20 HALAMAN
NOMOR 151 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Wage, 29 Januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Indonesia Masters 2018
Sinisuka Ginting Juara Jakarta (Bali Post) –
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, keluar sebagai juara dalam turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2018 yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (28/1) kemarin. Pada pertarungan final, kemarin, Ginting mampu menyudahi perlawanan wakil Jepang, Sakai Kazumasa, dalam dua game langsung 21-13, 21-12. Bermain ketat di awal laga, Ginting baru mampu meninggalkan poin Sakai menjelang waktu interval 10-8. Meski Sakai berusaha mengimbangi permainan Ginting, poin wakil Indonesia ini terus menjauh dan tak sekalipun bisa didekati lagi oleh wakil Jepang. Kekalahan di game pertama dan dukungan pendukung yang sangat besar pada Ginting membuat Sakai seperti tak berdaya di game kedua. Wakil Indonesia yang terus memimpin di awal laga, terus menjauh dan akhirnya penempatan kok cerdas ke sisi kanan depan lapagan permainan Sakai oleh Ginting menyudahi permainan selama 33 menit ini dengan kemenangan Ginting. ‘’Puji Tuhan, ini gelar pertama saya di Indonesia, permainan cukup ketat pada awal-awal laga. Pada akhir pertadingan agak terlihat dia mungkin agak tegang juga mungkin karena suporter, saya juga sebenarnya antisipasi permainan dia lawan Son Wan Ho,
Bali Post/kmb
ATRIBUT MERAH - Puluhan ribu beratribut merah memadati kawasan Mengwi, Minggu (28/1) kemarin, saat deklarasi memenangkan paket KBS-ACE dalam pilgub mendatang.
Masyarakat Badung ’’Nyikiang Kayun’’ MENANGKAN KBS-ACE LAPANGAN Umum Kecamatan Mengwi, Minggu (28/1) kemarin memerah dengan hadirnya puluhan ribu masyarakat Badung yang mengenakan atribut merah. Massa yang berkumpul sejak pukul 12.00 Wita ini datang untuk nyikiang kayun (menyatukan hati) memenangkan Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. dan Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Komitmen untuk memenangkan paket KBS-ACE di Bali, khususnya di Kabupaten Badung, terlihat dari antusias masyarakat Badung menghadiri deklarasi yang dipusatkan di Mengwi. Sedikitnya,
50 ribu masyarakat dari enam kecamatan dan 420 lebih sekaa baleganjur turut meramaikan deklarasi kebulatan memenangkan Koster-Ace. Tak hanya itu, 40 penari Gandrung yang dibawakan oleh Ikawangi, tarian Barongsai dari eknis Tionghoa juga turut memeriahkan deklarasi tersebut. Tak ketinggalan, Kecak Kolosal yang dibawakan sekaa teruna di Kabupaten Badung tampil membakar semangat massa yang hadir. Di tengah kesemarakan itu, yel-yel ‘’Salam Satu Jalur, Mantap Jiwa dan KBS-ACE Menang, Menang, Menang’’ pun terus dikomandangkan di hadapan para pet-
inggi partai dan tokoh masyarakat yang hadir. Seperti Korwil Bali DPP PDI-P I Made Urip, Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta, Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti. Turut menyaksikan Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, Panglingsir Puri Pemecutan A.A. Ngurah Manik Parasara yang bergelar Ida Cokorda Pemecutan XI, Panglingsir Puri Agung Peliatan, Gianyar Tjokorda Gde Putra Nindia alias Cok Nindia, Panglingsir Puri Ubud, Gianyar. Hal. 19 Partai Pendukung
Bali Post/kmb
PDI PERJUANGAN - Para elite PDI Perjuangan saat deklarasi pemenangan KBS-ACE di Badung, Minggu (28/1) kemarin.
’’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’
Komitmen Menjaga Kesucian dan Keharmonisan Alam Bali
Bali Post/kmb
BERSAMA - Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. dan Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. bersama Ida Cokorda Pemecutan XI, Minggu (28/1) kemarin.
MENYEJAHTERAKAN masyarakat Bali dan berkomitmen menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali merupakan tekad KBS-ACE. Komitmen tersebut yang tertuang dalam ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ akan diwujudkan melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana. Konsep ini mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya. Tak hanya itu, konsep tersebut juga untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno: Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan. Jalan itu ditempuh melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi di wilayah Bali dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. I Wayan Koster dalam orasinya menyampaikan bersama Cok Ace siap ngayah untuk Bali secara sekala dan niskala. ‘’Kami akan mewujudkan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yakni menjaga keharmonisan dan keseimbangan alam dan masyarakat Bali guna mewujudkan Tri Sakti Bung Karno, melalui program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dengan lima skala prioritas,’’ ungkapnya. Hal. 19 Desa Adat
dia bagus juga bukan pemain sembarangan. Saya inisiatif terus menyerang untuk dapatkan poin,’’ kata Ginting. Dengan kemenangan ini dan sepanjang perjalanan menuju final dirinya kerap mengalahkan pemain hebat seperti Chen Long (Cina) dan Chou Tien Chen (Taiwan), Ginting menyebut hal ini menjadi modal untuk pertandingan-pertandingan berikutnya dan targetnya menembus peringkat 10 besar dunia. ‘’Saya tak terlalu memikirkan menggebu-gebu buru-buru masuk top 10 saya coba yang terbaik saja setiap pertandingan. Dengan capaian ini saya harap tunggal putra Indonesia lebih termotivasi untuk berprestasi ke depan,’’ ujar Ginting. Sementara itu, sang lawan Kazumasa Sakai menyebut hasil minornya lebih banyak karena faktor kelelahan, sehingga tak mampu menandingi kecepatan permainan Ginting di partai final ini yang kerap membuatnya tertekan. ‘’Tadi Ginting mainnya memiliki kecepatan dan smash yang kencang karenanya menjadi tekanan tersendiri bagi saya, sehingga saya juga sering melakukan kesalahan sendiri,’’ ujar Sakai. Terkait dengan atmosfer penggemar bulu tagkis di Istora Senayan, Jakarta, Sakai menyebut hal itu bukan menjadi tekanan bagi dia. ‘’Tidak, tidak menjadi tekanan, saya masih enjoy bermain dan pada Indonesia Terbuka 2018 Juli mendatang, saya akan datang lagi, akan ke final lagi dan akan juara,’’ ucap Sakai menambahkan. Dengan hasil di final Indonesia Masters 2018 yang setara Super Series pada musim-musim sebelumnya, Ginting sekarang sudah mengoleksi dua gelar Super Series setelah pada 2017 memenangkan Korea Terbuka ketika di final mengalahkan kompatriotnya, Jonatan Christie. (ant) Anthony Sinisuka Ginting
Pertumbuhan Ekonomi Klungkung di Atas Bali
Perlu Inovasi Bangkitkan Usaha Kerakyatan PERTUMBUHAN ekonomi terus dijenjot Pemkab Klungkung. Di bawah kepemimpinan I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta), berbagai program inovatif telah digulirkan. Langkah tersebut membuahkan hasil positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, dalam kurun waktu dua tahun, 2015-2016, posisinya di atas pertumbuhan ekonomi Bali. Bahkan, Gini Ratio (pengukur tingkat ketimpangan pendapatan secara menyeluruh) Kabupaten Klungkung juga berbeda tipis. Peningkatan tersebut dipengaruhi beberapa faktor. Ada 17 lapangan usaha sebagai penyumbang distribusi persentase Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Klungkung Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) 2014-2016. Tiga di antaranya tertinggi pada 2016, yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan 23,11 persen, bidang penyediaan akomodasi dan makan minum 13,76 persen dan 9,30 persen bersumber dari bidang industri pengolahan. Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung I Gede Putu Winastra, Minggu (28/1) kemarin menyampaikan, selain tiga lapangan usaha itu, ada tiga lapangan usaha lain
yang juga mengalami pertumbuhan tertinggi dua tahun terakhir. Tiga lapangan usaha itu ialah; bidang konstruksi, perdagangan besar dan eceran sebesar 14,96 persen, penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 10,18 persen dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 8,45 persen. ‘’Angka sementara Produk Domestik Regional Bruto Klungkung menurut lapangan usaha 2012-2016 adalah Rp 4,8 triliun lebih,’’ jelasnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan peningkatan pertumbuhan ekonomi ini tidaklah turun dari langit. Diperlukan upaya dan kerja keras melalui turun langsung ke masyarakat melalui bedah desa. ‘’Sampai saat ini sudah menyasar 36 desa. Banyak hal yang kami temukan dan langsung eksekusi,’’ sebutnya. Kata Suwirta, semua instansi terkait bekerja dan bergerak langsung melakukan penanganan. Seperti kesehatan bagi warga kurang mampu dari Dinas Kesehatan Klungkung, pemberian bantuan bedah atau rehab rumah dari Dinas Sosial. Penanganan lainnya dari Dinas Pendidikan yakni pemberian beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Menggenjot pertumbuhan eko-
nomi, menurut Bupati asal Nusa Ceningan ini, juga diperlukan langkah-langkah inovatif. Usaha kerakyatan, berupa koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) maupun usaha milik perseorangan maupun kelompok harus terus digerakkan. Bahkan tak jarang memerlukan sebuah proteksi atau perlindungan. ‘’Koperasi, misalnya. Sudah dinyatakan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Undang-undang sudah jelas menyatakan itu harus diperkuat. Sebab, keberadaannya bisa lebih kokoh dari ekonomi yang lebih besar, saat terjadinya guncangan,’’ tegasnya. Selain itu, masyarakat juga perlu diberdayakan dengan menggarap potensi yang ada di sekitarnya. Seperti pembuatan garam dan Tempat Olah Sampah Sementara (TOSS) yang mampu menghasilkan bahan bakar dan listrik. Klungkung sebagai pusat perputaran perekonomian masyarakat, pemkab juga tengah menggencarkan revitalisasi pasar. Tahun ini menyasar Blok A Pasar Semarapura. Anggaran yang dipersiapkan mencapai Rp 11 miliar, bersumber dari APBD Induk 2018. Hal serupa juga dilakukan pada beberapa pasar desa. (ad1367)
TATAP MUKA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bertatap muka dengan pedagang di Pasar Rakyat Semarapura beberapa waktu lalu. Pasar itu sebagai salah satu sektor yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
denpasar
2
Senin Wage, 29 Januari 2018
Rai Mantra Buka Bali Barong Festival II
Ajak Generasi Muda Jaga Seni Budaya dan Taksu Bali
Bali Post/ist
MENGGELEDAH - Anggota BNNP Bali saat menggeledah mobil milik tersangka Kevin di Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar.
Terlibat Kasus Narkoba
Lagi, Pentolan Ormas Ditangkap Denpasar (Bali Post) -
Oknum anggota hingga pentolan ormas yang terlibat narkoba terus diburu Tim Berantas BNNP Bali. Kali ini petugas menggerebek rumah di Jalan Bedugul, Gang Harum, Sidakarya, Denpasar, Sabtu (27/1) lalu. Di rumah tersebut dibekuk koordinator lapangan (korlap) salah satu ormas, Agung Widodo (33). Selain narkoba, petugas juga menyita airgun, empat tabung gas airgun, tiga kotak gotri, satu magazen, buku transaksi narkoba dan uang tunai Rp 930 ribu. Petugas juga menangkap dua anak buahnya, Kevin Lee alias Kevin (44) dan Agung Budi Harja alias Kicen (23). Tim Berantas yang dipimpin Kabid AKBP Ketut Arta didampingi Kasi Intelijen Kompol Saifudin Jupri juga mengamankan istri tersangka Widodo berinisial RS dan pacarnya, YNS, karena karena positif mengonsumsi sabu-sabu (SS) dan ekstasi. Dikonfirmasi Minggu (28/1) kemarin, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. Selain tersangka Widodo, kata Suastawa, juga ditangkap anggota jaringannya. Selanjutnya, tersangka diamankan di Rutan BNNP Bali di Jalan Kamboja, Denpasar Timur. Pihaknya juga melakukan pemeriksaan secara terus-menerus dalam upaya pengembangan untuk mengungkap jaringan dan tersangka lainnya. Sedangkan istri dan pacar Widodo akan diarahkan untuk direhabilitasi. Menurut Suastawa, penyelidikan kasus ini dilakukan sekitar tiga minggu. Petugas menyelidiki adanya jaringan narkotika Malang-Bali dan informasinya bandarnya korlap salah satu ormas. Setelah mengetahui jaringannya, identitas dan lokasi para pelaku pada Sabtu (27/1) pukul 07.15
Wita, Kompol Saifudin bersama anggotanya melakukan pengintaian dari salah satu tempat hiburan malam terhadap tersangka Kevin. Selanjutnya, Kevin yang nyambi jadi sopir taksi online ini keluar dari tempat dugem tersebut. Anggota BNNP terus membuntutinya hingga di Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar. Setibanya di sana pelaku langsung ditangkap. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan diamankan empat paket SS seberat 1,49 gram bruto, satu bong, pipa dan korek modifikasi di dalam mobil Daihatsu Xenia yang dibawa pelaku. “Peran tersangka Kevin mengambil bahan (narkoba) ke Malang dan juga sebagai peluncur atau kurir,” ujarnya. Petugas langsung mengembangkan kasus tersebut dan pelaku mengaku sering kerja sama dengan Agung Budi Harja. Tim Berantas BNNP langsung menggerebek rumah Budi di Jalan Tukad Pancoran IV Blok K, Panjer, Denpasar Selatan. Hasil penggeledahan ditemukan barang bukti lima paket SS berat 2,69 bruto, satu butir ekstasi bentuk minion warna hijau muda, dua buah timbangan digital, enam bendel plastik klip, satu buku catatan penjualan ineks dan SS, satu gunting, isolasi, lima bungkus pipet dan HP. “Dari interogasi dua tersangka tersebut mengarah ke bandarnya yaitu korlap ormas tersebut. Anggota langsung saya perintahkan menangkap
pelaku,” kata jenderal bintang satu di pundak ini. Akhirnya petugas menangkap Agung Widodo di kamarnya dengan barang bukti empat paket SS berat 2,3 gram bruto, 35 ekstasi berbentuk minion warna hijau muda, dua bong, empat buah lakban, satu buah pipa kaca, satu buah pipet dimodifikasi, satu korek gas dimodifikasi, satu bendel plastik klip, satu buah timbangan digital warna hitam, satu airgun, empat tabung gas airgun, tiga kotak gotri, satu magazen, buku catatan penjualan SS dan ineks, uang tunai Rp 930 ribu, satu buah buku tabungan, kartu ATM BCA dan dua HP. “Tersangka Widodo berperan sebagai bandar narkoba. Dia yang mengatur peredaran dan pernah juga langsung mengambil barang narkotika ke Lapas Lowok Waru, Malang. Dia mengaku bertemu napi berinisial AD,” ungkap Suastawa. Menurut Suastawa, tersangka Widodo merupakan residivis kasus narkoba. Dia mengaku enam kali membeli sabu dan ineks ke Lapas Lowok Waru, Malang. Dia membeli SS rata-rata seberat 40 gram sampai 50 gram seharga Rp 50 juta. Sedangkan ekstasi dibeli baru satu kali sebanyak 100 butir seharga Rp 23 juta. Terakhir pelaku membeli SS tanggal 10 Januari dan ekstasi tanggal 20 Januari. “Kami akan terus mengembangkan kasus ini, termasuk ke Lapas Lowok Waru,” tegas mantan Karo Rena Polda Bali ini. (kmb36)
FM 96,5
PEMKOT Denpasar di bawah kepemimpinan I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan IGN Jaya Negara terus berkomitmen dalam pelestarian seni dan budaya Bali. Berbagai kegiatan seni dan budaya terus digalakan. Kali ini Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan Kota Denpasar mendukung pelaksanaan Bali Barong Festival yang diselenggarakan oleh Komunitas Kubu Barong dan Pregina Art di Wantilan Pura Dalem Kedewatan, Sanur, Sabtu (27/1). Hadir langsung sekaligus membuka kegiatan tersebut Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama anggota DPR-RI asal Sanur I.B. Putu Sukarta, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Wayan Mariyana Wandira, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar IGN Bagus Mataram dan tokoh-tokoh Desa Sanur lainnya. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, pihaknya selalu mendukung kegiatan pelestarian kesenian dan budaya Bali. Hal ini lantaran kebudayaan dan seni di Bali memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan kebudayaan lainnya. Ciri khas inilah yang disebut dengan taksu atau kharisma yang nantinya mampu memberikan kesan tersendiri bagi sebuah kesenian di Bali. “Jadi, seluruh masyarakat Bali termasuk tentunya generasi muda harus tetap melestarikan seni dan kebudayaan Bali, karena kebudayaan Bali itu metaksu. Ini yang tidak ada di daerah lain,” ungkap Rai Mantra. Rai Mantra menambahkan, seni tari Barong merupakan salah satu kesenian yang identik dengan kebudayaan Bali, bahkan saat ini telah masuk dalam warisan budaya tak benda oleh UNESCO. Hal ini lantaran hampir semua desa di Bali memiliki pelawatan Barong. Sehingga diperlukan seniman Tari Barong untuk tetap menjaga eksistensi seni tari Barong itu sendiri. “Hampir semua desa memiliki pelawatan Barong. Tentu sudah menjadi kewajiban kita sebagai krama masyarakat untuk tetap melestarikannya,” ujarnya. Rai Mantra menambahkan, seniman di Bali merupakan ujung tombak pengenalan Bali di kancah dunia. Bahkan majunya pariwisata
FESTIVAL - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat memegang punggel Barong sebagai tanda dibukanya Bali Barong Festival II di Wantilan Pura Dalem Kedewatan, Sanur, Sabtu (27/1). di Bali tidak lepas dari adanya seni dan budaya di Bali. Tentu kesenian tersebut tidak akan ada tanpa peran serta seniman. Karenanya, pelaku seni wajib mendapat penghargaan dan ruang tersendiri untuk berkreasi sehingga ekonomi kreatif dalam menunjang keberlangsungan pariwisata dapat terus bergulir. Sementara itu, Penasihat Kubu Barong Jro Mangku Alit Mariata bersama Ketua Panitia I Ketut ‘Batu’ Suardana mengatakan, Bali Barong Festival Tahun 2018 ini merupakan salah satu bentuk kerja sama antara Komunitas Kubu Barong bersama Pemkot Denpasar dalam bidang pelestarian Budaya, khususnya seni tari Barong dan kendang tunggal. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni dari tanggal 27 hingga 28 Januari 2018 ini terdiri dari tiga kategori yang dilombakan. Yakni lomba Barong Ket, lomba Barong Buntut dan lomba makendang tunggal. Dijelaskan lebih lanjut, adanya kategori Barong Buntut yang pesertanya merupakan siswa SD dan SMP se-Bali ini merupakan salah satu upaya untuk melahirkan bibit baru dalam dunia kesenian, khususnya penari barong dan penabuh kendang. “Karena ini ajang regenerasi, sehingga kami melaksanakan lomba Barong Buntut, sedangkan untuk kategori umum menggunakan jenis Barong Ket.
Buka Festival Qosidah Rebana dan Sholawat
Rai Mantra Tekankan Revolusi Mental dan Kerukunan Antarumat Beragama
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Hubungi telepon 0361-7400391
Penimbun Tabung Elpiji Diadili Denpasar (Bali Post) Pengoplosan elpiji ditengarai masih marak. Ini dibuktikan dengan penggerebekan salah satu rumah yang ditengarai menjadi tempat pengoplosan. Di tempat terpisah, Pengadilan Negeri (PN) Denpasar juga sedang menyidangkan perkara dugaan penimbunan tabung gas. Duduk sebagai terdakwa adalah I Gede Suantara. JPU Made Dipa Umbara sudah membacakaan dakwaan atas perkara ini. Bahkan sudah diperiksa saksi dari polisi dan masyarakat umum. Pekan ini sidang akan
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : PEMPROV BALI AJUKAN REVISI PERDA RTRW Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
dilanjutkan dan juga akan memeriksa saksi polisi yang menangkapnya. Dalam surat dakwaan JPU dari Kejati Bali disebutkan, terdakwa Gede Suantara dibekuk pada 10 Agustus lalu. Dia ditangkap karena menyimpan tabung gas elpiji tanpa izin. Petugas Reskrimsus Polda Bali menggerebek gudang terdakwa di Perum Nuansa Jimbaran. Aparat menemukan 375 tabung gas 3 kilogram dalam keadaan kosong, 25 tabung dalam kondisi berisi gas, 46 tabung ukuran 12 kilogram dalam keadaan kosong, sembilan tabung gas 12 kilogram dalam keadaan berisi dan 24 tabung gas ukuran 50 kilogram dalam keadaan kosong. JPU Dipa Umbara mengatakan, terdakwa mendapatkan tabung gas isi 3 kilogram dari pengampas yang datang langsung ke rumahnya. “Salah satu pengampas bernama Ketut Rauh,” tandas Dipa Umbara di PN Denpasar. Dijelaskan, pokok perkara ini adalah terdakwa tidak mengantongi izin usaha untuk melakukan penyimpanan ratusan tabung gas berbagai ukuran. Dalam kasus ini, terdakwa yang tidak menjalani penahanan itu dijerat dengan Pasal 53 huruf e jo Pasal 23 ayat 1 dan 2 huruf e UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dalam dakwaan pertama. Sementara dalam dakwaan kedua, terdakwa dijerat dengan Pasal 53 huruf d jo Pasal 23 ayat 1 dan 2 huruf d UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. (kmb37)
Untuk peserta SD dan SMP itu dibedakan, karena bapang barong dan makendang tunggal merupakan kesenian yang memerlukan tenaga dan penjiwaan yang maksimal, jadi kalau SD dan SMP jika dilihat dari tenaga pasti berbeda,” ujarnya. Guna lebih maksimal dalam menghasilkan bibit baru dalam dunia kesenian khususnya makendang dan tari Barong, pada ajang Bali Barong Festival ini tidak diperkenankan mengikuti lomba bagi siapa pun yang pernah meyandang status juara I, II dan III pada berbagai ajang lomba bapang barong dan makendang. “Kami menegaskan untuk tidak memperkenankan juara I, II dan III di berbagai jenis lomba bapang barong dan makendang untuk ikut. Kami khawatir bibit baru malah takut dan merasa kalah sebelum bertanding,” paparnya. Adapun lomba ini diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari 10 pasang peserta lomba makendang tunggal dan Bapang Barong Buntut tingkat SD, 15 pasang peserta makendang tunggal dan bapang Barung Buntut SMP dan 25 pasang peserta makendang tunggal dan bapang barong umum. Masingmasing kategori tersebut nantinya akan memperebutkan juara I, II, III dan harapan I, II, III yang nantinya berhak atas piala, piagam dan uang pembinaan. (ad)
MEMBUKA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka Festival dan Lomba Qosidah Rebana, Sholawat, Menghias Telur dan Mewarnai di Halaman Kantor RRI Denpasar, Minggu (28/1) kemarin. DALAM rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah, Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nadhathul Ulama Kota Denpasar menggelar Festival Qosidah Rebana, Sholawat serta Menghias Telur dan Mewarnai di Halaman Kantor RRI Denpasar, Minggu (28/1) kemarin. Acara yang mengambil tema “Akhlak Rasullulah SAW sebagai Spirit Mewujudkan Revolusi Mental” ini dibuka oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra
secara simbolis dengan pemukulan alat musik rebana. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan, Camat Denpasar Utara Nyoman Lodera serta sejumlah undangan lainnya. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, tema acara Festival Qosidah Rebana dan Sholawat yang mengangkat tentang revolusi mental ini sangat relevan untuk mempererat persatuan dan kesat-
uan seluruh elemen masyarakat. Sehingga ke depanya kerukunan antarumat beragama di Bali khususnya Kota Denpasar dapat tetap terjaga. “Revolusi mental merupakan sesuatu hal yang mutlak harus dimiliki masyarakat dan spiritnya harus disadari bersama sebagai wadah introspeksi diri, sehingga kerukunan antarumat beragama tetap terjaga,” ujar Rai Mantra. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, revolusi mental merupakan adanya suatu perubahan di segala aspek yang keluar dari kebiasaan lama. “Yang harus digaris bawahi di sini bahwa revolusi mental harus juga dilandasi dengan ajaran agama yang kuat, sehingga dapat menuntun kita ke arah yang lebih baik,” tegas Rai Mantra. Sementara itu, Ketua PC Muslimat Nadhatul Ulama Kota Denpasar Hj. Siti Khotijah saat di temui di sela-sela acara mengatakan, pelaksanaan Festival Qosidah Rebana, Sholawat serta Menghias Telur dan Mewarnai ini memiliki tujuan untuk meningkatkan rasa silaturahmi dan persaudaraan antara keluarga besar Muslimat Nadhatul Ulama Kota Denpasar. “Acara yang di tahun ini mengambil tema tentang revolusi mental, juga sebagai wadah untuk memupuk rasa kebangsaan dan toleransi berlandaskan semangat revolusi mental sehingga dapat menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya,” ujarnya. (ad1365)
Inovasi Tanpa Batas
Rai Mantra Resmikan ”Extreme Park” Denpasar
ANAK muda di Kota Denpasar kini bisa lebih berbangga lagi, khususnya mereka yang menggemari olahraga ekstrem seperti skateboard, BMX dan inline skate. Betapa tidak, Pemerintah Kota Denpasar bekerja sama dengan pihak swasta di Denpasar kini sudah memiliki arena Extreme Park untuk mereka yang menggemari olahraga ekstrem. “Kami mencoba untuk memenuhi apa yang diinginkan oleh masyarakat khususnya anak muda sehingga bakat yang mereka miliki bisa tersalurkan dengan baik,” kata Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di sela-sela meresmikan arena Extreme Park Denpasar di Lapangan Lumintang, Minggu (28/1) kemarin. Rai Mantra yang didampingi Ketua KONI Kota Denpasar I.B. Toni Astawa menambahkan, dengan dibangunnya arena Extreme
Park Denpasar ini, diharapkan nantinya segala produktivitas, aktivitas maupun kreativitas tersebut bisa tetap berlangsung secara berkelanjutan. Di samping itu, yang membuat Rai Mantra berbangga adalah Denpasar yang sudah mencetak dan memiliki atlet-atlet nasional dan internasional pada olahraga ekstrem ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada mereka yang sudah ikut berpartisipasi dalam pembangunan arena olahraga ekstrem ini. Silakan dijaga dan gunakan dengan baik fasilitas yang sudah kita sediakan untuk kemanfaatan dalam menunjang kreativitas dan prestasi,” kata Rai Mantra. Menurut Rai Mantra, pihaknya juga sudah menyediakan ruang terbuka khusus anak maupun anak muda di Denpasar, seperti Taman Lalu Lintas dan Taman Youth Park. “Dalam membangun Denpas-
ar tidak hanya pemerintah semata, namun keterlibatan semua pihak baik itu pihak swasta melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dan komunitas, sehingga kita bisa terus berkembang dan maju. Di samping itu, dengan adanya arena ini hal positif juga akan terbangun bagi mereka dan orangtuanya,” pungkas Rai Mantra. Ketua Skateboarders Bali I.B. Prasuta mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Rai Mantra karena sudah membangun dan meresmikan Arena Extreme Park ini. “Kami merasa bangga karena Bapak Wali Kota Rai Mantra sudah memberikan kami ruang serta memfasilitasi kami dalam beraktivitas di bidang extreme sport ini. Di mana kami yang dulunya hanya memakai fasilitas umum kini sudah disediakan ruang beraktivitas,” kata Gus Suta. Menurutnya, ke depannya pi-
haknya akan memberikan yang terbaik untuk Denpasar sehingga para atlet nasional dan internasional bisa berbicara banyak di kancah nasional maupun internasional. Ketika disinggung tentang jumlah atlet olahraga ekstrem, menurut Gus Suta, kini telah memiliki enam orang atlet nasional skateboard, enam orang atlet BMX yang sudah go national dan go international. Sedangkan untuk inline skate ratarata mereka sudah go national. Hal senada juga dikatakan salah satu atlet BMX yang sudah go international, Samuel Aprilian. Ia mengucapkan terima kasih banyak kepada Wali Kota Rai Mantra karena sudah menyediakan ruang berkreativitas bagi anak muda Denpasar. “Bagi saya, dengan disediakannya arena ini mungkin ke depannya lebih bisa meningkatkan prestasi saya serta komunitas lainnya pada olahraga ekstrem ini dan
BERSAMA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra berfoto bersama dengan para komunitas BMX di sela-sela peresmian area “Extreme Park” Denpasar di Lapangan Lumintang, Minggu (28/1) kemarin. ini betul-betul istimewa dan sangat luar biasa,” kata Samuel. Ketika disinggung tentang prestasi yang diraihnya, menurut Samuel belum lama ini ia sudah bisa mempersembahkan peringkat
keempat dunia bagi Indonesia pada ajang BMX amatir di Hongkong. “Ke depan kami berharap pemerintah bisa lebih mendukung dan untuk komunitas lainnya bisa lebih berkembang lagi,” kata Samuel. (ad1366)
BADUNG
Senin Wage, 29 Januari 2018
3
Berlubang, Jalan Darmawangsa Kampial Ditanami Pohon Mangupura (Bali Post) Baru beberapa bulan selesai dikerjakan, Jalan Darma Wangsa, Kampial mulai rusak dan berlubang. Kondisi ini terjadi pascahujan lebat yang mengguyur beberapa waktu lalu. Mengingat banyaknya lubang di badan jalan akibat tergerus air, warga terpaksa menancapkan pohon pepaya dan kamboja untuk menandai lubang. Hal itu dilakukan warga untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Bendesa Adat Kampial Made Badra membenarkan kondisi tersebut. Akibat banyaknya lubang, katanya, jalan yang sering krodit tersebut terlihat semakin sempit. Di lokasi tersebut sebelumnya memang ada proyek pemasangan pipa air milik PDAM menuju ke reservoar Pecatu yang dikerjakan Dinas PUPR Badung. Akibat hujan dan banjir, aspal penutup lubang galian tersebut tergerus air. ‘’Sebenarnya pinggir jalan yang berlubang banyak. Itu akibat banjir kemarin,’’ kata Badra saat dikonfirmasi, Minggu (28/1) kemarin. Menurut Badra, pipa tersebut saat pengerjaan sudah tertanam dan di atasnya terdapat saluran drainase. Setelah pengerjaan drainase tersebut, bekas galian sudah diaspal sementara. Namun saat hujan lebat, air hujan mengalir melalui jalan tersebut mengakibatkan bekas galian itu tergerus. ‘’Kami sudah mel-
aporkan kondisi jalan tersebut kepada pihak terkait, namun belum ditangani. Karena jalan itu berstatus jalan provinsi, jadi itu kewenangannya katanya ada di provinsi. Kami berharap hal ini segera ditindaklanjuti,’’ ujarnya. Badra menambahkan, kondisi jalan yang berlubang itu tentu saja sangat membahayakan para pemakai jalan. Bahkan, beberapa waktu lalu, galian tersebut memicu terjadinya kecelakaan sepeda motor. Pihaknya berharap kerusakan jalan itu secepatnya diperbaiki sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Apalagi, jalur tersebut adalah jalur ramai di mana bus besar sering melalui jalan tersebut untuk menuju ke Pantai Pandawa. ‘’Jika lalu lintas padat akibat kendaraan bus yang lewat, tentunya pengendara akan ke pinggir jalan dan berpotensi terjatuh dengan adanya lubang tersebut. Apalagi, jika kondisinya malam hari,’’ katanya mengingatkan. Dihubungi terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Badung Sang Nyoman Oka Parmana meminta Bali Post mengonfirmasikan hal itu kepada Satker yang membidangi jalan tersebut. Pasalnya, jalan tersebut kewenangannya berada di provinsi. Sama dengan warga, dia juga berharap agar jalan tersebut secepatnya diperbaiki. (kmb23)
Bali Post/kmb23
DITANAMI POHON - Jalan berlubang di Jalan Darma Wangsa, Kampial ditanami pohon papaya oleh warga agar tidak menimbulkan kecelakaan, Minggu (28/1) kemarin.
Semrawut, Proyek Pemasangan Pipa Dikeluhkan Warga Mangupura (Bali Post) –
Warga Badung yang tinggal di kawasan Jalan Gede Desa hingga Jalan Raya Sading mengeluhkan proyek pemasangan pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Badung. Mereka menyoroti pengaspalan yang semrawut pascaproyek tersebut. Pasalnya, jalan menjadi bergelombang dan tidak rata setelah diaspal seusai penggalian pipa. “Katanya sih perbaikan saluran air. Kondisi seperti ini sudah lama, sekitar enam bulan lalu,” kata salah seorang warga yang ditemui di lokasi, Minggu (28/1) kemarin. Menurut warga yang enggan ditulis namanya di Koran
ini, sebuah truk pengangkut barang yang melintas di Jalan Gede Desa II, Kelurahan Sading terjerembab akibat bekas galian yang telah diaspal jebol, Sabtu (27/1) lalu. Parahnya, sejumlah titik galian hanya ditutupi semen cor, sehingga mudah mengelupas ketika digenangi air. “Sampai saat ini masih belum diperbaiki, hanya
ditambal dengan semen saja. Kan mudah sekali mengalami kerusakan dan jika hujan turun, lubang-lubang dari jalan tersebut digenangi air,” keluhnya. Ia berharap pemerintah setempat segera memperbaiki kondisi jalan tersebut. Sebab, sebagian dari Jalan Raya Sading ini mengalami kerusakan
Bali Post/ist
TERJEREMBAB - Sebuah truk yang melintasi Jalan Gede Desa II, Kelurahan Sading terjerembab lantaran proyek galian pipa PDAM jebol, Sabtu (27/1) lalu.
Soal USBN SD Didominasi Pilihan Ganda
Mangupura (Bali Post) Soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) akan didominasi soal pilihan ganda. Berdasarkan keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), komposisi soal 10 persen untuk soal esai dan 90 persen untuk pilihan ganda. Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Kepemudan dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Made Mandi mengatakan, USBN SD akan dilaksanakan April hingga Mei 2018 mendatang. Tak hanya format soal ujian yang berubah, pembuatan soal pun juga berubah. “Memang ada perbedaan pada USBN untuk jenjang SD
tahun ini. Kami mendapat informasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud terkait perubahan itu,” ujar Mandi, Minggu (28/1) kemarin. Pada USBN tahun ajaran sebelumnya, kata Mandi 25 persen soal dipersiapkan oleh pusat dan 75 persen oleh guru yang dikoordinasikan langsung Dinas Pendidikan Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama. Sementara untuk USBN 2018 ini, 20-25 persen disiapkan pusat dan 75-80 persen disiapkan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG). “Dengan adanya perubahan ini, kami menyosialisasikan kepada seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Badung. Untuk persiapan pemantapan su-
dah kami sosialiasikan juga kepada para kepala sekolah,” katanya. Untuk USBN SD tahun ini ada tiga mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sementara untuk ujian sekolah, mata pelajaran yang diujikan meliputi Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Seni Budaya dan Keterampilan serta Penjaskes dan Olahraga. “Mengenai teknis ujian, masih menerapkan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). Untuk saat ini, hanya SMP yang melaksanakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer-red,” tegasnya. (kmb27)
PEMILIK rumah di Jalan Gunung Kalimutu Gang V Nomor 1 Monang Maning, Denpasar Barat, Sri Rejeki (58), menemukan benda mencurigakan di pot bunga yang berada di depan rumahnya, Minggu (28/1) kemarin. Saat dibuka, isi benda yang dibungkus tas plastik hitam ternyata ganja. Selanjutnya, temuan ganja tak bertuan tersebut dilaporkan ke Polsek Denbar. Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra men-
gatakan, pihaknya masih menyelidiki temuan ganja tersebut. Diduga ada pengedar narkoba yang menaruh ganja tersebut di TKP, tetapi belum sempat diambil pembelinya. “Biasanya pengedar menaruh paket narkoba di tempat yang luput dari perhatian. Kemungkinan kejadian ini seperti itu,” kata Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra. Terkait kronologinya, pada Minggu pukul 12.00 Wita, Sri
Rejeki menyapu di halaman dan pintu gerbang rumahnya. Tiba-tiba ia melihat barang tersebut di sela-sela pot bunga yang berlokasi di sebelah barat pintu gerbang. Benda tersebut diambil dan dilaporkan kepada polisi. “Kami cek ke sana dan benda tersebut berupa satu bungkus kresek hitam yang di dalamnya terdapat satu plastik klip tanggung yang berisi daun, batang dan biji ganja kering,” tegasnya. (rah)
Ganja Tak Bertuan Ditemukan di Pot
dan seringkali menyebabkan lalu lintas tersendat. “Kami berharap jalan itu di-hotmix, bukan ditambal sulam dengan semen beton,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Direktur Teknik PDAM Tirta Mangutama Badung I Wayan Suyasa mengatakan, proyek tersebut merupakan milik pemerintah pusat dan merupakan jalur Blusung menuju Sempidi dengan sasaran aliran air untuk mengisi daerah Badung Kota dan BTN Dalung. “Itu Proyek dari pusat yang multiyears dengan target sele-
sai pada tahun ini. Kami sempat mengecek kawasan tersebut dan memang benar adanya kerusakan pada bekas galian tersebut,” terangnya. Menurut Suyasa, tambalan jalan dengan bahan semen merupakan hal yang bersifat sementara. Pengaspalan akan dilakukan setelah proyek rampung. “Itu merupakan tambalan sementara. Jadi, nanti setelah proyek selesai akan dibongkar lagi dan dikembalikan seperti semula,” katanya. Suyasa menambahkan, pengerjaan proyek telah diker-
jakan pada pertengahan tahun 2017 dengan target penyelesaian pada tahun 2018 ini. “Kami sudah melayangkan surat ke pusat untuk proses pengembalian kondisi jalan tersebut dengan catatan proyek perbaikan saluran air tersebut telah rampung,” katanya. Hal senada dilontarkan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung Sang Nyoman Oka Permana. Dikatakan, kondisi jalan tersebut nantinya akan dikembalikan seperti semula,
setelah pengerjaan proyek selesai. “Belum tahu kapan itu (diaspal–red), karena ini merupakan proyek dari pusat. Tapi nanti selesai proyek akan diperbaiki seperti semula lagi,” ujarnya. Menurut birokrat asal Desa Sembung, Mengwi, jika tidak dilakukan pemulihan, pihaknya akan meminta untuk dilakukan pembongkaran. Sebab, sesuai dengan rekomendasi sebelum pelaksanaan proyek, bahan yang digunakan untuk perbaikan adalah aspal dan bukan semen cor. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Rektor Unmar Ikuti Program ISEI di Bandung
Senin Wage, 29 Januari 2018
HUT Ke-65 Yayasan Dwijendra Denpasar
Universitas Mahendradatta Buka Prodi Buka SMA Dwijendra Uttama, Kewirausahaan Satu-satunya di Bali Serahkan Upakerting kepada Kapolda IKATAN Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat menyelenggarakan Pelatihan Theory Buiding & Quantitative Vs Qualitative Research di Bandung. Hadir sebagai peserta sejumlah pengurus dan anggota ISEI se-Indonesia dengan narasumber Aldrin Herwany, Ph.D. (Ketua ISEI Cabang Bandung Koordinator Jabar dan Dosen di Universitas Padjajaran/ Unpad Bandung). Fakultas Ekonomi Universitas Mahendradatta (Unmar) sebagai satu-satunya wakil Provinsi Bali yang ikut berpartisipasi aktif dalam pelatihan tersebut. Dalam pelatihan dibahas dan didiskusikan secara komprehensif terkait metode riset melalui pendekatan kuantitatif vs kualitatif. Dalam metode penelitian kuantitatif masalah yang diteliti lebih umum, memiliki wilayah yang luas dan tingkat variasi yang kompleks. Penelitian kuantitatif lebih sistematis, terencana, terstruktur, jelas dari awal hingga akhir penelitian. Akan tetapi masalah-masalah pada metode penelitian ini nantinya dapat berkembang secara luas sesuai keadaan di lapangan. Pendekatan kualitatif adalah proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Pada pendekatan ini, prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Penelitian kualitatif dilakukan pada kondisi alamiah dan bersifat penemuan. ‘’Selaku perwakilan satu–satunya dari Bali dan sebagai Rektor
PELATIHAN - Pengurus dan anggota ISEI se-Indonesia mengikuti Pelatihan Theory Buiding & Quantitative Vs Qualitative Research di Bandung. Universitas Mahendradatta Bali, dapat saya simpulkan dan rangkum bahwa metode penelitian sistematis, jelas dan terencana sejak awal hingga akhir penelitian. Dimulai dari peneliti yang menemukan sebuah masalah dan mengembangkan masalahnya melalui membaca beberapa referensi yang nantinya akan memunculkan hipotesis yang akan dibuktikan melalui kuesioner/angka yang diberikan kepada responden atau sampel dari beberapa populasi yang dipilih melalui random. Hasil penelitian metode kuantitatif secara umum berupa data/angkaangka. Pada metode ini analisis data akan dilakukan setelah semua data terkumpul. Sementara metode penelitian kualitatif dikembangkan berdasarkan hasil penelitian di lapangan. Hasil yang diperoleh dalam metode penelitian kualitatif berupa dokumen-dokumen pribadi peneliti, catatan lapangan, ucapan dan tindakan responden. Analisis dilakukan
sejak awal hingga akhir penelitian,’’ ungkap Dr. Putri Anggreni. Rektor Unmar ini juga menyampaikan bahwa kini Universitas Mahendradatta Bali telah memiliki izin Program Studi Kewirausahaan dari Kemenristek Dikti yang merupakan satu-satunya universitas di Bali. ‘’Para lulusan FE Kewirausahaan akan memiliki kemampuan sebagai pengusaha di samping sebagai praktisi ekonomi yang diharapkan menjadi lokomotif ekonomi nasional dan mendukung program Nawacita Tri Sakti Presiden Joko Widodo yakni kemandirian di bidang ekonomi. Tahun 2018 ini sudah mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru pada 1 Februari bagi mahasiswa Sarjana (S-1) Fakultas Ekonomi, Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum serta Fakultas Teknik Industri serta Program Pascasarjana yang mulai perkuliahan pada 17 Februari 2018,’’ ujar Dr. Putri Anggreni. (ad1357)
Laksanakan Penelitian dan Pengabdian
Fakultas Sastra Unwar Gali Potensi yang Dimiliki Desa Sangeh
BERBAUR - Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Sastra Unwar dan masyarakat berbaur mengikuti kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat di Desa Sangeh, Sabtu (27/1). PROGRAM Studi Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar, Sabtu (27/1) melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Pengabdian ini merupakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan dosen dan mahasiswa sebagai bentuk kegiatan kampus. ‘’Dalam kegiatan ini kami menerjunkan 120 mahasiswa yang duduk di semester V dan VI. Sementara dosen yang dilibatkan 30 orang dibantu karyawan,’’ ujar Wakil
Dekan II Fakultas Sastra Unwar Drs. A.A. Gede Suarjaya, M.Hum. mewakili Dekan Fakultas Sastra di sela-sela kegiatan penelitian dan pengabdian. Dipilihnya Desa Sangeh sebagai tempat kegiatan kali ini karena pihaknya ingin melakukan pengabdian secara kontinu dengan memilih potensi yang ada di desa bersangkutan. Apalagi Desa Sangeh sekarang ini tengah dipersiapkan menjadi desa wisata, sehingga potensi yang dimiliki harus digali melibatkan mahasiswa dan dosen. ‘’Kami di Fakultas Sastra Unwar memiliki bidang keilmuan bahasa
khususnya bahasa Inggris dan Budaya yang bisa dikerjasamakan dengan Desa Sangeh. Tugas kami di perguruan tinggi tidak hanya berkutat dalam proses perkuliahan tetapi juga mengamalkan ilmu yang ada di masyarakat,’’ tegas Suarjaya. Kepala Desa Sangeh I Made Wirdiana menyambut baik kegiatan penelitian dan pengabdian yang dilakukan Fakultas Sastra ini karena membantu Desa Sangeh dalam pembangunan desa. Terlebih lagi Desa Sangeh tengah menyiapkan diri menjadi desa wisata, sehingga potensi yang dimiliki harus terus digali. ‘’Kami berharap dalam menggali potensi desa ini bisa dibantu kalangan akademisi dari perguruan tinggi. Kebetulan Unwar sudah membantu. Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih dengan dipilihnya desa kami untuk kegiatan penelitian dan pengabdian,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Penelitian dan Pengabdian Drs. Nyoman Mayusa, M.Si. menyatakan tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah ‘’Melalui Pengabdian Masyarakat Kita Tingkatkan Pemahaman Bahasa dan Budaya di Desa Sangeh’’. Dalam kegiatan dilakukan pengajaran oleh mahasiswa di SD 1 dan SD 2 Sangeh khusus bahasa Inggris. Sementara untuk budaya materinya diberikan oleh Dr. A.A. Gde Raka berkaitan dengan upaya menjadikan Desa Sangeh sebagai desa wisata. (ad1360)
FKIK Unwar Gelar Seminar Kesehatan
Ciptakan Generasi Emas Mulai dari Periode Emas FAKULTAS Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) melaksanakan seminar kesehatan, Sabtu (27/1). Tema seminar yang dibahas yaitu ‘’Medical Nutrition Optimization Pregnant Women to Prevent Low Birth Weight’’. Seminar diikuti puskesmas, mahasiswa kedokteran, dokter dan lain-lain. Seminar yang dipandu dr. Bayuningrat diisi oleh Dr. dr. I Wayan Weta, M.S., Sp.GK. dari Universitas Udayana, dr. Rudi Susanta, K-Fer. (RS Sanjiwani) dan dr. Ari Puryana, Sp.A. (Unwar). Ketua Panitia I Gusti Agung Ayu Mirah Asrilia Suci mengatakan, seminar kesehatan regional ini merupakan program kerja Departemen Pendidikan dan Profesi Badan Eksekutif Mahasiswa FKIK Unwar. Seminar disiapkan selama tiga bulan mulai November tahun lalu. Pada 1.000 hari pertama merupakan periode emas. Di masa ini menentukan perkembangan intelektual, tumbuh kembangnya, kecerdasan emosional dan lain-lain. Kekurangan gizi dapat memengaruhi kehidupan di masa depan, sehingga asupan nutrisi saat anak masih dalam kandungan hingga berusia dua tahun sangat penting. ‘’Kami mengambil topik ini karena periode 1.000 hari awal kehidupan adalah periode emas bagi seseorang. Bukan saja kesehatan secara lahiriah. Lebih dari itu, kesehatan jiwa, emosi, bahkan kecerdasan/ intelektualnya. Hal ini berarti gizi dan nutrisi selama periode emas ini sangat menentukan,’’ ujarnya. Kekurangan gizi pada awal ke-
PUNCAK HUT ke-65 Yayasan Dwijendra Denpasar diperingati secara sederhana, Minggu (28/1) kemarin. Peringatan HUT diisi peresmian tugu dan prasasti pendiri Yayasan Dwijendra dengan pembukaan selubung oleh Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya bersama Bendahara Luh Beji, B.A., Sekretaris Ir. Wayan Abdinegara, M.Si., Pembina dr. Nyoman Diana, Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati S.H., M.Hum. dan pimpinan unit. Usai acara peresmian prasasti dilanjutkan acara potong kue ultah di Aula Yayasan Cadu Gocara. Malam harinya acara resepsi diisi pentas seni Mahakarya Dwijendra dengan fragmen tari kolosal ‘’Parama Teja Bali Dwipa’’. Saat itu Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya menyerahkan penghargaan Upakerting Dwijendra kepada Kapolda Bali Irjen. Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. Kapolda dinilai tegas dan konsisten membersihkan Bali dari barang narkoba, menindak preman dan menjaga keamanan Bali. HUT ke-65 Yayasan Dwijendra tahun ini mengusung tema ‘’Yang Muda yang Berkarya. Manyamabraya Rahayu Kapanggih’’. Chandra Jaya mengungkapkan peresmian prasasti pendiri yayasan dilakukan agar warga Dwijendra selalu eling dengan para pendiri dan berkomitmen membuat lembaga pendidikan ini semakin berkembang. Untuk itu dia minta jajaran Dwijendra menjaga soliditas, dedikasi dan loyalitas kepada lembaga. M.S. Chandra Jaya juga mengumumkan mulai beroperasinya SMA Dwijendra Uttama. Mulai
MAHAKARYA – Menkop AAN Puspayoga dan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Bintang Puspayoga membuka Mahakarya Dwijendra di Ardha Candra, Denpasar, Minggu (28/1) kemarin. Februari ini SMA Dwijendra Uttama membuka pendaftaran calon siswa baru. Kampus SMA ini berdiri di atas lahan 1,6 hektar di seputaran Kesiman. Kepala sekolahnya dipercayakan kepada Drs. I Nengah Narsa, S.H., M.Si., diformat sebagai sekolah plus bahasa asing dan unggul dalam pendidikan karakter. Kurikulumnya menggunakan Cambride yaitu PBM diberikan team teaching dengan pengantar bilingual bahasa Inggris dan Indonesia. Menariknya, sebagian biaya pembangunan SMA ini digaransi oleh pinjaman Rektor Undwi. Di sisi lain, Chandra Jaya mengungkapkan rasa bangganya selama ini warga Dwijendra bekerja keras dan ikhlas. Sejumlah kado HUT kali ini yakni Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian Undwi meraih akreditasi B. SMA Dwijendra me-
nyabet nilai A dengan nilai gemuk. Saat itu M.S. Chandra Jaya melepas tiga gurunya yang memasuki masa pensiun yang sudah mengabdi selama 20 tahun dan menyerahkan penghargaan bagi guru berprestasi kepada Nyoman Lodra dan Pande Putu Sarjana. Ia juga bangga garapan fragmentari Mahakarya Dwijendra yang digelar di Ardha Candra, Denpasar, selalu ditunggu-tunggu penonton. Garapan Arif Mahendra ini diharapkan memberi penyadaran kepada kita bahwa semua komponen di Bali harus restart. Sama dengan tema yang diangkat Bali Post belum lama ini untuk mengajak warga Bali menata kehidupan dari awal lagi. Termasuk melestarikan ajaran Dang Hyang Dwijendra yang mendirikan banyak pura di Bali untuk dijaga kesuciannya, bukan dijual kepada wisatawan. (ad1358)
Lulusan UGS Undiknas Harus Mampu Baca Sinyal Perubahan
MAGISTER - Direktur UGS Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA. (kiri) saat meyudisium Magister MM, MAP dan MIH. UNDIKNAS Graduate School (UGS), Sabtu (27/1) lalu meyudisium 54 magister. Dari jumlah itu 44 orang dari Magister Manajemen (MM), 5 orang dari Magister Administrasi Publik (MAP) dan 5 orang dari Magister Ilmu Hukum (MIH). Yang membanggakan lulusan meraih IP rata-rata 3,81 dan masa studi 618 hari. Direktur UGS Undiknas yang juga Rektor Undiknas University Prof. Gede Sri Darma, DBA. pada rapat akhir semester dan farewell party di Auaditorium Gorda– Sambereg Dwi Tunggal (GSD) menekankan para alumni atau lulusan UGS Undiknas harus mampu membaca sinyal-sinyal lembut perubahan. Perubahan yang serba cepat ini hanya bisa disikapi dengan cara ikut terlibat, bukan menjauhi. Perubahan yang penuh kekacauan inovasi ini akibat kemajuan teknologi. Jangan hanya berpikir teknologi terkini untuk yang
sekarang, melainkan yang akan datang akan cepat datang sehingga disebut penuh disruption. Untuk menghadapi perubahan itu lulusan baik yang bekerja sebagai birokrat maupun pebisnis harus mampu kreatif dan inovatif. Dengan demikian mereka akan mampu menghasilkan kebijakan dan bisnis yang adaptif. Yang perlu disadari yakni bahwa di zaman milenial yang serba digital dirupstion ini telah membawa pola pikir masa depan ke hari ini. Ia menyebutnya tomorrow is to day. Apa yang kita canangkan dan pikirkan akan terjadi di masa yang akan datang. Kenyataannya sudah terjadi di masa mendatang. Semuanya harus dimulai dari diri sendiri. Makanya semua ide kreatif yang dirancang untuk masa mendatang sudah harus diterapkan di masa kini. Apalagi pasar sekarang tak hanya konvensional yang nyata, juga terjadi pasar dunia yang maya
yang disebut market place. Saat ini saja ada 27 market place dan akan terus berkembang. Semua ini akan digerakkan oleh generasi milenial. Makanya kita harus membiasakan diri mengikuti perubahan. Market place ini bisa diisi oleh siapa saja. Makanya, Prof. Gede Sri Darma menegaskan krama Bali harus mengikuti kedua pasar ini, jangan mengandalkan pasar konvensional. Mereka juga harus menjadi pasar maya yang makin banyak dilirik di tengah menurunnya orang membaca koran dan menonton televisi di masa mendatang. Selanjutnya dengan kemajuan TI, ia mengingatkan lulusannya menggunakan media sosial untuk masimakrama dengan cara yang baik dan sopan. Medsos hendaknya dipakai sebagai saling tegur sapa, men-share pengetahuan positif, bukan untuk mencaci maki sehingga muncul hoax. ‘’Jangan sampai ada lulusan MM berkata kasar di medsos,’’ ujarnya. Prof. Gede Sri Darma didampingi Kaprodi MM Agus Fredy Maradona, Ph.D., Kaprodi MAP Dr. Nyoman Subanda dan Kaprodi MIH Prof. Nyoman Budiana juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik, termuda dan terfavorit. Di Prodi MM , 86,36 persen (38) lulus dengan predikat cumlaude. Lulusan terbaik diraih Tiwik Setyawati (4,0) dan I Wayan Widana (3,98). Sementara di Prodi MAP, dua mencapai predikat cumlaude. Lulusan terbaik disabet Made Jayantara (3,98). Sementara di MIH 80 persen mendapat cumlaude dan lulusan terbaik disabet GAA Mas Triwulan. (ad1359)
Serangkaian Karya Agung di Pura Dalem Kahyangan
Krama Legian Gelar ’’Tawur Balik Sumpah Utama’’
SEMINAR - FKIK Unwar menggelar seminar kesehatan tentang peran gizi terhadap tumbuh kembang anak. hidupan anak akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Anak yang kurang gizi akan lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Untuk menghindari hal ini, pihaknya mengambil tema ‘’Medical Nutrition Optimization for Pregnant Woman to Prevent Low Birth Weight’’. Menurut Dekan FKIK Unwar dr. Gusti Ngurah Anom Murdana, Sp.FK., seminar ini merupakan kegiatan kemahasiswaan sebagai bentuk kepedulian pada ibu hamil. ‘’Kami mencoba memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mahasiswa yang bergerak di bidang kesehatan tentang bagaimana pengaruh gizi terhadap ibu hamil,’’ katanya. Kematian ibu hamil masih cukup tinggi dan itu merupakan suatu tolok ukur keberhasilan pelayanan kesehatan. Dengan gizi yang bagus,
kehamilan akan berjalan dengan baik, kelahiran berlangsung dengan baik dan adanya bayi yang sehat untuk masa depan. Pembicara I Wayan Weta mengungkapkan, status gizi memengaruhi pertumbuhan janin. Pertumbuhan janin merupakan pertumbuhan paling dini dalam kehidupan. Program 1.000 hari pertama dalam kandungan meliputi sembilan bulan dalam kandungan ditambah dua tahun setelah lahir. Status gizi ibu tidak optimal akan berdampak pada tumbuh kembang anak yaitu pertumbuhan stunting atau pendek. Selain itu, dampaknya juga terhadap perkembangan otak yang ke depannya akan memengaruhi kemampuan kognitif dan pendidikan serta berdampak pada metabolik anak seperti hipertensi, diabetes dan obesitas. (ad1251)
SERANGKAIAN Karya Agung Mamungkah dan Padudusan Agung di Pura Dalem Kahyangan Legian, Minggu (28/1) kemarin krama Legian menggelar Tawur Balik Sumpah Utama. Sebelumnya pada pagi harinya dilaksanakan prosesi tawur agung di Pura Prajapati Setra Wong Ila berupa caru panca sanak madurga. Setelah itu Ida Batara Pura Prajapati Wong Ila kairing menuju Pura Dalem Kahyangan. Menurut Ketua Panitia I Made Merta, S.E. sekaligus pangliman desa adat bidang adat dan agama, Tawur Agung Balik Sumpah Utama di Pura Dalem Kahyangan dilaksanakan bersamaan dengan caru panca sanak madurga di Pura Prajapati Setra Gandamayu Desa Adat Legian. ‘’Adapun sarana tawur agung berupa wewalungan seperti 1 ekor kerbau, 1 sapi, 3 kambing, 1 anjing (asu bang bungkem), angsa, itik, ayam dan lain-lain,’’ katanya didampingi I Wayan Sunadi, S.E. selaku Sekretaris Panitia dan Sekretaris Desa Adat Legian. Upacara tawur utama ini di-puput oleh tujuh sulinggih di antaranya Ida Pedanda Siwa, Ida Pedanda Budha dan Ida Rsi Bujangga Waisnwa. Setelah selesai prosesi tawur, Ida Batara tedun semua katurang nyodia upasaksi ring padanan. Dijelaskannya, yang istimewa
Bali Post/kmb23
TAWUR - Prosesi Tawur Balik Sumpah Utama serangkaian Karya Agung Mamungkah dan Padudusan Agung di Pura Dalem Kahyangan Legian, Minggu (28/1) kemarin. dari rangkaian upacara ini adalah prosesi ngilehin caru di palemahan Desa Adat Legian dengan jarak kurang lebih tujuh kilometer. Jalur yang dilalui yaitu melewati Jalan Patih Jelantik, Jalan Sri Kresna, Jalan Nakula, Jalan Double Six, Jalan paving Pantai Legian, Jalan Melasti, Jalan Raya Legian dan kembali ke Pura Dalem Kahyangan. Piranti ngilehin caru berupa tirta tawur, ajengan tawur dan piranti upakara caru diiringi baleganjur. ‘’Ritual ini bermakna sebagai harmonisasi kekuatan alam baik yang
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
bersifat positif maupun negatif, demi keselamatan dan keharmonisan masyarakat dan palemahan Desa Adat Legian khususnya dan keharmonisan Bali secara umum,’’ pungkasnya. Rangkaian ngilehin caru ini juga melibatkan ribuan krama serta STT Manggala Wijaya Desa Adat Legian. Puncak rangkaian Karya Agung Mamungkah dan Padudusan Agung di Pura Dalem Kahyangan Legian akan dilaksanakan pada Purnama Kawulu, Rabu (31/1) mendatang. (kmb23/k200)
Senin Wage, 29 Januari 2018
daerah
5
Astra Motor Bali Sediakan Wahana Extreme SMA PGRI 2 Denpasar Gelar Pentas Kreativitas Seni Tampilkan Dramatari Musikal ’’Bhinneka Nusantara’’ Park untuk Komunitas ’’Skateboarders’’
KOMUNITAS skateboard terus tumbuh dan berkembang di Bali. Seiring jumlah penghobi olahraga ekstrem yang terus meningkat, namun di satu sisi tak memiliki ruang untuk menyalurkan bakatnya, membuat Astra Motor Bali menyediakan wahana Extreme Park (Lapangan Ekstrem) di Lapangan Lumintang Denpasar bagian selatan. Peresmian Extreme Park dilakukan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Promotion Supervisor Astra Motor Bali Gede Legawa, Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra dan Ketua KONI Denpasar I.B. Tony Astawa, Minggu (28/1) kemarin, yang disambut antusias puluhan komunitas skateboard. Wahana Extreme Park yang disiapkan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) Honda untuk Bali, merupakan persembahan Astra Motor Bali kepada Pemerintah Kota Denpasar untuk komunitas Extreme Denpasar (BMX, Inline Skate dan Skateboard Bali). Setelah peresmian dilanjutkan penampilan satu per satu komunitas menjajal wahana tersebut. Wali Kota Denpasar mengatakan wahana ini bisa digunakan komunitas skateboard dalam menyalurkan hobi dan bakatnya. ‘’Di Denpasar sudah ada atlet bukan saja berprestasi nasional tapi sudah bertaraf internasional. Karena itu, fasilitas skateboard harus ada. Kami ucapkan terima kasih kepada Astra Motor Bali yang bekerja sama kepada Pemkot Denpasar menyediakan fasilitas untuk komunitas skateboard,’’ kata
DIRESMIKAN – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra (tiga dari kiri) bersama Promotion Supervisor Astra Motor Bali Gede Legawa (empat dari kiri) saat peresmian Extreme Park, Minggu (28/1) kemarin. Rai Mantra. Promotion Supervisor Astra Motor Bali menyatakan sarana Extreme Park ini merupakan program CSR Honda untuk Bali dan sangat dibutuhkan komunitas skateboard. ‘’Kebetulan kami diinformasikan oleh pihak Pemkot Denpasar bahwa untuk merampungkan Extreme Park ini pemerintah membutuhkan bantuan CSR. Kami respons positif kebutuhan itu sehingga sekarang bisa mengakomodir teman-teman dari komunitas Extreme Park dari skateboard, Inline Skate dan BMX,’’ ujar Legawa. Ditambahkannya, ke depan Honda untuk Bali berkontribusi terutama kepada masyarakat melalui pemerintah. Fasilitas ini diharapkan dimanfaatkan dengan baik dan tujuan baik, serta bisa berprestasi ke depannya. ‘’Ada beberapa atlet yang
sudah berprestasi nasional dan internasional. Semoga ke depannya bisa mempertahankan olahraga esktrem di Bali,’’ ucapnya. Ketua Persatuan Skateboarders Bali I.B. Prasuta yang akrab dipanggil Gus Pras mengungkapkan, sarana Extreme Park ini mesti dimanfaatkan sebaik-baiknya. ‘’Extreme Park ini seluas 400 meter persegi (4 are). Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Astra Motor Bali yang telah menyediakan sarana Extreme Park ini. Komunitas kami berjumlah sekitar 500 orang di Denpasar, komunitas skateboard di Bali sekitar 1.800 orang dan komunitas Inline Skate di Denpasar sekitar 80 orang kini bisa menyalurkan bakatnya untuk meraih prestasi dalam kompetisi mendatang,’’ tandasnya. (bns1)
SPEKTAKULER, demikian kata yang pas untuk menggambarkan penampilan siswa-siswi SMA PGRI 2 Denpasar (Regrisma) dalam acara Pentas Kreativitas Seni (Pensi) 2018 di Lapangan I Gusti Ngurah Agung (Lapangan Puputan Badung), Denpasar, Sabtu (27/1) malam. Melibatkan 139 siswa, pentas kreativitas seni bertema ‘’Regrisma Talent Festival’’ ini memukau penonton. Kendati sempat turun gerimis, penonton sangat mengapresiasi. Dramatari musikal yang melibatkan 130 orang siswa ini berjudul ‘’Bhinneka Nusantara’’. Penampilan siswa Regrisma mendapat apresiasi dari Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan, pengurus YPLP PGRI Provinsi, Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M., Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. Nyoman Winata, M.Hum., Kepala UPT Disdik Bali di Denpasar, para kepala sekolah PGRI dan undangan lainnya. Kepala SMA PGRI 2 Denpasar I Komang Arta Saputra, S.Pd., M.Pd. dan Ketua Panitia Pensi 2018 I Putu Bagus Krisna Santosa mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan wadah bagi siswa untuk mengasah dan mengembangkan bakat serta potensinya agar menjadi siswa yang lebih kreatif dan dapat meraih prestasi di bidang nonakademik khususnya kesenian. Kegiatan ini juga menjadi ajang un-
PENSI – SMA PGRI 2 Denpasar kembali menggelar acara Pentas Kreativitas Seni (Pensi) di Lapangan I Gusti Ngurah Agung Denpasar, Sabtu (27/1) malam. tuk mempromosikan eksistensi SMA PGRI 2 Denpasar ke masyarakat. Selain itu, Pensi ini bertujuan meningkatkan kecintaan dan kesadaran generasi muda untuk menjaga eksistensi budaya Nusantara yang kaya raya. ‘’Kegiatan ini dirancang rutin setiap tahun untuk menumbuhkan talenta siswa. Program ini merupakan implementasi pendidikan seni dan karakter sekaligus mendukung program pemkot yang berwawasan budaya,’’ ujar Arta Saputra sembari berterima kasih kepada semua pihak, panitia Pensi dan para siswa pendukung kegiatan ini. Wali Kota Denpasar dalam sambutannya yang dibacakan Kadisdikpora I Wayan Gunawan menyam-
but baik kegiatan ini. Pentas kreativitas seni sangat penting artinya untuk membangun komunikasi positif, menggali dan memberi ruang potensi seni dan menunjukkan kemampuan talenta siswa, sekaligus memberi kesempatan tampil di depan publik dan memberi hiburan positif bagi masyarakat Kota Denpasar. Kegiatan ini merupakan ide dan prestasi luar biasa. Ini juga media terbaik untuk menunjukkan eksistensi SMA PGRI 2 Denpasar kepada masyarakat yang pada akhirnya menumbuhkan kebanggaan terhadap almamater. Pemkot Denpasar sangat mendukung kegiatan ini serta mengharapkan terus dilaksanakan oleh pihak sekolah, mengingat
seni budaya menyangkut masalah karakter dalam menyongsong era globalisasi. Apresiasi yang sama disampaikan Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar Nengah Madiadnyana. ‘’Kami memberi apresiasi tinggi karena kegiatan ini sangat positif. Anak-anak mampu mengimplementasikan kegiatan ekstrakurikuler dalam garapan sesungguhnya. Kegiatan ini tak gampang dilaksanakan kalau tidak ada keseriusan manajemen, sekolah, orangtua siswa dan siswa,’’ ungkapnya seraya berharap diteruskan dan ditiru oleh sekolah PGRI yang lain dalam upaya melestarikan seni dan budaya. Garapan berjudul ‘’Bhinneka Nusantara’’ menceritakan suatu wilayah yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, bahasa dan budaya. Suatu wilayah yang telah memberikan nilai-nilai inspiratif dan inovatif serta telah menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan sebagai sebuah bangsa. Wilayah itu bernama Nusantara, yang seluruh perbedaan hidup dibingkai dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. Peristiwa dalam cerita ini mengingatkan kita kembali tentang kisah Mahapatih Gajah Mada yang mengucapkan Sumpah Palapa pada saat upacara pengangkatannya menjadi Patih Amangkubhumi Majapahit tahun 1258 saka atau 1336 Masehi. Pensi ditutup dengan Cak inovatif. (ad1361)
Pemkab Klungkung Dukung UNBK
Anak Panti dan WNA Terseret Arus Kuat Gelontorkan Ratusan Komputer Semarapura (Bali Post) Delapan SMP di Kabupaten Klungkung direncanakan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. Namun di balik itu, ketersediaan komputer masih menjadi persoalan. Menyikapi hal tersebut, pemkab menggelontorkan puluhan unit untuk setiap sekolah. Sesuai data yang dihimpun, ujian tersebut rencananya diselenggarakan SMP Negeri 2 Semarapura, SMP Negeri 1 Banjarangkan Bali Post/sos dengan jumlah peserta 353 Dewa Gede Darmawan siswa, SMP Negeri 2 Banjarangkan 177 siswa, SMP Negeri 1 Semarapura 469 siswa, MTs Hasanudin 72 siswa, SMP Negeri 1 Dawan 249 siswa, SMP Negeri 2 Dawan dan SMP Negeri 1 Nusa Penida 172 siswa. Angka tersebut belum ideal dengan jumlah komputer yang dimiliki. ‘’Untuk itu pemkab memberikan bantuan. Masingmasing 40 unit. Ini direncanakan sudah ada Februari. Yang penting sekolah siap dulu. Yang namanya pendidikan itu kan kerja sama, tidak bisa sendiri,’’ ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Dewa Gde Darmawan, Minggu (28/1) kemarin. Jika dalam pelaksanaan nantinya ada sekolah yang tetap kekurangan komputer, pihaknya menegaskan bisa meminjam komputer (laptop) milik siswa, tentunya atas izin orangtua. Selain itu, pihak sekolah juga bisa meminjam komputer ke SMA penyelenggara UNBK. ‘’Meminjam ke sekolah lain bisa. Kan ada zona UNBK,’’ katanya. Selain komputer, kestabilan jaringan internet, menurutnya, juga menjadi kendala dalam penyelenggaraan ujian serempak tersebut. Terutama di wilayah Kecamatan Nusa Penida. Oleh karena itu, untuk di kawasan kepulauan itu hanya ada satu SMP yang menyelenggarakan yaitu SMP Negeri 1 Nusa Penida. ‘’Kami sangat berharap ada kerja sama provider dalam ketersediaan jaringan internet yang memadai di sana,’’ ucapnya. Berdasarkan data terakhir, di Kabupaten Klungkung terdapat 21 SMP negeri. Hal itu menunjukkan masih ada belasan sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK tahun ini. ‘’Kami terus berupaya setiap tahun ada penambahan penyelenggara,’’ pungkasnya. (kmb45)
Wisata GWD Juara ASEAN
Banyuwangi (Bali Post) Kualitas pariwisata Banyuwangi makin diakui internasional. Terbaru, kabupaten tetangga Bali ini menyabet juara kawasan wisata bersih tingkat ASEAN di Thailand, Jumat (26/1) lalu. Pesisir di barat selat Bali ini mampu menyisihkan kawasan pantai lain di Asia Tengggara. Kebersihan dan keterlibatan masyarakat dalam mengelola objek pariwisata menjadi penilaian khusus. Pesisir yang mendapatkan penghargaan bergengsi itu adalah Grand Watudodol (GWD) dan Bangsring Under Water. Kawasan wisata di utara Banyuwangi ini kini tumbuh pesat setelah masyarakat dilibatkan dalam pengelolaan. Salah satunya menjaga kebersihan dan konservasi terumbu karang. Dulu, warga setempat memilih menggunakan bom untuk berburu ikan. Kini, mereka melestarikan terumbu karang dan menjadikan pantai sebagai kawasan wisata menarik. “Program pemberdayaan masyarakat dalam pelestarian laut dan pengelolaan wisata yang membuat kami mendapatkan penghargaan juara tingkat ASEAN,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di sela sidak di kawasan wisata GWD, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Minggu (28/1) kemarin. Terdapat 108 indikator hingga Banyuwangi menyabet kategori kawasan wisata bersih. Semua ini setelah masyarakat dilibatkan dalam pengembangan dan pengelolaan pariwisata. Contohnya kawasan wisata GWD yang dikelola Kelompok Sadar Wisata. Mereka diajak mengelola sekaligus menjaga kebersihan kawasan wisata. Anas menambahkan, pihaknya akan membuat aturan bagi pengunjung yaitu wajib menyewa tas sampah dan menyerahkan uang jaminan Rp 25.000. Tas itu akan digunakan menyimpan sampah pengunjung. Setelah pulang, tas diserahkan ke petugas dan uang jaminan dikembalikan. Selain itu, pihaknya menambah tenaga menghadapi fenomena sampah kiriman dari laut. “Sampah kiriman merupakan fenomena semua daerah yang punya laut. Bali juga begitu. Kami harus kerahkan tenaga esktra jika ada kiriman sampah,” jelasnya. Khusus di wisata GWD penataannya melibatkan arsitek nasional dan dibuat mirip Barcelona. Larena lokasinya strategis yaitu di jalur pantai utara yang menghubungkan pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. (kmb30)
Satu Tewas di Melaya Negara (Bali Post) – Kerasnya ombak di perairan wilayah Kabupaten Jembrana, Minggu (28/1) kemarin, menelan korban. Sejumlah warga tenggelam akibat terseret arus di Melaya Pantai dan Pantai Pekutatan. Satu orang tewas di Melaya. Di Dusun Melaya Pantai, Desa Melaya, tujuh dari puluhan anak rombongan dari Panti Asuhan Widya Asih Blimbingsari yang sedang berekreasi terseret arus. Dari keterangan sejumlah saksi, awalnya para remaja ini bermain sepak bola di sekitar pantai keramat tersebut. Selanjutnya sekitar pukul 16.00, mereka berenang ke laut yaitu Tia Amanda (12), Kristian (13), Masnu (14), Yesica (14), Dodi Abdi (14), Yolanda (15) dan I Gede Boni Saputra (15). Tak berselang lama, tiba-tiba keenam remaja itu terseret arus hingga ke tengah laut. “Dari keterangan saksi yang juga ikut mandi, sebelum peristiwa terjadi berulangkali anak-anak itu diingatkan untuk tidak mandi ke tengah kerena ombak besar,” terang Kapolsek Melaya Kompol Ketut Narma saat diminta konfirmasinya Meski begitu, para korban masih tetap mandi sambil memegangi dua batang kayu berukuran sedang yang dijadikan bantuan berenang. Beberapa saat kemudian terdengar suara meminta tolong dan terlihat ada
yang melambaikan tangan makin ke tengah. Beruntung anak-anak rombongan yang lain dan para nelayan berhasil menyelamatkan mereka dan membawanya ke pinggir pantai menggunakan perahu fiber. Keenam korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Melaya. Satu di antaranya, Tia Amanda, meninggal dunia, sedangkan yang lainnya masih dirawat dan ada dirujuk ke RSU Negara.
Dua WNA Sementara itu di Pekutatan, dua warga asing (WNA) asal Arab Saudi yang menginap di salah satu hotel di Banjar Dauh Pangkung kemarin siang juga terseret arus. Pasangan suami-istri MAS (28) dan SA (27) terseret arus saat sedang mandi di pantai di dekat hotel tersebut. Pasangan suami-istri itu berteriak minta tolong dan didengar oleh karyawan hotel. Keduanya ditolong menggunakan pelampung dan dievakuasi ke pinggir pantai, lalu dibawa ke Puskesmas I Pekutatan. “Kami sudah pasang bendera merah di lokasi bahaya,” terang salah
KORBAN - Kapolsek Melaya Kompol Ketut Narma meninjau korban tenggelam di Pantai Melaya di RSU Negara, Minggu (28/1) kemarin. seorang pengelola hotel ditemui di RSU BaliMed. Keduanya selanjutnya dirujuk ke RSU BaliMed Negara. Direktur BaliMed Negara dr. Mulyani membenarkan ada dua pasien WNA pasutri dirujuk dari Puskesmas Pe-
kutatan I sekitar pukul 15.30. “Dari laporan saat datang kondisinya agak berat dan langsung ditangani dokter jaga untuk distabilkan. Selanjutnya dikonsulkan ke dokter bedah dan anestesi. Sore kemarin, kondisi keduannya sudah stabil. (kmb26)
Pasutri Diracuni Anak Kandung
Istri Membaik, Suami Masih Kritis
Bangli (Bangli) Pasangan suami-istri (pasutri) asal Banjar Tambahan Kelod, Desa Jehem, Tembuku, I Nyoman Tunas (68) dan Ni Nengah Bina (68), dilarikan ke RSU Bangli, Sabtu (27/1) sore, akibat diracuni anak kandungnya yang mengalami gangguan kejiwaan. Hingga Minggu (28/1) kemarin, Tunas masih dirawat intensif di ICU lantaran masih kritis. Sementara Bina kondisinya berangsur membaik.
Kedua pasutri itu memakan nasi yang dibubuhi racun oleh anaknya, Wayan Mustara. Menurut sejumlah warga, Mustara pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Provinsi (RSJP) Bali di Bangli. Pasutri tersebut makan nasi yang dicampur racun saat pulang bekerja di sawah pukul 16.30 Wita. Lantaran lapar, begitu tiba di rumah, Tunas langsung ke dapur untuk mengambil nasi. Saat itu ia menemukan nasi yang diambilnya berisi bercak
Bali Post/kmb41
CEK KORBAN - Polisi mengecek kondisi korban keracunan di RSU Bangli.
kuning. Karena disangka terkena cipratan sayur, nasi tersebut tetap disantap hingga kenyang. Istrinya juga menyantap nasi berisi bercak kuning tersebut. Ia merasakan adanya keanehan sehingga Bina tak menghabiskan nasinya. Tak berselang lama, kedua pasutri ini mengalami mual dan pusing. Karena mualnya semakin keras, tetangganya sempat mencarikan kelapa muda untuk diminum airnya. Namun, hal itu tak banyak membantu sehingga keduanya dilarikan ke RSU Bangli. Adik pelaku, Made Sadiana, saat ditemui di RSU Bangli, Minggu (28/1) kemarin, mengungkapkan Mustara nekat melakukan percobaan pembunuhan terhadap orangtuanya lantaran marah karena tidak diberikan uang. Menantu korban, Nyoman Wijasa, menambahkan Mustara mengalami gangguan kejiwaan sejak kecil dan sudah berulang kali masuk RSJ. Bahkan, tahun 2009, Mustara sempat membakar rumahnya sendiri karena kemauannya tidak dipenuhi. ‘’Sekarang dia sudah dibawa ke RSJ untuk kembali menjalani perawatan,’’ katanya. Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi seizin Kapolres AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom menyampaikan, nasi yang dimakan kedua korban sudah dicampur obat serangga. Mustara selama ini dikenal mengalami gangguan kejiwaan dan memiliki kartu kuning. Di lokasi kejadian, pihak kepolisian mengamankan sisa bekas makanan yang dicampur racun dan botol racun. (kmb41)
Kompiang Gede Ketua KAI Bali Denpasar (Bali Post) Anak Agung Kompiang Gede, S.H. terpilih sebagai Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa KAI Provinsi Bali, Minggu (28/1) kemarin. Agung Kompiang meraih 49 suara dari 67 orang pemilih. Ia mengalahkan advokat lainnya, Made Ardana. Agung Kompiang akan menakhodai KAI Bali hingga tahun 2023. Pascaterpilih, Agung Kompiang menyampaikan sejumlah visi dan misi dalam memangku jabatan advokat. Dalam visinya, ia akan menjadikan DPD KAI Bali sebagai organisasi advokat yang luhur, profesional, terhormat dan modern. Sementara misinya menjadikan KAI sebagai organisasi advokat yang bermartabat, bermanfaat, dicintai anggota dan masyarakat umum. Selain itu, mewujudkan keterbukaan soal keuangan dan bertekad memiliki kantor sekretariat tersendiri minimal 10 tahun ke depan. ‘’Kami memberikan perlindungan hukum kepada setiap anggota dalam menjalankan tugas profesi advokat baik dalam persidangan maupun di luar, serta memberikan bantuan hukum secara cumacuma pada pencari keadilan dan masyarakat yang tidak mampu,’’ tegas Agung Kompiang. (kmb37)
OPINI
6
Senin Wage, 29 Januari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Bali Jangan Berhenti pada Pertumbuhan Ekonomi PERTUMBUHAN ekonomi Bali 2017, lebih tinggi dari nasional. Pencapaian seperti itu hampir terjadi setiap tahun. Kuatnya ekonomi Bali tentu sangat ditopang oleh pariwisata. Demikian pula dengan sektor industri kecil, juga memberi andil dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Bali. Namun hal itu tak sertamerta menjadi kebanggaan. Sebab, pertumbuhan ekonomi yang lebih besar dari nasional, tidak diikuti dengan pemerataan. Bagi sebagian besar krama Bali, pertumbuhan ekonomi yang tinggi saja tidak membuat ekonomi menjadi kokoh. Masih terjadi ketimpangan pembangunan Bali Barat, Bali Timur dan Bali Utara. Kesenjangan pendapatan per kapita masyarakat dan kemiskinan juga masih tetap ada. Ada dua hal yang harus menjadi pedoman dalam membangun kembali perekonomian Bali, yaitu kemandirian dan keadilan berdasarkan konsep keseimbangan Tri Hita Karana. Kesediaan Bali menjual segala potensinya untuk industri pariwisata, tanpa dirasakan telah merusak tanah kelahirannya. Orang Bali tidak pernah menimbang seberapa besar manfaat ekonomi yang didapatnya dibandingkan dengan keuntungan yang dikeruk pemilik modal luar Bali maupun luar negeri. Melihat kenyataan seperti itu, krama Bali dan pemerintah daerah yang kini sudah otonom harus memberikan perhatian lebih besar kepada masalah kemandirian. Pemerintah daerah harus tegas bahwa kemajuan yang ingin dicapai dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat haruslah bersamaan dengan peningkatan kemandirian. Bangsa yang ingin dibangun bukan hanya yang maju, tetapi juga mandiri. Konsep kemandirian ini bukanlah kemandirian dalam keterisolasian. Dengan demikian, masalah kemandirian tidak didasarkan pada paradigma ketergantungan. Sesungguhnya, saat ekonomi global ada masalah seperti sekarang ini merupakan waktu yang tepat untuk menyusun format ekonomi baru, dengan mengembalikan cita-cita keadilan dan semangat kemandirian yang merupakan kelanjutan semangat kemerdekaan. Hendaknya kita tidak membiarkan pemulihan ekonomi kita menghasilkan kondisi yang sama seperti sebelum krisis ekonomi tahun 1988. Angka-angka yang dipasang dalam RPJM/RPJP Bali diperlukan puluhan triliun rupiah investasi. Dengan angka seperti itu, memang tidak ada yang bernada pesimistis. Gambaran optimistis ini mengonfirmasi pemulihan ekonomi Bali terus terjadi. Namun yang terpenting pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus berkualitas. Artinya, masyarakat dapat menikmati pertumbuhan ekonomi itu secara berkeadilan. Pertumbuhan ekonomi yang ditunjang investasi sangat penting untuk memerangi kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. Pertumbuhan yang berkualitas merupakan pintu gerbang utama bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Karena lebih dari separuh penduduk Bali hidup dari sektor pertanian dan kerajinan yang tinggal di pedesaan. Perbankan yang diharapkan bisa membangkitkan sektor riil dan mengatasi kesenjangan pendapatan per kapita di Bali lewat fungsi intermediasinya kini dihadapkan pada tantangan cukup berat. Dalam otonomi daerah, hal yang patut menjadi fokus perhatian adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan di segala bidang. Pengalaman pahit yang ‘’melupakan’’ kabupaten di luar Badung dan Kota Denpasar hendaknya dibuang jauh-jauh. Beberapa tahun terakhir ini pertumbuhan ekonomi yang kita nikmati sebagian besar bertumpu pada sisi konsumtif. Pertumbuhan seperti ini tidak mungkin bisa diandalkan, selain tidak berjangka panjang juga tidak sejalan dengan harapan kita untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan.
S URAT PEMBACA
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Gaungkan Gerakan Menanam Pohon Cuaca belakangan ini menimbulkan banyak masalah. Tak hanya banjir, tanah longsor juga terjadi. Ini membuktikan bahwa Bali juga rawan bencana. Ini tentu akan makin mengkhawatirkan, jika kita sebagai warga Bali tak segera melakukan upaya menjaga keseimbangan alam. Tahun 2017 saya sempat mendengar dan mengikuti gerakan menanam pohon kelapa di Bali. Gerakan ini bahkan sangat masif, bahkan diikuti oleh banyak kalangan. Gerakan menanam ini tampaknya bisa kita jabarkan lagi di tahun 2018. Artinya, ke depan gerakan menanam pohon ini harus terus digaungkan agar kita tetap ingat dengan alam. Jangan sampai gerakan menanam pohon ini terhenti. Saya juga berharap pemimpin Bali ke depan membudayakan gerakan menanam ini. Kandidat harus membuat program menjaga alam Bali dari sisi menjaga kawasan hijau. Kawasan tangkapan air harus dijaga agar kita bisa menekan potensi terjadinya banjir dan tanah longsor. Harus ada sinergi lintas kabupaten/kota dalam hal ini. Saya juga tetap berharap agar Kelompok Media Bali Post untuk tetap menjadi penggerak bangkitnya gerakan menanam di Bali. Bupati/wali kota hendaknya sejalan dengan gerakan ini demi kepentingan Bali. Hal lain yang saya harapkan agar tahun 2018 ini semua komponen di Bali membangun kepedulian menjaga alam Bali. Jangan hanya menjadi penikmat atas alam Bali, melainkan kita harus juga beryadnya untuk Bali. Jika ini kita lakukan, saya yakin kita bisa hidup nyaman dan aman di Bali. I Wayan Mertaguna Gianyar, Bali
Ekonomi Bali Bangkit dengan Paradigma Baru Agama Hindu telah mampu menjadi landasan filosofis dalam menata kehidupan krama Bali yang penuh dengan nilai-nilai spiritualitas, moralitas dan etika dalam mengembangkan dan menggerakan ekonomi krama Bali. Kini sudah saatnya para pelaku ekonomi krama Bali dan masyarakat krama Bali eling (ingat) kembali dengan jati dirinya. Untuk itu, perlu menyiapkan strategi gerakan ekonomi krama Bali yang tidak hanya menggunakan pertumbuhan ekonomi, melainkan perlu memperhatikan keseimbangan alam, sosial budaya, politik dan kekuatan religius yang semuanya itu mampu membangkitkan ekonomi Bali dengan paradigma baru.
Oleh Bambang Gede Kiswardi ara founding fathers telah meletakkan dasar-dasar yang sangat kuat (kokoh) dalam rangka memupuk kebersamaan berekonomian melalui kerja sama antar para pelaku ekonomi sesuai dengan amanat konstitusi Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945, bahwa perekonomian nasional harus disusun berdasarkan atas asas kekeluargaan. Dalam amanat ini yang diutamakan adalah kemakmuran masyarakat secara keseluruhan, bukan kemakmuran orang-seorang. Oleh sebab itu, dalam melaksanakan pembangunan dan mengembangkan ekonomi, maka ketiga kekuatan ekonomi yang ada dalam masyarakat harus terus ditumbuhkan dan saling melengkapi yaitu, Badan Usaha Koperasi, Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Swasta. Dengan dasar-dasar memupuk kebersamaan berekonomi, diperlukan pengetahuan dalam artian teknologi dan penguasaan arus informasi sangat menentukan keunggulan bersaing, karena
kekuasaan dalam mengatur kehidupan krama Bali akan terus bergeser kepada kelompok pekerja berpengetahuan (knowledge workers) yang keberadaannya menyebar pada berbagai organisasi krama Bali. Maka akan menjadi jelas bahwa yang nyaris abadi dalam era now perkembangan kehidupan ini adalah perubahan yang terjadi dalam masyarakat krama Bali itu sendiri. Secara umum masyarakat krama Bali melihat pembangunan semata-mata dipandang sebagai fenomena ekonomi saja. Tinggi rendahnya kemajuan pembangunan disuatu tempat hanya diukur berdasarkan tingkat pertumbuhan Gross National Produck (GNP), baik secara keseluruhan maupun per kapita yang diyakini akan menetes dengan sendirinya, sehingga menciptakan lapangan pekerjaan dan berbagai peluang ekonomi bagi masyarakat krama Bali yang pada akhirnya akan menumbuhkan berbagai kondisi yang diperlukan demi terciptanya distribusi hasil-hasil pertumbuhan ekonomi dan sosial secara merata.
Pandangan itulah yang secara luas dikenal sebagai prinsip efek penetesan ke bawah (trickle down effect). Dengan demikian, tingkat pertumbuhan ekonomi merupakan unsur yang paling diutamakan, sehingga masalah-masalah lain seperti soal kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan distribusi pendapatan sering kali dinomor duakan. Strategi ekonomi Bali bangkit dengan paradigma baru pada umumnya melihat pertumbuhan ekonomi krama Bali sebagai proses transformasi struktur ekonomi secara bertahap, dari struktur ekonomi dengan menitik beratkan pada sektor pertanian ke titik berat sektor perdagangan dan jasa dalam hal ini sektor pariwisata. Dengan demikian, sektor pariwisata diberikan peran yang sangat strategis sebagai mesin ATM nya ekonomi Bali, sehingga para pelaku ekonomi krama Bali dan masyarakat krama Bali lupa (tidak eling) dengan jati dirinya. Dengan berjalannya waktu, tempat, lingkungan fisik ternyata banyak terjadi ketimpangan di lapangan setelah sektor pariwi-
sata dieksploitasi besar-besaran yang pada akhirnya merusak tata lingkungan sumber daya alam Bali, merusak pola hidup krama Bali dan merusak nilai-nilai kesucian alam Bali. Untuk mengembalikan sektor pariwisata haruslah terlebih dahulu memperkuat jati diri krama Bali yang hidup dalam suatu komunitas desa pakraman. Pelaku pariwisata serta pemerintah daerah yang selama ini mengeruk keuntungan besar dari sektor pariwisata, sudah saatnya menunjukan rasa tanggung jawab sosialnya secara nyata. Artinya, pelaku pariwisata maupun pemerintah daerah tidak saja harus memberikan kontribusi tetapi juga harus bisa memberikan kebijakan yang berpihak pada komunitas krama Bali secara merata dan berkeadilan. Sejalan dengan itu, pemberdayaan ekonomi krama Bali terutama usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah yang di kembangkan dan digerakkan oleh para pelaku ekonomi krama Bali dengan mengembangkan sistem ekonomi krama Bali yang berkeadilan berbasis pada sumber daya lokal yang berlandaskan budaya lokal yang kreatif, inovatif, produktif, mandiri, maju, berdaya saing, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Dengan demikian, diperlukan strategi ekonomi Bali untuk bangkit dengan paradigma baru seperti: pertama, strategi pengembangan dan penumbuhan sisi permintaan, di mana ekonomi Bali bangkit dengan paradigma baru sangat tergantung pada konsumsi masyarakat krama Bali. Keadaan seperti ini bila dibiarkan
adalah kurang sehat, karena hal ini akan mengurangi kemampuan masyarakat krama Bali untuk menabung, suatu hal yang sangat penting untuk mendukung terciptanya peningkatan investasi. Oleh karena itu, strategi pengembangan dan penumbuhan sisi permintaan yang harus ditempuh oleh pemerintah daerah adalah melalui insentif kebijakan fiskal maupun moneter serta perizinan yang diupayakan untuk mampu meningkatkan, menyebarkan keseluruh daerah agar lebih seimbang dan menciptakan situasi yang kondusif agar investasi di bidang infrastruktur ekonomi Bali, yakni dibidang transportasi, listrik, air minum, telepon dapat ditingkatkan. Di samping itu, strategi ini juga ditujukan agar ekspor dan perdagangan antar pulau dapat ditingkatkan secara proporsional. Kedua, Strategi pengembangan dan penumbuhan dari sisi penawaran, dalam hal ini kebijakan Garis Besar Haluan Pembangunan Nasional Semesta Berencana harus bersifat berpihak pada masyarakat wong cilik, khususnya masyarakat krama Bali yang miskin. Untuk itu, maka strategi sektoral tersebut harus mampu menciptakan kesempatan kerja sebesar-besarnya bagi masyarakat krama Bali, menggunakan produksi krama Bali yang bersertifikasi Sukla Satyagraha sebanyak-banyaknya, dapat memperkecil ketimpangan dan mampu mempercepat pengentasan kemiskinan bagi krama Bali. Penulis, Pemerhati Ekonomi Kerakyatan
Mewujudkan Hakikat Perdamaian Sesungguhnya POJOK MISI mulia perdamaian akan selalu menjadi topik penting, karena berkaitan dengan citacita luhur manusia. Tapi terkadang dalam realitas yang ditampilkan sejarah, perdamaian hanya sebuah ilusi sesaat, guna membangun kekuatan dan melakukan penindasan selanjutnya. Perlu dipahami, bahwa perdamaian bukan hanya sekadar bebas dari perang semata. Tapi lebih dari pada itu, bermuara pada terciptanya ketenangan akal, hati, jiwa dan raga manusia. Manusia belum dikatakan mengalami kedamaian, apabila dirinya masih menyimpan dendam kesumat. Pun demikian ketika hati manusia masih diliputi benih-benih permusuhan. Pendek kata, perdamaian itu jiwa dan raga yang nyaman dan tentram. Pada masa penjajahan Indonesia tidak dapat dikatakan damai karena masih ada sumber kolonial. Kini tujuh puluh dua tahun lamanya kita telah merdeka. Meskipun begitu, dewasa ini kedamaian yang dicita-citakan seolah masih menggantung dan semu. Jika berkaca pada sudut pandang Immanuel Kant, perdamaian abadi yang dituangkan dalam bukunya Toward Perpetual Peace: A Philosophical Sketch (1875) ada beberapa ciri mutlak yang dijadikan aturan untuk menciptakan
Oleh Suwanto perdamaian abadi. Kleingeld menafsirkan perdamaian abadi ala Kant jauh dari simbol kalahnya minoritas di hadapan mayoritas yang akhirnya melahirkan dominasi dan ketidakadilan baru. Perdamaian bagi Kant lebih dari sekadar pendominasian. Ciri aturan tersebut adalah: pertama, tidak ada negara bebas yang berhak menguasai negara lain baik itu melalui warisan, pertukaran, ataupun pemberian. Dalam aturan ini, negara bukan milik siapapun karena negara bukan barang dan bukan benda mati yang tidak memiliki jiwa dan harga diri. Negara adalah milik warga negaranya. Sehingga kedaulatan negara ada di tangan rakyatnya. Secara hukum pendominasian tersebut merupakan bentuk pelanggaran terhadap kontrak sosial dan kebebasan manusia. Kedua, tidak ada negara yang berhak memaksa ikut campur dalam konstitusi ataupun pemerintahan negara lain. Dengan kata lain, negara harus memiliki teritorial dan otonominya sendiri yang tidak boleh dicampuri, apalagi disetir pihak lain. Dalam hal ini, negara harus menjadi pihak yang mandiri dan bebas dari intervensi
manapun di luar dirinya. Jika pun negara lain menjadi pihak yang membantu, maka posisinya hanya sekadar sebagai mediator yang harus segera angkat kaki ketika permasalahan telah mereda. Negara lain tidak berhak menghakimi ataupun memaksakan hukumnya serta tidak memiliki kekuasaan untuk ikut campur jika tidak diinginkan. Sebagai negara yang telah terbebas dari intervensi dan mendapat pengakuan negara lain, Indonesia perlu berbenah di 2018 ini dengan menciptakan tatanan yang mampu menciptakan perdamaian hakiki. Hukum yang dipilih Indonesia sebagai panglima harus berada di garda depan untuk mampu mewujudkan stabilitas nasional. Bagi Kant hukum merupakan pembatas kebebasan setiap manusia untuk menjadikannya sesuai dengan kebebasan semua manusia. Ini berarti perdamaian hanya akan menjadi semu, mana kala hukum masih menerapkan sistem tebang-pilih, runcing ke bawah, akan tetapi tumpul ke atas. Meskipun Indonesia telah memenuhi syarat untuk mendapatkan perdamaiannya, tetapi saat ini Indonesia belum mampu secara
mandiri memenuhi tuntutan dari konsekuensi syarat kedaulatan dan hak otonominya. Indonesia masih berusaha keluar dari perdamaian semu, karena panglima hukum belum menjadi ujung tombak keadilan. Hukum belum mampu menjadi penjamin pembatasan dan kebebasan semua warga negaranya. Hal ini karena hukum terkadang dikuasai oleh pihak tertentu dan disetir sesuai kehendak penguasa. Hukum masih kebal untuk mereka yang berduit dan berkuasa, namun sangat riskan untuk kaum papa. Lemahnya perdamaian menurut Din Syamsudin dapat diperkuat dengan kerja sama. Ini artinya, selain hukum sebagai pelindung ada dimensi harmonisasi yang terhubung antara warga Indonesia. Harmoni tersebut terwujud dari kerja sama setiap pihak yang menjadi bagian dari Indonesia. Dalam bahasa Kant harus adanya federasi yang mengikat. Kant mengungkapkan ini karena sependapat dengan pandangan Thomas Hobbes tentang manusia sebagai srigala untuk manusia lainnya (homini lupus). Jika federasi Kant sifatnya makro, maka gotong royong yang dimiliki Indonesia bersifat mikro, yakni kerja sama antara warga negara.
Perkuat BUMDes harus bersinergi dan kuasai teknologi. - Jangan menang sendiri. *** Kecamatan Denpasar Barat menutup sejumlah TPS liar. - Toko modern liar tetap aman. *** Tak miliki kawasan tertinggal, dana desa akan dikurangi. - Kawasan tertinggal bisa nambah.
Penulis, Peneliti di UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Negeri Yogyakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
KERANJANG Seorang perempuan menjunjung keranjang berisi buah-buahan saat melintas di atas jembatan Tukad www.iklanbalipost.com
Badung, Jalan Gajah Mada, Denpasar, Sabtu (27/1).
Balipost on Gadget
Senin WAGE, 29 JANUARI 2018
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Selain Narkoba, Pentolan Ormas Rai Mantra Mulai Gerilya di Karangasem Dibidik ’’Money Laundering’’
Denpasar (Bali Post) Penyidik yang menangani kasus pentolan ormas tersangka Nyoman Juni Artana alias Giant alias Jro Jayen, informasinya dipanggil khusus Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa. Tujuannya memberi arahan supaya penanganan kasus tersebut lebih mendalam, di antaranya diselidiki kasus money laundering. Hal ini dilakukan supaya jelas aliran uang dari hasil jual narkoba nilainya ratusan juta rupiah tersebut. Kepala BNNP Brigjen Suastawa saat dikonfirmasi, Minggu (28/1) kemarin, membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, itu penting supaya penyidik lebih semangat dan termotivasi menangani kasus tersebut. “Selama ini tidak jelas pekerjaannya apa? Terus uang dari mana, sehingga bisa seperti sekarang? Maka dari itu harus diselidiki kasus pencucian uangnya juga. Jangan cepat puas dengan ditangkapnya tersangka. Penyidik sekarang harus mampu mengembangkan kasus ini,” kata Kepala BNNP Brigjen Suastawa, Minggu (28/1) kemarin. Menurutnya, perintah Kepala BNN-RI Komjen Budi Waseso sangat jelas, yaitu setiap pengungkapan kasus narkoba harus didalami dugaan pencucian uangnya. Apalagi hasil transaksi narkoba jumlah uangnya tidak sedikit. Untuk itu, ia ingin kasus ini diusut tuntas, baik itu jaringannya, asal barang dan kasus pencucian uangnya. “Penyidik kami pun bisa menanganinya. Namun kami akan berkoordinasi dengan Polda Bali juga. Pokoknya usut sampai tuntas,” tegasnya. Jenderal bintang satu asal Desa Gulingan Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung ini mengaku dapat informasi bila tersangka Jayen ada kaitannya dengan napi Lapas Kerobokan. Setelah ditelusuri memang benar, tetapi sudah setahun yang lalu. Namun, ia curiga masih ada komunikasi sebelum dia ditangkap. Oleh karena itu, Kabid Berantas AKBP Ketut Arta didampingi Kasi Intelijen Kompol Saifudin Jupri terus mendalami kasus ini. “Namanya sudah kami dapat tapi perlu didalami kebenarannya. Selama ini modus bandar atau pengedar berstatus napi kan pakai nama samaran untuk mengecoh aparat. Tentu kami punya cara tersendiri untuk mengungkapnya,” tandas mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. Dengan terungkapnya kasus ini, Suastawa berharap masyarakat lebih peka dengan kondisi lingkungan tempat tinggal dan tempat kerjanya. Lebih baik, kata dia antisipasi sejak dini yaitu melaporkan kepada BNNP atau kepolisian agar cepat diatasi. Hal ini penting dilakukan supaya dampaknya tidak meluas dan warga satu banjar atau desa bisa kena barang terlarang tersebut. “Kalau sudah seperti ini kan image keluarga, banjar, desa jadi tercoreng. Apalagi tersangka pentolan ormas dan nama baik ormasnya juga tercoreng. Indonesia darurat narkoba dan harus diperangi bersama-sama,” harapnya. Seperti diberitakan, tim Berantas BNNP Bali masih mengembangkan penangkapan pentolan ormas, Nyoman Juni Artana alias Giant alias Jro Jayen. Apalagi istri Jayen, FS, tepergok sedang nyabu bersama temannya, Gek Ga. Mereka pesta sabu-sabu (SS) di kamar kecil yang disediakan oleh Jayen khusus untuk nyabu. Setelah didalami keterangan tersangka dan saksi-saksi, omzetnya tersangka Jayen kisaran Rp 200 juta sampai 250 juta. Hal ini dikuatkan dari hasil penyelidikan petugas, setiap hari ada puluhan orang transaksi dan nyabu di rumah Jayen. Hal ini membuat warga di seputaran TKP resah. (kmb36)
BANYAK pihak menilai Karangasem akan menjadi lumbung suara bagi pasangan Mantra-Kerta. Selain karena kepala daerah kabupaten ujung timur Bali itu adalah kader NasDem yang notabene pengusung paket tersebut, juga karena faktor historis pada diri I.B. Rai Mantra sendiri. Pria yang masih aktif menjabat Wali Kota Denpasar itu memiliki ikatan emosional yang tinggi dengan Karangasem karena ayahnya, Prof. Dr. Rai Mantra, adalah putra Karangasem. Namun, Rai Mantra tidak mau jumawa dengan fakta-fakta tersebut. Untuk mengejar target menang di Bumi Tanah Aron, dia mulai bergerilya yang diawali Minggu (28/1) kemarin. Seharian di Karangasem, Rai Mantra berkunjung ke tiga lokasi. Pertama, menghadiri pertemuan dengan tokoh masyarakat di Taman Ujung, kedua bertemu tim pemenangan kabupaten di kediaman Bupati IGA Mas Sumatri dan terakhir bertemu dengan tokoh masyarakat di Padangkerta. ‘’Menang bukan untuk saya, tapi kemenangan rakyat. Kalau mampu membangun kemenangan rakyat barulah kita melangkah pada kemenangan
lainnya. Ingat kita ini satu hati dengan koalisi pelangi yang tidak membosankan,’’ ucapnya mengawali pertemuan di kediaman Mas Sumatri di Jero Subagan. Dengan mengibaratkan warna pelangi yang tak pernah terlepas, Rai Mantra mengajak jajaran KRB selaku motor penggerak tim selalu bersatu. Sebelum melangkah ke persoalan teknis pemenangan, dia mengajak tim bersatu dalam jiwa. Dengan semangat seperti itu pihaknya yakin paket Mantra-Kerta yang masih bayi akan mampu berlari kencang. ‘’Paket ini memang masih bayi, tapi bayi zaman now harus bisa lari. Kalau bisa memenangkan keinginan rakyat barulah kemenangan besar,’’ ungkapnya. Rai Mantra tiba di Jero Subagan sekitar pukul 14.00. Di sana dia disambut tuan rumah I Gusti Made Tusan dan pentolan KRB seperti I Made Sukerana, Gede Sumantara, I Nyoman Suyasa dan yang lainnya. Parpol pendukung juga lengkap tetapi minus anggota Fraksi NasDem DPRD Karangasem yang saat bersamaan sedang ada agenda pemenangan di masing-masing dapilnya. Sementara itu, Wakil Ketua
MANTRA-KERTA – I.B. Rai Mantra bersama Tim Pemenangan Mantra-Kerta Karangasem di Jero Subagan. Tim Pemenangan I Made Sukerana mengatakan, KRB memasang target 80 persen kemenangan di Karangasem. Hubungan emosional Rai Mantra dengan Karangasem sebagai salah satu dasar per-
hitungannya. Namun, Ketua DPD Golkar Karangasem itu menegaskan perjuangan memenangkan Mantra-Kerta di Bumi Tanah Aron bukan semata-mata karena faktor historis tersebut. Menurutnya,
KRB mengusung Rai Mantra karena memang sangat layak memimpin Bali. ‘’Rai Mantra adalah sosok yang akan mampu mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa,’’ ujarnya. (kmb)
perlu disesuaikan. Kemudian revisi juga menyangkut pengamanan daerah hulu yang menjadi sumber air. Termasuk mengenai lahan-lahan basah seperti sawah yang harus dipertahankan. “Di kabupaten/kota berharap sekali ada revisi ini karena menyangkut rencana detail tata ruang masing-masing,” imbuh politisi PDI-P ini. Kariyasa menegaskan, revisi Perda tentang RTRWP Bali bukan untuk melegitimasi hukum agenda reklamasi Teluk Benoa. Sekalipun kini ada Perpres No.51 Tahun 2014 yang
mengubah kawasan konservasi Teluk Benoa mejadi kawasan yang bisa dimanfaatkan. Terlebih, rekomendasi DPRD Bali sudah jelas menolak reklamasi Teluk Benoa seperti aspirasi mayoritas masyarakat. “Perda itu kan sesuai kebutuhan daerah atau kearifan lokal. Kalau dianggap itu (Perpres No.51 Tahun 2014) tidak penting, kita kan tidak usah memasukkan hal-hal seperti itu. Apalagi ada penolakan (reklamasi Teluk Benoa) dari masyarakat, kita tidak akan mengatur seperti itu,” jelasnya. (kmb32)
Pemprov Bali Ajukan Revisi Perda RTRW Denpasar (Bali Post) -
Revisi Perda No.16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali segera dilakukan awal tahun ini. Menyusul pada Senin (29/1) ini akan digelar rapat paripurna di DPRD Bali yang salah satu agendanya adalah penyampaian penjelasan kepala daerah terhadap Ranperda tentang Perubahan atas Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP Bali Tahun 2009-2029. “Jangan sekarang. Besok (hari ini - red) kan ada pidatonya (Gubernur - red),” kelit Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali I Nyoman Astawa Riadi ketika hendak dimintai konfirmasi mengenai rencana revisi tersebut, Sabtu (27/1) lalu. Dikonfirmasi terpisah, Minggu (28/1) kemarin, Sekre-
taris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan, revisi Perda tentang RTRWP Bali diajukan oleh eksekutif. Mengingat perda tersebut sudah berumur hampir 10 tahun. Sementara sebuah aturan idealnya dilakukan revisi setiap lima tahun. “Kita lihat sudah banyak sekali perubahan rencana tata
ruang Provinsi Bali. Sebagai contoh, masalah rencana jalan tol Sunset Road-Soka yang menyusuri pantai. Sekarang sulit diwujudkan karena banyak vila di sana, itu kan harus dicari alternatif (jalan) di atas sungai,” ujarnya. Hal lain, lanjut Kariyasa, ada alih kewenangan dari kabupaten/kota ke provinsi yang
Kreativitas Generasi Muda Harus Didukung
Bali Post/ist
BARANG BUKTI - Petugas BNNP Bali menghitung barang bukti diamankan di rumah Jro Jayen.
Denpasar (Bali Post) Sebagai generasi penerus bangsa, anak muda yang memiliki kreativitas dalam mengembangkan diri dan memajukan daerahnya harus didukung. Hal ini salah satu upaya membentengi mereka dari berbagai ancaman bersifat negatif. Demikian disampaikan Dandim 1611/ Badung Letkol Inf. Handoko Yudo Wibowo, Sabtu (27/1) lalu. Sebagai Komandan Kodim 1611/Badung, ia akan mendukung segala bentuk kegiatan positif yang dilaksanakan oleh anak muda dan organisasi karang taruna. Ini sebagai wujud sinergitas TNI-AD, khususnya Kodim 1611/Badung dengan karang taruna yang ada di
Denpasar dan Badung. “Kami pasti mendukung kegiatan karang taruna atau organisai kepemudaan lainnya demi meningkatkan kreativitas generasi muda, khususnya di wilayah Kota Denpasar,” ujar Dandim didampingi Pasiter Kapten Inf. I Wayan Suara dan Pasi Intel Kodim 1611/Badung Kapten Inf. Budianto saat menerima audensi pengurus Karang Taruna Kota Denpasar. Sementara itu, Pasiter Kapten Suara mengatakan, pada kesempatan tersebut Ketua Karang Taruna Kota Denpasar Ngurah Ariawan menyampaikan organisasi yang dipimpinnya memegang peran sangat penting dalam menyukseskan
kegiatan pembangunan masyarakat, di Kota Denpasar terutama menginflementasikan kegiatan-kegiatannya berdampak pada kehidupan masyarakat lebih baik. Dalam rangka meningkatkan peran serta Karang Taruna Kota Denpasar dalam pembangunan bidang kehidupan berbangsa dan bernegara perlu akan menyelenggarakan kegiatan Youth Camp bertemakan revolusi mental generasi karang taruna di zaman milennial. Tujuannya untuk selalu meningkatkan kedisiplinan, kemandirian serta melatih kepemimpinan dalam berorganisasi untuk menambah semangat generasi muda.(kmb36)
Bali Post/ist
KARANG TARUNA- Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudo Wibowo menerima pengurus Karang Taruna Denpasar.
BANGLI
8
Senin Wage, 29 Januari 2018
Kapal Bertenaga Surya akan Dibuat di Danau Batur Bangli (Bali Post) Sebuah kapal bertenaga surya rencananya akan dibuat di Danau Batur, Kintamani. Pembuatan kapal untuk menunjang objek wisata di Danau Batur itu akan dilakukan Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya bekerja sama dengan Pemkab Bangli. Terkait rencana itu, ITS telah menyerahkan rancangan kapal wisata tersebut kepada Bupati Bangli I Made Gianyar belum lama ini. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli Gede Arta, Minggu (28/1) kemarin, menjelaskan pembuatan kapal wisata itu dilatarbelakangi kerja sama antara Pemkab Bangli dengan ITS. Kapal wisata bertenaga surya itu merupakan salah satu hasil penelitian terbaru dari beberapa dosen ITS. ‘’Hasil penelitian itu rencananya akan diterapkan di Bangli. Kebetulan beberapa dosen yang meneliti berasal dari Bali,’’ kata Arta. Sesuai desain yang dibuat ITS, kapal wisata itu memiliki kapasitas penumpang sebanyak 20 orang. Ukurannya tidak terlalu besar. Berbeda dengan kapal penyeberangan di Danau Batur yang hanya menggunakan bahan bakar BBM, kapal wisata yang akan dibuatkan ITS juga dirancang bisa dioperasikan dengan memanfaatkan tenaga surya (solar cell). Kapal wisata itu didesain mampu menyimpan tenaga surya seperti halnya baterai. Ketika sinar matahari lemah, kapal itu juga bisa dicas dengan listrik. Untuk mengantisipasi daya yang dihasilkan dari tenaga surya habis di tengah jalan, kapal ini juga dilengkapi dengan tenaga mesin berbahan bakar BBM. ‘’Ini disain baru dari ITS, kombinasi solar cell dengan mesin seperti kapal biasa. Sehingga nanti kalau daya solar cell habis di tengah jalan, mesin ini nanti yang akan difungsikan,’’ terangnya. Menurut rencana, pembuatan kapal wisata itu akan dilakukan pihak ITS tahun ini. Pembuatannya akan dilakukan di wilayah Danau Batur. Untuk biaya pembuatannya, ITS akan mencarikan donatur. Gede Arta menjelaskan, Bupati Made Gianyar sangat tertarik dengan rancangan kapal wisata itu. Bahkan Bupati berkeinginan pembuatan kapal itu bisa terwujud dan beroperasi tahun ini. ‘’Sekarang yang akan dibuat satu unit dulu. Kalau itu bagus, Pemkab juga akan menambah dua sampai tiga kapal. Karena harganya juga tidak terlalu mahal, sekitar Rp 1 sampai 1,5 miliar,’’ jelas pejabat asal Desa Songan, Kintamani ini. Untuk menunjang objek pariwisata di sekitar Danau Batur, rencananya jika sudah jadi nanti, kapal wisata itu akan dioperasikan berkeliling mengantarkan wisatawan ke enam dermaga yang akan disediakan. Enam dermaga dimaksud yakni Dermaga Kedisan, Terunyan, Terunyan (kuburan), Songan, Toya Bungkah dan Abang Batudinding. (kmb40)
Burung Cerukcuk Ganggu Pertanian Jeruk Kintamani
Bangli (Bali Post) – Petani jeruk di Kintamani belakangan ini mulai terganggu dengan keberadaan burung cerukcuk. Pasalnya, burung ini kerap memakan buah jeruk yang masih berada di pohon hingga mengakibatkan buah jeruk rusak dan berguguran. Tak hanya jeruk, burung cerukcuk juga banyak menyerang tanaman buncis petani. Petani di Desa Mangguh, Kintamani, I Wayan Selamat, Minggu (28/1) kemarin, mengatakan burung cerukcuk biasanya melubangi dan memakan buah jeruk yang sudah matang. Setelah selesai dimakan, sisa buah jeruk yang masih menggantung di pohon akan ditinggalkan begitu saja. Karena sudah rusak dan berlubang, biasanya buah jeruk sisa burung cerukcuk itu akan rontok berjatuhan beberapa hari kemudian. Meski serangan burung cerukcuk pada tanaman jeruk cukup banyak, namun dampaknya tidak separah serangan hama lainnya seperti lalat kuning. Untuk mengatasi serangan burung cerukcuk, Selamat mengatakan, petani jeruk sementara ini hanya bisa menghalaunya. ‘’Untuk menanganinya petani hanya mengusirnya saja,’’ ujarnya. Menurut Selamat, banyaknya burung cerukcuk yang memakan buah jeruk petani diduga terjadi karena maraknya penggunaan pestisida yang berdampak pada berkurangnya ketersediaan makanan burung cerukcuk. Pria yang pernah menjabat sebagai Perbekel Desa Mangguh ini juga mengungkapkan, selain jeruk, tanaman lain yang sering diserang burung cerukcuk yakni buncis dan cabai. Buah buncis biasanya dipilih yang masih muda. Sama seperti jeruk, burung cerukcuk biasanya hanya memakan buah buncis yang ada di pohon setengahnya, tidak sampai habis. ‘’Setelah setengah dimakan, kemudian dia pindah lagi cari buah buncis lainnya yang masih muda,’’ imbuhnya. Hal senada disampaikan petani jeruk di Desa Manikliyu, Ketut Sandia. Menurutnya, burung cerukcuk mulai banyak memakan buah jeruk petani sekitar dua bulan terakhir. ‘’Biasanya yang dimakan yang sudah kuningkuning, tapi tidak dihabiskan,’’ terangnya. Banyaknya cerukcuk yang memakan buah jeruk petani disebabkan karena populasi burung yang terlalu banyak. (kmb40)
RUSAK - Palinggih di Pura Dadia Pasek Gelgel Pegatepan, Desa Siakin, Kintamani yang rusak tertimpa reruntuhan senderan.
Tertimpa Senderan Ambrol
Sembilan ’’Palinggih’’ Pura Dadia di Siakin Rusak
Bangli (Bali Post) –
Sembilan bangunan palinggih Pura Dadia Pasek Gelgel Pegatepan di Desa Siakin Kecamatan Kintamani rusak berat tertimpa reruntuhan senderan pekarangan rumah yang ambrol. Musibah itu terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Siakin pada Sabtu (27/1) dini hari. Total kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa itu ditaksir ratusan juta rupiah. Perbekel Desa Siakin Gede Disi, Minggu (28/1) kemarin, mengatakan ambrolnya senderan pekarangan rumah milik warga I Made Darnya itu diketahui warga pada Sabtu sekitar pukul 06.00 Wita. Diperkirakan
senderan itu sudah ambrol pada dini hari saat hujan deras mengguyur wilayah Siakin. Disi menjelaskan, senderan pekarangan rumah yang ambrol itu posisinya berada di atas bangunan
pura. Tingginya sekitar 2,5 m. Labilnya tanah di sekitar lokasi akibat terus menerus diguyur hujan diduga menjadi pemicu ambrolnya senderan tersebut. ‘’Tidak ada korban luka. Hanya pura saja yang rusak karena ter-
Bali Post/nan
Pemkab Anggarkan Rp 524 Juta untuk Pelatihan Menjahit
Bali Post/ist
timpa senderan,’’ terangnya. Dia menyebutkan, sembilan palinggih yang kondisinya hancur tertimpa reruntuhan senderan yakni Padmasana, Pralina Sari, Palinggih Lima Catu, Palinggih Pasimpenan Ulun Danu, Menjangan Seluang, Penetegan Sari, Mas Melanting, Palinggih Ibu Pertiwi dan Palinggih Kemulan. Selain palinggih, senderan pekarangan pura sepanjang 30 meter juga kondisinya rusak
tertimbun reruntuhan. Lebih lanjut dikatakan Disi, pascakejadian hari itu juga warga setempat langsung bergotong-royong untuk membersihkan material longsor yang menimpa pura. Sesuai perhitungan, kerugian materi akibat musibah itu diperkirakan mencapai lebih dari Rp 200 juta. ‘’Rencananya, besok (hari ini-red) saya akan melaporkan kejadian ini ke BPBD dan Dinas PU,’’ imbuhnya. (kmb40)
BUMDes Percepat Peningkatan Perekonomian Desa
MENJAHIT - Pelatihan menjahit bagi warga miskin yang dilaksanakan tahun lalu. Tahun ini kegiatan serupa dijadwalkan berlangsung Maret hingga Juli mendatang.
JERUK - Buah jeruk berlubang setelah dimakan burung cerukcuk.
Bali Post/ina
Bangli (Bali Post)Berbagai terobosan dilakukan Pemkab Bangli melalui Dinas Sosial untuk menurunkan angka kemiskinan setiap tahunnya. Salah satunya dengan memberikan pelatihan menjahit kepada kepala keluarga (KK) miskin. Pelatihan ini bertujuan memberikan keterampilan agar KK miskin dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Kasi Penyuluhan dan Bimbingan Sosial Dinas Sosial Bangli Dewa Putu Kantor Suriantara, Minggu (28/1) kemarin, mengungkapkan untuk program pelatihan tersebut pihaknya mengganggarkan dana sebesar Rp 524.716.000. Kegiatan berlangsung mulai Maret sampai Juli 2018 mendatang. Meski sudah dianggar-
kan, namun pihaknya masih terkendala tempat lokasi penyelenggaraan. Tahun lalu pelatihan digelar di Museum Geopark, Kintamani. Tahun ini, untuk warga miskin di Kintamani rencananya tetap di Museum Geopark, sementara untuk warga dari tiga kecamatan yakni Bangli, Tembuku dan Susut, rencananya meminjam tempat di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kayuambua, Susut dan Yayasan Bunga Bali. ‘’Semoga diizinkan meminjam tempat untuk meggelar pelatihan itu,’’ imbuhnya. Dijelaskannya, dalam sekali pelatihan, diikuti sebanyak 50 orang. Peserta dibagi dalam tiga kelas. ‘’Peserta sengaja tidak kita gabung. Karena kalau digabung semuanya akan sulit
mengingat instrukturnya sedikit. Jika sudah dibagi seperti itu, maka instruktur lebih mudah mengajari mereka menjarit. Waktu pelatihan kita berikan selama empat jam,’’ paparnya. Dalam pelatihan nanti, para peserta juga akan diberikan uang saku sebesar Rp 50 ribu per orang. Tak hanya itu, mereka juga mendapatkan bantuan berupa mesin jahit hingga benang dan jarum. Dengan begitu, pascamengikuti pelatihan mereka bisa langsung praktik. Pihaknya berharap pelatihan ini nantinya mampu mengurangi angka kemiskinan di Bangli. Para peserta diharakan mengimplementasikan keterampilan yang mereka dapatkan selama pelatihan dengan membuka usaha sendiri. (kmb41)
Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangli terus berupaya mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di tiap desa. Pemkab menilai, keberadaan BUMDes sangat strategis dalam mengangkat perekonomian masyarakat desa. Kepala DPMD Bangli I Dewa Agung Bagus Riana Putra, Minggu (28/1) kemarin mengungkapkan, pihaknya mencanangkan desa yang belum memiliki BUMDes agar ke depannya bisa membentuk BUMDes. Untuk membentuk BUMDes, masing-masing desa harus memperhatikan potensi wilayah. Desa jangan mengembangkan potensi yang tidak ada atau hanya sekadar ikut-ikutan desa lain. ‘’Jadi kita minta apa yang bisa digarap dan berpotensi di masing-masing desa supaya itu digerakkan. Kita berniat mendorong pembentukan sebanyak 20 BUM-
Des. Semoga nantinya bisa tercapai,’’ ucapnya. Riana Putra mengatakan, bagi desa-desa yang sudah memiliki BUMDes, pihaknya bakal ikut membantu mengembangkannya melalui Dana Desa. Dana Desa bisa digunakan untuk pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat melalui BUMDes. Saat ini di Bangli terdapat 48 BUMDes di mana empat di antaranya merupakan BUMDes bersama. Dalam pengembangan BUMDes, kata Riana Putra, banyak kendala yang dihadapi desa salah satunya SDM. Sejauh ini masih sangat sedikit masyarakat yang mau mengelola BUMDes lantaran sifatnya berupa pengabdian. ‘’Tetapi kita akan terus berupaya mengedukasi masyarakat desa terkait manfaat keberadaan BUMDes di desa. Karena kita harap dengan adanya BUMDes ini, perekonomian desa lebih cepat terangkat,’’ kata Riana Putra. (kmb41)
Riana Putra
Bali Post/nan
Senin Wage, 29 Januari 2018
GIANYAR
9
gIANYAR Memilih
Perbekel Ikut Kampanye Terancam Dipecat
Gianyar (Bali Post) Para perbekel di Kabupaten Gianyar kembali diingatkan untuk tidak terlibat dalam kampanye kandidat yang akan bertarung dalam pilkada serentak, Juni mendatang. Perbekel yang melanggar aturan ini akan mendapatkan sanksi tegas hingga pemecatan. Kepala BPMD Gianyar Bali Post/nik Ketut Suweta belum lama Kepala BPMD Gianyar ini mengungkapkan, seKetut Suweta jauh ini belum ada laporan mengenai keterlibatan perbekel dalam kegiatan sosialisasi kandidat di Pilgub Bali maupun Pilbup Gianyar. Pihaknya masih menunggu hasil pengecekan Panwaslu Gianyar. Suweta menjelaskan, bila nanti ada laporan dari Panwaslu, pihaknya akan segera memprosesnya dan berkoordinasi dengan BPD. Laporan ini pun akan dicek lagi oleh tim yang dimotori petugas BPMD Gianyar. ‘’Kalau ada laporan, nanti akan ada tim yang mengecek kebenaran, berkoordinasi dengan BPD yang ada di desa,’’ terangnya. Ditegaskannya, perbekel yang terlibat dalam kampanye paslon dipastikan akan menerima sanksi tegas hingga pemecatan. Pemecatan perbekel merupakan kewenangan pemerintah daerah mengingat perbekel dilantik melalui surat keputusan bupati. Disinggung terkait dugaan sejumlah perbekel terlibat saat deklarasi bakal calon beberapa pekan lalu, Suweta menyatakan, pihaknya menyerahkan kewenangan tersebut kepada Panwaslu untuk kemudian menyampaikan hasilnya ke BPMD Gianyar. ‘’Kalau Panwaslu tidak mempermasalahkan, ya artinya mereka selamat. Karena dasarnya ini memang Panwaslu yang punya kewenangan mengawasi,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Panwaslu Gianyar I Wayan Hartawan mengakui adanya sejumlah perbekel saat deklarasi bakal calon bupati dan wabup baik dari paket Aman maupun Kertha-Maha. Namun, dia menegaskan, kehadiaran para perbekel itu hanyalah sebatas undangan, sehingga pihaknya pun tidak melakukan penindakan. Menurut Hartawan, tindakan juga belum diambil mengingat sekarang belum memasuki tahap kampanye. Bila sudah masuk tahapan kampanye, pihaknya pun menegaskan akan melaporkan dan menindak setiap perbekel yang turut serta dalam kampanye. ‘’Jadi nanti kalau sudah resmi masa kampanye barulah akan kita tertibkan,’’ katanya. (kmb35)
RUTAN - Suasana di dalam Rutan Kelas II B Gianyar beberapa waktu lalu.
Bali Post/nik
Rutan Overkapasitas
Usulan Penambahan Ruang Belum Direspons Pusat Gianyar (Bali Post) -
Sejak lama, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Gianyar mengalami overkapasitas. Namun, sampai sekarang, permohonan penambahan ruang yang diajukan hampir setiap tahunnya, belum bisa direalisasikan. ‘’Dari pejabat sebelumnya hingga saya di sini, telah mengusulkan penambahan ruangan supaya para napi tidak tinggal berdesakan,’’ kata Plh. Kepala Rutan Kelas II B Gianyar Made Astra, Minggu (28/1) kemarin. Astra menjelaskan, kapasitas Rutan Gianyar hanya 44 narapidana. Namun kenyataannya, penghuni rutan yang berlokasi di Jalan Ngurah Rai, Gianyar ini baik narapidana maupun tahanan titipan dari
Kejari, jumlahnya mencapai 101 orang. ‘’Ada napi yang keluar masuk karena bebas. Jadi kapasitasnya sekarang membludak sampai dua kali lipat,’’ terangnya. Astra menyampaikan, di
Rutan Gianyar ada 7 ruangan. Di satu ruangan, berisikan antara 7 sampai 10 narapidana. Terkait kondisi ini, pihaknya pun harus rutin melakukan pengecekan kesehatan dan psikologis tahanan. ‘’Misal,
memeriksa kesehatan dan melakukan pendekatan secara persuasif,’’ jelasnya. Pria asal Pecatu, Kabupaten Badung ini mengatakan, dengan tertundanya usulan pembangunan ruangan baru, membuat pihak Rutan harus mengklasifikasi napi. Pihaknya juga memanfaatkan Lapas khusus yang telah disediakan di beberapa daerah. ‘’Misalnya, ketika ada pelimpahan napi narkoba, otomatis langsung diserahkan ke Lapastik Narkoba di
Kabupaten Bangli. Begitu pula ketika ada napi ‘anakanak’ langsung dibawa ke LP Rehabilitasi di Karangasem,’’ katanya. Penghuni rutan merupakan tahanan dengan kasus beragam mulai dari pencurian hingga pembunuhan. Pihaknya pun berusaha membuat situasi rutan kondusif. Dan sejauh ini, kondisi Rutan Gianyar masih aman. ‘’Sementara tidak ada provokator. Karena mereka juga takut dipindah ke Jawa,’’ tegasnya. (kmb35)
Rangkaian HUT Ke-50
PD BPR Werdhi Sedana ”Launching” KURDA
Bali Post/nik
KUNJUNGI CEKING - Sejumlah mahasiswa dan alumni Stikosa-AWS saat mengunjungi objek wisata Ceking, Tegallalang, Minggu (28/1) kemarin.
Mahasiswa dan Alumni Stikosa-AWS
Kagumi Alam dan Budaya Bali
Gianyar (Bali Post) Mahasiswa dan alumni Sekolah Tinggi Komunikasi Surabaya-Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) mengagumi keindahan objek wisata dan budaya Bali. Pesona alam dan budaya Bali pun diharapkan dapat terus dijaga. Hal itu diungkapkan koordinator rombongan Stikosa-AWS, Ilham Bhasyah, saat mengunjungi Objek Wisata Ceking, Gianyar, Minggu (28/1) kemarin. Ilham mengatakan, kekayaan alam dan keunikan budaya menjadi daya tarik Bali di mata dunia. Selama empat hari mengunjungi objek wisata di empat kabupaten di Bali yakni Tabanan, Badung, Denpasar dan Gianyar, dia mengaku memperoleh banyak ilmu. ‘’Ya selain melihat keindahan, di sini kita jadi tahu sejarah,’’ katanya. Selain itu Ilham bersama rekan-rekannya juga mengagumi berbagai kerajinan dan kuliner di Bali. ‘’Kerajinan songket itu bagus sekali. Kami juga mendapat menjelasan proses pembuatannya. Kalau kuliner kami sangat suka dengan pie susu,’’ ungkapnya. (nik)
SERANGKAIAN peringatan HUT ke-59 PD BPR Werdhi Sedana, BPR Werdhi Sedana me-launching Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) Kabupaten Gianyar di area Car Free Day (CFD), Taman Kota Gianyar, Minggu (28/1) kemarin. KURDA bertujuan menunjang ekonomi kerakyatan. Direktur Utama BPR Werdhi Sedana I Nyoman Suparsa Widana menjelaskan, KURDA sebagai program kerja Pemerintah Kabupaten Gianyar, bertujuan memperkuat permodalan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dan koperasi, sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi kerakyatan. ‘’KURDA ini sendiri merupakan program dari Bupati Gianyar guna menumbuhkan UMK dan koperasi yang ada di Kabupaten Gianyar sebagaimana telah diatur dalam Permendagri Nomor 94 Tahun 2017 tentang Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah,’’ katanya. Dijelaskannya, saat ini dana yang disiapkan Pemkab Gianyar sebesar Rp 10 miliar. Melalui PD. BPR Werdi Sedana, dana tersebut disalurkan melalui program KURDA dengan besaran pinjaman maksimal untuk UMK Rp 50 juta, sedangkan untuk koperasi Rp 100 juta, dengan suku bunga 6,5 per tahun. ‘’Selanjutnya KURDA ini disalurkan dengan pola executing sehingga dalam penerapannya, UMK dan koperasi yang layak menerima dana penguatan modal, sepenuhnya berlaku mekanisme perbankan,’’ ungkap Suparsa Widana.
POTONG TUMPENG - Bupati Gianyar A.A. Gede Agung Bharata didampingi Wabup Made Mahayastra melakukan pemotongan tumpeng para peringatan HUT ke-50 PD BPR Werdhi Sedana, di arena car free day, Minggu (28/1) kemarin. Dia menambahkan, keuangan PD BPR Werdhi Sedana sejauh ini menunjukkan grafik positif. Berdasarkan hasil audit per 31 Desember 2017, jumlah aset mencapai Rp 103.029.888.538 dan kredit yang disalurkan sebesar Rp 58.248.960.450. PD BPR Werdhi Sedana menyetorkan dana ke PAD Gianyar sebesar 50 persen dari laba setelah pajak yaitu
Rp 1.687.501.674 atau 146,38 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1.152.745.951. ‘’Jadi kami sudah melampaui target,’’ ujarnya. Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata mengapresiasi kinerja seluruh jajaran pegawai, direksi dan dewan pengawas BPR Werdhi Sedana karena tetap bertahan dan semakin eksis di tengah ketatnya persaingan
antarlembaga perbankan. Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra menambahkan, keberadaan koperasi dan UMKM merupakan salah satu penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Gianyar. Dengan diluncurkannya KURDA ini, akan membantu mengatasi permasalahan dari sisi permodalan sehingga diharapkan keberadaan koperasi dan UMKM di Kabupaten Gianyar semakin berkembang. Dia berharap PD BPR Werdhi Sedana semakin mendapatkan kepercayaan dari masyarakat Gianyar. Wabup Mahayastra juga mengajak seluruh masyarakat Gianyar untuk memanfaatkan jasa dan pelayanan BPR Werdhi Sedana guna membantu perkembangan PD BPR Werdhi Sedana yang sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Gianyar. Dalam rangka peringatan hari jadi yang ke-50, PD BPR Werdhi Sedana telah melaksanakan serangkaian kegiatan sejak tanggal 15 Januari sampai dengan puncaknya nanti 12 Februari. PD BPR Werdhi Sedana sudah melakukan berbagai kegiatan sosial maupun promo dengan pemberian hadiah bagi penabung maupun pemberian bunga khusus bagi nasabah yang meminjam untuk periode 16 Januari sampai 15 Februari 2018. Dalam kegiatan launching KURDA ini, PD BPR Werdhi Sedana mengadakan kegiatan jalan santai sembari memberikan doorprize kepada pemenang undian. (ad1363)
JEMBRANA
10
Senin Wage, 29 Januari 2018
Petani Heran, Harga Beras Terus Naik
Negara (Bali Post) Seiring naiknya harga beras belakangan ini rupanya tidak sebanding dengan apa yang dirasakan para petani. Pasalnya, meski naik, namun harga jual padi mereka sama dengan sebelumnya. Kondisi ini pun membuat para petani heran dengan naiknya harga beras yang tinggi di pasaran. Damirin, salah seorang petani dari Pekutatan, Minggu (28/1) kemarin, mengatakan pengepul maupun pihak pabrik penyosohan beras membeli padi para petani dengan harga yang sama seperti sebelumnya. “Tapi kok bisa harga berasnya naik terus. Jadinya saya tidak paham,” katanya. Menurutnya, para petani di Kabupaten Jembrana, pada umumnya menjual padi yang siap panen berdasarkan tafsiran harga untuk setiap are. Saat ini harga padi siap panen mencapai Rp 240 ribu hingga Rp 250 ribu per are, tergantung bagus tidaknya bulir padi serta posisi sawah. Damirin juga menjelaskan meskipun ada kenaikan pada panen kali ini, tetapi harganya tidak jauh dengan panen sebelumnya. Dibanding kenaikan harga beras, selisihnya lumayan besar. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana Wayan Sutama saat dikonfirmasi kemarin mengatakan, saat harga beras naik, secara otomatis harga jual padi petani juga naik. Namun, semua itu juga tergantung kondisi cuaca. Ia menambahkan, akibat anomali cuaca, kondisi di lapangan sering berbeda dengan yang diharapkan, sehingga harga padi petani tetap sama seperti panen sebelumnya. Harga padi petani saat ini jauh dibanding Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang dipatok Rp 3.700 per kilogram. Sementara harga di petani Jembrana mencapai Rp 5.000 per kilogram. Menurutnya, ini berarti petani masih menikmati harga yang baik, meskipun transaksi jual beli padi tidak berdasarkan takaran kilogram, tetapi per are. Sebelumnya Bupati Jembrana I Putu Artha juga telah minta Badan Urusan Logistik untuk melakukan operasi pasar. Saat ini beberapa sentra pertanian padi di Kabupaten Jembrana sudah mulai panen, seperti di Desa Budeng menuju Kelurahan Sangkaragung, Kabupaten Jembrana dan Dangintukadaya Jembrana. (kmb)
Bali Post/olo
BAJAK SAWAH – Salah satu petani di Jembrana sedang membajak sawahnya, Minggu (28/1) kemarin. Dalam waktu dekat ini, sudah memasuki musim tanam.
Masuki Musim Tanam
Penyaluran Tersendat, Petani Kesulitan Peroleh Pupuk Bersubsidi
Negara (Bali Post) – Memasuki musim tanam sejumlah subak di Jembrana mengaku kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi, khususnya NPK. Padahal pupuk ini sangat dibutuhkan. Lain dengan pupuk urea, para petani sangat mudah mendapatkannya. “Yang diperlukan sekarang ini (pupuk) NPK. Dari koordinasi dan rapat, masih diupayakan. Minggu ini baru turun,” kata salah seorang petani di Melaya, Minggu (28/1) kemarin. Dari informasi yang dihimpun, sulitnya memperoleh pupuk NPK ini dikarenakan pengurangan jatah pupuk bersubsidi dari pemerintah. Tetapi para petani berharap pasokan
pupuk ini agar tidak tersendat. Apalagi, di saat petani membutuhkan pupuk tersebut. Hingga kini, ketika memasuki masa tanam, para petani mendapatkan pupuk tersebut.
Di sisi lain, Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Ketut Wisada membenarkan penyaluran pupuk bersubsidi awal tahun ini tersendat. Na-
mun, keterlambatan itu disebabkan perpanjangan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) Pupuk Bersubsidi antara distributor dengan kios pengecer. SPJB itu setiap tahun harus diperbaharui karena jangka waktu berlaku hanya setahun. Kendalanya, kios-kios tersebut rata-rata belum memperpanjang SPJB itu. Kendala itulah yang menyebabkan distributor belum bisa menyalurkan pupuk ke
kios pengecer. Untuk itu, berdampak pada para petani yang tidak bisa membeli pupuk bersubsidi tersebut. Wisada menegaskan untuk pupuk bersubsidi, stoknya tetap ada. Hanya saja belum bisa disalurkan karena kendala perpanjangan SPJB. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan distributor pupuk untuk segera merampungkan perpanjangan SPJB tersebut. (kmb26)
Lepas Etape Tour de Indonesia
Bali Post/kmb
PANEN - Beberapa subak di Jembrana sudah mulai panen padi.
Pohon Rambutan Tumbang
Timpa Kabel Listrik dan Pemotor
Negara (Bali Post) Tidak ada hujan maupun angin kencang, pohon rambutan milik Ketut Sugiarta, warga Dusun Parwatasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Minggu (28/1) kemarin, tumbang. Pohon yang terbilang cukup besar dan berbuah lebat itu menimpa kabel listrik dan pemotor. Akibatnya, dua pemotor, yakni Ketut Armini dan anaknya, Deviana, mengalami luka ringan dan telah dilarikan ke klinik setempat. Informasi yang diperoleh di lokasi menyebutkan, pohon rambutan itu tumbang pada siang hari. Ketika itu, cuacanya cerah. Tanpa disangka, pohon tersebut tiba-tiba tumbang dan menimbulkan suara gemuruh. Pohon tersebut menimpa kabel listrik yang melintang di bawahnya. Kebetulan saat itu, Armini yang mengendarai motor dan membonceng anaknya, Deviana, melintas di sana, juga tertimpa pohon tersebut. Mereka tersangkut kabel listrik sehingga terpelanting dari sepeda motor dan sempat terseret. Bahkan, rambut korban juga putus. “Rambutnya putus dan menempel di kabel. Ini rambutnya,” kata warga setempat sembari menunjukkan rambut korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke klinik yang ada di desa tersebut. Tumbangnya pohon rambutan itu diduga karena usianya sudah tua. Apalagi, buahnya sangat lebat. Tak hanya itu, ada dugaan juga karena seringnya diguyur hujan lebat sebelum kejadian. Sementara Kepala Dusun Parwatasari, MM Sumiati, yang rumahnya di sebelah TKP mengatakan pihaknya sudah menghubungi petugas PLN agar segera ditangani. Sebab, kabel yang tertimpa itu masih teraliri listrik dan sangat berbahaya. “Kami sudah tangani dan telah melakukan langkah antisipasi. Di sekitar tumbangnya pohon ini, sudah diberi rambu peringatan,” ucapnya. Sementara itu, pihak PLN Rayon Gilimanuk juga telah turun ke lokasi setengah jam kemudian. Mereka dengan cepat menangani kejadian itu. (kmb)
Bali Post/kmb
POHON TUMBANG - Sejumlah petugas PLN terlihat sedang menangani pohon rambutan tumbang yang menimpa kabel listrik dan pemotor, Minggu (28/1) kemarin.
Bupati Artha Promosikan Gilimanuk
TOUR de Indonesia (TdI) balap sepeda paling bergengsi di Indonesia, kali ini singgah di Jembrana, tepatnya di Teluk Gilimanuk. Tour de Indonesia 2018 ini diikuti 15 tim balap sepeda dari dalam dan luar negeri dengan memperebutkan total hadiah Rp 2 miliar. Ajang ini akan melintasi empat etape yang berjarak 640 kilometer, mulai dari Candi Prambanan di Sleman hingga Denpasar, Bali. Di etape terakhir, Minggu (28/1) pagi, dari Teluk Gilimanuk yang kemudian finish di Denpasar. Bupati Jembrana I Putu Artha berkesempatan melepas para atlet sepeda Tour de Indonesia dari Teluk Gilimanuk. Selanjutnya, para atlet akan menuju ke Singaraja, kemudian Bedugul, dan finis di Renon, Denpasar. Dalam sambutan singkatnya, Bupati Artha menyampaikan kepada para peserta bahwa Teluk Gilimanuk merupakan salah satu tujuan wisata andalan milik Pemkab Jembrana yang memiliki suasana masih alami. Harapannya, dengan adanya Tour de Indonesia bisa menjadi promosi wisata
Bali Post/ist
LEPAS – Bupati Jembrana I Putu Artha saat melepas etape Tour de Indonesia di Teluk Gilimanuk, Minggu kemarin. Dalam kesempatan itu Bupati Artha sekaligus mempromosikan pariwisata di Gilimanuk salah satunya Teluk Gilimanuk. untuk Jembrana dan peserta bisa mengingat kalau Gilimanuk merupakan bagian dari Jembrana. Bupati Artha juga mengucapkan terima
kasihnya atas singgahnya Tour de Indonesia ke Gilimanuk. Karena, event bergengsi ini menjadi tontonan yang menarik buat warga di
Jembrana. Bupati Artha juga memberikan semangat kepada peserta untuk bertanding dengan baik dan mendoakan agar selamat dalam berlomba
hingga tiba di tujuan. Gilimanuk sebagai pintu gerbang Bali menjadi perhatian serius Pemkab Jembrana, khususnya dalam pengembangan pariwisata. Bupati Artha mengatakan sektor pariwisata merupakan salah satu program prioritas yang digagas pemkab Jembrana saat ini. Langkah itu diupayakan dengan membenahi objek wisata serta berbagai pembangunan fasilitas utama maupun penunjang yang sudah dan akan dilakukan. Termasuk di Gilimanuk dengan segudang potensinya. Kelurahan Gilimanuk khususnya kawasan pelabuhan dan sekitarnya akan ditata dengan nuansa Bali, sehingga orang yang masuk ke Pulau Dewata akan langsung merasakan atmosfer Bali. Di wilayah ini, menurutnya, juga terdapat banyak objek wisata alam seperti Teluk Gilimanuk, hutan mangrove hingga Pantai Karangsewu, dengan laut yang tenang serta pemandangan bawah laut yang indah. Teluk Gilimanuk menjadi salah satu spot diving dan snorkeling terbaik di Bali. (ad1362)
Berdampak terhadap Ekosistem Laut
Pencemaran Sampah Plastik di Sungai Ijogading Mengkhawatirkan TINGKAT pencemaran sampah plastik di perairan Jembrana cukup mengkhawatirkan. Padahal bahaya sampah plastik bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga ekosistem di perairan tersebut. Secara tidak langsung, spesies laut yang hidup di perairan dan tercemari plastik akan ikut terdampak. Termasuk di kawasan Estuari Perancak yang memiliki keragaman hayati. Mikroplastik (sampah plastik) tidak terlihat secara kasat mata karena sangat kecil. “Ada dua mikroplastik, primer dan sekunder. Yang sekunder berasal dari sampah plastik di laut, ini berbahaya,” ujar Dr. Agung Yunanto, pejabat di Balai Penelitian dan Observasi Laut (BPOL) belum lama ini. Sampah plastik sulit terurai hingga ratusan tahun dan berpotensi menjadi makanan organisme laut. Agung yang juga peneliti ini mengatakan mikroplastik ini sangat kecil, berbahaya termasuk bagi manusia. Mikroplastik masuk ke jaringan sel tubuh. Ketika air perairan tercemar, juga akan berdampak
pada ekosistem. Permasalahan sampah di laut ini merupakan isu global dan terjadi hampir di sejumlah negara. Sampah bermigrasi terseret arus hingga lintas pulau, bahkan lintas negara. Sampah plastik menjadi momok karena sifatnya yang sulit terurai. Sampah-sampah yang dibuang ke sungai dari hulu hingga ke hilir merupakan salah satu penyebab. Karena itu pentingnya upaya untuk menjaga kebersihan sungai. Upaya ini juga harus dilakukan secara keseluruhan dan dukungan dari seluruh pihak. Berdasarkan penelitian di dua DAS (daerah aliran sungai) yang bermuara di Muara Perancak memiliki permasalahan yang berbeda.
Di Sungai Ijogading permasalahan yang paling utama adalah sampah. Sedangkan di Sungai Samblong didominasi alur sungai yang rusak akibat erosi. Sungai Ijogading yang membelah Kota Negara ini hingga saat ini juga menjadi jalur transportasi nelayan tradisional (jukung). Aliran sungai dari hulu hingga ke hilir ini melalui sejumlah desa/kelurahan di Kecamatan Negara dan Jembrana. Tidak hanya satu desa/kelurahan yang masih ada pembuangan sampah langsung ke sungai. Kelurahan Loloan Timur yang menjadi salah satu permukiman penduduk yang dilalui DAS Ijogading sejatinya sudah menerapkan aturan untuk tidak membuang sampah ke sungai. Diakui masih ada perilaku masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Dan usaha-usaha kecil yang membuang limbah produksi ke sungai. Tetapi, tak sedikit pula komunitas masyarakat yang
Bali Post/olo
SUNGAI – Salah satu bantaran sungai di Jembrana yang digunakan untuk pembuangan sampah oleh warga. Sampah plastik yang dibuang ke sungai hingga mengalir ke laut dinilai sangat berbahaya. peduli akan kebersihan Sungai Ijogading. Begitu halnya upaya dari pihak Kelurahan untuk menjaga aliran sungai ini berkurang dari sampah. “Kita sampai menjaga lokasi pembuangan, tapi justru (yang membuang) bukan dari warga kami. Dan mereka kucing-kucingan, menunggu kami berhenti berjaga baru membuang sampah
(ke sungai),” tandas salah satu staf Kelurahan Loloan Timur. Pihaknya berharap ada tindakan tegas dari Satpol PP agar ada efek jera. Selain itu, sampah yang sering ditemui di Sungai Ijogading ini bukan hanya dari DAS tersebut. Sebab, ketika air laut pasang sampah-sampah dari hilir termasuk dari laut juga kembali masuk hingga ke sungai tersebut. (olo)
Senin Wage, 29 Januari 2018
BULELENG
11
Personel Yonif Raider 900/SBW Bantu Pemulihan Pascabanjir Singaraja (Bali Post) – Bencana banjir bandang akibat hujan deras, Jumat (26/1) malam lalu menimbulkan kerusakan infrastruktur dan sekolah. Bahkan bencana itu menimbulkan tiga korban jiwa. Hingga Minggu (28/1) kemarin upaya pemulihan terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait. Termasuk puluhan anggota TNI dari Batalyon Yonif Raider 900/ SBW. Bahkan saat kejadian, TNI berbaur dengan aparat pemerintah dan warga, mengevakuasi warga atau pengendara yang terjebak di lokasi banjir. Puluhan personel Yonif Raider 900/ SBW dalam aksi sosialnya itu dipimpin Wadanyon Kapten Inf. Andhi Sutianto didampingi Dankima Kapten Inf. I Nengah Murcana dan Pasintel Yonif Raider 900/SBW. Kapten Inf. Andhi Sutianto mengatakan, keterlibatan TNI dalam pemulihan kerusakan atau evakuasi saat bencana merupakan komitmen jajaran TNI di tanah air untuk membantu pemerintah dalam menagangani dampak bencana alam. Untuk itu, selama musim cuaca buruk berlangsung, TNI diinstruksikan tetap stanby. Sewaktu-waktu terjadi bencana jajaran TNI siap turun ke lokasi bencana membantu masyarakat. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur mengatakan, data sementara menyebutkan adan enam desa dan kelurahan di Buleleng terdampak bencana alam. Dari data itu, kondisi paling parah terjadi di Desa Baktiseraga (Kecamatan Buleleng). Banjir bandang menerjang SDN 1 Baktiseraga. Perumahan Jalak Putih dan Kelurahan Banyuasri merupakan wilayah yang terdampak banjir dengan ketegori parah. Selain itu, di Dusun Babakan, Desa Panji juga terjadi kerusakan parah. Sejumlah rumah rusak parah karena tergerus banjir. Posisinya sangat dekat dengan kali, sehingga air dengan mudah menggerus pondasi ruah. Banjir yang tergolong parah juga terjadi di jalan Singaraja-Seririt tepatnya di jembatan di Desa Pemaron. Sungai ini tersumbat pohon bambu sehingga air meluap hingga ke jalan raya. Lumpur memenuhi jalan dan mengganggu akses lalu lintas. Bahkan kantor BPBD sendiri terdampak banjir dan hingga kemarin pihaknya masih melakukan pembersihan dan memilah sejumlah peralatan dan logistik untuk korban bencana ikut hanyut dan terendam lumpur. “Dari pendataan dan fakta di lapangan memang pemicunya karena saluran got, kali, atau sungai tersumbat, ukuran sempit dan yang paling parah adalah bantaran kali atau sungai dijadikan lokasi membangun, sehingga ini menjadi persoalan yang perlu dicarikan solusi yang baik,” katanya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
TNI – Jajaran TNI di Buleleng berpartisipasi membantu pemulihan kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang, Jumat (26/1) lalu.
Pembongkaran Irigasi di Corot
Pihak Pengembang Diminta Berkoordinasi ke Camat Banjar Singaraja (Bali Post) – Sebelum Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng melanjutkan pembongkaran beton penutup irigasi di Dusun Corot, Desa Dencarik, pihak pengembang yang membangun jalan tersebut, Senin (29/1) hari ini diminta berkoordinasi dengan Camat Banjar. Ini untuk mendapatkan kepastian tanggung jawab pengembang mengembalikan irigasi ke posisi semula. Hal ini sesuai instruksi Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang meminta agar irigasi itu dikembalikan pada posisi awal. Perbekel Desa Dencarik Putu Budiasa dihubungi Minggu (28/1) kemarin mengatakan, Sabtu (27/1) lalu dirinya telah berkoordinasi dengan pihak yang mengerjakan irigasi tersebut. Pihaknya hanya meneruskan perintah Bupati agar irigasi yang diduga memicu banjir bandang pada Rabu (23/1) malam lalu agar dibongkar. Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa sebagian penutup irigasi yang akan dijadikan jalan sudah dibongkar pada Jumat (26/1) lalu. Pembongkaran lanjutannya diminta pihak pengembang berkoordinasi dengan Camat Banjar. Terkait warga subak yang menggunakan irigasi itu, Budiasa menyatakan petani menyerahkan penyelesaian masalah itu kepada instansi terkait. “Pada intinya kami sudah menyampaikan instruksi Pak Bupati bahwa irigasi itu dikembalikan dan penutup di sisi jalan Singaraja–Seririt itu agar dobongkar. Setelah kami hubungi pengembang, katanya besok (Senin 29/1 hari ini) akan koordinasi dengan camat,” ungkapnya. Sementara itu, pihak yang membangun irigasi I Komang Aya ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya diminta agar mengembalikan irigasi ke posisi semula. Sebelum memberi keputusan, dia berjanji akan berkoordinasi ke Kecamatan Banjar dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PU-PR) Buleleng. Terkait perintah membongkar irigasi itu, dia mengaku setuju beton dan irigasi yang sekarang posisinya di sebelah barat itu dibongkar. Untuk itu, dia mengusulkan agar instansi terkait melakukan penanganan permanen, sehingga persoalan banjir di lokasi itu tertangani dengan baik. “Saya menerima apapun keputusan pemerintah dan kalau dibongkar ya setuju. Kalau dibongar perlu juga ada penanganan yang baik agar banjir-nya tidak terus berulang. Sebab gorong-gorong kecil dan sering tersumbat sampah dan batang pohon,” katanya. Di sisi lain, Aya mengatakan pelebaran jalan hingga memindahkan lokasi irigasi itu bukan untuk kepentingan proyek perumahan bersubsidi. Akan tetapi, pelebaran jalan tersebut untuk kepentingan umum. Di sebelah selatan itu ada sekitar 15 kepala keluarga (KK) yang setuju untuk pelebaran jalan itu. Pelabaran itu juga sudah disetujui oleh subak termasuk desa sendiri setuju karena jalannya diserahkan menjadi aset desa. Setelah disetujui, empat pemilik tanah termasuk dirinya sendiri swadaya memperlebar jalan. Total dana yang dihabiskan urunan itu mencapai Rp 50 juta. “Belum ada rencana pembangunan perumahan di sana. Baru lahannya saja dan kalau tidak salah ada 15 KK penduduk juga di sana, sehingga memerlukan akses jalan yang memadai. Subak juga setuju dan desa pun sudah asetnya akan diserahkan ke desa,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Putu Agus Suradnyana saat meninjau lokasi daerah terdampak banjir di Dusun Corot, Desa Dencarik meyayangkan irigasi persawahan yang dikorbankan untuk pelebaran jalan. Pasalnya, pembuatan irigasi itu bukannya memberi manfaat, tetapi malah memicu banjir bandang karena pada ujung salurannya dibuat berbelok ke timur. Karena belokan itu ketika volume air besar alirannya tertahan hingga meluap ke jalan dan terjadi banjir. Tidak ingin banjir terulang, Bupati PAS memerintahkan BPBD dan instansi terkait untuk membongkar dan mengembalikan irigasi ke posisi awal. (kmb38)
Bali Post/kmb38
LUMPUR – Ruang kelas SDN 1 Baktiseraga, Kecamatan Buleleng hingga Minggu (28/1) kemarin belum seluruhnya bisa dibersihkan setelah dilanda banjir bandang, Jumat (26/1) lalu.
Pascabanjir
Ruang Kelas SDN 1 Baktiseraga Masih Tertutup Lumpur Singaraja (Bali Post) – Lumpur tebal masih menutupi ruangan kelas SDN 1 Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Upaya pembersihan oleh para guru bersama aparat desa dan tokoh masyarakat setelah banjir melanda, Jumat (26/1) lalu belum optimal. Ini karena lumpur maupun bongkahan beton dan potongan kayu banyak mengotori areal sekolah tersebut. Sementara itu, terkait kerugian akibat bencana ini belum dihitung. Data sementara menyebut kerugian yang paling besar adalah komputer sekolah yang berisi data siswa, dokumen admininstrasi, hingga beberapa dokumen Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Para guru bersama aparat desa dan tokoh masyarakat kembali melakukan gotong royong untuk membersihkan lumpur Minggu (28/1) kemarin. Namun hanya bisa membersihkan satu ruang kelas dan ruang kepala sekolah. Pembersihan ini pun terganjal peralatan. Di samping itu, lumpur yang sudah padat sulit dibersihkan. Selain itu, lumpur maupun bongkahan beton dan potongan kayu yang mengo-
tori areal sekolah juga belum dibersihkan. Ini disebabkan minimnya peralatan. Untuk percepatan pemulihan lingkungan, pihak sekolah mengharapkan adanya bantuan peralatan yang memadai. Dengan peralatan dan personel yang lebih banyak, areal sekolah dipastikan bisa dibersihkan dan aktivitas sekolah tidak terganggu. Dian, salah seorang guru yang dihubungi kemarin membenarkan pembersihan
lumpur pascabanjir bandang belum optimal. Dia mengatakan, karena kebanyakan ruang kelas dilanda lumpur, maka proses belajar mengajar Senin (29/1) ini belum optimal. Untuk sementara siswa kelas V dan VI saja yang tetap bersekolah seperti biasa. Sementara anak-anak kelas I sampai IV untuk sementara diliburkan. Ini karena yang bisa difungsikan hanya tiga ruang kelas di lantai dua gedung yang
dibangun akhir tahun 2017 yang lalu. Selain itu, di lantai satu hanya satu kelas yang sudah dibersihkan dan satu ruang kepala sekolah. “Aktivitas belajar anak-anak kami belum optimal, karena ruang kelas masih kotor karena lumpur. Untuk itu anak-anak akan mengikuti kegiatan pembersihan dulu, sambil menunggu bantuan peralatan,” katanya. Terkait dengan dokumen sekolah, Dian dan guru lainnya masih menunggu instruksi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Kemungkinan dokumen yang sudah hanyut itu diganti dengan yang baru, sehingga tidak lagi menghambat administrasi baik keuangan maupun operasional sekolah. “Yang jelas dokumen baik sekolah dan
siswa banyak yang hanyut dan itu masih dikoordinasikan dengan kabupaten untuk dicarikan jalan keluar, sehingga dokumen ini kembali lengkap,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, banjir bandang menerjang SDN 1 Baktiseraga Jumat (23/1) malam lalu. Aliran banjir setinggi dagu orang dewasa merendam ruang kelas di sekolah ini. Komputer, laptop, beberapa bangku siswa dan dokumen penting lain hanyut. Tak hanya itu, banjir ini merobohkan pagar pembatas sekolah. Sebuah palinggih juga dihanyutkan banjir dasyat di awal 2018 tersebut. Terjangan banjir bandang ini mengubah wajah sekolah yang tadinya tertata rapi menjadi berantakan dan lingkungannya kotor. (kmb38)
Produksi Tembakau Naik 15 Persen
Singaraja (Bali Post) – Produksi tembakau di Buleleng pada musim panen 2017 lalu meningkat sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2016. Selain itu, kualitas tembakau juga meningkat dari produksi tahun-tahun sebelumnya. Tanaman mampu berproduksi optimal karena cuaca yang bersahabat. Budidaya tembakau di Buleleng muncul sejak beberapa tahun silam. Satu jenis tembakau yang banyak dikembangkan di Bali Utara adalah Virginia. Belakangan petani mulai tertarik mengembangkan tembakau White Burly dan Rajangan. Petani mengembangkan tembakau bekerja sama dengan perusahaan sebagai mitra kerja mereka. Petani pun hanya menyiapkan areal, mengolah lahan, menyiapkan benih, penanaman dan panen. Sementara modal pembelian benih, pupuk, obat-obatan dan pemeliharaan, sepenuhnya ditanggung perusahaan. Setelah panen petani menjual produksinya kepada perusahaan mitra mereka dengan didahului musyawarah harga. Dalam perjalanannya, budi daya tembakau di Bali Utara
Bali Post/kmb38
TEMBAKAU – Produksi tembakau Buleleng musim panen 2017 lalu naik sebesar 15 persen dibandingkan musim panen 2016. mengalami pasang surut. Situasi ini tidak terhindarkan karena cuaca yang sulit ditebak. Cuaca buruk mengakibatkan petani merugi. Paling parah terjadi pada saat cuaca buruk pada musim tanam 2016 lalu. Saat itu hampir semua areal lahan tembakau mengalam penurunan produksi yang signifikan. Asosiasi Petani Tembakau Indoensia (APTI) Bali mencatat produksi tembakau Buleleng
saat itu hanya 1,8 ton per hektar. Tak pelak kebanyakan petani merugi hingga mematahkan semangat untuk menanam tembakau pada musim tanam 2017. Setelah sempat was-was akan kembali merugi, petani pun lagi menanam walau dengan risiko yang selalau mengancam. Alhasil, cuaca pada masa tanam 2017 lalu begitu bersahabt hingga memasuki masa panen. Cuaca
yang sangat mendukung itu memberikan hasil memuaskan. Setiap satu hektar lahan produksinya naik menjadi 2,9 ton. Selain itu, produksi tembakau musim panen lalu kualitasnya di atas produksi tahun-tahun terdahulu. Lagi-lagi situasi ini berkat cuaca yang bersahabat dengan petani, sehingga kelompok petani tembakau musim panen lalu hampir seluruhnya mendapat untung yang jauh di atas untung yang didapat tahun sebelumnya. Hal ini karena harga jual tembakau setahun lalu rata-rata meningkat sebesar Rp 36.000 dari harga sebelumnya Rp 32.000 tiap kilogram. Sekretaris APTI Bali Agung Adnyana di Singaraja, Minggu (19/1) kemarin, mengatakan peningkatan produksi tembakau sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2017 lalu diharapkan bisa mengembalikan minat petani membudidayakan tembakau. Namun demikian, dirinya belum berani memastikan kalau peningkatan hasil tahun lalu itu akan menambah semangat petani menanam tembakau. Hal ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah terkait pengaturan penyera-
pan produksi tembakau oleh pabrik rokok di tanah air. “Kalau data sementara tahun ini lahan budidayanya baru sekitar 600 hektar. Kalau musim panen tahun 2017 lalu luasnya 700 hektar dan penurunan ini karena petani khawatir kalau produksi tembakau tidak lagi dibeli perusahaan karena pengaturan penyerapan tembakau di pabrik rokok,” katanya. Menurut Agung, dalam musim tanam tahun ini pihaknya berusaha mendapatkan informasi perkiraan cuaca dari lembaga yang berwenang. Ini dilakukan untuk memberikan informasi detail terkait cuaca kepada petani, sehingga persiapan pengolahan lahan, penyiapan benih, dan penanaman bisa direncanakan dengan baik dan menghindari kerusakan tanaman akibat cuaca buruk. Dia mencontohkan, kalau misalnya hujan telah lewat dari masa puncaknya Februari 2018, maka kemungkinan petani memulai persiapan budi daya tembakau antara Mei 2018 dan kalau hujannya berkepanjangan, maka persiapan budidaya-nya pada Juni 2018 yang akan datang. (kmb38)
Berburu Jangkrik
Pelajar Tewas Tersengat Listrik
Singaraja (Bali Post) – Nasib naas dialami seorang pelajar, I Made Merta Yasa (17), warga Banjar Dinas Kayu Putih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak. Saat berburu jangkrik di kebun anggur milik warga di kampungnya, Sabtu (27/1) sekitar pukul 17.35 Wita, korban tersengat listrik bertegangan tinggi, sehingga nyawanya tak terselamatkan.
Kasubag Humas AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Minggu (29/1) kemarin, membenarkan pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut. AKP Suartika mengatakan, berdasarkan pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), korban bersama rekannya sepakat untuk memburu jangkrik di TKP. Dalam perbu-
ruan itu korban dan rekannya berpencar. Sekitar pukul 17.30 Wita rekannya, Kadek Suarjana, menemukan korban terkapar di bawah pohon anggur. Tangan korban masih memegang sebatang kawat yang tertimpa kabel listrik akibat angin kencang. Melihat kejadian itu, saksi kemudian meminta pertolongan dari teman yang lain. Saksi pun berusaha mengangkat tubuh korban,
namun dirasakan ada tegangan listrik. Saksi ini kemudian berusaha melepaskan kawat yang dipegang dengan cara menendang tangan korban. Kawat itu akhir terlepas dan korban langsung ditolong untuk dirawat ke Puskemas Gerokgak. Sampai di puskemas dokter menyebutkan kalau korban telah meninggal dunia. Pada jari kanan dan di bawah pergelangan tangan kiri
terdapat luka bakar yang diduga menyebabkan korban tewas. “Kemungkinan korban ini tidak sengaja menyentuh kawat di pohon anggur. Tidak tahu kawat itu bersentuhan dengan kabel listrik yang tianggnya roboh akibat angin kencang. Dari pemeriksaan dokter, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Penyebab kematiannya karena sengatan listrik,” katanya. (kmb38)
KLUNGKUNG
12
Senin Wage, 29 Januari 2018
Soal Lelang Kegiatan
Dewan Desak Pemkab Lakukan Percepatan Semarapura (Bali Post)Kegiatan yang dirancang Pemkab Klungkung terealisasi tahun ini baru segelintir masuk Unit Lelang Pengadaan (ULP). Hal tersebut mendapat sorotan dari kalangan legeslatif. Sekretaris Komisi II DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata mendesak supaya ada langkah-langkah percepatan. “Proses ini harus cepat. Supaya kegiatan yang telah direncanakan pengerjaannya tidak molor,” tegasnya, Minggu (28/1) kemarin. Politisi Partai Hanura ini menyatakan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus berkaca dari 2017. Pasalnya, terdapat sejumlah kegiatan yang pengerjaannya molor bahkan gagal lelang. Hal ini secara otomatis menyebabkan adanya menundaan pemanfaatan oleh masyarakat. “Perencanaan harus segera dituntaskan. Serahkan dokumen ke ULP untuk pelelangan,” ungkapnya. Langkah percepatan pembangunan sudah terus dikampanyekan bupati. Namun, hal tersebut dinilai belum mendapatkan aksi gayung bersambut dari
Bali Post/sos
I Wayan Buda Parwata
OPD secara maksimal. Hal seperti ini menurutnya juga perlu dievaluasi. “Masa bupati sendiri yang berjalan cepat. Sedangkan bawahannya masih loyo kinerjanya. Malu dong. Ini harus jadi pertimbangan bupati dalam menilai kinerjanya,” ucapnya. Sesuai data per 26 Januari, yang masuk ke ULP, beberapa di antaranya, penyusunan Detail Engineering Design (DED) Blok A Pasar Semarapura yang pembangunannya dianggarkan Rp 11 miliar, penataan Lapangan
Puputan Klungkung senilai Rp 2.360.172.000. Selain itu adapula jasa pengoperasian layanan angkutan siswa senilai Rp 3,6 miliar dan sudah ada pemenang. Kepala Bagian Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa Setda Klungkung Anak Agung Lesmana mengakui masih banyak yang belum masuk, seperti halnya pembangunan gedung Instalasi Bedah Sentral RSUD Klungkung yang dianggarkan Rp 20 miliar dan patung Ida Dewa Agung Jambe di Lapangan Puputan Klungkung. Belum lagi bidang Pekerjaan Umum yang kini dikabarkan masih tahap perencanaan dan survey bahan. “Yang masuk ULP baru sedikit. Ke-PU-an belum ada,” sebutnya. Ia pun menyebutkan sesuai rapat pada November 2017 bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diharapkan supaya proyek sudah masuk ULP pada Januari, terlebih yang menelan anggaran cukup besar. Tujuannya supaya ada waktu untuk pelelangan ulang jika terjadinya kegagalan sebelumnya. (kmb45)
Tenun Produksi Desa Tegak
Bali Post/sos
PETIK BUNGA - Petani tengah memetik bunga gumitir di Subak Delod Banjarangkan, Desa/Kecamatan Banjarangkan, belum lama ini. Bunga yang dipakai sarana upakara ini diambil pengepul dan dipasarkan kembali ke sejumlah daerah. Harganya cukup menjanjikan, kisaran Rp 15 ribu per kilogram.
Soal Penerima Bantuan Hibah ”Ngutang” LPJ
Kejari Turun Tangan Semarapura (Bali Post) Puluhan penerima bantuan hibah penunjang urusan kebudayaan di Kabupaten Klungkung yang belum mengumpulkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) ke pemkab mendapat atensi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung. Guna memastikan penggunaan dana yang pencairannya melalui APBD Perubahan 2017 itu, instansi penegak hukum ini akan turun melakukan monitoring dan evaluasi (monev).
Eksistensi Bergantung di Tangan IRT PRODUKSI tenun di Desa Tegak, Kecamatan Klungkung masih bertahan. Produk yang dihasilkan cukup berkualitas dan dilirik konsumen. Namun, di tengah perkembangan zaman, industri rumah tangga ini masih kurang dilirik generasi muda untuk tempat meraup rupiah. Padahal, untuk ukuran hidup di desa, hasil yang didapatkan setiap bulannya cukup menjanjikan. Pagi itu, di rumah warga I Made Swabawa nampak ramai. Suara seperti tengah memukul kayu terdengar dari kejauhan. Saling bergantian. Kaum perempuan pun terdengar bercengkrama. Berbagi cerita yang dialami sebelumnya. Bahkan, sesekali diwarnai tawa. Itulah sekelumit aktivitasnya di tengah mengerjakan kain tenun. Perempuan yang telah bersuami itu nampak cekatan memainkan cagcag (alat tenun). Kedua kakinya silih berganti menginjak salah satu bagian dari peralatan tradisional itu. Tangannya juga demikian. Seakan tak pernah berhenti menarik kayu yang berfungsi merapatkan helaian benang. Semua dilakukan teliti. Tak ada celah sedikitpun pada kainnya. Seluruhnya berpadu apik, mengikuti motif yang artistik. Salah seorang penenun, Kadek Mustari, menuturkan pekerjaannya itu telah ditekuninya sejak 25 tahun lalu. Saat dirinya belum menikah. Sulitnya mencari pekerjaan menjadi alasan. “Kalau hasilnya lumayan,” ucapnya, belum lama ini. Sehari menenun, perempuan satu anak ini mampu menghasilkan dua meter kain. Itu diproses dengan penuh kesabaran. Ia pun tak menganggap pekerjaannya itu sulit. Sangat dinikmati. “Sudah biasa. Harus teliti buatnya. Banyak benang,”
Cakra Yuda
Bali Post/ist
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Klungkung Cakra Yuda mengungkapkan sejauh ini monitoring penggunaan dana tersebut baru dilakukan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora). Sesuai informasi yang diterima, beberapa pelaksanaan kegiatan baru menyentuh sekitar 40 persen. Bahkan, ada yang belum berjalan. Padahal batas waktu penyetoran LPJ-nya sudah berakhir. “Dinas Kebudayaan sudah bersurat ke kami. Kami segera turun bersama inspektorat melakukan monev. Kalau memang ada pelanggaran, kan
ada proses lanjutannya lagi,” ungkapnya, Minggu (28/1) kemarin. Cakra Yuda yang juga Ketua Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Klungkung menyebutkan penggunaan dana tersebut memang rawan penyelewengan. Sebelum pencairan, penerima sudah diberikan sosialisasi secara langsung yang juga melibatkan instansi di Pemkab. “Kami juga berharap masyarakat turut melakukan pengawasan,” imbuhnya. Sebelumnya, Kadisbudpora Klungkung I Nyoman Mudarta menjelaskan bantuan tersebut
sudah dicairkan untuk 282 usulan dengan jumlah keseluruhan mencapai sekitar Rp 21 miliar. Laporan pertanggungjawaban penggunaannya harus sudah disetorkan ke pemkab paling lambat 10 Januari 2018. Namun, realitanya justeru berbeda. Tercatat masih ada 64 yang “ngutang”. “Masih ada yang belum mengumpulkan sampai sekarang. Padahal sudah diminta paling lambat 10 Januari,” sebutnya. Sesuai monev, kata pejabat asal Desa Tegak, Kecamatan Klungkung ini banyak yang belum merampungkan pembangunan. Parahnya lagi, beberapa juga masih jalan di tempat alias belum terealisasi. “Yang masih jalan itu baru rampung kisaran 40 persen. Ada juga yang belum jalan. Nilainya ada Rp 200 jutaan. Ada untuk pembangunan panyengker,” sebutnya. (kmb45)
Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Genjot Pemerataan Kualitas Pendidikan Bali Post/sos
PENENUN - Penenun di Desa Tegak Kecamatan Klungkung. katanya. Selain dirinya, masih ada perempuan lain yang menenun. Namun sudah menikah. Sementara untuk generasi muda, tidak ada sama sekali. Semua memilih untuk bekerja ke perkotaan, seperti Denpasar. Alasannya mencari penghasilan yang lebih tetap. “Anak muda tidak ada yang mau kerja seperti ini. Semua sudah tua,” imbuhnya. Pemilik usaha, Made Swabawa menyatakan keengganan generasi muda untuk menjadi penenun karena terbelit gengsi. Hasilnya pun dianggap tak menjanjikan. Padahal, kondisnya justeru berbeda. Bisa mencukupi kebutuhan hidup. “Mereka lebih memilih kerja yang pakaian rapi. Kelihatan lebih bergengsi. Padahal pendapatannya belum tentu besar. Kalau jadi penenun, bisa dapat Rp 1,5 sampai Rp 1,8 juta per bulan. Kerja di desa. Biaya hidup kecil,” terangnya. Disampaikan pula, tenaga kerjanya yang ada saat in sebagian besar baru belajar setelah menikah. Bisa dibilang pekerjaan itu menjadi pelarian.
“Dulu masih muda, mereka ke kota. Setelah menikah baru belajar. Banyak saya yang ngajarin,” katanya. Upaya regenerasi sudah sering dilakukan dengan mengajarkan anak-anak yang baru lulus SMA/K. Namun itu hanya sesaat. Belum bisa, sudah memilih mencari pekerjaan lain. “Sekarang yang nenun sekitar 50 orang. Tersebar dii rumah-rumah,” ucap Swabawa. Dari tangan mereka, terlahir kain yang cukup berkualitas. Cukup dilirik konsumen, terutama dari instansi pemerintahan. Industri yang berdiri tahun 1999 ini tak hanya memproduksi kain dengan pewarna sintetis. Namun juga alami yang berasal dari kulit berbagai pohon. Akan tetapi, produk ini kurang dilirik pembeli. Alasannya, harga lebih mahal dan perawatannya susah. “Kalau alami, bisa jual kisaran Rp 350 ribu sampai Rp 450 ribu per lembar. Kalau sintetis, kisaran Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu. “Saya tidak menjual ke pasar. Tetapi pembeli yang datang ke sini,” pungkasnya. (sos)
PEMERATAAN pendidikan terus digenjot Pemkab Klungkung. Bahkan, hal ini masuk sebagai program prioritas setiap tahun. Hal tersebut sangat penting untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerataan salah satunya ditunjukkan dengan penambahan saranaprasana. “Pendidikan tetap masuk sebagai prioritas untuk mendapat perhatian. Termasuk tahun ini,” ungkap Bupati I Nyoman Suwirta saat menyerahkan bantuan berupa baleganjur dan drum band di tiga sekolah dasar di Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (27/1). Bupati asal Nusa Ceningan ini menyatakan bantuan yang dserahkan ke SDN 1 Aan, SDN Nyanglan dan SDN Jumpai itu merupakan inovasinya setelah beberapa waktu lalu melaksanakan bedah desa. Itu sebagai media untuk pengembangan minat dan bakat siswa yang nantinya juga bermuara pada pelestarian seni dan budaya. “Bantuan ini merupakan salah satu upaya agar masingmasing sekolah mempunyai kualitas yang sama baik itu di bidang akademik maupun non akademik,” ungkapnya. Sejalan dengan itu, tena-
ga pendidik diminta untuk berperan aktif dalam memotivasi peserta didik dan mampu mewujudkan generasi berkarakter. “Selalu ajarkan siswa-siswa di sekolah inovasi yang terbaik agar nantinya merka bisa mendapatkan wawasan yang luas dan bisa mencetak generasi yang cerdas,” tegasnya. Perhatian juga ditunjukkan melalui pembanguan Ruang Kelas Baru (RKB). Tahun ini menyasar SMPN 1 Semarapura dan SMPN 1 Banjarangkan dengan total aanggaran Rp 1,7 miliar. Selain itu juga SDN 1 Semarapura Tengah dan Kangin dengan total anggaran sekitar Rp 1,5 miliar. Selain menciptakan suasana nyaman pada proses belajar-mengajar, itu juga penting untuk mendukung Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi. “Dengan penambahan ruangan, sistem zonasi akan bisa berjalan,” terangnya. Pembangunan ruang laboratorium dan praktikum juga dilaksanakan di SMP Satap Pejukutan, SMP Satap 1 dan 2 Batukandik, Nusa Penida. Pembangunan tersebut juga untuk memenuhi standar na-
Bali Post/ist
SERAHKAN BANTUAN - Bupati Klungkusng I Nyoman Suwirta menyerahkan bantuan untuk siswa di Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (27/1). sional pendidikan. “Standar itu ada kompetensi lulusan, isi, proses, pendidikan dan tenaga kependidikan, sarana-prasarana, pengelolaan, pembiayaan pendidikan dan penilaian pendidikan. Ini yang menjad fokus untuk digarap,” sebutnya. Sejak 2017, pemkab juga telah merealisasikan program angkutan siswa gratis. Menurut Suwirta, saat ini pelayanan baru menyasar
siswa-siswa SMP di Kecamatan Klungkung. Tujuannya untuk meringankan beban para orangtua dan memberikan pelayanan agar keselamatan siswa tetap terjaga dengan baik. “Target kita adalah menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas yang melibatkan siswa dan merevitalisasi angkutan umum di Kabupaten Klungkung yang hampir mati suri,” tandasnya. (ad1364)
Senin Wage, 29 Januari 2018
KARANGASEM
13
Mulai Ramai, ’’Rafting’’ di Alur Banjir Lahar Dingin Amlapura (Bali Post) Musim hujan berpotensi memicu banjir lahar dingin terutama pada sungai-sungai yang berhulu ke Gunung Agung. Namun, potensi bahaya itu sepertinya justru menjadi tantangan bagi para penghobi olahraga arung jeram itu. Buktinya, Sungai Yeh Sah yang menjadi salah satu tempat aktivitas arung jeram itu mulai menggeliat. Seperti diketahui, Sungai Yeh Sah di barat Desa Muncan, Selat, itu sempat diterjang banjir lahar abu vulkanik. Banjir lahar dingin itu kemudian masuk ke aliran Sungai Telaga Waja yang merupakan muara Sungai Yeh Sah. Banjir lahar yang membawa material Gunung Agung itu seketika menghentikan aktivitas belasan usaha rafting termasuk usaha yang berada di aliran Sungai Telaga Waja. Kerusakan terparah dialami Bukit Cili Rafting yang start point-nya berada di bawah jembatan Sungai Yeh Sah. Saat itu sejumlah peralatan rafting-nya mulai dari dayung hingga pelampung ikut terbawa banjir. Mengingat Sungai Yeh Sah berhulu di Gunung Agung, untuk saat ini aktivitas arung jeram terkonsentrasi di aliran Tukad Telaga Waja. Informasi yang dihimpun, Sabtu (27/1) lalu, aktivitas wisata itu mulai ada lagi sejak 2 Januari lalu. Bukit Cili Rafting yang finish point-nya di wilayah Desa Tangkup, Sidemen, juga ikut beroperasi namun start pointnya digeser ke Banjar Pakel, Sidemen. ‘’Lumayan ramai,’’ ungkap salah seorang warga setempat. Babinsa Desa Tangkup Serma I Gede Suwartha mengakui aktivitas rafting di aliran Sungai Telaga Waja itu mulai hidup. Hampir setiap hari ada saja wisatawan, meskipun badan sungai masih kotor oleh sampah kiriman. ‘’Sabtu kemarin (dua hari lalu - red) ada rombongan dari Telkomsesl Jakarta,’’ katanya. Bali Mitra Wahana (BMW) Rafting itu juga sudah beroperasi. Sama dengan Bali Cili Rarting, BMW juga menggeser start point-nya dari Yeh Sah, tetapi beda tempat. BMW bergeser ke wilayah Arca di Kecamatan Rendang. Sedangkan jalur rafting-nya hanya sampai di sebelum campuhan (pertemuan dua sungai) Tukad Yeh Sah. Start point BMW Rafting sebelumnya juga di aliran Sungai Yeh Sah, di sebelah selatan start point Bukit Cili Rafting. ‘’Kita pilih start di Arca karena dampak aktivitas gunung tidak sampai di sana. Finishnya sebelum campuhan. Jadi tidak terkena Yeh Sah,’’ ungkap pemilik BMW I Made Agus Kertiana. Kertiana mengatakan usahanya mulai buka 1 Januari lalu. Namun karena aktivitas rafting, itu belum sepenuhnya pulih, masih drop sekitar 30 persen. Dikatakan, masih belum semua karyawan bisa dipekerjakan. Dari 160 karyawan yang sebelumnya dirumahkan, baru bisa dipekerjakan lagi 60 orang. ‘’Tamunya kebanyakan dari Cina, Australia dan Arab,’’ pungkasnya. (kmb31)
Bali Post/kmb31
LANSIA DI PENGUNGSIAN - Di lokasi pengungsian di Banjar Dukuh, Sibetan, relatif banyak ada lansia. Para lansia itu bingung saat harus pulang nanti akan mengerjakan apa. Hal itu membuat harapan masa depan mereka tidak menentu.
Pengungsi di Sibetan Tinggal Tiga Titik
Amlapura (Bali Post) Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, sempat menjadi lokasi yang padat pengungsi. Saat awal status awas, seluruh bale banjar dan gedung lainnya dimanfaatkan untuk menampung warga pengungsi dari berbagai banjar di Desa Jungutan, yang terletak di kaki Gunung Agung.
Bali Post/kmb
YEH MALET - Danau Yeh Malet yang awalnya hanya untuk irigasi subak kini sudah beralih menjadi objek wisata baru di Karangasem.
Danau Yeh Malet, Telaga Subak Beraroma Pariwisata
Amlapura (Bali Post) Tidak begitu luas, namun Danau Yeh Malet mampu memberi kesejukan kepada yang datang berkunjung. Begitulah gambaran tentang sebuah telaga yang berada di Banjar Yeh Malet, Manggis. Dulunya tidak ada yang melirik, namun belakangan telaga itu oleh warga setempat disebut sebagai danau itu, mulai menghadirkan rupiah. Ya, Danau Yeh Malet dulunya hanya berfungsi untuk pengairan subak, namun sekarang sudah beranjak menjadi objek wisata. Keberadaan Danau Yeh Malet sejatinya sudah lama diketahui masyarakat Karangasem. Namun, pengunjung mulai ramai setelah adanya gonjang-ganjing Gunung Agung. Mereka yang datang ke sana, umumnya kalangan remaja. Meski belum ada fasilitas memadai, mereka rela berlamalama karena hamparan telaga nan luas itu memang menyejukkan mata. Cukup duduk di atas kendaraan atau berdiri di pinggiran telaga, pengunjung sudah bisa mendapatkan spot untuk berswafoto. Salah seorang warga setempat, I Made Gatra (40), mengakui Danau Yeh Malet itu belum dikelola secara profesional. Juga belum ada sentuhan penataan. Semuanya masih sangat alami. Kondisi itu pula yang menjadikan telaga dengan latar belakang dua buah bukit kembar, itu terkesan tidak terawat. Buktinya sebagian besar hamparan kolam itu seakan dibiarkan tertutup enceng gondok. “Lahan parkir saja belum ada. Kalaupun ada sedikit fasilitas penunjangnya yang sepenuhnya masih swadaya warga,’’ ungkapnya, Minggu (28/1) kemarin. Saat ini di sisi barat telaga, menjadi tempat nongkrong pengunjung. Dikatakan, ada dua rakit bambu yang disewakan untuk pengunjung. Desainnya cukup menarik, yakni menggunakan ban dalam, sebagai alat pengambangnya. Rakit itu mampu membawa maksinal 10 penumpang dengan tarif sewa Rp 10 ribu pulang-pergi dari pinggir ke tengah lalu balik ke pinggir telaga lagi. Rakit dikelola 15 warga secara berkelompok dengan sistem jaga bergiliran. Kemarin, tugas mengatensi pengunjung itu dilakoni Ni Luh Genjing (45). Genjing sebelumnya mengais rezeki menjadi pembantu tukang bangunan. Namun, sejak tiga minggu terakhir, pekerjaan itu ditinggalkan. Dia beralih profesi karena hasil dari pekerjaan menjadi penjaga rakit jauh lebih menjanjikan. ‘’Kadang banyak kadang sedikit. Hari ini baru Rp 75 ribu, kemarin Sabtu dapat Rp 300 ribu,’’ terangnya. Penghasilan warga sekitar telaga, sementara ini hanya dari itu saja plus berjualan makanan dan minuman ringan. Mereka belum melakukan pungutan karcis masuk. Hasil dari menyewakan rakit itu kata Genjing, sepenuhnya masuk ke anggota kelompok, subak Yeh Malet sebagai pemilik telaga, yang belum menerima kontribusi apapun. “Hasil sewa rakit itu semuanya ditabung dulu. Nanti kalau sudah agak banyak baru bisa dibagi,’’ ungkap Genjing. Danau Yeh Malet berada di daerah perbukitan di sisi utara Banjar Yeh Malet. Untuk menemukannya relatif tidak sulit. Sekitar 500 meter dari stop over Yeh Malet. Tepatnya di depan Pos PJR, masuk ke utara melalui jalan kecil yang sudah beraspal. Dari ruas jalan raya Amlapura-Klungkung itu masuk sekitar satu kilometer. (kmb)
Kini, setelah radius berbahaya itu diturunkan, sebagian besar warga pengungsi kembali pulang ke rumahnya masing-masing. Pengungsi di desa itu tinggal di tiga titik yang saat ini dipusatkan di Banjar Kreteg, Tengah dan Dukuh. Perbekel Sibetan I Nyoman Kompyang Suarjana, Sabtu (27/1) lalu, mengatakan pemerintah selama ini sudah cukup sigap membantu penanganan pengungsi di wilayahnya. Demikian juga kalangan BUMN dan swasta yang datang dengan berbagai programnya. Mereka mulai membantu dari ketersediaan logistik hingga memberikan pengobatan gratis. ‘’Desa Sibetan kini masih
menampung 1.113 pengungsi dari banjar-banjar di Desa Jungutan. Mereka kita tempatkan di tiga titik pengungsian, yakni di Banjar Dukuh, Banjar Tengah dan Banjar Kreteg,’’ ujarnya. Sebagian besar warga mengaku pasrah dan menunggu instruksi yang berwenang sebelum memutuskan ikut pulang. Sebab, sudah dua kali mereka bolak-balik mengungsi. Saat ini bahkan bekal mereka sudah habis. ‘’Sudah empat bulan kami di sini. Kami belum berani pulang, lagian kalaupun bisa pulang tidak ada yang bisa dikerjakan’’ ungkap Ni Ketut Kupia (53), salah seorang warga Banjar Yeh Kori, yang menempati pos pengungsian di
Banjar Dukuh, Sibetan. Kupia bersama suami, dan dua orang anaknya serta 450 tetangganya, Sabtu (27/1) lalu, mendapat kunjungan dari personel PT Kimia Farma (Persero). BUMN di bidang obat itu, mengelontor para pengungsi bantuan mulai sembako, sarana pendidikan siswa dan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis. Dari ratusan pengungsi Yeh Kori, sekitar 50 orang di antaranya, merupakan anakanak, sebagian berstatus siswa SD yang semuanya kini ditampung di SDN 5 Sibetan di Banjar Dukuh. Potensi Ancaman Bahaya Kupia mengaku tak punya pilihan, kecuali bertahan di
pengungsian. Pasalnya saat ini potensi ancaman bahaya terhadap kampungnya jauh lebih besar. Bukan hanya erupsi yang dikhawatirkan, tapi banjir lahar dingin dampak di musim hujan. ‘’Gentuh (banjir) hampir setiap hari, soalnya kampung kami sangat dekat (puncak gunung-red),’’ jelasnya. Pengungsi yang ada di Banjar Dukuh, itu mengaku cukup nyaman meskipun alat tidur kasur terbatas. Sebagian besar hanya menggunakan karpet. Namun, dikatakan pasokan logistik cukup memadai. Kondisi demikian juga disampaikan pengungsi lainnya, Nyoman Singarsa. Lansia berumur 65 tahun ini mengaku badannya sakit pegal lantaran baru bangun. Sebab, dia tidur hanya beralaskan tikar. “Kaki juga sering kesemutan. Dulu di rumah masih biasa beraktivitas ke tegalan.
Sekarang berdiri saja susah,” keluhnya. Rombongan Kimia Farma itu berada di Sibetan selama dua hari sampai Minggu (28/1) kemarin. Mereka menggelar program trauma healing yaitu kegiatannya bertujuan mengurangi trauma. Program itu diutamakan untuk anak-anak pengungsi. Mereka diajak berinteraksi melalui kegiatan yang bersifat menghibur. Pengobatan gratis yang dilakukan melibatkan 12 tenaga dokter. ‘’Kami ingin memastikan warga pengungsi itu tetap dalam kondisi fit dan sehat, meskipun tetap tinggal di pengungsian,’’ kata IGN Suharta Wijaya, Direktur Keuangan PT Kimia Farma, pada acara yang dihadiri Staf Ahli Bupati Karangasem I Nengah Toya dan Wakapolres Karangasem Kompol AA Gede Mudita. (kmb31)
Jalan Putus di Duda Utara, Sementara Diganti ’’Titi’’ Bambu Menyadari pemerintah kewalahan menangani banyaknya ruas jalan jebol karena banjir. Solusi warga Desa Duda Utara, Selat itu memilih berswadaya untuk mengatasi ambrolnya jalan di desa mereka. Jumat (26/1) lalu, mereka bergotong royong, fokus membangun titi (jembatan bambu) di titik jalan ambrol di aliran Tukad Panti. Bagaimanakah ekspektasi warga kelak untuk jembatan yang diperuntukkan hanya sementara itu pada situasi emergency saja? Titik jalan ambrol itu sesungguhnya akibat tergerus banjir lahar dingin Gunung Agung beberapa hari setelah erupsi freatik pertama, 26 November 2017 lalu. Selepas banjir bandang di aliran Sungai Yeh Sah, Desa Muncan, warga sebenarnya sudah sempat membangun jembatan serupa. Namun, kembali jalan itu tergerus banjir susulan beberapa hari lalu. Tukad Panti yang berhulu di Gunung Agung itu memisahkan Banjar Geriana Kangin dengan Banjar Geriana Kauh, Desa Duda Utara. Titik jalan yang hanyut terbawa banjir bandang lahar dingin merupakan akses bagi anak-anak yang bersekolah di SMPN 3 Selat, terutama siswa yang berasal dari wilayah barat sungai seperti Banjar Geriana Kauh, Banjar Sukaluwih, Banjar Sebun, Banjar Abian Tiying dan beberapa banjar lain di Desa Amerta Bhuana, Selat. Jembatan sepanjang 6 meter itu sepenuhnya menggunakan konstruksi bambu. Sumber dana pembangunan jembatan bambu itu berasal dari swadaya warga setempat. Selain pejalan kaki, jembatan sederhana itu juga bisa dilalui sepeda motor. Hadirnya jembatan itu sangat membantu, karena untuk menuju ke SMPN 3, siswa tak perlu lagi memutar ke arah
Banjar Bangbang Biaung, Desa Duda. ‘’Jembatan bambu itu mampu menyingkat jarak sekitar 3 km,’’ ungkap salah seorang warga Geriana Kauh
I Kadek Arnawa (30). Pembuatan jembatan bambu itu juga melibatkan perangkat desa dibantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa Duda Utara. Perbekel I Wayan Darmadi, mengatakan, jembatan bambu itu juga berfungsi sebagai akses jalan bagi warga Banjar Tukad Sabuh pergi ke kebun yang berada di seberang Tukad Panti. ‘’Kalau situasi sudah memungkinkan, kita berharap pemerintah membangun permanen jembatan itu,’’
ujarnya. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem I.B. Ketut Arimbawa mengatakan, banjir hujan dan banjir lahar dingin itu justru memutus akses jalan di banyak tempat. Terbaru, banjir yang membawa material Gunung Agung memutus akses jalan menuju Pura Tunggul Besi di Banjar Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Arimbwa mengakui kondisi itu sangat berdampak terh-
adap aktivitas warga. BPBD bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), kata Arimbawa, sudah melakukan pengecekan ke beberapa lokasi. Untuk saat ini, penanganan yang dilakukan bersifat sementara, sedangkan penanganan yang bersifat permanen masih dalam pengkajian. ‘’Tiga hari lalu, kami ke Tianyar Tengah, Kubu. Di sana setidaknya ada empat titik jalan putus,’’ ungkapnya. (kmb)
Bali Post/kmb
BANGUN JEMBATAN BAMBU - Warga Duda Utara membangun jembatan bambu di titik jalan putus di aliran Tukad Panti.
TABANAN
14
Penuhi Konsumsi Ikan Secara Mandiri
Diduga Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang
Diterapkan Teknik Kolam Air Deras
Tabanan (Bali Post) Hanya berselang beberapa jam lakalantas mobil rombongan keluarga terguling di setwilkum Polres Tabanan, Sabtu (27/1) malam, Minggu (28/1) dini hari giliran truk Fuso bermuatan semen masuk jurang sedalam 10 meter di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Lumajang, Desa Samsam, Kerambitan. Dari informasi yang dihimpun, lakalantas itu terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Truk Fuso nopol DK 9416 AO yang dikemudikan Mulyono (51) itu masuk jurang sedalam 10 meter. Diduga kuat saat itu sopir dalam kondisi mengantuk, sehingga tidak bisa mengendalikan laju truknya. Awalnya truk bermuatan semen seberat 20 ton itu datang dari arah Surabaya hendak membawa barangnya ke Denpasar melaju dari arah utara ke selatan. Namun tiba di lokasi kejadian dengan kondisi jalur menurun nanjak, Sopir Mulyono asal Dusun Gendingsari, Desa Kepatihan, Tulungagung, Jawa Timur itu mengantuk, padahal dia sudah mengajak istrinya, Lerem Andamik (49). Saat itu truk tidak bisa dikendalikan dan menabrak tembok pembatas bengkel bubut, lanjut terjun bebas jatuh ke jurang sedalam 10 meter sebelah timur jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Baik sopir maupun istrinya selamat dari maut, meskipun kondisi truk miring ke kiri. Mereka hanya mengalami luka lecet. Sementara muatan semen seberat 20 ton itu berserakan jatuh ke jurang. Kapolsek Kerambitan Kompol I Wayan Suana ketika dikonfirmasi menjelaskan, kecelakaan tersebut murni Out of Control (OC), karena sopir diduga mengantuk. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) -
Memenuhi keperluan konsumsi ikan secara mandiri, di Tabanan dimanfaatkan lahan pertanian yang didesain menggunakan teknik kolam air deras. Strategi seperti itu diupayakan Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan menggandeng pihak petani subak yang dinilai memiliki potensi relatif besar, karena luas lahan pertanian di Tabanan mencapai 21 ribu hektar lebih. Teknik ini sudah diterapkan di kelompok Mina Tirta Pertiwi Banjar Apit Yeh, Desa Gunung Salak, Selemadeg Timur. Kepala Dinas Pertanian Tabanan Made Subagia mengatakan, Minggu (28/1) kemarin, penerapan kolam air deras itu memanfaatkan lahan pertanian 2,5 x 11 meter per demplot. ‘’Dibuatkan dua demplot. Masing-masing demplot ditebar benih ikan nila sebanyak 500 kilogram. Sehingga total benih yang ditebar sebanyak sati ton,’’ ujar Subagia. Penebaran benih itu dilakukan 26 November 2017 lalu, dan dipelihara selama dua bulan. Hasilnya, petani memanen ikan dengan total berat 2.300 ton. Hasilnya naik dua kali lipat lebih dari benih yang ditebar. Tidak pelak hasil itu sangat memuaskan.
Nyalip, Rombongan Keluarga Lakalantas
Daun Telinga Sopir APV Putus
Tabanan (Bali Post) Naas menimpa mobil Suzuki APV nopol DK 1109 IE yang dikemudikan I Wayan Sugawa (51). Sebelumnya mobil berisi rombongan keluarga tersebut mengalami kecelakaan tunggal di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya disebelah timur PT Astra Banjar Jelijih Tegeh, Desa Megati, Selemadeg Timur, Sabtu (27/1) malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya daun telinga kiri Wayan Sugawa (sopir - red) putus akibat terseret di aspal. Dari informasi yang dihimpun, lakalantas itu terjadi sekitar pukul 21.40 Wita. Awalnya Sugawa asal Banjar Dinas Pupuan, Desa/Kecamatan Pupuan ini melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk). Saat itu ia juga membawa tiga penumpang yang merupakan keluarganya, masing-masing Ni Putu Linda Karnasih (49), Liana Arista Dewi, (29) dan Ni Luh Gede Sulasih, (42). Mereka hendak pulang ke Pupuan usai berakhir pekan di wilayah Denpasar. Tiba di lokasi kejadian dengan kondisi jalan lurus landai, Sugawa hendak menyalip kendaraan yang ada di depanya. Namun naas dari arah berlawanan datang kendaraan jenis truk. Seketika itu ia banting stir ke kiri hingga tidak bisa menguasai kendaraan, hingga mobil terpelanting dengan posisi miring. Akibatnya, empat penumpang termasuk sopir terjebak di dalam mobil. Sejumlah warga yang saat itu melintas dan melihat kejadian itu mencoba menolong mengeluarkan seluruh penumpang dan membawa mereka ke BRSUD Tabanan untuk diberikan pertolongan. Kondisi yang paling parah dialami Sugawa, yakni luka bocor pada kepala belakang, telinga kiri putus dan tidak sadarkan diri. Sementara Ni Putu Linda Karnasih mengalami lecet pada bibir, Liana Arista Dewi sakit pada bahu kanan dan kiri. Dan Ni Luh Gede Sulasih sakit di tangan kiri. Mobil rusak berat, kaca depan dan belakang hancur, atap penyok dan bumper rusak. Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Gede Surya Kusuma membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakannya, kecelakaan murni karena Out of Control (OC). (kmb28)
KEPALA Disdukcapil I Gusti Agung Rai Dwipayana menyebutkan, jajarannya harus kerja ektra keras, bahkan lembur untuk menuntaskan perekaman data e-KTP untuk warga yang wajib KTP maupun warga yang akan berumur 17 tahun pada Pilgub 27 Juni mendatang. “Kami terapkan sistem jemput bola, termasuk ke sekolah-sekolah agar semua warga yang waib KTP sudah terekam,” ucap Rai Dwipayana. Khusus perekaman e-KTP
1.
Melindungi cat mobil dari sinar UV sehingga cat tidak mudah kusam
2. Permukaan cat menjadi lebih licin
3.
Mengurangi terjadinya baret halus
READY STOCK SARUNG JOK & KARPET! AVANZA, INNOVA, AGYA, XENIA, AYLA, MOBILIO, APV, R3 Auto Nyaman autonyaman.bali
JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI TELP (0361) 424390 www.nyamanautomotive.com
Bali Post/kmb24
PANEN - Panen ikan nila dari teknik kolam air deras beberapa waktu lalu di Desa Gunung Salak Seltim. uran irigasi. ‘’Jadi kolamnya ada dua lubang. Satu lubang untuk memasukkan air ke kolam dan lubang satunya mengeluarkan air kembali ke saluran irigasi. Jadi air di dalam kolam terus bergerak,’’ ujar Subagia. Karena sukses, Kelompok
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan nampaknya tidak mau ada warga yang telah berumur 17 tahun saat Pilgub Bali 27 Juni mendatang, tidak bisa menyalurkan hak pilih karena belum melakukan perekaman data e-KTP. Terkait hal itu, pihaknya melakukan sistem jemput bola. Caranya dengan datang ke sekolah-sekolah khususnya SMA/SMK untuk melakukan perekaman data e-KTP. Berapa ribu jumlah warga yang masih SMA/SMK dari segi umur sudah layak menggunakan hak pilihnya?
THE NEXT GENERATION COATINGS
- POLES BODY / PAINT PROTECTION (NANO CERAMIC COATING) - POLES KACA TAHPROM O U - CLEANING INTERIOR DISKO N BARU N1 0 % - CLEANING MESIN - PEREDAM
Cara pemeliharaan dengan kolam air deras, kata Subagia mendapatkan aliran dari air subak yang mengalir terus menerus. ‘’Airnya terus mengalir, hal itu membuat suplai oksigennya lebih banyak,’’ jelas Subagia. Kelebihan lainnya, lahan yang digunakan relatif lebih sempit, ikan yang dipelihara lebih aman dari luapan air karena banjir. Jika air kolam tenang, ikan bisa saja lepas dari kolam saat air dikolam meninggi melebihi batasnya, maka di kolam air deras ini lebih terkontrol lantaran airnya keluar masuk. Penerapkan kolam air deras, kata Subagia, memang memerlukan koordinasi dengan subak. Sebab, menggunakan air irigasi yang dialihkan ke kolam air deras dan dialirkan kembali ke sal-
Mina Tirta Pertiwi Banjar Apit Yeh, Desa Gunung Salak, Selemadeg Timur melakukan penebaran benih tahap dua sebanyak satu ton per demplot. Peningkatan ini dengan pertimbangan kolam air deras masih bisa menampung benih ikan lebih ban-
yak. Karena keberhasilan ini pula, pihak Dinas Perikanan dan Kelautan mengusahakan bantuan anggaran untuk penerapan kolam air deras ditahun 2018. Khusus untuk keperluan benih dan pakan sebesar Rp 40 juta. (kmb24)
Perekaman E-KTP, Jemput Bola ke Sekolah
SPESIALIS STANDAR/MODIF INTERIOR MOBIL & SALON MOBIL DETAIL
JOK SEMI (KULIT) SARUNG/PATEN KARPET DOOR TRIM DASBOARD (BUNGKUS/CAT) PLAFON
Senin Wage, 29 Januari 2018
4.Mobil selalu tampak Wet & Glosy
5. 6.
Efek Hydrophobic sehingga air tidak mudah menempel dan mengurangi jamur
Dapat diaplikasikan pada kaca, fiber/ plastic, grill, lampu, dan chrome
7.Harga jual mobil anda lebih tinggi Auto Nyaman autonyaman.bali
bagi siswa yang akan berusia 17 tahun saat Pilgub, pihaknya langsung datang ke sekolah-sekolah secara bergiliran setiap hari. Sebelumnya pihaknya telah berkoordinasi dengan sekolah yang ada untuk mendata siswa yang akan berumur 17 tahun atau sudah berumur 17 tahun, tetapi belum melakukan perekaman data. “Kami sudah koordinasi ke tiap-tiap sekolah yang ada,” katanya. Selain perekaman ke sekolah, sore harinya petu-
P TAH ROMO DIS UN BA KON RU 20%
Produk Paint Protection (Nano Ceramic Coating “Teknologi Germany” dengan bahan dasar Silica Oxide Yang akan mengeras dan berbentuk seperti Kristal sehingga melindungi cat mobil Anda dan membuatnya selalu berkilau Dapatkan Perawatan Nano-Ceramic Coating Hanya di: Distributor : Bali - NTB - NTT
JL. GUNUNG AGUNG 183 DENPASAR - BALI TELP (0361) 424390 www.nyamanautomotive.com
L.0000918-BLS
L.0000919-bls
TELAH HADIR !!! Produk Kesehatan Pertama dan Satu-Satunya di Dunia tanpa Pesaing, melalui Ribuan Riset dan Bukti Klinis. Terdaftar di PDR (Physicians Desck Reference) Buku Panduan Para Dokter di USA. Masuk dalam Jurnal Kedokteran Woodland yang memuat Temuan-Temuan Terbaik di Bidang Kesehatan.
8 x Lebih Efektif dari Lingzhi 10 × Lebih Efektif dari Echinacea 15 × Lebih Efektif dari Cordyceps 19 × Lebih Efektif dari Colostrum 29 × Lebih Efektif dari Noni 30 × Lebih Efektif dari Ginseng, Spirulina, Royal Jelly, Chlorophyl, Bee Propolis dan sejenisnya. Transfer Factor merupakan Molekul Cerdas Pendidik Sistem Imun (Kekebalan) tubuh yang mampu meningkatkannya s/d 437% sehingga mampu melawan infeksi akibat infeksi virus, bakteri, jamur, dan kuman lainnya (Kasus Imun Lemah seperti Kanker, Miom, Kista, TBC, Diabetes, Hepatitis, DB, Herpes, Bronchitis, Stroke, Thyroid, dll) serta Menyeimbangkannya untuk membatu kasus Auto Immune/ Imun Hyper Active seperti Lupus, GBS, Psoriasis, Leukimia, Alergi, Asthma, Epilepsi, dll).
ROMI ALEXANDER DHARMA
082 144 991 687 (T-Sel) | PIN BB : 2A61B44F L.0000122-bls
gas juga turun ke desa-desa melakukan hal serupa. Ini dilakukan agar sekitar 3.000 warga yang wajib e-KTP dapat segera melakukan perekaman. Pihaknya menargetkan Februari semua perekaman bisa tuntas. “Kami tidak ingin ada warga yang tertinggal dan tidak terekam, makanya kami sampai turun ke desa-desa,” katanya. Program yang dibuat Disdukcapil ini mendapat dukungan KPU Tabanan. Setiap petugas Disdukcapil
melakukan perekaman ke sekolah-sekolah, selalu ada petugas KPU yang melakukan monitoring. Salah satu komisioner KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa me-
nyebutkan pihaknya mengapresiasi program Disdukcapil menjaring semua pemilih untuk bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilgub 27 Juni mendatang. (bit)
PEREKAMAN - Petugas saat melakukan perekaman di sekolah dipantau langsung komisioner KPU Tabanan.
15
Senin Wage, 29 Januari 2018 Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Deportivo La Coruna vs Levante 2-2 Valencia vs Real Madrid 1-4 Malaga vs Girona 0-0 Villarreal vs Real Sociedad 4-2 1. 2. 3. 4. 5.
Barcelona Atletico Valencia Real Madrid Villarreal
20 20 21 20 21
17 12 12 11 11
3 7 4 5 4
0 1 5 4 6
57- 9 29- 9 42-25 43-19 32-24
54 43 40 38 37
Pencetak gol : 19 - L. Messi (FC Barcelona). --------------- Liga Jerman ---------------------------------------Bayern Munchen vs Hoffenheim 5-2 Borussia Dortmund vs Freiburg 2-2 RB Leipzig vs Hamburger SV 1-1 Koln vs Augsburg 1-1 Stuttgart vs Schalke 04 0-2 Werder Bremen vs Hertha BSC 0-0 1. 2. 3. 4. 5.
Bayern Munchen Schalke Frankfurt Leipzig Dortmund
20 20 20 20 20
16 9 9 9 8
2 7 6 5 7
2 49-16 4 32-25 5 26-20 6 32-29 5 42-27
50 34 33 32 31
Pencetak gol : 18 - R. Lewandowski (FC Bayern Munchen) --------------- Liga Prancis ---------------------------------------PSG vs Montpellier 4-0 Angers SCO vs Amiens SC 1-0 Guingamp vs Nantes 0-3 Metz vs Nice 2-1 Saint-Etienne vs Caen 2-1 Toulouse vs Troyes 1-0 1. 2. 3. 4. 5.
PSG Lyon Marseille Monaco Nantes
23 22 22 22 23
19 14 14 14 11
2 6 5 4 4
2 2 3 4 8
72-17 51-22 45-22 51-22 22-21
59 48 47 46 37
Federer Koleksi Trofi Ke-20
Melbourne -
Petenis Swiss Roger Federer mengatasi perlawanan sengit Marin Cilic dari Kroasia untuk meraih gelar keenam Australia Terbuka, Minggu (28/1) kemarin. Federer perlu kerja keras lima set sebelum menang 6-2, 6-7(5), 6-3, 3-6, 6-1 pada pertandingan final di Melbourne. Dengan atap Rod Laver Arena ditutup untuk menghindarkan dari hawa panas di Melbourne, petenis berusia 36 tahun asal Swiss tersebut mengoleksi gelar ke-20 Grand Slam, dengan total waktu 3 jam 2 menit. Hasil tersebut seperti mengulang pertemuan di Wimbledon tahun lalu bagi kedua petenis. Tapi Cilic, petenis unggulan keenam, yang bermain untuk pertama kalinya pada final Australia Terbuka mencetat prestasi lebih mengesankan dengan menyisihkan petenis nomor satu dunia Rafael Nadal pada perempatfinal. Cilic lolos dari break point saat kedudukan 1-1, 2-2, dan 4-4 pada set kedua sebelum melepaskan forehand keras pada saat tiebreak untuk menyamakan kedudukan pertandingan tersebut. Federer memenangi set ketiga dengan satu kali break tapi mulai menurun konsentrasinya pada set keempat dengan kehilangan lima game. Cilic dengan cepat memperlihatkan dirinya pantas untuk tidak disepelekan dengan memaksa Federer mengakhiri pertandingan dengan set penentuan. Tetapi juara bertahan Federer mampu memadukan kembali kemampuannya setelah bertarung dalam break point pada awal set kelima. Pertahanan Cilic hancur dan Federer meraih kemenangan.
‘’Dongeng berlanjut untuk kita semua, tapi bagi saya ini luar biasa,’’ jelas Federer yang menyamai rekor Novak Djokovic dan Roy Emerson yang enam kali juara Australia Terbuka. ‘’Saya kira, saya sedikit beruntung malam ini,’’ tambah Federer yang total mengoleksi 20 gelar Grand Slam. (kmb39/rtr/ant) Gelar Grand Slam Roger Federer Australia Terbuka : 6 (2004, 2006, 2007, 2010, 2017, 2018) Prancis Terbuka : 1 (2009) Wimbledon : 8 (2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2009, 2012, 2017) AS Terbuka : 5 (2004, 2005, 2006, 2007, 2008) Peraih Gelar Terbanyak Grand Slam 20 - Roger Federer (Swiss) 16 - Rafael Nadal (Spanyol) 14 - Pete Sampras (AS)
Cavani Lewati Rekor Ibrahimovic
Bali Post
DUA GOL - Chelsea menuju ke putaran lima turnamen Piala FA, Minggu (28/1) kemarin, dengan mengalahkan Newcastle United 3-0. Gol the Blues dalam pertandingan di Stamford Bridge itu diciptakan oleh Michy Batshuayi (2 gol) dan Marcos Alonso (1).
Madura United Dampingi Persebaya ke Perempatfinal
Surabaya (Bali Post) Persebaya berhak lolos ke babak perempatfinal Piala Presiden 2018 setelah pada pertandingan terakhir babak penyisihan Grup C menang 1-0 atas Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (28/1) kemarin. Dengan hasil ini, Persebaya sukses memuncaki klasemen Grup C dengan mengemas tujuh poin dan diikuti Madura United dengan enam poin, yang berarti meloloskan keduanya ke babak delapan besar. Disaksikan 50 ribu pendukung setianya, Bonek Mania, gol tunggal kemenangan ‘’Bajul Ijo’’ dilesakkan Ferinando Pahabol pada menit ke-29. ‘’Gol sangat penting dan kemenangan yang patut disyukuri,’’ ujar Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera kepada wartawan usai pertandingan. Jalannya pertandingan babak pertama, kedua tim terlihat lebih berhati-hati dan tak ada yang melakukan serangan frontal ke barisan pertahanan lawan masing-masing. Striker Persebaya Rishadi Fauzi maupun penyerang Madura United Marcel Sacramento nyaris tak mendapatkan peluang di 20 menit awal pertandingan. Serangan tuan rumah mulai menggebu-gebu saat kapten Rendy Irwan melepaskan tendangan first time kaki kirinya dari dalam kotak penalti, namun masih ditepis oleh kiper Madura United Satria Tama. Begitu juga sundulan kepala Otavio Dutra ke tiang jauh, masih berhasil ditepis ke luar lapangan oleh Satria Tama hingga hanya menghasilkan tendangan penjuru. Ketangguhan kiper yang musim lalu berseragam di Persegres Gresik tersebut akhirnya ‘’runtuh’’ pada menit ke-29 setelah tendangan geledek kaki kiri Ferinando Pahabol dari sudut sempit sisi kanan pertahanan Madura United. Pada babak kedua, pelatih Madura United Gomes De Oliviera yang tak ingin pulang dengan tangan hampa memasukkan striker Christian Gonzales dan Grek Nwokolo menggantikan Bayu Gatra serta Sacramento. Begitu juga Persebaya yang memasukkan Riky Kayame menggantikan Rishadi Fauzi dan gelandang impor baru mereka, Robertino Pugliara, menggantikan Rendy Irwan. Namun, serangan demi serangan kedua tim belum berhasil mengubah kedudukan hingga wasit meniupkan peluit 90 menit tanda pertandingan berakhir. (ant)
Bali Post/ant
REBUT BOLA - Pemain Persebaya Surabaya Nelsom Alom (kanan) berebut bola dengan penyerang Madura United FC Cristian Gonzales (kiri) pada babak penyisihan Grup C Piala Presiden 2018 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/1) kemarin. Persebaya Surabaya mengalahkan Madura United dengan skor 1-0.
Paris Edinson Cavani menjadi pencetak gol terbanyak Paris St Germain (PSG) saat timnya menggulung Montpellier 4-0 pada pertandingan Liga Prancis, Minggu (28/1) kemarin. Rekan setimnya Neymar juga menyumbang gol sekaligus menandai kembalinya dari cedera. Penyerang Uruguay itu mencetak gol pada menit ke-11 ketika ia menyambar umpan silang Adrien Rabiot untuk melampaui rekor gol Zlatan Ibrahimovic dengan gol ke-157-nya dari 229 pertandingan di semua kompetisi untuk PSG. Neymar, yang absen pada tiga pertandingan sebelumnya karena cedera, mencetak gol pada kedua babak, dan Angel Di Maria melengkapi dominasi PSG dengan sumbangan satu gol. Kemenangan ini membawa PSG mengoleksi 59 poin dari 23 pertandingan. Tim peringkat kedua Olympique Lyon dengan 48 poin akan melawat ke markas Girondins de Bordeaux dan tim peringkat ketiga Olympique de Marseille akan berhadapan dengan AS Monaco, tim peringkat keempat pada Senin (29/1) dini hari. Di Parc des Princes, Montpellier memasuki lapangan dengan pertahanan terbaik di liga di mana mereka hanya kemasukan 15 gol dari 22 pertandingan. Namun di awal pertandingan, lini pertahanan mereka porak poranda mendap[at serangan penyerang tuan rumah. Cavani mematahkan rekor Ibrahimovic dengan 156 gol untuk PSG melalui penyelesaian jarak dekat pada menit ke-11. Wasit Frank Schneider memberi selamat kepada Cavani terkait rekornya namun tetap memberikan kartu kuning kepada sang pemain karena melepaskan bajunya saat merayakan gol. Neymar menggandakan keunggulan timnya dari eksekusi penalti setelah Pedro Mendes dinyatakan melakukan handball di area terlarang lima menit sebelum turun
Bali Post/rtr
LIMA SET - Petenis Swiss Roger Federer menitikkan air mata setelah berhasil menambah trofi Grand Slam-nya menjadi 20 dengan menjuarai turnamen Australia Terbuka, Minggu (28/1) kemarin. Di final, Federer menyingkirkan Marin Cilic dalam pertarungan lima set.
Awan Setho Jalani Perawatan Intensif
Bali Post/rtr
Penyerang PSG Edinson Cavani.
minum. Di Maria menambahi gol ketiga dari umpan silang Thomas Me uni e r d e ng a n 2 0 m e nit t e rsisa, ketika PSG terus memberikan tekanan. Neymar membukukan gol keduanya sekaligus terakhir di pertandingan ini ketika ia mengejar umpan silang Cavani delapan menit sebelum pertandingan usai. ‘’Saya datang kemari untuk mengukir sejarah, melakukan yang terbaik, dan mencetak banyak gol,’’ kata Neymar, yang menambahi bahwa ia telah dipilih oleh pelatih Unai Emery sebagai eksekutor penalti PSG. ‘’Pelatih memilih saya untuk mengambil penalti-penalti dan tidak ada masalah dengan hal itu.’’ PSG kini telah mencetak 72 gol di liga, lebih banyak dari tim mana pun di lima liga teratas Eropa. (kmb39/rtr/ant)
Bekasi (Bali Post) Manajer Tim Bhayangkara FC AKBP Sumardji mengungkapkan penjaga gawang Awan Setho Raharjo telah menjalani perawatan intensif dokter spesialis syaraf pascabenturan dengan penyerang FC Tokyo, Sabtu (27/1), yang mengakibatkan cedera kepala. ‘’Penanganan gangguan saraf pada Awan ditangani intensif dokter Tim Bhayangkara FC Alfan Nur Ashyar dan fisioterapi Aditya Prameswara Ardhi di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Mintohardjo, Jakarta Pusat,’’ kata Sumarji di Bekasi, Minggu (28/1) kemarin. Awan Setho Raharjo terkapar setelah benturan fisik yang cukup keras dengan bomber FC Tokyo Diego Oliveira pada awal babak kedua laga 2018 J League Asia Challenge in Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, DKI Jakarta, Sabtu (27/1). Kejadian tersebut memaksa sang kiper Bhayangkara FC itu dilarikan dengan ambulans ke rumah sakit karena kekhawatiran terjadi permasalahan serius pada organ Awan. Sumarji mengatakan, Awan langsung mendapatkan perawatan intensif dari dokter spesialis bedah saraf kepala, leher, dan radiologi rumah sakit setempat. ‘’Kita sudah lakukan juga sejumlah rangkaian pemeriksaan intensif, mulai dari foto rotgen kepala, leher, dada, head CT-scan hingga MRI 3D pada bagian kepala dan leher Awan untuk mendeteksi permasalahannya,’’ katanya. Berdasarkan keterangan tim medis, katanya, pada pemeriksaan awal di lapangan Awan mengeluhkan sesak napas dan kesemutan pada bagian wajah dan kedua tangannya. Awan juga mendapatkan pendarahan di area mulut akibat benturan tersebut, sehingga dilakukan tindakan life saving dengan dugaan cedera kepala dan leher. ‘’Juga ada kecurigaan trauma cervical (saraf belakang leher). Saat di ambulans, Awan tetap dalam kondisi sadar dan tanda vital masih
bagus. Sesampai di UGD, Awan pun mengeluhkan kesemutan pada kedua kakinya,’’ ujarnya. Pascamenjalani serangkaian pemeriksaan, Awan langsung ditangani dokter UGD, spesialis bedah saraf, dan radiologi. ‘’Baru pada pukul 23.00 WIB, hasil pemeriksaan dan koordinasi dengan dokter bedah saraf dan radiologi, kami menyampaikan bahwa kondisi Awan secara keseluruhan aman. Tidak ada permasalahan pada tulang kepala, leher, dan dada, saraf, otot, paru-paru, serta jantung Awan dalam kondisi yang baik,’’ katanya. Pendarahan pada area mulut pun sudah teratasi, bahkan rasa kesemutan pada beberapa bagian tubuh yang sebelumnya dirasakan pun sudah sepenuhnya hilang. ‘’Pukul 00.00 WIB, Awan hanya mengeluhkan nyeri pada wajahnya. Besar kemungkinan akibat dari sisa benturan pada wajahnya,’’ katanya. Mantan dokter tim timnas U-19 dan U-16 Indonesia dr. Alfan menambahkan, rasa kesemutan Awan kemungkinan terjadi karena sisa benturan yang membuat sistem saraf agak terganggu di awal. ‘’Hard neck collar juga sudah diganti dengan soft neck collar. Pagi ini, kondisi Awan pun terus membaik. Untuk proses pemulihan, Awan butuh kurang lebih sepekan,’’ katanya. Sejumlah manajemen Bhayangkara yang turut mendampingi penanganan medis Awan di antaranya CEO Bhayangkara FC Irjen Pol. Royke Lumowa, pelatih kiper Bhayangkara FC Maulana Hasanudin dan sejumlah rekan lainnya beserta keluarga Awan. ‘’Sebelum kami tinggal, Awan juga sudah mampu berkomunikasi dengan lebih baik,’’ Alfan. Saat ini skuad Bhayangkara FC sudah tiba di Malang, Jawa Timur untuk bersiap menghadapi laga terakhirnya di Grup E Piala Presiden 2018 kontra Arema FC. Hasil laga itu sendiri menentukan langkah Bhayangkara FC di edisi ke-3 Piala Presiden. (ant)
Sinyal Bangkit dari Mestalla Madrid Cristiano Ronaldo mencetak dua gol dari titik penalti ketika juara bertahan Liga Spanyol Real Madrid mencukur tuan rumah Valencia 4-1, Minggu (28/1) kemarin di Stadion Mestalla. Ini menjadi kemenangan besar sekaligus kebangkitan tim asuhan Zinedine Zidane yang mengalami keterpurukan di awal musim. Ronaldo mengecoh kiper Neto untuk menyarangkan penalti ke-100-nya untuk klub dan negara pada menit ke-16 setelah pemain Portugal itu dilanggar di kotak penalti. Ia kembali tidak melakukan kesalahan dari titik penalti pada menit ke-38 setelah Karim Benzema didorong di area terlarang oleh bek Martin Montoya. Valencia memperkecil ketertinggalan pada menit ke-58 ketika Santi Mina menanduk bola tendangan sudut. Kiper Real Keylor Navas menggagalkan upaya
Dani Parejo untuk menyamakan kedudukan melalui penyelamatan impresif menggunakan kakinya. Real yang disingkirkan Leganes dari Piala Raja pada pekan lalu dan tidak diperkuat kapten Sergio Ramos dan gelandang Isco karena cedera namun tampil gigih, bertahan dengan baik. Serangan balik cepat terbukti efektif menghadapi klub peringkat ketiga klasemen itu. Bek kiri asal Brazil Marcelo memastikan raihan tiga poin dengan sepakan kaki kiri pada menit ke-84, dan Toni Kroos menambahi gol keempat, menutup kemenangan kedua dari lima pertandingan liga untuk Real. Ini menjadi kemenangan tandang pertama mereka di liga sejak mengalahkan Getafe pada 14 Oktober. Real masih menghuni peringkat keempat di klasemen dengan 38 poin, tertinggal dua poin dari Valencia dan dengan satu pertandingan
yang belum dimainkan. Namun Ronaldo dkk tertinggal 16 poin dari pemuncak klasemen Barcelona, yang akan menjamu Alaves Senin dini hari. Villarreal mencetak empat gol pada babak pertama sebelum menang 4-2 atas Real Sociedad. Tambahan tiga poin ini mendongkrak mereka untuk mendekat satu poin ke Real Madrid di peringkat kelima. Levante bangkit dari tertinggal dua gol dengan sepuluh menit tersisa untuk bermain imbang 2-2 di markas Deportivo La Coruna. Tim tamu tetap unggul dua poin atas tim Galicia tersebut, yang tetap menduduki posisi terakhir di zona degradasi. Malaga tetap menghuni dasar klasemen setelah bermain imbang tanpa gol dengan tamunya Girona, dan pemain tuan rumah Gonzalo Castro diusir keluar lapangan setelah mendapatkan dua kartu kuning. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
GOL KEEMPAT - Gelandang Real Madrid Toni Kroos (kiri) merayakan gol keempat bersama Cristiano Ronaldo pada pertandingan Liga Spanyol melawan Valencia, Minggu (28/1) kemarin.
olah raga
16
Senin Wage, 29 Januari 2018
Ariya Phounsavath Juarai Tour de Indonesia 2018
Denpasar (Bali Post) -
Bali Post/ant
TERBAIK - Pembalap Sapura Cycling Team Aiman Cahyadi (tengah), pembalap Advan Custom Cycling Team Muhammad Yuda (kiri), dan pembalap PGN Road Cycling Team Dadi Suryadi (kanan) berfoto bersama saat penyerahan juara kategori pembalap terbaik Indonesia Tour de Indonesia 2018 di Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, Bali, Minggu (28/1) kemarin. Aiman Cahyadi meraih juara pembalap terbaik Indonesia.
Latihan Mandiri Jadi Kunci Kemenangan Aiman
Denpasar (Bali Post) Aiman Cahyadi membuat kejutan di Tour de Indonesia 2018 setelah menjadi pembalap Indonesia tercepat kejuaraan yang mengambil start di Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta dan finish di Denpasar, Bali, Minggu (28/1) kemarin. Pembalap yang memperkuat Team Sapura Cycling Malaysia itu mengaku salah satu kunci kesuksesan di kejuaraan level 2.1 UCI ini adalah latihan mandiri di Yogyakarta sebelum bergabung dengan rekan satu timnya yang selama ini berlatih di Malaysia. ‘’Latihan mandiri saya tidak sia-sia. Saya bersyukur bisa memberikan yang terbaik. Dukungan tim sangat membantu untuk meraih hasil ini,’’ kata Aiman, usai menyelesaikan perlombaan di Lapangan Renon, Denpasar. Kebahagiaan pembalap asal Bandung ini terasa istimewa karena juga dirasakan oleh keluarga kecilnya yang memberikan dukungan langsung. Pembalap putri nasional Yanthi Fuchiyanti dan anak laki-lakinya yang saat ini masih berusia dua tahun. Saat masuk finis, Aiman langsung mendatangi keluarga kecilnya. Bahkan, sang anak langsung memintanya untuk digendong meski keringat masih membasahi badannya. Aiman tidak canggung dan memenuhi keinginan anak semata wayangnya. ‘’Dia memang kangen. Hampir dua bulan saya tidak bisa bermain dengan leluasa karena menjalani latihan mandiri selama persiapan Tour de Indonesia,’’ kata juara Tour de Siak 2017 itu. Setelah bertemu dengan keluarga, Aiman langsung bergabung dengan rekan satu timnya untuk menunggu penutupan kejuaraan yang sebelumnya vakum selama tujuh tahun itu. Team Sapura Cycling sukses menjadi peringkat kedua untuk kategori tim. Khusus untuk Aiman, menjadi pembalap Indonesia tercepat setelah membukukan total catatan waktu 14:15:13 untuk menempuh jarak 615,8 dari Candi Prambanan Yogyakarta menuju Denpasar, Bali. Catatan waktunya ini unggul 44 detik dengan pembalap ACC, Yuda Muhammad. Apa yang diraih oleh Aiman dipastikan bisa menjadi modal untuk menghadapi balapan-balapan berikutnya. Meski tim yang diperkuat itu baru, namun kemampuannya tidak bisa diragukan karena diperkuat oleh pembalap yang sudah berpengalaman. Di TdI 2018, Team Sapura Cycling menurunkan tujuh orang pembalap yaitu Aiman Cahyadi, Jesse Ewart, Muhammad Zawawi Azman, Dylan Page, Mario Vogt, Muhammad Adiq dan Muhammad Nur Aiman. Semua pembalap yang diturunkan mampu menyelesaikan perlombaan. (ant)
Jakarta Pertamina Energi Belum Terkalahkan
Batam (Bali Post) Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Energi belum terkalahkan hingga pertandingan terakhir seri II Proliga yang digelar di GOR Temenggung Abdul Djamal Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (28/1) kemarin, setelah menang mudah atas BJB Pakuan 25-20, 25-12, 25-16. Jakarta Pertamina Energi menyapu bersih dua laga seri kedua putaran pertama Proliga 2018. Sehari sebelumnya, Pertamina juga menang atas Jakarta BNI Taplus dengan skor 3-0. Dengan hasil di Batam, tim asuhan pelatih M Ansori itu belum terkalahkan, dan mengumpulkan nilai sempurna 12 pada klasemen sementara. Dalam seri pembuka di Yogyakarta sebelumnya, Agustin Wulandari dan kawan-kawan juga unggul atas juara bertahan Jakarta Elektrik PLN dan Gresik Petrokimia masing-masing dengan skor 3-0. Meski belum terkalahkan, pelatih Jakarta Pertamina Energi, Ansori mengatakan timnya tidak boleh berpuas diri. ‘’Pertandingan masih banyak. Perjalanan masih panjang,’’ ujar Ansori. Saat melawan Bandung Bank BJB, dia mengatakan menerapkan serangan dari servis, yang membuat lawan tidak bisa mengembangkan permainan. Sementara itu, pelatih Bandung Bank BJB Pakuan Octavian mengakui timnya kalah dari servis lawan. ‘’Apa yang saya khawatirkan sebelum lawan Pertamina, servis mereka berbahaya. Ternyata benar,’’ kata Octavian. Mantan pemain nasional itu menambahkan, Aprilia Manganang dan kawan-kawan juga lemah dalam penerimaan bola pertama. ‘’Kita akan perbaiki receive, servis, dan blok. Minimal receive yang kita utamakan,’’ paparnya lagi. Sementara itu, tim putri Jakarta BNI Taplus memetik tiga poin setelah menundukkan Gresik Petrokimia 3-1 (2725, 20-25, 25-21, 25-10). Kemenangan itu menempatkan tim besutan Risco Herlambang di posisi keempat dengan nilai enam. Kemenangan atas Petrokimia itu merupakan kemenangan kedua dari empat laga. Satu kemenangan sebelumnya didapatkan Yolla Yuliana dan kawan-kawan dari Bekasi BVN pada seri pertama di Jogja (20/1) dengan 3-0.(ant)
Bali Post/ant
KEMBALIKAN BOLA - Pebola voli putri Jakarta Pertamina Energi Yulis Indahyani (kiri) mencoba mengembalikan bola ke arah tim Bandung Bank BJB Pakuan saat laga Proliga Bola Voli 2018 di GOR Temenggung Abdul Jamal, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (28/1) kemarin. Tim putri Jakarta Pertamina Energi menundukkan Bandung Bank BJB Pakuan dengan skor (3-0) 25-20, 25-12 dan 25-16.
Ariya Phounsavath menjuarai kejuaraan balap sepeda Tour de Indonesia (TdI) 2018 meski pada etape terakhir dari Gilimanuk menuju Denpasar, Bali, Minggu (28/1) kemarin, hanya finis keempat di bawah rekan satu timnya yang menjadi juara, Peerapol Chawchiangkwang. Pembalap yang memperkuat Thailand Continental Cycling Team ini menjadi juara kejuaraan level tertinggi di Indonesia yaitu 2.1 UCI setelah mengumpulkan waktu tercepat sejak etape pertama untuk menempuh jarak 615,8 km yaitu 14 jam 11 menit 20 detik. Dengan hasil ini, Ariya berhak menyandang Gandaria Jersey dan mendapatkan hadiah sebesar Rp 80 juta. Hadiah diberikan langsung oleh perwakilan UCI Mr. Datuk Amarjit Sigh yang didampingi Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari. ‘’Apa yang saya raih saat ini merupakan buah kerja keras bersama dengan tim. Balapan di sini tidaklah mudah. Cuaca juga berubah-ubah. Saya akui balapan di sini cukup berat dan persaingan cukup ketat,’’ kata Ariya usai menerima hadiah. Selain menjadi juara untuk klasemen umum, pembalap asal Laos ini juga menyandang predikat sebagai Raja Tanjakan kejuaraan yang tujuh terakhir itu vakum setelah mengumpulkan poin terbanyak yaitu 15 poin. Poin yang diraih tidak mampu dikejar oleh Habibal Tesfay dengan 10 poin. Tanda-tanda kemenangan peraih emas SEA Games 2013 terlihat sejak etape tiga yang finis di Banyuwangi, Sabtu (27/1). Saat itu Ariya mampu mengakhiri balapan di posisi lima klasemen umum dan hanya selisih 15 detik dengan pemuncak klasemen,
Bali Post/ant
ETAPE TERAKHIR - Pembalap Thailand Continental Cycling Team Peerapol Chawchiangkwang (kiri) memasuki garis finis etape terakhir Tour de Indonesia 2018 di Monumen Bajra Sandhi Denpasar, Bali, Minggu (28/1) kemarin. Peerapol Chawchiangkwang berhasil menjadi juara dalam etape keempat Tour de Indonesia 2018 dari Gilimanuk menuju Denpasar sejauh 170,9 km dengan catatan waktu 04:20:58. Abdul Gani. Ariya yang merupakan pembalap dengan spesialisasi tanjakan ini, terbilang konsisten selama menjalani balapan yang berlangsung empat etape yang start di Candi Prambanan dan finis di Denpasar, Bali. Apalagi selama perlombaan didukung penuh oleh tim yang solid. Dengan hasil ini, Ariya juga membawa timnya yaitu Thailand Continental Cycling Team menjadi juara untuk kategori tim. Tim asal Negeri Gajah Putih ini membukukan total catatan waktu 42:38:36 atau selisih lima menit 57 detik dengan posisi dua
yaitu Team Sapura Cycling Malaysia. Untuk predikat sebagai raja sprint (klasemen poin), direbut oleh pembalap tim 7 Eleven Filipina, Rustom Lim setelah mampu membukukan total poin 16. Ini juga sebuah kejutan karena sejak etape pertama posisi ini dihuni oleh pebalap Terengganu Cycling Team, Nur Amirul Fakhruddin. Sementara itu, untuk posisi pembalap Indonesia tercepat direbut oleh Aiman Cahyadi yang memperkuat Team Sapura Cycling Malaysia. Pembalap asal Bandung ini mampu menggusur posisi Abdul Gani yang sejak etape dua mengendalikan posisi
tersebut. ‘’Saya bersyukur dengan hasil ini. Latihan yang selama ini saya lakukan tidak sia-sia. Semoga hasil ini mampu menjadi motivasi saya untuk menjalani balapan tahun ini,’’ kata Aiman Cahyadi saat dikonfirmasi usai balapan. TdI 2018 merupakan kejuaraan balap sepeda pertama di Indonesia yang menggunakan level 2.1. Balapan ini selain untuk menjadi yang terbaik, juga untuk memantau kemampuan pembalap Indonesia yang nantinya akan turun di Asian Games 2018. (ant)
Sante Mante Tim Judo Denpasar dan Klungkung Boyong Piala Danrem Berbagi Emas Beregu
Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Sante Mante keluar sebagai juara dalam turnamen sepak bola usia di atas 41 tahun memperebutkan Piala Danrem 163/ Wirasatya, setelah mencukur Putra Tresna dengan skor 4-0 (0-0) di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Minggu (28/1) kemarin. Sejak kick off, kedua tim saling melancarkan serangan. Materi pemain Sante Mante Komang Mariawan, Kocet Sugiarto, Wayan Sukadana, Muhammadan dan Cornelis. Sedangkan Putra Tresna diperkuat Anang Arifin, Ketut Suardana Lenju Putra, Sigit, dan Komang Suartana, Akan tetapi, hingga turun minum, belum terjadi gol. Dalam laga berdurasi 2 x 40 menit itu, gol pembuka kemenangan Sante Mante lahir dari titik putih. Wasit Wayan Artana memberikan penalti kepada Sante Mante, karena pemain belakang Putra Tresna handball di areal terlarang pada menit ke-42. Kocet Sugiarto yang menjadi algojo sukses memperdaya kiper Putra Tresna Anom. Selang tiga menit, giliran Komang Mariawan menggandakan kemenangan timnya menjadi 2-0. Tendangan spekulasi jarak jauh Kocet Sugiarto, kembali menjebol gawang Anom di menit ke-56. Satu gol lagi
hasil bidikan bomber Wayan Kartadnya di menit ke-69. Sampai pertandingan berakhir, Sante Mante tetap unggul 4-0. Pelatih Sante Mante Made Pasek Alit mengakui babak pertama asuhannya diinstruksikan menguras tenaga lawan, dan baru babak kedua melakukan pergantian tenaga baru, dan bisa mencetak empat gol. ‘’Kunci kemenangan kami berkat unggul stamina anakanak yang lebih prima,’’ kata Pasek Alit. Sementara pemilik Putra Tresna mengakui para pemainnya kalah fisik, mengingat usia mereka 47 tahun sampai 50 tahun. ‘’Kami akui pemain Sante Mante lebih muda,’’ ujarnya. Di sisi lain, Kajasrem Lettu (Arh) Wayan Taya menjalaskan, hadiah dan piala akan diserahkan bertepatan dengan syukuran HUT ke57 Korem 163/Wirasatya, yang akan digelar pada 24 Februari nanti. Tim juara Sante Mante mendapatkan uang pembinaan Rp 7 juta, disusul juara II Putra Tresna Rp 4 juta, kemudian juara III Pesanku Kuta Rp 2 juta, dan juara IV Dalung United Rp 1 juta, serta pencetak gol terbanyak (top scorer) Jamal Balbed (Sante Mante) yang mengoleksi tujuh butir gol mendapatkan Rp 1 juta. (022)
Denpasar (Bali Post) Tim judo Denpasar U-13 dan Klungkung U-10 menyabet medali emas pada hari terakhir Kejurprov Junior memperebutkan Piala KONI Bali, di GOR Lila Bhuana, Minggu (28/1) kemarin. Tim judo Denpasar yang berjaya di nomor beregu bermaterikan atlet Raditya Perbawa Sukawati/Wayan Darma Yasa/Ni Made Novi Lastriani/Lanang Abhikresna Ardha Rajasa. Sementara tim Klungkung U-10 yang menyabet emas
beregu yakni Ni Kadek Pebry Yanti/Kadek Darma Yasa dan AA Istri Rai Puspayanti. Dengan tambahan emas ini, Denpasar total mengoleksi 23 emas, 11 perak, dan 6 perunggu. Disusul juara umum II Badung yang mendulang 8 emas 4 perak, dan 7 perunggu, kemudian juara umum III Klungkung yang meraih 4 emas, 4 perak, dan 9 perunggu. Wakil Ketua Umum Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiartha mengakui tujuan menggelar kejurprov junior untuk
menjaring atlet pelapis. ‘’Kami menyelenggarakan kejurprov junior ini tiap awal tahun,’’ katanya. Selain itu, pihaknya ingin memiliki database para atlet juara kejurprov junior, ditambah atlet Primada KONI Bali, para juara Porprov Bali XIII/2017, serta pejudo yang biasa terjun di kejurnas. ‘’Kami akan gembleng secara internsif, sebab Kejurnas Piala Kartika juga mempertandingkan kategori junior,’’ ucapnya. (022)
Mangupura (Bali Post) Njoo Daniel Dino Dinatha kembali menakhodai induk organisasi olahraga bola sodok yakni Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bali masa bakti 2018-2022 dalam Musprov POBSI Bali, di Kuta, Badung, Minggu (28/1) kemarin. Dalam musprov dihadiri enam pengkab dan pengkot POBSI, sedangkan dua Pengkab POSBI Buleleng dan Jembrana absen. Satu lagi Karangasem, memang belum terbentuk Pengkab POBSI. Para pesera secara aklamasi memilih kembali Dino, bahkan merupakan kandidat tunggal. Usai terpilih, Dino bakal menyusun kabinet pengu-
rusnya dua pekan ke depan. Ia pun bertekad meningkatkan prestasi pebiliar Bali, utamanya pada PON XX di Papua 2020 mendatang. ‘’Kami mematok medali emas pada hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia di Bumi Cendrawasih nanti,’’ katanya. Caranya, pihaknya menyusun program menambah jam terbang atletnya baik berlaga pada event internasional di Indonesia maupun mancanegara. Hanya, persyaratan atlet yang diterjunkan harus getol berlatih fisik, stamina, mengasah skill, teknik dan strateginya. ‘’Kami tetap rutin menggenjot fisik pebiliar, agar tetap bugar,’’ tuturnya. Selain itu,
pihaknya juga berniat menggelar turnamen berskala nasional, salah satu serinya supaya bisa dihelat di Pulau Seribu Pura ini. Pada bagian lain, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengingatkan, meskipun sosok ketum tetap, namun program yang digulirkan, harus lebih berkualitas, utamanya orientasi emas di PON. Dicontohkannya, atlet Jabar dan DKI melakukan try-out ke luar negeri, dan cenderung menerjunkan atlet pelapis di kejurnas. Apalagi, KONI Bali bakal memberlakukan pembatasan atlet PON, dan hanya mengirimkan atlet peringkat 3 nasional, di kelasnya. (022)
Masters 2018, memberikan ‘’angin segar’’ bagi cabang olahraga yang paling populer kedua di Indonesia tersebut. Betapa tidak, dalam turnamen level 4 (Super 500) tersebut, Indonesia menempatkan empat wakilnya di final dengan hasil akhir dua gelar dan dua runner-up. ‘’Buat saya sendiri, bukan hanya menjadi angin segar, tapi juga semangat baru bagi atlet-atlet kita untuk ke depannya,’’ ujar Susy di Istora Senayan. Da la m turna m en b er hadiah total 350 ribu dolar AS itu sendiri, Indonesia berhasil menggondol dua gelar lewat Anthony Sinisuka Ginting di tunggal putra serta Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo di ganda putra. Sementara yang menjadi runner-up adalah Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir di ganda campuran dan Greysia Polii/ Apriyani Rahayu di ganda putri. ‘’Kita berhasil meloloskan empat finalis. Dari target sih satu gelar juara karena persaingan cukup ketat. Di final kita meraih dua emas, dua perak, tentunya menjadi juara umum. Secara keseluruhan sangat bagus
sekali karena kita tahu sudah berapa puluh tahun, mungkin tahun 90-an hingga 2000 kita bisa meloloskan sampai empat wakil di final. Dan baru terulang kali ini,’’ ujarnya. Hasil ini, menurut Susy, menunjukkan luar biasanya perjuangan atlet-atlet Indonesia di semua nomor, walau masih ada yang agak sedikit tertinggal seperti tunggal putri yang terhenti di putaran kedua. ‘’Tapi dari tunggal putra, ganda putra, ganda campuran, ganda putri, mereka berjuang luar biasa. Mereka bisa masuk ke partai final. Kami harus kerja keras lagi untuk memberikan prestasi lebih,’’ ucap peraih medali emas tunggal putri, Olimpiade Barcelona tersebut. Menurut Susy, raihan di turnamen ini sendiri bukan hanya menjadi motivasi bagi atlet etlet, tetapi juga para pemain muda untuk bisa menjadi semangat mereka untuk mencontoh senior-seniornya meraih apresiasi tertinggi. ‘’Pasti ini menjadi motivasi ke mereka agar bisa mencontoh untuk kerja keras, karena dengan kerja keras, visi kita selama ini untuk mengembalikan kejayaan bulu tangkis Indonesia,’’ ucap Susi. (ant)
Dino Kembali Pimpin POBSI Bali
Tunggal Putri Jadi Fokus Perbaikan Generasi
Jakarta (Bali Post) Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Susy Susanti mengakui pemusatan pelatihan nasional cabang olahraga itu memerlukan atlet unggulan sektor tunggal putri demi perbaikan generasi. ‘’Kita sudah kehilangan satu generasi dan untuk menaikkan prestasi lagi itu butuh waktu,’’ kata Susy mengevaluasi penampilan atlet-atletnya dalam Indonesia Masters 2018 di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Minggu (28/1) kemarin. Susy menilai kekurangan bibit-bibit atlet tunggal putri menjadi hambatan besar pelatnas PBSI dalam meningkatkan prestasi atlet-atlet nasional dalam kejuaraan internasional. ‘’Kalaupun ada bibit-bibit atlet potensial, mereka tidak ada kemauan. Sedangkan atlet yang mampunyai kemauan, tidak mempunyai potensi,’’ kata peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu. Susy mengatakan pekerjaan terbesar pelatnas PBSI adalah mengubah pola pikir atlet untuk menjadi pemain yang ulet dan berani tampil
Gregoria Mariska di lapangan. ‘’Kami tidak bisa lagi meregenerasi atlet dengan santai atau tawarmenawar saat latihan. Kami memang punya atlet berpengalaman, tapi secara potensi masih kurang,’’ ujarnya. Pada nomor tunggal putri Indonesia Masters 2018, atlet tuan rumah Fitriani hanya mampu melaju pada putaran kedua setelah kalah dari pemain Thailand Ratchanok Intanon dalam dua gim lang-
Bali Post/022
sung 17-21, 16-21. Sementara tiga atlet lain yaitu Hanna Ramadini, Gregoria Mariska, dan Dinar Dyah Ayustine hanya mampu bertahan pada laga pertama turnamen grade II tingkat empat Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) itu. Angin Segar Susy menilai hasil yang diraih Indonesia dalam turnamen bulu tangkis Indonesia
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Wage, 29 Januari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Butuh:Manager Koperasi Simpan Pinjam&Perdagangan,Pnglm,Sert. Pengurus Koprs, Jujur,Team Work E-tugasbali@yahoo.com
LOWONGAN Baliamenities Hotel Supplier Jl.Raya Kengetan Membutuhkan Accounting bs Bhs Inggris & tau cara Pengaturan Uang, Segera Hub.0361-8988085 / 08123860454. Email:madenukada@ balihotelamenities.com
B.BP.001.01.18.0001324
Cr Karyawati Min.SMKmultimedia Usia Max.23Th H.081338251999
B.BP.001.01.18.0001047
Dbthkn Audit Internal,Mrkting, Anals Kredit,AO,K.bag dana,Kpl Kntr Kas,Acounting,Adm Kredit, Legal u/ Bank. Krm lam ke: bpradiartha@yahoo.com/T:422387
B.BP.820.01.18.0001291
Dicari Marketing Pria/Wnt utk Produk Otomotif,Tangguh,Berani Tantangan,Gaji+Bonus Menarik, Min SMU,Hub/Lam:Auto Nyaman Jl.Gunung Agung 183 Dps
B.BP.001.01.18.0001269
Dbtuhkan Accounting Spa dan Penjaga Kosan berpengalaman Hub.082144361012
B.BP.141.01.18.0001333
Dcr Teknisi,Sales,Spv,Adm Gdg, Dicari Salesman/Girl,Gaji, Gj+Bns+Komisi+BPJS.Lam PT.PMA Transport, Komisi, Bonus Bedahulu XVII/7, Dps Hub:087761391444 (Tidak SMS) B.BP.821.01.18.0001232
B.BP.001.01.18.0000922
BIRO JASA
SERVICE PANGGILAN
RAJA BUNTU
KERJA DITEMPAT BERGARANSI
POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS HUB. GARUDA SERVICE
ATASI :
SERVICE
WC Garansi 1 bulan
081 338 013 066
C.0000680-SRV
C.0000972-BRJ
PRO TEKNIK
BIRO JASA
RUPA-RUPA
WC
MELAYANI MAMPET
BERGARANSI
ATASI:
BALI WANGI
WC
GARANSI
B.BP.001.01.18.0001340
Dicari Sopir Serabutan Hub. 081547555316 segera M.Maning
Dcr Segera Sopir Laki-Laki,Max 36Th, SIM B1.Hub:0811393815
Looking For Staff Cook Helper, Experience 1 Year.Sent CV to: warungdua88x@gmail.com/8475139
B.BP.001.01.18.0001312
Dcr Sopir untuk Restorant di Kuta 081999124855/0811395490
DP RINGAN
KURSUS
PUTU AGUS DHARMA
DIJUAL MOBIL
Dcr karyawan Koperasi bagian Kredit & Tabungan, SIM C Hub.085337643965
SUZUKI
Jimny GX’97 Biru, mulus AC, Audio Hub Made 087 861 481 303
B.BP.001.01.18.0001327
B.BP.001.01.18.0001351
Restau Kerobokan,Tkg Bakery/ Pastry,Tnp pnglaman dilatih Dg Cara Profesional,087861378730
Karimun Estilo slv 2011,AC dingin mulus 78Nego 081529309177
B.BP.001.01.18.0001202
B.BP.001.01.18.0001316
KAR BISA TUBAH M A T
0,3%
All new CRV
TOYOTA
Toyota Agya Matic 2015/TRD mulus,msn bagus Hub.08970111871
B.BP.001.01.18.0001315
Djl Rmh Tp45/72F Jl.Pura Demak Hub:0811398086, 0361-245460
B.BP.001.01.18.0000460
DIJUAL TANAH Tnh 1,25A Jl.Ry Batubulan Br. Telabah Gianyar H.081338372618 B.BP.001.01.18.0001352
Tnh Sawit 10H 100Jt/H Sulawesi Tengah,Luwuk Hub.088219054703 B.BP.001.01.18.0001263
RUPA-RUPA Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris) 085102796346
B.BP.001.01.18.0001350
B.BP.001.01.18.0001257
B.BP.001.01.18.0001354
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
B.BP.001.01.18.0001347
AROWANA A PESAN VI
GO FOOD
Mobilio
DIJUAL RUMAH BUC.Dijual Rumah Perum Dalung III. Hubungi:081936264166
B.BP.135.01.18.0001356
Farmasi Bth Kary.Gudang&Pengi- House Keeper,Good English,Good rim Barang,SMA,Max25Th,SIM C/A Salary,Kerja dg Baik di Rental Lam ke PT.BKS, Jl.Suli 102 Dps Vila Area Seminyak081236313813
READYK STOC
HUB. SALES
B.BP.001.01.18.0001190
B.BP.154.01.18.0001355
HONDA PROMO IMLEK BUNGA RINGAN
B.BP.001.01.18.0001349
B.BP.001.01.18.0001205
PULUHAN JUTA
AC 50rb AHLI SUMBAT
0821 4689 3375 0819 9907 4576 JASA KURAS C.0001033-SRV LIMBAH
Dcr Gr Mat,Fis,Bio,B.Ing,IPS u/SD-SMA H.081999085313
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dcr Perawat,Bidan&Ast.Apoteker Utk Klinik Kulit, 081238205400
DISCOUNT SANGAT BESAR
CUCI
KULKAS ansi FRIZER Bergar CHILLER
B.BP.004.01.18.0001353
B.BP.001.01.18.0001206
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
Telp. 085100493221
Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar
Dicari Segera Marketing&Admin Utk Bekerja di Perusahaan Box. Hub:081337070443
Informasi pasang iklan Telepon
Food Street
Telp. 227439 Hp. 0818 0231 1818
HR-V *Syarat & ketentuan berlaku
081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0001237-MBL
Jl. Veteran 66 Denpasar, Sebelah Pasar Burung arowanafoodstreet Arowana FoodStreet
IKAN BAKAR . Kakap . Kerapu . Ayam Bakar . Kerang . Jangki . Udang
Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras
081337666135
082359392760 KLOSET, WASTAFEL, SERVICE C.0001228-BRJ BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 SERVICE 081 238 450AC 210
OKA
TEKNIK
Kulkas C.0000620-brj Dispenser Freezer Water Heater CEPAT BERGARANSI
TEL.085100404827 C.0000983-SRV C.0001383-SRV
DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas
AC
FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM
Jl. Raya Pemogan No. 172
� 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0001052-SRV
INTERIOR
BIRO JASA
TOUR
RAJA SUMBAT
WC
GARANSI
Ayam Bakar Rp. 25.000.
Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras
081 338 633 936
C.0001172-BRJ
Ikan Bakar Rp. 40.000
Udang Bakar Rp 25.000.
Roti Canai Rp. 10.000
BALI WANGI
WC
JASA KURAS
LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI
KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR
FOTOCOPY
Nasi Goreng Rp. 25.000
Martabak Rp. 15.000
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0001167-BRJ
BIRO JASA
RADITYA JAYA Interior & Furniture Kitchen Set Bed Set, Sofa Partisi Butik, S p a Wallpaper Interior Villa Meubelair Kantor & Sekolah
081999940833, 081999940819 C.0000736-INT
BENGKEL LAS Free
ANTI MAMPET GARANSI
Melayani :
081 239 534 731 C.00001124-BRJ
BIRO JASA
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl C.0000599 -BKL
TERIMA PESANAN
CETAKAN
18
EKONOMI
Senin Wage, 29 Januari 2018
LJK Rawan sebagai Alat ’’Pencucian Uang’’ Tata Rias Modifikasi Jangan Kebablasan Denpasar (Bali Post) Lembaga jasa keuangan (LJK) rawan sebagai alat untuk tindak pencucian uang. Dulu tindak pencucian uang banyak memanfaatkan asuransi dengan adanya kongkalikong dengan agen asuransi. Karena lembaga asuransi tidak dimonitor Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Begitu juga bank, rawan terhadap tindak pencucian uang. Namun kini bank telah menerapkan sistem Know Your Customer (KYC) untuk mencegah terjadinya hal tersebut. Pemerhati ekonomi dan perbankan Prof. Dr. Gede Sri Darma, DBA. mengatakan, menjelang pemilihan kepala daerah, saat melaporkan kekayaannya, para calon bisa saja menyembunyikan kekayaannya yang tidak wajar pada lembaga jasa keuangan (LJK). Bisa saja bank digunakan sebagai alat untuk pencucian uang. Misalnya untuk menghindari pemeriksaan keuangan yang mencurigakan, uang dipecah-pecah ke banyak rekening. ‘’Kalau menggunakan rekening bank, PPATK bisa
melakukan pengawasan asal banknya nasional yang sudah online sehingga kemungkinan menggunakan bank negatif,’’ ujarnya. Begitu juga bank daerah, sangat kecil kemungkinan dijadikan alat pencucian uang karena diawasi BI dan bisa terpantau oleh PPATK. Sedangkan LJK seperti LPD dan koperasi tidak bisa terdeteksi, sehingga semua pihak harus mengawasinya. Kepala KPw BI Bali Causa Iman Karana menerangkan, bank kini sudah dilengkapi sistem penangkal yang kuat. Perbankan kini sudah menerapkan penangkal berupa sistem know your customer (KYC) principle sebagai upaya pencegahan tindak pidana pencucian uang. Menurutnya, dengan aturan KYC maka bank bisa melakukan antisipasi. ‘’Misalnya, ada seorang nasabah dengan transaksi transfer dari rekeningnya sehari rata-rata biasa Rp 100 juta, tetapi tiba-tiba ada transfer Rp 100 miliar itu bisa dicurigai dan bisa dilaporkan ke PPATK,’’ bebernya. (kmb42)
TIM Penggerak PKK Gianyar bekerja sama dengan Harian Bisnis Bali, Minggu (28/1) kemarin menggelar Workshop Tata Rias Adat Bali dan Kewirausahaan, di Kantor Bupati setempat. Acara ini dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar Nyonya Ida Ayu Ketut Surya Adnyani Mahayastra, S.E. M.AP. Dalam sambutannya, Nyonya Adnyani Mahayastra mengatakan perempuan Bali tidak kenal lelah dan selalu berada di depan. Walaupun demikian wanita Bali juga tidak melupakan dalam perawatan diri. Terbukti banyak salon tumbuh bahkan sampai ke desadesa. Karenanya ia telah mencanangkan salon masuk desa. Karena hal itu juga merupakan peluang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Workshop Tata Rias Adat Bali dan
Kewirausahaan diharapkan dapat menambah ilmu dari PKK banjar yang selama ini menjalankan salon desa. ‘’Dengan workshop, para pengelola salon desa bisa menambah ilmu dan wawasan, baik dari segi keterampilan dan perkembangan dunia kecantikan saat ini serta dari segi ilmu kewirausahaan, bagaimana membuat usaha mereka makin maju,’’ tandasnya. Dengan demikian program salon desa tersebut benar-benar dapat berjalan maju dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, bukan mandek karena tidak tahu cara mengelola. Sementara itu tema ‘’Bagaimana cara mengelola usaha dari awal berdiri agar bisa berkembang’’ disampaikan CEO Toya Group Ayu Saraswati. ‘’Para pengelola salon desa ini ataupun bagi
mereka yang baru memulai usaha harus selalu berpegang pada rencana bisnis (business plant). Makanya pada awal mulai, ini yang harus dibuat terlebih dahulu,’’ tandasnya. Pembicara lainnya, Dra. Ni Wayan Sumerthi Pande, pemilik LKP Putra Intan, yang menyorti soal modifikasi tata rias agar tidak kebablasan. Komang Suryastini, S.E., pemilik LKP Rahayu, memberikan pengetahuan tentang tata rias wajah. Kiat menggunakan make-up, untuk kegiatan sehari-hari atau kegiatan khusus seperti kundangan dan upacara adat. Workshop yang diikuti ratusan peserta tersebut juga dihadiri Ketua Gatriwara Kabupaten Gianyar dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gianyar. (kmb)
19
Senin Wage, 29 Januari 2018
Hilang, ’’Pelangkiran’’ di Bawah Pelang Rumah Dinas PN Gianyar Gianyar (Bali Post) Media sosial digegerkan dengan foto pelangkiran berisi dua gantungan baju. Pelangkiran itu berada di tembok depan bangunan Rumah Dinas Pengadilan Negeri (PN) Gianyar. Belum diketahui siapa yang menggantung baju kaos warna hijau dan kemeja warna biru muda pada pelangkiran itu. Sementara pada sore harinya pelangkiran itu tak lagi digantungi baju. Sementara pantauan Minggu (28/1) kemarin pada rumah dinas yang beralamat di Jalan Jelantik, Gianyar itu memang benar ada pelangkiran di tembok depan rumah di sebelah garasi. Namun di pelangkiran itu hanya terlihat satu buah gantungan, namun tanpa baju seperti yang heboh di media sosial. Sementara pantauan Minggu (28/1) malam sekitar pukul 22.00 Wita, sudah tidak ada lagi pelangkiran. Namun bila diteliti di tembok itu, masih nampak bagian yang rusak, diduga bekas tancapan dua paku. Minggu malam kemarin, rumah dinas yang menghadap selatan itu pun nampak gelap tanpa ada lampu rumah yang hidup. Bagian depan rumah hanya nampak diterangi cahaya kendaraan yang lalu-lalang di jalan. (kmb35)
GANTUNGAN BAJU - Sebuah gantungan baju di pelangkiran di rumah dinas PN Gianyar. Namun pada malam harinya sekitar pukul 22.00 Wita, pelangkiran itu sudah tidak ada. Namun masih tampak lubang bekas paku yang menancap di tembok.
Jokowi Tinjau Penanganan Pengungsi Rohingya
Bali Post/kmb4
SEKOLAH PARTAI - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan pembekalan dalam Sekolah Partai kepala para calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI-P di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/1) kemarin.
Mega Beri Pembekalan
Hindari Politik Uang dan Isu SARA
Depok (Bali Post) Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri memberi pengarahan dan pembekalan secara tertutup kepada 91 calon kepala daerah (gubernur, bupati dan wali kota). Pengarahan diberikan Megawati pada Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2018 yang berlangsung sejak Minggu (28/1) kemarin hingga 1 Februari 2018 mendatang di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat. Sekolah Partai kali ini merupakan angkatan ke-6 sejak diselenggarakannya pilkada serentak 2015 lalu. Atau gelombang kedua untuk tahun 2018. Pada gelombang kedua tahun 2018 ini, dihadiri sebanyak 91 peserta baik cagub maupun cawagub ataupun cawali/cabup dan wakilnya. Sisanya pada gelombang pertama telah mengikutinya pada bulan Desember tahun 2017 lalu. Total peserta yang ikut sebanyak 171 sesuai dengan jumlah daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak di tahun 2018. Usai pengarahan, Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto mengungkapkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta semua calon kepala dan wakil kepala derah yang diusung PDI-P tetap mengendepankan politik yang santun dalam menghadapi pilkada. Sekolah partai PDI-P memberi pengarahan soal ideologi, aturan hukum, dan strategi kampanye. “Tadi Bu Mega mengingatkan menghadapi kampanye sehitam apa pun harus tersenyum, karena kekuasaan yang diperoleh segala cara tidak akan pernah langgeng,” ujar Hasto. Megawati berharap para calon kepala daerah yang diusung PDI-P tidak menggunakan politik uang dan isu SARA untuk memenangkan kampanye. Presiden kelima RI itu menilai isu tersebut amat berbahaya karena bisa memecah belah masyarakat. “Rakyat kami yakini bisa membedakan pemimpin mana yang hanya memecah belah demi kekuasaan, pemimpin mana yang betul-betul bekerja keras untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya. Wakil Sekjen Ahmad Basarah menjelaskan materi
yang disampaikan dalam Sekolah Partai mulai dari yang bersifat ideologis, serta strategis memenangkan pilkada. DPP PDI Perjuangan menekankan kepada para calon kepala daerah supaya tidak menggunakan cara-cara kotor dalam memenangkan pilkada nanti. “Kami ingin seluruh calon kepala daerah PDI-P pada saat kampanye nanti betul-betul memegang prinsip dan aturan hukum serta etika berbangsa dan bernegara. tidak boleh politik uang, tidak boleh eksploitasi isu sara,” ujar Basarah. Sementara itu, Kepala Sekolah PDI Perjuangan Komarudin Watubun melaporkan pasangan kepala daerah yang mengikuti sekolah partai kali ini tercatat 91 peserta. Mereka akan digembleng sejak 28 Januari hingga 1 Februari 2018. Beberapa peserta yang telah hadir untuk ikut sekolah partai, yakni bakal Cawagub Jabar Anton Charliyan, bakal Cawagub Jatim Puti Guntur Soekarnoputri, bakal Cagub Kaltim Rusmadi Wongso, hingga bakal Cawagub Kaltim Safaruddin.“Yang belum hadir saat ini sedang mengikuti proses verifikasi di KPU (Komisi Pemilihan Umum), dan akan segera bergabung,” ujar Komarudin. (kmb4)
PRESIDEN Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Bandara Cox’s Bazar, Bangladesh, Minggu (28/1) kemarin, untuk meninjau penanganan terhadap pengungsi Rohingya yang berada di Rakhine State tepatnya di Refugee Camp. Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis menyebutkan pesawat kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Joko Widodo dan rombongan tiba di Cox’s Bazar sekira pukul 12.40 waktu setempat atau 13.40 WIB. Kedatangan Presiden dan Ibu Negara Iriana langsung disambut oleh Deputy Commisioner MD Ali Hossain, Superintendent of Police (SP) Dr. AKM Iqbal Hossain, serta Staf Ahli Menteri Luar Negeri RI Bidang Kelembagaan Salman Al Farisi. Presiden dan Ibu Negara Iriana terlebih dahulu mendapatkan penjelasan dari Deputy Commissioner Cox’s
Bazar Ali Hossain terkait penanganan terhadap pengungsi Rakhine State di Refugee Camp. Penjelasan tersebut disampaikan di salah satu VIP Room yang berada di Bandara Cox’s Bazar, Bangladesh. Setelah itu, Presiden dan Ibu Negara Iriana beserta rombongan terbatas menuju Kamp Jamtoli, yakni salah satu tempat penampungan pengungsi dari Rakhine State yang ada di Bangladesh. Perjalanan sepanjang 70 km tersebut ditempuh Presiden Jokowi selama satu jam melalui jalur darat. Di sepanjang perjalanan tampak masyarakat Cox’s Bazar turut menyambut kedatangan Presiden Jokowi. Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana dalam kunjungan kali ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Teten Masduki, dan Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh Rina Soemarno. (ant)
Desa Adat
Dari Hal. 1
Salah satunya, kata putra terbaik Bali ini, akan mewujudkan pendidikan gratis 12 tahun. Selanjutnya pendidikan berbasis agama Hindu di desa adat. Termasuk pula aset Pemprov Bali di wilayah Badung akan dihibahkan ke desa adat untuk fasilitas umum seperti sekolah, wantilan, pura, dan sebagainya. ‘’Kalau KBS-ACE menang, ini akan diberikan ke desa
adat. Hal-hal yang baik di Badung akan dijalankan di seluruh Bali secara baik dan bersinergi. Dengan demikian perlu satu jalur antara presiden, gubernur, dan bupati. Perlu komitmen dan perencanaan yang terintegrasi. Oleh karena itu, ngiring ketog semprong milih KBSACE pada 27 Juni nanti,’’ tegasnya disambut tepuk tangan hadirin. Di samping itu, pria asli Buleleng itu juga menargetkan kemenangan 70
persen di Bali dan khusus di Badung 75 persen. Sejalan dengan Koster, Cok Ace menyampaikan, sejatinya, kehadirannya di Mengwi juga pulang ke ‘’rumah asal’’. ‘’Sejatinya, tiang pulang ke rumah asal di Puri Mengwi. Karena sesungguhnya keberadaan Puri Ubud berasal dari Puri Mengwi. Karena itu, mohon dukungan untuk kami saat pencoblosan 27 Juni nanti,’’ imbuhnya. (kmb)
Partai Pendukung Dari Hal. 1
Deklarasi juga dihadiri mantan Wakil Bupati Badung I Made Sudiana, Wakil Ketua DPC PDI-P Badung I Bagus Alit Sucipta, Sekretaris DPC PDI-P Badung I Putu Parwata, beserta seluruh jajaran pengurus DPD PDI-P Provinsi Bali maupun DPC PDI-P Badung serta kader dan simpatisan pendukung KBS-ACE. Ada pula jajaran partai pendukung dan pengusul, yakni PKPI, PAN, Hanura, PKB, dan PPP. Ketua Tim Pemenangan Koster-ACE Badung I Gusti Ngurah Anom Gumanti dalam laporannya menyatakan hadir lebih dari 50 ribu massa dalam deklarasi. ‘’Ada juga lebih dari 420 sekaa baleganjur, 40 penari Gandrung dari Ikawangi dan Barongsai dari komunitas Tionghoa. Inilah komitmen kami siap totalitas menangkan Koster-Ace,’’ ungkapnya saat menyampaikan sambutan. Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, seluruh perjuangan masyarakat Badung dalam memenangkan KBSACE akan membuahkan kemenangan. Mengutip salah
satu pidato Bung Karno yang ditulis menggunakan bahasa Sansekerta, perjuangan harus terus dilakukan dengan tanpa mengharapkan hasil. ‘’Petikan pidato, dalam melaksanakan perjuangan jangan pernah menghitungkan hasil. Kita siap memenangkan KBSACE,’’ katanya. Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta mengucapkan terima kasih kepada ribuan masyarakat Badung, baik orang tua dan yowana yang hadir. Ini membuktikan dukungan Koster-Ace di Gumi Keris luar biasa. ‘’Saya berterima kasih kepada masyarakat semua yang telah datang dalam deklarasi ini, terutama para anak muda atau generasi muda sudah bersedia hadir,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, pementasan tari Cak kolosal ini adalah bagian dari pelestarian seni budaya di Bali. ‘’Tari Cak ini adalah warisan leluhur yang mesti kita lestarikan bersama dan saya mengapresiasi kreasi seni yang dilakukan puluhan ribu masyarakat Badung dan semoga bisa lolos dalam rekor Muri,’’ tegasnya.
Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-10
Giri Prasta dalam membakar semangat kader banteng di Badung mengatakan, pokoknya semua harus bergerak dari semua jalur dari berbagai daerah menjadi satu komponen memenangkan pasangan Koster-Ace untuk menjadi Gubernur Bali. Untuk di Badung, ia berharap semua kader bergerak mulai dari Petang, Abiansemal, Mengwi hingga Kuta Selatan menuju satu jalur yakni Koster-Ace. Dalam acara tersebut juga dilakukan pelepasan burung bersama dan dimeriahkan sejumlah grup band dan seniman, seperti Lolot, Eka Badeng, dan Lawak Clekontong Mas. (kmb)
05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Pitra Yadnya dan Atma Wedana (8) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Adi parwa (2) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita PT. Dinamika Tiga Pilar 10:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 10:05 Wita L e j e l H o m e S h o p ping 10:30 Wita DW TV 11:30 Wita Parameter 12:05 Wita Dharma Wacana Yoga dan Semadi (1) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Lejel Homeshopping 14:05 Wita Klip Bali
Senin, 29 Januari 2018 14:30 Wita Yowana Live Juara KIR Internanasional SMP N 3 Denpasar 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 17:00 Wita Dunia Pendidikan 17:05 Wita Kartun Adi Parwa (3) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 21:00 Wita Prita 21:00 Wita Taksu Nyoman Suma Argawa 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Desa Satra Klungkung (4) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folks Song
16 Pages
39 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
ationalbalipost.c online: http://www.intern
Monday,
Monday, January
29, 2018
n repays Mac Bill Clinto Fleetwood a favor to ceremony at MusiCares Harry Styles
2018
porters showed.
barred from
suphave minimal his supportersirresponsibly trying are which could port and social anger to foment
Affleck Actor Caseyas 2018 s withdraw senter Oscar pre
take police officers. on the for me, social tance to try to forced campaign said. posted on ground voter turnout on helmet-clad win. him post Sunday, police him to the Video footage Earlier on Navalny’s campaign shine off a Putinsays the election Navalny appear a wrestled and then dragged the into tools, media showed pavement, the patrol wagon, The Kremlin say Navalny and their way main thoroughfare, using power an They Moscow’s metres (yards) from feet first into showed. headquarters a bomb threat, will be fair. hunfew hundred to join several the video footage personal Twitter citing reports of by Navalny’s supin Navalny’s post to his follow- online feed run the Kremlin, taking part had a dred supportersthe authorities feed carriedhe had been arrested. saying protest, which dis- ers said was illegal. walked a short He had only
OF THE
or live ali.com li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan
sexual harassment accused of the 2018 Academy has been at a presenter Affleck, who ng Casey has withdrawn as in “The film, - Oscar-winni said on Thursday. 2008 for his lead role by the on an earlier LOS ANGELES in of Jesse James crew members the organization Affleck, by female spokeswoman for director Ben Denzel Assassination Robert Ford.” has opted from of actor and Awards, a
Affleck the best topped challenges Gosling to win Coward While Ben like “Batman v Suwho won Ryan home a Affleck, 42, year for his perfor- Washington and for big movies of Justice,” Casey He also took last actor Oscar family drama “Mancareer on the 2017 award. numerous trophies perman: Dawn the focused his expected to Golden Globe and mance in ventures with Affleck has groups. the Sea,” was chester by year’s best actress award from film critics despite 2010 sexual smaller, independent n plots such as that resur- strong character-drive The win came present thiswith Academy of Motion ceremony. Baby Gone.” directed in keeping and Sciences tradition.to harassment accusations run-up to the unwanted “Gone2010, he wrote and Here,” Picture Arts the decision the faced in the In alleging in “I‘m Still crew and on “We appreciate Phoenix’s Joaquin Phoenix on the show academy Two lawsuits filed by female to and were a mockumentary about the keep the focus advances were from acting of this year.” another movie great work members on court for undisclosed supposed transition said. denied a rap musician. sepaspokeswoman for Affleck, Mara settled out of becoming for Affleck ago he quietly A publicist that Affleck sums. An attorney the time. Two years wife, actress Summer at confirmed his marriage (R), Buxbaum, be attending this year’s a lower public rated from for the accusations Portnow REUTERS/Andrew not after a nine-year Affleck adopts Ben and ap(L) and Neil stand with would which is scheduled in his brother the spotlight. Phoenix, two sons. (rtr) , ceremony, the Dolby Theatre Bill Clinton profile than in Academy, that produced further 4 at President Recording Lindsey Buckingham for an Oscar pears uncomfortable the March but declined Former U.S.& CEO of The nominated Nicks, McVie during Los Angeles, He was first President (2nd L-2nd R) Stevie and John Fleetwood comment. brother younger honoring Fleetwood, U.S., the No. 106 Dps honorees McVie, Mick show Affleck, New York, the Year Jl. Raya Puputan No 148 Christine Post at: Person of Mandala Renon Renon Hall in Manhattan, Kopi Made Jl. Raya Niti 148 onal Bali 2018 MusiCares Sanur 28 City Music Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 find Internati Smirnof Cafee Mac at Radio2018. Jl. Mohamad 26, Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama You can 19 No.88 Renon Renon 68 January Jl. Merdeka Hotel D.Poso No Warung Subah D.Tamblingan IMAGES Kelly TPX
January 29,
been Navalny Navalny hasMarch 18 election lead to turmoil.(rtr) the leader Alexeito boycott also be heard running in News can show incumbent at Global on wrestled opposition to urge voters Putin is which polls in “Bali Image” from 9.30 at a rally Vladimir 96.5 Russian police Though Radio FM am. Listen to NBURG to president after he appeared easily win. in March. until 10.00 FM at http:// YEKATERI moments knows Putin track to matter. Come m MOSCOW/wagon on Sunday, presidential election does not not coming out Navalny says he his boycott Global Radio by “That ten2myradio.co You’re at http:// surrounded future,” the will be re-elected, at lowering into a patrol would be a rigged globalfmbali.lis They Tverskaya. is aimed but for your when he was the video streamingand http:// what he said
were and Juanes to genres
of song Urban, musicians across among - Their 1977 interpretations NEW YORKhelped power Bill perform their ownbiggest hits over a in “Don’t Stop”the White Housefor- Fleetwood Mac’s it was the Clinton into 50-year career. Mick Fleetwood, on Friday Band members Nicks, Christine 1992, and doing the honors Stevie mer U.S. president Buckingham John McVie, Mac. Fleetwood McVie and Lindsey celebration by for Fleetwood Mu“Go Clinton presented as the 2018 the ended the three-hour stage to performLies.” Mac with statuettes making them taking to the and “Little annual award Your Own Way” formed in LonsicCares honorees, Mac to win the Fleetwood went on to become first band musician for creative a and the work. given to don in 1967best-selling bands in and charitable achievements the British-Amer- one of the than 100 million Clinton chose “Don’t Stop” as world, with more Grammysingle including ican band’ssong for his 1992 presi- records sold, album “Rumours” revive 1977 “Rhianthe theme helping to the winningsingles “Songbird,” dential campaign, and hit and encouraging tentheir popularityrock band to reunite non” and “Dreams.” and creative and soft romantic solo After fractious ball in 1993.theme members going Fleetas a for his inaugural sions, some of line-up, me use it “They let trying to live several changesNicks, Buckingham the have been McVie, their difsong and I since,” Clinton told McVie put Hall wood, by it ever Radio City Music and Christine them and reunited behind 1998, since audience at ferences time to all of in 2014 for the first a sell-out world in New York. great deal on “I owe a embarked on and (rtr) added. them,” he and ceremony Keith tour. At the concert Cyrus, Lorde, Friday, Miley
Russian police detain opposition leader Navalny at protest
om. http://epaper.inte
opposition lice detain t Russian poNavalny at protes leader
L O N A A T I E R N I N T
DAY
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
Jl. 20 Legwa No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Jl. Denpasar Sanur 31 khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
REUTERS/Yuri
opposition of Russian Supporters 28, 2018. Russia January
leader Alexei
Navalny
attend a
rally for
a boycott
of a March
18 presidential
election
in the far
eastern city
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Maltsev
,
of Vladivostok
Senin Wage, 29 Januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
OTOMOTIF
Diluncurkan di Bali
Ignis SE Ditarget Kukuhkan Dominasi Suzuki di ”City Car” Sejak peluncurannya di April 2017, Suzuki Ignis berhasil mencuri perhatian pengguna kendaraan roda empat. Tak hanya karena tampilannya yang sesuai dengan zaman, mobil bertipe city car ini juga cukup terjangkau. Bahkan, Ignis berhasil menjadikan Suzuki mendominasi market share segmen city car. Me nurut A ssi s t a nt Div i si o n H e ad Sales 4W PT SIS, Yamamoto, untuk menggarap dan mempertahankan posisi Suzuki di city car, Ignis Sport Edition dihadirkan. Ada 6 (enam) fitur eksklusif yang menjadikan tampilan lebih sporty, stylish sekaligus semakin memperkuat image Suzuki Ignis sebagai kendaraan masyarakat urban. “Melihat animo yang besar mengenai Suzuki Ignis, pada hari ini kami memperkenalkan varian baru yaitu Ignis Sport Edition. Pembaruan pada Ignis Sport Edition tidak hanya dilakukan untuk memberikan tampilan lebih segar, tetapi juga mengakomodir kebutuhan masyarakat urban akan kendaraan yang aman dan nyaman dengan berbagai fitur istimewa untuk mendukung kegiatan sehari-hari,” ujarnya. Dari sisi penjualan, kata Head of Brand Development 4W PT SIS, Harold Donnel, Suzuki Ignis sukses memperkuat penjualan Suzuki selama 2017. Total lebih dari 14.000 unit telah terjual hingga Desember 2017. “Ignis ini merupakan langkah strategis. Brand identity baru Suzuki adalah sport. Ini merupakan rebranding, kita ingin mencanangkan hal-hal yang berbau sporty dengan brand Suzuki Sport,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Wilayah Sejahtera Indobali Trada (SIT) Bali Fie An mengatakan, penjualan Ignis cukup bagus untuk Bali. Bahkan untuk city car, Suzuki menduduki peringkat pertama karena market share Ignis sebesar 60 persen. “Penjualan secara Bali demand-nya matic lebih banyak. Ditargetkan pada tahun ini Ignis bisa dijual hingga 150 unit per bulan. Tahun lalu perbbulan mencapai 100 unit bahkan pernah di Oktober hingga 160-an unit,” sebutnya. Ditambahkan Sales Manager SIT Regional Bali Hadis Furqon, Ignis SE untuk manual transmission dijual mulai Rp 162.500.000. Sedangkan untuk matic transmission dibanderol mulai Rp 172.500.000. Ada 4 warna yang ditawarkan untuk Ignis SE yaitu Uptown Red Pearl, White Arctic Pearl, Tinsel Blue Pearl, dan Midnight Black Pearl. “Kami menawarkan program DP murah dengan potongan harga hingga Rp 8 juta selama pameran di Level 21 yang berlangsung mulai 27 hingga 31 Desember. Selain itu ada gratis kaca film Solarguard full cover,” jelas Hadis. Enam Fitur Andalan Dalam Ignis Sport Edition (SE), Suzuki menambahkan enam fitur khusus untuk memaksimalkan tampilan dan pengalaman berkendara yang berbeda.
Dipaparkan Yamamoto, walau secara dimensi masih sama, namun untuk bagian eksterior ada perubahan signifikan seperti tambahan Front Under Spoiler yang memperkuat tampilan sporty Ignis ini. Tidak hanya bagian depan, sisi samping kanan, kiri serta belakang juga dilengkapi dengan Side Under Spoiler, Rear Under Spoiler, dan Rear Upper Spoiler. Penambahan spoiler disisi samping dan belakang semakin membuat tampilan Ignis Sport Edition lebih menarik. Bagian grill Ignis Sport Edition dilengkapi dengan Daytime Running Light (DRL) yang membuat tampilan depan lebih dinamis dan juga meningkatkan keamanan pengendara. Selain itu, Headlamp bisa disetel ketinggiannya secara manual sesuai dengan jarak pandang yang dibutuhkan pengendara. Headlamp dan DRL memberikan keamanan kepada pengendara saat mengemudi dikondisi siang ataupun malam hari. Tak hanya tampilan eksterior yang tampak lebih sporty, menurut Harold, bagian interior Ignis Sport Edition juga dilengkapi dengan Head Unit Touch Screen berukuran tujuh inchi sehingga tampak lebih modern dan mewah. Ini juga sekaligus mengakomodir kebutuhan entertainment selama berkendara. Head unit touch screen pada interior Ignis Sport Edition juga telah dilengkapi fitur seperti Mechaless, Radio (AM/FM), MP3, WMA, Bluetooth Audio, dan Bluetooth phone call yang bisa terintegrasi pada smartphone. Ignis Sport Edition memiliki empat warna pilihan yaitu Uptown Red Pearl, White Arctic Pearl, Tinsel Blue Pearl, dan Midnight Black Pearl. “Kontribusi Ignis diharapkan bisa mencapai 13 persen di 2018. Penjualan paling besar masih didominasi pick-up, kemudia Ertiga, dan ketiga Ignis,” kata Harold. Suzuki Ignis dilengkapi mesin K12M berkapasitas 1.197 cc dengan konfigurasi empat silinder, DOHC, VVT serta memiliki material bodi yang ringan menjadikannya sangat irit bahan bakar. Suzuki Ignis yang berdimensi 3.700 mm memiliki mesin yang ringan bermaterial alumunium dengan menghadirkan mesin 83 ps pada 6.000 rpm dan kekuatan torsi mencapai 113 Nm pada 4.200 rpm. Mobil yang mengusung sistem penggerak roda depan ini akan memberikan ketenangan dan kenyamanan selama berkendara jauh. Dari sisi keamanan pun, Suzuki Ignis telah dibekali sistem pengereman Anti-Lock Braking System (ABS) dan Electronic Brakeforce Distribution (EBD). Dengan fitur tersebut akan memberikan rasa aman pada saat pengereman darurat. Suzuki Ignis telah menggunakan platform HEARTEC dan Total Effective Control Technology (TECT) Body yang memungkinkan secara efektif menyerap dampak tumbukan dan menyebarkan energi tumbukan tersebut ke seluruh rangka sehingga mengurangi kerusakan pada mobil dan penumpangnya. (bns)
Bali Post/kmb
Bali Post/kmb
Manajemen SIS dan SIT meluncurkan Suzuki Ignis SE di Bali, Sabtu (27/1).
Manajemen SIS dan SIT saat jumpa pers terkait peluncuran Ignis SE di Bali, Sabtu (27/1).
Bali Post/win
PERTUNJUKAN - Penampilan berbagai seni pertunjukan India dan Grup Pancer Langiit dalam Festival Seni Budaya India mampu memukau tak kurang dari 300 penonton di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar, Sabtu (27/1) malam.
Ratusan Penonton Saksikan Kolaborasi Seni India-Bali Denpasar (Bali Post) -
Penampilan berbagai seni pertunjukan India dan Group Pancer Langiit dalam Festival Seni Budaya India mampu memukau tak kurang dari 300 penonton di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar, Sabtu (27/1) malam. Pagelaran kolaborasi India–Bali ini dihelat oleh Indian Association Bali (IAB) bekerja sama dengan Paiketan Krama Bali, yang bertujuan untuk lebih mempererat persaudaraan antara masyarakat India dan Bali karena ada kesamaan keyakinan yakni Hindu.
Sementara masyarakat India yang berdomisili di Bali ingin ikut berpartisipasi memulihkan kondisi pariwisata Bali agar cepat pulih akibat isu erupsi Gunung Agung. Tariantarian yang dipertontonkan, di antaranya tarian klasik, yakni Bharat Natyam dan Khatak dengan Bollywood Song yang menarikan Dewa Ganesha, yang sangat baik untuk pendidikan spiritual bagi umat Hindu di Bali. Rombongan kesenian dari India berjumlah 67 orang datang ke Bali guna memeriahkan pertunjukan itu. Tarian lain yang dipertunjukkan di antaranya Dewa Ganesha, Ganesh Kirti, Devi Stuti, Group Penyanyi Dashrathe, Krishna, Devi Vandana, Duet Kathak and Mohoniyattam, lagu vokal Bollywood, lagu semiklasik Bollywood, tari klasik Kathakali and Mohini-
yattam, Thillana, Tarana. Sementara Group Pancer Langiit sebagai tuan rumah menampilkan tari Amertha Bhumi dan sebuah tari kolosal yang merupakan simbolik rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia kesejahteraan yang telah dilimpahkan kepada alam semesta. Ketua Indian Association Bali (IAB) Vijay Mulani didampingi Sekretarisnya, Sonia Kaur, mengatakan tujuan acara ini selain untuk memperkenalkan seni budaya India juga mengampanyekan bahwa Bali adalah aman untuk dikunjungi. “Justru kondisi Gunung Agung saat ini menjadi anugerah bagi Bali yang bisa dikemas sebagai pemandangan yang indah untuk dinikmati. Saya mendukung pencabutan travel warning oleh negara-negara yang sempat me-warning warg-
anya untuk datang ke Bali,” ujar Vijay Mulani seusai pertunjukkan. Selain itu, Vijay mengatakan bahwa ada banyak kemiripan antara budaya India dan Bali. Satu di antaranya adalah pemberian nama-nama orang Indonesia dan Bali menggunakan bahasa Sanskerta mirip dengan nama-nama orang India. Menurutnya, itu tiada lain karena kesamaan kultur yakni kultur Hindu. Kata dia, kesenian Bali dan India juga ada kemiripan, sehingga sangat bagus jika ada saling berinteraksi antar keduanya. Ia berharap kedepan acara pertukaran seni budaya bisa diteruskan untuk memberikan tambahan wawasan bagi generasi muda, baik Bali maupun India. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku bangga atas kedatangan rombongan
seniman India ke Bali. Sebab, menurutnya, ini merupakan momen yang baik untuk saling tukar pengalaman dan keahlian di bidang seni budaya antarkedua kultur. Mangku Pastika mendapat banyak inspirasi saat dirinya melakukan perjalanan suci ke beberapa wilayah di India. Sebelum pertunjukan dimulai, Gubernur menjamu seratusan seniman India di lantai dasar Gedung Ksirarnawa Denpasar. Pembina Umum Paiketan Krama Bali Ida Rsi Acharya Agni Budha Wisesanatha yang sangat aktif memfasilitasi festival tersebut mengaku lega karena festival yang dikhawatirkan sepi penonton ternyata mampu menarik ratusan orang. Sejumlah pembina dan pengurus Paiketan Krama Bali hadir dan menyaksikan festinal India Bali, seperti Prof. Nyoman Arya Thanaya, A.A. Gde Rai, Nyoman Suteja Mukarsa, Ketua Umum Anak Agung Suryawan Wiranatha, Bendahara Umum Agung Sujana, Sekjen Jro Mangku Suteja, dan sejumlah pengurus Paiketan, serta tamu undangan lainnya. (win)
Gus E’nen
Terinspirasi sang Istri Tidak puas hanya dikenal sebagai seorang penata musik atau arranger, kini Gus E’nen mulai merambah ke dunia tarik suara. Keseriusan ini dibuktikan dengan meluncurkan single terbarunya “Suba Kagelahang”. Single ini ia garap sendiri, mulai dari menciptakan, menggarap musiknya yang berada di bawah bendera Meneer Studio. Sebelumnya, pada 2017 lalu, ia juga sempat mengeluarkan single yang berjudul “Indah”. Gus E’nen mengungkapkan jika dirinya menyukai musik karena hobi yang ia tekuni sejak lama. Seiring berjalannya waktu, ia semakin mencintai seni musik khususnya pop
Bali. “Kalau dulu baru mulai, saya hanya iseng dan bergabung bersama teman-teman sepermainan dalam satu grup band. Dari sana munculah keseriusan saya dalam bermusik. Nah, mulailah saya menekuninya dan mencoba menciptakan lagu serta belajar menata musik hingga sekarang. Astungkara, saat ini saya bisa terus berkembang dan bisa berkarya,” ujar Gus E’nen, Minggu (28/1) kemarin. Dalam meniti kariernya, Gus E’nen banyak dibantu Gus Meneer yang juga pemilik Meneer Studio. Berkat arahannya, Gus E’nen pun bisa mewujudkan apa yang menjadi
cita-citanya sejak lama. “Apa yang saya raih hingga saat ini, itu tentunya berkat campur tangan dari Gus Meneer. Beliaulah yang mengajarkan dan mebimbing saya untuk bisa seperti saat ini,” imbuhnya. Terkait single terbarunya yang berjudul “Suba Kagelahang”, Gus E’nen menceritakan jika singlenya ini terinspirasi dari istrinya tercinta. Dukungan dan support yang diberikan, membuat Gus E’nen begitu bangga terhadap sang istri. “Lagu ini saya persembahkan untuk istri saya yang telah menemani saya hingga saat ini. selain itu, suport dan dukungannya membuat
saya memiliki tenaga lebih dalam berkarya,” terang pemilik nama lengkap Ida Bagus Kade Dwiyanta ini. Dengan dirilisnya single “Suba Kagelahang”, Gus E’nen pun berharap bisa memberikan warna baru di belantika musik pop Bali. Selain itu, single keduanya ini bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Bali. “Semoga saja single ini bisa diterima dengan baik oleh semua kalangan. Saya sangat membutuhkan masukan dan kritik saran agar ke depan saya bisa berkarya lebih baik lagi,” pungkas pria kelahiran Batuagung Jembrana, 11 Oktober 1986 itu. (win)
L.0001252-BLS-1