20 HALAMAN
NOMOR 45 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
selasa paing, 4 oktober 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Pasubayan Tak Puas atas Putusan DPRD Bali
Keputusan DPRD Bali
Siap Kawal Aspirasi Pasubayan
RAUT ketidakpuasan jelas terpancar dari wajah para bendesa adat/pakraman dalam Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa. Meskipun para pimpinan adat menghargai pertemuan dengan DPRD Bali, namun mereka tetap menanti adanya sikap tegas dari dewan. Setidaknya dalam 10 hari ke depan. ‘’Kalau puas masih jauh ya. Namun bagaimanapun kita harus tetap bisa menghargai. Tetapi tuntutan kita tetap adalah bagaimana DPRD Bali ini bisa bersikap tegas, tadi kan masih abu-abu. Mengantarkan, mendampingi, itu kan bahasa abu-abu,’’ ujar Koordinator Pasubayan I Wayan Swarsa, Senin (3/10) kemarin. Kata Swarsa, Pasubayan menginginkan DPRD Bali bersurat sebagai bentuk rekomendasi sekaligus penguatan dari pemerintah daerah kepada Presiden untuk membatalkan Perpres No.51 Tahun 2014 dan mengembalikan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi. Lantaran masih belum jelas inilah, lanjut Swarsa yang juga Bendesa Adat Kuta, pihaknya kemudian memberi deadline selama 10 hari. Rentang waktu ini diharapkan dapat dimanfaatkan dewan untuk mempertimbangkan kembali isi poin pernyataan sikap Pasubayan yang belum terjawab. Swarsa menambahkan, bila DPRD Bali masih bersikap sama atau ‘’abu-abu’’ maka rakyat akan bisa menilai. Pasubayan sendiri akan tetap berjuang menolak reklamasi Teluk Benoa. ‘’Kalau memang DPRD Bali mau menjadi bagian daripada kami, bersama-sama dengan kami adat Bali untuk perjuangan menolak reklamasi ya… bagus. Tapi kalau pada saat dia abuabu, kemudian tidak jelas, kami pun punya cara untuk menunjukkan bagaimana menolak,’’ tandasnya. Hal. 19 Sikap Politik
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
Bali Post/eka
BERTEMU DPRD - Sejumlah bendesa pakraman yang tergabung dalam Pasubayan Tolak Reklamasi Teluk Benoa bertemu pimpinan dan anggota DPRD Bali, Senin (3/10) kemarin.
Denpasar (Bali Post) Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa dan DPRD Bali akhirnya bertemu di gedung dewan, Senin (3/10) kemarin. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, sempat terjadi silang pendapat antara Koordinator Pasubayan dengan pimpinan DPRD Bali. Tepatnya, setelah dewan menyampaikan keputusan mereka dalam menyikapi pernyataan sikap resmi yang diserahkan Pasubayan, 25 Agustus lalu. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengaku telah menggelar rapat pimpinan (rapim) setelah aspirasi dari Pasubayan masuk ke dewan. Rapim diikuti seluruh pimpinan dewan, pimpinan fraksi, komisi, serta kelengkapan dewan. Dari rapim itu dihasilkanlah keputusan DPRD Bali yang ditandatangani 15 pimpinan beserta kelengkapan dewan tersebut. ‘’Mewakili rakyat Bali, kami menerima aspirasi saudara sekalian. Karena kewenangan untuk menghentikan reklamasi ada di Presiden, kami siap menampung, menyampaikan, dan mengawal aspirasi saudara sampai ke tangan Presiden. Mari kita jaga agar Bali yang kita cintai ini tetap aman dan kondusif,’’ ujarnya saat membacakan keputusan dewan. Keputusan ini rupanya tidak membuat Pasubayan puas. Kata ‘’mengawal’’ khususnya dinilai sangat mengambang. Koordinator Pasubayan I Wayan Swarsa bahkan sampai menegaskan kembali apa yang menjadi pernyataan sikap Pasubayan. Utamanya poin pada pernyataan sikap yang meminta DPRD Bali agar merekomendasikan kepada Presiden untuk membatalkan Perpres No.51 Tahun 2014 dan mengembalikan kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi. Hal. 19 Bertemu Presiden
’’Mewakili rakyat Bali, kami menerima aspirasi saudara sekalian. Karena kewenangan untuk menghentikan reklamasi ada di Presiden, kami siap menampung, menyampaikan, dan mengawal aspirasi saudara sampai ke tangan Presiden. Mari kita jaga agar Bali yang kita cintai ini tetap aman dan kondusif.’’
’’Kalau memang DPRD Bali mau menjadi bagian daripada kami, bersama-sama dengan kami adat Bali untuk perjuangan menolak reklamasi ya… bagus. Tapi kalau pada saat dia abu-abu, kemudian tidak jelas, kami pun punya cara untuk menunjukkan bagaimana menolak.’’
’’Berikan bahasa yang tegas rekomendasi yang kami minta. Kalau memang tidak bisa mengeluarkan rekomendasi ya... katakan tidak bisa mengeluarkan rekomendasi. Itulah sikap politiknya, ketegasan itu yang kami minta.’’
Adi Wiryatama Ketua DPRD Bali
I Wayan Swarsa Koordinator Pasubayan
Ida Bagus Ketut Purbanegara Bendesa Adat Buduk
Pengikut Dimas Kanjeng Tinggalkan Padepokan Ada yang dari Bali
Bali Post/ant
PENGIKUT - Sejumlah pengikut Dimas Kanjeng bertahan di sejumlah tenda Padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal, Gading, Probolinggo, Jawa Timur, Senin (3/10) kemarin.
Probolinggo (Bali Post) – Ribuan pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Probolinggo pimpinan Taat Pribadi, mulai meninggalkan tenda-tenda padepokan di Dusun Cangkelek, Desa Wangkal, Gading, Probolinggo, Senin (3/10) kemarin. ‘’Dari 3.119 orang pengikut sekarang tinggal 86 orang yang masih bertahan,’’ kata Camat Gading Slamet Hariyanto di sela rekonstruksi di padepokan yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Probolinggo itu. Hal. 19 Jadi Pengikut
DIGIRINGTersangka Dimas Kanjeng Taat Pribadi digiring petugas usai melakukan rekonstruksi di padepokannya Desa Wangkal, Gading, Probolinggo, Jawa Timur, Senin (3/10) kemarin.
Bali Post/ant
PADEPOKAN - Ratusan petugas kepolisian mengamankan proses rekonstruksi di Padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal, Gading, Probolinggo, Jawa Timur, Senin (3/10) kemarin. Rekonstruksi yang menghadirkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi dan sejumlah tersangka lain tersebut dilakukan untuk pengembangan pengusutan kasus pembunuhan Abdul Gani.
Empat Tersangka
Tim penyidik Jatanras/Ditreskrimum Polda Jawa Timur merekonstruksi adegan pembunuhan Abdul Gani yang merupakan pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Probolinggo pimpinan Taat Pribadi di Dusun Cangkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (3/10) kemarin. ‘’Dalam rekonstruksi kali ini, Polda Jatim menerjunkan 500 personel untuk pengamanan
di sekitar area yang luasnya hampir 30 hektar itu,’’ kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. RP Argo Yuwono. Untuk rekonstruksi, kemarin, polisi membawa empat tersangka sekaligus yakni Wahyudi, Wahyu Wijaya, Rahmat, dan Ahmad Suryono, sekaligus ‘’otak’’ pembunuhan itu yakni Taat Pribadi. Hal. 19 Jalani Rekonstruksi
Pembibitan Durian di Sudaji Pemerintah Siap Bantu Modal Wirausaha Muda Pertanian Terlaris Jenis Kane, Permintaan Sampai Sulawesi Jakarta (Bali Post) – Kementerian Pertanian siap menumbuhkan wirausahawan muda pertanian dengan memberikan bantuan modal usaha kepada mahasiswa pertanian maupun sarjana pertanian perguruan tinggi umum dan sekolah kejuruan pertanian dalam tiga tahun ke depan. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Pending Dadih Permana, Senin (3/10) kemarin, mengatakan ingin mendorong generasi muda untuk menjadi agripreneur atau pengusaha muda yang bergerak di sektor pertanian melalui program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP). ‘’Dengan adanya bantuan modal usaha untuk PWMP ini akan menciptakan lebih banyak pengusaha muda pertanian yang akan mengubah citra petani,’’ katanya.
Pending memaparkan, PWMP yang dirintis sejak 2015 merupakan upaya penumbuhan dan peningkatan minat keterampilan dan jiwa kewirausahaan generasi muda di bidang pertanian. PWMP merupakan salah satu kegiatan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam rangka mewujudkan regenerasi petani yang dirancang untuk penyadaran, penumbuhan, pengembangan dan pemandirian minat, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan generasi muda di bidang pertanian. Selanjutnya, mengembangkan peluang bisnis bagi lulusan sehingga mampu menjadi job-creator di sektor pertanian (agribisnis), dan mendorong pertumbuhan dan perkembangan kapasitas lembaga penyelenggara pendidikan pertanian sebagai center of agripreneur development berbasis inovasi agribisnis. Hal. 19 Tahun Pertama
Desa Sudaji, Buleleng, sentra pembibitan buah, khususnya durian. Terbanyak adalah bibit durian varietas kane. Ribuan bibit diproduksi dalam setahun. Itu dikarenakan permintaan tak pernah sepi. Selain pasar Bali, bibit durian juga dikirim ke Lombok, Sulawesi, Ambon, Papua, Solo dan sejumlah wilayah di Jawa.
Bali Post/dgk
SIAP JUAL - Bibit durian di Desa Sudaji, Buleleng yang sudah siap dijual.
ADALAH Nyoman Witra (57), petani pembibit durian di Sudaji. Pekerjaan ini telah dilakukan bertahun-tahun. Ia lebih memfokuskan pengembangan bibit durian kane. Alasannya, varietas itu yang paling diburu petani. Pembuatan bibit durian Bangkok varietas kane memerlukan waktu setahun. Diawali membuat tempat untuk meletakkan bibit durian lokal. Kemudian durian lokal ditempel dengan durian kane
lokal. ‘’Kalau berumur 1,5 bulan dipisahkan dan dibuatkan bedengan khusus. Setelah berumur tiga bulan, bibit sudah siap ditempel. Tinggal menunggu setahun untuk bisa dijual ke pasaran,’’ ucap pria yang sehari-hari bekerja di UD Pula Alam Sari, Desa Sudaji, Senin (3/10) kemarin. Tak hanya durian kane, ia juga membibitkan durian emas dan merah. Hal. 19 Harga Jual
denpasar
2
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
Tata Lingkungan Kumuh, Harus Ada Pembebasan Lahan
Jual dan Gagahi Anak Kandung, Ortu Diadili
FENOMENA yang terjadi di Bali belakangan ini sungguh membuat miris. Setelah oknum TNI dipecat karena menghamili dua anak kandungnya, kini muncul orangtua yang tega menjual dan menggagahi anak kandungnya. Kelakuan biadab itu dilakukan orangtua berinisial AS (41). Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (3/9) kemarin terungkap, pria kelahiran Kododua, Kabupaten Bima, NTB, tersebut tega mencabuli anaknya yang berusia 14 tahun hingga hamil. Tak hanya sampai di sana, AS juga menjual anak kandungnya pada lelaki hidung belang dengan tarif sekali kencan Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. Informasi yang didapat di pengadilan, anak AS berinisial S hanya pasrah dan ketakutan saat dijual oleh orangtuanya. Di samping itu, AS berlamat di Jalan Pidada, Denpasar itu juga disebut menyetubuhi anak berusia 9 tahun berinisial R. Saat di persidangan kemarin, AS yang biasa disapa Pak Bima itu tampak seperti menangis, walau tak tampak ada air matanya keluar. Dia sempat menyangkal sebagian dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Purwanthi. Namun, jaksa punya saksi dan bukti yang diajukan ke persidangan. Yang lebih miris, kelakuan Pak Bima itu diduga didorong oleh wanita yang diduga selingkuhannya. Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Made Pasek itu, Pak Bima beberapa kali tampak menangis dan minta belas kasihan majelis hakim. Bahkan dengan enteng AS mengaku tidak tahu dan apa yang dia lakukan atas dasar suka sama suka. Dalam sidang kemarin, Pak Bima juga sempat berkoordinasi dengan kuasa hukumnya, Benny Hariyono. Di sisi lain, JPU Purwanti menyatakan perbuatan terdakwa melanggar UU Perlindungan Anak. Menurut Purwanti, kejahatan terhadap anak Pak Bima tergolong berat. Pasalnya, selain mencabuli dan menyetubuhi anaknya, dia juga menggagahi anak di bawah umur hingga hamil. (asa)
Denpasar (Bali Post) Masalah lingkungan kumuh di Bali, khususnya di Denpasar, sebenarnya bisa diantisipasi dengan adanya kontrol dari si pemilik lahan. Meskipun, masalah lingkungan kumuh merupakan salah satu kendala yang dihadapi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali. Namun, pihak PU dan pemerintah daerah tidak bisa berbuat apa-apa di sana. ‘’Sebenarnya kumuh itu timbul sesaat dan itu disebabkan si pemilik lahan pada saat lahan itu dikontrakkan, pemda/pemerintah kota tidak bisa berbuat apa di sana. Kalau itu ditata, harus ada pembebasan lahan,’’ jelas Kepala Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali Kementerian PU A.A. Ngurah Budi Arnaya, belum lama ini. Diakuinya, terkait penanganan lingkungan kumuh oleh pihaknya, harus ada SK untuk penanganan yang dibuatkan oleh pemda/pemkot. ‘’Tanpa ada SK yang menunjuk itu kawasan kumuh, kita tidak berani untuk menindak,’’ ujarnya. Pihaknya berharap dalam penanganan lingkungan kumuh perlu adanya pemahaman dari pemilik lahan. Mereka tidak boleh semenamena dengan memberikan lahannya dikontrak tanpa ada kontrol. Dari sisi pemerintah, dikatakannya, ada kebijakan dari pemerintah kota/kabupaten berupa perda. ‘’Kami belum sampai masuk ke sana,’’ tandasnya. Kementerian PU terutama Satker
Suara Denpasar & Badung Sanur menjadi dermaga penyeberangan tradisional ke Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Sementara di sana juga menjadi tempat berenang bagi masyarakat umum. Ini sangat berbahaya. Di Serangan banyak dermaga, apakah tidak sebaiknya bersandarnya boat–boat tersebut dipindahkan ke kawasan Serangan? Arya, Denpasar
Ubah LPD Jadi Bank LPD
Mimbar Bebas Pemda Pemda Bali mempunyai mimbar bebas. Demikian juga Pemkab Karangasem. Kegiatan semacam ini sangat bagus, memberikan ruang kepada masyarakat untuk terlibat, berkontribusi, memberikan saran dan masukan kepada pemerintah terkait pembangunan dan berbagai hal. Kegiatan semacam ini harus diikuti oleh semua daerah yang ada di Bali. Namun syaratnya, pemerintah jangan antikritik. Yande, Mengwi
Jalan Raya Canggu Menyedihkan Kabupaten Badung yang terkaya di Bali tetapi masih ada yang kurang. Jalan Raya Canggu sangat menyedihkan, rusak parah. Dengan tanah labil bekas sawah, perlu perhatian ekstra dari ahli konstruksi jalan. Febri, Denpasar
Jembatan di Bajera Belum Diperbaiki Putusnya jembatan di Banjar Kebon, Bajera, Selemadeg, Tabanan, membuat banyak desa terisolasi. Saat jembatan itu rusak, sebenarnya masih bisa dilalui kendaraan. Namun, seolah jembatan tersebut sengaja diputus dan tidak diperbaiki. Buktinya, sampai saat ini tidak bisa dilalui kendaraan. Jalan alternatif dari Banjar Singin terlalu sempit, hanya bisa untuk satu kendaraan. Mohon segera diperbaiki, kasihan warga desa terlalu lama terisolasi. Gusti, Renon
Mesin Fotokopi di Kantor Pajak Saya rencannaya mengikuti tax amnesty pada hari terakhir (Jumat, 30/2) di Kantor Pajak Pratama, Renon, Denpasar. Sayangnya terkendala masalah fotokopi, sehingga saya batal mengikutinya. Mohon di kantor pajak dilengkapi pula dengan mesin fotokopi, apalagi sekarang sudah ada printer langsung fotokopi sehingga jika ada berkas dari wajib pajak yang harus difotokopk tidak mencarinya jauh di luar kantor sampai kehabisan waktu. Nyoman Sudiarta, Bukit.
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : pejabat jangan mendem pedagingan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Belajar Menjahit, ABG Diduga Dicabuli
Pindahkan Tempat Sandar Boat
Terkait keberadaan LPD, ada UU baru yang menyatakan bahwa LPD akan dihapuskan karena dianggap bodong. Padahal, LPD sebagai lembaga keuangan masyarakat desa sudah terbukti banyak membantu dan menopang perekonomian masyarakat desa. UU memang wajib diikuti, namun LPD harus tetap eksis. Saya ada masukan untuk pemerintah daerah Bali, sebaiknya LPD diubah menjadi Bank LPD sehingga tetap mengacu pada hukum adat dan tidak bertentangan dengan hukum positif. Walek, Denpasar
Penataan Bangunan dan Lingkungan memiliki tugas meningkatkan sosialisasi perda bangunan gedung, perda implementasi dari bangunan gedung itu sendiri, yang nantinya ditindaklanjuti dengan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) serta tenaga ahli bangunan gedung. ‘’Nah itu yang kami fasilitasi nantinya di masingmasing kabupaten/kota. Yang kami harapkan nantinya, tata kelola dari pemerintah terarah dan ada polanya,’’ jelasnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B) Kementerian PU Ni Made Dhina, A.I. menambahkan, pihaknya hanya di bidang pengaturan, pembinaan dan pengawasan, sedangkan tindak lanjutnya dari pemda setempat. (kmb42)
Bali Post/kmb23
PERBAIKAN - Sejumlah pekerja, Senin (3/10) kemarin mulai melakukan perbaikan terhadap senderan sungai di areal SDN 22 Dauh Puri, Denpasar Utara, yang ambrol beberapa waktu lalu. Senderan sungai ini ambrol akibat guyuran hujan. Ambrolnya senderan sungai tersebut nyaris membuat kantin dan palinggih di sekolah tersebut longsor.
Kasus ’’Mark-Up’’ Pengadaan Kapal Ikan
Lusa, Penyidik Periksa Ahli dari ITS Denpasar (Bali Post) Hingga saat ini penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali belum menetapkan dua orang calon tersangka yang sempat disebut-sebut beberapa waktu yang lalu dalam kasus dugaan mark-up pengadaan kapal ikan untuk nelayan ini. Pekan lalu, penyidik sudah memeriksa saksi yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). ‘’Ya, jika tidak salah, pekan lalu sudah diperiksa PPK,’’ ucap Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, Senin (3/10) kemarin. Dia tidak mau menyebut siapa PPK tersebut. Dia hanya mengatakan, PPK itu pejabat eselon II. Di samping memeriksa PPK, Kamis lusa penyidik menjadwalkan pemeriksaan ahli dari Institut Teknologi Surabaya (ITS). Diharapkan, dari pemeriksaan ahli ITS tersebut akan ada gambaran
soal tindak lanjut untuk ekspos. ‘’Semoga datang. Jika datang, nanti ada gambaran untuk menggali potensi kerugian negara juga,’’ harap Ashari. Disinggung soal pejabat KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) RI, katanya, hingga saat ini penyidik belum memeriksa karena yang bersangkutan belum datang. Informasi santer terdengar, mereka yang sedianya diperiksa adalah Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Narmoko Prasmadji. Dalam kasus ini, sejumlah saksi sudah diperiksa, termasuk pejabat di Dinas Perikanan dan Kelautan. Di samping itu, nelayan penerima bantuan juga sudah dimintai keterangan. Namun, penyidik belum menetapkan tersangka atas perkara pengadaan kapal ikan yang konon pagu anggarannya Rp 10 miliar lebih. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) Anak baru gede (ABG) berinisial SM (15) diduga dicabuli tukang jahit TA (50) di bilangan Jalan Merpati, Denpasar, Sabtu (1/10) lalu. Kasus tersebut terjadi saat korban belajar menjahit di rumah tersangka. Atas kasus tersebut, tersangka kini ditahan di Mapolresta Denpasar. ‘’Kasus ini ditangani Unit PPS Polresta Denpasar. Saat ini penyidik masih mengembangkan dan mendalami kasus tersebut,’’ ungkap Kasat Reskrimm Polresta Denpasar Kompol Reinhard, Senin (3/10) kemarin. Reinhard menyebutkan, tersangka ditangkap berdasarkan laporan orangtua korban, SR. Kepada penyidik, SR mengaku sering mengantar anaknya ke rumah tersangka untuk belajar menjahit. ‘’Tersangka membuka usaha jahit di tempat kosnya,’’ ujarnya. Pada Sabtu pukul 14.00 Wita,
setelah diajari menjahit, korban disuruh masuk ke kamar oleh tersangka dengan alasan untuk istirahat. Tanpa curiga, korban menuruti permintaan tersangka. Apalagi, selama ini tersangka dikenal baik dan santun. Setelah berada di dalam kamar, tersangka langsung masuk dan memeluk korban. ABG tersebut pun kaget bukan kepalang dan berusaha berontak. Namun tersangka terus membujuk korban supaya diam dan dijanjikan dibelikan HP serta baju baru. Sambil memeluk korban, tersangka melakukan pencabulan. ‘’Korban terus berontak dan akhirnya berhasil kabur dari kamar itu. Kejadian tersebut lalu disampaikan kepada orangtuanya. Orangtuanya jelas tidak terima dan melapor ke Polresta,’’ ujar Reinhard sambil menambahkan, tersangka ditangkap di tempat kosnya pukul 22.00 Wita. (kmb36)
Berkedok Jadi Buruh, Pencuri Ditangkap Denpasar (Bali Post) Polsek Mengwi menangkap buruh, Hamka Rauf (37), asal Sulawesi Tenggara, Jumat (30/9) lalu. Hamka ditangkap karena mencuri HP milik Sayu Kade Putri Budiasih (26) di Perum Taman Indah, Lukluk, Mengwi. Saat itu, tersangka memperbaiki plafon rumah korban. Kapolsek Mengwi Kompol I Nengah Patrem didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Senin (3/10) kemarin, mengatakan tersangka memperbaiki plafon rumah korban bersama rekannya mulai pukul 08.00 Wita. Sedangkan korban menaruh HP-nya di atas meja. “Pukul 10.00 Wita, HP korban tidak ada. Korban bertanya kepada pelaku tetapi tidak mengaku,” ujarnya. Namun, korban curiga karena tersangka dilihat mondar-mandir di sekitar meja tempat HP tersebut. Karena tersangka tidak mengakui
perbuatannya, akhirnya korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Mengwi. Selanjutnya, Iptu Aan Saputra bersama anggotanya mendatangi TKP. Petugas langsung menginterogasi buruh yang kerja di sana. Kepada petugas, tersangka mengakui perbuatannya. “HP tersebut disembunyikan di luar rumah. Tersangka langsung kami bawa ke Mapolsek,” ungkap Patrem. Saat diperiksa penyidik, tersangka mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian ini. Namun, petugas curiga aksinya lebih dari sekali. “Kasus ini masih kami kembangkan karena tidak menutup kemungkinan ada TKP yang lain. Kami mengimbau kepada masyarakat supaya lebih selektif menyewa buruh dan taruh barang berharga di tempat aman,” tegas mantan Wakasat Lantas Polresta Denpasar ini. (kmb36)
Belum Temukan Penyimpangan Mengarah Tipikor
Kejati Bali Hentikan Kasus Organda Denpasar (Bali Post) Setelah memeriksa sejumlah pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali dan Dishub Badung, Pidsus Kejati Bali akhirnya menghentikan penyelidikan kasus Organda yang awalnya diduga sempat ada penyimpangan. Penghent ian penyelidikan kasus tersebut dibenarkan Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, Senin (3/10) kemarin. Alasannya, setelah memeriksa banyak saksi termasuk para kadis, penyidik belum menemukan adanya penyimpangan yang mengarah ke tindak pidana korupsi (tipikor). ‘’Kasus Organda dihentikan karena belum menemukan alat bukti yang mengarah ke pidana korupsi,’’ kata Ashari Kurniawan setelah mengonfirmasi ke Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Bali, siang kemarin. Meski demikian, sambungnya, tidak menutup kemung-
kinan bahwa kasus ini akan dibuka kembali jika suatu saat nanti ditemukan unsur korupsi, atau minimal ada dua alat bukti. ‘’Tentu jika di kemudian hari penyidik menemukan minimal dua alat bukti, ya… kita pasti buka kembali,’’ tandas pejabat setingkat kasi di Kejati Bali ini. Dengan dihentikannya penyelidikan tersebut, menambah daftar baru sejumlah perkara yang dibidik kejaksaan gagal ‘’naik pangkat’’ ke penyidikan. Sebelumnya, Kejati juga menghentikan kasus reklame Denpasar, walau sudah memeriksa sejumlah pejabat penting. Juga kasus izin di Badung yang juga memeriksa oknum anggota dewan termasuk Ketua DPRD Badung yang kini menjabat Bupati Badung Giri Prasta. Sementara kasus yang diterbitkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) oleh Kejati Bali, ada kasus Jalan Prof. Mantra. Mereka yang
ditetapkan tersangka, kemudian isunya akan di-SP3-kan adalah mantan Kasi Pengukuran BPN Gianyar Gendro Lestari, staf pengkuran I Gusti Agung Warmadewa dan Putu Gede Ardana. Pihak kejaksaan awalnya menggebu-gebu dan menyatakan ketiga pihak BPN itu sudah memenuhi alat bukti untuk dijadikan tersangka. Status tersangka itu juga diuraikan dan dituangkan dalam dakwaan Made Bawa. Namun belakangan, Kejati Bali membantah pihak dari BPN Gianyar di-SP3-kan. Dalam kasus ini, ada juga SP3 untuk Kepala Desa Keramas I Gede Bisma, Kepala Dusun Palak I Wayan Sudiasa dan Kepala Dusun Palak I Made Surna. Ketiga orang ini lebih dahulu dihentikan penyidikannya (SP3) oleh Pidsus Kejati Bali. Dari catatan Bali Post, sebelumnya pihak kejaksaan juga memutuskan mengeluarkan SP3 pada sejumlah tersangka
kasus pembebasan lahan Dermaga Gunaksa. Yakni Ni Made Anggara Juni Sari, S.T., M.Si., I Dewa Ayu Budhi Arini dan I Nengah Meregek. Sementara untuk kasus pencucian uang (money laundering) dalam kasus yang sama, juga dikeluarkan SP3 untuk Ni Made Anggara Juni Sari dan I Gusti Ayu Ardani. Di samping kasus-kasus besar itu, publik juga dihebohkan atas SP3 yang dikeluarkan Kejati Bali untuk kasus dugaan korupsi reklame Bandara Ngurah Rai. Tiga orang yang sempat ditetapkan sebagai tersangka, yakni pejabat bandara Nursapto, Purwanto dan rekanan Chris Sridana, akhirnya di-SP3-kan. Jauh sebelumnya itu, ada kasus RSI Nyitdah di Tababan juga di-SP3-kan. Bagaimana dengan kasus Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) di Tabanan? Ashari Kurniawan menjelaskan, saat
ini memang statusnya sudah naik dari lid (penyelidikan) menjadi dik (penyidikan). Hanya, pihaknya belum mau membeber siapa calon tersangka dimaksud. ‘’Jangan bicara soal calon tersangka dulu, ekspos saja belum. Tunggu nanti perkembangannya,’’ pinta Ashari. Lantas, sejauh mana penanganannya? Ashari setelah mengonfirmasi ke penyidik mengatakan bahwa tim masih sedang memeriksa para pihak terkait pembelian lahan yang berjumlah hektaran serta pembangunan gedung kampus untuk taruna perhubungan. ‘’Setelah saya cek, penyidik masih memeriksa para pihak,’’ katanya. Siapa para pihak itu, pria asal Yogyakarta itu menjelaskan, untuk BP2TD di Tabanan ada dua, yakni pengadaan lahan (hektaran tanah) dan gedung berlantai tiga. ‘’Nah para pihak ini yang sedang dilakukan pemeriksaan,’’ tegasnya. (kmb37)
Badung
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
Sinergitas TNI dengan Pemkab
Bupati Giri Prasta Terima Kunjungan Pangdam IX/Udayana BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., Senin (3/10) kemarin menerima kunjungan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. bersama Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiyasa, Dandim 1611/Badung Letkol (Czi) Muhammad Leo Pola Ardiansa Siregar, S.H. dan Asisten Teritorial (Aster) Kodam IX/ Udayana Kolonel Inf. Heri Susanto, serta Wakapendam Letkol Inf. Amarsuki di Puspem Badung. Kunjungan ini sebagai bentuk sinergitas antara Pemkab Badung dengan jajaran TNI dalam upaya tetap menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan khususnya di wilayah Kabupaten Badung. Dalam penerimaan itu, Bupati didampingi Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Kabag Humas dan Protokol A.A. Gede Raka Yuda. Bupati Giri Prasta menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Pangdam ke Badung dan ini merupakan kehormatan bagi Badung. Giri Prasta mengakui kerja sama sinergitas tiga pilar antara Pemkab Badung, TNI dan Polri selama ini sudah sangat baik. Sehingga melalui sinergitas ini diharapkan kondisi keamanan dan kenyamanan wilayah Badung tetap kondusif. Dikatakannya, sebagai destinasi pariwisata internasional, Badung wajib memiliki kondisi yang aman, nyaman dan bersih. Untuk itu, Pemkab Badung bersama DPRD Badung berkomitmen selalu meningkatkan keamanan dan sinergitas
Dewan Minta Pasar Latu Segera Direvitalisasi
Mangupura (Bali Post) – Kondisi Pasar Kertha Sari yang sudah tidak representatif untuk kegiatan jual-beli, menjadi perhatian serius wakil rakyat di DPRD Badung. Dewan meminta Perusahaan Daerah (PD) Pasar Badung segera melakukan revitalisasi pasar yang dikenal dengan sebutan Pasar Latu itu. ‘’Kami minta wacana revitalisasi Pasar Latu segera direalisasikan. Sebab, program ini telah lama disampaikan, kalau tidak salah 2015 lalu,’’ ungkap Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria, Senin (3/10) kemarin. KUNJUNGAN - Bupati Badung Giri Prasta menerima kunjungan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko di Puspem Badung, Senin (3/10) kemarin. dengan TNI. Saat ini telah dipasang CCTV dan Wifi gratis di kawasan Kuta. ‘’Untuk menjaga keamanan kawasan pariwisata di Badung, kami juga sudah polakan adanya pengamanan patroli keliling dengan melibatkan aparat TNI/Polri, pacalang dan aparat Pemkab Badung. Selain itu, akan dibangun posko di beberapa titik,’’ jelasnya. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Pemkab Badung yang telah banyak mendukung jajaran TNI. Kunjungan ke Bupati ini guna silaturahmi, ingin melihat Puspem serta meningkatkan sinergitas. Kustanto Widiatmoko mengatakan, kekuatan Bali termasuk Kabupaten Badung adalah budaya yang tidak bisa direplikasi oleh daerah lainnya dan inilah menjadi benteng penjaga yang mesti dijaga. ‘’Penguatan budaya dapat dilakukan melalui membangun budi pekerti bagi anak
bangsa. Maka, jajaran TNI saat ini tengah menginisiasi program kegiatan yang berorientasi untuk membangun bela negara, cinta tanah air, disiplin dan budi pekerti, terutama menyasar generasi muda anak bangsa,’’ pungkasnya. Panglima menyampaikan apresiasi serta menyambut baik kebijakan Pemkab Badung dengan dukungan jajaran legislatifnya, memberikan perhatian dan du kungan operasional jajaran TNI. Termasuk, penyediaan sarana-prasarana, mobilitas di Kodim 1611/Badung. Juga, menyambut baik terjaganya kebersamaan yang padu dan serasi antara jajaran eksekutif dan legislatif di Badung. Ini tentu menjadi modal utama dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Terlebih, cipta kondisi keamanan yang mantap sebagai daerah tujuan wisata ini menjadi salah satu tugas TNI dalam membantu penyelenggaraan pemerintahan di daerah. (ad098)
Wabup Suiasa Buka Lomba Subak Se-Badung
Wujudkan Pertanian Kontemporer dan Subak Lestari WAKIL Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Suka dan Kadispenda I Wayan Adi Arnawa membuka Lomba Subak dan Subak Abian seKabupaten Badung tahun 2016 di Bale Subak Abian Sedana Winangun Banjar Sidan Desa Belok Sidan yang merupakan duta Kecamatan Petang, Senin (3/10) kemarin. Turut hadir Kadis Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan I Gst. A. Ketut Sudaratmaja, Kadis Peternakan, Perikanan dan Kelautan I Made Badra, Kadis Bina Marga dan Pengairan I.B. Surya Suamba, Camat Petang I Gst. Ngr. Ariawan dan masyarakat setempat. Wabup Suiasa dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung sangat memperhatikan subak dan subak abian, begitu pula para prajuru-nya. Hal tersebut terbukti pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk program-program prioritas pembangunan pertanian berkelanjutan berupa pertanian kontemporer dan subak lestari, sesuai konsep Pola Pembangunan Semesta Berencana. Pertanian kontemporer merupakan konsep pembangunan pertanian yang dimulai dari hulu sampai ke hilir. Yang mana di hulu dengan mempersiapkan infrastruktur, permodalan, saprodi dan pendamping teknis pertanian dan di tengah ada teknologi serta di hilir adanya permodalan, pascapanen, pasar dan promosi. Suiasa menyampaikan, lomba desa adat dan lomba subak di Badung ke depannya ditiadakan dulu, mulai tahun 2017 akan diubah polanya melalui pembinaan/tuntunan. Esensi dan substansinya sama, karena lomba itu sejatinya sebagai media/ momentum untuk melakukan pembinaan yang terus dilaksanakan, namun penentuan kategori kejuaraaan tidak ada. Substansi dan kegiatannya sama sehingga di masyarakat yang dikembangkan bukan masalah juaranya, namun bagaimana solusi dalam rangka pembinaan subak, subak abian termasuk desa adat. Pada intinya, ingin melestarikan dan mengajegkan nilai-nilai tradisi, adat istiadat dan juga kaitannya dengan agama di Bali ini, khususnya di Kabu-
3
LOMBA SUBAK - Wabup Suiasa didampingi Kadispenda I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus membuka Lomba Subak dan Subak Abian se-Kabupaten Badung di Bale Subak Abian Sedana Winangun Banjar Sidan Desa Belok Sidan Kecamatan Petang, Senin (3/10) kemarin. paten Badung. Kadispenda Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan, peserta Lomba Subak dan Subak Abian tahun 2016 yang merupakan duta dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Badung. Yakni Subak Amerta Sari Manik Pesedahan Yeh Kilap Petang, Desa Plaga, duta Kecamatan Petang. Berikutnya, Subak Taman Pesedahan Yeh Kilap Abiansemal, Desa Taman duta Kecamatan Abiansemal, Subak Sempidi Pesedahan Yeh Bolo, Kelurahan Sempidi duta Kecamatan Mengwi, Subak Bantan Pesedahan Yeh Bolo, Desa Tibubeneng
duta Kecamatan Kuta Utara, Subak Abian Sedana Winangun Desa Belok Sidan duta Kecamatan Petang, Subak Abian Batur Sari Ayu Desa Ayunan duta Kecamatan Abiansemal, Subak Abian Jemeng Sari Desa Sembung duta Kecamatan Mengwi dan Subak Abian PulukPuluk Desa Pecatu duta Kecamatan Kuta Selatan. Klian Subak Abian Sedana Winangun I Ketut Badra menyampaikan, jumlah anggota Subak Sedana Winangun 260 orang dengan luas 330 hektar yang dibagi 4 munduk. Yaitu Munduk Kelisan, Munduk Duwi, Munduk Pangsut dan Munduk Jubel. (ad097)
Pihaknya telah menyepakati penyertaan dana sekitar Rp 18 miliar guna melakukan penataan terhadap pasar tradisional di Badung. ‘’Dari penyertaan dana ini, salah satunya adalah untuk revitalisasi Pasar Latu,’’ katanya. Politisi PDI-P Badung ini mengakui pihak PD Pasar sempat mempresentasikan rancangan pengembangan Pasar Latu di hadapan dewan. Pasar yang kini mati suri ini akan dikembangkan sebagai pasar agro untuk menampung hasil-hasil pertanian di Ba-
dung. ‘’Dulu sudah dipaparkan konsep pasar agro yang akan dibangun di sana (Pasar Latu – red). Intinya, pasar ini nantinya akan menampung semua hasil pertanian di Badung, baik buah-buahan, sayurmayur, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Termasuk penjualan bibit tanaman akan ditampung di sini,’’ terangnya. Selain memenuhi kebutuhan masyarakat Badung, kata Nyoman Satria, hasil pertanian yang dijual di Pasar Latu juga memenuhi permint-
aan kalangan hotel maupun vila yang ada di seputaran Ubud, Gianyar. ‘’Sebelum direvitalisasi, saya minta agar Pasar Latu ditutup rapat-rapat sehingga tidak ada orang yang memanfaatkan tempat ini untuk hal-hal negatif,’’ pintanya. Terkait kapan proyek revitalisasi tersebut akan terealisasi, Nyoman Satria menyerahkan sepenuhnya kepada pengelola pasar. ‘’Sekarang terserah pengelola, kapan akan direalisasikan. Namun yang jelas kami minta segara diwujudkan,’’ tegasnya. Sebelumnya, Dirut Perusahaan Daerah (PD) Pasar Badung Made Sutarma tak menyanggah sepinya Pasar Latu. Pihaknya menegaskan sudah menyiapkan konsep menggerakkan kembali denyut kehidupan di sana. Dengan cara, menjadikan Pasar Latu sebagai pasar agro. ‘’Di sana (Pasar Latu - red)
menjual segala jenis hasil pertanian di Badung Utara, baik sayur-mayur dan buahbuahan. Kami lakukan ini agar berbeda dengan pasar yang lain,’’ jelasnya. Dengan demikian, sebut Sutarma, kawasan Badung Utara sebagai penyangga kawasan pariwisata di Badung Selatan dapat saling melengkapi. Untuk tahap awal dari konsep menjadikan Pasar Latu sebagai pasar agro, yakni dengan cara merevitalisasi total bangunan yang ada. Menurutnya, yang sekarang kurang strategis dari segi letak sehingga rencana revitalisasi bangunan dibongkar dan langsung menghadap ke jalan raya agar tidak lagi terkesan membelakangi jalan raya. ‘’Yang terpenting juga, kebutuhan buah-buahan maupun sayur-sayuran untuk kalangan perhotelan terpenuhi dari pasar agro nanti,’’ pungkasnya. (kmb27)
Taman Jepun Dunia
Ikon Badung Tanpa Papan Nama Mangupura (Bali Post) – Taman Jepun Dunia yang berada di areal Puspem Badung menjadi tempat favorit sebagian warga Badung. Setiap sore hari, taman yang dibangun tahun 2012 itu selalu dipadati pengunjung. Selain gratis, taman ini juga cukup teduh. Sayangnya, sejumlah fasilitas di taman ini banyak rusak. Di antaranya papan nama taman sejumlah hurufnya hilang terkelupas. Bahkan, taman yang menjadi kebanggaan dan ikon Pemkab Badung ini tanpa papan nama. Tak hanya itu, tempat penitipan sepeda dan bangunannya juga banyak terdapat coretan. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung I Putu Eka Merthawan mengakui papan nama Taman Jepun Dunia roboh akibat dimakan rayap. Pihaknya berjanji akan memperbarui tahun mendatang. ‘’Itu
karena ulung (roboh). Kemungkinan dimakan rayap. Kami akan menggantinya dengan yang baru tahun 2017 mendatang,’’ ungkap Eka Merthawan, Senin (3/10) kemarin. Mantan Kabag Humas Badung ini juga mengakui belum ada peremajaan Taman Jepun Dunia. Namun, pihaknya tengah menyiapkan program penataan agar terlihat lebih modern. ‘’Kalau sekarang kami akui kesannya kuno. Nanti akan kami pasang baru mirip papan nama di Taman Rama Shinta di Mengwitani. Konsepnya sudah ada, mudah-mudahan tahun depan dapat terealisasi,’’ ujarnya. Pejabat asal Sempidi, Mengwi ini menjelaskan, sejak proyek dibangun tahun 2012, sama sekali belum ada penataan lanjutan. Petugas kebersihan hanya melakukan pembersihan rutin agar bersih dari rumput-rumput liar. Pa-
dahal, bantuan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut dipenuhi puluhan jenis jepun dari luar dan dalam negeri yang masih tegak berdiri. ‘’Dulu kami hanya terima beres dari Kementerian PU. Pohon jepunnya semua pemerintah pusat yang kasih, begitu juga dengan toilet di sana. Kalau tidak salah, dulu anggarannya Rp 800 juta,’’ terangnya. Taman Jepun Dunia memiliki 30 koleksi. Sebanyak 26 jenis berasal dari luar negeri, dan empat lainnya jenis jepun lokal. Pihaknya berjanji akan menambah jenis jepun yang lain untuk melengkapi koleksi yang ada sekarang. Sebelumnya, DKP Badung berencana membuat nama Latin setiap pohon jepun. Penambahan nama Latin ini untuk sarana edukasi pengunjung dalam mengenal jepun. Selain membuat nama Latin, pihaknya juga akan melengkapi dengan foto. (kmb27)
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L
info seremoniAL
Dies Natalis Ke-53 RSUD Wangaya Raih Penghargaan dari ’’Bali WOW Service Excellence Award 2016’’ Unhi Gelar Bedah Buku Karya Ida Bagus Suamba RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya, Kota Denpasar terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai moto Sewaka Dharma (melayani adalah kewajiban). Jajaran RSUD Wangaya berkomitmen selalu meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Di tengah menjamurnya pertumbuhan rumah sakit swasta di Kota Denpasar, RSUD Wangaya tidak hentihentinya berbenah dan tidak berpuas diri dengan segala yang dicapainya. Berhasil menerapkan standar pelayanan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dibuktikan RSUD Wangaya, Kota Denpasar lulus sertifikasi akreditasi dengan predikat paripurna (bintang lima) dalam penilaian akreditasi oleh KARS pada tahun 2014, dan indeks kepuasan masyarakat tahun 2015 menunjukkan angka 78.15 yang masuk kategori baik. Tanpa diduga RSUD Wangaya, Kota Denpasar secara diam-diam juga disurvei oleh MarkPlus Inc. melalui salah satu divisinya yaitu MarkPlus Insight telah menyelenggarakan Service Excellence Award di berbagai kota di Indonesia, termasuk di Kota Denpasar. Pada tahun ini, Service Excellence Award kembali diselenggarakan dengan adaptasi terhadap konsep WOW Marketing dengan nama ‘’WOW Service Excellence Award’’ yang diadakan sebagai upaya untuk membantu para local champion di Denpasar dan sekitarnya dalam memarketingkan brand dan layanannya ke lingkup yang lebih luas serta membantu pelaku bisnis dalam memahami kondisi persaingan di daerahnya. Penghargaan Bali WOW Service Excellence Award 2016 diberikan kepada RSUD Wangaya Kota Denpasar, karena menjadi salah satu pemenang dalam ajang Bali WOW Service Excellence 2016, untuk kategori General Hospital. Hal ini diberikan berdasarkan pada hasil survei pasar yang dilakukan oleh MarkPlus Insight yang mengukur kualitas pelayanan service excellence dengan konsep WOW Marketing yang dilakukan oleh pemberi pelayanan yang ada di Denpasar dan sekitarnya kepada para konsumen-
S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
nya. Survei dilakukan terhadap 1.000 responden di Kota Denpasar pada April sampai dengan Juli 2016. Saat dihubungi, Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar dr. Setiawati Hartawan, M.Kes. menyatakan dirinya tidak tahu kalau RSUD Wangaya Kota Denpasar disurvei oleh MarkPlus Insight. ‘’Tiba-tiba kami diberikan undangan untuk hadir menerima penghargaan. Kami bersyukur masyarakat Kota Denpasar memberikan penilaian baik pada pelayanan kami. Penghargaan ini akan kami jadikan pemicu untuk selalu berbuat yang terbaik kepada masyarakat,’’ ujarnya. (ad090)
PENGHARGAAN - Penganugerahan penghargaan Bali WOW Service Excellence Award 2016 kepada RSUD Wangaya diwakili dr. Dewa Putu Alit Parwita, M.Kes., Kamis (29/9) lalu.
Yayasan Siwa Agung Jagadhita, Perguruan Siwa Murti Bali
SERANGKAIAN dies natalisnya yang ke-53, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar acara bedah buku karya Drs. Ida Bagus Putu Suamba, M.A., Ph.D., berjudul ‘’Javanese Saivism: A Philosophical Studi of Tattva Texts’’ di kampus setempat, Senin (3/10) kemarin. Kegiatan itu dibuka Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, M.A., dihadiri para sulinggih, walaka, dosen dan mahasiswa. Juga hadir Rektor IHDN Prof. Dr. Nengah Duija. Sebagai pembahas utama buku tersebut adalah Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D., Drs. I.B. Agastia (tokoh masyarakat) dan I Gede Jayakumara, S.S., M.A. (akademisi). Rektor Unhi I.B. Dharmika menyampaikan, bedah buku seperti ini merupakan implementasi dari tri dharma perguruan tinggi. Kegiatan seperti ini terus digiatkan. Dengan demikian, diharapkan atmosfer akademik makin bagus. Melalui acara bedah buku ini diharapkan dapat meningkatkan budaya baca tulis insan akademis. ‘’Kegiatan ini juga memiliki makna strategis dalam upaya peningkatan jaminan mutu Unhi. Hasil penelitian ini menjadi sangat penting berkaitan dengan SPMI Unhi. Kegiatan ini juga serangkaian Dies Natalis ke-53 Unhi,’’ ujarnya. Serangkaian Dies Natalis Unhi, digelar berbagai kegiatan seperti bedah buku, Utsawa Bali Sani, seminar, pengabdian pada masyarakat, penelitian, dan sebagainya. Sementara itu, buku berjudul ‘’Javanese Saivism: a Philosophical Study of Tattva Texts’’ ini diterbitkan oleh B.R. Publishing Corperation, Delhi, 2016. Tebalnya
BEDAH BUKU - Unhi menggelar kegiatan bedah buku, Senin (3/10) kemarin. Dalam foto tampak penulis buku Ida Bagus Suamba (kiri) bersama para pembahas utama dan moderator. 401 halaman plus xxi. Cover buku dan agama, bersifat unik,’’ ujarnya. Penelitian dilakukan di bawah ini bergambar Candi Prambanan promotor tunggal Prof. Dr. Mangala dengan warna dominan hijau. Menurut penulisnya, Ida Bagus R Chinchore pada Department of Suamba, buku ini merupakan studi Philosophy, University of Pune, Mafilsafat atas teks-teks tattva berbaha- harashtra, India (2006 -2011). Pemsa Sanskerta dan Jawa Kuno. Studi bahas buku Ida Bagus Agastia meini ingin membuktikan bahwa ajaran nyampaikan, buku hasil penelitian Siwa yang tersebar di Indonesia sejak ini sangat penting dan menarik zaman kuno adalah sebuah sistem karena telah membuka wawasan filsafat, tidak hanya sebagai agama. lebih luas tentang Siwaisme. Bagi Oleh karena pendekatan filsafat, pembaca di Bali, buku ini tentu lebih maka dikaji dari aspek metafisika, diharapkan memberi pencerahan etika, epistimologi dan agama. Istilah dan kesegaran bagi usaha mendaini bertentangan dengan yang sudah lami teks-teks ‘’berserakan’’ yang dikenal luas dalam dunia akademik sebagian diantaranya telah mendadi Indonesia yaitu Saiwa Siddhanta. pat perhatian dan yang lain belum Studi ini memberikan argumentasi tersentuh tangan para peneliti. tentang itu. Dengan demikian, peneSejumlah sulinggih dan walaka litian ini menghasilkan sesuatu yang memberi tanggapan diantaranya baru yaitu kajian filsafat. Ida Pedanda Rai Manuaba, Ida Dikatakannya, peta keilmuan fil- Pedanda Putra Tlabah, Ida Rsi safat Saiwa khususnya berubah den- Wayabya, Prof. Nengah Duija dan gan lahirnya sistem filsafat Saiwa di Dr. Ketut Donder. Diskusi buku luar India yaitu di Jawa dengan nama tersebut cukup menarik, ketika Javanese Saivism. ‘’Kontribusinya di dikaitkan dengan agama Hindu bidang metafisika, etika, epistemologi di Bali. (ad196)
Bersinergi dengan Pemkab Karangasem Membangun Masyarakat Sejahtera Aqua Mambal Gelar Aksi Peduli Lingkungan Bersama Pemuda
P R O F I L E C E R I T A
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
MENYERAHKAN BUKU - Ketua Yayasan Siwa Agung Jagadhita sekaligus Pinisepuh Perguruan Siwa Murti Bali Dr. I Made Subagia menyerahkan buku kepada Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. PERKEMBANGAN sistem perekonomian dan masyarakat global tentunya menuntut sumber daya manusia yang berkualitas dan didasari dengan konsep ketuhanan yang kokoh. Yayasan Siwa Agung Jagadhita dari awal berdiri hingga saat ini telah menunjukkan komitmen dan eksistensinya dalam mensejahterakan masyarakat Bali secara menyeluruh. Setelah mengembangkan cabang di setiap kabupaten di Bali, kini kembali menunjukkan kesungguhannya dengan melakukan kerja sama dengan Pemkab Karangasem. Hal ini didasarkan pada keselarasan visi dan misi yayasan yang bersinergi dengan visi-misi Kabupaten Karangasem yaitu membentuk masyarakat yang cerdas, sehat,¸bersih dan bermartabat berlandaskan ajaran Tri Hita Karana. Yayasan Siwa Agung Jagadhita ini terbentuk dengan izin Keputusan Menteri Kehakiman Nomor : AHU-4139.AH.01.02 Tahun 2008 dengan tujuan meningkatkan sradha bhakti masyarakat, umat Hindu pada
khususnya dan Bali pada umumnya. Empat program pokok yang menjadi sasaran utama yaitu Bali Sehat, Bali Cerdas, Bali Sehat dan Bali Yadnya. Hingga saat ini telah banyak kegiatan yang terealisasi, diantaranya pengobatan gratis di Bali dan luar pulau secara rutin, kegiatan bedah rumah, bantuan sarana pendidikan, kegiatan keagamaan wayang sapuleger, matatah gratis dan juga kegiatan penanaman pohon. Ditemui di Ruang Dinas Bupati Karangasem, Ketua Yayasan Siwa Agung Jagadhita sekaligus Pinisepuh Perguruan Siwa Murti Bali Dr. I Made Subagia, Jumat (30/9), tampak sedang melaksanakan rapat kordinasi bersama Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri disertai dengan penyerahan buku. “Saya sangat senang hari ini kami diberikan kehormatan ikut membangun masyarakat Karangasem. Sesungguhnya dulu kami sudah sering melakukan pengabdian di Karangasem. Kami di Yayasan Siwa Agung Jagadhita dan Perguruan Siwa Murti Bali dari awal bertekad untuk membangun masyarakat Bali, memberikan wawasan dan cakrawala beragama yang fleksibel. Beryadnya berlandaskan filsafat agama. Jangan beryadnya dengan rasa gengsi dan jor-joran. Mari kita tingkatkan sumber daya manusia umat Hindu, anak muda Hindu. Kejarlah ilmu setinggi-tingginya sehingga nanti bisa berkompetensi di suasana kerja dan menjadi pegawai, pemimpin dan pengusaha yang sukses. Harapan kami di yayasan, ke depanya kehidupan masyarakat Bali makin sejahtera,” ujar Jro Mangku Made Subagia, seniman sekaligus dalang Calonarang asal Padang Sambian. Rencananya, kegiatan Yayasan Siwa Agung Jagadhita bersinergi dengan Pemkab Karangasem akan dilaksanakan kegiatan matatah massal, yaitu tanggal 16 Oktober akan dilaksanakan kegiatan pengobatan gratis di Desa Palak Besakih. Dilanjutkan tanggal 22 Oktober akan dilaksanakan upacara Maraja Singa dan Raja Sewala, Mapetik, Ngekeb yang diikuti 150 peserta dan tanggal 23 Oktober akan dilaksanakan upacara matatah masal. Hingga saat ini sudah terdaftar 254 peserta. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Karangasem yang didaulat sebagai Dewan Pembina Perguruan Siwa Murti Bali Cabang Karangasem. (ad197)
HUT Ke-21 PT Indonesia Power
Dimeriahkan Jalan Santai Bersama Masyarakat dan ’’Stakeholder’’ DALAM rangka memeriahkan hari ulang tahunnya yang ke-21, PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali menggelar jalan santai bersama masyarakat di sekitar pembangkit, Minggu (2/10) lalu. Tepat pukul 07.00 Wita, bendera start secara bersama-sama dikibarkan General Manager Unit Pembangkitan Bali IGAN Subawa Putra didampingi Camat Denpasar Selatan Anak Agung Gede Risnawan, Kapolsek KP3 Benoa Kompol I Nyoman Gatra dan Lurah Pedungan Anak Agung Gede Oka. Gerak jalan santai PT Indonesia Power Unit Pembngkitan Bali dimulai dengan rute yang ditempuh dari Kantor UP Bali Jl. By-pass I Gusti Ngurah Rai Pesanggaran menuju perempatan Pesanggaran, kemudian arah Benoa berbelok sebelum masuk jembatan tol dan kembali ke Kantor UP Bali. Dalam sambutannya, General Manager Unit Pembangkitan Bali menyampaikan makna tema ‘’GO90 Membangkitkan Listrik dengan Aman, Bersih dan Hijau, Andal serta Efisien’’. Yakni, huruf ‘’G’’ mewakili kata Graha yang berarti sebuah tempat berkarya bagi insan PT Indonesia Power. Huruf ‘’O’’ terdapat kata aman dan bersih mewakili insan dan perusahaan dalam disiplin, peduli, dan tanggap lingkungan. Gambar ‘’Pohon’’ berarti hijau, angka ‘’9’ merupakan nilai kesempurnaan yang ingin dicapai perusahaan. Sementara angka ‘’0’’ terdapat kata andal dan efisien menjelaskan bahwa perusahaan mempunyai insan-insan yang mumpuni dalam keahlian,
Keterangan sesuai nomor urut: 1. GM UPJP Bali IGAN Subawa Putra, 2. Kapolsek KP3 Benoa Kompol I Nyoman Gatra, 3. Camat Densel A.A. Gede Risnawan dan 4. Lurah Pedungan A.A. Gede Oka. berkomitmen, berkualitas dan sangat mendukung kebijakan optimal dalam berperilaku untuk Pemprov Bali menuju Bali Green Province. Langkah cepat UP Bali menghemat energi. Selain masyarakat di sekitar mengeporasikan pembangkit pembangkit, kegiatan jalan san- dengan menggunakan bahan tai juga dikuti stakeholder dan bakar gas yang didatangkan dari mitra kerja. Masyarakat yang Bontang, Kalimantan Timur,’’ mengikuti jalan santai adalah ujarnya. Banjar Pesanggaran dan BanAcara dilanjutkan dengan Fun jar Ambengan. Ada sekitar 700 Games pegawai berkolaborasi orang berpartisipasi mengikuti dengan masyarakat, stakeholder jalan santai ini dari anak-anak dan seluruh undangan. Acara sampai dewasa. juga dimeriahkan dengan bazar General Manager Unit Pem- yang menyediakan berbagai bangkitan Bali IGAN Subawa macam makanan, minuman, Putra menyampaikan ucapan kerajinan, produk fashion dan terima kasih kepada semua lainnya. pihak yang telah ikut memeriPuncak perayaan HUT PT Inahkan jalan santai menyambut donesia Power tahun ini ditandai HUT ke-21 IP pada tahun ini. dengan pemotongan tumpeng, Tanpa dukungan semua pihak, Senin (3/10) kemarin yang berbaik Pemkot Denpasar maupun tempat di Kantor Gedung B masyarakat di sekitar perusa- Ruang Rapat Jempiring, diikuti haan khususnya masyarakat oleh semua pegawai PT IndoneBanjar Pesanggaran dan Am- sia Power Unit Pembangkitan bengan, serta stakeholder peru- Bali melalui video conference sahaan, PT Indonesia Power UP bersama Komisaris Utama dan Bali tidak akan berjalan seperti Direksi PT Indonesia Power di sekarang ini. ‘’Perusahaan kami Jakarta. (ad091)
SAMPAH PLASTIK - Aqua bermitra dengan LSM Janma bergerak bersama kelompok pemuda dan komponen masyarakat lainnya melakukan aksi pengumpulan sampah plastik di wilayah Mambal Kelodan. MINGGU (2/10), Aqua bermiAqua Mambal sebagai perusatra dengan LSM Janma bergerak haan yang memproduksi air minum bersama kelompok pemuda/sekaa dalam kemasan (AMDK) tidak teruna (STT) yang ada di Banjar Adat hanya ingin meraih sukses di bidang Mambal Kelodan, Desa Mambal, ekonomi, namun juga berkontriyakni STT Eka Suci Banjar Undagi, busi terhadap sosial lingkungan di STT Ambara Banjar Agung, STT Me- sekitarnya. Hal ini sesuai dengan kar Sari Banjar Lebah Sari, Karang komitmen ganda perusahaan, unTaruna Desa Mambal, Pemerintah tuk menunjukkan kepeduliannya Desa Mambal, SMK Widya Man- terhadap sosial lingkungan. ‘’Menindala Badung dan Koramil Abianse- gkatnya aktivitas manusia menjadi mal melakukan aksi pengumpulan salah satu penyebab makin banyak sampah plastik di wilayah Mambal pula sampah yang diproduksi (baik Kelodan. Kegiatan ini serangkain sampah organik maupun nonorperingatan Hari Sumpah Pemuda ganik). Jumlah sampah nonorganik yang makin banyak memerlukan yang jatuh pada 28 Oktober.
penanganan dan pengelolaan yang intensif dan kontinu karena sampah nonorganik khususnya plastik bukan hanya menjadi masalah satu golongan masyarakat, tetapi adalah masalah seluruh elemen masyarakat. Aqua Mambal mendorong upaya penyadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan mengelolanya secara baik guna mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan baik tanah, air maupun udara. Momen Sumpah Pemuda ini adalah saat yang tepat untuk mengajak masyarakat, khususnya pemuda selaku generasi penerus untuk bergerak dan berbuat bersama-sama melakukan upaya penyelamatan lingkungan,’’ ungkap Nyoman Arsana, Stakeholder Relation Pabrik Aqua Mambal. Koordinator dari gabungan kelompok pemuda banjar Komang Hendra Setiawan Sangging sangat antusias dan menyambut baik aksi peduli lingkungan ini. ‘’Kami merasa senang dan berterima kasih kepada pihak Aqua dan Janma karena sudah menunjukkan kepeduliannya dan berbuat di lingkungan kami,’’ ujar Sangging di sela-sela kegiatan. Melalui gerakan ini diharapkan seluruh elemen masyarakat yang dimotori oleh generasi muda makin tumbuh dan meningkatkan kesadarannya serta kepeduliaan terhadap lingkungan. (r)
RS BaliMed Gelar Seminar ’’Persalinan dan Penanganan Perdarahan Pasca Salin Terkini’’ RUMAH Sakit (RS) BaliMed menggelar Seminar ‘’Persalinan dan Penanganan Perdarahan Pasca Salin Terkini’’ yang melibatkan 250 tenaga kesehatan di kabupten/ kota se-Bali di Aula Dewandaru, RS BaliMed, Minggu (2/10) lalu. Seminar menghadirkan tiga narasumber yaitu dr. Made Bagus Dwi Aryana, Sp.OG.(K) (Pemaparan Kasus dan Partograf WHO), dr. Made Darmayasa, Sp.OG.(K) (Mekanisme Persalinan Normal) dan dr. Kadek Sugiharta, Sp.OG.(K) (Perdarahan Pasca Salin). Seminar ini bertujuan menyamakan persepsi tenaga kesehatan (dokter kandungan, bidan dan perawat - red) dalam memberikan pelayanan kepada ibu hamil, baik dari tingkat klinik, puskesmas, rumah sakit maupun faskes, sehingga mampu mendeteksi lebih awal terhadap ibu hamil yang berpotensi terjadi perdarahan pascasalin, bisa mengantisipasi rencana tindakan bila perdarahan pascasalin. Sehingga angka kematian ibu yang disebabkan karena perdarahan pascasalin dapat ditekan. Direktur RS BaliMed dr. I Wayan Yupiterika Satrigraha, M.S. mengatakan, selain untuk menginformasikan keadaan terkini tentang penanganan perdarahan setelah persalinan, seminar ini juga bertujuan membantu program pemerintah di dalam pencapaian target pembangunan milenium (MDGs), khususnya mengurangi angka kematian ibu pada persalinan yang disebabkan oleh perdarahan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengingatkan kembali kepada tenaga kesehatan dalam menerima dan memberikan pelayanan kepada ibu-ibu yang akan melakukan persalinan ada tahapantahapan yang harus dilalui dan harus tetap dilakukan pemantauan. Sehingga jika ada komplikasi yang terjadi dapat diantisipasi dengan cepat serta rujukan dapat dilaksanakan tepat waktu.
Oleh karena itu, RS BaliMed siap melayani rujukan pasien persalinan. RS BaliMed berkomitmen untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien diantaranya melalui penyiapan sarana dan prasarana yang lengkap dan aman serta telah membentuk tim PONEK 24 Jam (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif). Dari Januari sampai dengan Agustus 2016, RS BaliMed telah melayani 1.150 tindakan persalinan dan tidak ada kematian ibu karena perdarahan pascapersalinan. Manajemen dan Staf RS BaliMed memiliki komitmen yang tinggi untuk peningkatan mutu dan keselamatan pasien. ‘’Di samping sudah terakreditasi KARS 2012, akhir September lalu RS BaliMed berhasil mendapatkan Service Excellent Award 2016 dari MarkPlus. Semoga kepercayaan masyarakat makin meningkat untuk berobat dan mengonsultasikan masalah kesehatannya ke RS BaliMed,’’ harapnya. Sementara itu, dr. Kadek Sugi-
harta, Sp.OG.(K) menjelaskan, ada beberapa faktor yang punya potensi perdarahan pascasalin, seperti kelainan implantasi plasenta, trauma saat persalinan, volume darah ibu yang kurang, gangguan beku darah, atonia uteri, yang semua bisa terdeteksi saat pemeriksaan kehamilan dan pertolongan persalinan. Oleh karena itu, tenaga kesehatan baik di klinik, puskesmas, rumah sakit maupun di faskes harus mempunyai keahlian untuk menangani permasalahan tersebut, sehingga tidak menyebabkan kematian pada ibu. ‘’Pada dasarnya, pertemuan ini sebagai bentuk keprihatinan kita terhadap angka kematian ibu di Bali agar cepat menurun. Dengan seminar ini, nanti adanya team work yang baik dan kuat dalam satu unit pelayanan yang sama. Pada pertemuan ini juga mereka sudah berjanji akan bekerja lebih baik, sehingga angka kematian ibu yang disebabkan perdarahan pascapersalinan di Bali cepat menurun,” ujarnya. (ad092)
SEMINAR - Suasana Seminar ‘’Persalinan dan Penanganan Perdarahan Pasca Salin Terkini’’ yang diikuti 250 tenaga kesehatan di kabupten/kota se-Bali di Aula Dewandaru RS BaliMed, Minggu (2/10) lalu.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L
S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
5
Gerakkan Ekonomi Kerakyatan
Puluhan Kader Penggerak KGN Partai Gerindra Ikuti Pendidikan Politik Bidang Ekonomi PARTAI Gerakan Indoensia Raya (Gerindra), salah satu partai politik yang memiliki misi menggerakkan perekonomian kerakyatan di tanah air. Wujud misi ini, partai besutan Prabowo Subianto ini telah membentuk kader penggerak Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN). Untuk menguatkan pergerakannya, jajaran Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerindra, Sabtu (1/10) lalu menggelar pendidikan politik di Wisma Nangun Kerti, Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Pendidikan politik ini melibatkan 60 kader KGN dan sejumlah kelompok pemuda. Sementara tutor yang didatangkan dari Jakarta masingmasing Rizki Adma, Irfanul Islam, dan Setio Edi. Selama pendidikan politik ini, kader KGN ini antusias membedah seluruh materi yang dipaparkan oleh para tutor. Ketua DPD Partai Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta, S.E., M.Si. saat membuka pendidikan politik itu menegaskan, Partai Gerindra memiliki salah satu misi membangun dan
mewujudkan pergerakan perekonomian berbasis kerakyatan. Misi ini dijalankan tidak lepas dari potensi yang tersedia begitu besar. Untuk mengelola potensi perekonomian itu, partai yang dipimpinnya ini telah membentuk kader KGN mulai dari tingkat pusat, kemudian ke provinsi dan kabupaten/kota. Untuk memaksimalkan penggerakan dan sebagai langkah awal untuk membentuk kader KGN di kabupaten/kota hingga kecamatan, dan desa, pihaknya menggelar pendidikan politik melibatkan kader KGN yang sudah dibentuk tersebut. “Sesuai manifesto dan AD/ART partai yakni berdaulat politik, berdikari ekonomi, dan prilaku budaya Indonesia. Salah satu penggerak di bidang ekonomi maka kader KGN kita latih, sehingga nantinya mampu melaksanakan misi partai mulai kabupaten, berlanjut kecamatan, dan basis terbawah di desa,” katanya. Menurut Sukarta, setelah pendidikan politik ini kader KGN diharapkan mulai bergerak untuk
C E R I T A S U K S E S
info seremoniAL
KADER - Ketua DPD Partai Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta, S.E., M.Si. mengenakan topi kepada kader penggerak KGN yang mengikuti pendidikan politik bidang ekonomi, Sabtu (1/10) lalu di Wisma Nangun Kerti, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada.
menjalankan misi partai dalam hal menggerakkan seluruh potensi perekonomian kerakyatan. Pembentukan KGN mulai kabupaten, kecamatan, dan desa ditargetkan mulai terbentuk mulai tahun 2017 dan terus berlanjut. Sasaran kader KGN di kabupaten/kota ditargetkan bisa menyerap anggota hingga 400 orang. Sebagai bentuk dukungan permodalan atau kebutuhan sarana prasarananya, Sukarta berjanji akan mengkomunikasikan dengan seluruh jajaran Partai Gerindra mulai tingkat DPC, DPD, dan DPP. “Kader partai harus bergerak sesuai misi partai dan sesuai Pasal 33 UU Tahun 1945 dan bagaimana perekonmian kerakyatan ini diwujudkan dan tidak saja dikuasi oleh kalangan kapitalis,” jelas pria yang juga duduk di Komisi X DPR-RI Fraksi Gerindra. Sementara itu, Ketua Panitia Kadek Agus Heri Susanta didampingi Stering Komite (SC) Pendidikan Politik Kader Penggerak KGN I Gusti Ketut Puriarta mengatakan, materi yang dibahas dalam pendidikan politik kali ini fokus untuk menguatkan organisasi KGN secara internal. Salah satunya adalah menanamkan jiwa militansi dan membangun koordinasi yang baik antar kader penggerak KGN. Langkah lanjutan setelah pendidikan politik internal, kader penggerak KGN ini akan melakukan aksinya untuk membentuk kader yang sama di kabupaten, kecamatan, dan terakhir di tingat basis desa. Kader pengerak KGN ini nantinya akan membangkitkan perekonomian mulai dari sektor pertanian, industri rumah tangga, dan usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). Penggerakan potensi ini dilakukan bersama masyarakat dan bukan oleh pemodal besar. “Kalau menyangkut pemahaman koperasi secara umum rata-rata sudah dikuasai, dan dalam pendidikan politik kali ini kita focus membina internal kader penggerak KGN. Setelah ini nanti kader akan bergerak bagaimana mengelola pitensi perekonomian kerakyatan dan ini dilakukan berbasis masyarakat dan bukan oleh pemodal besar,” tegasnya. (ad198)
Psychology Summit 2016
Tingkatkan Kesadaran Sosial terhadap Penyandang Disabilitas PSYCHOLOGY Summit kembali diadakan di tahun kedua dengan tema “Unity and Equality”. Tema besar acara Psychology Summit tahun ini dibawakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial masyarakat luas mengenai para penyandang disabilitas. Acara ini diadakan pada 21 September hingga 1 Oktober 2016 di Gelanggang Remaja Pasar Minggu dan Universitas Indonesia. Berbagai rangkaian acara diadakan secara paralel selama 11 hari. Di antaranya kompetisi olahraga (futsal dan basket), kompetisi seni (mural, tari tradisional, fotografi dan modern dance), kompetisi keilmuan (SIDC, Poster), dan berbagai acara menarik lainnya seperti seminar dan simposium. Peserta yang datang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Seru bukan? Berikut adalah daftar pe-
menang dari lomba-lomba yang diadakan. Dalam kompetisi keilmuan SIDC, juara I Tim IKE (UI), juara II yakni Tim 06 (UI) dan juara III Tim Corgito Ergo Sum (Universitas Airlangga). Sementara kompetisi Poster, juara I Universitas Padjajaran (Azhar Umar Fathin, Salsha Nandhita, Olivia Octaviana), juara II dari UGM (Nur Fajriati Nadlifatil Khoir, Nurul Hidayah, Atikah Nurul Luthfiah) dan juara III dari UNIKA Atmajaya ( Darwin Linanda) Kemudian dalam kompetisi kesenian tari tradisional, juara I dari tim tari Psikologi USU, juara II STAMP (Atma Jaya) dan juara III GagarSamawa (UTS). Kompotesi mural juara I SKJB, juara II SMAN 2 Tanggerang (Authentic) dan juara III DRY (UMN). Sedangkan kompetisi modern dance, juara I LEGGO DC, juara II FKG UI dan
juara III Atmajaya. Dalam kompetisi fotografi, juara I Imagine (Gilang Prasetia, Universitas Tarumanagara), juara II Keterbatasan Bukan Hambatan (Yudi Yahya, PPUA Penca) dan juara III Perjalananku Berlari (Ivan Nara Pratama Bahari, Universitas Atmajaya). Dalam kompetisi futsal putri yakni UIN Jakarta, Undip, Atmajaya. Sedangkan futsal putra: UNM, UPI YAI dan Unbraw. MVP futsal putri yakni Sitta EvowaniUIN Jakarta, MVP futsal putra yakni Herman Malik-UNM. Sementara basket putri yakni Atmajaya, Unpad, Gunadarma. Sedangkan basket putra yakni Ubaya, UII, Atmajaya. Sementara, MVP basket putra yakni Arya Kurniawan-Ubaya dan MVP basket putri adalah Claudia Ivon Tarmadi-Atmajaya. Kemudian, Supporter Award yakni Gunadarma. (r)
Cuaca Buruk, SAR Gabungan Siaga di Selat Bali Banyuwangi (Bali Post) Cuaca di Selat Bali dan sekitarnya yang kerap memburuk membuat tim SAR gabungan mulai merapatkan barisan. Mereka siaga penuh di Selat Bali mengantisipasi kecelakaan laut. Tak hanya kapal penyeberangan, siaga juga diberlalukan bagi kapal wisata yang melayani pelayaran dari Banyuwangi ke Pulau Tabuhan dan Menjangan, Bali. Kasat Polair Polres Banyuwangi, AKP Subandi mengatakan pihaknya bersam tim SAR gabungan sudah membentuk tim khusus jika terjadi kecelakaan laut. Tim ini terdiri dari Satpolair Polres Banyuwangi, TNI AL, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan SAR Nasional (Basarnas) Ketapang, Kantor Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOP) Tanjungwangi, Dinas Perikanan dan
Kelautan Banyuwangi, tim kesehatan dan kelompok usaha bersama nelayan “Pesona Bahari” Watudodol. “Cuaca di Selat Bali dan sekitarnya, kerap berubah. Bahkan memburuk. Karena itu kita siapkan tim SAR gabungan jika terjadi kecelekaan laut,” kata AKP Subandi, Senin (3/10) kemarin. Menurutnya, tim SAR gabungan ini sudah menggelar latihan bersama di Selat Bali, Sabtu (1/10) sore. Tim SAR ini terbagi dalam tiga kelompok. Masing-masing tim lumba-lumba, tim hiu dan paus. Tugasnya masing-masing berbeda. Tim lumba-lumba bertugas melakukan penyelaman. Mereka terdiri dari TNI-AL dan Satpolair Polres Banyuwangi. Sedangkan tim hiu bertugas di atas kapal atau perairan. Mereka terdiri dari gabungan Satpolair dan KSOP Tanjungwangi. Sedangkan
tim paus terdiri dari petugas kesehatan dan nelayan yang siaga di pantai. Mereka akan mengevakuasi korban ke daratan. “ Jadi, jika terjadi kecelakaan laut kita telah siap. Semoga Selat Bali tetap aman,” tegas mantan Kasubag Humas Polres Banyuwangi ini. Siaga tim SAR ini bukan tanpa alasan. Belakangan Selat Bali tak hanya padat dengan penyeberangan kapal feri. Namun puluhan kapal wisata kerap mengarungi Selat Bali. Mereka berlayar dari pesisir Watudodol, Banyuwangi menuju kawasan wisata Pulau Tabuhan dan Menjangan. Bahkan saat akhir pekan jumlah pelayaran makin padat. Mereka menggunakan kapal kayu bermesin tempel. Belum lama ini, satu perahu sempat karam. Untungnya seluruh penumpang berhasil diselamatkan. (kmb30)
HADIR - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama I Gusti Ayu Mas Sumatri (Bupati Karangasem) di Pura Dalem Nongan, Rendang, Karangasem.
DPD-RI Berharap Penyederhanaan Upacara Demi Eksistensi Hindu
Terkait Sesana, Gusti Wedakarna Minta Pejabat Jangan Ikut ”Mendem Pedagingan” RIBUAN masyarakat Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, menyambut kehadiran Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat Karya Padudusan Agung, Malaspas, Mupuk Padagingan, Ngenteg Linggih lan Odalan di Pura Dalem Nongan, Desa Pakraman Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem. Kehadiran sosok muda Bali ini seperti biasa memberi nuansa berbeda di setiap acara. Kajian kritis terhadap eksistensi Bali di bidang agama disampaikan oleh Gusti Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Senator Gusti Wedakarna menyampaikan pandangannya akan pelaksanaan acara ritual di Bali yang harus selalu disesuaikan dengan pandangan zaman. “Daerah timur dan selatan Bali seperti Karangasem, Klungkung, Bangli, Gianyar, Badung dan Denpasar, saya perhatikan masih ada tradisi melakukan upacara agama secara besar-besaran. Padahal masyarakat di kabupaten ini masih banyak yang kurang mampu. Ke depan harus ada penyederhanaan, baik dari ritual dan sisi waktu (aedan karya) di Bali
Timur dan Selatan. Hal ini berbeda dengan Jembrana serta Buleleng yang sudah mayoritas ritual dilaksanakan dengan sederhana. Saya tegaskan, jika kita berbicara tentang penyederhanaan itu bukan berarti penghilangan upacara, cuma diefesienkan,” kata Senator Gusti Wedakarna. Gusti Wedakarna juga menyampaikan bahwa demi menjaga kesucian upacara dan pura, alangkah baiknya jika dalam upacara adat, para pejabat daerah cukup berperan sebagai upasaksi agung, tapi tidak ikut serta dalam ritual mendem padagingan, ngeratep tapakan atau mundut pratima. “Saya punya pandangan bahwa pejabat cukup jadi upasaksi saja. Saya kurang setuju kalau ada pejabat ikut mendem, ngeratep dan mundut di ritual apa pun. Biarkan para panglingsir dan pinandita yang melaksanakan. Saya belum bisa menjamin kesucian jiwa dan raga para pejabat. Tidak elok kan jika sekarang mulang padagingan, tapi besok masuk penjara karena tangkap tangan. Apalagi di Bali banyak oknum pejabat punya gaya hidup tidak elok seperti narkoba dan kehidupan
malam. Saya hanya ingin menjaga hal-hal agar pura di Bali tetap suci. Dalam sastra perilaku pemimpin sangat menentukan masa depan budaya,” jelas Gusti Wedakarna yang President The Hindu Center Of Indonesia. Ia pun berharap ke depan agar pengertian para pejabat yang merasa dirinya murdaning jagat untuk mulat sarira. “Sejak tiang dilantik jadi pejabat negara pada 2014, tiang selalu menolak ikut mundut, mulang dan ngeratep jika diminta panitia karya. Tiang cukup jadi upasaksi saja. Seorang ksatria harus tahu sesana, harus bisa mengukur diri dan mulat sarira. Biarkanlah para dwijati, rohaniwan Hindu dan yang wenang melakukan itu. Demi kesucian Bali. Ini yang harus diluruskan,“ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan karya Desa Nongan, pihaknya merasa salut karena sudah bisa dilaksanakan upacara dengan baik. “Apa yang dilakukan di desa ini sudah baik. Semoga jadi teladan. Saya salut ada sistem gotong royong para umat di sini. Semoga jadi teladan,“ pungkas Gusti Wedakarna. (ad089)
Belajar ”Public Speaking” Cara Tercepat Atasi Demam Panggung dan Berani Bicara di Depan Umum KUALITAS komunikasi merupakan cerminan kualitas diri. Namun, saat ini masih banyak orang yang mengalami kendala ketika berkomunikasi, khususnya saat berbicara di depan umum. Orang yang mengalami kondisi ini sering diistilahkan dengan demam panggung. Demam panggung dapat menyerang siapa saja ketika tampil berbicara di depan umum. Bila tidak ditangani dengan baik, demam panggung dapat mengakibatkan trauma mendalam, stress, bahkan dunia terasa kiamat. Untuk dapat mengatasi masalah ini, Daneswara Training menyelenggarakan program Public Speaking Clinic yang akan mengupas tuntas rahasia sukses melakukan persentasi atau berbicara di depan umum. Anda akan tahu cara tercepat mengatasi demam panggung dan bersahabat dengan audiens, mampu menyiapkan materi pembicaraan dengan baik sehingga tidak mudah lupa, dan menikmati momen tampil bicara penuh percaya diri. Mentor program ini Kadek Eni Marhaeni telah bela-
jar ilmu public speaking di University of Sydney, Australia dan berguru langsung dengan Tony Robbins (guru komunikasi dan motivator No. 1 dunia). Program Public Speaking Clinic akan diselenggarakan Sabtu, 8 Oktober 2016, pukul 09.00-12.00 Wita. Biaya per orang Rp 250.000, sudah termasuk bonus 3
Bali Post/kmb 30
SAR - Tim SAR gabungan menggelar simulasi evakuasi korban kapal tenggelam di Selat Bali, Sabtu (1/10) lalu.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
kali pertemuan gratis untuk konsultasi dan praktek. Alamat Daneswara Training di Jalan Diponegoro 704, Pesanggaran Denpasar (depan SDN 5 Pedungan). Segera daftar, ketik [nama] SMS/WA ke 0821 4454 3311. Ayo take action! Diam tidak selalu emas, banyak kesempatan emas hilang karena diam. (ad195)
OPINI
6
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Antara Investasi dan ’’Gambling’’ BIMSALABIM, abrakadabra, uang jutaan rupiah pun dalam sekejap bisa jadi miliaran rupiah. Mantra itu telah banyak menghipnotis mereka-mereka yang rakus ingin cepat kaya dengan cara instan tanpa keluar setetes keringat. Mantra itu pula rupanya yang ditebar Dimas Kanjeng Taat Pribadi (49) untuk menjerat mangsanya. Dalam pelajaran dasar ilmu (prinsip) ekonomi yang kita terima semasa SMP, memang dibenarkan bahkan dianjurkan, dengan pengeluaran sekecil-kecilnya bisa menghasilkan yang sebesar-besarnya. Tetapi, tidak ada ‘’sihir’’ atau mantra pelipatagandaan uang diajarkan di situ. Melainkan, semua harus dicapai oleh yang namanya usaha. Itu pula yang berlaku bila seseorang ingin melakukan investasi, ada hitunghitungannya, tidak sekadar main untung-untungan (gambling). Dalam investasi, sepintas memang mirip sekali dengan gambling. Ada unsur untung-untungan layaknya dalam perjudian. Yang membedakannya, dalam berinvestasi wajib hukumnya melakukan berbagai perhitungan (ekonomi), bukan semata keuntungan ‘’pat gulipat’’ berlipat-lipat tidak wajar yang menggiurkan. Misalnya, analisis pasar, tingkat inflasi dan segala tetek bengek terkait investasi. Tentu saja juga dengan memasukkan segala risiko, karena tidak ada investasi yang tanpa risiko. Dalam investasi saham (bursa saham), misalnya, calon investor wajib mengetahui prospektus perusahaan tempatnya akan menaruh dana. Prospektus ini merupakan gabungan antara profil perusahaan dan laporan tahunan yang menjadikannya sebuah dokumen resmi yang digunakan oleh suatu lembaga/perusahaan untuk memberikan gambaran mengenai saham yang ditawarkannya untuk dijual kepada publik. Suatu prospektus umumnya berisikan informasi material tentang bidang usaha, laporan keuangan, biografi dari dewan komisaris dan dewan direksi, informasi terinci mengenai kompensasi mereka, perkara-perkara yang sedang dihadapi perseroan, daftar aset perseroan, dan lain-lain informasi yang bersifat material. Sayangnya, hal ini sering diabaikan calon investor masyarakat awam yang ingin kaya mendadak. Sebenarnya dalam dunia bisnis ekonomi (tidak memakai sihir atau mantra pelipat ganda uang), kasus mirip Kanjeng Dimas telah banyak terjadi di masyarakat, termasuk di Bali. Masyarakat begitu tergiur iming-iming keuntungan besar (tidak wajar) yang ditawarkan tanpa melihat prospectus usahanya. Contoh kasus, kisruh Koperasi Karangasem Membangun (KKM). KKM yang lahir tahun 2006 silam ini sebenarnya bergerak pada beberapa bidang usaha, antara lain simpan-pinjam, toko dan capital investment (investasi modal). Hanya, capital investment menjadi menjadi ‘’primadona’’ karena menjanjikan tingkat pengembalian investasi 150% setelah tiga bulan menanamkan modal. Secara akal sehat, tentunya sangat tidak masuk akal produk investasi KKM bisa menawarkan keuntungan yang begitu tinggi (150% per tiga bulan alias 600% per tahun). Dan terbukti, banyak nasabahnya akhirnya tertipu dan sang direktur pun masuk bui. Dengan kasus KKM, apakah masyarakat menjadi sadar bahwa investasi itu tidak sama dengan gambling (perjudian)? Jawabnya tidak! Terbukti, kasus serupa kembali mencuat yang dilakukan pihak PT Bali Consultant Life Insurance yang selanjutnya lebih dikenal sebagai Balicon. Bedanya, kasus ‘’penggandaan uang’’ ini berkedok asuransi jiwa dan investasi dengan iming-iming bunga 40 persen setahun. Tidak hanya itu, berikutnya muncul lagi kasus dengan modus rada-rada mirip, dilakukan perusahaan jasa konsultasi keuangan PT Futurindo Multi Sejahtera (FMS). Pihak FMS menjanjikan pinjaman lumayan besar pada masyarakat, dengan syarat calon nasabah harus menyetorkan 20 persen dari total dana pinjaman yang akan dipinjam dari perusahaan itu. Masyarakat dengan latar belakang pendidikan rendah, sementara keinginan untuk kaya dengan cara instan menggebu-gebu, menjadikan mereka teperdaya dan terjebak iming-iming keuntungan besar dan instan. Padahal bercermin dari kasus-kasus sebelumnya seperti KKM dan Balicon, masyarakat paling tidak seharusnya bisa menggunakan akal sehat agar investasinya tidak hilang sia-sia. Pihak berkompeten seperti Otoritas Jasa Keungan (OJK), Bapepam, termasuk perguruan tinggi haruslah bisa mendidik masyarakat, bahwa investasi itu tidak sama dengan gambling. Berinvestasi haruslah menggunakan hitung-itungan ekonomi, paling tidak akal sehat, apakah wajar atau janggal iming-iming keuntungan yang ditawarkan. Yang terpenting lagi, melakukan pengawasan sejak dini terhadap berbagai usaha berkedok investasi abal-abal yang menjanjikan keuntungan tidak wajar di masyarakat. Dengan begitu, tidak akan ada jatuh korban ‘’bimsalabim’’-nya KKM, Balicon, FMS, apalagi sekelas Kanjeng Dimas.
Budaya Instan dan Investasi Fiktif Praktik pengelolaan investasi dan penghimpunan dana masyarakat yang tidak jelas legalitasnya masih cukup marak terjadi. Sejumlah kasus dugaan investasi fiktif terus bermunculan. Yang baru saja terjadi di Probolinggo, Jawa Timur. Sebuah padepokan terindikasi dan diduga menghimpun dana dengan melibatkan ribuan masyarakat bermotifkan uang yang disetorkan bisa dilipatgandakan menjadi beberapakali lipat. Kemungkinan tindakan ini bisa tergolong investasi fiktif atau bodong, karena ada aliran kas dari masyarakat dengan mengharapkan hasil (return) melebihi ekspektasi dan bisa dibilang tidak masuk akal. Tawaran menggiurkan dan menjadikan masyarakat menjadi korban seperti kejadian investasi fiktif pada masa-masa lalu memberikan gambaran seolah-olah hidup ini ada pada dunia apa yang disebut realitas semu, penuh khayalan imajinasi liar, instan dan mengharapkan hasil melalui jalan pintas. Pertanyaan muncul, mengapa kejadian seperti ini berulang kali atau sering terjadi?
Oleh I Wayan Suartana ehidupan masyarakat yang cenderung konsumerisme adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan di hadapan kita. Kebudayaan dan peradaban baru kekinian dengan kecanggihan teknologi dan media komunikasi multiwajah, multimedia, di samping bermanfaat luar biasa bagi kehidupan juga ikut berkontribusi dalam pembentukan budaya instan. Orang bisa terjebak dalam imajinasinya sendiri dan goyah bila ditawari produk-produk investasi atau yang bisa dipersamakan dengan itu. Di lain pihak, kondisi konsumen atau calon investor yang bervariasi menjadi tantangan tersendiri bagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam mewujudkan perlindungan investasi yang sehat bagi masyarakat. Literasi dan edukasi intensif dilakukan, tetapi berhadapan dengan perilaku yang paradoks dan anomali, tidak bisa hanya mengandalkan resep atau pendekatan yang normatif sifatnya, sehingga pendekatan keperilakuan menjadi alternatif yang harus ditempuh. Realita muncul antara lain dalam bentuk konsumen atau calon nasabah yang kemungkinan kurang peduli dengan risiko bawaan, biaya, dan kondisi lainnya dari suatu tawaran investasi. Diduga mereka terkena arus budaya instan yaitu ingin kaya dan atau menambah kekayaan secara cepat tidak peduli risiko yang harus ditanggungnya. Penulis mengutip pendapatnya Juneman Abraham tentang penyebab munculnya budaya instan. Pertama, tuntutan hidup, kompetisi, serta semarak dan serba cepatnya perubahan lingkungan. Sementara itu, manusia secara biologis maupun psikologis memiliki kapasitas yang terbatas untuk mengolah informasi. Menurut penulis, ini merupakan asimetri informasi di mana satu pihak memiliki banyak informasi, sementara yang lain tidak, sehingga yang punya informasi akan mendapatkan manfaat yang berlebihan. Kedua, perspek-
K
tif waktu yang kian memendek. Hal ini dipengaruhi oleh revolusi teknologi yang menyediakan cara untuk mamanipulasi badan serta benda-benda seturut keinginan kita secara cepat dan murah, serta kultur yang memuja-muja kecepatan sebagai ukuran pertama kesuksesan. Ketiga, keterbukaan informasi dan nyaris tak terbatasnya bahan tontonan di sekitar kita. Dengan adanya media jejaring sosial orang dengan mudah melakukan perbandingan antara dirinya dengan orang lain. Pada saat melakukan pembandingan itu, orang mudah mendapatkan kenyataan bahwa dirinya masih ‘’kalah atau di bawah’’ dari orang lain. Ditunjang oleh suburnya ungkapan motivasional, ‘’kalau orang lain bisa, mengapa saya tidak bisa? Kalau orang lain bisa mencapainya dalam 3 jam, mengapa saya harus 3 hari?’’, lantas membuat orang mengejar terus untuk dapat mencapai apa yang bisa dicapai oleh orang lain. Keempat, pertukaran sosial yang dilandasi oleh materialisme dan imajinasi-imajinasi yang tidak lagi mengindahkan pakem moral. Kelima, apabila mengikuti penjelasan teori psikologi evolusioner: nenek moyang manusia tidak memiliki alasan yang kuat untuk memiliki tujuan hidup jangka panjang. Hal ini karena yang terpenting bagi mereka pada saat itu adalah bertahan hidup ‘’pada hari ini’’ di tengahtengah buasnya alam. Menurut psikologi evolusioner, penekanan pada masa kini pada nenek moyang kita itu mewariskan ‘’program pikiran’’ serupa pada generasigenerasi berikutnya, termasuk generasi kita. Keenam, dilupakannya nilai-nilai religius yang menganjurkan kesabaran dan pengendalian diri untuk mencapai sesuatu yang lebih agung atau mulia. Menurut hemat penulis, di sinilah letak titik krusialnya di mana kemungkinan dan diduga nilai-nilai religius sudah tergerus karena ambisi jangka pendek yang kurang mengindahkan dan mematuhi ajaran agama dan nilai-nilai (norma-norma) etika sebagai pegangan dan pedoman hidup.
Beranjak dari budaya instan tersebut, pengalaman menunjukkan investasi dengan menjanjikan keuntungan berlipat telah membuat masyarakat seolah ‘’terhipnotis’’ dan percaya begitu saja. Pola variatif ditunjukkan dengan menggunakan cara yang sama tetapi dengan ragam kemasan yang berbeda. Biasanya pendekatan personal yang dilakukan menarik dan impresif, akan tetapi bila ditelisik lebih jauh tergambar jelas berbeda dengan skema wajar hasil sebuah investasi. Pembentukan tujuan dalam diri individu liar ke mana-mana dan masuk dalam cita-cita dan harapan yang tinggi karena imingiming. Ini semakin memberikan keyakinan bahwa memang benar ada fenomena masyarakat dalam mencari peruntungan (hasil yang menggiurkan) tanpa harus bersusah payah dengan menunggu dalam waktu yang lama, meskipun ini kasuistik sifatnya. Terlalu Percaya Diri Ada indikasi masyarakat yang menanamkan dananya dalam investasi yang diduga fiktif, tidak seluruhnya orangorang yang minim dalam pendidikan tetapi ada juga dari kalangan dengan tingkat intelektualitas dan status sosial yang tinggi. Ada benarnya investasi fiktif atau bodong bukan hanya persoalan kecerdasan semata, tetapi persoalannya bergeser pada preferensi risiko (orang suka mengambil risiko atau tidak) yang dicirikan ‘’tidak salahnya mencoba, siapa tahu berhasil’’. Perilaku tersebut kemungkinan dicirikan juga oleh rasa percaya diri berlebihan (over confident) atas pertimbangan dan keputusan yang dibuatnya. Selanjutnya, perilaku terlalu percaya diri tersebut ternyata tanpa disadari akan meningkatkan kesalahan estimasi atau kesalahan memperkirakan distribusi kesejahteraan/kemakmuran di kemudian hari, sehingga menciptakan suatu situasi yang bisa jadi merugikan yang bersangkutan. Orang bisa menyesal
S URAT PEMBACA
Buat warga Abiansemal tentu paham kalau Pasar Latu ini bagai cerita yang belum jelas ujungnya. Hari ini berkembang wacana bahwa akan dijadikan pasar buah. Secara lokasi yang di pertigaan dengan jalan sempit tentu risiko kemacetan akan jadi kendala utama kalau dijadikan pasar. Belum lagi secara lokasi yang sangat dekat dengan Pasar Mambal (kurang dari 1 km) kemungkinan akan berhasil agak diragukan kecuali dijadikan pasar buah khusus semacam di Batu Kandik, misalnya. Secara pribadi saya mengusulkan agar dijadikan sekolah
SMP, ini karena saat ini SMP negeri di Kecamatan Abiansemal seperti SMPN 1 dan SMPN 3 punya lebih dari 11 kelas. Jumlah yang sangat banyak bukan? Mengutip Nelson Mandela bahwa hanya dengan pendidikan kita bisa mengubah dunia. Jika hal ini terwujud tentu akan jadi angin segar buat Kecamatan Abiansemal dan Desa Abiansemal khususnya. Karena selama ini jarak dari rumah ke sekolah SMP lumayan jauh. Mudah-mudahan bapak-bapak di sana bisa mempertimbangkan masukan ini. Made Rimanta Abiansemal, Badung
Kasus–kasus di Lingkungan Perhubungan Berita penanganan penyidikan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) yang berlokasi di Tabanan (Bali Post, 3/10) membuat saya perihatin dengan kasus-kasus yang terjadi di lingkungan Perhubungan. Selain kasus ini, seingat saya kasus Dermaga Gunaksa, Klungkung dan Dermaga Tanah Ampo di Karangasem juga menjadi sorotan. Selain itu, permasalahan angkutan aplikasi juga terus bergulir. Mengapa kasus di jajaran Perhubungan begitu banyak. Kapan akan dituntaskan? Untuk itu saya berharap DPRD Bali dan Dinas Perhubungan di Bali melakukan koordinasi dan melakukan
Penulis, Guru Besar FEB Unud, penulis buku Akuntansi Keperilakuan (Teori dan Implementasi).
POJOK
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Alih Fungsi Pasar Latu
karena kesalahan dalam estimasi dan kerugian besar yang di luar perkiraan. Mereka kemungkinan berperilaku terlalu percaya diri ketika melakukan prediksi atau dengan kata lain mereka sebenarnya telah melakukan penipuan diri (Mahatma Kufepaksi, 2007). Jika seseorang secara tidak sadar atau tidak sengaja mempersepsikan dirinya memiliki kemampuan di atas rata-rata dan kemudian pola pikirnya mengarahkan dan mengelola persepsinya ini sedemikian rupa sehingga cenderung mengonfirmasi mendukung perilakunya, maka dia akan terperangkap pada pembentukan keyakinan yang keliru yang selanjutnya akan mengarah kepada pembentukan perilaku terlalu percaya diri. Kemungkinan individu yang terlalu percaya diri dalam kasus investasi bodong adalah orang yang diduga cenderung naif secara informasi, terkena bias pengetahuan dan tidak mampu memberikan penjelasan (counter explanation) mengapa mengambil keputusan seperti itu. Setiap orang dalam kehidupan sosial di masyarakat tidak dapat serta merta dan tidak otomatis mampu mengendalikan kemampuan pengetahuan dan emosi yang sebenarnya, akibatnya mereka merasa yakin dengan merasa lebih pandai, lebih tahu, lebih baik, dan lebih mampu dibandingkan dengan realitas yang sebenarnya. Mereka tidak pernah merasa keliru karena apa yang dilakukan hanyalah sebuah klaim kebenaran. Inilah awal dari tindakan irasional mereka, meskipun sesungguhnya mereka orang rasional. Untuk itu, otoritas harus memiliki instrumen khusus untuk mengelola dan mengendalikan lewat regulasi dan kebijakan yang ketat, transparan dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat meminimalisir kemungkinan perilaku budaya instan dalam berinvestasi sehingga pada akhirnya kepercayaan terhadap industri dan jasa layanan keuangan tetap stabil. Pengalaman yang begitu banyak mengenai investasi fiktif atau bodong bisa menjadi jangkar dalam mengambil keputusan mikro investor dan pilihan kebijakan strategis makro regulator. Dengan strategi edukasi yang tepat diharapkan kesadaran masyarakat meningkat menuju kondisi yang normal dan wajar serta bisa memitigasi bias pengetahuan dan emosional yang mungkin muncul. Masyarakat menjadi lebih rasional dalam mengambil keputusan, walapun rasionalitas itu tetap ada keterbatasan manakala dia tidak mendapat pasokan informasi yang kredibel.
pengawasan terhadap proyek-proyek yang dibangun. Sebagai masyarakat Bali saya malu jika kasus-kasus korupsi hanya meminjam tempat di Bali, apalagi melibatkan orang Bali. Jika perlu saya berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun ke Bali menyelidiki kasus-kasus ini agar Bali makin lama tak menjadi tempat untuk melakukan korupsi. Mohon penjelasan terbuka dari pihak-pihak terkait menyangkut kasus-kasus korupsi dan penanganannya.
DPRD Bali siap mengawal aspirasi Pasubayan Tolak Reklamasi. - Hanya mengawal, bukan tolak reklamasi. *** Pasubayan Tolak Reklamasi kecewa atas sikap DPRD yang ‘’abu-abu’’. - Politik tak ada hitam-putih. *** Pemerintah siap bantu permodalan para wirausaha muda pertanian. - Selama ini hanya bantu kapitalis.
Wayan Supartika, S.H. Denpasar, Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
JARING IKAN Seorang warga menjaring ikan di aliran Tukad Badung, di kawasan Jalan Pulau Biak II, Denpasar, Senin (3/10) kemarin. Kendati turun hujan deras, ia tetap menjaring ikan di air sungai yang mengalami pasang dan keruh tersebut.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Integrasi JKBM ke JKN
Figur
7
Ratusan Operator Terancam PHK
Awasi Ekspedisi PEREDARAN narkoba di Bali seakan tidak pernah surut, padahal ratusan orang yang terlibat kasus tersebut ditangkap. Pasokan narkoba ke Pulau Dewata terus mengalir. Salah satu modusnya, bandar narkoba memanfaatkan jasa ekspedisi. “Dari kasus yang kami ungkap, narkoba Bali Post/rah dikirim dari Jawa pakai jasa ekspedisi. Untuk itu, kami akan mengawasi dan bekerja sama dengan manajemen perusahaan ekspedisi,” kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar, Kompol Gede Ganefo, Senin (3/10) kemarin. Jika ada kiriman paket barang yang mencurigakan, Ganefo berharap karyawan ekspedisi menginformasikan ke Polresta atau kantor polisi terdekat. Bila perlu, lanjutnya, perusahaan ekspedisi punya mesin X-ray agar pemeriksaan paket lebih optimal. “Kami berharap pemilik atau pengelola ekspedisi bisa diajak kerja sama untuk menekan peredaran narkoba di Bali. Memerangi narkoba, semua pihak harus terlibat agar tidak ada celah sindikatnya beraksi,” ujar mantan Kasat Intelkam Polresta Denpasar ini. Ganefo mengakui beberapa pengungkapan pengiriman narkoba berkat informasi karyawan ekspedisi. Ia berharap semua perusahaan lebih waspada dan hati-hati saat menerima paket barang. “Apalagi alamat pengirim dan penerimanya fiktif. Kami imbau kepada pemilik atau pengelola ekspedisi supaya pengirim atau penerima paket menunjukkan kartu identitasnya. Itu salah satu cara mencegahnya,” tandas Ganefo. Menurut Ganefo, untuk menyelamatkan Bali dari narkoba, semua komponen masyarakat harus komit memeranginya. Jangan sampai generasi penerus Bali hilang gara-gara narkoba. “Kami sudah berupaya memeranginya baik secara preventif dan represif. Tinggal masyarakat untuk mengimbanginya dengan cara mencegah narkoba beredar di lingkungan masing-masing,” ucap perwira melati satu di pundak ini. (rah)
Bali Post/wan
Denpasar (Bali Post) -
Bali Post/rah
ISTRI I GUSTI NGURAH RAI - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko didampingi Danrem 163/Wira Satya (WSA) Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa dan petinggi Kodam lainnya mengunjungi istri Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai, Desak Putu Kari (93), di Jalan Nangka Selatan nomor 59, Denpasar, Senin (3/10) kemarin. Menurut Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa, Pangdam menyampaikan, kita harus selalu mengenang jasa I Gusti Ngurah Rai. Bahkan saat memperingati HUT ke-71 TNI, Rabu (5/10) besok, akan digelar sosio drama kolosal perjuangan I Gusti Ngurah Rai.
Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) harus sudah terintegrasi ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) per 1 Januari 2017. Integrasi ini dipastikan mengancam posisi ratusan operator JKBM khususnya di puskesmas-puskesmas yang ada di Bali. Berbeda dengan para verifikator serta akuntan yang masih ada kemungkinan untuk ditarik ke Rumah Sakit Bali Mandara.
“Itu kan sangat banyak sekali jumlahnya, tapi ada sebagian yang kita rekrut langsung ke Rumah Sakit Bali Mandara. Seperti verifikator itu kan tenaga paramedis, lanjut kita tarik, akuntan misalnya langsung ditarik. Ancar-ancar yang masih harus kita pikirkan 271 orang itu, dari operator di puskesmas,” ujar Kepala Dinas
Kesehatan Bali, dr. Ketut Suarjaya, di Denpasar, Senin (3/10) kemarin. Suarjaya menambahkan, tenaga operator JKBM berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau kontrak. Pihaknya berharap, hal ini juga turut menjadi pemikiran anggota dewan di DPRD Bali. Kendati di sisi
lain, pihaknya sudah meminta pemerintah kabupaten/ kota untuk mengidentifikasi. Seandainya kabupaten/kota membutuhkan tenaga operator, agar mau merekrut mereka. “Sehingga sisanya nanti akan kami ambil langkah-langkah. Mudah-mudahan tidak ada yang sampai di-PHK, kasihan juga,” tandasnya. (kmb32)
Pengadaan Alkes RS Bali Mandara Dianggarkan Rp 70 Miliar Denpasar (Bali Post) DPRD Bali sempat mempertanyakan anggaran Rp 70 miliar yang lolos di APBD Perubahan 2016 untuk pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) Rumah Sakit Bali Mandara. Dewan khawatir, anggaran yang cukup besar ini tidak bisa terserap maksimal dalam sisa waktu yang singkat. Tapi ternyata, pengadaan alkes tidak dilakukan melalui tender melainkan lewat e-katalog. “Tadinya kami berpikiran tender sehingga waktu tidak cukup, kan rugi menganggarkan. Ternyata sekarang sudah ada ketentuan tentang pengadaan barang berdasarkan e-katalog, lebih mudah, lebih
nyaman,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Parta, usai menggelar rapat dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali di gedung dewan, Senin (3/10) kemarin. Pada intinya, lanjut Parta, RS Bali Mandara harus segera beroperasi. Selain masalah alkes, perekrutan tenaga yang nanti akan mengelola atau bekerja di RS Bali Mandara juga harus dilakukan dengan proporsional. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Suarjaya mengatakan, total dana yang dibutuhkan untuk pengadaan alkes sebetulnya mencapai Rp 200 miliar. Itu sebabnya, pihaknya mulai mencicil pengadaan alkes
di APBD Perubahan 2016 dengan menganggarkan sebesar Rp 70 miliar. Alat-alat yang dibeli seperti alat UGD, ICU, ICCU, laboratorium, tempat tidur atau bed di semua kelas utamanya kelas 3, pemulasaran jenazah, radiologi, rontgen, CT Scan, dan USG. Sementara alat-alat untuk 6 ruang operasi didorong pada APBD Induk 2017, yang membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 12 miliar per ruang operasi. “Karena waktunya pendek tentu beberapa item alkes yang bisa kita adakan dengan e-katalog, tidak bisa dengan tender biasa. Dari total Rp 200 miliar itu, Rp 70 miliar kita sudah bisa anggarkan di perubahan ini dan
ready di tahun ini,” ujarnya. Itu pun sebenarnya, lanjut Suarjaya, hanya sekitar Rp 67,2 miliar yang digunakan untuk alkes. Sedang sisanya digunakan untuk persiapan lain seperti perencanaan interior dan SDM yang bertugas untuk menjaga rumah sakit hingga genset atau listrik. Padahal untuk interior saja, sebetulnya dirancang menghabiskan Rp 10 miliar. Belum lagi sarana penunjang lain seperti IPAL, laundry atau dapur gizi rencananya menghabiskan hingga Rp 70 miliar. “Sampai dengan 28 September kemarin, progres fisik rumah sakit sudah mencapai 94%
lebih. Rencana operasi rumah sakit Agustus 2017, bersamaan dengan HUT Pemprov,” imbuhnya. Suarjaya menambahkan, pada pengoperasian awal akan ada layanan geriatri dan pelayanan alternatif. Di tahun 2018, barulah akan ditambah dengan layanan unggulan seperti layanan jantung terpadu, neuroscience, kanker, stemcell, dan teknologi PET SCAN. “Kita salah satunya membuat layanan unggulan kanker karena pasien-pasien kanker baru terdeteksi pada stadium lanjut di Bali sehingga sulit untuk diselamatkan. Ini karena sistem deteksi dini di Bali belum ada,” tandasnya. (kmb32)
BANGLI
8
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
Batas Waktu Berakhir
Belasan Ribu Penduduk Belum Rekam Data E-KTP
Bangli (Bali Post) -
Batas perekaman data e-KTP sesuai kebijakan pemerintah pusat telah berakhir pada 30 September lalu. Namun di Bangli, masih ada belasan ribu warga yang belum melaksanakan perekaman. Menyikapi itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bangli terus menggencarkan sosialisasi dan layanan jemput bola.
Bali Post/sos
FOGGING - Fogging yang dilaksanakan oleh petugas Dinas Kesehatan Bangli belum lama ini, sebagai salah satu upaya untuk menekan angka kasus DBD.
Masyarakat Diimbau Tetap Waspada DBD
Bangli (Bali Post) Pasien di RSU Bangli masih didominasi pasien kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Guna menekan angka kasus DBD, masyarakat pun diminta tetap menggencarkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Kasubag Hukum, Humas dan Pemasaran RSU Bangli Nyoman Purnamawati menjelaskan, berdasarkan data, jumlah pasien pada Juni mencapai 222 orang dan Juli 185 orang. Sementara Agustus dan September masing-masing 127 dan 73 orang. Meski mengalami penurunan, penyakit musiman ini masih menduduki peringkat teratas dengan jumlah pasien tertinggi. ‘’Pasien ini berasal dari empat kecamatan. Angka setiap bulannya cenderung menurun. Pasien yang masuk paling banyak dari Kecamatan Bangli. Soal ruang rawat masih bisa teratasi,’’ terangnya, Senin (3/10) kemarin. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangli I Nengah Nadi membeberkan, pada Juni, penderita DBD mencapai 191 orang, Juli 170 orang dan Agustus 109 orang. Di September jumlahnya menurun yakni 78 orang. Penderita berasal dari berbagai jenjang usia. Munculnya wabah ini tidak lepas dari suhu lingkungan yang mengalami perubahan dari sejuk ke hangat. ‘’Kondisi lingkungan seperti sekarang masih menjadi tempat favorit nyamuk aides aygipti yang menjadi biang keladi penyebab DBD,’’ tuturnya. Meski jumlah penderita mengalami penurunan, bukan berarti Bangli akan segera terbebas dari penyakit musiman tersebut. Masyarakat harus tetap bersikap waspada. Demikian juga dengan langkah PSN yang perlu terus diterapkan. ‘’Kami juga sudah rutin melakukan fogging. DBD itu akan hilang kalau nyamuknya tidak lagi ada. Ini perlu dukungan masyarakat,’’ tegasnya. (kmb45)
Lama Mati Suri, Listibya akan Dibangkitkan
Bangli (Bali Post) Lembaga Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan (Listibya) di Kabupaten Bangli telah lama mati suri. Sudah lebih dari lima tahun terakhir, lembaga ini tidak pernah berfungsi. Padahal keberadaan lembaga tersebut sangat dibutuhkan pemerintah daerah untuk membantu menggali potensi, membina dan mengembangkan kebudayaan. Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangli Nyoman Wiradana, Senin (3/10) kemarin, mengaku tidak ingat betul kapan terakhir Listibya eksis di Bangli. ‘’Semenjak saya mulai bertugas di Disbudpar 2008 lalu, keberadaan Listibya setahu saya sudah mati suri,’’ terangnya. Menurut Wiradana, sejatinya Listibya yang beranggotakan seniman serta budayawan ini sangat dibutuhkan Pemkab sebagai mitra kerja. Sebagaimana perannya, Listibya dibutuhkan untuk memberikan pertimbangan-pertimbangan kepada Pemkab terkait kebudayaan dan kesenian. ‘’Misalnya, saat ada event budaya seperti HUT Bangli, atau misi kesenian lainnya. Seniman dan budayawan yang berada dalam lembaga Listibya ini kita butuhkan untuk dimintai sumbangsih pemikiran. Yang mana yang layak dan yang mana yang patut kita pentaskan. Demikian juga dalam PKB, kita juga bisa minta masukan mengenai materi-materi yang bisa diikuti,’’ terangnya. Dengan sumbangsih pemikiran dan masukan dari para seniman dan budayawan yang bernaung dalam Listibya, maka dalam menggelar event-event budaya tidak lagi ada kesan Pemkab berlaku sewenang-wenang. Mengingat pentingnya peran Lembaga Listibya di Bangli, Wiradana pun mengungkapkan bahwa tahun ini, Listibya rencananya bakal dibangkitkan dan direvitalisasi oleh Pemkab Bangli. Terkait rencana itu, pihaknya mengaku sudah sempat mengundang beberapa seniman dan budayawan di Bangli untuk diajak rapat. Dari beberapa kali pertemuan, sejauh ini hasilnya sudah ada kesepakatan untuk membangkitkan Listibya. ‘’Kepengurusannya sudah terbentuk. Hanya saja SK masih proses,’’ ujarnya. Ditambahkannya, dalam lembaga Listibya tersebut nantinya tidak hanya ada bidang kesenian dan kebudayaan tradisional namun bidang kesenian modern salah satunya seperti perfilman pun turut dirangkul. (kmb40)
Kepala Disdukcapil Bangli I Nyoman Sumantra, Senin (3/10) kemarin, menyampaikan, berdasarkan data yang diterima dari pemerintah pusat, penduduk yang wajib mengikuti perekaman data e-KTP mencapai 26.618 jiwa. Akan tetapi, sampai batas waktu berakhir, yang mengikuti perekaman baru 11.585 jiwa. Masih banyaknya penduduk yang belum melakukan perekaman data salah satunya akibat kesadaran masyarakat yang masih rendah. E-KTP masih dipandang sebagai sesuatu yang
kurang penting dan tidak akan dipergunakan untuk melengkapi berbagai administrasi. Meski batas waktu telah berakhir, pemberian layanan tetap dilaksanakan. Tempatnya tetap melalui UPTD yang ada di masing-masing kecamatan maupun kantor dinas. Khusus untuk daerah yang jaraknya cukup jauh juga masih dilakukan dengan sistem offline yakni petugas langsung jemput bola. Cara ini diklaim cukup efektif dan mampu meringankan beban masyarakat. ‘’Guna menggenjot perekaman
ini, kami juga akan sosialisasikan lagi. Secara umum tingkat kesadaran masih rendah. Padahal kami sudah lakukan jemput bola,’’ katanya. Selain dihadapkan dengan kondisi demikian, Sumantra juga menyebutkan ketersediaan blangko e-KTP juga sudah mulai menipis. Pada 29 September lalu, Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan surat edaran. Isinya menjelaskan bahwa ketersediaan blangko e-KTP per 1 Oktober 2016 di Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil telah habis.
Untuk itu, blangko yang masih tersedia di Disdukcapil dicetak untuk pemohon yang berstatus Print Ready Record. ‘’Jika blangko yang ada sekarang sudah habis, maka untuk sementara pemohon yang belum mendapat fisik e-KTP diganti dengan surat keterangan. Ini akan kami sosialisasikan ke kecamatan, desa dan lembaga layanan publik,’’ katanya. Blangko dari pemerintah pusat diperkirakan tersedia kembali pada November 2016 setelah revisi DIPA di Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2016 mendapatkan persetujuan Kementerian Keuangan. ‘’Seperti itu penjelasan pemerintah pusat,’’ pungkas mantan Kadisdikpora Bangli ini. (kmb45)
Bali Post/sos
I Nyoman Sumantra
Bahas Ranperda, Pansus II akan Turun ke 15 Desa
Bali Post/sos
RONTOK - Petani di Banjar Delod Desa, Desa Pengotan sedang memungut jeruk yang rontok.
Akibat Hujan dan Angin Kencang
Hasil Panen Jeruk di Pengotan Menurun Bangli (Bali Post) Hujan disertai angin kencang yang sering melanda Kabupaten Bangli sejak beberapa hari belakangan tak hanya mengakibatkan bencana pohon tumbang. Buah jeruk petani di Banjar Delod Desa, Desa Pengotan Bangli juga dibuat rontok. Kondisi itu mengakibatkan hasil panen petani turun. Petani setempat, I Wayan Parma, menuturkan hujan yang terjadi belakangan ini tidak lagi seperti sebelumnya. Kehadirannya sering disertai angin kencang. Kondisi ini berdampak pada pertanian jeruk. Buahnya yang sudah memasuki usia panen dibuat rontok dan membusuk. ‘’Sejak sepekan lalu, hujan disertai angin sering terjadi. Hektaran pohon jeruk dihempas hingga buahnya banyak rontok,’’ tuturnya, Senin (3/10) kemarin. Amukan angin yang baru pertama kali terjadi di tahun ini membuat hasil panen jeruk mengalami penurunan hingga 25 persen. Hal ini secara otomatis berbanding lurus dengan pendapatan petani. Persoalan ini pun sangat sulit untuk diatasi. Petani
hanya bisa pasrah menyaksikan buah jeruknya yang berserakan dan membusuk. ‘’Buah yang rontok sebenarnya sudah memasuki musim panen. Petani dan tengkulak banyak yang mengeluhkan. Petani juga tidak bisa mengatasi itu,’’ katanya. Dia menceritakan, selain akibat hujan dan angin, rontoknya buah jeruk juga dipicu karena adanya serangan lalat buah. Hama ini sudah ada sejak lama. Petani pun sangat sulit melakukan pembasmian. ‘’Serangan lalat itu sangat sulit dihentikan. Itu cukup mempengaruhi hasil dan kualitas panen,’’ ungkapnya. Di tengah penurunan produksi, petani juga dihadapkan dengan harga jeruk yang terbilang cukup murah. Kualitas bagus hanya kisaran Rp 5 ribu per kilogram. Sementara yang rendah kisaran Rp 2 ribu. Supaya petani bisa menjauh dari ambang kerugian, harga jualnya minimal kisaran Rp 7 ribu per kilogram. ‘’Kalau sebesar itu harga minimalnya, jadinya petani lebih aman. Tidaklah sampai merugi. Nah, kalau murah seperti seka-
rang, terus isi rontok, cukup terpukul jadinya,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kabid Pengolahan, Pemasaran dan Sarana Prasarana Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli Dewa Putu Sugiarta mengatakan, buah jeruk yang rontok akibat hujan disertai angin hanya terjadi di beberapa wilayah. Oleh karenanya tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi secara global. ‘’Itu (jeruk rontok-red) hanya terjadi di beberapa wilayah saja. Tidak secara menyeluruh. Kami juga tidak menerima laporan ada hal seperti itu,’’ ucapnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pangan dan Hortikultura Dinas P3 Bangli I Wayan Tagel Sujana menjelaskan, cuaca buruk yang terjadi belakangan ini tak hanya memicu maraknya serangan hama pada pertanian basah. Tetapi juga pada perkebunan kering, salah satunya jeruk. Di samping menggunakan pestisida, penanganannya juga harus dilakukan secara serentak di satu wiilayah. ‘’Dengan serentak, peluang hama untuk berpindah menjadi sangat kecil,’’ tandasnya. (kmb45)
Bangli (Bali Post) Pansus II DPRD Bangli berencana turun mendatangi tokoh masyarakat di 15 desa yang ada di kawasan geopark. Hal itu terkait pembahasan Ranperda tentang Perlindungan Geologi Kawasan Geopark. Ketua Pansus II Ida Bagus Raka Mudarma ditemui, Senin (3/10) kemarin, mengatakan dari empat ranperda yang ditangani Pansus II yakni Ranperda tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Bangli Nomor 9 tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Bangli Nomor 23 tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Ranperda tentang Perlindungan Geologi Kawasan Geopark Batur, dua di antaranya sudah berhasil dituntaskan. Sementara dua ranperda lainnya yakni Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Ranperda tentang Perlindungan Geologi Kawasan Geopark, penetapannya akan ditunda dan dijadwal ulang. Terkait Ranperda tentang Perlindungan Geologi Kawasan Geopark, pihaknya mengaku tidak mau tergesa-gesa untuk menetapkannya. Sebab peraturan ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ranperda tentang Perlindungan Geologi Kawasan Geopark harus dibahas secara detail. Bahkan untuk itu pihaknya juga akan turun lang-
sung untuk mencari masukan ke masyarakat. ‘’Ranperda tentang Perlindungan Geologi Kawasan Geopark ini akan bersentuhan dengan masyarakat di sekitar kawasan geopark. Dalam ranperda ini bakal diatur tiga hal pokok yakni masalah geologi, hayati dan kebudayaan,’’ terangnya. Dipaparkannya, untuk masalah geologi, dalam ranperda ini nantinya akan diatur terkait jenis bebatuan maupun pasir yang bisa diambil dari kawasan Geopark. Dalam perda ini juga akan diatur masalah bebatuan yang ada di lahan pribadi. ‘’Seperti diketahui selama ini banyak masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari galian C. Karenanya, hal ini mesti dibahas lebih mendalam, sehingga ketentuannya jelas,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, terkait masalah hayati, dalam ranperda tersebut nantinya akan diatur mengenai perlindungan sejumlah satwa yang ada dalam kawasan geopark. ‘’Demikian juga soal budaya yang berkembang di masyarakat,’’ ujarnya. Sementara itu terkait Ranperda tentang pengelolaan Barang Milik Daerah, pihaknya mengaku masih melakukan pendataan objek retribusi. ‘’Pembahasan ranperda ini juga masih menunggu hasil kerja Pansus Aset bersama Bagian Umum dan Aset Daerah karena ini terkait dengan masalah aset,’’ kata Mudarma. (kmb40)
Keluarga Korban Pembunuhan Mencak-mencak di Pengadilan Musim Hujan, Air Terjun Cepung
Bali Post/sos
AIR TERJUN - Air Terjun Cepung di Banjar Penida Kelod, Desa Tembuku yang tetap ramai dikunjungi wisatawan meskipun saat musim hujan.
Bangli (Bali Post) Keluarga I Gede Pasek, korban kasus pembunuhan di Desa Songan Kintamani, mencakmencak di Pengadilan Negeri Bangli, Senin (3/10) kemarin. Pemicunya mereka kecewa lantaran mendapati sidang kasus pembunuhan yang mengagendakan pembacaan pledoi itu sudah selesai digelar saat mereka hendak masuk ke ruang sidang. Tak hanya itu, pihak keluarga korban juga marah-marah di pengadilan karena tak terima dengan perbuatan salah satu oknum pegawai yang sempat mencekik leher adik korban. Berdasarkan pantauan siang kemarin, sidang pembacaan pledoi terdakwa Jero Luwes dan Komang Kresna Wijaya alias Zul digelar sekitar pukul 10.30 wita. Sidang berlangsung cukup singkat sekitar 15 menit. Dalam sidang yang dipimpin ketua Majelis Hakim Dewa Made Budi Warsara tersebut, pengacara terdakwa Wayan Wira hanya membacakan secara singkat pokok pembelaan terdakwa. Dalam pembelaan tersebut, intinya dimohonkan kepada majelis hakim
untuk menjatuhkan hukuman kepada terdakwa sesuai kadar kesalahannya. Sementara itu Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan kemarin menyatakan tetap pada tuntutannya. Kemudian, sesaat setelah sidang selesai digelar, puluhan anggota keluarga korban yang sedari pagi duduk-duduk di areal parkir PN Bangli langsung mencak-mencak begitu tiba di depan ruang sidang. Mereka marah karena mendapati sidang sudah selesai digelar. Pihak keluarga korban menuding Pengadilan Negeri Bangli sengaja menggelar sidang dengan sembunyi-sembunyi. ‘’Tujuan kami datang ke sini hanya untuk mendengarkan persidangan. Kenapa kok tidak dikasi. Kenapa tidak ada petugas yang memberitahukan kami bahwa sidang sudah dimulai,’’ kata salah seorang keluarga korban. Tak hanya itu, seseorang yang mengaku sebagai adik korban juga mengatakan tak terima dengan perbuatan oknum pegawai pengadilan yang sempat mencekik lehernya. Dia mengaku dicekik saat berusaha menanyakan informasi sidang.
Saat itu, situasi sempat berlangsung tegang karena sejumlah anggota keluarga korban yang emosi berusaha masuk ke salah satu ruangan untuk menemui oknum pegawai yang dimaksud. Namun, upaya itu segera dihalangi petugas kepolisian. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, petugas kepolisian dan pengadilan pun akhirnya mencari solusi dengan memberikan kesempatan beberapa anggota keluarga korban untuk bertemu langsung dengan oknum pegawai yang dituduh mencekik adik korban. Ketegangan itu pun akhirnya berakhir setelah dilakukan mediasi di salah satu ruangan di PN Bangli. Sementara itu, Kepala PN Bangli Dewa Budi Watsara mengatakan bahwa persoalan tersebut sudah bisa diselesaikan dengan damai. Sebagaimana hasil mediasi, dia mengatakan bahwa pegawainya sama sekali tidak ada mencekik keluarga korban melainkan hanya memegang saja. ‘’Hanya salah pengertian saja, tidak ada dicekik, hanya dipegang saja,’’ ujarnya. (kmb40)
Tetap Ramai Pengunjung Bangli (Bali Post) Intensitas hujan di Kabupaten Bangli sejak beberapa hari belakangan berada di atas normal. Hal itu mengakibatkan jalan menuju objek wisata Air Terjun Cepung di Banjar Penida Kelod Desa/Kecamatan Tembuku licin dan berlumpur. Namun, kondisi demikian ternyata tidak mempengaruhi jumlah kunjungan. Per harinya masih tetap ratusan orang. Perbekel Tembuku I Ketut Mudiarsa menuturkan, sejak dibuka untuk umum sekitar delapan bulan lalu, air terjun ini cukup digandrungi wisatawan. Per harinya jumlah kunjungan mencapai ratusan orang yang terdiri dari wisatawan asing maupun domestik. Saking penasaran dengan keindahan yang ditawarkan, pengunjung yang datang sejak memasuki musim hujan ini tidak pernah surut. Padahal, jalan menuju ke lokasi cukup licin. ‘’Jumlah kunjungan masih tetap ramai, meskipun musim hujan,’’ ujarnya, Senin (3/10) kemarin.
Hal senada juga disampaikan Ketua STT Dharma Bhakti Penida Kelod I Putu Waliana. Pengunjung yang datang ke objek wisata yang juga dikenal dengan air terjun turun dari langit ini seakan-akan tak memandang musim. Pada hari biasa, jumlah kunjungan mencapai kisaran 100 orang. Sementara Sabtu dan Minggu mencapai 300 orang. Menariknya, belakangan ini kunjungan lebih didominasi wisatawan asing yang berasal dari berbagai negara. ‘’Kunjungannnya seperti tak ada bedanya dengan musim kemarau. Tetap ramai, meski jalan ada yang licin,’’ jelasnya. Disampaikan pula, selama ini di lokasi tersebut belum pernah terjadi bencana. Meski demikan, rambu peringatan bencana maupun jalur evakuasi tetap dipasang. Pemantauan pun lebih digencarkan. Di sisi lain, tingginya animo wisatawan untuk berkunjung dikatakan tak lain karena penasaran dengan keindahan yang ditawarkan. (kmb45)
GIANYAR
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
9
PNS Terlibat Kasus SPPD Fiktif
Terancam Dipecat Secara Tidak Hormat
Gianyar (Bali Post) -
Hasil koordinasi dengan pemerintah pusat menyebutkan 8 dari 14 PNS yang terlibat kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif wajib dipecat secara tidak hormat. Meski demikian, keputusan akhir tetap ada di tangan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Hal ini diungkapkan Kepala BKD Gianyar Ketut Artawa, Senin (3/10) kemarin. Ketut Artawa menjelaskan, sikap tegas dari pemerintah pusat ini lantaran kejahatan yang dilakukan 8 PNS tersebut adalah tindak pidana korupsi. Meski demikian, dikatakan keputusan akhir tetap ada di tangan Bupati selaku PPK. ‘’Keputusan ada di Bapak Bupati selaku pemilik kebijakan Bali Post/nik
PEMERIKSAAN - Jro Lestari saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Gianyar, Senin (3/10) kemarin.
yang mempunyai kewenangan. Dengan sejumlah pertimbangan, apakah beliau akan menurunkan pangkat atau mereka dipensiunkan sehingga tidak sekadar dipecat,’’ terangnya. Disinggung hak Bupati sebagai PPK yang boleh menjatuhkan hukuman berbeda dari arahan pemerintah pu-
sat, Artawa menjelaskan, hak Bupati sebagai PPK tersebut sudah tercantum dalam peraturan perundang-undangan termasuk di UU ASN. ‘’Aturan itu menyebutkan sebagai PPK, Bupati mempunyai kewenangan menjatuhkan hukuman terberat. Dalam hal ini untuk memberikan peringatan
kepada yang lain agar tidak begitu,’’ ujarnya. Artawa menambahkan, hasil koordinasi dengan pemerintah pusat tersebut sudah diserahkan kepada Bupati Gianyar. Namun hingga kini memang belum diumumkan. Hal ini kemungkinan karena padatnya agenda serta kondisi Bupati yang kurang fit belakangan ini. ‘’Sudah disampaikan. Hanya beberapa hari terakhir kondisi Bapak Bupati kurang bagus dan harus beberapa kali keluar daerah. Besok (hari ini - red),
saya lapor ke Bapak Bupati lagi untuk menanyakan ini,’’ katanya. Untuk diketahui, 8 dari 14 PNS yang terlibat kasus SPPD fiktif sudah mengihirup udara bebas sejak awal September lalu. Meski demikian, Pemkab Gianyar masih belum mengambil keputusan untuk mereka yang kini berstatus cuti kerja. Sementara 6 PNS lainnya melanjutkan masa hukuman di Rutan Kelas IIB Gianyar karena terjerat dalam babak kedua kasus tersebut. (kmb35)
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Gelapkan Mobil, Jro Bupati Agung Bharata Ingatkan Lestari Diringkus Polisi ASN Berikan Layanan Terbaik
Gianyar (Bali Post) Unit IV Sat. Reskrim Polres Gianyar meringkus seorang pelaku penggelapan mobil, Made Lestari alias Jro Lestari. Jro Lestari diketahui sudah menggelapkan sekitar tujuh mobil dengan modus menyewa. Kini, perempuan 41 tahun tersebut sudah mendekam di sel tahanan Polres Gianyar. Salah seorang korban, Ida Bagus Giri Mahardika, Senin (3/10) kemarin, menjelaskan bahwa Jro Lestari sudah menyewa mobil Toyota Avanza DK 1603 FG miliknya sejak awal 2015 lalu. Hingga Agustus 2015, pembayarannya lancar yakni sebesar Rp 1,5 juta per bulan. ‘’Setelah itu kadang dikasi hanya Rp 1 juta, tapi kadang juga tidak,’’ jelasnya. Memasuki Mei 2016, pria asal Desa Sangeh Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung ini meminta mobilnya kembali. Namun hal ini tidak dipenuhi oleh Jro Lestari. Pelaku pun menawarkan perpanjangan waktu sewa dengan uang muka Rp 4 juta. ‘’Saat itu, saya menolak karena membutuhkan mobil itu. Tapi Jro Lestari kukuh dan tidak mau menunjukkan mobil saya hingga akhirnya kasus ini saya laporkan ke Polda Bali,’’ ungkapnya. Dari Polda Bali kasus ini dilimpahkan ke Polres Gianyar. Polisi yang melakukan pencarian dipimpin Kanit IV Sat. Reskrim Polres Gianyar Ipda A.A. Gde Alit Sudarma berhasil meringkus pelaku di sebuah rumah kos di Jalan Raya Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/10) malam. ‘’Pelaku kami amankan dengan barang bukti satu lembar bukti penyewaan mobil dan satu lembar cek,’’ ungkap Alit Sudarma. Sementara barang bukti mobil sampai saat ini masih dalam pencarian polisi. Pria yang akrab disapa Agung Tigor ini menambahkan bahwa selama ini pelaku memang kembali menyewakan mobil korban kepada seorang pria berinisial PJ. ‘’Dari keterangan PJ ini diketahui bahwa Jro Lestari ini sudah menyewakan tujuh mobil kepada PJ dan saat ini semua mobil tersebut masih kita cari termasuk mobil korban,’’ katanya. Sementara itu, Jro Lestari yang ditemui di Polres Gianyar mengaku nekat melakukan aksi ini karena terbelit utang. Selain itu, ia juga mengaku kerap diteror oleh rentenir. ‘’Saya terbelit utang. Terpaksa seperti ini,’’ ucapnya. (kmb35)
BUPATI Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata memimpin apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor Bupati Gianyar, Senin (3/10) kemarin. Apel diikuti oleh para pejabat dan seluruh PNS di lingkungan Pemkab Gianyar. Usai kegiatan tersebut, Agung Bharata menegaskan, Pancasila merupakan dasar negara, pedoman dan pandangan hidup dalam berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman penting dalam membangun karakter berbangsa di berbagai unsur baik pemerin-
tah dan masyarakat. Agung Bharata menjelaskan, melalui Hari Kesaktian Pancasila ini diharapkan dapat membangun karakter serta jiwa semangat Pancasila begitu juga menerapkannya dalam dunia pemerintahan. Untuk itu, pihaknya mengajak semua pemangku kepentingan untuk dapat bekerja melayani masyarakat dengan berpedoman pada nilai-nilai luhur Pancasila. ‘’Setiap kita ingat akan Pancasila tentunya kita harus ingat akan tujuan kita bersama yaitu mewujudkan bangsa Indonesia yang
merdeka, berdaulat, adil dan makmur,’’ tegasnya. Terkait pengamalan nilainilai Pancasila di lingkungan pemerintahan, dia berharap Aparatur Sipil Negara (ASN) berupaya maksimal memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. ‘’Kita ambil saja cukup di lingkup masyarakat Gianyar, bagaimana kita sebagai aparatur sipil negara harus mampu memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat sehingga nantinya dapat tercipta kesejahteraan bagi masyarakat di Gianyar,’’ katanya. (ad094)
Prajuru Desa Adat Gianyar Bantah Dugaan Korupsi Retribusi Parkir
Suara Gianyar Antisipasi Kasus ’’Incest’’ Di masyarakat masih sering terjadi perkawinan/hubungan sedarah (incest). Padahal dari sisi moral, etika, agama maupun kesehatan sangat dilarang. Contohnya seorang paman menghamili keponakan, seorang kakak menghamili adiknya bahkan seorang bapak memperkosa anak kandungnya. Jika akhirnya terjadi pernikahan di antara mereka, itu dianggap wajar dan bisa diterima. Mohon kepada lembaga umat, PHDI, Dinas Kesehatan untuk memberikan pemahaman tentang hal tersebut. Ke depan agar tidak ada lagi kasus-kasus semacam itu. Gusti Guatama, Tampaksiring
Tertibkan Senpi Ilegal Sejak dulu, senjata api (senpi) ilegal sudah marak beredar di masyarakat. Alasannya klasik, untuk membela dan menjaga diri. Mohon aparat kepolisian melakukan sweeping, menertibkan, mengawasi dan menindak tegas pemilik senpi ilegal. Karena tidak saja berbahaya bagi pemiliknya namun juga bagi orang lain. Agung Purnawijaya, Blahbatuh
Bali Post/nik
REKAPITULASI DANA - Bendesa Adat Gianyar Dewa Made Geria didampingi Ketua Sabha Desa I.B. Nyoman Rai menunjukkan rekapitulasi dana bagi hasil yang masuk dari tahun 2009 sampai 2015 lalu.
APEL - Suasana apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di halaman kantor Bupati Gianyar, Senin (3//10) kemarin.
SMKN 1 Sukawati Duta Bali di Festival Baleganjur Lumajang Gianyar (Bali Post) Siswa SMKN 1 Sukawati tampil memukau di Festival Baleganjur 2016 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Siswa SMKN 1 Sukawati berlaga sebagai perwakilan Kabupaten Gianyar yang ditunjuk sebagai tamu kehormatan di acara yang dilangsungkan di wantilan Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang, Minggu (2/10) lalu. Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra yang hadir dalam festival tersebut
menjelaskan, festival itu adalah kali kedua digelar. Event ini diikuti sembilan kontingen yang berasal dari Lumajang, Pasuruan, Probolinggo, dan Malang. ‘’Pada kesempatan itu, Bali yang diwakili oleh Kabupaten Gianyar ditunjuk sebagai tamu kehormatan untuk menampilkan kebolehan di depan masyarakat Lumajang. Penampilan anakanak SMKN 1 Sukawati yang mewakili Kabupaten Gianyar berhasil membuat
ratusan penonton terpana,’’ katanya. Lebih lanjut, dia mengaku mengapresiasi festival baleganjur tersebut. Festival tersebut menunjukkan kontribusi nyata Pemkab Lumajang dalam melestarikan, membina, dan mengembangkan musik tradisional Bali. ‘’Semoga hubungan kerja sama budaya Bali dengan lumajang ini semakin erat dan dapat terus dilanjutkan,’’ ungkapnya. (ded)
Gianyar (Bali Post) Warga Desa Adat Gianyar dibuat resah dengan adanya laporan dugaan korupsi retribusi parkir senilai Rp 2,5 miliar di Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Gianyar. Prajuru desa adat yang memenuhi panggilan Kejari Gianyar, Senin (3/10) kemarin, membantah tudingan tersebut. Kini, prajuru pun memastikan akan mengambil sikap tegas terkait laporan yang dilayangkan LSM Garda Tipikor Indonesia (GTI) karena sudah mencoreng nama Desa Adat Gianyar. Bendesa Adat Gianyar Dewa Made Geria menjelaskan, selama menjalani kerja sama pengelolaan parkir dengan Pemkab Gianyar, prajuru Desa Adat Gianyar sudah rutin setiap tahun menyampaikan pertanggungjawaban di hadapan sabha desa dan hasilnya disampaikan ke seluruh banjar. ‘’Termasuk kerja sama pengelolaan parkir mulai dari realisasi penerimaan maupun pengeluaran. Sudah rutin disampaikan dalam rapat pertanggungjawaban dan selama ini semuanya lancar tanpa ada masalah,’’ jelasnya. Menurutnya, dari laporan GTI ke Kejari Gianyar, sejak 2009 hingga 2015 hasil retribusi parkir itu disebut-sebut diendapkan hingga mencapai Rp 2,5 miliar. Padahal, pertanggungjawaban selama itu juga sudah diserahkan ke Sabha Desa dan diumumkan ke masing-masing banjar. ‘’Hasil retribusi parkir ini diserahkan sepenuhnya ke Pemkab Gianyar, kemudian mencairkan jumlah bagian yang diterima Desa Adat Gianyar. Itu pun melalui SPPD dan masuk ke rekening Desa Adat Gianyar. Semua dana yang masuk ke rekening itu juga diumumkan ke 12 banjar yang ada,’’ paparnya. Ketua Sabha Desa, Desa Adat Gianyar, I.B. Nyoman Rai, menambahkan bahwa dalam data pembukuan milik desa adat, dana bagi hasil yang masuk dari tahun 2009 sampai 2015 lalu hanya Rp 2,056 miliar. ‘’Lantas dari mana GTI mendapatkan angka Rp 2,5 miliar sesuai dengan yang dilaporkannya itu?’’ katanya. Menyikapi laporan yang menyebut nama Desa Adat Gianyar ini, dalam waktu dekat prajuru beserta para tokoh di Gianyar akan mengadakan pertemuan. Mereka akan mengambil sikap tegas terkait persoalan yang dinilai mencemari nama baik Desa Adat Gianyar itu. ‘’Secepatnya kita akan paruman membahas ini karena ini yang dicoreng adalah nama Desa Adat Gianyar,’’ tegas I.B. Nyoman Rai yang juga anggota dewan Gianyar ini. (kmb35)
Lumpuh, Made Karma Tak Bisa Menafkahi Keluarga
Hidup dari Belas Kasihan Tetangga SEJAK dua tahun lalu, Made Karma hanya bisa terdiam di tempat tidur di rumahnya di Banjar Pisang Kaja Desa Taro, Tegallalang. Pria 46 tahun ini lumpuh akibat kecelakaan saat bekerja menebang pohon. Lantaran lumpuh, praktis Made Karma tidak bisa lagi menafkahi keluarga. Alhasil, keluarga ini hanya bisa mengandalkan belas kasihan tetangga. Ditemui Senin (3/10) kemarin, Made Karma hanya bisa berbaring di tempat tidur. Rumah dengan satu kamar menjadi tempat tinggalnya bersama istri, Nyoman Bukti (45) dan putranya, Made Sandiawan yang baru berumur empat tahun. ‘’Mohon maaf, kondisi rumah saya begini,’’ ucap Made Karma. Secara perlahan, Made Karma mulai menceritakan perihal kelumpuhan yang ia alami.
Akhir 2014 lalu, ia tengah menjalani pekerjaannya menebang pohon. Ketika itu dia memotong dahan di ketinggian 15 meter. Tiba-tiba dia kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh. ‘’Saat itu, saya sempat tidak sadarkan diri. Ketika sadar di Rumah Sakit Sanjiwani saya baru merasa seluruh tubuh tidak bisa digerakkan. Kata dokter, ada kerusakan di tulang pinggang saya,’’ tuturnya. Selama tiga bulan, ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya pascakejadian itu. Dan sekarang Made Karma hanya bisa bangun untuk duduk di tempat tidur. ‘’Kaki saya masih bisa sedikit digerakkan tetapi lemah sekali sehingga tidak bisa beranjak dari tempat tidur,’’ katanya. Melihat kondisi ini, istrinya, Nyoman Bukti, hanya bisa menangis sebab Made Karma sebenarnya pekerja yang sangat ulet. ‘’Kalau dulu bisa jadi buruh menebang pohon dan
memelihara godel. Tetapi sekarang semua godel sudah dijual untuk biaya pengobatan,’’ ucap Nyoman Bukti. Kini, Nyoman Bukti mengaku tidak bisa menggantikan Made Karma mencari nafkah sebab tidak ada yang merawat suaminya di rumah. Di samping itu, mereka masih mempunyai anak yang masih balita. ‘’Sampai-sampai saat ini, saya sering meminjam beras di warung atau tetangga. Tentunya saya juga malu karena sudah sejak lama seperti ini,’’ keluhnya. Disinggung bantuan dari pemerintah, dikatakan pihaknya hanya memperoleh bantuan raskin. Itu pun sempat terhenti sehingga mereka harus kembali meminta beras kepada tetangga. ‘’Saya sudah pernah mengadukan kondisi kami agar dapat bantuan. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Katanya masih dalam proses,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Di-
nas Sosial Kabupaten Gianyar Made Watha yang dikonfirmasi hal ini mengaku terkejut ada warga Taro yang mengalami kejadian seperti itu. Ia mengaku sampai saat ini belum menerima laporan mengenai warga tersebut. ‘’Padahal saya rutin ke Desa Taro. Sama sekali tidak ada laporan kondisi ini,’’ ucapnya. Mengetahui kondisi ini, Made Watha menegaskan akan menerjunkan petugas untuk melakukan pengecekan guna memberikan sejumlah bantuan. Dia pun berjanji akan berkoordinasi dengan Disdikpora agar memfasilitasi penyaluran beasiswa bagi Made Sandiawan. ‘’Kabupaten Gianyar sebagai Kota Layak Anak tentunya pendidikan untuk anak menjadi prioritas. Ini akan saya koordinasikan dengan Dinas Pendidikan agar anak di Gianyar selalu menjadi prioritas agar bisa mengenyam pendidikan,’’ tandasnya. (nik)
Bali Post/nik
DI TEMPAT TIDUR - Made Karma hanya bisa terdiam di tempat tidur. Dia didampingi istrinya, Nyoman Bukti, dan putranya, Made Sandiawan.
KLUNGKUNG
10
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
Tertimpa Pohon Tumbang, ”Palinggih” Gedong Betel Hancur Bali Post/dwa
BIMTEK - Ratusan kepala sekolah TK/SD se-Kabupaten Klungkung mengikuti bimtek penguatan di SKB Banjarangkan, Senin (3/10) kemarin.
Kasek Harus Angkat Sekolah Tak Berprestasi Semarapura (Bali Post) –
Ratusan kepala sekolah (kasek) TK/SD se-Kabupaten Klungkung mengikuti bimbingan teknis (bimtek) penguatan tahun 2016. Bimtek yang bertujuan meningkatkan kompetensi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi ini dilaksanakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarangkan, Senin (3/10) kemarin. Acara dihadiri dan dibuka Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kadisdikpora I Nyoman Mudartha. Mudartha dalam laporannya menyampaikan perlunya kasek TK/SD memahami dasar kegiatan serta selalu menjadi acuan dalam bekerja. Sesuai UU Nomor 20 Tahun 2013 tentang Sistem Pendidikan Nasional, tugas yang harus diemban oleh pendidik dan tenaga kependidikan adalah melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan pengawasan dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan. ‘’Kepala sekolah merupakan salah satu tenaga kependidikan yang perlu ditingkatkan kompetensinya. Pelaksanaan bimtek ini bertujuan meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas pokok,” jelasnya. Bimtek dilaksanakan selama empat hari sampai Kamis (6/10) lusa, melibatkan 100 orang peserta yang dibagi menjadi dua gelombang. Bimtek menghadirkan 11 narasumber, dua dari lembaga LPMP Provinsi Bali dan sembilan dari pengawas sekolah di Kabupaten Klungkung. Bupati Suwirta minta kepala sekolah memiliki komitmen. Pihaknya akan memilih kepala sekolah melalui fit and proper test agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberdayakan guru yang ada sehingga menghasilkan lulusan terbaik. “Apabila kepala sekolah ditugaskan di sekolah yang tidak berprestasi kemudian status sekolah tersebut menjadi sekolah berprestasi, itulah kepala sekolah yang berprestasi” ujarnya. Ia berharap kepala sekolah memahami dan melaksanakan apa yang sudah tertuang pada Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 13 Tahun 2007 tentang standar kepala sekolah yang harus memiliki lima dimensi kompetensi, yaitu kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial. Bupati juga menginstruksikan kepala sekolah di masing-masing kecamatan, membentuk kelompok yang masuk ke desa-desa untuk memberikan motivasi guna menunjang peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Klungkung. (dwa)
Semarapura (Bali Post) – Hujan lebat dan angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Klungkung kembali menimbulkan korban. Sebuah pohon glumpa setinggi 20 meter di kawasan Bukit Lingga, Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, tumbang menimpa sebuah palinggih Gedong Betel di Pura Tirta Bima. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun pohon glumpang berdiameter satu meter tersebut menghancurkan palinggih Gedong Betel hingga rata dengan tanah. Dari informasi yang didapat di lapangan, Senin (3/10) kemarin, pohon glumpang tersebut diketahui tumbang menimpa palinggih Gedong Betel pada Minggu (2/10) sekitar pukul 18.00 Wita. Kejadiannya pertama kali diketahui oleh Jero Mangku Wayan Toya. Jero Mangku Toya yang akan melakukan persembahyangan di Pura Tirta Bima kaget melihat pohon glumpang yang t um buh di s ek i t ar pur a tumbang. Setelah dicek ternyata pohon tersebut juga menimpa sebuah palinggih Gedong Betel yang ada di depan Pura Tirta Bima. Jero Mangku Toya kemudian melaporkan kejadian itu ke warga pangempon. Oleh karena situasi su dah malam, warga baru melaporkannya ke BPBD Klungkung, Senin kemarin. Bersama warga, tim reaksi cepat BPBD Klungkung yang diperkuat lima orang kemudian turun melakukan proses evakuasi menggunakan mesin senso. Kepala Pelaksana BPBD
Klungkung Putu Widiada ketika diminta konfirmasinya membenarkan kejadian pohon tumbang tersebut. Menurutnya, pohon besar di Bukit Lingga itu diperkirakan tumbang saat terjadi hujan deras disertai angin kencang pada sore hari. Akar pohon glumpang tidak kuat menahan air sehingga tumbang menimpa palinggih gedong betel di sekitar areal Pura Tirta Bima. TRC BPBD telah turun melakukan proses evakuasi pohon yang tumbang bersama warga. “Lima personel kami di BPBD telah terjun ke lapangan untuk mitigasi pohon yang tumbang,” ungkap Widiada. Pangempon pura diperkirakan mengalami kerugian Rp 40 juta sampai Rp 50 juta. (kmb) HANCUR - Palinggih gedong betel di Pura Tirta Bima di kawasan Bukit Lingga, Dawan Kaler, Dawan, hancur tertimpa pohon tumbang, Minggu (2/10) sore.
Personel Polres Jalani Tes Kesamaptaan Semarapura (Bali Post) –
Personel Polres Klungkung dan jajaran Polsek serta PNS menjalani tes kesamaptaan jasmani di GOR Suwecapura, Gelgel, Senin (3/10) kemarin. Kegiatan diawali pengecekan tensi darah oleh tim medis dari Poliklinik Polres Klungkung. Seluruh personel diwajibkan mengikuti seluruh tahapan kesamaptaan mulai dari lari keliling lapangan, full-ups, sit-ups, push-ups, mod push-ups dan shuttle run. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK., turut serta bersama-sama anggota mengikuti setiap
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
TES – Personel Polres Klungkung dan jajaran Polsek serta PNS menjalani tes kesamaptaan jasmani di GOR Suwecapura.
tahapan kegiatan tes. Seluruh personel tampak mengikuti tes kesamaptaan jasmani. Kapolres Arendra yang sekaligus memantau jalannya tes menyampaikan kegiatan tes kesamaptaan berlangsung dua kali, yaitu 30 September dan 3 Oktober 2016. Tes jasmani ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk mengecek dan menjaga agar personel tetap dalam kondisi sehat. “Dilakukan enam bulan sekali atau per satu semester. Ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan dua kali dalam setahun,” tuturnya. Ia berharap lewat kesemaptaan jasmani ini seluruh personel Polres Klungkung dan jajaran bisa menjaga kondisi fisik agar tetap bugar. “Dengan menjaga kesehatan diharapkan dapat menunjang pelaksaan tugas dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ungkap Arendra. (dwa)
Dapur dan Rumahnya Terbakar
Nenek Sebatang Kara Dapat Bantuan Rehab Semarapura (Bali Post) –
Nenek sebatang kara asal Banjar Tulang Nyuh, Desa Tegak, Ni Ketut Nyabuh (71), harus kehilangan dapur dan beberapa bagian rumahnya. Ini akibat musibah kebakaran yang menimpanya, Jumat (30/9) lalu. Penghasilan dari berdagang kecil-kecilan tidak cukup buat wanita yang masuk KK miskin itu untuk memperbaiki dapur dan rumahnya. Untuk meringankan beban Nyabuh, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memberikan bantuan rehab dapur senilai Rp 10 juta melalui anggaran Disostrans. Sementara rumahnya yang sudah tidak layak huni akan diusulkan bedah rumah pada tahun anggaran 2017. Bupati datang bersama Kepala BPBD Putu Widi-
ada serta Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Ida Bagus Anom Adnyana, Senin (3/10) kemarin. Bendesa Adat Tulang Nyuh, I Wayan Sudarma, menyatakan dapur dan rumah Nyabuh terbakar sekitar pukul 11.00 Wita. Api yang diduga berasal dari tungku di dalam rumah membesar dan membakar beberapa bagian rumah yang sekaligus digunakan sebagai dapur. ‘’Usai memasak, Nenek Nyabuh ke Pasar Semarapura berjualan. Mungkin karena api tungku tidak dipadamkan dengan sempurna, api kembali membesar sehingga membakar beberapa bagian rumahnya,” ujarnya. Kobaran api pertama kali diketahui
keponakan Nyabuh yang tinggal di satu halaman. Dibantu tetangga, keponakan Nyabuh bahu-membahu memadamkan api dan berhasil dijinakkan sekitar satu jam. Akibat musibah ini, sejumlah perabotan dan alat rumah tangga serta atap rumah hangus terbakar. Kerugian diperkirakan Rp 10 juta. Bupati Suwirta minta Nyabuh tabah menghadapi musibah ini. Dalam kesempatan itu, bupati memberikan bantuan seperangkat alat dapur dan sembako. “Nenek ini hidup sebatang kara dan tidak berpenghasilan tetap. Karena miskin permanen, ke depannya perlu dipikirkan bagaimana kalau diberikan bantuan lain seperti jatah beras setiap bulan dan bibit ternak babi,’’ kata Suwirta. (dwa)
Bali Post/dwa
KUNJUNGI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi Ni Ketut Nyabuh yang rumahnya tertimpa bencana kebakaran.
Bali Post/dwa
BERALIH – Pelaku bisnis batu akik banyak yang beralih ke usaha kuliner.
Dari Batu Akik ke Kuliner TREN batu akik yang terjun bebas membuat pelaku bisnis ini kelimpungan. Order kian sepi dari hari ke hari bahkan tidak ada sama sekali. Kondisi ini memaksa mereka memutar haluan dengan membuka bisnis jangka panjang seperti kuliner. Pada saat demam batu akik lima bulan lalu, sejumlah pelaku usaha bergantung hidup dari hasil jasa gosok atau penjualan aksesoris pelengkapnya. Keadaan terkini membuat pelaku bisnis gulung tikar. Ada yang menutup tokonya dan sebagian beralih profesi. ‘’Saat tren batu akik menanjak, hasilnya memang besar. Namun, kini bisnis batu akik dalam masa kelam. Jangankan gosok batu, datang saja tidak ada. Sepi,” tutur I Dewa Ketut Anom Astika, salah satu pelaku bisnis batu akik, Senin (3/10) kemarin. Menurutnya, bisnis kuliner lebih menjanjikan karena tidak mengenal tren atau musiman mengingat merupakan kebutuhan dasar. Kemajuan pariwisata dan kunjungan wisatawan
merupakan peluang bisnis besar. Ikan laut dipilih Anom mengingat masyarakat Nusa Penida sudah akrab dengan olahan ikan laut seperti pepes, sop ikan, lawar dan sambel matah. Lapak yang baru dibukanya beberapa yang lalu mendapat respons baik masyarakat. Ini membuat dirinya semakin bersemangat berbisnis kuliner. “Tampilan rasa yang paling utama. Rasa itu sulit dibohongi,” kata Klian Banjar Batununggul ini. Ia berani menjamin kantongnya tidak bakal jebol. Stok ikan didatangkan dari Kusamba dan Denpasar. Hal ini untuk antisipasi stok ikan karena nelayan setempat tangkapan tidak stabil. Pelaku gosok batu akik mengalami hal yang sama. Perubahan tren yang sangat cepat mengharuskan Agus Gede Wahyuni tidak bergantung terus dari batu akik sebab dituntut kebutuhan hidup. Setelah memikirkan prospek jangka panjangnya, ia beralih menjual kebutuhan perlengkapan upacara. (dwa)
BULELENG
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
11
Pansus Perdalam ’’Scoring’’ Pengembangan Kelembagaan Daerah Singaraja (Bali Post) – Panitia khusus (pansus) yang membahas rancangan perda (ranperda) tentang Pedoman dan Susunan Perangkat Daerah (PSPD) memilih minta penjelasan terkait penetapan scoring dan tipologi yang menentukan perubahan susunan kelembagaan daerah ke Kementerian Dalam Negeri RI. Hal ini dilakukan karena pansus menginginkan perubahan kelembagaan dilakukan berdasarkan pertimbangan yang jelas dan didukung dengan kesiapan anggaran. Hal itu terungkap saat pansus menggelar rapat internal di ruang gabungan komisi DPRD Buleleng, Senin (3/10) kemarin. Rapat dipimpin Ketua Pansus Putu Mangku Mertayasa. Mertayasa mengatakan, sejak ranperda PSPD ini dibahas, pihaknya sudah mempelajari susunan kelembagaan yang diajukan oleh
Bali Post/mud
BIBIT TANAMAN – Wisatawan mancanegara tertarik melihat bibit tanaman yang dipamerkan di salah satu stan serangkaian acara talk show “Menggugat Ketimpangan Pembangunan, Mengelola Pertanian Agro Bali Utara” di Gedung Mr. Gusti Ketut Pudja, Jumat (30/9) lalu. Pada stan itu dipamerkan bibit-bibit kelapa daksina, sirsak madu, dan pisang hijau Taiwan.
Pilkada Bawaslu Awasi Proses Verifikasi Administrasi
Singaraja (Bali Post) Bawaslu Bali mengawasi proses verifikasi administrasi dukungan KTP bakal pasangan calon Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya di Hotel Banyualit, Lovina, Singaraja, Senin (3/10) kemarin. KTP dukungan yang tersebar di sembilan Kecamatan di Buleleng, diperiksa detail dan dicocokkan. Bila cocok, dilanjutkan ke verifikasi faktual secara kolektif. “Prosesnya sangat terbuka dan tidak ada pelanggaran. Kami komitmen menjaga proses ini dan masyarakat berharap penyelenggaraan dapat berjalan baik,” ujar Ketua Bawaslu Bali, Ketut Rudia, Senin (3/10) kemarin. Sebanyak 148 jajaran
Panwaslih di setiap desa di Buleleng melakukan pengawasan lapangan dalam verifikasi faktual, mendatang. Satu desa akan diawasi satu orang. Pengawasan dilakukan secara ketat. Apabila ada anggota melenceng dari aturan akan diberi sanksi tegas. Panwaslih dan Bawaslu berlandaskan pada prinsip kesetaraan, tanpa memihak calon. “Ya kalau untuk verifikasi faktual, jadwal nanti dari KPU Buleleng. Kami tetap berkoordinasi karena kami memiliki PPL di tingkat desa. Mereka akan terlibat mengawasi proses KPU,” paparnya. Sementara itu, salah satu tim pemenangan Paket Surya, Elo, menyatakan, tim Surya
Bali Post/kmb34
Ketut Rudia
mengawal ketat verifikasi administrasi KTP dukungan dilakukan KPU dan diawasi Bawaslu. Pemeriksaan KTP tidak mengalami kendala. (kmb34)
Bali Post/kmb34
KEAMANAN - Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya meninjau keamanan dalam proses verifikasi administrasi dukungan KTP bakal calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya, Senin (3/10) kemarin.
Kapolres Tugaskan Sejumlah Anggota Singaraja (Bali Post) Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. meninjau proses verifikasi administrasi dukungan KTP bakal calon perseorangan Dewa Nyoman SukrawanGede Dharma Wijaya, Senin (3/10) kemarin. Pengamanan dilakukan dalam proses itu dengan menempatkan sejumlah anggota kepolisian.
Kapolres Sukawijaya mengatakan, pengamanan Pilkada Buleleng menjadi komitmen jajarannya. “Ya kami jaga ketat dan awasi bersama. Keamanan di Pilkada Buleleng sebagai satusatunya pemilihan kepala daerah di Bali tahun depan harus kondusif,” ujarnya. Sebanyak sepuluh personel terlibat dalam penga-
wasan di Hotel Banyualit, Lovina, Singaraja, tempat verifikasi dilangsungkan. Pengamanan terbuka maupun tertutup diharapkan dapat memberi keamanan terhadap penyelenggara pilkada. “Kami temui KPU, Panwaslih, dan Bawaslu yang sedang bertugas dan memastikan keamanan di lokasi,” tandasnya. (kmb34)
KPU Tetapkan Pasangan Calon 24 Oktober Singaraja (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng melakukan proses verifikasi administrasi terhadap fotokopi KTP tahap dua yang dikumpulkan Dewa Nyoman SukrawanGede Dharma Wijaya. Peluang paket Surya maju melalui jalur perseorangan cukup terbuka sehingga dapat bertemu petahana Putu Agus Suradnyana, S.T. – dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., pada Pilkada Buleleng. “Jika dukungan bakal pasangan calon perseorangan memenuhi syarat minimal sebanyak 40.283 pada saat verifikasi faktual, maka KPU akan menetapkan sebagai pasangan calon tetap bersamaan dengan penetapan pasangan calon dari partai politik pada tanggal 24 Oktober 2016,” ujar Ketua
Bali Post/kmb34
Gede Suardana
KPU Buleleng, Gede Suardana, S.Pd., M.Si., Senin (3/10) kemarin. Sebaliknya, apabila tidak mampu memenuhi syarat minimal dukungan 40.283 KTP, paslon Dewa Nyoman
Sukrawan-Gede Dharma Wijaya yang kini didukung Koalisi Bali Mandara (Golkar, Demokrat, PKS) tidak dapat dinyatakan sebagai calon. “Jika jumlah dukungan bakal calon perseorangan dalam proses verifikasi administrasi dan atau verifikasi faktual tidak memenuhi syarat mininal dukungan yaitu 40.283 maka KPU akan menyatakan tidak memenuhi syarat dan tidak akan ditetapkan sebagai calon tetap peserta pemilihan pada 24 Oktober 2016,” katanya. Ia meminta masing-masing paslon bersama pendukungnya saling menjaga ketertiban dan keamanan. “Mari kita bersabar menunggu prosesnya dan ikuti tahapan demi tahapan,” tandasnya. (kmb34)
eksekutif yang mengacu Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 tahun 2016 dan mengikuti scoring serta tipologi. Mengacu hal itu, susunan kelembagaan tiga lembaga baru, sehingga dengan tambahan itu lembaga di lingkup pemkab menjadi 33 dari 30 lembaga sekarang ini. Dari draf itu juga ada SKPD yang ditetapkan, dan ada yang
dihapuskan. SKPD yang baru dibentuk yakni Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Statistik, Dinas Pemadam Kebakaran, dan SKPD lain. Sedangkan, SKPD yang dipertahankan seperti Dinas Kesehatan (Diskes), Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Sosial (Dinsos), Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah (Bappeda), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). SKPD yang dikembangkan di antaranya Dinas PU, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Kopdagrin, dan lainnya. Menyusul penambahan SKPD tersebut, beberapa eselon ada bertambah dan berkurang seperti pejabat eselon II B dari 36 menjadi 38. Pejabat eselon III A semula 53 membengkak menjadi 60, pejabat eselon III B dari jumlah awal 121 berkurang menjadi 115. Sedangkan eselon IV A dari 455 menjadi 507 dan eselon IV B awalnya 122 turun menjadi 94 orang. (kmb38)
BWS Bali-Penida Inventarisasi Kebutuhan Lahan Waduk Tamblang
Singaraja (Bali Post) – Pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida mempersiapkan pembangunan waduk di Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan. Selain melakukan studi kelayakan, dan penyusunan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), pemerintah pusat mendata kebutuhan lahan untuk waduk kedua di Bali Utara tersebut. Berapa luas lahan yang akan diperlukan berdasarkan inventarisasi itu belum dipastikan. Satker BWS Bali-Penida Putu Edi saat dihubungi Senin (3/10) kemarin, mengatakan, proyek pembangunan Waduk Tamblang ini sudah masuk dalam program perencanaan nasional. Sejak dimasukkan dalam program nasional itu, BWS Bali-Peni-
da telah melakukan studi kelayakan dan menyiapkan dokumen amdal. Studi dan dokumen amdal ini sudah diselesaikan dan BWS Bali-Penida melanjutkan ke tahap penyiapan lahan. Dari pendataan yang sudah dilakukan, Waduk Tamblang akan membutuhkan lahan untuk areal genangan, sabuk hijau, dan lokasi inti proyek. “Masih berproses dan kami sudah melakukan kajian, penyusunan amdal dan inventarisasi lahan juga sudah selesai. Berapa
kebutuhan lahan itu, belum bisa kami sampaikan karena masih proses penghitungan secara detail,” katanya. Menurut pejabat asal Kelurahan Banjar Tegal Kecamatan Buleleng ini, pendataan lahan ini dilakukan untuk memastikan status lahan yang nantinya akan terkena jalur proyek. Dari pendataan ini kemudian akan menentukan untuk dukungan anggaran yang akan disiapkan untuk mengganti rugi lahan yang akan diperlukan. “Melalui pen-
“Masih berproses dan kami sudah melakukan kajian, penyusunan amdal dan inventarisasi lahan juga sudah selesai. Berapa kebutuhan lahan itu, belum bisa kami sampaikan karena masih proses penghitungan secara detail.” Satker BWS Bali-Penida Putu Edi
dataan ini, kita ingin tahu mana lahan milik warga atau adakah lahan milik pemerintah. Sekaligus data ini akan menjadi acuan dalam penyiapan anggaran untuk mengganti rugi lahan tersebut,” jelasnya. Untuk diketahui, Waduk Tamblang ini merupakan proyek kedua setelah pemerintah pusat membangun Waduk Titab-Ularan. Dari areal genangan dan kapasitas air, Waduk Tamblang lebih kecil dibandingkan dengan Waduk Titab-Ularan. Dengan demikian, dari penyiapan lahannya otomatis akan lebih kecil. Dari bendungan ini nantinya diharapkan menambah cadangan air baku di Buleleng Timur dan percepatan penanganan kekeringan yang selama ini menjadi persoalan pelik di ujung timur Buleleng. (kmb38)
Sembilan Guru Kontrak SD Tidak Mendaftar Kembali
Singaraja (Bali Post) – Batas waktu pendaftaran kembali guru kontrak SD yang diangkat pemerintah ditutup, Sabtu (1/10) lalu. Dari seribu orang yang diangkat, sembilan diantaranya tidak mendaftar kembali. Dengan demikian, guru kontrak yang mendaftar kembali dan menandatangani surat perjanjian kerja (SPK) sebanyak 991 orang. Masa pendaftaran kembali ini dibuka sejak, Kamis (29/9) dan berakhir Sabtu (1/10) lalu. Sesuai batas waktu yang sudah ditetapkan, guru kontrak yang sudah dinyatakan diangkat wajib melakukan pendaftaran kembali dan menandatangani SPK. Harusnya seluruh guru kontrak yang diangkat mendaftar kembali, namun yang mendaftar kembali sebanyak 991 orang dan telah menan-
datangani SPK. Mereka itu sebanyak 853 guru kelas dari kuota 859 orang dan 139 guru pendidikan jasmani dan kesehatan (panjas) dari total kuota 141 orang. Dari hasil itu, sembilan orang yang tidak mendaftar kembali. Dengan demikian, sembilan kursi tersebut lowong dan dipastikan akan dicarikan pengganti dari sisa guru kontrak yang belum diangkat. Guru kontrak yang belum diangkat dari sembilan kecamatan tercatat sebanyak 301 orang. Kepala Disdik Gede Suyasa, Minggu (2/10) mengatakan, alasan mengapa guru kontrak tidak mendaftar kembali tidak diketahui secara pasti. Namun demikian, diperkirakan mereka tidak mendaftar kembali karena sudah diterima menjadi
guru kontrak di instansi lain atau mendapatkan pekerjaan lain. Untuk mencarikan pengganti agar sesuai kuota yang dibutuhkan, Disdik akan mengambil guru kontrak yang tidak dinyatakan lolos seleksi. Pengambilan pengganti ini mempertimbangkan ranking dari seluruh nilai saat seleksi digelar. Selain itu, pengisian pengganti ini harus dilakukan karena pemerintah sudah menetapkan kebutuhan guru kontrak berdasarkan hasil kajian dan pemetaan sekolah yang krisis guru. Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.301 pelamar guru kontrak dinyatakan lolos persyaratan administrasi. Dari jumlah itu, pemerintah kemudian memutuskan untuk mengangkat guru kontrak sebanyak seribu orang. Se-
dangkan sisanya, sebanyak 301 orang dinyatakan masuk daftar tunggu untuk pengangkatan berikutnya. Selain menunggu pengangkatan tahun berikutnya, guru kontrak yang belum diangkat ini berpeluang menjadi pengganti jika ada guru kontrak yang sudah diangkat itu tidak melakukan pendaftaran kembali dan menandatangani SPK. Sesuai kebijakan pemerintah, guru kontrak ini akan digaji Rp 1 juta per bulan. Guru kontrak yang diputuskan diangkat ini mengaku senang karena selain mendapatkan gaji yang lebih tinggi dibandingkan menjadi guru pengabdi, status kepegawaian mereka jelas. Bahkan mereka optimis diangkat menjadi CPNS jika ke depan pemerintah mengeluarkan kebijakan baru. (kmb38)
Gede Darmada Kembangkan Pertanian Terintegrasi POTENSI pertanian dan perkebunan sesungguhnya cukup besar, namun belum dikelola maksimal karena persoalan pelik yang belum teratasi. Kondisi ini bisa mengancam sektor pertanian. Di tengah ancaman itu, seorang petani dari Kabupaten Buleleng, I Gede Darmada, berhasil mengembangkan pola pertanian terintegrasi dengan peternakan. Pria asal Desa Bondalem Kecamatan Tejakula ini mengembangkan pola pertanian demikian dengan memanfaatkan tanah warisan orangtuanya seluas satu hektar. Kendati topografi wilayah yang kesulitan air, dia mampu menanam sejumlah tanaman hortikultura mulai dari pisang jenis ketip sari, pepaya kalina, dan sebagainya. Selain itu, ia juga memelihara kambing, babi, dan membudidayakan lele. Usahanya ini pun kini mampu merekrut beberapa warga di kampunggnya menjadi petani muda. Ditemui di Singaraja, Darmada menceritakan, keputusan untuk terjun di dunia pertanian ini setelah menginjak masa pensiun sebagai PNS tahun 2000 yang lalu. Pada awal masa pensiunnya itu, dia tidak
Bali Post/mud
Gede Darmada
terpikirkan bagaimana cara untuk mengembangkan tanah warisan orangtuanya. Dengan perlahan dia mencari informasi dari relasi dan referensi lain untuk mengelola pertanian yang mendatangkan hasil positif. Kerja kerasnya itu mulai menemukan peluang dengan mulai menanam sejumlah tanaman hortikultura. Pada awal usahanya, dia sempat mengalami gagal total, hingga harus menambah modal dengan menjual hasil panen cengkeh milik orangtuanya. Dari kegagalan itu, Darmada akhirnya menemukan konsep pertanian terintegrasi. Di
atas lahannya itu selain berisi tanaman hortikultura juga dijadikan tempat pemeliharaan ternak babi, kambing, dan membuat bak untuk kolam lele. “Konsep pertanian terintegrasi ini saya temukan setelah belajar kalau pertanian kita umumnya monokultur (satu jenis tanaman pada satu bidang lahan -red). Dari sana saya belajar kalau tanah warisan ini saya tanam hanya satu jenis hasilnya belum tentu baik, sehingga saya isi beberapa tanaman perkebunan dan ditambah ternak dan kolam lele,” katanya. Menurut Darmada, sejak menggeluti pertanian terintegrasi ini seorang petani harus pintar melihat peluang dan harus berani memulai. Dia mencontohkan, kenapa memilih menanam pisang ketip sari atau papaya kalian. Satu pertimbangannya adalah tanaman jenis ini akan mampu menghasilkan dalam waktu singkat dibandingkan dengan tanaman perkebunan lain seperti cengkeh, kopi atau tanaman keras lainnya. Selain itu, permintaan komoditas seperti pisang dan papaya tergolong tinggi, sehingga dipastikan produksinya akan laku dijual. Terbukti
dari perkebunan pisang dan papaya produksinya kini mampu memenuhi pasar lokal di desanya. Bahkan, permintaan di luar desa yang terus bertambah belum terpenuhi karena kapasitas produksi yang belum mampu memenuhi seluruh permintaan. “Seperti pepaya delapan bulan saja sudah bisa menghasilkan. Rata-rata satu pohon produksinya hingga 50 biji dengan harga rata-rata Rp 3.000 tiap kilogram. Demikian juga pisang dalam setahun saja sudah menghasilkan dan permintaannya tidak pernah sepi. Dari pengalaman saya pisang ketip sari satu tandan laku Rp 150.000 dan kalau pisang lumajang Rp 75 ribu,” jelasnya. Penghasilan lain dari usaha tani terintegrasi ini adalah hasil penjualan bibit babi dan penjualan lele konsumsi. Selain itu, limbah dari kotoran ini dapat diolah menjadi pupuk organik untuk tanaman hortikultura yang dikembangkan. Dengan pemanfaatan limbah kotoran ternak ini, otomatis biaya operasional untuk pembelian pupuk bisa dikurangi dan tinggal membeli pestisida yang dibutuhkan saja. (mud)
JEMBRANA
12
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
Blangko Kosong
Disdukcapil Terbitkan Surat Keterangan Pengganti E-KTP Negara (Bali Post) Kosongnya blangko EKTP di Jembrana membuat pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mengeluarkan surat keterangan pengganti. Surat tersebut dikeluarkan sejak Senin (3/10) kemarin. Sejak adanya perpanjangan batas waktu, warga terus berdatangan ke Kantor Disdukcapil untuk mengurus e-KTP. Karena blangko kosong, sebagai gantinya, surat keterangan pengganti sementara. Kepala Disdukcapil Jembrana I Ketut Wiaspada mengatakan terbitnya surat keterangan sebagai pengganti e-KTP sementara ini mengikuti surat edaran Nomor : 471.13/10.231/DUKCAPIL
Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri RI. Waktu berlakunya surat ini terbatas, hanya enam bulan. Surat ini bisa digunakan warga untuk keperluan administrasi yang mendesak, baik di asuransi, kepolisian, perbankan, pernikahan hingga dalan urusan pilkada dan pilkades. Untuk memperoleh surat ini, pemohon sudah masuk dan terekam dalam data base kependudukan. Pihaknya meminta kepada aparat hingga di tingkat banjar menyosialisasikan hal ini sehingga masyarakat mengetahuinya. Menurutnya, untuk data wajib KTP di Jembrana sebanyak 226.947. Namun,
sudah 212.402 orang atau sekitar 93.55 persen yang sudah melakukan perekaman data. Sementara, yang belum melakukan perekaman e-KTP sebagian besar warga Jembrana yang menetap di luar kabupaten dan para wajib KTP pemula. Kosongnya blangko untuk pencetakan E-KTP merupakan salah satu kendala. Meski dilakukan secara jemput bola, namun tidak langsung dicetak. Menurut Wiaspada, blangko sudah kosong sejak awal September lalu. Dengan adanya surat keterangan pengganti ini, warga tetap bisa melakukan aktivitas yang berkaitan menggunakan KTP. (kmb26)
Kapal LCT Resmi Tak Beroperasi Negara (Bali Post) – Kapal LCT (Landing Craft Tank) resmi tidak lagi beroperasi melayani penyeberangan Selat Bali. Kapal yang sering disebut kapal barang itu digantikan KMP untuk penumpang. Penerapan penggantian LCT ini, sejatinya sudah sejak tahun 2015 lalu. Namun, lantaran belum dapat diterima baik para pengguna maupun pengelola kapal LCT, akhirnya baru bisa terlaksana akhir tahun 2016 ini. Sejumlah kapal juga masih meneruskan dengan merubah LCT menjadi KMP. Penghentian ini akan dilakukan secara konsisten oleh otoritas
pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. Hal itu dilakukan, setelah dilakukan simulasi selama sepekan, tidak ada kendala berarti. Arus penyeberagan lancar, begitu juga dengan kendaraan barang bisa terlayani di dermaga LCM, baik di Pelabuhan Ketapang maupun Gilimanuk. Humas ASDP Cabang Ketapang, Sandi Nugroho, Senin (3/9) kemarin mengatakan penerapan penghentian operasional LCT ini sudah dilakukan per Oktober ini. Dispensasi dari Ditjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan sudah habis dan pemberlakuan bisa dilakukan. Kendati sudah
tidak ada lagi LCT, dermaga LCM masih tetap dioperasikan terutama untuk kendaraan barang (truk dan sejenis). Bahkan, kendaraan umum juga bisa dilayani di dermaga tersebut. Karena kapal yang melayani keseluruhan merupakan kapal KMP (kapal penumpang). Termasuk sejumlah kapal LCT yang direnovasi menjadi KMP dan sudah terstandarisasi. Dari hasil simulasi selama sepekan sebelum pemberlakuan, penyeberangan berlangsung lancar. Tidak beroperasinya LCT, total KMP yang melayani di Selat Bali sebanyak 43 kapal. (kmb26)
Bali Post/kmb
DIHENTIKAN - Kawasan hutan bakau di Searcorm/Balai Penelitian dan Observasi Laut (BPOL) Kementerian Kelautan dan Perikanan di Budeng yang sempat diuruk. Karena belum ada izinnya, aktivitas pengurukan dihentikan sementara.
Belum Kantongi Izin
Pengurukan Lahan Bakau di Budeng Dihentikan Negara (Bali Post) – Pengurukan areal hutan bakau di dekat jembatan Perancak yang awalnya digunakan untuk akses jalan umum menuju pura, kini dihentikan. Sebab, hingga sekarang belum mengantongi izin. Sementara, sejumlah pejabat desa yakni Perbekel Budeng dan pengelola tambak dimintai keterangan di Polres Jembrana, Senin (3/10) kemarin. Perbekel Budeng, Putu Libra Setiawan usai pemeriksaan mengatakan terkait pembuatan jalan dengan menguruk lahan bakau sejatinya akan digunakan sebagai akses jalan ke tanah pelaba Pura Gede Budeng. Di sana juga terdapat Pura Kembar yang berada di tengah hutan bakau. Pengurukan itu terlihat dari pinggir jalan dan berdekatan dengan Kantor Balai Penelitian dan Observasi Laut (BPOL) milik Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tetapi, dalam pembangunan akses jalan itu, diakuinya ada warga yang memban-
gun di sekitar lokasi jalan tersebut. Pihak desa sebelumnya hanya memfasilitasi permohonan pangempon pura terkait akses jalan ini dan secara lisan diizinkan pihak BPOL. Pihaknya baru mengetahui bahwa harus ada izin tertulis. Untuk itu, pihaknya menghentikan sementara pembangunan akses jalan itu dan mengurus izin lebih dulu. Akses jalan itu membutuhkan areal sekitar delapan are. Selama ini, pihak desa lebih banyak menanam bakau dibandingkan dengan lahan yang diuruk. Selain akses jalan, pengerjaan itu
juga untuk kepentingan penguatan tanggul. Di sisi lain, pihak pengelola tambak, Nyoman Darna mengatakan bangunan di sekitar jalan itu untuk rumah jaga operasional tambak. Pembangunan itu juga dilakukan di lahan milik pribadi yang lokasinya berada di sebalah barat aset BPOL. Bahkan, untuk pembuatan jalan itu, pihaknya juga menyumbangkan tanahnya, karena selama ini akses menuju ke lokasi hanya jalan setapak di atas tanggul. Jalan yang dibuka itu untuk umum. Lahan seluas 1,38 hektar itu rencananya
untuk pengembangan kepiting bakau dan bandeng. Terkait pembangunan rumah jaga itu, karena berada di lahan pribadi dan bukan tanah negara, tidak memerlukan izin. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gusti Made Sudharma Putra, membenarkan pihaknya meminta keterangan kepada sejumlah pihak terkait pengurukan kawasan bakau itu. Menurutnya, Perbekel Budeng dan pengelola tambak hanya diminta untuk mengklarifikasi terkait aktivitas di wilayah tersebut. Pihaknya juga meminta menghentikan sementara aktivitas pengurukan itu sebelum izinnya terpenuhi. Dengan demikian, ke depannya agar tidak ada permasalahan yang muncul. (kmb26/kmb)
Dikeluhkan, Perubahan Sistem Pembayaran Pajak Kendaraan Tidak Disosialisasikan
Bali Post/olo
BERSANDAR – Penerapan penghentian operasional LCT di Selat Bali akhirnya dilakukan mulai Oktober ini. Sejumlah kapal tampak bersandar di dermaga LCM.
Tinjau Pembangunan Puskesmas Mendoyo
Tahun Depan Seluruh Kecamatan Miliki Puskesmas Rawat Inap WAKIL Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Senin (3/10) melakukan peninjauan pembangunan Puskesmas Rawat Inap Mendoyo. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan seluruh pembangunan penunjang kesehatan di Kecamatan Mendoyo itu bisa terselesaikan sesuai rencana. Dalam peninjauannya itu, Kembang didampingi Camat Mendoyo Agus Adinata Kembang bersama perwakilan kontraktor yang ditunjuk. Rencananya, pembangunan fisik puskesmas yang lokasinya bersebelahan dengan kantor Camat Mendoyo ini rampung pada Desember 2016. Fasilitasnya akan dilengkapi dengan ruang rawat
inap serta rawat jalan di atas lahan seluas 12 are. “Saya ingin manfaatkan waktu untuk mengecek secara langsung ke lapangan terkait proyek pembangunan fasilitas umum. Saya tidak ingin hanya menerima laporan saja, tapi saya juga harus tahu bukti di lapangan,” ujarnya. Ketika meninjau pembangunan, kendati mengaku cukup puas dari segi kontruksi bangunan, namun Kembang tetap memberikan catatan perbaikan. Dirinya juga akan terus mengawal dan memastikan pembangunan itu berkualitas baik. “Saya lihat beberapa materialnya kurang dari sisi ukurannya. Salah satu contoh kusennya kekecilan, ukuran-
TINJAU – Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan saat meninjau pembangunan Puskesmas Rawat Inap Mendoyo. Dengan rampungnya puskesmas ini, maka tahun depan seluruh kecamatan di Jembrana memiliki Puskesmas Rawat Inap.
nya 5x11 m, mestinya 6x14 m dan harus jelas juga kayu yang digunakan sehingga ke depan betul-betul bisa kita manfaatkan lebih lama. Kemudian wantilannya harus juga terintegrasi sehingga baik puskesmas maupun kecamatan bisa menggunakan, mengingat lokasinya berdampingan,“ kata Kembang Hartawan memberikan catatan. Menurutnya, Pemkab Jembrana dari tahun ke tahun akan terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Baik dari segi sarana prasarana, kualitas SDM, dan juga dari segi manajemennya, sehingga hal itu akan benar-benar memuaskan masyarakat. “Ini model pola pembangunan semesta berencana yang disepakati tujuh kabupaten/kota se-Bali, salah satunya di bidang kesehatan dengan membangun puskesmas rawat inap di setiap kecamatan. Puskesmas Mendoyo merupakan puskesmas rawat inap terakhir yang kita bangun, sehingga nantinya di semua kecamatan seluruhnya memiliki puskesmas dengan fasilitas rawat inap,“ terangnya. “Tahun depan kita lengkapi dengan sarana dan prasarana di dalamnya, termasuk SDM serta mobil perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas) semesta berencana untuk memberikan pelayanan ke rumah masyarakat. Harapan kita ke depan dapat memberikan pelayanan secara cepat dan optimal,“ imbuhnya. (ad093)
Negara (Bali Post) Sejumlah warga yang merupakan wajib pajak kendaraan bermotor (ramor) mengeluhkan pelayanan di Kantor Samsat Jembrana. Pasalnya, ada penerapan pajak progresif yang sistemnya berubah mulai Senin (3/10) kemarin. Namun, perubahan sistem itu tidak disosialisasikan ke publik. Dengan demikian, banyak warga memilih pulang karena persyaratan baru yang dibutuhkan, mereka tidak membawanya. Dengan adanya perubahan sistem itu, pelayanan di kantor tersebut terlihat krodit. Sejumlah warga yang hendak membayar pajak kendaraan mengaku kecewa. Bahkan, waktu pelayanan sempat molor dan akhirnya banyak warga yang pulang. Kroditnya pe-
layanan ini lantaran adanya penerapan pajak progresif yang sistemnya berubah. Warga yang sebelumnya sudah terbiasa mengurus pembayaran pajak kendaraan sendiri juga mengaku terkejut mengetahui adanya aturan baru itu. Kendati sudah menunggu sejak pagi, mereka tidak bisa mengurus pajak kendaraan karena terkendala berbagai persyaratan. Mulai dari KTP, BPKB dan STNK asli. Salah seorang warga, Ketut Suambara menjelaskan adanya syarat yang harus dipenuhi tersebut membuat pemilik kendaraan sedikit kesulitan. Tidak semua kendaraan identitas STNK-nya sesuai dengan KTP pemilik yang terakhir. Sebab, kendaraan itu merupakan tangan kedua atau
ketiga. Apalagi, masyarakat yang menunggu sejak pagi tidak mendapat kepastian lantaran sistem perangkatnya tidak berfungsi. Mestinya, ada sosialisasi kepada masyarakat terkait adanya perubahan sistem tersebut. Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Jembrana Ida Bagus Suhita saat dikonfirmasi tidak menampik kondisi tersebut. Penerapan pajak progresif ini berlandaskan Perda Bali No. 86 Tahun 2016 tentang Pajak Daerah. Ketika diterapkan, terjadi penambahan biaya bagi warga yang memi-
liki kendaraan lebih dari satu unit. Sedangkan warga yang memiliki kendaraan satu unit diterapkan pajak normal yakni 1,5 persen. Jika lebih dari satu unit dan atas nama yang sama, menurutnya, akan dikenai biaya tambahan pajak 0,5 persen. Begitu seterusnya untuk kendaraan ketiga 2,5 persen. Sementara untuk mobil normalnya pajak 1,75 persen. Apabila, atas nama dua yang sama, maka dikenai 3 persen. Sedangkan kendaraan ketiga dikenakan pajak 4,5 persen. Ketentuan ini juga berlaku di Jawa dan Bali. (kmb26)
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
KARANGASEM
Mitigasi Bencana Gunung Agung
Usaba Gumang di Desa Adat Bugbug
Kubu Paling Banyak Zona Merahnya Amlapura (Bali Post) Desa-desa di kaki Gunung Agung yang ada di Kecamatan Kubu, Karangasem dilintasi zona merah terluas. Karena itu, sosialisasi dan mitigasi bencana mesti lebih banyak diarahkan ke wilayah di Kubu ini terkait dampak erupsi Gunung Agung. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, mengatakan hal itu beberapa hari lalu di Padangkerta. Menurutnya, Gunung Agung merupakan gunung api yang masih aktif. Bukan tidak mungkin, sewaktu-waktu gunung tertinggi di Bali itu berpeluang meletus. Sebanyak 35 desa di sekitar bisa terpapar dampak letusan (erupsi) itu. Dari 35 desa itu, 15 termasuk desa yang tergolong kawasan rawan bencana (KRB) II. Desa-desa itu adalah desa yang terdekat. Seperti wilayah Nangka, Butus, Bebandem, Budakeling. Sedangkan 20 desa lainnya termasuk KRB I. ‘’Semakin besar angka KRB-nya, berarti kian rawan atau kian dekat lokasi desa itu dengan pusat bencana yakni kepundan Gunung Agung. KRB II kawasan sampai sejauh lima km dari pusat bencana, sementara KRB I kawasan sampai sejauh 15 km,’’ paparnya. Dalam rangka antisipasi pengurangan bahaya erupsi Gunung Agung, kata Arimbawa pihaknya sudah menggelar geladi atau simulasi evakuasi. Diakui sampai kini yang dilibatkan geladi itu baru terbatas warga secara selektif. Mereka yang sudah dilibatkan geladi diharapkan mampu menyebarluaskan pemahaman, dalam rangka mengurangi dampak erupsi dan bagaimana evakuasi mandiri dilakukan secara cepat. Kenapa geladi itu penting dilakukan? Untuk pengurangan dampak bencana alam itu yang sewaktu-waktu bisa saja muncul. Masyarakat agar terbiasa menghadapi segala bentuk bencana alam itu. Geladi atau simulasi itu bukan berarti mengharapkan bencana alam itu terjadi. Ini sebagai upaya antisipasi saja. Sebab, dari data yang ada sejumlah gunung api di wilayah NKRI sudah meletus. Dampak erupsi itu, ada yang menelan korban jiwa, luka parah, namun juga ada yang tanpa korban jiwa, meski erupsi itu sama-sama dahsyatnya. Erupsi gunung api yang tak sampai menelan korban, ternyata sangat tergantung kesiapsiagaan masyarakat di sekitarnya. ‘’Jika masyarakat di wilayah rawan bencana itu siap melakukan evakuasi, apalagi secara mandiri dilakukan dengan cepat, maka korban jiwa akan dapat diminimalisasi. Korban gunung api meletus saat ini, memang mereka tak mau menghindar atau dievakuasi. Mereka juga melanggar peringatan-peringatan,’’ paparnya. Terakhir Gunung Agung meletus tahun 1963. Letusan dahsyat itu setidaknya dilaporkan mengakibat sekitar tiga ribu korban jiwa. Usia RI saat itu baru 18 tahun. Memang sebelumnya, masih belum pernah ada geladi kesiapsiagaan bencana Gunung Agung erupsi. Masyarakat Bali saat itu masih awam. Ada kepercayaan erupsi Gunung Agung itu siklusnya lebih dari 50 tahun. Dari cerita para tetua di desa yang mengalami letusan gunung tertinggi di Bali, ada yang mempercayai saat itu Ida Batara Lingsir yang berstana di Gunung Agung tedun (turun). Akibatnya, ketika lava fijar mengalir deras. Ada seluruh warga banjar di kaki Gunung Agung, wilayah Kecamatan Kubu, justru menyambut aliran lava fijar itu dengan baleganjur. Akibatnya, mereka semuanya menjadi korban. Tidak pelak, mereka semua disapu lava fijar itu. Itulah peristiwanya, sehingga disebutkan banyak ada korban jiwa saat itu. (013)
Hati-hati Unggah Foto Warga Miskin Amlapura (Bali Post) Mulai sekarang berhati-hatilah bila berkeinginan membantu warga miskin dengan mengunggah fotonya ke media sosial. Soalnya, bila infonya jadi viral tapi tak sesuai fakta, malah akan menimbulkan citra buruk. Bahkan, bisa membuat pihak keluarganya tersinggung. Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Karangasem Wayan Artha Dipa saat ditemui di Lapangan Stadion Padangkerta, Jalan Veteran, Amlapura, Minggu (2/10) lalu. Wabup menegaskan selalu merespons setiap informasi yang memang harus disikapi pemerintah daerah. Salah satunya, soal penanganan warga miskin. Warga miskin kini jadi tren, jadi bahan perbincangan di media sosial. Seperti baru-baru ini pihaknya sempat mengecek kebenaran informasi warga miskin yang sudah renta dan disebut-sebut telantar di Iseh, Sidemen. Tetapi setelah ditelusuri Dinas Sosial Karangasem, rupanya nenek itu keluarga orang berada. “Setelah kami cek, pihak keluarganya marah. Anak-anaknya pegawai bank semua. Mereka tersinggung dan mau cari akun media sosial yang menyebar foto keluarganya. Peristiwa seperti ini tidak baik dan lama-lama berbahaya,” kata Artha Dipa. Dalam menindaklanjuti informasi serupa, sering kali kata Artha Dipa, berujung sama. Ini menandakan informasi yang diterima tidak akurat, tetapi sudah langsung diunggah. Hal serupa kata dia juga terjadi di Desa Ban Kecamatan Kubu. Pemerintah daerah disebut-sebut menelantarkan warga miskin. Padahal, menurutnya warga tersebut sudah mendapat berbagai bantuan dari pemerintah daerah. “Hal-hal seperti ini kerap membuat kita mendapat kesan kurang bagus. Hal seperti itu memberi citra buruk,” tegasnya. Karena itu, dia meminta informasi yang disebar ke media sosial, sebaiknya dipastikan dulu kebenarannya. Jangan sampai maksud baik, malah menimbulkan masalah baru. Pihaknya memastikan, kalau memang informasi tersebut akurat, pemerintah daerah pasti segera mengambil langkah-langkah. Sebab, pihaknya mengakui, begitu luasnya wilayah Karangasem. Pasti ada saja warga miskin yang tercecer atau luput dari perhatian pengurus desa atau warga di sekitarnya. Akan tetapi, dari beberapa informasi yang selama ini tersebar ke media sosial, ada juga yang memang benar-benar akurat. Ia mendorong agar masyarakat lebih cerdas memanfaatkan media sosial. Sehingga nantinya lebih bermanfaat. Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Sosial Made Sosiawan. Pihaknya siap mendata kembali atau menyalurkan bantuan sesuai kebutuhannya, manakala ditemukan warga yang miskin tapi minim perhatian keluarganya atau kerabatnya. (kmb31)
13
Dilarang Jual Makanan dari Material Daging Sapi Desa Adat Bugbug, Karangasem, tahun ini kembali menggelar Usaba Gumang. Pelaksanaan ritual Usaba Gumang ini tergolong unik dibandingkan pelaksanaan usaba di desa-desa tua lainnya di Karangasem. Bagaimanakah keunikan prosesi Usaba Gumang ini?
PUNCAK BUKIT - Salah satu palinggih di Pura Gumang yang berlokasi di atas puncak bukit.
PELAKSANAAN Usaba Gumang untuk tahun genap, selalu melibatkan tiga desa adat lainnya yakni Desa Adat Jasri, Ngis, dan Bebandem. Usaba Gumang ini jatuhnya pada setiap sasih kapat. Manakala tahun ganjil, hanya desa Bugbug yang terlibat langsung. Seperti Usaba Gumang yang akan digelar mulai 13 Oktober sampai 15 Oktober nanti. Tiga desa lainnya antusias mempersiapkan diri menyambut prosesi ini. “Kenapa melibatkan tiga desa adat lain, karena putra-putra beliau (Ida Batara di Desa Bugbug), berstana di sana. Ini disebut dengan catur desa,” kata Klian Desa Adat Bugbug, Jero Wayan Mas Suyasa, saat ditemui di kediamannya, Senin (3/10) kemarin. Menyongsong Usaba Gumang
ini, Panitia Usaba sudah mulai ngendek Ida Batara di Desa Bebandem, Jasri dan Ngis mulai Selasa (4/10) ini. Kemudian, dilanjutkan 7 Oktober nanti, matenung (munggah sekar) di Pura Bale Agung Desa Adat Bugbug. Pada 11 Oktober tahap mangun panggungan. Sore harinya. Ida Batara tedun ke Pura Penyarikan. Sehari sebelum puncak ritual, 12 Oktober nanti, Truna Desa mabahin dan mangun panggungan di Pura Gumang. Pada 13 Oktober nanti, barulah Ida Batara dari Desa Jasri, Desa Ngis dan Desa Bebandem, memargi ke Pura Gumang yang berlokasi di atas puncak bukit. Pralingga Ida Batara Desa Adat Bebandem memargi lebih dulu, disusul Desa Ngis dan Desa Jasri. Sedangkan, dari Desa Adat Bugbug, patedunan ke Pura Bale Agung sejak pagi. Sore hari baru mendak Ida Batara di Gumang, Kaler Kangin, Sanghyang Ambu, Kelod Kangin, dilanjutkan mabiasa di Pura Gumang. Malam harinya dilanjutkan ngelarang saikan. Setelah itu, baru krama maturan atau mapinton, ngaturang saud sosot dan penanjung batu. Sehari berikutnya, 14 Oktober nanti, pralingga Ida Batara dari Bebandem, Ngis, Jasri, dan Bugbug tedun dari Pura Gumang menuju Desa Bugbug. Saat itu dipastikan arus lalu lintas dari Pura Gumang ke timur macet total. Pengguna jalan, khususnya truk pengangkut material galian C yang hendak menuju Denpasar dan sebaliknya, disarankan mencari jalur alternatif lain, lewat Kecamatan
Selat. Warga Desa Adat Bugbug lainnya mendak Ida Batara di Pemapagan Kayeh Kelod, Ida Batara di Segara, dilanjutkan dengan proses mabiasa, tatebahan, ngunggahan aturan desa, nyaik, maturan pemaos dan abwang. Disinggung perihal tidak dilibatkannya Desa Datah Kecamatan Abang, dalam ritual Usaba Gumang itu. Jero Wayan Mas Suyasa, mengatakan Desa Datah baru dilibatkan pada ritual di Desa Adat Bugbug saat Usaba Kaja. Sementara Usaba Kaja ini dilaksanakan selama 40 tahun sekali. Kelima desa ini yakni Desa Bugbug, Bebandem, Ngis, Jasri, dan Datah, disebutkan sebagai manca desa. “Kalau Usaba Kaja, terakhir kami laksanakan tahun 2008. Kalau Usaba Gumang, meski Ida Batara di Desa Datah tidak ikut, tetapi kesadaran kramanya ngaturang bakti pada saat Usaba Gumang dan usaba lainnya cukup tinggi,” tegas Klian Desa Adat Bugbug, enam periode ini. Selama pelaksanaan Usaba Gumang, kata Mas Suyasa, warga dilarang menjual makanan berbahan dasar daging sapi. Selain itu, para pamedek diminta berbusana sopan. Sepanjang tangkil, agar bersamasama menjaga kebersihan. Sehari berikutnya 15 Oktober nanti, Ida Batara mantuk ke desa masingmasing. Pelaksanaan Usaba Gumang ini, membuat kekerabatan warga di antara desa-desa ini tetap terjalin guyub, harmonis dan damai hingga sekarang. (gik)
Longsor Tutup Akses Jalan Pesangkan-Ketug Amlapura (Bali Post) Hujan lebat selama tiga jam kembali mengakibatkan bencana longsor. Kali ini titik longsor terjadi di sebuah tebing sisi timur Pesangkan menuju Ketug, di Banjar Dinas Batu Gede, Desa Duda Timur Kecamatan Selat, Minggu (2/10) malam. Longsor tak hanya menutup total akses jalan ini, tetapi juga memaksa tiga kepala keluarga di bawahnya harus mengungsi untuk mengantisipasi adanya longsor susulan. Salah satu warga sekitar, Wayan Merta (45), Senin (3/10) kemarin, mengatakan suara gemuruh saat longsor terdengar cukup keras. Saat itu, hujan begitu lebat disertai angin kencang. Dia mengaku kaget dan baru sadar ada longsor, kala beberapa batu besar menggelinding mendekati rumahnya yang berada di bawahnya. Kawasan ini memang dikenal rawan longsor. Sudah beberapa kali, kata Merta, terjadi longsor di sepanjang jalur tersebut. Pada sisi timur akses jalan ini ada tebing dengan ketinggian sekitar 30 meter. Ketika hujan cukup deras dari atas bukit, membuat lereng yang memang labil langsung ambles. Longsoran kerap menimbun badan jalan di bawah tebing. Parahnya lagi di sisi kanan banyak rumah penduduk di pinggiran jurang. Mereka tinggal di sana sambil berkebun salak dan yang lainnya. Sementara longsor yang terjadi hari Minggu malam tersebut cukup parah. Seluruh badan jalan tertimbun material longsoran sepanjang 30 meter. Sementara tebing yang longsor ketinggiannya mencapai 20 meter. Tebing longsor lengkap dengan tanaman warga seperti kelapa, manggis dan
durian serta tanaman lainnya. Ada sekitar 20 pohon cengkeh warga tertimbun. Begitu juga ada sepuluh pohon manggis dan 30 pohon kelapa juga tertimbun material longsor. Perbekel Desa Duda Timur, I Gede Pawana, mengakui kalau longsor kerap terjadi ketika hujan. Longsor terparah terjadi tiga tahun lalu. Nyaris saat itu menimbun tiga rumah warga. Untuk mengantisipasi longsor susulan, tiga kepala keluarga sementara diungsikan dari rumahnya dari sembilan kepala keluarga di sekitar titik longsor. Mereka masing-masing keluarga I Wayan Merta (65), I Made Gelgel (51), dan I Wayan Sueca (70). “Mereka diungsikan sementara ke rumah kerabatnya,” kata Pawana. KWH Warga Hilang Selain menutup akses jalan, longsor ini juga membuat sebuah pos monyet yang berisi meteran listrik atau kWh warga, hilang. KWh tersebut adalah milik Nyoman Suweca. Pihaknya berharap agar Pemkab Karangasem bisa membantu pengadaan meteran baru. Akibatnya, beberapa kepala keluarga di dekat longsoran kini harus gelap-gelapan. KWh itu tertimbun bersama selu-
Bali Post/kmb31
MANUAL - Petugas saat melakukan penanganan secara manual, namun belum bisa sampai tuntas karena terkendala hujan. ruh kabelnya. Warga di sana memang menggunakan rumah monyet atau pos monyet sebagai tempat kWh atau meteran listrik. Pihak PLN tidak mau memasang sambungan kWh itu sampai ke rumah warga di bawah tebing. Ini karena jaraknya cukup jauh. Solusinya warga membuat rumah monyet untuk tempat kWh. Jalan Pesangkan-Ketug ini panjangnya 10 km. Sebagian besar rawan longsor dari Juwuk Legi, Desa Duda Timur, Selat sampai Ketug, Desa Gegelang,
Manggis. Jalan ini merupakan jalur alternatif dari Kecamatan Selat menuju Kecamatan Manggis, seperti menuju Padangbai dan Desa Antiga. Di sisi lain, besarnya titik longsor kali ini tak bisa ditangani secara manual oleh petugas. Penanganan butuh alat berat. Selain itu, di lokasi masih terjadi hujan lebat yang menghambat petugas melakukan penanganan. Dalam situasi seperti itu, sangat berisiko. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus
Ketut Arimbawa, mengatakan sebuah alat berat sudah dikerahkan. Bahkan alat berat itu sudah berada di lokasi. Tetapi, karena masih hujan lebat, penanganan dihentikan dan dilanjutkan Selasa (4/10) ini. Penanganan juga dibantu petugas kepolisian dari Polsek Selat di bawah komando Kapolsek AKP Nengah Sudiarsa. “Warga yang tinggal di sekitar tebing harap sama-sama waspada. Hujan tampaknya masih akan turun beberapa hari ke depan,” tegasnya. (kmb31)
Yayasan Pasraman Karmadatu Dikukuhkan
Visinya Membentuk SDM Hindu Berkualitas Yayasan Pasraman Karmadatu di Jalan Untung Surapati Gang Sedap Malam No. 2 Kota Amlapura dikukuhkan Senin (3/10) kemarin. Pengukuhan dihadiri Ketua PHDI Karangasem Drs. I Wayan Astika, Kasi Pendidikan Agama Hindu Kementerian Agama Karangasem Wayan Serinada, S.Pd., M.Si. dan pejabat lainnya. Kegiatan di pasraman ini nantinya sebagai tempat mendalami ajaran agama Hindu, yang dilandasi filosofi Vasudaiva Kutumbakam -- sesungguhnya kita semua bersaudara. Visi Yayasan yang mengelola pasraman ini, agar terwujud SDM Hindu yang berkualitas berdasarkan pustaka suci Weda, yang dilandasi filosofi Vasudaiva Kutumbakam. Selain dihadiri pejabat, doa pengukuhan dilakukan Ida Pandita Agni Shri Bhagawan Satyananda Saraswati dari Geria Satya Lokha Sukawati, Ida Pandita Nabe Srhi Bhagawan Agni Yogananda dari Geria Santabana, Payuk, Tembuku, Bangli dan Rsi Bhagawan Agni Satya
PAPAN NAMA - Pembina Yayasan Ketut Badra menyerahkan papan nama Yayasan Karmadatu kepada Ketua Umum Yayasan I Gusti Putu Suardana (kiri), kemarin. Yoga Bhaskara Sebali dari Geria Satya Yoga, Gerombong, Sampalan, Klungkung. Pembina Yayasan Ketut Badra yang juga salah seorang anggota DPRD Karangasem asal Seraya itu menyerahkan papan nama yayasan kepada Ketua Umum Yayasan Pasraman Karmadatu I Gusti Putu Suardana, S.E. Dalam pengantarnya, Ketut Badra mengatakan
kerangka ajaran agama Hindu yakni tatwa (filsafat), susila (etika) dan ritual (upacara). Namun dalam praktiknya masih banyak umat Hindu yang hanya menekankan ritual, sedangkan implementasi tatwanya atau filosofinya masih kurang, terlebih pemahaman karma tatwanya. ‘’Tatwa itu yang harus dipelajari dan dipahami, guna meningkatkan kualitas SDM
umat Hindu ke depan. Pendirian Yayasan Pasraman Karmadatu ini, lanjutnya, tak terlepas dari kenyataan kita meyakini hidup ini mewarisi karma kita sendiri. Kitalah pembuat karma itu bagi kita sendiri. Karma menimpa siapa saja. Karma merupakan hukum abadi. Karmadatu adalah unsur hukum sebab akibat,’’ ujarnya. Senada dengan Badra, Ketum Yayasan Gusti Putu Suardana mengatakan, ajaran karmapala menjadi pilar keyakinan masyarakat Hindu. Keyakinan itu mesti kembali dibangkitkan lewat diskusi di pasraman-pasraman yang ada, khususnya di Karangasem. Dia menyatakan khawatir, jika ajaran karmapala tak dipahami dengan benar. Kemungkinan ajaran itu sering diucapkan, namun tanpa pengamalan. Menurutnya, dengan memahami hukum karmapala, hukum yang sifatnya universal dan abadi, berlaku pada kehidupan dulu, kini dan nanti, maka memungkinkan SDM Hindu kian berkualitas. Disampaikan Gusti Putu
Suardana, yayasan yang dipimpinnya telah berbadan hukum, dengan SK Kemenkum dan HAM RI No: AHU0035343 AH. 0104, tertanggal 1 September 2016. Ketua PHDI Karangasem Drs. I Wayan Astika menyambut baik pendirian dan pengukuhan yayasan itu. Yayasan itu diharapkan nanti menjadi tempat belajar umat dari semua kalangan termasuk anak-anak sekolah di luar jam sekolah. Menurut pria asal Bebandem itu, pasraman itu dikelola Yayasan yang sudah berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkum dan HAM RI. Karena itu tidak perlu disangsikan lagi. Tinggal kini, setelah dikukuhkan dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan yang sudah diprogramkan. ‘’Jangan sampai nama saja ada, namun sepi kegiatan. Kami harapkan di pasraman ini nanti tak pernah sepi aktivitas yang inovatif dan bermanfaat paling tidak kepada anggota. Pentingnya lagi memberi imbas positif kepada masyarakat luas,’’ pinta Astika. (013/k100)
TABANAN
14
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
Padepokan Dimas Kanjeng Pernah Ada di Pupuan Tabanan (Bali Post) –
Meski belum ada laporan di Polres Tabanan terkait kasus penipuan penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo, Jawa Timur, padepokannya ternyata pernah ada di Desa Belimbing, Pupuan, Tabanan. Cabang padepokan/ yayasan itu diresmikan tahun 2014 dan lumayan banyak merekrut pengikut, namun kini dilaporkan telah ditutup. Menurut pengakuan I Putu Suartika (37), warga Banjar Dajan Tenten, Desa Banjar Anyar, Kediri, Senin (3/10) kemarin, dirinya sempat datang ke yayasan tersebut, namun tidak menjadi anggota. “Saya hanya mengantar teman,” ungkap pria yang membuka usaha bengkel mobil ini. Ia tertarik terhadap keberadaan yayasan yang diresmikan langsung Taat Pribadi tersebut karena misinya menyejahterakan umat. Karenanya Suartika beberapa kali mengikuti kegiatan persembahyangan di sana. Apalagi di lokasi yayasan ada padmasana dan tempat luas untuk berkumpul mendengar ceramah. “Saya ketemu Dimas Kanjeng saat peresmian. Tidak ada cuci otak, hanya
ceramah,” sebutnya. Disebutkannya, yayasan tersebut melakukan kegiatan sesuai misinya, yaitu membantu warga kurang mampu dan perbaikan pura. Kegiatan di tempat itu hanya berupa sembahyang biasa mengenakan pakaian sembahyang. Tidak ada ritual khusus atau hal-hal aneh. Suartika juga tidak mengeluarkan biaya apa pun. ‘’Namun, tidak tahu bagaimana pengikut lainnya,” ujarnya. Orang yang datang ke yayasan tidak cuma dari Tabanan tetapi juga asal Klungkung dan Gianyar. Suartika mengaku pernah dua kali ke Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo, tetapi tidak bisa bertemu langsung. Setelah sekitar satu setengah tahun aktif, sejak enam
Bali Post/kmb24
PADEPOKAN - Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Desa Belimbing, Pupuan. bulan terakhir Suartika tidak mang ada Padepokan Dimas mengambil tindakan apa pernah lagi ke yayasan di Be- Kanjeng. Pihaknya telah pun, sebab belum ada lapolimbing. Ia sibuk menjalankan melakukan monitoring terh- ran masyarakat atau pihak usaha bengkel mobil. “Kecewa adap yayasan tersebut. ‘’Su- lain yang dirugikan. “Selama juga sih melihat kejadian saat dah lama tidak pernah ada tidak ada yang melapor dan ini,” jelasnya. lagi aktivitas. Informasinya tidak ada pelanggaran huKapolres Tabanan AKBP padepokan tersebut sudah kum, polisi tidak bisa menMarsdianto membenarkan tutup,” terangnya. indak,” tegas Marsdianto. di Kecamatan Pupuan meSejauh ini pihaknya belum (kmb24)
Perkuat Layanan Nasabah, BNI Buka Outlet di Bajera
Bali Post/kmb24
LOKASI - Lokasi dibangunnya kampus BP2TD di Desa, Samsam, Kerambitan.
Diduga Ada ’’ Mark-Up’’ Pengadaan Lahan
Pembangunan Kampus BP2TD Tetap Jalan Tabanan (Bali Post) – Adanya dugaan penyimpangan dalam pengadaan lahan dan saat ini didalami Tim Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Bali, tidak menyetop pembangunan kampus Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Hasil pantauan Bali Post, Senin (3/10) kemarin, alat berat dan pekerja sibuk melakukan tugasnya, sedangkan truk-truk yang mengantar bahan bangunan bergantian keluar masuk lokasi proyek. Petugas keamanan melarang media masuk mengambil gambar dengan alasan harus membawa surat pengantar dari BP2TD yang saat ini berkantor di Gianyar. Sekretaris Desa Samsam, I Made Juniada, mengaku mengetahui adanya pembangunan kampus BP2TD tersebut. Sebab, sebelum dibangun ada sosialisasi dari tim pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan ke masyarakat. “Sesuai aturan program apa pun harus disosialisasikan ke bawah,” ujarnya. Ia hanya tahu sebatas itu. Mengenai proses jalannya proyek, mulai dari pelepasan lahan sampai pembangunannya tidak diketahuinya. Menurutnya, saat sosialisasi tidak ada penolakan dari masyarakat. Sementara pembebasan lahan tidak melibatkan desa, tetapi langsung dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan dengan pemilik lahan. “Karena ini program dari pusat tentu semuanya dari sana prosesnya. Kami di desa tidak terlibat dan hanya sekadar tahu jika ada pembangunan kampus,” katanya. Soal harga lahan di seputar kampus BP2TD, Juniada hanya tahu harga terbaru yang mencapai Rp 200 juta per are untuk lokasi di pinggir jalan. Harga saat lahan dilepas, ia tidak mengetahui. Oleh karena tidak dilibatkan dalam proses pembangunan, pihak desa pun tidak tahu-menahu sampai di mana proses pembangunannya apalagi mengenai dugaan mark-up pengadaan lahan BP2TD. “Ini juga tahu dari media,” ungkapnya. Camat Kerambitan, I Gede Sukanada, menyatakan hal yang sama. Pihaknya hanya tahu adanya pembangunan kampus BP2TD di Desa Samsam yang termasuk wilayah Kerambitan. “Sebatas tahu saja, mengenai proses pembangunanya dan sudah sampai mana itu langsung ke pusat,” jelasnya. (kmb24)
KOMITMEN BNI untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat terus dilakukan. Untuk memperkuat layanan dalam melakukan transaksi dan aktivitas perbankan kepada nasabah khususnya di Kabupaten Tabanan dan sekitarnya, BNI membuka outletnya yang ketiga di pusat perdagangan Jalan Ngurah Rai, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg. Kantor BNI Bajera diresmikan Bupati Tabanan yang diwakili Sekda I Nyoman Wirna Ariwangsa, Senin (3/10) kemarin. Hadir pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Pimpinan Kantor OJK, tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar. Sekda Tabanan dalam sambutannya mengatakan keberadaan outlet BNI ini nantinya dapat ikut memacu peningkatan roda perekonomian masyarakat serta mendukung kemajuan pembangunan di daerah. Sementara itu, Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT AAG Agung Dharmawan mengungkapkan, di Kabupaten Tabanan saat ini ada tiga outlet BNI serta 21 unit ATM yang tersebar di berbagai lokasi. “Semoga kehadiran BNI Bajera dapat mengakomodir keinginan masyarakat dalam pemenuhan berbagai layanan perbankan,” ungkapnya. BNI, lanjut Agung Darmawan, optimis dapat membantu memenuhi kebutuhan perbankan masyarakat Bajera termasuk fasilitas pembiayaan/permodalan salah satunya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), BNI Wirausaha dan beberapa produk lainnya. Sampai Agustus 2016, penyaluran KUR BNI di Tabanan lebih dari Rp 31 miliar yang diberikan kepada 107 pelaku UMKM. Penyaluran KUR BNI lebih banyak mengalir pada sektor perdagangan, pertanian, industri kreatif dan sektor
PERESMIAN BNI BAJERA - Pemimpin BNI Cabang Denpasar Moh. Rubani mendampingi perwakilan dari tokoh masyarakat Bajera saat penyerahan KUR bagi salah satu nasabah terkait peresmian BNI Bajera. unggulan lainnya. Moh. Rubani usai acara peresmian BNI nantinya juga mengajak pelaku mengatakan, respons masyarakat UMKM khususnya usaha perdagan- terhadap kehadiran BNI Bajera gan, seperti warung/toko kelontong sangat positif. Sejumlah masyarakat untuk bergabung menjadi agen Laku sudah mulai bertransaksi melakuPandai (Layanan Keuangan Tanpa kan pembukaan rekening dan tranKantor dalam Rangka Keuangan Ink- saksi lainnya. “Selama beberapa lusif), yaitu Agen46. Dengan menjadi hari ke depan kami akan menggelar agen, usaha mereka akan memper- Program BNI Weeks di BNI Bajera. oleh tambahan pemasukan melalui Masyarakat bakal mendapatkan berbagai aktivitas pembelian dan informasi terkait seluruh produk pembayaran tagihan yang dilakukan. dan fasilitas dari BNI Group, seperti Saat ini agen Laku Pandai BNI dari BNI Syariah, BNI Life dan BNI dapat melayani pembukaan reken- Sekuritas,” jelasnya. ing, setoran tunai, tarik tunai dan Hal senada disampaikan berbagai transaksi pembelian (pulsa Pemimpin BNI Bajera Putu Ngurah dan lain-lain) serta pembayaran tagi- Bagus Yuniartha. Dalam Program han (Telkom, listrik dan lain-lain). BNI Weeks ini masyarakat juga Sampai September 2016, di Bali telah dapat mengajukan pembiayaan aktif lebih dari 267 Agen46, sedang- KUR atau mendaftar menjadi agen kan di Tabanan di atas 15. Laku Pandai atau Agen46 secara Pemimpin BNI Cabang Denpasar langsung. (ad095)
Bupati Eka Serius Perangi Kemiskinan di Tabanan KEMISKINAN merupakan masalah vital yang hampir dihadapi sebagian besar pimpinan daerah, tidak terkecuali di Kabupaten Tabanan. Oleh karena itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berkomitmen memerangi kemiskinan yang dihadapi rakyatnya dengan mengajak semua komponen masyarakat termasuk kalangan SKPD beserta jajarannya. Keseriusan itu ditunjukkan Bupati Eka saat menyerahkan bantuan program bedah rumah kepada salah satu KK miskin, Nyoman Mastra (40), asal Desa Bantas dan penyerahan bantuan pilot project Program Partsisipatif Dara Manis Kelar Raskin kepada sembilan kelompok di Banjar Bantas Kaja, Desa Bantas, Selemadeg Timur, Senin (3/10) kemarin. Turut mendampingi SKPD terkait dan Camat Seltim. Bupati mengucapkan rasa bangganya karena program sudah terwujud. “Ini merupakan program yang sangat menyentuh rakyat, terutama kelompok atau KK miskin yang sudah bergabung untuk dibina agar ke depannya tidak miskin lagi,” ujarnya. Menurut orang nomor satu di Tabanan itu, selama hidup kita harus selalu berbagi dengan sesama, karena hidup merupakan investasi hati. “Yang namanya hidup harus berbagi kasih, kecerdasan dan rejeki. Kita tidak boleh berpikir hidup untuk hari ini saja. Hidup akan berlanjut dan mudah-mudahan di karma selanjutnya mendapatkan pahala yang lebih daripada sekarang,” katanya. Bupati Eka juga mengingatkan untuk selalu bersikap tulus ikhlas dan berpikir positif. “Sepanjang kita tulus ikhlas pasti akan mendapatkan berkah yang luar biasa. Berpikir positif dan yakin bahwa hidup akan lebih baik jika kita berbuat lebih baik,” ucapnya. Ia memberikan apresiasi dan senang dengan adanya celengan kepedulian di Kecamatan Seltim, Dinas Sosial dan SKPD lainnya. Bupati Eka ingin setiap SKPD mempunyai celengan yang peduli kepada masyarakat miskin, jadi setiap bedah rumah bisa dibagikan. Eka berharap program pengentasan kemiskinan terus berlanjut dan harus dilakukan serius. Camat mesti tahu berapa jumlah warganya yang miskin sehingga ke depannya angka kemiskinan bisa berkurang atau minimal menurun. ‘’Jika kemiskinan bisa diatasi, kesejahteraan bisa terwujud,” tegasnya. Bupati Tabanan mengharapkan sembilan kecamatan lainnya dapat mengikuti Seltim. Tidak hanya Seltim yang memiliki program seperti ini, tetapi kecamatan lain juga belajar sehingga bersama-sama bisa mengentaskan kemiskinan di Tabanan. Sementara itu, Camat Seltim I Gusti Putu Ngurah Darma Utama mengatakan program partisipatif Dara Manis Kelar Raskin merupakan inovasi yang dimiliki Seltim. Melalui program ini pihaknya berusaha mengentaskan kemiskinan. ‘’Ini merupakan program investasi hati sesuai yang sering dikatakan oleh Ibu Bupati. Melalui Badan Kerja Sama Antar-Desa, kesepakatan seluruh perbekel dan kelompok-kelompok masyarakat, kami menyukseskan program pengentasan dengan memberikan bantuan kepada kelompok miskin,” jelasnya. Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan berharap bantuan bedah rumah yang diberikan kepada Nyoman Mastra dapat dipergunakan dengan baik. Jumlah bedah rumah yang dibantu hampir 242 dari APBD provinsi, kabupaten dan CSR. Pihaknya juga memperjuangan dana untuk masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan. Lewat kegiatan yang dilakukan, pusat memberikan bantuan sekitar 3,750 miliar langsung ke masyarakat. (ad096)
SERAHKAN BANTUAN – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan bantuan bedah rumah dan program partisipatif Dara Manis Kelar Raskin di Selemadeg Timur, Senin (3/10) kemarin.
Warung Global
Masyarakat Harus Jaga Kebersihan Lingkungan BERAPA pun banyaknya juru pemantau jentik (jumantik) jika kesadaran masyarakat terhadap kebersihan diri sendiri dan lingkungan kurang, akan percuma. Kalau masyarakat sadar akan kebersihan dan kesehatan lingkungan, kasus DBD akan turun. Masukan ini diberikan Arya dan Mursi di Denpasar mengomentari topik ‘’Kasus DBD Diprediksi Meningkat’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Senin (3/10) kemarin. Bila manusia merusak dan menyakiti alam, alam pun tidak akan segan-segan menyakiti manusia. Menurut Nyoman Mastra di Gianyar, ini merupakan hukum sebab akibat. Jadi, manusia harus sayang terhadap alamnya, maka alam dan segala isinya pasti menyayangi manusia. DBD di Gianyar sempat menjadi kasus paling banyak di Bali. Lingling di Tangeb menambahkan, kebiasaan buruk masyarakat yang juga merupakan kebodohan adalah membuang sampah saja
masih diajari. Ia sepakat berara pun jumlah jumantik dan andalnya petugas jika tidak diimbangi dengan kesadaran
masyarakat, akan sia-sia. Di samping menerapkan pola hidup sehat, Becik di Tuban dan Winaja di Denpasar juga mengharapkan masyarakat peduli dengan lingkungan agar terhindari DBD. Cara lainnya selalu memakai lotion antinyamuk, menanam tumbuhan antinyamuk seperti lavender, serai, liligundi atau sejenis lainnya agar lingkungan rumah bisa terbebas dari nyamuk. Bisa juga memelihara ikan cupang
di kolam kecil, sehingga jentik nyamuk langsung dimakan oleh ikan tersebut. Di samping itu, petugas harus melakukan fogging di lingkungan warga secara rutin pada pagi-pagi buta sekitar pukul 04.00 wita. Winaja menyarankan setiap banjar wajib memiliki minimal satu alat fogging, sehingga bisa rutin mengadakan penyemprotan rutin meskipun tidak ada kasus DBD di lingkungannya.
Menurut Kak Kenceng di Jimbaran, ibarat pepatah sedia payung sebelum hujan, lebih baik lakukan antisipasi. Jangan sampai setelah jatuh korban baru mengambil tindakan. Semua pihak baik masyarakat, aparat maupun pemerintah melalui dinas terkait harus bekerja bersama-sama melawan DBD. Kalau hanya mengandalkan pemerintah, kasus DBD yang diharapkan turun tidak akan terwujud. (sikha)
15
Selasa Paing, 4 Oktober 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Celta Vigo Malaga Espanyol Real Madrid Valencia
vs Barcelona 4-3 vs Athletic Club 2-1 vs Villarreal 0-0 vs Eibar 1-1 vs Atletico Madrid 0-2
1. Atletico Madrid 2. Real Madrid 3. Sevilla 4. Barcelona 5. Villarreal 6. Athletic Club 7. Las Palmas 8. Eibar 9. Real Sociedad 10. Celta Vigo
7 7 7 7 7 7 7 7 7 7
4 3 4 3 4 2 4 1 3 4 4 0 3 2 3 2 3 1 3 1
0 14-2 15 0 16-7 15 1 13-10 14 2 22-10 13 0 9-4 13 3 10-8 12 2 16-13 11 2 9-7 11 3 9-9 10 3 9-11 10
Pencetak gol : 6 - Antoine Griezmann (Atletico Madrid). Liga Inggris Burnley Leicester City Man. United Tottenham
vs Arsenal 0-1 vs Southampton 0-0 vs Stoke City 1-1 vs Man. City 2-0
1. Manchester City 2. Tottenham 3. Arsenal 4. Liverpool 5. Everton 6. Man. United 7. Chelsea 8. Crystal Palace 9. West Bromwich 10. Southampton
7 7 7 7 7 7 7 7 7 7
6 0 5 2 5 1 5 1 4 2 4 1 4 1 3 2 2 3 2 3
1 18-7 18 0 12-3 17 1 16-7 16 1 18-10 16 1 11-5 14 2 13-8 13 2 12-9 13 2 11-8 11 2 8-7 9 2 7-6 9
Pencetak gol : 6 - Diego Costa (Chelsea). Liga Italia AC Milan AS Roma Atalanta Bologna Cagliari Empoli Sampdoria Torino
vs Sassuolo vs Inter Milan vs Napoli vs Genoa vs Crotone vs Juventus vs Palermo vs Fiorentina
1. Juventus 7 6 0 2. Napoli 7 4 2 3. AS Roma 7 4 1 4. Lazio 7 4 1 5. Chievo Verona 7 4 1 6. AC Milan 7 4 1 7. Genoa 6 3 2 8. Torino 7 3 2 9. Inter Milan 7 3 2 10. Cagliari 7 3 1
4-3 2-1 1-0 0-1 2-1 0-3 1-1 2-1
Barcelona -
Atletico Madrid Puncaki Klasemen
Atletico Madrid memuncaki klasemen Liga Spanyol setelah menang 2-0 atas Valencia di Stadion Mestalla. Atletico mendongkel pimpinan sebelumnya Real Madrid yang di luar dugaan ditahan tamunya Eibar 1-1 di Santiago Bernabeu, Senin (3/10) kemarin. Sementara Barcelona juga mencatat hasil mengejutkan setelah dihancurkan tuan rumah Celta Vigo 3-4. Bahkan pasukan Luis Enrique tertinggal terus sepanjang pertandingan meski menurunkan duet penyerang Neymar dan Luis Suarez. Barca berpeluang menghuni puncak klasemen setelah Real menelan hasil imbang untuk keempat kalinya secara beruntun di semua kompetisi. Namun tim Katalan itu justru ditaklukkan Celta yang mampu memaksimalkan kesalahan-kesalahan asuhan Enrique. Sang pelatih Barca merotasi timnya setelah meraih kemenangan 2-1 di markas Borussia Moenchengladbach di Liga Champions pekan lalu. Enrique mengistirahatkan bek berpengalaman Javier Mascherano dan memulai permainan tanpa gelandang maestro Andres Iniesta. Timnya harus membayar untuk perubahan-perubahan itu dan kemasukan gol dari sepakan mendatar Pione Sisto pada menit ke-22 akibat kesalahan gelandang Sergio Busquets. Iago Aspas menyelesaikan serangan balik cepat untuk menggandakan keunggulan
tuan rumah pada menit ke-31. Dua menit kemudian Barca kembali kemasukan, kali ini melalui Jeremy Mathieu yang mengarahkan bola ke gawangnya sendiri. Iniesta masuk pada awal babak kedua untuk menandai penampilannya yang ke-600 untuk Barca, dan tidak lama kemudian membantu memperbaiki peruntungan Barca. Ia memberi assist untuk gol tandukan kepala Gerard Pique dan membantu timnya mendapatkan hadiah penalti yang sukses dikonversi Neymar. Barca kembali kebobolan menyusul kesalahan memalukan yang dilakukan kiper Marc-Andre ter Stegen, yang menendang bola ke arah Pablo Hernandez dan hanya bisa menyaksikan bola itu meluncur lurus ke gawangnya pada menit ke-77.Pique mengurangi defisit menjadi satu gol pada menit ke-87, namun mereka tidak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan. ‘’Kami kehilangan tiga angka vital pada hari ini,’’ ungkap Enrique. Di Stadion Mestall, penyerang Atletico Antoine Griezmann digagalkan eksekusi pen-
Bali Post/ap
DILANGGAR - Striker Barcelona Neymar (bawah) terjatuh setelah dilanggar pemain Celta Vigo pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (3/10) kemarin di Stadion Balaidos. altinya di babak pertama oleh kiper Diego Alves, yang juga berhasil menepis penalti lain Gabi. Namun Griezmann akhirnya mampu menaklukkan kiper Brazil itu pada menit ke63, sedangkan Kevin Gameiro mengunci tiga angka pada masa
Liga Jerman Schalke vs M oenchengladbach 4-0 VfL Wolfsburg vs Mainz 0-0 Liga Prancis vs Marseille 1-1 vs FC Lorient 2-1 vs St Etienne 2-0
INTER - Pemain Inter Milan Antonio Candreva melepaskan tembakan ke gawang AS Roma.
Bali Post/rtr
Roma Paksa Inter Kian Terpuruk Bali Post/afp
PELATIH - Klub Liga Spanyol Valencia mengumumkan pelatih terbarunya Cesare Prandelli (kanan), Senin (3/10) kemarin. Pelatih asal Italia itu diperkenalkan Presiden Valencia Lay Hoon Chan asal Singapura pada pertemuan di Stadion Mestalla.
Iachini Dipecat Tiga Kali dalam 12 Bulan
Milan Giuseppe Iachini menjadi pelatih kedua di Liga Italia yang dipecat di musim ini setelah ia dibebastugaskan oleh klub Udinese, Senin (3/10) kemarin. Ini menjadi pemecatan ketiga yang dialaminya dalam 12 bulan terakhir. Pemecatan itu menjadi buntut kekalahan 0-3 dari tamunya Lazio di gelaran Serie A Liga Italia akhir pekan lalu. Kekalahan itu menyebabkan Udinese berada di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan tujuh angka dari tujuh pertandingan. ‘’Udinese telah mencopot Giuseppe Iachini dari posisinya sebagai pelatih tim pertama,’’ kata pihak klub dalam pernyataan singkatnya. Pria berusia 52 tahun itu sebelumnya dipecat dua kali oleh Palermo yakni pada November dan kemudian pada Maret setelah dipekerjakan kembali pada Februari. Iachini ditunjuk untuk melatih Udinese pada Mei dan memimpin delapan pertandingan kompetitif selama lima bulan. Pada 15 tahun kariernya, Iachini melatih sejumlah klub Italia seperti Brescia, Palermo, Venezia, Cesena, Vicenza, Piacenza, Chievo, Sampdoria, dan Siena. Ia bahkan pernah membawa Brescia, Chievo, dan Sampdoria promosi ke Serie A. Sejauh ini, satu-satunya pelatih yang kehilangan pekerjaannya di Liga Italia musim ini adalah Davide Ballardini yang dipecat Palermo dan digantikan dengan Roberto De Zerbi. (kmb39/afp/ant)
Ronaldo untuk menyamakan kedudukan pada menit ke17. Selanjutnya pemain-pemain Real gagal menambah gol yang membuat pelatih Zinedine Zidane untuk keempatkan kali mengemas hasil imbang. (kmb39/afp/ant)
Rashford dan Lingard Masuk Timnas Inggris
1 15-4 18 1 14-6 14 2 16-9 13 2 13-7 13 2 9-6 13 2 12-10 13 1 8-5 11 2 13-8 11 2 9-8 11 3 11-13 10
Pencetak gol : 6 - Carlos Bacca (AC Milan), Mauro Icardi (Inter Milan), Gonzalo Higuain (Juventus).
Angers SCO Nice Lyon
akhir pertandingan. Sementara di Bernabeu, Fran Rico mengejutkan pendukung Real lewat golnya menit ke-6. Ini menjadi gol perdana Eibar ke gawang Real di Liga Spanyol. Gareth Bale menanduk bola umpan silang dari Cristiano
Roma Sundulan bek Kostas Manolas memberi kemenangan tipis AS Roma 2-1 atas Inter Milan pada pertandingan Serie A Liga Italia, Senin (3/10) kemarin. Bagi Inter, kekalahan di laga tandang ini menyulitkan untuk bangkit dari keterpurukan di awal musim. Tim asuhan Franck de Boer menuju Stadion Olimpico dengan rekor penampilan yang tak konsisten setelah menelan dua kekalahan beruntun di kompetisi Liga Eropa. Selain itu Inter juga berusaha bangkit setelah pekan sebelumnya ditahan tuan rumah Bologna 1-1. Meski Ever Banega mampu menyamakan skor 1-1 melalui golnya menit ke-72, kekalahan tak bisa dibendung saat Manolas mengoyak gawang Samir Handanovic empat menit kemudian dengan sundulan kepala. Gol tersebut tercipta setelah pemain
Yunani itu menerima tendangan bebas Alessandro Florenzi. Giallorossi memimpin menit ke-5 melalui Edin Dzeko. Ujung tombak Roma itu nyaris menggandakan golnya jelang akhir pertandingan sebelum dimentahkan Handanovic. Tambahan tiga poin ini membawa tim asuhan Luciano Spalletti ke peringkat ke-3 dengan selisih lima poin dari pimpinan klasemen Juventus yang mengoleksi 18 poin. Inter di posisi ke-9 dengan 11 poin. Juve kokoh di puncak usai menggulung Empoli 3-0 dengan Gonzalo Higuain menyumbang dua gol. Sementara peringkat kedua Napoli yang mengoleksi 14 poin, di luar dugaan ditumbangkan Atalanta 0-1. Andrea Petagna mencetak gol semata wayang pada menit kesembilan. Giovanni Simeone, putra pelatih Atletico Madrid Diego
Simeone, mencetak gol untuk pertandingan kedua secara beruntun untuk membawa Genoa menang 1-0 di markas Bologna. AC Milan, yang tertinggal 1-3 dari Sassuolo saat pertandingan tinggal menyisakan 30 menit, mampu bangkit untuk menang 4-3 di San Siro. Kebangkitan Milan terbantu oleh gol mengejutkan dari pemain pengganti berusia 18 tahun Manuel Locatelli. Francesco Acerbi dan Lorenzo Pellegrini mencetak gol pada awal babak kedua untuk membawa Sassuolo memimpin 3-1 di markas Milan. Carlos Bacca memulai kebangkitan timnya dengan penalti pada menit ke-69. Locatelli menyamakan kedudukan empat menit kemudian. Gabriel Paetta menanduk bola untuk menjadi gol penentu kemenangan Milan 13 menit sebelum pertandingan usai. (kmb39/rtr/ant)
London Pelatih sementara timnas Inggris Gareth Southgate, Senin (3/10) kemarin memasukkan nama Marcus Rashford dan Jesse Lingard dalam skuadnya untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Malta dan Slovenia. ‘’Ada sepasang pemain yang pernah bekerja dengan saya di level U-21 yakni Marcus Rashford dan Jesse Lingard, yang menurut kami merupakan pemain-pemain muda luar biasa yang ingin kami letakkan di skuad ini,’’ tambah Southgate, yang juga melatih Bali Post/rtr timnas U-21. Pemain Manchester Daftar pemain Southgate meUnited Jesse Lingard. liputi bek Glen Johnson, Ryan Bertrand dan gelandang Alex Oxlade-Chamberlain yang kembali masuk timnas setelah lama absen. Wayne Rooney juga masuk dalam deretan penyerang meski kapten Manchester United itu lebih sering menempati bangku cadangan sepanjang beberapa pertandingan terakhir. ‘’Kami memiliki beberapa pemain yang tidak dapat dipanggil karena cedera seperti Harry Kane dan (kiper) Jack Butland,’’ tambahnya yang juga menyertakan ujung tombak Leicester City Jamie Vardy dan Daniel Sturridge (Liverpool). ‘’Kami kehilangan Danny Drinkwater, Adam Lallana, dan Nathaniel Clyne, sedangkan Luke Shaw belum bugar sepenuhnya,’’ tambahnya. Inggris menjamu Malta pada akhir pekan ini sebelum berhadapan dengan Slovenia pada Rabu mendatang. Southgate juga akan mengasuh tim pada pertandingan kandang melawan Skotlandia di kualifikasi Piala Dunia pada November dan pada pertandingan persahabatan melawan Spanyol. (kmb39/afp/ant)
Skuat Inggris : Kiper : Fraser Forster (Southampton), Joe Hart (Torino), Tom Heaton (Burnley) Bek : Ryan Bertrand (Southampton), Gary Cahill (Chelsea), Phil Jagielka (Everton), Glen Johnson (Stoke City), Danny Rose (Tottenham Hotspur), Chris Smalling (Manchester United), John Stones (Manchester City), Kyle Walker (Tottenham Hotspur); Gelandang : Eric Dier (Tottenham Hotspur), Jordan Henderson (Liverpool), Alex Oxlade-Chamberlain (Arsenal), Michail Antonio (West Ham United), Jesse Lingard (Manchester United), Raheem Sterling (Manchester City), Theo Walcott (Arsenal), Dele Alli (Tottenham Hotspur) Penyerang : Wayne Rooney (Manchester United), Marcus Rashford (Manchester United), Daniel Sturridge (Liverpool), Jamie Vardy (Leicester City)
Balotelli sang Penentu Kemenangan Nice Paris Mario Balotelli kembali menjadi sosok kontroversial sekaligus penentu kemenangan Nice 2-1 atas Lorient pada pertandingan kompetisi Liga Prancis, Senin (3/10) kemarin. Namun pemain Italia itu kemudian diusir keluar lapangan jelang bubaran. Penyerang kelahiran Ghana itu mencetak gol pada menit ke-86 yang merupakan gol kelimanya musim ini dari tiga penampilan liga. Gol itu terjadi setelah pemain Lorient Benjamin Moukandjou menyamakan skor dari gol pembukaan Ricardo Pereira. Balotelli, yang didatangkan dari Liverpool dengan status bebas transfer pada musim panas lalu, kemudian diusir keluar lapangan pada menit kedua masa tambahan waktu karena mendapatkan kartu kuning kedua. Nice memulai pertandingan di Stadion
Allianz Riviera dengan bagus dan mengonversi peluang pertama mereka pada menit ke-11. Pereira mengemas gol melalui tembakan mendatar setelah mendapat umpan dari Mathieu Bodmer. Tim tamu mengancam melalui Jimmy Cabot, namun kiper Yoan Cardinale mampu mengatasinya. Moukandjo menyamakan kedudukan pada menit ke-61 setelah mendapat umpan terobosan dari Mohamed Mara. Jelang akhir pertandingan Balotelli melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti menuju sudut atas gawang. Ia merayakan golnya dengan melepaskan kaos yang berujung dengan kartu kuning. Tetapi ia kemudian berselisih dengan Steven Moreira yang memaksa wasit melayangkan kartu kuning yang kemudian berubah merah. Nice yang memimpin klasemen,
memiliki 20 poin dari delapan pertandingan dan unggul satu angka atas tim tetangga AS Monaco, yang menghancurkan Metz dengan skor 7-0 di posisi kedua. Juara bertahan Prancis Paris St Germain (PSG), yang menang 2-0 atas Girondins Bordeaux berada di peringkat ketiga dengan 16 angka. Olympique Lyon mengalahkan seteru abadinya St Etienne dengan skor 2-0 di kandang sendiri, melalui gol-gol dari Sergi Dader dan Rachid Ghezzal. Tambahan tiga poin itu mendongkrak mereka ke peringkat kelima dengan 13 poin, membuat Les Verts berada di peringkat kesembilan dengan tertinggal satu angka. Pada pertandingan lain Olympique Marseille ditahan imbang 1-1 di markas Angers. Marseille berada di peringkat ke-14 dengan koleksi sembilan angka. (kmb39/afp/ant)
Bali Post/afp
MERAH - Penyerang Nice Mario Balotelli (kiri) dikartu merah saat melawan Lorient di kompetisi Liga Prancis, Senin (3/10) kemarin.
16
OLAHRAGA
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
Denpasar Kirim 19 Atlet ke Peparnas
HADANG - Pemain
Denpasar (Bali Post) Kota Denpasar mengirim 19 atlet terbaiknya untuk mengikuti kegiatan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV di Jawa Barat. Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kota Denpasar Ketut Gede Rahadi Diana Putra saat bertatap muka dengan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (3/10) kemarin, mengatakan ke-19 atlet andalan itu merupakan hasil seleksi sebelumnya diberangkatkan ke arena Peparnas. Ia mengatakan, para atlet NPC Denpasar baru bisa mengikuti lima cabang olahraga (cabor) dari 12 cabang olahraga yang akan di pertandingan di Peparnas XV Jawa Barat. ‘’Dari atlet Denpasar akan turun lima cabang olahraga, yakni sembilan orang di cabang olahraga atletik, dua orang cabang angkat berat, dua orang (tenis meja), dua orang di cabang renang dan satu orang di cabang goalball,’’ ujarnya. Rahadi Diana lebih lanjut mengatakan sebelum mengikuti Peparnas XV Jawa Barat pada 13 Oktober 2016, para atlet NPC Denpasar ini akan mengikuti pelatihan selama satu pekan mulai tanggal 1 sampai 7 Oktober 2016 di Hotel Dwi Karya Denpasar. Sementara itu, Wali Kota Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik kedatangan para atlet NPC Kota Denpasar ini, dan mengucapkan selamat bertanding kepada para atlet NPC di Jawa Barat. Ia mengharapkan para atlet tersebut bisa menjaga kesehatan mereka, agar bisa mengikuti kejuaraan ini dengan baik dan sportif. ‘’Saya berharap kepada para atlet yang akan bertanding, untuk selalu menjaga sportivitas, fisik dan jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga bisa meraih prestasi yang terbaik,’’ katanya. (ant)
nas Muda Ubud di La-
Empat Wasit Futsal Ikut Penyegaran di DIY Denpasar (Bali Post) Empat wasit futsal Bali mengikuti penyegaran di Yogakarta mulai Selasa (4/10) ini sampai dengan Kamis (6/10) lusa. Mereka adalah Deni Triadi, Deni Yusrianto, Putu Adi Wirapranata, dan Gede Doni. Selain itu, dua orang yang ikut yakni AA Gede Dalem Suarnata (Inspektur Wasit) serta Gede Subrata (Pengawas Pertandingan). Sekum Asosiasi Futsal Provinsi Bali (AFP) Bali Nasser Attamimy di Denpasar, Senin (3/10) kemarin menjelaskan, pascamengikuti penyegaran mereka disebar dan betugas memimpin Liga Futsal Nasional (LFN) untuk regional yang melibatkan beberapa provinsi. ‘’Untuk hajatan LFN di Bali, korps pengadil lapangan yang kami pakai tenaga wasit lokal Bali,’’ terang dia. Bagi tim futsal juara juara regional, otomatis tembus babak delapan besar nasional. ‘’Bagi empat tim semifinalis berhak promosi ke Liga Futsal Profesional,’’ jelasnya. Sebanyak 19 tim futsal dipastikan ikut ambil bagian dalam LFN Provinsi Bali yang bakal dihelat di Meazza Futsal, Denpasar 6-9 Oktober nanti. Peserta terdiri dari 12 tim putra dan 7 tim putri. ‘’Untuk tim putra akan dibagi 4 grup dengan masingmasing grup diisi 3 tim. Sementara di bagian putri dibagi dua grup dengan masing-masing grup diisi 4 tim dan 3 tim,’’ ungkap Nasser Attamimy. Nasser menjelaskan, para pemain yang kiprah di LFN memakai batasan umur. Di bagian putra usianya di bawah 23 tahun (U-23) dengan kelahiran maksimal 1994, sementara untuk putri usia pemain dibawah 21 tahun (U-21) atau kelahiran maksimal Januari 1996. Liga futsal amatir ini merupakan program Federasi Futsal Indonesia (FFI), di mana para tim juara provinsi bakal maju ke babak regional. Selanjutnya, tim juara regional akan berlaga di babak semifinal di Jakarta. Dan tim semifinalis nasional nantinya promosi ke Liga Futsal Nasional 2016/2017. ‘’Juara U-23 Putra Bali akan berlaga di NTT pertengahan Oktober. Pada event itu nantinya akan diikuti 7 provinsi dari, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, DIY, Jawa Tengah dan Jawa Barat,’’ pungkas Nasser Attamimy. (022/kmbb1)
Putra Tresna hendak menendang bola yang disundul lawannya Tupangan Gelora Samudra Kuta, Senin (3/10) kemarin di turnamen Piala Soeratin. Putra Tresna berhasil menggunduli Tunas Muda Ubud dengan skor 18-0.
Bali Post/wan
Piala Soeratin
Putra Tresna Gelontor 18 Gol ke Gawang Tunas Muda Mangupura (Bali Post) -
Kesebelasan Putra Tresna Denpasar mencatat sukses besar dengan menggelontor lawannya Tunas Muda Ubud dengan skor 18-0 (7-0) dalam lanjutan Piala Soeratin U-17 Provinsi Bali, Grup B, di Lapangan Samudra, Kuta, Senin (3/10) kemarin. Ke-18 gol yang bersarang ke gawang Tunas Muda Ubud hasil sepakan Yoga Arta yang memborong 6 gol di menit ke-9, 30, 44, 47, 53, dan 60. Selanjutnya tiga gol Yogi tercipta di menit ke-35, 79, dan 81. Suli Dwi juga berhasil mencetak tiga gol (8, 59, dan 66). Dua gol hasil tendangan Wanda Utama menit ke-82 dan 87. Sementara satu gol masing-masing disumbangkan Radita Prabawa (14), Yoga Andika (58) serta Kadek Haarlem (83). Tunas Muda Ubud semula memasang kiper Mang Adi Tisna hingga kebobolan 6 gol. Ia ditarik keluar dan
digantikan Modi namun kondisi tak membaik. Atas hasil ini, Putra Tresna merupakan tim yang pertama lolos ke babak semifinal dari Grup B. Satu tiket lagi masih diperebutkan antara tuan rumah PS Badung melawan Perst Tabanan. Manajer Tim Putra Tresna Nengah Lele Astrawan menyatakan, meskipun timnya menang besar, namun pihaknya tetap menilai bahwa penyelesaian akhir (finishing) harus lebih dipertajam lagi pada babak empat besar. ‘’Selain itu, kekompakan tim dan organisasi harus lebih ditingkat-
kan lagi,’’ ucapnya. Di sisi lain, Manajer Tim Tunas Muda Ubud IGN Rai Susila mengemukakan, asuhannya memang kalah segalanya, mulai tak pernah latihan sebab sebagian sekolah masuk pagi dan siang. ‘’Kami terpaksa kalah WO, sebab saat dijamu PS Badung anak-anak menempuh ujian, dan pulang sekolah pukul 15.30. Baru terkumpul enam pemain, akhirnya kami putuskan batal bertanding,’’ papar Gusti Rai Susila mengomentari laga sebelumnya. Hasil lainnya, Perseden menaklukkan PS Gianyar 8-0 pada Grup A di Lapan-
JUARA - Kapten tim AS Davis Love III (tengah) merayakan kesuksesan timnya menjuarai turnamen golf Piala Ryder, Senin (3/10) kemarin di Chaska, Minessota. AS mengalahkan Eropa 17-11.
Pembagian Grup Putra Grup A : tim Undiksha, Isomer Batur FC dan Gianyar FC. Grup B : Catur Muka, Ciung Wanara U-23 dan Scudetto Jembrana. Grup C : Alas Kusuma FC, Barong Futsal dan Free dom FC. Grup D : Elbali Tour, Putra Pemenang dan Fantasy Futsal Indonesia. Putri Grup E : PFA, Inter Meazza, De Queen Undiksha serta Freedom Ladies. Grup F : Srikandi Ciung Wanara, Fantasy Futsal Indonesia dan Budi Utomo Jimbaran.
AS Rebut Piala Ryder Chaska, Minnesota Ryan Moore memastikan poin penentuan bagi tim golf AS atas Eropa pada turnamen Piala Ryder, Senin (3/10) kemarin di Chaska Minnesota. Ini menjadi laga ke-41 antara kedua tim di mana di laga kemarin AS akhirnya unggul 17-11. Satu pekan setelah dia diumumkan sebagai pemain yang mendapat wildcard terakhir dalam skuad tim AS, Moore mengakhiri permainan
dengan mencetak eagle-birdie-par pada nomor tunggal hari terakhir di Hazeltine National untuk melengkapi kemenangan 1-up atas pegolf Inggris Lee Westwood. Setelah Westwood gagal mencetak par melalui pukulan dari jarak 15 kaki ke lubang terakhir, Moore sebaliknya sukses mencetak par putt dari jarak 12 kaki untuk meraih kemenangan dan sekaligus memastikan AS meraih kembali trofi Piala Ryder yang
terakhir mereka pegang pada 2008. “Ini tak bisa dipercaya, mampu mendapatkan poin yang sangat dibutuhkan AS,” kata Moore (33). Moore menjadi pemain terakhir yang masuk di tim asuhan kapten Davis Love III yang berkekuatan 12 orang. Dia memenangi kejuaraan di John Deere Classic pada Agustus serta dia kalah dari Rory McIlroy di musim akhir Tour Championship, Minggu lalu. (ap/ant)
Klasemen Grup A 1. Perseden 2. Bali United 3. Persibu 4. Persada 5. PS Gianyar
4 3 3 4 4
2 2 2 1 0
4 3 3 4 4
3 2 2 1 0
1 1 1 1 0
1 0 0 2 4
11-3 8-1 8-5 7-5 3-23
1 1 0 0 0
0 0 1 3 4
24-3 18-2 7-3 3-10 0-34
7 7 7 4 0
Grup B 1. P. Tresna 2. Perst 3. PS Badung 4. Pro Kundalini 5. Tunas Muda
10 7 6 3 0
Jadwal Selasa (4/10) Bali United Perst
vs vs
Persibu (Lap. Yoga Perkanthi) PS Badung (Lap. Samudra)
gan Yoga Perkanthi Jimbaran. Kedelapan gol Tim Laskar Catur Muka hasil bidikan Ari menit ke12,
Rama (37), Tedy Arta empat gol (57, 69, 82, dan 85) serta dua gol gocekan Teguh Rastia (74 dan 90). (022)
Baru Setahun Dibentuk, Wushu Karangasem Mampu Tempati Peringkat Keempat Amlapura (Bali Post) Kontingen wushu Karangasem menduduki peringkat keempat pada Kejurda yang digelar Belahbatuh, Gianyar. Kontingen Pengkab Karangasem yang meraih tiga medali perak dan tujuh perunggu itu, Senin (3/10) kemarin diterima Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri di kantornya. Rombongan didampingi Ketua KONI Karangasem I Gede Suadi, Pembina Komang Sudanta dan Ketua Harian IGN Swisnawa. ‘’Pengkab wushu baru terbentuk setahun lalu, dan kami berhasil menduduki posisi ke empat di Bali pada Kejurda itu,’’ ujar Swisnawa. Swisnawa mengatakan kontingen Karangasem berkekuatan 15 orang itu dan mengikuti Kejurda yang berlangsung 30 September sampai 2 Oktober. Dia mengatakan, selain mengirim 15 atlet wushu, mereka didampingi tiga offisial dan bertanding pada 20 nomor. Sementara itu, Bupati Mas Sumatri mengaku bangga dengan prestasi yang diraih para atlet junior itu kendati pengkab wushu baru terbentuk di Karangasem. Diharapkan, prestasi itu makin menjadi pelecut baik para atlet, pengurus, pelatih dan pembinanya. Dikatakan, meski pengkab wushu baru terbentuk, tetapi kalau terus berlatih keras, disiplin dan bersungguh-sungguh, tentu prestasi akan diraih. ‘’Ke depan prestasi ini harus ditingkatkan. Caranya latihan terus dengan disiplin,’’ tandas Mas Sumatri. (013)
Bali Post/013
WUSHU - Kontingen junior wushu Karangasem yang baru saja tampil di Kejurda di Gianyar diterima Bupati Mas Sumatri, Senin (3/10) kemarin.
Bali United Takluk di Kandang Semen Padang Denpasar (Bali Post) Bali united (BU) gagal mencuri poin di laga tandang pekan ke-21 kompetisi Torabika Soccer Championship 2016 setelah takluk atas Seman Padang dengan skor telak 0-3 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (3/10) kemarin. Dengan hasil ini, BU tetap berada di peringkat ke-11 dengan torehan 27 poin, sementara Semen Padang naik ke posisi keenam dengan dengan 31 angka. Meski bermain di kandang lawan, menit ke-8 Bali United sejatinya mendapat peluang emas lewat kaki Daniel Gordon Hefferman yang sudah berhadapan dengan kiper Semen Padang Jandia Eka Putra. Namun sayang, sepakan yang dilepaskan Hefferman masih bisa dibendung Eka Putra. BU nyaris ketinggalan pada menit 14 akibat kiper Rully Desrian menjatuhkan Marcel Silva di petak keramat. Untung Rully mampu membayar kesalahannya dengan menepis tendangan penalti Marcel Silva. Rully membuktikan kualitasnya dengan menepis tendangan voli Marcel Silva beberapa menit kemudian. Tim tuan rumah Kabau Sirah akhirnya mampu memecah kebuntuan, setelah sepak-
an Asak Maulana pada menit ke-25 gagal ditepis Rully. Di pengujung akhir babak pertama, tepatnya menit 46 tim tuan rumah menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat Lee Gilhoon. Di paruh babak kedua, tim Serdadu Tridatu diperkuat Yabes Roni dan Fadil Sausu untuk menambah daya gedor. Namun, masuknya dua pemain itu belum memberikan kontribusi yang positif. Alih-alih memperkecil kekalahan, malah tim tuan rumah yang memperbesar keunggulan menjadi 3-0 melalui Marcel Silva. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Iwan Sukoco dari Malang skor tetap 3-0 untuk kemenangan tim tuan rumah Semen Padang. Pelatih BU Indra Sjafri mengakui kekalahan timnya disebabkan permainan yang tidak konsisten. ‘’Permainan tim tidak konsisten,’’ jelas Indra Sjafri. ‘’Pemain lawan dengan mudah mengobrak-abrik lini pertahanan. Peluang yang diperoleh juga tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemain. Kekalahan ini akan kami evaluasi nantinya,’’ jelas Indra Sjafri. (kmb41)
Bali Post/ant
MENANG - Pemain Semen Padang FC Marcel Silva Sacramento (kanan) berusaha melewati penjaga gawang Bali United Rully Desrian (kiri) pada pertandingan lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion GOR H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Senin (3/10) kemarin. Tim asuhan Nil Maizar itu menang telak atas tamunya dengan skor 3-0.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Dicari Sopir umur 25-40Th Hub.082247191953
A.BP.001.10.16.0000183
!!3-6Jt=Gj+Kmsi+Mkn Therapis Spa Wanita,51A3EEA1
A.BP.001.10.16.0000182
Dcr Waiter/ss u/ Tubles Restaurant Hub:760063
B.BP.145.10.16.0000088
!!Dcr Kary SPBU Laki2 Max22Th Lmrn ke Jl.Cokroaminoto 63 Dps Hotel Mahajaya 081236488688
AquaMarineDivingBali is hiring Dive Travel Consultant for the Local Market(Indonesian Only) Excellent English/motivated/ can-do attitude/outgoing/ organized/computer skills 5.5days/wk/8hrs/day/min12mths Resume&Cover letter in English Expected salary+start date to HRD@AquaMarineDiving.com
B.BP.004.10.16.0000078
B.BP.166.10.16.0000083
Bkry Tabanan Bth Produksi SPB Laki Max.30Th Hub.085101979497
A.BP.001.10.16.0000121
A.BP.153.10.16.0000184
Butik Pithecanthropus Mencari SPG,Jujur,Single,bs Bhs Ing. Kirim CV ke Jln Legian 368 Hub.087860588800
Dcr Butler H.081337460096/Bali Life/Jl.Bumi Ayu V No.88 Sanur
A.BP.001.10.16.0000150
B.BP.004.10.16.0000011
Dcr Dokter Umum Hub:RSIA Hb.Dps 0361-265532
A.BP.153.10.16.0000189
Dcr Driver H.Bayad Ubud Vila 0361-9000996/Jl.Raya Payangan
A.BP.004.10.16.0000153
Dcr Supir Pribadi 081357755117 Pulau Sayang 16A(T.Umar)
Cr Lk2 Rmh Mkn Gj,Mkn,Mezz,Bns min SD,Kuta Dps 085737647417 Cr PRT Wnt Bs Mtr Tgl Dlm+Sopir Srbt Bs Mtc H.085238127777 Cr Peg.Toko Gj 1Jt,Tk.Jarit,Gj 2Jt,PRT Gj 1Jt H:08123861909
Dcr Karyati Artshop Tmt SMA 18 SPG for jewelry shop.Kuta:0811 Dicari Reception yang punya -30 bs Inggris Gaji Bagus Sanur 3866371;Sanur/Ubud:08113866372 Motivasi Tinggi,Pekerja Keras, B.BP.804.09.16.0000562 D.Tamblingan081339564499Serius bisa Bahasa Inggris(Lisan&TuDicari Karyawan/ti Restoran B.BP.135.10.16.0000085 lisan), bisa Computer.Berminat Dcr Store Keeper untuk Bar La- Hub:081237872961/081237872962 Kirim CV ke jarimenarinusadua@ A.BP.001.09.16.0001477 maran ke Jl.Legian 178 Telp.750 jarimenari.com Jl.Pratama 88X 701,Email:acct.eikon@gmail.com Dicari Sopir Toko Bangunan Hub Tanjung Benoa Tlp.0361 778 084 B.BP.154.10.16.0000087 Sanur 0361282436/08123997560 B.BP.004.10.16.0000076 B.BP.135.10.16.0000084 Dcri 2 Orng Sopir,Min SMA/SMK Matahari Beach Resort&Spa Dicari Sopir,bisa Bahasa IngAlmt: Jl.Pemogan No.114,Densel Pemuteran North West Bali memTelp: 087862061555/08563915168 gris & Mengenal Area Nusa Dua, bthkn 1 org Receptiont &1 org A.BP.001.10.16.0000173 hanya Bekerja 4 Hari dalam Spa Therapist.Lmrn email ke: Dibutuhkan Segera Tk Sablon Seminggu,Gaji Dijamin Bagus gm@matahari-beach-resort.com / Mahir bsDsign Juga,08113867250 Berminat kirim CV ke jarimenar krm ke Matahari Beach Resort& A.BP.001.10.16.0000027 inusadua@jarimenari.com Dibutuhkan Segera Waiter/ Spa. Jl.Ry Seririt-Gilimanuk Jl.Pratama 88X Tanjung Benoa Waitress untuk Restaurant di Ds.Pemuteran Kec.Gerokgak Tlp.0361 778 084 Ubud.Hub 085100620505/Email Buleleng-Bali B.BP.004.10.16.0000077 A.BP.001.10.16.0000126 admin@atmankafe.com/BwLamaran Lajoya Bungalow in Balangan Pria Max.25Th HK/Serabutan ke Atman Kafe Jl.Hanoman Ubud Area Looking For Reservation, SMEA/SMK Sederajat Single B.BP.004.10.16.0000067 Male or Female Hospitality Prsh.Garmen Bth Tkg Pola Hub:0361 225353-223651 Background min 1 year experienA.BP.001.10.16.0000139 Hub.Tk.Balian Renon No.148 ced Positive attitude,Speak Sopir Pariwisata Tetap Siap Tlp.081999642107 English,Hard Working & Honest Kerja Hub.081338308239 A.BP.001.10.16.0000148 A.BP.001.10.16.0000120 La’vina & V2P Dcr SPG Min.SMA Able to Join Immediately.Send Warung Lalapan.Pelayan&Tk. Lam Ry.Puputan Renon Depan CV accounting@la-joya.com or Masak Sanur 08562939836 Kantor Pos gm@la-joya.com
A.BP.001.10.16.0000123
A.BP.001.10.16.0000151
A.BP.001.10.16.0000129
Dcr Kolektor,Koord.Kolektor,Tk Las&Mekanik Min.SMA H:425082-3
A.BP.001.10.16.0000156 !!!Urgent! Butuh 10 Terapis A.BP.001.10.16.0000115 A.BP.001.10.16.0000136 Cr Pembantu RT,Tdr dlm Pribadi Reflexi Pria/Wanita di Renon Dcr PRT Tdr Dlm Gj 1,2 juta Bth P.Usaha utk Melunasi Htg?? Masak Gj1,9Juta H.081236366226 Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR A.BP.001.10.16.0000079 Hub: 081236061394 Hub.087861965576/081999415846 Telp.9002588/081239621123 A.BP.001.10.16.0000116 A.BP.001.10.16.0000158 Cr Pengasuh Anak Wnt diSesetan A.BP.001.09.16.0001105 Dcr Personal Assistant Wanita Bth Sgr Akunting,Lokasi Sayan (GP+TJ+Bonus) SMS:08155734415 !Db Cookhelper/Waiter-es, A.BP.001.10.16.0000176 Min SMK Max 25Th,081999231246 Ubud.Pria/Wanita,Max.30Th 1.5Jta+Mes/Makan/Tips.Top busy A.BP.001.10.16.0000187 Cr Sales Hlper,Staf Gudang,Supir Menguasai MYOB,Dasar2 Pajak, Cafe Jimb,081246913601 081558096445/235062 Gj Tggi Dcr SPG Toko Kulit Exclusive Bhs Inggris.Pnglmn Min.2Th, B.BP.004.10.16.0000066 A.BP.001.10.16.0000159 di Htl*5 Bs Inggris,H:245145 Jujur&Bs Bkrj Dalam Tim,Hub: ******Dcr Crew L/P SMA Lam McD Dbthkn Staff u/Kopikiosk Sanur A.BP.001.10.16.0000144 0361-8493626,Kirim CV ke: Kuta Beach H.08111927476 Bhs Ing Aktif Hub.0361-270046 Dcr Staff Admin utk di Sanur A.BP.001.10.16.0000122 alea@living-light-bali.com A.BP.153.10.16.0000185 min 25Th T.289316,081337533022 A.BP.001.09.16.0001687 A.BP.001.10.16.0000152 Dbthkan Sopir utk Pengiriman Dcr Pembantu/Baby Sitter Dcr 2 PRT Wanita Tinggal dalam Dicari Mekanik Variasi Motor Pria,SIM A,Umur Max .45Thn Perempuan Kamar Lengkap Hub.087888899869 Dps Hub”081933012164/08123844836 Gaji 1,3-1,5Jt T.081916783000 Disediakan SMS:08970901527 A.BP.001.10.16.0000014
A.BP.001.10.16.0000114
A.BP.001.10.16.0000005
A.BP.001.10.16.0000133
A.BP.001.10.16.0000124
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
SUZUKI
Xenia X’2013 Silver Gress Hub.085100748748 TT/Kredit
Arena GX’11Silver AsDK 115Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689
HONDA
Arena GX’09Hitam AsDK Ori 98Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689
B.BP.141.10.16.0000082
New CRV’05 Hitam Asli Bali Mnual Oris Sekali,087860080888
A.BP.001.10.16.0000179
Dijual Honda Freed Th 2009 Hub:087860980314
A.BP.001.10.16.0000130
Jazz MMC’12 Putih AsBali Matic bs Tkr,085100856999 Brg Prbadi
B.BP.141.10.16.0000068
A.BP.001.10.16.0000193
A.BP.001.10.16.0000191 TOYOTA
Avanza G’2005 AsBali Harga 90Jt Hub.08123900272
A.BP.005.10.16.0000142
DIJUAL RUMAH BUC Rmh Sidakarya&Gatsu Barat Hub.081237661276/085100091243 A.BP.001.10.16.0000132
Djl 6unit Perum Kutuh Kerambit B.BP.141.10.16.0000069 an Tbn,LT.100m2,LB.65m2 *Lexus RX270 Th’11 AsDK Tg1 T.(0361)466842,081934310335600Jt,081238116467/0361464948* 081338791301 B.BP.141.10.16.0000074
ISUZU
Agya G Th’2014 Putih AsliBali Orisinil Hub.08123942729 Prbdi
New Panther LV’06 Silver Super Istw Skali 085100456477 bs Krd
B.BP.164.10.16.0000071
A.BP.001.10.16.0000162
A.BP.001.10.16.0000131
BUC Vellfire’11 Htm DK KM25Rb Jual Rumah SHM Dalung Permai bsTT&Krd Dp140Jtan,08124611999 C/71 LT150 LB300 Tanpa Peranta*Mazda RX8 Th’08 AsDK Tg1 275J B.BP.164.10.16.0000065 ra Hub.0818358370-082144645573 *H.0812 3907 168/0361-464168* Inova G’05 Silver+Ijin Prwsta MERCEDEZ
*Mercy C250 Th’10 AsDK 350Jt* *H.081 353 696 360/0361464168*
Luar Dlm Sngat Ori 08123953664
A.BP.001.10.16.0000178
Djl Rush S AT’15 Asli Bali Hub.081999418045 Wrn Silver
CHEVROLET
Captiva’13 Putih Turbo Diesel VR20 Sgt Trwt BUC,0818597888
A.BP.001.10.16.0000006
TOUR
BENGKEL LAS
RUPA-RUPA
A.BP.001.10.16.0000194
DIJUAL MOBIL
DIJUAL GUDANG Jual Gudang 7&5,5 Are di Bay Pass Munggu Hp.081916395220 A.BP.001.10.16.0000125
DIJUAL VILLA Rumah LT 2,85A di Kuta,dkt BanVilla 1Are Lngkp Seisinya dara Lantai2 H.081338741201BUC B.BP.154.10.16.0000086 Lok.Batubulan,081999925143 BUC
DISEWAKAN TOKO VW MITSUBISHI Toko 3Unit Lt1 LT.4x10+Kmr Mnd VW Beetle’01,Mercy C180’04+95 Colt T PU’2013Hitam AsDK 72Jt Prkir Luas,Jl.T.Umar 33 Sblh P.Saelus2Kamboja7/085101850689 InovaG07,Terano97,081807779807 Brt Gereja Baithani/0361223419 A.BP.001.10.16.0000190
A.BP.001.10.16.0000163
A.BP.001.10.16.0000011
A.BP.001.10.16.0000138
B.BP.141.10.16.0000073
A.BP.001.10.16.0000181
DISEWAKAN TEMPAT Swkan Tmpt Lok Sanur u/Resto Villa 085337357846
A.BP.001.09.16.0001151
Djl Rmh di Dalung Type 45/100 Hub.081237661276/085100091243
MAZDA
B.BP.141.10.16.0000072
Dikont.Rmh Jl.Tk.Badung 8 Dps Djl Tnh 4Are Jln Tkd Badung cocok u/Usaha Hub.085238311111 XXI/B GPS:-8.6947181,115.23960 A.BP.001.10.16.0000146 73 diBarat Jalan,SMS Saja ke Dikontr Rmh 4KT 2KM RT RM Dpr 0821.4703.2548 Tanpa Pengantar Tlp Grs Dalung Permai A.BP.001.09.16.0001619 T.082145854775/(0361)9003960 Tnh 2A Dalung Permai Blok GG2 A.BP.001.10.16.0000117 Jl.Paving 6m Pmlk,085100857626 DISEWAKAN RUKO A.BP.001.10.16.0000145 Ruko Baru 12x15mt Jl.Trijata Tnh Kav 1A Krobkn-Dalung Strgs cck Kntr Fas.Lgkp,081238169620 475Jt C/Crd(TP) H.081338557796
DICARI MOBIL Dcr Mbil Over Kredit utk prbadi Serius Hub:081999394000
A.BP.001.10.16.0000175
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.10.16.0000180
DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh Jln.Neptunus No.12 Dpn RS Kasih Ibu A.BP.001.10.16.0000161
SERVICE
KURSUS
SERVICE SALON SERVICE ALUMINIUM
INTERIOR
KOMPUTER
DIJUAL TANAH !!!Tnh Kavling Goa Gong Bukit Jimbaran 2A,5A,7A 087770077777 A.BP.001.09.16.0001566
20A Jl6m bs Ambl 1A2A Sltn SMP Ganesha Sesetan 081999556654 A.BP.001.10.16.0000168
Dijual Tanah Jln Pantai Kedunggu Tabanan L.28Are Hub.081337283254,081338791301, A.BP.001.09.16.0001146
Tanah Murah Strategis Pecatu View Laut HP.08123852121 A.BP.001.09.16.0001507
SERVICE
A.BP.001.10.16.0000155
DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakkan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2.08123812222 A.BP.153.10.16.0000186
DISEWAKAN GUDANG Dikont Gudang Luas Tnh 8Are Jl Induk Buluh Indah,081999166144 B.BP.141.10.16.0000070
ARSITEKTUR Design/Gbr Arstk/IMB & Pelaks Proyek,Dps Badung Dsk. H.082145725757 A.BP.001.09.16.0001085
KURSUS *Fun Private English*Percakapn Conversation Hub:081999231246
A.BP.001.10.16.0000188
RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Grnsi & Rnovasi.Pak:Sefri 085100774702 A.BP.001.10.16.0000154
1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088 B.BP.164.10.16.0000063
Jasa Bangun Rmh Ruko,Villa Ahli Rmh Bocor DakDinding Atap Gbr IMB & 3D Hub.081916433040 Talang,Grs,H.Meki 085237357937 A.BP.001.09.16.0001624
BIRO JASA
A.BP.001.10.16.0000134
BIRO JASA
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
A.BP.001.10.16.0000086
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006
A.BP.001.10.16.0000149
Peluanasan/Gastun kartu kredit promo 2,3% Hub.082340004545
A.BP.001.10.16.0000127
Rmh Anda Bocor Dak Dinding Tlg Hub.Pak Jimi 081353068751 Grs
A.BP.001.10.16.0000141
KEHILANGAN Hlg Bk KIR No.BPKB:I-01366025O AN:PT.Bank Permata TBK,
A.BP.001.10.16.0000135
BIRO JASA
EKONOMI
18
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
Terkendala Jadwal Kerja
Uji Kompetensi Pekerja Pariwisata Bali Post/ant
TRANSAKSI - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta 12.979 per dolar AS pada Senin (3/10) pagi.
Rupiah 12.979 Per Dolar AS
Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta bergerak naik 43 poin. Rupiah kemudian menjadi 12.979 per dolar AS pada Senin (3/10) pagi. Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan dolar AS cenderung bergerak melemah menyusul adanya kesepakatan anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk membatasi produksi. ‘’Kondisi itu membuat mata uang komoditas, termasuk rupiah, cenderung terapresiasi terhadap dolar AS,’’ katanya. Di dalam negeri, ia men-
gatakan, sentimen positif datang dari program amnesti pajak yang terbilang cukup sukses, sehingga menambah optimisme pelaku pasar keuangan di dalam negeri. Kendati demikian, dia menyarankan para pelaku pasar uang tetap waspada karena penguatan yang terjadi dapat dijadikan momentum untuk melakukan aksi ambil untung oleh pelaku pasar. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan saat ini pelaku pasar sedang menanti data inflasi September yang akan dirilis Badan Pusat Statistik hari ini. (ant)
Denpasar (Bali Post) Ada 9.000 orang yang menjadi anggota federasi serikat pekerja pariwisata SPSI Badung. dari 41 perusahaan pariwisata. Dari 9.000 pekerja tersebut, 85 persen telah memiliki sertifikat Uji Kompetensi (UK). Sementara pekerja pariwisata di Badung berjumlah 50.000 dari 5.000 perusahaan swasta. Hal itu diungkapkan Putu Satyawira Marhaendra, Ketua PC FSP Par SPSI Badung, Sabtu (1/10). “Malah sudah ada yang memperpanjang sertifikatnya,” imbuhnya. Diakuinya, pencapaian 85 persen anggotanya yang telah memiliki sertifikat UK melalui dana APBD Badung juga dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) pariwisata baik LSP Parindo, LSP Pariwisata Bali Mediteranian. “Dan kami mendapatkan program uji kompetensi yang didanai APBD Badung atas persetujuan Bupati Badung, baik AA Gede Agung maupun Giri Prasta,” tandasnya. UK tersebut tidak dipungut biaya alias gratis karena dibiayai Pemkab Badung yang pelaksanaannya dua kali periode yaitu bulan Juni lalu dan periode kedua di bulan Oktober. Dana itu berasal dari APBD perubahan. “Mudah-mudahan tidak ada perubahan,” harapnya. Awalnya UK dengan APBD tersebut hanya sekali, karena
permintaan serikat pekerja pariwisata Badung saat pertemuan stakeholder pariwisata. “Bapak Giri Prasta menyadari PAD Badung yang besarnya 85 persen dari PHR juga dialokasikan untuk mendanai UK para pekerja pariwisatanya agar mampu memenangkan persaingan SDM di era MEA,” tegasnya. Anggota dari serikat pekerja pun antusias mengikuti UK. Hanya saja diakui mereka terkendala jadwal kerja. Meskipun sudah terjadwal untuk UK, ketika mendadak hotel ramai maka mereka mengatur ulang jadwal UK nya karena memberikan service kapada tamu menjadi nomor satu. “Yang penting semangat mereka melaksanakan UK bisa kita terima. Soal jadwal kita bisa lanjutkan dan kita bisa berikan ruang
untuk mereka,” tegasnya. Di tahun 2004, masa berlaku sertifikat UK diperpanjang setelah dua tahun namun tahun 2005, sertifikat UK diperpanjang setiap tiga tahun. “Kami ingin supaya seperti KTP, kita minta seumur hidup dengan ketentuan mereka ikut UK kalau naik jabatan. Kasihan pekerja itu harus UK setiap tiga tahun, keluar biaya, karena satu materi unit UK di pariwisata nilainya Rp 350.000 per satu unit kompetensi,” bebernya. Setelah dinyatakan berkompeten dengan sertifikat UK, kendala lain juga ketika para pekerja minta gaji, pengusaha tidak mau mengakui. Padahal dalam PP 78, salah satu indikator kenaikan upah ada empat hal yaitu masa kerja, pendidikan, kompetensi, dan jabatan. (kmb42)
Kereta Bandara di Solo Jakarta (Bali Post) Tiga perusahaan BUMN yaitu PT Angkasa Pura I, PT Kereta Api Indonesia, dan PT Adhi Karya (Persero) menandatangani nota kesepahaman terkait kerja sama pengembangan kereta bandara di Bandara Adi Soemarmo Solo. ‘’Nota kesepahaman ini merupakan landasan awal atas rencana kerja sama yang akan dilakukan Angkasa Pura I dengan KAI dan Adhi Karya dalam rangka mewujudkan proyek pengembangan fasilitas kereta bandara di Bandara Adi Soemarmo Solo,’’ kata Pelaksana Tugas Sementara (Pts) Direktur Utama Angkasa Pura I Polana B. Pramesti dalam siaran pers Humas PT Angkasa Pura I yang diterima di Jakarta, Senin (3/10) kemarin.
Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan Pelaksana Tugas Sementara (Pts) Direktur Utama Angkasa Pura I Polana B. Pramesti, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, dan Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto, serta disaksikan oleh Menteri BUMN-RI Rini Soemarno di Bandung, Minggu lalu. ‘’Studi kelayakan ini akan berlangsung selama satu tahun dan jika hasil studi kelayakan ini menyatakan proyek pengembangan kereta bandara ini layak secara bisnis, maka akan ditindaklanjuti pembentukan usaha patungan Penyelenggara Sarana Kereta Api Bandara Adi Soemarmo Solo yang dikelola secara terpadu,’’ kata Polana yang merupakan Direktur Teknik Angkasa Pura I itu. (ant)
Rini Soemarno
Bali Post/ant
Bali Post/udi
REKLAME - Salah satu reklame rokok di kota Banyuwangi yang mulai dibatasi Pemkab setempat, Senin (3/10) kemarin.
Banyuwangi Batasi Reklame Rokok Banyuwangi (Bali Post)Maraknya reklame rokok di Banyuwangi mendapat perhatian serius Pemkab setempat. Tahun ini Pemkab mengeluar Perbup yang membatasi reklame rokok. Tujuannya, iklan khusus dewasa ini tak merajalela di kabupaten ujung Timur Jawa tersebut. Yang menarik, meski reklame di batasi, Pemkab Banyuwangi tak khawatir kehilangan sebagian restribusi dari sektor ini. Alasannya, sektor pendapatan lain mulai tumbuh di Banyuwangi. Seperti sektor hotel, restoran seiring tumbuhnya pariwisata. “Kami keluarkan Perbup yang mengatur pengendalian iklan rokok. Kalau tidak diatur, sudut-sudut kota penuh iklan rokok,” kata Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas, Senin (3/10) kemarin. Pengendalian ini kata Abdulah Azwar Anas tidak akan terlalu berpengaruh pada pendapatan daerah, mengingat sektor pendapatan lain sudah mulai tumbuh. “Bukan saya anti pendapatan. Tapi kita memang ingin mengendalikan iklan rokok. Sementara di satu sisi sektor pendapatan, selain reklame juga mulai tumbuh. Daerah punya daya eksekusi untuk mengendalikan iklan tertentu, termasuk rokok,” tegasnya. Pembatasan iklan tersebut
dilakukan di 14 titik lokasi secara bertahap. Kawasan tersebut terutama di wilayah dekat fasilitas pendidikan dan kesehatan. “Kami larang reklame rokok di pasang di sana, karena di empat belas lokasi itu merupakan lokasi strategis di kawasan pendidikan dan kesehatan,” jelasnya. Pihaknya, kata Anas tidak ingin terjebak pada polemik bahaya atau tidak merokok. Namun ia sepakat di dekat fasilitas kesehatan dan pendidikan dilarang ada iklan rokok. “Jadi aturan ini sebagai upaya pengendalian, bukan untuk menghambat investasi masuk ke Banyuwangi,” kata Anas. Meski demikian, lanjutnya, pemasangan reklame rokok tetap diizinkan pada lokasi yang lain. “Papan reklame masih bisa di pasang, namun akan kita atur sedemikian rupa. Selain di wilayah yang memang harus disterilkan, pemasangannya juga akan kami perhitungkan dengan mengindahkan estetika, sehingga daerah tidak penuh papan iklan,” imbuhnya. Terkait reklame rokok yang selama ini sudah terpasang akan tetap berlaku sampai berakhirnya masa perizinannya. “Jika habis, tidak bisa diperpanjang, kalau akan pasang lagi akan disarankan ke lokasi lain,” pungkasnya. (kmb30)
Meningkat 44,41 Persen
Bali Post/kmb42
UANG MUKA KREDIT - Media class dengan pembahasan Kebijakan Uang Muka Kredit/Pembiayaan Perannya terhadap Pertumbuhan Ekonomi dengan pembicara Ita Rulina (Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial, Divisi Asesmen Korporasi dan Rumah Tangga) dan Warsono (Asisten Direktur Departemen Regional) dimoderatori Elba Damhuri.
’’Media Class’’ Bank Indonesia
Jakarta (Bali Post)Bank Indonesia menyelenggarakan media class bagi seluruh jurnalis di Indonesia. Terbagi menjadi dua periode pelatihan yaitu periode satu dari tanggal 2-5 Oktober, diikuti sekitar 236 jurnalis. Kemudian periode kedua tanggal 9-12 Oktober melibatkan 250-an jurnalis. Tirta Segara, Kepala Departemen Komunikasi BI, mengatakan lebih dari 500 jurnalis seluruh Indonesia mengikuti kegiatan media class ini. Pada periode pertama diikuti jurnalis dari wilayah Jawa, Bali dan Sulawesi. Sedangkan periode kedua melibatkan wartawan dari Kalimantan, Sumatera, dan Indonesia Bagian Timur. Tujuannya ingin mengenal seluruh wartawan di Indonesia, juga sarana bertemu sesama jurnalis yang ada di wilayah lain. ‘’Kami ingin mengenal lebih dekat kawankawan di seluruh Indonesia. Ini adalah sarana silaturahmi,’’ ujarnya, Minggu (2/10), pada acara welcome dinner temu wartawan daerah. Pelatihan kali ini diadakan agak berbeda karena pelatihan sebelumnya dilakukan
oleh masing-masing KPW BI wilayah, sehingga jarang diadakan di Jakarta, maka dari itu pihaknya berusaha mencari narasumber yang bagus. Media Class yang ini dibuka Mirza Adityaswara, Deputi Gubernur Senior BI itu, Senin (3/10) kemarin di hari pertama membahas tentang Pengendalian Inflasi Daerah untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat dan Program Klaster Pengendalian Inflasi dengan narasumber Noor Yudanto, Deputi Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter, Winny Purwanti, Deputi Direktur Departemen Pengembangan UMKM, Budiono, Deputi Direktur Departemen Regional, dan dimoderatori Tomy Aryanto dari Tempo. Selain itu di hari pertama media class juga dibahas tentang Kebijakan Uang Muka Kredit/Pembiayaan Perannya terhadap Pertumbuhan Ekonomi dengan pembicara Ita Rulina (Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial, Divisi Asesmen Korporasi dan Rumah Tangga) dan Warsono (Asisten Direktur Departemen Regional 2), dimoderatori Elba Damhuri (Kepala News
Room Republika). Pada sesi terakhir, membahas tentang gerakan nasional nontunai dengan narasumber Ricky Satria (Deputi Direktur Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran) dan dimoderatori Wahyu Daniel (Redaktur Pelaksana Detik Finance). Di hari kedua, peserta diajak mengunjungi ruang bioskop BI. Di sana dibahas tentang pengelolaan uang rupiah, dari perencanaan hingga pemusnahan kedaulatan rupiah di NKRI. Mirza Adityaswara, Deputi Gubernur Senior BI, menjelaskan KPw BI ada di 43 kantor di seluruh Indonesia, dan pihaknya berpesan kepada seluruh Kepala KPw BI harus kenal baik dengan media di daerah karena kebijakan bank sentral bukan sesuatu yang mudah dipahami, sehingga sangat penting bisa berkomunikasi layaknya teman sehingga masyarakat bisa memahami kebijakan BI yang dibahas. Maka dari itu, agar dapat dipahami komunikasi dengan media, tidak cukup hanya door stop, namun harus duduk bersama berdiskusi tentang kebijakan BI ini. (kmb42)
Nilai Ekspor Lewat Pelabuhan
Denpasar (Bali Post) Nilai ekspor barang asal Provinsi Bali yang dikirim lewat beberapa pelabuhan di Indonesia pada bulan Agustus 2016 mencapai US$ 40.662.521. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 44,41 persen dibandingkan nilai ekspor bulan Juli 2016, yang mencapai US$ 28.158.523. Itu rilis dari Badan Pusat Statistik (Bali) Provinsi Bali, Senin (3/10) kemarin. Kepala BPS Bali Adi Nugro mengatakan, selain itu capaian Agustus 2016 juga tercatat mengalami kenaikan sebesar 6,89 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya, dimana ekspor mencapai US$ 38.041.330. Kenaikan nilai ekspor dari bulan sebelumnya (month to month), dominan dipengaruhi oleh meningkatnya nilai ekspor tujuan Amerika Serikat yang mencapai US$ 3.423.663 atau naik 48,96 persen. Setelah Amerika Serikat, negara lain yang juga menunjukkan kenaikan relatif tinggi adalah Australia, Singapura, Jepang, dan Hongkong masing-masing sebesar US$ 2.181.213, US$ 762.993, US$ 757.058, dan US$ 736.769. Jika dilihat dari jenis komoditas, kenaikan secara month to month dominan dipengaruhi naiknya nilai ekspor pada ikan dan udang (US$ 2.010.303), kayu, barang dari kayu (US$ 1.901.607), perabot, penerangan rumah
(US$ 1.862.499), perhiasan/ permata (US$ 1.288.764), dan pakaian jadi bukan rajutan (US$ 881.245)�. Dilihat dari sisi pangsa ekspor, sebagian besar ekspor bulan Agustus 2016 ditujukan ke Amerika Serikat, Australia, Jepang, Singapura, dan Hongkong dengan proporsi masing masing 25,62 persen, 10,41 persen, 9,50 persen, 7,69 persen, dan 5,03 persen. Selanjutnya, jika dibandingkan dengan keadaan bulan sebelumnya, kelima negara tujuan utama eskpor itu tercatat mengalami kenaikan yang cukup tinggi, dibandingkan Agustus 2015, Singapura dan Hongkong tercatat mengalami penurunan, sementara tiga negara lainnya mengalami kenaikan. Lima komoditas utama yang diekspor Agustus 2016 adalah produk ikan dan udang, produk perhiasan/ permata, produk pakaian jadi bukan rajutan, produk kayu, barang dari kayu, dan produk perabot, penerangan rumah dengan distribusi persentase masing-masing sebesar 24,65 persen, 12,23 persen, 10,45 persen, 10,18 persen, dan 9,80 persen. Dari lima komoditas utama eskpor, semuanya tercatat mengalami kenaikan cukup tinggi, di atas 25 persen. Jika dibandingkan kondisi bulan sama tahun 2015. Kelima komoditas utama itu juga tercatat mengalami kenaikan. (kmb42)
19
Selasa Paing, 4 Oktober 2016
Kondisi Keuangan Susah
Besaran Bantuan Parpol Belum Ditentukan Jakarta (Bali Post) – Kementerian Dalam Negeri belum bisa menentukan besaran dana bantuan bagi partai politik (parpol) karena kondisi keuangan negara yang belum memungkinkan. ‘’(Bantuan dana untuk parpol) belum ditentukan karena kondisi keuangan kita masih susah,’’ kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai menghadiri Rapat Kerja Komisi II DPR, Senin (3/10) kemarin. Dia menjelaskan, memang ada rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil focus group discussion beberapa waktu lalu agar ada kenaikan bantuan parpol. Meskipun ada rekomendasi itu namun kondisi keuangan belum memungkinkan dan ada penghematan anggaran. ‘’Saya kira teman-teman di Komisi II DPR paham kondisi tersebut,’’ ujarnya. Tjahjo menjelaskan, pemerintah belum membahas secara rinci besaran bantuan tersebut meskipun dalam Rapat Kerja Komisi II DPR dengan Sekjen Kemendagri disepakati adanya peningkatan bantuan. Menurutnya, pemerintah baru saja melunasi utang bantuan kepada Golkar dan PPP karena selama dua tahun kedua partai itu menghadapi masalah internal sehingga bantuan itu tertahan di kas negara. ‘’Karena ada masalah internal sehingga tertahan dan kami kembalikan ke kas
negara, nah itu bisa kita minta kembali untuk diserahkan kepada Golkar dan PPP,’’ katanya. Sebelumnya, Komisi II DPR dan pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri sepakat untuk meningkatkan jumlah bantuan keuangan bagi partai politik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ppKomisi II DPR dan pemerintah sepakat untuk meningkatkan bantuan untuk parpol yang besarannya disesuaikan dengan peraturan perundangundangan,pp kata Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarul Zaman saat membacakan kesimpulan rapat kerja dengan Kemendagri di Ruang Rapat Komisi II DPR, Jakarta, Senin kemarin. Dia menegaskan, Komisi II DPR mendorong agar bantuan parpol ditingkatkan sesuai aturan perundang-undangan, misalnya agar PP Nomor 5 Tahun 2009 harus disesuaikan. Komisi II DPR tidak bisa menentukan ideal besaran bantuan tersebut sehingga diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. ‘’Belum dikeluarkan besarannya (jumlah bantuan kepada parpol), kami inginnya meningkat dibandingkan sekarang bisa 10-20 kali lipat,’’ ujarnya. Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, dana bantuan itu akan digunakan untuk pendidikan politik karena parpol bisa melakukan kegiatan di samping kegiatan internalnya. (ant)
Harga Jual Dari Hal. 1 ‘’Namun durian jenis kane yang paling favorit. Pembeli datang dari Sulawesi, Jawa sampai Lombok. Harga bibit durian umur satu tahun setinggi satu meter untuk jenis durian kane mencapai Rp 12.000 dan bibit durian emas Rp 15.000. Tinggi dan usia bibit menentukan harga jual,’’ ucapnya. Senada diungkapkan penangkar bibit durian kane, Gede
Cilik Merta (22). Ia setiap tahun membuat bibit mencapai 1.000 buah. Namun tidak seluruhnya tumbuh. ‘’Bisa saja hanya 500 buah bibit yang jadi dan tumbuh baik. Hampir 70 persen masyarakat di Sudaji memproduksi bibit durian kane,’’ paparnya. Sekretaris Desa Sudaji Drs. Gede Suardana menuturkan, pembibitan durian kane berlangsung sejak lama. Penangkar durian Bangkok
dimulai 1980-an. ‘’Banyak masyarakat di Sudaji membuat usaha pembibitan. Dari batu durian lokal dibeli per biji, lalu disemai memakai pasir dan dipindahkan ke lapangan pembibitan. Bedengan dibuat sekitar 1 - 1,5 meter. Bibit umur tiga bulan ditempel atau okulasi, mata induk varietas kane digabungkan. Kalau sudah umur satu tahun artinya sudah bisa dipasarkan,’’ tandasnya. (kmb34)
Sikap Politik Dari Hal. 1 Bendesa Adat Buduk Ida Bagus Ketut Purbanegara mengaku tidak ingin sampai ada pemelintiran isu lagi. Dalam hal ini, Pasubayan tidak pernah memaksa DPRD Bali namun hanya ingin mendapatkan jawaban atau sikap politik selaku anggota dewan. Apakah ikut berada pada posisi Pasubayan, berseberangan, atau malah abu-abu. ‘’Sekarang kan saru gremeng menurut kami, karena jawaban yang kami minta itu masih mengambang-ambang. Kalau bahasa mengantarkan, mendampingi, itu kan bahasa meninabobokan menurut kami. Berikan bahasa yang tegas rekomendasi yang kami minta. Kalau memang tidak bisa mengeluarkan rekomendasi ya… katakan tidak bisa mengeluarkan rekomendasi. Itulah sikap politiknya, ketegasan itu yang kami minta,’’
jelasnya. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengatakan, sikap DPRD Bali sebenarnya sudah cukup jelas. Walaupun saat Pasubayan menggelar aksi damai, dewan tidak ada di tempat karena sedang bertugas ke luar daerah. Namun, aspirasi Pasubayan tetap ditanggapi secara serius. Sebelum bertemu dengan Pasubayan, lanjut Wiryatama, pihaknya terlebih dahulu menggelar rapim sebanyak dua kali. Rapim pertama untuk memerintahkan seluruh fraksi agar berkonsultasi dengan pimpinan induk organisasi partainya. Sementara rapim terakhir dilaksanakan 29 September lalu. Ternyata, semua fraksi mengeluarkan rekomendasi yang isinya searah dengan tiga poin keputusan DPRD Bali. ‘’Kami mengabaikan yang lain, gubernur kami abai-
kan, termasuk kajian yang lain kami abaikan karena Presiden yang memutuskan. Kalaupun kajiannya bagus 100%, tetapi Presiden tidak menghendaki ini, besok selesai,’’ imbuhnya. Mantan Bupati Tabanan ini menegaskan, keputusan yang sudah dibuat dewan akan dikirim kepada Presiden, Selasa (4/10) ini. Dengan kata lain, pihaknya tidak memerlukan lagi waktu 10 hari untuk membuat keputusan. Hal ini agar Presiden dapat membuat keputusan yang cepat dan tegas, sebab ributribut reklamasi tidak baik bagi Bali sebagai pulau pariwisata. Surat yang dikirim ke Presiden juga akan ditembuskan ke Pasubayan. ‘’Pengantarnya nanti, mohon Pak Presiden melihat dengan jernih permasalahan di Bali sehingga cepat, segera diambil keputusan,’’ tandasnya. (kmb32)
Jalani Rekonstruksi Dari Hal. 1 ‘’Taat Pribadi bersama empat tersangka lainnya dibawa dari Polda Jatim di Surabaya menuju Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo untuk menjalani rekonstruksi dengan 74 adegan,’’ katanya. Dalam adegan itu, korban Gani dibunuh mulai dari sekitar parkiran hingga aula putra dan rumah utama Padepokan Dimas Kanjeng yang ditempati Taat Pribadi dan akhirnya mayat Abdul Gani dibuang di Wonogiri. Pihaknya saat ini sudah mendapat beberapa laporan
dari pihak yang tertipu dan nilainya berkisar Rp 202 miliar. Di sekitar Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi diberi garis polisi dan hanya berjarak 200 meter dari kerumunan warga nampak berdesakan dan berteriakan penasaran atas apa yang dilakukan saat rekonstruksi. Untuk tersangka Taat Pribadi, penyidik Polda Jatim membidik tersangka untuk dua kasus yakni kasus pembunuhan dua pengikutnya (Abdul Gani dan Ismail Hidayah) dan kasus penipuan terkait penggandaan uang yang konon nilainya mencapai miliaran rupiah. (ant)
Bertemu Presiden Dari Hal. 1 Begitu juga meminta DPRD Bali merekomendasikan kepada Gubernur Bali agar membuat rekomendasi atau surat permohonan yang sama kepada Presiden. Atas tanggapan Swarsa itu, Wiryatama pun kembali menjelaskan maksud keputusan itu, yang ternyata menurut versinya sama dengan siap mengantar Pasubayan untuk bertanya langsung kepada Presiden. Jawaban ini pun tidak bisa langsung diterima, karena yang diharapkan Pasubayan adalah rekomendasi resmi dari DPRD Bali kepada Presiden. Begitu juga agar dewan menggunakan kewenangannya untuk memberikan rekomendasi kepada Gubernur. Lantaran masih ada silang pendapat, akhirnya Bendesa Adat Buduk Ida Bagus Ketut Purbanegara angkat bicara. Ia kemudian memberi penjelasan bila stressing poin Pasubayan adalah menginginkan adanya rekomendasi yang jelas dari DPRD Bali. ‘’Kami mengapresiasi keinginan pimpinan dewan yang ingin mengantarkan kami.
Tetapi penekanan kami, ini kan lembaga resmi, lembaga dewan jadi keluarnya juga resmi. Permintaan kami seperti ini, sikap Bapak seperti apa, itu harus jelas. Presiden tidak akan mendengarkan Pasubayan kalau tatanan pemerintahan yang ada di Bali tidak berbicara,’’ tegasnya. Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry menanggapi dengan mengatakan sikap dewan sudah jelas yakni sudah merespons aspirasi Pasubayan dengan sungguhsungguh. Buktinya dengan langsung menggelar rapim begitu menerima aspirasi. ‘’Kami akan berjuang dengan sungguh-sungguh bahwa ada aspirasi yang kuat dari masyarakat, Pasubayan untuk menolak reklamasi,’’ ujarnya. Wakil Ketua DPRD Bali IGB Alit Putra menegaskan bahwa DPRD Bali tidak diam. Pihaknya akan mengambil langkah untuk meneruskan aspirasi Pasubayan kepada Presiden RI. ‘’Aspirasi dan sikap dewan akan dibuat surat khusus langsung kepada Presiden, sehingga apa yang menjadi aspirasi saudarasaudara sampai langsung ke Presiden,’’ ujarnya. (kmb32)
Tahun Pertama Dari Hal. 1 Kegiatan PWMP dilaksanakan empat tahap selama tiga tahun yang mana tahun pertama yaitu tahap penyadaran dan tahap penumbuhan, tahun kedua merupakan tahap pengembangan, dan terakhir atau tahun ketiga merupakan tahap pemandirian. ‘’Tahun ini merupakan tahun pionir dari kegiatan PWMP, sehingga peserta PWMP sebagai leader program regenerasi pertanian,’’ katanya. Pemberian modal merupakan stimulan start up usaha yang
mana besarnya modal usaha setiap kelompok peserta PWMP mahasiswa STPP dan siswa SMK-PP senilai Rp 15.000.000, sedangkan bagi alumni perguruan tinggi mitra Kementan memberikan bantuan modal usaha maksimal senilai Rp 35.000.000 atau disesuaikan dengan usulan dan kelayakan business plan yang disusun. Untuk pembimbing kegiatan PWNP berasal dari dosen STPP dan Perguruan Tinggi Mitra Kementerian Pertanian, dan Guru SMK-PP. Sedangkan sebagai mentor adalah para mitra usaha pertanian. (ant)
Jadi Pengikut Dari Hal. 1 Dia menegaskan bahwa tak ada dari warganya yang jadi pengikut Taat Pribadi. Pengikut Taat Pribadi banyak yang berasal dari Pasuruan dan Situbondo serta luar Jawa. ‘’Yang kami dan warga sempat resahkan itu karena pengikut padepokan tidak bekerja dan memang pengangguran, maka kami juga mengimbau untuk pengikut itu kembali dari padepokan ke daerah asal masing-
masing. Ada yang dari Bali dan Pasuruan,’’ ujarnya. Ia menegaskan bahwa pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi itu memang sering melakukan istighasah besar serta bakti sosial di sekitar desa setempat. ‘’Para pengikutnya juga sering melakukan istighasah dan bakti sosial membagi sembako sejak tahun 2006, tetapi uangnya tidak tahu dari mana kok tiba-tiba mereka melakukan bakti sosial,’’ tutur Slamet Hariyanto. (ant)
Jika Drona Tak Izinkan Arjuna, Jayadratha Takkan Tewas
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Tiga Ratus Lima Puluh Lima)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SEORANG manusia idealnya, kata Guru Drona, harus mematuhi ajaran agamanya. Engkau harus menyelesaikan perbuatanperbuatan baik yang diharuskan sesuai tuntunan ajaran–ajaran spiritual. Para brahmana harus selalu disenangkan dengan hadiahhadiah. Semua brahmana itu pantas mendapat sembahmu. Engkau harus tidak pernah melakukan apa pun yang menyakitkan mereka. Sebab, brahmana itu seperti sebuah nyala api itu. Mengenai diriku sendiri, aku akan menerobos kelompok bermusuhan itu. Oh pembantai musuhmusuh, aku sudah melakukan perang yang hebat. Tetapi, kenapa orang seperti aku yang sudah berjuang all out ini masih juga engkau ‘tusuk dengan panah-panah katakatamu’ yang pedas. Jika engkau mampu, oh Duryodhana, pergilah dan lindungi pasukan-pasukan Kuru maupun keluarga Srinjaya yang telah marah itu. Mereka bahkan bertekad bertarung sepanjang malam. Setelah mengucapkan katakata ini, Guru Drona melanjutkan
melawan para Pandava. Putra Rishi Bharadwaja ini menetapkan dirinya sendiri dengan mengesampingkan energi para ksatria. Tampak Guru Drona seperti matahari yang membelakangi cahaya bintang-bintang. Sanjaya berkata, demikian didorong oleh Guru Drona. Prabu Duryodhana yang dipenuhi kemarahan itu menetapkan hatinya dalam pertempuran. Putra sulung paduka itu kemudian berkata kepada Karna, ‘’Lihatlah, pemakai mahkota itu, putra Pandu bersama Krishna sendiri sebagai pembantunya. Mereka menembus susunan barisan yang dibentuk oleh sang gurunya sendiri. Guru Drona menyusun formasi, di mana dewadewa sendiri tidak dapat menembusnya. Formasi itu benar-benar dalam pandangannya Drona yang berjuang ekstra pada pertempuran dharma ini. Banyak prajurit utama lainnya ikut berjuang all out. Lihatlah, oh putra Radha, banyak raja utama tergeletak di atas tanah, seperti Jayadratha terbantai dalam pertempuran sebelumnya. Partha, yang tanpa dibantu siapa pun,
benar-benar membantai Jayadrata pada pandangan Guru Drona yang terkenal itu. Diriku sendiri dengan penuh semanga, berusaha sendiri. Namun, seperti sebuah kelompok binatang yang lebih rendah, dibantai oleh seekor singa. Putra Sakra itu telah mengurangi kelompokku dalam jumlah besar, sehingga tersisa sedikit dari sebelumnya. Bagaimana sungguh, Phalguna dapat sebagai gantinya yang diberikan Guru Drona itu menyelesaikan sumpahnya, yang telah membantai penguasa Sindhu itu? Jika Drona sendiri yang tidak menghendaki itu, oh pahlawan, bagaimana putra ketiga Pandu itu dapat menerobos formasi ketat Drona pada pertempuran itu. Bagaimana Dhananjaya itu mengatasi gurunya yang sedang berjuang itu. Sungguh-sungguh, Phalguna sangat disayang gurunya yang terkenal itu. Karena itu yang belakangan memberikan jalan masuk, tanpa harus bertempur dengan dia. Lihatlah kemalanganku ini. Setelah dalam satu hal dia menjanjikan perlindungan kepada
penguasa Sindhu itu, Drona, penghangus musuh-musuh itu, justru memberikan jalan masuk kepada pemakai mahkota itu. Karena itu Arjuna dengan mudah masuk ke dalam susunan barisan itu. Jika dia sejak permulaan tidak memberikan izin kepada penguasa Sindhu, untuk kembali ke negerinya, maka tanpa diragukan lagi, tidak ada sebuah penyembelihan menakutkan seperti itu. Kematian Jayadratha pasti tidak akan pernah terjadi saat itu.
Sayang! Jayadratha yang mengharapkan menyelamatkan hidupnya, telah berkeinginan pulang ke negerinya sebelumnya. Setelah mendapatkan janji perlindungan dari Drona, aku yang seorang bodoh ini kemudian ikut menghalangi Jayadratha untuk pergi. Sayang, hari ini, saudaraku Chitrasena sebagai kepala mereka semuanya telah binasa, bahkan benar-benar dalam pandangan diri kita yang malang ini.’’ (bersambung)
Sloka 10.8 Aham sarvasya prabhavo mattah sarvam pravartate iti matva bhajante mam budha bhava-samanvitah Akulah sumber dari segala-galanya. Dari-Ku datang seluruh penciptaan ini. Menyadari hal ini, mereka yang bijaksana memuja-Ku dengan dedikasi yang penuh dengan kebahagiaan.
16 Pages
185 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
Tuesday,
ine’ bests ‘Miss Peregr r Horizon’ ‘Deepwate ce at box offi Tuesday, October
4, 2016
rarity, box-office studios — In a from Only NEW YORK original films weekend. over the three acclaimed, latest fantastical theaters Peculiar opened in on. Tim Burton’s Home for one caught Peregrine’s$28.5 million, leading to studio oddity, “Miss debuted with according Children,” ticket sales, North America Sunday. “Deepestimates
movie d disaster rig explosion, oil well-reviewe moviegoers, Peter Berg’s about the 2010 American AP, File Fox via tap North million. And Disney’s water Horizon,” Century starfailed to $20.6 Century Jay Maidment/20th however, an estimated “Queen of Katwe,” by 20th brought in released opening with prodigy tale Pixie Davies, Nyong’o, chess this image Odwell uplifting Oyelowo and Lupita expansion. FILE - In left, Lauren McCrostie, and Joseph “Miss ring David million in its nationalmissing ingredient just Fox, from King, Thomasin a scene from, In a $2.6 lamented a dismal that often to box office success, appear the Cameron Children”. Originality, office, Peculiar can lead 20th Century Fox,Chil- and Ella Purnell products, Home for at the box nt. For Peculiar in studio Children” weekend disappointme Home for Burton Peregrine’s as it can Peregrine’sthe idiosyncrasy ofRansom crowded autumn Home for Peculiar on draw of “Miss adapted from predicated “Miss Peregrine’s International dren” was an accessible tale, out on top. novel. into we made came flare of an at the Toronto funneled young-adult notion of why and premiered all the big-budget of the Rigg’s popular the whole that’s very original which first brought nearly life-size replica explosion, of domestic Film Festival, a “It validates is something president (including to the April 2010millions of what which rig) this film, said Chris Aronson, I feel that that’s with action movie Horizon oil weeks spilled creative,” at Fox. “At least some fatigue this Deepwater 11 men and for Mexico. for the anything distributionare looking for. There’s which killed the Gulf ofis another blow findif there’s of oil into audiences old, same old. And it barrels film’s performance has had difficulty Its meaning which The the same saga finished. to make, it’s that.” Lionsgate, profitof its movieIt movie isn’t, cost $110 million overseas to be Hunger Games” struggling the departure 59 markets. ing hits since “The The film fallen and announced last month.“La the million in has at a strong performance $36.5 price need Burton was will Chazelle’sbe an stock out with of sorts for to lackluster chief Rob Friedman a film, Damien able. It started expected have it’s a comeback since 2012’s year, that’s Regardless,It’s his best opening does however later this Land,” due starring Mark box office. Horizon,” to make, yet La “Dark Shadows.” Oscar favorite.(ap) “Deepwater million Lionsgate’s cost at least $110 its debut. The film, in also Wahlberg, Post at: $20.6 million Jl. D.Tamblingan it only managed ional Bali
4, 2016 ans Colombi to reject deal end 52-year war FARC rebel
Militant attack army on Indian base in Kashmir kills one Page 13
hian’s Kim Kardas put gun to hroom Jewel thieves her up in Paris bat head, tie Page 6
documented
on screen
and
Kar- continually the internet. forward to accompanystar Kim luxury “Looking show detailing reality TV a gun to bathroom of her in ing album and TV user Jay. Most men put the jewellery Twitter Masked her tied up in worth of event,” saidhowever, were supportive. PARIS of dollars’ a wife, said. temple, left millions comments, is a mother,the fact dashian’s in Paris and stole police and her publicist the source “Kim Kardashian Despite held up and sister. residence hours of Monday, million euros, was discovered daughter about 4 like her, being Kanye said one post the early you don’t Kardashian physically un-
that but is not funny,” several wife of rapper a pri- said. to her publicist, at gun point Paris has seen jewelry Kardashian, France aboard after “badly shaken according left by Alieuisha. on high-end West, later Le Bourget airport Five harmed”, robberies spread, West in armed in recent months. vate jet from to investigators. and Ina Treciokas. add to of the event As news stores performance ski masksstruck robbery could by a having spoken ended a an hour into his wearing The armed safety in Paris, hit abruptly than attackers, police markings, inside the New York less have a family emer- worries about by Islamist militants clothes with (0100 GMT) West attacks Karto what is sorry I a.m. series of numbers city in the set. “I’m stop the show,” around 3 apartment block where tweeted last year. Tourist attending gency, I have to in video in exclusive the most visited first half staying while audience source traditionally6.4 percent in the told the the Meadows Festival dashian was Week, a police Americans fell fans at a world, as many Asians and Paris Fashion Kar- by block is Queens. told Reuters.the men entered apartment the city’s of 2016away. image of Paris. The Paris stayed behind Two of after threatening about the chanapartment a hand gun. Kar- discreet building with several secret “We worry over the news dashian’s church, by movie This will be all negative publicity,” guard with but the robof the night 15,000 not beaten, her temple Madeleine often frequented imagine the orizet, head pay up to entrances, against at- nels, dashian was in Paris, Kosciusko-M handgun the source said. and music stars whosource said the opposition bers put a The found Nathalie her up, she had been euros a night.on bicycles. Police his the conservative said before tying 1 radio.(rtr) fled told Europe the staircase, heard in iTELE television also be 5-6 tackers guard in packing tape. News can at Global Radio a box with the night feet bound. her tied up with stole with Image” 10.00 “Bali 9.30 until hand and The robbers ($5.6-$6.7 million) was in Paris sisters FM 96.5 fromto Global Radio KardashianJenner and her Kara ring worth million euros’ bali. am. Listen jewels and Kourtney live mother Kris worth of FM at http://globalfm .com or Jenner and fashion week. lfmKendall listen2myradio attend the in a hotel. at http://radiogloba attends dashian to the family stayed v/channel/ alight, video streaming celebration and http://ustream.t Kim Kardashian The rest of set social mediadisbelief bali.com Bazaar’s The robberyusers expressing Harper’s By Carine Roitfeld’ global-fm-bali. event New with many headline-grabbing life is of ‘ICONS Hotel during at the latestof a TV star who at The Plaza Week in ManhatSeptember in the life York Fashion York, U.S., tan, New 9, 2016.
Jewel thieves put gun to Kim Kardashian’shead, tie her up in Paris bathroom
ed to ices oblig Health serv rean sections report cesa
and given well as government centers as The lessons hospitals. with the case asof the Maternal, private Section Head Planning ServicesI are in appropriatedone by the experts the results and Family Health Agency, external team - Throughout of Child on sessment internal and and the Bali TABANAN were four caseshap- at the Tabanan Widhiyani, said from both Seputri the health agen- of the Sanglah Hospital there All the cases giv- Gusti Ayu year 2016, 2) that mortality. learning about Health Agency. Sunday (Oct. maternal to heart failure after Health... section. cy has provided mass and perinatal pened duethrough cesarean is maternal on page 2 the Tabanan the cases of The learning ing birth Continued similar cases, all the health mortality in Tabanan. personnel in To avoid requires all medical health cases childbirth the followed bycare services at the Health Agency report the the health services to section and monitor by cesarean
find Internat
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
October
no Barca have loss for excuses says at Celta, Luis Enrique Page 8
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
mother. Kelly REUTERS/Andrew
SELASA PAING, 4 OKTOBER 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Taman Soekasada Ujung
Harapan Terbesar Mendulang Satu Juta Wisatawan
Bali Post/ist
Audrey Papilaya Jajaki Pasar Eropa BAGI pecinta musik Indonesia, nama Audrey Papilaya sudah tak asing lagi. Dia sempat tergabung dalam grup Molucas pada tahun 2001 dan Bunglon sekitar dua tahun lalu. Sayang, seiring dengan tenggelamnya dua grup tersebut, nama vokalis asal Maluku ini ikutan tiarap. Audrey pun mengisi hari-harinya dengan berkutat sebagai pengajar vokal di sekolah musik Purwacaraka, selain tampil solo di panggung-panggung off air. Belanda adalah salah satu negeri yang kerap ia sambangi saat show. Maka, tak heran bila suatu saat sebuah tawaran rekaman album solo datang dari produser asal negeri kincir angin tersebut. Tak tanggung-tanggung, album solo Audrey nanti bakal dilempar ke pasaran Eropa. Apalagi, seperti dituturkan Audrey, tawaran tersebut datang karena kualitas suaranya terdengar unik dan laik jual di pasar Eropa. Gayung pun bersambut dengan keseriusan Audrey dalam menggarap album. Tetap dengan pop sebagai akar bermusik, Audrey bakal sedikit mengubah dalam image. Bisa dibilang, ini momen yang tepat bagi kemunculan Audrey lagi. Pengalamannya bersama Molucas dan Bunglon tentu akan jadi modal penting. Ia telah merasakan derasnya arus persaingan. Rasa optimis pun membuncah di hati Audrey. ‘’Doakan saja agar semuanya bisa berjalan lancar,’’ ujar Audrey. (pik)
PEMKAB Karangasem tak main-main untuk urusan pariwisata. Kabupaten yang selama ini melekat dengan sebutan daerah miskin lengkap dengan kesan gepeng ini punya target mendulang satu juta wisatawan setiap tahun. Menjawab target ini, Taman Soekasada Ujung menjadi harapan terbesar. Setelah pergantian pengelola, taman air peninggalan zaman Kerajaan Karangasem ini, kini mulai bersolek menjadi destinasi yang tak sekadar menjual keindahan tempat, tetapi juga sebagai lokasi yang tepat untuk berlibur dengan fasilit a s p e n dukung y a n g
lengkap. Badan Pengelola Taman Soekasada Ujung di bawah kendali Ida Made Alit sedang berusaha keras menata taman air yang sudah dua kali mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia ini, antara lain saat rekor magibung massal dan genjek kolosal yang sama-sama mengambil lokasi di taman air ini. Ida Made Alit ditemui di sela-sela kesibukannya di Amlapura, Senin (3/10) kemarin, mengatakan potensi Taman Soekasada Ujung terlalu dijual murah kalau hanya sekadar urusan keindahan tempat. Padahal, menurutnya, nilai filosofinya jauh lebih berarti dan tidak akan ditemukan di tempat lain manapun di Bali. ‘’Taman Soekada Ujung memiliki nilai sejarah yang tinggi. Ini yang harusnya digali dan dikenalkan kepada wisatawan. Sehingga taman air kebanggaan kita
ini punya nilai lebih tinggi di mata wisatawan,’’ kata Ida Made Alit. Dia menceritakan, masingmasing tempat di taman air itu khususnya pada zona inti, memiliki nilai filosofi sejarah yang menarik. Seperti Bale Kambang, tempat ini menurutnya adalah Kertagosa-nya Karangasem, tempat raja mengadili warga yang berbuat kesalahan. Kolam di sekitarnya juga melambangkan kolam keadilan. Bahkan, di sebelah timur Bale Kambang ini terdapat Kolam Dirah, tempat yang dimanfaatkan pada zaman kerajaan untuk memastikan warganya bersalah atau tidak. Ada juga Bale Kapal, itu menurutnya adalah kompasnya Raja Karangasem kala itu. Dari sinilah raja pada saat itu menentukan mau dibawa ke mana arah pembangunan untuk menyejahterakan rakyatnya. Ada juga Warak a d a l a h
lambang kesucian. Di bawah warak ini adalah Singa kemudian Lembu. Airnya lantas meluncur ke bawah, artinya bagaimana kesucian dari atas itu turun ke bawah, sehingga rakyatnya punya pikiran bersih dalam membangun kerajaannya saat itu. Masih banyak lagi titik-titik yang menyimpan cerita tersendiri. ‘’Sekarang kami ingin sekali menghidupkan cerita-cerita (filosofi) yang hilang pada zaman dulu. Konsep raja pada zaman itu, agar bisa diimplementasikan di zaman seperti sekarang ini,’’ tegasnya. Tidak hanya nilai filosofi sejarahnya, Ida Made Alit menambahkan, pihaknya sedang merancang tambahan sejumlah fasilitas umum. Salah satu yang paling vital adalah kebutuhan transportasi laut agar bisa langsung sandar di Pantai Ujung, kemudian langsung bisa ke Taman Soekasada Ujung. Dia mengaku sudah bertemu dengan KSPN untuk mematangkan rencana i n i , se-
hingga pilihan transportasi makin bervariasi. Pada zona pengembangan di sebelah utara seluas dua hektar, sebagian akan dibuatkan danau hingga waterboom. Bahkan, kalau bisa dibuatkan menyatu dengan air laut. Pertemuan air laut dengan air tawar yang mengalir dari gunung, menurutnya, akan menambah mantap konsepnya, segara ukir. Sementara pada kolam-kolam di sekitar zona inti, hanya akan ditambahkan sepeda air. Ini akan menambah pilihan untuk menikmati hiburan di dalam taman. Sedangkan untuk mendukung pelestarian seni budaya, di dalam taman atau zona inti juga akan ada rutinitas tari-tarian, gamelan, orang majejaitan hingga aktivitas yoga. ‘’Ini semua sedang kami rencanakan. Tahun depan, saya targetkan sudah bisa menggelar water palace dinner, bekerja sama dengan berbagai organisasi kepariwisataan di Bali,’’ tegasnya. (gik)
Remaja Tidak Perlu Suplemen Tambahan Bali Post/kmb34
RAKSASA - Gangsing berukuran raksasa untuk memecahkan rekor dibuat masyarakat di Desa Munduk, Banjar, Buleleng, Senin (3/10) kemarin.
Gangsing Raksasa Kebanggaan Masyarakat Munduk MASYARAKAT di Desa Munduk Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng patut berbangga terhadap tradisi magangsing yang sudah dikenal di dalam maupun luar negeri. Kini, warga membuat karya fenomenal berupa gangsing raksasa berdiamater 2,5 meter. Klian Desa Pakraman Munduk Jro Putu Ardana mengatakan, gangsing raksasa itu berbahan kayu jati Belanda. Gangsing dibuat di halaman rumahnya, melibatkan 10 orang tenaga dari kalangan masyarakat setempat. Permainan gangsing sering dimainkan masyarakat Catur Desa Adat Dalem Tamblingan, terdiri atas Desa Pakraman Munduk, Gobleg, Umejero dan Pakraman Gesing di Kecamatan Banjar dan Kecamatan Busungbiu. ‘’Gangsing kami belum sempat ditimbang berat keseluruhannya. Diperkirakan sekitar 400 kilogram,’’ ujar Jro Ardana, Senin (3/10) kemarin. Menurut Ardana, munculnya ide membuat gangsing raksasa untuk mengenalkan tradisi magangsing di Desa Munduk ke masyarakat luas. Bentuk gangsing umumnya kecil dan dipakai permainan usai panen raya petani. Tetapi, pembuatan gangsing raksasa ini memerlukan kesabaran dan ketelitian mengukir bentuk kayu yang diolah. ‘’Selama proses pembuatan, tentu saja ada kesulitan yang dialami para pembuat gangsing raksasa ini. Kita harus ukur dengan benar terutama keseimbangan gangsing supaya di titik diamater tengah mampu berputar lama dan seimbang. Kalau ada berat sebelah di salah satu sisi, kami benahi jadi lebih ringan,’’ ujarnya. Ia menambahkan, pembuatan gangsing dirancang senjak lima tahun lalu. Namun, akhirnya terealisasi tahun ini berkat donatur dari Jakarta. Ardana sendiri dikenalkan koleganya menjadi kolektor gangsing tradisional bernama Endi Aras. ‘’Tahun ini, kami bersyukur gangsing raksasa dapat terwujud berkat bantuan sponsor dari Jakarta. Kebetulan saya dikenalkan teman saya dan dia menyukai permainan tradisional namanya Endi Aras. Selama pembuatan efektif hanya dua minggu, akhirnya mampu terwujud seperti sekarang ini,’’ tambahnya. Gangsing raksasa ditampilkan di event permainan gangsing di Jakarta. Sponsor tersebut menyelenggarakan dari tanggal 6-9 Oktober mendatang. Gangsing rencananya dibawa ke Jakarta, Selasa (4/10) hari ini, dengan memanfaatkan kendaraan truk dari Buleleng ke Jakarta. Biaya yang digelontor untuk membuat gangsing raksasa mencapai Rp 50 juta. Ia mengungkapkan, gangsing yang akan dimainkan nanti membutuhkan tenaga lima orang lebih, berbeda dengan gangsing biasanya hanya satu orang. ‘’Kami juga pakai tali gangsing yang berbeda. Kalau biasanya memakai kulit kayu, ini pakai tali khusus berukuran besar. Kalau berputarnya bisa sampai 15 hingga 20 menit dan itu diputar di atas logam menjaga keseimbangan putaran. Setiba di Jakarta gangsing tidak dibawa pulang ke Buleleng dan gangsing akan menjadi milik sponsor,’’ kata Jro Ardana. (kmb34)
REMAJA berusia 12-18 tahun tidak memerlukan suplemen tambahan seperti penambah tinggi badan atau suplemen meningkatkan kecerdasan otak, jika pola makan dan jenis makanan yang masuk sudah benar. Hal itu diungkapkan dokter spesialis anak konsultan nutrisi dan metabolik RSUP Sanglah Dr. dr. I Gusti Lanang Sidiartha, Sp.A.(K), belum lama ini. Dia mengatakan, asupan makanan dihitung per kilo-
gram berat badan. Sementara itu, remaja membutuhkan 70 kkal perkilogram berat badannya. ‘’Contohnya, vitamin dapatnya dari semua jenis ikan, ditambah dari sayuran untuk mendapatkan vitamin dan mineral, sehingga suplemen kan tidak diperlukan lagi. Kecuali dalam keadaankeadaan tertentu, misalnya sedang hamil,’’ jelasnya. Selain itu, katanya, status gizi remaja juga dipengaruhi dari sejak kecil. Jika pola
makan dan jenis makanan yang masuk dari sejak kecil sudah benar, ia menjamin tidak ada anak yang kerdil atau kecerdasannya kurang. Kecerdasan remaja juga sangat dipengaruhi saat 1.000 hari pertama seorang anak lahir, pada saat itulah perkembangan kecerdasan otak ditentukan. ‘’Itu yang akan memengaruhi nanti masa remajanya. Remaja kan hanya stimulasi, melatih saja, dasarnya adalah di bawah 2 tahun maksimal
sampai 4 tahun, karena pertumbuhan otak begitu lahir sangat tajam, 3 tahun datar, 4 tahun berhenti,’’ terang Lanang Sidiartha. Jika anak mengalami gizi kurang atau malnutrisi di bawah 2 tahun, status gizi menjadi lebih rendah sehingga tidak bisa diperbaiki lagi. Selain asupan gizi yang masuk, tinggi badan dan kecerdasan remaja dipengaruhi juga oleh genetik. Jika orangtuanya pendek-pendek walaupun
diberikan susu, tetap saja anaknya akan tumbuh sesuai dengan potensi genetik orangtuanya. Namun, dapat tumbuh maksimal sekitar 8,5 sentimeter di atas potensi genetik orangtuanya. ‘’Misalnya tinggi remaja perempuan, tinggi bapak ditambah tinggi ibu kurangi 13, itulah potensi genetik. Itu kalau nutrisinya bagus, itu bisa naik maksimal 8,5 sentimeter. Kalau gizinya kurang, itu bisa turun,’’ imbuhnya. (kmb42)
Banjar Batuagung Bagian Psikiatri RSUP Sanglah Luncurkan Membangun Balai ’’Hotline’’ Peduli Kesehatan Jiwa Banjar Terbuka
Bagian/SMF Psikiatri FK Unud-RSUP Sanglah membuka layanan telepon hotline peduli kesehatan jiwa. Telepon hotline tersebut diluncurkan oleh Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah, Senin (3/10) kemarin, ditandai dengan pemutaran film singkat tentang gangguan mental. Kepala Bagian/SMF Psikiatri FK Unud/RSUP Sanglah dr. AA Sri Wahyuni, Sp.KJ. mengatakan, masyarakat dapat menelepon nomor 081333666410 atau whatsapp (WA) di nomor 081333666310 dan ambulans RSUP Sanglah (0361) 226363 dengan jarak tempuh hingga 60 km. Ambulans juga melayani pasien yang mengamuk, menelantarkan diri, tidak makan dan minum. Dokter Sri Wahyuni menjelaskan, peluncuran hotline peduli kesehatan jiwa ini dalam rangka Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun 2016 yang jatuh setiap tanggal 10 Oktober. Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dengan tema ‘’Psychological in Mental Health First Aid for All’’ tahun ini diharapkan masyarakat memahami bahwa kesehatan jiwa atau mental tidaklah semua dianggap gangguan jiwa berat atau skizoprenia (buduh) di sini. Melalui hotline tersebut, masyarakat bisa mendapat
jawaban yang ilmiah mengenai tanda dan gejala gangguan tidur, cemas, depresi, bahkan jika perasaan kosong tidak berguna seperti mau mati atau takut mati. ‘’Masyarakat yang sering mengeluh sakit seluruh organ tubuh dari kepala sampai ujung kaki, namun tidak terbukti dari pemeriksaan bahwa mereka mengidap gangguan pada organ tersebut, maka masyarakat dapat membantu tetangga atau teman mengenali tanda dan gejala gangguan jiwa atau mental dan mencari pertolongan yang tepat, dengan telepon hotline kami,’’ jelasnya.
Menurutnya, masyarakat banyak yang belum paham bahwa apa yang dirasakan atau dialami merupakan tanda dan gejala gangguan jiwa. Ia menegaskan, telepon hotline tersebut diluncurkan bukan karena angka gangguan jiwa meningkat. Namun dengan seiringnya perkembangan teknologi informasi, semakin banyak angka kejadian percobaan bunuh diri atau bunuh diri, penyalahgunaan zat psikoaktif maun nonpsikoaktif seperti antimo, obat batuk, paracetamol dan lain-lain dikhawatirkan memicu gangguan kesehatan jiwa. (kmb42)
Bali Post/kmb42
HOTLINE - Suasana peluncuran Hotline Peduli Kesehatan Jiwa Bagian/SMF Psikiatri FK Unud-RSUP Sanglah.
BANJAR Batuagung yang berada di tengah Desa Batuagung merupakan barometer bagi banjar-banjar lainnya di desa tua itu. Dalam beberapa tahun, banjar ini terus berbenah dalam pembangunan. Salah satunya, pembangunan balai banjar menggantikan bangunan sebelumnya. Menyandang predikat desa seni, balai banjar dirombak dengan bangunan lebih tinggi dan terbuka. Bangunan lawas balai banjar yang sudah berdiri sejak tahun 1960, tergantikan dengan bangunan yang menyerupai panggung. Istimewanya lagi, balai banjar ini berdampingan dengan balai adat. Bahkan, kedua bangunan ini sering digunakan untuk pementasan kesenian. Klian Banjar Batuagung Nyoman Sudarma mengatakan, perombakan balai banjar ini dimulai tahun 2015 dengan dana bantuan dari Pemkab Jembrana, Pemprov Bali dan swadaya secara bertahap. Atas kesepakatan krama, balai banjar yang dulunya tertutup dan rendah dibuat konsep terbuka seperti yang nampak sekarang ini. ‘’Saat ini sudah 70 persen, tinggal finishing 30
persen,’’ ujar mantan Kaur Desa Batuagung ini. Balai banjar ini juga sudah mulai digunakan untuk latihan gong kebyar di mana Desa Batuagung menjadi duta Parade Gong Kebyar dalam PKB tahun ini. Kendati berdampingan, balai adat dan balai banjar memiliki fungsi yang berbeda khususnya untuk tempat penyimpanan. Balai adat untuk menyimpan gamelan angklung, sedangkan balai banjar untuk menyimpan gamelan gong. Ketua Badan Musyawarah Banjar (BMB) Batuagung Ida Bagus Kerta Negara mengatakan, selama bertahuntahun dalam menentukan klian dinas, melalui musyawarah mufakat. Hal itu berlaku sampai saat pemilihan klian terakhir lalu. Setelah itu, metode pemilihan musyawarah mufakat ini diikuti banjar-banjar lainnya di Batuagung. Pembangunan balai banjar ini juga dilakukan secara gotong royong. Konsep terbuka sengaja diterapkan untuk mengesankan bahwa balai banjar ini milik bersama, sekaligus menjadi tempat berkumpul, berinteraksi krama banjar dan pentas kesenian. (olo)