20 HALAMAN
NOMOR 134 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Selasa pon, 3 januari 2017
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Obama Usir 35 Diplomat Rusia
Moskow – Satu pesawat pengangkut 35 diplomat Rusia yang diusir dari Amerika Serikat (AS) terkait tuduhan intervensi Moskow dalam pemilihan presiden Amerika Serikat telah bertolak dari Washington pada Minggu (1/1), menurut laporan kantor berita Rusia. ‘’Pesawat telah lepas landas, semuanya berada di dalam pesawat,’’ kata Kedutaan Besar Rusia di Washington dalam pernyataan yang dikutip kantor berita pemerintah Rusia, RIA Novosti.
Bali Post/ap
BERSAMA KELUARGA - Diplomat Rusia dan keluarga mereka turun setelah mendarat di Bandara Vnukovo II di luar Moskow, Rusia, Senin (2/1) kemarin. Tiga puluh lima diplomat Rusia diperintahkan untuk meninggalkan Amerika Serikat oleh Presiden AS Barack Obama dan kembali ke Rusia.
Trump Nilai Tidak Adil
Washington – Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump menanggapi pengusiran diplomat Rusia dan tudingan Rusia meretas AS. Trump menyebut sanksi kepada Rusia itu tidak adil. ‘’Saya kira tidak adil jika kita tidak tahu. Itu bisa saja orang lain. Saya juga tahu hal-hal yang orang lain tak ketahui, jadi kita tak bisa memastikan.’’ Trump malah berjanji membongkar informasi menyangkut masalah ini pada Selasa atau Rabu, tetapi dia tak
menjelaskan lebih jauh mengenai hal ini. Belum jelas benar apakah Trump setelah dilantik pada 20 Januari bakal membatalkan sanksi Presiden Barack Obama kepada Rusia itu atau tidak. Sikap Trump berbeda dengan koleganya di Partai Republik Senator John McCain. Ia justru meminta negaranya mengambil langkah lebih tegas terhadap Presiden Vladimir Putin dengan menyerukan sanksi lebih keras daripada yang diambil Obama. ‘’Kami akan mendesak kolega-kolega kami
Kerabat para diplomat juga berada di dalam pesawat yang khusus diterbangkan dari Rusia untuk mengangkut 96 penumpang itu. Pengusiran para diplomat itu dilakukan sebagai bagian dari paket sanksi yang diperintahkan oleh Presiden AS Barack Obama pada Kamis, dalam pekan terakhir pemerintahannya. ‘’Kami dapat mengonfirmasi bahwa 35 diplomat Rusia yang dinyatakan persona non grata bersama keluarga mereka sudah meninggalkan Amerika Serikat,’’ kata juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat kepada AFP. Para diplomat itu, yang digambarkan sebagai agen intelijen yang berbasis di Kedutaan Besar Rusia di Washington dan konsulatnya di San Francisco, pada Kamis diberi waktu 72 jam untuk meninggalkan Amerika Serikat. Intelijen Amerika Serikat mengungkapkan Kremlin memerintahkan peretasan dan penyiaran surel Partai Demokrat dan staf kampanye Hillary Clinton agar Donald Trump dapat memenangi pemilu presiden.
(di Kongres) untuk menerapkan sanksi yang lebih keras dan tegas terhadap Rusia karena serangan mereka terhadap Amerika Serikat,’’ kata McCain kepada wartawan di ibu kota Georgia, Tbilisi, seperti dikutip Reuters. (ant) Donald Trump
Baru Menjabat Dua Bulan
Jual-Beli Jabatan Marak
Yogyakarta (Bali Post) – Komisi Aparatur Sipil Negara mencatat puluhan dugaan kasus jual-beli jabatan di institusi pemerintahan yang telah dilaporkan lembaga itu ke Kementerian Dalam Negeri, selain kasus yang melibatkan Bupati Klaten Sri Hartini. Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Sofian Effendi, Senin (2/1) kemarin, mengatakan kasus di Klaten, Jayapura dan Jambi adalah tiga yang telah ditindaklanjuti oleh KPK, dari puluhan dugaan kasus jual-beli jabatan yang telah dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). ‘’Masih ada puluhan yang belum diungkap,’’ katanya dalam diskusi ‘’Refleksi Akhir Tahun Pemerintahan Jokowi dan Kontribusi KAHMI untuk Negeri’’ itu. Menurut mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini, berdasarkan catatan KASN, uang hasil jual-beli jabatan yang pernah terjadi di sejumlah institusi di Indonesia selama 2016 jika ditotal diperkirakan mencapai Rp 35 triliun. ‘’Seperti di Klaten, misal ada 850 jabatan dan dikalikan Rp 50 juta (uang suap) sudah berapa triliun? Belum yang jual-beli formasi pegawai mulai Rp 75 juta sampai Rp 200 juta,’’ kata Sofian mengilustrasikan. Menurut Sofian, penggantian jabatan secara massal seperti yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten dapat menjadi salah satu indikasi terkuat adanya praktik jual-beli jabatan di daerah lain. Hal. 19 Laporan Masyarakat
Obama juga memerintahkan penutupan dua kompleks diplomatik Rusia di New York dan Maryland yang diduga digunakan ‘’untuk tujuan-tujuan terkait intelijen’’. Sanksi ekonomi juga dijatuhkan terhadap badan intelijen Rusia FSB dan GRU. Empat pejabat GRU termasuk ketuanya Igor Korobov juga menghadapi sanksi. Moskow berulang kali membantah tuduhan itu. Presiden Rusia Vladimir Putin mengesampingkan pemulangan diplomat Amerika Serikat sebagai pembalasan, tindakan yang diinterpretasikan sebagai tanda dia menunggu Trump membangun kembali hubungan Amerika Serikat dan Rusia setelah pelantikannya menjadi presiden pada 20 Januari. (ant)
Bali Post/ant
JENGUK KORBAN - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) bersama Plt. Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono (ketiga kanan) memberikan keterangan usai menjenguk korban kapal Zahro Express yang terbakar, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Senin (2/1) kemarin.
Buntut Terbakarnya KM Zahro Express
Jakarta (Bali Post) – Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Muara Angke Deddy Junaedi membantah klaim bahwa dia tidak ada di pelabuhan saat kapal Zahro Express yang terbakar di wilayah perairan Jakarta Utara. Deddy menyatakan bahwa dia bersiaga di wilayah kerjanya saat kapal yang berangkat menuju Pulau Tidung itu terbakar kemarin. ‘’Bagaimana tidak ada di tempat, saya bolak-balik di sini. Saya ada di kantor, jangan bilang tidak ada. Itu bisa dibilang fitnah. Saya seharian di sini,’’ katanya, Senin (2/1) kemarin. Deddy menegaskan bahwa dia menjalankan tugasnya sebagai kepala kesyahbandaran, jabatan yang ia pegang sejak dua bulan lalu. ‘’Saya sudah menjalankan tugas sesuai prosedur. Dua hari saya selalu di sini. Saya bingung dengan pernyataan begitu,’’ katanya tentang klaim bahwa ia tidak ada di pelabuhan saat kecelakaan terjadi. Hal. 19 Langgar Disiplin
KSOP Muara Angke Dicopot
Jakarta (Bali Post) Dirjen Perhubungan Laut A. Tonny Budiono memberhentikan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Muara Angke, Deddy Junaedi. Pencopotan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kelalaiannya dalam pengawasan keselamatan kapal MV Zahro Express yang terbakar di perairan sebelah Sselatan Pulau Bidadari, Jakarta Utara, Minggu (1/1) lalu.
Dirjen Tonny menyebutkan, pemberhentian Deddy dilakukan atas perintah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada rapat terbatas penanganan kecelakaan KM Zahro Express di Kemenhub, Senin (2/1) kemarin. Tonny mengatakan, Menteri Perhubungan memberikan arahan agar Kepala Kantor KSOP Kelas III Muara Angke diberhentikan dari jabatannya sebagai pejabat yang menerbitkan Surat Izin
Berlayar (SPB). ‘’Kami sedang menyiapkan surat pemberhentiannya yang akan efektif pertanggal 3 Januari 2017,’’ ujar Tonny. Selain pemberhentian KSOP Muara Angke tersebut, Menteri Perhubungan juga memberikan arahan agar Direktur Jenderal Perhubungan Laut memberikan surat peringatan tertulis kepada pemilik kapal dan Nakhoda KM Zahro Express. Hal. 19 Kapal Patroli
Bali Post/ade
PENCARIAN KORBAN - Petugas gabungan dari Basarnas, Polair, TNI-AL dan Tim SAR melakukan pencarian korban menggunakan perahu karet di Perairan Teluk Jakarta, Jakarta Utara, Senin (2/1) kemarin.
Di Bali
Lulusan PT Paling Banyak Menganggur Jumlah angkatan kerja di Bali Agustus 2016 2.463.039 orang. Februari 2016 2.382.466 orang Jumlah penduduk yang bekerja di Bali Agustus 2016 2.416.555 orang Februari 2016 2.332.064 orang
Bali Post/ant
BAWA BERKAS - Anggota KPK membawa berkas seusai penggeledahan di Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (2/1) kemarin. KPK kembali melakukan penggeledahan lanjutan terkait operasi tangkap tangan Bupati Klaten Sri Hartini.
Pengangguran Terbuka (TPT) di Bali Agustus 2016 1,89 persen Februari 2016 2,12 persen
Sumber BPS Bali
ANGKA pengangguran di Bali sampai bulan Agustus 2016 didominasi lulusan perguruan tinggi. Adapun lulusan diploma sebanyak 206.389 orang dan lulusan perguruan tinggi (PT) sebanyak 202.205 orang. Hal ini diakibatkan kompetensi mereka yang tidak sesuai dengan pasar kerja. ‘’Saya kira perguruan tinggi perlu melakukan suatu revitalisasi atau penyesuaian untuk membuka jurusan-jurusan yang memang dibutuhkan oleh lapangan kerja. Jangan membuka jurusan yang tidak terserap,’’ ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali I Ketut Wija, Senin (2/1) kemarin. Dilihat dari perkembangan perekonomian Bali, lanjut Wija, lapangan usaha yang banyak menyerap tenaga kerja adalah akomo-
dasi, makan minum (perhotelan, restoran) sebesar 23%, pertanian 15%, transportasi 10%, perdagangan 9%, dan konstruksi 9%. ‘’Jadi lapangan pekerjaan juga di sekitar itu. Mereka yang tidak bekerja (pengangguran - red) memang tidak mengarah pada kebutuhan lapangan pekerjaan,’’ jelasnya. Menurut Wija, di Bursa Kerja Online sebetulnya ada 5.000an lebih peluang kerja. Paling tinggi masih tetap pariwisata, disusul perdagangan dan konstruksi. Termasuk di dalamnya adalah peluang bekerja di kapal pesiar, salah satunya Royal Caribean yang tahun ini saja akan merekrut 1.500 tenaga kerja. ‘’Belum lagi kapal pesiar yang lain. Jadi sebetulnya peluang kapal pesiar untuk anak-anak Bali itu masih sangat
menjanjikan,’’ jelasnya. Secara keseluruhan, Wija mengatakan jumlah pengangguran di Bali sebanyak 1,89% per Agustus 2016. Selain lulusan perguruan tinggi, ada pula tamatan SD sebanyak 13.945 orang, lulusan SMP 30.215 orang, lulusan SMA 100.870 orang, dan lulusan SMK 184.077 orang. ‘’Dari data ini kita melihat tren yang menganggur usia SMP ke bawah itu semakin sedikit, tetapi yang menganggur SMA/SMK dan perguruan tinggi semakin meningkat. Ini perlu dilihat, di SMK khususnya, perlu melakukan penyesuaian kurikulum agar tamatannya betul-betul sesuai dengan dunia kerja,’’ paparnya. Hal. 19 Masuk SMK
Ketut Wija, Kadisnaker Bali.
DENPASAR
2 Kasus Pelajar Curi Nasi Kotak
Warga Diimbau Tak Main Hakim Sendiri
Denpasar (Bali Post) Terkait kasus pencurian satu nasik kotak oleh dua ABG, AJ (14) dan AS (17), tetap diproses lanjut Polsek Denpasar Barat (Denbar). Namun mereka tidak ditahan, hanya wajib lapor seminggu dua kali. Ada banyak pertimbangan tidak dilakukan penahanan, di antaranya kedua tersangka masih di bawah umur. ‘’Kasusnya tetap diproses. Kita lihat perkembangannya, bagaimana selanjutnya. Yang jelas kami tetap sesuai prosedur,’’ kata Kapolsek Denbar Kompol Wisnu Wardana, Senin (2/1) kemarin. Kapolsek menyayangkan sampai terjadi aksi main hakim sendiri, apalagi kasusnya tergolong ringan dan kerugiannya hanya Rp 7.500. Selain itu, mereka masih pelajar dan motor yang dibakar bukan milik pelaku. ‘’Kami imbau kepada warga, jika mengamankan pencuri dan sejenisnya, lebih baik langsung serahkan ke kantor polisi terdekat. Sekali lagi kami sampaikan, jangan main hakim sendiri,’’ ujarnya. Kanit Reskrim Iptu Julkipli menambahkan, kedua tersangka wajib lapor setiap Senin dan Kamis sampai kasusnya dilimpahkan ke kejaksaan. Pengakuan tersangka, mereka terpaksa mencuri karena tidak punya uang untuk membeli nasi. ‘’Apakah uangnya habis untuk main game online atau memang tidak bawa (uang - red), belum kami perdalam. Yang jelas, mereka mengaku saat itu benar-benar lapar,’’ ujarnya. Seperti diberitakan, dua ABG berstatus pelajar berinisial AJ (14) dan AS (17), Sabtu (31/12) lalu jadi bulan-bulanan massa di Jalan Cekomaria, Denpasar Utara. Pemicunya garagara mereka tepergok mencuri nasi kotak di warung milik Ketut Arya (41). Selain itu, mereka diikat di pohon dan sepeda motor yang dibawanya langsung dibakar warga. Padahal, sepeda motor Honda Vario itu milik Wawan asal Mambal, Abiansemal, Badung. Kebetulan, Wawan dan mereka main game online di warnet di Jalan Antasura Selatan, Denpasar. Sepeda motor Wawan itu dipinjam oleh para pelaku. Akibat kejadian itu, tersangka AJ beralamat di Jalan Antasura Gang Arjuna, Denpasar, mengalami luka di wajah dan pergelangan tangan. Sedangkan AS yang tinggal di Jalan Sentanu III Gang 1, Denpasar, mengalami memar di pelipis dan punggungnya lecet. (kmb36)
Suara Denpasar & Badung Permakluman Penutupan Jalan
Sehubungan dengan rangkaian upacara Angasti Puja Atma Wedana ring Geria Meranggi Banjar Abian Kapas Kaja Desa Adat Sumerta, Denpasar Timur, sejak 30 Desember 2016 sampai 6 Januari 2017, maka setelah berkoordinasi dengan instansi terkait, akan dilakukan penutupan sebagian dan penuh Jalan Subita, W.R. Supratman, Kenyeri dan Nusa Indah. Dewa Putu Sumantra, Denpasar
Larangan Mercon Tak Dihiraukan Penggunaan mercon, petasan, kembang api dan sejenisnya, dengan dalih untuk merayakan momen–memen tertentu seperti tahun baru. Padahal, bahan–bahannya sama dengan bahan pembuatan bom. Cuma kadarnya yang lebih kecil. Dari tahun–tahun sebelumnya, selalu ada imbauan untuk tidak menggunakan mercon dan sejenisnya di sembarang tempat saat perayaan, namun tidak pernah dihiraukan. Kenapa, karena pihak berwajib tidak memberikan sanksi atau menindak tegas penjual maupun pembelinya.
Selasa Pon, 3 Januari 2017
Pemanfaatan Lahan Eks Pasar Loak Belum Jelas Denpasar (Bali Post) –
Lahan eks Pasar Loak dan Pasar Inpres di Jalan Gunung Agung kini mulai dilirik sejumlah pihak. Bahkan, sejumlah wakil rakyat di Denpasar juga mulai mengusulkan pemanfaatan lahan yang sangat strategis tersebut. Banyak usulan yang mengemuka terkait pemanfaatan lahan seluas 27 are tersebut. Namun hingga kini pemanfaatan lahan tersebut belum jelas.
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/ara
LAHAN - Pemanfaatan lahan eks Pasar Loak di Jalan Gunung Agung belum jelas, karena tahun depan Pemkot Denpasar termasuk PD Pasar fokus melakukan pembangunan Pasar Badung.
Dirut PD Pasar Denpasar I Made Westra yang dihubungi Senin (2/1) kemarin menyatakan pihaknya belum ada rencana menggarap lahan tesebut. Karena pada tahun ini, pihaknya fokus untuk menyelesaikan pembangunan Pasar Badung. ‘’Kalau untuk lahan eks Pasar Loak, belum kita pikirkan. Kami fokus dulu ke Pasar Badung,’’ katanya. Sebelumnya, anggota DPRD Denpasar I Wayan Suadi Putra menyampaikan keberadaan Kantor Camat Denpasar Barat yang berdampingan dengan GOR Kompyang Sujana, bisa direlokasi ke tempat yang lebih nyaman. Salah satu alternatif yang bisa dimanfaatkan yakni
bekas lahan Pasar Loak di Jalan Gunung Agung. Karena dilihat dari luasnya, lahan tersebut cukup memadai untuk kantor camat. Sedangkan bekas kantor camat tersebut akan diperuntukkan bagi perluasan Lapangan Kompyang Sujana agar lebih representatif sebagai pusat olahraga warga kota. Usulan lain juga datang dari anggota dewan lainnya, Eko Supriadi. Politisi yang bertempat tinggal di dekat lahan eks Pasar Loak itu menilai lokasi tersebut sangat cocok untuk pelayanan kesehatan seperti puskesmas. Karena selama ini puskesmas di kawasan itu banyak berada di lokasi yang akses jalannya
sempit-sempit. ‘’Kalau secara pribadi, kami lebih memilih memanfaatkan lahan itu untuk puskesmas,’’ katanya. Lahan bekas Pasar Loak di Jalan Gunung Agung tersebut kini dimanfaatkan untuk lahan parkir. Karena peruntukan secara permanen, PD Pasar harus mengonsultasikan dulu dengan Pemkot Denpasar. Lahan seluas 27 are tersebut merupakan aset Pemkot Denpasar. Setelah semua pedagang di dua pasar itu (pasar loak dan inpres) pindah, maka secara administratif akan diserahkan kembali kepada Pemkot. Untuk pemanfaatannya, pihak Pemkotlah yang memiliki kewenangan. (kmb12)
Kontrak dengan Rekanan Habis
Sampah di RSUP Sanglah Menumpuk Denpasar (Bali Post) Sejak berakhirnya masa kontrak kerja sama RSUP Sanglah dengan rekanan (pihak ketiga) kebersihan per tanggal 31 Desember 2016, sampah di RSUP Sanglah menumpuk. Akibatnya, sejak tanggal 1 Januari pihak manajemen RSUP Sanglah turun langsung membersihkan sampah outdoor. Bahkan, Direktur Umum dan Operasional, Kepala IKKL dan staf lainnya ikut membersihkan sampah. Senin (2/12) kemarin, Direktur Umum dan Operasional RSUP Sanglah Dra. Nining Setyawati, M.Si. ikut menyapu halaman depan lobi RSUP Sanglah. Ia mengatakan, biasanya sampah-sampah outdoor dibersihkan pihak rekanan dengan total personel 30-an orang. Namun sejak berakhirnya masa kontrak tersebut, RSUP Sanglah rupanya belum mendapatkan pemenang tender yang akan dijadikan rekanan dalam hal pembersihan lingkungan outdoor RSUP Sanglah, karena gagal lelang.
Gagal lelang itu membuat RSUP Sanglah kewalahan dalam menangani sampah hingga manajemen turun tangan. ‘’Harusnya ada penjelasan, tolong dikerjakan dulu, prosedur bisa dikejar. Tapi saya dilapori kotor, ya… sudah kerjakan. Saya minta besok pagi harus tunjuk langsung dulu, karena proses pengadaan lama, ini harus ada yang bersihin secepatnya,’’ tegasnya. Kata Nining, Unit Layanan Pengadaan (ULP) RSUP Sanglah yang memiliki tugas melakukan pengadaan, seharusnya lebih awal melakukan pelelangan sehingga ketika terjadi gagal lelang dapat diantisipasi. ‘’Saya tidak pernah mengalami kayak gini, kalau mengalami kayak gini, pinter mereka di pengadaan dulu (sebelumnya). Misalnya lelang bahan makanan, makanan pasien kan enggak boleh berhenti, karena ini masalah pelayanan yang tidak bisa ditunda, bisa tunjuk langsung dalam keadaan emergency,’’ katanya sambil menyapu. Beberapa rekanan RSUP San-
glah juga ada yang habis masa kontraknya. ‘’Semua memang harus habis di akhir tahun karena per tahun anggaran. Tapi yang lazim, Oktober, November harus sudah ada kontrak, sudah ditandatangani. Setelah anggaran turun, biasanya Desember awal sudah turun. Cuma mungkin terlambat atau gagal lelang, karena proses lelang perlu waktu 3 bulan,’’ bebernya. Menurutnya, permasalahan seperti ini merupakan kecelakaan kecil namun dampaknya besar. Untuk menangani kebersihan di lingkungan outdoor saja, RSUP Sanglah harus mengeluarkan Rp 1,3 miliar. Belum lagi kebersihan di dalam ruangan (indoor), termasuk sampah medis yang harus mengeluarkan biaya Rp 20.000/kg sampah medis. Sedangkan sampah medis RSUP Sanglah 500 kg/hari, sehingga dalam setahun untuk pengelolaan sampah medis saja menghabiskan anggaran sekitar Rp 3,6 miliar. Selama menunggu proses pelelangan,
Bali Post/may
MENUMPUK – Sampah yang menumpuk di tempat sampah RSUP Sang-lah, kemarin. pihaknya akan menunjuk rekanan lama untuk dikontrak sambil menunggu proses pelelangan selesai. Direktur Utama RSUP Sanglah dr. Sudana mengatakan, pada prinsipnya masalah sampah ada
unit yang menangani. Jika kontrak lama habis, untuk sementara kontrak dengan rekanan lama diperpanjang. “Kalau kontrak yang lama habis, tentunya sementara diperpanjang sampai ada kontrak baru,” ujarnya. (kmb42)
Sejumlah Investor Lirik Pengelolaan Sampah di TPA Suwung Hidup dan Kebersihan (DLHK) Denpasar. Kepala DLHK Denpasar I Ketut Wisada, Senin (2/1) kemarin menyebutkan, memasuki tahun 2017 ini, masalah yang mendapat perhatian DLHK adalah pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Suwung. Terlebih setelah keluarnya Perwali No. 11 Tahun 2016 tentang pengelolaan sampah, DLHK kini fokus menangani sampah dari depo hingga TPA. Sedangkan penanganan sampah di tingkat rumah tangga dilaksanakan dengan pola swakalola.
Denpasar (Bali Post) – Pengelolaan sampah di TPA Suwung masih menjadi pekerjaan rumah Pemkot Denpasar yang belum tertuntaskan hingga kini. Terlebih setelah gagalnya PT NOEI (Navigat Organic Energy Indonesia) mengolah sampah menjadi energi listrik. Kerja sama dengan PT NOEI pun akhirnya diakhiri. Kini, sejumlah investor melirik pengelolaan sampah di TPA terbesar di Bali itu. Penanganan sampah di TPA Suwung memang menjadi skala prioritas bagi Dinas Lingkungan
Terkait dengan pengelolaan TPA Suwung, Wisada mengatakan sudah ada puluhan investor yang mengajukan permohonan pengelolaan. Ada sekitar 20 calon investor yang berminat mengelola TPA. ‘’Dari semua calon investor yang mengajukan permohonan, kini tengah diseleksi. Mudah-mudahan tahun 2017 ini sudah ada investor yang definitif. Intinya, seleksi sangat ketat karena kami tak ingin kasus PT NOEI terulang lagi,’’ kata Wisada. Seperti diberitakan sebelumnya, ketidakberhasilan PT NOEI
mengelola sampah di TPA Suwung, berujung pada pemutusan kontrak. Dalam surat perjanjian dengan Badan Pengelola Kebersihan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan), PT NOEI memiliki waktu selama 20 tahun untuk mengelola sampah di TPA Suwung. Sampah yang diolah itu akan menghasilkan listrik sebesar 9 MW. Sayangnya, dalam realisasinya PT NOEI tidak berhasil, sehingga kerja sama yang ditandatangani pada 2 April 2004 tersebut diputus di tengah jalan. Kepala BPKS I Made Su-
darma didampingi Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di ruang pertemuan Kantor Wali Kota Denpasar mengatakan, pemutusan kerja sama tersebut telah ditandatangani Kamis (9/6/2016) lalu di Jakarta. Pemutusan kerja sama ini dilakukan berdasarkan musyawarah, karena sama-sama menyadari persoalan yang dihadapi. Penandatanganan pemutusan kerja sama ini dilakukan oleh kedua belah pihak, yakni Kepala BPKS I Made sudarma dengan Dirut PT NOEI Michael Mangowal. (kmb12)
Agung Jayanegara, Denpasar
Kapten Kapal Tak Bertanggung Jawab Kecelakaan kapal Zahro Express menjadi kado Tahun Baru 2017. Tidak ada peragaan tentang sarana pengamanan. Penumpang hanya diberikan tiket, tidak dicatat identitasnya. Jika terjadi sesuatu, kapten kapal tidak bertanggung jawab. Agung Purnawijaya, Blahbatuh
Suara Mercon Setelah Perayaan Tahun Baru
Beberapa hari sebelum perayaan tahun baru, penuh suara mercon, petasan, kembang api. Setelah puncaknya pada malam tahun baru, seharusnya tidak ada lagi suara–suara bahan–bahan peledak tersebut. Namun nyatanya, sampai lewat perayaan, suara mercon dan kembang api besar masih terdengar. Memang hak orang untuk menjalankan hobi dan kesenangannya, namun kesenangan sendiri jangan sampai mengganggu banyak orang. Kak Kumpi, Mengwi
Bukan Lagi Milik Orang Bali
Terenyuh dengan lagu ‘’Kembalikan Baliku Padaku’’. Mungkin penciptanya melihat jika Bali bukan lagi milik orang Bali. Hal itu bukan tanpa dasar. Semakin banyak tanah Bali dan sepanjang pantai-pantai Bali, bukan lagi milik orang Bali. Untuk melakukan sebuah ritual di pantai, orang Bali harus minta izin dulu kepada pemiliknya. Orang Bali kian terjajah dan terpinggirkan. Harusnya orang Bali introspeksi diri tentang hal ini. Jodog, Denpasar
Konsep Asta Brata
Selamat Tahun Baru 2017. Saya berharap tahun–tahun yang akan datang, konsep pemimpin Asta Brata, seperti mampu bersikap adil seperti matahari, menyejukkan seperti angin dan lain–lain, sehingga kesejahteraan masyarakat lahir batin dapat terwujud.
Catatan Humanis Acara ’’Raja Yadnya’’ di Istana Mancawarna
Putra Sopir Taksi Asal Kubu Diberi Nama Mantra Wedakarna DI SELA-SELA upacara sakral Raja Yadnya Tinggalan Dalem Ngadeg Ratu yang diselenggarakan Istana Mancawarna Tampaksiring, 31 Desemner 2016, ada satu momen yang unik. Yakni, saat pertemuan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dengan keluarga Kadek Parwata, seorang sopir taksi Airport Ngurah Rai asal Tianyar, Kubu, Karangasem. Keluarga sederhana ini hadir menemui Shri Gusti Wedakarna sambil membawa kedua anak mereka. Dan yang mengejutkan, salah satu anak Kadek Parwata diberi nama Mantra Wedakarna. Pertemuan Shri Gusti Wedakarna dengan Mantra Wedakarna ini sangat mengharukan dan banyak hal yang diungkapkan oleh Kadek Parwata, ayah tiga anak yang jauh-jauh datang ke Tampaksiring untuk meminta restu pada Shri Gusti Wedakarna. ‘’Saya mengenal Ratu Ngurah sejak beliau masih pelajar. Saya mengikuti sepak terjang beliau, dari menjadi seniman sampai mendirikan organisasi Hindu hingga kini menjadi pe-
(0361) 819446, 081 337 032 965
Bratayasa, Sangeh
Sigap tetapi Ramah
Saya salut dengan cara kerja petugas keamanan PDAM Tabanan dan para petugas keamanan bank. Sigap dan penuh perhatian, ramah, tetapi waspada. Sebaiknya cara–cara seperti itu juga diterapkan petugas keamanan di instansi lainnya. Ugi, Kediri, Tabanan.
jabat negara. Sejak itu saya bertekad bahwa jika saya punya putra, saya akan namakan anak saya Wedakarna. Dengan harapan, anak saya bisa sehebat beliau. Dan astungkara, hari ini saya dipertemukan oleh Shri Gusti Wedakarna di Tampaksiring. Dan anak saya dari dulu ingin bertemu dengan tokoh idolanya. Walaupun ia baru kelas III SD, tapi anak saya memiliki militansi terhadap budaya Bali dan Hindu meniru tokoh panutannya. Tiang kira baru kali ini ada tokoh besar di Bali yang dikenal semua golongan dan mereka perlu figur pahlawan Bali masa kini. Gusti Wedakarna sangat populer di kalangan generasi muda dan saya harap beliau bisa menjadi pemimpin Bali ke depan,’’ ungkap Kadek Parwata. Terkait hal ini, Dewa Gede Anom Kurniawan (Karumga Istana Mancawarna) menyampaikan bahwa sejak tahun 2011 cukup banyak masyarakat yang datang ke Istana Mancawarna untuk meminta restu menamakan putra atau bayi mereka Wedakarna. ‘’Kami
FM 96,5
Topik : LULUSAN PT PALING BANYAK MENGANGGUR Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
mencatat sudah ada 18 bayi dan anak di Bali ini yang bernama Wedakarna. Rata–rata orangtua mereka datang ke Istana Mancawarna untuk memohon doa restu dan piuning. Ada juga yang mengirimkan copy akta atau copy rapor si anak. Ada beberapa yang beruntung bisa bertemu Shri Gusti Wedakarna. Semua data itu kami simpan yang rapi dan ada keinginan juga dari keluarga Puri Tegeh Kori agar bisa dibuatkan buku khusus. Kami bergembira, baru kali ini ada Ksatria Wangsa yang benar–benar dipercaya oleh rakyatnya. Memberi nama kepada seorang putra kan tidak sembarangan dan itu akan berlaku seumur hidup. Dan ketika rakyat memberikan nama Wedakarna pada putranya, itu sebuah kepercayaan besar, apalagi alasannya merujuk pada ketokohan Ratu Ngurah Wedakarna,’’ ungkap Dewa Gede Anom Kurniawan. Setelah dijamu di istana, Shri Gusti Wedakarna yang juga seorang Senator Republik Indonesia ini memberikan cihna keris Bali kepada Mantra Wedakarna. ‘’Saya titipkan keris ini pada Mantra Wedakarna. Tunjukkan pada dunia, anak seorang sopir taksi, anak Tianyar, anak dari Kubu, Karangasem bisa pintar dan bisa jadi pemimpin Bali dan bangsa. Saya doakan agar bisa jadi ksatria Bali. Semoga anak ini akan menjadi pemimpin nantinya. Saya bisa melihat ada taksu dan aura baik di wajah anak ini,’’ ungkap Shri Gusti Wedakarna. (ad101)
CIHNA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III memberikan cihna Keris Bali kepada anak asal Kubu, Karangasem bernama Mantra Wedakarna, di Tampaksiring.
Selasa Pon, 3 Januari 2017
Badung
3
Terseret Arus Pantai Kuta, Pemuda Tewas
Mangupura (Bali Post) Awal tahun ini, Pantai Kuta menelan korban jiwa. Seorang pemuda, I Komang Suwidiastra (25), tewas terseret arus saat asyik main boogi board, Minggu (1/1). Kejadian itu disaksikan pacarnya yang menunggu di tepi pantai. ‘’Kejadiannya pukul 17.45 Wita di depan Pos 7 Balawista. Saat ditemukan, korban sudah meninggal,’’ kata Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol Ketut Suparta, Senin (2/1) kemarin. Kata Kompol Suparta, korban beralamat di Jalan Imam Bonjol, Denpasar ini, menikmati suasana awal tahun baru bersama pacarnya ke Pantai Kuta. Pukul 17.45 Wita mereka tiba di pantai dan korban langsung mengambil boogi board. Selanjutnya, dia menuju ke pantai dan asyik main boogi board. ‘’Pacarnya tidak ikut, hanya menunggu di pasir pantai,’’ ujarnya. Berselang beberapa menit kemudian, korban terseret arus laut dan tenggelam. Petugas Balawista yang melihat kejadian itu langsung bergerak dan menolong korban. Selanjutnya, korban dilarikan ke RS BIMC menggunakan ambulans Balawista. ‘’Setelah diperiksa oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Kami sudah periksa saksi-saksi, baik teman korban maupun yang menolong. Pacar korban belum bisa dimintai keterangan karena masih shock,’’ tegas mantan Kasat Reskrim Polres Jembrana ini. (kmb36)
Kasus Pembobolan ATM di Indomaret
Pelakunya Komplotan Asal Peru Mangupura (Bali Post) Berkat kerja keras Tim Resmob Polresta Denpasar, kasus pembobolan ATM BCA di dalam minimarket Indomaret di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Padangsambian, Denpasar Barat, berhasil dibongkar. Pelakunya asal Peru, ditangkap di Surabaya dan Jawa Timur, Minggu (1/1). ‘’Setelah menerima laporan kasus itu, Kasat Reskrim Kompol Reinhard merintahkan Kanit I (Iptu Sulhadi) mendalami kasus itu dan akhirnya terungkap. Kalau identitas pelaku, jangan diekspos dulu karena masih dikembangkan,’’ kata sumber di Polresta Denpasar, Senin (2/1) kemarin. Hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, Iptu Sulhadi bersama timnya berhasil melacak identitas pelaku. ‘’Berbagai cara dilakukan sehingga identitas pelaku didapatkan,’’ tandas sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Hasil pelacakan, ternyata komplotan pembobol ATM itu mencar, ada di Surabaya dan Jakarta. Selanjutnya, Tim Resmob dibagi dua, satu tim memburu pelaku ke Surabaya dan tim lagi satu ke Jakarta. ‘’Pengejaran sindikat ini dibantu anggota Resmob Polres Sidoarjo karena ada TKP di sana juga,’’ tandasnya. Hasil perburuan itu, dua pelaku ditangkap di Surabaya dan satunya lagi di Jakarta. Kasus tersebut masih dikembangkan. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard saat dimintai konfirmasi, membenarkan terungkapnya kasus itu. ‘’Anggap pengungkapan kasus ini kado Tahun Baru 2017. Anggota masih di Jawa Timur dan Jakarta untuk mengembangkan kasus itu,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembobolan ATM kembali terjadi dan kali ini menyasar ATM BCA di dalam minimarket Indomaret di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Padangsambian, Denpasar Barat, Senin (28/11) lalu. Dari rekaman CCTV, pelaku yang masuk dua orang. Mereka beraksi sekitar pukul 00.30 Wita, saat hujan lebat. Pelakunya sudah teridentifikasi dari rekaman CCTV. (kmb36)
Pascalibur Tahun Baru
Arus Balik Padati Bandara Ngurah Rai Mangupura (Bali Post) – Libur bersama dalam rangka tahun baru telah usai. Wisatawan utamanya domestik yang sebelumnya menyerbu berbagai objek wisata di Bali pun kembali ke daerah asal masing-masing. Hal ini terlihat dari keramaian penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Senin (2/1) kemarin. Ribuan penumpang rute domestik memadati Bandara Gusti Ngurah Rai pada arus balik serangkaian liburan tahun baru ini. General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, menjelaskan sebagian besar kota-kota tujuan pada arus balik di antaranya menuju Jakarta dan Surabaya. Pergerakan keberangkatan penumpang domestik meninggalkan Pulau Dewata pada hari kedua tahun baru ini, diperkirakan merupakan puncak arus balik mengingat hari terakhir cuti bersama tahun baru. Data dari posko terpadu monitoring di bandara menunjukkan, arus balik mulai terlihat sejak Minggu (1/1) dengan jumlah penumpang domestik yang meninggalkan Bali mencapai 17.827 orang. Jumlah tersebut meningkat 19 persen jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 14.926 orang. Untuk jumlah penumpang yang tiba di Bali, juga tergolong tinggi pada hari pertama tahun baru itu yakni mencapai 13.959 orang atau naik 13 persen. Untuk rute internasional, keberangkatan penumpang meninggalkan Bali mencapai 15.688 orang atau naik delapan persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Penumpang rute internasional yang tiba di Pulau Dewata masih tercatat tinggi yakni 12.623 orang atau melonjak 24 persen. Selama libur panjang Natal dan tahun baru, Bandara Ngurah Rai menerima 613 penerbangan tambahan yang diajukan sejumlah maskapai penerbangan untuk mengakomodir tingginya lonjakan wisatawan ke Pulau Dewata. Penerbangan tambahan itu diajukan oleh Garuda Indonesia, AirAsia, Citilink, Sriwijaya Air, Nam Air dan Lion Air. Total kursi dari penerbangan tambahan itu berjumlah 105.516 tempat duduk dengan pengajuan yang paling banyak oleh maskapai Lion Air dan Nam Air. Sebagian besar rute yang dilayani maskapai itu dalam penerbangan tambahan tersebut yakni Jakarta, Kuala Lumpur, Surabaya, Labuan Bajo, Makassar, Maumere dan Waingapu. (kmb)
Bali Post/wan
ROMPES POHON - Sejumlah petugas PLN bekerja sama dengan bagian sanitasi melakukan perompesan dahan pohon yang berdaun lebat dan mengganggu kabel jaringan listrik di Jalan Ahmad Yani Utara, Denpasar, Senin (2/1) kemarin. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya korsleting terutama saat musim penghujan sekarang ini.
Distribusi Semrawut
Warga Sudah Meninggal Terdaftar Terima KBS Mangupura (Bali Post) Pembagian Kartu Badung Sehat (KBS) masih semrawut. Program yang diperuntukkan membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis itu, justru tidak tepat sasaran. Penerima KBS ada yang tidak lagi berdomisili di Badung, bahkan mereka yang meninggal beberapa tahun silam namanya muncul dalam daftar penerima KBS. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Badung I Gede Putra Sutedja mengakui masih ditemukan sejumlah permasalahan pada KBS. Salah satunya, warga yang sudah meninggal juga mendapatkan kartu KBS. Tak hanya itu, data dalam kartu juga banyak ditemukan salah. ‘’Memang benar ditemukan ada warga yang sudah meninggal
mendapatkan kartu KBS. Ini terjadi karena selain melakukan perekaman, rekanan juga meng-input data dari kartu KK,’’ ujar Putra Sutedja, Senin (2/1) kemarin. Menurutnya, kekeliruan itu lantaran pihak keluarga belum menghapus anggota keluarga yang telah meninggal dalam KK tersebut. Tak hanya warga yang su-
dah meninggal dunia, warga Badung yang telah pindah domisili karena menikah keluar wilayah, juga ada yang mendapatkan kartu KBS. ‘’Kami sudah meminta KBS seperti itu untuk segera ditarik dan dilakukan pendataan ulang,’’ katanya. Terkait foto saat perekaman yang tidak disertakan pada KBS, Putra Sutedja menjelaskan, pada KBS memang tidak ditampilkan foto pemilik. Foto pemilik kartu akan muncul di sistem. ‘’Terhitung 1 Januari 2017, kartu dan sistemnya sudah bisa digunakan untuk berobat secara gratis. Tiap warga juga akan mendapatkan kartu
JKN KIS di mana BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara. Kartu KBS akan melengkapi pelayanan yang tidak ditanggung JKN KIS,’’ terangnya. Seperti diberitakan, program KBS sempat dikeluhkan masyarakat. Petugas perekaman yang menggunakan tenaga mahasiswa dinilai sangat lambat. Tak hanya itu, sistem yang digunakan juga manual sehingga rentan terjadi kesalahan data. Bahkan dalam pengambilan gambar, petugas perekaman menggunakan kamera telepon seluler. Dalam melakukan perekaman, petugas perekaman menggunakan tenaga mahasiswa dalam memasukkan
data penduduk, seperti nomor induk kependudukan (NIK) atau data lainnya. Hal itu dilakukan secara manual. Screening sidik jari maupun wajah juga menggunakan alat yang sederhana, dan hanya tersambung ke laptop. Warga yang direkam untuk KBS adalah seluruh penduduk berKTP Badung, termasuk anakanak di atas umur satu tahun dengan jumlah 464.622 jiwa. Kegiatan pencetakan KBS ini dimenangkan oleh CV Sembe Dewata dengan nilai kontrak Rp 5.596.371.990 dari pagu senilai Rp 5.807.775.000 dan nilai HPS (Harga Perkiraan Sementara Paket) Rp 5.800.805.670. (kmb27)
Tiga RS Swasta Tak Lanjutkan Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
MEMASUKI tahun 2017, tiga rumah sakit (RS) di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Denpasar menunda keberlanjutan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. RS tersebut adalah RS Kasih Ibu Denpasar, RS Kasih Ibu Tabanan dan RSIA Puri Bunda. RS Kasih Ibu Tabanan memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dalam waktu yang tidak ditentukan karena harus melakukan evaluasi operasional RS. Sementara itu, RSIA Puri Bunda tidak melanjutkan kerja sama sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan karena sedang memenuhi persyaratan fasilitas dan penyempurnaan sistem. Selain tiga RS Swasta di Bali, lima RS di BPJS Kesehatan Cabang Mataram juga menunda keberlanjutan kerja sama dengan BPJS Kesehatan karena pelaksanaan evaluasi operasional RS. Sementara RS yang masih bekerja sama dengan BPJS Kesehatan adalah RSUP Sanglah, RSUD Wangaya, RS Surya Husada Denpasar, Klinik BHCC, Klinik Utama Darma Sidi, RSAD, RSU Puri Raharja, Rumkit Bhayangkara Denpasar, RS Bhakti Rahayu, RSIA Harapan Bunda, RS BaliMed, RS Surya Husada Ubung, RS Khusus Mata Bali Mandara, RSUD Mangusada, RS Surya Husada Nusa Dua, RS Siloam, BRSU Tabanan, RS Darma Kerti, RS Bhakti Rahayu Tabanan, RS Wisma Prasanti, Klinik Utama Darmanata dan RS Darmayadnya. Dihubungi Senin (2/1) kemarin, Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Rujukan (MPKR) BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dr. Ni Made Dwi Diantari menjelaskan, berdasarkan informasi yang
didapat dari BPJS Kesehatan Divisi Regional XI yang mewilayahi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dari 119 fasilitas kesehatan (faskes) rujukan tingkat lanjutan (RS) di wilayah Divre XI, terdapat delapan RS swasta yang berakhir masa waktu perjanjian kerja sama (PKS) pada tanggal 31 Desember 2016. Kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan PKS terhitung sejak 1 Januari 2017. Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, Pasal 36 ayat (3) dinyatakan bahwa fasilitas kesehatan milik swasta yang memenuhi persyaratan dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. “Sesuai aturan tersebut, kerja sama RS swasta dengan BPJS Kesehatan bersifat sukarela,” jelasnya. Dwi Diantari menegaskan, BPJS Kesehatan senantiasa mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku dalam melakukan kontrak dengan fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit. Sementara untuk pasien JKN-KIS sudah disosialisasikan untuk memanfaatkan RS lainnya yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk mendapatkan pelayanan pada saat membutuhkan. Ketua Perhimpuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Provinsi Bali dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. mengatakan, alasan RS di Bali kebanyakan masalah konsolidasi internal. Menurutnya, selama ini keluhan RS adalah masalah ekonomi, antara investasi dengan pembiayaan yang dikeluarkan tidak sesuai dan perubahan Permenkes No. 52 tahun 2016. Namun, kata dia, RS di Bali terus berproses dan diprediksi akan terus ada perubahan ke depannya. (may) IKAN - Salah seorang pembeli memilih ikan yang digelar pedagang di Pasar Kumbasari, Denpasar. Fluktuasi harga ikan di pasaran sebagian besar dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Saat cuaca buruk seperti sekarang ini, para nelayan kesulitan menangkap ikan sehingga memengaruhi pasokan ikan ke pasar-pasar. Akibatnya, harga ikan pun mengalami kenaikan.
Bali Post/eka
I Wayan Puspa Negara, S.P., M.Si.
Bali Post/ist
Warga Dukung Wacana Penataan Parkir di Kuta
Puspa Negara Usulkan Manfaatkan Lahan Telantar Investor Mangupura (Bali Post) Masyarakat Kuta menyambut antusias wacana penataan parkir kawasan Kuta. Pasalnya, selama ini pengunjung seenaknya parkir di pinggir jalan. Dukungan tersebut diungkapkan Lurah Kuta Wayan Daryana. Bahkan, pihaknya akan meneruskan wacana tersebut kepada seluruh masyarakat, baik melalui kepala lingkungan, LPM, atau desa adat. ‘’Intinya kami akan membangun komunikasi awal melalui sosialisasi yang akan kita lakukan. Ini untuk meneruskan informasi atas rencana bapak bupati kepada masyarakat,’’ ujar Wayan Daryana, Senin (2/1) kemarin. Menurutnya, sosialisasi yang akan dilakukan sangat penting agar masyarakat tahu wacana dari bupati sehingga kebijakan ini mendapat dukungan masyarakat. ‘’Termasuk dengan LPM juga akan kami komunikasikan. Sebab, parkir di ruas-ruas jalan tertentu dikelola oleh LPM. Inilah yang akan kami koordinasikan,’’ katanya. Terkait rumah warga yang dirancang sebagai kantong parkir, Wayan Daryana menyebutkan, masih akan melakukan pemetaan. Misalnya, Jalan Poppies I dan Poppies II terdapat banyak rumah warga dan lahan kosong. Sehingga bisa jadi alternatif untuk tempat parkir, termasuk di Jalan Legian. ‘’Kami akan melakukan pemetaan dulu sebagai bentuk dukungan pelaksanaan riil di lapangan nanti,’’ ucapnya. Dukungan juga disampaikan praktisi pariwisata I Wayan Puspa Negara, S.P., M.Si. General Manager Corporate PT Bali Unicorn atau Discovery Shoping Mall tersebut menilai, menata parkir di Kuta sejatinya di awal diperlukan kecermatan menghitung rasio potensi kebutuhan parkir dengan potensi kapasitas ruang yang ada. ‘’Dalam jangka pendek, harusnya ada upaya memaksimalkan fungsi Central Parkir Kuta yang seperti kerakap tumbuh di batu, hidup segan mati tak mau alias mubazir,’’ tegas mantan anggota DPRD Badung dua
periode asal Legian itu. Bagi warga yang memiliki lahan yang cukup terutama di kawasan Jl. Legian, Jl. Raya Seminyak, Jl. Raya Kuta dan sekitarnya, katanya, dapat mengelola parkir bekerja sama dengan pemerintah seperti yang dimaksudkan bupati. ‘’Sebenarnya itu ide baik. Namun bagi saya, ada ide lahan-lahan investor yang selama ini kosong alias tidak terbangun atau telantar bertahun-tahun atau yang mangkrak yang tersebar di kawasan Kuta harusnya diarahkan menjadi tempat parkir. Tentu dengan menghadirkan regulasi dari bupati (minimal perbup), ini mungkin lebih efektif,’’ jelasnya. Selanjutnya dalam jangka panjang, lanjut Puspa Negara, sesuai Perda tentang IMB maka IMB hanya dikeluarkan jika memenuhi ketentuan koefisien dasar bangunan (40% : 60%). Terbagun 60 persen, sisanya untuk RTH (ruang terbuka hijau) dan parkir. Demikian halnya ketentuan sempadan jalan, harus diikuti sehingga tersedia ruang parkir di setiap bangunan yang berdiri. Termasuk, estetika kawasan akan tampak nyaman. ‘’Selanjutnya ide yang lebih baik adalah mewajibkan setiap investor yang membangun membuat basement parkir yang penggunaannya dishare dengan parkir untuk publik, 70:30,’’ usulnya. Sebelumnya, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung IGN Rai Suryawijaya menyatakan situasi kemacetan di Kuta semakin parah. Namun, Kuta tetap menjadi primadona bagi wisatawan. Untuk itu, pihaknya meminta ke depan masalah kemacetan dapat teratasi dengan baik, sehingga pencitraan Bali sebagai destinasi wisata dunia tetap terjaga. ‘’Kalau memperlebar jalan dan membuat jalan baru, sudah tidak mungkin lagi. Apalagi Seminyak, Legian dan Kuta, yang perlu dibangun adalah kantong-kantong parkir, menertibkan parkir di jalan yang memicu kemacetan,’’ ungkapnya. (kmb27/012)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S
Pasar Banjar Suwung Batan Kendal Sesetan Di-”pelaspas”
SETELAH selesai melakukan renovasi Pasar Banjar Suwung Batan Kendal, Sesetan, Senin (2/1) kemarin di-pelaspas. Upacara melaspas dan macaru panca sanak madurga tersebut di-puput Ida Pedanda Gede Putra Bajing dari Geria Tegal Jinga. Upacara ini juga dihadiri Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan sekaligus menandatangani prasasti pamelaspasan dan macaru serta prasasti peresmian Koperasi Serba Usaha (KSU) Sedana Buana. Klian Banjar Suwung Batan Kendal Nyoman Sarna didampingi Kepala Pasar Batan Kendal I Made Warta yang ditemui di sela-sela upacara melaspas mengatakan, pembangunan Pasar
Batan Kendal ini telah dirintis sejak 1996 lalu melalui dana swadaya masyarakat. Kemudian dilakukan perluasan pada tahun 2009 setelah pihak banjar berhasil membeli lahan di sebelahnya. Sarna menyebutkan, keberadaan pasar milik banjar ini sangat besar manfaatnya dirasakan oleh kramanya. Karena dari hasil pasar tersebut, keperluan dana untuk upacara di Pura Dalem Batan Kendal, Pura Khayangan, Pura Prajapati. “Dengan dana ini, masyarakat lebih ringan dari segi pengeluaran biaya upacara maupun pembangunan yang mencapai miliaran rupiah,” katanya. Bersamaan dengan revitalisasi pasar yang dananya ber-
MENINJAU - Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat meninjau sejumlah kios di Pasar Batan Kendal, usai upacara melaspas.
sumber dari APBD Kota Denpsar, pihaknya juga berhasil membangun Pura Melanting, membuat pagar pasar, serta Kantor Koperasi KSU Sedana Buana dengan dana sekitar Rp 800 juta. Dana tersebut dari swadaya masyarakat. Made Warta menambahkan, dengan dibangunnya pasar banjar ini, kepadatan tidak terkonsentrasi di Pasar Sanglah atau Pasar Badung saja. Selain itu, keberadaan pasar ini juga mewujudkan pengembangan dan pembangunan ekonomi kreatif di Kota Denpasar secara merata. Jumlah pedagang yang tertampung di pasar ini seluruhnya mencapai 306 orang. Mereka terdiri dari pedagang kios 40, los 1 sebanyak 40 pedagang, los 2 sebanyak 49 pedagang dan senggol sebanyak 177 pedagang. “Jadi, pasar ini hidup 24 jam penuh,” katanya. Disebutkan, sejatinya masih ada yang belum tersentuh penataan, yakni lahan yang ada di belakang kios yang baru. Diharapkan, pemerintah dapat memberikan bantuan agar penataan atau revitalisasi Pasar Batan Kendal bisa tuntas secara keseluruhan. Sementara program banjar ini di tahun 2017, yakni penataan setra Banjar Suwung Bantan Kendal dengan rancangan anggaran biaya sebesar Rp 1 miliar dan pembangunan rumah kos yang kini sudah ada 13 kamar akan ditambah lagi menjadi 26 kamar. “Kami berharap, Bapak Wali Kota bisa membantu banjar kami agar bisa menjalankan program yang sudah ada,” kata Warta. (ad103)
”Hadang” Petugas Lingkungan
BPR Lestari Berikan Sembako
ADA yang berbeda di pagi hari pada pengujung tahun 2016 lalu. Beberapa pegawai dan manajemen BPR Lestari “menghadang” para petugas lingkungan di sekitar kantor untuk membagikan ratusan paket sembako, Rabu (28/12) hingga Jumat (30/12) lalu. Beberapa orang berpakaian putih pagi itu sedang melakukan sweeping di bilangan pusat Kota Denpasar. Hal itu dilakukan bukan untuk menyidak warga, namun untuk mencari penerima paket sembako yang berisikan kebutuhan pokok yang dibagikan kepada petugas lingkungan seperti petugas kebersihan dan tukang parkir, sebagai tanda terima kasih. “Food Brigades Lestari Berbagi ini sebagai bentuk terima kasih kepada mereka yang telah bekerja keras untuk membersihkan dan menjaga lingkungan Bali. Untuk merealisasikannya, kami mulai dari sekitaran kantor-kantor BPR Lestari,” ujar Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari. Para petugas kebersihan yang pagi-pagi buta sudah mulai bekerja di saat yang lain masih tertidur dan para tukang parkir yang dengan sabar mengatur arus keluar masuk kendaraan kantor dan pertokoan sekitar kantor BPR Lestari ini patut diapresiasi. “Setidaknya ada sesuatu yang dapat kami berikan kepada mereka yang turut menjaga Bali,” kata Luh Ketut Citarasmini, Direktur Kepatuhan BPR Lestari, yang pagi itu turut turun ke jalan untuk membagikan sembako. Sementara itu, Nyoman Suartini, petugas kebersihan yang pagi itu sedang bertugas diseputaran Jalan Diponegoro, mengaku kaget saat tiba-tiba ada yang mendekat. “Ternyata untuk memberikan sembako. Saya berterima kasih kepada BPR Lestari, lumayan untuk bekal tahun baruan,” ujar Suartini dengan wajah sumringah. Sebagai perusahaan yang selalu berusaha memberikan perubahan ke arah yang lebih baik, BPR Lestari mencoba mengaktualisasikan misi#
MakeanImpact. Salah satunya melalui kegiatan Lestari Berbagi ini. “Kadang kita hanya menjalin hubungan yang baik oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap perusahaan saja tanpa memikirkan pihak yang berjasa untuk lingkungan. Semoga dengan diberikannya bantuan ini, dapat menjadi kebahagiaan kecil di akhir tahun 2016 ini,” tutup Erry Yoga. (ad105)
PAKET SEMBAKO - Pegawai dan manajemen BPR Lestari saat membagikan paket sembako kepada petugas lingkungan.
Selasa Pon, 3 Januari 2017
”Public Speaking Clinic”
Cara Tercepat Atasi Demam Panggung dan Berani Bicara di Depan Umum
MASALAH demam panggung menjadi penyakit serius yang dialami oleh banyak orang ketika harus tampil berbicara di depan umum. Bila tidak ditangani dengan baik, demam panggung dapat mengakibatkan stres, trauma mendalam, bahkan dunia terasa kiamat. Untuk dapat mengatasi masalah ini, Danaswara Training menyelenggarakan program Public Speaking Clinic yang akan mengupas tuntas rahasia sukses melakukan presentasi atau berbicara di depan umum. Anda akan tahu cara tercepat mengatasi demam panggung dan bersahabat dengan audiens, mampu menyiapkan materi pembicaraan dengan baik sehingga tidak mudah lupa dan menikmati momen tampil bicara penuh percaya diri. Kemampuan berbicara di depan umum bisa dipelajari, dilatih dan dikuasai oleh siapa saja yang ingin meningkatkan kualitas diri. Mentor program ini, KYC Marhaeni, telah belajar ilmu public speaking di University of Sydney, Australia dan berguru langsung dengan Tony Robbins, guru komunikasi dan motivator nomor 1 dunia. Program Public Speaking Clinic akan diselenggarakan dua kali
dengan pilihan waktu : Sabtu, 7 Januari 2017, pukul 09.00-12.00 Wita dan Minggu, 15 Januari 2017, pukul 14.00-17.00 Wita. Biaya Rp 275.000 sudah termasuk bonus gratis 3 kali pertemuan untuk konsultasi dan praktik. Alamat Danaswara Training di Jalan
Diponegoro No. 704 Pedungan, Denpasar Selatan (depan SDN 5 Pedungan). Segera daftar, ketik [nama], SMS/WA ke 0821 4454 3311. Ayo take action! Diam tidak selalu emas, banyak kesempatan emas hilang karena diam. (ad104)
PROF. Dr. I Wayan Rai S, M.A. kembali dipercaya mengemban tugas mulia sebagai Rektor Institut Seni dan Budaya (ISBI) Tanah Papua. Penugasan ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. 126/M/KPT.KP/2006 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Rektor ISBI Tanah Papua. Ditemui usai pagelaran akhir tahun ISBI Tanah Papua beberapa waktu lalu, Prof. Rai menghaturkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan untuk meneruskan tanggung jawab sebagai Rektor ISBI Tanah Papua. Prof. Rai menekankan bahwa visi ISBI Tanah Papua pada tahun 2039, menjadi pusat unggulan penciptaan dan pengkajian dengan tetap berpegang pada kearifan lokal. Realisasi visi tersebut tertuang dalam Renstra ISBI yang dibuat setiap lima tahun dan menjadi program kerja Renov setiap tahunnya. Pada resolusi 2017, sebagai Rektor ISBI Tanah Papua, Prof. Rai melakukan langkah awal untuk membangun ISBI Tanah Papua dari perekrutan SDM. Saat ini, Prof. Rai tengah memperjuangkan pengangkatan 15 dosen dan 62 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja P3K di ISBI Tanah Papua. “Mudah-mudahan, tahun 2017 awal, P3K dapat disetujui sehingga bisa mengangkat teman-teman di Papua yang sudah lewat umur, dengan jumlah 62 P3K ditambah 15 dosen, maka ISBI akan memiliki 77 orang staf dan pegawai,” ujarnya. Prof. Rai menambahkan, langkah kedua adalah pembangunan
fisik gedung ISBI Tanah Papua. Saat ini, ISBI masih menggunakan gedung di Expo Taman Budaya Waena. Dengan turunnya OTK ISBI Tanah Papua, maka Prof. Rai menindaklanjuti pembangunan gedung ISBI Tanah Papua di Maributua seluas 32 hektar. ISBI Tanah Papua sudah memiliki master plan pembangunan gedung dengan konsep tradisi dan inovasi yang tetap menekankan pada 7 wilayah adat di Papua. Diharapkan, tahun 2017 pembangunan fisik sudah dapat direalisasikan secara bertahap (multi year). Prof. Rai menambahkan, setelah pengangkatan dosen dan pegawai dalam kelembagaan yang terpenting adalah meningkatan kemampuan SDM. Papua memiliki karakter berbeda dengan yang lain karena dipengaruhi salah satunya perbedaan geografis, sehingga peningkatan SDM diawali dengan membangun dan mengubah mind set. Salah satu upaya meningkatkan SDM dengan menugaskan staf pegawai untuk mengikuti berbagai bimtek dan pelatihan-pelatihan yang relevan untuk membangun lembaga. Selain itu, untuk menambah wawasan, mereka dilibatkan dalam berbagai ajang baik bertaraf nasional maupun internasional. Seperti tahun 2016, ISBI telah mengikuti pementasan di Papua New Guinea, terlibat dalam World Culture Forum di Bali, FKI di Padang Panjang dan kegiatan lainnya yang mampu menambah wawasan tri civitas ISBI Tanah Papua. Selain itu, mahasiswa ISBI Tanah Papua setiap tahun dilibatkan dalam pengabdian
masyarakat dengan turut ngayah di Pura Surya Agung Buwana Jayapura dengan menampilkan Tari Kecak Rasa Papua, Tari Pangkur Sagu, Tari Yospan dan lain-lain. “Dengan melibatkan mereka dalam berbagai ajang tentu mampu membuka wawasan mereka sekaligus mampu menyentuh hati untuk bekerja keras dengan bukti-bukti yang kongkrit,” ujar Prof. Rai. Meski baru berusia dua tahun, ISBI Tanah Papua telah memiliki 255 mahasiswa, di antaranya berasal dari pedalaman. Jumlah tersebut sudah termasuk membludak untuk ukuran di Papua. Prof. Rai mengapresiasi pemerintah setempat karena telah memberikan beasiswa kepada beberapa mahasiswa berbakat ISBI Tanah Papua. Prof. Rai juga menghaturkan terimakasih kepada seluruh pihak yaitu ISI Denpasar, Uncen dan Pemerintah Papua yang telah mendukung ISBI Tanah Papua. Ke depan, Prof. Rai berharap output mahasiswa ISBI memiliki nilai tambah dalam kemampuan Bahasa Inggris untuk pariwisata, mengingat peningkatan sektor pariwisata di Papua. Sehingga dengan kemampuan bidang seni yang dimiliki, output mahasiswa ISBI ada nilai tambah sesuai tantangan kerja. Prof. Rai juga berharap, meskipun umur ISBI masih bayi tapi sudah dikenal dengan prestasi. Untuk itu, Prof.Rai menegaskan bahwa tanggung jawab sebagai Rektor tidak hanya terfokus pada kelembagaan ISBI Tanah papua, tapi juga mempersatukan lewat seni budaya. (ad099)
Menristekdikti Kembali Tugaskan Prof. Rai sebagai Rektor ISBI Tanah Papua
Tanggal 6 Januari
Jro Sutiawati Gelar Pengobatan Gratis MENGAWALI tahun 2017, Jro Sutiawati memberikan kejutan pengobatan. Tepatnya tanggal 6 Januari nanti, Jro Sutiawati akan memberikan pengobatan gratis, baik penyakit medis maupun
B R A N D I N G D I S I N I Jro Sutiawati
nonmedis. Tidak hanya pengobatan, Jro Sutiawati juga membuka untuk berkonsultasi masalah karier, keuangan ataupun jodoh. Pengobatan gratis diberikan sebagai bentuk dedikasinya kepada masyarakat Bali. Selain pengobatan, Jro Sutiawati juga memberikan dorongan psikis pada pasiennya. Ia tahu, meskipun pengobatan tradisional yang menjadi andalannya, ia harus mengimbanginya juga dengan kekuatan pikiran pasien dengan motivasi. Media pengobatan yang digunakan adalah minyak pawisik dengan obat-obatan tradisional yang juga merupakan pawisik. Obat tersebut didapat dari alam sehingga obat yang digunakan adalah obat herbal. Hanya, kesulitan mencari obat-obatan tersebut memaksanya untuk membeli pada seseorang. Obat tradisional yang telah familiar dikenal orang Bali seperti kepasilan, cukli, kelapa mulung dan lain-lain tak mudah didapatkan, karena obat-obatan tersebut hanya muncul di hari-hari tertentu serta tidak sembarang orang dapat melihatnya. Obat dari alam itulah yang dipercaya masyarakat Bali dapat menyembuhkan sakit medis dan nonmedis. Khusus pada tanggal 6 Januari ini, pengobatan dengan obat-obatan herbal tersebut akan diberikan pada pasiennya yang membutuhkan secara gratis. Jika memang tidak membutuhkan obat, minyak pawisik yang menjadi andalannya akan digunakan sebagai media untuk mengobati, baik mengurut atau diminum. Mengingat Jro Sutiawati mulai menangani pasien dengan mengurut dan menyentuh pasien langsung, oleh karena itu kesempatan pengobatan gratis ini jangan sampai disia-siakan. Jro Sutiawati sebagai tokoh pengobatan tradisional tak lepas dari orang-orang di belakangnya. Bung Karno, leluhurnya dan anak gaibnya selalu menyertainya dalam mengobati pasien serta memberikan pawisik-pawisik apakah pasiennya terkena sakit medis atau nonmedis. Masyarakat yang ingin mencoba pengobatan tradisional dengan obat-obatan herbal serta minyak pawisik, dapat menghubungi 081337306812 untuk membuat janji terlebih dahulu. (ad106)
DIPERCAYA - Prof. Dr. I Wayan Rai S, M.A. kembali dipercaya mengemban tugas sebagai Rektor ISBI Tanah Papua.
YLKI Desak Kemenhub Tinjau Standardisasi Kelayakan Kapal
Jakarta (Bali Post) – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk meninjau standardisasi kelayakan serta perizinan terhadap kapal penyeberangan. ‘’Kalau transportasi air atau penyeberangan di Jakarta saja seperti ini bagaimana yang di luar Jakarta?’’ tanya Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi melalui keterangan tertulisnya, Senin (2/1) kemarin. Tulus Abadi juga mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut bertanggung jawab sebagai bentuk pelayanan transportasi publik. Tulus Abadi juga mengatakan bahwa terbakarnya kapal
Zahro Express yang menelan korban 23 orang meninggal hanyalah puncak dari gunung es atas fenomena ‘’ojeg kapal’’ yang sudah berjalan puluhan tahun di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. ‘’Saat ini, puluhan bahkan ratusan ‘ojeg kapal’ beroperasi tanpa standar keamanan dan keselamatan yang jelas dan sangat minimnya pengawasan,’’ katanya. Kemudian, dari sisi ketersediaan transportasi publik, ia menyatakan jika kejadian tersebut merupakan kegagalan Pemprov DKI Jakarta dalam menyediakan akses transportasi publik dari Jakarta (daratan) menuju area Kepulauan Seribu. Kapal-kapal yang disediakan Dishub tidak
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
cukup jumlahnya untuk mobilitas warga di Kepulauan Seribu. Sedangkan yang tersedia justru ‘’ojeg kapal’’ dengan standar keselamatan yang sangat minimalis, yang dikelola secara perseorangan (bukan badan hukum). Para pelaku ‘’ojeg kapal’’ tersebut hanya berhimpun dalam sebuah koperasi, layaknya koperasi mikrolet. Sedangkan dari sisi pemberian sertifikasi atau standardisasi dan pengawasannya di lapangan menjadi tanggung jawab Kemenhub. ‘’Ojeg kapal’’ ini masih diberikan kelonggaran, sekalipun tanpa sertifikasi dan standardisasi yang jelas, baik armadanya dan atau sumber daya manusianya, terutama nakhoda. (ant)
DAERAH
Selasa Pon, 3 Januari 2017
5
Di Pelabuhan Ketapang
Kendaraan Keluar-Masuk Diperiksa Ketat
Banyuwangi (Bali Post) -
Operasi Lilin Semeru 2016 berakhir, Senin (2/1) kemarin. Namun Polres Banyuwangi belum menurunkan tensi pengamanan, terutama di Pelabuhan Ketapang. Salah satu fokusnya merazia kendaraan yang datang dari Bali. Meski arus kendaraan dari Bali maupun sebaliknya terbilang normal, polisi tak mau gegabah. Seluruh kendaraan pribadi dan bus umum yang baru keluar kapal diperiksa ketat. Begitu juga kendaraan yang akan menyeberang ke Bali. “Jadwal Operasi Lilin memang berakhir hari ini (kemarin-red). Namun belum perintah tertulis pembubaran pengamanan di Ketapang. Artinya pengamanan jalan terus,” kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi (KPT) Banyuwangi,
AKP Sudarmaji, kemarin. Perwira asal Cluring, Banyuwangi ini menambahkan, pengamanan di Ketapang tak pernah longgar sedikitpun setiap hari. Pihaknya, kata Sudarmaji selalu melakukan tiada hari tanpa razia. Namun mulai akhir tahun 2016 hingga malam tahun baru, pengamanan dibuat ekstra ketat. Apalagi setelah tahun baru arus kendaraan dari Bali
diprediksi mengalami peningkatan. Secara umum, kata Sudarmaji libur akhir tahun, Minggu (1/1) hingga Senin kemarin kondisi pelabuhan relatif normal. Hanya sempat terjadi antrean panjang di depan Pelabuhan Ketapang, Minggu (1/1) sore. Antrean ini dipicu melonjaknya kunjungan wisatawan lokal ke objek wisata Watudodol. “Sebenarnya lalu lintas relatif
normal. Karena penumpukan kendaraan keluar masuk wisata, akhirnya terjadi antrean,” tegas Sudarmaji. Khusus di Pelabuhan Ketapang, katanya, arus kendaraan cenderung sepi pascatahun baru. Kendaraan meningkat justru dari arah Bali. Kendaraan yang datang dari Bali ini yang kita fokuskan razia. Sasarannya, imbuh Sudarmaji, kemungkinan adanya minuman keras maupun barang terlarang lainnya. Ramainya kendaraan dari Bali diprediksi digunakan oknum tak bertanggungjawab melakukan aksi kejahatan. (kmb30)
Bali Post/udi
LIBURAN - Wisatawan memadati objek wisata Pantai Grand Watudodol selama libur tahun baru, Senin (2/1) kemarin.
Liburan Tahun Baru
Kunjungan di Pantai Grand Watudodol Naik 500 Persen
Banyuwangi (Bali Post) Cuti bersama tahun baru dimanfaatkan warga Banyuwangi menyerbu berbagai destinasi wisata. Dari sekian objek wisata, Pantai Grand Watudodol yang paling diburu. Kawasan wisata di utara Banyuwangi ini belakangan menjadi favorit. Selain indah, lokasinya tak jauh dari kota. Pantai ini menawarkan keindahan pemandangan Selat Bali. Sejak Minggu (1/1) hingga Senin (2/1) kemarin, pengunjung ke objek wisata ini naik hingga 500 persen. Rata-rata wisatawan domestik. Puncaknya Senin kemarin. Rombongan dari berbagai kecamatan di Banyuwangi menyerbu
kawasan ini. “Peningkatannya hampir 500 persen,” kata Rusdi, salah satu pengelola perahu wisata di objek wisata Grand Watudodol, kemarin. Selain perahu wisata, wisatawan menikmati aneka water sport, mulai jumper boat hingga glass bottom boat yang bisa melihat terumbu karang. Ada juga wisatawan yang menyerbu jasa perahu wisata. Selama berlayar, para wisatawan diwajibkan menggunakan jaket pelampung. Satu perahu dibatasi maksimal enam orang. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda menambah-
kan, kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domestik ke Banyuwangi telah melampaui target. Hingga akhir Novem ber jumlah turis mancanegara yang berlibur di Banyuwangi tembus 75.000, padahal target 2016 sebanyak 45.000. Rata-rata, kata dia wisatawan berburu keindahan Gunung Ijen. Sedangkan wisatawan domestik di tahun 2016 tembus 2,7 juta dari target 2,3 juta. ”Liburan akhir tahun hingga tahun baru semakin menambah daftar kunjungan wisatawan ke Banyuwangi. Akhir Januari akan kami rekapitulasi semua,” tegas Bramuda. (kmb30)
Pertahankan Ciri Khas
Nyoman Sutrisna
KABUPATEN Buleleng tak hanya kental akan keindahan alamnya. Dibalik itu, daerah yang dikenal sebagai bumi Panji Sakti ini juga memiliki ukiran yang sangat khas. Berbeda dengan daerah lain di Bali. Ditengah zaman yang semakin modern, warisan leluhur itu harus dipertahankan. “Ukiran Buleleng sangat khas. Memiliki karakter tersendiri. Itu patut dipertahankan,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng Nyoman Sutrisna, Minggu (1/1). Guna mempertahankan itu, pemerintah memiliki peran yang sangat penting. Pada bangunan dinas ukiran itu perlu ada, meskipun hanya dibeberapa bagian. Ukiran ini juga perlu diaplikasikan pada akomodasi pariwisata. Hal tersebut diyakini akan mampu menjadi sebuah daya tarik wisatawan karena memiliki sisi berbeda dengan akomodasi di wilayah lain. “Untuk mempertahankan, setiap bangunan bisa diisi itu. Meskipun tak secara menyeluruh,” katanya. Mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Buleleng ini menyebutkan pelestarian ukiran itu juga telah dilakukan dengan menggencarkan pelatihan di masyarakat. Hal ini juga secara tidak langsung mampu menjadi sumber penghasilan baru. “Beberapa masyarakat sudah dibina untuk menekuini ini,” pungkasnya. (sos)
Masyarakat Diharapkan Tertib Lalu Lintas Denpasar (Bali Post) Kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dinilai masih kurang. Meski berbagai terobosan telah dilakukan Ditlantas Polda Bali, baik itu sosialisasi, pemasangan spanduk maupun lainnya, namun hal itu belum memaksimalkan masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Made Sudana, Senin (2/1) kemarin mengatakan pihaknya sangat berharap bahwa masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas. Itu pun meski tidak pada saat operasi kepolisian. Hal ini menurut Sudana sangat penting guna kenyamanan, keamanan dan keselamatan masyarakat dalam berkendara. “Jangan hanya tertib ketika pihak kepolisian menggelar operasi saja. Tertib lalu lintas itu harus menjadi budaya dalam masyarakat,” jelas mantan Kapolresta Denpasar ini. Dikatakan pihaknya memang akan terus melakukan terobosan-terobosan untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya. “Target kita masyarakat agar tumbuh kesadarannya dalam tertib berlalu lintas,” ucapnya. Meski baru menjabat sebagai Dirlantas Polda Bali, Kombes Agung Sudana mengaku sudah mempunyai sejumlah terobosan. Seiring berjalannya waktu, nantinya terobosan tersebut akan direalisasikan. “Yang jelas kami imbau masyarakat pengguna kendaraan supaya tertib berlalu lintas. Artinya, jangan parkir di badan jalan, gunakan sabuk pengaman dan lainnya,’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakan, selain pengguna
kendaraan bermotor, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pemilik toko, restoran, dan lainnya yang ada di pinggir jalan. Ia meminta para pemilik perusaha tersebut agar memiliki tempat parkir yang representatif. Artinya, agar para pelanggan mereka tidak parkir di badan jalan yang tentunya akan mengganggu kenyamanan penggendara lainnya. (kmb21)
Bali Post/udi
PELABUHAN KETAPANG - Polisi melakukan pengamanan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, belum lama ini.
Penangkapan 76 Wanita Asal Tiongkok
Dampak Negatif Kebijakan Bebas Visa Jakarta (Bali Post) Kebijakan bebas visa bagi 169 negara, termasuk di antaranya Tiongkok atau Cina kembali dipersoalkan. Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf berpendapat penangkapan 76 wanita asal Tiongkok sebagai pekerja di sejumlah tempat hiburan di Jakarta merupakan dampak kebijakan bebas visa tersebut. “Itu yang saya bilang dampak negatif jika bebas visa diberlakukan,” kata Dede Yusuf di Jakarta, Senin (2/1) kemarin. Dia mengakui ada banyak dampak negatif dari kebijakan pemerintah tersebut. Meskipun kebijakan tersebut hanya menyasar un-
tuk wisatawan mancanegara. Namun faktanya kebijakan tersebut banyak disalahgunakan untuk mencari kerja di Indonesia. “Banyak hal negatif lain, seperti peredaran narkoba, prostitusi, kejahatan syber, pertanian hingga tenaga kerja ilegal dalam banyak industri,” imbuhnya. Untuk itu, dia meminta pemerintah tegas dalam menangani keimigrasiani. Ia juga menduga ada sindikat di balik semua penyalahgunaan visa oleh tenaga kerja asing di Indonesia. “Yang perlu ditindak tegas mestinya adalah perusahaan atau sponsor yang memasukkan mereka,”
kata mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu. Seperti diketahui, pihak imigrasi menangkap 76 wanita asing yang bekerja di sejumlah tempat hiburan. Dari jumlah tersebut terbanyak dari Tiongkok. Penangkapan tersebut hasil razia petugas dari Direktorat Jenderal Imigrasi di sejumlah tempat hiburan malam di Jakarta saat malam pergantian tahun pada Sabtu (31/12) lalu. Para wanita itu bekerja secara ilegal di Indonesia. Pelanggaranya beragam, ada yang tanpa paspor, menyalahgunakan izin tinggal (visa), masa izin tinggal sudah habis dan lain-lain. Mereka rata-ra-
ta bekerja sebagai terapis, pemandu lagu karaoke dan bahkan ada yang menjadi pekerja seks komersial (PSK). Menurut pernyataan Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Imigrasi Yurod Saleh, para perempuan yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial mematok tarif Rp 2,8 juta hingga Rp 5 juta per malam. Mereka berusia sekitar 18-23 tahun. Yurod mengatakan penangkapan itu adalah rekor operasi serupa selama ini. Tidak hanya karena jumlahnya yang cukup banyak, tetapi hampir semuanya berkebangsaan Tiongkok atau Cina. (kmb4)
Terkait Terbakarnya KM Zahro Express
Hasil Investigasi KNKT Harus Objektif Jakarta (Bali Post) Kebakaran kapal wisata (KM) Zahro Express yang menewaskan 23 orang penumpangnya, Minggu (1/1) lalu dinilai sebagai bentuk pelanggaran Standard Operating Prosedure (SOP) pemilik kapal, nakhoda dan anak buah kapal (ABK). Insiden tersebut menambah daftar sejumlah pelanggaran prosedur keselamatan penumpang selama ini. Ketua DPR Setya Novanto mengakui insiden kecelakaan kapal seringakali terjadi. Namun ia meminta agar semua pihak tidak membuat kesimpulan sendiri, tetapi mempercayakannya kepada pihak berwenang. “Tentu saja, inilah ujian bagi kita semua. Meski demikian, di balik semuanya seluruh pihak seharusnya menyerahkan
penanganan kepada yang berwenang, baik dari kepolisian, KNKT maupun Basarnas,” kata Setya Novanto, Senin (2/1) kemarin. Setya Novanto juga meminta agar informasi dan hasil investigasi dari KNKT harus objektif, sehingga masyarakat tidak mengedepankan prasangka dan praduga yang kontraproduktif. Sejauh ini ia meyakini kebenaran dari penjelasan Kementerian Perhubungan bahwa KM Zahro Express layak beroperasi. “Benar terjadi insiden yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka serta korban hilang yang belum ditemukan hingga saat ini. Tapi itu semua tentu memerlukan penelitian dan penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya. Wakil Ketua DPR-RI Tau-
fik Kurniawan mengakui kemungkinan adanya pelanggaran prosedur sehingga menimbulkan terjadinya kebakaran kapal. Karena dari hasil penyelidikan sementara KNKT, KM Zahro Express menggunakan alat pendingin (AC) yang menggunakan sumber tenaga dari aliran listrik. Padahal untuk jenis dan kategorinya, KM Zahro Express yang hampir keseluruhan kapalnya berbahan kayu hanya dibolehkan menggunakan pendingin alami atau dari hembusan angin dari laut saja. Ia mengaku kecewa karena dari hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan disebabkan karena adanya pelanggaran prosedur tersebut. “Harus dilakukan audit menyeluruh untuk mencari
tahu di mana kelemahannya. Insiden seperti ini bukan kali pertama terjadi dan kita berharap tidak terjadi lagi,” ujar Taufik. Sementara itu, Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis mengatakan dewan mencermati beberapa persoalan menyangkut keselamatan pengguna transportasi. Selain insiden terbakarnya kapal Zahro Express, pihaknya juga menyesalkan insiden pilot mabuk saat bertugas menerbangkan pesawat Citilink QG-800 rute Surabaya-Jakarta. Meski tak ada korban dalam insiden tersebut, namun insiden pilot mabuk tersebut telah memberi dampak negatif psikologis masyarakat pengguna transportasi pesawat udara. (kmb4)
’’Ngejuk’’ Lele Meriahkan Tahun Baru
Kombes Pol. A.A. Made Sudana
Singaraja (Bali Post) Sebanyak 37 anak-anak di Desa Girimas Kecamatan Sawan mengikuti lomba menangkap (ngejuk -red) lele Senin (2/1) kemarin. Lomba ini digelar pertama kalinya oleh pemerintah desa setempat serangkaian perayaan tahun baru 2017. Sorak sorai peserta dan penonton membuat lomba makin meriah. Pengendara
yang hendak melintas di ruas jalan desa tersebut berhenti untuk ikut menonton karena penasaran dengan lomba yang cukup unik tersebut. Puluhan peserta mempersiapkan taktik agar dapat menangkap 25 kilogram lele yang sudah ditebar di sawah milik Wayan Lecir. Sebelum lomba, peserta berjejer di pematang sawah.
Begitu aba-aba tanda dimulai, peserta berlari menuju tengah sawah untuk mencari lele. Mereka harus bersusah payah menangkap lele menggunakan tangan kosong. Salah seorang peserta Wayan Saputra menuturkan, lomba ini diikuti karena spontanitas dalam memeriahkan perayaan Tahun Baru 2017. Selain itu, acara
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
tersebut dilakukan untuk meningkatkan keakraban sesama warga sekaligus mengenalkan potensi lokal. Dari lomba ini diharapkan membangkitkan keinginan warga membudidayakan lele. Apalagi, di desanya cocok dibudidayakan lele. “Selain untuk hiburan, lomba ini membangkitkan potensi lokal utamanya budi daya lele,” jelasnya. (kmb38)
OPINI
6
Selasa Pon, 3 Januari 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Pembangunan Harus Aspiratif dan Partisipatif
TUJUAN pembangunan tentu sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat. Karena itu pula, dalam tiap pembangunan diharapkan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama di wilayah atau tempat pembangunan itu dilaksanakan. Agar manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan masyarakat, sudah tentu keterlibatan atau partisipasi masyarakat dalam pembangunan itu menjadi sebuah keharusan. Untuk mencapai tujuan pembangunan tersebut, haruslah dimulai sejak dari perencanaan yang terbawah, yakni tingkat desa. Selama ini, dalam teorinya hal itu dilaksanakan lewat musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Desa. Musrenbang Desa merupakan forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) desa untuk menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP) tahun anggaran yang direncanakan (ensiklopedia). Musrenbang Desa dilaksanakan setiap bulan Januari dengan mengacu pada RPJM (rencana pembangunan jangka menengah) desa. Setiap desa diamanatkan untuk menyusun dokumen rencana 5 tahunan, yaitu RPJM Desa dan dokumen rencana tahunan, yaitu RKP Desa. Musrenbang desa merupakan forum perencanaan (program) yang dilaksanakan oleh lembaga publik, yaitu pemerintah desa, bekerja sama dengan warga dan para pemangku kepentingan lainnya. Musrenbang yang bermakna akan mampu membangun kesepahaman tentang kepentingan dan kemajuan desa, dengan cara memotret potensi dan sumber-sumber pembangunan yang tidak tersedia baik dari dalam maupun luar desa. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2007, Rencana Kerja Pembangunan Desa yang selanjutnya disingkat RKP-Desa merupakan dokumen perencanaan untuk periode satu tahun dan merupakan penjabaran dari RPJM-Desa yang memuat rancangan kerangka ekonomi desa, dengan mempertimbangkan kerangka pendanaan yang dimutakhirkan, program prioritas pembangunan desa, rencana kerja dan pendanaan serta prakiraan maju. Baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah desa maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat dengan mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan RPJM-Desa. Dokumen RKPDesa ini kemudian menjadi masukan (input) penyusunan dokumen APB Desa dengan sumber anggaran dari Alokasi Dana Desa (ADD), Pendapatan Asli Desa (PA Desa), swadaya dan pastisipasi masyarakat, serta sumber-sumber lainnya yang tidak mengikat. Hasil Musrenbang Desa ini selanjutnya dibawa ke Musrenbang Kecamatan, lanjut ke Musrenbang Kabupaten, Musrenbang Provinsi dan Musrenbang Nasional (buttom up). Kegiatan Musrenang ini lebih dominan dilaksanakan pihak eksekutif, sementara pihak legislatif menyerap aspirasi masyarakat tentang usulan pembangunan lewat reses. Harapannya, pembangunan yang dilaksanakan benar-benar berdasarkan aspirasi masyarakat (aspiratif) dan lebih banyak melibatkan partisipasi masyarakat (partisipatif). Namun pada praktiknya, banyak usulan kegiatan skala desa yang dibawa ke Musrenbang Kecamatan tidak dapat diakomodir oleh program supra desa terutama SKPD. Mengingat, usulan yang dibawa dari desa ke atas semestinya bukan kegiatan skala desa, tapi kegiatan skala kecamatan atau kabupaten. Karena itu pula, sering kali terjadi kesulitan dalam memilah antara kegiatan skala desa dengan skala kabupaten. Akibatnya, muncul usulan kegiatan baru yang dibawa peserta Musrenbang yang tidak mengikuti proses sebelumnya. Di sisi lain, SKPD dan anggota DPRD belum terlibat sehingga usulan untuk skala kabupaten kadang tidak sinkron dengan Rancangan Renstra SKPD. Di pihak lain, pemerintah pusat sendiri telah pula mempunyai prioritas-prioritas dalam rencana pembangunan yang akan dilaksanakan. Salah satunya seperti termuat dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Salah satu yang menonjol, upaya untuk menarik investor agar menanamkan modalnya dalam pembangunan. Ini terlihat dari berbagai proyek-proyek pemerintah pusat di daerah yang sangat jelas dan tegas bersifat top down. Dalam konteks ini, terkadang aspirasi dan partisipasi masyarakat sering terabaikan. Dampaknya, sering kali berbagai proyek pemerintah pusat ini mendapat penolakan dari masyarakat di mana proyek itu akan dilaksanakan. Ini terlihat dari beberapa kasus pembangunan beberapa waktu terakhir, yang justru memunculkan konflik antara pemerintah dengan masyarakat ataupun pihak investor dengan masyarakat. Di Bali salah satu contohnya adalah rencana reklamasi Teluk Benoa yang mendapat perlawanan keras dari elemen masyarakat Bali. Hal sama terjadi pada beberapa proyek pembangunan di beberapa daerah, seperti reklamasi Teluk Jakarta, proyek pembangunan pabrik pengolahan semen di Jawa Tengah, pembangunan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka dan beberapa proyek lainnya di Indonesia. Bercermin dari berbagai konflik antara masyarakat dengan negara dan investor dalam pembangunan ini, perlu ada benang penyambung antara apa yang menjadi aspirasi masyarakat dalam Musrenbang dengan apa yang direncanakan pemerintah dalam MP3EI. Untuk itu, sangat diperlukan koordinasi dan sosialisasi lewat komunikasi yang intens antara pemerintah, investor dan masyarakat yang sebenarnya menjadi sasaran dan tujuan pembangunan itu sendiri. Aspirasi dari buttom up perlu disinkronisasikan dengan rencana pembangunan pemerintah pusat, sementara kebijakan pembangunan pemerintah pusat (top down) harus disosialisasikan dengan benar ke masyarakat tingkat terbawah. Tanpa itu, sia-sialah pembangunan yang dilaksanakan dengan tujuan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat karena malah menimbulkan konflik dan menuai penolakan dari masyarakat yang menjadi sasaran pembangunan itu sendiri. Masyarakat setempatlah yang tahu persis apa yang mereka perlukan sesuai kondisi dan kearifan lokal yang mereka pegang selama ini.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pelajaran dari Banjir Bedugul
Menjelang akhir tahun 2016, sebagai krama Bali saya merasa prihatin dengan fakta dan informasi yang menyebutkan kawasan Bedugul diterjang banjir bandang. Terlebih banjir ini meluas hingga ke daerah Badung dan Denpasar sebagai daerah lintasan air dari hulu. Namun, yang membuat saya prihatin adalah banjir ini juga menghancurkan Pura Teratai Bang. Ini tentu patut menjadi pelajaran bersama, bahwa ketika kita lengah menjaga kawasan hulu maka bencana datang setiap saat. Untuk itu, saya mohon kepada pemegang kebijakan, pemodal dan pejabat tinggi yang biasanya mendapat kewenangan lebih dalam mengelola ‘’haknya’’ jangan lagi menjadikan kawasan ini daerah bisnis. Mari kita jaga kawasan Bedugul sebagai daerah resapan air. Ini penting diperhatikan mengingat ketika terjadi bencana yang menjadi korban adalah rakyat kecil. Kebun hancur dan tempat suci porak-poranda. Hal lain yang ingin saya sampaikan adalah mari kita belajar dari banjir di kawasan Bedugul. Sebagai daerah yang relatif masih hijau ternyata kawasan ini tak memiliki daerah lintasan air yang memadai. Ketika banjir lumpur menerjang jalan dan pemukiman maka yang tersisa hanya kehancuran. Mari kita jaga alam Bali dengan arif. Masalahnya ketika kerusakan yang terjadi makin parah, dampaknya menimbulkan masalah bagi kehidupan penduduk Bali. Putu Suarya Badung, Bali
Delegitimasi Publik terhadap Pembangunan Pembangunan menjadi salah satu sektor yang diprioritaskan oleh dua rezim terakhir baik di era SBY dan Jokowi. Untuk mempercepat pembangunan di Indonesia pemerintahan era SBY menerbitkan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Mulai tahun 2011 hingga 2014 terdapat 352 penyebaran proyek baik dalam sektor riil maupun infrastruktur yang semuanya dinaungi dalam MP3EI (Kemensesneg, 2014). Pada era Jokowi meskipun sempat terjadi prokontra tentang keberlanjutan MP3EI, namun seluruh proyek di bawah MP3EI tetap dijalankan.
Oleh Bagus Nuari Harmawan ntuk mempercepat pelaksanaan pembangunan, pemerintah membuat peraturan tentang penataan tata ruang yang memberikan wilayah bagi proyek-proyek pembangunan dan secara tidak langsung untuk menarik investor agar menanamkan modalnya dalam pembangunan. UU No. 26 Tahun 2007 menjadi acuan dalam penataan ruang mulai dari lingkup RTWN (PP No. 26/2008) sampai Perda RTRW Kabupaten/Kota. Fungsi dari penataan ruang adalah sebagai pedoman tentang kawasan yang nantinya difungsikan sebagai wilayah lindung maupun wilayah yang digunakaan untuk pemberdayaan ekonomi. Pada lingkup operasionalnya peraturan tentang tata ruang harus dikaitkan dengan produk kebijakan pembangunan di berbagai tingkatan sehingga menghasilkan output yang riil. Jika menengok beberapa kasus pembangunan beberapa waktu terakhir, hadirnya perubahan tata ruang berupa pembangunan infrastruktur, reklamasi dan pembangunan kawasan industri menghadirkan konflik antara pemerintah dengan masyarakat ataupun swasta dengan masyarakat. Kasus Reklamasi Jakarta dan Teluk Benoa menjadi salah satu sampel ketika perubahan struktur tata ruang mendapatkan pertentangan dari masyarakat. Pada kasus reklamasi Teluk Jakarta, nelayan dan pegiat lingkungan menolak pembangunan reklamasi karena aspek
U
lingkungan dan risiko hilangnya mata pencaharian nelayan di sekitar teluk akibat dampak pembangunan. Penolakan juga terjadi pada kasus reklamasi Teluk Benoa ketika masyarakat yang tergabung dalam ForBALI, Desa Adat, dan Walhi memprotes reklamasi Teluk Benoa yang akan berdampak pada kondisi usaha wisata skala kecil di sekitar Benoa, rusaknya lingkungan dan pertentangannya dengan kosmologi masyarakat Bali. Di Jawa Tengah, proyek pembangunan pabrik pengolahan semen oleh PT Semen Indonesia menuai protes dari masyarakat. Melalui bantuan Walhi, masyarakat Kendeng mengajukan tuntutan ke MA untuk membatalkan izin pembangunan pabrik. Putusan MA pada 5 Oktober 2016 lalu memenangkan gugatan PK yang diajukan petani Rembang dan Yayasan Wahana lingkungan hidup (Walhi) terhadap PT Semen Gresik. Untuk mengawal putusan MA, pada tanggal 5 Desember 2016 sekitar 300 warga Rembang dan Pati yang tergabung dalam JMPKK melakukan jalan kaki sejauh 150 km dari Rembang ke Semarang untuk menuntut Gubernur Jawa Tengah membatalkan izin lingkungan. Pada 17 November yang lalu, pembangunan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka yang menjadi prioritas MP3EI juga menuai konflik. Terjadi perlawanan dari warga sekitar Kertajati ketika pemerintah menurunkan aparat untuk mengukur tanah seluas 735 hektar dari total 1.800 hektar yang akan dibangun.
Perlawanan oleh warga dilakukan karena menganggap bahwa belum terjadi kesepakatan yang jelas antara pemilik tanah dengan pemerintah tentang penggunaan lahan untuk pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat. Efek dari pertentangan ini, beberapa warga ditangkap oleh pihak keamanan karena dituduh melakukan kerusuhan. Pertentangan antara pemerintah dengan masyarakat dalam beberapa proyek pembangunan di atas memperlihatkan adanya sikap delegitimasi dari masyarakat kepada pemerintah maupun investor yang memegang hak tender. Memang konflik yang terjadi dilandasi motif yang beragam, mulai isu lingkungan, adat hingga masalah lahan. Hadirnya konflik menunjukan sinyalemen bahwa pemerintah gagal dalam membaca kondisi lingkungan pada tahap implementasi kebijakan. Padahal penentuan suksesnya implementasi kebijakan pembangunan tidak terlepas dari aspek eksternal yang terdiri atas dukungan masyarakat, civil society maupun kelompok kepentingan (Calista, 1994). Gambaran pembangunan infrastruktur maupun kawasan industri seperti yang telah dideskripsikan di atas memperlihatkan sikap dominan negara terhadap pelaksanaan pembangunan dan memberikan kesempatan yang luas kepada pihak swasta untuk menjalankan tender. Pola pelaksanaan pembangunan seperti itu, memberikan ruang yang minim kepada masyarakat untuk menyuarakan aspiras-
inya terhadap pelaksanaan pembangunan. Tidak jarang tuntutan penolakan dari masyarakat berujung pada penangkapan oleh aparat keamanan seperti yang terjadi terhadap aktivis ForBALI karena diduga tidak menghormati bendera Merah Putih saat longmarch turun jalan untuk memprotes reklamasi Teluk Benoa dan beberapa masyarakat Kertajati yang dianggap melawan saat mempersoalkan pengukuran tanah sepihak oleh pemerintah dalam rencana pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat. Tindakan represif dari negara dan munculnya dominasi swasta dalam kasus pembangunan membuat masyarakat maupun civil society membentuk sebuah sikap oposisi. Gerakan perlawanan itu dimanifestasikan dalam wujud kelompokkelompok adat, kelompok masyarakat asli hingga komunitas berbasis agama ketika ruang aspiratifnya semakin minim. Sikap oposisi dilakukan untuk membuka ruang dialog, kontrol kebijakan hingga upaya untuk mendapatkan legitimasi dari pemerintah ketika putusan hukumnya memenangkan masyarakat. Pertentangan antara masyarakat dengan negara dan swasta memperlihatkan perlunya evaluasi pelaksanaan kebijakan tata ruang ketika berdampak negatif terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya. Pada perspektif pembangunan yang propasar seperti sekarang, diperlukan 3 aspek pertimbangan dalam menjalankan praktik kebijakanya yang mencakup rasionalitas administrasi, ekonomi dan deliberatif sehingga terjadi keseimbangan dalam mendefinisikan tata kelola lingkungan (Kronsell et.al,2010). Namun, kenyataan di lapangan masih memperlihatkan wajah yang lain, seolah hanya rasionalitas ekonomi saja yang diperhatikan dalam menggenjot pembangunan. Rasionalitas administrasi dan deliberatif seolah hanya syarat normatif yang cukup dipenuhi secara tekstual. Penulis, alumnus FISIP Universitas Jember dan pengurus Presidium HMI Cabang Jember
POJOK
Suara Mahasiswa Bijak Berinternet untuk Antisipasi Pornografi Seiring dengan derasnya arus globalisasi dan modernisasi yang merasuk ke tanah air, dewasa ini kita dihadapkan pada beragam kemudahan, sekaligus ancaman, apabila kita tidak bijak dalam menyikapi ragam kemudahan yang ditawarkan oleh kemajuan zaman ini. Satu contoh paling nyata dari asumsi di atas adalah saat kita berbicara tentang: Internet. Pornografi adalah satu jenis pelanggaran norma yang mudah tersebar dan diakses lewat internet. Inilah salah satu biang masalah yang menjadi persoalan bangsa belakangan ini, seiring denganmerebaknyatindakkejahatanseksualyang dirangsangolehkonten-kontenporno.Dalamhalini, generasimuda,tentuharusmenjadiprioritasuntuk dibentengi (diselamatkan) dari “virus” yang dapat melahirkan beragam penyakit moral-sosial ini. Mengutip Abdul Wahab dalam tulisannya di sebuah media lokal (6/10/15), hasil penelitian dari Sexual Recovery Institute, yang menunjukkan suatufaktabahwatopikNo.1yangdicaripengguna internetadalahmasalahseks(pornogafi).Studilainnya dari MSNBC/Stafford/Duquese menunjukkan bahwa 60% kunjungan internet mengarah kepada situs-situs porno yang jumlahnya mencapai 420 juta situs yang dapat diunggah secara bebas. Data tersebut menggambaran betapa dahsyatnya virus pornografi melalui internet yang menjangkiti umat manusia, terutama bagi anak dan remaja. Hal ini tentu sangat berbahaya dan mengkhawatirkan, mengingat dampak kerusakan mental (psikologis), akal dan moral, yang bisa dihasilkan oleh virus pornografi ini. Apalagi ketika kita melihat kenyataan bahwa kasus kejahatan seksual yang menimpa negeri ini cenderung semakin marak, dan menjerat berbagai usia. Bagi kesehatan (dan kewarasan) anak, menurut Psikolog Elly Risman, diketahui bahwa dampak pornografi bagi anak-anak sangatlah mengkhawatrikan, karena dapat menyebabkan kerusakan otak permanen di bagian Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Pree Frontal Cortex (PFC) yang notabene merupakan tempat (berfungsi) mengatur
Oleh Ridwan Nanda Mulyana manajemen diri. Sebab, PFC adalah pusat nilai, moral, dan perencanaan ke depan. Data menunjukkan, Hasil survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terhadap perilaku seks seribu remaja usia 14-18 tahun di Jakarta, Surabaya, dan Bandung pada 2010 lalu, mengungkapkan fakta yang sungguh memprihatinkan. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa 32% di antara anak-anak dan remaja Indonesia tercatat sudah pernah melakukan hubungan seksual, 21,2% dari responden remaja putri pernah melakukan aborsi, dan 50% remaja yang disurvei mengaku pernah bercumbu atau melakukan oral seks. Kita tentu sepakat, pornografi adalah salah satu jenis kejahatan atau tindak penyimpangan norma yang sangat berbahaya, sebab selain merusakmentaldanakalmanusia,pornografijuga dapat melahirkan beragam jenis kejahatan yang lain, khususnya yang terkait dengan kejahatan seksualitas. Untuk itu, pornografi memang mutlak harus kita lawan! Dalam hal ini, penting kiranya bagi kita untuk bisa bersikap bijak dalam menggunakan internet. Sebab, sekali pun pornografi juga bisa didapat selain dari media internet, namun internet merupakan media yang paling efektif dalamaksesdanpenyebarankonten-kontenporno. Di sini, segenap komponen bangsa mutlak harus bertindak, utamanya untuk melindungi generasi bangsa dari kejahatan jenis ini, yang setidaknya dapat dilakukan oleh dan lewat empat hal. Pertama, pemerintah. Pada konteks ini, peran utamapemerintahtentusajamencegahdanmenindaktindakpembuatandanpenyebarluasankontenkontenporno,khususnyadenganmembuatregulasi yang ketat, serta menghukum dengan tegas dan adil para pelakunya, agar menimbulkan efek jera dan rasa keadilan masyarakat dapat ditegakkan. Kedua, lembaga pendidikan. Dalam hal
ini, menurut hemat penulis, upaya melawan pornografi setidaknya dapat bertumpu pada tiga aspek pembelajaran: (1) pendidikan literasi, dimana siswa/i mesti dididik perihal sikap yang harus diambil dalam memilah, memilih dan menggunakan informasi di internet, sehingga siswa/i dapat sadar dan paham, konten atau informasi mana saja yang boleh dan tidak boleh untuk diakses. (2) pendidikan biologi dan kesehatan, yang terkait dengan dampak buruk yang ditimbulkan dari pornografi terhadap diri atau kesehatan otak mereka, (3) pendidikan agama dan moral. Ini lah yang sejatinya sangat penting, yakni aktualisasi dari ajaran agama dan pembentukan moral. Sebab, lewat ajaran agama dan moral, dengan sendirinya manusia akan “tahu batas”: mana yang baik dan buruk, serta mana boleh dan tidak boleh mereka perbuat. Ketiga, masyarakat. Dalam hal ini, setidaknya ada dua peran dan tanggung jawab penting yang harus diemban oleh masyarakat: (1) kembali menguatkan (menginternalisasikan) nilainilai atau norma sosial/budaya yang berlaku dalam masyarakatnya, (2) mencegah atau tidak membiarkan praktik pornografi meluas. Contoh kecil namun nyata, misalnya dengan menjalin komitmen dengan setiap warung internet (warnet) untuk mengawasi setiap pelanggannya dan memblokir situs porno, serta mensosialisasikan tentang bahaya pornografi yang bisa memberikan dampak buruk bagi pribadi dan institusi sosial, khususnya generasi muda sebagai penerus keberlangsungan masyarakat dan bangsa ini. Keempat, keluarga. Peran dan tanggung jawab dari institusi paling inti inilah yang sangat penting, apalagi dalam konteks menjaga anak-anak Indonesia dari pengaruh pornografi. Sebab, fungsi pengawasan dan bimbingan dari keluarga (khususnya peran dari orangtua) sangatlah menentukan. Janganlah sampai anakanak dibuat bebas sebebas-bebasnya dalam mengakses internet atau memainkan gadget. Penulis, mahasiswa S-1 Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro
Di Bali, lulusan perguruan tinggi paling banyak menganggur. - Pilih-pilih pekerjaan rupanya. *** Sejumlah rumah sakit swasta putuskan kerja sama dengan BPJS. - Yang rugi rakyat kecil. *** Langgar disiplin, KSOP Muara Angke Jakarta diberhentikan. - Perlu dibiasakan.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
JALAN BERLUBANG Pengendara mesti berhati-hati melintas di dekat sebuah lubang yang tergenang air di Jalan Pasar Anyar, dekat simpang tiga Jalan Cargo Permai, Senin (2/1) kemarin. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Selasa Pon, 3 Januari 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Bali Post/wan
GEROBAK - Sejumlah pedagang Pasar Senggol Batubulan, Gianyar melakukan persiapan untuk berjualan dengan membawa gerobak yang berisi barang dagangan, Senin (2/1) kemarin.
Disnaker Bali Tak Terbitkan IMTA Baru
Bali Post/kmb36
DITAHAN - Setelah ditangkap di Kuta, sindikat bobol ATM asal Turki ditahan di Mapolresta Denpasar.
Dalami Sindikat Bobol ATM
Polresta Undang Ahli IT dari Jakarta
Denpasar (Bali Post) Pengembangan pengungkapan kasus bobol ATM sindikat asal Turki terus dilakukan Sat. Reskrim Polresta Denpasar. Walau pemeriksaan terhadap tersangka Hikmet Ozturk (46), Ali Riza Gorsoy (38), dan Ulvi Turker (30) belum maksimal karena terkendala bahasa, penyidik terus melengkapi berkas perkaranya. “Kami akan mengundang ahli IT dari Jakarta. Kalau tidak ada halangan, hari Rabu (besok -red) mereka datang,” ujar Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard, Senin (2/1) kemarin. Hal itu dilakukan, kata Reinhard, untuk memperkuat alat bukti dalam berkas perkaranya. Hingga saat ini, pihaknya masih mengupayakan penerjemah yang bisa Bahasa Turki. “Kami masih koordinasi dengan konsulatnya,” tegasnya. Apakah sudah ada informasi dari bank terkait kerugiannya? “Sampai saat ini belum. Hasil koordinasi kami dengan BNI, hari Rabu pihak bank bersangkutan hadir di Mapolresta,” tandas mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Sebelumnya, tim Jatanras Sat. Reskrim Polresta Denpasar menangkap sindikat bobol ATM asal Turki, Hikmet Ozturk (46), Ali Riza Gorsoy (38), dan Ulvi Turker (30), Rabu (28/12) lalu. Mereka ditangkap di ATM Mambership BNI di Jalan Dewi Sri, Kuta dan dua hotel di Kuta. Awalnya, tiga karyawan BNI disuruh pimpinannya melakukan pengintaian di ATM Mambership BNI di Jalan Dewi Sri, Kuta, karena ada informasi ditemukan sebuah scammer yang terpasang di ATM tersebut. Sesampai di lokasi dan dilakukan pengecekan oleh Oka Putra, karyawan BNI menemukan scammer yang bukan milik bank. Sekitar pukul 20.35 wita, datang seorang turis asing yang mencurigakan pura-pura menelepon lalu masuk ke toko. Setelah itu datang lagi turis asing dan langsung masuk ke ATM BNI lalu mengambil scammer serta dimasukan ke dalam bajunya. (km36)
Denpasar (Bali Post) -
Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) di Bali masih ada sekitar 1.433 di provinsi dan 660 di kabupaten. Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali I Ketut Wija mengatakan, baik provinsi maupun kabupaten sampai saat ini tidak menerbitkan IMTA baru. Namun, sebatas memperpanjangnya. “Kami di kabupaten dan provinsi tidak menerbitkan IMTA baru, hanya IMTA perpanjangan. Tren jumlah tenaga kerja asing itu khusus di Bali dari tahun ke tahun stabil sekitar 2.100. Tidak ada peningkatan yang signifikan walaupun sekarang eranya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Tetap sekitar itu, naik turun sedikit,” jelasnya di Denpasar, Senin (2/1) kemarin. Wija menambahkan, IMTA
diterbitkan oleh Kementerian Tenaga Kerja atas pengajuan perusahaan yang akan mempekerjakan tenaga kerja asing. Perusahaan harus membuat Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Asing untuk pekerjaan atau keahlian apa saja. Kementerian Tenaga Kerja lalu mengeluarkan izin sesuai dengan masa kerja tenaga asing. “Apa 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun. Setelah keluar itu, setiap tahun dia harus
memperpanjang. Untuk tenaga kerja asing yang kerjanya lintas provinsi, perpanjangan IMTAnya di pusat. Untuk tenaga kerja yang lintas kabupaten, perpanjangan IMTA-nya di provinsi. Untuk pekerja yang hanya di satu kabupaten, itu perpanjangan IMTA-nya di kabupaten,” paparnya. Menurut Wija, tenaga kerja asing di Bali terbanyak berkewarganegaraan Cina sejumlah 300 orang. Dari jumlah itu, 200-
Perpanjang Lama Tinggal Wisatawan
Destinasi akan Ditambah dan Dibenahi
Denpasar (Bali Post) Lama tinggal atau length of stay wisatawan mancanegara belakangan menjadi persoalan dalam pariwisata Bali. Sebab, telah terjadi penurunan lama tinggal bila dibandingkan dulu. Kendati sebetulnya ada peningkatan angka kunjungan wisatawan. Seperti tahun 2016, kunjungan sudah melebihi target hingga 30% di bulan November. “Lama tinggal wisatawan masih tiga hari, jadi sampai dengan November itu sudah melebihi target 4,4 juta. Menunggu data Desember saja. Sampai November ada peningkatan 30%. Jadi, prediksi saya sekitar 4,8 juta sampai Desember,” ujar Kepala Dinas
Pariwisata Bali A.A. Gede Yuniartha Putra di Denpasar, Senin (2/1) kemarin. Yuniartha mengakui lama tinggal wisatawan mancanegara di Bali memang tidak seperti dulu, hingga 5 bahkan 7 hari. Bali sendiri juga tidak bisa menutup diri untuk tidak menyebarkan wisatawan ke provinsi-provinsi yang lain. Artinya, wisatawan yang datang ke Bali saat ini juga pergi ke luar Bali, hingga mengurangi lama tinggalnya di Pulau Dewata. “Mereka mau ke mana lagi, itu dari Bali. Sekarang kita sedang berusaha untuk meningkatkan destinasi-destinasi yang ada di Bali. Jadi menambah destinasi, kemudian memperbaiki infrastruktur, sudah gitu
memperbagus yang sudah ada. Itu yang kita coba nanti untuk memperpanjang length of stay,” jelasnya. Upaya ini, lanjut Yuniartha, memerlukan kerja sama dengan kabupaten/kota karena destinasi ada di kabupaten/ kota. Melalui rapat koordinasi, pihaknya sudah menekankan pada kabupaten/kota untuk menambah destinasi dan memperbarui destinasi yang sudah ada. “Promosinya nanti selain ada bantuan dari Kementerian Pariwisata, juga bekerja sama dengan travel agent. Kemudian IT juga saya coba kembangkan, agar destinasi kita bisa dipromosikan lewat youtube dan website,” tandasnya. (kmb32)
an orang di antaranya bekerja di Celukan Bawang, Buleleng. Mengingat, infrastruktur listrik yang dibangun di sana keseluruhan modalnya berasal dari negeri Tirai Bambu. Selain Cina, ada pula dari Australia 203 orang, Prancis 174 orang, Jepang 155 orang, Inggris 133 orang, dan Amerika 115 orang. “Itu yang 6 besar, berikutnya ada dari Jerman 78 orang, Belanda 71 orang, dan seterusnya. Hampir seluruh kewarganegaraan ada,” imbuhnya. Sejauh ini, lanjut Wija, pihaknya belum menemukan adanya tenaga kerja asing ilegal. Kendati sudah ada banyak keluhan, utamanya dari sektor pariwisata menyangkut
guide ilegal. Namun, pengawasan tetap dilakukan oleh tim yang terdiri atas Dinas Tenaga Kerja, Kepolisian, Kejaksaan, dan Imigrasi. “Kalau kami di Disnaker, kami memiliki 24 pengawas tenaga kerja. Baik mengawasi tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja asing. Tapi namanya saja ilegal memang sangat sulit untuk dilakukan penangkapan. Kalau memang masyarakat menemukan ada gejala-gejala tenaga kerja asing yang ilegal silakan laporkan baik ke Imigrasi maupun ke Disnaker. Nanti kami melakukan penelusuran, mereka bisa dipulangkan ke negara asalnya,” ujarnya. (kmb32)
Dua Penjambret Dihajar Massa, Satu Tewas Mangupura (Bali Post) Carly Rebecca Johnston asal Amerika dijambret di Jalan Paving, Tegal Gundul, Tibubeneng Kuta Utara, Jumat (30/12) lalu. Dua penjambret bernasib nahas, ditangkap dan dihajar massa. Bagas beralamat di Monang Maning, Denpasar tewas di TKP, dan Triana (25) berhasil diselamatkan anggota Polsek Kuta Utara. Informasi diperoleh Senin (2/1) kemarin, dari keterangan korban saat melapor ke Polsek Kuta Utara, awalnya dia bersama pacarnya, Richard Murphy (23), juga asal Amerika, sedang menikmati suasana malam di Jalan Paving, pukul 19.15 Wita. Selain itu, ikut bersama mereka Mochamad Andry Gumelar. Saat berjalan-jalan di TKP, tiba-tiba dua pelaku mengendarai sepeda motor Scoopy langsung memepet korban. Selanjutnya merampas tas milik korban.
Pacar korban dan Andry langsung mengejar pelaku. Warga yang mendengar teriakan korban, ikut memburu kedua tersangka. Akhirnya massa berhasil menangkap penjambret itu tak jauh dari TKP dan langsung menghajarnya. Walau kedua tersangka teriak minta ampun, massa yang sudah emosi tidak menggubrisnya dan tetap menghajarnya. Tersangka Bagas mengalami luka sangat parah dan akhirnya meregang nyawa di TKP. Polisi yang tiba di TKP langsung mengamankan Triana dari amukan massa. Nyawanya berhasil diselamatkan. Kapolsek Kuta Utara AKP Pius X Pebri Aceng Loda membenarkan satu pelaku jambret tewas di TKP akibat dikeroyok massa. Selain itu, pihaknya mengamankan barang bukti sepeda motor milik pelaku, tas berisi HP dan uang milik korban. (kmb36)
Disinggahi Kapal Pesiar Besar
Dermaga Celukan Bawang Kurang Mendukung
Bali Post/kmb45
KAPAL PESIAR - Kapal pesiar singgah di Pelabuhan Celukan Bawang, Senin (2/1) kemarin. Dermaga yang tergolong pendek, mengakibatkan kapal pesiar berukuran besar tidak bisa bersandar.
Singaraja (Bali Post) Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak sejak beberapa tahun belakangan sering disinggahi kapal pesiar yang mengangkut ratusan wisatawan. Di balik imbasnya yang sangat positif untuk pariwisata kabupaten Buleleng, khususnya dalam hal promosi, dermaga di pelabuhan yang dikelola PT Pelindo III tersebut belum sepenuhnya mendukung. Pasalnya, kapal yang bisa bersandar hanya yang memiliki panjang maksimal 200 meter. Manajer Komersial dan Operasi Pelabuhan Celukan Bawang, Irfan Adistya, Senin (2/1) kemarin, menjelaskan pelabuhan tersebut sebenarnya memiliki fungsi utama untuk bongkar muat
barang yang dikirim dari daerah lain. Akan tetapi, sejak lima tahun belakangan, kapal pesiar yang bersandar cukup banyak. “Untuk 2016 saja, kapal pesiar yan bersandar sekitar lima unit,” ucapnya di sela-sela menyambut sejumlah wisatawan yang turun dari kapal raksasa itu. Namun, kondisi dermaga belum sepenuhnya mendukung. Panjangnya yang hanya 160 meter mengakibatkan kapal yang mampu bersandar hanya yang memiliki panjang maksimal 200 meter. Sementara selebihnya belum bisa. “Panjang dermaga masih terbatas. Itu kurang mendukung saat kapal besar bersandar,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pari-
wisata Buleleng, Nyoman Sutrisna, mengungkapkan kapal yang singgah itu memuat wisatawan 660 orang. Sejatinya, pada tahun lalu, kapal pesiar yang berukuran lebih besar berkeinginan juga untuk bersandar. Namun karena dermaga yang ada tergolong pendek, hal tersebut terpaksa diurungkan. “Informasi dari travel, ada kapal pesiar berukuran besar yang ingin bersandar. Tapi panjang dermaga belum mendukung. Itu yang menjadi kendala. Untuk solusinya, tentu perlu dikomunikasikan dengan Pelindo III yang mengerti soal teknis,” sebutnya. Terlepas dari kendala itu, mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Buleleng ini menyebutkan kedatangan kapal raksasa
yang mengangkut wisatawan dari 23 negara itu sangat memberikan dampak positif untuk pariwisata Kabupaten Buleleng, terutama dalam hal promosi. “Ini promosi termurah yang kami lakukan. Kami bagikan brosur yang di dalamnya ada informasi sejumlah objek,” terangnya. Ditambahkan, selain menikmati suasana laut, sejumlah wisatawan juga ada yang memilih untuk tour ke sejumlah daerah tujuan wisata (DTW), seperti Pemuteran, Desa Gobleg, Gedong Kertya, Eks Pelabuhan Buleleng, Konco dan lain sebagainya. “Saat wisatawan turun, beberapa travel sudah siap mengantar untuk berkunjung ke sejumlah DTW,” imbuhnya. (kmb45)
BANGLI
8 Ditinggal ”Melasti”, Motor Raib Bangli (Bali Post) Kasus pencurian kendaraan bermotor terus terjadi di wilayah Kintamani. Kali ini yang menjadi korban, I Ketut Sentana, mahasiswa asal Desa Abuan Kintamani. Pemuda 22 tahun itu kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya yang diparkir di depan Pura Panti Gelgel Desa Abuan. Motornya hilang saat ditinggal melasti ke Pantai Watu Klotok, Klungkung. Kasus ini terjadi Minggu (1/1) lalu. Kronologis kejadian berawal saat korban memarkir sepeda motornya bersama puluhan unit sepeda motor lainnya di TKP sekitar pukul 04.00 wita. Selanjutnya korban bersama warga Desa Adat Abuan melasti ke Pantai Watu Klotok. Sekitar pukul 13.30 wita sekembalinya dari melasti, korban bermaksud mengambil sepeda motornya. Namun, korban kaget lantaran sepeda motor miliknya ternyata telah hilang. Korban sempat melakukan pencarian di sekitar TKP namun tidak berhasil menemukannya. Hingga kemudian korban memilih melaporkan kejadian yang telah membuatnya mengalami kerugian Rp 12 juta tersebut. Kapolsek Kintamani AKP I Gede Sumena saat dikonfirmasi Senin (2/1) kemarin, membenarkan adanya laporan kasus pencurian kendaraan bermotor tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Untuk mengantisipasi adanya kasus serupa, dia kembali mengimbau masyarakat untuk selalu mengunci kendaraan saat parkir. (kmb40)
Selasa Pon, 3 Januari 2017
Sebagian Badan Jalan di Banjar Payang Ambles Bangli (Bali Post) -
Ruas jalan di Banjar Payang Desa Batur Tengah, Kintamani kini cukup berbahaya untuk dilalui kendaraan roda empat. Pasalnya hampir sebagian badan jalan ambles setelah hujan lebat yang terjadi belum lama ini. Akibat amblesnya jalan tersebut, banyak warga yang merasa was-was untuk melintas. Kondisi itupun berdampak pada terganggunya perekonomian warga setempat.
Lesu, Bisnis Penjualan Anjing Kintamani
Bangli (Bali Post) Bisnis penjualan anjing Kintamani melesu sejak hampir dua tahun terakhir. Kondisi ini terjadi akibat dampak merebaknya kasus rabies yang sempat terjadi di sejumlah daerah di Bali. Salah seorang peternak anjing Kintamani di Banjar Paketan Desa Sukawana, Made Kari mengungkapkan bahwa kasus rabies selama ini sangat berdampak terhadap penjualan anjing Kintamani. Akibat merebaknya penyakit anjing gila mematikan itu, permintaan anjing Kintamani mengalami penurunan hingga 50 persen. Dulu, setiap enam bulan sekali dia bisa menjual enam hingga delapan ekor anak anjing Kintamani. Namun, sejak merebaknya kasus rabies dirinya hanya mampu menjual setengah dari jumlah biasanya. ‘’Permintaan menurun karena banyak pembeli yang khawatir anjing yang dibeli kena rabies. Jadinya pembeli takut memeliharanya,’’ ungkapnya, Senin (2/1) kemarin. Kari mengatakan, selain dari wilayah di Bali, peminat anjing Kintamani juga dari luar Bali, salah satunya Surabaya. Oleh para pecinta anjing, anjing Kintamani yang memiliki bulu lebat pada bagian leher dan ekor ini biasanya diikutsertakan dalam berbagai kontes. Anak anjing Kintamani dijual oleh para peternak di Desa Sukawana dengan harga beragam. Mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per ekor, tergantung bobot dan kualitas anjing. Biasanya anjing yang dijual dengan harga tersebut masih berumur 2,5 bulan. ‘’Kalau yang kualitasnya agak kurang dijual Rp 700 ribuan,’’ ujarnya. Lantaran melesunya permintaan anak anjing Kintamani, Kari dan sejumlah peternak lainnya terpaksa menurunkan harga. Per satu ekornya dirinya biasanya menurunkan harga hingga Rp 200 ribu. Hal ini dilakukan agar anak anjingnya cepat laku dan tidak banyak merugi karena harus memeliharanya hingga dewasa. Untuk menggeliatkan bisnis anjing Kintamani, dia berharap pemerintah bisa memberantas secara tuntas kasus rabies. Kari selaku peternak juga mengharapkan Pemkab Bangli dapat membuat konteskontes anjing Kintamani sebagaimana yang pernah digelar di Lapangan Kapten Mudita. Tujuannya untuk lebih mempromosikan keberadaan anjing Kintamani. ‘’Dengan adanya kontes anjing Kintamani, peminatnya bisa semakin bertambah,’’ ujarnya. (kmb40)
AMBLES - Kondisi jalan di Banjar Payang Desa Batur yang ambles.
Bali Post/ina
Rambu Lalin Tumbang Belum Ditangani Pemerintah Bangli (Bali Post) Tumbangnya sejumlah rambu lalu lintas (lalin) di Kabupaten Bangli belum ditindaklanjuti pemerintah. Sampai Senin (2/1) kemarin, rambu-rambu yang tumbang, masih dibiarkan tergeletak di pinggir jalan. Seperti di kawasan Banjar Tanggahan Tengah Desa Demulih, Kecamatan Susut. Berdasarkan pantauan, rambu jalan berwarna kuning tersebut dibiarkan tergeletak begitu saja di pinggir jalan. Alhasil, para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut tidak melihat jika
ada rambu di sana. Hal serupa juga bisa ditemui di kawasan Banjar Guliang Kawan Desa Bunutin Kecamatan Bangli. Terkait hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangli Gede Arta menyatakan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi. Menurutnya, informasi dari masyarakat memang sangat dibutuhkan, sehingga pihaknya bisa mengetahui jika ada rambu yang tumbang seperti itu. ‘’Sekarang masih dalam suasana cuti bersama. Kemungkinan besok (hari ini-red) kami
akan turunkan petugas untuk mengecek langsung ke lokasi. Semoga bisa ditemukan,’’ kata Gede Arta. Dikatakannya, tumbangnya rambu jalan adalah akibat cuaca ekstrem belakangan ini. ‘’Kami juga sempat mendapat laporan jika di kawasan Kintamani juga banyak rampu jalan yang tumbang. Dan laporan itu akan kami pakai dasar untuk kembali mendirikan rampu tersebut seperti semula, sehingga pengguna jalan bisa melihat rambu jalan yang ada,’’ ujar Gede Arta. (kmb41)
Bangli (Bali Post) Keluhan yang disampaikan Ketua Umum KONI Bangli I Wayan Wira direspons Pemkab Bangli. Pemkab meminta KONI Bangli mengajukan proposal untuk perbaikan terhadap gedung KONI yang telah banyak mengalami kerusakan. Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Perlengkapan Setda Kabupaten Bangli Made Mahindra Putra, Senin (2/1) kemarin, tidak menampik jika semenjak didirikan, gedung KONI Bangli belum pernah tersentuh bantuan untuk pemeliharaan maupun perbaikan. ‘’Memang benar selama ini kantor KONI Bangli semenjak didirikan puluhan tahun lalu belum pernah dapat bantuan dari pemda. Sejatinya KONI bisa melakukan pemeliharaan terkait kerusakan tersebut. Namun, jika tidak ada anggaran untuk itu, KONI tinggal melaporkan ke pemda saja, nanti pemda bisa menganggarkan untuk biaya pemeliharaan itu,’’ ungkap Mahindra Putra. Mahindra menambahkan, aset bangunan tersebut adalah milik Pemkab Bangli. Jadi jika ada bagian bangunan yang rusak bisa diusulkan ke pemkab supaya bisa diperbaiki. ‘’Nantinya di pemkab akan ditindaklanjuti laporan tersebut. Apakah akan direnovasi atau dibangun yang baru atau ditempatkan ke gedung yang sudah ada,’’ ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua KONI Bangli Ida Bagus Putra mengatakan, dulu KONI Bangli sempat mengajukan permohonan bantuan untuk perbaikan gedung. Hanya saja ketika itu pemerintah belum merespons
I Made Mahindra Putra
Bali Post/nan
dengan baik. ‘’Tahun ini kami berencana mengumpulkan pengurus untuk membahas terkait pengajuan bantuan yang akan kami sodorkan ke pemda. Sementara untuk tahun 2016 kami memang belum pernah mengajukan bantuan terkait kondisi gedung KONI yang sekarang ini. Semoga pengajuan tahun ini bisa direspons,’’ harapnya. Dikatakannya, kondisi gedung KONI Bangli memang tidak layak. Untuk itu, pihaknya berharap nantinya pemerintah mampu merenovasi atau memberikan gedung baru. Yang terpenting, kantor yang ditempati nantinya bisa lebih representatif sehingga pegawai bisa bekerja dengan baik dan nyaman. (kmb41)
OPD Baru Mulai Diterapkan
Kantor Dinas Informatika dan Persandian Belum Jelas
Bali Post/nan
Perbekel Songan A Bantah Tahan Gaji Kadus
Bali Post/ina
Namun, saat ini tidak ada pengendara kendaraan roda empat yang berani melintasinya. Kondisi ini memaksa warga yang ingin memasarkan hasil pertaniannya harus menggunakan kendaraan roda dua. ‘’Begitu juga kalau petani ingin membeli pupuk, saat ini harus mengangkut sendiri karena supplier pupuk tidak berani masuk pakai kendaraan roda empat,’’ terangnya. Atas terganggunya perekonomian warga setempat akibat amblesnya jalan, pihaknya pun meminta pemerintah cepat turun tangan untuk melakukan perbaikan. Sebab jika kerusakan jalan itu tidak segera diperbaiki maka akan membuat kondisinya semakin parah. Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PU Bangli Putu Wida Gunawan mengaku akan segera turun untuk melakukan pengecekan ke lokasi. ‘’Hasil pengecekan nanti akan kita laporkan ke Pak Bupati,’’ tandasnya. (kmb40)
KONI Diminta Ajukan Proposal Perbaikan Gedung
RAMBU - Rambu lalin yang tumbang, hingga Senin (2/1) kemarin, masih dibiarkan tergeletak di pinggir jalan.
ANJING KINTAMANI - Anjing Kintamani saat tampil dalam kontes anjing di Lapangan Kapten Mudita beberapa waktu lalu.
Berdasarkan pantauan, badan jalan selebar 6 meter tersebut mengalami ambles sepanjang 35 meter. Dilihat dari kondisinya, badan jalan berpotensi kembali ambles karena tanahnya cukup labil. Menurut warga setempat, Ketut Redana, sebelum ambles, warga sudah sempat berupaya untuk mengantisipasinya dengan memasang karung plastik berisi tanah. Namun, usaha tersebut sia-sia akibat derasnya terjangan air bah. Klian Subak Titi Mamah I Kadek Sukarta saat dikonfirmasi mengatakan jalan tersebut sudah ambles sejak beberapa hari lalu. Amblesnya badan jalan tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Kintamani. Terjangan air hujan mengakibatkan dinding penahan tanah ambrol dan menyeret hampir sebagian badan jalan. Sukarta mengatakan, sebelum ambles, jalan tersebut bisa dilalui kendaraan roda empat.
Bangli (Bali Post) Perbekel Desa Songan A Ketut Artawan membantah tudingan yang menyebut dirinya menahan gaji Kepala Dusun (Kadus) Batu Meyeh Desa Songan A, Kintamani Nyoman Widana selama tiga bulan terakhir. Artawan menjelaskan, gaji untuk para kadus sudah dicairkan pada Jumat lalu. Hanya saja sampai saat ini Kadus Artawan tidak mau mengambilnya. Kepada Bali Post, Senin (2/1) kemarin, Artawan mengungkapkan gaji untuk para kadus sudah dicairkannya pada Jumat lalu. Namun, ada beberapa ka-
dus yang belum mengambilnya sampai saat ini yakni Kadus Batu Meyeh Nyoman Widana dan Kadus Kayupadi. Menurut Artawan, Kadus Widana tidak mengambil gajinya dikarenakan belum mau membayar denda akibat tak hadir saat gotong royong di balai masyarakat desa setempat. ‘’Saya sudah telepon dia, tapi tidak diangkat. Sekarang uangnya masih di bendahara,’’ terangnya. Artawan mengakui dirinya memang mengenakan denda Rp 100 ribu kepada Kadus Batu Meyeh karena tak hadir saat go-
tong royong di balai masyarakat beberapa waktu lalu. Pengenaan denda itu sudah berdasarkan kesepakatan yang dibuat dengan para kadus. Artawan membantah dirinya disebut hendak memotong gaji Kadus Widana untuk membayar denda. ‘’Tidak ada pemotogan gaji. Dia bisa membayar dengan uang lainnya,’’ ujarnya. Ditambahkannya, mengenai sistem penggajian perangkat Desa Songan A yang sering telat, Artawan mengatakan bahwa pembayaran gaji di Desa Songan A selama ini disesuaikan dengan pencairan ADD. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Penataan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilakukan Pemkab Bangli ternyata belum dibarengi dengan kesiapan dalam penyediaan sarana kantor dinas yang baru. Buktinya hingga Senin (2/1) kemarin, Pemkab belum bisa memastikan lokasi kantor untuk Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian yang sebelumnya menjadi bagian dari Dinas Perhubungan. Ni Wayan Manik selaku pejabat yang sejak Jumat lalu dikukuhkan menjadi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli mengaku belum mengetahui di mana lokasi pasti kantor yang akan ditempatinya mulai Rabu (4/1). Kendati demikian dia yakin bahwa untuk lokasi kantor maupun fasilitas lainnya sudah direncanakan oleh pimpinan daerah. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra mengatakan, dengan adanya penambahan dan pengurangan OPD ini, Pemkab wajib menyediakan kantor untuk OPD yang baru. Sesuai rencana sementara, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian akan menempati bekas kantor Dinas Tata Kota.
Sementara Dinas Tata Kota yang sekarang menjadi Dinas Lingkungan Hidup akan bergeser menempati bekas kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH). Sementara itu, Kabag Umum dan Perlengkapan Kadek Mahindra Putra menambahkan, dalam penataan OPD baru ini pihaknya sudah melakukan pemetaan lokasi kantor. Dia menyebutkan selain kantor Dinas Tata Kota pihaknya juga sudah menyiapkan alternatif lain untuk dijadikan kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian. Tempat dimaksud yakni rumah jabatan Wakil Bupati Bangli yang selama ini jarang ditempati. Mengingat saat ini masih masa transisi, terlebih pejabat eselon III dan IV baru dikukuhkan hari ini (3/1), kemungkinan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian belum akan menempati kantor yang baru dan masih melakukan koordinasi dengan bidang Kominfo yang dulunya menjadi bagian Dishub. ‘’Selain Tata Kota, Kantor Ketahanan Pangan juga sekarang ini kosong. Nanti kita akan putar menyesuaikan tipe dinasnya,’’ imbuhnya. (kmb40)
Selasa Pon, 3 Januari 2017
GIANYAR
9
Kasus SPPD Fiktif
Sanksi Kepegawaian 17 PNS Belum Jelas
Gianyar (Bali Post) Tujuh belas oknum PNS Pemkab Gianyar pada 2016 lalu mendekam di Rutan Kelas II B Gianyar lantaran terjerat kasus SPPD fiktif. Delapan di antaranya sudah menghirup udara bebas. Meski sudah menyelesaikan masa hukuman, Pemkab Gianyar juga belum memberikan saksi kepada mereka. Kasus SPPD fiktif ini meliputi dua babak dengan 17 orang narapidana yang tercatat sebagai PNS di Pemkab Gianyar. Babak pertama kasus ini melibatkan 14 orang, delapan di antaranya sudah menyelesaikan masa hukuman yakni Ni Ketut J, I Komang Y, I Made W, Ni Wayan S, Ni Ketut S, Ni Made AP, AY, dan Made S. Setelah bebas, delapan mantan narapidana kasus korupsi ini masih berstatus PNS. Hanya, mereka sudah tidak diizinkan masuk kantor. Informasi terakhir menyebutkan, delapan PNS ini masih berstatus cuti kerja sembari menunggu putusan ASN. Mereka juga tetap diberikan gaji 75 persen dari gaji pokok. Di sisi lain, enam oknum PNS dari kasus SPPD fiktif babak pertama ini melanjutkan masa hukuman pada kasus SPPD fiktif babak kedua. Mereka adalah Dewa MP, Ketut R, Ketut P, Made D, Nyoman S, dan Sang Ayu IKD. Mereka hingga kini masih melanjutkan masa hukuman di Rutan Kelas II B Gianyar bersama tiga tersangka tambahan kasus ini yakni Dewa PM, Cok Istri SS, dan Dewa PS. Dikonfirmasi terkait status belasan PNS yang terlibat kasus SPPD fiktif ini, Kepala BKD Gianyar Ketut Artawa yang dihubungi berulang kali tidak menjawab panggilan telepon, Senin (2/1) kemarin. Namun sebelumnya, dia mengungkapkan bahwa hasil koordinasi ke pemerintah pusat khususnya ASN dan Depdagri menyatakan bahwa seluruh oknum PNS Pemkab Gianyar yang terlibat kasus korupsi ini wajib dipecat secara tidak hormat. ‘’Koordinasi dari pusat, semua menyatakan bahwa mereka harus diberhentikan secara tidak hormat,’’ ungkap Artawa beberapa waktu lalu. (kmb35)
Dapur Warga di Puhu Terbakar Gianyar (Bali Post) Dapur milik I Made Darmawan (27), warga Banjar Carik Desa Puhu Kecamatan Payangan, Senin (2/1) kemarin ludes terbakar. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korban meninggalkan bara api usai memasak di dapur tersebut. Informasi dihimpun menyebutkan insiden kebakaran ini pertama kali diketahui tetangga korban, I Wayan Werdi, sekitar pukul 01.30 Wita. Kala itu pria 30 tahun ini sudah melihat korbaran api yang menyala dari dapur berukuran 3x3 meter milik korban. Ia pun langsung berteriak memanggil korban serta meminta tolong ke warga lainnya. Kulkul bulus pun dibunyikan. Puluhan warga setempat dengan cepat berbondongbondong ke lokasi kejadian. Warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Meski tanpa bantuan petugas BPBD, api akhirnya bisa dipadamkan satu jam berselang yakni sekitar pukul 02.30 Wita. Kapolsek Payangan AKP Gde Hendrawan yang dikonfirmasi membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut. Dikatakan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, hanya kerugian material yang ditimbulkan mencapai belasan juta rupiah. ‘’Insiden ini api membakar hingga ke bagian atap dapur tersebut. Selain itu di dalam dapur hanya ada beberapa peralatan rumah tangga yang terbakar,’’ ucapnya. Sementara dari hasil pemeriksaan diketahui pada Minggu malam, Made Darmawan menyalakan api di tungku tradisional untuk memasak pakan babi. Sekitar pukul 22.00 Wita, setelah api mengecil, korban meninggalkan dapur. ‘’Kala itu api tidak sepenuhnya mati, sehingga ini kami duga memicu kebakaran,’’ terangnya. Lebih lanjut Kapolsek pun mengimbau agar warga lebih berhati-hati dalam membakar sesuatu agar dipastikan api ditinggalkan dalam keadaan mati. Demikian pula dalam instalasi listrik mesti diperhatikan dengan baik, sebab korsleting kerap memicu kebakaran. ‘’Di sini harus kesadaran bersama untuk meningkatkan kewaspadaan. Misalnya saat membakar sampah harus dipastikan api sudah mati,’’ pesannya. (kmb35)
Bali Post/nik
KABEL MELINTANG - Taman di Catus Pata Desa Blahbatuh. Estetika kawasan ini berkurang lantaran banyaknya kabel melintang tepat di atas taman.
Revitalisasi Pasar Ubud Dianggarkan Rp 7,5 Miliar Gianyar (Bali Post) -
Pemkab Gianyar telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 7,5 miliar di APBD 2017 untuk revitalisasi Pasar Ubud Blok A yang terbakar Maret 2016 lalu. Terkait hal tersebut, para pedagang di Pasar Ubud berharap revitalisasi bisa dilakukan secepatnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar Wayan Suamba, Senin (2/1) kemarin, mengatakan untuk revitalisasi bangunan Pasar Ubud yang terbakar pihaknya tidak lagi menunggu dana Kementerian Perdagangan. Hal ini mengingat tahun ini pemerintah pusat akan mengucurkan dana untuk revitalisasi Pasar Seni Sukawati dan Pasar Badung. ‘’Melihat kondisi pemerin-
tah pusat saat ini, serta atas persetujuan bapak Bupati dan DPRD Gianyar, pada APBD induk tahun ini sudah disiapkan anggaran sekitar Rp 7,5 miliar untuk revitalisasi bangunan Pasar Ubud yang terbakar,’’ ungkapnya. Ditegaskannya, revitalisasi Pasar Ubud akan dimasukkan dalam skala prioritas agar dikerjakan lebih awal. Hal ini mengingat pasar yang menawarkan berbagai kerajinan
tersebut masih menjadi primadona wisatawan. Ratusan wisatawan berkunjung ke pasar tradisional ini setiap harinya. ‘’Kita ingin segera memulihkan kondisi Pasar Ubud yang masih menjadi primadona tujuan wisata. Makanya ini akan dikerjakan secepatnya. Sebagai tahap awal, kami bersama Dinas PU akan menunjuk konsultan melakukan pengecekan kondisi bangunan,’’ ucapnya. Disinggung terkait kajian Universitas Udayana (Unud) terhadap bangunan yang terbakar tersebut, Suamba mengatakan kajian hanya menjabarkan persentase bagian bangunan yang rusak. Kajian tersebut tidak mencantumkan bagian
mana dari bangunan yang harus dibongkar. ‘’Kajian Unud hanya dicantumkan persentase yang rusak. Selanjutnya, kita yang memutuskan mau dibongkar atau tidak. Maka dari itu hasil kajian ini akan dibahas lagi dengan tim teknis Dinas PU,’’ katanya. Sementara terkait asuransi bangunan Pasar Ubud, Suamba menjelaskan, asuransi tersebut meliputi keseluruhan bangunan pasar di kampung turis itu sehingga bila asuransi tersebut cair jumlahnya tidak seberapa. ‘’Kalau pun nanti asuransinya cair, ini akan dikembalikan ke kas daerah,’’ terangnya. Secara terpisah Kepala Pasar Ubud Wayan Sukadana
mengatakan, pihaknya belum mendapat informasi terkait kepastian rencana revitalisasi tersebut. ‘’Informasinya belum saya terima, kalau memang nanti bisa direvitalisasi ya bagus, karena ini sangat ditunggu oleh para pedagang,’’ ucapnya. Ditambahkannya, hingga kini 140 pedagang yang sebelumnya menempati bangunan Blok A belakang Pasar Ubud yang terbakar, masih berjualan di tempat relokasi sementara. ‘’Kalau bangunan bekas terbakar jelas masih kosong dan tidak bisa dipakai. Sementara pedagang sekarang masih berjualan di pelataran yang menjadi tempat relokasi,’’ ucapnya. (kmb35)
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Pemkab Prioritaskan Penataan Ubud
Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar akan melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan tahun ini. Kawasan pariwisata Ubud menjadi salah satu fokus penataan. Hal itu diungkapkan Kadisparda Gianyar A.A. Ari Brahmanta, Senin (2/1) kemarin. Dikatakannya, Ubud menjadi fokus lantaran daerah ini menjadi barometer pariwisata kabupaten Gianyar dan Provinsi Bali. Bahkan, Ubud masuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Tak hanya itu, sejumlah persoalan juga masih menjadi momok pengembangan pariwisata Ubud. Ari Brahmanta menyebutkan, sedikitnya ada empat persoalan utama yang harus mendapat perhatian tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga swasta dan masyarakat. ‘’Sekarang ini ada beberapa permasalahan di Ubud. Pertama adalah masalah kemacetan. Ini perlu upaya bersama lintas instansi termasuk komponen masyarakat bagaimana
kemacetan di Ubud bisa mendapat solusi terbaik. Kemudian masalah lainnya adalah kebersihan, perusakan lingkungan dan keamanan,’’ kata mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Gianyar ini. Menurutnya, berbagai persoalan ini tidak mudah dituntaskan. Perlu waktu dan tahapan yang harus dilalui. Untuk itulah pihaknya berharap seluruh komponen dapat memberikan dukungan agar Ubud bisa segera lepas dari berbagai persoalan tersebut. Ditambahkannya, selain penataan di kawasan Ubud sendiri, solusi persoalan Ubud juga akan dilakukan dengan pengembangan destinasi baru di Kabupaten Gianyar. Peningkatan kualitas destinasi-destinasi wisata baru di luar Ubud dinilai mampu memecah kekroditan Ubud. ‘’Jadi selain infrastruktur, drainase, masalah lalu lintas di Ubud ditata, kita akan kembangkan destinasi di luar Ubud. Tujuannya tak lain supaya bisa mengurangi kekroditan di Ubud,’’ katanya. (kmb25)
Bali Post/wan
KRODIT - Suasana kawasan pariwisata Ubud. Solusi untuk memecah kekroditan lalu lintas menjadi salah satu fokus pemerintah tahun ini.
Pengosongan Dua Kepala SKPD akan Mengganggu Kinerja Pemkab
Bali Post/nik
TERBAKAR - Dapur milik Made Darmawan yang terbakar.
Gianyar (Bali Post) Kalangan legislatif kembali menyoroti pengosongan dua Kepala SKPD. Selain dinilai melanggar ketentuan pasal 14 Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengamanatkan pengisian jabatan paling lambat Desember 2016, kekosongan itu juga dinilai akan menghambat kinerja di instansi bersangkutan. Ketua Komisi I DPRD Gianyar Nyoman Artawa Putra, Senin (2/1) kemarin, mengaku sangat menyayangkan adanya dua jabatan setingkat eselon II di lingkungan Pemkab Gianyar yang masih lowong yakni Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB (PP dan KB) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Dikatakan, dua posisi tersebut seharusnya sudah terisi
karena sifatnya teknis. ‘’Ini juga merupakan amanat dari Perda yakni akhir Desember semua jabatan harus terisi,’’ ucapnya. Ironisnya, justru posisi tiga staf ahli yang fungsi dan keberadaannya selama ini tak begitu urgent malah terisi penuh. ‘’Akan jauh lebih bagus jika posisi dinas yang bersifat teknis diisi dulu semuanya sehingga program-program yang dicanangkan bisa berjalan,’’ katanya. Dia menyebutkan, posisi Kepala Badan PP dan KB yang sebelumnya dijabat Ida Ayu Putu Sri Ambari justru dikosongkan. Pejabat sebelumnya justru dimutasi menjadi staf ahli. Padahal, posisi Kepala Badan PP dan KB sangat penting apalagi di tengah sedang gencarnya Pemkab Gianyar
menjalankan program Kabupaten Layak Anak (KLA). ‘’Semestinya, posisi ini dipertahankan karena program KLA sedang berjalan. Ini kan butuh orang yang sudah berpengalaman, sementara yang berpengalaman justru dilempar ke staf ahli,’’ ujarnya. Artawa mengingatkan, akan jauh lebih baik memanfaatkan pejabat yang ada saat ini agar tidak mengganggu kelancaraan program pemerintah. Jadi, tidak harus menunggu seleksi untuk pengisian dua jabatan tersebut. ‘’Memang proses pengisian ini harus melalui pansel. Tetapi akan lebih baik jika manfaatkan dulu pejabat yang ada,’’ ujarnya. Artawa menambahkan bahwa pengisian jabatan memang
kewenangan penuh Bupati. Bupatilah yang berhak menempatkan pejabat yang dianggap berkompeten di bidangnya. Tetapi selaku dewan yang memiliki fungsi kontrol, pihaknya pun ingin memberikan masukan sehingga program pemerintah bisa berjalan maksimal. ‘’Saya hanya ingin dalam pengisian jabatan OPD ini benar-benar bisa berjalan maksimal sehingga program-program yang sudah ada bisa berjalan,’’ tandasnya. Sebelumnya, sorotan mengenai masih kosongnya sejumlah jabatan penting di lingkungan Pemkab Gianyar disampaikan anggota Komisi III DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai. Dia menyebutkan, sesuai isi pasal 14 Perda nomor 5 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, pengisian
kepala perangkat daerah oleh kepala daerah paling lambat Desember 2016, karena sudah harus mulai melaksanakan tugas per 1 Januari 2017. ‘’Ketentuan yang tertuang pada pasal 14 Perda ini seperti demikian. Kalau toh ada yang kepala SKPD yang belum dilantik sampai akhir Desember ini, itu berarti jelas ada pelanggaran,’’ ujarnya. Dia juga menyoroti tidak dilakukannya pengukuhan terhadap satuan kerja di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. ‘’Yang langsung di bawah Mendagri itu hanya Kepala Disdukcapil, kalau lembaganya tetap di Pemkab Gianyar. Jadi seharusnya sejumlah pejabat di Disdukcapil itu diikutsertakan dalam pengukuhan lalu,’’ terangnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10 Goa Terpapar Sinar Matahari
Hasil Petik Sarang Burung Walet Merosot Semarapura (Bali Post) Pasca melaksanakan perbaikan tangga dan pelatihan penggunaan safety belt di sarang burung walet Goa Batu Melawang, Banjar Ceningan Kawan, Nusa Penida, belum ada kejelasan tindak lanjut dari merosotnya jumlah hasil petik sarang burung walet. Perusahaan Daerah Nusa Kertha Kosala (PNDKK) yang mengelola usaha tersebut mengakui paparan sinar matahari yang masuk hingga ke dalam goa membuat sedikit burung walet yang mau membuat sarangnya di goa tersebut. Kondisi ini pun menyebabkan hasil panen sarang burung walet jeblok, hanya menghasilkan satu kilogram. Direktur PDNKK Kabupaten Klungkung I Wayan Sukadana, mengaku sebelumnya merasa cukup kaget dengan kondisi Goa Batu Melawang saat ini. Akibat runtuhnya tebing di mulut goa, kondisi di dalam goa yang menghadap ke barat tersebut terang bendarang saat matahari ada di ufuk barat. Saat dilakukan pembersihan mulai pukul 13.00 Wita hingga 17.00 Wita, Kepala kelompok pemetik Wayan Abri menyampaikan padanya terkait kondisi goa sudah tidak gelap seperti dulu. Sinar matahari masuk dan menyorot dinding goa. Kondisi ini membuat dinding goa yang terpapar sinar matahari tidak ada sarang burung walet. Masuknya sinar matahari ini pun membuat dinding karang memutih. “Setelah perbaikan dilakukan kita akan petik lagi dan melihat hasilnya seperti apa,” tuturnya belum lama ini. Penataan Goa Batu Melawang menggunakan anggaran Rp 77 juta, meliputi pembuatan jembatan dan pengadaan safety belt. Minimnya hasil panen sarang burung walet ini membuat PDNKK terancam merugi. Pasalnya, biaya pemetikan dan hasil petikan sudah tidak sesuai. Hasil panen ini pun membuat PDNKK hendak menyerahkan usaha tersebut ke Pemkab Klungkung. Namun Pemkab Klungkung masih berupaya untuk dapat mengelola tempat itu lebih lanjut. Ada rencana untuk menata Goa Batu Melawang ini sehingga dapat menjadi salah satu tempat wisata di Nusa Penida. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan apa yang akan dilakukan Pemkab Klungkung untuk kelanjutan nasib Goa Batu Melawang. (dwa)
Selasa Pon, 3 Januari 2017
Kunjungi Pasar Semarapura
Istri Wapres Membeli Endek AWAL tahun 2017, Pasar Seni Semarapura kedatangan pembeli spesial. Dia adalah Mufidah Yusuf Kalla, istri Wakil Presiden Republik Indonesia ke-7 H. Muhammad Yusuf Kalla, yang sedang menghabiskan liburan bersama keluarganya di Bali. Kedatangan istri Wakil Presiden ke pasar pusat kain endek ini disambut langsung Bupati Klungkung Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta di pintu masuk sebelah barat Pasar Seni Semarapura, Senin (2/1) kemarin. Nampak hadir pula Dandim 1610 Klungkung Letkol inf. Fransiscus Ari Susetyo dan Kapolres Klungkung FX. Arendra Wahyudi masing-masing bersama istri. Rombongan yang sebelumnya bertolak dari Istana Kepresidenan Tampaksiring tiba di Pasar Semarapura
sekitar pukul 10.00 Wita. Tiba di pasar, rombongan langsung menuju salah satu toko kain endek khas Klungkung, Toko Winata. Suasana yang sebelumnya steril dan mendapat pengamanan dari Paspampres mendadak ramai. Selama kurang lebih satu jam, Mufidah Yusuf Kalla bersama rombongan memilih kain endek dan songket di beberapa toko. Tidak raguragu, istri Wakil Presiden ini memilih langsung kain yang menjadi incarannya, mulai kain endek dan kain songket khas Klungkung. Usai membeli sejumlah kain, rombongan selanjutnya meninggalkan Pasar Seni Semarapura sekitar pukul 11.00 Wita menuju ke Istana Kepresidenan Tampaksiring. Salah seorang pedagang kain A.A. Ratnawati mengaku tidak menyangka akan keda-
tangan pembeli spesial. “Saya tidak menyangka kedatangan pembeli istri Wakil Presiden,” ujarnya senang. Menurutnya, istri Wakil Presiden ini membeli satu buah kain songket seharga Rp 1 juta di tokonya. Sementara itu, terkait kunjungan istri Wakil Presiden ini, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyatakan kesiapan dan kebersihan pasar memang sudah dijaga. Menurut Bupati, kedatangan istri Wakil Presiden ke Pasar Semarapura diharapkan akan memberi dampak terhadap situasi dan kondisi pasar, termasuk kunjungan pembeli. “Melalui kunjungan ini Pasar Semarapura semakin dipromosikan,” ujar Suwirta. Di samping itu, dengan kunjungan istri Wapres ini akan menjadi spirit dalam membangun di Kabupaten Klungkung. (ad102)
Pelaku Pariwisata Keluhkan Pungli di Objek Wisata Semarapura (Bali Post)
Para pelaku pariwisata dan wisatawan mengeluhkan pungutan yang dilakukan di berbagai destinasi di Nusa Penida. Pasalnya, pungutan liar tersebut tidak diimbangi dengan pelayanan yang memadai. Jumlah pungutan yang diambil pun cukup mahal dibandingkan dengan destinasi di Bali daratan dan angkanya berbeda di sejumlah tempat. Kondisi ini bisa menjadi ancaman internal terhadap keberlangsungan pariwisata. Seorang tour guide lokal I Gede Sukara mengungkapkan pungutan yang diminta kepada pengunjung amat mahal. “Biaya pungutannya cukup mahal dan tidak ada pelayanan, sudah kena parkir
dan biaya masuk lagi. Ada juga yang tarik pungutan cukup jauh,” ujarnya, Senin (2/1) kemarin. Hal ini juga diamini pengelola Penida Tours I Wayan Darmawan. Pihaknya men-
gaku tidak keberatan dengan kontribusi tetapi harus ada layanan yang tersedia. “Setidaknya ada layanan parkir, toilet dan tempat sampah. Itu adalah fasilitas penunjang yang seharusnya
Semarapura (Bali Post) Pantai Sebela menjadi satu daya tarik baru di Nusa Penida. Letaknya di Dusun Karang, Desa Pejukutan, bersebelahan dengan Pantai Atuh atau 19 km dari Kota Kecamatan. Pantai bertebing dan sedikit berpasir ini biasanya dijadikan objek memancing oleh warga sekitar. Semenjak ada kemudahan akses, Pantai Sebela kini juga mulai ramai dikunjungi wisatawan. Menurut penuturan warga setempat I Nyoman Sudiarman, pantai Sebela adalah satu objek menarik dengan
pesona alam masih alami. Dulu akses menjadi kendala bila mengunjungi destinasi ini, tapi sekarang sudah terjangkau langsung bisa membawa sepeda motor sampai ke tujuan. Diakuinya, grafik meningkatnya jumlah kunjungan disebabkan kemudahan akses tersebut. Kebanyakan dari mereka yang datang dari Denpasar, Tabanan dan sekitarnya. Dia berharap pembukaan badan jalan secepatnya diaspal agar memberikan kenyamanan menuju Pantai Sebela. Kawasan pantai Atuh atau sering disebut Raja Lima pi-
lihan utama untuk kawasan Nusa Penida Timur, sehingga ada pengaruh terhadap pantai Sebela sebagai pelengkap menikmati suguhan anugrah alam yang asri dan alami. Salah seorang wisatawan Dewa Ayu Embas Saraswati mengaku destinasi tersembunyi ini sangat mantap untuk diexplore. Keunikan pantai ini terdapat pada kolaborasi keindahan alam, yakni pemandangan sunrise, hamparan tebing dan Gunung Rinjani. “Saya baru pertama kali kesini, pokoknya tidak rugi deh,” ungkapnya. (dwa)
Pantai Sebela Mulai Diminati Pengunjung
Bali Post/dwa
PEMBERSIHAN - Kelompok pemetik melakukan perbaikan dan pembersihan Goa Batu Melawang.
Jelang ’’Piodalan’’ di Pura Dalem Ped
Ditambah, Penyeberangan Kusamba-Nusa Penida Semarapura, (Bali Post) Ratusan warga tampak mengantre di loket pembelian tiket pelabuhan tradisional di Desa Kusamba, Dawan, Klungkung, Senin (2/1) kemarin. Sebagian besar akan menyeberang ke Nusa Penida untuk melakukan persembahyangan ke Pura Dalem Ped. Mengingat ada piodalan pada rahina Buda Cemeng Klawu, Rabu (4/1) besok. “Kebetulan kita liburan tahun baru di Klungkung. Jadi karena itu saya bersama keluarga sempatkan untuk datang sembahyang ke Pura Dalem Ped,” ujar Ketut Suartika, salah seorang warga yang mengantre tiket di Pelabuhan Banjar Bias, Desa Kusamba. Selain Br. Bias, antrean juga terlihat di Pelabuhan Tribuana, Kusamba. Jadwal penyeberangan bahkan sampai ditambah lantaran membeludaknya penumpang. Di hari biasa penyeberangan hanya dilakukan tiga kali dalam sehari. Namun sejak kemarin penyeberangan dari Kusamba menuju Nusa Penida bisa tujuh kali dalam sehari. “Hari ini mulai ramai sampai tujuh trip. Sebelumnya juga ramai ke Nusa Penida. Hanya khusus hari ini penumpang yang banyak terkait piodalan di Pura Dalem Ped,” ujar Pengawas Pelabuhan Tradisional dari Dishubinfokom Made Sedana Yoga. Sedana Yoga menambahkan, kondisi cuaca cukup bagus dan tidak ada gelombang besar. Namun pengusaha boat tetap diminta memperhatikan keamanan penumpang. Jangan sampai memuat penumpang melebihi kapasitas dan harus menyediakan alat pengaman seperti jaket pelampung. Bila cuaca buruk, penumpang akan dialihkan ke Padangbai, Karangasem agar menyeberang dengan Kapal Roro. Pihaknya memprediksi kondisi membeludaknya penumpang akan terjadi hingga Minggu (12/6) mendatang. “Kemungkinan sampai hari Minggu, karena terjadi arus balik,” jelasnya. (kmb)
Bali Post/kmb
PADAT - Ratusan penumpang memadati pelabuhan tradisional di Kusamba, Dawan untuk menyeberang ke Nusa Penida, Senin (2/1) kemarin.
ISTRI WAPRES - Kedatangan istri Wakil Presiden ke pasar pusat kain endek ini disambut langsung Bupati Klungkung Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta.
DAYA TARIK BARU- Pantai Sebela menjadi daya tarik baru di Nusa Penida dengan menawarkan pesona alam yang masih alami. Bali Post/dwa
tersedia,” imbuhnya. Menanggapi masalah tersebut, Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya mengaku akan terjun mengecek langsung dan koordinasi. Sesuai aturan, pihak desa dikatakan tidak boleh memungut restribusi. Kecuali kontribusi yang sudah ditetapkan dengan pararem dan itu pun dilakukan desa adat. Staf ahli bidang pembangunan Klungkung I Nyoman Sudipa, menjelaskan pungutan retribusi menjadi we-
wenang pemerintah daerah. Kontribusi masuk destinasi wisata memang bisa dilakukan desa adat lewat pararem, namun harus disertai dengan layanan dasar. “Bukan retribusi tetapi kontribusi yang boleh dilakukan oleh desa lewat pararem. Itu pun harus disertai juga dengan layanan. Selain itu juga harus ada standar kontribusi jangan sampai image pariwisata rusak dari dalam. Kita akan coba terapkan one island management,” paparnya. (dwa)
Bali Post/dwa
BERSIH-BERSIH - Personel Polres Klungkung melaksanakan bersih-bersih di halaman Mapolres Klungkung
Polres Klungkung Bersih-bersih
Semarapura (Bali Post) Mengawali tahun 2017, personel Polres Klungkung melaksanakan bersih-bersih di masing-masing ruangan kerja dan halaman Mapolres Klungkung, Senin (2/1) kemarin. Kegiatan ini dilakukan agar personel nyaman berada di Kantor. Kegiatan bersih-bersih difokuskan pada halaman depan, samping dan belakang Mapolres dengan mencabut, menyabit rumput liar dan memangkas ranting pohon yang sudah tidak berguna lagi, serta menata taman sesuai kapling yang ada agar penampilan Polres Klungkung lebih rapi dan asri. Kegiatan bersih-bersih semacam ini sudah biasa dilakukan di lingkungan Polres Klungkung, karena memang Kapolres Klungkung AKBP FX. Arendra Wahyudi, SiK. selalu menanamkan kepada anggota tentang pentingnya menjaga kebersihan, baik kebersihan pribadi seperti cara berpakaian maupun lingkungan. Terbukti setiap ada waktu luang Kapolres Arendra akan selalu mengecek ke masing-masing ruangan dan menegur anggotanya, kalau ditemukan ada surat atau map berserakan di atas meja kerja. Dari kegiatan tersebut diharapkan seluruh personel menjaga lingkungan kerja agar tetap bersih, rapi dan indah, untuk meningkatkan semangat bekerja dan betah berada di kantor. (dwa)
Berkemah, Pilihan Favorit Bermalam di Nusa Penida Semarapura (Bali Post) Terbatasnya akomodasi pariwisata di Nusa Penida tidak menyurutkan niat wisatawan untuk menjelajahi pulau biru tersebut. Berkemah menjadi salah satu pilihan wisatawan, terutama yang hendak bermalam di Pasih Uug. Pantai yang terkenal dengan keindahan alamnya ini menjadi tempat favorit wisatawan, di samping memang belum ada hotel di sekitarnya. Pasih Uug yang ada di Desa Sompang, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida ini terkenal dengan tebingnya yang amat tinggi berada di pinggir laut. Dari atas tebing wisatawan dengan mudah dapat melihat ikan pari dan penyu yang berenang di lautan. Tempat ini sangat digemari wisatawan yang menghabiskan waktu di Nusa Penida. Hanya saja keindahan alam yang berkelas ini tidak diikuti dengan fasilitas yang memadai. Untuk mendekati kawasan tersebut, wisatawan harus melewati jalan setapak yang lumayan menguras tenaga. Namun keindahan alamnya membuat banyak wisatawan yang rela berjalan kaki untuk bisa datang ke
tempat ini. Keindahan Pasih Uug ini juga ditopang dengan daya tarik kolam alami yang disebut dengan Angel Billabong. Saat air laut surut dapat terlihat keindahan kolam alami dengan air yang jernih. Masih satu kawasan di Dusun Sompang, Desa Bungamekar, sebelah utara tempat wisata ini terdapat objek wisata Pasih Andus. Hembusan ombak dari bawah tebing mengucur deras menghasilkan uap air menjulang tinggi. Momen ini sering dimanfaatkan pengunjung untuk selfie. Keindahan pantai ini pun membuat wisatawan berkeinginan bermalam di kawasan tersebut. Hal itu pun diakui Tokoh masyarakat I Wayan Busana. “Sekarang ini pelancong tidak cukup menikmati alam saja, mereka menginap dengan berkemah. Pelancong merasa lebih puas dapat berlibur di alam bebas, “ ujarnya lebih lanjut. Busana mengatakan Pasih Uug dan Angel Billabong lebih spesial dari destinasi yang ada di Nusa Penida. Keunikan inilah menjadi daya tarik wisatawan untuk menjelajahi Nusa Penida bagian barat. Saat pagi dan menjelang sore adalah momen
terbaik buat pelancong. Wisata berkemah ini memang baru dikembangkan di Nusa Penida oleh penduduk lokal. Tentu saja wisata ini memberikan pengalaman baru kepada pelancong. Pihaknya pun meminta agar wisatawan yang datang ke Pasih Uug untuk tetap menjaga kebersihan. Sementara penyedia sewa tenda I Dewa Made Sudiarta yang
lebih dikenal Dewa Lolik mengaku meningkatnya jumlah kunjungan ke Pasih Uug memberikan dampak secara ekonomi untuk masyarakat lokal. Akibat kunjungan wisatawan, masyarakat yang sebelumnya berprofesi sebagai nelayan dan petani lahan kering bisa mendapatkan penghasilan dari pariwisata. Pertama-tama Dewa Sudiarta menyediakan kemah
untuk kepentingan sendiri. Namun karena banyaknya permintaan untuk berkemah di kawasan tersebut, terbesit olehnya mencoba peruntungan menyewakan peralatan kemah kepada wisatawan. “Berjalannya waktu ada yang minta sewa tenda tersebut. Celah peluang itu saya ambil, menikmati kue pariwisata Nusa Penida tidak hanya menjadi penonton saja, “ ujarnya. (dwa)
Bali Post/dwa
KEMAH - Berkemah di Pasih Uug menjadi pilihan favorit wisatawan yang bermalam di Nusa Penida.
BULELENG
Selasa Pon, 3 Januari 2017
11
Cuaca Buruk, Petani Anggur Meringis Singaraja (Bali Post) Cuaca buruk yang melanda Kabupaten Buleleng tak hanya berdampak pada pertanian kopi yang produksinya turun. Namun, juga mengakibatkan petani anggur di Desa Dencarik Kecamatan Banjar meringis. Pasalnya, buah anggurnya yang masih muda hingga memasuki masa panen sebagian membusuk. Pemeliharaan secara intensif pun sudah dilakukan. Hanya, tak memberikan hasil yang memuaskan. Salah seorang petani, I Gede Artawan, Senin (2/1) kemarin, menuturkan cuaca buruk yang belakangan ini melanda sangat berdampak pada tanaman anggur yang menjadi sumber penghasilan utamanya. Selain pertumbuhan daunnya yang tak maksimal, serangan hama pada buahnya saat masih muda juga sangat marak. Kondisi tersebut memicu terjadinya pembusukan dan rontok. “Serangan hama tinggi, daunnya cepat rontok. Buahnya juga banyak busuk,” tuturnya. Dihadapkan dengan persoalan demikian, mengakibatkan hasil panennya turun hingga 50 persen. Kualitasnya juga tak seperti musim sebelumnya yang cukup menggembirakan. Hal tersebut secara otomatis memengaruhi harga jualnya di pasar. “Dalam satu tangkai, setengah sudah pasti busuk. kualitasnya juga kurang bagus,” ucap Artawan. Mengantisipasi serangan hama itu, petani paruh
baya ini mengaku sudah mengintensifkan perawatan. Penyemprotan obat yang biasanya hanya dilakukan sekali dalam tiga hari, musim ini berlangsung setiap hari. Akan tetapi, upayanya itu tak mendatangkan hasil yang memuaskan. Serangan hama tetap saja merajalela. “Karena penyemprotan bertambah, pengeluaran obat jadi bertambah juga. Sulit rasanya dapat untung kalau begini,” katanya. Hal senada juga disampaikan petani lain, Luh Karoni. Tingginya intensitas hujan yang belakangan ini terjadi juga mengakibatkan bunga anggur banyak rontok. Hal itu secara otomatis berdampak pada hasil panennya yang menurun. Menurutnya, hasil panen bisa maksimal jika suhu lingkungan mendukung. Antara cahaya matahari dan hujan harus seimbang. “Tanaman anggur cocoknya saat cuaca agak panas. Hujan tidak terlalu sering. Seperti itu baru buahnya bisa bagus. Serangan hama juga sedikit,” terangnya. S e l a i n m i l i kn y a , ko ndisi serupa juga terjadi pada tanaman anggur petani lain di sekitarnya. Kualitas anggur yang tak begitu baik mengakibatkan harga jualnya cenderung lebih murah, yakni kisaran Rp 8 ribu per kilogram. Berbeda dengan saat kualitasnya normal yang mencapai Rp 12 ribu sampai Rp 15 ribu. “Sekarang hasil panen turun, kualitas turun, harga juga turun,” ujarnya. (kmb45)
Bali Post/kmb45
ANGGUR - Salah seorang petani anggur di Desa Dencarik, Kecamatan banjar sedang membersihkan buah anggur yang busuk akibat terserang hama, Senin (2/1) kemarin.
Hasil Verifikasi, APBD 2017 Tanpa Catatan Singaraja (Bali Post) Kinerja Pemkab Buleleng bersama DPRD dalam menyusun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 membuahkan hasil optimal. Buktinya, dokumen keuangan untuk setahun anggaran ke depan tanpa catatan. Ini sesuai dengan hasil verifikasi Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan tidak ada koreksi terhadap dokumen keuangan tersebut yang bersifat substansi. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah melaporkan hasil tersebut kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRD Buleleng pada 30 Desember 2016 lalu. Laporan ini mengikuti mekanisme. Pemerintah daerah wajib melaporan hasil verifikasi APBD kepada lembaga dewan. Ketua Banggar yang juga Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna yang dihubungi Senin (2/1) kemarin mengatakan, dokumen APBD yang tanpa catatan itu menunjukkan bahwa eksekutif bersama lembaga yang dipimpinnya solid menyusun sebuah dokumen keuangan yang realistis dan mengikuti mekanisme.
M e s k i tanpa catatan, pihaknya tetap mengingatkan eksekutif dalam merealisasikan anggaran tetap mengikuti ketentuan yang ada. Jika dalam perjalanan ada persoalan yang dihadapi, dewan berharap dilakukan koordinasi, sehingga pelaksanaan APBD juga berjalan mulus untuk menjawab kepentingan masyarakat. “Tidak ada catatan yang substansi dan APBD kita tanpa catatan. Kita harapkan dokumen keuangan yang sudah baik ini bisa direalisasikan untuk menjawab kepentingan masyarakat sesuai program yang sudah disusun,” jelasnya. Di sisi lain, Supriatna mengatakan, 2017 Buleleng akan menerima dana transfer daerah terbesar dibandingkan kabupaten dan kota di Bali. Dana sebesar Rp 1,496 triliun ini diterima Buleleng karena sukses mengelola keuangan daerah dengan sangat baik. Selain itu, jatah dana insentif daerah sebesar Rp 55,33 miliar. Dengan kucuran dana sebesar itu, lembaga dewan mengingatkan agar eksekutif memanfaatkan jatah dana tersebut untuk kepentingan
pembangunan yang tertunda di tahun 2016 lalu. Salah satunya adalah menyiapkan anggaran bidang kesehatan. Selain itu, bidang pertanian dalam arti luas termasuk jaringan air bersih juga perlu ditangani dengan mengalokasikan dana transfer daerah maupun jatah dana insentif daerah yang diterima pemerintah. “Tahun 2017 kita juga mendapat kucuran dana sebagai keberhasilan pengelolaan keuangan daerah. Harapan kami dana tersebut dialokasikan menyelesaikan pembangunan yang tahun sebelumnya belum tuntas,” tegas Supariatna. (kmb38)
usia muda. Menyikapi itu, penggelontoran program pembinaan melalui lembaga lokakarya sudah dilakukan. Masyarakat yang terlibat di dalamnya nantinya akan diarahkan untuk bekerja pada program-program yang berlangsung di desa, salah satunya bidang infrastruktur. “Pembinaan sudah terus kami lakukan. Meskipun upah yang diterima warga itu saat diterima lebih sedikit dari biasanya, itu cukup efektif untuk mengurangi pengangguran,” ucapnya, Senin (2/1) kemarin. Langkah lain yang juga dilakukan yakni memberikan sejumlah keterampilan, seperti menjahit, spa maupun pariwisata yang dikerjasamakan dengan
Singaraja (Bali Post) Puluhan koperasi diusulkan Pemkab Buleleng ke Kementerian Koperasi dan UKM untuk dibubarkan tahun ini. Hal tersebut dipicu kondisinya yang sakit, ditandai dengan tiga kali berturut-turut tidak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagprin) Buleleng Ketut Suparto menyampaikan itu, Senin (2/1) kemarin. Berdasarkan data terakhir, jumlah koperasi di Kabupaten Buleleng mencapai 320 unit yang tersebar di sejumlah daerah. Hasil evaluasinya menunjukkan 23 koperasi tergolong sakit lantaran tidak menggelar RAT tiga kali berturut-turut. Menyikapi hal tersebut, pemkab pun mengambil tindakan tegas berupa pembubaran dan itu sudah diusulkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM. “Awalnya pada 2016
diusulkan sepuluh koperasi dibubarkan. Tapi karena kewenangannya sekarang ada di pusat, jadinya tahun ini 23 koperasi itu sekalian diusulkan untuk dibubarkan. Itu ada yang tak RAT lebih dari tiga kali,” ucapnya. Munculnya koperasi sakit, salah satunya akibat sumber daya manusia di dalamnya yang kurang mendukung, baik dari sisi manajemen maupun penggunaan IT dalam mempercepat pelaporan keuangan. Sebelum diusulkan
pembubaran, koperasi yang berfungsi untuk mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) itu sudah dibina, namun tak menunjukkan perubahan ke arah lebih baik. “Pembinaan sudah kami lakukan sebelumnya. Tapi tidak ada perubahan. Akhirnya kami usulkan itu (pembubaran -red),” kata pejabat asal Busungbiu ini. Koperasi di bumi Panji Sakti, tegas dia, tak hanya harus unggul dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas yang nantinya mampu menjadi
penggerak ekonomi kerakyatan. Jika hal tersebut tidak terpenuhi, ke depannya langkah pembubaran akan terus digulirkan. “Manakala ke depan masih tetap ditemukan koperasi tak RAT berturutturut tiga kali, maka langkah pencabutan badan hukum tetap digulirkan,” tegasnya. Ditambahkan, pelaksanaan RAT koperasi menyesuaikan dengan jenisnya. Bagi yang primer berlangsung antara Januari hingga Maret, Sekunder tingkat II antara Maret hingga Mei dan tingkat provinsi serta pusat sampai Juni. “Waktunya sudah ditentukan. Kami berharap seluruh koperasi bisa rutin melaksanakan RAT,” ujarnya. (kmb45)
Desain APK Ditetapkan
Pencetakan dan Pemasangan Ditarget Seminggu Bali Post/dok
Gede Supriatna
Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Andalkan ”Job Fair”
Singaraja (Bali Post) Angka pengangguran di Kabupaten Buleleng berdasarkan data BPS masih berada di atas tujuh ribu orang. Hal tersebut muncul salah satunya akibat sempitnya lapangan pekerjaan. Menyikapi persoalan klasik itu, pemkab pun terus menggelontorkan program, salah satunya job fair. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Buleleng Ni Made Dwi Priyanti mengungkapkan, berdasarkan data BPS 2015, jumlah masyarakat yang menyandang status setengah pengangguran mencapai 2.485 orang dan pengangguran terbuka/kritis, 7.184 orang. Angka tersebut didominasi masyarakat
Tiga Kali Tak RAT, Puluhan Koperasi Diusulkan Dibubarkan
Singaraja (Bali Post) Persiapan KPU Buleleng dalam menyambut pilkada Februari 2017 mendatang terus bergulir. Senin (2/1) kemarin, KPU menetapkan desain alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye bersama perwakilan tim kampanye kedua calon
yakni paket PASS dan Surya. Pencetakannya ditarget tuntas dalam waktu satu minggu. Demikian juga dengan pemasangannya. Divisi Sosialisasi dan SDM KPU Buleleng, Gede Sutrawan, mengatakan dalam perhelatan pilkada, alat peraga dan bahan kampanye
menjadi salah satu hal yang sangat penting dipersiapkan untuk mendukung kegiatan sosialisasi. Melalui hal itu, calon beserta visi misi yang diusung akan bisa diketahui masyarakat umum. “Desainnya sudah ditetapkan bersama perwakilan tim kampanye,” ujarnya.
lembaga swasta. Setiap tahun juga rutin dilaksanakan job fair. Upaya ini diklaim mampu menyerap tenaga kerja hingga 70 persen. “Tahun 2017 job fair akan diselenggarakan lagi. Ini juga cukup efektif untuk memberikan peluang melamar kerja,” imbuh pejabat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini. Sementara khusus untuk tenaga kerja tahun ini diprediksi masih didominasi sektor pariwisata, tetap seperti 2016. Hal tersebut menyesuaikan dengan potensi yang ada di daerah. “Tenaga kerja masih paling banyak bidang pariwisata. Jumlahnya kisaran 60 persen dari total jenis pekerjaan,” ucapnya. (kmb45)
Suara Buleleng Layanan Satu Atap Secara umum pelayanan pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) di Polres Buleleng cukup bagus. Namun, untuk mencari surat keterangan sehat dan tes psikologi yang lokasinya terpisah dari tempat foto, kalau bisa dilayani satu atap agar pencari SIM cukup berurusan di satu tempat saja. Apalagi tempat mencari surat keterangan itu ukurannya sangat kecil sehingga pencari SIM harus antre di jalan. Padahal biaya untuk mencari surat keterangan itu lumayan tinggi. Demikian pula syarat untuk memperpanjang SIM agar diberi kemudahan administrasi terutama bagi pencari SIM yang sudah berumur. Samidana, Penglatan Gede Merta, Celuk Buluh
Bali Post/kmb45
APK - Perwakilan tim kampanye dua paslon Pilkada Buleleng Senin (2/1) kemarin, menandatangani APK yang akan digunakan untuk kampanye.
Lanjut dia, pada pilkada yang diikuti dua calon ini, khusus untuk bahan kampanye, KPU hanya mempersiapkan flayer, leaflet, pamphlet, dan poster. Masing-masing jumlahnya 235.589 lembar menyesuaikan dengan jumlah KK. Angka ini bisa ditambah oleh tim kampanye paslon. “Jumlah penambahannya juga sama dengan KPU,“ bebernya. Sementara untuk APK, KPU menyedikan 5 baliho untuk tingkat kabupaten, 20 umbul-umbul untuk setiap kecamatan, dan 2 spanduk untuk setiap desa/kelurahan. Tim kampanye paslon juga diperkenankan melakukan penambahan. Untuk baliho maksimal tujuh lembar, umbul-umbul 30 lembar, dan spanduk 3 lembar. Pascapenetapan desain, pencetakan mulai dilakukan pada 4 Januari. “Target selesainya 11 Januari. Perlu waktu seminggu. Pemasangannya juga begitu,” ucapnya. Ketua Panwaslih Buleleng, Ketut Ariyanti yang hadir saat itu mengatakan pemasangan APK ini diminta dilakukan secepatnya supaya sosialisasi ke masyarakat bisa maksimal. Pihaknya pun menegaskan APK yang dipasang oleh KPU maupun tim kampanye harus diisi tanda tangan. Hal ini untuk mempermudah pendataan. “Jadwal ini harus benar-benar dipastikan biar sosialisasi lebih maksimal. Waktu pemilihan sudah cukup dekat,” tandasnya. (kmb45)
JEMBRANA
12
Selasa Pon, 3 Januari 2017
Delapan Bulan Paceklik Ikan
Nelayan Terpaksa Kerja Serabutan Negara (Bali Post) Memasuki awal tahun ini, para nelayan di Jembrana masih dirundung permasalahan paceklik ikan. Cuaca buruk yang terjadi selama beberapa bulan terakhir dinilai berdampak pada tangkapan ikan para nelayan. Hampir semua nelayan yang ada di pesisir pantai Jembrana merasakan kondisi yang sama. Para pedagang ikan di pasar juga merasakan dampak ini. Bahkan, omset mereka menurun drastis. Perputaran uang setiap harinya dari bidang perikanan ini sejatinya cukup besar. Ketika paceklik ikan seperti ini, tentunya sangat berpengaruh pada daya beli. Dari informasi, kondisi paceklik ikan di Jembrana ini sudah berlangsung hampir delapan bulan. Prediksi dari Balai Konservasi Sumber Daya Kelautan (Seacorm), kondisi ini akan berlangsung hingga Maret 2017. Karena dampak paceklik ini, nelayan yang semes-
tinya melaut namun mereka lebih memilih mencari pekerjaan serabutan di darat untuk memenuhi kebutuhan. Salah seorang nelayan, Madek mengatakan kendati para nelayan di sini memaksakan diri untuk melaut, namun hasilnya kurang memadai. Bahkan seringkali hasilnya merugi. Sebab, biaya operasional lebih tinggi dari hasil yang didapat. Hal serupa juga dirasakan para pedagang ikan yang biasanya bisa menjual ikan banyak. “Sekarang masih sepi. Karena paceklik ikan, penjualan juga sepi,” terang Edi, salah seorang pedagang ikan di Mendoyo. Hasil tangkap nelayan tradisional masih bisa menutupi penjualan para pedagang. Nelayan ini mencari ikan menggunakan sarana pancing maupun jaring. Karena kondisi seperti ini pula banyak nelayan yang memilih meliburkan diri. Perahu-perahu selerek banyak yang bersandar di
sekitar kolam pelabuhan dan dermaga. Seperti yang terlihat di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan kemarin. Beberapa perahu yang pulang dari menangkap ikan tampak hanya sedikit menurunkan ikan. Hasil tangkapan ikan itu bukan jenis lemuru yang sering dicari pabrik untuk bahan sarden. “Dapat dua ton saja sudah termasuk banyak, biasanya bisa puluhan ton ikan,” tandas Arman, nelayan perahu Selerek. Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jembrana, I Made Sudantra, Senin (2/1) kemarin menerangkan paceklik ikan yang terjadi secara umum tidak berpengaruh secara signifikan perekonomian skala kabupaten. Tetapi, memang di pasar-pasar tradisional para pedagang ikan mengalami penurunan omzet. Begitu halnya dengan warga yang bergantung hidup dari sektor ini. (kmb26)
Bali Post/olo
PADAT – Ribuan kendaraan yang hendak keluar Bali terlihat memadati jalan di luar Pelabuhan Gilimanuk, Senin (2/1) kemarin.
Dua Loket Tak Berfungsi Optimal
Ribuan Kendaraan Antre di Pelabuhan Gilimanuk
Negara (Bali Post) – Berakhirnya liburan panjang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), membuat ribuan kendaraan mengalami antre di Pelabuhan Gilimanuk. Antrean sepeda motor, mobil pribadi dan bus terlihat sejak Minggu (1/1) malam. Bahkan, hingga Senin (2/1) kemarin juga masih terjadi antrean panjang.
Bali Post/olo
BERSANDAR – Sejumlah perahu selerek tampak bersandar di sekitar areal kolam Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Banyaknya perahu yang parkir lantaran paceklik ikan.
Antrean ini terjadi disebabkan lantaran dua dari lima loket (khusus mobil dan sejenisnya) tidak berfungsi secara optimal. Untuk itu, antrean mobil lebih banyak di luar pelabuhan, sementara di parkir areal pelabuhan terlihat lengang. Dari pengamatan pada Minggu malam antrean mobil pribadi terjadi hingga di Pasar Gilimanuk atau sekitar satu kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk. Semakin malam, kendaraan
yang datang ke Gilimanuk semakin banyak. Areal terminal manuver yang bisa menampung ratusan mobil juga sangat padat. Di loket pintu masuk, sejumlah petugas pelabuhan nampak berup aya memperbaiki loket yang tidak berfungsi. Akan tetapi, hasil perbaikan itu hanya satu yang bisa difungsikan pada Minggu malam. Pihak ASDP Gilimanuk memprediksi puncak kepadatan arus kendaraan keluar Bali pada
Minggu dan Senin (2/1) kemarin. Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Sugeng Purwono mengatakan padatnya kendaraan keluar Bali ini terjadi sehari setelah perayaan malam pergantian tahun. Kendaraan yang menyeberang didominasi kendaraan pribadi yang merupakan wisatawan domestik dan merayakan pergantian tahun di Bali. Pihak ASDP, menurutnya menyiapkan sedikitnya 30
kapal. 20 KMP di MB dan Ponton serta 10 kapal di dermaga LCM. Penambahan loket tidak dilakukan karena kondisi antrean ini diakui masih bisa diantisipasi. Tetapi pihaknya sewaktuwaktu tetap siaga apabila nantinya terjadi lonjakan. Sementara, data jumlah kendaraan yang telah diseberangkan ke Jawa rata-rata naik 3 persen dibanding tahun lalu. Rinciannya, selama dua hari belakangan (Minggu dan Senin) tercatat 42.616 penumpang yang telah keluar Bali. Sedangkan, kendaraan roda dua (R2) sebanyak 3.697 unit dan kendaraan roda empat (R4) sebanyak 5.152 unit. (kmb26)
Bupati Artha
Jadikan Pergantian Tahun sebagai Momen Evaluasi PEMKAB Jembrana menggelar hiburan rakyat dalam menyambut pergantian Tahun Baru 2017 yang dipusatkan di halaman Gedung Kesenian Bung Karno, Sabtu (31/12) malam. Pada perayaan ini, Bupati Jembrana I Putu Artha ingin acara pergantian tahun sebagai momen evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai program yang dilaksanakan tahun 2016. “Malam pergantian tahun bukan sebatas hura-hura, tapi bagaimana memaknainya sebagai bentuk evaluasi. Melakukan perbaikan terhadap berbagai kelemahan maupun kekurangan selama ini,“ kata Artha. Artha menyebutkan berdasarkan evaluasi tahun 2016, pihaknya telah mencanangkan berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2017. Pada bidang pendidikan, upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik akan dilakukan khususnya bagi mereka yang berada di sekolah dasar dengan memberi penghasilan tambahan kepada guru abdi. Harapannya dengan kenaikan penghasilan tersebut akan
memotivasi para guru abdi mengajar lebih baik, lebih semangat dalam meningkatkan kualitas anak didik. Di samping itu pada jenjang pendidikan tinggi, akan dibangun Politeknik Negeri Kelautan di Desa Pengambengan. Sementara di bidang kesehatan sebagai bentuk solusi dihapuskan program JKBM, Pemkab Jembrana berencana membantu membayarkan iuran premi JKN bagi masyarakat kurang mampu dengan mekanisme sharing dengan Pemprov Bali. Program di bidang infrastruktur serta pariwisata tetap menjadi skala prioritas pada tahun ini, di antaranya menuntaskan berbagai proyek infrastruktur seperti jalan, gang serta jembatan sesuai dengan target yang telah disusun. Sementara pada bidang pariwisata berbagai destinasi wisata potensial di Jembrana akan dikembangkan. Seperti penataan objek wisata Batu Belah di Pendem, objek wisata Gelar di Desa Batuagung, Juwuk Manis di Manggisari, serta objek wisata Delod Berawah. “Kita juga kan melanjutkan pembangu-
nan rest area Pengeragoan, Anjungan cerdas mandiri di Rambut siwi serta pembangunan anjungan konservasi Taman Nasional Bali Barat. “Program-program tersebut merupakan prioritas di samping melanjutkan pembangunan di bidang lain yang telah disusun,“ terang Artha. Acara malam pergantian tahun turut dihadiri Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, jajaran Forum Komunikasi Daerah bersama pejabat di lingkup SKPD Jembrana. Mereka berbaur dengan masyarakat umum yang sedari sore telah memadati halaman GKBK dan sekitarnya. Sementara dari deretan artis pendukung, turut dimeriahkan penampilan artis lokal Jembrana, Agus Veron serta Made Gimbal, artis asli Jembrana yang saat ini tengah naik daun dan memiliki basis penggemar cukup banyak. Selain itu ikut ditampilkan lawak Dadong Rerod, Ray Peni dan ditutup dengan penampilan Lolot Band serta pertunjukkan Kembang Api menandai dimulainya awal tahun baru 2017. (ad100)
Bali Post/olo
IRD – Bangunan IRD RSUD Negara rencananya akan diperlebar ke belakang untuk pasien penanganan darurat.
Peralihan JKBM ke JKN
RSUD Kekurangan Kamar Kelas I dan II Negara (Bali Post) – Terhitung sejak Minggu (1/1) lalu, Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) sudah tidak berlaku lagi dan digantikan dengan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Sejumlah fasilitas kesehatan milik daerah mulai mengikuti perubahan tersebut. Seperti di RSUD Negara, salah satu yang menjadi kewajiban adalah ketersediaan kamar mengikuti hak peserta jaminan kesehatan. Sebelumnya, jumlah ruangan kamar pasien lebih difokuskan pada kamar kelas III. Sementara jumlah kamar kelas I dan II lebih sedikit. “Kita masih kekurangan kamar I dan II, dengan pergan-
tian jaminan kesehatan ini, kami wajib menyediakan dan menambah kamar itu,” ujar Direktur RSUD Negara Made Dwipayana ditemui Senin (2/1) kemarin. Dwipayana menambahkan dengan adanya penambahan gedung berlantai empat, menurutnya, dapat menambah jumlah kamar baik kelas I, II dan III. Awal tahun ini, gedung tersebut sudah bisa digunakan. Menurutnya ada penambahan tempat tidur untuk kelas I dan II dibandingkan sebelumnya masingmasing 16 tempat tidur kelas I dan II. Di gedung baru ini, katanya, tiga lantai nanti terdapat 26 tempat tidur baik kelas I
hingga III. “Yang paling atas lantai empat, khusus untuk administrasi. Ruangan rawat inap yang ada sekarang kita pindahkan ke sana nanti, untuk perluasan gedung IRD,” tambahnya. Selain dari segi jumlah kamar, persiapan lain yakni terkait tenaga operator yang sebelumnya JKBM, tentunya akan diganti. Sebelumnya ada beberapa tenaga kontrak operator untuk JKBM dan saat ini sudah dipindahkan ke SMA dan Samsat. Namun, pihak RSUD tidak menambah lagi tenaga untuk operator tersebut. Pihaknya memanfaatkan tenaga yang sudah ada dengan terlebih dulu mengi-
kuti pelatihan. “Ada tiga yang kita latih, karena tenaga sebelumnya sudah dipindah. Kita mau kontrak mereka tapi tidak mau,” terangnya. Kendati adanya perubahan sistem jaminan kesehatan ini, pihaknya optimis tidak akan krodit. Karena masyarakat sudah mulai mengerti. Di samping itu juga sebelumnya telah dilakukan sosialisasi. Ia menjelaskan, RSUD Negara juga mematok target pendapatan badan usaha ini tahun depan naik dari Rp 38,2 miliar menjadi Rp 43 miliar. Sebelumnya, pendapatan tahun 2016 juga naik Rp 5 miliar lebih dibandingkan tahun 2015. (kmb26)
Negara (Bali Post) Bertepatan dengan rahina Tumpek Wayang, pada Sabtu (31/12) lalu berlangsung upacara piodalan di Pura Dang Khayangan Majapahit Desa Banyubiru Kecamatan Negara. Ida Batara nyejer selama tiga hari, yakni mulai Sabtu lalu hingga, Senin (2/1) malam. Prosesi piodalan ini diawali dengan pacaruan, mabeji sampai panyineban. Terlihat, ribuan pamedek dari
berbagai desa di Jembrana, bahkan umat Hindu se-Bali tangkil ngaturang bhakti pada Senin malam. Dalam pelaksanaan piodalan ini melibatkan lima desa adat sebagai pangempon. Masing-masing Desa Kaliakah Kangin, Kaliakah Kauh, BB Agung, Baluk dan Desa Banyubiru. Sejak tahun 1965, pura ini telah direnovasi beberapa kali. Begitu pula dengan penambahan luas dari
sebelumnya hanya beberapa are, kini arelanya sudah 47 are lebih. Sebelum direnovasi, di areal pura masih terdapat pohon beringin besar tepat di sebelah utara. Palinggih saat itu masih satu dan sederhana serta berada di bawah pohon beringin. Setelah direnovasi, kori masuk posisinya di sebelah barat, sehingga terlihat lebih luas karena setiap tahun jumlah pamedek semakin
bertambah. Guna menyempurnakan bangunan pura, salah satu Klian Pangempon Pura Dang Khayangan Majapahit, Wayan Pinta mengatakan sejumlah perbaikan akan segera dilakukan. Perbaikan yang akan dilangsungkan meliputi pembuatan gapura, papan nama pura, perubahan fisik di bangunan pura beji serta penataan areal parkir barat. (kmb26)
”Piodalan” di Pura Dang Khayangan Majapahit
BUNYIKAN TEROMPET - Suasana perayaan pergantian tahun di GKBK Jembrana. Bupati Artha bersama-sama membunyikan terompet menjelang pergantian tahun.
Selasa Pon, 3 Januari 2017
SOSOK Berdayakan Generasi Muda GENERASI muda di desa-desa perlu wadah pemberdayaan. Mereka harus dibangun menjadi generasi penerus (regenerasi) yang mampu melanjutkan agenda pembangunan di desa-desa. Upaya itu salah satunya bisa dilakukan melalui STT, yang sudah terbukti mampu mengarahkan generasi muda ke arah pemberdayaan. Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, mengatakan hal itu saat hadir pada HUT ke-32 ST (Sekaa Truna) Yowana Wira Dharma, di Desa Nyuh Tebel, Manggis, belum lama ini. Di hadapan seratusan anggota ST ini, Wabup Artha Dipa menegaskan, proses pemberdayaan generasi muda selanjutnya akan menentukan maju tidaknya pembangunan di suatu desa. Desa-desa yang sudah mampu menggerakkan generasi muda untuk peduli dan membangun desa, nanti akan menjadi calon-calon penerus yang bisa menjaga nama baik desa dan melanjutkan pembangunan lebih maju. Wabup Artha Dipa pada kesempatan itu mengapresiasi kreativitas para anak muda anggota ST Yowana Wira Dharma Desa Nyuh Tebel. Dia meminta agar ke depannya semakin dijaga dan ditingkatkan persaudaraan serta solidaritas antar-anggota. Wabup juga berharap kepada seluruh anggota ST yang berada di Kabupaten Karangasem pada umumnya, agar tidak berbuat atau melakukan action yang melanggar hukum, baik itu tindakan kriminal, hura-hura termasuk terlibat pada narkoba serta bentuk perbuatan melanggar hukum lainnya. “Gunakan wadah Sekaa Truna ini untuk menunjukan kontribusi ke desa agar bisa lebih maju dan unggul di segala bidang. Sekaa Truna harus mampu melahirkan generasi berprestasi,” tegasnya. (gik)
KARANGASEM
13
Turis Prancis Meninggal di Jasri Amlapura (Bali Post) -
Seorang turis Prancis, Marie Guindron Menant (94), ditemukan meninggal di dalam Rumah Kelapa, Lingkungan Jasri Kelod, Subagan, Senin (2/1) kemarin. Dia sudah ditemukan tak bernyawa di dalam kamarnya oleh menantunya, I Komang Parwata (33). Tidak ada tanda-tanda kekerasan dari tubuh korban. Dia diduga meninggal karena sakit bertahun-tahun. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso membenarkan informasi itu. Turis kelahiran Bordeaux itu tinggal di sana bersama anaknya Isabelle Menant Goodman (59). Sebelum ditemukan meninggal, menantunya Parwata, sempat mengeceknya sekitar pukul 06.30 wita, sebelum berangkat kerja. Pada saat itu, Marie dalam keadaan tidur, dan masih bernapas. Setelah itu, menantunya itu berangkat bekerja di Pabrik Sabun, Jasri. Tetapi, selang satu jam, Parwata mengaku mendapat kabar buruk dari temannya bahwa mertuanya sudah meninggal. Parwata mengaku langsung pulang dan mengecek kondisi mertuanya dengan cara meraba nadi dan mengecek napasnya. Ternyata napas Marie sudah tidak ada, namun badan korban masih hangat. Curiga dengan kondisi demikian, dia melaporkanya ke Polsek Karangasem untuk penyelidikan lebih lan-
jut. Anggota Polsek saat itu, langsung mengecek ke TKP, dipimpin Kapolsek Kompol Gede Wali dan didampingi Kanit Reskrim. Petugas kepolisian langsung melakukan olah TKP di sekitar tempat kejadian itu. Hasilnya, tidak ditemukan sesuatu yang mencurigakan. terhadap jenazah korban. Pemeriksaan luar juga dilakukan dokter Ni Kadek Ratnasari Agustini dari Puskesmas Karangasem I. Hasilnya juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal itu lantaran mayatnya tidak mengalami kaku mayat serta lebam mayat. “Dokter berkesimpulan korban diduga meninggal kurang dari 8 jam lalu,” katanya. Polisi kemudian melanjutkan penyelidikan dengan menginterogasi Parwata dan saksi-saksi lainnya. Hasilnya, didapat keterangan Marie memiliki riwayat penyakit diabetes, pneumonia, dan sakit jantung. Parwata
Bali Post/kmb31
PENYELIDIKAN - Kapolsek (kanan) saat melakukan penyelidikan terhadap meninggalnya korban di TKP, Rumah Kelapa, Lingkungan Jasri Kelod. menegaskan, sekitar Februari 2016, kondisi korban sempat memburuk dan sejak saat itu kesehatan korban terus menurun, sehingga secara rutin sebulan sekali telah menjalani check-up ke
RSUP Sanglah. “Baik pelapor maupun anak korban, meminta agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazahnya. Saksi juga tidak menaruh kecurigaan terhadap siapa
pun mengenai meninggalnya korban. Soalnya, korban meninggal dunia secara wajar akibat penyakit tua,” imbuh Kapolsek Karangasem, Kompol Gede Wali. (kmb31)
Perlu ’’Mulat Sarira’’ Demi Kesejahteraan Bersama
Tirtagangga Ramai Pengunjung LIBUR Tahun Baru 2017 banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur. Sejumlah objek wisata favorit di Karangasem pun ramai dikunjungi wisatawan sejak 31 Desember tahun lalu sampai 2 Januari 2017 kemarin. Seperti yang tampak di Objek Wisata Tirtagangga, objek wisata peninggalan zaman Kerajaan Karangasem ini, dikunjungi ribuan wisatawan dalam sehari. Situasi jalan raya menuju objek wisata ini pun menjadi cukup krodit karena banyaknya kendaraan pribadi pengunjung menuju lokasi. (gik)
Amlapura (Bali Post) Datangnya tahun baru disambut meriah jajaran Pemkab Karangasem dengan perayaan yang dipusatkan di Gedung UKM Center, Amlapura. Bupati IGA Mas Sumatri yang memimpin acara perayaan itu mengajak masyarakat Karangasem menjadikan tahun baru sebagai momentum mulat sarira (introspeksi), memperbaiki yang masih lemah dan menyempurnakan yang sudah baik. ‘’Mari kita maknai pergantian tahun untuk selalu mulat sarira. Ke depan perlu berkarya lebih gemilang dan senantiasa berbuat nyata un-
tuk kebaikan dan kesejahteraan bersama. Tahun yang telah berlalu hendaknya dapat dijadikan pengalaman dan bahan evaluasi sebagai arah perjalanan mendatang lebih baik,’’ serunya di hadapan masyarakat yang memadati lokasi acara. Guna mewujudkan citacita Karangasem Bersih Cerdas dan Bermartabat, Bupati Mas Sumatri mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut berperan aktif dalam pembangunan. Pihaknya pun menyampaikan apresiasi karena berkat dukungan dari seluruh komponen masyarakat, maka tahun pertama pemerintahannya dapat menyelesaikan
program-program pembangunan sesuai rencana. Bupati Mas Sumatri mengingatkan masih banyak hal yang harus dikerjakan untuk mengentaskan Karangasem dari ketertinggalan. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pihaknya memberi penekanan khusus kepada jajaran Aparatur Sipil Negara di Pemkab Karangasem. Diminta semua unit kerja pemerintahan selalu bekerja sama dalam sebuah keharmonisan. Seluruh jajaran pemerintahan agar mampu meningkatkan koordinasi dalam menjalankan tugastugas menuju tata kelola pemerintahan yang bersih,
PDAM Karangasem Genjot Pelayanan Amlapura (Bali Post) Musim hujan membawa dampak positif terhadap kemampuan PDAM Karangasem terkait penyediaan air kepada pelanggannya. Namun selepas musim hujan, satu-satunya perusahaan daerah milik Pemkab Karangasem itu biasanya dihantui paceklik akibat terjadinya penurunan debit pada hampir semua sumber mata air yang selama ini menjadi pemasok air baku. Direktur PDAM Karangasem, I Gusti Made Singarsi, Senin (2/1) kemarin, mengakui ketersediaan air baku masih menjadi masalah serius. Terbatasnya debit air kerap mengakibatkan tersendatnya distribusi air di sejumlah kawasan. Di wilayah Kecamatan Kota misalnya, distribusi air sering mengalami kendala untuk wilayah Asak, Timbrah, Jalan Pesagi, Jalan Diponegoro, Jalan Samanhudi, dan Jalan Untung Surapati. Namun berkat terobosan-terobosan yang disertai pengaturan distribusi air, keluhan pelanggan atas macetnya air PDAM mulai mengendur. ‘’Kita bertekad menjadikan pergantian tahun sebagai media evaluasi. Kita punya cukup banyak potensi air baku, awal tahun 2017 kita optimis beberapa sudah bisa kita manfaatkan,’’ katanya. Untuk menambah debit distribusi di wilayah Kota Amlapura, PDAM Karangasem segera mengaktifkan sumur bor bantuan pusat di Desa Tumbu. Selama ini sumur bor yang awalnya dibangun untuk kebutuhan subak itu terbengkalai, padahal potensi debitnya mencapai 10 liter per detik. Selain itu, PDAM Karangasem juga berancang-ancang memanfaatkan sumur bor serupa di Banjar Darmawinangun, Kubu. Namun potensi 5 sampai 7 liter per detik dari sumur bor tersebut akan dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat setempat termasuk sebagian warga di wilayah Desa Baturinggit. Untuk mengatasi persoalan air bersih di wilayah Kecamatan Kota, PDAM juga memanfaatkan air buangan Taman Tirta Gangga. Upaya tersebut juga dalam rangka menindaklanjuti target pemasangan 700 sambungan baru untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Selain memikirkan penambahan sambungan, Singarsi juga sedang mencoba membenahi sistem kerja, dengan menerapkan pola pelayanan prima yang wajib dilakukan karyawan PDAM. ‘’Saat ini, kita telah melayani 32.393 sambungan rumah. Dengan perbaikan sistem dan pola kerja kita ingin meningkatkan kualitas dan cakupan layanan,’’ ungkapnya. (kmb)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Bali Post/kmb
SEMBAHYANG - Sebelum datangnya Tahun Baru 2017, seluruh pejabat melakukan persembahyangan di Pura Jagatnatha, Amlapura, 31 Desember tahun lalu.
berwibawa dan berintegritas. ‘’Aparatur sipil negara sebagai pelaksana kebijakan publik harus memiliki komitmen bekerja sebagai sebuah
tim. Bekerja dengan semangat pengabdian tinggi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,’’ pintanya. (kmb)
Ancaman Keamanan Makin Beragam
Satpam Diminta Tingkatkan Profesionalisme Amlapura (Bali Post) Modus kejahatan belakangan sifatnya kian beragam saja. Padahal, Bali sebagai destinasi wisata dunia, menuntut sistem keamanan yang dibangun secara profesional. Satpam atau security memegang peran penting sebagai ujung tombak keamanan. Karena itu, mereka diminta terus meningkatkan profesionalismenya dalam bertugas memberikan rasa aman di tempatnya bekerja. Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa mengatakan hal itu saat upacara peringatan HUT ke-36 Satpam - Satuan Pengamanan di Mapolres Karangasem, belum lama ini. Artha Dipa menegaskan, satpam harus mampu memberi rasa aman di tempatnya bertugas, mampu menciptakan stabilitas keamanan dan ketenteraman di lingkungan kerjanya. Karena itu harus sejalan dengan semangat Satpam Indonesia yakni mampu melaksanakan tugas secara profesional, modern, dan dipercaya. Sebagai satuan pengamanan, satpam memiliki posisi strategis sebagai yang terdepan, menciptakan jaminan perlindungan terhadap dunia usaha di negara kita. Karena itu, penyiapan kemampuan profesional anggota satpam hendaknya mendapat atensi dan prioritas oleh seluruh pemangku kepentingan bersama Polri. Prioritas penyiapan anggota satpam yang profesional dan memiliki keunggulan bersaing dengan security profesional asing. Situasi dan kondisinya kian mendesak. Variabel-variabel pelatihan untuk membawa ke tahap profesionalisme harus direalisasikan terkait adanya 12 sektor prioritas MEA 2015 yang disebut sebagai Free Flow of Skilled Labor (arus bebas tenaga terampil). “Jangan sampai posisi security pada industri strategis dan objek vital nasional, diduduki orang asing. Posisi dalam organisasi hendaknya dipegang anggota satuan pengamanan yang memenuhi regulasi dan ketentuan yang mengaturnya,” tegasnya. Dengan demikian, peningkatan profesionalisme satpam tak hanya untuk meningkatkan keamanan, tetapi juga mampu menjaga daya saing dengan tenaga kerja asing. Wabup Berharap ini mampu disikapi serius, sehingga ke depannya satpam bisa menjawab tantangan persaingan pada perdagangan bebas itu di Bali. (kmb31)
Tuntutan Belum Dipenuhi
Para Kadus Ancam Demo Lagi Nasib para klian banjar dinas atau kepala dusun (kadus) lama kian tak jelas. Aspirasi yang mereka sampaikan berulang kali kepada legislatif dan eksekutif, tak memperoleh kepastian. Jengkel diperlakukan seperti itu, para kadus ini berencana akan demo lagi dengan mengerahkan massa lebih besar. Bagaimakah ekspektasi dan action para Klian Banjar Dinas itu selanjutnya? KETUA Forum Kadus Karangasem, Ketut Sulendra, Senin (2/1) kemarin, mengatakan usai demo terakhir ke Pemkab Karangasem, 22 Desember tahun lalu, mereka belum juga mendapat kejelasan. Pemkab Karangasem, kata dia, beralasan belum bisa mengambil keputusan apa pun, karena masih menunggu surat balasan dari hasil konsultasi ke Mendagri. Sementara para kadus itu sudah tak bisa menunggu lebih lama lagi, lantaran satu per satu masa jabatan mereka akan habis, setelah diterapkannya Perda nomor 8 tahun 2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Hal itu sebagai tindak lanjut diber-
lakukannya UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa dan PP 43 tahun 2014. Dia mengancam akan demo lagi. Alasannya, para kadus lama ini, merasa digantung pemkab. Ia menilai ada kejanggalan, mengingat konsultasi saat itu langsung dari pemkab bersama forum kadus itu waktunya sudah cukup lama. Kadus Dalem, Desa Duda, Selat menegaskan keterlambatan ini mengakibatkan semakin banyak kadus yang menjadi korban, karena masa jabatannya selesai tanggal 31 Desember 2016 lalu. “Bahkan, di beberapa desa, sudah berani melakukan pemilihan kadus tanpa mengindahkan surat penundaan dari Sekda. Seperti
yang terjadi di Desa Peringsari Muncan,” katanya. Sebelum memutuskan demo, lagi, Sulendra mengaku sudah beberapa kali melapor ke BPMPD -- Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa -- Karangasem. Namun, Ia selalu hanya disuruh menunggu dan bersabar. “Kesabaran kami ada batasnya. Kalau terus seperti ini, kami akan turun lagi melibatkan massa lebih besar dari sebelumnya. Tiap dusun nanti akan menyertakan 300 orang. Kita ngelurug samasama kantor bupati lagi,” kata Sulendra dengan nada tinggi. Sulendra mengaku sempat ikut ke Mendagri, saat samasama melakukan konsultasi langsung ke Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri bersama Perwakilan Pemkab Karangasem. Dari hasil pertemuan itu, pemkab disarankan merevisi perda. Sebab menurut Dirjen, Pemkab Karangasem salah mengartikan UU sehingga perlu dilakukan perbaikan. Saat itu, Pemkab Karangasem tetap kekeh mengaku sudah
sesuai prosedur. “Pemkab di sana malah dikuliahi pejabat Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri dalam menyusun perda. Saya waktu itu sampai menahan tawa, karena Kabag Hukum Karangasem, dicecar diminta belajar lagi masalah hukum,” kenangnya. Dihubungi terpisah, mantan Asisten I Pemkab Karangasem, I Ketut Wage Saputra, mengakui, surat balasan pascakonsultasi itu memang belum turun. Pejabat yang dulu lebih banyak menangani masalah ini menegaskan, BPMPD sudah diminta berkirim surat susulan. Wage yang kini menjabat Kasat Pol. PP, pascamutasi 30 Desember tahun lalu, mengatakan hasil konsultasi lisan tidak bisa dipakai dasar mengambil keputusan. Pihaknya mengaku perlu bukti tertulis yang nantinya dijadikan sebagai dasar bagi pemkab bertindak terkait tuntutan kadus ini. Wage Saputra menambahkan, terkait tuntutan para kadus lama ini, Pemkab Karan-
gasem, belum ada rencana merevisi Perda nomor 8 tahun 2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Dia tetap bersikukuh, perda itu sudah disusun berdasarkan aturan di atasnya dan mekanisme yang benar. Sebelumnya, ratusan kadus ngelurug – ramai-ramai mendatangi - Kantor Bupati Karangasem, Jumat 16 Desember tahun lalu. Perwakilan klian banjar saat itu, tampak berang, hingga membuat suasana gaduh. Sebab, tuntutan mereka terhadap masa depan klian banjar dinas, rupanya saat itu belum ditindaklanjuti. Ada sekitar 320 klian banjar dinas dari 728 klian banjar dinas di Karangasem, yang mendatangi Kantor Bupati Karangasem saat itu. Koordinator aksi, Ketut Sulendra, mengatakan pascaterbitnya Perda nomor 8 tahun 2016, situasi di desadesa menjadi kacau. Pihaknya demo ke DPRD Karangasem dan Kantor Bupati saat itu semata-mata menuntut keadilan. (gik)
TABANAN
14
Selasa Pon, 3 Januari 2017
Layanan Cuci Darah Jadi Empat ”Shift” Tabanan (Bali Post)Selama ini untuk melayani pasien cuci darah atau hemodialisa (HD), BRSUD Tabanan didukung oleh 27 mesin. Dari jumlah itu, sepuluh mesin ada di BRSUD Tabanan dan 17 mesin di RS Nyitdah. Dengan terpisahnya manajemen dan opdr. Nyoman Susila erasional RS Nyitdah, layanan HD tidak bisa lagi dilakukan di RS yang berlokasi di Nyitdah, Kediri tersebut. Untuk itu, pihak BRSUD Tabanan sedang menyiapkan ruangan HD nya sehingga 17 mesin HD yang ada di RS Nyitdah bisa dipindahkan ke BRSUD Tabanan. Namun karena sedang menunggu proses penyiapan ruangan selesai, sepuluh mesin di gedung HD BRSUD Tabanan untuk sementara tidak bisa diaktifkan dan layanan HD memakai 17 mesin saja yang saat ini dititip di RS Nyitdah. Direktur BRSUD Tabanan dr. Nyoman Susila, Senin (2/1) kemarin mengatakan dengan 27 mesin HD saja sebenarnya layanan HD belum maksimal melihat perbandingan adanya mesin dan pasien tidak sebanding. Namun pihak BRSUD berusaha melakukan layanan dengan membuka empat shit untuk layanan HD sampai ruangan selesai dan bisa digunakan. Penyiapan ruangan sendiri akan dimulai pada enam Januari ini dan diusahakan bisa selesai kurang dari 120 hari. Meski sepuluh mesin HD untuk sementara tidak diaktifkan, menurut Susila layanan HD masih bisa melayani pasien HD yang terjadwal di BRSUD. Meski dilakukan empat shift, tetapi mesin masih bisa beristirahat saat pergantian dan persiapan pasien. Jika dilihat dari sisi ideal, lanjut Susila seharusnya Tabanan memiliki 40 mesin HD. Saat ini baru ada 27 mesin dan diharapkan peningkatan jumlah mesin ini bisa dilakukan ke depan, sehingga bisa melayani pasien HD di Tabanan dengan lebih baik. (kmb24)
Pariwisata dan Perdagangan, Potensi Kerja di Tabanan
Tabanan (Bali Post)Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tabanan, jumlah angkatan kerja tahun 2016 adalah 268.754 jiwa. Dari jumlah tersebut yang bekerja 264.133 jiwa, sementara pencari kerja atau penganggur sebanyak 4.641 jiwa (1,73%). Jumlah ini menurun dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 6.027 jiwa (2,35%). Kepala Disnakertrans Tabanan Putu Santika, Senin (2/1) kemarin mengatakan untuk tahun 2017 potensi kerja di Tabanan yang besar adalah bidang Pariwisata dan Perdagangan. Alasannya, saat ini di Tabanan sedang didorong ekonomi kerakyatan BUMDes maupun BUMD. Selain itu sudah mulai muncul pertokoan yang menunjukkan menggeliatnya potensi kerja di bidang perdagangan. Sementara untuk pariwisata, selain memiliki daerah tarik wisata seperti Tanah Lot dan Ulun Danu Beratan, perkembangan wisata Tabanan juga mulai merambah ke desa dengan dibentuknya desa wisata. ‘’Bahkan untuk wisata kebutuhan tenaga kerjanya tidak hanya tenaga lokal tetapi juga luar negeri,’’ ujarnya. Sementara untuk mempersiapkan SDM di Tabanan agar bisa bersaing, terutama bagi masyarakat yang perpendidikan menengah ke bawah, Disnakertrans menggelar berbagai paket pelatihan. Antara lain pelatihan satpam dan processing hasil pertanian. “Tahun 2016 lewat dana APBD telah digelar 20 paket pelatihan,’’ ujar Santika. (kmb24)
Warung Global
Bali Post/kmb 24
LAYANAN HD - Mediasi antara BPJS dengan RSU Kasih Ibu Tabanan oleh Dinas Kesehatan Tabanan, Jumat (30/12) lalu mendapatkan keputusan jika layanan HD untuk pasien JKN tetap bisa dilayani di RSU Kasih Ibu Tabanan meski kerja sama dengan BPJS tidak dilanjutkan.
Tak Lanjutkan Kerja Sama dengan BPJS
RS Kasih Ibu Tabanan Tetap Layani Pasien HD
Tabanan (Bali Post) Kerja sama antara RSU Kasih Ibu Tabanan dengan BPJS Kesehatan berakhir per 1 Januari 2017. Tidak diperpanjangnya kerja sama antara BPJS dengan RS swasta ini mengurangi salah satu layanan fasilitas kesehatan bagi masyarakat peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Terutama layanan hemodialisa (HD) atau cuci darah. Kepala Unit MPKR (Manajemen Pelayanan Kesehatan Rujukan) BPJS cabang Denpasar Ni Made Dwi Diantari mengatakan pasien JKN memang tidak lagi
Selain RSU Kasih Ibu Tabanan, lanjut Diantari, ada dua RS swasta yang juga tidak melanjutkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan per Januari 2017, yaitu RSU Kasih Ibu Denpasar dan RS Puri Bunda. Penghentian kerja sama ini memungkinkan karena yang diwajibkan pemerintah untuk melayani pasien JKN adalah RS milik pemerintah. Sementara untuk RS Swasta dapat melayani pasien JKN dengan memenuhi berbagai persyaratan. Direktur RSU Kasih Ibu Tabanan dr. Gede Ngurah Buana, M.Kes. mengatakan pihaknya
tidak putus begitu saja dalam melayani pasien JKN meskipun kerja sama dengan BPJS tidak lagi dilanjutkan. Itu sebabnya RSU Kasih Ibu Tabanan tetap akan melayani pasien cuci darah atau HD. Mengingat kebutuhan akan mesin HD juga masih tinggi di Tabanan. Disisi lain, pihaknya mempertimbangkan pula kemungkinan kerja sama berlanjut di kemudian hari. ‘’Tetapi untuk itu kami sedang berbenah,’’ ujarnya. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan saat ini mesin HD di BRSU Tabanan yang ber-
jumlah 27 mesin masih sangat kurang dalam menangani pasien HD di Tabanan. Untuk itu keikutsertaan pihak swasta dalam membantu memenuhi layanan ini sangat dibutuhkan. Sementara untuk layanan lain diluar HD masih bisa dilayani oleh fasilitas kesehatan milik pemerintah. Terlebih tahun 2017 mendatang RS Nyitdah telah beroperasi sendiri dan bisa menerima pasien secara mandiri. ‘’Karena izinnya sudah terpisah dari BRSU Tabanan, RS Nyitdah sudah mulai menerima pasien sendiri per Januari 2017,’’ ujarnya. (kmb24)
Tak Representatif
Tahun Ini Gedung Klinik Pendidikan Direhab
Tabanan (Bali Post) -
Sebagai lembaga yang lahir untuk bisa mengatasi beragam permasalahan dunia pendidikan khususnya di kabupaten Tabanan, klinik pendidikan rupanya masih nyerendeng menjalankan tugas dan fungsinya. Selain terbentur anggaran, lembaga di bawah naungan Dewan Pendidikan ini belum memiliki gedung representatif untuk mengadakan pembinaan maupun pelatihan yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Namun di tahun 2017 ini dipastikan kedua gedung tersebut akan direhab. Ini ditegaskan oleh Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘‘Boping’’ Suryadi saat pertemuan dengan jajaran Dewan dan Klinik Pendidikan yang digelar akhir tahun 2016.
Pertemuan tersebut lebih banyak mengevaluasi perjalanan pendidikan di Tabanan selama tahun 2016, sekaligus membahas tentang pendidikan Tabanan di tahun mendatang. “Jangan ditunda lagi, tahun 2017 gedung Dewan dan Klinik Pendidikan harus terealisasi, apalagi lembaga ini sudah mendapat respons positif dari Menteri Pendidikan,” ujarnya. Politisi asal Selemadeg ini juga mengapresiasi kinerja dewan dan klinik pendidikan Tabanan yang selama ini telah berbuat banyak untuk perbaikan pendidikan di Tabanan. “Dewan dan Klinik Pendidikan Tabanan menjadi salah satu pilot project dari pemer-
intah pusat. Jadi kita harus memberikan perhatian lebih,” jelasnya. Ia juga meminta agar lembaga ini dilengkapi dengan mobil operasional. “Kalau tidak diberikan mobil operasional, pakai mobil dinas saya saja,” janji Boping. Selama ini, diakui Boping, komunikasi yang terjalin antara Dewan dan Klinik Pendidikan dengan Dinas Pendidikan memang masih kurang . “Saya harap pola komunikasi yang dulu bisa dihilangkan, apalagi Kepala Dinas Pendidikan sudah ada yang baru,” tegas Boping. Ia tidak ingin pola-pola lama terjadi lagi karena kemandegan komunikasi antara Dewan dan Klinik Pendidikan dengan Dinas Pendidikan. “Apalagi saya
dengar ada dugaan kasus penyalahgunaan dana di salah satu
UPTD Pendidikan. Hal itu agar tidak terjadi lagi dan biarkan diusut oleh yang berwenang,” tandas Boping. Sementara itu, Kepala Dinas pendidikan Tabanan I Wayan Adnyana mengaku siap mendukung program kerja dari Dewan dan Klinik Pendidikan Tabanan. “Mari bersinergi membangun pendidikan Tabanan agar lebih baik lagi,” jelasnya.
Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Suartana menyambut baik upaya yang disampaikan Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi. Memang diakuinya gedung dewan dan klinik pendidikan kurang memadai. Meski demikian tidak menyurutkan semangat untuk terus mengabdi demi perbaikan dunia pendidikan Tabanan. (kmb28)
Bali Post/kmb 28
PERTEMUAN - Suasana pertemuan jajaran Dewan Pendidikan dengan Ketua DPRD Tabanan.
Data JKN/KIS Banyak yang Salah
SEPENGETAHUAN kita, mereka yang kurang mampu mendapatkan kartu KIS. Tapi sejauh ini meskipun sudah mengantongi KIS atau sejenisnya, pihak RS sering mengatakan kalau kamar sudah penuh atau alasan lain. Mursi di Denpasar menyatakan hal ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Data JKN/KIS Banyak yang Salah’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Senin (2/1) kemarin. Ini yang menjadi kendala apakah memang demikian adanya? Terkait dengan data yang banyak salah, baik itu data pemegang kartu dan sebagainya, ia juga berharap agar selalu di-update atau diperbarui, terlebih yang menjadi sasaran kartu ini adalah warga yang kurang mampu jadi haruslah tepat sasaran. Ia juga menyarankan program pemerintah hendaknya disinkronisasikan dulu sebelum diluncurkan ke masyarakat agar tidak terjadi masalah dan kerancuan di kemudian hari. Mastra di Abiansemal juga setuju dengan usulan ini. Malah ia menambahkan bahwa di daerahnya banyak warga yang mestinya menerima kartu KIS atau kartu kesehatan sejenis justru banyak dipegang oleh warga yang tak berhak alias warga yang mampu. Ini dicuri-
bisa dilayani di RSU Kasih Ibu Tabanan. Namun pasien JKN masih bisa mendapatkan layanan HD sesuai kesepakatan antara BPJS dan RSU Kasih Ibu yang sebelumnya dimediasi oleh Dinas Kesehatan Tabanan. “Kerja sama berakhir per 1 Januari 2017, sehingga masyarakat setelah tanggal itu tidak bisa menggunakan JKN ke RSU Kasih Ibu Tabanan kecuali untuk layanan pasien HD masih diterima,” ujarnya. Tidak dilanjutkannya kerja sama ini karena pihak BPJS maupun RSU Kasih Ibu Tabanan masih sama-sama berbenah.
gai ada oknum aparat terbawah yang ‘’main mata’’ dengan warga sehingga bisa menerima kartu tersebut. Ini juga harus dibenahi mentalnya sehingga program pemerintah ini sukses dan tepat sasaran. Kalau tidak, masyarakat Indonesia yang diharapkan sehat justru jauh dari harapan. Kenapa bisa terjadi kesalahan? Demikian pertanyaan Ugi di Tabanan. Database yang dipakai sebagai dasar ini yang harus benar, kalau ini salah bisa jadi proses berikutnya akan salah juga. Penerima KIS ia lihat kebanyakan tidak tepat sasaran, begitu juga halnya dengan bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah untuk warga kurang mampu justru dinikmati oleh mereka yang tak berhak. Sosialisasi ke masyarakat harus benar. Mumpung masih awal ta-
hun, semua bisa diperbarui dan dibenahi, demikian menurut Werdha di Gianyar. Zaman sudah canggih, tapi persoalan klasik soal data masih saja terjadi, siapa yang salah? Apakah orangnya atau datanya yang salah, kita tak tahu. Tapi yang jelas dengan kecanggihan
teknologi, mestinya kerja dimudahkan. Meskipun demikian tetap harus berdasarkan data yang valid, jangan hanya copy paste data yang sudah ada, ini yang menimbulkan kesalahan data. Sehingga kesalahan data ini menyebabkan kesulitan warga yang ingin mendapat
pelayanan kesehatan. Data harusnya mulai dari bawah sehingga sampai di atas juga sama. Terkait dengan pelayanan seringkali yang namanya gratisan masih dilayani ogahogahan padahal sejatinya sumber biaya yang dipakai bisa jadi berasal dari pajak yang telah
dibayarkan oleh rakyat. Gung Derah di Denpasar dan Wayan Gubar di Klungkung juga setuju data yang salah ini sebaiknya segera diperbaiki, mumpung masih awal tahun sehingga data ke depannya tercatat dengan baik. Banyak program di atas
kertas, secara teori baik tapi bagaimana dengan pelaksanaannya? Arya di Denpasar masih meragukan pasalnya masih banyak persoalan di lapangan terkait dengan JKN KIS ini. Termasuk lantaran data salah, kamar dibilang penuh, nyawa sampai tak tertolong. (sikha)
15
Selasa Pon, 3 Januari 2017 Hasil Pertandingan Liga Inggris Arsenal Watford
vs Crystal Palace 2-0 vs Tottenham 1-4
1. Chelsea 19 16 1 2 42-13 49 2. Liverpool 19 13 4 2 4 6-21 43 3. Arsenal 19 12 4 3 41-19 40 4. Tottenham 19 11 6 2 3 7-14 39 5. Man. City 19 12 3 4 39-21 39 6. Man. United 19 10 6 3 2 9-19 36 7. Everton 19 7 6 6 25-23 27 8. West Bromwich 19 7 5 7 25-23 26 9. Southampton 19 6 6 7 19-22 24 10. Bournemouth 19 7 3 9 26-31 24 11. Burnley 19 7 2 10 21-29 23 12. West Ham 19 6 4 9 23-33 22 13. Watford 19 6 4 9 23-34 22 14. Stoke City 19 5 6 8 22-32 21 15. Leicester City 19 5 5 9 24-31 20 16. Middlesbrough 19 4 6 9 17-22 18 17. Crystal Palace 19 4 4 11 29-35 16 18. Sunderland 19 4 2 13 17-35 14 19. Hull City 19 3 4 12 16-41 13 20. Swansea City 19 3 3 13 21-44 12 Pencetak gol : 14 - Diego Costa (Chelsea)
Sepakan Giroud Menangkan Arsenal London -
Sepakan kalajengking Olivier Giroud memberi inspirasi kemenangan Arsenal 2-0 atas Crystal Palace pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Senin (2/1) kemarin. Kemenangan mengembalikan the Gunners sebagai pesaing Chelsea dan Liverpool di papan atas klasemen sementara. Pemain Prancis Giroud menyambar umpan silang Alexis Sanchez dan menyambut bola dengan sepakan voli bergaya ‘’kalajengking’’ pada menit ke-17. Gol kedua Arsenal dihasilkan Alex Iwobi melalui tandukannya pada babak kedua. Laga di Stadion Emirates akan menjadi sejarah tersendiri bagi Giroud yang golnya mendapat pujian khusus dari pelatih Arsene Wenger. ‘’Olly sangat bagus di depan gawang, namun saya tidak pernah melihat gol semacam itu dari dia,’’ katanya. ‘’Anda tidak bisa mencetak
gol semacam itu saat latihan. Ini refleks. Gol ini istimewa karena menjadi akhir dari sebuah pergerakan,’’ puji Wenger. Gol Giroud pantas dimasukkan dalam daftar gol terbaik sepanjang masa milik pemain-pemain the Gunners sebelumnya. Gol terbaik itu di antaranya diciptakan oleh Dennis Bergkamp pada pertandingan melawan Leicester dan Newcastle, Thierry Henry (vs Real Madrid dan Liverpool) dan Nwanko Kanu (vs Chelsea). Sepakan kalajengking Giroud dimulai dari serangan balik Arsenal. Giroud menuju ke kotak penalti. Umpan silang Sanchez bukan-
lah yang terbaik, bola terkirim ke bagian belakang pemain Prancis itu, namun Giroud menurunkan tubuhnya untuk menyambar bola dengan tumit kirinya. Bola melewati kiper Palace Wayne Hennessey dan memantul menuju bagian bawah mistar gawang. ‘’Saya berusaha untuk melakukan sepakan tumit dari belakang saya dan saya beruntung,’’ kata Giroud, yang kesulitan menembus tim inti Arsenal musim ini. ‘’Ini adalah keberuntungan, saya tidak memiliki keseimbangan yang bagus namun ini adalah perasaan hebat,’’ tambah Giroud, yang golnya serupa dengan gol Henrikh
Mkhitaryan untuk Manchester United pada Boxing Day melawan Sunderland namun dari jarak yang lebih jauh. Gol Iwobi pada menit ke56 memprovokasi upaya kebangkitan Palace. Mantan pelatih timnas Inggris Sam Allardyce masih menanti kemenangan perdananya sejak menggantikan Alan Pardew di tim itu. (kmb39/ rtr/ant)
Oscar Disambut Pendukung Shanghai SIPG
Bali Post/rtr
Pembalap Finlandia Valtteri Bottas.
Bottas Difavoritkan Gantikan Rosberg
London Tim Formula 1 Mercedes akan mulai kerja Selasa (3/1) ini. Dalam beberapa hari mendatang, tim tersebut akan mengumumkan pengganti juara dunia yang pensiun Nico Rosberg untuk mendampingi Lewis Hamilton pada balapan musim ini. Hingga kini belum ada tanda-tanda siapa yang bakal mengisi posisi yang ditinggakan pembalap Jerman itu. Namun laporan website motorsport.com menyatakan pembalap Finlandia Valtteri Bottas difavoritkan mendampingi Hamilton. Bottas diketahui mengunjungi markas tim di Brackley jelang Natal lalu. Selain bertemu dengan kru Mercedes, dia juga menjajal mobil yang rencananya dipakai pada musim 2017. Bottas memiliki pengalaman tersendiri dengan Mercedes. Sejak debutnya di F1 pada 2013, ia membela tim Williams yang menggunakan mesin Mercedes. Sementara bos Mercedes Toto Wolff yang merupakan mantan pemegang saham Williams, terlibat dalam manajemen tim pembalap berusia 27 tahun itu. Sejak Rosberg pensiun, lima hari setelah menjadi juara dunia, sejumlah nama difavoritkan mengisi posisinya di Mercedes. Namun Wolff memilih untuk diam sepanjang musim dingin ini sebelum membuat keputusan penting dalam beberapa hari mendatang. Sementara itu, kubu Williams menyatakan akan bersedia melepas Bottas ke Mercedes jika timnya mendapatkan pembalap yang berpengalaman. Ini menjadi sinyal bagi Felipe Massa untuk mengisi posisi Bottas. Sebelumnya pembalap Brazil itu telah menyatakan pensiun pada 2016 Sesi uji coba F1 akan dimulai bulan depan di Spanyol dan seri pembuka kompetisi musim ini mengambil start di Australia pada 26 Maret. Kini seluruh tim konsentrasi menyiapkan mobil dan pembalap terbaiknya sebelum menghadapi musim dengan 20 seri balapan ini. (kmb39/ap)
Shanghai Gelandang Brazil Oscar disambut penggemarnya di Tiongkok, Senin (2/1) kemarin. Mantan pemain Chelsea itu memulai petualangannya di Asia dengan membela klub Shanghai SIPG. Tak ada laporan keuangan tentang kepindahan Oscar dari Chelsea ke Shanghai SIPG. Namun media setempat menyebutkan transfer tersebut diprediksi bernilai 60 juta euro (62,6 juta dolar AS). Pemain berusia 25 tahun itu akan menerima bayaran 500 ribu dolar per pekan dan menjadi pemain termahal di dunia. Fans klub kaya Shanghai itu mengenakan seragam merah dan putih saat menyambut Oscar di Bandara Internasional Shanghai Pudong. Mereka mengelu-elukan bintang idola. Oscar menyempatkan diri memberikan tanda tangan kepada mereka sebelum diarahkan oleh petugas keamanan ke ruangan lain. ‘’Saya kira kedatangannya akan memperkuat kemampuan tim,’’ ujar Shao Lei, pendukung Shanghai SIPG. Media Inggris menyebut kepindahan Oscar ke klub super kaya Tiongkok itu juga membawanya menjadi pemain dengan gaji termahal di dunia yakni 400 ribu pound atau 490,760 dolar per pekan. Namun angka itu potensial pecah dalam waktu tak lama lagi. Klub Shanghai Shenhua akan mendatangkan penyerang Boca Juniors Carlos
Bali Post/rtr
TIBA - Gelandang Brazil Oscar tiba di Bandara Pudong, Shanghai, Senin (2/1) kemarin sebelum bergabung dnegan klub Shanghai SIPG. Tevez. Penyerang Argentina itu akan menerima bayaran 615 ribu pound per pekan. Musim lalu Shanghai SIPG menyelesaikan kompetisi dengan menempati peringkat ke-3 di Liga Super Tiongkok. Kompetisi ini berlangsung dari Maret hingga Oktober. Shanghai tertinggal 12 poin dari klub juara Guangzhou Evergrande dan 5 poin atas runner-up Jiangsu Suning. Di Liga Inggris Oscar menghasilkan 38 gol dalam 203 pertandingan bersama Chelsea. Sepanjang empat setengah tahun pengabdiannya, The Blues pun mendapatkan trofi Liga Utama Inggris, Piala Liga dan Liga Eropa gol. Di Shanghai nanti, Oscar akan
b e r temu dnegan rekan senegaranya Hulk dan Elkeson yang telah lebih dahulu berada di klub ini. Klub ini ditangani oleh mantan pelatih Chelsea Andre VillasBoas. (kmb39/ ap/rtr)
Leicester Tak Berkutik di Riverside
Bali Post/ap
DIHADANG - Pemain Middlesbrough Ben Gibson (kiri) dihadang lawannya dari Leicester City Leonardo Ulloa pada pertandingan Liga Utama Inggris di Stadion Riverside, Senin (2/1) kemarin.
London Minus Jamie Vardy, juara bertahan Leicester City tak berkutik saat melawat ke kandang Midllesbrough pada pertandingan Liga Utama Inggris, Senin (2/1) kemarin. Laga di Stadion Riverside itu berakhir imbang tanpa gol. Hasil ini menambah panjang penampilan buruk the Foxes yang tampil gemilang musim lalu. Pasukan Claudia Ranieri kini kian mendekati zona degradasi. Satu-satunya peluang emas Leicester dihasilkan Leonardo Ulloa pada menit ke-69. Tembakan sudut Christian Fuchs dibelokkan dengan sundulan kepala namun bola mengarah ke pelukan kiper Brad Guzan. Penampilan keseluruhan Le-
Reli Dakar Dimulai Selasa Ini Asuncion Reli Dakar 2017 dimulai Selasa (3/1) ini di Asuncion, Paraguay. Sebelum memulai petualangan selama dua pekan menuju Bolivia dan Argentina, 83 mobil, 146 sepeda motor, 37 ATV telah tiba di ibu kota Paraguay untuk menjalani upacara pelepasan secara simbolik, Senin kemarin. Tim Peugeot Total mengandalkan juara dua kali Stephane Peterhansel dan Jean-Paul Cottret untuk merebut kembali gelar seperti kesuksesan
tahun lalu. Mereka akan didukung Cyril Despres/David Castera, legenda WRC Sebastien Loeb/Daniel Elena serta Carlos Sainz/Lucas Cruz. ‘’Saya melewati perjalanan panjang dari Swiss ke Amerika Selatan. Tapi di Paraguay ini dengan mengendarai mobil Peugeot 3008 DKR rasanya sempurna sekali,’’ ungkap Peterhansel. ‘’Kami siap berlomba.’’ Rival utama Peterhansel datang dari tim Toyota Gazoo Racing yang diperkuat mantan juara pereli Qatar Nass-
er Al-Attiyah dan rekannya Mathieu Baumel (Prancis). Toyota kini menurunkan duet Giniel De Villiers (Afsel)/Dirk von Zitzewitz (Jerman) dan optimis kendaraannya bisa melaju kencang di barisan depan. Sementara tim MINI menurunkan Kuba Przygonski (Polandia)/Tom Colsoul (Belgia) dan Mohamed Abu Issa (Qatar)/Xavier Panseri (Prancis). Di kategori sepeda motor, dominasi Red Bull KTM Factory Team terlihat mencolok musim lalu. (kmb39/rtr)
icester pun tak lagi tajam dan mengancam pertahanan Boro dengan ketidakhadiran Vardy dan juga Islam Slimani. Vardy menjalani hukuman terakhir dari sanksi tiga pertandingan akibat pelanggaran kasar. Sebaliknya bagi tuan rumah, tambahan satu poin ini membawanya ke posisi ke-16 klasemen. Pasukan Aitor Karanka nyaris mencetak gol jika tembakan Adama Traore dan juga Gaston Ramirez tidak melenceng dari gawang Kasper Schmeichel. Pada laga selanjutnya Boro akan mengunjungi Watford. Leicester yang belum sekalipun meraih kemenangan tandang musim ini, akan ditantang pemimpin sementara klasemen Chelsea. (kmb39/rtr) SIMBOLIK Pereli Brazil Gregorio Caselani melambaikan bendera negaranya saat start simbolik Reli Dakar di Asuncion, Paraguay, Senin (2/1) kemarin. Reli yang berlangsung dua pekan ini, akan dimulai Selasa ini dan peserta akan meuju Bolivia dan berakhir di Argentina.
Bali Post/ap
Selasa Pon, 3 Januari 2017
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Internasional Export-Import mbthkn Karyw/ti Pny Niat Krj Tggi,Tnp HrsPglmn SMU/K u/pss.8 Driver,12 Gdg, 16 Adm,Kasir,9 Staff,Acc,SPV,Gj Ttp 3-7Jt/Bln Fas:Mes,THR,Hub HRD Jl.Gatsu Tmr No.89X(Sblh Brt Jembatan Prtama dr Tmr) Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 12 Plmr Pertama Lgs krj Tetap!
Dbthkn Tkg.Masak/Koki, Waitres & Kasir H:082247191953
B.BP.001.01.17.0000091
Looking for Waitress for Brazilian Aussie BBQ Resto Call 082144450099 for Appoitment derrick@kutatownhouses.com
B.BP.004.01.17.0000054
Dicari Karyawan Toko Gaji Menarik Hub:087861761847
B.BP.001.01.17.0000043
Bth Sgr Waitres Lmran Bw ke Kedai Sedap Pertokoan Udayana Jl.Letda Made Putra Denpasar
B.BP.001.01.17.0000069
Dcr H.Keep Griya Sunset Kuta Jl.Pura Mertasari V/29 Sunset Road Kuta Sblh Harris Hotel
Dcr Staf Waitres,Kitchen,Sopir Dcr kryawn u/Prcetakan,Tdr Dlm Dicari Sgr Staf CS,Sopir,SeraMaimai Rest Lam Langsung Hub: Hub:08124650541/087860333341 butan.Per.Meuble.Jl.Pertulaka B.BP.001.01.17.0000059 Dps.Hub:463727/08113990777 772406/082146338273 Nusa Dua Dibthkn Therapist,Hairdresser, B.BP.101.01.17.0000083 B.BP.001.01.17.0000040 Brpnglmn,Bs Bhs Inggris,Gaji Dcr Staff Sales Htl System & Dicari Wanita utk Toko Buah Bgus.Silhkn Hub.081237893361 Keylock CV Via Email: di Dps Hub.087862280623 B.BP.031.12.16.0000807 B.BP.001.01.17.0000041 aryateknologi@gmail.com B.BP.001.01.17.0000023 Dibutuhkan Segera:Tukang Kebun Dicr Sopir u/Tamu Hub.082144928 Full Time u/Villa di daerah 160/KertDlm SariIV Gg.Santen/7C Dcr Staff Toko Bs B.Inggris + B.BP.001.01.17.0000074 Canggu Tlp.4714807 Komputer Hub.753510 / 760063 B.BP.145.01.17.0000098 A.BP.001.12.16.0001529 Kaya Dancewear Mbthkn SPG Toko Dcr Staff Travel AG bs Bhs IngDicari Karyawan Kafe dan Sopir & Penjahit Sgr Hub:08113867601 B.BP.001.01.17.0000037 gris+Computer CV Email:patrice u/di Kuta,081338677620/4752272 B.BP.001.01.17.0000034 Persh Handicraft yg berlokasi @expeditionindonesia.com Telp Dicari SPG/Kasir Berpengalaman di Ubud membutuhkan tamatan 081353378450 Location Sanur Butik.Gaji+Bns.Seminyak.Ijazah A.BP.001.12.16.0001435 S1/Diploma yg dpt berbahasa Asli. SMS/WA : 0819-1630-4216 Dcr T.Borongan Cetak,Srabutan, Inggris lisan/tulisan, menguaB.BP.031.01.17.0000062 Acct,Admin.PT.IndoCandle Jl.Tk sai komputer untuk interview Dicari Security Villa & BatanghariXIV/10,Ph.8955977-78 Hub tlp No 087861725794 Penjaga Warung,Gaji ok,Hub B.BP.001.01.17.0000052 B.BP.001.01.17.0000094 Ibu Wawia 08123916097 Sales Berpengalaman & Staff Dcr karyawan salon Hairdresser B.BP.001.01.17.0000025 Capster/Therapist,081936074041 Marketing Simpanan u/Koperasi Admin,P/W,SIM C,max 30Th,SMA/ Sederajat,Srt Lamaran dibawa B.BP.154.01.17.0000081 SMU/Msh Kuliah H.081239011111 langsung ke CV.Global Tech B.BP.001.01.17.0000064 Dicari Waiter.Lam&Intrvw Bali, Jl.P.Misol XI/11A, Dps Marketing,Welder,Tekhnisi Las, Xi-Men Ding Rest Level 21 Mall Surveyor instlasi 082349227530 Telp.0361-4749905/08123967473 Lt.FF39 Jl.T.Umar Dps
B.BP.001.01.17.0000035
Butuh Drafter& Pengawas STM/S1 Dcr Karyawati bisa Masak untuk Hub.8444241 / 081547123386 Wr Makan di Renon,081999564725 B.BP.001.01.17.0000084
Cr Guru Komputer u/TK,Adm,SPG Stock u/Toko Seragam Hb.265019
B.BP.001.01.17.0000071
B.BP.001.01.17.0000065
Dcr Krywti u/Rent Motor Canggu bs Bhs Inggris H.085737314210
B.BP.001.01.17.0000026
Cr STM/Teknik Sipil Dcr Mrkting gj+Bns+Komisi+BPJS Berpengalaman Hub.08123813304 Lam.PT.PAM Bedahulu XVII/7 Dps
B.BP.001.01.17.0000051 Dicari Tenaga Cuci Piring Dcr 3org Sopir B.BP.001.01.17.0000038 B.BP.821.01.17.0000093 Serabutan dll Hub.081999044221 Dbthkan Karyawan Suplier Hub: Dcr PRT Berpengalaman & Serius Bs Matic&Manual H:082247191953 B.BP.001.01.17.0000048 B.BP.001.01.17.0000090 Yudistira Gg.I/2, 085100156999 Krj Tdr Dlm/Luar Hub.089618915 Dcr Adm Pria(2Jt) Sopir SeraDcr Sopir Serabutan B.BP.001.01.17.0000044 995/081246640599 butan(2,3Jt) Hub.082339906414 Dbthkan Sgr SPG u/Toko Jewelry Hub.081230328172 / 0818359282 B.BP.001.01.17.0000027 B.BP.001.01.17.0000079 B.BP.001.01.17.0000089 area Seminyak. Bs Bhs Inggris Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Dcr Sopir Rumah Tangga Jln. !!!Bth Sgr,3 org Cekker, aktif,kerja shift,krm CV ke Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta Sedap Malam HP:08123802316 Bs Hitung2,Gaji Tinggi+Bonus! B.BP.001.01.17.0000058 B.BP.001.01.17.0000045 akar_k@indo.net.id & reshuakar !!Bth Sgr 3org Sopir B1,Gaji Dcr Sopir/Tenaga Serabutan utk Hub.Murah Makmur Bangunan @yahoo.com, Hp.08553900140 Jl.By.Pas Ngurah Rai 888 Kelan Tinggi+Bonus+Kost!Murah Makmur B.BP.001.01.17.0000096 Showroom Mobil Bks,08123633777 B.BP.141.01.17.0000049 B.BP.141.01.17.0000085 Bgn,Jl.By.Pas Ngurah Rai 888 Dbthkn Sgr Engineering utk Htl Tenaga Produksi Event,Laki Max PT.Olympindo Multi Finance B.BP.141.01.17.0000087 min SMK/Sdrjt Hub.087861633886 30Th, Jl.Kerta Dalem Sari IV BPR Siaga Bth Krywn Pnddkn.S1 Butuh segera Colektor min D3 B.BP.001.01.17.0000028 No2 Sidakarya,085100463669 Max.25Th.Lamaran,Alamat Jalan Dcr 10Sopir,5Sales,10 krywn/ti Kirim lam Jln.Gatsu Tengah 83X Bawa CV Hr/Jm Kerja Tukad Balian VI/2 Dps T.264109 &Kasir,Adm,Scrity,081999251555 Blok A1 Dps 03618956920-2 A.BP.001.12.16.0001553
B.BP.001.01.17.0000067
B.BP.001.01.17.0000077
B.BP.001.01.17.0000057
A.BP.001.12.16.0001245
B.BP.001.01.17.0000068
B.BP.001.01.17.0000046
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post ISUZU
Dijual Truk Engkel Isuzu ELF Thn’2001 Hub:081999671321 A.BP.001.12.16.0001550 TOYOTA
All New Avanza G’12 Silver H.139Jt Jl.Soka 0817555449 BUC B.BP.001.01.17.0000088
SERVICE
Agya TRD Manual’2014 AsDK Mls Bgs Abu2 110Jt Ng 08123969166 B.BP.001.01.17.0000002
Innova G’11Htm Ex Dokter Mulus Luar Dlm Bs Krdt/085104708484 B.BP.101.01.17.0000082
Toyota Agya Trds Manual’2014 Tgn 1 Hitam, 087862270180 B.BP.001.01.17.0000078
SERVICE
DIJUAL RUMAH Djl Rumah di Renon 1,5Are Jl. Laksmana II/3 T.08123900185Cpt B.BP.001.01.17.0000092
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 55Jt/A & 150Jt/A Bs Kredit 087862450004
B.BP.001.01.17.0000047
!!!Canggu 5A,10A,7A Full View Swh cck Vila Tng 081246976068 A.BP.001.12.16.0001329
BU hrg Miring Jl Tnh 2,5A di Ubud Hub.081996677288 Maaf TP
KONTRAKTOR HEWAN Swimming Pool Specialist ConLabrador 1,5bln Jtn Cklat Stbm tractor,Pny Mslh.082144464070 3,5JtAnaknChmpionJmb0817777223 B.BP.001.01.17.0000036
Djl Kebun Jeruk Siap Panen,Ls Rmh 2Lt area eksklusif Pecatu ARSITEKTUR B.BP.001.01.17.0000097 50Are Hrg 30Jt/A Ng,Lok Ds Indah Resort 3KT 2KM 160/117 Banua Kintamani Perbtsn Antara BUC T2A BatuIntan PasekanBBuln Yoga Dsign&Kntrktor:JasaGambar SahadewaII BlkD2/2.08127004177 Payangan&Taro Gyr,087862022414 H.Utr,Jl.Aspal4-5m081236819828 IMB+Urus SIUP/SITU081338146376 A.BP.001.12.16.0001482
SERVICE
B.BP.001.01.17.0000029
SERVICE
B.BP.001.01.17.0000022
SERVICE
B.BP.001.01.17.0000095
B.BP.004.12.16.0000724
Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Dll,P.Sefri 085100774702 Grnsi B.BP.001.01.17.0000060
Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346
RUPA-RUPA 1Hr Cair, BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088
Atasi Rmh Bcr:Tiang,Dak,Dinding Atp&Renov Rmh Opi.085103093823
B.BP.164.01.17.0000031
B.BP.001.01.17.0000075
B.BP.001.01.17.0000072
Pelunasan/Gestun kartu kredit Jl.Kerta Pura Hub.082340004545 A.BP.001.12.16.0001551
Rmh Anda Bocor Dak Dinding Tlg Hub.Pak Jimi 081353068751 Grs B.BP.001.01.17.0000080
Simpanan Koperasi 100Jt Dapat Scoopy Gratis H.081338212154 B.BP.001.01.17.0000063
SERVICE
AC
DIJUAL MOTOR
BIRO JASA
SALON
DIJUAL MOBIL
BENGKEL LAS
ALUMINIUM
BIRO JASA
BIRO JASA
EKONOMI
18
Lindungi Hak Konsumen
Tahun Ini
Inflasi di Bawah Tiga Persen Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia (BI) menyatakan inflasi tahun ini bisa di bawah 3,0 persen, lebih baik dari target yang diperkirakan sebelumnya antara 3,0 hingga 5,0 persen, setelah pada pekan ketiga Desember ini hanya mencapai 0,31 persen (month to month) dan secara tahunan (year on year) 2,91 persen. “Kalau memang Desember 2016 ini secara tahunan sebesar 2,91 persen, jadi secara tahunan akan ada di bawah tiga persen. Dalam banyak hal, ini karena harga komoditi pangan bisa terjaga dan kami harapkan terus terjaga di akhir tahun,” kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta, Jumat (30/12). Agus menuturkan, hingga pekan ketiga Desember 2016 inflasi bulanan hanya 0,31 persen, karena kenaikan harga tarif perhubungan udara menyusul momentum liburan panjang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. Selain itu, inflasi juga dipengaruhi kenaikan Bali Post/ant harga pada daging dan telor Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo ayam. (ant)
Konsisten Stabilitaskan Ekonomi Makro
Yogyakarta (Bali Post) Pemerintah diharapkan konsisten mengupayakan stabilitas ekonomi makro pada 2017. Hal itu harus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengamat ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Ahmad Maruf mengatakan hal itu, Minggu lalu. “Konsistensi pada upaya stabilitas makro dan memperbaiki ketimpangan pembangunan yang sudah diprogramkan pada Nawa Cita akan lebih bermakna dan strategis dibanding melakukan eksperimen program dan kegiatan sporadis,” kata Ahmad Maruf.
Dengan demikian, kata dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini, tidak perlu ada inovasi yang bersifat eksperimental dan populis dari para menteri atau jajarannya terkait dengan perbaikan kesejahteraan masyarakat pada 2017. Pemerintah dengan keterbatasan fiskalnya, kata Ahmad Maruf, diharapkan tetap fokus pada implementasi empat strategi yang sudah ditetapkan. Pemerintah, diminta lebih menekankan pada program pemberdayaan masyarakat dan perwujudan pembangunan yang inklusif. “Perluasan jaringan kerja
Selasa Pon, 3 Januari 2017
pemberdayaan masyarakat perlu dibangun oleh pemerintah sehingga partisipasi publik untuk peningkatan kesejahteraan kelompok marginal akan lebih akseleratif,” katanya. Selain itu, pemerintah diminta konsistensinya penciptaan iklim usaha yang produktif tanpa beban birokrasi dan praktik pungli. Hal itu menjadi penting dilakukan agar kegiatan wirausaha mampu menjadi mesin perbaikan kesejahteraan masyarakat yang berdampak pada penurunan laju kemiskinan dan perbaikan ketimpangan pendapatan. (ant)
YLPK Siap Lakukan Gugatan Secara ”Class Action”
Denpasar (Bali Post) Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali menerima banyak pengaduan dari konsumen di seluruh Bali. Pengaduan paling mendominasi adalah buruknya pelayanan publik yang sudah tentu merugikan hak konsumen. Jika nanti pelaku usaha masih banyak melanggar, pihak YLPK siap melakukan gugatan class action untuk melindungi hak konsumen. Keluhan terhadap pelayanan PT Telkom sebanyak 230 pengaduan. Disusul kemudian pengaduan PDAM sebanyak 130, pengaduan finance/leasing 90, pengaduan layanan PLN 75, pengaduan layanan perbankan 40, pengaduan layanan samsat 32, layanan BPJS dan RS sebanyak 29, layanan promosi pariwisata 25, barang dan promo menyesatkan 10. Direktur YLPK Bali I Putu Armaya, S.H. mengatakan pengaduan tersebut berdasarkan rekapitulasi data selama tahun 2016. Pengaduan kon-
sumen di Bali paling banyak disampaikan lewat media sosial. Setiap pengaduan harus melampirkan identitas resmi seperti copy KTP atau SIM. Dari data keluhan konsumen itu, kata Armaya, pelayanan Telkom sangat banyak dikeluhkan konsumen seperti telepon mati, layanan indihome yang jelek dan sering tidak berfungsi, suara telepon banyak gangguan. Sedangkan pengaduan PDAM banyak konsumen protes air tidak mengalir, ketika ada gangguan PDAM penyebaran informasi tidak
merata ke konsumen sehingga konsumen banyak yang tidak tahu. Pengaduan PDAM tersebut terjadi di PDAM Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, dan Buleleng.
Wajib Taat Tata Cara Pengaduan finance itu banyak tentang sepeda motor konsumen dirampas oleh finance ketika nunggak. “Mestinya finance wajib taat tata cara penarikan, jangan melanggar aturan,” ujarnya. Sementara pengaduan konsumen mengenai layanan PLN ketika pemadaman tanpa diimbangi info yang luas kepada konsumen, pengenaan tarif listrik pra bayar banyak konsumen belum paham. Pengaduan konsumen BPJS dan RS yaitu banyak konsumen tidak mengerti hak dan kewajiban ketika berobat, ada RS memberikan fasilitas rawat inap turun kelas dari kelas II ke kelas III,
pelayanan RS masih banyak yang buruk dan lambat, tidak ramah kepada konsumen. “Sebenarnya pengaduan BPJS sangat banyak mencapai 400an di Bali, tetapi banyak yang tidak menyertakan identitas,” tandasnya. Pengaduan layanan promosi pariwisata yaitu ada jasa promosi pariwisata di Bali yang merugikan konsumen, tidak sesuai yang diiklankan. Pengaduan barang yaitu banyak barang yang tidak layak konsumsi di swalayan seperti kaleng penyok, kedaluwarsa. Ia mengatakan, selama ini setiap pengaduan selalu berkoordinasi dengan BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) Kabupaten Badung dan BPSK Denpasar untuk menangani kasus tersebut. Namun ada juga konsumen sebelum ke BPSK telah diselesaikan dan ada pengganti kerugian. (kmb42)
Perlu Dibenahi
Pengelolaan Terminal Penumpang Jakarta (Bali Post) Pengamat transportasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menilai pengelolaan terminal penumpang pelabuhan harus dibenahi karena adanya manifes penumpang kapal yang tidak diketahui. “Yang masih sering lalai selalu soal manifes dan ketersediaan instrumen keselamatan. Setiap kecelakaan kapal sering terjadi manifes yang tidak sesuai,” ujar Djoko Setijowarno di Jakarta, Senin (2/1) kemarin. Pengelolaan terminal penumpang di setiap pelabuhan harus dibenahi dengan menjadikannya lebih steril dan tidak semua orang boleh masuk. Penyediaan instrumen keselamatan kapal, menurutnya, juga masih diabaikan padahal minimal di kapal apa pun harus tersedia pelampung, bahkan untuk kapal besar harus ada petunjuk penyelamatan seperti saat naik pesawat.
“Meski kapal nelayan atau kapal pompong sekalipun harus ada pelampung,” kata Djoko. Untuk menghindari insiden naas itu terulang, ia berpendapat SOP harus diperbaiki, awak kapal harus menerima pelatihan, kapal harus mendapat sertifikat dan semua kapal apa pun ukurannya diwajibkan dilengkapi dengan pelampung. Selain itu, pengawasan regulasi dan penguatan SDM juga harus ditingkatkan karena regulasi transportasi laut dan udara sudah menggunakan mahzab internasional dan hampir semua aturan sudah dibuat oleh Kemenhub. “Kepulauan Seribu termasuk salah satu dari sepuluh kawasan destinasi wisata nasional sehingga semestinya penyediaan kapal wisata menjadi perhatian,” ujar Djoko. KM Zahro Express tujuan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu terbakar di sekitar
Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara pada Minggu (1/1) pukul 09.00 WIB, ke-
tika mengangkut lebih dari 150 orang ke Pulau Tidung. (ant)
Bali Post/ant
KAPAL TERBAKAR - Petugas gabungan mengevakuasi korban yang terbakar di dalam KM Zahro Express di dermaga Muara Angke, Jakarta, Minggu (1/1). Kapal tersebut mengalami kebakaran saat berada di laut pada jarak satu mil sebelah barat Muara Angke.
Tarif Listrik 900 VA Mulai Naik
KAIN BATIK - Proses pembuatan kain batik.
Bali Post/ant
Pembatik Kembangkan Motif Baru
Kulon Progo (Bali Post) – Pembatik di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan motif-motif baru untuk memperluas pasar pada tahun 2017. Wakil Ketua Asosiasi Pengrajin Batik Kulon Progo Umbuk Haryanto di Kulon Progo, Senin (2/1) kemarin mengatakan para perajin batik
di wilayah tersebut mulai mengembangkan beberapa motif baru, selain motif batik khas Kulon Progo, yakni Geblek Renteng untuk meningkatkan jumlah produksi. “Motif-motif baru tersebut untuk memenuhi kebutuhan pasar di luar Kulon Progo,” ujarnya. Selama ini, lanjut Umbuk, sekitar 20 perajin batik
yang tergabung dalam asosiasi mampu memproduksi sekitar 500 hingga 1.000 lembar kain batik per bulan, tergantung pemesanan dan tingkat kesulitan motif batiknya. Ia berharap pemerintah terus mengupayakan penggalakan pemakaian batik lokal agar produksi bisa ditingkatkan. (ant)
Kupang (Bali Post) Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Kupang Maksi Effendi Ndun mengatakan para nelayan setempat tengah berhenti melaut akibat cuaca buruk yang diperkirakan berlangsung selama lima bulan, dari Desember 2016 hingga April 2017. “Sekarang nelayan Kota Kupang sedang berhenti melaut karena cuaca buruk yang diperkirakan sampai akhir April atau awal Mei 2017,” katanya di Kupang, Senin (2/1) kemarin.
Dia menyebutkan hampir semua nelayan yang mangkal di beberapa titik Kota Kupang seperti Tenau, Oeba, sampai Lasiana, berhenti melaut akibat cuaca buruk di perairan tersebut. “Hanya ada satu, dua, nelayan pancing dasar yang melaut, itu pun di perairan dekat di daerah selatan yang tidak terkena gelombang tinggi,” ujar Maksi. Akibat musim paceklik (musim sepi karena ketiadaan hasil laut) yang berlangsung cukup lama, kata Maksi para nelayan di ibu kota Provinsi
Nusa Tenggara Timur (NTT) itu memilih beralih profesi. “Pekerjaan nelayan di musim paceklik yah serobotan saja, tidak menentu, ada yang jadi buruh bangunan, tukang, kondektur angkutan, sopir, dan lain-lain, sambil menunggu musim membaik,” katanya. Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi HNSI NTT Abdul Wahab Sidin menambahkan, musim paceklik karena cuaca buruk tersebut menyebabkan nelayan cakalang tidak bisa beroperasi. (ant)
Berhenti Melaut Lima Bulan, Nelayan Kupang Alih Profesi
Jakarta (Bali Post) – PT PLN (Persero) mulai 1 Januari 2017 memberlakukan kenaikan tarif listrik secara bertahap bagi rumah tangga golongan mampu yang menggunakan listrik daya 900 VA. Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka di Jakarta, Senin (2/1) kemarin, mengatakan kenaikan tarif tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk memastikan subsidi energi tepat sasaran. “Mulai 1 Januari 2017, pelanggan listrik rumah tangga mampu berdaya 900 VA dikenakan kenaikan tarif secara bertahap,” katanya. Tarif listrik pelanggan rumah tangga pengguna listrik daya 900 VA yang sebelumnya mendapat subsidi, secara bertahap dinaikkan sampai sesuai tingkat keekonomian dan akhirnya tidak akan mendapat subsidi lagi. Kenaikan tarif dilakukan setiap dua bulan sekali, yakni pada 1 Januari 2017, 1 Maret 2017, dan 1 Mei 2017. Dengan skenario tersebut, I Made Suprateka menjelaskan, secara bertahap tarif untuk pelanggan listrik 900 VA akan naik dari Rp 605 menjadi Rp 791/kWh per 1 Januari 2017, Rp 1.034/kWh mulai 1 Maret 2017, dan Rp 1.352/ kWh per 1 Mei 2017. Lalu mulai 1 Juli 2017, pelanggan rumah tangga pengguna listrik 900 VA akan kena penyesuaian tarif otomatis setiap bulan, seperti 12 golongan tarif nonsubsidi lainnya. Jika mengikuti tarif listrik 12 golongan tarif listrik nonsubsidi per 1 Januari 2017, maka tarifnya sebesar Rp 1.467,28/kWh. (ant)
Bali Post/ant
ISI ULANG PULSA - Warga mengisi ulang pulsa listrik di salah satu perumahan di Jakarta, Senin (2/1) kemarin.
19
Selasa Pon, 3 Januari 2017
Ruang Induk AC Matahari Kuta Square Meledak Dua Orang Luka Bakar
Mangupura (Bali Post) Karyawan Matahari Kuta Square di Jalan Ciuang Wanara I, Kuta, Senin (2/1) kemarin berhamburan keluar setelah mendengar suara ledakan sangat keras. Ternyata, sumber ledakan berasal dari ruang induk AC dan diduga ada yang bocor saat dilas. Akibat kejadian itu, Aris Lukman Affandi (25) dan Muslim (45) mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan Anton Farera (39) mengalami perih di kedua matanya. Menurut sumber, dari keterangan Aris asal Malang dan Muslim asal Semarang, saat itu korban melakukan pengelasan pada pipa AC yang bocor menggunakan acitilin dan oksigen. Tiba-tiba terjadi ledakan dan keluar asap hitam diduga sumbernya dari pipa AC yang dilas mengalami kebocoran. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar pada muka dan lengan tangan kanan bagian luar. Sementara dari keterangan Anton asal Karangayar, Jawa Tengah, pukul 13.00 Wita, ia bersama Aris dan Muslim memperbaiki AC Central Matahari Kuta Square atas perintah dari engineering PT Saka Utama. Selanjutnya mereka mencari pipa AC yang bocor cara ditekan, kemudian memasukkan nitrogen N2 tersebut. Setelah ditemukan kebocoran pada pipa AC, Muslim melakukan pengelasan menggunakan acitilin dan oksigen. Sedangkan Anton berada tidak jauh Muslim. Tibatiba ia mendengar suara ledakan dan asap hitam mengepul mengenai mata sehingga keadaan menjadi gelap. Niken, karyawan supermarket itu menyatakan, saat kejadian ia berada di mushola yang bersebelahan dengan ruang induk mesin AC. Waktu itu ia bersama temannya, Yayuk. Saat itulah Niken mendengar suara ledakan dan mengakibatkan serpihan atap mushola jatuh. Saat ia keluar dari mushola, dilihat ada api menyembur dan seorang laki-laki tengkurap di ruang mesin induk. Panit Reskrim Polsek Kuta Ipda Budi Artama seizin Kapolsek membenarkan adanya kejadian itu. “Kecelakaan kerja. Terjadi ledakan saat dilakukan pengelasan. Kami masih menyelidiki kejadian itu,” ujarnya. (kmb36)
Kapal Patroli Dari Hal. 1
‘’Kami juga akan memberikan teguran tertulis kepada pemilik perseorangan KM Zahro Express Yodi Mutiara Prima dan Nakhoda, Moh. Ali yang telah lalai dalam pengawasan yang menyebabkan jatuhnya korban pada musibah terbakarnya KM Zahro Express tersebut,’’ ujar Tonny. Mengenai perkembangan penanganan korban, Tonny mengatakan, penumpang KM Zahro Express dipastikan berjumlah 184 orang dengan korban meninggal 23 orang. Pada hari kedua musibah terbakarnya KM Zahro Express, Ditjen Hubla mengirimkan Kapal Patroli KN P.348 dari Pangkalan Penjagaan
Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok dan KN 355 dari KSOP Kep. Seribu dengan menerjunkan 5 orang penyelam KPLP bersama para penyelam Basarnas guna mencari korban musibah KM Zahro Express lainnya. Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi bersama Plt. Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengunjungi RSPAD Gatot Subroto, tempat sejumlah korban yang lukaluka menjalani perawatan. Menhub dan Sumarsono mendatangi satu-per satu korban luka yang tengah menjalani perawatan. Keduanya mendengarkan cerita langsung dari para korban, kenapa mereka bisa selamat dalam musibah tersebut. (010)
Laporan Masyarakat Dari Hal. 1
‘’Kalau yang mengganti pejabat secara massal mencapai 850 orang seperti di Klaten pasti bisa diduga terjadi suatu jual-beli,’’ katanya. Menurut Effendi, selain melakukan analisis penelusuran secara mandiri terkait praktik jual-beli jabatan, KASN juga menghimpun informasi dari laporan masyarakat maupun media massa. Sofian mengatakan salah satu faktor yang menyebabkan maraknya kasus jual-beli jabatan adalah minimnya instansi yang menyelenggarakan seleksi jabatan secara terbuka.
Ia menyebutkan dari 600 instansi pemerintahan yang terdiri atas 34 kementerian, 39 Lembaga Pemerintah Nonkementerian (LPNK), 78 lembaga nonstruktural, 34 pemerintah provinsi dan 508 pemerintah kabupaten/kota, 57 persen di antaranya belum melakukan seleksi jabatan secara terbuka. Dari 43 persen yang telah melakukan seleksi terbuka, menurutnya, kualitasnya juga berbeda-beda, ada yang seleksi terbukanya sudah bagus ada yang masih memiliki rapor merah. ‘’Jika seleksi dilakukan terbuka maka tidak bisa lagi jual-beli jabatan,’’ katanya. (ant)
Langgar Disiplin
Dari Hal. 1
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Tonny Budiono mengatakan Deddy akan diberhentikan dari jabatan Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Muara Angke mulai Selasa (3/1) karena dinilai me-
langgar disiplin. Deddy dinilai melanggar disiplin karena tidak berada di Pelabuhan Muara Angke saat KM Zahro Express terbakar di wilayah perairan Jakarta Utara. ‘’Mulai besok akan dicopot. Kita tunjuk pelaksana tugas. Sudah ada calonnya, tinggal dilantik. Kita akan keluarkan SK,’’ kata Tonny. (ant)
Masuk SMK Dari Hal. 1
Wija menambahkan, lulusan SMA atau sekolah umum biasanya dipersiapkan untuk ke perguruan tinggi. Bila ada yang
menganggur lantaran tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, mereka mestinya masuk ke SMK. Oleh karena itu, jumlah SMK bisa diperbanyak lagi. (kmb32)
Bali Post/ap
TERBAKAR - Dua kendaraan terbakar setelah bertabrakan di jalan raya Bangkok Timur, Thailand, Senin (2/1) kemarin. Pihak berwenang mengatakan sebuah van dan pick-up bertabrakan dan terbakar di jalan raya di Thailand Timur, menewaskan 25 orang.
Banjir Susulan di Bima Mataram (Bali Post) – Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Mataram, Nusa Tenggara Barat menerima laporan adanya orang hilang akibat banjir susulan di Wawo Kabupaten Bima yang terjadi Senin (2/1) kemarin sekitar pukul 17.00 Wita. ‘’Kami terima laporan dari masyarakat sekitar pukul 21.00 Wita,’’ kata Humas Basarnas Mataram Putu Cakra Ningrat ketika dihubungi dari Mataram, Senin malam kemarin. Dari laporan yang diterima, katanya, warga yang hilang tersebut bernama Siti Afsah, usia 40 tahun, warga Desa Tarlawi Kecamatan Wawo. Korban dilaporkan hanyut ketika perjalanan pulang ke rumah dari sawahnya. Setelah mendapatkan laporan, kata Cakra, tim SAR yang ada di Kota Bima langsung berangkat menuju Kecamatan Wawo untuk memastikan kebenaran laporan tersebut. ‘’Meskipun jaraknya relatif jauh dari Kota Bima, tim tetap berangkat malam ini juga. Akan tetapi, tidak bisa langsung melakukan pencarian karena kondisi gelap. Paling koordinasi dahulu dengan pihak terkait yang ada di Kecamatan Wawo,’’ ujarnya. Ia juga belum bisa memastikan ke-
benaran informasi yang beredar bahwa korban meninggal dunia. ‘’Kami tidak bisa mengatakan bahwa korban sudah meninggal dunia karena korban belum ditemukan. Lokasinya juga belum dipastikan apakah hanyut di sungai atau hanyut karena banjir,’’ kata Cakra. Sementara itu, sejumlah desa di Kecamatan Wawo dilaporkan kembali dilanda banjir setinggi lutut orang dewasa akibat luapan air Dam Diwu Moro, Kecamatan Wawo, yang terjadi pada Senin sekitar pukul 17.00 Wita. Sebelumnya, banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Wawo, 21 Desember 2016. Sebanyak 25 rumah rusak berat, lima rumah hanyut, tiga rumah rusak sedang, dan satu jembatan negara putus. Banjir di daerah pegunungan Kabupaten Bima itu bersamaan dengan banjir bandang setinggi 1 hingga 3 meter yang merendam lima kecamatan di Kota Bima. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp 900 miliar akibat rusaknya rumah penduduk, infrastruktur, seperti jalan dan jembatan, sarana telekomunikasi dan listrik, serta rusaknya tanaman pangan dan hortikultura milik petani. (ant)
Serangan di Klub Malam
Delapan Tersangka Ditahan Jakarta (Bali Post) – Polisi Istanbul hari ini menahan delapan tersangka diduga memiliki kaitan dengan serangan teror tahun baru di klub malam Reina di Istanbul. Koran Turki Hurriyet dalam lamannya tidak memberikan keterangan lebih jauh mengenai kedelapan tersangka itu. Pada 1 Januaria dini hari seorang pria bersenjata membabibuta menembaki para peraya tahun baru di klub malam Reina di tepi Selat Bosporus di Istanbul. Dia membunuh paling sedikit 39 orang, termasuk 25 warga asing, dan melukai 65 lainnya, sebelum melarikan diri. ISIS kemudian mengaku bertanggung jawab atas serangan keji yang mereka sampaikan 2 Januari ini. Sementara media massa Turki merilis rincian bagaimana seorang militan ISIS menyerang klub malam Reina di Istanbul pada 1 Januari dini hari lalu yang menewaskan 38 orang. Dari video terlihat sang penyerang menggunakan sebuah taksi dari distrik Zeytinburnu di Istanbul sebelum menuju Ortakoy di mana klub malam Reina berada. Dia keluar dari taksinya karena jalan macet parah di
dekat klub malam itu, dan berjalan menuju klub malam Reina selama sekitar empat menit. Cuplikan video pertama dalam serangan itu terekam pukul 01.20 dini hari, ketika si penyerang terlihat berjalan dan lalu menembak ke arah Reina, yang menyebabkan seseorang tumbang ke tanah. Dia kemudian menembaki para penjaga yang tidak bersenjata karena para penjaga klub malam ini memang dilarang membawa senjata, tulis harian Haberturk. Cuplikan video kedua terekam pukul 01.23 dini hari ketika si penyerang sudah berada di dalam klub malam Reina, kemungkinan setelah serangan terjadi, ketika tidak terlihat satu orang pun berdiri di sana. Menurut para spesialis yang mempelajari cuplikan video itu, si militan ISIS terlihat sudah terlatih secara profesional menggunakan senjatanya. Si penyerang mengenakan baju warna hijau, celana warna gelap dan sepatu hitam. Dia menembakkan senapan laras panjangnya ke bagian atas tubuh orang-orang di klub malam itu. Berdasarkan hasil penyelidikan, selama melakukan serangan dia enam kali meng-
ganti magazin senjatanya dan memuntahkan sekitar 180 peluru. Belum diketahui pasti berapa menit si penyerang berada di dalam klub malam itu sebelum kabur. Dia naik ke bagian atas setelah memasuki Reina dan mulai menembaki orang-orang, sebelum pergi ke bawah untuk terus menembak. Menurut para saksi mata, dia juga menembak kepala orang yang sudah terkapar di lantai. Dia kemudian masuk ke bagian dapur klub malam Reina dan berada di sini selama sekitar 13 menit sebelum ganti pakaian, melepaskan jaketnya, dan lalu melarikan diri dari tempat kejadian perkara. Tapi dia terlihat membersihkan dahulu senjatanya sebelum meninggalkan klub malam itu. Dia kemudian naik taksi dan tak lama kemudian turun keluar dari taksi di dekat Kurucesme setelah mengaku kepada pengendara taksi tidak punya ongkos. Para penyidik kemudian menemukan sekitar 500 lira Turki di dalam kantong jaket yang dia tinggalkan di Reina. Polisi kini menyelidiki apakah dia mengenakan dua jaket ketika masuk ke klub malam itu, demikian harian Hurriyet dalam lamannya. (ant)
Selasa, 3 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.53 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Pesraman Pemangku & Serati bag. (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Sabha Parwa (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Gatra Praja 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Pesraman Pemangku & Serati bag. (1) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Hom Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita
Sanggar Budaya Mekar (1) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Dunia Pendidikan 17.30 Taman Sari PAUD Negeri Pembina Kuta (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Lila Cita Sanggar Seni & Tabuh Taman Suci (2) 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu Penerus & Pengabdi Seni Bali 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong: Wijaya Kusuma (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Kautus Rarung Babakan Gianyar (2) 24.00 Closing
Ghatotkacha Sangat ’’Bernafsu’’ Menyerang Karna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Ratus Dua Puluh Dua)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
GHATOTKACHA memakai sebuah pelindung badan di dada seperti sebuah lingkaran api di sebuah gunung. Di kepalanya ada sebuah mahkota berkilauan. Sangat indah terbuat dari emas. Kalung bunganya pada setiap bagiannya sebanding. Kelihatan seperti sebuah lengkungan. Anting-antingnya berkilauan seperti matahari pagi. Kalung bunganya terbuat dari emas berkilauan. Pada tubuhnya melekat sebuah baju zirah sangat besar dan megah dari bahan kuningan. Keretanya Ghatotkacha itu dihiasi seratus buah lonceng bunyinya gemerincing. Pada tiang benderanya berkibar-kibar banyak panji berwarna merah darah. Ukurannya sangat besar sebesar nalwa. Kereta itu ditutupi kulitkulit beruang. Diperlengkapi segala macam senjata kuat yang memiliki tiang bendera tinggi. Tiang bendera itu dihiasi kalungkalung bunga diperkuat delapan roda. Suara deritannya menyerupai raungan awan-awan. Kuda-kudanya seperti gajahgajah sedang marah. Matanya berwarna merah. Hal itu
membuat pemandangan sangat mengerikan karena kuda-kuda itu terdiri dari berbagai macam corak warna. Kereta itu juga dilengkapi kecepatan tinggi dan juga sangat kuat. Mengatasi semua keletihan, dan dihiasi bulu pada punuknya yang panjang dan meringkik berulang-ulang. Kereta itu menahan pahlawan itu menuju pertempuran. Seorang rakshasa yang memiliki mata mengerikan, mulut yang berapi-api, anting-anting berkobar. Sais keretanya dengan cekatan memegang tali-tali kekang berkilauan, kuda-kudanya seperti sinar matahari pada pertempuran itu. Dengan sais kereta yang sangat terampil, dia datang menuju medan pertempuran itu. Tampak seperti Surya dengan sais keretanya, Aruna. Kelihatan seperti sebuah gunung tinggi yang dilingkari sebuah awan perkasa. Sebuah tiang bendera sangat tinggi seperti menyundul langit terpasang di atas keretanya. Seekor burung nazar pemakan daging dan menakutkan dengan tubuh berwarna merah darah, bertengger tenang di atasnya. Dia
datang, kemudian dengan kerasnya menarik busurnya. Suara dentingan busur itu menyerupai Halilintar milik Dewa Indra. Karena tali busurnya sangat kuat dan berukuran selusin hasta panjangnya, serta lebar satu hasta. Busurnya memenuhi semua titik arah mata angin dengan panah-panahnya yang berukuran aksha dari sebuah kereta. Rakshasa itu menyerbu dengan sengit melawan Karna pada malam itu setelah menghancurkan pahlawan-pahlawan Kuru yang berani menghadapinya, termasuk rakshasa Alamvusha yang telah diantarkan ke alam Dewa Yama. Ghatotkacha berdiri dengan angkuh di atas keretanya. Ketika dia merentangkan busurnya, suara dentingannya terdengar menyerupai suara guntur meraung. Ditakut-takuti olehnya, oh Bharata, semua pasukan paduka gemetar seperti ombak lautan yang menggelora. Setelah melihat rakshasa menakutkan yang matanya mengerikan itu sedang maju menuju Karna. Putra Radha itu sambil tersenyum seolah-olah dengan
cepat menahannya. Panglima Kuru, Karna, meneruskan melawan rakshasa yang tersenyum lebar itu. Belasan kali Karna dari jarak dekat memukulnya. Seperti seekor gajah melawan seekor gajah atau pemimpin sekumpulan sapi bovine melawan pemimpin kumpulan lainnya. Bentrokan yang terjadi di antara Karna melawan Ghatotkacha itu, oh raja, sangat mengerikan. Pertempuran itu menyerupai duel antara Indra
dan Samvara. Masing-masing mengambil sebuah busur hebat yang suara dentingannya sangat keras. Panah itu terus memukul dan menutupi yang lainnya, dengan panah-panah sangat kuat. Panah-panah lurus juga dilepaskan dari busur-busur yang rentangannya ditarik penuh. Mereka saling merobek-robek satu dengan lainnya, menusuk baju-baju zirah mereka yang terbuat dari kuningan. (bersambung)
Sloka 11.33 Tasmat tvam uttistha yaso labhasva jitva satrun bhunksva rajyam samrddham mayaivaite nihatah purvam eva nimitta-matram bhava savya-sacin ’Bangkitlah dikau, ayo! Dapatkanlah yang sudah diketahui! Berperanglah dengan musuh-musuhmu! Kerajaan ini menantimu. Oleh-Ku, dan bukan olehmu, semua ini telah terbantai, seakan akan dikau yang membantainya! Jadilah alat Ku! Seranglah wahai Ksatriya.
16 Pages
5 Number 9th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
Shooter kills 11, himself in Brazil New Year’s party rampage
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip st.com. http://epaper.in
L O N A A T I E R N I N T
rnationalbalipo online: http://www.inte
Tuesday,
January 3,
2017
over explode Fireworks a beach durCopacabanYear celebraing New de Janeiro, Rio tions in 1, 2017. Brazil, January
, sequels and Animation propel es superhero ord rec box office Tuesday, January
3, 2017
already bereboots of tent pole
Disney’s 2016. s live-action in superheroe loved properties, off big-time $2.96 fish, infighting box office strategy paid leading to The studio raked in a grosses, — A forgetfulthe North American in earnings six North American LOS ANGELES c rebels led $11.2 billion — slightly billion in top three spots and“The intergalacti an estimated of all time with the top 10, including and and some with grossing year the in 2016, which, the highest billion record. in out of Book,” ‘’Zootopia” become Awakens.” date, has last year’s $11.1 at the multiplex genre JungleWars: The Force chief coaster ridefilms from every “Star distribution surpassing “Finding with a very vocal Disney’s of Disney’s
As each from three films, Civil 2016, Hollis noted, a film this year Those top America: Wars sparking interest social media-savvy had or Dave that Dory,” ‘’Captain One: A Star and engaged were able to make of five “brands” “cultural events to “Rogue language War,” and had the common thread audience whoof the biggest titles n, that became border and spectacles.” some Walt Disney Story,” all Dergarabedia under the had its own break said Paul for box office transcendtrue global its own rotof being the year,” become which without media analyst Studios banner, Disney wasn’thowever, with major celebrate. year looked senior comScore. and “The records to tracker ten tomatoes, the “The BFG” successes A tent pole In general, flops like But the KING, WITH others, with like many pics, animated features,g DISNEY IS Finest Hours.” APPLES ROTTEN Marvel, Pixar, paid for the failures.(ap) superhero reboots overpowerin Wars, of defi- FEW With Star sequels and but there was and a slew FILE - This original fare, Disney Animation for everyone. undated nitely somethingbuilt a wild roller“Hollywood image released by Disney shows the
character Dory, voiced by Ellen DeGea neres, in scene from the animated movie “Finding Dory.”
Pixar/Disney
ional Bali find Internat
via AP, File
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Hotel Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung Kuta 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Book 2 Wen Dys Hotel 17 DKerobokan Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 9 Kerobokan 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Jl.Petitenget No.126 A No. 106 Dps 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan Mandala Renon Renon dan Restoran No Jl. Raya Niti 148 Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 9 Elkomedor Jl. D.Poso 29 Dimsum Jl. Mohamad Scret No. 39 No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Lokal Jl. Hayam Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
REUTERS/Marcelo
Regua
himself in ge kills 11, pa Shooter party ram w Year’s Brazil Ne
wife before
his former threaten and are rare. shootings reported the attack. an industrial Campinas, of over 1 million targeted mass Araújo, televiPolice said to be a laboratory university citylocated about 100 told local heard and is media One neighbor his family might by local used a 9 mm pistolextra residents, (60 miles) northwest and that he and Brazil’s clips, a house party son, sion but had thought they of the technician, additional unspeci- kilometers of São Paulo, stormed and shots, carried two (rtr) of the city 8-year-old until one - A gunman metropolis. wife and Year’s party in be fireworks to their property, ammunition, a knife explosives. JANEIRO his former ran the biggest a New RIO DE for help. but unused also be heard wounded analyzing News can people, including and pleading of crime fiedInvestigators are at Global the head during late on Saturday. to a cell bleeding killed 11 himself in in “Bali Image” from 9.30 of Campinas high rates including in addition found in 96.5 Despite began. explosives Radio FM am. Listen to before shooting n Brazilian city Brazil, recorder to shooting to a police and violence in with assaults phone and audiooutside the home when the until 10.00 FM at http:// the southeaster according São Paulo left any Survivors, said that just before significant problems Global Radio ten2myattack alarmed a car he parked the state of as 46at whether Araújo women, the country globalfmbali.lis attack. Police in jumped over spokesman, identified streaming about his the shooter the house, againstAmerica’s biggestwith fam- determine or live video and http:// not yet said the shooter,Ramis de Araújo, midnight, radio.com sort of message lfmbali.com they did associated ali. of began Latin angry over a fence surrounding year-old Sidnei http://radiogloba nel/global-fm-b Police said had a history on a holiday a door and to have been in Filier for ily gatherings. ustream.tv/chan is believed his wife, Isamara Filier, burst through he had been know if Araújo are common as he berated harm or a split with son João Victor. Gun deaths and in confronta- violence, or whether firing even son. take physically remain to gangs their to holdups drug 41, and their sought people while taking known of heists,among police, said, Three other Araújo possibly Brazil, but , police of the commotion the tionsother criminals in hospitalized survived the attack advantage Eve to disguise and party Year’s four people including one to New police said. unharmed, managed to flee shooting, who the police attendee and phone a bathroom
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
SELASA PON, 3 januari 2017
Andre Dinuth Rilis Album ’’Here With You’’
BANYAK orang belum kenal sosok Andre Dinuth. Padahal, dia sebagai seorang gitaris session, acap membantu proyek sejumlah musisi terkenal, seperti Glenn Fredly, Shandy Sondoro, Rio Febrian, Andi Rianto, Afgan, Erwin Gutawa, Rossa, Marcell dan Trio Lestari. Andre dan band yang dipimpinnya, The A n d r e Dinuth G r o u p , sudah sering bermain di beberapa festival jazz terkenal, seperti Jak Jazz, Indonesian Jazz Festival Agustus 2015 dan Freedom Jazz Festival. Meski acap unjuk diri di ajang festival musik jazz, Andre menyebut dirinya pemusik lintas genre. ‘’Enggak semua musik yang saya mainkan jenis jazz. Enggak pure jazz, ada elemen rocknya. Dasarnya memang saya suka musik rock. Saya lebih suka disebut pemusik blues rock,’’ tutur Andre yang masih sering mengisi Klinik Gitar. Sejak duduk di bangku SMP, dia sudah belajar gitar. Gurunya adalah Ridho Slank. ‘’Untuk kordkord dasarnya, saya belajar sama papa yang bekerja sebagai sopir,’’ ucapnya. Tahun 2010, Andre nekat merilis album pertamanya. Semua nomor yang direkamnya instrumentalia, minus vokal, dengan penonjolan pada gitar yang dimainkannya. ‘’Secara estetika, saya ingin lebih bergitar,’’ urainya. Pascamelakukan tur bersama Glenn Fredly tahun 2015, Andre mulai mengerjakan solo albumnya yang kedua. Tajuk albumnya ‘’Here With You’’. Album berisi 10 track ini mencampurkan fusion jazz dengan rock secara live sehingga memperoleh kekompakan para musisi yang terlibat di album ini. Nomor ‘’Sahara’’ dibantu Indra Lesmana pada keyboard gitar (keytar) solo, Andi Rianto pada piano dan Mohamad Saat pada saluang dan suling yang memperkuat unsur tradisional pada nomor ‘’Solitude’’. Tidak ketinggalan juga mencuat nuansa Indonesia Timur yang merupakan asal nenek moyang dirinya. ‘’Rote Island’’ dibantu Djitron Pah (sasando) dan Georgie Tanasale (perkusi tifa). Pada ‘’Why Knot’’, sangat kental dengan elemen fusion dan rock progressive, featuring Barry Likumahuwa (bas), Rayendra Sunito (drum) dan Ricad Hutapea (tenor saxophone), Album kedua ini juga dibantu Husein (tabla), Nadya Fatira (voice dan vokal) dan Irv Nat, Kenna Lango (keyboard), Eugen Bounty (klarinet) dan trio jazzer dari Andre Dinuth Group yaitu Adhitya Pratama, Yandi Andraputra dan Marthin Siahaan, plus Irwan Simanjuntak (keyboard) dan Echa Soemantri (drum). ‘’Album adalah perwakilan idealisme saya sebagai gitaris dari sisi komposisi,’’ lanjut Andre Dinuth tentang albumnya. Konsep instumental dipilih bertujuan untuk menyampaikan emosi dan bayangan imajinasi dalam medium audio. Dikatakan, album adalah portfolio pribadi sebagai bukti eksistensi Andre Dinuth sebagai gitaris. ‘’Jujur, album saya untuk semua kalangan tanpa harus dibatasi sekat dalam lirik. Di dalam musiknya ya ada rock, blues, jazz, pop dan progressive. Khusus di album ini diselipkan elemen musik tradisi atau musik etnis,’’ papar Andre Dinuth yang menimba ilmu gitar pada Dewa Budjana dan Tohpati serta pemberi semangat dan belajar musik klasik pada Benny M. Tanto. (pik)
’’Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss!’’
Film Indonesia Terlaris 2016 PERFILMAN Indonesia menunjukkan grafik semakin positif di sepanjang tahun 2016. Itu terbukti dari jumlah penontonnya yang terus bertambah dari tahun ke tahun. ‘’Tahun 2016 adalah momen kebangkitan film Indonesia yang akan selalu diingat. Sebab, di tahun ini muncul film ‘Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss!’ part 1 yang telah mencatatkan rekor sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa,’’ kata Sudhir Syal, Co Founder & Director BookMyShow Indonesia, belum lama ini. Menurut Sudhir Syal, besarnya jumlah penonton film ini telah menggeser posisi film ‘’Laskar Pelangi’’ yang selama delapan tahun berturut-turut menduduki posisi pertama. ‘’Sebuah prestasi yang mengagumkan,’’ ujarnya. Adapun 10 daftar film Indonesia terlaris 2016 dari platform digital penjualan tiket bioskop dan event BookMyShow. Data tersebut dihimpun dari situs filmindonesia.or.id yang mencakup raihan jumlah penonton dan asumsi penghitungan pendapatan kotor tahun 2013 sebesar Rp 30.000 per penonton. ‘’Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss!’’ part 1 men-
dominasi sebagai film Indonesia terlaris di tahun 2016. Tak hanya sukses merajai Box Office Tanah Air di 2016, film produksi Falcon Pictures tersebut bahkan menorehkan rekor sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa. Dengan raihan jumlah penonton sebesar 6,8 juta, film remake trio Dono, Kasino, Indro itu ditaksir mengumpulkan pendapatan kotor sebesar Rp 205 miliar. Sementara itu, film ‘’Ada Apa Dengan Cinta 2’’ bertengger di posisi kedua. Romansa kisah Cinta dan Rangga tampaknya sukses menghipnotis penonton Indonesia dengan raihan jumlah penonton sebesar 3,7 juta. Dengan kesuksesannya, film ‘’Ada Apa Dengan Cinta 2’’ ditaksir telah meraih keuntungan sebesar Rp 109 miliar. Delapan film lainnya yang bertengger di daftar 10 besar film Indonesia terlaris 2016 meliputi ‘’My Stupid Boss’’ (pendapatan kotor Rp 91 miliar), ‘’Rudy Habibie’’ (Rp 60 miliar), ‘’Koala Kumal’’ (Rp 55,9 miliar), ‘’Comic 8: Casino Kings Part 2’’ (Rp 55 miliar), ‘’ILY from 38.000 Ft’’ (Rp 47 miliar), ‘’Hangout’’ (Rp 35 miliar), ‘’London Love Story’’ (33 miliar) dan ‘’Headshot’’ (Rp 20 miliar). (ant)
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Jagung Bhineka
Jagung dengan Tongkol Beragam Warna SIAPA PUN pasti pernah mengonsumsi jagung. Selain rasanya yang enak dan gurih, baik diolah dengan cara direbus, dibakar ataupun dijadikan sajian olahan lainnya, salah satu tanaman pangan ini juga sumber karbohidrat yang bisa menjadi makanan alternatif pengganti beras. Jika biasanya jagung dikenal dengan bentuk fisik tongkol berwarna kuning ataupun putih, tetapi kini ada pula jagung dengan tongkol beraneka ragam warna. Jagung yang disebut dengan jagung bhineka ini dikembangkan di Desa Penatahan, Penebel, Tabanan. Senin (2/1) kemarin, memasuki masa panen
kedua. Dandim Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan beserta jajaran Koramil 08-1619/ Penebel turun langsung melakukan kegiatan panen perdana. Sebagai pilot project yang dikembangkan oleh Helmi Musadi (38), warga asal Desa Pekambingan, Denpasar, jagung bhineka hasil rekayasa genetik ini sudah mulai dikembangkan sejak enam bulan silam di lahan seluas 15 are miliknya di Desa Penatahan, Penebel. Dibantu oleh puluhan anak yatim piatu, Helmi lulusan S-2 Pertanian di negara Jepang tahun 2007 ini setidaknya berhasil membuat terobosan memproduksi jagung dengan tongkol beragam warna. Dalam satu tongkol original dengan panjang 15-20 sentimeter, ada sejumlah degradasi warna yang dihasilkan seperti mer-
ah, kuning, abu-abu, hitam dan beragam warna lainnya. Bahkan, dalam satu tanaman jagung memiliki lima atau enam tongkol. Meski tidak banyak dijelaskan, Helmi Musadi mengatak a n jagung bhineka (jagung dengan tongkol warnawarni - red) ini didapat dari proses rekayasa genetik. ‘’Penentuan warna didapat dari cahaya matahari (ultraviolet - red). Namun, untuk bisa menghasilkan warna yang kita inginkan perlu proses,’’ ujarnya. Bahkan, kini pihaknya juga tengah melakukan percobaan untuk bisa menghasilkan jagung bhineka dengan tongkol merah putih. ‘’Ini pesanan dari Dandim untuk menghasilkan jagung berwarna merah putih,’’ ujar Helmi Musadi. Ke depan, dengan keahliannya yang dimiliki, beragam terobosan lain juga akan terus dikembangkannya. Jika jagung biasanya lebih banyak dengan fisik panjang, Helmi Musadi ingin menciptakan terobosan jagung dengan tongkol berbentuk bulat. Meski memiliki beragam warna, namun dibandingkan
dengan jagung biasa, jagung bhineka ini dikatakannya tidak ada perlakuan istimewa. Bahkan, hanya perlu dua bulan sudah siap panen. ‘’Jagung ini lebih manis dan memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagus karena memang diolah secara organik,’ tegas Helmi Musadi.
Sementara itu, Dandim Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan mengatakan, pihaknya sangat bangga memiliki partner yang sangat hebat dan pintar khususnya dalam bidang pertanian. Bahkan, ke depan pihaknya akan menggencarkan babinsa untuk mencari para tokoh yang peduli tentang pertanian untuk bisa bersamasama mewujudkan program pemerintah yakni pencapaian swasembada pangan. Herwin Gunawan menegaskan, panen perdana jag-
ung bhineka ini juga sebagai bentuk dukungan TNI dalam peningkatan produksi jagung guna mengejar target swasembada jagung di tahun 2017. ‘’Kami ajak mereka yang pintar dan ahli di bidang pertanian untuk terus melakukan terobosan. Jagung bhineka ini merupakan binaan Kodim dengan harapan ke depan bisa menjadi ikon Kabupaten Tabanan. Ini harus segera dipatenkan agar tidak diakui oleh negara lain karena jagung jenis ini satu-satunya di Indonesia,’’ tegasnya. (bit)
Bali Post/bit
JAGUNG BHINEKA - Dandim Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan dan jajarannya saat melakukan panen perdana jagung bhineka di Desa Penatahan, Penebel.
Sumber Kreativitas Dramatari
Mengwi Lestarikan Tari Gambuh DI PENGUJUNG tahun 2016 lalu, pemuda-pemudi Mengwi, Badung menggelar pertunjukan perdana tari Gambuh dengan lakon ‘’Kelana Carang Naga Puspa’’ dalam rangkaian upacara Ngenteg Linggih di Pura Purna, Rabu (28/12) lalu. Kesenian tari Gambuh merupakan total teater Bali, karena di dalamnya terpadu secara harmonis dan indah elemen-elemen tari, vokal/dialog, musik, drama, sastra dan seni rupa. Di samping itu, menonton Gambuh juga akan mengingatkan kebangkitan kerajaan Bali masa lampau dan merupakan warisan budaya yang paling indah dari semua teater Bali. Di bawah naungan Sanggar Bajra Geni pimpinan Ida Bagus Anom sebagai Klian Desa Mengwi, para remaja dengan gigih mempelajari gendinggending dan gerak tari Pegambuhan memakai gamelan Semarpagulingan. Mereka dilatih oleh seorang pensiunan dosen A.A. Ayu Kusuma Arini, S.ST., M.Si. dan empat dosen ISI Denpasar yakni I Nyoman Sudiana, S.S.Kar., M.Si., I Gusti Ayu Ketut Suandewi,
GAMBUH - Para penari dan pelatih berfoto bersama seusai pertunjukan tari Gambuh ‘’Kelana Carang Naga Puspa’’.
FILM ‘’Rogue One: A Star Wars Story’’ dan ‘’Sing’’ meraup hasil besar di multipleks selama libur tahun baru. Film spinoff ‘’Star Wars’’ itu bertengger di puncak tangga film mingguan box office untuk pekan ketiganya berturut-turut, menghasilkan hampir 50 juta dolar AS dalam periode tiga hari dan diproyeksikan meraup 64 juta dolar AS selama empat hari libur. Bisnis film berlanjut sampai Senin selama akhir pekan
tahun baru karena banyak perusahaan dan sekolah menjadikannya sebagai bagian dari libur nasional. Pendapatan kotor opera antariksa ‘’Rogue One’’ melampaui tanda 400 juta dolar AS di Amerika Utara dan barubaru ini menempati peringkat kedua dalam daftar film dengan pendapatan kotor tertinggi tahun ini dengan hasil 425 juta dolar AS di Amerika Utara, hanya berada di belakang ‘’Finding Dory’’.
S.ST., M.Si., I Gusti Lanang Oka Ardika, S.S.Kar., M.Si. dan I Gst Ngurah Sueka, S.ST., M.Si. ‘’Para penabuh remaja Mengwi sudah biasa memakai gamelan Semarpagulingan dan menghayati stil gending Pegambuhan. Sehingga mereka dengan cepat bisa mentransfer gending tokoh-tokoh Pegambuhan dalam berbagai peran seperti gending Subandar, Sumambang Jawa, Lengker, Godeg Miring dan lainnya. Dengan modal kemampuan penabuh
ini, proses pelatihan penari untuk menjalin ke dalam lakon ‘Kelana Carang Naga Puspa’ dapat dirampungkan dalam waktu tidak lebih dari sebulan,’’ ujar Ayu Kusuma Arini, Sabtu (31/12) lalu. Adapun inti cerita, dijelaskan, sebelum Panji Inu Kertapati melarikan Diah Ratna Merta dari Gegelang, mengganti nama sebagai Kelana Carang Naga Puspa dan memerintahkan para arya membakar pasar. Ketika itu, Patih Kerajaan Metaun Kebo
Angun-angun bersama Demang dan Tumenggung tiba di Gegelang untuk mencari Raden Panji agar sudi kembali ke Metaun karena kerajaan sedang terancam bahaya. Di tengah kebakaran pasar, Kebo Angun-angun mendengar tantangan dari seorang bernama Kelana Carang Naga Puspa. Maka, terjadilah perkelahian. Saat akan dibunuh, ternyata Kelana Carang Naga Puspa adalah Raden Panji yang dicarinya. Akhirnya, mereka bersama-sama meninggalkan Gegelang menuju Metaun. ‘’Salut kepada pelaku seni Gambuh Anyar yang masih pemula. Mereka dapat membawakan lakon tersebut dengan lancar selama satu setengah jam dan ke depan perlu penghayatan yang lebih serius. Namun, di satu sisi, dialog yang menjadi kendala karena mereka baru pertama kali tampil memakai ucapan bahasa Kawi. Hal ini nampak pada beberapa adegan vakum sesaat,’’ ujar Ayu Kusuma Arini sambil memberikan pujian. Ayu Kusuma Arini menjelaskan, sebagai dramatari
tertua, Gambuh merupakan tarian yang sulit dipelajari karena memerlukan penghayatan dramatisasi, perbendaharaan gerak tari maupun ucapan yang telah dipolakan. Setiap tokoh utama harus mampu berbahasa Kawi atau Jawa Kuno yang akan diterjemahkan oleh para punakawan. Selain itu, Gambuh juga memiliki kekhasan tersendiri yaitu melodi gending dipegang oleh suling panjang hingga 90 cm. Sampai saat ini, katanya, Gambuh telah mengalami perjalanan selama lima abad, namun tetap eksis karena berfungsi sebagai sarana upacara. Dapat dikatakan, upacara di Bali tidak selesai tanpa kehadiran tabuh dan tari. Sesuai dengan salah satu sifat seni yakni kreatif, dalam perjalanan waktu, menjadikan Gambuh sebagai sumber kreativitas dalam dramatari, tari dan karawitan Bali. ‘’Sudah selayaknya tari Gambuh dilestarikan oleh generasi penerus untuk menjaga ajeg Bali,’’ tegas wanita yang menekuni tari Gambuh sejak 1987 silam ini. (win/k150)
pekan dan 20,7 juta dolar AS dalam empat hari. Sampai Minggu, total penghasilannya di Amerika Utara 61,4 juta dolar AS. Dengan biaya produksi 110 juta dolar AS dan jutaan lebih untuk promosi ‘’Passengers’’ akan membutuhkan ungkitan dari penonton film luar negeri untuk mendapat untung. Hal yang sama terjadi pada film Fox ‘’Assassin’s Creed’’, yang hanya membawa pulang delapan juta dolar AS selama akhir pekan dan diproyeksikan menghasilkan 10 juta dolar AS selama liburan. Adaptasi video game itu mengumpulkan 41 juta dolar AS sejak tayang perdana Natal, menyedihkan untuk film dengan biaya pembuatan sampai 125 juta dolar AS. Namun Fox lebih beruntung dengan ‘’Why Him?’’ yang mengumpulkan 10 juta dolar AS selama tiga hari dan diperkirakan menghasilkan 13 juta dolar AS selama empat hari libur. Film tentang persaingan seorang ayah (Bryan Cranston) dan tunangan anak perempuannya (James Franco) itu menghasilkan 37,6
juta dolar AS dan biaya pembuatannya cukup ekonomis, hanya menghabiskan 38 juta dolar AS. Film Paramount ‘’Fences’’ cukup baik hasilnya. Drama berbiaya produksi 32,7 juta dolar AS yang dibintangi dan disutradarai oleh Denzel Washington itu mendapat 10,2 juta dolar AS selama tiga hari akhir pekan dan menurut estimasi bisa mendapat 13 juta dolar AS selama liburan. ‘’La La Land’’ dari Lionsgate melanjutkan peruntungan dengan menghasilkan 9,5 juta dolar AS selama akhir pekan dan diproyeksikan mengumpulkan 12,3 juta dolar AS selama libur empat hari, menambah pendapatan kotornya menjadi 37 juta dolar AS. ‘’Hidden Figures’’ dari Fox juga tampak kuat. Drama tentang ilmuwan dan ahli matematika Afrika-Amerika yang berperan penting dalam program luar angkasa Amerika Serikat itu menghasilkan 815.000 dolar AS selama tiga hari dan 1,1 juta dolar AS selama empat hari hanya dari 25 bioskop. (ant)
’’Rogue One’’ Raup 425 Juta Dolar AS
Bali Post/ant
ADEGAN - Gambar adegan dalam film ‘’Rogue One: A Star Wars Story’’.
‘’Rogue One’’ menjadi penutup tahun penghancur rekor bagi Disney, yang menjadi studio pertama yang menghasilkan tujuh miliar dolar AS dalam setahun, menghasilkan empat dari lima film dengan pendapatan kotor penayangan perdana tertinggi dan empat filmnya meraup pendapatan satu miliar dolar AS di box office global. Sementara ‘’Sing’’, kolaborasi terakhir Illumination dan Universal meraup 41,4 juta dolar AS selama pekan keduanya di bioskop. Film itu diproyeksikan menghasilkan 53,7 juta dolar AS selama empat hari libur akhir pekan dan menghasilkan 177,3 juta dolar AS di Amerika Serikat. Itu merupakan pencapaian besar kedua dalam 2016 oleh Illumination, pembuat ‘’Despicable Me’’. Perusahaan itu juga sukses dengan film animasi ‘’The Secret Life of Pets’’ musim panas lalu. Di tempat ketiga ada ‘’Passengers’’, roman fiksi ilmiah yang menampilkan Chris Pratt dan Jennifer Lawrence, dengan pendapatan 16,1 juta dolar AS selama tiga hari libur akhir