Skip to main content

Edisi 31 Desember 2015 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 133 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (99rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis wage, 31 desember 2015

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Bali Menanti Nawa Cita dan Tri Sakti Jokowi ORANG Bali tak lagi berdaulat atas Bali. Menguatnya kekuasaan kapitalis yang dibarengi dengan aliran kaum urban, membuat orang Bali terdesak. Ruang di Bali pun diincar hanya untuk kepentingan ekonomi. Sementara itu, akses pemeliharaan budaya dan pertanian tak lagi menjadi program strategis pemerintah. Ironisnya, Bali justru terlena dengan pertumbuhan ekonomi semu yang tak pernah dinikmati oleh krama Bali. Target-target pertumbuhan ekonomi hanya manis bagi kaum kapitalis, namun sangat pahit bagi pelaku usaha lokal dan rakyat di pinggiran desa.

nMenghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, melalui pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif, keamanan nasional yang terpercaya dan pembangunan pertahanan negara Tri Matra terpadu yang dilandasi kepentingan nasional dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim. nMembuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.

Oleh karenanya Nawa Cita dan Tri Sakti yang menjadi program unggulan Jokowi sangat dinantikan masyarakat Indonesia, termasuk Bali. Sebab, hingga akhir 2015 ini, program tersebut belum terimplementasi secara luas di Bali. Terbukti banyak permasalahan Bali yang belum ada solusinya. Padahal program tersebut menjadi satu-satunya harapan untuk memecahkan persoalan yang mencengkeram Bali. Masalah lingkungan adalah salah satunya. Reklamasi Teluk Benoa harus mendapat perhatian Jokowi. Bahkan, masyarakat Bali meminta Jokowi mencabut perpres yang melegal-

nMembangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerahdaerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. nMenolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya. nMeningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program Indonesia Pintar dan Indonesia Sehat. nMeningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya. nMewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektorsektor strategis ekonomi domestik. nMelakukan revolusi karakter bangsa, melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan. nMemperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia, melalui kebijakan memperkuat pendidikan kebhinekaan dan menciptakan ruang-ruang dialog antarwarga.

kan reklamasi. Program tersebut diharapkan bisa memecahkan persoalan yang mencengkeram Bali. Demikian pula soal KSPN Besakih. Masyarakat Bali berharap dikeluarkan dari lampiran PP 50/2013, karena penetapan KSPN Besakih sangat mencederai spiritualitas orang Bali. Ke depan dalam konteks revolusi mental dalam pemberdayaan krama Bali di tanah Bali, penguasa di Bali harus siap menjadi model. Pemimpin jangan lagi menerapkan doktrin-doktrin semu yang tak pernah dirasakan rakyat. Revolusi mental harus dijabarkan dalam bentuk aksi nyata menjaga Bali, bukan sebaliknya malah menjauhkan krama Bali dari kedaulatannya menjaga dan mengelola Bali.

Setidaknya, menurut akademisi Unud Prof. Wayan Windia, revolusi mental harus digerakkan oleh semua elemen dan pemimpin siap menjadi modelnya. Pemimpin harus berani menolak kapitalis dan memberikan ruang kepada pengusaha lokal untuk berdikari. Dana-dana rakyat yang terakumulasi dalam APBD harus dikembalikan kepada penguatan sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan. ‘’Bali hanya menunggu kehancuran jika revolusi mental tidak segera dijabarkan oleh elite-elite pemegang kebijakan di Bali. Pemimpin harus menjadi orangtua yang mengayomi perjuangan krama Bali menjaga tanah Bali dalam hal ini budaya dan tradisinya. Hal. 19 Budaya Petani

‘’…akses pemeliharaan budaya dan pertanian tak lagi menjadi program strategis pemerintah. Ironisnya, Bali justru terlena dengan pertumbuhan ekonomi semu yang tak pernah dinikmati oleh krama Bali. Target pertumbuhan ekonomi hanya manis bagi kaum kapitalis, namun pahit bagi pelaku usaha lokal dan rakyat.’’

Lindungi Pengusaha Lokal KONDISI perekonomian di tahun 2015 tidak sebagus 2013 dan 2014. Tidak saja terjadi di Bali, tetapi juga secara nasional bahkan global. Terutama terjadi pada Tiongkok yang sebelumnya menguasai pasar, justru mengalami pelambatan yang sangat drastis. Begitu juga di Amerika Serikat dan Eropa, yang selama ini dikenal sebagai pasar tradisional ekspor Bali. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana Prof. Dr. Ketut Rahyuda, S.E., MSIE. mengatakan, Bali cukup terkena imbas dari pelambatan ekonomi secara global. Mengingat, masyarakat Bali dominan menggantungkan hidup dari sektor UKM. Ekspor dari para pelaku UKM menjadi tidak bagus karena daya beli asing secara keseluruhan menurun. “Kebutuhan impor kita meningkat terus karena pasar untuk Indonesia ini meningkat, artinya kebutuhan masyarakat terhadap barang dan jasa sesungguhnya berasal dari barang-barang dan jasa impor. Sedangkan daya beli asing itu menurun secara keseluruhan, dari Amerika sampai Eropa itu menurun sehingga ekspor kita juga menurun,” ujarnya. Hal. 19 Para Pendatang

Ekonomi Bali Terancam Kolaps Empat bulan ke depan Bali berada pada zona rawan dalam pengembangan dunia usaha. Empat bulan ke depan akan menjadi pertaruhan hidup-mati dunia usaha di Bali. Jika pemerintah tak melakukan gebrakan dalam pengelolaan APBD dan APBN, dunia usaha di Bali sudah pasti makin terpuruk dan kolaps.

Keprihatinan terhadap perekonomian Bali ini dilontarkan Ketua Umum Kadin Bali A.A. Wiraputra. Dalam kajian akhir tahunnya, ia mengaku mendapat laporan memprihatinkan dari berbagai asosiasi yang dinaungi Kadin. ‘’Tanpa gerakan revolusi mental, Bali akan memasuki masa suram dalam pengelolaan ekonomi. Kemandirian ekonomi Bali empat bulan ke depan hanya bisa distimulus dengan pengelolaan APBD tepat waktu, perekonomian Bali terancam,’’ ujarnya. Ia mengatakan dari target kunjungan wisatawan 500 ribu pada akhir tahun ini, pelaku pariwisata memprediksi maksimal hanya terpenuhi 300 ribu. Asumsi ini didasari perkembangan kunjungan pariwisata sejak September 2015. Perbaikan infrastruktur saat itu membuat jalanan macet, sehingga tidak menjadikan pilihan

strategis untuk berlibur pada akhir tahun. ‘’Ini hal-hal elementer yang berdampak terhadap kemandirian ekonomi Bali,’’ ujarnya. Ia mengatakan empat bulan ke depan akan menjadi pertaruhan hidup-mati dunia usaha di Bali. Jika birokrat tak melakukan gebrakan dalam pengelolaan APBD, nasib dunia usaha Bali sudah pasti, yakni makin kolaps. Ia mendesak birokrat mulai menggulirkan dana-dana segar mulai Januari atau paling lambat Februari 2016. Jika hal ini tak dilakukan maka dunia usaha akan gulung tikar. Kondisi ini akan makin parah jika pariwisata yang menjadi motor pergerakan ekonomi terus dirongrong gangguan stabilitas, termasuk lambatnya realisasi pembangunan infrastruktur. Ia mengatakan selain perbaikan infrastruktur yang tak kunjung tuntas di

pusat-pusat pariwisata, terkoreksinya kunjungan wisatawan domestik ke Bali juga akibat gangguan stabilitas. Konflik antar-ormas menjelang pergantian tahun membuat banyak wisatawan membatalkan kunjungannya ke Bali. ‘’Isyarat Bali Post agar masyarakat Bali jangan terlena harus dipahami dan dimaknai. Bali harus mulai melakukan pembenahan dan melakukan terobosan strategis dalam mengelola potensi Bali,’’ ujarnya. Wiraputra mengingatkan revolusi mental jangan sebatas jargon. Revolusi mental harus menyentuh hal-hal mendasar yakni menyangkut tanggung jawab moral menjadi penguasa di Bali. Pemimpin ke depan harus mampu merangkul semua elemen agar potensi yang ada bisa menjadi kekuatan da modal dasar dalam membangun kemandirian ekonomi Bali. (dir/win)

Pusat Tak Berpihak Orang Bali Harus ’’Nindihin’’ Bali Data Investasi di Bali 2014 pada Bali BUDAYA dan alam Bali adalah napas orang Bali. Sementara Besakih adalah batang otak dari umat Hindu. Memperdagangkan Besakih sebagai kawasan pariwisata merupakan langkah sesat dan menantang bahaya. ‘’Sampai kapan pun rencana itu akan saya tolak. Bagi saya, pencoretan kawasan Besakih dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) adalah harga mati,’’ tegas Ida Pedanda Made Gunung, beberapa waktu lalu. Ia pun mengingatkan kepada semua komponen agar berhenti mengutak-atik kawasan Besakih. ‘’Sebagai umat Hindu, apa pun jabatan kita semestinya tetap mendedikasikan diri menjaga kesucian Pura Besakih,’’ ujarnya. Ida Pedanda yang terpilih sebagai salah satu tokoh kebinekaan ini menegaskan bahwa umat Hindu jangan mau terpancing dikotomi antara mendukung dan tidak mendukung Besakih masuk KSPN. Kondisi yang bergulir saat ini patut diwaspadai sebagai upaya degradasi terhadap umat Hindu. Hal. 19 Kawasan Suci

KARANGASEM Rp 78,4 miliar

NILAI PMDN

GIANYAR Rp 430,4 triliun

NILAI PMA

BADUNG DENPASAR

KLUNGKUNG Rp 65,37 miliar

BADUNG Rp 1,658 triliun

BANGLI Rp 23,12 miliar

DENPASAR Rp 1,016 triliun

Sumber:PusDat BP

TOTAL Rp 3,846 triliun

1.856 orang

54,3 juta US$

260,8 juta US$

BANGLI 108 ribu US$

1.837 orang

1.802 orang

KLUNGKUNG 524,3 ribu US$ GIANYAR KARANGASEM

TABANAN Rp 98,5 miliar

15,5 juta US$

JEMBRANA 666,7 ribu US$ BULELENG

BULELENG Rp 259,7 miliar JEMBRANA Rp 215,6 miliar

TABANAN

80,7 juta US$

TENAGA KERJA ASING DI BALI

9,4 juta US$ 5,06 juta US$

TOTAL 427,163 juta US$

Desember Desember 2013 2014

Juni 2015

grafis:asd/BP

ORANG Bali harus kuat jati dirinya. Orang Bali harus berani nindihin (membela sampai mati - red) tanah Bali. Jadilah krama Bali yang rungu (peduli) dengan permasalahan Bali; lingkungan, budaya dan SDM. Demikian penegasan Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar M.S. Chadra Jaya. Katanya, Rabu (30/12) kemarin, tahun 2016 bisa dijadikan momentum untuk masyarakat Bali bekerja lebih keras lagi menerapkan sesuai dengan program Nawa Cita Presiden Jokowi. Revolusi mental masyarakat Bali harus dilakukan. Salah satunya melalui dunia pendidikan. Selain itu melalui pendidikan, bisa meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan program

‘’Indonesia Kerja’’ dan ‘’Indonesia Sejahtera’’. Saat itu tercapai, maka produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional akan meningkat pula. Pejabat Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. meminta krama Bali perlu merefleksi diri apakah masih memiliki etos kerja yang tinggi. Tantangan ke depan jika kita tak memiliki sikap mental positif seperti karakter orang Jepang yakni bekerja keras, disiplin, ulet dan santun, maka Indonesia akan habis digilas kemajuan zaman. Dia setuju krama Bali harus peduli dan berbuat untuk kebaikan Bali ke depan. Hal. 19 Masalah Bali


DENPASAR

2

Kamis Wage, 31 Desember 2015

Teroris Targetkan Markas Polisi dan Tempat Berkumpul Wisman Brimob Siaga di Polsek-polsek Bali Post/ist

SILATURAHMI – Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa saat silaturahmi dengan pimpinan Ormas Baladika, Rabu (30/12) kemarin.

Cegah Bentrok Terulang

Danrem 163/WSA Silaturahmi dengan Pimpinan Ormas Denpasar (Bali Post) – Komandan Korem (Danrem) 163/Wira Satya (WSA) Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, Rabu (30/12) kemarin menggelar silaturahmi dengan pimpinan Ormas Baladika di Jl. Indrajaya, Ubung Kaja dan pimpinan Ormas Laskar Bali di Jl. Buana Raya, Denpasar. Beberapa waktu lalu, anggota kedua kelompok ini sempat terjadi gesekan fisik dan mengakibatkan beberapa orang tewas serta terluka. Kegiatan silaturahmi ini merupakan perkenalan Kolonel Inf. Nyoman Cantiasa sebagai Danrem 163/WSA, sekaligus melakukan pembicaraan bagaimana menciptakan Bali ke depan lebih baik, aman dan nyaman serta mencegah terulangnya kembali kejadian yang sangat memprihatinkan bagi seluruh masyarakat Bali. Mengingat, Bali merupakan destinasi pariwisata yang sudah mendunia, perlu pengamanan yang baik dari seluruh komponen masyarakat, sehingga wisatawan maupun masyarakat dapat lebih tenang dalam melakukan aktivitasnya. Cantiasa mengatakan sangat prihatin dengan kejadian yang lalu. “Kita sebagai orang Bali janganlah ribut sesama saudara kita sendiri. Kita harus waspada, jangan sampai diadu domba. Kita semua harus sama-sama menjaga Bali menjadi aman dan damai dan tahun 2016 kita berharap dapat hidup lebih baik. Saat ini agar semua cooling down dan menahan diri dari segala provokasi serta meredam anggota kelompoknya untuk tidak melakukan kegiatan yang merugikan. Sesuai Surat Edaran Gubernur, agar ormas mematuhi untuk menurunkan baliho yang ada di jalanan,” tegasnya. Pemimpin masing-masing ormas juga menyampaikan agar kejadian yang lalu benar-benar ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian dan yang bersalah agar ditindak sesuai hukum yang berlaku. Mereka juga menyatakan akan menahan diri/cooling down dan akan membongkar baliho yang ada di jalan-jalan sesuai imbauan gubernur. Dalam pertemuan tersebut, Danrem 163/WSA didampingi Dandim 1611/Badung Letkol Teddy Arifiyanto dan Kapenrem 163/WSA. Saat silaturahmi dengan Ormas Baladika, hadir Bagus Alit Sucipta, I Bagus Arik Jagra Wibawa dan Komang Merta Jiwa. Sedangkan dengan Ormas Laskar Bali, hadir A.A. Suma Widana, A.A. Suma Nadi, Wayan Rena dan A.A. Ngurah Mayun. (r)

Kapolda Minta Ormas Tak Lakukan Pungli

Denpasar (Bali Post) Bercermin dari kasus bentrok ormas di Lapas Kerobokan dan Jalan Teuku Umar, Denpasar, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto tidak ingin kasus serupa atau di tempat lain yang melibatkan ormas terulang lagi. Oleh karena itu, ia akan melakukan operasi khusus antipreman. “Ke depan kita akan perkuat dan kembangan unsur TNI dan pengamanan tradisional yaitu pecalang. Bali Post/rah Tidak perlu lagi ada bagian-bagian Kapolda Sugeng Priyanto lain (ormas - red) ikut jadi aparat keamanan yang enggak jelas, ujungujungnya minta tips atau pajak (pungli/pungutan liar - red),” tegas Kapolda saat menyampaikan press release akhir tahun 2015 yang dihadiri pimpinan dan awak media massa, Rabu (30/12) kemarin. Saat mengikuti rapat di Kantor Gubernur beberapa waktu lalu, Sugeng menangkap sebagian besar peserta yang hadir ingin ormas dibubarkan. Menurutnya, adanya Surat Edaran (SE) Gubernur tentang penurunan baliho ormas merupakan langkah maju. “Saya akan dukung kebijakan apa pun terkait penurunan baliho itu,” tegasnya. Disinggung soal pembubaran ormas, Kepolda menegaskan, sesuai Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas, tata cara pembubarannya cukup panjang. Selain itu, pembubaran ormas bukan wewenang Polri. “Kewenangan Polri hanya pada saat penegakan hukum. Proses pembubarannya sangat panjang,” ujarnya. Ditanya mengenai pengaduan pengurus Baladika Bali ke Mabes Polri, Komnas HAM dan Kompolnas terkait kasus bentrok ormas tersebut, Sugeng mengatakan, apa yang dilakukan tersebut merupakan hak sebagai warga negara Indonesia. “Silakan saja melapor. Tetapi saya selaku Kapolda melihat langsung situasinya seperti apa saat itu. Malam itu situasinya luar biasa, banyak orang berkeliaran bawa sajam (senjata tajam). Jadi, menghadapi situasi demikian, polisi punya protap sendiri. Akan banyak korban kalau polisi tidak tegas,” ujarnya. Jenderal bintang dua ini mengaku malam itu termasuk saat mengamanan puluhan anggota ormas di wilayah Ubung, anggotanya bertindak tegas. Maksudnya, untuk meredam situasi supaya tidak jatuh korban lebih banyak. “Kalau Komnas HAM, Mabes Polri dan Kompolnas turun, saya malah senang. Saya siap diperiksa dan menghadirkan saksi-saksi dari masyarakat. Apa yang dilakukan anggota saya di lapangan sesuai prosedur,” ungkapnya. Sementara itu, demi menjaga kondusivitas dan keamanan Rutan Polresta Denpasar, 15 tersangka bentrok ormas di Jalan Teuku Umar, Denpasar, kemarin dipindah ke Rutan Brimob, Tohpati dan Mapolda Bali. Para tersangka itu diangkut beberapa mobil Rantis dan tahanan serta dikawal ketat anggota Dalmas bersenjata lengkap. “Kita layar (pindahkan - red) ke Brimob 5 orang dan Polda Bali 10 orang. Tetapi proses penyidikan tetap ditangani Sat. Reskrim Polresta,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard. Kenapa dipindahkan, menurut Reinhard, selain untuk menjaga kondusivitas Rutan Polresta, juga karena saat perayaan malam Tahun Baru 2016 sebagian besar personel dikerahkan ke lapangan. (kmb36)

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : pengamanan tahun baru Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) -

Terkait kabar teroris kelompok Santoso akan menyerang Bali, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto menegaskan, secara jelas rencana penyerangan tersebut tidak ada. Namun data yang diperoleh tim Densus 88, teroris tersebut akan menargetkan tempat berkumpulnya wisawatan asing/mancanegara (wisman). “Jadi yang menyebut menyerang Bali tidak ada. Saya juga dapat SMS informasi tersebut, tetapi sebenarnya ditarget kelompok Santoso tidak ada nyebut-nyebut Bali,” kata Kapolda, Rabu (30/12) kemarin. Sugeng menjelaskan, yang menjadi target teroris adalah petinggi dan markas-markas kepolisian. Selain itu, masjid syiah dan orang asing serta tempat berkumpulnya orang asing. “Saya tidak perlu menyebut nama petinggi Polri yang ditarget tersebut,” ucapnya. Terkait teroris menargetkan tempat berkumpulnya orang asing, lanjut jenderal bintang dua ini, banyak orang asing berkunjung ke Bali. Bahkan, Pulau Dewata ini menjadi tempat berkumpulnya turis dari seluruh dunia. Diduga itu yang menjadi target teroris tersebut. “Polda Bali sudah membuat rencana pengamanan, termasuk penguatan dan penebalan personel di tempat berkumpulnya orang asing. Sudah kami amankan semua. Sampai saat ini belum terdeteksi teroris masuk Bali,” ujar Sugeng. Untuk mengantisipasi penyerangan markas polisi, seluruh

Polsek di Bali dijaga pasukan Brimob bersenjata lengkap. Mereka siaga di depan dan areal Polsek. “Polsek kami dijaga Brimob. Tujuannya, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nanang Prihasmoko. Hal serupa disampaikan Kapolsek Denpasar Barat AKP Wisnu Wardana. Menurutnya, itu merupakan perintah pimpinan supaya setiap Polsek dijaga Brimob. “Mudah-mudahan perayaan Tahun Baru 2016 berjalan aman dan lancar. Masyarakat kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan jangan sampai lengah,” tegasnya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Bangun Kebersamaan SANGAT disadari, keberhasilan suatu program atau kegiatan dapat tercapai dengan maksimal jika ada rasa kebersamaan. Tanpa ada kebersamaan, suatu pekerjaan akan terasa sangat berat bahkan mungkin akan menemui banyak kendala dan hambatan. Dengan kebersamaan, semua pekerjaan, program dan kegiatan akan dapat dilaksanakan dengan mudah. Rasa kebersamaan inilah yang sangat disadari betul oleh Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan semua stakeholder di Kota Denpasar. Membangun kebersamaan dengan semua elemen di Kota Denpasar, baik itu swasta, LSM, pengusaha, komunitas termasuk pers, sangat dirasakan dapat membantu programprogram pembangunan di Kota Denpasar. Hal ini terungkap ketika Sekda Kota Denpasar mengadakan ramah tamah yang dikemas dalam acara Refleksi Akhir Tahun di Ina Bali Hotel, Selasa (29/12). Mantan Kadis Koperasi Pemkot Denpasar ini mengatakan, prosesi pembangunan yang berkaitan dengan Good Governace yakni tata kelola pemerintahan yang baik lewat sinergitas program LSM, masyarakat, pemerintah termasuk insan pers, nantinya mampu memberikan nilai kemanfaatan (public value) bagi masyarakat. Program-program yang telah berjalan selama ini di Kota Denpasar tak terlepas dari sinergitas program melalui kebersamaan yang telah berjalan dengan baik. Hal ini nantinya terus dilakukan melalui pemecahan masalah program-program pembangunan dari tingkat lingkungan masyarakat, desa/lurah, kecamatan hingga tingkat kota. Berbagai program lima tahun Pemkot Denpasar hingga akhir tahun 2015, mulai dari memfasilitasi pelaksanaan Pilkada Kota Denpasar dan berbagai program pembangunan, telah berjalan dengan baik sesuai dengan mekanisme dan kemanfaatan untuk masyarakat. Pelaksanaan Denpasar Festival (Denfest) ke-8 tahun ini, menurut mantan Kadis Sosial ini, sebagai momentum Pemkot Denpasar untuk mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan melakukan evaluasi terhadap berbagai pro-

Bali Post/eka

BALIHO - Beberapa pengguna jalan melihat baliho tolak reklamasi salah satu ormas di Bali di Jalan Gatot Subroto Tengah, Lumintang, Denpasar, Minggu (27/12). Aspirasi penolakan reklamasi Teluk Benoa terus meluas, yang awalnya dilakukan LSM, seniman, berkembang ke sejumlah desa adat, sekaa teruna-teruni, civitas akademika, dan ormas.

gram ke depan tahun 2016 mendatang. Prosesi pilwali masih terus berjalan hingga pelantikan wali kota difinitif nantinya, serta berbagai program yang menyentuh kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Kritik saran dari insan pers dan kelompok ahli, untuk dapat bersamasama bersinergi dalam prosesi pembangunan sehingga dapat memberikan kemanfaatan pada masyarakat. Hubungan komunikasi dan koordinasi insan pers dan pemerintah serta masyarakat, dapat terus berjalan beriringan. Hal ini juga berkaitan dengan UU keterbukaan informasi publik dengan peran pers sangat besar dalam melakukan penyaringan dan penyebarluasan informasi pembangunan Kota Denpasar. Apa yang telah dilaksanakan dan yang belum dilaksanakan, lewat program pembangunan Pemkot Denpasar dapat terus berjalan melalui sinergitas insaninsan pers, masyarakat, LSM, aparat keamanan dan pemerintah. (ad1419)

AAN Rai Iswara

Kisruh Tenaga Kontrak Satpol PP Badung

Dewan Minta Perekrutan Dibatalkan

Mangupura (Bali Post) – Kisruh pengangkatan tenaga kontrak di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung, terus bergulir. Dewan setempat minta perekrutan 14 tenaga kerja tak tetap itu dibatalkan. “Daripada (perekrutan – red) menuai konflik, batalkan saja. Sebab, tidak transparan,” ujar Ketua Fraksi PDI-P DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Rabu (30/12) kemarin. Alasan pembatalan tersebut, kata Anom Gumanti, karena kuat dugaan 14 pegawai kontrak yang direkrut menjelang tutup tahun 2015 itu beraroma orang-orang titipan. Karena itu, pihaknya meminta segera dibatalkan serta dilakukan perekrutan ulang secara terbuka dan transparan pada anggaran induk 2016 nanti. “Tidak boleh mengangkat pegawai diam-diam begitu. Pemerintah harus terbuka, transparan dan proses seleksi jelas,” ungkap anggota Komisi IV ini. Dia mengakui, pengangkatan pegawai kontrak di Satpol PP ini secara tidak langsung sudah membuat citra Pemkab Badung tercoreng. Sebab, selain pengangkatannya tidak transparan, proses seleksi juga tidak jelas. Wakil Ketua DPC PDI-P Badung itu meminta perekrutan pegawai kontrak pada akhir tahun 2015 ini dibatalkan dan dilakukan perekrutan ulang yang lebih transparan pada awal tahun 2016. Pihaknya juga minta ada seleksi sehingga pegawai yang direkrut benar-benar memiliki kemampuan sesuai bidang yang dibutuhkan. Sebelumnya, Kepala Satpol PP Badung I Ketut Martha mengakui pihaknya merekrut 14 tenaga kontrak. Hanya, pejabat asal Karangasem ini enggan memberi penjelasan terkait pengangkatan yang dinilai dilakukan secara diamdiam dan pada bulan terakhir tahun 2015 ini. Martha juga tak banyak berkomentar terkait SK pegawai kontrak tersebut berlaku sebulan. Seperti diketahui, Satpol PP Badung telah mengangkat 14 orang pegawai kontrak pada minggu kedua bulan Desember 2015. Anehnya, mereka dibuatkan SK per 1 Desember 2015 hingga 31 Desember 2015. Kuat dugaan pegawai-pegawai ini adalah titipan pejabat dan orang-orang penting di Badung. Sebab, perekrutan dilakukan secara tertutup, tanpa pengumuman terbuka dan tanpa tes. (kmb27)

Terjadinya Bentrok Ormas

Kegagalan Kesbangpolinmas dan Itelijen Kepolisian SERINGNYA terjadi bentrok antar-ormas di Bali, merupakan bentuk dari kegagalan pembinaan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Provinsi Bali. Selain itu, juga kegagalan dari fungsi intelijen kepolisian. Sebab, hampir setiap tahun terjadi bentrok antar-ormas, bahkan sampai merenggut nyawa. Menurut praktisi hukum I Made Suardana, S.H., kegagalan utama Kesbangpolinmas akibat adanya pejabat pemerintah yang menjadi pengurus ormas. Terlebih, pejabat tersebut menduduki jabatan strategis. Hal ini membuat ketidakberanian Kesbangpolinmas untuk menasihati ormas anarkis tersebut. ‘’Bagaimana Kesbangpolinmas menasihati mereka, sementara si pengurus itu merupakan pejabat, kan repot jadinya,’’ katanya. Begitu juga dengan fungsi intelijen kepolisian, ia menilai pihak Polda Bali gagal menakar terjadinya konflik yang akan muncul. Artinya, indikasi akan terjadinya konflik atau bentrok sejatinya sudah harus diketahui sebelumnya oleh petugas intelijen. ‘’Melihat kejadian (bentrok antar-

ormas - red) beberapa waktu lalu, fungsi intelijen kepolisian lemah. Apalagi, bentrok sampai terjadi di dua lokasi berbeda,’’ terangnya. Jika pihak Kesbangpolinmas tidak bertindak dan fungsi intelijen kepolisian tidak dimaksimalkan, lanjut Suardana, maka konflik antarormas akan terus terjadi. Agar tidak terjadi bentrok kembali, ia menyarankan lima hal yang perlu dilakukan. Di antaranya, harus ada tindakan konkret dari Gubernur Bali bersama MUDP untuk mengeluarkan surat edaran tidak boleh memasang baliho ormas (ormas yang sering berkonflik - red) di wilayah desa pakraman. Sebab, hal ini bisa memicu konflik horizontal. Gubernur Bali harus mengeluarkan peringatan tertulis kedapa ormas yang sering konflik. ‘’Dengan mengeluarkan surat edaran ini, sesuai Undang-undang No. 17 Tahun 2013, merupakan tahap awal. Jika itu dilanggar, ormas tersebut bisa dibubarkan,’’ tegasnya. Suardana yang juga Korwil Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Bali, NTB dan NTT ini juga meminta supaya Gubernur Bali berani menegur

pejabat yang menjadi pengurus ormas dan disarankan untuk tidak masuk dalam pengurus. Selain itu, pemerintah agar menghentikan bantuan sosial kepada ormas yang anarkis. ‘’Apabila tidak dihentikan, maka bantuan tersebut berpotensi digunakan untuk memperbesar organisasinya tanpa terkontrol,’’ ucapnya. Terakhir, lanjut pria yang juga pengacara ini, pemerintah, elite politik dan siapa pun juga supaya tidak memanfaatkan ormas sebagai upaya memenangkan pilkada atau memuluskan program kerja mereka. ‘’Jika hal ini diterapkan, saya yakin ormas akan tidak memiliki bargaining lagi,’’ tambahnya. Hal serupa juga dikatakan praktisi hukum Haposan Sihombing, S.H. Ia mengaku sangat prihatin dengan adanya kejadian bentrok antarormas tersebut. Apalagi, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kejadian bentrok itu menunjukkan kurang siapnya pihak Lapas Kerobokan ketika menerima tiga tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar yakni yang terlibat kasus pembunuhan di Royal

Bali Post/eka

PEMINDAHAN TAHANAN - Sejumlah petugas kepolisian, Rabu (30/12) kemarin berkumpul di depan Rumah Tahanan Polda Bali usai melakukan pemindahan tahanan kasus bentrok ormas di Jalan Teuku Umar. Karaoke & Spa, Jalan Diponegoro, Denpasar. Sebab, bentrok tersebut terjadi sehari setelah ketiga tersangka dititipkan di lapas. “Saya harap kejadian serupa tidak terulang kembali. Hal ini demi keamanan Bali yang merupakan daerah tujuan wisata,” harapnya. Guna menjaga Bali supaya aman, pengacara asal Medan ini meminta aparat

keamanan terus melakukan sweeping. Tak hanya itu, juga memberikan pembinaan terhadap pimpinan ormas. Yang berperan penting dalam hal ini adalah ketegasan dari pihak kepolisian. Salah satu yang mesti dilakukan yakni terus menggencarkan sweeping senjata tajam. Jika terjadi bentrok, tentunya perlu diminta pertanggungjawaban pimpinan ormas. (jay)


20 HALAMAN

NOMOR 133 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (99rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis wage, 31 desember 2015

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Jokowi Tanam Kapsul Waktu

Berisi Daftar Impian, Dibuka Tahun 2085

Jakarta (Bali Post) – Pemerintah tak hanya menggiatkan gerakan penanaman satu miliar pohon untuk memastikan kelestarian alam negeri ini, tetapi juga untuk pertama kalinya melakukan kegiatan menanam kapsul waktu (time capsule). Kapsul waktu itu berisi daftar impian bangsa Indonesia untuk 70 tahun ke depan.

Angelina Sondakh

MA Kurangi Hukuman Angie Jadi 10 Tahun

Jakarta (Bali Post) – Mahkamah Agung (MA) mengabulkan peninjauan kembali yang diajukan mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh dan memutuskan mengurangi hukumannya menjadi pidana penjara 10 tahun ditambah denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan. Juru bicara Mahkamah Agung (MA) Suhadi melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu (30/12) kemarin, menyatakan Angelina Patricia Pingkan Sondakh (Angie) juga dihukum membayar uang pengganti Rp 2,5 miliar dan 1,2 juta dolar AS subsider satu tahun penjara. Peninjauan kembali vonis hukuman Angelina Sondakh ditangani oleh majelis hakim agung yang diketuai Syarifuddin, Ketua Muda MA Bidang Pengawasan, dengan anggota hakim agung Andi Samsan Nganro dan hakim ad hoc tindak pidana korupsi pada tingkat kasasi Syamsul Rakan Chaniago. Pada 20 November 2013, majelis kasasi MA menjatuhkan vonis hukuman penjara 12 tahun dan denda Rp 500 juta ditambah kewajiban membayar uang pengganti Rp 12,58 miliar dan 2,35 juta dolar AS (sekitar Rp 27,4 miliar). Vonis hukuman itu jauh lebih berat dibanding putusan banding dari Pengadilan Tinggi Jakarta, yang tidak membebankan uang pengganti. Hal. 19 Menerima Suap

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memasukkan rangkuman Mimpi Indonesia 2085 yang terdiri atas tujuh butir impian masa depan Indonesia yang disimpan dalam kapsul waktu dan akan dibuka tahun 2085. Kapsul waktu itu ditanam Jokowi di Lapangan Hapsana Sai Merauke, Papua, Rabu (30/12) kemarin. Penanaman kapsul waktu pada 2015 atau saat bangsa dan negara Republik Indonesia berusia 70 tahun itu berisi tujuh butir wajah Indonesia masa depan pada 70 tahun mendatang atau 2085. Dua pelajar kelas VI dari SD Hati Kudus Merauke, Lois Ferdinand Kombombiran dan Laher Fabiola Ogi-

lin, membacakan tujuh butir Mimpi Indonesia 2085 didampingi Presiden Jokowi. Tujuh butir Mimpi Indonesia 2085 itu, pertama, sumber daya manusia Indonesia yang kecerdasannya mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia. Kedua, masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Ketiga, Indonesia menjadi pusat pendidikan, teknologi dan peradaban dunia. Keempat, masyarakat dan aparatur pemerintah yang bebas dari perilaku korupsi. Kelima, terbangunnya infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia. Keenam, Indonesia menjadi

negara yang mandiri dan negara yang paling berpengaruh di Asia Pasifik. Ketujuh, Indonesia menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia. Kapsul waktu yang berbentuk tabung silinder yang ditanam Presiden Jokowi di Merauke itu sebelumnya telah melewati perjalanan ekspedisi ke berbagai kota di seluruh provinsi di Indonesia dari Sabang (Aceh) hingga Merauke (Papua) selama tiga bulan sejak dilepas perjalanannya oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada 17 September 2015 di Gelanggang Olahraga (Gelora) Bung Karno, Jakarta. Hal. 19 Elemen Penting

Izin Presiden Periksa Setnov Sedang Ditelaah

Bali Post/ant

BANDARA SENTANI - Pengunjuk rasa menduduki area landasan pesawat di Bandara Sentani, Jayapura, Papua, Rabu (30/12) kemarin. Mereka menuntut adanya kepastian pembayaran tanah hak ulayat Bandara Sentani.

Refleksi 2015

Pj. Bupati Bangli Ingatkan PNS Evaluasi Diri dan Atensi Dana Desa

DI AKHIR 2015, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bangli diingatkan untuk merefleksi dan mengevaluasi diri untuk melihat sejauh mana capaian kinerjanya selama setahun ini. Jangan sampai kekurangan pada 2015 terulang kembali di tahun 2016. Demikian disampaikan Penjabat (Pj.) Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H., Rabu (30/12) kemarin. Kata dia, untuk menciptakan suasana kerja yang profesional dan proporsional hendaknya pegawai sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK). Ini penting dilakukan, mengingat ASN sebagai abdi negara memiliki tugas yang sangat mulia sebagai pelayan masyarakat, bukan sebaliknya dilayani masyarakat. “Selama ini mungkin ada mindset bahwa pejabat harus dilayani. Pemikiran ini salah karena yang benar masyarakatlah yang harus dilayani oleh pejabat dan jajarannya sesuai dengan tugas

dan fungsinya di masing-masing SKPD,” terangnya. Lanjut Mahendra Putra, terkait dengan capaian serapan anggaran 2015, meskipun sudah baik, namun pihaknya mengingatkan pimpinan SKPD ke depan untuk selalu melakukan pemantauan dan meningkatkan koordinasi serta komunikasi mengawal proses administrasi dan pelaksanaan fisik di lapangan. Sehingga apa yang sudah direncanakan bisa dikerjakan dan apa yang dikerjakan bisa dipertanggungjawabkan. “Kontrol ini wajib dilakukan oleh pimpinan SKPD,” pintanya. Terkait dengan rencana program kerja di masing-masing SKPD, Mahendra Putra juga mengingatkan, jangan sampai ada pekerjaan yang tumpang tindih sehingga saling menyalahkan satu sama lain. Semua SKPD merupakan satu-kesatuan organ yang saling terkait dan memiliki fungsinya masing-masing. “Kegiatan tumpang tindih dan saling menyalahkan satu sama lain jangan sampai terjadi,” imbuhnya.

Ditambahkan, keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai sesuatu tujuan, tidak saja ditentukan oleh mutu profesionalitas, tetapi juga tidak kalah penting adalah disiplin para anggotanya. Khusus bagi ASN, disiplin merupakan hal yang mutlak. Kehadiran ASN saat menghadiri apel dan bekerja merupakan cerminan disiplin dari pegawai. Pelaksanaan disiplin pegawai yang salah satu pengawasannya melalui apel disiplin, sambung Mahendra Putra, selama ini sudah berjalan baik. Oleh karenanya, ia menyampaikan apresiasinya dan mengajak semua pegawai di lingkungan Pemkab Bangli untuk memegang teguh disiplin yang mencakup unsur ketaatan, kesetiaan dan kesungguhan dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Meskipun demikian, pegawai diminta tidak cepat puas, karena yang terpenting sesuatu yang sudah baik harus bisa dipertahankan dan terus ditingkatkan. Hal. 19 Menjadi Budaya

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo masih belum memutuskan akan memberikan izin atau tidak terkait pemeriksaan anggota DPR Setya Novanto (Setnov) oleh Kejaksaan Agung. Sesuai ketentuan perundangan, pemeriksaan anggota DPR oleh aparat penegak hukum harus mendapat izin dari Presiden. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengakui ada surat permohonan resmi dari Kejaksaan Agung perihal pemeriksaan Setya Novanto dalam kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dalam kasus rekaman permintaan saham divestasi Freeport yang akhirnya memaksa Setya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPRRI. “Sebelum Presiden membaca mengenai surat tersebut, selalu ada yang namanya memo, memorandum dari Seskab maupun Sesneg. Nanti memorandum ini yang akan disampaikan kepada Presiden mengenai hal tersebut. Yang jelas pada saat ini surat tersebut di Setneg maupun di Setkab ditelaah dengan berbagai pertimbangan yang ada,” kata Seskab Pramono Anung di Gedung Sekretariat Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/12) kemarin. Menurutnya, surat permohonan izin pemeriksaan diterima pihak Istana Kepresidenan pada 24 Desember 2015 atau satu hari menjelang hari Natal. Surat dari Kejaksaan Agung bernomor R78 tertanggal 23 Desember 2015 itu belum sampai ke meja Presiden. “Seperti kita ketahui bersama, (Presiden) kan sudah tak ada di Jakarta, beliau ada di Solo kemudian ke Kupang. Kemarin balik sebentar, membuka (peresmian gedung baru) KPK dan langsung ratas dan berangkat ke Papua,” katanya. Oleh karena itu, sepulang dari Papua usai perayaan pergantian tahun baru nanti, Presiden Jokowi dijadwalkan akan kembali ke Ibu Kota pada Sabtu (2/1/2016). Hal. 19 Mengundurkan Diri

Tidak Terbit Menyambut Tahun Baru 2016, Bali Post pada tanggal 1 Januari 2016 yang juga merupakan hari libur nasional, tidak terbit. Bali Post terbit kembali seperti biasa mulai Sabtu (2/1) lusa. Untuk itu kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit

Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Donor Darah HUT Ke-13 Nirmala Group

DONOR – Kegiatan donor darah serangkaian peringatan HUT ke-13 Nirmala Group disaksikan Owner Made Sujana. KARYAWAN Nirmala Group, tahun, saat memperingati HUT Rabu (30/12) kemarin, melakukan Nirmala Group. Kami sadar, aksi ini aksi donor darah serangkaian den- belum banyak dilakukan tetapi kami gan kegiatan HUT ke-13 Nirmala terus mengajak para karyawan agar Group. Kegiatan berlangsung di Ho- bersedia berkorban kepada sesama,” tel Nirmala, Jimbaran, kerja sama tegasnya. dengan Palang Merah Indonesia Bagi Made Sujana sendiri, darah (PMI) Kabupaten Badung. Lebih sangat perlu karena dia memiliki dari 100 orang karyawan Nirmala pengalaman yang mengharuskanGroup menyumbangkan darahnya nya untuk keluar-masuk rumah untuk kemanusiaan. sakit akibat sakit yang dideritanya. Owner Nirmala Group Made Saat itu, dengan kebesaran Tuhan Sujana mengatakan aksi donor Yang Maha Esa dan perantaraan darah merupakan kepedulian para sesama, dia mampu bertahan dan keluarga besar Nirmala kepada melaksanakan aktivitas normal sepsesamanya yang membutuhkan erti sekarang, dengan membesarkan darah. Diharapkan darah yang dis- usahanya yang kini menampung umbangkan ini bisa bermanfaat bagi lebih dari seribu orang karyawan. masyarakat, sehingga kepekaan dan “Hikmah membantu sesame, apalagi kepedulian sosial kepada sesama darah sangatlah penting karena kita akan terus terjalin. “Kegiatan donor akan diberikan kekuatan atas doa darah ini rutin kami lakukan tiap banyak orang, sehingga kita bisa

tetap menjalani kehidupan seperti sekarang,” ujar Sujana yang didampingi istrinya, Nyoman Sudiasih. Menurut Ketua Panitia Ida Bagus Rama, kegiatan donor darah tahun ini mengalami peningkatan dari sisi jumlah peserta. Tahun lalu jumlah karyawan yang mendonorkan darahnya sekitar 70 orang, tetapi tahun ini mencapai lebih dari 100 orang. Kegiatan dilaksanakan di Ball Room Hotel Nirmala, Jimbaran. Selain mengajak seluruh karyawan Nirmala Group, donor darah juga melibatkan masyarakat umum yang ada di sekitar Jimbaran. “Kami berterima kasih kepada masyarakat dan karyawan yang telah mengikuti donor darah ini. Semoga bermanfaat bagi kemanusiaan,” katanya. Penanggung jawab kegiatan HUT ke-13 Nirmala Group Made Astra Wibawa mengatakan donor darah merupakan rangkaian kegiatan kedua sebagai rangkaian kegiatan HUT Nirmala. Pada Minggu (27/12) lalu, seluruh karyawan telah mengikuti kegiatan bersih pantai dan pelepasan tukik di Pantai Jimbaran. “Semua kegiatan HUT Nirmala Group berorientasi pada kepedulian perusahaan kepada lingkungan dan sesama di sekitar kita, karena kita sadar tumbuh dan besar di masyarakat. Untuk puncak kegiatan akan digelar syukuran dengan melibatkan seluruh karyawan dan keluarganya pada 16 Januari mendatang,” ujarnya.(ad2665)

LKP Widhya Guna English Course

Terakreditasi A, Sukses Dulang Prestasi Tingkat Nasional

LEMBAGA Kursus dan Pelatihan (LKP) Widhya Guna English Course (WGEC) yang berlokasi di Jl. Denpasar-Singaraja, Br. Sayan Delodan, Werdi Bhuwana, Mengwi, Badung telah berhasil meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (Ban Paud dan PNF) tahun 2015. Dalam meraih akreditasi tersebut, tentunya memerlukan perjuangan keras baik dari sisi perizinan LKP, program kerja, evaluasi dan lain-lain. Drs. I Wayan Suarka Adnyana, M.Pd., Owner sekaligus DirekturWGEC, Selasa (29/12) lalu mengatakan, selain telah terakreditasi A, LKP WGEC juga berhasil mendulang prestasi di tingkat nasional, di antaranya juara II LKP berprestasi tingkat nasional tahun 2015 dan juara harapan II tahun 2014 kategori LKP Bidang Non-Vokasional, Berstandar Pelayanan Minimal, juara I LKP berprestasi tingkat Nasional di Provinsi Bali tahun 2014 dan 2015 Kategori LKP Bidang NonVokasional Berstandar Pelayanan Minimal. Selain itu dalam bidang pengelola, WGEC juga mendulang prestasi. Pada tahun 2010 dan 2013, Ayu Wisudayanti, S.Pd., M.Pd. selaku manager berhasil meraih juara I pengelola kursus tingkat provinsi. Pada tahun 2010, wanita penyuka tempe ini berhasil masuk sepuluh besar tingkat nasional, sedangkan pada tahun 2013 dia pun mengharumkan nama Bali dengan mengantongi juara harapan II tingkat Nasional. LKP yang berdiri sejak tahun 2001 ini memiliki program incourse dan outcourse. Incourse adalah kursus yang diberikan pada masyarakat

Dies Natalis Ke-7 Akademi Farmasi Saraswati

Jadi PTS Taat Asas, Kuat Iklim Akademiknya AKADEMI Farmasi Saraswati Denpasar kini sudah berusia tujuh tahun. Puncak Dies Natalis ke-7 Akademi Farmasi Saraswati Denpasar diperingati secara sederhana, Rabu (30/12) kemarin. Puncak dies ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur Akademi Farmasi Saraswati, Denpasar Drs. Made Gede Saskara Edi, M.Psi., Apt. bersama Pejabat Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. dan Ketua Badan Pengawas Drs. Putu Gede Dirgha. Acara diisi dengan pentas seni kreativitas mahasiswa dan dosen. Made Gede Saskara Edi mengungkapkan sekalipun baru berusia tujuh tahun, namun lulusan Akademi Farmasi yang dipimpinnya teruji di dunia kerja. Hingga tahun 2015, Akademi Farmasi Saraswati menamatkan 245 tenaga teknis kefarmasian. Sesuai dengan UU Kesehatan yang baru No. 36/2014, syarat pendidikan tenaga kesehatan yang diakui pemerintah minimal lulusan D-3. Makanya, dia mengatakan Akademi Farmasi Saraswati Denpasar siap mensuplai keperluan SDM tenaga teknis kefarmasian di Indonesia, bahkan mengadapi MEA dengan lulusan berdaya saing tinggi. Made Gede Saskara Edi didampingi Wakil Direktur I Nyoman Gede Tri Sutrisna, S.Farm., M.Farm., Apt., Puguh Santoso, S.Si., M.Biomed., Apt. dan Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed., A.Pt. dan Kaprodi Kadek Dwi Cahyadi, S.Farm., M.Si., Apt. menambahkan, penguatan Tri Dharma PT yang seimbang dan berkualitas. Bahkan, sejak Desember pihaknya sudah memperbarui data ke Dikti agar 2016 Akademi Farmasi Saraswati bisa menjadi Sekolah Tinggi Farmasi. Dengan demikian

akan menjadi sekolah tinggi farmasi pertama di Bali, di lingkungan PTS. Dia menambahkan, Bali memerlukan SDM D-3 tenaga teknis kefarmasian tiap tahunnya sebanyak 800 orang. Sementara Akademi Farmasi Saraswati Denpasar baru bisa memenuhi kouta untuk 100 orang/tahun. Makanya dia sangat berharap jika, masyarakat yang ingin anaknya tak menganggur setelah tamat bisa memilih studi lanjut di Akademi Farmasi Saraswati Denpasar. Dikatakan, pendaftaran calon mahasiswa baru tahun 2016/2017 akan dibuka April-Agustus lewat tes tulis SPMB. Tahun ini, Akademi Farmasi Saraswati hanya menerima 150 mahasiswa baru. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut

Lodji, M.S. menyambut positif perkembangan yang ditunjukan oleh Akademi Farmasi Saraswati. Namun, dia tetap mengingatkan agar Akademi Farmasi terus menjaga keunggulan yang dimiliki di tahun 2016. Yayasan minta akreditasi prodi bisa meraih nilai A. Kedua, bisa meraih akreditasi institusi dengan nilai B. Ketiga, dia menegaskan jadilah PT yang taat asas, sarana pendidikan, rasio dosen dan kualifikasi dosen tetap mengacu pada aturan. Semua unit di Saraswati harus menjadi nomor satu. “Mimpi ini harus diwujudkan,” tegasnya, seraya berharap Akademi Farmasi Saraswati menjadi sekolah tinggi dan kuat suasana iklim akademiknya. (ad2666)

DIES NATALIS - Direktur Akademi Farmasi Saraswati Made Gede Saskara Edi didampingi Bagus Ketut Lodji memotong tumpeng saat Dies Natalis ke-7 Akademi Farmasi Saraswati.

Sejumlah Ritual di Tanah Jawa untuk Dirgayusan Abhiseka Raja

”Tinggalan Dalem Ngadeg Ratu” sebagai Wujud Kebangkitan Waskita Majapahit

PIALA - Drs. I Wayan Suarka Adnyana, M.Pd., Owner sekaligus Direktur WGEC, menerima piala dan hadiah dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan pada acara “Gerakan Indonesia Kompeten”. di sekitar wilayah tempat kursus, sedangkan outcourse adalah kursus yang diberikan pihak yang memerlukan dengan bekerja sama dengan sekolah-sekolah secara berkelanjutan, vila dan beberapa instansi lainnya. Sampai saat ini, WGEC telah bekerja sama dengan sepuluh sekolah dalam memberikan kursus bahasa Inggris baik kepada siswa, tenaga pendidik dan kependidikan di sekolah mitra tersebut sesuai dengan kebutuhan bahasa Inggris mereka. Tahun 2012, WGEC dipercaya oleh RSUD Kabupaten Badung untuk memberikan kursus bahasa Inggris kepada tenaga medis dan paramedis di RS tersebut. Suarka menuturkan, program outcourse diberikan lantaran peserta semakin banyak sedangkan kapasitas ruangan terbatas, sehingga muncul

ide untuk bersinergi dengan sekolah dan instansi lainnya. Program ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam memberikan arahan pada acara “Gerakan Indonesia Kompeten”, beberapa waktu lalu. “Di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kita menyadari bahwa sebagian dari tantangan itu tidak hanya bisa diselesaikan oleh pendidikan formal. Pendidikan formal itu membutuhkan waktu yang panjang serta memerlukan proses yang tidak singkat. Tetapi kebutuhan yang kita hadapi di lapangan ternyata membutuhkan solusi yang cepat. Oleh karena itu, kegiatan-kegiatan kursus-kursus itu menjadi sesuatu yang menarik untuk kita dorong perkembangannya,” ujarnya. (ad2663)

Akhir Tahun 2015, Mahasiswa dan Dosen STIKI Bersinergi Wujudkan Berbagai Program Unggulan PENGABDIAN kepada masyarakat sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah salah satu fondasi terpenting dalam kehidupan di perguruan tinggi. Salah satu perguruan tinggi swasta di Denpasar seperti Sekolah Tinggi Komputer Indonesia yang lebih dikenal dengan STIKI Indonesia, berlokasi di Jalan Tukad Pakerisan 97 Denpasar ini selalu menerapkan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud rasa bakti kepada negara. Komitmen STIKI Indonesia dalam membantu pemerintah adalah meningkatkan kerja sama dalam wujud pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan berkali-kali dengan beberapa institusi milik pemerintah. “Kami tidak melihat berapa dana yang harus keluar dari pengabdian ini, tetapi pengabdian bertitik tolak pada bagaimana kami berusaha mendidik dan membina mahasiswa dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dalam wujud pengabdian kepada masyarakat.

Kamis Wage, 31 Desember 2015

Mahasiswa dilatih untuk berpikir kreatif dan bertindak dengan cermat dalam sebuah proses pengabdian kepada masyarakat,” ujar kepala LPPM STIKI Indonesia I Dewa Made Adi Baskara Joni, M.Kom. dalam acara evaluasi dan pembekalan kepada mahasiswa STIKI Indonesia. Dikatakan, hasil dari kerja sama dengan BKKBN Provinsi Bali yang dilaksanakan melalui pengabdian masyarakat selama tiga bulan lamanya telah memberi hikmah tersendiri pada setiap mahasiswa. Lebih dari 975 orang mahasiswa dilibatkan dalam kegiatan meng-input 908.550 data kependudukan di Provinsi Bali yang terbagi dalam 8 kabupaten dengan satu kota. Jumlah input terbanyak yang di-input oleh mahasiswa mencapai 6.543 data per orang. Di balik kegiatan pengabdian masyarakat, STIKI Indonesia mengembangkan kegiatan “Alumni Pulang Kampus”. Kegiatan yang diprakarsai Bidang Alumni dan Pusat Karier ini mampu menyerap ratusan mahasiswa untuk andil dalam seminar yang disampaikan oleh alumni yaitu Sri Wijayanto

STIKI - Mahasiswa dan dosen STIKI berkomitmen wujudkan berbagai program unggulan.

yang telah mengembangkan usaha secara mandiri dan mampu bersaing di dunia kerja sebagai bagian dari incubator bisnis yang diprogramkan oleh STIKI. Dihubungi terpisah, Kepala Bagian Alumni dan Pusat Karier I Nyoman Widhi Anyana, S.Kom. mengungkapkan, kegiatan ini adalah kegiatan berbagi pengalaman serta loyalitas yang kuat terhadap STIKI Indonesia. “Kita adalah keluarga oleh sebab itu antara alumni dan mahasiswa aktif tidak boleh ada pembatas, harus tetep memiliki hubungan loyalitas yang sama terhadap STIKI Indonesia. Kegiatan ini adalah kegiatan percontohan yang didalamnya terdapat berbagai pengalamanan dunia kerja,” ujarnya. Kegiatan akhir tahun 2015 ini tak lepas dari relasi. Setelah sukses dalam berbagai kegiatan pengabdian dan kerja sama, STIKI Indonesia kembali menjalin kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar dan Komisi Penyiaran Indonesia. Dalam kerja sama ini, STIKI dan BPBD melaksanakan kegiatan kerja sama yang terkait dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang informatika. STIKI berkomitmen membantu BPBD dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Selanjutnya, kerja sama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang melibatkan Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Komputer diawali dengan kegiatan seminar yang melibatkan ratusan mahasiswa, serta dari kalangan media massa. Seminar ini mengupas tuntas siaran yang bertajuk ‘‘Penguatan Isi Siaran Berkearifan Lokal di Era Revolusi Mental’’ dengan narasumber Komang Suarsana dan Made Nurbawa dari KPI. (ad2664)

ENAM tahun lalu, tepatnya saat Purnamaning Kapitu, Wraspati Pon, Wuku Uye, 31 Desember 2009 di Pura Agung Besakih, Karangasem, di hadapan ribuan umat Hindu telah tedun wahyu Nusantara yang disampaikan oleh Pandita Siwa Budha kepada Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III untuk mengemban amanat memangku adat Majapahit. Sebagai Abhiseka Ratu Majapahit Bali, dengan Gelar Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX diharapkan bisa mengayomi bukan saja umat Hindu, tetapi juga umat Siwa Budha dan Kejawen yang ada di seluruh Nusantara. Dengan legowo Shri Gusti Wedakarna yang merupakan sosok muda usia yang baru menginjak 29 tahun, menyampaikan kesanggupannya di hadapan para leluhur. Dan secara gaib, pada hari itu juga telah muncul paica berupa tongkat komando yang dipercaya peninggalan Hayam Wuruk kepada Shri Gusti Wedakarna. Pada hari ini, 31 Desember 2015, bertempat di Istana Mancawarna Tampaksiring akan diperingati acara tahun keenam (Kaping Nem) Ngadeg Ratu Abhiseka Raja Majapahit Bali Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX, sebagai salah satu tanda (cihna) menghormati leluhur Nusantara. Demikian diungkapkan Raden Senopati Arwani dari Kudus, Jateng yang ikut terlibat dalam peringatan Jumenengan Ratu. “Kami dari masyarakat Jawa yang percaya dengan Waskita Majapahit merasa angayubagia, bahwa junjungan kami Ratu Shri

Gusti Arya Wedakarna tetap diberkati kerahayuan dalam menjalankan tugas dan swadharma sebagai wakil Majapahit. Beliau adalah keturunan suci dari leluhur I Dewa Gusti Tegeh Kori. Dan beliau pantas membawa kebangkitan kembali kaum pragusti. Beliau bukan saja milik orang Bali, tetapi juga milik rakyat Jawa yang percaya beliau adalah penuntun kebangkitan Majapahit. Wilayah perjuangan beliau bukan sebatas desa, kota atau Bali saja, tetapi seluruh Nusantara adalah panggung beliau berjuang. Majapahit harus bangkit dan yang bisa membangkitkan adalah warih-nya yang masih setia beragama Siwa Budha,” ungkap Raden Arwani. Ia pun berharap agar ke depan Abhiseka Raja dapat melindungi kaum adat Nusantara. “Sejauh ini, satu–satunya tokoh Bali yang san-

gat dikenal luas oleh orang Jawa, terutama yang rajin menyambangi candi, puro dan bergaul di keratonkeraton di Jawa hanyalah Paduka Gusti Wedakarna. Sulit mencari tokoh Bali sepantaran beliau. Inilah yang disebut Wahyu Keprabon dalam filosofi Jawa,” ungkap Raden Arwani. Adapun serangkaian upacara telah dilaksanakan oleh pengangeng Majapahit dalam rangka acara peringatan Ngadeg Ratu kali ini, yakni upacara ruwatan di Gunung Raung Banyuwangi, piuning di Parang Tritis Yogyakarta, dan upacara sedekah bumi di Pelabuhan Ratu Sukabumi, Jawa Barat. Acara ritual peringatan naik tahtanya Raja Majapahit ini sekaligus pasupati pusaka dari Suwarna Dwipa akan diadakan pada sore ini di Istana Mancawarna Tampaksiring. (ad1421)

MAJAPAHIT – Abhiseka Raja Majapahit Bali Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX bersama para adipati Majapahit asal Jawa di Bangsal Kepatihan di Yogyakarta saat memohon doa restu acara Majapaitan.

Temuan Keliling ”Simakrama” Akhir Tahun

GPS: Kualitas SDM Bali Makin Terancam

DI PENGUJUNG tahun 2015, anggota DPD-RI asal Bali Gede Pasek Suardika (GPS) melakukan keliling simakrama ke beberapa tempat di Bali. Senator yang juga mantan anggota DPR-RI tersebut menilai ada ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) Bali. Terlebih belakangan ini kompetisinya sudah di tingkat ASEAN, tidak sekadar di tingkat nasional. “Dari hasil turun ke lapangan bertemu masyarakat, ternyata belum ada perubahan yang signifikan untuk peningkatan kualitas SDM generasi muda Bali. Malah mengkhawatirkan,” ungkap Pasek Suardika di Denpasar, Rabu (30/12) kemarin. Dijelaskannya, banyak sekali anak-anak Bali masih mentok di pendidikan dasar hingga SMP dan tidak melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Banyak alasan yang melatarbelakangi, baik alasan biaya maupun jarak serta pola pikir. “Revolusi mental belum berjalan maksimal dan belum ada perubahan. Saya ketemu masyarakat bahkan ada yang katakan untuk apa sekolah lebih tinggi, yang penting bisa baca tulis dan tahu menghitung uang. Daripada biaya sekolah mahal, mending uangnya dibelikan ternak,” katanya prihatin. Selain problem pendidikan seperti itu, ada juga karena jarak yang jauh menyebabkan kemalasan untuk sekolah. “Seharusnya sebagai daerah internasional, urusan pendidikan

dan masalah seperti itu seharusnya sudah tuntas. Tidak ada pergerakan yang berarti untuk menyelesaikan masalah pendidikan yang masih memprihatinkan seperti itu. Kejadian seperti itu masih saya temui di kawasan pedalaman atau perbukitan Pulau Bali,” kata Pasek. Untuk itu, Pasek berharap agar ada penanganan dan strategi yang khusus untuk jemput bola meningkatkan kualitas pendidikan. “Bila perlu buat kelas kecil yang isi muridnya 10-20 di daerah-daerah terpencil. Gurunya yang datang ke sana, bukan muridnya yang berjalan kaki dengan jauh. Berikan insentif lebih untuk kesejahteraan guru-guru. Kalau di Kalimantan, Papua, saya masih bisa memahami kondisi ini masih terjadi. Kalau di Bali masih seperti itu memang memprihatinkan sekali,” kata alumni Universitas Brawijaya

Malang ini. Ia mengingatkan, kualitas SDM yang rendah akan berdampak pada makin lemahnya daya saing SDM Bali di dalam menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “Ini masalah serius. Kalau di kota besar, masalah beban pungutan yang masih saja cukup besar. Padahal sebagian besar kepala daerah jualannya sekolah gratis,” katanya. Selain itu, pola pendidikan juga mengurangi beban anak didik untuk tidak terlalu banyak beban les, membawa buku satu ransel ke sekolah dan lainnya. “Jadikan sekolah lahan pengabdian dan pendidikan peningkatan SDM, bukan lahan bisnis. Sehingga les menumpuk, beli buku setiap semester dan tidak boleh diturunkan ke adiknya dan lainnya. Mata rantai seperti itu harus bisa diatasi di Bali,” papar Pasek. (ad1422)

simakrama - Anggota DPD-RI asal Bali Gede Pasek Suardika saat melakukan keliling simakrama.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Kamis Wage, 31 Desember 2015

SMKN 1 Denpasar Terima Anugerah Integritas UN

Ketut Suparsa: Ini Berkat Kerja Sama dan Dukungan ”Stakeholder” KELUARGA besar SMKN 1 Denpasar patut berbangga, karena sekolah yang dulunya bernama STM Negeri ini salah satu dari 17 sekolah di Bali menerima Anugerah Integritas Ujian Nasional (UN) dari Presiden Joko Widodo. Anugerah itu juga diberikan kepada sekolah yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto, Ubung, karena menyelenggarakan UN secara berintegritas yang mengutamakan kejujuran. “Ini merupakan kado istimewa bagi SMKN 1 Denpasar di akhir tahun 2015,” ujar Kepala SMKN 1 Denpasar Ketut Suparsa, S.T., M.T. didampingi Wakasek Humas Dra. Desak Rai, M.Pd., Rabu (30/12) kemarin. Pihaknya menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong sekolah untuk melaksanakan UN pada 2016 nanti, yang mengutamakan kejujuran atau berintegritas. Dengan demikian, nilai UN yang diraih siswa betul-betul murni dilandasi kejujuran. “Sebagai sekolah kejuruan, nilai akademik maupun kompetensi siswa harus betul-betul

memadai. Karena itu, nilai yang diraih mesti didasari kejujuran. Apalagi dalam menghadapi UN online 2016, yang menuntut siswa belajar sungguh-sungguh, sehingga nilainya betul-betul real,” kata Suparsa. Dikatakannya, integritas berbanding lurus dengan prestasi. Karena itu pihaknya berupaya terus mengembangkan budaya berprestasi. Dalam konteks itu, siswa dan guru SMKN 1 Denpasar dipacu untuk berprestasi. Harapan itu pun membuahkan hasil. Siswanya banyak yang berprestasi. Teranyar siswanya menjuarai kompetisi Matematika tingkat SMA/ SMK se-Bali. Bahkan dua siswanya akan mengikuti Olimpiade Sains Terapan Nasional (OSTN) di Palembang 2016 nanti. Mereka itu I Gede Bandem Suyasa Putra, siswa kelas XI KB 3, akan mengikuti OSTN Matematika dan I Made Weda Maharta Putra, siswa kelas XI, akan mengikuti OSTN bidang Fisika. Prestasi yang gemilang diraih SMKN 1 Denpasar di bidang produktif (keahlian) dalam Lomba Kompetensi

ANUGERAH - Kepala SMKN 1 Denpasar Ketut Suparsa saat menerima Anugerah Integritas UN dari Presiden Jokowi di Istana Negara, 21 Desember lalu. Siswa (LKS) tahun 2015 seBali meraih juara terbanyak, yaitu 9 emas, 6 perak dan 7 perunggu. Juara I akan mewakili Bali ke tingkat Nasional dalam LKS 2016. “Semua prestasi yang diraih ini berkat kerja sama dan dukungan dari semua steakholder (guru dan pegawai, industri

pasangan), terutama juga dukungan komite yang sangat besar,” ujar Suparsa. Seperti diketahui, sebanyak 17 sekolah di Bali menerima Anugerah Integritas UN dari Presiden. Penghargaan itu diserahkan Presiden didampingi Mendikbud Anies Baswedan, 21 Desember lalu. (ad2668)

Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali

Serahkan Bedah Rumah Lima Warga Siangan dan Babakan

BEDAH RUMAH - Ketua YKKPB A.A. Gede Oka Wisnumurti bersama pengurus Made Johnny Sanger, Cok. Istri Raka Indrawati dan Wayan Sujana menyerahkan kunci bedah rumah di Siangan. SERANGKAIAN HUT ke- gan, Rabu (30/12) kemarin. 31 dan mengakhiri tahun 2015, Sisanya empat rumah di Desa Yayasan Kesejahteraan Korpri Babakan masing-masing untuk Provinsi Bali (YKKPB) menyer- Jero Mangku Nyoman Tilem, ahkan bedah rumah untuk lima I Wayan Suparta, I Ketut SuKK miskin di Desa Siangan dan wirna dan I Wayan Kisid. Desa Babakan, Gianyar. Lima Penyerahan bedah rumah rumah baru tersebut dibangun juga dihadiri Direktur Operaatas kerja sama BPD Bali dan sional BPD Bali Kantor Pusat Peguyuban Hotel se-Bali. Peny- I Wayan Sujana, S.E., Kacab erahan bedah rumah langsung BPD Gianyar Drs. I Nyoman dilakukan Ketua YKKPB Dr. Mustawan, Ketua Peguyuban A.A. Gede Oka Wisnumurti, Hotel se-Bali Wisnu Wardana, M.Si. ditandai dengan peny- Perbekel Desa Siangan Dewa erahan kunci kepada Wayan Nyoman Raka, dan Kades BaKarya di Br. Teruna, Sian- bakan. Dari unsur YKKPB di-

hadiri Sekretaris Made Johnny Sanger, B.T., S.H., M.H., Wakil Ketua Ketut Sugihantara dan Bendahara Cok. Istri Raka Indrawati, S.E. serta tokoh masyarakat setempat. Penerima bedah rumah Wayan Karya sampai meneteskan airmata saat menerima kunci rumahnya yang baru. Dia berterima kasih kepada YKKPB, BPD dan Paguyuban Hotel se-Bali yang menjadikan rumah bale dauh-nya dulu rata dengan tanah kini menjadi rumah layak huni. Apalagi lengkap dengan isinya. Wisnumurti yang juga panglingsir Puri Agung Siangan, mengungkapkan bedah rumah YKKPB ini untuk ikut membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan pokoknya dalam bidang papan, serta mendukung percepatan pengentasan kemiskinan oleh pemerintah. Ini, kata dia, bagian CSR YKKPB dengan menggandeng BPD dan pihak lainnya. Yang menarik, kata dia, pengerjaan bedah rumah menggunakan pendekatan gotong royong, bukan pendekatan proyek. Warga tetangganya membuktikan soliditasnya membantu mengerjakan rumah warga. Makanya program bedah rumah yang nilainya masing-masing Rp 30 juta menjadi berkualitas.

“Kalau memakai pendekatan proyek, kualitasnya belum terjamin,” tegasnya. Dia menekankan, program YKKPB ini bagian dari responsibility. YKKPB tak hanya mengelola pendidikan dan pelatihan, seperti Unwar juga Warmadewa College, juga unit lain seperti rumah sakit dan klinik, wajib secara sosial juga membantu rakyat miskin. Alasannya, kebutuhan dasar manusia yakni pangan, sandang dan papan harus terpenuhi. Wisnumurti berjanji akan terus menggulirkan program ini dengan menyasar rumah warga miskin lainnya di Bali. Bahkan kali ini YKKPB kerja sama dengan alumni Unwar dan Pemkab Bangli sedang mengerjakan bedah rumah untuk enam warga di Bangli. “Kami ingin berkontribusi untuk rakyat, makanya program pro-rakyat ini akan digulirkan terus dengan menggandeng berbagai pihak,” tegasnya. Perbekel Siangan Dewa Nyoman Raka mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada YKKPB, BPD dan Peguyuban Hotel seBali, membantu bedah rumah warganya. Hingga kini dari 361 KK miskin di desanya baru empat yang mendapat bedah rumah, dan 60 KK mendapat dana stimulan. (ad2667)

Sambut Libur Akhir Tahun

Astra Motor Bali Perkuat Layanan ”Mobile Service” Keliling MENYAMBUT liburan akhir tahun 2015, Astra Motor Bali memperkuat layanan untuk konsumen dengan Honda Care dan Mobile Service keliling. Program ini untuk memastikan sepeda motor Honda selalu dalam keadaan prima dalam menemani konsumen beraktivitas bersama keluarga selama liburan. Honda Care dan Mobile Service keliling memberikan layanan service regular dan layanan darurat. Layanan regular meliputi safety check gratis pemeriksaan komponen keselamatan berkendara, servis gratis Kartu Perawatan berkala I–IV, servis berkala, ganti oli plus, dan penggantian suku cadang untuk bagian tertentu. Dalam memberikan layanan ini, Astra Motor Bali saat ini telah memiliki armada untuk Honda Care sebanyak 74 seluruh Bali dan 1 unit Mobile Service keliling dengan jadwal yang telah ditentukan. Menurut Dharma Widjaja, Manager Tehnical Service Astra Motor Bali, layanan Honda Care ini memberikan kemudahan bagi

konsumen dalam hal perawatan motor dan tidak perlu ngantre saat service, dan jika mengalami emergency di jalan, agen akan siaga membantu konsumen. Dalam memberikan layanan ini, konsumen dapat menghubungi call center Honda Care 0361-438008 dengan layanan operasi 24 jam wilayah Denpasar dan Badung. Sedangkan wilayah lain di luar Denpasar dan Badung, berlaku saat jam kerja mulai pukul 08.00-17.00 Wita (Senin-Jumat) dan Sabtu pukul 08.00 -13.00 Wita. Sementara untuk bengkel service keliling yang merupakan salah satu wujud pelayanan diberikan Honda kepada konsumen setianya dengan servis lebih mudah, praktis, dan efisien. Lokasi operasi layanan service ini di Astra Kuta (H1), Astra Karangasem (H1), Astra Nusa Dua (H1), Astra Gunung Agung (H1), Astra Batubulan (H1) dan Astra Gianyar (H1). Selain itu untuk layanan instansi juga dilakukan di Departemen Agama Provinsi Bali,

sangat besar dalam menunjang keberhasilan mewujudkan dan meningkatkan kesehatan masyarakat. “Kami tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan munculnya kasus rabies. Karena kasus ini sangat terkait dengan kondisi hewan pembawa rabies,” katanya. Ditanya terkait jumlah kasus rabies di Denpasar sejak munculnya rabies pada hewan tahun 2008 lalu, Sri Armini tidak hapal dengan datanya. “Saya tidak ingat jumlahnya, datanya ada di kantor, namun yang jelas tidak terlalu banyak,” katanya. Dalam mewujudkan bebas rabies, Sri Armini mengatakan tetap melakukan berbagai upaya bersama Dinas Peterna-

Sambut Tahun Baru 2016

HardysRetail Gelar Promo Banjir Diskon kepada Pelanggan Setia JELANG tutup tahun 2015, HardysRetail berbagai media promo telah disiapkan oleh Hardys untuk mengarahkan pelanggan setia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga termurah. Promo Banjir Diskon Akhir Tahun akan memanjakan pelanggan setia, yaitu promo Beli Lebih Banyak Lebih Murah (BLBLM) atau Grosir dengan konsep Ambil 4 Bayar 1, Ambil 3 Bayar 1 atau Ambil 2 Bayar 1 yang menjadi promo unggulan Hardys yang diharapkan dapat melengkapi kebahagian pelanggan setianya dalam menyambut Tahun Baru 2016. Tidak hanya promo itu, Hardys Retail juga memberikan 4 program promo unggulan lainnya di antaranya Banjir Promo Produk Paling Murah, Promo Harga Koran Hardys, Promo Harga Jual Khusus Member dan Promo Produk Baru yang disediakan di seluruh Branch Outlet HardysRetail yang tersebar di Bali dan Jawa Timur. Hampir di setiap rak tampak semarak dengan petunjuk berbagai jenis promo. Hal ini diharapkan lebih memudahkan pelanggan setia Hardys untuk segera mendapatkan barang lengkap dengan promopromo yang diharapkan. Banjir diskon akhir tahun ini sudah dapat dinikmati mulai 30 Desember 2015 hingga 3 Januari 2016 secara serentak di seluruh Branch Outlet HardysRetail yang ada di Bali dan Jawa Timur. Akan ada banyak kejutan yang diberikan oleh Hardys kepada masyarakat. Pada area DeptStore, pelanggan setia akan menjumpai

PROMO - Promo Ambil 4 Bayar 1 menjadi program promo unggulan Hardys yang paling digemari pelanggan. lebih banyak lagi promo ambil kan pelayanan yang lebih spe2 bayar 1, ambil 3 bayar 1 sial dengan harga produk yang hingga ambil 4 bayar 1, yang lebih murah dibandingkan dententunya membuat semua pe- gan outlet-outlet HardysRetail langgan semakin bergairah lainnya. “T-Shirt remaja dimulai untuk berbelanja. Selain promo, dari Rp 12.900, Coca-Cola dari HardysRetail juga memberikan harga normal Rp 10.490/btl 1.5 merchandise berupa kalender liter menjadi Rp 8.990 dan bagi nasional bagi pelanggan setia yang suka fashion bisa mendayang melakukan pembelanjaan patkan tas mulai dari harga Rp di atas 75 ribu rupiah. 17.000”, ungkapnya. Mega Esti Roh Ani, S.E., Dikonfirmasi secara terpiDirector Of Merchandising, sah, Ir. Gede Agus Hardiawan, didampingi Ketut Semara, se- Presiden Direktur Grup Hardys laku Head Operation Hardys- Holdings, didampingi Komisaris Supermarket membenarkan hal Utama Ketut Rukmini Hardy, tersebut. “Kami berharap banjir S.P. berharap Banjir Diskon diskon akhir tahun ini dapat Akhir Tahun ini menambah memudahkan pelanggan setia kemeriahan dalam menyambut dalam memenuhi segala kebutu- Tahun Baru 2016. ”Program han tahun baru dengan kwalitas Banjir Diskon Akhir Tahun barang terbaik dan harga ba- ini sebagai wujud komitmen rang termurah,” ujarnya. kami untuk memberikan yang Ditambahkan Ketut Semara, terbaik bagi seluruh pelanggan HardysMalls Basuki Rachmat setia Hardys,” pungkas penguBanyuwangi dan HardysMalls saha asal Desa Penyaringan, Gatot Subroto akan memberi- Jembrana, Bali ini. (ad2669)

Soal Pelayanan

Ketua DPRD Dorong Komisi III Panggil Dirut PDAM Karangasem Amlapura (Bali Post) Kekecewaan pelanggan PDAM Karangasem memuncak saat musim hujan. Sebab, sejak pertengahan tahun hingga musim hujan tiba Desember ini, air PDAM Karangasem berminggu-minggu mati tanpa ada konfirmasi apa pun. Menyikapi masalah ini, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, Rabu (30/12) kemarin, mendorong Komisi III DPRD Karangasem memanggil Dirut PDAM Karangasem untuk melakukan rapat kerja. Sumardi mengaku sudah sejak lama mendengar keluhan masyarakat terhadap pelayanan PDAM Karangasem. Bahkan, wacana memanggil Dirut PDAM dan pihak terkait sempat disampaikan sejumlah anggota dewan kepadanya sebagai pimpinan, khususnya dari Komisi III yang membidangi masalah perusda. “Saya kira tinggal menunggu saja. Itu (panggil Dirut PDAM Karangasem) sempat diwacanakan di Komisi III, karena keluhan terus meluas. Tinggal menyampaikan surat kepada unsur pimpinan,” kata Sumardi.

Menurut Sumardi, memanggil pihak PDAM Karangasem dalam rapat kerja sangat diperlukan untuk menjawab tanda tanya publik. Kenapa layanan air sampai macet demikian parah. Lantas, tindakan apa yang sudah dan akan dilakukan untuk mengatasinya. Agar, pengalaman buruk ini tidak “berulang tahun”. Tidak hanya manajemen PDAM Karangasem, tetapi juga pihak Badan Pengawas PDAM Karangasem. Sumardi menegaskan, Komisi III perlu mendalami peran Badan Pengawas mengatasi masalah ini, dengan segera melakukan rapat kerja memanggil pihak terkait. Ketua Komisi III, I Gusti Agung Dwi Putra, belum bisa dimintai tanggapannya. Beberapa kali dihubungi nomor telepon genggam yang diperoleh dari Humas DPRD Karangasem, Rabu (30/12) kemarin, tidak bisa terhubung. Sebelumnya, Ketua Badan Pengawas I Gede Adnya Mulyadi juga sempat membahas masalah ini dengan jajaran direksi PDAM. Bahkan, ia mengaku sudah beberapa minggu tidak mendapat layanan

air bersih. Namun, ia memahami situasi yang dialami PDAM Karangasem saat ini. Meski sudah beberapa kali turun hujan, tetapi belum bisa memengaruhi debit air yang sempat turun rata-rata 25 persen. Solusinya, sempat dilakukan dengan pengaliran air kepada pelanggan secara bergilir. Tetapi, karena kecilnya debit air, diakui masih banyak pelanggan tak memperoleh layanan air bersih. Di tengah situasi ini, dalam jangka pendek tidak ada solusi lain selain menunggu turunnya hujan lebih lama. Sedangkan, untuk solusi jangka panjang, tidak ada pilihan lain, selain menunggu air Telaga Waja mengalir ke pipa-pipa induk yang sudah terpasang ke sejumlah kecamatan. Sejumlah anggota dewan juga terus mempertanyakan kinerja PDAM Karangasem. Salah satunya, I Nyoman Winata. Dirut PDAM Karangasem I Gede T. Baktiyasa sudah enggan menanggapi keluhan ini, karena persoalan mendasar adalah debit air yang turun sebagai dampak dari kemarau panjang. (kmb31)

Peredaran Mikol pada Pergantian Tahun 2015

Disperindagkop Badung Awasi Toko Modern PERKUAT LAYANAN - Astra Motor Bali memperkuat layanan untuk konsumen dengan Honda Care dan Mobile Service keliling. Program ini untuk memastikan sepeda motor Honda selalu dalam keadaan prima menemani konsumen beraktivitas bersama keluarga selama liburan. BKBN (Pusat Pemerintahan saat konsumen beraktivitas di Kabupaten Badung), Bali Bike, tempat kerja, sehingga merasa Bali TV, BPPN, Pengadilan nyaman saat bekerja. Kami Negeri Denpasar, dan Kantor berharap layanan purnajual FIF Denpasar. khusus ini dapat membuat kon“Layanan Service Mobile sumen Honda selalu nyaman keliling merupakan salah satu menggunakan sepeda motor layanan yang disediakan dalam Honda kesayangannya secara upaya memberikan kemudahan prima,” ujarnya. (bns1)

Sejak 2012, Denpasar Nihil Rabies pada Manusia Denpasar (Bali Post) – Ancaman rabies yang muncul di Denpasar sejak beberapa tahun terakhir belum tuntas. Terutama untuk kasus pada hewan pembawa rabies. Sedangkan untuk kasus pada manusia, sudah bisa tertangani dengan baik. Buktinya, sejak 2012 lalu, kasus rabies pada manusia sudah tidak ada lagi. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini saat ditemui, Rabu (30/12) kemarin. Hanya, pihaknya tetap berharap agar masyarakat tetap waspada terhadap ancaman rabies. Sri Armini mengatakan, keberhasilan Denpasar agar bebas rabies tidak cukup hanya dilakukan para petugas kesehatan. Peran masyarakat

5

kan, Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar, salah satunya dengan mengadakan penyebaran informasi kesehatan, khususnya tentang kasus yang akan berdampak kejadian luar biasa seperti rabies. Dalam menyikapi kasus rabies ini diharapkan masyarakat yang memiliki anjing untuk memelihara dan memberikan vaksin rabies pada anjingnya setiap tahun, mengandangkan atau mengikat agar tidak liar, dan selalu berhati-hati pada saat membeli atau mendapatkan anjing. Orang yang tergigit diharapkan agar segera mencuci luka dengan sabun dan air mengalir minimal 15 menit di rumah dan baru membawa ke fasilitas kesehatan, petugas kesehatan

nanti yang akan menilai apakah perlu mendapatkan vaksin atau tidak. Seperti diketahui, kasus rabies kembali ditemukan di Denpasar pada hewan (anjing) pada 2008 lalu. Sejak saat itu, Dinas Peternakan secara berkelanjutan melakukan penanggulangan rabies pada hewan dengan melakukan vaksinasi. Selain itu, tidak sedikit juga dilakukan eliminasi. Vaksinasi dilakukan sejak 2008 telah mencapai ribuan ekor anjing serta hewan pembawa rabies lainnya. Total estimasi populasi anjing di Kota Denpasar dari akhir tahun 2008 hingga Maret 2011 sebanyak 57.160. Hasil vaksin 88.525 dosis, eliminasi sebanyak 9.331 ekor, sisanya hewan peliharaan 47.829 ekor. (kmb12)

Mangupura (Bali Post) – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Badung melakukan pengawasan terhadap peredaran minuman berakohol (mikol) di wilayahnya. Pengawasan ini menyusul maraknya peredaran mikol jelang perayaan malam pergantian tahun 2015. “Pengawasan (peredaran mikol - red) sudah kami lakukan secara rutin, dan untuk perayaan tahun baru ini kami fokuskan pada toko modern,” ujar Kadisperindagkop Badung I Ketut Karpiana saat dikonfirmasi, Rabu (30/12) kemarin. Menurutnya, pengawasan terhadap toko berjejaring sesuai dengan Permendag 06/M/ DAG/PER/I/2015 tentang perubahan kedua atas peraturan Menteri Perdagangan No. 20/M-DAG/PER/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasan mikol, melarang penjualan mikol selain di tempat yang telah ditentukan. “Pengawasan ini melibatkan beberapa unsur, seperti kepolisian dan Satpol PP. Semua toko modern kita cek sambil melakukan pembinaan agar mengikuti aturan dalam peredaran minuman berakohol,” terangnya. Dikatakan toko modern yang mendapat priorias pengawasan adalah yang tersebar di kawasan pariwisata. Seperti Kuta, Nusa Dua, Legian dan kawasan lainnya. “Toko modern banyak tersebar di kawasan pariwisata, jadi kami fokuskan pengawasan

di kawasan tersebut,” tegasnya. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang melegalkan penjualan mikol, seperti bir. Kebijakan ini hanya berlaku di kawasan wisata yang sudah ditetapkan dalam Perda Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW). Perbup No. 38 Tahun 2015 tentang Penataan, Pengendalian

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dan Pengawasan Minuman beralkohol, tertanggal 1 juli 2015 keluar setelah munculnya polemik di masyarakat yang menilai kebijakan tersebut bisa mematikan usaha kecil, maka munculnya dispensasi yaitu memperbolehkan menjual mikol di kawasan wisata. Munculnya Perbub diawali dari petujuk teknis pelaksanaan pengendalian mikol No. 04/PDN/PER/4/2015. (kmb27)


OPINI

6

Kamis Wage, 31 Desember 2015

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Aparat dan Masyarakat Bersinergi Jaga Keamanan PETUGAS keamanan dan pemerintah pasti sudah siaga menjelang tahun baru. Itu telah menjadi kewajiban di masa pergantian tahun. Jika pemilihan umum kita pandang sebagai titik rawan secara politik, pergantian tahun boleh dikatakan memiliki kerawanan secara sosial, misalnya pencopetan, pencurian, konflik kelompok, atau bahkan teror. Hasil akhir kerawanan pasti kerugian kepada masyarakat. Itulah yang mesti diperhatikan, apalagi dalam hal ini Bali sebagai daerah tujuan pariwisata. Namun, tentu saja penjagaan itu harus dilakukan di semua tempat, baik di kota, tempat pariwisata maupun di desa. Pencurian bisa saja terjadi di tempat-tempat yang ditinggalkan oleh masyarakat yang pergi melancong. Pendek kata kewaspadaan mesti ditingkatkan. Namun, yang perlu kita tekankan adalah bahwa pendekatan kewaspadaan seperti itu tidak hanya harus diperlihatkan oleh petugas keamanan. Harus ada tanggung jawab yang dilakukan oleh masyarakat. Dalam arti, pelaku pariwisata atau pelancong pun mesti membekali diri dengan kewaspadaan. Harus kita akui masyarakat sering meninggalkan cara pandang seperti ini karena terlalu membebankan tanggung jawab kepada petugas keamanan. Padahal, justru cara pengamanan diri inilah yang paling penting yang apabila disinergikan dengan apa yang dilakukan petugas keamanan, hasilnya pasti positif dan mantap. Masyarakat kita kurang melakukan perencanaan dalam bepergian, termasuk juga saat melakukan kunjungan pariwisata. Secara sederhana, untuk menghindari adanya penjabretan, masyarakat sebaiknya tidak menggunakan perhiasan berlebihan. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Di saat acara wisata, mereka mengenakan perhiasan berlebih. Atau memilih tempat merayakan tahun baru, justru di tempat yang biasa dikunjungi secara massal. Masyarakat kita kurang terlatih mengunjungi museum misalnya untuk meningkatkan pengetahuan. Atau melihat-lihat daerah tertentu yang mempunyai kebiasaan unik. Cara memarkir kendaraan, menaruh dompet, bahkan memersiapkan perjalanan pun harus diperbaiki. Yang patut juga diperhatikan adalah cara masyarakat untuk merayakannya. Kini yang membahayakan dan membikin gaduh kita lihat cara merayakan dengan menggunakan mercon. Ledakannya itu tidak saja mengusik kenyamanan perayaan pergantian tahun, tetapi juga membahayakan diri. Setiap tahun ada saja korban luka bakar akibat ledakan mercon. Dengan demikian, melatih masyarakat untuk mengamankan dirinya sendiri juga merupakan tantangan besar bagi kita dalam menyambut pergantian tahun. Kita mengapresiasi cara berbagai komponen masyarakat untuk melakukan penertiban ini. Misalnya seruan agar masyarakat memilih lokasi tahun baru dengan cermat, menghindari lokasi wisata yang padat demi menghindari kemacetan sampai pelarangan desa pakraman untuk merayakan pergantian tahun dengan kembang api dan mercon. Di beberapa desa pakraman di Bali secara terangbenderang, lewat pararem, dibuatkan keputusan bahwa di desa bersangkutan tidak boleh dilakukan penyalaan mercon saat pergantian tahun. Cara ini bagus, positif yang mampu membantu kenyamanan masyarakat untuk merayakan pergantian tahun. Kita harus melakukan tindakan yang mendukung harapan menghadapi tahun yang baru. Dengan ketertiban, dengan kenyamanan, kita akan mampu menabung benih harapan tersebut. Tidak ada bedanya dengan perayaan hari raya Nyepi. Mari kita kontemplasi, merenung terhadap apa kejadian-kejadian di tahun lalu. Harapan kita kejadian yang buruk tidak akan terulang lagi di tahun mendatang. Pergantian tahun inilah yang harus kita pegang bahwa dengan suasana yang nyaman, tertib dan damai, akan mampu menumbuhkan harapan kebaikan di tahun mendatang itu secara pasti.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Waspada Saat Tahun Baru

Sebagai warga kota saya berharap aparat terkait mengawasi perayaan tahun baru secara lebih ketat. Momen ini jangan hanya dilewati dengan rasa gembira namun tetap harus waspada. Masalahnya, belakangan ini ancaman teroris dan tindak kriminal makin menguat. Di lain pihak, saya juga mengingatkan agar warga kota jangan terlalu larut dalam kemeriahan pesta kembang api. Seperti tahun-tahun sebelumnya akibat kesalahan meluncurkan kembang api menimbulkan korban. Untuk itu, saya berharap pesta kembang api mendapat pengawasan lebih ketat. Lokasi peluncuran kembang api juga harus dijaga. Warga yang membawa kembang api juga jangan sembarang di tempat umum meluncurkan kembang api. Bisa saja kembang api salah luncur dan mengenai warga lainnya. Putu Yuliana Denpasar

Prihatin dengan Penyebaran HIV/AIDS Penyebaran HIV/AIDs di Bali tampaknya sangat mengkhawatirkan. Setelah membaca laporan Bali Post, saya malah makin ngeri jika kasus ini tidak segera ditanggulangi. Dari kasus AIDS, Bali termasuk menduduki peringkat keempat di Indonesia yaitu sebanyak 4.811 kasus, setelah Jawa Timur (12.352 kasus), Papua (11.841 kasus), dan Jakarta (8.019 kasus). Angka tersebut merupakan data akumulasi sejak kemunculan AIDS pertama di Indonesia tahun 1987 hingga Maret 2015. Keprihatinan saya justru terletak terkait adanya pernyataan pakar yang menuding pemerintah belum menaruh perhatian serius pada kasus HIV/AIDS ini. Padahal pemerintah idealnya harus turun tangan. Kasihan mereka para korban juga warga kita. Mereka perlu penanganan, perlu perhatian, perlu kasih sayang, dan pasti perlu pengobatan. Mestinya, ke depan penderita HIV/AIDS mendapat pengawasan serius agar tidak menjadi penular kepada warga lainnya. Sistem penanggulangan HIV/AIDS juga harus dievaluasi. Ke depan, penyuluh HIV/AIDS harus turun ke banjar-banjar jangan hanya menunggu di puskesmas. Penyadaran warga untuk hidup sehat dan menghindari pergaulan berisiko harus dilakukan terus-menerus. Putu Yuliasih Badung

Waspada terhadap Pelaku Onar Berskala Dunia, Nasional, dan Lokal Selama ini selalu dipahami bahwa akhir tahun merupakan lokus untuk melakukan penyambutan tahun baru. Ruang yang tersedia untuk itu pun kemudian bertebaran di mana-mana. Padahal, seperti yang dikatakan oleh Joko Widodo dalam sambutan Natal di Kupang, dunia telah berubah, yang mestinya harus disikapi dengan cara yang berbeda juga. Dalam konteks kebangsaan, Jokowi menyebut salah satunya dengan toleransi. Akan tetapi perubahan yang demikian pesat dalam dunia internasional itu, justru membuat akhir tahun menjadi titik rawan yang harus diperhatikan.

Oleh I Nyoman Sadia khir tahun merupakan pertemuan antara kenangan, emosi dan harapan masyarakat. Orang memuncaki akhir tahun untuk merayakan keberhasilannya di tahun yang lewat, dan sebaliknya berupaya menututp kekecewaan dan kegagalan di tahun yang telah berjalan. Di ruangruang publik itulah kemudian menjadi puncak kehadiran dengan harapan keberhasilan di tahun mendatang. Namun, harap diingat bahwa ada satu kelompok sosial yang melihat bahwa tahun tidak pernah berganti, dan dalam pandangannya waktu itu adalah perjuangan, lepas dari makna perjuangan bagi kelompoknya sendiri dan pemberontakan bagi kelompok yang lain. Bagi mereka-mereka yang berada dalam kelompok seperti ini, akhir tahun justru merupakan sebuah kesempatan untuk memperlihatkan keberadaannya. Itulah yang dilakukan oleh kelompok-kelompok pengacau, teralienasi, atau mereka yang mencoba mengubah tatanan dunia sesuai dengan kepercayaan kelompoknya. Bagi mereka, pergantian tahun justru merupakan puncak upaya untuk memperlihatkan kehadiran dan mencari perhatian. Secara sosial, kerumunan orang merupakan sasaran modal sosial mereka untuk mencari perhatian. Dan secara psikologis, ketika sebagian masyarakat mencurahkan perhatian pada perayaan tahun baru, bagi kelompok tersisih ini justru merupakan sasaran paling baik karena di saat demikian masyarakat lalai dengan keselamatan. Maka, perubahan sikap yang

A

harus dilakukan adalah menyediakan ruang pikiran untuk waspada terhadap kehadiran kelompok pengacau ini. Itulah yang sesungguhnya terjadi di Papua baru-baru ini ketika tiga aparat kepolisian tewas dan dua orang lukaluka. Meskipun masih belum tertangkap identitasnya secara jelas, tetapi menurut kepolisian, penyerang itu adalah Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka. Dengan cara melakukan penyerangan seperti itu, bukan saja nama organisasinya tetapi keberadaan, keberlanjutan perjuangan, dan keberanian mereka menjadi kelihatan. Bagi kelompok mereka, apa yang dilakukan itu dipandang sebagai perjuangan dan tentu saja bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia, itu dipandang sebagai kejahatan. Organisasi seperti ini tidak mengenal pergantian tahun, dan bahkan memperlihatkan kecerdikannya di pergantian tahun itu. Mereka mampu menarik perhatian psikologis yang lebih lama karena di saat masyarakat mencoba bergembira, dia justru melakukan tindakan sebaliknya. Hal yang bersifat sebaliknya ini selalu mendapat perhatian yang lebih besar. Ketika Presiden Joko Widodo tetap melakukan kunjungan ke tempat itu, secara politis ini penting dan menandakan bahwa negara tidak akan pernah kalah oleh pengacau. Munculnya kelompok pengacau itu tidak hanya dalam skala nasional tetapi juga dalam berbagai skala. Dunia internasional sekarang diincar oleh kelompok-kelompok teror yang menginginkan tatanan harus diubah sesuai dengan kehendaknya sendiri. Seperti yang telah sering terlihat,

kelompok demikian bahkan secara regional memperlihatkan identitasnya dan mengadakan perlawanan terhadap masyarakat yang juga mempunyai identitas tersendiri. Kelompok radikal itu sering mengidentikkan diri pada wilayah regional Timur Tengah dan melawan mereka yang dihadapi adalah yang mempunyai identitas Barat atau Eropa. Perubahan perjuangan yang terjadi, identifikasi seperti itu sekarang tidak menempati satu ruangan (wilayah regional) saja, tetapi menyebar ke berbagai penjuru dunia. Sepanjang mereka telah menyetujui perjuangan ideologi kelompok, maka anggota kelompok itu dapat bergerak bertebaran di manamana, persis seperti “penganut” Barat yang juga bertebaran di mana-mana di seluruh dunia, baik sebagai wisatawan maupun ekspatriat. Itulah yang membuat penembakan terjadi di Paris, baik di kantornya Charlie Hebdo maupun dekat dengan Stade De France, maupun di sebuah hotel di Mali, Afrika juga penembakan di Amerika Serikat. Bom Bali yang pertama maupun yang kedua, juga disebabkan oleh faktor seperti itu. Akhir tahun di Bali selalu disesaki oleh berbagai anggota masyarakat yang identitasnya bercampur aduk tetapi memenuhi wilayah seperti Kuta, Sanur, Ubud, Tanah Lot dan berbagai tempat wisata lainnya. Sebagai sebuah pulau memang berada di wilayah Indonesia, dengan budaya yang berada di lingkungan negara Indonesia, tetapi sebagai daerah tujuan pariwisata, Bali justru mempunyai nilai risiko yang tidak kalah tinggi dibanding dengan Eropa, Amerika Serikat bahkan juga Mali. Pu-

POJOK

Suara Mahasiswa

Orang Bali Makin Terdesak BALI terkenal di seluruh dunia karena Bali memiliki banyak pegelaran seni budaya. Bali mempunyai sembilan kabupaten termasuk kota madya. Bali mempunyai sejuta panorama indah untuk dinikmati ketika berwisata. Bali juga terkenal di seluruh dunia karena kearifan lokal warga yang ramah tamah. Dalam perkembangannya Bali memprioritaskan industri pariwisatanya. Banyak investor asing maupun lokal yang diajak untuk mengembangkan industri tersebut. Tanah demi tanah di Bali pun diratakan untuk tujuan pengembangan pariwisa-

ta tersebut. Banyak hotel mewah, restoran mewah, diskotek, tempat tidak senonoh, kafe, dll. menghiasi pemandangan di Bali. Dalam pengembangan pariwisatanya, pemegang kebijakan perizinan di Bali menerbitkan izin pembangunan yang diperuntukkan untuk warga asing. Tanah demi tanah Bali dijual dan diizinkan untuk tempattempat yang dapat mencemarkan keindahan alam. Selain itu, pengembangan pariwisata membuat tanah di Bali semakin mahal. Hal ini membuat masyarakat lokal akhirnya berbondongbondong menjual tanah

mereka. Namun bagi warga asli Bali yang ekonominya menengah ke bawah akan terasa seperti hidup di negara orang lain/asing, di mana dalam pengembangan usaha orang lokal tak berdaya karena mahalnya tanah di Bali. Selain itu, tradisi adat yang dulunya murah meriah sekarang nampak mahal dan semakin membuat masyarakat asli Bali terhimpit. Oleh karena itu, sejumlah masyarakat Bali transmigrasi untuk membangun hidup barunya. Kenyataan ini memang sangat ironis. Orang asli lokal dapat disingkirkan dengan mudah akibat kesalahan

lau pariwisata dibanjiri oleh berbagai identitas sosial yang mungkin beberapa identitas itu saling bertentangan dan saling mengincar. Maka, seperti juga Joko Widodo yang kunjungannya ke Papua bermakna negara tidak boleh kalah oleh kelompok pemberontak, maka tindakan aparat keamanan di Bali merupakan perwujudan negara yang harus tidak boleh kalah dari pelaku teror yang bahkan mungkin datang melewati batas kedaulatan. Pihak kepolisian harus mampu mengantisipasi kemungkinan adanya persoalan besar di saat masyarakat sedang meluapkan emosinya untuk melepas tahun dan menyambut tahun baru. Pembikin onar juga ada dan datang dalam skala daerah. Pembuat onar mempunyai ciri yang sama, bagaimanapun skalanya, yaitu menonjolkan kelompok dan merugikan pihak lain. Ketika dua ormas bentrok di Lapas Kerobokan dan Jalan Teuku Umar, Denpasar beberapa waktu lalu, itu adalah tukang onar berskala lokal. Tindakannya bukan sekadar memperlihatkan kepengecutan, tetapi juga memalukan orang Bali karena bentrokan yang terjadi justru melibatkan orang-orang yang beridentitas Bali dan korbannya juga beridentitas Bali. Ini kekonyolan yang sekonyol-konyolnya. Pergantian tahun sebagai pertemuan antara kenangan, emosi dan harapan yang mengkreasi keramaian itu, bisa jadi dipakai sebagai ajang pembalasan atas korban yang terjadi atas bentrokan sebelumnya. Perhatian petugas keamanan untuk menjaga tempattempat keramaian, dipakai sebagai celah untuk bertindak dan keramaian dipakai sebagai kesempatan untuk unjuk diri. Maka, petugas keamanan saatsaat ini medapat tugas cukup berat, yaitu membagi konsentrasinya untuk mengamankan keramaian agar orangorang dapat menikmati pergantian tahun itu secara emosional, dan pada pihak lain harus mengamati pergerakan para tukang onar, baik yang bertipe pemberontak skala nasional, berskala teroris internasional dan secara lokal yang suka mengganggu ketertiban umum dan saling saing dengan kelompok.

Dewa Dede Tedy Sukadana mengelola Bali. Oleh karena itu pemerintah Bali harus segera mengambil kebijakan untuk menyelamatkan Bali dari kemusnahan warga lokal.

Selamat Tahun Baru 2016

Mahasiswa FH Unud

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha  Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata  Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata Sekretaris Redaksi: Sugiartha  Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Suana, Sueca, Yudi Winanto, Subrata, Budi Wiriyanto,Diah Dewi  Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra,Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, Dedy Sumartana. Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani, . Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto.  Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta,  Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (99rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost Baliposton onGadget Gadget

CAT TROTOAR - Dua orang petugas mengecat trotoar di simpang empat Jalan Gatot Subroto dan Jalan Nangka, Denpasar, Selasa (29/12). Hal ini dilakukan untuk memperjelas kembali warna yang telah pudar setelah proses perbaikan trotoar selesai dikerjakan. Bali Post/eka

Satpol PP Bali Surati Ormas Turunkan Baliho Denpasar (Bali Post) -

Surat Edaran (SE) Gubernur Bali terkait penertiban baliho, spanduk, dan media lainnya yang dipasang organisasi masyarakat (ormas), juga ditindaklanjuti Satpol PP Bali. Kepala Satpol PP Bali Made Sukadana mengaku sudah menyurati ormas untuk menurunkan balihonya masing-masing. Selain itu juga segera mengumpulkan Satpol PP se-Bali agar berkoordinasi dengan Kesbangpol di masing-masing kabupaten/kota. sudah menurunkan balihonya sesuai isi surat. Kalau ada baliho atau spanduk yang tidak diturunkan, maka pihaknya yang akan menurunkan. “Sekarang tidak boleh pasang baliho, dilarang. Kalau ada yang membandel, sudah kita beritahukan dulu. Kalau tidak ada pemberitahuan, salah kita. Kita beritahukan, kita sampaikan surat dua kali kita koordinasi, dan nanti kita turunkan lagi. Supaya tidak bentrok,” jelasnya.

PDI-P Keluarkan Pernyataan Sikap Di tempat terpisah, DPD PDI-P Bali mengeluarkan pernyataan sikap dalam rangka ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Bali. Pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua DPD PDI-P Bali I Wayan Koster dan Sekretaris IGN Jaya Negara itu memuat lima poin. Antara lain, melarang kader dan anggota PDI-P untuk menjadi anggota dan pengurus ormas yang sering melakukan kek-

erasan dan tindakan merugikan serta meresahkan kepentingan umum masyarakat Bali. Mendukung langkah Polda Bali untuk melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku tindak kekerasan, mendukung imbauan MUDP Bali agar seluruh desa pakraman di Bali membuat pararem dalam awig-awig desa pakraman untuk melarang pendirian ormas, mengajak semua pihak untuk mengoptimalkan peran kepolisian dan pecalang, serta mengimbau gubernur dan bupati/ wali kota se-Bali untuk lebih selektif dalam memberi izin pendirian ormas. Termasuk melarang PNS untuk menjadi anggota dan pengurus ormas. (kmb32)

Lagi, DPRD Buleleng Bahas Hibah Bansos

Bali Post/kmb38

Ketua DPRD Buleleng I Gede Supriatna

Singaraja (Bali Post) – DPRD Buleleng kembali membahas realisasi anggaran hibah bantuan sosial (bansos) yang dianggarkan melalui APBD Induk Tahun 2016. Bansos itu dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) karena ada

kebijakan pemerintah pusat tentang penerima hibah bansos harus berbadan hukum dan memiliki surat keterangan terdaftar (SKT). Dalam pembahasan itu ditetapkan penerima hibah bansos hanya tiga lembaga yakni KONI, Gerakan Pramuka dan KPU Buleleng. Sedangkan lembaga lainnya belum ditetapkan menunggu hasil verifikasi. Pantauan di Gedung DPRD Rabu (30/12) kemarin, rapat dipimpin oleh Ketua Dewan I Gede Supriatna bersama anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Sementara TAPD dipimpin Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Rapat berjalan alot karena wakil rakyat itu menyampaikan pendapat terkait acuan dasar hukum yang kemungkinan bisa digunakan untuk merealisasikan anggaran hibah bansos. Di lain pihak TAPD tetap mengacu UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan

Daerah. Dalam pasal 298 ayat 5 diatur tentang pemberian bansos hanya dapat diberikan kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, badan, lembaga, dan ormas yang telah berbadan hukum dan memiliki SKT. Sekkab Dewa Ketut Puspaka didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buleleng Bimantara usai rapat mengatakan, mengacu regulasi tersebut hanya tiga lembaga yang diakui pemerintah dinyatakan layak menerima bantuan hibah bansos. Ketiga lembaga itu masing-masing KONI, Gerakan Pramuka dan KPU Buleleng. Sedangkan lembaga lain belum ditetapkan karena masih menunggu tahapan verifikasi. “Sampai sekarang kami belum menerima regulasi selain UU No. 23 Tahun 2014 dan sudah ada tiga lembaga yang layak menerima bansos. Lembaga lain kami

belum masuk karena masih diverifikasi,” tegasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Buleleng I Gede Supriatna mengatakan, belum semua usulan lembaga penerima hibah bansos dapat diakomodir dalam anggaran tahun 2016 mendatang. Untuk usulan di luar dari tiga lembaga yang sudah ditetapkan itu, pihaknya masih menunggu terbitnya kebijakan pemerintah pusat dan menunggu keputusan Bupati Putu Agus Suradnyana. Politisi PDI-Perjuangan asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula ini meminta eksekutif secepatnya berkoordinasi untuk mendapatkan kepastian lembaga yang dapat menerima jatah hibah bansos. Hal ini penting, untuk mengantisipasi jangan sampai usulan yang sudah masuk itu tidak bisa ditindaklanjuti dan alokasi anggaran hibah bansos bisa terserap dengan optimal,” tegasnya. (kmb38)

Berusaha Kabur, Perampok Ditembak

Bali Post/rah

DITEMBAK - Kaki tersangka Aloysius Gonsaga Tasi dibalut perban karena ditembak petugas. Ia berusaha kabur saat diajak menunjukkan TKP.

Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

Kamis Wage, 31 Desember 2015

“Sekarang kebijakan masing-masing kabupaten, kami suruh koordinasi antara Satpol PP dan Kesbang dulu. Oleh karena ormas itu kan di ranah dia (Kesbangpol - red). Nanti bagaimanapun penurunan itu harus bergabung,” ujarnya saat ditemui di Denpasar, Rabu (30/12) kemarin. Terkait surat yang dikirim kepada ormas, lanjut Sukadana, akan ditindaklanjuti dalam beberapa hari ke depan. Pihaknya akan melihat apakah ormas

PAMERAN SENI - Salah seorang pelukis menggambar sketsa wajah Pj Wali Kota Denpasar Anak Agung Geriya di salah satu stan pameran seni di arena Denpasar Festival ke-8, Rabu (30/12) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Di pengujung tahun 2015 ini, tindakan tegas dilakukan Polsek Denpasar Selatan terhadap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Pada Sabtu (26/12) lalu, petugas menangkap perampok tersangka Aloysius Gonsaga Tasi (32) di Jalan Tukad Badung XIV A, Denpasar. Residivis kasus pencurian dengan kekerasan yang mengaku beraksi di tiga TKP ini terpaksa ditembak kaki kanannya karena berusaha kabur saat menunjukkan TKP. “Tersangka merupakan TO (target operasi -red) kami. Akhirnya menjelang akhir tahun ini, tersangka berhasil kami tangkap. Sebelumnya, dia dua kali masuk penjara,” tegas Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nanang Prihasmoko, Rabu (31/12) kemarin. Terkait pengungkapan kasus itu, Kapolsek menambahkan, awalnya ada laporan dari Ni Kadek Ayu Apriantini (23) yang melapor dirampok di dekat rumahnya di Jalan Tukad Citarum Gang Global, Denpasar, Sabtu (5/12) pukul 02.30 Wita. Waktu itu, tersangka menodong korban menggunakan pisau. Selanjutnya tersangka merampas HP milik korban dan langsung kabur. “Korban diancam mau dibunuh jika tidak menyerahkan barang berharganya,” ujar Nanang. Setelah menyelidiki kasus itu, pada Sabtu (26/12) lalu, petugas Reskrim Polsek Denpasar Selatan dapat informasi jika HP milik korban terlacak dibawa seseorang berinisial Sa yang tinggal di wilayah Renon. Selanjutnya tim Buser

mengamankan Sa dan mengamankan barang bukti di tempat kerjanya di Jalan Tukad Bilok, Denpasar. Saat diinterogasi, Sa mengaku mendapat HP tersebut dari bosnya berinisial DA. Petugas lalu minta keterangan DA dan mengaku membali HP tersebut dari FY. “Kami telusuri terus. Dari keterangan FY, HP tersebut dijual oleh temannya berinisial MU. MU ini ternyata pacar tersangka,” ucap mantan Kapolsek Kerambitan, Tabanan ini. Selanjutnya petugas mengintai tempat kos MU karena tersangka sering berkunjung ke kos pacarnya tersebut di Jalan Tukad Badung XIV A, Denpasar. Sekitar pukul 00.00 wita, tersangka tiba di ke kos tersebut dan langsung ditangkap. Residivis yang tinggal di Jalan Tukad Irawadi, Panjer ini, langsung digelandang ke polsek. Setelah diinterogasi tersangka mengakui melakukan perampokan di tiga TKP yaitu Jalan Tukad Badung, Jalan Tukad Citarum, dan Jalan Tukad Pancoran, Denpasar. Namun saat tersangka diajak menunjukkan TKP dan mencari barang buktinya, tersangka berusaha melarikan diri. “Anggota kami memberikan tembakan peringatan. Karena tembakan peringatan tidak diindahkan maka dilakukan penembakan tepat pada kaki kanan untuk melumpuhkan tersangka. Kami mengimbau jika ada korban perampokan atau penodongkan, silakan datang ke polsek, siapa tahu pelakunya sama,” ujarnya. (kmb36)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Selama 2015

7

Polresta Amankan BB Narkoba Rp 5,5 Miliar

HASIL pengungkapan kasus narkoba oleh Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar patut diapresiasi. Dari data yang disampaikan Kasat Resnarkoba Polresta Kompol Gede Ganefo, Rabu (30/12) kemarin, selama 2015, diamankan barang bukti (BB) narkoba senilai Rp 5.502.921.300. Jadi, selama tahun tersebut, peredaran narkoba masih tinggi di wilayah Denpasar dan Badung Selatan. Menurut Ganefo, hasil pengungkapan tahun ini meningkat 60,3 persen dari tahun 2014. BB tersebut di antaranya hasish 2,2 gram senilai Rp 3,3 juta, ganja 11.042,6 gram senilai Rp 88,3 juta, heroin 68,81 gram senilai Rp 68,8 juta, sabu-sabu (SS) 2.423,16 gram senilai Rp 4,3 miliar, ineks 3.781 butir senilai Rp 945,3 juta dan MDMA 2,15 gram senilai Rp 2,1 juta. “Sesuai prosedur barang bukti tersebut kami serahkan kepada kejaksaan. Pemusnahannya wewenang Kejaksaan Negeri Denpasar,” ujarnya. Sedangkan tersangka, kata mantan Kapolsek Kuta ini, tahun ini telah diringkus 373 tersangka. Para tersangka itu residivis 62 orang dan pemula 211 orang. “Ada juga pengedar. Hanya dua tersangka warga negara asing. Untuk tersangka yang benar-benar pemakai, kami berkoordinasi dengan BNNP Bali untuk rehabilitasi,” ucapnya. Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto mengatakan menjelang akhir tahun ini, Dit. Resnarkoba Polda Bali menggerebek pesta sabusabu (SS) di wilayah Dusun Kangin, Jumpai, Klungkung, Senin (28/12) lalu. Dari penggerebekan itu ditangkap tiga tersangka berinisial Na (40)

Bali Post/eka

RELEASE - Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto memaparkan press release akhir tahun 2015 di Mapolda Bali, Rabu (30/12) kemarin. yakni pemilik karaoke, karyawan salon JA (25), penjual pasir SA (38), dan sopir truk Su (45). “Barang bukti yang diamankan 2 plastik klip bekas sabu-sabu, 6 korek api, 4 bong, dan lampu kecil. Hasil tes urine mereka positif. Sekarang wajib lapor dan akan direhabilitasi,” ungkapnya. Sementara Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto dalam rilis akhir tahun 2015 mengungkapkan, secara umum kasus kriminal tahun ini menurun dibandingkan tahun 2014. Hal itu terjadi karena berbagai upaya dilakukan Polda beserta jajarannya untuk menciptakan situasi aman dan kondusif. Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) pada tahun 2014 terjadi 533 kasus dan tahun ini turun menjadi 412 kasus. Selanjutnya kasus pencurian dengan kekerasan (curas) ada 2014 terjadi 66 kasus dan hingga

akhir 2015 terjadi 50 kasus. Pencurian kendaraaan bermotor (curanmor) terjadi 558 kasus pada 2014 dan 385 pada 2015. Sedangkan kasus penganiayaan berat (anirat) sebanyak 15 kasus pada 2014 dan 2 kasus di tahun 2015. Kasus pembunuhan terjadi 13 kasus di tahun 2014 dan tahun 2015 sebanyak 12 kasus. “Dari hasil pengungkapan kasus narkoba terjadi peningkatan. Pada tahun 2014 sebanyak 396 kasus dan tahun 2015 sebanyak 524 kasus. Artinya terjadi peningkatan sebanyak 128 persen,” ujarnya. (rah)

Data Kasus Menonjol 2015 l Curat

=

412 kasus

l Curas

=

50 kasus

l Curanmor =

385 kasus

l Anirat

=

2 kasus

l Pembunuhan = 12 kasus l Narkoba =

524 kasus


BANGLI

8

Kamis Wage, 31 Desember 2015

Proyek Jalan Setapak Air Terjun Kuning Ditelantarkan Warga Kecewa, Kontraktor Bakal Di-”black List” Bangli (Bali Post) -

Marhaniyanto

Bali Post/kmb40

Cegah Korupsi, Kejari Segera Bentuk TP4D

Bangli (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli segera membentuk Tim Pengawal dan Pengamanan Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D). Tujuannya untuk mengawal dan mengamankan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional khususnya di daerah, melalui pengawalan dan pengamanan baik dalam kegiatan perencanaan, pelaksanaan maupun pemanfaatan hasil pembangunan. Tak hanya itu, TP4D juga dibentuk untuk mencegah timbulnya penyimpangan yang mengakibatkan kerugian negara. Kasi Intel Kejari Bangli Marhaniyanto saat ditemui di kantornya Rabu (30/12) kemarin, menjelaskan, TP4D dibentuk sebagai tindak lanjut dari instruksi Jaksa Agung RI. TP4D yang nantinya beranggotakan 6 orang jaksa ini memiliki sejumlah tugas dan fungsi. Di antaranya yakni mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan melalui upaya-upaya preventif dan persuasif dengan salah satu cara yakni memberikan penerangan hukum di lingkungan instansi pemerintah, BUMN, BUMD dan pihak lainnya. Selain itu tugas dan fungsi TP4D lainnya, yakni memberikan pendampingan hukum dalam setiap tahapan program pembangunan dari awal sampai akhir. TP4D juga bertugas melakukan koordinasi dengan aparat pengawasan intern pemerintah untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang berpotensi menghambat, menggagalkan dan menimbulkan kerugian bagi keuangan negara. TP4D juga memiliki tugas dan fungsi untuk bersama-sama melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pekerjaan dan program pembangunan serta melaksanakan penegakan hukum represif ketika ditemukan bukti permulaan yang cukup setelah dilakukan koordinasi dengan aparat pengawasan intern pemerintah tentang telah terjadinya perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan dan atau perbuatan lainnya yang berakibat menimbulkan kerugian bagi keuangan negara. ‘’Untuk di Bangli tim ini akan kita bentuk tahun 2016 setelah sosialisasi kita lakukan awal tahun ini,’’ terangnya. Pihaknya tidak bisa menjamin pembentukan TP4D ini nantinya bisa seratus persen mencegah terjadinya kasus tindak pidana korupsi. Namun demikian, paling tidak keberadaan tim TP4D ini dapat meminimalisir kasus korupsi. (kmb40)

Proyek jalan setapak menuju Air Terjun Kuning Dusun Kuning, Desa Tamanbali, Bangli yang direncanakan digarap awal Desember 2015 ternyata batal terealisasi. Penyebabnya, pelaksana proyek tak sanggup menghadapi kondisi medan yang cukup berat. Masyarakat pun kecewa lantaran mereka sangat berharap jalan tersebut mampu mendukung perkembangan pariwisata di kawasan setempat. Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (30/12) kemarin, tanda-tanda bakal dikerjakanya proyek itu sebenarnya sudah ada. Material berupa pasir pun sudah menumpuk di sebelah Pura Dalem Desa Pakraman Kuning. Sementara untuk material lainnya belum nampak. Saat dikonfirmasi hal ini, Kabid Bina Objek Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangli I Wayan Bona mengatakan, proyek tersebut memang masuk program kegiatan 2015 dan pengerjaannya direncanakan pada Desember. Sebelumnya, pengukuran jalan yang akan dirabat beton itu sudah dilakukan pada September lalu. Setelah itu, dilanjutkan dengan kedatangan material berupa pasir. ‘’Jalan setapak yang akan dikerjakan sudah diukur. Pasirnya juga sudah datang,’’ katanya. Memasuki Desember, pelaksana proyek mulai mencari tempat tinggal untuk buruhnya. Namun sayang, setelah tempat itu didapatkan, buruhnya tak pernah datang ke lokasi untuk bekerja. ‘’Setelah kami konfirmasi, mereka tidak sanggup dengan medan yang cukup berat. Jadinya proyek itu gagal dilaksanakan,’’ ujarnya seraya menyampaikan, pelaksana proyek sebelumnya tidak sempat meninjau lokasi. Pengerjaan proyek itu, kata Bona, menggunakan penun-

jukkan langsung. Ia juga tak menyangka hal itu akan batal dilakukan. ‘’Dia (pelaksana proyek) datang ke kantor mau minta proyek. Ya kami percaya dengan kinerjanya. Tapi ujungnya seperti ini,’’ tuturnya. Melihat pelaksana proyek yang ternyata tak bertanggung jawab, pria asal Desa Trunyan, Kintamani ini menyatakan kontraktor tersebut akan diblack list. Sementara saat ditanya anggaran dan pelaksana proyek tersebut, dia tidak bisa memberikan jawaban. ‘’Pelaksana proyek itu akan di-black list. Kalau ada proyek lagi, dia tidak akan dapat. Masalah anggaran saya lupa, itu ada di kantor. Sekarang saya masih di Kutuh, perbatasan Bangli dengan Buleleng,’’ dalihnya. Sementara itu, Klian Dusun Kuning, Tamanbali Ngakan Made Setiawan menuturkan, rencana penataan Objek Wisata Air Terjun Kuning yang dianggarkan Rp 135 juta bergulir sejak September 2015. Saat itu Disbudpar Bangli bertemu dengan salah satu prajuru adat. Dijelaskan bahwa akan ada proyek membuatan jalan setapak. ‘’Setelah ada pertemuan, saya dipanggil prajuru itu diminta mencari akses jalan menuju air terjun,’’ katanya. Setelah akses itu ditemukan, langsung disampaikan ke Disbudpar. Dalam waktu sing-

Bali Post/kmb45

MATERIAL - Material yang rencananya digunakan untuk pembuatan jalan Setapak di Air Terjun Kuning terlihat menggunung. Hal ini sebagai dampak batalnya pelaksanaan proyek. kat, konsultan pun melakukan pengukuran. Diketahui, panjang jalan yang akan dikerjakan mencapai 219 meter. ‘’Usai pengukuran, awal Desember ini pelaksananya menghubungi saya, ingin mencari kost untuk buruhnya. Katanya akan segera bekerja,’’ tuturnya. Akan tetapi, pria yang juga sebagai petani ini mengaku kecewa. Sebab, setelah tempat kost didapatkan dan material bangunan sudah datang, buruh tersebut justru tak kunjung datang. Terkait apakah proyek itu batal atau tidak, pihaknya belum mendapatkan informasi dari Disbudpar.

Bangli (Bali Post) Adanya praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh beberapa oknum warga di kawasan wisata Kaldera Batur Kintamani membuat Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata prihatin. Pasalnya praktik ini kembali mencuat di tengah upaya Pemkab Bangli membangun citra pariwisata Kintamani yang selama ini terpuruk. Tak ingin praktik pungli ini berdampak luas pada citra pariwisata Kintamani ke depan, pihaknya pun meminta pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk segera menuntaskan persoalan ini dengan melakukan langkah pembenahan. Menurut Kutha Parwata, adapun langkah terpenting yang harus segera dilakukan Pemkab Bangli yakni penataan sumber daya manusia (SDM). Seluruh masyarakat yang selama ini berkecimpung sebagai pemandu wisata harus diberikan pengarahan dan pembinaan agar praktik serupa tidak lagi terjadi di kemudian hari. ‘’Pembinaan tidak hanya dari Disbudpar, tapi di sini camat dan para kepala desa se-wingkang ranu harus ikut bersama-sama memberikan pembinaan,’’ terangnya. Selain itu pemkab juga menurutnya harus mendata keberadaan pemandu wisata, termasuk organisasi yang menaungi para pemandu selama ini. Apakah keberadaan mereka sudah sesuai prosedur atau tidak. ‘’Dalam situasi seperti ini, Pemkab Bangli harus lebih pro-aktif untuk berkoordinasi dengan BKSDA menyikapi hal ini. Karena bagaimanapun juga yang menjadi pelanggar itu kan masyarakat Bangli, tanggung jawab ada di kita di Pemkab Bangli,’’ kata Kutha Parwata. (kmb40)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut Polsek Tembuku Polsek Kintamani Damkar PDAM PLN Telkom BPBD Kodim Kantor Bupati

: 0366-91521/91002 : 0366-91062 : 0366-51004 : 0366-5595484 : 0366- 51122 : 0366-92869 : 0366-91094 : 0366-91268 : 0366-91108 : 0366-91448 : 0366-91024 : 0366-91032

nya pemerintah daerah melalui instansi terkait harus bersikap tegas. Jangan sampai program yang telah direncanakan sebelumnya berhenti di tataran wacana. ‘’Kami sangat kecewa dengan pelaksana proyek ini. Masyarakat sudah dibohongi,’’ sesalnya. Adanya proyek mangkrak ataupun batal, Kejaksanaan Negeri Bangli pun tak tinggal diam. Penyelidikan sesuai aturan akan dilakukan. ‘’Kami akan selidiki proyek-proyek itu. Apakah ada yang menyimpang dari aturan atau tidak,” ucap Kasi Intelijen Marhaniyanto saat ditemui di ruang kerjanya. (kmb45)

Trotoar Dipenuhi Lapak Pedagang

Lalu Lintas di Kintamani Makin Semrawut

Pungli di Kaldera Batur

Dewan Minta Disbudpar Tata SDM

“Kondisinya seperti itu, ya kami merasa kesal. Masyarakat sudah sempat gotong royong sebenarnya. Kalau kepastian proyek batal atau tidak, kami juga belum dapat info,’’ terangnya. Ditambahkan, sesungguhnya jalan setapak itu sangat dibutuhkan untuk menunjang perkembangan objek wisata, terlebih belakangan ini kunjungan semakin ramai. Tak hanya Setiawan, salah satu warga Kuning yang enggan disebutkan namanya juga merasa kecewa. Pelaksana proyek dituding tak bertanggung jawab dan telah membohongi masyarakat. Agar hal serupa tak terulang, menurut-

Bali Post/kmb45

PANEN - Salah satu petani di Kecamatan Susut sedang panen padi. Untuk meringankan beban petani saat gagal panen, perlu ikut dalam AUTP. Namun, di Bangli program ini belum diminati.

Asuransi Usaha Tani Padi Nihil Pendaftar

Bangli (Bali Post) Minat petani di Kabupaten Bangli untuk mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) masih sangat sangat rendah. Buktinya, menjelang waktu berakhir, tak ada satu pun petani yang mendaftar. Padahal sosialisasi oleh instansi terkait sudah dilakukan berkali-kali. Kondisi ini sangat berbeda dengan daerah lain yang pendaftarnya melebihi target. Kabid Pengolahan, Pemasaran, Sarana Prasarana Pertanian Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Perhutanan (P3) Bangli Dewa Putu Sugiarta, Rabu (30/12) kemarin menjelaskan, Kabupaten Bangli mendapat jatah dari program ini sebanyak 200 hektar dan menyasar masa tanam Oktober – Maret. Sejak pertengahan Oktober, sosialisasi program oleh dinas dan juga PPL sudah dilaksanakan. Namun, hingga akhir Desember 2015, masih nihil pendaftar. ‘’Sampai waktu pendaftaran be-

rakhir, satu pun petani tak ada yang mendaftar,’’ jelasnya. Untuk bisa menyukseskan program ini, sosialisasi sesungguhnya tidak hanya dilakukan sekali saja. Selain melalui pertemuan formal, Dinas P3 juga melakukan sosialisasi dengan mendatangi petani secara langsung saat bekerja di sawah. ‘’Sosialisasi sudah terus dilakukan. Di samping pertemuan formal, mencari langsung ke sawah juga ada,’’ kata Sugiarta. Diungkapkan juga, program AUTP ini sesungguhnya sangat baik untuk petani saat mengalami gagal panen di atas 75 persen. Terkait dengan mekanisme program, premi yang dibayarkan ke PT Jasindo Rp 180 ribu per hektar. Namun, pemerintah pusat memberikan subsidi 80 persen atau Rp 144 ribu. Sementara sisanya Rp 36 ribu dibayar petani. Jika terjadi gagal panen, petani akan mendapatkan asuransi Rp 6 juta. ‘’Pertanian Bangli sangat rentan terserang hama

dan gagal berujung pada gagal panen. Itu sebenarnya perlu diasuransikan,’’ terangnya. Terkait nihilnya pendaftar, pihaknya menduga hal itu dikarenakan petani tak rela kehilangan uang yang telah dibayarkan saat tidak terjadi gagal panen. ‘’Kalau tidak ada gagal panen, uang yang dibayarkan itu akan hilang. Mungkin itu yang membuat petani enggan mendaftar,’’ imbuhnya. Sebelumnya, Klian Subak Tanggahan Talangjiwa Desa Demulih, Susut I Wayan Cutet mengatakan, sejak adanya sosialisasi dari Dinas P3, petani setempat belum ada yang mendaftar. Hal ini disebabkan karena tidak yakin bisa mengolah tanah sawah sesuai waktu yang ada pada program tersebut. Pasalnya aliran air di saluran irigasi masih tak maksimal. ‘’Air di sini kecil. Petani tidak bisa mengolah tanah. Mungkin itu penyebab petani enggan mendaftar,’’ tandasnya. (kmb45)

Bangli ( Bali Post) Bukan hanya di objek wisata Panelokan yang kondisinya makin semrawut akibat menjamurnya para pedagang, kondisi serupa juga terjadi di Kintamani khususnya di depan Kantor Camat Kintamani. Puluhan pedagang kaki lima mulai dari pedagang pakaian bekas, hingga batu akik sejak beberapa bulan terakhir memadati trotoar. Akibat maraknya pedagang di trotoar, kemacetan pun kerap tak bisa dihindarkan. Sejumlah pegawai di sekitar sering mengeluh lantaran mereka kesulitan untuk parkir kendaraan. ‘’Kami berharap petugas terkait khususnya Satpol PP menertibkan mereka sebab trotoar yang seharusnya digunakan oleh pejalan kaki, jutru kini berubah fungsi,’’ ungkap salah seorang warga setempat, Rabu (30/12) kemarin. Diungkapkan, mulanya hanya ada beberapa pedagang yang nangkring di lokasi tersebut. Mereka adalah pedagang buah dan bakso.

Namun, lantaran lokasinya yang cukup strategis yakni di sekitar kompleks perkantoran, keberadaan pedagang makin lama makin banyak hingga akhirnya memenuhi hampir seluruh trotoar di depan Kantor Camat Kintamani hingga tembus ke pasar Kintamani. ‘’Jika ini tidak ditertibkan, kami khawatir bukan saja akan menambah kumuh kawasan ini, namun juga mengganggu para pengguna jalan,’’ imbuh warga tadi. Camat Kintamani Wayan Dirgayusa belum bisa dimintai konfirmasinya terkait dengan keberadaan para pedagang tersebut. Namun sumber di Kantor Camat Kintamani menyebutkan, para pedagang tersebut sebelumnya sempat diimbau untuk tidak menggunakan trotoar sebagai tepat berjualan. Namun sayang, imbauan tersebut tidak digubris pedagang. Konon, pedagang tersebut telah membayar iuran kepada oknum petugas sehingga mereka bisa berjualan dengan bebas. (kmb)

Bali Post/kmb

SEMRAWUT - Pedagang yang menjadikan trotoar sebagai tempat berjualan di Kintamani.

PLTS Hanya Cukup untuk Hidupkan Lampu

Warga Dusun Madia Tetap Harapkan Jaringan PLN Bangli (Bali Post) Warga Dusun Madia Desa Terunyan, Kintamani hingga saat ini masih sangat mengharapkan adanya jaringan listrik PLN masuk ke dusun mereka. Meskipun Pemerintah telah memberikan bantuan satu unit pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) ke masing-masing rumah penduduk, jaringan listrik PLN masih sangat diharapkan. Pasalnya, daya listrik yang

dihasilkan PLTS masih sangat terbatas dan hanya bisa dimanfaatkan untuk menyalakan 3 buah lampu penerangan. Kepala Dusun Madia Wayan Besar, Kamis (30/12) kemarin mengatakan, hingga saat ini sebagian besar warganya yang tinggal di wilayah balik bukit itu masih sangat mengharapkan pasokan listrik PLN. Listrik PLN sangat dibutuhkan untuk menopang kehidupan

warga sehari-hari. Dia mengungkapkan, selama ini warga Dusun Madia hanya bisa menikmati listrik yang dihasilkan oleh PLTS. Karena daya yang dihasilkan sangat terbatas, listrik PLTS hanya bisa dimanfaatkan untuk menyalakan 3 buah lampu penerangan yang ada di setiap rumah. ‘’Kalau untuk menyalakan alat elektronik lainnya seperti TV, tidak bisa. Saya saja kalau mau ngecas HP

harus numpang ke bawah (pusat desa-red),’’ kata Besar. Belum lagi ketika musim hujan tiba, PLTS tidak dapat berfungsi maksimal. Sebab untuk menghasilkan listrik, perangkat PLTS yang dipasang di atap rumah warga sangat bergantung dengan adanya sinar matahari. ‘’Kalau sekarang ini karena jarang hujan, tidak begitu berpengaruh. Tapi tidak tahu nanti. Kalau hujannya sampai 3 hari

berturut-turut, ya kemungkinan lampunya redup karena akinya habis,’’ terangnya. Atas kondisi itu Besar sangat berharap listrik PLN bisa segera mengalir ke rumah-rumah penduduk di Dusun Madia. ‘’Kalau bisa saya harapkan di tahun 2016 ini tiang-tiang dan kabel PLN yang sudah dipasang 25 persen di Dusun Madia, listriknya bisa segera nyala,’’ harapnya. (kmb40)


GIANYAR

Kamis Wage, 31 Desember 2015

Gianyar Tuan Rumah Konferensi Asian Forum Hak Anak

Gianyar (Bali Post) Kabupaten Gianyar akan terpilih sebagai tuan rumah Konferensi Asian Forum Hak Anak Tahun 2016. Konferensi ini akan dihadiri oleh para menteri se-Asia yang berkaitan dengan hak anak. “Dari sekian kabupaten/ kota di Indonesia, Gianyar memiliki potensi dalam pemenuhan Bali Post/nik hak anak baik di Lenny Nurhayati bidang kesehaRosalin tan, pendidikan, dan kreativitas,” terang Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Dra. Lenny Nurhayati Rosalin, M.Sc., saat menyampaikan koordinasi terkait pelaksanaan Asian Forum Hak Anak tahun 2016, di Pemkab Gianyar, Rabu (30/12) kemarin. Lenny Nurhayati menambahkan, peluncuran bus sekolah dan bus desa sehat juga merupakan salah satu nilai tambah pada saat pelaksanaan konferensi nanti. Dikatakan, pada saat pelaksanaan konferensi nanti juga akan ada field trip (karya wisata) oleh peserta konferensi, antara lain melakukan kunjungan ke sekolah ramah anak, desa ramah anak, serta puskesmas ramah anak. “Kabupaten Gianyar nantinya bisa menjadi percontohan bagi negara lain dalam hal pemenuhan hak anak,” ucanya. (nik)

Ditabrak Truk, Dua Pengendara Motor Tewas

Gianyar (Bali Post) Dua nyawa melayang akibat kecelakaan di Jalan By-pass I.B. Mantra, Selasa (29/12) lalu. Meski sempat dilarikan ke RSUD Sanjiwani, dua warga asal Desa Kramas Blahbatuh, Gusti Kadek Susila (28) dan Wayan Pageh (39), tidak bisa tertolong. Bahkan hingga Selasa malam, jasad kedua korban masih dititipkan di RS itu. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian itu berlangsung pukul 17.30 wita. Belum diketahui pasti kronologi kecelakaan tersebut. Terlebih, dua warga asal Banjar Lod Peken Desa Keramas yang sama-sama mengendarai sepeda motor itu meninggal. Ketut Purnma, pemilik perusahaan tempat kedua korban bekerja, membenarkan kejadian yang menimpa dua karyawannya. “Keduanya memang karyawan saya, yang menurut informasi mengalami kecelakaan di jalan by-pass seputaran Keramas,” katanya. Meski demikian, ia mengaku tidak tahu pasti bagaimana kecelakaan tersebut bisa terjadi. Terakhir yang ia pastikan kedua korban sore itu sedang dalam perjalanan pulang dari tempat bekerja. “Kronologinya saya tidak mengetahui pasti. Karena saya tidak melihat langsung. Saat ini penanganannya masih di Polres,” ucapnya. Sementara itu, Kapolsek Blahbatuh, Kompol Nyoman Suparta yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dari informasi anggotanya di lapangan, kejadiannya bermula ketika kedua korban yang mengendarai sepeda motor meluncur dari arah utara yakni Jalan Pantai Selukat, Keramas. Sampai di Jalan By-pass Mantra, diduga korban memotong jalur utara Jalan By-pass Mantra yang merupakan jalur cepat kendaraan dari arah barat ke timur. Tanpa diduga melintas truk DK 9445 MD yang melaju kencang dari barat langsung menabrak sepeda motor yang dikendarai kedua korban. Bahkan kala itu, arus lalu lintas dari arah barat cukup ramai. “Informasi terakhir dari anggota di lapangan, awalnya terjadi serempetan antara truk dengan mobil Kijang Innova, lalu truk yang tidak mampu mengendalikan laju akhirnya menabrak sepeda motor korban, hingga akhirnya mereka tewas,” ucapnya. (kmb35)

Telepon Penting

gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316

9

Hari Ini, Semua Baliho Ormas Diturunkan

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar akhirnya menegaskan sikap untuk menurunkan semua baliho ormas yang terpasang. Penurunan baliho ini akan dilakukan Satpol PP Gianyar dengan di-back-up jajaran Kodim 1616 dan Polres Gianyar secara serentak di seluruh Gianyar, Kamis (31/12) ini. Tindakan itu didasarkan atas instruksi Bupati Gianyar, untuk menurunkan semua baliho atau spanduk yang tidak memilik izin dari BPPT Gianyar. Kepala Dinas Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Gianyar, I Ketut Artawa, mengatakan setelah dirapatkan kembali oleh Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata terkait Surat Edaran (SE) Gubernur perihal penertiban baliho ormas, Pemkab Gianyar bersama TNI/Polri akhirnya sepakat sebelum pergantian tahun sudah menurunkan semua bentuk baliho yang tidak memilik izin dari BPPT Gianyar. “Imbauan bapak Bupati sudah tegas mendukung instruksi SE Gubernur. Karena itu, hari ini kita duduk bersama semua ormas, menyampaikan instruksi tersebut, serta menyatukan komitmen, agar tidak terjadi miskomunikasi saat penurunan besok (hari ini - red),” katanya usai melakukan pertemuan dengan sejumlah ormas dan LSM di Kantor Kesbangpolinmas, Rabu (30/12) kemarin. Artawa mengatakan, setelah pertemuan kemarin, semua ormas langsung diinstruksikan agar terlebih dahulu melakukan penurunan sendiri, tanpa harus ditindak oleh petugas yang

berwenang. “Sekarang, mereka dengan anggotanya sudah mulai kontak-kontak, bila sampai besok (hari ini - red) ada baliho yang masih berdiri, sesuai kesepakatan pertemuan tadi, kita akan terlebih dahulu menghubungi ketua ormasnya, agar anggota diperintahkan melakukan penurunan. Kalau tetap membandel maka kami bersama TNI/Polri yang akan menurunkan paksa,” tegas mantan Camat Blahbatuh ini. Disinggung dua ormas yang tidak datang saat pertemuan tersebut, Artawa mengatakan setelah pertemuan itu, jajarannya akan bersurat langsung ke pimpinan Laskar Bali dan Baladika Gianyar, untuk menyampaikan hasil pertemuan dan surat instruksi Bupati Gianyar kepada masingmasing anggota ormasnya. “Untuk dua ormas yang tidak hadir yakni Laskar Bali dan Baladika, ini akan langsung saya hubungi sekretariatnya dan agar besok (hari ini, red) penurunan baliho bisa berlangsung kondusif,” ucapnya. Artawa menambahkan, sesuai instruksi Bupati Gianyar bahwa dalam penindakan ini seluruh baliho yang tidak memiliki izin dari

Bali Post/nik

PERTEMUAN - Suasana pertemuan dengan sejumlah ormas dan LSM di kantor Kesbangpol inmas, Rabu (30/12) kemarin. BPPT Gianyar akan diturunkan, termasuk baliho parpol, STT ataupun berbagai baliho lainnya. “Hal ini kami lakukan agar tidak dikira tebang pilih. Jadi, kita pukul rata semua, tetapi kita prioritaskan penurunan pada baliho ormas,” katanya. Disinggung sejumlah titik rawan konflik menjelang tahun baru di Kabupaten Gianyar, Artawa mengatakan sampai saat ini situasi di kawasan seni itu masih kondusif. Namun, jajarannya tetap akan memantau perkembangan sejumlah titik yang sebelumnya menjadi lokasi pertikaian. “Rawan konflik

tidak ada hanya yang sebelumya pernah bertikai itu kita pantau agar tidak terulang lagi akibat gesekan kecil saat perayaan tahun baru,“ ujarnya. Pasi Intel Kodim 1616 Gianyar, Lettu Inf Hengky, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa jajaran TNI di setiap Koramil di Kabupaten Gianyar sudah diinstruksikan untuk memback-up penurunan baliho hari ini. “Kita dari Kodim 1616 Gianyar bersama jajaran Polres Gianyar akan mem-back-up proses penurunan ini. Jadi, kami imbau semua ormas untuk turut serta menjaga

2016, Tujuh Bus Sekolah Dioperasikan Bebas Biaya untuk Pelajar

Gianyar (Bali Post) Mulai 2016 mendatang, Pemkab Gianyar akan mengoperasikan bus sekolah. Armada ini diprioritaskan menjadi alat transportasi pelajar. Operasional tujuh unit bus ini pun sudah ditanggung pemerintah, sehingga pelajar yang menggunakan bus ini dipastikan bebas biaya. Selain itu, Pemkab Gianyar juga menyiapkan dua unit bus kesehatan, yang akan memberikan pelayanan ke desa-desa mulai tahun depan. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, Rabu (30/12) kemarin, mengatakan program bus sekolah serta bus desa sehat Gianyar merupakan upaya dalam mewujudkan Gianyar sebagai KLA. Saat ini terdapat tujuh unit bus sekolah, yang nantinya beroperasi di tujuh kecamatan mulai 2016. “Untuk insfrastruktur pendukungnya seperti halte, saat ini sudah mulai rampung sehingga 2016 nanti sudah pasti bisa beroperasi dengan baik,” katanya. Disinggung terkait penambahan bus sekolah dengan kapasitas 25 orang itu, Agung Bharata mengaku akan terlebih dahulu melihat animo masyarakat, sebab tujuh bus yang ada saat ini masih dalam tahap uji coba. “Ini masih tahap percobaan, kita lihat animo masyarakat dulu. Mudah-mudahan masyarakat sadar kalau naik bus itu lebih aman dan nyaman, tertutama para pelajar,” ujarnya. Agung Bharata menambahkan, terkait pengoperasian bus sekolah ini, Pemkab Gianyar sudah melakukan koordinasi dengan Organda selaku organisasi yang membawahi angkutan umum. Saat beroperasi nanti, bus Trans Harmoni tetap akan didukung dan bersinergi dengan angkutan pedesaan yang ada di Gianyar. Untuk itu, Pemkab Gianyar juga tengah melak-

Bali Post/nik

BUS SEKOLAH - Rabu (30/12) kemarin, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menunjukkan salah satu bus sekolah yang akan mulai beroperasi 2016. sanakan revitalisasi angkutan desa dalam mendukung sistem angkutan pelajar yang masih tahap sosialisasi. Sementara Kadishub Infokom Kabupaten Gianyar Tjokorda Agusnawa mengatakan pengoperasian bus sekolah di seluruh kecamatan ini sudah siap. Tinggal menunggu instruksi Bupati Gianyar kapan mulai dioperasikan. “Semua sudah siap, halte juga sudah siap semua, kemarin hanya ada beberapa permintaan masyarakat agar halte digeser dari hasil kajian semula, itu sudah kita penuhi agar masyarakat nyaman dalam menggunakan bus ini nanti,” ucapnya. Ia menambahkan untuk operasional ketujuh bus tersebut, seluruhnya sudah ditanggung pemerintah, sehingga set-

iap penumpang dipastikan gratis untuk menggunakan fasilitas bus dengan kapasitas 25 orang itu. “Biaya operasional sudah ditanggung pemerintah, sehingga pelajar yang menggunakan bus ini tidak dipungut biaya. Kita hanya meminta agar masyarakat mau merawat bus ini,” ucapnya. Pemkab Gianyar juga me-launching bus puskesmas keliling atau bus desa sehat Gianyar, yang sudah tersedia dua unit. Namun untuk tahun depan akan direncanakan penambahan empat unit bus. Bus ini akan diprioritaskan masuk ke desa-desa, memberikan pelayanan kesehatan umum, internis, pemeriksaan gigi satu tempat, kesehatan bayi dan anak, hingga bedah minor. (kmb35)

kamtibmas,” ucapnya seizin Dandim 1616 Gianyar. Sementara itu, Sekretaris DPC PBB Gianyar I.B. Agung yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa PBB Gianyar sudah mendapat tembusan dari pusat terkait penurunan baliho tersebut. Ia pun sudah meneruskan perintah itu ke seluruh anggota ormas PBB di Gianyar. “Seandainya (hari ini - red) masih ada atribut, silakan diturunkan, kalau tidak ada korlapnya tolong telepon saya dulu sebelumnya, agar tidak terjadi gesekan,” tegasnya. (kmb35)

Pengamanan Malam Tahun Baru

Polsek Sukawati Siapkan Empat Pos

Gianyar (Bali Post) Aparat kepolisain kini semakin memperketat pengamanan menjelang pergantian tahun, Kamis (31/12) malam ini. Seperti di wilkum Polsek Sukwati, sejak seminggu lalu, polisi sudah menyiapkan pos pengamanan dan pos pantau. Selain itu, puluhan personel dipastikan akan patroli rutin saat malam pergantian nanti. Kapolsek Sukawati, Kompol Ketut Dana, Rabu (30/12) kemarin, mengatakan dalam menyambut malam pergantian tahun ini sudah disiapkan satu pos pengamanan, dengan mengambil lokasi di simpang tiga Desa Guwang. Pada pos tersebut stand by personel gabungan dari Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan Gianyar. “Pos pengamanan ini kita fungsikan untuk mempertebal pengamanan, dengan ruang lingkup Pasar Seni Sukawati dan Pasar Guwang,” ucapnya. Jajaran Polsek Sukawati juga mempersiapkan tiga pos pantau yang difungsikan untuk peningkatan pengamanan pada jalur padat pariwisata. Seperti di depan Cening Bagus Jalan Raya Batubulan, Sukawati, di depan Taman Burung, Singapadu dan di gereja perumahan Candra Asri. “Khusus untuk pos pantau ini kita ambil lokasi di jalur padat pariwisata, sehingga nanti di lokasi itu arus lalu lintas tetap lancar, serta untuk mempertebal pengamanan,” katanya. Sementara itu, dalam menjaga kamtibmas saat pergantian malam tahun baru, jajarannya akan melakukan patroli gabungan bersama Muspika Kecamatan Sukawati. Hal ini dilakukan untuk mengantisiapsi konflik yang tidak diinginkan. “Tentunya malam tahun baru kita akan patroli bersama, mengantisipasi gangguan yang tidak diingkan seperti konflik ormas,” katanya. (nik)


KLUNGKUNG Kasus Curat Tertinggi

10

Semarapura (Bali Post) – Selama setahun Polres Klungkung menerima 42 laporan kasus kriminalitas. Dari laporan ini, Polres mampu menyelesaikan 14 kasus. Meski jumlah kasus kriminalitas cukup tinggi, bila dibandingkan dengan 2014, terjadi penurunan cukup besar. Pasalnya, tahun lalu laporan kriminalitas mencapai 50 kasus. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi menjelaskan, ada enam kasus kriminalitas yang terjadi, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penganiayaan berat, pembunuhan, dan narkoba. Kasus curat tertinggi, yaitu mencapai 23 kasus. Dari kejadian curat ini, Polres hanya mampu menyelesaikan tiga. Kapolres mengungkapkan, sejumlah kasus pencurian sulit diungkap karena minimnya saksi di tempat kejadian perkara. Karenanya, pengungkapan kasus kriminalitas menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran Polres Klungkung. “Curat menjadi pekerjaan rumah untuk memahami modus operandi pelaku dalam melakukan aksinya,” tuturnya saat melakukan jumpa pers bersama rekan-

Baliho Ormas Diturunkan 11 Januari

Semarapura (Bali Post) –

Pemkab Klungkung menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Bali No.220/26405/Bid II/BKBP perihal penertiban baliho, spanduk, dan media lainnya yang dipasang ormas di tempat-tempat umum. Rabu (30/12) kemarin, pemkab melalui Kesbangpolinmas mengundang ormas yang ada di Klungkung, yaitu Baladika Bali, Laskar Bali serta LSM Marutha.

AKBP F.X. Arendra Wahyudi rekan media di Klungkung, Rabu (30/12) kemarin. Sesuai data, kasus kriminalitas konvensional menjadi yang tertinggi mencapai 134 laporan. Kalau dibandingkan 2014 yang mencapai 201 kasus, kriminalitas, tahun ini mengalami penurunan. Data lakalantas yang terjadi di wilayah hukum Polres Klungkung juga mengalami penurunan. Sesuai dengan laporan, lakalantas selama 2015 mencapai 60 kasus, sedangkan tahun lalu 79 kasus. Dalam kasus 2015, jum-

Bali Post/dwa

lah korban meninggal dunia mencapai 24 orang, menurun dibandingkan tahun lalu yang tercatat 27 korban. Sementara luka berat tahun ini satu orang dan luka ringan 83 orang. “80 persen kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Klungkung disebabkan pengendara tidak konsentrasi mengendarai kendaraannya,” tutur Arendra. Pada Operasi Lilin 2015 ada dua kasus lakalantas dengan korban meninggal dunia satu orang dan luka ringan satu orang. (dwa)

Polsek Nusa Penida Razia Petasan

Semarapura (Bali Post) – Menjelang perayaan tahun baru, jajaran Polsek Nusa Penida bersinergi dengan Danramil Nusa Penida merazia pedagang penjual petasan dan minuman keras, Rabu (30/12) kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Nusa Penida. Razia menyasar sedikitnya empat toko besar. Sayangnya, petugas kepolisian tidak mendapatkan barang buruan. ‘’Empat toko besar dan biliar kami sasar, namun hasilnya nihil. Sesuai ketentuan, petasan yang boleh dijual hanya yang memiliki ukuran maksimal 2 inchi. Dari hasil razia, petasan yang dijual masih sesuai ketentuan,” tutur Kapolsek Nusa Penida Kompol I Gede Arianta. Dikatakannya, razia yang dilaksanakan jelang tahun baru menyasar toko, minimarket hingga Pasar Senggol di Mentigi. Razia dilaku-

Bali Post/dwa

RAZIA - Jajaran Polsek Nusa Penida melakukan razia menjelang tahun baru. kan untuk mencegah adanya gangguan ketertiban akibat permainan petasan yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Pihaknya tidak memungkiri perayaan tahun baru nanti identik dengan kembang api, namun tetap mene-

kan peredaran di masyarakat guna menghindari kemungkinan yang terjadi, terutama kebakaran yang dapat ditimbulkan oleh percikan kembang api. Untuk itu, Arianta mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan secara bersama-sama. (dwa)

Buruh Panjat Kelapa Dapat Bantuan Rehab Rumah

Semarapura (Bali Post)– Persoalan kemiskinan di wilayah Kabupaten Klungkung mendapat perhatian serius Bupati I Nyoman Suwirta. Didampingi sang istri, Bupati asal Ceningan, Nusa Penida ini secara khusus menyerahkan bantuan Rp 10 juta untuk rehab rumah keluarga Komang Buda (56) dan istrinya, Ni Nengah Sari (50), yang tinggal di Lingkungan Celuk, Dusun Bucu, Paksebali, Dawan, Rabu (30/12) pagi kemarin. Pasutri yang tidak mempunyai pekerjaan tetap tersebut memiliki empat anak, tetapi hanya anak bungsunya yang bersekolah. Ketiga anaknya yang lain tidak tamat SD. Hal ini terjadi karena ketidakmampuan keluarga itu. Buda yang merupakan tulang punggung keluarga hanya bekerja sebagai tukang panjat kelapa. “Terkadang dapat kerjaan, terkadang tidak ada kalau lagi musim

Kamis Wage, 31 Desember 2015

hujan,” katanya kepada Bupati Suwirta. Buda mengaku mampu naik 10 pohon kelapa per hari. Sekali naik mendapat bayaran Rp 5 ribu. Kalau sampai mencari janur mendapat bayaran Rp 10 ribu sekali memanjat. Ini karena mencari janur atau busung jauh lebih sulit. Buda juga memelihara sapi di Simantri bantuan Pemprov Bali. Sementara istrinya sehari-hari bekerja membuat canang ceper. Selama ini dia juga mengandalkan anak pertamanya Wayan Arnawa yang membantu orang lain berjualan. Akan tetapi anak sulungyna ini telah menikah. Anak nomor duanya Nengah Suda dan yang ketiga Komang Juniari belum bekerja, sedangkan si bungsu Ketut Artawan duduk di kelas V SD. Dari pantuan di lapangan, kondisi rumah yang ditempati keluarga ini sudah keropos. Flapon rumah

dengan empat kamar tidur tersebut sudah terlepas, sedangkan bagian atas bocor di beberapa titik. Hanya bagian dinding yang terbuat dari tembok permanen masih lumayan bagus. Mirisnya, rumah tersebut ditempati enam orang termasuk putra tertua Buda yang sudah menikah tiga bulan lalu. Bupati Klungkung bertemu keluarga Buda ketika melihat istri dan tiga anaknya mengikuti tes buta huruf di Paksebali. Melihat keganjilan ini, Suwirta kemudian menanyakan kondisi keluarga mereka. Saat itulah ia mendapat informasi bahwa rumah keluarga Buda dalam keadaan Rusak dan berjanji membantu rehab rumah mengunakan uang operasional. Sementara itu, Perbekel Paksebali, Putu Ariadi, mengatakan telah mengusulkan 60 buah rehab rumah dan 50 bedah rumah. Di Paksebali ada 296 KK warga miskin dari 1.500 KK. (kmb)

Bali Post/kmbm

SERAHKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyerahkan bantuan rehab rumah kepada keluarga Komang Buda asal Lingkungan Celuk, Dusun Bucu, Paksebali, Dawan.

Kepala Kesbanglinmas Wayan Sumarta mengakui adanya pertemuan dengan pentolan ormas di Klungkung tersebut. Dalam pertemuan yang berlangsung pagi hari di Kantor Kesbanglinmas, disepakati menurunkan semua baliho milik ormas yang ada di Klungkung mulai 11 Januari mendatang. “Sudah ada kesepakatan menurunkan sendiri baliho masing-masing mulai 11 Januari 2016 disaksikan aparat keamanan,” tegasnya. Jika masih ada baliho yang

tercecer, pemkab dibantu aparat keamanan yang akan menurunkan. Penurunan baliho ormas dilakukan mulai 11 Januari karena berbagai pertimbangan. Selain kesepakatan, baliho ormas yang dipasang berisi ucapan selamat hari raya Natal dan Tahun Baru 2016. “Kami di pemkab sebenarnya menginginkan agar baliho ormas diturunkan tanggal 1 sampai 8 Januari. Namun, karena ada hal itu maka disepakati diturunkan serentak tanggal 11 Januari,” ujar

Sumarta. Sejumlah pengurus ormas yang diundang juga sepakat menjaga keamanan dan ketertiban di Klungkung khususnya dan Bali pada umumnya. Guna menjaga situasi Klungkung tetap aman, masingmasing ormas sepakat melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha Klungkung bertepatan dengan hari Siwaratri pada 9 Januari. “Setelah persembahyangan bersama baru dilakukan penurunan baliho,” imbuhnya. (kmb)

Bali Post/kmb24

Wayan Sumarta

Wabup Kasta Tinjau Pos Penjagaan Semarapura (Bali Post) – Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meninjau beberapa pos keamanan sekaligus menyerahkan bingkisan kepada para personel penjaganya. Kegiatan ini sebagai partisipasi untuk mendukung upaya jajaran Polres Klungkung, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan dalam melakukan pengawasan dan penjagaan saat menyambut Tahun Baru 2016. Pos jaga di Goa Lawah berkekuatan lima personel dari Polres Klungkung, empat dari Dishub, dan tiga tenaga kesehatan ditambah satu unit mobil ambulans yang dioperasikan setiap hari. Para personel dibagi menjadi dua shift, pagi dan malam. Sementara di wilayah kota, pos jaga ada di Lapangan Puputan Klungkung. Wabup mengharapkan para personel jaga agar selalu tanggap terhadap kejadian dan gangguan keamanan. Ia juga meminta Dinas Kesehatan pada pos jaga di Lapangan Puputan Klungkung menempatkan tenaga kesehatan dan satu unit mobil ambulans untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. (dwa)

Bali Post/dwa

SEMANGAT - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta (kanan) memberikan semangat kepada petugas di pos penjagaan.


BULELENG

Kamis Wage, 31 Desember 2015

Kasus Kekerasan Anak Meningkat Tajam Singaraja (Bali Post) Kasus kekerasan dan aksi pencabulan terhadap anak-anak di Buleleng mengalami peningkatan. Hingga akhir tahun 2015 mencapai kenaikan secara keseluruhan 166 persen. Persentase itu mengisyaratkan ada kenaikan lebih dari 150 persen dari tahun sebelumnya. Dengan fakta itu, mau tidak mau, kepedulian dan perhatian kepada anak-anak wajib ditingkatkan oleh masyarakat Buleleng sendiri. Alasannya, jika tidak ada atensi serius dari semua pihak, maka angka komulatif dapat saja naik pada tahun berikutnya. Berdasarkan data yang dihimpun selama periode tahun 2014-2015 di Mapolres Buleleng, kasus kriminalitas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) meningkat dari 36 kasus menjadi 39 kasus (naik 11 persen), kasus kekerasan terhadap anak dari 3 kasus naik 6 kasus (naik 100 persen), persetubuhan anak 6 kasus naik 7 kasus (naik 1, 6 persen), pencabulan dari 6 menjadi 4 kasus (turun 33 persen), dan melarikan anak gadis dari 6 menjadi 3 kasus (turun 62 persen). Kapolres Buleleng, AKBP Harry Haryadi, mengatakan, pernah disampaikan Komisi Perlindungan Anak (KPA) Indonesia, kasus kekerasan dan pencabulan terhadap anak, telah memasuki taraf mengkhawatirkan. Generasi muda menjadi penentu nasib bangsa mendatang, maka konsentrasi kasus terhadap anak-anak harus ditangani bersama. “Di akhir tahun 2015, kekerasan terhadap anak di Buleleng, memang naik menjadi 166 persen atau hampir mencapai 200 persen. Saya berharap ini menjadi perhatian bersama. Sebab, masalah anak ini bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Tetapi semua pihak wajib bertanggung jawab yakni orang tua, lingkungan masyarakat, dan sekolah,” kata Harry Haryadi Rabu (30/12) kemarin pada evaluasi setahun penanganan kriminalitas di Buleleng. Disebutkannya, tren kasus kriminalitas di tahun 2015 total mengalami penurunan mencapai 48 persen. Di tahun 2014 ada jumlah kriminalitas 133 kasus, dan di tahun 2015 menjadi 69 kasus. Tren penurunan kriminalitas akan dipacu tahun depan untuk turun. “Solusinya lewat patroli jalan kaki. Evaluasi sementara sudah menunjukkan hasil. Kami memaksimalkan peran fungsi babinkamtibmas dalam menekan kasus, aktif menjalin komunikasi dan mendatangi kegiatan di lingkungan warga di desa,” ujarnya. (kmb34)

11

Sabu-sabu Sekali Isap Rp 10 Ribu

Pengedar Sasar Pelajar SMP/SMA Singaraja (Bali Post) Para pengedar narkoba jenis sabu-sabu di Buleleng mengubah strategi pemasarannya. Sistem sekali isap yang diterapkan pengedar itu dipasarkan Rp 10 ribu. Harga yang ditawarkan itu memang relatif murah, tetapi customer-nya hanya mendapatkan sekali teguk. Parahnya pengedar sekarang ini sudah menyasar anak-anak SD, SMP, dan SMA di pedesaan.

Siasat para pengedar itu semata-mata menghindari jeratan dan kejaran petugas narkoba. Cara itu mereka yakini efektif, karena model penjualannya tidak lagi dalam ukuran berat gram. Gaya konvensional itu dinilai terlalu mahal untuk anak-anak sekolahan. Terang saja sistem sekali isap itu membuat geram Kapolres AKBP Harry Haryadi. Ia meminta jajarannya lebih sigap menangkap pengedar sabu-sabu. Pasalnya sasaran pengedar bukan lagi diskotek dan kafe-kafe, melainkan pelajar lewat sistem sekali isap. Berdasarkan crime clock, minimal setiap 12 jam 34 menit ada satu kasus narkoba terungkap di tahun 2014. Sedangkan pada tahun 2015 setiap 15 jam 12 menit sekali ditemukan kasus narkoba. Sat. Res. Narkoba Polres Buleleng bahkan terakhir menangkap kasus narkoba di wilayah Desa Bondalem,

Tejakula. Kedua pengedar itu adalah Nyoman Juarsana alias Cen (60) dan Putu Selamat Riyadi (38). Mereka membawa 17 paket narkoba. Parahnya narkoba tersebut dipasarkan kepada anak-anak dalam jenis paket isap. “Narkoba di Buleleng bukan lagi berbicara tingkat level kabupaten, tetapi sudah masuk ke ranah desa-desa. Ada disebut paket isap oleh pelaku. Sekali isap bayar Rp 10 ribu. Kalau di zaman dulu Rp 10 ribu pakai uang jajan sebulan, anak zaman sekarang tidak sulit cari uang segitu,” ujar AKBP Harry Haryadi Rabu (30/12) kemarin. Disebutkan berdasarkan uraian anev kasus narkoba di tahun 2015, total kasus di tahun 2014 ada 28 tangkapan. Catatan itu menurun 14 persen atau sekitar 24 kasus di tahun 2015. Tercatat selama tahun 2015 Sat. Res. Narkoba telah melakukan penangkapan 24 kasus, dengan

Bali Post/kmb34

SAMPEL - Sampel barang bukti narkoba jenis sabu-sabu ditunjukkan Kapolres AKBP Harry Haryadi, Rabu (30/12) kemarin. 33 tersangka. Dan sudah 27 tersangka diajukan ke Pengadilan Negeri Singaraja. Enam tersangka menjalani proses rehabilitasi. “Pengedar narkoba berubahubah strateginya. Mereka tidak lagi menjual dalam kapasitas

gram. Itu dinilai terlalu mahal di pasaran. Paketnya sekarang dipasarkan untuk sekali isap. Pencegahan narkoba ini harus diperangi secara bersama. Keluarga terdekat harus mengawasi anak-anaknya dan keluarga di

sekitarnya tidak ikut terjerumus,’’ ujar Harry Haryadi. Ini sudah sangat memprihatinkan, apalagi data BNN menyebutkan empat orang meninggal setiap hari karena kasus narkoba. (kmb34)

Pecalang di Garis Netral

Jaga Kondusivitas Keamanan Desa

Singaraja (Bali Post) Keberadaan pecalang diharapkan mampu mengambil peranan strategi dalam upaya menjaga kodusivitas di wilayah desa adat. Apabila telah memasuki ranah lingkungan adat tidak ada persoalan terkait keberadaan ormas. Pada ranah tersebut tanggung jawab secara penuh diperankan pecalang adat. Kapolres AKBP Harry Haryadi menegaskan hal itu Rabu (30/12) kemarin. Pecalang memiliki andil berada di garis netral. Karena itu, pecalang adat ini tidak terafiliasi kelompok mana pun. Peca-

lang, dalam hal ini dipercaya mampu meredam keributan yang dipicu oknum di lingkungannya. Pecalang mengambil tindakan berdasarkan awigawig adat di desanya. “Kami berharap peran pecalang di Buleleng bisa lebih dimaksimalkan fungsinya. Kami di kepolisian menilai keberadan pecalang, sudah teruji dan terbukti action-nya baik dalam pengamanan yang sifatnya lokal, nasional, bahkan internasional. Buktinya, acara sekelas APEC saja pecalang ikut dilibatkan,” ujarnya Rabu (30/12) kemarin.

Made Tirta Danra (64) Koordinator Pecalang di Desa Pakraman Panji, mengatakan, pecalang di desanya menjaga kedisiplinan dengan baik. Mereka rutin berkoordinasi bersama klian desa adat. Apabila telah berkoordinasi, ia akan bertindak tegas berdasarkan petunjuk klian desa adat itu. Sedikitnya terdapat 30 anggota pecalang di Desa Adat Panji. Menyoal Surat Edaran (SE) Gubernur Bali, terkait atribut baliho dan spanduk ormas di wilayah Kabupaten Buleleng tak terkecuali hingga di pedesaan harus segera ditertibkan?

Tirta sendiri mengaku belum mengetahui lebih jauh. Seperti apa idealnya tindakan pecalang ke depannya. Dalam kaitan ini, ia sebagai pelaksana saja. Karena itu, pihaknya siap menunggu, apa pun bentuk instruksi yang akan turun dari pemerintah daerah ke desa. “Soal atribut ormas di desa, kami pecalang di desa belum ada koordinasi lebih lanjut. Di Desa Panji saat ini masih tergolong aman-aman saja. Pecalang kami tetap siap ditugaskan ketika diberi tugas di bidang adat budaya,” ucapnya. Sementara Gede Budita (40)

anggota pecalang Desa Pakraman Pegadungan, Buleleng mengatakan berbagai kegiatan adat budaya, senantiasa memanfaatkan peran keamanan pecalang adat di desanya. “Kalau ada upacara-upacara keagamaan, piodalan, dan kematian, kami di desa rutin turun ke lapangan. Para pecalang membantu kelancaran di masyarakat. Melalui momen ini, kami mohon supaya pemerintah bisa memberi hak-hak pecalang lewat desa pakraman. Syukurlah perhatian sekarang ini sudah lebih baik,” tandas Budita. (kmb34)

Saingi Tengkulak di Kubutambahan

Petani Gunakan Peralatan Bermesin

Singaraja (Bali Post) – Setiap musim panen padi, petani di Buleleng tergantung tengkulak yang membeli padi dengan sistem ijon. Masalah ini muncul sejak bertahun-tahun silam. Soal krusial ini belum ada solusi efektif dalam upaya menyaingi keberadaan tengkulak yang sering membuat petani tak berdaya tersebut. Situasi yang sempat bertahan relatif lama ini, mulai teratasi dengan pemanfaatan peralatan pertanian bermesin. Seperti yang dilakukan petani di Desa Kubutambahan, dewasa ini. Petani di daerah ini kini mengoperasikan peralatan pertanian bermesin mulai dari alat menanam, alat panen padi, dan mesin pompa air. Hal itu untuk mengantisipasi kekeringan di musim kemarau. Perangkat pertanian bermesin ini diterima petani di Kubutambahan setelah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (KDPDTT) RI mengucurkan dana bantuan melalui Program Peningkatan Kesejahetraan Keluarga Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan Infrastruktur Ekonomi (PKKPM-PIE) Tahun Anggaran 2015 senilai Rp 2 miliar. Secara simbolis bantuan itu termasuk rumah tangga miskin (RTM) ini diserahkan di aula Desa Kubutambahan Rabu (30/12) kemarin. Penerima bantuan ini sebelumnya direkrut menjadi kelompok usaha. Bantuan ini terdiri dari mesin penebas padi, traktor, sprayer, transplanter, dan pompa air. Masing-masing menerima empat unit. Selain itu juga diserahkan bantuan sepeda motor untuk pemasaran produk home industry, dan sejumlah peralatan lain. Kadek Sariasa salah satu petani penerima bantuan PKKPM-PIE mengatakan, selama ini, dia dan rekanrekannya masih menggunakan peralatan nonmesin. Setiap musim panen tiba, dia menjual padi itu kepada tengkulak dengan harga taksiran. Tengkulak yang membeli padi hasil panennya pun kebanyakan berasal dari luar Bali. Lantaran kesulitan peralatan dan modal usaha, terpaksa dirinya menjual padi kepada tengkulak di mana mereka lebih optimal

mendapat keuntungan. Setelah cukup lama tidak bisa menyaingi permainan tengkulak, Sariasa kemudian mencoba memanen sendiri padi yang ditanam. Bantuan Pusat Bersyukur, tekadnya itu didukung pemerintah pusat yang mengucurkan bantuan peralatan bermesin ini. “Dari dulu, kami tidak menggunakan alat bermesin. Soalnya modal tidak cukup. Setiap panen padi kami jual kepada tengkulak. Banyak tengkulak luar yang masuk ke Bali. Karena kami tidak bisa bersaing, terpaksa menjual padi itu meski keuntungan tipis dengan modal yang dikeluarkan,” katanya. Bantuan peralatan bermesin ini, kata Sariasa, sangat membantu dan bisa bersaing dengan tengkulak dari luar daerah. Peralatan ini akan dijaga dengan baik dan mengutamakan kepentingan kelompok. Dengan alat ini diyakni bisa bersaing memanen padi dengan tengkulak. Secara perlahan diyakini dapat diatasi. Speck alat bermesin yang diterimanya itu, kata Sariasa, sudah sesuai keperluan. Dia mencontohkan mesin penebas padi ketika dioperasikan untuk satu hektar sawah, hanya delapan jam. Kemudahan lain alat ini membutuhkan tenaga kerja tiga orang saja. “Saya sudah coba di lapangan. Mesin ini banyak keuntungan dan sudah sesuai kebutuhan. Mudah-mudahan ke depan ada tindak lanjut seperti penguatan modal, sehingga lebih kuat bersaing dengan

tengkulak,” tegasnya. Perbekel Desa Kubutambahan Kadek Topan Wirayuda mengatakan, tercatat 500 kepala keluarga RTM di desanya menjadi penerima bantuan PKKPM-PIE dari pemerintah pusat. Penerima bantuan bergerak pada sembilan jenis usaha terdiri dari kelompok usaha pertanian, penangkapan ikan, pengolahan ikan, serta pelaku home industry. Bantuan peralatan bermesin ini diyakini akan meningkatkan produktivitas usaha yang digeluti. Yang tidak kalah pentingnya bagaimana petani mendapat keuntungan lebih dan tidak tergantung permainan tengkulak yang merugikan. Untuk itu, Topan meminta agar bantuan dimanfaatkan dengan baik. Jangan sampai bantuannya itu mubazir. “Saya minta alat ini digunakan dengan baik. Jangan sampai alatnya digadaikan,” tegasnya. Fasilitator Kabupaten PKKPM-PIE I Wayan Rigunawan mengatakan, dari total bantuan Rp 2 miliar, untuk pengadaan sarana dan prasarana Rp 1,9 miliar dan sisanya Rp 100 juta untuk operasional kegiatan. Pengawasan pemanfaatan akan diserahkan kepada aparat bersama kader-kader di desa penerima bantuan. “Sembilan jenis usaha ini sesuai potensi yang ada di desa sasaran. Kebutuhan peralatan juga ditentukan atas musyawarah bersama warga. Pengawasan nanti oleh aparat dan kader-kader di desa,” tegas Rigunawan sembari diiyakan Fasilitator Alit Ngurah Maruta. (kmb38)

Bali Post/kmb38

BANTUAN - Sejumlah petani yang masuk kategori miskin, menerima bantuan sarana pertanian di aula Desa Kubutambahan Rabu (30/12) kemarin.


JEMBRANA

12

Seleksi Calon Direktur Perusda

SOSOK Kawal Pembangunan Desa Program pembangunan ke depan yang akan terfokus ke desa/kelurahan perlu pengawasan intensif sehingga semua program yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dapat tepat sasaran. Menurut Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jembrana I Ketut Sadwi Darmawan, perlu orangorang yang berkompeten untuk ikut mengawal penganggaran dan kegiatan di desa. Salah satu upaya yang dilakukan pihaknya adalah dengan membentuk kaderkader penggerak di desa. ‘’Seperti yang dilakukan DPC Gerindra I Ketut Sadwi Darmawan Jembrana belum lama ini. Kami konsisten mengawal pembangunan ke desa, karena itu kami melakukan kaderisasi kader partai penggerak desa,’’ ujarnya. Sadwi mengatakan, Gerindra tidak memosisikan diri sebagai partai oposisi. Partai tetap mendukung program dan upaya pemerintah yang dianggap baik, tetapi akan tetap mengkritisi hal yang tidak baik atau menyimpang. ‘’Kami tidak mengenal oposisi dan kami bukan oposisi, tetapi sematamata untuk kepentingan masyarakat. Kami memberikan nilai tawar kepada masyarakat,’’ ujar anggota dewan asal Asah Duren, Pekutatan ini. Menurutnya, dalam kaderisasi melibatkan 150 orang dimana dari 51 desa/kelurahan mewakilkan dua orang kader. Selain kaderisasi, para kader ini juga diberikan pemahaman tentang empat pilar kebangsaan. (olo)

Semua Kandidat Gagal, Pemkab Bakal Lakukan Seleksi Ulang Negara (Bali Post) – Setelah melalui sejumlah tahapan, Pemkab Jembrana akhirnya mengumumkan hasil seleksi calon Direktur Perusda Jembrana, Rabu (30/12) kemarin. Namun sayang, dari enam kandidat yang mengikuti seleksi sejak September lalu, seluruhnya ternyata gagal. Seleksi ulang pun harus dilakukan.

Gede Gunadnya

Bali Post/dok

Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana Gede Gunadnya, Rabu (30/12) kemarin mengatakan, dari seluruh peserta seleksi tidak ada yang memenuhi nilai yang dipersyaratkan. Peserta gagal terutama di psikotes. Diungkapkannya, dengan gagalnya semua peserta, maka proses seleksi harus diulang. Seleksi ulang menurut rencana dilakukan secepatnya pada bulan Januari. Pihaknya pun menyebut tidak tertutup kemungkinan bagi

peserta sebelumnya untuk mengikuti tes berikut. Mengenai kekosongan kursi direktur selama beberapa bulan ini, menurutnya tidak akan berpengaruh pada kinerja perusahaan pelat merah tersebut. Apalagi saat ini juga sudah ada Pelaksana Tugas Direktur Perusda. Untuk diketahui, proses seleksi sudah dilakukan sejak Agustus lalu. Pelamar harus mengikuti beberapa tes seperti uji tertulis dan uji kelayakan dan kepatutan. Uji kelayakan

dan kepatutan untuk Direktur Perusda dilakukan tim penguji yang merupakan akademisi yang berasal dari dua perguruan tinggi ternama di Bali, yakni Universitas Udayana dan Universitas Pendidikan Ganesha. Seleksi diikuti enam peserta, yakni I Wayan Sudarsana, Khairul Umam Al Maududy, I Gusti Kade Kade Kusuma Wijaya, Gusti Ngurah Kade Mulya Hartawan, Faizin Robby Pradana dan I Wayan Wasa. (kmb26)

jam sebelum ditemukan tergantung, korban sempat diantarkan suaminya ke RSUD Negara untuk check-up. Sementara itu, di rumah duka kemarin, sejumlah

warga dan kerabat, termasuk sejumlah anggota DPRD datang menyampaikan bela sungkawa. Tim Identifikasi Polres Jembrana juga turun ke lokasi

dan melakukan olah TKP. Kapolsek Kota Negara Kompol I Made Prihenjagat mengatakan, untuk kasus ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. (kmb26)

Istri Ketua Fraksi PDI-P Tewas Tergantung di Dapur

Telepon Penting jembrana RSU Negara Pemkab Jembrana DPRD Jembrana KODIM 1617 Jembrana KPU Jembrana Kejari Negara Piket Kejari Negara Piket PN Negara TNBB Koramil Negara Kelurahan Gilimanuk Kantor BPN Kantor Agama Kantor Camat Negara Camat Jembrana Kantor Camat Melaya Kantor Camat Pekutatan Kantor Camat Mendoyo Polsek Kota Negara Polsek Pekutatan Polsek Mendoyo

Kamis Wage, 31 Desember 2015

(0365)41006/41806 (0365) 41210 (0365) 41039 (0365) 41025 (0365) 3944 (0365) 41165 (0365) 41164 (0365) 41204 (0365) 41173/61060 (0365) 41013 (0365) 61038 (0365) 41135 (0365) 41087 (0365) 41012 (0365) 42546/43505 (0365) 42153 (0365) 40016 (0365) 42443 087762879788 (0365) 4700097 (0365) 43015

Negara (Bali Post) – Ni Nyoman Doli (48), istri dari Ketua Fraksi PDI-P DPRD Jembrana I Ketut Sudiasa, ditemukan tewas tergantung di dapur belakang rumahnya, Rabu (30/12) kemarin. Diduga korban bunuh diri lantaran mengalami depresi. Menurut Sudiasa, sebelumnya korban sempat berusaha hingga beberapa kali hendak mengakhiri hidupnya di rumahnya di Jalan Leli, Baler Bale Agung, Negara. ‘’Sudah curiga, tiga kali istri saya lihat mondar-mandir ke belakang. Yang ketiga, saya sedang istirahat,’’ katanya. Dia menceritakan, sebelumnya, dia sedang beristirahat karena kelelahan. Dia merasa saat itu waktu yang tepat untuk beristirahat karena melihat istrinya sudah tenang dan tidur-tiduran di depan TV. Saat itu situasi

rumah sepi. Hanya ada korban dan suaminya. Ketika Sudiasa bangun tidur, dia langsung mencari istrinya. Sudiasa pun langsung panik karena ketika masuk dapur, dia melihat istrinya telah tewas tergantung. Sudiasa sempat berteriak minta tolong. Saat itu hanya ada saudara yang berada di samping rumah. Dan korban pun dilepaskan dari jeratan tali warna gelap yang diikatkan di kayu sendi atap dapur. Korban lantas dibawa ke RSUD Negara. ‘’Tidak ada firasat apa-apa. Tapi sebelumnya memang istri saya ada yang lain, terlihat panik dan sulit tidur,’’ terang Sudiasa. Dijelaskan, sebelumnya korban sempat sakit dan dirawat di Denpasar hingga koma karena stroke. Dan selama beberapa hari terakhir, korban sering mengeluhkan sakit di dada dan sulit tidur. Beberapa

Sikapi SE Gubernur

Korlap Baladika Ijo Baluk Tulen Turunkan Atribut

Bali Post/ist

ATRIBUT - Korlap Baladika Bali Ijo Baluk Tulen dan anggota ketika melakukan penurunan atribut.

Negara (Bali Post) Surat Edaran (SE) Gubernur Bali terkait penertiban spanduk/baliho/media ormas direspons sejumlah pentolan ormas di Jembrana. Seperti Koordinator Lapangan (Korlap) Baladika Ijo Baluk Tulen Nyoman Soren yang melakukan penurunan bendera atribut ormas tersebut. Penurunan baliho berukuran 3x6 meter itu dilakukan oleh anggota Baladika Bali yang berjumlah 6 orang pada Selasa (29/12) malam. Penurunan diawali dengan koordinasi yang dilakukan Pasi Inteldim 1617/Jembrana Kapten Chb Abdul Azis bersama Danunit Inteldim 1617/Jembrana Lettu Inf M. Zainul Eksan beserta anggota unit seizin Dandim Jembrana dengan memberikan pengertian dan informasi terkait adanya instruksi dari gubernur. Saat dilakukan koordinasi, Pasi Intel mengatakan, instruksi gubernur itu pada intinya bertujuan mengantisipasi gesekan antarkelompok di wilayah Jembrana. Untuk itu, Kodim Jembrana mengajak semua pihak khususnya Baladika Bali untuk menjaga nama baik di mata masyarakat Jembrana. Nyoman Soren selaku Korlap Baluk menyatakan, pihaknya mendukung dan akan mengikuti instruksi dari Gubernur Bali. Sebab pihaknya akan merasa malu bila yang menurunkan bendera atau baliho justru Satpol PP. Khusus untuk baliho ucapan selamat Natal dan Tahun Baru dari Baladika Bali, pihaknya meminta waktu untuk mencabut baliho tersebut sampai perayaan tahun baru berlalu. Ini sebagai bentuk kepedulian Baladika Bali untuk ikut mengucapkan Natal kepada masyarakat yang beragama Kristen dan menyambut Tahun Baru 2016 bagi seluruh masyarakat. (kmb)

Struktur APBD 2016

Pembangunan dan Perbaikan Jalan Jadi Prioritas

I Ketut Sugiasa

Bali Post/kmb26

Negara (Bali Post) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jembrana 2016 telah ditetapkan. Dari anggaran yang dipasang, difokuskan untuk pembangunan infrastruktur terutama jalan. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Rabu (30/12) kemarin mengatakan, APBD tahun 2016 akan difokuskan pada infrastruktur, khususnya perbaikan jalan. Selain dari APBD, pembangunan infrastruktur juga disokong dari DAK (Dana Alokasi Khusus) sekitar Rp 50 miliar. ‘’Ini dari aspirasi di bawah memang banyak jalan poros yang rusak, kami rasa ini harus diperbaiki segera. Karena itu akan membantu daya beli dan menyokong perekonomian,’’ ujar anggota dewan asal Pemedilan, Dauhwaru ini. Pos anggaran infrastruktur dipasang setelah anggaran pendidikan dan kesehatan yang merupakan urusan wajib sudah dipasang melebihi ketentuan. Anggaran pendidikan dipasang 35 persen dan kesehatan 15 persen dari APBD. Dengan difokuskannya APBD untuk infrastruktur, Sugiasa menyebut, dewan ber-

harap pada tahun 2017 sudah tidak ada lagi jalan rusak apabila tidak ada penambahan jalan. ‘’Kalaupun ada tambahan itu tanggung jawab desa, dan bisa (diperbaiki) menggunakan ADD dan dana desa dari pusat,’’ tambahnya. DPRD juga berharap di tahun 2016 nanti ada pembenahan birokrasi terutama terkait perencanaan. Dewan juga telah menyampaikan saran ini ke Bappeda untuk membuat perencanaan yang matang. Begitu halnya penempatan pegawai hingga pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Yang tidak memiliki kapasitas di bidangnya atau tidak layak, pihaknya meminta agar diganti. Sebab, hal tersebut akan memperlambat pelayanan termasuk yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik. ‘’Ini harus kita atensi khusus. Jangan menempatkan orang yang tidak memiliki kemampuan dan jangan dipaksakan, kalau tidak bisa, ya diganti,’’ tambahnya. Eksekutif juga memiliki Tim Ahli dan ini juga harus benarbenar dimanfaatkan. Secara umum, plot anggaran untuk tahun 2016 ini menurutnya sudah proposional. (kmb26)

Bali Post/kmb26

TKP – Sejumlah polisi nampak melakukan olah TKP di lokasi ditemukan korban gantung diri.


Kamis Wage, 31 Desember 2015

KARANGASEM

13

Hadapi Gugatan ke MK

KPU Siap Ladeni SMS Tanpa Pengacara Amlapura (Bali Post) KPU Karangasem menunggu perkembangan gugatan pasangan calon SMS ke Mahkamah Konstitusi(MK). Sejumlah persiapan sudah dilakukan KPU Karangasem untuk menghadapi gugatan tersebut. Sejauh ini, KPU belum berencana memakai jasa pengacara untuk menghadapi gugatan SMS ke MK. Dihubungi Rabu (30/12) kemarin, Ketua KPU Karangasem, Made Arnawa, mengatakan, sesuai tahapan mekanisme di MK, gugatan paslon diketahui memenuhi syarat atau tidak sudah bisa diketahui Kamis (31/12) ini. Bila belum bisa memenuhi syarat, penggugat masih memiliki waktu untuk melakukan perbaikan berkas selama tiga hari. Sehingga, 4 Januari 2016 mendatang baru diketahui, apakah gugatan pasangan calon memenuhi syarat dan dapat diterima atau tidak. “Kalau diterima, baru materi gugatan akan disampaikan ke KPU,” kata Arnawa. Namun, melihat pelaksanaan Pilkada Karangasem, Arnawa punya keyakinan gugatan itu bakal ditolak. Kalaupun diterima, pihaknya mengaku sudah siap meladeninya tanpa pengacara. Jika harus memakai jasa pengacara, cukup pengacara negara saja. Sebab, menyimak persoalan yang ada, materi gugatan diperkirakan tidak akan berat karena dapat dijelaskan dengan rinci oleh KPU Karangasem. Tetapi, kalaupun nantinya gugatannya diterima MK dan materi gugatan dinilai cukup berat, barulah KPU Karangasem memutuskan menggunakan jasa pengacara swasta yang memiliki kompetensi dan jam terbang di tingkat pusat. “Kami sudah anggarkan Rp 350 juta untuk memakai jasa pengacara swasta, bila nantinya diperlukan,” tegasnya. Di sisi lain, Tim Advokasi Masdipa diwakili A.A Parwata dan sejumlah rekannya mendatangi KPU Karangasem, Rabu (30/12) kemarin. Keduanya melakukan koordinasi, karena selain KPU Karangasem sebagai tergugat, Masdipa juga termasuk pihak terkait yang juga mesti memberikan penjelasan kalau gugatan tersebut berlanjut ke proses persidangan. Pertemuan keduanya berlangsung singkat, sekitar 15 menit, membicarakan mengenai tahapan yang akan berlangsung di MK bila gugatan SMS diterima. Setelah gugatan teregistrasi, dari 31 Desember sampai 3 Januari 2016, kesempatan pemohon untuk memperbaiki permohonannya. Permohonan diajukan kembali per 4 Januari 2016 dan 7 Januari sampai 17 Januari 2016, mulai pada tahapan-tahapan persidangan. 18 Januari 2016, masuk tahapan pembacaan keputusan dismissal (keputusan dari hasil seleksi perkara). Sebelumnya, Partai NasDem juga menunjukkan keseriusannya untuk menghadapi gugatan SMS ke MK. Partai bentukan Surya Paloh ini “pasang badan” untuk Masdipa dengan menerjunkan Badan Advokasi Hukum (Bahu) DPP NasDem. Meski yang digugat adalah penyelenggara pemilu, namun Masdipa merasa harus mempersiapkan diri untuk memberikan jawaban, bila saat persidangan ada yang harus ditanggapi kubu Masdipa sebagai pemenang Pilkada Karangasem. Bahkan, Ketua Bahu NasDem Taufik Basari menegaskan, karena masalah ini telanjur dibawa ke MK, pihaknya pun kini tidak segan membuka catatan Masdipa terhadap berbagai dugaan kecurangan paslon lain hingga penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Panwaslih di muka persidangan MK. Ada 30 orang di dalam Bahu NasDem yang akan mengawal sengketa pilkada. (kmb31)

Struktur Berubah, Pejabat PN Dilantik Ulang Zhulkarnain Ketua Baru PN Amlapura

Amlapura (Bali Post) – Struktur lembaga di Pengadilan Negeri (PN) di seluruh Indonesia berubah. Dulu, panitera jadi satu dengan sekretaris, kini terpisah. Karena struktur berubah, pejabat panitia dan sekretaris di PN Amlapura dilantik ulang. Pelantikan digelar di PN Amlapura, Rabu (30/12) kemarin. Menurut Humas PN Amlapura Gde Adi Gandha Wijaya, S.H., M.H., Panitera PN Amlapura yang dilantik Dewa Gede Suardana dan Sekretaris Ketut Alit Pinatih, S.Pd., S.H. Sedangkan nama struktur lembaga di bawahnya seperti bagian keuangan, bagian umum, serta kepegawaian juga berubah. Sementara itu, Ketua PN Amlapura yang baru dijabat Zhulkarnain, S.H. menggantikan Ketut Suarta, S.H. Ketut Suarta pindah tugas menjadi hakim di PN Denpasar, sementara Wakil Ketua PN sebelumnya I Wayan Gede Rumega, S.H. M.H. pindah tugas menjadi Ketua PN Tabanan. “Wakil Ketua PN yang baru belum datang. Rencananya, pejabat bersangkutan akan dilantik okeh Ketua PN Amlapura pada 5 Januari 2016 mendatang,” ujar Adi Gandha Wijaya. (013)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD RSUD SMAN 1 Amlapura SMAN 2 Amlapura SMAN 1 Manggis SMPN 1 Amlapura SMPN 2 Amlapura SMPN 1 Rendang Kantor Camat Karangasem Kantor Camat Bebandem Kantor Camat Manggis Kantor Camat Selat Kantor Camat Sidemen Kantor Camat Rendang Kantor Camat Kubu Kantor Camat Abang ASDP Padangbai Disdikpora Kab. Karangsem Diskes Kab. Karangasem Disos Kab. Karangasem Distktrans Kab. Karangasem Disdukcapil Kab. Karangasem Dishub Kab. Karangasem Diskominfo Kab. Karangasem Disbud Kab. Karangasem Dinas PU Kab. Karangasem Disperindag Kab. Karangasem

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388

0363

21791

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0366 0363 0363 0363 0366 0366 0366 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

2710050 21789 21363 21711 22173 21135 21113 21011 21470 21152 21254 41668 21288 21483 23077 21145 21005 41213 23046 23001 23002 22922 21641 41840,41849 21173 21065 21154 21647 2263 21195 21037 21195 21007 21211

Bali Post/dok

DIJAGA - Selain Pelabuhan Padangbai, 72 pelabuhan rakyat di wilayah Karangasem juga dijaga ketat aparat kepolisian guna mengantisipasi aksi terorisme menjelang pergantian tahun.

Jelang Tahun Baru

72 Pelabuhan Rakyat Dijaga Ketat Polisi Amlapura (Bali Post) -

Petugas kepolisian melakukan penjagaan ketat di seluruh pintu masuk Bali dari Karangasem. Pelabuhan menjadi titik fokus pengamanan. Selain Pelabuhan Padangbai, rupanya juga ada 72 pelabuhan rakyat yang juga dijaga ketat aparat kepolisian dari Polres Karangasem. Kapolres Karangasem AKBP I Gede Adhi Mulyawarman mengatakan, seluruh jajarannya kini fokus melakukan pengamanan menjelang tahun baru. Ada dua per tiga kekuatan Polres Karangasem dikerahkan untuk melakukan proses pengamanan dalam Operasi Lilin tahun ini. Jumlah personelnya mencapai 586 orang, melakukan penjagaan ketat di sejumlah wilayah rawan di Karangasem. “Karangasem memiliki sekitar 80 kilometer

garis pantai. Di sana ada 72 pelabuhan rakyat yang harus dijaga ketat,” tegas Adhi Mulyawarman, Rabu (30/12) kemarin. Dari panjang pantai 80 kilometer itu, kata dia, pelabuhan rakyat tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Manggis, Karangasem, hingga Kubu. Karangasem sebagai gerbang timur Pulau Bali, menurutnya, harus all out melakukan pengamanan. Sebab, sedikit saja lengah, akan

dimanfaatkan pihak-pihak tertentu yang berkepentingan mengganggu keamanan dan ketertiban malam tahun baru. Pengamanan di pelabuhan rakyat erat kaitannya untuk mengantisipasi aksi terorisme yang bisa menyasar Karangasem, maupun hanya sebagai tempat perlintasan kelompok radikal ini. Sistem pengamanan di pelabuhan rakyat dilakukan bersama instansi terkait lainnya, baik lembaga internal, eskternal dan IT. Khusus sinergi

dengan IT, pihak kepolisian memantau langsung pusatpusat CCTV yang ada di Karangasem. Namun, secara teknis berapa personel yang dikerahkan dan bagaimana teknis pengamanan di sekitar pelabuhan rakyat, Adhi Mulyawarman masih enggan menjelaskannya demi kepentingan proses pengamanan wilayah. Selain mengamankan pintu masuk, sejumlah pusat keramaian juga menjadi atensi khusus pihak kepolisian. Seperti pusat perbelanjaan, perbankan dan tempat-tempat ibadah. Seluruhnya sudah disiapkan dengan matang oleh pihak Polres Karangasem di bawah pantauan Polda Bali.

Terkait malam pergantian tahun baru, Adhi Mulyawarman meminta warga agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Sebaiknya, hindari perayaan yang dapat mengganggu keamanan seperti mabuk-mabukan di pinggir jalan raya hingga pesta narkoba. Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, setiap malam tahun baru sering diwarnai dengan kegiatan mabuk-mabukan hingga mengancam keselamatan pengendara di jalan raya. “Bali ini identik dengan pariwisata. Janganlah sampai membuat perayaan yang mengganggu keamanan. Kita jaga bersama keajegan Bali,” katanya. (kmb31)

Terminal Mati Suri, Pemkab Gagal Raih Trofi WTN Amlapura (Bali Post) – Pemkab Karangasem tahun ini tidak mendapatkan trofi Wahana Tata Nugraha (WTN). Padahal, dua kabupaten lain di Bali tahun ini tetap menggondol penghargaan dalam bidang pelayanan transportasi umum itu. Hal itu diakui Kadishub Karangasem, Drs. Wayan Sutapa, Selasa (29/12). Sutapa mengatakan, Karangasem tahun ini hanya mendapatkan sertifikat sebagai peserta penilaian WTN. Kegagalan mendapatkan trofi WTN tahun ini lantaran Karangasem belum mampu membuat inovasi dalam memberdayakan transportasi umum. “Kami belum merealisasikan inovasi baru dalam rangka memberdayakan terminal angkutan umum yang mati suri,” katanya terus terang. Dia menambahkan, Dishub Karangasem masih berupaya membuat inovasi baru. Selama ini, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Karangasem sudah

dikumpulkan untuk diajak berembuk dalam rangka membuat inovasi-inovasi dalam rangka lebih memberdayakan pelayanan angkutan umum, serta menghidupkan terminal yang mati suri. “Dari segi ketertiban parkir dan lalu lintas, nilai kita cukup tinggi. Namun, nilai tambah dari inovasi tak ada karena kami memang belum mampu membuat inovasi dalam rangka menggairahkan angkutan umum,” ujarnya. Dari pantauan Bali Post di lapangan, angkutan umum di Karangasem makin langka. Pengusaha angkutan umum sudah tidak melakukan peremajaan terhadap armadanya. Akibatnya, angdes, angkot, bahkan angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) nasibnya juga serupa. Karena angkutan umum yang melayani masyarakat tinggal sedikit dan kondisinya sudah tua, sejumlah sopir angdes mengaku pihaknya hanya bertahan dalam rangka

melayani masyarakat dan pedagang kecil. Mereka juga bertahan melayani angkutan siswa SD atau SMP. Sementara kalangan menengah ke atas dan siswa SMA/SMK mereka sudah jarang yang mau naik angkutan umum dan lebih memilih menggunakan sepeda motor. Angdes atau angkot bahkan ada yang berubah fungsi menjadi angkutan barang. Terminal di Karangasem juga tampak sepi, seperti Terminal Karangsokong yang dibangun sekitar tahun 2000 dengan dana pinjaman dari Bank Dunia mencapai Rp 12 miliar. Terminal lama atau terminal Kota Amlapura di timur, tampak tinggal beberapa angkot dan terminal “diduduki” para pedagang yang berdagang di luar los pasar. Terminal Seraya yang dulu tempat mangkal angdes jurusan Kota Amlapura ke Seraya dan sekitarnya juga sudah mati. (013)

Dermaga Cruise Tanah Ampo

Investasi Ratusan Miliar Hanya Jadi Tempat Mancing Amlapura (Bali Post) Harapan masyarakat Karangasem menuntaskan Dermaga Cruise Tanah Ampo seolah meredup, setelah melihat respons Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan. Dermaga yang digadang-gadang bisa menjadi pintu masuk di bagian timur Bali ini sudah menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah. Sayang, investasi sebesar itu di daerah tertinggal seperti Karangasem hanya menghasilkan tempat mancing yang mungkin termahal di Bali. Berdasarkan data yang dikumpulkan di Dinas Perhubungan dan Damkar Karangasem, Rabu (30/12) kemarin, memperlihatkan Dermaga Cruise Tanah Ampo ini dibangun dengan sharing anggaran dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Dari pemerintah pusat berupa anggaran untuk pematangan lahan causeway trestle 8 x 144 + Dermaga 12 x 144, dengan total anggaran mencapai Rp 70 miliar. Proses ini dikerjakan sejak tahun 2007-2009. Kemudian, anggaran dari Pemprov Bali berupa bangunan terminal senilai Rp 18,4 miliar. Terakhir, dari anggaran Pemkab Karangasem Rp 12,7 miliar untuk pengadaan

tanah terminal dan akses jalan. “Setelah dinilai oleh KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang) tahun 2013, asetnya meningkat menjadi Rp 12,7 miliar,” kata Kepala Dinas Perhubungan dan Damkar Karangasem, Wayan Sutapa. Dari catatan Dinas Perhubungan dan Damkar, pembangunan Dermaga Cruise Tanah Ampo ini menghabiskan anggaran Rp 101,1 miliar. Tetapi, berbagai sumber lainnya di Karangasem menyebutkan pembangunan Dermaga Cruise Tanah Ampo ini sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 218 miliar. Sutapa menambahkan, sesuai dengan hasil studi tahun 2015, dermaga ini membutuhkan beberapa pekerjaan tambahan seperti pembuatan breakwater dan jetty ramdor. Breakwater ini untuk melindungi kapal-kapal kecil yang membawa sekoci yang akan menjemput wisatawan. Sebab, untuk sandar kapal besar di atas 18 ribu GT tidak memungkinkan. Sayang, perbaikan itu tak bisa dilakukan tahun ini. Sebab, APBN tahun 2016 sudah ketok palu Agustus lalu, sementara proses hasil studi baru selesai pada 22 Desember

lalu. Meski demikian, Karangasem tetap berharap agar Kementerian Perhubungan bisa merespons hasil kajian perbaikan dermaga ini. Setidaknya, bisa dianggarkan pada APBN-P tahun depan. “Saya sudah lapor agar bisa dianggarkan di APBN-P, tetapi sekarang bagaimana kesiapan pelaksanaan di APBN-P, kan belum tentu,” katanya. Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini Dermaga Cruise Tanah Ampo ini mangkrak. Makin lama, makin lapuk dimakan usia. Tiap hari dermaga ini hanya ramai oleh para pemancing yang memanfaatkan panjang dermaga untuk mendapatkan ikan. Pemancing yang datang tidak hanya dari wilayah Karangasem tapi juga dari luar Karangasem. Jika investasi besar mencapai ratusan miliar, berakhir menjadi tempat mancing, jelas sangat disayangkan berbagai kalangan. PHRI Karangasem melalui Sekretaris Wayan Kariasa sudah berteriak agar dermaga ini tidak menjadi fishing destination (tempat mancing). Ia justru mendorong agar Dermaga Cruise Tanah Ampo ini dapat diselesaikan. (kmb31)

Bali Post/dok

POTENSIAL - Sejumlah kawasan di Karangasem potensial jadi sentra pengembangan cabai rawit.

Karangasem Potensial Jadi Sentra Pengembangan Cabai Rawit

Amlapura (Bali Post) – Sejumlah kawasan di Karangasem sangat potensial dikembangkan sebagai sentra pengembangan tanaman cabai rawit guna memasok konsumsi cabai rawit yang tinggi di Bali. Generasi muda juga mesti diberikan motivasi secara intensif sehingga makin tertarik untuk menggeluti bidang pertanian. Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali Dr. Panusunan Siregar saat tampil sebagai narasumber pada sosialisasi Sensus Ekonomi di Karangasem, belum lama ini. Menurut Panusunan Siregar, kebutuhan atau konsumsi cabai rawit dan bawang merah sangat tinggi di Bali. Karena itu, cabai rawit dan bawang merah sering menjadi faktor penting penyebab naiknya angka inflasi di Bali, seperti sering dilansir BPS. Dikatakan, tingginya konsumsi cabai rawit dan bawang merah di Bali karena masyarakat Bali suka sambel matah (mentah) yang bahan baku utamanya cabai rawit dan bawang merah. Di Bali juga banyak memerlukan cabai karena masyarakat sering ngelawar dan kuliner tradisional Bali lainnya mayoritas memerlukan cabai rawit atau bawang merah yang banyak. “Karena konsumsi tinggi dan pada saat tertentu persediaan terbatas, tentu saja cabai rawit menjelang hari raya di Bali harganya melambung. Di sini berlaku hukum pasar, saat kebutuhan besar tetapi persediaan

di pasaran terbatas, harganya melambung dan memengaruhi laju inflasi,” paparnya. Selain potensial menjadi sentra produksi cabai rawit dan bawang merah, kata dia, Karangasem juga masih potensial sebagai sentra pengembangan ternak sapi Bali. Dia mengatakan, pemkab mesti membuat terobosan dan jeli melihat peluang, khususnya di sektor pertanian. Hal itu penting dalam rangka menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda dalam bertani. “Selama ini, minat generasi muda bertani makin rendah. Soalnya, mereka tahu bekerja di sektor pertanian itu tak menguntungkan. Sudah bekerja keras membanting tulang, tapi hasilnya tak seberapa. Coba kalau hasil pertanian menjamin hidup lebih baik, bisa membeli rumah, mobil dan bisa menyekolahkan anak-anaknya sampai ke perguruan tinggi, tanpa disuruh-suruh juga generasi muda akan tertarik bertani,” tegasnya. Dari pantauan di lapangan, petani di Karangasem sebenarnya cukup getol mengembangkan cabai. Petani yang mengembangkan cabai rawit cukup luas yakni petani di Kecamatan Sidemen, Selat, Rendang dan kecamatan lainnya yang lahannya basah atau sawah. Di Batusesa Besakih, misalnya, petani mengembangkan cabai jenis impor seperti hot beauty. Setiap musim hujan, ketika produksi terbatas, harga cabai melonjak tajam. (013)


TABANAN

14 Satpam Bantu Polisi Jaga Kamtibmas Tabanan (Bali Post) – Indonesia akan semakin terbuka bagi investor dan tenaga kerja asing saat berlakunya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) nanti. Keterbukaan ini ada sisi positif dan negatifnya jika tidak ada kesiapan dalam menangkalnya, yaitu semakin ketatnya persaingan mencari kerja serta semakin meningkatnya potensi ancaman dan gangguan kamtibmas. “Apabila tidak mampu diantisipasi dan dikelola dengan baik, akan berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat merusak stalibitas kamtibmas,” ujar Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada saat membaca sambutan Kapolri dalam perayaan HUT ke-35 Satpam di Polres Tabanan, Rabu (30/12) kemarin. Sugiada melanjutkan, Polri sebagai alat negara yang bertanggung jawab dalam menciptakan dan memelihara stabilitas keamanan dalam negeri, harus mengidentifikasi, mencegah, dan menanggulangi berbagai kerawanan yang dapat terjadi akibat dampak diberlakukannya MEA. Memahami beratnya tugas dan tanggung jawab yang diemban, Polri tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu, satpam diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif untuk mendukung upaya pemeliharaan kamtibmas. Dukungan ini ditunjukkan dengan menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja yang meliputi aspek pengamanan fisik, personal, informasi, dan pengamanan teknis lainnya. Di bagian lain, Kasat Bimas Polres Tabanan AKP I Nengah Darma mengungkapkan, peran Polri dalam hal penyediaan tenaga kerja satpam adalah melakukan pembinaan setelah mereka menjalani pendidikan melalui Badan Usaha Jasa Pengaman. Ada tiga tingkat dalam pendidikan satpam, yaitu pratama menjalani pendidikan selama 236 jam, madya (168 jam), dan utama (100 jam). “Mereka mendapatkan pendidikan lalu lintas serta pelatihan mengenai patroli dan manajemen,” ujar Darma. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tabanan Tjok. Alit Juli, kebutuhan tenaga satpam tahun ini sudah mencukupi. Pihaknya akan menyiapkan tenaga satpam kembali melalui kegiatan pelatihan untuk mengantisipasi kebutuhan pada 2016. (kmb24)

Polisi Ciduk Pengoplos Elpiji Tabanan (Bali Post) –

Jajaran Reskrim Polres Tabanan menciduk pengoplos gas elpiji tabung 3 kilogram ke tabung 12 kilogram. Pelaku Lasarus S (32) asal NTT yang tinggal di Banjar Jumpayah, Mengwitani, Mengwi, Badung, ditangkap di tempat kerjanya di Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kediri, Senin (28/12). Dari tangan tersangka didapat barang bukti tabung gas ukuran 3 kg dan 12 kg serta alat pengoplosan.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Putera Sadana, Rabu (30/12) kemarin menjelaskan, petugas mendapat informasi bahwa di sebuah gudang di wilayah Sanggulan terjadi praktik pengoplosan gas elpiji subsidi ke tabung nonsubsidi, Minggu (27/12) lalu. Berdasarkan informasi tersebut, Unit IV Reskrimsus kemudian melakukan penyelidikan di lapangan. Petugas yang mencium bau gas dari gudang yang disewa tersangka, melakukan penggerebekan pada pukul 21.30 wita dan menemukan tersangka sedang melakukan pengoplosan elpiji. “Tersangka mengaku telah melakukan pengoplosan selama tiga hari,” katanya. Tersangka selanjutnya digelandang ke Mapolres Tabanan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa 229 tabung gas 3 kg berisi dan 27 kosong, 64 tabung gas 12 kg kosong dan satu berisi, 25 bungkus es balok, 33 pipa besi penghubung, satu

Tabanan (Bali Post) – Memasuki akhir 2015, Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada meresmikan tiga program bedah rumah, Rabu (30/12) kemarin. Pendanaan ketiga bedah rumah ini berasal dari sumber yang berbeda. Peresmian bedah rumah diawali di Banjar Yang Api, Desa Abiantuwung, Kediri, di kediaman Nyoman Juliana (49). Program ini merupakan bantuan CSR. Juliana tidak memiliki tempat tinggal yang layak dan menderita lumpuh semenjak usia 16 tahun. Menurut salah satu kerabatnya, selama ini Juliana mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa tempat tidur khusus penderita disabilitas.

Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810

Bali Post/kmb24

GELAR – Polres Tabanan melakukan gelar kasus pengoplos gas elpiji, Rabu (30/12) kemarin.

Program bedah rumah kedua diberikan kepada I Made Mandri (70), warga asal Banjar Gaduh, Desa Kabakaba, Kediri. Mandri sehari-harinya bekerja sebagai pemulung dan harus menghidupi dua orang cucunya. Kondisi fisiknya sangat lemah karena menderita rematik. Bantuan bedah rumah Mandri bersumber dari pendanaan APBD Kabupaten Tabanan 2015. Peresmian bedah rumah terakhir di Banjar Petiga Kangin, Kecamatan Marga. Bantuan diterima Wayan Darmawan (20). Selama ini Darmawan dan istrinya, Putu Atriasih (19) serta buah hatinya tinggal di gubuk reyot. Bantuan bedah rumah untuk Darmawan pendanaannya bersumber

dari penggalian dana hasil celengan Atas Nama Orang Miskin (ANOM) yang merupakan sumbangan sukarela seluruh SKPD di Pemkab Tabanan dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tabanan tahun ini. Sugiada menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan peduli dengan keberadaan warga kurang mampu di Tabanan. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tabanan Nyoman Gede Gunawan berharap ke depan para perbekel dan masyarakat lebih pro aktif menyampaikan proposal ke dinas sosial terkait warga yang membutuhkan bantuan bedah rumah agar bisa segera diverifikasi. (kmb24)

Desa Timpag Bentuk Bumdes

Fokus Kelola Sampah dan Simpan Pinjam

Tabanan (Bali Post) – Untuk memajukan pembangunan desa, Pemkab Tabanan meluncurkan program Bumdes (Badan Usaha Milik Desa). Desa mengajukan proposal mengenai usaha yang akan dikelola dalam Bumdes sesuai dengan potensi yang dimiliki. Salah satu yang bersiap membuka Bumdes adalah Desa Timpag, Kerambitan. Perbekel Timpag Gusti Wayan Sukewehana, Rabu (30/12) kemarin menjelaskan, pihak desa sedang merancang usaha pengelolaan sampah organik dan anorganik serta simpan pinjam. Pengelolaan sampah organik difokuskan pada pupuk organik dari kotoran sapi, ayam, dan babi. Keputusan usaha pembuatan pupuk organik dalam Bumdes diambil melihat potensi Desa Timpag yang memiliki lahan pertanian cukup luas dan kelompok Simantri. Desa ini juga hendak mengembangkan pertanian organik sehingga secara bertahap mengurangi penggunaan pupuk kimia dan menggantinya dengan organik. “Kami akan bekerja sama dengan Simantri dalam pengelolaan pupuk organik,” ujar Sukewahana. Dalam pengelolaan pupuk organik, pihaknya juga mengajak warga Timpag yang sebagian beternak sapi, ayam, dan kambing. Bahan-bahan pupuk dari kotoran binatang bersama sampah organik lainnya akan dikelola oleh Simantri dan hasilnya dijual kepada petani melalui KUD Timpang. Dana untuk menjalankan usaha pengelolaan pupuk diambilkan dari desa sebesar Rp 110 juta. Usaha lainnya yang dikembangkan dalam Bumdes adalah simpan pinjam yang nantinya dikelola KUD Timpag. Dana untuk ini juga diambil dari desa sejumlah Rp 90 juta. Menurut Sukewehana, proposal Bumdes Timpag telah dibuat dan diajukan ke Pemkab Tabanan. Bumdes akan mulai berjalan pada 2016. Berdasarkan data, pada 2016 nanti Pemkab Tabanan menyediakan anggaran Bumdes Rp 250 juta di APBD Induk yang dialokasikan untuk seleksi dan identifikasi potensi desa, serta pelatihan dan pendampingan penyusunan rencana bisnis. (kmb24)

Bali Post/kmb24

RESMIKAN - Salah satu program bedah rumah yang diresmikan Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada, Rabu (30/12) kemarin.

Warung Global

Pelanggar Lalu Lintas Harus Ditindak Tegas

BELA DIRI - Pertunjukkan bela diri mengisi perayaan HUT ke-35 Satpam di Polres Tabanan.

tabanan

alat timbangan digital, 217 segel, dua mobil pick-up DK 9903 FQ dan DK 9676 HJ dengan STNK atas nama Lasarus Selan beralamat di Asrama Rindam IX/Udayana, Kediri. Dalam pemeriksaan, Lasarus

mengaku baru 10 hari pindah ke Tabanan dari Mengwi. Pengoplosan dilakukan sejak tiga hari sebelum ditangkap. Ia membeli gas 3 kg dari pangkalan atau warung di wilayah Mengwi dan langsung dioplos ke tabung 12 kg. Satu tabung besar diisi empat tabung kecil. Satu tabung kecil dibeli dengan harga Rp 18 ribu. Sementara tabung besar dijual Rp 110 ribu sampai Rp 120 ribu. Dari aksinya, tersangka mendapat keuntungan Rp 1,5 sampai Rp 2 juta. (kmb24)

Tiga Bedah Rumah pada Akhir Tahun

Bali Post/kmb24

Telepon Penting

Kamis Wage, 31 Desember 2015

KALAU jalan raya diperuntukkan bagi lalu lintas kendaraan saja, tidak akan menjadi masalah. Biang kerok kemacetan adalah kendaraan yang parkir di pinggir jalan bahkan hingga 24 jam. Demikian pendapat Sinda dalam acara Warung Global Interaktif dengan topik ‘’Denpasar dan Kuta Zona Merah” yang disiarkan Radio Global FM 96,5 serta dipancarluaskan Radio SWiB Amlapura FM, Singaraja FM, dan Swara Negara FM, Rabu (30/12) kemarin.

Lajur sepeda, lanjut Sinda, juga membikin macet, karena mempersempit jalan, dan mubazir sebab sepeda motor sering nyelonong ke lajur roda empat. Tidak satu pun program pemerintah daerah berhasil menuntaskan persoalan kemacetan. Harus ada kontrol dari petugas, jika ada yang melanggar aturan lalu

lintas, harus ditindak tegas. Arya mengusulkan kendaraan yang parkir berhari-hari di pinggir jalan supaya digembok, diangkut, dan digudangkan oleh instansi berwenang. Jangan baru dikatakan kendaraan milik tokoh preman, petugas tidak berani menegur, sebaliknya kalau kepunyaan Pan

Koncong langsung bersikap tegas. Ini menjadi preseden buruk. Denpasar mengaku sebagai daerah megapolitan, maka siapkan transportasi massal yang murah seperti trem. Keberadaan Trans Sarbagita tidak berjalan dengan baik, demikian pula angkutan pegumpannya yang kebanyakan kosong dan nongkrong di warung. Sopirnya dibayar dengan pajak rakyat untuk mengangkut penumpang, namun kerjanya tidak maksimal karena SDM-nya tidak bermutu. Membangun jalan bertingkat dan satu arah diusulkan oleh Tut Dawi supaya lalu lintas lancar. Pelebaran ruas jalan di Denpasar sudah tidak memungkinkan lagi.

Jalan dua arah rawan menimbulkan kecelakaan terutama saat turun hujan. Dewa Sudarma menilai kemudahan kredit sepeda motor dan meningkatnya kemampuan masyarakat untuk membeli juga menambah kekroditan di jalan raya. Pemerintah harus lebih menyosialisasikan pemanfaatan Trans Sarbagita dan angkutan pengumpan sebagai transportasi utama warga demi mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang berseliweran di jalan. Sekarang menjual seekor sapi saja sudah mendapat motor baru. Dulu menjual satu are tanah baru bisa mendapat satu motor. Pemulung pun ke mana-mana naik motor.

Kemacetan di Kuta dan Tuban, menurut Ketut Merta, akibat banyaknya rambu lalu lintas yang tidak jelas. Ada larangan parkir tetapi kendaraan justru parkir di tempat tersebut seperti di depan Hotel Ibis dan Bank Mandiri Tuban. Di depan pasar oleh-oleh Joger juga terdapat larangan parkir, namun tukang parkir tetap menerima kendaraan di sana. Polisi juga ada di tempat, tetapi tidak berbuat apa-apa melihat hal semacam itu. Ketut Kari mengusulkan agar pusat pendidikan, tempat belanja, dan perkantoran yang menjadi biang kemacetan direlokasi ke kabupaten lain, sehingga masalah kemacetan bisa diatasi. (arya)

Lintas Tabanan Pemuda Gantung Diri

DIDUGA karena permasalahan asmara, warga Desa Candikuning, Baturiti, Wayan Suarsana (30), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon cempaka, Rabu (30/12) kemarin. Sebelumnya, ia menabrak anak kecil yang ditengarai ikut menjadi pemicu melakukan bunuh diri. Berdasarkan informasi, tubuh korban ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 06.30 wita oleh ayahnya Putu Dana (50) ketika melalui tegalan milik I Ketut Sujana. Dana segera menurunkan tubuh anaknya yang masih hangat. Sayang, nyawanya tidak bisa diselamatkan lagi. Motif bunuh diri ini diduga karena korban kecewa dengan pacarnya. Hubungan mereka merenggang, padalah berencana menikah pada awal 2016. Selain itu, korban diperkirakan frustrasi karena sekitar dua hari lalu menabrak anak kecil di Pancasari dan kini masih dirawat di RSU Buleleng. Kapolsek Baturiti AKP Herry Supriawan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kematian korban murni karena gantung diri, sebab tidak ditemukan tanda–tanda kekerasan di tubuhnya. (kmb24)

Suara Tabanan LPJ di Jembatan Mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait yang sudah menindaklanjuti keluhan masyarakat sehingga lampu penerangan jalan (LPJ) di jembatan shortcut Samsam, Tabanan, sudah menyala. Artana, Tabanan

gerai iklan

http://facebook.com/balipost

Balipostcom

langkah cepat dan strategis rebut pasar Bali

Beriklan di Bali Post Telp. : 0361-225764 email : iklanbp@yahoo.co.id

Balipostcom Balipost on Gadget

BERIKLAN VIA SMS

Iklan Bali Post

Ketik BP#Teks iklan#Tanggal muat (dd-mm-yy)

Kirim ke : 081

1397 1818

www.iklanbalipost.com

Ketentuan : - Panjang teks iklan 30 karakter per baris, minimal 2 baris maksimal 10 baris - Anda akan menerima SMS balasan tentang biaya dan nomor rekening Bank transfer - Transfer pembayaran dan SMS nama pemilik rekening plus nominal uangnya.

LAYANAN ONLINE IKLAN DISPLAY IKLAN SOSIAL IKLAN ISLAND AD IKLAN PROSPEKTUS IKLAN KUPING IKLAN MEMORIAL IKLAN BERITA DUKA IKLAN BALI BIG SALE PROMO ADVERTORIAL

139 62168 PIN : 55C8E021

CUSTOMER CARE

: 081

email:pembacabalipost@gmail.com

G.0003283-RPA


15

Kamis Wage, 31 Desember 2015 Hasil Pertandingan Liga Inggris Rabu (30/12) Leicester

vs Man. City

0-0

Selasa (29/12) Arsenal vs Bournemouth Crystal Palace vs Swansea Everton vs Stoke Man. United vs Chelsea Norwich vs Aston Villa Watford vs Tottenham West Brom vs Newcastle West Ham vs Southampton 1. Arsenal 19 12 3 4 2. Leicester 19 11 6 2 3. Man City 19 11 3 5 4. Tottenham 19 9 8 2 5. Crystal Palace 19 9 4 6 6. Man Utd 19 8 6 5 7. West Ham 19 7 8 4 8. Watford 19 8 5 6 9. Stoke 19 8 5 6 10. Liverpool 18 7 6 5 11. Everton 19 6 8 5 12. Southampton 19 6 6 7 13. West Brom 19 6 5 8 14. Chelsea 19 5 5 9 15. Norwich 19 5 5 9 16. Bournemouth 19 5 5 9 17. Swansea 1 9 4 7 8 18. Newcastle 1 9 4 5 10 19. Sunderland 18 3 3 12 20. Aston Villa 19 1 5 13

2-0 0-0 3-4 0-0 2-0 1-2 1-0 2-1

Leicester Lawan Manchester City Tanpa Gol Leicester -

Leicester City kini memiliki koleksi angka yang sama dengan pemuncak klasemen Liga Utama Inggris, Arsenal, setelah bermain imbang 0-0 dengan rivalnya dalam persaingan perebutan gelar Manchester City di Stadion King Power, Rabu (30/12) kemarin.

33-18 39 37-25 39 37-20 36 33-15 35 23-16 31 22-16 30 28-23 29 24-20 29 20-19 29 21-22 27 35-28 26 26-23 24 18-24 23 23-29 20 22-32 20 22-34 20 16-24 19 19-34 17 19-37 12 15-34 8

Pertarungan antara dua tim tersubur ini menyajikan banyak momen menghibur. Namun kiper Kasper Schmeichel dan Joe Hart tampil bagus untuk mencegah gawang mereka masing-masing kemasukan. Jamie Vardy menyia-nyiakan peluang terbaik miliknya pada akhir babak pertama. Sedangkan Manchester City, yang belum meraih kemenangan tandang di liga, sejak pertengahan September lalu, nyaris mengemas gol melalui Raheem Sterling dan Nicolas Otamendi. Leicester yang menelan kekalahan pertama mereka dari 11 pertandingan liga di markas Liverpool, kini memiliki 39 angka dari 19 pertandingan dan hanya kalah selisih gol dari Arsenal. Manchester City melompati Tottenham Hotspur untuk menghuni peringkat ketiga, dan terpaut tiga angka dari dua tim peringkat teratas.

Daftar Pencetak Gol Liga Inggris 15 Romelu Lukaku (Everton) Jamie Vardy (Leicester City) 14 Odion Ighalo (Watford) 13 Riyad Mahrez (Leicester City) 11 Harry Kane (Tottenham Hotspur) 10 Olivier Giroud (Arsenal) 7 Sergio Aguero (Manchester City) Georginio Wijnaldum (Newcastle United) Marko Arnautovic (Stoke City) 6 Alexis Sanchez (Arsenal) Ross Barkley (Everton) Graziano Pelle (Southampton) Andre Ayew (Swansea City) Troy Deeney (Watford) 5 Callum Wilson (AFC Bournemouth) Jordan Ayew (Aston Villa) Diego Costa (Chelsea) Yohan Cabaye (Crystal Palace) Arouna Kone (Everton) Christian Benteke (Liverpool) Philippe Coutinho (Liverpool) Kevin De Bruyne (Manchester City) Raheem Sterling (Manchester City) Bojan (Stoke City) Bafetimbi Gomis (Swansea City) Dimitri Payet (West Ham United)

Membaik Gelandang Chelsea John Obi Mikel mengatakan ruang ganti timnya lebih membaik

Hasil NBA

Bali Post/ap

Rabu (30/12) NY Knicks Atlanta Memphis Oklahoma City Cleveland

vs vs vs vs vs

D etroit 108 - 96 H ouston 121 - 115 9 9 Miami 99 - 90 Milwaukee 131 - 123 Denver 93 - 87

Eric Bledsoe

Bali Post/ist

PSG Incar Semifinal Liga Champions Doha Pelatih Paris St Germain (PSG) Laurent Blanc mengatakan pada Rabu (30/12) kemarin bahwa ia berpikir timnya siap untuk setidaknya mencapai semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya dalam rentang waktu lebih dari 20 tahun. Berbicara menjelang pertandingan persahabatan PSG di Qatar melawan tim Italia, Inter Milan, Blanc mengatakan bahwa terdapat tekanan bagi PSG untuk tampil baik di kompetisi

klub elite sepak bola Eropa. Pada konferensi pers gabungan bersama pelatih Inter Roberto Mancini, Blanc berkata, “Musim ini dinilai pada setiap trofi yang ada untuk dimenangi. Di Prancis tahun lalu, kami menjalani musim sempurna, namun ekspektasi yang sesuai bagi klub seukuran kami adalah tampil bagus di Liga Champions.” PSG telah lolos ke 16 besar turnamen itu, di mana mereka akan berhadapan dengan juara

Paris Petenis Prancis Richard Gasquet akan absen pada Australia Terbuka di Melbourne pada Januari 2016, karena cedera punggung. Demikian diumumkan turnamen itu pada Rabu (30/12) kemarin. “Dengan sangat menyesal melaporkan bahwa Richard Gasquet telah mengundurkan diri untuk Australia Terbuka, karena cedera punggung. Kami mendoakan dia segera pulih,” demikian bunyi di akun

Twitter turnamen itu. Gasquet, petenis peringkat sembilan dnia, telah mengundurkan diri dari turnamen pembuka musim Qatar Terbuka, pekan depan, di mana ia pernah memenangi gelar di sana pada 2013, setelah masalah cedera punggungnya kambuh pada ajang persahabatan International Premier Tennis League. Australia Terbuka 2016 akan berlangsung dari 18 sampai 31 Januari. (ant/afp)

Pebasket Bledsoe Absen Gasquet Mundur dari Australia Terbuka

Phoenix Pencetak angka terbanyak Phoenix Suns Eric Bledsoe, Rabu (30/12) kemarin, menjalani operasi yang mengakhiri musimnya di NBA untuk memperbaiki meniscus yang sobek di lutut kirinya. Suns menyebutkan dalam suatu pernyataan bahwa Bledsoe menjalani rehabilitasi, dan diperkirakan akan kembali pada “status bisa bermain sepenuhnya saat dimulainya lagi kamp pelatihan pada musim gugur mendatang.” Eric Bledsoe mengalami cedera pada laga Sabtu (26/12) lalu, saat timnya kalah melawan Philadelphia 76ers. Dia rata-rata melesakkan 20,4 poin dan 6,1 assist dalam 31 pertandingan pada musim NBA ini. Bledsoe pernah dioperasi untuk mengangkat meniscus-nya yang rusak pada 2014. Operasi itu membuatnya menepi selama lebih dari dua bulan. (ant/afp)

KAKI NAIK - Pesepak bola Manchester City Aleksandar Kolarov (kiri) mengontrol bola sambil menaikkan kakinya seraya dibayangi lawannya Riyad Mahrez dari Leicester pada Kompetisi Liga Utama Inggris di King Power Stadium, Leicester, Rabu (30/12) kemarin.

sejak kedatangan manajer Guus Hiddink. Chelsea kembali ke Hiddink pada awal bulan ini, untuk membimbing tersebut keluar dari kampanye menyedihkan di bawah Jose Mourinho pada musim ini, yang telah membuat mereka jatuh ke urutan 16 hanya berbeda satu poin dari zona degradasi. Hiddink pernah mengurus atas The Blues pada 2009 setelah Brazil Luiz Felipe Scolari pergi. “Kami harus terus maju dan suasana saat Hiddink kembali bertanggung jawab menjadi lebih baik,” kata Mikle kepada media Inggris. “Jose adalah manajer yang luar biasa, namun kadang kala sepak bola adalah permainan yang kejam,’’ katanya. Pria berdarah Nigeria itu hanya satu dari beberapa pemain, bersama dengan bek John Terry dan Branislav Ivanovic, yang berada di klub selama periode sebelum Hiddink bertanggung jawab atas tim, saat pria berdarah Belanda itu menuntun mereka memenangkan FA Cup. “Dia (Hiddink) belum berubah, tetapi dia pernah di sini sebelumnya dan dia tahu tempat ini dan semua pekerja,” kata Mikel. Mikel yang hanya bermain lima kali di liga, saat kepemimpinan Mourinho, tidak dapat menjelaskan mengapa Chelsea kurang bersemangat memepertahankan gelar pada musim ini. (ant/rtr)

Inggris Chelsea untuk musim ketiga secara beruntun. Chelsea berjaya pada 2014, namun PSG melakukan balas dendam pada kompetisi musim lalu, sebelum disingkirkan oleh tim yang kemudian menjadi juara Barcelona. PSG terakhir kali mencapai semifinal pada 1994/1995, diinspirasi oleh pencetak gol terbanyak turnamen itu, pada musim itu, George Weah. Mereka kemudian dikalahkan oleh AC Milan.

Tim Paris itu mencapai delapan besar turnamen tersebut dalam tiga musim sebelumnya. Blanc menambahkan bahwa sejumlah pemain berpeluang hengkang pada Januari 2016, namun menolak untuk berspekulasi. Inter telah dikait-kaitkan dengan pemain sayap PSG Ezequiel Lavezzi, dan pelatih tim pemuncak klasemen Liga Italia itu bergurau dengan mengatakan bahwa kedua tim akan berbicara setelah pertandingan.

Lavezzi, bersama dengan bintang-bintang Amerika Selatan lain yang bermain untuk PSG, tiba di Doha. Pertandingan PSG melawan Inter Milan itu, diminati oleh publik Qatar dan tiket sebanyak 15.000 untuk pertandingan yang akan dimainkan di Stadion Jassim bin Hamad di Doha itu sudah terjual habis. Stadion itu merupakan kandang Al Sadd, tim yang kini diperkuat legenda Barcelona Xavi Hernandez. (ant/afp)

Bali Post/ist

Richard Gasquet

Barca Kepincut Denis Suarez

Denis Suarez (tengah)

Bali Post/ap

Barcelona Pelatih Barcelona Luis Enrique terpikat dengan penampilan Denis Suarez, dan berpeluang untuk berusaha merekrutnya pada bursa transfer Januari 2016 nanti. Suarez menonjol dengan ketenangan dan kemampuannya menggiring bola yang menjadi pertunjukan reguler di Villarreal musim ini. Dia akan menjadi opsi yang secara biaya lebih efektif untuk mendongkrak kekuatan Barca, yang telah terkena dampak skors transfer oleh FIFA. Barca memiliki opsi pembelian kembali (buy-back) Suarez, yang dilaporkan berkisar tiga juta euro, yang dapat mereka aktifkan pada

akhir musim. Akan tetapi, mereka dilaporkan harus membayar sebesar 4,5 juta euro untuk mendatangkannya lebih cepat. “Kami telah mengamati dia,” kata Luis Enrique pada konferensi pers yang berlangsung, Rabu (30/12) kemarin. “Dia merupakan pemain yang bagus di Sevilla, namun kurang mendapat kesempatan bermain. Dia bermain di level yang sangat bagus saat ini, pemain penting, dan dapat menjadi opsi yang menarik,” ujarnya. Pemain 21 tahun itu menyadari janji awalnya, setelah ia mengalami kesulitan untuk beradaptasi setelah direkrut Manchester City saat berusia 17 tahun, sete-

lah ia lulus akademi pemuda Celta Vigo. Ia dikontrak Barcelona dan dipinjamkan ke Sevilla sebelum tercapai kesepakatan dengan Villarreal sebelum musim ini. Barca tidak dapat merekrut pemain pada dua bursa transfer terakhir, menyusul skors yang dijatuhkan terhadap mereka, karena melakukan perekrutan secara ilegal. Namun hal itu tidak mencegah mereka memenangi lima trofi pada 2015. Mereka akan dapat menggunakan Arda Turan dan Aleix Vidal pada Januari 2016. Keduanya sejauh ini belum dapat bermain di musim ini karena sanksi yang ada.

Barca menghadapi pertandingan terakhir mereka tahun ini melawan Real Betis, di mana mereka menghuni peringkat teratas klasemen Liga Spanyol bersama Atletico Madrid, dengan koleksi 35 angka. “Tujuannya adalah menuju fase final musim ini dengan kondisi fisik yang sama seperti tahun lalu,” kata Enrique. “Kami bekerja untuk merotasi para pemain, dan tidak lama lagi kami akan dapat memasukkan mereka yang terkena skors oleh FIFA. Mereka (Turan dan Vidal) telah bugar sejak awal, dan kini kita akan dapat menyaksikan kemampuan mereka di atas lapangan,” paparnya. (ant/rtr)


OLAHRAGA

16 Uluwatu Putra dan Purnama Juara Grup Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Uluwatu Putra dan Purnama Seminyak merupakan dua tim juara Grup A dan B dalam turnamen sepak bola memperebutkan Pesanku Cup U-18 di Lapangan Samudra Kuta. Sedangkan dua tim yang menduduki runnerup adalah tuan rumah Pesanku dengan Putra Mumbul. Di babak semifinal, Uluwatu Putra meladeni Putra Mumbul pada Sabtu (2/1) 2016, serta semifinalis lainnya, Purnama jumpa Pesanku, digelar Minggu (3/1) 2016 mendatang. Hasil laga Putra Mumbul menundukkan Kaswari dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan Putra Mumbul yang mengoyak gawang Wahyu, hasil bidikan Aldi dan Weda. Sementara Purnama Seminyak menang 3-0 atas Birlian Legian. Ketiga yang bersarang ke gawang Winantara dilesakkan Wiska, Agus Setiawan, dan Angga. Pada laga sebelumnya, Pesanku menang atas Putra Tresna dengan skor 2-1. Dua gol Pesanku yang menjebol gawang Indra dicetak Iqbal, menuntaskan sepak pojok, serta tendangan jarak jauh Dicky Opang. Sedangkan gol balasan Putra Tresna diciptakan Esha. (022)

Nengah Sulendra

Putu Wirawan Sabet 13 Emas Denpasar (Bali Post) Perenang putra klub Bali Pari SC, I Putu Wirawan, sukses menyabet 13 medali emas dalam ajang Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) XXXVII di Jakarta. Dalam ajang yang berlangsung selama empat hari 27-30 Desember itu, Putu Wirawan juga mencetak tujuh rekor nasional. Manajer Bali Pari SC I Putu Sukertia saat dihubungi, Rabu (30/12) kemarin, mengatakan sangat bangga dengan pencapaian yang diraih perenangnya itu. “Tahun lalu dia (Putu Wirawan - red) hanya mampu meraih sembilan emas, dengan dua rekor saja. Sekarang sudah berhasil dilampaui,” ungkap Sukertia saat dikonfirmasi dari Denpasar, Rabu kemarin. Sukertia mengatakan, di tengah prestasi yang melonjak itu, ia justru khawatir jika nanti Putu Wirawan akan “dibajak” oleh provinsi lain. Apalagi, sebelumnya renang Bali sudah mendapat pengalaman pahit, ketika dua perenang Siman dan Tania akhirnya membela daerah lain. “Besar harapan kami kepada pihak PRSI Bali dan KONI Bali agar bisa memperhatikan prestasi atlet di nasional. Jangan baru atlet ada yang sedang naik daun, di sana baru keteteran. Kami inginkan jangan sampai pengalaman itu terulang kembali, karena anak ini potensi

besar untuk Bali ke depan,” paparnya. Bali Pari SC dalam KRAPSI tahun ini total menerjunkan 25 perenang. Sedangkan tahun lalu mengirim 30 perenang dengan hasil 9 emas, 14 perak dan 15 perunggu. “Meski jumlah menurun tetapi dari kuantitas medali mengalami peningkatan,” ujarnya. Sampai berita ini diturunkan, Bali Pari SC sudah mengantongi 18 emas, 11 perak, dan 4 perunggu. Selain 13 emas dari Putu Wirawan, lima lainnya dicetak Ni Nyoman Sintya Agniswari dan Ni Made Putri Yunadi dengan 2 emas disusul Pande Made Iron Digjaya 1 emas. Perak diraih A.A. Alit Tri Putra 2 perak, I Putu Wirawan (1), Ni Nyoman sintya Agn- iswari (2), Ni Nyoman Dewi Setiari (1), A.A. Oka Satria Prabawa (2), Ni Made Putri Yunadi (1). Tim Bali Pari estafet ganti 4x100m KU-II Putri (1), Tim Bali Pari Estafet Ganti 4 x 50m KU-IV Putri (1). Sementara penyumbang perunggu Ni Luh Made Citra Dewi (2), A.A Oka Satria Prabawa (1) dan Ni Nyoman Sintya Agniswari (1). (kmb41)

Bali Post/dok

Denpasar (Bali Post) Pemain belakang Bali United asal Rendang, Karangasem, Nengah Sulendra, yang tidak mendapatkan kesempatan berseragam Serdadu Tridatu pada 2016 mendatang merasa kecewa dengan keputusan pelatih. ‘’Masak dengan alasan tidak berkembang saya dicoret, padahal jarang diberi kesempatan main,’’ ujar Sulendra dihubungi, Rabu (30/12) kemarin. Tanpa berpikir panjang, pemain yang akrab disapa Repot itu langsung memilih meninggalkan mes Bali United dan menuju kampung halamannya di Rendang, Karangasem pada Selasa (29/12) malam. Dia juga menyayangkan, dulu saat kesurupan di Stadion Dipta, mantan kapten Perseden itu sempat disarankan ke psikiater. ‘’Saya sudah bawa surat dokter, hasilnya normal, tetap saya dicoret,’’ keluh Repot. Meskipun dia dicoret dan tidak bisa berseragam Serdadu Tridatu lagi, dia menghargai keputusan pelatih Indra Sjafri. Dia hanya berharap kepada teman-teman Bali yang dikontrak sebanyak tujuh pemain bisa berjuang membawa nama Bali United di level Indonesia Super League (ISL). ‘’Mudah-mudahan mereka yang dikontrak bisa tampil maksimal,’’ jelasnya. Tujuh pemain Bali yang dikontrak, yakni Putu Pager, Ngurah Komang Arya, Komang Adi Parwa, Agus Nova, Felicianus Rato Bate, Sukarja, dan Binter Wirahadi. ‘’Bagi saya, masih banyak kesempatan. Sekarang istirahat dulu, sambil menunggu liga,’’ tegasnya. Selain tidak diperkuat Sulendra lagi, beberapa nama pemain yang memilih meninggalkan mes Bali United di Kuta yakni Sutanto Tan yang memilih mundur. Sukron Makmun mendadak pulang kampung pada Selasa malam. ‘’Pemain belakang Wahyu Kristianto dan Syaeful Anwar yang masih didera cedera dikabarkan tidak disodori kontrak musim depan,’’ tegas Sulendra. (kmb41)

Sandika Aliyanto Pimpin Perkemi Bali Denpasar (Bali Post) Sandika Aliyanto, General Manager PLN Distribusi Bali, dipastikan menggantikan Dodi Bejamin Pangaribuan selaku Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali masa jabatan 2015-2016. Pergantian antar-waktu itu dilakukan, menyusul Ketum Perkemi sebelumnya telah mengundurkan diri, karena tugas dimutasi ke Jakarta. Sehingga sesuai tradisi yang ada, Ketum Perkemi Bali dipegang Sandika Aliyanto. “Untuk cabor kempo, pucuk pimpinannya memang mirip dengan Perbakin. Kalau Perbakin dipegang Wakapolda, sementara Kempo diduduki General Manager PLN Distribusi Bali,” ungkap Wakil Ketua Umum Perkemi Bali Fredrik Billy, di KONI Bali, Rabu (30/12) kemarin. Billy mengatakan, pemilihan itu semua berjalan memang sesuai tradisi Perkemi Bali. Setiap GM Distribusi Bali menjabat Ketum Perkemi, jika pindah dan mutasi, pejabat yang baru menggantikan Perkemi Bali sebelumnya. Dan, waktu ini sudah menggelar Musyawarah Persaudaraan Luar Biasa (Muperprovlub) pengunduran diri Dodi Bejamin Pangaribuan, sekaligus Muperprovlub menunjuk Sandika pada 18

Desember yang lalu. ‘’Kami menerima pengunduran diri Ketum Perkemi sebelumnya, karena mutasi ke Jakarta. Sehingga pimpinan yang baru statusnya Pergantian Antar-Waktu (PAW) 2015-2016, karena jabatan Perkemi itu sesungguhnya sesuai SK adalah masa periode kepengurusan 2012-2016. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu SK Pengukuhan dari PB Perkemi, sebelumnya dilampirkan surat rekomendasi dari KONI Bali dan itu sudah ada,’’ papar Billy. Pihaknya mengharapkan awal Januari 2016 SK sudah keluar. Langsung melakukan pelantikan Perkemi Kabupaten Karangasem Ir. Nyoman Sutirtayasa dan Kepengurusan Perkemi Klungkung kini dijabat Kapolres Klungkung AKBP FX Arendra Wahyudi, S.IK. “Dari hasil pendekatan kami, Sandika Aliyanto sangat siap memimpin Perkemi Bali. Dan, selama menjabat di Bali, siap menyumbang pikiran dan tenaga. Dengan begitu, nanti bisa memberikan warna baru bagi Perkemi Bali, yang kini telah berhasil meloloskan 16 atlet dari 13 nomor yang dipertandingkan dalam PON Jabar XIX 2016,” ucap Fredrik Billy. (kmb41)

PB Percasi Kecewa Penampilan Pecatur Indonesia

Bali United Depak Sulendra

Putu Wirawan

Cabor AG Berpeluang Bertambah

Palembang (Bali Post) Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menyatakan kemungkinan cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Asian Games (AG) 2018 di provinsi itu jumlahnya akan bertambah. “Kemungkinan akan bertambah cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Sumsel,” kata Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin sehubungan dengan pelaksanaan Asian Games 2018 di Palembang, Rabu (30/12) kemarin. Menurutnya, kalau memang

ada penambahan cabang olahraga yang akan dimainkan di Sumsel, maka harus segera diputuskan secepat mungkin, karena waktu persiapan tinggal sekitar dua tahun lagi. Ia mengatakan, sebagian besar cabang olahraga Asian Games 2018 akan dipertandingkan di Sumsel. “Ada 15 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Jakabaring Palembang, dengan sekitar 8.500 atlet,” katanya. Ia menyatakan persiapan pelaksanaan Asian Games itu tidak sampai tiga tahun, karena

Krisna Ladeni Fauzi di Final

Denpasar (Bali Post) Pesilat Putu Krisna Pernanda (Buagan) bakal menantang Ahamd Fauzi Hidayatullah (Kris Pendawa) pada kategori remaja di kelas A dalam kejuaraan PSPS Bakti Negara antarranting se-Kota Denpasar memperebutkan Piala Wali Kota di GOR Ngurah Rai, Kamis (31/12) ini. Untuk kelas A putri, finalisnya mempertemukan Meliana Sari (Abian Timbul) dengan Ni Komang Emi Lestari (Tetamian Tampak Gangsul). Di kelas B, Putu Gede Jodi Artawan (Drupadi) meladeni Komang Hery Sanjaya (Cakra Bhuana), Krisna Dewi (Empu Gandring)

Kamis Wage, 31 Desember 2015

melawan Ni Wayan Novia Kusumastuti (Penatih). Di kelas C, Made Agus Dwira (Cakra Bhuana) melawan Tantra Irawan (Empu Gandring), serta Ni Swandewi (Penatih) bertemu Silvi Safira (Buana Yuda). Di kelas D, Candra Setiawan (Abian Timbul) melawan M. Yoga Zefri Dariyanto (Cakra Bhuana). Untuk kategori dewasa, finalis kelas A mempertemukan Diah Leony Denita (Empu Gandring) dengan Ni Kadek Gita Purnama Sari (Sading Sari). Wayan Buda (Tukad Bulan) bertemu Yohanes RP Darma Yuda (Buagan). Di kelas B, Alfani Aulia

Rahman (Slam Kepaon) meladeni Nengah Agus Permana (Buagan). Di kelas C, Khairul Tamimi (Slam Kepaon) bertemu Kusuma Putra (Empu Gandring). Di kelas D, Dedi Arsana (Buagan) melawan Ferdianto (Empu Gandring), serta di kelas E Sodikin Assiry (Slam Kepaon) melawan Ignatius R. Agus K (Buagan). Ketua Panpel Wayan Suartika menerangkan, untuk kategori usia dini dan pra-remaja dimulai semifinal dulu pada Kamis (31/12), dan dilanjutkan hingga final. Dia berharap para pesilat yang juara bisa mengharumkan nama Kota Denpasar pada event yang lebih tinggi. (022)

NGOTOT Dua pesilat putri tampil ngotot di ajang Kejuaraan PSPS Bakti Negara Antarranting se-Kota Denpasar memperebutkan Piala Wali Kota di GOR Ngurah Rai, Rabu (30/12) kemarin.

pada Desember 2017 ada test event, mengenai kesiapan sumber daya manusia dan kesiapan arena pertandingan (venues). Ia menuturkan, kalau memang nantinya Sumsel dapat tambahan cabang olahraga yang banyak, tentunya untuk pembukaan dan penutupan dilaksanakan di Palembang, karena itu langkah-langkah antisipasi mulai diambil. Para atlet itu harus tinggal di wisma atlet, dan makan di ruang makan (dining hall), karena itu harus disiapkan untuk penginapannya. (ant)

TANAH KAVLING

LOKASI : JL. TUKAD BALIAN - RENON 2 121m

2

100m

2

100m

2

100m

2

100m

Siap Bangun JL. TUKAD BALIAN UMA

2

100m

2

100m

100m

2

2

121m

LEBAR 6M 2 110m

2 2 100m 100m

2

100m

2

100m

100m

2

2

167m

245460 / 0811398086 081936271163 / 08123600422

C.0001547-RPA

Jakarta (Bali Post) Gagal meraih 3 besar di ASEAN Chess Championship 2015, PB Percasi mengaku kecewa dengan penampilan pecatur Indonesia karena tidak bisa memaksimalkan peluang yang ada untuk meraih prestasi. Kekecewaan PB Percasi tersebut berkaca pada hasil di kategori open, di mana perwakilan Indonesia hanya menempati peringkat ke-6 oleh Yoseph Theolifus dengan 6 poin. Sedangkan di kategori putri, pecatur Indonesia berada di peringkat ke-4 oleh Chelsie Sihite dengan 6,5 poin. Menurut Wakil Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto, pihaknya menilai selayaknya pecatur andalan Indonesia bisa berbicara lebih lagi dan mengukir prestasi di ASEAN Chess Championship ini. “Pecatur Indonesia harus bekerja keras lagi, saya tidak tahu apa penyebab pecatur Indonesia gagal, mengingat kami tuan rumah, tentunya ini kesempatan besar meraih prestasi,” kata Utut usai menutup ASEAN Chess Championship di Jakarta, Rabu (30/12) kemarin. Namun, Utut mengaku ke

depan pihaknya tetap akan konsisten menyelenggarakan turnamen catur, baik tingkat nasional maupun internasional, sehingga pengalaman pecatur Indonesia terus meningkat, khususnya pecatur andalan seperti IM Sean Winshand, GM Susanto Megaranto, Yoseph, WFM Dewi Citra, WFM Shanti Nur Abidah dan lainnya. “Permasalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus PB Peercasi. Ke depan kami tetap buat turnamen, dan berharap pecatur Indonesiaa lebih giat lagi bertanding, mengejar prestasi, karena pembinaan harus konsisten” paparnya. Tercatat untuk kategori open, peringkat pertama diraih FM Nguyen Anh Khoi (7 poin), diikuti GM Dao Thien Hai (7), keduanya asal Vietnam, peringkat ketiga diraih IM Garcia Jan (7) asal Filipina. Kategori putri diraih WGM Nguyen Thi Mai (9) asal Vietnam, diikuti WIM Frayna Janelle (8) asal Filipina, dan WFM (7,5) asal Filipina. Sementara itu di kategori challenger, urutan pertama diraih FM Mahmud Syarif (9), FM Pratama Constatinus (9), dan Aulia Virda (8,5) diurutan ketiga. (pts)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Wage, 31 Desember 2015

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Cook,Helper,Kasir,Waiter/s Bakers(Tukang Roti/Martabak) Lam ke Warung 63 Jl.Veteran 66

B.BP.004.12.15.0001323

!!Dicari Terapis Wanita & Pria Pengalaman&Belum Pengalaman Utk Di Didik Jadi Terapis Spa Jl.Danau Poso No.35 Sanur Telp.087861142041/081916541796

B.BP.141.12.15.0001410

!!Dicari Sopir Pengalaman Bawa Mobil Mewah/Automatic Usia diatas 32Th Rajin,Jujur,Rapi Hub. Jl.Danau Poso No.35 Sanur Telp.087861142041/081916541796

!!Dicari Bartender Dcr Staff AR dgn Kriteria: Pengalaman Min 5Th Hub: 1.Pnddkn MinD3,2.Bs Comp Excel &MYOB 3.Pny Kendaraan Sndr.Lam info.hrd@putribintanggroup.com ke:hrd@ripcurlschoolofsurf.com Telp.087861142041/081916541796 A.BP.001.12.15.0002643

!!Dcr Restaurant Manager,Asst Manager Captain Pengalaman Kerja 3Th Lulusan Diploma/Sarjana Hub. info.hrd@putribintanggroup.com Telp.087861142041/081916541796

B.BP.141.12.15.0001413

Cr Tng Masak&Serabutan,Wanita H:0818343181/085237880006

A.BP.001.12.15.0002646

Dcr Cook Helper/Waitress/ Pglm/Siap Krj/Krm CV ke abigaillin18@gmail.com

Sales Executive Lk/Pr min D1 Hub.087863246329

B.BP.145.12.15.0000761

!Paket Belajar Spa+Bekerja ke Luar Negeri(Resmi)081337327057

A.BP.001.12.15.0002634

B.BP.141.12.15.0001414

A.BP.001.12.15.0002630

Dcr Waiter/s brpglmn u/ Garlic PerusahaanTradingmembutuhkan Lane,Jl.Sahadewa. 081916662538 tenaga D1 s/d S1 Accounting bs A.BP.001.12.15.0002573 Perpajakan.Kirim Email lamaran & CV ke: info@chesscargo.id A.BP.001.12.15.0002642

A.BP.001.11.15.0003406

Dcr FO Wnt Max 25Th Jujur bs Bhs Jpg utk Spa di Jimbaran Hub:087761117034

Grocer and Grind Jimbaran Req. Urgent Barista,Kitchen,Steward CV:admin_jimbaran@grocerandgri nd.com PH:737321 Jl.Kayu Jati No.3X Seminyak

B.BP.101.12.15.0001359

Dcr Slaes Aksesoris HP Gj Lmyn Hub.PT.Vivan Teletama 224330/081237763718

A.BP.001.12.15.0002564

-Administrasi:SMKsdrjt,wnt,blm mnikh,rapi,jujur,komunikatif. !!Dicari Waiter, -Drafter:SMK/STMsdrjtlaki2,mn Waitress,CashierLulusan B.BP.145.12.15.0000760 guasai 2D/3D,Autocad,Photoshop SMK/Diploma Hospitality Rapi Supir SIM B1 u max 35 PT. 3D max -Sopir:SMA sdrjt,laki”, Bs Bhs English Hub.Jl.Danau Sukanda Djaya Hub.087863246329 SIM A -Project Manager Sipil& B.BP.141.12.15.0001411 Poso No.35 Sanur atau Email: B.BP.145.12.15.0000759 Pnglmn di lapangan Dicari Office Boy(Pria) Tidur info.hrd@putribintanggroup.com Cook,Steward CV Rest Sangria Idealhome ImBo 73 T.483651 dalam,Gaji 1,5Jt + Tunjangan, Email:budiprajitno@yahoo.com Umur Max25Thn Hub:087862270491 Telp.087861142041/081916541796 Jl.Werkudara No5 Legian 739237 B.BP.141.12.15.0001412

Bth Cepat Cwek/Cwok utk jaga Bilyar Wil:Dps Hub:0818535290

B.BP.154.12.15.0001418

Salesman PT.Sukanda Djaya Hub.087863246329

A.BP.001.12.15.0002507

A.BP.001.01.15.0005478

Cr Karyawati laundry Hub:08525 9705314 Segera P.Misol GgI 36A

A.BP.001.12.15.0002652

Sales Administrasi utk Kantor Internet Hub:081999888006

B.BP.004.12.15.0001245

Dicari Therapist (laki-laki) admin untuk area Nusa Dua & Receptionist wanita untuk area Seminyak yang bisa bahasa Inggris dan computer,max 35 tahun pengalaman tidak diutama kan untuk semua posisi,phone 0361-736591 kirim CV ke jarimenari@jarimenari.com B.BP.004.12.15.0001246

Job Australia Prkbnan & Rest, Biaya 50% Ptng Gj,Brgkt Cpt, Gji Bsr,Resmi,Trbts! Hub Bu Dinapertiwi.Sh,Indopowerpt. Hp.081 217 127 822 Segera

A.BP.817.12.15.0002479

Senior Graphic Designer Required.Min 5 years Experience, Strong in Typography & Leadership Pls send Your CV, Portfolio & Expected Salary to:recruitharmoni@gmail.com

Japanese hair Salon Looking for Receptionist&Hairdresser B.BP.004.12.15.0001362 A.BP.001.12.15.0002489 at Ritz-Carlton in NusaDua Shop in Seminyak Need SPG Fluent Dcr Sopir Gaji 2,3Jt & Krywati Hairdresser Salary 3.5jt-Till English,Exp,Ph085100574646 Gj.2Jt Krm ke Jl.Tukad Irawadi 35yaers,off2/Week,WH8Th,RecepCV to:mercredi.home@gmail.com Gg.XX/3 Panjer T.08123667847 tionist:Spoken English,Salary A.BP.001.12.15.0002620 A.BP.001.12.15.0002591 5jt,off2/Week,WH8h Experience Villa in Uluwatu looking for Dcr Tkng Kebun Pngalaman 3Thn as a Manager,Till 45years.CV Staff House Keeping,Speak English, u/Candidasa E:indobali.propert Send to Email:hairmakemusebali High Motifation&Hard Work indo.pt@gmail.com,T.0811385867 @gmail.com 082247506365 H.0361-8497275/082134356114 B.BP.154.12.15.0001405

A.BP.001.12.15.0002599

A.BP.001.12.15.0002474

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post SUZUKI

Karimun’00 Silver AC Dgn Body + Msn Trwt 60jtNg 081999831135

A.BP.001.12.15.0002653

Vellfire 2.4 th’14 Hitam Istmw Alphard 2.4 th’11 Hitam Istmw Hub.081999315168

B.BP.141.12.15.0001408

Swif ST’08 Pjk br Htm orsn L/D MERCEDEZ DK Prbd Jrg Pakai 081239907101 Murah E250 CGi’12Pmk Avangarde A.BP.001.12.15.0002661 DK Istw H:085658320222 Pribadi NISSAN

B.BP.164.12.15.0001417

All New Grand Livina XV CVT DIJUAL RUMAH Matic,Juni 2014,Asli DK,Putih BUC Rmh Baru SiapHuni LT135 LB Mulus,Tgn 1,Bebas Kecelakaan, 175 diRenon Owner T.0811389370 Grnsi&Asuransi Hub.08113956665 B.BP.135.12.15.0001265 A.BP.001.12.15.0002504

TOYOTA

Fortuner th’2013 Diesel Hitam Inova Diesel G th’2012 Putih Hub.08123907168 B.BP.141.12.15.0001409

PERCETAKAN

BUC!Rmh Baru Perum GTT Dalung Fas Lgkp H.975Jt.08123808231 A.BP.001.12.15.0002658

Jual Rmh Bru di Jl.Gatsu Barat Tipe 90/95 Hub.081933000228 A.BP.001.12.15.0002579

SPA

RUPA-RUPA

Dijl Sgr 6unit Perum Kutuh, Kerambitan Tbn,LT100M2,LB65m2 Hrg 500jt Tlp.(0361)466840, 081934310335,085100919612

A.BP.001.12.15.0002196

Dijual Rumah Lt2 di Dalung Permai Hub.085238462999

A.BP.001.12.15.0002561

Djl Cpt Kuta Ardenia Residence T.Deluxe LT150 LB223 Kubuanyar Hrg Bwh Pasar,Cp 081216996900

B.BP.004.12.15.0001355

Rmh 1Are 850Jt Ng Jln.4 meter Candra Atu VII No.35 Slt RS. Premagana Hub.081246757777

A.BP.001.12.15.0002562

DISEWAKAN RUMAH Disewakan Rumah Uk.9x18m dan Kantor Uk.3x10m H.08123983919

Rmh Jl.Sandat 2 No.15 Dps 12Jt Min 2Th Garase 081933061947 A.BP.001.12.15.0002637

B.BP.141.12.15.0001407

A.BP.001.12.15.0002629

DISEWAKAN RUKO Over Kontrak Ruko Jl.Seroja 13Jt/Th Nego H.085739102225 A.BP.153.12.15.0002659

DIJUAL TANAH Tnh 4Are Jl.Ry Rangkan Guwang Sukawati,cck utk Vila Pnggr Sungai View Sawah,08113808033 A.BP.001.12.15.0002281

Jual Tanah 1 Are Jimbaran 081338734870

A.BP.001.12.15.0002586

A.BP.001.12.15.0002606

SALON KECANTIKAN

SALON

ALUMINIUM

BIRO JASA

A.BP.001.12.15.0002355

Tanah 6Are & 6,7Are Lok.Danau Buyan Panca sari 087861690005 A.BP.001.12.15.0002649

Tnh 1Are Jl.Taman Pancing Pemogan,085100888379-08124622492 B.BP.164.12.15.0001416

Djl Kav Baru 1 Are Bitra Gianyar Jln 5 Mtr Hub:081999025757 A.BP.001.12.15.0001634

Djl Tanah 262m2(SHM)Jl 6m Jl.Kerta Dalem Gg.Sentral Residence, Hub.082233745999 A.BP.001.12.15.0002297

SERVICE

BIRO JASA

ALUMINIUM

A.BP.001.12.15.0002176

Kav IBMantra Tewel JlMobil Vew Batubln 2Are+4ARe 087761245398

A.BP.001.12.15.0002250

Kvl diMengwi 70Jt/A Bs Kridit & Kvl 120Jt/A Hub.087862450004

A.BP.001.12.15.0002487

Tnh Kav Jl.Besakih Suwung Kauh Dp10% 08123871809 081337569788

A.BP.001.11.15.0002129

Tnh2A Bayar1A Rumah 2A Bayar1A =1Th Lunas Hb:081805427099 Dps

A.BP.001.12.15.0002662

kav Elt Csh/Krd Tnp DP 560Jt/A Vw Tol,Bndr,Hill 081337257033

A.BP.001.11.15.0003030

B.BP.141.12.15.0001406

JMk Agung Melayani Nedunang MESIN ARSITEKTUR Dewa Dewi/Betara Betari,PengoPenggilingan Beras Merk Yanmar batan Alternatif Jl.Dewi Padi *Arsitek,Renov/Bangun,Rmh,Ruko Komplit 082236336116 Kios,Hotel,Interior08123663123 No.555 Darmasaba Absemal,Badung

A.BP.001.12.15.0002484

A.BP.001.12.15.0002660

A.BP.001.12.15.0002483

A.BP.001.12.15.0002644

SERVICE

SERVICE

SERVICE

BENGKEL LAS

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

Telah Terbit BIRO JASA

Pintu Expanda Pintu PVC

PUSTAKA BALI POST

KAMUS Penyusun Tebal Harga

BIRO JASA DIJUAL MOBIL

BIRO JASA ATASI :

RAJA BUNTU

WC Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

Telp. 416466, 9005464, 415159

081338013066

C.0000695-ALM

C.0001794-BRJ

HUB : TIARA JAYA Jl. Gunung Agung 173 B Denpasar

BUKU BARU

BALI - INDONESIA - ENGLISH, INDONESIA - BALI - ENGLISH

Tangga Serba Guna

KOMPUTER

C.0000161-ftc

A.BP.001.12.15.0002596

1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% DIJUAL VILLA H.087861895055 / 081238979088 Djl Cepat 2 Unit Villa Jl.Dewi B.BP.164.12.15.0001415 Saraswati 3 Seminyak,Harga Taneko CBU Genset Powered By Dibawah Pasar,Cp 081216996900 Perkins,Cummins,Mitsubishi,MTU A.BP.001.12.15.0002475 B.BP.004.12.15.0001354 MAN,Deutz,Yanmar,Doosan.T:4191 Djl Vila di Kutat Lestari DIJUAL GUDANG 14/9005897 E:branchbali@taneco .co.id (Contractor Welcome!!!) Gudng+Kntor 5,8Are Cargo Taman Hub.0361289329 / 087860183220 A.BP.001.12.15.0002087 A.BP.001.12.15.0000711 V/9 Ubung Kaja Dps087861690005 Vila Full Furniture+Pool+Taman Atasi Rumah Bocor Dak Dinding A.BP.001.12.15.0002648 2,7M Ng TamanGriya,08123808231 Talang,Dll(Daris)085102796346 DIJUAL RUKO A.BP.001.12.15.0002632 A.BP.001.12.15.0002657 !BUC:Ruko 3Lt T.Umar&Mhndrdata Pelunasn/Gestun Krt Krdt Promo Senin/Rabu/Jumt T:082340004545 Hub:Era Victory 085237645678 RUPA-RUPA DISEWAKAN TOKO Over Contrak Toko/Rumah Makan +Parkir 2Are 8Thn Jl.Tangkuban Perahu 081999125836

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

FOTO COPY

Djl Tanah Kebon Kopi L:123Are Hb:087862768308

Djl Tnh Kav Anggungan-Lukluk Rmh MM Jl.Gn Mangu I/23,3KT, BUC Tnh 2,5A,Jl.Pakis Aji/Hym Dpr,Ruang Tngh,1KM Tlp.483850 Wuruk Komp.Elit Hb.08123948476 Hub.081236666665/081999119816

DIJUAL MOTOR

FURNITURE

!Tanah Kav.Jimbaran,Link Vila FulView,OneGate:085237645678

: Drs. I Made Wiguna, M.Ag : vi + 54 Hal : Rp 19.000,-

Kamus ini menerjemahkan kata-kata dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Bali, bahasa Indonesia, dan bahasa inggris. Begitu pula menguraikan bahasa Bali alus serta bahasa Bali kasar, yang dilengkapi dengan cara membaca dalam bahasa inggris. Keberadaan kamus dapat membantu para siswa dalam menerjemahkan bahasa, serta dapat membantu para guide ketika membimbing para tamunya.

Hub : Pustaka Bali Post, Jl. Kepundung No. 67 A, Telp. (0361) 225764 atau Toko - Toko Buku Terdekat di Kota Anda Cdr.3kol.rpa.buku baru bp1809


EKONOMI

18

Kamis Wage, 31 Desember 2015

Diresmikan, Terminal Bandara Wamena dan Kaimana Wamena (Bali Post) – Pengoperasian Terminal Bandara Wamena dan Bandara Kaimana di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, diresmikan Presiden Joko Widodo, Rabu (30/12) kemarin. “Kondisi alam adalah tantangan yang harus dijawab dengan mempercepat pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan dan bandara, serta mempercepat penyediaan moda transportasi khususnya moda transportasi udara,” kata Presiden dalam acara yang dihadiri Menteri Pehubungan Ignasius Jonan dan Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono.

Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Rabu (30/12) pagi, tercatat 13.658 per dolar AS.

Rupiah Melemah 12 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Rabu (30/12) pagi, melemah 12 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.658 per dolar AS dibandingkan posisi kemarin sore. “Penurunan kembali harga minyak mentah menyeret mata uang di negara berkembang mengalami depresiasi. Potensi pelemahan harga minyak dunia merupakan aspek penting yang dapat menjadi sentimen negatif bagi kinerja mata uang domestik,” kata Analis dari LBP Enterprise Lucky Bayu Purnomo. Selain itu, menurutnya, masih adanya potensi bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reeserve) menaikkan suku bunga acuan pada 2016 menjadi salah satu penahan laju nilai tukar mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. “Potensi itu memberikan sentimen positif terhadap kinerja mata uang dolar AS terhadap mata uang utama di dunia,” katanya. Namun, menurutnya, upaya pemerintah menjaga pertumbuhan ekonomi dengan paket-paket kebijakan masih dapat menahan rupiah tidak tertekan lebih dalam. “Delapan paket kebijakan ekonomi telah disampaikan oleh pemerintah, itu merupakan salah satu upaya untuk mendorong perekonomian domestik, sehingga diharapkan berdampak positif pada kinerja rupiah,” katanya. (ant)

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan tiba di Wamena, Rabu (30/12) siang. Insiden di Mapolsek Sinak, Wamena, beberapa hari lalu tidak membatalkan rencana peresmian Terminal Baru Bandar Udara Wamena dan Bandar Udara Kaimana yang telah dinanti oleh masyarakat

Papua, terutama yang tinggal di pegunungan tengah Papua. Menurut Presiden, kondisi geografis dan bentang alam penggunungan bukanlah penghalang untuk melakukan pembangunan di Wamena dan Kaimana. Dalam pengamatan Presiden, terminal di Wamena ini jauh

lebih bagus dari terminal yang ada di Jawa. Konektivitas antarkabupaten, provinsi, pulau membutuhkan infrastruktur bandara dan pelabuhan. “Karena itu, lima tahun ke depan kita fokus pada infrastruktur, sehingga mobilitas manusia dan arus barang bisa lancar,” kata Presiden. Anggapan pembangunan infrastruktur di Papua bukan hal mudah, menurut Presiden, tidak boleh dijadikan alasan. “Sebab, jika itu terus alasannya, maka tidak akan pernah terbangun infrastruktur Papua. Saya percaya setiap permasalahan pasti ada solusinya, termasuk dalam hal pembangunan Papua,”

kata Presiden. Presiden menyatakan Bandara Wamena dan Bandara Kaimana memiliki posisi strategis. “Bandara Wamena dan Kaimana adalah pintu gerbang yang menghubungkan warga pegunungan tengah Papua dengan daerahdaerah lain di seluruh Indonesia,” kata Presiden. Saat ini Bandara Wamena memiliki terminal mampu melayani 282 penumpang. Dengan landas pacu sepanjang 2.175 meter, Bandara Wamena akan menjadi bandara tersibuk kedua di Provinsi Papua. Presiden meminta Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah bersinergi

Bali Post/ant

PENGAMANAN - Pihak kepolisian memperketat pengamanan sejumlah objek vital di Bali, seperti pelabuhan, bandara, dan tempat-tempat wisata, guna menjamin keamanan wisatawan yang akan berlibur sekaligus merayakan pergantian tahun di Pulau Bali.

Hunian Hotel di Denpasar Melonjak 90 Persen

Tjahjo Kumolo

Bali Post/ant

BP Batam Dibubarkan 2016

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) TjahjoKumolo menyatakan Badan Pengusahaan (BP) Batam akan dibubarkan. Pembubaran itu bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan investor. Target BP Batam dihapus Januari 2016. “Kami sudah melakukan kajian bersama menteri terkait,” katanya saat pidato pelantikan Nuryanto sebagai Penjabat Gubernur Kepulauan Riau di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (30/12) kemarin. BP Batam sebelumnya bernama Otorita Batam yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 41/1973 tentang Daerah Industri Pulau Batam. BP Batam dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undangundang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. Tjahjo mengatakan, pembubaran BP Batam karena berbagai permasalahan yang muncul selama ini, terutama terkait tumpang tindih kewenangan antara BP Batam dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam yang dapat menghambat investasi. (ant)

Denpasar (Bali Post) Tingkat hunian hotel kelas melati di Kota Denpasar dan sekitarnya pada liburan panjang hari raya Natal dan peralihan tahun 2015 ke 2016 meningkat hingga 90 persen. “Tingkat hunian cukup baik, karena banyak pelajar dan masyarakat dari berbagai kota besar di Jawa berwisata di Bali,” kata Kurniawan Hari Wibowo, seorang pengelola hotel melati di Denpasar, Rabu (30/12) kemarin. Ia mengatakan, sedangkan hari-hari sebelumnya tingkat hunian sangat rendah bahkan di bawah 40 persen. “Wisatawan domestik yang banyak berwisata ke Bali antara lain dari Surabaya, Jawa Tengah, Jakarta, Bandung dan kota lainnya di Sumatera,” ujar Kurniawan Hari Wibowo. Ia menjelaskan, untuk

tingkatan harga menginap, satu kamarnya pada masa liburan ini dibandrol harga Rp 500.000-Rp 1 juta. Lonjakan wisatawan memang kerap terjadi pada masamasa libur pergantian tahun. Implikasi positifnya sangat dirasakan pengelola hotel dan tempat wisata di Pulau Dewata ini. “Peningkatan kunjungan wisdom saya yakin terjadi hampir di semua hotel di Denpasar. Hotel di kawasan Badung dan sekitarnya juga memperoleh berkah akhir tahun ini,” ungkapnya. Dinas Pariwisata Provinsi Bali tahun 2016 menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata sebanyak 4,2 juta orang. Kadis Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra mengatakan target itu baru sementara, belum hitungan

Tahun 2016

Kemenpar Targetkan Kunjungan Wisman 12 Juta Jakarta (Bali Post) Kemenpar menetapkan kunjungan wisman tahun 2016 sebesar 12 juta, dengan harapan devisa yang dihasilkan diproyeksikan Rp 172 triliun. Jumlah perjalanan wisnus tahun 2016 ditetapkan sebanyak 260 juta perjalanan, dengan uang yang dibelanjakan Rp 223,6 triliun. Sedangkan kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional diproyeksikan meningkat menjadi 5% dan jumlah lapangan kerja yang diciptakan menjadi 11,7 juta tenaga kerja. Menpar Arief Yahya mengatakan itu pada paparan kinerja akhir tahun di Jakarta, Rabu (30/12) kemarin. Untuk mendukung target tersebut, kata Arief, Kemenpar bersama stakeholder pariwisata telah menyiapkan rencana aksi, diantaranya melanjutkan strategi pemasaran dan promosi, dengan memfokuskan pada positioning dan memperkuat branding Wonderful Indonesia di negara-negara pasar utama. Hal ini dilakukan dalam rangka mendapatkan kembali perhatian calon wisman, agar Indonesia masuk dalam wish list negara yang akan dikunjungi saat mereka

berlibur. Untuk itu, kata dia, kampanye komunikasi pemasaran yang masif akan dilakukan ke seluruh dunia melalui saluran media internasional (cetak, elektronik, dan online) maupun media luar ruang (di bus, taksi, MRT, stasiun bus, kereta, pusat perbelanjaan) dengan menampilkan gambar-gambar destinasi wisata Indonesia, serta kegiatan promosi offline dengan mengikuti pameran pariwisata internasional, sales mission, serta fam trip. Selain kegiatan dalam memperkuat branding Wonderful Indonesia, kegiatan advertising dan selling dengan melibatkan para pelaku bisnis pariwisata akan tetap dilakukan. Caranya dengan mengikuti kegiatan pameran pariwisata internasional di mancanegara. Tahun 2016, kata Menpar, Indonesia akan mengikuti kegiatan pameran diantaranya; ITB Berlin, WTM London, WTM Dubai, CTM China, NATAS Singapore, MATTA Malaysia, JATA Jepang, Korea, Australia maupun pameran pariwisata Internasional yang bersifat minat khusus, seperti DEMA show, Cruise Shipping, Boot Dusseldorf,

GOLF, dan MICE. Lampaui Target Menpar juga menjelaskan, capaian angka sementara jumlah kunjungan wisman Januari hingga Oktober 2015 secara kumulatif sebanyak 8.017.589 wisman. Jumlah tersebut tumbuh 3,38% dibandingkan periode yang sama tahun 2014 sebanyak 7.755.616 wisman. Diproyeksikan hingga akhir Desember 2015, capaian kunjungan wisman sebesar 10,017 juta wisman atau tumbuh 5,81%, dengan estimasi jumlah kunjungan wisman pada November dan Desember 2015 masing-masing sebesar 800 ribu dan 1,2 juta wisman. Capaian 10,017 juta wisman tersebut melampaui target 2015 yang ditetapkan sebesar 10 juta wisman. Capaian kunjungan dengan angka estimasi 10,017 juta wisman tersebut menghasilkan devisa sebesar US$ 11,9 miliar, atau setara Rp 163 triliun. Dengan capaian itu, rata-rata lama tinggal wisman selama berlibur di Indonesia adalah 8,50 hari dengan pengeluaran sebanyak US$ 1.190/wisman per kunjungan. Jumlah wisatawan nusan-

tara (wisnus) yang melakukan perjalanan pada Januari hingga Oktober 2015 sebanyak 208 juta perjalanan. Estimasi pada November dan Desember masing-masing sebanyak 22,5 juta dan 27,5 juta perjalanan. Hingga akhir tahun 2015 jumlah wisnus yang melakukan perjalanan sebanyak 255,05 juta. Jumlah itu di atas target yang ditetapkan sebesar 255 juta perjalanan wisnus. Dari jumlah perjalanan wisnus tersebut, total uang yang dibelanjakan mencapai Rp 224,68 triliun dengan perhitungan pengeluaran per perjalanan setiap wisnus sebesar Rp 880.925. Menpar Arief Yahya memaparkan lebih jauh kinerja pariwisata selama 2015 antara lain; kontribusi pariwisata terhadap perekonomian (PDB) nasional sebesar 4,23% atau melampaui target 4%, sedangkan dalam penyerapan tenaga kerja (langsung, tidak langsung, dan ikutan) sebanyak 12,16 juta atau di atas target 11,3 juta tenaga kerja. “Secara garis besar kebijakan dalam mengembangkan pariwisata selama tahun 2015 sudah on the track, sehingga target-target yang kami tetapkan telah tercapai,” kata Arief Yahya. (010)

lebih rinci. Dibandingkan kunjungan wisman sebelumnya, target sementara itu hanya naik 200 ribu orang. Sebab, ditargetkan sepanjang 2015 menerima kunjungan 4 juta wisatawan asing. “Untuk mencapai target kunjungan, kita juga mendapat bantuan promosi dari pusat, di samping kami su-

dah menyiapkan kalender kegiatan sepanjang 2016,” ucapnya. Adanya kalender kegiatan seni dan budaya itu, tambah Yuniartha, menjadi kepastian bagi wisatawan berkunjung ke Pulau Dewata ini. “Kunjungan wisatawan nusantara, tahun depan kami targetkan sebanyak 7,8 juta orang,” kata Yuniartha. (ant)

guna meningkatkan pelayanan. “Sinergi adalah kata kunci dalam meningkatkan pelayanan pada rakyat Papua,” kata Presiden. Rakyat Papua, kata Presiden, sudah lama menunggu hadirnya negara dalam wajah pelayanan publik yang lebih baik. Pada kesempatan ini, Presiden Jokowi bukan hanya meminta peningkatan dalam hal pelayanan di bandara. Maskapai penerbangan juga harus memperhatikan kondisi pesawatnya. “Tidak boleh ada kompromi atas keselamatan penumpang dan keamanan penerbangan, terlebih akan terbang di tengah area pegunungan,” kata Presiden Jokowi. (ant)

Pelabuhan Merauke Diguyur Rp 700 M

Merauke (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pemerintah akan mengucurkan dana Rp 700 miliar untuk pembangunan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) di Merauke, Papua. Untuk tahap awal akan dikuncurkan dana senilai Rp 200 miliar, kata Presiden Jokowi, disela-sela kunjungan di Pelabuhan Perikanan Samudera di Kali Maroo, Merauke, Rabu (30/12) kemarin. Dikatakan Presiden, pembangunan PPS itu sangat dibutuhkan, karena tanpa adanya fasilitas penunjang, maka potensi alam di bidang perikanan tidak dapat dikelola semaksimal mungkin. Presiden menilai Papua kaya potensi perikanannya yang selama ini hasilnya diekspor melalui Surabaya, sehingga nantinya PPS Merauke secara bertahap dapat digunakan oleh para investor berniaga secara lebih luas. Didampingi Gubernur Papua Lukas Enembe dan Bupati Merauke Romanus Mbaraka, Presiden Jokowi menegaskan bahwa fasilitas yang dimiliki PPS Merauke memang perlu dilengkapi, dan diharapkan peran investor menangani fasilitasnya. Presiden juga menyatakan pemerintah akan memberikan 3.400 kapal penangkap ikan kepada nelayan, namun berapa banyak yang akan diserahkan ke nelayan Merauke akan dihitung sesuai kebutuhannya. (ant)


19

Kamis Wage, 31 Desember 2015

Budaya Petani Dari Hal. 1

Bali Post/ist

SILATURAHMI – Danrem 163/WSA Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa saat silaturahmi dengan pimpinan Ormas Laskar Bali, Rabu (30/12) kemarin. (Beritanya di halaman 2)

Para Pendatang

Dari Hal. 1 Rahyuda menambahkan, di tengah pelambatan ekonomi yang terjadi sekarang, pemerintah harus berani menjaga sektor UKM lokal Bali agar jangan sampai direbut oleh para pendatang. Di samping itu, harus meningkatkan produktivitas mereka dan daya saing di pasar internasional sesuai dengan program Nawa Cita Presiden Joko Widodo. “Jangan diberikan kesempatan-kesempatan investor luar yang membangun apa saja yang dibangun masyarakat di Bali. Di mana-mana pemerintah harus berani menjaga eksistensi usaha-usaha daerah itu. Kalau mereka diganggu oleh kekuatan-kekuatan uang, kekuatan kapital tentu mereka akan kalah,” jelasnya. Rahyuda mencontohkan

kebijakan bank yang dinilai bagus dalam mendukung sektor UKM. Salah satunya menjaga tingkat bunga bank agar tidak menjadi pembunuh UKM lokal. Menurutnya, pemerintah memang perlu ikut campur melalui kebijakannya untuk melindungi masyarakat atau pengusaha lokal. Apalagi sekarang masyarakat Bali juga sudah mulai terdesak MEA. “Sekarang pengusaha lokal di jasa kargo, transportasi, apalagi pariwisata turunnya sangat keras karena kita sudah diserang oleh berbagai kekuatan yang sangat mengganggu pertumbuhan ekonomi kita. Itu memang kita harus belajar banyak dari pengalaman dan memperkuat kompetensi. Tetapi kekuatan kompetensi tidak bisa kayak makan cabai, prosesnya lama karena menyangkut soft skill,” jelasnya. (kmb32)

Agenda Bali

Kawasan Suci Dari Hal. 1

Umat harus bersatu menentang bentuk-bentuk penghancuran terhadap kawasan suci. ‘’Jika umat Hindu ingat karma, maka pilihan kita adalah mempertahankan kawasan Besakih sebagai kawasan suci. Ingat, Besakih adalah batang otak umat Hindu. Jika batang otak umat dihancurkan, maka malapetaka akan membayangi kehidupan,’’ tegasnya. Ida Pendanda yang gemar beryoga ini pun mengaku sangat memahami makna semangat perjuangan yang pernah dilontarkan pejuang kemerdekaan I Gusti Ngurah Rai. Kon-

RUNDOWN ACARA DENFEST KE-8

Kamis, 31 Desember 2015 - Pukul 17.00 Wita – Selesai Pawai Melepas Matahari di Areal Lapangan Gusti Ngurah Made Agung. - Hiburan Tari dan Seni Pertunjukkan Daerah Bali

Dilanjutkan dengan Melaspas Pedagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. Minggu, 14 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Macaru Resi Gana dan Melaspasin di Pura Penataran Sasih, Pura Taman Sari, dan Pura Taman.

teksnya adalah membela tanah Bali. Bunyinya (BP, 20/11); ‘’Jika semua rakyat Bali mendukung NICA, maka saya akan tetap berjung sendiri membela tanah Bali’’. Jika ucapan ini dijabarkan dalam konteks menjaga kawasan suci umat Hindu, Ida Pedanda Made Gunung menengaskan akan tetap berjuang membela kawasan suci umat Hindu. ‘’Jika semua umat Hindu mendukung KSPN termasuk reklamasi, saya akan tetap berjuang sendiri menentang program ini,’’ ujarnya. Dalam konteks makin beratnya tantangan rakyat Bali menjaga alam dan budayanya,

Mengundurkan Diri Dari Hal. 3

Bali Post memberi kesempatan kepada perusahaan, kampus, lembaga adat, instansi pemerintah, dll. yang akan melakukan kegiatan untuk dimuat di rubrik “Agenda Bali”. Silakan kirim jadwal kegiatan Anda dan kontak personalnya. SMS : 08113976363 Email : agendabalipost@gmail.com

Jumat, 12 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Mapepada Tawur Padagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. - Pukul 11.00 Wita Ngaturan Penuwur Ida Batara Sami di Suang-suang Pura. Sabtu, 13 Februari 2016 - Pukul 16.00 Wita Ngerawuh

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Dharma Dr. I Wayan Jondra mengingatkan bahwa Bali saat ini adalah masyarakat pariwisata, tetapi kita tidak bisa memungkiri latar belakang budayanya masih petani. Ketika berbicara masyarakat yang berbudaya petani, masyarakatnya masih terpaku pada kebijakan pemimpin atau penguasanya. Oleh karena itu, pemerintah harus mempunyai regulasi untuk menggali potensi ekonomi lokal dari masyarakat, baik dari segi SDM maupun SDA-

nya, agar ke depannya mampu bersaing dalam kancah internasional. Apalagi Masyarakat Ekonomi ASEAN akan segera bergulir awal tahun 2016. “Kalau sudah dipahami latar belakang masyarakatnya, barulah melakukan peningkatan daya saing ekonomi. Hal ini bisa dilakukan mulai dari pemimpin. Revolusi mental bukan hanya diiklankan yang hanya menyuruh masyarakat yang berubah, tetapi pemimpinnya dulu yang harus berubah. Kalau sudah pemimpinnya berpikir, melaksanakan dan membicarakan bagaimana memberdayakan ekonomi

Presiden Jokowi dipastikan baru akan membaca substansi surat tersebut, setelah ada catatan dan pertimbangan dari pihak-pihak berkompeten. Sejauh ini, kendati sudah mengundurkan diri sebagai Ketua DPR, proses pidana kasus pencatutan nama oleh Setya Novanto terus dilakukan oleh Kejaksaan Agung. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh lembaga korps Adhyaksa tersebut. Mereka antara lain Menteri ESDM Sudirman Said, Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan Komisaris Freeport Indonesia Marzuki Darusman

yang juga pernah menjabat sebagai Jaksa Agung. Di sisi lain, DPR melalui lembaga etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) telah melakukan persidangan atas perkara Setya Novanto, namun sebelum mengambil keputusan, Setya Novanto terlebih dulu mengundurkan diri sebagai Ketua DPR. Terkait belum ada sanksi bagi Setya Novanto oleh MKD, sejumlah pimpinan dan anggota MKD masih berbeda pendapat apakah perlu digelar sidang MKD kembali yang khusus mengagendakan pemberian sanksi kepada Wakil Ketua Umum Partai Golkar yang dipastikan akan menjabat Ketua Fraksi Golkar itu. (kmb4)

lokal, baru ketahanan ekonomi bisa ditingkatkan”, ucapnya. Ia juga menegaskan bahwa revolusi mental dalam program Nawa Cita harus menyeluruh dimulai dari pemimpin, tokoh, pejabat, dan penguasa, baru masyarakat akan mengikutinya. Untuk itu, pemerintah harus betul-betul melakukan dari hal yang kecil sampai hal yang besar. Jadi pemerintah harus memulai membuat suatu regulasi supaya pelaku ekonomi di Bali bisa berdaya saing, tentu dengan latihan kerja dan sertifikasi tenaga kerja, sehingga tenaga kerja yang bekerja di Bali memang orang-orang yang profesional dan bersertifikat. (dir/win) ia mengingatkan pemimpin Bali mendengarkan aspirasi umat. Lembaga umat harus berperan mengayomi kepentingan umatnya. Menurut Ida Pedanda, derasnya investasi ke Bali telah memicu aliran urban masuk Bali. Hal ini membuat Bali memasuki zona kritis dalam upaya penyelamatan ruang. Ida Pedanda juga meyakini keputusan pusat menjadikan Besakih sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan rencana reklamasi Teluk Benoa harus dimaknai sebagai ketidakberpihakan pusat terhadap Bali. Ini juga patut dikategorikan sebagai ancaman serius dalam menjaga Bali. (dir)

Elemen Penting Dari Hal. 3

Menurut salah satu penggagas Ekspedisi Kapsul Waktu, Abdee Negara, impian adalah elemen penting dalam kehidupan kita. “Agar bisa bekerja dengan semangat tinggi, kita harus memiliki impian yang dikejar. Ini memiliki misi mengumpulkan dan merajut impian bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan menyatukannya sehingga kita memiliki impian bersama yang menjadi penyemangat generasi muda bekerja, berjuang mengejar impian Indonesia,” kata Abdee, yang juga gitaris grup musik Slank itu beberapa waktu lalu. (kmb4/ant)

Masalah Bali Dari Hal. 1

Mental yang cuek dan menerima beres tanpa bekerja keras harus direvolusi menjadi warga dunia yang peduli dengan masalah Bali. ‘’Hanya orang Bali sebagai pendukung budaya Bali yang bisa melakukan tugas itu,’’ tegasnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Herry Wiyanto, Rabu kemarin, juga menekankan implementasi Nawa Cita dari segi keamanan. Bali harus dijaga agar warganya merasa nyaman. Ia mengakui banyak masalah sosial yang belum terselesaikan di Bali. Aparat keamanan bersama masyarakat dan komponen bangsa lainnya, harus melaku-

kan komunikasi untuk mencari solusi. Namun, penyelesaian itu harus secara komprehensif, bukan sesaat. ‘’Masih banyak potensi gangguan di Bali pada 2016. Permasalahan juga masih banyak yang belum kelar,’’ urainya. Salah satu permasalahan yang masih berpotensi memunculkan gangguan kamtibmas, tambah Kombes Herry, yaitu banyaknya vila yang ada di Bali masih bermasalah. Permasalahan itu dalam bentuk izin maupun belum terdaftar. ‘’Ini merupakan potensi gangguan. Jadi, untuk menyelesaikan persoalan itu, maka dibutuhkan kerja sama semua stakeholder,’’ imbuhnya. (025/kmb21)

Menjadi Budaya Dari Hal. 3

“Pelaksanaan disiplin yang sudah baik harus dipertahankan dan ditingkatkan. Hari ini disiplin, besok disiplin dan seterusnya juga harus disiplin, sehingga akan menjadi budaya,” tegasnya. Selain fokus pada disiplin pegawai dan capaian kerja SKPD, serapan APBDes di sejumlah desa di Kabupaten Bangli juga sudah diatensi secara serius dan berkelanjutan. Monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala sudah dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui permasalahan yang terjadi serta memberikan motivasi dan solusi kepada desa dan jajarannya untuk dapat mengelola anggaran dengan baik, tepat waktu dan sesuai dengan aturan, sehingga dapat meminimalisir adanya silpa. Diberlakukannya UU No-

mor 6 Tahun 2014 tentang Desa, menjadikan desa tidak lagi sebagai objek melainkan subjek atau pelaku dalam pembangunan. Terlebih uang besar yang diterima desa sepenuhnya dikelola sendiri, baik untuk pemberdayaan masyarakat maupun pembangunan infrastruktur penunjang pembangunan. Lanjut Mahendra Putra, dana yang besar ke desa ibarat gula yang manis jika pemanfaatannya kurang tepat bisa menyebabkan sakit. Sehingga pihaknya meminta SKPD terkait bisa memberi pendampingan dengan baik agar jangan sampai perangkat desa terjebak akibat ketidaktahuan. “Kita mewanti-wanti SKPD untuk terus memberikan pendampingan kepada desa. Jangan sampai ada kepala desa terjebak ataupun dijebak akibat kurang paham terhadap pemanfaatan dana desa,” pungkasnya. (ad1420)

Menerima Suap Dari Hal. 3

Pengadilan tingkat pertama pada 10 Januari 2013 menyatakan Angelina Sondakh terbukti menerima suap Rp 2,5 miliar dan 1,2 juta dolar AS dalam pembahasan anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pengadilan tingkat pertama hanya menjatuhkan

hukuman penjara 4,5 tahun dengan denda Rp 250 juta berdasarkan Pasal 11 Undangundang (UU) No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No.20/2001 tentang Perubahan atas UU No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana. (ant)

Kamis, 31 Desember 2015 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Folk Song

Bali Indian Food Festival

08.05 Suluh Indonesia 08.35 BCTTV/Klip Bali 09.05 Lila Cita Sanggar Tari Bumi Werdi 10.05 Lejel Home Shopping 11.05 BCTTV/Folk Song 11.30 Agrobis 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana

12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 Glimpse Of The Island/BCTTV 14.05 Klip Bali/BCTTV 14.30 Kidung interaktif 15.30 Mahadewi 16.05 Manggis Si Ratu Buah 16.30 Dunia Pendidikan 17.05 Nangun Yadnya

17.30 Pelangi Inspirasi 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Lipsus (Spesial TB) Bali 20.00 Orti Bali 20.30 Kaleidoskop (Spesial TB) Bali 21.00 Menyongsong Matahari 2016 Bondres Bali Kini (Live).

BALE BANJAR BALI INTERNATIONAL Jalan Danau Toba No. 7 Sanur - Bali,

Telp. 0361 285 367 www.shankararesto.com info@shankararesto.com @shankararesto

Shankararestocom

Bawa Potongan Iklan ini dapatkan Disc. 10% B.0002645-rmk

Diburu Arjuna, Jayadratha Ingin Pamit dari Pasukan Kuru

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Seratus Lima Puluh Lima)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Sanjaya berkata, ‘’Setelah mata-mata dari Duryodhana mendengar hiruk-pikuk di kubu para Pandava, dengan manargetkan Jayadratha sebagai dibawa ke tempatnya Dewa Yama. Mata-mata Kurava itu,dengan cepat menginformasikan kepada tuan-tuan mereka. Atas laporan mata-mata itu Jayadratha yang akan dijadikan target Arjuna sebagai sumpahnya, hal itu membuat Raja Sindu itu diselimuti kesedihan sangat dalam. Dengan hati terpana, gundah dan suasana sedihan, ia tampak seperti seseorang sedang tenggelam di sebuah lautan kesedihan, yang dalamnya tak terduga. Pelan-pelan Jayadratha bangkit, setelah dia berpikir beberapa lama. Kemudian dia melanjutkan perjalanan menuju pertemuan rajaraja di kubu Kuru. ‘’ Setelah berpikir sejenak, dalam kehadiran dewa-dewa di antara manusia itu, Jayadratha dalam ketakutannya kepada ayahandanya Abhimanyu, dipenuhi rasa malu, kemudian mengucapkan kata-kata ini. ‘Dia yang di tanahnya Pandu diturunkan Dewa Indra, di bawah pengaruh keinginannya, orang

itu bersumpah mengirim aku ke tempat tinggalnya Dewa Yama! Terberkatilah kalian. Karena itu aku akan pulang kembali ke rumahku dari keinginan untuk hidup. Oh kalian banteng-banteng di antara para ksatria, apakah kalian dapat melindungi aku dengan kekuatan senjata-senjatamu! Partha mencoba membantai aku. Kalian pahlawanpahlawan, berikan aku keyakinan dan hilangkanlah ketakutan ku!’ Guru Drona, Duryodhana, Guru Kripa, Karna, penguasa Madra, Valhika, Dussasana dan yang lainlain merasa yakin mampu melindungi seorang yang dibuat menderita Dewa Yama itu sendiri. Ketika aku diancam Partha sendirian. Tidakkah semua penguasa bumi ini, tidakkah semua dari kalian, bergabung bersamasama melindungi aku? Setelah mendengar teriakan-teriakan keras kegembiraan para Pandava, ketakutanku menjadi bertambah besar. Anggota-anggota badanku, oh kalian penguasa-penguasa bumi, menjadi tidak berdaya. Badanku seperti seseorang yang berada dalam titik kematian. Tanpa diragukan, pemegang

Gandiva itu telah bersumpah untuk kematianku! Untuk itulah para Pandava sedang berteriak dalam kegembiraan, pada saat mereka seharusnya meratap! Sepertinya, penguasa-penguasa manusia sendirian, dewa-dewa pun, para gandharva, asura, uraga, dan rakshasa, tidak dapat mencobacoba menggagalkan sebuah sumpah Arjuna itu. Karena itu, kalian banteng-banteng di antara manusia, berikanlah aku izin meninggalkan perkemahan para keturunan Kuru ini. Aku ingin pergi menjauhkan diri dari tempat ini. Sehingga para Pandava tidak dapat lagi menemukan aku! Ketika larut dalam ratapan seperti itu, dengan hati yang diguncang ketakutan, Prabu Duryodhana, yang selalu menganggap penyelesaian dari urusannya sendiri lebih baik dari apa pun, meyakinkan kepadanya kata-kata ini kepada Jayadratha. ‘’Jangan takut, oh macan di antara manusia! Oh banteng di antara manusia, siapa yang mencoba melawan engkau pada pertempuran ketika engkau tetap berada di tengah-tengah para pahla-

wan kasatria ini! Diriku sendiri, putra Vikartana, Karna, Chitrasena, Vivinsati, Bhurisrava, Sala, Salya, Vrishasena yang tak terkalahkan, Purumitra, Jaya, Bhoja, Sudakshina -penguasa Kamvoja, Satyavrata, yang berlengan perkasa, Vikarna, Durmukha, Dussasana, Subahu, penguasa Kalinga, dengan senjatasenjatanya yang teracung, Vinda, Anuvinda dari Avanti, Drona, putra Drona, dan putra Suvala Sakuni -- semua mereka ini dan beberapa raja lainnya dengan pasukan mereka akan berada di depan pertempuran. Mereka semua akan mengelilingi engkau dari semua sisi! Biarlah

demam hatimu menghilang. Karena itu hilangkanlah segera! Dirimu sendiri adalah salah satu yang utama dari para prajurit kereta! Engkau memiliki kemegahan tak terukur. Engkau sendiri adalah seorang pahlawan! Dengan menjadi dirimu sendiri bagaimana engkau dapat melihat sesuatu sebab muncul dari ketakutan. Oh Raja Sindhu! Sebanyak sebelas akshauhini pasukan yang aku miliki, dengan hatihati akan bertarung melindungi engkau! Karena itu, jangan takut, oh raja Sindhu! Biarlah ketakutanketakutanmu segera dihilangkan!’’ (bersambung)

Sloka 4.17

Karmano hy api boddhavyam boddhavyam ca vikarmanah akarmanas ca boddavyam gahana karmano gatih Seorang seharusnya tahu apakah aksi itu – perbedaan antara satu aksi dengan yang lainnya – dan aksi apakah yang salah sifatnya (vikarma) dan apakah non-aksi – akarma – yang sebenarnya.


16 Pages

6 Number 8th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo

.com. http://epaper.int

nationalbalipost

L O N A A T I E R N I N T

Thursday,

December

31, 2015 In this image by released PicUniversal tures, Bryce Dallas Howleft, ard, from Chris Pratt, Nick Robinson and Ty Simp-in kins appear from a scene the blockbuster hit, “Jurassic World.”

online: http://www.inter

WEATHER DPS

US arrested in ‘Glee’ actor possession for child porn

for his role best known Angeles on Los Mark Salling, arrested in police said. - US actor “Glee,” was LOS ANGELES comedy series of child pornography, against children on the musical Internet crimes alleged possession the Los Angeles in investigating Salling in him into custody, Tuesday for Police specialized and took of the 33-year-old the home early Tuesday sesearched of Sunland Hernandez told AFP. on the Fox Puckerman in court neighborhood Ricardo bad boy Noah and must appear police spokesman who played on $20,000 bail, Salling -had found later released authorities Salling’s ries -- was on reported that January 22. news website TMZ sexual exploitation” electronic and other of “child Celebrity mobile phones 1,000 images for commore than Police also seized said. TMZ to AFP requests computer. the home, actor did not reply devices from for the A spokesman (afp) case. ment on the

ers propel Blockbust estic box 2015 dom ord $11B rec office to Universal

Pictures

via AP

April. Opening

FORECAST 23 - 32

r 31, 2015 , Decembe Thursday ead Widespr hits flooding Illinois , Missouri still rising with rivers Page 6

r, Man Leiceste 0-0; City draw top Arsenal 2016 going into Page 8

REUTERS/Jason

New Year 2016

economic - Global in T, Germanying and patchy” FRANKFUR l Monetary be “disappoint growth willhead of the Internationain an article wrote 2016, the daily HanLagarde, business Fund, Christine in the German published Wednesday. ecoon States, the of delsblatt in the United fragility

rates persistent the Rising interest in China, the of countries and a number countries “all mean nomic slowdown system in and the financial oil prices on producer be disappointing low effects of growth in 2016 will clouded over, that global wrote. outlook haspopulations and patchy,” Lagarde medium-term “And the low productivity, ageingcrisis are putting too, becausefrom the global financial of to an era the fallout on growth,” she continued. in the end earlier this the brakes Federal Reserve rang interest rates interThe US raising its key normalisingrisk of money by avert any ultra-cheap Fed is treading a tightrope: seeking to month. “The at the same time Lagarde said. markets,” highly developed est rates, while in the on the financial disturbance speaking, outside better prepared than are Generally she wrote. ab“other countries ability to economies, higher interest rates,” about their monetary the past for , I’m worried by tighter be triggered “Nevertheless that could much of sorb shocks” cautioned. taken on more debt, have policy, Lagarde she argued. “A lot of countries in US dollars,” dollar could push stronger which is denominated rates and a banks and governments and “Rising interest into insolvencyshe warned. (afp) companies infected,” at Global to could become in “Bali Image”

Redmond/Files

Global growth to be ‘disappointing and patchy’ in 2016

Listen also be heard until 10.00 am. 9.30 News can li.listen2my96.5 from Radio FM at http://radioFM at http://globalfmba /channel/ Global Radio live video streaming or radio.com and http://ustream.tv globalfmbali.com global-fm-bali.

new film Stalin in u to play

statement. -- lashed for Lukashenko groups Alexander by monitoring the described rights abuses “Green Card.” made head- -- as “a nice guy” and who have repeatedly for stirring as “a people by a comedy But he has others.” United States of birth will be produced destroyed The film uese company, Leop- lines in his countrybacking unpopular constantly destroyed each other, and Russian a story in “They fought that they perpetrated controversy was given confirmed The Hol- French-Portug while the Moscow-based decree in The source Indians, after was the civil war. journal ardo Filmes, provide costumes causes. Depardieu there use by presidential France’s the the film studio Mosfilm will e French the movie business the first to citizenship which said slavery, then criticising Larger-than-lif actress and and props. residence After that, they were PARIS - Depardieu is to play lywood Reporter, of France’s 2013 after publicly I prefer being by French taking up 67, is one forthbomb... No, said. (afp) taxes and Depardieu, actors, winning huge actor Gerard Joseph Stalin in a will be directed Ardant. the atomic de high this year, Russian,” he reportedly Soviet dictator his press representative director Fannywritten by Jean-Daniel most successful roles in “Cyrano abroad. interviews The novel, in the Soviet Union praise for his Miserables,” “Jean In separate Belarus President coming movie, is set films. He said Tuesday. -- made a Russian Baltassat, is centering on a younga Bergerac,” “Les he has praised and other Vladito create Depardieu the 1950s, de Florette” abroad for the romantic commissioned Kremlin strongman screen of citizen by will feature in a “Le artist who is Stalin but faces scrutiny best known -to mir Putin of a 2013 novel called the monument the Reporter said. adaptation by the KGB, (Stalin’s Sofa), Divan de Staline” said. representative

which record ekend in The previous opening-we 7” did the same set in 2013. “Furious billion was heralded numerous in- and This year king releases, record-brea

Depardie

Happy Thank You and

wth to be Global gro patchy’ in 2016 ting and ‘disappoin

in June, “Jurassic biggest debut

billion World” scored the it was bested king, $11 ever, until Wars: The weekend a record-brea said Tuesday “Star — It’s been tracker Rentrak and is this month by box the benchmark LOS ANGELES billion Force Awakens.” built the perfect hit reached movies. Box-office ted $11.1 “Hollywood 2015, with one has already an unpreceden year at the in industry office beast the next,” said Rentrak that the to end the year withCanada. in a Grey,” movie after Dergarabedian U.S. and Shades of expected sales in the for February analyst Paul cluding “Fifty in ticket (ap) set a record attendance, of $10.9

d

Not Publishe

would like Bali Post be pubwill not We, the International becuase we 2015. to apologize Friday, January 1, lished on

s attention ent lack

to HIV/AIDS

are the spearhead outreach officers as they do everyto for medi- of his foundation condoms of paying and The cost such as doctors and thing from distributing to counselling their Dua. personnel as outreach workers high risk groups, patients to Club Nusa drugs cal is not well and Rotary antiretroviral nurses as VCT, accompanying and assisting funding that YKP needs Although reagents are supplied requires its owngovernment despite medical appointments so therefor the their medication. 2 in bethe they play terminated, sources of funding the fee for (ARVs) and covered by them in taking Continue to page ... qualifies the crucial role thatfront lines of Funds THE GOV- to find other continue their work by the government, see if one needs can prevention ing examined to does cost a hefty dealing with the HIV/AIDs. that they ERNMENT costs living with to HIV/Aids addressing HIV1Aids, that that theses drugs, services. attention The operational to people oc- for explained Kerti to pay more Chairman of the Wirawan and treatmentthe YKP receives T IDR 500,000.foundation reach up Currently (YKP), Prof. in Bali, said of the YKP from the Double per month. KPA Badung, IDR 30 million Praja Foundation casional funding Canggu KPA Denpasar, Wirawan. funding to Indonesia sup- Tour, Club, Rotary Club AusAID in 2016 and be Rotary Fund will will be reduced the Global port form

Governm

balipost (99rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Wage, 31 desember 2015 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

RANGKUMAN PERISTIWA 2015

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Energi Api yang Besar

TAHUN 2016 adalah Tahun Monyet Api, yang dimulai dari tanggal 8 Februari 2016 dan berlangsung sampai dengan tanggal 27 Januari 2017. Api menjadi unsur dominan di tahun ini. Api membawa energi yang besar dan memperkuat tekad untuk orang-orang yang ber-shio Monyet. Mereka berusaha untuk jadi pemenang dan berkeinginan agar prestasi mereka selalu diakui. Pengakuan atas prestasi ini memberi mereka kepuasan kerja yang lebih besar dibanding uang. Para pebisnis pria yang ber-shio Monyet Api merupakan negosiator yang baik, persuasif dan terorganisir, tetapi di sisi lain mereka bisa dengan mudah ‘’terbakar emosi’’, sehingga mengambil jalan pintas yang berisiko. Para wanita yang bershio Monyet Api pada prinsipnya mereka akan bersedia menyerahkan segala kekayaan mereka serta mimpinya demi untuk kepentingan keluarga dan untuk memastikan pasangan mereka serta anak-anaknya tetap sukses. Ada pepatah Cina ‘’Semakin ke atas monyet memanjat pohon, maka Anda akan semakin jelas melihat pantatnya’’. Artinya ‘’Jika mereka menggunakan semua energi dan bakat mereka, maka mereka akan semakin sukses dan populer’’. Oleh sebab itu, tahun ini merupakan tahun yang baik bagi Anda untuk menunjukkan bakat dan keterampilan. Jangan malu-malu ataupun rendah diri, karena kesuksesan menanti Anda. Tahun 2016 berujung pada tahun bahwa apa pun bisa terjadi. Hindari gerakan kelompok yang bersifat pergolakan politik, revolusi ataupun diskriminatif, karena hanya akan menghambat kesuksesan Anda pribadi. Tahun 2016 adalah waktunya untuk kelompok bisnis yang dianggap berisiko, di mana benih-benih kesuksesan yang tidak direncanakan akan tercapai. Jalankan semua ide dan penemuan Anda, tanpa harus melihat lagi ke masa lalu. Ingat, untuk mendapatkan hasil jerih payah yang maksimal Anda harus menghindari kelompok kolektif (kelompok tertentu yang mencoba memprovokasikan sesuatu). (ant/ist)

Bela sang Ayah

IVANKA Trump (34), anak perempuan bakal calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump, membela ayahnya yang sering mengatakan hal kontroversial. “Dia 100 persen percaya kesetaraan gender,” kata Ivanka. “Dia contoh hebat di sepanjang hidup saya dan dia percaya bahwa perempuan bisa melakukan semua pekerjaan laki-laki, dan seluruh hidup saya adalah buktinya.” Kepada majalah Town & Country edisi Februari, Ivanka yang juga merupakan Wakil Presiden Eksekutif Organisasi Trump mengatakan, ‘’Jika ayah tidak menganggap wanita sama kompetennya dengan pria, tentu saya cuma dapat peran di bawah saudara-saudara laki-laki saya.” Pengusaha wanita yang sedang hamil dengan anak ketiga itu mengatakan Donald Trump adalah “salah satu tokoh besar pembela perempuan”. Ketika ditanya kemungkinan dirinya terjun ke politik, Ivanka mengatakan belum tertarik. “Untuk saat ini, saya tidak memikirkannya, tapi bukan berarti kalau usia saya 50 tahun, saya tidak berubah pikiran.” Saat ditanya soal menyeimbangkan pekerjaan dan tugas menjadi ibu, dia mengatakan semuanya soal kompromi. “Saya muak dengan pertanyaan apakah ‘bisa semuanya’,” kata Ivanka yang menikah dengan keturunan pengusaha real-estate Jared Kushner. “Saya tidak bisa melakukan semuanya. Saya tak akan sanggup melakukan tugas secara profesional jika saya mengerjakan semua hal. Saya tidak mengantar anak saya bermain olahraga. Bagi sebagian orang, mereka tidak mau sampai seperti itu tapi saya hormati sikap mereka.” (afp/ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 31 Desember 2015 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu