjukkan bukti konkret bahwa ada hal yang harus segera dipikirkan dan kesadaran yang harus ditumbuhkan karena Teluk Youtefa kian terancam dari berbagai sisi, yaitu sampah, pencemaran air, udara, laju sendimentasi, abrasi termasuk bergesernya nilai-nilai kearifan lokal. Ilham melibatkan penari dari para dosen dan mahasiswa ISBI Tanah Papua, Puteri Papua Barat 2014, Duta Pariwisata Provinsi Papua, Tan dan Monj Port Numbay 2017, Sanggar Sarich Kampung Enggros, masyarakat Enggros, Komunitas Jantung Kota serta rumah baca ‘’Faimbari House’’. Lewat garapan berjudul ‘’Hutan Perempuan’’, ia menggandeng koreografer Maharani Ayuk Listyaningrum serta komposer Leo Mic Sipaheleut, Lilik Setyawan, Franz Kafiar dan Yowel Meraudje. GYPA 2017 dihadiri Kepala Bidang Destinasi Sadar Wisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Jabez Yosia, Ketua LMA Port Numbay George Awi, Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Bernard Fingkreuw, Rektor ISBI Tanah Papua Prof. Dr. I Wayan Rai S, M.A., masyarakat Kampung Enggros, Tobati dan Nafri, Tan dan Monj Port Numbay 2017, Kepala
PEDULI – ISBI Tanah Papua peduli dan menjaga Teluk Youtefa dari ancaman kerusakan melalui garapan ‘’Green Youtefa Performing Art’’. Distrik Abepura Bobby Awi, serta masyarakat Kota Jayapura. Prof. Wayan Rai yang berdasarkan surat keputusan Menristek Dikti RI tanggal 20 Oktober 2017 kembali diperpanjang masa jabatannya sebagai Rektor ISBI Tanah Papua, mengatakan kegiatan ini bertujuan menyelamatkan Teluk Youtefa serta bentuk kepedulian terhadap lingkungan, terutama Teluk Youtefa yang semakin hari tercemar limbah kotor dari Kota Jayapura. Acara ini mendapat perhatian dari masyarakat yang berada di tiga kampung di Teluk Youtefa yang dibuktikan dengan keikutsertaan mama-mama dalam penyelamatan Teluk Youtefa. ‘’Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian ISBI Tanah Papua bersama para aktivis lingkungan yang mempunyai latar belakang berbeda namun satu tujuan, melindungi Teluk Youtefa dari pencemaran lingkungan,’’ ungkapnya. Prof. Wayan Rai menambahkan, ISBI Tanah Papua juga menggelar pementasan ensemble musik Papua
berjudul ‘’Sagu (Da’) vs Sawit’’ oleh salah satu dosen ISBI Tanah Papua Septiana Rosalina Layan, pemenang hibah cipta perempuan kelola. Acara berlangsung 6-7 Juni 2017 lalu di aula Gereja Kristus Terang Dunia Waena Jayapura, Papua. Karya ini terinspirasi dari semakin berkembangnya perkebunan kelapa sawit di Papua mengalahkan kebun sagu, serta banyaknya investor luar yang ingin mengembangkan perkebunan sawit. Sagu tidak hanya makanan khas tradisional Papua tetapi juga simbol masyarakat pribumi, sedangkan sawit sebagai simbol hal-hal luar yang mengalihkan sehingga terjadi perebutan lahan dan makanan. Menurut Prof. Wayan Rai, pada usia tiga tahun yang tergelong belia, bukan halangan untuk ISBI Tanah Papua berkarya. Selain fokus dalam bidang pendidikan, pengabdian dan penelitian, ISBI juga terus berusaha melahirkan karya-karya yang mampu memberi makna di hati masyarakat. (ad173)
Pendaftaran Parpol Tahap II
Dua Partai Berkasnya Tak Lengkap Denpasar (Bali Post) – Pendaftaran partai politik (parpol) tahap II telah berakhir. KPU Kota Denpasar juga sudah melakukan verifikasi terhadap berkas parpol yang masuk. Dari hari verifikasi tersebut, ada dua parpol yang berkasnya tidak lengkap hingga akhir pendaftaran dan perbaikan, yakni PAN dan Partai Berkarya. Hal ini ditegaskan Ketua KPU Denpasar I Gede John Darmawan, Senin (4/12) kemarin. Pihaknya telah memberikan kesempatan kedua kalinya untuk melengkapi berkas, namun tidak dipenuhi. Pendaftaran parpol tahap II dilakukan sejak Senin (20/11) hingga Rabu (22/11) lalu. Tahap II ini untuk memberikan ruang bagi sembilan parpol yang dinyatakan tidak lolos dalam verifikasi mendaftar lagi. Setelah tahapan pendaftaran selesai, proses kembali dilanjutkan dengan verifikasi hingga Kamis (1/12) lalu. ‘’Kami berikan mereka kesempatan untuk kembali melengkapi persyaratan
pengisian sipol hingga 1 Desember 2017, namun tetap belum ada berkas lagi, sehingga dinyatakan final,’’ ujar Jhon Dharmawan. Dikatakannya, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Berkarya berkasnya tidak lengkap. PAN dan Berkarya menyerahkan berkas yang tidak lengkap, sedangkan PKS ada yang tidak memenuhi syarat, tetapi jumlah yang diserahkan telah melebihi jumlah minimal yang ditentukan. Setelah memasuki tahap kedua, PAN diwajibkan menyetor minimal anggota sebanyak 636 KTA dan KTP. Hanya, hingga penutupan tahapan pendaftaran dan verifikasi tahap II, PAN hanya meng-input 328 dari jumlal minimal 636 yang harus diserahkan. ‘’Selain jumlah KTP dan KTA yang disetorkan kurang, PAN tidak menyerahkan Lampiran 2 Model F2 HP Parpol. Sementara Partai Berkarya hanya menyerahkan Lampiran 2 Model F2 HP Parpol. Parpol ini tidak meny-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
erahkan lampiran KTA dan KTP,’’ papar John Darmawan. Terkait adanya dua parpol yang belum lengkap ini, ia menyatakan hanya diberikan cek list, bukan tanda terima. Khusus untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS), walaupun ada yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, jumlah yang di-input dan disetorkan telah memenuhi batas minimal keanggotaan di Kota Denpasar. Jadi, walaupun tidak melakukan perbaikan, PKS tetap diberikan tanda terima berkas. John Darmawan menambahkan, parpol yang melakukan pendaftaran dan pengisian sipol sebanyak 14. Yang telah mengantongi tanda terima tercatat 12 parpol, yakni PDI Perjungan, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Hanura, Partai Solidaritas Indonesia, Partai NasDem, Partai Garuda, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa, Perindo dan PPP. Dua parpol lagi tidak lengkap berkasnya. (kmb12)
Selasa Wage, 5 Desember 2017
DAERAH
5
Tiga Korban Longsor Pacitan Ditemukan Pacitan (Bali Post) – Basarnas bersama tim SAR gabungan TNI/Polri dan sejumlah relawan menemukan tiga korban tanah longsor yang dilaporkan hilang dalam bencana di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Posko Informasi Basarnas Pos SAR Trenggalek, Senin (4/12) kemarin, melaporkan tiga korban longsor yang ditemukan masing-masing Inem (60), warga Desa Sidomulyo Kecamatan Kebonagung serta pasangan suami-istri Sarton (70) dan Sipon (65), warga Desa Ketro Kecamatan Tulakan. Ketiga korban longsor di dua tempat berbeda itu dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia akibat terkubur longsoran material tebing yang menimpa rumahnya. Tim SAR gabungan selanjutnya menyerahkan ketiga jenazah kepada keluarga masing-masing. ‘’Hari ini tiga korban berhasil dievakuasi sehingga total korban yang ditemukan sudah 23 orang dari total korban hilang 25 jiwa,’’ kata Yoni Fariza, Komandan Tim Pencarian Korban Banjir dan Tanah Longsor Basarnas Pos SAR Trenggalek di Pacitan. Kapolres Pacitan AKBP Setyo K. Heriyatno yang memantau langsung proses evakuasi korban hilang tertimbun tanah longsor mengapresiasi keberhasilan tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi para korban. ‘’Terima kasih rekan-rekan semua, semoga kerja keras rekan-rekan bernilai ibadah,’’ ujarnya. Sementara itu, Lasno, anak Sipon dan Sarton, mengaku lega kerja keras tim SAR gabungan membuahkan hasil. Sebelumnya, tim SAR terkendala pencarian para korban yang tertimbun bersama puluhan ekor kambingnya. Hingga Minggu (3/12) sore, tim evakuasi belum juga menemukan korban karena rumah korban tertutup batubatu berukuran besar. Sementara tim menggunakan alat manual karena alat berat tidak bisa masuk ke lokasi bencana. Tanah longsor di kawasan tersebut menutup akses jalan menuju Juruk Bangkong dan sempat mengisolir sekitar 15 kepala keluarga. (ant)
Proyek Revitalisai Ampenan
Pemprov NTB Jamin Sesuai Kontrak
Mataram (Bali Post) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjamin proyek revitalisasi Pantai Ampenan tuntas sesuai kontrak yang ditetapkan. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir lagi terhadap akan terbengkalainya dua proyek yang saat ini sedang dikerjakan pihak provinsi. Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana di Mataram, Senin (4/12) kemarin, mengemukakan itu menanggapi masih minimnya volume pekerjaan dua proyek pemerintah provinsi yang menjadi bagian revitalisasi Pantai Ampenan. Dua proyek yang dimaksud adalah pembangunan lapak pedagang kaki lima (PKL) dikerjakan Dinas Perdagangan NTB dengan nilai kontrak Rp 500 juta dan pembangunan ruang publik oleh Dinas Pariwisata NTB nilai kontrak Rp 700 juta. Dikatakannya, jaminan proses pembangunan dua proyek tersebut tuntas sesuai kontrak tanggal 17 Desember 2017, sesuai hasil koordinasi dengan pihak provinsi. ‘’Mereka berani menjamin, karena kontraktor sudah berhitung juga untuk menyelesaikan proyek tersebut,’’ ujarnya. Tertundanya pembangunan dua proyek tersebut salah satunya disebabkan lambatnya proses relokasi PKL, seiring dengan adanya kegiatan Festival Ampenan Tempo Doeloe. Terkait dengan itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya pedagang di kawasan tersebut untuk bersabar menunggu proses pengerjaan dua proyek itu. ‘’Pembangunan dua proyek ini akan memberikan dampak dan manfaat signifikan bagi pedagang, masyarakat sekitar dan warga kota secara umum,’’ jelasnya. Revitalisasi bekas Pelabuhan Ampenan akan dibangun dengan desain gaya modern namun tetap mempertahankan budaya lokal seperti lumbung, motif batik songket, dan bentuk bangunan yang memperkuat Ampenan sebagai kota tua. Bangunan-bangunan yang ada saat ini ditata kembali agar bisa terlihat lebih indah dan memiliki kekhasan sebagai ikon Kota Mataram, sekaligus daya tarik bagi wisatawan. Dalam desainnya taman di bagian utara itu akan dilengkapi dengan mini teater yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan. Bagian atas mini teater akan ditutup dengan desain berbentuk keong yang sebenarnya adalah lumbung, rumah khas adat suku sasak. Dekorasi taman dan dinding taman dibuat seperti halnya motif kain songket Lombok, begitu juga dengan lapak PKL memiliki kekhasan budaya lokal. (ant)
MIRAS - Polisi menyita miras yang diduga oplosan di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Senin (4/12) kemarin.
Penjual Miras Oplosan Digerebek kan, Gang Drona, Kuta Utara, Kabupaten Badung. Alhasil disita ratusan botol miras oplosan. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, penggerebekan dipimpin Kasatgas III Operasi Cipkon Agung II AKBP Tri Kuncoro. Polisi berhasil menyita arak
oplosan botol kecil (600 ml) sebanyak 180 botol, botol besar (1.500 ml) 11 botol, tuak botol besar (1.500 ml) 1 botol, 1 jeriken berisi arak (22 liter), 2 jeriken kosong dengan kapasitas 22 liter dan 100 botol plastik kosong ukuran 600 mililiter (ml) serta 1 buah selang warna putih sepanjang 3 meter.
Saat dimintai keterangan, pemilik warung berinisial Su mengakui barang tersebut adalah miliknya. Apalagi saat itu Su berada di warungnya. ‘’Operasi dimulai pukul 11.00 Wita, melibatkan 58 personel dari Satgas Ops Cipkon Agung II 2017,’’ tegas Hengky. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Steffani Anindiya Hadi, wanita berusia 25 tahun yang didakwa kasus 9.675 butir pil ekstasi, lolos dari jeratan hukuman mati. Dalam sidang di PN Denpasar, Senin (4/12) kemarin, wanita berperawakan kurus tersebut dituntut hukuman 18 tahun penjara. Steffani yang didakwa atas ekstasi seberat 2.544,45 gram juga didenda Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan.
wangi, Jawa Timur (Jatim). Lewat video call, DPO Imam alias Kate mengenalkan seorang perempuan di Palembang (Sumatera Selatan) bernama Una. Pada intinya, terdakwa diminta mengambil narkotika jenis ekstasi dan sabu-sabu melalui Una di Palembang. Steffani menyanggupi dengan berangkat dari Banyuwangi ke Palembang. Di sana ia bertemu dengan seseorang bernama Boru yang janjian mengambil narkotika di toilet ruang tunggu Bandara Sultah Mahmud Baharudin, Palembang. Barang itu pun lolos ke Bali. Sampai di Bali, narkoba diserahkan kepada Sukron Wardana (berkas dan penuntutan terpisah). Terdakwa mendapat upah Rp 40 juta. Pertama berhasil, aksi ini pun
diulangi terdakwa pada Rabu (7/6). Steffani berangkat dari Banyuwangi menuju Palembang. Prosesnya hampir sama dengan transaksi sebelumnya. Kamis (8/6) sekitar pukul 09.00, Boru mengantar ke bandara dan menyerahkan bungkusan butiran tablet berwarna biru muda yang tak lain adalah ekstasi kepada Steffani. Melalui pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 266 tujuan Denpasar dari Palembang, Steffani membawa empat bungkusan plastik yang dimasukkan ke dalam tas tangan warna oranye. Empat bungkusan tersebut masing-masing berisi 3.420 butir, 2.780 butir, 2.000 butir dan 1.475 butir, sehingga total keseluruhan 9.675 butir. Kali ini aksinya digagalkan BNNP Bali. (kmb37)
Mangupura (Bali Post) Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polda Bali gencar melakukan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) guna mengantisipasi gangguan kamtibmas. Senin (4/12) kemarin, petugas menggerebek warung penjual diduga miras oplosan di Jalan Raya Kerobo-
Kurir 9.675 Butir Ekstasi Dituntut 18 Tahun Penjara
JPU I Ketut Sujaya di depan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila menjerat terdakwa dengan Pasal 114 ayat 2 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Steffani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana, yakni tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan 1 dalam
bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi lima gram. Mendengar tuntutan jaksa Kejati Bali itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya memohon waktu sepekan untuk mengajukan pledoi. Dalam surat dakwaan diuraikan, mantan pegawai spa ini didakwa pasal berlapis. Pada Maret 2017, terdakwa dihubungi seseorang bernama Imam atau Kate (buron) melalui video call. Saat itu, terdakwa berada di Banyu-
Gila Judi ’’Online’’, Karyawan Bobol Brankas
Banjir Rob Landa Dua Kecamatan di Lombok Mataram (Bali Post) – Banjir rob akibat air laut pasang menerjang ratusan permukiman di pesisir pantai selatan di Kecamatan Jerowaru dan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Banjir terjadi Minggu (3/12) malam sekitar pukul 19.00 Wita. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Muhammad Rum di Mataram, Senin (4/12) kemarin, menyatakan wilayah yang terdampak banjir rob di antaranya Kecamatan Keruak meliputi Desa Ketapang Raya dan Desa Tanjung Luar. Sementara di Kecamatan Jerowaru meliputi Desa Ekas Buana, Desa Batunampar Selatan, Desa Paremas, Desa Serewe, Desa Pemongkong dan Desa Jor. Jumlah warga yang terdampak 400 kepala keluarga (KK). Saat ini warga yang terkena dampak banjir rob sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman oleh tim gabungan BPBD, TNI/Polri, Tagana dan PMI yang terjun ke lokasi. ‘’Sejumlah bantuan sudah dikirimkan. Kebutuhan mendesak di lokasi pengungsian adalah tenda dan logistik,’’ ucapnya. Menurut Kepala Bagian Humas Setda Lombok Timur Ahmad Subhan, pemerintah sudah melakukan koordinasi dengan Camat Jerowaru dan Keruak untuk mengatasi banjir rob tersebut. ‘’BPBD, petugas dari Kecamatan Keruak dan Jerowaru serta anggota TNI-Polri sudah turun ke lokasi yang terkena dampak banjir rob dan mengimbau warga tetap tenang,’’ katanya. Sementara itu, BPBD Kota Mataram diminta segera membangun posko darurat bencana pada lokasi strategis untuk memudahkan penanganan bencana akibat cuaca ekstrem. ‘’Posko bencana bisa dibangun di sejumlah tempat strategis dan rawan bencana, sedangkan posko darurat bencana bisa didirikan pada areal Pendopo Wali Kota Mataram,’’ ujar Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang. Pernyataan itu disampaikannya saat memimpin rapat siaga bencana untuk menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah Indonesia termasuk Kota Mataram. Mataram merupakan salah satu dari 10 kabupaten/kota di NTB yang memiliki enam dari 10 jenis bencana yang kerap terjadi di NTB, yaitu gempa disertai tsunami, banjir, kebakaran permukiman, gelombang pantai dan abrasi serta rawan konflik sosial. Dalam rapat tersebut, Asisten I menunjuk BPBD Kota Mataram sebagai koordinator lapangan (korlap) bencana, yang bertugas mengkoordinasikan pelaksanaan kesiagabencanaan yang akan terjadi di Kota Mataram. (ant)
Bali Post/ist
Bali Post/ist
DITAHAN - Tersangka Indra Prastika (tengah) ditahan di Polsek Kuta Utara setelah membobol brankas.
NTT Perjuangkan Ekspor Langsung
Kupang (Bali Post) – Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki banyak potensi termasuk ikan, namun selama ini ekspor tidak bisa langsung dari NTT tetapi harus melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sehingga akhirnya orang tidak tahu kalau ikan itu dari NTT. Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengemukakan hal itu pada pembukaan Musyawarah Daerah ke-12 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) NTT di Kupang, Senin (4/12) kemarin. Gubernur mengatakan telah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar ekspor berbagai hasil dari provinsi berbasis kepulauan itu bisa langsung dari NTT. Jika pemerintah pusat menyetujui usulan NTT, ke depan orang di luar NTT bisa tahu bahwa hasil laut seperti ikan yang mereka konsumsi berasal dari NTT. ‘’Mudah-mudahan kebijakan nasional bisa berpihak pada NTT sehingga ekspor bisa langsung dari NTT,’’ jelasnya. Badan Pusat Statistik (BPS) NTT merilis ekspor
Provinsi NTT pada September 2017 senilai 1.941.705 dolar AS dengan volume 70.638,90 ton. Nilai ekspor September ini mengalami penurunan 13,73 persen dibandingkan ekspor bulan Agustus 2017 sebesar 2.250.643 dolar AS. Nilai ekspor tersebut terdiri atas ekspor migas 345.691 dolar AS dan ekspor nonmigas 1.596.014 dolar AS. Komoditas ekspor Provinsi NTT bulan September 2017 dikirim ke Timor Leste senilai 1.941.705 dolar AS. Komoditas terbesar yang diekspor Provinsi NTT pada September 2017 adalah kelompok bahan bakar mineral (27) senilai 405.891 dolar AS. Sementara impor NTT pada September 2017 senilai 864.947 dolar AS dengan volume 2.447,8 ton dan komoditas utama impor bahan bakar mineral (27) yang didatangkan dari Korea Selatan senilai 710.500 dolar AS. Jika membandingkan komulatif nilai ekspor 17.007.915 dolar AS terhadap kumulatif nilai impor 43.200.671 dolar AS, tahun 2017 terdapat defisit 26.192.756 dolar AS. (ant)
Mangupura (Bali Post) Brankas Alfamart di Jalan Teuku Umar Barat, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, dibobol maling dan uang Rp 15 juta raib, Senin (13/11) lalu. Hasil penyelidikan polisi ternyata pelakunya tak lain karyawan minimarket tersebut, Indra Prastika (22). Tersangka mengaku menggunakan uang hasil curian itu untuk taruhan judi online yang digilainya. Kapolsek Kuta Utara AKP Johanes H. Widya Dharma Nainggolan didampingi Kanit Reskrim Iptu Putu Ika Prabawa, Senin (4/12) kemarin, mengatakan sebelum beraksi, pelaku tidak menyerahkan kunci brankas kepada rekannya yang bertugas malam. Pelaku yang tinggal di mes Alfamart di Banjar Pengubengan Kangin, Kerobokan Kelod ini berdalih besoknya bekerja pagi. ‘’Tapi keesokan paginya pelaku tidak masuk kerja. Selanjutnya salah satu karyawan Alfamart mencari pelaku ke mes dan meminta kunci brankas, ternyata sudah kabur. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Kuta Utara,’’ ujarnya. Setelah menerima laporan tersebut, Iptu Ika bersama anggotanya melakukan penyelidikan. Selasa (14/11) pukul 09.00 Wita, pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat melintas di Jalan Teuku Umar Barat dan langsung diringkus. Saat diperiksa, pelaku asal Sulawesi Tengah ini menyatakan mengambil uang dalam brankas dua kali, yaitu pukul 01.30 sebanyak Rp 7 juta dan pukul 03.30 Wita Rp 8 juta. Selanjutnya uang tersebut ditransfer ke rekeningnya melalui ATM tunai BCA di Jalan Gunung Soputan, Denpasar. ‘’Nah, uang itu ditransfer lagi ke rekening pemilik akun game online untuk taruhan. Uangnya habis dipakai taruhan game online di salah satu arena judi online di Jalan Gunung Soputan,’’ tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat itu. Polisi mengamankan barang bukti sebuah kartu ATM BCA, buku tabungan BCA, tiga lembar bukti transfer, satu name tag, satu kunci brankas dan satu surat keterangan kerja. Selain itu disita satu lembar absensi, dua lembar sales report dan 15 lembar rekap barang terjual. (kmb36)
OPINI
6
Selasa Wage, 5 Desember 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Peran Penting Keluarga dan Lingkungan ”ANAK zaman now”. Begitu istilah populer untuk menggambarkan tingkah polah (cenderung nyeleneh) anak-anak zaman sekarang. Ya jika sekadar nyeleneh untuk hal-hal positif, mungkin tidak menimbulkan kekhawatiran terutama para orangtua. Tetapi banyak tingkah polah mereka nyeleneh ke hal-hal yang ekstrem. Karena masih muda dan dinilai labil, dikhawatirkan generasi muda ini terjerumus ke hal-hal negatif seperti narkoba, kriminal, seks bebas, bahkan ke paham radikal. Dalam upaya membentengi generasi muda dari hal-hal negatif itu, sejak beberapa tahun lalu (bahkan sejak era Presiden SBY) telah digalakkan yang namanya pendidikan karakter. Namun, wacanya masih lebih dominan dalam lingkup pendidikan formal, seperti di sekolah-sekolah, kampus dan lembaga pendidikan lainnya. Padahal, porsi generasi muda untuk menghabiskan waktunya justru lebih banyak di lingkungan ini. Dimulai dari lingkungan terkecil dalam keluarga, lanjut lingkungan pergaulannya di masyarakat. Memang juga dilakukan pendekatan ke lembaga-lembaga informal, tetapi porsinya boleh dikatakan masih sedikit. Sementara banyak faktor dan komponen yang sebenarnya sangat berperan dan berpengaruh dalam pendidikan karakter ini. Karena itu, sudah seharusnya pendidikan karakter itu lebih difokuskan dan ditekankan di lingkungan keluarga dan pergaulan anak. Terlebih untuk menggarap ini, tidaklah perlu susah-susah menyusun kurikulum atau silabus untuk mengintegrasikan pendidikan karakter ini ke dalam mata pelajaran di lembaga pendidikan formal. Berbagai lembaga informal justru sangat menguasai dan teruji melakukan hal ini. Peran keluarga, lingkungan, dan lembaga informal sangatlah penting dan dominan dalam pendidikan karakter anak. Pada zaman now ini, pendidikan karakter di keluarga boleh dikatakan sangatlah (ber)kurang. Bagaimana keluarga bisa memanfaatkan porsi besar waktu generasi muda jika para orangtua sangat sibuk dan waktunya habis untuk memenuhi tuntutan ekonomi sekarang ini. Setelah dikurangi kesibukan memenuhi tuntutan ekonomi, porsi waktu yang tersisa sudah diambil lagi dengan kesibukan masingmasing dengan gadget-nya. (Ber)-kurangnya pendidikan karakter ini juga tercermin dari hal pertama yang ditanyakan (diharapkan) para orangtua zaman now, yakni nilai akademis anaknya. Makanya, para orangtua berlomba-lomba mengikutkan anaknya les ini les itu untuk semata mengejar nilai akademis anaknya. Bahkan, mereka tidak memedulikan lagi etika dan moral yang menjadi hal utama dalam pembentukan sebuah karakter dalam mencapai nilai akademis itu. Salah satunya, mengharapkan bocoran soal atau kisi-kisi dari tempat anaknya les. Porsi untuk menanyakan bagaimana perilaku anak-anaknya di sekolah dan di lingkungan, nyaris terlupakan dan terabaikan. Di lingkungan pergaulan, zaman now ini, arus informasi (yang dibawa gadget) tidak terbendung lagi. Dalam hitungan sepersekian detik, arus informasi dari rimba maya ini mengalir demikian derasnya. Sementara untuk mengakses semua itu, di zaman now ini begitu mudahnya. Nyaris tidak ada saringan terhadap informasi yang masuk dan diterima generasi muda. Sementara lingkungan pergaulan anak-anak zaman now pun lebih mengedepankan aspek material daripada moral (etika). Tidaklah mengherankan yang berkembang kemudian budaya instan seperti korupsi dan sejenisnya. Dan karena itu pula, meski entah sudah berapa pejabat yang dibui karena kasus yang berkaitan etika dan moral ini, tetap saja ada yang melakukannya. Identitas baru pun diberikan dari kurangnya pendidikan karakter bangsa ini, yakni sebagai jajaran negara terkorup di dunia.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Menetap Sementara bagi Pengungsi
Dengan adanya erupsi yang terakhir, para pengungsi yang berdatangan ke kabupatenkabupaten/kota di Bali, sebagaimana dilaporkan oleh reporter media cetak dan media elektronik, kian bertambah banyak. Saya coba merenung sejenak, dari mereka (pengungsi) itu, tentu tidak semuanya miskin. Sesuai kurva normal, kondisi pengungsi dapat diperkirakan sebagian kecil miskin, paling banyak sedang-sedang, dan sebagiannya lagi tergolong mampu dari segi keuangan dan materi. Saya punya pemikiran, para pengungsi yang tergolong sedang-sedang dan kaya sebaiknya memilih hidup menetap sementara di daerah yang ingin dituju. Menetap sementara misalnya mengontrak lahan/sebidang tanah atau rumah untuk setahun, lalu di situlah memulai hidup baru, mengambil pekerjaan baru atau melanjutkan yang sudah ditekuninya, dan menyekolahkan anak bagi yang sudah punya anak usia sekolah. Pemikiran yang saya sodorkan ini mengingat status/keadaan Gunung Agung sukar diprediksi kapan reda/ pulihnya. Dengan jalan seperti itu akan didapat rasa ketenangan dan tidak dibayang-bayangi oleh bahaya gempa, erupsi, dan sebagainya. Kelak jika keadaan sudah benar-benar pulih seperti sediakala barulah berancang-ancang pulang kampung. Sekadar dimaklumi, letusan (erupsi) Gunung Agung pada tahun 1963 lamanya 11 bulan lebih mendekati setahun, dan Gunung Sinabung di Sumatera Utara malah sudah mendekati tiga tahun. Mudah-mudahan ada manfaatnya. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja
Pembentukan Karakter Unggul Tugas Siapa? Salah satu tujuan bangsa Indonesia yang termaktub dalam Undang-Undang Dasar 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun, menjadi bangsa yang cerdas saja tidaklah cukup, kalau tidak diimbangi dengan sikap yang baik. Pembentukan sikap yang menekankan pada karakter menjadi perhatian besar bangsa Indonesia belakangan ini. Upaya ini menjadi tujuan utama Kurikulum 2013 yang memberikan prioritas pada pendidikan nilai dan karakter bangsa.
Oleh Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A. entingnya pendidikan karakter awalnya dikumandangkan oleh mantan Presiden SBY sehubungan dengan maraknya berbagai kasus penyimpangan sosial yang dilakukan oleh golongan anak remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, perkelahian antarpelajar, pelecehan seksual, dan seks bebas. Degradasi moral menjadi alasan utama revisi kurikulum sebelumnya menjadi Kurikulum 2013. Selanjutnya di era Presiden Joko Widodo, dengan adanya berbagai kasus seperti masyarakat yang mulai beringas, menghancurkan fasilitas publik dalam berdemonstrasi, karena lebih percaya pada berita hoax, maraknya berbagai kasus korupsi di kalangan pejabat yang tidak pernah berubah secara signifikan, dan kegiatan politik yang semakin tidak santun, presiden kemudian menegaskan perlunya pembentukan karakter unggul yang merupakan karakteristik dari bangsa ini. Pertanyaannya adalah apakah itu karakter unggul dan siapakah yang bertanggung jawab mengajarkannya? Berbicara masalah karakter adalah berbicara masalah sikap, sikap dapat ditunjukkan dalam 3 hal, yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action. Tataran yang paling rendah adalah moral knowing, yaitu pengetahuan
P
akan nilai-nilai moral. Pengetahuan tentang nilai moral adalah pengetahuan tentang baik dan buruk. Tampaknya semua orang tahu bahwa suatu perbuatan seperti mencela atau memaki, menghina, mencuri adalah perbuatan tidak baik, tetapi pengetahuan tidak baik tersebut belum tentu diaplikasikan oleh mereka untuk berbuat baik. Buktinya masih banyak orang melakukannya meskipun tahu itu tidak baik. Hal ini banyak terjadi karena mereka tidak menggunakan nalar untuk melakukannya atau mungkin telah menggunakan nalar, namun karena ada alasan-alasan tertentu yang lebih signifikan akhirnya tega melakukannya juga. Yang kedua adalah moral feeling, yaitu memiliki perasaan moral. Mereka yang memiliki perasaan moral adalah mereka yang bukan hanya memiliki pengetahuan tetapi juga mampu merasakan sesuatu perbuatan itu baik atau buruk. Orang yang memiliki perasaan moral adalah mereka yang mampu berempati pada sesuatu yang dialami orang lain. Yang paling penting adalah moral action, yaitu aksi moral, artinya seseorang yang bukan hanya tahu dan dapat merasakan sesuatu itu baik atau buruk, tetapi juga mengimplementasikan nilainilai moral tersebut dalam kehidupannya. Kata unggul didefinisikan sebagai sesuatu yang paling
baik. Jadi, yang dimaksudkan karakter unggul di sini adalah karakter terbaik yang dimiliki oleh seseorang. Dalam kehidupan berbangsa di Indonesia terdapat 36 butir nilai-nilai Pancasila, yang dapat dikategorikan sebagai karakter bangsa yang unggul. Butir-butir tersebut terdiri atas 4 butir pada sila pertama, 8 butir pada sila kedua, 5 butir pada sila ketiga, 7 butir pada sila keempat, dan 12 butir pada sila kelima, yang disebut dengan Eka Prasetya Panca Karsa. Selanjutnya, pada tahun 2003 mengalami penambahan menjadi 45 butir yang ditetapkan dalam Tap MPR No. I/MPR/2003. Sebagai warga negara yang baik, sudah menjadi kewajiban untuk menginternalisasikan dan mengimplementasikan ke 45 butir nilai-nilai Pancasila tersebut dalam praktik kehidupan, yang dalam proses pembentukan melibatkan 4 pendidik utama yaitu (1) orangtua, (2) guru, (3) pemerintah, dan (4) tokoh masyarakat. Pendidikan karakter diperkenalkan di rumah oleh orangtua kita. Fondasi karakter setiap anak dibangun oleh orangtua, bukan guru dan sekolah. Pendidikan pertama dan utama sebagai penanaman dasardasar nilai terjadi di dalam keluarga. Orangtua dalam hal ini menjadi panutan (model) sikap karakter unggul, seperti sikap religiusitas, rasa cinta kasih sayang di antara anggota
keluarga, disiplin, kerja keras, dan santun. Bahkan, semua nilai hidup universal menjadi tugas dan tanggung jawab keluarga untuk dapat membentuk anak yang suputra (putra yang baik). Tentu karakter baik yang dimaksudkan bukanlah hanya terbatas pada keluarga, namun kebaikan yang berlaku bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat sekitar. Pengembangan karakter selanjutnya menjadi tanggung jawab lembaga formal, mulai dari institusi terendah, yaitu PAUD sampai dengan perguruan tinggi. Pada lembaga pendidikan formal, peserta didik menghabiskan waktu kurang lebih minimal 12 tahun sampai dengan sekolah menengah atas atau maksimal 16 tahun sampai dengan perguruan tinggi. Dengan demikian, pendidikan formal menjadi tempat pengembangan karakter yang sangat penting. Tentu figur utama yang paling signifikan di sini adalah guru termasuk dosen. Guru adalah suri teladan (ing ngarso sung tulodo). Sebagai teladan, guru hendaknya dapat menjadi model karakter yang baik. Pembentukan karakter disiplin, kerja keras, toleransi, dan karakter akademik, seperti berpikir kritis, sistematis, logis, komunikatif, kolaboratif, dan kreatif merupakan tanggung jawab lembaga formal dalam mengembangkannya baik di dalam proses pembelajaran di kelas maupun di luar kelas melalui berbagai penugasan. Yang tidak kalah penting adalah pemerintah. Pemerintah yang dimaksudkan di sini adalah para pejabat yang duduk di tiga lembaga formal, yaitu legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Dalam melakukan tugasnya, pemerintah harus berlandaskan pada aturan atau regulasi yang berlaku. Dengan mengikuti semua aturan dalam melaksanakan tugasnya
Merindukan Aparat Pengayom Desa Adat
Kasus Tanjung Benoa layak jadi pembelajaran dan perlu diurai dengan pemahaman adat yang lebih memadai. Jangan karena lembaga adat sedang berupaya mencari jalan untuk kelangsungan hidupnya, lalu apa yang desa adat lakukan berdasarkan putusan desa adat dinyatakan sebagai premanisme. Dalam konteks ini, kita perlu memahami eksistensi desa pakraman dan kontribusinya dalam mengawal budaya Bali. Orang bijak mengatakan, di mana bumi dipijak, di situ langit wajib dijunjung. Itulah semangatnya kenapa penjajahan di muka bumi harus dihapuskan. Karena mereka memijak bumi dan menjunjung langit yang berbeda. Bali yang dahulu kala dikenal dengan keramahtamahannya ataupun alam dan kehidupan masyarakatnya yang penuh dengan kedamaian dan jauh dari kriminalitas, saat ini telah berubah menjadi sesuatu yang sangat berbeda. Situasi yang ramah itu telah berubah menjadi suasana yang mudah disulut dengan kemarahan, kemarahan antardesa, kemarahan antarwarga, ataupun kemarahan antarkelompok masyarakat. Kini, premanisme dan narkoba juga merajarela, kekuatan otot seolaholah menjadi alat politik kekuasaan lokal yang paling ampuh. Gotong royong ataupun musyawarah mufakat dengan saling asah, asih, asuh yang menjadi ciri khas orang Bali telah sirna, seiring dengan hilangnya keteladanan dan bangkitnya individualisme ataupun egoisme. Dan yang paling menarik dari semua itu adalah fenomena bangkitnya kesadaran orang beribadah diikuti dengan semakin penuh sesaknya ruang penjara di Bali. Soekarno, bapak proklamator bangsa Indonesia, pernah mengatakan jika menjadi orang
Oleh Nyoman Dhamantra Islam, Kristiani, Hindu, ataupun Buddha, tetaplah menjadi orang Indonesia. Soekarno ingin mengatakan, kedaulatan bangsa yang sesungguhnya dan seutuhnya adalah jati diri bangsa itu sendiri. Bangsa yg memiliki jati diri adalah bangsa yang mengenal dan merawat harkat serta martabat budayanya. Maka dari itu, Presiden pertama Indonesia Soekarno kembali menegaskan dalam pidatonya tanggal 1 juni 1945, pada saat pertama kali Pancasila dikumandangkan, bangsa Indonesia wajib ber-Tuhan tanpa meninggalkan kebudayaannya. Dalam hal ini, bapak bangsa Indonesia itu ingin menyampaikan pesan, ber-Tuhanlah tanpa harus kehilangan jati diri atau identitas kita sebagai bangsa Indonesia dengan beragam suku, tradisi, adat istiadat dan budayanya. Begitu juga dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pada alinea terakhir terdapat tujuan bangsa serta lima dasar negara yang tentunya dubuat dengan maksud tertentu dan proses yang tidak mudah. Kelima dasar tersebut menunjukkan kepribadian (jati diri) bangsa yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lainya. Bangkitnya politik identitas, primodialisme, fundamentalisme, radikalisme dan terorisme adalah merupakan sinyalemen bahwa bangsa Indonesia telah mulai meninggalkan dan melupakan budayanya. Mereka yang terjebak dengan politik idenditas ataupun radikalisme, dapat dipastikan adalah mereka yang melupakan ajaran, tradisi dan budaya leluhurnya, dari
daerah mana pun mereka berasal. Keadaan di mana masyarakat mulai terpisahkan dengan sejarahnya ini terjadi bukan karena sim salabim, tapi melalui proses panjang dengan keberadaan berbagai macam kebijakan yang tidak membumi. Kebijakan yang dibuat dengan tanpa disadari, mengikis habis budaya bangsa. Seperti halnya kebijakan investasi di Bali yang diharapkan menjadi tulang punggung kesejahteraan, justru membuat adat di Bali seperti hidup segan, mati tak mau. Belum lagi aparat di Bali yang terkesan larut dengan egoisme sektoralnya. Apa pun kegiatan adat yang tidak sesuai dengan “bahasa” hukum harus dilibas habis, tanpa melihat aspek historisnya. Aspek yang mengajak kita untuk merenung sejenak, guna dapat melihat latar belakang persoalan dengan jernih dan bijak. Untuk itu diharapkan, proses demokratisasi, tidak hanya membuat sibuk saling berebut kekuasaan, tetapi juga harus mau dan mampu dengan sekuat tenaga, melahirkan kebijakan yang dipastikan akan merawat eksistensi atau pengakuan dan penghormatan negara terhadap adat dan budaya, yang notabene akan mewarnai kemajemukan bangsa Indonesia. Khususnya kepada aparat penegak hukum diharapkan hadir sebagai pengayom masyarakat yang bijak, khususnya terhadap permasalahan adat, guna dapat membentengi nilai-nilai Pancasila yang digali dan lahir dari sari pati budaya bangsa Indonesia. Dan harus selalu diingat, sukses penegakan hukum tidak ditentukan oleh banyaknya orang di dalam ruang penjara, tapi sebaliknya oleh bangkitnya kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi menegakkan hukum itu sendiri. Penulis, anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan
maka akan tercipta good governance dan good government. Pemerintahan yang demikian akan membuat masyarakat percaya pada pemimpinnya, meningkatkan partisipasi mereka dalam melaksanakan program-program yang dicanangkan pemerintah, dan memiliki kesadaran hukum untuk selalu menaati peraturan yang berlaku. Dengan demikian, bukan hanya guru yang harus menjadi suri teladan, pemerintah pun harus memiliki karakter unggul, supaya mampu menjadi panutan bagi masyarakat. Tokoh masyarakat merupakan komponen masyarakat yang juga memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter unggul. Tokoh masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh politik cenderung memiliki nama besar dan pengaruh kuat, sehingga masyarakat mudah percaya dan digerakkan. Hal ini menjadi kewajiban mereka untuk selalu membimbing masyarakat ke arah yang baik dan benar, bukan sebaliknya memprovokasi ke hal-hal yang dapat menimbulkan kekacauan, yang pada akhirnya dapat memicu disintegrasi bangsa. Dengan demikian, sudah jelas bahwa tugas mendidik karakter unggul bukan semata-mata tanggung jawab guru dan sekolah, tiga pendidik lainnya juga memegang peranan masing-masing yang saling melengkapi dalam membentuk generasi penerus yang berkepribadian keindonesiaan yang utuh berlandaskan Pancasila agar mampu membawa bangsa ini pada kemajuan dalam kemajemukan. Penulis, dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Ganesha
POJOK Pasca-erupsi Gunung Agung, pariwisata Bali rapuh. - Menata lagi. *** Indonesia berpotensi kehilangan devisa Rp 9 triliun. - Selama ini devisa ke mana? *** Kata Sri Mulyani, stabilitas harga pangan harus dijaga. - Ketersediaannya juga.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TURIS - Sejumlah turis berbincangbincang di kawasan Legian, Badung, belum lama ini. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Selasa Wage, 5 Desember 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Polairud Diperkuat Pasukan Antiteror
Denpasar (Bali Post) Polairud memperingati HUT ke-67, Senin (4/12) kemarin. Khusus Polairud Polda Bali merayakan dengan cara spesial yaitu apel di Pantai Sanur, termasuk simulasi penangkapan penyelundupan narkotika menggunakan boat. Dari pantauan di lapangan, peserta apel merupakan anggota gabungan Polri dan TNI berbaris rapi di pantai. Sebagai Irup Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reindhard Golose. Kapolda harus basah-basahan saat memeriksa peserta apel. Pada kesempatan tersebut, tim Antiteror Polairud Polda Bali menggelar simulasi penangkapan penyelundupan ganja menuju Pantai Sanur. Disertai tembakan peringatan, pasukan khusus yang dibentuk sejak Irjen Golose menjadi orang nomor satu di Polda Bali, langsung melumpuhkan penyelundup ganja di dalam boat. Pasukan tersebut beranggotakan 30 orang, terdiri atas Unit Diver, Escape dan Dansal.
“Ini pertama kali diperingati HUT ke-67 Polairud, setelah sempat dipisahkan. Kenapa ini dilaksanakan? Karena tantangan bagaimana Polairud bisa menghadapi kejahatan bersifat trans nasional, khususnya masalah narkotika,” tegas Kapolda Golose. Menurut Kapolda, melihat kasus yang terjadi selama ini, potensi aksi terorisme masih ada. Selain itu, paling penting yang dilakukan Polairud jajaran adalah pelestarian penyu. “Ada beberapa kasus ditangani, kami juga sudah melepas kembali (penyu) ke perairan,” ujarnya. Polairud juga punya peran penting dalam memberikan pertolongan SAR sehingga diperlukan kemampuan menyelam. “Saat menjabat, saya perintahkan Direktur Polairud bikin satu unit tim penyelam profesional. Potensi wisata selam Bali sangat bagus, perlu persiapan pengamanan. Kita tidak ingin ada turis jadi korban, tapi harus dilakukan pengamanan,” ucap mantan petinggi BNPT ini. (kmb36)
FIGUR
SIMULASI - Pasukan Antiteror Polairud Polda Bali menggelar simulasi penyergapan penyelundup narkotika di Pantai Sanur.
Bisa Dioptimalkan untuk Pemberdayaan Pengungsi
Pemanfaatan dana desa bisa dikatakan terganggu di 28 desa pascameningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Agung. Terutama desa-desa yang masuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung di Karangasem. Kendati pembangunan fisik sudah tidak mungkin dilakukan lagi, namun dana desa rupanya masih bisa digunakan untuk pemberdayaan masyarakat yang mengungsi.
PAHAM radikal sejak awal harus diantisipasi agar tidak sampai masuk ke kampus. Sebab, keutuhan NKRI yang menjadi taruhannya. Mengingat, kampus merupakan salah satu tempat bagi generasi muda untuk mengaktualisasikan diri. “Dari awal kita harus mengantisipasi, jangan sampai masuk ke kampus. Jadi, kita harus perangi radikalisme dengan menggelorakan empat konsensus berbangsa dan bernegara. Terutama Pancasila harga mati,” ujar Rektor Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. di Denpasar, Senin (4/12) kemarin. Menurut Sukamerta, Pancasila bahkan telah menjadi satu mata kuliah khusus di Unmas. Sebelum disampaikan kepada mahasiswa, para dosen terlebih dahulu diberikan penataran. Dengan harapan, materi tentang Pancasila tidak sekadar menjadi materi di atas kertas. Namun dapat diimplementasikan, dihayati, dan diamalkan. “Jadi, tidak lagi terlalu banyak teori. Kalau kita bisa mempertahankan Pancasila, maka amanlah kita. Terbukti 72 tahun Indonesia merdeka tetap utuh sampai sekarang karena Pancasila,” jelasnya. Sukamerta meyakini, pemahaman baik tentang Pancasila akan menjauhkan bahaya radikalisme yang belakangan menghantui bangsa. Sebab, radikalisme sejatinya tidak ada kaitan dengan satu agama tertentu. Namun, ada pihak-pihak yang ingin mengubah Pancasila menjadi paham yang lain. “Dengan berbagai kegiatan, pemberian mata kuliah tentang Pancasila kepada mahasiswa, kita harapkan nilai-nilai Pancasila betul-betul tertanam dalam diri mereka bahwa Pancasila adalah ideologi negara, dasar negara yang harus dipertahankan,” tandasnya. (rin)
Bali Post/kmb36
Dana Desa di KRB Gunung Agung
Denpasar (Bali Post) -
Radikalisme Harus Diantisipasi
7
“Dana desa itu salah satunya juga bisa dipakai untuk pemberdayaan ekonomi. Perlu juga kita melakukan koordinasi dengan kabupaten dan desa agar dana pemberdayaan bagi pengungsi itu dilaksanakan di tempat dia mengungsi,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana, di Denpasar, Senin (4/12) kemarin.
Lihadnyana menyadari kegiatan pembangunan infrastruktur memakai dana desa sudah tidak bisa dilakukan lagi di desa-desa KRB. Oleh karena itu, pihaknya sudah mengajukan pengecualian ke pemerintah pusat. Sebab, masih ada kekhawatiran terkait munculnya silpa, meski sudah ada kegiatan pembangunan yang dilakukan sebelum meningkatnya aktivitas
vulkanik Gunung Agung. “Kita kan khawatir silpa lebih dari 30 persen, karena di dalam ketentuan kalau silpa melebihi 30 persen akan berpengaruh pada pencairan dana desa tahap berikutnya di 28 desa KRB,” jelasnya. Menurut Lihadnyana, pengecualian hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur. Sementara kegiatan pemberdayaan eko-
nomi masih bisa dilakukan sekalipun berada di tempat pengungsian. Selain untuk mengeksekusi dana desa yang masih tersisa, kegiatan pemberdayaan juga dapat mengurangi kejenuhan pengungsi. “Dengan adanya pemberdayaan, berarti kan ada aktivitas yang dilakukan. Harapan kita, aktivitas itu bisa menghasilkan sehingga menjadi pendapatan bagi mereka (pengungsi red),” imbuhnya. Secara keseluruhan, lanjut Lihadnyana, dana desa telah 82 persen dimanfaatkan oleh desa-desa di Bali. Tahun 2017 ini, Bali mendapatkan gelontoran
dana desa Rp 537,25 miliar lebih untuk 636 desa. Dana desa dicairkan dalam dua tahap, yakni 60 persen pada tahap pertama dan 40 persen pada tahap kedua. (kmb32) “Dana desa itu salah satunya juga bisa dipakai untuk pemberdayaan ekonomi. Perlu juga kita melakukan koordinasi dengan kabupaten dan desa agar dana pemberdayaan bagi pengungsi itu dilaksanakan di tempat mengungsi.” Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana
Terlibat Pencurian, Pecatan Tentara Ditangkap Denpasar (Bali Post) Komplotan pembobol rumah ditangkap tim Opsnal Polsek Denpasar Barat (Denbar), Selasa (28/11) lalu. Pelakunya residivis asal Pegayaman, Buleleng, Mohamad Doratun Nasihin alias Agus (36) dan pecatan anggota TNI, Irwan Bima (33). Saat ditangkap di depan tempat kosnya di Jalan Pemogan Gang Taman, Denpasar, tersangka Doratun melawan hingga bergumul dengan petugas. Polisi tidak ingin tersangka ini lolos, akhirnya dilumpuhkan dengan menembak kaki kirinya. “Saking kuatnya pelaku, tangan kanannya sampai patah. Setelah dilumpuhkan dengan timah panas baru dia menyerah,” kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Senin (4/12) kemarin. Selain menangkap kedua
maling tersebut, polisi juga mengamankan penadah yaitu Abdussalam (28), Jimy Alexaus Demanik (33), Yuyun Sri Wahyuni (40), dan Senah Anggrani (29). “Komplotan maling ini mengaku beraksi di tujuh TKP yaitu wilayah Denbar, Densel, dan Kuta Utara. Sasaran utamanya rumah kosong dan barang yang dicuri dominan HP,” ungkap Kompol Sumena. Tersangka Doratun pernah ditangkap oleh anggota Polsek Densel, Polresta Denpasar, dan Polres Buleleng. “Komplotan ini beraksi sejak Mei hingga November tahun ini. Kasusnya masih dikembangkan karena tidak menutup kemungkinan ada TKP lainnya,” kata mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Iptu Aan menambahkan, dalam aksinya, tersangka Doratun sangat lihai. Maklum
ia berstatus residivis dalam kasus sama. “Bahkan, ada rumah yang disasar ada penghuninya. Tapi penghuni rumah tidur semua dan sama sekali tidak tahu pelaku masuk rumah tersebut. Kemungkinan pelaku bawa jimat, tapi hasil penggeledahan tidak ditemukan (jimatnya),” kata Aan. Mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi ini mengungkapkan, TKP yang diakui yaitu dua kali di Jalan Labak, Denpasar, Jalan Pulau Ayu, Denbar, Jalan Gunung Soputan, Denbar, Jalan Kerta Pura, Densel dan dua kali di wilayah Kerobokan, Kuta Utara. “HP curian biasa dijual ke penadah Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribuan. Dalam aksinya, kadang-kadang Doratun beraksi sendiri tapi kebanyakan dengan Irwan,” ungkap mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)
Bali Post/eka
PENCURIAN - Polisi menunjukkan barang bukti dan tersangka pencurian di Mapolsek Denpasar Barat, Senin (4/12) kemarin.
Tangani Psikis Pecandu
BNNP Terapkan Metode CBT
Bali Post/ist
PELATIHAN - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat menghadiri pelatihan CBT.
Mangupura (Bali Post) BNNP Bali saat ini sedang melakukan metode baru rehabilitasi pecandu narkotika yaitu cognitive behavior theraphy (CBT). CBT merupakan metode rehabilitasi dengan pendekatan konseling yang berpusat pada pembenahan kognitif yang menyimpang, sebagai akibat kejadian yang merugikan individu secara fisik maupun psikis dalam mengatasi kecanduan narkotika. Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Bali AKBP I Nyoman Artana dalam sambutannya menyampaikan, saat ini pihaknya sedang melaksanakan pelatihan CBT pertama. Peningkatan kualitas layanan rehabilitasi perlu ditunjang
oleh tersedianya petugas yang profesional dan kompeten. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kemampuan petugas pelaksana rehabilitasi BNNP Bali dan jajaran. “Petugas yang menjalani kegiatan ini ke depannya sudah memiliki pemahaman di bidang konseling adiksi khususnya CBT,” ungkap AKBP Artana saat membuka pelatihan peningkatan kemampuan petugas rehabilitasi CBT, Senin (4/12) kemarin, di Kuta. Peserta yang hadir sebelumnya telah mengikuti kegiatan pelatihan assesor sehingga pelatihan CBT adalah kelanjutan dari pelatihan sebelumnya. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa me-
ngatakan, konseling CBT dititikberatkan pada perubahan fungsi berpikir, merasa, dan bertindak. Ditekankan pada otak sebagai penganalisis dan pengambil keputusan. Sedangkan pendekatan pada aspek behavior dititikberatkan untuk membangun hubungan yang baik antara situasi permasalahan dengan kebiasaan mereaksi permasalahan yang dialami oleh klien. “Pada tahun 2017 sebanyak 789 orang telah menjalani program rehabilitasi di Klinik Pratama BNNP Bali dan jajaran serta RSUD, puskesmas serta program TAT,” ujar Brigjen Suastawa. Mantan Direktur Binmas Polda Bali ini mengharap-
kan peserta yang mengikuti pelatihan dapat memahami materi dengan saksama, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bidang konseling CBT. Selain itu, terpenuhinya kebutuhan konselor yang profesional, konselor dapat menjangkau para pemakai dan pecandu narkotika untuk mengikuti terapi rehabilitasi serta solusi untuk mengatasi hambatan-hambatan di lapangan, khususnya klien drop out sebelum selesai program. “Metode CBT diimplementasikan pada tahap klien yang telah melakukan perubahan dan dalam fase pemulihan yaitu pada tahap pascarehabilitasi,” ungkapnya. (kmb36)
BANGLI
8
Selasa Wage, 5 Desember 2017
SOSOK Pola Hidup Sehat KANKER menjadi salah satu penyakit penyebab kematian di dunia. Selain faktor genetik, kanker juga dapat disebabkan pola hidup kurang baik seperti terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung zat pemanis, pengawet, penyedap, pewarna dan MSG. ‘’Untuk itu, saya mengimbau masyarakat untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengadung zat-zat berbahaya tersebut untuk menghindari kanker maupun penyakit mematikan lainnya,’’ kata Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Bangli Ny. Erik Gianyar, Senin (4/12) kemarin. Bagi penderita kanker, Erik Gianyar meminta mereka agar menjaga pola hidup sehat serta menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih. Hal yang terpenting, hindari makanan yang mengandung zat-zat berbahaya, karena dapat mempercepat penyebaran sel kanker. Selain itu, Erik Gianyar juga meminta masyarakat lebih peka dan peduli pada kondisi tubuh. Kalau menemukan sesuatu yang aneh pada tubuh seperti benjolan, diharapkan untuk segera memeriksakan lebih lanjut ke rumah sakit. Jangan cuek terhadap kondisi seperti itu, agar jangan sampai setelah stadium lanjut baru melakukan tindakan. ‘’Kita ingin masyarakat tanggap terhadap kondisi maupun perubahan pada bentuk tubuh. Penyakit kanker sangat bisa disembuhkan asal bisa dideteksi sedini mungkin. Kalau menemukan sesuatu yang aneh pada tubuh seperti benjolan, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut,’’ pintanya. (ina)
Aktivitas Gunung Agung Pengaruhi Populasi Sapi
Bangli (Bali Post) – Peningkatan aktivitas Gunung Agung berpengaruh terhadap populasi sapi di Bangli. Sejak Gunung Agung naik status ke level Awas beberapa bulan lalu, sejumlah peternak memilih menjual sapinya karena khawatir kesulitan pakan ternak. Hal itu diungkapkan Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas PKP Kabupaten Bangli drh. Sri Rahayu, Senin (4/12) kemarin. Dikatakan Sri Rahayu, tahun 2016, populasi sapi di Bangli tercatat sebanyak 74.793 ekor. Sementara, sesuai pendataan sementara per November 2017, terjadi penurunan menjadi 64.754 ekor. Menurutnya, menurunnya angka populasi sapi di Bangli terjadi akibat alih fungsi lahan, terutama di Kintamani. Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, banyak petani atau peternak yang mengalihfungsikan lahannya untuk berkebun jeruk. Terkait jumlah sapi yang terpaksa dijual peternak akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung, Sri Rahayu mengaku tidak bisa menyebutkan secara pasti angkanya. Dijelaskannya lebih lanjut, dari pengalaman masyarakat saat letusan Gunung Agung tahun 1963, hampir seluruh wilayah di Bangli terkena dampak erupsi berupa hujan abu dan pasir, yang mengakibatkan tumbuhan tak bisa berkembang dengan baik. ‘’Jadi dampaknya bukan hanya di Karangasem saja, tapi di Bangli juga terpengaruh,’’ ujarnya. Terkait kondisi saat ini, pihaknya tetap berharap petani dan peternak tidak menjual sapinya. Hal ini agar populasi sapi di Bangli tetap terjaga. Untuk itu, pihaknya mengaku sudah rutin turun ke lapangan untuk melakukan pembinaan ke petani maupun kelompok-kelompok ternak. Disinggung mengenai program sapi indukan wajib bunting (Siwab), Sri Rahayu mengakui belum bisa mencapai target. Dari target 11.286 ekor sapi betina wajib bunting, yang sudah terealisasi dengan program inseminasi buatan (IB) per 2 Desember baru sebanyak 8.431 ekor. Belum terpenuhinya target tersebut dikarenakan banyak sapi yang sedang bunting dan melahirkan, sehingga tidak bisa diinseminasi tahun ini. Berdasarkan hasil pendataan, jumlah sapi yang tengah bunting sebanyak 4.323 ekor dan yang melahirkan 1.110 ekor. (kmb40)
Bali Post/ina
SIDAK - Bupati Bangli Made Gianyar dan Wabup Sang Nyoman Sedana Arta saat sidak proyek rehabilitasi drainase di Kota Bangli, Senin (4/12) kemarin.
Progres Proyek Drainase Baru 19 Persen
Bangli (Bali Post) -
Progres proyek rehabilitasi drainase di Kota Bangli sangat lamban. Berdasarkan sidak yang dilaksanakan Bupati Bangli I Made Gianyar dan Wabup Sang Nyoman Sedana Arta, Senin (4/12) kemarin, progres proyek saat ini baru mencapai 19 persen dari 80 persen yang ditargetkan. Dalam sidak tersebut, Bupati sempat terkejut mendengar laporan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bangli I Wayan Suarsana. Dimana dalam laporannya, progres kegiatan fisik yang anggarannya mencapai Rp 7,6 miliar lebih itu baru mencapai 19 persen. Pihak pelaksana proyek ketika itu sempat menyam-
paikan alasan lambannya pengerjaan kepada Bupati. Disebutkan, proyek berjalan lamban karena pengaruh peningkatan aktivitas Gunung Agung. Awalnya alat yang ada di Surabaya dibawa ke Bangli untuk memudahkan pekerjaan. Namun di tengah jalan, terjadi peningkatan aktivitas Gunung Agung yang berdampak pada kelangkaan material. Alat itupun akhirnya dipindahkan lagi
ke Surabaya. Hal itu yang kemudian memakan waktu cukup lama, terutama di pengiriman beton cetak. Menanggapi pernyataan pelaksana proyek, Bupati Made Gianyar menegaskan, rekanan yang sudah menandatangani proyek semestinya sudah siap dengan segalanya, baik bahan maupun alat. Tak hanya Bupati, Wabup Sedana Arta juga angkat bicara terkait lambannya proyek. Dia mengaku ke-
cewa dengan progres proyek tersebut. Sedana Arta mengatakan, di tengah seringnya banjir, rehabilitasi drainase kota Bangli menjadi harapan masyarakat. Meski kecewa, Sedana Arta tak ingin jika rekanan dikejar oleh PPK untuk mempercepat pengerjaan. Dia tidak ingin proyek yang dikerjakan tergesa-gesa justru meninggalkan aspek kualitas. Selain sidak proyek rehabilitasi drainase, Bupati dan Wabup bersama tim juga meninjau pembangunan gedung di RSUD Bangli, peningkatan Jalan Kayubihi Kayang, jalan lingkar Pura Bukit Jati dan jalan Guliang Kangin, pem-
bangunan dan renovasi pasar di Terminal Loka Crana, pembangunan gedung pertokoan Pasar Kidul, pembangunan SDN 2 Kawan, serta rehabilitasi jaringan irigasi di Sidembunut. Kabag Pembangunan Setda Bangli I Wayan Sugiarta menjelaskan, sidak bertujuan memastikan penyelenggaraan dan hasil pekerjaan baik berupa fisik dan non fisik di Kabupaten Bangli terlaksana dengan baik. Selain itu, sidak bertujuan memberikan jaminan bahwa pekerjaan yang dilakukan sudah sesuai dengan standar yang disepakati dalam kontrak kerja. (kmb40)
Hanya SMKN 1 Tembuku yang Belum Siap UNBK Bangli (Bali Post) – Belum semua SMA/SMK di Bangli bisa menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun depan. Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Bangli, I Wayan Andra Septiawan, Senin (4/12) kemarin, dari 14 SMA/SMK di Bangli, hanya 13 sekolah yang telah menyatakan siap melak-
sanakan UNBK. Andra menyebutkan, satu sekolah yang belum siap melaksanakan UNBK tahun depan yakni SMKN 1 Tembuku. Alasan belum siapnya SMKN 1 Tembuku untuk melaksanakan UNBK karena terkendala peralatan terutama server dan komputer yang belum mencukupi. ‘’Masing-masing sekolah sudah mengkon-
firmasi. Hanya SMKN 1 Tembuku saja yang belum siap, yang lainnya sudah,’’ ujarnya. Kepala SMKN 1 Tembuku Nengah Sarjana yang dikonfirmasi terpisah mengakui bahwa pihaknya belum bisa menyelenggarakan UNBK tahun 2018. Satusatunya yang masih menjadi kendala adalah server. ‘’Kalau komputer, masih
bisa diusahakan, walaupun saat ini jumlahnya belum mencukupi,’’ terangnya. Dia mengatakan, jumlah server yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan UNBK minimal satu unit. Pihaknya mengaku akan berupaya melakukan pengadaan server di tahun 2018. Dia berharap bisa menyelenggarakan UNBK tahun depan. Jika sesuai ara-
han UPT, SMKN 1 Tembuku diwajibkan bergabung ke sekolah lain agar bisa mengikuti UNBK. Untuk hal ini, Sarjana menyatakan kesiapannya. Namun jika masih diperbolehkan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP), maka pihaknya untuk sementara masih akan melaksanakan UNKP. (kmb40)
Dampak Erupsi Gunung Agung, Pemasaran Kerajinan Lesu
Nyoman Sumantra
Bali Post/ina
Dua Ribu Anak Ditargetkan Kantongi KIA Bangli (Bali Post) Sebanyak dua ribu anak di Bangli ditargetkan mengantongi Kartu Identitas Anak (KIA) tahun ini. Sejauh ini, KIA untuk dua ribu anak di Bangli masih dalam proses pencetakan. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangli Nyoman Sumantra, Senin (4/12) kemarin, mengatakan, program KIA di Bangli masih dalam tahap rintisan. Karena itu, pihaknya baru menargetkan menerbitkan KIA sebanyak dua ribu keping tahun ini. Dia merencanakan membagikan dua ribu keping KIA yang telah dicetak tersebut pada akhir Desember. Sementara untuk tahun 2018, dia menargetkan bisa menyasar empat ribu anak untuk memiliki KIA. ‘’Mudah-mudahan bisa lancar,’’ harapnya. Sebelumnya Sumantra menjelaskan, sesuai petunjuk Pemerintah Pusat, yang dikenakan program KIA adalah mereka yang berusia di bawah 17 tahun. Selain itu, anak yang disasar untuk memiliki KIA adalah anak yang sudah mempunyai akta kelahiran. Tahun ini, Disdukcapil Bangli mulai merintis KIA dengan menyasar siswa SD. Proses penerbitan KIA sedikit berbeda dengan E-KTP. KIA tidak melalui proses perekaman data. Orang tua sang anak yang mengurus KIA, hanya wajib membawa persyaratan seperti foto dan Akta Kelahiran anak. Akta Kelahiran menjadi persyaratan wajib yang harus dimiliki anak karena Nomor Akta Kelahiran akan dicantumkan dalam KIA. Bentuk KIA seperti KTP manual. Untuk anak yang umurnya di bawah lima tahun, tidak wajib foto. Sumantra mengatakan, meski merupakan program pusat, program ini belum wajib dilaksanakan di daerah. Pemerintah daerah dipersilakan menjalankan program KIA kalau memang sudah siap. Dengan penerbitan yang akan dilakukan secara bertahap, pihaknya menargetkan pada tahun 2021, seluruh anak di Bangli telah mengantongi KIA. (kmb40)
Bangli (Bali Post) – Erupsi Gunung Agung di Karangasem, berdampak pada lesunya pemasaran kerajinan di Kabupaten Bangli. Seperti yang diungkapkan perajin akar bambu, I Kadek Sudanco. Dia mengatakan, pemasaran kerajinan akar bambu karyanya kini turun sekitar 10 persen. Sebagaimana yang diungkapkannya, Senin (4/12) kemarin, akibat erupsi Gunung Agung, kunjungan wisatawan ke Bali turun drastis. Hal ini kemudian berimbas pada penurunan angka penjualan kerajinan. Saat ini dampaknya memang tidak begitu besar bagi usaha kerajinannya. Namun dia mengaku was-was kalau situasi ke depan kembali memburuk. Meski mengalami kelesuan pemasaran, Sudanco mengaku masih beruntung lantaran mempunyai langganan tetap dari luar negeri. Jadi, meski ada gangguan akibat bencana alam erupsi Gunung Agung, langganannya masih memesan kerajinan. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangli I Nengah Sudibia menjelaskan, terjadi penurunan pemasaran kerajinan sejak beberapa pekan terakhir khususnya ke luar negeri. Tapi, penurunannya tidak begitu signifikan. Mengenai pemasaran jenis kerajinan yang pangsa pasarnya lokal, Sudibia menyatakan, sejauh ini belum begitu berpengaruh. Hal itu terlihat dari masih normalnya aktivitas perajin di Bangli. (kmb40)
BAMBU - Kerajinan bambu di Kabupaten Bangli.
Bali Post/ina
Selasa Wage, 5 Desember 2017
GIANYAR
9
Bali Post/nik
SERTIJAB - Suasana sertijab Danramil yang dilangsungkan di aula Makodim 1616/Gianyar, Senin (4/12) kemarin.
Enam Danramil Dimutasi
Gianyar (Bali Post) Enam Danramil di wilayah Kodim 1616/Gianyar dimutasi sekaligus. Dipimpin Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Asep Noer Rokhmat, S.E., serah terima jabatan (sertijab) perwira yang meliputi pejabat Danramil, Wadanramil dan perwira staf termasuk perpindahan satuan tersebut dilaksanakan di aula Makodim 1616/Gianyar, Senin (4/12) kemarin. Mutasi perwira Kodim 1616/Gianyar meliputi Kapten Chb. Wayan Suargita kini menjabat Danramil 1616-04/Blahbatuh, Kapten Inf. Wayan Suteja menjabat Danramil 1616-01/Gianyar, Kapten Inf. Gede Astawa kini menduduki posisi Danramil 1616-03/Tampaksiring, Kapten Inf. Ketut Suprapta menjadi Danramil 1616-06/Tegallalang, Kapten Inf. Agung Malea menjadi Danramil 1616-05/Sukawati, serta Danramil 1616-07/ Payangan dijabat Kapten Inf. Hengky H. Sementara, Kapten Inf. U. Tazmir kini menjabat Wadanramil 1616-02/Ubud, Posisi Kapten Inf. Hengky H sebelumnya yakni Pasi Inteldim 1616/Gianyar kini dijabat Lettu Inf. Cokorda Agung Semadi. Selanjutnya, Kapten Arh. Pande Made menempati jabatan Pasiterdim menggantikan Kapten Inf. Sukendy S. yang sekarang menjabat Pasilogdim. Pasilogdim sebelumnya dijabat Kapten Inf. Nengah Tonder. Nengah Tonder kini pindah ke Minvetcaddam IX/Udayana. Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat menjelaskan, mutasi merupakan bentuk penyegaran bagi pejabat satuan bawah dalam bertugas. ‘’Tour of duty dan tour of area secara terus-menerus dalam sebuah organisasi, sebagai bagian dari implementasi pembinaan personel,’’ katanya. Menurutnya, mutasi ini juga dalam rangka regenerasi untuk memelihara dan meningkatkan kualitas kinerja dalam pelaksanaan tugas pokok TNI. ‘’Terpenting dari itu semua, harus memahami bahwa pergantian pejabat di lingkungan TNI-AD tentu saja dengan mengedepankan prinsip-prinsip kepentingan satuan dan pembinaan personel, serta kesiapan mengamankan hajatan pilkada di Gianyar,’’ tegasnya. (kmb35)
Kantin SMA Dwijendra Rusak Tertimpa Pohon
Gianyar (Bali Post) Sebatang pohon berukuran cukup besar, Senin (4/12) kemarin tumbang dan menimpa kantin di SMA Dwijendra, Tegal Tugu, Gianyar. Beruntung, pohon tersebut tumbang perlahan sehingga siswa dan warga setempat bisa dengan cepat menyelamatkan diri. Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar yang menerima laporan ini langsung melakukan pembersihan lokasi. Sekitar pukul 13.30 Wita, proses pembersihan sudah selesai dilakukan petugas. Dari deretan lima kantin SMA Dwijendra, kerusakan paling parah dialami kantin blok kedua dari timur. Kantin paling timur hanya mengalami sedikit kerusakan akibat tertimpa pohon. Sementara tiga blok lainnya tidak tertimpa pohon. Ni Ketut Suri, pemilik kantin pada blok paling timur, mengatakan saat pohon tumbang, tidak ada angin kencang dan hujan lebat. Sekitar pukul 11.00 Wita, tiba-tiba terdengar suara retakan pohon. ‘’Setelah saya cek, ternyata itu bersumber dari pohon yang ada beberapa meter di depan deretan kantin,’’ ucapnya. Pohon itu pun langsung menimpa blok kantin nomor dua dari timur. ‘’Kantin yang sebelah, beberapa barang di dalamnya hancur, termasuk kaca warung pecah. Sekarang Ibu Jero yang berjualan di kantin itu sudah pulang, habis beres-beres tadi,’’ katanya. Saat kejadian, ada sekitar tiga pelajar yang berbelanja di kantin itu. Mereka dan pedagang bisa menyelamatkan diri lantaran pohon itu jatuh perlahan. ‘’Jadi tidak ada yang luka, ya tidak ada yang sampai tertimpa,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengatakan, jajaranya sudah melakukan evakuasi terhadap pohon tersebut. Dugaan sementara, pohon itu tumbang karena termakan usia. (kmb35)
Bali Post/nik
PEMBERSIHAN - Petugas BPBD Gianyar saat melakukan pembersihan di kantin SMA Dwijendra, Gianyar.
Bali Post/nik
SEPI - Kawasan Puri Ubud, Senin (4/12) kemarin, tampak lengang. Sepinya pengunjung telah berlangsung sejak erupsi Gunung Agung.
Objek Wisata di Ubud Sepi Pengunjung Gianyar (Bali Post) -
Kunjungan wisatawan ke Ubud turun drastis sebagai imbas peningkatan aktivitas Gunung Agung. Beberapa titik kawasan Ubud yang sebelumnya dipadati wisatawan, pada Senin (4/12) kemarin tampak lengang. Berdasarkan pengamatan, lalu lintas Monkey Forest ke Puri Ubud yang biasanya padat merayap, kemarin tampak lengang. Begitu pula dengan di kawasan Puri Ubud yang merupakan jantung Ubud, kunjungan wisatawan turun drastis. ‘’Sejak bandara ditutup, turis tidak ada yang datang ke sini,’’ ujar salah
satu petugas jaga di Puri Ubud, Wayan Eka. Pria asal Desa Taro Kecamatan Tegallalang ini menjelaskan, setelah bandara dibuka kembali, turis tidak langsung kembali ke Bali. Pihaknya pun menduga bahwa wisatawan mengira Gunung Agung akan terus meletus. Saat berjaga kemarin di office
puri atau di areal luar puri, dia hanya melihat segelintir wisatawan mancanegara. ‘’Dari pagi sampai siang ini, saya cuma lihat sekitar sepuluh orang saja. Sepertinya di bawah 20 orang ini yang masuk,’’ ujarnya. Biasanya, jika siang hari, apalagi menjelang tahun baru, kunjungan wisatawan ke Puri Ubud sangat padat. Halaman luar puri biasanya sudah penuh wisatawan. ‘’Biasanya musim ini turis dari Tiongkok datang ke mari. Tapi sekarang nyaris tidak ada bus masuk Ubud,’’ jelasnya.
Sebagai petugas di puri, dia sendiri tidak bisa menghitung jumlah kunjungan wisatawan. Hal itu karena untuk masuk puri, wisatawan tidak dikenakan karcis. Jadi, jumlah yang bisa dilihat hanya kasatmata dan hitungan kasar saja. ‘’Intinya, dulu itu puri selalu padat wisatawan,’’ katanya. Diakuinya, selama ini kunjungan wisatawan ke Puri Ubud merupakan barometer geliat turis di kawasan wisata Ubud. Wisatawan biasanya berkunjung ke puri terlebih dahulu, lantas berkeliling ke museum,
Monkey Forest atau makan siang. ‘’Sekarang di Monkey Forest juga sepi sekali. Padahal di sana selalu padat juga,’’ katanya. Anjloknya kunjungan wisatawan ke Ubud juga diakui pengelola restoran. Manajer Bebek Tepi Sawah, Iwan, mengatakan jumlah pengunjung saat ini sangat sedikit. Dia pun memperlihatkan lengangnya kondisi restoran tersebut. ‘’Dampaknya terasa sekali. Ada penurunan signifikan. Jauh berbeda dengan sebelumnya yang setiap hari ada wisatawan,’’ katanya. (kmb35)
Todongkan Senpi, Satpam Terancam 12 Tahun Penjara Gianyar (Bali Post) Polisi akhirnya menetapkan I Made Wirya alias Deluk sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api (senpi). Penetapan ini berdasarkan hasil labfor yang menyatakan, pistol yang dibawa oleh pria asal Desa Tegalalang itu memang senpi merek Browning Hi-Power Automatic Made in Belgium. ‘’Setelah dicek, ini memang senjata api yang masih aktif dan bisa dipakai,’’ ungkap Wakapolres Gianyar Kompol Tonny Sugadri saat jumpa pers di Mapolres Gianyar, Senin (4/12) kemarin. Berdasarkan pengembangan, polisi juga mengamankan 12 butir peluru. Peluru tersebut ditemukan di rumah tersangka di Desa Tegalalang. Sementara, saat keributan di warung minum di Desa Sayan Ubud pada Jumat (1/12) lalu, tidak ditemukan peluru pada senpi tersebut. ‘’Senpi ini memang sempat ditodongkan kepada satpam di warung minum itu, tetapi tidak ada pelurunya, karena disimpan di rumah,’’ ucapnya
Tonny Sugadri menambahkan, senpi yang dimiliki tersangka masih aktif, namun dipastikan senpi tersebut bukan milik TNI dan Polri. ‘’Ini senjata dari luar, bukan standar TNI atau Polri. Mereknya saja Browning Hi-Power Automatic buatan Belgia,’’ terangnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, senpi itu diperoleh dari teman tersangka berinisial AD, dengan cara diberikan secara cuma-cuma. ‘’Ada sekitar setahun lalu, senpi ini diminta oleh tersangka, kemudian diberikan begitu saja oleh AD. Tersangka beralasan, memiliki senpi ini hanya untuk jaga-jaga, karena tersangka berprofesi sebagai satpam,’’ jelasnya. Atas perbuatannya, Deluk yang berusia 33 tahun itu diancam pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senpi, dengan ancaman 12 tahun penjara. Saat ini, tersangka kembali ditahan di sel Mapolsek Ubud. Mengingat sudah beberapa
Bali Post/nik
SENPI - Wakapolres Gianyar Kompol Tonny Sugadri saat menunjukkan senpi milik tersangka Made Wirya alias Deluk. kali ditemukan kasus senpi di Gianyar, Tonny Sugadri pun mengimbau masyarakat agar melaporkan bila ditemukan kasus serupa. ‘’Yang jelas membawa senpi tanpa izin seperti ini melanggar hukum.
Kalau ada ditemukan, jangan ragu melaporkan,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, penangkapan ini berawal saat Deluk bersama teman-temannya datang ke warung minum milik Nyoman
Witawan yang berlokasi di Jalan Raya Tebongkang, Desa Singakerta, Ubud, Jumat (1/12) dini hari. Di tempat hiburan itu, Deluk di-handle dua orang waitress, Siti Rohida dan Teti Sumiati. Di sela-sela pesta itu, Deluk dan kawan-kawan naik ke panggung untuk berjoged. Setelah selesai, Deluk kembali ke meja dan mengambil rokok. Saat duduk itulah, pistol yang dibawa Deluk terjatuh. Dua waitress yang mendampingi Deluk pun kaget. Secara perlahan mereka lantas ke luar lalu melapor ke satpam warung. Satpam warung dengan sigap mendatangi Deluk, dan memberi penjelasan bahwa tidak boleh membawa senjata ke dalam warung. Imbauan itu rupanya membuat Deluk yang juga berprofesi sebagai satpam itu emosi. Deluk lantas menodongkan pistol ke arah satpam warung itu. Tidak hanya itu, ternyata saat berjoged di panggung, Deluk juga sempat mengeluarkan senpi itu karena ribut dengan pengunjung lain. (kmb35)
Maestro Lukis Teknik Spaghetti Tutup Usia
Tetap Semangat Berkarya Meski Digerogoti Penyakit MAESTRO lukis teknik spaghetti, Made Kedol Subrata, tutup usia pada Minggu (3/12) malam. Seniman kelahiran 7 Januari 1950 itu meninggal di usia 67 tahun akibat menderita diabetes. Suasana duka pun menyelimuti rumah sang maestro di Banjar Teges Kaja Kelurahan Gianyar, Senin (4/12) kemarin. Menurut rencana, Kedol diaben pada 8 Desember nanti. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, pria yang akrab disapa Pekak Kedol itu sempat dirawat di RS di Denpasar. Kedol mewariskan puluhan karya lukisan untuk tiga orang anak dan tujuh cucunya. ‘’Karya bapak ini kami simpan baik-baik. Ini akan kami jaga dan pastinya sangat sayang bilang sampai dijual,’’ kata anak ketiga almarhum, Nyoman Yoga Tri Semarawima. Selain puluhan karya yang tersimpan apik, Kedol juga menyisakan lima karya yang belum tuntas, salah satunya lukisan Presiden Joko Widodo yang dibuatnya dengan
teknik spaghetti. Karya yang belum tuntas ini rencananya dilanjutkan oleh Yoga Tri Semarawima. ‘’Dari kami tiga bersaudara, hanya saya yang memiliki minat di bidang lukis. Karena itu, mungkin ini akan saya lanjutkan,’’ ujar dosen Stiki Denpasar ini. Dia menjelaskan, almarhum memiliki banyak karya fenomenal. Salah satunya terpajang di Museum Arma, Ubud. Tidak hanya itu, sejumlah jenderal TNI dan Polri amat mengagumi karya almarhum. ‘’Jadi, yang awalnya tidak menyukai seni, pasti akan kagum setelah melihat karya Bapak. Sep-
erti TNI-Polri yang notabene kategori tegas, tapi mendadak bisa mengagumi seni lukis setelah melihat karya Bapak,’’ ucapnya sembari menunjuk sejumlah foto Kedol tengah bersama Jenderal TNI dan Polri termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla. Disinggung terkait sakit yang diderita Kedol, Yoga Tri Semarawima langsung menunduk dan memejamkan mata. Selang beberapa saat, ia akhirnya mau mengungkapkan bahwa Kedol sudah menderita sakit sejak 1985. ‘’Kala itu Bapak menderita penyumbatan pada saluran kencing, tetapi bukan kencing batu. Semacam kutil di saluran kencing,’’ jelasnya. Akibat penyakit itu, salah satu buah zakar Kedol terpaksa dioperasi. Kesehatan Kedol kembali pulih hingga ia leluasa membuat lukisan. Hanya, setelah 20 tahun berjalan, kesehatannya kembali menurun. Setelah dicek, ternyata in-
feksi kembali terjadi pada saluran kencing Kedol. ‘’Tahun 1998, pengobatan urologi sudah canggih. Infeksi tersebut diobati dan buah zakar yang dulunya dibelah, bisa dibentuk kembali dan dijahit,’’ terangnya. Dua tahun berselang, Kedol kembali mengalami penyumbatan pada saluran kencing. Tahun 2000, dia dinyatakan menderita diabetes kering. ‘’Setelah itu, selama 17 tahun hingga sekarang, Bapak berjuang melawan penyakit ini,’’ katanya. Pascadivonis menderita diabetes, kesehatan suami dari Ni Wayan Kasnawati (65) itu terus menurun. Sejumlah penyakit pun terus muncul. Pada 2009, kedol mengalami komplikasi pada ginjal sehingga harus menjalani operasi. Pada 2014, penyakit itu menyerang hingga saraf. Sejak itu pula, Kedol mulai tidak bisa bergerak sesuai keinginan. ‘’Misal ketika pikirannya in-
gin jalan, tapi kakinya tidak merespons. Akhirnya tidak bisa bergerak,’’ ucapnya. Selama berjuang melawan sakit, Kedol tetap melahirkan karya lukisan dengan teknik andalan yang sudah memiliki hak cipta itu. ‘’Sejak dihadiahkan kursi roda elektrik dari Brigjen Dedy Kristanto yang sekarang beliau Mayjen, Bapak semakin semangat berkarya, karena dimudahkan dalam beraktivitas,’’ katanya. Namun apa daya, penyakit diabetes tetap mengganas. Terutama setelah Kedol sempat jatuh ketika hendak kencing di kamar mandi. Almarhum mengeluhkan sakit pada punggung dan setelah dicek, ternyata ia mengalami saraf kejepit. Sempat dilakukan fisioterapi tapi tidak berhasil. Akibatnya, selama sebulan lebih Kedol harus menahan sakit pada punggung. Kondisi Kedol semakin menurun, bahkan Sabtu (2/12) malam, din-
yatakan kritis. Kala itu kaki kirinya membengkak lantaran ada pembekuan darah
pada arteri paha, sehingga menghambat aliran darah ke paru-paru. (nik)
Bali Post/nik
TUNJUKKAN LUKISAN - Nyoman Yoga Tri Semarawima saat menunjukkan lukisan karya almarhum Made Kedol Subrata.
JEMBRANA
10
Selasa Wage, 5 Desember 2017
Diduga Dihipnotis, Uang dan Perhiasan Raib Negara (Bali Post) Seorang pemilik toko di Jalan Ngurah Rai, Negara berinisial S (30) melaporkan kasus penipuan dengan modus hipnotis ke Polres Jembrana, Kamis (30/11) lalu. Korban mengaku dihipnotis dua pelaku yang tidak dikenal dan mengakibatkan kerugian material hingga jutaan rupiah. Sebab, selain uang tunai, perhiasannya juga dibawa kabur. Kasus ini masih ditangani petugas Satuan Reskrim Polres Jembrana dan pelakunya tengah dikejar. Dari informasi yang dihimpun korban ini merupakan salah satu pengusaha toko di Jalan Ngurah Rai, Negara. Kejadian ketika korban sedang pergi ke Pasar Umum Negara untuk belanja. Korban bertemu dengan kedua pelaku. Setelah bercakap-cakap sebentar, korban mengaku tak sadarkan diri. Kedua pelaku yang salah satunya perempuan diketahui mengendarai mobil warna putih. Korban pun mengikuti perintah pelaku. Salah satu pelaku mengenalkan dirinya dengan nama Lili dan meminta perhiasan korban. Namun lantaran tak membawa perhiasan, korban pulang mengambil dan memberikan kepada pelaku. Selain perhiasan, pelaku juga meminta uang hingga puluhan juta rupiah, tepatnya Rp 50 juta. Lantaran uang yang di bank tidak bisa diambil seluruhnya, korban menyerahkan uang yang bisa diambil. Bahkan korban diajak pelaku menuju salah satu bank di seputaran Jalan Udayana. Korban baru sadar setelah diturunkan dari mobil di sekitar Kelurahan Lelateng. Saat itu korban ditemukan kerabatnya dengan kondisi bingung dan lemas. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai saat dikonfirmasi, Senin (4/12) kemarin, membenarkan adanya laporan terkait kasus penipuan dengan modus hipnotis itu. Ia mengatakan kasusnya masih dalam penyelidikan. Adanya kasus seperti ini, AKP Yusak mengimbau kepada masyarakat agar waspada bila ada orang yang tidak dikenal tiba-tiba menyapa. Masyarakat juga diimbau agar tidak membawa perhiasan berlebihan. (kmb26)
Kurang Terawat, Jalan di Parkir Manuver Rusak Negara (Bali Post) – Kendati telah dilakukan penataan, kawasan parkir manuver di Gilimanuk nampaknya masih kurang terawat. Selain masih banyaknya tanaman merambat yang tidak dipangkas, air hujan menggenang di tempat parkir. Diduga air tidak bisa mengalir sehingga menimbulkan genangan yang cukup lebar mirip kolam. Padahal di titik tersebut merupakan tempat parkir kendaraan yang hendak beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke pelabuhan. Selain itu, salah satu loket masuk di terminal manuver, sementara ditutup lantaran jalan rusak. Untuk itu, loket yang berada paling ujung ini tidak bisa dilalui kendaraan lantaran kondisi aspal mengelupas. Biasanya loket yang beroperasi lebih dari dua, tetapi belakangan hanya satu loket. Sebenarnya loket tersebut masih bisa dilintasi, hanya saja aspalnya yang sudah mengelupas. Menurut warga sekitar, kondisi ini sudah terjadi sejak lama. Genangan air muncul setelah turun hujan. Diduga posisinya lebih rendah sehingga air tidak bisa mengalir ke saluran yang ada di pinggir jalan. Karena genangan air cukup lebar, maka para pengemudi enggan parkir di sana. Padahal di genangan air tersebut merupakan pintu masuk menuju taman yang sudah ditata untuk peristirahatan. Lurah Gilimanuk Gede Ngurah Widiada berdalih bahwa minimnya tenaga membuat pemeliharaan kawasan parkir manuver itu menjadi kurang. Sebab, untuk membersihkan taman yang menghadap langsung ke laut dan dermaga pelabuhan Gilimanuk itu memerlukan banyak tenaga. Sementara, genangan itu muncul saat sesudah hujan saja. (kmb26)
IKAN TUNA - Petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk ketika mengamankan 5,692 kilogram ikan tuna ilegal, Senin (4/12) kemarin.
Bali Post/kmb
Dokumen Tidak Sah
5.692 Kg Ikan Tuna Ilegal Disita Negara (Bali Post) -
Pemeriksaan ketat yang dilakukan petugas di pos pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk membuat segala bentuk penyelundupan berhasil digagalkan. Kali ini, 5,692 kilogram ikan tuna beku yang hendak dikirim ke Benoa disita petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Senin (4/12) siang. Barang bukti (BB) tersebut disita lantaran dokumennya diketahui tidak sah. Tak hanya BB-nya, sopir truk Mitsubishi nopol B 9416 VCB,Ardiyanto (41) asal Solo, Jawa Tengah juga diamankan. Informasi yang dihimpun kemarin menyebutkan truk boks warna kuning dipadu putih itu turun dari kapal dan langsung menjalani pemeriksaan di pos pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk. Sep-
erti biasa, petugas memeriksa surat-surat kendaraan dan barang yang diangkut. Saat boks truk itu dicek, ditemukan 5,692 kilogram ikan tuna beku. Polisi pun meminta dokumen barang tersebut. Sopir
truk menunjukan dokumennya kepada petugas. Nah, dokumen inilah yang dinilai tidak sah. Sebab, di dalam sertifikat kesehatan karantina atau surat jalan yang dibawa sopir itu tertera
beratnya 10.000 kilogram. Sedangkan faktanya BB yang diangkut hanya 5,692 kilogram. Jadi, dokumennya tidak sesuai dengan apa yang diangkut. “Untuk sementara, kami amankan dulu sembari menunggu proses lebih lanjut,” kata Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa didampingi Kanit Reskrim AKP Komang Muliyadi. Ia menjelaskan, dari keterangan sopirnya, barang tersebut merupakan milik Akiong. Barang ilegal itu
dikirim dari Jakarta dengan tujuan PT Balinusa Windumas, Jalan Ikan Tuna, No. 1, Pelabuhan Benoa, Bali. Atas kasus ini, dinyatakan telah melanggar UU RI No 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. Di mana, setiap pengiriman hewan, ikan dan tumbuhan, bahan hewan, hasil bahan hewan, ikan dan tumbuhan dari satu pulau ke pulau lainnya harus dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan dari Kantor Karantina daerah asal. (kmb)
Limbah Penyulingan Minyak Cemari Lingkungan
PMKL Datangi Kantor Desa Pengambengan
Bali Post/olo
RUSAK - Loket di parkir manuver ditutup lantaran jalannya rusak.
Telepon Penting
Negara (Bali Post) Menjamurnya bangunan penyulingan minyak di Dusun Ketapang Lampu (bukan Ketapang Muara), Desa Pengambengan, membuat warga yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Ketapang Lampu (PMKL) mendatangi kantor desa setempat, Senin (4/12) kemarin. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan keberadaan bangunan itu. Sebab, bangunan itu digunakan untuk usaha penyulingan minyak. Sayangnya, saat mereka ngelurug ke kantor desa, warga tidak bertemu dengan kepala desanya (kades). Namun, mereka diterima oleh kaur. Sebab, kadesnya masih ada tugas di luar kantor. Meski tak bertemu, warga melanjutkan perjalannya dengan mengecek lokasi bangunan penyulingan minyak yang berdiri di atas lahak milik negara. Dari pengecekan, tidak ada aktivitas di bangunan tersebut. Di sana hanya terlihat sejumlah drum yang isinya diduga limbah minyak ikan dan beberapa bahan campuran. Selain itu di dalam tungku untuk penyulingan, terdapat
sisa-sisa limbah padat. Yang lebih memprihatinkan, limbah penyulingan itu rupanya dibuang di areal sekitar, sehingga nampak menggenang dan menimbulkan bau yang sangat menyengat. “Ini minyak ikan. Limbahnya dibuang begitu saja. Paguyuban menolak ada pengoplosan ini (minyak ikan-red),” kata salah seorang warga. Tak hanya itu, warga juga mengaku resah dengan kondisi jalan rabat beton yang sudah mulai rusak karena sering dilintasi truk-truk tangki minyak. Bahkan satu unit truk nampak terperosok di dekat lokasi penyulingan. Sejatinya, jalan itu bukan jalur truk. Ketua PMKL, Sauki mengatakan pihaknya dengan tegas menolak adanya penyulingan minyak. Sebab, selain merusak lingkungan juga menimbulkan bau menyengat. Apalagi, lokasinya berdekatan dengan permukiman warga. Ditambah lagi, lahan yang digunakan sebagai tempat usaha merupakan tanah milik negara yang notabene harus mendapatkan izin. “Kami mempertanyakan ke desa, apakah sudah berizin
atau tidak? Kami jelas menolak, sebab merusak lingkungan,” ujar Sauki. Ia berharap pihak desa maupun pemerintah memperhatikan hal tersebut. Menurutnya akan lebih arif memberdayakan masyarakat dengan memanfaatkan lahan tersebut sebagai tempat penjualan ikan dan warung kuliner. Dari informasi yang dihimpun, bangunan penyulingan minyak ikan ini merupakan pindahan dari lokasi lama yang berada di dekat Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Sebelumnya, Kepala Desa Pengambengan, Samsul Anam mengaku sudah mengetahui adanya usaha tersebut. Sedikitnya ada tujuh usaha serupa yang dipindah. Samsul mengaku sudah mengecek sendiri bahwa usaha itu bukan minyak ikan. Namun, minyak bekas dari hotel dan restoran yang disuling kembali untuk dijual ke Surabaya. “Menurut saya, itu hal yang kreatif. Saya bangga warga kami bisa melakukannya. Rencananya kami usulkan ke bupati untuk menggunakan lahan tersebut,” terang Samsul belum lama ini. (kmb26)
jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Bali Post/olo
Limbah – Limbah yang ditimbulkan dari penyulingan minyak ikan di sekitar TN di Dusun Ketapang Lampu, Desa Pengambengan. PMKL menegaskan menolak bangunan liar tersebut apalagi sampai merusak lingkungan.
Bali Post/olo
GENANGAN AIR – Genangan air terlihat di Jalan Surapati, tepatnya di barat Pura Jagatnata, Senin (4/12) kemarin. Tampak sebuah mobil pick-up mogok setelah berupaya melewati genangan air.
Kawasan Civic Center Kembali Tergenang Air
Negara (Bali Post) – Hujan deras yang terjadi Senin (4/12) kemarin mengakibatkan sejumlah tempat umum tergenang air. Termasuk di kawasan Civic Center Kantor Bupati Jembrana. Di jalan Surapati, tepatnya di barat Pura Jagatnata juga terendam air. Air setinggi betis orang dewasa itu mengakibatkan sebuah mobil pick-up mogok. Diduga genangan air ini dipicu saluran air tersumbat. Dengan demikian, air memenuhi saluran hingga meluber ke jalan. Air juga terlihat menggenangi Taman Pecangakan yang berada bersebelahan dengan jalan tersebut. Dari pengamatan kemarin, jalan utama dari sisi barat ini tidak bisa dilalui kendaraan. Beberapa kendaraan roda dua yang melintas terpaksa memutar haluan karena khawatir terjebak macet. Apalagi sebuah mobil pick-up penuh muatan
kelapa nampak mogok di genangan air tersebut. Pemilik mobil Wayan Budi mengaku kendaraannya mogok lantaran mesin tiba-tiba mati. Kuat dugaan, mesinnya kemasukan air. Akhirnya Budi memindahkan muatan kelapa ke truk lainnya. Kelapa itu selanjutnya dibawa ke Sangkaragung. Banjir seperti ini sejatinya sudah berulangkali terjadi di lokasi tersebut. Namun kendati selokan sudah dibersihkan, namun air masih tersumbat. Bahkan ketika intensitas hujan tinggi, banjir tak dapat dihindari. Kondisi ini justru dimanfaatkan anak-anak untuk bermain air mirip di kolam. Sejumlah anak-anak yang sebelumnya bermain bola di Taman, bermain di sekitar jalan tersebut. Beberapa di antaranya membantu memindahkan kelapa di mobil yang macet itu. (kmb26)
Selasa Wage, 5 Desember 2017
BULELENG
11
Pengungsi Ingin Olah Kotoran Ternak Jadi Pupuk Organik Singaraja (Bali Post) – Pengungsi erupsi Gunung Agung yang menempati tempat pengungsian di Desa Les, Kecamatan Tejakula, masih menitipkan ternaknya di lahan milik warga. Tercatat 285 ekor sapi ditampung di lahan seluas 3,9 hektar. Selain sapi, ada 40 ekor kambing dan 22 ekor babi. Koordinator pengungsi Mangku Nyoman Suwetra, Senin (4/12) kemarin, mengatakan ratusan ternak yang sekarang memenuhi lahan milik warga di Desa Les itu merupakan milik peternak asal Dusun Pucang, Dusun Bonyoh Desa Dukuh, Kecamatan Kubu Karangasem. Setiap hari, kotoran ternak tersebut ditampung di lokasi yang sama dan jumlahnya semakin bertambah. Penumpukan kotoran itu dikhawatirkan menimbulkan gangguan lingkungan. Selain itu, dia khawatir kalau kotoran itu justru menjadi sumber penyebaran penyakit. “Kotorannya terus bertambah banyak, karena ternaknya juga terus bertambah. Kami kewalahan mengurai kotoran itu agar tidak mengotori lingkungan dan takutnya nanti menjadi sumber penyakit,” katanya. Atas kondisi ini, Suwetra dan peternak lain berusaha untuk mengurai kotoran ternak itu agar tidak mengganggu lingkungan. Caranya dengan mengolah kotoran menjadi pupuk organik yang bisa dijual. Namun hal itu belum bisa dilakukan karena tidak memiliki peralatan yang memadai. Untuk itu, kalau pemerintah memiliki peralatan atau program pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk, dia mohon ada bantuan peralatan tersebut. Selain untuk mencegah gangguan lingkungan, Suwetra optimis pemilik ternak yang sekarang berada di pengungsian akan memiliki pekerjaan dan ada penghasilan tambahan selama berada di pengungsian. “Petani membutuhkan pupuk organik untuk memupuk cengkeh, padi, dan jagung atau tanaman lain. Kami berharap kalau ada bantuan diberikan alat pengolahan kotoran ternak,” jelasnya. Bagaimana dengan kebutuhan pakan? Suwetra mengatakan untuk pakan hijauan (rumput - red), peternak masih bisa mendapatkan rumput dari daerah asal pengungsi itu sendiri. Kendati erupsi Gunung Agung, namun semburan abu vulkanik belum mencemari rumput, sehingga bisa dijadikan pakan ternak. Selain itu, pasokan bantuan pakan ternak buatan dari Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Bali. “Masih bisa cari rumput di desa dan kami juga sudah rutin dapat bantuan pakan buatan berupa sentrat dari Pemprov Bali yang dikirim 5 ton setiap dua minggu. Setiap satu ekor sapi dijatah 1 kilogram per hari dan setiap minggu diambil oleh peternak sesuai populasi sapinya,” tegasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
VAKSIN – Sebanyak 5.591 ekor anjing di Buleleng berhasil divaksin melalui program vaksinasi susulan yang dianggarkan dalam APBD Perubahan 2017.
Vaksinasi Susulan
Ribuan Anjing Disuntik VAR November 2017 yang lalu tercatat 5.591 ekor anjing di Buleleng telah berhasil divaksin. Jumlah ini dipastikan akan bertambah karena vaksinasi masih berlangsung dan dinyatakan berakhir pada 31 Desember 2017 menda-
tang. “Hasil vaksinasi rabies massal yang didanai dari APBD Provinsi Bali kita berhasil memvaksin 74.220 ekor dan ditambah hasil vaksinasi susulan, sehingga total populasi anjing di daerah kita yang sudah tervaksin 81.275 ekor,” katanya. Menurut Swatantra, penyisiran untuk mencari anjing yang tercecer pada vaksinasi rabies massal sebelumnya terpaksa dilakukan karena banyak anjing yang tidak dapat divaksin karena petugas kesulitan menangkap anjing
yang akan divaksin. Ditambah lagi, masih kurangnya partisipasi masyarakat yang bersedia mengikat anjing ketika di wilayahnya mendapat giliran vaksinasi rabies massal. Hambatan yang dialami itu, Distan melakukan penyisiran ke semua kecamatan untuk menyasar anjing yang tercecer tersebut. “Hasilnya, cukup baik dan ini masih berlangsung. Tujuan kita bagaimana pupulasi anjing di daerah kita tervaksin, sehingga kasus penularan rabies bisa kita tekan,” jelasnya. (kmb38)
pendampingan. Program yang diberikan mulai pemeriksaan kesehatan dan mendampingi saat ODHA harus menjalani pengobatan dengan ARV. Temuan kasus ODHA pelajar ini dari hasil pemeriksaan ibu hamil. Dari sana, ditemukan kalau bayi tidak berdosa justru terjangkit virus yang menular sejak dalam kandungan. Selain itu, tamuan lain karena pergaulan anak-anak muda yang mengarah perilaku seks bebas dan berganti-ganti pasangan dalam hubungan pacar juga memicu penularan HIV/AIDS pada usia produktif. Program pendampingan lainnya adalah memberi motivasi kepada ODHA pelajar agar tetap bisa berbesar hati dan menerima kenyataan telah menderita penyakit berat baik dalam pergaulan di sekolah dan luar sekolah. Ini penting karena dikhawatirkan akan mengganggu proses pendidikan bila anak
bersangkutan tidak memiliki jiwa besar setelah dinyatakan menderita HIV/ AIDS. Belum lagi, pergaulan dengan teman-teman sekolah atau di luar sekolah, bila tidak ada pemahaman yang detail tentang penularan HIV/AIDS, bisa saja ODHA pelajar ini tidak bisa diterima dalam pergaulan dengan teman-teman seusianya. “Itu data yang dikeluarkan Dinkes Provinsi dan memang sekarang kami mendampingi ODHA yang berstatus pelajar. Dengan pendampingan yang kami berikan, anak-anak itu bisa diterima di lingkungan sekolah, dan kami fasilitasi dengan pemeriksaan rutin dan pemberian ARV,” katanya. Di sisi lain, alumni Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja ini mengatakan, melihat tren penularan HIV/ AIDS yang masih tergolong tinggi, upaya pencegahan dengan memberikan pemahaman terkait penularan penyakit
itu masih perlu digalakkan. Salah satu pencegahan ini adalah memberikan pemahaman bahwa penularan melalui hubungan seksual berisiko paling rentan tertular atau menularkan HIV/AIDS itu sendiri. Untuk itu, melalui berbagai forum, pihaknya berusaha menyebarkan upaya pencegahan penularan HIV/AIDS dengan membangun kepedulian dan kesadaran untuk bersamasama menjaga kesehatan dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Khusus di lingkungan pelajar, YCUI rutin memberikan pemahaman tentang perilaku seks bebas rentan menularkan virus HIV/AIDS, sehingga pelajar perlu membentengi diri jangan terlibat dalam perilaku seks bebas tersebut. “Kami bersama instanasi terkait dan kawan-kawan aktivis lain tetap mengimbau bagaimana berperilaku hidup bersih dan menghindari seks bebas,” jelasnya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 5.591 ekor anjing di Buleleng telah mendapat suntikan vaksin antirabies (VAR). Ribuan ekor anjing milik masyarakat tersebut berhasil divaksin setelah Dinas Pertanian (Distan) Buleleng melaksanakan vaksinasi susulan. Program ini tindak lanjut dari vaksinasi rabies massal yang digulirkan Pemprov Bali. Saat vaksinasi rabies massal berakhir, ternyata masih ada anjing yang belum ter-cover, sehingga dilakukan vaksiansi susulan ini dengan alokasi anggaran APBD Perubahan 2017.
Bali Post/kmb38
BANTUAN ALAT – Pengungsi berharap ada bantuan alat untuk mengolah kotoran ternak menjadi pupuk organik.
Mahasiswa Gantung Diri Singaraja (Bali Post) – Aksi nekat dilakukan seorang mahasiswa, I Gede Arya Agus Erlangga (22), asal salah satu desa di Kecamatan Sawan. Diduga sakit hati karena putus pacaran, korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumah kos milik seorang warga Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Minggu (3/12) lalu. Korban ditemukan tergantung di dapur. Kejadian itu menggemparkan penghuni kos. Kasubag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika, Senin (4/12) kemarin, membenarkan kasus gantung diri tersebut. AKP Suartika mengatakan, dari keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), korban murni meninggal karena gantung diri. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sementara terkait motif, korban diduga sakit hati setelah ditinggal pacarnya, Nova, yang juga mahasiswi asal Karangasem. Sebelum kejadian, pacarnya gagal menghubungi korban melalui sambungan telepon. Khawatir dengan kondisi itu, Nova dan temannya kemudian memastikan keberadaan korban. Di kamar kos, saksi tidak menemukan keberadaan korban. Saksi kemudian berusaha mengintip dari jendala ruang dapur. Saat itu, korban ditemukan telah tergantung. Temuan itu kemudian menyebar dan warga ramai mendatangi lokasi kejadian. Polisi dan petugas kesehatan kemudian mengevakuasi jenazah korban. “Pacar korban bersama temannya menemukan korban tergantung. Tidak ada tanda-tanda kekerasan,” katanya. Di sisi lain, AKP Suartika mengatakan, korban sempat bertengkar dengan pacarnya. Pertengkaran itu berujung kesepakatan untuk mengakhiri hubungan pacaran. Korban sendiri memutuskan pindah kos ke Desa Sambangan. Setelah kejadian itu, korban diduga frustrasi, hingga mengambil jalan pintas dengan gantung diri. Selain itu, di sekitar TKP, polisi juga menemukan surat wasiat yang menyebutkan bahwa korban gantung diri karena tidak kuat menahan sakit hati setelah putus hubungan dengan pacarnya. “Kita temukan kertas yang berisi tulisan bahwa korban tidak kuat menahan sakit hati setelah putus pacaran,” jelasnya. (kmb38)
Suara Buleleng Darurat Narkoba
Pemerintah sudah berkomitmen berperang melawan narkoba, mengingat di Indonesia sudah darurat narkoba. Masyarakat yang ingin menyewakan rumahnya harus jelas pemanfaatannya dan juga agar melakukan penyelidikan terhadap pengedar narkoba, sehingga Buleleng bisa bebas narkoba. Gung Surya, Lovina
Penyandang Disabilitas
Dengan adanya perkembangan IT saat ini penyandang cacat atau penyandang disabilitas berupaya menuntut haknya kepada pemerintah untuk bisa sejajar dengan orang normal. Saat ini masih dilihat ada kesenjangan dalam hak-hak para penyandang disabilitas termasuk dalam bidang pendidikan. Untuk itu, pihaknya berharap kepada pemerintah untuk memberikan posisi mereka agar sama dengan orang normal sehingga kesenjangan tidak lagi terjadi mengingat PBB sudah mengakui keberadaan disabilitas di dunia ini untuk diberikan porsi yang sama. Nang Mologan, Mayong
Kepala Distan Buleleng Nyoman Swatantra didampingi Kepala Bidang Kesehatan Hewan Wayan Susila, Senin (4/12) kemarin, mengatakan program vaksinasi susulan ini dilakukan setelah vaksinasi rabies massal berakhir
pada Mei 2017 lalu. Distan mengalokasikan anggaran pada APBD Perubahan 2017 untuk pengadaan 5.700 dosis VAR. Ribuan dosis vaksin itu kemudian didistribusikan ke masing-masing kecamatan. Setelah berjalan, sampai
YCUI Dampingi ODHA Berstatus Pelajar
Singaraja (Bali Post) – Kasus HIV/AIDS di Buleleng kini menduduki ranking tiga di Bali. Di tengah tingginya jumlah penderita HIV/AIDS, ada 35 orang atau yang bisa disebut orang dengan HIV/AIDS (ODHA) berstatus pelajar. Puluhan pelajar itu sekarang rutin mendapat pendampingan dari Yayasan Citra Usada Indonesia (YCUI) Buleleng. Data yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, penderita positif HIV/AIDS di Buleleng sesuai data Dinas Kesehatan Provinsi Bali sekarang tercatat 2.703 orang. Dari jumlah ini, ada 35 penderita yang berstatus pelajar, 10 orang di antaranya telah meninggal dunia. Dari temuan kasusnya, anak ini tertular penyakit mematikan itu sejak dalam kandungan. Karena perilaku orangtuanya yang berisiko, sehingga mereka tertular virus yang belum ditemukan obatnya itu.
Aktivis YCUI Buleleng Made Riko Wibawa yang ditemui di Singaraja, Senin (4/12) kemarin, mengatakan, puluhan ODHA yang berstatus pelajar hingga sekarang rutin mendapat
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 12 kepala desa dari Kabupaten Manokwari Selatan, Kecamatan Papua Barat melakukan kunjungan kerja ke peternakan babi di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Senin (4/12) kemarin. Belasan kepala desa ini mengaku tertarik dengan peternakan babi milik PT Anugrah Bersama Sukses (ABS). Rombongan yang dipimpin Camat Papua Barat Agustinus Iba itu diterima Direktur PT ABS Made Widiada. Hadir juga menerima rombongan, Perbekel Desa Bila Ketut Citarja Yudiarta. Diawali dengan diskusi, rombongan kepala desa kemudian berkeliling melihat areal peternakan babi yang dirintis PT ABS. Peternakan ini diresmikan 26 Oktober 2017. Camat Papua Barat Agustinus Iba mengatakan, alasan mengunjungi usaha peternakan babi di Desa Bila itu untuk mendapatkan gambaran awal terkait teknik pengelolaan usaha yang sama yang akan dikembang-
kan di daerahnya. Kondisi alam di daerahnya hampir sama dengan lokasi kandang babi di Desa Bila. Untuk memberikan gambaran awal itu, pihaknya melibatkan 12 kepala desa belajar mengembangkan peternakan babi. Rencananya, pihaknya akan mengembangkan peternakan yang sama yang dikelola melalui pembangunan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Papua Barat. ‘’Kami lihat di media kalau usaha di sini baru dirintis dan pupulasinya juga banyak. Situasi wilayah tidak jauh beda dengan wilayah kami di Papua, dan ilmu di Buleleng ini coba kami terapkan oleh kepala desa untuk merintis usaha yang sama,’’ katanya. Direktur PT ABS Made Widiada mengatakan, usaha ini dibangun mulai 2015 lalu di atas lahan tiga hektar. Sejak beroperasi, kandang babi yang dikelolanya memiliki populasi babi 700 ekor dari pejantan, induk dan anak babi dan beberapa populasi lagi hasil penggemukan. Dari segi pembuatan pakan, pihaknya menerapkan
Bali Post/kmb38
Made Riko Wibawa
Kepala Desa di Papua Barat Belajar Teknik Beternak Babi
Bali Post/kmb38
BABI – Sejumlah kepala desa dari Kabupaten Manokwari Selatan, Kecamatan Papua Barat melakukan kunjungan kerja ke lokasi peternakan babi di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Senin (4/12) kemarin. teknik pembuatan pakan ternak dari campuran dedak jagung dan dedak padi untuk menambah protein. Terkait pengelolaan limbah, Widiada mengakui kalau
masih ada polemik terkait bau kotoran babi. Dengan kemajuan teknologi pihaknya mendatangkan mesin untuk mengolah limbah babi dilengkapi dengan lima bak
limbah. Dengan teknologi dan formula baru pihaknya berupaya keras dapat mencegah pencemaran lingkungan dari kotoran ternak hingga 95 persen. (kmb38)
KLUNGKUNG
12
Selasa Wage, 5 Desember 2017
Puluhan ASN Diberikan Bimtek Jurnalistik
Semarapura (Bali Post) Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klungkung diberikan bimbingan teknis (bimtek) kehumasan dan jurnalistik di ruang rapat Bhineka Guna Praja Kantor Camat Klungkung, Senin (4/12) kemarin. Hal tersebut sebagai salah satu cara untuk bisa memberikan informasi terbaik dan bisa dipertanggungjawabkan kepada publik. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, ASN harus bisa mengimbangi. Informasi yang berkaitan dengan pemerintahan, terutama menyangkut program harus dapat tersampaikan dengan baik dan dapat dipahami masyarakat. “Untuk itu, bimtek ini sebagai langkah strategis. ASN harus bisa menyampaikan informasi,” ungkapnya. Ditegaskan, penyampaian informasi harus dilakukan secara tertulis dengan menggunakan kosa kata yang benar sesuai fakta. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya harus adanya koordinasi dan kerja sama antarkehumasan yang membidangi masing-masing unit kerja maupun dengan media cetak maupun eletronik yang ada di Kabupaten Klungkung, sehingga nantinya mampu memberikan informasi yang terbaik. “Ini harus bisa disinergikan dengan yang lain,” tegasnya. Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Klungkung Ketut Suadnyana menyampaikan bimtek ini untuk meningkatkan kemampuan kehumasan dan jurnalistik sehingga dalam menginformasikan pembangunan dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatan ini diikuti 70 orang peserta dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemkab. “Ini berlangsung sampai 5 Desember 2017,” bebernya. (kmb45)
Bali Post/sos
PENDAFTARAN - Pendaftaran perekrutan tenaga pendamping desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung, Senin (4/11) kemarin.
Perekrutan Tenaga Pendamping Desa
Sejumlah Pelamar Tak Penuhi Syarat
Semarapura (Bali Post)Pendaftaran perekrutan tenaga pendamping desa di Kabupaten Klungkung telah tutup, Senin (4/12) kemarin. Hasilnya, tercatat ratusan pelamar yang masuk. Sebagai gambaran awal, dalam seleksi administrasi, panitia menemukan beberapa pelamar tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
Bali Post/sos
BIMTEK - Puluhan ASN OPD Klungkung diberikan Bimtek kehumasan dan jurnalistik, Senin (4/12) kemarin.
Dampak Erupsi Gunung Agung
Endapan Pasir di Tukad Unda ”Berkah” bagi Warga Semarapura (Bali Post) Erupsi Gunung Agung rupanya tidak hanya berdampak negatif bagi warga. Namun, ada juga dampak positifnya, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran Tukad Unda di Kabupaten Klungkung. Sebab, terjadinya erupsi Gunung Agung sejak beberapa hari belakangan ini membuat adanya endapan pasir di sepanjang Tukad Unda. Nah, hal inilah dinilai “berkah” bagi warga sekitar sana. Material pasir itu digali dan dijual. Hasilnya pun mampu untuk menenuhi kebutuhan hidup. Berdasarkan pantauan Senin (4/12) kemarin, endapan pasir terdapat pada anak sungai yang memiliki lebar sekitar 5 meter. Beberapa warga terlihat melakukan aktivitas menambang menggunakan peralatan tradisional. Beberapa juga tengah menaikkan pasir itu dan meratakannya di atas bak truk. Sebelumnya, lokasi tersebut hanya dijadikan tempat permandian truk. Salah seorang penambang, Nengah Karta, menuturkan endapan itu terjadi sesaat setelah banjir lahar sepekan lalu. Mengingat kualitasnya cukup baik untuk material bangunan, pasir itu digali sejumlah warga. Langkah ini juga untuk normalisasi, menghindari terjadinya pendangkalan yang memicu air meluap ke permukiman. “Penggaliannya baru dari kemarin. Hanya memakai skop biasa. Tidak pakai alat berat. Ini juga untuk memperlancar aliran air,” ungkapnya. Pasir tersebut dijual kepada warga di wilayah Klungkung seharga Rp 1,1 juta per truk dan Rp 200 per satu pick-up. Peminatnya dikatakan cukup tinggi, terlebih menipisnya pasokan dari daerah Karangasem sejalan dengan penutupan aktivitas galian C di lereng Gunung Agung. “Kualitasnya cukup bagus. Sama dengan yang dari Karangasem,” kata pria paruh baya ini. Sehari menambang, ia bersama beberapa rekannya berhasil mendapatkan dua truk pasir. Itu pun sudah habis dipesan. “Yang nambang warga di sini saja,” imbuhnya. Keberadaan pasir itu juga memberikan lapangan pekerjaan untuk warga lain. Salah satunya, Wayan Budiarta. Ia menjadi tukang ayak. Upahnya untuk membantu menutupi kebutuhan hidup yang semakin kompleks. Bahkan, dinyatakan situasi itu sebagai “berkah”. “Ya bisa dapat pekerjaan,” ucapnya. Sebelum di lokasi itu, sejumlah warga mencari pasir di Sungai Unda dengan memanfaatkan peralatan seadanya, seperti cangkul dan ban dalam besar. Hasilnya tak begitu menggiurkan. Demikian pula kualitasnya yang lebih buruk. “Tapi dengan situasi seperti sekarang, masih ada banjir, warga tidak berani mencari,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
PASIR - Warga di bantaran Tukad Unda tengah menaikkan pasir ke truk, Senin (4/12) kemarin.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja menjelaskan, sejak dibuka Jumat (1/12) lalu, tercacat ada 229 pelamar yang masuk. Menariknya, mereka tak hanya berasal dari wilayah Klungkung, namun juga Karangasem, Gianyar dan Bangli. “Untuk pendaftaran sudah tadi (kemarin - red) ditutup pukul 14.00 Wita. Pelamar ada dari berbagai daerah,”
terangnya. Pasca-itu, sambungnya, dilanjutkan dengan seleksi administrasi. Beberapa pelamar ditemukan belum memenuhi persyaratan, seperti pendidikan dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Hasilnya diumumkan hari ini. “Tadi setelah pendaftaran tutup, langsung seleksi administrasi. Kami masih bekerja. Ada ditemukan pendidikannya D-2, IPK-nya juga dibawah 2,75. Besok (hari inired) diumumkan hasilnya,”
terangnya. Bagi pelamar yang lolos, pada 6 dan 7 Desember akan dilakukan verifikasi ulang terhadap persyaratan administrasinya. Pada 9 Desember, dilanjutkan tes tulis. Sementara untuk wawancara dijadwalkan berlangsung 13 sampai 15 Desember. “Untuk jadwal wawancaranya empat hari. Itu proyeksi untuk pelamar diatas 500 orang. Tapi karena jumlahnya di bawah itu, bisa tesnya lebih cepat. Sedangkan untuk penempatan tugasnya,
ditentukan pemkab,” sebut pejabat asal Karangasem ini. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan tenaga tersebut akan diberi nama Yowana Gema Santi. Perekrutannya dilakukan tim dan berlangsung secara ketat. “Program ini sudah disetujui dewan. Jumlahnya 59 orang, menyesuaikan dengan jumlah desa dan kelurahan,” ungkapnya. Mereka dijanjikan upah Rp 2 juta per bulan. Lebih besar dari tenaga kontrak pada umumnya yang pada 2018 diupayakan sebesar Rp 1,5 juta sudah termasuk premi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Perbedaan itu berdasarkan beban kerja. “Mereka dibayar khusus
karena tugasnya khusus,” tegasnya. Disampaikan lebih lanjut, tenaga yang ditargetkan sudah bertugas awal 2018 ini akan menggali persoalan yang membelit desa. Selain itu juga sebagai motivator untuk masyarakat, salah satunyauntuk bsa keluar dari jeratan kemiskinan. “Sekarang memang sudah ada kadus atau segala macam. Nanti petugas ini mendata dan mengatasi termasuk memberikan usulan penanganan kemiskinan maupun pendidikan. Hasilnya seperti apa, disampaikan ke desa maupun ke bupati,” tandas bupati asal Nusa Ceningan ini. (kmb45)
Pembangunan Bidang Sosial
Pemkab Bikin Film Motivasi Penyandang Disabilitas RASA kepedulian Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk membangun daerah tidak hanya tertuju terhadap sektor pendidikan, kesehatan maupun pariwisata saja. Namun lebih mendasar dari itu juga pada bidang sosial. Hal tersebut ditunjukkan dengan pembuatan film penyandang disabilitas dengan pemeran Ketut Raka. Karya yang sifatnya memberikan motivasi kehidupan ini di-launching di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Minggu (3/12) malam. Bupati Suwirta memaparkan film yang diperankan Ketut Raka (32) yang berasal dari Dusun Kelemahan Desa Suana, Nusa Penida Klungkung ini berjudul “Jangan Jadikan Aku Beban”. Berdurasi sekitar 15 menit, film itu menceritakan tentang kehidupan seorang wanita yang tidak mempunyai tangan dan kaki. Namun di balik kekurangan tersebut, ia mampu mengerjakan suatu hal selayaknya seseorang
yang hidup normal. Keseharianya, Ketut Raka mampu mengerjakan aktivitas, salah satunya membuat canang cemper yang nantinya di jual ke pasar terdekat yang berada di Nusa Penida. Kehidupannya itu sangat penting dijadikan semangat dalam menjalani kehidupan ini. “Jadikan film ini sebuah motivasi di dalam kehidupan sehari-hari,” pintanya. Setelah menyaksikan film itu, masyarakat diharapkan mampu memahami kehidupan yang dialami Ketut Raka. Di dalamnya tersirat banyak hal yang sifatnya memotivasi, terutama untuk membiasakan diri menjalani kehidupan dengan bekerja keras. “Mari bersama-sama pahami dan pelajari pola kehidupan yang dialami Ketut Raka agar kebiasaan buruk suka bermalasmasalan bisa kita hindari,” harapnya. Pada kesempatan tersebut, bupati juga memaparkan program unggulan Pemerintah Kabupaten Klungkung yakni
Bali Post/ist
LAUNCHING - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ‘‘launching’’ film penyandang disabilitas dengan pemeran Ketut Raka di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Minggu (3/12) malam. “Gema Santi”. Ini mengajarkan dalam hidup bersama harus saling bergandengan tangan dan saling menghormati satu sama lain. Dari program ini diharapkan mampu mewujudkan kehidupan yang
aman dan tentram di dalam masyarakat. “Pola kehidupan yang aman harus terus dijaga,” tegasnya. Dalam acara tersebut juga hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede
Putu Winastra, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Sekretariat Kabupaten Klungkung serta para siswa-siswi SMA/ SMK di Kabupaten Klungkung. (ad176)
Biaya Perawatan Pengungsi Ditanggung Pusat Tunggakan Rp 1,8 Miliar
Semarapura (Bali Post) Tunggakan biaya perawatan pasien pengungsi Gunung Agung di RSUD Klungkung telah mencapai miliaran rupiah. Setelah lama berproses, akhirnya pemerintah pusat memastikan untuk menanggung. Hanya saja untuk waktunya belum ada kejelasan. Kasubag Humas RSUD Klungkung Gusti Putu Widiyasa, Senin (4/12) kemarin menjelaskan, sejak 21 September hingga 3 Desember, tercacat sudah ada 2.004 pengungsi yang berkunjung. Rinciannya, masuk UGD sebanyak 1.095 orang, rawat jalan 909 orang dan rawat inap 397 orang. Mereka tidak seluruhnya
mengantongi BPJS Kesehatan. Oleh sebab itu, biaya perawatannya untuk sementara ditalangi rumah sakit. Jumlahnya tergolong besar, yakni mencapai Rp 1,8 miliar. “Ini masuk sebagai tunggakan. RS hanya menalangi sementara,” ungkapnya. Langkah tersebut, sambung dia tidak sampai mengganggu operasional rumah sakit. Bahkan, ditegaskan dana untuk menalangi masih cukup hingga 2018. “Sampai sekarang pelayanan lancar. Tidak ada persoalan,” terangnya. Di tengah situasi tersebut, penanggung biaya tersebut dikomunikasikan dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan berlanjut ke pusat.
“Setelah disampaikan, itu ditindaklanjuti dan sudah di-ACC (menanggung-red) oleh pusat. Tetapi, untuk kapannya belum ada kepastian. Yang penting sudah ada kejelasan. Yang diklaim hanya
non BPJS,” sebutnya. Sementara itu, disinggung dalam menghadapi kembli kedatangan pengungsi, Widiyasa menyatakan rumah sakit sudah siap. Bahkan untuk fasilitas berupa bad sudah
ditambah. “Untuk bad sudah ada bantuan lima unit. Kalau pelayanan, sampai sekarang masih berjalan lancar. Pasien seluruhnya dapat ruangan. Termasuk pengungsi,” tandasnya. (kmb45)
Selasa Wage, 5 Desember 2017
KARANGASEM
13
Lagi, Gubernur Kunjungi PVMBG
Minta Disiapkan Tandon Air dan Mobil Tangki Amlapura (Bali Post) Gubernur Bali I Made Mangku Pastika untuk kesekian kalinya mendatangi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pos pemantauan yang berlokasi di Desa Rendang, Karangasem. Itu dilakukan Bali 1 itu untuk mengetahui perkembangan terbaru Gunung Agung, Senin (4/12) kemarin. Gubernur mengutarakan, pihaknya hanya ingin mengetahui perkembangan terbaru Gunung Agung. Meski secara visual Gunung Agung itu terlihat lebih kalem, namun kemungkinan erupsi masih tetap ada. Karena itu, pihaknya hanya bisa berharap kalau kondisi gunung bisa secepatnya membaik. Kita harus mengikuti perkembangan dari ahli gunung berapi itu sendiri. Jadi, yang perlu diupayakan saat ini adalah kesiapan masyarakat maupun pemerintah daerah, provinsi ketika terjadi kemungkinan terburuk. “Kita rasa segala sesuatunya harus disiapkan. Sekarang, masyarakat sudah tenang dan tidak panik lagi. Semoga dari pemerintah kita bisa mempersiapkan segala keperluan mereka agar lebih baik lagi,” terangnya. Pejabat asal Buleleng itu manambahkan, meskipun aktivitas Gunung Agung itu masih tinggi, akan tetapi sangat diharapkan asap yang keluar itu bisa bertiup menjauh dari bandara. Sehingga jika ada abu vulkanik tidak lagi mengganggu aktivitas penerbangan. “Kita harap anginnya tidak mengarah ke bandara. Sehingga tidak lagi mengganggu penerbangan di Ngurah Rai maupun penerbangan lainnya di luar Bali,” ujar Pastika sembari tersenyum. Terkait para pengungsi yang saat ini dilanda kejenuhan di pengungsian, kata Pastika, mereka harus diberikan kegiatan bermanfaat. Seperti industri kreatif menganyam dan lainnya. Dengan begitu, mereka ada kegiatan di pengungsian itu. “Tapi kalau hal lain kita harus sambungkan dengan industri lain,” tegas Pastika. Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga meminta kepada sekolah terutama sekolah negeri agar menerima siswa pengungsi tanpa diskriminasi. Apalagi sebentar lagi akan dilaksanakan UN. Jadi, mereka harus diterima dengan baik. Bagaimanapun mereka perlu mendapatkan pendidikan secara layak. “Kita juga minta tidak ada administrasi yang menjelimet yang bisa menyulitkan mereka,” pintanya. Disinggung ketika saat ini warga pengungsi itu masih terkendala air bersih, Pastika menegaskan saat ini pihaknya masih mengusahakan bantuan air bersih itu. “Kita sedang menyiapkan tandon-tandon air dan mobil tangki untuk mendrop air bersih ke tempat-tempat pengungsian itu,” janji Mangku Pastika. Selain itu, pihaknya juga meminta warga yang berada di zona merah yang nekat kembali ke kampung halaman mereka supaya secepatnya ke pengungsian. Karena itu akan dapat membahayakan diri mereka sendiri. Sebab, jika terjadi apa apa, petugas yang bertugas mengevakuasi juga akan terkena dampak membahayakan. “Kita minta pengertiannya agar mereka bisa mengikuti rekomendasi yang telah ditetapkan,” pinta Mangku Pastika. (kmb41)
Bali Post/kmb41
ASAP - Kepulan asap setinggi 500 meter di puncak Gunung Agung kembali teramati.
Lava di Kawah Alami Pendinginan
Perlambat Letupan Lava ke Permukaan Amlapura (Bali Post) -
Sejak beberapa hari belakangan ini, asap yang dikeluarkan Gunung Agung kian menurun. Bahkan sehari sebelumnya, asap tidak teramati. Senin (4/12) pagi kemarin, asap yang dikelurkan kembali terlihat mencapai ketinggian 500 meter. Sedangkan asap berwarna putih tipis dengan masih didominasi uap air. Kepala Sub-Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Dedy Kamil Syahbana mengungkapkan, aktivitas kegempaan vulkanik yang terekam selama 24 jam dan ditambah enam jam terakhir, mencapai 26 kali. Untuk gempa low frekuensinya mencapai 20 kali. Dengan tingginya gempa vulkanik itu mengindikasikan masih adanya tekanan fluida magmatik berlebihan di dalam kawah Gunung Agung. Dengan gempa low frekuensinya itu menandakan masih adanya aliran fluida magma yang terus naik ke permukaan kawah. “Untuk gempa vulkanik sumbernya memang
lebih dalam. Tetapi kalau gempa low frekuensi itu artinya sumber gempanya lebih dangkal,” ungkapnya. Devy menjelaskan, jika kepulan asap juga mengalami penurunan dari sebelumnya ketika erupsi. Bahkan kemarin (Minggu - red), asap nyaris tak teramati. Sekarang ini, kepulan asap itu kembali terlihat dengan ketinggian 500 meter. Dan asap masih berwarna putih didominasi uap air. Termasuk abunya juga tetap ada hanya tipis. Karena untuk menghasilkan abu magma harus terpregmentasi. Kalau magma sudah terpregmentasi baru meng-
hasilkan abu yang banyak. Mengingat saat ini letusan masih proses efusif, sehingga pregmentasi itu tidak bisa sempurna. Kalau letupanletupan kecil itu memang bisa menghasilkan abu tetapi tidak bisa kontinu. Maka dari itu, visual asap bukan satusatunya menjadi parameter jika aktivitas Gunung Agung itu melemah. “Paparan abu vulkanik masih di dalam area kawah saja. Jadi, belum mengganggu penerbangan. Jadi saat ini penerbangan masih aman,” paparnya. Dia menjelaskan, berdasarkan hasil data terbaru pemantauan yang dilakukan melalui satelit, jika terekam
adanya pelambatan pertumbuhan aliran lava ke permukaan kawah. Selain itu, di permukaan kawah juga terindikasi adanya pendinginan pada bagian atas lava. Dijelaskannya, ada beberapa faktor yang membuat perlambatan pertumbuhan lava ke permukaan kawah. Misalnya permukaan tumpukan lava itu mengalami pendinginan makin tebal. Hal itu juga bisa saja jadi penyebabnya. Dan bisa juga akibat adanya dinamika yang terjadi di dalam gunung itu sendiri. “Kita belum bisa hitung pelambatan magma yang ke permukaan secara linier. Jika dari dua titik saja, makanya sulit menghitung memakai statistik. Karena kita membutuhkan data lebih. Terkadang ada pertumbuhan yang lebih cepat. Kadang juga melambat. Ini tidak bisa
diprediksi. Kita hanya bisa pantau Gunung Agung lebih baik melalui semua alat. Pada dasarnya aktivitas masih tinggi. Potensi letusan itu masih ada. Sementara radius bahayanya tetap 8 km dan perluasan 10 km,” terangnya. Dari hasil pengukuran giokimia, kata Devy, masih ada kontribusi gas CO2 magmatik yang lebih tinggi dari sebelumnya. Jika pada dua hari sebelumnya kontribusi gas hanya 300 ton per hari. Namun kini naik menjadi 1.300 ton per harinya. Jika dibandingkan Gunung Sinabung gas SO2-nya hanya 300-600 dan Gunung Agung dua kali lipat dari Sinabung. “Kita bisa simpulkan kalau aktivitas Gunung Agung itu masih tinggi. Hanya, kita tidak tahu kapan erupsinya dan seberapa besar letusannya,” tegasnya. (kmb41)
Warga Timbrah Gelar Doa Bersama
Bali Post/kmb41
GUBERNUR KE PVMBG - Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat kembali mendatangi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pos pemantauan yang berlokasi di Desa Rendang, Karangasem untuk mengetahui perkembangan terbaru Gunung Agung, Senin (4/12) kemarin.
Normalisasi Sungai Terkendala Lahan Masyarakat
Amlapura (Bali Post) Bukan hanya Pemkab Karangasem yang kini gencar melaksanakan kegiatan normalisasi sungai. Masyarakat juga banyak secara swadaya melakukan hal serupa. Seperti di Banjar Pegubungan, Desa Duda, Selat. Bersamaan redanya aktivitas Gunung Agung, masyarakat setempat memperbaiki alur sungai Tukad Panti di sisi barat perkampungan. ‘’Sebenarnya perbaikan alur itu sudah dari sebelum adanya banjir lahar dingin. Ini mumpung kondisi memungkinkan, kita garap lagi,’’ ujar I Nengah Suardana (44), tokoh masyarakat Pegubugan, di sela-sela kegiatan normalisasi, Senin (4/12) kemarin. Tukad Panti itu berhulu di wilayah Yeh Kori, Desa Jungutan, Bebandem. Tukad Panti berupa sungai kering yang alurnya melewati Banjar Geriana Kangin, Geriana Kauh, Tukad Sabuh (semua wilayah Desa Duda Utara) lalu masuk wilayah Desa Duda meliputi Banjar Pegubugan, Banjar Bambang Biaung dan bermuara di Tukad Sangsang di Banjar Padangtunggal. Aliran Tukad Sangsang bemuara di Tukad Unda. Suardana mengatakan normalisasi Tukad Panti saat ini baru di sepanjang Banjar Pegubugan saja. Normalisasi itu menggunakan dana talangan dari banjar. Mulanya, kata Suardana, Tukad Panti itu lebarnya sekitar 9 meter. Namun kemudian menyempit akibat limbah aktivitas masyarakat di antaranya limbah usaha batu tabas. Normalisasi dilakukan karena perkampungan penduduk lebih rendah dari posisi sungai sehingga dikhawatirkan aliran lahar dingin dapat membanjiri perkampungan. ‘’Saat banjir lahar dingin beberapa hari lalu, sungai ini meluap. Banjir lumpur meluber karena alur sungai sempit,’’ jelasnya. Sayangnya, semangat warga Pegubugan tidak sama dengan semangat warga di daerah hilir. Di bagian selatan, normalisasi dilakukan hanya sampai di perbatasan dengan Banjar Bangbang Biaung. Sejauh ini upaya pemerintah melalui Kantor Camat Selat untuk menormalisasi alur di wilayah Bambangbiaung masih buntu karena ada perlawanan dari masyarakat. Camat Selat I Nengah Danu yang sempat meninjau kegiatan normalisasi bersama rombongan DPRD Karangasem mengakui kegiatan normalisasi terkendala lahan masyarakat. Menurutnya, di wilayah Bambangbiaung setidaknya ada enam rumah penduduk yang berdiri di alur sungai. Kondisi itu membuat badan sungai menyempit drastis menjadi hanya sekitar 2 meter. Sehingga ketika banjir lahar dingin beberapa hari lalu, aliran lahar tidak lancar hingga meluap ke badan jalan Selat-Rendang. Pendekatan persuasif agar warga merelakan lahannya untuk pelebaran sungai, kata Danu, sejauh ini belum mendapat tanggapan. Yang terjadi justru pemilik lahan bersikeras normalisasi tidak usah dilakukan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem Ketut Sedana Merta mengatakan pihaknya sudah merencanakan normalisasi sungai-sungai di seluruh kecamatan. Saat ini selaih Sungai Yeh Sah di Desa Muncan, Kecamatan Selat, normalisasi juga sudah dilakukan untuk Sungai Krekuk yang membelah kota Amlapura. (kmb)
Amlapura (Bali Post) Seluruh warga Desa Pakraman Timbrah, Desa Pertima, Karangasem, menggelar persembahyangan bersama, Senin (4/12) kemarin. Persembahyangan ini digelar untuk mendoakan keselamatan umat manusia, agar dijauhkan dari segala macam bencana, khususnya yang sedang terjadi saat ini, yakni ancaman erupsi Gunung Agung. Seluruh krama di desa tua ini cukup antusias mengikuti persembahyangan bersama tersebut. Rangkaian persembahyangan diawali dari Pura Puseh desa setempat. Kemudian dilanjutkan ke Pura Panti Kaler, menghaturkan canang sari. Persembahyangan dilakukan hampir ke seluruh pura lainnya yang diusung warga setempat, seperti Pura Bale Agung dan Pura Panti Kelod Kangin. Klian Desa Pakraman Timbrah, Wayan Sukertha, mengatakan persembahyangan bersama ini digelar bertepatan Purnama Maksan, atau sehari setelah hari Purnama pada umumnya. Dia ingin mengajak seluruh warganya untuk berdoa bersama agar alam semesta
beserta isinya kembali tenang. Sehingga, umat dijauhkan dari ancaman bencana alam. Seperti yang sedang mengancam saat ini, yakni erupsi Gunung Agung. “Kami memohon yang terbaik dari alam. Ini memang sebuah proses yang tidak bisa dicegah. Kita hanya bisa berdoa semoga kita semua dijauhkan dari bencana alam. Hanya itu yang bisa kita lakukan sekarang,” kata Sukertha. Selain warga setempat, para pengungsi juga ikut berdoa bersama. Mereka berharap, situasi ini cepat berlalu dan Gunung Agung kembali tenang. Salah satu pengungsi Wayan Suartika, menyampaikan terima kasih kepada pihak desa, yang sudah memberikan tempat yang layak, berikut fasilitas umum dan logistiknya. “Kebetulan di sini cukup lengkap. Tempat aman, fasilitas umum cukup, ada permandian umum, dan distribusi logistik sementara tak mengalami kendala,” katanya. Desa Timbrah menerima pengungsi dari Desa Bebandem. Desa tua ini memanfaatkan wantilan dan balai ban-
Bali Post/kmb31
DOA BERSAMA - Umat Hindu di Desa Pakraman Timbrah saat menggelar doa bersama, untuk memohon agar terhindarkan dari ancaman bencana alam, erupsi Gunung Agung. jar untuk tempat pengungsi. Tetapi, ada beberapa banjar yang dikosongkan, agar tidak berbenturan kegiatan warga setempat yang kerap memanfaatkan banjarnya untuk kegiatan adat, seperti Bale Pauman Desa dan Pauman Beji.
Tokoh masyarakat setempat, Nengah Sudarsa, mengatakan doa bersama ini cukup positif untuk memohon keselamatan bersama. Mantan Sekda Karangasem yang kini menjadi anggota DPRD Karangasem menilai
doa bersama ini patut dicontoh oleh warga di desa lainnya. Semakin banyak umat yang memanjatkan doa dan harapan agar terhindarkan dari bencana, maka dia yakin alam semesta akan merespons doa yang tulus itu. (kmb31)
Normalisasi Tukad Yeh Sah Minim Sarana
Dewan Dorong Pemanfaatan Dana Bencana DI tengah kondisi Gunung Agung yang masih level Awas, Pemkab Karangasem berusaha melakukan normalisasi sungai-sungai terutama yang berhulu di Gunung Agung. DPRD Karangasem mendorong pemerintah daerah memanfaatkan dana bencana sehingga program normalisasi sungai itu bisa dipercepat. Harapan itu terlontar ketika rombongan dewan mengadakan pemantauan kegiatan normalisasi alur Sungai Yeh Sah di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Senin (4/12) kemarin. Rombongan dipimpin langsung Ketua DPRD I Nengah Sumardi. Hadir di antaranya I Kadek Sujanayasa (Ketua Komisi I), Gusti Agung Dwi Putra (Ketua Komisi III) beserta sejumlah anggota dewan seperti I Wayan Sudira, Gusti Langan Sidemen Hendrawata, I Made Juwita, I Wayan Swastika, dan I Nyoman Rena. Di titik kegiatan normalisasi tepatnya di bawah jembatan Sungai Yeh Sah, Dewan mendapatkan hanya ada satu alat berat yang bekerja. Satu alat berat lainnya terparkir di pinggir jalan di ujung timur jembatan. ‘’Ini katanya alat beratnya minjam, tentu tidak bisa maksimal
dipergunakan. Sebaiknya gunakan dana bencana itu nilainya Rp 1 miliar di APBD Perubahan. Pemerintah silakan tunjuk rekanan,’’ pinta Ketua Dewan Nengah Sumardi. Sumardi menilai normalisasi alur Sungai Yeh Sah itu bersifat urgen untuk mengantisipasi terjadinya banjir lahar dingin. Normalisasi juga penting untuk mengamankan fondasi jembatan Yeh Sah yang menghubungkan Kecamatan Selat dengan Rendang. Normalisasi sebaiknya dikebut karena potensi terjadinya banjir lahar masih tinggi. ‘’Ini paling tidak perlu empat alat berat,’’ katanya. Normalisasi alur Sungai Yeh Sah sudah berjalan selama tiga hari. Selain merapikan alur sungai yang menyempit akibat endapan lumpur, operator alat berat juga memasang batu pengaman pada keempat titik tiang jembatan. Selain itu pada tiang yang berhadapan dengan hulu sungai, juga dipasangi pelindung dari ban bekas. Pemasangan ban bekas untuk meminimalisasi hentakan mengingat pada banjir lahar dingin tempo hari, tiang beton itu menjadi santapan batu-batu besar yang terbawa
banjir. Untuk program normalisasi sungai itu dialokasikan dianggaran induk 2018. Dewan mempersilakan pemerintah kabupaten menambah alokasi di dana bencana tersebut. Anggota Dewan Made Juwita juga mendorong pemerintah segera memanfaatkan dana bencana untuk normalisasi sungai. Selain memakai pos dana bencana, pemerintah kabupaten juga bisa mengalokasikan dana dari pos mitigasi yang nilainya Rp 8,5 miliar. Selanjutnya untuk mencegah timbulnya korban, politisi NasDem ini berharap masyarakat tidak lagi menonton banjir lahar dingin dari atas jembatan. ‘’Pemerintah melalui camat dan perbekel agar mensosialisasikan itu,’’ ungkapnya. Jembatan Yeh Sah yang panjangnya mencapai 25 meter terdiri dari dua jembatan yang masing-masing dipergunakan untuk satu jalur. Jembatan sisi utara itu menggunakan tiang beton konvensional. Jembatan itu dibangun tahun 1996. Sedangkan jalur selatan merupakan jembatan lawas. Kata anggota dewan, Gusti Lanang Sidemen, jembatan dengan fondasi batu pasang itu kabarnya dibangun saat zaman Jepang.
DPRD TINJAU - DPRD Karangasem dipimpin Ketua I Nengah Sumardi meninjau kegiatan normalisasi alur Sungai Yeh Sah di Desa Muncan, Kecamatan Selat. Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem I Made Wiguna yang mendampingi rombongan dewan itu mengakui jembatan sisi utara sangat rawan terbentur material banjir. Dikatakan banjir lahar dingin beberapa hari lalu, itu mengakibatkan dua tiang betonnya pecah. Namun syukur tidak sampai merusak strukturnya. Untuk mempercepat penanganan, sementara keg-
iatan normalisasi alur sungai itu masih menggunakan alat berat pinjaman. Kemarin, rombongan Dewan juga meninjau kegiatan normalisasi swadaya Tukad Panti di Banjar Pegubugan, Desa Duda, Kecamatan Selat. Selanjutnya, dewan meninjau normalisasi alur sungai Tukad Ambuh di Desa Sibetan, Bebandem. Untuk sementara, kegiatan normalisasi Tukad Ambuh itu juga ditalangi Desa Adat Sibetan. (ad172)
TABANAN
14
Selasa Wage, 5 Desember 2017
Sidak Komisi IV DPRD Tabanan
Kantor UPT Disdik Tabanan ’’Benyah Latig’’
Tabanan (Bali Post) Memprihatinkan. Kata itu yang keluar dari para anggota dewan ketika melakukan sidak ke kantor UPT Dinas Pendidikan, Kecamatan Tabanan, Senin (4/12) kemarin. Dengan kondisi tidak layak huni itu tentunya dikhawatirkan memengaruhi kinerja para pegawai, apalagi UPT Disdik kecamatan itu merupakan perpanjangan tangan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan. Sidak dewan itu dikomandani langsung Ketua Komisi IV DPRD Tabanan, I Made Dirga. Kunker Komisi IV itu hampir diikuti seluruh anggota komisi seperti I Gst. Komang Wastana, Nyoman Suadiana, Made Edi Wirawan, Wayan Gindera, Ida Ayu Ketut Candrawati, dan Wayan Wiryadana. Mereka meninjau langsung kondisi kantor UPT Disdik Kecamatan Tabanan yang memang sudah tidak layak huni itu. Dari pantauan dewan bahkan ruangan yang semestinya dimanfaatkan untuk kegiatan rapat, ternyata berisi meja pingpong. Di sudut ruangan itu terlihat meja dan kursi rusak. Bahkan, lemari penyimpanan arsip itu juga rapuh dimakan rayap. Begitu pula plafon kantor masih menggunakan gedek, kayu dan reng lapuk dan bocor saat musim hujan tiba. “Hampir seluruh ruangan kalau hujan bocor,” ucap Kepala UPT Disdik Kecamatan Tabanan I Made Suardana, S.Pd. Meski baru menjabat tiga bulan ini sebagai kepala UPT, dirinya telah melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten. Koordi-
nasi dimaksudkan agar bisa mendapatkan anggaran perbaikan. Bangunan di atas lahan sekitar 5,5 are itu awalnya merupakan rumah dinas kantor Camat Tabanan. Setelah rumdin itu dipindah akhirnya dipinjamkan untuk kantor UPT Disdik Tabanan. “Bangunan ini sudah ada sejak tahun 80-an. Selain kurang nyaman, sararana prasarananya juga minim. Bahkan, sofa untuk ruang tamu ini saya dapat dari bantuan teman-teman yang mengajar di TK dan SD. Lihat saja kondisinya juga kurang nyaman,” ucapnya. Tidak hanya kantor UPT, dalam ajang tatap muka itu, Kepala SD 1 Dajan Peken I Made Marya, S.Pd. juga menyampaikan empat unit ruang belajar di sekolah yang dipimpinnya itu sampai saat ini juga dalam kondisi rusak. Apalagi SD 1 Dajan Peken itu ditunjuk sebagai sekolah contoh di Tabanan. “Lewat ajang tatap muka itu, saya juga ingin mengajak bapak dan ibu anggota dewan melihat kondisi sekolah kami di SD 1 Dajan Peken yang ditunjuk sebagai sekolah contoh,” ucapnya. Atas beragam permasalahan pendidikan itu, Ketua Komisi IV Made Dirga menyampaikan pihaknya akan mengawal hal ini. Khususnya anggaran perbaikan sarana prasarana pendidikan. Apalagi menurut keterangan Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, rehab kantor UPT Disdik Kecamatan Tabanan itu sudah diajukan pada anggaran induk 2018 sebesar Rp 900 juta. “Akan kita cek dulu anggarannya. Namun, ini akan tetap kita kawal,” ucapnya.
Bali Post/kmb
SIDAK UPT DISDIK - Jajaran Komisi IV DPRD Tabanan saat sidak kantor UPT Disdik Tabanan.
Di sisi lain, dirinya juga menekankan pada Kepala Dinas Pendidikan Tabanan untuk memiliki akses ke pusat terkait program pusat yang diperuntukkan bagi daerah. “Jangan nyagerin daerah saja, karena saya yakin banyak bantuan dari pusat, yang bisa kita manfaatkan asalkan punya akses bagus,” sarannya. Politisi asal Sudimara ini juga menegaskan kunjungan kerja dewan ke masyarakat, itu jangan dianggap sebagai pencitraan baik DPRD maupun perseorangan. Ini dilakukan adalah menjalankan salah satu tupoksi dewan yakni pengawasan dan bersinergi dengan dinas yang memang berada di lingkup kerja Komisi IV, salah satunya untuk meningkatkan kualitas sektor pendidikan. “Kami tidak ingin sekadar wacana tetapi mengupayakan tindak lanjuti sampai tuntas,” tegasnya. Hal senada juga disampaikan salah seorang anggota komisi I Gst. Komang Wastana. Dikatakan, upaya meningkatkan kualitas pendidikan harus ada bentuk sinergitas yang baik antara seluruh elemen, baik itu dinas pendidikan, guru, dan siswa. Untuk itu, beragam permasalahan pendidikan semestinya segera dicarikan solusi agar tidak menjadi kendala serius terkait peningkatan kualitas pendidikan itu sendiri. Kadisdik Tabanan I Gede Susila mengatakan untuk pendidikan saat ini pihaknya tengah memberikan perhatian pada sekolah yang berlokasi di perbatasan seperti di Munduk Temu, Bantunya, dan Belatungan Kecamatan Pupuan. Dari hasil monitoring di sana perlu mendapat perhatian untuk menunjang sarana prasarana pendidikan. “Kami tidak ingin siswa justru eksodus ke daerah lain karena minimnya sarana prasarana sekolah di lokasi itu. Saat ini sedang kita lakukan upaya peningkatan kualitas khusus di lokasi perbatasan,” ucapnya. Persoalan lain yang dihadapi Disdik, yakni banyaknya kepala sekolah yang memasuki masa pensiun di tahun 2017. Beragam persoalan pendidikan yang dirangkum selama hampir 1,5 jam tersebut nantinya akan dibawa ke gedung dewan, sama sama dicarikan solusi. Dengan harapan ke depan kualitas pendidikan Tabanan bisa lebih meningkat. (kmb28)
Sejarah Peradaban Harus Tercatat Baik
Paradigma Kearsipan Penting Diluruskan Keberadaan arsip sebagai sebuah dokumen penting, dinilai masih sangat rendah, tak terkecuali di lingkungan birokrasi. Bahkan, keberadaan lembaga yang bertugas mengurus kearsipan seperti Dinas Perpustakaan dan Arsip saat ini seolah termarginalkan. Itu disampaikan Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat penyerahan Hasil Audit Eksternal Kearsipan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali, Senin (4/12) kemarin. Bagaimana seharusnya mengelola dan memajemen kearsipan dengan baik? DARI hasil audit Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali, untuk pertama kalinya membuat Kabupaten Tabanan harus menerima predikat buruk. Karena itu, Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menekankan agar persepsi dan paradigma tentang kearsipan harus diluruskan. Dikatakan kearsipan itu jangan dipandang sebelah mata. “Mengenai penilaian tentang kearsipan yang buruk itu, jujur saya sampaikan bahwa ini (audit) merupakan yang pertama kalinya. Setahu saya, selama ini ada paradigma yang berkembang bahwa Organisasi Perangkat Daerah yang menangani kearsipan ini tidak diperhitungkan atau tidak strategis di lingkungan birokrasi. Seolaholah yang bertugas di sana seperti termarginalkan. Ini sebuah kekeliruan besar,” tegasnya. Realita yang keliru itu diungkapkan Wakil Bupati Sanjaya di hadapan undangan yang hadir seperti jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di
lingkungan Pemkab Tabanan, camat atau perwakilannya, sampai jajaran OPD. Padahal, sambungnya, di negara-negara maju kegiatan pengarsipan itu merupakan hal penting. Pengarsipan itu memiliki peran vital. Baik di Benua Eropa atau Amerika. Peradaban kearsipkan di sana sangat baik. Ini penting sehingga bisa menjadi acuan melakukan pembangunan di kemudian hari. “Kearsipan begitu penting. Tak heran jalannya sejarah peradaban maupun negara mereka tercatat dengan baik. Mulai dari sebelum masehi sampai masuk masehi. Kalau mau mencari data apa pun, tidak sulit bagi mereka. Saya rasa depo arsip sangat diperlukan sekali,” ucapnya. Fungsi arsip dalam hal kebirokrasian juga sangat vital. Karena arsiplah yang akan membantu proses penyusunan rencana pembangunan, melacak aset-aset yang dimiliki pemerintah daerah, sampai hal lainnya yang berkaitan tugas
Bali Post/bit
DILURUSKAN - Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menekankan agar persepsi dan paradigma tentang kearsipan harus diluruskan.
kewilayahan. Sebagai contoh perjalanan karier seorang maestro seni tari I Ketut Maria yang menjadi ikon Tabanan. “Kita bangga punya maestro I Ketut Maria. Tapi sejarah perjalanan kariernya, saya bisa pastikan akan susah ditemukan,” katanya Wakil Bupati Sanjaya juga berusaha memotivasi jajaran Dinas Perpustakaan dan Arsip Tabanan agar tidak merasa kecil hati dengan berkembangnya persepsi dan paradigma tersebut. Sebab, ke depannya eksistensi OPD tersebut juga memiliki peranan vital bahkan sampai rentang waktu berabad-abad. “Kalaupun hasil audit sekarang buruk, asal ada visi misi dan keinginan untuk lebih maju lagi, saya yakin predikat itu akan berubah menjadi baik di tahun depan,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tabanan I Wayan Kotio dengan terbuka menyampaikan hasil audit Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Kabupaten Tabanan tahun ini buruk. Penyebabnya ketidaksanggupan Tabanan memenuhi kriteria penilaian. “Saya tidak malu menyampaikan ini. Kebetulan Tabanan mendapatkan poin 18 dari range penilaian dari nol sampai dengan seratus. Jadi, beberapa aspek yang telah dinilai tim audit bahkan ada yang nilainya nol. Seperti SDM, sarana prasarana, dan program kearsipan seperti penyusutan yang tidak jalan,” ungkapnya. Sejatinya, sambung dia, program kearsipan sudah dirancang tahun ini. Namun, proses audit yang diselenggarakan pihak provinsi berlaku untuk program yang berlangsung selama 2016 lalu. (bit)
BERLUMPUR - Kondisi Lapangan Alit Saputra yang berlumpur.
Bali Post/kmb28
DLH Puyeng
Lapangan Alit Saputra Berlumpur
Tabanan (Bali Post) -
Terkait kondisi itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan A.A. Ngurah Raka Iswara sangat menyayangkan hal tersebut. Meski demikian, pihaknya segera akan mengembalikan kondisi Lapangan Alit Saputra seperti sebelumnya. Namun, kata pejabat asal Kediri itu, DLH terbentur biaya perbaikan dan pemulihan kondisi lapangan itu. Pihaknya hanya akan melakukan perataan tanpa perbaikan kondisi rumput. “Kalau menggunakan alat berat, hal itu tidak mungkin. Justru lapangan akan tambah rusak. Rencananya kita man-
faatkan alat manual dengan melibatkan tujuh petugas sapu yang memang bertugas di lapangan,” ucapnya ketika disambangi di kantornya, Senin (4/12) kemarin. Bahkan untuk lebih mengoptimalkan tugas agar cepat rampung, tujuh tenaga yang bertugas di lapangan saat ini akan ditambah sejumlah petugas lainnya. Hal ini sematamata untuk mempercepat proses pemulihaan lapangan itu. “Sementara kita ratakan saja dulu. Kalau untuk ditanami rumput jelas hal itu tidak mungkin,” katanya. Mantan Kepala Dinas
Lingkungan Hidup itu pun mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk pemeliharaan lapangan itu, walau masyarakat ramai memanfaatkan lapangan itu untuk aktivitas olahraga khususnya pada sore hari. Semestinya, upaya menjaga kondisi lapangan itu tetap nyaman harus tumbuh dari masyarakat, selaku pengguna fasilitas umum tersebut. Misalnya saja, jika hendak membuat panggung atau sejenisnya, mobil bisa diparkir di tepi lapangan saja, dekat dengan lokasi yang akan digunakan. Jadi, truk tidak harus sampai masuk ke areal lapan-
gan. “Mari sama-sama peduli dan jaga apa yang menjadi milik kita bersama, Lapangan Alit Saputra ini kan juga milik warga,” katanya. Gerak cepat perbaikan itu dilakukan jajaran DLH di Lapangan Alit Saputra, karena menghadapi penilaian Adipura. Sekadar diketahui, akibat curah hujan tinggi serta intensitas keluar masuk mobil bermuatan berat ke dalam lapangan, membuat Lapangan Alit Saputra itu berlumpur layaknya carik. Kubangan air pun tampak di sejumlah titik. Meskipun penggunaan Lapangan Dangin Carik oleh pihak non-pemerintah dikenakan biaya mulai Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu, Raka Icwara menyebut uang itu langsung masuk ke APBD Tabanan dan pihaknya tidak mengelola uang tersebut. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Tabanan melakukan uji coba Mina Padi Kolam Dalam (Mindi Kodam - red) di Subak Begawan Kaja Banjar Dinas Apit Yeh Desa Gunung Salak, Selemadeg Timur. Pada lahan seluas tujuh are itu diterapkan sistem penanaman padi disertai kolam ikan dibentuk dengan cara mengelilinginya Mindi Kodam itu sendiri dapat diartikan sebagai lahan persawahan untuk kegiatan tanaman padi dan kolam ikan yang dilakukan secara bersamaan. Perbandingan bagian kolam maksimal 20 persen dari lahan. Kedalaman kolam itu minimal 80 sentimeter. Mindi Kodam ini memiliki beberapa kelebihan. Selain dapat memanen padi, petani juga bisa memanen ikan. Ikan itu juga berfungsi menekan serangan hama tikus. Hal ini dipaparkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Made Subagia, Senin (4/12) kemarin. Menurutnya, petani yang menerapkan Mindi Kodam itu, tikus-tikus yang biasa menyerang lahan pertanian itu menjadi berkurang
dan bisa ditekan. Di samping itu, juga membantu menekan penyemaian rumput maupun tanaman pengganggu lainnya. Dengan adanya ikan-ikan itu, tanaman pengganggu itu otomatis menjadi makanan ikan yang dipelihara dalam kolam yang mengelilingi lahan padi itu. ‘’Uji coba itu dilakukan di kelompok pembudi daya ikan mina Tirta Pertiwi Subak Begawan Kaja,’’ ujarnya. Petani dikatakan mendapatkan keuntungan lumayan dari modal yang dikeluarkan. Untuk lahan seluas tujuh are, modal yang dikeluarkan kelompok dari membeli bibit, pupuk sampai pengolahan dan pembuatan kolam Rp 5.211.000. Pada luasan tersebut dihasilkan 350 kilogram padi yang kemudian dijual berupa gabah kering seharga Rp 4.200 per kg. Sementara jumlah ikan yang berhasil dipanen 371 kilogram. Ikan nila itu dijual seharga Rp 20 ribu per kilogram. Untung kotor dari penjualan panen padi dan ikan itu adalah Rp 8.890.000. Nah, keuntungan bersih yang didapatkan petani
sebesar Rp 3.679.000. Kata Subagia, saat ini, program Mindi Kodam di Tabanan itu masih dilakukan secara swadaya oleh petani. Sejauh ini, para petani itu belum mendapatkan bantuan dari pusat. Selain berkelompok, pihak perorangan juga mulai melirik program ini. Syarat menerapkan Mindi Kodam ini adalah luasan lahan minimal lima are. Lahan itu memiliki sumber air sepanjang tahun.
Jika ada petani maupun kelompok tani yang hendak menerapkan Mindi Kodam itu kata Subagia, bisa berkoordinasi dengan Dinas Perikanan dan Kelautan. ’’Kami juga menggandeng Dinas Pertanian terkait melakukan penyuluhan mengenai Mindi Kodam ini. Tetapi bagi petani yang menerapkan sistem ini bisa datang ke Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan,’’ ujarnya. (kmb24)
Perayaan puncak HUT ke-524 Kota Tabanan menyisakan masalah. Lapangan Alit Saputra yang lebih dikenal dengan nama Lapangan Dangin Carik itu tepatnya di pintu masuk bagian barat hancur lebur. Di lapangan itu banyak ada kubangan air. Pasalnya, kendaraan berat seperti truk keluar-masuk membawa alat-alat panggung oleh pihak panitia yang punya hajatan di sana. Kondisi kian diperparah akibat curah hujan sangat tinggi belakangan di wilayah Kabupaten Tabanan ini.
Uji Coba Mindi Kodam Kurangi Serangan Hama Tikus
Bali Post/kmb24
PANEN PADI - Panen ikan dan padi untuk Mindi Kodam di Subak Begawan Kaja Banjar Dinas Apit Yeh Desa Gunung Salak, Selemadeg Timur beberapa waktu lalu.
15
Selasa Wage, 5 Desember 2017
Demi Prestise
Jadwal Pertandingan Liga Champions --------------- Grup A ------------------------------------------------Benfica vs Basel Manchester United vs CSKA Moscow 1. Manchester United 2. Basel 3. CSKA Moscow 4. Benfica
5 5 5 5
4 3 3 0
0 0 0 0
1 10-2 12 2 9-5 9 2 7-8 9 5 1-12 0
--------------- Grup B ------------------------------------------------Celtic vs Anderlecht Bayern Munich vs Paris Saint-Germain 1. Paris SG 2. Bayern Munich 3. Celtic 4. Anderlecht
5 5 5 5
5 4 1 0
0 0 0 0
0 1 4 5
24-1 10-5 5-17 1-17
15 * 12 * 3 0
--------------- Grup C ------------------------------------------------Chelsea vs Atletico Madrid AS Roma vs Qarabag 1. Chelsea 2. AS Roma 3. Atletico Madrid 4. Qarabag
5 5 5 5
3 2 1 0
1 2 3 2
1 15-7 10 * 1 8-6 8 1 4-3 6 3 2-13 2
--------------- Grup D ------------------------------------------------Barcelona vs Sporting Lisbon Olympiakos vs Juventus 1. Barcelona 5 3 2 0 7-1 11 * 2. Juventus 5 2 2 1 5-5 8 3. Sporting Lisbon 5 2 1 2 8-7 7 4. Olympiakos 5 0 1 4 4-11 1 ----------------------------------------------------------------------------
Bali Post/rtr
LATIHAN - Pemain Paris St Germain sedang menjalani pemanasan saat berlatih di pusat Latihan Ooredoo, Saint-Germain-en-Laye, Senin (4/12) kemarin. PSG akan memainkan laga tandang melawan Bayern Munich di kompetisi Liga Champions, Rabu dini hari nanti. Munich -
Baik Bayern Munich maupun Paris St Germain telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Namun, pertandingan terakhir Grup B, Rabu (6/12) dini hari tatap menjadi prestise tersendiri bagi kedua tim yang ingin menjadi terbaik di Eropa. Bayern memerlukan sedikitnya empat gol agar bisa menjadi juara grup. Kekalahan 0-3 di laga pertama di Paris, membuat Bayern kehilangan muka dan memecat pelatih Carlo Ancelotti sebagai buntutnya. Jupp Heynckes menggantikan posisi pelatih Italia itu. Bayern yang sempat tertinggal lima poin dari puncak klasemen Liga Jerman, akhirnya bisa memulihkan diri di bawah kepemimpinan Heynckes. Pria yang membawa Bayern meraih
Bali Post/rtr
LATIHAN- Penyerang Chelsea Alvaro Morata (kiri) dan rekan setimnya Cesc Fabregas menuju tempat latihan di Pusat Latihan Cobham, London, Senin (4/12). Chelsea akan menjamu Atletico Madid, Rabu (6/12) dini hari nanti pada pertandingan Liga Champions.
10 Pemain Getafe Kalahkan Valencia Madrid Valencia menyia-nyiakan peluang untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Liga Spanyol Barcelona menjadi dua poin setelah kalah 0-1 di markas Getafe, Senin (4/12) kemarin. Ironinya pada laga itu Getafe harus bermain selama 65 menit dengan 10 pemain. Getafe mencetak gol yang dinyatakan offside pada babak pertama, ketika tembakan Mauro Arambarri berubah arah karena mengenai rekan setimnya Amath Ndiaye. Beberapa saat kemudian rasa frustrasi para penggemar tuan rumah bertambah ketika gelandang Arambarri mendapatkan kartu kuning kedua dan dikeluarkan pada menit ke-25. Getafe unggul pada menit ke-66 melalui tembakan dari gelandang Markel Bergara, yang terdefleksi mantan bek Arsenal Gabriel Paulista dan melewati kiper Neto untuk kemudian masuk ke gawang. Valencia tidak diperkuat pemain sayap Goncalo Guedes dan dua bek Ezequiel Garay serta Jeison Murillo karena cedera. Pelatih Marcelino juga diskors sehingga tidak dapat mendampingi tim yang kesulitan untuk menciptakan peluang demi peluang. Upaya-upaya terbaik mereka datang dari serangkaian tendangan bebas dari kapten Dani Parejo, yang mengenai tiang gawang dan tiga kali digagalkan mantan kiper Valencia Vicente Guaita. Sang kiper Getafe itu melakukan satu penyelamatan terakhir untuk menggagalkan peluang bekas timnya dari pemain sayap Carlos Soler pada fase akhir pertandingan. Valencia menyia-nyiakan peluang untuk mendulang keuntungan dari hasil imbang 2-2 yang didapat Barca saat melawan Celta Vigo pada laga sebelumnya. Kekalahan di Stadion Col. Alfonso Perez itu membuat tim asuhan Marcelino tetap menghuni peringkat kedua, tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Liga Spanyol, yang telah mengumpukan 36 poin setelah memainkan 14 pertandingan. Pasukan Marcelino hanya unggul satu poin atas Atletico Madrid yang berada di peringkat ketiga, dan unggul tiga poin atas Real Madrid dan Sevilla yang berada di peringkat keempat dan kelima. Kekalahan juga menimpa klub peringkat ke-6 Villarreal yang menyerah 1-3 di kandang Leganes. Kekalahan itu menjauhkan jarak Villarreal dengan peringkat ke-5 Sevilla menjadi tujuh poin. Sebaliknya Leganes yang menempati peringkat ke-7, kian mendekatkan diri dengan Villarreal hingga tinggal berjarak 1 poin saja. Pada laga lainnya Eibar mengalahkan Espanyol 3-1 dan tuan rumah Las Palmas juga memetik kemenangan 1-0 atas Real Betis. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/afp
KALAH - Kiper Getafe Vicente Guaita (kiri) memblok sundulan kepala penyerang Valencia Simone Zaza pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (4/12) kemarin. Valencia menelan kekalahn 0-1 pada laga di Stadion Col. Alfonso Perez.
treble 2013 itu, memenangkan 9 dari 10 pertandingan dan mengatrol Bayern ke puncak klasemen Bundesliga dengan keunggulan enam poin. PSG menuju Allianz Arena dengan keunggulan tiga poin atas Bayern. Selain itu pasukan Unai Emery juga memiliki keunggulan produktivitas gol dengan memenangkan lima pertandingan. ‘’Kami ingin mengalahkan mereka dan memperlihatkan kemampuan kami,’’ jelas Heynckes. ‘’Saya mungkin
menginginkan lebih. Pemain harus terbiasa dengan hal ini. Karena disiplin adalah bagian dari hidup dan kerja.’’ Heynckes faham bagaimana memenangkan kompetisi ini. Saat menjadi pemain ia tercatat dua kali mengangkat trofi ini saat membela Real Madrid pada 1997 dan 1998. Ia juga pernah menelan pil pahit saat gagal mengantarkan Bayern juara pada 2012. Kala itu timnya ditundukkan Chelsea pada adu tendangan penalti saat final digelar di Munich. Setahun kemudian ia membalas kegagalan itu saat Bayern memborong tiga gelar sekaligus, Liga Jerman, Liga Champions dan Piala Jerman. Heynckes mengundurkan diri dan digantikan Pep Guardiola.
CSKA Perlu Menang Besar di Old Trafford
Manchester Manchester United (MU) memerlukan kemenangan atas CSKA Moscow pada pertandingan akhir penyisihan Grup A Liga Champions, Rabu (6/12) dini hari nanti untuk memastikan lolos ke babak 16 besar. Sementara CSKA memerlukan kemenangan besar untuk lolos. Kekalahan 0-1 atas Basel di laga terakhir, membuat nasib MU ditentukan di laga terakhir penyisihan ini. MU masih dinaungi keberuntungan karena tim asuhan Jose Mourinho masih memiliki peluang lolos asalkan tidak kalah dengan selisih 6 gol dari CSKA. Hingga pertandingan kelima, MU memimpin klasemen dengan koleksi 12 poin
disusul Basel (9), CSKA (9) dan Benfica (0). Klub wakil Rusia itu memerlukan kemenangan besar untuk menggeser Basel yang menduduki posisi kedua dengan mengandalkan produktivitas gol. Sejauh ini tim asuhan Viktor Goncharenko mengalami defisit 1 gol, sementara MU surplus 8 gol dan Basel (4). Secara statistik MU tak terkalahkan dalam 20 pertandingan kandang di kompetisi Eropa. Pasukan Jose Mourinho juga lebih unggul dalam lima kali pertemuan dengan 3 kali menang dan 2 kali seri melawan CSKA. Namun pasukan Goncharenko tak bisa diremehkan karena memiliki rekor 4 kali kemenangan tandang di kom-
petisi ini. Timnya tidak diperkuat Bibras Natcho dan Pontus Wernbloom pada lawatan ke Old Trafford ini, karena menjalani hukuman akumulasi kartu, sedangkan Aleksei Berezutski dan Georgi Schennikov masih cedera. Tak satu pun pemain MU yang menjalani hukuman kartu, namun Mourinho mendapat berita jika Eric Bailly, Michael Carrick, Phil Jones dan Marouane Fellaini tidak dalam kondisi fit. Pada saat bersamaan Basel pun memerlukan kemenangan atas Benfica bila ingin lolos. Namun, Benfica yang kalah di lima pertandingan sebelumnya, pun tak ingin dipermalukan di depan pendukungnya sendiri. (kmb39/afp)
Skuad terbaiknya saat itu seperti Arjen Robben, Franck Ribery, Thomas Muller, Rafinha, Jerome Boateng, Manuel Neuer dan Javi Martinez masih setia di Bayern hingga saat ini. Ini memudahkan dia memimpin kembali klub itu. Kehadiran Heynckes juga dinantikan Mueller dan Boateng yang keduanya tidak mendapat tempat di skuad utama Ancelotti. Meski memiliki skuad tangguh dan bermain di kandang sendiri, Heynckes tidak merendahkan lawannya. Mengingat rekor pertemuan keduanya masih 2-5 untuk keunggulan PSG. Hanya, Bayern meraih kemenangan besar 2-0 dan 5-1 saat menjadi tuan rumah di dua laga kandang sebelumnya. (kmb39/afp)
Juve Mainkan Laga Hidup-Mati
Athena Juventus memainkan laga hidup-mati di kandang Olympiakos Piraeus, Rabu (6/12) dini hari nanti. Hanya kemenangan yang akan menyelamatkan tim finalis Liga Champions musim lalu itu maju ke babak knock out. Olympiakos menelan kekalahan 0-2 saat melawat ke Turin lalu. Laga di Stadion Georgios Karaiskakis nanti tidak akan menentukan nasib mereka setelah hanya mengoleksi 1 poin dari lima pertandingan dan terdampar di dasar klasemen Grup D. Sebaliknya Juve yang lebih superior, lebih diunggulkan setelah memenangkan 7 dari 11 kali pertemuan dengan
wakil Yunani itu. Juve menempati posisi kedua klasemen dengan selisih 1 poin dari peringkat ketiga Sporting. Laga yang tak kalah penting terjadi di Nou Camp. Barcelona yang telah lolos akan menjamu Sporting Lisbon. Tim asuhan Ernesto Valverde itu mengistirahatkan sejumlah pemain kunci di dua pertandingan Liga Spanyol terakhir dan kehilangan empat poin. Sementara itu klub Portugal itu mencatat hasil positif dalam dua musim terakhir berkat kepemimpinan pelatih Jorge Jesus. Sporting memerlukan kemenangan untuk membuka peluang maju. (kmb39/afp)
City Pertahankan Start Positif
Bali Post/afp
GIRING BOLA - Penyerang Olympique Lyon Mariano Diaz (kanan) menggiring bola saat menghadapi Caen pada pertandingan Liga Prancis di Stadion Michel d’Ornano, Senin (4/12) kemarin.
Lyon Dekati PSG
Paris Olympique Lyon naik ke peringkat kedua Liga Prancis dan berjarak sembilan poin dengan pemuncak klasemen Paris St Germain (PSG) berkat kemenangan 2-1 di markas Caen, Senin (4/12) kemarin. Gol-gol Maxwell Cornet dan Mariano memastikan kemenangan tim tamu itu di Stadion Michel d’Ornano. Sedangkan Olympique Marseille ditahan imbang 1-1 saat bermain di Montpellier. Tambahan satu poin itu membawa Marseille menghuni peringkat keempat, selevel 32 poin dengan tim peringkat ketiga sekaligus juara bertahan Monaco. Pada pertandingan lain St Etienne bermain imbang 1-1 dengan tamunya Nantes setelah kemasukan gol penyama kedudukan pada babak kedua . Cornet membawa Lyon unggul ketika ia menyambar bola liar pada menit kesepuluh. Kemudian Mariano mencetak gol ke-12-nya di liga musim ini dengan sepakan voli setelah turun minum. Caen, yang menyia-nyiakan peluang terbaik mereka pada menit ke-26 ketika umpan silang bek kiri Adama Mbenge membentur bagian dalam tiang gawang.
Tim tuan rumah mendapatkan gol hiburan melalui penyerang Kroasia Ivan Santini jelang bubaran dan tergelincir ke peringkat ketujuh. Marseille mendapat kesulitan saat tampil di markas Montpellier yang memiliki rekor pertahanan terbaik di liga dengan hanya kemasukan sembilan gol. Tim tamu tertinggal pada menit ke-30. Penyerang Giovanni Sio membawa tuan rumah unggul melalui sepakan voli di depan kiper Marseille Steve Mandanda yang melakukan kesalahan setelah mencatatkan dua penyelamatan bagus pada 20 menit pembukaan. Tim tamu akhirnya mendapat hadiah penalti menjelang turun minum. Florian Thauvin mengeksekusi penalti dengan sukses di tengah cemoohan para penggemar tuan rumah. Namun, Marseille tidak mampu melengkapi kebangkitannya dan semakin mendekati PSG, yang menelan kekalahan mengejutkan 1-2 di markas tim papan bawah Strasbourg. PSG memimpin klasemen dengan mengoleksi 41 poin disusul Lyon (32), Monaco (32), Marseille (32) dan Nantes (27). (kmb32/afp/ant)
London David Silva mencetak gol di akhir babak kedua ketika Manchester City memenangi pertandingan untuk ke-13 kalinya secara beruntun di Liga Inggris dengan menggebuk West Ham United 2-1, Senin (4/12) kemarin. Hasil positif di Stadion Etihad itu, mengantarkan City unggul delapan poin di puncak klasemen. Silva mengonversi operan cerdik Kevin de Bruyne dari jarak dekat pada menit ke-83, ketika City memelihara start menawan di awal musim ini. Nicolas Otamendi mengonversi umpan silang Gabriel Jesus pada menit ke-57 untuk menyamakan kedudukan, setelah pemain bertahan Angelo Ogbonna menanduk bola untuk membawa West Ham memimpin pada akhir babak pertama. Namun secara keseluruhan tuan rumah mendominasi permainan.
City tidak pernah kalah sejak April, dan akan berhadapan dengan tim peringkat kedua Manchester United pada Minggu mendatang. West Ham, yang hanya menang dua kali sepanjang musim, menghuni peringkat ke19, tertinggal tiga poin dari West Bromwich Albion yang menduduki peringkat ke-17. Sementara itu duel papan tengah di Stadion Vitality berakhir imbang 1-1 saat Bournemouth menjamu Southampton. Tuan rumah memimpin melalui gol Ryan Fraser yang diciptakan jelang babak pertama berakhir. Namun the Saint mampu menyamakan skor melalui Charlie Austin menit ke-61. Tambahan satu poin menempatkan Bournemouth di posisi ke-15 dengan raihan 15 poin. Sementara Southampton di peringkat ke-11 dengan 17 poin. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
GOL - Gelandang Manchester City David Silva (kanan) mencetak gol kedua bagi timnya ke gawang West Ham United pada pertandingan Liga Utama Inggris, Senin (4/12). City menang 2-1.
olah raga
16
Selasa Wage, 5 Desember 2017
BU Kontrak Dua Pemain Timnas U-19
Denpasar (Bali Post) -
Bali Post/ist
TANTANG PAPUA — Tim sepak bola putri Bali menantang Papua pada turnamen Pertiwi Cup /2017, Grup C, di Stadion Bumi Sriwijaya, Palemban, Sumsel, Selasa (5/12) sore ini. Tim putri mematok target bisa mencuri poin, guna memuluskan lolos ke babak delapan besar.
Tim Putri Bali Berupaya Curi Poin dari Papua
Denpasar (Bali Post) Kesebelasan putri Bali berupaya mencuri poin dari lawannya tim tangguh Papua dalam Turnamen Pertiwi Cup V/2017, Grup C, di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumsel, Selasa (5/12) sore ini. Sebelumnya, Papua menggelontor lawannya Bengkulu dengan skor 11-0, Minggu (3/12) lalu. Pelatih tim sepak bola putri Bali Sandika Pratama yang dikontak, Senin (4/12) kemarin menjelaskan, dirinya sempat menyaksikan permainan Tim Bumi Cendrawsaih saat menggunduli lawannya Bengkulu. ‘’Tim Papua memang tangguh, sebab diperkuat lima pemain timnas,’’ kilah Sandika Pratama. Namun, dirinya telah menyaksikan rekaman video permainan Papua bersama para pemain, dan mencoba mencari celah yang lowong, untuk melancarkan serangan. ‘’Persiapan tim Papua cukup lama, sekitar empat bulan,’’ kata Sandika. Pada bagian lain, Asisten Manajer Gede Made Anom Prenatha mengakui tim Papua merupakan juara bertahan dan solid di semua lini. Anom Prenatha memaklumi lawan Papua tergolong berat. Namun, pihaknya mengingatkan upaya lolos ke babak delapa besar semakin terbuka lebar. Syaratnya, katanya, yang penting tim Bali jangan sampai dicukur 0-11 oleh tim Papua, sebagaimana tim Bengkulu. ‘’Selain itu, upaya meloloskan tim, kami cukup minimal bermain seri melawan Bengkulu, Kamis (7/12) lusa,’’ pesannya. (022)
Pebulutangkis Junior Diuji di Turnamen Beregu
Magelang (Bali Post) Sejumlah pebulutangkis junior dari empat negara yakni Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, dan Jepang mengikuti turnamen Blibli.com Superliga Junior 2017 di Gedung Olahraga (GOR) Djarum di Kota Magelang, Jawa Tengah. Kemampuan mereka bertanding akan diuji dalam format beregu. Direktur Superliga Achmad Budiharto di Magelang, Senin (4/12), mengatakan turnamen yang berlangsung pada 5-10 Desember 2017 ini diikuti sekitar 200 pemain muda bulu tangkis. ‘’Ada kebutuhan para pemain junior untuk membiasakan diri bermain di kejuaraan beregu dengan sistem Thomas dan Uber Cup sehingga kami menyelenggarakan kejuaraan Blibli.com Superliga Junior 2017 yang mempertandingkan kelompok umur 17 (U-17) dan U-19,’’ katanya. Ia mengatakan turnamen beregu U-19 yang memperebutkan Piala Liem Swie King di nomor beregu putra serta Piala Susy Susanti di nomor beregu putri ini memang memiliki makna yang strategis sebagai tolok ukur pembinaan para pemain junior yang berbasis di klub masing-masing. ‘’Lewat ajang Superliga Junior inilah kemampuan para atlet untuk bermain di sektor beregu diuji,’’ katanya. Kasubid Hubungan Luar Negeri PB PBSI Bambang Rudianto mengatakan memang PBSI menggalakkan bulu tangkis sejak usia dini, karena untuk mencari bibit unggul harus dimulai dari awal. Ia menuturkan pada umur 9-10 tahun harus mulai latihan sehingga nanti pada usia 21 hingga 25 tahun sudah benar-benar mateng. ‘’Untuk bisa mendapatkan tantangan itu harus dimulai dari awal agar bisa mencari bibit lebih banyak, dengan dimulai sejak dini maka mental anak juga akan terbangun karena permainan beregu ini beda,’’ katanya. Public Relation and Community Manager Blibli.com Christine Lee Hartati mengatakan Blibli.com sangat semangat untuk mengambil peran dalam mendukung event olahraga terutama bulu tangkis. ‘’Kami mendukung kegiatan seperti ini karena untuk kemajuan generasi muda, positif, energik, dan sportif. Turnamen ini tahun kedua dan mudah-mudahan tahun berikutnya tetap mendukung turnamen olahraga bulu tangkis,’’ katanya. Ia mengatakan kegiatan seperti ini bukan sekadar menang atau kalah dalam berkompetisi, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi saling mengenal di antara para atlet serta bisa untuk transfer pengalaman. Seksi Humas Blibli.com Superliga Junior 2017 Yuni Kartika mengatakan pada penyelenggaraan tahun kedua ini ada penambahan kelompok umur, kalau sebelumnya hanya untuk U-19 tahun ini ada U-17 yang khusus bagi atlet dalam negeri. Ia menuturkan, dalam turnamen ini ada unggulan berdasarkan ranking junior nasional untuk U-17 dan ranking junior internasional U-19 yang diambil per 16 November 2017. (ant)
Peboling Indonesia Rebut Perunggu di Kejuaraan Dunia
Jakarta (Bali Post) Trio peboling putri Indonesia yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 Jakarta-Palembang tampil gemilang dan mampu meraih perunggu pada kejuaraan dunia di Las Vegas, Amerika Serikat, 24 November - 4 Desember. Trio putri Indonesia yang sukses mempersembahkan perunggu tersebut adalah Tannya Roumimper, Sharon Limansantoso dan Putty Armein. Untuk medali emas direbut tuan rumah Amerika Serikat dan perak tim Jerman. Pada pertandingan penentuan, trio Indonesia itu harus mengakui tuan rumah Amerika Serikat dengan skor 610-663 dan berhak mendapatkan perunggu seperti halnya Taiwan yang pada babak semifinal dikalahkan Jerman. ‘’Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih atlet. Ini adalah pencapaian tertinggi selama mengikuti kejuaraan dunia,’’ kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PBI Gatot Aryo Nugroho, Senin (4/12) kemarin. Dengan hasil kejuaraan dunia tersebut, pihaknya mulai bisa menganalisis kemampuan atlet Indonesia maupun calon lawan yang dihadapi di Asian Games 2018 mengingat peluang Indonesia untuk meraih prestasi tertinggi sangat terbuka. Nomor trio putri, katanya, memang salah satu andalan Indonesia. Hanya pihaknya tetap mewaspadai calon lawan yang sudah dikenal kemampuannya seperti Korea, Jepang hingga negara tetangga Indonesia yaitu Malaysia dan Singapura. ‘’Trio putri memang mempunyai peluang untuk masuk dalam perebutan medali emas. Apalagi saingan terdekat seperti Korea masih di bawah kita,’’ kata Gatot menegaskan. Pada kejuaraan dunia di Amerika Serikat, Indonesia mengirimkan enam peboling putri. Selain trio Tannya Roumimper, Sharon Limansantoso dan Puttu Armein juga ada nama Nadia Pramanik, Novie Phang dan Aldila Indryati. Keberangkatan kontingen Indonesia ke kejuaraan yang diikuti oleh 42 negara ini didampingi oleh pelatih asing PB PBI Purvis James Granger dan pelatih Thomas Tan. Dengan hasil ini menambah optimistis Indonesia pada kejuaraan empat tahunan itu. (ant)
Manajemen Bali United (BU) resmi mengontrak dua punggawa timnas U-19 asuhan Indra Sjafri yakni Feby Eka Putra (sayap) dan Hanis Saghara Putra (second striker) selama empat tahun. Selain itu, BU juga merekrut defender asal Brazil Demerson Bruno Costa (libero), berikut memasukkan kuartet skuad BU U-19 ke tim senior. Mereka adalah M. Ramdan (sayap), Ramhat Hidayat (sayap), Arapenta Lingka Purba (gelandang serang), serta Kadek Agung Widnyana Putra (gelandang serang). Demerson mengisahkan, dirinya pernah menyaksikan tayangan televisi ketika BU menjamu tamunya Sriwijaya FC. ‘’Saya ingin berkostum sebab suporternya militan dan tak henti-hentinya memberikan dukungan kepada tim kesayangannya selama bertanding di lapangan hijau,’’ sebut Demerson, yang sebelumnya mengibarkan bendera Serawak FA di Liga Malaysia. Oleh sebab itu, dirinya siap memberikan yang terbaik bagi Tim Serdadu Tridatu. ‘’Saya yakin BU semakin berjaya pada kompetisi mendatang,’’ ucapnya. Skuad timnas U-19 Hanis juga merasa bangga bisa resmi berkostum BU. ‘’Sebagai pemain, kami akan memberikan yang terbaik bagi BU,’’ ucap pemain kelahiran Bojonegoro, Jatim, 8 September 1999 ini. Hal yang sama juga dikemukakan Feby Eka Putra, yang lahir di Mojokerto Jatim, 12 Februari 1999 ini. Sementara pelatih BU Widodo Cahyono Putro mewakili manajemen menjelaskan, pihaknya perlu merekrut pemain muda yang bertalenta. ‘’Kalau pemain sekelas Feby dan Hanis tidak ditampung di klub, lalu ke mana mereka mengembangkan kariernya. Walaupun kami tak bisa menampung
seluruh skuad timnas, namun manajemen BU sudah menunjukkan komitmen membina pemain muda,’’ ujarnya. Di samping itu, manajemen juga memboyong empat pemain BU U-19 yakni Rahmat Hidayat, M. Ramdan, Arapenta Purba, dan Kadek Agung Widnyana Putra, seraya memasukkan ke tim senior. ‘’Tujuannya, supaya mereka bisa beradaptasi dengan pemain senior,’’ jelas Widodo. Apalagi, peluang mereka diturunkan cukup besar, sebab seperti event Piala Presiden tetap memerlukan pemain muda berbakat. Disinggung soal bergabungnya Demerson, Widodo mengakui pemain asal Negeri Samba ini bakal bahu-membahu bersama defender asal Korea Ahn Byungkeon, termasuk dengan Agus Nova Sablun Wiantara maupun Ngurah Nanak. ‘’Saya yakin benteng pertahanan BU makin kokoh,’’ jelasnya. Mengenai hengkangnya bomber asal Belanda Sylvano Dominique Comvalius, Widodo meyakinkan sudah ada penggantinya. Hanya, sejauh ini, Widodo belum berani membeberkan identitas maupun asal klubnya. ‘’Saya kira nanti saja, pertengahan Desember manajemen akan menjelaskannya,’’ tuturnya. (022)
Bali Post/022
KUALIFIKASI — Suasana babak kualifikasi kategori tunggal pemula putri pada Sirkuit Nasional (Sirnas) Milo Badminton Competition Bali Open 2017 di GOR Lila Bhuana, Senin (4/12) kemarin.
Pebulu Tangkis Careen Tundukkan Elysa
Denpasar (Bali Post) Pebulu tangkis Careen dari klub Menang Kalah Sehat (MKS) Singaraja berhasil menundukkan lawannya Elysa AC (PB Jaya Raya) dengan skor 21-17 dan 21-19 pada babak kualifikasi kategori tunggal pemula putri, di GOR Lila Bhuana, Senin (4/12) kemarin. Usai menundukkan Elysa pada ‘’Sirkuit Nasional Milo Badminton Competition’’ ini, Careen menceritakan dirinya sedang dalam seleksi masuk klub PB Jaya Raya Bintaro, Jakarta. ‘’Saya sempat berlatih di PB Jaya Raya, namun tak kenal lawan saya Elysa, kemungkinan PB Jaya Raya di lokasi lainnya,’’ tutur Careen. Ia sudah lolos audisi di PB Jaya Raya tetapi belum tahu pengumuman apakah dirinya diterima atau tidak. Selain itu, Careen juga belum tahu apakah dirinya harus bertanding lagi pada babak kualifikasi Selasa (5/12) ini, atau langsung ke babak utama. Pebulu tangkis yang melaju ke babak utama, seperti Aisyah Salsabila Putri Pranata (Semen Gresik), Evan Christian Yusuf (Anugerah Denpasar), William Santosa,
Yosef Pater Family Christy (Porwaja Denpasar), Bilqis Pratista (Victory Bogor), Nyoman Dira Ayu Pramesti, Ni Made Sinthya (Poker Badung), Muhammad Bilal Digdaya (Sangkuriang Graha Sarana PLN Bandung), serta Ida Bagus Made Willy Sastrawan (Dewarra Tabanan). Sekretaris Panpel Made Darmiyasa mengakui sirnas yang mempertandingkan kategori usia dini, anak-anak, serta pemula, dan kelompok inilah puncak prestasi pebulu tangkis Bali. Diakuinya, bibit-bibit bertalenta di Bali biasanya dilirik klub-klub besar, dan kemungkinan perekrutannya melalui audisi. ‘’Hanya, meskipun atlet tersebut lolos audisi, belum tentu orangtuanya mengizinkan untuk gabung dengan klub besar,’’ kata Darmiyasa. Ia pun berharap kelebihan pembinaan di klub-klub ternama pola latihannya terfokus, bahkan atlet bersangkutan sering berlaga pada berbagai turnamen, hingga jam terbangnya tinggi. ‘’Kendati demikian, kami juga berharap tenaga atlet tersebut bisa dipakai Bali, baik pada Pra PON maupun PON,’’ jelasnya. (022)
Bali Post/022
DIKONTRAK - Dua punggawa timnas U-19 asuhan Indra Sjafri resmi dikontrak manajemen Bali United (BU) selama empat tahun. Dua pemain timnas U-19 yakni Feby Eka Putra (kiri), pelatih Widodo Cahyono Putro, dan Hanis Saghara Putra (kanan).
’’Test Event’’ Akuatik Diikuti Delapan Negara
Jakarta (Bali Post) Laga uji coba (test event) akuatik bertajuk ‘’CIMB Niaga Indonesia Open Aquatic Championship 2017’’ pada 5-15 Desember 2017 diikuti oleh delapan negara peserta. Dari lima cabang olahraga yang dipertandingkan yakni loncat indah, renang, renang indah (artistik) polo air dan renang masters, tujuh negara asing tersebut akan bertanding di dua nomor saja yakni loncat indah dan renang. ‘’Negara peserta test event ini akan ada delapan termasuk Indonesia, dengan loncat indah diikuti negara asing terbanyak yakni Malaysia, Vietnam, Filipina, Thailand dan India. Sementara di nomor renang diikuti oleh Korea Selatan dan Singapura,’’ kata Wakil Ketua Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Harlin E. Rahardjo di Aquatic Stadium Kompleks GBK, Jakarta, Senin (4/12) kemarin. Dalam laga uji coba ini akan dipertandingkan 58 nomor pertandingan yang terbagi atas renang 41 nomor, artistik lima nomor, loncat indah 10 nomor dan Polo air dua nomor yang diikuti lebih dari
2.000 peserta yang terbagi menjadi kategori senior dan kelompok umur. Lebih lanjut PRSI menyebutkan ajang test event untuk menyongsong Asian Games 2018 ini juga, menjadi tahap seleksi awal pembentukan tim pelatnas Asian Games 2018 dan SEA Games 2019. ‘’Dalam ajang uji coba ini, selain untuk menguji panitia pelaksana, juga untuk seleksi pemain Pelatnas Asian Games 2018 dan memantau pemain muda untuk SEA Games 2019,’’ ujar Harlin. Pasalnya, dalam ajang ini, perenang-perenang terbaik Indonesia dari level senior sampai kelompok umur akan turut serta. Di antaranya adalah juara SEA Games 2017 Siman Sudartawa, Triady Fauzi, Gagasan Nathniel Yus serta Indra Gunawan. Selain itu, ada para perenang muda yang baru tampil di SEA Age Group 2017 lalu seperti Azzahra Permatahani, Adinda Larasati Dewi, Azzel Zelmi dan Ferrel Armandio Tangkas yang juga turut meramaikan kompetisi ini. Adapun kriteria atlet yang akan direkrut oleh PB PRSI mengisi skuad Pelatnas
Bali Post/ant
adalah mereka yang masuk jajaran delapan besar Asia yang diharapkan oleh Federasi para pemain yang masuk final di ajang ini memenuhi kualitas tersebut. ‘’Tujuan kami sebenarnya adalah untuk menyaring talenta untuk pelapis pemain Pelatnas saat ini yang mampu menggantikan mereka ke depannya karena setelah Asian Games 2018 ada SEA Games 2019 dan kalender akan semakin sibuk ke depannya,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PRSI Wisnu Warnanya di lokasi yang sama. ‘’Karenanya kami di PRSI mengharapkan pelatnas harus jalan terus tidak terputus dan berkesinambungan karena agendanya akan padat selepas ini,’’ ujar Wisnu yang juga merupakan ketua panitia pelaksana test event ini. Lokasi kejuaraan di GBK Aquatic Stadium merupakan venue yang dipersiapkan untuk menggelar event olahraga akuatik di Asian Games 2018 yang baru selesai direnovasi beserta fasilitas penunjangnya dan diresmikan beberapa hari yang lalu oleh Presiden Joko Widodo. (ant) TEST EVENT - Atlet loncat indah berlatih jelang test event cabang akuatik Asian Games 2018 di Stadion Akuatik kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (4/12) kemarin. Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) akan menggelar test event road to Asian Games 2018 dengan mempertandingkan empat cabang yakni renang, polo air, loncat indah, dan renang indah yang diikuti sekitar 2000 peserta termasuk perwakilan sejumlah negara, berlangsung pada 5-15 Desember mendatang.
Garuda Bandung Targetkan Juara IBL Jakarta (Bali Post) Klub Bank BJB Garuda Bandung menargetkan juara di Liga Bola Basket Indonesia (IBL) musim 2017-2018 yang mulai digelar pada 8 Desember 2017. Presiden Bank BJB Garuda Bandung Fareza Tamrella menyebut timnya tidak mau ‘’sekadar lewat’’ di IBL. ‘’Sekarang saat tepat untuk mengejar mimpi menjadi yang terbaik. Di tiga musim terakhir, IBL selalu menghadirkan juara baru. Kini tiba masanya Garuda Bandung,’’ ujar Fareza, Senin (4/12) kemarin. Keinginan tersebut disanggupi oleh pelatih kepala Bank BJB Garuda Bandung Andre Yuwadi. Menurut Andre, dengan skuad yang ada saat ini, Garuda Bandung pantas untuk menempati singgasana tertinggi.
‘’Tidak ada tawar-menawar lagi sekarang. Kami ingin menjadi juara,’’ tutur Andre. Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun memberikan dukungan penuh bagi Garuda Bandung untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar ketika menerima Garuda Bandung di rumah dinasnya di Bandung. ‘’Saya doakan Garuda mencatat prestasi di IBL 2017-18. Prestasi Garuda untuk Jawa Barat. Jawa Barat untuk Indonesia dan Indonesia untuk dunia,’’ kata Deddy. Untuk mewujudkan target kampiun, Bank BJB Garuda Bandung merekrut dua pemain impor yang dianggap bisa meningkatkan kuali-
tas tim yaitu Roderick Flemings dan Devin Matthews. Selain itu, mereka juga memiliki sederet pemain lokal berprestasi seperti kapten tim Diftha Pratama, yang menjadi bagian dari tim nasional putra Indonesia kala merebut perak di SEA Games 2017. Kemudian ada pula Danny Ray dan Reza Fahdani Guntara, dua pemain debutan Garuda untuk IBL 2017-2018 yang bergabung dengan timnas 3x3 Indonesia di turnamen uji coba Asian Games 2018 ‘’3x3 Asia Challenge 2017’’ pada 1-2 Desember 2017 dan berhasil meraih medali perak. Adapun Bank BJB Garuda Bandung sendiri belum pernah mencicipi gelar juara di liga bola basket profesional Indonesia, baik ketika liga bernama IBL maupun Liga Bola Basket
Nasional (NBL). Prestasi terbaik yang pernah mereka raih adalah mencapai babak final pada NBL 2008, tetapi gagal juara karena takluk dari Satria Muda. Terkini, Garuda Bandung berhasil mencapai babak playoff IBL musim 2017, tetapi tak bisa melaju ke semifinal setelah kalah dari juara IBL 2016 CLS Knights Surabaya. Untuk IBL 2017-2018, Bank BJB Garuda Bandung akan berada di Divisi Merah bersama Satria Muda Pertamina, NSH Jakarta, Hangtuah Sumsel dan Bima Perkasa Jogja. Sementara di Divisi Putih ada Pelita Jaya EMP Jakarta, W88. news Aspac (Stapac), Pacific Caesar Surabaya, Siliwangi Bandung dan Satya Wacana Salatiga. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Wage, 5 Desember 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dibutuhkan segera PRT cewek u/ rumah di Sanur SMS 08123877799
LOWONGAN Dicari Guru Bhs.Inggris, Science&Business Studies,CV ke hrdbsch@gmail.com/Hub.8956141
B.BP.001.12.17.0000137
Dicari Admin Wnt/OB, Komunitas Fotografi Hub:081999130999
B.BP.141.12.17.0000163
Dicari Pembantu Gj 1,5 yg antar dpt Kms 500 T.487706/487612 lsg
B.BP.001.12.17.0000169
B.BP.001.12.17.0000156
Join us! PT.Clipan Finance Dibuka: Staff Surveyor (CMO), Umur Max.30Thn, Berpengalaman, Jujur. Info:081212420396
Dicari SPG,Min SMU,Max 27thn penampilan menarik,rajin,jujur Gj 1,8jt penempatan Kuta&Nusa Dua. Hub Lusi 082144355655
B.BP.001.11.17.0001490
Butuh Staff Cewek utk Villa Area Sanur.Jujur,Serius, suka Hewan,bisa English,Tinggal dalam,Rajin Hub.081338639511 B.BP.001.12.17.0000158
Cr Cpt 2PRT+1B.Siter G1.8Jt Tdr Dlm 082237496717.081999776071 B.BP.135.12.17.0000160
Cr Pembantu RT,Tdr Dlm,Pribadi Gj 1,7Juta.H:081236366226 Dps B.BP.001.12.17.0000134
Dcr 2 kurir motor,1 helper, max 25th SIM,Srt sehat PCP Express Jl.Ry Sesetan 337 Tlp.710021 B.BP.001.12.17.0000071
B.BP.001.12.17.0000147
Dcr Karyawati bisa Ms.Office & Photoshop.Hub:087861737626 B.BP.001.12.17.0000146
Dcr Karywti u.Rmh Mkn di Panjer Gaji+Bonus H.081338777839
Dcr Perawat Anjing, Jln.Sehati No.9 Dps Hub:0361 723777 B.BP.001.12.17.0000136
Dibthkan Staff Admin Menguasai Min Exel, Berkepribadian Baik CV:asavillasproperty@gmail.com or Telp:0361-4490319
Dibutuhkan Driver Dgn Syarat: Berpengalaman,SIM B2.Umum, Dcr pembantu masak,waiter/ss, Berijazah.Hubungi PT.YPS atau u/Rmh Mkn Legian,ada Tip,Gaji Hub:081236109808,0818553392 HP:08113595746/08113595748 B.BP.001.12.17.0000167
B.BP.001.12.17.0000122
BIRO JASA
B.BP.001.12.17.0000148
Dicari Staff Admin Bali Silver Celuk Skwt HP/WA:081703339991 B.BP.001.12.17.0000139
Dicari Tukang Bordir Kebaya Hubungi:081999866888 B.BP.001.12.17.0000126
Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/SPV/TF,Sopir SIM A/B1,Adm, MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, K.Asem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL,DLL
081236774491 C.0001510-Brj
BIRO JASA
B.BP.004.12.17.0000059
DIJUAL MOBIL
DISEWAKAN TOKO Dswkn Toko(4x16) Jln.P.Moyo 35 Hub:082144736771-0361234430
CHEVROLET
Dilelang Chevrolet Spin’14 Asbal Hub 089619874461
B.BP.001.11.17.0001622
ARSITEKTUR Arsitek:Design,3D,IMB,RAB,dll 0361-9082129/081916144249
HRV’2016 Putih Prestis 1.8cc KM25Rb 365Jt,085100856999 Prbd Honda Jazz RS Th’2011 AsDK Tg1 CRV Th’2012 Istimewa T.464168 B.BP.141.12.17.0000165
Jl Jazz RS M/T 16 Hitam Orisinil as Bali 082146432183 Tbn B.BP.155.12.17.0000159 KIA
Jual cepat Picanto Des’2010-DK Hub.081236402301 Wayan SUZUKI
Splash GL Th’2012 Tangan 1 silver Hub.085 333 124 554
BIRO JASA
B.BP.001.12.17.0000076
B.BP.141.12.17.0000166
B.BP.101.12.17.0000154
B.BP.001.11.17.0001315
B.BP.001.11.17.0001532
DIJUAL TANAH Tnh Kavling Di Mengwi 60Jt/A & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004
HONDA
Dicari Sopir Minimum 17 Th SIM A Toko Dapurku Jl.WR Supratman No.275 Hubungi:089503501994
B.BP.001.12.17.0000121
Kerja Di Luar Negeri Resmi 081337903069/087860831351
B.BP.001.12.17.0000129
B.BP.001.11.17.0001551
Dcr Karyawati Max25Thn Lulusan SMA Sederajat utk Optik Kaca Mata Hub:085100821717
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
B.BP.001.12.17.0000145
B.BP.001.12.17.0000135
Dcr Security & Sopir Min SMU IndiHotel Jl.Danau Buyan 33 Snr
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.164.12.17.0000157
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL TOYOTA
VellfireZG’12+AsDK Tg1 Th 11&10 *Hub.0361-464168/081353696360* B.BP.141.12.17.0000164
DIJUAL RUMAH Dijual Rumah Elit, LT.5,4A,2Lt, 4Kmr, Swimming pool + Garden Jl.Sekar Tunjung, di Kawasan Elit, Gatsu Tmr HP.08123830201 B.BP.001.12.17.0000143
SERVICE
DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809 B.BP.001.11.17.0001062
Djl Tanah 4 Are lok.Jln.Kutat Lestari Sanur Hub:08164706634 B.BP.001.12.17.0000132
Jl Tnh Jln.Bikini 113m2 Jln 4m 700Jt Global 081338510323 Pmlk B.BP.001.12.17.0000161
Tnh 1,95A&4A Lok.T.Umar BaratTaman Sari Hub.081337995188 B.BP.001.12.17.0000104
SERVICE
RUPA-RUPA *Promo Simpanan Jasa 16%/Th sd 15 Des S&K Brlaku 081239011111 B.BP.001.12.17.0000162
Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris) 085102796346
B.BP.001.12.17.0000133
KEHILANGAN Hilang STNK AB 7057 HN, a/n Kristyaningsih.H:087879340811 B.BP.001.12.17.0000125
Hlg Seafarer Identity Document a/n I Komang Agus Muliarta Br.Dinas Bugbug, Karangasem
B.BP.001.12.17.0000124
RUPA-RUPA
18
EKONOMI
Selasa Wage, 5 Desember 2017
Menperin Usulkan Skema Insentif Baru bagi Industri
Jakarta (Bali Post) –
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengemukakan tengah mengusulkan suatu skema insentif baru bagi industri nasional agar kinerjanya semakin produktif dan berdaya saing di tingkat global. Salah satunya untuk industri padat karya berorientasi ekspor, yang akan diberikan fasilitas berupa pengurangan pajak melalui penghitungan berbasis kepada jumlah penyerapan tenaga kerjanya. ‘’Misalnya, mereka mempekerjakan sebanyak 1.000, 3.000 atau di atas 5.000 tenaga kerja. Itu kami akan berikan scheme tax allowance tersendiri. Ini yang sedang kami bahas dengan Kementerian Keuangan,’’ ungkapnya di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/12) kemarin. Dalam upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional, Menteri Airangga pun menegaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kinerja sektor manufaktur melalui berbagai langkah strategis. Di anta-
ranya adalah menerbitkan sejumlah paket kebijakan ekonomi, melakukan deregulasi, serta memangkas berbagai peraturan, perizinan, dan birokrasi yang dirasa menghambat. ‘’Seluruh upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memudahkan para pelaku industri berusaha di Indonesia,’’ imbuhnya. Pada perayaan 25 tahun PT Mattel Indonesia di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, ia juga mengemukakan, kinerja industri mainan memberikan kontribusi cukup signifikan bagi pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional. Terlebih, industri mainan tergolong sektor padat karya yang berorientasi ekspor. ‘’Kami sampai-
kan bahwa ekspor komoditi mainan sampai dengan bulan September tahun 2017 ini mencapai 228,39 juta dolar AS atau naik sebesar 8,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 (YoY) sebesar 209,59 juta dolar AS,’’ kata Airlangga. Selanjutnya, penyerapan tenaga kerja di sektor industri mainan sebanyak 23.116 orang dengan nilai investasi pada tahun 2016 sebesar 14,76 juta dolar AS dan sampai triwulan III tahun 2017 telah mencapai 9,52 juta dolar AS. ‘’Aktivitas industri yang konsisten membawa dampak yang luas bagi perekonomian nasional. Multiplier effect tersebut antara lain peningkatan pada nilai tambah bahan baku dalam negeri, penyerapan tenaga
kerja lokal, dan penerimaan devisa dari ekspor,’’ sebut Airlangga. Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan, pemerintah juga berupaya melindungi produk dan pasar dalam negeri serta menghindari gempuran produk impor yang tidak berkualitas melalui Standar Nasional Indonesia (SNI). Menurut Sigit, penerapan SNI mampu meningkatkan daya saing produk dalam negeri. Selain itu, memberikan jaminan terhadap produk yang masuk ke pasar domestik merupakan yang berkualitas dan aman bagi konsumen serta menembus pasar ekspor. ‘’Standar produk merupakan technical barrier yang dapat diterima oleh seluruh negara, karena memberikan efek positif, antara lain menjamin keamanan, keselamatan dan kualitas produk,’’ terangnya. (ant)
Bali Post/ant
MODEL BONEKA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono (kiri) serta Executive Vice President and Chief Supply Chain Officer, Mattel, Inc. Peter Gibbon memperhatikan berbagai model boneka Barbie produksi PT Mattel Indonesia di Cikarang, Bekasi, Senin (4/12) kemarin.
Rupiah Menguat
Inflasi 2017 Diperkirakan 3,1 Persen
Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta naik 19 poin dari 13.544 per dolar AS menjadi 13.525 per dolar AS pada Senin (4/12) pagi, ketika sebagian pelaku pasar merespons positif realisasi penerimaan pajak pemerintah. ‘’Nilai tukar rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS, sebagian pelaku pasar uang merespons positif realisasi penerimaan pajak hingga November 2017 yang mencapai 78 persen,’’ kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak hingga akhir November 2017 mencapai 78 persen atau sekitar Rp 1.148 triliun dari target dalam APBN-P 2017 sebesar Rp 1.472 triliun. Reza mengharapkan realisasi penerimaan pajak tahun ini bisa sesuai target, sehingga tidak terjadi kekurangan yang dapat mengganggu belanja negara. Ia menjelaskan pula bahwa pergerakan dolar AS masih dibayangi sentimen dari ketidakpastian berkenaan dengan reformasi pajak Amerika Serikat. ‘’Pasar tidak menyukai ketidakpastian, kondisi itu membuat laju dolar AS tertahan. Pelaku pasar cenderung wait and see terhadap progres pembahasan pajak,’’ katanya. Namun, menurut Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, pelemahan dolar AS relatif terbatas menyusul data klaim awal tunjangan pengangguran di Amerika Serikat yang turun. ‘’Laporan itu menunjukkan ekonomi AS relatif masih baik,’’ katanya. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan inflasi 2017 akan mencapai 3,1 persen (year on year/yoy) atau meningkat tipis dari inflasi 2016 yang sebesar 3,02 persen (yoy). Darmin di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Senin (4/12) kemarin, mengatakan meskipun laju inflasi cenderung terus menurun sepanjang tahun, pemerintah tetap mewaspadai potensi tekanan inflasi dari kelompok harga barang yang bergejolak (volatile foods) atau bahan pangan, mengingat permintaan pangan biasanya meningkat di akhir tahun. ‘’Jika dilihat, Oktober 2017 kan hanya 2,67 persen (year to date/ytd) kalau tambah 0,2 persen (di November 2017) masih 2,8 persen atau 2,9 persen tambah nanti satu bulan lagi ya… sekitar 3,1 persen,’’ ujarnya. Selain itu, lanjut Darmin, biasanya terdapat perubahan cuaca yang signifikan pada akhir tahun ini. Hal itu dikhawatirkan memengaruhi hasil panen petani dan tingkat kecukupan pangan bagi masyarakat. ‘’Hal yang kami tidak tahu pada musim ini, apakah ada tekanan volatile foods? Ya… sebetulnya sih cuaca tidak jelek, tapi juga ada soal hama,’’ tuturnya. Dengan perkiraan inflasi 3,1 persen
Darmin Nasution
Bali Post/dok
di akhir tahun, Darmin memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan sebesar 5,1 persen (year on year/yoy). Adapun Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin ini melaporkan, inflasi bulanan November sebesar 0,2 persen (mtm), sehingga inflasi tahun kalender 2,87 persen (ytd), dan inflasi tahunan 3,3 persen (yoy). ‘’Inflasi November dipengaruhi oleh kenaikan harga cabai merah, bawang merah dan beras,’’ kata Kepala BPS Suhariyanto. Ketiga harga komoditas tersebut mengalami kenaikan karena pengaruh musim yang tidak menentu sehingga memengaruhi hasil produksi. Kenaikan harga cabai merah dalam periode ini memberikan andil inflasi sebesar 0,06 persen, diikuti harga beras yang memberikan andil inflasi 0,03 persen dan harga bawang merah dengan andil inflasi 0,02 persen. ‘’Harga beras dalam November 2017 mengalami kenaikan harga tipis, tapi bobotnya besar dalam inflasi,’’ ujar Suhariyanto. Harga bahan pangan yang ikut mengalami kenaikan dan memberikan andil terhadap inflasi adalah daging ayam ras, ikan segar dan telur ayam ras. Secara keseluruhan, kelompok bahan makanan tercatat memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,37 persen pada November 2017. (ant)
Stabilitas Harga Pangan Harus Dijaga
Bali Post/ant
TINJAU PASAR - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (tengah) meninjau Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/12) kemarin. Peninjauan ini dilakukan sebagai upaya untuk melihat langsung dan memantau harga bahan pokok guna memastikan stabilitas pangan menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru.
Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan stabilitas harga pangan, terutama menjelang akhir tahun, harus terus dijaga sehingga laju inflasi tidak meningkat karena saat ini juga sudah mulai memasuki musim hujan. Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani menanggapi inflasi November 2017 sebesar 0,2 persen yang baru saja diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta, Senin (4/12) kemarin. ‘’Saya rasa berbagai program untuk menjaga stabilitas harga pangan itu, harus dijaga. Kita sekarang antisipasi tentu saja musim, di mana banyak sekali cuaca ekstrem yang sebabkan disruption dari sisi transportasi dan makanya logistik ini akan terpengaruh dan dari sisi supply side-nya juga,’’ ujar wanita yang akrab dipanggil Ani itu. Menkeu mengharapkan, kendati sedang menghadapi musim hujan, jumlah stok bahan pangan serta konektivitas untuk distribusi bahan pangan itu sendiri juga terjaga sehingga inflasi dapat dikelola dengan baik. ‘’Jadi
Jelang Natal, Mendag Pastikan Kebutuhan Pokok Aman Bandung (Bali Post) – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan persediaan berbagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru dipastikan aman dan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. ‘’Stok yang tersedia semuanya aman dan jumlah perputaran masih normal. Daging masih normal, kemudian ayam memang ada kenaikan sedikit, tapi saya masih menolelir. Dari peternak juga ada penyesuaian, tapi stok berlimpah,’’ ujar Enggartiasto saat sidak ke Pasar Kosambi Kota Bandung, Senin (4/12) kemarin. Kedatangan Mendag ke
Pasar Kosambi didampingi Dirjen Kemendag, jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar, Kadivre Bulog Jabar, serta PD Pasar Bermartabat Kota Bandung. Dalam kesempatan itu, Enggartiasto memantau beberapa harga Kepokmas seperti beras, daging ayam, serta sayursayuran. Ia pun turut berbincang dengan sejumlah pedagang memastikan stok yang tersedia aman. Dari hasil pemantauannya, selain daging ayam yang mengalami kenaikan, beras medium juga terjadi kenaikan, namun masih dalam tahap wajar. Di Pasar Kosambi, harga ayam ras
berada di posisi Rp 32.000/ kg, beras medium Rp 10.000/ kg, beras premium Cianjur Pandanwangi Rp 11.000/ kg, telur Rp 24.000/kg, gula pasir Rp 12.000/kg, dan minyak goreng curah Rp 12.000/ kg. ‘’Jelang Natal dan tahun baru aman. Daerah lain juga aman, karena kami sudah kirim beberapa eselon satu ke beberapa daerah terutama daerah-daerah yang tahun ke tahun konsumsinya tinggi,’’ katanya. Meski begitu, Mendag tetap melakukan upaya antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga. Ia memerintahkan Bulog di setiap daerah untuk melalukan operasi pasar. Seka-
rang operasi pasar yang kita lakukan. Kita minta Bulog untuk semakin intens di semua pasar dan minta segera masuk ke toko-toko ke outlet. Bulog akan tetap di depan, ini dalam rangka stabilisasi harga untuk tidak ada permainan atau gejolak harga,’’ katanya. Ia mengungkapkan, untuk lebih memastikan ketersediaan Kepokmas saat Natal dan tahun baru tersedia, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama dinas-dinas di daerah. ‘’Komunikasi kita dengan seluruh dinas provinsi di Indonesia, posisinya tidak ada gejolak, posisinya aman,’’ katanya. (ant)
kita akan lihat di musim hujan ini, diharapkan jumlah stoknya maupun konektivitas melalui logistik tetap terjaga sehingga inflasi tidak meningkat,’’ katanya. Untuk Desember 2017, Menkeu menyebut pemerintah sudah mengantisipasi adanya peningkatan inflasi yang sifatnya musiman akibat meningkatnya permintaan, terutama jelang Natal dan Tahun Baru. ‘’Kita melihat di Desember biasanya ada pressure (tekanan) dari sisi permintaan, jadi seasonal dan sudah diantisipasi,’’ kata Ani. Sebelumnya, Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kenaikan harga bahan
makanan menjadi pemicu terjadinya inflasi pada November 2017 yang tercatat sebesar 0,2 persen. Inflasi November dipengaruhi oleh kenaikan harga cabai merah, bawang merah dan beras. Harga ketiga komoditas tersebut mengalami kenaikan karena pengaruh musim yang tidak menentu sehingga memengaruhi hasil produksi. Kenaikan harga cabai merah dalam periode ini memberikan andil inflasi sebesar 0,06 persen, diikuti harga beras yang memberikan andil inflasi 0,03 persen dan harga bawang merah dengan andil inflasi 0,02 persen. Dengan demikian, tingkat inflasi tahun kalen-
der Januari-November 2017 tercatat mencapai 2,87 persen dan inflasi tahunan (year on year) sebesar 3,3 persen. Dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), sebanyak 68 kota tercatat mengalami inflasi dan hanya 14 kota menyumbang deflasi. (ant)
DIJUAL TANAH
19
Selasa Wage, 5 Desember 2017
Investasi Ilegal Sasar Daerah
BERDAGANG - Pengungsi membuka warung di pengungsian di Rendang.
Bali Post/afp
Gempa Guncang Kupang Kupang (Bali Post) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi teknonik terjadi pada Senin (4/12), pukul 18.52.26 WIB wilayah Laut Sawu dengan kekuatan 5,1 SR. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Moch Riyadi menyatakan pusat gempa bumi berada pada 9,85 Lintang Selatan dan (LS) 122,93 Bujur Timur (BT) tepatnya di laut pada jarak 65 km arah barat laut Kota Kupang pada
kedalaman 61 km. Wilayah yang berpotensi terdampak mengalami guncangan antara lain Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao. Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di kedalaman menengah. Hingga pukul 19.13 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. (ant)
Dari Internal
Dari Hal. 1
Hal itu dibenarkan Otto didampingi Kasipenkum Humas Kejati Bali Edwin Beslar, Senin (4/12) kemarin. ‘’Untuk sekarang (calon tersangka) sekitar lima orang. Mereka ada dari internal (BPD Bali) dan ada juga dari eksternal,’’ jelas Otto S. Soal kemungkinan bertambahnya calon tersangka, Otto mengatakan masih berproses dan sedang dalam proses penyidikan. Karena pihak penyidik masih mengembangkan atau menyidik mata rantai yang disebut terputusputus. Otto menjelaskan, Kejaksaan tidak mau menyebut kasus BPD Bali ini adalah kasus kredit fiktif. Sebab, secara fisik (kredit) itu ada namun kewajiban atas fisik yang mereka pinjam tidak tuntas. ‘’Jadi tidak tuntas dalam pengembalian kredit,’’ tegasnya bersama Edwin Beslar. Penyidik senior Kejati Bali itu menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan pendalaman karena pihak kejaksaan tidak mau dikatakan melakukan kriminalisasi atau merekayasa kasus. ‘’Jadi kami ingin menjaring siapa pihakpihak yang benar-benar ha-
rus bertanggung jawab secara pidana, bukan bertanggung jawab secara administrasi,’’ tegas Otto. Sebagai tindak lanjut, kejaksaan sudah memeriksa sekitar 25 orang, baik saksi di lingkaran direksi, ahli keuangan dan juga pihak kreditur. ‘’Nama saksi ya… dirahasiakan dulu. Takutnya nanti kita gagal di pengadilan,’’ sebut Otto. Tindak lanjut lainnya dalam melengkapi penyidikan, pihak kejaksaan juga sudah berkoordinasi dengan BPK Perwakilan Provinsi Bali. Bagaimana dengan objek hotel yang disebut-sebut pembiayaan dari BPD Bali? Otto mengatakan hotel adalah salah satu objek yang dijaminkan di bank. Pun soal tindakan penyegelan hotel, pihaknya harus melihat tujuannya terlebih dahulu. Karena, sambung ketua tim penyidik, status hotel itu sudah ada di tangan kurator untuk dilelang. ‘’Jadi kalau kami menyita untuk melelang kan sama saja, karena itu sudah di bawah penguasaan kurator. Jadi intinya sudah pailit,’’ tandas Otto. Oleh karenanya, soal hotel diserahkan ke kurator karena dalam kasus BPD Bali ini, kurator juga sudah diperiksa seb-
Sangat Besar
Dari Hal. 1
Wilayah itu menjadi salah satu pintu masuk utama wisman ke Indonesia setelah Jakarta dan Bali. ‘’Kita promosikan Kepri besar-besaran. Kami sadar, targetnya sangat besar dan yang bisa jadi complementary itu Kepri,’’ katanya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Oktober
2017 sebesar 4,54 persen yang salah satu penyebab utamanya adalah dampak dari erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali. Penurunan jumlah wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara Ngurah Rai tersebut tercatat mencapai 15,99 persen dari bulan sebelumnya sebanyak 550,2 ribu kunjungan menjadi 462,3 ribu kunjungan. Secara keseluruhan, tercatat pada Oktober 2017 jumlah
agai saksi. Korelasinya bahwa kurator sudah benar ditunjuk oleh pihak pengadilan. Selain pihak kreditur, ahli dan kurator, Aspidsus Kejati Bali Polin O Sitanggang mengatakan bahwa pihak BPD Bali yang meneken (tanda tangan) pencairan kredit itu sudah dimintai keterangan. Sehingga dalam waktu dekat, bahkan diusahakan dalam pekan ini, tim penyidik bakalan melakukan gelar perkara. Atas kasus ini, pihak BPD Bali berjanji akan memberikan keterangan secara lengkap, Selasa (5/12) hari ini. Untuk diketahui, masuknya kejaksaan dalam melakukan lidik di BPD Bali bermula dari adanya dugaan ketidakwajaran pencairan dana kredit kepada dua kreditur, yang nilainya hampir mencapai Rp 200 miliar. Selain dugaan proses pencairan yang tidak wajar, penyerahan objek agunan yang tidak sesuai dengan nilai kredit karena objek agunan yang berada di sekitar Jalan Raya Tuban, Badung merupakan tanah sewa. Sehingga dinilai ada manipulasi data hingga berpotensi merugikan keuangan negara. Apalagi ada indikasi kreditur tidak bisa memenuhi kewajibannya. (kmb37)
kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1,15 juta kunjungan yang terbagi dari 964,8 ribu merupakan wisman yang masuk melalui 19 pintu utama dan sebanyak 193,7 ribu kunjungan dari luar pintu utama. Beberapa pintu masuk utama yang mengalami jumlah penurunan penumpang selain Bandara Ngurah Rai adalah Bandara Soekarno-Hatta sebesar 1,70 persen dan di Batam turun 4,89 persen. (ant)
Jakarta (Bali Post) Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengungkapkan perusahaan-perusahaan investasi ilegal atau investasi bodong saat ini banyak menyasar daerah. Dia menilai target perusahaan investasi ilegal itu karena didasari masyarakat di daerah yang banyak tidak paham mengenai persoalan itu. ‘’Invetasi ilegal ini menjadi perhatian kita. Betul kami mengupayakan terutama ke daerah-daerah karena sekarang ini investasi ilegal yang disasar daerah-daerah Pak, yang masyarakatnya enggak paham,’’ kata Wimboh Santoso dalam rapat kerja di ruang Komisi XI DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (4/12) kemarin. Wimboh menegaskan, pihaknya akan lebih agresif lagi memberi edukasi masyarakat terutama masyarakat di daerah agar tidak terjebak dalam investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan berlipat ganda dalam tempo sesaat dengan iming-iming bunga besar. Selain itu, pelibatan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dalam menertibkan
perusahaan investasi ilegal juga akan lebih digiatkan lagi. Kendati demikian, diakui Wimboh, Tim Satgas Waspada Investasi memang hanya sebatas media koordinasi, sebab ada instansi lain terkait dengan penegakan hukum dan pencabutan izin investasi tersebut. ‘’Masyarakat tahunya saat ini kalau ada investasi ilegal, seolah-olah OJK yang bertanggung jawab. Padahal legalitasnya bukan di OJK dan OJK hanya sebatas memberi izin perusahaan yang berkaitan dengan keuangan langsung,’’ ucapnya. Dia menegaskan, OJK siap membantu masyarakat yang merasa dirugikan oleh perusahaan investasi bodong, terutama untuk jalan keluarnya. ‘’Kita akan mendudukkan legalitasnya dan otoritas mana yang harus bertanggung jawab. Edukasi menjadi sangat penting dan alhamdulillah sekarang ini masyarakat sudah banyak yang paham soal investasi ilegal, apalagi kasus-kasus ini sudah mulai mereda,’’ tegasnya. Maraknya investasi Ilegal di sejumlah daerah menjadi sorotan Komisi XI DPR. Sejumlah anggota Komisi
Bank Indonesia Dari Hal. 1
Menurut Cok Ace, wisatawan yang batal ke Bali tersebut diperkirakan biaya per kedatangan menurut Bank Indonesia (BI) sekitar Rp 13.500.000. Mengingat sebagian besar akomodasi pariwisata berada di Kabupaten Badung, sehingga potensi kerugian di Badung diperkirakan di atas Rp 250 miliar atas pembatalan 18.000 per hari tersebut. ‘’Dari jumlah itu, selama empat hari saja sudah Rp 1 triliun kerugian yang dialami Badung dari transaksi wisatawan,’’ ujarnya. Terkait hal tersebut, kata Cok Ace, ada dua hal yang menjadi atensi, yaitu menyangkut daya tahan Bali dan daya saing Bali. ‘’Daya tahan Bali dilihat dari tiga aspek, yakni suprastruktur, sumber daya manusia dan infrastruktur,’’ katanya. Sementara itu, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta berharap pariwisata di Bali bisa dikelola dengan baik sesuai konsep awal yaitu one island one management. Dikatakan, konsep ini merupakan roh pariwisata. Dari sisi aspek yuridis berupa peraturan baik dari pemerintah daerah maupun pusat. Dari sisi filosofis yaitu sejarah serta sosiologis yaitu pasemetonan atau manyama braya. ‘’Inilah yang harus dilakukan dengan baik,’’ ujarnya. Giri Prasta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga Bali. Ditegaskan, Bali perlu dijaga dari aspek alam, manusia dan budayanya. Mengingat Bali sudah diberikan berkah yang besar oleh Tuhan Yang Maha Esa, maka hal itu harus dikelola dengan baik. Jangan sampai Bali terkenal, Bali kelihatannya kuat di internasional, tetapi rakyat Bali tidak merasakan hal itu.
XI DPR mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan ini. Berdasarkan data kerugian masyarakat akibat investasi ilegal ini sudah mencapai Rp 105 triliun. ‘’Tentu ini menjadi tantangan bagi sektor jasa keuangan, khususnya OJK. Bagaimana cara mendeteksi sedini mungkin,’’ kata anggota Komisi XI DPR Tutik Kusuma Wardhani. Ia mencontohkan perusahaan investasi Talk Fusion yang sudah ditengarai bodong alias ilegal oleh OJK. Harusnya secepatnya diambil tindakan tegas. ‘’Saya khawatirnya hanya ganti baju saja, sehingga masyarakat tertipu. Saya tak ingin masyarakat Bali tertipu dengan modus-modus seperti ini, kasihan masyarakat,’’ terangnya. Bukan hanya itu modus-modus penipuan perusahaan investasi ilegal terkadang menggunakan label lembaga koperasi. Oleh karena itu perlu ada sosialisasi terus mengenai investasiinvestasi bodong tersebut. ‘’Setidaknya masyarakat terus diingatkan agar berhati-hati terhadap perusahaan semacam ini,’’ ungkapnya. (kmb4)
Mekanisme Normal
‘’Oleh karena itu, kita contohkan di Badung, krama Badung harus bisa menjadi tuan di rumah sendiri. Nanti, krama Bali juga harus menjadi tuan di rumah sendiri,’’ tegasnya. Pada kesempatan itu, Giri Prasta membantah jika pihaknya tertutup kepada investasi. Justru, saat ini pihaknya terbuka terhadap investasi. Tetapi, tidak boleh mengubah tatanannya, seperti alamnya, manusianya dan budayanya. ‘’Kita akan buka investasi seluas-luasnya, namun dengan catatan tidak boleh memarginalkan masyarakat yang ada di sekitarnya,’’ tegasnya. Giri Prasta mengungkapkan, dulu lenght of stay wisatawan yang ke Bali bisa sampai 10-15 hari, bahkan ada yang sampai satu bulan. Namun, sekarang lenght of stay maksimal lima hari, bahkan ada yang hanya satu hari. Yang paling mengkhawatirkan, sekarang Bali digunakan sebagai tempat transit saja untuk menuju ke lokasi lain. ‘’Untuk itu, dengan konsep one island one management ini, harus dibuat untuk one stop destination dari sembilan kabupaten/ kota,’’ ujarnya. Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, kondisi pariwisata sedang menurun dan memprihatinkan. Karena pariwisata adalah bisnis yang sangat riskan dan rentan terhadap isu-isu keamanan termasuk bencana alam. ‘’Inilah saatnya kita berbenah untuk memperbaiki pariwisata ini. Maka dari itu Kadin berharap teman-teman pariwisata mulai berpikir secara komprehensif, secara bijak, bagaimana menata pariwisata ke depan,’’ ujarnya, Senin (4/12) kemarin. (kmb23/kmb42)
Dari Hal. 1
pergantian kepemimpinan pucuk pimpinan TNI secara bergantian di antara ketiga kepala staf (TNI-AD, TNI-AL, dan TNI-AU). Akan tetapi, hal itu tidak berjalan karena dinamika di dalam negeri yang berkembang, selain karena penentuan panglima TNI merupaka prerogatif presiden. Berdasarkan ketentuan perundangan calon yang akan menggantikan itu harus pernah menjabat sebagai Kepala Staf. ‘’Artinya bisa Kepala Staf Angkatan Udara, kepala Staf Angkatan Laut, atau Kepala Staf Angkatan Darat,’’ terangnya. Sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku, menurut Fadli, mekanisme yang akan diterapkan sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni setiap surat dari Presiden akan dibacakan dalam rapat paripurna. Kemudian penugasannya akan diserahkan kepada komisi terkait, dalam hal ini Komisi I. Anggota Komisi I DPR yang juga Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan menyambut baik penujukan Kasau Hadi Tjahjanto, karena berarti Presiden mengikuti rotasi matra dalam pergantian Panglima TNI. ‘’Penunjukan Presiden itu sudah benar, sehingga sistem sudah kembali seperti zaman SBY. Makanya, kita apresiasi. Di mana Hadi Tjahjanto adalah mantan Kasau yang sudah teruji,’’ tegas Syarif Hasan. Meski Demokrat mendukung, namun melalui Komisi I DPR akan menggali visi dan misi Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI melalui fit and proper test yang akan dilakukan oleh Komisi I DPR setelah sidang paripurna DPR. (kmb4)
saya minta ke ketua DPR di DPR disediakan tempat duduk anti-ngantuk,’’ kat a n y a . P a m e ra n I n o v a s i Teknologi dan Start-Up Bisnis diselenggarakan
untuk mendorong hasilhasil riset universitas agar sesuai dengan kebutuhan pasar atau masyarakat dan bernilai ekonomi. (ant)
Selain itu, Jokowi juga menilai pengusungan Hadi sesuai mekanisme normal meski masa dinas Gatot akan berakhir pada 2018. ‘’Jadi ini mekanisme normal, karena Pak Gatot akan pensiun,’’ katanya. Tjahjanto menjadi komandan Pangkalan TNI-AU Adi Sumarmo, Solo saat Jokowi menjadi Wali Kota Solo. Dalam perjalanan waktu, Jokowi menjadi presiden dan Tjahjanto menjadi sekretaris militer dengan pangkat marsekal madya TNI (bintang tiga). Tjahjanto yang berlatar pilot pesawat terbang transpor TNI-AU (Skuadron Udara 4 TNI-AU) pernah menjadi komandan Satuan Udara Pertanian Komando Operasi TNI-AU I (satuan ini di bawah skuadron udara) dan kepala Dinas Penerangan TNI-AU. Akan tetapi dia tidak pernah menjadi Panglima Komando Operasi TNI-AU, atau asisten kepala staf TNI-AU, dua posisi yang biasanya menjadi runtutan karier seorang kepala staf TNI-AU. Seorang marsekal TNI pernah menjadi Panglima TNI, yaitu Marsekal TNI Djoko Suyanto, yang kemudian menjadi menteri koordinator bidang politik, hukum dan keamanan. Sedangkan laksamana TNI pernah dua kali menjadi panglima TNI, yaitu Laksamana TNI Widodo AS dan Laksamana TNI Agus Suhartono. Secara normatif, semua kepala staf matra TNI memiliki peluang untuk ditunjuk, dilantik, dan diambil sumpahnya sebagai panglima TNI. Pada awal-awal reformasi, pernah diwacanakan
Tertidur Dari Hal. 1
Kalla menambahkan, ia akan meminta Ketua DPR untuk menyediakan kursi kreasi mahasiswa
itu di Gedung DPR-RI karena banyak didapati di media foto maupun video anggota DPR yang mengantuk atau tertidur saat mengikuti sidang. ‘’Nanti
Selasa, 5 Desember 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Pendidikan yang Menghasilkan
Tenaga Profesional & Berkarakter (5) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Sudara Kanda (2) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:05 Gatra Praja
10:05 Lejel Home Shopping 10:30 Yowana Magz Pesilat Berprestasi PD Tegallinggah Denpasar 11.05 Bali Channel Tourist TV 12:05 Dharma Wacana Aktualisasi Tiga Kerangka Agama
Hindu Melalui Upakara (1) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Homeshopping 14:00 Klip Bali 14:30 Lila Cita Sanggar Taman Suci (1)
15:30 Bali Channel Tourist TV 16:00 Berita dan Bincang Terkini 16.05 Upakara 17.00 Dunia Pendidikan 17.30 Kartun Yuda Kanda (1) 18:00 Puja Trisandya
18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20:00 Solusi Alternatif : Soman 20:30 Lila Cita Calonarang Payangan (1) 21:30 Taksu
Made Suarta 22:00 Lila Cita Calonarang Kerobokan (3) 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Lantang Bejuh Sesetan (4)
Serangan Arjuna kepada Duryodhana Dihadang Ahswattama
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Lima Puluh Tujuh)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
BANYAK darah jatuh berbentuk sungai-sungai akibat ksatriaksatria kereta dan manusia, kudakuda, gajah-gajah dari kubu Kuru tidak terhitung jumlahnya terbantai oleh ksatria pihak Pandava. Binatang-binatang tergeletak di bumi dengan luka-lukanya menganga. Medan pertempuran itu kelihatan seperti daerah kekuasaan Raja Kematian saat penghancuran Alam Semesta. Kemudian ksatria-ksatria paduka, banteng-banteng di antara keluarga Kuru itu dengan sengit melawan kubu Pandava yang seperti ksatria-ksatria kaum surgawi. Kelompok prajurit-prajurit berkekuatan tidak terukur ada di depan mereka. Semuanya bergerak maju melawan Pangeran Satyaki yang merupakan banteng keluarga Sini itu. Kelompok dalam jumlah banyak itu penuh ksatria utama, kuda-kuda, kereta-kereta dan gajah-gajah. Selanjutnya terjadi keributan sangat keras. Keributan itu menyerupai bala tentara para Asura berhadapan dengan kaum surgawi, bersinar dengan ketampanannya. Di sana tampak putra Surya, Karna, menyerupai kepala kaum surgawi itu sendiri. Dalam ke-
beraniannya seperti saudara lebih muda Dewa Indra. Karna menyerang orang utama keluarga Sini itu, menggunakan panah-panah gemerlapan. Panah-panah itu menyerupai sinar-sinar matahari. Banteng keluarga Sini itu dengan cepat menyelubungi manusia utama itu. Satyaki menyerang kereta, kuda-kuda, sais keretanya, dengan berbagai macam panah yang mengerikan seperti bisa ular. Banyak para Atiratha bala tentara paduka itu didukung gajahgajah, kereta-kereta, serdaduserdadu jalan-kaki. Mereka dengan cepat mendekati banteng di antara para prajurit kereta itu Vasusena. Ketika mereka melihat yang belakangan dibuat menderita oleh panah-panah pahlawan utama keluarga Sini itu. Kekuatannya sangat besar seperti lautan menyerang musuh-musuh yang memiliki kecepatan tinggi. Ksatria Pandava yang dikepalai putra Drupada itu melarikan diri dari medan pertempuran. Pada waktu itu sebuah penyembelihan besar-besaran terjadi terhadap para pahlawan, keretakereta, kuda-kuda dan gajah-gajah. Selanjutnya kedua ksatria utama manusia Arjuna dan Keshava melaksanakan doa harian.
Mereka secara sungguh-sungguh memuja Dewa Bhava alias Shiva. Kemudian dengan cepat menyerbu pasukan-pasukan paduka. Mereka bertekad membantai musuh-musuh para keturunan Kuru itu. Banyak keturunan Kuru menatapkan mata mereka sedih pada kereta itu yang suara deritannya menyerupai raungan awan-awan. Ketika melintas panji-panjinya berkibar-kibar dengan indahnya di udara. Kereta itu dipasang kuda-kuda putih sangat kuat. Kereta seperti itulah sedang mendatangi mereka. Kemudian Arjuna, menekuk Gandiva dengan kuat. Dhananjaya seolah-olah menari-nari di atas keretanya memenuhi langit. Serangan diarahkan ke semua arah mata angin. Baik yang utama maupun tambahan dihujani panahpanah tidak ada meninggalkan ruang kosong sedikit pun. Serangan Arjuna seperti badai menghancurkan awan-awan. Putra ketiga Pandu itu meluluhlantakkan lawan-lawannya menggunakan anak-anak panahnya. Banyak kereta kelihatan seperti kendaraan-kendaraan surgawi tumbang. Kereta-kereta indah itu dihiasi senjata-senjata, tiangtiang bendera, bersamaan sais-
sais kereta mereka. Banyak gajah dengan manusia dihiasi panji-panji kemenangan. Senjata–senjata itu juga ditujukan kepada penunggang kuda serdadu-serdadu jalan-kaki. Arjuna mengirimkan anak-anak panahnya kepada lawan-lawannya dengan cepat menyasar para ksatria, sehingga dengan cepat mencapai tempat tinggalnya Dewa Yama. Raja Duryodhana sendirian meneruskan melawan prajurit kereta perkasa. Kemarahannya tidak dapat ditahan seolah-olah seperti Dewa Yama. Dengan panah-panah lurus Arjuna kemudian memotong busur musuhnya termasuk sais kereta, kuda-kuda, tiang bender-
anya Duryodhana menggunakan tujuh batang panah. Selanjutnya payungnya dengan satu batang anak panah. Setelah mendapatkan kesempatan sangat baik, Arjuna lalu melepaskan panah-panah terbaiknya kepada Duryodhana. Serangan panah sangat baik mampu mengambil nyawa orang tertusuk. Dengan cepat putra Drona memotong panah itu menjadi tujuh potong. Setelah memotong busur Aswatthama membantai keempat kuda yang belakangan dengan anak panahnya. Putra Pandu selanjutnya memotong busur ksatria utama hebat lainnya Guru Kripa. (bersambung)
Sloka 17. 3 Sattvanurupa sarvasya sraddha bhavati bharata sraddha-mayo ‘yam puruso yo yac-chraddhah sa eva sah Wahai putra Bharata, menurut kehidupan seseorang di bawah berbagai sifat alam, ia mengembangkan jenis kepercayaan tertentu. Dikatakan bahwa makhluk hidup memiliki kepercayaan tertentu menurut sifat-sifat yang telah diperolehnya.
16 Pages
2 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
Scientists listen for clues about Bali volcano’s next big eruption
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com.
online: http://www.inte
Tuesday,
Tuesday,
http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
er 5, 2017
Decemb
r 5, 2017
Decembe
: It was Billy Bush on “Access Trump’s voice ” tape Hollywood
Bush achost Billy NBC television in some revisionmaking ON - FormerTrump of “indulging not his voice “Access WASHINGT Donald for allies it was President / AFP ESTRELLA cused U.S. for reportedly telling to film a segment ALFREDO waited Adrian ist history” in an editorial as the men Bush wrote erican Co-director Producer lewd remarksin 2005. and US the pussy,’” film been Hollywood”it. ‘Grab ’em by to R) Mexican-Am Gomez on Sunday. Trump has shows (L actor Luis Angel a new animated “He said the New York Times last month that one U.S. senator, 24, 2017 and for “Coco” in on October Mexican singer Mexico City published York Times reportedincluding at least ment photo takenLee Unkrich, conference in and allies, his. The New Dead. This file acknowledge telling aidesrecording was not Day of the US Director during a press immediate ahead of the 2016I privately on the Molina, from his and weeks Anderson inspired by Mexico’s that the voice be a reversal surfaced it, I was wrong, ar Darla K. That would after the tape “I said from Disney-Pix he has Trump said: of responsibility election. report that the Times presidential to verify for apologize.”has not been ablea different story. a request to respond spokeswoman Reuters telling allies immediately House played been privately House did not But White Sarah Sanders Times The White Bush’s remarks. down the a t a on comment report White House on briefing Nov. 27. e “ T h P r e s i through dent hasn’t at five sites his solid $140,555 changed I easily Amazon. second weekend position. posted comedy “Coco” a solid Sony Classics’ think if anyr’s animated for office with By Your Name” hat of “Call Me - Disney-Pixa American box weekend. at four screens thing t It won of the North a stellar $281,280 LOS ANGELES a moderate the president total of $908,175. it’s as the winnerlocations during a 10-day at the Gotham Indepentied for seventh questions, repeated A24’s at 3,987 best feature on Nov. 27. Ebbing, Missouri” million each. the media’s $26.1 million in $108.7 on with $4.5 of Warner by 403 sitess dent Film Awards now taken reporting weekend t’s “Justice place Bird” expanded “Coco” hasfirst 12 days following The third “Lady Fox Searchlight’ that accuracy,” run its Entertainmen with $16.7 opening. 1,194 and doubled its million in from its Bros.-DC second Sanders said. su- to the traditions with the a 47% decline “Three Billboards” League” finished Bush laughed to rely The film, based on of the Dead 3,820 sites, screens. as 60%. to 1,430 million at dropping the Day studios opted on a on the video and continued The major during the session surroundingMexico, centers perhero tentpole of “Wonder” Trump spoke job as a Lionsgate’s with $12.5 million on holdoverson any wide openings. holiday in boy who dreamsfilm third well he lost his flagcome in fifth and held off strong performance 12-year-olda musician. The with to perform venues to host of NBC’s of James becoming by critics “Today” at 3,449 by Disney-Marvel’s with A24 generated with embraced limited launch ship morning tape was Rotten Tomatoes. followed “Thor: Ragnarok”fourth from its “The Disaster Artist” for a has been the score on the of performed show after media in Oc97% locations a sites, Franco’s frame 19 Fox “Moana” the same pethe at 3,148 million at average. leaked to Trump’s Disney’s $9.7 million Paramount’s “Daddy’s 3,403 $1.2 per screen Shape of Wa- slightly better during$119.8 million of presitober, upending $64,254 weekend with $7 million at “The to become $166,800 riod last year with campaign Home 2” Fox’s fourth weekend Searchlight’s (rtr) an impressive Allen’s 12 days. dent. (rtr) venues and on the Orient Express” ter” saw and Woody with a after debuted at two theaters of “Murdermillion at 3,201 screens. Wheel” Bird” “Wonder with $6.7 contenders “Lady Awards Billboards Outside No. 106 Dps and “Three Jl. Raya Puputan No 148
peats as ‘Coco’ Ree Winner Box Offic Million 6.1 With $2
You can Scret 10 Malaika Sari Kuta Shack Jl. Bakung 11 Snack Kuta Lokal Jl. Pantai 12 Warung Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 13 Cokro Jl. Camplung Kuta Kuta Sari Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 15 J & N Kebab Jl. Padma 23 Resort&Spa Bar 4 Ramayana 16 Goanna Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.TamblinganA Sanur Live Sport Cafee No.126 6 66 Corner 18 Ramayana 140 Grill Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
Post at: Sanur ional Bali Jl. D.Tamblingan Sanur find Internat 19 Smirnof Cafee Jl. D.Tamblingan No 68 Hotel Jl. D.Poso 20 Legwa Cafee No. 50D Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Daiving Jl. D.Poso 23 All For Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Renon Mandala 148 Renon Jl. Raya Niti 28 Kopi Made Mandala No. Manan Jl. Raya Niti 29 Dimsum Yamin No.18 Jl. Mohamad 30 Furama No.88 Renon Sanur Jl. Merdeka Subah Renon Denpasar Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Gilimanuk Wuruk 184 Betutu khas Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam 33 Bali Bakery Jl. D.Tamblingan 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod Jl.Petitenget
1, 2017
Budhiana/
via REUTERS
in this photo
Antara Foto/Nyoman
taken
about for clues ption ts listen Scientis no’s next big eru Bali volca
works at A farmer Foto. by Antara
a rice field
as Mount
Agung eruption
is seen
from Sidemen
village in
m, Bali,
Karangase
Indonesia,
December
than the less dense like the magma is rises
in ways shift — often understand tion and they that completely we don’t but it’s an indicatoralert. to be of course,
the ts need rock. It right and the presthe first time surrounding data is obtained to be seismologis When it to find wax in a lava lamp erupted for Other seismic volcano. and it needs Indonesia are scrambling it’s small at the site of the Agung in Bali, of Bali in as possible sure builds… tourists So, ultimately, shifts in comes to Mount to 600 seismic g islands, on the island as much data relieved. preand natural been up to gather further eruptions. creatto neighbourin Agung volcano earthquakes plates that are that there have day as the volcano why sts are trying are fleeing the Mount chamber Volcanologiprepare for any possible of the volcano events per something. That’sare on the tectonic This week, 50 years. Residents the cone is on edge. to vent. ing this pressurized for best island and out of that needs it the parescountry and the in more thanand the tiny island first responders to vent. Agung, is always and “So an analogy is gas pressure Fire needs often the flights home 6 residents it this way: soda. So, you In the case of Mount The first indication Ring of to page These are the high alert. so-called of a explains a bottle of table, to help planners, activity. Continued of Asia, below it on the sits in the for this is and most area of seismic of activity deep as eartherupt because if you leave and there’s that rims Japan felt This Volcanoes in the magma pressure zone. murmurs They aren’tare too deep or Indonesia. Sprite pressure The magma know, surface. including is a subduction it has a fixed in your Coke, they change in crust. watch forms deep gas dissolved But when you move the world plate is diving below quakes because near the Earth’s rock that is that about plate and too subtle, but seismologists of the tectonic tectonic is molten Earth’s surface, where or whatever.what happens out and The oceanic and groan in the every shift interest. the bottle, under thekilometres down, are comingthe bottle. the continental a weak point plates with the seismic monitoring that creates out of Earth’s mantle. these bubbles 30 to 50 crust. meets the pressure and they want to come plate, the same thing. Some of One earthquake the crust tectonic extreme is the exactyour bottle of Earth’s melt. When oneof the eastern Pacific, is global scale.for instance, means to A volcano It is under so the rocks can need what happenedthe cap on, versus oceanic platebelow the continental over in Mexico, temperature needs to be relieved tectonic plates posithe So leave down rest of the and that lowof the new and takes path soda, if youthe cap off, is the differThat pressure the goes the water rises of the the intervals the strain plate, at routine resistance – that tec- if you take an eruption where temperature and to ease it will the magma ers the melting ence between path of least flow... versus This forms fissures between will just rock above. is through of the Earth’s crust. Julie lava like Agung.” upwards tonic plates volcanologist Tech- explode drives the lava So what Canadian the Instituto City from Roberge in Mexico nica Nationale
heard also be News can at Global 9.30 in “Bali Image” 96.5 from Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// .com Global Radio isten2myradio at http:// globalfmbali.l streaming http:// or live video bali.com and -bali. radioglobalfm nnel/global-fm ustream.tv/cha
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Selasa Wage, 5 Desember 2017
”Battle of Surabaya” Raih Animasi Terbaik di MIFF 2017
London (Bali Post) Film karya sineas muda Indonesia “Battle of Surabaya” menorehkan prestasi di ajang internasional dan dinobatkan sebagai film animasi terbaik dalam Milan International Filmmaker Festival (MIFF) 2017. Film animasi layar lebar 2D Indonesia itu unggul atas enam nominator lainnya dari berbagai negara, demikian Counsellor Pensosbud KBRI Roma Charles F. Hutapea kepada Antara London, Senin (4/12) kemarin. Trofi kemenangan secara resmi diserahkan melalui ajang malam penghargaan di kota Milan, Sabtu (2/12). Dalam kesempatan tersebut, pihak produser film “Battle of Surabaya”, MSV Pictures, yang berhalangan hadir, diwakili Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Italia. Partisipasi dalam kegiatan tersebut juga didukung KBRI Roma. Dubes RI untuk Italia Esti Andayani mengatakan kemenangan ini merupakan pengakuan atas keunggulan kemampuan anak bangsa di bidang film animasi, sekaligus mencerminkan kemajuan industri kreatif Indonesia. “Terpilihnya “Battle of Surabaya” sebagai film animasi terbaik di kancah perfilman internasional membuktikan bahwa Indonesia pantas diperhitungkan sebagai animator kelas dunia,” kata Esti. Ketua PPI Italia Bashofi yang mewakili MSV Pictures menerima penghargaan tersebut menyatakan turut berbangga dengan pencapaian tersebut. Ajang Milan International Filmmaker Festival 2017 dilaksanakan sejak 25 November hingga 2 Desember dihadiri para pembuat film bertalenta tinggi dari seluruh dunia. Bashofi mengakui kesempatan baginya menjadi saksi tingginya apresiasi terhadap film “Battle of Surabaya” yang disutradarai Aryanto Yuniawan tersebut. “Hal ini membanggakan dan semakin mendorong semangat kita sebagai generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi,” ujar Basofi. Milan International Filmmaker Festival merupakan bagian dari The Film Festival International, rangkaian festival film bergengsi di lima kota Eropa. Kota-kota tersebut adalah London, Nice, Madrid, Amsterdam dan Milan. Tidak hanya berkutat dalam kompetisi film terbaik, festival film ini juga menjadi ajang temu bisnis pelaku film dunia. Film “Battle of Surabaya” mengambil latar belakang Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang disutradarai oleh Aryanto Yuniawan. Selain memenangkan berbagai penghargaan, film ini juga dilirik Walt Disney Pictures yang membantu distribusi global. Dengan kemenangan “Battle of Surabaya” ini, animator Indonesia diharapkan semakin mampu meraih pasar film animasi global. (ant)
Bali Post/ist
Nanoe Biroe
Kampanyekan HIV/AIDS
Menjadi seorang musisi ternama yang mempunyai massa atau fans yang banyak dari berbagai daerah, tentu bisa dimanfaatkan untuk sebuah misi positif menyuarakan sesuatu hal yang menyangkut kepentingan orang banyak. Hal inilah yang dilakukan seorang musisi ternama Bali, Nanoe Biroe. Di setiap aksinya di panggung, Nanoe Biroe menjadi salah satu musisi Bali yang gentol menyelipkan kampanyekampanye positif, yaitu kampanye peduli HIV dan AIDS. Tampil di DTIK Festival yang berlangsung di Taman Kota, Lumintang, Denpasar Jumat (1/12) malam, pria berambut gimbal ini menyempatkan untuk mengimbau para penonton untuk menghindari penyakit HIV/AIDS di sela-sela penampilannya. Ditemui usai penampilannya tersebut, ia mengaku jika hal itu sudah menjadi komitmen yang harus dilakukannya setiap kali berada di atas panggung. Dirinya berpendapat, sebagai seorang seniman, musik tidak hanya sebagai hiburan, namun lebih dari itu. Salah satunya adalah musik menjadi media informasi, inspirasi, edukasi dan motivasi. “Jadi itu komitmen saya, bahwa musik tidak hanya hiburan. Karena kalau musik itu sekadar hiburan, sudah terlalu banyak sarana hiburan sekarang ini, tidak harus musik. Seperti youtube, televisi dan lainnya,” ujar pria kelahiran Denpasar, 17 November 1982 itu. Menurutnya, sebagai seorang seniman tentunya akan selalu menjadi perhatian banyak orang, apalagi seniman yang sudah mempunyai tempat di hati para pendengarnya. Tentu hal ini menjadi tanggung jawab dan menjadi kewajibannya para seniman, termasuk dirinya untuk melakukan hal positif semacam itu. Hal ini dianggapnya sebagai kontribusi di luar perspektif musik sebagai seni hiburan. “Jadi saya selalu menyelipkan kampanye itu tanpa dibayar atau disuruh pemerintah. Itu kewajiban pribadi saya sebagai seorang seniman untuk kampanye. Walaupun nanti hanya ada beberapa yang menerima, tapi itu tetap bagian dari kontribusi saya,” tandas pria bernama lengkap I Made Mudita ini. Tidak hanya berkampanye HIV/ AIDS, Nanoe Biroe juga kerap melakukan kampanye lingkungan dan sosial saat dirinya di atas panggung. Di samping juga telah melakukan beberapa aksi nyata, seperti bantuan dan suport kepada para pengungsi erupsi Gunung Agung di Karangasem. Dirinya pun berharap agar masyarakat Bali lainnya tidak menutup mata akan peristiwa ini. “Saya berharap agar saudara-saudara kita di Karangasem tetap tenang. Yang penting nyama-nyama (saudara) di sana tetap peduli dengan jiwanya. Harta bisa dicari, yang penting selamat kan jiwa tetap tenang dan jangan lupa berdoa,” pungkas suami dari Made Murniasih tersebut. (win)
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Filipina Gelar Penyelidikan Vaksin DB Manila (Bali Post) -
Filipina memerintahkan penyelidikan pada Senin (4/12) kemarin mengenai imunisasi lebih dari 730.000 anak-anak dengan vaksin demam berdarah (DB) yang telah dihentikan, menyusul pengumuman oleh perusahaan obat bius Sanofi di Prancis bahwa hal itu dapat memperburuk penyakit ini dalam beberapa kasus. Sebuah organisasi nonpemerintah di Filipina mengatakan telah menerima informasi bahwa tiga anak yang divaksinasi dengan Dengvaxia pada bulan April 2016 telah meninggal. Namun, Sanofi mengatakan bahwa tidak ada kematian yang dilaporkan sebagai akibat dari program tersebut. “Sejauh yang kami tahu, sejauh yang kami ketahui, tidak ada kematian yang dilaporkan terkait dengan vaksinasi demam berdarah,” kata Ruby Dizon, Direktur Medis Sanofi Filipina, dalam sebuah konferensi pers di Manila. Pekan lalu, Departemen Kesehatan Filipina menghentikan penggunaan Dengvaxia setelah Sanofi mengatakan bahwa hal itu harus dibatasi karena bukti vaksin ini dapat memper-
buruk penyakit pada orangorang yang sebelumnya tidak pernah terpapar infeksi. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Filipina, Sanofi menjelaskan “temuan baru”. Namun mengatakan bahwa evaluasi keselamatan jangka panjang vaksin tersebut menunjukkan secara signifikan lebih sedikit rawat inap karena demam berdarah pada orang yang divaksinasi lebih dari 9 tahun dibandingkan dengan mereka yang belum divaksinasi. Hampir sekitar 734.000 anak berusia 9 tahun ke atas di Filipina telah menerima satu dosis vaksin sebagai bagian dari program yang menelan biaya 3,5 miliar peso (69,54 juta dolar AS). Departemen Kehakiman pada Senin memerintahkan Biro Investigasi Nasional
Filipina (National Bureau of Investigation -- NBI) untuk melihat “dugaan bahaya terhadap kesehatan masyarakat dan jika ada bukti yang menjamin, mengajukan tuntutan terkait hal itu.” Tidak ada indikasi bahwa pejabat kesehatan Filipina mengetahui adanya risiko saat mereka menjalani vaksinasi. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada sebuah makalah terbit Juli 2016 bahwa “vaksinasi mungkin tidak efektif secara teoritis bahkan dapat meningkatkan risiko penyakit rawat inap di rumah sakit pada mereka yang seronegatif pada saat vaksinasi pertama tanpa memandang usia.” Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura mengatakan pekan lalu bahwa itu menandai risiko ketika vaksin terse-
Washington Gelar Penganugerahan Tanpa Kehadiran Trump Washington (Bali Post) The Kennedy Center menganugerahkan penghargaan pada sejumlah artis Hollywood dalam sebuah jamuan makan malam yang digelar Minggu (3/12) waktu setempat. Namun, penghargaan yang biasanya dihadiri presiden AS dan ibu negara, tahun ini tanpa kehadiran keduanya. Dalam malam penghargaan tersebut, penyanyi Lionel Richie dan Glo-
ria Estefan, rapper LL Cool J, produser televisi Norman Lear dan penari Carmen de Lavallade merupakan tokoh-tokoh yang menerima anugerah di bidang seni. Penghargaan yang dikenal sebagai Kennedy Center Honors, dianggap sebagai penghargaan tertinggi untuk para seniman di AS. Gedung Putih mengatakan pada Agustus silam bahwa Donald Trump dan istrinya, Melania, tidak akan menghadiri acara tersebut sehingga para penerima penghargaan dapat menikmatinya “tanpa distraksi politik”. Resepsi di Gedung Putih juga dibatalkan setelah sebagian penerima penghargaan mengatakan akan memboikotnya. “Seni melampaui batasan, budaya, politik,” kata aktris Julie Andrews. “Acara ini memberi kita kesempatan untuk menjauh sejenak dari wacana yang memecah belah dan
menghargai keindahan seni yang dibuat oleh semua orang.” Semua penerima penghargaan mengekspresikan rasa bahagia mereka. “Saya tidak pernah merasa lebih terinspirasi,” kata seniman hip hop dan aktor LL Cool J pada Reuters. “Ini adalah pengingat bahwa seni itu penting.” Dia mengatakan kehadiran Trump akan jadi distraksi. Lionel Richie pun merasa bangga. “Tak pernah terpikir saya akan kehabisan suara karena bicara terlalu banyak betapa senangnya saya di sini,” kata Richie. Gloria Estefan yang lahir di Havana, Kuba, merasa bersyukur Trump memilih tidak hadir. “Ketika sesuatu jadi lebih fokus tentang kontroversi ketimbang pencapaian dari orang-orang yang menerima penghargaan, itu mengurangi antusiasme semua orang.” De Lavallade (86), aktris dan penari, mengatakan, “Saya sangat bangga bisa sampai di titik ini.” Sedangkan Lear merasa senang bisa menjadi penerima penghargaan Kennedy Center. Lear juga tidak kecewa bahwa Trump memilih tidak datang. “Bukan tangan yang perlu saya jabat.” (iah/afp/ant)
but disetujui di sana pada Oktober 2016, dan bekerja dengan Sanofi untuk memperkuat peringatan risiko pada kemasan obat tersebut. Menurut Sanofi di Manila, 19 lisensi diberikan untuk Dengvaxia, dan diluncurkan di 11 negara. Hanya dua di antaranya - Filipina dan Brazil - memiliki program publik untuk menggunakan vaksin tersebut. Seorang juru bicara Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan pada Minggu bahwa pemerintah akan bertanggung jawab atas sebuah program yang telah menempatkan ribuan nyawa pada risiko. “Kami akan membuat mereka yang bertanggung jawab atas penipuan kesehatan masyarakat yang menyebabkan ratusan ribu orang muda berisiko bertanggung jawab,” kata juru bicara Harry Roque dalam sebuah pernyataan. Roque mengatakan tidak ada laporan kasus “infeksi demam berdarah parah”
karena vaksin tersebut diberikan dan meminta masyarakat “untuk tidak menyebarkan informasi yang dapat menyebabkan kepanikan yang tidak semestinya”. Namun, lembaga bernama Volunteers Against Crime and Corruption mengatakan sedang memeriksa sebuah laporan bahwa tiga anak di pulau Luzon utara telah meninggal sejak divaksinasi pada April 2016 dan menggambarkan situasi tersebut sebagai sebuah bencana. “Kami telah menerima informasi dari koordinator kami di Luzon tengah bahwa tiga anak telah meninggal,” ketua kelompok tersebut, Dante Jimenez, kepada wartawan. Demam berdarah adalah penyakit tropis yang ditularkan nyamuk. Meski tidak seserius malaria, penyakit ini menyebar dengan cepat di banyak belahan dunia, menewaskan sekitar 20.000 orang per tahun dan menginfeksi ratusan juta orang. (iah/rtr)