Skip to main content

Edisi Kamis, 29 Maret 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 210 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis pon, 29 maret 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Koster Pastikan Bandara Buleleng Terwujud

21 Desa di Seririt Siap Menangkan Koster-Ace

DUKUNG - Warga Desa Seririt mendukung dan berjuang memenangkan paket Koster-Ace.

CALON Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), menggelar kampanye di sejumlah titik di Kabupaten Buleleng, Rabu (28/3) kemarin. Koster yang asli putra daerah Buleleng menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur darat, air dan udara di kabupaten yang paling banyak penduduknya di Bali. Hal ini ditegaskan kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PPP dan PKB saat simakrama di Desa Pakraman Alasangker, Kecamatan Buleleng dan Banjar Asem, Desa Seririt, Kecamatan Seririt. Di hadapan ratusan warga, Koster yang didampingi Ketua

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng I Putu Agus Suradyana memaparkan gagasannya mengenai infrastruktur. Salah satunya Pelabuhan Celukan Bawang. Koster ingin meningkatkannya menjadi pelabuhan berstandar internasional. ‘’Untuk infrastruktur salah satunya kita punya Pelabuhan Celukan Bawang. Kita akan tingkatkan menjadi pelabuhan berstandar internasional,’’ kata Koster. Soal akan meningkatkan Pelabuhan Celukan Bawang menjadi pelabuhan kapal pesiar, Koster menyatakan hal itu bukan tak mungkin. Ia amat setuju jika kedatangan kapal pesiar makin ditingkatkan di Pelabuhan Celukan Bawang. Dengan demikian

pariwisata di Kabupaten Buleleng akan semakin bergairah. ‘’Bisa saja kita kembangkan di Buleleng. Tentu kita akan kaji juga. Jadi, selain ada di Pelabuhan Benoa, ada di Karangasem dan kita akan kaji di Buleleng,’’ katanya. Koster juga memastikan shortcut Denpasar-Singaraja akan terealisasi, dengan konsep satu jalur dengan pemerintah pusat. Di sisi lain, Koster menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan Bandara Buleleng. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan pembangunan bandara di Bali Utara tersebut. Hal. 19 Kajian Tersendiri

Kim Jong-Un Bertemu Xi Jinping

Kasus Bakamla

KPK Tahan Anggota DPR Fraksi Golkar

Korut Ingin Dialog dengan AS

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan anggota DPR dari Partai Golkar Fayakhun Andriadi. Sebelumnya dia ditetapkan sebagai tersangka suap terkait pembahasan dan pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) dalam APBN-P 2016 untuk Bakamla RI. ‘’Fayakhun Andriadi ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (28/3) kemarin. Sebelumnya, KPK pada Rabu memeriksa Fayakhun sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Seusai menjalani pemeriksaan, Fayakhun yang sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK enggan berkomentar saat dikonfirmasi awak media terkait penahanannya tersebut. Hal. 19 Terima Imbalan

Beijing – Presiden Cina Xi Jinping dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un membahas isu denuklirisasi di Semenanjung Korea selama kunjungan tidak resminya di Beijing, Minggu hingga Rabu (28/3) kemarin. Xi menyatakan bahwa Cina tetap berpegang teguh pada cita-cita denuklirisasi di Semenanjung, menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan serta mengatasi persoalan bersama melalui dialog dan konsultasi, demikian Kantor Berita Xinhua, Rabu kemarin.

Bali Post/rtr

JABAT TANGAN - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un dan Presiden Tiongkok Xi Jinping berjabat tangan di Beijing. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un mengunjungi Tiongkok dari Minggu hingga Rabu (28/3) kemarin pada kunjungan tidak resmi.

Cina menyerukan semua pihak untuk mendukung peningkatan hubungan Korea Utara-Korea Selatan dan melakukan tindakan konkret guna memfasilitasi pembicaraan damai. Xi yang juga Sekjen Partai Komunis Cina (PKC) berjanji akan menjalankan peran konstruktif pada isu Semenanjung dan bekerja bersama semua pihak, termasuk Korut, guna menciptakan stabilitas kawasan. Sementara Kim menyatakan bahwa situasi Semenanjung Korea mulai membaik setelah Korut berinisiatif meredakan situasi dan mengajukan usulan pembicaraan damai. ‘’Kami konsisten untuk menjalankan denuklirisasi di Semenanjung sebagaimana cita-cita mendiang Kim Il-Sung (mantan pemimpin Korut) dan Kim Jong-Il (mantan Sekjen Partai Buruh Korut/

WPK),’’ ujarnya. Kim memastikan perubahan hubungan intraKorea menjadi kemitraan rekonsiliasi dan kerja sama serta kedua belah pihak akan menggelar pertemuan tingkat tinggi. Korut ingin berdialog dengan Amerika Serikat dan menggelar pertemuan tingkat tingggi, demikian Kim. ‘’Isu denuklirisasi Semenanjung Korea dapat teratasi jika Korsel dan AS menanggapi upaya kami yang disertai iktikad baik, menciptakan atmosfer perdamaian, dan stabilitas kawasan melalui langkah-langkah progresif dan sinkronisasi untuk menciptakan perdamaian,’’ kata Kim yang juga Ketua Umum WPK itu. Hal. 19 Jalin Persahabatan

Kejakgung Tunda Proses Hukum Calon Pilkada

Bali Post/ant

DPR - Anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi mengenakan rompi tahanan seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Rabu (28/3) kemarin. Fayakhun ditahan KPK sebagai tersangka kasus suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla tahun anggaran 2016.

Tidak Terbit Terkait Hari Wafatnya Isa Almasih yang juga merupakan hari libur nasional, maka Bali Post pada Jumat (30/3) besok tidak terbit. Bali Post hadir kembali seperti biasa pada Sabtu (31/3) lusa. Untuk itu kepada pelanggan dan relasi iklan mohon maklum.

Jakarta (Bali Post) Jaksa Agung HM Prasetyo memastikan penundaan proses hukum terhadap calon kepala daerah yang bermasalah dengan hukum. Penundaan bukan berarti memetieskan proses hukum calon bersangkutan. ‘’Kebijakan menunda yang ditempuh kejaksaan bukan berarti pengusutan dihentikan. Ini memastikan pelaksanaan pilkada berjalan baik lancar,’’ kata Prasetyo dalam rapat kerja Komisi III DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (28/3) kemarin. Prasetyo mengatakan kebijakan itu merupakan bagian dari menghargai proses demokrasi. ‘’Kebijakan tersebut terlebih untuk menghargai proses demokrasi agar lancar sesuai mekanisme dan tahapan yang ada,’’ imbuhnya. Apalagi Pasal 54 dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada menyebutkan calon kepala daerah tak bisa diganti ketika sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum

(KPU). ‘’Adanya UU yang tak memungkinkan calon yang mundur. Adanya ancaman hukuman calon yang mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai calon,’’ kata Prasetyo. Atas pertimbangan itu, Kejaksaan Agung (Kejakgung) telah memutuskan menunda proses hukum calon kepala daerah. ‘’Kejaksaan menentukan sikap untuk menunda penegakan hukum selama berlangsungnya proses pemilihan,’’ tegasnya. Prasetyo menambahkan, tujuan penegakan hukum tidak hanya untuk menjamin kepastian hukum, tetapi juga harus memperhatikan asas keadilan dan kebermanfaatan. Ia juga mempertanyakan sejumlah pihak yang masih mempersoalkan keputusan penundaan tersebut seperti desakan dibuatnya peraturan pengganti undangundang (perppu) untuk mengubah aturan dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tersebut. Hal. 19 Penegakan Hukum

HM Prasetyo

Penerbit

Bupati Giri Prasta Buka Musrenbang RKPD Badung

Dibentuk Badan Pangan, Upaya Sejahterakan Petani

PEMERINTAH Kabupaten Badung, Rabu (28/3) kemarin menggelar Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Badung. Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Kertha Gosana, Kantor Bupati Badung, dibuka Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa. Turut hadir Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, anggota DPRD Kabupaten Badung I Nyoman Satria, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya. Bupati Giri Prasta mengatakan, proses perencanaan pembangunan di Badung telah rampung melalui Rencana

Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten Badung dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) selama lima tahun ke depan. ‘’Tatanan dari atas ke bawah ini sudah dibuatkan rencana kerja melalui SKPD. Ini dibahas sejak bulan Januari mulai dari Musrenbangdes dan Murenbang Kelurahan. Dilanjutkan Musrenbang Kecamatan pada bulan Februari selanjutnya konsultasi publik, di bulan Maret Musrenbang Kabupaten yang akan ditindaklanjuti per SKPD,’’ ujarnya. Diterangkan, seluruh pembahasan tersebut akan menjadi skala prioritas yang mengacu pada lima bidang pembangunan pemerintah di Kabupaten Badung, yakni pangan, sandang dan pa-

pan, pendidikan dan kesehatan, jaminan kesehatan dan tenaga kerja, adat, agama tradisi dan budaya, termasuk pariwisata serta infrastruktur. Tak hanya itu, Bupati Giri Prasta juga menegaskan pentingnya badan pangan dalam upaya mengangkat dan menyejahterakan petani, sehingga masyarakat bangga menjadi petani. ‘’Ketika harga hasil pertanian di bawah pasaran, pemerintah daerah akan mensubsidi, ketika harga di atas harga pasaran petani yang untung, sehingga tidak ada petani yang rugi kalau petani bisa mempertahankan hasil produksinya dengan baik,’’ ungkapnya. Hal. 19 Pemerintah Pusat

PUKUL GONG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Ketut Suiasa memukul gong sebagai tanda dibukanya Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Badung, di Ruang Kertha Gosana, Rabu (28/3) kemarin.


denpasar

2

Kamis Pon, 29 Maret 2018

figur Sasar Kaum Wanita JIKA ingin mencari polisi wanita (polwan) yang tidak memiliki hari libur, datanglah kepada AKBP Andi Arwita, S.H., M.Pd. Sosok polwan sekaligus ibu rumah tangga ini nyaris tidak memiliki hari libur. Senin sampai Jumat sudah full bekerja di Biro Hukum Polda Bali. Sementara Sabtu dan Minggu, dia wajib hadir ke masyarakat menemui kelompok kaum wanita dan ibu-ibu di banjarbanjar, desa, kelompok wanita gereja hingga ke majelis taqlim. Agendanya yakni mengampanyekan UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Perindungan Anak, termasuk juga soal menekan angka lakalantas. Polwan asal Makassar ini mengaku enjoy saja menjalani tugas tambahan tersebut. Melalui pendekatan dari wanita kepada kaum wanita, kampanyenya mengenai sasaran. Termasuk, bagaimana memotivasi wanita Bali yang dikenal dengan kepolosannya mau melaporkan diri jika mendapat perlakuan kasar secara fisik, psikis, bahkan secara ekonomis. Secara ekonomis, bisa diartikan sang suami tak pernah memberikan nafkah kepada istri, selalu menuntut bekerja mandiri. Di sinilah dia menegaskan kaum wanita Bali harus mengenal hak-haknya, apalagi sampai menjadi korban KDRT. ‘’Saya salut dengan wanita Bali yang dikenal memiliki etos kerja tinggi, bekerja mandiri dan mengerjakan semua hal di rumah tangga. Kendati demikian, kita juga arus tahu soal hak-hak wanita,’’ tegas Andi Arwita di sela-sela memberikan ceramah di SMP PGRI 2 Denpasar, Rabu (28/3) kemarin. Korban KDRT, katanya, juga banyak menimpa anak-anak. Sementara pelakunya adalah orang terdekat dengan korban, seperti orangtuanya, paman, kakak bahkan tetangganya. Untuk itu, dia juga mengajak anak berani melaporkan diri jika mengalami KDRT. Sebab, anak dan wanita termasuk kelompok rentan menjadi korban pelanggaran hukum. (sue)

Dipermudah, Rekomendasi Izin Penelitian Denpasar (Bali Post) – Usaha Pemerintah Kota Denpasar dalam pelayanan rekomendasi izin penelitian dibuktikan dengan diluncurkannya Sistem Rekomendasi Perizinan Online (Sirekon) beberapa waktu lalu. Hal ini memberikan kemudahan para peneliti dalam mengajukan penelitian, mengingat segala persyaratannya dapat diakses via online dan diverifikasi oleh petugas, hingga rekomendasi dapat diambil oleh peneliti dengan sangat mudah. Aplikasi berbasis web ini merupakan terobosan layanan komunikasi yang diluncurkan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Denpasar. Masyarakat yang memerlukan surat rekomendasi izin penelitian cukup mengunjungi website: https://sirekon.denpasarkota.go.id dan mengikuti prosedural yang telah ditentukan. Sesuai data dari Kesbangpol Denpasar, sampai saat ini diketahui sudah lebih dari 100 masyarakat yang memanfaatkan situs online tersebut. Dikonfirmasi Rabu (28/3) kemarin, Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, dengan adanya Sirekon ini, mahasiswa diharapkan dapat dengan mudah mengurus izin penelitian di Kota Denpasar. ‘’Karena sudah berbasis online, masyarakat bisa langsung mengurus izin penelitian dari mana saja dengan mudah, karena dalam website tersebut sudah dilengkapi tahapan dan langkah-langkah dalam mengurus izin penelitian,’’ ujarnya. Di era yang serba teknologi ini, kata Jaya Negara, Sirekon diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ingin mencari izin penelitian di wilayah Kota Denpasar. Selain itu, hal ini juga sangat sejalan dengan program Pemkot Kota Denpasar menuju Denpasar Smart City yang berwawasan budaya dapat terealisasi dengan baik pada tahun ini. Ni Kadek Ariyanti Suastika, salah satu mahasiswa yang sudah menggunakan sistem ini, mengakui bahwa sistem ini sangat memudahkan. ‘’Sistem seperti ini sangat baik untuk memudahkan birokrasi dan data kami pun sudah tersimpan sebagai arsip online. Jadi, ke depan akan sangat dimudahkan,’’ katanya. Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Denpasar I Wayan Wirawan mengharapkan sistem ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya para mahasiswa dan akademisi yang melakukan penelitian. ‘’Tentu dengan hak dan kewajiban, para peneliti mendapatkan rekomendasi dari kami dan hasil penelitian yang bersangkutan kembali dikirimkan sebagai arsip kami,’’ ujarnya. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : DPKPP Petakan Kawasan Rumah Kumuh Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/kmb23

PELEBARAN JALAN - Sebuah alat berat dioperasikan untuk menggeber pengerjaan proyek Tukad Teba yang berlokasi di kawasan Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Proyek pelebaran jalan sepanjang 2.250 meter, yakni dari Simpang Jalan Imam Bonjol sampai dengan Jalan Raya Gunung Soputan berada di atas Tukad Teba yang dibangun dengan sistem box culvert.

DPKPP Petakan Kawasan Rumah Kumuh ‘’Dari SK Wali Kota Denpasar tersebut yang telah berjalan dua tahun, pihak desa/kelurahan mengklaim adanya penurunan jumlah kawasan kumuh. Hal inilah yang perlu diverifikasi untuk pemutakhiran data,’’ jelasnya. Berdasakan data DPKPP Kota Denpasar atas pengecekan dan verifikasi internal yang dilaksanakan desa/kelurahan, terhitung total kawasan kumuh

di Kota Denpasar menjadi 93,7 hektar dari sebelumnya 184,4 hektar. ‘’Data inilah yang saat ini masih pada tahap verifikasi dari DPKPP Kota Denpasar, DLHK Kota Denpasar, Tim Kecamatan dan Tim Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Untuk hasil, setelah dilaksanakan verifikasi akan ditetapkan,’’ ujar Narendra. Menurut Narendra, pelaksanaan verifikasi atas data

kawasan kumuh dari desa/kelurahan telah dilaksanakan sejak Februari lalu dan dijadwalkan berakhir April mendatang. Dengan begitu, penanganan terhadap kawasan kumuh di Kota Denpasar menjadi tepat sasaran. Ditegaskan, penanganan kawasan kumuh di Kota Denpasar saat ini terkendala status kepemilikan lahan yang merupakan lahan pribadi. Kendati demikian, pihaknya terus berupaya mengentaskan kawasan kumuh di Kota Denpasar. Narendra menambahkan, penetapan kawasan kumuh dilandasi atas tujuh indikator yang terdiri atas 19 sub-indikator. Seperti bangunan gedung, jalan lingkungan, drainase, air minum, air limbah, persampa-

atas kesiapan masing-masing sekolah, terutama ketersediaan sarana dan prasarana penunjang seperti komputer dan server,’’ katanya. Gunawan mengungkapkan, jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun ajaran 2017/2018 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dari data yang ada, sekolah yang mengikuti UNBK pada tahun ajaran 2016/2017 lalu sebanyak 12 sekolah yang meliputi tiga SMP negeri dan sembilan SMP swasta. ‘’Walaupun belum 100 persen sekolah mengikuti UNBK, tetapi peningkatan jumlah SMP yang mengikuti UNBK cukup signifikan. Ini merupakan suatu bukti bahwa

peningkatan faktor penunjang keberlangsungan pendidikan semakin baik,’’ ujarnya. Menurut Gunawan, jumlah peserta UN SMP di Denpasar sebanyak 13.442 orang. UN tahun ini ada dua jenis, yakni melalui UNBK dan UNKP. ‘’SMP peserta UNBK sebanyak 29 sekolah, terdiri dari delapan SMP negeri dan 21 SMP swasta. Untuk UNKP diikuti 40 sekolah, terdiri dari empat SMP negeri dan 36 SMP swasta. Dari sebanyak 71 SMP, terdapat satu sekolah yang melaksanakan UNBK bergabung dengan sekolah lain yakni SMP Bhaktivedanta Dharma bergabung dengan SMPN 1 Denpasar. Sedang-

kan pada pelaksanaan UNKP terdapat satu sekolah yang bergabung, yakni SMP Pertiwi Dewata bergabung dengan SMP Kusuma Sari,’’ jelasnya. Gunawan mengatakan, tidak semua sekolah memiliki komputer dan sarana lainnya seperti wifi. Selain itu, tentunya anak-anak membutuhkan penyesuaian ketika ujian menggunakan komputer. Tidak hanya cara pemakaian, tetapi juga tahap-tahapannya. Sarana yang dibutuhkan dalam UNBK selain komputer juga ada wifi dan jaringan yang kuat beserta listrik yang memadai. Guna terus meningkatkan pendidikan di Kota Denpasar, ke depan pihaknya

Denpasar (Bali Post) Kawasan permukiman kumuh menjadi permasalahan yang klasik bagi beberapa kota besar, seperti halnya di Kota Denpasar. Dalam rangka mengentaskan permukiman kumuh, Pemkot Denpasar melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Denpasar melaksanakan verifikasi dan pendataan rumah kumuh. Kegiatan yang menyasar empat kecamatan di Kota Denpasar ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pemetaan kawasan rumah kumuh di Kota Denpasar. Kepala DPKPP Kota Denpasar Nyoman Gede Narendra mengatakan hal itu, Rabu (28/3) kemarin. Berdasarkan SK Wali Kota Denpasar No : 188.45/1450/ HK/2016, kawasan kumuh di Kota Denpasar tercatat 184,4 hektar. Menurut Narendra, jumlah tersebut berpeluang mengalami pengurangan lantaran telah dilaksanakan penataan beberapa indikator kawasan kumuh yang dilakukan oleh OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar, kelurahan/desa dan masyarakat pemilik lahan.

Denpasar (Bali Post) – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar memastikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) tak bisa diikuti oleh seluruh sekolah di Denpasar. Kepala Disdikpora Kota Denpasar I Wayan Gunawan mengatakan hal itu, Rabu (28/3) kemarin. Dari data yang ada, kata Gunawan, sekolah yang siap menggelar UNBK sebanyak 29 sekolah dari 71 SMP negeri maupun swasta yang ada. Sedangkan sebanyak 42 sekolah akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). ‘’Ini didasari

29 SMP Siap Ikuti UNBK

han dan proteksi kebakaran. ‘’Dari lima indikator tersebut, DPKPP dan desa/kelurahan untuk sementara dapat membantu penataan jalan lingkungan dan drainase sembari menunggu adanya regulasi lebih lanjut. Sedangkan indikator lainnya, diharapkan peran aktif masyarakat dan pemilik lahan untuk ikut menata kawasan agar mampu memenuhi semua indikator dan kawasan dapat tergolong tidak kumuh sesuai dengan standardisasi,’’ tegasnya. (kmb12)

berharap seluruh SMP di Kota Denpasar dapat melaksanakan UNBK. ‘’Ke depan, kita berharap semua SMP di Denpasar dapat melaksanakan UNBK. Namun, hal itu tentunya harus didukung sarana-prasarana pihak sekolah serta kesiapan siswa untuk menguasai komputer,’’ katanya. UN SMP akan berlangsung pada tanggal 23 sampai 26 April 2018 dengan mata pelajaran meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA. Sementara ujian susulan dilaksanakan pada tanggal 8 sampai 9 Mei mendatang dengan pelaksanaan pengumuman kelulusan pada 23 Mei. (kmb12)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Suap ASN

Direktur Bali Marine Service dan Kapten Kapal Diadili

Denpasar (Bali Post) – Rutyasi Pilemon selaku Direktur PT Bali Marine Service dan Kapten Kapal Adi Wicaksono asal Surabaya, Rabu (28/3) kemarin, diadili di Pengadilan Tipikor Denpasar. Mereka diduga melakukan penyuapan atau menjanjikan sesuatu pada Aparatur Sipil Negara (ASN). JPU Wayan Suardi yang diwakili Megawati di hadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila mengatakan, kedua terdakwa telah memberi (menyuap) atau menjanjikan sesuatu pada ASN bernama Joni Edy Susanto (sudah berstatus terpidana-red) dan Heru Supriyadi (almarhum). Hadiah atau janji itu diberikan untuk menggerakkan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajiban dalam proses izin masuk kapal yacht yang bernama Kapal Dream Tahiti berbendera Perancis milik Ni Made Sumbersari dan Eric Michael Malo Menager. Awalnya, pemilik kapal membeli kapal di Perancis seharga 80.000 USD. Pada tanggal 9 Februari 2016, kapal itu tiba di Perairan Serangan. Kapal itu diperiksa tanggal 12 Februari oleh petugas Bea dan Cukai Wilayah Pabean A

Denpasar. Dijelaskan kapten kapal saat itu bahwa kapal itu datang dari Tahiti. Mereka diingatkan mengurus dokumen visel deklaration. Sedangkan pemilik kapal minta bantuan agen Isle untuk mengurus perubahan bendera kapal Perancis menjadi Indonesia. Kata jaksa, dia adalah terdakwa Rutyasi. Dan Rutyasi kemudian menghubungi Adi Wicaksono. Adi inilah yang kemudian berkomunikasi dengan Joni Edi Susanto, PNS yang berkantor di KSOP Benoa dan Heru PNS Otoritas Pelabuhan Tanjung Wangi. Mereka membuat surat seolah-olah kapal itu dibuat di Indonesia. Atas persekongkolan itu, terbitlah dokumen kapal yang seolah-olah telah berbendera Indonesia dan berubah nama menjadi Kapal Dream Bali. Kapal itu beroperasi Februari sampai Juli 2016 tujuan wisata Bali-Lombok, Serangan-Nusa Penida, Nusa Lembongan. Pemilik kapal, Ni Made Sumbersari dan Eric Michael Malo Menager menyerahkan uang Rp 300 juta pada terdakwa Rutyasi Pilemon selaku Direktur Agen Isle Marine. Dan dana itu kemudian ditransfer ke Adi Wicaksono. Dari sana ditransfer ke Joni dan Heru ASN

Bali Post/kmb37

BERDISKUSI - Rutyasi Pilemon selaku Direktur PT Bali Marine Service dan Kapten Kapal Adi Wicaksono asal Surabaya saat berdiskusi dengan kuasa hukumnya. Kantor Kesyahbandaran Benoa dan Tanjung Wangi. Aksi itu kemudian terkuak oleh petugas Bea dan Cukai KPPBC Tipe Madia Pabeanan A Denpasar, karena sebelumnya diketahui bahwa kapal itu berbendera asing sekarang berubah nama dan berbendera Indonesia. Atas kasus ini, terdakwa

dijerat tiga pasal sekaligus. Yakni, Pasal 5, Pasal 11, Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU 31 Tahun 1999. Atas dakwaan itu, salah satu terdakwa melalui kuasa hukumnya

Raymond Simamora akan mengajukan eksepsi. Salah satu pertimbangan adalah adanya perubahan salah satu pasal. “Dalam dakwaan disebut oleh jaksa, terdakwa dijerat pasal 5 UU Tipikor. Sementara dalam BAP jelas disebut pasal 15. Ini berbeda,” jelas Raymond. (kmb37)


BADUNG

Kamis Pon, 29 Maret 2018

3

BBPOM Temukan Kosmetik Berbahaya Dijual di Salon Kecantikan BALAI Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar, Rabu (28/3) kemarin, mengumumkan hasil temuannya, yaitu kosmetik berbahaya. Kosmetik berbahaya tersebut justru banyak dijual di salon kecantikan di sejumlah daerah di Bali, terutama Gianyar. Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt. mengatakan, kosmetik

yang ditemukan mengandung merkuri. Hampir di seluruh wilayah di Bali ditemukan kosmetik berbahaya ini. “Kosmetik itu bebas dijual di pasaran. Lebih banyak di salon kecantikan,” ujarnya. Adhi Aryapatni mengatakan, kosmetik berbahaya ini berfungsi memutihkan kulit sehingga sangat digemari oleh masyarakat. Hal ini yang membuat produsen melakukan berbagai cara untuk menyebarkan produk tersebut ke masyara-

kat. “Dari waktu ke waktu, produk sejenis ini memang sering ditemukan karena permintaan dari masyarakat makin banyak,” katanya. Produk tersebut dikemas dengan menarik. Harganya yang semula Rp 5.000 per pcs, dengan kemasan yang menarik dan dibuat paket, kosmetik tersebut laku terjual Rp 400.000. “Satu paket terdiri dari dua krim dan satu toner. Harganya mungkin divariasikan dengan melihat pangsa pasar yang

dituju,” ujar Adhi Aryapatni. Menurut Adhi Aryapatni, produk tersebut dijual dengan sistem beli putus dan melalui jalan-jalan kecil. Sehingga, sangat sulit dideteksi dan membutuhkan pengawasan investigasi. “Untuk saat ini, kami sudah menemukan distributor atau orang yang mengemas produk tersebut. Selanjutnya, orang tersebut akan diproses dan kosmetiknya telah kami sita,” tegasnya. (may)

MEMBUKA - Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Koperasi UKM RI Ir. Hasan Jauhari, M.A. membuka Rapat Kerja Wilayah di Ruang Madya DPRD Badung, Rabu (28/3) kemarin.

Pelantikan dan Rakerwil DPW Akurindo Bali

Bersatu dalam Menumbuhkembangkan dan Memperluas Jaringan UMKM Bali

Bali Post/kmb19

BERBAHAYA - Petugas BBPOM menunjukkan produk mengandung bahan berbahaya dan tanpa izin edar di BBPOM Denpasar, Rabu (28/3) kemarin. Produk ini disita dari sejumlah tempat di Gianyar, Badung dan Buleleng.

Jelang Tahun Ajaran Baru

Disdikpora Tenderkan Seragam Gratis

Mangupura (Bali Post) –

Lelang pengadaan seragam sekolah telah terpampang pada website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Badung. Ribuan seragam bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri ini rencananya diperuntukkan bagi siswa pada tahun ajaran baru 2018-2019 mendatang. Lelang belanja bahan seragam sekolah merah putih beserta kelengkapannya dirancang sebanyak 7.302 pasang dengan nilai pagu Rp 1.365.474.000,00. Sedangkan Nilai Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 1.339.917.000,00. Pemkab Badung melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) setempat juga membuka lelang belanja bahan seragam sekolah putih biru beserta kelengkapannya dengan nilai pagu paket Rp 1.550.835.000,00 dan HPS Rp 1.530.470.500,00. Dikonfirmasi, Rabu (28/3) kemarin, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikpora Badung I Made Mandi membenarkan prihal tersebut. Ia menegaskan, pihaknya telah membuka lelang pengadaan seragam merah putih SD dan putih biru untuk SMP. “Persiapan

pengadaan seragam gratis untuk siswa SD dan SMP negeri se-Badung sudah berproses, bahkan sudah ada masuk daftar lelang,” ujarnya. Terkait pendanaan, Mandi mengaku bersumber dari APBD Badung. Namun, saat ini baru dibuka lelang pakaian seragam merah putih untuk SD dan putih biru untuk SMP. “Untuk pengadaan lelangnya belum semua masuk. Kami masih berproses, tapi target April 2018 ini lelang sudah selesai,” ungkapnya. Kendati demikian, lelang yang dilakukan lebih awal akan menimbulkan masalah ketika jumlah siswa lebih banyak ketimbang yang telah dianggarkan. “Ya, ini menjadi kendala. Kalau misalnya menunggu penerimaan siswa baru dilakukan lelang, nanti siswa pasti terlambat mendapatkan seragam gratis

ini,” jelasnya. Menurut Mandi, pihaknya menghitung jumlah dengan angka prediksi. “Kami lelang dengan angka prediksi saja dan tidak berani memprediksi jumlah pasti siswa,” ujarnya. Mandi menambahkan, seragam gratis yang diperoleh para siswa adalah untuk siswa SD kain seragam merah putih, kain seragam endek, kain seragam pramuka, sepatu dan kaos kaki, tas sekolah, baju olahraga serta ongkos jahit seragam. Sedangkan untuk siswa SMP mendapat kain seragam putih biru, kain seragam Endek, kain seragam Pramuka, sepatu dan kaos kaki, tas sekolah, baju kaos olahraga Rp 165 ribu dan ongkos jahit. “Hampir sama dengan tahun lalu (seragam yang didapat - red),” sebutnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Badung pada

tahun 2017 menganggarkan seragam gratis sebanyak 14.634 dengan rincian untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sebanyak 7.823 siswa dengan anggaran Rp 12,2 miliar lebih dan untuk SMP sebanyak 6.811 siswa dengan anggaran Rp 13 miliar lebih. Siswa mendapat sejumlah seragam gratis. Selain itu, untuk setiap siswa SD digelontorkan Rp 1.397.000 dengan rincian kain seragam putih merah Rp 170 ribu, kain seragam endek Rp 300 ribu, kain seragam pramuka Rp 170 ribu, sepatu dan kaos kaki Rp 182 ribu, tas sekolah Rp 165 ribu, baju kaos olahraga Rp 110 ribu dan ongkos jahit untuk tiga seragam Rp 300 ribu. untuk SMP per siswa digelontorkan Rp 1.705.000 dengan rincian kain seragam putih biru Rp 225 ribu, kain seragam endek Rp 350 ribu, kain seragam pramuka Rp 225 ribu, sepatu dan kaos kaki Rp 220 ribu, tas sekolah Rp 220 ribu, baju kaos olahraga Rp 165 ribu dan ongkos jahit tiga seragam Rp 300 ribu. (kmb27)

Sopir Ojek Online Antar Roti Berisi Paket SS ke Lapas Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Roti berisi paket SS diamankan sebagai barang bukti.

Mangupura (Bali Post) Tukang ojek online berinisial DI (27) asal Jakarta Barat diamankan petugas Lapas Kerobokan, Selasa (27/3) lalu. Pasalnya, roti yang diantarnya berisi paket sabu-sabu (SS) seberat 21 gram. Terkait kasus tersebut, penyidik Polsek Kuta Utara masih memeriksa saksisaksi dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Dikonfirmasi, Rabu (28/3) kemarin, Kapolres Badung AKBP Yudith Satrya Hananta mengatakan, penyidik masih mendalami keterangan DI terkait pengirim satu paket SS tersebut. Selain itu, pihaknya juga memeriksa saksi lain yaitu petugas Lapas Kerobokan yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut. “Kami juga memeriksa napi yang dikirimi narkoba tersebut. Barang bukti itu ditemukan di dalam roti,” ujarnya.

Informasi diperoleh, pada Selasa pukul 15.55 Wita, DI yang beralamat di Jalan Tukad Pakerisan, Denpasar Selatan ini tiba di lapas yang beralamat di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Kuta Utara tersebut. Setibanya di ruang pemeriksaan, barang yang dibawa DI diperiksa oleh dua petugas jaga, I Putu Naryana Adi Wisesa (27) dan Dewa Suteja (50). Saat digeledah, petugas menemukan satu paket SS yang disembunyikan di dalam roti. DI langsung diamankan dan diinterogasi. DI mengaku barang itu dikirim wanita berinisial Ny beralamat tinggal di Jalan Tukad Petanu Gang Kiwi, Denpasar Selatan. Oleh Ny, DI disuruh menyerahkan barang tersebut kepada seorang napi, ALT (38). Selanjutnya, sipir melaporkan kasus itu ke Polsek Kuta Utara. (kmb36)

ASOSIASI Kelompok Usaha Rakyat Indonesia (Akurindo) Provinsi Bali menggelar Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Ruang Madya DPRD Badung, Rabu (28/3) kemarin. Acara tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Koperasi UKM RI Ir. Hasan Jauhari, M.A., Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena serta Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Ketut Karpiana yang mewakili Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Tak hanya itu, dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung juga hadir pada kesempatan tersebut. Kemudian Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), dari kalangan perbankan serta kalangan pengusaha. Ketua Panitia Pelantikan dan Rakerwil Akurindo Provinsi Bali I Gede Armadika menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang telah memfasili-

tasi kegiatan Pelantikan dan Rakerwil Akurindo Provinsi Bali, sehingga berjalan lancar. “Pelantikan dan rapat kerja wilayah yang dilaksankan baru pertama ini agar Dewan Pimpinan Wilayah Akurindo Bali memiliki legalitas formal, sehingga dapat melakukan tugas dan fungsinya scara efektif dan bertanggung jawab,” katanya. Dengan Pelantikan dan Rakerwil ini pula, Armadika berharap Akurindo dapat bersinergi dengan baik itu pemerintah maupun kalangan pengusaha. “Haparan kami tentu Akurindo bisa bersinergi dengan pengusaha pelaku maupun dengan pemerintah demi pembangunan Bali ke depan,” harapnya. Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya yang dibacakan Ketut Karpiana menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendukung dan mengapresiasi Pelantikan dan Rakerwil Akurindo yang dilaksanakan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala. “Dalam upaya mendorong pertumbuhan usaha

kecil dan menengah (UKM) tentunya pemerintah memerlukan sinergi dan konektivitas dengan lembaga terkait. Kehadiran Akurindo tentunya akan menjadi wadah bagi pemberdayaan UKM yang dapat mendukung programprogram dan memperkuat peranan pemerintah dalam menggerakkan perekonomian masyarakat,” katanya. Bupati juga berharap Akurindo tentunya dapat berperan penting dalam menumbuhkembangkan sektor UKM dan membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai permasalahan UKM, seperti pembiayaan, pemasaran hingga perizinan. Dengan tumbuhnya jiwa wirausaha yang digerakkan oleh Akurindo ini diharapkan pula dapat memainkan peranan yang sangat penting dalam perekonomian. “Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendukung pertumbuhan berbagai sektor UKM, karena tentu saja dapat membantu menciptakan lapangan bagi masyarakat luas dan berperan dalam pembangunan perekonomian masyarakat,” tegasnya. (ad1328)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Kamis Pon, 29 Maret 2018

UPBJJ-UT Denpasar Gelar Upacara Diundur, Sipenmaru Gelombang I FKIK Penyerahan Ijazah kepada 1.464 Wisudawan Unwar pada 31 Maret dan 1 April 2018

UCAPAN SELAMAT - Dekan FE UT Denpasar Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. bersama Ketua UPBJJ-UT Denpasar Dra. Pramuki Sri Karyati, M.Pd. dan perwakilan Disdikpora Bali memberikan ucapan selamat kepada wisudawan. UNIT Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJUT) Denpasar menggelar Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) Periode I Tahun 2018 di Hongkong Garden Restaurant, Kesiman, Denpasar. Sebanyak 1.464 wisudawan yang terdiri atas Program Diploma, Sarjana, hingga Pascasarjana menerima ijazah yang dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama dilakukan Selasa (27/3) yang diikuti 738 wisudawan dan tahap kedua kedua dilaksanakan Rabu (28/3) kemarin yang diikuti 726 wisudawan. Ketua UPBJJ-UT Denpasar Dra. Pramuki Sri Karyati, M.Pd. mengatakan UT merupakan perguruan tinggi negeri ke-45 yang diresmikan pada 4 September 1984. Mahasiswa yang masih aktif berjumlah 500.000 orang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan di 26 negara tetangga, serta telah meluluskan lebih dari 1 juta alumni. Hal

ini membuktikan bahwa UPBJJ-UT telah mampu berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan anak bangsa. ‘’Jarak bukan menjadi halangan dalam menuntut ilmu pengetahuan. UT mempunyai sistem pembelajaran yang dapat dijangkau oleh mahasiswa dari mana pun berasal, baik di daerah pelosok, terpencil, terluar, bahkan tertinggal sekalipun. ‘’Kami selalu meningkatkan pelayanan pendidikan tinggi dengan sistem terbuka dan jarak jauh dalam memberikan sumbangsih untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,’’ tandas Pramuki, Rabu (28/3 kemarin. UT saat ini telah bersertifikat ISO dari SAI Global dan SGS serta sudah menerima berbagai penghargaan dari berbagai instansi baik tingkat regional, nasional maupun internasional. Di samping itu, UT telah meluncurkan bahan ajar berbasis android secara gratis guna mempermudah mahasiswa mengakses

pembelajaran. Meskipun sifatnya fleksibel, UT menjamin lulusannya bersaing dalam dunia kerja. Apalagi mayoritas mahasiswa UT Denpasar telah bekerja sebagai pegawai negeri dan pegawai swasta. ‘’Lima prodi kami sudah terakreditasi A, sedangkan 24 Prodi Sarjana dan lima Prodi Pascasarjana terakreditasi B,’’ tegasnya. UT bertekad menjadi institusi terkemuka dalam bidang PTJJ (Perguruan Tinggi Jarak Jauh), sehingga menghasilkan lulusan yang siap bersaing secara global. Selain itu, saat ini UT telah menuju Cyber University yang siap menghadapi era revolusi industri IV dengan strategi yang sudah dan sedang dikembangkan. Dekan FE Universitas Terbuka Denpasar Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. mewakili Rektor UT Denpasar mengatakan, UT akan meningkatkan perannya dengan mengembangkan program Strata 3 (S-3) dan menjalin kerja sama lebih intens dengan mitra kerja operasional UT yang ada di Bali, sehingga program yang ada bisa lebih meningkat ke arah yang lebih baik dan berkualitas tinggi. Di samping itu, UT mengembangkan linierisasi program PGSD dan PG PAUD. Untuk menunjang proses pembelajaran, UT senantiasa meningkatkan sarana dan prasarananya. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta didik. Sementara itu, Ketua PGTKI PGRI Bali Dra. Tjok Istri Mas Mingguwathini, M.Pd. mengaku merasa terbantu dengan adanya UT. Sebab, kompetensi dan kualifikasi guru TK/PAUD dapat meningkat sesuai bidangnya masing-masing. (ad1332)

DHL Express Dukung Pendidikan Komunitas Lokal di Bali

DHL Express, penyedia layanan ekspres terkemuka di dunia, menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendukung pendidikan komunitas lokal di Bali dengan melibatkan karyawan DHL sebagai sukarelawan dalam aksi sosial di SD Negeri 2 Serangan, Denpasar. Sejumlah 179 karyawan dari 22 negara di Asia Pasifik berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam program GoTeach. Karyawan DHL bekerja sama memperbaiki dan membersihkan ruangan kelas untuk menciptakan tempat belajar yang lebih kondusif untuk 200 murid yang belajar di sekolah tersebut. Para sukarelawan juga membantu membangun rak–rak buku untuk perpustakaan dan mendonasikan berbagai alat tulis serta buku guna mendukung dan memotivasi murid untuk rajin belajar. GoTeach adalah salah satu dari tiga program utama DHL dalam tanggung jawab sosial korporat. Tujuan GoTeach untuk meningkatkan kesempatan pendidikan dan kecakapan bekerja generasi muda, terutama bagi mereka yang datang dari latar belakang sosial dan ekonomi kurang beruntung. Terlebih lagi di dunia yang berubah dengan sangat cepat saat ini, pendidikan memberikan jalan kepada masa depan yang lebih stabil, berkelanjutan dan lebih baik untuk individual dan masyarakat. Melalui program GoTeach, karyawan DHL mendedikasikan waktu dan keahlian mereka untuk berbagi dengan masyarakat lokal. ‘’Kami menghargai nilai-nilai tanggung jawab sosial korporat dan percaya akan pentingnya berkontribusi ke-

AKSI SOSIAL - Karyawan dan sukarelawan DHL Express melakukan aksi sosial di SD Negeri 2 Serangan, Denpasar. pada komunitas lokal di tempat kami beroperasi. Anak– anak ini membutuhkan perhatian kita. Melalui program GoTeach, kami berharap dapat memacu semangat mereka untuk tetap bersekolah dan belajar dengan rajin demi masa depan yang lebih baik. GoTeach juga memberikan kesempatan yang baik bagi karyawan kami untuk berkontribusi secara aktif dan memberikan sumbangsih kepada masyarakat,’’ ujar Ahmad Mohamad, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia. ‘’Di DHL, kami percaya bahwa karyawan adalah aset terpenting. Kami berupaya sedemikian rupa memastikan para karyawan kami terlibat secara aktif tidak hanya dalam pekerjaan harian mereka, namun juga dalam program tanggung jawab sosial korporat seperti GoTeach. Partisipasi 179 karyawan kami dari berbagai negara ini adalah bukti nyata komitmen kami sebagai perusahaan yang beroperasi dengan jaringan global untuk mendukung

masyarakat dan lingkungan sekeliling kami,’’ kata A. Mateen, Senior Vice President Human Resources DHL Express Asia Pasifik. DHL merupakan pemimpin merek global dalam industri logistik. Divisi perusahaan DHL menawarkan rangkaian layanan logistik yang tak tertandingi, mulai dari pengiriman paket nasional dan internasional, pengiriman e-commerce dan solusi pemenuhan, ekspres internasional, transportasi darat, udara dan laut hingga manajemen rantai pasokan industri. Dengan 360,000 karyawan di lebih dari 220 negara dan teritori di seluruh dunia, DHL menghubungkan masyarakat dan bisnis dengan aman dan terpercaya, menunjang alur perdagangan dunia dengan solusi khusus untuk pertumbuhan pasar dan industri termasuk teknologi, sains dan kesehatan, energi, otomotif dan ritel, serta sebuah komitmen yang terbukti untuk tanggung jawab korporat dan merupakan kehadiran tak tertandingi dalam pasar berkembang. (ad1330)

Astra Motor Bali Resmi Luncurkan All New Honda CB150 Verza

ASTRA Motor Main Dealer Bali meluncurkan generasi kedua Honda Verza yaitu All New Honda CB150 Verza, Rabu (28/3) kemarin. All New Honda CB150 Verza merupakan motor naked sport yang maskulin dan tangguh dengan desain baru. Model ini menampilkan kesan gagah dengan fitur canggih yang memberikan kebanggaan serta kenyamanan bagi pengendaranya untuk penggunaan harian. Region Head Astra Motor Bali Ronaldo Widjaja mengatakan, sebagai komitmen mendukung setiap gaya hidup di segala aktivitas konsumen, AHM mengembangkan All New Honda CB150 Verza yang didesain sebagai motor sport yang tangguh dan nyaman untuk penggunaan keseharian. ‘’Mengusung brand CB sebagai brand naked sport Honda yang memberikan fungsionalitas serta kebanggaan bagi pengendaranya, kini All New Honda CB150 Verza hadir dengan penyempurnaan dari sisi desain dan fitur yang menunjukkan karakter maskulin dan gagah, didukung penyematan mesin yang tangguh dan efisien,’’ ujarnya. Dari sisi desain, All New Honda CB150 Verza disematkan lampu depan berbentuk bulat yang modern, serta lampu belakang dengan smoke, cover knalpot baru dan shroud yang kekar. Fiturfitur canggih pada All New Honda CB150 Verza menjadikan model ini semakin maskulin namun tetap fungsional, seperti panelmeter

PELUNCURAN - Jajaran manajemen Astra Motor Bali saat peluncuran All New Honda CB150 Verza, Rabu (28/3) kemarin. baru full digital yang informatif, tutup tangki bensin baru yang lebih aman dan tangguh serta secure key shutter. All New Honda CB150 Verza menghasilkan performa berkendara yang maksimal dibekali mesin 150cc, 4-Langkah, SOHC, Silinder Tunggal, 5-Kecepatan yang menerapkan sistem suplai bahan bakar PGM-FI yang sudah diimprovisasi. Mesinnya bertenaga, responsif, ramah lingkungan serta menghasilkan konsumsi bahan bakar terhemat di kelasnya yaitu 46.3 km/liter (Euro 2) dan 43.5 km/liter (Euro 3) berdasarkan hasil metode ECE R40. Manager Marketing Astra Motor Bali Modus Vivendi menyampaikan, Honda Verza telah disambut baik sejak pertama kali hadir pada 2013. Selama lima tahun kehadirannya,

model ini berhasil menjawab kebutuhan pasar motor naked sport yang menginginkan motor sport tangguh untuk penggunaan seharihari. ‘’Kami menghadirkan All New Honda CB150 Verza untuk para konsumen setia yang menginginkan motor naked sport berpendingin udara yang dapat dipercaya untuk kegiatan keseharian,’’ paparnya. All New Honda CB150 Verza tersedia dua tipe yakni Cast Wheel dan Spoke Wheel. Tipe Cast Wheel hadir dengan pilihan warna Masculine Black, Bold Red dan Macho Silver, sedangkan tipe Spoke Wheel hadir dengan warna Masculine Black. Model ini dipasarkan dengan harga OTR Rp 20.500.000 untuk tipe Cast Wheel dan harga OTR Rp 19.800.000 untuk Spoke Wheel. (bns1)

PELAKSANAAN Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) Gelombang I Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) diundur sehari dari jadwal yang telah ditentukan sebelumnya. Tes Sipenmaru Gelombang I yang seharusnya pada 30 dan 31 Maret 2018 diundur menjadi 31 Maret 2018 dan 1 April 2018. Hal ini mengingat Jumat (30/3) bertepatan dengan libur nasional memperingati Hari Wafatnya Isa Almasih. ‘’Kami sampaikan permohonan maaf kepada peserta dan mohon dimaklumi karena Jumat (30/3) itu hari libur resmi keagamaan. Tes akan kami laksanakan Sabtu (31/3) yaitu tes CBT (kemampuan akademik) dan kesehatan. Sementara pada Minggu (1/4) tes psikologi. Mohon peserta Sipenmaru datang tepat waktu dan mengikuti tes dengan tertib, sehingga tes bisa berjalan sesuai harapan dan menghasilkan lulusan yang benarbenar berkualitas,’’ ujar Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK., Rabu (28/3) kemarin. Dikatakannya, peserta Sipenmaru Gelombang I yang pendaftarannya dibuka sejak 5 Februari 2018 hingga 28 Maret 2018 ini telah terdaftar 210 orang dari berbagai sekolah. Peserta akan diseleksi ketat melalui tes CBT dan psikologi yang akan dilanjutkan dengan tes wawancara pada 6 April 2018. Hasilnya akan diumumkan pada 14 April 2018.

MATUR PIUNING - Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK. (tengah) bersama jajaran melakukan upacara ‘’matur puning’’ dalam rangka Sipenmaru Gelombang I di Pura Peninjoan, Besakih, beberapa waktu lalu. Sementara itu, pendaftaran Sipenmaru Gelombang II akan dibuka 7 Mei 2018 hingga 27 Juni 2018. Dari jumlah peserta Sipenmaru Gelombang I dan II, FKIK Unwar hanya mencari 100 mahasiswa. ‘’Kuota mahasiswa memang kami batasi yaitu hanya 100. Hal ini kami lakukan agar sesuai dengan sarana dan prasarana yang kami miliki, sehingga kami bisa menghasilkan lulusan kedokteran yang berkualitas,’’ tukasnya. Di samping secara reguler, FKIK Unwar juga membuka pendaftaran khusus bagi siswa berprestasi I, II dan III di SMA di luar Kota Denpasar. Bagi siswa berprestasi yang mendaftar di FKIK Unwar hanya dikenakan biaya pendaftaran Rp 300.000 dari

biaya pendaftaran reguler pada umumnya Rp 1.000.000. Hal ini dilakukan sebagai upaya memberikan kesempatan kepada siswi berprestasi dari sekolahnya tidak favorit yang ingin melanjutkan pendidikannya di FKIK Unwar untuk mengikuti tes Sipenmaru, baik pada gelombang I maupun gelombang II. ‘’Sampai saat ini yang baru menggunakan pendaftaran khusus ini baru tiga sampai empat orang, mungkin karena sosialisasi kami yang terlambat. Siswa yang memiliki prestasi agar mendaftar lewat pendaftaran khusus ini pada gelombang II nanti melalui pendaftaran online. Ini hanya berlaku pada siswa-siswi yang sekolahnya tidak unggul,’’ pungkas Anom Murdhana. (ad1295)

Kadek Mustika ’’Mesadu’’ ke DPD-RI Terkait Maladministrasi CPNS 2017

Senator Wedakarna Ingatkan STAH Mpu Kuturan Singaraja akan Potensi Tuntutan Hukum

‘’PEMERINTAH harus akuntabel dan transparan,’’ tegas anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E.(MThru), M.Si. saat memimpin rapat dengar pendapat terbatas di Ruang Rapat Gedung DPD-RI, Jalan Cok. Agung Tresna, Renon, Denpasar, guna menindaklanjuti aspirasi Kadek Mustika terkait dugaan maladministrasi atas hasil seleksi penerimaan CPNS 2017 Kementerian Agama di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Mpu Kuturan, Singaraja pada 2017 lalu. Hadir Ni Nyoman Sri Widhiyanti (Ombudsman), Widiana Kepakisan (Komisi Informasi Publik Provinsi Bali), I Ketut Merta (Kementerian Agama) dan I G.M. Sunartha (STAH Mpu Kuturan). Saat ditanyai terkait aspirasi yang disampaikan ke DPD-RI, Mustika menyatakan sangat kecewa atas tindakan oknum STAH Mpu Kuturan yang terkesan sepihak dan tidak transparan dengan tidak memasukkan namanya dalam formasi dosen PNS sesuai hasil kelulusan seleksi perekrutan CPNS Dosen Tahun 2017 di lingkungan STAH Mpu Kuturan. Dalam rekrutmen CPNS dosen di STAH Mpu Kuturan berdasarkan informasi resmi penerimaan CPNS Kementerian Agama Tahun 2017, dirinya telah mengikuti berbagai tahapan seleksi dan berhasil serta dinyatakan lulus atas seluruh tahapan tes kompetensi yang ditetapkan oleh Panselnas (Panitia Penyelenggara Seleksi Nasional) melalui sistem CAT (Computer Assisted Test) mulai dari tes kompetensi awal hingga kompetensi akhir. Ia merasa dirugikan oleh STAH Mpu Kuturan karena

DPD-RI - Senator RI Dr. Arya Wedakarna bersama Kadek Mustika, Ombudsman Bali, KPI Bali, Kemenag Provinsi Bali dan utusan STAH Mpu Kuturan di Kantor DPD-RI. dinilai tidak memiliki dan memenuhi standar kualifikasi serta tidak dikirimnya berkas kelengkapan syarat akhir ke panitia pusat, sehingga tidak diterima walaupun telah lulus dalam mekanisme sebelumnya. Menanggapi hal tersebut, Dr. Wedakarna sangat menyayangkan tindakan STAH Mpu Kuturan. ‘’Kontroversi tentang hasil perekrutan CPNS harus diselesaikan karena ditengarai ada permainan tidak fair yang diduga dilakukan oleh berbagai oknum yang memiliki kepentingan. Perlu pembenahan dalam penerimaan CPNS, sehingga tidak terjadi kesemrawutan. Semestinya hal ini tidak terjadi. Yang dilakukan STAH Mpu Kuturan merupakan tindakan maladministrasi. Saya melihat masalah ini dapat berimplikasi dan mencederai kredibilitas sistem perekrutan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dijelaskannya, secara

substansial ketentuan peraturan perundang-undangan dan secara implisit, rekrutmen CPNS seyogianya dilaksanakan dengan prinsip netral, objektif, transparan, akuntabel dan bebas dari KKN. Dalam hal ini kita harus bicara prinsip good and clean governance bahwa aspek keterbukaan kepada publik adalah unsur utama untuk dijunjung tinggi di samping aspek accountability, transparancy, efektif dan efisiensi. ‘’Berangkat dari apa yang dialami Mustika, saya juga berencana membawa masalah ini dalam agenda pembahasan tingkat pusat. Saya merasa mungkin hampir seluruh daerah di Indonesia terselimuti dengan kasus yang sama, dan semoga dengan menasionalnya kasus ini tentunya akan segera terselesaikan,’’ tegas Dr. Wedakarna. Ia juga mengingatkan bahwa Mustika masih memiliki upaya hukum terkait masalah tersebut. (ad1331)

OSIS SMP PGRI 2 Denpasar Gelar Ceramah Lakalantas dan KDRT Grisda Juara II Yoga Asanas Se-Bali

OSIS SMP PGRI 2 Denpasar alias Grisda begitu cepat merespons tren makin banyaknya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menimpa siswa di Bali. Untuk itu, OSIS Grisda mengundang tim Biro Hukum Polda Bali memberikan ceramah soal menekan lakalantas, KDRT dan narkoba, Rabu (28/3) kemarin. Ceramah diberikan oleh AKBP Andi Arwita, S.H., M.Pd. bersama Kompol. Dra. Ni Ketut Suandari. Ketua OSIS Grisda Ni Putu Denina Ning Permana mengungkapkan, ceramah soal lakalantas, narkoba dan KDRT serta perlindungan anak penting bagi siswa dan pengurus OSIS agar mampu menyebarkan kepada teman sejawatnya terutama soal menekan angka lakalantas oleh siswa. Untungnya semua siswa di

SMP PGRI 2 Denpasar dilarang membawa sepeda motor ke sekolah, kecuali sepeda gayung. OSIS Grisda juga memiliki program tahunan yakni lomba IT yang diberi label GCC, Grisda Art Competition, Gebyar Budaya dan Pasraman Kilat. Guna menekan angka lakalantas, Wakasek Kesiswaan SMP PGRI 2 Denpasar I Made Yudana, S.Pd., M.Si. dan Wakasek Humas Nyoman Rudeg Mardika mengungkapkan, sekolah merintis ekstra polisi lalu lintas. Perannya sangat diperlukan karena SMP PGRI 2 berada di selatan perempatan agung sejumlah sekolah yang sangat padat saat jam masuk dan keluar sekolah. Namun, angka lakalantas di sekolahnya nihil. Yudana menegaskan, materi narkoba, lakalantas, KDRT dan perlindungan anak, sangat penting

CERAMAH - Pengurus OSIS SMP PGRI 2 Denpasar didampingi Wakasek Made Yudana berfoto bersama Tim Hukum Polda Bali AKBP Andi Arwita dan Kompol Ni Ketut Suandari di sela-sela ceramah lakalantas.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

secara preventif diberikan kepada siswa karena mereka adalah garda terdepan dalam memberikan informasi kepada keluarganya setelah itu kepada masyarakat. Selain itu, sebagai bekal ilmu ke depan agar selalu menjaga keamanan diri. Sekolah pun mendapat predikat sekolah bebas narkoba dan bebas rokok. Untuk itu dia mengajak masyarakat yang ingin SDM anaknya santun, cerdas dan disiplin bisa bergabung ke SMP PGRI 2 Denpasar. SMP PGRI 2 Denpasar yang dikenal banyak mendulang prestasi pada tahun ajaran baru 2018-2019 akan menerima 11 kelas atau 500 siswa baru. Jumlah ini dibatasi agar semua siswa bisa masuk pagi. Siswa berprestasi langsung diterima, sedangkan siswa asal Desa Adat Sumerta, Tonja, Pagan, Kesiman dan Penatih diberikan keringanan uang gedung 15 persen. Sementara SD yang terbanyak siswanya diterima juga diberikan bonus sarana komputer. Selasa kemarin siswa SMP PGRI 2 Denpasar binaan Gede Budi Mahardika menyerahkan piala juara II Yoga Asanas se-Bali di IHDN kepada Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. AKBP Andi Arwita mengungkapkan ceramah turun ke sekolah juga merupakan program kerja Polwan Polda Bali. Empat masalah yakni lakalantas, narkoba, KDRT dan perlindungan anak penting dikenali siswa sejak dini, karena dia banyak menjadi korban serta pelaku. (ad1333)


daerah

Kamis Pon, 29 Maret 2018

Suami Tusuk Istrinya yang Hamil Mangupura (Bali Post) Kasus penusukan terjadi di rumah kos di Jalan By-pass Ngurah Rai, Gang Patasari I, Kuta, Badung, Rabu (28/3) kemarin. Pa (34) mengamuk dan menusuk pinggang istriya, Rus. Padahal Rus sedang mengandung. Pa juga menusuk diduga pria idaman lain (PIL), Ru (26). Saat ini pelaku diamankan di Polsek Kuta. Informasi di lapangan, sekitar pukul 13.00 Wita, pelaku bertemu istrinya di tempat kos anaknya di Jalan Patasari II, Tuban, Kuta. Sebelumnya istrinya itu kabur dengan Ru empat bulan lalu. Saat itu pelaku merayu istrimya agar mau rujuk tapi ditolak. Istrinya berdalih sedang mengandung usia satu bulan. Mendengar hal itu membuat pelaku marah dan langsung menanyakan keberadaan Ru. Istrinya memilih bungkam yang membuat pelaku naik pitam. Pa

lalu mengambil pisau lipat di tas pinggangnya dan langsung dipakai menusuk pinggang istrinya. Selanjutnya pelaku mencari Ru ke daerah Kelan, Tuban, tetapi tidak ketemu. Pelaku lalu menyisir ke Jalan Pantai Kuta, namun tetap tidak berhasil menemukan Ru. Pukul 15.00 Wita, pelaku melintas di belakang restoran cepat saji di Jalan By-pass Ngurah Rai, Gang Patasari II, Kuta. Dia melihat motor iparnya yang dipinjam Ru parkir di dekat sana. Pelaku

langsung mencari Ru di TKP. Saat bertemu dengan pelaku, Ru mengaku tidak takut balik ke Bali. Bahkan, Ru mengaku sudah menikah dengan istri pelaku. Mendengar jawaban seperti itu, amarah pelaku memuncak dan langsung menusuk ke arah bawah ketiak korban hingga roboh. Karena di TKP ramai, warga melerai dan merebut pisau pelaku. Pelaku yang masih kalap menggigit kedua pipi bawah mata korban. Setelah itu pelaku pergi meninggalkan TKP. “Pelaku sudah kami amankan di Polsek. Pelaku dan istrinya belum cerai sah. Kasus ini masih kami dalami,” kata Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno didampingi Panitreskrim Iptu Putu Budiartama. (kmb36)

5 Terima Kasih Umat Hindu, Nyepi Tahun 2018 Berjalan Baik

KANTOR Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Dialog Tokoh Agama yang dirangkaikan dengan kegiatan Dharma Santi di Wantilan Pura Gunung Payung, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Selasa (27/3) lalu. Kegiatan yang mengusung tema ‘’Melalui Dialog Tokoh Agama dan Dharma Santi Nyepi Çaka 1940 Kita Tebarkan Kedamaian untuk Mewujudkan Masyarakat Bali Santha Jagadhita’’ ini dihadiri oleh Ida Pedanda Gede Wayahan Wana Sari dari Geria Wana Sari Sanur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali I Nyoman Lastra, S.Pd., M.Ag., Ketua PHDI Provinsi Bali, Ketua WHDI Provinsi Bali, Ketua MUDP Provinsi Bali, Ketua Peradah Provinsi Bali, Dharma Wanita Provinsi Bali, Rektor IHDN Denpasar, Wakil Rektor I, II dan III, Ketua STAHN Mpu Kuturan, Kepala Balai Diklat Kementerian Agama Provinsi Bali, tiga orang Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Bali periode sebelumnya (Dr. Drs. I Gusti Made Ngurah, M.Si., Drs. I GAK Suthayasa, M.Si. dan A.A. Gde Muliawan, S.Ag., M.Si.), Kepala Bidang Urusan Agama Hindu I Made Jendra, S.Pd., M.Si., Kepala Bidang Pendidikan Agama Hindu Drs. Ida Bagus Mastika, M.Fil.H., Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang dan Pembimas yang ada di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/ Kota didampingi unsur-unsur seperti PHDI, WHDI, MMDP, Peradah, Dharma Wanita, Kasubag, Kepala Seksi Urusan Agama Hindu, Kepala Seksi

DIALOG – Dialog tokoh agama yang dirangkaikan dengan dharma santi di Wantilan Pura Gunung Payung, Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung, Selasa (27/3) lalu. Pendidikan Agama Hindu, Koordinator Penyuluh Agama Hindu, Koordinator Pengawas Agama Hindu, KKG dan MGMP yang seluruhnya berjumlah 500 orang. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagianya karena dapat berkumpul bersama lagi di Pura Gunung Payung dalam kegiatan Dialog Tokoh Agama yang dirangkaikan dengan kegiatan dharma santi setelah berakhirnya perayaan hari suci Nyepi dan hari Saraswati. Nyepi tahun ini berjalan dengan sangat baik. Tuntunan yang diberikan oleh PHDI Provinsi Bali sudah dijalankan oleh umat Hindu. Hal ini harus disambut sebagai sebuah peningkatan pemahaman ajaran agama yang lebih baik bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada PHDI Provinsi Bali dan MUDP-MMDPMADP yang ada di Provinsi Bali karena telah membantu menyebarkan tuntunan yang

dibuat oleh PHDI Provinsi Bali, sehingga sampai ke umat Hindu di Provinsi Bali, segala unsur kelembagaan agama lain (MUI, PGI, Majelis Agama Katolik, Walubi dan Majelis Konghucu) yang telah turut serta mewujudkan pelaksanaan Nyepi agar berjalan dengan baik melalui kesepakatan bersama yang dibuat sebelumnya serta kepada seluruh jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota yang telah turut serta melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Melasti dan Tawur Agung Kasanga. Ida Pedanda Gede Wayahan Wana Sari yang hadir sebagai narasumber menyampaikan dharma wacana dengan judul ‘’Selampah Laku Ngeruruh Sangkan Paraning Dumadi’’. Kegiatan dharma santi diharapkan dapat mempererat kembali hubungan intern dan antarumat beragama setelah berlalunya 365 hari yang penuh dengan canda tawa, hiruk-pikuk, ketidakharmonisan dan kenestapaan antarpersonal. (ad1286)

Domba Mati Misterius Resahkan Warga Bali Post/ist

SERTIJAB - Sertijab Kapolres, Kepala SPN Singaraja dan Direktur Pamobvit Polda Bali dilaksanakan di Gedung PRG Polda Bali.

Mantan Kasatresnarkoba Jabat Kapolres Bangli Denpasar (Bali Post) Kapolres Bangli dan Karangasem dimutasi dan sertijabnya dilaksanakan di Gedung Promoter Raksa Grahita (PRG) Polda Bali, Denpasar, Rabu (28/3) kemarin. Mantan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar AKBP Agus Tri Waluyo dipercaya sebagai Kapolres Badung, sedangkan Kapolres Bangli yang lama, AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom, dimutasi menjadi Kapolres Karangasem. Sementara Kapolres Bangli sebelumnya AKBP I Wayan Gede Ardana selanjutnya menjabat Kabag Binkar Biro SDM Polda Jawa Tengah. Pejabat lain yang dimutasi adalah

Direktur Pamobvit Polda Bali dari Kombes (Pol) Muhammad Nazli kepada Kombes (Pol) Didi Hardi Sopandi dan Kepala SPN Singaraja dari Kombes (Pol) Jefri Yanus Endo Lemba Torunde kepada AKBP Waluya. AKBP Waluya sebelumnya menjabat Wakil Kepala SPN Singaraja. Ditemui usai sertijab, Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo mengatakan akan melaksanakan kepercayaan yang diberikan pimpinan Polri dengan semaksimal mungkin. Ia berharap insan pers turut mendukung dan membantu upaya menjaga kondusivitas wilayah Bangli. ‘’Saya mohon doa dan dukungan-

nya dalam rangka menjaga kodusivitas dan kamtibmas di wilayah Bangli,’’ ujar mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini. Kapolda Bali Irjen (Pol) Dr. Petrus Reinhard Golose dalam sambutannya mengharapkan kepada pejabat yang baru mampu membawa Polda Bali makin dicintai oleh masyarakat. Selain itu, pejabat baru diminta segera menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi di tempat baru serta memahami adatistiadat dan karakteristik daerahnya. Apalagi dalam waktu dekat menghadapi pilkada serentak 2018 dan persiapan Annual Meeting IMF-World Bank 2018. (kmb36)

Banyuwangi (Bali Post) Warga Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jatim, resah. Lima ekor domba mati misterius, Selasa (27/3) malam. Belum diketahui pemicu matinya ternak warga tersebut. Dugaan sementara, akibat serangan anjing liar. Peristiwa aneh itu diketahui warga, Rabu (28/3) dini hari kemarin. Tercatat lima domba ditemukan mati di kandang, enam ekor lainnya luka-luka. Domba yang mati kondisinya mengenaskan. Leher dan beberapa bagian tubuhnya tercabik-cabik, mirip bekas cakaran binatang buas. Sementara domba yang selamat menderita luka di bagian perut dan pantat. “Saya dihubungi pukul 11 malam. Saat ke kandang, lima ekor

Napi Diduga Pemesan Sabu Tinta dan Ribon Cetak E-KTP Habis Layanan Tetap Jalan Diserahkan ke Polisi

Denpasar (Bali Post) Narapidana berinisial WBP yang menerima sabu-sabu dari tukang ojek berinisial P diserahkan ke polisi. Sementara petugas Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan diusulkan menerima penghargaan atas keberhasilannya menggagalkan penyelundupan narkoba ke dalam lapas. Hal itu dibenarkan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Hukum dan Ham RI Provinsi Bali Surung Pasaribu, Kamis (28/3) kemarin. Dua sipir yang rencananya diberikan penghargaan adalah I Dewa Gede Suteja (Koordinator P2U Regu 1) dan Putu Narayana Adiwisesa. Petugas lapas lain juga akan mendapat reward atas dedikasinya menggagalkan penyelundupan narkotika jenis inek dan ganja ke lapas. Mereka adalah I Gede Agus Suar Junaedi (staf KPLP anggota jaga), I Kadek Dedy Wirawan (Kasi Minkamtib) dan I Wayan Arsana (Koordinator P2U Regu 2). Sebagai tindak lanjut dari interograsi terhadap tukang ojek berinisial P, dari hasil koordinasi dengan kepala Lapas Kerobokan, pihaknya mengamankan warga binaan atau narapidana berisial WBP. ‘’Atas perintah kalapas, kami juga telah mengamankan dan memeriksa WBP sebagai orang yang akan menerima sabu dan yang bersangkutan sudah kami serahkan ke pihak kepolisian di Polsek Kuta Utara,’’ jelasnya. Selasa (27/3) lalu sekitar pukul 15.55 Wita dua petugas P2U Lapas Kerobokan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lapas yang dibawa oleh tukang gojek dengan cara menitip makanan roti ke lapas. (kmb37)

Tabanan (Bali Post) Menjelang Pilgub Bali 2018, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan gencar melakukan pelayanan termasuk perekaman dan pencetakan e-KTP. Akan tetapi usaha mereka sedikit tersendat lantaran ribon cetak dan tinta mesin pencetaknya habis sejak Februari lalu. Sembari menunggu pengadaan di triwulan kedua, pelayanan cetak e-KTP dibantu Kantor Camat Kerambitan. Kepala Disdukcapil Tabanan Gusti Ngurah Agung Rai Dwipayana, Rabu (28/3) kemarin, menjelaskan warga sangat antusias membuat e-KTP menjelang Pilgub 2018. Kenaikannya hampir 50 persen. Untuk memperlancar proses pencetakan e-KTP, pihaknya sempat meminjam ribon dan tinta mesin ke sejumlah kabupaten seperti Buleleng, Jembrana dan Badung. “Ada sampai satu bulan pinjam, dua minggu dan seminggu agar pelayanan tidak tersendat. Hal itu tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara jajaran Disdukcapil di seluruh kabupaten,” ungkapnya. Oleh karena ribon dan tinta sudah tidak tersedia di Kantor Disdukcapil, Kantor Camat Kerambitan yang mempunyai mesin cetak e-KTP dioptimalkan. Keping untuk mencetak e-KTP

yang ada kemudian dibawa ke Kantor Camat Kerambitan. “Sehari kami berikan 150 kartu cetak. Tiga hari selesai dilakukan, kemudian hasilnya diserahkan kepada kami,” jelasnya. Dwipayana mengakui pengadaan ribon dan tinta baru akan diadakan pada triwulan kedua sehingga baru bisa dikondisikan ke Pemkab Tabanan. Sejauh ini Dana Anggaran Khusus (DAK) belum masuk ke Pemkab Tabanan. “Kami berusaha kejar, persiapan sudah dilakukan,” jelasnya. Jika tinta dan rebon di Kecamatan Kerambitan habis, solusinya Disdukcapil akan mengeluarkan Suket (Surat Kererangan) yang fungsinya sama dengan KTP elektronik. “Kami akan keluarkan Suket. Sementara ya... harus berhenti dulu mencetaknya,’’ tegasnya. Dari data Disdukcapil, saat ini masyarakat Tabanan yang belum melakukan perekaman lebih dari 1.000 orang. Ia memastikan data tersebut akan berkurang, karena sebagian besar warga sudah punya KTP elektronik dan telah melakukan perekaman. “Kami tetap koordinasi dengan para perbekel dan camat terkait warga yang belum punya. Setelah itu kami akan jadwalkan perekaman KTP elektronik,” tandas Dwipayana. (kmb28)

Banyuwangi (Bali Post) – Pura Agung Waseso di Dusun Sumberagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, akan di-pelaspas pada Sabtu (31/3) lusa. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pamelaspas Sukardi didampingi Sekretaris Effendi lewat rilis kepada Bali Post, Rabu (28/3) kemarin. Menurutnya, acara pamelaspas akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Upacara di-puput Nabe Geria Kayu Mas Kaja, Bali, Pandita Darmika Sandhi Kertayasa (Geria Anom Sari, Banyuwangi). Persiapan pamelaspas dimulai sejak24 Maret lalu saat panitia karya membuat sanggah surya, sanggah caru, sanggah panggungan dan sunari. Selanjutnya pada 25 Maret memasang wastra, tedung/ payung dan membuat banten. Pada 26 Maret memasang taring/ tenda, nanding sarana banten dan memasang penjor. Nanceb/nyengker karya, memasang sunari, macaru, mendem dasar, mendem panca datu pekarangan, nyakap karang, memakuh dan melaspas dilaksanakan 27 Maret. Rabu kemarin dilangsungkan upacara mendak tirta ke Pura Gunung Srawet, Pura Raung Gumuk Kancil, Pura Agung Blambangan, Pura Alas Purwo dan Pura Bukit Merak. (kmb)

Denpasar (Bali Post) – Terdakwa I Kadek Dandi Suardika alias Dandi dituntut hukuman selama 7,5 tahun penjara karena dinyatakan terbukti bersalah dalan pemufakatan jahat tindak pidana narkotika dan termasuk precursor dalam sidang di PN Denpasar, Selasa (27/3) lalu. JPU I Made Lovi Pusnawan mengatakan terdakwa yang juga adik tiri I Komang Swastika alias Jro Jangol tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 bukan tanaman. Di hadapan majelis hakim pimpinan I.A. Nyoman Adnya Dewi, jaksa kemudian menuntut Dandi dengan pidana penjara tujuh tahun enam bulan, denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan. Ia dinilai melanggar Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika sesuai dakwaan alternatif kesatu.

Mendengar tuntutan itu, pihak terdakwa melalui kuasa hukumnya Iswahyudi akan mengajukan pledoi pada persidangan pekan depan. Dandi ditangkap 2 November 2017 sekitar pukul 22.00 ketika menghubungi Ni Luh Ratna Dewi (istri Jro Jangol) dan mengatakan kehabisan sabu. Disebut dalam dakwaan, Ratna Dewi menghubungi Mang Jangol untuk menyerahkan sabu kepada terdakwa sebarat 2 gram. Permintaan itu diiyakan oleh Mang Jangol dan langsung memberikan sabu kepada terdakwa Dandi. ‘’Saat itu Jro Komang Swastika mengatakan kepada terdakwa, tolong jualin,’ ungkap JPU kala membacakan dakwaan beberapa waktu lalu. Setelah menerima 2 gram sabu, terdakwa memecah-mecah menjadi sembilan paket. Terdakwa ditangkap polisi setelah polisi menangkap I Gede Juni Antara alias Katos. Kepada petugas, Katos mengaku sebelumnya mendapat paketan sabu dari terdakwa. (kmb37)

Diduga Jaringan Narkoba Jro Jangol Sabtu Lusa, Pura Agung Waseso Di-”pelaspas’’ Dandi Dituntut 7,5 Tahun Penjara

domba sudah mati, tergeletak penuh luka,” kata Rohmat, pemilik domba yang menjadi korban. Menurut pria ini, salah satu warga sempat melihat kawanan anjing di sekitar kandang domba miliknya. Lokasi kandang miliknya berdekatan dengan persawahan dan perkebunan. Ia meyakini anjing yang menyerang ternaknya murni anjing liar dan buas. Bukan anjing jadi-jadian seperti yang diduga warga. “Peristiwa ini baru sekarang terjadi. Mungkin anjing liar itu melihat ada ternak domba, sehingga menyerang ke sini,” jelasnya. Lima ekor domba yang mati langsung dikubur karena warga khawatir akan menularkan penyakit ke ternak lainnya. Pascakejadian,

warga langsung menggelar ronda malam. Mereka mengawasi sejumlah ternak domba di daerah tersebut. Warga takut kawanan anjing liar akan menyerang lagi. Kepala Dusun Krajan Lor, Desa Lemahbang Kulon, Oby Septianto, mengatakan sempat mendatangi lokasi kejadian setelah dilapori warga dan melempari kawanan anjing liar yang terlihat tak jauh dari lokasi kandang. “Dari keterangan warga, ini murni anjing liar dari hutan. Bukan anjing jadi-jadian,” ungkapnya. Dari lima ekor domba yang mati, satu belum ditemukan bangkainya. Diduga dibawa oleh kawanan anjing liar tersebut. Domba yang mati kondisinya sobek di bagian perut, leher dan tenggorokan. (kmb30)


OPINI

6

Kamis Pon, 29 Maret 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Negeri Ini Krisis Politisi Negarawan SEPERTI sudah banyak ditulis, bahkan berkali-kali diingatkan bahwa negeri ini sangat sulit mencari sosok teladan. Setidaknya belakangan ini. Sulit mencari figur yang mesti dijadikan panutan, baik pemikiran, perkataan maupun perbuatannya. Mencari seorang negarawan, ibarat mencari jarum yang jatuh di rumput ilalang. Sulit dan sangat sulit. Sedangkan mencari seorang politisi begitu gampangnya. Semudah membalikkan telapak tangan. Mencari kombinasi politisi yang negarawan juga sulit. Entahlah, kita ini memang sedang kehabisan stok tokoh panutan. Saat ini, justru banyak tokoh, politisi, avonturir atau apa pun namanya selalu ingin mencari panggung. Panggung untuk pamer segalanya. Pamer kekuasaan, pamer kekayaan, pamer kepintaran dan sebagainya. Akan tetapi, mengapa justru sedikit yang pamer dengan prestasi yang menyangkut hajat orang banyak? Kalaupun ada, itu bisa dihitung dengan jari. yang ada malah, prestasi sedikit tetapi pamernya banyak sekali. Memanfaatkan kesempatan untuk menjadikannya panggung perhatian sungguh banyak sekali yang jago. Memainkan beberapa momentum untuk kepentingannya sendiri maupun kelompok, sungguh banyak yang piawai. Tidak jarang, apa yang mereka katakan itu atau yang mereka perbuat justru membuat kegaduhan baru. Kondisi internal dalam negeri tentu saja hangat oleh polemik yang tidak bermutu. Maunya nge-hits di mana-mana, tetapi produknya itu adalah sampah. Bukan ini yang dicari rakyat Indonesia sekarang. Bukan perhatian yang nilainya nol besar tetapi perhatian yang benar-benar intens memberikan solusi di tengah kesusahan. Syukur-syukur itu bisa berdampak luas, dan ada efek positifnya. Mencari perhatian dengan memainkan kata-kata retorik untuk apa? Memainkan kalimat-kalimat yang dicomot dari kisah fiksi, apa gunaya? Itu sama saja membuat intimidasi. Tidak hanya kepada pemerintah tetapi juga masyarakat kecil yang tidak merata daya serap maupun daya kajinya. Yang menyedihkan, hal ini sering kali dilakukan oleh tokohtokoh yang sejatiya diharapkan memberikan kedamaian, kesejukan, serta kelapangan berpikir jernih dalam menghadapi suatu masalah. Ini kok malah sebaliknya. Kalau kemudian pernyataannya ditanggapi serius oleh banyak kalangan, eh malah ngeles dengan berbagai alasan. Ini memuakkan dan sangat tidak mendidik. Padahal dengan atribut yang disandang tokoh tersebut, mestinya kenal dengan mekanisme serta kanalisasi serta pemilahan berpikir logis. Ke mana hal ini dibawa, tentu ada mekanismenya yang resmi. Sehingga muncul sebuah dialog. Kalau tudingan itu dialamatkan kepada pemerintah, tentu ada arena resminya. Kalaupun itu dialamatkan kepada pihak lain, tentu ada medianya. Pergunakan cara-cara intelek dan bermartabat dalam mengutarakan sesuatu. Kita ini memang hidup dalam iklim yang demokratis. Akan tetapi, jangan kebablasan dan kampungan. Baik di tingkat lokal maupun pusat, dagelan-dagelan ini sangat sering terjadi. Budaya malu dengan diri sendiri rupangan semakin terkikis. Diganti oleh budaya tebal muka yang semakin menghalalkan segala cara. Ini mengerikan bagi generasi penerus. Tidak ada sama sekali nilai pendidikannya. Tidak ada sama sekali.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Gerakan Tampung Air Hujan

Belakangan ini, hujan mulai jarang turun. Namun, anomali musim tetap memungkinkan hujan akan berpeluang turun. Untuk itu, penting kiranya bagi Bali sekarang melakukan gerakan tampung air hujan. Gerakan ini bisa dimulai di instansiinstansi pemerintah dengan menjadikan lahan kosong sebagai tangkapan air hujan. Gerakan ini bisa diawali dengan membuat sumur-sumur cadangan air yang bisa menampung air hujan. Kegiatan ini harus diedukasi oleh pemimpin Bali dan kabupaten/kota agar air hujan yang sekarang memicu banjir, volume berkurang di jalanan. Saya kira Bali harus melakukan langkah nyata untuk mengelola air hujan agar bisa menjadi cadangan air bagi kehidupan dan lingkungan di Bali. Hal ini saya sampaikan, karena saya terus terang mulai khawatir dengan keberlangsungan sumber mata air di Bali. Selama ini, tak saya dengar ada kepedulian dan program yang jelas terkait hal ini. Kita masih sibuk dengan urusan-urusan ekonomi, namun di sisi lain kepedulian dengan lingkungan rendah. Bahkan, ada kesan kita mulai mengedepankan kepentingan ekonomi daripada menyiapkan tempat yang nyaman untuk kita hidup. Saya berharap pemimpin Bali ke depan jangan mengelola kekuasaan berdasarkan ambisi pribadi melainkan harus tetap mendengarkan harapan berbagai komponen. Ini penting disinergikan karena kita sadari bersama bahwa Bali adalah milik orang banyak bukan hanya hak pemimpin untuk menentukan arah pembangunannya. I Wayan Arsana Gianyar, Bali

Hindari Berbicara Soal Bubarnya Indonesia Para elite Indonesia bahkan yang berpendidikan tinggi sekalipun, seharusnya diajari untuk berbicara. Setelah diajari berbicara, juga diberikan pemahaman tentang kata dan kalimat yang diutarakan. Setelah itu juga harus diberi tahu bagaimana berbicara di depan umum, apalagi yang diliput oleh media massa. Kalau elite politik tidak mampu memahami ini, dia bukanlah elite, tetapi begundal politik Indonesia.

Oleh I Nyoman Darmana ara begundal politiklah yang mengata-ngatai pembubaran Indonesia tahun 2030. Apakah semudah itu pembubaran Indonesia, apakah kemudian masing-masing wilayah mampu menghidupi diri sendiri, dengan tingkat pengetahuan dan sumber daya yang dimiliki seperti sekarang. Tidakkah mereka pernah pergi sekadar ke taman pahlawan, bukan sekadar melihat-lihat makam tetapi sedikit memikirkan makna pahlawan tersebut? Kalau dilihat dari sisi perjuangan, taman pahlawan merupakan tempat yang paling bagus untuk memaknai keindonesiaan. Jejeran tugu peringatan tersebut memperlihatkan bahwa kemerdekaan Indonesia ini diperjuangkan dengan jiwa dan raga, yang meninggalkan keluarga (anak, istri, suami) demi berdirinya Indonesia. Dengan demikian, perbincangan bahwa Indonesia itu bubar pada tahun 2030 merupakan perbincangan tidak etis dan tidak menghargai jasa para pahlawan. Bukan sekadar jasanya tetapi bagaimana kemudian nilai psikologis yang dirasakan oleh sanak keluarga yang ditinggalkan. Apabila orangtuanya berjuang membela dan mendirikan Indo-

nesia, maka anak keluarga yang ditinggalkan sebenarnya juga mengeluarkan tenaga untuk berjuang menghidupi anggota keluarga yang ditinggalkan pejuang demi Indonesia. Jadi, apabila ada penggede politik yang berbicara soal bubarnya Indonesia, sekali lagi harus diajari nilai-nilai etis tentang perjuangan. Apalagi itu dilakukan di depan umum dan kemudian disebarkan di media massa. Taman pahlawan juga memberikan cermin bagaimana kesatuan dalam bineka itu tercipta dalam perjuangan. Di taman pahlawan akan terlihat namanama pejuang yang melintasi wilayah, suku dan budaya Indonesia. Di Margarana saja, pahlawan yang tercatat bukan sekadar dari Bali tetapi dari wilayah lain di Indonesia. Ini menandakan bahwa mereka telah melihat Indonesia ini sebagai sebuah kesatuan. Mereka sadar dengan aneka perbedaaan tersebut tetapi demi Indonesia, mereka justru mampu melupakan perbedaan identitasnya demi kemerdekaan Indonesia. Dari titik ini, para begundal politik Indonesia itu harus benar-benar diajari tentang nilai-nilai persatuan, bukan menyebut-nyebut soal pembubaran negara. Dari sisi sebutannya, “taman

pahlawan” merupakan penghormatan kepada mereka-mereka tersebut. Dengan sebutan “taman” diharapkan lokasi ini akan memberikan inspirasi terhadap semangat berbangsa dan bernegara, melalui kunjungan-kunjungan yang dilakukan oleh para warga. Di tamanlah ditemukan keindahan-keindahan yang dapat memberikan inspirasi kehidupan sosial, bukan perilaku-perilaku begundal. Jadi, taman pahlawan merupakan lokasi wisata nilai di mana kita mampu mengkaji, merenungkan perjuangan-perjuangan mereka, dirangkai dengan maknanya sehingga mampu memberikan inspirasi yang indah. Jadi, sebutan taman pahlawan itu mempunyai manfaat besar ke depan dalam kerangka kokohnya suatu negara. Dari inspirasi nilai itulah kemudian akan mampu memberikan pesan-pesan kuat bagi warga negara Indonesia, bukan justru kata-kata yang mengatakan Indonesia dapat bubar pada tahun 2030. Membicarakan pembubaran saja sudah keliru apalagi kemudian mencoba merancang melakukan ini. Dalam konteks sumber daya manusia, Indonesia itu merupakan jalinan wilayah yang saling tergantung satu sama lainnya. Teori ketergantungan dalam konteks Indonesia ini,

tidak ada yang menjadi titik pusat tetapi semuanya merata: ketergantungan yang merata. Karena ketergantungan itu merata, maka perbincangan tentang pembubaran menandakan tidak adanya kesadaran tentang saling ketergantungan tersebut. Dalam konteks yang paling besar, yaitu antarpulau, ini sangat kelihatan. Jawa jelas tergantung sama Pulau Buton untuk pembangunan jalan raya. Aspal banyak dihasilkan oleh Pulau Buton. Tentu saja aspal diperlukan oleh Pulau Sumatera dan daerah lainnya di Indonesia. Kalimantan pasti juga memerlukan kepulauan Maluku untuk rempah-rempah dan Sumatera memerlukan Sulawesi untuk kopra. Lombok dapat memberikan batu apung kepada bebagai wilayah Indonesia. Dan pulaupulau lain di Indonesia memerlukan Jawa untuk memberikan inspirasi tentang cara mengolah tanah karena Jawa merupakan pulau tersubur. Banyak petani Jawa yang mampu memberikan pengajaran kepada petani dari pulau lain. Untuk sektor pariwisata, Bali menjadi objek yang paling besar. Tetapi manajemen tingkat tinggi dari kepariwisataan Bali, memerlukan manajemen dari Jakarta. Pelaut paling hebat di Indonesia adalah orang Bugis. Sampai sekarang ini diakui. Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi memberikan minyak dan batu bara untuk menggerakkan industri di Jawa. Sudah tidak diragukan lagi, Papua telah memberikan banyak keuntungan kepada Indonesia melalui pertambangannya. Lantas bagaimana kalau Indonesia bubar? Ketergantungan itu akan tetap ada karena pada

hakikatnya tidak ada daerah Indonesia yang mempunyai sumber daya mandiri. Setidaknya mampu dikelola secara mandiri. Apakah kemudian bagian-bagian dari Indonesia itu kelak mau bekerja mandiri layaknya Singapura? Pekerjaan paling dasar yang harus dilakukan agar mampu mandiri seperti Singapura, masih tidak dimiliki oleh Indonesia. Mengelola waktu saja tidak bisa, padahal waktu merupakan aset mondial yang menjadi titik tolak untuk memajukan bangsa. Waktu adalah kesempatan dan kita masih belum mampu mengelola kesempatan itu secara baik. Masih terlalu banyak jam karet. Belum lagi kalau kita berbicara masalah korupsi. Masalah ini masih sulit dipecahkan hingga sekarang, di saat Indonesia sudah mempunyai lembaga pemberantasan korupsi paling mentereng, Komisi Pemberantasan Korupsi. Maka, marilah kita tidak membicarakan soal bubar-bubarnya Indonesia pada tahun 2030. Sebaiknya justru harus dilakukan, bagaimana memanfaatkan sumber daya yang ada di Indonesia itu agar di tahun 2030 kita tidak tergantung lagi sama impor asing. Masak negara yang mempunyai luas pantai jutaan kilometer, justru mengimpor garam. Daerah yang kaya dengan stepa dan sabana, justru ngimpor daging sapi dan Indonesia masih mengimpor beras dari Vietnam, negara yang baru habis digoyang perang tahun 1975 (saat Indonesia telah mempunyai TVRI). Jadi, para pemain marilah hindarkan diri dari berbicara yang aneh-aneh karena pembicaraan itu adalah hasil dari pemikiran. Janganjangan pemikirannya memang singkat seperti itu.

Menolak Kampanye Berbasis ’’Hoax’’ POJOK

Pemilihan umum (pemilu) dipastikan akan digelar 2019 mendatang. Para bakal calon pemimpin saat ini tentu tengah berupaya meraih dukungan masyarakat dengan mengampanyekan berbagai program unggulannya. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), kampanye bisa dilakukan di pelbagai media, baik media cetak maupun media digital terutama media sosial (medsos). Tim sukses (timses) yang sering mengatasnamakan relawan pun mulai bergerilya untuk menggaet suara potensial kalangan muda di dunia maya dengan mengerahkan tim cybernya. Hal ini mengindikasikan bahwa medsos sudah menjadi tren yang diakui. Apalagi, tidak bisa dimungkiri bahwa kampanye melalui medsos sangat efektif. Tak heran jika timses dari masing-masing kandidat bekerja keras mengampanyekan calonnya melalui media ini. Terlepas dari pelbagai keunggulan kampanye menggunakan medsos, ternyata medsos juga menyisakan sejumput problematika, salah satunya ialah persebaran hoax yang merajalela. Sayangnya, tak jarang juga para timses yang memakai cara curang untuk merebut dukungan publik seperti me-

Oleh Thoriq Tri Prabowo nyebarkan hoax untuk meningkatkan elektabilitas paslon yang mereka usung, atau pun untuk menurunkan elektabilitas calon lainnya. UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transasksi Elektronik mengamanatkan bahwa persebaran hoax jelaslah dilarang. Terkait dengan pemilu, penyebaran hoax tentu akan menjadikan tensi politik kian memanas. Para pendukung ataupun pihak oposisi tentu akan saling melakukan perang argumen untuk membela paslon yang diusungnya masing-masing. Jika masing-masing timses dan paslon saling berbalas hoax, tentu hal tersebut akan sangat merugikan masyarakat awam, terlebih jika paslon yang terindikasi curang tersebutlah yang memenangkan pemilu. Masyarakat akan dipimpin oleh orang yang menang dengan cara yang curang, bukan karena program yang bagus. Terdapat sebuah teori yang menyatakan bahwa “jika berita bohong yang disebarkan secara terus-menerus dan secara masif, maka lambat laun berita bohong

tersebut akan dipercaya masyarakat sebagai sebuah kebenaran”. Jika teori tersebut benar, maka hoax tentulah sangat berbahaya untuk kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama mengenai pemilu yang dampaknya akan dirasakan masyarakat minimal selama lima tahun. Kampanye berbasis hoax sangat berkaitan erat dengan hate speech (ujaran kebencian) dan black campaign (kampanye hitam) yang sangat merugikan proses demokrasi. Beberapa peraturan dan perundang-undangan seperti UU ITE, KUHP XVI yang mengatur mengenai hate speech (ujaran kebencian), persebaran hoax, dan peraturan terkait pelanggaran kampanye dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentu sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi pelanggaran kampanye. Selain regulasi yang diterbitkan oleh pemangku kebijakan, untuk mencegah persebaran hoax menjelang pemilu tentu memerlukan partisipasi dan kesadaran dari masyarakat. Masyarakat harus turut berpartisipasi aktif dengan cara lebih jeli dalam

memverifikasi kebenaran suatu informasi. Menilai informasi dari sumber, penulis, dan tendensi beritanya serta mengedepankan asas praduga tak bersalah tentu akan menekan angka persebaran hoax menjelang pemilu. Dengan demikian pemilu akan berlangsung dengan khidmat dan ketenteraman pun terjaga. Pemilu yang juga digelar dengan dana yang tidak sedikit tentu akan sia-sia jika para calon pemimpinnya hanya mengandalkan hoax untuk meningkatan elektabilitasnya. Untuk itu, para timses dan paslon yang menggunakan hoax sebagai bahan bakar kampanyenya tentu haruslah dikutuk dan diberi sanksi oleh KPU. Persebaran hoax yang dilakukan oleh timses dan paslon tentu akan mencoreng makna pemilu guna menjaring pemimpin yang amanah. Persebaran hoax sebenarnya tidak menjadi persoalan jika masyarakat sebagai calon pemilih lebih hati-hati dalam mencerna informasi. Namun, mengetahui tingkat literasi masyarakat yang masih rendah tentu kita secara bersama-sama menolak kampanye berbasis hoax.

Daerah jangan buat aturan yang mempersulit masuknya investasi. - Termasuk aturan tak tertulis. *** Badung berupaya menjadikan masyarakatnya bangga menjadi petani. - Tak bangga kalau hanya wacana. *** Jaksa Agung pastikan tunda proses hukum peserta pilkada bermasalah. - Beda kebijakan dengan KPK.

Penulis, dosen Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Dinkes Serius Tangani Kasus ’’Stunting’’ Tabanan (Bali Post) Tidak semua masyarakat akrab dengan stunting. Stunting ini adalah masalah gizi kronis yang disebabkan asupan gizi kurang dalam waktu lama. Namun, Kemenkes lewat program pencanangan Germas (Gerakan Masyarakat Sehat), tampak serius menangani kasus stunting ini agar terjadi penurunan kasus stunting di Indonesia. Badan Kesehatan Dunia atau WHO, mengategorikan Indonesia ada di urutan kelima jumlah anak dengan kondisi stunting ini. Sedangkan di Tabanan, angka stunting ini masih dalam kategori baik, kalau dipersentasekan 16,2 persen. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tabanan I Made Supardiyadnya, Rabu (28/3) kemarin, mengatakan berdasarkan batasan masalah kesehatan masyarakat berdasarkan indikator gizi yang mengacu pada WHO, batas minimal kejadian stunting di masyarakat adalah 20 persen. ‘’Sementara dari hasil survei pemantauan gizi alias stunting di Tabanan ini 16,2 persen. Jadi masih ada pada rentang yang baik,’’ ujar Supardiyasa. Meski baik, tindakan pencegahan agar kasus stunting itu angkanya bisa ditekan terus diupayakan. Caranya, dengan memberikan asupan makanan sesuai gizi yang diperlukan. Stunting ini terjadi mulai sejak dalam kandungan. Baru terlihat jelas saat anak berusia dua tahun. Stunting itu antara lain menyebabkan pertumbuhan terhambat juga membuat perkembangan otaknya tidak maksimal. Efeknya menyebabkan kemampuan mental dan semangat belajar juga kurang. Ujung-ujungnya prestasi sekolah buruk. Ciri-ciri gejala stunting ini muncul, anak itu berbadan lebih pendek dengan anak seusianya. Proporsi tubuhnya cenderung normal tetapi anak itu terlihat lebih tua dari usianya, berat badan rendah untuk anak seusianya serta pertumbuhan tulang yang tertunda. Dalam mengatasi masalah stunting, Kementerian Kesehatan melakukan Kampanye Gizi Nasional Program Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat (PKGBM). Salah satu intervensi program PKGBM adalah tentang perubahan perilaku masyarakat, yang dilakukan dalam program Kampanye Gizi Nasional (KGN). Upaya efektif mencegah stunting itu, kata Supardi, adalah selama kehamilan dan usia dua tahun pertama kehidupan anak itu. ’’Pihak Dinkes telah mengambil langkah-langkah pendekatan menyeluruh, seperti melakukan aktivasi posyandu-posyandu dan pemberian pengetahuan tentang gizi anak, mulai makanan apa saja yang boleh untuk bayi di atas enam bulan. Bagaimana tekstur yang baik, berapa banyak yang harus diberikan, termasuk pentingnya pengetahuan ASI eksklusif,’’ ujarnya. Cara lain adalah pemberian FE atau zat besi pada ibu hamil, memberikan PMT atau makanan tambahan untuk ibu, bayi dan balita, peningkatan akses sanitasi dasar, seperti penyediaan air bersih dan jamban keluarga. (kmb24)

Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ dan Dua Ranperda Tabanan (Bali Post) DPRD Tabanan menggelar rapat paripurna secara maraton, Rabu (28/3) kemarin. Setidaknya ada tiga agenda rapat paripurna digelar yakni pengantar/ penjelasan Bupati tentang LKPJ Bupati Tabanan tahun 2017 dan dua ranperda. Kemudian juga dibahas penjelasan Ranperda Inisiatif DPRD dan Pendapat Bupati terhadap Ranperda Inisiatif DPRD Tabanan. Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tabanan dan juga dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Tabanan tahun 2017 pada rapat paripurna itu yang berlangsung di ruang rapat DPRD Tabanan, Rabu (28/3) kemarin. Wabup Sanjaya mengatakan laporan LKPJ Bupati Tabanan tahun anggaran 2017 ini disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) 2005-2025, RPJMD Semesta Berencana 2016-2021, RKPD tahun 2017, Kebijakan Umum APBD (KUA), Prioritas Plafon Anggaran (PPA) serta Peraturan Daerah Kabupaten Tabanan Nomor 13 Tahun 2017. Tema pembangunan Kabupaten tahun 2017 yaitu ‘‘Memacu sektor hulu untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan berbasis desa’’. “Tema ini sejalan dengan ekonomi kerakyatan yang ingin diciptakan di Kabupaten Tabanan yaitu ekonomi yang bersumber dari mata pencaharian, sebagian besar penduduk di Tabanan yakni sektor pertanian. Pembangunan ekonomi kerakyatan itu diyakini dapat memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat berpartisipasi. Cara efektinya, mau tidak mau harus digerakkan yang dimulai dari satuan wilayah administratif pemerintah terkecil yaitu desa,” ungkapnya. Ekonomi kerakyatan yang berbasis desa itulah diharapkan dapat memperkuat pemerintah desa itu dalam penyelenggaraan urusan pemerin-

Potensi Desa Wisata

Desa Belimbing dan Karya Sari Lestarikan Pohon Aren Desa Belimbing adalah salah satu desa di Pupuan yang relatif indah. Desa ini hendak dijadikan desa wisata, demikian juga desa pendukung Desa Karya Sari. Sudah pasti, untuk menjadi desa wisata itu tidak gampang. Banyak hal harus diupayakan terutama yang dapat mendukung desa tersebut benar-benar layak dijadikan objek wisata. Sejauh mana persiapan Desa Belimbing maupun Karya Sari itu?

MEMANG untuk menjadi desa wisata itu memerlukan banyak hal dari yang bersifat unik, klasik, hingga yang modern sehingga objek itu benar-benar menarik. Atas dasar itu, kedua desa ini salah satunya mulai melakukan pelestarian dan juga peremajaan pohon-pohon arennya. Salah satu tokoh masyarakat Pupuan sekaligus anggota DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani, Rabu (28/3) kemarin, mengatakan Desa Belimbing maupun Desa Karya Sari ini dari dulu sudah terkenal dengan produk dari pohon arennya. Karena itu, kedua desa itu memproduksi gula aren. Dalam dua tahun terakhir ini, masyarakat di Desa Karya Sari diberikan pelatihan untuk membuat gula semut atau juga disebut brown sugar. Nilai jual gula semut itu, kata Omardani, lebih tinggi dibandingkan gula aren yang

7

TABANAN

Kamis Pon, 29 Maret 2018

dalam bentuk padat. ‘’Gula aren produk Desa Karya Sari itu terkenal dengan kualitasnya. Karenanya, dua tahun ini masyarakat dilatih agar bisa membuat gula semut itu. Saat ini, gula semut itu sudah mampu dipasarkan ke hotel-hotel,’’ ujar Omardani. Sementara warga Desa Belimbing dilatih agar mereka bisa membuat minuman tuak manis juga diolah dari pohon aren ini. Nantinya, minuman ini akan dijadikan minuman yang merupakan ciri khas desa itu. Minuman itulah yang dijadikan ikon. Sebab, tuak manis itu yang disuguhkan kepada wisatawan yang datang ke Desa Belimbing. Proses pembuatan tuak manis itu dilakukan secara alami. Selanjutnya, bagaimana potensi tuak manis itu bisa diproduksi lebih berkualitas dan tahan lama. ‘’Sebab selama ini tidak ada fermentasinya. Karena itu, minuman ini tidak terlalu tahan lama. Saat ini sedang dicari cara, bagaimana minuman tuak itu agar bisa lebih tahan lama,’’ ujarnya. Pengembangan olahan produksi pohon aren untuk skala besar, memang masih terbentur ketersediaan pohon. Pohon-pohon memang relatif berkurang akibat sudah tua. Begitu juga pelaku pembuat gula aren saat ini sudah mulai berkurang. Hanya dikuasai oleh orangtua. Sangat jarang dilakukan generasi muda di desa tersebut. Karenanya, Omardani dengan adanya desa wisata ini berharap potensi penjualan produk olahan dari pohon aren itu baik berupa gula aren maupun minumannya, dapat memotivasi generasi muda untuk terjun langsung. ‘’Semoga dengan terbukanya peluang dapat memompa motivasi generasi penerus kita,’’ harapnya. Masyarakat sudah melakukan peremajaan pohon aren. Tunas-tunas baru pohon aren yang tumbuh di lahan perkebunannya benar-benar dijaga dan dirawat. Selama ini, warga baik di Desa Belimbing maupun Karya Sari itu menanam pohon aren itu dengan cara tumpang sari alias diselangselingi dengan tanaman lain. Perlu regenerasi untuk menjaga pohon yang sebagian besar berusia tua. ‘’Karenanya masyarakat sudah mulai melakukan peremajaan. Warga juga sudah menjaga tunas-tunas muda yang mulai tumbuh. Sebab, untuk bisa menghasilkan, memerlukan waktu lumayan lama,’’ papar Omardani. (san) I Gusti Nyoman Omardani

tahan desa itu, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan masyarakat desa serta pemberdayaan masyarakat desa yang diwujudkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dengan mengelola hasil-hasil pertanian dalam arti luas maupun hasil olahannya. “Pemkab Tabanan akan berupaya menjamin kestabilan dan kewajaran harga beli hasilhasil pertanian serta pemasaran hasil-hasil produknya melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” ungkap Sanjaya. Berbagai program yang dicanangkan Pemkab Tabanan itu tidak akan berdampak jika tidak diimbangi pengelolaan keuangan daerah yang baik. Berkaitan dengan hal itu, penyusunan APBD Kabupaten Tabanan tahun 2017 ditujukan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Tabanan dengan mengupayakan langkah-langkah strategis. “Langkah strategis tersebut antara lain; mengoptimalkan potensi yang ada, menggali potensi baru dalam meningkatkan PAD, memperbaiki sistem manajemen pengelolaan keuangan, evaluasi dan pengawasan, meningkatkan pajak dan retribusi daerah, dan lain-lain,” jelasnya. Terkait APBD, pihaknya menyampaikan gambaran realisasi anggaran pendapatan, belanja daerah, dan pembiayaan daerah tahun 2017. Realisasi pendapatan daerah Tabanan tahun 2017 sebesar Rp 1.872.012.462.937,50 (Rp 1,87 triliun) atau 97,83% dari target yang ditetapkan. Komponen Pendapatan Daerah Tabanan tahun 2017 terdiri

Bali Post/kmb28

RAPAT PARIPURNA - Wakil Bupati Tabanan saat menyampaikan LKPJ dalam rapat paripurna DPRD. dari PAD, Dana perimbangan dan lain-lain. “PAD realisasinya sebesar Rp 426.784.316.160,73 atau Rp 426 miliar lebih, dana perimbangan realisasinya sebesar Rp 1.096.289.816.435 atau Rp 1 triliun lebih dan lain-lain yang realisasinya Rp 348.938.330.341,77 atau Rp 348 miliar lebih,” ungkapnya. Sementara untuk belanja daerah tahun 2017 sebesar Rp 1.862.048.574.782,96 (Rp 1,8 triliun) atau sekitar 85,24 persen dari total belanja sebesar Rp 2.184.423.902.722,87 (Rp 2,1 triliun lebih) lebih yang terdiri dari realisasi belanja langsung sebesar Rp 745.754.021.935,14 (Rp 745 miliar lebih) dan realisasi belanja tidak langsung Rp 1.116.208.095.946,36 (Rp 1,1 triliun lebih). Kebijakan belanja daerah diarahkan untuk membiayaan program-program unggulan Tabanan. “Program unggulan tersebut seperti Gerbang Emas Serasi, Gerbang Pariwisata Serasi, Gerbang Partisipatif Infrastruktur, Bedah Rumah, Bedah

Warung, Kegiatan Santuan Kematian, Kewirausahaan Perikanan Budi Daya, Program Bebas Kanker Serviks, Pengolahan Perkembangan Hasil Pertanian, Fasilitas Pengembangan BUMDes, Permodalan Kelompok Tani, Pendidikan, Kesehatan, Pelayanan Publik, dan program unggulan lainnya,” jelasnya. Pihaknya menambahkan untuk realisasi pembiayaan neto Pemkab Tabanan tahun 2017 sebesar Rp 57.915.545.813,50 (Rp 57 miliar lebih) dari total pembiayaan tahun anggaran 2017 sebesar Rp 270.883.518.607,62 (Rp 270 miliar lebih). Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan berbagai penghargaan yang telah diraih Pemkab Tabanan pada tahun 2017. Bersamaan penyampaian LKPK akhir tahun anggaran 2017, pihaknya juga mengajukan dua buah Ranperda kepada dewan. Antara lain Ranperda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pengangkatan dan

Pemberhentian Kepala Desa, dan Ranperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik. Setelah lama tidak ada kejelasan, dua ranperda inisiatif dewan akhirnya juga disampaikan secara resmi, pada rapat paripurna DPRD Tabanan, kemarin. Inisiator kedua Ranperda Inisiatif itu Gusti Omardani, membacakan draf ranperda tersebut berikut alasan mengapa dua ranperda itu mesti dibuat. Menanggapi dua ranperda inisiatif dewan itu, Wabup Sanjaya mengatakan ranperda tentang pelayanan terpadu satu pintu itu tentunya bisa memberikan legitimasi pada Pemda Tabanan. Begitu pula Ranperda desa wisata, banyaknya potensi wisata yang dimiliki oleh desa jika dikelola dengan baik, maka akan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat setempat. Hal itu juga dapat memberikan jaminan kepastian hukum bagi pemda dalam menetapkan kawasan desa wisata itu. (kmb28)


KARANGASEM

8

Kamis Pon, 29 Maret 2018

Terkait Perkembangan IQ Anak

Desa Wajib Dorong Warganya Gunakan Garam Beryodium

Amlapura (Bali Post) Garam tampaknya bahan pelengkap makanan yang sederhana. Tetapi, jika salah mengonsumsi garam bisa fatal akibatnya. Garam itu sangat berkaitan dengan perkembangan IQ. Melihat situasi ini, pemerintah desa diminta mampu mendorong warganya agar mengonsumsi garam beryodium. Sebab, saat ini angka konsumsi garam beryodium warga Bali ternyata terendah kedua di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bali I Ketut Lihadnyana saat bertatap muka dengan para perbekel se-Kecamatan Karangasem di Desa Bugbug dalam acara lomba desa, belum lama ini. Terlepas dari berbagai julukan fenomenal bagi Bali, hingga disebut destinasi wisata terbaik dunia. Justru di Bali ada masalah kesehatan serius. Lucunya hal itu berkembang akibat ketidaktahuan warganya. ‘’Masalah konsumsi garam ini terlihat sederhana. Tetapi mengonsumsi garam tak beryodium itu bisa membuat IQ anak-anak kita rendah. Tumbuhnya juga jadi kerdil. Padahal, ke depan yang harus kita persiapkan SDM yang berkualitas, yang mampu bersaing di dunia global,’’ kata Lihadnyana. Hasil riset kesehatan dasar itu, membuat posisi warga Bali tidak baik hanya gara-gara tidak mengomsumsi garam beryodium. Konsumsi garam beryodium ini sesungguhnya sangat penting, terutama bagi ibu hamil. Jika ibu hamil rendah mengonsumsi garam itu, maka akan langsung berpengaruh pada kondisi kecerdasan bayinya. IQ-nya bisa jongkok. Mengonsumsi garam tak beryodium itu bisa menyebabkan gondok. Pentingnya persoalan itu, Lihadnyana meminta desa bisa mengambil peran yang baik terkait meningkatkan konsumsi garam warga di setiap desa. Perlu dilakukan sosialisasi secara gencar kepada warga-warga di desa. Kemudian, lakukan survei ke rumah dan warung-warung di desa. Berikan penjelasan kepada mereka agar mendukung upaya-upaya pemerintah meningkatkan komsumsi garam beryodium. Ini bisa dilakukan bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem. Desa, katanya, juga bisa menggandeng Dinas Kesehatan untuk melakukan penelitian produksi garam setiap desa di Bali yang ada petani garamnya. Kadar yodium pada garam hasil produksi para petani garam perlu diketahui. ‘’Desa mesti mengambil peran untuk menyelamatkan masa depan anak-anak kita,’’ tegasnya. Kepala Disperindag Karangasem I Gusti Ngurah Suarta mengatakan Rabu (28/3) kemarin bahwa pengawasan peredarannya tetap dilakukan. Hanya, pihaknya lebih fokus pada evaluasi pengendalian harga-harga kebutuhan pokok. Kalau terkait pengendalian peredaran garam beryodium dan non-yodium ini diperlukan dasar regulasi yang jelas dari provinsi. Sehingga aparat di bawah lebih mudah melakukan sosialisasi sekaligus juga melakukan eksekusi. ‘’Tingkat kesadaran masyarakat soal kesehatan konsumsi garam memang rendah. Garam kelihatannya sepele. Jadi, hasil pengamatan kami, mana yang murah itu yang dipakai,’’ katanya. Dia mendorong adanya regulasi jelas. Kemudian, ditindaklanjuti lintas OPD, baik dari Disperindag, Dinas Kesehatan, Dinas PMD maupun lembaga terkait lainnya hingga ke desa. Upaya pembinaan juga perlu dilakukan hingga ke tingkat petani garam dan masyarakat di desadesa dengan melibatkan pemerintah desa. Sehingga upaya memasyarakatkan garam beryodium itu bisa lebih baik. Dan sangat diharapkan dapat berdampak pada kesadaran konsumsi masyarakat. (kmb31)

Bali Post/kmb31

JALAN TERPUTUS - Salah satunya akses jalan di Desa Adat Temukus, Desa Besakih, Rendang, terputus. Warga jadi kesulitan untuk sekadar pulang menengok rumahnya.

Jalan Desa Adat Temukus Putus

Amlapura (Bali Post) -

I Kadek Swastika, salah satu warga setempat, ketika ditemui saat hendak melintasi jalan putus tersebut, Rabu (28/3) kemarin, mengatakan akses jalan itu terputus ketika terjadi terjangan banjir lahar hujan yang cukup besar beberapa waktu lalu. Terjangan banjir lahar hujan itu berulangkali terjadi saat bencana erupsi Gunung Agung. Putusnya akses jalan tersebut membuat warga khawatir. Jika nantinya terjadi bencana erupsi Gunung Agung lagi, pergerakan warga untuk menyelamatkan diri akan lama. Itu juga lantaran sepanjang

akses jalan tersebut banyak jebol dan ada juga yang tertimbun longsoran. Sejauh ini belum ada sama sekali penanganan konkret dari pemerintah. Ujung jalan dari putusnya jalan tersebut juga langsung mengarah ke jurang yang terbentuk akibat dahsyatnya terjangan banjir itu. Saat ini gerusan tersebut menyisakan lubang menganga. Sudah pasti sangat membahayakan warga setempat. Utamanya pengendara sepeda motor yang berasal dari luar desa yang tidak mengetahui medan di sana. ‘’Jika tidak waspada, motor

bisa terjun bebas ke badan jalan yang kini berubah menjadi jurang. Di dasar jurang itu bebatuan sungai sedalam lebih enam meter. Posisi putusnya jalan itu tepat di tikungan tajam dan pada jalan turunan curam seperti ini,’’ kata Swastika. Selain sebagai akses jalan warga menuju pondok mereka di bukit lereng atas Gunung Agung itu, jalan putus itu merupakan satu-satunya jalur menuju Pura Tunggul Besi. Pura ini ada di lereng atas Gunung Agung. Artinya, saat ini pamedek yang hendak

tangkil atau bersembahyang ke Pura Tunggul Besi itu tidak bisa menuju ke sana. Kecuali pamedek itu nekat menuruni ujung jalan yang putus ke dasar sungai, lalu naik seterusnya jalan hingga ke Pura Tunggul Besi sejauh 1,5 kilometer. Terjangan banjir lahar hujan itu tidak hanya memutus satusatunya akses jalan di sana, namun juga sanggup membuat batu sebesar mobil truk terguling hingga jauh ke hilir. ‘’Waktu itu banjirnya besar sekali, dan jalan aspal ini putus hanyut digerus banjir. Dulunya sungainya tidak dalam seperti saat ini. Coba lihat sekarang, dasar sungainya sangat dalam bahkan dipenuhi batu besar,’’ ujar Kadek Swastika. Warga lainnya, Wayan Suradnya, menambahkan saat ini warga setempat juga masih trauma. Karena itu saat

Amlapura (Bali Post) Aktivitas vulkanik sejak September 2017 mengakibatkan Gunung Agung mengalami perubahan bentuk terutama pada bagian puncaknya. Informasi terbaru, lereng sisi barat dekat bibir kawah gunung setinggi 3.142 meter itu mengalami longsor. Longsor diduga terjadi pascaletusan minggu lalu. Informasi tentang longsornya puncak sisi barat Gunung Agung disampaikan relawan Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) I Komang Eka Semara Putra, Rabu (28/3) kemarin. Relawan asal Selat, Karangasem itu sempat naik sampai di radius 1.500 meter

di bawah pucak gunung. ‘’Jelas terlihat ada longsoran dari bagian puncak itu,’’ ucapnya di Posko Pasebaya di Desa Duda Timur, Selat. Eka Semara Putra bahkan mengaku dari radius tersebut kondisi puncak Gunung Agung itu terlihat sangat jelas. Puncak Gunung Giri Tohlangkir itu terlihat compang-camping. Kondisi bagian puncak gunung itu terpantau cukup jelas, meskipun Eka Semara Putra tidak lama berada di radius tersebut. ‘’Hanya beberapa menit saya di sana. Saya buruburu balik karena datang kabut menyelimuti badan dan puncak gunung,’’ jelasnya. Meski ada perubahan

topograpi pada bagian puncak gunung, Eka Semara Putra mengatakan saat ini vegetasi tanaman yang sempat terpapar abu vulkanik itu sudah membaik. Dahan-dahan hijau mulai tumbuh meskipun pepohoan besar masih terlihat meranggas. Dalam suasana relatif kondusif seperti sekarang, Pasebaya memang terus membuktikan eksistensinya. Semangat siaga bencana yang mereka tunjukkan akhirnya mengundang banyak simpati. Posko Pasebaya belakangan ini juga kerap mendapat kunjungan termasuk dari wisatawan asing. Kemarin, misalnya, posko di rumah Perbekel Duda Timur Gede Pawana itu disambangi

pasangan turis asal Jerman. Sang pemandu, Kadek Gatra, mengatakan kedua bule itu sengaja datang untuk mendapat informasi terkini tentang kondisi Gunung Agung. Mereka datang ke Posko Pasebaya karena memang sudah mendengar kiprah Pasebaya yang banyak memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar lereng dan kaki Gunung Agung. ‘’Kami sempat ke Besakih dan Putung, lalu ke sini (ke Posko Pasebaya - red),’’ terang Gatra. Relawan Pasebaya, Nyoman Turun, mengakui belakangan Posko Pasebaya kerap dikunjungi wisatawan asing. Mereka

mampir khusus untuk menanyakan perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Agung. Terkait aktivitas vulkanik Gunung Agung, saat ini gempa embusan masih terus terjadi. Sejak pagi sampai sore kemarin terjadi sedikitnya tiga kali embusan. Amplitudonya 4 sampai 19 mm terpantau melalui seismograf Pos Pantau Rendang. Juga ada gempa vulkanik dangkal, vulkanik dalam dan tektonik jauh. Aktivitas vulkanik itu juga terekam dalam sinyal SSR yang dipantau di Posko Pasebaya. Sesekali embusan terpantau secara visual dalam bentuk semburan asap putih bertekanan lemah. (kmb)

Amlapura (Bali Post) Penduduk Karangasem yang tercatat di Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilgub Bali sebanyak 379.368 orang. Namun dari jumlah itu, sebanyak 2.034 orang belum melakukan perekaman e-KTP. Untuk menjamin hak pilih ribuan warga tersebut, KPU Karangasem berharap proses perekaman yang kini digenjot Dinas Kependudukan dan Catatatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem itu sudah tuntas sebelum KPU menggelar rapat pleno penetapan DPS Hasil Perbaikan (DPSHP) minggu kedua April nanti. Divisi Perencanaan dan Data KPU Karangasem Ngurah Maharjana, Rabu (28/3) kemarin, menyatakan lembaganya mengapresiasi jaja-

ran Disdukcapil yang telah melakukan berbagai upaya untuk menuntaskan perekaman e-KTP. Pada rapat pleno penetapan DPS dua pekan lalu, katanya, jumlah warga yang belum melakukan perekaman masih 2.896 orang. Hasil koordinasi terakhir, warga yang masih tercecer sebanyak 2.034 orang. ‘’Sejak pleno DPS beberapa hari lalu sudah ada 862 penduduk yang melakukan perekaman,’’ terangnya. Ngurah Maharjana mengatakan rapat pleno penetapan DPSHP akan dilaksanakan selama tiga hari mulai 8 sampai 10 April mendatang. Saat itu perekaman e-KTP seharusnya sudah tuntas mengingat perekaman e-KTP itu menjadi sarat mutlak ditetapkan ke dalam daftar

pemilih tetap (DPT). Untuk mengejar target tersebut, KPU Karangasem siap menerjunkan PPK dan PPS untuk memobilisasi penduduk wajib KTP ke tempat-tempat perekaman yang disiapkan. Selain percepatan perekaman, kemarin KPU Karangasem juga menyerahkan data pemilih dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (NKK), yang belum lengkap. Data yang seperti itu di antaranya ditemukan Lapas Karangasem. Dari 105 DPS di lembaga pemasyarakatan tersebut, sebanyak 22 calon pemilih bermasalah NIK dan NKK-nya. ‘’Orangnya ada tetapi administrasi kependudukannya bermasalah. Contohnya masalah NIK,

seharusnya 16 digit tapi ada yang sampai 18 digit. Ini kita minta agar ditelusuri,’’ ungkap Ngurah Maharjana. Mantan wartawan ini menyatakan pihaknya sudah mengoordinasikan masalah tersebut ke Disdukcapil. Pihak Disdukcapil, menurutnya, mengaku mengalami sejumlah kendala dalam perekaman e-KTP. Namun dari kendala-kendala yang muncul itu, adanya keengganan warga untuk datang ke tempat perekaman itu menjadi yang paling sulit ditangani. ‘’Ada juga yang tidak datang, karena alasan sakit, juga karena gangguan kejiwaan. Untuk gangguan kejiwaan, Disdukcapil sudah melakukan jemput bola ke RSJ Bangli,’’ jelasnya. (kmb)

Anggota KPU Karangasem Ngurah Maharjana.

Aktivitas Gunung Agung mulai nampak tenang. Banjir lahar dingin yang dulu mengerikan juga tidak terjadi lagi. Tetapi, dampak dari itu semua sangat mengerikan. Salah satunya akses jalan di Desa Adat Temukus, Desa Besakih, Rendang, terputus. Warga jadi kesulitan untuk sekadar pulang menengok rumahnya. Demikian juga bagi pamedek yang hendak tangkil ke Pura Tunggul Besi juga tidak bisa lewat akibat jalan terputus.

sore hari, warga masih sering mendengar suara gemuruh Gunung Agung. Termasuk getaran-getaran yang kadang terjadi di sekitar lereng Gunung Agung. ‘’Jelas warga di sini masih ketakutan dan khawatir, apalagi ditambah kondisi jalan rusak berat seperti ini,’’ keluh Suradnya. Saat ini sebagian besar warga Desa Temukus masih ada di pengungsian. Mereka enggan pulang, melihat dan merasakan aktivitas Gunung Agung seperti itu. Namun tidak sedikit pula yang memilih pulang saat siang hari. Itu dilakukan sekadar menengok rumahnya. Warga setempat berharap akses jalan itu bisa segera diperbaiki. Penting sekali untuk memperlancar jalur warga pulang dan pergi ke Desa Adat Temukus. (kmb31)

Lereng Barat Gunung Agung Longsor

KPU Minta Perekaman E-KTP Tuntas Sebelum Pleno DPS Hasil Perbaikan

I Ketut Lihadnyana

Bali Post/kmb31

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Bali Post/kmb

Soal Perdes Narkoba di Desa

Kewenangan Jelas, Aturan Jangan Tumpang Tindih Setelah Badan Narkotika Kabupaten (BNK) di Karangasem beroperasi penuh dan juga resmi, upaya-upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) memasuki babak baru. BNK Karangasem mendorong lahirnya perdes di setiap desa. Inisiatif perdes itu disambut baik Forum Perbekel Karangasem. Bagaimanakah apresiasi perwakilan perbekel terkait pembentukan perdes itu?

Bali Post/gik

Gede Partadana, Ketua Forum Perbekel Karangasem.

KETUA Forum Perbekel Karangasem Gede Partadana, Rabu (28/3) kemarin, mengatakan siap mendukung penuh upaya tersebut. Akan tetapi, rujukan perdes dan kewenangan desa di dalamnya harus diatur dengan jelas. Supaya tidak ada tumpang tindih fungsi dan wewenang di lapangan. Isi perdesnya harus dibicarakan lebih jauh, baik dengan

pemerintah daerah maupun dengan perbekel lainnya. Tentu agar isinya tak bertentangan dengan peraturan terkait yang lebih tinggi, serta tugas, fungsi dan wewenang desa. Selain itu, kesiapan desa dalam menjalankan isi perdes itu juga harus menjadi pertimbangan. Khususnya dukungan sumber daya manusia (SDM) dan lainnya. ‘’Jangan sampai desa bikin peraturan tapi tidak

bisa menjalankan. Kan tidak baik juga. Pada intinya idenya BNK bagus. Hanya, mesti dibicarakan lebih jauh. Bagaimana menyangkut mekanisme kerja hingga dukungan anggarannya,’’ katanya. Di dalam Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang kewenangan desa, yang sudah diperkuat perbup kemudian juga diperkuat perdes tentang kewenangan desa, salah satunya juga sudah mengatur tentang perlindungan masyarakat. Dikatakan, dari perlindungan masyarakat ini, mungkin desa bisa masuk dalam ide BNK untuk bersama-sama menyusun perdes. Apakah nantinya tugas di dalam perdes itu bisa dilakukan oleh kader-kader antinarkoba di setiap desa, atau ada konsep yang lebih baik dan lebih realistis dijalankan

di desa, dalam mendukung upaya-upaya perang terhadap narkoba itu. Narkoba itu telah menjadi musuh bersama. Maka persoalan ini, menurutnya, juga harus ditangani bersama pula. Dengan adanya penjelasan lebih rinci soal perdes yang dimaksud ini juga tak mudah bagi setiap desa. Sebab, saat ini tupoksi desa dengan adanya paradigma baru soal pengelolaan desa, membuat tugas-tugas perbekel dan perangkat desa yang ada saat ini sudah cukup berat dalam mengelola APBDes, dan mempertanggungjawabkan pengelolaannya. Badan Narkotika Kabupaten (BNK) sudah resmi dibentuk di Karangasem. Di bawah pimpinan AKBP Nyoman Sebudi, BNK Karangasem mulai bekerja optimal mencanangkan upaya-upaya

pencegahan yang diharapkan teraplikasi dengan baik. Salah satunya mendorong partisipasi desa, dengan membuat peraturan desa (perdes) yang mengatur sanksi moral, bagi penyalahgunaan narkoba itu. Sebudi menegaskan, perdes yang dimaksud tentu harus didesain tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. Terkait program P4GN itu akan diatur pada perdes itu lebih rinci, termasuk soal sanksi moral dan sosial. Dampak perdes itu memang cukup berat. Bila desa mampu menerapkannya, maka dipercaya dapat memberikan efek jera kepada pelakunya. Namun, bagi siapa pun yang sudah pernah melakukan penyalahgunaan narkoba, kemudian benar-benar insaf, diharapkan segera melaporkan diri ke BNK. (gik)


Kamis Pon, 29 Maret 2018

Persiapan UNBK

GIANYAR

9

Pameran di Puri Peliatan

SMAN 1 Ubud Tampilkan Keris Berusia 300 Tahun hingga Bernilai Ratusan Juta Antisipasi Gangguan Listrik

Gianyar (Bali Post) Awal April 2018 ini akan diselenggarakan Ujian Nasional untuk tingkat SMA/ SMK. Ribuan siswa di Kabupaten Gianyar pun dipastikan akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Tidak terkecuali siswa SMAN 1 Ubud. Sejumlah persiapan telah dilakukan sekolah tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian yakni antisipasi gangguan listrik. Kepala SMAN 1 Ubud I Wayan Gabra, Rabu (28/3) kemarin, menyampaikan pihaknya melalui UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar, sudah berkoordinasi dengan PLN. Pada intinya, pihaknya meminta agar tidak ada perbaikan atau pemadaman listrik selama berlangsungnya UNBK. Pihaknya juga melakukan antisipasi korsleting listrik. Jangan sampai masalah ini mengganggu siswa saat mengikuti ujian. ‘’Di sekolah, kita antisipasi dengan memastikan kabel-kabel dan alat kelistrikan yang ada, sudah standar dan dalam keadaan bagus,’’ ucapnya. Pihaknya juga menyiapkan sejumlah cadangan peralatan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. ‘’Kan bisa saja alat itu rusak karena kepanasan. Maka itu, kita sudah siapkan cadangan alat. Kita juga mohonkan tenaga PLN agar stand by selama UNBK berlangsung,’’ jelasnya. Tahun ini, UNBK di SMAN 1 Ubud akan diikuti 397 siswa kelas XII. Sebanyak 120 unit komputer disiapkan dan ditempatkan di empat ruang kelas. Proses ujian akan berlangsung selama 3 sesi dalam sehari. ‘’Untuk SMA di Kabupaten Gianyar ada 12 sekolah yakni 7 SMA negeri dan 5 SMA swasta. Semuanya sudah menyelenggarakan UNBK sejak setahun lalu dan tahun ini juga UNBK,’’ ungkapnya. Ketua PGRI Kabupaten Gianyar ini lebih lanjut menyampaikan, UN akan diselenggarakan untuk siswa SMK pada 2 hingga 5 April. Sementara untuk SMA, dijadwalkan dari 9 hingga 12 April. ‘’Sebelum dilangsungkan ujian pada masingmasing SMK dan SMA, akan diselenggarakan sinkronisasi UN,’’ jelasnya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

SIMULASI - Sejumlah siswa mengikuti simulasi UNBK di SMAN 1 Ubud.

Gianyar (Bali Post) Ratusan keris terkumpul dalam pameran yang diselenggarakan Paguyuban Semas Sanjawata di areal Puri Peliatan, Ubud, Rabu (28/3) kemarin. Di antara keris-keris yang dipajang tersebut, terdapat keris yang berusia 300 tahun hingga yang bernilai ratusan juta rupiah. Yang juga menarik, terdapat 60 keris pusaka yang tidak boleh diperjualbelikan. Klian Paguyuban, Anak Agung Oka Pustaka, menyatakan, ada dua agenda dalam pameran ini. Pertama, pameran khusus mempertontonkan keris pusaka. Kedua, ada bursa keris untuk diperjualbelikan kepada masyarakat umum. Keris-keris yang dipamerkan, sudah memiliki sertifikat. ‘’Yang dipamerkan tidak dijual, karena tergolong keris tua, berumur,’’ ujarnya. Diungkapkannya, keris pusaka tertua berusia 300 tahun. Keris itu merupakan peninggalan Kerajaan Kediri. ‘’Keris tersebut, merupakan warisan turun temurun,’’ katanya. Agung Pustaka mengatakan, rata-rata pemilik keris pusaka merupakan tokoh, keluarga kerajaan dan pelestari. Keris pusaka tidak saja keris yang berusia tua. Keris yang baru dibuat pun

bisa digolongkan sebagai pusaka. ‘’Yang baru dibuat namanya keris Kamardikan. Itu baru dibuat di era sekarang, tapi masuk pusaka,’’ jelas pria asal Sading, Kabupaten Badung itu. Menurutnya, status pusaka didasarkan atas ciri-ciri sebuah keris. ‘’Itu ada yang menilai berdasarkan buku panduan keris, seperti melihat dapur atau garapannya, pamor dan bentuk, termasuk keistimewannya,’’ ujarnya. Selain memamerkan keris pusaka, paguyuban yang anggotanya tersebar di Madura, Jawa, Bali dan Lombok itu juga menggelar bursa penjualan keris. Harga yang ditawarkan beragam. ‘’Termahal sampai Rp 200 juta, termurah ada yang Rp 75 ribuan,’’ jelasnya. Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian keris, paguyuban dengan penasihat dua sulinggih dengan panglingsir dari Puri Peliatan itu juga rutin menggelar pembersihan keris milik pura-pura maupun puri yang ada di seluruh Bali. Proses pembersihan keris tidak sembarangan. Ada tata caranya dan cairan khusus. ‘’Salah satu caranya dengan merendam pakai air kelapa. Kalau karatnya di keris itu banyak, maka bisa direndam selama seminggu,’’ jelasnya. (kmb35)

KERIS - Pameran keris di areal Puri Peliatan, Ubud.

Bali Post/nik

Terkait Pelanggaran Klian Dinas Banjar Tegal

Sanksi Ditentukan Rapat BPD Tulikup Gianyar (Bali Post) Setelah dinyatakan bersalah oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Gianyar karena melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, nasib Klian Dinas Banjar Tegal I Wayan Sudarsana akan ditentukan melalui rapat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tulikup. Perkiraan sementara, sanksi yang akan diterima sang klian dinas hanya berupa surat peringatan (SP) 1. Penjabat Perbekel Tulikup Ida Bagus Oka Murda yang dihubungi, Rabu (28/3) kemarin, mengatakan pihaknya sudah menerima surat dari Panwaslucam Gianyar tentang hasil pemeriksaan Klian Dinas Banjar Tegal yang terlibat dalam kampanye salah satu paslon dalam Pilbup Gianyar. ‘’Surat dari Panwaslucam sudah saya terima Jumat lalu,’’ katanya. Berdasarkan surat itu, ia mengaku langsung memanggil Sudarsana dan memberikan teguran secara lisan. Menurutnya, saat kedatangan calon Bupati Gianyar itu, Sudarsana

mengakui telah memberikan sambutan sebagai tuan rumah. ‘’Kepada saya, dia mengakui sebenarnya hanya ingin menyampaikan ucapan selamat datang saja. Namun, telanjur duduk di sana dan dikira tidak akan merembet seperti ini,’’ ujarnya. Menerima teguran itu, Sudarsana yang masih menjabat sebagai Klian Dinas Banjar Tegal ini secara lisan sudah menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. ‘’Dalam surat rekomendasi Panwaslucam kan Perbekel diminta memberikan teguran

dan ditindak sesuai peraturan yang berlaku,’’ jelasnya. Lantas seperti apa sanksi atas perbuatan Sudarsana, akan ditentukan dalam rapat BPD Desa Tulikup yang diagendakan pada Jumat (30/3) besok. Hasil rapat juga akan dikoordinasikan dengan Camat Gianyar. Murda lebih lanjut menyampaikan, pihaknya masih berpatokan pada asas kemanusiaan dalam memberikan sanksi pada Sudarsana. Sudarsana akan diberikan teguran dan sebagai dasar hukumnya, akan dilayangkan SP 1. ‘’Tetapi seperti apa pastinya, kita tunggu hasil rapat

dengan BPD dan Camat. Bila disetujui SP 1 maka segera akan saya turunkan SP 1,’’ jelasnya. Selama ini, katanya, pihaknya sudah rutin memberikan sosialisasi terkait aturan dalam pilkada kepada tujuh klian dinas di Desa Tulikup. ‘’Secara langsung sudah disampaikan berulang kali saat rapat dan sosialisasi juga. Setiap ada kegiatan paslon, masing-masing klian dinas ini juga rutin diingatkan agar tidak terlibat,’’ katanya. Baginya, apa yang menimpa Sudarsana akan menjadi contoh berharga untuk Klian Dinas yang lain agar lebih berhatihati menyikapi kegiatan politik terutama terkait kampanye. ‘’Ini kita pakai pengalaman. Mudahmudahan tidak terulang lagi di Desa Tulikup atau desa lainnya,’’ tegasnya. Sebelumnya, Ketua Panwaslu Kabupaten Gianyar I Wayan

Hartawan mengatakan, Sudarsana mengakui hadir dan terlibat langsung dalam kebulatan tekad salah satu paslon yang digelar di wantilan Jaba Pura Dalem setempat. ‘’Klian Dinas tersebut mengakui hadir saat kampanye yang digelar pada 12 Maret lalu. Bahkan ia ikut membagikan VCD,’’ jelas Hartawan usai melaksanakan supervisi klarifikasi Klian Dinas Banjar Tegal di Sekretariat Panwaslucam Gianyar belum lama ini. Dari hasil pemeriksaan, Sudarsana dipastikan melanggar ketentuan yang tercantum dalam UU tentang Desa. Pada pasal 51 huruf j UU tersebut disebutkan, perangkat desa dilarang ikut serta dan atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum dan atau pemilihan kepala daerah. ‘’Sanksinya sesuai Permendagri nomor 83 tahun 2015 berupa teguran dan atau pemberhentian,’’ jelasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10 SOSOK

Kamis Pon, 29 Maret 2018

Jemput Bola BEBERAPA desa yang masyarakatnya menerima bantuan sosial (bansos) dalam bentuk beras sejahtera kini menerapkan sistem jemput bola. Pendistribusian secara langsung kepada masyarakat penerima bantuan itu untuk mempercepat pembagian. Harapannya agar beras yang sudah didistribusikan ke kantor desa itu tidak menumpuk lama. “Agar cepat diterima masyarakat, di samping mengurangi risiko kerusakan beras. Kalau terlalu lama tidak diambil, khawatirnya beras menjadi rusak,” Bali Post/olo ujar Perbekel Mendoyo Dangin Tukad Gusti Agung Bambang Sumitro. Desa menerapkan sistem jemput bola dengan melibatkan dua orang petugas atau staf desa untuk proaktif mendatangi warga penerima rastra. Dua staf ini bertugas menghampiri para penerima rastra ke rumah-rumah dan menyampaikan segera mengambil bantuan ke kantor desa. Khusus untuk penerima yang sudah jompo, desa membawakan langsung ke penerima. “Semuanya gratis, tanpa dipungut bayaran sepeser pun,” tandasnya. Dengan sistem pelayanan itu, diharapkan pendistribusian bansos beras ini ke masyarakat lancar dan cepat. Seperti yang diterapkan pekan lalu, beras-beras yang didistribusikan ke desa langsung dilakukan jemput bola. Sehingga dalam kurun waktu dua hari beras yang sebelumnya menumpuk di kantor desa sudah habis dibagi ke penerima. Bansos beras sejahtera itu untuk di Jembrana didrop untuk sekitar 9216 KK, dengan berat volume beras masingmasing KK 10 kilogram. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, beras ini diterima warga secara gratis. Karena dalam bentuk basos, tanpa ada nilai tebus seperti bantuan sebelumnya. (olo)

Minim Pendaftar

Rekrutmen Calon Direksi BPR Diulang Negara (Bali Post) – Rencana pengoperasian Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana di tahun 2018 ini nampaknya masih tersendat. Sebab, hingga memasuki akhir bulan ketiga ini, rekrutmen calon Direksi dan Dewan Komisaris belum berjalan mulus. Proses rekrutmen tersendat karena minimnya pendaftar. Bahkan pihak panitia dari Pemkab Jembrana, telah empat kali membuka pendaftaran sejak tahun lalu. Sejatinya, pada rekrutmen yang keempat kalinya itu sudah ada pendaftar namun baru empat orang. Sementara untuk dapat menjalankan proses seleksi minimal harus ada 8 orang pendaftar. Dalam proses rekrutmen, pendaftar juga diwajibkan memenuhi sejumlah peryaratan. Persyaratan inilah yang disinyalir menjadi salah satu kendala minimnya pendaftar. Dimilikinya Direksi dan Dewan Komisaris merupakan syarat mutlak sebelum BPR beroperasi. Selanjutnya proses berlanjut izin pendirian. Saat dikonfirmasi, Kabag Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Jembrana Siluh Ketut Natalis Semaradani, Rabu (28/3) kemarin, mengatakan hingga saat ini panitia seleksi administrasi sudah empat kali membuka pendaftaran. Natalis yang juga anggota Pansel mengaku memang sulit mendapat pendaftar yang memenuhi persyaratan. Hingga penutupan pendaftaran pada 23 Maret lalu, masih tetap ada empat pendaftar. Kendati demikian, pansel tetap berusaha membuka pendaftaran rekrutmen calon Direksi dan Dewan Komisaris itu hingga memenuhi jumlah pendaftar. Jumlah minimal yang diperlukan untuk bisa menjalankan seleksi minimal 8 pendaftar. Pembukaan pendaftaran akan dilakukan untuk yang kelima kalinya pada Selasa (3/4) nanti. Pansel akan memberikan waktu selama dua minggu bahkan sampai satu bulan. Pihaknya tidak bisa menargetkan kapan nantinya BPR bisa beroperasi, sebelum kursi Direksi dan Dewan Komisaris resmi terisi. Direksi menurutnya menjadi syarat utama dalam mengurus izin pendirian. Pihaknya berharap tahun 2018 ini BPR sudah bisa terwujud. (kmb26)

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Bali Post/olo

KEPUNG - Ratusan pekerja di proyek pembangunan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan di Pengambengan mengepung Kantor Direksi KIT lantaran belum mendapat upah hingga sebulan.

Upah Sebulan Tak Dibayar

Ratusan Pekerja Proyek Kampus Politeknik Pengambengan Demo Negara (Bali Post) –

Pembangunan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara menyisakan masalah. Ratusan pekerja proyek yang menelan anggaran Rp 44,3 miliar itu mogok kerja selama dua hari lantaran upah mereka tak dibayar. Karena tidak ada kejelasan, ratusan pekerja yang sebagian besar dari Jawa Tengah ini mengepung kantor direksi di dalam areal proyek, Rabu (28/3) kemarin. Untungnya massa yang sudah emosi ini bisa ditenangkan petugas dari Polsek dan Polres Jembrana. Perwakilan pekerja atau mandor diperbolehkan masuk untuk mediasi dengan pihak kontraktor. “Ini sudah kesekian kalinya kami dijanjikan, sekarang sudah sebulan kami tidak dibayar. Kami masih bisa bertahan, tapi istri anak kami bagaimana?” ujar Ahmadi, salah seorang pekerja dari Brebes, Jawa Tengah. Para pekerja mengaku heran, mereka mengerjakan proyek yang dibiayai dari uang negara, tetapi mengapa bisa ngadat. Apalagi yang dikerjakan ini merupakan

proyek pusat dan menjadi kebanggaan. Tetapi faktanya justru muncul masalah seperti ini. Keluhan senada juga diungkapkan sejumlah mandor yang sejak awal proyek dimulai sudah bekerja. “Ini bukan pertama (tidak dibayar). Sebelumnya juga begini, menjelang akhir tahun. Sekarang pekerja sudah tidak tahan, mereka sudah mogok kerja dua hari ini,” ucap Andre, salah satu mandor. Bahkan beberapa mandor terpaksa menggadaikan sepeda motor gara-gara ngadatnya pembayaran tersebut. Sejatinya dari pihak pekerja dengan perwakilan PT Sarto-

nia Agung selaku pelaksana proyek sudah menyepakati perjanjian disaksikan pihak berwenang pekan lalu. Mereka mau membayar seluruh upah pekerja yang tertunggak sekitar Rp 400 juta. Dengan rincian pada Sabtu (24/3) ditransfer Rp 100 juta dan Senin (26/3) sisanya Rp 300 juta. Namun, yang dibayarkan ternyata hanya Rp 80 juta. Para pekerja masih bersabar menunggu hingga Senin, tapi ternyata tak ada kepastian. Hingga kemarin ratusan karyawan yang sudah mogok dua hari itu emosi dan mendatangi Kantor Direksi KIT. “Kalau bayaran lancar, tentu pengerjaan juga lan-

car. Tapi sejak (pengerjaan) awal terus telat. Makanya banyak pekerja yang keluar. Masuk 20 orang, keluar bisa 30 orang,” beber Gede Sumita (45), mandor lainnya. Untuk pembayaran harian, mandor dibayar Rp 150 ribu, tukang Rp 110 ribu dan buruh kasar Rp 90 hari. Bahkan dari informasi, selain para pekerja, keterlambatan pembayaran juga dialami penyedia bahan. Dari informasi, proyek ini sejatinya sudah mengalami keterlambatan sejak Desember 2017 lalu. Namun, mendapatkan perpanjangan waktu pengerjaan hingga akhir Maret ini. Tetapi, melihat progres dua gedung yang masih dibangun kemarin, dipastikan tidak rampung. Proyek dari APBN Satker Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan dikerjakan selama 94 hari kerja mulai 29 September 2017 hingga 31 Desember 2017.

Di sisi lain, Site Manager Proyek Margoto saat dikonfirmasi wartawan enggan berkomentar dan meminta menunggu jawaban saat pertemuan. Dalam pertemuan yang dimediasi Kasat Binmas Jembrana AKP Dewa Gede Kartika muncul kesepakatan dari pihak kontraktor. Margoto yang sebelumnya menelpon perwakilan dari PT Sartonia Agung, Saiful menjanjikan pembayaran seluruh upah pekerja. Menurut Margoto, pihak Sartonia sebenarnya tidak berwenang membayar karena sebenarnya sudah diserahkan kepada subkontraktor. “Sebenarnya bukan kami, semestinya mereka menagih ke Pak Bil (subkontraktor),” ujarnya. Namun, akhirnya pihak kontraktor yang beralamat di Ancol Timur, Jakarta ini mau membayar langsung ke rekening para mandor. (kmb26)

Lomba Desa Tingkat Provinsi Bali 2018

Desa Pergung Wakili Jembrana DESA Pergung, Kecamatan Mendoyo, terpilih mewakili Jembrana dalam lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Bali 2018. Desa Pergung terpilih menjadi duta Jembrana setelah dalam penilaian tingkat kabupaten sebelumnya memiliki sejumlah keunggulan. Di antaranya, inovasi desa dalam percepatan pelayanan administrasi masyarakat dan pelestarian lontar kuno. Penilaian dari Provinsi Bali dilaksanakan, Rabu (28/3) kemarin di Kantor Desa Pergung. Turut hadir mewakili Bupati Jembrana, Asisten II Sekretariat Daerah, Gusti Putu Mertadana, Dandim 1617/Jembrana, Letkol Kav Jefri Marsono Hanok, Kapolsek Mendoyo, Camat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait

serta para perangkat desa. Bupati Jembrana I Putu Artha dalam sambutan yang dibacakan Asisten II I Gusti Putu Mertadana mengatakan, dalam upaya pemberdayaan masyarakat, tidak terlepas dari kemampuan masyarakat untuk melakukan inovasi-inovasi, berprakarsa dan berperan secara aktif dalam kegiatan pembangunan. Karena itu, untuk mendukung upaya pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan pembangunan desa, diperlukan upaya untuk merangsang tumbuhnya partisipasi dan swadaya. Desa Pergung memiliki keunggulan tentang pelestarian lontar. Bupati Artha berpesan agar memperhatikan keseimbangan antara perkembangan zaman dan

isi lontar dalam penerapan di kehidupan bermasyarakat. Selain itu, berkaitan dengan inovasi percepatan pelayanan administrasi masyarakat, sistem sebagai alat inovasi akan disimulasikan segera. Perbekel Pergung I Ketut Wimantra mengatakan ada 150-an lontar kuno yang dapat diselamatkan dan dipusatkan di Griya Pergung. “Lontar akan kita terjemahkan dan pahami isinya sebagai bahan referensi kehidupan bermasyarakat di desa pergung nantinya,” ujarnya. Dalam rangka perlombaan ini, sebelum dilaksanakan penilaian dan evaluasi untuk lebih memantapkan kesiapan administrasi maupun kondisi lapangan, baik oleh tim Pembina Kecamatan dan Pembina Kabupaten. (ad1326)

Bali Post/ist

PENILAIAN – Suasana penilaian oleh tim Provinsi Bali di Desa Pergung, Rabu (28/3) kemarin. Salah satu desa yang berada di Kecamatan Mendoyo ini terpilih mewakili Jembrana dalam lomba Desa Tingkat Provinsi 2018.

Kecelakaan Beruntun di Pulukan

BERUNTUN - Kecelakaan beruntun di Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Rabu (28/3) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Bali Post/kmb

Negara (Bali Post) Kecelakaan beruntun terjadi di jalan utama jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah barat jembatan Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Rabu (28/3) kemarin. Kecelakaan ini terjadi antara truk Isuzu nopol F 8120 GQ yang dikemudikan Aji Wibowo (21) asal Rembang, truk nopol W 9487 US yang dikemudikan Cecep Sugiono (43) asal Sragen dan Suzuki Carry Pick-up DK 9757 WT yang dikemudikan Ida Bagus Mei Yudi dari Batuagung, Jembrana. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko mengatakan kejadian ini berawal ketika carry pick-up melaju dari barat. Karena akan memasuki jembatan, maka sang sopir mengurangi kecepatan. Begitu juga kendaraan di belakangnya mengurangi kecepatan. Entah apa yang terjadi, tiba-tiba kedua kendaraan ini ditabrak dari belakang oleh truk nopol F 8120 GQ. Atas kejadian itu, masing-masing kendaraan mengalami kerusakan ringan. Sementara, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun ini. (kmb)


Kamis Pon, 29 Maret 2018

BALI DWIPA

11 Peduli Kebutuhan Rakyat Kecil

Kerja Keras Prajurit Kodim Diapresiasi

BANGUN JALAN - Personel Kodim 1611/Badung membangun jalan realisasi program TMMD ke-101.

Dewan Segera Ajukan Ranperda Atraksi Budaya Denpasar (Bali Post) Lama terkatung-katung, DPRD Bali akhirnya mantap mengajukan Ranperda tentang Atraksi Budaya Tradisional Bali sebagai ranperda inisiatif dewan. Sesuai rencana, ranperda tersebut akan disampaikan dalam Rapat Paripurna di gedung dewan, Senin (2/4) mendatang. Ranperda Atraksi Budaya sejatinya telah diusulkan sejak 2008, namun pembahasannya terus gagal lantaran selalu diidentikkan sebagai ranperda tajen. “Pro-kontranya terlalu ekstrem di bawah karena banyak salah pemahaman awalnya, bahwa dikira DPRD Bali itu membuat perda tajen. Padahal yang kita ingin lestarikan ini kan atraksi budaya,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya yang dikonfirmasi, Rabu (28/3) kemarin. Menurut Tama, salah satu pasal yang ada dalam ranperda sebetulnya memuat tentang tabuh rah sebagai salah satu atraksi budaya. Jadi, bukan tajen atau sabung ayam dengan judi di dalamnya. Terlebih, akan ada pendataan kembali mengenai atraksi budaya di masing-masing kabupaten/kota di Bali. Sebab, atraksi budaya merupakan salah satu potensi untuk pengembangan pariwisata. “Kemarin kan salah kaprah, seolah-olah hanya perda tajen. Padahal, kalau judi apa pun bentuknya kan tidak dilegalkan. Pasti dilarang,” tegasnya. Tama mengatakan, pembahasan lebih lanjut nantinya akan dilakukan oleh pansus. Sementara pansus baru dibentuk setelah penyampaian ranperda di rapat paripurna dewan. “Nanti penggodokannya lebih mendalam dan detail di pansus. Mana yang boleh dan tidak, ada batasannya,” jelas politisi PDI-P asal Badung ini. Tama menambahkan, roh dari ranperda adalah pelestarian atraksi budaya Bali yang ada hubungannya dengan kepariwisataan. Tujuan utamanya tentu melestarikan atraksi budaya itu agar tidak punah. Di samping tujuan jangka panjang, mendaftarkan atraksi budaya yang ada agar memiliki hak paten. “Jangan sampai nanti atraksi budaya kita diklaim negara lain,” tandasnya. Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha mengatakan, ada dua jenis sabung ayam di Bali yakni tabuh rah dan tajen. Tabuh rah merupakan pelengkap pacaruan dalam upacara Agama Hindu. Sedangkan tajen sudah jelas merupakan judi. Kemudian dari yang diketahuinya, atraksi budaya yang dimaksud juga termasuk permainan ceki. “Kalau ada taruhan di dalamnya, itu sudah jelas judi. Pasti bertentangan dengan undang-undang,” katanya. Oleh karena itu, lanjut Beratha, perlu ada penyamaan persepsi tentang definisi dan ruang lingkup atraksi budaya tradisional Bali. Terlebih, atraksi yang selama ini baku untuk menunjang kepariwisataan adalah atraksi kesenian pariwisata. Yakni, kesenian-kesenian baru yang diciptakan untuk kepentingan pariwisata. “Seperti misalnya barong, legong, dan cak, itu disebut atraksi kesenian pariwisata. Untuk yang sekarang (atraksi budaya, red), ini yang perlu kita samakan persepsi dulu, apa definisi dan ruang lingkupnya, jenis-jenisnya apa saja. Setelah itu jelas, baru nanti kita bisa melakukan pendataan,” ujarnya. Selama ini, lanjut Beratha, pemetaan dan pendataan kebudayaan hanya dilakukan pada 10 objek budaya dalam Undang-undang Pemajuan Kebudayaan. Di antaranya, tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, dan ritus. (kmb32)

Bali Post/ist

Mangupura (Bali Post) Kepedulian TNI khususnya Kodim 1611/Badung dalam memenuhi kebutuhan rakyat kecil diapresiasi tokoh masyarakat. Begitu juga dalam merealisasikan program TMMD ke-101 di Banjar Pundung, Desa Pangsan, Petang, Badung, warga setempat sangat terbantu. Kepala Dusun Banjar Pundung, I Putu Yudana Agus Sutrisna, Rabu (28/3) kemarin, mengatakan, karena lokasi TMMD dilaksanakan di wilayahnya, jadi dia bisa melihat langsung kerja keras anggota Kodim dalam mengerjakan proyek tersebut. Walau cuaca tidak bersahabat, tapi tidak memengaruhi semangat personel tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih terkait pelaksanaan program ini. Sudah sebulan lebih, anggota TNI dengan masyarakat kami melakukan kegiatan pra-TMMD ini. Saya benar-benar salut pada TNI dari pagi mulai pukul 08.00 Wita sampai sore pukul 16.00 Wita, mereka bekerja tidak mengenal lelah,” ujarnya. Kasrem 163/Wira Satya Letkol Kav. Johny Harianto, Rabu kemarin, meninjau pelak-

sanaan pra-TMMD ke-101 tersebut. Letkol Johny memberi motivasi dan semangat kepada anggotanya serta masyarakat. Pada kesempaan tersebut, koordinator lapangan pra-TMMD Mayor Inf. Aryanto melaporkan bahwa yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut adalah personel Kodim 1611/Badung dan masyarakat setempat. “Kegiatan hari ini pengurukan menggunakan limestone, pengecoran slop, dan membuat senderan. Pekerjaan hari ini sudah mencapai 35 persen,” kata Mayor Aryanto. Terkait rencana pembukaan TMMD ke-101 yang awalnya dibuka Rabu (28/3) kemarin, ditunda dan dilaksanakan Rabu (4/4) mendatang di lapangan sepak bola Desa Petang. Dengan TMMD ini diharapkan memperlancar dan meningkatkan perekonomian masyarakat Banjar Pundung. Selain itu, dibangunnya jalan tersebut, mempermudah kegiatan agama karena jalan tersebut menuju Pura Subak Bergiding, melestarikan lingkungan desa wisata dan sebagai sarana olahraga. Jalan tersebut bisa digunakan jogging track. (kmb36)

Kunker ke Jatim

Dewan Ngotot Hibah Tak Perlu Ditunda Selama Pilgub

Denpasar (Bali Post) DPRD Bali ngotot hibah dan bansos tak perlu ditunda pencairannya selama masa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali. Terlebih, hanya Bawaslu Bali yang mengeluarkan imbauan seperti itu. Sementara di provinsi lain seperti Jawa Timur, hibah dan bansos yang difasilitasi pemda maupun anggota DPRD setempat tetap berjalan sesuai program dan perencanaan. Hanya Bawaslu Bali yang buat imbauan pending pencairan itu, sedangkan Bawaslu di mana-mana tidak ada membuat surat imbauan begitu,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya yang dikonfirmasi via telepon usai melakukan diskusi dengan Bawaslu Jawa Timur, Rabu (28/3) kemarin. Lantaran hanya berupa imbauan, pihaknya kini menyerahkan

keputusan pencairan hibah kepada Gubernur Bali. Jika penundaan pencairan hibah pada saat Pilgub merupakan instruksi menteri, barulah hal itu wajib untuk dilaksanakan. Dikatakan, penundaan pencairan hibah/bansos akan berdampak pada keterlambatan pembangunan fisik di masyarakat. “Bisa kelabakan masyarakat. Dulu kan pernah (terlambat cair - red), jadi ribut dan kacau. Ka-

sihan masyarakat, artinya kita serahkanlah kepada gubernur,” jelas Tama. Sementara itu, Pemprov Bali tetap menginginkan adanya pertemuan terlebih dulu dengan Bawaslu Bali. Hal ini pun telah menjadi keputusan dalam rapat kerja antara gubernur dan DPRD Bali beberapa waktu lalu. Kendati, hasil kunker dewan menyebut di daerah lain seperti Jawa Timur

tidak ada imbauan penundaan pencairan hibah/bansos. “Mestinya duduk bersama, jelaskan hasil dari studi banding. Undanglah Bawaslu, kita juga ikut memfasilitasi. Memang, imbauan ini tujuannya baik. Tetapi jangan sampai timbul kesan yang nanti menimbulkan persepsi berbeda,” ujar Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra. Ketika dikonfirmasi, Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia mengatakan, kalau gubernur yakin, juga anggota dewan yakin bahwa tidak akan melanggar ya tentu silakan saja dicairkan. ‘’Tetapi ketika kami temukan dan terbukti

itu melanggar, ya jangan salahkan Bawaslu kalau melakukan proses sesuai kewenangan,’’ ujar Rudia. Sebelumnya, Bawaslu Bali mengeluarkan surat cegah dini berkenaan dengan pelaksanaan tahapan kampanye Pilgub Bali. Salah satunya, ada imbauan agar pencairan dana hibah/bansos yang difasilitasi Pemprov Bali dan anggota DPRD Bali ditunda pelaksanaannya selama berlangsungnya tahapan Pilgub Bali 2018. Pencairan hibah/bansos, seyogianya tidak menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. Dengan harapan, tidak terjadi potensi pelanggaran dalam pelaksanaan Pilgub Bali. (kmb32)

OKB Sasaran Empuk Sindikat Narkoba Terlibat Curanmor,

Denpasar (Bali Post) Pesatnya perkembangan pariwisata di Nusa Penida mengakibatkan banyak muncul orang kaya baru (OKB). Salah satu dampak negatif khusus di lingkungan pesisir yaitu menjadi sasaran empuk pengedar untuk menjualbelikan narkoba dan mendapatkan keuntungan dari peredaran gelap narkoba tersebut. “Nusa Penida saat ini menjadi salah satu destinasi wisata yang semakin banyak dikunjungi, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Sektor pariwisata di Nusa Penida berkembang sangat pesat dan memberikan manfaat secara sosial ekonomi kepada masyarakat, pengusaha, dan pemerintah sehingga banyak OKB di sana,” kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa,usai kunjungan kerja (kunker) ke Nusa Penida, Rabu (28/3) kemarin. Di hadapan Camat, Kapolsek, Danramil, Bendesa Adat dan Dinas Nusa Penida, Brigjen Suastawa mengapresiasi telah menerapkan sanksi adat bagi warganya yang terlibat kasus narkoba di Desa Pakraman Nyuh Kukuh. Sanksi bagi warga yang terlibat dan terbukti bersalah dalam kasus narkoba wajib meminta maaf secara terbuka di hadapan seluruh tokoh masyarakat dan warga saat paruman. Selain itu, menghaturkan pejati (sarana upacara) di Pura Dalem Bias Muntig sebagai bentuk permohonan maaf kepada Tuhan. Sedangkan bagi penduduk pendatang yang berdomisili di sana, selain sanksi tersebut juga dikenakan tambahan denda beras 200 kilogram. “Maksud kunjungan kami tersebut untuk percepatan program dengan pengaplikasian timeline pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi serta harm reduction,” ujarnya. Adanya BNNK Klungkung yang baru terbentuk, Suastawa berharap bisa mempercepat pembangunan P4GN di daerah Nusa Penida. Perlu sinergitas

Tukang Kunci Ditahan

Bali Post/ist

KUNKER - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Nusa Penida. dari aparat setempat dalam penanganan narkotika. Oleh karena itu, penga wasan di kawasan pesisir wilayah Nusa Penida harus mendapat perhatian khusus melalui fungsi pencegahan dan pengawasan. Fungsi pencegahan yaitu dengan menanamkan pengetahuan, pemahaman akan bahaya narkoba pada masyarakat Nusa Penida melalui penyuluhan, advokasi, diseminasi serta pengukuhan relawan dan penggiat antinarkoba. Penggiat dan relawan antinarkoba yang terdiri atas berbagai elemen masyarakat dan pecalang memiliki tanggung jawab yang besar di lingkungan mereka masingmasing. Sedangkan fungsi pengawasan dengan melibatkan semua aparat penegak hukum dengan dua fungsi prosperity dan security-nya. Fungsi prosperity dilaksanakan oleh aparatur desa seperti camat, perbekel, dan bendesa adat. Sedangkan dari sisi securitynya dilakukan oleh pihak Polsek, Koramil serta pecalang untuk melakukan pengawasan awal di lingkungan terdekat. Peran tersebut harus dilaku-

kan secara seimbang, baik penguatan pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan pemberantasan. “BNNK yang baru terbentuk harus lebih agresif dalam melakukan fungsinya di masyarakat, terutama dalam hal pencegahan agar dapat menekan demand reduction. Sementara bidang pemberantasan dapat melakukan penyelidikan secara mendalam,” ucap jenderal bintang satu asal Desa Gulingan, Mengwi, Badung ini. Dari pertemuan tersebut diharapkan terbentuk organisasi atau penggiat-penggiat antinarkoba. Organisasi atau penggiat ini ke depannya akan aktif menjadi penyuluh di lingkungannya untuk melakukan kegiatan pencegahan bahaya narkotika. Selain itu, bendesa adat ke depannya bisa semakin agresif dalam membuat awigawig atau pararem untuk pengguna narkoba sebagai bentuk action plan, bukan hanya retorika namun tindakan nyata. Dengan adanya sanksi adat tersebut diharapkan adanya penolakan terhadap narkoba dan juga efek jera. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Tukang kunci, Andri Taufik (26) serta Ahmad Saiful Efendi ditangkap anggota Polsek Denpasar Barat (Denbar), Selasa (27/3) lalu. Pasalnya, mereka terlibat kasus curanmor bersekongkol dengan Alip Mahali (37) di Jalan Wandira Sakti, Denpasar. Kapolsek Denbar Kompol I Gede Sumena, Rabu (28/3) kemarin, mengatakan awalnya anggota Reskrim dipimpin Kanit Iptu Aan Saputra menangkap tersangka Alip, Selasa, pukul 16.30 Wita, di Jalan Wandira Sakti, Denpasar. Pasalnya, pelaku mencuri motor Honda Scoopy DK 7051 GH milik Made Ariawan. “Waktu itu korban memarkir sepeda motornya di depan minimarket Alfa Mart tanggal 16 Oktober 2017,” ujarnya. Terungkapnya kasus ini berawal petugas dapat informasi dari masyarakat ada orang menjual sepeda motor tanpa suratsurat. Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan dan memancing pelaku untuk transaksi. “Pelaku berhasil kita pancing lalu ditangkap. Setelah di-cross check dengan korban, ternyata benar miliknya,” ungkapnya. Saat diinterogasi, pelaku asal Banyuwangi dan tinggal di Jalan Lebak IV, Denpasar ini mengaku melakukan pencurian menggunakan kunci palsu. Selain itu, pelaku mengatakan hanya bertugas sebagai pemetik (mencuri). Untuk memuluskan aksinya itu, pelaku dibantu dua temannya, Andri Taufik dan Ahmad Saiful Efendi. Kedua tukang kunci tersebut langsung ditangkap. “Peran Andri Taufik dan Ahmad Saiful Efendi membantu membuatkan kunci palsu. Selain itu, mereka yang memberi tahu Alip bahwa motor tersebut sudah lama parkir di TKP,” ungkap mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. (kmb36)

Bali Post/ist

KASUS CURANMOR - Polsek Denbar merilis pengungkapan kasus curanmor.


12 SOSOK Tingkatkan Kualitas Layanan

IMPLEMENTASI program JKN-KIS telah memasuki tahun ke-5 sejak dimulai pada 1 Januari 2014. Berbagai tantangan khususnya terkait dengan kualitas layanan menjadi perhatian banyak pihak. Akses finansial masyarakat bisa dikatakan sudah teratasi. Meski demikian, optimalisasi kualitas layanan masih menjadi pekerjaan rumah. Menyikapi hal itu, rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Klungkung turut mengembangkan inovasi. Yakni RSUD Klungkung yang menerapkan sistem informasi ketersediaan kamar secara online dan RSUD Sanjiwani, Gianyar dengan pengembangan sistem website yang nantinya dapat dipergunakan untuk pendaftaran maupun pelayanan lainnya. “Dalam peningkatkan kualitas pelayanan, kami jalin kerja sama dengan instansi kesehatan. Ini sudah dilakukan,” ungkap Kepala BPJS Cabang Klungkung Endang Triana Simanjuntak, Rabu (28/3) kemarin. Mengingat kepesertaan JKN-KIS cenderung meningkat, layanan pendaftaran juga dirancang bisa semakin meluas. Tidak menutup kemungkinan akan bekerja sama dengan kedua rumah sakit itu. Hanya untuk mewujudkannya, perlu didukung sebuah sistem yang memadai. “Kami tetap berupaya menerapkan layanan yang maksimal,” katanya. Selain berupaya menerapkan terobosan inovatif itu, BPJS Kesehatan sejak tahun lalu juga telah mengembangkan aplikasi pencarian faskes bernama aplicare. Aplikasi berbasis website ini berfungsi mencari lokasi dan informasi tentang faskes yang Anda inginkan. Serta memandu Anda menuju lokasi yang dipilih. “Dengan menggunakan sejumlah sistem berbasis IT ini, kami berharap akses masyarakat yang menjadi peserta bisa semakin mudah. Ini juga untuk meminimalisasi munculnya keluhan,” tandasnya. (sos)

Cegah Kasus KDRT, Polisi Gencarkan Sosialisasi

Semarapura (Bali Post) Laporan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) belum ada masuk ke Polres Klungkung sejak awal 2018. Namun, hal itu berpotensi terjadi ke depannya. Guna mengantisipasi itu, sosialisasi ke masyarakat terus digencarkan. Salah satunya menyasar Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dusun Sengkiding, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan. Anggota Binmas Polres Klungkung Ipda Ida Bagus Ariada beserta anggota lain memberikan pemahaman tentang undang-undang yang mengatur KDRT. Orangtua maupun keluarga juga diharapkan bisa mendidik anak yang menjadi bagian dalam rumah tangga. “Jangan sampai dalam mendidik anak, kita melakukan kekerasan. Bahkan sampai memukulnya. Karena itu sudah bisa dikatakan sebagai bentuk KDRT,” terangnya, Rabu (28/3) kemarin. Kasat Binmas Polres Klungkung AKP I Nyoman Suastana menyatakan kasus KDRT harus dihindari. Jika terjadi, berdampak buruk untuk keluarga, terlebih pada anakanak yang bisa membawa masa depannya ke arah buruk. “Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Mereka harus mendapatkan perlakukan yang baik,” tegasnya. Laporan KDRT ke polisi sejak awal tahun ini masih nihil. Namun pada 2017 terungkap ada tiga kasus. Kasat Reserse Kriminal Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan menjelaskan, kasus tersebut salah satunya dipicu adanya orang ketiga dalam rumah tangga. “Kehadiran orang ketiga ini berpotensi menjadi penyebab kekerasan dalam rumah tangga. Ini bisa berdampak pada anak. Perbedaan budaya juga bisa menjadi pemicu,” tandasnya. Antisipasi kenakalan remaja juga gencar dikampanyekan Polres Klungkung. Ini langsung menyasar sekaa truna di sejumlah desa. (kmb45)

KLUNGKUNG

Kamis Pon, 29 Maret 2018

Terkait Serapan DAK Nihil

Evaluasi Kinerja OPD Harus Diintensifkan Semarapura (Bali Post) -

Nihilnya serapan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digelontorkan pemerintah pusat kepada Pemkab Klungkung hingga jelang triwulan I tahun ini mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Ketua Komisi I DPRD Klungkung I Nengah Mudiana menilai itu sebagai hal buruk. Supaya tak terus berlanjut, evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) perlu dilakukan lebih intensif. “Ini harus dievaluasi lebih intensif. Jangan sampai triwulan selanjutnya bernasib sama,” ungkapnya, Rabu (28/3) kemarin. Politisi Partai Gerindra ini menyatakan dalam pembangunan, pemkab telah komitmen untuk melakukan percepatan. Hal ini mendapat dukungan penuh dari dewan. Mewujudkannya, perlu ada manajemen yang baik dalam pengelolaan anggaran. Demikian pula perencanaan kegiatan harus lebih terpola dan detail. “Kalau soal penyusunan perencanaan, saya tidak masuk ke sana. Tetapi kalau untuk waktu penyusunan perencanaan, perlu dievaluasi. Harus dipersiapkan dari jauh supaya bisa lebih matang. Supaya realisasi kegiatan bisa berjalan lebih awal,” sebutnya.

Ditegaskan, keterlambatan pelaksanaan kegiatan sering dipertanyakan oleh masyarakat yang wilayahnya menjadi sasaran saat reses. Sebab itu akan berdampak pada asas manfaat. “Kalau reses, ini (kegiatan - red) sering ditanyakan. Kenapa belum jalan. Hal seperti ini perlu disikap pemkab,” tandasnya. Ketua komisi II DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata sempat menyatakan serapan anggaran harus digenjot. Ini sangat penting untuk mendukung percepatan pembangunan, terutama bidang infrastruktur yang menjadi bidangnya. “Proses ini harus

cepat. Supaya kegiatan yang telah direncanakan pengerjaannya tidak molor,” tegasnya. Politisi Partai Hanura ini menyatakan seluruh OPD harus berkaca dari 2017. Pasalnya, terdapat sejumlah kegiatan yang pengerjaannya molor bahkan gagal lelang. “Perencanaan harus segera dituntaskan. Serahkan dokumen ke ULP untuk pelelangan,” ungkapnya. Seperti berita sebelumnya, tahun ini Kabupaten Klungkung mendapatkan DAK Rp 128.491.261.000. Untuk kegiatan fisik Rp 47.763.000.000, seperti bidang pendidikan, kesehatan dan KB, jalan, bi-

dang irigasi, kelautan dan perikanan, pertanian, perumahan dan kawasan permukiman dan pasar. Sementara untuk non fisik sebesar Rp 80.728.261.000 yang meliputi tunjangan profesi guru, tambahan penghasilan guru, bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan anak usia dini (PAUD), bidang operasional kesehatan, akreditasi puskesmas, jaminan persalinan, bantuan operasional keluarga berencana dan dana pelayanan administrasi kependudukan. Sekretaris Daerah Klungkung I Gede Putu Winastra mengatakan nihilnya realisasi dana hingga menjelang triwulan pertama berakhir karena adanya keterlambatan perencanaan untuk sejumlah kegiatan. Misalnya pembangunan Pasar Semarapura. Perencanaannya justru dilaksanakan pada tahun yang sama dengan pelaksanaan kegiatan. “Untuk percepatan pembangunan, se-

Bali Post/sos

I Nengah Mudiana

mestinya perencanaan dibuat tahun sebelumnya. Tahun ini mulai pengerjaan,” jelasnya. Selain itu, menurut pejabat asal Tabanan ini, hal demikian juga dipicu kurang cermatnya perencanaan, sehingga memicu terjadinya perubahan di pertengahan jalan. (kmb45)

Kantongi Sabu, Buruh dan Residivis Dibekuk

Bali Post/sos

RILIS - Satuan Reskoba Polres Klungkung, Rabu (28/3) kemarin meliris kasus pengungkapan narkoba yang melibatkan buruh dan juga residivis. Semarapura (Bali Post) Kasus penyalahgunaan narkoba kembali terungkap di Kabupaten Klungkung. Dua pria yakni I Gusti Ngurah Ardana (44), warga Desa Paksebali, Kecamatan

Dawan dan Ahmad Martin (52) asal Desa Petung, Kecamatan Bansal, Kabupaten Jember, Jawa Timur dibekuk Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Klungkung di tempat

dan waktu berbeda. Dengan alasan pengembangan, pengungkapan kasus ini baru dirilis ke publik, Rabu (28/3) kemarin. Kasat Reskoba Polres Klungkung AKP I Gusti Ngurah Yudistira didampingi Kasubag Humas Polres Klungkung AKP I Putu Gede Ardana menjelaskan penangkapan diawali terhadap tersangka Ngurah Ardana pada 20 Maret lalu. Ketika itu tersangka melintas di Jalan Raya Gelgel, Klungkung. Berdasarkan hasil penggeledahan, ditemukan satu paket narkoba jenis sabu seberat 0,37 gram brutto atau 0,20 gram netto yang disembunyikan pada pakaian dalamnya. “Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Yang bersangkutan langsung kami bawa ke Mapolres beserta barang buktinya,” kata Kasat

Yudistira. Tiga hari berselang, yakni pada 23 maret, penangkapan dilakukan terhadap Ahmad Martin di kosnya, Jalan Rama, Kecamatan Klungkung. Saat penggeledahan, tak hanya ditemukan sabu seberat 0,18 brutto atau 0,01 gram netto. Namun juga beberapa bungkus gula batu yang diduga untuk mengelabui kedatangan polisi. “Awalnya, kami temukan gula batu. Kami masih curiga ada sabu. Terus digeledah kamarnya. Akhirnya ditemukan. Khusus untuk gula batu dipakai apa, kami masih dalami lagi,” kata mantan Kapolsek Susut, Bangli ini. Pria berperawakan gemuk itu diketahui telah dua kali pernah mendekam di penjara dengan kasus lakalantas dan penyalahgunaan narkoba. Ditegaskan, pada penangkapan kali ini, kedua

pelaku tidak saling berkaitan atau satu jaringan. “Kalau penangkapan sekarang tidak ada yang menunjukkan mereka terkait. Tetapi sesuai hasil pemeriksaan, Ngurah Ardana dulu pernah membeli sabu kepada Martin. Ini akan terus kami kembangkan,” imbuhnya. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun penjara. Pelaku Ngurah Ardana mengaku memakai narkoba supaya kuat bekerja sebagai buruh. Sementara Martin, membantah sebagai pengedar. “Saya hanya memakai sendiri. Kalau gula batu, hanya dipakai obat batuk. Diseduh dengan air hangat,” tandasnya. (kmb45)


EKONOMI

Kamis Pon, 29 Maret 2018

13

Perry Warjiyo, Gubernur BI Baru

Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Jaga Stabilitas Ekonomi Jakarta (Bali Post) – Setelah melalui uji kelayakan dan kapatutan di DPR-RI, Perry Warjiyo pada Rabu (28/3) kemarin resmi disetujui Komisi XI DPR secara aklamasi menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2018-2023 menggantikan Agus Martowardojo. ‘’Semua anggota setelah rapat internal kami memutuskan musyawarah mufakat 10 fraksi memilih Perry Warjiyo,’’ kata Ketua Komisi XI Melchias Markus Mekeng, di Jakarta. Dalam uji kelayakan di Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu kemarin, Perry yang telah menjabat Deputi BI sejak 2013 tersebut melontarkan keyakinan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi hingga enam persen dalam beberapa tahun ke depan dari 5,07 persen tahun ini. Namun akselerasi itu, diklaim Perry, tidak akan mengabaikan stabilitas ekonomi domestik, yang sedang menghadapi derasnya tantangan dari perekonomian global. ‘’Pro-pertumbuhan dan stabilitas bukan sesuatu yang dikontradiksikan,’’ ujar Perry. Perry mengatakan sejak 2015, ekonomi Indonesia terus menunjukkan pemulihan setelah melalui fase perlambatan di 2011 karena anjloknya harga komoditas global. Dia mengatakan stimulus terhadap pertumbuhan perlu didorong dengan kebijakan yang dapat menarik investasi. BI ke depan akan terus mengantisipasi tantangan-tantangan yang timbul akibat gejolak ekonomi global, yang dapat menghambat aliran investasi.

Bank sentral juga akan mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi dengan mendorong peningkatan ekspor. Salah satunya dengan mendorong perluasan sektor dan pasar ekspor. ‘’Kita bisa mendorong ekspor, tapi tantangannya pertumbuhan ekonomi yang ada belum meluas, dan lebih banyak kepada infrastruktur dan komoditas saja. Belum meluas ke sektor-sektor lain seperti ke sektor pertanian, manufaktur, perkebunan dan sebagainya,’’ ucapnya. Ekonomi Digital Selain soal pertumbuhan ekonomi, Perry juga menekankan perlunya industri di sektor keuangan untuk memanfaatkan teknologi digital dan bekerja sama dengan sektor finansial berbasis teknologi (tekfin) di era revolusi industri 4.0. ‘’Perlu buat strategi. Komite Nasional Ekonomi Digital untuk sinergi kebijakan, pemberdayaan UMKM dan logistik, produk standardisasi UMKM dan bisa melalui e-commerce,’’ ucapnya.

Perry menjelaskan, UMKM memang menjadi salah satu fokus bank sentral karena inklusivitas ekonomi dalam UMKM dan juga daya tahan sektor UMKM yang cukup kuat saat diterpa tekanan ekonomi eksternal. BI pada dua tahun ke depan mewajibkan perbankan untuk menyalurkan kredit UMKM minimal 20 persen dari total portofolio kreditnya. Komite tersebut, lebih lanjut Perry mengatakan juga akan menjembatani peran industri tekfin dengan industri perbankan, asuransi, pembiayaan, dan pasar modal. Konektivitas tekfin itu diperlukan untuk mencegah timbulnya kegiatan ekonomi yang tidak tercatat atau terdata oleh regulator (shadow economy). ‘’BI harus inovatif untuk terobosan kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran dan aspek-aspek lain. BI harus lebih proaktif jalin koordinasi kerja sama dengan pemerintah, OJK dan DPR,’’ jelasnya. (ant)

Pemda Diingatkan Jangan Buat Perda Persulit Investasi

Bali Post/ant

RAMAH INVESTASI - Presiden Joko Widodo dalam rapat kerja pemerintah dengan topik percepatan pelaksanaan usaha daerah di JI-Expo Kemayoran Jakarta, Rabu (28/3) kemarin. Pemda diingatkan ramah terhadap investasi.

BP/ant

Pengembangan Ekonomi Selain Pariwisata Belum Didukung Regulasi

Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta(Bali Post) – Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Joko Widodo bertekad mempermudah masuknya investasi sebagai upaya memacu pertumbuhan ekonomi. Berbagai peraturan pun terus disederhanakan mulai dari pusat hingga daerah. Pemerintah daerah (pemda) diingatkan jangan mempersulit masuknya investasi dengan membuat banyak peraturan daerah (perda). Semakin banyak aturan, akan membuat kondisi investasi semakin ruwet. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo ketika memberikan pengarahan dalam rapat kerja pemerintah dengan topik ‘’Percepatan Pelaksanaan Usaha Daerah’’ di JI-Expo Kemayoran Jakarta, Rabu (28/3) kemarin. Jokowi menyebutkan daerah perlu menggiring investasi masuk ke daerah masing-masing agar ekonomi daerah dapat berjalan dan meningkat. Dalam rapat yang dihadiri para bupati dan wali kota serta pimpinan DPRD kabupaten/kota itu, Presiden meminta daerah tidak membuat perda-perda yang menghambat atau membebani investasi. ‘’Setahun cukup 2-3 perda tapi dengan kualitas baik, mempercepat pertumbuhan ekonomi, beban ke masyarakat semakin ringan. Semakin banyak aturan semakin ruwet negara ini,’’ katanya. Jokowi menyebutkan ada 42.000 aturan yang menjerat diri sendiri yang menyebabkan pemerintah termasuk daerah tidak fleksibel ketika menghadapi perubahan. ‘’Kita harus berubah tidak bisa monoton atau mengikuti rutinitas saja,’’ katanya. Selanjutnya Jokowi meminta semua daerah di Indonesia memanfaatkan kepercayaan dunia bisnis, baik nasional maupun internasional untuk menarik investasi di daerah masing-masing. ‘’Momentum kepercayaan baik dalam negeri maupun luar negeri harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,’’ kata Presiden. Presiden menyebutkan yang dapat berperan besar meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah saat ini adalah investasi dan ekspor. ‘’Investasi dari APBN hanya 20 persen, 80 persen lainnya adalah swasta, para investor diharapkan mengembangkan investasinya di kabupaten atau kota,’’ katanya. Jokowi menyebutkan pertumbuhan ekonomi nasional merupakan kumpulan dari pertumbuhan ekonomi di daerah-dareah. Pada tahun 2017 realisasi pertumbuhan ekonomi mencapai 5,07 persen, tahun 2018 ditargetkan mencapai 5,4 persen. ‘’Kita ingin ekonomi terus tumbuh dengan baik, sekarang ada momentum karena kepercyaan dunia usaha semakin baik,’’ katanya. Ia mencontohkan peringkat kemudahan memulai berusaha di Indonesia pada 2004 berada pada posisi 120. Pada 2017 meningkat menjadi 72 yang merupakan loncatan besar dan diharapkan tahun 2019 berada pada posisi 40. Global Competitiveness juga menempatkan Indonesia di posisi 36, lembaga pemeringkat lainnya menempatkan Indonesia di posisi empat besar. Survei terbaru juga menempatkan Indonesia di posisi kedua. ‘’Tapi itu persepsi yang mengarah ke tren, kalau mereka datang dan menemukan kondisi lapangan tidak sesuai persepsi ya… mereka lari lagi,’’ kata Jokowi. (ant)

Perry Warjiyo Gubernur BI periode 2018-2023.

RAKOR – Acara pembukaan Rakor Pengalihan Dana Bergulir serta Sosialisasi dan Bimtek Program Inklusif LPDB-KUMKM tahun 2018 di Surabaya, Selasa (27/3).

Koperasi dan UMKM Dialokasikan Dana Bergulir Rp 1,2 Triliun Surabaya (Bali Post) Lembaga Pengelola Dana Bergulir-Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDBKUMKM) tahun 2018 mengalokasikan dana bergulir Rp 1,2 triliun untuk koperasi dan UMKM. Dana tersebut mulai disalurkan dengan pola baru yang melibatkan lembaga penjaminan seperti Jamkrindo dan Jamkrida sebagai pihak yang pertama menganalisis kelayakan proposal. ‘’Ini adalah jawaban dari berbagai pertanyaan selama ini, bagaimana sebenarnya paradigma baru yang dibangun di mana kami membangun kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi didukung dinas kabupaten dan kota, Jamkrindo dan Jamkrida,’’ ujar Dirut LPDB-KUMKM Braman Setyo dalam Rakor Pengalihan Dana Bergulir serta Sosialisasi dan Bimtek Program Inklusif LPDB-KUMKM tahun 2018, di Surabaya, Selasa (27/3). Dalam kesempatan itu, Braman Setyo menyerahkan secara simbolis dana bergulir kepada dua mitra dengan total Rp 13,5 miliar. ‘’Ini menjawab ada sorotan masyarakat bahwa kita lamban dalam menyalurkan. Saya kira kita tidak lamban, kita lagi proses semuanya ini. Regulasi yang kita bangun sekarang adalah bentuk penyederhanaan dari persyaratan yang lalu,’’ tegas Braman. Acara itu juga dihadiri Dirut Bank Jatim Suroso, Kadinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim Maspurnomo Hadi, Sekretaris Deputi Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM Halomoan Tamba, Direksi LPDB KUMKM dan 300 peserta dari dinas koperasi dan UKM Selindo, 45 koperasi dari 5 kota di Jatim. Braman Setyo menegaskan, penyaluran dana bergulir kepada dua mitra itu menjadi awal dimulainya akselerasi atau percepatan pencapaian penyaluran 2018, di mana ditargetkan sebesar Rp 1,2 triliun. ‘’Kami optimis pada semester I 2018 sudah bisa tersalurkan 50 persen dari target, bahkan mungkin sampai akhir tahun bisa melebihi target karena banyaknya permintaan masuk,’’ ujarnya. Meski banyak permintaan, kata Braman Setyo, LPDB KUMKM tidak akan gegabah menyalurkan dana itu, hanya untuk sekadar mencapai target. ‘’Yang lebih penting adalah kolaborasi sistem yang dibangun bersama ini harus ditaati,’’ tegasnya.

Braman juga menargetkan agar penyaluran dana LPDB KUMKM ini bisa merata di seluruh Indonesia. ‘’Selama ini 70 persen dana tersalur berkutat di Jawa. Karena itu perlu ada pemerataan dengan harapan dana yang berasal dari APBN ini bisa dinikmati semua wilayah, dan tetap harus diingat dana ini bukanlah charity atau bansos, karena ini dana dari pajak rakyat dan harus dikembalikan ke negara,’’ tegasnya. Libatkan Dinas Kadinas Koperasi dan UKM Jatim Maspurnomo Hadi menyambut baik pola baru yang diterapkan dalam penyaluran dana bergulir ini. ‘’Saya mohon semua penyaluran sekarang harus diketahui dinas provinsi. Jadi kita tahu siapa penerimanya alamatnya di mana dan seterusnya. Kalau dulu, kami ndak tahu data koperasi penerima dana bergulir. Ujug-ujug (tibatiba) saja kami dipanggil kejaksaan,’’ kata Maspurnomo. Ia memaparkan, Jatim termasuk terbanyak jumlah koperasinya, di mana dari 31.680 koperasi di Jatim, ada 4.505 koperasi atau 15 persennya yang hidup segan mati tak mau. ‘’Adalah tugas kami untuk membina koperasi sakit, maka itu semua harus mematuhi kolaborasi sistem yang sudah terbentuk ini agar jangan ada masalah di kemudian hari,’’ katanya. Kualitas Proposal Rendah Sementara itu, Direktur Keuangan LPDB KUMKM Ahmad Nizar mengatakan, tingginya permintaan dana bergulir ke LPDBKUMKM selama ini ternyata belum diikuti dengan kualitas proposal yang memadai. ‘’Tingginya permintaan itu terwujud pada banyaknya proposal masuk misalnya pada 2017 ada 1.107 proposal yang masuk. Namun setelah disaring tahap pertama tinggal 759 proposal, tahap kedua menurun menjadi 121 proposal, tahap ketiga jadi 24 dan dari 24 itu hanya 4 proposal yang dikomitekan,’’ jelasnya. Lalu pada 2018 sampai Februari ada 40 proposal yang masuk, dan hanya 1 yang lolos, selebihnya 39 proposal dikembalikan untuk diperbaiki. ‘’Karena itu kami melihat pentingnya dilakukan sosialisasi dan program inklusif ini agar mereka bisa memenuhi persyaratan proposal yang layak,’’ pungkasnya. (010)

Mangupura (Bali Post) Sejak awal Bank Indonesia (BI) mendorong Pemerintah Provinsi Bali untuk mengembangkan dan menguatkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di Bali. Namun pengembangan dan penguatan sumber pertumbuhan lain belum memberikan impact seperti pariwisata. Kendalanya, regulasi belum mendukung. Deputi Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Provinsi Bali Azka Subhan dalam acara Diseminasi Kajian Ekonom dan Keuangan Regional Provinsi Bali Periode Februari 2018, di Denpasar, Rabu (28/3) kemarin, mengatakan ekonomi Bali yang ditopang pariwisata sangat rentan dengan isu keamanan dan bencana. Untuk menciptakan stabilitas pertumbuhan ekonomi Bali, maka upaya untuk mengembangkan sumber ekonomi baru sangat strategis. BI telah mengidentifikasi dan merumuskan sumbersumber pertumbuhan ekonomi baru di Bali. Dari hasil riset tersebut diperoleh tiga bidang usaha meliputi hilirisasi komoditas perkebunan (kopi), industri kreatif dan pengembangan agrowisata serta desa wisata. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Nasiona Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, S.E., M.M. mengatakan, sumber ekonomi lain selain pariwisata sejatinya telah ada di Bali. Semua sumber ekonomi yang ada di daerah lain, di Bali juga ada. Namun secara garis besar, sumber ekonomi yang berpotensi menopang ekonomi Bali selain pariwisata adalah pertanian dan industri kreatif. Namun yang menjadi kendala adalah belum adanya regulasi yang mendukung sumber ekonomi baru atau penguatan sumber ekonomi. ‘’Ketika pariwisata terpuruk, yang lain juga kena. Kalau kita kembalikan ke pertanian, akan kesulitan. Karena mindset masyarakat tentang pertanian sudah telanjur buruk. Maka dari itu perlu sinergitas antara ketiga potensi sumber ekonomi itu,’’ bebernya. Selain menguatkan sumber ekonomi lain di luar

pariwisata, pemerintah diharapkan tidak menghambat investasi di Bali. ‘’Investasi di Bali diharapkan tidak dipersulit. Bahkan lebih ekstrem ditolak,’’ selorohnya. Ia berharap pemerintah membangun iklim investasi yang kondusif di Bali. Pengamat ekonomi yang juga Vice President Corporate and Senior Economist BNI Ryan Kiryanto, S.E., M.M. mengatakan, berdasarkan data BI dan BPS Bali dalam 4-5 tahun terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi Bali. Paling tidak tiga tahun terakhir, ekonomi Bali itu tercatat 7-8 persen. Sekarang setahun terakhir turun menjadi 5,75,8 persen. Bahkan bottom kuartal IV tahun 2017 hanya 4,01 persen. ‘’Rendah sekali dibandingkan pertumbuhan nasional. Kita teliti sumber masalahnya pemberitaan terkait isu-isu keamanan dan bencana di Bali,’’ ungkapnya. Dengan adanya sinyal negatif dari pemberitaan tentang Bali, pemda diharapkan bersiap-siap melakukan switching (penggantian) ke ekonomi sekunder dan tersiernya. Maka pemerintah harus lebih serius lagi memikirkan industri kedua apa yang bisa menjadi pendamping sektor pariwisata sebagai unggulan. ‘’Misalnya pertanian. Pertanian yang akan dikembangkan apa? Apakah pertanian yang menghasilkan komoditas pangan atau pertanian yang untuk agrowisata,’’ ujarnya. Sektor konstruksi juga harus dikuatkan. Namun lapangan usaha konstruksi yang berkaitan dengan pariwisata. ‘’Ketika pariwisata di Bali sedang mengalami penurunan, itu saatnya membangun infrastruktur untuk menyambut pemulihan ekonomi Bali,’’ bebernya. Sektor lain yang bisa dikembangkan adalah UKM, khususnya industri kreatif. Industri kreatif di Bali yang berkembang adalah kuliner dan kerajinan perhiasan. ‘’Jadi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi yang menjadi calon champion, bukan sumber ekonomi baru, tapi sudah ada tinggal penetrasinya yang lebih serius,’’ ujarnya. (kmb42)

Bali Post/may

DISEMINASI - Para pembicara dalam acara Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Bali Periode Februari 2018 di Denpasar, Rabu (28/3) kemarin.


BULELENG

14

Kamis Pon, 29 Maret 2018

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Buleleng Fokus Kembangkan Sektor Pertanian, Alternatif Penopang Pariwisata Bangun IGD, RS Pratama hingga Luncurkan BES

PERTANIAN – Setelah menuntaskan perbaikan infrastruktur, tahun ini Buleleng di bawah duet Bupati Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. fokus menggarap sektor pertanian dalam arti luas. KOTA Singaraja tanggal 30 Maret 2018 ini genap berusia 414 tahun. Pada usia itu, berbagai kemajuan pembangunan di kota dan Buleleng secara menyeluruh telah berhasil dicapai. Di era kepemimpinan Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) sejumlah pembangunan terutama infrastruktur pendidikan, dan kesehatan telah menunjukkan hasil positif. Menginjak periode kedua, PAS-Sutjidra selain menuntaskan penanganan infrastruktur secara menyeluruh, juga fokus mengembangkan potensi pertanian di Bali Utara. Pariwisata menjadi sektor unggulan menopang perekonomian di Buleleng dan Bali. Pariwisata saat ini situasinya cenderung stagnan. Dalam situasi ini, pertanian bisa menjadi alternatif unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di tengah situasi itu, Buleleng tahun 2018 akan fokus mengembangkan sektor pertanian. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Rabu (28/3) kemarin, mengatakan kebijakan fokus pada pertanian ini sebagai hasil pemetaan perekonomian Buleleng dari sektor primer dan sekunder. Sektor pertanian selama ini dianggap kurang memberi kontribusi terhadap per-

cepatan kesejahteraan masyarakat. Ini disebabkan banyak masyarakat bekerja di sektor pariwisata. Faktanya memang sektor pariwisata dan jasa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. “Ketika ada persoalan terhadap sektor pariwisata, sepertinya sektor pertanian bisa memberikan keandalannya untuk penopang perekonomian,” katanya. Menurut Bupati, karakteristik pertanian di daerahnya berbeda dengan kabupaten lain di Bali Selatan. Dia mencontohkan, 65 persen masyarakatnya hidup dari sektor pertanian. Setelah pada masa kepemimpinan pertama, pihaknya telah menginstruksikan jajarannya fokus menangani kerusakan infrastruktur. Ini dilakukan untuk membangun koneksitas di desa sehingga pergerakan ekonomi, distribusi material, pupuk, dan produk pascapanen bisa lebih mudah. “Infrastruktur selesai, sekarang kita menggerakkan sektor yang bisa memberikan kontribusi kesejahteraan dan pemerataan ekonomi yakni sektor pertanian,” jelasnya. Bupati mengatakan, berbagai kebijakan telah diambil untuk mengembangkan pertanian. Pertama adalah penanganan pascapanen. Pemerintah daerah sekarang telah bekerja sama dengan Batan. Kerja sama ini mencakup ketahanan dari buah-buah

lokal agar bisa tahan lebih panjang pada sisi penyimpanan kurang lebih antara dua sampai tiga bulan. Hal ini penting karena banyaknya buah dari negara yang beriklim tropis musim berbunganya bersamaan. Sehingga musim buahnya bersamaan, maka menghasilkan buah yang melimpah. Hal ini menjadi sektor yang melemahkan petani dari segi pendapatan. Kebijakan selanjutnya adalah pengadaan bibit unggul. Menurut Bupati, banyak petani yang sedih melihat tanaman yang hasilnya tidak sesuai dengan harapan seperti terserang penyakit. Sektor ini pula yang harus dibenahi dengan komprehensif mulai dari hulu sampai hilir yaitu mulai dari pemilihan bibit yang baik, pemeliharaan, dan pascapanen yang baik. “Untuk bibit unggul sudah saya tugaskan Dinas Pertanian (Distan) untuk memerhatikan bibit unggul seperti anggur, jambu kristal, durian, sampai tanaman keras seperti kopi dan cengkeh yang unggul. Hal ini akan memberikan tambahan produksi kalau pemeliharaannya baik,” katanya. Pemkab Buleleng tahun 2018 sangat serius untuk mengembangkan pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di samping juga side impact yang dihasilkan oleh pertanian ini. Dengan pertanian, Buleleng bisa menjadi barometer untuk agrotourism. Ketika shortcut dan bandara bisa dibangun di Buleleng serta dari sisi aksesibilitas sudah terpenuhi, hal ini bisa berkombinasi antara pariwisata, investasi dan pertanian. Bupati mengatakan, mulai tahun 2017, anggaran untuk pertanian Rp 13.596.306.296. Anggaran sebesar ini membiayai program yang menyentuh petani. Program tersebut antara lain program peningkatan produksi, penerapan teknologi, peningkatan pemasaran, peningkatan produksi hasil peternakan, pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak, peningkatan kesejahteraan petani, dan pemberdayaan penyuluh pertanian dan perkebunan lapangan. Tahun ini 2018, anggaran pertanian meningkat menjadi Rp 22.073.085.735. (ad1327)

BERBAGAI upaya dilakukan oleh Pemkab Buleleng menyejahterakan masyarakatnya. Salah satu bidang kesehatan. Era kepemimpinan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. berbagai terobosan telah dilakukan untuk mewujudkan komitmen meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu program unggulan itu yakni Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt dan Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan. Pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Buleleng dan Buleleng Emergency Service (BES). BES merupakan sistem penanggulangan gawat darurat terpadu yang dikelola Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum (RSU), Rumah Sakit Swasta serta Puskesmas di Buleleng. BES merupakan salah satu program inovatif di bidang kesehatan yang selama ini diidamkan oleh masyarakat Buleleng, dengan kemampuan mobilitas yang tinggi sampai ke pelosok perdesaan serta mengutamakan pertolongan pertama dalam setiap tindakan medis, diharapkan dapat meminimalisasi angka kematian pada pasien. Dalam operasional BES, proses penanganannya para pasien cukup menghubungi call center BES (0362) 23333 yang kemudian terkoneksi untuk mencari informasi pelayanan kesehatan terdekat, termasuk data ketersediaan kamar dan dokter. Armada mobil ambulans BES telah dilengkapi fasilitas kesehatan dan obat-obatan lengkap, sehingga pertolongan pertama dapat dilakukan di dalam perjalanan menuju ke rumah sakit. BES diluncurkan 4 Juli 2014 dengan segala keterbatasan sumber daya yang dimiliki. Tahun 2014 panitia pelaksana BES telah dibentuk yang disahkan dengan SK Bupati Buleleng No. 440/488/HK/2014, lalu melakukan pengangkatan tenaga kontrak untuk call center BES sebanyak 10 orang dan pengadaan ambulans transpor sebanyak 10 unit sehingga pelayanan kegawatdaruratan terhadap masyarakat mulai

ARMADA – Armada Buleleng Emergency Service (BES) salah satu program unggulan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Buleleng. dapat dijalankan. Hingga 2017, BES telah memiliki 30 unit ambulans yang siap melayani masyarakat. Keberadaan ambulans disebar merata masing-masing satu unit untuk di 20 puskesmas di wilayah Buleleng, lima unit ambulans di pusat call center, masingmasing dua unit ambulans di dua Rumah Sakit Pratama dan satu unit di RSUD Buleleng. Selain 30 armada ambulans, BES juga memiliki lima unit mobil jenazah untuk melayani keperluan masyarakat secara gratis. Dalam operasionalnya, BES mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan khususnya pelayanan rujukan yang ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan rujukan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2013 jumlah pasien yang dirujuk sejumlah 41.122 orang, 2014 sebanyak 53.683 orang, tahun 2015 sebanyak 59.564 orang, 2016 sebanyak 64.819 orang dan 2017 sebanyak 75.567 orang. Dari peningkatan jumlah rujukan dan kasus yang ditangani tiap tahunnya, hal ini menandakan bahwa program BES sangat diterima oleh masyarakat dan berjalan dengan baik. Bukan hanya itu, keberhasilan BES juga mampu meraih penghargaan Bali Otonomi Award (BOA) tahun 2017 kategori pelayanan kesehatan dari Bali Institute of Pro

Otonomi (BIPro). Buleleng merupakan satu-satunya Kabupaten di Bali yang memiliki dua RS Pratama di timur dan barat Buleleng, serta layanan kegawatdaruratan (BES) sebagai salah satu inovasi pelayanan kepada masyarakat. Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan, Buleleng sangat memerlukan Pelayanan Gawat Daruarat Terpadu (PGDT) sehingga terciptalah Buleleng Emergency Service (BES). Program ini merupakan yang pertama kali di Bali. Setiap tahunnya akan terus ditingkatkan, mulai dari SDM dan penunjang lainnya. BES diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik bagi masyarakat Buleleng. “Dengan adanya BES tidak ada lagi masyarakat yang mengalami keterlambatan dalam pelayanan kegawatdaruratan di daerahnya,” katanya. Menurut Wabup Sutjidra, gagasan mencanangkan BES ini sangat sesuai untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak, mengingat kondisi geografis dan sebaran penduduk di Kabupaten Buleleng yang luas, sehingga menuntut ketersediaan fasilitas serta akses kesehatan yang mumpuni, cepat dan dapat menjangkau masyarakat utamnya di pelosok desa. (ad1327)

Berbekal Anak Kunci

Pencuri Bobol Rumah Bule

Singaraja (Bali Post) –

Bali Post/kmb38

VISUM – Korban dugaan kekerasan seksual asal Desa Banjar menjalani visum di IGD RSUD Buleleng, Rabu (28/3) kemarin.

Korban Pelecehan Seksual Jalani Visum

Singaraja (Bali Post) – Korban dugaan pelecehan seksual, IASU (14), asal salah satu desa di Kecamatan Banjar menjalani visum et repertum (VeR) di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Buleleng, Rabu (28/3) kemarin. Korban ditemani saudara tirinya dan didampingi sejumlah advokat, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Buleleng, dan aktivis antikekerasan anak dan perempuan di Buleleng. Korban sebelumnya mengalami pelecehan seksual yang diduga dilakukan pamannya IBKS (65). Kasus ini terungkap setelah korban mengeluh sakit hingga menunjukkan indikasi dipresi berat. Keluarganya kemudian terkejut setelah korban menyebut telah dilecehkan oleh terduga pelaku IBKS. Kasus ini sempat akan diselesaikan dengan kekeluargaan, namun keluarga korban tetap tidak terima, sehingga kasusnya bergulir ke polisi. Sejumlah advokat memberikan perlindungan hukum untuk korban. Korban tiba di IRD RSUD sekitar pukul 11.00 Wita dengan diantar mobil pribadi. Perempuan yang dalam kondisi lemah dan kondisi badan yang tampak kurus itu terpaksa didorong di atas bed yang sudah disiapkan rumah sakit. Dia kemudian menjalani visum selama sekitar satu jam. Dokter residen dan dokter penanggung jawab pasien ditugaskan melakukan pemeriksaan sesuai permintaan pihak penyidik Polres Buleleng. Humas RSUD Buleleng I Ketut Budiantara saat dimintai konfirmasi membenarkan pihaknya menerima permohonan pemeriksaan terhadap korban. Dia mengatakan, sesuai permohonan polisi, dokter penanggung jawab pasien dan dokter residen ditugaskan memeriksa kesehatan alat vital korban dan melakukan USG. Pemeriksaan ini untuk mengetahui apakah terjadi kekerasan pada alat vital termasuk memastikan apakah korban dalam kondisi hamil atau tidak. “Benar kami menerima pemeriksana pasien itu atas permohonan polisi. Sesuai permohonan itu tim dokter yang ditunjuk memerika apakah ada luka robek pada kelamin termasuk memastikan apakah korban hamil atau tidak, itu saja yang diperiksa tadi,” katanya. Menurut Budiantara, sesuai standar operasional prosedur (SOP), permintaan visum oleh polisi paling lambat dua hari sudah diketahui hasilnya. Dalam waktu itu pihaknya akan menuntaskan hasil visum sudah difinalisasi dengan bukti tandatangan dokter dan dokumen penting lain. Hasil visum itu dipastikan akan diserahkan kepada polisi untuk kepentingan penyelidikan di kepolisian. Sementara itu, tim kuasa hukum korban, Doni Riana, mengatakan pihaknya mendorong penyidik untuk melakukan visum untuk mendapatkan keterangan secara medis terkait kondisi fisik dan psikis korban. Tidak hanya melengkapi bukti penyelidikan, tetapi kesimpulan dokter lewat visum menjadi bukti autentik terkait kekerasan yang dialami korban. “Kami mendorong penyidik melakukan visum karena ini bukti untuk mengetahui kekerasan apa yang dialami korban yang sekarang kami dampingi ini. Karena hanya visum itu yang mengetahui apakah korban mengalami kekerasan fisik atau kekerasan seksual oleh terduga pelaku yang sekarang mengamankan diri di Polres Buleleng,” katanya. Sementara itu pengacara lain, Gede Harja Astawa, mengatakan kondisi kesehatan korban yang masih lemah dan mental yang labil, pihaknya menyarankan agar korban menjalani rawat inap di RSUD Buleleng. Hasilnya, mulai kemarin, korban dirawat inap di RSUD Buleleng untuk memulihkan kondisi kesehatannya. (kmb38)

Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja berhasil mengungkap kasus pencurian di rumah bule di wilayah Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng. Polisi menangkap pelakunya, PS (38), warga Tukadmungga. Korbannya Robert Bruce Cambell (68), bule asal Australia. Pelaku diduga melakukan pencurian secara berturut-turut di rumah tersebut. Menariknya, pelaku beraksi tanpa halangan karena berbekal anak kunci rumah korban. Korban Bruce Cambell melaporkan rumahnya dicuri sejak Januari hingga Maret 2018. Terhitung empat kali rumah korban dibobol maling. Tak hanya mengambil barang berharga

milik korban, pelaku juga mencuri uang tunai. Korban mengalami kerugian sebesar Rp 8,7 juta. Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan,

polisi mencurigai tersangka PS. Polisi pun tidak membuang-buang waktu dan langsung menangkap tersangka tanpa perlawanan. Kapolsek Kota Singaraja Kompol AA Wiranata Kusu-

ma seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Rabu (28/3) kemarin mengatakan, pelaku ini sudah empat kali mencuri di rumah korban. Aksi pertama tanggal 28 Januari, kedua 18 Februari, ketiga 8 Maret, dan terakhir 20 Maret 2018 lalu. Pelaku beraksi karena posisi rumahnya dekat dengan rumah korban. Parahnya lagi, pelaku rupanya memiliki anak kunci gembok pagar pintu rumah milik korban. Akibat perbua-

tannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. “Kalau pengakuannya beraksi dini hari di saat rumah dalam keadaan sepi. Korban tertidur lelap dengan cara masuk melalui belakang rumah. Dia juga mengaku kalau memiliki anak kuci gembok, sehingga dengan mudah keluar-masuk di rumah korban,” jelasnya. (kmb38)

Lomba Nabuh Reong

Sanggar Dwi Mekar Rebut Juara Pertama

Singaraja (Bali Post) – Penabuh dari Sanggar Dwi Mekar Singaraja merebut juara pertama Lomba Tabuh Reong HUT ke-414 Kota Singaraja di Puri Seni Sesana Budaya, Singaraja, Rabu (28/3) kemarin. Penabuh reong ini berhasil menyisihkan delapan sekaa dari sejumlah sanggar seni di Bali Utara. Disusul juara dua diraih penabuh dari Karawitan Eka Wakiya, Banjar Paketan, Kelurahan Paket Agung. Sedangkan Sekaa Suara Mustika, Kelurahan Banyuning harus puas menjadi juara tiga. Lomba tabuh reong ini pertama kalinya dihelat dalam memperingati 414 tahun Kota Singaraja 2018. Lomba ini tidak sekadar kompetisi seni untuk mencari juara, tetapi melestarikan sekaligus mengedukasi penabuh muda tentang teknik menabuh reong dengan teknik gegedig (pukulan gong) khas dari Buleleng. Ketua Panitia I Made Pasca Wirsutha mengatakan, dalam lomba setiap peserta membawakan satu tabuh wajib dan satu tabuh pilihan. Untuk menentukan pemenang, panitia menentukan beberapa kriteria. Salah satu kriteria yang sudah ditetapkan adalah tanpa ada melodi. Sebaliknya, setiap penabuh mengandalkan insting. Sementara itu, mengurangi unsur subjektivitas, pihaknya menghadirkan tiga orang juri dari luar Buleleng. “Ini yang pertama kali kami gelar dan peserta yang mendaftar awalnya 10 dan karena atu tidak hadir jadi kita diskualifikasi. Tujuannya lebih pada melestarikan dan edukasi kepada penabuh muda terkait seni

menabuh reong khas dari daerah kita,” katanya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Made Astasemadi menyambut positif lomba tabuh reong dalam memperingati HUT Kota Singaraja tahun ini. Tahun berikutnya, lomba ini akan dijadikan kegiatan rutin, karena semakin banyak ruang pentas sekaligus saling mengasah keterampilan menabuh reong, maka penabuh muda akan mencintai warisan kesenian yang diwariskan para leluhur. “Perayaan HUT Kota tahun berikutnya lomba ini masuk kegiatan tetap, untuk memberi ruang pentas yang lebih luas sekaligus untuk hiburan masyarakat,” katanya. Sementara itu, salah satu peserta sekaligus peraih juara dua Gede Aria Setiawan wakil dari Karawitan Eka Wakiya Banjar Paketan mengatakan, sebelum berlomba dia bersama penabuh lainnya melakukan latihan dan persiapan beberapa hari saja. Dari latihan itu, dirinya mencoba menggunakan gegedig khas Buleleng yang bisa dikenal dengan istilah ngerorot. Alasan memakai teknik itu, Aria mengaku karena materi lomba menyangkut teknik menabuh reong khas Buleleng, sehingga meski teknik ini sulit diterapkan, namun dia tetap mencoba. Alhasil, dengan persiapan singkat pihaknya berhasil merebut posisi kedua. Selain bangga menjadi terbaik kedua, Aria mengaku lomba ini mengasah keterampilan dan mencari pengalaman sekaligus mem-

pelajari seni tabuh reong dengan gegedig khas Buleleng agar tidak semakin hilang. Lain lagi diungkapkan penabuh Banda Sawitra Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu, I Komang Restikadana. Pelajar SMK di Gianyar ini mengaku setelah mengikuti lomba kesulitan yang dialami memadukan gegedig terutama pada nyalip angsel. Meski demikian, dirinya mengaku puas mengikuti lomba yang pertama kali ini. Bahkan, walau belum mendapat juara, Restikadana mengaku lomba ini sebagai pengalaman luar biasa dan mendapatkan wawasan tentang teknik menabuh reong dengan teknik gegebug Buleleng. (kmb38)

Bali Post/kmb38

REONG – Sembilan sekaa mengikuti lomba menabuh reong serangkaian HUT ke-414 Kota Singaraa di Puri Seni Sesana Budaya, Singaraja, Rabu (28/3) kemarin.


15

Kamis Pon, 29 Maret 2018 Hasil Pertandingan Internasional Mongolia Laos Jepang Tanzania Uganda Seychelles Georgia Armenia Kenya Rusia Irak Iran Kosovo Azerbaijan Swiss Montenegro Tunisia Hungaria Namibia Pantai Gading Denmark Mesir Senegal Slovenia Rumania Luksemburg Jerman Belgia Polandia Kolumbia Maroko Inggris Nigeria Spanyol AS Islandia Meksiko

vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs

Mauritius 0-2 Bangladesh 2-2 Ukraina 1-2 Rep. Dem. Kongo 2-0 Malawi 0-0 Swaziland 0-0 Estonia 2-0 Lithuania 0-1 Rep. Afrika Tengah 2-3 Prancis 1-3 Suriah 1-1 Aljazair 2-1 Burkina Faso 2-0 Makedonia 1-1 Panama 6-0 Turki 2-2 Kosta Rika 1-0 Skotlandia 0-1 Lesotho 2-1 Moldova 2-1 Chile 0-0 Yunani 0-1 Bosnia-Herzegovina 0-0 Belarus 0-2 Swedia 1-0 Austria 0-4 Brazil 0-1 Saudi Arabia 4-0 Korea 3-2 Australia 0-0 Uzbekistan 2-0 Italia 1-1 Serbia 0-2 Argentina 6-1 Paraguay 1-0 Peru 1-3 Kroasia 0-1

Bali Post/rtr

HATTRICK - Gelandang Spanyol Isco mencetak hattrick ke gawang Argentina pada pertandingan persahabatan di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Rabu (28/3) kemarin. Spanyol meraih kemenangan besar 6-1.

Tim Matador Hancurkan Argentina

Madrid -

Spanyol mengirim peringatan ke rival Piala Dunia ketika Isco mencetak tiga gol saat tim Matador mempermalukan Argentina 6-1 dalam pertandingan persahabatan, Rabu (28/3) kemarin. Pada laga di Stadion Wanda Metropolitano, Argentina tidak memainkan Lionel Messi yang cedera.

Bali Post/rtr

GOL - Gelandang Prancis Paul Pogba melepaskan tembakan bebas yang membuahkan gol pada pertandingan melawan Rusia, Rabu (28/3) kemarin di Saint-Petersburg.

Prancis Bangkit

St Petersburg Usai dipermalukan Kolumbia 2-3, Prancis bangkit dan menundukkan tuan rumah Rusia 3-1 pada pertandingan persahabatan, Rabu (28/3) kemarin. Meski Paul Pogba berhasil menampilkan permainan terbaiknya, Les Blues diklaim belum siap menghadapi Piala Dunia yang akan berlangsung tiga bulan lagi. Gelandang Manchester United Pogba yang tampil buruk sepanjang musim ini di klubnya, memimpin barisan tengah Prancis. Ia memberikan umpan yang diselesaikan Kylian Mbappe untuk gol pembuka menit ke-41. Dia memperbesar keunggulan timnya lewat gol cantik hasil tendangan bebas menit ke-48. Fedor Smolov sempat memperkecil jarak lewat gol menit ke-68 untuk Rusia. Namun, Mbappe kemudian memastikan kemenangan Prancis melalui golnya menit ke-83 pada pertandingan yang digelar di St. Petersburg. Empat hari setelah dipermalukan Kolumbia di Stade de France, Prancis belum memperlihatkan sebagai tim yang layak diperhitungkan di Piala Dunia nanti. ‘’Jauh lebih baik saat menang kami merasa jauh dari kesempurnaan,’’ jelas gelandang Blaise Matuidi. ‘’Tapi kami bisa bermain lebih baik lagi.’’ Tim asuhan Didier Deschamp itu masih belum menampakan agresivitasnya pada kedua laga internasional itu. Bahkan saat melawan Rusia, Les Blues masih belum nyaman menampilkan gaya permainannya. ‘’Kami masih memberikan banyak ruang bagi tim lawan dan kurang membuat banyak usaha pada diri sendiri,’’ tambah Matuidi. Namun, kapten Prancis Hugo Lloris meyakini timnya yang menjuarai Piala Dunia dua dekade lalu, yakin siap di Rusia musim panas nanti. ‘’Masih ada ruang untuk perubahan. Sepak bola adalah tentang intensitas yang anda tempatkan dalam sebuah pertandingan, hati dan agresivitas,’’ ujar kiper yang membela klub Tottenham Hotspur itu. Deschamps membuat tujuh perubahan dari tim saat ditundukkan Kolumbia dan menuai hasil saat timnya menguasai pertandingan di babak kedua. Bahkan penyerang berusia 19 tahun Mbappe menghasilkan catatan terbaru menjadi pencetak gol tandang termuda Prancis sejak Rene Gerard mengemas gol ke gawang Jerman pada 1933. (kmb39/rtr)

Diego Costa, Thiago dan Iago Aspas juga mencetak gol saat juara dunia 2010 itu mempermalukan Argentina yang berjuang keras tanpa pemain andalan mereka Messi. Kedua tim banyak kehilangan peluang bagus di awal-awal pertandingan sebelum Costa dengan berani melepaskan tembakan dari jarak dekat setelah 12 menit, meskipun sempat

dihalau oleh penjaga gawang Sergio Romero. Gol tersebut sempat membuat baik Costa maupun Romero mendapatkan perawatan karena berbenturan. Romero benar-benar ditarik keluar karena cedera di menit ke-22 dan digantikan kiper yang merumput di Chelsea, Willy Caballero. Lima menit setelah masuk, Cabal-

lero gawangnya dibobol oleh Isco. Gelandang klub raksasa Spanyol Real Madrid itu berhasil memanfaatkan umpan silang Marco Asensio. Skor sempat berubah menjadi 1-2 ketika di menit ke-39 Nicolas Otamendi berhasil memasukkan bola ke gawang kiper Spanyol David De Gea memanfaatkan umpan Ever Banega. Di paruh kedua, Argentina benarbenar hancur. Tambahan empat gol masing-masing dari Isco (menit ke-52 dan 74, Thiago Alcantara (55) dan Iago Aspas (73) menjadikan kedudukan akhir menjadi 6-1 untuk kemenangan Spanyol. Kekalahan telak itu pun menjadi kekalahan terbesar yang dialami

Argentina sejak 2009 di mana mereka takluk dengan skor serupa dari Bolivia. Meski menuai hasil buruk, Argentina memiliki satu catatan rekor di pertandingan itu yakni sang kapten Javier Mascherano tampil 142 kali. Ia menyamai pencapaian legenda Argentina Javier Zanetti yang sebelumnya bertengger sendirian sebagai penampil terbanyak di tim nasional. Nantinya di Piala Dunia 2018 yang digelar 14 Juni-15 Juli 2018 di Rusia, Argentina bergabung di Grup D bersama Islandia, Kroasia dan Nigeria. Spanyol sendiri menjadi anggota Grup B bersama Portugal, Iran dan Maroko. (kmb39/rtr/ant)

Terlalu Bergantung pada Messi Buenos Aires Argentina terlalu bergantung pada Lionel Messi dan legenda tim Tango Diego Maradona perlu memberi dukungan moral kepada tim nasional negaranya, menyusul kekalahan telak 1-6 dari Spanyol pada pertandingan persahabatan di Madrid. Hasil pertandingan di Madrid, Rabu (28/3) kemarin itu merupakan kekalahan terburuk Argentina sejak 2009, ketika mereka di bawah pelatih Maradona juga kalah 1-6 dari Bolivia di La Paz. ‘’Sekarang yang kita semua bisa lakukan adalah perbaikan. Ayo Argentina,’’ kata Maradona melalui akun Instagram. Dukungan positif dari Maradona, yang bersama timnya menjuarai Piala Dunia 1986, tidak diikuti sebagian pers di Argentina terkait kekalahan tersebut. Di antaranya koran Clarin yang mengkritik tim asuhan Jorge Sampaoli. ‘’Argentina kekurangan pemain kelas dunia di posisi penting. Berapa banyak pemain Argentina yang punya talenta seperti Andres Iniesta dalam memberi umpan bola dan mengorganisir permainan? Dan berapa banyak yang kemampuannya mendekati Isco? Berapa banyak ge-

landang tengah yang sejajar dengan Sergio Burquets? Berapa banyak bek tengah yang selevel dengan Gerard Pique dan Sergio Ramos? Jawabannya adalah tidak ada,’’ tulis Clarin. Sementara itu, La Nacion menulis, hasil pertandingan itu pertanda buruk bagi harapan Argentina di Piala Dunia di Rusia, Juni-Juli mendatang. Pada laga di Stadion Wanda Metropolitano itu, Lionel Messi yang cedera, menyaksikan pertandingan di tribun. Namuan 10 menit menjelang bubaran, ia meninggalkan tempat duduknya. Diperkirakan ia menuju ruang ganti untuk memberikan dukungan pada rekan-rekannya. ‘’Mereka memberikan tamparan pada wajah kami,’’ jelas pelatih Argentina Jorge Samapoli mengenai kekalahan memalukan timnya. ‘’Saya bertanggung jawab atas kekalahan ini. Di babak kedua, kami tidak bisa mempertahankan keseimbangan atau tampil tidak solid.’’ Argentina bisa menang 2-0 atas Italia pekan lalu tanpa Messi yang cedera otot. Namun konteksnya, Italia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1958 setelah disingkir-

kan Swedia di playoff Eropa. Melengkapi hari sial itu, Sampaoli tidak bisa memainkan Angel di Maria atau pun Sergio Aguero. Kebergantungan pada Messi pada pertandingan level atas di Madrid, menghasilkan petaka karena hanya mengandalkan ujung tombak Gonzalo Higuain menghadapi tim yang lengkap. Messi menghasilkan tiga gol saat Argentina mengalahkan Ekuador 3-1 di laga pamungkan Zona Amerika Selatan sekaligus memastikan mereka lolos ke putaran final. Namun, Sampaoli menghadapi dilema dengan banyaknya pemain bintang di timnya termasuk duet penyerang Mauro Icardi dan Paulo Dybala yang tidak dimasukkan skuadnya saat ini. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

Legenda sepak bola Argentina Diego Maradona.


olah raga

16

Kamis Pon, 29 Maret 2018

Marcus/Kevin Absen di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Jakarta (Bali Post) -

Bali Post/022

EKSHIBISI - Cabor panahan tiga kali ekshibisi, pada ajang Porjar Badung, di Lapangan Sading, Rabu (28/3 kemarin. Padahal, Badung juara umum panahan pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar.

Cabor Panahan Sebatas Ekshibisi di Porjar Badung

Mangupura (Bali Post) Kontingen Badung pada cabang olahraga panahan berhasil merebut juara umum dengan mendulang sembilan medali emas pada ajang Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar. Namun kenyataannya sampai kini cabor tersebut baru sebatas ekshibisi pada Porjar Bali, bahkan sudah berlangsung tiga kali. Ketua Harian Pengkab Perpani Badung Ketut Jaya Kesuma di sela-sela pelaksanaan ekshibisi cabor panahan pada Porjar Badung di Lapangan Sading, Rabu (28/3) kemarin menjelaskan, pihaknya berharap supaya cabor panahan resmi dipertandingkan, sebagaimana cabor lain. ‘’Cabor panahan ini melibatkan 45 siswa SD, SMP, dan SMA/SMK se-Badung,’’ ujar Jaya Kesuma. Dijelaskannya, kontestan cabor panahan memang belum merata, yakni Kecamatan Kuta, Kuta Selatan, Kuta Utara, Mengwi, Abiansemal dan Petang. ‘’Selama ini cabor panahan belum merambah ke Abiansemal dan Petang,’’ katanya. Untuk itu, ke depan pihaknya bakal gencar melakukan sosialisasi cabor panahan ke sekolah-sekolah, utamanya di wilayah Petang dan Abiansemal. Padahal, peranan orangtua sangat besar, membelikan alat yang mahal untuk putranya, misalnya compound Rp 65 juta, recurve Rp 30 juta. Di sisi lain, Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Badung Nyoman Punia mengemukakan, hingga kini Porjar Bali juga belum mempertandingkan cabor panahan secara resmi. Ia berharap pelaksanaan Porjar tahun depan, cabor panahan sudah dipertandingkan secara resmi pada Porjar Badung. Dikemukakan, pihaknya siap membantu melakukan sosialisasi cabor panahan ke sekolah-sekolah di Badung. ‘’Upaya melakukan sosialisasi panahan ke sekolah, harus mendapatkan rekomendasi dari Disdikpora Badung,’’ ucapnya. Menurut Punia, Disdikpora ikut membina atlet usia dini dan pelajar sedangkan jika kelak atletnya berprestasi maka KONI Badung yang menangani. (022)

Bali Post/ist

SELEKSI - Ratusan pemain muda di Buleleng mengikuti seleksi pemain untuk persiapan menghadapi kompetisi Piala Soeratin U-17 Rayon Bali, Rabu (28/3) kemarin di Stadion Mayor Metra, Singaraja.

Hadapi Piala Soeratin U-17, Persibu Gelar Seleksi Pemain

Singaraja (Bali Post) – Persibu Buleleng mulai menyiapkan tim terbaiknya untuk menghadapi kompetisi Piala Soeratin U-17 Rayon Bali dengan menggelar seleksi pemain. Seleksi dilangsungkan di Stadion Mayor Metra Singaraja Rabu (28/3) dan dijadwalkan berakhir Kamis (29/3) hari ini. Total 277 orang pemain mengikuti seleksi tersebut. Dari ratusan kandidat itu, tim pelatih hanya akan memilih 23 orang pemain. Waktu menyiapkan tim terbilang pendek karena Persibu menghadapi pertandingan mulai Sabtu (7/4) mendatang. Tim pelatih memilih pemain melalui skema game internal. Mereka dipilih berdasarkan kemampuan individual dan kemampuan kerja sama dalam tim. Pelatih Persibu U-17 Ketut Chandra Adinata mengatakan, tim pelatih bekerja keras menyeleksi ratusan pemain. Meski cukup sulit, Chandra optimis bisa membentuk skuadnya dalam waktu dua hari. ‘’Kami cukup optimis bisa menyusun tim terbaik dan yang penting anak-anak dapat pengalaman dan tiap tanding dapat poin, itu sudah cukup bagi kami,’’ katanya. Sementara itu, Exco Askab PSSI Buleleng I Made Bawa mengatakan, antusias pemain muda Buleleng mengikuti kompetisi sangat tinggi. Hal ini terlihat dari daftar peserta seleksi tercatat 277 orang pemain muda yang menjalani seleksi. Dibandignkan tahun lalu, seleksi hanya diikuti 152 pemain saja, sehingga terjadi peningatan signifikan. Atas kondisi ini, dia berharap tim pelatih bisa menuntaskan pembinaan dan pelatihan dalam waktu yang sempit. Terlebih mereka hanya punya waktu latihan efektif hanya selama tujuh hari. PSSI Buleleng akan berupaya menggelar kompetisi usia dini secara rutin, sehingga potensi-potensi pemain muda lebih terasah lagi. ‘’Lebih banyak akan diadakan turnamen terutama di tingkat pelajar. Sehingga kita bisa hasilkan pemain potensial di tingkat kabupaten,’’ tegasnya. (kmb38)

Salah satu pasangan ganda putra terbaik Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dipastikan tidak akan berlaga di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2018 di Wuhan, Tiongkok pada 24-29 April mendatang. ‘’Pasangan ini tidak akan berlaga di Kejuaraan Asia, karena Marcus menikah pada tanggal 14, sedangkan bermain tanggal 24,’’ kata kepala pelatih ganda putra pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI Herry Iman Pierngadi, Rabu (28/3) kemarin. Kalaupun dipaksa, menurut Herry, bisa saja keduanya dikirim, namun ada risiko tidak maksimal juga karena masa persiapan keduanya yang akan sangat singkat. ‘’Marcus bilangnya kemarin lusa, saat kami sarapan. Karena persiapannya singkat sekali, kalau gitu ya… saya bilang mending jangan berangkat,’’ ucapnya menjelaskan. Dengan demikian, Marcus/Kevin akan langsung berlaga di turnamen bulu tangkis beregu khusus putra dan putri Piala Thomas dan Piala Uber pada 20-27 Mei 2018 mendatang di Thailand. Sementara di Kejuaraan Asia, Indonesia kemungkinan besar akan menurunkan pasangan-pasangan utamanya: Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto dan Angga Pratama/Rian Agung Saputro untuk berlaga. Hal ini kemungkinan masih memiliki segi positif bagi ganda putra Indonesia yang kata Herry tengah mencari satu atau dua pasangan lagi demi persiapan ke Piala Thomas 2018. ‘’Kami masih mencari ganda kedua dan ketiga siapa, tapi itu harus didiskusikan dulu nama buat pemain di Thomas. Namun beberapa

Bali Post/ant

TIDAK TAMPIL - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon (kanan) mengembalikan kok ke arah lawannya pada babak semifinal kejuaraan All England 2018 BWF World Tour Super 1000 di Birmingham, Inggris. Marcus/Kevin tidak akan tampil pada Kejuaraan BuluTangkis Asia di Wuhan, Tiongkok pada akhir April. nama sudah menunjukkan peningkatan performa dan mental, seperti Fajar/Rian yang bisa sampai ke final di Jerman,’’ ujar Herry. Sementara untuk pasangan senior, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan,

Herry menyebutkan Indonesia membutuhkan pasangan dua kali juara dunia ini dalam turnamen besar, terlebih yang selevel Piala Thomas. ‘’Indonesia butuh pemain senior ya, meski Marcus/Kevin sudah sering juara, tapi

Jakarta Elektrik Berusaha Tampil Maksimal

Malang (Bali Post) Babak empat besar Proliga 2018 putaran pertama di Malang, Jawa Timur diawali laga juara bertahan putri Jakarta Elektrik PLN melawan Bandung Bank BJB Pakuan di GOR Ken Arok, Jumat (30/3) ini. Manajer Putri Elektrik PLN Yulia Ismaganti di Malang, Rabu (28/3) kemarin mengatakan, timnya akan bermain maksimal menghadapi Bank BJB Pakuan pada pertandingan perdana di Kota Malang. Sebab, katanya, timnya secara materi masih kalah, karena sebagian besar pemainnya adalah mantan pemain PLN pada tiga musim sebelum ini, seperti Aprilia Manganang, Wilda SN Sugandi, Yolana Betha, Dian Wijayanti. ‘’Kami sadar, secara materi

memang kalah dari Bank BJB. Tapi kami tetap berusaha bisa tampil maksimal menghadapi BJB,’’ katanya dalam keterangan persnya. Menurut Yulia, timnya akan mendatangkan asisten pelatih Tien Mei, yang sebelumnya membawa Elektrik PLN menjuarai Proliga tiga musim berturut-turut yakni 2015, 2016, dan tahun 2017. Manajer Bank BJB Ayi Subarna optimistis mampu mengatasi Elektrik PLN, sebab pada pertemuan terakhir seri kedua putaran kedua di Palembang, Aprilia Manganang dan kawan-kawan sempat kecolongan satu set meski akhirnya unggul 3-1. ‘’Waktu itu anak-anak ter lalu percaya diri sehingga set pertama itu kita kalah,’’ katanya. Pada klasemen akhir ba-

bak penyisihan, Bank BJB berada di peringkat kedua, sedangkan Elektrik PLN menempati posisi ketiga. Di posisi pertama ditempati Pertamina Energi. Dan, PGN Popsivo Polwan di peringkat keempat. Sementara itu, final four putaran pertama akan berlangsung dari 30 Maret hingga 1 April mendatang, dan selain tim putri Elektrik PLN dan Bank BJB Pakuan, dua tim lainnya yang akan tampil adalah Jakarta PGN Popsivo Polwan dan Jakarta Pertamina Energi. Di bagian putra, empat tim yang akan berlaga di babak empat besar, antara lain juara bertahan Jakarta Pertamina Energi, Palembang Bank SumselBabel, Surabaya Bhayangkara Samator, dan Jakarta BNI Taplus. (ant)

Samarinda (Bali Post) Manajemen Borneo FC menunjuk Dejan Antonic sebagai pelatih kepala pada kompetisi Liga 1 musim 2018, menggantikan posisi Iwan Setiawan yang diputus kontraknya pada Selasa (27/3). Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin memperkenalkan Dejan Antonic sebagai pelatih anyar ‘’Pesut Etam’’ di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (28/3) kemarin. Mantan pelatih Persib Bandung itu merapat ke Borneo FC dengan ikatan durasi kontrak selama satu musim. Dejan mengaku senang bisa kembali ke Indonesia dan menukangi klub Liga 1. Ia tidak berpikir dua kali saat mendapat tawaran dari Nabil Husein untuk melatih Borneo FC, karena masih penasaran

ingin melanjutkan karier bersama klub di Indonesia. Apalagi hubungannya dengan Nabil Husein cukup akrab. ‘’Ini kesempatan yang bagus kembali ke Indonesia, karena kalian tahu saya sempat punya kesempatan kembali berkarier di sini lalu tidak terwujud. Saya berterima kasih kepada teman saya, Nabil Husein, yang memberikan saya kesempatan,’’ ungkap pelatih asal Serbia ini. Terkait targetnya bersama Pesut Etam, Dejan Antonic enggan berjanji karena baru tadi malam tiba di Kota Samarinda. Namun, ia akan segera berkomunikasi dengan jajaran tim pelatih dan pemain Borneo FC guna menyatukan misi. ‘’Saya tidak suka janji banyak. Semua ada target, kalau bisa kita dapat posisi yang tinggi

dalam sukses untuk tim ini. Nanti sore kita mulai. Paling penting dapat banyak informasi untuk pemain, di mana kekurangan dan secepatnya kita harus perbaiki. Pasti kita bisa,’’ tutur Dejan. Pelatih berusia 49 tahun ini pernah melatih di Indonesia bersama Persib Bandung di TSC 2016. Sebelumnya, Dejan juga pernah melatih Arema Indonesia, Pro Duta, dan Pelita Bandung Raya. Bahkan pelatih yang mengantongi lisensi UEFA Pro ini juga pernah membawa Singo Edan melaju ke perempatfinal AFC Cup 2012. Selain di Indonesia, Dejan banyak berkarier di Hongkong dan juga pernah menjadi pelatih timnas negara itu. Dua tahun belakangan, Dejan melatih klub Hongkong South China dan Hongkong Ranger. (ant)

Dejan Antonic Tangani Borneo FC

Tiara Andini Absen di Kejuaraan Asia

Jakarta (Bali Post) Pembalap down hill putri andalan Indonesia untuk Asian Games 2018 Tiara Andini Prastika dipastikan absen pada kejuaraan Asia (ACC) di Cebu, Filipina, medio Mei, karena harus berjuang untuk penyembuhan cedera. ‘’Saya operasi 20 Maret lalu. Menurut dokter saya harus istirahat sekitar tiga bulan. Kalau dihitung Juni atau Juli baru bisa turun,’’ kata Tiara Andini, Rabu (28/3) kemarin. Gadis kelahiran Semarang, 22 Maret 1996 ini mengalami cedera pada telunjuk kanan. Cedera tersebut didapat saat menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) persiapan Asian Games 2018.

Meski demikian, Tiara tetap berlatih sesuai dengan program. ‘’Untuk latihan endurance dan gym terus saya lakukan sesuai dengan program. Cuma belum turun di trek saja. Jadi saya kira tidak mengganggu persiapan menuju Asian Games 2018,’’ kata pembalap yang pernah turun di kejuaraan dunia Australia 2017 itu. Meski Tiara absen di kejuaraan Asia, Indonesia tetap akan berperan di kejuaraan tersebut mengingat akan digunakan menjadi tolok ukur kemampuan. Apalagi pembalap Asia yang akan turun di Asian Games 2018 juga akan berpartisipasi di kejuaraan tersebut.

Ada lima pembalap yang bakal dikirim yaitu Hildan Afos Katana, Khoiful Mukhib, Popo Ario Sejati dan Nining Purwoningsih. Mereka saat ini terus berlatih di tiga tempat yaitu Batu, Poncokusumo Malang dan di Prigen Pasuruan, Jawa Timur. Selain absen di ACC, Tiara juga dipastikan tidak mengikuti kejuaraan yang masuk kalender federasi balap sepeda dunia yaitu Indonesia Down Hill (IDH) 2018 seri pertama di Bukit Hijau, Bantul, Yogyakarta, 21-22 April. Kejuaraan ini juga bakal diikuti pembalap mancanegara. ‘’ACC sangat penting buat kami karena akan digunakan untuk mengukur kemampuan

sebelum Asian Games,’’ kata kapten timnas down hill Indonesia, Popo Ario Sejati. Sebelum turun di ACC, timnas down hill juga dijadwalkan menjalani pemusatan latihan di Australia. Hanya saja, untuk kepastian berangkat belum ditentukan oleh PB ISSI sebagai induk organisasi balap sepeda Indonesia. Sesuai dengan jadwal, down hill Asian Games 2018 bakal digelar di Subang, Jawa Barat. Trek yang digunakan benar-benar baru dan baru atlet nasional yang mencoba lintasan tersebut yaitu pembalap senior, Popo Ario Sejati. (ant)

mereka tetap merupakan pemain muda. Jadi butuh bimbingan juga dari pemain senior yang dihormati seperti Hendra/Ahsan yang sekaligus bisa memberi motivasi juga,’’ tutur Herry menambahkan. (ant)

Bali Post/022

LIGA GATEBALL - Pengprov Pergatsi Bali berniat menggulirkan Liga Gateball Bali 2018 mulai Mei nanti, dan diperkirakan memakan waktu lima bulan.

Pergatsi Bali Rancang Liga Gateball Denpasar (Bali Post) Pengprov Pergatsi Bali berniat menggelar Liga Gateball Bali 2018 yang melibatkan seluruh klub di pengkab dan pengkot se-Bali. Tujuannya, untuk menjaring pemain gateball yang benar-benar berkualitas sebab mereka bertanding dalam waktu lama dan cukup melelahkan. Ketua Pengprov Pergatsi Bali I Gusti Ngurah Adnyana di Denpasar, Rabu (28/3) kemarin menerangkan, pihaknya akan menggelar rapat guna menggulirkan Liga Gateball Bali 2018. ‘’Kami siap menerima masukan, bagaimana format yang bagus untuk Liga Gateball,’’ katanya. Dikemukakan, rencanananya Liga Gateball mempertandingkan empat nomor yakni dobel dan beregu putra dan putri. Liga tersebut diharapkan pelaksanaannya bisa bergulir ke kabupatan

dan kota se-Bali. ‘’Kami ingin menanyakan klub atau pengkab mana yang bersedia menjadi tuan rumah,’’ tuturnya. Ngurah Adnyana optimis, jika Liga Gateball berjalan lama dan melelahkan, bahkan kalau digulirkan tiap pekan, bakal memakan waktu lima bulan, maka hasilnya akan menelorkan pemain berkualitas dan skill-nya mumpuni. ‘’Target kami jangka panjang liga gateball ini meloloskan tim Pra-PON ke PON, dan membidik medali pada PON Papua 2020 mendatang,’’ jelasnya. Selain itu, selama pelaksanaan Liga Gateball, tim pemandu bakat bisa memantau perkembangan maupun peningkatkan skill individu tiap pemain. Tujuannya, seandainya ada turnamen maupun kejurnas, pihaknya tinggal merekrut atlet yang siap bertanding dan layak mewakili Bali. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Pon, 29 Maret 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr D3 Farmasi(Pak Oles)Lam Jl Nusa Kambangan 7, 08123963394

Dcr Sgr Kasir&Waitress Bs Bhs Inggris Hub.732963/08123673166 Dcr Sgr PRT/B.Sitter Gj 1,5Jt 081237903622/087861412911

Kerja Diluar Negeri, Semua Usia Pasutri 081375409869

Dcr Karyawan,Pria,SMU/Sedrajat KTP,SIM C utk Bag Teknisi Lapangan.Fas:Gaji UMR, Bonus Tunjangan Kesehatan termasuk anak istri.Lamaran ke CV Gong Dewata Tlp.0361-722709/ 0361-728443/081246383864

BJA Arsitek utk Accounting, Personal Assistance, Interior Designer.Krm lamaran CV Email tapakdisain.bja@gmail.com

Dibutuhkan:1.Waiter/ss 2.Bar back 3.Cleaning Servis Min SMA.Hubungi:087755763368 Casablanca Sanur)

LOWONGAN Dicari Sales Dupa Hubungi.081246757777

B.BP.817.03.18.0001074

Dicari Segera Sopir & PRT u/Sekolah PDN,Lmrn ke Jl.Tkd Banyu Sari 107 Sesetan Dps

B.BP.001.03.18.0001306

B.BP.004.03.18.0001055

B.BP.004.03.18.0001181

B.BP.001.03.18.0001303

B.BP.001.03.18.0001304

B.BP.001.03.18.0000755

Dicr:Accouting & SPG Untuk Art Shop Lok.Sanur Hp:081238311096

B.BP.001.03.18.0001274

B.BP.001.03.18.0001292

Dicari Sopir Pribadi Domisili Denpasar. Hub:081999458298

B.BP.001.03.18.0001316

B.BP.001.03.18.0001035

Dcr Sgr T.Sipil Brpenglmn U/GS Proyek Jalan. Hub:082145325482

Sardine Restaurant Looking for Waitress Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com

B.BP.004.03.18.0001288

Dcr T.Massage(Pak Oles)Lam Jl. Nusa Kambangan 7, 08123963394

B.BP.001.03.18.0001302

B.BP.141.03.18.0001307

Dcr tenaga PRT,Rajin,Bisa Masak. Hub 081237790635

B.BP.004.03.18.0001182

Dibth:HK u/Villa Area Seminyak & Uluwatu dan Villa Coordinator Pnglmn,Kprbdian Baik,Pkrja Krs Good Salary Hub.0361-4490319 / CV:asavillasproperty@gmail.com

B.BP.001.03.18.0001092

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

Dicari:Therapist sebanyak2nya, P,Min SMU(2,5jt+16rb/jam instv, Cleaning Service,L/P (2,5jt + 500rb instv)Pengalaman Min 1th Lam ke Bodyworks Spa,Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget Tlp.735058

B.BP.001.03.18.0001114

Dicari Battler untuk Villa Exclusive di Canggu Gaji 6,5jt, wanita setengah baya,pengalaman kerja dihotel/villa,lancar Inggris bs .Nyetir H.081337775758

B.BP.001.03.18.0001299

!Bersih Rmh Kost,Pria,Tggl Dlm Rajin,Jujur,Sopan/085238203818

Dcr PRT tdr dlm gaji+bonus Gatsu barat Hub.0811380786

Dcr Pelaksana Teknik Sipil & Admin Pglmn Min 1Th Hub. 081236258886-083114020197

Dcr Pgw Wnt Grosir Pakaian Brpngalaman, Brtenaga Kuat 16-30 Th, di Psr Kmbasari Hub.08174800075

B.BP.001.03.18.0001226

B.BP.001.03.18.0001045

Dicari Pramuniaga Pria/Wnt Max 30Th,Gj3-5Jt,Diutmkn Jujur,Rjn Pnmpln Menarik,Penempatan di Discovery Shopping Mall, Kuta Hub.Didik 081220595444 B.BP.001.03.18.0001287

B.BP.001.03.18.0001318

B.BP.004.03.18.0001113

Dicari PRT/ART Yg Serius Kerja & Pengalaman.Tinggal & Makan Dalam.Umur Diatas 30thn.Dps Hub: 0811394116

Dicari Sopir Box SIM B1 Max 30 Tahun.Hubungi:0361-427881 B.BP.001.03.18.0001293

Yamaha Bisma Dicari 1.Sopir SIM B1 2.Mekanik 3.SMA /SMK/D1 Hub.Teuku Umar 142,Dps B.BP.001.03.18.0001275

B.BP.031.03.18.0001281

BIRO JASA

Seek for Customer Service Representative,Speak English Fluently,Quick Leaner,Warm Personality, able to work in a team, Honest and Profesional. Please email your CV to: ivoryaprilia@gmail.com/bring it directly to our office in Jl.Raya Kerobokan No.20 Telp:0361-733055 B.BP.001.03.18.0001277

DIJUAL MOBIL Money Back Guarantee

�

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

B.BP.004.03.18.0001133

B.BP.001.03.18.0001305

DISEWAKAN RUMAH Rmh 3KT,1KM,Dpr,Gdng,R.Klg Gn.Karang 3/IA 10,081338774018

B.BP.001.03.18.0001308

Jazz Vtec’2008 Silver Manual VR17 Luar Dlm Oris,08123953664 B.BP.001.03.18.0001321

CRV 2.0/AT’2007 Warna Abu2 Melik TgnI AsBal. Hub:0361-753763

B.BP.001.03.18.0001313

BENGKEL LAS n

Dijual Rumah di Celuk Gianyar DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.08174792678 / 081805374433

DICARI TANAH Cr Tnh Sewa Max 5A di Brawa SeminyakCangguT.081246267171

B.BP.001.03.18.0001290

KijangLGX’98 Silver VR17 Audio TV J.Kulit 61Nego, 081999400809

AC

Desig

B.BP.164.03.18.0001309

Rumah di Sesetan 1 & 2 are, Hubungi: 081936007226

B.BP.001.03.18.0001232

HONDA

B.BP.001.03.18.0001322

SERVICE

Free

Terios’14 TX,MT,GPS Puth 170Jt Hub.082144776776/081977414141

Avanza G’2011 1.3cc M/T Slvr Orisinil Istimewa 08124682119

FOTO COPY

DIJUAL RUMAH

Cash/Krd Rmh Br diKota Gianyar LT100/45,Hrg.495, 081558041018

B.BP.004.03.18.0001319

Tnh 7,7A pgr jl Raya ±2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687

B.BP.001.03.18.0001312

B.BP.001.03.18.0001154

B.BP.001.03.18.0000766

DIJUAL RUMAH

TOYOTA

Dicari Mekanik Truck Sim A, Penempatan Denpasar, PT.Srikandi Hub.085237535534

Dicari Sales,Wanita Max 40 Thn Min Tmtn SMA,Diutamakan Bisa Mandarin,Penmpln Menarik,Rajin Gaji 2,5Jt,Btggjwb, Hub:Lusi 0361-769780,Penempatan di Discovery Shopping Mall Kuta

B.BP.001.03.18.0001285

SUZUKI

B.BP.001.03.18.0000981

B.BP.166.03.18.0001248

Ruko Lantai 2 di Sesetan,Harga Mulai 1M. Hubungi:08123983100

Djl Kavl Exlusive SHM 6.8Are Bns 3Are.Lks Strgs,Komp Tmn Sari Jl.Teuku Umar Brt. Hub.085289883388

Suzuki Pick Up Kridit Tanpa DP bisa TT WA.081803698017

B.BP.001.03.18.0001324

Dcr Karyawan/wati,Pria/Wanita untuk Catering H.081805461828

DIJUAL RUKO

B.BP.001.03.18.0001091

Dicari Mekanik Motor Variasi Gaji 2,1Jt Hub.087888899869

!!Dicari Sopir SIM B1 + SIM A utk Cargo Hub.081338781418

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.001.03.18.0001284

B.BP.004.03.18.0001171

Dcr:Pembantu masak u/RM di Legian,ada Gaji+Tip,081236109808

Informasi pasang iklan Telepon

Kjg LGX 1.8’2002M/T Ori AsBali Sangat Terawat 081353981060 B.BP.001.03.18.0001323

Tyt Ist 1.3cc A/T Th’04 Silver V.17 TV.Xenon Hub.087861678947 B.BP.001.03.18.0001095

DIJUAL MOTOR HONDA

DISEWAKAN VILLA Disewa:Villa 140m2 + Full Furnis & Priv.Pool Lks Terbaik Tmn Sari Kerobokan Teuku Umar Hub.085289883388 B.BP.004.03.18.0001320

DIJUAL TANAH Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & 125Jt/A,Bs Kredit, 087862450004 B.BP.001.03.18.0001056

5A Kedewatan Ubud 310Jt/A 089 6056 37173 B.BP.001.03.18.0001046

Promo 2 hari,Scoopy 2Jt, Beat 1Jt,Supra 1,5Jt, H.082266292878

Djl Tnh 1A Pererenan 350Jt BUC 1,5A 2A Buduk 450, 082147454248

B.BP.001.03.18.0001280

B.BP.164.03.18.0001310

Rmh LT2&S.Pool,Seaview,Furnish Kori Nuansa Jmbrn,085935208386 B.BP.001.03.18.0001213

RUPA-RUPA

Cuci Gudang Alat Fitnes Second HP/WA:08123634805/082131234798 B.BP.001.03.18.0001217

BIRO JASA

!Urus LaporanPajak SPT Tahunan NPWP,SIUP,Paspor 081235887887 B.BP.001.03.18.0000681

PENGUMUMAN

PT.Cista Kirana Telah Ditutup/ Dibubarkan Efektif per 1 Januari 2017 B.BP.001.03.18.0001279


18 Warga Harapkan Pustu di Dusun Madia Dilengkapi Petugas Bangli (Bali Post) Warga Dusun Madia, Desa Terunyan, Kintamani sejak beberapa tahun terakhir tak pernah bisa mengakses layanan kesehatan di puskesmas pembantu (pustu) yang ada di dusun setempat. Pasalnya, pustu tersebut tidak pernah ada petugasnya. Warga yang sakit selama ini terpaksa berobat ke pustu lain yang jaraknya cukup jauh. Warga Dusun Madia, Nengah Wirata, mengungkapkan, pustu di Dusun Madia sudah ada sekitar 10 tahun lalu. Namun sejak didirikan, tak pernah ada petugas tetap. ‘’Dulu pernah ada petugas sekali, tapi sudah berhenti. Setelah itu tidak pernah ada lagi petugas di sana,’’ ungkapnya saat ditemui di Pustu Desa Terunyan, Rabu (28/3) kemarin. Karena kosong tak ada petugas, warga Dusun Madia yang sakit terpaksa berobat ke pustu yang ada di pusat desa. Untuk menuju Pustu Terunyan, jarak dan medan yang harus dilalui warga Dusun Madia cukup jauh dan terjal. Tak jarang juga warga yang sakit terpaksa berobat ke kabupaten tetangga. Dikatakan Wirata, layanan kesehatan yang terdekat dan paling mudah diakses dari Dusun Madia lokasinya berada di Desa Tianyar Kecamatan Kubu, Karangasem. ‘’Kalau sakit, saya kadang ke Tianyar masuntik,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangli dr. Nengah Nadi mengakui kondisi tersebut. Untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga di Dusun Madia, pihaknya selama ini menugaskan petugas Pustu Terunyan untuk kunjungan ke pustu di Dusun Madia. ‘’Petugas yang akan ditempatkan di sana (Dusun Madia - red) sekarang masih pendidikan. Masih sedang kuliah,’’ katanya. (kmb40)

Lima Program Jadi Prioritas Pembangunan 2019

Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli pada Rabu (28/3) kemarin, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bangli Tahun 2019. Dalam Musrenbang tersebut, terungkap ada lima program yang menjadi prioritas pembangunan Kabupaten Bangli tahun 2019 mendatang. Salah satunya, peningkatan pendidikan, kesehatan dan layanan sosial. Musrenbang yang dilaksanakan di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli dibuka Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra. Kepala Bappeda, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bangli I Nyoman Widiana menyampaikan, lima program prioritas pembangunan Kabupaten Bangli tahun 2019 yang dimatangkan dalam Musrenbang RKPD yakni peningkatan pendidikan, kesehatan dan layanan sosial, peningkatan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat desa, termasuk optimalisasi ketersediaan perumahan yang layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan infrastruktur penunjang, peningkatan penanganan panen dan pascapanen produk pertanian, peningkatan ketersediaan bahan baku dan permodalan untuk mendukung produktivitas masyarakat dalam bidang sandang. Program keempat yakni perlindungan dan pelestarian terhadap keanekaragaman sumber daya alam hayati dan non hayati dan kelima yakni optimalisasi regulasi di tingkat kabupaten. Sementara itu, Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra menyampaikan, Musrenbang RKPD merupakan forum yang sangat strategis serta diharapkan mampu menjawab permasalahanpermasalahan dengan mindset tidak lagi money follow function atau anggaran mengikuti fungsi, melainkan harus sudah berubah menjadi money follow program priority atau anggaran mengikuti program prioritas. ‘’Sekarang kegiatan yang direncanakan OPD tidak boleh asal-asalan atau sekadar menjalankan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, namun tidak memberikan pengaruh signifikan pada masyarakat. Namun kegiatan harus benar-benar dipilih berdasarkan skala prioritas dan benar-benar mendukung pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan. Jadi tidak boleh lagi ada yang kerja asal-asalan,’’ tegasnya. (kmb40)

BANGLI

Kamis Pon, 29 Maret 2018

Air Danau Batur Meluap, Puluhan Rumah di Terunyan Terendam Sejumlah Warga Terpaksa Mengungsi

Bangli (Bali Post) -

Puluhan rumah penduduk di Desa Terunyan, Kintamani, terendam luapan air Danau Batur. Kondisi itu memaksa sejumlah kepala keluarga (KK) yang menempati rumah tersebut mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman. Selain merendam rumah, tingginya air Danau Batur juga kembali merendam akses jalan utama di desa setempat yang beberapa tahun lalu sempat ditinggikan pemerintah. Berdasarkan pantauan, Rabu (28/3) kemarin, puluhan rumah yang terendam air Danau Batur lokasinya berada di pinggir danau. Ketinggian air Danau Batur yang merendam rumah penduduk mencapai lebih dari 1,5 meter. Selain merendam rumah-rumah penduduk, air danau juga merendam sejumlah fasilitas umum yang ada di desa setempat, di antaranya loket karcis pariwisata, gapura, toilet umum dan jalan lingkar. Akses jalan utama di desa setempat yang beberapa tahun lalu sudah sempat ditinggikan pemerintah kini kembali terendam air danau hingga menyulitkan pengendara melintas. Jika air Danau Batur terus menerus meluap, bukan tidak mungkin Desa Terunyan akan terisolir karena akses jalan menuju desa wisata itu tak bisa dilalui

sama sekali. Warga setempat, Jero Patuh, mengatakan sejak beberapa bulan terakhir dirinya terpaksa mengungsi ke rumah mertuanya lantaran rumahnya tak lagi bisa ditempati akibat terendam air danau. Ketinggian air yang di rumahnya mencapai seleher orang dewasa. Menurut Jero Patuh, meluapnya air Danau Batur disebabkan hujan deras yang beberapa bulan lalu terus mengguyur wilayah tersebut hingga mengakibatkan volume air danau meningkat. Meski kondisi ini sudah terjadi cukup lama, namun dia mengaku sampai saat ini belum ada perhatian pemerintah. Sementara itu, Perbekel Desa Terunyan Wayan Arjana mengungkapkan, total jumlah rumah di desanya yang terendam air Danau Batur

sejak dua bulan terakhir mencapai 49 unit yang dihuni 62 KK. Beberapa warga yang rumahnya tak bisa ditempati karena terendam sudah ada yang mengungsi ke rumah kerabat masing-masing. ‘’Selain rumah, luapan air danau juga merendam beberapa fasilitas publik di desa seperti toilet umum, bale banjar, fasilitas bale bengong dan kios yang ada di dekat kuburan. Jalan aspal yang dulu sempat ditinggikan 1 meter oleh pemerintah, kini juga sudah terendam lagi,’’ ungkapnya. Dijelaskan Arjana, meluapnya air Danau Batur sebenarnya merupakan fenomena rutin yang terjadi setiap musim hujan. Hanya, kali ini adalah yang terparah sejak empat tahun terakhir. Melihat kondisi saat ini, Arjana mengaku tidak bisa memprediksi kapan air akan

Bali Post/ina

TERENDAM - Rumah warga Desa Terunyan yang terendam air Danau Batur. surut dan danau kembali normal. Disampaikannya, beberapa hari lalu Pemkab Bangli melalui BPBD dan Dinas PUTRKP sempat turun ke Desa Terunyan untuk meninjau langsung kondisi di lapangan. Pihaknya mengaku disarankan untuk melakukan rembug dengan masyarakat guna mencari kesepakatan

mengenai rencana pengungsian warga sementara ke tempat yang lebih aman. ‘’Tapi saya belum sempat kumpulkan masyarakat, apakah mau diungsikan atau tidak. Rasanya warga tidak setuju, karena dari pengalaman sebelumnya, saat musim kemarau biasa luapan air akan surut,’’ kata Arjana. (kmb40)

Hindari Kemacetan Selama Karya di Pura Ulun Danu Batur

Mulai Besok, Arus Lalin Dialihkan

Bali Post/ist

PENGALIHAN LALIN - Peta pengalihan arus lalin selama rangkaian pujawali ngusaba kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Pakraman Batur, Kintamani.

Bangli (Bali Post) Guna menghindari kemacetan lalu lintas (lalin) selama berlangsungnya Karya Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Pakraman Batur Kintamani, Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Bangli akan melakukan pengalihan arus lalin di sejumlah ruas jalan di Kintamani. Rencananya, pengalihan arus lalin dilakukan selama 16 hari mulai besok, 30 Maret sampai 14 April mendatang. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Rabu (28/3) kemarin, mengatakan terkait rencana pengalihan arus lalin tersebut, telah dilaksanakan rapat koordinasi antara Satlantas Polres Bangli bersama instansi terkait di ruang Sinoman Pura Ulun Danu Batur. Rapat dihadiri Kapolsek Kintamani Kompol Putu

Gunawan, Kasat Lantas AKP Dewa Gede Ariana, Danramil Kintamani, Kabid Lalin Dinas Perhubungan serta sejumlah perwakilan instansi terkait lainnya. Sesuai hasil keputusan rapat, disepakati arus lalin di sejumlah titik di wilayah Kintamani akan dialihkan dan diberlakukan satu arah. Berdasarkan peta jalur arus lalin yang telah dirancang, kendaraan pamedek kecuali VIP, yang datang dari arah selatan menuju Pura Ulun Danu Batur, tidak diperbolehkan langsung ke utara tetapi belok kiri dan parkir di Tunon, kecuali kendaraan VIP. Kemudian, kendaraan yang akan ke Singaraja akan dialihkan melalui jalur simpang tiga Gunung Kunyit ke utara hingga tembus ke simpang tiga KUD. Kendaraan yang datang dari arah utara menuju ke selatan, diarahkan ke

L.0001252-BLS-1

simpang tiga Belancan tembus di simpang tiga Mangguh lanjut ke arah simpang empat Peludu. Agar pamedek maupun masyarakat umum lainnya tidak kebingungan akibat pengalihan arus lalin, Sulhadi menyampaikan, Polres Bangli akan mendirikan pos-pos pengamanan di beberapa titik di jalur utama maupun simpang empat dan simpang tiga di kawasan tersebut. Tak hanya itu, rencananya akan dipasang sejumlah rambu-rambu penunjuk arah. ‘’Kami imbau masyarakat agar memahami dan menaati rambu yang akan dipasang demi kelancaran acara karya ngusaba tersebut. Dan kami imbau juga agar masyarakat atau pamedek memarkir kendaraannya pada tempat yang sudah ditentukan oleh panitia,’’ kata Sulhadi. (kmb40)


19

Kamis Pon, 29 Maret 2018

WARUNG GLOBAL

Perang Tarif Rusak Pariwisata Bali

BANYAKNYA fasilitas pariwisata utamanya bidang akomodasi membuat sektor itu mengalami persaingan yang ketat. Akibatnya terjadi perang tarif yang merugikan pariwisata Bali secara kualitas. Perang taif khususnya hostel menjadi topik bahasan pada acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Rabu (28/3) kemarin. Berikut rangkuman selengkapnya. Febri di Denpasar mengatakan, hostel yang berada di satu kawasan, fasilitas dan harganya mesti disamakan agar tidak terjadi perang tarif. Dispar harus memantau dan mengecek ke lapangan keberadaan dan pelaksanaannya. Tarif perlu ditata, tidak diserahkan pada mekanisme pasar karena bisa merusak industri pariwisata. Fera dan Teken menilai perang tarif sebenarnya merugikan wisatawan yang memanfaatkan jasa akomodasi pariwisata itu karena haknya dikurangi. Tarif yang rendah tentu membuat fasilitas yang diberikan oleh hotel pun berkurang kepada para tamunya. Arya di Denpasar mengatakan harus ada aturan hukum yang jelas terkait standardisasi tarif hostel. Dengan membuat payung hukum, tarif minimum dapat digunakan sebagai patokan penetapan harga. Selain memicu persain-

gan harga, keberadaan hostel juga memberi dampak signifikan terhadap citra pariwisata. Werda di Tegallalang menyebutkan, Dispar mesti melakukan pendataan secara detail, berapa maksimal wisatawan yang datang dan berapa hotel, hostel, vila yang diperlukan. Dispar harus tegas terhadap yang tidak punya izin dengan memberikan sanksi, membatasi keberadaan hostel dan menetapkan harga terendah supaya tidak ada banting harga. Gung Derah di Denpasar juga menyampaikan pendapatnya. Ia mengatakan perang tarif ini merupakan persaingan dalam usaha. Usaha hostel wajib mengikuti persyaratan dan penerapan SMPH dan ia berharap kunjungan wisata tetap ramai agar perekonomian Bali tetap lancar karena masyarakat Bali kebanyakan bertumpu pada sektor pariwisata. (dika)

Pemerintah Pusat Dari Hal. 1

Dalam kesempatan itu, Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra menyampaikan apresiasi terhadap pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Badung. Meski demikian, dalam rangka menyelaraskan dokumen perencanaan sekaligus mensinergikan kinerja pembangunan daerah wajib mempedomani seluruh aturan yang diterapkan oleh pemerintah pusat, termasuk yang telah diselaraskan oleh Pemerintah Provinsi Bali. ‘’Sebagaimana RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung yang telah disusun berdasarkan visi-misi pemerintah, itu harus dipadukan dengan pendekatan-pendekatan lainnya sesuai Perundang-undangan

Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang kemudian dijabarkan dalam Permendagri 86 Tahun 2017,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Badung Made Wira Dharmajaya melaporkan pembahasan secara bersama dengan melibatkan para pemangku kepentingan, dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk melaksanakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Badung. ‘’Kesejahteraan itu tentunya dapat kita wujudkan apabila instrumen pelaksanaannya telah direncanakan secara matang sejak awal, disusun secara komprehensif dan sesuai dengan analisis atas kebutuhan masyarakat,’’ tegasnya.

Berkenaan dengan pelaksanaan Musrenbang RKPD Badung tahun 2018 yang dilaksanakan dalam rangka penyusunan dokumen RKPD Badung tahun 2019 bertujuan menyepakati permasalahan pembangunan daerah, prioritas pembangunan daerah, program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi kegiatan, melakukan penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi serta mengklarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah kabupaten kabupaten/ kota dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil musrenbang kecamatan. (ad1329)

Kajian Tersendiri Dari Hal. 1

‘’Bandara Buleleng saya akan lanjutkan perjuangannya. Biar Bank Dunia bilang seperti itu, saya punya hitungan dan kajian tersendiri. Saya pastikan dengan satu jalur, bandara di Buleleng akan jalan. Saya pastikan itu,’’ tegasnya. Selain melontarkan program pendidikan gratis, kesehatan gratis, program bedah rumah dan penguatan desa adat serta program lainnya, Koster juga memaparkan sejumlah program infrastruktur di Bali. Salah satunya adalah masalah kelistrikan. Koster mengaku sudah memiliki desain mengenai kelistrikan di Bali. Ia ingin energi di Bali mandiri. ‘’Listrik se-Bali saya sudah punya desainnya untuk memenuhi kebutuhan listrik. Salah satu sumbernya dari Celukan Bawang,’’ ujar Koster. Dalam kerangka kemandirian itu, Koster ingin

Bali bisa membangun pembangkit tenaga listrik sendiri. ‘’Kita bangun pembangkit listrik agar bisa disuplai yang ada di Bali ini. Tidak perlu lagi dari Jawa,’’ katanya. Ia pun menegaskan soal sambungan listrik Jawa-Bali. ‘’Bali crossing tidak perlu. Kita bangun sendiri agar Bali berdaulat. Kebutuhan listrik Bali 1.200 MW. Bisa itu kita bangun sendiri,’’ tegasnya. Selain listrik, Koster juga ingin air bersih yang cukup untuk Bali. Ia pun sudah memiliki desain untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Bali. ‘’Air bersih untuk kebutuhan cuci, minum, mandi dan subak, sudah saya desain untuk memenuhi kebutuhan itu,’’ ujarnya. Di bagian lain, sebanyak 21 desa di Kecamatan Seririt menyatakan dukungan penuh kepada KosterAce. Dukungan bulat itu dinyatakan mereka saat bertemu Koster di Gedung Serbaguna Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng sekaligus Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana menjelaskan, banyak potensi yang bisa dikembangkan di Kabupaten Buleleng ke depannya. Tentu saja muara dari hal itu adalah kesejahteraan rakyat. Menurutnya, I Made Mangku Pastika yang notabene asli Buleleng adalah peletak dasar road map pembangunan Bali. ‘’Saatnya kini Koster yang juga putra asli Buleleng melanjutkan hal itu, utamanya peningkatan pembangunan di Buleleng,’’ kata Agus Suradnyana. Ia percaya dengan pola satu jalur yang dicanangkan Wayan Koster, akselerasi pembangunan di Buleleng akan semakin cepat terealisasi. (kmb)

Jalin Persahabatan Dari Hal. 1

Korut berharap adanya peningkatan hubungan strategis dengan Cina selama proses tersebut, saling berkonsultasi, dan berdialog guna terciptanya stabilitas kawasan. Sebelum melakukan pembicaraan, Xi menggelar upacara penyambutan kehadiran Kim di Balai Agung Rakyat Cina di kawasan Tian’anmen. Xi yang didampingi istrinya, Peng Liyuan, menggelar jamuan makan bersama Kim yang didampingi istrinya, Ri Sol Ju. ‘’Kami sepakat bahwa persahabatan yang terjalin sejak lama antara Cina dan Korut berdasarkan kepentingan bersama dan pilihan strategis bersama kedua belah pihak,’’ kata Xi. Tambah Xi, tidak masalah dengan perubahan situasi global dan regional. ‘’Kami tetap berpegang teguh pada pembangunan dan kemitraan Cina-Korut dalam berbagai situasi, memperkuat pertukaran pikiran antarpemimpin, meningkatkan komunikasi strategis, mem-

perluas bidang kerja sama, dan memberikan manfaat bagi rakyat kedua negara,’’ ujar Presiden Cina yang baru terpilih untuk periode keduanya itu saat memberikan sambutan. Kim mengaku memilih Cina sebagai kunjungan kenegaraan pertamanya untuk mempertegas bahwa kemitraan keduanya telah berlangsung secara turuntemurun. ‘’Saya dan Sekjen Xi Jinping telah berhasil meningkatkan hubungan antara kedua belah pihak dan kedua negara, kami menghargai situasi dalam negeri, menjaga perdamaian dan stabilitas Semenanjung Korea dan isu-isu lain juga telah dibicarakan,’’ katanya. Kedua kepala negara didampingi pasangannya masing-masing juga menonton pertunjukan seni selama kunjungannya di Beijing. Kunjungan Kim JongUn tersebut atas undangan Xi Jinping. Setelah melakukan kunjungan itu, Kim dan rombongan dilaporkan pulang ke negaranya dengan menggunakan kereta api antipeluru dari Beijing. (ant)

Terima Imbalan Dari Hal. 1

KPK telah menetapkan Fayakhun sebagai tersangka pada 14 Februari 2018. Fayakhun disangkakan menerima uang senilai Rp 12 miliar dan 300 ribu dolar AS ketika masih menjabat sebagai anggota Komisi I DPR. Saat ini, dia sudah tidak lagi berada di komisi tersebut, tetapi duduk di Komisi III yang bermitra dengan KPK. Dia juga diduga menerima

fee atau imbalan atas jasa memuluskan anggaran pengadaan satelit monitoring di Bakamla pada APBN tahun anggaran 2016 sebesar 1 persen dari total anggaran Bakamla senilai Rp 1,2 triliun atau senilai Rp 12 miliar dari tersangka Fahmi Darmawansyah melalui anak buahnya, M Adami Okta, secara bertahap sebanyak empat kali. Selain itu, Fayakhun juga diduga menerima uang sejumlah 300 ribu dolar AS. (ant)

Penegakan Hukum Dari Hal. 1

‘’Apa sih salahnya menunggu dua bulan saja sampai pilkada selesai? Ya kan?’’ tegasnya. Prasetyo juga memastikan penundaan pen-

gusutan kasus tidak mengabaikan penegakan hukum. ‘’Apalagi kalau misalnya kita sudah pegang bukti-bukti yang kuat, ya kan. Enggak ada halangan dan hambatan,’’ kata Prasetyo. (kmb4)

Kamis, 29 Maret 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Nangun Kesucian Sajeroning Kahuripan (4) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Serial Kartun Kuru Setra Parwa (3) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita DW TV 09:30 Wita Healthy Life 10:05 Wita Dunia Kita 10:30 Wita Prita 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV

12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Brahman, Atman, Aikyam am Renungan Dharma (1) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita PT Dinamika Tiga Pilar Home Shoping 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Kidung interaktif 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 17:00 Wita Nangun Yadnya Banten Caru Nawa Gempang, Pekarangan I Wayan Ganti Ring

Br. Dalem Angantaka Badung 17:30 Wita Taman Sari PAUD Widya Dharma Sastra (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 21:00 Wita Bondres Ngakak 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Poh Gading (1) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song 23:30 Wita Bali Channel


balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Pon, 29 Maret 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Manfaatkan Cangkang Keong Emas Menjadi Biosemen Denpasar (Bali Post) Ternyata, keong emas (Pomacea Canaliculata) yang selama ini menjadi hama tanaman padi dan banyak merugikan petani, pada cangkangnya memiliki kandungan CaCO3, sama seperti yang terdapat dalam batu kapur. Fakta inilah yang diamati secara jeli oleh siswa-siswi SMPN 3 Denpasar hingga

melahirkan karya inovasi dengan memanfaatkan cangkang keong emas sebagai bahan pengganti pembuatan semen. Karya inovasi ini berhasil dikembangkan oleh I Gde Ari Wirya Palguna, I Nyoman Nova Aditya, I Kadek Hari Kesuma, I Gede Surya Shun Minagawa dan Putri Tanisya Putri Wirawan. Bahkan, hasil riset ini berhasil meraih

Merit Award di ajang Malaysia Technology Expo 2018. Putri Tanisya Putri Wirawan menjelaskan bahan pendukung untuk pembuatan Biosemen dari cangkang keong emas adalah tanah liat, Pasir silicia, dan pasir besi dengan perbandingan 4:1:1:1. “Cangkang keong emas kami dapatkan dari sawah-sawah. Cangkangnya kami pecahkan

kecil-kecil lalu kami jadikan bubuk. Setelah itu kami campur dengan tanah liat, pasir silicia dan pasir besi sehingga menghasilkan biosemen yang ramah lingkungan,” jelas Putri Wirawan, Selasa (27/3) lalu. Metode penelitian Biosemen Cangkang Keong Emas ini menggunakan jenis penelitian eksperimen. Dari metode tersebut didapatkan hasil

bahwa cangkang keong mas berpotensi sebagai sumber bahan pembuatan biosemen karena mengandung senyawa CaCO3. Sehingga dari hasil penelitian itu, cangkang keong mas paling efektif dijadikan sumber CaCO3 pada biosemen pengganti batu kapur. “Ternyata hasilnya lebih baik dan tentunya ramah lingkungan,” pungkasnya. (win)

BIOSEMEN - Karya inovasi memanfaatkan keong emas untuk bahan biosemen dikembangkan oleh I Gde Ari Wirya Palguna, I Nyoman Nova Aditya, I Kadek Hari Kesuma, I Gede Surya Shun Minagawa dan Putri Tanisya Putri Wirawan.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Kamis, 29 Maret 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu