20 HALAMAN
NOMOR 46 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu paing, 4 oktober 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Bakti Purnama Kapat di Besakih
Rabu Ini ’’Mapepada’’ dan ’’Nedunang’’ Ida Batara
Foto Bali Post/kmb41
NGAYAH - Sejumlah krama saat ngaturang ayah memasang sanggar tawang dan perlengkapan lainnya di Pura Penataran Agung Besakih untuk persiapan upacara nedunang Ida Batara dan mapepada wewalungan, Rabu (4/10) hari ini.
PVMBG Tunggu Perkembangan Sepekan ke Depan
Di Bangli 611 Siswa SD Sudah Pulang Dipta mengatakan pengungsi yang pulang sebagian berasal Jasri Kecamatan Karangasem. Lingkungan Jasri yang berada di wilayah Kelurahan Subagan sendiri masuk dalam 28 desa yang wajib mengungsi karena masuk dalam zona perluasan dampak erupsi. Kalau dilihat peta zona letusan yang diterbitkan Badan Geologi, Jasri berwarna kuning atau berpotensi terkena aliran lahar dingin jika terjadi erupsi. Berbeda dengan Posko Ulakan, Posko Lapangan Gajah Wea di Kecamatan Abang masih dijejali pengungsi yang sebagian besar berasal dari Batudawa dan Muntig, Kecamatan Kubu. Mereka bertahan karena kampung mereka masuk zona Kawasan Rawan Bencana (KRB) II dan III. Hal. 19 Menengok Ternak
Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 5.000.000 Yayasan Pendidikan Rekayasa, Dps Rp 3.000.000 Badan Ekskutif Mahasiswa Universitas Ngurah Rai Rp 2.000.000 I Wayan Mas Suyasa, S.H., Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 1.000.000 Nyoman Bagus Gurna, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 1.000.000 I Ketut Rina, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 1.000.000 Gung De, Denpasar Rp 1.000.000 Ni Putu Mustini/Guru Anji, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 500.000 Nyoman Sukarata, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 500.000 PDAB. Tirta Amerta Desa Adat Bugbug Rp 500.000 I Wayan Suardana/Godogan, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 300.000 I Komang Widyadarma, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 300.000 I Nengah Simpen,S.Par, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 250.000 I Gede Sujana, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 Ketut Gambir, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 Ni Nengah Sri Astiningsih, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 Warung Jepun Bali, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 I Komang Roseta, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 Diah Mahisa Kondao, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 Jiro, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 Kade Pradnya W, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 I Nengah Garia/Kos, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 I Nengah Suparta, S.H., Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 I Nengah Merta T., Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 Gede Candra, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 200.000 I Made Muda, Denpasar Rp 200.000 I Putu Warsita, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 150.000 I Wayan Dita, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 150.000 I Nengah Redana, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 150.000 I Ketut Sukaya, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 120.000 Ketut Doyok, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Gemuh Adi, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Nyoman Tanggu, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Sri Astiti Ary, Desa Adat Bugbug Rp 100.000 Hal. 19 Jumlah diterima kemarin
terus dilakukan. Bahkan sekarang ini (kemarin - red) krama ngaturang ayah memasang empat Sanggar Tawang untuk upacara besok (hari ini - red). ‘’Upacara nedunang Ida Batara lebih dulu dilakukan. Setelah itu mapepada wewalungan menggunakan kerbau dan kambing. Upacara dimulai pukul 08.00 yang akan di-puput sulinggih,’’ ungkap Jro Mangku Sueca. Mangku Sueca menerangkan, sebelum pujawali Purnama Kapat dilaksanakan, Senin (2/10) diawali matur piuning di sejumlah palinggih dan pura di Besakih. Hal. 19 Dari Denpasar
Penurunan Status
Pengungsi dari Daerah Terdampak Ikut Pulang
Menginjak hari ke-12, posko pengungsian mulai ditinggalkan sejumlah warga. Seperti di Lapangan Ulakan, Kecamatan Manggis. Tak kurang dari 300 orang sudah meninggalkan tempat tersebut. Bahkan, sebagian dari mereka berasal dari 28 desa terdampak. Sementara di Bangli, ratusan pengungsi juga sudah meninggalkan tempat pengungsian. Misalnya siswa pengungsi mengalami penurunan 611 orang kalau dibandingkan dengan hari ketiga pengungsian. Posko Lapangan Ulakan sebelumnya menampung 825 pengungsi. Namun sejak Senin (2/10) mulai ada yang pulang dan sampai Selasa (3/10) siang kemarin pengungsi yang masih bertahan sebanyak 518 jiwa. ‘’Sudah 307 pengungsi yang pulang,’’ kata Kepala Posko yang juga Perbekel Ulakan I Nengah Dipta.
Amlapura (Bali Post) Upacara nedunang Ida Batara dan mapepada wewalungan dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih, Rendang, Karangasem, Rabu (4/10) hari ini. Upacara itu merupakan rangkaian pujawali Purnama Kapat di Pura Pentaran Agung Besakih. Sejumlah krama terlihat ngaturang ayah memasang Sanggar Tawang dan persiapan lainnya menjelang upacara tersebut. Pemangku di Pura Penataran Agung Besakih Jro Mangku Sueca, Selasa (3/10) kemarin mengungkapkan, persiapan menyambut upacara nedunang Ida Batara dan mapepada wewalungan
Amlapura (Bali Post) Status Gunung Agung sampai 3 Oktober masih tetap dalam level awas. Untuk menurunkan status itu, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menunggu perkembangan hingga sepekan ke depan. Kalau kegempaannya terus mengalami penurunan, maka status tersebut akan dievaluasi.
Bali Post/dok
PENGUNGSI - Sejumlah siswa pengungsi ditampung di sejumlah sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Kini ratusan siswa SD yang ditambung di sekolah di Bali sudah pulang bersama keluarganya.
Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG/BG ESDM I Gede Suartika mengatakan, sampai sekarang ini Gunung Agung masih level awas dan belum terjadi erupsi. Gempa masih cukup tinggi. Bahkan jumlah gempa vulkanik dalam, vulkanik dangkal dan tektonik lokal masih tinggi. Data per Senin (2/10) kegempaan yang terjadi mendekati 900-an. Sementara secara
visual kepulan asap dari kawah masih terus terlihat. ‘’Tinggi kepulan asap masih kisaran 200-500 meteran,’’ katanya. Suartika menambahkan, melihat intensitas gempa yang terjadi masih cukup tinggi, pihaknya masih akan terus mengumpulkan data, terkait kegempaannya seperti apa. Hal. 19 Lakukan Evaluasi
Dampak Gunung Agung
Banyak Wisman Batal ke Bali
Bali Post/dok
DISTOP - Dua wisatawan asing distop oleh petugas saat melintas di kawasan rawan bencana. Ketika itu status Gunung Agung bersatus awas.
AKTIVITAS Gunung Agung yang kini berstatus awas, rupanya telah memengaruhi pariwisata Bali. Banyak grup wisatawan asing yang sudah membatalkan kunjungannya pada Oktober ini. Atas situasi tersebut, Dinas Pariwisata Bali pun segera membentuk ‘’Tim Crisis Center’’. ‘’Tim Crisis Center yang kita buat ini untuk menyebarkan informasi real tentang Gunung Agung,’’ ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali A.A. Gede Yuniartha Putra, Selasa (3/10) kemarin. Selain itu, lanjut Yuniartha, tim juga akan menginformasikan tentang Bali yang memiliki banyak objek wisata di radius aman dari kemungkinan bencana erupsi Gunung Agung. Menurut Yuniartha, Tim Crisis Center ini bertugas untuk memviralkan kebenaran informasi tentang Gunung Agung. Termasuk perkembangan terkini situasi Gunung Agung pascanaik ke level IV atau awas. Selain Dinas Pariwisata, tim juga beranggotakan BNPB, Diskominfo, dan seluruh stakeholder pariwisata di Bali. Mengenai travel advice dari sejumlah negara, diakui sudah ada namun ditanggapi secara positif. ‘’Memang sudah ada tapi tidak bisa kita counter. Kita berpikir positif karena mereka hanya katakan jangan mendekati
Gunung Agung, hati-hati di situ. Jadi hanya memberi tahu warganya seperti itu, bukan melarang datang ke Bali,’’ jelasnya. Sementara itu, I Nyoman Astama, Ketua IHGMA DPD Bali, Selasa kemarin, mengakui pariwisata Bali terdampak atas status awas Gunung Agung. Salah satunya telah terjadi penurunan wisatawan. ‘’Yang terjadi sebenarnya itu lebih banyak penurunan wisatawan dari grup. Yang individu tidak banyak, tetapi ada penurunan. Yang paling besar itu dari grup MICE,’’ ungkapnya, di sela-sela rapat stakeholder pariwisata bersama Dinas Pariwisata Bali. Wisatawan tersebut berasal dari negara-negara sumber wisatawan yang mengingatkan kembali warga negaranya dengan memberikan travel advice. ‘’Inilah yang sebenarnya memicu dan memacu penundaan. Atau kalaupun ditunda berarti bulan ini atau tahun ini batal. Ini yang kita alami secara faktanya,’’ ujarnya. Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati juga mengakui adanya penurunan booking hotel di bulan Oktober. Sudah dibatalkan sebesar 20-30 persen. ‘’Mungkin November lebih banyak lagi,’’ ujarnya. Tamu yang membatalkan beralasan karena Gunung Agung. (kmb42)
IHPS I 2017 Diserahkan
Seluruh Daerah di Bali Dapat WTP Jakarta (Bali Post) Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2017 dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10) kemarin. Dari IHPS I 2017 tersebut diketahui seluruh daerah di Bali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dalam rapat tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) menyebutkan, menemukan 14.997 permasalahan yang berpotensi merugikan negara Rp 27,39 triliun. Sejumlah permasalahan tersebut meliputi kelemahan sistem pengendalian intern (SPI), ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan senilai Rp 25,14 triliun. Dari jumlah itu, per-
masalahan karena ketidakpatuhan telah mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 1,81 triliun, sedangkan potensi kerugiannya mencapai Rp 4,89 triliun, serta kekurangan penerimaan senilai Rp 18,44 triliun. ‘’Pada saat pemeriksaan, entitas yang diperiksa telah menindaklanjuti dengan menyerahkan aset atau menyetor ke kas negara/daerah Rp 509,61 miliar,’’ terang Moermahadi. Menurut Moermahadi, untuk permasalahan karena ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan senilai Rp 2,25 triliun. IHPS I Tahun 2017 ini, dijelaskannya, merupakan ringkasan dari 687 Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang terdiri atas 645 LHP keuangan, 9 LHP kinerja, dan 33 LHP dengan tujuan tertentu. Terkait dengan Laporan
Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2016, telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sebanyak 74 Laporan Keuangan Kementerian Lembaga (LKKL) memperoleh opini WTP (84%), capaian ini mulai mendekati target Sasaran Pokok Pembangunan Tata Kelola dan Reformasi Birokrasi sampai dengan tahun 2019 sebesar 95%. 8 LKKL memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (9%), dan 6 LKKL memperoleh opini Tidak Menyatakan Pendapat (7%). Indeks opini atas capaian tingkat perolehan opini WTP pada pemeriksaan tahun 2017 adalah 3,70, masih di bawah target bidang Reformasi Keuangan Negara yang ditetapkan dalam RPJMN 2015-2019 sebesar 3,88. Hal. 19 Penguatan Pemerintah
Moermahadi Soerja Djanegara
denpasar
2
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
figur
Bali Post/rah
Amankan Pengungsi
PERHATIAN serius diberikan Polda Bali kepada pengungsi Gunung Agung. Dalam operasi kemanusiaan dengan sandi Operasi Aman Nusa 2017, personel Polda Bali selain melaksanakan tugas sehari-hari juga melakukan pengamanan bencana aktivitas Gunung Agung. “Anggota kami yang melaksanakan pengamanan juga perlu diperhatikan kesehatannya. Nantinya ada dana kontinjensi untuk menunjang Operasi Aman Nusa II 2017, seperti dana transportasi, kesehatan, termasuk uang saku bagi anggota Polri yang melaksanakan pengamanan,” kata Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana seusai mendampingi As. Ops. Polri Irjen Pol. Muhammad Iriawan mengunjungi pos pengungsian di Karangasem, Selasa (3/10) kemarin. Selain itu, mereka juga meninjau pos penanggulangan bencana aktivitas Gunung Agung yang dibuat Polda Bali di Yeh Malet, Karangasem. Pada kesempatan tersebut, Irjen Iriawan dan Brigjen Alit Widana sempat memasak makanan untuk pengungsi. Itu salah satu bukti Polda Bali dan Polri menyikapi serius kondisi pengungsi Gunung Agung. Sedangkan kunjungan mantan Kapolda Metro Jaya tersebut dalam rangka supervisi dan asistensi Operasi Aman Nusa II-2017, serta meninjau langsung pos penanggulangan bencana. Selain itu, Iriawan akan mengunjungi sejumlah tempat pengungsi untuk melihat langsung situasi dan pelaksanaan pengamanan yang dilaksanakan anggota Polda Bali. Ia berharap anggota Polri membantu dan mengamankan para pengungsi maupun warga yang akan mengungsi ke tempat yang lebih aman. (rah)
Bali Post/ist
MENDATA - Petugas Satpol PP sedang mendata sejumlah wanita yang diduga berprofesi sebagai PSK.
Satpol PP Ciduk Sembilan PSK
Denpasar (Bali Post) Keberadaan pekerja seks komersial (PSK) semakin menyebar. Oleh karena itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Denpasar secara berkesinambungan melakukan penertiban. Seperti yang dilakukan Selasa (3/10) kemarin, petugas Satpol PP kembali melakukan penertiban tempat prostitusi yang berada di kawasan Sanur Kauh. Penertiban dipimpin Kasi Pembinaan, Penyuluhan dan Pengawasan Satpol PP Kota Denpasar Nyoman Gede Sudana. Dari penertiban tersebut, petugas mengamankan sembilan orang PSK. ‘’Tindakan ini kami lakukan untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat bahwa ada lokasi prostitusi di kawasan tersebut,’’ ujar Sudana. Mendapat laporan itu, kata Sudana, pihaknya melakukan pengecekkan dan mendapati sembilan orang PSK yang sedang menunggu pelanggan. Atas temuan itu, pihaknya memberikan tindakan terhadap sejumlah PSK yang berasal dari luar daerah Bali. Menurut Sudana, tempat tersebut sudah lama dikeluhkan warga sekitar. Setelah dilakukan penertiban, ternyata memang benar tempat tinggal tersebut digunakan sebagai ajang prostitusi. Bahkan dari pengakuan kesembilan wanita tersebut, mereka memang bekerja sebagai PSK. Sudana menegaskan, kesembilan PSK itu telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Dalam perda tersebut telah diatur secara tegas, baik penyedia, pengguna dan orang yang secara sengaja menawarkan praktik prostitusi, diancam hukuman pidana dan atau denda maksimal Rp 50 juta. ‘’Untuk tindakan tegas, kami akan melakukan tipiring per 6 Oktober mendatang di Pengadilan Negeri Denpasar,’’ ujarnya. Sudana menambahkan, tindakan tegas itu harus dilakukan agar di Kota Denpasar tidak ada lagi tempat yang digunakan sebagai lokasi prostitusi. Ia juga berharap kepada perbekel/ lurah dan masyarakat di masing-masing desa mau membantu mendata keberadaan tempat yang diduga sebagai tempat prostitusi. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : ANTISIPASI TERJANGAN LAHAR DINGIN, TUKAD UNDA DINORMALISASI Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
PROYEK – Sejumlah pekerja tengah mengerjakan proyek pembangunan Pasar Badung, Selasa (3/10) kemarin. Sebagai langkah antisipasi pascapenetapan status Gunung Agung yang berada di level IV (awas), sejumlah material terpaksa didatangkan dari luar Bali, agar pengerjaan proyek berlangsung sesuai rencana.
Antisipasi Kelangkaan Pasir
Rekanan Pasar Badung Datangkan Material dari Lumajang Denpasar (Bali Post) -
Dampak penetapan status awas Gunung Agung mulai dirasakan sejumlah penggarap proyek fisik. Salah satunya pengerjaan Pasar Badung yang digarap Nindya Karya. Mengantisipasi kekurangan material, rekanan mulai merancang untuk mendatangkan material berupa pasir dari Lumajang, Jawa Timur. Manajer Produksi Nindya Karya Wilayah VII (Bali, NTB dan NTT) Ari Dwi Husodo mengatakan hal itu di sela-sela kunjungan Wali Kota Denpasar ke proyek Pasar Badung, Selasa (3/10) kemarin. Ari Dwi Husodo menegaskan, saat ini realisasi proyek Pasar Badung tahap I telah mencapai 16 persen. Pihaknya yakin proyek ini akan bisa selesai sesuai dengan yang telah ditentukan, yakni per 22 Desember 2017 mendatang. Dalam peninjauannya kemarin, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, pihaknya akan terus
melakukan evaluasi secara bertahap terhadap pelaksanaan proyek ini. “Saya sudah cek langsung secara detail proyek Pasar Badung ini, dan juga penataan sungai agar bisa dikerjakan dengan baik,” ujar Rai Mantra seraya mengatakan optimis pengerjaan proyek sesuai dengan target dan rencana. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar
(Disperindag) Wayan Gatra mengatakan, pihaknya tetap memantau pelaksaan proyek prestisius ini. Terlebih pada Jumat (6/10) mendatang Menteri Perdagangan akan kembali meninjau proyek ini. “Kami kawal terus proyek ini, karena sudah menjadi atensi pusat dan juga Wali Kota Denpasar,” ujar Gatra. Berdasarkan pantauan kemarin, sejumlah pekerja proyek Pasar Badung melakukan pengerjaan di lantai basement. Pengerjaan pengerukkan sudah dilakukan secara tuntas dan kini sudah terlihat mulai menggarap dasar lantai basement dengan memasang besi rangka beton. Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan Pasar Badung tahap I ditangani Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Sedangkan untuk tahap
berikutnya, yang diperkirakan dilaksanakan 2018 mendatang akan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan Pasar Badung tahap I ini meliputi pembuatan dua lantai basement dan lantai dasar. Pola ini dilakukan menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Perdagangan terkait penggunaan dana tugas perbantuan (APBN) sebesar Rp 75 miliar. Sedangkan dana pendampingnya sudah dialokasikan sebesar Rp 15 miliar. (kmb12)
FM 96,5
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Hubungi telepon 0361-7400391
Dilimpahkan ke Kejaksaan
Akui Pesan Sampel, Willy Bantah Beli 19 Ribu Ineks
Denpasar (Bali Post)Abdulrahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong yang ditangkap petugas Mabes Polri di Karaoke Akasaka, Selasa (3/9) kemarin dilimpahkan Mabes Polri ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pria yang mengaku sebagai Konsultan Marketing di Akasaka tersebut tiba di Kejari Denpasar sekitar pukul 12.00 Wita. Kasipidum Kejari Denpasar I Ketut Maha Agung membenarkan telah menerima pelimpahan tahap II dari Mabes Polri. Pascadilakukan pemeriksaan berkas dan barang bukti, Maha Agung mengatakan bahwa Willy akan dititip di Lapas Kerobokan. Untuk menangani perkara ini, ada empat jaksa yang akan
menyidangkan. Mereka adalah Bela, Dewa Lanang, Agung Jayalantara dan Kadek Wahyudi. Sementara itu, Willy yang ditangkap kemudian difoto bersama 19 ribu butir pil ekstasi sebelum diboyong ke Lapas Kerobokan, mengatakan kasus ini bermula dari tertangkapnya Dedi (Dedi Setiawan alias Cipeng Bin Alex) di Jakarta. Menurut Willy, Dedi kemudian disuruh polisi untuk diarahkan ke Bali. “Di Bali dijual murah, berapa saja (dijual). Yang nyuruh polisinya. Saya nggak kenal dengan Dedi,” tandas Willy. Ia mengatakan, akhirnya Dedi datang ke Bali dan menelepon Iskandar (Iskandar Halim alias Ko’i Bin Muslim Halim dalam berkas terpisah). “Iskan-
dar saya nggak kenal. Dedi dan Iskandar mau bawa ke saya kan tidak bisa. Karena saya nggak kenal,” ucap Willy. Membawa bagaimana maksudnya? Willy menjelaskan minta dijualin. Saat ditanya apakah Willy membeli atau memesan ineks tersebut? Willy membantahnya. “Saya nggak ada beli. Nggak ada niat membeli,” bantah Willy yang mengaku sebagai konsultan marketing di Akasaka tersebut. Dalam perkara ini, Willy yang kemarin terlihat segar dengan rambut dicukur sekitar satu centimeter itu hanya mengaku kenal dengan Budi yang di Surabaya. Yakni Budi Liman Santoso alias Budi Bin Sujono Liman Santoso. Dia mengaku
ditelepon Budi dan menawari barang. “Awalnya saya bilang tidak. Namun dia terus mencoba menawari. Saya iseng jawab bawa saja sampelnya. Nggak tahunya bawa sampel dan besoknya datang bawa polisi,” jawab Willy. Karena dihubungi, Willy mengaku sempat mengatakan bahwa sampel ineks tersebut taruh saja di tong sampah. Namun, sambung Willy, malah datang polisi yang membawa tas besar. “Aku mau pergi, polisi bilang jangan bergerak. Aku digiring ke room 26,” ujar Willy membela diri. Di sana, sambung dia, pihaknya disuruh memegang barang bukti. “Saya bilang ndak, ini bukan barang saya,” ceritanya.
Disinggung soal pemesanan sampel ineks, Willy mengakuinya. “Kalau sampel ineks saya memang bilang ada. Namun tidak ada transfer uang sebagai transaksi,” katanya. Dalam pelimpahan kemarin, Willy tampak ditemani kuasa hukumnya, Robert Kuana dan kawan-kawan. Usai memberikan pendampingan, Robert mengatakan jika Willy membeli (ineks-red) maka harus ada transaksi. Jadi, sambung Robert, bahwa kliennya tidak ada pegang barang, tidak menguasai barang, tidak membeli barang. “Ini baru tahapan minta sampel dan belum terjadi transaksi. Sekarang semisal Willy membeli, yang jual siapa?,” kata Robert. (kmb37)
Unmar Jadi Ketua ”Steering Committee” Pertemuan 3.000 Rektor
Rektor Mahendradatta Baca Deklarasi Perguruan Tinggi Anti-Radikalisme di Hadapan Presiden
PERGURUAN Tinggi Swasta (PTS) tertua di Bali dan Nusa Tenggara sejak 1963, Universitas Mahendradatta (d/h Marhaen) kembali menjadi pusat perhatian nasional, dengan didaulatnya Unmar menjadi Ketua Steering Committee acara “Deklarasi Perguruan Tinggi Anti-Radikalisme”, yang diadakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Tidak tanggung-tanggung acara yang didukung oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Dikti) RI ini dihadiri oleh lebih dari 3.000 pimpinan perguruan tinggi, baik negeri dan swasta serta puncak acara juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Yang membanggakan, dalam acara ini Rektor Unmar Dr. Putri Anggreni, S.E., M.Pd. juga didaulat untuk membacakan Deklarasi Perguruan Tinggi AntiRadikalisme di hadapan Presiden Joko Widodo, serta turut mendampingi Menteri Riset, Teknologi dan Dikti RI Prof. M. Nasir dalam sejumlah sesi di Nusa Dua. Kebanggaan ini diungkapkan oleh Dr. Putri Anggreni yang
mengakui bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Unmar tentu merupakan sebuah bukti, bahwa nilai-nilai Marhaenisme dan Tri Sakti Bung Karno yang selalu diusung oleh pendiri Unmar sejak 1963, telah terbukti dalam perjalanan bangsa ini. “Jauh sebelum gerakan anti radikalisme berkumandang di Indonesia, Unmar yang didirikan oleh (Swargi) Shri Wedastera Suyasa atas gagasan Presiden tahun 1963, secara konsisten dan lebih awal berbicara tentang nasionalisme Indonesia. Semua fakultas yang ada di Unmar pun juga memiliki spirit Tri Sakti dan Marhaenisme, dan jika sekarang sejak awal era reformasi di kalangan perguruan tinggi di Indonesia, tentu ini sebuah karma wesana. Saya bangga mampu menghantarkan Unmar turut mensukseskan acara Deklarasi Perguruan Tinggi Anti-Radikalisme ini,” ungkap Dr. Putri Anggreni. Hal senada juga disampaikan oleh Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa, S.Sos., S.H., M.H. (Ketua
NASIONALIS – Rektor Universitas Mahendradatta Bali Dr. Putri Anggreni, S.E., M.Pd. (paling kiri) mendampingi Menteri Riset Dikti RI Prof. M. Nasir saat acara Deklarasi Perguruan Tinggi Anti-Radikalisme di Nusa Dua. Umum Yayasan Mahendradatta) yang bertindak sebagai Sekretaris OC dari acara Deklarasi Perguruan Tinggi Anti-Radikalisme, bahwa dukungan ter-
hadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk meletakkan kembali nilai-nilai Bung Karno adalah mutlak dilakukan oleh seluruh komponen bangsa Indo-
nesia, termasuk perguruan tinggi di Bali. “Kita akui bahwa di Bali ini ada informasi bahwa sejumlah perguruan tinggi memiliki sel-sel radikalisme. Kita sebagai bagian dari Badan Pengelola Perguruan Tinggi di Bali, tentu sepaham dengan visi dan misi pemerintah untuk menegakkan institusi pendidikan sebagai wadah pembentukan karakter calon pemimpin bangsa yang baik dan tentu karakter yang kita inginkan adalah karakter nasionalisme Indonesia dan Pancasilais. Sempat menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan RI di Jakarta tempo hari. Presiden sudah memberikan banyak arahan bagaimana sepatutnya hal ini bisa berjalan. Terima kasih juga kepada Kopertis Wilayah VIII A Bali, KNPI Bali, PENA 98 yang ikut serta menyukseskan acara ini. Ini kerja bersama dari semua insan Pancasilais. Semoga Indonesia bebas gerakan radikalisme dan tegas menolak negara khalifah,” ungkap Turah Wira Weda yang juga Sekretaris Umum DPD KNPI Bali. (ad192)
BADUNG
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
3
Badung Raih Upakarya Wanua Nugraha 2017
PENGHARGAAN - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menerima penghargaan Upakarya Wanua Nugraha yang diserahkan langsung Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Dr. Nata Irawan, S.E., M.Si. di The Media Hotel and Towers Jakarta, Senin (2/10) malam.
PEMERINTAH pusat melalui Kementerian Dalam Negeri kembali menganugerahkan penghargaan untuk Pemerintah Kabupaten Badung atas keberhasilannya membina desa-desa di wilayah Kabupaten Badung. Adapun penghargaan yang diberikan berupa Upakarya Wanua Nugraha. Penghargaan ini diterima Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, yang diserahkan langsung Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Dr. Nata Irawan, S.E., M.Si. mewakili Kementerian Dalam Negeri. Penyerahan penghargaan ini digelar bersamaan dengan acara Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat tingkat Nasional
di The Media Hotel and Towers Jakarta, Senin (2/10) malam. Turut mendampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Putu Gede Sridana. Di sela-sela penyerahan penghargaan, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Badung mengapresiasi penghargaan Upakarya Wanua Nugraha 2017 yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri. “Ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah pusat atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Badung dalam melakukan pembinaan terhadap seluruh desa dan kelurahan di Badung,” ujar Suiasa.
Suiasa menambahkan, desa dan kelurahan merupakan bagian penting dalam pembangunan Badung. “Dengan majunya desa yang ditandai dengan adanya geliat ekonomi kerakyatannya serta lahirnya inovasiinovasi akan memberi dampak yang positif bagi warganya. Dampak ini diharapkan sebagai penguatan untuk tumbuhnya desa mandiri di Badung. Hal ini diharapkan dapat mendorong masyarakat berusaha di desanya dan tidak beramai-ramai pergi ke kota untuk mencari nafkah,” kata Suiasa. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Gede Sridana menyampaikan,
penghargaan yang diterima Kabupaten Badung ini merupakan perhargaan tertinggi atas keberhasilan Badung membina desa. “Atas keberhasilan ini, pola pembinaan desa di Badung ini dipakai rule model dalam membangun desa-desa di Indonesia. Beberapa desa di Badung dijadikan laboratorium desa oleh pemerintah Pusat. Untuk Provinsi Bali, di samping Kabupaten Badung Kota Denpasar juga mendapat penghargaan yang sama, sehingga Provinsi Bali juga memperoleh trofi atas keberhasilan ini,” paparnya. Direktur Evaluasi Perkembangan Desa Kemendagri RI Dr. Eko Prasetyanto PP yang
juga merupakan Ketua Panitia Pelaksana kegiatan ini mengatakan, Upakarya Wanua Nugraha ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah yang dianggap berhasil melakukan pembinaan terhadap desa dan kelurahannya, sehingga berhasil meraih juara lomba desa dan kelurahan di tingkat nasional. Seleksi dilakukan terhadap 279 kandidat dari tingkat provinsi, kota dan kabupaten dengan bobot penilaian, di antaranya keberhasilan dalam lomba lurah/desa tingkat nasional serta keberhasilan menggerakkan partisipasi dan inovasi masyarakat di wilayahnya. (ad189)
Dana Transportasi Dewan Sisakan Masalah
sosok
Mangupura (Bali Post) –
Penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Anggota DPRD di Kabupaten Badung menyisakan masalah baru. Pasalnya, peraturan yang mengganti mobil dinas dewan dengan dana transportasi berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) puluhan tenaga kontrak.
Bali Post/sue
Rekayasa Sosial Pertanian PEMBANGUNAN pertanian harus semakin serius dikembangkan, guna dapat saling bersinergi dengan sektor pariwisata dan sektor-sektor lainnya. Ke depan sektor pertanian tidak lagi menjadi sektor termarginalisasikan, tetapi dapat menjadi sektor yang tangguh dan memiliki daya saing yang semakin tinggi. Pengamat pertanian yang juga Dekan Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.MA. menegaskan, tidak ada cara lain yang harus dilakukan yaitu teknologi pertanian baik di hulu maupun di hilir yang dibarengi dengan penguatan kapasitas para petani dan pelaku usaha pertanian lainnya. Selain politik pertanian pemerintah yang berpihak kepada petani. Dikatakannya, penguatan kapasitas para petani memerlukan adanya rekayasa sosial (social engineering) guna dapat memobilisasi dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia dan bahkan menciptakan sumber daya baru untuk membangun pertanian itu sendiri. Diperlukan adanya agen-agen perubahan (agent of change) di setiap lini kegiatan pertanian yang berorientasi agribisnis. Untuk itu Fakultas Pertanian di Bali harus mampu mencetak sarjana pertanian yang berdaya saing, berbudaya dan mandiri. Teknologi berdaya saing yang dimiliki oleh sarjana pertanian agar dapat diterapkan, diaplikasikan sesuai dengan budaya masyarakat dalam arti luas, seperti budaya berubah, budaya maju dan memperhatikan nilai-nilai sosial atau norma di masyarakat. Makanya, tuntutan sarjana dewasa ini harus dapat menunjukkan jati diri sebagai agen perubahan yang berbudaya dan mandiri. ‘’Kembangkanlah sosial engineering yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,’’ tegasnya. (sue)
Sekretaris DPRD Badung I Nyoman Predangga mengatakan, 37 anggota dewan telah mengembalikan kendaraan dinas. Dikatakan, mobil dinas (mobdin) dikembalikan kepada Bagian Aset, kecuali Ketua DPRD dan kedua wakilnya masih memanfaatkan kendaraan tersebut. ‘’Semua (anggota dewan – red) sudah mengembalikan mobil sesuai dengan PP Nomor 18 Tahun 2017. Terkait tenaga sopir sedang kami ajukan ke timur (eksekutif – red),’’ kata Predangga, Selasa (3/10) kemarin. Predangga berharap seluruh tenaga sopir tetap diberdayakan, sehingga tidak menimbulkan pengangguran. Terlebih, mereka telah bekerja selama bertahun-tahun dalam melayani para legislator. ‘’Kalau bisa, mereka (sopir – red)
masih dipakai. Kasihan sudah lama juga kita ajak,’’ katanya penuh harap. Mengenai besaran dana transportasi yang akan diterima para anggota dewan, Predangga mengaku masih menunggu peraturan bupati (perbup). Berdasarkan informasi yang beredar, para anggota akan menerima uang tunjangan transportasi sebesar Rp 32 juta per orang. Lantas, apakah Peraturan Gubernur (Pergub) terkait PP Nomor 18 Tahun 2017 sebagai rujukan pembuatan perbup telah rampung? Menjawan pertanyaan itu, Predangga mengaku belum. ‘’Sekarang belum dapat tunjangan. Kami masih menuggu pergub sebagai acuan. Kalau pergub sudah turun, segera akan dibuatkan perbup (peraturan
bupati - red),’’ tegasnya. Sebelumnya, Ketua DPRD Badung Putu Parwata membenarkan jika sejumlah anggotanya telah mengembalikan mobil dinasnya. Dikatakan, pengembalian mobil dinas itu merujuk PP Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Anggota DPRD. Sementara itu, anggota DPRD Badung Nyoman Satria mengaku paling pertama mengembalikan mobil dinas. ‘’Ini sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Jadi, harus mengikuti aturan itu. Meskipun Pergub tentang penjabaran PP Nomor 18 Tahun 2017 belum turun, kami sebagi anggota dewan sudah mempersiapkan diri,’’ tegasnya. (kmb27)
Bali Post/eka
MOBIL DINAS - Puluhan mobil dinas yang sebelumnya digunakan para wakil rakyat diparkir di areal parkir Gedung DPRD Kabupaten Badung, Selasa (3/10) kemarin.
PANTAI MELASTI Kawasan Pantai Melasti yang mulai ramai dikunjungi wisatawan. Pantai ini merupakan objek wisata baru di Desa Ungasan.
Penusuk Dagang Nasi Jinggo Ditangkap PENUSUK I Gede Aditya Sanjaya Kusuma (28) akhirnya ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar, Senin (2/10) malam. Pelakunya berinisial KS (22) dibekuk di rumahnya di Jalan Tukad Languan, Denpasar Selatan (Densel). Korban ditusuk saat mengantar nasi jinggo ke Pasar Nyanggelan, Panjer. “Pelaku ditangkap pukul 23.00 Wita. Pelaku selanjutnya dibawa ke Polresta,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto, Selasa (3/10) kemarin. Menurut Aris, setelah menerima laporan kasus itu, timnya mem-back-up Polsek Denpasar Selatan memburu pelaku. Apalagi pelaku dikenal korban dan saksi. “Identitas lengkapnya sudah kami dapat,” ungkapnya. Sempat menghilang, pelaku akhirnya pulang. Saat itulah pelaku langsung ditangkap dan digelandang ke Polresta. “Motifnya karena ketersinggungan saja dan emosi,” kata mantan Kapolsek Densel ini. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus penusukan kembali terjadi di wilayah Denpasar Selatan (Densel). Seorang pemuda I Gede Aditya Sanjaya Kusuma (28) ditusuk oleh pelaku berinisial KS (22) di depan Arta Laundry di Jalan Tukad Batanghari X, belakang Pasar Nyanggelan, Panjer, Densel, Senin (2/10) lalu. Sebelumnya korban mengantar nasi jinggo di Pasar Nyanggelan. Awalnya korban yang beralamat di Jalan Tukad Pancoran Gang II, Panjer, Densel ini disuruh ibunya mengantar nasi jinggo ke pasar tersebut, pukul 05.30 Wita. Setelah itu, korban menuju rumahnya. Setibanya di TKP, korban dihadang oleh pelaku. Ada saksi melihat korban dan pelaku sempat cekcok. Selanjutnya, pelaku memukul korban dan mengenai pipinya. Korban berusaha melakukan perlawanan. Tanpa disadari korban, pelaku mengeluarkan pisau stainless dan langsung menusuk ulu hati korban. Akibatnya, korban langsung tersungkur di tanah dan pelaku bergegas meninggalkan TKP. Warga yang melihat kondisi korban langsung membawa korban ke klinik di Jalan Tukad Petanu, Panjer, lalu dirujuk ke RSUP Sanglah. (rah)
Bali Post/kmb23
Rawan Aksi Pencurian
Akses Masuk Areal di Timur Pantai Melasti Ditutup Mangupura (Bali Post) Kawasan Pantai Melasti yang merupakan objek wisata baru di Desa Ungasan makin ramai dikunjungi wisatawan. Namun, meningkatnya kunjungan wisatawan ini justru dimanfaatkan oleh para pelaku kriminal untuk melancarkan aksinya. Khususnya di areal sebelah timur Pantai Melasti yang tidak dijaga petugas. Perbekel Ungasan Made Kari saat dikonfirmasi, Selasa (3/10)
kemarin, tidak memungkiri kondisi tersebut. Sebelumnya memang sempat mencuat di media sosial ada pencongkelan mobil dan pencurian yang seakan terjadi di areal Pantai Melasti. Padahal, kata dia pencurian itu terjadi di kawasan timur luar Pantai Melasti. “Biasanya pengunjung naik dari tangga atas sehingga luput dari atensi petugas. Selain itu, mereka biasanya parkir di sisi tebing yang sangat berbahaya,” katanya.
Oleh karena itu, lanjut Kari, sesuai hasil koordinasi dengan pihak desa adat dan lembaga lainnya, pintu masuk di timur kawasan tersebut ditutup. “Apabila ada pengunjung yang mau berkunjung ke sisi timur agar melalui Pantai Melasti, sehingga mendapat atensi dari petugas jaga yang disiagakan di sana,” ujarnya. Kari menambahkan, meningkatkan kunjungan wisatawan juga berdampak terhadap
masalah kebersihan dan keamanan di kawasan tersebut yang wajib mendapatkan perhatian serius. Oleh karena itu, sesuai kesepakatan prajuru desa adat, mulai diberlakukan pengenaan sumbangan kepada pengunjung per 1 Oktober lalu. Dikatakan, dana itu nantinya dialokasikan untuk menjaga kebersihan dan keamanan Pantai Melasti. “Sumbangan yang diberlakukan sebesar Rp 2.000 per orang. Itu adalah sumbangan, bukan pun-
gutan,” tegasnya. Kari menambahkan, pihaknya juga melakukan penataan di Pantai Melasti yang dipersiapkan menjadi destinasi andalan Desa Ungasan. Untuk tahap pertama, penataan pantai tersebut ditargetkan rampung akhir 2018 ini, sehingga bisa dilakukan soft opening awal tahun depan. “Yang jelas, untuk tahapan saat ini Pemkab sudah menyiapkan anggaran Rp 5 miliar,” ujarnya. (kmb23)
Bupati Teken Surat Eksekusi Tujuh Kafe di Mengwitani Mangupura (Bali Post) – Surat eksekusi tujuh kafe di wilayah Desa Mengwitani, Mengwi telah ditandatangani Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Selasa (3/10) kemarin. Surat ini memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat melakukan penyegelan ketujuh tempat hiburan malam tersebut. Kasatpol PP Badung IGAK Suryanegara membenarkan prihal tersebut. Dikatakan, eksekusi diagendakan berlangsung, Rabu (4/10) hari ini sekitar pukul 09.00 Wita. Pelaksanaan eksekusi akan melibatkan Tim Yustisi (Satpol PP), Kepolisian, TNI, desa adat, Linmas dan lembaga masyarakat. “Surat perintah dari Bapak Bupati untuk melakukan eksekusi besok (hari ini) sudah kami terima.
Seluruh pihak kami harapkan mengawal proses penutupannya, sehingga proses eksekusi ini berjalan aman,” ujar Suryanegara, Selasa kemarin. Menurut Suryanegara, pihaknya hanya melakukan penyegelan dan tidak dibarengi dengan pembongkaran bangunan. Sebab, bangunan yang difungsikan sebagai kafe merupakan milik pribadi atau sewa, sehingga dapat difungsikan sebagai tempat usaha selain kafe. “Selama pemilik atau pihak yang menyewa mengurus izin untuk usaha yang akan dibuka di sana (eks kafe-red) kan bisa. Misalnya, dialihfungsikan menjadi rumah makan sehingga lebih bermanfaat untuk masyarakat setempat dan masyarakat umum,” katanya. Seperti diberitakan sebelum-
nya, penutupan kafe tersebut berawal dari pengaduan Desa Adat Mengwitani mengenai keberadaan tujuh kafe di Jalan Terminal Mengwi. Menyikapi laporan tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Badung akhirnya melayangkan surat teguran I agar kafe-kafe tersebut menghentikan segala kegiatannya. Salah satu dari tujuh surat yang dilayangkan bernomor 640/1449/Penegakan Perda/Sat.Pol.PP tertanggal 11 September 2017. Teguran itu juga terkait dengan penegakan Perda Badung Nomor 27 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Izin Mendirikan Bangunan dan Perda Badung Nomor 7 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Kabupaten Badung. (kmb27)
Bali Post/eka
CAFE - Sejumlah kafe yang berdiri di pinggir jalan Terminal Mengwi, Badung.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
Terkumpul Rp 4 Miliar
Gelar ’’Talkshow’’ Implementasi Perda Bangunan Gedung Bantuan Likuiditas BKS-LPD Se-Bali Siap Disalurkan
TALKSHOW – Narasumber menyampaikan materinya dalam talkshow yang diadakan Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali. DALAM rangka menyebarlu- gedung, mulai dari tahap perencaaskan informasi di Bidang Pena- naan, pelaksanaan, pemeliharaan taan Bangunan dan Lingkungan, sampai pembongkaran. Minimnya Satuan Kerja (Satker) Pena- pengetahuan masyarakat perihal taan Bangunan dan Lingkungan pembangunan dan aturan-aturan Provinsi Bali Ditjen Cipta Karya yang ada di dalam peraturan daerah Kementerian Pekerjaan Umum bangunan gedung, menjadi latar dan Perumahan Rakyat menye- belakang pelaksanaan kegiatan ini. lenggarakan talkshow bertemakan Tingginya aktivitas pembangu‘’Implementasi Peraturan Daerah nan fisik terutama pada kawasan Bangunan Gedung’’ di Gedung Pu- perkotaan, harus diimbangi dengan sat Informasi Pengembangan Per- pengetahuan masyarakat minimal mukiman dan Bangunan (PIP2B) mengenai persyaratan keandalan Werdhapura Sanur, Denpasar. bangunan gedung, meliputi perMelalui kegiatan ini diharapkan syaratan keselamatan, kesehatan, tersebar informasi kepada ma- kenyamanan dan kemudahan. syarakat luas, khususnya dalam Umumnya masyarakat mengetahal penyelenggaraan bangunan hui persyaratan keandalan ini saat
mengajukan izin mendirikan bangunan. Karena dalam pengurusannya pemohon diwajibkan melampirkan gambar rencana teknis, baik dari pemohon sendiri maupun yang dibuat oleh perencana konstruksi. Khusus bangunan fungsi umum, gambar rencana teknis inilah yang harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu oleh tim ahli bangunan gedung. Bagi pemohon yang akan membangun rumah tinggal dan tidak menggunakan jasa konstruksi gambar, rencana teknis tersebut harus mengikuti gambar prototype dari dinas teknis setempat atau dapat menggunakan standar nasional untuk menjamin keandalan bangunan gedung. Narasumber kegiatan talkshow yang diadakan oleh Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali ini adalah para akademisi bidang penataan ruang dan bangunan gedung, yaitu Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si. dan Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, S.T., M.A. Demi mempercepat implementasi perda bangunan gedung di masingmasing kota/kabupaten, Saker Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali juga memberikan fasilitasi, melalui penyediaan narasumber dan pendampingan penyusunan peraturan bupati dan wali kota di kabupaten/kota. Melalui ini diharapkan terdapat kepastian hukum dalam kegiatan penyelenggaraan bangunan gedung di masing-masing daerah. (ad018)
Pascasarjana Unwar Kenalkan Institusi pada Maba
PENGENALAN - Pengenalan institusi Universitas Warmadewa pada mahasiswa baru program Pascasarjana Unwar. PROGRAM Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) melaksanakan pengenalan institusi mahasiswa baru (maba) tahun akademik 2017/2018, Senin (2/10). Pengenalan institusi ini diikuti 188 mahasiswa baru dari berbagai kalangan, baik fresh graduate maupun yang sudah bekerja. Mereka terdiri atas Program Studi (Prodi) Magister Manajemen (MM), Magister Ilmu Hukum (MIH), Magister Ilmu Linguistik (MIL), Magister Administrasi Publik (MAP) dan Magister Kenotariatan (MKn). Ketua Panitia Dr. Dra. A.A. Rai Sita Laksmi, M.Si. mengatakan, kegiatan pengenalan institusi merupakan pengenalan tentang eksistensi kelembagaan yang meliputi Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Universitas Warmadewa dan Program Magister Pascasarjana. Tujuan kegiatan ini adalah agar mahasiswa baru program Pascasarjana mengetahui organisasi dan tata kerja yayasan, universitas, dan program
Pascasarjana. ‘’Ini merupakan apresiasi sangat besar dari stakeholder kami yang ingin menyelesaikan studi di program Pascasarjana,’’ ujar Direktur Pascasarjana Unwar Prof. Dr. Ir. Gede Suranaya Pandit, M.P. Maba sangat antusias mengikuti pendidikan Pascasarjana. Namun, sebelum itu, maba penting mengetahui lebih detail tentang institusi, seperti pengembangan yang dilakukan Pascasarjana Unwar, halhal yang dilaksanakan di Pascasarjana mulai dari sarana-prasarana yang menunjang proses belajar hingga strategi pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi. ‘’Yang tidak kalah penting adalah proses akademik yang akan dilalui mulai dari saat ini sampai yudisium dan wisuda,’’ tambahnya. Dalam pengenalan institusi, disampaikan juga tentang penyelesaian studi tepat waktu minimal 18 bulan, kecuali Magister Kenotariatan minimal dua tahun. ‘’Karena mereka juga dibebani dengan skill. Kami mempunyai
prasarana laboratorium termasuk kantor notaris. Jadi, mereka bisa membuat kontrak termasuk akta tanah dan perumahan termasuk perjanjian dengan stakeholder. Mereka akan dilatih keterampilannya. Kurang lebih dua tahun selesai, sedangkan prodi lain minimal satu setengah tahun atau 18 bulan. Tapi lulusan kami sebelumnya rata-rata menyelesaikan studi dua tahun,’’ beber Suranaya Pandit. Menurut Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurthi, M.Si., pihaknya perlu memberikan orientasi pada mahasiswa baru Pascasarjana menyangkut akademik, fasilitas dan saranaprasarana penunjang akademik. ‘’Kami dari yayasan punya tanggung jawab yang berkaitan dengan sarana-prasarana, SDM, tata kelola keuangan, tata perkuliahan,’’ jelasnya. Setiap calon mahasiswa wajib tahu tentang semua itu, sehingga di awal perkuliahan telah memiliki visi yang sama ketika nanti menjadi karya siswa di program Pascasarjana. Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. pada kesempatan tersebut menyampaikan tentang strategi pengembangan Tri Dharma PT yang merupakan tugas utama perguruan tinggi, sehingga perlu disosialisasikan pada seluruh mahasiswa. Gerak langkah untuk mencapainya tidak hanya dilakukan dosen tetapi juga mahasiswa. Gerak langkah mahasiswa lebih banyak pada unsur pendidikan. Unwar telah memiliki strategi dasar dalam hal pendidikan dengan menerapkan delapan standar yang penting diperhatikan karena menyangkut kualitas lulusan. (ad191)
Rotary Bali Peduli Bencana Gunung Agung
BANTUAN - Ketua Koordinator Lapangan Tim Rotary Peduli Gunung Agung DDG Suastika menyerahkan bantuan kepada warga di pengungsian di Desa Tenganan Pegringsingan. ROTARY yang merupakan organisasi sosial terbesar di dunia, membentuk Tim Rotary Peduli Bencana Gunung Agung sejak Gunung Agung ditetapkan peningkatannya ke level IV (Awas). Banyaknya pengungsi yang tersebar di ratusan titik pengungsian mengundang kepedulian sangat besar dari anggota Rotary bukan saja di Bali, tetapi juga di Solo, Semarang, Kudus, Sidoarjo, Sulawesi, Surabaya, Jakarta, Bandung dan daerah lain. DDG Nyoman Suastika dipilih menjadi Ketua Koordinator Lapangan dibantu oleh PP Gede Hari yang bertugas langsung di Karangasem, para Rotarrian, Rotaract dan Interact di Bali. Tim mengumpulkan dana dan sumbangan dari berbagai pihak dan melakukan kunjungan setiap dua minggu sekali ke lokasi pengungsian.
Dalam setiap kunjungan, Gede Hari terlebih dahulu mengecek kondisi dan jumlah pengungsi di lapangan. ‘’Apakah mereka dari KRB 3, 2 atau 1 dan apa yang dibutuhkan, sehingga apa yang kami serahkan tepat guna,’’ ujar Wanda Somdani, Humas Tim Rotary Peduli Bencana Gunung Agung, Selasa (3/10) kemarin. Tim Rotary Peduli Bencana Gunung Agung sudah melakukan dua kali kunjungan ke Pos Pengungsian, yaitu pada 24 September di Pasaban yang berisi 200 orang dan Nongan yang menampung 1.000 pengungsi. Sementara pada 1 Oktober ke dua lokasi di Desa Manggis, yaitu Banjar Pugubugan dengan jumlah pengungsi 251 orang, Banjar Bakung yang berisi 70 pengungsi dan Desa Tenganan Pegringsingan yang menerima
lebih dari 400 jiwa. Pada kunjungan 1 Oktober lalu, tim Rotary membawa tenaga medis yang terdiri atas tiga dokter, apoteker dan asisten apoteker. Tim yang dipimpin DDG Suastika didampingi PDG Al Purwa juga mengajak tim Interact untuk menghibur anak-anak di pengungsian. ‘’Tim juga menyerahkan bantuan dari berbagai pihak, di antaranya masker, obat-obatan, sayur sumbangan Restoran Kampung Renon dan lauk jadi yang tahan lama seperti tempe kering dan abon ikan,’’ ucap Wanda. Selain itu, tim medis membuka layanan kesehatan di setiap pengungsian dan menemukan banyak lansia, terutama yang sakit karena rematik, masuk angin, dan beberapa keluhan lain. ‘’Dari kunjungan tersebut tim kesehatan kami membuat catatan bahwa yang sangat diperlukan adalah fasilitas MCK yang memadai, obat-obatan seperti obat tetes mata, autan, viks, minyak urut, paracetamol, buku dan pensil gambar, serta buku tulis dan pensil,’’ tandasnya. Melihat situasi tersebut, Tim Rotary Peduli Bencana Gunung Agung membuka kotak amal. Seluruh biaya akan dipergunakan untuk pembuatan tiga unit MCK yang terdiri atas empat toilet jongkok dan dua kamar mandi, serta Survival KIT yang terdiri atas masker, kacamata, ponco, senter, brosur, botol air dan makanan cepat saji yang disiapkan dalam tas gandeng agar mudah dibawa ke mana-mana. ‘’Tim Rotary kami memutuskan membuat unit MCK pertama di Pagubugan, Manggis, karena untuk 250 pengungsi belum ada MCK sama sekali,’’ ungkap Wanda. (ad188)
BADAN Kerja Sama (BKS)-LPD se-Provinsi Bali melakukan pertemuan di LPD Sukahet, Sidemen, Klungkung, Selasa (3/10) kemarin. Rapat ini bertujuan mengoordinasikan bantuan likuiditas dan sosial dari seluruh LPD di Bali. Bantuan penyangga likuiditas telah terkumpul Rp 4 miliar dan bantuan sosial berupa dana kurang lebih Rp 300 juta. Bantuan dana tersebut ditampung dan ditabung di LPD Sukahet. Ketua BKS-LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. mengatakan, bantuan yang terkumpul saat ini masih akan terus dilanjutkan, sehingga nantinya terus bertambah. ‘’Ini merupakan salah satu bentuk persatuan dan kebersaman LPD dengan memberikan bantuan dan ikut merasakan apa yang dirasakan LPD di Karangasem,’’ katanya. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa dana, tetapi juga sembako dan kebutuhan lainnya. Kepala BKS-LPD Kota Denpasar Drs. I Wayan Rayun, MBA. melaporkan, LPD Kota Denpasar siap membantu masyarakat dan LPD di Karangasem. Bantuan yang telah terkumpul baik penyangga likuiditas maupun sosial mencapai Rp 518 juta. Dari 35 LPD di Kota Denpasar, dana penyangga likuditas yang terkumpul adalah sebanyak Rp 359 juta. Sedangkan untuk bantuan sosial yang telah terkumpul Rp 66,5 juta ditambah dana bantuan sosial dari karyawan LPD Rp 57,7 juta. Ketua BKS-LPD Kabupaten Gianyar I Nyoman Artana menyatakan LPD di Kabupaten Gianyar sangat antusias berpartisipasi membantu masyarakat dan LPD di Karangasem. Saat ini telah terkumpul bantuan dana penyang-
RAPAT - BKS LPD se-Bali berfoto bersama usai mengadakan rapat di LPD Sukahet, Sidemen, Klungkung. ga likuiditas Rp 800 miliar, sedangkan dari masing-masing karyawan LPD yang total berjumlah 1.627 orang mampu mengumpulkan dana sekitar Rp 162 juta. Menurut Kepala LPD Padang Tegal, Ubud ini, LPD Padang Tegal siap membantu dana likuiditas hingga Rp 1 miliar untuk LPD di Karangasem. Ketua BKS-LPD Jembrana I Gusti Kade Wartana mengungkapkan, walaupun aset LPD di Jembrana sangat minim, dana penyangga yang dikumpulkan Rp 100 juta ditambah dari partisipasi karyawan LPD untuk bantuan sosial terkumpul Rp 30 juta. Ketua BKS-LPD Kabupaten Tabanan I Wayan Budiada mengungkapkan, pendataan masih berjalan karena pihaknya memberikan kesempatan kepada masing-masing kecamatan. ‘’Meski begitu, kami di Tabanan siap mendukung likuiditas atau bantuan sosial LPD dan masyarakat di Karangasem,’’ ujarnya. Demikian juga 117 LPD di
Klungkung, siap membantu cadangan likuiditas Rp 109 juta. Ketua BKS-LPD Kabupaten Klungkung I Nyoman Sudarma mengatakan, selain dana penyangga likuiditas, 488 karyawan LPD di Klungkung mampu mengumpulkan dana sosial Rp 48 juta. ‘’Kami menyambut baik momentum ini. Meskipun di tengah bencana, mampu menguatkan LPD di seluruh Bali,’’ tuturnya. Sementara itu, Ketua BKS LPD di Singaraja I Made Nyiriyasa, S.Sos., M.MA., Ketua BKS Kabupaten Bangli I Ketut Sudana dan Ketua BKS LPD Perwakilan empat kecamatan di Badung (Kuta Utara, Mengwi, Abiansemal dan Petang) I Made Dwi Antara menyatakan kesiapan mendukung program BKS LPD Bali dan telah mengadakan rapat persiapan di masing-masing kabupaten. Bantuan akan segera disalurkan baik berupa barang maupun uang yang dikumpulkan secara sukarela dari karyawan LPD. (ad196)
Senator RI Gelar ’’Public Hearing’’ dengan Konjen Australia
Berkat Wedakarna, Kali Pertama Usulan Bilateral Indonesia Libatkan Krama
SEJARAH baru tercipta di Kantor Gubernur Bali, yakni untuk pertama kali dalam catatan DPD-RI Bali digelar pertemuan bilateral dalam format Public Hearing (rapat dengar pendapat) yang melibatkan pejabat negara sekelas Senator DPD-RI dan diplomat asing. Atas inisiatif Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, diadakan pertemuan bilateral di Kantor Gubernur Bali, yakni Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) dengan menghadirkan Konsul Jenderal Australia Dr. Helena Studdert dan lebih dari 300 peserta dari berbagai unsur. Gubernur Bali mengutus dua pejabatnya untuk mendampingi Senator RI dan Konjen Australia yakni I Dewa Eka Wijaya Wardana (Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali) dan Dr. Drs. Ida Bagus Kade Subhiksu, M.M. (Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Keuangan). Hadir pula pejabat dari kabupaten/kota se-Bali, organisasi dan asosiasi PHRI, BTB, GIPI, Apindo, Forum Rektor, Forum Revolusi Mental, Asosiasi Pengusaha Pribumi Bali, serta sejumlah tokoh ekonomi Bali. Dalam presentasinya, Konjen Helena Studdert menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang dilakukan berkat inisiatif Senator Arya Wedakarna, sehingga apa yang menjadi harapan Indonesia dan Australia untuk bersinergi dalam ekonomi bisa dimaksimalkan. Hal senada diungkapkan Senator Arya Wedakarna bahwa keterlibatan usulan Provinsi Bali dalam kerangka IA-CEPA ini sangat strategis karena masukan harus segera diserahkan ke Presiden RI dan lintas sektoral seperti Ke-
KANTOR GUBERNUR - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (dua dari kanan) bersama Konjen Australia Helena Studdert dan pejabat pemprov di Kantor Gubernur Bali. menlu, Kemendag, Kemendikbud dan Kemenristek agar kepentingan Indonesia dan Australia terjembatani. ‘’Hubungan politik Indonesia kan bebas aktif. Kita memiliki kemerdekaan untuk berkawan dengan negara mana pun. Australia berhubungan sangat baik dengan Bali. Ini dibuktikan ribuan warga Australia tinggal dan berbisnis serta 1 juta lebih turis Australia berlibur ke Bali setiap tahun. Begitu pula banyak orang Indonesia khususnya warga Bali di Australia. Jangan lupa tahun 2002 Bali dan Australia sangat berduka akibat aksi terorisme Bom Bali I dan II yang merenggut banyak korban dari kedua negara. Jadi, pemerintah Indonesia harus memperhatikan masukan dari Bali dan ini yang kita akan usulkan, semuanya tetap dalam frame atau kerangka diplomasi,’’ ujar Gusti Wedakarna. Dikatakannya, keterlibatan
publik dalam acara seperti ini adalah sebuah kebutuhan, bahwa rakyat harus diberikan kesempatan menyampaikan pemikirannya. ‘’Selama ini daerah merasa kurang dilibatkan dalam urusan internasional dan kini saatnya hal itu berubah. Bali akan memulai tradisi ini. Nantinya semua hasil dari Public Hearing ini akan disampaikan kepada Presiden RI untuk menjadi pertimbangan sebelum penandatanganan kesepakatan Indonesia–Australia akhir tahun 2017 antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malcolm Turnbull,’’ tandas Senator Wedakarna. Ia merasa senang ternyata masukan dari publik dalam bidang pariwisata, tenaga kerja, pendidikan, pertanian, kesehatan dan perikanan luar biasa. ‘’Ini bukti bahwa krama Bali pintar-pintar dan harus terus diberi ruang,’’ tegas mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali. (ad195)
Aksi Peduli The Nest Hotel by Danapati
Salurkan Donasi kepada Pengungsi DITETAPKANNYA status awas atas meningkatnya aktivitas Gunung Agung oleh Pemerintah Provinsi Bali, membuat masyarakat yang tinggal dalam zona bahaya harus mengungsi ke tempat-tempat pengungsian yang berada di sekitar wilayah Kabupaten Karangasem. Kamis (28/9) lalu, The Nest Hotel by Danapati melakukan aksi peduli kunjungan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) ke salah satu tempat pengungsian Gunung Agung, yaitu Desa Tri Eka Bhuna (Telun Ayah), Kecamatan Sidemen, yang berlokasi di pedalaman kurang lebih radius 20 kilometer dari kaki Gunung Agung. Pengungsi yang berasal dari tiga banjar tersebut sebanyak 1.003 orang yang terdiri atas keluarga dengan anak-anak, bayi dan orangtua. Salah satu banjar yang paling dominan menampung pengungsi sekitar 400 orang adalah Banjar Selat Duda. Penggalangan dana yang dikoordinir langsung oleh Manajemen The Nest Hotel by Danapati kepada seluruh karyawannya kemudian didonasikan kepada masyarakat yang berada di tempat pengungsian tersebut. Donasi yang disalurkan di
BANTUAN - Tim The Nest Hotel by Danapati menyalurkan bantuan kepada pengungsi di Desa Tri Eka Bhuna, Sidemen, Karangasem. antaranya beras, bahan makanan (seperti sayur mayur, roti, susu, telur, kopi, gula, minyak goreng, bumbu dapur), air mineral, obatobatan, perlengkapan mandi, bantal tidur, pempers dan pakaian layak pakai. General Manager The Nest Ho-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
tel by Danapati R. Ito Sukarmadji mengharapkan aksi peduli dari The Nest Hotel by Danapati kali ini membawa berkah, manfaat dan dapat membatu meringankan beban saudara-saudari kita yang berada di tempat pengungsian tersebut. (bns1)
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
daerah
5
Corporate Chef Royal Caribbean Cruise Line Hadiri Wisuda VI Monarch Bali LEMBAGA pelatihan kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar, Monarch Bali, yang bernaung di bawah Yayasan Widhi Sastra Nugraha, melaksanakan kegiatan Wisuda VI Monarch Bali di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar. Wisuda VI ini berlangsung selama dua hari, 27-28 September 2017, diselenggarakan bagi 2160 wisudawan/ti yang telah dinyatakan lulus pada program Basic Level dan Middle Level. Acara Wisuda VI Monarch Bali turut dihadiri pihak mitra kerja sama (stakeholder internal dan eksternal) antara lain Wakil Gubernur Bali, Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Badung, Gianyar, Karangasem, Buleleng dan Jembrana, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Direktur LSP LPK Monarch Bali, asosiasi di bidang pariwisata, industri perhotelan dan agen resmi kapal pesiar, yaitu PT Ratu Oceania Raya Bali. Wisuda VI Monarch Bali menjadi istimewa dengan datangnya Corporate Chef Royal Caribbean Cruise Line, Mr. David Reihana. Dalam sambutannya, David menyampaikan bahwa kepercayaan Royal Caribbean sangat besar terhadap Monarch Bali
yang memiliki lulusan dengan kualitas siap bekerja secara profesional di kapal pesiar. Ia juga memberikan motivasi kepada semua wisudawan/ti agar selalu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menghadapi dunia kerja yang penuh tantangan, khususnya di kapal pesiar. Menurutnya, perusahaan kapal pesiar Royal Caribbean masih membutuhkan ratusan kandidat di berbagai posisi untuk bekerja di kapal pesiar baru yang mereka kelola. David Reihana berada di Bali selama empat hari untuk secara langsung melakukan kegiatan rekrutmen melalui PT Ratu Oceania Raya Bali yang menjadi satu-satunya agen resmi kapal pesiar yang bekerja sama dengan Monarch Bali. Kegiatan perekrutan diikuti 350 orang lulusan dari LPK Monarch Bali. Menurut informasi yang diperoleh dari PT Ratu Oceania Raya Bali, ada 197 lulusan LPK Monarch Bali yang dinyatakan lulus final interview tersebut. Hal ini menjadi kesempatan besar bagi lulusan LPK Monarch Bali dan masyarakat Bali yang ingin bekerja di kapal pesiar karena PT Ratu Oceania Raya Bali masih memerlukan ratusan kandidat di berbagai posisi. (ad197)
Bali Post/kmb12
DAPUR UMUM - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra meninjau dapur umum di posko pengungsian di Lapangan Kompyang Sujana.
Distribusi Logistik Diminta Libatkan Sekaa Teruna
Denpasar (Bali Post) Sejak ditetapkannya status Gunung Agung ke level awas, arus pengungsi warga Karangasem yang berada di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB) ke Denpasar terus meningkat. Saat ini jumlah pengungsi telah mencapai angka 13.000 lebih. Mereka banyak yang memilih tinggal bersama keluarganya atau yang dikenal dengan pengungsi mandiri.
BERSAMA - Corporate Chef Royal Caribbean David Reihana (tengah) bersama Direktur PT Ratu Oceania Raya Bali I Nengah Yasa Adi Susanto, S.H., M.H., CHT. (kiri) dan Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha–Monarch Bali I Made Sumitra, S.E., M.M., CHT. (kanan).
HUT YKP Provinsi Bali
Gelorakan Nilai-nilai Pancasila Demi NKRI
Denpasar (Bali Post) Yayasan Kebhaktian Proklamasi (YKP) Provinsi Bali merayakan HUT ke-66, Selasa (3/10) kemarin. Pada hari yang sama dirayakan secara bersama HUT ke-32 Stispol Wira Bhakti dan HUT ke-8 SMK Teknologi Wira Bhakti. Mengangkat tema ‘’Gelorakan Nilai-nilai Pancasila Demi Keutuhan NKRI’’ acara ini penuh vibrasi semangat perjuangan. Sebelumnya diadakan bazar untuk penggalian dana, lomba esay, seminar kebangsaan, kunjungan sosial kepada veteran-veteran di Sobangan dan Margarana, kegiatan sosial pada masyarakat pengungsi di Tenganan serta melaksanakan lomba intern. Ketua YKP I Gusti Ngurah Gede Yudana menargetkan yayasan yang didirikan oleh pemerintah daerah dan para pejuang ini bisa tetap menanamkan rasa nasionalisme dan patriotisme dalam mengawal NKRI yang dibangun oleh darah para pejuang. ‘’Orangtua kita turun dari pegunungan. Mereka berpikir bagaimana menjaga nasionalisme anak-anak muda untuk mempertahankan nilai perjuangan yang telah dibangunnya,’’ ujarnya. YKP didirikan oleh pejuang pada 3 Oktober 1951. Pada saat itu YKP dibentuk sebagai titik tolak perjuangan para pejuang, mengingat belum ada veteran. ‘’Bagaimana mengurus korban revolusi di antaranya memelihara anak yatim piatu dan para janda. Di sini dulu adalah asrama. Anak-anak dididik agar bisa menjadi orang. Para pemuda yang turun dari gunung masih kuat sehingga perlu disalurkan agar bisa mendapatkan pekerjaan dan melanjutkan pendidikan,’’ bebernya. Kini, YKP memiliki misi agar pendidikan dapat menjangkau rakyat kecil sesuai yang dijanjikan pemimpin dulu dan para pejuang. Bersama Kepala SMK Teknologi Wira Bhakti membangun sekolah. Hal ini mendapat sambutan luar biasa. ‘’SPP di sini hanya Rp 125.000, tidak bayar apa-apa lagi. Lulusan SMK bisa melanjutkan ke Stispol, bebas SPP selama setahun. Selama setahun itu kami bantu fasilitasi mencari beasiswa atau pekerjaan. Bahkan, saya beri tahu kepala sekolahnya jika mendapat beasiswa diprioritaskan bagi anak-anak SMK,’’ tutur Gede Yudana. Ia mempunyai mimpi membantu anak-anak yang tidak mampu dengan memberikan kesempatan bersekolah agar bisa menjadi pemimpin negara. (kmb42)
Bali Post/kmb42
POTONG TUMPENG - Perayaan HUT ke-66 YKP Provinsi Bali ditandai pemotongan tumpeng.
Guna memenuhi kebutuhan logistik bagi pengungsi mandiri ini, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra meminta Dinas Sosial dan BPBD memantau penyebaran logistik. Untuk memastikan bantuan diterima oleh pengungsi, setiap pos yang ada di masing-masing desa/kelurahan mesti melibatkan para kaling/kadus dan anggota sekaa teruna (ST) di masing-masing banjar.
Rai Mantra juga meminta aparat terbawah terus mendata jumlah pengungsi mendiri yang datang. Selanjutnya menyampaikan data tersebut kepada perbekel atau lurah. ‘’Distribusi bantuan logistik akan dilakukan melalui desa sesuai keperluan yang ada di masing-masing tempat,’’ ujarnya, Selasa (3/10) kemarin. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Den-
pasar I Made Mertajaya mengatakan, prosedur pendistribusian bantuan logistik bagi pengungsi mandiri akan dikoordinir masing-masing aparat desa dan lingkungan. ‘’Prosedurnya sudah kami sampaikan kepada masing-masing perbekel dan lurah dalam rapat tadi (kemarin - red),’’ kata mantan Kepala BPM dan Desa ini. Di Posko Induk Lapangan Kompyang Sujana sampai saat ini pengungsi Gunung Agung sebanyak 89 orang, terdiri atas 44 laki-laki, 45 perempuan, 11 balita, 19 anak-anak, 51 dewasa dan 8 lansia. Selain itu, terdata juga jumlah anak sekolah, yaitu SD tiga orang, SMP satu orang dan SMA satu orang. (kmb12)
Warga Keluhkan Naiknya Sewa Lahan PT KAI
Banyuwangi (Bali Post) Warga yang tinggal di sepanjang bekas rel kereta api (KA) di Desa Sraten dan Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, meradang. Pemicunya, harga sewa lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) itu naik tajam. Karena mencekik, warga sepakat memboikot pembayaran harga sewa. Seruan itu dilontarkan saat mengadu ke Komisi I DPRD Banyuwangi, Selasa (3/10) kemarin. Versi warga, harga sewa lahan yang sudah bertahun-tahun ditempati itu naik hingga 400 persen. Sebelumnya, harga sewa hanya Rp 3.000 per meter persegi per tahun, kini naik menjadi Rp 12.000. Warga keberatan dengan nominal tersebut, apalagi belum Bali Post/kmb30 ada kesepakatan antara warga PROTES - Warga memprotes mahalnya sewa lahan dan PT KAI. Parahnya lagi, warga PT KAI ke DPRD Banyuwangi, Selasa (3/10) kemarin. harus menyewa minimal lima
tahun. Jika dua tahun tak bisa melunasi harga sewa, dikenai denda. Mirisnya, banyak warga mengaku tak mendapat bukti pembayaran sewa lahan. ‘’Jadi, warga yang tinggal di atas lahan PT KAI ini resah. Harga sewa melambung, sangat memberatkan warga,’’ kata Kades Sraten H. Arief Rahman Mulyadi di sela mendampingi warganya. Sesuai harga sewa yang baru, warga rata-rata harus membayar Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Bahkan, ada yang lebih, tergantung luas lahan dan kondisi bangunan yang dipakai. Menurutnya, jumlah warga Desa Sraten yang menempati lahan milik PT KAI sebanyak 30 KK, sedangkan di Desa Benculuk 35 KK. ‘’Kalau ini tidak dicarikan solusi, akan jadi bom waktu. Sebab, masih banyak warga yang tinggal di atas lahan PT KAI di
Banyuwangi,’’ jelasnya. Wakil Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Syahroni mendukung jika warga menolak mahalnya sewa lahan PT KAI. Ia menyayangkan jika ada praktik pungli terkait sewa lahan ini. ‘’Ini kan BUMN, seharusnya memikirkan nasib rakyat. Harga sewa jangan terlalu mencekik,’’ ungkapnya. Sementara itu, Humas PT KAI Daop 9 Jember Lukman Arif menyatakan pihaknya menerapkan harga sewa sudah sesuai aturan. Pertimbangannya, mulai harga NJOP tanah hingga peruntukan lahan. ‘’Ada acuannya untuk menentukan harga sewa lahan, bukan aturan kami sendiri,’’ kilahnya. Dikatakannya, harga sewa yang diterapkan ke warga tak sama satu dengan yang lain karena NJOP lahan berbeda antardaerah. (kmb30)
Pemangku Mesti Ikut Andil Antisipasi Erupsi Gunung Agung Kereta Medis Perangi Narkoba Siaga di Ketapang
Mangupura (Bali Post) Dalam ajaran agama Hindu, pemangku merupakan tokoh agama yang memiliki tugas memimpin upacara keagamaan dan menjadi panutan masyarakat. Oleh karena itu, pemangku diharapkan ikut andil dalam memerangi narkoba, demi keberlangsungan umat yang sehat dan sejahtera. Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa didampingi Ida Pedanda Putra Mandala Kekeran saat menjadi narasumber kegiatan desiminasi informasi P4GN di Wantilan Desa Gulingan, Mengwi, Badung, Minggu (1/10) lalu. Di hadapan para pemangku, parama sudha lanang dan istri, serati banten serta tokoh masyarakat di lingkungan Desa Gulingan termasuk bendesa adat dan perbekel, Brigjen Suastawa menegaskan, karena menjadi panutan, pemangku tentunya dapat menjadi media informasi mengenai bahaya narkoba. ‘’Apakah itu melalui upacara agama, ceramah keagamaan, forum pertemuan serta berbagai aktivitas keagamaan lainnya,’’ ujarnya. Jenderal bintang satu asal Gulingan, Mengwi itu menekankan bahwa dalam rangka merespons Indonesia darurat narkoba, diperlukan peran serta seluruh elemen bangsa, masyarakat dan yang tidak kalah penting pemangku. Pasalnya, pemangku memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat di samping memahami hakikat tugas kepemangkuan. Mengingat peranan penting tersebut, maka seorang pemangku diharapkan dapat menjadi panutan, memberi contoh yang baik, bahkan jika mungkin harus dapat menuntun dan membina masyarakat untuk bisa lebih
Bali Post/ist
NARASUMBER - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa menjadi narasumber kegiatan desiminasi informasi P4GN di Wantilan Desa Gulingan, Mengwi, Badung. mendekatkan diri dengan Tuhan, termasuk menjauhi hal-hal yang akan merusak tubuh seperti narkoba. ‘’Peranan pemangku secara garis besar ada dua, yaitu jagathita memberikan contoh yang baik ke masyarakat serta sang adhi guru loka, yakni tempat bertanya bagi umat. Jadi, pribadi seorang pemuka agama haruslah bersih dan menjadi panutan khususnya menjadi agen BNN dalam mengajak umat menjauhi narkoba,’’ papar Suastawa didampingi Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini. (kmb36)
Banyuwangi (Bali Post) Status awas Gunung Agung ikut membuat jajaran kereta api di Banyuwangi, Jawa Timur, siaga. Satu rangkaian kereta medis (rail clinic) disiagakan di Stasiun Banyuwangi Baru, Ketapang mulai Selasa (3/10) kemarin. Kereta yang mirip rumah sakit ini akan siaga di Ketapang hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kereta dengan dua gerbong khusus itu tiba di Stasiun Banyuwangi Baru sekitar pukul 11.00 WIB, lalu ditempatkan di lintas khusus yang mudah diakses. ‘’Ini bentuk kepedulian kami jika Gunung Agung meletus. Kami ikut menangani korban dan pengungsi yang kemungkinan menyeberang dari Bali ke Jawa,’’ kata Humas PT KAI Daop 9 Jember Lukman Arif. Menurutnya, kereta medis ini bisa memberikan layanan medis dasar. Apalagi lokasinya berdekatan dengan Pelabuhan Ketapang. ‘’Kami siapkan tenaga medis, mulai dokter, perawat hingga apoteker. Pengungsi bisa memanfaatkannya untuk layanan medis,’’ jelasnya. Oleh karena mirip rumah sakit, kereta medis ini juga dilengkapi dengan obat-obatan. Sepintas kereta klinik ini layaknya kereta angkutan umum. Namun, begitu masuk, tak ada kursi penumpang, melainkan ruang pemeriksaan medis, mulai pemeriksaan umum, klinik mata, gigi, kandungan, laboratorium hingga apotek. Toilet hingga ruang tunggu juga disiapkan cukup rapi, bersih. Mirip puskemas, peralatannya lengkap. Kereta klinik tersebut terdiri atas tiga gerbong yang memberikan layanan kesehatan pertama. Biasanya kereta medis dipakai menjangkau daerah terpencil. ‘’Jadi, kereta ini difokuskan menjangkau layanan kesehatan warga terpencil, tapi bisa dilalui kereta api,’’ ungkap Lukman Arif. Kereta klinik ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang diluncurkan PT KAI, 12 Desember 2015. Sejak diluncurkan, KA ini mendapatkan rekor Muri sebagai kereta kesehatan pertama di negeri ini. Tugasnya berkeliling memberikan layanan kesehatan gratis ke warga, terutama yang terpencil. (kmb30)
OPINI
6
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
E-Tilang dan Transaksi Jalanan PENDEKATAN baru dalam upaya melakukan tertib berlalu lintas kini sedang dicoba di sejumlah provinsi dan kota. Langkah ini tentu akan menjadi rujukan baru dalam menertibkan lalu lintas. Ya, E-Tilang kini sedang menjadi model dalam membangun peradaban baru dalam pengelolaan lalu lintas di Indonesia . Sistem berbasis teknologi ini tentu perlu waktu dan sosialisasi. Dan harus diyakini pula, E-Tilang memiliki sejumlah kelebihan dibandingan sistem konvensional yang selama ini berbasis polisi lalu lintas. Sistem tilang elektronik atau E-Tilang yang rencananya akan diterapkan di seluruh Indonesia kemungkinan baru akan efektif berlaku mulai 2019. Ini disebabkan banyaknya persiapan yang harus dilakukan. Sebagai sebuah terobosan, masalah waktu penerapan serentak memang bukan hal mendesak yang harus difinalkan. Polisi dalam hal ini, Korps Lalu Lintas harus memastikan sistem yang dipilih ini efektif. Setidaknya, efektif untk menyadarkan warga di negeri ini tertib di jalan raya. E-Tilang, tentu kita apresiasi sebagai kebutuhan mendesak dalam membangun transparansi. Selama ini, tilang konvensional jelas-jelas tak membuat masyarakat menyadari pelanggaran berlalu lintas bisa berdampak fatal. Kehadiran polisi lalu lintas di jalanan hanya untuk mengatur lalu lintas dan menilang pelanggaran atas UU lalu lintas sudah sepantasnya diminimalkan. Terlebih, selama ini tilang konvensional sarat dengan kesan kompromi. Bahkan, kesan terjadi transaksi jalanan pun sangat kental. Artinya, Polri patut menggarisbawahi aspirasi rakyat yang mendukung program ini. Tinggal sekarang bagaimana polisi bisa menjabarkan program ini secara merata dan memastikan mekanismenya. Tentu bagi negeri yang sangat luas dan penuh jalan raya ini, E-Tilang tak bisa diterapkan serentak di semua jalan. Ini akan bersinggungan dengan biaya dan pirantinya. Namun, kondisi ini bukanlah hambatan serius. Polisi harus mulai menerapkan terobosan baru untuk membuat rakyat di negeri ini mulai patuh tanpa harus dijaga. Rakyat harus taat tanpa harus terus diawasi. Yang jelasm E-Tilang akan memberikan kita banyak kemudahan. Selain membangun budaya tranparasi, E-Tilang mengandung beberapa kelebihan. E-Tilang diyakini akan lebih efektif. Ini adalah ukuran tingkat pemenuhan output atau suatu tujuan proses. Semakin tinggi pencapaian target atau tujuan proses maka dikatakan proses itu semakin efektif. Proses yang efektif ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih baik. E-Tilang juga efisien dari tingkat penggunaan sumber daya manusia dalam hal polisi lalu lintas di jalan raya. Logikanya, semakin sedikit penggunaan sumber daya, maka prosesnya semakin efisien. Proses efisien ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih murah dan dan cepat. Dan yang penting adalah adanya transparansi (transparency). Transparansi adalah adanya sistem keterbukaan dan standardisasi yang jelas dan mudah dipahami dari semua proses penyelenggaraan pemerintahan. Dalam pelaksanaan E-Tilang, keterbukaan informasi sangat terjamin karena segala informasi tentang tindakan pelanggaran lalu lintas akan ada dalam aplikasi serta telah terstandardisasi oleh sistem sesuai kebijakan dari instansi yang bersangkutan termasuk di dalamnya polisi.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Jaga Bali Secara Arif
Gerakan membantu pengungsi terbangun di Bali. Namun, ada kekhawatiran jika Gunung Agung erupsi, maka daya tahan elemen masyarakat secara ekonomi akan rapuh. Tak hanya warga di radius berbahaya, warga yang ada di Denpasar dan sekitaranya juga terkena dampak. Bahkan, sektor pariwisata yang menjadi penggerak ekonomi juga akan lesu. Jika ini terjadi maka pihak yang akan menjadi donatur akan berkurang. Ini jelas akan menjadi masalah bagi Bali. Untuk itulah, semua pihak harus tergerak dan berdoa agar alam memberikan yang terbaik bagi rakyat Bali. Mari berdoa dan mohon agar Bali diberikan kedamaian. Ini penting dilakukan dengan memohon kepada alam agar membangun keseimbangan baru dengan tidak menghancurkan. Selebihnya, selaku praktisi pariwisata, saya dan kawan-kawan berharap semua pihak bijak menyampaikan berita soal Gunung Agung. Ini perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat tak resah. Media haruslah melakukan pilihan berita secara arif dan bijak dalam memberitakan bencana atau potensi bencana. Pihak-pihak yang selama ini menyebarkan hoak soal perkembangan Gunung Agung agar segera mengendalikan diri. Mari menjaga Bali secara bijak dan arif. Mandira Swastana Denpasar, Bali
Efektivitas Digitalisasi Sistem Tilang Tilang (bukti pelanggaran) adalah denda yang dikenakan oleh polisi kepada pengguna jalan yang melanggar peraturan. Selama ini, tilang diharapkan mampu menangani permasalahan berlalu lintas. Tilang merupakan alat utama yang dipergunakan dalam penindakan bagi pelanggar peraturan-peraturan lalu lintas, sebagaimana tercantum dalam Bab VI pasal 211 sampai dengan pasal 216 KUHAP.
Oleh Ida Ayu Indira Dwika Lestari, SKM., Mkkk. igitalisasi proses tilang merupakan suatu bentuk sistem reformasi kebijakan yang digagas kepolisian membantu mereka dalam manajemen administrasi. Aplikasi e-Tilang dikategorikan ke dalam dua user, yang pertama yaitu pihak kepolisian dan yang kedua adalah pihak kejaksaaan. Pada sisi kepolisian, sistem berjalan pada tablet/smartphone dengan sistem operasi Android sedangkan pada pihak kejaksaan sistem akan berjalan dalam bentuk website, sebagai eksekutor seperti proses sidang manual. Penerapan e-Tilang memiliki landasan hukum yang kuat yakni UU Nomor 11 Tahun 2008 pasal 5 tentang Transaksi Elektronik dan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lantas dan Angkutan Jalan. Kapolri berusaha untuk mengembangkan layanan publik berbasis IT. Di antaranya eTilang ini yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa tahu biaya yang harus dibayar saat melakukan pelanggaran. Sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pungli yang dilakukan oknum kepolisian. Pelayanan e-Tilang diharapkan lebih cepat daripada tilang konvensional. Kelebihannya sangat praktis dan cepat. Semua sudah dihitung termasuk untuk secure dan server. Selain itu, untuk keterbukaan pelaksanaan proses tilang, e-Tilang juga dapat dimanfaatkan sebagai early warning system ke
D
masyarakat bahwa segala aspek pelanggaran lalu lintas akan tercatat, sehingga diharapkan perlahan masyarakat pengguna lalu lintas dapat menerapkan budaya keselamatan dalam berlalu lintas. Khususnya pada jajaran kepolisian, e-Tilang merupakan program Kapolri untuk menuju polisi yang profesional, modern, dan dapat dipercaya. Program aplikasi e-Tilang dianggap mampu menjawab atas apa yang menjadi pemberitaan di media tentang perilaku menyimpang oknum anggota Polri dalam melakukan aksi pungutan liar terhadap para pelanggar lalu lintas. Melalui sistem e-Tilang ini, pelanggar cukup men-download aplikasi melalui gadget android dan membayar denda maksimal pada pasal yang dilanggar melalui rekening pelanggar. Setelah mendapat notifikasi pembayaran denda tilang, pelanggar dapat langsung menunjukkan kepada petugas bahwa tilang sudah terbayar dan pelanggar dapat melanjutkan perjalanan. Apabila pelanggar tidak mengindahkan penilangan, maka akan dilakukan pemblokiran surat tanda nomor kendaraan (STNK). Karena itu, masyarakat yang telah menjual kendaraan bermotornya diimbau segera melapor ke Samsat setempat sehingga surat tilang tidak lagi dikirim ke alamat pemilik lama. Pemilik kendaraan segera balik nama jika membeli kendaraan dari pemilik sebelumnya. Bukti pelanggaran yang dilakukan, akan terdata langsaung dalam akun pelanggar. Bukti akan diperkuat dengan hasil pemindaian
dari kamera CCTV yang digunakan untuk memantau pelanggaran terhadap kecepatan saat berkendara, parkir, menerobos traffic light, berhenti di zebra cross saat traffic light berwarna merah, menggunakan telepon genggam (Hp) saat berkendara, dan sebagainya. Kebijakan e-Tilang mengandung beberapa kelebihan di antarnya, (1). Efektifif (Effectiveness). Efektif adalah ukuran tingkat pemenuhan output atau suatu tujuan proses. Semakin tinggi pencapaian target atau tujuan proses maka dikatakan proses itu semakin efektif. Proses yang efektif ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih baik. Penerapan e-Tilang merupakan sebuah pilihan yang efektif yang mencapai sasaran dalam pelaksanaan tilang kepada pelanggar peraturan lalu lintas. Namun, belum semua SDM kita melek teknologi. Masih banyak dari mereka yang belum tahu mengenai adanya e-Tilang sehingga perlunya sosialisasi yang lebih gencar dan merata kepada masyarakat. Belum dapat dikatakan bahwa e-Tilang ini efektif karena penerapan e-Tilang di Indonesia masih dalam tahap uji coba dan dari uji coba tersebut akan diadakan evaluasi untuk perbaikan pelayanan e-Tilang selanjutnya. Terlepas dari itu semua, pilihan untuk menerapkan e-Tilang sangat efektif karena sudah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Kedua, Efisien (Efficiency). Efisien adalah ukuran tingkat penggunaan sumber daya minimum guna pencapaian hasil opti-
mum. Logikanya, semakin sedikit penggunaan sumber daya, maka prosesnya semakin efisien. Proses efisien ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih murah dan dan cepat. Dari segi efisiensi, e-Tilang sangat efisien. Prosesnya yang dicatat oleh sistem digital, mengurangi biaya kertas sebagai tanda bukti pelanggaran. Pelanggar peraturan lalu lintas pun tidak perlu bolak-balik dan antre ke persidangan untuk menyelesaikan masalahnya. Karena mereka akan dikirimi notifikasi digital oleh sistem kapan kasusnya akan disidangkan. Ketiga, Transparansi (Transparency). Transparansi adalah adanya sistem keterbukaan dan standardisasi yang jelas dan mudah dipahami dari semua proses-proses penyelenggaraan pemerintahan. Dalam pelaksanaan e-Tilang keterbukaan informasi sangat terjamin karena segala informasi tentang tindakan pelanggaran lalu lintas akan ada dalam aplikasi serta telah terstandardisasi oleh sistem sesuai kebijakan dari instansi yang bersangkutan termasuk di dalamnya polisi. Jumlah denda yang dikenakan pun sudah pasti tidak ada tawar-menawar lagi dengan oknum polisi, karena telah ditetapkan kriteria besaran denda sesuai tindak pelanggaran yang dilakukan serta keempat, akuntabel (accountable). Akuntabel adalah sebuah kebijakan tersebut dapat diperatanggungjawabkan sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. Pertanggungjawaban ini menyangkut sumber/input-nya, proses yang dilakukan, dan juga output/hasil yang didapatkan. Adanya e-Tilang tentu akan menunjang akuntabilitas dari kepolisian yang berwenang menangani masalah pelanggaran peraturan lalu lintas. Segala pelanggaran lalu lintas akan tercatat secara detail oleh sistem dari input hingga output-nya. Sehingga tidak ada data penanganan tindakan pelanggaran yang terlewat. Dan nantinya ada yang mengganjal
Membumikan Pendidikan Karakter
Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) mulai terdengung secara hebat. Harian ini dalam opini 22 September 2017, yang ditulis oleh I Made Wardita yang mempertegas berita yang ditulis (BP, 7/9/2017) tentang Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2017, tanggal 6 September 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter mengisyaratkan bahwa pendidikan karakter menjadi amat penting untuk sedini mungkin diaktulisasikan oleh peserta didik. Muncul berbagai kekhawatiran terhadap kondisi moral bangsa saat ini. Secara tegas juga, beberapa peraturan menteri dan peraturan pemerintah untuk membumikan pendidikan karakter ini. Dimunculkannya Mars PPK, pembudayaan literasi sebelum pembelajaran, perancangan pembelajaran HOTS (Hinger Other Think Skill), pembelajaran abad 21, membiasakan kemampuan berpikir 4C (Communication, Collaboration, Critical Thingking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation). Mengapa PPK menjadi amat mendesak untuk dibumikan? Di tengah kebangkrutan moral bangsa, maraknya tindak kekerasan, inkoherensi politisi atas retorika politik, dan perilaku keseharian, pendidikan karakter yang menekankan dimensi etis-religius menjadi sangat mendesak untuk diterapkan. Kebiasaan berpikir kritis melalui pendasaran logika yang kuat dalam setiap argumentasi juga belum menjadi habitus. Pendidikan karakter merupakan tema strategis yang memang amat kontekstual dengan situasi kekinian yang dinilai makin abai terhadap persoalan-persoalan akhlak dan budi pekerti. Degradasi moral dan involusi budaya telah
Oleh
I Putu Sudibawa menjadi fenomena rutin yang makin menenggelamkan kemuliaan dan martabat bangsa. Perilaku kekerasan, vandalisme, korupsi, dan berbagai perilaku tidak jujur lainnya telah menjadi sebuah kelatahan kolektif. Tak ayal lagi, negeri ini tak lebih dari sebuah pentas kolosal yang menyuguhkan repertoar tragis, pilu, dan menyesakkan dada. Kita harus berbangga, bangsa dan negeri yang besar ini mempunyai dan mewarisi nilai-nilai genuine yang secara historis telah membuat kesejatian diri bangsa menjadi lebih terhormat dan bermartabat. Tanpa bermaksud untuk tenggelam ke dalam romantisme masa silam, yang jelas mari kita belajar pada nilainilai kearifan lokal masa silam sebagai basis perilaku untuk memasuki pusaran arus global yang makin rumit dan kompleks, sehingga bangsa kita sanggup menjadi bangsa yang maju dan modern tanpa harus kehilangan pijakan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Negeri kepulauan yang memiliki kemajemukan dalam soal etnis, bahasa, budaya, ras, dan berbagai kekuatan primordial lainnya itu sejatinya bisa membangun sebuah kesenyawaan peradaban yang menggambarkan mosaik keindonesiaan yang toleran, demokratis, bermartabat, berbudaya, dan beradab. Saya setuju dengan sindiran bahwa dalam membangun kembali karakter bangsa ini akan efektif jika melalui jalur pendidikan. Namun, hal itu harus dilakukan secara sistematis dan
berkesinambungan. Mulai keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sebab, pendidikan karakter mencakup pengenalan nilai secara kognitif, penghayatan nilai secara afektif, dan kepengamalan nilai secara nyata. Dari gnosis sampai ke praksis. Singkatnya, pendidikan karakter adalah membimbing orang untuk secara sukarela mengikatkan diri pada nilai. Pembiasaan, contoh atau teladan, dan pendidikan/pembelajaran secara terintegrasi harus segera dibumikan. Ada tiga hal penting dan mendasar yang perlu segera diagendakan agar pendidikan karakter benar-benar bisa diimplementasikan ke dalam institusi pendidikan kita. Pertama, membangun keteladanan elite bangsa. Sudah lama, negeri ini telah kehilangan sosok negarawan yang bisa menjadi teladan dan anutan sosial dalam perilaku hidup sehari-hari. Kedua, memberdayakan guru. Sesungguhnya bukan semata-mata tingkat kesejahteraan yang dibutuhkan guru, melainkan juga pemberdayaan dari ranah kompetensi yang selama ini masih menyisakan tanda tanya. Empat kompetensi –profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial– yang menjadi syarat wajib bagi guru profesional belum sepenuhnya bisa diimplementasikan dalam perilaku dan kinerja guru sehari-hari. Belum lagi persoalan perlindungan dan advokasi terhadap kinerja guru yang dianggap masih lemah, sehingga guru belum sepenuhnya mampu menjalankan peran dan fungsinya secara optimal. Ketiga, dukungan lingkungan sosial, kultural, dan religi terhadap keberlangsungan pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Penulis, Guru Ajeg Bali 2006
mengenai data yang ada, pasti dapat dilacak dengan lebih mudah. Keunggulan lainnya, terkait dengan pemberdayaan (empowerment). Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Melalui e-Tilang ini masyarakat secara tidak langsung akan tersosialisasikan, karena di dalam aplikasi segala informasi mengenai tindakan yang dapat dikategorikan pelanggaran lalu lintas serta hukuman akibat tindakan tersebut dengan jelas diberikan. Diharapkan melalui program ini masyarakat sadar hukum dan tidak melakukan pelanggaran lagi, dan dapat berbudaya selamat dalam berlalu lintas. Selain itu, juga responsif (responsiveness). Dalam hal ini, pemerintah sebagai pembuat kebijakan harus peka dan cepat tanggap terhadap persoalan-persoalan masyarakat. Responsivitas dalam hal e-Tilang oleh pihak yang berwenang yaitu polisi harus lebih tanggap dengan adanya sistem yang telah terkoneksi dengan baik untuk menangani pelanggaran tersebut. Baik dalam hal pencegahan agar tidak terjadi lagi pelangaran maupun setelah ada yang melanggar. E-Tilang juga memiliki makna keadilan (equity). Keadilan merupakan kesamaan dalam perlakuan dan pelayanan. Dalam layanan e-Tilang maka setiap pelangar yang melakukan perbuatan pelanggaran yang sama akan mendapatkan denda atau hukuman yang sama tanpa pandang bulu. Karena telah diatur oleh sistem yang ditentukan oleh pihak yang berwenang. Tidak ada lagi tawar-menawar antara polisi dan orang yang terkena tilang walaupun orang yang terkena tilang tersebut pejabat penting misalnya, tentu sistem akan tetap mencatat pelanggaran tersebut dan otomatis orang yang melakukan pelnggaran tersebut terkena tilang. Penulis, mahasiswa Progam Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia
POJOK Akibat Gunung Agung, banyak wisatawan batal ke Bali. - Panik juga rupanya. *** Bank Dunia nilai ekonomi Indonesia masih kuat. - Rakyat rasakan berbeda. *** Penurunan status, PVMBG tunggu perkembangan sepekan ke depan. - Pengungsi harap bersabar.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
TAMAN AYUN Sejumlah wisatawan mengunjungi Taman Ayun di Kecamatan Mengwi, Badung, Selasa (3/10) kemarin. Pura Taman Ayun yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia ini ramai dikunjungi wisatawan mancanegara maupun domestik.
www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
Balipost on Gadget
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Di SMP PGRI 5 Denpasar
Siswa Pengungsi Tak Diistimewakan dalam Disiplin Denpasar (Bali Post) Salah satu sekolah swasta yang banyak menampung siswa dari warga pengungsi asal Karangasem akibat status awas Gunung Agung adalah SMP PGRI 5 Denpasar. Di sekolah ini tercatat 15 siswa belajar mandiri serta menikmati fasilitas sekolah. Mereka adalah Gede Dida Saputra (SMPN 5 Amlapura), Ni Kadek Ana (SMPN 2 Kubu), I Komang Gede Darma Wirayuda (SMPN 1 Abang), I Komang Ariyama (SMPN 3 Bebandem), Ni Luh Putu Febi Febrianis (SMPN 5 Amlapura), Ni Luh Apriantini (SMPN 5 Amlapura), Ni Kadek Mita Widyantari (SMPN 2 Rendang), Ni Nyoman Sugina (SMPN 4 Abang), I Komang Putu Sukayasa (SMPN 4 Abang), Ni Kadek Astri (SMPN 2 Bebandem), Ketut Sujana (SMPN 1 Kubu), dan Noviantari (SMPN 5 Amlapura). Sementara tiga lainnya sejak Selasa kemarin, sudah balik ke kampung halamannya. Wakasek Kesiswaan SMP PGRI 5 Denpasar I Made Radita Berata, S.Pd., Selasa (3/10) kemarin, menjelaskan para siswa ini mulai belajar sejak 27 September 2017. Mereka diberikan pakaian seragam sekolah, buku dan bebas SPP. Para siswa ini dari keluarga pengungsi mandiri di sekitar kawasan Tulangampiang. Para siswa pun mengaku belajar dengan sukacita di sekolah ini. Mereka diterima dengan baik oleh teman barunya di kelas sehingga mereka tak merasa asing menjadi siswa titipan. ‘’Saya bisa belajar penuh gembira namun disiplin, di sekolah ini. Gurunya juga ramah dan pintar mengajar,’’ kata Dida. Sementara Komang Gede Darma Wirayuda asal SMPN 1 Abang merasakan adanya penguatan disiplin di sekolah ini. Dia pun harus sudah di sekolah pukul 06.30 Wita, jika tidak siap sembahyang di lapangan. Sedangkan Komang Aryama mengaku suka belajar bahasa Inggris di SMP PGRI 5 karena gurunya pintar membuat siswa mengerti. Sekalipun beda kurikulum yakni KTSP dan K-13, namun dia bersama temannya tak merasa kesulitan menerima pelajaran. Kepala SMP PGRI 5 Denpasar Dr. I Wayan Wirasa, M.M., M.Pd. mengungkapkan pihak sekolah dengan tulus dan kasih sayang melayani anak-anak pengungsi. Bahkan jika ada tambahan siswa, dia siap menerima sebagai bukti kita masemeton. Dia membenarkan siswa pengungsi tak mendapat keistimewaan pelayanan dan pendidikan disiplin dibandingkan dengan siswa lainnya. Mereka sama, dididik disiplin dengan sanksi yang sama juga. Jika terlambat, siswa pengungsi wajib menerima hukuman memungut sampah dan lain-lain yang sifatnya mendidik. ’’Persamaan pelayanan ini agar mereka memiliki kesan istimewa di Denpasar dan untuk menempa mental disiplinnya,’’ ujarnya. Selain menampung siswa pengungsi, siswa dan gurunya juga menggalang dana punia untuk pengungsi Gunung Agung berupa sembako dan uang Rp 3 juta. Dana dan baju layak pakai ini akan diserahkan ke Bali Post. Sedangkan soal beda kurikulum, bagi dia, tak masalah karena diserahkan pada guru dalam mengelola kelas. (025)
Bali Post/sue
CERIA - Siswa pengungsi di SMP PGRI 5 Denpasar tampak ceria.
Satu Tersangka Kasus Tukad Mati Ditahan Denpasar (Bali Post) -
Satu dari tiga tersangka kasus dugaan penyimpangan proyek Tukad Mati di Badung akhirnya ditahan. Dia adalah WS (I Wayan Seraman). Dalam kasus ini, tersangka berperan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Dia ditahan Senin (2/10) petang usai menjalani pemeriksaan di Kejari Denpasar.
Informasi Selasa (3/10) kemarin menyebutkan, tersangka melalui kuasa hukumnya mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Namun pihak kejaksaan belum merespons pengajuan tersebut. Yang menarik, pascadilakukan penahanan, WS kini menyeret atasannya yang konon tokoh sentral dalam pembangunan send-
eran Tukad Mati. Bahkan orang tersebut sudah pernah diperiksa sebagai saksi di kejaksaan. Dalam kasus ini, penyidik kejaksaan menetapkan tiga orang tersangka. Dua lainnya adalah St selaku rekanan dan GD salah satu pejabat Badung atau PPK yang diduga ikut terlibat dalam kasus tersebut. Namun keduanya belum ditahan. In-
Denpasar (Bali Post) Guna menghilangkan jejak, tersangka Ketut Panji Amandiasa (23) memutilasi motor yang dicurinya di Jalan Trenggana, Denpasar Timur (Dentim). Modus ini terbongkar setelah tersangka tatoan ini ditangkap di daerah Bungkulan, Buleleng, Sabtu (23/9) lalu. Sedangkan barang bukti diamankan di wilayah Gianyar. “Tersangka ini kerja di bengkel. Sedangkan motor itu diambil dengan mudah karena pelaku merupakan teman korban bernama Andik,” kata Kapolsek Dentim Kompol Adnan Panibu, Selasa (3/10) kemarin. Menurut Kapolsek, kasus itu terjadi 18 September pukul 22.00 Wita. Awalnya, korban dan pelaku bersama rekannya, Herry, Marion, dan Pujiono mengendarai dua sepeda motor ke kompleks Pasiran, Pandanggalak, Dentim. Mereka ke sana untuk pesta miras. Setelah pesta miras, korban bersama Marion dan Herry akan pulang. Namun, pelaku minta STNK motor Suzuki FU milik korban dengan alasan takut ditilang. Pasalnya, pelaku bersama Pujiono mau ke Danau Tempe, Sanur. “Tanpa curiga korban menyerahkan STNK motor itu kepada pelaku. Setelah itu, korban pulang. Setibanya di kos, korban
langsung tidur,” ujarnya. Keesokan paginya, korban bangun dan dia kaget karena sepeda motornya tidak ada. Begitu juga HP milik Herry. Mereka curiga kalau pelakunya adalah Panji karena juga menghilang. Selanjutnya, korban melapor ke Polsek Dentim. Berdasarkan laporan itu, tim Opsnal Polsek Dentim melakukan penyelidikan. Pada Jumat (22/9) lalu, petugas dapat informasi jika pelaku berada di Bungkulan, Buleleng. Tanpa buang waktu, polisi langsung ke sana dan pelaku berhasil ditangkap. “Selanjutnya dilakukan pencarian barang bukti,” kata Kapolsek asal Sumatera Utara ini. Hasil pengembangan kasus itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti dalam kondisi dimutilasi. Rencananya, motor tersebut dicat untuk menghilangkan jejak. “Pelaku juga pernah terlibat kasus penggelapan mobil Avanza dan penggelapan sepeda motor di Jimbaran. Tapi kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. Pelaku ini khusus menyasar barang milik temannya,” ungkapnya. Adnan menegaskan pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Pasalnya tidak menutup kemungkinan pelaku terlibat tindak pidana di tempat lain. (kmb36)
Ida Batara Turun Kabeh pada Senin (2/10) lalu. Ida Batara katuran lunga melasti ring segara Keramas, Gianyar, pada Selasa (3/10) kemarin. Pada Rabu (4/10) ini, munggah canang karya pujawali Pura Pucak Tirtha Empul pukul 18.00 Wita. Dudonan karya pada Kamis (5/10) yakni Agung Wali Pura Pucak Tirtha Empul, mapada atos/wewalungan, munggah canang pujawali Pura Tirtha Empul, mulai pukul 09.00 Wita sampai selesai. Jumat (6/10) Agung Wali Pura Tirtha Empul, mapada Bagia Pula Kerti, Ida Batara Tedun Kapeselang pukul 13.00 Wita hingga selesai.
Sabtu Kliwon (7/10), manis karya pujawali Pura Tirta Empul lan katuran Yadnya Tumpek Wariga pukul 18.00 Wita. Minggu (8/10), upacara Ngelayud pukul 18.00 Wita, Senin (9/10), katuran yadnya panganyar pukul 18.00 Wita, Selasa (10/10) katuran yadnya panganyar pukul 18.00 Wita, Rabu (11/10) katuran yadnya panganyar pukul 18.00 Wita, Kamis (12/10) katuran yadnya panganyar pukul 18.00 Wita, Jumat (13/10) Karya Pujawali Pewayonan pukul 18.00 Wita, dan Sabtu (14/10) Ida Batara Katuran Masineb/Ngeluhur pukul 08.00 Wita. (r)
Pasokan Pasir Tersendat, Developer Waswas Denpasar (Bali Post) Tak hanya warga Karangasem, developer seluruh Bali kena imbas dampak status awas Gunung Agung. Apalagi tidak bisa diprediksi, kapan gunung tertinggi di Bali ini erupsi. Pasalnya sejak berstatus awas, pasokan pasir tersendat dan harganya merangkak naik. Kondisi tersebut dibenarkan Ketua DPD REI Bali Pande Agus Permana Widura, Selasa (3/10) kemarin. Menurutnya, pada umumnya developer mensubkan proyeknya kepada pemborong. Namun sejak ada program Rumah Jokowi atau rumah subsidi, anggota REI Bali langsung mengambil alih alias tidak melibatkan pemborong. “Pasir merupakan bahan dasar bangunan dan perannya sangat penting. Kalau pasokan pasir sampai tersendat apalagi dalam waktu lama, kami khawatir pembangunan di Bali banyak yang mangkrak. Apalagi proyek pemerintah,” ujarnya.
Sejak Gunung Agung berstatus awas, galian C di Karangasem ditutup demi keamanan. Kondisi ini memengaruhi harga dan langkanya pasir. “Bahkan, ada teman-teman (anggota REI Bali - red) beli pasir ke Banyuwangi. Meskipun harganya lebih mahal. Sedangkan kami ditarget untuk membangun rumah subsidi,” tegas Agus Pande didampingi Sekjen Wayan Suananta Wijaya yang akrab dipanggil Tino ini. Saat ini, pasokan pasir datang dari Songan, Kintamani, Bangli. Kendalanya pasokannya lambat karena jalannya kecil dan lokasinya jauh. “Secara garis besar, sampai saat ini belum signifikan memengaruhi harga rumah, khususnya rumah subsidi. Paling memengaruhi margin (profit) developer,” ungkap Sumadia yang didampingi I Made Indrawan selaku Wakil Ketua Bidang Perbankan dan Pembiayaan. Wakil Ketua Bidang Pengembangan Usaha Anggota DPD REI Bali I Made
hasil penghitungan dari BPKP,’’ tandas Syahru Kosadha. Menurut Kasi Pidsus, pihaknya sudah beberapa kali mendatangi BPKP terkait perhitungan kerugian negara proyek pembangunan senderan Tukad Mati. Ditanya kerugian negara menurut hitung–hitungan ahli teknis, Syahru Kosadha mengatakan sekitar Rp 700 juta. ‘’Kerugian sekitar Rp 700 juta dari proyek senilai Rp 2,2 miliar. Tetapi tidak tertutup kemungkinan, kerugiannya akan lebih dari itu,’’ jelasnya. (kmb37)
Hilangkan Jejak, Motor Curian ’’Dimutilasi’’
’’Pujawali’’ di Pura Tirtha Empul PUJAWALI di Pura Tirtha Empul, Desa Adat Manukaya Let, Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, berlangsung mulai 2 Oktober sampai dengan 14 Oktober mendatang. Bendesa Adat Manukaya Let I Made Mawi Arnata dan Penyarikan Desa Adat Manukaya Let I Made Kuntung dalam suratnya yang diterima Bali Post baru-baru ini menyampaikan, aedan karya dimulai pada Rabu (20/9) lalu dengan prosesi nyuciang karya/ matabuh karya pujawali Pura Dalem Pingit. Dilanjutkan dengan masapuh pemomong sami, malukat prajuru lan krama sami, nyepung masapuh-sapuh
formasi yang diterima, penahanan pasti dilakukan, namun menyusul sambil menunggu berkas tersangka rampung. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Denpasar Tri Syahru Wira Kosadha didampingi Kasi Intel IGNA Kusumayasa Diputra menyatakan, sesuai acara pidana pasal 54 dinyatakan bahwa ada dua alasan
penahanan yakni objektif dan subjektif. Di mana, menurut Syahru Kosadha, dikhawatirkan tersangka melarikan diri, menghilangkan alat bukti serta mengulangi perbuatannya. Terkait belum adanya kerugian menurut hitungan dari BPKP, Syahru Kosadha mengatakan bahwa dari hitungan ahli, sudah ditemukan adanya kerugian negara. Selain itu, penetapan tersangka yang sudah cukup lama. ‘’Penahanan ini dilakukan untuk mempercepat proses pemberkasan sambil menunggu
7
Sumadia mengungkapkan, harga pasir saat ini sangat mahal. Harga pasir pasang dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 1,9 juta per lima kubik. Sedangkan pasir halus dari Rp 1,3 juta menjadi Rp 2,5 juta. Di tengah situasi yang sulit diprediksi saat ini, Sumadia berharap Pemprov Bali dan instansi terkait mencarikan solusi terbaik untuk pengembang. Saat ini pengusaha properti lagi krisis material, khususnya pasir. Ia juga ber-
harap ada kemudahan untuk mendapatkan pasir misalnya memberi subsidi atau beri izin galian C di Kintamani, Bangli. “Kami tidak mau terhenti tapi harus ada solusinya, terutama dari pemerintah. Kami berusaha semaksimal mungkin mendapatkan pasir. Kalau harga pasir di Banyuwangi Rp 2,5 juta per 3,5 kubik sampai di Bali. Memang harganya lebih mahal,” ungkap Indrawan. (kmb36)
Bali Post/rah
KRISIS PASIR - Ketua DPD REI Bali Pande Agus Permana Widura menjelaskan krisis pasir sebagai dampak status awas Gunung Agung.
Bali Post/rah
MOTOR - Kapolsek Dentim Kompol Adnan Panibu menunjukkan motor curian tersangka Panji yang dimutilasi.
BANGLI
8
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
Dewan akan Buat Perda Pengobatan Tradisional Bangli (Bali Post) DPRD Bangli batal membuat peraturan daerah (perda) inisiatif tentang pelayanan kesehatan. Sebagai gantinya, DPRD Bangli berencana membuat perda inisiatif yang mengatur tentang pelayanan kesehatan khususnya pengobatan tradisional. Anggota Komisi I DPRD Bangli Nengah Darsana, Selasa (3/10) kemarin, mengatakan DPRD sejatinya sudah sempat menyusun ranperda inisiatif tentang pelayanan kesehatan secara umum. Namun di tengah jalan, proses pembuatan ranperda tersebut tidak lagi diBali Post/ina lanjutkan. Nengah Darsana Darsana mengatakan, sesuai hasil pembahasan, konsultasi dan verifikasi di Biro Hukum Pemprov Bali, dinyatakan bahwa hal-hal yang akan dicantumkan dalam ranperda tentang pelayanan kesehatan, sudah diatur dalam undang-undang kesehatan. Sehingga perda tentang pelayanan kesehatan pun dipandang tidak perlu lagi dibuat. ‘’Kita direkomendasi menyusun perda yang fokus ke pengobatan tradisional atau nonmedis,’’ jelasnya. Lanjut diungkapkan Darsana, sesuai rekomendasi tersebut, perda tentang pengobatan tradisional menurutnya memang perlu dibuat. Mengingat jasa pengobatan tradisional yang ada di Bangli saat ini cukup banyak seperti akupunktur hingga produksi jamu herbal. Dengan adanya perda tentang pengobatan tradisional itu maka nantinya masyarakat bisa mendapatkan perlindungan hukum yang jelas dari sistem pengobatan tradisional. ‘’Jadi perlu ada payung hukum dari pemerintah agar masyarakat Bangli bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama baik pelayanan medis maupun pengobatan nonmedis atau tradisional,’’ ujarnya. Disinggung mengenai kapan ranperda inisiatif tentang pengobatan tradisional tersebut akan diajukan, Darsana menjelaskan, pihaknya tidak perlu lagi mengajukan karena ranperda tentang pelayanan kesehatan secara umum sudah sempat diajukan sebelumnya. ‘’Perdanya kan sudah diajukan. Cuma dari pembahasan, dari hasil konsultasi dan hasil rekomendasi verifikasi dari gubernur, harus arahnya bersifat khusus. Kita diminta menonjolkan kekhususan dari perda itu. Kalau pelayanan kesehatan yang umum kan sudah diatur dalam undang-undang kesehatan. Jadi nanti kita tinggal merevisi itu,’’ tegasnya. (kmb40)
Berkurang, Jumlah Siswa Pengungsi di Bangli
Bangli (Bali Post) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli terus melakukan pendataan terhadap jumlah anak-anak pengungsi Gunung Agung yang bersekolah di Kabupaten Bangli. Berdasarkan data terakhir, jumlah siswa pengungsi yang masih bersekolah di Bangli sebanyak 1.011 orang untuk siswa SD dan 540 orang untuk siswa SMP. Dibandingkan sebelumnya, terjadi penurunan jumlah siswa pengungsi di Bangli hingga ratusan orang. Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja, Selasa (3/10) kemarin, mengatakan dari total jumlah siswa pengungsi tingkat SD yang bersekolah di Bangli, sebanyak 315 siswa, di antaranya bersekolah di Kecamatan Bangli, 184 siswa di Kecamatan Kintamani, 361 siswa di Kecamatan Tembuku dan 151 siswa di Kecamatan Susut. ‘’Sementara untuk tingkat SMP, sebarannya belum bisa disampaikan karena masih dilakukan validasi data,” terangnya. Diungkapkan Suteja, dibandingkan data sebelumnya, terjadi pengurangan jumlah siswa pengungsi di Bangli mencapai ratusan orang. Di tingkat SD, penurunannya sebanyak 611 orang. ‘’Kalau saya berpedoman pada data hari ketiga, jumlah pengungsi jauh berkurang. Pada hari ketiga itu jumlah pengungsi anak-anak yang bersekolah SD sebanyak 1.622 orang,’’ jelasnya. Meski pihaknya sudah memiliki data, namun Suteja mengakui tidak bisa menjamin validitasnya. Hal itu dikarenakan sifat pengungsi di lapangan yang selalu berpindah-pindah. ‘’Agak sulit kita lakukan pendataan karena pengungsi berpindah-pindah. Oleh karenanya kita terus lakukan pendataan,’’ katanya. Sementara itu, berdasarkan data rekapitulasi per Senin (2/10), dari Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli, total jumlah pengungsi Gunung Agung di Bangli sebanyak 11.778 orang. Dari jumlah tersebut, 5.149 jiwa berasal dari 28 desa rawan di Karangasem yang harus diungsikan. Sementara 6.629 jiwa lainnya berasal dari zona aman. Sayangnya mengenai berapa total jumlah pengungsi yang sudah pulang ke rumah masing-masing, tidak dicantumkan data update dalam rekap data tersebut. (kmb40)
PERAJIN - Perajin batu hitam di Bangli tengah mengerjakan order.
Dampak Peningkatan Aktivitas Gunung Agung
Pasokan Batu Hitam Anjlok, Perajin Kelimpungan Bangli (Bali Post) Meningkatnya aktivitas Gunung Agung ke level awas berdampak pada merosotnya pasokan batu hitam ke Bangli. Kondisi ini membuat perajin batu hitam kelimpungan dalam mendapatkan bahan baku untuk kelangsungan usahanya.
Seperti yang dialami perajin batu hitam di Desa Bunutin, Bangli, I Nengah Darsa. Diwawancarai Selasa (3/10) kemarin, Darsa mengakui bahwa pasokan batu hitam dari Karangasem kini mulai seret. Itu terjadi sejak Gunung Agung mengalami kenaikan
aktivitas. Darsa mengungkapkan, kalaupun saat ini masih ada pasokan batu hitam, harganya cukup mahal. Jika sebelumnya batu hitam dibelinya Rp 8,5 juta, kini harganya Rp 11 juta. Kenaikan harga yang mencapai 30 persen lebih sangat member-
atkan dirinya. Dikatakannya, kualitas batu hitam yang didapat saat ini tidak sesuai dengan harga. Kualitas batu hitam saat ini lebih buruk dibanding sebelumnya. ‘’Seperti yang kemarin saya beli, kualitas batunya mudah patah,’’ jelasnya.
Karena sulit mendapatkan pasokan bahan baku, pihaknya pun terpaksa membatasi order. Darsa mengaku tak ingin menerima banyak order lantaran takut konsumen kecewa. ‘’Kasihan konsumennya kalau menunggu lama,’’ ungkapnya. (kmb40)
Ditargetkan Ketok Palu Pertengahan Oktober
APBD-P Dikhawatirkan Sulit Direalisasikan Bangli (Bali Post) -
Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Bangli tahun 2017 akan dikebut. Hal ini agar pada pertengahan Oktober nanti, RAPBD-P tersebut bisa diketok palu. Karena waktu yang tersisa sangat minim, DPRD Bangli khawatir kegiatan fisik yang akan dipasang pemerintah dalam APBD-P 2017 sulit direalisasikan.
Ngakan Kutha Parwata
Bali Post/ina
Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, Selasa (3/10) kemarin, mengatakan saat ini pihaknya bersama eksekutif masih dalam tahap pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (KUPA-PPASP) 2017. Pembahasan, diakuinya, lamban karena dari eksekutif terjadi keterlambatan dalam menyerahkan KUPA-PPASP ke DPRD Bangli. Dijelaskannya, sesuai Permendagri No. 31 Tahun 2016, KUPA-PPASP semestinya sudah diserahkan ke dewan pada minggu pertama bulan Agustus 2017 untuk bisa dibahas minggu berikutnya. Namun ke-
nyataannya, eksekutif baru menyerahkan KPUA-PPASP pada 15 September. Alasan keterlambatan eksekutif, kata Kutha Parwata, yakni berkaitan dengan mekanisme pemberian bantuan dana penyisihan PHR Badung kepada Pemkab Bangli serta pengimplementasian Perda turunan PP No. 18 Tahun 2017 tentang Kesejahteraan Anggota DPRD. ‘’Sekarang baru memasuki tahap pembahasan KUPAPPASP,’’ jelasnya. Lanjut dikatakannya, setelah membahas KUPAPPASP, tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah membahas RAPBD-P. Pihaknya menargetkan pembahasan RAPBD-P bisa sele-
sai secepatnya dan ditetapkan pertengahan Oktober. Karena setelah itu, APBD-P juga masih harus diverifikasi Gubernur. Diperkirakan APBD-P 2017 baru bisa berjalan awal November. Kutha Parwata menyampaikan, dengan sedikitnya waktu yang tersisa, pihaknya khawatir kegiatan fisik yang akan dipasang di APBD-P tidak bisa direalisasikan. Untuk itu pihaknya akan melakukan pengecekan ke OPD-OPD. ‘’Kami bakal mengecek ke OPD-OPD, siap tidak untuk realisasikan kegiatan fisik,’’ ujarnya. Jika memang tak bisa dilaksanakan, tentu anggaran akan menjadi Silpa. (kmb40)
Pemkab Data Lahan Sempat Tertunda, Bedah Rumah Pertanian Berpotensi Terdampak Bencana Segera Dilaksanakan
Bangli (Bali Post) Sempat tertunda selama beberapa bulan, program bedah rumah yang dirancang Pemkab Bangli akan mulai direalisasikan pada minggu kedua Oktober ini. Sesuai perencanaan, total jumlah rumah yang akan dibedah tahun ini sebanyak 76 unit. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli Nengah Sukarta, Selasa (3/10) kemarin, mengatakan program bedah rumah sejauh ini sudah selesai tahap administrasi. Surat perintah membayar (SPM) juga sudah masuk ke Bagian Keuangan. Dikatakan Sukarta, sesuai rencana, realisasi kegiatan bedah rumah akan mulai dilaksanakan pada minggu kedua bulan ini. Meski demikian, sejauh ini sudah ada beberapa yang mulai pengerjaan. Pihaknya menargetkan program bedah rumah yang menggunakan sistem swakelola tersebut tuntas dalam waktu sebulan. Hanya saja, mengingat ada beberapa permasalahan yakni menyangkut sulitnya mencari material seperti batu dan pasir, target tersebut kemungkinan molor hingga Desember. Menurut dia, awalnya pihaknya menjadwalkan bedah rumah terlaksana pada Mei. Akan tetapi, karena adanya persoalan teknis, pelaksanaannya ditunda. Persoalan teknis yang dimaksud yakni menyangkut kekeliruan pada penempatan rekening belanja. Dimana sesuai hasil pemeriksaan BPK, ditemukan adanya kekeliruan pada penempatan rekening belanja. Anggaran bedah rumah yang seharusnya dipasang pada rekening belanja bantuan sosial barang, sebelumnya dipasang pada rekening belanja hibah. Karena itulah Dinas Sosial butuh waktu menindaklanjutinya dengan menggeser anggaran yang dipasang di rekening belanja hibah ke rekening belanja bansos. Sementara itu, berdasarkan data Dinsos sebelumnya, 76 rumah yang akan dibedah tersebar di empat kecamatan yakni Kecamatan Bangli sebanyak 12 unit, Kintamani 24 unit, Susut 5 unit dan Tembuku sebanyak 35 unit. Semua penerima sudah diverifikasi. (kmb40)
Bangli (Bali Post) – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) mengerahkan seluruh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) untuk melakukan pendataan secara mendetail terhadap lahan pertanian yang ada di wilayah masing-masing. PPL juga dikerahkan untuk mendata lahan yang kemungkinan terkena dampak bencana Gunung Agung. ‘’Kami sudah mengumpulkan PPL. Kami minta mereka mengintensifkan pendataan. Seperti di Songan B. Di sana kan ada lahan pertanian. Itu didata secara detail, berapa hektar yang ada dan berapa hektar yang kira-kira rugi kalau terjadi bencana Gunung Agung. Sehingga dengan itu kita bisa memprogramkan lebih lanjut di tahun yang akan datang,’’ kata Kepala Dinas PKP Kabupaten Bangli Wayan Sukartana belum lama ini. Selain dikerahkan untuk melakukan pendataan, pihaknya juga meminta seluruh petugas PPL-nya untuk melakukan pendampingan terhadap petani, agar panennya bisa betul-betul diperhatikan. PPL harus mendampingi petani yang waswas dengan peningkatan aktivitas Gunung Agung agar jangan sampai melakukan panen awal. ‘’Tapi sementara belum ada panen awal,’’ ujarnya. Dikatakannya, petugas PPL juga diberikan tugas tambahan untuk memberikan pendampingan terhadap pengungsi terutama yang memiliki ternak. Ternak-ternak yang dibawa pengungsi harus dipastikan kesehatannya. ‘’Dalam rangka memberikan pendampingan dan pengawalan, kami minta PPL rajin turun. Terlebih ada titipan ternak,’’ terangnya. Sukartana menambahkan, saat ini ada enam titik lahan yang menjadi pengungsian ternak di Bangli. Agar ternak milik pengungsi bisa terkonsentrasi, pihaknya menyediakan pasar Hewan di Kayuambua untuk menjadi tempat ternak pengungsi. (kmb40)
Bali Post/eka
JERUK - Petani di Kintamani tengah memeriksa buah jeruk. Pemkab Bangli kini tengah melakukan pendataan lahan pertanian yang berpotensi terdampak bencana Gunung Agung.
Rabu paing, 4 Oktober 2017
GIANYAR
9
Bali Post/nik
PELATIHAN - Suasana pelatihan tematik kepada petugas lapangan dalam upaya mendukung Upsus Siwab yang dilaksanakan di Kantor BPP Tampaksiring, Selasa (3/10) kemarin.
Pemkab Genjot Populasi Sapi
Gianyar (Bali Post) Guna meningkatkan populasi sapi di Gianyar, pemerintah melalui Dinas Pertanian menggenjot pelaksanaan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Program ini bertumpu pada kegiatan inseminasi buatan (IB), sinkronisasi dan penanganan gangguan reproduksi pada sapi pemilik peternak. Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Ngakan Putu Readi, di sela-sela pelatihan tematik kepada petugas lapangan dalam upaya mendukung Upsus Siwab yang dilaksanakan di Kantor BPP Tampaksiring, Selasa (3/10) kemarin mengungkapkan salah satu upaya meningkatkan capaian IB dan kebuntingan adalah dengan meningkatkan kinerja petugas di lapangan, maka akan semakin meningkat pula capaian IB dan kebuntingan. Ngakan Readi menambahkan, saat ini kegiatan IB menjadi fokus utama. Program ini dicanangkan Menteri Pertanian, tahun lalu. Berdasarkan data, capaian IB di Kabupaten Gianyar sebanyak 10.833 ekor atau mencapai 60,2 persen dari target. Sementara pencapaian kebuntingan hanya 20,6 persen dari target sebesar 17.000 ekor. Total populasi sapi di Gianyar sekitar 45.000 ekor. Rendahnya kebuntingan, menurut Readi, salah satunya disebabkan sebagian petugas pemeriksa kebuntingan (PKb) masih difokuskan untuk membantu pelaksanaan IB. Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Malang, Jawa Timur, Ir. Apri Handono yang hadir sebagai narasumber mengatakan, kegiatan IB pada ternak sapi merupakan salah satu upaya penerapan teknologi tepat guna untuk peningkatan populasi dan mutu genetik sapi. Melalui kegiatan IB, penyebaran bibit unggul ternak sapi dapat dilakukan dengan murah, mudah dan cepat, serta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para peternak. Dikatakannya lebih lanjut, strategi yang digunakan adalah dengan memastikan sapi betina dewasa sebagai akseptor untuk dibuntingkan menggunakan teknik IB. ‘’Mengoptimalkan strategi tersebut secara bersamaam juga harus diikuti peningkatan kualitas unsur-unsur yang berpengaruh terhadap keberhasilan IB yaitu ternak, peternak dan petugas,’’ katanya. (kmb35)
Temuan Tulang Belulang Gegerkan Warga Batubulan
Gianyar (Bali Post) Hendak menggali tanah untuk tempat pembuangan air, Rudi (38) malah menemukan tulang belulang di belakang rumahnya di Perumahan Candra Asri, Desa Batubulan, Sukawati, Selasa (3/10) kemarin. Temuan ini menggegerkan warga setempat. Informasi dihimpun, awalnya Rudi bersama seorang buruh bangunan, Sutiono membuat lubang untuk pembuangan air sektiar pukul 09.00 Wita. Beberapa menit menggali tanah, Sutiono yang asal Jatim ini menemukan benda mencurigakan terbungkus kain daster warna hitam. Saat dibuka, di dalamnya berisi tulang belulang. Rudi dan Sutiono terkejut dan melaporkan temuan itu ke warga lainnya. Hal ini pun dilaporkan ke polisi. Beberapa menit kemudian jajaran Reskrim Polsek Sukawati tiba di lokasi dan melakukan penyelidikan. Guna penyelidikan lebih lanjut, tulang belulang itu dibawa ke Mapolsek Sukawati. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta mengaku belum bisa memastikan temuan tersebut. ‘’Anggota kami masih mengecek di lapangan. Belum bisa dipastikan, tapi kami temukan bagian seperti gigi anjing,’’ ujarnya. Hal senada dikatakan Pjs. Wakapolsek Sukawati AKP Alit Sudarsana. Pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut terhadap temuan tulang belulang yang strukturnya tidak utuh itu. (kmb35)
MEMASAK - Sejumlah petugas tengah memasak di dapur Posko Lapangan Sutasoma, Sukawati, Selasa (3/10) kemarin.
Minim, Bantuan Elpiji dan Ikan ke Posko Sutasoma
Gianyar (Bali Post) -
Partisipasi masyarakat terhadap pengungsi di Kabupaten Gianyar terbilang tinggi. Hal ini terbukti dari besarnya bantuan logistik ke posko Lapangan Sutasoma, Sukawati. Namun khusus bantuan berupa elpiji dan daging atau ikan masih tergolong minim. Kondisi ini diakui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Made Watha, Selasa (3/10) kemarin. Watha menjelaskan, bagian logistik posko pengungsi di Lapangan Sutasoma kekurangan elpiji. Padahal bahan bakar ini digunakan untuk memasak setiap hari. ‘’Kalau gas elpiji untuk memasak, sampai saat ini kita masih beli,’’ ungkapnya. Bantuan berupa ikan sangatlah minim, bahkan hampir nihil. Padahal ikan adalah salah satu asupan
penting untuk tubuh dan kecerdasan anak. ‘’Sampai sekarang memang dominan bantuan daging ayam,’’ katanya. Sementara untuk jenis bantuan logistik lainnya terbilang cukup tinggi. Khususnya untuk beras, hingga Senin (2/10) terhitung sudah sampai delapan ton lebih bantuan yang masuk ke posko pengungsi yang
Gianyar (Bali Post) Kuota elpiji untuk Kabupaten Gianyar telah diturunkan oleh Pemprov Bali berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 540/2949/BI/B.Ek tertanggal 15 Agustus 2018. Penurunannya cukup signifikan, yakni dari rencana kuota 21.921 metrik ton menjadi 15.302 metrik ton per tahun. Pemkab Gianyar pun melakukan langkah antisipasi agar pendistribusian bisa tepat sasaran, salah satunya memperketat pengaWayan Suamba wasan penjualan elpiji 3 kg. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar Wayan Suamba, Selasa (3/10) kemarin, pemangkasan kuota elpiji 3 kg sebanyak 6.619 metrik ton tersebut harus ditindaklanjuti. Pihaknya telah melakukan beberapa kali pertemuan dengan Pertamina dan agen di Gianyar, guna mengantisipasi pendistribusian elpiji 3 kg tidak salah sasaran. Kemarin Disperindag Gianyar juga mengadakan pertemuan sekaligus sosialisasi dipimpin langsung oleh Plt. Sekda Gianyar Gede Made Wisnu Wijaya. Pertemuan itu dihadiri seluruh camat di Kabupaten Gianyar. Suamba menegaskan, sesuai SE Gubernur, yang tidak diperkenankan menggunakan elpiji3 kg (bersubsidi) adalah PNS atau CPNS, pelaku usaha mikro yang memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp 50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp 300 juta, serta seluruh masyarakat yang tidak memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa/ kelurahan. Mereka yang tergolong dalam kategori tersebut diimbau beralih menggunakan elpiji selain ukuran 3 kg. Suamba berasumsi, untuk elpiji 3 kg, per kilogramnya dengan harga Rp 4.833 dan gas 12 kg dengan harga Rp 10.000, sehingga pemakai gas 3 kg sesungguhnya menikmati subsidi sekitar Rp 5.200. Sedangkan di Kabupaten Gianyar, terdapat KK miskin dan UMKM yang nilai usahanya di bawah Rp 50 juta yang berhak menikmati elpiji 3 kg sebanyak 17.346 KK. Suamba berharap data KK miskin ini agar benar-benar valid, sehingga bila nanti pembelian elpiji menggunakan kartu KK miskin tidak menimbulkan persoalan. Di sisi lain, dia berharap para PNS mulai beralih ke elpiji 12 kg. ‘’Kita akan awasi pelaksanaannya di lapangan. Masih menunggu pola dari pusat. Sidak juga akan rutin kita laksanakan untuk memastikan elpiji 3 kg dinikmati oleh yang berhak,’’ tegasnya. (kmb35)
disediakan pemerintah. Dari bantuan beras yang masuk, sekitar 2,8 ton sudah digunakan untuk konsumsi pengungsi di posko Lapangan Sutasoma. ‘’Hari pertama saja kita beli beras, setelah itu terus memasak menggunakan beras donatur,’’ ucapnya. Selanjutnya, sekitar 2.295 kg beras disalurkan ke pengungsi tujuh kecamatan. Di Kecamatan Gianyar disalurkan sebanyak 310 kg, Blahbatuh 230 kg, Sukawati 200 kg, Ubud 515 kg, Payangan 840 kg, Tegallalang 100 kg dan Tampaksiring 100 kg. Penyaluran di setiap kecamatan ini sudah sesuai permohonan. Beras
didistribusikan dari kantor camat ke sejumlah tempat pengungsian. Dikatakannya, penyaluran beras ke kecamatan ini baru yang pertama kali dilakukan. Hal ini mengingat jumlah pengungsi di setiap kecamatan terbilang banyak. Berdasarkan data BPBD Gianyar, per Selasa (3/10) total pengungsi di Kabupaten Gianyar sudah menginjak angka 13.173 jiwa. Pengungsi paling banyak tinggal di Kecamatan Sukawati dengan jumlah 6.151 orang, diikuti Kecamatan Gianyar 1.874 jiwa, Blahbatuh 1.803 jiwa, Ubud 1.097 jiwa, Tegallalang 614 jiwa, Payangan 468 jiwa dan Tampaksiring 428 jiwa.
Sementara di Posko Lapangan Sutasoma sebanyak 738 jiwa. Made Watha memastikan stok logistik yang ada saat ini masih cukup untuk sebulan ke depan. Pihaknya pun masih memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 100 ton. ‘’Sebulan cukuplah ini. CBP juga masih saya simpan di Bulog, mengantisipasi bila bencana ini berlangsung lama,’’ katanya. Selain beras, pihaknya juga memperoleh banyak sumbangan air mineral sekitar 764 dus, telur 6.865 butir, minyak goreng 560 liter, mi instan 587 dus, ditambah sayur-mayur dan buah-buahan. (kmb35)
alternatif yang kami punya, sehingga jalan cepat hancur akibat sering digunakan sebagai pilihan alternatif,’’ ujar Perbekel Batubulan Dewa Gede Sumertha saat presentasi pengenalan jalan dengan piranti slide dan video. Lebih jauh diungkapkannya, Desa Batubulan dengan 16 banjar dinas, banjar tempekan meliputi Kerta Candra Buana, Taman Palekan, Candra Dipia, dan Batu Intan. Sedangkan desa pakraman jumlahnya ada tiga yakni Desa Pakraman Tegaltamu, Desa Pakraman Dlodtukad dan Desa Pakraman Jero Kuta. Jumlah penduduk keseluruhan sesuai data 2015 sebanyak 23.194 jiwa atau 5.534 KK. Lantaran terbatasnya anggaran desa dengan kondisi geografis yang berbeda dibandingkan dengan desa lainnya, keberadaan jalan di Desa Batubulan diharapkan mendapat perhatian yang lebih serius. Panjang jalan yang rusak di Desa Batubulan kurang lebih 7,5 km, terdiri dari jalan kantor Desa Batubulan ke utara, Pura Puseh, Clandis Celuk, jalan di Banjar Kalah ke barat Buhitan tembus jalan Banjar Telabah dan Banjar Batur. Sedangkan dari Banjar Telabah ke timur tembus di Banjar Tubuh. Begitu juga
dari Jalan Sandang tembus ke Rumah Sakit Premagana yang sering macet dan jalan melingkar menuju jalan Banjar Tubuh. Sementara jalan Sumandang Batubulan tembus ke Batu Intan, melewati jalan Pura Subak perlu mendapat atensi khusus karena padat penduduk dan lalu lintasnya. Apalagi jalan ini dapat menuju Batuyang dan persiapan jalan Letda I Dewa Rai Adnyana (eks Batuyang) menuju terminal Batubulan dan Jalan Pipit. Sementara itu, Wabup Gianyar Made Mahayastra mengapresiasi semangat warga Desa Batubulan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Dia berharap, seluruh warga Desa Batubulan tetap berkomitmen dalam melanjutkan pembangunan. ‘’Mari bersama mensukses-
kan pembangunan infrastruktur yang tersebar di seluruh desa se-Kabupaten Gianyar, seperti perbaikan jalan, pembuatan jalan, jembatan, Puskesmas, sehingga pembangunan berkesinambungan dapat diwujudkan dan dirasakan masyarakat Gianyar,’’ katanya. Ditambahkannya, di tahun 2018 pihaknya akan berupaya mensukseskan program kesehatan masyarakat dengan menambah alat kesehatan di masing-masing puskesmas pembantu di seluruh desa di Kabupaten Gianyar. Tujuannya, peningkatan kualitas layanan ke masyarakat. ‘’Langkah ini harus kita sukseskan bersama. Semua masyarakat di Kabupaten Gianyar mempunyai kontribusi yang sama dalam pembangunan Gianyar,’’ tegas Mahayastra. (ad187)
Wabup Mahayastra Tinjau Pembangunan Desa Batubulan
Kuota Dikurangi
Pemkab Perketat Pengawasan Penjualan Elpiji 3 Kg
Bali Post/nik
MENINJAU - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra saat meninjau pembangunan di Desa Batubulan. D A L A M ra ngka m en sukseskan pembangunan berkelanjutan di seluruh desa, Wakil Bupati (Wabup) Gianyar Made Agus Mahayastra turun langsung meninjau pembangunan Desa Batubulan, sekaligus bertatap muka dengan segenap tokoh masyarakat setempat. Wabup Mahayastra bersama jajaran OPD terkait, diterima oleh Perbekel Desa Batubulan Dewa Gede Sumertha, S.H., M.H. serta tokoh masyarakat se-Desa Batubulan di Ruang Chandra Sabha Desa Batubulan,
Selasa (3/10) kemarin. Pertemuan tersebut membahas tentang agenda dan program pembangunan Desa Batubulan dalam wujudnya sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan. Desa Batubulan merupakan desa wisata yang keberadaan lalu lintasnya sangat padat, sebagai jalan utama penghubung kota Denpasar dan provinsi, sehingga penanganannya perlu disikapi dengan serius. ‘’Wilayah kami luas. Kondisi jalan yang ada sangat memprihatinkan. Banyak pengguna jalan memilih jalur
KLUNGKUNG
10
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
Peduli Pengungsi Gunung Agung, IMBI Bali Salurkan Bantuan
BANTUAN untuk warga Karangasem yang mengungsi di GOR Swecapura, Desa Gelgel terus mengalir. Tak hanya dari warga dan lembaga. Namun juga dari Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Bali. Bantuan kemanusian yang bekerja sama dengan Kodam IX/Udayana ini diserahkan, Selasa (3/10) kemarin. Kedatangan komunitas ini berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita dengan membawa berbagai jenis bantuan, seperti terpal, bantal, alas tidur, dan kasur. Seluruhnya langsung diturunkan dengan gotong royong. Ini juga dibantu sejumlah relawan. Di sela-sela kegiatan itu, panitia bakti sosial Dewa Suardana menyatakan kedatangannya ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang telah lama meninggalkan kampung halaman. Pada kesempatan itu, pengungsi juga diberikan support untuk lebih tabah menghadapi keadaan. “Ini sebagai bentuk kepedulian. Kami ingin berbagi. Ingin meringankan beban masyarakat,” katanya. Aksi kemanusiaan ini baru pertama kali menyasar pengungsi. Lokasinya pun baru pada yang tertampung di GOR Swecapura. Pemberian bantuan akan dilakukan secara berkelanjutan, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi. “Kalau lama seperti ini, kami pasti berlanjut memberikan bantuan,” ucapnya. Kesulitan yang membelit pengungsi ini diharapkan bisa segera berakhir dan cepat kembali ke kampung halaman. Kesibukan yang telah ditinggalkan beberapa hari ini juga bisa dijalani kembali. “Kami juga berharap bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat,” kata Suardana. Aksi sosial sudah menjadi hal rutin yang dilakukan komunitas 58 anggota ini setiap tahun. Bahkan, sasarannya tak hanya warga yang terbelit bencana, namun juga yang lainnya, seperti kemiskinan. “Kami juga memberikan bantuan bedah rumah atau sembako. Kami berbagai tidak hanya untuk masyarakat Hindu. Tetapi juga yang lain,” tegasnya. Dana bantuan ini merupakan donasi dari IMBI. Beberapa juga ada dari kas yang terkumpul dari masuknya anggota baru. Apa yang dilakukan ini diharapkan mampu memantik komunitas lain untuk turut bergerak berbagi antarsesama. (ad194)
Bali Post/ist
IMBI - Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Bali bekerja sama dengan Kodam IX/Udayana menyalurkan bantuan ke pengungsi di GOR Swecapura, Selasa (3/10) kemarin.
Ratusan Dirawat, Sepuluh Pengungsi Meninggal
Semarapura (Bali Post) Menginjak hari ke-13, pengungsi dari Karangasem yang menjalani rawat inap di RSUD Klungkung telah mencapai ratusan orang. Sepuluh di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Mereka yang sebagian besar lansia telah menderita sakit sejak lama. Direktur RSUD Klungkung I Nyoman Kesuma menjelaskan sampai Selasa (3/10) siang kemarin, tercatat sudah ada 117 pengungsi yang sempat dan masih menjalani rawat inap. Dari jumlah itu, tak seluruhnya kondisinya berangsur sembuh. Sepuluh orang tercatat meninggal dunia, yakni I Nengah Arianta (90), asal Desa Peringsari, Kecamatan Selat, Ni Komang Rungih (92), yang merupakan rujukan dari RSUD Amlapura, Adzah (36), warga rujukan dari Puskesmas Sidemen, Karangasem dan Afsah (47) asal Kecicang. Selain itu, Mangku Dharma (75), yang merupakan pemangku di Pura Besakih, Ni Wayan Darti (75), warga yang tercatat mengungsi di Desa Apit Yeh, Manggis, Gusti Biang Men (92) asal Desa Selat yang mengungsi di posko Sidemen, Ni Luh Kariati (52), asal Bebandem, yang mengungsi di posko Kemoning, Ketut Kenyeg (95) asal Desa Sebudi, ngungsi di GOR Swecapura dan I Wayan Pica, warga Banjar Pegubugan, Selat Duda yang mengungsi di posko Tojan. “Yang meninggal sebagian besar lansia. Untuk sakitnya ada stroke dan kanker. Ini sudah berlangsung sebelum mereka mengungsi,” jelasnya. Ahli waris pengungsi yang meninggal akan mendapat santunan dari Kementerian sosial sebesar Rp 15 juta per orang. “Ini sedang didata. Siapa saja ahli warisnya,” ungkap Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana. Pada hal ini, Pemkab Klungkung memfasilitasi pengurusan surat keterangan kematian dari rumah sakit dan membuat surat pernyataan bahwa ada pengungsi yang meninggal dunia. Seluruhnya langsung disetor ke Dinas Sosial Kabupaten Karangasem. Guna mendapatkan santunan, ahli waris juga harus melampirkan KK dan KTP. “Nanti berkas ini diajukan ke kementerian sosial,” katanya. (kmb45)
Tunjangan Rumah Dewan Capai Puluhan Juta Per Bulan Semarapura (Bali Post) Tunjangan rumah yang dinikmati kalangan DPRD Klungkung sesuai dengan kajian appraisal mencapai puluhan juta per bulan. Ini mengalami peningakatan dari tahun lalu yang masih berada di angka belasan juta. Selain itu, anggota juga mendapatkan tunjangan transportasi yang besarnya di atas 10 juta per bulan. Sekretaris DPRD Klungkung I Wayan Sudiarta menjelaskan sejalan dengan adanya Perda Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Klungkung, tunjangan rumah tetap dinikmati. Bahkan jumlahnya lebih besar dari tahun lalu. Sesuai kajian, untuk ketua Rp 30 juta per bulan, Wakil Rp 25 juta dan anggota Rp 22 juta. “Kalau 2016, untuk ketua Rp 17 juta, wakil Rp 16 juta dan anggota Rp 15 juta,” jelasnya, Selasa (3/10) kemarin. Selain itu, para wakil rakyat ini juga mendapatkan tunjangan reses sekitar Rp 4 juta untuk sekali turun. Dalam setahun, pelaksanaannya mencapai tiga kali. “Tahun-tahun sebelumnya, tunjangan reses dikelola daerah. Tidak langsung ke dewan,” sebutnya. Sudiarta menyatakan, khusus untuk anggota dewan, juga akan mendapat tunjangan transportasi yang besarannya mencapai Rp 11 juta per bulan. Sebagai konsekuensi, mobil dinas yang selama ini ditunggangi telah ditarik dan dikembalikan ke daerah. “Kalau ketua dan wakil tidak dapat. Karena masih dapat mobil dinas,” ungkapnya. Pencairan seluruh tunjangan itu masih menunggu verifikasi Perda dari Pemprov Bali dan Peraturan Bupati. “Setelah keluar hasil kajian, tidak langsung keluar. Tapi harus menunggu hasil verifikasi perda dari pemprov,” imbuhnya. (kmb45)
Bali Post/sos
BANTU PENGUNGSI - Sejak status Gunung Agung dinaikkan menjadi awas, ribuan warga Karangasem mendatangi sejumlah pos pengungsian yang ada di Kabupaten Klungkung, salah satunya GOR Swecapura. Sebagai bentuk kepedulian kepada Bhayangkari Cabang Klungkung yang dipimpin Nyonya Dewi Bambang Tertianto, ikut melayani kebutuhan makanan para pengungsi di dapur umum.
Antisipasi Terjangan Lahar Dingin, Tukad Unda Dinormalisasi Semarapura (Bali Post) -
Jika Gunung Agung erupsi, yang terdampak tak hanya puluhan desa di Karangasem. Tukad Unda yang melintas di wilayah Kabupaten Klungkung juga berpotensi menjadi aliran lahar dingin. Mengantisipasi terjangan lahar ke permukiman warga, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan normalisasi dan pembuatan tanggul. Petugas BWS Bali-Penida, Made Kertiyasa, Selasa (3/10) kemarin menjelaskan, normalisasi ini sudah berjalan sejak empat hari lalu. Titik yang menjadi sasaran lebih pada kawasan yang lokasinya dekat dengan permukiman warga, salah satunya di utara jembatan penghubung Kecamatan Klungkung dan Dawan. Selain pengerukan, juga dilakukan pembangunan tanggul dengan panjang 350 meter dan tiga meter. “Ini untuk antisipasi terjangan lahar dingin jika Gunung Agung meletus. Kalau melihat pengalaman tahun 1963, desa di bantaran sungai ini banyak yang kena imbas,” jelasnya. Guna mempercepat pengerjaan, pihaknya juga mengerahkan tiga alat berat yang bekerja sejak pagi hingga sore hari. Sementara itu, khusus untuk kawasan hilir, sambung dia tidak dilakukan normalisasi. Sebab, pinggiran sungai sudah dilengkapi dengan batu bronjong. “Kawasan hilir ini juga sudah ada beberapa bendung air. Ini akan
mengurangi tekanan aliran lahar dingin. Begitu juga terjangan ke kawasan permukiman,” katanya seraya menambahkan normalisasi ini juga perintah langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR). Sementara itu, salah seorang warga yang bermukim di bantaran Tukad Unda, Komang Sudira mengaku was-was sejak situasi Gunung Agung tak kondusif. Rasa itu semakin menjadi-jadi saat malam hari. “Rumah saya sangat dekat dengan sungai. Ini membuat was-was,” tuturnya. Atas hal itu, ia yang berprofesi sebagai sopir truk telah menitipkan ternaknya ke Desa Paksebali di lahan milik keponakannya. “Saya punya lima kambing. Itu sudah dititip. Nanti kalau ada apa-apa, biar cepat nyari tempat aman. Biar ngurus diri saja,” tandasnya. Seperti berita sebelumnya, aliran lahar dingin berpotensi menerjang 13 desa, yakni Desa Selat, Tegak, Akah, Kelurahan Semara-
Bali Post/sos
NORMALISASI - Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan normalisasi Tukad Unda dengan alat berat. Ini sebagai bentuk antisipasi terjangan lahar dingin jika Gunung Agung erupsi. pura Kangin, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Desa Kamasan, Gelgel, Sulang. Selain itu juga Desa Sampalan Kelod, Gunaksa,
Tangkas, Jumpai dan Gunaksa. Hal ini juga mengacu pada peta rawan bencana letusan Gunung Agung yang disusun Bappeda Provinsi
Bali bekerja sama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Unud. Penduduk seluruhnya mencapai sekitar 52.000 jiwa. (kmb45)
Status Gunung Agung Awas
Bupati Suwirta Minta Realisasi Program Pariwisata Tak Kendur
Bali Post/ist
RAPAT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin rapat bersama OPD, Selasa (3/10) kemarin.
STATUS Gunung Agung sampai Selasa (3/10) kemarin masih awas. Di tengah situasi itu, Pemkab Klungkung juga masih sibuk melakukan penanganan pengungsi maupun persiapan lain menghadapi jika gunung terbesar di Bali itu erupsi. Meski demikian, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meminta realisasi program pokok yang dirancang daerah, salah satunya sektor pariwisata tak kendur. Tetapi harus semakin dimaksimalkan. Hal tersebut disampaikan saat rapat bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung di Ruang Rapat Kantor Bupati, Selasa (3/10) kemarin. Program bidang pariwisata salah satunya berupa City Tour dan Desa Wisata. Ini harus di-launching pada 20 Oktober 2017 mendatang. Hal ini pun harus didukung dengan
time schedule dan kesiapan dari semua objek, sumber daya manusia maupun pos penjaga tamu. Selain itu, untuk Desa Wisata Kamasan, atraksi yang akan dipentaskan maupun vee guide juga harus mendapat perhatian. Hal ini pun segera disampaikan ke masyarakat. “Semua fasilitas harus dipersiapkan sebaik-baiknya. Jangan sekadar wacana tetapi program ini harus berjalan dengan baik. Promosi juga harus dimaksimalkan,” tegas Suwirta. Selain itu, menyambut kedatangan wisatawan, kebersihan lingkungan dan rumah juga harus mendapat perhatian serius sehingga menimbulkan kenyamanan. “Kebersihan terutama penataan taman dan lingkungan, kamar dan fasilitas lainnya harus dijaga dengan baik”, ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati asal Nusa Ceningan ini juga meminta masing-masing Kabid di Dinas Pariwisata dan Dinas terkait harus terus mengkoordinasikan program yang akan direalisasikan. “Koordinasi antara dinas dengan para pedagang harus dijaga dengan baik,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta sempat menyampaikan dalam pengembangan desa wisata, langkah pembinaan sudah dilakukan secara berkelanjutan. Masyarakat sebagai subjek pembangunan juga diminta untuk lebih maksimal menggali potensi yang ada di daerahnya. “Kami mendorong supaya potensi digali maksimal. Itu bisa diperkenalkan ke wisatawan,” tandasnya. (ad185)
Berdayakan Beras Lokal
Bupati Suwirta Minta BUMDes Terlibat PROGRAM pemberdayaan beras lokal terus dikampanyekan Pemkab Klungkung. Hal tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi terjadinya inflasi. Namun, sesuai hasil evaluasi, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menilai realisasinya masih cenderung stagnan. Guna memaksimalkan itu, selain pemerintah, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga diminta untuk turut terlibat. Hal ini ditegaskan dalam rapat bersama Dinas Koperasi dan Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa (3/10) kemarin. Bupati Suwirta menyampaikan pemberdayaan beras
lokal di Kabupaten Klungkung saat ini masih menyasar pegawai negeri saja. Sementara dari BUMDes dan Koperasi masih terbilang lamban. Atas hal itu, dinas terkait diperintahkan untuk segera mengagendakan pertemuan. “Peran BUMDes harus benar-benar bisa bekerja secara maksimal dan bisa menekan inflasi di masing-masing daerah,” tegasnya. Selain beras, pengolahan garam menjadi yodium juga akan digulirkan. Potensinya masih sangat besar. Uji cobanya akan dilakukan tahun ini. Jika hasilnya baik, maka akan dilanjutkan sosialisasi ke masyarakat terkait pemanfaatannya. Demikian juga ke petani dalam hal produksi
lanjutannya. Mendukung ini, pemkab juga segera membeli mesin pengolah dan penyiapan garamnya. “Kami akan membeli garam petani. Ini akan diolah jadi yodium dan dipasarkan. Kalau bagus, produksi terus berlanjut,” ucapnya. Pada rapat tersebut, juga dibahas keikutsertaan warga kurang mampu dalam program BPJD Kesehatan. Ini harus sudah terealisasi paling lambat November mendatang. “Sampai saat ini masih banyak desa yang belum nyetor data. Kami akan mengundang untuk menyampaikan semua percepatan program ini yaitu BPJS, pemberdayaan BUMDes, garam beryodium, desa wisata dan beras lokal,” pungkasnya. (ad193)
Bali Post/ist
PIMPIN RAPAT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin rapat bersama OPD, Selasa (3/10) kemarin.
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
BULELENG
11
TMMD Ke-100
Warga Diberi Penyuluhan Wasbang Singaraja (Bali Post) – Warga Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt antusias mengikuti penyuluhan tentang wawasan kebangsaan (wasbang) Selasa (3/10) kemarin. Penyuluhan ini merupakan kegiatan nonfisik yang dilaksanakan Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-100 Kodim 1609 Buleleng. Materi wasbang dibawakan oleh staf Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Buleleng, Gusti Ketut Amerta. Warga antusias mengikuti presentasi materi wawasan kebangsaan tersebut. Warga juga aktif bertanya terkait pemahaman konsep wasbang itu sendiri. Menariknya, wasbang ini digelar di bawah rimbunnya kebun jambu mete yang banyak dibudidayakan warga Dusun Yeh Selem. Dandim 1609 Buleleng, Letkol Inf. Slamet Winarto, di sela-sela wasbang kemarin,
mengatakan, penyuluhan ini merupakan kegiatan nonfisik yang sudah menjadi kegiatan wajib setiap TMMD. Hal ini tidak lepas dari tujuan bagaimana menanamkan sikap dan pemahaman terkait empat konsep wasbang terdiri atas Pancasila, UU 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Di tengah perkembangan globalisasi seperti sekarang ini, empat pilar kebangsaan ini patut dipahami dengan baik, sehingga warga bisa mempraktikkan nilai-nilainya. Dengan demikian, rasa cinta Tanah Air pun akan semakin melekat dan dengan sendirinya dapat membentengi setiap warga dari kemungkinan menjadi korban hasutan untuk melakukan tindakan bertentangan dengan empat pilar kebangsaan. “Wasbang ini sudah menjadi kegiatan inti setiap TMMD dan untuk sekarang di Pangkung Paruk kita bekerja sama dengan
Kesbangpol dan warga sangat anstusias. Kami harapkan mereka semakin mengerti dan bisa mempraktikkan empat pilar wasbang itu,” jelasnya. Sementara itu, 150 warga Dusun Yeh Selam pada Senin (2/10) yang lalu, mengikuti sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bahaya narkoba. Kegiatan ini tidak kalah penting digulirkan dalam TMMD ke-100 tahun 2017 untuk memberikan edukasi kepada warga terkait bahaya penyalahgunaan narkoba yang belakangan ini semakin mengkhawatirkan. Penyuluhan ini menghadirkan narasumber dari anggota kepolisian. Tidak hanya penyampaian materi, akan tetapi narasumber juga memberikan contoh berbagai jenis narkoba, sehingga memberian tambahan wawasan. Setelah penyuluhan ini, warga bisa berpartisipasi mencegah peredaran narkoba di wilayahnya masing-masing. (kmb38) PROYEK – Salah satu proyek pembangunan fisik di Buleleng sedang dalam proses pengerjaan.
Bali Post/kmb38
Penutupan Galian C Jangan Dijadikan Alasan Tak Mampu Selesaikan Proyek
Singaraja (Bali Post) – Penutupan aktivitas galian C di Kecamatan Kubu, Karangasem akibat status awas Gunung Agung, dikhawatirkan berimbas pada pelaksanaan proyek infrastruktur di Kabupaten Buleleng. Untuk itu, rekanan yang sedang mengerjakan proyek pemerintah diingatkan jangan sampai penutupan galian C itu dijadikan alasan tidak mampu menyelesaikan proyek tepat waktu. Sebab, penutupan itu belum masuk pada situasi force majeure. Lagi pula galian C tidak hanya ada di Karangasem, tetapi juga di daerah lain.
Bali Post/kmb38
PENYULUHAN – Warga Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt antusias mengikuti penyuluhan wawasan kebangsaan serangkaian TMMD ke-100 tahun 2017.
Cegah Penyebaran HIV/AIDS Melalui KSPAN
Singaraja (Bali Post) – Berbagai upaya dilakukan pemerintah bersama relawan, LSM dan pekerja sosial di Buleleng untuk menekan tingginya penularan virus HIV/AIDS belakangan ini. Salah satunya melalui Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN). Media yang satu ini dinilai efektif memberikan wawasan bagi kalangan siswa terkait bahaya penyebaran HIV/AIDS dan Narkoba. Demikian diungkapkan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. saat menghadiri penilaian Lomba KSPAN Tingkat Provinsi Bali di SMPN 3 Singaraja, Selasa (3/10) kemarin. Lebih jauh, Sutjidra mengatakan, lomba KSPAN dapat menambah wawasan dan memberikan pendidikan bagaimana siswa berperilaku hidup sehat dan membebaskan diri dari ancaman HIV/AIDS. Tingginya penyebaran HIV/ AIDS mengancam penduduk usia muda. Atas kondisi ini, diperlukan kepedulian dan tindakan nyata untuk mengatasi ancaman tersebut. Salah satu-
disional Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng. Selain itu, satu proyek rehab gedung kantor Disperindag saat ini sedang tahap pembangunan. Kepala Disperindag Suparto mengatakan, hingga bulan ini, proyek infrastruktur fisik sudah berjalan dan sebagian besar konstruksi yang memerlukan material golongan C sudah selesai dikerjakan. Dia mencontohkan, untuk revitalisasi pasar tradisional saat ini, rekanan sudah selesai mengerjakan pengecoran beton. Akan tetapi, pengerjaan
finishing dipastikan membutuhkan pasokan material golongan C yang tidak kalah besar dibandingkan saat pengerjaan konstruksi awal. “Sebelum galian C di Kubu ditutup, proyek kita sudah selesai ngecor beton, sekarang sudah tahap pemasangan rangka atap. Nanti pada finishing, kita khawatir rekanan sulit cari material utamanya pasir,” katanya. Atas kondisi ini, mantan Kabag Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setkab Buleleng ini mengingatkan
Kelebihan Siswa Pengungsi Dialihkan ke Sekolah Lain Direkrut Guru Kontrak
Bali Post/kmb38
KSPAN – Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra menghadiri penilaian lomba KSPAN Tingkat Provinsi Bali di SMPN 3 Singaraja Selasa (3/10) kemarin. nya melalui lomba KSPAN ini. Tidak saja melakukan pembentukan karakter siswa dan juga pembinaan, siswa diharapkan terhindar dari ancaman HIV/ AIDS dan Narkoba. “Melalui KSPAN kita berharap sedini mungkin mendapatkan informasi lengkap tentang HIV/ AIDS yang akhirnya dapat melakukan upaya pencegahan,” katanya. Kepala SMPN 3 Singaraja
I Gede Sumatra Jaya mengatakan, sosialisasi penyalahgunaan narkoba dan penyebaran HIV/AIDS rutin dilakukan karena siswa rentan menjadi korban penyalahgunaan narkoba dan tertular HIV/ AIDS. Sosialisasi itu diharapkan generasi muda bisa membentengi diri, berperilaku hidup bersih dan terhindar dari penularan HIV/AIDS. (kmb38)
itu kepada polisi. AM ditangkap setelah dibuntuti polisi. Dari tangan AM, polisi menyita satu paket sabu seberat 0,7 gram. Untuk memastikan siapa pengedarnya, AM kembali diinterogasi dan mengaku kalau narkoba itu dibeli dari tersangka Gede AW. Tidak ingin buruannya lepas, AM digiring untuk menunjukkan rumah Gede AW di Kelurahan Seririt. Gede AW pun mengaku telah menjual sabu kepada AM, sehingga kedua tersangka tersebut bersama barang bukti diamankan ke Mapolres Buleleng untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kasat Narkoba Ketut Adnyana Tunggal Jaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya, Selasa (3/10) kemarin, mengatakan tersangka AM merupakan pemakai
setelah mendapat pasokan dari pengedar Gede AW. Diakuinya, pemakai di wilayah Buleleng Barat mulai marak. Ini yang membuat pengedar di wilayah Seririt dan sekitarnya mengedarkan narkoba hingga di wilayah Kecamatan Gerokgak. “Tersangka AM memang mengaku mahasiswa dan memakai narkoba dari pengedar di Seririt,” katanya. Sementara tersangka AM di hadapan polisi mengaku baru pertama kali mengonsumsi narkoba. Dia mengaku membeli satu paket SS seharga Rp 500.000 untuk satu kali pakai. Tersangka AM mengaku alasan menggunakan uang kuliahnya untuk membeli sabu karena penasaran rasa sabu. “Baru pertama kali karena ingin tahu rasa mengonsumsi sabu,” katanya. Sementara tersangka Gede AW mengaku bisnis haram ini dijalaninya karena tidak ada pekerjaan lain. Dia menjual sabu di seputaran Kecamatan Seririt. Rata-rata dalam satu hari, sabu yang dijualnya laku antara satu hingga dua paket. Rata-rata satu paket sabu siap pakai dijual Rp 250.000. “Baru jalan sekitar enam bulanan dan pelanggan ada di Seririt saja. Kalau kebetulan ada pesanan satu hari kadang laku satu atau dua paket,” tuturnya. (kmb38)
Pakai Narkoba, Mahasiswa Ditangkap
Singaraja (Bali Post) – Seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Buleleng ditangkap polisi, 25 September 2017 lalu. Mahasiswa berinisial AM (22) asal Desa Patas, Kecamatan Gerokgak ini nekat membeli narkoba jenis sabu-sabu(SS) dari seorang pengedar di Kecamatan Seririt. Uniknya, AM mengonsumsi barang haram itu dengan alasan ingin mengetahui rasanya. Sebelum ditangkap, AM diketahui memasan SS dari pengedar Gede AW (41), asal Kelurahan Seririt melalui telepon. Keduanya sepakat akan bertransaksi di jalan raya Seririt-Gilimanuk wilayah Dusun Brongbong, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Transkasi gagal setelah warga melaporkan kejadian
Demikian terungkap ketika Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Buleleng memanggil beberapa rekanan yang sekarang sedang mengerjakan proyek fisik, Selasa (3/10) kemarin. Pertemuan tersebut dipimpin Kepala Disperindag Ketut Suparto, M.MA. Dalam pertengahan tahun ini, Disperindag melaksanakan beberapa proyek infrastruktur yakni revitalisasi pasar tradisional di Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng, Pasar Kelurahan Sukasada Kecamatan Sukasada, dan Pasar Tra-
agar rekanan mengantisipasi penutupan galian C akibat status awas Gunung Agung. Bahkan, pihaknya mengingatkan agar rekanan tidak sengaja menjadikan penutupan galian C itu sebagai alasan, sehingga tidak bisa mengerjakan proyek tepat waktu. Hal ini karena aktivitas galian C di daerah lain masih buka, sehingga rekanan harus mulai mencari solusi agar persedian material mencukupi. “Galian tidak hanya ada di Karangasem, tetapi di Klungkung dan daerah lain masih ada. Jadi, kita minta rekanan mengusahakan. Jangan sampai penutupan itu dijadikan alasan pembenar tidak bisa mengerjakan proyek dan situasi force majeure juga belum, maka rekanan harus memerhatikan situasi ini,” tegasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
PEMERIKSAAN – Tersangka pengedar SS, Gede AW, menjalani pemeriksaan setelah ditangkap belum lama ini.
Singaraja (Bali Post) – Langkah cepat dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng menyikapi membeludaknya siswa pengungsi. Kelebihan siswa itu akan dialihkan ke sekolah yang masih memiliki kapasitas ruang dan bangku. Selain itu, Disdikpora dalam waktu dekat akan mempekerjakan guru kontrak lulusan sarjana pendidikan. Hal itu diungkapkan Kadisdikpora Buleleng Gede Suyasa, Selasa (3/10) kemarin, di Singaraja. Suyasa mengatakan, siswa pengungsi di sekolah yang dekat posko pengungsian tercatat ratusan orang. Pengungsi yang masuk ke Kecamatan Tejakula semakin bertambah dan sekarang sudah mencapai ribuan jiwa. Atas kondisi itu, Senin (2/10) lalu, pihaknya mengikuti rapat koordinasi di Disdikpora Provinsi Bali yang juga dihadiri utusan pemerintah pusat. Koordinasi ini mencari solusi layanan pendidikan untuk anak-anak pengungsi. Disdikpora diperintahkan mendata ulang pengungsi yang berstatus pelajar. Dari jumlah yang valid itu, nanti-
Bali Post/kmb38
Gede Suyasa
nya dilakukan penyebaran anak-anak ke sekolah di semua Kecamatan Tejakula dan sekitarnya. Termasuk bagi sekolah yang sekarang sudah menerima siswa pengungsi, namun jumlahnya melebihi kapasitas ruang dan bangku, maka kelebihan itu akan dialihkan ke sekolah yang masih memungkinkan dapat menampung anak-anak tersebut. “Jumlahnya fluktuatif dan sekarang saja sudah ribuan siswa dan kita sendiri juga punya siswa lebih dari 10
ribu. Kita akan data ulang dan Sekretaris Disdikpora dan Kepala UPP sudah saya tugaskan dan mulai besok, (Rabu ini - red) akan ada distribusi ulang dan kelebihan siswa di satu sekolah itu kita alihkan ke sekolah yang masih mampu menampung,” katanya. Terkait kekurangan guru, mantan Kepala Bappeda Buleleng ini mengatakan, karena masa pengungsian tidak bisa ditentukan kapan berakhir, maka langkah yang perlu diambil dengan menambah guru di sekolah-sekolah yang menerima siswa pengungsi Gunung Agung. Tambahan ini tidak bisa dilakukan dengan memberikan tugas tambahan guru di sekolah bersangkutan atau dari sekolah lain, akan tetapi akan dilakukan dengan merekrut guru kontrak dari sarjana pendidikan yang sekarang masih menganggur. Rencana ini sudah dibahas oleh tim yang dibentuk Didikpora bersama UPP Tejakula dan dipastikan dalam waktu dekat, guru kontrak akan direkrut dan mulai ditugaskan di sekolah yang menampung siswa pengungsi.
Transportasi Siswa Di sisi lain, Disdikpora meminta agar instansi terkait membantu menyiapkan armada angkutan bagi siswa pengungsi. Dengan dukungan kendaraan yang memadai, siswa pengungsi akan nyaman dan tepat waktu tiba di sekolah. Apalagi, nantinya akan ada pengalihan pengungsi ke posko lain, maka masalah transportasi siswa ini menjadi persoalan serius dan harus diatasi. “Masalah transportasi ini harus diurus dengan serius. Karena itu, kita berharap angkutan sekolah ini perlu ditambah menyesuaikan dengan kebutuhan siswa pengungsi itu sendiri,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, siswa pengungsi yang ditampung di beberapa sekolah di Kecamatan Tejakula jumlahnya semakin bertambah. Bahkan, jumlah siswa penungsi sekarang melebihi jumlah siswa di sekolah bersangkutan. Akibat kelebihan siswa tersebut, sekolah terpaksa melakukan double shift (sekolah pagi dan siang - red). Selain itu, guru di sekolah ini juga kawalahan mengajar, karena kapasitas siswa yang tiba-tiba membengkak. (kmb38)
JEMBRANA
12
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
Diduga Kelelahan, Pengungsi Asal Bebandem Keguguran Negara (Bali Post) Salah satu pengungsi asal Bebandem, Karangasem, Nengah Suartini (21), diketahui mengalami keguguran. Wanita yang disebut-sebut positif hamil 13 minggu ini keguguran diduga karena kelelahan saat mengungsi. Ia diduga shock selama perjalanan mengungsi ke Pasut, Desa Manggissari, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Direktur RSU Negara dr. Made Dwipayana, Selasa (3/10) kemarin, membenarkan kalau Suartini ini mengalami keguguran. Sebelumnya, Suartini datang ke RSUD Negara pada 29 September siang. Kondisinya saat itu sudah pendarahan. Setelah diperiksa, Suartini positif hamil 13 minggu. “Setelah diperiksa intensif akhirnya dilakukan tindakan kuret. Selama dua jam diobservasi, Suartini akhirnya bisa dipulangkan,” kata Dwipayana. Dijelaskan, ketika datang ke RSU, Suartini diantar oleh keluarga yang menampung di Pasut, Desa Manggissari, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. “Mungkin dia stres dan mengalami guncangan ketika mengungsi. Apalagi, perjalanan mengungsi cukup jauh yakni dari Karangasem ke Jembrana. Mungkin yang bersangkutan ini kelelahan,” ucap Dwipayana. Sementara itu, sejumlah pengungsi di Jembrana kini sudah mulai mandiri. Para lansia juga mulai membuat kerajinan sok/ keranjang dari bambu. Seperti halnya pengungsi di Banjar Setra Desa Medewi, Pekutatan. Ni Wayan Sekina dan Ni Wayan Rentet asal Desa Amertabuana, Kecamatan Selat, Karangasem yang tinggal di rumah kerabatnya, sejak mengungsi sudah menghasilkan sejumlah kerajinan. Hasil kerajinan itu rencananya akan dijual untuk kebutuhan sehari-hari. (kmb)
Bali Post/kmb
KERAJINAN - Pengungsi lansia di Medewi Pekutatan yang membuat kerajinan sok/keranjang untuk mengisi waktu luang.
Paceklik Ikan, Nelayan Terpaksa Jual Perahu
Negara (Bali Post) Lantaran lama mengalami paceklik ikan membuat sejumlah nelayan pasrah. Bahkan beberapa nelayan terpaksa menjual perahu untuk didaur ulang menjadi selerek (purse seine) yang membutuhkan banyak kayu. Perahu itu dijual dengan harga murah lantaran jarang dioperasikan dan kondisinya sudah rusak. Sejumlah nelayan mengungkapkan perahu yang lama tak beroperasi terpaksa dijual. Perahu yang sudah tidak bisa diservice dan terbengkalai mereka jual ke pengepul kayu. Oleh pembeli, perahu itu dibongar hanya untuk diambil kayunya. Harganya jauh turun dibandingkan mereka ketika beli dan merakit perahu baru. Muhamad Toha (51), Senin (2/10) lalu mengungkapkan perahu yang masih bisa digunakan untuk berlayar biasanya hanya di-service selama tak mencari ikan. Sedangkan yang sudah rusak, terpaksa dijual dengan harga murah. Untuk satu unit perahu selerek, Toha yang merupakan pengepul kayu ini membelinya dengan harga Rp 20-25 juta. Tergantung kondisi perahu dan biasanya sudah berumur puluhan tahun. Kayu-kayu itu diambil untuk dijual kembali. Nantinya, digunakan untuk tiang pancang rumah maupun mebeler. Selama setahun ini, Toha mengaku sudah membeli kurang lebih 25 unit perahu. Ia juga mengaku tidak hanya membeli di wilayah Pengambengan saja, tetapi hingga ke wilayah Kedonganan, Badung. Untuk satu truk kayu besi, ia bisa menjualnya hingga Rp 25 juta. Nelayan memilih menjualnya dibandingkan melakukan service karena terbentur biaya. “Kalau di-service, biayanya bisa mencapai Rp 200 juta. Kalau buat baru sekitar Rp 500 juta,” ujarnya. Sementara itu, Kasi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha PPN Pengambengan Bagus Sudananjaya mengatakan tangkapan ikan tahun ini lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data yang dihimpun pelabuhan, tahun ini tangkapan ikan mulai merangkak naik tiap bulannya. Yang terkecil terjadi pada Januari 2017 lalu, tangkapan ikan sebanyak 3,86 ton. Jumlah tersebut tiap bulan merangkak naik hingga pada September. Tercatat 962 ton ikan berbagai jenis. (kmb26)
Bali Post/olo
BONGKAR - Satu unit perahu selerek dibongkar setelah dijual. Kayunya diambil untuk bahan pembuatan mebel maupun kayu pancang.
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Bali Post/olo
KAFE- Salah satu kafe yang ada di Delodberawah. Untuk menutup kafe remang-remang ini, surat peringatan sudah diedarkan ke pemilik dan pengelola kafe.
Surat Peringatan Penutupan Kafe Mulai Disebar Pemilik Di-”deadline” 15 Hari
Negara (Bali Post) – Surat peringatan terkait penutupan kafe remang-remang di Delodberawah mulai disebar ke para pemilik. Surat yang ditandatangani Sekda Jembrana I Made Sudiada tertanggal 2 Oktober 2017 ini isinya meminta kepada para pemilik agar menutup kafenya paling lama (deadline) 15 hari setelah surat diterima. Surat tentang penutupan kafe ini merujuk pada ketentuan Peraturan Menteri Pariwisata No. 18 Tahun 2016 tentang Pendaftaran Usaha Wisata Pariwisata. Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budi saat dikonfirmasi, Selasa (3/10) kemarin, mengatakan surat peringatan itu sudah disebarkan ke puluhan pengelola atau pemilik kafe di Delodberawah. Penutupan ini dilakukan lantaran usaha tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang ber-
laku atau ilegal. Tidak dilengkapi dengan izin sesuai dengan persyaratan yang diperlukan. Selain tak berizin, surat penutupan kafe dengan No. 005/1056/Satpol PP/2017 ini juga dibuat merujuk surat dari Bendesa Pakraman yang diketahui Perbekel Delodberawah No. 25/Dp.Dlb/
VI/2017 tanggal 29 Juni 2017, perihal permohonan menindaklanjuti penutupan kafe di Delodberawah. “Sesuai kesepakatan, 15 hari setelah surat diterima, jika ada kafe yang masih beroperasi maka kami akan turun tangan dan mengirimkan surat teguran pertama,” ujar mantan Lurah Gili-
Negara (Bali Post) – Sejumlah kendaraan roda empat yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana terlihat terparkir di belakang Terminal Kargo, Kelurahan Pendem. Kendaraan yang sebagian besar merupakan mobil ambulans itu kondisinya sudah tak layak operasi lantaran rusak. Dari sekian mobil ambulans itu, beberapa di antaranya merek Mercy yang dulunya dibeli dengan harga ratusan juta rupiah. Kini, mobil itu diakui dalam proses lelang. Informasi yang diperoleh, Selasa (3/10) kemarin menyebutkan mobil ambulans merek Mercy ini diklaim merupakan kendaraan terlengkap dengan sejumlah fasilitas penanganan medis
di dalamnya. Namun, baru beberapa tahun digunakan, mobil ambulans itu sudah rusak dan tidak dapat digunakan. Pasalnya, sejumlah sparepart sulit diperoleh dan harus memesan. Mobil ini juga sempat ditempatkan di sejumlah puskesmas, namun kini sudah ditarik dan ditaruh di Terminal Kargo. Karena canggihnya mobil tersebut, dalam mengemudikannya perlu sopir khusus. Untuk urusan sewa mobil ambulans ini nilainya lebih mahal dibandingkan kendaraan yang lain. Selain ambulans merek Mercy juga banyak ambulans lainnya. Di antaranya milik RSU Negara. Di beberapa mobil itu tertempel pengumuman di kaca yang memuat harga kendaraan dan kelengkapan
surat-surat yang dimiliki. Seperti mobil ambulans DK 9204 W dengan harga dasar Rp 96 juta lebih. Terkait keberadaan mobil ambulans yang mangkrak itu, Kabag Humas dan Protokol Jembrana I Komang Suparta mengatakan mobilmobil tersebut sudah tidak layak dioperasikan dan saat ini sedang proses lelang. Dua ambulans canggih (merek Mercy-red) itu sejatinya sudah pernah dilelang sebelumnya, namun tidak laku. Karena itu hanya dua mobil tersebut yang masih tercantum keterangan harga. Sedangkan kendaraan yang lain masih proses pengajuan lelang dari masing-masing OPD (organiasi perangkat daerah) yang memiliki aset bergerak ini. (kmb26)
Tak Layak Operasi, Sejumlah Mobil Ambulans Dilelang
manuk ini. Budi menegaskan penutupan ini bukan berarti ada penggusuran atau pembongkaran. Melainkan perintah untuk menutup operasional. Selama ini, kafe-kafe tersebut berdiri dan beroperasi tanpa dilengkapi izin. Selain itu menimbulkan kesan negatif terhadap objek wisata Delodberawah. Pemerintah hendak menata agar menjadi bagus dan sesuai izin yang berlaku. “Misalnya, untuk restoran atau bar, sesuai peraturan usaha wisata. Pemerintah ingin menata dan merubah image
kafe remang-remang di sana menjadi terang benderang,” ucapnya. Pihaknya mendapat informasi bahwa sejumlah warung memiliki izin usaha kecil yang dikeluarkan dari kecamatan. Tetapi faktanya kafe-kafe ini menjual minuman beralkohol, sehingga harus melengkapi SIUPMB. Semestinya ketika ini ditertibkan, pihak pemilik usaha diuntungkan karena selain berizin juga mengikuti aturan. Menurutnya sudah ada beberapa pemilik kafe yang menerima surat tersebut. (kmb26)
Bali Post/olo
MOBIL AMBULANS – Sejumlah mobil ambulans yang sudah tidak layak dioperasikan kini terlihat terparkir di belakang Terminal Kargo, Kelurahan Pendem. Rencananya mobil itu akan dilelang.
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
KARANGASEM
13
Soal Kawasan Rawan Bencana
Warga Dibuat Bingung, Kesalahan Baca Peta
Amlapura (Bali Post) -
Penanganan ancaman erupsi Gunung Agung memang membingungkan. Terutama urusan menentukan Kawasan Rawan Bencana (KRB). Sudah lama persoalan ini jadi perdebatan, tetapi tak kunjung ada kata sepakat. Data KRB saat ini pun masih membuat warga bingung, apalagi setelah terungkap data desa rawan antara yang dibacakan Gubernur Bali, BNPB, dan BPBD ada perbedaan. Ini terjadi karena kesalahan membaca peta, khususnya memahami zona awas, yang terdiri dari KRB III (jarak 6 km dari puncak Gunung Agung), KRB II (jarak 9 km), dan KRB I (jarak 12 km).
Bali Post/kmb41
NYABIT - Warga dari Banjar Batuamadeg yang tetap melakukan aktivitas menyabit rumput untuk mencarikan pakan ternaknya.
Pagi, Warga Besakih Nyabit Rumput Amlapura (Bali Post) Status Gunung Agung masih tetap awas. Hal itu tidak memengaruhi warga Banjar Batumadeg, Desa Besakih menyabit rumput pagi harinya untuk pakan ternak mereka. Petani asal Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Rendang, Ketut Sulandra, Selasa (3/10) kemarin, mengatakan dirinya setiap pagi kembali ke rumah mencarikan pakan untuk ternaknya. Hanya, warga laki-laki yang kembali ke rumah. Sedangkan ibu-ibu dan anak-anak tetap di pengungsian. “Saya memang setiap pagi balik ke rumah nyabit rumput. Sore hari setelah selesai nyabit, baru balik ke pengungsian di Rendang,” ungkap Sulandra. Sebelumnya, Sulandra memelihara tujuh ekor sapi. Sejak status Gunung Agung naik ke awas, lima sapinya sudah dijual. Sekarang tinggal dua ekor sapi saja. “Sapi saya tinggal dua ekor. Ini tidak dijual. Kalau dua ekor sapi ini saya cukup mencari pakan dua keranjang rumput,” kata Sulandra. Hal senada disampaikan petani lainnya, I Wayan Rai. Dikatakan, dirinya kembali ke rumah pagi pukul 07.00 Wita, mencarikan rumput sapinya. Setelah sore selesai memberikan pakan ternak dan selesai sembahyang di sanggah, baru kembali ke tempat pengungsian. “Setiap hari saya bolak-balik ke rumah hanya nyabit rumput untuk pakan sapi. Kalau tidak pulang, siapa yang mencarikan sapi itu pakan. Kasihan sapi itu tidak makan seharian. Sedangkan kita di pengungsian makan seperti biasa. Sapi itu sama seperti kita perlu makan setiap hari,” terang Wayan Rai. Apakah tidak merasa takut dengan situasi Gunung Agung yang sudah awas itu? Kata Rai, rasa takut pasti ada. Karena itu, yang pulang hanya laki-laki. Sedangkan ibu-ibu tetap di pengungsian. Langkah itu dilakukan karena laki-laki manakala gunung benar erupsi bisa lebih cepat melarikan diri. “Rasa waswas pasti ada. Tapi mau gimana lagi sapi masih ada ya… harus tetap pulang. Tapi warga yang pulang semuanya bawa sepeda motor. Kalau ada apa-apa saya bisa cepat lari naik sepeda motor,” katanya. (kmb41)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Pada awal penanganan ancaman erupsi Gunung Agung, proses sosialisasi isi peta dan tindak lanjut sosialisasi ke desadesa sudah dilakukan dengan benar. Zona awas yang dimaksud adalah wilayah yang ada di radius sampai 12 km. Wilayah ini menjadi fokus penanganan, karena berdasarkan analisis ilmiah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Radius ini paling terdampak bahaya erupsi Gunung Agung berdasarkan peristiwa 1963. Baik berupa aliran lahar, semburan awan panas maupun lontaran batu pijar. Bahkan, Pusat Vulkanologi mengeluarkan peta baru, penegaskan zona awas dengan garis tebal di dalam peta. Fokus daerah rawan pada 9 km, dengan perluasan ke arah barat daya, selatan, tenggara, timur laut, dan utara sejauh 12 km dari puncak. Warga mulai bingung setelah pemerintah merilis data daftar daerah rawan bencana erupsi Gunung Agung. Dimunculkan wilayah Kecamatan Karangasem (Kelurahan Karangasem, Padangkerta, dan Subagan). Padahal, wilayah Kecamatan Karangasem itu tampak sangat
jauh dari zona awas. Tetapi, lebih aneh lagi karena daftar ini tak memunculkan Desa Selat, Kecamatan Selat sebagai daerah terdampak. Padahal, di peta sangat jelas Desa Selat ada di zona merah di dalam zona awas. Inilah yang membuat warga di sekitar desa terdampak menjadi bingung. “Kerancuan ini akibat kesalahan menerjemahkan isi peta. Warna merah (KRB III), merah muda (KRB II), dan KRB I (kuning) ini dimaksudkan sebagai penegas, atau kombinasi di dalam zona awas. Jadi, fokusnya tetap di dalam zona awas, kemudian lihat warnawarnanya. Baru paham,” kata salah satu pejabat BNPB yang menolak namanya ditulis, Minggu (1/10) sore. Jadi, menentukan KRB, pertama tetap berdasarkan radius. Tetapi, dalam melihat detail daerahnya, baru perhatikan warna-warna, merah, merah muda, dan kuning dalam peta. Inilah yang disebut sebagai kombinasi atau penegas. Artinya, bila sudah fokus ke zona awas dengan petunjuk lingkaran tebal putus-putus dalam peta, maka akan lebih mudah
memahami kota Amlapura sebenarnya adalah wilayah aman saat ini. Wilayah kota Amlapura tak masuk ke zona awas di dalam peta. Warna kuning di dalam daerah kota Amlapura di dalam peta, memang menimbulkan kesan kota Amlapura masuk KRB I. Tetapi, yang perlu digarisbawahi pertama adalah zona awas. “Kota Amlapura, baru dalam keadaan terancam bila terjadi letusan dan kemudian turun hujan. Kalau tak terjadi hujan, maka kota Amlapura aman-aman saja. Itulah sebabnya, sudah berulang kali dijelaskan warga kota Amlapura punya banyak waktu menghadapi bencana. Makanya, saat ini warga kota Amlapura sebaiknya tinggal di rumah, bukan ikut-ikutan mengungsi,” kata sumber ini. Jadi, dia berkesimpulan soal KRB tidak usah diperdebatkan antara menggunakan dasar radius atau warna. Tetapi, fokus utama pada zona awas, wilayah di dalam peta yang dilingkari tebal putus-putus. Tetapi, pejabat BNPB ini meminta tak usah membesarbesarkan persoalan seperti ini. Menurutnya, ini bukan
DPRD Karangasem mendesak Pemkab Karangasem menyusun perencanaan yang bersifat detail. Hal itu diyakini sangat penting untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk aktivitas vulkanik Gunung Agung. Selain itu, dewan juga meminta adanya koordinasi sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesiapsiagaan. ‘’Sejauh ini, dalam hal perencanan, dewan belum dilibatkan. Kita harapkan sekarang ada koordinasi lebih intens, sehingga perencanaan kesiapsiagaan bisa terakomodir maksimal pada APBD Perubahan ini,’’ tegas Ketua DPRD I Nengah Sumardi saat memimpin pemantauan kesiapsiagaan posko pengungsi di Posko Pengungsi Lapangan Gajah Wea, Kecamatan Abang, Selasa (3/10) kemarin. Sumardi bersama sejumlah anggota dewan mengatakan, sementara ini lembaganya baru menerima usulan draf kebijakan umum anggaran.
Sedangkan proses perubahan anggaran, dewan dalam posisi menunggu. Menyikapi kondisi terkini Kabupaten Karangasem, pihaknya mendorong proses anggaran perubahan bisa segera diajukan. Penegasan tersebut menyusul protes sejumlah anggota dewan yang mengaku nyaris tidak pernah dilibatkan dalam koordinasi penanggulangan kebencanaan Gunung Agung ini. Protes salah satunya datang dari Ketua Komisi I, I Gede Bendesa Mulyawan. Pemerintah daerah, kata Mulyawan, termasuk Camat Abang, seakan bergerak sendiri-sendiri. Padahal, penanganan kebencanaan perlu dikoordinasikan dengan semua elemen masyarakat termasuk dewan. ‘’Kalau sejak awal kita sudah dilibatkan kan dalam pembahasan nanti bisa cepat,’’ ujarnya. Camat Abang Gusti Made Darsana yang menerima rombongan dewan mengakui selama ini koordinasi dengan dewan khususnya, belum ter-
laksana. Pihaknya berdalih kondisi itu terjadi bukan karena kesengajaan, tetapi lebih karena situasi panik terjadi. ‘’Untuk yang itu kami mohon maaf. Yang pasti dalam kesiapsiagaan, kita bekerja secara optimal,’’ ujarnya. Posko Pengungsi Lapangan Gajah Wea itu menampung pengungsi dari wilayah Batudawa dan Muntig, Kubu. Ada 683 pengungsi yang ditampung. Mereka ditempatkan di basement Kantor Camat Abang yang mepet dengan lapangan. Untuk di Kecamatan Abang secara keseluruhan, pengungsi ditampung di 12 dari 14 desa yang ada dengan jumlah 8.840 pengungsi. Dari Lapangan Gajah Wea itu, rombongan dewan melakukan pemantauan ke Posko Pengungsian di SD 4 Tianyar Barat dan Posko UPT Dinas Pertanian Rendang. Selain masalah optimalisasi kebutuhan logistik pengungsi, dari pemantauan itu, pihak dewan mendorong eksekutif mem-
SMPN 1 Tampung Ribuan Siswa, Sebangku Bertiga
KEPALA SMPN 2 Rendang I Ketut Suparjana mengatakan, Selasa (3/10) kemarin, sejak status Gunung Agung naik ke level awas, tidak ada siswa yang masuk sekolah. Sebab, siswa
hampir semuanya mengungsi bersama keluarganya. Bahkan atas kondisi itu, sekolah terpaksa batal mengikuti dua lomba tingkat provinsi yakni Lomba Adi Wiyata dan Lomba
masalah prinsip. Persoalan utama, menurutnya, bagaimana membuat warga siap menghadapi bencana. Apa yang harus dipersiapkan dan apa yang harus dilakukan. Warga harus paham mulai sekarang. Bukan larut dalam kepanikan. Perbedaan data
itu biasa dan bisa diperbaiki. Perkiraan daerah bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu. Perubahan ini mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual atau terbaru. (kmb31)
Dewan Minta Perencanaan Kemungkinan Terburuk
SMPN 2 Rendang Batal Lomba Adi Wiyata
Naiknya status Gunung Agung ke level awas membuat proses belajar-mengajar di sejumlah SMP di Rendang tidak bisa dilakukan. Masuk akal karena lokasi SMP di Rendang termasuk Kawasan Rawan Bencana (KRB). Karena itu, sekolah menengah pertama di Rendang itu ditutup sementara. Hampir semua siswanya mengungsi. Akibat situasi seperti itu proses belajar-mengajar tak bisa digelar. Implikasi lainnya, sekolah juga terpaksa batal mengikuti dua lomba tingkat provinsi yakni Lomba Adi Wiyata dan Lomba Kesehatan Sekolah. Menyikapi hal itu, bagaimana proses belajar berlangsung di SMP tersebut?
Bali Post/kmb31
ZONA AWAS - Gambar peta yang mempertegas zona awas, dengan lingkaran tebal putus-putus, radius 12 km dari puncak Gunung Agung.
Sekolah Sehat. “Untuk Lomba Adi Wiyata sejatinya dilaksanakan 25 September. Sedangkan Lomba Sekolah Sehat, 26 September. Karena situasinya seperti ini, akhirnya kedua lomba itu batal dilaksanakan. Tidak ada siswa yang masuk. Semuanya mengungsi. Ya... mau gimana lagi mungkin tahun depan kita ikut lomba itu,” ungkap Suparjana. Sekarang ini, kata Suparjana, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap siswa yang mengungsi. Dengan adanya pendataan itu, pihaknya minimal bisa mengetahui para siswanya yang mengungsi. Apakah sudah
bersekolah di dekat tempat mengungsi atau belum? Sampai saat ini, pihaknya belum bisa memastikan secara keseluruhan. Pasalnya, siswa yang bersekolah di SMPN 2 Rendang mengungsinya tersebar hampir di semua kabupaten/kota di Bali. Meski sudah mendapat data tetapi mereka kembali berpindah-pindah karena dibawa ke tempat yang lain. Inilah yang membuat dirinya mengalami kesulitan mendata sebaran siswanya. Apalagi ada siswa yang ngungsi di kos dan di rumah kerabatnya, itu yang membuat semakin sulit melakukan pendataan. Pasalnya, tidak ada laporan dari orangtua siswa
bersangkutan. “Jumlah keseluruhan siswa SMPN 2 Rendang 772 siswa. Dari jumlah ini siswa yang baru terdata bersekolah di SMPN 2 Rendang kurang lebih 350 siswa. Jadi, hampir setengah dari jumlah itu belum terdata. Inilah yang sekarang sedang kami upayakan mendata siswa. Apakah anak-anak sudah bersekolah atau belum,” tegasnya sembari menyatakan, sudah ada beberapa orangtua yang aktif melaporkan kalau anaknya sudah bersekolah di dekat pengungsian. Meski sudah ada siswanya bersekolah salah satunya di SMPN 1 Rendang. Ada sejum-
TINJAU LOGISTIK - Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi bersama sejumlah anggota dewan meninjau gudang logistik Posko Pengungsi Lapangan Gajah Wea, Abang. buat perencanaan yang komprehensif seandainya erupsi sampai memutus jalur transportasi. ‘’Kalau jalur transportasi sampai putus, bukan
hanya pengungsi yang terisolir. Warga setempat juga akan kena dampaknya,’’ ujar Ketua Komisi IV Nyoman Musna Antara. (ad186)
lah kendala yang dihadapi, salah satunya kurikulum. Sebab, tidak serentak sekolah itu menerapkan Kurikulum 2013. Ada juga sekolah yang saat ini masih menggunakan Kurikulum 2006. Kata Suparjana, untuk penilaian sebelumnya, pihaknya sudah ada petunjuk, di mana siswa itu sekolah di sana penilainnya. Nanti pihak sekolah yang akan mengambil nilai siswanya di sekolah bersangkutan untuk dimasukkan ke rapor. “Tapi yang paling sulit adalah mengembalikan psikologis siswa, agar kembali normal dalam proses belajar mengajarnya. Situasi seperti ini jelas butuh waktu agar bisa belajar normal seperti dulu,” jelas Suparjana. Kepala SMPN 1 Rendang I Gusti Lanang Weda menjelas-
kan, sampai saat ini siswa dari pengungsi yang terdata bersekolah di SMPN 1 Rendang sebanyak 416 siswa. Mereka berasal dari tujuh sekolah. Bahkan ada beberapa siswa dari luar Rendang, yakni Selat bersekolah di sini. “Jumlah ini belum final. Pasti akan terus ada penambahan siswa baru,” ungkapnya. Dengan adanya tambahan siswa dari sekolah lain yang belajar, kata Weda, jumlah siswanya di sini mencapai ribuan lebih. Kalau saat normal jumlah siswa di SMPN 1 Rendang 725 siswa. Tetapi sekarang sudah sekitar seribu lebih. Kondisi ini membuat pihak sekolah sedikit mengalami kendala. Salah satunya masalah ruang kelas belajar (RKB). (nan)
TABANAN
14
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
Pasir dan Koral Langka, Pembangunan Rumah Tersendat
Tabanan (Bali Post) -
Bali Post/kmb28
TUNGGU PERAWATAN - I Made Dirga, anggota DPRD Tabanan, saat menunggu anak keduanya dalam perawatan intensif di RSU Tabanan.
Anak Dewan ”Adu Jangkrik” dengan Trans Serasi Tabanan (Bali Post) Nahas menimpa I Made AS (15), pelajar kelas X SMAN 2 Tabanan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara, ketika hendak berangkat sekolah, Selasa (3/10) kemarin. Made AS justru mengalami lakalantas “adu jangkrik” dengan angkutan Trans Serasi di jalan jurusan Tabanan-Yeh Gangga, tepatnya Banjar Ambengan, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan. Kini I Made AS yang merupakan anak kedua I Made Dirga, anggota DPRD Tabanan, ini masih menjalani perawatan intensif di RSU Tabanan. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Citra Dewi mengatakan lakalantas itu terjadi pukul 06.30 Wita. Saat itu Made AS membonceng Ni Putu TW (16) yang juga pelajar SMAN 2 Tabanan mengendarai Scoopy DK 8047 HJ datang dari arah selatan/ jurusan Yeh Gangga menuju arah utara jurusan Tabanan. Mereka hendak berangkat sekolah di SMAN 2 Tabanan. Tiba di wilayah Banjar Ambengan, diduga Made AS mencoba mendahului kendaraan yang ada di depannya. Sayangnya yang bersangkutan mengambil haluan terlalu ke kanan sampai melewati marka as jalan. Bersamaan dari arah berlawanan, melaju angkutan siswa Trans Serasi DK 1886 GE yang dikemudikan I Nengah Suita (56) asal Banjar Katimemes, Desa Sudimara. Karena posisi yang sudah sangat dekat, keduanya tidak bisa menghindar. Akhirnya tabrakan keras pun terjadi. Akibatnya, sepeda motor ringsek, berikut bagian depan mobil Trans Serasi pecah dan bagian samping pintu kiri ringsek. Made AS pun lanjut dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka berat yang dialaminya. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami patah paha kanan dan belum sadarkan diri. Sedangkan Putu TW mengalami luka memar kening dan lecet. Dirut RS Umum Tabanan dr. I Nyoman Susila mengatakan Made AS mengalami cedera kepala sedang. Dia masih berada di ruang ICU untuk diobservasi. “Masih kami observasi, dan pasien dirawat di ruang ICU,” bebernya. Sementra itu, I Made Dirga, anggota dewan asal Desa Sudimara, tampak menunggui anak keduanya tersebut di rumah sakit. Ia pun mengaku kaget mendapat informasi putranya mengalami lakalantas. “Ya, anak kedua saya mau berangkat sekolah. Saya tidak tahu, tiba-tiba dapat informasi kecelakaan dengan Trans Serasi,” ucapnya lirih. Di sisi lain, sopir angkutan siswa Trans Serasi masih tampak shock dengan kejadian yang dialaminya. Sebelum kejadian, ia mengaku baru pulang mengantarkan muatan (pelajar - red) hendak pulang kampung. “Adik yang bawa motor mendahului sepeda motor di depannya sampai jalur saya diambil,” ucapnya sembari mengatakan saat ini mobil Trans Serasi sudah dibawa ke bengkel. Terkait kejadian itu, Kadishub Tabanan I Made Agus Hartawiguna belum bisa memberikan komentar banyak. Untuk perbaikan kendaraan Trans Serasi, ia akan melakukan koordinasi dengan operator angkutan siswa. Ia hanya berharap, lewat kejadian ini seluruh sopir angkutan siswa dapat melaksanakan tugas dan fungsinya lebih berhati-hati. Diingatkan juga agar selalu menaati aturan lalu lintas. “Saya sudah dapat informasinya, hanya belum ketemu dengan yang bersangkutan,” jelasnya. (kmb28)
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113
BPBD 0361-7809054 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049
Tabanan merupakan daerah penyangga ibu kota, sehingga menjadi target pembangunan rumah, pertokoan serta perkantoran. Adanya penutupan galian C di Karangasem karena status awas Gunung Agung, membuat bahan baku bangunan seperti pasir, batu dan koral saat ini langka. Harganya pun melonjak nyaris 100 persen. Melihat kondisi ini, pembangunan rumah baik subsidi maupun konvesional di Tabanan yang saat ini sedang berjalan terancam molor. Bahkan tidak sedikit berhenti sementara. Salah satu developer di Tabanan, I Nyoman Widia Nugraha, Selasa (3/10) kemarinmengatakan, saat ini pihaknya selain melakukan pembangunan perumahan konvesional, juga menjalankan pembangunan rumah bersubsidi. “Untuk rumah subsidi saat ini sedang pematangan lahan. Dan hal itu masih berjalan,” katanya. Dengan kondisi bahan baku pasir, batu dan koral yang langka dan harganya naik signifikan, kata Nugraha, hal itu memengaruhi proses pembangunan. Yang terpengaruh bukan hanya rumah subsidi, tetapi juga konvesional. Harga pasir saat ini, kata Nugraha, naik nyaris 100 persen dari harga Rp 1,8 juta sekarang sudah menyentuh Rp 3 juta. Selain harga naik, ketersediaan pasir, batu dan koral pun langka. Sehingga pembangunan yang membutuhkan ratusan truk tidak bisa terpenuhi. Pengaruh tutupnya galian C di Karangasem, kata Wid-
ia, tidak hanya membuat mandeknya pembangunan rumah. Tetapi juga pendapatan sopir truk pasir itu. “Saya mengontak sopir truk yang biasa memasok pasir. Mereka mengaku sulit mendapatkan pasir sekarang ini. Akibatnya, pendapatan sopir juga jadi mandek,” papar Widia. Pedagang pasir dan batako, Ketut Regep (70), mengatakan kesulitan mendapatkan bahan baku bangunan jenis pasir dan koral mulai dirasakan sejak seminggu terakhir ini. Biasanya sehari ia memesan 20 truk pasir. Saat ini ia hanya mendapatkan lima truk saja sudah beruntung. Karangasem, kata Regep, masih menjadi tempat utama mencari pasir maupun koral yang menjadi bahan utama mendirikan bangunan. “Karena galian C di Karangasem tutup. Sekarang banyak yang mengambil pasir di wilayah Songan, Bangli. Tapi antreannya panjang. Untuk koral hanya bisa didapat di Karangasem,” ujarnya.
LANGKA - Ketersediaan bahan bangunan berupa pasir dan koral mulai langka dan harga naik tajam.
PERHELATAN Lomba Ganeca Kite Festival VI 2017 dilaksanakan Sabtu (30/9) hingga Minggu (1/10), di Subak Uma Jero Banjar Bengkel Kawan Desa Bengkel Kediri sampai pada waktu yang ditunggu-tunggu ,yaitu pengumuman pemenang lomba. Adapun pemenang lomba yang diikuti 1646 layang-layang ini adalah sebagai berikut, juara piala bergilir Bupati Tabanan dimenangkan oleh 452-STT Pushada Br. Bandung Kediri, Tabanan. Pemenang kategori umum Bebean Plastik diraih 74-Kiang Santang Kerobokan (juara I), 124-Pak Dila Banjar Pejaten (juara II), 187-Kembung Family Seminyak (juara III), 71-Toping Jizz Kerobokan (harapan I), 60-Awan Hitam Kerobokan (harapan II), 67-Sisin Pasih Kerobokan (harapan III). Pemenang kategori umum Janggan Plastik diraih 16-Selingsing Br Beten Duren (juara I), 79-Kubu Mawar gg Mawar (juara II), 110-PJP Cupak Bengbud (juara III), 67-Dewi Durga Meranggi (harapan I), 140-Sanca Batik Jl. Griya Anyar (harapan II), 82-Bedawang Nala Kerobokan (harapan III). Pemenang kategori umum Bebean Remaja diraih 435 The Barong Kerobokan (juara I), 154-RAGP Pererenan (juara II), 449-Jhon Kite Seminyak Kaja (juara III), 422-Prit Bali
Br. Petingan Kerobokan (harapan I), 232-STT Sudharma Kuti Kediri (harapan II), 117-Sunari Jagat Dukuh Sengguan Munggu (harapan III). Pemenang kategori umum Bebean Dewasa diraih 239-Ceisna Family Gianyar (juara I), 610-Semara Gending Jl. Kokak Gianyar (juara II), 223-Jaya Pangus Umalas (juara III), 219-Sisin Pasih Kerobokan (harapan I), 609Kala Gondang Team Gatsu (harapan II), 181-Jaya Pandu Pandak Gede (harapan III). Pemenang Kategori Umum Bebean Big Siza diraih 1004Raja Kamza Vrindafan (juara I), 1015 Arm Big Family Br. Pengubengan (juara II), 1110Bala Bhadra Seminyak (juara III), 1012-Dick_Monik Jl. Mertasari Kerobokan (harapan I), 1112-Mr Gopal#Pagarku Pelasa Kuta (harapan II), 1002-Tukad Batu Lombeng Br. Badung Lukluk (harapan III). Pemenang Kategori Umum Pecukan diraih 145-Regig Kerambitan (juara I), 286Cool N Sejuk Batuyang Gianyar (juara II), 203-Kebo Goyang Kerambitan (juara III), 317-Satya Ngindang Canggu (harapan I), 125-Abados Br. Bongan Gede (harapan II), 364-P2K Pecukan Kerambitan (harapan III). Pemenang Kategori Umum Janggan Remaja diraih 123Rare Panti Kediri (juara I), 251-RABG Team Sanur (juara II), 120-Sadha Jiwa Cemagi (juara III), 121-SDK Sading (harapan I), 221-Bramastra Seminyak 22 (harapan II), 118-Capung Gantung Abiantuwung (harapan III). Pemenang Kategori Umum Janggan Dewasa diraih 167-Paksi Ngindang Denpas-
ar (juara I), 200-Khan Ching Wie Lukluk (juara II), 170 Matsya Ambara Kediri Tabanan (juara III), 199 Bonty Br. Bongan Lebah Baleran (harapan I), 312-Celedu Nginyah Subamia Kelong (harapan II), 210-Kendang Poleng Br Gegelang (harapan III). Pemenang Kategori Janggan Buntut diraih 191-Wayan Gredeg By NST Kumara Sibang (juara I), 102-Manik Mas Bernasi Buduk (juara II), 106-Jangkrik Ngibing Jambe Baleran (juara III), 199-RA Puyung Sugih Gerokgak Gede (harapan I),148-Wayan Bongol Lukluk Badung (harapan II), 164 Beten Jepun Tonja (harapan III). Pemenang Kategori Bebean Lokal Tabanan diraih 452-STT Pushada Br. Bandung (juara I), 866-Sampi Geredek Br. Dukuh Buahan (juara II), 409-Manik Selaka Tabanan (juara III), 416-Pangkung Prabu Tabanan (harapan I), 450-ABM Belalang Dauh Rurung (harapan II), 796-Gaduh Br.Dukuh Pejaten (harapan III). Pemenang Kategori Pecukan Lokal Tabanan diraih 414-Purnaya Br. Wani Kerambitan (juara I), 241-RBT Br. Tonja (juara II), 434-Ngider Bhuana Br. Pejaten Kediri Tabanan (juara III), 245-Ganser Kerambitan (harapan I), 431-Inguh Paling Kekeran Penebel Tabanan (harapan II), 432-Semaya Team Mambang Celuk Kaja (harapan III). Juara Favorit Ganeca Kite Festical VI adalah Prit Bali Br. Petingan Kerobokan dan ARM Br. Pengubengan. Juara peserta pengirim layang-layang terbanyak diraih Buduh Wanasara Tabanan dan Big Of The Big Size diraih Bayu Sutha Bongan Lebah.
Budaya dan Tradisi Wajib Dijaga sebagai Roh Pariwisata Bali TRADISI Bali dengan adat dan budaya selalu dijaga dengan baik, sesungguhnya menjadi roh nya pariwisita Pulau Seribu Pura ini. Karena itu, mau tidak mau pariwisata Bali itu harus dijaga dengan baik. Tidak salah perlu kualitas diberikan ruang lebih dominan dibandingkan kuantitas. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang membedah topik “Perlu Tindakan Preventif Jaga Pariwisata Bali’’. Acara ini disiarkan di Radio Global FM 96,5 Bali, Selasa (3/10) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. Aksi kriminalitas sebetulnya relatif banyak menimpa warga negara asing. Fakta seperti itu merupakan ancaman secara tidak langsung dunia pariwisata Bali. Karena itu, banyak pihak berharap agar persoalan kompleks yang dipicu bidang pariwisata ini jangan hanya dibahas di atas meja semata. Kasus-kasus itu sudah sering terjadi, harus dijadikan pelajaran berarti. Karena itu, solusi yang harus diupayakan bukan lagi bagaimana cara-cara dalam tindakan pencegahannya. Namun terpenting adalah langkah- langkah tindakan nyata harus diberikan ruang
Selain menyediakan pasir dan koral, Regep juga menjual batako. Namun, karena bahan baku batako berasal dari pasir, hal itu menyebabkan produksinya menurun. Bahkan mesin press batako yang dimilikinya saat ini tidak bekerja. Alasannya keterbatasan bahan baku. Disinggung kelangsungan usahanya, Regep hanya bisa menunggu dan berusaha me-
menuhi pesanan pasir dan koral semampunya. Pedagang pasir Ketut Suwatra juga mengaku kesulitan mendapatkan pasir maupun koral. Saat ini, katanya, harga pasir satu truk saja sudah mencapai Rp 2 juta. “Itu untuk harga di sekitar kota Tabanan, jika pesanan sampai ke wilayah Canggu, saya beri harga Rp 2,8 juta, karena pasir sulit,” terangnya.
Suwatra yang mulai berjualan pasir sejak 1999 itu menyebutkan, harga koral untuk campuran pasir untuk bangunan Rp 1,5 juta. Harga sebelum peningkatan status awas Gunung Agung Rp 600 ribu. Saat ini ia menawarkan pasir dari Situbondo, Jawa Timur. Harga satu truk Rp 2,8 juta. Tapi ia masih enggan mengambil, karena masih mempertimbangkan kualitas pasir tersebut. (kmb24)
Pemenang ”Ganeca Kite Festival VI 2017”
Warung Global
Pariwisata Bali saat ini diminta mengedepankan kualitas bukan kuantitas, meskipun jumlah wisatawan berkunjung ke Bali ada peningkat derajat angka lebih tinggi tiap tahunnya. Tetapi ancaman pariwisatanya juga tidak sedikit. Arya dari Denpasar mengatakan aksi kriminalitas, narkoba, paedofilia, hal itu membuat keamanan Pulau Dewata ini terganggu. Implikasi adanya gemerincing dolar pada pariwisata tidak sedikit membuat begal beraksi. Demikian juga jambret muncul dimana-mana. Malah tidak sedikit terjadi pembunuhan.
Bali Post/kmb24
agar pariwisata itu terjaga dengan baik. Gung Derah di Denpasar menyampaikan jika bicara soal pariwisata, semata-mata tujuannya menguntungkan. Namun wajib sesungguhnya ada langkah-langkah terobosan strategis, bagaimana melestarikan adat budaya kita. Dikatakan tradisi Bali sesungguhnya menjadi roh nya pariwisita Pulau Seribu Pura ini. Karena itu, mau tidak mau pariwisata Bali itu harus dijaga dengan baik. Tidak salah perlu kualitas diberikan ruang lebih dominan dibandingkan kuantitas. (sikha)
GANECA KITE FESTIVAL - Ketua Panitia Lomba Ganeca Kite Festival VI 2017 I Ketut Sutama, S.Sos. Acara lomba dibuka Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama. Ketua Panitia I Ketut Sutama juga menghaturkan terima kasih kepada Bupati Tabanan, pihak keamanan Polres Tabanan dan Polsek Kediri, Tim Medis Puskesmas Kediri III, Perbekel desa Pangkung Tibah, Perbekel Desa Bengkel, Pekaseh Subak Bengkel serta seluruh
pihak yang mendukung acara lomba tersebut. Penyerahan hadiah akan digelar, Minggu (15/10) di BalaiBanjar Adat Bengkel Kawan pukul 20.00 Wita dengan dress code adat madya. “Kami dari panitia juga meminta maaf atas keterlambatan penyerahan hadiah, karena ada piodalan di banjar kami,” ujar Sutama. (ad190)
15
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
Tak Ada Bale, Woodburn Bisa Diandalkan
Bali Post/afp
Pembalap MotoGP dari tim Marc VDS Honda Jack Miller.
Miller Absen di MotoGP Jepang
Brussel Tim Marc VDS Honda, Selasa (3/10) kemarin menyatakan pembalap MotoGP Australia Jack Miller akan absen pada Grand Prix Jepang di Motegi, 15 Oktober mendatang, setelah mengalami patah kaki kanan akibat kecelakaan saat latihan. Miller mengalami patah pada bagian atas tulang tibia. Insiden itu terjasi setelah ia menurunkan kakinya untuk mengurangi benturan pada kecepatan rendah saat berlatih dengan menggunakan sepeda motor trial di dekat markasnya di Eropa di Andorra akhir pekan lalu. Pembalap 22 tahun asal Queensland itu menjalani operasi di Barcelona untuk pemasangan pelat dan delapan sekrup di tulangnya. ‘’Miller telah dapat melakukan sejumlah gerakan pada kakinya yang cedera, namun akan kembali ke Andorra hari ini untuk memulai program fisioterapi yang intens yang dirancang untuk membuat dia dapat berkendara di Grand Prix Australia,’’ kata timnya. MotoGP Australia dilangsungkan di Phillip Island dekat Melbourne pada 22 Oktober, akhir pekan setelah Jepang. ‘’Tentu saja saya kecewa dan frustrasi karena harus absen pada Grand Prix Jepang karena cedera yang didapat saat berlatih, khususnya karena itu bahkan bukan benturan keras,’’ kata Miller yang akan membela tim Pramac Ducati pada musim mendatang. Miller, pemenang di Belanda tahun lalu namun saat ini menghuni peringkat ke-12 di klasemen, merupakan pembalap ketiga yang mengalami cedera di luar trek pada beberapa pekan terakhir. Pembalap Italia Valentino Rossi, juara dunia sembilan kali, juga mengalami patah kaki kanan saat berlatih menggunakan sepeda motor offroad pada akhir Agustus. Sedangkan pembalap Inggris Cal Crutchlow memerlukan operasi setelah otot tendonnya robek saat sedang memotong keju di rumahnya. Pembalap Yamaha Rossi kembali membalap tiga pekan kemudian, finis di peringkat kelima di Spanyol pada 24 September. (kmb39/ afp/ant)
Milla Minta Pemainnya Kendalikan Emosi
Jakarta (Bali Post) Pelatih kepala tim sepak bola nasional senior Luis Milla meminta para pemainnya untuk mengendalikan emosi pada laga uji coba menghadapi tim Kamboja di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (4/10) ini. ‘’Pemain timnas senior harus bisa menjadi contoh dan panutan untuk timnas lainnya. Saya harap para pemain dapat mengendalikan emosi agar tidak terjadi lagi kejadian ketika menghadapi Kamboja,’’ kata Luis Milla dalam keterangan tertulis Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Selasa (3/10) kemarin. Milla mengaku telah memilih para pemain yang bukan sekadar memiliki permainan bagus di lapangan melainkan juga perilaku yang bagus di luar lapangan untuk menghindari kerusuhan sebagaimana terjadi antara timnas U-22 dengan tim Kamboja pada SEA Games 2017 di Malaysia. ‘’Tugas saya sebagai pelatih adalah melihat dan memilih pemain dari kompetisi yang ada di Indonesia. Ini juga untuk proyeksi saya dalam jangka panjang. Kami mengumpulkan data mereka,’’ katanya. Milla mengatakan sepak bola di Indonesia sudah berbenah sejak dia menjadi pelatih timnas Indonesia pada Februari 2017. ‘’Delapan bulan sudah mulai terlihat perbaikan sepak bola di Asia, terutama di Indonesia. Saya akan membantu sekuat tenaga agar timnas Indonesia senior dan U-22 dapat menunjukkan perkembangan dan kualitas yang bagus,’’ ujarnya. Pelatih yang juga mantan klub sepak bola Barcelona dan Real Madrid itu pun menerapkan standar perekrutan para pemain tim nasional U-22 dan senior. ‘’Jadi, semua pilihan pemain itu sudah menjadi tanggung jawab saya sepenuhnya. Saya senang bisa mengumpulkan pemain terbaik di Indonesia dari kompetisi yang ada di sini untuk uji coba dengan Kamboja,’’ kata Milla. Sebelumnya pada 8 Juni, kedua tim sepak bola ASEAN itu sudah saling berhadapan. Pertandingan timnas senior Indonesia kontra Kamboja itu dimenangkan tim Merah-Putih dengan hasil 2-0. Pada pertandingan yang berlangsung di Kamboja itu, Irfan Bachdim dan Gian Zola mencetak dua gol untuk kemenangan timnas senior Indonesia. (ant)
London Gareth Bale absen pada laga krusial Wales di pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa akhir pekan ini. Absennya Bale membuka jalan bagi pemain muda Ben Woodburn memimpin serangan tim Naga ini. ‘’Asosiasi Sepak Wales (FAW)mengumumkan bahwa Gareth Bale absen pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Georgia dan Rep. Irlandia,’’ kata FAW dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (3/10) kemarin. Gelandang serang Real Madid itu cedera betis saat tampil di Liga Champions melawan Borussia Dortmund pekan lalu. Bahkan pelatih Zinedine Zidane tak memasukkan namanya saat laga lawan Espanyol di Liga Spanyol. Tetapi pemain berusia 28 tahun itu tetap melapor dan bergabung dengan rekan-rekannya di timnas Wales, Senin lalu. Jelang dua laga pamungkas, Wales
menempati peringkat kedua klasemen Grup D, empat poin tertinggal dari sang pemuncak Serbia dan satu poin di atas Irlandia. Bila menang melawan Georgia di partai tandang Sabtu mendatang dan mengalahkan tuan rumah Irlandia pada Selasa, tambahan enam poin itu bisa menjamin langkah Wales menuju babak playoff bulan depan. Namun, ketidakhadiran Bale memberi jalan bagi penyerang muda Liverpool Ben Woodburn untuk memainkan debutnya di timnas. Pemain berusia 17 tahun itu membuat awal mengesankan saat menyumbang gol kemenangan atas Austria. Padahal ia baru lima menit menjejakkan kaki di lapangan setelah masuk sebagai pemain pengganti. (kmb39/afp)
Pique Jadi Target Cemooh
Bali Post/ant
LATIHAN - Pesepak bola Timnas U-19 Indonesia mengikuti latihan di Lapangan Legenda Football Arena, kawasan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat. Latihan tersebut guna mempersiapkan pertandingan laga persahabatan melawan Kamboja serta persiapan babak kualifikasi Piala Asia U-19 2018.
Modal Hadapi Piala Asia
Madrid Bek Barcelona yang berasal dari Katalunya Gerard Pique menjadi target cemooh dari para penggemar Spanyol ketika ia ambil bagian pada sesi latihan terbuka bersama timnas, Selasa (3/10) kemarin. Spanyol yang akan menghadapi Albania dan Israel di kualifikasi akhir Piala Dunia 2018. Bek tengah Pique turut memberikan suara pada referendum pada Minggu lalu dan mengkritik kekerasan yang dilakukan polisi Spanyol terhadap warga yang hendak memberikan suara. Bentrokan itu menghasilkan ratusan orang cedera dan ditahan. Para penggemar Spanyol di fasilitas latihan Ras Rozas di Madrid mencemooh, menyiuli, dan menyanyikan yel-yel yang meminta Pique meninggalkan timnas. Mereka melambai-lambaikan spanduk dan poster yang mengejek Pique. Media Spanyol melaporkan bahwa polisi menyita sejumlah spanduk, salah satunya menyebut Pique sebagai ‘’menjijikkan’’. ‘’Sikap Gerard begitu luar biasa,’’ kata pelatih Julen Lopetegui kepada stasiun radio Spanyol Cadena COPE. ‘’Saya ingin melihat bagaimana dia dan saya melihat dia termotivasi dan antusias. Dia baik-baik saja dan bersemangat, jika
tidak seperti itu dia tidak akan bersama saya,’’ pujinya pada sikap bek Barcelona itu. Bagaimanapun, Lopetegui membela keputusan untuk melakukan sesi latihan di depan publik, menambahi, ‘’Akan menjadi kesalahan untuk berlatih tanpa kehadiran penonton. Para penggemar memiliki hak untuk mengekspresikan diri.’’ ‘Saya tahu situasinya tidak menyenangkan, namun saya meminta orang-orang untuk sedikit waras dan bersabar,’ tambahnya. Sehari sebelumnya Pique (30) mengatakan bahwa ia akan meninggalkan timnas jika diminta oleh Lopetegui atau RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol). Ia telah mengumumkan bahwa ia akan pensiun dari timnas setelah Piala Dunia 2018 di Rusia, di mana ia telah lelah menjadi sasaran hujatan para penggemar Spanyol. Pique telah 91 kali bermain untuk negaranya dan merupakan anggota skuad yang menjuarai Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012. Pemuncak klasemen Grup G Spanyol, unggul tiga poin atas tim peringkat kedua Italia, bertekad mengunci tempat di putaran final saat menjamu Albania pada 6 Oktober dan saat melawat ke Israel tiga hari kemudian. (kmb39/rtr/ant)
Bekasi (Bali Post) -
Tim Nasional Indonesia U-19 akan melakukan pertandingan uji coba melawan Kamboja di Stadion Patriot Chandrabaga, Kota Bekasi pada Rabu (4/10) petang ini. Laga ini sebagai persiapan kualifikasi Piala Asia di Korea Selatan pada 31 Oktober - 8 November 2017. ‘’Manfaat uji coba ini bagi Timnas Indonesia U-19 adalah bagimana kita mempersiapkan tim menuju Piala Asia, alhamdulillah Indonesia jadi tuan rumahnya,’’ kata Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/10) kemarin. Dikatakannya, selama enam bulan dia bergabung bersama tim, Egy Maulana Vikri dan kolega terus memperlihatkan penampilan yang lebih baik. Pertemuan Garuda muda dengan Kamboja merupakan kali pertama berlangsung pada musim tahun ini, namun Indra mengaku telah menyaksikan penampilan Kamboja di Myanmar baru-baru ini. ‘’Saya tidak mau mengungkap strategi apa yang kita siapkan. Ini dua tim belum pernah bertemu, tapi saya pernah lihat di Myanmar. Supaya masyarakat juga bisa melihat secara riil, silakan hadir besok ke Stadion Patriot Kota Bekasi untuk melihat perkembangan terkini U-19 kita,’’ katanya. MASUK TIMNAS - Pemain Tottenham Hotspur Harry Winks (kiri) menguasai bola dikawal Arthur Masuaku dari West Ham United pada kompetisi Liga Utama Inggris. Winks mendapat kesempatan memperkuat timnas Inggris untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 akhir pekan ini.
Menurutnya, kiper Muhamad Riyandi menjadi satu-satunya pemain yang dipastikan tidak bisa bergabung membela Indonesia dalam laga persahabatan itu menyusul cedera yang dialaminya saat berhadapan dengan Vietnam beberapa waktu lalu. ‘’Saya siapkan 23 pemain untul laga besok, kecuali Riyandi yang harus istirahat panjang karena cedera. Tidak ada persiapan khusus untuk pertandingan besok,’’ katanya. Dikatakan Indra, uji coba tersebut penting untuk dilakukan agar tim terus bertambah kuat jelang laga Piala Asia. ‘’Uji coba latihan ini untuk membangun tim yang kuat. Karena hakikat tim usia muda adalah mempersiapkan individu pemain yang berkualitas untuk Timnas senior. Hari ke hari selalu ada progres lebih baik dalam rangka menyiapkan generasi baru pesepak bola Indonesia. Oleh sebab itu perlu proses dalam pembinaan sepak bola usia muda,’’ katanya.
Pelatih Timnas Kamboja U-19 Kazuri Inoue menilai Timnas Indonesia U-19 merupakan tim yang sangat kuat dalam setiap laga pertandingan yang dijalaninya. ‘’Kita melihat mereka di Myanmar sangat kuat, harus kita antisipasi strategi perlawanan mereka. Semua pemain secara fisik bagus dan taktiknya juga kuat,’’ katanya. Kapten Timnas U-19 Kamboja Teat Kimheng mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara pertandingan yang sudah secara maksimal melakukan persiapan secara matang. ‘’Kita akan berjuang yang terbaik untuk tampil besok. Terima kasih untuk Indonesia yang sudah siapkan pertandingan,’’ katanya. Menurutnya, ada empat hingga lima pemainnya yang berstatus sebagai pemain anyar pascapertandingan di Myanmar. ‘’Kami juga ingin lebih kompak lagi dalam beradaptasi dengan pemain baru kami dalam laga besok,’’ katanya. (ant)
Bali Post/rtr
DICEMOOH - Pemain timnas Spanyol Gerard Pique (tengah), Rodrigo Moreno dan Thiago Alcantara tiba di tempat latihan Las Rozas, Madrid, Selasa (3/10) kemarin. Pique mendapat cemooh dari penonton karena sikapnya yang mendukung referendum Katalunya akhir pekan lalu.
Winks Dipanggil Timnas Inggris London Federasi Sepak bola Inggris (FA), Selasa (3/10) kemarin memanggil gelandang Tottenham Hotspur Harry Winks masuk timnas untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Slovenia dan Lithuania akhir pekan ini. Kehadiran Winks untuk mengisi Fabian Delph dan Phil Jones yang absen karena cedera. Winks yang berusia 21 ta-
hun, awalnya masuk dalam skuad U-21. Namun kini dia berpeluang memainkan debutnya di tim senior asuhan Gareth Southgate. Saat ini Inggris menempati puncak klasemen Grup F dan mengincar kemenangan di laga tersisa yang akan menjamin tiket mereka ke putaran final di Rusia tahun depan. Gelandang City Delph dan bek Manchester United Jones
telah kembali ke klubnya masing-masing untuk menjalani perawatan setelah pemeriksaan kondisi fisiknya kemarin. Southgate memiliki 25 pemain untuk dipilih untuk pertandingan melawan Slovenia di Wembley, dan saat bertandang ke Lithuania pada Senin. Namun lini tengah Three Lions minus Dele Alli yang menjalani hukuman larangan tampil. (rtr/ant)
OLAHRAGA
16
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
Dansa Targetkan Lima Emas di Kejurnas
Denpasar (Bali Post) Cabor dansa mematok target lima keping emas, pada Kejurnas Dansa 2017 di Makassar, Sulsel, pada 28 Oktober mendatang, sehari sebelumnya digelar rakernas Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI). Para atlet yang berlaga adalah juara pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, September lalu. Pelatih dansa Bali Bayu Sarifudin, di Denpasar, Selasa (3/10) kemarin menerangkan, kejurnas melombakan 29 kategori, plus lima spesial event. ‘’Kami mengikuti 26 kategori, ditambah tiga spesial event,’’ jelas Bayu. Dikemukakan, sebagai persiapan para juara Porprov dari Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar dan Karangasem, berlatih di Studio Sanur, Denpasar. ‘’Hanya atlet dansa dari Buleleng yang terlalu jauh jaraknya jika harus berlatih ke Sanur,’’ katanya. Menurut Bayu, teknik dasar dansa atlet Bali lumayan mumpuni, dan berani bersaing dengan provinsi lain. ‘’Mereka ini hanya kurang jam terbang,’’ ucapnya. Selain itu, untuk mengirit biaya, sepasang atlet (couple) bisa turun pada beberapa kategori. ‘’Kami berlaga ke Kejurnas Dansa di Makassar, berkekuatan sekitar 40 atlet,’’ tuturnya. Diakuinya, cabor dansa tergolong olahraga yang mahal, mengingat harga kostum minimal Rp 5 juta, sepatu paling murah Rp 1,5 juta, ditambah les privat biayanya untuk level nasional per 50 menit Rp 500.000, sedangkan jika berguru pada instruktur level internsional tiap 50 menit dikenakan biaya Rp 2 juta. (022)
Bali Post/ant
RENOVASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) didampingi (dari kanan ke kiri) Ketua INASGOC Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Dirut PPK GBK Winarto, dan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto meninjau proyek renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10) kemarin. Wapres Jusuf Kalla mengunjungi sejumlah venue Asian Games 2018 untuk memastikan proyek tersebut selesai sesuai target.
Pelatnas Asian Games Dimulai Tanpa Perintah Pemerintah
Bali Post/022
DANSA - Atlet dansa Bali saat berlaga di ajang Porprov Bali XIII/2017.
Nadal Lolos dari Hadangan Pouille
Beijing Petenis nomor satu dunia Rafael Nadal lolos dari hadangan Lucas Pouille dalam pertarungan tiga set pada putaran pertama turnamen Tiongkok Terbuka, Selasa (3/10) kemarin. Petenis Spanyol itu nyaris mengulangi kegagalan di AS Terbuka musim lalu sebelum menang 4-6, 7-6 (8/6), 7-5. Pouille sempat merebut set pertama dan sedikit lagi mengalahkan petenis top itu bila lebih bersabar di set kedua. Sayangnya, Pouille yang menempati peringkat 23 dunia, kalah lewat tie break 6-8. Nadal tak menunjukkan tanda-tanda kelelahan dan kematangan mentalnya ditunjukkan saat meraih poin penting yakni break pada game ke-11. Dengan servis di tangannya Nadal yang mendapat dukungan penuh publik di lapangan keras Beijing, menyudahi perlawanan Pouille 7-5. ‘’Dia bermain sangat baik, agresif,’’ puji peraih 16 trofi Grand Slam itu pada permainan Pouille. ‘’Saya menghadapi kesulitan di awal pertandingan, tapi selanjutnya permainan saya membaik. Namun saya tetap tidak bisa menguasai permainan di hampir sepanjang pertandingan,’’ tambah Nadal yang terakhir kali bertemu Pouille berujung pada kekalahan di AS Terbuka tahun lalu. Selain Nadal, petenis yang lolos ke putaran kedua di antaranya Nick Kyrgios, Juan Martin del Potro, John Isner dan unggulan ketiga Grigor Dimitrov. Tunggal Putri Petenis Rusia Maria Sharapova meraih tiket ke putaran ketiga dengan menyingkirkan Ekaterina Makarova 6-4, 4-6, 6-1. Di putaran selanjutnya, ia akan menghadapi ranking dua dunia Simona Halep dari Rumania. Sharapova yang menggunakan fasilitas wildcard di turnamen ini, belum sekalipun memenangkan satu turnamen pun setelah menyelesaikan 15 bulan hukuman larangan bertanding akibat skandal terlarang meldonium. Hukuman bagi mantan petenis nomor satu dunia itu berakhir April lalu. Menghadapi Halep, Sharapova meyakini laga itu akan berlangsung sengit. ‘’Kami telah mengetahui permainan kami masing-masing, tak ada yang tak kami ketahui,’’ kata petenis berusia 30 tahun dan meraih lima trofi Grand Slam. Halep yang tak pernah sekalipun menang dalam 7 laga lawan Sharapova, meraih tiket ke putaran ketiga dengan meraih kemenangan mudah atas Magdalena Rybarikova. Lawannya asal Slovakia itu dikalahkan 1-6 di set pertama dan mengundurkan diri di set kedua saat kedudukan 1-2. (kmb39/afp) Hasil Tiongkok Terbuka Putri Putaran II Barbora Strycova vs J ulia Goerges 6-4, 6-2. Daria Gavrilova vs Coco Vandeweghe 6-3, 2-0 mundur. Petra Kvitova vs Varvara Lepchenko 6-4, 6-4. Elena Vesnina vs Duan Yingying Duan 6-3, 6-2. Sorana Cirstea vs Christina McHale 7-6 (7/4), 6-0. Karolina Pliskova vs Andrea Petkovic 6-4, 6-4. Darya Kasatkina vs Lara Arruabarrena 6-4, 7-5. Maria Sharapova vs Ekaterina Makarova 6-4, 4-6, 6-1. Simona Halep vs Magdalena Rybarikova 6-1, 2-1 mundur. Putra Putaran I Rafael Nadal vs Lucas Pouille 4-6, 7-6 (8/6), 7-5. Leonardo Mayer vs Paolo Lorenzi 7-6 (8/6), 5-7, 6-4. John Isner vs Malek Jaziri 6-2, 6-3. Grigor Dimitrov vs Damir Dzumhur 6-1, 3-6, 6-3. Juan Martin Del Potro vs Pablo Cuevas 7-6 (7/4), 6-4. Nick Kyrgios vs Nikoloz Basilashvili 6-1, 6-2.
Bali Post/afp
PERTAMA - Petenis Spanyol Rafael Nadal merayakan kemenangan atas Lucas Pouille di putaran pertama turnamen Tiongkok Terbuka, Selasa (3/10).
Jakarta (Bali Post) -
Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga Ketua Dewan Pengarah Asian Games meminta pemusatan pelatihan atlet-atlet nasional (pelatnas) dimulai pada Oktober 2017 tanpa menunggu perintah dari pemerintah. ‘’Pelatnas itu tidak perlu pakai perintah, itu tugas cabang olahraga sendiri untuk melaksanakan yang terbaik. Kami kasih target kepada cabang olahraga dan mereka membuat perencanaan dengan Satlak Prima atau KONI,’’ kata Wapres Jusuf Kalla di sela-sela kunjungan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10) kemarin. Wapres mengatakan proses latihan para atlet nasional yang akan berlaga dalam Asian Games 2018 bukan hanya dimulai pada Oktober melainkan latihan berkelanjutan sebelum SEA Games 2017. ‘’Mereka latihan terus-menerus dan bukan hanya 10 bulan jelang Asian Games. Atlet-atlet itu juga sudah latihan berapa tahun untuk itu. Mereka latihan untuk SEA Games dan itu juga termasuk hasilnya nanti
untuk Asian Games dan Olimpiade,’’ ujar Wapres. Wapres berjanji akan mempercepat dana pelatnas untuk mendukung proses latihan atlet-atlet nasional demi prestasi dalam Asian Games 2018. ‘’Dana cukup. Saya minta percepatan pecairan dari sebulan menjadi seminggu,’’ ujar Wapres. Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto yang juga menemani kunjungan Wapres
Jusuf Kalla di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, mengatakan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) telah mengedarkan surat terkait pelatnas kepada pengurus cabangcabang olahraga pada akhir September. ‘’Ada beberapa cabang olahraga yang merasa mereka tidak tahu apakah termasuk dalam kelanjutan pelatnas atau tidak. Itu hanya masalah komunikasi dan kami sudah minta ke-
pada Prima untuk perbaiki komunikasi,’’ ujar Gatot yang menegaskan pelatnas telah dimulai pada 1 Oktober. Kemenpora, lanjut Gatot, telah menghitung bersih masa pelatnas jelang Asian Games hanya tersisa enam bulan menyusul libur-libur nasional pada Desember 2017 dan Juni 2018. ‘’Pada Desember, akan ada libur panjang Natal dan Tahun Baru. Pada Juni, ada libur puasa dan Lebaran. Sedangkan pada Juli, pelatnas kami anggap sudah selesai karena tidak mungkin mereka latihan pada satu bulan sebelum pertandingan. Mungkin, mereka hanya latihan pemanasan saja pada Juli,’’ ujar Gatot. Gatot menambahkan,
pelatnas jelang Asian Games akan melibatkan 23 cabang olahraga sebagaimana laporan Satlak Prima kepada Menpora Imam Nahrawi. ‘’Semula kami melaporkan kepada Wapres terkait pelaksanaan pelatnas pada November. Tapi, Wapres meminta kalau perlu pelatnas mulai pada Oktober,’’ ujar Gatot. Selain Gatot, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljo, Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) Erick Thohir, dan Direktur Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) Winarto turut menemani Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam tinjauan di komplek GBK Senayan itu. (ant)
Sepak Takraw Denpasar Menuju Grade 1
Denpasar (Bali Post) Cabor sepak takraw Kota Denpasar tumben keluar sebagai juara umum pada ajang Porprov Bali di GOR Singapadu, Gianyar, September lalu. Denpasar menyabet 4 emas, dan 3 perunggu, keempat emas dipersembahkan pada nomor tim putram regu putra, tim double event putra, dan double event putra. Atas sukses ini, cabor sepak
takraw di KONI Denpasar yang semula berada di grade IV kini menyodok ke grade I. Para atlet yang diturunkan seperti Made Pica, Nyoman Kristiawan, Nyoman Febi Wirasatya, AA Wahyu Saputra, Made Rio Indrayuda, Faisal, Panji Yuda, Agus Darma, AA Aditya, Ari Antara, dan AA Tedi. Ketua Pengkot PSTI Kota Denpasar Farid Ahmad, di Denpasar, Selasa (3/10) kema-
rin menjelaskan, pada Porprov Bali XII/2015 di Buleleng, Denpasar hanya kebagian 1 perak, dan 3 perunggu. Diakuinya, sukses para pemain sepak takraw, karena berlatih rutin sejak enam bulan menjelang Porprov, digenjot latihan keras sebulan menjelang Porprov, bahkan ditambah training camp (TC) selama sepekan, di Jepara, Jateng. ‘’Selain menjalani latihan di Jepara, kami
juga mengikuti kejurnas di Kendal,’’ terang Farid. Disebutkan, selama berlatih di Jepara, para atlet sparring dengan pemain Jateng serta atlet pelatnas. ‘’Atlet kami juga ditangani pelatih Jateng, hingga dievaluasi dan diberi pengarahan pelatih nasional. Apalagi, di Jepara ini memiliki GOR khusus untuk sepak takraw,’’ ungkap guru SMPN 2 Denpasar ini. Pascamenjuarai
di Porprov, atlet Denpasar tetap rutin berlatih. ‘’Kami memang kesulitan menjaring pesepak takraw putri,’’ terangnya. Untungnya saat Porprov di Gianyar, skuad Denpasar rata-rata memiliki kelahiran antara 1997-2001. ‘’Jadi, pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan nanti kami masih mempertahankan pemain ini,’’ ungkap Farid. (022)
Felda Terbaik di Nomor Gunshu
Bali Post/ant
LATIHAN - Sejumlah pebulutangkis mengikuti sesi latihan jelang Asian Games 2018 di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (3/10) kemarin. Indonesia menargetkan empat medali emas dari cabang olahraga bulu tangkis di ajang tersebut.
Skuad Bulu Tangkis Asian Games Diuji di Indonesia Masters Jakarta (Bali Post) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menjadikan turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2018 sebagai latihan skuat Indonesia menjelang Asian Games 2018. ‘’Kami akan menjadikan Indonesia Masters 2018 sebagai ajang uji coba menghadapi pertandingan bergengsi di Asian Games 2018,’’ kata Ketua Umum PP PBSI Wiranto saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Daihatsu sebagai sponsor utama Indonesia Masters 2018 di Jakarta, Selasa (3/10) kemarin. Pasalnya, lanjutnya, Indonesia Masters 2018 yang akan berlangsung pada 23-28 Januari 2018 di Istora Senayan, merupakan ajang pemanasan yang sangat sesuai untuk menguji kemampuan atlet Indonesia karena selain venue yang digunakan sama, jarak turnamen Asian Games juga
tidak terlalu jauh yaitu pada bulan Agustus 2018. Selain itu, turnamen Indonesia Masters yang pada 2018 mendatang ‘’naik kasta’’ menjadi level Super Series juga dipastikan akan menjadi ajang try out murah meriah bagi para punggawa tim nasional karena akan diikuti pemain-pemain kelas dunia dengan level yang disandangnya tersebut. ‘’Kami sangat bersyukur masih ada pihak yang peduli pada perkembangan dunia bulu tangkis tanah air seperti Daihatsu. Karenanya saya berharap kerja sama ini berlangsung sukses dan bisa berlanjut terus tidak hanya sampai tahun 2018,’’ ujarnya. Pemain ganda campuran, Liliyana Natsir, salah satu punggawa Indonesia yang menyatakan akan mengikuti Indonesia Masters 2018, mengatakan ajang tersebut akan dijalaninya dengan sungguh-
sungguh terlebih dia memiliki target pribadi untuk berprestasi di Istora Senayan yang kerap memberinya tuah ‘’sulit juara’’. ‘’Saya pasti ikut dan berjuang apalagi kita tuan rumah dan di Istora juga pasti ingin juara. Akan tetapi kami juga ingin banyak pemain Indonesia banyak yang ikut Indonesia Masters untuk pemanasan Asian Games 2018 nanti yang juga menggunakan venue yang sama,’’ ujar Liliyana di lokasi yang sama. Indonesia Masters yang pada 2018 ini disponsori utama oleh Daihatsu Motor Corp. bergeser levelnya menjadi Super series setelah sebelumnya ada di tingkat Grand Prix Gold. Dengan berubah level menjadi Super Series, yang kini berada di level empat turnamen, Indonesia Masters 2018 diperkirakan akan menawarkan hadiah total sekitar 350 ribu hingga 700 ribu dolar AS. (ant)
Jakarta (Bali Post) Atlet wushu Felda Elvira Santoso sukses menambah pembendaharaan medali emas bagi kontingen Indonesia pada Kejuaraan Dunia Wushu 2017 di Kazan, Rusia, Selasa (3/10) kemarin, setelah menjadi yang terbaik pada nomor gunshu (toya putri). Berdasarkan data dari tim media Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) di Jakarta, atlet asal Jawa Timur itu mampu meraih nilai tertinggi yaitu 9,65. Untuk perak direbut atlet Jepang Risa Ikeuchi dan perunggu direbut atlet asal Hongkong, Xuxu Liyu. Sebelum Felda, Indonesia sudah memastikan diri meraih satu medali emas lewat Lindswell Kwok. Atlet asal Sumatera Utara ini sukses mempertahankan predikat juara dunia dari nomor taijiquan. Lindswell Kwok sukses mengumpulkan nilai 9,67
disusul atlet asal Vietnam, Tran Thi Khanh dengan nilai 9,64 dan berhak meraih perak. Sedangkan perunggu direbut oleh atlet asal Jepang, Saito Shibo dengan nilai 9,62. Bagi Felda yang juga peraih emas SEA Games 2017, predikat juara dunia yang disandang jelas menjadi sebuah kebanggaan karena untuk meraihnya membutuhkan perjuangan dan kerja keras. Apalagi, persaingannya pada Kejuaraan Dunia Wushu ke-14 ini sangat ketat. ‘’Terima kasih kepada pelatih yang telah membimbing saya dan mudah-mudahan ke depan jauh lebih baik lagi,’’ kata Felda Elvira Santoso dalam keterangannya. Dengan tambahan satu emas dari Felda, Indonesia sukses mengumpulkan dua medali emas, empat perak dan satu perunggu. Hasil ini membawa tim wushu Indonesia berada di posisi tiga, dibawah Tiongkok dan Hongkong. (ant)
Felda Elvira Santoso
Bali Post/instagram
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dcr Lulusan S1 Teknik Mesin Max 27Th.CV ke Perama Trans Jl.Legian 39 Kuta 0811595050
B.BP.001.10.17.0000005
Cepat! PT.Citra Retal Indo GM Bth 28 Kry:Tnp Pngl Gj 2,5-4Jt/Bl, Pss;SPG/B,Acct,MD,Adm,Gdg/OB, Spv Hub.081916249566 B.Ari
B.BP.001.10.17.0000168
Cr Krywn Mini Market.SMA,Lam: MiniMarket 3Tri Jl.D.Tempe Snr
LOWONGAN ****Dicari Wanita untuk Control Stok Baju, Usia Max30Th Berpengalaman, Kirim Lamaran ke lostinparadise639@gmail.com
B.BP.001.10.17.0000172
B.BP.153.10.17.0000177
B.BP.164.10.17.0000173
Cr Tenaga Adm Lulusan SMA/K/S1 Gaji Memuaskan T.08179752136
B.BP.001.10.17.0000136
B.BP.014.10.17.0000160
BIRO JASA
B.BP.004.10.17.0000112
B.BP.001.10.17.0000129
B.BP.153.10.17.0000176
BIRO JASA
TOYOTA
Dcr Kasir bs Komputer untuk Koperasi Kuwerajaya blk SPBU Dalung Permai Tlp.081337230877
DIJUAL MOTOR
Jual tnh bth uang Green Lot ls 3,4A hrg murh H:0811394741
Cr krywati u/brsh2 dpenginapan tdr dlm 35-40Th.T.085100402075
Vario hitam’14 110CC AsDK bgs 10jt nego 081936222166
B.BP.001.10.17.0000167
B.BP.141.10.17.0000178
HONDA
B.BP.166.10.17.0000182
B.BP.001.10.17.0000131
B.BP.001.10.17.0000108
B.BP.169.10.17.0000161
Dcr Tng Kurir yg punya Spd Mtr +Tau Jalan Hub.085100420338 B.BP.001.10.17.0000162
Cari sales Spv H.0811392827 Gatsu Barat Denpasar
ATASI:
GARANSI
Urgently Need Rsvn staff, familliar with English and outlook email.send CV to info2@bountybali.com or Contact 0361 286655 B.BP.001.10.17.0000158
Dicari 2 staff marketing S1/D3 Teknik Mesin. Hub:PT AP. (0361)767 571, 081999335520 B.BP.004.10.17.0000184
Dicari Sales Mktg Gj bsr+bonus diutamakan wnt Hub.Radio AR Renon Tlp.0361-228760
B.BP.001.10.17.0000135
B.BP.001.10.17.0000117
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
SERVICE
SERVICE
SERVICE
Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras
081337666135 082359392760 C.0001457-BRJ
AC
BIRO JASA
SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI
POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar
Telp. 085100493221 C.0001350-SRV
DIJUAL MOBIL ASTRA DAIHATSU GEBYAR PROMO AKHIR TAHUN READY XENIA STOCK
9Jt NEW AYLA
DP
7 6Jt
DP Jt PICK UP
DP
PROSES CEPAT & MUDAH
081339171818 / 081999220588 C.0002083-mbl
TOUR
RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH
ALUMINIUM
B.BP.001.10.17.0000138
B.BP.001.10.17.0000128
Tnh 2.94A Jl .P.Batam II LD ± 19.26M,Pjg 15.26M,087862222961
B.BP.001.10.17.0000082
Tnh 4A Jl.Gn.Patas I Prm Griya Abasan Pds Kelod 087861122117
DIJUAL RUMAH B.BP.001.10.17.0000171 BU Rumah T36/81 Minimalis Semi Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & 215Jt Ng.Krbtn Tbn081237616579 130Jt/A Bs Kredit 087862450004
AHLI SUMBAT Atasi WC Mampet,
WC
B.BP.167.10.17.0000140
Djl Tnh Dewi Madri I Renon Dps Hrg Nego L 5,8a H.081239964448
B.BP.001.10.17.0000115
Dcr Admin, Supir, Tenaga Dcr Tukang Kbn Tgl dlm, Pria Dbthkn sgr tng admin Hub.PurwaHb:085100800277 De Abian Villa caraka Music Studio 08113867666 Tk Bangunan,hub:085100572156
DIJUAL MOBIL
Fortuner VRZ Solar Mtic Htm’16 AsBali Like New, 081999675175
B.BP.164.10.17.0000174 Dcr Sales Toyota Tbn min SMA Dicr Pembantu Gj 1,5 yg antar Krm CV Agung Toyota Tbn 810888 B.BP.167.09.17.0001816 dpt Kms 500 T.085222555444 Lgs B.BP.001.10.17.0000166 Dcr Staff Koki,Server,HousekeeBth admin,asist.Guru MIPA/Inggris ping,Chasier utk Relaxtion Karatdk prlu pnglmn 081999456618 oke & Restaurant in Hotel,Pria & B.BP.004.10.17.0000110 Wanita dgn Syarat:CV,Copy+Asli Butler for Estate at Saba Beach Ijazah,Copy KTP,SKCK,Foto 4x6 Send cv to: 2Lbr,Almt No.Telp/HP.Kirim ke handi.wijaya@jeevasba.com B.BP.004.10.17.0000147 King Maker Jl.Dewi Sri No.8 Dcr sopir B1 umur +40 th bs AT Legian Kuta, Kode Pos 80361 berpengalaman, Hub 081238309090 No.Hp.087854622162
Dcr Adm Kirim CV Ke AutoBagus Hub: 081237221357 0361-722222
Dicari Sopir Ambulance untuk Klinik di Legian Hub.761443
B.BP.001.10.17.0000148
Dcr HouseKeeping/HK,FO,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta
Dcr: Manager,Captain,Waiter/ss Bartender, Receptionist, Kasir, Cook,Soundman,Teknisi/IT,Purchasing,Admin,Max.27Th Krm ke: POBOX 3715 Denpasar 80000 Bali /E:dv.jobvacanybali@gmail.com
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
BU Tanah 1 Are Jl.Utma Sulatri MITSUBISHI Gatsu Timur 081237148880 Dijual Mitsubishi Engkel, L300, B.BP.001.10.17.0000042 SUZUKI Hino Engkel,Hino Engkel Long, B.BP.154.10.17.0000088 G.01 Sidekick Abu2’97 Vlk15, Jok Kar- Truk,Dyna Engkel,Th:2004,2009, Batubulan 325Jt Ng Jl Mobil Viw SMEA Akuntansi, Diploma Resto Kuta-Server-F,Cashierpet Br,Audio,59,5,085100744020 2010,2011.Hub:081236084824.AYA Ketwl 200ng+230ng 087761245398 Akuntansi . Lamaran ke Bali Mart B.BP.001.09.17.0000991 B.BP.001.10.17.0000170 Asap SMK,Exp/Clever=Higher B.BP.001.10.17.0000109 Jl. Kepundung 61 A dps Dijual tanah Dalung 4,6Are Suzuki Ignis GL Hitam Manual G.02 Salary SMS,WA Hp:081238347428 NISSAN 335/AreNego Jl.7m.085100073585 2017 Bln 9 AsBali, 081999675175 Cari Salesman/Girl Pengalaman B.BP.004.10.17.0000111 B.BP.001.10.17.0000043 Nissan Livina XV AT/2010,AsDK B.BP.141.10.17.0000179 Gaji 3Jt Ada Komisi dan Bonus Djl Tanah 1,20 are Kampial Htm Mls,H.081353237879(H.98Jt) B.BP.001.10.17.0000164 Hub: 087761391444 (Tidak SMS) Nusa Dua Hub.081239656669
B.BP.001.10.17.0000183
Dcr Therapist/Reception Hb.Jl Petitenget 88D T.081248788391
Dcr Staff Reservation Crew Boat & Sopir bs Bhs Inggris Hub: Jl.Tirtaening No.1 Sanur 288829
Sopir SIM B1. biasa bawa truck 6 roda untuk distribusi air. Lamaran ke Bali Mart Jl. Kepundung 61 A dps
Informasi pasang iklan Telepon
XOver’10 +CX7 GT’10 H.150Jt Bs TT/Krdit Dp20Jt H.085100871119
B.BP.141.10.17.0000181
DAIHATSU
Taruna CSX Biru Silver’99 TV VR17 61,5Nego,081558332999
B.BP.001.10.17.0000169
HONDA
All New CRV 2.4’07 Matic Slver Stone AsBali Top, 081999675175 B.BP.141.10.17.0000180 SUBARU
Subaru Forester minibus’12 2,5 DK putih 225jt ng 08123969166 B.BP.001.10.17.0000130
FOTOCOPY
B.BP.001.10.17.0000144
B.BP.001.10.17.0000052
Rmh 110/75 Di Batanghari XVII Panjer Hg.1,3M Hub.08123621083
DIJUAL RUKO Ruko Jl Tanah Lot pandak Tbn DP 10% Bunga Krd 1% perbln Hub.081338183031/081805374433
B.BP.001.10.17.0000113
DISEWAKAN RUMAH Dswkan 2kmr diLt III pertokoan Diponegoro Megah Block C/15. cocok unt kntr bs jg u/kos2an berminat Hub 081236409915 B.BP.001.10.17.0000047
B.BP.004.10.17.0000070
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertifikat T.085337370228 / 412815
B.BP.001.09.17.0001907
KEHILANGAN Hlg BPKB:H-06042057 DK5344LR An Ni Komang Tri Oka Dewi B.BP.001.10.17.0000137
DIJUAL TANAH KARTU KREDIT KEHILANGAN Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih BPKB No:I 09141528-O DK1557PC Buat Kartu Krdt/KPR SIUP BI PondokCitra Pmogan 08123871809 a/n Ni Ngh Suci H.081236682694 cheking Rek dbntu 087822321027 B.BP.001.09.17.0000185
B.BP.163.10.17.0000139
B.BP.001.10.17.0000159
EKONOMI
18
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
Dampak Gunung Agung
Wisman Turun, Terbanyak Grup MICE Denpasar (Bali Post) Penurunan wisatawan akibat status awas Gunung Agung lebih banyak terdampak pada wisatawan dari grup. Sedangkan wisatawan yang datang secara individu tidak terlalu banyak mengalami penurunan. ‘’Yang terjadi sebenarnya itu lebih banyak penurunan wisatawan dari grup. Yang individu tidak banyak, tapi ada penurunan. Yang paling besar itu dari grup MICE,’’ ungkap I Nyoman Astama, Ketua IHGMA DPD Bali, Selasa (3/10) kemarin di sela-sela rapat stakeholder pariwisata bersama Dinas Pariwisata Bali. Berdasarkan dari data anggota IHGMA, penurunan terjadi pada hotel-hotel. Namun data itu pun belum semua anggota IHGMA melaporkan. Sehingga ia memprediksi penurunan wisatawan grup tersebut lebih dari itu. Sampai pada pukul 12.00 hari itu pembatalan booking-an hotel mencapai 6.000 room/night dari hotel seluruh Bali baik Badung, Denpasar dan wilayah lainnya. ‘’Kalau tinggalnya 3 malam berarti 2.000 kamar yang dibatalkan. Kalau dua malam berarti 3.000 kamar. Data itu lebih banyak wisatawan grup. Saya yakin jumlah itu bisa lebih banyak bahkan bisa dua kali lipat. Ini tentu karena status dari Gunung Agung yaitu awas,’’ bebernya. Wisatawan tersebut berasal dari negara-negara sumber wisatawan yang mengingatkan kembali warga negaranya dengan memberikan travel advice. ‘’Inilah yang sebenarnya memicu dan memacu penundaan. Atau kalaupun ditunda berarti bulan ini atau tahun ini batal. Ini yang kita alami secara faktanya,’’ ujarnya. Sementara wisatawan yang datang secara individu tetap melakukan perjalanan ke Bali.
normal, booking-an hotel menurun. Tamu yang membatalkan beralasan karena Gunung Agung. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menekankan agar masyarakat tidak panik. Karena dari 78 desa di Karangasem, hanya 28 desa yang terdampak. Masyarakat banyak yang membayangkan erupsi tahun 1963 dengan kondisi yang tidak secanggih saat ini, sehingga masyarakat menjadi panik. ‘’Jangan membayangkan kayak neraka. Semua bikin posko seolah-olah krisisnya luar biasa,’’ tegasnya. Kalaupun erupsi, daerah yang terdampak hanya radius 12 km dari Gunung Agung. Begitu juga penerbangan tidak akan terganggu karena jarak Gunung Agung dengan airport sangat jauh. Kalaupun terkena dampak abu, tidak akan lama dan tergantung arah angin. Saat ini jumlah pengungsi telah mencapai 144.000. Padahal dari 28 desa semestinya jumlah pengungsi hanya 70.000. Dalam waktu dekat, Pastika pun akan menjadwalkan bertemu dengan konsulat jenderal dari negara-negara yang mengeluarkan travel warning, menjelaskan tentang keadaan Bali yang sebenarnya. (kmb42)
‘’Kalau yang tidak suka berpetualang, dia pasti menunda,’’ imbuhnya. Sebelumnya wisatawan yang datang tersebut sudah melakukan booking. Namun dengan adanya kabar tanda-tanda erupsi Gunung Agung, wisatawan tersebut membatalkan, namun ada juga mengubah tanggal kedatangannya. ‘’Kita sarankan mereka yang khawatir itu mengubah tanggal periode kedatangannya. Jadi mungkin bulan depan, dua bulan lagi, enam bulan lagi, atau tahun depan. Kita sih fleksibel,’’ pungkasnya. Sementara itu, vila yang notabene lebih banyak menerima tamu individu atau couple mungkin sedikit terdampak dari tandatanda erupsi Gunung Agung ini. ‘’Kalau hotel-hotel besar, yang mempunyai fasilitas meeting room, lebih banyak menerima tamu grup,’’ ungkapnya. Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, pihaknya melihat bookingan hotel di bulan Oktober sudah dibatalkan sebesar 20-30 persen. ‘’Mungkin November lebih banyak lagi,’’ ujarnya. Memang bulan Oktober bukan high season. Namun dalam kondisi
Pelemahan Mata Uang Terjadi secara Global Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) menyatakan pelemahan nilai tukar mata uang terhadap dolar AS terjadi secara global bukan hanya pada rupiah, karena reaksi pelaku pasar terhadap rencana penurunan pajak di Amerika Serikat, dan juga sinyalemen kebijakan pengetatan moneter Bank Sentral AS Federal Reserve di akhir tahun dan 2018. Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara usai Rakernas Kadin di Jakarta, Selasa (3/10) kemarin, mengatakan per hari ini kurs rupiah melemah 0,27 persen terhadap dolar AS, atau masih lebih baik dibanding kurs rupee India yang melemah 0,4 persen, yen Jepang 0,33 persen dan dolar Singapura yang melemah 0,32 persen. Nilai tukar rupiah per hari ini hanya lebih buruk dibanding renmimbi Cina yang melemah 0,24 persen. ‘’Itu artinya apa? artinya terjadi (pelemahan) secara global,’’ ujarnya. Menurut Mirza, pelemahan nilai tukar ini sudah banyak diperkirakan. Penyebabnya adalah, pertama, rencana Presiden AS Donald Trump yang akan menurunkan besaran pajak di Negeri Paman Sam. Kebijakan itu jika disetujui Senat dan Kongres AS diyakini akan memompa pertumbuhan ekonomi AS lebih cepat, sehingga investorinvestor terpancing untuk mengalihkan dananya ke AS. ‘’Dengan pemulihan ekonomi itu ada kemungkinan suku bunga di AS akan naik lebih cepat dan kemudian, di global itu, dolar jadi menarik kembali,’’ ujarnya. Penyebab kedua adalah pernyataan Gubernur The Fed Jannet Yellen pekan lalu yang bernada hawkish dan dikaitkan pelaku pasar dengan potensi kenaikan suku bunga acuan The Fed pada Desember 2017 mendatang. Sedangkan penyebab ketiga adalah spekulasi pelaku pasar tentang suksesi kepemimpinan Gubernur The Fed pada 2018. Terdapat spekulasi yang beredar di kalangan pelaku pasar bahwa salah satu kandidat pengganti Jannet Yellen adalah ahli ekonomi yang condong pada kebijakan moneter ketat, yakni Kevin Warsh. ‘’Itu selalu jadi topik di pasar keuangan,’’ ujarnya. Adapun nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (3/10) pagi, bergerak melemah sebesar 30 poin menjadi 13.570 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.540 per dolar Amerika Serikat (AS). (ant)
Bali Post/may
PARIWISATA - Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat rapat dengan komponen pariwisata, Selasa kemarin.
Situasi Korut Pengaruhi Indonesia
Sri Mulyani Indrawati
Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan risiko geopolitik yang terjadi akibat uji coba rudal Korea Utara bisa memengaruhi ekonomi Indonesia untuk tumbuh lebih optimal. ‘’Masalah keamanan di Korea Utara bisa memberikan kekhawatiran atas prospek ekonomi,’’ kata Sri Mulyani saat menghadiri peluncuran Laporan Ekonomi Triwulan Bank Dunia terbaru di Jakarta, Selasa (3/10) kemarin. Sri Mulyani menjelaskan kekhawatiran atas potensi terjadinya perang di kawasan ini muncul karena selama ini Asia Timur dianggap menjadi salah satu wilayah yang menyumbang pertumbuhan ekonomi global. Selain itu, kawasan
dalam reformasi struktural. Meski demikian terdapat berbagai risiko eksternal yang dapat mengganggu proyeksi yaitu ketidakpastian dari normalisasi kebijakan moneter Bank Sentral AS (The Fed), perlemahan harga komoditas, kebijakan perdagangan yang proteksionis dari negara maju dan persoalan geopolitik. Risiko lainnya yang bisa memberikan dampak negatif kepada perkiraan pertumbuhan ekonomi berasal dari sisi domestik yaitu pelaksanaan reformasi struktural yang tidak konsisten, tahun politik yang mulai berlangsung pada 2018 serta rendahnya realisasi investasi yang berdampak pada penyediaan lapangan kerja. (ant)
Proyeksi Bank Dunia
Ekonomi Indonesia Tetap Kuat Jakarta (Bali Post) – Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia tetap kuat dan dapat tumbuh optimis pada kisaran 5,1 persen pada 2017 dan 5,3 persen pada 2018. ‘’Ekonomi Indonesia masih dapat tumbuh lebih optimis,’’ kata Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia Rodrigo Chaves dalam peluncuran Laporan Ekonomi Triwulan terbaru di Jakarta, Selasa (3/10) kemarin. Chaves mengatakan faktor
yang mendukung ekonomi untuk tumbuh lebih optimal adalah lingkungan eksternal yang kondusif, faktor fundamental ekonomi yang kuat, serta kemajuan dalam reformasi struktural. ‘’Basis dari ekonomi Indonesia untuk tumbuh adalah reformasi kebijakan yang baik, permintaan domestik yang kuat dan kontribusi dari lingkungan eksternal,’’ ujarnya. Chaves menambahkan, konsumsi rumah tangga akan tum-
buh menguat dan memberikan kontribusi kepada ekonomi, seiring dengan kenaikan upah riil dan peningkatan jumlah lapangan kerja. Selain itu, investasi swasta juga mendapatkan manfaat dari penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia yang berdampak pada penurunan biaya pinjaman, perbaikan lingkungan bisnis dan investasi publik dalam sektor infrastruktur. Menurut Chaves, pembangunan infrastruktur menjadi
Pemerintah Mulai Paksa Penggunaan Nontunai
Denpasar (Bali Post) Pemerintah mulai menggencarkan transaksi nontunai dengan membuat kondisi agar masyarakat mau tidak mau menggunakan transaksi nontunai. Sejak diluncurkan gerakan nasional non-tunai (GNNT) pada 14 Agustus tahun 2014, secara nasional GNNT ini berjalan cukup baik. Paksaan menggunakan transaksi nontunai ini dilakukan mulai dari bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) pada akhir tahun 2016 hingga kini penggunaan 100 persen nontunai di tol pada tahun 2017. ‘’Kita mempunyai beberapa proyek untuk mengembangkan ekosistem nontunai ini di Indonesia. Bank Indonesia (BI) merasa perlu melakukan ini untuk menjawab concern Presiden dengan pertama kali menyasar masyarakat bawah. BI menginisiasi program GNNT ini dengan berusaha melakukan transaksi nontunai untuk penerima bansos,’’ kata Pungki Wibowo dari Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Pusat, saat kick of 100 persen nontunai di Tol Bali Mandara, Minggu (1/10). Saat ini bansos nontunai yaitu PKH berupa bantuan pangan telah tersalurkan kepada masyarakat di seluruh Indonesia dengan menggunakan agen-agen keuangan layanan digital dan laku pandai. ‘’Jadi sampai dengan pelosok-pelosok masyarakat sudah punya rekening dan
Asia Timur merupakan wilayah dengan tingkat ekonomi tinggi yang didukung oleh membaiknya daya beli, kelas menengah yang tumbuh, dan kondisi keamanan yang relatif aman dan damai. ‘’Kalau terjadi konflik di Semenanjung Korea, maka segalanya akan berbeda dan ekonomi akan menjadi lebih rapuh. Kawasan ini menjadi tidak berbeda dengan wilayah lain yang terkena masalah geopolitik,’’ kata Sri Mulyani. Dalam publikasi terbaru, Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia masih tumbuh kuat pada kisaran 5,1 persen pada 2017 dan 5,3 persen pada 2018 didukung oleh lingkungan eksternal yang kondusif, faktor fundamental ekonomi yang kuat, serta kemajuan
Pungki Wibowo kartu di mana di dalamnya terdapat rekening tabungan, rekening uang elektronik untuk menerima bansos nontunai, baik sifatnya bantuan pangan, program PKH, untuk anak sekolah melalui Kartu Indonesia Pintar, bantuan operasional sekolah juga disalurkan melalui nontunai. Ada kartu tani juga sehingga ekosistem nontunai masyarakat pedesaan terbentuk,’’ bebernya. GNNT juga memberikan perlindungan konsumen. Dalam perlindugan kon-
sumen ini sebelum adanya interkoneksi, penggunaan transaksi nontunai kena charge. ‘’Namun BI benar-benar menekankan keamanan, efisien dan sangat murah,’’ tandasnya. Setelah agen 200.000 lebih di Indonesia terbentuk, pemerintah melalui BI melangkah dengan transaksi nontunai pada pembayaran tol. Pembayaran tol 4,5 juta sampai 6 juta transaksi dari kendaraan per hari, sekarang telah beralih menggunakan nontunai. ‘’Itu juga perlindungan konsumen karena masyarakat bisa bertransaksi lebih cepat. Kedua untuk menghemat ongkos ekonomi. Biaya untuk kemacetan itu mahal sekali. Tapi dengan nontunai dalam waktu 2 detik saja bisa atasi macet sehingga ekonomi dapat berjalan baik,’’ bebernya. Selain itu, kondisi yang memaksa masyarakat untuk menggunakan nontunai adalah penerapan cash management system dari Kemendagri. Seluruh transaksi pemerintahan daerah pada Desember 2017 akan menggunakan nontunai. Setelah itu juga akan dilaksanakan program desa migratif untuk mendukung Kemenaker, Kemendesa, Bekraf untuk menggunakan nontunai. Dalam waktu dekat BI juga akan melakukan penandatanganan MoU dengan Menteri Perhubungan. ‘’Untuk transportasi darat, laut dan udara mulai terbentuk nontunai juga,’’ bebernya. (kmb42)
penting karena telah memberikan dampak positif kepada sektor investasi sejak triwulan IV2015. ‘’Infrastruktur yang lebih baik dan lebih terencana akan membantu Indonesia meningkatkan pertumbuhan serta pemerataan kemakmuran bagi lebih banyak masyarakat,’’ katanya. Laporan Ekonomi Triwulan Bank Dunia ini juga memaparkan berbagi risiko eksternal yang dapat mengganggu proyeksi yaitu ketidakpastian
dari normalisasi kebijakan moneter Bank Sentral AS (The Fed), pelemahan harga komoditas dan kebijakan perdagangan yang proteksionis dari negara maju. Risiko lainnya berasal dari sisi domestik yaitu pelaksanaan reformasi struktural yang tidak konsisten, sehingga bisa berdampak negatif pada perkiraan pertumbuhan ekonomi, karena Indonesia pada 2018 mulai memasuki tahun politik. (ant)
19
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
’’Moslem Friendly Tourism’’ di Bumi Gora
Tak Bisa Abaikan Alam dan Budaya Mataram (Bali Post) Nusa Tenggara Barat yang memiliki Pulau Lombok kini tengah berjuang agar bisa sejajar dengan Bali, dalam hal pariwisata. Sebelumnya, Lombok mengibarkan brand pariwisata syariah meski akhirnya tak cukup kuat gaungnya. Brand itu lalu diganti menjadi wisata halal atau yang lebih hits disebut Moslem Friendly Tourism. Akan tetapi, Lombok rupanya tetap tak bisa mengabaikan pesona alam dan budaya yang nyatanya menjadi daya tarik utama wisatawan datang ke pulau ini. ‘’Ada peningkatan kunjungan wisatawan saat berubah dari syariah ke halal. Alam dan budaya juga tidak bisa diabaikan,’’ ujar Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi NTB Hartati saat menerima rombongan Press Tour Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali di Kantor Gubernur NTB, Selasa (3/10) kemarin. Menurut Hartati, Lombok memiliki berbagai macam budaya yang tetap dikembangkan dan dilestarikan. Begitu juga dengan wisata alam terutama pantai yang disebutnya masih orisinal. Alam dan budaya inilah yang menjadi magnet utama wisatawan mancanegara untuk datang ke Lombok. Bisa dilihat dari list negara asal wisatawan yang ternyata dominan berasal dari Australia. Sementara sasaran utama provinsi ini yakni wisatawan dari Timur Tengah masih belum menunjukkan angka kunjungan yang signifikan ke Lombok. ‘’Untuk wisata halal justru lebih banyak menarik wisatawan dari Malaysia. Namun secara keseluruhan, wisatawan yang paling banyak datang ke Lombok itu berasal dari Australia, baru Malaysia dan Eropa,’’ jelasnya. Tahun 2017 ini, lanjut Hartati, kunjungan wisatawan mancanegara ditarget 3,5 juta. Hingga bulan Juni lalu, sudah tercapai 1,4 juta lebih kunjungan. Length of stay atau lama tinggal wisatawan rata-rata 3 hari 2 malam.
Padahal sebelumnya, wisatawan paling lama hanya tinggal selama 2 hari. Di tahun 2018, pihaknya bahkan menargetkan 4 juta kunjungan wisatawan mancanegara di Bumi Gora. ‘’Provinsi NTB, Lombok terutama, memang tahun-tahun terakhir ini sangat seksi setelah masuk di 10 Bali baru dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang kita sebut Mandalika,’’ terangnya. Karo Humas dan Protokol Provinsi NTB Irnadi Kusuma mengatakan, NTB saat ini telah dinobatkan sebagai destinasi halal di dunia dan destinasi honeymoon yang halal di dunia. Sejumlah destinasi disiapkan untuk menunjang predikat itu. Seperti Giri Trawangan, Pantai Senggigi, dan KEK Mandalika. KEK Mandalika khususnya ditarget mulai beroperasi 2019 dan digadang-gadang bisa menyaingi Nusa Dua, Bali. ‘’Konsep wisata religi dengan basis wisata halal memang mengakomodir nilai budaya dan religi yang ada di sini. Tidak hanya Islam,’’ ujarnya. Kabag Publikasi, Pengumpulan dan Penyaringan Informasi Setda Provinsi Bali Drs. Made Ady Mastika mengatakan, press tour bertujuan untuk melihat serta meninjau perkembangan pariwisata di Pulau Lombok. Terlebih pemerintah pusat menetapkan Mandalika sebagai salah satu KEK. KEK Mandalika memiliki sejumlah potensi alam seperti Pantai Kuta, Pantai Serenting, Tanjung Aan, Pantai Kelieuw dan Pantai Gerupuk yang bisa menjadi destinasi baru bagi para wisatawan mancanegara dan domestik. Hal ini rupanya berdampak pada Bali, karena ada kecenderungan seperti penurunan length of stay wisatawan di Bali. ‘’Selain untuk menggali informasi terhadap keberhasilan daerah lain, juga untuk bahan evaluasi dan perbaikan program pembangunan kita di Bali,’’ ujarnya. (kmb32)
Penguatan Pemerintah Dari Hal. 1
Berbeda Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), capaian opini pada LKPD telah melampaui target kinerja keuangan daerah bidang penguatan tata kelola pemerintah daerah/ program peningkatan kapasitas keuangan pemerintah daerah yang ditetapkan dalam RPJMN 2015-2019. ‘’Pemerintah provinsi dengan opini WTP sejumlah 91% dari target 85%, pemerintah kabupaten sejumlah 66% dari target 60%, dan pemerintah kota sejumlah 77% dari target 65%,’’ kata Moermahadi. Hasil pemeriksaan kinerja yang signifikan antara lain pemeriksaan atas kegiatan niaga dan transportasi gas, pemasaran luar negeri dan pemeliharaan pesawat, dan pengelolaan KPR Sejahtera dan subsidi selisih angsuran/subsidi selisih bunga. Sementara hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu yang perlu diperha-
tikan adalah perhitungan bagi hasil migas. BPK masih menemukan biaya-biaya yang tidak semestinya dibebankan dalam cost recovery untuk bagi hasil migas tahun 2015 sebesar US$956,04 juta atau ekuivalen Rp 12,73 triliun. BPK telah memantau 463.715 rekomendasi hasil pemeriksaan senilai Rp 285,23 triliun. Dari jumlah itu, yang telah sesuai dengan rekomendasi adalah 320.136 rekomendasi (69,0%) senilai Rp 132,16 triliun. Moermahadi menambahkan, efektivitas hasil pemeriksaan BPK akan tercapai jika laporan hasil pemeriksaannya ditindaklanjuti oleh entitas yang diperiksa. ‘’BPK berharap IHPS I Tahun 2017 dapat menjadi acuan perbaikan pengelolaan keuangan negara pada semester berikutnya untuk memperkuat upaya pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel sehingga mencapai tujuan negara,’’ katanya. (kmb4)
Menengok Ternak Dari Hal. 1
PRESS TOUR - Rombongan kegiatan media informasi pembangunan (press tour) Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali diterima Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB dan Dinas Pariwisata setempat.
Lakukan Evaluasi Dari Hal. 1
Karena sampai saat ini kondisi Gunung Agung masih tetap dalam kondisi kritis. ‘’Untuk penurunan status kita akan lihat sepekan ke depan apakah ada penurunan atau tidak. Kalau ada penurunan gempa, piahknya akan melakukan evaluasi. Kalau memang kegempaan terus menurun kemungkinan akan dilakukan penurunan status. Yang jelas kita lihat dulu sampai sepekan ke depan bagaimana perkembangan yang terjadi,’’ katanya. Kepala Subbidang Miti-
gasi Gunung Api Wilayah Timur Devy Kamil Syahbana menjelaskan, gempagempa yang terjadi masih sangat tinggi yang mengindikasikan masih adanya pergerakan magma di dalam kawah yang ingin menerobos ke permukaan. ‘’Sampai saat ini belum ada indikasi penurunan status. Gunung Agung masih awas,’’ katanya. Dikatakannya, untuk penurunan status pihaknya tidak hanya melihat faktor kegempaan, juga melihat berbagai aspek. Pertama melihat dari seismograf yang mengetahui kegempaan, Tilmeter alat pengukur jarak
miring ketika gunung mengalami kembang dan kempis. Karena sampai saat ini kecenderungan gunung masih mengembang. ‘’Selain itu kita juga melakukan pantauan dari satelit. Satelit ini dapat dilihat ketika ada perubahan wujud kawah. Kalau saat normal tidak ada rekahanrekahan dan tidak ada asap. Tapi sekarang ini ada. Artinya gempa-gempa yang terjadi selama ini sudah mengubah wajah kawah Gunung Agung. Kita juga melihat temperatur kawah berubah sangat signifikan,’’ jelas Devy Syahbana. (kmb41)
Total ada 683 pengungsi di sana. Kemarin siang posko pengungsian itu tampak hanya ditunggui ibu-ibu dan anak-anak. Sedangkan yang laki-laki ada yang pulang menengok ternaknya. Sore mereka kembali kumpul di pengungsian. ‘’Kalau sapi sudah kami titip di sini, tapi masih ada babi tertinggal di rumah,’’ ungkap salah orang pengungsi. Di Bangli juga terjadi hal serupa. Ratusan siswa pengungsi sudah tidak lagi bersekolah. Mereka telah pulang bersama orangtuannya. Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja, Selasa kemarin mengatakan, dibandingkan data sebelumnya, terjadi pengurangan jumlah siswa pengungsi di Bangli mencapai ratusan orang. Di tingkat SD, penurunannya sebanyak 611 orang. ‘’Kalau saya berpedoman pada data hari ketiga, jumlah pengungsi
jauh berkurang. Pada hari ketiga itu jumlah pengungsi anak-anak yang bersekolah SD sebanyak 1.622 orang,’’ jelasnya. Meski pihaknya sudah memiliki data, Suteja mengakui tidak bisa menjamin validitasnya. Hal itu dikarenakan sifat pengungsi di lapangan yang selalu berpindah-pindah. ‘’Agak sulit kita lakukan pendataan karena pengungsi berpindah-pindah. Oleh karenanya kita terus lakukan pendataan,’’ katanya. Sementara itu, berdasarkan data rekapitulasi per Senin (2/9), dari Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli, total jumlah pengungsi Gunung Agung di Bangli sebanyak 11.778 orang. Dari jumlah tersebut, 5.149 jiwa berasal dari 28 desa rawan di Karangasem yang harus diungsikan. Sementara 6.629 jiwa lainnya berasal dari zona aman. (kmb40/kmb)
Dari Denpasar Dari Hal. 1
Selain itu juga nunas tirta di beberapa tempat yakni di Watu Klotok, Kiduling Kereteg, Tirta Pingit, Tirta Putra dan Tirta Manik Mas. Sementara wewali seperti tari
Rejang, Wayang dan Topeng digelar seperti biasanya. Itu merupakan runtutan pujawali yang harus dilaksanakan. ‘’Penarinya dari Denpasar. Topeng dan sekaa gongnya juga dari Denpasar,’’ papar Jro Mangku Sueca. (kmb41)
Jumlah diterima kemarin Rp 26.150.000 Dari Hal. 1
Komang Apel, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Locong, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Nengah Sudiartana, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Wayan Merta Tig, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Jro Mangku Putu, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Ketut Dil, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Nengah Guna Darma, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Wayan Karuwet, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Royik Nadi, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Koplas, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Wayan Gelgel, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Mangku Subrata , Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Ni Luh Taman, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Nyoman Wage, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Nengah Karing, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Komang Wedana, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Nengah Punduh Langsut, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Nengah Sumantra, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Wayan Lugeng Sudiarthi, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Ketut Sudiarta, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Wayan Tanggu, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Wayan Suarta, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Ketut Kantriyana, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Wayan Labir, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Ni Kade Setiari, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Wayan Merta Dogol, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Ketut Sarini, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Kade Yasa, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Ketut Sudarma, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Pageh Nik, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Wayan Karya, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Ketut Wirnata, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Nyoman Puja, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Wayan Arnaya, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Koperasi Wahyu Sari Sedana, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Made Tawi, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Ketut Rame, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Ketut Sueca, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Komang Suarya Gautama, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Gede Sukarta, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Ketut Sueca, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Mangku Kanis, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Nyoman Rauh, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Darmika, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Artawan Gede, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Gede Budi Wiryantara, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Nengah Artawan/Turingkik, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Ketut Sukra, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 Dr. Kastawa, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 100.000 I Wayan Yudi Rp 100.000 Putu Suparta Wirawan Rp 100.000 I Ketut Merta Artawan, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 70.000 I Nengah Merta, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 60.000 Nengah Mertayasa, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Bagong Kari Dodag, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Wirka Adiyasa, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 I Wayan Ginarsa, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 I Lengur, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Wayan N Donal, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 I Wayan Merta, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Ni Komang Sudiasih, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Nengah Kantun Nut, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Kapur Bagus, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Keluarga Pageh Daya, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 I Nyoman Suardana, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Ni Nyoman Redi, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 I Ketut Marta, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 I Ketut Mudra, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Mangku Kari, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Ketut Sudiarta Kacang, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Nyoman Duduk Belur, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 Ribut Taros, Desa Adat Bugbug, Karangasem Rp 50.000 G Waca, Peguyangan Denut Rp 50.000 Keluarga Jl. Belimbing Gg. D No. 3 3 dus pakaian layak pakai Jumlah diterima kemarin Rp 26.150.000 Jumlah sebelumnya Rp 216.024.998 Jumlah seluruhnya Rp 242.174.998
Rabu, 4 Oktoberber 2017
05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana
Tri Hita Karana (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Arannyaka Parwa (2) 08.00 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita
Gong Kebyar Giri Gurnita Karangasem (1) 10.05 Lejel Homeshopping 10.30 Ista Dewata Pura Kancing Gumi 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya
12.05 Dharma Wacana Tri Hita Karana (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita
Sanggar Tari Taman Suci (2) 15.30 Bali Channel Tourst TV 16.05 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 17.05 Healthy Life 17.30 Lipsus Pemprov Bali 18.00 Puja Trisandya
18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Dialog Interaktif Gema Perdamaian
22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Penyalonarangan Poh Gading (2) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.00 Lila Cita Calonarang Waturenggong Klungkung (3)
16 Pages
184 Number 9th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.intern
y, October
red carpet g otin ner 2049’ ’Blade Runafter Las Vegas sho canceled , October Wednesday
Wednesda
4, 2017
ationalbalipost.c
Different readings on disaster map caused confusion
beach near play on the the highest children on Balinese zone a volcano Mount Agung, the current danger of Bali, Indooutside alert level, on the resort island 27, 2017. in Amed, nesia, September
4, 2017
the scaled back ´ IROORZLQJ Bros. on Monday - Warner H 5XQQHU ¿ ¿OP ³%ODG Q 8 6 KLVWRU\ LQ ZKLFK D LOS ANGELES HUH IRU LWV VFL ZRUOG SUHPL PDVV VKRRWLQJ LQ PRGHU V 9HJDV QFLQJ WKH GHDGOLHVWHG DW OHDVW SHRSOH LQ /D LVLRQ VDLG ³'D ZLWK JXQPDQ NLOO ILOP DQG $%& WHOHY ´ ZRXOG EHJLQ GD\
IRU WKH DQG :LWK WKH 6WDUV LOHQFH RQ 0RQ Las )RUG 7KH SUHPLHUH D PRPHQW RI V +DUULVRQ reported that Variety also LUTXH GX 6ROHLO DQG ZKLFK VWDUV ZDV VFKHGXOHG IRU 0RQ5\DQ *RVOLQJ LQ +ROO\ZRRG 7KH 9HJDV VKRZV & FDQFHOHG but with0DQ *URXS 7XHVGD\ QLJKW RUPDQFHV D will go ahead stars chat %OXH screening GD\ QLJKW SHUI VKRRWLQJ WXUQHG carpet where WRV music 6XQGD\œV out a red G SRVH IRU SKR RI open-air country WR UHSRUWHUV DQ H WUDJLF HYHQWV RI FDUQDJH WXUHV three-dayLQWR D VFHQH ZHUH LQ³,Q OLJKW RI WK IHVWLYDO SHRSOH UQHU %URV 3LF QPDQ WKDQ ODVW QLJKW :D DQG $OFRQ (QWHU \HDU ROG JX red 0RUH 6RQ\ 3LFWXUHV cancelling the MXUHG DIWHU D VWRUP RI EXOOHWV LQWR are tainment WRPRUURZœV VFUHHQLQJ UHOHDVHG D KDLO 5RXWH +DUYHVW FDUSHW IRU 5XQQHU œ´ 7LPH WKH VLWH RI WKH RI WKH Warner Bros. IHVWLYDO RI ¾%ODGH WKH PRWLYHV 3ROLFH VDLG NLOOHG KLPVHOI ZHUH Warner Inc-owned SUHPLHUH said in a statement. UHG FDUSHW PRYLH JXQPDQ ZKR (rtr) 0RQGD\œV IRU WKH unknown. Turner /RV $QJHOHV DOVR FDQFHOHG REUTERS/Mary at a LQ ZDV ³0DUVKDOO´ Runner 2049
JJHVW \HW ZLOO EH EL \V QH[W ‍ۋ‏OP LU .KDQ VD
a photocall pose during de Armas September 2017. and Ana Sylvia Hoeks London, Britain, central hotel in
to promote
Blade
LFRQ $DP
LQ D DQG DFWHG series +H DOVR SURGXFHG documentaryW\DPH´ .KDQ television XFK ELJJHU ¿OP H DKHDG popular ,QGLD FDOOHG ³6D PSKV Khan, 6XSHUVWDU LV D PLHZ LQ 6LQJDSRU PRQWK RQ VRFLDO LOOV LQ UXWK $ORQH 7ULX a nonVDLG LQ DQ LQWHUY HOHDVH ODWHU WKLV YD -D\DWH´ RU 7led him to set up E - Aamir WKH ¿OP SINGAPORsuperstar with a con-a RI WKH PRYLHœV U That series Q D SURMHFW WR HDVH WKH KDYH SURGXFHG UHDP the Bollywoodhis next movie aboutthe +H DQG KLV ZLIH ZDV DERXW WKH G SUR¿W WR ZRUN RHU LQ WKH ZHVWHUQ ,QGLDQ ¿OV WKLV ³:KLOH 'DQJDO science, saysteenage girl who uses K D GDXJKWHU IXO QV RI D VKRUWDJH RI ZDW VKWUD KH VDLG KLV sensation small town LDO PHVVDJHV LQ to become a singing DVW ¿OP RI D IDWKHU ZKLF HV DQG DVSLUDWLRWRZQ LQ VWDWH RI 0DKDUD 'HVSLWH WKH VRF Internet to he has no desire LJJHU WKDQ KLV Ogrossing LV DERXW WKH KRSO IURP D VPDOO [ RI¿FH Khan said some other BolZLOO EH PXFK E \HDU ROG JLU RZ ZKDW WKH ER India’s highest Q 'DQ- movies, politician, as which was become have. DFN music ,QGLD , GRQœW NQ ELJJHU ¿OP WKD ever. ZLOO EH EXW LWœV DWU\LQJ WR VD\ ´ lywood stars H WR FRQWULEXWH E plays a sleazy Khan, 52, ¿OP ³6HFUHW 6XSHUVWDU´ JDO LQ ZKDW LWœV œV ¿OPV DUH LQ %ROI can do very ³7KH GHVLUH LQ P is something H VDLG %HVLGHV to teenager 7KUHH RI .KDQ SURGXFHU LQ WKH to society XU DOO WLPH KLWV WKDW , DP LQ ´ KKDWœV DQ who is second lead and says he playing a schoolgirl O\ZRRGœV WRS IR QFOXGH ³3.´ LQ ZKLFK reli- ZHOO LQ WKH ¿HOG MRLQ SROLWLFV 7 R ´ Zaira Wasim, UYDWLYH 0XVOLP IDPLO\ 'DQJDO WKHVH Lalien dealing with ³, GRQœW KDYH WR U ZDQW WR JR LQW played an LQ ,QGLD DQG ³ ,GLRWV´ DUHD , GRQœW HYH QJV WR ,QGLDœV 0XVGH¿HV KHU FRQVHHDP RI D VLQJLQJ FDUHHU Su UHV- he in conREUTERS/Edgar .KDQ ZKR EHOR WR SXUVXH KHU GU ³'DQJDO´ RU Z JLRXV GLYLVLRQV HV LQ ,QGLDœV HGXFDWLRQ was embroiled he said VWRU\ RI in Singa.KDQœV ODVW ¿OP when DERXW WKH IUDLOWL VHG RQ WKH WUXH in lim minority, years ago an interview done well WOLQJ SLW ZDV EDHU ZKR WUDLQV WZR RI KLV troversy two KDG DVNHG KLP LI WKH\ speaks during have also in the system. All three KH ZDV ³YHU\ KLV +LQGX ZLIH W RI ,QGLD RYHU FRQFHUQV D IRUPHU ZUHVWO champions VDLG Aamir Khan become .KDQ movie to said the Actor 2, 2017. daughters the highest grossing &KLQD DQG WKH W\SH RI UHODWLRQVKLS Khan later (rtr) my VKRXOG PRYH RX pore, October sport. It was DV ,QGLDœV +LQGL ¿OP KDSS\ ZLWK between me and about insecurity. was powered that’s building SDUW RI WKH ZRUOG ZLWK IDPLO\ KDG QR SODQV WR OHDYH IRU %ROO\ZRRG No. 106 Dps known, and Jl. Raya Puputan 148 industry is in China. Renon No ZHU- DXGLHQFH LQ WKLV O %DOL 3RVW DW Sanur 28 Kopi MadeManan Jl. Raya Niti Mandala No. by huge collections DERXW WKH HPSR HDFK ¿OP´ 148 Renon 6HFUHW UQDWLRQD Mandala ³:KLOH ERWK DUH Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti O FKLOG , IHHO LW Yamin No.18 Jl. Mohamad Cafee PHQW RI WKH JLU Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama <RX FDQ ¿QG ,QWH 19 Smirnof No.88 Renon Renon
%ROO\ZRRG
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Subah Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Whiteside
er on disast t readings Differen sed confusion map cau REUTERS/Darren
XQJ RQ RI 0W $J RI DQ HUXSWLH WLPH QRZ WKHUH LQ WKH FDVH G QRW XVVHG IRU VRP
DUHDV .5%
K RQHV VKRXO DUHDV DV EHHQ GLVF DVWHU SURQH WKH PDWWHU K OG EH LQFOXGHG DQG ZKLF WLRQ RI .%5V WR WKH $0/$385$ QDWLRQ RI GLV Q $OWKRXJK
7KH GHWHUPL K DUHDV VKRXV EHWZHHQ WKH GHWHUPLQD ZLWK UHJDUG IPRU \ WR FRQIXVLR KDV JLYHQ ZDDU DJUHHPHQW DERXW ZKLFGLVFUHSDQFLH 7KH %3%' SDUWLFXODUO\ .%5 ,, NP LV VWLOO QR FOH Q KDV DULVHQ EHFDXVH RI H %13% DQG WKH WRS RI 0W $JXQJ DQG P WKH 7KH FRQIXVLR WKH *RYHUQRU RI %DOL WK, NP IURP DU DV NP IUR DFFRUGLQJ WRV WKDW FRQVLVWV RI .%5 ,, RS QRUWKZDUG DV I XQWDLQ 6 to page GDQJHU ]RQH .%5 , NP IRUP WKH W +D]DUG 0LWLJDWLRQ SHDN RI WKH PR Continued DQG *HRORJLFDO into account larval WKH WRS DQG heard HUXSWLRQ taken SHUVH-
Bali Sea
volcano Mount Agung �a�e �een
Evacuation zone
of people on ��ousands a �olcano fro� near island of e�acuated �oliday t�e �ndonesian say is �eco� ing erupt soon. �ali t�at officials and could � ore acti�e
Mt. Agung
HAZARD ZONES pyroclastic High risk of and and lava flows gases hazardous risk of pyroclastic Moderate mud flows and lava and
BALI
Amlapura Ubud Semarapura
risk of mud risk Potential and possible flows/flood pyroclastic flows of extended slopes and collapsing
Denpasar
Bali
AUSTRALIA and Geological
Hazard Mitigation
Candidasa
Lombok Strait
Badung Strait
Kuta
5 miles
Ngurah Rai airport
5 km
International INDONESIA Jakarta
of Volcanology Sources: Center 27/09/2017 S. Scarr; staff,
(CVGHM);
Maps4News.
that has WKUHDW RI WKH ,QLWLDO WKH DV KDQGOHG FRUUHFWO\ ÀRZ KRW FORXG EXUVWV DQG GLV URFN PDWWHU RI WKH GDWD PHQW RI LQFDQGHVFHQW RI 0W $JXQJ Z a new PDS DQG DFFRUGLQJ WR WKH ODVW HUXSWLRQ LQ ZLWK WKH GLVVHPLQDWLRQ Center issued GDQJHU ]RQHV IURP WKH LQ WKH UHOHYDQW YLOODJHV The Volcanology WKH GDQJHU ]RQH ZLWK IROORZ XS zone includes all regions PDS FRQ¿UPLQJthe map. Vulnerable on HDN RI P UDThe danger thick lines NP RI WKH S HG ZLWKLQ D N ORFDWHG ZLWKLQ WKHVH DUHDV KDYH EHHQ DUHDV DUH IRFXVHDN RI 0W $JXQJ DQG 0W $JXQJ DQG HQWLRQ 7KH UDGLXV RI GLXV IRUP WKH S , southward, and WKH IRFXV RI DWW has been determined extend southwestward , northeastward zone V FRQthe danger southeastward LHQWL¿F DQDO\VL EDVHG RQ WKH VFHQWHU IRU 9ROFDQRORJ\ GXFWHG E\ WKH &
also be News can at Global in “Bali Image� from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video li.com and li. radioglobalfmbanel/global-fm-ba
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/chan
Rabu Paing, 4 Oktober 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
IS Klaim Penembak Massal di Las Vegas �Prajuritnya� Las Vegas (Bali Post) -
Bali Post/afp
Lady Gaga
Lady Gaga
Serukan Kontrol Senjata Lady Gaga menyerukan pengetatan UU tentang kepemilikan senjata pascapenembakan brutal di Las Vegas, Minggu (1/10) waktu setempat. Gaga menggunakan media sosialnya untuk menekan para politisi agar melakukan tindakan terhadap aksi brutal yang menewaskan puluhan orang itu. “Ini merupakan sebuah aksi terorisme. Teror tidak memiliki gender, ras, maupun agama. Demokrat dan Republik tolong bersatulah sekarang,� kata penyanyi yang memiliki 71 juta pengikut di Twitter ini. Ia juga meminta agar juru bicara Gedung Putih, Paul Ryan, yang sama dengan Presiden AS Donald Trump, merupakan penentang adanya pengetatan regulasi terhadap kepemilikan senjata. “#GunControl, bersikaplah secepatnya,� tulis Gaga. Gaga juga mengundang penggemarnya untuk bergabung dalam sebuah siaran langsung doa dan meditasi berdurasi 20 menit yang disebutnya, “Untuk menghubungkan kita semua dalam kedamaian jiwa.� Ariana Grande yang konsernya di Manchester diserang pendukung Islamic State dan menewaskan 22 orang penggemarnya, menyatakan turut berduka cita atas peristiwa yang terjadi di Las Vegas. “Hatiku bersedih untuk Las Vegas. Kita membutuhkan cinta, persatuan, kedamaian, dan kontrol kepemilikan senjata dan orang yang melihat ini dan menyebut ini sama dengan terorisme,� cuit Grande. Setidaknya 59 orang tewas dan 500 orang terluka karena seorang pria bersenjata menembakkan senjatanya dari kamar hotel ke sebuah festival musik country di Las Vegas Strip. (iah/afp)
Penyelidik masih berusaha mencari motif di balik penembakan massal yang dilakukan seorang pensiunan akuntan, Stephen Craig Paddock (64) di Las Vegas pada Minggu (1/10) malam waktu setempat. Penembakan massal yang dilakukan Paddock dari sebuah kamar hotel tersebut menewaskan 59 orang dan melukai 500 orang. Meski belum jelas motif di balik penembakan sadis yang mengarah ke ribuan penonton konser musik itu, Islamic State (IS) mengklaim bahwa Paddock merupakan salah satu “prajuritnya�. IS mengatakan Paddock melakukannya atas nama IS. Kepolisian AS mengatakan bahwa Paddock yang tidak memiliki catatan kriminal, menghancurkan kaca jendela kamar hotelnya yang terletak di lantai 32 pada pukul 22.00 waktu setempat dan menembakan sebuah senjata otomatis ke arah ribuan orang yang sedang menonton konser musik di bawahnya. Dalam sebuah cuplikan video yang disiarkan CNN, tembakan terus menerus terdengar sementara orang-orang berteriak dan lari berlindung. Pada awalnya mereka tidak mengetahui dari mana arah tembakan berasal. “Kami melihat tubuh bertumbangan. Kami tidak tahu jika mereka bertumbangan karena tertembak,� kata seorang konsultan IT, Ralph Rodriguez asal Pomona, dekat Los Angeles, yang menonton konser musik bersama sekelompok temannya. “Orang-orang kemudian mulai menarik orang-orang terkasihnya maupun orang asing, dan berupaya untuk menolong mereka lari dari kekacauan itu,� kata Rodriguez. IS mengklaim Paddock merupakan salah satu prajurit mereka, namun FBI mengatakan tidak ada koneksi yang menghubungkan Paddock dengan kelompok jihad tersebut. Sementara Sheriff lokal mengatakan Paddock merupakan seorang psikopat penyendiri. Sheriff Joseph Lombardo mengutarakan Paddock menembak dari pintu kamar
Bali Post/afp
TEMBAK - Tanda TKP terpasang di Mandalay Hotel setelah seorang pria menembak puluhan orang dan melukai ratusan orang di sebuah konser musik yang digelar di Las Vegas, Nevada pada Senin (2/10). hotelnya dan mengenai kaki seorang penjaga keamanan. Namun, ketika tim SWAT menyerbu masuk ruangan kamar yang sudah ditempati Paddock sejak 28 September lalu, mereka mendapati Paddock telah bunuh diri. Total terdapat 23 senjata, termasuk senjata otomatis, ditemukan dalam kamar Paddock. Sementara pencarian di rumah Paddock yang terletak di Mesquite, Nevada, 130 kilometers dari Las Vegas, aparat menemukan 19 senjata tambahan, sejumlah bahan peledak, dan ribuan amunisi. Ia mengatakan sebanyak 59 orang tewas dan 527 orang mengalami lukaluka. “Motif dari penembakan massal ini masih belum diketahui,� katanya.
Ia menambahkan pihaknya sedang menelusuri setiap petunjuk dari latar belakang Paddock. Lombardo juga mengatakan tidak menemukan manifesto apapun untuk menjelaskan tindakan Paddock. Presiden Donald Trump mengutuk tindakan yang disebutnya “sebuah aksi setan� dan mengatakan akan mengunjungi Las Vegas pada Rabu. Namun, Gedung Putih menolak dibukanya kembali debat terkait perlunya pengetatan kontrol senjata. “Sebuah motif belum ditentukan dalam kasus ini, akan sangat prematur jika kita membicarakan kebijakan ketika kita tidak sepenuhnya mengerti faktafakta yang ada,� kata juru bicara Trump, Sarah Sanders.
Miss International 2016
Ingin Pakai Batik Miss International 2016 Kylie Verzosa mengatakan ingin mengenakan pakaian batik dalam kunjungannya ke Jakarta. “Ini pertama kali saya ke Indonesia. Saya selalu ingin berkunjung ke Indonesia. Saya ingin mencoba memakai kostum nasional Indonesia, yaitu batik,� ujar perempuan kelahiran 1992 asal Filipina itu, di Jakarta, Senin (2/10). “Saya juga ingin menjajal memainkan alat musik gamelan, belajar budaya Indonesia, dan juga mencoba makanan khas Indonesia,� sambungnya. Verzosa ke Indonesia untuk memenuhi undangan PT Amosys Indonesia, distributor produk kecantikan. “Kita akan membawa dia belajar membatik, kebetulan hari ini Hari Batik Nasional,� ujar Djunadi Satrio, Marketing Director PT Amosys Indonesia. “Dengan datangnya Miss Kylie, dengan platform beliau sebagai Miss International, untuk memperkenalkan ke khalayak yang lebih luas, jangan sampai warisan budaya kita yang ratusan tahun diklaim tetangga,� lanjutnya. Tidak hanya membatik, Djunadi akan membawa Verzosa ke berbagai tempat sehingga perempuan dengan tinggi badan 175 cm itu “melek kultur�. “Dia pengen coba gado-gado, jamu, gamelan, dia sudah melakukan riset sebelum datang,� kata Djunadi. Kylie Verzosa akan berada di Indonesia selama sembilan hari, yang sebagian besar akan dihabiskan di Jakarta, dan beberapa hari di Bali. Dia juga akan melakukan kegiatan amal bersama anak-anak panti asuhan, berpartisipasi dalam kegiatan seni dan kultur, serta bertemu dengan para pendukungnya untuk saling bertukar pikiran dan mengenal masyarakat Indonesia secara langsung. (ant)
Tom Petty Tutup Usia Tom Petty, penyanyi rock yang berhasil menelurkan lagu-lagu hits selama 40 tahun kariernya, tutup usia pada Senin (2/10) karena gagal jantung. Petty meninggal di usianya yang ke-66. Selama kariernya, Petty berhasil menjual 80 juta kopi albumnya. Ia meninggal ditemani kerabat dan keluarga yang dicintainya. “Atas nama keluarga Tom Petty, kami dengan sangat sedih mengumumkan kematian ayah, suami, saudara lakilaki, pemimpin, dan sahabat, Tom Petty,� kata sebuah pernyataan dari keluarga Tom Petty. Pada Senin pagi, Petty dikabarkan menderita gagal jantung di rumahnya, Malibu. Seminggu setelah ia berhasil menggelar konser. Rocker gaek itu berhasil menyelesaikan tur merayakan 40 tahun kesuksesan bandnya, The Heartbreakers, dengan tiga pertunjukan yang tiketnya terjual habis di Hollywood Bowl. Ia menutup aksi panggungnya dengan lagu hits
“American Girls� yang menceritakan tentang seorang remaja perempuan ambisius namun akhirnya berpikir untuk melakukan bunuh diri. Lagu tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak lagu yang dibuat Petty yang menceritakan tentang upaya
untuk mengatasi sulitnya cobaan hidup. “I Won’t Back Down� mungkin merupakan lagu terbaiknya, mendapatkan kepopulerannya kembali setelah menjadi lagu patriotik pascaserangan 11 September 2001. (iah/afp)
Bali Post/afp
DUKACITA - Penggemar Tom Petty meletakkan karangan bunga dan ucapan dukacita di Hollywood Walk of Fame milik Tom Petty di Hollywood, California.
Lombardo menyebut bahwa Paddock kelihatannya menggunakan palu untuk menghancurkan kaca jendela dan menembaki kerumunan orang menonton konser yang diperkirakan jumlahnya sekitar 22 ribu orang. Sementara itu, IS menyebut bahwa Paddock merupakan seorang prajurit kalifah yang sudah memeluk agama Islam beberapa bulan lalu dengan nama Abu Abdel Bar al-Amriki -- “The American.� Grup ini tidak memberikan bukti untuk mendukung klaim mereka dan FBI mengatakan belum ada mata rantai yang menghubungkan Paddock dengan IS. “Kami belum menemukan koneksi dengan kelompok teroris internasional itu,� kata Agen FBI, Aaron Rouse. (iah/afp)