20 HALAMAN
NOMOR 162 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu paing, 1 februari 2017
Rendah, Kesadaran Pecandu Lapor Diri
BERDASARKAN hasil penelitian BNN bersama Pusat Penelitian dan Kesehatan (Puslitkes) Universitas Indonesia (UI) tahun 2015, jumlah penyalah guna narkotika di Provinsi
Putu Gede Suastawa, S.H. kepada Indonesia Network, Bali Post dan Bali TV. Brigjen Suastawa menyayangkan selama 2016, kesadaran pecandu narkoba untuk melapor diri masih rendah. Dari catatan BNNP Bali, jumlah voluntary (lapor diri) yang mengikuti program rehabilitasi 172 orang dan compulsary (penindakan) 802 orang. ‘’Itu pun yang mau lapor diri bukan atas kesadaran sendiri, melainkan diajak orangtua, saudara dan teman. Jadi pecandu yang sadar lapor diri masih rendah. Anehnya lapor diri setelah keluarganya kewalahan
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Perangi Narkoba, Kedepankan Peran Desa Pakraman
Bali 61.353 orang. Terjadi kenaikan pecandu non-suntik sebesar 1.414 orang yang merupakan pengguna narkotika jenis sabu-sabu. ‘’Tahun 2017 kami berharap jumlah pengguna bisa terus ditekan dan pengungkapan ditingkatkan. Apalagi ada banyak komunitas, pelancong atau turis banyak, sehingga pangsa pasar narkoba di Bali cukup bagus. Kondisi ini harus disadari dan disikapi dengan cara mampu bentengi diri agar tidak terpengaruh atau kena narkoba,’’ tegas Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs.
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
menghadapi keluarganya yang pakai narkoba,’’ ujarnya. Bulan ini, BNNP menangkap delapan tersangka dan sedang diproses penyidikan. Dengan demikian ada peningkatan dibandingan Januari 2016 nihil tangkapan. ‘’Sudah ada penindakan. Itu fenomena kinerja BNNP meningkat,’’ tandas mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. Upaya pemetaan wilayah yang rawan dan belum tersentuh narkoba sudah dilaksanakan. Hal. 19 Peredaran Narkoba
‘’…mereka kami latih dalam hal pencegahan seperti memberi informasi, memberi pengetahuan tentang P4GN. Minimal untuk diri sendiri dulu. Selama ini saat sweeping kami melibatkan pecalang karena paham wilayah dan penduduk pendatang. Sangat efektif, apalagi setiap desa pakraman pasti ada pecalangnya.’’ Putu Gede Suastawa Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Rabu, 1 Februari 2017
Barack Obama Kritik Trump Jakarta (Bali Post) – Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, yang baru 10 hari meninggalkan Gedung Putih, akhirnya buka suara dan turut mengutuk kebijakan presiden penggantinya, Donald Trump, terkait larangan imigran yang menuai kontroversi. ‘’Mantan Presiden (Obama) secara mendasar tidak setuju dengan perilaku diskriminatif terhadap seseorang hanya karena kepercayaan atau agama mereka,’’ kata juru bicara Obama, Kevin Lewis, sebagaimana dilansir Guardian, Selasa (31/1) kemarin.
Barack Obama
Kasus Makar
Firza Ditangkap Lagi Jakarta (Bali Post) – Aldwin Rahadian, pengacara Firza Husein, mempertanyakan alasan penyidik Polda Metro Jaya menangkap kliennya kemudian dibawa ke Markas Komando (Mako) Brimob Polri Kelapa Dua, Depok, pada Selasa (31/1) siang pukul 11.00 WIB. Aldwin mengatakan Firza Husein dibawa ke Mako Brimob dari rumahnya di Lubang Buaya, Jakarta Timur, atas tuduhan makar. Sebelumnya Firza juga sudah pernah ditangkap atas tuduhan makar pada 2 Desember 2016. ‘’Kok ditangkap lagi, ada apa ya? Apa sekadar melengkapi pemeriksaan saja ya? Saya belum bisa konfirmasi. Ini penangkapan kedua setelah 2 Desember 2016,’’ kata Aldwin Rahadian. Firza Husein sudah pernah ditangkap atas dugaan makar pada 2 Desember 2016 bersama sejumlah tokoh lain yaitu Sri Bintang Pamungkas, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet dan Ahmad Dhani. Selain itu, Firza yang aktif di Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana juga mendapat somasi dari Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) karena mencatut nama putra mantan Presiden Soeharto itu. Kuasa hukum Tommy Soeharto, Cynthia Sutrisno, mengatakan pihaknya menunggu iktikad baik dari Firza Husain dan kuasa hukumnya untuk menjawab somasi pertama terkait pencatutan nama Tommy Soeharto. Hal. 19 Sahabat Cendana
Sebelumnya, Obama sempat menyebutkan beberapa isu yang mungkin akan membuatnya kembali terlibat dalam keriuhan politik saat menyampaikan konferensi pers terakhirnya sebagai Presiden AS awal Januari lalu. ‘’Ada perbedaan antara fungsi-fungsi normal politik dan isu-isu ataupun momen tertentu yang saya pikir bakal mempertaruhkan nilai-nilai dasar kita,’’ kata Obama kala itu. Pada Senin (30/1), Lewis mengungkapkan bahwa Obama ‘’sedikit lega’’ dengan banyaknya keterlibatan massa di seluruh negeri, kemungkinan merujuk pada serangkaian aksi protes sepanjang akhir pekan menolak
kebijakan Trump tersebut. ‘’Dalam pidato terakhirnya sebagai Presiden AS, dia berbicara tentang betapa pentingnya peran seluruh masyarakat sipil dan bagaimana seluruh masyarakat Amerika bertanggung jawab sebagai penjaga demokrasi -- bukan hanya pada saat pemiihan umum, namun setiap hari,’’ kata Lewis. Obama juga menolak perbandingan yang disampaikan pemerintahan Trump terkait kebijakan larangan imigran tersebut dengan kebijakannya meningkatkan pengawasan terhadap pengungsi dari Irak pada 2011 silam setelah dua imigran Irak terlibat serangan teror di Kentukcy. Hal. 19 Menentang Pemerintah
Donald Trump
Pertama Kalinya, LHE AKIP Tabanan Raih Predikat B
Bupati Eka: Jangan Lelah Berbenah dan Belajar
LHE AKIP - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti (kiri) usai menerima penghargaan dari Menteri PAN RB Asman Abnur yang LHE AKIP wilayahnya mendapatkan predikat B.
Tiga Terduga Teroris Ditangkap di Jateng
Mengawali Tahun 2017
Semarang (Bali Post) – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris di tiga daerah berbeda di Jawa Tengah dalam kurun waktu Senin (30/1) hingga Selasa (31/1) kemarin. Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Djarod Padakova mengatakan, tiga terduga teroris tersebut ditangkap di wilayah Grobogan, Sragen dan Karanganyar. ‘’Dari Polda dan Polres setempat hanya membantu pengamanan,’’ katanya. Terduga teroris Sugiyono (37), warga Karangjati, Ngawi, Jawa Timur ditangkap di Grobogan. Sementara terduga terosis yang ditangkap di Gemolong, Kabupaten Sragen diketahui bernama Jumali (30). Densus kemudian menangkap terduga teroris bernama Sugiyanto (38) di Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar pada Selasa pagi kemarin. Para terduga teroris tersebut masih diperiksa intensif di Solo sebelum akhirnya dibawa ke Jakarta. Djarod tidak menjelaskan ketiga terduga teroris tersebut terkait dengan kasus teros di mana. Berdasarkan informasi, ketiga terduga teroris tersebut terkait dengan bom Bekasi. Jumal (Jm) ditangkap di bengkelnya di Jalan Raya Solo-Purwodadi Km 19 Kampung Godekan RT 3 RW 1 Kelurahan Kragilan Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen, Selasa kemarin. Menurut informasi dari warga sekitar, Jm ditangkap saat berada di bengkelnya, Selasa pagi. Hal. 19 Lokasi Bengkel
DI AWAL tahun 2017, Pemkab Buleleng meraih dua penghargaan sekaligus. Penghargaan pertama di bidang Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) dan Wahana Tata Nugraha (WTN) Kategori Mantap Tahun 2016. Penghargaan ini diserahkan terpisah, Selasa (31/1) kamrin. Penghargaan LAKIP diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) Asman Abnur kepada Pelaksana tugas (Plt) Bupati Buleleng Ir. I Made Gunaja, M.Si. di Kantor Gubernur Jawa Timur (Jatim). Prestasi ini direbut setelah Buleleng berhasil meningkatkan raihan nilai dari sebelumnya C sekarang menjadi B. Plt. Bupati Made Gunaja di sela-sela menerima penghargaan itu mengaku senang karena Buleleng bisa meraih penghargaan bertarap nasional. Prestasi ini bisa diraih tidak lepas dari kinerja seluruh SKPD lingkup pemkab yang kini dikendalikannya. Menurut Gunaja, selama kepemimpinan Bupati nonaktif Putu Agus Suradnyana, pro-
UPAYA Pemkab Tabanan untuk selalu berbenah diri dan meningkatkan kinerja, utamanya menyangkut akuntabilitas, terus dilakukan. Hal tersebut rupanya mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB). Terbukti, Kemen-PAN RB memberikan predikat B untuk Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LHE AKIP) tahun 2016. Predikat tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemkab Tabanan. Sebab, predikat tersebut baru kali ini diperoleh setelah sekian lama Pemkab Tabanan harus puas dengan predikat CC. Bahkan, sempat pula hanya mendapatkan predikat C. Penyerahan LHE AKIP tersebut berlangsung di Ruang Rapat Hayam Wuruk Kantor Gubernur Jawa Timur, Selasa (31/1) kemarin. Kebetulan, Provinsi Jawa Timur dipilih sebagai tuan rumah untuk kegiatan penyerahan LHE AKIP Regional II yang mewilayahi pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan, Lampung, Bali, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara
Timur. LHE AKIP untuk Kabupaten Tabanan diterima langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dari Menteri PAN RB Asman Abnur bersama enam bupati/wali kota yang LHE AKIP wilayahnya mendapatkan predikat B. Usai menerima LHE AKIP tersebut, Bupati Eka mengungkapkan rasa syukurnya. Baginya, dengan diperolehnya predikat tersebut, upaya Pemkab Tabanan untuk menggenjot kinerja telah mengalami peningkatan. Selain itu, dia juga menyampaikan terima kasihnya kepada Bappeda, Inspektorat, serta Bagian Ortal selaku organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi hal ini. ‘’Cuma, selalu saya tekankan, jangan sampai penghargaan ini membuat kita terlena dan cepat puas diri. Ke depannya, kita harus bahu-membahu untuk selalu meningkatkan kinerja. Baik dalam perencanaan program, evaluasi serta pengawasan. Begitu juga dengan persoalan efisiensi dan efentivitas anggaran,’’ tegasnya. Hal. 19 Lebih Baik
Buleleng Raih Dua Penghargaan Berskala Nasional gres nilai LAKIP menunjukkan peningkatan. Ini dibuktikan jika sebelumnya nilai C hingga sekarang mencapai nilai B. ‘’Kita berhasil mendapatkan hasil yang cukup memuaskan, ini menandakan sinergitas antar-SKPD sangat baik. Ke depannya ini harus terus ditingkatkan,’’ katanya. Sementara itu, Sekda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. yang mendampingi Plt. Bupati Gunaja mengatakan hasil ini tercapai karena ada perubahan yang telah dilakukan dengan berkaca pada capaian sebelumnya. Puspaka berharap ke depan SKPD lebih meningkatkan kinerja dan mencapai nilai BB bahkan A. ‘’Kita telah memperbaiki dan mengubah apa yang menjadi faktor penyebab dari evaluasi tahun sebelumnya, sehingga kita berhasil meningkatkan nilai tahun ini,’’ tegasnya. Sementara itu di Jakarta, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng Gede Gunawan Adnyana Putra mewakili Plt. Bupati menerima anugerah Wahana Tata Nugraha (WTN) Kategori Mantap Tahun 2016. Hal. 19 Pemerintah Pusat
PENGHARGAAN - Pemkab Buleleng merebut dua penghargaan bertaraf nasional yang diserahkan Selasa (31/1) kemarin.
DENPASAR
2
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Kasus Turis New Zealand
BNN Hendak Bersaksi, Sidang Malah Ditunda Denpasar (Bali Post) Pascadibacakan dakwaan atas kasus narkoba jenis sabu-sabu dengan terdakwa Myra Lynne Williams (28) asal New Zealand, jaksa penuntut umum (JPU) Paulus Agung sedianya melakukan pembuktian dengan menghadirkan saksi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. Namun, sidang terpaksa ditunda karena ketua majelis hakim Dr. Yanto tengah sibuk menghadiri acara lain. Penundaan sidang itu dibenarkan JPU dari Kejaksaan Tinggi Bali. ‘’Hari ini dijadwalkan saksi dari BNNP Bali, namun ditunda karena hakim ada acara,’’ ujar JPU Paulus Agung. Sebelumnya dalam dakwaan jaksa disebutkan bahwa Myra didakwa tanpa hak atau melawan hukum mengimpor narkotika golongan I jenis methampetamina seberat 0,43 gram netto. Atas perbuatannya, jaksa menjerat Myra dengan tiga pasal, yakni Pasal 113 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 127 ayat 1 huruf a UU yang sama. Terdakwa sendiri ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Rabu 31 Agustus 2016. Terdakwa tiba di terminal kedatangan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan menumpang pesawat Air Asia dari Melbourne, Australia. Saat memasuki kawasan Imigrasi, terdakwa seharusnya mengantre guna dilakukan pemeriksaan dokumen perjalanan. Namun terdakwa tidak mau ngantre, bahkan berbicara terus-menerus atau ngomel. Terdakwa kemudian diamankan ke Kantor Imigrasi untuk diinterogasi. Saat dilakukan interogasi, terdakwa terlihat gelisah. Kemudian petugas Imigrasi berkoordinasi dengan petugas Bea Cukai dan BNN yg ada di bandara. Terdakwa kemudian disuruh berdiri dari tempat duduknya untuk dibawa ke custom area guna dilakukan pemeriksaan. Saat itulah petugas melihat ada satu plastik klip warna putih yang di dalamnya isi kristal warna putih diduga sabu-sabu terjatuh dari saku celana kiri yang dipakai terdakwa. Petugas Bea Cukai dan BNN melakukan pemeriksaan pada barang bawaan terdakwa, tetapi tidak ditemukan barang terlarang. (kmb37)
Gara-gara Truk Melanggar
Pasutri Kecelakaan, Satu Tewas
Denpasar (Bali Post) Gara-gara truk melanggar tanda larangan memutar, membuat Hermanto (30) yang membonceng istrinya Lailatul Fitriah (24) dan anaknya, Herfita Diandra Marsy (3), kaget. Akibatnya, Hermanto meregang nyawa dan istri serta anaknya luka parah setelah menabrak truk tersebut. Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) ini terjadi di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, Senin (30/1) lalu. Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan, Selasa (31/1) kemarin, mengatakan pengemudi truk yaitu Made Artana (41) asal Grokgak, Buleleng. ‘’Kejadiannya di bawah pelang nama Jalan Ida Bagus Mantra, pukul 14.00 Wita,’’ tegasnya. Kompol Heri menambahkan, awalnya truk bergerak dari timur di lajur kiri. Sedangkan korban juga dari arah sama tetapi di lajur kanan. Setibanya di TKP, tiba-tiba truk belok ke kanan dan memutar di median yang ada tanda larangan memutar. Atas perbuatan sopir truk itu, korban kaget dan langsung jatuh. Selanjutnya, terseret ke depan hingga menabrak ban belakang kanan truk. Akibat kejadian itu, Hermanto asal Banyuwangi, Jawa Timur mengalami cedera kepala berat (CKB), lecet di dada kanan, pinggul hingga punggung. ‘’Korban meninggal di RS Darma Yadnya,’’ tegas Heri. Sementara istrinya, Lailatul, mengalami patah tulang pinggul dan kaki kanan lecet. Sementara anaknya mengalami lecet pada dahi, siku tangan kanan dan lutut kanan. ‘’Inilah akibatnya jika melakukan pelanggaran. Jangan kalau ada polisi saja patuh, tapi harus kesadaran sendiri. Kasihan orang lain jadi korban, apalagi sampai meninggal dunia,’’ tandas mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (kmb36)
DENPASAR
Pengeroyok Anggota Ormas Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Kurang dari seminggu pascakejadian, Buser Polsek Denpasar Selatan (Densel) menangkap pengeroyok anggota ormas, IBA (27), Senin (30/1) lalu. Dari enam orang yang diamankan, dua ditetapkan sebagai tersangka yaitu BSA (17) dan IWS (18). Sedangkan FS (16), PGN (22), IS (21) dan EYA (22), berstatus saksi. ‘’Mereka dalam keadaan mabuk dan tersinggung karena korban
INSTALASI Gawat Darurat RSUP Sanglah menerima pasien Luh Putu (65) asal Banjar Dinas Banyu Alit, Kalibukbuk, Buleleng, Selasa (31/1) kemarin pukul 20.10 Wita. Pasien mengalami sesak napas ketika berada di Vila Pondok Indah, Betngandang, Sanur. Korban diantar oleh pemilik vila dan karyawannya, I Made Sutrisna. Sebelumnya, korban yang bekerja sebagai pedagang itu diketahui bersama seorang teman laki-lakinya. Korban yang mengalami sesak napas, oleh teman laki-lakinya akan dibelikan obat. Namun teman laki-lakinya itu tak kunjung datang. Kemudian, korban dibawa oleh pemilik vila dan karyawan di sana ke RSUP Sanglah. Diduga korban meninggal di dalam perjalan menuju RSUP Sanglah. (may)
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : kemacetan di badung Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
menggeber-geber gas motor. Awalnya mereka kumpul-kumpul di depan SPBU Pesanggaran,’’ tegas Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya seizin Kapolsek Kompol Aris Purwanto, Selasa (31/1) kemarin. Sementara barang bukti yang diamankan, satu rantai kalung, satu pisau dan satu sepeda motor Honda Beat. Hasil pemeriksaan, lanjut Bangkit, tersangka BSA yang
menusuk korban dengan pisau lipat. Pisau tersebut dimodifikasi dan dipakai menusuk korban sebanyak 4 kali. Setelah itu, IWS memukul korban menggunakan rantai kalung sebanyak satu kali dan mengenai kepala kiri korban. ‘’Tersangka BSA residivis. Sebelumnya dia pernah berurusan dengan kepolisian dalam kasus pencurian tahun 2014 dan 2016,’’ ujarnya. Tersangka IWS ditangkap
di rumahnya di wilayah Densel, sedangkan BSA dibekuk saat main di warnet di Jalan Bedugul, Densel. Mereka mengaku aksinya itu dilakukan spontanitas. ‘’Mereka ini bukan anggota ormas dan geng motor. Aksinya spontanitas karena dalam keadaan mabuk,’’ kata Bangkit. Sebelumnya, Rabu (25/1) lalu terjadi kasus pengeroyokan di Jalan Diponegoro, Pesanggaran, Denpasar Selatan (Den-
sel). Anggota ormas berinisial IBA (27) dikeroyok dan ditusuk di dada serta pinggang. Korban sempat melakukan perlawanan, namun salah satu pelaku langsung memukul korban menggunakan roti kalung dan mengenai kepala korban sebelah kiri. Selanjutnya, pelaku lain menusuk korban mengenai bagian dada kanan sebanyak dua kali dan pinggang kanan serta kiri masingmasing satu kali. (kmb36)
Temuan BBPOM Tahun 2016
Rhodamin dan Merkuri Mendominasi
Rhodamin B sama sekali tidak boleh ada dalam makanan, begitu juga merkuri sama sekali tidak diperbolehkan ada dalam kosmetik. Kepala BBPOM di Denpasar Dra. Endang Widowati, Apt. mengatakan, merkuri atau air raksa biasanya memberikan efek memutihkan dengan cepat, wajah terlihat bersih sehingga masyarakat pun sangat tertarik dengan hasil yang instan tersebut. ‘’Tanda-tanda adanya merkuri,
efeknya wajah menjadi cepat kinclong,’’ ujarnya, Selasa (31/1) kemarin. Selain itu, pihaknya juga banyak menemukan hidroquinon dalam kosmetik dan pewarna berbahaya. Namun, hidroquinon pemakaiannya masih diizinkan dalam batas tertentu dan berdasarkan resep dokter. Klinik kecantikan yang memakai bahan tersebut pun diperbolehkan, asalkan dalam dosis tertentu
dan berdasarkan resep dokter, dan tidak dijual bebas di pasar. Mengingat, pemakaiannya harus berdasarkan dosis dari dokter, sehingga hidroquinon termasuk dalam obat kosmetik atau kosmomedika. Sementara rhodamin B adalah pewarna tekstil dan pewarna cat. Diakuinya, masih ditemukannya rhodamin B lantaran boleh beredar dan mudah didapat. Hanya, pengawasan distribusinya di-
lakukan di Disperindag. Padahal, Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan peraturan terkait distribusi rhodamin B. ‘’Minimal yang mendistribusikan telah diatur, pembelian dengan kemasan terkecil sampai ke end user pun sudah diatur. Rhodamin B sudah ada kemasan terkecil. Tapi kenyataan di lapangan, kemasan terkecil dibeli dan dikemas kecilkecil lagi. Namun sebetulnya kemasan kecil pun ada tulisan, tidak ada untuk makanan dan kosmetik,’’ bebernya. Selain itu, pemanis buatan juga kerap ditemukan. Hanya masih diperbolehkan dipakai dalam batas tertentu. Terutama untuk wanita hamil, usia lanjut, dan balita, tidak disarankan untuk mengonsumsi pemanis buatan. Maka dari itu,
Denpasar (Bali Post) Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dikeluarkan Pemprov Bali tetap harus mendapatkan rekomendasi UKL/UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) dari pemerintah kabupaten. Padahal, Komisi III DPRD Bali telah meminta fatwa agar segala aturan main di daerah gugur demi hukum. Apalagi setelah kewenangan pertambangan khususnya galian C beralih ke provinsi sesuai isi Undang-undang No. 23 Tahun 2014. Sehari sebelumnya, Komisi III DPRD Bali memang sempat berkonsultasi ke Kementerian ESDM di Jakarta. ‘’Penjelasan dari Kementerian ESDM bahwa syarat pengeluaran izin harus menyertakan UKL/UPL dari kabupaten/ kota itu diatur di dalam PP. Itu
artinya sudah tidak mungkin, sudah mentok kita,’’ ungkap anggota Komisi III DPRD Bali I Wayan Adnyana di Denpasar, Selasa (31/1) kemarin. Adnyana menambahkan, peraturan pemerintah yang dimaksud adalah PP Nomor 14 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara, mengatur IUP yang dikeluarkan provinsi harus berdasarkan rekomendasi pemerintah kabupaten/kota berupa dokumen UKL-UPL atau Amdal. Persoalannya sekarang, di kabupaten sumber galian C yakni Karangasem memiliki Perda Nomor 17 Tahun 2012 tentang RTRW yang mengatur bahwa galian C hanya boleh dilakukan pada ketinggian maksimal 500 meter dari permukaan air laut. ‘’Sedangkan lokasi-lokasi galian
C yang ada di Karangasem itu khususnya di Kecamatan Selat itu justru sudah berada di ketinggian 800 meter. Saat kewenangan itu berada di kabupaten, kabupaten berani menabrak aturan dengan memberikan kegiatan galian C itu berjalan dengan normal bahkan dipunguti pajak,’’ imbuh politisi Demokrat ini. Namun, lanjut Adnyana, ketika kini provinsi memiliki kewenangan mengeluarkan izin, kabupaten tidak mungkin mengeluarkan UKL/UPL kalau berada pada ketinggian yang tidak ditentukan dalam perdanya. Sementara sekarang, provinsi juga tidak membiarkan adanya pelanggaran perda terkait galian C. Itu sebabnya, ada penindakan terhadap pelaku galian C yang melanggar. ‘’Harapan kita memang harus
ada komunikasi antara provinsi dan pemerintah kabupaten. Karena kalau tidak ini dimediasi, masyarakat kita yang akan kesulitan karena mereka akan kehilangan tempat mencari pekerjaan. Kemudian yang kedua, masyarakat pengguna bahan galian C ini juga kesulitan mencari material,’’ jelasnya. Menurut Adnyana, Pemkab Karangasem maupun Pemprov Bali harus rembuk mengatasi persoalan, apakah mungkin batas 500 meter itu bisa dinaikkan menjadi 1.000 meter. Kalau memang bisa berubah, maka Karangasem harus merevisi perdanya. Terpenting sekarang, ada perjanjian bahwa perda akan diubah sehingga Pemprov bisa mengeluarkan izin bagi pelaku galian C yang sebelumnya melanggar. ‘’Kemungkinan besar pak
Denpasar (Bali Post) -
Produk makanan dan minuman (mamin) serta komestik mengandung bahan berbahaya rupanya masih banyak ditemukan di Bali. Sepanjang tahun 2016, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar terbanyak menemukan bahan berbahaya Rhodamin B dan Merkuri. Selain itu, kosmetik berbahaya menduduki peringkat tertinggi dalam temuan BBPOM, yaitu sebanyak 3.475 item. Produk-produk tersebut banyak ditemukan di Denpasar, Buleleng dan Badung.
PR BBPM ke depannya adalah melakukan edukasi sebanyakbanyaknya kepada masyarakat mengenai bahan-bahan berbahaya. Sosialisasi ke banjar, ke masyarakat dan PHDI telah dilakukan. Karena, menurutnya, dengan menyasar tokoh agama diharapkan dapat menyampaikan kepada umat. Mengingat, tokoh agama lebih didengar oleh masyarakat. Tahun 2017 pun pihaknya fokus akan melaksanakan program gerakan keamanan desa dan germas (gerakan masyarakat hidup sehat). (kmb42)
gubernur akan berani mengeluarkan kebijakan. Itu namanya masa transisi, kenapa yang melanggar perda diberikan izin, karena perdanya pasti akan diubah. Tapi kalau tidak ada kepastian, kan kebijakannya bertentangan dengan perda,’’ tandasnya. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali Ketut Wija mengatakan, provinsi sebetulnya sudah memiliki pergub terkait izin galian C. Dalam pergub tercantum pula mengenai rekomendasi UKL/UPL dari kabupaten. ppSelama belum ada kejelasan resmi dari Kementerian ESDM bahwa seluruh kewenangan itu ada di provinsi, maka pergub kami tetap berlaku. Di mana, harus ada rekomendasi dari kabupaten, yang tanpa itu kami tidak berani mengeluarkan izin,’’ tegasnya. (kmb32)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Izin Galian C Harus Dapat UKL/UPL dari Kabupaten
& SEKITARNYA
Meninggal karena Sesak Napas
Bali Post/ist
DITANGKAP - Polsek Densel merilis penangkapan pengeroyok anggota ormas. Para tersangka masih remaja.
Berhasil Tata Transportasi Darat Berkelanjutan
Denpasar Kembali Raih Penghargaan Tertinggi WTN Kencana 2016 KEBERHASILAN Pemkot Denpasar dalam menata sistem transportasi secara berkelanjutan, mendapat apresiasi pemerintah pusat. Penghargaan Tertinggi Bidang Transportasi Darat berupa Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) Kencana Tingkat Nasional Tahun 2016, diraih Pemkot Denpasar yang diserahkan langsung Wakil Presiden RI H. Muhammad Jusuf Kalla dan diterima Wakil Wali Kota I G.N. Jaya Negara, Selasa (31/1) kemarin, di Sekretariat Wakil Presiden, Jalan Kebon Sirih Jakarta. Terdapat dua kota di Indonesia meraih Piala WTN Kencana, yakni Kota Denpasar dan Kota Surakarta. WTN Kencana merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada kota-kota di Indonesia yang telah mampu menata transportasi darat. ‘’Penghargaan WTN untuk kesekian kalinya yang tahun ini meraih penghargaan tertinggi WTN Kencana, tidak saja menjadi kebanggaan masyarakat Kota Denpasar, namun juga men-
jadi evaluasi program dalam peningkatan sistem transportasi di Denpasar,’’ ujar Wakil Wali Kota Jaya Negara. Di samping itu, keterlibatan masyarakat juga menjadi peran penting dalam kesuksesan penataan transportasi. Dengan program berkelanjutan Pemkot melalui Denpasar Smart City, yang di dalamnya menyangkut Area Traffic Control System (ATCS) berbasis android, telah dapat memberikan dampak pemecahan kepadatan arus lalu lintas. Di samping itu, adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dengan sinergitas program secara berkelanjutan dalam penataan transportasi. Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Gede Astika mengatakan, Piala WTN Kencana adalah penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat kepada kabupaten/kota yang mampu menata transportasi darat dengan baik. Penghargaan tertinggi ini diraih karena Denpasar dinilai telah mampu menata transportasi pub-
lik seperti rambu-rambu dan lalu lintas dengan baik. Penilaian WTN mencakup tiga unsur penilaian, yakni administrasi, teknis lapangan dan kebijakan pemerintah. Kota Denpasar dalam penilaian WTN tahun ini masih tetap berada dalam kategori Kota Besar. Salah satu unsur penilaian yang cukup penting, kata Astika, meliputi aspek penataan transportasi yang berkelanjutan berbasis kepentingan publik dan ramah lingkungan serta partisipasi masyarakat. Aspek inilah yang menjadi pertimbangan tim penilai. Di samping itu, dalam kriteria penilaian juga meliputi Komitmen Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang terus melakukan terobosan dalam menata transportasi serta melakukan inovasi dalam sistem lalu lintas di Kota Denpasar dengan melibatkan masyarakat. Melalui berbagai kebijakannya seperti program Denpasar Car Free Day di dua kawasan meliputi Lumintang dan kawasan Renon, Kir Drive
PIALA - Wakil Wali Kota I G.N. Jaya Negara bersama Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Gede Astika serta jajarannya usai menerima Piala WTN dari Kementerian Perhubungan, yang diserahkan Wakil Presiden RI H. Muhammad Jusuf Kalla, Selasa (31/1) kemarin, di Sekretariat Wakil Presiden, Jalan Kebon Sirih Jakarta. Thrue, Fasilitas Penyebrang Jalan atau Pelican Crossing di setiap jalur padat lalu lintas, pemasangan rambu-rambu di berbagai sudut kota, serta
tindakan tegas bagi pelanggar parkir di ruas-ruas jalan di Kota Denpasar dengan pemasangan stiker dan penderekan. (ad2808)
BADUNG
Rabu Paing, 1 Februari 2017
3
Kasus Pipanisasi di Karangasem
Jaksa Eksekusi Dana Rp 3,7 Miliar
Mangupura (Bali Post) Jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem melakukan eksekusi terhadap dana uang pengganti. Eksekusi dilakukan sidang kasus pipanisasi Karangasem yang digelar di Pengadilan Tipikor Denpasar, Selasa (31/1) kemarin. ‘’Ya, tadi (kemarin - red) sudah kami lakukan eksekusi uang pengganti dalam kasus pipanisasi Karangasem,’’ ucap Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan bersama jaksa eksekusi Wayan Suardi. Dijelaskannya, eksekusi uang pengganti kerugian keuangan negara hingga Rp 3,7 miliar, kali ini bukan dalam bentuk uang gelondongan. ‘’Polanya tadi (kemarin - red) ditransfer BG dari Bank Mandiri ke kas negara di Bank BRI,’’ sambung Suardi. Bagaimana dengan tersangka lainnya yang sempat diumumkan Polda Bali? ‘’Soal tersangka lain, tanyakan ke Polda saja,’’ ucap Suardi. Namun saat disinggung soal SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), dikatakan Suardi, jika memang itu ada dan SPDP sudah masuk kejaksaan, seharusnya ada pemberitahuan ke pihak kejaksaan. ‘’Biasanya jika itu SP3, ya… ada pemberitahuan ke kita,’’ lanjut Suardi. Namun untuk kasus pipanisasi Karangasem, dia belum mengetahui apakah pemberitahuan dari Polda Bali soal SP3 itu ada atau tidak. Dalam kasus pipanisasi ini, sejumlah tersangka sudah beralih status menjadi terpidana. Terakhir yang masuk penjara karena terbukti bersalah adalah pimpinan proyek (pimpro) dari PT Adhi Karya, Parno Tris Hadiono. Dia divonis satu tahun penjara. Pekerjaan konstruksi jaringan air bersih dan air minum di empat kecamatan di Karangasem ini menggunakan APBD Karangasem tahun 2009-2010 senilai Rp 29 miliar. Konstruksi jaringan air bersih dan air minum ini sendiri terbentang sepanjang 60 kilometer yang meliputi Kecamatan Abang, Karangasem, Manggis dan Kubu. Selain itu, Nv sebagai pengawas juga sempat ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali. Selain Parno, tiga orang yang sudah divonis bersalah adalah mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Karangasem I Wayan Arnawa. Di tingka Mahkamh Agung (MA) ia divonis empat tahun dan sekarang dalam tahap Peninjauan Kembali (PK). Dua orang lainnya, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) I.B. Oka divonis 1 tahun dan Kepala PT Adhi Karya Imam Wijaya Santosa. (kmb37)
Sidang Dugaan Pembunuhan Polantas
Luka Paha Terdakwa karena Kekerasan Tumpul DUA ahli forensik, Selasa (31/1) kemarin dihadirkan dalam kasus dugaan pembunuhan anggota Polantas Wayan Sudarsa. Mereka adalah dr. Hengki dan dr. Dudut Rustiadi, spesialis forensik RSUP Sanglah. Duduk sebagai terdakwa dalam kasus ini adalah Sarah Connor. Di hadapan majelis hakim pimpinan Made Pasek, dr. Hengki mengaku sempat memeriksa kondisi fisik Sarah seminggu setelah tewasnya Sudarsa. Berdasarkan visum yang dilakukan, di bagian paha kiri Sarah ditemukan luka memar. Luka tersebut berbentuk oval berwarna kuning. Berdasarkan hasil pemeriksaan, luka memar tersebut kemungkinan akibat kekerasan tumpul. Memar warna kuning menunjukkan usia luka lebih dari 18 jam. Luka itu dalam proses penyembuhan. Jaksa Oka sempat menanyakan, apakah luka tersebut akibat gigitan? Hengki menyatakan tidak bisa memastikan bekas gigitan. Sebab, luka sudah dalam proses penyembuhan. ‘’Bisa jadi bekas gigitan, namun bisa juga tidak. Yang jelas akibat kekerasan tumpul,’’ ucapnya. Apa yang dikatakan Hengki rupanya tidak bisa diterima Sarah. Terdakwa ngotot bahwa lukanya akibat gigitan korban. Sarah pun menanyakan alasan Hengki menyebut lukanya bukan akibat gigitan. Pasalnya, kulit bagian luarnya mengelupas. Sarah membantah bahwa dia tidak pernah terkena benda tumpul yang mengakibatkan luka. ‘’Saya digigit dua kali bagian lengan dan paha. Luka pada paha saya karena digigit, bukan karena benda tumpul,’’ bantah Sara. Dokter Hengki mengatakan, dalam ilmu forensik luka pada paha Sarah tidak bisa dipastikan akibat gigitan karena umurnya sudah lebih dari 18 jam. ‘’Untuk kepastian gigitan, saya tidak dapat menentukan. Tapi itu bukan akibat benda tumpul. Luka tersebut kemungkinan kekerasan tumpul, dan kemungkinan lainnya,’’ tegas dokter Hengki. Hengki menegaskan, dirinya tidak pernah menyebut luka akibat benda tumpul. Tetapi luka akibat kekerasan tumpul. Hengki sudah meminta masukan ahli forensik Australia yang menyatakan luka paha Sarah tidak bisa dipastikan akibat gigitan. ‘’Tolong dicermati kekerasan tumpul dengan benda tumpul itu beda. Kekerasan tumpul itu misal terjatuh. Kalau benda tumpul itu dipukul dengan benda tumpul,’’ tegas Hengki. Sementara itu, dr. Dudut Rustiadi melakukan autopsi terhadap korban Sudarsa. Berdasarkan hasil autopsi, Sudarsa meninggal sekitar pukul 02.14 Wita hingga 04.14 Wita. Perkiraan itu didapat setelah autopsi dilakukan pukul 6.14 Wita. Dari hasil visum, korban meninggal karena mati lemas. (asa)
Bali Post/eka
SAKSI AHLI - Terdakwa Sarah Connor (baju putih) mendengarkan keterangan saksi ahli pada sidang di PN Denpasar, Selasa (31/1) kemarin. Terdakwa menjalani proses persidangan atas kasus dugaan pembunuhan anggota Polantas di Kuta.
Bali Post/edi
TIMPA MOBIL - Sejumlah petugas BPBD Kabupaten Badung melakukan pemotongan batang pohon perindang yang menimpa sebuah mobil di Jalan By-pass Ngurah Rai, Jimbaran, Selasa (31/1) kemarin.
Angin Kencang, Pohon Perindang Bertumbangan
Di Jimbaran Timpa Mobil, di Denpasar Dua Luka-luka
Mangupura (Bali Post) – Cuaca yang kurang bersahabat beberapa hari terakhir, membuat beberapa bencana melanda. Tidak hanya badai pasir di kawasan Kuta, hujan disertai angin kencang juga menyebabkan banyak pohon tumbang. Pohon perindang bertumbangan di wilayah Badung maupun Denpasar, Selasa (31/1) kemarin. Di kawasan Jalan By-pass Ngurah Rai, Jimbaran, sebuah mobil Suzuki Swift hitam dengan nomor polisi DK 890 IQ tertimpa pohon perindang. Beruntung, tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Namun saat proses evakuasi
dan pemotongan batang pohon, arus lalu lintas dari arah Nusa Dua sempat mengalami kemacetan. Pemilik mobil Anthony A. Tanuwidjaja menuturkan, saat kejadian dirinya sedang menuju sebuah toko di dekat mobilnya diparkir. Sekitar pukuk 15.18 Wita saat hujan disertai angin kencang, tiba-tiba pohon perindang yang berada di dekat mobilnya parkir tumbang. Pohon tersebut menimpa bagian depan mobil, sehingga kaca dan bagian atap mobil mengalami kerusakan parah. Untuk menanganinya, Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kabupaten Badung dibantu pihak kepolisian melakukan evakuasi dan pembersihan kawasan tersebut. Hujan disertai angin kencang juga melanda kawasan Denpasar dan sekitarnya, menyebabkan sejumlah pohon perindang tumbang. Akibatnya, dua orang yang sedang melintas di Jalan Hasanudin tertimpa pohon tumbang. Dua orang tersebut yakni Nengah Sudiarti (39) yang mengalami luka robek di dahi dan bengkak di bibir. Satunya lagi Gede Parwita (40) mengalami lecet di kaki. Keduanya dilarikan ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan
penanganan. Plt. Kepala BPBD Kota Denpasar I Made Prapta mengatakan, akibat hujan lebat dan angin kencang yang melanda Denpasar, menyebabkan sejumlah pohon perindang tumbang. Tim BPBD Denpasar bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan segera turun untuk melakukan evakuasi pohon tumbang. Dari laporan BPBD Denpasar, selain di Jalan Hasanudin, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Mertasari, Sanur. Pohon yang tumbang menghalangi arus lalu lintas. Sementara di Jalan Badak Agung XI, pohon tumbang menimpa kabel listrik.
Di tempat ini tidak sampai menutup badan jalan, karena posisinya di pinggir. Di tempat lain, yakni Jalan A. Yani, sebuah pohon tumbang menimpa sebuah mobil. Beruntung, kerusakan kendaraan warna putih tersebut tidak terlalu berat. Hanya bagian depan yang penyok, tetrimpa dahan pohon. Pohon tumbang juga terjadi di Renon, tepatnya di depan rumah jabatan Gubernur Bali. Petugas BPBD Posko Renon juga telah melakukan penanganan. Sementara di Kesiman, sebuah pohon cukup besar juga roboh melintang di Jalan Waribang. (kmb23/kmb12)
Mangupura (Bali Post) – Kemacetan yang kerap mewarnai pariwisata Kabupaten Badung, menjadi sorotan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali. Begitu pula sampah di TPA Suwung yang menebarkan bau tidak enak sampai wilayah Sanur, terlebih saat angin barat berembus sekarang ini. Keluhan tersebut terungkap saat para pelaku industri pariwisata yang dipimpin Ketua GIPI Bali I.B. Agung Partha menghadap Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung Manguparaja Mandala, Selasa (31/1) kemarin.
Pemkab Badung juga siap membangun underpass di Patung Ngurah Rai untuk mengurangi kemacetan dari bandara ke Gianyar, ring road dan membangun shortcut untuk mengatasi kemacetan serta membangun lingkar barat Benoa. ‘’Kemacetan itu merupakan masalah utama pariwisata dan perlu langkah konkret untuk mengatasinya,’’ tegasnya. Terkait masalah sampah, Kabupaten Badung sudah mempunyai program pengolahan sampah di tiap desa di Kabupaten Badung. ‘’Saat ini Kabupaten Badung sudah berusaha mengurangi pasokan sampah untuk dibuang
di TPA Suwung dengan cara sampah dipilah oleh desa menjadi pupuk untuk sampah organik dan yang anorganik dibawa ke bank sampah,’’ ujarnya. Pejabat asal Desa Pelaga, Petang ini mengatakan, promosi pariwisata Pemerintah Kabupaten Badung akan menggandeng stakeholder pariwisata dengan cara mempromosikan pariwisata. Pihaknya ingin membuat one island management dan one stop destination yang dapat memperpanjang masa menginap wisatawan di Bali, sehingga terwujud membangun Bali dari Badung. (kmb27)
Dikeluhkan, Sampah dan Kemacetan di Badung
‘’Saat ini transportasi dari bandara menuju Ubud memerlukan waktu sampai 3 jam karena macet, sehingga banyak wisatawan beralih kunjungan ke luar Bali. Sampah di TPA Suwung juga mengembuskan bau saat angin barat sekarang ini,’’ ungkapnya. Agung Partha berharap Pemkab Badung segera mengambil
tindakan-tindakan strategis untuk membantu pelaku pariwisata menanggulangi masalah tersebut. ‘’Perlu adanya sinkronisasi program, sehingga wisatawan untuk mencari tempat destinasi dari tempatnya menginap tidak memerlukan waktu yang lama,’’ ucapnya. Dalam kesempatan tersebut,
Bupati Badung Giri Prasta menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung siap menjadi garda terdepan untuk mewujudkan pariwisata Bali, dari Badung membangun Bali. ‘’Salah satunya mendukung jalur kereta api lingkar Bali. Badung siap menjadi titik awal jalur kereta api tersebut,’’ ucapnya.
Masih Berproses, Hibah Tanah dan Gedung Kejari Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mulai memproses hibah dan gedung Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung yang bakal dibangun di Mengwi. Hibah yang diberikan kabupaten terkaya di Bali ini menggunakan sebagian lahan Terminal Mengwi. Kabag Perlengkapan dan Perawatan Setda Badung I Wayan Puja saat dimintai konfirmasi, membenarkan jika hibah tanah dan gedung Kejari di Badung masih berproses.
Selain untuk kantor Kejari Badung, Terminal Mengwi seluas 11 hektar itu juga akan dibagi lagi menjadi tempat pengujian kendaraan bermotor (PKB) menggantikan tempat pengujian yang selama ini ada di wilayah Denpasar. ‘’Kalau tidak salah nanti diambil untuk kantor Kejari 1 hektar dan tempat pengujian 5 hektar. Untuk ini sudah pasti menggunakan sebagian lahan Terminal Mengwi, hanya semua masih berproses,’’ ujar Wayan Puja, Selasa (31/1) kemarin.
Mantan Camat Kuta Selatan ini mengatakan, sertifikat lahan semua masih atas nama Pemkab Badung. Namun, penghibahan masih terus berproses. ‘’Untuk penghibahan tanah dan gedung harus ada persetujuan lembaga DPRD Badung,’’ katanya. Hal senada dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Badung Ida Bagus Surya Suamba. Ia mengakui bahwa pembangunan kantor Kejari Badung akan
menggunakan sebagian lahan Terminal Mengwi. ‘’Kami masih menyusun HPS (Harga Perkiraan Sendiri). Setelah itu jadi, baru kami tenderkan. Kami juga masih berproses itu (pembangunan gedung Kejari red),’’ ujarnya. Pihaknya kini masih menggodok rancangan gedung, mulai dari biaya hingga desain bangunan. ‘’Kami juga harus berkonsultasi dengan tim pengawal dan pengaman pemerintahan dan pembangunan daerah (TP4D) yang di-lead-
ing-sector-i Kejari Denpasar,’’ katanya. Terkait tender, Surya Suamba menargetkan sudah dilakukan pada bulan Februari dengan estimasi anggaran sekitar Rp 31 miliar. Sumber dana berasal dari APBD Badung. ‘’Rencana bangunan (gedung Kejari - red) tiga lantai lengkap dengan rumah dinas Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri). Untuk tender, target kami bulan Februari ini dan kalau pagu anggaran sekitar Rp 31 miliar,’’ pungkasnya.(kmb27)
Nilai Akuntabilitas Kinerja Badung Raih Predikat BB Gemuk
BERDASARKAN hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) atas kinerja tahun 2016, nilai akuntabilitas kinerja Pemkab Badung mengalami peningkatan positif dari 75,89 menjadi 76,37 dengan meraih predikat BB gemuk. Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PAN dan RB Asman Abnur, S.E., M.Si. didampingi Gubernur Jawa Timur Sukarwo, Deputi BPKP Pusat serta Deputi Akuntabiltas dan Pengawasan Muhamad Yusuf Ateh di Kantor Gubernur Jawa Timur, Selasa (31/1) kemarin. Menteri PAN dan RB Asman Abnur dalam sambutannya mengatakan, perubahan yang d iinginkan Presiden harus dimulai dari pemerintah daerah. Oleh karena itu, Kementerian PAN dan RB akan mencanangkan program studi tiru untuk mencontoh daerah-daerah yang sudah berhasil menerapkan inovasi termasuk efisiensi birokrasi melalui penerapan akuntabilitas kinerja. Daerah
yang nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP)-nya sudah BB dan A dipastikan kinerjanya baik dan tingkat efisiensi penggunaan anggarannya semakin tinggi. Sementara menanggapi keluhan para kepala daerah terkait dengan banyaknya laporan yang harus dikirim ke pusat, Kementerian PAN dan RB sudah menyiapkan rancangan ke depan hanya ada laporan keuangan dan laporan kinerja. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika menyampaikan rasa syukurnya karena Badung berhasil mempertahankan predikat BB dengan nilai yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal ini karena adanya komitmen yang tinggi dari pimpinan daerah dan kerja keras dari perangkat daerah untuk menerapkan manajemen berbasis kinerja yang diimplementasikan dal am pr ogram dan kegiatan berorientasi memberi manfaat (outcome) yang sebesar-besarnya untuk masyarakat. ‘’Hasil evaluasi AKIP ini akan
dijadikan landasan untuk terus menyempurnakan penyelarasan perencanaan kinerja dengan sistem penganggaran serta upaya-upaya perbaikan untuk menghasilkan kinerja sesuai target kinerja yang telah ditetapkan. Terlebih lagi, saat ini Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta berkomitmen untuk menerapkan Pola Pembangunan Na siona l Sem est a B erenca na (PPNSB) sehingga sangat efektif disinergikan dengan sistem akuntabilitas kinerja,’’ tambahnya. Dari 147 kabupaten/kota yang hasil evaluasi AKIP-nya pada tahun 2016 diserahkan, Badung menjadi salah satu dari 3 kabupaten yang berhasil meraih predikat BB. (ad2807) UCAPAN SELAMAT - Menteri PAN dan RB Asman Abnur memberikan ucapan selamat kepada Sekda Badung Kompyang R. Swandika saat acara penyerahan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja tahun 2016 di Kantor Gubernur Jawa Timur, Selasa kemarin.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
FPOK dan FIP IKIP PGRI Bali Lepas 38 Sarjana
Dua Lulusannya Peraih Medali Emas Kejuaraan Silat Dunia
FAKULTAS Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) dan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) IKIP PGRI Bali, Selasa (31/1) kemarin, menggelar acara yudisium secara bersamaan. Saat itu, Dekan FPOK Dr. Drs. I Wayan Adnyana, M.M., M.Erg. meyudisium 34 sarjana dan Dekan FIP Drs. I Nyoman Waga, M.Si. meyudisum 4 sarjana. Ketua Panitia Yudisium Drs. Agustinus Dei Segu, S.H., M.Fis. mengungkapkan, dari 34 sarjana yang dilepas hingga kini FPOK IKIP PGRI Bali telah menamatkan 2.138 sarjana. Dua sarjana yang dilepas adalah dua atlet IKIP PGRI Bali yang meraih prestasi dunia. Dia adalah Eka Pratiwi dan Ida Ayu Putu Chandra Murtiadi yang meraih medali emas di kejuaraan dunia silat di Thailand dan emas di SEA Games Singapura. Eka Partiwi mengatakan, FPOK menjadi kampus yang berprestasi dan mencetak atlet berprestasi. Acara yudisium kemarin juga dihadiri Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., Ketua Yayasan PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Artanegara, S.H., M.H., M.Pd., Sekretaris Ngurah Oka beserta PR I Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si., PR II Drs. Dewa Nyoman Juwana, M.Pd. dan PR III Dr. I Wayan Citrawan, M.Si. Wayan Adnyana didampingi PD I Agustinus Dei Segu, M.Fis., PD II Drs. I Putu Mertayasa, M.Si., PD III I Nyoman Suarjana, S.Pd., M.Fis., Kaprodi I Gusti Ngurah Agung Cahya Prananta, S.Pd., M.Fis. dan Sekprodi I Gusti Putu Ngurah Adi Santika, S.Pd., M.Fis. mengungkapkan, yudisium ini adalah tonggak kehidupan yang
YUDISIUM - Dekan FPOK IKIP PGRI Bali I Wayan Adnyana beserta pembantu dekan saat meyudisium sarjana Penjaskes. baru, memiliki pola pikir yang lebih dan terus berkembang. FPOK IKIP PGRI Bali bertanggung jawab atas sarjana yang dilepas karena telah menenuhi syarat akdemik. Selain disiapkan menjadi guru, lulusannya juga diberi bekal kewirausahaan di bidang olahraga sehingga bisa menciptakan lapangan kerja baru. Dia m ena m b a hka n, p a ra lulusan yang berprestasi ikut memajukan lembaga, sementara mahasiswa dan dosennya terus dimotivasi untuk mengisi jurnal dan penelitian. FPOK IKIP PGRI Bali juga sudah menjalin kerjasama dengan KONI Denpasar dan KONI Bali dengan melakukan pengukuran terhadap atlet-atlet Bali. FPOK juga bekerjasama dengan lembaga sertifikasi pelatih olahraga. Ia mengatakan, FPOK IKIP PGRI Bali satu-satunya LPTK swasta yang mencetak guru Penjaskes kini dikejar masyarakat. Ia bangga lulusan FPOK IKIP PGRI Bali selain menjadi guru profesional
juga atlet berprestasi dunia dan menjadi pelatih olahraga. Tahun ini, mahasiswa FPOK IKIP PGRI Bali meraih medali emas di cabang tinju dan lomba panjat tebing di Surabaya. “Makanya, banggalah menjadi alumni IKIP PGRI Bali,” tegasnya. Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. membenarkan FPOK adalah prodi favorit di IKIP PGRI Bali dan terbukti melahirkan prestasi dunia bagi negara. Ketua Yayasan PT IKIP PGRI Bali IGB Artanegara meminta pemerintah segera mengangkat guru olahraga yang berpretasi terutama yang sudah teruji di tingkat dunia agar tak lari ke luar Bali. Dia mengingatkan, atlet renang Bali yang digembleng sejak dini di Bali setelah berprestasi diambil provinsi lain. “Kami tak ingin atlet yang dicetak di IKIP PGRI nanti dibajak daerah lain. Caranya, angkat mereka sejak awal menjadi guru kontrak atau pegawai Pemkab,” ujarnya. (ad2816)
Barongsai dan Ayam Jago Setinggi Lima Meter
Meriahkan Perayaan Tahun Baru Imlek di Level 21 Mall
DALAM rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2017, Level 21 Mall menggelar event “Chinese Cultural Festival” yang bekerja sama dengan Mave Magazine dengan dukungan dari berbagai komunitas yang ada di Denpasar. Rangkaian acara ini diadakan sejak tanggal 23 Januari 2017 sampai dengan 6 Februari 2017 dengan puncak perayaan pada tanggal 29 Januari 2017 dengan penampilan barongsai keliling mall oleh Barongsai Naga Hijau Klungkung. Tampak pesta tahun
baru imlek di Level 21 Mall berlangsung meriah dan disambut antusias pengunjung. Ditemui di sela-sela puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2017, Marketing Communication & PR Level 21 Mall Dennisha Sinay mengatakan, selain mengunjungi event ini, tenant-tenant yang tergabung di level 21 mall juga memberikan banyak penawaran menarik selama bulan JanuariFebruari. “Ini dalam rangka tahun baru dan perayaan Imlek 2017, sehingga kami berharap
BARONGSAI - Penampilan barongsai di Level 21 Mall serangkaian puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2017 disambut antusias pengunjung.
level 21 mall dapat memfasilitasi kebutuhan belanja dan hiburan dari seluruh warga denpasar khususnya dan Bali pada umumnya,” ujarnya. Pengunjung juga tampak antusias berfoto-foto di patung ayam jago setinggi 5 meter bernama Rorry yang menjadi ikon dalam perayaan Tahun Baru Imlek di Level 21 Mall tahun ini, yang merupakan garapan gabungan seniman muda Denpasar dalam tim baligudproject. Icca Ferina, selaku perwakilan partner penyelenggara dari Mave Magazine mengungkapkan, event ini merupakan garapan gabungan dari Level 21 mall dan komunitas muda kreatif Denpasar yang diperuntukan bagi warga Denpasar khususnya bagi yang merayakan Tahun Baru Imlek. “Harapan kami dengan adanya event ini yang diadakan di Level 21 Mall, maka warga Denpasar tidak perlu jauh-jauh lagi merayakan Tahun Baru Imlek kali ini,” katanya. Event Chinese Cultural Festival ini merupakan rangkaian acara dengan konten exhibition produk-produk UKM oleh para wirausaha muda di Denpasar, diselingi dengan penampilan band, teater, gathering komunitas dan masih banyak lagi kegiatan menarik lainnya. (ad2810)
Klinik Sada Jiwa Kerap Dikunjungi Lembaga dari Mancanegara KEPOPULERAN Klinik Sada Jiwa terdengar hingga ke mancanegara. Hal itu terbukti dari beberapa kali kunjungan berbagai pihak dari Australia, Belanda, Inggris, Amerika dan lain-lain, baik dari kalangan praktisi maupun akademisi. Belum lama ini, Klinik Sada Jiwa kembali dikunjungi praktisi dari Belanda yaitu Indonesian Diaspora Network The Netherlands, akademisi dari University of Melbourne dan Stichting Nusantara Zorg. Owner Klinik Sada Jiwa dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. menyampaikan, Dr. Paul Green, dosen dari University of Melbourne datang ingin mengetahui filosofi Klinik Sada Jiwa. Klinik Sada Jiwa yang berada di bawah naungan bawah hukum perseroan terbatas (PT) kerap dipersepsikan dengan profit oriented, namun dr. Patra mengkonsepkannya dengan berorientasi sosio-ekonomi. “Jadi karena itu fasilitas kesehatan, di mana kesehatan adalah hak asasi manusia, orang miskin pun punya hak untuk itu sehingga kami menerima pasien BPJS,” terangnya. Di dalam Klinik Sada Jiwa menganut konsep Tat Twam Asi (saya adalah kamu, kamu adalah saya) sehingga orang tua juga bagian dari kita. Fasilitas untuk orang tua di luar negeri biasanya dengan gedung yang bertingkat tinggi. Namun di Klinik Sada Jiwa, pihaknya akan mengedepankan Tri Hita Karana, ada parahyangan (hubungn manusia dengan Tuhan), pawongan (hubungan manusia dengan manusia), dan palemahan (hubungan
manusia dan lingkungan. “Jadi ada fasilitas untuk hubungan tersebut, ada tempat sembahyang, ada fasilitas untuk menghubungkan manusia dengan manusia, dan ada fasilitas untuk menghubungkan manusia dengan lingkungan,” urainya. Konsep lain yang dianut adalah karmaphala yang juga digunakan sebagai konsep universal. “Karena rombongan tersebut mencermati Klinik Sada Jiwa dari awal dan mendengar progres kinerja Klinik Sada Jiwa sehingga tertarik dengan prinsip yang kami pegang,” katanya. Selain itu juga kunjungan rombongan dari Belanda yaitu Marja van der Linde, Franz Broekhuizens Art, MBA. “Mereka punya fasilitas kesehatan rehabilitasi dan mempunyai program Diaspora Indonesia. Jadi orang keturunan Indonesia,
berdarah Indonesia yang tinggal di Belanda dan mereka juga menerima orang tua dari Indonesia,” terangnya. Saat ini, faskes rehabilitasi tersebut dikatakan memiliki anggota 200 orang. Maka dari itu, Indonesian Diaspora Networking mengajak Klinik Sada Jiwa untuk bekerjasama. “Agar klien mereka bisa diterima di Klinik Sada Jiwa, tapi poin kami harus bekerjasama dengan asuransi. Mungkin nanti akan diundang lagi ke Belanda untuk bertemu asuransi dan kelompok mereka,” tuturnya. Hingga saat ini, di Klinik Sada Jiwa telah terdapat layanan rehabilitasi stroke, layanan untuk orang tua, layanan rehabilitasi autis. Ke depan pihaknya akan mengembangkan layanan cancer support center. (ad2814)
ROMBONGAN - Kunjungan rombongan dari Belanda dan University of Melbourne ke Klinik Sada Jiwa.
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Telkomsel Serahkan Hadiah Utama CPNS
TELKOMSEL terus berupaya memberikan yang terbaik untuk pelanggannya. Kali ini pelanggan setiap nada sambung pribadi (NSP) yang mendapatkan apresiasi. Pelanggan yang melakukan Copy Paste NSP (CPNS) rekannya berhak memperoleh kesempatan mengikuti program apresiasi yang berhadiah utama sebuah Honda Beat. Senin (30/1) lalu, hadiah utama diserahkan kepada pemenangnya. Penyerahan hadiah dilakukan GM Telkomsel Re gional Bali Nusra Ihsan di Kantor Telkomsel Regional Bali Nusra. Menurut Ihsan, program CPNS diperuntukkan bagi pelanggan yang mengaktifkan NSP dengan cara menyalin NSP milik rekannya. Caranya, pelanggan cukup menekan angka lima pada keyboard handphone saat mendengar NSP ketika melakukan panggilan. Periode berlangsungnya program ini dari 15 Oktober 2016 hingga 15 Januari 2017. “Program ini tidak hanya berlaku di Bali, melainkan juga di NTT dan NTB,” katanya. Ihsan mengucapkan terima
kasih pada antusiasme pelanggan yang cukup tinggi. Program ini akan dilanjutkan pada periode II, yakni mulai 1 Februari hingga 10 Agustus 2017. “Diharapkan lebih banyak lagi pelanggan yang akan berkontribusi dalam program ini,” ujarnya.
Tercatat lebih dari 150 ribu NSP telah diaktifkan pelanggan selama periode berlangsungnya program. Tingginya angka aktivasi NSP tersebut, dinilai Ihsan, sebagai bagian dari antusiasme pelanggan Telkomsel terhadap program ini. (ad2809)
CPNS - Telkomsel menyerahkan hadiah utama Copy Paste NSP (CPNS) pemenangnya, Senin (30/1).
Promosi Doktor I Gusti Agung Eka Teja Kusuma
THK sebagai Dasar Pengembangan CSR terhadap Loyalitas Pelanggan
PERSAINGAN ketat pada industri perbankan di Indonesia membuat variabel kunci seperti service quality, value dan customer satisfaction bertujuan merebut loyalitas pelanggan. Hal itu disampaikan I Gusti Agung Eka Teja Kusuma saat ujian terbuka promosi doktor Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana dengan disertasi Tri Hita Karana (THK) sebagai Dasar Pengembangan Model CSR serta Dampaknya terhadap Loyalitas Pelanggan, Selasa (31/1) kemarin. “Pelanggan yang puas belum tentu loyal,” tegasnya. Tim pengujinya, Ketua Prof. Dr. I Made Wardana, S.E., M.P. beranggotakan Prof. Dr. I Ketut Rahyuda, S.E., M.SIE., Prof. Dr.
Ir. Dewa Ngurah Suprapta, M.Sc., Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa, S.E., M.S., Dr. I Putu Gde Sukaatmadja, S.E., M.Si., Dr. I Gusti Ayu Ketut Giantari, S.E., M.Si., Dr. Alit Suryani, S.E., M.Kes. dan Prof. Dr. Djumilah Zain, S.E. Menurut Eka Teja, meningkatkan kepuasan pelanggan tidak akan selalu menghasilkan loyalitas pelanggan yang lebih besar. Sementara dari dua dimensi CSR yang ada di seluruh dunia, yakni berbasis sosial dan lingkungan. Eka Teja merasa ada yang kurang, mesti ada satu dimensi lagi yang perlu ditambahkan khususnya bagi negara-negara yang berbasis religius. CSR tersebut sangat identik dengan Tri Hita Karana, meliputi pawongan,
BERSAMA - I Gusti Agung Eka Teja Kusuma berfoto bersama keluarga.
palemahan dan parahyangan. Ketiga elemen tersebut harus tetap seimbang. Ketiga konstruksi yang membentuk model CSR berbasis THK secara empiris terbukti mempengaruhi sikap dan loyalitas pelanggan. CSR parahyangan direfleksikan dimensi dana punia, pencerahan dan ibadah. Sedangkan CSR palemahan tidak hanya merefleksikan dimensi nilai fisik lingkungan tapi juga dimensi intrinsik terkait dengan oreintasi masyarakat tentang kesucian terhadap lingkungan. “Temuan ini sangat berbeda dengan kajian CSR berbasis lingkungan yang telah ada, karena dilengkapi nilai intrinsik tentang lingkungan,” ujarnya. Lebih lanjut, ia mengatakan untuk merebut loyalitas pelanggan memang mudah. Tapi, yang puas belum tentu loyal dan meningkatkan kepuasan pelanggan tidak akan selalu menghasilkan loyalitas pelanggan yang lebih besar. Ia berharap, di masa mendatang yang menyangkut dimensi CSR ini harus segera diakomodasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, dalam implementasi bisnis di lingkungan masyarakat, perusahaanperusahaan juga harus mengakomodasi etika bisnis itu sendiri. “Hasil penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan model CSR dengan menambahkan dimensi religius. Kata kuncinya yaitu CSR, customer loyalty, Tri Hita Karana, religius, dana punia, brand attitude, intrinsic environmental dan kesucian lingkungan,” ungkapnya. (ad2815)
Pertamina TBBM Pesanggaran Berikan MoCi ke Bank Sampah Abukasa PERTAMINA menyerahkan bantuan CSR berupa 1 unit motor cikar (MoCi) kepada Bank Sampah Abukasa, Selasa (31/1) kemarin. Bantuan telah diberikan sekitar 2 bulan lalu, sebagai bantuan tahun 2016. Selain itu, Pertamina juga membantu dalam memberikan perlengkapan seperti meja dan peralatan untuk membuat barangbarang recycle selama 1 tahun. Turut hadir menyaksikan penyerahan secara simbolis MoCi tersebut adalah Lurah Peguyangan, Kepala Bidang Persampahan dan B3 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Adi Wiguna. Operation Head Pertamina TBBM Pesanggaran Burhan Ladja Gaa mengatakan, bantuan motor cikar ini merupakan penghormatan dari Pertamina agar dapat membantu dalam pengelolaan sampah dan penanganan sampah di Kota Denpasar. “Karena saya yang paling kena dampaknya karena Pertamina TBBM Pesanggaran letaknya di depan TPA, jadi polusi,” selorohnya. Bantuan CSR Pertamina diakui untuk di Kota Denpasar tidak hanya di Bank Sampah Abukasa, tapi juga pernah memberikan bantuan 1.000 tanaman toga di Subak Sembung dan 400 tanaman rindang. Bantuan MoCi merupakan bantuan tahun 2016 dan tahun 2017, pihaknya berencana memberikam CSR-nya dalam bentuk bantuan pemasaran ke masyarakat dengan menggandeng Disperindag, membantu hak paten produk mengingat produk yang dihasilkan Bank Sampah Abukasa belum ada yang menyamai. “Dengan harapan dapat memberdayakan masyarakat dan bisa dipasarkan agar bisa membuka lapangan kerja lebih banyak lagi,” imbuhnya. Owner Bank Sampah Nyoman Astawa mengucapkan terima kasih
MOCI - Head Operation Pertamina TBBM Pesanggaran (tengah) menyerahkan secara simbolis MoCi kepada Owner Bank Sampah Abukasa (nomor dua dari kiri) didampingi Kabid Persampahan dan B3 (paling kanan) dan Lurah Peguyangan (nomor dua dari kiri). atas bantuan tersebut karena MoCi dapat dikatakan tulang punggungnya bank sampah mengingat MoCi dapat mengambil sampah-sampah ke rumah-rumah warga hingga ke gang-gang kecil. Bank Sampah Abukasa merupakan salah satu bank sampah yang ada di Kelurahan Peguyangan selain Bali Wastu Lestari, Arta Wastu Lestari dan Sarana Gati. Bank Sampah Abukasa telah memiliki visi dan misi yang jelas mengingat Astawa juga menjabat sebagai Kepala Lingkungan (kaling) yaitu memotivasi masyarakat untuk mengelola sampah, memilah sampah yang dikenal dengan 4 R, yaitu reuse, reduce, recycle, responsive. Namun diakui, pihaknya tidak mengelola kompos hanya recycle barang-barang yang dianggap tidak bernilai oleh masyarakat namun menurutnya memiliki nilai ekonomi tinggi. “Sampah bukan barang yang terbuang tapi berkah bagi kita,”
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
katanya. Ia berharap masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, namun dapat memilah dan mengolah sampahnya sendiri di rumah. Dengan dibantu lima mahasiswa di sekitar rumahnya, MoCi yang dimiliki dipergunakan untuk mengambil sampah di rumah-rumah warga. Lurah Peguyangan A.A. Gede Agung Dharma Putra, S.IP., M.AP. mengatakan, Kelurahan Peguyangan yang telah melakukan swakelola sampah mandiri sangat terbantu dengan MoCi tersebut. Dari 13 banjar yang ada di Kelurahan Peguyangan, beberapa banjar telah memiliki MoCi seperti Banjar Pemalukan, Banjar Kertasari, Banjar Prajasari, Banjar Tagtag Kelod, Tagtag Tengah dan Tagtag Kaja. Namun juga ada beberapa banjar yang belum tersentuh MoCi yaitu Banjar Tektek, Banjar Pulugambang, Banjar Benaya dan Banjar Kepuh. (ad2812)
info seremoniAL
Rabu Paing, 1 Februari 2017
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
5
Komitmen Dukung Perdamaian Dunia, Wagub Sudikerta Serahkan Obor kepada Peserta ”Peace Run”
GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika yang diwakili Wakil Gubernur Ketut Sudikerta melepas peserta “Sri Chinmoy Oneness-Home Peace Run” yang ke-30 di Lapangan Timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Selasa (31/1) kemarin. Pelepasan ditandai dengan penyerahan obor perdamaian kepada peserta. Dalam sambutannya yang dibacakan Wagub Sudikerta, Gubernur Bali menyambut baik penyelenggaraan “Sri Chinmoy Oneness Home Peace Run 2017” di Bali untuk kesekian kalinya. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi bagian rutin kalender acara di Bali dari tahun ke tahun. “Saya berharap, Sri Chinmoy Oneness-Home Peace Run dapat memberikan manfaat positif bagi
masyarakat Bali pada umumnya, serta turut berpartisipasi dalam memperkenalkan Bali dan Indonesia di mata dunia,” katanya. Direktur Eksekutif Sri Chinmoy Oneness-Home Peace Run Salil Wilson, mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang dikunjungi peserta lari estafet pada tahun 2017 ini. “Tahun ini kami akan membawa obor ini ke lebih dari 100 negara,” jelasnya. Ia menambahkan, pendiri Oneness-Home Peace Run, Sri Chinmoy memuji Bali sebagai tempat terbaik yang pernah dikunjunginya. Ini karena Bali memiliki ketulusan, kesederhanaan, kesucian, kerendahan hati dan kedamaian. “Kami ingin memberikan penghormatan kepada pemimpin dan
masyarakat Bali karena telah menjadi penjaga, pelayan dan pelindung sesuatu yang kami rasakan sebagai surga dunia,” katanya.” Sri Chinmoy Oneness-Home Peace Run merupakan kegiatan lari estafet dengan membawa obor sebagai simbol aspirasi kedamaian bagi umat manusia, dengan tujuan untuk menumbuh kembangkan semangat perdamaian, keharmonisan, kesatuan serta mempererat hubungan persahabatan secara internasional. Tampak berbagai peserta dari berbagai negara mengikuti perhelatan ini di Bali, baik itu dari benua Eropa, Asia, Australia, Amerika dan Afrika yang jumlahnya lebih dari 30 negara peserta. (ad2813)
MELEPAS - Wakil Gubernur Ketut Sudikerta saat melepas peserta “Sri Chinmoy Oneness-Home Peace Run” yang ke-30 di Lapangan Timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Selasa (31/1) kemarin.
Rapat Kerja DPD-RI dengan Menteri Pariwisata RI di Senayan
Senator Wedakarna Tolak Penamaan ”Bali Baru” bagi 10 Destinasi Wisata Luar Bali RAKER - Ketua YKKPB A.A. Gede Oka Wisnumurti didampingi Rektor Dewa Putu Widjana, Dyah Wisnumurti dan Seruni Kaca saat Raker Iwanwar.
Iwanwar Gelar Raker
Yayasan Siapkan Kafetaria dan PAUD untuk Dikelola
IKATAN Wanita Warmadewa (Iwanwar) mendapat posisi strategis di bawah Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB). Iwanwar bukan sekadar tempat berkumpulnya kalangan karyawati dan istri para karyawan, juga dijadikan lembaga yang mandiri dengan disiapkan unit usaha. Untuk menjadi organisasi yang kuat, Selasa (31/1) kemarin Iwanwar menggelar raker di Auditorium Widya Sabha di gedung YKKPB untuk melakukan perubahan AD/ ART Iwanwar, serta menyusun program kerja. Raker dihadiri Ketua YKKPB Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, WR I Ir. Nyoman Kaca, M.Si., WR II Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M. dan WR III Dr. I Wayan Parwata, M.T. Ketua Iwanwar Nyonya Seruni Kaca mengungkapkan, raker ini sebagai respons tantangan ketua yayasan serta untuk menyesuaikan dinamika organisasi. Iwanwar sebenarnya sudah memiliki AD/ART sejak 1980. Dengan demikian lewat raker ini Iwanwar lebih dinamis dan produktif. Agar AD/ART lebih akomodatif, maka dalam raker ini dia melibatkan unsur fakultas, anggota dan pimpinan. Penasihat Iwanwar Nyonya Dyah Wisnumurti menambahkan, program Iwanwar semakin dikembangkan. Selain memiliki program serangkaian Hari Kartini, Hari Ibu dan dies natalis, serta HUT YKKPB, kini akan dibentuk sekaa pesantian. Sebelumnya Iwanwar juga sukses membentuk sekaa janger. Dengan demikian Iwanwar pun kini berada sejajar dengan UPK lainnya. sehingga menjadi organisasi yang maju dan mandiri. Dengan perubahan AD/ART yang baru akan memberi semangat baru.
Rektor Uwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana mengatakan, dalam usia 28 tahun AD/ART Iwanwar jelas tak lagi adaptif. Dia berkomitmen bahwa Iwanwar adalah bagian integral dari YKKPB, sehingga organisasi ini mencakup semua keluarga besar YKKPB. Ini menunjukkan kebersamaan dan eksistensi yayasan makin bertambah kuat. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. saat membuka raker mendukung semua program Iwanwar guna melakukan reformasi organisasi. Organisasi nonstruktural di bawah yayasan ini, katanya, akan diperkuat menjadi organisasi yang mandiri. Ke depan Iwanwar akan diberikan unit usaha dengan cara mengelola kafetaria di Unwar. Selain itu, yayasan akan membangun TK/PAUD di sekitar kampus Unwar yang pengelolaannya diserahkan kepada Iwanwar. Dengan demikian Iwanwar semakin banyak berkiprah dan mandiri. Apalagi MDGs juga mengamanahkan memberdayaan peran wanita. Dia mengatakan, ikatan wanita di kampus hanya ada di Iwanwar. Makanya banyak yang belajar soal manajemen Iwanwar yang kini menjadi ikon pengelolaan organisasi wanita. Dia mengingatkan di mana wanita dimuliakan, di sana akan melahirkan kesejahteraan. Untuk itu, dia akan memberi peran lebih kepada Iwanwar, termasuk berkolaborasi dengan Pusat Kajian Wanita Unwar. Ini terkait dengan Unwar akan membangun ikon Sapta Bayu dengan mendirikan patung Shri Kesari Warmadewa dan istrinya, Tirta Ayu Ningraty Pramesti Dewi, sebagai bentuk kesaktian Shri Kesari Warmadewa. (ad2817)
SENATOR DPD-RI utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menunjukkan ketegasannya pada pemerintah pusat terkait dengan program Pariwisata Indonesia tahun 2017. Salah satunya penolakan digunakan istilah “ 10 Bali Baru” yang dipakai oleh pemerintahan Jokowi untuk menyebut sepuluh wilayah destinasi wisata baru di Indonesia, yakni Danau Toba, Kepulauan Seribu, Kota Tua Jakarta, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Borobudur, Bromo Tengger, Wakatobi, Pulau Morotai dan Labuan Bajo. Protes keras itu disebabkan bahwa konotasi “Bali Baru” bisa saja bermakna positif secara branding, tapi bisa berdampak negatif bagi Bali itu sendiri. Hal ini terekam dalam rapat kerja Komite III DPD-RI Bidang Pariwisata dengan Arif Yahya (Menteri Pariwisata RI) dan jajaran Dirjen Kemenpar RI. “Saya menolak dijadikannya nomenklatur resmi ‘Bali Baru’ bagi sepuluh destinasi luar Bali. Orang Bali bisa tersinggung, seakan-akan ada Bali Baru dan ada Bali Lama. Ini tidak Pancasilais. Saya paham, mungkin maksudnya Bali
merupakan Top Brand. Tapi mohon agar mengerti jangan korbankan Bali-lah. Kalau namanya dirubah menjadi Bali & Beyond mungkin lebih bijak. Suka tidak suka, justru nama Bali yang dikenal dunia dan saya harap Bali tetap menjadi lokomotif pariwisata Indonesia membantu daerah Bali. Tanpa nama Bali, Indonesia akan kesulitan dan tidak maksimal dalam mempromosikan turisme,“ ungkap Gusti Wedakarna. Sejumlah hal pun disampaikan oleh utusan Bali ini. Diantaranya ketegasan dan sikap konsistensi Kemenpar RI terkait dengan dikeluarkannya Bali sebagai destinasi resmi wisata halal di Indonesia, termasuk keberatan dari Bali tentang rilis penghargaan halal bagi komponen pariwisata, sebagaimana program Kemenpar RI yang melibatkan salah satu hotel di Bali. “Saya tegaskan pada pusat, bahwa sebagian besar turis mancanegara di Bali adalah wisatawan non-Muslim, pencinta pork culinary dan begitu juga mayoritas Bali ini kan umat Hindu yang ada pedagang dan peternak babi di dalamnya. Turis mau ke Bali adalah urusan mereka dan masalah kenya-
RAKER – Senator Bali Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Senator Bangka Belitung, Senator Kepulauan Riau di Kompleks Parlemen Senayan. manan biarkan turis sendiri yang memililih fasilitas untuk dirinya sendiri. Tidak semua harus diseragamkan di Indonesia ini. Silahkan cari provinsi di luar Bali saja,” kata Senator Wedakarna. Ia pun merasa selama ini Bali hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pusat tanpa perhatian yang memadai. “Selama ini perhatian terhadap Bali kurang konkrit. Pariwisata di Bali ini maju dan berjalan karena rakyat Bali mandiri tidak pernah tergantung dan mungkin sudah antipati terhadap program pemerintah. Ibaratnya nama Bali cuma dimanfaatkan
Klinik Jnana Marga
Seks di Antara Dua Pilihan
LELAKI...! Pilih mana ada kemampuan, tetapi tidak ada keinginan. Atau ada keinginan tetapi tidak ada kemampuan? Selalu ada syarat mutlak yang harus dipenuhi ketika seseorang ingin melakukan sesuatu yang sempurna. Tak terkecuali saat beradu “panas” dengan pasangan di atas ranjang. Keinginan (hasrat/libido) dan kemampuan (ereksi dan ejakulasi terukur) adalah dua di antara syarat mutlak tersebut. Selain disfungsi ereksi dan ejakulasi dini, libido rendah/hilangnya libido juga menjadi sebuah ketakutan, khususnya bagi laki-laki. Ahli seksual, therapist dan pemilik Klinik Jnana Marga I Nengah Edy Warsita menjelaskan, seorang laki–laki dengan disfungsi ereksi dan ejakulasi dini umumnya masih memiliki dorongan seksual yang normal atau bahkan tinggi walau ereksi penis tidak maksimal. Sebaliknya, pria dengan libido rendah/ kehilangan libido umumnya memiliki tingkat ereksi yang normal tetapi kehilangan keinginan untuk berhubungan seks. Melakukan hubungan seksual hanya karena alasan kesehatan atau untuk memuaskan pasangan. Dengan demikian bercinta yang seharusnya menyenangkan justru menjadi kehilangan keintiman, keharmonisan bahkan dapat menjadi petaka. Apalagi bila bagi pasangan yang masih aktif atau pasangan baru menikah. Pada kondisi normal seorang pria mulai mengalami penurunan libido pada usia 50 tahun ke atas. Kondisi ini berkaitan dengan semakin rendahnya produksi hormon testosteron dalam tubuh. Kapan disebut sebagai gangguan seksual? Apabila libido rendah dialami oleh laki–laki muda atau di bawah 40 tahun. Karena di usia tersebut kondisi fisik umumnya masih kuat dan produksi hormon tubuh seperti testosteron masih normal. Selain faktor usia, banyak penyebab lain terjadinya libido rendah/kehilangan libido. Di antaranya penyakit. Beberapa kondisi penyakit tertentu seperti diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi diyakini turut memengaruhi kondisi libido pria. Kemudian obat-obatan. Obat–obatan tertentu dapat menurunkan bahkan menghilangkan gairah seksual seperti antidepresan, HIV dan obat–obatan terlarang seperti narkoba. Lalu, minder. Salah satu penyebab yang dianggap sangat berbahaya. Kekhawatiran akan kekurangan yang dimiliki dan harga diri menyebabkan gagalnya menjalin hubungan intim. Hal inilah yang akhirnya membuat pria sering kehilangan nafsu untuk melakukan hubungan intim. Stres. Masalah dengan pasangan/kelu-
I Nengah Edy Warsita arga, pekerjaan, gangguan mental maupun beban aktivitasnya sehari-hari bisa sangat memengaruhi suasana hati pria untuk bercinta dan lain–lain. Bosan. Hubungan yang terlalu sering dapat mengakibatkan pasangan menjadi bosan, sehingga dapat mengurangi libido. Sebaiknya melakukan hubungan intim pada waktu–waktu yang tepat. Penderita libido rendah/kehilangan libido biasanya memiliki ciri–ciri atau gejala seperti kurang berminat dan tidak ada keinginan bercinta. Tidak respons terhadap rangsangan, tidak berfantasi/berpikir tentang seks sama sekali, bahkan merasa tertekan jika diajak berhubungan seks oleh pasangan dan lain–lain. Apabila merasakan satu atau lebih dari gejala tersebut sebaiknya segera berkonsultasi dengan ahlinya. Klinik Jnana Marga beralamat di Jalan Gatot Subroto I, Gang Jnana (1 Km arah utara Apotek Anugrah) Denpasar. Telp. 085102111600, dengan metode terapi Janur Sakti dan Piramida yaitu penggabungan metode terapi tradisional dan modern dengan energi janur dan kekuatan energi piramida membantu menyembuhkan berbagai macam masalah kesehatan seksual, seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini, libido rendah/kehilangan libido, hyperseksual (menyeimbangkan energi seksual), infertilitas (susah memiliki anak), menambah ukuran Mr. P. dan lain–lain. Sudah terdaftar di Dinas Kesehatan Denpasar dengan izin nomor 448.3/3.PT.29.VI.12/ DIKES. Dan sudah tergabung dalam Ikatan Pengobatan Tradisonal Indonesia (IPATRI). Buka setiap hari dari Senin sampai Sabtu pukul 10.00 Wita – 17.00 Wita. (ad2819)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
untuk konferensi-konferensi dan acara dunia tapi tidak maksimal diberi perhatiannya. Kini saatnya Bali bersuara dan akan terus kita ingatkan. Saya tagih janji Jokowi,“ tegas Gusti Wedakarna. Selain itu, Senator Wedakarna memperjuangkan sejumlah hal, diantaranya menaikkan jatah program sertifikasi (ASEAN) untuk para pekerja Bali, meningkatkan Wisata Spiritual Siwa dan Budha, menaikkan anggaran Festival Promosi Wisata bagi Provinsi Bali, serta meningkatkan kualitas STP Nusa Dua yang menjadi milik dari pemerintah pusat. (ad2818)
OPINI
6
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Perlu Gerakan Moral Mengawal NKRI saat ini dapat kita lihat dan saksikan sendiri bagaimana faham radikalisme tumbuh dan berkembang dengan suburnya. Hal ini tentu tidak lepas dari pemahaman agama yang dangkal, sepotongsepotong dan tentu saja hasil dari berguru dari guru yang sebenarnya tidak punya pemahaman ajaran ataupun agama yang luas. Akibatnya ya… dapat kita lihat, terutama di berbagai media sosial pahampaham itu cenderung menyesatkan dan tidak menimbulkan kedamaian di kalangan umat sebangsa. Justru pertikaian, kebencian dan saling hujat yang dikedepankan. Pemerintah dalam hal ini semestinya bergerak lebih cepat untuk menanggulangi hal ini. Tak bisa dibiarkan liar seperti ini. Ormas yang mengusung paham radikalisme ini mesti dibina dengan baik dan tegas. Tidak ada toleransi bagi mereka yang intoleran. Kebersamaan di tengah kebinekaan mesti dikembangkan secara serius. Merangkul sejumlah pihak yang punya kompetensi terhadap hal ini adalah langkah jitu. Baik ormas, organisasi keagamaan, profesi, pemuka adat, pemuka agama dan sebagainya sebaiknya diajak dialog. Bahwa beginilah kondisi bangsa ini sekarang. Bibit disintegrasi semakin merajalela. Semua sepertinya lupa akan sejarah, asal-usul bagaimana bangsa dan negeri ini dibangun. Apakah akan semudah ini bangsa Indonesia akan ambruk? Tentu tidak dan sangat kita sesalkan kalau hal ini terjadi. Perlu gerakan moral kuat dari segenap elemen masyarakat untuk menjaga keutuhan bangsa ini. Jangan lagi ada statemen yang mendidihkan suasana. Sejukkan dengan kalimat santun yang menyejukkan. Jangan lagi ada saling tuding. Jangan saling hujat dan sebagainya. Jangan mudah terprovokasi. Jangan mudah terpancing berita hoax. Saat ini, semua elemen sepertinya sangat mudah naik darah. Sangat mudah tersinggung. Ini bukan watak bangsa yang penuh pengertian. Itulah sebabnya, semua stakeholder mesti ikut ambil bagian. Termasuk pemuka agama. Ajarkan agama yang baik dan benar. Jangan justru ikut mengompori. Kita bangsa yang toleran. Sangat menghargai kebinekaan. Mengapa sekarang menjadi bangsa yang intoleran? Ini sebuah pertanyaan besar. Kita mesti kembali ke jati diri. Kembali ke hakiki bangsa Indonesia yang beragam. Anak cucu kita mesti diajarkan sejarah. Sejarah perjuangan bangsa di mana semua pihak terlibat di dalamnya. Tidak ada yang paling berperan dan sedikit berperan. Sejarah Sumpah Pemuda, Kebangkitan Nasional serta perjuangan pahlawan di berbagai daerah sampai pergerakan nasional. Semua sangat berperan sesuai dengan porsi serta zamannya. Kalau kita sekarang berada pada zaman ini, tentu saja mesti berkontribusi positif. Bukan sebaliknya menggerogoti sendiri pilar bangsa dengan paham radikalisme. Kita mesti sadar, di dalam keragaman kita menemukan kedamaian. Untuk itulah, kita harus membangun gerakan moral yang utuh untuk mengawal bangsa ini. Jangan ada lagi penumpang kapal yang justru ingin menghancurkan kapal saat berlayar. Semua penumpang harusnya berada dalam pemahaman yang sama dan tujuan yang sama. Dalam konteks ini tentunya lembaga pendidikan menjadi harapan utama. Lembaga pendidikan harus menjadi lembaga yang melahirkan generasi bangsa yang loyal terhadap negerinya dan siap membela negerinya.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Ancaman Narkoba Perang terhadap narkoba kini menjadi program strategis pemerintah yang ditangani oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian. Gerakannya pun sudah cukup masif dengan bukti ditangkapnya sejumlah bandar dan pengedar narkoba. Saya pun salut atas gerakan ini. Namun, tampaknya peredaran narkoba di negeri ini masih terus terjadi. Upaya penyelundupan terus terjadi. Langkah antisipasi untuk menggagalkan penyelundupan pun telah dilakukan. Yang ingin saya garis bawahi lewat surat pembaca ini bukanlah perang terhadap narkoba itu sendiri, melainkan bagaimana orangtua bisa menghindarkan anak-anaknya terjerat narkoba. Kepedulian orangtua terhadap anaknya haruslah dijabarkan dalam bentuk langkah-langkah preventif. Orang tua harus rajin berbicara dan ngobrol sama anak–anak jika perilakunya sudah tak wajar. Ini penting untuk mengetahui kegiatan anak di luar sekolah dan di luar rumah. Putu Subagia Denpasar, Bali
Mengatasi Kemacetan di Bali Belum lama ini saya sempat membaca pemimpin Bali diharapkan mampu mengatasi masalah klasik Bali. Selain sampah dan padatnya penduduk, pemimpin juga diminta mengurai kemacetan di Bali. Terkait hal ini, saya mendukung jika ada calon pemimpin Bali yang punya solusi mengatasi kemacetan dan mampu menjabarkannya. Selama ini yang diwacanakan hanya programnya tetapi wujud nyata dari programnya tak ada. Untuk itu, jika nanti ada debat kandidat pemimpin Bali saya berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan perhatian khusus terhadap masalah klasik Bali. Debat jangan menjadi ajang cerdas cermat bagi para kandidat tetapi harus memberikan gambaran kualitas dan komitmen pemimpin terhadap wilayah dan penduduk yang akan dipimpinnya. Putu Sudibia Putra Gianyar, Bali
Radikalisme dalam Dunia Akademis, Sebuah Fenomena Paradoksal Infiltrasi paham radikal di Indonesia telah memasuki fase krusial – yang bukan hanya menjangkiti kalangan masyarakat ekonomi kelas bawah – melainkan juga kalangan intelektual. Konfirmasi ini dipertegas oleh pernyataan Ketua Komnas HAM Imdadun Rahmat sesaat setelah bertemu Presiden Joko Widodo (9/12/2016). Meski bukan merupakan informasi baru, penegasan ini tetap menjadi pengingat penting bagi segenap elemen bangsa atas eksistensi dan ancaman radikalisme yang mengatasnamakan agama.
Oleh Sadwika Salain ecara historis, penetrasi ideologi garis keras pada dunia akademis di Tanah Air telah ada sebelum era reformasi. Laporan Litbang Departemen Agama tahun 1996 mencatat bahwa paham intoleran ini telah ada dan berkembang subur justru di kampus-kampus besar. Hal ini tidak terlepas dari pertarungan ideologi para alumni kampus besar tersebut pada level praktis dan diwariskan kepada junior mereka yang masih ada di kampus. Reformasi semakin memberi angin segar bagi tumbuh-suburnya paham ini. Laju perkembangan gerakan radikal pada dunia pendidikan makin tak terbendung, yang imbasnya kita rasakan hingga kini. Dari analisis penulis, setidaknya ada tiga alasan yang bisa menjelaskan tingginya laju infiltrasi ideologi kanan ini pada dunia akademis. Pertama, meningkatnya jumlah ormas maupun partai politik dengan ideologi eksklusif pascaindoktrinasi Pancasila berimplikasi langsung pada agresivitas perekrutan anggota baru; salah satunya di kalangan kampus. Mengingat potensi strategis intelektualitas (dalam relasinya dengan masyarakat), kampus justru menjadi target utama pertarungan ideologis tersebut. Penguasaan organisasi dan objek vital (seperti masjid kampus) menjadi target operasinya. Kedua, pemahaman agama yang parsial dan superfisial yang memisahkan peran rasional akademis dan ideologi
S
individu menyebabkan proses akulturasi kedua paham beda kultur ini, dimungkinkan. Secara natural, proses unifikasi paham radikal pada domain akademis merupakan fenomena paradoksal. Budaya totalitarian-sentralistik dan monodoktrin yang dianut oleh kelompok garis keras – penganut paham radikal ini - secara prinsip berbenturan dengan kelaziman kaidah-kaidah akademis (egaliter, inklusif, rasional, skeptis serta empiris). Ketiga, metode pengajaran yang tidak memberikan tumbuhnya ruang kreativitas akademik merangsang kecenderungan tumbuhnya radikalisme sebagai bentuk eskapisme (pelarian) di kalangan mahasiswa. Di sisi lain, keampuhan strategi para agen radikal dalam menangkap ‘peluang’ di atas dengan memberikan ruang ekspresi dan kontemplasi individu hingga relasi sosio-ekonomis dalam bungkus keagamaan menjadi daya tarik tersendiri
bagi mahasiswa atau kalangan yang haus dalam pencarian jati diri (spiritual). Sayangnya, mereka ‘’terperangkap’’ dalam jalur yang tidak semestinya. Hal lain adalah, kemampuan para agen dalam menyembunyikan agenda ideologismemiliki peran yang krusial untuk menghindari resistensi (penolakan) ideologi kanan ini pada calon ‘’korbannya’’. Secara umum, para korban ideologi mono-doktrin ini adalah kalangan mahasiswa baru yang berlatar belakang eksakta dan berasal dari sekolah umum (SMU/SMK/STM). Hal ini disebabkan oleh faktor semangat untuk mempelajari agama, sehingga siswa golongan ini cenderung lebih mudah didoktrinasi daripada mereka yang lulusan sekolah agama (pesantren) yang sudah terpapar (well-exposed) dengan diskusi agamis (Saefuddin, 2011). Tidak hanya menjangkiti mahasiswa, paham radikal ini juga
Pemahaman agama yang parsial dan superfisial yang memisahkan peran rasional akademis dan ideologi individu menyebabkan proses akulturasi kedua paham beda kultur ini, dimungkinkan. Secara natural, proses unifikasi paham radikal pada domain akademis merupakan fenomena paradoksal. Budaya totalitarian-sentralistik dan mono-doktrin yang dianut oleh kelompok garis keras – penganut paham radikal ini secara prinsip berbenturan dengan kelaziman kaidah-kaidah akademis (egaliter, inklusif, rasional, skeptis serta empiris).
endemik pada para dosen yang seharusnya menjadi penjaga marwah akademis yang inklusif. Yang lebih mengejutkan lagi, banyak di antara para akademisi tersebut justru pernah mengenyam pendidikan pascasarjana di negara sekuler. Fenomena teralienasi (terasing) pada budaya yang berbeda – seperti yang dikonsepsikan oleh Karl Mark – mempermudah proses radikalisasi pada individu tersebut. Bagi kalangan nasionalis/pluralis termasuk di dalamnya elemen minoritas, radikalisme dalam dunia akademis ini bukan hanya kekalahan politis melainkan prahara ideologis. Penguasaan kampus yang menjadi rahim harapan bagi lahirnya pemimpin-pemimpin bangsa oleh kaum radikal, berpengaruh langsung pada berkurangnya kader-kader nasionalis yang militan bukan hanya dari sisi kuantitas, melainkan juga secara kualitas. Padahal, militansi dan kualifikasi ini adalah faktor kunci untuk memenangkan kompetisi ideologis yang kelak kian berat. Oleh karenanya, upaya strategis, masif dan terpadu harus segera dilakukan, untuk menghentikan atau paling tidak membendung laju peningkatan gurita radikalisme di kalangan generasi kampus. Hal ini bisa dilakukan melalui perjuangan ‘rakyat semesta’; yang bukan hanya dilakukan oleh kalangan pemerintah dan partai politik, melainkan seluruh stakeholders bangsa termasuk di dalamnya generasi muda Hindu, yang masih mendambakan tegaknya NKRI yang ber-bhinneka-tunggal-ika ini. Kesalahan strategi yang kita buat masih lebih baik daripada keengganan kita untuk berbuat. Namun, keengganan kita untuk berbuat masih lebih mulia daripada ketidaksadaran kolektif kita (atas marabahaya itu). Penulis, Inisiator Akademisi Muda Bali (AMUBA). Dosen Kopertis Wil VIII Dpk FKIK Un. Warmadewa. Kandidat Doktor di The University of Western Australia.
Suara Publik Memasuki Musim Hujan Awal Tahun 2017 SELAIN lampion, angpao, kue keranjang dan warna merah, hujan lebat dan angin kencang kerap dikaitkan dengan perayaan Imlek tiap tahunnya. Dalam etnis Tionghoa hujan dipercaya sebagai lambang pembawa keberuntungan dan kemakmuran. Oleh karenanya hujan selalu diharapkan turun menjelang dan tepat pada Tahun Baru Imlek. Sebagian masyarakat percaya bahwa semakin deras hujan yang turun maka semakin banyak keberuntungan yang akan dituai di tahun depan. Namun, ternyata kejadian hujan di saat menjelang Imlek bukanlah hanya mitos semata, sebab sebagian lagi juga tidak mengharapkan turunnya hujan saat perayaan Imlek dikarenakan tidak terlalu mempercayai mitos tersebut karena keberuntungan selalu datang dari mana saja. Perayaan Tahun Baru Imlek umumnya dirayakan pada tanggal yang berbeda-beda, yaitu di antara tanggal 20 Januari - 20 Februari setiap tahunnya. Jika menilik kondisi Data Klimatologis Indonesia secara umum, maka akan kita dapati bahwa faktanya sebagian besar wilayah di Indonesia pada bulan Januari-Februari telah memasuki musim hujan. Tahun 2014–2016 pada saat perayaan Imlek, BMKG Wilayah III Denpasar mencatat kejadian hujan dengan intensitas ringan–sedang dominan terjadi terutama di wilayah Bali bagian tengah, selatan dan barat. Angin yang bertiup secara umum berasal dari arah barat dengan kand-
Oleh Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl.SEIS. ungan uap air yang cukup banyak (basah). Kondisi atmosfer pada bulan tersebut sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan awan-awan penghasil hujan di sekitar wilayah Indonesia. Hal ini juga dikuatkan dengan fakta bahwa Imlek selalu dirayakan bertepatan pada saat musim hujan tiba. Kondisi dinamika atmosfer pada pertengahan Januari menunjukkan kondisi ENSO (El Nino Southern Oscilation), suhu permukaan laut di sekitar wilayah Bali, dan pola angin di atas wilayah Indonesia terpantau normal. Angin baratan tanpa hambatan berembus menuju wilayah Bali, sehingga terjadi penambahan uap air di wilayah Bali dari wilayah barat Indonesia. BMKG telah memprediksi bahwa wilayah Bali memasuki puncak musim hujan pada akhir bulan Januari-Februari 2017 ini. Prediksi curah
hujan akhir Januari 2017 di wilayah Bali berada dalam kisaran 150-200 mm per 10 hari atau dalam kategori tinggi terutama pada wilayah Gerokgak, Jembrana, Tabanan, Badung, Denpasar, Gianyar dan Klungkung (Stasiun Klimatologi Jembrana). Oleh karenanya tidak menjadi sebuah hal yang mengejutkan jika pada hari perayaan Tahun Baru Imlek beberapa wilayah di Bali diguyur hujan. Kondisi angin kencang serta petir/kilat juga masih memiliki potensi terjadi pada awal tahun ini dikarenakan beberapa pusat tekanan rendah terjadi di sekitar wilayah selatan Jawa. Hal ini menyebabkan terjadinya penumpukan awanawan konvektif yang menyebabkan hujan di sekitar Jawa hingga Bali dan NTB. Analisis BMKG wilayah III Denpasar pada Sabtu, 28 Januari menunjukkan peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi di sekitar wilayah Bali bagian selatan (Badung Utara dan Denpasar). Peluang hujan dengan intensitas sedang–lebat terjadi pada sore hingga malam hari terutama di wilayah Bali bagian barat (Jembrana, Gerokgak), Bali bagian tengah (Tabanan, Badungutara), Bali Utara (Buleleng, Kintamani) dan Bali Timur (Gianyar, Klungkung, Karangasem). Dengan demikian masyarakat diimbau selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar untuk meminimalisir dampak curah hujan ekstrem.
POJOK Desa adat menjadi benteng cegah Bali jadi pusat narkoba. - Benteng jaga Bali. *** Kabupaten/kota di Bali dapat penghargaan nasional. - Lebih baik penghargaan rakyat. *** Rakyat akan tinggalkan partai politik yang tak aspiratif. - Apalagi hanya jual janji.
Penulis, Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
MENYAPU SAAT HUJAN – Mengenakan mantel, seorang petugas kebersihan menyapu sampah di kawasan Jalan Veteran, Denpasar, Selasa (31/1) kemarin. Kendati hujan mengguyur kawasan Kota Denpasar, petugas kebersihan tampaknya tetap melakukan kewajibannya.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Pascapengalihan Kewenangan
Gaji Guru di Gianyar Sudah Bisa Ditransfer
Denpasar (Bali Post) Para guru di SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Gianyar kini bisa bernapas lega, sebab gaji mereka sudah bisa ditransfer. Pascapengalihan wewenang sekolah SMA dan SMK menjadi wewenang pemerintah provinsi, masalah gaji guru memang sedang menjadi sorotan. Saat ini, gaji para guru SMA/SMK negeri se-Bali belum dibayar, hingga berakhirnya bulan Januari 2017. Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Wayan Serinah, Selasa (31/1) kemarin, mekanisme pembayaran gaji guru SMA/ SMK pascadialihkan tersebut, salah satunya adalah penyetoran Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) dari masing-masing kabupaten/kota. Padahal seluruh kabupaten/ kota sudah memenuhinya. Namun, beberapa hal seperti potongan gaji yang harus dibayar oleh guru bersangkutan masih terus dikoordinasikan sehingga pemerintah provinsi bisa membayar gaji yang harus diberikan setelah dipotong tersebut. Dikatakannya, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sudah terbit. Saat ini masih dilakukan koordinasi berkaitan dengan potongan gaji tersebut. “Karena kan ada mungkin guru-guru yang minjam di bank atau pinjaman lainnya sehingga ada potongan. Nah kita koordinasikan terus, berapa yang harus ditransfer. Mudah-mudahan kalau itu sudah kelar besok (hari ini, red) bisa ditransfer. Yang Gianyar hari ini (kemarin, red) sudah bisa ditransfer,” ucapnya. Dikatakannya, untuk Gianyar telah melengkapi SKPP dan juga terus melakukan koordinasi mengenai potongan gaji yang dimaksud. sehingga gaji guru di Gianyar sudah bisa dibayarkan. “Daerah lainnya, memang terjadi sedikit keterlambatan, khususnya Kabupaten Badung terkait SKP,” katanya. Sementara, lanjut Serinah, untuk SK guru kontrak yang dibayar APBD, saat ini sudah kelar dan dibagikan ke UPT kabupaten/kota. Selanjutnya dari kabupaten/kota yang akan membagikan ke sekolah. (kmb23)
Ditabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas
Mangupura (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas berujung maut terjadi di Jalan Raya Gulingan, Mengwi, Selasa (31/1) kemarin. Pengendara motor, Ni Wayan Sumarni (32), meregang nyawa setelah ditabrak mobil Toyota Kijang. Pemicunya mobil yang dikemudikan I Made Kamar (38) menghindari lubang. Petugas Polres Badung mengatakan, kejadiannya pukul 09.00 Wita, tepatnya di areal persawahan Banjar Ulun Uma, Desa Gulingan, Mengwi, Badung. Made Kamar asal Batuan, Gianyar ini mengemudikan mobil Kijang pick-up bergerak dari arah utara. Sedangkan korban mengendarai Honda Grand dari arah berlawanan. Setibanya di TKP, mobil tersebut menghindari jalan berlubang sehingga kehilangan kendali dan oleng ke kanan serta melewati as jalan. Pada saat bersamaan dari selatan datang korban dan tabrakan tidak bisa terelakkan. Akibat kejadian itu, korban asal Desa Sembung Gede, Tabanan ini mengalami dislokasi tangan kiri dan kaki kiri serta dagu lecet. Dia sempat dilarikan ke RSUD Mangusada, Kapal, tetapi nyawanya tidak bisa diselamatkan. Kasat Lantas Polres Badung AKP Putu Raka saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Ia menambahkan, proses pemeriksaan sedang berlangsung. (kmb36)
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Longsor di Sekumpul Sawan
Jalan Amblas, Warga Empat Desa Kesulitan Air Bersih
Singaraja (Bali Post) -
Tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Buleleng tak hanya mengakibatkan longsor di wilayah Desa Munduk Kecamatan Banjar hingga menimpa salah satu rumah warga. Kondisi serupa juga terjadi di kawasan objek wisata air terjun Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan. Jalan setapak yang menjadi jalur pengunjung amblas. Tak hanya itu, pipa yang mengalirkan air bersih ke empat desa juga terputus. Kepala Desa Sekumpul Made Suarta, Selasa (31/1) kemarin, mengungkapkan longsor tersebut diperkirakan terjadi Minggu (29/1) malam. Lokasinya berada di dua titik. Hal tersebut mengakibatkan pipa yang mendistribusikan air bersih ke Desa Sawan, Desa Menyali, Desa Bebetin dan Desa Sudaji putus. Sebagai dampaknya, ribuan KK terancam krisis air. “Longsor juga menyebabkan jalan di objek wisata amblas,” terangnya. Dampak longsor itu, kata dia sampai kemarin belum selesai tertangani. Supaya prosesnya lebih cepat, pemerintah daerah pun diharapkan bisa memberikan bantuan. Sementara itu, Kepala Desa Sawan I Nyoman Wira mengatakan berdasarkan hasil pengece-
kannya ke lapangan, pipa ke wilayahnya juga putus sekitar 20 meter. Dampaknya dirasakan oleh warga di Dusun Kanginan sekitar 300 KK dan di Kawanan 100 KK. Supaya tak terus krisis, pemenuhan air bersih bagi warga tersebut dilakukan dengan sistem bergilir. Air yang didistribusikan berasal dari sumber lain. “Sementara pembagian air secara bergiliran. Itu untuk kebutuhan minum warga,” ucapnya. Dampak serupa juga dirasakan sekitar 800 KK di Desa Menyali. Pascaputusnya pipa, mereka harus antre mendapatkan air dari sumber di Desa Bebetin. Akibat kebutuhan mendesak, beberapa juga terpaksa memanfaatkan air sungai. “Upaya
Bali Post/ist
LONGSOR - Hujan deras yang mengguyur Buleleng, Minggu malam, mengakibatkan longsor di Desa Sekumpul. perbaikan sudah kami koordinasikan dengan PU dan BPBD. Namun karena terkendala cuaca, pengecekan sedikit terhambat,”
kata Perbekel Menyali Gede Jayaharta. Kepala BPBD Buleleng Made Subur mengaku belum men-
erima laporan pipa yang putus itu. “Yang kami terima hanya longsor. Untuk pipa putus, akan kami cek,” tandasnya. (kmb45)
Sapi Bali Harus Dipertahankan Edarkan Narkoba, Denpasar (Bali Post) Tekstur daging sapi Bali memang tidak seempuk daging sapi impor seperti wagyu dari Jepang. Alasan ini pula yang membuat daging sapi Bali belum banyak memenuhi peluang pasar internasional. Kendati demikian, bibit sapi Bali murni tetap harus dipertahankan. Bukan lantas menyilangkan bibit sapi Bali dengan wagyu, demi mendapatkan daging yang empuk. “Kalau hanya berorientasi pada bibit sapi Bali saja, tidak akan mampu menjadi wagyu. Tapi regulasi tidak membolehkan adanya crossing. Kita harus memperhatikan juga regulasi yang kita miliki karena di sana ada pelestarian plasma nutfah bibit sapi Bali itu,” ujar Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta saat menerima Kamichiku Holdings, perusahaan ternak sapi Jepang di ruang rapat Prajasabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (31/1) kemarin. Di sisi lain, lanjut Sudikerta, Bali juga harus menghadapi dinamika perkembangan zaman. Seperti solusi yang ditawarkan para pengusaha dari negeri Sakura itu, harus dilakukan persilangan untuk meningkatkan kualitas daging sapi Bali. Namun, bukan berarti pihaknya akan segera merevisi regulasi yang sudah ada. Butuh pengkajian lebih lanjut mengenai hal tersebut.
“Di satu sisi kan kita butuh itu (persilangan), boleh dilakukan tapi di luar Bali. Di dalam Bali tidak mau, maka solusinya adalah meningkatkan kualitas daging di Bali itu dengan mempercepat umur potong dan juga meningkatkan kualitas dari pakannya,” jelasnya. Ketua Pusat Kajian Sapi Bali Universitas Udayana Prof. Dr. drh. Ni Ketut Suwiti, M.Kes. melihat sapi Bali justru mempunyai keunggulan luar biasa dibandingkan sapi potong yang ada di Indonesia, bila ditinjau dari kualitas daging. Oleh karena itu, sapi Bali murni harus dipertahankan. Karena sebetulnya, sampai saat ini pihaknya mengamati belum ada improve yang dilakukan terhadap sapi Bali. Termasuk aplikasi teknologi juga belum ada dari awal (post) hingga pascapanen. “Jangan dulu disilangkan, pertahankan saja dulu plasma nutfah sapi Bali murni ini di Bali. Kita improve dulu, tunggu hasilnya 1-2 tahun. Jadi tidak seperti makan cabai langsung pedas,” ujarnya. Suwiti memaparkan, tahap awal perlu dilakukan manajemen pakan dan aplikasi teknologi selama 1 tahun. Kemudian sapi Bali dipelihara dengan memerhatikan aspek kesehatan hewan. Setelah 1,5 atau 2 tahun dipelihara, baru dipotong dengan perlakuan sesuai SOP pemo-
tongan internasional. Terakhir, penanganan pascapanen harus dilakukan dengan bagus. “Mudah-mudahan nanti sapi Bali bisa mendekati kualitas sapi luar,” imbuh Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan ini. Suwiti menambahkan, umur potong yang terjadi sekarang antara 5-6 tahun dan berat sapi harus mencapai 350 kg sesuai perda tentang sapi Bali. Hal ini karena sapi dipelihara dengan seadanya saja tanpa manajemen pakan dan aplikasi teknologi. Masyarakat peternak umumnya masih belum berbasis bisnis. “Peningkatan berat badan sapi hanya 0,3 kg untuk yang jantan, untuk yang betina 0,29 kg per ekor per hari, itu sangat rendah dibandingkan wagyu 2 kg per ekor per hari. Kemudian penelitian saya membuktikan dengan pemberian pakan yang ada formulasi pakannya dia mampu sampai 0,8 kg per ekor per hari, hampir 1 kg. Dalam 1,5 tahun bisa sampai 350 kg,” jelasnya. Suwiti mengaku telah melakukan penelitian selama 2 tahun dan menemukan formulasi pakan terintegrasi untuk mempercepat umur potong sapi. Yakni dengan memberikan pakan yang diambil dari sekitar seperti rumput, ditambah dengan formulasi pakan 0,5 kg dedak, 0,5 kg jagung plus mix mineral. (kmb32)
Atasi Kemacetan Lalin
Perlu Terapkan ’’One Island Management’’ Denpasar (Bali Post) – Saat ini kemacetan lalu lintas (lalin) masih menjadi masalah dalam kepariwisataan Bali. Permasalahan ini tentu berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata itu sendiri. Pengamat transportasi yang dosen Fakultas Teknik Sipil Unud Prof. Putu Alit Suthanaya, S.T., Selasa (31/1) kemarin, mengatakan diperlukan grand design yang benar-benar dijadikan acuan oleh seluruh pemangku kebijakan di Bali dalam mengatasi kemacetan lalin. Dikatakannya, permasalahan transportasi tidak bisa dibatasi oleh sekat-sekat otonomi daerah, namun harus diperhatikan secara holistik untuk seluruh Bali. Dalam hal ini, perlu diterapkan one island management, sehingga transportasinya juga harus dimanage dengan sistem one island. “Kebijakan dari provinsi, master plan dari provinsi juga harus diikuti oleh kabupaten/kota yang selaras dengan master plan di provinsi,” katanya saat menghadiri diskusi dengan bertema ‘’Manajemen Transportasi Bali’’ di kantor Bali Tourism Board (BTB), kemarin. Ditambahkannya, ke depan juga harus diperhitungkan
7
carring capacity (daya dukung) Bali dengan kedatangan wisatawan. Karena hal ini nantinya juga akan berpengaruh terhadap multiplier effect bagi pariwisata dan turunannya terkait perkembangan aktivitas dengan kepariwisataan yang menimbulkan pergerakan yang dilayani oleh infrastruktur transportasi. Menurutnya, saat ini harus mulai diproyeksikan 20-30 tahun yang akan datang perlu dibuatkan suatu grand design yang juga harus disepakati oleh masyarakat Bali. Saat ini memang sudah ada desain, namun masih tercecer. Karena dari masing-masing instansi mengeluarkan rancangan desain sendiri-sendiri. “Saat ini dari Kementerian PU mengeluarkan rancangan sendiri, Dinas Perhubungan mempunyai rancangan sendiri, dari kepariwisataan ada rancangan sendiri. Ini harus disatukan ke dalam grand design besar untuk Bali yang terintegrasi dari semua aspek, seperti pariwisata, pertanian dan juga transportasi, menjadi satu kesatuan,” katanya. Dijelaskannya, berdasarkan grand design itu, nantinya diharapkan bisa menjadi pedoman arah acuan pembangunan di Bali. Tanpa grand design
Bali Post/edi
DISKUSI - Dosen Fakultas Teknik Sipil Unud yang juga pengamat transportasi Prof. Putu Alit Suthanaya, S.T. saat diskusi bertema ‘’Manajemen Transportasi Bali’’ di kantor BTB, Selasa (31/1) kemarin. ini, pembangunan menjadi tidak terarah. Dalam grand design itu perlu dibuatkan program jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. “Ini harus dilakukan secara konsisten oleh pemerintah, siapa pun yang akan melanjutkan pemerintah di masa mendatang. Sehingga tidak setiap pemerintahan yang baru, mulai lagi dari titik nol. Dengan cara itu kita tidak akan maju-maju, sehingga tidak terealisasi apa yang kita
inginkan,” tambahnya. Menanggapi hal tersebut, Ketua Perhimpuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengungkapkan, itu sangat bagus. Tapi ini masih perlu waktu, sedangkan persoalan kemacetan sudah ada di depan mata. Menurutnya, hal yang perlu dilakukan saat ini adalah menerapkan disiplin kepada pengguna, dan penegakan hukum (law enforcement). (kmb23)
Mantan Polisi Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung bersama BNNP Bali meringkus pengedar sabu-sabu (SS) berinisial IWM (40), Selasa (24/1) lalu. Dia dibekuk pukul 07.30 Wita di kamar kos di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Denpasar Barat. IWM merupakan mantan anggota Polda Bali dan dipecat tahun 2015 karena tidak masuk kantor. Barang bukti yang diamankan 19 paket SS seberat 13,05 gram. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa didampingi Kepala BNNK Badung AKBP Ketut Masmini, Selasa (31/1) kemarin, mengatakan terungkapnya kasus itu berdasarkan laporan masyarakat yang menyatakan di wilayah tersebut sering ada transaksi narkotika. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan pengawasan hingga memergoki tersangka asal Buleleng ini di TKP. Saat petugas mendekatinya, tersangka membuang sesuatu ke halaman dan jatuh di atas kursi pinggir kolam renang. Anggota BNN langsung menangkap tersanga dan dia mengakui barang tersebut adalah SS. Hasil pengembangan kasus itu, lanjut Brigjen Suastawa, timnya mengamankan delapan
pelanggan tersangka, NY (47), POJ (28), KAS (27), RM (37), PN (39), MSJ (45), IGBS (35), dan AK (23). Saat digeledah, tidak ditemukan barang bukti narkoba, namun saat dilakukan tes urine hasilnya positif SS. “Mereka diserahkan ke Bidang Rehabilitasi untuk dilakukan assessment dan tindakan penyelidikan. Apakah yang bersangkutan hanya sebagai pemakai atau pengedar,” ujarnya. Selain itu, anggota BNNP juga meringkus pengedar, DD (38) asal Desa Tianyar, Karangasem, di wilayah Kuta, Senin (23/1) lalu. Barang bukti yang disita tiga paket kecil berisi SS seberat 0,89 gram. Tersangka dibekuk saat melintas di TKP mengendarai sepeda motor. Saat dilakukan penggeledahan, petugas mengamankan satu paket SS yang dimasukkan ke potongan pipet di dalam bungkus rokok. Sedangkan di sepeda motornya ditemukan dua paket SS. “Kedua tersangka ini dikenakan Pasal 112 ayat (1) Undangundang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” kata mantan Dir. Binmas Polda Bali ini. (kmb36)
BANGLI
8
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Dewan Minta Pengisian Jabatan Segera Dilakukan
SOSOK
Bangli (Bali Post) -
Agenda mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bangli yang dijadwalkan 30 Januari, ditunda. Hingga kini belum ada kejelasan terkait ditundanya agenda tersebut. Terkait kondisi ini, pimpinan dewan bakal menyurati eksekutif supaya pengisian jabatan yang lowong tersebut bisa segera dilakukan.
Bali Post/nan
Entaskan Kemiskinan
Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata, Senin (31/1) kemarin mengatakan pengisian jabatan OPD yang masih lowong perlu segera di-
lakukan mengingat APBD 2017 harus segera dieksekusi. Langkah mendesak eksekutif dilakukannya sebagai tindak lanjut rapat kerja antara Komisi I den-
gan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada Senin (30/1) lalu. ‘’Kita memandang perlu menyurati eksekutif agar proses pengisian jabatan OPD yang
kosong tidak berlarut-larut. Kita khawatir kalau pengisian jabatan ini molor terus akan berpengaruh pada serapan APBD 2017,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, berkaca pada pengalaman sebelumnya di tahun 2016, pelaksanaan kegiatan APBD menemui kendala salah satunya adanya anggaran yang gagal ditransfer.
Untuk itu, pihaknya berharap kejadian serupa tidak terjadi tahun ini. Ditegaskannya, desakan untuk pengisian jabatan yang lowong bukanlah merupakan bentuk intervensi ke bupati, melainkan tugas dewan dalam pengawasan. ‘’Karena kita tidak ingin serapan APBD kita tahun 2017 tidak sesuai harapan,’’ tegasnya. (kmb41)
ANGKA kemiskinan di Kabupaten Bangli masih cukup tinggi. Untuk mengentaskan kemiskinan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah. Kali ini Pemkab Bangli melalui Dinas Sosial bakal menerapkan metode Tat Twam Asi dalam mengentaskan kemiskinan. Kepala Dinas Sosial I Nengah Sukarta, Selasa (31/1) kemarin, menjelaskan nantinya metode yang akan digunakan tersebut akan langsung diteliti oleh Universitas Ganesha Singaraja selama dua tahun atau sampai 2018 mendatang. Untuk menjalankan hal tersebut, pihaknya akan menggunakan 15 desa untuk pendukung desa di kawasan geopark yang angka kemiskinannya mencapai 6.100 KK atau 10.645 jiwa. Berbagai program akan diarahkan agar tepat sasaran, efektif, efisien dan akuntabel. ‘’Jadi dengan metode Tat Twam Asi kami harap SKPD bersatu dengan SKPD yang lainnya saat menjalankan tugasnya dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Nantinya mereka harus selalu koordinasi. Sehingga ada saling mendukung antara kegiatan satu dengan yang lainnya,’’ jelasnya. Diungkapkannya, Kartu Keluarga (KK) dan KTP menjadi salah satu hal yang penting sebagai prasyarat untuk menjalankan program yang dijalankan nanti. ‘’Selama ini kita memang miliki sasaran, tetapi kita mengambilnya di luar sasaran. Sekarang sasaran diproyeksikan yang benar-benar berasal dari KK miskin karena penelitiannya ini merupakan untuk KK miskin di kawasan geopark,’’ ungkapnya. (nan)
TP PKK Bangli Mantapkan Persiapan Lomba Tingkat Provinsi Bangli (Bali Post) Dalam rangka meningkatkan kualitas kader serta persiapan jelang lomba kader penyuluh tingkat provinsi, TP PKK Kabupaten Bangli melaksanakan lomba kader penyuluh tingkat kabupaten, Selasa (31/1) kemarin. Lomba diikuti para kader kader se-Kabupaten Bangli. Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta mengatakan, lomba kader penyuluh ini merupakan ajang pembelajaran sekaligus persiapan berkompetisi ke tingkat provinsi. ‘’Tujuan lomba ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan kader peserta lomba sesuai dengan bidangnya masingmasing. Sehingga usai mengikuti lomba ini peserta dapat memberikan informasi di bidangnya masing-masing kepada sasaran yakni masyarakat secara umum,’’ ungkap Sariasih Sedana Arta. Dia menambahkan, lomba penyuluh ini diikuti oleh seluruh TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Bangli yang diambil dari TP PKK desa/Kelurahan yang sudah diseleksi oleh TP PKK Kecamatan. (kmb41)
Telepon Penting Bangli RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut Polsek Tembuku Polsek Kintamani Damkar PDAM PLN Telkom BPBD Kodim Kantor Bupati
: 0366-91521/91002 : 0366-91062 : 0366-51004 : 0366-5595484 : 0366- 51122 : 0366-92869 : 0366-91094 : 0366-91268 : 0366-91108 : 0366-91448 : 0366-91024 : 0366-91032
Bali Post/nan
PETIK CABAI - Salah seorang petani saat memetik cabai. Jika panen cabai telah berakhir, sejumlah petani di Kintamani akan mengganti tanaman cabainya dengan bawang.
Terapkan Pola Tanam
Sejumlah Petani akan Ganti Tanaman Cabai dengan Bawang Bangli (Bali Post) Beberapa petani di Kintamani sudah mulai mengikuti saran pemerintah untuk terus berinovasi dan melakukan pemetaan pola tanam. Seperti yang dilakukan petani di Batur, Kintamani, Ni Ketut Yarmi. Usai panen cabai, pihaknya bakal beralih menanam bawang. Menurut Yarmi, pola tanam seperti itu memang harus dilakukan. Hanya saja sebelum menanam bawang, petani harus menunggu buah cabai seluruhnya dipanen. ‘’Ini tinggal meng-
habiskan cabai untuk dipanen. Sekarang buah cabainya masih belum semuanya dipanen. Jika sudah habis, baru cabainya ini akan dicabut untuk ditanami bawang,’’ ungkap Yarmi bersama anak buahnya, Wayan Suartami, saat memetik buah cabai di lahan miliknya, Selasa (31/1) kemarin. Yarmi mengatakan, diperkirakan penanaman bawang dilakukannya sekitar Februari atau awal Maret. Pasalnya, sekarang ini bibit bawang yang dimilikinya masih dalam proses
akan hidup jika jarang terkena hujan,’’ katanya. Dikatakannya lebih lanjut, untuk bibit bawang yang akan ditanam dirinya membibit sendiri. Pasalnya, jika membeli bibit yang jumlahnya cukup banyak, bisa berat di ongkos. Dana yang harus dikeluarkan bisa mencapai jutaan rupiah. ‘’Sekarang ini sudah ada sekitar 300 bibit bawang yang akan ditanam nantinya. Kalau sampai membeli bibit dengan jumlah tersebut bisa mencapai Rp 9 jutaan. Belum lagi untuk mem-
beli pupuk, plastik, bisa lebih dari Rp 9 juta. Untung saya membibit sendiri, sehingga tidak terlalu banyak mengeluarkan uang untuk penanaman bawang nanti,’’ katanya. Untuk tanaman bawang, dia harus menunggu sampai dua bulan agar bisa dipanen dengan catatan tidak musim hujan selama itu. Sementara kalau hujan, bisa melebihi dari dua bulan. ‘’Bawang cepat panen jika musim panas, kalau hujan bawang akan busuk,’’ ungkapnya. (kmb41)
BBI Berupaya Penuhi Target 15 Juta Bibit Ikan Bangli (Bali Post) Selama ini Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Perikanan Kabupaten Bangli belum mampu memenuhi kebutuhan benih ikan untuk kelompok petani ikan di Danau Batur. Guna memenuhi bibit ikan tahun ini, sejumlah upaya pun akan dilakukan BBI. Kepala UPTD BBI Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Perikanan Kabupaten Bangli Sang Made Sasak, Selasa (31/1) kemarin, mengatakan untuk tahun 2016 pihaknya belum mampu memenuhi kebutuhan bibit sebanyak 10 hingga 15 juta ekor. Hanya 5 juta benih ikan yang mampu dipenuhi.
‘’Kami tahun 2016 memang belum mampu memenuhi benih ikan yang diminta. Itu disebabkan karena induk ikan yang kita miliki sudah tua sehingga membuat produksi benih ikan menjadi tidak maksimal. Dengan kondisi itu, kami terpaksa mencari benih ikan ke Tabanan,’’ ungkapnya. Menurut Sasak, dari kebutuhan 15 juta ekor, pihaknya sejatinya menargetkan 8 juta ekor benih dasar. Hanya saja target itu tak tercapai mengingat banyak ikan yang mati. Menurutnya, tahun lalu sudah dicoba indukan baru strain benih ikan nirwana sebanyak 20 paket. Diharapkan Maret nanti indukan tersebut sudah berproduksi 100
Polsek Bangli Turunkan Baliho Ormas Bangli (Bali Post) Polsek Bangli menurunkan sejumah baliho ormas yang dipasang di pinggir jalan. Selain menurunkan baliho di jalan, baliho yang terpasang di rumahrumah warga juga menjadi sasaran penertiban. Kapolsek Bangli Kompol Dewa Mahaputra, Selasa (31/1) kemarin, mengatakan penurunan baliho tersebut dilakukan sejak Senin (30/1). ‘’Kami telah menurunkan sebanyak tiga baliho milik ormas, yakni dua baliho di Banjar Tegal dan satu baliho di Selati. Penurunan Baliho ormas ini tidak hanya terjadi di Bangli melainkan baliho ormas di seluruh Bali diturunkan. Karena ini perintah dari Polda Bali,’’ ujarnya. Dewa Mahaputra mengatakan, sebelum melakukan penurunan baliho tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dan pendekatan terhadap pemilik dan pemasang baliho tersebut sehingga saat penurunan baliho tersebut tidak ada persoalan. ‘’Penurunan baliho itu tidak ada pemaksaan. Bahkan mereka ikut menurunkan baliho tersebut. Itu atas kesadaran dari mereka. Tujuan dari penurunan baliho ini untuk mensterilkan wilayah di Bangli. Agar tidak ada pengelompokan-pengelompokan di masyarakat. Langkah ini juga dilakukan sebagai upaya untuk menekan terjadinya gesekan di masyarakat,’’ ujar Kompol Dewa Mahaputra. (kmb41)
pertumbuhan dan menunggu untuk layak ditanam. Untuk penanaman bawang pihaknya memang tidak pernah mencari dewasa atau hari baik untuk bercocok tanam. Yang penting cuaca saat penanaman mendukung. ‘’Februari atau awal Maret bibit memang baru bisa ditanam. Kalau belum waktunya ditanam tapi sudah ditanam nanti bibitnya pasti akan mati. Kalau sekarang bibitnya sudah bisa ditanam pasti sekarang saya tanam. Karena bibit bawang
Bali Post/nan
BALIHO - Penurunan baliho ormas di Kecamatan Bangli.
persen. Induk baru dalam satu paket per tahunnya bisa menghasilkan kurang lebih 1.296.000 ekor. ‘’Diharapkan dengan apa yang dilakukan tersebut, nantinya mampu memenuhi benih ikan kelompok tani di Danau Batur. Dengan begitu, tidak perlu lagi mencari benih ke luar daerah. Jadi dari 20 paket yang kita punya kalau dikalikan 20 paket, nantinya kurang lebih bisa menghasilkan 25 juta ekor ikan per tahun. Hanya saja, itu tidak serta merta berjalan mulus karena pasti akan ada kendala masalah makan, kolam air dan lingkungan yang sangat menentukan produksi,’’ katanya. (kmb41)
Bali Post/nan
IKAN - Benih ikan yang ada di BBI Sidembunut.
GIANYAR
Rabu Paing, 1 Februari 2017
9
Puluhan Ribu Warga Miskin Belum Ter-’’cover’’ JKN
Dewan akan Kembali Panggil Dinas Terkait Gianyar (Bali Post) -
Puluhan ribu warga miskin di Gianyar masih belum ter-cover layanan JKN-KIS. Kondisi ini disinyalir lantaran tingginya kesalahan sinkronisasi data penerima dengan E-KTP di Disdukcapil Gianyar. DPRD Gianyar pun berencana kembali melakukan pemanggilan terhadap dinas terkait.
Bali Post/nik
AMANKAN TKP - Anggota polisi saat mengamankan TKP kecelakaan yang menewaskan seorang siswi SMA, Selasa (31/1) kemarin.
Lakalantas Saat Berangkat Sekolah
Siswi SMA Tewas
Gianyar (Bali Post) Nahas dialami siswi SMAN 1 Sukawati, Ni Putu Widi Oktarini, saat berangkat sekolah Selasa (31/1) kemarin. Gadis 16 tahun ini tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan Raya Banjar Mawang, Desa Lodtunduh, Ubud. Korban sempat dirawat di RS Ganesha namun tidak tertolong. Berdasarkan informasi yang dihimpun, lakalantas ini terjadi sekitar pukul 07.00 wita. Kala itu, Widi Oktarini yang mengendarai Honda Beat DK 7521 LX meluncur ke arah timur di Jalan Raya Banjar Mawang. Saat melewati TKP, korban hendak menghindari genangan air pada jalan rusak di lokasi tersebut, dengan mengambil haluan ke kanan. Namun nahas, karena terlalu ke kanan korban tidak memerhatikan sepeda motor Vario DK 8024 KT yang dikendarai I Wayan Agus Gunawan yang melaju dari arah berlawanan. Tabrakan maut pun tidak terhindarkan. Sejumlah warga sekitar langsung geger akibat kejadian tersebut. Akibat kejadian itu, Widi Oktarini mengalami luka robek pada wajah. Siswi asal Banjar Silakarang, Desa Singapadu ini sempat dilarikan ke RS Ganesha, namun tidak tertolong. Sementara Agus Gunawan, mengalami lecet pada lutut kanan. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana yang dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Dikatakannya, lakalantas terjadi karena kelalaian korban. ‘’Lakalantas terjadi karena siswi ini mengambil haluan terlalu ke kanan hingga terjadi tabrakan,’’ katanya. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sukawati Gusti Ngurah Puja mengatakan, sejumlah siswa dan guru sudah melayat ke rumah duka di Banjar Silakarang. Puja menyebutkan, Widi merupakan siswi kelas XI yang baru satu semester duduk di bangku sekolah dengan julukan Sukssma tersebut, setelah pindah dari SMA di Kupang. ‘’Kalau tidak salah orang tuanya bertugas di Kantor Pos di Kupang dan anak ini baru satu semester pindah ke sini,’’ katanya. (kmb35)
Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Putu Gede Pebriantara, Selasa (31/1) kemarin, membeberkan dari kuota 48.457 jiwa penerima JKNKIS di Kabupaten Gianyar, ada 26.450 warga yang belum ter-cover. ‘’Data terakhir yang saya terima hari ini (kemarin -red), ada tambahan 1.800
warga miskin yang sudah terintegrasi dari JKBM ke JKN-KIS,’’ katanya. Diungkapkannya, dari hasil penelusuran terkait puluhan ribu warga yang belum ter-cover JKN, ditemukan adanya kekeliruan sinkronisasi data di Disdukcapil Gianyar. ‘’Saya sudah kontak terus
dengan eksekutif. Ternyata di Disdukcapil yang masalah adalah terkait sinkronisasi data penerima dengan EKTP,’’ ungkapnya. Pebriantara menjelaskan, puluhan ribu warga kurang mampu yang belum ter-cover JKN dominan disebabkan karena belum punya E-KTP.
Gianyar (Bali Post) Sejak tahun 2013, Rumah Potong Hewan (RPH) Margantaka Mandala yang berlokasi di Desa Temesi Kecamatan Gianyar terbengkalai. RPH tersebut tidak pernah digunakan sehingga terkesan mubazir. Terkait hal ini, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra pun berencana menghidupkan kembali RPH tersebut. Pantauan Selasa (31/1) kemarin, pintu gerbang di bagian selatan RPH itu terkunci rapat. Saking lamanya tidak ada aktivitas, rantai dan gemboknya pun telah berkarat. Semak belukar bisa dengan mudah ditemukan di seputaran areal RPH tersebut.
Dikonfirmasi hal ini, Wabup Made Mahayastra menyatakan pihaknya berencana menghidupkan kembali RPH Temesi. Untuk itu, pihaknya akan melakukan peninjauan RPH yang diresmikan Gubernur Bali tahun 2005 tersebut dalam waktu dekat. ‘’Saya akan cek ke lokasi dulu. Takutnya alat di dalam ada yang hilang. Kami akan agendakan melakukan pengecekan ke lokasi,’’ tegasnya. Dijelaskan Mahayastra, peralatan di RPH
Temesi merupakan bantuan dari pusat yang nilainya miliaran rupiah. Sedangkan untuk status lahannya merupakan milik Pemkab Gianyar. ‘’Kalau bangunannya dibangun menggunakan dana provinsi,’’ ungkapnya. Lebih lanjut, dia menuturkan, saat masih dikelola dengan baik, RPH tersebut bisa berjalan lan-
Anggota dewan dari Fraksi PDI-P ini pun kembali mendesak dinas terkait agar berupaya optimal mengatasi masalah ini. ‘’Saya minta dinas terkait lebih serius menangani masalah ini agar segera tuntas. Karena ini menyangkut masyarakat miskin, jadi sangat penting,’’ tegasnya. Dikatakannya lebih lanjut, DPRD juga berencana kembali melakukan pemanggilan terhadap eksekutif untuk mengevaluasi data terbaru
warga miskin yang belum ter-cover JKN. ‘’Ini harus segera terselesaikan. Karena itu, kami kembali melakukan pemanggilan terhadap eksekutif untuk mengagendakan rapat pada 3 Februari mendatang,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gianyar Putu Gede Bhayangkara belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali ditelepon, yang bersangkutan tidak mengangkat ponselnya. (kmb35)
car, bahkan setiap hari bisa memotong antara 10 sampai 25 ekor sapi. Bahkan hasil dari pemotongan dari RPH itu, langsung ada yang memesan. ‘’Itu saat baru dibuka. Kalau sekarang seharusnya tergantung pengelolaan,’’ ujar mantan Ketua DPRD
Gianyar itu. Dia menambahkan, saat ini pemerintah tidak bisa sembarangan untuk mengaktifkan lagi RPH Temesi. Pasalnya sempat ada kasus korupsi di dalamnya. ‘’Kalau dibuka kembali, bagaimana kajiannya perlu dilihat dulu,’’ terangnya. (kmb35)
Pemkab akan Kaji Pengoperasian Kembali RPH Temesi
Disparda Susun Rancangan Perbup Pengendalian Akomodasi Pariwisata Gianyar (Bali Post) Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kabupaten Gianyar akan menyusun rancangan Peraturan Bupati (Perbup) terkait penataan dan pengendalian akomodasi pariwisata. Sejumlah usaha jasa wisata menjadi sasaran. Ditargetkan Perbup bisa disahkan tahun ini. Kadisparda Gianyar A.A. Ari Brahmanta, belum lama ini mengatakan payung hukum berupa Perbup terkait usaha jasa wisata perlu disusun karena cukup banyak jenis akomodasi pariwisata yang belum diatur secara khusus. Bahkan, dia mengungkapkan jumlahnya ada belasan jenis. ‘’Kita banyak PR,’’ katanya. Banyaknya jenis akomodasi pariwisata yang belum ada aturan tersebut disebabkan beberapa faktor. Salah satu faktor utama yakni keterbatasan dari sisi sumber daya manusia (SDM) di internal pemerintah sendiri. Dia mengakui SDM kepariwisataan di Pemkab Gianyar masih kurang baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Dari sisi kualitas, tidak sedikit di antara jajaran Disparda yang belum memahami dengan baik jenis-jenis akomodasi pariwisata. ‘’Misalnya saja rafting. Banyak yang belum tahu apa itu rafting. Seperti apa sih SOP-nya dan lain sebagainya. Di sisi lain, aturan juga belum sepenuhnya mencakup semua lini perkembangan jasa pariwisata yang dinamis. Ini yang akan kita tata ke depan secara bertahap. Penyusunan rancangan perbup terkait usaha jasa wisata ini merupakan lanjutan sebelumnya,’’ katanya. Lebih lanjut dia menjelaskan, Perbup nantinya mengatur persyaratan sebuah akomodasi pariwisata. Misalnya terkait rumah makan, maka harus jelas klasifikasinya dan fasilitas yang disediakan. ‘’Apakah boleh rumah makan isi live music? Kalau boleh, berapa desibel batas maksimum suara dari live music yang ditampilkan? Hal seperti ini harus diatur lagi secara khusus,’’ katanya. Jenis usaha lainnya yang sifatnya spesifik seperti rafting, cycling, dan tracking, layanan transportasi wisatawan juga demikian. Road map-nya harus jelas seperti soal keamanan baik menyangkut peralatan, jalur, tempat transit, asuransi dan SOP-nya. Pada intinya selain ada persyaratan mendirikan, sebuah akomodasi pariwisata juga harus memperhitungkan keselamatan wisatawan. ‘’Contohnya jasa transportasi wisatawan. Syarat seperti harus ada kantor layanan, asuransi dan training untuk wisatawan sebelum menggunakan kendaraan sewa harus kita atur. Kesepakatan antarusaha penyediaan transportasi wisatawan juga harus ada, supaya jelas mana yang disebut layak beroperasi mana yang tidak. Juga akan dirumuskan apakah pelat kendaraan sewa akan kita atur,’’ ungkapnya. Pengendalian pembangunan hotel juga menjadi atensi khusus pihaknya. Sebab jika tidak dikendalikan, dikhawatirkan memunculkan persaingan tidak sehat. Perlu ada aturan misalnya mengenai luas lahan minimal untuk pendirian hotel hingga luas minimal kamar. Lebih lanjut dijelaskan Ari Brahmanta, perbup terkait penataan dan pengendalian akomodasi pariwisata punya fungsi penting dalam upaya mengantisipasi pelanggaran. Tanpa aturan khusus, pemerintah akan sulit menertibkan pelanggaran. ‘’Kita contohkan saja penyewaan sepeda motor dan usaha cycling. Banyak di antaranya belum berizin dan tidak memenuhi persyaratan. Ini karena aturan penataan dan pengendalian usaha dimaksud belum ada. Maka regulasinya sekarang kita buat,’’ tegasnya. (kmb25)
Bali Post/nik
TERBENGKALAI - Kondisi RPH Temesi yang beberapa tahun ini terbengkalai.
Truk Dicuri, Kerugian Rp 160 Juta Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan aksi pencurian truk yang diparkir di dalam gudang di Jalan Raya Pasung Gerigis, Lingkungan Candi Baru, Kecamatan Gianyar, Selasa (31/1) kemarin. Akibat kejadian ini, pemilik truk, Agus Adi Perdana (34) mengalami kerugian Rp 160 juta.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat kejadian seluruh penghuni rumah yang bersebelahan dengan gudang tersebut sudah terlelap. Namun sekitar pukul 01.30 wita, Agus Adi Perdana mendengar suara truk keluar dari gudang. Korban yang terbangun setelah mendengar suara tersebut langsung menuju
arah gudang. Saat dicek, ia kaget melihat satu truk miliknya sudah lenyap. Kala itu Agus sempat mengira truk tersebut dibawa ayahnya, I Putu Suniartha. Sekitar pukul 08.30 wita, Suniartha datang ke gudang tersebut. Pria 62 tahun ini pun terkejut mengetahui truk miliknya hilang. Akibat ke-
jadian ini, korban diprediksi mengalami kerugian hingga Rp 160 juta. Jajaran Polres Gianyar yang menerima laporan ini langsung mendatangi lokasi tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP dan penyelidikan sementara, kuat dugaan pelaku yang mencuri truk tersebut adalah orang dekat
korban. Dugaan ini dikuatkan dengan tidak adanya bekas kerusakan pada pintu masuk gudang tersebut. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Alit Sudarsana mengatakan, petugas masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. ‘’Masih lidik, mudah-mudahan segera terungkap,’’ ucapnya. (kmb35)
Ketut Sama, Warga Miskin di Belega
Tebus Raskin dengan Bantuan Kerabat
KETUT Sama, warga Banjar Kebon Kaja, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh merupakan salah satu dari ribuan warga miskin di Kabupaten Gianyar. Pria berperawakan kurus ini hidup sebatang kara dengan berbagai keterbatasan ekonomi. Jangan bermimpi untuk punya rumah bagus, untuk menebus raskin saja dia tidak sanggup. Ditemui di rumahnya, Selasa (31/1) kemarin, Sama yang kesehariannya bekerja sebagai tukang kebun di salah satu vila di Blahbatuh itu menceritakan, hasil dari bekerja hanya cukup ia gunakan untuk makan seharihari. Itu pun masih kurang. Untuk keperluan makan, Sama sampai sekarang mengaku masih meminta di rumah sepupu. ‘’Saya dapat raskin, tapi tidak bisa saya ambil karena tidak mampu membayar setengah harganya di kantor desa. Makanya saya minta saudara saya yang bayarkan. Dan kadang saya minta makan di sana,’’ katanya.
Rumah yang ditempati pria 57 tahun ini jauh dari kata layak. Bahkan fasilitas kamar mandi pun tidak ada. Untuk mandi dan buang air besar ia pergi ke sungai yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumahnya. Rumah tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pada 2014 lalu. Kala itu, ia mendapat bantuan material seperti batako, kayu, dan genteng. Dia membangun sendiri rumahnya dengan dibantu tetangga. Sama menjelaskan, ia tidak pernah menerima bantuan apa pun dari pemerintah sejak mendapat bantuan itu. ‘’Tapi sekarang rumah saya ini sudah mulai keropos. Kayunya sebagian sudah dimakan tetani,’’ keluhnya. Dia meminta aliran listrik dari tetangganya, Ketut Sudika. Itu hanya untuk menghidupkan lampu sebagai penerangan di malam hari. ‘’Saya minta listrik dari tetangga, sekadar hanya supaya bisa menghidupkan lampu, tidak ada yang lain,’’ ucapnya. (nik)
WARGA MISKIN - Ketut Sama, warga miskin di Desa Belega.
Bali Post/nik
KLUNGKUNG
10
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Terima Laporan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja
Bupati Suwirta akan Genjot Program Pro-Rakyat
PEGANG – Wakil Bupati Klungkung Made Kasta (tengah) memegang Piala WTN yang diterima dari Kementerian Perhubungan RI di Jakarta.
Klungkung Raih Piala WTN
KABUPATEN Klungkung berhasil meraih Piala Anugerah Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Presiden Republik Indonesia tahun 2016. Penghargaan bidang perhubungan darat bagi kota kecil di Indonesia ini diterima Wakil Bupati Klungkung Made Kasta. Penghargaan WTN diserahkan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI Puji Hartanto di Hotel Marlynn Park, Jakarta, Selasa (31/1) kemarin. Acara penyerahan dihadiri gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia. Panitia Penyelenggara Indra Surahmat menyampaikan, penghargaan bidang lalu lintas ini merupakan rangkaian acara tahunan Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI. Penghargaan WTN diberikan untuk kabupaten/kota yang mampu meningkatkan pelayanan transportasi dan tertib berlalu lintas. Sebelumnya pihaknya melakukan penilaian terhadap tiga aspek di masing-masing kabupaten/kota, yaitu administrasi, teknis dan operasional serta penilaian komitmen kepala daerah dalam pengembangan transportasi. “Penghargaan ini sebagai langkah awal yang berkelanjutan terkait peningkatan kualitas pelayanan angkutan darat,” sebutnya. Wakil Bupati Klungkung Made Kasta usai menerima penghargaan mengaku bangga Klungkung bisa meraih penghargaan bidang lalu lintas dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Penghargaan ini tidak terlepas dari partisipasi dan kerja sama pihak terkait dan semua lapisan masyarakat. “Terima kasih juga kepada sopir angkutan umum yang sudah mulai tertib,” ujarnya didampingi Kasatlantas Polres Klungkung AKP I Wayan Mudiasa, S.H. Wabup berharap ketertiban dan keamanan berlalu lintas termasuk kenyamanan angkutan di Kabupaten Klungkung tetap terjaga ke depannya, sehingga penghargaan ini bisa dipertahankan bahkan dapat ditingkatkan. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Klungkung Nengah Sukasta, dari penilaian yang dilakukan di tahun 2016, Kabupaten Klungkung berhasil meraih Piala WTN kategori tertib lalu lintas untuk kota kecil di Indonesia. Sebelumnya, selama dua tahun berturut-turut (2014 dan 2015) Klungkung hanya meraih plakat. Hal ini karena Terminal Semarapura sebagai salah satu syarat dalam penilaian ketertiban lalu lintas digunakan sebagai pasar terkait renovasi Pasar Umum Galiran. “Salah satu syarat WTN ini adalah kebersihan terminal,” jelasnya didampingi Kabid Lalu Lintas Komang Agus Putra Sanjaya. Putra Sanjaya menambahkan, selain ketertiban lalu lintas, salah satu poin unggulan yang dimiliki Klungkung dalam meraih penghargaan ini adalah adanya alat uji kir kendaraan bermotor keliling yang dianggarkan pada 2016. Pemkab Klungkung secara bertahap telah melengkapi marka dan rambu jalan untuk keselamatan berlalu lintas. (ad2822)
BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta menerima Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LHE AKIP) dari Menteri PAN RB Asman Abnur di Kantor Gubenur Jawa Timur, Surabaya, Selasa (31/1) kemarin. Hasil laporan tersebut menjadi evaluasi kinerja agar lebih fokus dan selektif pada kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurut Bupati Suwirta, program yang selama ini telah berjalan akan dibedah lagi untuk mengetahui di mana letak kelemahannya, sehingga benarbenar efisien dan berguna bagi masyarakat atau pro-rakyat. “Kami akan berupaya memperbaiki kinerja lagi dengan dukungan dan bimbingan dari inspektorat provinsi. Kegiatan seperti rapat dan pertemuan yang tidak dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat
akan dikurangi,” ujarnya. Pada LHE AKIP 2016, Klungkung meraih predikat C dengan poin 45,73. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya memperoleh 37 poin. LHE AKIP 2016 yang dilakukan Kementerian PAN RB kali ini merupakan seri kedua, setelah penyerahan LHE AKIP kepada pemerintah kabupaten/ kota wilayah regional I yang dilaksanakan di Bandung, 25 Januari lalu. Menteri PAN RB Asman Abnur memberikan apresiasi atas upaya perbaikan nyata bagi peningkatan efisiensi birokrasi yang dilakukan kabupaten/kota, khususnya wilayah II. Beberapa unit kerja telah menerapkan e-budgeting di lingkungan masingmasing. E-budgeting merupakan program penganggaran kegiatan berbasis elektronik yang merupakan sebuah lang-
kah signifikan dalam upaya mencegah program/kegiatan siluman dan penyimpangan penggunaan anggaran pemerintah. Hasil evaluasi AKIP yang dilakukan pihaknya pada tahun 2016, menunjukkan terjadinya peningkatan rata-rata nilai evaluasi pada kabupaten/kota dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun lalu rata-rata nilai evaluasi AKIP kabupaten/kota 49,87 atau meningkat 2,95 poin dibandingkan 2015 yang hanya 46,92. Kepada para bupati/wali kota dan sekretaris daerah, Men-PANRB mendorong agar lebih serius lagi, fokus dan berkomitmen bagi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus berorientasi pada hasil. “Wujudkan predikat yang baik agar rakyat merasakan betul hasil kinerja pemerintah dalam kehidupannya,” tegas Asman Abnur. (ad2821)
TERIMA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (kanan) usai menerima LHE AKIP dari Menteri PAN RB di Kantor Gubernur Jatim.
Pada PKB 2017
Ikuti 21 Materi, Dianggarkan Rp 1,7 Miliar Semarapura (Bali Post) -
Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 bakal digelar di Denpasar pada Juni mendatang. Dari 22 materi/program kesenian yang ditetapkan, Kabupaten Klungkung rencananya hanya mengikuti 21. Untuk ambil bagian dalam event tahunan tersebut, Pemkab Klungkung melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga menyiapkan anggaran Rp 1,7 miliar lebih. Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung I Komang Sukarya, S.Sn., Selasa (31/1) kemarin menjelaskan, 21 materi yang akan diikuti dalam PKB tahun ini meliputi pawai, beberapa lomba seperti gong kebyar (dewasa, anak dan wanita), gender wayang anak-anak, baleganjur remaja, kerajinan, melukis, lagu daerah Bali dan lomba taman penasar. Pemkab Klungkung juga akan tampil pada parade ngelawang, arja, drama gong, wayang kulit parwa, topeng prembon dan topeng bondres inovatif, beberapa pergelaran, festival dan workshop. “Tahun ini kami tidak mengikuti pergelaran kesenian khas kabupaten,” terangnya. Alasan pihaknya tidak meng-
isi materi pergelaran kesenian khas kabupaten dikarenakan kesenian khas yang dimiliki Klungkung seperti baris jangkang, tari barong jumpai dan tari telek sudah sering ditampilkan dalam ajang PKB sebelumnya. Untuk menghindari kesan mengulang-ulang, pihaknya memutuskan absen dalam pergelaran tersebut. Sejauh ini pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan, salah satunya menentukan sekaa-sekaa serta seniman yang akan mengisi materi kesenian. Beberapa sekaa dan seniman sejak beberapa minggu terakhir sudah mulai melakukan latihan. Seniman yang diturunkan Pemkab Klungkung dalam PKB Bali mencapai ribuan orang. “Latihan dimulai awal Januari ini,” ungkap pejabat
asal Desa Tangkas itu. Untuk pawai pembukaan PKB yang direncanakan berlangsung 10 Juni, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kecamatan Banjarangkan. Sebagaimana yang berjalan selama ini, pawai pembukaan PKB diisi Klungkung dengan cara menggilir per kecamatan. Pada pawai PKB terakhir tampil Kecamatan Klungkung. “Dua hari ini akan ada sosialisasi tema. Tahun ini temanya ‘Ulundanu’. Jadi semua materi yang kami tampilkan nanti mengacu ke tema,” jelasnya. Disinggung mengenai anggaran yang disiapkan untuk PKB 2017, Sukarya menyebut Rp 1.763.000.000. Anggaran tahun ini mengalami kenaikan 15 persen dari pada anggaran PKB sebelumnya. (kmb40)
Polres Tak Temukan Baliho Ormas Semarapura (Bali Post) Menindaklanjuti perintah Kapolda Bali terkait penertiban baliho/spanduk ormas, Polres Klungkung langsung bergerak melakukan koordinasi dengan pihak-pihak berwenang dalam hal ini Satpol PP, pihak desa adat termasuk ormas. Hingga saat ini Polres Klungkung belum menemukan adanya baliho yang dimaksud. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi mengatakan, untuk menurunkan baliho sebagaimana arahan Kapolda, pihaknya berkoordiBali Post/kmb
RAZIA - Anggota Satuan Lantas Polres Klungkung bersama Dinas Perhubungan menggelar razia kendaraan bermotor di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra.
Razia Kendaraan
Petugas Tilang Tujuh Pengendara Semarapura (Bali Post) – Petugas Lalu Lintas Polres Klungkung menggelar razia kendaraan bermotor di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, tepatnya di wilayah Negari, Banjarangkan, Selasa (31/1) kemarin. Petugas bersama Dinas Perhubungan menilang tujuh pengendara karena tidak membawa SIM dan 15 kendaraan angkutan yang melanggar izin trayek. Razia kendaraan bermotor digelar mulai pukul 08.00 Wita. Belasan personel gabungan memeriksa satu per satu kelengakapan surat-surat kendaraan yang dibawa pengendara. Petugas juga mengecek kelengkapan sepeda motor, seperti spion, knalpot dan lainnya. Khusus petugas Dishub mengecek izin trayek setiap kendaraan yang lewat dan beban muatan yang dibawa. Semua pengendara yang melanggar langsung ditilang. Menurut KBO Lantas Polres Klungkung Iptu Made Susila, razia dilaksanakan untuk mengurangi pelanggaran dan laka lantas yang terjadi di wilayah Klungkung. Penyebab terjadinya laka lantas sebagian besar karena tidak taat dengan peraturan lalu lintas. Karenanya ia mengimbau masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor mematuhi peraturan lalu lintas yang ada. “Utamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya,” katanya. Susila juga minta warga lebih berhati-hati mengendarai kendaraan, mengingat sekarang musim hujan sehingga jalan menjadi licin. “Faktor cuaca juga bisa memicu terjadinya laka lantas. Jadi kami harapkan warga lebih hati-hati berkendara di jalan raya,” ujarnya. (kmb)
nasi dengan pihak berwenang dalam hal ini Satpol PP dan pihak desa serta adat untuk penertibannya. Pihaknya juga berkomunikasi dengan ormas yang ada di wilayah Klungkung. “Masing-masing pihak sangat kooperatif dan siap membantu,” terangnya. Hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya baliho yang dimaksud. Kendati demikian, Polres tetap melakukan penyisiran bersinergi dengan instansi terkait. Jika ditemukan akan ditertibkan bersama-sama. “Kami mengedepankan tindakan
persuasif, dengan mengimbau pihak-pihak yang bisa membantu menertibkan baliho,” ujarnya. Kapolres mengharapkan semua pihak tetap mengacu pada perda tentang RTRW Kabupaten Klungkung Nomor 1 Tahun 2013. Ia mengajak keterlibatan semua pihak untuk berpartisipasi guna menjaga keamanan dan ketertiban Kabupaten Klungkung sesuai kapasitas masing-masing. “Kuncinya hanya kesadaran dan kebersamaan,” imbuhnya. (kmb40)
I Komang Sukarya
Bali Post/kmb40
BULELENG
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Bansos Tak Kunjung Cair, Anggota Dewan Mengeluh Singaraja (Bali Post) Memasuki awal tahun anggaran 2017, anggota DPRD Buleleng mengeluh lantaran dana hibah bantuan sosial (bansos) tidak kunjung cair. Anggota dewan harus bolakbalik melengkapi persyaratan, namun jatah bansos tetap saja tidak bisa dicairkan hingga memasuki Februari 2017 ini. Berdasarkan kesepakatan setiap anggota dewan mendapat jatah hibah bansos Rp 750 juta melalui anggaran APBD Buleleng. Salah satu anggota dewan yang protes dengan lambatnya realisasi hibah bansos adalah anggota Fraksi Partai Demokrat (PD) Dewa Putu Cakra. Kekecewaannya itu diungkapkan kepada pimpinan di Komisi I DPRD Buleleng Selasa (31/1) kemarin. Anggota dewan asal Desa Tembok Kecamatan Tejakula ini mengaku telah memfasilitasi proposal untuk lima kelompok masyarakat di empat dusun di desanya. Kelompok masyarakat yakni Kelompok Petani Sumur Pompa Astiti Karya sebesar Rp 35.500.000, Sindetan Pasek Pegatepan Rp 89.053.000, Kelompok Tani Ternak Dwi Tunggal sebesar Rp 100.000.000, Kelompok Tani Ternak Merta Nadi Rp 120.375.000 dan Dadia Tangkas Kori Agung sebesar Rp 155.072.000. Kepada pihak penerima bansos itu, pihaknya menyampaikan bahwa bantuan akan direalisasikan. Setelah berkoordinasi bansos tersebut dialamatkan kepada Bagian Umum Setda Buleleng. Bagian Umum akan mendistribusikan permohonan bansos itu kepada SKPD terkait. Seluruh persyaratan dan mekanisme yang diwajibkan itu sudah dipenuhi. Namun sekarang tidak ada kepastian kapan jatah bansos itu direalisasikan. “Saya tanyakan ke Dinas PU-PR katanya proposal baru masuk Desember 2016 dan disuruh koordinasi ke Asisten III tidak memberikan kepastian dan akan membicarakan dengan SKPD. Kami sesalkan sekali urusannya berbelit-belit dan seperti kami dipingpong,” tegasnya. Sementara itu, Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka dan Kepala BPKAD Bimantara belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi soal ini. (kmb38)
Bali Post/kmb38
REKA ULANG - Ketut Agustina, warga Banjar Dinas Pucak Sari, Desa Pucak Sari, Kecamatan Busungbiu, menjalani reka ulang, Selasa (31/1) kemarin.
Rekonstruksi Kasus Penembakan
Pelaku Peragakan 18 Adegan
Singaraja (Bali Post) Warga Banjar Dinas Pucak Sari, Desa Pucak Sari, Kecamatan Busungbiu ramai-ramai keluar rumah guna menyaksikan reka ulang (rekonstruksi) kasus tertembaknya Wayan Suarca (alm), Selasa (31/1) kemarin. Korban meninggal dunia setelah terkena tembakan senapan angin oleh pelaku yang masih ada hubungan keluarga, Ketut Agustina, pada Jumat (27/1) lalu. Dalam reka ulang itu, pelaku dengan kedua tangan diborgol memperagakan 18 kali adegan. Dari seluruh adegan itu, pelaku memperagakan dari perjalanan ke kebun untuk membuat arang bersama tiga orang saksi. Pada adegan kesepuluh, pelaku membidik seekor kera sembunyi di pohon cengkeh rimbun. Di balik pohon cengkeh itu ternyata Suarca memanjat pohon kelapa untuk mencari janur. Setelah peluru melesat, pelaku menghampiri bidikannya yang jatuh. Namun, saat didekati, ditemukan Suarca yang sudah lemas, tidak jauh di bawah pohon kelapa yang dipanjatnya. Sebelum menyerahkan diri ke polisi, pelaku menolong almarhum dan ditemukan luka pada kepala belakangnya. Reka ulang kemarin dikawal personel Polsek Busungbiu dan petugas identifikasi Polres Buleleng. Pecalang dari desa setempat diturunkan untuk mengamankan proses reka ulang. Karena sulitnya menjangkau lokasi kejadian, reka ulang berlangsung lama. Usai menjalani reka ulang, sejumlah warga dan kerabatnya yang simpati memberikan dukungan agar tabah menjalani proses hukum. Kapolsek Busungbiu AKP I Nengah Muliadi seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya mengatakan, reka ulang ini bagian dari pengumpulan bukti dan fakta untuk menyempurnakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus yang sedang ditangani. Selain itu, polisi berkepentingan untuk melengkapi kronologi secara utuh peristiwa yang terjadi di lokasi kejadian. Pihaknya mengingatkan agar warga yang hobi berburu agar lebih hati-hati dan waspada menggunakan senapan angin. Sementara itu, paman almarhum, Gede Santika Giri, mengaku tidak menyangka korban meninggal dengan cara tragis. Namun, dia menerima dengan ikhlas kepergian almarhum yang dipercaya sudah menjadi jalan hidupnya. Apalagi, keterangan pihak kepolisian setelah autopsi bahwa korban meninggal karena luka terkena peluru senapan angin pada kepala belakang. Almarhum Suarca meninggalkan dua orang anak, Putu Ariyana dan Made Sopi. Saat ini istrinya, Kadek Ariyanti, sedang hamil ketiga. “Sudah menerima dengan murni kalau kejadian ini sudah menjadi jalan hidup anak kami. Kami sudah mengupacarai secara adat di desa agar anak kami mendapat tempat di sisi Tuhan,” jelasnya. (kmb38)
11
Pascajembatan Darurat Hanyut
Polisi Antar-Jemput Puluhan Siswa SDN 5 Ringdikit Singaraja (Bali Post) -
Puluhan siswa SDN 5 Ringdikit asal Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt kembali ke sekolah seperti biasa. Siswa ini kembali ke sekolah setelah aparat Polsek Seririt mengantar dan menjemputnya melalui jalan raya. Puluhan anak diantar-jemput menggunakan mobil Patroli Polsek Seririt. Polisi mengantar dan menjemput anak-anak ini melalui jalan memutar dari Lokapaksa, melewati Kelurahan Seririt, dan ke Desa Ringdikit. Kepedulian aparat kepolisian ini dilakukan karena tidak ingin anak-anak dan orangtua mereka khawatir jika nekat menyeberang Sungai Saba. Apalagi, sejak jembatan yang dibangun Pemerintah Provinsi kembali rusak akibat banjir, anak-anak kembali kesulitan menyeberang sungai ketika ke sekolah. Kapolsek Seririt Kompol Anak
Agung Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP MAde Suka Wijaya, Selasa (31/1) kemarin menjelaskan, bantuan antar-jemput siswa SDN 5 Ringdikit itu dilakukan hingga pemerintah kembali memperbaiki jembatan darurat yang hanyut atau sampai ada solusi penanganan secara permanen. Setiap hari, pihaknya menugas-
kan personelnya mengangkut dan menjemput puluhan siswa dengan mobil patroli. Dengan upaya ini, orangtua diharapan bisa tenang dan tidak khawatir lagi dengan keselamatan anak-anaknya. Siswa pun tidak terbebani ketika akan ke sekolah. Antar-jemput itu akan dihentikan jika air sungai sudah surut. Polisi kembali membantu anak-anak menyeberang melalui sungai dengan bantuan tali yang sudah dipasang sebelumnya. Di sisi lain, Kompol Agung berharap pemerintah kabupaten dan provinsi secepatnya mengambil upaya penanganan, apakah akan memperbaiki jembatan darurat yang sudah hanyut atau membangun
Bali Post/kmb38
ANGKUT SISWA – Dengan menggunakan mobil patroli, Polsek Seririt mengantar dan menjemput puluhan anak-anak SDN 5 Ringdikit asal Desa Lokapaksa menuju dan pulang sekolah.
Antisipasi Banjir di SDN 2 Gesing
Anggota Dewan Harapkan Pemkab Cari Solusi Jangka Panjang
SEKOLAH Dasar Negeri (SDN) 2 Gesing yang dilanda banjir hingga mengakibatkan proses belajar mengajar siswa tak berlangsung, ditinjau anggota DPRD Buleleng, Putu Mangku Mertayasa, S.H., Selasa (31/1) kemarin. Supaya aktivitas sekolah kembali normal, pemkab melalui instansi terkait diharapkan mempercepat pelaksanaan penanganan. Demikian juga dengan perbaikan kerusakan yang ada. Wakil rakyat Dapil Kecamatan Banjar ini mengungkapkan, berdasarkan hasil pertemuannya dengan pihak sekolah, banjir yang tergolong parah ini tak sekadar merusak sejumlah fasilitas sekolah. Lebih dari itu,
proses belajar mengajar siswa tidak bisa berlangsung dua hari. Kondisi demikian tentunya sangat merugikan, khususnya untuk siswa kelas VI yang dalam waktu dekat akan melaksanakan Ujian Nasional. Supaya itu tak terus berlanjut, pemkab pun diharapkan bisa membantu melakukan penanganan dan tuntas secepatnya. “Saya berharap besok (hari ini -red) seluruh siswa sudah belajar. Ini sudah saya sampaikan ke BPBD,” tegasnya. Pada kesempatan itu, ia juga melihat pagar sekolah roboh akibat tak kuat menahan tekanan air. Perbaikannya sudah langsung dikoordinasikan dengan pemkab untuk menganggarkan melalui dana pascabencana.
DEWAN - Anggota DPRD Buleleng, Putu Mangku Mertayasa (paling kiri), Selasa (31/1) kemarin, meninjau kondisi SDN 2 Gesing yang sempat dilanda banjir.
“Tadi sudah langsung komunikasi dengan instansi terkait. Anggaran akan disiapkan. Ini secepatnya diperbaiki,” ucapnya. Selain jangka pendek, antisipasi banjir juga perlu didukung solusi jangka panjang. Dalam hal ini, saluran air yang ada di sekitar sekolah harus diperbaiki dan dirancang sebaik mungkin. “Sekarang baru di sekitar sekolah. Ke depan, perlu ada solusi jangka panjang supaya tak banjir lagi. Saluran air harus diperbaiki,” tegasnya. Sementara itu, Kepala SDN 2 Gesing, I Nyoman Arsana, menuturkan banjir telah menjadi pemandangan rutin yang melanda sekolah setiap tahun. Supaya tak terus berlanjut, pemkab juga diharapkan bisa memberikan solusi antisipasi. “Kami berharap juga ada solusi jangka panjang untuk mengantisipas banjir,” ujarnya. Camat Banjar Gusti Ngurah Nuradi menyampaikan penanganan yang dilakukan kemarin fokus pada pembersihan material banjir. “Setelah ini, kami akan koordinasi dengan pihak yang terkait untuk bisa melakukan langkah-langkah lebih lanjut terkait penanganan pascamusibah banjir ini,” terangnya. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Made Subur, menyebutkan selain dari pihaknya, pembersihan material banjir juga dibantu guru dari seluruh SD di Kecamatan Banjar, TNI, Polri dan juga warga. “Kami yakin besok (hari ini -red) siswa sudah bisa belajar,” tandasnya. (ad2805)
jembatan darurat dengan konstruksi lain. “Kami harapkan perbaikan atau membuat jembatan baru secepatnya dilakukan. Sebab akses melalui sungai itu paling pendek dibandingkan melalui jalan raya lewat Desa Lokapaksa, kemudian ke Kelurahan Seririt, dan ke selatan menuju Desa Ringdikit,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan siswa SDN 5 Ringdikit asal Desa Lokapaksa,
terpaksa meliburkan diri pada Senin (30/1) lalu. Mereka dilarang ke sekolah oleh orangtuanya karena tidak bisa menyeberang sungai. Jembatan darurat yang baru delapan hari selesai dibangun oleh Pemprov Bali terputus akibat banjir Minggu (29/1) lalu. Jembatan dari deker beton ini rangkaiannya terlepas karena lubangnya tersumbat sampah dan dihantam potongan kayu yang dihayutkan banjir setinggi dua meter. (kmb38)
Antisipasi Galian C Ilegal
Pemerintah Desa Diminta Turut Awasi Perizinan
Singaraja (Bali Post) Penambangan galian C di Kabupaten Buleleng sejak beberapa tahun belakangan mulai menjamur. Beberapa juga ditemukan beroperasi tanpa izin atau ilegal. Supaya tak terus berlanjut, pemerintah desa dan adat juga diharapkan ikut berperan dalam melakukan pengawasan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng I Nyoman Genep mengungkapkan, kewenangan penanganan galian C sudah berada di tangan pemerintah provinsi. Akan tetapi, karena lokasinya berada di Gumi Den Bukit, pemerintah kabupaten memiliki kewajiban dalam memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat untuk beraktivitas dengan mengantongi izin. Namun, karena jumlah petugas belum sesuai dengan luas wilayah, pengawasannya menjadi terbatas. Kondisi demikian berpotensi memunculkan adanya pelanggaran. “Wilayah sangat luas. Pengawasan kami masih tergolong terbatas,” ujarnya, belum lama ini. Menyikapi persoalan itu, menurutnya, upaya yang dilakukan pemkab perlu didukung peran serta pemerintah desa maupun adat. Seluruh aktivitas yang ada, khususnya yang berkaitan dengan perizinan galian C perlu terus dipantau. “Pemerintah desa paling tahu kondisi wilayahnya. Perlu melakukan pengawasan. Kalau ada aktivitas berkaitan dengan lingkungan, pembahasannya libatkan kami. Biar tidak menyalahi aturan,” tegasnya. Hal senada juga disampaikan Kasat Pol PP Buleleng, Ida Bagus Suadnyana. Guna mengantisipasi adanya pelanggaran, tak hanya dilakukan melalui pembinaan, tetapi juga sudah mengarah pada penindakan. Namun, kondisi di lapangan justru berbeda. Peluang adanya pelang-
garan masih terbuka cukup luas. “Untuk mengantisipasi pelanggaran, perlu dukungan dari pemerintah desa. Seluruh aktivitas yang berlangsung di masyarakat harus diketahui secara pasti. Demikian juga dengan regulasi yang mengatur,” ulasnya. Galian C salah satunya berada di Desa Munduk, Kecamatan Banjar tepatnya di Dusun Tamblingan. Meskipun sudah ditutup oleh pemerintah akibat tak mengantongi izin, belakangan ini dikabarkan masih ada aktivitas secara sembunyi-sembunyi. Camat Banjar Gusti Ngurah Nuradi tak menampik hal itu. Namun, ditegaskan, pihaknya telah beberapa kali melakukan pemantauan ke lokasi secara langsung. “Saat saya pantau, sama sekali tidak ada aktivitas. Tapi setelah itu, dikatakan ada lagi. Ini sering kucing-kucingan,” terangnya, Selasa (31/1) kemarin. Camat yang akan pensiun akhir tahun ini pun menawarkan solusi yang serupa dengan Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengatasi persoalan itu. Pemerintah desa dengan kabupaten harus bersinergi dalam melakukan pengawasan. “Yang seperti ini harus bersinergi. Kalau mengandalkan pemerintah saja, sulit untuk menertibkan,” sebutnya. Ketua Komisi I DPRD Buleleng, Putu Mangku Mertayasa, mengatakan dalam pengurusan perizinan galian C, sebelum sampai di tangan pemerintah provinsi, harus ada rekomendasi dari pemerintah desa selaku “penguasa” wilayah yang mengacu pada aturan yang ada, salah satunya Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW). Berkaitan dengan aturan, sambung politisi PDI-P ini, sosialisasi sudah sering diberikan pemerintah. Jika masih muncul persoalan, ada indikasi itu belum dipahami secara serius. (kmb45)
GALIAN C - Salah satu galian C di Buleleng.
Bali Post/kmb45
Keluarga Made Suartama
Tempati Rumah Lapuk, Gantungkan Hidup Jadi Buruh Serabutan KONDISI hidup warga Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Made Suartama sangat memprihatinkan. Sejak belasan tahun lalu, ia bersama keluarganya tinggal di sebuah rumah yang hanya berdinding bilah bambu lapuk di tengah
perkebunan cengkeh. Guna menyambung hidup, ia hanya mengandalkan upah menjadi buruh serabutan. Rumah Suartama berada di Banjar Dinas Gesing II, Desa Gesing. Rumahnya berukuran sekitar 4 x 4 meter ini hanya
Bali Post/sos
RUMAH - Kondisi rumah yang ditempati keluarga Made Suartama.
berdinding bilah bambu. Karena termakan usia, di beberapa bagian sudah tampak lapuk. Di beberapa sisi juga terpaksa ditutup dengan terpal. Tak hanya untuk menghindari masuknya air saat hujan, tetapi juga desiran angin yang cukup membuat kedinginan saat istirahat. Rumah yang berdiri pada lahan bekas sawah ini juga berlantai tanah, yang mudah basah saat hujan tiba. Dilihat bagian dalamnya, hanya ada televisi berukuran sedang dan sudah berusia tua yang dipakai untuk menghibur dirinya dan keluarganya saat penat menyelimuti. Kondisi tempat tidurnya juga tak kalah memprihatinkan. Seprai dan kasurnya sudah terlihat kusam. Istri Suartama, Ketut Mertasih, menuturkan di tempat itulah ia tidur bersama empat orang anaknya, yakni Komang Restiana(17), Ketut Sinta Puspa Dewi, Luh Putu Budiartini (12) dan Kadek Sastika Yasa (5). “Dulu ada tempat tidur lagi
satu, tapi patah. Tidak bisa dipakai lagi. Terpaksa tidur berdesak-desakan,” tuturnya, Senin (30/1). Sembari bersandar, Mertasih melanjutkan ceritanya. Kondisi rumah yang demikian, memunculkan rasa khawatir saat terjadi hujan lebat disertai angin. Takut sewaktu-waktu dibuat luluh lantak. Keinginan untuk memiliki rumah yang lebih baik pasti ada di benaknya. Namun, selain persoalan lahan bukan miliknya, itu juga sulit diwujudkan karena tak punya biaya. “Ini lahan milik orang lain. Kami hanya menumpang,” ujarnya. Di tengah kondisi demikian, selain urusan makan seharihari, ia juga sulit memenuhi bekal sekolah tiga anaknya. Tak jarang, mereka harus pulang dengan menahan perut lapar. “Anak-anak memang sempat dapat bantuan. Tapi itu hanya cukup beli beberapa perlengkapan sekolah,” ucapnya. Guna bertahan hidup, ia
bersama sang suami harus bekerja banting tulang sebagai buruh serabutan. Sesekali juga ikut menjadi buruh proyek ke wilayah perkotaan. Hasil yang didapatkan juga belum mampu memperbaiki taraf hidupnya. Namun, di balik itu, rasa beruntung masih ada di benaknya. Sebab, sejumlah bantuan telah diterima dari pemerintah. “Beberapa bantuan dapat, seperti jaminan kesehatan. Tapi kondisi rumah seperti ini,” imbuh Mertasih. Untuk menyambung hidup tak jarang keluarga ini sampai meminjam ke tetangga. Sementara itu, anaknya I Komang Restiana mengakui untuk urusan bekal sekolah memang sulit dipenuhi. Saat berangkat, siswa kelas XII ini sering menumpang dengan temannya. “Kalau ada bekal lebih, ya bisa beli nasi. Kalau sedikit, cukup beli permen. Tapi seringan tidak ada bekal,” ujarnya dengan wajah terlihat tegar. (sos)
JEMBRANA
12
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Bupati Kantongi Tiga Nama Calon Sekda
Bali POst/olo
PEMBINAAN – Petugas dari Kelurahan Gilimanuk saat memberikan pembinaan kepada belasan duktang yang terjaring operasi kependudukan, Selasa (31/1) kemarin.
Operasi Yustisi di Gilimanuk
Jaring Belasan Duktang Tanpa KTP dan SKTS
Operasi kependudukan ini dilaksanakan mulai pagi. Empat wilayah menjadi sasaran petugas yakni di Lingkungan Samiana, Penginuman, Arum dan Asih. Satu per satu rumah kontrakan dan kos di wilayah tersebut didatangi petugas dan kelengkapan identitas penghuni diperiksa. Hasilnya, ada 12 penduduk yang diketahui belum men-
gantongi KTP dan SKTS. Lurah Gilimanuk, I Gede Ngurah Widiada, mengatakan operasi seperti ini rutin dilakukan. Tujuannya masyarakat, khususnya para duktang yang tinggal di Gilimanuk agar tertib kependudukan. Apalagi, Kelurahan Gilimanuk merupakan wilayah perbatasan dan memiliki tingkat kepadatan penduduk
cukup tinggi. “Para duktang yang terjaring operasi ini diberikan pembinaan dan kami sarankan untuk membuat SKTS,” pintanya. Widiada menjelaskan apabila dalam 14 hari tidak mengurus dan petugas kembali menjaring mereka, maka akan dilakukan penindakan lebih tegas. Ia menambahkan dari belasan duktang
yang terjaring, satu orang di antaranya tidak mengantongi KTP. Duktang itu pun langsung dipulangkan. Lebih lanjut dikatakan, para duktang yang terjaring tersebut semuanya bekerja dan menetap di Gilimanuk. Mereka kebanyakan bekerja sebagai karyawan rumah makan, waitress kafe dan karyawan perusahaan pelayaran. Selain duktang tanpa KTP dan SKTS, petugas juga mengamankan satu pasangan mesum berinisial Nu dan Su. Petugas juga melakukan pembinaan terhadap pasangan ini. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Santunan kematian bagi masyarakat Jembrana kembali digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana. Sebelumnya, program ini sempat dibatasi hanya untuk KK miskin lantaran adanya kasus santunan fiktif beberapa waktu lalu. Namun, selama pembatasan itu keaktifan masyarakat mengurus administrasi kependudukan, khususnya akta kematian dan pembaruan kartu keluarga justru menurun drastis. Karena itu, tahun 2017 program ini kembali diperluas. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat ditemui di Munduk Anggrek Kaja, Desa Yehembang, Selasa (31/1) kemarin. Wabup Kembang mengatakan digu-
lirkannya kembali santunan kematian ini dengan tujuan sebagai stimulus kepada masyarakat agar tertib administrasi kependudukan. Khususnya ketika ada anggota keluarga yang meninggal, harus segera melaporkan. Ini juga dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang mengalami duka. “Program ini sudah berjalan enam tahun. Sempat ada masalah karena oknum (santunan fiktif). Sekarang kami gulirkan lagi agar masyarakat tertib kependudukan,” tambahnya. Mulai tahun ini, santunan kematian ini dikembalikan di bawah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Sebelumnya, ketika terbatas hanya untuk KK miskin, berada di bawah Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmi-
grasi. Wabup juga menginstruksikan kepada Dinas Dukcapil dalam pengurusan santunan kematian ini menggunakan standar waktu yang jelas dan benar. “Jangan asal cepat lalu ada dobel seperti sebelumnya. Lebih cepat lebih baik dan prosedur benar,” tegasnya. Kepala Dinas Dukcapil Jembrana I Ketut Wiaspada mengatakan sejak pemberlakuan santunan kematian terbatas untuk KK miskin tahun lalu, tingkat keaktifan masyarakat mengurus kependudukan anggota keluarga yang meninggal turun. Karena itu, muncul usulan menggulirkan kembali santunan kematian bagi masyarakat ber-KTP Jembrana guna memacu masyarakat tertib administrasi.
Menurut Wiaspada pihaknya menyiapkan anggaran Rp 2 miliar setahun dengan nilai santunan Rp 1,5 juta per orang. Tujuannya sebagai stimulus masyarakat agar tertib kependudukan ketika ada warga yang meninggal. Sebelumnya program ini sempat melalui pola asuransi melibatkan pihak asuransi. Namun, selama enam tahun terakhir sistem diubah berbentuk santunan. Mudahnya verifikasi sempat dimanfaatkan oknum untuk keuntungan pribadi. Warga yang sudah meninggal dan sudah mendapat santunan diajukan kembali oleh oknum kepala dusun atau kepala lingkungan. Kasus santunan fiktif tersebut masih bergulir di Polres Jembrana. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Petugas trantib kecamatan, kelurahan dan anggota Babinkamtibmas, Selasa (31/1) kemarin menggelar operasi yustisi di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya. Dalam operasi ini, belasan penduduk pendatang (duktang) tanpa KTP dan SKTS (Surat Keterangan Tinggal Sementara) terjaring dan langsung dilakukan pembinaan.
Negara (Bali Post) – Tiga dari lima calon Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana sudah dikantongi Bupati Jembrana I Putu Artha. Ketiganya yakni I Gusti Putu Mertadana, I Made Sudiada dan I Gusti Bagus Putra Riyadi. Dari tiga nama itu, nantinya akan dipilih salah satunya. Bupati Jembrana I Putu Artha, Senin (30/1) lalu mengakui bahwa dirinya sudah menerima tiga nama calon Sekda dari pansel. Setelah melalui seleksi dari pansel, selanjutnya menjadi kewenangan Bupati untuk menentukan. Menurutnya dalam memilih Sekda nanti merupakan hak prerogatif Bupati. Sebelumnya Bupati Artha berharap dalam menduduki jabatan ini harus memahami tupoksi dan mengayomi seluruh jajaran yang ada di bawahnya. Sekda sebagai kepanjangan tangan bupati harus bisa mengimplementasikan program-program kepala daerah. Bukan tipe pejabat yang ABS (asal bapak senang). Lima pejabat yang sebelumnya mendaftar calon Sekda mengikuti ujian tertulis
dan presentasi. Sebelumnya ada lima kandidat Sekda yang mendaftar, yakni I Gusti Putu Mertadana (Kadis PU), Made Sudiada (Asisten I), I Ketut
Wiaspada (Kadis Dukcapil), I Gusti Bagus Putra Riyadi (Kadis Hubkominfo) dan I Made Dwi Maharimbawa (Kadis Kelautan). (kmb26)
I Putu Artha
Bali Post/olo
Ungkap Kasus Pelempar Kendaraan
Tiga Polisi Dapat Penghargaan dari Kapolres Negara (Bali Post) Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo, Selasa (31/1) kemarin memberikan penghargaan kepada tiga anggota kepolisian yang berhasil mengungkap kasus pelempar kendaraan yang sempat meresahkan warga. Mereka yang diberikan penghargaan yakni Bripka Hariyanto (Unit Reskrim Polsek Negara), Brigadir I Gusti Agung Manik Paramartha (Satuan Reskrim Polres Jembrana), Bripda I Putu Agus Eka Adnyana (Bag Sumda Polres Jembrana). “Keberhasilan anggota kami ini perlu diapresiasi sehingga menjadi contoh bagi yang lainnya. Jadi reward ini pantas diberikan. Kami berharap anggota yang lain turut termotivasi untuk bek-
erja lebih maksimal,” kata Kapolres Djoni Widodo. Ia menyampaikan terima kasih atas kinerja para anggota yang telah bekerja keras dan melakukan penyelidikan di lapangan. Bahkan, hingga menyanggong siang dan malam di sejumlah tempat untuk bisa mengungkap aksi pelemparan kendaraan tersebut karena sangat meresahkan warga. Ia juga berharap agar kasus-kasus lainnya juga diatensi sehingga keamanan di wilayah hukum Polres Jembrana bisa kondusif. “Lebih ditingkatkan dan maksimalkan lagi supaya Jembrana tetap aman dan tentram,” pintanya. Sebelumnya, warga Kabupaten Jembrana khusus-
nya pengemudi kendaraan bermotor di sepanjang jalur Denpasar Gilimanuk sempat resah akibat ulah adanya aksi pelempar kendaraan. Aksi tersebut sangat membahayakan karena menyebabkan kaca depan kendaraan pecah dan hancur. Bahkan, tidak menutup kemungkinan menyebabkan terjadi kecelakaan. Adanya aksi itu, membuat pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Berkat kerja keras polisi, para pelempar kendaraan itu berhasil ditangkap. Pelakunya berjumlah lima orang. Lima remaja tersebut menyebut dirinya sebagai anggota Geng Naga Hitam, karena semuanya memiliki tato bergambar naga di tubuhnya. (kmb26/kmb)
2017, Santunan Kematian Kembali Digulirkan
Bali Post/olo
SANTUNAN KEMATIAN – Wabup Kembang Hartawan saat mengunjungi salah satu rumah duka di Yehembang Kauh. Santunan kematian akan kembali digulirkan pada 2017 ini.
Bali Post/kmb
PENGHARGAAN - Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo memberikan penghargaan kepada tiga anggota yang berhasil menangkap Geng Naga Hitam yang merupakan komplotan pelempar kendaraan di jalan raya.
Rabu Paing, 1 Februari 2017
KARANGASEM
13
Mas Sumatri Fungsionalkan Dua Kadis Amlapura (Bali Post) -
Bali Post/kmb
GALI INFORMASI - Pansus ASN saat datang ke Kantor Camat Abang untuk menggali informasi seputar mutasi ASN dari para kepala UPT se-Kecamatan Abang.
Kumpulkan Informasi
Pansus Buka Posko Pengaduan Amlapura (Bali Post) Panitia Khusus (Pansus) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dibentuk DPRD Karangasem untuk menelusuri permasalahan seputar mutasi pegawai berencana membuka posko pengaduan. Rencana itu muncul setelah Pansus mengadakan pertemuan dengan para kepala UPTD seKecamatan Abang di Kantor Camat Abang, Selasa (31/1) kemarin. Pertemuan itu dalam rangka mengumpulkan data dan informasi yang akan didalami dalam rapat-rapat pansus selanjutnya. ‘’Hari ini, kita dapat data yang sangat menarik. Mutasi yang dilaksanakan pemkab selama ini justru melemahkan unit-unit kerja pemerintah daerah. Untuk mencari masukan terkait mutasi, kita akan buka posko pengaduan lewat SMS,’’ tegas Ketua Pansus ASN, I Gede Dana. Gede Dana menyatakan posko pengaduan akan menjamin kerahasiaan si pengadu. Posko itu juga untuk mencari solusi atas kondisi yang ada sesuai semangat pembentukan pansus itu sendiri. Pada pertemuan yang dihadiri Camat Abang Gusti Made Darsana kemarin, terungkap rangkaian mutasi yang telah digelar Pemkab Karangasem. Mutasi itu ternyata menyisakan cukup banyak masalah. (kmb)
Bali Post/kmb31
PUSKESMAS - I Made Widana (paling kiri) saat menjelaskan kondisi Puskesmas Abang I, Selasa kemarin.
Tidak Representatif
Puskesmas Abang I Perlu Bangun Gedung Baru Amlapura (Bali Post) Kondisi infrastruktur kesehatan, sebagian besar masih butuh perbaikan. Seperti halnya di Kecamatan Abang. Salah satunya, gedung Puskesmas Abang I sudah tidak representatif melayani masyarakat setempat. Kepala Puskesmas Abang I, Made Widana, SKM., M.Kes., memandang perlunya dibangun gedung baru. Ini dianggap mendesak untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan di Kecamatan Abang. Ditemui di Kecamatan Abang, Selasa (31/1) kemarin, Widana mengutarakan, lahan dan gedung Puskesmas Abang I ini sudah berulang kali menjadi temuan BPK. Penyebabnya, bukti kepemilikan aset tanah dan gedungnya masih tidak jelas. Selama ini, status asetnya memang tercantum sebagai milik pemerintah daerah. Tetapi, bukti-bukti pendukungnya tidak ada. Di sisi lain, ada juga kelompok warga menganggap status tanah itu adalah hak milik. Sayangnya, minim bukti-bukti. Lantaran situasi tanahnya seperti itu, proses rehab juga tak bisa dilakukan beberapa tahun terakhir ini. Sehingga, kondisi infrastrukturnya menjadi tak mendukung lagi, untuk menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kecamatan Abang. Melihat situasi itu, Widana mengaku punya opsi. Hematnya Puskesmas Abang I ini dibangun gedung baru di lahan yang lebih representatif. Bahkan, dia mengaku sudah menemukan lahan yang cocok di belakang Kantor Polsek Abang. Di sana ada tanah milik pemerintah cukup luas untuk dibangun gedung baru. Akses jalan sudah cukup untuk keluar masuk. “Akses jalannya cukup lebar. Dengan kondisi seperti sekarang ini, kita perlu gedung baru yang lebih pantas, untuk meningkatkan pelayanan,” tegasnya. Kalau ada gedung baru, sudah tentu di sana perlu ditambah berbagai fasilitas. Seperti laboratorium, ruang tunggu dan kebutuhan lainnya, sesuai tingkat kelayakan puskesmas saat ini. Bagaimana dengan tenaga kesehatannya? Menurutnya, tenaga yang ada saat ini sudah cukup, namun tidak seimbang atau proporsional. Sebab, ada beberapa kebutuhan tenaga yang tidak ada. Seperti tenaga apoteker hingga tenaga laboratorium. Jadi, lucu saja keberadaan puskesmas di era JKN seperti ini. “Tenaga dokter juga begitu. Dokter ada lima, cuma lagi dua masih mengikuti pendidikan spesialis. Mutasi terakhir tidak ada keluar. Tapi ada bidan masuk. Sekarang malah kelebihan bidan. Tetapi, tenaga perawat masih terbatas. Terpaksa bidan kami tempatkan di apotek,” tegasnya. Dia juga mengeluhkan masalah tenaga administrasi. Sebab, untuk tenaga tata usaha SDM yang ada masih lulusan SMA. Dengan tuntutan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, maka seluruh aspek yang dipersyaratkan harus bisa dipenuhi. Sebab, hal ini juga sangat memengaruhi proses akreditasi. Seluruh puskesmas di Indonesia nantinya harus terakreditasi sesuai Permenkes terbaru. (kmb31)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Gelombang mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Karangasem kembali digulirkan Selasa (31/1) kemarin. Mutasi dilakukan terhadap 19 pejabat eselon II, 17 eselon III, dan 11 pejabat eselon IV. Pengukuhan sekaligus pelantikan penyegaran personel itu dilaksanakan di Wantilan Kantor Bupati. Prosesi itu menjadi heboh, pasalnya Bupati IGA Mas Sumatri kali ini memfungsionalkan dua orang kepala dinasnya. Kedua pejabat eselon II yang turun tahta itu yakni Kadis Kesehatan IGM Tirtayana dan Kadisdikpora Gede Ariyasa. Tirtayana dikirim ke Kubu menjadi dokter madya di Puskesmas Kubu I. Sedangkan Ariyasa kembali ke habitat awal menjadi guru di SMPN 1 Abang. Tak ada alasan khusus yang disampaikan Bupati Mas Sumatri terkait mutasi ekstrem tersebut. ‘’Ini sudah berdasarkan hasil penilaian panitia seleksi. Banyak alasan kenapa harus pindah, ada dedikasi, loyalitas, integritas dan lainnya. Ada juga yang karena sudah bertugas terlalu lama sehingga butuh penyegaran,’’ ujar Bupati yang biasa disapa Bu Mas itu. Peralihan status dari pejabat struktural ke pegawai fungsional terhadap keduanya menjadi bahan obrolan kalangan pegawai hampir sepanjang hari kemarin. Yang jelas, Kepala Badan
Kepegawaian Daerah (BKD) yang juga anggota panitia seleksi mutasi, I Nyoman Tari, mengatakan proses pemutasian itu dibenarkan undang-undang. ‘’Boleh kok, itu kan bukan nonjob. Dia kembali ke fungsional,’’ ucap pria yang juga kena mutasi menjadi Kadis Lingkungan Hidup itu. Di luar posisi dua kepala dinas itu, secara umum mutasi bersifat normatif dan masih sejalan dengan misi yaitu untuk penyegaran. Bupati melakukan perombakan besar-besaran dengan tujuan meningkatkan kinerja pemerintahan. Kepala Bappeda diserahkan kepada Made Sujana Erawan yang sebelumnya memegang jabatan ganda yakni sebagai staf ahli bupati dan plt. asisten II. Sedangkan pejabat lama Ketut Sedana Merta diplot menjadi Kadis PU menggantikan Nyoman Sutirtayasa yang mendapat tugas baru sebagai Kadis Damkar.
Bupati juga mengganti nakhoda Dispenda dari I Nengah Toya kepada I Nengah Mindra. Toya digeser menjadi Asisten II. Kadis Kominfo IGN Yudiantara menjadi Kadis Koperasi dan UKM. Pada mutasi kali ini Bupati belum melakukan
pengisian kadis difinitif untuk posisi Kadisdikpora dan Kadis Kesehatan. Bupati juga masih melowongkan dua dinas lain yang kadisnya mendapat job baru dan empat dinas baru yang terbentuk berdasarkan Perda Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) terbaru.
Keenam dinas yang masih lowong itu yakni Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Disnakertrans, BKD, Dinas Penanaman Modal dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Pengisian pejabat difinitif itu akan dilakukan Maret mendatang. (kmb)
Bali Post/kmb
MUTASI - Bupati Mas Sumatri saat memimpin proses mutasi pejabat eselon II di Wantilan Pemkab Karangasem.
Bupati Lantik dan Ambil Sumpah Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrasi SEBAGAI sebuah bentuk penghargaan atas prestasi kerja yang selama ini diperlihatkan dan juga untuk mendapat wawasan serta pengalaman baru dalam pengembangan kariernya, Bupati Karangsem IGA Mas Sumatri mengambil sumpah jabatan dan melantik 47 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrasi di Lingkungan Pemkab Karangasem, di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Selasa (31/1) kemarin. Dalam sambutannya, Bupati Karangasem Mas Sumatri mengatakan, pelaksanaan pelantikan hari ini merupakan momentum yang dapat dimaknai sebagai wujud dari upaya pembentukan Aparatur Sipil Negara yang profesional, bersih dan berwibawa dalam memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat. Dikatakan.
Mutasi ini merupakan salah satu upaya pembinaan dan pengembangan karier Aparatur Sipil Negara dalam jabatan struktural melalui promosi, rotasi, dan penyegaran demi terciptanya optimalisasi pelaksanaan tugas kepemerintahan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Bupati mengingatkan, kepada para pejabat yang baru dilantik untuk terus meningkatkan kemampuan dan semangat berprestasi dalam bekerja melayani masyarakat. “Tuntutan masyarakat akan layanan publik yang profesional, efektif, efisien, terbuka, tepat waktu dan tepat sasaran harus selalu direspons secara positif. Caranya, harus dapat menunjukkan karya nyata dalam praktik pelaksanaan tugas,” tegasnya. Pada akhir sambutannya,
Bupati Mas Sumatri mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Bupati juga berpesan agar senantiasa penuh tanggung jawab menjalankan tugas jabatan yang diamanahkan dengan penuh semangat, dedikasi, dan loyalitas yang tinggi. “Harapan saya agar Saudara cepat dapat menyesuaikan diri di lingkungan tempat tugas baru serta mampu melaksanakan inovasi-inovasi dengan penuh rasa tanggung jawab,” imbuhnya. Acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem itu dihadiri Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi beserta unsur Forkopimda Kabupaten Karangasem. (ad2824)
BUPATI LANTIK PEJABAT PRATAMA - Bupati Mas Sumatri saat melantik dan ambil smpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem.
Pemkab Karangasem Raih Penghargaan LAKIP 2016 KABUPATEN Karangasem kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Penghargaan untuk Pemerintah Kabupaten Karangasem kali ini diterima Sekdakab Karangasem I Gede Adnya Mulyadi atas prestasi dalam bidang Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) 2016 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) Republik Indonesia, di Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan No. 110 Surabaya, Selasa (31/1) kemarin. Kabag Organisasi Setda Kabupaten Karangasem I Ketut Arta Sedana yang turut mendampingi Sekda Adnya Mulyadi dalam kesempatan tersebut mengatakan, Kabupaten Karangasem merupakan salah satu dari sembilan kabupaten/kota di Bali yang tingkat akuntabilitas kinerjanya berada di peringkat B. Karangasem sebelumnya mencapai nilai 60,67 tahun 2015 dan
LAKIP KEMEN-PAN RB - Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi saat hadir untuk menerima prestasi dalam bidang Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) 2016 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB). sekarang Pemkab Karangasem atas prestasinya dalam Akuntabilitas Kinerja tahun 2016 memperoleh penghargaan dari Kemen-PAN RB dengan predikat sama yaitu nilai B (baik), namun angkanya naik
tiga poin dari 60-70 menjadi 63-70. Karangasem menerima pengharaan LAKIP itu bersama tiga kabupaten lainnya di Bali yang sama nilainya B yaitu Buleleng, Denpasar, dan Tabanan. Dan predikat itu
merupakan nilai tertinggi kedua di Bali di bawah Kabupaten Badung yang berada pada peringkat BB dengan nilai 70,80. Atas prestasi tersebut, berhak menerima penghargaan LAKIP 2016 yang diserahkan Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama sembilan kabupaten/ kota di Bali. Dikatakan, penilaian evaluasi LAKIP seluruh instansi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di wilayah RI oleh Kemen-PAN RB RI bertujuan menilai implementasi dan pembangunan Akuntabilitas Kinerja dalam rangka mendorong terwujudnya Result Oriented Government (pemerintahan yang berorientasi pada hasil) Jadi, makna dari akuntabilitas adalah setiap program dan kegiatan penyelenggara negara harus dapat dipertanggungjawabkan hasilnya.
Sekdakab Karangasem I Gede Adnya Mulyadi usai menerima penghargaan mengaku keberhasilan Pemkab Karangasem meraih penghargaan LAKIP 2016 ini tidak terlepas dukungan seluruh pihak, termasuk segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Karangasem. Adnya Mulyadi pada kesempatan itu tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua teman OPD. Atas jerih payahnya LAKIP Pemkab Karangasem tetap pada peringkat baik. Dan diharapkan agar semua komponen termasuk OPD harus terus bersamasama meningkatkan kualitas kerja untuk bisa naik kelas lagi ke peringkat A pada tahun berikutnya. LAKIP ini tidak bisa hanya dibebankan kepada instansi tertentu, tetapi merupakan bagian teamwork. ‘’Yang menjadi kunci sukses LAKIP adalah komitmen dan kerja sama,’’ ujarnya. (ad2806)
Abang Kekurangan 118 Guru Kelas Kebijakan mutasi, khususnya di Dinas Kepemudaan dan Pendidikan Karangasem, belum bisa mengurangi persoalan kekurangan tenaga guru kelas. Salah satu masalah yang muncul di Kecamatan Abang yakni sejumlah sekolah di sana kelimpungan akibat saat mutasi cukup banyak guru kelas dipindahkan ke luar Abang. Sehingga kekurangan guru kelas saat ini membengkak hingga mencapai 118 guru kelas. Kenapa bisa terjadi seperti itu dan bagaimana kiat-kiat mengatasi kekurangan guru kelas di Abang itu? KEPALA UPT Dinas Kepemudaan dan Pendidikan Kecamatan Abang I Wayan Sudarmaja yang ditemui di Kantor Kecamatan Abang, Selasa (31/1) kemarin, mengatakan cukup banyak guru pindah ke luar dari Kecamatan Abang ini. Berkurangnya jumlah guru itu terjadi akibat terjadi mutasi guru kelas. Sayangnya, guru yang dimutasi ke luar Kecamatan Abang jumlahnya tidak seimbang dengan guru yang masuk ke Abang. Masalah lainnya, ada dua kepala sekolah yang memperoleh SK sama menjadi Kepala SDN 1 Tiyingtali. “Masalah ini -- kepala sekolah ganda -- memang akhirnya bisa diatasi dengan
nota dinas. Tapi, kekurangan guru ini makin sulit akibat jumlahnya relatif banyak,” kata Kepala UPT asal Desa Tribuana ini. Saat ini, kata Wayan Sudarmaja, di Kecamatan Abang ada 59 SD. Idealnya, setiap sekolah ada enam guru kelas. Kondisi saat ini rata-rata setiap sekolah kekurangan dua sampai tiga guru kelas. Situasi ini jelas mengganggu proses belajar-mengajar di sekolah itu. Situasinya membuat pelajaran yang diperoleh iswa di setiap kelas itu tidak maksimal. Bahkan, tenaga tata usaha juga sama sekali tidak ada di setiap sekolah. “Kami di Kecamatan Abang sebenarnya sudah lama kekuran-
gan guru kelas. Karena sudah lama tidak ada pengangkatan guru. Ditambah lagi, banyak guru kami kena mutasi, situasinya malah jadi semakin sulit,” terangnya. Tidak hanya soal tenaga guru dan tata usaha, Wayan Sudarmaja, menambahkan kondisi infrastruktur pendidikan di Kecamatan Abang, juga masih sangat memprihatinkan. Cukup banyak sekolah dasar kekurangan ruang kelas, untuk kegiatan belajar-mengajar. Bahkan, ada beberapa sekolah yang ruang kepala sekolahnya masih memanfaatkan ruang perpustakaan. “Ruang kepala sekolah sebagian besar tidak ada. Infrastruktur masih banyak kurang. Seperti di SDN 3 Tribuana dan beberapa SD lainnya. Mudah-mudahan ke depan infrastruktur itu bisa ditangani, agar anakanak kita nyaman belajar dan kepala sekolah serta guruguru dapat bekerja lebih maksimal,” tegasnya. Legislator dari Dapil Kecamatan Abang Gede Dana mengatakan munculnya masalah pascamutasi
Bali Post/gik
I Wayan Sudarmaja (berkaca mata) saat ditemui di Kantor Camat Abang. dan kondisi riil pendidikan Karangasem saat inilah, yang mendorong DPRD Karangasem akhirnya membentuk pansus. Pansus ini secara khusus dibentuk untuk mendalami dampaknya. Kemudian mengkajinya selanjutnya menjadi bahan pertimbangan ke depan agar eksekutif tidak mengulangi kesalahan yang sama. Gede Dana sudah mendapat beber-
apa masukan dampak dari mutasi dan persoalan lainnya di Kecamatan Abang. Ini akan menjadi bahan pertimbangan kerja Pansus ASN selanjutnya. “Setelah menyerap aspirasi di Kecamatan Abang, kami akan ambil dua sampel lagi, di Kecamatan Kubu dan Rendang. Setelah itu, baru kami panggil lembaga terkait,” tegas politisi PDI-P ini. (gik)
TABANAN
14
Banyak Perpustakaan SD Tak Terawat
Tingkat Kekeruhan Sumber Air Minum Masih Normal Tabanan (Bali Post) Longsor dan banjir berpengaruh besar pada tingkat kekeruhan sumber air minum PDAM. Seperti yang terjadi di Candikuning, Baturiti, beberapa waktu lalu, kekeruhan sumber air minum PDAM di daerah tersebut mencapai lebih dari 600 NTU. Karena melewati ambang batas, PDAM Tabanan sempat menghentikan produksi air minum selama satu hari. Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Kabupaten Tabanan Ida Bagus Marjaya Wirata menyatakan, kalau tingkat kekeruhannya di atas ambang batas, air tidak bisa diproduksi sampai kekeruhannya menurun di bawah ambang batas. ‘’Saat ini meski memasuki musim penghujan, tingkat kekeruhan sumber air minum masih normal sehingga PDAM tidak mengalami kesulitan dalam hal distribusi air ke pelanggan,’’ jelasnya, Selasa (31/1) kemarin. Musim hujan memang berdampak pada kekeruhan sejumlah sumber-sumber air PDAM, namun tidak sampai berlanjut ke pelanggan karena masih di bawah ambang batas dan sudah diantisipasi dengan cara pengolahan untuk memenuhi standar baku kualitas air. ‘’Tingkat kekeruhan di bawah 500 NTU masih bisa ditolerir,’’ katanya. Saat ini tingkat kekeruhan di sejumlah sumber air PDAM rata-rata 400 NTU sampai di bawah 500 NTU. Ukuran kekeruhan ini masih dalam batas normal, bahkan tidak jauh berbeda dibandingkan kondisi di luar musim hujan. Meski masih bisa menjaga kualitas air pada musim hujan, selama Januari 2017 beberapa pelayanan terganggu diantaranya penyumbatan saluran air, kran bocor dan pecahnya pipa dinas di sejumlah titik. Gangguan ini diatasi PDAM Tabanan dengan melakukan perbaikan sesegera mungkin. ‘’Bahkan kami targetkan maksimal selesai dalam jangka waktu tiga hari,” tegasnya. Jumlah sambungan PDAM di Kabupaten Tabanan rata-rata mengalami penambahan cukup signifikan setiap tahun. Data per Desember 2016 lalu, jumlah sambungan PDAM ke konsumen berada di atas target yang ditetapkan. PDAM Tabanan setiap tahunnya menargetkan melayani sambungan baru 1.300 per tahun dan tahun lalu jumlah sambungan mencapai 1.500. Dengan penambahan jumlah sambungan ini maka total sambungan PDAM di Tabanan 55.200 konsumen. (kmb24)
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Tabanan (Bali Post) – Rencana program Sabtu Membaca yang didengungkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mendapat apresiasi kalangan Dewan Pendidikan dan Klinik Pendidikan Tabanan. Hanya dua lembaga pemerhati pendidikan ini menilai program tersebut belum bisa berjalan maksimal, karena sejumlah perpustakaan di tingkat SD dan SMP masih bermasalah.
Bali Post/kmb28
I Wayan Madra Suartana
“Kami apresiasi ide Dinas Pendidikan dalam upaya meningkatkan minat baca para pelajar, namun yang masih menjadi kendala saat ini adalah adanya ruang perpustakaan yang kurang terawat, termasuk koleksi buku yang dipajang,” ujar Ketua Dewan Pendidikan Tabanan Wayan Madra Suartana, Selasa (31/1) kemarin. Dalam monitoring yang dilakukan, ia juga menemukan masih banyak perpustakaan di jenjang SD dan SMP yang selalu dalam keadaan terkunci. Sejumlah buku yang semestinya dipajang justru masih tampak terbungkus rapi dan menumpuk begitu saja di sudut ruangan. Sesuai data yang dilansir Dinas Pendidikan, dari 328 SD di Kabupaten Tabanan baru 185 sekolah yang memiliki perpusta-
kaan. Untuk memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) di SD, Dinas Pendidikan akan terus menggenjot penyediaan ruang perpustakaan di masing-masing sekolah. Pada Maret mendatang pihaknya akan menggelar workshop bagi para petugas perpusatakaan. Kegiatan ini bertujuan menyiapkan ruang perpusatakaan yang representative, sehingga menarik siswa untuk berkunjung dan petugas dalam melayani peminjaman dan pengaturan literatur buku. “Perpustakaan mesti dikemas sesuai era kekinian hingga menarik siswa untuk menghabiskan jam istirahatnya di perpustakaan,” ungkapnya. Hal senada disampaikan Ketua Klinik Pendidikan I Wayan Kawi. Menurutnya, tahun lalu Dewan Pendidikan dan Klinik
Stres, Petani Gantung Diri
Tabanan (Bali Post) Diduga stres akibat penyakit vertigo yang kerap dirasakannya, petani I Made Muliasa (58) asal Banjar Dinas Megati Kelod, Desa Megati, Kecamatan Seltim, Selasa (31/1) kemarin ditemukan tewas tergantung pada sebuah gubuk kandang ayam di tanah tegalan miliknya. Dari informasi yang dihimpun, kasus gantung diri ini diketahui sekitar pukul 13.45 Wita oleh Ni Made Sudarti (55) yang merupakan istri korban. Sekitar pukul 13.00 Wita, Putu Ari Gunawan (42) melihat ayah mertuanya berdiri di halaman rumah. Saat itu Gunawan hendak pergi menjemput anaknya di sekolah.
Sedangkan Ni Made Sudarti (55) pergi mencari sesajen (banten). Ketika hendak keluar, istri korban sempat berpesan agar suaminya tinggal di rumah. Usai menjemput anaknya di sekolah, Gunawan langsung masuk kamar untuk istirahat. Kemudian datang istri korban menanyakan keberadaan suaminya. Karena tidak ada di rumah, Sudarti berusaha mencari di tanah tegalan miliknya di sebelah timur rumahnya yang berjarak kurang lebih sepuluh meter. Setibanya di gubuk kandang ayam, ia kaget melihat tubuh suaminya tergantung pada kayu lambang gubuk yang tingginya kurang lebih 2,5 meter. Sang istri ber-
Kasus Tewasnya Warga Jerman
teriak histeris dan didengar oleh menantunya yang langsung terbangun dan menuju TKP. Tubuh korban kemudian dilepas dan dibawa ke rumahnya dalam keadaan sudah meninggal. Kasubag Humas Polres Tabanan, AKP I Putu Oka Suyasa seizin Kapolres mengatakan dari hasil pemeriksaan medis pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hanya ditemukan memar pada leher bekas jeratan tali, sehingga korban murni gantung diri. Kuat dugaan korban nekat menghabisi nyawanya karena kurang lebih selama tiga tahun menderita penyakit vertigo dan tidak berani melihat orang banyak. (kmb28)
Minim, Koperasi yang Terlibat Penyaluran KUR Tabanan (Bali Post) Pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi gencar mendorong peran koperasi di berbagai sector, termasuk ketahanan pangan dan menggerakkan koperasi terlibat dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Untuk bisa terlibat dalam program tersebut, koperasi harus sudah online dengan pemerintah seperti Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di Bali seperti diakui Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UMKM I Wayan Dipta, belum banyak koperasi yang bisa menerapkannya. ‘’Belum banyak koperasi yang bisa sebagai penyalur KUR, karena syarat online tersebut, begitu pula di Bali,” ucapnya
ditemui di Kecamatan Marga, Tabanan, belum lama ini. Fasilitas online merupakan syarat wajib, karena itu akan mendukung dalam proses transparansi penyaluran KUR nantinya. Pihak kementerian juga telah menyarankan jika ada koperasi yang memenuhi syarat tersebut, bisa segera mendaftar sebagai penyalur KUR. Kementerian Koperasi dan UMKM melalui Deputi Pembiayaan sudah mensosialisasikan kepada pengelola koperasi yang tertarik sebagai pihak penyalur KUR. Koperasi yang sudah bisa menyalurkan KUR hanya Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa Pekalongan dengan omzet Rp 4,5 triliun. Di sisi lain, di Indonesia
Pasokan Belut ke Bali Berkurang
Tabanan (Bali Post) – Tabanan memiliki ratusan industri rumah tangga di berbagai bidang. Salah satunya usaha pembuatan belut goreng di Desa Nyambu yang bernama Poklahsar (Kelompok Pengolahan dan Pemasaran) Taman Grya. Usaha ini membutuhkan 50 kilogram belut per hari. Harga bahan baku ini naik lebih dari 25 persen, karena musim hujan yang menyebabkan banjir di daerah pemasok belut, yaitu Jawa. Ketua Poklahsar Taman Grya Ida Bagus Parwata, Selasa (31/1) kemarin menyatakan saat musim kemarau lalu harga belut sekitar Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per kilo. Sekarang karena banjir di daerah pemasok, harganya meningkat menjadi Rp 50 ribu per kilo. Belut didatangkan dari Situbondo, Bondowoso dan Lumajang, karena di Bali sangat susah mendapatkan belut dalam jumlah besar. Hal ini dikarenakan tidak adanya pengepul yang mampu mengumpulkan belut dari petani setiap hari. ‘’Bukannya tidak ada belut di Bali, hanya tidak banyak petani yang mau menangkap belut pada malam hari. Pengepul juga tidak ada yang bisa mengumpulkan dalam jumlah banyak,’’ ujarnya. Bekerja sebagai buruh yang mampu meraup penghasilan Rp
100 per hari lebih menjanjikan dibandingkan menangkap belut pada malam hari yang hanya dihargai Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu per kilo. ‘’Ini menyebabkan sedikit yang menekuni profesi sebagai penangkap belut di Bali,’’ kata Parwata. Padahal usaha belut merupakan salah satu pekerjaan sampingan yang menghasilkan. Sebab, permintaan belut goreng di Bali belum bisa dipenuhi oleh pelaku usaha karena keterbatasan bahan baku. Parwata yang setiap hari mengolah belut 50 kilo selalu habis terjual. Meski harga bahan baku naik, ia tetap mematok harga belut goreng olahannya Rp 160 ribu per kilo. Poklahsar Taman Grya sudah dua tahun mendapatkan pembinaan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Tabanan untuk mendapakan nomor SNI (Standar Nasional Indonesia) dari Badan Standardisasi Nasional (BSN). Karenanya saat penilaian, hanya ada temuan kecil, yaitu tempat usaha yang bocor karena hujan besar beberapa waktu lalu. Kerusakan itu sudah diperbaiki, sehingga 90 persen berpeluang mendapatkan SNI dari BSN. Dengan adanya pengakuan dari BSN, maka produk belut goreng dari Poklahsar Taman Grya bisa diperjualbelikan ke toko modern dan swalayan, bahkan diekspor. (kmb24)
Bali Post/kmb24
PENGOLAHAN - Proses pengolahan belut goreng di Poklahsar Taman Grya di Desa Nyambu, Kecamatan Kediri.
juga memiliki sejumlah koperasi yang memiliki omzet besar, yakni Koperasi Sidogiri di Pasuruan, Jawa Timur, dengan omzet Rp 16 triliun. Meski belum banyak koperasi yang ikut terlibat dalam penyaluran KUR, pertumbuhan koperasi secara nasional cukup mengembirakan. Tahun 2015 lalu koperasi sebagai penyumbang 4,41 persen PDB. “Perkembangan koperasi sejauh ini sudah cukup bagus,” ucap Dipta. Sumbangan PDB itu dihasilkan dari total jumlah koperasi berstatus aktif. Dari hasil pendataan Kementerian Koperasi dan UMKM mencapai 150 ribuan koperasi. Jika dibandingkan dengan perkembangan usaha sejenis di kalangan negara maju, kondisi perkoperasian di Indonesia secara umum setara. (kmb28)
Pendidikan telah membagikan buku mesatua Bali di masing-masing sekolah dan akan kembali dilakukan tahun 2017. Pembagian buku mesatua Bali ini juga salah satu bentuk dukungan lembaga pemerhati pendidikan ini untuk meningkatkan jumlah kunjungan siswa ke perpustakaan. Seperi diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan membuat terobosan program Sabtu Membaca. Di masing-masing sekolah para anak didik wajib membaca buku-buku yang telah disiapkan selama satu hingga satu setengah jam pada Sabtu. “Jika biasanya hari Sabtu diisi dengan beragam kegiatan pengembangan diri dan ekstrakurikuler, ke depan kami kemas lebih efektif berupa program membaca,” beber Kadisdik Tabanan I Wayan Adnyana, belum lama ini. (kmb28)
Bali Post/kmb28
I Wayan Dipta
Polisi Masih Kumpulkan Bukti-bukti Tabanan (Bali Post) Memasuki hari kelima pascapenemuan mayat warga Jerman di Yeh Ho, Penebel, pihak kepolisian hingga Selasa (31/1) kemarin masih bungkam soal hasil pengembangan sementara kasus pembunuhan tersebut. Kasat Reskrim dan Kapolres Tabanan enggan memberikan statemen ketika dimintai konfirmasinya oleh awak media. Mereka berdalih masih melakukan pengembangan dan mencari bukti-bukti menguatkan untuk bisa mengarah ke pelaku. Sementara itu, dari hasil pantauan di rumah kontrakan tempat korban dan anak angkat, serta teman prianya tinggal sebelum ditemukan tewas mengapung, tidak pernah ada hal atau kegiatan mencurigakan. Seperti diutarakan Nyoman Aryanata Semarabawa, pemilik rumah kontrakan yang ditempati oleh korban Braun Silke, Daniel (anak angkat) dan Rex (teman pria korban), awalnya rumah kontrakan yang berjarak sekitar 500 meter dari vila Braun itu ditempati Rex dan Daniel. “Daniel yang pertama kontrak di sini bersama Pak Rex sejak September 2015,” ujarnya. Rencananya rumah kontrakan tersebut akan ditinggali selama setahun dengan biaya kontrak senilai Rp 10 juta. Namun karena pembuatan vila tersendat, mereka memutuskan memperpanjang masa kontrak selama tiga bulan. “Ditambah dua bulan lagi, tapi ada kasus hilangnya Silke,” ucapnya. Sesuai keterangan Perbekel Desa Tajen, Braun Silke datang ke Banjar Kuta Bali, Desa Tajen, sekitar Februari 2016. Pemilik kontrakan itu juga mengatakan barangbarang rumah tangga yang ada di sebelah barat vila korban didatangkan dari Batam dan tiba di Banjar Kuta Bali sekitar lima bulan lalu. “Daniel pernah cerita sempat tinggal dengan Pak Rex di Batam,” katanya. Selain itu, Daniel pernah menyebutkan dirinya kenal dengan Braun Silke di Batam tahun 2012. Sampai kemarin, sejumlah pekerja masih tampak merampungkan pekerjaannya di vila milik korban. (kmb28)
Warung Global
Pengurus Koperasi Jangan Korup
KOPERASI didirikan untuk menyejahterakan anggotanya, sebagai alat demokrasi nasional, landasan dasar perekonomian bangsa dan memperkokoh perekonomian nasional. Pengurus koperasi mesti proaktif turun ke desa-desa mencari anggota baru dan berinisiatif mengembangkan bentuk usaha lainnya. Harapan ini disampaikan Gung Derah dalam acara Warung Global dengan topik “Tiga Kebijakan Reformasi Koperasi” di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Selasa (31/1) kemarin. Arya minta pengurus koperasi menyerahkan laporan pertanggungjawaban keuangan dengan jelas dan transparan. Pengurus yang menyalahgunakan keuangan agar diberikan sanksi tegas.
Dengan demikian koperasi bisa eksis, sehat dan anggotanya sejahtera. Menurut Febri, kini banyak masyarakat yang tertarik menabung dan menjadi anggota koperasi karena suku
bunga tabungan lebih tinggi dari pada bank dan jika mau pinjam uang prosesnya gampang. Hanya koperasi dan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) tidak dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sebelum masuk koperasi, Mastra mengharapkan masyarakat paham tentang perekonomian dan calon anggota. Sementara pengurus harus tahu teori berbisnis sehingga nantinya saat ditunjuk untuk mengelola koperasi mampu membawa kemajuan dan kesuksesan demi kesejahteraan anggota. Suardana sependapat kelancaran dan kemajuan koperasi tergantung pengelola dan nasabahnya. Hampir 90 persen kebangkrutan sebuah koperasi akibat pengelolan-
ya yang tidak profesional dan korup. Jika dalam RAT ditemukan indikasi tersebut, sebaiknya anggota meminta pertanggungjawaban pengurus koperasi, baik perdata maupun pidana. Sementara Vera berharap uang nasabah yang dikum-
pulkan oleh pengurus koperasi segera disetor ke kas dan tidak disalahgunakan. Keberadaan koperasi pasar perlu diperbanyak dan diberdayakan demi memacu pertumbuhan ekonomi pedagang, untuk memberikan pinjaman modal dengan bunga ringan. (arya)
15
Rabu Paing, 1 Februari 2017 Jadwal Pertandingan Liga Inggris Kamis (2/2) dini hari West Ham vs Man. United vs Stoke City vs
Man. City Hull City Everton
Liga Italia Kamis (2/2) dini hari Pescara vs
UCI COBA Pembalap Yamaha Valentino Rossi menjalani sesi uji coba pra-musim di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (31/1) kemarin.
Fiorentina
Piala Prancis Babak 32 Besar Kamis (2/2) dini hari Auxerre(II) vs St Etienne Angers SCO vs Caen Avranches(III) vs Fleury-Merogis(IV) CA Bastia(III) v s AS Nancy-Lorraine Chambly(III) v s Monaco Frejus(IV) vs Prix-les-Mezieres(V) Les Herbiers(III) vs En Avant de Guingamp Stade Rennes vs PSG Piala Italia Perempatfinal Kamis (2/2) dini hari AS Roma vs
Cesena(II)
Piala Raja Spanyol Semifinal 1 Kamis (2/2) dini hari Atletico Madrid vs
Barcelona
Jumat (3/2) dini hari Celta Vigo vs
Alaves
Hasil Pertandingan Liga Spanyol Las Palmas
Bali Post/ap
Yamaha Sembunyikan Sayapnya Sepang -
vs Valencia
3-1
1. Real Madrid 19 14 4 1 51-17 46 2. Barcelona 20 12 6 2 52-18 42 3. Sevilla 20 13 3 4 43-28 42 4. Atletico Madrid 20 10 6 4 34-16 36 5. Real Sociedad 20 11 2 7 31-28 35 6. Villarreal 20 9 7 4 28-14 34 7. Athletic Club 20 9 5 6 26-22 32 8. Celta Vigo 20 9 3 8 31-33 30 9. Espanyol 20 7 8 5 28-27 29 10. Eibar 20 8 5 7 28-29 29 11. Las Palmas 20 7 7 6 31-31 28 12. Alaves 20 5 9 6 17-20 24 13. Real Betis 2 0 6 5 9 21-31 23 14. Malaga 20 5 7 8 28-34 22 15. Valencia 19 5 4 10 29-36 19 16. Deportivo 20 4 7 9 25-32 19 17. Leganes 20 4 6 10 15-33 18 18. Sporting Gijon 20 3 4 13 20-39 13 19. Osasuna 20 1 7 12 21-43 10 20. Granada CF 20 1 7 12 16-44 10 Pencetak gol : 16 - Luis Suarez (Barcelona)
Larangan penggunaan sayap untuk balapan musim 2017 disambut sejumlah tim MotoGP pada sesi uji coba pra-musim di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (31/1) kemarin. Yamaha menyembunyikan sayap tersebut dengan rapi dalam motornya dan akan kembali dipakai pada Rabu ini. Pembalap Yamaha Valentino Rossi menyatakan motornya menggunakan sayap namun tersembunyi dengan rapi, baik di sisi kanan maupun kiri. Yamaha mengadopsi aturan terbaru yang melarang penggunaan sayap yang bentuknya menonjol keluar dari rangka motor dan tidak terintegrasi dengan bentuk keseluruhan motor. ‘’Mereka bilang bahwa saya tidak boleh membicarakan tentang sayap ini,’’ kata Rossi usai menjalani sesi uji coba di Sepang kemarin dengan menempati peringkat keempat. ‘’Tetapi secara jujur, sayap itu indah sekali. Saya suka. Tidak
memberi banyak pengaruh tapi itu indah. Jadi kami akan melanjutkan penggunaannya dan mencoba lagi besok,’’ katanya. Rekan setimnya, Maverick Vinales, yang berada di posisi kedua tercepat, serta pembalap penguji Katsuyuki Nakasuga dan Kouta Nozane juga menggunakan sayap pada motor YZR-M1. Lima pabrikan peserta MotoGP menggunakan piranti yang normal-normal saja saat uji coba di Sepang ini. Namun secara keseluruhan mereka masih bekerja keras mencari rancangan yang radikal menyusul pelarangan penggunaan sayap. Pembalap Ducati Jorge Loren-
zo mengalami banyak masalah di hari kedua uji coba pra-musim di Sepang. Pembalap Spanyol itu hanya menempati peringkat ke17 dari 27 pembalap yang turun di awal. Catatan waktu terbaik Lorenzo adalah 1,669 detik di belakang pembalap penguji dan mantan juara dunia Casey Stoner. Namun di sesi selanjutnya ia bisa lebih cepat lagi dan menempati posisi ke-8. ‘’Saya benar-benar lambat di awal dan selanjutnya membaik waktu saya sedikit demi sedikit serta mendekati puncak,’’ ungkap mantan pembalap Yamaha itu. Sayangnya, hujan keburu
Bali Post/ap
Penyerang Brazil Alexandre Pato.
nakan motor lama GP16. ‘’Saya melakukan banyak kesalahan saat pengereman. Di tengah tikungan, saya tidak terlalu banyak melakukan kesalahan. Tapi saat memacu motor, saya bisa lebih cepat dibandingkan Andrea,’’ tegas Lorenzo yang terus berdaptasi dengan motor Ducati. (kmb39/rtr)
Hasil Uji Coba Pra Musim di Sepang 1. Andrea Iannone 2. Maverick Vinales 3. Alvaro Bautista 4. Valentino Rossi 5. Johann Zarco 6. Hector Barbera 7. Andrea Dovizioso 8. Jorge Lorenzo 9. Jonas Folger 10.Marc Marquez
(Suzuki Ecstar) (Movistar Yamaha) (Aspar) (Movistar Yamaha) (Yamaha Tech 3) (Avintia Racing) (Ducati Team) (Ducati Team) (Yamaha Tech 3) (Repsol Honda)
1:59,452 1:59,858 2:0,218 2:0,254 2:0,343 2:0,352 2:0,441 2:0,484 2:0,495 2:0,531
Ranocchia Dipinjamkan ke Hull City
Pato Menuju Tiongkok
Beijing Alexandre Pato menjadi pemain papan atas terkini yang pindah ke Tiongkok. Penyerang asal Brazil itu bergabung dengan klub Tianjin Quanjin, Selasa (31/1) kemarin. Tianjin dilatih oleh mantan bek timnas Italia Fabio Cannavaro, yang bersama dengan Pato mengonfirmasi kesepakatan itu melalui media sosial. Tidak ada detail lanjutan yang diumumkan. Namun media setempat melaporkan kepindahan pemain Brazil itu bernilai 18 juta euro (19,3 juta dolar AS). Pato (27) bergabung dengan klub Spanyol Villarreal tahun lalu setelah menjalani masa peminjaman di Chelsea selama semusim dengan dua kali tampil saja. Musim ini Pato tampil 24 kali dan menghasilkan 6 gol. Di Tianjin, ia akan bekerja sama dengan gelandang asal Belgia Alex Witsel di tim yang baru promosi itu. Klub-klub Liga Tiongkok melakukan sejumlah pembelian pemain papan atas belakangan ini. Shanghai SIPG membeli gelandang Brazil Oscar dari Chelsea, dengan nilai 60 juta euro. Rival sekotanya Shanghai Shenhua merekrut penyerang Argentina Carlos Tevez dengan nilai yang dilaporkan sebesar 84 juta euro. Pato yang merupakan Pemain Muda Terbaik Eropa pada 2009, direkrut AC Milan sebelum ia merayakan ulang tahunnya ke-18 dengan nilai 26 juta euro. Namun, ia tidak pernah memaksimalkan potensinya. (kmb39/afp/ant)
turun saat tim mencoba langkah selanjutnya. Namun secara keseluruhan penampilan motor Desmosedici GP17 itu memuaskan dan cepat. Sesi uji coba kemarin juga diikuti rekan setim Lorenzo, Andrea Dovizioso, dengan menggunakan motor baru. Sementara Alvaro Bautista (Aspar) masih menggu-
Bali Post/rtr
SALAMAN - Gelandang Dimitri Payet (kanan) bersalaman dengan manajer West Ham United Slaven Bilic.
West Ham pun Tawarkan Pengganti Kaos Payet
London Setelah menjual Dimitri Payet ke Olympique Marseille dengan harga 25 juta pound, West Ham United, Selasa (31/1) kemarin menawarkan kepada para penggemarnya untuk menjual kembali kaos penyerang Prancis itu kepada pihak klub. ‘’Bawalah kembali kaos Payet Anda ke toko (resmi) klub mana pun dan Anda akan mendapatkan (kaos) pengganti yang baru dengan nilai 25 pound,’’ kata wakil presiden klub Liga Inggris itu Karen Brady melalui Twitter. Kaos-kaos lengan pendek West Ham untuk musim 2016/2017 tanpa nama pemain di bagian punggung biasanya bernilai 55 pound, namun saat ini sedang mengalami potongan harga di toko daring klub sehingga hanya bernilai 36,66 pound. Pemain internasional Prancis Payet yang tampil gemilang untuk negaranya pada Piala Eropa 2016, menjadi favorit para penggemar “The Hammers” setelah dia didatangkan dari Marseille pada 2015 dengan biaya transfer yang dilaporkan sebesar 10,7 juta pound. Hubungan manis itu retak
ketika dia mengatakan kepada klub London Timur tersebut bahwa dia tidak lagi mau bermain untuk mereka, dan ingin kembali ke Marseille pada bursa transfer saat ini. ‘’(Kepindahan ini) merupakan sesuatu yang saya inginkan. Itu sudah jelas sejak awal,’’ kata Payet kepada konferensi pers di Marseille, Selasa kemarin. ‘’Saya tidak merasa sangat nyaman di sini (London). Saya ingin menjadi bagian proyek ini hanya pada saat awal. Telah tiba masa ketika saya merindukan Prancis.’’ ‘’Hal itu terungkap karena saya mulai berjarak dengan West Ham beberapa waktu lalu. (Manajer) Slaven Bilic memiliki pandangannya. Saya berbicara kepada dia. Saya tidak ingin membicarakan hal ini pada saat ini, namun saya harus menjustifikasi sikap saya.’’ ‘’Saya perlu kembali ke Prancis ke Marseille - ini merupakan pilihan pribadi saya. Saya sangat gembira. Motivasi utama saya adalah untuk bermain sepak bola. Jika saya bermain untuk uang, saya akan berada di negara lain.’’
Salah seorang petinggi West Ham David Sullivan mengatakan bahwa rekan-rekan setim Payet menginginkan pemain Prancis itu pergi. ‘’Bagaimanapun kami (para pemilik klub) tidak ingin dia pergi, Anda tidak dapat menentang konsensus tim,’’ kata Sullivan kepada BBC, sambil menambahi bahwa Payet mengorbankan gajinya untuk Januari. ‘’Dia tidak lagi berbicara kepada siapa pun di skuad. Dia duduk di sudut ruangan saat makan siang dan dia mengisolasi dirinya sendiri. Sebelumnya dia begitu ceria, gembira, menjabat tangan setiap orang sebelum pertandingan.’’ ‘’Apakah itu adalah taktik atau sesuatu dalam kepalanya telah berubah.’’ ‘’Tim menginginkan dia hengkang, manajer (Bilic) -- dengan keengganan yang hebat -- menginginkan dia hengkang. Kami pikir hal ini mengikat tim dengan lebih baik.’’ Setelah start buruk di musim ini, West Ham memenangi dua pertandingan terakhirnya di Liga Inggris dan saat ini menghuni peringkat kesepuluh. (kmb39/ rtr/ant)
London Klub Liga Inggris Hull City, Selasa (31/1) kemarin merekrut bek Italia Andrea Ranocchia sebagai pemain pinjaman dari Inter Milan sampai akhir musim. Ranocchia, yang telah 21 kali memperkuat timnas Italia, akan membantu mengatasi masalah di pertahanan Hull yang tidak memiliki banyak opsi setelah bek andalannya Curtis Davies mengalami cedera otot paha belakang saat timnya dikalahkan 1-4 oleh Fulhan di Piala FA. Ranocchia (28) telah sembilan kali bermain untuk Inter musim ini, dan tidak menjadi pilihan utama pelatih baru Stefano Pioli. Sang pemain bertahan itu akan dapat dimainkan oleh tim barunya saat Hull bertandang ke markas tim peringkat keenam Manchester United, Kamis dini hari. Ranocchia kini hanya menunggu izin kerja saja di Inggris. Hull menghuni peringkat kedua dari bawah di klasemen Liga Utama Inggris tertinggal dua angka dari zona aman setelah 22 pertandingan. Sementara itu penyerang Paris St Germain Jese Rodriguez memilih bergabung dengan klub lamanya, Las Palmas, di Liga Spanyol sebagai pemain pinjaman sampai akhir musim.
Pemain 23 tahun itu, yang diinginkan oleh klub Liga Inggris Middlesbrough dan sejumlah klub lain di Eropa, memutuskan masa depannya ada di Liga Spanyol, hanya enam bulan setelah bergabung dengan PSG dari Real Madrid dengan biaya transfer sebesar 25 juta euro. ‘’Jese Rodriguez akan bermain sebagai pemain pinjaman di Las Palmas sampai 30 Juni 2017. Harapan spesifik sang pemain adalah mengenakan kostum warna kuning yang merupakan hal krusial untuk menyelesaikan kesepakatan dengan Paris St Germain,’’ kata Las Palmas dalam pernyataannya, Selasa kemarin. Presiden klub Miguel Angel Ramirez mengatakan sang pemain mengalami pemangkasan gaji yang signifikan untuk bergabung dengan Las Palmas, yang saat ini menghuni peringkat ke-11 di klasemen Liga Spanyol. ‘’Jese kehilangan banyak uang namun dia memilih untuk bertahan dalam seragam Las Palmas,’’ ucapnya kepada situs resmi klub. Jese mencatatkan sembilan penampilan di Liga Prancis untuk PSG, di mana ia hanya satu kali menjadi pemain inti. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/net
Klub Inggris Hull City meminjam Andrea Ranocchia dari Inter Milan.
OLAHRAGA
16
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Piala Presiden Siap Digelar Jakarta (Bali Post) -
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan lima klub yang menjadi tuan rumah Piala Presiden 2017 siap menyelenggarakan turnamen pra-musim tersebut. ‘’Semuanya sudah siap, termasuk stadion dan hotel. Khusus pembukaan di Sleman, PSSI akan mengambil alih penyelenggaraan karena rencananya dihadiri Presiden Joko Widodo,’’ ujar Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2017 Iwan Budianto di Jakarta, Selasa (31/1) kemarin.
Asmawi Bonar
Bali Post/022
Wasit Nasional Taekwondo Asmawi Diskors
Denpasar (Bali Post) Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali resmi menskors wasit nasional kyorugi (laga) asal Denpasar Asmawi Bonar selama tiga tahun. Bahkan, Pengprov TI telah melaporkan kepada PB TI agar yang bersangkutan tidak diperkenankan lagi memimpin dalam berbagai turnamen. Ketua Pengprov TI Bali Lan Ananda di Sekretariat Pengprov TI, Selasa (31/1) kemarin menegaskan, skorsing yang diberikan kepada Asmawi, karena dianggap menghadiri rapat yang dihelat KONI Denpasar terkait rencana penyelenggaraan Piala Wali Kota. ‘’Padahal, segala kegiatan TI Denpasar telah dibekukan. Yang kami khawatirkan, jangan sampai mereka menerima dana pelaksanaan Piala Wali Kota. Kan sayang dananya salah sasaran dan tidak tepat guna,’’ beber Lan Ananda. Selain Asmawi, sejumlah atlet, ofisial dan wasit lain juga terkena skorsing yang bervariasi yakni dua tahun atau tiga tahun. Lan Ananda menegaskan, skorsing terhadap atlet dan ofisial atau orangtua atlet, dijatuhkan ketika mereka mengikuti kejuaraan di Malaysia. ‘’Peraturan di tubuh TI ini jelas, tiap kali dojang mengirim atletnya, harus mendapatkan rekomendasi dari Pengprov TI,’’ tandasnya. Menurutnya, para orangtua atlet memahami aturan TI, dalam mengirimkan atletnya. Apalagi, kapasitas mereka sebagai ofisial. ‘’Jadi, status mereka ini ofisial tim, dan kebetulan para wali murid atlet. Sanksi ini diberikan karena mereka terlibat dalam ofisial tim,’’ tuturnya. Ditemui terpisah, Asmasi Bonar menegaskan, dirinya sudah merasa bakal kena sasaran tembak skorsing, sebab rekan-rekannya telah mendahului. Dikisahkan, dirinya menghadiri rapat KONI Denpasar, karena ada undangan terkait rencana Piala Wali Kota. ‘’Kami diundang KONI Denpasar masak tidak boleh datang, kami kan menghormati pihak pengundang,’’ kilahnya. Asmawi menegaskan, pada pelantikan KONI Denpasar di Lumintang, Senin (30/1) lalu, dirinya hadir bersama Ketua Umum AA Putu Suryawan Wiranatha dan Handoko. ‘’Kami menghormati undangan dan datang, sedangkan caretaker Ketua Umum TI Denpasar kan tak menghadiri pelantikan. Saya kurang tahu apakah caretaker diundang atau tidak saya kurang tahu. Namun, saya tegaskan saya masih setia pada Ketua Umum TI Denpasar AA Putu Suryawan,’’ ucapnya. (022)
Adapun lima stadion berbeda ditunjuk sebagai tuan rumah yaitu Stadion Maguwoharjo, Sleman; Stadion Kanjuruhan, Malang; Stadion Jalak Harupat, Bandung, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali; dan Stadion Gelora Bangkalan, Madura. Pembukaan diadakan di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Sabtu (4/2) dan penutupan diselenggarakan di Stadion Pakansari,
Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (12/3). Iwan yang juga menjabat Kepala Staf Ketua Umum PSSI tersebut menuturkan, setiap tuan rumah akan mendapatkan subsidi sebesar Rp 800 juta yang digunakan untuk menjamu tiga tim lainnya di grup. ‘’Selain itu ada biaya transportasi kepada tim-tim peserta Piala Presiden 2017 selain tuan rumah masing-masing Rp 100 juta. Khusus untuk
Jakarta (Bali Post) Indra Sjafri resmi melatih tim nasional usia 19 tahun ke bawah setelah menandatangani kontrak berdurasi satu tahun yang disodorkan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Penandatanganan ini dilakukan di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (31/1) kemarin, disaksikan oleh Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi. ‘’Kontrak akan diperpanjang ditinjau setiap tahun. Targetnya adalah membawa tim nasional juara Piala AFF U-19 pada bulan September 2017,’’ tutur Edy. Edy, yang juga menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), menginginkan tim nasional usia muda menjadi yang terunggul di Asia Tenggara. Ia bahkan tidak mau melihat tim nasional menang dengan skor tipis melawan negara kuat di ASEAN, seperti Thailand. ‘’Saya berharap nanti skor kemenangan kita bisa berselisih tiga ke atas. Jangan mau kalah karena kita punya 250 juta penduduk, sementara penduduk Thailand hanya sekitar 64 juta orang,’’ kata Edy. Target ini ditanggapi dengan optimistis oleh Indra Sjafri. Pria yang sebelumnya melatih Bali United ini mengatakan hal itu realistis. ‘’Saya tentu berani, tetapi harus terlebih dahulu mengetahui kekuatan lawan. Oleh karena itu setelah ini saya akan langsung berkoordinasi dengan Direktur Teknik Tim Nasional PSSI Danurwindo untuk meminta data pemain yang akan dipanggil dan data kekuatan lawan. Kami akan bekerja sama membentuk tim nasional U-19,’’ tutur Indra. Indra Sjafri sendiri merupakan pelatih yang pernah membawa tim nasional U-19 Indonesia menjadi juara di Piala AFF U-19 pada tahun 2013. Setelah kembali ditunjuk menjadi pelatih timnas U-19, dia ditargetkan membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 pada September 2017 dan lolos dari di Kualifikasi Piala Asia 2018 pada November 2017. (ant)
Jakarta (Bali Post) Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) menargetkan dua emas di pesta olahraga multicabang Asia Tenggara SEA Games Kuala Lumpur, Malaysia, 19-31 Agustus 2017. ‘’Jika bisa dua emas kita dapat, kami optimistis karena materi pemain kita lebih baik dari negara lain, walau negara-negara Asia Tenggara sudah mulai kuat,’’ kata Ketua Umum PP Pelti Wibowo Suseno Wirjawan, Jakarta, Selasa (31/1) kemarin. Dua target emas tersebut dibebankan federasi pada sektor putra, namun tidak menutup kemungkinan Indonesia bisa mencuri tambahan emas di sektor putri. ‘’Target tersebut memang kita bebankan di sektor putra, namun kami harap putri bisa mencuri emas juga, sehingga kita bisa mendapat tiga emas, namun kita lihat lagi nanti,’’ ujar Wirjawan. Untuk persiapan SEA Games sendiri, Wirjawan menyebut petenis Tanah Air sedang berada di titik puncaknya, namun pihak federasi mengaku agak sedikit waswas karena beberapa nama yang akan diturunkan sedang melakukan uji coba di luar negeri. ‘’Persiapan sudah bagus, sekarang kami tinggal kawal saja agar jangan sampai cedera, karena seperti Christopher Rungkat sedang uji coba di Amerika saat ini, sektor perempuan juga akan menyusul dan tim Davis sedang di Filipina,’’ ucapnya. Selepas uji coba di luar negeri, atlet-atlet pelatnas tenis akan diikutsertakan di turnamen internasional Combiphar Tennis Open 4-26 Februari 2017 mendatang di Jakarta. Setelah itu, beberapa petenis tanah air akan kembali menjalani pemusatan latihan di Indonesia dan uji coba lainnya. Terkait dengan proses renovasi kompleks olahraga Senayan, Jakarta, yang kerap menjadi lokasi Pelatnas, Wirjawan mengaku tidak kesulitan mencari alternatif lokasi lainnya. ‘’Tidak ada masalah sama sekali, saat ini kami pusatkan latihan Pelatnas di Ragunan, namun bisa juga nanti di Hilton, tidak masalah, masih banyak opsi lapangannya,’’ tuturnya menambahkan. (ant)
Pelatih Indra Sjafri, Selasa (31/1) kemarin resmi menangani Tim Nasional U-19.
Musprov PBVSI Putra Tresna Geser Kundalini Bali 19 Februari
(sekum TI Denpasar) (wasit nasional) (wasit nasional) (wasit daerah) (atlet) (atlet) (atlet) (atlet) (atlet) (atlet) (atlet) (pelatih) (ofisial) (ofisial) (ofisial) (ofisial)
Petenis Putra Indonesia Ditargetkan Raih Dua Emas
Tim yang dinyatakan lolos ke delapan besar adalah juara grup ditambah tiga tim runner-up terbaik yang selanjutnya bertarung sampai final. Pada babak delapan besar dan final, pertandingan akan dilaksanakan dalam format laga tunggal (single match), sementara semifinal dihelat dalam skema kandang-tandang. Khusus untuk perempatfinal, stadion tempat penyelenggaraan pertandingan ditentukan kemudian. Juara Piala Presiden 2017 nantinya menerima hadiah sebesar Rp 3 miliar, peringkat kedua mendapat Rp 2 miliar, peringkat ketiga Rp 1 miliar, dan peringkat keempat Rp 500 juta. (ant)
Indra Sjafri Resmi Tangani Timnas U-19
Mereka yang Terkena Skorsing 1. Kornelis Ratu 2. Asmawi Bonar 3. Handoko 4. Shita Valentina 5. Kadek Nia Ananda Suryandari 6. Putu Bagus Paramanda 7. K. Mira Adelia P 8. Wayan Divayana Ranendra Putra 9. Gusti Lanang Agung Saputra 10. Putu Oka Mahendra 11. Julianto Putu Oka Saputra 12, Tody Irawan 13. Gusti Lanang Gede Sudiana 14. Putu Ngurah Eka Putra Wibawa 15. Made Adnyana 16. Lesmana Putra
Persipura Jayapura dan Perseru Serui, jumlahnya lebih sekitar 25 persen karena jaraknya lebih jauh,’’ tutur Iwan. Sebanyak 20 klub yang berpartisipasi di Piala Presiden 2017 dibagi dalam lima grup. Grup 1, dimainkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, dihuni oleh PSS Sleman sebagai tuan rumah, Mitra Kukar, Persegres Gresik dan Persipura Jayapura.
Grup 2, yang dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan, Malang, diisi Arema FC, Bhayangkara FC, Persija Jakarta, dan PS TNI. Grup 3 yang ditandingkan di Stadion Jalak Harupat, Bandung, diikuti oleh Persib Bandung, PSM Makassar, Persiba Balikpapan, dan Persela Lamongan. Grup 4 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, dihuni oleh Bali United, Sriwijaya FC, Pusamania Borneo, dan Barito Putra. Grup 5 dilaksanakan di Stadion Gelora Bangka lan, Madura, beranggotakan Madura United, Semen Padang, Perseru Serui, dan PSCS Cilacap.
Bali Post/022
A.A. Bagus Ngurah Agung
Denpasar (Bali Post) Musprov PBVSI Bali bakal digelar di Sanur pada Minggu (19/2) mendatang guna memilih Ketua Umum Pengprov PBVSI Bali masa bakti 2017-2021 mendatang. Binpres Pengprov PBVSI Bali Nyoman Sudiantarayana di Denpasar, Selasa (31/1) kemarin, menegaskan PBVSI Bali di bawah pimpinan AA Bagus Ngurah Agung terpilih pada Musprov PBVSI Bali, yang diselenggarakan pada Januari 2013. Sedangkan pelantikan pengurus pada Maret 2013. ‘’Jadi, organisasi PBVSI Bali ini bukan lama habis masa kepengurusannya, tetapi baru berakhir sejak dilantik yakni Maret yang akan datang, sehingga masa kepengurusannya genap empat tahun,’’ papar pria yang akrab disapa Mangkok ini. Dijelaskannya, masa kepengurusan Pengprov PBVSI belum kedaluwarsa. Mangkok mengakui memang banyak pihak yang kurang memahami organisasi PBVSI, bahkan mengira masa kepengurusan telah berakhir 2016 lalu. ‘’Jadi, salah kaprah kalau PBVSI ini dianggap telah berakhir tahun lalu,’’ tegas Mangkok. (022)
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Federasi Senam Asia
Jakarta (Bali Post) Indonesia dalam hal ini Pengurus Besar Persatuan Senam Seluruh Indonesia (PB Persani) bakal menjadi tuan rumah pertemuan federasi senam se-Asia atau Executive and Technical Committe Meetings Asian Gymnastic di Hotel Fairmont, Jakarta, 2-5 Februari 2017. Ketua Umum PB Persani Ilya Avianti di Jakarta, Selasa (31/1) kemarin mengatakan pada pertemuan bergengsi menjelang pelaksanaan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang ini sedikitnya ada 27 peserta dari 17 negara yang dipastikan berpartisipasi pada pertemuan ini. “Morinari Watanabe (President of Federation International de Gymnastique (FIG) juga akan hadir pada pertemuan nanti selain tamu VIP lainnya seperti President of Asian Gymnastic Union (AGU) A. Rahman Al-Shathri,” katanya dalam keterangan tertulis . Khusus untuk peserta, Ilya
Avianti menjelaskan yang sudah memastikan diri bakal hadir adalah Qatar, Tiongkok, Uzbekistan, Kuwait, Thailand, Jepang, Nepal, Malaysia, Pakistan, Filipina, Iran, Tunisia, Malaysia, Taiwan, Kazakhstan dan Vietnam. Ilya menjelaskan ada beberapa agenda yang bakal dibahas meliputi disiplin senam mulai dari artistik putra dan putri, aerobik, rhytmik, trampoline, akrobatik hingga gymnastic for all. Selain juga membahas masalah training center untuk women artistic gymnastic (WAG), man artistic gymnastic (MAG) dan aerobic. Dalam pertemuan ini PB Persani juga mengundang perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), KONI hingga KOI. Dalam kesempatan ini juga akan dilakukan pertemuan antara Presiden AGU dengan Presiden INASGOG Erick Thohir. PB Persani menilai dengan terpilihnya Indonesia menjadi lokasi pertemuan tingkat Asia
ini akan dijadikan tonggak peningkatan prestasi atlet Indonesia terutama untuk level internasional. Untuk itu training center bagi atlet bakal digiatkan menyusul banyaknya agenda yang bakal diikuti. “Kami sudah melakukan training center di Yordania. Ini kami lakukan selain untuk meningkatkan prestasi atlet juga untuk meningkatkan hubungan dengan negara lain dan saling bersinergi. Mulai saat ini kita juga gencar mensosialisasikan gymnastic for all atau senam untuk semua lapisan masyarakat,” kata Ilya menegaskan. Sesuai dengan rencana sosialisasi dengan tajuk “Sehat Bersama Persani” yang pelaksanaannya bersamaan dengan Car Free Day, Minggu (5/2) juga dihadiri oleh Presiden FIG. Untuk mensukseskan kegiatan ini pihak Persani juga menggandeng klub senam dan beragam komunitas lainnya seperti Zumba, poco-poco hingga aerobik. (ant)
Denpasar (Bali Post)Kesebelasan Putra Tresna sukses menekuk lawannya, Kundalini, dengan skor 6-1 (3-0) dalam lanjutan turnamen Piala Wali Kota di Lapangan Kompyang Sujana, Selasa (31/1) kemarin. Atas hasil ini, Putra Tresna menggeser Kundalini naik satu strip dari posisi ketiga, naik ke urutan kedua. Sebaliknya Kundalini turun dari posisi kedua ke peringkat ketiga. Gol pembuka kemenangan Putra Tresna lahir dari titikputih yang dieksekusi sang algojo AAN Surya Negara, ketika pertandingan yang dipimpin wasit Joni Parera baru bergulir empat menit. Pemain yang akrab dipanggil Wah Ole ini kembali mengeksekusi penalti di menit ke-82, dan kembali mengoyak gawang Kundalini yang dijaga Casala Pratama. Empat gol lainnya tercipta lewat aksi solo run Agung Widnyana di menit ke-36, kemudian tendangan Putu Esha di menit ke-43 dari jarak jauh, lagi-lagi menggetarkan jala Casala. Tandukan Putu Esha di menit ke-77 menuntaskan tendangan bebas Yogi, kembali memperdaya kiper Casala. Satu gol lagi sepakan kaki kiri Aditya di menit ke-89 menjebol gawang Casala. Kundalini mampu mempertipis kekalahan lewat tendan-
gan spekulasi Agung teguh di menit ke-68. Tendangan Agung Teguh menyusur tanah, berupaya dihadang laju bola oleh kiper Putra Tresna Dewa Dodek Krisna, dengan kaki kanannya, namun laju bola meluncur deras ke gawang. Pelatih Putra Tresna Made Juliana mengomentari gol itu sebenarnya tak perlu terjadi, karena kiper berupaya menangkap bola dengan tangan, tetapi membatalkannya. ‘’Maklum, Dewa Dodek ini posisinya bek, dia terpaksa menjadi penjaga gawang, karena dua kiper Indra dan Kadek Sujana absen,’’ tuturnya. Juliana meyakini kemenangan asuhannya berkat mengikuti instruksi pelatih, dengan menerapkan umpan panjang (long-pass). ‘’Kami menerapkan strategi long-pass mengingat lapangan becek dan tergenang air,’’ kilah Juliana. Pada bagian lain, pelatih Kundalini Arif Rizal mengakui kondisi lapangan membuat asuhannya tak bisa mengembangkan permainan maupun mengeluarkan teknik terbaiknya. ‘’Tiap kali bertanding di lapangan becek, tim kami langganan kalah,’’ sebut Arif. Kundalini bermain dengan 10 pemain, sejak menit ke-75 karena seorang pemainnya Rizal diusir wasit Joni karena akumulasi kartu kuning. (022)
Bali Post/wan
BEREBUT BOLA - Pemain Putra Tresna berebut bola dengan pemain Kundalini dalam pertandingan Piala Wali Kota di Lapangan Kompyang Sujana, Selasa (31/1) kemarin.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Paing, 1 Februari 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Dicari(1).Mgr Prduksi bs Menangani 200 Krywan ke atas (2).Tng Harian.Hub CV.Bali Treasures.T.(0361)978637
B.BP.004.01.17.0002710
Dicari Sopir Berpengalaman untuk Toko Mebel 08123672614
B.BP.001.01.17.0002748
*Dibutuhkan Sgr Staff Kantor dan SPG Hub.0361-8499337
B.BP.166.01.17.0002803
Dbthkn Elektrician Brpenglman & Supervisor.Kirim Lamaran ke Email:hrd@seasafaricruises.com
B.BP.001.01.17.0002715
!Dbthkan Sgr Driver Pria.Kirim CV ke The Amasya Villas Jl.Kayu Aya 88X Seminyak Ph.0361731601
B.BP.166.01.17.0002801
!Dcr Sgr Front Office Staff utk Hotel diPetitenget Tlp 4739411 E: tamanrosanihotel@gmail.Com
B.BP.166.01.17.0002802
*Dcr Bartender,Cashier,Lamaran ke Puri Bali Indah Restaurant, Jl.Melasti 17 Legian Tlp. 0361-751644-08123802169
B.BP.001.01.17.0002733
Bth Driver SIM A,Lok:Jimbaran (u/Bakery)Hub:0812 3990 3176
Dibthkan Sales&Adm utk Perush B.BP.004.01.17.0002667 Teknik.Min.SMK,Walk in Intrv Bth Kary/i Pddkn SMA/SMK u/Adm Rabu,01Feb’17.Krm CV & Serabutan,krm Lmrn Jl.P.Moyo inti.total.solusi@gmail.com / 678 Dps Telp:0361-729101 WA:08884808111 B.BP.004.01.17.0002768
B.BP.001.01.17.0002736
CV.Bali Anugrah membutuhkan Pengawas lapangan Civil.Krm CV ke: bali.anugrah69@gmail.com Hub.087860216392
Dcr Krywn/Sopir u/Tk.mebel.Hub 081238961963/WR.Supratman 90
B.BP.001.01.17.0002731
B.BP.001.01.17.0002741
Dcr Marketing Bisa Bhs.Inggris CV ke: sutoyo27c@gmail.com
B.BP.001.01.17.0002766
Dcr PRT Tidur Dalam Gaji 1,2Jt Hub:081236061394
Cr Pria/Wnt bs Komp u/Adm Sklh Hb.081338744388,087861722648 Dcr Kasir,Waiter/ss,Cook,Sauce Bar, QC, Steward u/Resto diRenon Hub:081916420095
Dcr Staf Warung Catering Gaji 1,5-2Jt TglDlm,SMS:08123807672
Dicari Tukang Masak Sgr Hub.08113892009
B.BP.001.01.17.0002765
B.BP.001.01.17.0002645
B.BP.821.01.17.0002570
Dcr Tenaga Kerja bagian Cook, Pria/Wanita.Lamaran ke Rosani Hotel Jl.Melasti Gg.Lebak Bene Kuta 0361761042,082147231199
B.BP.001.01.17.0002637
B.BP.001.01.17.0002764
B.BP.001.01.17.0002732
Dcr PRT u/Villa Jl.Kesambi Gg. Kesambi Indah 22,081337542061
Dcr Krywn u/Laundry Canggu Lmr Krm:Office Jl.Babakan88 Canggu E:mutiatrattoria@hotmail.com B.BP.001.01.17.0002650
Dibutuhkan Tenaga Cuci Mobil di DK2 Autocare. Hub:081247393139 B.BP.821.01.17.0002709
Dcr Waiter,Waitress,Tkng Cuci Prng Hub:Jl.Ry Kuta Blok:D104 No Tlp:087882255690 Secepatnya
B.BP.001.01.17.0002789
B.BP.001.01.17.0002779
Dcr Teknisi,Adm,Sales Gj+Bns +Komisi+BPJS Lam PT.PMA Bedahulu XVII/7 Dps
Dcr Penjahit u/Garment Jl.Tang kuban Perahu 107,085738838639
B.BP.156.01.17.0002659
Dcr Waiter/waitress.Ari Putri Hotel.Jl Cemara Br.Semawang Sanur.08976778714
B.BP.001.01.17.0002790
Dcr Staf Therapist&Hairdresser B.BP.004.01.17.0002743 u/Salon di Pererenan.Krm CV ke Dcr terapist pria/wanita kirim estheticdayspa79@gmail.com Dicari Tng Cuci Mobil dpt Mkn Dcr Tkg Potong+Patrun Garment Hp.0811399130/085737624947 Hub:082340306444(SMS)Batubulan Jl.Patih Nambi 7A,085103008088 CV: Oops Spa Ubud,087862227781 B.BP.001.01.17.0002647
B.BP.001.01.17.0002672
B.BP.001.01.17.0002769
Dibutuhkan segera SPG Stark Beer Hub:087887621998
B.BP.001.01.17.0002787
Dicari Pria Bagian Sales SIM C S1, Bahasa Inggris.CV Email ke info@daitoprinting.com Hub. Daito Printing 0361231111(Tri)
B.BP.001.01.17.0002679
Dicari Sales Pengalaman,bisa Com,Bhs Inggris,punya Mtr,Gaji Komisi,BPJS,Tunj.Mtr,CV Email ke:irwan@kristalbali.com B.BP.154.01.17.0002792
Dicr Supir Keluarga,Antar Jemput Anak Sekolah Umur Max. 25Th Hub.085106003557
B.BP.001.01.17.0002735
Distributor Nestle cr Salesman & Supervisor Horeka L/P,Helper pengiriman/perawatan/gudang Lk-25 th CV/Lamaran 08175235999
B.BP.001.01.17.0002604
English Speaking Driver Single Hub:081338308239 Stay Dps Area
B.BP.001.01.17.0002738
Karyawati min.SMA 081338251999 SMA,Max.25,Penampilan Menarik
B.BP.001.01.17.0002149
Sales Acc HP,Gaji+Komisi,Hub: PT.Vivan Cab.Bali 081237763718
B.BP.001.01.17.0002652
Staf Restauran Lulusan Tataboga,Domisili Dps CV Kirim ke Jl.Patimura No.67 Dps
B.BP.001.01.17.0002686
Dicr Tkg Potong/Patrun dan SPG Ymh Bisma Dicr 1.Mekanik, Hub:081353332157 2.Supir SIM B1 Hub.T.Umar 142 Dps
B.BP.821.01.17.0002424
B.BP.004.01.17.0002756
B.BP.001.01.17.0002644
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post BMW
!!!BU BMW X5 Thn’2005 Warna Hitam Hub:081934370097
B.BP.001.01.17.0002788
MERCEDEZ
Mercy E250 CGI Thn 2010 Hitam AsBali,yg srius H.081238705299 B.BP.001.01.17.0002755
HONDA
CRV 2.4cc’2008 Abu2 AsliBali Smst Br,Ori Skali,085100408809
SUZUKI
TOYOTA
Avanza G’12 Silver Kond.Orisinil Luar dalam T.08123953664
APV GX’2011 Slvr AsBali Tg1 Brg Gres 113Ng,081999400809BUC
B.BP.001.01.17.0002786
R3 GL Pth’14/15 Tgn1 Full Ori A/T,085218685533-0817870267
B.BP.001.01.17.0002745
Djl Rmh Daerah Elite Renon Bth Pembeli Serius Owner Pindah Kluar Daerah HrgNg,081339357512
Tnh kav Jl.Paving+Got 7M, Hrg Rp.110Jt/Are Gunaksa, Klungkung H.081246167636
B.BP.001.01.17.0002800
B.BP.141.01.17.0002796
Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 140Jt/A Bs Kredit 087862450004
BUC Rmh mungil(3KT)Sedap Malam dkt Sanur 600Jt,081339003366
B.BP.001.01.17.0002666
B.BP.001.01.17.0002804
Tanah 71m2,Green Kori Ubung 300jt Pemilik 081999341824
B.BP.001.01.17.0002750
Tanah Dijual/Lands for Sale 50Are Bedugul/Gobleg/Lake View /Contact:0821-4643-9459/Desak
KOST Over Kontrak Kos2an 2Are/2Ruko 5KmrTdr,Gn.Andakasa Cempaka 1A Pnmparan Pd.Smbian081805307706
B.BP.141.01.17.0002776
B.BP.001.01.17.0002506
*19A Sayan Ubud TpSungai 4A GatBIRO JASA Tnh 10H Desa MertakKuta Lombok su Brt 7A TrsAyung,0811395806 Siap DiGaji 750Rb/Bln Urus Lap Full view Pantai,H.08123742662 All New Civic 1.8 Fd.1 Th’2009 B.BP.001.01.17.0002746 B.BP.001.01.17.0002797 B.BP.164.01.17.0002785 Keu&Pajak Bln/Th.H:08113893027 Silver Matik H.081237870367 *****OTO 89///0811398989****** Djl Tnh 49A&50A daerah Bedugul B.BP.001.01.17.0002753 B.BP.164.01.17.0002781 B.BP.001.01.17.0002772 Bali Hrg Nego Hub.082191905090 DISEWAKAN RUMAH *Fj.Cruiser full Spec’13 Hitam CRV Th’2013 Putih 350Jt Nego B.BP.001.01.17.0002754 RUPA-RUPA B.BP.001.01.17.0002419 DIJUAL MOTOR *Land Cruiser ZX CBU’10 Silver Rmh Mnmlis LT182m2 Tkd Badung KM 15 Ribu Hub.081 139 2894 Tnh 1A,siap bgn,Keboiwa utr, Rmh Br 2Lt 3KT,2KM,Grsi Jl.Tang*Atasi Rmh Bcor Dak dinding, YAMAHA XII Perum Graha Mangkalan No.5 B.BP.154.01.17.0002793 *Mercy SLK 200 AMG’2012 Hitam* 400jt Nego,081338658888 BU kuban Perahu Pdg Asri IV/14 Talang H.Jimi 081353068751 Grnsi *Lexus RX 350 Japan’2009 Hitam Yamaha XS650cc Th’78 “Perfect B.BP.005.01.17.0002654 081246366666-081999090009 835Jt Pemilik 081999341824 NISSAN B.BP.001.01.17.0002778 DIJUAL TANAH Condition” Hub:0895320903652 B.BP.001.01.17.0002675 Tnh 2A/4A di Gg Nuri Tukad Balian *CRZ Hybrid New Model’16 Putih B.BP.001.01.17.0002751 Grand Livina’14 AT HWS XV 1.5 B.BP.001.01.17.0002759 Ahli Atasi Rmh Bocor Grns 1s/d JL Tnh Strgs 200m2 Komp.Prm Renon Dps SHM/082147038579 DISEWAKAN RUKO Putih AsDK,085100421453 TT/Krd *Hardtop ful orginal’82 Coklat SINGARAJA 5Th Hub.AhliBocor:082236685156 B.BP.101.01.17.0002683 Koprtis Jl.Gustiwa I/08123979657 *Pajero 4x2 Dakar’2012 Hitam** B.BP.164.01.17.0002783 B.BP.001.01.17.0002799 B.BP.001.01.17.0002737 3unit Ruko di Sesetan No.200A, Rumah Type 85/150 DIJUAL RUMAH Jual Tanah Pinggir JlRaya Luas *Swift GX New Th’2013 Putih*** Jual Tanah 2 Are P.Bungin Gg X-Trail 2.5XT Silver 2009Mulus SHM/IMB Jl.Nusa Indah II/2 Brt 5,5Are Dilabuanbajo Harga330Jt LT 300m2 LB 200m2 Pegok-Densel Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Rumah+Toko Lantai 2 Luas 6.05 FullAudio 165Jt H.082236171388 ***Bisa Kredit Bunga Murah**** Penamparan bs Tkr,085100856999 Kantor Samsat Sgr,081805307706 IX Dps TP HP:081338935699 Semuanya Hp.082145252933 081246366666-081999090009 Talang,Dll(Daris)085102796346 B.BP.001.01.17.0002798
B.BP.164.01.17.0002782
B.BP.004.01.17.0002770
PELUANG BISNIS
KURSUS
DICARI MOBIL *Dcr Mbl Sgl Merk,Trma OverKrd Anda Telp Km Dtng,082146321008
Rmh Baru/Villa 83/80m2 SHM 3KT AC Lgkp Mebeljati Jl.Raya Hotmix 50cm Mls Tngh Kota sgt Tenang Lgs msk Perumnas MM yg Betul2 Serius Hub.082340488963
B.BP.141.01.17.0002775
B.BP.141.01.17.0002780
DIJUAL MOTOR
SERVICE
B.BP.001.01.17.0002752
SERVICE
B.BP.001.01.17.0002577
BENGKEL LAS Free
B.BP.001.01.17.0002676
B.BP.001.01.17.0002777
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
B.BP.001.01.17.0002578
KEHILANGAN Hlg BPKB Mbl DK 1047 GT AN Yossy Arnanta Hub.085102848686 B.BP.167.01.17.0002774
Hlg BPKB Mtr DK 7279 GH AN Ni Md Sukmadewi Hub.085102848686 B.BP.167.01.17.0002773
PENGUMUMAN Diumumkan Bhw CV Karya Cipta Desain,Jl.Gurami No71 Budeng, Kecjembrana,BaliANIMadeDharma Suta Dgn Akta Pendirian No34 Oleh Notaris I Made Wijaya dan Akta Perubahan No.05 Tgl 5 Nov 2014 Oleh Notaris I Gst Ngurah Dharma Atmaja Telah Dibubarkan
B.BP.159.01.17.0002749
BENGKEL LAS
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA
SALON
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
DIJUAL MOBIL
C 0000051 bkl
SERVICE
AC FOTOCOPY TOUR DIJUAL MOBIL
SERVICE
AC ALUMINIUM
SERVICE DIJUAL MOBIL
EKONOMI
18
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Presiden Minta Sederhanakan Program Prioritas Bogor (Bali Post) Presiden Joko Widodo meminta kementerian dan lembaga dapat menyederhanakan pelaksanaan program-program prioritas. ‘’Saya minta sederhanakan proses yang rumit-rumit dan bertele-tele yang bersifat administrasif. Bangun modifikasi yang bersifat lintas kementerian dan lembaga,’’ pinta Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas (ratas) Perencanaan dan Penganggaran Optimalisasi Pembangunan Nasional di Istana Bogor, Selasa (31/1) kemarin.
Bali Post/ant
TOL CIAWI - Pembangunan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) di kawasan Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Proyek Tol Primadona Baru, Banyak Swasta Ingin Terlibat
Jakarta (Bali Post) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengakui dalam beberapa tahun terakhir banyak swasta dan BUMN mengajukan diri membangun proyekproyek prakarsa tol baru di Indonesia. Terutama proyek di Jabodetabek dan daerah-daerah lainnya di Pulau Jawa. “Ya banyak. Mereka umumnya menginginkan proyek kerja sama di luar proyek yang diajukan pemerintah (unsolicited project),” kata Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto di Jakarta, Selasa (31/1) kemarin. Arie menjelaskan, pembangunan infrastruktur khususnya Jalan Tol saat ini seakan menjadi primadona tersendiri, karena pemerintah menyiapkan sejumlah terobosan untuk mengatasi berbagai kendala selama ini. “Untuk lahan kan sesuai regulasi ditanggung pemerintah, tetapi ketika dana sudah habis untuk pembebasan, maka BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) bisa menalangi terlebih dulu dan seterusnya,” katanya. Ditanya ruas mana saja yang diminati investor, Arie memberikan contoh. Di Jabodetabek juga banyak yang berminat, termasuk Bandung ke arah utara dan di Bali. “Intinya mereka baru memasukkan minatnya dan tentu saja semua itu harus dilengkapi, misalnya trase yang diinginkan dan seterusnya. Prinsipnya pemerintah tetap transparan. Nanti ada lelangnya dengan hak khusus kepada
pemrakarsa,” katanya. Sepuluh Ruas Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga, Tbk. Hasanudin secara terpisah membenarkan pihaknya telah mengajukan minat dan memprakarsai membangun sejumlah ruas jalan tol baru di Indonesia, di luar ruas yang sudah ada. “Sepuluh ruas itu antara lain, setelah Jakarta Elevated I dan II nanti akan disambung terus ke bawah ketemu Jakarta-Cikampek (Japek selatan) sekitar 4050 km dan sambung terus jadi Cipularang II sampai ke Bandung. Jadi Cipularang II ini selain tambahan kapasitas juga jalan keluar jika di Cipularang I ada gangguan,” katanya. Setelah itu, katanya, akan diteruskan lagi disambung dengan tol baru ke arah Bandung Utara. Lalu akan buat tol baru akses Patimban, Pelabuhan Cirebon baru ke arah Tol Cipali. “Juga ingin bangun tol Trans Jawa di sebelah utara, DemakSurabaya dan sisi selatan Cileunyi-Garut-Tasikmalaya-Cilacap sekitar 235 km dan selanjutnya Cilacap-Yogyakarta hingga Solo, biar orang lain saja,” katanya. Kemudian, tambahnya, pihaknya berminat juga membangun sebagai penghubung utara dan selatan akan dibangun tol Tegal ke Cilacap. “Semua ruas itu sudah ada pra studi kelayakan sudah dilakukan,” kata Hasanudin. Pihaknya juga berminat menggandeng swasta untuk merealisasikan proyek itu. “Contohnya untuk ruas Cileunyi-GarutTasikmalaya-Cilacap akan menggandeng BUMN tol Malaysia,” katanya. (ant)
Industri Pulp Nasional Lampaui 10 Juta Ton Jakarta (Bali Post) Kapasitas industri pulp nasional 2017 meningkat dari 7,93 juta ton menjadi 10,43 juta ton per tahun. Sementara kapasitas industri kertas nasional bakal mencapai 12,98 juta ton per tahun. “Tambahan kapasitas pulp itu dikontribusikan PT OKI di Sumatera Selatan sekira 2,5 juta ton, yang akan mulai beproduksi komersial per Februari 2017,” kata Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto di Jakarta, Selasa (31/1) kemarin. Kehadiran PT OKI membuat industri pulp dan kertas nasional saat ini diperkuat sebanyak 84 perusahaan. Panggah dalam Pengukuhan Kepengurusan Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) periode 2016-2021 di Jakarta, Senin (30/1) menilai Indonesia adalah salah satu negara dengan peluang cukup besar untuk pengembangan industri pulp dan kertas, selain beberapa negara di Amerika Latin dan Asia Timur, lantaran melimpahnya area bahan baku kayu dari Hutan Tanaman Industri (HTI). Selain itu, limbah perkebunan dan pertanian, terutama Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) menjadi potensi bahan baku nonkayu. “Dengan perkebunan kelapa sawit yang saat ini telah mencapai luas sekitar 11,3 juta hektare, tentunya potensi TKKS cukup besar,” katanya sembari menambah-
kan industri pulp dan kertas berperan penting terhadap pertumbuhan ekonominasional, antara lain dilihat dari kontribusi dalam perolehan devisa sebesar 5,38 miliar dolar AS pada tahun 2015. Selanjutnya, hingga September 2016 industri tersebut menempati peringkat ketujuh penyumbang devisa terbesar dari sektor non-migas dengan nilai 3,79 miliar dolar AS. “Industri pulp dan kertas juga menyerap sebanyak 260 ribu tenaga kerja langsung dan 1,1 juta tenaga kerja tidak langsung,” kata Panggah. Menurutnya, beberapa proyek industri pulp dan kertas lainnya akan segera menyusul, yaitu Unit Produksi Kertas Tissue PT OKI dengan kapasitas 500 ribu ton per tahun yang diperkirakan mulai berproduksi pada Juni 2018. Kemudian proyek PT Sateri Viscose International di Pelalawan Riau yang akan memproduksi dissolving pulp untuk rayon dan kertas digital. Panggah menegaskan, industri pulp dan kertas ditetapkan sebagai salah satu industri prioritas melalui Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2015 tentang Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional, mengingat Indonesia memiliki keunggulan komparatif, terutama di bidang bahan baku dibandingkan dengan negara-negara pesaing yang beriklim sub tropis. (ant)
Presiden berharap agar tidak ada lagi perencanaan dan penganggaran yang tidak sinkron satu sama lainnya. “Kita tidak mau mengulangulang terus lagu lama. Perencanaan dan penganggaran yang tidak nyambung, tidak sinkron antara yang direncakanan beda dengan yang dianggarkan seolah-olah ada dua mesin. Mesin perencanaan dan mesin penganggaran, sehingga ke depan sedini mungkin pencapaian program-program prioritas itu betul-betul bisa maksimal dan tidak meleset dari sasaran yang kita ingin capai,” tegas Presiden. Presiden meminta agar kebijakan yang diambil money follow program, yang artinya penempatan dana di program prioritas kementerian dan lembaga, bukan money follow function atau belanja dibagi secara merata kepada setiap
tugas dan fungsi. “Saya juga ingin mengingatkan kembali kebijakan money follow program betul-betul harus dijalankan tidak hanya sebatas label, tapi praktiknya money follow function. Untuk itu saya minta Bappenas dan Kementerian Keuangan betulbetul mengawal proses ini,” tambah Presiden. Misalnya, dalam pertemuan trilateral dengan masing-masing kementerian dan lembaga tidak lagi hanya memenuhi tuntutan administrasi saja. “Tapi betul-betul riil, betulbetul konkret dimanfaatkan optimal untuk mendorong prinsip money follow program, terutama untuk pendanaan program prioritas nasional kita. Alokasi anggaran dan output yang akan dihasilkan masing-masing kementerian dan lembaga harus dicermati detil dan rinci dan dikaitkan dengan pencapaian
sasaran prioritas yang telah berkali-kali saya sampaikan,” tegas Presiden. Selanjutnya Presiden juga meminta agar masing-masing kementerian mau membongkar ego sektoral dan pola berpikir terkotak-kotak sebab hal itu akan memperlambat proses. “Sebaliknya Bappenas tidak boleh terperangkap lagi gaya sektoral atau bahkan menjadi perpanjangan tangan kepentingan sektoral. Saya ingin tegaskan lagi, terutama Bappenas dan Kementerian Keuangan bisa menjadi penjaga programprogram prioritas dan menjaga dilaksanakannya money follow program,” jelas Presiden. Untuk melaksanakan anggaran yang terintegrasi Presiden juga meminta ada pengembangan sistem teknologi informasi untuk mendukung proses perencanaan dan penganggaran. (ant)
Joko Widodo
Bali Post/ant
Erlangga Group Gelar Pengobatan Gratis
Bali Post/ant
JEMBATAN TIMBANG - Dokumen foto kegiatan jembatan timbang di Sumatera Utara (Sumut).
SOP Baru Diberlakukan
Jembatan Timbang Dikelola Kemenhub Jakarta (Bali Post) Sekitar 90 persen dari jumlah keseluruhan 141 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang, akan diserahkan pengelolaannya kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai Februari mendatang. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto Iskandar saat ditemui usai penyerahaan penghargaan Wahana Tata Nugraha di Jakarta, Selasa (31/1) kemarin, mengatakan dari lebih 100 jembatan timbang, sepuluh persennya sudah beralih fungsi. “Sudah beralih fungsi seperti gudang. Fisiknya tetap diserahkan, tetapi fungsinya bukan lagi sebagai jembatan timbang,” katanya. Pudji mengatakan, 90 pers-
en atau sekitar 127 jembatan timbang tersebut melalui Proses Pelimpahan Kewenangan Personel, Pendanaan, Sarana dan Prasarana serta Dokumen (P3D) akan diserahkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 3 Februari 2016, saat peresmian Terminal Ponorogo, Jawa Timur. Terkait operasional, Pudji mengatakan pihaknya akan memberlakukan prosedur standar operasi (SOP) yang terbaru. Salah satunya bagi kendaraan yang mengangkut kelebihan barang, kelebihan barang tersebut akan ditempatkan di gudang. “Yang melanggar itu tetap ditilang, tapi nanti kita akan ada kerja sama dengan Pemda, barang berlebih akan diturunkan dan ada warehouse (gudang), itu Pemda yang akan mengelola
Kekhawatiran Pasokan
Harga Minyak Dunia Turun New York (Bali Post) Harga minyak dunia turun untuk sesi kedua berturut-turut, Senin sampai dengan Selasa pagi WIB, setelah data menunjukkan pemulihan untuk kegiatan pengeboran di Amerika Serikat. Jumlah rig AS yang diklasifikasikan sebagai pengeboran minyak naik 15 rig menjadi 566 rig, selama pekan lalu itu sesuai perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes, Jumat (27/1) termasuk tertinggi sejak November 2015. Para analis mengatakan harga minyak yang menetap di atas 50 dolar AS per barel sejak Desember tahun lalu telah mendorong produsenprodusen minyak serpih (oil shale) AS untuk meningkat-
kan produksi. Meningkatnya produksi minyak AS, katanya akan mengimbangi beberapa upaya produsen lain untuk memotong produksi mereka, meninggalkan investor yang khawatir tentang berlanjutnya kelebihan pasokan minyak mentah global. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret berkurang 0,54 dolar, menjadi menetap di 52,63 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara patokan global untuk mengirim minyak mentah Brent Maret turun 0,29 dolar AS menjadi ditutup 55,23 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. (ant)
nanti kita hitung biaya sewa gudang,” katanya. Penyerahan jembatan timbang ke pemerintah pusat awalnya ditargetkan Januari 2017, namun terdapat sejumlah pemerintah daerah yang masih alot menyerahkan pengelolaan jembatan timbang tersebut karena merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD). (ant)
PADA Sabtu (21/1), Erlangga Group melalui Solidaritas Erlangga (Soga) melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pengobatan gratis untuk warga lingkungan sekitar Penerbit Erlangga. Adapun wilayah objek pengobatannya itu Kelurahan Ciracas dan Susukan, Jakarta Timur. Kurang lebih 550 warga, baik dewasa maupun anak-anak antusias hadir menikmati pengobatan gratis tersebut. Menurut Rizal Pahlevi, Manajer Penerbit Erlangga, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Penerbit Erlangga terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat yang tinggal di sekitar perusahaan dan sudah rutin dilaksanakan. “Hampir setiap tahun kami melaksanakan kegiatan ini, bahkan rencananya ke depan akan dilaksanakan dua kali dalam setahun,” ujarnya. Ditambahkannya pula, harapan dilaksanakan keg-
iatan ini adalah agar tingkat kesehatan masyarakat di sekitar semakin membaik dan kesadaran akan kesehatan meningkat. “Warga kami undang, kemudian ketika hari H pelaksanaan mereka mendaftar ulang kembali,’’ ujarnya. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB, hingga pukul 13.00 WIB. Dalam proses pengobatan, perusahaan menyiapkan sepuluh dokter dan lima perawat, serta dibantu unit kerja terkait yang ada d i lingkungan penerbit Erlangga. “Pemberian obat disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dokter,” ungkap Rizal. Selain memberikan bantuan kesehatan berupa pengobatan gratis, program CSR yang sudah dilaksanakan meliputi donor darah, bantuan paket sembako, pelatihan dan pengembangan guru dan siswa sekolah, perbaikan fasilitas umum, dan bantuan bencana alam. (bns1)
19
Rabu Paing, 1 Februari 2017
Kasus Dugaan Upaya Makar
Rizieq Diperiksa Rabu Ini
Presiden Samsung Korea Mr. Jae Hoon Kwon (kiri), Samuel Kevin (tengah), Mr. Dijen Gien So (kanan).
Samsung Resmikan SES di Cellular City
Manjakan Konsumen dengan Dukungan Teknis yang Lengkap SAMSUNG meresmikan kembali Samsung Experience Store (SES) terbaru di Cellular City, Teuku Umar, Denpasar. Peresmian ini langsung dilakukan Presiden Samsung Korea Mr. Jae Hoon Kwon bersama Mr. Dijen Gien So serta Samuel Kevin, pemilik retail store handphone Cellular City. Samsung Store ini dinobatkan sebagai tempat penjualan serta pelayanan purnajual Samsung terbesar di Indonesia. ‘’Di sini para customer bisa mengeksplorasi produkproduk terbaru Samsung, mempelajari lebih detail mengenai perangkat Samsung yang langsung disampaikan oleh ahlinya,’’ kata Samuel Kevin. SES terletak di Cellular City, Jalan Teuku Umar No. 6, Denpasar, tempat strategis di mana kegiatan bisnis, khususnya produk gadget ada di sana. SES yang bertempat di Cellular City lantai dua tersebut dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan serta merasakan kenyamanan dalam menikmati layanan Samsung dengan harga termurah dan terlengkap di Bali. Maka tidak salah untuk menjadikan SES di Cellular City sebagai pilihan yang tepat untuk mendapatkan produk resmi dari Samsung. Ia menilai Samsung lebih siap dengan konsepnya berinteraksi dengan customer, sehingga pihaknya juga memfasilitasi lebih banyak ke brand Samsung. ‘’Samsung memberikan support yang tidak tanggung-tanggung,’’ imbuhnya. Di antara semua brand produk celuler, Samsung masih menjadi market leader
hingga saat ini, bahkan tahun-tahun sebelumnya 50-60 persen omzet di Cellular City adalah dari penjualan produk Samsung. SES memanjakan konsumen dengan dukungan teknis yang lengkap serta adanya pelayanan service seperti Set Up Service, Quick Learning, Data Transfer, dan S/W Upgrade a Recovery. ‘’Di Cellular City kami memaksimalkan pelayanan kepuasan bagi para konsumen Cellular City dengan berbagai fasilitas pembayaran mulai dari cicilan 0% sampai 24 bulan, dan nikmati program cashback dari Bank BNI dan Mandiri sampai Rp 500.000,’’ bebernya. Berbagai hadiah menarik dan hadiah langsung tanpa diundi bisa didapatkan pembeli seperti bluetooth speaker, VR box, power bank, T-shirt, Samsung book cover, car charger, bonus pulsa dan dapatkan voucher belanja Hardys sampai Rp 500.000. SES tidak hanya melayani pembelian produk tetapi juga menerima layanan service seperti transfer data atau layanan lain terkait produk Samsung meskipun customer tidak membeli di SES Cellular City. ‘’Customer care kami siap melayani dengan sepenuh hati. Khusus bagi pengguna XL dan Indosat kini semakin dekat hanya di Cellular City,’’ imbuhnya. Cellular City memberikan kenyamanan bagi customer dengan adanya parkir yang luas. Kehadiran Cellular City merupakan salah satu implementasi dan langkah memperkuat kepercayaan masyarakat dan hanya di Cellular City bisa nego harga sepuasnya. (ad2811)
Pemerintah Pusat Dari Hal. 1 Penghargaan di bidang lalu lintas dan angkutan ini diterima di Istana Wakil Presiden RI. Anugerah ini diterima karena Buleleng berhasil menata lalu lintas dan juga angkutan. Kepala Dishub Gede Gunawan usai menerima anugerah mengatakan, anugerah ini merupaka bentuk apresiasi dari pemerintah pusat kepada pemkab di bawah kepemimpinan Bupati nonaktif Putu Agus Suradnyana konsisten meningkatkan seluruh fasilitas lalu lintas dan angkutan, baik kabupaten, kecamatan dan desa. Penghargaan ini meningkat dari capaian yang sebelumnya di mana sebelumnya hanya WTN dalam bidang lalu lintas namun tahun ini mendapat WTN Kategori Mantap yaitu di bidang lalu lintas dan angkutan. ‘’Ini berkat dukungan dan konsistensi dari pemkab serta masyarakat Buleleng. Dari sekian banyak kabupaten dan kota, kita bisa mendapat penghargaan bergengsi ini,’’ tegasnya. Mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Buleleng ini
menjelaskan akan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) mengenai traffic management. Dirinya akan mengupayakan untuk mengikutsertakan SDM yang dimiliki saat ini untuk mengikuti diklat. Menurutnya, sesuai dengan instruksi Wakil Presiden, agar terus ditingkatkan SDM dalam pengelolaan lalu lintas dan angkutan. Selain itu yang diperlukan adalan investasi dalam bidang perhubungan. ‘’Hal tersebut yang akan dilakukan. Peningkatan SDM juga menjadi penekanan dalam sambutan Wakil Presiden, karena panjang jalan sudah tidak memungkinkan dan pertumbuhan kendaraan juga semakin pesat,’’ jelas Gunawan. Penyerahan anugerah ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) bantuan bus yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan. Bus ini merupakan bentuk apresiasi dari Kemenhub kepada Buleleng karena telah meraih anugerah WTN Kategori Mantap. (ad2820)
Jakarta (Bali Post) – Petugas Polda Metro Jaya siap mengamankan massa Front Pembela Islam (FPI) yang akan mengawal pemeriksaan Rizieq Shihab, Munarman dan Bachtiar Natsir pada Rabu (1/2) ini. ‘’Kami siapkan semua cukup untuk pengamanan,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (31/1) kemarin. Argo mengatakan jumlah massa FPI mencapai 2.000 orang berdasarkan pemberitahuan yang diterima Polda Metro Jaya. Pemeriksaan terhadap Rizieq Shihab, Munarman dan Bachtiar Natsir dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB. Penyidik Polda Metro Jaya akan memeriksa Habib Rizieq, Munarman dan Bachtiar Natsir sebagai saksi terkait dugaan upaya makar. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kasus penodaan Pancasila dengan tersangka Rizieq Shihab oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat diserahkan pada hukum. ‘’Ini kan masalah hukum, kita serahkan ke hukum saja apa yang terjadi,’’ kata Wapres Kalla di Jakarta, Selasa kemarin. Rizieq Shihab sudah ditetap-
kan sebagai tersangka kasus penodaan dasar negara Pancasila dan pencemaran nama baik mantan Presiden Soekarno. ‘’Penetapan dari saksi terhadap Rizieq Shihab, kami naikkan jadi tersangka,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol. Yusri Yunus kepada wartawan di Markas Polda Jabar, Bandung, Senin lalu. Penetapan status tersangka itu berdasarkan gelar perkara yang menunjukkan semuanya sudah memenuhi unsur untuk menaikkan statusnya menjadi tersangka. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Polda Jabar akan segera memanggil Rizieq Shihab untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. ‘’Sesegera mungkin Saudara Rizieq Shihab akan kita panggil
sebagai tersangka,’’ kata Yusri Yunus. Ia menambahkan, status tersangka Rizieq ditetapkan setelah gelar perkara dengan pemeriksaan 18 saksi, antara lain ahli bahasa, sejarah, filsafah dan pidana. Sebelumnya penyidik Polda Metro Jaya menetapkan tersangka dugaan upaya makar antara lain Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin, Rachmawati, Sri Bintang Pamungkas, Eko Suryo Santjojo, Adityawarman Thaha, Hatta Taliwang dan Alvin Indra. Polisi juga telah meminta keterangan pakar ekonomi Ichsanuddin Noorsy sebagai saksi yang diduga menghadiri pertemuan yang digelar Rachmawati Soekarnoputri. (ant)
Lokasi Bengkel Dari Hal. 1 Polisi kemudian membawa masuk Jm ke sebuah mobil dan meninggalkan lokasi. Polisi Satuan Reskrim Polres Sragen bersama Tim Identitas beberapa jam kemudian ke lokasi bengkel untuk menggeledah. Menurut Turmuji (54), Jm sehari-harinya agak pendiam dan kalau berbi-
cara seperlunya saja. Dia memang sering berlatih fisik dan beladiri. Suparmin, Lurah Kragilan, mengatakan dirinya dihubungi oleh petugas kepolisian untuk datang ke lokasi bengkel skok milik Jm untuk menjadi saksi saat penggeledahan. Suparmin diminta ke lokasi hanya untuk menjadi saksi saat polisi menyita
Lebih Baik
Dari Hal. 1 Menurutnya, selalu ada kemungkinan bagi Kabupaten Tabanan untuk membuat prestasi yang lebih baik. Sepanjang ada kemauan dan tidak pernah lelah untuk berbenah diri ke arah yang lebih baik. ‘’Bisa saja sekarang kita dapat predikat B. Tapi, sepanjang ada kemauan dan tidak lelah untuk terus belajar dan
berbenah diri, predikat BB, bahkan A tidak menutup kemungkinan bisa diperoleh. Kuncinya ada pada kemauan dan perlu super team untuk mencapainya bersama-sama,’’ ujarnya. Dia juga menekankan agar selama proses berbenah dilakukan untuk tidak gengsi atau malu belajar kepada kabupaten/kota lainnya yang telah mencapai prestasi yang lebih baik. Semisal kepa-
sejumlah barang bukti dari bengkel skok tersebut. Jumlah barang yang diamankan ada 13 item dan dimasukkan ke dalam kantong plastik transparan. ‘’Saya hanya diminta menyaksikan barang yang diamankan, antara lain buku, pakaian, sepatu dan benda lainnya, lebih jelasnya minta keterangan polisi,’’ kata Suparmin. (ant)
da Kabupaten Banyuwangi yang tahun ini LHE AKIP wilayahnya mendapatkan predikat A. ‘’Bahkan, tadi saya dengan Bu Rita (Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari) sempat ngobrol dan sepakat untuk belajar kepada Banyuwangi. Kebetulan saya dan Ibu Rita sudah lama bersabat dengan Bupati Banyuwangi Bapak Abdullah Azwar Anas,’’ pungkasnya. (ad2823)
Menentang Pemerintah Dari Hal. 1 Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) jaksa agung baru Amerika Serikat (AS) bersumpah pada Senin (30/1) waktu setempat, akan membela perintah imigrasi kontroversial Presiden Donald Trump, beberapa jam setelah pendahulunya dipecat karena menentang perintah itu. Jaksa federal Dana Boente diangkat sebagai jaksa agung setelah Trump
memecat Sally Yates -- yang d itunjuk B arack Obama dan masih menjabat sambil menunggu konfirmasi atas calon Trump, Jeff Sessions. Yates memerintahkan para hakim Kementerian Kehakiman untuk tidak membela larangan imigrasi bagi tujuh negara mayoritas muslim. ‘’Berdasarkan analisis kantor kuasa hukum, yang menetapkan perintah eksekutif yang sah menurut hukum dan
disusun dengan baik, saya dengan ini memberhentikan mantan pelaksana tugas jaksa agung Sally Q. Yates per 30 Januari 2017, membimbing dan mengarahkan laki-laki dan perempuan dari kementerian kehakiman untuk melakukan kewajiban kita sesuai dengan sumpah dan membela perintah sah dari presiden kita,kk kata Boente dalam sebuah pernyataan yang dilansir AFP. (ant)
Peredaran Narkoba Dari Hal. 1 Selain itu antisipasi pencegahan juga gencar dilakukan, apalagi perkembangan dan pergeseran wilayah peredaran narkoba terus terjadi. Untuk itu, sinergitas dengan desa pakraman gencar dilakukan. Apalagi 2016 saat pihaknya mengusulkan anggaran lebih besar untuk kegiatan di desa pakraman langsung disetujui. ‘’Golongan dan pangkat apa pun ada di desa pakraman. Oleh karena itu peran desa pakraman kami kedepankan,’’ pungkas jenderal bintang satu asal Gulingan, Mengwi ini. Saat ini sudah diku-
kuhkan pecalang sebagai relawan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) oleh Kepala BNN Komjen Budi Waseso. Jumlah pecalang yang sudah dikukuhkan 1.300 orang, sementara jumlah pecalang di Bali 5 ribu orang. ‘’Sisanya lagi 3.700 akan dikukuhkan secara bertahap. Mereka kami latih dalam hal pencegahan seperti memberi informasi, memberi pengetahuan tentang P4GN. Minimal untuk diri sendiri dulu. Selama ini saat sweeping kami melibatkan pecalang karena paham wilayah dan penduduk pendatang. Sangat efektif, apalagi setiap desa
pakraman pasti ada pecalangnya,’’ ujarnya. Selain itu, peran desa pakraman makin ditingkatkan dengan membentuk banjar bersih narkoba. Bajar Kertapala, Penatih, Denpasar Timur, sudah dikukuhkan sebagai banjar bersih narkoba. Selain itu salah satu desa di Klungkung sudah buat pararem terkait upaya yang dilakukan jika warganya terlibat barang terlarang tersebut. ‘’Jika semua banjar dan desa adat atau pakraman bisa seperti itu, kami yakin peredaran narkoba bisa diminimalisir. Apalagi jika ada kolaborasi antara pemda dan desa adat,’’ tandasnya.(rah)
Sahabat Cendana Dari Hal. 1 Cynthia menyatakan jika somasi pertama tidak dijawab maka pihaknya akan berdiskusi guna menyiapkan teguran kedua kepada Firza Husain, yang menuding Tommy sebagai pemilik Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana. Padahal, kata Cynthia, hal itu tidak benar. C ynt hia menjela skan, dua hal utama pada somasi yang dilayangkan tim kuasa hukum Tommy, Erwin Kallo & Co, pada 20 Desember 2016 adalah klarifikasi pernyataan Firza yang tidak benar dengan menyebut Tommy sebagai pemilik Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana. Selain itu, kuasa hukum Tommy juga meminta Firza tidak menggunakan nama, foto dan
menyebarkan informasi dengan mencatut nama Tommy untuk kepentingan apa pun. ‘’Mas Tommy sama sekali tidak mengetahui. Sebenarnya Mas Tommy tidak mau ribet seperti ini, tapi ini merugikan klien kami,’’ katanya. Cynthia juga memastikan bahwa kliennya sama sekali tidak terlibat dan tidak mengetahui dengan kasus makar yang menjerat Firza dan sejumlah tokoh antara lain Kivlan Zen, Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, Sri Bintang Pamungkas dan Rachmawati Soekarnoputri. ‘’Kami tidak mengetahui soal makar itu, hal utama dalam somasi kami adalah pencatutan nama klien kami untuk sebuah yayasan yang merugikan klien kami,’’ pungkasnya. (ant)
Rabu, 1 Februari 2017 05.30 Gayatri Mantra 05.35 Bali Channel Tourist TV 05.40 Mars Bali Jagadhita 05.48 Lagu Ngastitiang Bali 05.54 Bhagawad-Gita 05.57 Balada Nusa Jaya 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Yadnya sebagai Media Pembelajaran (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Ball Krisna (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Dialog Interaktif Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ista Dewata Pura Pucak Sari 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Upacara Yadnya sebagai Media Pembelajaran (5) 12.30 Berita Siang
13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Gong Kebyar Dewasa Iswaram (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Be Healthy With Ambarasram 17.05 Healthy Life 17.30 Kartun Ball Krisna (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Bondres Ngakak Tiga Siluman 21.00 Serial Buddha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ajeg Bali Ngusaba Dalem Sukawana (Posa) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong Cupak Grantang (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Tanjung Bungkak (1) 24.00 Penutup
16 Pages
25 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
From doctor to US military cook, Trump ban upends many lives
st.com. http://epaper.in rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
ay, February
Wednesd
1, 2017
at the students College California San University e against Trump’s Diego demonstrat Donald orders President immigration U.S., current California, in La Jolla,January 30, 2017.
1, 2017
ures,’ ‘Hidden Fig d politically ‘Fences’ lea awards charged SAG y, February Wednesda
A surprised
Denzel Washington beat-
“Fences,” best actor for Casey Affleck won best and was the surprise By the Sea” Figures” Actors Guild awards, ing out front-runners - “Hidden “La La Land.” Screen U.S. Presi- for “Manchester Sunday’s slammed Gosling for’s co-star Viola LOS ANGELES winner at politics as stars for travelers from Ryan supporting Washington ed by entry film ensemble won best playwright restricting Davis, who the late average a show overshadow Trump fornations. African- actress, thanked “the jority dent Donald about blue-collartwo major Wilson for honoring to be a man claimed true play happened seven Muslim-ma
the who Americans, Figures,” La man, many “Hidden black female math- acting awards. darling “La of color.” awards honored when the top 1960s space The SAG With awards a year story of three running for the during the color in been out of the actors of in Hollywood has ematicians awards front-runners and Land”prize for best ensemble, firmly The Academy diversity race, ousted r By the Sea” SAG Figures” picture in the spotlight. Arts and Sci“Mancheste to claim the night’s win put “Hidden the best race for in the film of Motion Picture seven Oscar “Moonlight” into the accolade actwhat hap- Oscar, the top ences announced among its top prize. is about 120,000 nominees of color month after two “This story put our differences industry. by about this star we Voted for two-hour televised ing categories white actors were pens whenwe come together,” the when only the hashtag aside and U.S. actors, show often anoints said. prompting since years awards appreciating Taraji P. Henson you for hidden fig- SAGAcademy Award winners body nominated, hite. (rtr) “Thank #OscarsSoW top the largest they are these women, she added. actors comprise Spenvoters. Octavia ures no more,” based on August within Oscar Janelle cer (L), ing stage “Fences,” L) award-winn Monae (2ndP. HenWilson’s and Taraji their son acceptCast in award for Pica Motion “Hidden ture for during Figures” Screen the 23rd Actors Guild in Los Awards CaliforAngeles, January nia, U.S., 29, 2017.
ional Bali
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar Goanna 16 17 Batu Jimbar
You can
find Internat
cook, military s live ctor to US From do n upends many Trump ba REUTERS/Mike
was shocked.
visa She has a she can’t
Blake
away. blamed computer and turned airport proInstead Trump for our nationality and the large as he took targeted is glitches order prompted needed returning religion.” tests his to argue it was doctor barred from of ‘dudes’
“I Also her Syrian to Twitter “a lot there are Brown and a and they’re tellingsaid by phone Khaled Almilaji, a attending Rhode because Ali Syrian lives 90-day there.” soldiers in go,” Ahmed a hotel in the African who has been who saved issued a he out in Providence, — A doctormeals for American into limbo Monday from The president from Iraq, Syria, after authori- University scholarship while and counon a Somalia adLOS ANGELESthousands of their lives thrown travel- country of Djibouti ban on travelers rebuild his let his 12-year-old Island, saw cooked the order barredIn some ties refused to board a plane with studies ways to He said that his Iran, Sudan, Libya, man who among those who executive also suspended days system. Eman, the U.S. try’s health remains in the United Yemen. Heall refugees for 120 States. Iraq were Donald Trump’s from entering young children daughter, wife of two older to the United barred refugees is in Turkey. world mission when PresidentMuslim countriesmothers from entry visas were him his wife and their but Eman pregnant while he the indefinitely Ali, seven liv- States is really sad where U.S. citizens who and Syria. 6 with valid ers from the order separated “It to page Almilaji, children areYemen and has been as people from to,” said mediinstances in Continued world. from wives was born is going life to provide war around the with her grandparents. also be heard and husbands civil grocery store risked his ing there News can in countries at Global that Caliduring Syria’s stranded The 38-year-old in “Bali Image” from 9.30 cal care a campaign Los Banos, from five years and coordinated Syrian chilmanager he spent and was 1.4 million fornia, saidget Eman a visa By vaccinated denied the order trying to dren. Trump chaos at the nation’s one Thursday. tried to leave, to blame for hundreds of legal finally obtained said when they cards were Saturday, invalidated and henext. airports where with green hours it had beensure what he’d do if he residents interrogated for many he wasn’t he’s worried thatcould stopped andweekend while Meanwhile, home soon he said over the entry visas were simply doesn’t return“It is racist,” hebeing with valid lose his job. order. “We are of Trump’s
96.5 Radio FM am. Listen until 10.00Radio FM at adio. to Global bali.listen2myr at http:// http://globalfm video streaming and http:// com or live ali.com bali. radioglobalfmbnnel/global-fmustream.tv/cha
balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost
RABU PAING, 1 FEBRUARI 2017
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
30 Tahun Sri Chinmoy Oneness - Home Peace Run
Gelorakan Semangat Perdamaian di Pulau Dewata LEBIH dari 150 pelari yang berasal dari 50 negara yang tergabung dalam Sri Chinmoy Oneness - Home Peace Run diterima oleh Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Selasa (31/1) kemarin. Dalam suasana yang penuh keakraban untuk merayakan 30 tahun Sri Chinmoy Oneness - Home Peace Run dihadiri oleh Executive Director Sri Chinmoy Oneness - Home Peace Run Salil Wilson, Koordinator Peace Run untuk Indonesia Suhasini dan 300 siswa SMA/SMK yang mendapat kesempatan memegang obor api perdamaian sebagai simbol untuk menggelorakan semangat perdamaian, keharmonisan dan kesatuan dunia. Obor kedamaian yang dibawa oleh para pelari Sri Chinmoy Oneness - Home Peace Run adalah obor yang telah diterima oleh banyak kepala negara, atlet dan aktivis pecinta kedamaian. Di antaranya Kepala Negara Uni Soviet Michael Gorbachev dan mantan Kepala Negara Afrika Selatan Nelson Mandela, atlet tinju dunia Muhammad Ali dan atlet peraih 9 medali emas Olimpiade Carl Lewis dan pengabdi kemanusiaan Mother Teresa. Selama 30 tahun terakhir, obor kedamaian ini telah singgah di lebih
dari 140 negara, termasuk Indonesia. Kadek Marhaeni dari Sri Chinmoy Center yang membantu menyiapkan acara Home Peace Run 2017 menjelaskan, Sri Chinmoy Oneness - Home Peace Run yang digagas oleh Sri Chinmoy pada tahun 1987 silam merupakan kegiatan lari estafet dengan membawa obor yang melambangkan aspirasi, doa dan harapan umat manusia untuk dunia yang lebih damai. Sri Chinm o y ( 1 931 -2007 ) ad a lah seorang atlet, filsuf, seniman, musisi dan penyair.
Semasa hidupnya, Sri Chinmoy mengabdikan dirinya untuk menyuarakan citacita persahabatan dan kesatuan dunia. ‘’Sejatinya, Sri Chinmoy Oneness - Home Peace Run bertujuan untuk menumbuhkembangkan semangat kasih, keharmonisan dan kesatuan serta mempererat hubungan persahabatan secara internasional. Para pelari internasional yang tergabung di dalamnya ini berusaha untuk menyebarkan semangat tersebut kepada setiap orang yang ditemuinya,’’ jelas Eni Marhaeni, Selasa
(31/1) kemarin. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengharapkan kegiatan tersebut bisa menjadi bagian rutin kalender acara di Bali dari tahun ke tahun. Kegiatan ini juga diharapkan bisa memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat Bali pada umumnya serta turut berpartisipasi dalam memperkenalkan Bali dan Indonesia di mata dunia melalui Peace Run 2017 tersebut. (win) FOTO BERSAMA - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta berfoto bersama partisipan Sri Chinmoy Ones Home Centre International dari seluruh dunia.
Warung Makan Candra
Kelezatan Nasi Campur Berpadu Kesegaran Loloh Cemcem
Bali Post/ina
MENGHIAS - Ketut Sabar saat menghias pindekan cungklik buatannya. Kober tridatu menjadi ciri khas pindekan cungklik buatan perajin asal Desa Aan ini.
Ketut Sabar
Olah Bambu Jadi ’’Pindekan Cungklik’’ Beraneka Irama BAMBU bisa diolah menjadi aneka jenis kerajinan bernilai jual tinggi. Di tangan Ketut Sabar, perajin di Dusun Pasekan, Desa Aan, Banjarangkan, bambu diolah menjadi pindekan (baling-baling - red). Uniknya, pindekan yang dibuat Ketut Sabar mampu mengeluarkan irama yang nyaring karena dipadukan dengan cungklik. Ditemui di bengkel kerjanya, belum lama ini, Sabar mengaku sudah membuat kerajinan pindekan cungklik sejak dua tahun terakhir. Pindekan cungklik karyanya memiliki beraneka macam irama. Setidaknya ada tiga jenis irama cungklik yang selama ini dibuatnya yakni baleganjur, angklung dan irama jauk. Demikian juga dengan ukurannya, ada yang dibuat dengan ukuran standar, jumbo dan superjumbo. Sabar menuturkan, awal mula dirinya membuat kerajinan pindekan cungklik berawal dari keisengannya memadukan pindekan dengan cungklik. Dirinya mengaku mendapat inspirasi membuat kerajinan pindekan cungklik setelah sempat melihat secara sepintas pindekan yang mengeluarkan irama di sebuah jalan di wilayah Ubud. ‘’Inspirasinya sebenarnya sudah lama sekitar tahun 1991. Waktu itu, saya masih kerja di Denpasar. Tapi baru sejak dua tahun terakhir saya menekuni kerajinan ini. Tidak ada belajar secara khusus, saya membuatnya secara otodidak,’’ ujarnya. Dia mengatakan, saat pertama membuat pindekan cungklik dirinya tidak langsung berorientasi bisnis. Pindekan cungklik buatannya diberikan kepada warga yang memang gemar dengan suara alat musik tradisional itu. Lama-kelamaan, ternyata pindekan cungklik-nya diminati banyak orang. Hal itu terbukti dari banyaknya pesanan yang diterimanya. ‘’Sekarang lagi booming. Pesanan yang datang cukup banyak, saya sampai kewalahan,’’ ujarnya. Dari tiga jenis irama yang selama ini dibuatnya, kata Sabar, irama baleganjur dan angklung diakuinya paling banyak peminat. Peminatnya tidak saja dari wilayah Bali namun juga datang dari luar Bali seperti Manado dan Solo. Per satu buah pindekan cungklik, dirinya membandrol dengan harga Rp 300-600 ribu. ‘’Kesulitan dalam membuat kerajinan ini hanya saat menentukan nadanya biar pas,’’ imbuhnya. (ina)
Raline Shah Gemar Kain Tradisional
AKTRIS Raline Shah rupanya menggemari kain tradisional Indonesia. Hal ini dia buktikan dengan gaya berbusananya yang kerap memasukkan unsur kain batik dalam setiap gayanya. ‘’Saya penggemar kain tradisional Indonesia. Aku sering pakai baju batik (salah satunya rancangan Ivan Gunawan),’’ ujarnya, belum lama ini. Raline mengatakan, dirinya kerap meminta para perancang busana menciptakan kreasi berbahan kain tradisional untuk dirinya. ‘’Saya mencoba influenced mereka, membuat busana dari kain tradisional Indonesia. Untuk kita go international harus membawa sesuatu yang lokal dari Indonesia,’’ katanya. Brand ambassador salah satu produk kecantikan itu mengungkapkan, selebriti memiliki peranan memperkenalkan tidak hanya fashion, tetapi juga make-up karya make-up artist Indonesia ke dunia luar. Hal tersebut senada dengan yang diungkapkan Direktur Pemasaran Wardah, Salman Subakat. Dia mengatakan, selebriti lekat dengan kedua industri tersebut, sehingga dukungan dari mereka, misalnya dalam bentuk sosialisasi karya perias dan perancang membantu perkembangan industri make-up dan fashion dalam negeri. (ant)
ANDA kebetulan berwisata ke kawasan wisata Ubud dan sekitarnya, sempatkan mampir di Warung Makan Candra. Warung makan yang berlokasi di Jl. Raya Andong, Peliatan, Ubud ini akan memanjakan lidah anda dengan kelezatan nasi campur khas Peliatan. Selain menawarkan menu berbahan baku daging babi, pengunjung juga bisa mencicipi kelezatan aneka menu berbahan daging ayam. Kenikmatan menyantap nasi campur khas Warung Candra ini akan terasa makin lengkap jika dipadukan dengan kesegaran minuman loloh cemcem, loloh temu dan teh “Wow” yang diracik secara khusus. ‘’Biasanya,
pengunjung yang makan di sini memesan nasi campur dengan campuran lauk berbahan baku daging babi dan ayam. Tapi, pengunjung juga dipersilakan memilih salah satunya,’’ kata Jero Candrawati, pemilik Warung Candra, didampingi suaminya Cokorda Alit Hendrawan, belum lama ini. Harga yang ditawarkan
untuk satu porsi nasi campur di Warung Candra relatif terjangkau. Dengan merogoh kocek Rp 25 ribu, pengunjung sudah bisa mencicipi kelezatan nasi campur khas Peliatan ini plus sebotol loloh cemcem, loloh temu atau minuman lainnya. Di dalam paket nasi campur ini terdapat ayam suwir, ayam betutu, sate empol dan sayur kacang panjang plus sup balung nangka. ‘’Meskipun pengunjung di sini banyak dari kalangan wisatawan m a n canegara, khususnya wisa-
tawan Jepang dan Prancis, harga yang kami tawarkan juga sangat terjangkau untuk ukuran masyarakat lokal sekalipun. Pada saat jam makan siang, warung kami banyak dikunjungi pegawai di kantor pemerintahan maupun karyawan swasta,’’ ujar Jero Can-
drawati. Menurut Jero Candrawati, dirinya mengawali bisnis kuliner ini sejak tahun 1998. Lokasi pertama berada di kawasan Stage Yamasari, Peliatan. Ketika respons masyarakat terhadap menu yang ditawarkan Warung Candra makin tinggi, dia berinisiatif memindahkan lokasi Warung Makan Candra ke Jl. Raya Andong, Peliatan dengan target utama wisatawan mancanegara penyuka kuliner Bali yang kebetulan berwisata ke kawasan Ubud dan sekitarnya. (ian)
Bali Post/ian
NASI CAMPUR - Menu utama yang ditawarkan Warung Candra dengan minuman khas loloh cemcem.
Ayuni Citra Dewi
Rampungkan Video Klip ’’Jengah’’
SEBUAH karya musik tidak akan pernah lengkap tanpa didukung dengan video klipnya. Hal itulah yang ingin segera dirampungkan oleh penyanyi berparas cantik, Ayuni Citra Dewi. Setelah merilis single beberapa waktu lalu yang berjudul ‘’Jengah’’, kini perempuan kelahiran Antiga, Karangasem ini akan segera merampungkan video klip single ‘’Jengah’’ tersebut. Ayuni Citra Dewi saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengungkapkan, memang sudah menjadi agenda setelah merilis single ‘’Jengah’’ ke radio-radio, penggarapan video klip menjadi proyek selanjutnya. Hal itu untuk mendukung promosi
single barunya tersebut ke stasiun televisi lokal di Bali. ‘’Penggarapan video klip memang sudah saya rencanakan sebelumnya. Penggarapannya kini sedang dalam proses. Astungkara, secepatnya bisa dirampungkan agar segera bisa ditayangkan ke stasiun televisi,’’ ujar perempuan kelahiran 1 Januari 1986 tersebut. Selain penggarapan video klip, Ayuni Citra Dewi juga kini sedang mempersiapkan materi single terbarunya yang bergenre pop dangdut. Bocoran judul single terbarunya yang diberikan ialah ‘’TNT’’. Kendati demikian, Ayuni enggan menjelaskan terkait apa arti dari judul single
terbarunya tersebut. Hal itu dilakukannya agar membuat penasaran penggemar musik pop Bali. ‘’Lagu baru ada, sedang saya persiapkan sambil merampungkan video klip lagu ‘Jengah’. Judulnya ‘TNT’ dan genrenya pop dangdut. Untuk lebih jelasnya, nanti tunggu biar resmi dirilis ya,’’ tandas Ayuni Citra Dewi sambil tersenyum. Dalam kesempatan ini, Ayuni juga sangat berterima kasih kepada media dan juga penggemar musik pop Bali yang telah mendukung kariernya. Ke depan, ia berharap bisa menghadirkan karya-karya yang mampu menghibur dan menginspirasi banyak orang. (win)
Bali Post/ist
Ayuni Citra Dewi
Maudy Ayunda
Bali Post/ant
Maudy Ayunda Tertantang Perankan Film Biopic MEMBINTANGI film adaptasi dari novel terkenal memang bukan hal baru bagi Maudy Ayunda. Setelah memerankan Niki dalam ‘’Refrain’’, Maudy kembali berperan dalam film adaptasi. Kali ini, film yang diadaptasi dari buku travel blogger Trinity, ‘’Trinity The Nekad Traveler’’. ‘’Saya cukup familiar dengan film yang diadaptasi dari buku yang fandomnya juga banyak. Cuma bedanya itu fiksi, kalau ini orangnya asli. Jadi, tantangannya juga lebih ekstra lagi. Tantangannya, bagaimana memainkan karakter ini dengan baik. Paling tidak esensinya dapat, karena memang memainkan Biopic seharusnya seperti itu,’’ ujar Maudy usai temu media di Jakarta, Selasa (31/1) kemarin. Memerankan tokoh utama, Maudy menggambarkan karakter Trinity sebagai perempuan dengan hidup yang konvensional. Namun, hobi jalan-jalan mengubah dia menjadi travel blogger, lalu penulis buku. ‘’Menurut aku, ceritanya sangat inspiratif,’’ kata Maudy. Film ‘’Trinity The Nekad Traveler’’ akan dirilis pada 16 Maret 2017. (ant)