Skip to main content

Edisi 02 Februari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 163 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Kamis Pon, 2 februari 2017

Pembangunan Pasar Tradisional Digalakkan RENCANA pembangunan seribu pasar yang dicetuskan Presiden Joko Widodo merupakan salah satu upaya pemerataan pertumbuhan ekonomi. Hal ini pun sudah dilaksanakan Pemkab Gianyar sejak lama. Bahkan, dalam empat tahun pemerintahan Bupati A.A. Gde Agung Bharata dan Wabup Made Mahayastra sudah delapan pasar tradisional yang dibangun di seluruh wilayah Gianyar.

bangunan pasar tradisional ini juga menggunakan dana dari Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Perdagangan,’’ ucapnya. Tahun ini melalui dana Kementerian Perdagangan sebesar Rp 60 miliar juga direncanakan revitalisasi Pasar Seni Sukawati. Pengalokasian dana pemerintah pusat ini sudah dipastikan dan tinggal menunggu proses pencairan. ‘’Kita juga sudah mulai melakukan sosialisasi agar pedagang di Pasar Seni Sukawati bersedia direlokasi sementara waktu ke tempat yang sudah kami siapkan melalui dana

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Percepat Pertumbuhan Ekonomi ‘’Satu per satu pasar tradisional sudah kita garap secara bertahap di Kabupaten Gianyar, baik itu pasar tradisional yang baru dibangun maupun pasar lama yang direvitalisasi,’’ kata Wabup Made Mahayastra kepada Indonesia Network, Bali TV dan Bali Post. Delapan pasar dimaksud yakni Pasar Tulikup, Pasar Batubulan, Pasar Batubulan Kangin, Pasar Yadnya, Pasar Suwat, Pasar Guwang, Pasar Negari dan Pasar Kuliner Gianyar. Pembangunan pasar tradisional itu menyerap dana miliaran rupiah dari APBN ataupun APBD Kabupaten Gianyar. ‘’Pem-

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

APBD Kabupaten Gianyar,’’ terang pria yang dua kali menjabat Ketua DPRD Gianyar ini. Pihaknya juga berencana melakukan revitalisasi terhadap Pasar Ubud Blok A yang terbakar awal 2016. Revitalisasi sudah dianggarkan di APBD 2017. ‘’Pasar Ubud ini merupakan salah satu tujuan wisata yang dikunjungi ratusan sampai ribuan wisatawan setiap harinya, karena itu perbaikan pasar ini kita prioritaskan melalui APBD,’’ tambahnya. Hal. 19 Satu Pasar

’’Toko modern juga akan kita tertibkan secara bertahap. Kemarin ada toko modern yang beroperasi sampai 24 jam, sudah saya sidak karena ini dikhawatirkan menjadi tempat tongkrongan anak muda ke arah negatif.’’ Made Mahayastra

Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Kamis, 2 Februari 2017

Pernyataan Istana

DI TABANAN

Tak Ada Perintah Sadap SBY, Bantah Halangi Bertemu Jokowi Jakarta (Bali Post) – Sekretaris Kabinet Pramono Anung menanggapi dua hal terkait pernyataan SBY. Pertama soal penyadapan. Kedua soal adanya ‘’bisikan’’ agar Jokowi tidak bertemu SBY.

Bali Post/ist

HANCUR - Rumah warga hancur akibat angin kencang dan hujan deras di Banjar Delod Uma, Desa Buwit, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Miskin Ambruk

Soal penyadapan, Pramono menegaskan, tidak pernah ada permintaan atau instruksi penyadapan kepada Presiden keenam RI sekaligus Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ‘’Tidak pernah ada permintaan atau instruksi penyadapan kepada beliau karena ini bagian dari penghormatan kepada presiden yang ada,’’ kata Pramono seusai mengikuti sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/2) kemarin. Pramono menanggapi pernyataan SBY yang meminta pihak berwenang segera mengusut tuntas isu penyadapan yang dilakukan terhadap dirinya, seperti diungkapkan tim pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dalam sidang kasus penodaan agama dengan terdakwa Ahok pada Selasa (31/1), tim kuasa hukum Ahok menyebut memiliki bukti percakapan antara SBY dengan Ketua Umum MUI yang juga Rais Aam PBNU KH Maruf Amin. ‘’Hal yang berkembang di persidangan kemarin kami tidak ingin menanggapi apa pun karena itu bagian dari materi persidangan,’’ kata Pramono. Sementara soal ada ‘’bisikan’’ agar Jokowi tidak bertemu SBY, ia langsung membantah. Pramono Anung membantah ada pihak yang menghalangi keinginan Presiden keenam RI sekaligus Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). ‘’Kami

juga membaca ada yang menghalanghalangi, sama sekali tidak ada. Semua tamu yang meminta waktu kepada Presiden Jokowi tentunya akan disampaikan oleh Sesneg atau Seskab kepada Presiden, karena mekanismenya seperti itu,’’ katanya. Pramono mengatakan selama ini pihak mana pun yang ingin bertemu dengan Presiden, pihak yang bersangkutan harus mengajukan permintaan pertemuan tersebut. ‘’Apalagi Pak SBY ini kan pernah menjadi presiden, tentunya kalau memang beliau menginginkan untuk bertemu dengan Presiden dan ada permintaan. Nanti akan kami komunikasi kepada Presiden Jokowi,’’ katanya. (ant)

Tabanan (Bali Post) Hujan disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Tabanan, Rabu (1/2) kemarin, mengakibatkan rumah salah satu warga di Banjar Delod Uma, Desa Buwit, Kediri, ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pemilik rumah I Wayan Sunarta (42) terpaksa harus mendirikan tenda dibantu petugas BPBD untuk tempat tidur sementara. Dari informasi yang dihimpun, saat kejadian di dalam bangunan 5x6 ini dihuni oleh enam anggota keluarga. Bahkan salah seorang anaknya, Putu Sutresna Yasa (18), nyaris tertimpa kayu saat tengah istirahat. Menurut penuturan pemilik rumah, sekitar pukul 14.00 Wita angin disertai hujan mengguyur desa tersebut. Tiba-tiba saja terdengar suara retak dari bagian atap dan seketika genteng dan kayu plafon dari bambu ambruk. Ia mengakui jika bangunan rumahnya sudah berusia tua. Plafon hanya terbuat dari gedek dan lantainya pun dari semen tidak menggunakan keramik. ‘’Sementara barang-barang saya dipindah ke dapur, sementara kami tidur di dalam tenda bersama keluarga,’’ jelas Sunarta yang tiap harinya bekerja sebagai buruh serabutan. Hal. 19 Langsung Tinjau

SBY Berniat Bertemu Jokowi

Minta Usut Pernyataan Kuasa Hukum Ahok

Polisi Geledah Rumah Firza

Rizieq Sebut Difitnah

Jakarta (Bali Post) – Penyidik Polda Metro Jaya menggeledah rumah Firza Husein terkait penyelidikan dugaan kasus situs pornografi ‘’baladacintarizieq’’ di sekitar Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. ‘’Untuk pengecekan,’’ kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat, di Jakarta, Rabu (1/2) kemarin. Wahyu membenarkan penggeledahan itu untuk penyelidikan dugaan percakapan melalui aplikasi pesan Whatapps antara Habib Rizieq Syihab dan Firza Husein. Sementara itu, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menegaskan informasi peredaran percakapan bermuatan pornografi itu sebagai fitnah. Rizieq mengaku sebelumnya banyak menerima tuduhan fitnah seperti beristri enam, menyodomi laskar, selingkuh dengan perempuan, menerima suap Rp 100 miliar, menyerobot lahan tanah hingga dianggap antikebinekaan. Sebelumnya, petugas Polda Metro Jaya menangkap Firza Husein di rumah keluarganya di Jalan Makmur Jakarta Timur pada Selasa (31/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Pengacara Firza, Aldwin Rahadian, mempertanyakan langkah polisi menangkap kliennya tersebut. Aldwin mengungkapkan sejumlah polisi mendatangi rumah keluarga Firza dan menunjukkan surat penangkapan terhadap kliennya itu. Selanjutnya, petugas membawa Firza didampingi pengacara ke Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Hal. 19 Upaya Makar

Pramono Anung

Bali Post/ant

PENYADAPAN - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pernyataan soal dugaan penyadapan percakapan telepon dirinya dengan Ketua Umum MUI KH Maruf Amin di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (1/2) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku ingin bertemu dan berbicara blak-blakan dengan Presiden Joko Widodo ikhwal isu keterkaitannya dengan aksi damai umat Islam 4 November 2016, serta rencana pengeboman hingga makar. ‘’Sayang sekali saya belum punya kesempatan bertemu Presiden kita Bapak Jokowi. Kalau bisa bertemu saya mau bicara dengan beliau blak-blakan, siapa yang melaporkan kepada beliau info intelijen yang menuduh saya mendanai aksi damai 4/11, mengaitkan saya dengan rencana pengeboman Istana Negara dan urusan makar,’’ kata SBY, Rabu (1/2) kemarin. Pernyataan itu disampaikan SBY dalam pembukaan konferensi persnya, Rabu petang kemarin. Konferensi pers itu menyikapi pernyataan kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengaku memiliki bukti percakapannya dengan Ketua Umum MUI Maruf Amin terkait Fatwa MUI mengenai kasus Ahok. SBY menjelaskan dirinya tidak marah dengan pernyataan kuasa hukum Ahok. Dia hanya meminta penegak hukum mengusut jika ada penyadapan ilegal yang dilakukan terhadap dirinya selaku mantan presiden. Sementara soal tudingan yang dialamatkan kepadanya soal pendanaan aksi 4/11, rencana pengeboman Istana Negara dan upaya makar, SBY merasa perlu mengklarifikasi dan berbicara dengan Jokowi. ‘’Saya ingin sebetulnya mengklarifikasi secara baik supaya tidak simpang-siur, tidak ada prasangka, praduga atau perasaan enak atau tidak enak atau saling curiga,’’ kata SBY. Hal. 19 Bertemu Presiden

Jokowi-Nakao Bahas Tantangan Ekonomi Indonesia

Bali Post/ant

ADB - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Mensesneg Pratikno menerima kunjungan kehormatan Presiden Asian Development Bank (ADB) Takehiko Nakao (kedua kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (1/2) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo dan Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB) Takehito Nakao membahas kemajuan dan tantangan perekonomian Indonesia dalam pertemuannya di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (1/2) kemarin. ‘’Bapak Presiden memberi penjelasan berbagai hal terkait kemajuan perekonomian dan tantangan kita saat ini dan ke depan,’’ kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa pers dengan Presiden ADB Takehito Nakao di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu kemarin. Sri Mulyani mengatakan Presiden Jokowi menjelaskan berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah Indonesia mulai dari kebijakan untuk memperbaiki iklim investasi hingga kebijakan untuk mengurangi kesenjangan dan kemiskinan. Menurutnya, Presiden Jokowi juga menjelaskan program pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur dan program

amnesti pajak. ‘’Itu yang merupakan fokus pembicaraan besar. Presiden juga mencontohkan mengenai program Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat dan bagaimana targeting kepada kelompok masyarakat miskin,’’ kata Sri Mulyani. Sri Mulyani mengatakan kunjungan Takehito Nakao ke Indonesia kali ini merupakan yang ketiga kalinya untuk melihat perkembangan pembangunan di Indonesia. ‘’Selain melihat perkembangan pembangunan di Indonesia, kunjungan itu sekaligus untuk menyampaikan pemikiran-pemikiran dari ADB dan apa yang akan didukung baik sisi konsep pembangunannya sendiri maupun dari dana pembangunannya,’’ kata Sri Mulyani. Ia menyebutkan, ADB merupakan lembaga yang didirikan tahun 1966 di mana Indonesia merupakan salah satu pemegang sahamnya. Hal. 19 Pangsa Saham


denpasar

2 SOSOK Efektifkan Perompesan HUJAN deras disertai angin kencang yang menyebabkan sejumlah pohon perindang di Denpasar tumbang, menjadi perhatian dewan. Terlebih, pohon yang tumbang sampai menimpa tiga warga yang sedang melintas di Jalan Hasanudin dan di Serangan. Menghindari adanya korban, dewan berharap instansi terkait bisa melakukan antisipasi dengan melakukan perompesan pohon perindang sebelum musim hujan tiba. Hal ini ditegaskan anggota Komisi IV DPRD Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada di kantornya, Rabu (1/2) kemarin. Politisi Partai NasDem ini menilai banyaknya pohon tumbang ini terjadi selain karena faktor cuaca, juga akibat tidak efektifnya perompesan pohon perindang oleh Dinas Lingkunan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Denpasar. ‘’Sekarang pohon tumbang di mana-mana. Beruntung tidak ada korban jiwa. Meski demikian, kerugian materi tentu sangat besar. Seharusnya, DLHK melakukan deteksi dini terhadap pertumbuhan pohon. Perompesan yang dilakukan DLHK belum sesuai dengan harapan teman-teman di dewan,’’ ujarnya. Widiada menambahkan, saat ini DLHK hanya melakukan kerja cepat ketika sudah ada kejadian pohon tumbang. Padahal, sejatinya pohon tumbang dapat diantisipasi dengan deteksi dini pohon perindang tersebut. ‘’Pencegahan tentu lebih baik dibandingkan dengan kerja cepat setelah kejadian pohon tumbang. Selama ini, langkah pencegahan yang dilakukan DLHK belum sesuai harapan. Kita bisa lihat sendiri banyak pohon perindang yang sangat rimbun dan lebat dibiarkan begitu saja. Malah yang dirompes justru pohonpohon yang kecil saja. Ini kita minta diefektifkan,’’ ujarnya. Pihaknya juga meminta agar perompesan tersebut dilakukan lebih awal, mengingat musim hujan memang mengalami puncaknya di bulan Januari-Februari. Jika perompesan baru dilakukan pada musim hujan, tentu sangat terlambat. ‘’Cuaca sekarang tidak bisa diprediksi. Kondisi angin yang ekstrem tentu membuat pohon kapan saja bisa tumbang. Meski kondisi cuaca tidak bisa diprediksi, namun bukan berarti tidak bisa diantisipasi. Kita cegah dari awal. Kalau sudah rawan tumbang, kita remajakan. Selain itu, pemilihan jenis pohon perindang juga penting. Pilih mana yang kuat dan tahan akan cuaca. Jangan baru angin kencang sedikit, pohonnya sudah roboh,’’ ujarnya. (ara)

Denpasar Harus Rancang Lebih Banyak Sentral Parkir

Denpasar (Bali Post) – Kota Denpasar kembali mendapat penghargaan dalam menata sistem transportasi secara berkelanjutan dari pemerintah pusat. Penghargaan tersebut berupa Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) Kencana Tingkat Nasional yang diserahkan Wakil Presiden RI H. Muhammad Jusuf Kalla yang diterima Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara. Prestasi ini mendapat apresiasi dari Ketua Organda Kota Denpasar I Gede Semara. Meskipun telah mendapatkan penghargaan yang tinggi, Denpasar dinilai masih perlu melakukan terobosan dalam menjadikan tata kelola arus lalu lintas lebih nyaman lagi. Misalnya, katanya, perlu dibangun lagi sentral-sentral parkir di pusat kota. Pasalnya, selama ini Denpasar masih menggunakan badan jalan untuk areal parkir. ‘’Penghargaan itu tentu menjadi pemicu Denpasar untuk terus menata kotanya agar lebih nyaman bagi warganya. Termasuk dalam hal berlalu lintas,’’ ujar Semara, Rabu (1/2) kemarin. Sebelumnya, pakar transportasi dari Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar Ir. N.K. Sri Astati Sukawati, M.T. mengatakan, Denpasar yang menjadi ibu kota provinsi dan termasuk kota besar, secara otomatis menjadi magnet bagi kaum urban untuk menjadikan kota ini tempat beraktivitas. Karena itu, mereka pun akhirnya tinggal di kota ini. Pertumbuhan penduduk yang tinggi juga akan berpengaruh terhadap kondisi arus lalu lintas di wilayah itu. Akibatnya, kemacetan akan sulit dihindari. Sri Astati mengungkapkan, ada beberapa penyebab terjadinya kekroditan arus lalin di Denpasar. Selain akibat rendahnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, adanya pelanggaran rambu juga menjadi penyebab kroditnya arus lalin di Denpasar. Belum lagi, parkir sembarangan dan juga ‘’menginap’’ di tepi jalan menjadi beban tersendiri dalam mewujudkan kondisi arus lalin lancar. Belum lagi, kebijakan pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan kendaraan nyaris tidak ada. Bahkan, kendaraan yang umurnya sudah tua masih bisa bebas berkeliaran di jalan. Sementara itu, Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Gede Astika mengatakan, Piala WTN Kencana adalah penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat kepada kabupaten/kota yang mampu menata transportasi darat dengan baik. Penghargaan tertinggi ini diraih karena Denpasar dinilai telah mampu menata transportasi publik seperti ramburambu dan lalu lintas dengan baik. Gede Astika juga menambahkan, penilaian WTN mencakup tiga unsur penilaian yakni administrasi, teknis lapangan dan kebijakan pemerintah. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : BALI TANPA BALIHO ORMAS Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Kamis Pon, 2 Februari 2017

Tanpa Baliho Ormas, Bali Jadi Rapi Denpasar (Bali Post) -

Perintah Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose terkait penurunan baliho dan spanduk ormas, benar-benar menggigit. Seperti di Denpasar dan Badung, tidak lagi tampak baliho ormas. Kondisi ini membuat Bali jadi rapi dan indah. ‘’Terus terang, dengan adanya baliho tersebut akan menimbulkan ego sektoral. Dalam hal ini, ormas tidak bisa diatur sehingga melakukan kegiatan semaunya sendiri,’’ tegas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Rabu (1/2) kemarin. Menurut Kapolresta Hadi Purnomo, berkaitan dengan kejadian-kejadian melibatkan

anggota ormas, di antaranya pengeroyokan WNA di La Favela Bar & Resto, bentrok di Jalan Nuansa Indah Selatan Gang Cempaka Biru, Denpasar Barat dan penusukan di Pesanggaran, kepolisian langsung mengambil kebijakan menurunkan spanduk dan baliho ormas. ‘’Bapak Kapolda ingin Bali indah, khususnya Denpasar. Jangan sampai dikotori dengan baliho dan spanduk ormas,’’ tegasnya.

Untuk itu, Polresta terus berkoordinasi dengan para pimpinan ormas. Selain itu, pihaknya ingin merangkul ormas supaya bersatu menjaga Bali dengan melaksanakan program ngayah bersama di pura serta pemakaman yang ada di Setra Badung, Denpasar. ‘’Kami sampaikan program-program dan pimpinan ormas bersedia mengikutinya. Program pembinaan juga terus dilaksanakan seperti latihan bela

diri dan prosedur pelaporan jika tahu ada hal-hal yang mencurigakan,’’ tegas mantan Kapolres Gianyar ini. Ke depan, ia berharap tidak ada lagi kelihatan baliho atau ormas di Denpasar. Termasuk, baliho calon gubernur karena belum saatnya kampanye. Sebelumnya, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mulai menunjukkan ketegasannya menyikapi aksi ormas yang anarkis. Ia berharap Bali steril baliho atau spanduk ormas dan jika ada yang melanggar perintah itu, maka Kapolres yang bersangkutan akan dicopot.

Salah satu tugas dari Kapolda yang harus diatensi adalah memberantas transnational crime dan organized crime. Irjen Golose lebih senang apabila segala permasalahan terjadi antar-ormas diselesaikan dengan damai, bukan kekerasan. Jika sudah terjadi kekerasan, maka Kapolda tidak segan dan ragu untuk mengambil tindakan tegas. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Terkait Ranperda PPLH

Perlu Ada Analisis Risiko dan Audit Lingkungan Hidup

Bali Post/kmb12

ROBOH - Wantilan di Balai Banjar Kertajati yang roboh diterjang angin kencang, Selasa (31/1) sore.

Diterjang Angin Kencang

Wantilan Banjar Kertajati Roboh

Denpasar (Bali Post) – Hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Denpasar menimbulkan kerugian cukup besar. Selain puluhan pohon perindang tumbang, sebuah bangunan wantilan di Banjar Kertajati, Pemecutan Kaja, roboh. Bangunan dengan enam tiang (saka) di lantai dua balai banjar setempat rata dengan lantai bangunan akibat diterjang angin kencang. Dihubungi Rabu (1/2) kemarin, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar Made Prapta mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan. Dari pendataan yang telah dilakukan, angin kencang yang disertai hujan deras menyebabkan beberapa kawasan di Denpasar terkena musibah. Balai Wantilan Banjar Kertajati yang diempas angin kecang juga menimpa rumah warga dan dua buah sepeda motor, hal ini telah dilakukan tindak lanjut membantu warga untuk pembersihan puing-puing. Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra mengatakan, ro-

bohnya bangunan wantilan ini terjadi Selasa (31/1) sore. Saat itu angin kencang disertai hujan yang cukup lebat. Mungkin karena bangunan ini tinggi, maka tidak kuat menahan empasan angin. Made Prapta menambahkan, angin kencang juga membuat beberapa pohon tumbang, seperti di rumah jabatan Gubernur Bali, Renon, Perumahan Satria Winangun Gg. 2 Banjar Kertasari Peguyangan, Setra Waribang, Jl. Tukad Musi dan Simpang Mertasari Jl. Tirta Empul. Sementara itu di Jl. Serangan pohon tumbang menimpa salah satu warga, sehingga mengalami patah tulang lutut kanan dan bahu kanan dan di Jl. A Yani Gang Satria Utama Br. Kertasari Kelurahan Peguyangan pohon santen tumbang menimpa mobil dan rumah warga dengan data nihil korban jiwa. Sedangkan di Jl. Hasanudin, pohon tumbang menimpa dua orang warga yang telah dirujuk ke RS Sanglah. ‘’Sampai saat ini kami terus melakukan pendataan dan tetap melakukan

persiapan bersama perangkat daerah terkait,’’ ujarnya. Seluruh kejadian ini telah ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar yang membantu warga membersihkan pohon tumbang dan Balai Wantilan Banjar Kertajati. Musibah yang menimpa bangunan di Balai Banjar Kertajati sempat ditinjau Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Wali Kota didampingi Kabag Program Pembangunan Setda Kota Denpasar A.A. Ngurah Bagus Airawata, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar Made Prapta, Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra, dan Perbekel Pemecutan Kaja A.A. Arwata. ‘’DPUPR, BPBD dan DLHK agar segera membantu warga untuk melakukan pembersihan di areal banjar dan nantinya siap akan kita bantu kembali untuk pembangunan balai wantilan ini,’’ ujar Rai Mantra. (kmb12)

Pemkot Denpasar Raih Penghargaan LAKIP Kategori B Rai Mantra: Lakukan Transformasi Pengelolaan LAKIP

OPD – Wali Kota Rai Mantra di sela-sela kegiatan bersama unsur OPD Pemkot Denpasar. DUA penghargaan Nasional diraih sekaligus Pemkot Denpasar pada awal 2017 ini. Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Kencana tahun 2016 sebagai penghargaan tertinggi nasional dalam penataan transportasi darat yang diserahkan langsung Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Sekreatriat Wakil Presiden RI Jakarta, Selasa (31/1) lalu. Pada hari yang sama, kembali Pemkot Denpasar mendapatkan penghargaan atas Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) RI dengan penilaian kinerja kategori B. Hasil

evaluasi ini diserahkan langsung Menteri PAN dan RB Asman Abnur di Kantor Gubernur Jawa Barat yang diterima Kepala badan Inspektorat Denpasar I.B. Sidharta. Penghargaan LAKIP Kota Denpasar melengkapi penghargaan atas diraihnya predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih empat kali berturut-turut dalam pengelolaan keuangan daerah. Dengan demikian, Kota Denpasar di samping mampu melaksanakan program kerja dengan baik dan benar juga telah mampu mendokumentasikan kegiatankegiatannya secara baik dan benar sesuai dengan peraturan

perundang-undangan. Sehingga dalam penilaian ini, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang ditemui di Denpasar, Rabu (1/2) kemarin, mengharapkan pemahaman penyusunan LAKIP melalui alur dan tanggung jawab dapat terus dilakukan revitalisasi dan rekonstruksi yang nantinya mampu mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan dalam sebuah organisasi. Bahkan, tetap dipertahankan dan ditingkatkan melalui pembelajaran dan penguasaan materi yang baik serta harus ada transformasi pengetahuan serta kemampuan dalam pengelolaan LAKIP kepada para junior sehingga terjadi kesinambungan dan diyakini akan mampu meningkatkan prestasi yang akan datang. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, evaluasi secara berkelanjutan dengan menghadirkan narasumber dari Men PAN RB sebagai salah satu langkah untuk dapat memberikan peningkatan pemahaman bersama mulai dari alur dan penanggung jawab, sehingga memiliki kejelasan penyusunan rencana kerja yang dapat dipertanggungjawabkan. “Dari evaluasi dengan pendampingan dapat memberikan peningkatan kemampuan OPD dalam penyusunan LAKIP dan lakukan pengelolaan secara baik yang nantinya dapat melaksanakan pengelolaan kegiatan secara baik di masyarakat,” ujar Rai Mantra. (ad081)

Denpasar (Bali Post) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) dinilai luput memasukkan dua poin penting, yakni analisis risiko lingkungan hidup dan audit lingkungan hidup. Padahal, dua hal tersebut sangat penting berkaitan dengan instrumen pencegahan, pencemaran dan kerusakan lingkungan. ‘’Sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 3 Tahun 2013 tentang Audit Lingkungan Hidup mengisyaratkan pentingnya melaksanakan audit lingkungan hidup secara berkala terutama bagi pengelolaan yang memiliki risiko tinggi,’’ ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan IGA Diah Werdhi Srikandi saat membacakan pandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Bali, Rabu (1/2) kemarin. Diah menambahkan, analisis risiko lingkungan hidup tercantum pada Pasal 47 Undangundang Nomor 32 Tahun 2009. Analisis ini harus dilaksanakan dengan pengkajian risiko, pengelolaan risiko dan komunikasi risiko. Pihaknya meminta audit lingkungan hidup dan analisis risiko dicantumkan dalam Bab V Ranperda PPLH tentang Pengendalian. ‘’Khususnya pada bagian kedua tentang pencegahan, di pasal 13 yang berkaitan dengan instrumen pencegahan pencemaran dan atau kerusakan lingkungan hidup,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat I Wayan Adnyana mengaku belum melihat bentuk atau status hukum dari Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang disusun eksekutif. Apakah berupa pergub atau keputusan gubernur, berkaitan dengan instrumen pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Misalnya untuk tata ruang, bentuk hukumnya

adalah perda atau baku mutu lingkungan hidup dengan bentuk hukum pergub. ‘’Dalam Pasal 14 hanya ada penjelasan bahwa gubernur menyusun KLHS. Padahal dalam Pasal 16 ayat 2 dan Pasal 17 ayat 4, kedudukan KLHS sangatlah menentukan,’’ ujarnya. Selain itu, Adnyana meminta lisensi personel Komisi Penilai Amdal hendaknya dikeluarkan oleh lembaga yang berkompeten serta mempunyai wewenang untuk itu. Pergub tentang Komisi Penilai Amdal nantinya agar diatur tugas, wewenang dan sanksi terhadap Komisi Penilai Amdal bila kesalahan bersumber dari pelaksanaan tugas dan wewenangnya. Anggota Fraksi Gerindra I Nengah Wijana mengatakan, kondisi lingkungan hidup di Bali sudah mencapai tingkat yang memprihatinkan dengan kecenderungan yang terus menurun. Laju kerusakan lingkungan jauh lebih besar daripada upaya yang dilakukan secara bersama-sama untuk memulihkan kondisinya ke keadaan semula. ‘’Walaupun proses perusakan lingkungan tetap terus berjalan dan kerugian yang ditimbulkannya harus ditanggung oleh banyak pihak, tetapi solusi yang tepat tetap saja belum ditemukan. Bahkan di sisi lain, sebenarnya sudah ada perangkat hukum yaitu UU Lingkungan Hidup, tetapi tetap saja pemecahan masalah lingkungan hidup menemui jalan buntu,’’ ujarnya. Menurut Wijana, hal itu disebabkan oleh adanya kesenjangan yang tetap terpelihara antara masyarakat, industri dan pemerintah, termasuk aparat penegak hukum. Ranperda PPLH diharapkan menjadi regulasi yang mengatur dengan lebih tegas dan jelas tentang peran, fungsi dan tanggung jawab semua pihak dalam rangka penyelamatan lingkungan di Bali. (kmb32)

Diduga Sesak Napas

Pedagang Meninggal di Kamar Bungalo Denpasar (Bali Post) Karyawan bungalo di Jalan Betngandang, Sanur, panik. Pasalnya, seorang wanita berinisal LP (56) ditemukan tidak bernyawa di kamar nomor 10, Selasa (31/1) lalu. Menurut salah seorang sumber, Rabu (1/2) kemarin, korban asal Buleleng ini datang ke TKP bersama seorang pria pukul 16.00 Wita. Setibanya di sana, mereka membooking kamar nomor 10. ‘’Mereka datang naik sepeda motor Honda Vario,’’ tegas sumber tersebut. Beberapa saat kemudian, pria tersebut tergesa-gesa keluar dari kamar dan menyuruh karyawan bungalo untuk membelikan obat sesak napas. Selanjutnya, karyawan menyuruh temannya membelikan obat sesak napas di apotek di Jalan Sekuta. Setelah itu, obat sesak napas ini diserahkan kepada pria tak dikenal itu. Berselang tiga menit kemudian, laki-laki tersebut keluar kamar lagi dan bilang mau mengambil mobil. Namun, laki-laki tersebut langsung menghilang. ‘’Karyawan bungalo curiga dan mengecek ke kamar tersebut. Ditemukanlah korban dalam keadaan terbaring dengan mulut mengeluarkan busa,’’ kata sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Selanjutnya, korban yang disebut-sebut berprofesi sebagai pedagang itu dibawa ke Klinik Mutiara dan dokter di sana bilang sudah tidak ada refleks lagi dan disarankan dirujuk ke RSUP Sanglah. Sesampai di RSUP Sanglah, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo saat dimintai konfirmasi mengatakan, dugaan sementara korban meninggal karena sesak napas. ‘’Tapi penyebab pastinya, kami menunggu hasil pemeriksaan tim medis Rumah Sakit Sanglah,’’ tegasnya. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Dentim Iptu Bangkit mengatakan, pria yang mengajak korban ke bungalo sudah ditemukan. Pria berinisial IKG itu mengaku baru kenal dengan korban di jalan. Saat ini yang bersangkutan masih dimintai keterangan. (kmb36)


BADUNG

Kamis Pon, 2 Februari 2017

Figur

Percepat Proses Pembangunan DENGAN adanya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, kini sejumlah kelurahan di Kabupaten Badung mulai diusulkan untuk menjadi desa. Rencana usulan yang mulai diwacanakan Pemkab Badung, mulai mendapat berbagai respons. Bali Post/edi Terkait hal itu, I Nyoman Kariana selaku Wakil Ketua DPRD Badung sangat mendukung rencana pengusulan perubahan kelurahan menjadi desa. Terutama, daerah kelurahan di Kuta Selatan yang merupakan daerah pariwisata. Hal ini, menurutnya, perlu direalisasikan untuk mempercepat proses pembangunan di desa tersebut. Kariana yang merupakan anggota dewan yang mewakili masyarakat di kelurahan yang berada di kawasan pariwisata Nusa Dua ini mengaku menyayangkan jika hal ini tidak direalisasikan. Pajak yang diperoleh dari kawasan pariwisata tersebut tidak bisa dinikmati langsung oleh masyarakatnya. Menurutnya, pajak ini wajar dikembalikan lagi ke masyarakat. “PAD Badung didominasi bersumber dari PHR daerah pariwisata. Ironisnya, kita yang berada di kawasan kelurahan yang berada di lingkungan pariwisata tidak bisa mendapatkan dana desa,” katanya. Oleh karena itu, pihaknya mendorong untuk kelurahan yang ada di Badung agar bisa menjadi desa. Terutama, kelurahan yang ada di daerah pariwisata. “Dengan itu, feed back dari pajak-pajak yang didapat dari kawasan pariwisata bisa digunakan untuk membangun desa demi kemajuan pariwisata itu,” katanya dan menambahkan, usulan itu harus prakarsa dari kelurahan setempat. (edi)

DLHK Kelimpungan Hadapi Bencana Alam Mangupura (Bali Post) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung dibuat pusing oleh bencana alam yang terjadi sepekan terakhir ini. Wajar saja, belum habis menangani sampah laut dan badai pasir, DLHK kini dihadapkan dengan pohon tumbang di sejumah jalan protokol. “Ini betul-betul ujian bagi kami. Masalah datang secara bertubi-tubi, dari sampah kiriman, badai pasir, dan kini pohon tumbang. Syukurnya, tim DLHK terus semangat bekerja,” ujar Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan, Rabu (1/2) kemarin. Menurut Eka Merthawan, kejadian pohon tumbang hampir terjadi merata di enam kecamatan. Seperti Kuta Selatan empat pohon tumbang, Kecamatan Kuta tiga pohon, Kuta Utara satu pohon dan Abiansemal Mengwi dua pohon. “Pohon tumbang terjadi di mana-mana. Hanya di Petang saja yang kebanyakan ranting dan dahan,” katanya. Guna mengatasi sampah yang ditimbulkan, Eka Merthawan mengaku telah mengerahkan tim khusus. “Ada ratusan personel yang saya kerahkan untuk mengatasi masalah itu (pohon tumbang-red). Sedangkan, 300 orang plus dua loader untuk menangani sampah laut di Pantai Kedonganan yang kebanyakan sampah plastik,” terangnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, juga mencatat banyaknya pohon tumbang akibat cuaca ekstrem. Bahkan, menimbulkan korban jiwa, seperti yang terjadi di Banjar Sangging, Desa Sibangkaja, Abiansemal, Selasa (31/1) lalu. Pohon perindang jalan berjenis Akasia dengan diameter 60 centimeter tumbang sekitar pukul 16.00 Wita setelah diguyur hujan yang diserta angin kencang. Pengendara motor, Umbul beserta dua anaknya, Iwan dan Widia, menjadi korban yang tertimpa ranting pohon yang tumbang. Korban yang diketahui beralamat di Jalan Kahuripan, Lombok Barat, NTB itu mengalami luka di bagian kepala dan luka lecet dan langsung dilarikan ke RSUD Mangusada oleh Warga setempat. “Oleh warga setempat, ketiga korban dilarikan ke RSUD Mangusada Badung untuk mendapatkan perawatan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Daerah I Nyoman Wijaya. Di hari yang sama, sekitar pukul 18.30 Wita, sebuah pohon perindang juga tumbang di Jalan Merta Agung, Banjar Pengubengan Kauh, Desa Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta utara. Beruntung tak ada korban dalam peristiwa yang memutuskan kabel induk PLN itu. Nyoman Wijaya mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, cuaca serupa masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. (kmb27)

Bali Post/kmb27

MEMBERSIHKAN - Petugas kebersihan yang dikerahkan DLHK tengah sibuk membersihkan pohon tumbang yang mengganggu lalu lintas.

3

Cuaca Buruk, Kawasan Wisata Tanjung Benoa Tutup Mangupura (Bali Post) –

Kawasan wisata Tanjung Benoa yang biasanya ramai oleh wisatawan, Rabu (1/2) kemarin terlihat sepi. Perahu maupun boat yang digunakan untuk aktivitas wisata air, kini hanya ditambatkan di pinggir pantai akibat cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir. Ketua Gabungan Pengusaha Wisata Bahari (Gahawisri) Kabupaten Badung I Made Tromat mengatakan, untuk wisata air di kawasan Tanjung Benoa, beberapa hari terakhir sudah tutup total. ‘’Selama hujan angin ini, seluruh karyawan hanya diam. Ada yang main catur, ada yang tidur-tiduran karena cuaca kurang bersahabat,’’ katanya. Sementara untuk wisatawan yang datang ke Tanjung Benoa yang ingin berwisata air, mereka hanya datang dan pergi begitu saja. ‘’Karena angin keras dan hujan, kami tidak bisa ngomong apa. Semua pengusaha watersport terpaksa tidak beroperasi,’’ ujarnya. Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Denpasar Nyoman Gede Wiryajaya memaparkan,

sesuai dengan prediksi BMKG, musim hujan diprediksi terjadi sepanjang Januari hingga Februari. Di mana Februari awal diprediksi merupakan puncak musim hujan. Menurut Wiryajaya, beberapa tempat sudah terjadi hujan ekstrem seperti di Buleleng dan Gianyar. Yang perlu diwaspadai adalah curah hujan saat ini sudah mulai tinggi, selain itu juga angin kencang sampai dengan kecepatan 45 kilometer per jam. Pihaknya juga mengimbau warga yang ke pantai berhatihati karena ombak juga sangat tinggi, terutama di kawasan Kuta Selatan yang tingginya bisa mencapai 3 meter. ‘’Gelombang tinggi ini juga dipengaruhi oleh angin kencang,’’ katanya. (kmb23)

Bali Post/kmb23

DITAMBATKAN - Akibat cuaca buruk, perahu maupun boat yang digunakan untuk aktivitas wisata air kini hanya ditambatkan di pinggir pantai.

Peringatan HUT Ke-62 PSPS Bakti Negara

Nelayan Tak Melaut

Wayan Koster, Anggota Kehormatan Bakti Negara

PERINGATAN HUT ke-62 Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara yang dilaksanakan di ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Selasa (31/1), dihadiri ribuan anggota PSPS Bakti Negara terdiri dari para pendekar, pengurus DPC se-Bali, para atlet serta para udangan. Pada kesempatan tersebut juga diangkat anggota kehormatan dengan penyematan sabuk hitam kepada anggota DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. Anggota kehormatan juga diberikan kepada Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, serta dua tokoh lainnya. Sejumlah tokoh menghadiri kegiatan yang juga diisi dengan atraksi bela diri oleh anggota PSPS Bakti Negara, di antaranya Ketua Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Bagus Alit Dira, Dewan Penasihat Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace, Ketua KONI Bali I Ketut Suwandi serta sejumlah tokoh lainnya. Penyematan sabuk hitam kepada Wayan Koster serta tokoh lainnya, dilakukan oleh Ketua Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Bagus Alit Dira, didampingi Ketua Umum PSPS Bakti Negara I Nyoman Giri Prasta yang juga Bupati Badung, Ketua Harian I Bagus Alit Sucipta. Selain menjadi anggota kehormatan, KBS (Koster Bali Satu) panggilan untuk legislator asal Desa Sembiran Buleleng ini, juga didaulat menjadi anggota Dewan Penasihat. Selain penyematan sabuk hitam, juga dilakukan pengukuhan dan pelantikan Dewan Pembinan dan Susunan Kepengurusan DPD PSPS Bakti Negara masa bakti 2016-2021, oleh Ketua Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Bagus Alit Dira. Ketua Umum PSPS Bakti Negara Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan, PSPS Bakti Negara adalah seni bela diri asli Bali warisan leluhur yang harus dipertahankan dan dilestarikan. “Bakti Negara adalah warisan

BAKTI NEGARA - Ketua Dewan Pendekar PSPS Bakti Negara Bagus Alit Dira sematkan anggota kehormatan sabuk hitam kepada anggota DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster disaksikan Ketua Umum PSPS Bakti Negara Giri Prasta serangkaian perayaan HUT Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara yang ke-62, di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Selasa (31/1) lalu. leluhur, harus diajegkan dan dilestarikan. Sesuai dengan namanya Bakti Negara, anggotanya harus benar-benar berbakti kepada negara, bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),”kata Giri Prasta. Anggota Bakti Negara juga diminta tetap menjaga persaudaraan dan menjunjung sportivitas. Mendulang prestasi kata Bupati asal Desa Pelaga Petang ini, harus tetap menjadi tradisi altlet-altlet dari PSPS Bakti Negara. Giri Prasta juga sempat mengucapkan sebelum bertempur menjadi pemimpin Bali, harus menjadi pendekar Bakti Negara. “Dengan menjadi Pendekar Bakti Negara yang diharapkan untuk mengantarkan KBS sebagai Gubernur Bali dapat terwujud, astungkara,” kata Giri Prasta. Sementara itu, KBS menyatakan terima kasih telah menjadi

bagian dari PSPS Bakti Negara, dan adalah sebuah kehormatan menjadi anggota kehormatan dan Dewan Penasehat. Sebagai wakil rakyat yang mewakili Bali di DPRRI, KBS yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini menyatakan komitmennya untuk memajukan PSPS Bakti Negara, sebagai cabang olahraga unggulan yang menjadi kebanggaan masyarakat Bali. “PSPS Bakti Negara, selain merupakan olahraga untuk kepentingan meraih prestasi, juga merupakan bagian dari pendidikan karakter untuk mencetak generasi muda Bali yang berintegritas dan cerdas, dengan tetap berlandaskan pada kearifan budaya lokal Bali,”tegasnya. Puncak peringatan HUT ke-62 PSPS Bakti Negara diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai puncak peringatan HUT oleh Ketua Umum PSPS Bakti Negara Giri Prasta. (ad073)

Mangupura (Bali Post) Nelayan di Kabupaten Badung tidak bisa melaut akibat angin kencang dan gelombang tinggi. Cuaca yang tak bersahabat ini mulai dirasakan sejak perayaan Tahun Baru Imlek. Kepala Dinas Perikanan I Made Badra mengatakan, cuaca yang tidak menentu yang terjadi sejak sepekan terakhir membuat nelayan terpaksa memarkir perahunya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kekhawatiran nelayan melaut juga semakin diperparah dengan kondisi hujan lebat yang disertai dengan angin kencang. ‘’Para nelayan sudah tahu kalau cuaca akan buruk pasca-Imlek. Ini sudah terjadi setiap tahun. Jadi, mereka tidak melaut untuk menghindari hal-hal yang tidak diingikan,’’ ujar Made Badra, Rabu (1/2) kemarin. Pejabat asal Kuta ini memprediksi cuaca buruk akan terus terjadi hingga rangkaian perayaan Imlek selesai, yakni pada perayaan Cap Gomeh. ‘’Biasanya setelah Kuningan Cina (Cap Gomeh - red), baru cuaca mulai membaik. Dan nelayan pun akan mulai melaut,’’ katanya. Kendati demikian, Made Badra memastikan kondisi tersebut tidak akan memengaruhi pasokan ikan di pasaran. Bahkan, stok ikan yang masih tersedia dipastikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. ‘’Tidak akan berpengaruh terhadap suplai ikan di pasaran. Sebab, kami sudah memiliki 400 ton ikan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Namun, yang kami prioritaskan adalah memenuhi permintaan kafe, hotel, restoran dan sektor pariwisata lainnya,’’ terangnya. Di sisi lain, kata Badra, tingginya intensitas hujan yang turun menjadi berkah bagi budi daya ikan di darat. ‘’Di satu sisi merugikan, di sisi lain ada untungnya dengan turunnya hujan. Kolam-kolam budi daya ikan di darat jadi terpenuhi,’’ ucapnya seraya menyebutkan jumlah kelompok nelayan di Badung mencapai 60 dengan anggota sebanyak 3.170 orang. Sedangkan nelayan yang telah memiliki kartu nelayan 1.700 orang. Sementara itu, berdasarkan prakiraan BMKG Denpasar, peringatan dini cuaca di Bali pada 1 Februari masih terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di Kerambitan, Tabanan, Marga, Penebel, Baturiti, Petang, Payangan, Ubud, Blahbatuh, Abiansemal, Mengwi, Kediri, Nusa Penida, Sukawati, Denpasar, Kuta Utara dan dapat meluas ke wilayah Tegallalang, Gianyar, Tampaksiring, Susut, Bangli, Tembuku, Rendang, Banjarangkan, Klungkung, Dawan, Manggis, Sidemen, Selat, Bebandem, Kintamani, Pupuan, Busungbiu, Banjar dan sekitarnya. (kmb27)

Pembukaan Musrenbang RKPD Badung Tahun 2018 di Kecamatan Mangwi

Suambara Minta Semua Perangkat Daerah Kawal Implementasi PPNSB

MUSYAWARAH Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Badung untuk tahun 2018 di Kecamatan Mengwi dilaksanakan di ruang pertemuan Kantor Camat Mengwi, Rabu (1/2) kemarin. Musrenbang RKPD dibuka oleh Plt. Kepala Bappeda Badung I Wayan Suambara, yang dihadiri juga oleh Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, anggota DPRD Badung I Wayan Suyasa, Wakil Ketua TP PKK Badung Ny. Kristiani Suiasa, Camat Mengwi beserta Tripika Kecamatan Mengwi. Musrenbang diikuti pimpinan perangkat daerah, perbekel/lurah, utusan desa/ kelurahan, tokoh masyarakat dan TP PKK Desa. Pada kesempatan itu, Plt. Kepala Bappeda I Wayan Suambara mengatakan bahwa tema pembangunan yang diangkat dalam Musrenbang RKPD Badung tahun 2018 adalah “Meningkatkan Mutu Pelayanan Dasar dan Tata Kelola Pemerintahan serta Optimalisasi Pengelolaan Potensi Daerah Berbasis Teknologi dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian

Masyarakat”. Ada sembilan (9) prioritas pembangunan, di antaranya pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; kesehatan, pembangunan ekonomi, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, sarana prasarana wilayah, perumahan dan pemukiman, perlindungan sosial dan pengarusutamaan gender, penataan ruang dan lingkungan hidup, pariwisata, pertanian dan kebudayaan, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Suambara menambahkan, saat ini Kabupaten Badung telah menetapkan PERDA RPJMD Semesta Berencana tahun 2016-2021 yang di dalamnya terdapat 5 bidang/program prioritas yang merupakan implementasi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang meliputi pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, agama, adat dan budaya, jaminan sosial dan ketenagakerjaan serta pariwisata. Kelima program prioritas ini diharapkan mampu bergerak, akselerasinya lebih meningkat, kuantitas dan kualitasnya juga

lebih bagus. “Dari program prioritas itu, kita berharap akan tercipta satu kondisi di mana beban-beban ekonomi masyarakat akan berkurang sehingga kondisi perekonomian masyarakat akan semakin meningkat. Saat ini, dengan sekuat tenaga Pemkab Badung selalu hadir dalam mengatasi berbagai permasalahan maupun kebutuhan yang dihadapi oleh masyarakat,” ujarnya. Oleh sebab itu, Suambara mengajak kepada semua pemangku kepentingan khususnya aparatur sipil negara di semua perangkat daerah untuk berinovasi dan bekerja keras mengawal implementasi PPNSB dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat Badung. “Kita jangan bergeser seujung rambut pun dari arah dan gerak perjuangan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang pada saatnya akan kita ukur melalui indeks kebahagiaan,” tegasnya. Sementara itu, Camat Mengwi IGN Gede Jaya Saputra melaporkan, Musrenbang RKPD Kecamatan Mengwi bertujuan untuk menghasilkan kegiatan-

MUSRENBANG - Plt. Kepala Bappeda Badung I Wayan Suambara saat membuka pelaksanaan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Badung untuk tahun 2018 di Kecamatan Mengwi, Rabu (1/2) kemarin. kegiatan prioritas pembangunan Kecamatan Mengwi tahun 2018, yang sesuai dengan RPJMD dan PPNSB Kabupaten Badung. Dijelaskan pula, program prioritas pembangunan di Kecamatan Mengwi dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok Ekonomi dan Sumber Daya Alam, jumlah usulan 52 dengan biaya Rp 145 miliar lebih. Kelompok Pengembangan Sumber Daya Manusia

terdapat 188 usulan dengan biaya mencapai Rp 32 miliar lebih. Kelompok Sarana dan Prasarana Wilayah terdapat 652 usulan dengan biaya mencapai Rp 5,3 triliun. Kelompok Sosial dan Budaya terdapat 45 usulan dengan biaya Rp 32 miliar lebih. Secara keseluruhan di Kecamatan Mengwi terdapat 937 usulan dengan nilai mencapai Rp 5,5 triliun lebih. (ad080)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Olimpiade Sains di SMP PGRI 5 Denpasar

Kasek Wirasa Serahkan Laptop pada Empat SD SETIAP tahun SMP PGRI 5 Denpasar menggelar Olimpiade Sains. Olimpiade Sains 2017 yang diikuti puluhan peserta dibuka Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Dr. I Wayan Wirasa, M.M., M.Si., Rabu (1/2) kemarin. Ketua Panitia Ni Wayan Aryani mengatakan, peserta datang dari siswa SD se-Kabupaten Badung dan Kota Denpasar memperebutkan piala bergilir, piala tetap dan hadiah uang pembinaan Rp 1 juta bagi juara I. Kepala SMP PGRI 5 Denpasar I Wayan Wirasa mengungkapkan, Olimpiade Sains bagi siswa SD untuk mempersiapkan diri mengikuti UNBS. Mereka diharapkan mampu meraih nilai UNBS yang baik untuk bekal studi selanjutnya dan menembus sekolah negeri. Para juara dan peserta Olimpiade Sains yang ingin melanjutkan ke SMP PGRI 5 Denpasar langsung diterima dan disiapkan beasiswa bebas SPP. Jika mereka terus berprestasi sepanjang tahun, bisa tamat tanpa biaya pendidikan. Sementara siswa lainnya tetap memenuhi syarat melalui pendaftaran dan mengajak orangtua. Sebab, mereka akan diberikan pelatihan calistung sehingga calon siswa baru lebih awal mengetahui potensi dirinya. Mereka dibina terlebih dahulu sehingga mampu beradaptasi.

Olimpiade Sains ke-8 meliputi mata pelajaran Matematika dan IPA. Di acara itu, Wirasa juga menyerahkan bantuan laptop kepada empat SD yang siswanya paling banyak diterima di SMP PGRI 5 Denpasar masing-masing SD 9 Padangsambian, SD 14 Padangsambian, SD 11 Padangsambian dan SD 2 Padangsambian. Sementara uang pembinaan Rp 1 juta diberikan kepada SD 29 Pemecutan, SD 21 Pemecutan dan SD 2 Kerobokan Kaja. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madi-

adnyana, M.M. sangat salut Olimpiade Sains digelar secara berkelanjutan. Agenda ini ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi memberi kesempatan bagi siswa menguji potensi diri dalam dunia sains. Di sisi lain sangat strategis untuk mempromosikan sekolah kepada masyarakat pendukung sekolah dan calon siswa baru. Sebab, saat ini banyak yang tidak memilih negeri, melainkan ke sekolah swasta seperti SMP PGRI 5 Denpasar yang berkualitas, bersih, disiplin dan berprestasi. (ad069)

BUKA - Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar I Nengah Madiadnyana didampingi Kasek I Wayan Wirasa membuka Olimpiade Sains di SMP PGRI 5 Denpasar.

Deteksi Risiko Penyakit Sejak Dini

BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur ’’Mobile Screening’’ DALAM rangka meningkatkan kesadaran masyarakat mengelola dan mendeteksi risiko penyakit kronis seperti diabetes melitus, hipertensi, ginjal kronik dan jantung koroner sejak dini, BPJS Kesehatan Cabang Denpasar meluncurkan sekaligus menyosialisasikan layanan mobile screening kepada 10 badan usaha dari Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Tabanan di Kantor BPJS Kesehatan Divisi Regional XI Denpasar, Rabu (1/2) kemarin. Badan usaha tersebut diharapkan bisa menjadi pioner pertama untuk mengembangkan fitur itu kepada karyawannya. Mobile screening merupakan deteksi dini terhadap faktor risiko empat penyakit, yaitu diabetes melitus, hipertensi, ginjal kronik dan jantung koroner yang gejalanya sering diabaikan oleh masyarakat Indonesia melalui

fitur screening riwayat kesehatan yang terdapat pada aplikasi BPJS Kesehatan Mobile. ‘’Screening Riwayat Kesehatan merupakan penambahan fitur di aplikasi BPJS Kesehatan Mobile. Jika sebelumnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) hanya dapat melakukan screeing riwayat kesehatan secara manual di Kantor Cabang BPJS Kesehatan atau fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, sekarang mereka bisa melihat potensi risiko kesehatannya cukup dengan melakukan screening riwayat kesehatan melalui fitur screening riwayat kesehatan pada aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang bisa diakses di handphone,’’ papar Cicilia Dwi Budi Winarti, Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Primer (MPKP) BPJS Kesehatan Cabang Denpasar. Lebih lanjut dijelaskannya,

SOSIALIASI - Susasana sosialisasi dan peluncuran fitur mobile skrining aplikasi BPJS Kesehatan Mobile di Kantor Divisi Regional XI Denpasar.

aplikasi BPJS Kesehatan Mobile dapat diunduh di Google Play Store berbasis android, kemudian peserta melakukan registrasi dengan mengisi data diri yang dibutuhkan. Setelah terdaftar dapat mengklik tombol log in, dan peserta dapat memilih menu screening riwayat kesehatan. Setelah itu, peserta diminta mengisi 47 pertanyaan yang terdiri atas kebiasaan dan aktivitas sehari-hari, penyakit yang pernah diidap, riwayat penyakit dalam keluarga peserta dan pola makan peserta. Apabila semua pertanyaan tersebut telah dijawab, peserta langsung memperoleh hasil screening riwayat kesehatan. Dikatakannya, apabila memiliki risiko rendah, peserta disarankan menjaga pola hidup sehat dan melakukan latihan fisik rutin minimal 30 menit setiap hari. Namun, apabila dari hasil screening, peserta terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi diabetes melitus, mereka akan memperoleh nomor legalisasi atau nomor screening sekunder dan akan diarahkan untuk mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar untuk memperoleh tindak lanjut, serta melakukan pengecekan gula darah puasa dan gula darah post prandial. Jika peserta terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi ketiga penyakit yang lain (hipertensi, ginjal kronik, dan jantung kotoner), disarankan melakukan konsultasi ke FKTP tempatnya terdaftar untuk melakukan tindak lanjut atas hasil screening riwayat kesehatannya. Sepanjang 2016, kata Cicilia, BPJS Kesehatan telah melakukan screening riwayat kesehatan kepada peserta JKN-KIS di seluruh Indonesia yang jumlah anggotanya 172.62.269 (hingga 12 Januari 2017). (ad070)

Gubernur Pastika Bantu Warga Miskin di Belega Gianyar

MERESPONS pemberitaan sejumlah media tentang keberadaan warga kurang mampu Ketut Sama (57) di Banjar Kebon Kaja Desa Belega Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengutus tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali untuk melihat secara langsung keadaan pria yang hidup sebatang kara tersebut. Di tengah guyuran hujan deras yang melanda wilayah Gianyar, Tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali menyambangi Ketut Sama di kediamannya, Rabu (1/2) kemarin. Kebetulan pria paruh baya tersebut baru saja kembali dari aktivitasnya sebagai tukang kebun di sebuah vila. Sama pun menuturkan nasibnya yang hidup sebatang kara dan serba kekurangan. Meski memiliki rumah yang bahannya diperoleh dari bantuan pemerintah beberapa tahun sebelumnya, kondisi rumah tersebut kini sudah tidak nyaman ditinggali. ‘’Atapnya bocor kalau hujan begini,’’ katanya. Dalam kesempatan itu, staf Biro Humas dan Protokol menyerahkan bantuan respons cepat dari Gubernur Pastika berupa uang tunai dan beras 50 kg. Sementara itu, Perbekel Desa Belega Gusti Ngurah Gde Wibawa mengatakan di desanya tercatat 162 KK miskin. Ia sangat mengapresiasi respons cepat Gubernur Pastika dalam membantu warga yang membutuhkan bantuan. (ad072)

SERAHKAN BANTUAN – Tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali menyerahkan bantuan kepada Ketut Sama, warga kurang mampu di Belega, Gianyar.

Kamis Pon, 2 Februari 2017

WHDI Badung Gelar Sosialisasi Pendidikan Pranikah

Bentuk Jiwa Kokoh dan Mandiri Jelang Pernikahan WHDI Badung menggelar sosialisasi pendidikan pranikah di kalangan anak muda se-Kabupaten Badung di Wantilan Diklat Puspem Badung, Selasa (31/1) lalu. Sosialisasi dibuka Wakil Ketua TP PKK Badung Nyonya Kristiani Suiasa serangkaian HUT ke-31 WHDI Kabupaten Badung. Hadir Ketua DWP Badung Nyonya Kompyang R. Swandika beserta anggota, narasumber dari Kepala Kantor Departemen Kementerian Agama Badung Nyoman Arya dan Ida Ayu Oka Maharani dari Yayasan Sarwa Sukinah Bawantu serta sekaa teruna-teruni se-Kabupaten Badung. Ketua Harian WHDI Badung Nyonya Dartini Sutama dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata serta kepedulian orangtua dan pemerintah kepada perkembangan pergaulan kalangan muda belakangan ini. WHDI Badung mengajak kaum muda di Badung dan di mana saja dapat menjaga norma-norma kesopanan agar dalam pergaulan tidak melangkah terlalu jauh. ‘’Usia muda merupakan usia bergejolak dan riskan dengan hal-hal yang negatif. Di sini perlu pengawasan dan bimbingan orangtua selain pendidikan di sekolah,’’ ujarnya. Dijelaskannya, sosialisasi sengaja mengajak sekaa teruna, karena mereka merupakan jiwa-jiwa yang riskan dengan godaan bila

SOSIALISASI - Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Kristiani Suiasa didampingi Ketua Harian WHDI Badung Nyonya Dartini Sutama (kanan) menghadiri acara sosialisasi pendidikan pranikah di kalangan anak muda. nantinya melangkah ke jenjang kan yang sangat penting dalam pernikahan. Setiap pasangan menyempurnakan kebahagiaan yang memulai kehidupan beru- hidup manusia. Pernikahan juga mah tangga tentunya mendamba- merupakan janji suci antara kan kehidupan perkawinan yang seorang pria dan wanita yang bahagia, namun tidak jarang bertujuan membentuk keluarga terjadi riak-riak yang mengancam yang bahagia dan kekal. kelanggengan dan kebahagiaan Ditambahkannya, pendidikan pernikahan. pranikah sangat penting disamSementara itu, Ketua TP PKK paikan kepada kaum muda atau Kabupaten Badung Nyonya Se- sekaa teruna-teruni sebelum niasih Giri Prasta dalam sambu- seseorang atau calon pasangan tannya yang dibacakan Nyonya mempelai memasuki masa greKristiani Suiasa menyatakan, hasta asrama. Ini untuk memsosialisasi pendidikan pranikah bentuk jiwa yang kokoh dan sebagai upaya menciptakan mandiri demi pembangunan di keharmonisan rumah tangga. Kabupaten Badung yang santhi Perkawinan mempunyai kedudu- dan jagadhita. (ad065)

DPD-RI Kunjungi Lembongan dan Jungutbatu

Wedakarna Dukung Desa Adat Diperkuat Hadapi Pemodal Luar

DISAMBUT - Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III disambut warga Nusa Lembongan dalam kunjungan resmi. SENATOR DPD-RI Utusan ena ingin mendukung LembonProvinsi Bali Dr. Shri I Gusti gan termasuk Ceningan dengan Ngurah Arya Wedakarna MWS desa adatnya agar bertahan III bersama tim ahli mengunjungi dari derasnya arus globalisasi. Pulau Nusa Lembongan di ka- Jangan sesekali mengulangi kewasan Nusa Penida, Kabupaten salahan semeton di Pulau Bali. Klungkung. Dalam kunjungan Pariwisata di Bali tidak menyesehari tersebut, terdapat agenda jahterakan orang Bali khususnya yang cukup padat di antaranya umat Hindu. Warga adat hanya mengunjungi SMA Wisata Dar- jadi penonton. Bali hanya dapat ma, SMAN 1 Atap, mengadakan sampah dan limbah serta sisasosialisasi Piagam Tantular dan sisa pariwisata. Modal di sana RUU CSR dengan Desa Adat tidak dimiliki oleh pribumi, Bali Lembongan dan RUU CSR den- sudah dikuasai pendatang dan gan Desa Adat Jungutbatu, serta asing. Saya minta Lembongan meninjau Jembatan Kuning yang mempertahankan adat dan busedang dalam perbaikan pasca- dayanya, termasuk waspada musibah tahun 2016. pada HIV/AIDS dan narkoba. Dalam kunjungan itu, senator Ciptakan pengusaha lokal dan Wedakarna didampingi pejabat pertahankan tanah. Nusa Penida, Klungkung dan tokoh masyarakat Lembongan dan Ceningan adalah setempat. Ia menyampaikan apre- benteng terakhir Hindu di Bali siasi atas pembangunan Nusa jika nanti Bali hancur. Saya titip Lembongan khususnya di bidang taksu Bali di Lembongan. Bali pariwisata tirta yang berkembang sudah sandyakalaning saat ini,’’ signifikan. Warga Lembongan ungkapnya. juga diminta berhati–hati dan Gusti Wedakarna minta waspada terkait masalah sosial desa adat di Lembongan segera yang bisa saja terjadi di masa melakukan program–program depan sembari mengingatkan revolusioner agar adat Bali dan jangan meniru kesalahan manaje- adat Hindu bertahan. ‘’Desa men pariwisata di Bali. adat mesti buat pararem dan ‘’Saya datang ke sini kar- awig-awig untuk pertahankan

tanah Bali. Kipem antara orang Bali (krama adat) dan tamiu dibedakan. Jangan persulit semeton sendiri dan silakan saja buat aturan yang selektif terhadap pendatang. Waspadai ISIS dalam kedok pariwisata, jaga keamanan sekala dan niskala. Lainnya lakukan revolusi ritual, stop membangun pura, stop merenovasi pura, stop berupacara dengan mewah dan megah. Sederhanakan upacara Hindu termasuk perpendek aedan karya,’’ katanya. Dilanjutkannya, buat LPD kuat dan kaya. Bali dengan agama Hindu bisa bertahan jika orang Bali kaya, punya tabungan dan tanahnya bertahan. Selain itu, Gerakan Satyagraha Sukla dijalankan dengan baik. Sediakan konten ajengan babi dan vegetarian di seluruh restoran dan hotel. Bantu peternak babi dan tolak wisata bernuansa syariah. Ini hanya bisa dilakukan oleh desa adat,’’ ungkapnya. Terkait Jembatan Kuning, Gusti Wedakarna minta Kementerian PU dan instansi terkait bisa menyelesaikan sebelum Nyepi 2017 dan memperhatikan keadaan Lembongan yang kerap gelap-gulita karena permasalahan kelistrikan. ‘’Nusa Lembongan harus fokus pada infrastruktur dan pendidikan. Lembongan butuh orang pintar, dan orang pintar itu orang yang sekolah tinggi dan bisa berdebat. Makanya tadi saya minta anak–anak muda di Lembongan keluar dan sekolah yang tinggitinggi di luar pulau. Kalau sudah punya ilmu, pengalaman dan uang baru bangun Lembongan. Sementara biarkan dulu para orang tua menjaga Lembongan,’’ jelas Wedakarna di depan siswa SMA Wisata Darma dan SMAN 1 Atap. (ad071)

Presiden MUM di Unwar

Beri Pencerahan Pendidikan Berbasis Kesadaran

UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) dan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) serius mengimplementasikan kerja sama internasional dengan Maharishi University of Management (MUM), Fairfield, Lowa, AS. Rabu (1/2) kemarin, pimpinan MUM yakni Dr. Tony Nader, M.D., Ph.D., Maharaja Adhiraj Rajaraam dan Dr. Bevan Morris, International President MUM, bersama tim memberi pencerahan tentang pengembangan pendidikan berbasis kesederhanaan. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana gembira karena pimpinan MUM datang khusus ke Bali dan Unwar untuk berbagi ilmu dalam mengembangkan kesadaran lewat transcendental meditation (TM). Di Unwar, TM sudah dijalankan sejak tahun lalu menyasar dosen, karyawan dan mahasiswa. Karena namanya kesadaran diri, ia belum mau memaksakan TM untuk semua dosen dan karyawan. Hasilnya belum dievaluasi karena masih perlu dilakukan berbagai tahapan. Namun, menurutnya, TM dan kesadaran diri sangat bermanfaat untuk pengembangan otak sehingga tidak muncul penyakit psikosomatis. Model kesadaran diri dalam pendidikan

BERSAMA - Tim MUM dipimpin Bevan Morris dan Tony Nader bersama Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana dan pejabat Unwar. ini bisa memberikan fibrasi positif jadikan tempat pertemuan pejabat bagi kedamaian dunia serta dunia serta cocok untuk mengamsangat penting untuk mengem- panyekan perdamaian. Model MUM bangkan otak, kecerdasan dan mengombinasikan penelitian dengan daya ingat yang tinggi. Unwar kognitif, membentuk mengembanyang sudah memiliki alat untuk gan karakter serta meningkatkan mengevaluasi program ini, kini kemampuan belajar mahasiswa dan mengirim SDM ke AS agar bisa sebagai individu. menggunakan alat tersebut. Sementara itu, Tony Nader Bevan Morris mengatakan, mengungkapkan, ratusan sekopendidikan berbasis kesadaran lah dan kampus di dunia sudah dilakukan di seluruh dunia kar- menerapkan TM karena mampu ena terbukti efektif membawa mewujudkan potensi diri dan kebahagiaan, ingatan yang kuat keharmonisan di masyarakat. dan hidup harmonis. Model ini Setelah itu mereka mencapai kesasukses diadakan di SMA Bali daran tertinggi, sehingga tidak lagi Mandara. mengalami stress, apalagi tertekan Di Bali sangat penting dilakukan dalam menerima materi pelajaran karena objek wisata dan sering di- dan perkuliahan. (ad066)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Kamis Pon, 2 Februari 2017

5

Distanak Buleleng Kekurangan Penyuluh Pertanian

Nyoman Swatantra penambahan ini tidak fokus untuk mengganti penyuluh

yang telah pensiun. Tetapi tambahan ini menyusul penerapan Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbaru. Sejalan dengan perubahan susunan OPD itu, beban kerja Distanak menjadi bertambah, sehingga penambahan penyuluh pertanian ini diplot untuk menutupi tambahan beban kerja yang timbul akibat penerapan OPD baru tersebut. Tambahan penyuluh pertanian ini telah disebar ke beberapa desa. “Tambahan penyuluh itu sudah kita sebar dan ada 40 orang penyuluh gajinya ditanggung APBN untuk 10 bulan dan sisanya lagi dua bulan gajinya dialokasikan melalui APBD Buleleng. (kmb38)

alatan upacara, berupa bokor dan dulang di toko korban, Suci Riskianti. “Saat hendak bayar, korban bingung nyari pulpen untuk menulis nota. Tapi lama tak ketemu. Ternyata pulpennya berada di dompet. Saat mau diambil, dompet itu hilang. Ternyata diambil pelaku,” terangnya. Pelaku langsung dikejar sejumlah pedagang dan berhasil ditangkap di pinggir jalan yang jaraknya 300 meter dari pasar. Akibat aksinya itu, sejumlah pedagang pun menghujaninya dengan pukulan. Beruntung, tak sampai babak belur. “Saat itu dia ditunggu oleh suaminya. Setelah diperiksa, dompet itu ditemukan di pinggangnya. Awalnya itu ngaku miliknya. Setelah diperiksa, identitas di dalamnya atas nama korban,” ucapnya. Tak ingin suasana semakin riuh, kata Asa, pelaku langsung diamankan ke kantor pasar selanjutnya digiring ke Polsek Kota Singaraja. Sementara itu, menurut pelaku, aksinya itu dilakukan akibat terjerat persoalan ekonomi. Ia yang berprofesi se-

bagai pedagang itu mengaku memiliki utang. “Saya tumben melakukan ini,” ujarnya seraya menunduk malu. Dikonfirmasi terpisah, korban Riskianti menyebutkan dalam dompetnya yang berwarna hitam itu berisi uang Rp 2.650.000 yang dikumpulkan dari hasil berdagangnya. Saat kejadian, ia pun tak menaruh rasa curiga kepada pelaku. Kapolsek Kota Singaraja Kompol Nyoman Suarnata membenarkan aksi kriminal tersebut. Kasus ini akan terus didalami. “Ini akan terus kami dalami. Apakah ada orang lain terlibat,” terangnya. Selain kasus itu, perwira asal Tabanan ini mengatakan berdasarkan informasi warga, sebelumnya di pasar yang menjadi satu dengan Terminal Banyuasri itu juga terjadi kasus serupa. Barang yang hilang juga berupa uang hingga jutaan rupiah. “Nanti kami akan terus lakukan pemantauan. Keamanan akan diperketat,” tandasnya. (kmb45)

Tim ini mendapat pelatihan khusus untuk menjaga Bali dari aksi-aksi yang merugikan dan membahayakan. “Striking Force merupakan pemukul terakhir. Pimpinan tidak sembarangan menurunkan kami. Polisi selalu mengutamakan meminimalisasi dampak yang timbul dari penindakan,” tegasnya. Ditanya soal reward? PM mengaku melaksanakan kewajiban dengan ikhlas. Ia punya pandangan rezeki, penghargaan dan lainnya akan ikut di belakangnya. “Seperti saya,

bisa daftar sekolah perwira. Tapi karena penghargaan dari pimpinan, saya diperintahkan ikut dan lolos. Saya perwira termuda, leting saya masih brigadir semua,” ungkap perwira yang mengaku siap mengabdikan dirinya untuk bangsa dan negara. Bahkan, dia menolak saran untuk pindah ke Bali. Selama tugas jadi anggota Densus, ia sudah biasa mendapat tugas mendadak. Bahkan, pernah 1,5 tahun tidak bertemu keluarga. (rah)

Singaraja (Bali Post) -

Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Buleleng hingga tahun ini masih kekurangan penyuluh pertanian. Dari seluruh desa di Buleleng, saat ini Distanak mempekerjakan 104 orang penyuluh pertanian. Jumlah ini masih kurang lagi 44 orang.

BEKAL – Tim Safety Riding Astra Motor Bali membekali siswa tentang pentingnya keselamatan berkendara.

Tim Safety Riding Astra Motor Bali Adakan Edukasi Keselamatan Berkendara

KEGIATAN edukasi keselamatan berkendara rutin diadakan oleh Tim Safety Riding Astra Motor Bali dengan mengunjungi sekolah, pusat keramaian, serta komunitas Honda dengan tujuan membekali masyarakat tentang pentingnya safety riding di jalan raya. Kegiatan dimulai dengan edukasi kepada Komunitas Honda CBR Club Indonesia Bali Dewata (CCI) pada 15 Januari lalu berupa teknik riding yang aman di jalan raya. Dalam teknik pengendara wajib menganalisis tiap kondisi saat berkendara di jalan macet, tikungan dan perempatan. Dengan menganalisis terlebih dahulu kita bisa memprediksi bahaya dan cepat mengambil keputusan yang tepat. Acara dilaksanakan di Gedung Astra Cokroaminoto bersamaan dengan Musyawarah Besar CCI ke-1 yang diikuti 35 anggota aktif. Acara semakin seru dengan games tentang pengetahuan safety riding berhadiah helm SNI. Tim Safety Riding Astra Motor turut memeriahkan perayaan HUT ke-40 Sekaa Teruna-Teruni Blangsinga di Blahbatuh, Gianyar, Selasa (24/1) lalu. Tim memberikan simulasi dan memperkenalkan cara memprediksi bahaya saat berkendara melalui ‘’Honda Riding Trainer’’ yang dii-

kuti 50 peserta, notabene pemuda-pemudi yang gemar dengan berkendara motor Honda. Seluruh peserta antusias mencoba dan ada games pertanyaan seputar simulasi. Di akhir acara disebarkan plakat keselamatan berkendara kepada lingkungan di STT Blangsinga. Tim Safety Riding kemudian menyasar Pasar Gianyar, Jumat (27/1) lalu dengan memberi edukasi tentang pentingnya penggunaan riding gear seperti helm SNI, jaket, sepatu, dan sarung tangan kepada para pedagang dan pengunjung pasar yang antusias mengunjungi booth Honda. Sekitar 50 pengunjung ikut mempraktikkan safety riding dan turut dalam games menarik yang di dalamnya ada edukasi safety riding. Ngurah, salah satu pedagang yang turut berpartisipasi, menyampaikan bahwa edukasi ini sangat bagus dan penting. Masih dalam agenda road show goes to school, kali ini Tim Astra Motor menyambangi SMK 1 Sukawati yang berulang tahun emas atau ke-50, Jumat (27/1) lalu. Tim memberikan penyuluhan safety riding tentang pentingnya mempersiapkan diri, kendaraan, serta cara memprediksi bahaya yang akan muncul saat berkendara. Kegiatan diikuti 100 siswa

yang dikemas dengan acara kuis seputaran materi edukasi berkendara yang baik dan membagikan helm SNI. Sebagai bentuk apresiasi dan kerja sama, Tim Safety Riding menyerahkan plakat pelopor keselamatan berkendara kepada pihak sekolah. Pada kunjungan ke SMK PGRI 2 Mengwi, Senin (30/1) lalu, tim memberikan sosialisasi kepada siswa mengambil topik ‘’Saat berkendara penting menggunakan helm untuk melindungi kepala. Pemakaian helm bukan untuk bergaya’’. Siswa-siswi sangat antusias mengikuti arahan dari Tim Safety Riding Astra Motor Bali. Menutup Januari (31/1), Tim Safety Tiding mendatangi SD Negeri 1 Legian. Di sini tim memberikan edukasi cara menyeberang dengan aman memakai metode 4T (tunggu sejenak, tengok kanan, tengok kiri, tengok kanan lagi). Kegiatan melibatkan 70 siswa dan diakhiri games safety riding. ‘’Ketertiban dan kesadaran berlalu lintas dimulai dari diri sendiri. Kami harapkan rangkaian kegiatan ini merupakan awal pembentukan kedisiplinan diri terhadap pentingnya keselamatan dalam berkendara,’’ ungkap Ngurah Iswahyudi, Safety Riding Instruktur Astra Motor Bali. (bns1)

Denpasar (Bali Post) Rancangan Peraturan Daerah tentang Retribusi Jasa Umum rupanya tidak hanya membahas retribusi persampahan/kebersihan, tetapi juga menyasar pelayanan kesehatan yang dituangkan dalam lampiran-1 Ranperda tersebut. “Kami berharap agar pengenaan retribusi tersebut tidak memberatkan masyarakat. Lagi pula, apakah pengenaan retribusi ini tidak bertentangan dengan konsep pelayanan kesehatan gratis yang selama ini didengung-dengungkan di masyarakat?” ujar anggota Fraksi Golkar I Wayan Rawan Atmaja saat membacakan pandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Bali, Rabu (1/2) kemarin. Anggota Fraksi Gerindra I Nengah Wijana mengatakan, pemerintah harus menyosialisasikan secara intensif mengenai retribusi pelayanan kesehatan ini. Tujuannya agar masyarakat tidak bingung dengan berbagai program di bidang kesehatan masyarakat. Seperti JKBM yang identik dengan pelayanan kesehatan gratis. “Apalagi dengan Kabupaten Badung, melalui program Kartu Badung Sehat akan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada seluruh warga Badung,” imbuhnya. Diwawancarai terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan ada ketentuan perundang-undangan mengenai keharusan membayar untuk pemanfaatan barang milik pemerintah. Oleh karena itu, Ranperda Retribusi Jasa Umum juga memuat retribusi untuk pelayanan kesehatan agar tidak melanggar aturan di atasnya. Namun, bisa saja pemerintah daerah yang nantinya membayar retribusi itu. “Semua barang milik daerah kalau dimanfaatkan oleh umum harus bayar, itu ketentuan undang-undangnya. Tidak bisa kita hapuskan. Boleh saja bayar, tapi yang bayar kita (pemerintah daerah - red). Kalau kita di sini punya prinsip gratis, supaya rakyatnya enggak bayar, ya….dibayarin pemerintah,” ujarnya.

Adnyana menyarankan struktur dan besaran tarifnya ditetapkan dengan memperhatikan sejumlah hal. Yakni, biaya penyediaan jasa, kemampuan masyarakat, aspek keadilan dan efektivitas pengendalian. Kalau memungkinkan, perlu juga diperhitungkan biaya pemeliharaan dan biaya penyusutan investasi yang diperlukan untuk penyediaan pelayanan tersebut. “Berkenaan dengan hilangnya hak untuk penagihan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan atau menjadi kedaluwarsa setelah melampaui tiga tahun terhitung sejak saat terutangnya retribusi, kami sarankan agar sebelum hal itu terjadi perlu diadakan upaya penagihan paksa dan ancaman lelang,” ujarnya. Menurut Adnyana, hal itu dilakukan untuk menghindari adanya kesengajaan dari Wajib Retribusi untuk tidak membayar retribusi terutang. Termasuk menghindari adanya upaya pembiaran oleh aparat pemungut sehingga menjadi kedaluwarsa. Pihaknya mengingatkan, prinsip dasar dalam retribusi daerah adalah adanya kewajiban membayar oleh wajib retribusi atas jasa pelayanan yang diberikan pemda. “Sehingga upaya paksa yang dilakukan adalah

wajar dalam rangka mendidik masyarakat untuk taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya. Anggota Fraksi PDI Perjuangan IGA Diah Werdhi Srikandi mengharapkan,ada sosialisasi yang baik berkaitan dengan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan. Pasalnya, selama ini sudah dilaksanakan pola pungutan kebersihan kepada masyarakat oleh pengelola sampah swakelola banjar atau desa. Pihaknya juga mengimbau agar ada langkah yang jelas dalam skema perencanaan yang detail mengenai pengelolaan sampah di TPA Suwung. “Kondisi TPA Suwung saat ini sudah sangat mengganggu, baik untuk kepentingan pariwisata maupun kesehatan,” ujarnya. Anggota Fraksi Panca Bayu Made Arini mengatakan, objek retribusi dan pelayanan sampah masyarakat harus diberikan sejumlah aturan yang dapat memperjelas dan mempertegas hubungan antara pemerintah dan masyarakat yang mengelola. “Agar tidak terjadi permasalahan di masyarakat, di mana aspek yang menjadi prioritas adalah terletak pada penetapan standar tarif dalam retribusi ini,” ujarnya. (kmb32)

Retribusi Pelayanan Kesehatan Vs Pelayanan Kesehatan Gratis

Retribusi Sampah Mengenai Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan, Ketua Fraksi Demokrat I Wayan

Kepala Distanak Buleleng Nyoman Swatantra di ruang kerjanya, Rabu (1/2) kemarin, mengatakan krisis penyuluh pertanian terjadi sejak lama. Apalagi, sejak ada kebijakan moratorium perekrutan CPNS dari pelamar umum, sehingga persoalan SDM di lembaga yang dipimpinnya itu tidak dapat diatasi. Situasi ini diperparah lagi dengan banyaknya yang memasuki masa pensiun. Atas kondisi ini, pihaknya terpaksa mengoptimalkan

penyuluh yang ada. Tak heran dalam melaksanakan tugas-tugasnya, satu orang penyuluh mewilayahi satu hingga tiga desa. Padahal idealnya satu desa ditugaskan seorang penyuluh pertanian. Penyuluh pertanian yang saat ini dipekerjakan memiliki keahlian seperti kesehatan hewan, pengamat hama dan penyakit serta mantri tani. Swatantra menambahkan, tahun ini pihaknya mendapat tambahan penyuluh pertanian lagi 12 orang. Hanya,

Bali Post/dok

Curi Uang di Pasar, Seorang Perempuan Dihajar Massa Singaraja (Bali Post) Salah seorang perempuan nyaris babak belur dihajar massa, lantaran tepergok mencuri uang salah seorang pedagang di Pasar Banyuasri, Rabu (1/2) pagi kemarin. Atas aksinya itu, perempuan berkulit sawo matang ini digiring ke

Polsek Kota Singaraja. Berdasarkan informasi yang dihimpun, perempuan tersebut berinisial Made S (34) asal Kelurahan Penarukan. Menurut Kasi Keamanan PD Pasar Buleleng Made Asa, sebelum menjalankan aksinya, pelaku terlebih dahulu membeli per-

Bali Post/kmb45

KETERANGAN - Pelaku pencurian dimintai keterangan di Polsek Kota Singaraja.

Kisah Anggota Densus Asli Bali Luput dari Maut

TIDAK sedikit putra Bali berjuang untuk mempertahankan bangsa dan negara Indonesia. Salah satunya, anggota Densus 88 Ipda I Wayan PM (38) asal Nusa Penida, Klungkung. Selama puluhan tahun menghadapi teroris, PM beberapa kali luput dari maut. “Saya hampir tewas saat menyergap kelompok Santoso di Poso dengan nama Operasi Camar Malio. Saya tertembak tangan kiri, lengan kiri dan lengan kanan tanggal 24 Mei 2015,” tegas Ipda PM di Mapolda Bali, Rabu (1/2) kemarin. Saat penyergapan dilakukan di dekat Pura Gayatri, awalnya empat anggota Santoso tumbang setelah ditembak. Ternyata mereka tidak tewas, tetapi sempat sembunyi di bongkahan batu. “Saat saya mencarinya, dari jarak 2 meter saya diserang dengan rentetan tembakan. Akibatnya, saya kena tembak pada telapak tangan kiri, dada kiri, lengan kiri dan lengan kanan. Pembuluh darah besar saya putus, saya pikir pasti meninggal dunia. Untung di dada saya ada dua magazin. Peluru mengenai magazin sampai hancur,” tandasnya. Berkat perjuangan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose, PM menjalani perawatan hingga ke Singapura untuk memulihkan kondisi telapak tangan yang sudah hancur. “Tulang pinggul saya diambil untuk mengganti tulang telapak tangan yang hancur. Dua kali tulang pinggul untuk itu. Astungkara kondisinya sudah

pulih,” ujarnya. Kejadian kedua tahun 2007 pada Operasi Sogili, Poso, Sulteng. Saat itu, dia tertembak di bagian pinggul kiri. Terhadap Bali, ia berpesan kepada krama Bali harus memikirkan kepentingan generasi penerus, ketimbang pribadi atau kelompok. Keberadaan ormas Bali jangan sampai merugikan. “Keahlian saya pendobrak. Saya juga pelatih Striking Force, tugasnya menindak menggunakan kekuatan personel, senjata dan bahan peledak. Kalau situasi gawat baru tim ini dikerahkan,” ujar perwira bertubuh tegap ini. “Hiburan kami adalah latihan. Kalau tidak ada latihan pasti terus latihan. Pimpinan lihat muka kami masam, langsung diajak latihan,” tegasnya. Menurut ayah dua anak ini, selama bergabung dengan Tim Striking Force, ia tiga kali mengikuti pendidikan di Amerika Serikat. Kalau latihan di Amerika seperti riilnya. Misalnya, menyerang musuh di kendaraan, dibuat hancur lebur tidak masalah. Kalau di Indonesia dari mana dapat kendaraan yang bisa dihancurkan. Kalau masalah SDM? “Bukan kami menyombongkan diri, di Amerika masing-masing negara yang ikut pendidikan ada kelas-kelasnya. Informasi pelatih di sana, kelas kami terbaik dari segi kemampuan fisik dan penerimaan materi,” ujarnya. Dia menambahkan, dirinya di Bali dalam rangka membentuk Striking Force Polda Bali.

Bali Post/rah

LUKA TEMBAK - Ipda I Wayan PM menunjukkan bekas luka tembak di telapak tangan kirinya oleh teroris. kalau angkatan saya belum


OPINI

6

Kamis Pon, 2 Februari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Cakap Mengawal Generasi Bali PEMIMPIN Bali ke depan hangat dibicarakan. Berbagai kriteria pun telah dilontarkan banyak pihak. Setidaknya, pemimpin hendaknya tak hanya cakap mengurus kesejahteraan birokrat termasuk menggali pendapatan daerah untuk kepentingan proyek-proyek pemerintahan. Bagi Bali, pemimpin tentu harus memiliki karakter khusus selain karakter ideal lainnya. Karakter khusus ini tentu sangat diharapkan agar Bali bisa menjadi pulau yang tetap aman, nyaman dan harmonis sebagai tempat dan ruang kehidupan. Bagi Bali pemimpin tentu bukan hanya pengendali kekuasaan. Pemimpin di Bali hendaknya cakap beradaptasi dengan manusia Bali termasuk dengan alam Bali. Pemikiran ini tentu mengarah pada pentingnya peran pemimpin Bali dalam menjaga pelestarian agama, budaya, adat dan alam Bali. Pemikiran ini juga mengarahkan kita untuk lebih cakap dalam memilih pemimpin. Artinya, rakyat yang melahirkan pemimpin tak boleh salah langkah dalam menentukan pilihan. Jebakan politik uang dan fanatisme sempit dalam memilih pemimpin Bali tentu akan memiliki risiko yang besar bagi Bali. Untuk itulah pemimpin yang lahir dari hak pilih masyarakat Bali haruslah pemimpin yang tahu peran dan fungsinya sebagai pemimpin. Berbicara tanggung jawab moral pemimpin, maka pemimpin Bali ke depan haruslah menempatkan hal-hal strategis dalam pengawalan terhadap agama dan budaya Bali. Dalam konteks ini pemimpin Bali tentu harus mampu menjadikan manusia Bali sebagai aktor pengawalan yang ideal bagi budayanya. Untuk itu, pemimpin Bali haruslah memiliki kepekaan yang lebih dalam merumuskan program-program dalam penguatan sumber daya manusia Bali. Jika konteksnya seperti itu, maka pemimpin Bali harus mampu menggerakkan generasi muda Bali sebagai manusia yang siap menjadi ‘’pemenang’’ dalam berbagai sektor. Setidaknya pemimpin Bali harus mampu mengantarkan generasi muda Bali sebagai generasi emas dengan kecakapan profesi yang memadai. Dalam hal ini generasi muda Bali juga harus tetap memiliki akar yang kuat pada penguatan budaya dan karakteristik spiritual yang dijiwai ajaran Hindu. Untuk itulah, besar harapan publik di Bali agar pemimpin Bali mendatang mampu menjadikan pendidikan dari jenjang TK-SMA/SMK sebagai alat pembangunan SDM Bali. Untuk mencapai pendidikan yang demikian ini, pemimpin Bali mendatang dituntut mampu membangun pendidikan itu sendiri. Yang mendesak dari pembangunan pendidikan adalah menjadikan pendidikan sebagai sebuah gerakan sosial. Jadi, kegiatan belajar dan mengajar tidak hanya untuk mencapai tuntutan kurikulum nasional. Pemimpin Bali yang akan datang, patut menjadikan pendidikan sebagai gerakan sosial untuk pembangunan SDM Bali yang tidak picik memahami adat atau budaya Bali, serta berjiwa nasionalis serta hidup dalam wawasan global. Pemimpin Bali yang akan datang mungkin masih perlu melanjutkan program sekolah gratis atau pendidikan murah tetapi hal ini sesungguhnya sudah “basi”. Pendidikan bukan soal murahnya dan terjangkau secara adil saja tetapi kualitas. Yang penting bagi pemimpin Bali mendatang, menjadikan pendidikan di Bali sebagai gerakan dalam pembangunan SDM Bali, menjadikan pendidikan sebagai proyek mercusuar kemanusiaan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Bangun Budaya Tanggap Bencana Sejak akhir Januari 2017 lalu, cuaca di Bali nyaris tak menentu. Longsor dan korban hanyut menjadi masalah bagi Bali. Kondisi ini tentunya harus disadari oleh masyarakat dengan melakukan hal-hal yang tidak berpotensi membahayakan diri. Untuk itu, besar harapan saya agar pemerintah khusus Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan sosialisasi terkait hal ini. Buat masyarakat sadar untuk tanggap bencana dan langkah-langkah preventif untuk menghadapi bencana. Sebagai warga Bali, saya juga merasa khawatir melintas di jalan-jalan umum mengingat kini banyak pohon rindang di jalanan. Kondisi ini tentu bisa menjadi sumber bahaya bagi manusia yang melintas. Untuk itu, saya juga berharap ada langkahlangkah yang lebih serius untuk mengecek kualitas pohon perindang di pinggir jalan. Saya berharap pemimpin memperhatikan hal-hal kecil ini mengingat bersinggungan langsung dengan masyarakat. Jangan sampai karena kekurangsadaran terjadi anomali musim dan tingginya intensitas hujan membuat kita tak sadar diintai bencana. Untuk itu, saya juga berterima kasih kepada BMKG yang belakangan rajin menginformasikan prediksi cuaca baik lewat tulisan maupun informasi terbuka lewat media massa. Intinya saya berharap ada langkah-langkah yang lebih jelas untuk membuat masyarakat tangap bencana dan waspada. Dewa Gede Supartika Gianyar, Bali

Proyek Mercusuar Kemanusiaan, Tantangan Pemimpin Bali ke Depan Apakah pemimpin Bali mendatang berpikir mengenai pembangunan SDM? Semoga! Maka yang paling dekat dengan pikiran tersebut, tentu pendidikan. Pikiran ini mungkin berhadapan kendala struktural karena hegemoni sistem pendidikan nasional atau statosentris, menyulitkan pemimpin di daerah melakukan pembaruan pendidikan. Peran pemimpin daerah dalam hal ini bisa jadi sangat terbatas, mengawal pelaksanaan sistem pendidikan nasional. Hal inilah yang menyebabkan tidak ada pemimpin di daerah menonjol dalam bidang pembangunan pendidikan, termasuk di Bali.

Oleh Dr. I Wayan Artika, s.Pd., M.Hum. ejalan dengan peran mengawal pelaksanaan pendidikan nasional, ada asumsi bahwa pendidikan di daerah telah berjalan baik-baik saja. Energi dan dana bisa dialihkan untuk bidang lain. Tapi sebenarnya pandangan atau asumsi tersebut tidak cukup atau sebagai “jebakan”. Selebihnya, pandangan ini mengandung peluang dan tantangan bagi seorang pemimpin daerah, demikian pula pemimpin Bali mendatang. Hal ini memang sangat bergantung kepada visi kependidikan dalam rangka pembangunan manusia (SDM) yang diperjuangkan oleh pemimpin tersebut. Tulisan ini mencoba memahami kepemimpinan Bali mendatang dari aspek pembangunan pendidikan. Dengan maksud mengajukan pandangan bahwa pembangunan pendidikan sama dengan pembangunan SDM Bali. Bagi pemimpin Bali mendatang, pelaksanaan pendidikan nasional di Bali perlu dikritisi. Kemapanan pendidikan nasional di Bali tidak cukup menjadi alasan bagi seorang pemimpin berpuas diri. Yang harus dilihat, bagaimana dampak pendidikan tersebut bagi pembangunan SDM Bali. Apakah sudah memenuhi harapan? Orientasi pemimpin Bali mendatang, pada pembangunan

S

SDM Bali dan hal ini terkait erat dengan pembangunan pendidikan. Adat, Nasionalisme, Globalisasi Pembangunan pendidikan dengan sasaran pembangunan SDM, terkait dengan konstelasi manusia Bali saat ini dan mendatang. Konstelasi ini terdiri atas tiga titik. Pertama, SDM berkarakter budaya Bali (Hindu dan adat). Apakah pembangunan SDM memandang penting karakter budaya Bali? Hal ini membuka pandangan mengenai keberadaan pewarisan dan penanaman karakter budaya pada siswa sejak TK hingga SMA/SMK, yang sesungguhnya dalam praktik pendidikan formal tidak tampak sama sekali. Lalu, dimana generasi muda menempa kepribadian agar mewarisi karakter berbudaya Bali? Berhadapan dengan hal ini, para pemimpin Bali sebelumnya bergeming. Mereka mengira sudah cukup memberi karakter budaya Bali lewat kesenian, pakaian adat, dan ritual sekolah bernuansa Bali. Itu semua hanya hingar-bingar belaka. Kedua, tidak bisa dipungkiri, pembentukan karakter keindonesiaan atau nasionalisme lewat pendidikan formal terjadi sedemikian kuat. Ruang kedaerahan sama sekali tidak ada karena pendidikan nasional tampaknya memperten-

tangkan daerah dan Indonesia. Seluruh mata pelajaran negara menguasai siswa sejak TK hingga universitas. Siswa tidak mampu lagi berbahasa Bali. Mereka tidak mengenal aksara Bali. Begitu pula sastra Bali. Ketenaran I Gusti Nyoman Lempad atau penderitaan Ni Pollok, seorang model dari Klandis yang diperistri oleh Le Mayeur, tidak pernah menguras emosi para siswa. Ketika bahasa Bali dihapus pun pemerintah daerah tidak mampu berbuat banyak. Lalu menyurutkan minat generasi muda mempelajari bahasa Bali. Apakah pemimpin Bali mendatang tetap dapat menerima pembangunan SDM Bali seperti apa yang dilakukan oleh sistem pendidikan nasional? Dari sisi itulah, pemimpin Bali mendatang juga harus mengkritisi pendidikan di Bali. Ketiga, generasi muda Bali hidup dalam dinamika globalisasi. Apakah pembangunan SDM dalam pendidikan formal menjadikan anak-anak Bali mampu melintasi ruang budaya Bali dan nasionalisme? Artinya, interaksi dunia global menjadi pilihan dan sasaran. Identitas atau karakter budaya Bali dan nasionalisme Indonesia tidak dianggap bernilai. Identifikasi generasi muda Bali tidak lagi kebudayaan Bali atau nasionalisme Indonesia tetapi identifikasi diri sebagai generasi global. Terhadap hal ini, apakah

pemimpin Bali sama sekali tidak memiliki pilihan atau keberpihakan yang dimulai dari pengkritisan pendidikan nasional di Bali. Apakah generasi muda dengan tipe ketiga ini yang direncanakan melalui pendidikan formal? Karena itu, pemimpin Bali mendatang, mau tidak mau harus memikirkan hal ini, tidak semata membiarkan anak-anak Bali melintasi adat dan nasionalisme, memilih menjadi generasi dengan nilai-nilai hidup global. Di dalam kerangka inilah, pemimpin Bali mendatang diminta pemikirannya dalam membangun pendidikan di Bali dalam sinergi dengan sistem nasional, untuk melahirkan SDM Bali yang tetap berkarakter Bali, nasionalis, dan global. Sehubungan dengan ketiga kemungkinan indentifikasi SDM Bali tersebut, pemimpin Bali seyogyanya mampu mengembangkan dimensi kepemimpinan yang berwawasan kependidikan, guna menghindari: (1) SDM picik terhadap nasionalisme dan globalisasi, (2) SDM yang tercerabut dari karakter budaya Bali dan terseret internasionalisme, dan (3) terdesak atau minder di tanah Bali sendiri. SDM picik terlalu mengagungkan adat dan berorientasi kepada masa lalu. Sikap mengagungkan adat secara membabi buta digunakan untuk memusuhi modernisasi pikiran-pikiran, dikhawatirkan bisa mengalahkan adat dan menghembuskan isu sosial antibudaya Bali. Adat dibela tetapi hanya dalam rangka penguasaan individu dan ketika berhadapan dengan pihak luar, tidak bertaring lagi. Tercerabut dari adat Bali menjadi generasi tanpa identitas. Tidak memiliki rasa bangga dan hormat kepada kebudayaan Bali. Upacara dan ritual hilang. Hubungan sosial menyusut. Terdesak

Suara Publik Berantas Pemikiran Merusak Masyarakat Maraknya isu atau beritaberita hoax kini kian merebak di masyarakat. Berbagai jenis informasi dan berita saat ini sangat mudah diakses oleh masyarakat umum. Hal itu karena didukung oleh ketersediaanya sarana media yang semakin canggih. Sosial media menjadi rujukan utama sebuah informasi. Banyak sekali berita dan informasi yang bisa didapat dari sosial media, baik berita dalam negeri maupun luar negri. Isu politik menjadi headline paling menarik dan hangat untuk diperbincangkan masyarakat, terlebih masyarakat Indonesia. Kerap kali situasi ekonomi dan politik inilah yang dijadikan sasaran media untuk mempublikasi berbagai berita, baik itu berita benar ataupun bohong (hoax). Tentu penyebaran berita dan informasi-informasi yang beredar sedikit banyak mempengaruhi opini serta sikap masyarakat baik itu tipe masyarakat yang responsif, pragmatis bahkan yang cuek sekalipun terhadap berita atau isu-isu yang sedang menggambarkan kondisi dalam negeri. Pemerintah melalui Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto

Oleh Rizki Firmananda, S.H.I. berencana membentuk Badan Siber Nasional (Basinas) untuk memberantas kejahatan dunia maya. Kebijakan tersebut dianggap tidak tepat untuk memberantas isu liar di dunia maya. Menurut pengamat multimedia Heru Sutadi, pemerintah harus memisahkan peran Basinas dengan pemberantasan isu hoax. Sebaiknya Basinas cukup fokus terhadap revolusi digital untuk perlindungan ekonomi digital, terutama transaksi keuangan. Pemerintah memang berkewajiban membuat regulasi yang jelas tentang penyebaran informasi di masyarakat. Misal, tidak boleh menyebarkan berita bohong, palsu, fitnah dan pemikiran/ide yg bertentangan dengan keyakinan pokok agama. Di saat yg sama pemerintah harus meningkatkan kemampuan publik untuk bermedia/literasi media yakni memahami untuk kepentingan apa saja media digunakan. Fungsi media untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dan peduli harus dipahami oleh semua lapisan masyarakat, terlebih

praktisi media (jurnalis, pemilik media). Bila ada pelanggaran dari ketentuan aturan yang ada, maka sanksi akan diberlakukan untuk semua pelanggar baik pengguna media sosial maupun praktisi media profesional. Gerakan berantas hoax saat ini semestinya dibarengi peran besar pemerintah menjelaskan mana yang benar-salah, selain skill teknis menyeleksi informasi yang layak disebarluaskan dan tidak. Faktanya masyarakat kapitalis justru tidak memiliki standar benar salah. Pemikiran yang merusak justru disebarluaskan secara sistemik melalui beragam mekanisme (kebijakan, pendidikan, sejarah, media resmi pemerintah). Akibatnya banyak ambiguitas dalam menilai mana informasi yang layak sebar atau sebaliknya. Dalam hal ini, negara berperan untuk mengawal media serta wajib menyeleksi dan menyebarkan informasi yang benar untuk mengedukasi masyarakat, dan juga melindungi masyarakat dari kerusakan informasi.

di tanah sendiri secara ekonomi karena sibuk melakukan upacara atau manyamabraya. Waktu dan tenaga terkuras untuk itu demi membangun harmoni sosial. Itulah kemungkinan buruk SDM Bali yang harus dihindari dan hal ini bisa dibangun melalui pendidikan. Kekuatan politik pemimpin Bali bisa membantu mewujudkan visi ini dalam dunia pendidikan. Pembangunan pendidikan adalah sebuah gerakan pembelajaran. Pembelajaran sebagai gerakan! Pemimpin Bali mendatang harus mampu menjadikan pendidikan dari jennang TK-SMA/SMK sebagai alat pembangunan SDM Bali. Untuk mencapai pendidikan yang demikian ini, pemimpin Bali mendatang dituntut mampu membangun pendidikan itu sendiri. Yang mendesak dari pembangunan pendidikan adalah menjadikan pendidikan sebagai sebuah gerakan sosial. Jadi, kegiatan belajar dan mengajar tidak hanya untuk mencapai tuntutan kurikulum nasional. Pemimpin Bali yang akan datang, patut menjadikan pendidikan sebagai gerakan sosial untuk pembangunan SDM Bali yang tidak picik memahami adat atau budaya Bali, serta berjiwa nasionalis serta hidup dalam wawasan global. Pemimpin Bali yang akan datang mungkin masih perlu melanjutkan program sekolah gratis atau pendidikan murah tetapi hal ini sesungguhnya sudah “basi”. Pendidikan bukan soal murahnya dan terjangkau secara adil saja tetapi kualitas. Yang penting bagi pemimpin Bali mendatang, menjadikan pendidikan di Bali sebagai gerakan dalam pembangunan SDM Bali, menjadikan pendidikan sebagai proyek mercusuar kemanusiaan. Penulis, Dosen Undiksha Singaraja

POJOK

Pembangunan pasar tradisional di Gianyar terus digalakkan. - Kalah cepat dengan pasar modern. *** SBY nyatakan akan bicara blakan-blakan bila bertemu Jokowi. - Pastinya, takkan berkeluh kesah. *** ADB pastikan 2017 ekonomi Indonesia akan membaik. - Baiknya tetap bekerja keras.

Penulis, tinggal di Probolinggo, Jawa Timur

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

MANCING – Sejumlah warga memanfaatkan dermaga Pantai Kedonganan, Badung untuk menyalurkan hobinya memancing, barubaru ini. Sementara itu, salah seorang di antaranya menunjukkan ikan yang menyambar umpannya.

Kamis Pon, 2 Februari 2017

Bali Post/wan

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Figur

Minim Pengawasan

BERAGAM aksi kejahatan dilakukan para remaja saat ini. Penegakan hukum terhadap mereka yang terlibat tindak pidana, sepertinya belum menimbulkan efek jera terhadap remaja lainnya. Jiwa mereka yang labil gampang disusupi perilaku-perilaku negatif. Bali Post/rah “Penyebabnya pergaulan yang super bebas. Ditambah lagi, tanggung jawab orangtua semakin luntur karena sekarang ini kebanyakan mereka lebih fokus kerja,” kata praktisi hukum Ahmad Hadiana, Rabu (1/2) kemarin. Dengan pengawasan orangtua sangat minim, tentu saja dimanfaatkan oleh anak-anaknya untuk mengakses kebebasan, baik dari internet atau televisi yang kerap memamerkan tindakan-tindakan tidak patut untuk ditonton oleh mereka. “Jadi semua informasi masuk entah itu baik atau buruk. Di satu sisi mereka belum bisa memfilternya,” tegas pengacara ini. Dari sisi hukum, hendaknya mereka jangan diproses sampai ke pengadilan. Alangkah bijaknya bila anak-anak ini dibina dengan baik. Di sinilah peranan orangtua benar-benar memerhatikan buah hatinya. Peranan lingkungan di tempat tinggal atau banjar anak tersebut berada juga penting dan ikut membina serta mengarahkan mereka ke hal-hal positif. “Saya ambil contoh di Banjar Campuan Kerobokan, digalakan kegiatan-kegiatan positif untuk anak-anak, seperti menghidupkan kembali pencak silat. Di sini ditanamkan rasa mandiri dan bertanggung jawab secara positif,” tandas Ahmad. (rah)

Korupsi Rp 3,8 Miliar

Digali Soal TPPU, Tersangka Pasang Badan

Denpasar (Bali Post) Majelis hakim tipikor pimpinan Dr. Yanto dengan JPU Wayan Suardi dkk. dibikin jengkel dalam sidang pemeriksaan terdakwa dalam kasus korupsi kredit fiktif di BRI Cabang Singaraja, Rabu (1/2) kemarin. Saat digali kasus TPPU (tindak pidana pencucian uang) atau money laundering, terdakwa dinilai pasang badan. Hingga akhir persidangan, jaksa dan hakim tidak bisa mengungkap ke mana aliran dana tersebut, dan siapa yang mesti diseret karena terdakwa yang mantan Account Officier (AO) BRI Cabang Singaraja I Wayan Gede Supartha, S.Pd. mengaku tidak tahu rumah atau alamat nama-nama orang yang kebagian dana tersebut. Terdakwa hanya mengatakan, dari 38 daftar nama penerima kredit fiktif itu, hanya 13 orang yang menerima. Itu pun ada nama double. Sidang yang dipimpin Dr. Yanto dengan hakim anggota Sutrisno dan Hartono di Pengadilan Tipikor Denpasar, terdakwa Supartha ditanya soal dugaan korupsi kredit fiktif yang sudah diakuinya. “Dakwaan pertama sudah Saudara akui. Betul melakukan perbuatan, dalam hak membuat kredit fiktif. Nah, untuk menentukan besaran hukuman, sebagai dasar pertimbangan kami majelis hakim, akan kita tambahkan ke pencucian uang. Uang itu digunakan untuk apa? Berapa jumlahnya?” tanya hakim anggota Sutrisno. Kata hakim, terdakwa mengatakan bahwa kredit itu diberikan pada temannya di lapangan. Kredit itu disalurkan ke temannya, seolah teman mempunyai kredit di BRI. Ini inisiatif siapa? tanya hakim kembali. Terdakwa nyeroscos memberikan keterangan, namun dinilai bahwa terdakwa pasang badan menyelamatkan orang-orang di sekitarnya. Terdakwa mulai mencari pembenar, dengan mengatakan bahwa apa yang dilakukan itu hanya untuk pencapaian target BRI. Alasan itu langsung dicela oleh hakim. “Nama-nama orang yang digunakan kan sudah jelas, mantan-mantan nasabah terdakwa. Apa sih keuntungannya?” tanya hakim kembali. Jawaban terdakwa kembali nyeroscos yang dianggap tidak masuk akal. Hakim kemudian mencontohkan hasil pemeriksaan saksi sebelumnya, yakni diberikan kredit ke Pak Agung untuk dibelikan tanah. “Nah, ini untuk kepentingan terdakwa apa Pak Agung,” tanya hakim. Terdakwa kembali mengatakan untuk mereka. “Data fiktif, seolaholah ada nasabah. Betul itu beli tanah bukan untuk kepentingan terdakwa?” kembali hakim bertanya. “Betul,” jawab terdakwa santai. Berarti ada konspirasi bahwa uang yang diberikan ke nasabah bukan nasabah BRI, mengapa terdakwa pasang badan? Kejar hakim. Dari sanalah kemudian muncul ada 13 orang yang diberikan kredit fiktif dari 38 orang yang diajukan permohonan kredit fiktif. Dari dana ke 38 nasabah fiktif yang mengajukan ke BRI, uang hanya disalurkan ke 13 orang. Hakim kembali tanya, ini untuk kepentingan terdakwa apa mereka? Terdakwa kembali mengatakan untuk mereka. Jaksa Wayan Suardi menanyakan bahwa terdakwa sebagai AO BRI dan langsung berhubungan dengan nasabah, termasuk ke 13 penerima fiktif. “Apa jaminannya,” tanya Suardi. “Tidak ada,” ucap terdakwa. ‘’Lantas, apa jaminan saudara memberikan kredit hingga Rp 3,8 miliar? Apa ini uang saudara pakai sendiri. Jujur terdakwa katakan, dipakai sendiri, apa bagaimana?” tanya Suardi. Terdakwa tetap mengatakan diberikan ke 13 orang. Namun, kata terdakwa, pembayaran cicilan macet di pertengahan tahun 2015. (kmb37)

Bali Post/wan

SAMPAH - Sejumlah turis mancanegara sempat mengabadikan tumpukan sampah kiriman di Pantai Kedonganan, Badung, Sabtu (28/1) lalu. Saat musim angin barat seperti sekarang, sampah kiriman kerap mengotori laut kemudian diempaskan ombak ke tepi pantai.

Warga Desa Pucak Sari Kesulitan Air Bersih

WARGA Desa Pucak Sari, Kecamatan Busungbiu hingga sekarang masih kesulitan mendapatkan air bersih. Sumber air di desa ini tidak mencukupi kebutuhan seluruh warga. Ketika musim kering warga harus membeli air bersih ke Desa Bongan Cina hingga ke Desa Dapdap Putih. Sementara saat musim hujan seperti sekarang, warga menampung air hujan untuk mandi, mencuci pakaian, dan keperluan di dapur. Pemerintah sudah membantu memasok air bersih dari sumber air di wilayah ini menggunakan mesin pompa. Jaringan air bersih itu selesai dikerjakan beberapa tahun lalu. Menariknya, jaringan air bersih itu belum juga dioperasikan. Salah seorang warga setempat I Gede Darmayasa menceritakan, kesulitan air bersih di desanya sudah menjadi masalah pelik yang tidak kunjung terselesaikan. Beberapa lokasi sumber mata air belum dikelola dengan baik. Ini karena kesulitan biaya karena untuk mengalirkan air dari sumber mata air yang jauh di bawah. Persoalan ini sudah berkali-kali disampaikan oleh aparat desa agar segera mendapat bantuan. Lama tidak ada bantuan pemerintah, warga secara berkelompok berusaha mengangkat air dari sumber mata air. Sayang, upaya itu tidak mampu mengatasi persoalan yang terjadi. Akibatnya, ketika musim kering dia harus membeli air ke luar desa. Satu jeriken air bersih dibeli Rp 2.500.

Ketika musim hujan seperti sekarang, dia dan warga lain menampung air hujan menggunakan bak berukuran besar. Air hujan ini hanya digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, dan keperluan memasak di dapur. Sedangkan, untuk air minum, pihaknya tidak berani mengonsumi air hujan, sehingga harus membeli air mineral. Darmayasa dan warga lain berharap, masalah air bersih di desanya bisa ditangani dengan optimal. Bantuan pemasangan jaringan air bersih dan reservoar yang sudah selesai dibangun itu diharapkan segera ada kejelasan kapan bisa dioperasikan. Hal ini mendesak karena jaringan itu dipastikan akan dapat mengatasi krisis air bersih di Desa Pucak

Sari secara tuntas. Selain itu, pertimbangan lain kalau jaringan itu dibiarkan begitu saja, dikhawatirkan peralatannya rusak karena tidak pernah dihidupkan. Sementara itu, Klian Dusun Pucak Sari Wayan Suarjana ketika dimintai konfirmasi Rabu (1/2) kemarin, membenarkan krisis air bersih di wilayahnya belum tertangani. Dia mengatakan, di tengah krisis yang tidak tertangani, kelompok-kelompok warga di desanya telah mengelola jaringan air bersih secara swadaya. Kelompok masyarakat ini memasok air bersih dari sumber mata air di lahan milik warga. Hanya, suplai airnya tidak mampu memenuhi kebutuhan warga, karena teknik penarikan air dan biaya yang terbatas.

Menurut Suarjana, Pemprov Bali sebenarnya telah mengucurkan dana bantuan hingga Rp 1 miliar. Bantuan sebesar itu telah direalisasikan dengan membangun jaringan pipa air bersih dan pembuatan reservoar. Jaringan pipa air berish ini dipasang dari tiga sumber air bersih di lahan milik warga. Sumber airnya dipompa menggunakan mesin pompa bertenaga listrik PLN. Hanya, setelah proyeknya selesai, jaringan air bersih itu belum juga dioperasikan. Waktu penyelesaian pekerjaannya sudah cukup lama, sehingga kalau dibiarkan begitu saja dikhawatirkan mesin pompa dan peralatan lainnya justru rusak karena tidak pernah dihidupkan. Pihaknya juga sudah mempertanyakan kejelasan pengoperasian jaringan air bersih itu kepada Pemprov Bali termasuk kepada Pemkab Buleleng. Pertanyaan itu kemudian sudah ditindaklanjuti dan petugas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali telah melakukan pemantauan ke Pucak Sari. (mud)

Bali Post/kmb38

Wayan Suarjana

Uji Coba Perubahan Arus Lalin di Kuta Mangupura (Bali Post) Ratusan personel gabungan dari Dit. Lantas Polda Bali, Polresta Denpasar, Polsek Kuta, Polres Badung, Dishub dan Satpol PP Badung serta Linmas Kuta, berkumpul di Cetral Parkir Kuta dalam rangka apel kesiapan uji coba perubahan arus lalin di wilayah Kuta, Rabu (1/2) kemarin. Apel tersebut dilaksanakan pukul 06.00 Wita dan uji coba dilakukan mulai pukul 07.00 Wita. “Ada 23 titik yang akan dilaksanakan pengalihan arus di wilayah Kuta. Kita harus berani melakukan terobosan demi kelancaran di Kuta, apalagi wilayah ini tempat tujuan wisata utama di Bali,” kata Dir.

Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana didampingi Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo. Kombes Sudana berharap masyarakat bisa memahami apa yang sedang dilakukan atau diupayakan kepolisian. Selain itu, pihaknya juga didukung prajuru di Kuta. “Ini demi kebaikan dan kenyamanan warga Kuta serta wisatawan mancanegara. Kami akan analisis dan evaluasi sampai tanggal 28 Februari,” tandasnya. Ia menyadari rencana pengalihan 23 titik arus lalin di Kuta, pasti ada yang pro dan kontra. Untuk itu, selama proses uji coba tersebut, ia minta polantas

Bali Post/eka

LALU LINTAS - Uji coba perubahan arus lalu lintas di beberapa jalan di kawasan Kuta dilaksanakan, Rabu (1/2) kemarin. Petugas tengah mengatur arus lalu lintas di persimpangan Jalan Dewi Sri - Patih Jelatik, Kuta. mengedepankan sikap humanis dan tidak arogan. “Walau kami sudah gencar sosialisasi, pasti ada saja yang belum tahu. Untuk itu, anggota di lapangan selain mengarahkan pengendara, juga memberikan penjelasan dengan humanis,” ujarnya. Setelah uji coba ini dilaksanakan, penerapannya dilakukan tanggal 1 Maret. Jadi saat itu dimulai penegakan hukum jika ada yang melanggar. Mengoptimalkan rencana itu, pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait. Mantan Kapolresta Denpasar ini ingin gebrakan ini dibuatkan monumen dan jadi sejarah pengalihan arus lalin di Kuta. “Kami akan lakukan bertahap hingga tercapai apa yang ingin kita harapkan bersama. Untuk pemasangan plang atau rambu sudah dilakukan Pak Tofan Priyanto dari Dishub Badung. Kami berani berbuat seperti

ini setelah melakukan kajian, menyiapkan fasilitas rambu dan payung hukum,” tandas mantan Kabid Propam Polda Bali ini. Ia berharap masyarakat Bali, khususna di Kuta mendukung program ini. Perlu disadari bahwa pihaknya berani membuat gebrakan seperti ini karena ruas jalan tidak bisa ditambah lagi, sedangkan volume kendaraan terus meningkat. Ditambah lagi badan jalan dipakai tempat parkir. “Badan jalan dipakai parkir, ini yang tidak benar dan kami sangat wanti-wanti sekarang. Kami sampaikan kepada masyarakat Bali bahwa badan jalan bukan untuk parkir. Harus kesadaran sendiri, tidak perlu lagi ada tindakan dari polisi atau dishub,” tegasnya. “Kami libatkan Linmas Kuta karena lebih paham situasi dan jalan wilayah ini. Ini bentuk sinergi kami dengan pam swakarsa I Kuta,” tambah Kapol-

resta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, didampingi Kasat Lantas Kompol Heri Supriawan. Akses menuju Pantai Kuta melalui Jalan Dewi Sartika, Simpang Animale, Jalan Raya Kuta, simpang Temacun, Jalan Blambangan, Jalan Kali Anget belok kanan, Pura Puseh belok kiri dan simpang Bemo Corner. Jika ingin keluar dari wilayah Kuta melalui Jalan Pantai Kuta, traffic light (TL) Melasti, Jalan Sriwijaya, Jalan Patih Jelantik, Jalan Raya Legian (Ground Zero), Jalan Melasti, Jalan Patih Jelantik, Jalan Dewi Sartika, Jalan Singosari, Jalan Raya Kuta, Simpang Puseh, simpang Temacun dan Jalan Majapahit. “Kendaraan yang akan menuju Bandara Ngurah Rai dari Jalan Dewi Sartika dapat melalui Jalan Singosari, simpang Kali Anget belok kiri,” ujar Kompol Heri. (kmb36)


BANGLI

8

Kamis Pon, 2 Februari 2017

Hujan Lebat dan Angin Kencang

Los di Pasar Geopark Rusak Tertimpa Dahan Bangli (Bali Post) Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Bangli, Rabu (1/2) kemarin, mengakibatkan dahan pohon di areal Pasar Geopark, Kintamani patah dan menimpa bangunan los pedagang yang ada di bawahnya. Tidak ada korban jiwa, namun salah satu los pedagang rusak cukup parah akibat kejadian tersebut. Perbekel Desa Batur Tengah Made Sasmika mengatakan, musibah tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Kintamani siang kemarin. Ada dua dahan pohon yang patah dan menimpa los yang tepat berada di bawahnya. ‘’Yang tertimpa kayu ada satu buah. Kondisinya, kios sekarang rusak pada bagian atapnya,’’ jelasnya. Dia mengatakan, sebelum patah, kondisi dahan pohon tersebut memang sudah agak lapuk dan nyaris patah. Untuk memotong dahan pepohonan yang ada di areal pasar pihaknya tidak bisa melakukan sembarangan. Karena Pasar Geopark lokasinya ada di areal hutan BKSDA maka untuk melakukan pemangkasan pihaknya harus melakukan koordinasi terlebih dahulu. ‘’Tidak ada warga yang menjadi korban. Karena hari ini kebetulan tidak pasaran sehingga tidak ada yang jualan,’’ terangnya. Selain di Pasar Geopark, hujan disertai angin kencang juga mengakibatkan pohon milik BKSDA berdiameter 1,5 meter di jalur Suter-Rendang tumbang ke tengah jalan. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun akibat batang pohon menutup sebagian badan jalan, kendaraan berukuran besar seperti bus dan truk tidak bisa melintas. Pascakejadian, BPBD Kabupaten Bangli langsung melakukan koordinasi dengan Polsek setempat untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas. Untuk menyingkirkan pohon tersebut dengan alat berat, Agus mengaku sudah berkoordinasi dengan BKSDA. ‘’Posisi pohon jatuhnya melintang ke jalan, hanya masih disangga tebing dan pohon. Sehingga kendaraan kecil seperti motor masih bisa melintas di bawahnya,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Agus Sutapa. Tak hanya di Kintamani, Agus juga menyebutkan bahwa laporan pohon tumbang juga terjadi di dua titik di Kecamatan Tembuku yakni di Jalur Bangli-Karangasem tepatnya di Desa Undisan dan di Dusun Manik Aji Desa Peninjoan. ‘’Untuk yang di Tembuku sudah tertangani,’’ jelasnya. (kmb40)

Bali Post/nan

TANAM PADI - Lahan pertanian di Bangli. Guna mengantisipasi serangan tungro, para petani diharapkan menanam varietas padi yang cocok dengan musim.

Cegah Tungro

Penanaman Padi Harus Menyesuaikan Musim Bangli (Bali Post) Cuaca yang tidak mendukung belakangan ini membuat serangan tungro semakin meluas. Banyak tanaman padi yang rusak dan tidak bisa berbuah. Terkait hal tersebut, upaya antisipasi harus dilakukan petani. Salah satunya dengan melakukan penanaman menyesuaikan tren musim. Hal itu diungkapkan Kasi Perlindungan Tanaman Per-

tanian Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli Wayan Sentana, Rabu (1/2) kemarin. Menurut Sentana, pemerintah mengharapkan para petani ke depannya bisa menentukan varietas padi yang cocok terhadap musim tertentu. Jangan sampai varietas yang cocok ditanam di musim kemarau justru ditanam di musim hujan. Hal

inilah yang akan memicu munculnya tungro. ‘’Jika musim hujan yang melebihi batas seperti sekarang ini, jangan menanam varietas padi seperti itu. Jadi ke depannya, petani harus bisa menanam varietas padi yang cocok dengan musim,’’ ungkap Sentana. Dia menjelaskan, hal lain yang mampu memicu adanya infeksi virus pada tanaman adalah pola tanam. Pengola-

Sejumlah Anggota Dewan Mengeluh Dana tunjangan komunikasi intensif dan tunjangan perumahan anggota DPRD Kabupaten Bangli untuk Januari, tak kunjung cair. Hingga kini, tunjangan yang semestinya cair awal Januari itu belum juga diterima. Sejumlah anggota dewan pun mengeluh. Salah seorang anggota dewan mengatakan, yang sudah cair dan diterima anggota dewan baru berupa gaji saja. Dia mengatakan, seharusnya dana tunjangan cair di awal bulan. ‘’Harusnya tanggal 1, 2 atau 3 cair, paling lambat tanggal 5 sudah cair. Tidak tahu apa penyebab belum cairnya tunjangan sampai

Bali Post/ina

Pipa PDAM Putus, Layanan ke Pelanggan Terganggu Bangli (Bali Post) Pipa PDAM di daerah aliran sungai Sangsang putus lantaran tertimpa material tanah longsor. Akibatnya, layanan air bersih ke pelanggan di sejumlah wilayah mengalami gangguan. Direktur PDAM Bangli Wayan Gede Yuliawan Askara, Rabu (1/2) kemarin mengatakan, distribusi air ke pelanggan di Banjar Kawan, seputaran Jalan Ngurah Rai dan Kusuma Yuda, macet. Itu lantaran pipa berukuran 4 dim di kawasan Sungai Sangsang putus akibat tertimpa material longsor dan pohon tumbang. Terkait kondisi tersebut, pihaknya langsung menerjunkan petugas untuk turun ke lokasi guna menyambung pipa yang putus. ‘’Ada dua pipa ukuran 4 dim yang putus. Putusnya kedua pipa itu akibat tertimpa material longsoran dan pohon lantaran cuaca hujan lebat dan angin kencang malam kemarin (Selasa-red),’’ ungkapnya. Yuliawan Askara mengakui, terdapat sejumlah kendala dalam proses penyambungan pipa yang putus tersebut. Aliran sungai yang deras, membuat petugas kesulitan melakukan perbaikan. ‘’Air sungai yang mengalir sangat deras sekali. Kami harus hati-hati dalam bekerja. Untuk bisa menyambung pipa tersebut kami harus menunggu air sungai agar surut dulu karena sangat sulit menyambung pipa dengan kondisi air sungai yang deras,’’ ujarnya. Dijelaskannya lebih lanjut, pihaknya berharap proses penyambungan pipa yang putus tersebut bisa dilakukan secepatnya. Sebab jika tidak selesai segera, maka itu bisa terus mengganggu pendistribusian air bersih kepada warga. ‘’Kami akan upayakan penyambungan dua pipa ini bisa selesai hari ini (kemarin-red). Ini agar distribusi air ke rumah-rumah warga bisa kembali hidup,’’ ujar Askara. (kmb41)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

paling penting pola tanam seperti itu bisa memutus siklus wereng hijau. Karena jika sudah menanam palawija otomatis wereng hijau tidak akan ada lagi,’’ paparnya. Lebih lanjut dikatakan, pihaknya berharap krama subak selalu bisa berkoordinasi dengan para petugas teknis di lapangan. Hal ini bertujuan, persoalan yang muncul bisa cepat ditangani. (kmb41)

Tunjangan Komunikasi dan Perumahan Belum Cair

Bangli (Bali Post) -

RUSAK - Los milik salah satu pedagang di Pasar Geopark yang rusak akibat tertimpa dahan pohon.

han tanah sebelum menanam harus diperhatikan. Pencegahan penyakit bisa juga melalui pemutusan vektor dengan menanam tanaman selain padi. ‘’Pola tanam juga sangat mempengaruhi. Jika sekarang menanam padi, berikutnya bisa menanam yang lainnya seperti palawija. Selain mampu memberbaiki unsur hara tanah, juga untuk menghindari dari kelembapan tanah. Dan yang

sekarang,’’ terangnya. Dia mengatakan, molornya pencairan dana tunjangan seakan sudah seperti lagu lama. Sebab kondisi ini terjadi hampir setiap tahun. ‘’Tahun lalu juga begini. Sudah lagu lama,’’ imbuhnya. Sementara itu, Sekretaris DPRD Bangli A.A. Panji Awatarayana yang dikonfirmasi

hal ini mengakui bahwa tunjangan komunikasi intensif dan tunjangan perumahan anggota dewan untuk Januari memang belum cair. Penyebabnya, belum turunnya SK Bupati terkait pencairan tunjangan tersebut. ‘’Baru gaji saja yang sudah. Waktu ini sempat ada perbaikan (SK-red), sekarang

nunggu tanda tangan Bupati saja,’’ katanya. Dia mengakui molornya pencairan dua tunjangan tersebut sudah biasa terjadi di awal tahun. Meski demikian pihaknya memastikan pencairan dana tunjangan Januari untuk anggota dewan akan dirapel. ‘’Kalau SK itu sudah ditandatangani Bupati, kita sudah bisa mengajukan pengamprahan,’’ jelasnya. Berdasarkan data yang dihimpun dari Sekretariat DPRD Bangli, besaran tun-

jangan komunikasi intensif yang diterima masing-masing anggota Dewan Bangli adalah Rp 6,3 juta setiap bulannya. Sementara tunjangan perumahan nilainya berbeda antara pimpinan dan anggota. Untuk dua Wakil Ketua DPRD masing-masing dijatah tunjangan rumah dinas Rp 16 juta. Sedangkan 27 anggota dewan masing-masing Rp 15 juta. Sementara, Ketua DPRD Bangli tidak mendapatkan tunjangan perumahan lantaran sudah mendapatkan rumah dinas. (kmb40)

Senderan Pura Puncak Sari Ambrol Warga Harapkan Perbaikan dari Pemerintah Bangli (Bali Post) Hujan deras sejak beberapa pekan terakhir mengakibatkan senderan di Pura Puncak Sari Desa Pakraman Tanah Gambir, Desa Satra, Kintamani, ambrol. Panjang senderan yang ambrol mencapai 35 meter dengan tinggi sekitar 7 meter. Salah satu warga setempat juga mengalami kerugian lantaran kebun cengkeh miliknya yang berada di bawah senderan tersebut rusak tertimbun material senderan yang ambrol. Informasi yang dihimpun Rabu (1/2) kemarin menyebutkan, musibah tersebut terjadi pada Minggu (29/1) malam, sekitar pukul 20.30 wita. Saat kejadian, wilayah Kintamani sedang diguyur hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Adapun bagian senderan pura yang ambrol lokasinya berada di sisi utara Pura. Gusti Made Surata, warga setempat, merugi hingga ratusan juta rupiah. Kerugian disebabkan karena lahan ke-

bun cengkeh miliknya rusak tertimbun material senderan yang ambrol. Dikonfirmasi siang kemarin, Bendesa Adat Tanah Gambir A.A. Gede Putra mengatakan, ambrolnya senderan tersebut tidak sampai merusak bangunan palinggih yang ada di Pura Puncak Sari. Sebab antara senderan yang ambrol dengan panyengker pura terdapat jarak sekitar 6 meter. ‘’Sekarang kondisi tanah yang tersisa cukup labil karena hujan,’’ ujarnya. Putra mengungkapkan, senderan yang ambrol tersebut masih tergolong baru yakni dibangun sekitar tiga tahun lalu. Pascakejadian tersebut pihaknya mengaku sudah mengajukan proposal ke pemerintah daerah agar bisa mendapat bantuan perbaikan. Pihaknya sangat mengharapkan segera mendapat bantuan perbaikan senderan mengingat di Pura yang di-empon 91 KK tersebut akan digelar karya pada Oktober mendatang. (kmb40)

Bali Post/ina

SENDERAN AMBROL - Kondisi senderan di Pura Puncak Sari Desa Pakraman Tanah Gambir, Desa Satra Kintamani yang ambrol belum lama ini. Warga berharap pemerintah bisa membantu perbaikan senderan tersebut.


GIANYAR

Kamis Pon, 2 Februari 2017

9

Rencana Pengaktifan Empat Jurusan di SMKN 2 Sukawati

Pemkab Segera Berkoordinasi dengan Pemprov Gianyar (Bali Post) -

Pemkab Gianyar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) akan berkoordinasi dengan Disdik Provinsi Bali terkait rencana membuka kembali empat jurusan di SMKN 2 Sukawati. Pemkab Gianyar akan menjelaskan mengenai alasan penutupan keempat jurusan tersebut.

Bali Post/nik

PELAKU - Pelaku Abdus Sukur menunjukkan hp yang ia curi.

Curi HP, Pemuda Asal NTB Dipolisikan Gianyar (Bali Post) Nekat mencuri HP, seorang pria asal NTB, Abdus Sukur, diringkus polisi, Selasa (31/1) lalu. Pelaku 21 tahun ini mencuri HP milik korban, I Putu Setiawan, yang tidak lain merupakan bosnya sendiri di pencucian mobil Lungsur Taman Sari (LTS) Jalan Raya Singapadu, Banjar Kutri, Desa Singapadu, Sukawati. Kini, pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Sukawati. Kapolsek Sukawati Kompol Wayan Wisnawa, Rabu (1/2) kemarin, mengatakan pencurian ini berawal saat korban men-chargers HP di kamar kos yang bersebelahan dengan tempat pencucian mobil, pada Senin (30/1) sekitar pukul 17.00 wita. ‘’Senin malam sekitar pukul 20.00 wita, korban ke luar membeli makan, meninggalkan HP di kamar tersebut dan korban juga tinggal di kamar kos tersebut,’’ ucapnya. Lima belas menit berselang, korban yang kembali ke kamar kos sudah mendapati HP-nya lenyap. Selain itu, Abdus Sukur juga tiba-tiba menghilang. Korban baru menyampaikan aksi pencurian ini kepada temannya, I Nyoman Sumardiana, keesokan harinya sekitar pukul 08.30 wita. ‘’Karena merasa curiga terhadap Abdus Sukur yang menghilang, mereka berdua selanjutnya mendatangi rumah bibi pelaku yang ada di Jalan By-pass Ngurah Rai, Dentim,’’ katanya. Saat itu, pelaku tidak berada di lokasi tersebut. Namun berselang dua jam, I Putu Setiawan dan I Nyoman Sumardiana kembali ke tempat tersebut. Mereka pun berhasil memergoki pelaku berada di dalam kamar rumah bibinya. ‘’Saat ditanya, pelaku mengakui sudah mencuri HP milik korban. Namun saat itu dikatakan HP curian itu masih dipinjam pamannya,’’ tambahnya. Dari penggerebekan itu, pelaku selanjutnya digiring ke Mapolsek Denpasar Timur. Pada Selasa sekitar pukul 13.30 wita, pelaku selanjutnya digiring ke Mapolsek Sukawati. ‘’Sementara HP itu setelah dicari, ditemukan di semaksemak sebelah timur rumah bibi pelaku,’’ bebernya. Dari hasil interogasi, pelaku mengaku melakukan pencurian tersebut hanya untuk dipakai. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. (kmb35)

Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Gianyar Dewa Alit Mudiarta usai rapat bersama Kepala SMKN 1 Sukawati, Kepala SMKN 2 Sukawati, dan Kepala SMKN 3 Sukawati, Rabu (1/2) kemarin, mengungkapkan lantaran pengembalian empat jurusan belum dilakukan maka dinilai perlu untuk berkoordinasi dengan provinsi. Untuk itu, Disdik Gianyar bersama tiga kepala SMK itu akan menjelaskan secara rinci ke

Disdik Provinsi Bali alasan penutupan empat jurusan di SMKN 2 Sukawati. Menurut Alit Mudiara, penutupan empat jurusan di SMKN 2 Sukawati sebenarnya merupakan upaya Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata untuk menata tiga sekolah kejuruan yang berlokasi di satu kawasan tersebut. ‘’Saat itu tujuannya untuk menata agar setiap sekolah kejuruan ini punya klasifikasinya sendiri,’’ ucapnya.

Disebutkan, penataan ini sudah didasarkan pada Surat Edaran (SE) Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2013. Intinya, SE tersebut mengarahkan agar setiap sekolah kejuruan lebih mengkhusus dalam memberikan program keahlian kepada siswa. ‘’Penataan kala itu difokuskan, seperti SMKN 1 Sukawati dengan kesenian, SMKN 2 Sukawati dengan pariwi-

sata dan SMKN 3 Sukawati dengan seni pertunjukan,’’ jelasnya. Merujuk rencana penataan tersebut itu, Disdik kala bersama tiga sekolah kejuruan tersebut sepakat menarik empat jurusan dari SMKN 2 Sukawati yakni Jurusan Kriya Kayu, Kriya Logam, Kriya Keramik, dan Kriya Tekstil. ‘’Dari penarikan ini, SMKN 2 Sukawati difokuskan dengan pariwisata karena di sana memang sudah ada peralatan penunjang aktivitas belajar pariwisata seperti restoran hingga kerja sama dengan sejumlah hotel,’’ ucapnya. Setelah kesepakatan ini berjalan, sekitar pertengahan

2015, pihaknya pun berencana melakukan pemindahan guru empat jurusan di SMKN 2 Sukawati ke SMKN 1 Sukawati. Proses pemindahan ini harus dilakukan secara bertahap karena di SMKN 2 Sukawati masih terdapat sejumlah siswa kelas XII yang belajar empat jurusan tersebut. ‘’Namun sebelum pemindahan ini kami lakukan, kembali turun surat edaran dari pusat yang melarang dilakukan aktivitas pemindahan di tingkat SMA/SMK sebagai persiapan pengalihan kewenangan dari pemerintah kabupaten ke pemerintah provinsi,’’ katanya. (kmb35)

Revitalisasi Pasar Seni Sukawati

Pemkab Tunggu DIPA Kementerian Perdagangan

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar terus mematangkan rencana revitalisasi Pasar Seni Sukawati. Saat ini, Pemkab masih menunggu Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) dari Kementerian Perdagangan. Menurut rencana, Pemkab Gianyar juga akan beraudiensi dengan Kementerian Perdagangan, pekan depan untuk menindaklanjuti hal itu. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar I Wayan Suamba, Rabu (1/2) kemarin, mengungkapkan berdasarkan hasil audiensi yang dip-

impin Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, 29 November 2016, anggaran revitalisasi Pasar Seni Sukawati dipasang di mata anggaran 99. Namun mengenai nilai anggaran yang disetujui, Suamba menyebut belum ada kepastian hingga kini. ‘’Waktu itu, kami audiensi dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Bapak Oke Nurwan di gedung utama Kementerian Perdagangan. Diusulkan Rp 63 miliar, tapi masih harus menunggu berapa yang akan disetujui,’’ katanya. Sembari menunggu DIPA

dari kementerian turun, pihaknya tidak akan tinggal diam. Suamba menegaskan, Pemkab Gianyar terus berupaya mengawal rencana revitalisasi Pasar Seni Sukawati terutama dari sisi anggaran. Pihaknya pun merencanakan untuk kembali audiensi dengan pusat yakni Direktorat Logistik dan Sarana Distribusi Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan pada 6 Februari mendatang. Di sisi lain, Pemkab Gianyar juga mempersiapkan pembangunan pasar darurat di Lapangan Suta-

soma, Sukawati sebagai tempat relokasi sementara pedagang Pasar Seni Sukawati. Selama pembangunan Pasar Seni Sukawati, para pedagang akan menempati pasar tersebut. RAB untuk Detail Engineering Design pasar sementara tersebut baru saja selesai di-probity audit oleh Tim BPKP bersama Inspektorat Kabupaten Gianyar. Setelah proses ini rampung, baru akan dilanjutkan dengan proses pelelangan pembangunan fisik di ULP. Sebelumnya, dia mengungkapkan, pembangunan pasar di Lapangan Suta-

soma dianggarkan di APBD 2017 senilai Rp 1,5 miliar. Pengerjaannya diperkirakan memakan waktu sekitar dua bulan. Bila semua sesuai rencana, maka setelah pasar darurat itu rampung, pedagang Pasar Seni Sukawati akan langsung diminta menempatinya. Penempatan pedagang akan menggunakan sistem undian. Pihaknya berharap tidak ada lagi gejolak terkait relokasi sementara tersebut. Hal ini mengingat revitalisasi Pasar Seni Sukawati merupakan kepentingan bersama khususnya bagi para pedagang. (kmb25)

Tipu Petani, Suparta Diamankan Polisi

Gianyar (Bali Post) Polisi meringkus I Ketut Suparta karena melakukan aksi penipuan terhadap korban, I Wayan Rusman (62). Pelaku melakukan aksinya dengan pura-pura siap memanen, namun pria asal Desa Keliki, Tegallalang ini hanya mengambil ongkos lantas kabur. Aksi serupa juga dilakukan pelaku terhadap petani di kecamatan lain. Kini pelaku 26 tahun ini diamankan di Mapolsek Ubud. Kanit Reskrim Polsek Ubud Ipda Hadimastika, Rabu (1/2) kemarin, mengatakan aksi penipuan dilakukan tehadap I Wayan Rusman terjadi pada Jumat (27/1), sekitar pukul 16.00 wita. Kala itu, pelaku mencari korban ke rumahnya di Desa Lodtunduh, Ubud. ‘’Di sanalah pelaku menawarkan diri untuk memanen padinya dengan nilai Rp 3,5 juta,’’ katanya. Kala itu korban langsung menyanggupi karena biaya panen itu sesuai dengan keinginannya. Korban mulai diperdaya saat pelaku meminta bayaran di depan. Ironisnya setelah itu bukannya memanen padi, pelaku justru kabur. Korban pun kecewa dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Ubud. ‘’Berdasarkan laporan ini, kami melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya di Tegallalang pada Selasa kemarin,’’ ucapnya. Pelaku langsung digiring ke Mapolsek Ubud untuk dimintai keterangan. Dari hasil interogasi, diketahui Suparta ternyata merupakan gembong penipu spesialis padi. ‘’Dia menyasar pemilik padi. Ketika ada padi yang akan panen, dia mengaku siap memanennya, ternyata pelaku hanya mengambil ongkos panen saja,’’ bebernya. Aksi ini juga dilakukan berulang kali di sejumlah lokasi berbeda. Tidak saja menyasar wilayah Ubud, namun juga sejumlah petani di Kecamatan Tegallalang, Payangan, dan Tampaksiring sudah menjadi korban. ‘’Selanjutnya, kami akan telusuri, siapa saja yang sudah menjadi korban aksi penipuan ini,’’ tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

DIAMANKAN - Ketut Suparta (pakai masker) saat diamankan di Mapolsek Ubud.

PASAR - Pasar Seni Sukawati yang akan direvitalisasi.

Bali Post/eka

Soal Maraknya Hostel di Ubud

Dewan Desak Pemerintah Bertindak Tegas

Gianyar (Bali Post) – Kalangan legislatif sangat menyayangkan maraknya hostel yang berdiri di kawasan pariwisata Ubud. Hal ini disinyalir akibat lemahnya pengawasan dari pemerintah. Untuk itu, Pemkab Gianyar khususnya instansi terkait harus segera mengambil tindakan tegas melakukan penertiban akomodasi pariwisata yang belum diatur dalam perda tersebut. Ketua Komisi I DPRD

Gianyar Nyoman Artawa Putra, Rabu (1/2) kemarin, mengungkapkan hostel yang berdiri di Ubud ataupun wilayah Kabupaten Gianyar lainnya jelas belum berizin. Pengusaha hostel kebanyakan menggunakan izin homestay sehingga tidak sesuai. ‘’Ini kan akan jadi preseden buruk bagi pemerintah ke depannya. Jadi, kita harapkan eksekutif bisa menindaklanjuti segera persoalan ini,’’ katanya. Maraknya hostel di Ubud, kata dia, menunjukkan belum

maksimalnya pengawasan dari pemerintah. Untuk itu ke depan, instansi terkait harus lebih ketat lagi baik dalam mengawasi pertumbuhan akomodasi pariwisata maupun dalam menegakkan aturan. Lebih lanjut dia mengaku heran dengan perkembangan pembangunan akomodasi pariwisata di Ubud. Menurutnya, sudah terlalu banyak baik dari sisi jumlah maupun jenis akomodasi yang berdiri di Ubud. Tata ruang Ubud sudah tidak

jelas lagi. Dengan banyaknya akomodasi pariwisata di Ubud saat ini, dia khawatir kawasan ini sebenarnya sudah overload. Imbasnya akan terjadi persaingan tidak sehat antarpengusaha akomodasi wisata. ‘’Jadi sekali lagi, aturan yang ada jangan sampai jadi macan kertas. Pemerintah harus sigap bergerak mengantisipasi overload-nya pembangunan,’’ tegas Artawa. Terkait hal tersebut, pihaknya berencana menggelar

rapat kerja dengan sejumlah instansi. Dalam pertemuan nanti dewan akan meminta penjelasan dan data pasti jumlah dan jenis akomodasi pariwisata di kawasan Ubud. ‘’Kami mau data pasti berapa jumlah akomodasi di Ubud. Dari sekian, janganjangan lebih banyak yang tidak berizin. Intinya sekarang perlu ketegasan pemerintah untuk menindak pelanggaran agar tidak dicontoh pengusaha lain yang ingin berinvestasi di Gianyar,’’ ungkapnya. (kmb25)


KLUNGKUNG

10

Kamis Pon, 2 Februari 2017

Buru Pelaku Pencurian ’’Pratima’’

Polisi Buka ’’File’’ Residivis Semarapura (Bali Post) -

Penyidik Satuan Reskrim Polres Klungkung tampaknya harus kerja keras untuk bisa mengungkap kasus pencurian pratima di Pura Pujung Sari di Dusun Klod, Desa Nyanglan, Banjarangkan. Pasalnya, hingga kini polisi masih kesulitan mengungkap siapa pelaku pencurian benda sakral tersebut. Meski telah melakukan olah TKP dan sejumlah saksi dimintai keterangan, namun belum ada petunjuk mengarah ke pelaku. Bali Post/dwa

PEMBEKALAN - Kapolres Klungkung AKBP FX. Arendra Wahyudi ketika memberikan pembekalan kepada puluhan anggota Bhabinkamtibmas, Rabu (1/2) kemarin.

Anggota Bhabinkamtibmas Harus Mampu Atasi Persoalan di Masyarakat Semarapura (Bali Post) Kapolres Klungkung AKBP FX. Arendra Wahyudi, S.IK., Rabu (1/2) kemarin memberikan pembekalan kepada sejumlah anggota Bhabinkamtibmas. Sedikitnya, 59 personel anggota Bhabinkamtibmas diberikan pengarahan terkait bagaimana caranya mengatasi persoalan di masyarakat. Sebab, anggota Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombang Polri di Masyarakat. Dalam pembekalan itu, Kapolres Arendra menjelaskan bagaimana cara berbicara di depan orang banyak (public speaking). Sebab, kemampuan berbicara ini sangat penting untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Kapolres Arendra juga mengatakan bahwa anggota Bhabinkamtibmas harus tahu segala hal dan mampu menjawab segala pertanyaan dari warga binaannya. ‘’Terutama di bidang UU Republik Indonesia No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakan, anggota Bhabinkamtibmas merupakan polisi yang harus bekerja sama dengan masyarakat serta seluruh komponen yang ada di desa untuk menciptakan suasana kondusif. Selain Kapolres, pembekalan juga diberikan oleh Kasat Intel, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba. Kasat Intel AKP I Wayan Sueca, S.Pd. mengatakan untuk konflik sosial di Kabupaten Klungkung masih berskala kecil. Meski demikian, ia meminta kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas terus berupaya untuk mengurangi permasalahan di wilayahnya. Kemudian, Kasat Reskrim AKP Wiastu Andri Prajitno menjelaskan program quick wins terkait dengan premanisme dan pencurian pratima di beberapa wilayah di Bali, termasuk di Klungkung. Sementara itu, Kasat Narkoba AKP I Wayan Parwata, S.H., M.H. menyinggung masalah kejahatan narkoba. Ia menilai kejahatan narkoba ini biasanya akan diikuti dengan kejahatan lainnya. (dwa)

Guna memudahkan mengungkap kasus ini, polisi membuka file lama yang merupakan residivis. Pendataan terhadap residivis kasus pencurian pratima yang sudah keluar dari penjara ini diharapkan mempercepat pengungkapan. ‘’Untuk kasus ini kita masih lidik. Kami masih mencari informasi di lapangan dengan mendata residivis kasus pencurian

pratima,’’ ujar Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno, Rabu (1/2) kemarin. Menurutnya, pendataan residivis kasus pencurian pratima ini dilakukan untuk mencari informasi. Apakah pelaku di balik kasus pencurian ini merupakan jaringan yang sama atau orang baru. Mengingat kasus pencurian pratima tidak hanya terjadi

di Klungkung, namun juga daerah lain seperti Gianyar, Karangasem dan Bangli. ‘’Kita ingin tahu informasi ini apakah sudah ada yang bebas atau belum. Siapa tahu jaringannya sama,’’ katanya. Selain mendata residivis, mantan Kasat Narkoba Polres Klungkung ini mengaku akan mendatangi para pengepul barang antik dan penjual emas. Hal ini dilakukan un-

tuk mempersempit pergerakan pelaku. Sebab, siapa tahu pelaku menjual hasil curiannya kepada mereka (pengepul barang antik atau penjual emas) setelah melakukan pencurian. ‘’Kita juga akan berkoordinasi dengan Polres lainnya seperti di Gianyar, Karangasem dan Bangli,’’ terangnya. Adanya kasus pencurian ini, AKP Wiastu mengimbau kepada seluruh warga pangempon pura di Klungkung dan sekitarnya untuk lebih meningkatkan keamanan di masing-masing wilayah. Jika ada orang yang mencurigakan, warga diminta segera melapor ke polisi terdekat. ‘’Kita harapkan

warga meningkatkan lagi keamanan di wilayahnya masing-masing. Seperti mengaktifkan poskamling atau pakemitan,’’ ucapnya. Sepertiu berita sebelumnya, Pura Pujung Sari di Dusun Klod, Desa Nyanglan, Banjarangkan, Klungkung, diobok-obok maling, Senin (30/1) lalu. Modus pelaku dengan cara mencongkel gembok gedong panyimpenan. Pelaku berhasil menggondol sebuah pratima Ida Batara Rambut Sedana yang terbuat dari pis bolong (uang kepeng), tiga pucuk bunga emas, 225 uang kepeng asli dan sebuah kwangen perak yang tersimpan di dalam palinggih. (kmb)

Rapat Evaluasi Peningkatan Pelayanan RSUD Klungkung Tahun 2016

Bupati Suwirta Minta Pelayanan Harus Lebih Ditingkatkan BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta yang juga Ketua Pembina RSUD Klungkung mengelar rapat evaluasi peningkatan pelayanan kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung dalam capaian kinerja tahun 2016. Rapat ini dipimpin langsung Bupati Suwirta didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni, Direktur RSUD Klungkung dr. I Nyoman Kesuma, serta para pengawas RSUD dan SKPD terkait, Rabu (1/2) kemarin bertempat di ruang rapat Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pemkab Klungkung. Direktur RSUD dr. Nyoman Kesuma dalam laporannya menyampaikan sesuai visi misi, RSUD Klungkung berupaya untuk meningkat-

kan kualitas pelayanan administrasi dan SDM dengan memanfaatkan teknologi serta sistem informasi. Tak hanya itu, juga pelayanan medis, penunjang medis, pelayanan obat dan pembekalan kesehatan serta meningkatkan kelas rumah sakit dari RSU kelas C menjadi RSU kelas B. Kinerja program dan kegiatan BLUD RSUD Klungkung tahun 2016 ini pun mampu meningkatkan indeks kepuasan pelanggan dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu RSUD Klungkung juga berupaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dengan pengadaan peralatan. Misalnya, penunjang pelayanan dan diagnostik. “Pemeliharaan sarana dan prasarana sudah cukup bagus serta dari komposisi SDM seperti tenaga kesehatan, dokter spesialis dan dokter subspesialis juga

BPJS Kesehatan Cabang Klungkung menggelar konfrensi pers terkait peluncuran fitur mobile screening pada aplikasi BPJS Kesehatan mobile, Rabu (1/2) kemarin. Mobile screening ini merupakan upaya BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengelola risiko penyakit kronis sejak dini. Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Primer Ina Oktika menyampaikan aplikasi yang diluncurkan BPJS Kesehatan ini bisa melihat potensi risiko kesehatan dengan melakukan screening riwayat kesehatan melalui fitur pada aplikasi BPJS Kesehatan mobile yang bisa diakses dari handphone android. Pada rapat tersebut hadir pula Gusti Ayu Prita Aristhi, selaku Kepala Unit Pemasaran, Gusti Ayu Kadek Tutik Agustyari, selaku Kepala Unit Hukum Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Klungkung. Peserta BPJS Kesehatan dapat mengunduh aplikasi tersebut di google play store. Namun, sebelum menggunakannya peserta diwajibkan untuk melakukan registrasi dengan mengisi data diri yang dibutuhkan. “Setelah terdaftar dan mengklik tombol log in, peserta dapat memilih menu screening riwayat kesehatan melalui fitur yang sudah disediakan,” bebernya saat memperkenalkan aplikasi tersebut kepada awak media. Ia menuturkan peserta yang memiliki risiko rendah pada hasil screening tersebut akan dianjurkan untuk menjaga pola hidup sehat

dan melakukan latihan fisik. Sementara bagi peserta yang terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi akan diarahkan untuk mengunjungi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) untuk memperoleh tindak lanjut seperti melakukan pengecekan gula darah. “Jika peserta terdeteksi memiliki potensi sedang disarankan agar melakukan konsultasi ke FKTP,” ungkapnya. Apabila ditemukan banyak peserta dengan risiko mengidap diabetes melitus yang tergolong dalam kategori sedang atau tinggi, maka FKTP tersebut dapat melaksanakan edukasi kesehatan dan pembentukan klub risiko tinggi (risti) kepada sejumlah peserta JKNKIS yang bersangkutan. Sepanjang tahun 2016, BPJS Kesehatan telah melakukan screening riwayat kesehatan kepada peserta JKN-KIS di seluruh Indonesia. Hasilnya, untuk kategori penyakit diabetes melitus terdapat 702.944 peserta berisiko rendah, 36.225 peserta berisiko sedang, dan 651 peserta berisiko tinggi. Sementara untuk kategori penyakit hipertensi, 632.760 peserta berisiko rendah, 104.967 peserta berisiko sedang, dan 2.093 peserta berisiko tinggi. Di kategori ginjal kronik, sebanyak 715.682 peserta didiagnosa memiliki risiko rendah, 23.307 peserta berisiko sedang, dan 831 peserta berisiko tinggi. Dan terakhir di kategori jantung koroner, sebanyak 680.172 peserta berisiko rendah, 57.692 peserta berisiko sedang, dan 1.956 peserta berisiko tinggi. (ad061)

sudah ada,” ucapnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam arahannya meminta agar dengan peningkatan ke tipe B ini apa yang menjadi kriteria harus lebih ditingkatkan. Mempertahankan jauh lebih sulit daripada meraih. Maka dari itu pelayanan kepada masyarakat harus lebih ditingkatkan, baik dari faktor SDM-nya, teknologi dan sarana pendukung kesehatan lainya juga dimaksimalkan untuk pelatihan-pelatihan tenaga kesehatan yang pernah dilakukan agar dievaluasi lebih lanjut. ”Semua komponen harus merespons dengan cepat. Saat libur tolong berlakukan tenaga dengan sistem shif yang merupakan bentuk dari inovasi,” jelas Bupati Suwirta. Bupati Suwirta juga berharap kepada Direktur RSUD dr. I Nyoman Kesuma beserta jajarannya

PIMPIN RAPAT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika memimpin rapat evaluasi peningkatan pelayanan kesehatan RSUD Klungkung. agar selalu mengecek alkes dan prasarana yang tidak berfungsi dengan maksimal. Begitu juga bagi seluruh UPT

puskesmas di Kabupaten Klungkung agar lebih proaktif dalam meningkatkan pelayanannya. (ad078)

BPJS Kesehatan Klungkung Luncurkan Fitur ”Mobile Screening”

KOPPAS - Rapat Anggota Tahunan Koppas Srinadi.

RAT Koppas Srinadi Raup SHU Rp 2,9 Miliar DI TENGAH ketatnya persaingan usaha jasa keuangan, unit usaha simpan-pinjam yang dikelola Koperasi Pasar (Koppas) Srinadi masih mampu bersaing dengan usaha jasa keuangan lainnya dalam menjaring nasabah. Buktinya, dari tahun ke tahun unit usaha simpan-pinjam Koppas Srinadi selalu mendominasi dalam menyumbangkan sisa hasil usaha (SHU). Pada tahun 2016, misalnya, dari total SHU yang berhasil disisihkan Koppas Srinadi sebesar Rp 2.923.149.611. Penyumbang terbanyak adalah unit usaha simpan-pinjam yakni sebesar Rp 1.322.731.164, disusul unit usaha toko swalayan bangunan Rp 501.699.975, unit usaha swalayan mini Rp 330.098.773, unit supermarket inti Rp 277.637.070, unit percetakan dan konfeksi Rp 243.167.133, unit wisata tirta Rp 159.279.681, unit grosir Rp 52.710.479, unit P3KCK Rp 22.280.511, unit bengkel Rp 11.471.361 dan unit radio Rp 2.073.465. ‘’Dari 11 unit usaha yang dikelola, lima lainnya yakni unit simpan-pinjam, swalayan mini, toko swalayan bangunan, supermarket inti dan wisata tirta mengalami peningkatn SHU jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,’’ ujar Ketua Pengurus Koppas Srinadi Klungkung Ngakan Made Nata saat acara Rapat Anggota Tahunan (RAT), Selasa (31/1) sore. Ngakan Nata juga menyampaikan SHU bersih sebesar Rp 2.923.149.611 ini naik sebesar Rp 22.904.672 dibandingkan SHU dari tahun sebelumnya sebesar Rp 2.900.244.939. ‘’Dengan adanya peningkatan SHU, kekayaan Koppas Srinadi pun mengalami peningkatan,’’ ungkapnya seraya menyampaikan tahun buku 2016 kekayaan bersih Koppas Srinadi sebesar Rp 18.487.973.454, naik sebesar Rp 1.731.564.691 jika dibandingkan dengan kekayaan bersih tahun buku 2015 hanya Rp 16.756.408.763. Sementara itu, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta yang menghadiri RAT meminta kepada pengurus koperasi agar menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah, Dekopinwil, Dekopinda dan instansi terkait serta memanfaatkan kesempatan yang ada. Kepada pengawas diminta agar membekali diri dengan teknik-teknik pengawasan yang baik dan benar, menguasai tentang administrasi keuangan, memeriksa serta menyampaikan analisis terkait dengan perkembangan usaha. Kepada manajer, Bupati Suwirta berharap untuk bisa mencari terobosan-terobosan yang inovatif untuk dapat bersaing di tengah persaingan usaha sekarang ini. ‘’Manfaatkan peluang sebaik-baiknya, di mana pemerintah sudah memberikan jaminan dan perlindungan seluas-luasnya terhadap seluruh gerakan ekonomi kerakyatan. Masyarakat tidak usah khawatir dengan koperasi karena koperasi merupakan satusatunya wadah ekonomi yang dilindungi oleh pemerintah dan membagikan kembali keuntungan yang diperoleh kepada masyarakat,’’ tandas Bupati Suwirta. Di sela-sela pelaksanaan RAT Koppas Srinadi memberikan bantuan kepada masyarakat di antaranya 4 buah kursi roda, 1 buah tongkat kaki tiga. Selain itu, Koppas Srinadi juga memberi sumbangan kepada Panti Asuhan Semaraputra, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Beasiswa dari TK hingga SMA yang bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Ketua Dekopinda Provinsi Bali Ketut Tiwi Effendi, Ketua Dekopinda Kabupaten Klungkung Ngakan Made Nata. (ad063)

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

PELUNCURAN - BPJS Kesehatan Cabang Klungkung saat menggelar konfrensi pers terkait peluncuran fitur mobile screening pada aplikasi BPJS Kesehatan mobile.


JEMBRANA

Kamis Pon, 2 februari 2017

Populasi Jalak Bali di TNBB Meningkat Negara (Bali Post) – Populasi curik Bali (leucopsar rothschildi) atau jalak Bali di alam liar Taman Nasional Bali Barat (TNBB) kini mencapai 81 ekor. Jumlah ini terus meningkat selama kurun waktu lima tahun terakhir. Pelepasliaran burung yang dilindungi ini juga dilakukan di sejumlah wilayah di TNBB, sehingga populasinya menyebar.

Kasubag TU Balai TNBB Wiryawan, Rabu (1/2) kemarin, mengatakan sejak tahun 2012, populasi jalak Bali di TNBB mengalami peningkatan. Peningkatan itu, baik yang berada di breeding center atau Unit Pembinaan Khusus Populasi Jalak Bali (UPKPJB) maupun di alam liar TNBB. Jumlah burung endemik di Bali Barat ini di breeding

Bali Post/olo

JALAK BALI – Jalak Bali atau curik Bali yang habitatnya ada di Bali Barat populasinya terus meningkat.

center Tegalbunder, pada tahun 2016 mencapai 197 ekor. Bertambah dibanding awal tahun 2012 yakni hanya 50 ekor. Sedangkan di alam liar kawasan TNBB, kini sudah mencapai 81 ekor. Awalnya hanya 15 ekor. Menurut Wiryawan, ada lima site lokasi pelepasliaran yang dilakukan selama ini. Di antaranya di Labuan Lalang, Tanjung Gelap, Brumbun, Lampu Merah atau Segara Rupek dan Cekik. Sebelumnya, pelepasliaran hanya terbatas di site tertentu saja. Di kawasan TNBB saat ini juga telah memiliki kubah sanctuary (suaka satwa) untuk jalak Bali. Di dalam kubah yang dirancang seperti habitatnya ini akan diisi jalak Bali, sehingga bisa berkembang biak seperti di alam liar. Fungsinya juga sebagai edukasi yang menggambarkan habitat jalak Bali. ‘’Sekarang ini masih proses pemilihan individu burung dan perjodohan, Februari ini (kubah) beroperasi,’’ terangnya. Sejatinya, tambah Wiryawan, selain burung hasil pengembangbiakan dari breeding center di TNBB, ada kewajiban dari pihak kebun binatang yang melakukan penangkaran untuk mengembalikan ke habitatnya. ‘’Sampai sekarang kontribusinya belum ada,’’ terang Wiryawan. Padahal, semestinya pihak kebun binatang melakukan pengembalian hasil penangkaran sebanyak 10 persen dari F2 (keturunan ke-2). Jalak Bali merupakan satwa liar yang dikategorikan spesies burung endemik yang langka dan berbeda dengan jenis lain. Keberadaannya hanya ditemui di kawasan Bali Barat. Satwa ini juga dijadikan lambang fauna Provinsi Bali. (kmb26)

Serahkan Dana Penunggu Pasien

Wabup Ingin Ringankan Beban Keluarga

PERHATIAN Pemkab Jembrana terhadap warga kurang mampu di terus dilakukan. Selain santunan kematian, salah satu program unggulan Pemkab Jembrana pada tahun 2017 yakni dana penunggu pasien. Program ini pun akan kembali digulirkan. Sejatinya, program yang telah berjalan selama tiga tahun ini kembali dipertahankan mengingat besarnya manfaat yang sudah dirasakan masyarakat selama ini. Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Rabu (1/2) kemarin menyerahkan bantuan dana kepada tiga keluarga kurang mampu. Masing-masing Ni Ketut Ariani, warga Lingkungan Tinyeb Banjar Tengah, I Gede Darma Yasa asal Lelateng Terusan dan Kadek Agus Setiawan asal Desa Baluk. Biaya penunggu pasien ini, lanjut Wabup Kembang, diberikan kepada pasien kurang mampu yang dirawat di rumah sakit dengan fasilitas kamar kelas III. Besaran bantuan yang diberikan juga bervariasi, mulai dari Rp 1-5 juta, tergantung lamanya pasien diopname dan taraf kesejahteraan maupun kondisi kesehatan pasien. Jadi penentuan besaran nilai yang diterima itu berdasarkan kajian. “Tujuan utama dari pemberian dana ini adalah untuk me-

ringankan beban keluarga pasien. Karena kita ketahui bersama ketika sakit dan mesti opname tidak hanya biaya kesehatan yang perlu dipikirkan, tapi juga ada biaya lain yang keluar seperti makan dan transportasi. Belum lagi selama menunggu di rumah sakit kepala keluarga mesti kehilangan penghasilan harian karena tidak bisa bekerja,“ papar Kembang. Wabup juga menjelaskan cara mendapatkan dana itu tidaklah sulit. Cukup dengan membuat permohonan kepada Bupati Jembrana melalui pejabat desa/kelurahan setempat dengan mencantumkan KTP, KK serta surat keterangan opname dari rumah sakit. Selanjutnya pihak Dinas Sosial akan turun melakukan pengecekan untuk memberikan kajian apakah layak dibantu dan telah mendapatkan persetujuan bupati sebelumnya. “Saya sudah meminta kepada Kadis Sosial agar memiliki standar yang jelas mengenai mekanisme pencairan. Secepat mungkin maksimal 15 hari dari saat pengajuan dilakukan dana sudah keluar,“ jelas Kembang. Kadis Sosial I Wayan Gorim mengatakan Pemkab Jembrana tahun ini menganggarkan dana sebesar Rp 700 juta untuk program santunan pasien. Guna men-

jamin proses pencairan lebih mudah mekanismenya juga diubah. Proses verifikasi cukup dari Dinas Sosial, tidak lagi melalui Dinas Kesehatan seperti tahun sebelumnya. “Sampai bulan ini kita sudah terima 21 usulan. Apabila anggaran di induk kurang masih bisa diusulkan mendapat penambahan dalam penyusunan APBD perubahan nanti,“ kata Gorim. Selain itu agar program ini benar-benar dikenal masyarakat, pihaknya tengah gencar melakukan sosialisasi. Di antaranya merangkul dan memberikan pemahaman langsung kepada unsur pemerintah terbawah seperti kaling, kadus dalam forumforum bersama semacam musrenbang. Sementara itu, I Gede Dharma Yasa (43), salah satu penerima dana penunggu pasien, mengaku berterima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah dengan diterimanya dana penunggu pasien. Menurutnya bantuan itu sangat berarti mengingat selama anaknya (Ni Komang Ayu Pradnyasari) diopname karena didiagnosa meningitis cukup banyak biaya yang mesti dikeluarkan. Biaya ini juga akan saya manfaatkan untuk kontrol kesehatan anak saya ke depannya,“ ujar Dharma Yasa. (ad079)

11 Kasus Tarian Erotis

Alek Trio Divonis Lima Bulan

Negara (Bali Post) Terdakwa I Komang Alek Trio Junika (26) yang terlibat dalam kasus tarian erotis tiga wanita saat ajang Jembrana Modification Contest (JMC) beberapa waktu lalu akhirnya divonis lima bulan penjara. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni enam bulan penjara.

I Putu Agus Eka Sabana

Bali Post/olo

Putusan yang dibacakan pada Selasa (24/1) lalu dengan Majelis Hakim Damelia F. Simanjuntak itu menekankan pada pasal 36 UU RI nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, I Putu Agus Eka Sabana Putra, Rabu (1/2) kemarin mengatakan pembuktian terkait pasal 36 telah memenuhi unsur. Di antaranya, mempertontonkan orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, pesenggamaan atau yang bermuatan pornografi. Namun, peran terdakwa hanya menyuruh tiga penari lady car wash untuk membuka pakaian hingga minim (bikini). “Sedangkan untuk goyangan erotis merupakan inisiatif para penari,” terang Eka Sabana.

Tidak ada niat untuk mempertontonkan orang lain yang menggambarkan ketelanjangan. Terdakwa bertindak sebagai Ketua Panitia kontes mobil dalam ajang JMC di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK). Pertunjukan lady car wash selama tujuh menit itu awalnya menggunakan kostum kimono di dalamnya mengenakan kaos warna merah yang disediakan panitia. Namun, berlanjut dengan membuka kaos itu hingga terlihat bikini dan menari seksi di atas mobil. Dalam pentas yang digelar di halaman parkir GKBK Jembrana itu menjadi tontotan masyarakat umum. Para penari mengaku mendapat bayaran Rp 1,2 juta dalam pentas tersebut. Terdakwa telah menjalani hukuman selama pelimpahan di Kejari Negara dan proses persidangan atau sekitar dua bulan. (kmb26)

Paceklik Ikan, Retribusi Lelang Ikan Lebihi Target Negara (Bali Post) – Paceklik ikan yang melanda nelayan Jembrana selama delapan bulan rupanya tidak memengaruhi target retribusi lelang ikan. Pendapatan daerah dari sektor perikanan tangkap itu justru melebihi target dari Rp 800 juta menjadi Rp 917 juta setahun. Retribusi ini tertutupi dari hasil tangkap ikan selama empat bulan di awal 2016 dan tunggakan pembayaran retribusi. Kepala Bidang Perikanan Tangkap pada Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan (PKP) Jembrana I Made Widanayasa, Rabu (1/2) kemarin mengatakan selama empat bulan pada awal 2016, para nelayan

masih panen ikan. Hal itulah yang menjadi salah satu faktor retribusi masih bisa tertutupi. “Sebenarnya, kalau terus panen, kami optimis pendapatan dari retribusi ini lebih dari Rp 1 miliar. Tapi kondisinya lain, memang tidak bisa diprediksi,” terang pejabat asal Perancak ini. Ia menjelaskan selama lima tahun terakhir, rata-rata retribusi yang bisa diperoleh senilai Rp 800 juta. Tahun ini, kendati masih masa paceklik, pihaknya ditarget Rp 900 juta. Menurutnya, hal tersebut bisa dicapai ketika kondisi kembali bagus untuk tangkap ikan. Kondisi lelang di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) yang dikelola Dinas saat ini

berbeda dengan daerah lain seperti di Jawa. Retribusi dua persen dari pembeli dan penjual (masing-masing satu persen) dari hasil pelelangan tidak langsung dibayar. Petugas harus menagih lagi untuk mendapatkan retribusi tersebut. “Tidak seperti di Jawa, transaksi lelang langsung bayar retribusi. Di sini masih leluasa, sehingga masih ada tunggakan,” terangnya. Saat ini, menurutnya, ada 60 pasang kapal purse seine (selerek) yang masih aktif beroperasi. Namun, sejak kondisi paceklik ikan, jarang ada kapal yang melaut sehingga memengaruhi jumlah produksi tangkap. Lelang ikan di TPI Pelabu-

han Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan didominasi dari hasil tangkap kapal selerek. Dari data yang diperoleh di PPN Pengambengan, produksi total seluruh ikan turun hingga 50 persen dibanding tahun sebelumnya. Kepala Seksi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha PPN Pengambengan, Bagus Sudananjaya mengatakan total tangkapan ikan di tahun 2016 sebanyak 7.030 ton atau senilai Rp 34,6 miliar. Turun jauh dibandingkan tahun 2015 yang dalam setahun mencapai 17 ribu ton. Terutama jenis ikan lemuru yang menjadi unggulan tangkap di Selat Bali. (kmb26)

SEPI – TPI di PPN Pengambengan selama beberapa bulan terakhir sepi karena paceklik ikan.

Bali Post/olo

TNI Bangun Jamban untuk Warga Miskin

SERAHKAN BANTUAN – Wabup Kembang menyerahkan bantuan dana penunggu pasien. Dana ini digunakan untuk meringankan beban keluarga pasien warga Jembrana yang dirawat di kelas III.

Negara (Bali Post) Babinsa Pohsanten, Mendoyo, Jembrana bersama relawan KRJ (Komunitas Relawan Jembrana) membangun kamar mandi dan dapur untuk Wayan Ceken alias Letung (90). Nenek miskin ini sudah puluhan tahun mengalami kebutaan dan tidak bisa mendengar. Peletakan batu pertama pembangunan jamban ini dilakukan, Rabu (1/2) dihadiri Babinsa Pohsanten Sertu Gusti Ketut Dena dan anggota Koramil Mendoyo dan sejumlah relawan. Pembangunan jamban ini berkat bantuan dari para donatur yang dihimpun relawan. Sementara pengerjaan dilakukan secara swadaya dan gotong royong.

Diharapkan bantuan jamban ini bisa bermanfaat bagi sang nenek dan putranya Made Budra. Apalagi, Budra hanya seorang petani. Kadang-kadang juga menjadi buruh menanam semangka, sehingga pendapatannya tidak menentu. Program jambanisasi ini bersinergi antara TNI dan relawan kemanusiaan. Tujuannya meningkatkan kesadaran masyarakat akan sanitasi lingkungan. “Selama ini mereka buang air di halaman atau kebun. Mandi juga di samping sumur atau ruangan darurat. Jika sudah ada jamban, tentu mereka lebih sehat dan bersih,” kata Sertu Ketut Dena. (kmb)

Bali Post/kmb

JAMBAN - Peletakan batu pertama pembangunan jamban di rumah Wayan Ceken di Pohsanten, Mendoyo, Rabu (1/2) kemarin.


BULELENG

12 SOSOK Jaga Lingkungan

BERBAGAI bencana telah melanda wilayah Kabupaten Buleleng belakangan ini. Mulai dari longsor di Desa Tejakula, di jalur Bedugul-Singaraja tepatnya di wilayah Gitgit, hingga SDN 2 Gesing yang kebanjiran. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Made Subur, mengungkapkan secara umum, kejadian tersebut disebabkan intensitas hujan yang berada di atas normal yang berimbas pada meningkatnya volume air. Selain itu juga akibat kondisi geografis daerah yang sebagian besar berbukit. Namun, jika dicermati lebih jauh, munculnya bencana yang telah menimbulkan kerugian materi itu juga tak lepas dari ulah masyarakat yang tak sadar lingkungan. Saluran air yang berada di sekitar permukiman tak mampu berfungsi maksimal lantaran dijadikan tempat pembuangan sampah. Hal tersebut dinilai sebagai pemicu terjadinya banjir. “Kalau saluran tidak dijadikan tempat buang sampah, banjir tidak akan terjadi,” ujarnya belum lama ini. Khusus untuk bencana longsor, menurut pejabat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini juga dipicu kerusakan lingkungan. Menyikapi persoalan itu, selain dari pemerintah daerah, peran serta masyarakat juga sangat diperlukan. “Yang penting itu kesadaran jaga lingkungan. Ini sudah sering kami sosialisasikan,” tegasnya. (sos)

Realisasi Bansos Tunggu Administrasi

Singaraja (Bali Post) Realisasi hibah bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2017 tergantung kelengkapan persyaratan administrasi. Jika dokumen lengkap, hibah bansos yang difasilitasi anggota DPRD, atau kebijakan pemerintah daerah serta yang diajukan organisasi kemasyarakatan, dipastikan sudah bisa direalisasikan. Dari seluruh usulan hibah bansos yang masuk, masih banyak dokumennya belum lengkap. Pemerintah terpaksa menunda pencairannya sampai dokumen administrasinya dinyatakan lengkap. Kepala Badan Keuangan Daerah, Bimantara, S.E. Rabu (1/2) kemarin mengatakan, DPRD dan pemerintah daerah telah menyepakati usulan bantuan hibah bansos. Hibah bansos yang difasilitasi DPRD sejauh ini sudah seluruhnya masuk ke Bagian Keuangan. Demikian pula usulan yang sama sebagai pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah juga sudah masuk dan syarat administrasinya masih diverifikasi. Menurut Bimantara, dari verifikasi itu, masih banyak usulan dalam bentuk proposal belum lengkap. Selain itu, ada juga proposal yang belum ditindaklanjuti oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkait. “Semua usulan yang sudah disepakati

baik difasilitasi dewan, kebijakan pemerinah dan organisasi kemasyarakatan sudah masuk. Hanya kami masih cek dokumennya dan masih banyak yang belum lengkap. Pada intinya, kalau dokumen lengkap, dananya sudah bisa direalisasikan,” katanya. Bimantara menambahkan, sesuai kebijakan dan mekanisme yang ada, kesepakatan anggaran dan penerima hibah bansos secara kolektif dicantumkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Buleleng. SK ini menjadi salah satu persyaratan pendukung agar hibah bansos dapat direalisasikan. “Kalau yang sudah lengkap dan SK sudah terbit hibah bansosnya bisa dilaksanakan,” imbuhnya. Terkait keluhan anggota Komisi I DPRD Dewa Putu Cakra, Bimantara mengatakan, seluruh usulan hibah bansos yang bersangkutan sudah disetujui. Hanya, hibah bansos itu belum cair karena beberapa usulannya masih ada yang belum ditindaklanjuti oleh SKPD terkait. Atas fakta ini, berkas usulannya belum lengkap, sehingga otomatis hibah bansosnya belum bisa direalisasikan. Seperti diberitakan sebelumnya, anggota Komisi I DPRD Dewa Putu Cakra mengeluh lantaran jatah hibah bansos yang difasilitasi belum direalisasikan. (kmb38)

Bali Post/kmb45

AIR - Sejumlah warga di Desa Sawan mencari air di salah satu sumber sebagai dampak putusnya pipa akibat diterjang longsor.

Pascalongsor

Warga Menyali Manfaatkan Air Kali

Singaraja (Bali Post)Kesulitan air bersih masih dialami ribuan KK di Desa Menyali, Kecamatan Sawan pascaterputusnya pipa di perbukitan Desa Sekumpul akibat diterjang longsor. Guna memenuhi kebutuhan di luar konsumsi, mereka terpaksa memanfaatkan air kali yang keruh. Beberapa juga ada yang mencari ke sumbersumber terdekat. Ketua Unit Pengelola Sarana (UPS) Sari Tirta Bhuana Desa Menyali, Ketut Kerada mengungkapkan berdasarkan hasil pendataannya, warga yang mengalami krisis air bersih mencapai 1.483 KK. Kondisi ini telah terjadi sejak tiga hari lalu. “Sampai sekarang (kemarin-red) air belum mengalir. Warga kesulitan air bersih,” ujarnya. Menyikapi itu, kata dia sebagian besar terpaksa memenuhi kebutuhan mandi cuci kakus (MCK) dengan memanfaatkan air kali yang warnanya keruh. Sementara untuk konsumsi dan memasak, terpaksa mencari di sumber-sumber yang lokasinya cukup jauh. “Karena tak ada air, terpaksa pakai air kali yang kotor,” sebutnya. Supaya itu tak terus berlanjut, penanganan pipa yang putus sudah dilakukan. Hanya saja karena medan yang sulit dan terkendala peralatan, itu belum bisa diperbaiki. “Untuk yang putus lumayan panjang. Kami sudah sempat tinjau lokasi. Itu perlu perlu peralatan lengkap,” ujar pria paruh baya ini. Kondisi yang demikian dibenarkan Perbekel Menyali, Gede Jaya Artha. Mengingat masyarakat yang terdampak sangat banyak, instansi terkait diharapkan bisa membantu melakukan perbaikan. “Kami berharap ada bantuan perbaikan,” harapnya. Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, I Ketut Sensus mengatakan sesuai hasil pemantauannya, perbaikan pipa tersebut harus menggunakan tenaga teknis. Hal ini pun sudah dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). “Sore ini (kemarin-red) tim teknis akan turun. Perbaikan itu perlu las. Desa yang terdampak dari itu ada Sawan, Menyali dan Bebetin. Untuk perbaikan, setelah kami koordinasi, dananya disanggupi untuk swadaya. Tapi kami tetap usulkan permohonan bantuan ke provinsi,” terangnya. Khusus menyikapi kesulitan air di Desa Menyali, ia mengaku hari ini akan mulai suplai menggunakan mobil tanki. Hal serupa juga akan dilakulan BPBD provinsi. Sementara ketersediaan air beraih di Desa Sawan dan Bebetin sudah bisa teratasi dengan memanfaatkan air di pemandian umum. Itu dialirkan ke jaringan menggunakan mesin. Seperti berita sebelumnya, jaringan pipa air tersebut putus pada, Minggu (29/1) lalu pascaditerjang longsor. (kmb45)

Kamis Pon, 2 Februari 2017

Jalan Telaga-Sepang Busungbiu Longsor Singaraja (Bali Post) Badan jalan Telaga-Sepang, Kecamatan Busungbiu, Buleleng longsor akibat hujan mengguyur kawasan ini beberapa hari terakhir. Badan jalan kabupaten di kawasan hutan Bali Barat tersebut tergerus sepanjang 18 meter dengan ketinggian delapan meter. Lokasi longsor tepat pada turunan terjal, sehingga pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati. Pantauan di lokasi Rabu (1/2) kemarin, pinggir jalan ini tergerus hingga lapisan aspalnya kini berbatasan dengan tanah curam. Menghindari terjadi kecelakaan, di kedua ujung lokasi longsor dipasangi

batang kayu untuk membantu pengendara agar hari-hati saat melintas. Sejak longsor, kendaraan dari dua arah terpaksa bergiliran. Bahkan, jika truk melintas, jalan ini sangat membahayakan, karena sem-

TERGERUS - Ruas jalan Telaga-Sepang di Kecamatan Busungbiu longsor akibat tergerus hujan. Kendaraan sulit melintas.

pit dan menurun. Salah seorang warga menuturkan, jalan ini merupakan akses vital menuju ke Desa Sepang dan sekitarnya. Jalan ini memang aspalnya mulus, sehingga kendaraan melintas dengan nyaman. Namun, sejak hujan melanda, pinggir jalan terutama di dalam areal hutan ini rawan longsor. Dia mengaku harus ekstra hati-hati saat melintas karena dikhawatirkan longsor memutus jalan, sehingga akan menghambat akses lalu lintas atau pengangkatan hasil kebun dari Desa Sepang atau kendaraan dari arah Pupuan (Tabanan). “Lewat jalan ini lebih dekat, daripada memutar lewat Jalan Seririt-Pupuan (Tabanan). Tapi di dalam hutan ini banyak tebing yang rawan longsor, seperti badan jalan ini, sehingga takut melintas,” katanya. Dihubungi terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan

DIABETES melitus, hipertensi, ginjal kronik, dan jantung koroner adalah beberapa penyakit kronis yang gejalanya sering diabaikan masyarakat Indonesia. Pada fase awal, umumnya orang tidak merasa terganggu oleh gejala yang ditimbulkan. Kebanyakan masyarakat baru sadar mereka mengidap penyakit tersebut ketika sudah mencapai fase lanjut. Oleh karenanya, dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola risiko penyakit-penyakit kronis tersebut sejak dini, BPJS Kesehatan pun meluncurkan layanan mobile screening. “Screening Riwayat Kesehatan merupakan penambahan fitur di aplikasi BPJS Kesehatan Mobile. Jika sebelumnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) hanya dapat melakukan skrining riwayat kesehatan secara manual di Kantor Cabang BPJS Kesehatan atau fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, maka sekarang mereka bisa melihat potensi risiko kesehatannya cukup dengan melakukan screening riwayat kesehatan melalui fitur skrining riwayat kesehatan pada aplikasi BPJS

memperoleh nomor legalisasi atau nomor skrining sekunder dan akan diarahkan untuk mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar untuk memperoleh tindak lanjut serta melakukan pengecekan gula darah puasa dan gula darah post prandial. Jika peserta terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi ketiga penyakit yang lain (hipertensi, ginjal kronik, dan jantung koroner), maka peserta disarankan agar melakukan konsultasi ke FKTP tempatnya terdaftar untuk melakukan tindak lanjut atas hasil skrining riwayat kesehatannya. Apabila sebuah FKTP ditemukan banyak peserta dengan risiko mengidap diabetes melitus yang tergolong dalam kategori sedang atau tinggi, maka FKTP tersebut dapat melaksanakan edukasi kesehatan dan pembentukan klub risiko tinggi (risti) kepada sejumlah peserta JKN-KIS yang bersangkutan. Sepanjang tahun 2016, BPJS Kesehatan telah melakukan skrining riwayat kesehatan kepada peserta JKN-KIS di seluruh Indonesia. Hasilnya, untuk kategori penyakit dia-

Bali Post/kmb38

Penataan Ruang (PU-PR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya mengatakan, badan jalan Telaga-Sepang itu saluran drainasenya dangkal dan bahkan ada yang belum dibuatkan drainase. Kondisi ini memicu air meluap hingga tanah di pinggir jalan dan berbatasan dengan tanah curam rawan longsor. Dia mencontohan, seperti di kawasan Hutan Bali Barat karena drainase tidak mampu menampung air hujan kemudian airnya menggerus tanah di sisi jalan. Selain itu, tanah di ruas jalan ini tergolong labil, sehingga ketika hujan deras dengan in-

tensitas tinggi, sehingga pinggir jalan ini mudah longsor. “Kami sudah cek dan memang drainasenya tidak berfungsi, sehingga airnya menggerus pinggir jalan sehingga longsor. Lagi pula tanahnya labil, sehingga sedikit saja tergerus akan mudah longsor,” jelasnya. Mengatasi kerusakan jalan kabupaten itu, tahun ini, Dinas PU-PR telah mengalokasikan anggaran untuk menguatkan tebing di pinggir jalan yang mengalami longsor. Total anggaran untuk memperbaiki sisi jalan itu, dianggarkan Rp 80 juta. (kmb38)

Bencana Alam di Buleleng n Banjir di Desa Pancasari 21 Desember 2016. Ratusan lahan pertanian rusak nPuting beliung di Pemaron, Bakti Seraga dan Sangket 17 Januari 2017 3 1 unit bangunan rusak. nBanjir bandang di Desa Tejakula 27 Januari 2017 Ratusan hektar lahan pertanian dan satu unit rumah rusak. nLongsor di Munduk Banjar 30 Januari 2017. Longsor menimpa rumah warga. nBanjir di SDN 2 Gesing Minggu 29 Januari 2017. nLongsor di Desa Sekumpul 29 Januari 2017 Pipa air minum ke empat desan terputus.

BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur ”Mobile Screening” pada Aplikasi BPJS Kesehatan ”Mobile” Kesehatan Mobile yang bisa diakses di handphone,” kata Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Primer BPJS Kesehatan Cabang Singaraja I Kadek Budi Astawan. Peserta dapat mengunduh aplikasi BPJS Kesehatan Mobile di Google Play Store, kemudian melakukan registrasi dengan mengisi data diri yang dibutuhkan. Setelah terdaftar dan mengklik tombol log in, peserta dapat memilih menu Skrining Riwayat Kesehatan. Kemudian, peserta akan diminta mengisi 47 pertanyaan yang terdiri atas kebiasaan dan aktivitas sehari-hari, penyakit yang pernah diidap, riwayat penyakit dalam keluarga peserta, dan pola makan peserta. Apabila semua pertanyaan tersebut telah dijawab, maka peserta akan memperoleh hasil skrining riwayat kesehatan pada saat itu pula. Jika peserta memiliki risiko rendah, maka mereka akan disarankan untuk menjaga pola hidup sehat dan melakukan latihan fisik rutin minimal 30 menit setiap hari. Namun apabila dari hasil skrining, peserta terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi diabetes melitus, maka mereka akan

betes melitus terdapat 702.944 peserta berisiko rendah, 36.225 peserta berisiko sedang, dan 651 peserta berisiko tinggi. Sementara untuk kategori penyakit hipertensi, 632.760 peserta berisiko rendah, 104.967 peserta berisiko sedang, dan 2.093 peserta berisiko tinggi. Di kategori ginjal kronik, sebanyak 715.682 peserta didiagnosis memiliki risiko rendah, 23.307 peserta berisiko sedang, dan 831 peserta berisiko tinggi. Dan terakhir di kategori jantung koroner, sebanyak 680.172 peserta berisiko rendah, 57.692 peserta berisiko sedang, dan 1.956 peserta berisiko tinggi. “Dengan diluncurkannya fitur skrining riwayat keseha-

tan pada aplikasi BPJS Kesehatan Mobile (mobile skrining) yang praktis digunakan ini, kami berharap peserta JKNKIS dapat lebih aware untuk melakukan pemeriksaan riwayat kesehatannya. Semakin dini peserta mengetahui risiko kesehatannya, semakin cepat upaya pengelolaan risiko itu dilakukan, sehingga jumlah penderita penyakit kronis dapat menurun. Efek jangka panjangnya adalah menurunnya pembiayaan keempat penyakit kronis tersebut, sehingga program JKN-KIS dapat terus berjalan memberikan manfaat kepada para peserta yang membutuhkan,” ujar I Kadek Budi Astawan.(ad077)

BPJS - Sondang Evictoria Kanit MK. UPMP4, I Kadek Budi Astawan Kanit MPKP, Ni Made Adhe Sugi Windariani Kanit MPKR BPJS Kesehatan Cabang Singaraja.


Kamis Pon, 2 Februari 2017

KARANGASEM

13

Mudiasih, Seminggu Dimutasi Dua Kali Amlapura (Bali Post) -

Mutasi ASN (Aparatur Sipil Negara) di Karangasem sempat membuat bingung pejabat terkait. Seperti yang dialami Ni Wayan Mudiasih, pejabat asal Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang ini mengaku dalam seminggu dimutasi dua kali. Dia sempat bingung sebelum akhirnya ikhlas bertugas di tempat baru.

Bali Post/kmb

PERBAIKI JUKUNG - Nelayan Ujung, Karangasem memperbaiki jukung mengisi waktu luang saat hujan yang terus mengguyur belakangan ini.

Hujan Terus Mengguyur

Nelayan Ujung Dua Minggu Tak Melaut Amlapura (Bali Post) Hujan yang terus mengguyur membawa banyak kerugian termasuk bagi nelayan di Pantai Ujung. Gara-gara cuaca buruk, setidaknya sudah dua minggu terakhir ini ratusan nelayan setempat tak bisa melaut. Untuk bertahan hidup, sebagian dari mereka terpaksa ngutang pada si tengkulak. ‘’Saya malah sudah sebulan tak kerja. Kalau yang masih ceteng-ceteng (muda-muda) sudah dua minggu ini,’’ ungkap Sahabudin (50), Ketua Kelompok Nelayan Inti Samudra, Ujung, Rabu (1/2) kemarin. Di Pantai Ujung sedikitnya ada 150 nelayan yang tergabung dalam lima kelompok nelayan. Cuaca ekstrem belakangan ini akibat hujan terus menguyur, membuat sebagian besar nelayan hanya bisa nongkrong-nongkrong di gudang mesin jukung mereka di Pantai Ujung. Sebagian ada yang duduk-duduk bengong memandang laut lepas. Ada pula sedikit sibuk memperbaiki jukungnya. ‘’Saya ini lagi nembel dasar jukung, meteles istilah Balinya. Pantai di sini berbatu. Hal itu membuat jukung gampang hancur, kalau tidak ditelesin,’’ ujar Zuki (45), anggota Kelompok Nelayan Inti Samudra. Zuki dan nelayan lainnya mengaku enggan melaut karena kondisi perairan tidak bersahabat. Gelombang dan arus di tengah laut sangat deras. Kondisi seperti itu kerap memunculkan angin kencang tiba-tiba. Kondisi itu bukan hanya membahayakan, tetapi juga membuat susah mendapat ikan. Zuki mengakui ada beberapa nelayan yang nekat melaut, namun pihaknya mengaku memilih sampai cuaca membaik. Sebab kalaupun dipaksakan berangkat yang ada hanya sia-sia. ‘’Memaksa melaut hanya akan rugi minyak, tak akan ada hasil,’’ keluhnya. Zuki termasuk kategori nelayan yang tak punya keahlian lain. Dia juga tak punya sawah maupun ternak yang bisa dipergunakan beraktivitas ketika musim paceklik tiba. Sehingga untuk menghidupi anak istrinya sementara ini dia mengandalkan ngutang kepada si tengkulak. Untuk keperluan dapur, dia bisa ngebon di warung tetangga, tetapi jika butuh uang maka pengepul ikan yang merangkap jadi tengkulak menjadi satu-satunya aternatif yang bisa dipinjemin uang. Karena itu, Zuki baru akan membayar utangnya di tengkulak jika sudah musim ikan. Kondisi itu disadari tak menguntungkan karena biasanya ikan tangkapannya dihargai murah. Nelayan lainnya, Aminudin (40), mengatakan, ikan tongkol yang menjadi produk utama nelayan Ujung itu harganya kini sedang meroket. Ikan ukuran sedang saja bisa laku Rp 7.000 per ekor. Namun karena cuaca buruk, praktis dia tidak bisa mendapat keuntungan dari kondisi tersebut. ‘’Harga sih mahal, tapi ikannya tidak ada,’’ keluhnya. (kmb)

KUPT Disdikpora Bingung Hadapi Ariyasa Amlapura (Bali Post) Keputusan memutasi Drs. I Gede Ariyasa, M.Pd. dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Pendidikan Karangasem menjadi guru biasa, mengagetkan seluruh guru dan jajaran UPT Disdikpora di seluruh kecamatan. Beberapa guru bahkan seakan tidak percaya. Demikian juga Kepala UPT Disdikpora Kecamatan Abang I Wayan Sudarmaja mengaku sangat kaget. Bahkan, dia mengaku bingung bagaimana menghadapi Ariyasa ketika sudah bertugas di tempat baru sebagai guru biasa di SMPN 1 Abang. Keputusan “menghabisi” karier Ariyasa setelah hampir sepuluh tahun memimpin Dinas Pendidikan itu mengundang banyak tanda tanya. Apa sebenarnya pertimbangannya. Sampai saat ini belum mendapat jawaban logis. Lazimnya, seorang kepala dinas dimutasi dengan jajaran level sama yang setara ke dinasnya. Atau dimutasi menjadi pengawas sekolah pun sudah menjadi “hukuman” amat berat. Tetapi, faktanya pejabat asal Buleleng ini menerima keputusan mahaberat itu. Bukan menjadi pengawas sekolah, bukan pula menjadi kepala sekolah. Tetapi menjadi guru biasa lagi, sebagaimana awal Ariyasa membangun kariernya sebelum menjadi kepala dinas. Situasi saat ini, membuat Sudarmaja mengaku amat prihatin terhadap nasib mantan bosnya itu. Apalagi, nanti mantan bosnya tersebut justru berbalik menjadi bawahannya di Kecamatan Abang. Sudarmaja asal Desa Tribuana, Abang ini mengaku sulit membayangkan nasib Ariyasa menjadi begitu tragis seperti sekarang ini. “Sulit membayangkan kalau nanti ketemu di Kecamatan Abang. Saya pasti kikuk kalau ketemu beliau sebagai guru biasa. Tetapi itu adalah kenyataannya sekarang,” katanya. Kepala SMPN 1 Abang Gusti Putra juga tak kalah kaget mendengar kabar mengejutkan ini. Dia bersama para guru di SMPN 1 Abang mengaku tak mengangka, keputusan mutasi eselon II, menggeser Ariyasa menjadi guru biasa lagi. Hingga keputusan ini diambil, Ariyasa, dikatakan hingga Rabu (1/2) kemarin, belum datang ke sekolah menemui dirinya. “Justru sebelum pengumuman mutasi, saya yang sempat menghadap beliau di ruangannya, untuk koordinasi beberapa waktu lalu,” ujarnya. (kmb31)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Ditemui di Kantor Camat Abang, Selasa (31/1) lalu, Mudiasih menuturkan awalnya dia bertugas sebagai Kasi PMD di Kantor Camat Abang itu waktu kebijakan mutasi pertama. Dia mengaku mendapat tugas baru sebagaimana SK di Dinas Pertanian. Di sana dia dinyatakan bertugas sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian. “Tetapi, saat tiba di tempat kerja baru, ternyata pejabat lama di sana belum pindah. Jadinya, satu jabatan otomatis ditempati dua orang. Saya bingung,” keluhnya. Agar tidak terjadi kegaduhan, Mudiasih mengaku akhirnya dimutasi lagi ke UPT KB Kecamatan Abang dalam waktu kurang dari seminggu. Dia mengaku tak tahu, kenapa hal itu bisa terjadi. Pada-

hal, menurutnya, tak masalah ditempatkan di mana saja, asalkan hak-haknya sebagai ASN tetap terpenuhi. Tetapi, setelah pindah ke Kepala UPT KB Kecamatan Abang, dia mengira masalahnya sudah selesai dalam polemik mutasi ASN ini. Tetapi, saat hari pertama kerja di tempat baru di Kecamatan Abang, dia harus geleng-geleng kepala. Di Kantor UPT KB Kecamatan Abang, ia hanya berkantor sendiri tanpa staf. Sehingga mulai dari buka kantor, menyapu, menerima tamu hingga menutup kantor lagi pada sore hari, dilakukan sendiri. Setelah beberapa hari bertugas di tempat baru, Mudiasih bercerita baru memiliki tenaga 4 PNS ditambah 3 tenaga kontrak. Mudiasih menambahkan

hingga kini UPT KB Kecamatan Abang baru memiliki tujuh tenaga Petugas Lapangan (PL) KB. Jumlah itu masih kurang dari kebutuhan ideal. Saat ini jumlah desa di Kecamatan Abang sebanyak 14 desa. “Kami masih kekurangan tujuh PL lagi. Tenaga waker juga belum ada. Waktu ini sudah diambil (mutasi) tiga, belum ada pengganti,” katanya. Anggota Pansus ASN DPRD Karangasem, Komang Sudanta, mengatakan mutasi, promosi dan demosi, memang harus ada dalam suatu pemerintahan. Tetapi output yang dihasilkan harus berujung pada peningkatan kinerja. Ada sesuatu yang tidak beres, sebab masih ada yang pakrimik. Dia menilai Pansus ASN ini punya tugas kontrol, apakah ini sudah

Bali Post/kmb31

Ni Wayan Mudiasih saat ditemui di Kantor Camat Abang. sesuai aturan hingga aspek kemanusiaannya. ‘’Kami ingin dapatkan data akurat. Kekurangan tenaga, rotasi yang ada di UPT tersebut, seperti apa. Sudahkah mengikuti trek, apakah layak atau tidak,” tegas politisi PDI-P ini. Dia menambahkan, kalau dimutasi keluar kecamatan lain, unsur apa yang menyebabkan seperti itu. Apak-

ah pertimbangannya masuk akal atau tidak? Dikatakan, Pansus ASN akan melaksanakan investigasi lanjutan ke setiap kecamatan. “Nanti kami akan turun langsung ke pusat persoalan untuk menginventarisasi data. Mohon jangan takut memberikan data akurat, untuk mempermudah kerja Pansus ASN,” katanya. (kmb31)

Ariyasa Belum Ngantor

Pansus ASN akan Konsultasi ke Jakarta

Bali Post/kmb

I Gede Ariyasa

Amlapura (Bali Post) Sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Karangasem, mutasi pejabat eselon II, III, dan IV yang digelar Pemkab Karangasem efektif berlaku Rabu (1/2) kemarin. Namun, faktanya belum semua pejabat yang kena geser sudah menjalankan tugas di tempat yang baru. Mantan Kadisdikpora I Gede Ariyasa, misalnya, belum ngantor ke SMPN 1 Abang dengan alasan belum menerima SK. ‘’Saya belum ngantor, tiang belum dapat SK. Kalau sudah ada SK-nya saya pasti langsung menghadap ke sekolah,’’ ucapnya di Karangasem, Rabu (1/2) kemarin. Sepanjang hari kemarin,

pria asal Buleleng itu mengaku berada di rumahnya, di kota Amlapura. Dia menyatakan kurang plong kalau datang ke tempat tugas yang baru tanpa membawa SK. Sementara itu pascaditinggal Ariyasa, aktivitas di Kantor Disdikpora Karangasem terlihat berjalan seperti biasa. Berbeda dengan mantan Kadiskes IGM Tirtayana. Pria asal Tabanan itu juga belum datang ke tempat tugasnya yang baru yakni sebagai dokter di Puskesmas Kubu I, namun alasannya berbeda. Dia mengaku masih menyelesaikan sisa-sisa pekerjaannya di Dinas Kesehatan. ‘’Saya masih menandatangani suratsurat yang masuk sebelum 31

Desember,’’ ujarnya. Mutasi terhadap sejumlah pejabat eselon yang pengukuhan dan pelantikannya dilaksanakan di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Selasa (31/1) lalu itu sudah tidak banyak lagi menjadi bahan pergunjingan. Namun, kondisinya berbeda jika berbicara tentang Pansus ASN yang dibentuk DPRD Karangasem. Saat ini, pansus yang dibentuk menyikapi gelombang mutasi yang dilakukan eksekutif terus fokus menginventarisasi data dan informasi yang nantinya menjadi bahan kajian. Hasil kajian itu kemudian akan dikonsultasikan ke Kementerian Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Jakarta.

‘’Kita memang ada rencana konsultasi ke Jakarta, tetapi sekarang kita masih inventarisir data dan fakta di lapangan dulu,’’ ucap anggota Pansus I Komang Sudanta. Sudanta menegaskan, Pansus ASN dibentuk untuk menyikapi berbagai fenomena dan riak terkait mutasi yang telah dilakukan pemerintah daerah. Meski dewan membentuk pansus, pihaknya berharap masyarakat tidak buru-buru menaruh panilaian negatif baik terhadap eksekutif maupun dewan. ‘’Spirit dan tugas eksekutif sama, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bagus. Karenanya biarkan pansus ini bekerja sesuai tupoksinya,’’ tandasnya. (kmb)

Hujan Angin

Pohon Albesia Tumbang Lukai Warga Gumung Amlapura (Bali Post) Pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang sejak Selasa (31/1) menimpa tiga rumah warga di Karangasem. Kejadian di Banjar Gumung, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis itu bahkan mengakibatkan seorang warga luka di kepala hingga harus mendapat perawatan di puskesmas. Korban luka atas nama I Komang Remia (50) luka di kepala akibat tertimpa reruntuhan atap rumahnya yang hancur tertimpa pohon albesia, Selasa malam. Pohon di dekat

pekarangan rumahnya itu tiba-tiba tumbang ketika korban dan anggota keluarganya sedang berada di dalam rumah. ‘’Rumah itu ditempati tiga keluarga, termasuk korban,’’ ungkap Kepala Badan Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Rabu (1/2) kemarin. Kejadian berikutnya menima rumah I Kadek Astawa di Banjar/Desa/Kecamatan Bebandem. Kejadiannya Selasa sore. Selanjutnya pohon tumbang menimpa rumah I

Wayan Gede Gunung di Banjar Kuta Bali, Desa Sibetan, Bebandem. Rumah petani itu tertimpa pohon durian yang roboh juga ketika terjadi hujan lebat. Selain menimpa rumah korban, pohon durian tersebut juga menimpa kabel listrik PLN. Masih di wilayah Bebanden, pohon jempinis tumbang menimpa kabel PLN dan badan jalan di Banjar Semana, Desa Buanagiri dan di ruas jalan Jungutan Mumbul. Penanganan atas kedua kejadian pohon tumbang yang menimpa

kabel listrik itu baru tuntas kemarin. Kejadian pohon tumbang terbaru di wilayah Sang Hyang Ambu sekitar pukul 12.00 wita, Rabu kemarin. Pohon yang tumbuh di tebing di salah satu tikungan selepas Pura Gumang dari arah Denpasar itu tumbang mengarah dan menutupi sebagian badan jalan. Kejadian tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas Candidasa-Amlapura maupun sebaliknya selama hampir satu jam. ‘’Begitu kejadian kita langsung bergerak. Kita kirim

satu regu personel reaksi cepat ke lokasi kejadian,’’ terang I.B. Arimbawa. Arimbawa mengatakan dari lima kejadian pohon tumbang tersebut, sebagian ada di lokasi yang sulit. Namun, semuanya sudah bisa ditangani meskipun sempat terkendala karena cuaca buruk. Berkaca dari rangkaian kejadian tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat menjaga kewaspadaan dan menghindari pepohonan besar ketika hujan apalagi disertai angin kencang. (kmb)

Tradisi Unik di Desa Asak

Seluruh Rangkaian Ritual Digarap Teruna Adat Desa Adat Asak, Pertima, Karangasem adalah salah satu desa tua di Karangasem. Adat dan tradisi yang dilaksanakan secara turun-temurun di desa ini masih tetap terjaga dan dilestarikan sampai sekarang. Itu bisa disimak saat prosesi Usaba Kaulu yang dilangsungkan Rabu (1/2) kemarin. Teruna adat setempat menggelar ritual pacaruan agung dengan sarana caru berupa seekor sapi. Puncak ritual ini berlangsung menegangkan, karena setelah diupacarai, sapinya dilepas kemudian dikejar lalu ditebas seluruh sinoman teruna adat. Bagaimanakah pelaksanaan upacara Usaba Kaulu di sana? PELAKSANAAN Usaba Kaulu ini menjadi “harinya” truna adat. Karena seluruh rangkaian pelaksanaan ritual menjadi tanggung jawab teruna adat di sana. Suasana berbeda sudah tampak sejak pagi. Akses jalan menuju desa itu ditutup dari segala arah. Di sepanjang jalan desa adat, berdiri batang pohon pisang terbalik, lengkap dengan hiasan reringgitan, lamak memanjang dan banten pajegan. Warga dengan mengenakan pakaian adat, tumpah ruah ke tengah jalan. Kendati gerimis sejak pagi, para pemuda itu antusias menunggu puncak ritual sebelum melaksanakan persembahyangan. Bendesa Adat Asak, Jero Dukuh Ketut Suta, yang ditemui di sela-sela persiapan ritual, menyampaikan ritual ini murni dilaksanakan sepenuhnya oleh teruna adat. Persiapan ritual sudah dilakukan sejak dua minggu sebelum acara puncak dengan sarana caru berupa sapi jantan. Sapi itu lantas diserahkan kepada penyarikan teruna dan ditempatkan di areal Pura Patokan Teruna dan setiap hari dimandikan di Beji Yeh Inem. Setiap malam sapi itu dijaga oleh sinoman teruna (makemit). Pelaksanaan dilakukan sepenuhnya oleh teruna adat, desa adat setempat sebagai upaya transformasi, melatih para truna menjadi mandiri sejak

dini. Pada saat bersamaan truna adat itu juga diajarkan bertindak jujur. Teruna adat di Desa Adat Asak berjumlah sekitar 110 orang. Mereka semua para remaja yang belum menikah. Lebih dari 80 persen di antaranya, tinggal merantau keluar desa ikut orangtua maupun bekerja. Dari jumlah itu, ada enam klian dan satu penyarikan. Masing-masing klian punya peran berbeda-beda. Mereka bertanggung jawab terhadap pelaksanaan aci ini, mulai dari menyiapkan sapi untuk ritual caru ini. Harga sapi itu bisa mencapai belasan juta. Mereka memperoleh uang itu dari kas truna adat dari bakat-bakatan (denda) teruna adat dan hasil mengolah lahan pelaba pura seluas lima hektar dari sekitar 70 hektar lahan ada di Desa Adat Asak. Dari uang yang terkumpul inilah dipakai membiayai pelaksanaan usaba. “Jadi sejak masuk truna adat kita sudah diajarkan agar mandiri. Sehingga setelah beranjak dewasa (menikah) tidak lagi menyusahkan orangtua,” katanya. Demikian juga saat wewayonan (sehari setelah puncak ritual), para teruna itu usai menyelesaikan tugas mengolah daging sapi itu. Seluruh truna adat maketis (matirta) khusus saat melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Patokan. Saat maketis

Bali Post/gik

RITUAL KELILING DESA - Teruna adat saat melaksanakan prosesi ritual, berkeliling mengitari desa sebanyak tiga kali, sebelum dilaksanakan puncak ritual Usaba Kaulu. itu, teruna adat harus berkata jujur. Ketika ditanya apakah ikut menebas sapi saat ritual berlangsung atau tidak. Sebab, teruna yang ikut menebas dikenakan denda Rp 150 ribu. “Pada kesempatan itu, tidak ada satu pun teruna adat yang berani berbohong. Karena bila berbohong, mereka percaya teruna adat yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi secara niskala dari leluhur di Desa Adat Asak,” kata salah satu Klian Teruna Adat,Kadek Agus Heriawan. Jujur dan mandiri menjadi dua aspek yang harus ditanamkan sejak dini. Karena keduanya akan membuat masa tua nantinya menjadi lebih mudah dijalani. Penanaman nilai nilai kejujuran itu membuat teruna adat di Desa Asak berbakti kepada orangtuanya. Mereka jarang terlibat masalah ketika memutuskan merantau ke luar kota, untuk mencari pekerjaan berbaur dengan krama Bali lainnya. Selalu Menegangkan Puncak ritual itu jatuh pada

pinanggal ping 6 Sasih Kaulu nuju beteng. Sarana caru sapi ini dihias memakai wastra putih kuning. Kemudian tepat di dahi sapi itu juga metorek pamor lambang swastika. Sebelum puncak ritual berlangsung, sapi itu diupacarai. Demikian juga seluruh sinoman teruna adat melakukan persembahyangan. “Sebelum puncak ritual penyarikan teruna mengumumkan aturan main nyepegin sapi. Kalau nyepegin di depan banjar adat, teruna dikenakan denda Rp 250 ribu. Kalau sudah di palemahan desa adat denda Rp 150 ribu,” kata bendesa. Sapi ini lantas diarak mengelilingi Pura Patokan berbentuk palinggih kecil di areal Banjar Adat Kanginan. Palinggih ini dilambangkan sebagai lingga Dewa Siwa. Tebasan pertama diberikan kesempatan kepada saya teruna yang paling kelih, sebagai tanda mingetin sapi. Proses menebasnebas sapi ini setiap tahun berlangsung menegangkan. Setelah itu, barulah sapi itu dilepas keluar Pura Patokan. Seluruh sinoman teruna beru-

paya menebasnya agar jatuh. Sapi dalam keadaan terluka dan mengeluarkan darah terus dikejar keliling desa dan ditebas bersama-sama menggunakan pisau khusus teruna adat. Darah yang tercecer di areal desa adat itulah, dimaksudkan sebagai pertanda pacaruan agung telah dilaksanakan. Di mana pun nantinya sapi itu mati, dipercaya akan membawa kesuburan dan berkah. Pada proses ini, teruna adat paling dilarang menebas bagian ekor dan kepala sapi. Karena kalau ekor sapi terpotong, maka sapi itu dinilai sudah cacat. Teruna adat yang berani melakukannya akan dikenakan sanksi ganti rugi, seharga sapi itu. Ketika prosesi ini selesai, warga setempat mulai melaksanakan persembahyangan di sejumlah pura setempat. Bendesa Asak menambahkan, prosesi selanjutnya akan dilanjutkan keesokan harinya. Warga setempat menyebutnya dengan istilah wewayonan. Seluruh sinoman teruna adat, deha dan perangkat desa adat mengolah daging sapi itu menjadi sarana upacara dan sisanya untuk magibung bersama. Tradisi itu dilakukan dengan tujuan nyomia bhuta kala – berdamai dengan bhuta kala – agar tercipta keseimbangan alam di Desa Adat Asak pada khususnya dan jagat Bali pada umumnya. Arah lari sapi ini pun mempunyai makna tersendiri. Bila lari ke arah timur pertanda kesuburan dan kemakmuran. Ke arah selatan tanda kebijaksanaan. Ke arah timur cahaya terang terhindar dari segala bahaya dan arah barat pertanda buruk, berupa kegelapan. Dengan lari arah sapi ke arah selatan, warga setempat berharap desa mereka penuh anugerah kebijaksanaan. (gik)


TABANAN

14

Kamis Pon, 2 Februari 2017

Terbentur Dana Penerimaan SDM RS Nyitdah Utamakan Putra-putri Tabanan Tabanan (Bali Post) Penerimaan SDM untuk RS Nyitdah saat ini sedang proses. Dalam perekrutan SDM ini, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Rabu (1/2) kemarin memaparkan akan mengutamakan putra-putri dari Tabanan. ‘’Tentu yang diutamakan nanti SDM asal Tabanan,’’ ujarnya. Seperti penerimaan SDM untuk RS, nanti para pelamar akan mengikuti berbagai tahapan mulai seleksi administrasi, seleksi CAT, tes kesehatan dan wawancara. ‘’Detailnya tentu BKD yang lebih tahu,’’ ujar Eka. Ia melanjutkan, perekrutan SDM RS Nyitdah juga diiringi pembangunan gedung RS Nyitdah. Saat ini peminjaman dana untuk pembangunan gedung dalam proses pengajuan rekomendasi Mendagri. ‘’Proses rekomendasi ke dewan sudah dan sekarang tinggal menunggu rekomendasi Mendagri,’’ imbuh Eka. Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa beberapa waktu lalu mengatakan, anggaran untuk perekrutan SDM RS Nyitdah sudah ada, begitu juga dengan dana penggajiannya sudah masuk ke APBD 2017. Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Made Dirga menyebutkan agar persiapan perekrutan SDM RS Nyitdah ini jangan sampai mengganggu layanan di fasilitas kesehatan lainnya, dalam hal ini BRSUD Tabanan. Sebab, untuk memenuhi SDM RS Nyitdah, ada pemindahan beberapa tenaga medis dari BRSUD Tabanan. Pihaknya dari Komisi IV berjanji akan melakukan pantauan terkait proses perekrutan pegawai di RS Nyitdah. ‘’Kami dari legislatif harus dilibatkan. Jangan setelah timbul masalah terjadi saling menyalahkan. Makanya kami harus mengikuti sejak proses awal,’’ ujarnya. Sebelumnya RS Nyitdah menargetkan melakukan perekrutan pegawai sebanyak 50 orang, mulai dari tenaga satpam, cleaning service hingga dokter umum. Direncanakan proses perekrutan akan dilakukan bulan Februari 2017. (kmb24)

Produsen IRT Susah Dapatkan SNI Tabanan (Bali Post) -

Agar produk industri rumah tangga (IRT) memiliki nilai jual lebih tinggi serta terjamin kualitasnya, pemerintah mendorong pelaku usaha untuk mendapatkan standardisasi berupa nomor Standar Nasional Indonesia (SNI) dari Badan Standardisasi Nasional (BSN). Meski menjadi salah satu program pemerintah, tetapi belum ada pendanaan khusus bagi pelaku usaha IRT yang hendak mendapatkan SNI. Segala persyaratan yang dibutuhkan harus ditanggung pelaku usaha secara swadaya dan jumlahnya tidaklah kecil. Permasalahan dana inilah yang menjadi salah satu hambatan pelaku IRT mendapatkan SNI. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan Made Subagia, Rabu (1/2) kemarin, mengatakan saat ini di Tabanan baru satu industri rumah tangga yang sedang menjalani penilaian untuk mendapatkan SNI. Industri tersebut adalah Poklahsar (Kelompok Pengolahan dan Pemasaran) Taman Grya yang memproduksi belut goreng. ‘’Poklahsar (Kelompok Pengolahan dan Pemasaran) Taman Grya memiliki kemampuan dalam memenuhi syarat untuk mendapatkan SNI. Sementara dari pihak kami melakukan pembinaan dan memberikan bantuan sarana,’’ ujar Subagia.

Salah satu persyaratan berat wajib dipenuhi pelaku usaha IRT, itu adalah menyediakan bangunan pengolahan produksinya secara terpisah dari bangunan rumah. Sementara kebanyakan pelaku usaha IRT memproduksi produknya di dapur rumah atau di dalam kawasan rumahnya sendiri. ‘’Jadi cukup berat kriteria persyaratannya. Dana membuat bangunan baru itu tidak sedikit,’’ ujar Subagia. Kelebihan dari mendapatkan nomor SNI dari BSN adalah produk tersebut diakui aman dan produksinya berkualitas. Dengan adanya barcode

SNI yang dicantumkan dalam kemasan, produk IRT ini bisa masuk ke toko modern dan swalayan-swayalan besar. Sudah pasti hal ini dapat meningkatkan harga jualnya. Tidak sampai di sana, produk tersebut juga bahkan bisa diekspor. Untuk di Tabanan sendiri sebenarnya banyak produk IRT yang berpotensi di pasarankan lebih luas karena masyarakat banyak yang berminat. Kenyataannya, penjualan mereka masih terbatas di warungwarung kecil atau menerima pesanan saja. Ketua Poklahsar (Kelompok Pengolahan dan Pemasaran)

Ditampilkan Rekonstruksi Kesenian Leko

Bali Post/ kmb28

TNI TANAM PADI - TNI berbaur bersama petani melakukan kegiatan tanam padi bersama di Subak Priyukti.

Bersama Petani

TNI Tanam Padi di Subak Priyukti Tabanan (Bali Post) Upaya mewujudkan program kedaulatan pangan nasional terus dilakukan jajaran TNI. Seperti Koramil 1619-01/Tabanan, Rabu (1/2) kemarin melakukan penanaman padi dengan petani setempat di Subak Priyukti, Desa Wanasari, Tabanan. Penanaman padi bersama itu dilakukan untuk merealisasikan program peningkatan produksi dan produktivitas pertanian. Kegiatan ini dilakukan di sawah milik I Ketut Neteg (60) di atas luas lahan 32 are. Danramil Tabanan Kapten Inf. Yudha Wicaksono mengatakan, jajarannya melalui Babinsa siap mendukung sepenuhnya pencanangan swasembada pangan ini. Apalagi, dikatakannya, petugas Babinsa sendiri telah

diajarkan tentang pengetahuan terkait pertanian, seperti pembibitan, penanaman, pemupukan serta pemanenan. Menurutnya, apa yang dilakukan jajaran TNI ini merupakan bentuk nyata pendampingan terhadap petani. Program sinergi dengan petani itu, merupakan salah satu tugas teritorial dalam mewujudkan program pemerintah untuk menyukseskan swasembada pangan. Tak hanya itu, kegiatan tanam padi bersama petani ini juga merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. ‘’Anggota TNI tidak raguragu membantu petani menanam padi bersama-sama masuk ke sawah, meski sempat diguyur hujan kegiatan tetap berjalan. Musim hujan ini membuat ket-

Warung Global

Minimalisir Kemacetan, Perlu Dibangun ”Underpass” Jalan di Denpasar dan Badung sesungguhnya sudah overload. Hal itulah yang menyebabkan terjadi kemacetan di mana-mana. Agar kemacetan itu bisa lebih diminalisir, memang perlu solusi efektif untuk mengatasinya. Salah satunya perlu membatasi kendaraan luar beroperasi di Bali. Selain upaya pembatasan operasi kendaraan luar itu, juga mendesak dibuatkan jalan-jalan underpass kalau enggan menggunakan jalan layang. Demikian tanggapan semeton Global saat membedah topik “Kemacetan di Badung’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan juga Genta Bali FM, Rabu (1/2) kemarin. Mahayadi, Arya, Suardana, Ugi, Sugi, Gusar, secara serempak memberi masukan. Hemat, mereka jalan di Badung dan Kota Denpasar ini sesungguhnya sudah overload. Kondisi seperti itulah yang mengakibatkan kemacetan terjadi di mana-mana. Perlu ada solusi efektif memang. Caranya, Pemprov Bali supaya membatasi jumlah kendaraan luar beroperasi di Bali. Upaya itu salah satunya untuk mengatasi kemacetan di Legian, Kuta. Selama ini,

Bali Post/ kmb24

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan Made Subagia.

PKB 2017 Dianggarkan Rp 1,47 Miliar

Rumah Kayu Permanen Ludes Terbakar

Tabanan (Bali Post) Rumah kayu permanen milik I Wayan Sumindra (65) dilalap si jago merah. Akibatnya, rumah pensiunan Bina Marga di Banjar Branjingan Desa Tegal Mengkeb Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan itu ludes terbakar, Selasa (31/1) tengah malam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta. Pasalnya, tidak ada barang-barang di rumah itu yang bisa diselamatkan. Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kebakaran itu diketahui pertama kali sekitar pukul 23.30 Wita. Saat itu saksi Ni Nengah Merasi (80), tetangga korban, terbangun. Dia terkejut melihat kobaran api dari rumah kayu milik korban. Saksi berteriak kebakaran, sehingga membangunkan saksi lainnya, I Made Sudiana (60), yang ikut berteriak kebakaran. Warga lainnya ikut terbangun mendengar bunyi kentongan. Mereka keluar membantu memadamkan api, namun api semakin membesar membakar bangunan yang semuanya terbuat dari kayu itu. Sekitar lima belas menit kemudian, tiga unit mobil Damkar Tabanan tiba di lokasi. Dalam waktu sekitar satu jam api berhasil dipadamkan. Kasi Kebakaran Pol PP Tabanan Ketut Suardi mengatakan, pihaknya mengerahkan tiga unit mobil untuk memadamkan api. Dikatakan, api cepat membesar karena bangunan berukuran 4x8 meter tersebut, semuanya berbahan kayu sehingga api cepat merembet kemudian membesar. Akibat kebakaran tersebut, seluruh isi di dalamnya seperti furnitur, televisi dan perabot lainnya ikut ludes terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran itu. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta. Pemilik masih shock dengan kejadian yang menimpanya. Kasus ini ditangani Polsek Selemadeg Timur. Kapolsek Selemadeg Timur AKP Surya Kusuma ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Kemungkinan arus pendek listrik karena musim hujan, masih akan diselidiki. ‘’Penyebab kebakaran belum diketahui, masih lidik,’’ kata mantan Kapolsek Marga ini. (kmb28)

Taman Grya Ida Bagus Parwata berharap dukungan pemerintah dalam memajukan pelaku usaha IRT. Diakuinya, permasalahan dana adalah hal utama yang dihadapi Poklahsar. Saat ini Poklahsar yang ia pimpin sudah menjalani penilaian BSN dan sedang menunggu hasil. Harapannya, kelompoknya bisa lulus dan juga mendapatkan bantuan peralatan dari pemerintah. ‘’Saat ini sedang membutuhkan alat pengadon besar. Tidak bisa diadakan sendiri. Masalahnya, dana kami terbatas. Upaya kami sudah mengirim proposal ke pemerintah pusat, semoga bisa dibantu,’’ harapnya. Saat ini belut goreng produk Poklahsar (Kelompok Pengolahan dan Pemasaran) Taman Grya sudah menyebar ke seluruh Bali. ‘’Baru memenuhi pesanan dan warung-warung saja. Dengan adanya SNI, itu kami berharap bisa memasukkan produsi ini ke swalayan-swalayan besar,’’ ujarnya. (kmb24)

sudah dilakukan perubahan arus. Namun perlu dievaluasi lagi, apakah hal itu sudah benar-benar efektif? Sebab, kenyataanya volume kendaraan tak seimbang dengan jalan. Dinas perhubungan didesak turun langsung ke lokasi, mencari penyebabnya dan memberikan solusi agar kemacetan bisa diurai lebih elegan. Werda menambahkan, Badung merupakan sentral dan tujuan pariwisata. Untuk mengatasi kemacetan yakni

dengan mengurangi volume kendaraan, kemudian menambah volume jalan dan kesadaran warga tertib berlalu lintas. Sementara Veteran, Torek, memandang perlu terobosan Pemprov Bali yakni membangun underpass. Selain solusi melalui underpass tersebut, juga harus dilakukan tindakan tegas terhadap oknum- oknum yang melakukan parkir sembarangan. Perlu dibuatkan kantong parkir atau sentral parkir yang memadai. Febri menambahkan, taksi yang menaikkan dan menurunkan penumpang tidak pada tempatnya merupakan sumber kemacetan. Taksi sering semau gue, sudah dilarang justru sopir taksi itu memaksakan kehendaknya. Di sini perlu tertib berlalu lintas bisa menjadi komitmen kita semua. Di samping itu, perlu ada suttle bus. Dengan suttle bus atau bus yang lebih besar dioperasikan agar bisa menampung penumpang lebih banyak dari central parkir, sehingga Kuta tidak macet. (dika)

ersediaan air mencukupi dalam proses tanam,’’ jelasnya. Sekadar diketahui, geliat para petani di Subak Priyukti, Desa Wanasari mulai kembali tumbuh pascagangguan hewan pengerat (tikus - red) yang sempat membuat para petani putus asa. Pasalnya, dari 99 hektar luas lahan persawahan yang dikelola 113 orang anggota subak ini, 40 hektar lahan pertanian yang baru berusia dua bulan rusak diserang hama tikus. Sejumlah padi pun mengering dan rusak. Namun dengan terus dilakukan kegiatan pengemposan dan pengeropyokan tikus, intensitas serangan hama tersebut mulai berkurang. Dan kini para petani pun mulai kembali melakukan proses tanam padi. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 bakal digelar bulan Juni mendatang di Denpasar. Sejumlah kabupaten pun sudah mulai mempersiapkan para seniman yang hendak memberikan penampilan prima dalam event tahunan tersebut. Begitu pula Kabupaten Tabanan. Kegiatan Pesta Kesenian Bali di Tabanan ini disiapkan anggaran Rp 1,47 miliar untuk dua kegiatan yakni PKB kabupaten dan PKB di Denpasar. Bahkan, Tabanan berencana menampilkan kesenian khas yang hampir punah berupa kesenian Leko. Kesenian ini berasal dari Desa Tunjuk. Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan Gusti Supanji mengatakan untuk PKB tahun ini dari 20 materi/program kesenian yang ditetapkan, Tabanan akan mengikuti semuanya seperti pawai, beberapa lomba seperti gong kebyar (dewasa, anak-anak dan wanita), parade ngelawang, parade drama gong dan program kesenian lainnya. Bahkan sejauh ini pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan salah satunya pembinaan terhadap seniman-seniman yang akan mengisi materi kesenian. Beberapa sekaa dan seniman sejak beberapa minggu terakhir sudah melakukan sejumlah latihan. Mantan Kepala BPMD Tabanan ini menambahkan, setidaknya ribuan seniman akan diturunkan untuk mengisi program kesenian di PKB. Disinggung tentang para seniman yang tampil dalam PKB apakah sama dengan tahun sebelumnya, Supanji mengatakan, untuk sekaa yang akan tampil di ajang kesenian tahunan ini memang sengaja digilir di masingmasing wilayah. Hal ini dilakukan sejalan dengan tekad Dinas

Bali Post/kmb28

Gusti Supanji

Kebudayaan membangkitkan kesenian yang ada di masingmasing kecamatan. Bahkan rencananya untuk pelaksanaan PKB tahun 2018, seniman yang akan dikirim merupakan hasil perlombaan yang akan dilakukan di tahun 2017 ini. ‘’Kami sudah bersurat ke kecamatan terkait rencana itu. Jadi nantinya kita nilai melalui ajang lomba di kabupaten barulah yang terbaik kita kirim ke provinsi untuk persiapan PKB 2018. Tahun ini sudah mulai digarap,’’ ujarnya, Namun, diakuinya, memang untuk bisa memberikan penampilan seni yang prima, Tabanan sampai saat ini masih terkendala masalah klasik yakni keterbatasan anggaran. Pasalnya untuk biaya pembinaan dan latihan sekaa serta hal-hal pendukung lainnya untuk tampil tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit. Padahal potensi seni luar biasa di Tabanan. Namun kendala tersebut tidak ah menyurutkan niat para seniman Tabanan untuk bisa memberikan pergelaran yang bisa disambut baik oleh masyarakat. (kmb28)


15

Kamis Pon, 2 Februari 2017 Data Pertandingan Liga Inggris Arsenal vs Watford Bournemouth vs Crystal Palace Burnley vs Leicester City Liverpool vs Chelsea Middlesbrough vs West Bromwich Albion Sunderland vs Tottenham Hotspur Swansea City vs Southampton

1-2 0-2 1-0 1-1 1-1 0-0 2-1

1. Chelsea 2. Tottenham Hotspur 3. Arsenal 4. Liverpool 5. Manchester City 6. Manchester United 7. Everton 8. West Bromwich Albion 9. Burnley 10. Stoke City 11. West Ham United 12. Southampton 13. Watford 14. Bournemouth 15. Middlesbrough 16. Leicester City 17. Swansea City 18. Crystal Palace 19. Sunderland 20. Hull City

56 47 47 46 43 41 36 33 29 28 28 27 27 26 21 21 21 19 16 16

23 1 8 23 13 23 14 23 13 22 13 22 11 22 10 23 9 23 9 22 7 22 8 23 7 23 7 23 7 23 4 23 5 23 6 23 5 23 4 22 4

2 3 8 2 5 4 7 3 4 5 8 3 6 6 6 8 2 12 7 8 4 10 6 10 6 10 5 11 9 10 6 12 3 14 4 14 4 15 4 14

48-16 45-16 51-25 52-28 43-28 33-21 33-23 31-29 25-33 28-34 29-36 23-28 27-39 32-41 19-26 24-38 28-52 32-41 20-42 20-47

Pencetak gol : 15 - Alexis Sanchez (Arsenal), Diego Costa (Chelsea). Piala Italia Perempatfinal Inter Milan vs Lazio

1-2

Piala Prancis Babak 32 Besar Marseille vs Olympique Lyon Bergerac Foot (IV) vs Racing Lens (II) Bordeaux vs Dijon FCO LB Chateauroux (III) vs FC Lorient Lille vs Nantes Sarreguemines (V) vs Chamois Niortais (II) US Quevilly-Rouen (III) vs Marseille (III) JA Poire sur Vie vs Strasbourg (II)

2-1 2-0 2-1 2-3 1-0 0-3 3-0 0-1

Bali Post/ap

DIHENTIKAN - Penalti penyerang Chelsea Diego Costa berhasil dihentikan kiper Liverpool Simon Mignolet pada pertandingan Liga Utama Inggris, Rabu (1/2) kemarin.

The Reds Tahan Chelsea di Anfield

London -

Bek Chelsea David Luiz mencetak gol perdananya namun rekannya, Diego Costa, gagal mengonversi penalti yang menggagalkan kemenangan klub London itu di markas Liverpool, Rabu (1/2) kemarin. Klub pemuncak Liga Inggris itu ditahan imbang the Reds 1-1 di Stadion Anfield.

Gelandang Bayern Munich Franck Ribery.

Ribery Absen Dua Pekan

Berlin Pemain sayap Bayern Munich Franck Ribery harus absen selama dua pekan karena cedera otot. Ia berpeluang absen pada pertandingan 16 besar Liga Champions melawan Arsenal. Klub juara bertahan Liga Jerman itu mengatakan pemain Prancis itu tertarik otot paha kanannya saat latihan dan akan absen sekitar dua pekan. Akibatnya ia diprediksi belum pulih saat Bayern menjamu Arsenal pada pertandingan pertama Liga Champions yang dilangsungkan pada 15 Februari. ‘’Franck Ribery harus berhenti latihan pada Selasa pagi setelah menderita tertarik otot paha pada kaki kanannya,’’ demikian pernyataan klub. ‘’Pemain sayap 33 tahun ini tidak akan dapat dimainkan selama sekitar dua pekan.’’ Ribery memperpanjang kontraknya dengan Bayern pada bulan lalu sampai 2018. Ia menjadi salah satu pemain kunci Bayern dalam melakukan serangan dari sektor sayap kanan. Sementara sayap kiri dihuni Arjen Robben yang juga rentan cedera. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/afp

Pembalap Yamaha Maverick Vinales.

Vinales Tercepat di Sesi Terakhir

Sepang Sesi pertama uji coba pra-musim MotoGP 2017 berakhir, Rabu (1/2) kemarin, setelah berlangsung tiga hari. Pembalap Yamaha Maverick Vinales mencatat waktu tercepat dalam tes yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia. Sesi uji coba itu dilangsungkan dari pukul 10.00 pagi hingga 18.00 petang. Hujan sempat mengganggu jalannya uji coba pada siang hari. Namun matahari kembali bersinar terang pada pukul 14.30 hingga sesi dilanjutkan seperti biasa. Sesi terakhir ini diwarnai sejumlah kecelakaan yang menimpa Andrea Iannone (Suzuki) kemudian Pol Espargaro, Hector Barbera dan Aleix Espargaro. Namun secara keseluruhan mereka tidak mengalami cedera berarti. Tito Rabat absen karena masih mengalami cedera pada Selasa lalu. Pembalap tercepat di hari pertama Casey Stoner tampil lagi untuk menguji motor Ducati. Sesi lanjutan uji coba pra-musim akan digelar di Sirkuit Phillip Island, Australia, 15-17 Februarui mendatang, menurut website crash.net. (kmb39/net)

Luiz mempermalukan kiper Liverpool Simon Mignolet melalui tendangan bebasnya pada menit ke-24. Bola masuk ke pojok gawang saat Mignolet masih mengatur rekan-rekannya membentuk dinding pertahanan. Luiz yang bergabung kembali dengan Chelsea dari Paris St Germain (PSG) pada musim panas lalu, nyaris mengubah skor menjadi 2-0 tetapi ia gagal menyambar umpan silang mendatar ke

kotak penalti. Roberto Firmino menyianyiakan peluang emas untuk menyamakan kedudukan saat babak kedua berlangsung empat menit. Pemain Brazil itu malah mencungkil bola melewati mistar di mulut gawang yang telah terbuka lebar. Namun kekecewaan pendukung terbayar pada menit ke-57. Jordan Henderson mengirimkan operan ke tiang jauh dan diteruskan James

Milner ke depan gawang. Georginio Winjnaldum kemudian memasukkan bola tanpa bisa dicegah kiper Thibaut Courtois untuk menyamakan skor 1-1. Chelsea memiliki peluang-peluang yang lebih baik setelah itu namun Mignolet tampil sebagai pahlawan dengan menggagalkan penalti Costa menit ke-76. Pasukan Antonio Conte tetap unggul sembilan angka setelah para pesaing ter-

Milan -

kartu merah menyusul insiden sebelum penalti Biglia itu. Tetapi Lazio pun mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Stefan Radu terkena kartu kuning kedua 14 menit kemudian. Upaya Inter mencetak gol balasan baru terjadi menjelang akhir pertandingan lewat Marcelo Brozovic. Tuan rumah menghadapi laga ini penuh optimisme. Inter berharap bisa mengulangi keberhasilan bulan lalu dengan menggulung Lazio 3-0 di liga. Sepertinya upaya itu akan membuahkan hasil maksimal di awal pertandingan. Tembakan Geoffrey Kondogbia gagal menembus gawang tim tamu dan hanya mengenai mistar gawang. Inter dikejutkan oleh gol Anderson yang menyambut umpan silang Senad Lulic. Bola bergulir ke pojok gawang kiper Samir Handanovic. Gawang Handanovic aman di beberapa kesempatan. Ia

membuat penyelmatan dari tupaya yang dilakukan Ciro Immobile dan Anderson. Ia mengulangi aksinya di awal babak kedua dengan mementahkan tembakan Wesley Hoedt. Petaka Inter datang saat Miranda menjatuhkan Immobile dan langsung diganjar kartu merah. Biglia sukses mengeksekusi penalti sekaligus melapangkan jalan timnya menuju semifinal. Meski bermain 10 orang, Inter tampil mendominasi dan memaksa Lazio bertahan total. Peluang mencetak gol balasan terbuka lebar setelah Radu diusir keluar lapangan. Pada menit ke-84, Ivan Perisic meneruskan umpan Antonio Candreva dan dituntaskan Brozovic menjadi gol balasan. Sayangnya tak ada gol tambahan terjadi, sehingga Inter harus merelakan tiket semifinal jatuh ke tangan Lazio. (kmb39/ap)

Lazio Tumbangkan Inter Milan di San Siro

Semifinal Piala Italia potensial mempertemukan klub kota Roma. Lazio di luar dugaan berhasil mencuri kemenangan 2-1 atas tuan rumah Inter Milan, Rabu (1/2) kemarin, pada pertandingan babak perempatfinal. Kemenangan Lazio di San Siro itu cukup mengejutkan, pasalnya Inter tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir. Sengitnya pertandingan itu juga terlihat setelah kedua tim bermain dengan 10 pemain. Derby kota Roma itu potensial terjadi mengingat perempatfinal lainnya mempertemukan AS Roma melawan klub Serie B Cesena, Kamis dini hari tadi. Tim tamu memimpin melalui sundulan Felipe Anderson menit ke-20. Lazio menggandakan keunggulan melalui penalti Lucas Biglia menit ke-56. Bek Inter Miranda terkena

Hasil 1. Maverick Vinales (Movistar Yamaha) 1:59,368 2. Marc Marquez (Repsol Honda) 1:59,506 3. Andrea Dovizioso (Ducati) 1:59,553 4. Dani Pedrosa (Repsol Honda) 1:59,578 5. Valentino Rossi (Movistar Yamaha) 1:59,589 6. Alvaro Bautista (Aspar) 1:59,628 7. Casey Stoner (Ducati) 1:59,639 8. Cal Crutchlow (LCR Honda) 1:59,728 9. Jorge Lorenzo (Ducati) 1:59,767 10.Johann Zarco (Yamaha Tech 3) 1:59,772

Bali Post/ap

PENALTI - Pemain Lazio Lucas Biglia melepaskan tembakan penalti ke gawang Inter Milan yang dikawal kiper Samir Handanovic pada pertandingan Piala Italia, Rabu kemartin.

dekat, Arsenal dan Tottenham Hotspur, kehilangan angka penuh. Sedangkan Liverpool menghindari kekalahan kandang untuk keempat kalinya secara beruntun untuk pertama kalinya dalam 94 tahun, setelah mereka terdepak dari dua kompetisi piala domestik. Pada laga lainnya Crystal Palace memetik kemenangan 2-0 di kandang Bournemouth. Ini menjadi kemenangan pertama Sam Allardyce sebagai manajer Crystal Palace. Scott Dann membawa Palace memimpin semenit setelah turun minum, setelah Damien Delaney meneruskan umpan silang Jason Pun-

cheon. Christian Benteke memastikan raihan tiga angka ketika ia menanduk umpan silang dari pemain pengganti Andros Townsend. Penalti Alvaro Negredo membantu Middlesbrough bangkit untuk bermain imbang 1-1 dengan West Bromwich Albion. James Morrison melepaskan tembakan mendatar melewati Victor Valdes untuk membawa West Brom memimpin saat pertandingan baru berlangsung enam menit. Namun, Negredo menyamakan kedudukan 11 menit kemudian dari titik penalti setelah dijatuhkan oleh Gareth McAuley. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/ap

GOL - Pemain Watford Younes Kaboul (tengah) merayakan golnya ke gawang Arsenal.

Tottenham dan Arsenal Tak Beruntung

London Pekan ke-23 di Liga Utama Inggris tidak menguntungkan bagi Tottenham Hotspur dan Arsenal. Peringkat kedua dan ketiga klasemen itu tak mampu meraih hasil maksimal, Rabu (1/2) kemarin, saat sang pemuncak Chelsea ditahan imbang Liverpool. Arsenal untuk pertama kali menelan kekalahan di Stadion Emirate, 1-2 atas tamunya, Watford. Sementara tim papan bawah Sunderland menahan imbang Tottenham 0-0 di The Stadium of Light. Dengan hasil ini, Tottenham masih berkuasa di peringkat kedua dengan 47 poin, terpaut 9 poin dari Chelsea yang menghuni puncak klasemen. Arsenal di posisi ketiga juga dnegan 47 poin. Manajer Arsene Wenger, yang menjalani skors di pertandingan keduanya dari total empat laga, menyaksikan pertandingan di tribun penonton ketika Watford mencetak dua gol melalui tendangan bebas Younes Kaboul dan Troy Deeney setelah pertandingan berlangsung 13 menit. Setelah melihat timnya mendominasi pada babak pertama, Wenger melakukan sejumlah perubahan setelah turun minum, memasukkan Theo Walcott untuk menajamkan serangan, dan Arsenal mampu memperkecil ketertinggalan melalui Alex Iwobi pada menit ke-60. Meski Arsenal kemudian menciptakan peluang-peluang terbaik mereka, di mana Lucas Perez melepaskan sepakan yang menghantam mistar gawang, mereka tidak dapat mencegah pasukan Walter Mazzarri, yang tanpa kemenangan dari tujuh pertandingan liga, meraih kemenangan krusial. (kmb39/rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Kamis Pon, 2 Februari 2017

Skuad Futsal Badung Dijaring Lewat Mangupura Cup

Mangupura (Bali Post) Badung bertekad mempertahankan emas futsal pada Porprov Bali di Gianyar, September mendatang. Sebagai persiapan, Badung bakal menggelar turnamen futsal Mangupura Cup untuk menjaring skuad Porprov pada 18-22 Februari nanti. Ketua Afkab Futsal Badung Ketut Sukadana, di Jimbaran, Badung, Rabu (1/2) kemarin menerangkan, pada Porprov Bali di Buleleng (2015), tim futsal Badung meraup emas, sedangkan pada ekshibisi Porprov di Denpasar (2013), Badung meraih perak, dan tuan rumah Denpasar menyabet emas. ‘’Porprov Bali di Gianyar nanti, medali emas merupakan harga mati bagi tim futsal Badung,’’ ucap Sukadana. Dijelaskannya, turnamen Mangupura Cup dibagi dalam dua wilayah Badung Utara dan Badung Selatan, masing-masing diikuti 16 tim. ‘’Badung Utara digelar di Dalung, sedangkan Badung Selatan di Jimbaran,’’ kata Sukadana. Selanjutnya, masing-masing wilayah diambil empat tim semifinalis, hingga memasuki babak delapan besar. Agendanya Badung Utara 18-19 Februari, kemudian Badung Selatan 20-22 Februari, dan babak semifinal atau empat besar digelar di Meazza Futsal 25-26 Februari. Sukadana menerangkan, bagi pemain futsal harus memiliki KTP Badung, kelahiran 1 Januari 1997, sebab turnamen ini pemain U-20. ‘’Untuk pembentukan tim Porprov, selain memalui turnamen, kami juga mengadakan seleksi terbuka,’’ ucapnya. (022)

Dua Pengprov Baru Usul Masuk KONI Denpasar (Bali Post) Dua Pengprov baru yakni bela diri Yoong Moodo serta Persatuan Xianggi Indonesia (Pexi) atau catur gajah, mengajukan diri untuk menjadi anggota KONI Bali. Hanya, sejah ini masih dibahas dan belum diputuskan bernaung di bawah KONI Bali. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, di Denpasar, Rabu (1/2) kemarin menjelaskan, persyaratan untuk menjadi anggota KONI Bali jika mengacu AD/ART KONI persyaratannya harus memiliki PP atau PB, dan masuk anggota KONI Pusat. Selain itu, di pengprovnya minimal memilik lima cabang di kabupaten dan kota. ‘’Pexi ini di Bali sudah punya lima cabang pada kabupaten dan kota di Bali,’’ ujarnya. Selain dua cabor ingin masuk anggota KONI Bali, tiga cabor mengagendakan musprov pada Februari ini, yakni Porlasi, PBVSI, dan FORKI. ‘’Porlasi ini personelnya sangat minim, Ketuanya IGM Oka Sulaksana yang juga atlet sekaligus pelatih,’’ jelasnya. Sementara dua cabor lainnya diambil alih caretaker KONI Bali yakni PODSI (dayung), Percasi (catur). Pasalnya, kedua cabor ini telah enam bulan lebih lowong jabatan ketua umumnya, dan khusus catur caretaker diambil alih pengurus KONI IGN Oka Darmawan. Di sisi lain, delapan pengprov didesak menggelar musprov seperti PSAWI (ski air), IMI, PSI, ditambah organisasi fungsional seperti Bapomi, Bapopsi, PP KORI, Pembina Ilmu Olahraga (PIO), serta Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (Isori). (022)

Lancar, Pendanaan Pembangunan Tiga Proyek Asian Games

Jakarta (Bali Post) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumarsono memastikan aliran dana untuk pembangunan infrastruktur Asian Games 2018 di Ibu Kota lancar. DKI Jakarta sendiri saat ini sedang mengerjakan tiga proyek Asian Games 2018 melalui BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yakni arena balap sepeda atau velodrome, proyek moda transportasi massal ringan (LRT) dan arena berkuda, yang seluruhnya berlokasi di Jakarta Timur. Seluruh proyek tersebut memakan dana total sekitar Rp 6,8 triliun. ‘’Tidak ada masalah dengan uang. Kami akan berikan berapa pun kebutuhan PT Jakpro,’’ kata Sumarsono di Jakarta, Rabu (1/2) kemarin. Dia melanjutkan, Pemprov beberapa waktu lalu sudah memberikan dana segar Rp 1,5 triliun kepada PT Jakpro melalui skema penyertaan modal daerah (PMD). Namun, setelah PMD tersebut, berikutnya dana akan diberikan melalui pinjaman daerah. Hal ini disambut baik oleh Direktur Utama PT Jakpro, Satya Heragandi. ‘’Kami sebenarnya lebih memilih mendapatkan dana melalui pinjaman daerah karena PMD itu cenderung rumit,’’ tutur Satya. Adapun dari total Rp 6,8 triliun tersebut, yang paling banyak memakan dana adalah LRT dengan Rp 5,2 triliun. Demi mengamankan anggaran proyek yang sangat besar itu, PT Jakpro menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. ‘’Kami selalu duduk bersama dengan instansi pemerintah lain untuk mengawasi realisasi anggaran,’’ kata Satya. Terkait perkembangan proyek, pekerja di velodrome sedang melakukan pengembangan sub-structure dan sampai Senin (23/1), persentase pengerjaannya sudah 35 persen. Stadion balap sepeda ini sendiri ditargetkan selesai pada April 2018. Sementara proyek LRT masih terus dikerjakan dan pada akhir tahun 2017 diharapkan pembangunan bisa mencapai 80 persen, sebelum selesai sesuai target pada Juli 2018. Untuk arena cabang olahraga berkuda nomor equestrian, saat ini masih dalam proses lelang kontraktor utama. Pembangunan dijadwalkan pada Maret 2017 dan ditagetkan selesai pada Desember 2017. (ant)

Bali Post/ant

LATIHAN PERDANA - Pesepak bola baru Madura United (MU) FC Luiz Carlos Junior (tengah) asal Brazil dan pemain naturalisasi Greg Nwokolo (kanan) bersiap mengikuti latihan perdana di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (1/2) kemarin. Manajemen menargetkan laskar Sape Kerrap juara pada Liga 1 tahun ini dan mampu berlaga di level Asia pada 2018.

Piala Presiden

Madura United dan Semen Padang Gelar Latihan

Pamekasan (Bali Post) Klub sepak bola Madura United FC, Rabu (1/2) kemarin mulai menggelar latihan untuk persiapan Piala Presiden 2017 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur. Latihan dipimpin langsung oleh pelatih utama Mario Gomes De Oliviera, asisten pelatih Winedy Purwito dan pelatih kiper Hermansyah. ‘’Latihan ini untuk mengetahui potensi pemain Madura United, sekaligus persiapan menghadapi Piala Presiden 2017,’’ kata Pelatih Madura United FC Mario Gomes De Oliviera. Sejumlah pemain baru seperti Andika Rama, Luis Carlor Junior, Greg Nwokolo bergabung pada latihan itu. Pelatih menekankan pada teknik menyerang, dan mengantisipasi serangan balik, serta kekompakan tim. Para pemain muda lokal Madura yang juga direkrut tim berjuluk ‘’Laskar Sapeh Kerrap’’ itu juga bergabung bersama tim.

Menurut Gomes, para pemain lokal rekrutan Madura United FC itu memiliki potensi bagus, bahkan dalam latihan itu seorang di antaranya mampu mencetak gol. ‘’Skill mereka bagus dan saya suka, hanya perlu terus belajar,’’ katanya. Pada Piala Presiden 2017 ini, Madura United akan menjadi tuan rumah. Sebanyak empat klub akan bertanding di stadion yang baru diresmikan pada 18 Desember 2016. Masing-masing Perseru Serui, PSCS Cilacap, Semen Padang dan tuan rumah Madura United FC.

Sementara itu, meski hanya sesi latihan, para penonton terlihat ramai. Kedatangan mantan pemain Semen Padang Luis Carlos Junior dan Greg Nwokolo menjadi ‘’magnet’’ tersendiri bagi masyarakat Madura untuk datang ke stadion yang terletak di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan itu. Selain untuk persiapan Piala Presiden, latihan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Rabu sore itu juga untuk mempersiapkan laga uji coba antara Madura United melawan Persela Lamongan yang akan

digelar Kamis (2/2) ini. Pemain Asia Semen Padang Football (SPFC) mendaftarkan dua pemain Asia untuk memperkuat kesebelasan itu dalam menjalani turnamen Piala Presiden 2017 yang akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur. ‘’Sudah kami daftarkan dua pemain Asia untuk ikut di Piala Presiden, mereka berasal dari Korea Selatan dan Lebanon. Jadi total pemain asing yang kami bawa ada empat orang,’’ kata Pelatih Kepala SPFC Nil Maizar di Padang, Rabu kemarin. Ia mengatakan untuk pemain asal Lebanon akan datang pada 3 atau 4 Februari, sedangkan untuk yang Korsel akan tiba Rabu malam. Ia menjelaskan, walaupun

Musprov IMI Sebaiknya Musyawarah Mufakat

Denpasar (Bali Post) Musprov IMI Bali tak kunjung selesai dan cenderung berlarut-larut. Penyebabnya, hanya menunggu turunnya verifikasi klub anggota otomotif dari PP IMI yang punya hak suara. Padahal, untuk mengesahkan klub pemilik suara terjadi tarik-ulur antarkandidat Ketua Umum Pengprov. Karena itu, menurut Penasihat IMI Bali Andi Susanto, di Denpasar, Rabu (1/2) kemarin, sebaiknya dilakukan musyawarah mufakat, guna menentukan figur yang cocok memimpin IMI Bali ke depannya. Andi Susanto menerangkan, selama ini menunggu verifikasi jumlah

klub, terjadi aksi tarik-ulur yakni klub yang mendukung kandidat tertentu supaya diloloskan. Sebaliknya, jika klub pendukung kandidat lainnya dijegal atau tak diloloskan untuk punya hak suara. Oleh sebab itu, jumlah pemilik suara simpang-siur, ada yang menyatakan 61 suara, 47 suara, kemudian susut tinggal 34 suara. ‘’Lalu, sampai kapan menunggu turunnya verifikasi PP IMI, tentang jumlah klub pemilik suara,’’ tutur lelaki yang biasa dipanggil Akong ini. Akong sendiri telah berembuk bersama penasihat IMI lainnya, Anthony Sarwono, serta dr. Bagus Darmayasa yang tak bisa hadir.

Akong lebih setuju musyawarah mufakat dengan melibatkan 61 klub anggota, kemudian para kandidat mempresentasikan visi dan misinya. ‘’Silakan pemilik suara menentukan di antara para kandidat siapa yang bagus visi-misinya, demi perkembangan otomotif Bali,’’ ujarnya. Dia justru mengkhawatirkan jika jadwal musprov molor terus, sampai batas waktu yang tak ditentukan, yang jadi korban pembalap yang mau mengurus Kartu Izin Start (KIS), termasuk pembalap yang bakal mengikuti event. ‘’Apalagi, bakal digelar Porprov, September mendatang,’’ ucapnya. (022)

Arena Asian Games Harus Dimanfaatkan untuk Masyarakat

Jakarta (Bali Post) Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko-PMK) Puan Maharani mengatakan semua arena Asian Games 2018 harus bisa dimanfaatkan untuk masyarakat usai penyelenggaraan kejuaraan multicabang empat tahun sekali itu. ‘’Jangan sampai setelah Asian Games selesai tempat-tempat yang sudah dibangun ini menjadi mangkrak dan tak berguna,’’ ujar Puan, di Jakarta, Rabu (1/2) kemarin. Dia melanjutkan, pembangunan maupun perbaikan arena atau venue Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan membutuhkan dana yang besar. Oleh karena itu, pemerintah ingin tempat-tempat itu menjadi ruang publik dan kemudian bisa dimanfaatkan untuk penyelenggaraan kegiatan-kegiatan olahraga di kemudian hari. Pemerintah pun ingin proyekproyek Asian Games memaksimalkan lahan yang ada, agar bisa pula digunakan publik sebagai ruang terbuka hijau. ‘’Jadi, misalnya, di sekitarnya dibangun jalur jalan kaki atau jogging track, taman bermain anak yang seluruhnya bisa dipakai masyarakat secara gratis,’’ tutur putri dari Megawati Soekarnoputri ini. Menko-PMK pun meminta ruang-

Bali Post/ant

TINJAU - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (kiri) didampingi Plt. Gubernur DKI Sumarsono (kanan) meninjau proyek pembangunan venue velodrome balap sepeda I Rawamangun, Jakarta, Rabu (1/2) kemarin. Peninjauan tersebut untuk melihat kesiapan pembangunan arena pertandingan atlet balap sepeda pada Asian Games 2018 mendatang. ruang publik dan ruang terbuka hijau tersebut juga dapat menjadi tempat memamerkan hasil-hasil kebudayaan lokal, dalam hal ini Sumatera Selatan dan DKI Jakarta. Untuk itu, dia meminta pemerintah daerah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, tidak hanya ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tetapi juga lembaga lain seperti Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). ‘’Saya mau semuanya

bergotong-royong, bersama-sama mengerjakan itu demi masyarakat,’’ kata Puan. Asian Games 2018 sendiri diadakan pada 18 Agustus - 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang. Ini adalah kesempatan kedua Indonesia menjadi tuan rumah setelah tahun 1962. Total dana untuk persiapan Asian Games 2018 sampai selesai diperkirakan Rp 8,691 triliun. (ant)

nantinya dalam pertandingan hanya bisa menurunkan satu pemain Asia dan dua pemain asing bebas, pihaknya tetap akan membawa dua pemain Asia tersebut. Ia mengatakan ini merupakan bagian dari taktik permainan untuk menurunkan mereka secara bergantian dalam pertandingan yang berbeda. ‘’Kami ikutkan kedua pemain Asia ini dalam Piala Presiden sebenarnya untuk melihat sejauh mana kemampuan bermain mereka di tim. Setelah turnamen berakhir, kami akan memilih yang terbaik untuk bergabung dan berjuang bersama pada ISL mendatang,’’ jelasnya. Ia mengemukakan persiapan tim kebanggaan ‘’Urang Awak’’ ini untuk menghadapi Piala Presiden telah mencapai 80 hingga 90 persen. (ant)

Perang Bintang di Djarum Superliga Badminton

Jakarta (Bali Post) Perang bintang diprediksi hadir dalam gelaran Djarum Superliga Badminton berlangsung di Surabaya, Jawa Timur pada 1926 Februari 2017. ‘’Setelah sukses digelar di GOR Lingga Bhuana, Bali, dua tahun silam, DBL Arena akan jadi saksi bisu pertarungan bulu tangkis dunia pada 19 hingga 26 Februari 2017,’’ kata Direktur PT Djarum Yan Haryadi Susanto, Jakarta, Rabu (1/2) kemarin. Ekspektasi Djarum Superliga 2017 menawarkan perang bintang dan tontonan kelas dunia, bisa menjadi nyata pasalnya akan menghadirkan sejumlah pemain top dunia seperti Lee Chong Wei (Malaysia), Ko Sung Hyun (Korea), Chou Tien Chen (Taiwan), Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand) dan Ma Jin (Tiongkok). Termasuk nama-nama mendunia dari Indonesia, yaitu Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, Tommy Sugiarto, Greysia Polii dan para pemain top lainnya siap beradu di turnamen beregu antarklub internasional tersebut. ‘’Dari tahun ke tahun kualitas dan gengsi perhelatan Djarum Superliga terus meningkat. Hal ini dikarenakan keikutsertaan para pemain top dunia yang dipinjam oleh klub-klub peserta dan juga hadirnya klub asing yang ikut meramaikan kejuaraan ini,’’ ujar Manajer Gelaran Djarum Superliga, Bambang Roedyanto. Kejuaraan Djarum Superliga berhadiah total 250 ribu dolar AS atau setara dengan Rp 3,3 miliar ini, diikuti 10 klub di sektor putra dan 10 klub di bagian putri dengan masing-masingnya diketahui sudah menggaet para pemain yang bisa menjadi andalan klub mereka di ajang tersebut. ‘’Kehadiran klub-klub asing serta para pemain top dunia yang akan membela klub lokal tentunya akan menjadikan Superliga ini sebagai ajang pertarungan sengit para pemain lokal maupun asing untuk memperebutkan gelar juara dan ini yang akan membuat Superliga menjadi tontonan menarik,’’ kata Bambang. Dalam Djarum Superliga 2017 ini, untuk sektor putra diikuti oleh klub Granular (Thailand), Hitachi dan Tricky Panders dari Jepang serta Sport Affairs (Malaysia) yang akan bersaing dengan PB Djarum, Mutiara Cardinal, Musica Champion, Tjakrindo Masters, Berkat Abadi serta USM Blibli.com. Sedangkan untuk sektor putri akan diramaikan oleh Gifu Tricky Panders, Hokuto Bank dan Kumamoto Saishunkan dari Jepang serta Granular (Thailand) klub luar negeri tersebut akan bersaing dengan PB Djarum, Mutiara Cardinal, Berkat Abadi, USM Blibli.com, Jaya Raya juga Tjaktindo Masters. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Pon, 2 Februari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

!!Bth 8org Sopir B1/A,8org Tenaga Angkat Kuat,Gaji Min.75.000/Hr Dpt Kost+U.Makan,Makmur Abadi Bangunan,Jl.T.Umar Brt 888 Dps

Dcr sopir bujang min SMA Lam: Indi Hotel Jl.D.Buyan 33 Sanur

Cr Waitres,Rcptn u/Htl diSanur 287174,085100883238 baru Tamat

Dcr Krywn/Sopir u/Tk.mebel.Hub 081238961963/WR.Supratman 90

***Looking for Engineering for Dbth Tng Produksi u/Percetakan our Project Villa & Restaurant Laki2 Hub:Diponegoro 51.228872 B.BP.001.01.17.0002336 B.BP.141.02.17.0000067 Send Your CV:gm@republik45.com Dbthkn Sgr Driver Pglmn utk di B.BP.001.02.17.0000055 Dicari(1).Mgr Prduksi bs Jimbaran,bs Matic,082144184014 Bth Driver SIM A,Lok:Jimbaran Menangani 200 Krywan ke atas B.BP.001.02.17.0000009 (u/Bakery)Hub:0812 3990 3176 (2).Tng Harian.Hub CV.Bali Dbthkn Sgr!!Driver,Teknisi Min B.BP.004.01.17.0002667 Treasures.T.(0361)978637 Bth Kary/i Pddkn SMA/SMK u/Adm SMA/K.Marktng Penempatan Dps& B.BP.004.01.17.0002710 Singaraja Min.SMA/K, memiliki & Serabutan,krm Lmrn Jl.P.Moyo SPG for Jewelry Shop.Kuta: Spd Mtr&SIM C, OB Min.SMP Hub: 678 Dps Telp:0361-729101 0811 3866 371,Sanur/Ubud B.BP.001.01.17.0002736 PT.UDM Jalan Gunung Agung 0811 3866 372 Canggu Villa:Supir/HK/Cook/OTA No.123 A.Telp 087761147310 B.BP.821.01.17.0001365 OpsMgr/Mlt-Mda Sms081339661002 B.BP.001.02.17.0000004 We are looking for Ecommerce, B.BP.001.02.17.0000013 Dcr Estimator&Pngws lapangan Mrkting,Acctstaff.Pls send yr Cari Karyawati untuk Jaga Mini (T.Sipil/Arsitek)Hub:081999944351 CVto:info@elloravillasbali.com Market ,Tdr di dlm081558424242 B.BP.001.02.17.0000046 B.BP.141.02.17.0000043 or Jln.D.Tamblingan 21 Sanur Dcr Waiter/waitress.Ari Putri B.BP.001.01.17.0002483 Dcr Sales Pnglmn Umur Max 30Th Hotel.Jl Cemara Br.Semawang Cr Waitress utk Rest Seminyak PnySpd Mtr Bawa Lamaran ke Sanur.08976778714 PT.Banoli Jl.BuluhIndah 75 Dps bs B.Inggris Hub.081999048175

Dcr Sopir memiliki SIM A,Sales Berpengalaman 087761425556

B.BP.001.02.17.0000076

B.BP.001.02.17.0000008

B.BP.001.02.17.0000057

B.BP.001.01.17.0002555

B.BP.004.01.17.0002743

B.BP.001.01.17.0002731

Dicri Krywti&Preland Laundry Gaji,Mes,Bonus H:081936202112 B.BP.001.02.17.0000002

Dicari Tukang Masak Sgr Hub.08113892009 B.BP.001.01.17.0002645

B.BP.001.02.17.0000014

Dcr Supir & Helper Umur Max35Th Supir Pny SIMB1 Bawa Lamaranke PT.Banoli Jl.BuluhIndah 75 Dps

B.BP.001.02.17.0000007

Dcr Tenaga Kerja bagian Cook, Pria/Wanita.Lamaran ke Rosani Hotel Jl.Melasti Gg.Lebak Bene Kuta 0361761042,082147231199

B.BP.001.01.17.0002732

Dcr Tkg Stainless Borongan & Tenaga Serabutan.087861540149

B.BP.001.01.17.0002677

Dcr tenaga Srabutan u/Sound Hb 08124690649-081805558081

B.BP.135.02.17.0000075

Dcr: Receptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta

B.BP.001.02.17.0000020

Dicari Programer VB Berpengalaman Hub:08123963258

B.BP.001.02.17.0000003

Dibutuhkan segera SPG Stark Beer Hub:087887621998

B.BP.001.01.17.0002787

Dibutuhkan Dokter,Perawat, Driver u/Klinik 24Jam,Hub: 085100572089/0361-733301

Dicari therapist (laki-laki) Sales Acc HP, Gaji+Komisi, Hub: tinggi min 160,min SMU max 35 th, PT.Vivan Cab.Bali 081237763718 B.BP.001.01.17.0002652 punya kendaraan sendiri, Staf Restauran Lulusan TataB.BP.001.01.17.0002651 pengalaman tidak diutamakan. boga, Domisili Dps CV Kirim ke Dicari Pembuat Patrun untuk Dan reception bisa bahasa Jl.Patimura No.67 Dps brand export,fashion,bisa Inggris & computer,kirim CV ke B.BP.001.01.17.0002686 menjahit grading spec, bisa Bhs jarimenari@jarimenari.com / Villa Management Company Inggris Telp.081 138 99556 Jl.Raya Basangkasa #47, Urgently Looking for Sales and B.BP.001.02.17.0000064 Seminyak. Tlp.(0361)736 740 Marketing Experienced with Dicari Staff Bs Bhs.Inggris B.BP.004.01.17.0002438 untk Diving Shop Hub.Nova Dive Elgreco Resto Bth:Kasir&Waitress, Online Travel Agent,Good Center Jl.D.Tamblingan 192 English Written and Spoken, Hb:0361-758075/081338957772 Sanur 0361 271354 B.BP.145.01.17.0002670 Max 30 Years Old.Please Send CV to B.BP.001.02.17.0000024 info@myvillamanagement.com Holycow Steak House Dcr Server Looking for Experience person B.BP.004.02.17.0000036 Host,Kasir,Pglmn/tdk.KrmCV Lgs for Operating computer to Villa in Jimbaran Looking for ke Kuta Jln.Dewi Sri/Renon PerHandle Online Shop from tokoan Bajra Sandhi Jl.Ry Puputan House Keeping (Female) Able to Clothing brand must be Profimake breakfast & Speak English Email:hrd.h.bali@gmail.com cient in soc media,internet B.BP.154.02.17.0000082 H:0361-4490319/082236169068 B.BP.001.01.17.0002655 Mic office Good English and Travel Agent need Acct Admin Ymh Bisma Dicr 1.Mekanik, able to work in team.Resume Exp min1Th,bs Computer&English to:hrd.umaandleopold@gmail.com 287555/madehilly@yahoo.com.au 2.Supir SIM B1 Hub.T.Umar 142 Dps B.BP.001.01.17.0002631

B.BP.001.02.17.0000062

B.BP.001.01.17.0002644

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

SUZUKI

AllNew Xenia R Sporty’15 KM9rb Slv Mtic 148Jt,085100856999Pbd

Dijual PickUp ST150 Thn’2006 Wrn Putih,Hub.087761427818

B.BP.141.02.17.0000041

B.BP.001.02.17.0000011

Terios TX’2013Pmk Putih asliDK sperti baru,082237596868,BsKrd Xenia’06 Xi Sporty 1300cc Slvr 87jt Ng Pemilik, 085738777877 HONDA

B.BP.001.02.17.0000037

Jazz IDSI AT’06 AsDK,Htm,Velg+ Audio T.081999750009 (90Jt)

B.BP.001.02.17.0000021

MAZDA

Dijual Mazda E 2000 Th 97 Hub.081236081258

BENGKEL LAS

BIRO JASA

Alphard G’12 Hitam asDk Tgn 1 istw bisa TT,08124611999 Murah

MERCEDEZ

DIJUAL RUMAH BU,Jual Sgr Rmh Tkd Bdg XIII LT 5A/700m2 Full Furnish,Bgs,8 Kmr,Siap Huni Hub.0811380273

Rmh Minimalis Lt2,LT135,LB145 Jl.Semarang Blok D8 No.8 Puri Gading Hub.708025/087860954489

B.BP.154.02.17.0000060

DISEWAKAN RUMAH !!Disewakan Rmh Minimalis Kerta Dalem,Fukk Furnish,2Lt, 2KT,3KM Hub.081339609992 B.BP.141.02.17.0000068

!Rmh 1Lt,LT3Are Fas Listrik, PAM,AC Jl.Jayagiri IX/15 Dps Hub.085102657700,Lingk Aman B.BP.166.02.17.0000084

DISEWAKAN TANAH Dkon Tnh 4,1A Vilas Sunset Tnh 2,2Are Tk.Bdg XIX,081353099090 B.BP.001.02.17.0000018

DIJUAL TANAH **Djl Tnh 3&6 Are Kawsn Vila, Jl.Gn.Athena Hp:087860004889 B.BP.001.01.17.0002362

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

Tnh 10H Desa MertakKuta Lombok Full view Pantai,H.08123742662

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006

B.BP.164.02.17.0000045

Pelunasan/Gestun Kartu Credit Jln.Kertapura Hub.082340004545

B.BP.164.02.17.0000047

B.BP.001.02.17.0000027

B.BP.004.01.17.0002770

B.BP.001.02.17.0000025

AC

PELUANG BISNIS

RUPA-RUPA

SALON

ALUMINIUM

FOTOCOPY

SPA

SERVICE

B.BP.001.02.17.0000026

SERVICE

B.BP.001.02.17.0000039

Tnh L.23,5A,Lok.Perum Jimbaran Gg Seruni No.1 H.081236773449

B.BP.000.01.17.0002739

B.BP.001.02.17.0000017

KEHILANGAN Hlg BPKB NoA7912335-O DK1770AR AN:SitiSumarsih H:085237780310

DISEWAKAN RUKO 3unit Ruko di Sesetan No.200A, LT 300m2 LB 200m2 Pegok-Densel 081246366666-081999090009

B.BP.001.02.17.0000016

Telah Hilang Ijin Pariwisata No 515001006 AN.PT.Wisata Nusa Damai

B.BP.001.01.17.0002676

DIJUAL RUKO Jual 3 Ruko 3Lt Jl.Dr.Sutomo Hub.081946198089/081916436800

B.BP.001.02.17.0000059 Dikont Rmh Jl.Astasura I Gg. B.BP.004.01.17.0002771 B.BP.001.02.17.0000010 BU.Rmh Muding Permai,SHM,lt Mertasari/11 Dps. 087861387964 Jual Tanah Lok.Batubulan Lok. Ruko Br 2Lt Jl Utm Selatan Psr B.BP.164.02.17.0000050 B.BP.004.01.17.0002744 300m,2.95M/Ng,c21 Grande 93485 Strategis Hub.081337112202 Krmbitan-Tbn650Jt 085257539923 B.BP.001.01.17.0002755 Avanza G’07 Silver,TV,AsBali, B.BP.001.01.17.0002636 11,081342187775, 08128224961 Rmh Mnmlis LT182m2 Tkd Badung B.BP.167.02.17.0000030 TOYOTA B.BP.031.01.17.0002680 Jok Kulit,Mls 085100584428 Jual Tanah SHM 5,5Are Danau XII Perum Graha Mangkalan No.5 Veloz Luxury AT’15Pmk vlk 17 DIJUAL VILLA B.BP.001.02.17.0000038 Beli Rmh Bonusssss Mobil Harga 081246366666-081999090009 Beratan-Bedugul.087794946600 ada 2 TV, 087860391057 bs TT BUC Private Pool Villa Area B.BP.001.01.17.0002528 B.BP.001.01.17.0002675 Normal,Lt2,4KT,3KM,L:160/100m2 NISSAN B.BP.001.02.17.0000074 Padang Galak Sanur LT.150m2 1,5Mly Lokasi Dalung Gn.Guntur Dkont Rmh-Psona Lepang-IBMntra Tanah Raya Sesetan Br.Ambengan X-Trail 2.5XT Silver 2009Mulus Agya TRD S’14 Pth+TP G’14 Htm asDK,98juta,085100456477 BsKrd FullAudio 165Jt H.082236171388 Stok 2Unit Hub:081 999 594 158 Hub:087862793636-081246467554 Psgrn LT.3Are Hub:085100489926 LB.110 Hrg.1,8M P:081337171703

Mercy E250 CGI Thn 2010 Hitam AsBali,yg srius H.081238705299

B.BP.001.02.17.0000058

KONTRAKTOR

B.BP.001.01.17.0002662

B.BP.164.02.17.0000044

B.BP.001.02.17.0000056

B.BP.001.02.17.0000022

B.BP.001.02.17.0000051

DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349

B.BP.164.02.17.0000048

Honda CRV 2.4 2WD AT 2011/2012 KM 19.000 Hitam H.081239655788

B.BP.001.01.17.0002687

B.BP.141.02.17.0000049

Djl Rmh Semi Vila Lok.Jl.Ciung Splash’2012 asli Bali Samsat baru 103,5jt nego 085100452060 Wanara Renon Hub:08123635089

New Sirion VVTi 1.3 Th 2012 Putih Tgn1 Manual,085333124554

All New Jazz RS’15 Pmk,M/T, AsDK Merah(205Jt) T.081999750009

Djl Rmh Daerah Elite Renon Bth Pembeli Serius Owner Pindah Kluar Daerah HrgNg,081339357512

B.BP.001.01.17.0002657

T0UR

B.BP.001.02.17.0000006

KURSUS KONTRAKTOR Les Privat TK,SD,SMP&SMA Semua Kresna Adi Utama Mngerjakn Rmh Plj,081805438371/081239483507 Tggl Vila RukoPool081337099764 B.BP.001.02.17.0000015 B.BP.166.02.17.0000083

RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Dll,P.Sefri 085100774702 Grnsi

BIRO JASA Bantu Urus Amnesti Pajak,NPWP, Lap.Pajak.SIUP T.081235887887

B.BP.001.01.17.0002091

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

PELUANG USAHA Bth Peluang penghasilan Tambhn Hub.087861965576-081999415846

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.02.17.0000053

B.BP.001.01.17.0002579

B.BP.001.02.17.0000034


EKONOMI

18

Kamis Pon, 2 Februari 2017

Ekonomi Indonesia 2017 Distribusi Elpiji 3 Kg

ADB Prediksi Tumbuh 5,1 Persen

Jakarta (Bali Post) – Bank Pembangunan Asia (ADB) memperkirakan ekonomi Indonesia pada 2017 tumbuh 5,1 persen atau naik dibandingkan dengan 2016 yang sebesar 5,0 persen. Presiden ADB Takehito Nakao dalam konferensi pers bersama Menkeu Sri Mulyani Indrawati di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (1/2) kemarin, menyebutkan peningkatan pertumbuhan ekonomi itu seiring dengan terus membaiknya investasi swasta dan masih kuatnya tingkat konsumsi di Indonesia. ADB memuji Pemerintah Indonesia karena telah menempuh kebijakan ekonomi di tengah ketidakpastian keuangan global. “Saya terkesan dengan komitmen kuat pemerintah terhadap reformasi kebijakan yang membuat bertambahnya kepercayaan pasar dan lebih banyak rakyat Indonesia memperoleh dari manfaat dari peningkatan ekonomi,” kata Nakao. Namun dari sisi inflasi, ADB memperkirakan ada kenaikan indikator menjadi 4,0 persen pada 2017 dibandingkan dengan 3,5 persen pada 2016. Sejak September 2015, Indonesia telah meluncurkan 14 paket kebijakan yang terdiri atas serangkaian reformasi kebijakan di berbagai bidang yang ditujukan untuk meningkatkan investasi, memperkuat daya saing dan mendiversifikasi perekonomian. ADB mencatat hasil nyata yang diperoleh dari paket reformasi itu, termasuk perbaikan posisi Indonesia dalam pemeringkatan kemudahan berusaha. Sampai akhir 2016, lebih dari 500 perusahaan telah memanfaatkan direvisinya daftar negatif investasi, dengan investasi yang direncanakan hingga 12,9 miliar dolar AS. Menurut ADB, peraturan terkait penetapan upah minimum juga telah mempermudah dunia usaha memperkirakan biaya usahanya. (ant)

Bali Post/ant

KEBIJAKAN EKONOMI - Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) dan Presiden Asian Development Bank (ADB) Takehiko Nakao meninggalkan kompleks Istana Kepresidenan usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta, Rabu (1/2) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, ADB mengapresiasi pemerintah Indonesia yang telah menempuh kebijakan ekonomi di tengah ketidakpastian keuangan global.

Tak Tepat Sasaran

Denpasar (Bali Post) Sejak digulirkan tahun 2007, elpiji 3 kg yang dikenal dengan gas melon, distribusinya tidak tepat sasaran. Hal itu lantaran, konsumsi elpiji 3 kg menunjukkan kenaikan sekitar 16 persen per tahunnya. Pemerintah menganggap selama ini banyak masyarakat yang tidak berhak mendapat subsidi juga ikut menikmati gas elpiji 3 kilogram yang sebenarnya hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan usaha mikro. Maka dari itu dalam waktu dekat, Pertamina segera mengimplementasikan “Program elpiji 3 kg Tepat Sasaran”. Hal itu diungkapkan Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Wianda A. Puspanegoro, kemarin. Ia menjelaskan, tujuan dirancangnya program ini yaitu selain implementasi dari sistem pendistribusian secara tepat sasaran, juga penataan, teknologi informasi dan penegakkan hukum. “Ada beberapa hal yang diperhatikan dari implementasi program elpiji 3 kg tepat sasaran antaranya, tepat jumlah, tepat harga, efisien, akuntabel, transparan, terkontrol, dan berkesinambungan,” ujarnya. Ia beranggapan selama ini program konversi yang dijalankan pemerintah dianggap masih belum jelas. Artinya, semua masyarakat dari lapisan manapun bisa menikmati elpiji subsidi 3 kg ini tanpa ada indikator yang jelas. “Jangan heran jika tren konsumsinya mengalami kenaikan. Dengan berjalannya program ini diharapkan akan memberikan keuntungan bagi pemerintah, masyarakat, penerima subsidi, karena indikatornya akan semakin jelas,” tukasnya. Wianda mengatakan, selama ini kebutuhan elpiji dalam setahunnya 7 juta ton, sedangkan dari 100 persen konsumsi yang 60 persen impor. Dengan semakin jelasnya tata kelola elpiji 3 kg asumsinya pemerintah akan mampu menghemat Rp 197,05 triliun. “Juga akan ada kejelasan bagi penerima subsidi, masyarakat tidak perlu khawatir elpiji akan hilang di pasaran, tidak akan ada disparitas harga lagi, karena harganya semua harga keekonomian,” tutur Wianda. (kmb42)

Wianda A.Puspanegoro

Program Komprehensif untuk Atasi Ketimpangan Adi Nugroho (kiri)

Bali Post/ist

2016, Ekspor Bali Naik 1,29 Persen Terbesar ke AS

Denpasar (Bali Post) Nilai kumulatif ekspor barang asal Bali mengalami peningkatan dari US$ 498.681.698 pada periode Januari-Desember 2015 menjadi US$ 505.119.761 pada periode Januari-Desember 2016. Dengan kata lain, nilai ekspor Bali mengalami peningkatan sebesar 1,29 persen. Negara yang menjadi pasar utama ekspor Bali antara lain Amerika Serikat, Australia, Jepang, Singapura dan Tiongkok. Amerika Serikat masih menempati presentase tertinggi yaitu 25,52 persen dan disusul Australia 9,19 persen. Hal itu terungkap dalam rilis resmi yang disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho, Rabu (1/2) kemarin. Adi Nugroho menambahkan, keberadaan Industri Mikro Kecil di Provinsi Bali juga mengalami pertumbuhan positif di tahun 2016 yang mencapai 11,56 persen. Hal yang sama juga terjadi pada angka gini ratio (ketimpangan pengeluaran) yang ada pada kisaran 0,374 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional yang mencapai 0,394 persen. Terkait besaran inflasi, Kota Denpasar dan Singaraja mengalami tingkat inflasi cukup tinggi pada periode bulan Januari 2017. Angka inflasi itu antara lain dipicu kenaikan harga cabai rawit, biaya perpanjangan STNK dan tarif upah pembantu rumah tangga (PRT). “Tingkat inflasi di Kota Denpasar pada periode bulan Januari 2017 mencapai 1,39 persen dan Singaraja mencatat angka inflasi 1,79 persen,” ujarnya. Inflasi di dua kota besar ini, lanjut Adi, mendapat perhatian BPS Bali karena lebih tinggi dari tingkat inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,394 persen. Dari 10 komoditas utama penyumbang inflasi di Kota Denpasar, kenaikan biaya perpanjangan STNK sebesar 105,76 persen memiliki andil paling besar. Disusul dengan kenaikan

harga cabai rawit yang mencapai 72,32 persen dan kenaikan upah PRT sebesar 2,27 persen. “Komoditas penyumbang inflasi lainnya adalah tarif pulsa ponsel, tarif listrik, harga mobil, BBM non subsidi, rokok kretek filter dan ikan jangki,” imbuhnya. Adi melanjutkan, komoditas penyumbang angka inflasi di Kota Singaraja meliputi kenaikan harga cabai rawit, tarif listrik, biaya perpanjangan STNK, daging ayam ras, BBM non subsidi, buncis, tarif pulsa ponsel, ikan tongkol, telur ayam dan bayam. (kmb32)

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan program komprehensif untuk mengatasi ketimpangan yang diluncurkan oleh Presiden, akan bermanfaat guna mencegah terjadinya konflik sosial. “Kebijakan ini bersifat affirmative action untuk mencegah terjadinya reaksi negatif terhadap pasar, terhadap sistem demokrasi, sekaligus mencegah terjadinya friksi akibat konflik sosial di masyarakat,” kata Darmin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (31/1). Darmin mengungkapkan hal tersebut terkait peluncuran program komprehensif Kebijakan Ekonomi Berkeadilan yang merupakan implementasi nyata dari sila ketiga dan kelima Pancasila oleh Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. Ia juga menegaskan kebijakan ini tidak berbasis ras maupun etnis tertentu namun untuk meningkatkan permodalan masyarakat golongan ekonomi lemah agar mendapat kesempatan meningkatkan

kapasitas serta memperbaiki kualitas hidup. Kebijakan Ekonomi Berkeadilan ini mencakup tiga area pokok yaitu kebijakan berbasis lahan, kebijakan berbasis kesempatan serta kebijakan berbasis peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Darmin mengatakan kebijakan berbasis lahan meliputi reforma agraria, pertanian, perkebunan, masyarakat miskin kota, nelayan dan budidaya rumput laut. Selain itu, ia menambahkan, kebijakan berbasis kesempatan meliputi sistem pajak berkeadilan, manufaktur dan ICT, ritel dan pasar, pembiayaan dan anggaran pemerintah. Sedangkan kebijakan berbasis peningkatan kualitas SDM meliputi pendidikan vokasi, kewirausahaan dan pasar tenaga kerja. “Kita harus menyadari bahwa senjata yang paling ampuh dalam menghadapi ketimpangan sosial adalah peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan,” ujarnya.

Kebijakan berbasis lahan ini dicetuskan karena saat ini terjadi penguasaan lahan secara berlebihan oleh pihakpihak tertentu yang kemudian menyebabkan terjadinya ketimpangan. Program ini diharapkan bisa memberikan manfaat kepada pihak yang paling termarjinalisasi, yaitu petani tanpa lahan, penduduk miskin perkotaan dan perdesaan serta nelayan. Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan pendataan kepada kepemilikan lahan, bank tanah, izin yang dimiliki maupun kebun yang ditanami agar program ini bisa memberikan penghidupan layak bagi masyarakat yang membutuhkan. Kebijakan ini juga dibutuhkan karena penyerapan tenaga kerja untuk tujuh komoditas perkebunan utama relatif stagnan, padahal tujuh komoditas ini menguasai 52 persen lahan perkebunan dan menghidupi 15,5 juta jiwa, dengan nilai tambah kurang dari 30 persen. Untuk kebijakan berbasis kesempatan, kunci utamanya adalah sistem perpajakan

yang baik terutama melalui pengenaan pajak progresif tanah terhadap pihak yang memiliki aset, modal kuat dan profit besar. Pajak ini dibutuhkan sebagai sumber pembiayaan untuk membantu pihak yang lebih lemah, karena selama ini ada kecenderungan pajak transaksi yang dibayar pembeli maupun penjual tanah cenderung lebih rendah dari pajak yang seharusnya dibayar. Oleh karena itu, pemerintah akan mengubah sistem transaksi yang mengacu pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) menjadi “capital gain tax”, serta mengenakan disinsentif melalui unutilized asset tax untuk mencegah spekulasi tanah maupun pembangunan properti yang tidak dimanfaatkan. Sedangkan untuk meningkatkan partisipasi pelaku usaha kecil dalam rantai

nilai pengadaan pemerintah, maka basis pengadaan yang dilakukan Kementerian Lembaga akan diubah menjadi penciptaan pasar dan masyarakat diberdayakan dalam memilih bantuan. Pemerintah juga akan mencegah tergerusnya peranan warung, toko maupun pasar tradisional dari ancaman pasar modern yang bermodal kuat dengan meningkatkan kemampuan masyarakat melalui skema koperasi yang memiliki kemampuan manajemen dan daya saing tangguh. Terkait kebijakan peningkatan kualitas sumber daya manusia, hal ini dibutuhkan karena banyak lowongan kerja tidak terisi karena tidak cocoknya keahlian para lulusan tersebut, apalagi banyak jenis pekerjaan di masa mendatang tidak relevan karena perkembangan zaman. (ant)


19

Kamis Pon, 2 Februari 2017

Bertemu Presiden Dari Hal. 1 Menurutnya, alangkah bagusnya jika dirinya bisa bertemu dengan Presiden Jokowi agar terdapat penjelasan terkait hal-hal yang benar dan tidak benar. ‘’Ada tiga sumber yang memberi tahu saya, bahwa beliau (Jokowi) juga ingin bertemu saya tapi dilarang duatiga orang di sekeliling beliau. Dalam hati saya hebat juga bisa melarang presiden bertemu sahabatnya yang juga mantan presiden,’’ ujar SBY. Sementara itu, SBY juga meminta pihak berwenang segera mengusut tuntas isu penyadapan yang dilakukan terhadap dirinya, seperti diungkapkan tim pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). ‘’Jika percakapan saya dengan Pak Maruf Amin atau percakapan siapa dengan siapa itu disadap tanpa alasan sah, tanpa perintah pengadilan dan hal-hal yang dibenarkan undang-undang, itu namanya ilegal. Saya berharap kepolisian, kejaksaan pengadilan untuk menegakkan hukum sesuai Undang-undang ITE,’’ tambah SBY. SBY menekankan tim kuasa hukum Ahok dalam persidangan menyebut memiliki bukti percakapan antara dirinya dengan Ketua MUI yang juga Rais Aam PBNU Maruf Amin yang menyangkut Fatwa MUI soal kasus Ahok. Menurutnya, sesuatu hal yang diutarakan dalam persidangan memiliki keabsahan dan kekuatan tersendiri. Oleh karena itu, dirinya meminta pengusutan atas penyadapan yang dilakukan terhadapnya. Dia menegaskan saat ini ‘’bola’’ persoalan bukan ada pada dirinya atau Maruf Amin atau Ahok dan kuasa hukumnya. Menurutnya, ‘’bola’’ persoalan kini berada di penegak hukum. ‘’Bola sekarang bukan ada pada saya, bukan di Pak Maruf Amin, bukan di Pak Ahok dan pengacaranya, tapi di Polri dan penegak hukum lain. Kalau ternyata yang menyadap adalah institusi negara, maka bola berada di Pak Jokowi,’’ jelasnya. SBY mengakui adanya percakapan antara dirinya dengan Maruf Amin melalui sambun-

gan telepon pada tanggal 7 Oktober 2016. Dia mengisahkan, pada tanggal 7 Oktober 2016 ada pertemuan antara Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni dengan dua organisasi. Pada hari itu dijadwalkan AgusSylvi bertemu dengan pengurus PBNU dan PP Muhammadiyah. Menurut SBY, sepengetahuannya tema pertemuan itu adalah Agus-Sylvi ingin memohon doa restu dan nasihat agar perjuangannya di Pilkada DKI Jakarta berhasil. ‘’Sebelum (Agus-Sylvi) berangkat saya berpesan menyampaikan salam saya kepada beliau-beliau (pengurus PBNU dan Muhammadiyah), dan saya akan senang jika kapan-kapan bisa bertukar pikiran tentang Islam dan dunia. Sebab, saat ini saya tergabung dalam Wise Persons Council dari Organisasi Kerja Sama Islam,’’ jelas SBY. Selanjutnya, kata SBY, dirinya diberi tahu bahwa dalam pertemuan di PBNU, pengurus PBNU yang hadir cukup lengkap, tidak hanya Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirajd namun juga ada Rais Aam PBNU Maruf Amin. SBY menerima laporan, lengkapnya pengurus PBNU yang hadir karena mengira SBY turut ikut dengan rombongan Agus-Sylvi. ‘’Dan kemudian, ada staf di sana yang menyambungkan saya dengan Pak Maruf melalui telepon, yang kaitannya bahwa kita insya Allah suatu saat bisa berdiskusi,’’ jelas SBY. SBY menegaskan percakapan itu disambungkan seorang staf, bukan dirinya menelepon Maruf atau sebaliknya Maruf meneleponnya. Dan percakapan itu tidak ada hubungannya dengan kasus Ahok atau tugas-tugas MUI. SBY meminta kepada pihak-pihak yang mempertanyakan sikap keagamaan MUI dalam kasus Ahok agar menanyakannya langsung kepada MUI. Dia juga meminta pihakpihak yang mengaku memiliki bukti percakapan antara dirinya dan Maruf, agar segera memberikan bukti itu kepadanya. SBY menilai bukti berupa transkrip sangat mungkin dilebihkurangkan, sehingga mengubah substansinya. (ant)

Dari Hal. 1

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro. ‘’Mr. Nakao juga dijadwalkan mengunjungi politeknik bidang elektronik dan perkapalan penerima bantuan ADB di Surabaya. Beliau juga akan meresmikan pusat unggulan teknologi di lima politeknik dan mengunjungi proyek sanitasi perkotaan,’’ kata Sri Mulyani. (ant)

Langsung Tinjau

Uang Pungli untuk Beli Kopi Denpasar (Bali Post) Jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungutan liar (pungli) di Tulikup, Gianyar, Wayan Suardi dan Megawati, Rabu (1/2) kemarin membawa tiga terdakwa ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Mereka yang duduk di kursi pesakitan adalah I Nyoman Prananjaya selaku Perbekel atau Kades Tulikup, I Gusti Ngurah Oka Mustawan, S.T., Klian Dusun Banjar Menak, dan I Gusti Ngurah Raka, Pakaseh atau Klian Subak asal Banjar Siut, Tulikup, Gianyar. kasus ini berawal pada 21 November 2016 saat saksi I Gusti Ngurah Chrisna Diana, S.T. menyuruh adiknya, I Gusti Ngurah Iska Juliahedi, mencari surat pengantar dari Kadus Banjar Menak, Pakaseh Subak Siyut dan Kades Tulikup untuk pengurusan permohonan sertifikat tanah milik ayah saksi, I Gusti Ngurah Sudana, seluas 400m2.

Kala itu, Iska Juliahedi ke rumah Oka Mustawan selaku kadus atau klian, untuk minta tanda tangan. ‘’Namun, Oka Mustawan tidak mau memberikan tanda tangan, karena menurutnya tanah yang dimohonkan tanah lebih,’’ ucap jaksa. Setelah pertemuan itu, Iska dan para tersangka kembali melakukan pertemuan di kantor kepala desa. Salah satunya Iska diajak bertemu di wantilan Kantor Kepala Desa. Iska digiring oleh Mustawan dan Ngurah Raka, usai bertemu kepala desa. Ngurah Raka saat itu minta pengertian Iska karena sudah membubuhkan tanda tangan, dan itu juga disebut pengurusan sertifikat tanah lebih. Begitu juga dengan Mustawan, meminta pengertian Iska walau mereka bersaudara. Oo… Ajik minta pengertian, minta beliin kopi,’’ ucap Iska seperti ditirukan jaksa dalam surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Oleh saksi, dikatakan

Dari Hal. 1

bahwa ini bukanlah tanah lebih, melainkan tanah asli milik orangtuanya. ‘’Kalau Ajik minta, minta berapa,’’ sambung saksi dengan bahasa Bali, yang diterjemahkan oleh jaksa. Setelah melakukan komunikasi, akhirnya tersangka meminta Rp 30 juta. Atas permintaan itu, Iska kemudian menghubungi kakaknya, Ngurah Chrisna Diana, dan dia juga kemudian datang ke kantor desa.Dengan terpaksa Gusti Ngurah Diana kemudian menyerahkan uang Rp 30 juta dan ditaruh di atas meja kades, Namun apes bagi kades. Tak lama setelah uang diserahkan, petugas Polda Bali datang dan mengamankan Kades Prananjaya lalu mengajak ke ruangannya. Polisi minta kades membuka laci dan meminta membuka isi plastik itu. Ternyata uang Rp 30 juta yang sebelumnya diterima dari Ngurah Diana. Terdakwa pun diamankan, begitu juga Mustawan dan Ngurah Raka. (kmb37)

Calon KPU

Raka Sandi Lolos Seleksi Tahap Tiga

Jakarta (Bali Post) Tim Panitia Seleksi (Pansel) menyerahkan nama-nama calon Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepada Presiden Joko Widodo, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (1/2) kemarin. Terdapat 14 calon anggota KPU dan 10 calon anggota Bawaslu yang selanjutnya akan diajukan Presiden Jokowi kepada DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) DPR. Salah satu dari 14 calon anggota KPU tersebut adalah I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi yang saat ini menjabat Ketua KPU Provinsi Bali. Sedangkan untuk Bawaslu, calon anggota Bawaslu dari daerah Bali tidak

lolos dalam seleksi terakhir Tim Pansel. Ketua Tim Pansel KPU dan Bawaslu Saldi Isra menjelaskan, Tim Pansel telah bekerja sejak Oktober 2016 untuk mencari anggota KPU dan Bawaslu baru periode 2017-2022. Sejak Januari Tim Pansel sudah menyelesaikan tugas sesuai undang-undang. ‘’Dari lebih 600-an orang yang mendaftar kemudian lolos ke tahap kedua, saya angkanya agak lupa. Kemudian tahap kedua dilakukan serangkaian tes, ada tes tertulis, tes tentang tata kelola pemilu, ada tes kesehatan, dan ada tes psikologi,’’ kata Saldi di Kantor Presiden, Rabu (1/2) kemarin. Tim pansel terdiri dari Haryono, Betty Alisyahbana,

Ramlan Surbakti, Widodo Eka Cahyana, Sudarmo, Valina Singka Subekti, Komaruddin Hidayat, Erwan Agus Purwanto, Hamdi Muluk dan Nico Harjanto. Saldi menjelaskan, pada tahapan kedua, ada 58 orang yang tersisa dengan komposisi 36 calon untuk KPU dan 22 orang calon untuk Bawaslu. Setelah itu, dilakukan seleksi tahap ketiga atau tahap akhir. Nama yang disetor ke Presiden adalah yang sudah lolos seleksi tahap ketiga. ‘’Nanti menghasilkan 14 calon yang sudah kami serahkan ke Presiden untuk calon anggota KPU dan 10 calon untuk Bawaslu yang sudah juga kami serahkan ke Presiden,’’ kata Saldi Isra. (kmb4)

Upaya Makar Dari Hal. 1

Pangsa Saham ‘’Indonesia sebagai anggota ADB memiliki pangsa saham yang besar dan sekaligus peminjam dari ADB,’’ katanya. Selain pertemuan dengan Presiden Jokowi, dalam kunjungan dua harinya di Indonesia, Nakao akan melakukan pertemuan dengan Menkeu Sri Mulyani dan

Sidang OTT Kades Tulikup

Aldwin menuturkan, selama ini Firza kooperatif menjalani dan memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait dugaan upaya makar itu. Penuhi Panggilan Sementara itu, Rabu kemarin, Habib Rizieq Syihab memenuhi panggilan polisi sebagai saksi. Usai diperiksa ia menyebutkan bahwa aksi 212 bukan kegiatan anti terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia

(NKRI) atau kebinekaan. ‘’Kita aksi untuk menegakkan hukum terhadap penista agama,’’ kata Habib Rizieq. Ia menyampaikan hal itu usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan upaya makar selama tujuh jam di Polda Metro Jaya. Rizieq mengaku diminta keterangannya untuk tersangka dugaan percobaan makar yakni Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Sri Bintang Pamungkas dan Ratna Sarumpaet. Imam FPI itu

menuturkan, para tersangka itu tidak terlibat upaya makar maupun pemufakatan jahat terhadap pemerintahan yang sah. Sementara itu, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Bachtiar Nasir mengungkapkan penyidik mengonfirmasi soal agenda aksi 411. Bachtiar juga membantah aksi 411 tersebut bertujuan menggulingkan kekuasaan dan pengunjuk rasa tidak menghendaki terjadi kerusuhan. (ant)

Sementara itu, Camat Kediri I Made Murdika didampingi Perbekel Desa Buwit I Wayan Pugeh langsung meninjau kejadian itu. Murdika menjelaskan jika keluarga I Wayan Sunarta memang merupakan warga tergolong RTM (Rumah Tangga Miskin). Sebenarnya untuk rumah yang ditempati rencanya akan diajukan bedah rumah pada tahun 2017, namun keburu ambruk. ‘’Keluarga ini tergolong RTM, dan untuk rumahnya akan diajukan mendapatkan bedah rumah,’’ beber Murdika. Agar proses bantuan bedah rumah cepat terlaksana, ia sudah menghubungi Dinas Sosial Tabanan untuk segera mengecek ke lokasi

agar secepatnya mendapat bantuan. ‘’Besok (hari ini - red) Dinas Sosial akan turun dan langsung memverifikasi kerusakan rumah Wayan Sunarta,’’ tambah Mudika. Sementara itu, Kasubag K edaruratan dan Logistik BPBD Tabanan Putu Trisna Widiatmika saat mendapat laporan dari warga langsung menuju lokasi dengan menerjunkan 10 anggota BPBD Tabanan. Saat itu pula pihaknya telah membantu tenda serta membantu logistik berupa makanan, perlengkapan tidur, dan perlengkapan mandi. ‘’Kita saat ini sudah membuatkan tenda untuk tidur buat sementara dan sudah membantu logistik untuk keperluan darurat,’’ ujarnya. (kmb28)

Satu Pasar Dari Hal. 1 Selain itu, Pemkab Gianyar juga berencana melakukan membangun Pasar Silakarang tahun ini. Dengan begitu, jumlah total pasar tradisional adalah 57 unit. Di masingmasing kecamatan terdapat satu pasar tradisional besar. ‘’Dari 57 ini ada 7 pasar tradisional besar, sisanya itu pasar tradisional yang ada hampir di setiap desa,’’ ungkap politisi asal Payangan ini. Puluhan pasar lainnya juga mendapat penataan ringan supaya secara bertahap bisa memenuhi ketentuan pasar rakyat dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). ‘’Ada puluhan item dalam ketentuan pasar rakyat berstandar SNI. Kita harap dengan ini

dipenuhi bisa meningkatkan kunjungan warga ke pasar,’’ tambahnya. Pria yang akrab disapa Agus Mahayastra ini juga tidak menampik bahwa keberadaan pedagang dan pasar tradisional kini mulai terhimpit dengan manjamurnya pertumbuhan minimarket hingga supermarket. Berdasarkan data Inspektorat Provinsi Bali, jumlah toko modern di Gianyar saat ini mencapai 154 unit, 54 di antaranya beroperasi tanpa izin alias bodong. ‘’Toko modern juga akan kita tertibkan secara bertahap. Kemarin ada toko modern yang beroperasi sampai 24 jam, sudah saya sidak karena ini dikhawatirkan menjadi tempat tongkrongan anak muda ke arah negatif,’’ tandasnya. (kmb35)

Kamis, 2 Februari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Yadnya sebagai Media Pembelajaran (5) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Ball Krisna (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita Sanggar Ratu Kinasih Lembongan (1) 10.05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Upacara Ngenteg Linggih (1) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Taksu Mengabdi untuk Kesenian Karawitan 14.05 Klip Bali

14.30 Kidung Interaktif 15.30 Education On Bali TV 16.05 Round Up The World 17.05 Healthy Life 16.30 Agrobisnis Timun Mini Jadi Incaran Pasar 17.00 Nangun Yadnya Karya Manusa Yadnya Geria Watu Penyobekan Denpasar 17.30 Wawancara Eksklusif Tahun Baru Imlek 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Sanggar Tari & Tabuh Purnama (2) 21.00 Serial Buddha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi Sehat dengan Pranayama 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong Cupak Grantang (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Tanjung Bungkak (2) 24.00 Penutup

Bhagawan Vyasa Yakinkan Yudhishthira Bumi Jadi Miliknya

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Empat Puluh Enam) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

GURU Drona dan putra Suta itu seharusnya telah dibantai oleh Dhananjaya yang berlengan perkasa itu. Lalu kemudian Arjuna membantai Raja Sindhu, yang tautannya sangat kecil. Hukuman terhadap putra Suta itu harusnya dilakukan olehku. Karena itu, oh pahlawan, sekarang aku akan bertarung membantai putra Suta itu. Bhimasena yang berlengan perkasa itu sekarang sedang sibuk dengan divisinya.’’ Setelah mengucapkan katakata ini, Prabu Yudhishthira dengan cepat meneruskan jalannya. Tujuannya tiada lain melawan Karna. Putra sulung Pandu itu memegang busurnya yang hebat. Kemudian meniup terompet karangnya dengan dahsyat. Dengan didampingi pasukan Panchala dan Prabhadraka yang terdiri dari seribu buah kereta, tiga ratus ekor gajah, lima ribu ekor kuda, termasuk Sikhandin dengan cepat mengikuti jejak sang prabu. Kemudian orangorang Panchala dan pihak Pandava itu memakai baju zirahnya. Dikepalai Prabu Yudhishthira,

pasukan Pandava menabuh genderang-genderang mereka. Selian itu meniup terompet-terompet kerang mereka. Pada saat itu, Vasudeva yang berlengan perkasa itu menyapa Dhananjaya. ‘’Dipenuhi dengan kemarahannya, Prabu Yudhishthira meneruskan jalannya dengan sangat cepat. Harapannya, secepatnya bisa membantai putra Suta itu. Tidak pantas jika engkau harus mengandalkan dia dalam hal ini.’’ Setelah mengucapkan katakata ini, Hrishikesa dengan cepat memacu kuda-kudanya. Sungguh, Janardana mengikuti jejak Yudhishthira. Setelah melihat putra Dharma Yudhishthira, yang pikirannya disengsarakan kesedihan dan dihanguskan seolaholah oleh api kemarahan. Putra Dharma itu menyerbu dengan cepat ke kubu Kuru. Tujuannya hanya satu membantai putra Suta itu. Kemudian, tiba tiba muncul Bhagawan Vyasa menghampirinya Yudhishthira dan mengucapkan kata-kata ini. Vyasa berkata, ‘’Berkat na-

sib baik, Phalguna masih tetap hidup. Sungguh, Karna telah menyimpan panahnya. Putra Suta itu hanya berkeinginan membantai Savyasachin, oh banteng keturunan Bharata. Berkat nasib baik Jishnu tidak terlibat perang tanding melawan Karna sebelumnya. Padahal masingmasing dari mereka dalam kasus itu saling menantang satu dengan lainnya. Mereka telah menembakkan senjata-senjata surgawinya ke segala sisi. Senjata-senjata putra Suta itu akan dihancurkan Arjuna. Yang terdahulu kemudian akan dibuat sengsara oleh yang belakangan. Dan pasti telah melemparkan panah Dewa Indra itu dalam pertempuran. Oh Yudhishthira! oh orang utama dari keturunan Bharata, jika ini telah dilewati, kemudian kesedihanmu, oh pemberi kehormatan-kehormatan sudah sirna. Hal itu berkat pengorbanan Rakshasa Ghatotkacha. Putra Bhima itulah yang akhirnya dibantai putra Suta itu dalam pertempuran menggunakan senjata dahsyat itu. Sungguh, Ghatotkacha telah

dibantai oleh kematian itu sendiri, yang membuat panah milik Vasava itu hanya menjadi sebuah alat saja. Untuk kebaikanmu. oh tuan, rakshasa itu telah dibantai dalam pertempuran. Jangan marah, oh orang yang utama dari keturunan Bharata. Dan jangan menjadikan hatimu dalam kesedihan. Oh Yudhishthira, ini adalah akhir dari semua makhluk di dunia ini. Dengan bersatu dengan saudara-saudaramu dan semua raja yang terkenal dari kelompokmu itu bertarunglah dengan para Kaurava, dalam pertempuran, oh Bharata!

Pada hari kelima, mulai hari ini bumi ini akan menjadi milikmu. Oh macan di antara manusia, selalu berpikirlah yang terbaik. Dengan sebuah hati bahagia. oh putra sulung Pandu, laksanakan kebaikan kepada semua makhluk, tapa penebusan dosa, beramal-derma, pengampunan, dan jalankan kebenaran. Kemenangan ada di mana kesalehan berada. Setelah mengucapkan kata-kata ini kepada putra Pandu itu, Bhagawan Vyasa seketika membuat dirinya lenyap.’’ (bersambung)

Sloka 12.2 Sri-Bhagavan uvaca mayy avesya mano ye mam nitya-yukta upasate shraddaya parayopetas te me yuktatama matah Mereka yang memusatkan pikirannya kepada-Ku, memuja-Ku yang selalu harmonis dan terlapis dengan iman yang tertinggi – mereka Aku anggap sebagai yogi-yogi yang terbaik.


16 Pages

26 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

Philippines police behave like “criminal underworld” in drugs war

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

, February Thursday

2, 2017

is not Ben Affleck man, Bat directing duce, star but will pro Thursday,

February

2, 2017

a spewho hold said Affleck certain characters of millions,”role demands “There are

the hearts this I is no longer cial place in “Performing War- in the statement. the very best performance — Ben Affleck and movie for for the standalone Affleck said it focus, passion LOS ANGELES as the superhero Dawn to can give.” the Batman his debut directing In a statement Monday,do both jobs v Superman: and Affleck made in “Batman to write a I cannot and the studio ner Bros. summer attached clear that that he studio last and he had been movie for about “has become require” and of Justice,”Batman standalone this summer with they director. the level for a new Comic-Con direct the like “Wonder attended Zack directors, are looking year. He

League’s” also DC Universe fall his fellow Patty Jenkins, “Justice who this past Woman’s” Rick Famuyiwa, “The Flash.” Snyder, and from directing said that it “fully to stepped away in a statement committed Batman The studiodecision and “remains his a standalone to bring supports” with him a longstand-a working life.” have had picture to Bros. and Affleck alone, Affleck made fall Warner This past “Suicide Squad,” e Wayne in wrote, directed ing relationship. and Batman/Bruc cameo as “The Accountant,” “Live by Night.” starred in in the period drama Press in December and starred to The Associated time with the script ” chalSpeaking he was taking his “exhilarating said called an , Affleck which he airplane.” off for Batman, jumping out of an start kickingBoth films. lenge, “likeBros. has had a rocky of DC ComicsSquad” were Warner universe be “Suicide its expandedSuperman” and still managed to v but they “Batman by critics, in “Justice savaged as Batman profitable. decently will appear next Nov. 17. The Batman out on Affleck title or rean official for 2018. which comes League,” doesn’t yet have pegged Afstandalone but it was tentativelyare making it,” we extremely lease date, P in this, and “I remain “I am still continued. look forward to bringChris Pizzello/Invision/A Photo by and writer and fleck’s statement producer, premiere of committed to this project,around the world.”(ap) at the the director, life for fans on Monday, ing this to Ben Affleck, by Night,” poses Theatre Chinese star of “Live at the TCL Angeles. the film in Los Jl. D.Tamblingan Sanur Jan. 9, 2017

You can

ional Bali

find Internat

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

REUTERS/Romeo

operation,

cry during

his funeral

rites at the

Ranoco

north

behave like es police in drugs war Philippin rld” underwo “criminal

shot who was David, 21, John JezreelFebruary 1, 2017. ones of Philippines and loved Friends in Metro Manila, cemetery

dead in

what police

said was

and pushers

an anti-drug

efthat were of the

Amofficer told the A senior police are “paid by of the equivaand killing by nesty that police receiving per killing the kidnap gered by encounter”, $160 Korean businessmen making said the lent of at least a South nothing for police. He the

received place at drug users lists, with many drugs squad , had and which took hit in the dead. that some arrests. on drugs they fectivelynamed ending up reported and incident, police headquarters and tarAmnesty g the war by undertakers people national exaggerated the countrypolice. way, rewarded prosecutin criminal underworld the number embarrassed Duterte used police are dead bodies their of the for killings the - Police including MANILAhave behaved like , taking payments to a report flawed data, in the Philippines, nished the image for sending from victims’ homes, ’ crackpolice of drug users police steal are on the Philippines to be suppressing homes, according SS PRESSURE his anti-narcotics a Reuters ‘RELENTLE the vast majority and paid killers are supposed bodies to funeral red to justifyaccording to said 6 to page Amnesty it investigated “ap-l payroll. . no state-sponso and down, . inand delivering Continued deaths “There is on Wednesday extra-judicia investigation of Amnesty’s of the killings heard released s report policy of extra-judicialeffort on the based on to have been and deliberate The release d International’ which wasand towns, pear is relentlesscarry out the unlawful government Amnesty drugs-relate that there by vestigation, killings to cities wave of or acRodrigo part of the PNP and within legal 59 killings in 20 over the killings carried out said the President its complicity midproperly amid uncertainty government order or with killings since to power in campaign he said. n’s after the year, comes came Duterte processes,” of reports last had crackdown all anti-drug operaquiescence”. administratio to be “systematic, due to by authoriIn a series “The Duterte the police on the police 2016 appeared suspended on Monday Philiporganised” pressure in anti-drug crimes Reuters showed that in their drug by police The planned and relentless kill rate yet tions could constitute corruption. Agency to deliver results encourage ties and a 97-percentthe strongest proof the Enforcement has helped shoot- rampant report against humanity.to the findings, operations, were summarily pine Drugs now been given operations practices,” the has Ernesto that police abusive Responding spokesman after these found (PDEA) in the campaign. drug suspects. the Philippine presidential lead role made the decision trig- said. reports also no ing The Reuters officials in poor Sunday Duterte Abella defended(PNP), saying statePolice meeting on police low-level National a security killings were s by that ods helped alleged extra-judicial neighbourho lists” of and investigation had proved assemble “watch sponsored Senate committees

also be News can at Global 9.30 in “Bali Image” 96.5 from Radio FM am. Listen until 10.00Radio FM at adio. to Global bali.listen2myr at http:// http://globalfm video streaming and http:// com or live ali.com bali. radioglobalfmbnnel/global-fmustream.tv/cha

that.

KAMIS PON, 2 FEBRUARI 2017

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

SETELAH sukses dengan dua single yang dirilis sebelumnya yaitu ‘’Suksema Meme Bapa’’ dan ‘’Ubud Lestari’’, kini penyanyi cilik Cintya LD kembali merilis single teranyarnya yang berjudul ‘’Pelangi Bali’’. Dalam lagu ini, Cintya masih mempercayakan Dek Artha sebagai arransemen musik, serta Mang Raka selaku pencipta lagu yang tentunya sudah memiliki pengalaman yang tak diragukan lagi dalam dunia musik. I Wayan Ada selaku orangtua serta manajer Cintya LD mengatakan kiprah anaknya tersebut sangat didukung untuk menggali potensi yang dimiliki. Berbagai prestasi diraih Cintya LD di ajang lomba seperti juara I Lomba Bercerita Agama Hindu tingkat Nasional dan juara II Dharma Wacana Bahasa Indonesia tingkat Provinsi Bali. ‘’Saya selaku orangtua pastinya akan terus mendukung anakanak untuk memgembangkan bakatnya. Seperti Cintya LD yang memiliki banyak prestasi, baik itu nyanyi, masatua Bali, dharma wacana dan itu semua

’’Pelangi Bali’’ untuk Promosikan Pariwisata Bali Tahun Ini, Disparda Denpasar Kembali Gelar Penilaian ’’Green Hotel’’ DINAS Pariwisata Daerah (Disparda) Kota Denpasar kembali melaksanakan sosialisasi program Green Hotel bagi hotel bintang dan nonbintang di wilayahnya. Di samping sosialisasi, juga akan melakukan penilaian terhadap hotel-hotel yang sudah pernah mengikuti sosialisasi. Hal tersebut terungkap pada acara rapat program Green Hotel 2017 di kantor Dinas Pariwisata, Gedung Sewaka Dharma Lumintang, Selasa (31/1). Rapat dipimpin Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Usaha Pariwisata Ida Bagus Alit Surya Antara didamping Kasi Akomodasi Pariwisata Ni Luh Gde Tirtawati dan Kasi Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Usaha Pariwisata Ni Wayan Dandem. Sementara Tim Green Hotel Bali Travel News (BTN) yang hadir yaitu Gde Palgunadi, A.A. Gde Raka Dalem, Ketut Sumadi, Putu Steven Oka Putra dan Nyoman Budarsana. Alit Surya Antara mengatakan, untuk tahun 2017 ini ada 60 hotel yang akan mengikuti sosialisasi. Semuanya merupakan peserta baru. Sementara hotel yang akan dinilai sudah pernah mengikuti sosialisasi green hotel tahun 2016. ‘’Green hotel sudah menjadi program Pemerintah Kota Denpasar yang bertujuan untuk mewujudkan hotel yang memenuhi standard green,’’ katanya. Di samping juga akan dinilai 30 hotel yang telah mengikuti program serupa tahun sebelumnya. Diusulkan dalam rapat itu agar setelah penilaian, sebaiknya ada sebuah penghargaan (reward) diberikan kepada hotel yang benar-benar melaksanakan konsep Green Hotel. Anggota tim seperti Ketut Sumadi dan Raka Dalem lebih membahas pada sistem pelaksanaan yang efektif dan efisien. Misalnya pembagian hotel menjadi tiga kategori, serta diikuti dengan pembagian tim yang bisa mengatur jadwal penilaian ke lapangan. Raka Dalem menegaskan, hotel yang konsisten melaksankan konsep Green Hotel secara terus-menerus perlu diberikan nilai plus. Begitu juga sebaliknya, kalau ada yang menurun, maka perlu memberikan sanksi dengan mencabut sertifikat yang pernah diraihnya. (kmb)

pernah dia juarai. Jadi saya sebagai orangtua tetap memberikan dukungan semaksimal mungkin,’’ ujar Wayan Ada. Terkait single terbaru yang berjudul ‘’Pelangi Bali’’, ia mengatakan ada pesan yang ingin disampaikan, yakni Bali itu shanti (damai). Diharapkan banyak tamu mancanegara yang menjadikan Bali sebagai tujuan utama berwisata. Lewat single terbaru kali ini, Wayan Ada pun berharap bisa mengajarkan ke anak-anak untuk ikut serta dalam mempromosikan keindahan alam Bali ke dunia mancanegara. Sehingga Bali menjadi daerah tujuan pariwisata nomor satu di dunia. Ia pun berharap single ‘’Pelangi Bali’’ mampu diterima pencinta musik Bali, khususnya anak-anak. ‘’Saya mencoba untuk mengajarkan anak-anak untuk peduli kepada tanah kelahiran sejak dini. Salah satunya dengan karya seni yang di dalamnya mengandung pesan yang secara tidak langsung ikut mempromosikan Bali,’’ pungkasnya. (win)

Pawai Ogoh-ogoh, Larang Gunakan ’’House Music’’

MENCIPTAKAN ketertiban dan kenyamanan saat malam pangerupukan, Pemerintah Kota Denpasar melarang seluruh sekaa teruna dan komunitas masyarakat menggunakan house music. Larangan ini telah disampikan dan disosialisasikan kepada sekaa teruna dan komunias masyarakat beserta tokoh masyarakat, beberapa waktu lalu. Hal tersebut disampaikan Plt. Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Wayan Sujati saat ditemui, Rabu (1/2) kemarin, di ruang kerjanya. Lebih lanjut Sujati menambahkan, penggunaan house music tidak sesuai dengan kaidah budaya Bali yang religius juga rentan dapat menimbulkan situasi yang tidak kondusif dan dapat menimbulkan gesekan antarwarga. Sebagai kota yang berwawasan budaya, Sujati mengajak semua masyarakat Kota Denpasar terutama kepada sekaa teruna yang akan mengikuti dan melakukan prosesi pengarakan ogoh-ogoh agar ikut menjaga ketertiban dan keamanan masing-masing. ‘’Mari kita jadikan spirit Hari Suci Nyepi untuk mulat sarira dan mampu mengendalikan diri, sehingga tidak terjerumus melakukan hal-hal yang bersifat negatif yang dapat memancing timbulnya

suasana yang kurang harmonis. Mari kita jaga bersama dan lakukan prosesi ogoh-ogoh ini dengan tertib sehingga tidak menimbulkan gesekan antarpengusung ogoh-ogoh, sehingga tidak menodai kesucian hari raya Nyepi ini,’’ ujarnya. Ia berharap iring-iringan ogoh-ogoh ini menggunakan gamelan Bali dan boleh menggunakan sound system namun yang diputar musik gamelan Bali, sehingga prosesi dapat berjalan dengan hikmat dan tertib. Untuk itu diharapkan peran para klian banjar, bendesa pakraman, pecalang, serta kades dan lurah agar ikut mengawasi warga masyarakatnya, sehingga pelaksanaan prosesi pengarakan

ogoh-ogoh dan malam pa-ngerupukan dapat berjalan dengan tertib dan lancar. ‘’Peran dari tokoh-tokoh masyarakat adat ini sangat kami harapkan untuk ikut membantu dan mengawasi prosesi ini di samping dari aparat Kepolisian, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar,’’ ujarnya. B i l a semua pi-

hak telah menaati aturan dan imbaun yang telah ditetakan sudah dipastikan dapat mewujudkan rasa damai sesuai makna dari perayaan hari raya suci Nyepi tersebut. Tidak hanya itu, dalam mengarak ogoh-ogoh, Sujati juga berharap tidak sampai keluar dari desa pakraman masing-masing untuk menghindari terjadinya hal- h a l yang tidak diinginkan. Di sini kembali peran semua pihak mulai dari bendesa adat setempat,

OGOH - Peserta pawai ogoh-ogoh bersiap mengarak ogoh-ogoh pada rangkaian hari Nyepi 2016.

Adam Levine Terima ’’Walk of Fame’’

VOKALIS Maroon 5, Adam Levine, akan mendapat penghormatan bintang di Hollywood Walk of Fame. Pria yang merupakan pelatih The Voice itu akan menerima Walk of Fame ke-2.601 pada 10 Februari mendatang. Acara penganugerahan Walk of Fame ini akan dihadiri oleh temannya dalam The Voice Blake Shelton dan legenda rock Sammy Hagar. Keduanya akan memberi pidato dalam acara tersebut. ‘’Penggemar Adam Levine telah dengan sabar menunggu datangnya hari ini,’’ kata produser Walk of Fame Ana Martinez dalam sebuah pernyataan dikutip dari Billboard.com. ‘’Fans dari seluruh dunia terus-menerus menanyakan kepada kami, ‘Kapan? Kapan?’, saat ini waktunya, dan kami mengundang seluruh fans Adam untuk bergabung bersama kami dan menikmati ‘Moves like Jager!’ Levine dan mendengar suaranya,’’ sambungnya. Meskipun Levine dikenal secara personal setelah 12 musim The Voice, dia akan mendapat penghormatan dalam kategori Recording (rekaman) di mana dia pertama kali mencatatkan namanya sebagai penyanyi dan penulis lagu dalam grup band Maroon 5. Acara Hall of Fame untuk Levine akan dimulai pada pukul 11.30 waktu setempat, bertempat di Hollywood Blvd. di Los Angeles, dan akan disiarkan secara langsung dan eksklusif di www.walkoffame. com. (ant) Adam Levine

tokoh masyarakat, Satpol PP, pecalang, pihak kepolisian dan TNI diharapkan dapat membantu dalam mewujudkan kenyamanan dalam menyambut hari raya Nyepi. ‘’Kami berharap semua pihak melaksanakan peran masing-masing untuk menciptakan ketertiban dalam merayakan hari raya Nyepi bulan Maret mendatang,’’ ujarnya. (kmb12)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 02 Februari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu