20 HALAMAN
NOMOR 268 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
minggu Pon, 28 mei 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
OTT Jual Beli Opini WTP
Irjen Kemendes dan Auditor BPK Tersangka
BPM/edi
KETAT- Mobil yang membawa Corby dijaga ketat aparat kepolisian saat menuju kantor Bapas Denpasar.
Bebas Murni
Corby Pakai Kerudung Dideportasi
Denpasar (Bali Post) Bebasnya ratu mariyuana, Schapelle Leigh Corby, Sabtu (27/5) petang kemarin, mendapatkan pengamanan yang ekstraketat dari
aparat kepolisian pimpinan Kapolresta Kombes Hadi Purnomo. Seluruh awak media yang sudah menunggu sejak pagi di area Balai Pemasyarakatan di Jalan Ken Arok,
Denpasar, diminta keluar oleh Kapolsek Denpasar Barat Kompol Gede Sumena. Hal. 19 Media Protes
Jakarta (Bali Post) Dugaan jual-beli opini predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mulai terbukti. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI serta Irjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Sugito sebagai tersangka.
Penetapan tersangka merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan pasca-operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan korupsi jual beli predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 dari BPK. Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menjelaskan setelah dilakukan penyelidikan 1 x 24 jam terhadap tujuh orang yang diamankan pasca-OTT, penyidik KPK menetapkan empat orang tersangka baik dari Kemendes maupun BPK. Hal. 19 Tahap Penyidikan
Mendes Terkejut
Jakarta (Bali Post) Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara menegaskan menghormati proses hukum kasus suap auditornya atas pemberian opini WTP. “BPK mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK terhadap pegawai BPK yang sedang diproses oleh KPK dalam peristiwa operasi tangkap tangan,” kata Moermahadi. Ia juga memastikan akan menentukan langkah lanjutan terhadap auditor berinisial ALS dan pegawai eselon I berinsial RS yang ditetapkan sebagai tersangla. Hal. 19 Proses Hukum
Banyak Terima Remisi
PERJALANAN Schapelle Leigh Corby hingga di Bali cukup panjang dan berliku. Wanita yang sempat mengenyam pendididikan kecantikan di Australia itu, ditangkap petugas bea cukai atas dasar kepemilikan 4,2 kg mariyuana. Dia ditangkap di Bandara Ngurah Rai, pada 8 Oktober 2004. Barang terlarang seberat 4,2 kg mariyuana ditemukan dalam tas Corby. Atas penangkapan itu, media lokal dan asing menjadi heboh. Perjalanan sidangnya terus diliput. Bahkan di siarkan secara live oleh media asing. Corby yang kala itu didampingi kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, Haposan Sihombing dan Erwin Siregar, dalam sidang di PN Denpasar, pada 27 Mei 2005 divonis bersalah dan dihukum 20 tahun penjara dan denda sebesar Rp 100 juta. Hal. 19 Upaya Banding
BPM/edi
Lebihi Kuota, Kasek Diganjar Sanksi
BAPAS - Ratu Mariyuwana, Corby, Sabtu (27/5) kemarin, mendatangi kantor Bapas Denpasar sebelum dideportasi menuju Australia.
BPM/ade
UANG - Penyidik KPK disaksikan Ketua KPK Agus Rahardjo, Laode Muhammad Syarif memperlihatkan barang bukti uang hasil OTT, Sabtu (27/5) kemarin.
PPDB Membingungkan
Jalur Lingkungan Lokal Bias Tafsir
PENERIMAAN Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 berlangsung dalan waktu dekat ini. Menghadapi program tahunan ini, aturan penerimaan sudah disiapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara ketat lewat Permendikbud nomor 17 tahun 2017. Aturan baru ini mensyaratkan sekolah hanya diperkenankan menerima siswa sesuai kuota. Jika melanggar, sanski pidana siap menanti. Aturan ini pun diterapkan di Kabupaten Buleleng. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Buleleng, Gede Suyasa, menjelaskan kewenangan pemerintah kabupaten dalam pengelolaan pendidikan hanya ada pada jenjang SD dan SMP. Khusus untuk penerimaan peserta didik baru tahun ini, mekanismenya berbeda dengan sebelumnya, yakni 90 persen ditentukan berdasarkan zonasi dari total kuota yang dibuka. ‘’Penerimaan akan mempertimbangkan jarak terdekat rumah mereka dengan sekolah,’’ jelasnya, belum lama ini. Birokrat asal Tejakula ini menyebutkan jarak dari rumah ke sekolah untuk jenjang SD adalah 3 kilometer dan SMP adalah 6 kilometer. Jika banyak yang tinggal kurang dari batas maksimal, maka kembali dilakukan seleksi yang terdekat. Demikian juga sebaliknya. Ketentuan jarak ini bertujuan untuk meratakan jumlah siswa di seluruh sekolah. ‘’Selama ini ada sekolah yang siswanya banyak. Jadinya overkapasitas dan terpaksa menambah ruang kelas baru. Dengan adanya aturan ini, ke depan jumlah siswa setiap sekolah akan merata,’’ ungkapnya. Hal. 19 Jalur Prestasi
Sejak urusan SMA dan SMK diserahkan ke Pemprov Bali, pola Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ikut mengalami perubahan. Hal ini memunculkan kebingungan bagi masyarakat mulai dari sistem hingga kuota. DINAS Pendidikan Provinsi Bali telah menetapkan 4 jalur PPDB SMA/SMK negeri yakni jalur lingkungan lokal, jalur prestasi, jalur keluarga miskin, inklusi, dan kesetaraan, serta jalur reguler. Nah, jalur lingkungan sosial ini akan memunculkan bias tafsir. Apa yang dipakai ukuran memprioritaskan menerima siswa dari lingkungan terdekat, jarak atau faktor lainnya. Sementara lokasi sekolah sering tak merata di semua
kecamatan. Kabid SMP Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Supartha, M.Pd. mengaku adanya potensi bias tafsir tersebut. Apalagi di Denpasar SMA dan SMA negeri numplek di Danin Puri Kangin. Makanya dia menegaskan utuk PPDB SMP yang menjadi kewenangan kabupaten/ kota tak memakai pola lingkungan sosial. Hal. 19 Jangan Memilih Satu
Sistem Perekrutan Belum Ideal
PPDB - Calon siswa tampak tegang melihat pengumuman PPDB tahun lalu.
BPM/dok
PERUBAHAN sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK yang terjadi terusmenerus berubah merupakan salah satu indikator dari belum ditemukannya suatu sistem perekrutan yang dianggap ideal. Apalagi begitu urusan SMA dan SMK diserahkan ke Pemerintah Provonsi Bali, mulai ada perubahan aturan dengan pola penduduk lokal. ‘’Maksud dari tiap sistem tentu baik, minimal menurut pihak
yang merancang dan memberlakukan sistem tersebut. Namun, persoalannya adalah perubahan terus-menerus ini, tanpa ada sosialisasi dan diseminasi yang baik, maka yang muncul bukannya pujian terhadap sistem baru itu tetapi justru perasaan bingung akan kesimpangsiuran informasi,’’ ungkap pengamat pendidikan Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H. Hal. 19 Hasil Kajian
Pembatasan Kuota PPDB
Demi Pemerataan Siswa di Sekolah Negeri dan Swasta
BPM/dok
DAFTAR - PPDB belum dimulai namun sejumlah siswa sudah mendaftar di sejumlah sekolah swasta.
Penerimaaan Peserta Didik Baru (PPDB) siswa SMA/SMK tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Mengigat kini kewenangan SMA/SMK berada di provinsi, maka PPDB tahun ini dibatasi dengan kuota sesuai daya tampung masing-masing sekolah.
SELAIN itu, sekolah SMA/SMK juga bagus tidak lagi diperkenankan melaksanakan kegiatan belajar mengajar bouble shift (kelas pagi dan sore). Sementara kuota siswa tiap kelas dibatasi 36 orang. Hal ini bisa menguntungkan sekolah swasta. Atas kebijakan tersebut, Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. dan Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. mengatakan mendukung aturan baru tersebut. Menurut Chandra Jaya, selain untuk kemandirian sekolah negeri serta mutu pendidikan juga demi pemerataan
penyebaran siswa sekolah negeri dan swasta. Chandra Jaya yang juga Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Bali ini mengatakan sudah saatnya pemerintah peduli dengan sekolah swasta. Di luar Denpasar banyak anggotanya gulung tikar karena kering siswa. Dengan kebijakan ini ia yakin sekolah swasta yang berperan paling banyak di dunia pendidikan makin diberdayakan. Bagus Ketut Lodji menekankan pentingnya aturan ini ditegakkan secara benar. Hal. 19 Paling Depan
Bagus Ketut Lodji
Chandra Jaya
DAERAH
2
MENIKAH - Tahanan menikah di Rutan Negara.
Minggu Pon, 28 Mei 2017
BPM/kmb
Tahanan Menikah di Rutan Negara
Negara (Bali Post) Seorang tahanan rutan kelas II B Negara, Sabtu (27/5) kemarin, menjadikan rumah tahanan sebagai tempat mereka mengikat janji suci. Jeruji besi tidak menjadi penghalang bagi IND warga Kecamatan Negara untuk merajut cinta dengan kekasihnya. Bahkan, tahanan kasus pencabulan anak di bawah umur ini melangsungkan acara pernikahan dengan tradisi Hindu di dalam rutan. Pernikahan mereka disaksikan pihak keluarga kedua mempelai, petugas rutan dan tahanan serta narapidana lainnya. IND mengucapkan sumpah janji setia bersama sang kekasih di depan pura yang ada di Rutan Negara. Kepala Rutan Negara, Anak
Agung Gede Ngurah Putra, saat dikonfirmasi membenarkan salah satu tahanan menikah. Dikatakan, pihaknya menyuruh untuk membuat permohonan. Pihaknya sebagai tuan rumah hanya memfasilitasi di dalam. ‘’Dulu juga ada yang menikah dalam rutan, tapi bukan tahanan namun narapidana kita suruh sama melangsungkan pernikahan di dalam saja,’’ katanya. Dikatakan meskipun sudah menikah di dalam rutan namun IND masih harus menjalani tahapan persidangan dan berada di dalam Rutan Negara. Tercatat setahun ini sudah ada dua tahanan dan narapidana di Rutan Negara yang melangasungkan pernikahan di dalam rutan. (kmb)
BPM/kmb42
TANPA TEMBAKAU - Prodi KM Unud gelar aksi damai hari tanpa tembakau sedunia.
Peningkatan Jumlah Perokok Didominasi Remaja
Denpasar (Bali Post) Jumlah perokok terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013 menunjukkan bahwa prevalensi penduduk berusia 15 tahun ke atas yang merokok sebanyak 36,3 persen. Prevalensi perokok laki-laki berusia lebih dari 15 tahun 66 persen dan perempuan 6,7 persen. Hal ini menyebabkan In-
donesia menjadi negara pengonsumsi tembakau terbesar nomor tiga di dunia setelah Tiongkok dan Amerika. Hal ini mengemuka pada aksi Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) tahun 2017 di Catur Muka, Denpasar pada Sabtu (27/5) kemarin. Sedangkan the Global Youth Tobbacco Survey Indonesia (2014) yang dilakukan oleh Badan Litbang-
kes memperlihatkan bahwa 36,2 persen anak remaja laki-laki usia 15-18 tahun adalah perokok, sedangkan perokok anak perempuan 4,3 persen atau dengan kata lain, prevalensi anak remaja lakilaki dan perempuan perokok usia 15-18 tahun adalah 20,3 persen. Peningkatan jumlah perokok itu didominasi kelompok remaja. ‘’Dulu, perokok
pemula dimulai SMA, sekarang SMP,’’ ungkap Made Kerta Duana, Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Pengda Bali. Faktor penyebabnya adalah adanya panutan untuk merokok, ajakan seseorang, akses dan kemudahan membeli rokok. Ia berharap ada keberpihakan dari pemerintah kabupaten/kota untuk melind-
ungi generasi muda dari bahaya adiksi rokok. Di tengah perjuangannya di daerah menekan perokok pemula dan pengedalian rokok, justru RUU Pertembakauan sampai saat ini belum juga selesai dibahas. ‘’Masih ngototnya DPR RI untuk membahasnya padahal sudah ada penolakan dari banyak elemen masyarakat,’’ ungkapnya. (kmb42)
’’Ngayah Masolah’’ Dewa Ayu
Pelajar Tertusuk Keris Negara (Bali Post) -
BPM/kmb
ILEGAL - Puluhan boks terumbu karang ilegal yang berusaha diselundupkan lewat Gilimanuk diamankan polisi.
Penyelundupan Terumbu Karang Digagalkan Polisi di Gilimanuk
Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Sabtu (27/5) kemarin, pukul 04.45 Wita, di Pos 1 Pelabuhan Gilimanuk atau pos pemeriksaan kendaraan, orang dan barang, mengamankan 21 boks sterofoam warna putih. Di dalam boks tersebut berisi coral (terumbu karang) tanpa dilengkapi dokumen atau sertifikat kesehatan Karantina. Terumbu karang tersebut milik CV Bali Coral, berasal dari Kendari, Sulawesi Tenggara dan kemudian dari Denpasar diangkut dengan tujuan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, menggunakan kendaraan pick-up L 300 mitsubishi warna hitam,
nopol L 9244 B. Kendaraan itu dikemudikan Wiyanto (53) dari Dusun Selogiri, Desa Ketapang, RT 01, RW II, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kapolsek Kawasan Laut G i l i m a nuk Kom p ol A .A . Gde Arka didampingi Kanit Reskrim AKP Komang Muliyadi seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan terumbu karang ilegal yang berusaha diselundupkan. Kini, pengemudi dan kendaraam beserta barang muatan diamankan di Unit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk guna proses lebih lanjut. (kmb)
BPM/kmb
INTERAKTIF - Dalam rangka HUT ke-18, Radio Global FM Bali menyelenggarakan dialog interaktif dengan topik, ‘’Permendikbud No. 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah dan Transparansi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017’’ Rabu (24/5) di Studio Global FM 96,5 Bali. Dialog berlangsung hangat oleh antusiasme pendengar yang banyak menyampaikan kritik dan saran demi perbaikan kinerja para pemangku kebijakan demi kemajuan dunia pendidikan ke depan. Narasumber yang hadir sebagai pembicara di antaranya Kadis Pendidikan Tabanan Drs. Wayan Adnyana, M.Si. (dua dari kanan), Kepala SMPN 1 Tabanan I Made Sucahya, S.Pd., M.Pd. (dua dari kiri), Ketua Komite Sekolah SMPN 1 Tabanan I Dewa Gede Ary Wirawan (paling kiri) dan Ketua Yayasan Pendidikan Margarana Ida Bagus Nuaba (paling kanan).
Putu Pande Kusuma Jana (15), seorang pelajar yang baru tamat SMP asal Dusun Sumber Batok, Desa Sumberkelampok, Buleleng, kini dirawat di Sal D RSU Negara karena tertusuk keris. Ditemui ketika terbaring di kamar No. 5 Sal D RSU Negara, Putu Pande didampingi ayahnya, Made Arjana (33), Sabtu (27/5) kemarin, mengatakan kejadiannya Jumat (26/5) pukul 21.00 Wita. Saat itu, Putu Pande yang masih dalam kondisi tidak fit baru datang dari Karangasem dan karena dorongan spiritual sangat ingin ikut menari keris. Saat itu Dewa Ayu masolah di acara odalan dan pacaruan di rumah tetangganya yang juga berasal dari Seraya, Karangasem. ‘’Kami yang asal Seraya, Karangasem selalu ingin mempertahankan adat dan budaya Dewa Ayu masolah ini. Dalam rangkaian Dewa Ayu memang banyak orang yang ngayah masolah dengan menarikan keris sampai kasurupan,’’ jelas Arjana. Anak pertamanya itu katanya memang sudah dua kali ngayah. Dikatakan, pada kejadian Jumat malam itu, Arjana sudah memegangi anaknya yang kasurupan saat me-
nari keris dan sedang menghunjamkan keris ke dada kanan selama 15 menit. Para penari keris diiringi gong tampak semua kasurupan. Entah bagaimana tiba-tiba anaknya terluka dan keris terlepas. Kemudian dia buru-buru mengajak anaknya ke Puskesmas Gilimanuk untuk mendapat penanganan. ‘’Sempat dirawat di Puskesmas Gilimanuk dan dijahit, namun kemudian dirujuk ke RSU Negara. Lukanya tersebut dalamnya 3 cm, lantas di RSU jahitannya diperbaiki lagi. Kami hanya khawatir infeksi karena keris,’’ jelas Arjana. Arjana mengatakan putranya itu sudah dua tahun ikut ngayah jika Dewa Ayu masolah. Keluarga yang berasal dari Seraya, Karangasem katanya pasti menggelar sesolahan ini jika memiliki hajatan. Karena harus ada banten Dewa Ayu namanya banten paneman. ‘’Ini seperti sesuatu yang harus jika tidak dilaksanakan takut terjadi masalah dan menjadi sakit. Karena ketika ingin ikut ngayah dan memilih tidak ikut biasanya jadi sakit. Jadi, anak saya sejak dua tahun ini selalu ingin ikut ngayah bersama yang lainnya,’’ jelasnya. Putu Pande mengaku memang harus ikut ngayah karena sebuah panggilan. ‘’Ya namanya seperti panggilan gaib, harus ikut. Habis ngayah biasanya memang terasa sangat capek,’’ tandasnya. Kini, kondisi Putu Pande sudah berangsur pulih. (kmb)
BPM/kmb
TERBARING - Putu Pande Kusuma Jana yang terbaring di RSU Negara karena tertusuk keris saat menari keris dan tertusuk saat ‘’kasurupan’’.
Hujan Deras Picu Longsor Kerugian Ratusan Juta Rupiah
Bangli (Bali Post) Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Bangli sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya longsor di beberapa titik di Kecamatan Susut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, longsor yang terjadi Sabtu (27/5) dini hari kemarin, menyebabkan sejumlah jalur lalu lintas sempat lumpuh serta menimbulkan kerugian material hingga ratusan juta rupiah. Informasi yang dihimpun pagi kemarin, menyebutkan sejumlah titik mengalami longsor yakni di lahan milik Dewa Aji Raka (62) di Banjar Manuk Desa Susut. Longsor yang terjadi di lahan warga tersebut mengakibatkan tiang telepon yang ada di dekat rumah korban roboh sehingga menutup jalur Susut-Penatahan. Derasnya hujan juga mengakibatkan sebuah senderan di sebelah timur Pura Dalem, Banjar Tanggahan Gunung Desa Sulahan ambrol. Akibat ambrolnya senderan berketinggian 20 meter dengan panjang 50 meter tersebut kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Selain itu, tanah longsor juga terjadi di jalan jurusan
Banjar Bau menuju Banjar Bias Bangli serta jalan jurusan Banjar Buungan menuju Penglipuran Bangli. Kejadian itu mengakibatkan jalur di dua titik tersebut sempat lumpuh akibat seluruh badan jalan tertutup material long-
sor. Kapolsek Susut AKP Ida Bagus Karyawan saat dikonfirmasi mengatakan longsor di beberapa titik tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 Wita. Longsor dipicu akibat tingginya curah hujan yang
melanda wilayah Bangli khususnya Susut sejak beberapa hari terakhir. AKP Karyawan mengaku setelah mendapat laporan kejadian, pihaknya bersama anggotanya serta Camat Susut langsung turun menin-
BPM/kmb40
LONGSOR - Kapolsek Susut bersama anggota sedang meninjau longsor yang menutupi badan jalan.
jau lokasi longsor. Pihaknya juga langsung berkoodinasi dengan BPBD Bangli dan instansi lainnya untuk mengevakuasi material longsor. ‘’Untuk kejadian yang di Tanggahan Gunung, alat berat dari Dinas PU sudah bekerja untuk membersihkan material senderan,’’ ujarnya. Dalam kesempatan itu, AKP Karyawan juga menyampaikan imbauan dan penyuluhan kepada masyarakat untuk senantiasa waspada saat musim hujan. Pihaknya menyarankan agar para penghuni rumah yang rumahnya dekat dengan aliran air atau rumahnya dekat tebing supaya membuat fondasi yang lebih kuat sehingga tidak mudah longsor. Sementara Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli Ketut Agus Sutapa terpisah mengatakan, selain di Kecamatan Susut, hujan deras yang mengguyur sejak Rabu lalu juga mengakibatkan dinding penahan tanah (DPT) tembok pekarangan rumah milik I Kadek Sudarmana di Lingkungan Tegal Suci, Kelurahan Kubu Bangli ambrol. Ambrolnya DPT setinggi 6 meter menyebabkan kerugian material hingga Rp 15 juta. (kmb40)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Minggu Pon, 28 Mei 2017
seremonial
Baksos Klinik Pratama Karya Prima
3 Klinik Jnana Marga
Edukasi Kebersihan Gigi dan Mulut Usia Dini Kenapa Wanita Berselingkuh? MENJAGA kesehatan tubuh bisa diawali dari mulut. Untuk itu, kebersihan gigi dan mulut harus dilakukan mulai dari usia dini. Hal tersebut mendorong Klinik Pratama Rawat Jalan Karya Prima memberikan penyuluhan dan mengajarkan cara menggosok gigi yang benar pada siswa siswi sekolah dasar. Kegiatan tersebut dikemas dalam bakti sosial (Baksos) serangkaian memperingati Hari Pendidikan dan Kebangkitan Nasional di SDN 1 Sesetan, Denpasar, Sabtu (27/5) kemarin. Wakil direktur Klinik Pratama Karya Prima Anie Handris, menerangkan bahwa Baksos ini merupakan program rutin dari klinik untuk usaha kesehatan perorangan dan kesehatan masyarakat. Rencananya kegiatan serupa akan dilakukan dua kali dalam setahun. Menurutnya, kesehatan gigi dan mulut harus diajarkan sejak kecil, agar hal tersebut terbawa sampai mereka dewasa nanti bagaimana cara menggosok gigi, merawat kesehatan gigi dan mulut dengan benar. Dalam baksos kali ini, siswa siswi SD diberikan penyuluhan dan diperagakan langsung cara merawat kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut yang benar, serta menggosok gigi bersama. Dipilihnya SDN 1 Sesetan sebagai lokasi Baksos, dikarenakan sekolah ini berada disekitar klinik. “Kami ingin keberadaan klinik juga berguna bagi masyarakat lingkungan sekitar”, terangnya. Kegiatan yang dilangsungkan dari pukul 08.00 Wita pagi tersebut, didampingi staf Puskesmas 1 Denpasar
BAKSOS - Bakti sosial Klinik Pratama Karya Prima di SDN 1 Sesetan, Denpasar, Sabtu (27/5) kemarin. Selatan, Kepala SDN 1 Sesetan, seluruh dokter gigi di klinik, perawat dan dokter gigi anak. Anie menambahkan, klinik yang berdiri dari Tahun 1996 bersinergi bersama Puskesmas 1 Denpasar Selatan dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, seperti program Lansia dan Posyandu di Banjar Tengah. Klinik Pratama Karya Prima Selaku layanan kesehatan swasta, turut berpartisipasi dalam upaya menjalankan program-program kesehatan dari pemerintah kepada masyarakat dan selalu bersinergi dengan pihak Puskesmas. Yang kebetulan Klinik Pratama Karya Prima berada di bawah wilayah kerja Puskesmas 1 Denpasar Selatan. “Klinik buka 24 jam untuk melayani masyarakat umum dan peserta BPJS Kesehatan,” tegasnya.
Kepala SDN 1 Sesetan Ni Nyoman Rai, S.Pd., sangat menyambut baik Baksos yang digelar Klinik Pratama Karya Prima. Selain untuk mengedukasi siswa akan kesehatan gigi dan mulut, klinik juga memberikan sumbangan perlengkapan untuk gosok gigi. Kegiatan ini diikuti sekitar 421 siswa yang dibagi menjadi dua gelombang. Kepala SDN 1 Sesetan berharap agar ke depannya kegiatan seperti ini terus dilakukan, bukan hanya pada satu sekolah tapi juga pada sekolah sekitarnya. Hal senada juga diungkapkan Staf Puskesmas Bidang Promosi Kesehatan di Puskesmas 1 Denpasar Selatan, I Gusti Ayu Made Purniati. Dengan adanya penyuluhan dan pemberian sumbangan tersebut, maka membantu Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. (ad2241)
Safari Kesehatan
Wagub Sudikerta Minta Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat
PELAYANAN Safari Kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil yang jauh dari pusat pelayanan kesehatan terutama di daerah kantong-kantong kemiskinan secara konsisten terus dilaksanakan. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta meninjau pelaksanaan Safari Kesehatan di dua lokasi, yakni di Desa Tianyar Barat dan Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Jumat (26/5). Tim Safari Kesehatan Pemprov Bali yang menyasar di dua desa tersebut disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat. Selain dilaksanakan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis, juga dilaksanakan Pasar Murah kerja sama dengan Disperindag Provinsi Bali dan Indomart. Sudikerta mengatakan, safari kesehatan dilaksanakan guna memenuhi pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama kepada masyarakat miskin maupun para Lansia yang karena faktor usia sudah mengalami penurunan kesehatan. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, yakni mengarahkan masyarakat untuk mengubah perilaku hidup yang tidak sehat menjadi perilaku hidup sehat. Tidak ketinggalan, pada kesempatan tersebut Ketut Sudikerta juga mensosialisasikan integrasi
TINJAU - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, meninjau pelaksanaan Safari Kesehatan di dua lokasi yakni di Desa Tianyar Barat dan Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Jumat (26/5). program JKBM ke JKN, sehingga diharapkan warga yang berhak mendapatkan pelayanan JKN namun belum memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) bisa didata ulang untuk mendapatkan pelayanan. Salah satu masyarakat Desa Tianyar Barat, Putu Gede menyampaikan ucapan terima kasihnya atas pelaksanaan safari kesehatan di desanya. Dia berharap pelayanan kesehatan di RS Pratama Desa Tianyar dapat ditingkatkan lagi. Hal ini berdasarkan pengalamannya ketika mengantar berobat istrinya yang sedang hamil, dia
belum bisa menggunakan BPJS untuk berobat dan pelayanan yang diterimanya belum maksimal. Menanggapi hal itu, Sudikerta meminta jajaran Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan lebih bagus lagi dan merata untuk menyehatkan masyarakat. Petugas pelayanan kesehatan diminta tidak pilih kasih dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Pada kesempatan tersebut, Sudikerta dibantu kepala desa setempat juga menyerahkan bantuan beras dan garam bagi masyarakat yang sudah lansia. (ad2242)
JANGAN tanyakan kenapa banyak istri bisa selingkuh, padahal suami sudah memberikan segalanya. Anak, harta melimpah, cinta dan kasih sayang. Tetapi tanyalah pada pria, sudah mampukah memberikan kepuasan pada istri di atas ranjang? Hubungan seksual merupakan bagian yang tak dapat dianggap sepele dalam berumah tangga. Masalah seks yang dibiarkan tanpa penyelesaian, disadari atau tidak akan menjadi bom waktu yang menghancurkan keutuhan keluarga. Kepuasan pasangan di atas ranjang merupakan tujuan seorang suami saat melakukan aktivitas hubungan intim. Para suami seakan menemukan entitas kelelakiannya setelah melihat sang istri kelelahan dengan senyum puas. Tetapi kasus yang sering terjadi adalah sebaliknya. Pria seringkali gagal memahami keinginan wanita, termasuk dalam hal seks. Bukannya tersenyum, istri justru merenggut karena tidak mendapatkan layanan seksual yang maksimal akibat suami terlalu cepat ereksi (ejakulasi dini). Inilah kasus yang banyak menimbulkan perselingkuhan hingga berujung pada perceraian. Saat seorang pria merasa putus asa ketika menyadari dirinya mengalami ejakulasi dini, kemudian muncul pertanyaan baru adakah sebuah metode yang cukup ampuh untuk menahan ejakulasi? Menurut Grand Master Metafisika Indonesia Bali dan ahli seksual, sekaligus therapist Klinik Jnana Marga I Nengah Edy Warsita, tingkat awal terjadinya ejakulasi dini atau dalam kondisi ejakulasi dini yang tidak begitu parah masih bisa disembuhkan sendiri. Salah satunya dengan mengubah mindset. Karena ejakulasi dini terjadi juga akibat kesalahan pola pikir yang berkepanjangan hingga mengendap di alam bawah sadar. Oleh karena itu, owner Klinik Jnana Marga dan Training Centre Metafisika Indonesia Bali yang beralamat di Jalan Gatot Subroto I Gang Jnana (1 KM arah utara Apotek Anugrah) Denpasar, telp. 085102111600 ini selalu menyarankan agar membuang jauh–jauh pikiran–pikiran negatif saat bercinta. Salah satunya tentang ketidakmampuan diri dalam melakukan hubungan intim dan memuaskan pasangan. Sebab, pikiran negatif ini bisa memberikan respons tidak bagus pada tubuh. Saat
I Nengah Edy Warsita bercinta berpikirlah bahwa Anda adalah singa jantan yang perkasa yang sanggup membuat istri anda lemas dalam senyuman. Bagi yang sudah terlanjur bermasalah dengan kesehatan seksualnya, jangan berputus asa. Ada kemauan pasti ada jalan. Sembuhkan dengan Terapi Janur Sakti dan kekuatan Piramida. Pengobatan ini telah terbukti ampuh menyembuhkan pria dengan berbagai keluhan disfungsi seksual, seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini, libido rendah, menyeimbangkan enegi seksual, infertilitas hingga menambah ukuran Mr. P. dan lain-lain. Klinik dengan izin nomor : 448.3/3.PT.29.VI.12/DIKES. sudah tergabung dalam Ikatan Pengobatan Tradisional Indonesia (IPATRI). Buka Senin - Sabtu, pukul 10.00 – 17.00 Wita. (ad2246).
Putu Friska Apsari Rebut Miss Stikom Bali 2017
PUTU Friska Apsari akhirnya dinobatkan sebagai Miss Stikom Bali 2017, setelah menyisihkan 16 finalis lainnya pada malam pemilihan Miss Stikom Bali 2017 di Ballroom Bhumiku, Jl. G. Soputan, Denpasar Barat, Rabu (24/5) malam. Atas prestasinya itu, mahasiswa semester dua program studi Sistem Informasi ini akan mendapat beasiswa penuh dari Stikom Bali selama setahun. Dengan status sebagai Miss Stikom Bali, Putu Friska Apsari akan mengemban tugas sebagai brand ambassador Stikom Bali untuk satu tahun ke depan. Ajang pemilihan Miss StikomBali yang digelar untuk ketiga kalinya ini diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, juga dihadiri oleh Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan dan Sekretaris Dinas Kebudayaan Ni Nyoman Sujati mewakili Wali Kota Denpasar. Babak penyisihan Miss Stikom Bali 2017 mulai digelar pekan lalu, diikuti 26 mahasiswi. Mereka mewakili 26 dari 32 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Putu Friska Apasari adalah wakil dari Unit Usaha Mahasiswa (U2M). Selain mewakil UKM, para peserta tidak hanya cantik secara fisik melainkan juga harus memiliki pengetahuan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), public speaking serta memiliki talenta di bidang tertentu. Setelah melewati babak penyisihan, tim juri ari internal Stikom Bali
Dari Kiri: Dinda Maharani, Fitri Yasinta, Putu Friska Apsari, Delia Nyoman Triwulandari dan Kadek Pajar Kusumawati. dan pihak luar yang berkompeten akhirnya menetapkan 16 peserta untuk mengikuti masa karantina sebelum tampil di malam grand final. Pada malam grand final, setelah penyampaian visi dan misi serta melalui sesi tanya jawab, tim juri menetapkan sembilan finalis berhak masuk ke babak berikutnya. Dari Sembilan finalis tadi, setelah melalui sesi tanya jawab tahap akhir, selanjutnya tim juri menetapkan lima finalis terbaik untuk memperebutkan Miss Photogenic, Miss Favorite, Runner Up 2, Runner Up 1 dan siapa yang menjadi Miss Stikom Bali 2017. Putu Kartika Prasista Utami
dan Indah Ayu Hidayati sebagai MC kemudian mengumumkan Dinda Maharani dinobatkan sebagai Miss Photogenic, Kadek Pajar Kusumawati sebagai Miss Favorite. Runner Up 2 diraih oleh Nyoman Delia Triwulandari. Tingggalah Fitri Yasinta dan Putu Friska Apsari bergandengan tangan, sementara Miss Stikom Bali 2016 Luh Putu Wiwien Widyastuti sudah standby sambil memegang mahkota Miss Stikom Bali untuk dikenakan kepada salah satu di antara mereka. Momentum puncak yang ditunggu-tunggu sekitar 500 penonton itu akhirnya tiba. Gelar Miss Stikom Bali 2017 jatuh ke tangan Putu Friska Apsari. (bns1)
LPCW FEB Unud
Lepas 170 Mahasiswa Berstandar Kemenristek Dikti
FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana melepas 170 wisudawan dalam momen Lepas Pesan Calon Wisudawan (LPCW) pada Sabtu (27/5) di Auditorium Widya Sabha, Bukit Jimbaran. LPCW merupakan acara rutin pelepasan secara formal dari program S-1, S-2, S-3. Sebanyak 170 mahasiswa yang dilepas, terdiri dari 103 orang program S-1 Reguler, 41 orang program S-1 non regular, 22 orang program magister dan empat orang program doktor. Dekan FEB Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si., mengatakan, mahasiswa yang ikut LPCW kali ini telah menyelesaikan tugas dengan baik sehingga dilepas
secara formal. “Pelepasan dilakukan secara sukacita karena sudah melaksanakan tugas dengan baik di semua jenjang pendidikan,” ujarnya. Rata-rata per tahun FEB Unud melepas 400-600 lulusannya. Dengan lulusan sebanyak itu setiap tahunnya, ia optimis lulusan FEB dapat terserap di dunia kerja. Karena pihaknya telah menyiapkan lulusan dengan baik. “Kita optimis sekali bisa bersaing di pasar kerja, karena proses belajar kita sudah mengacu pada aturan Kemenristek Dikti nomor 44 tahun 2015,” ujarnya. Sesuai dengan visi FEB Unud sebagai lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan sumber daya manusia di bidang ekonomi yang
LULUS - Dekan FEB Unud beserta wakil dekan memberikan penghargaan kepada mahasiswa lulusan terbaik.
unggul, mandiri dan berbudaya di Asia Tenggara tahun 2020, pihaknya telah menyiapkan proses pendidikan sesuai dengan standar Kemenristek Dikti. Dalam aturan itu, telah ada acuan yang harus dipenuhi oleh semua jenjang pendidikan, yaitu standar kompetensi, isi pembelajaran, proses pembelajaran, standar penilaian, penilaian, dll. “Tapi yang terpenting adalah standar kompetensi lulusan di semua jenjang pendidikan,” tandasnya. Standar tersebut berisi tentang cara mahasiswa memahami teori, ilmu pengetahuan yang sesuai dengan bidang ilmu masing-masing. Selanjutnya dalam standar kompetensi juga dilihat sikap, integritas, kejujuran dan komitmen mahasiswa. Terakhir juga dilihat kompetensi keterampilan mahasiswa atau unjuk kerja. “Bagaimana mereka betul-betul memang mumpuni dan mampu menyelesaikan semua tugas-tugas sesuai dengan bidangnya,” jelasnya. Standa-standar itulah yang diturunkan ke dalam kurikulum FEB Unud yang berisi kompetensi utama, pendukung, dan kompetensi lainnya. Jika dirumuskan ke dalam kompetensi lulusan yang dicapai, memang sudah menuju pada kombinasi antara pengaplikasian ilmu pengetahuan dan bekerja, namun juga mengacu pada softskill yang mampu diterapkan. Selain pelajaran rutin, FEB Unud juga mengadakan seminar. Dalam seminar mahasiswa akan mendapatkan pengalaman dan pelajaran sikap. (ad2243)
BPM/kmb
DONOR - Puluhan peserta dari anggota TNI/Polri dan para pendengar Radio Global FM 96,5 Bali nampak bersemangat mengikuti kegiatan Donor Darah pada hari Sabtu (27/5) di Studio Global FM Bali. Acara yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Tabanan tersebut bertema, “Darah untuk Kehidupan”, digelar serangkaian HUT ke-18 Radio Global FM Bali, guna menyumbangkan darah kepada yang membutuhkan dan demi kemanusiaan.
4
Minggu Pon, 28 Mei 2017
BALI - Pada titik ini, betapa pengorganisiran memiliki nilai penting. Meski perlu diakui, belakangan wujud pengorganisiran ini hadir melalui wajah ormas Islam, yang sejak lama turun ke kampung-kampung warga. Tentu ada beberapa pengecualian. Di Kendeng, ibu-ibu petani berada di garis depan memimpin protes atas perusahaan tambang yang merampas ruang hidupnya. Ibu Padmi, salah seorang dari pejuang itu, gugur sepulang dari protes di depan Istana. Di Kulonprogo, paguyuban petani bertahan menolak rencana kehadiran bandara di tanah sawah garapannya. Di Bali, warga sejak tahun 2013 konsisten menolak usaha investor mencaplok kawasan suci yang berdampak merusak ruang hidupnya. Dari Pilkada DKI Jakarta kita bisa berkaca betapa tendensi rasial dan agama mudah sekali digunakan untuk memantik dukungan. Pemerataan kesejahteraan dan kebijakan yang berpihak pada warga sering hanya menjadi pemanis bibir. Belum banyak, untuk tidak mengatakan sedikit, agenda kebijakan yang berbasis kepentingan warga. Hal ini dapat dikatakan wajar saja, sejak kepentingan warga umumnya berlawanan dengan kepentingan elite yang sangat mudah berkongsi dengan investor rakus. Namun, adalah mungkin, warga yang terorganisir dapat menghukum penguasa/pengusaha yang berniat untuk memperlakukan mereka secara semena-mena. Nelayan Pantai Utara Jakarta dan warga Bukit Duri telah membuktikannya. Rasanya benar kata Pramoedya Ananta Toer, ‘’Didiklah rakyat dengan organisasi, didiklah penguasa dengan perlawanan.’’ Walaupun, dalam peristiwa kali ini, kembali lagi, rakyat sendiri tidak benar-benar menjadi pemenangnya. Mungkin sudah saatnya kita mulai berpikir serta mengelola harapan, bagaimana kita, masyarakat Bali, memilih pemimpin di masa yang akan datang?
Memahami Kembali Indonesia
Apa yang Kita Rayakan? KERIUHAN Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, mencapai antiklimaksnya dengan penahanan calon gubernur yang merupakan gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama, akrab dipanggil Ahok, yang dinyatakan bersalah di hadapan pengadilan dengan tuduhan menista agama. Sepanjang masa kampanye, ia tidak henti dituding sebagai penista agama, sementara pesaingnya meliuk di atas ombak kebencian yang disiarkan terang benderang, berulang-ulang. Tuduhan itu lantas menjadi vonis. Pada ujungnya, massa menjelma hakim. Peristiwa ini menjadi tanda agaknya demokrasi yang dulunya bersifat membebaskan, hari-hari ini justru mengarah jadi begitu menghimpit. Kini, seorang gubernur petahana yang bertarung dalam pilkada dibui. Sementara itu, seorang imam besar memutuskan tidak pulang dari luar negeri ketika tahu akan dipanggil polisi — lari dari tanggung jawabnya. Ekses dari Pilkada DKI Jakarta terasa jauh hingga ke pelosok negeri. Pertunjukan perebutan kekuasaan tampaknya akan berlangsung semakin banal — hingga menjelang Pilpres 2019 nanti. Segala hal terkait peristiwa pada hari-hari ini hadir di media massa, televisi, bahkan lini masa, pertunjukan kekuasaan itu dengan begitu intrusifnya menyita perhatian para penonton. Isu agama dan rasial menjadi bahan bakar penyulut panas tidak saja di ibu kota, tetapi juga meluas ke sepenjuru negara ini. Begitu reaktifnya, hingga nyala api berubah menjadi lilin duka. Pesta telah usai, dan yang tersisa hanya luka begitu lebarnya. Pesta Para Pembesar Segala kalangan seolah-olah terlibat dalam keriuhan pesta demokrasi. Mulai dari warga biasa hingga elite penguasa merasa perlu untuk sekadar berkomentar, membela, atau men-
jatuhkan lawan politiknya. Bahkan, beberapa kali mobilisasi massa besarbesaran dilakukan demi mengangkat satu isu spesifik itu: agama. Agama menjadi komoditas penting yang menyatukan segala aspirasi pra-pilkada. Isu ini memaksa Ahok berada dalam posisi diametral dengan lawan-lawannya. Ia menciptakan satu hal yang menjadi momok penguasa segala zaman, ia diniatkan menjadi musuh bersama. Penciptaan musuh bersama ini berhasil mempertemukan sekian banyak kepentingan, dan menghimpun aliansi lintas kelas di belakangnya. Perbedaan diperlakukan bak kegilaan. Ia secara langsung menarik garis batas dengan jelas, antara kawan dan lawan. Garis ini pula yang rasa-rasanya membatasi nalar kritis. Adalah sebuah ketidakmungkinan untuk mencari alternatif di luar dikotomi agama. Tidak berhenti sampai di situ, bahkan dari masjid hingga jalanan, isu agama tampil ke muka. Energi dicurahkan untuk memobilisasi massa. Dengan skala yang tidak terbayangkan, pada puncaknya massa mencapai jumlah 500 ribu orang. Bila dinalar dengan saksama, tanpa organisasi yang terkoordinir dengan baik, logistik yang cukup, atau dengan kata lain, tanpa persiapan yang matang, mustahil mobilisasi massa sebesar ini bisa berjalan begitu mulus. Rangkaian protes ini berlangsung paling tidak sebanyak 6 kali, bertajuk Aksi Bela Islam, dengan frekuensi bulanan, diikuti peserta yang datang bahkan dari wilayah di luar Jakarta seperti dari wilayah Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Aksi-aksi inilah yang memberikan tekanan langsung kepada pihak musuh. Pada awalnya, aksi ini diinisiasi oleh Front Pembela Islam (FPI), kemudian dikoordinir dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), dan pentolan FPI mengisi posisi strategis di dalamnya. Forum Umat Islam
(FUI) juga terlibat dan memimpin aksi-aksi belakangan. Selain itu, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), dan Gerakan Nasional Komando Al Maidah ikut terlibat. Tidak mau kalah, politisi merasa harus ikut serta dalam aksi. Sederet nama politisi nasional yang hadir, antara lain Fahri Hamzah (PKS), Fadli Zon (Gerindra), Fahira Fahmi Idris (Wakil Ketua Komite III DPD-RI), Abraham Lunggana (PPP), Amien Rais (Ketua Dewan Kehormatan PAN), Adhyaksa Dault (eks-Menteri Pemuda dan Olahraga), Rhoma Irama (Ketua Umum DPP Partai Idaman), dan Ahli Mohtar Ngabali (Partai Golkar). Perkara persiapan logistik untuk aksi pun tidak main-main. Pada Februari 2017, Ketua Umum GNPFMUI Bachtiar Nasir, aktor kunci inisiator aksi, diperiksa penyidik terkait dugaan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Yayasan Justice For All. Yayasan tersebut berafiliasi sebagai pengelola dana untuk kegiatan GNPF-MUI pada gelombang Aksi 411 dan 212. Total dana yang dikelola yayasan tersebut sebesar Rp 3 miliar. Polisi telah menetapkan tersangka, IA, dan pemeriksaan atas kasus itu masih berlanjut. Keterangan ini paling tidak memberi indikasi nominal logistik yang siap digunakan ketika aksi berjalan. Tidak salah jika kemudian aksiaksi ini membikin Jokowi, dengan kesibukannya yang luar biasa, merasa perlu meluangkan waktu sejenak guna menemui para pemimpin aksi. Dalam satu kesempatan, sang Presiden duduk sama tinggi dengan pemimpin aksi, yang notabene berasal dari beragam ormas Islam yang terlibat pada aksi-aksi bela agama tersebut. Yang Alpa ketika Pilkada Pilkada memang salah satu alat konversi suara menjadi kuasa, yang lima tahun sekali secara langsung melibatkan warga. Pada Pilkada DKI
Apa Itu Hordeolum? HAMPIR setiap orang mengenal timbilen yang dalam bahasa medis disebut hordeolum. Hordeolum merupakan infeksi atau peradangan pada tepi kelopak mata bagian atas maupun bawah. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai anak-anak hingga orang tua. Disebutkan bahwa angka kejadian pada usia dewasa lebih banyak dibanding anak-anak. Adakalanya seseorang mudah mengalami hordeolum. Gejala dari hordeolum sangat mudah dikenali, yakni nampak adanya benjolan pada kelopak mata bagian atas atau bawah, berwarna kemerahan. Adakalanya nampak bintik berwarna keputihan atau kekuningan disertai dengan pembengkakan kelopak mata. Pada hordeolum interna, benjolan akan nampak lebih jelas dengan membuka kelopak mata. Keluhan yang kerap dirasakan oleh penderita hordeolum di an-
taranya rasa mengganjal pada kelopak mata, nyeri tekan dan makin nyeri saat menunduk. Kadang mata berair dan peka terhadap sinar. Hordeolum dapat membentuk abses/bisul di kelopak mata dan pecah dengan mengeluarkan nanah. Pada umumnya hordeolum dapat sembuh sendiri (self-limited) dalam 1-2 minggu. Namun tak jarang memerlukan pengobatan secara khusus, obat topikal (salep atau tetes mata antibiotik) maupun kombinasi dengan obat antibiotika oral (diminum). Bisa juga dibantu dengan melakukan kompres hangat selama sekitar 10-15 menit, 4 kali sehari. Meskipun demikian, pada hordeolum tak jarang diperlukan tindakan berupa insisi (penyayatan) dan drainase (mengalirkan). Hal tersebut dilakukan apabila hordeolum tidak menunjukkan perbaikan dengan pengobatan dalam 2-4 minggu dan atau yang sudah besar atau sudah menunjukkan fase
abses. Setelah insisi dianjurkan kontrol dalam seminggu atau lebih untuk penyembuhan luka insisi agar benar-benar sembuh secara optimal seperti yang diharapkan. Area Mata Langkah terbaik untuk mencegah hordeolum adalah dengan menjaga area mata dan kelopak mata tetap bersih. Terutama bagi yang sering terkena hordeolum, biasakanlah mencuci tangan sebelum menyentuh mata, dan hindari menggosok-gosok mata. Tidak ada metode efektif untuk mencegah hordeolum, namun menerapkan perawatan yang tepat merupakan langkah terbaik untuk mencegah hordeolum kambuh. Jangan pernah memencet atau melukai hordeolum sendiri karena dapat menyebabkan kerusakan dan infeksi yang lebih parah dan menyebar jauh hingga terjadi kerusakan mata. l dr. I Made Dwi Surya Wibawa
HORDEOLUM - Pada umumnya hordeolum dapat sembuh sendiri (self-limited) dalam 1-2 minggu. Namun tak jarang memerlukan pengobatan secara khusus, obat topikal (salep atau tetes mata antibiotik) maupun kombinasi dengan obat antibiotika oral (diminum). Bisa juga dibantu dengan melakukan kompres hangat selama sekitar 10-15 menit, 4 kali sehari. Meskipun demikian, pada hordeolum tak jarang diperlukan tindakan berupa insisi (penyayatan) dan drainase (mengalirkan). Hal tersebut dilakukan apabila hordeolum tidak menunjukkan perbaikan dengan pengobatan dalam 2-4 minggu dan atau yang sudah besar atau sudah menunjukkan fase abses. Setelah insisi dianjurkan kontrol dalam seminggu atau lebih untuk penyembuhan luka insisi agar benar-benar sembuh secara optimal seperti yang diharapkan.
Jakarta, lebih dari 5 juta suara masuk, ditujukan untuk memilih calon pemimpin Jakarta. Hasilnya telah diumumkan dengan kemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan 57,96 persen suara. Suara Anies-Sandi dominan di seluruh wilayah pemilihan, dan KPUD telah melakukan penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih pada 5 Mei 2017. Terpilihnya Anies-Sandi terbilang sebagai kontroversi, karena sosok Ahok sebagai gubernur petahana bukannya tanpa prestasi. Satu survei menyebutkan 74% warga Jakarta puas atas kinerja Ahok. Tapi, ia bukannya tanpa cela. Beberapa kali tampak kebijakannya tidak berpihak pada kaum bawah. Misalnya dalam kasus reklamasi Teluk Jakarta, demikian pula penggusuran warga Bukit Duri. Ahok dan kebijakannya menuai perlawanan warga. Celah ini yang tampaknya digunakan oleh lawan politiknya. Atas nama pembangunan, kaum miskin kota, sebagai penduduk Jakarta yang paling rentan. Mengerasnya ekspresi Islam sepanjang Pilkada DKI Jakarta merupakan petunjuk tendensi dominannya konservatisme agama pada populasi penduduk Jakarta. Tidak berpihaknya arah pembangunan terhadap kelas bawah semakin menegaskan gambaran ketidakadilan, yang menjadi ladang subur tempat bersemainya ormas Islam berkarakter intoleran. Apalagi keberadaan kelompok progresif yang secara historis merepresentasikan kelas bawah saat ini justru minim. Dengan demikian, ekspresi konservatisme Islam berhasil mempertemukan kaum miskin kota yang semakin terpinggir, dan kepentingannya untuk bertahan hidup, dengan kaum elite dan kepentingannya dalam konteks Pilkada DKI Jakarta. Aliansi kelas inilah yang kemudian menyediakan sumber energi bagi kekuatan kontra terhadap gubernur petahana.
Agama Sebelumnya, Ahok dinyatakan kalah dalam gugatan PTUN melawan para nelayan pesisir dalam kasus reklamasi Teluk Jakarta. Hasil yang sama juga ia alami, di mana Ahok kalah dalam gugatan PTUN pada kasus penggusuran melawan warga Bukit Duri. Puncaknya, dengan dibarengi gelombang konservatisme agama ini, adalah kekalahan Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta. Setelah pengumuman hasil hitung cepat Pilkada DKI Jakarta menunjukkan kemenangan calon yang diusungnya yakni Anies-Sandi, Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di rumahnya, memanggil satu per satu koleganya. Dari sekian banyak tokoh yang hadir, seperti ketua umum partai pendukung, dan tim sukses pemenangan, disebut nama Aburizal Bakrie, Hary Tanoesoedibjo, Erwin Aksa, Hashim Djojohadikusumo, yang semuanya berlatar belakang pengusaha. Bisa jadi, inilah gambaran persis lingkardalam elite di belakang kemenangan Anies. Pertanyaannya kemudian adalah: di mana posisi warga biasa justru setelah hasil pemilihan ini diumumkan? Padahal, kehadiran warga begitu semarak pada masa kampanye. Warga tampil ke muka sewaktu mobilisasi massa besar-besaran dibutuhkan, entah untuk menjatuhkan, atau mendukung para calon yang berlaga. Kali lain, warga hadir dalam satu bentuk yang berbeda sama sekali, sebagai korban pembangunan. Dari kacamata ini, bisa dilihat kemunculan warga hanya sebagai objek penderita pertarungan para elite. Titik Pada titik ini, betapa pengorganisiran memiliki nilai penting. Meski perlu diakui, belakangan wujud pengorganisiran ini hadir melalui wajah ormas Islam, yang sejak lama turun ke kampung-kampung warga. Tentu ada
beberapa pengecualian. Di Kendeng, ibu-ibu petani berada di garis depan memimpin protes atas perusahaan tambang yang merampas ruang hidupnya. Ibu Padmi, salah seorang dari pejuang itu, gugur sepulang dari protes di depan Istana. Di Kulonprogo, paguyuban petani bertahan menolak rencana kehadiran bandara di tanah sawah garapannya. Di Bali, warga sejak tahun 2013 konsisten menolak usaha investor mencaplok kawasan suci yang berdampak merusak ruang hidupnya. Dari Pilkada DKI Jakarta kita bisa berkaca betapa tendensi rasial dan agama mudah sekali digunakan untuk memantik dukungan. Pemerataan kesejahteraan dan kebijakan yang berpihak pada warga sering hanya menjadi pemanis bibir. Belum banyak, untuk tidak mengatakan sedikit, agenda kebijakan yang berbasis kepentingan warga. Hal ini dapat dikatakan wajar saja, sejak kepentingan warga umumnya berlawanan dengan kepentingan elite yang sangat mudah berkongsi dengan investor rakus. Namun, adalah mungkin, warga yang terorganisir dapat menghukum penguasa/pengusaha yang berniat untuk memperlakukan mereka secara semena-mena. Nelayan Pantai Utara Jakarta dan warga Bukit Duri telah membuktikannya. Rasanya benar kata Pramoedya Ananta Toer, ‘’Didiklah rakyat dengan organisasi, didiklah penguasa dengan perlawanan.’’ Walaupun, dalam peristiwa kali ini, kembali lagi, rakyat sendiri tidak benar-benar menjadi pemenangnya. Mungkin sudah saatnya kita mulai berpikir serta mengelola harapan, bagaimana kita, masyarakat Bali, memilih pemimpin di masa yang akan datang? l Gede Indra Pramana * Penulis adalah peneliti Koperasi Riset Purusha, sehari-hari mengelola program di Taman Baca Kesiman
Bagaimana Penanganan Luka Bakar yang Tepat KEJADIAN luka bakar cukup sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Mulai dari terbakar matahari, terkena dupa saat sembahyang, tersiram air panas, terkena knalpot kendaraan, atau terpercik minyak panas saat memasak. Namun tidak sedikit masyarakat yang masih memiliki pengetahuan keliru mengenai penanganan awal dari luka bakar, contohnya dengan langsung mengoleskan pasta gigi atau berbagai jenis minyak yang dipercaya dapat menyembuhkan luka bakar. Padahal, penanganan awal luka bakar yang salah dapat mengakibatkan berbagai komplikasi. Luka bakar merupakan luka yang disebabkan kontak dengan sumber bersuhu panas, suhu dingin, bahan kimia, listrik dan radiasi. Dalam bidang Bedah Plastik, luka bakar merupakan penyebab kematian nomor satu karena pada luka bakar yang luas dan dalam, kerusakan tidak hanya terjadi pada kulit saja tetapi organ lain seperti ginjal dan jantung juga dapat terkena dampaknya. Luka bakar yang sering kita jumpai di masyarakat adalah luka bakar akibat kontak dengan sumber bersuhu panas seperti api, air panas, logam panas, dan lain-lain. Luka bakar dapat dibedakan menjadi beberapa derajat, yaitu luka bakar ringan yang hanya mengenai lapisan terluar kulit, luka bakar sedang yang mengenai lapisan kulit lebih dalam dan luka bakar berat yang mengenai lapisan kulit paling dalam. Gejala dari masing-masing derajat luka bakar dapat kita bedakan dari penampakan lukanya. Luka bakar ringan, biasanya akibat dari terpapar cahaya matahari yang terlalu lama, akan tampak kemerahan dan terasa nyeri kemudian akan mengelupas setelah beberapa hari. Untuk luka bakar sedang biasanya ditandai dengan adanya gelembung berisi cairan dengan dasar kulit berwarna merah muda. Luka bakar berat ditandai dengan warna kehitaman atau putih mengkilat. Pada luka bakar berat telah terjadi kerusakan pada saraf sehingga jika lukanya disentuh biasanya pasien tidak merasa nyeri.
Pasien Penanganan luka bakar secara umum yang dapat dilakukan sebelum pasien dibawa ke pusat kesehatan terdekat adalah dengan menghentikan proses pembakaran (lepas pakaian atau perhiasan yang terbakar) dan segera guyur luka dengan air bersih yang mengalir selama 20 menit. Untuk luka bakar derajat berapa pun setelah diberikan penanganan awal disarankan untuk segera dibawa ke pusat kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan permasalahan luka. Pengolesan pasta gigi, minyak dan lainnya di luar resep dokter tidak disarankan
untuk dioleskan ke luka bakar karena dapat menimbulkan infeksi. Infeksi pada luka ditandai dengan rasa nyeri, bengkak, kemerahan, hangat dan timbul cairan berwarna kuning kehijauan. Bila luka mengalami infeksi, maka akan memperpanjang waktu penyembuhan luka dan menimbulkan komplikasi lainnya. Jika timbul gelembung berisi air pada luka bakar juga tidak disarankan untuk dipecahkan sediri menggunakan alat-alat yang tidak steril. Jika gelembung pecah dengan sendirinya, segera pergi ke pusat kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan luka. l dr. Nyoman Siska Ananda
LUKA - Penanganan luka bakar secara umum yang dapat dilakukan sebelum pasien dibawa ke pusat kesehatan terdekat adalah dengan menghentikan proses pembakaran (lepas pakaian atau perhiasan yang terbakar) dan segera guyur luka dengan air bersih yang mengalir selama 20 menit. Untuk luka bakar derajat berapa pun setelah diberikan penanganan awal disarankan untuk segera dibawa ke pusat kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan permasalahan luka. Pengolesan pasta gigi, minyak dan lainnya di luar resep dokter tidak disarankan untuk dioleskan ke luka bakar karena dapat menimbulkan infeksi. Infeksi pada luka ditandai dengan rasa nyeri, bengkak, kemerahan, hangat dan timbul cairan berwarna kuning kehijauan. Bila luka mengalami infeksi, maka akan memperpanjang waktu penyembuhan luka dan menimbulkan komplikasi lainnya.
5
Minggu Pon, 28 Mei 2017
Resensi Buku
Pariwisata dan Kemakmuran Bali Judul : Budaya Entrepreneurship Dalam Tradisi Masyarakat Hindu Bali Pengarang : Anak Agung Ngurah Gede Sadiartha Tebal : X + 106 halaman Cetakan I : November 2016 Penerbit : Percetakan Bali, Denpasar
‘’BALI bukan dijual untuk pariwista, tetapi pariwisata harus bermanfaat untuk rakyat Bali. Pariwisata harus dikembangkan untuk kemajuan dan kemakmuran rakyat Bali,’’ demikian harapan para tokoh masyarakat Bali. Harapan itu rupanya kian menjadi nyata. Pariwisata yang telah hidup dan tumbuh di Bali sejak dekade 1920an, telah menjadi sektor pembangunan yang menentukan roda perekonomian masyarakat Bali. Pariwisata telah memperkuat berbagai sendi kehidupan sosial ekonomi masyarakat Bali. Pariwisata, bahkan telah memperkokoh tradisi–budaya masyarakat Hindu Bali. Apa bukti argumentatifnya? Silakan pembaca berkenan menyimak buku berjudul ‘’Budaya Entrepreneurship Dalam Tradisi Masyarakat Hindu Bali’’ ini. Buku karya Anank Agung Ngurah Sadiartha, seorang alumnus doktor Kajian Budaya, staf pengajar pada Fakultas Ekonomi Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar ini telah memverifikasi secara nyata bahwa dinamika bisnis pariwisata telah mampu membangkitkan kreativitas kerajinan dan seni-budaya sebagian rakyat Bali. Tema Tema besar yang disuguhkan dalam buku ini adalah kaitan antara potensi tradisi masyarakat Bali dengan jiwa wirausaha (entrepreneurship) di bidang seni-budaya masyarakat Hindu Bali. Hasil kajian tentang fenomena perubahan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Bali dewasa ini. Buku berisi 6 bagian, yakni pendahuluan (bagian 1), praktik komodifikasi alat-alat upacara penjor dan ogoh-ogoh sebagai bagian dari respons masyarakat Bali terhadap pasar pariwisata (bagian 2 dan 3). Selain itu, juga disajikan fenomena pergeseran peran pasar-pasar tradisional di Bali serta perubahan budaya konsumsi masyarakat Hindu Bali (bagian 4 dan 5), serta bagian penutup (bagian 6). Pendek kata, buku ini bertutur tentang best practice masyarakat Bali tentang kreativitas seni budaya di tengah pusaran pariwisata Bali. Buku ini mampu menyajikan argumentasi secara lugas, sederhana, dan singkat tentang dampak positif pariwisata Bali, terutama dari sudut sosial-ekonomi. Isi buku ini memperkuat pandangan bahwa pariwisata menjadikan berkah bagi rakyat Bali. Hal ini sesuai dengan cita-cita mantan Gubernur Bali Prof. Mantra (alm) yang berupaya membangun Bali dengan kepribadian, yakni peningkatan perekonomian rakyat Bali yang diikuti dengan penguatan kehidupan agama dan budaya Bali (hal. 4). Kreativitas seni-budaya Bali tak hanya berbuah manis untuk kehidupan ekonomi, tetapi mampu menopang penguatan tradisi budaya rakyat Bali itu sendiri. Alih Fungsi Itulah kelebihan isi buku ini. Di balik kelebihan, buku ini tentu memiliki sisi kekurangannya. Di antaranya adalah pembahasan dampak negatif pariwisata Bali yang masih dalam tataran konsep. Analisis yang konkret terkait dampak negatif pariwisata bisa dikembangkan lebih lanjut. Misalnya, bagaimana langkah antisipasi akibat alih fungsi lahan pertanian untuk pariwisata dan lainnya yang mencapai 1.000 hektar per tahun? berapa persentase krama Bali yang menguasai aset-aset pariwisata Bali? Sejauh mana pengaruh materialisme telah menggeser sendi-sendi kehidupan sosial-budaya masyarakat Hindu Bali? dst. Kajian akademis tentang kemungkinan dampak negatif pariwisata ini amat penting untuk menjaga keajegan Bali ke depan. Sisi korektif terkait ancaman yang berpotensi mendistorsi tradisi budaya Bali ini perlu dijadikan kajian selanjutnya. Bagaimanapun, buku karya Agung Sadiartha (2016) ini telah menjadi bagian dari argumen yang membangkitkan semangat bagi para pegiat budaya Bali. Penilaian Froment via artikel berjudul ‘’Ferie a Bali (1981): Bali Sedang Berada di Ambang Kehancuran Akibat Dampak Pariwisata’’ nampaknya patut dikaji ulang. Semoga penilaian itu tidak benar adanya. Pariwisata harus mampu membangkitkan semangat berkarya, menumbuhkan kreativitas seni budaya rakyat Bali. Yahya Anshori, pemerhati sosial-budaya, tinggal di Denpasar
CERPEN
Lanang Cempaka oleh Santiasa Putu Putra
COBAAN hidup selalu datang seperti angin berembus di beranda. Kadang menyisir rambut dengan lembut, tapi sesekali memukul wajah sampai bias memerah. Kita hanya bisa menikmatinya, sembari meminum teh hangat agar terasa melegakan, kudapannya kue pisang rai bertabur kelapa parut diatasnya, cobaan macam apapun (seolah) tidakakan terasa menyakitkan. *** Aku mendengar rintihan di balik dinding bedeg, satu mataku memejam, satu lainnya berusaha menerjang ke dalam kamar dari lubang kecil di dinding tersebut. Lubang itu hanya sebesar batu salak Bali, jadi mau tidak mau kukorek dengan paksa tapi perlahan agar diameternya bertambah, juga meringankan kerja mataku untuk melihat apa yang terjadi secara jelas. Telingaku pun tak kalah awas untuk mendengar pembicaraan ayah dengan Mbok Luh De, tapi sayang percakapan tersebut tidak tertangkap, karena jarak lubang dan posisi mereka cukup jauh, alhasil aku hanya bisa membaca gerakan tubuh, mimik wajah, serta gerak bibir mereka di bawah temaram lampu kuning 15 watt, kemudian menafsirnya secara acak di kepala. Ayah, ibu Mbok Luh De dan Bli Wayan Durpa sesekali melihat kelakuanku tapi tidak mencoba menghalangi. Sebab mereka bertiga sedang mengawang di tengah lamunan prasangka dan praduga atas kejadian di dalam kamar. Ayahnya, Ketut Dagu ku panggil Wak Dagu duduk di kursi kayu sembari menyalakan berkalikali rokok tembakau yang ia pilin sendiri. Tangannya sedikit gemetar saat memilin serabut tembakau ke dalam kertas putih, ketika menyesapnya terdengar suara gemeritik tembakau terbakar, asap rokok diembuskan ke atap rumah, seolah berusaha membuang carut-marut pikiran ke dalam gumpalan asap itu. Sementara ibunya, Made Darmi, kupanggil Wak Ami duduk bersimpuh di atas ubin kuning dekat lemari kayu. Matanya nanar memandang lurus ke depan tapi tidak ada isinya, tangan kiri Wak Ami tak henti meremasremas baju kebaya yang ia kenakan. Sementara Bli Wayan Durpa, kakak kandung Mbok Luh De terengah-engah mengatur nafas di dekat pintu masuk, setelah membopongku sambil berlari dari rumah yang jaraknya sekitar 400 meter. Di dahi Bli Wajan berjejer bulir keringat yang siap menetes ke wajah, tapi ekspresi wajahnya hampa- mengawang sama persis seperti kedua orangtuanya. Aku semakin ingin tahu, apa yang terjadi di dalam kamar, cobaan macam apa yang hendak dilalui oleh keluarga kecil ini. Malam itu aku terpaksa diajak karena ibu sedang bekerja meburuh di Pasar Badung, membantu mengangkat barang belanjaan pelanggan menggunakan keranjang. Mataku masih mengantuk sejadinya, karena pukul 01.00 Wita saat Bli Wayan Durpa menggedor pintu rumah. Aku sedang berada di dunia mimpi bersama seekor empas raksasa (sejenis penyu) putih, menyusur Tukad Badung mencari ikanikan berwarna emas pembawa keberuntungan, untuk kuhadiahkan kepada ibu. Waktu Bli Wayan menggendongku di depan dadanya, aku mendengar ia menjelaskan kepada ayah bahwa sebisa mungkin kejadian malam itu tidak ada yang mengetahui, karena jika desa pakraman mendengarnya, desa dianggap leteh, dan harus diadakan upacara mecaru besar untuk membersihkan desa dari cuntaka, dan lebih parahnya semua biaya ditanggung oleh keluarga bersangkutan, yakni keluarga Bli Wayan. Caru yang diminta pun tidak sembarangan minimal caru kebo hitam berkelamin laki-laki yang harganya mencapai 10 juta. Di perjalanan ayah tidak banyak bicara, namun langkah kakinya pasti, berlari secepat mungkin. Mataku baru benar-benar terbuka, ketika sampai di pekarangan rumah Bli
Wayan Durpa. Wak Dagu menyambut kedatangan ayah dengan wajah kuyu dan tatap matanya tajam, sementara Wak Ami istrinya menangis terisak sembari menutup mulut agar deru tangis tidak terdengar oleh tetangga sebelah. Ayah memeluknya sesaat kemudian ia berbisik di telinga Wak Ami, setelah bisikan itu, tangis Wak Ami berhenti perlahan. Wak Dagu menunjuk ke arah kamar yang pintunya berwarna hijau tua. Sejurus kemudian ayah berjalan menuju kamar yang diisyaratkan, sebelum masuk ia menepuk pundak Wak Dagu saudara sepupu sekaligus rekan kerjanya sebagai buruh bangunan di kota. Sementara aku dilarang masuk ke dalam. Namun rasa ingin tahu ku begitu membuncah. *** Mereka tidak hirau atas tingkah polahku, menganggap bocah kelas 5 SD sepertiku tidak tahu-menahu permasalahan orang-orang dewasa. Mereka tidak paham, ibu selalu mengajarkan bahwa yang terpenting di dunia ini adalah ikhlas, menerima segala gelisah hidup yang mesti ditanggung manusia. Tapi adakalanya ikhlas manusia di ambang batas, jika begitu, itulah gunanya keluarga, selalu hadir untuk mengingatkan. Ibu selalu mewantiku keluarga lebih penting dari segala, menjaga mertabatnya, kendati popor senjata di ujung keningmu. Dari celah kecil itu, aku melihat Mbok Luh De membuka kedua kaki lebar-lebar. Wajahnya lemas, keringat tipis membasahi sekujur tubuh, ia lunglai bersandar di besi dipan berkarat, matanya menerawang jauh tidak memperhatikan ayah, ia memang buta sejak lahir, kata ayah penyakit buta itu adalah keturunan dari keluarga Wak
Dagu. Tepat di bawah kaki Mbok Luh De ada benda asing yang tidak dapat kuterka, dari tempatku berdiri benda asing itu hanya berwarna merah, tapi tak sepenuhnya merah, di beberapa bagian terlihat cokelat dan kuning. Ayahku mengambil benda asing itu kemudian mengusapnya perlahan dengan kain yang sudah disiapkan sebelum ayah datang. Perlahan benda asing itu menampakkan wujud asli, mataku semakin picing berusaha melihat dengan jelas. Benda asing itu bayi! bayi laki-laki! Mbok Luh De dengan sisa tenaganya, meraba-raba udara. Ayah membaca isyarat tersebut ia mengambil tangan Mbok Luh De, kemudian didekatkan tangan itu kepada si bayi. Ia menahan tangis sembari mencium pipi bayi dengan gemetar. Tangisnya begitu luka, tidak mengeluarkan suara, hanya isak sesak berkumpul di dadanya. Lembut tangan ayahku mengusap kepala Mbok Luh De. Ayah membisikkan sesuatu kepadanya, lima detik ia berjeda mungkin mencerna bisikan tersebut. Kemudian Mbok Luh De meraba wajah ayah mencari telinganya membisikkan beberapa kalimat. Si kecil diselimuti kain putih, lalu dimasukkan ke dalam plastik berwarna poleng. Ayah keluar kamar, melihatku di depan pintu ia mengerjitkan dahi, mungkin menerka atas apa yang aku pikirkan. Ternyata bli Wayan telah siap di belakangku membawa cangkul, canang sari, sekop dan sejumlah perkakas lainnya untuk menggali tanah. *** Pagi menyisir ilalang yang tumbuh sembarang, aku susah payah menyibaknya, sementara ayah di belakang membawa sodan kecil serta satu buah kotak berbungkus
kertas kado. Aku bertugas membuat jalan setapak untuk kami berdua agar sampai di pohon kepuh yang menjulang tinggi, bak raksasa penjaga kuburan ini. Kata ayah di pohon kepuh itu para arwah yang belum mendapat tempat semestinya, membuat rumah kecil di antara cabang rantingnya. Aku membayangkan bagaimana mereka bermain-main di atas sana, bergelayutan, berayunan, lalu bertukar tempat, persis seperti taman bermain anak-anak sewaktu TK dahulu. ‘’Gimana nilai rapormu tadi Tu,’’ tanya ayah, suaranya sedikit tinggi, sebab ayah cukup berjarak denganku di belakang. “Tidak dapat angka merah, yang penting naik kelas 3 SMA,” kataku sambil mengibas arit ke kanan dan ke kiri. “Baguslah, ingin kuliah dimana nanti?” “Ingin keluar Bali, entahlah, masih jauh”. “Pilih Yogja aja, jangan Jakarta, Jakarta keras”. “Jakarta itu bagus untuk melatih diri, agar mandiri”. Angin mendesis, pohon kepuh tak bergeming, bisik ilalang melambai, aku duduk tepat di sebelah akar kepuh bentuknya seperti dinding kayu, dalam hati aku mencoba menebak umur pohon tersebut. Sementara ayah berkeliling mengitari pohon, langkahnya tidak tergesa, tapi perlahan sambil memperhatikan tubuh kepuh tersebut, ia hendak mencari sesuatu. “Nah ini dia pingetnya, sini tu, bawakan banten dan kado yang ayah bawa tadi”. Tiga paku berkarat bertengger di bagian akar pohok kepuh yang ditemukan ayah. Ayah membersihkan tumbuhan liar di sekitar paku tersebut, kemudian menyiramnya dengan air, meletakkan banten dan kado di bawah 3 paku itu, serta menghidupkan sejumlah dupa. “Kamu masih ingat kejadian di rumah Wak Dagu, saat itu kamu masih kelas 5 SD,” kata ayah. Tentu saja aku masih ingat, tapi aku pendam, sebab ayah menyuruhku untuk tidak membicarakan apapun tentang malam itu, kepada ibu sekalipun, ayah mengatakan jika ibu sampai mengetahuinya keluarga kecilku akan terpecah. ‘’Tiga hari berturut-turut ayah di cari dalam mimpi, minta baju baru, ayah hampir lupa kalau ayah menitipkannya di pohon kepuh ini’’. Aku hanya diam, kepalaku berusaha menebak apa maksud ayah, dan mencoba mengingat lebih detail kejadian malam itu, ada Mbok Luh De, Bli Wayan Durpa, Wak Dagu, dan Wak Ami, yang setelah kejadian malam itu, memilih pindah ke desa lain, sampai saat ini pun aku tidak tahu keberadaannya. “Ini Lanang Cempaka, namanya diberikan Luh De malam itu. Ia membisikannya di telinga ayah. Lanang Cempakaadik tirimu Tu.” *** Angin sepoi di beranda menyisakan bias dingin di pipi, kuseruput teh buatan istri serta kulahap pisang rai buatannya. Hari ini adalah hari besar, aku melaksanakan upacara mamukur mengikutsertakan 3 puri, kebetulan di puri dekat rumah sedang melaksanakan upacara mamukur massal. Ayah, Ibu dan Lanang Cempaka. Semoga mereka bisa berkumpul di sana. Aku harap ibu menerima kehadiran Lanang Cempaka dengan lapang atau setidaknya sebagai pengganti sebelum aku menyusul. bedeg
: dinding dari anyaman kulit atau daging bambu leteh : kotor cyuntaka : kotor poleng : hitam dan putih sodan : Sesaji kecil pingetnya : tandanya mamukur : upacara setelah ngaben, agar arwah dapat menuju alam swahloka. sekah : simbolisasi seseorang yang telah meninggal dunia.
Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar. Umi Lestari Bajra Bagaskara
Khamidi Bagong Soebardjo
Ikhsan Dwiono
Reki Eko Rohdiyanto
6 Capricorn Peruntungan: Perjalanan Anda masih sangat panjang sehingga sangatlah naif jika Anda cepat merasa puas dan cukup dengan apa yang telah diraih selama ini. Jangan terlena oleh berbagai pujian, karena terkadang pujian itu merupakan racun bagi perjalanan karire dan bisnis Anda. Karier: Tak ada ruginya jika Anda mulai mencoba mendekati atasan, mumpung hatinya lagi gembira dan tak ada masalah. Kesehatan: Mumpung badan lagi sehat alangkah baiknya jika dipelihara dan dijaga dengan penuh kesabaran. Keuangan: Banyak orang licik di sekitar Anda minggu ini, waspadalah jangan mudah mengeluarkan uang begitu saja. Cinta: Takkan lari cinta dikejar, jika dia memang benar-benar cinta pada Anda maka si dia pasti mau menerima apa adanya. Aquarius Peruntungan: Bintang terang masih menyinari nasib Anda walaupun sudah tidak begitu terang. Untuk itu agar kejayaan tetap berada di tangan sebaiknya Anda perlu meningkatkan prestasi kerjanya, jangan sampai terkesan jalan di tempat dan kurang ada variasi. Karier: Tak perlu omong besar jika tak ada bukti yang bisa membikinnnya percaya, itu hanya akan membuatnya tertawa saja. Kesehatan: Omongan dari orang lain yang cukup menyinggung hati Anda, sebaiknya bisa disikapi dengan penuh kesabaran, tak perlu dimasukkan hati. Keuangan: Segala tawaran yang datang jangan asal terima tanpa pikir panjang. Tak perlu terburu-buru karena hanya akan merugikan saja. Cinta: Hubungan kisah kasih selalu ada perselisihan dan beda pendapat, tak perlu diperpanjang segera saja disudahi segala pertentangan itu. Pisces Peruntungan: Masih perlu kesabaran dan kerja keras, jangan biarkan diri Anda dililit perasaan putus asa, karena sikap tersebut hanya akan menghancurkan segalanya. Optmislah apalagi di minggu ini bintang penolong mendampingi Anda. Karier: Janganlah mudah menceritakan rahasia pribadi kepada partner kerja Anda, ada baiknya Anda simpan dulu sendiri. Kesehatan: Hadapilah semua masalah itu dengan pikiran tenang dan sabar karena itu merupakan kunci untuk dapat hidup sehat. Keuangan: Cukup berprospek bagus, ada baiknya Anda bersabar dan tetap bertindak hati-hati. Cinta: Tak perlu menutup diri karena itu hanya akan membikin pusing diri Anda saja. Aries Peruntungan: Hindari segala macam konflik, walaupun sebenarnya Anda di pihak yang benar ada baiknya Anda menghindar dan mengalah saja, tunggu sampai situasi kembali baik dan menguntungkan. Karier: Kesempatan untuk berbicara dengan atasan tampak terbuka lebar, jangan disia-siakan. Kesehatan: Kondisi badan terus menurun sehingga sedikit banyak juga memengaruhi kesehatan diri Anda, untuk itu rajin-rajinlah berolahraga dan istirahat teratur. Keuangan: Jangan main spekulasi karena bukan untung seperti apa yang Anda harapkan akan tetapi bisa-bisa justru buntung yang Anda terima. Cinta: Pandai-pandailah menjaga sikap, jangan sampai terlalu vulgar dalam bergaul. Taurus Peruntungan: Ketenangan dan ketenteraman hati benar-benar bisa Anda rasakan di minggu ini, permasalahan tak begitu menekan sehingga pikiran bisa sedikit rileks dibandingkan hari-hari kemarin yang tampak berat sekali. Karier: Akan lebih baik Anda diam jika omongan Anda sudah tidak begitu didengar oleh rekan-rekan Anda. Kesehatan: Kondisi badan cukup terjaga dan tidak ada yang perlu ditakuti. Tetaplah beraktivitas dengan tenang dan jagalah konsentrasi pada pekerjaan Anda. Keuangan: Cukup stabil dan pemasukan masih terus mengalir dengan derasnya, sehingga kebutuhan akan dapat tercukupi dan terpenuhi. Cinta: Jagalah perasaannya sekalipun suasana sudah lebih tenang dan harmonis. Gemini Peruntungan: Di minggu ini segalanya tampak lancar-lancar saja, begitu juga dengan suasana hati Anda tampak bergairah sekali. Ini dikarenakan bintang Anda yang semakin mujur dan bersinar. Untuk itu bila ada tawaran sebaiknya jangan disia-siakan begitu saja. Karier: Dengan tersenyum maka segala perselisihan dan perbedaan pendapat akan bisa segera mencair. Kesehatan: Jangan biarkan amarah menghiasi pikiran Anda, karena bagaimanapun amarah hanya akan membuka kelemahan yang ada pada diri Anda, untuk itu waspadalah. Keuangan: Pemasukan cukup lancar dan pengeluaran masih bisa terkendali. Cinta: Suasana tetap mesra dan harmonis, jagalah suasasana yang sudah baik ini jangan sampai Anda rusak hanya karena topik pembicaraan yang seharusnya bisa dihindari. Cancer Peruntungan: Walau suasana kurang begitu menyenangkan sebaiknya Anda tak begitu saja berputus asa, justru Anda harus termotivasi untuk berbuat lebih baik dibanding hari-hari kemarin. Di saat ini peluang masih terbuka lebar hanya situasi di sekeliling Anda tampaknya yang kurang begitu mendukung. Karier: Yang siap mental saja, karena rekan-rekan Anda tampak mulai usil dan membikin gara-gara. Kesehatan: Berusahalah untuk bersikap sabar dan tenang dalam menghadapi segala macam persoalan hidup, dan jangan lupa untuk selalu berdoa kepada-Nya. Keuangan: Segala sesuatunya harus ada ‘’Hitam di Atas Putih’’, karena di saat seperti ini banyak sekali orang yang mudah lupa atau sengaja lupa dengan segala janji-janjinya. Cinta: Hubungan yang sudah baik ini dipertahankan, jangan pedulikan hasutan orang, percayalah akan kesetiaannya. Leo Peruntungan: Sekalipun kemajuan masih belum dapat dirasakan dan dinikmati sebaiknya jangan frustrasi karena ini semua sudah merupakan kehendak alam agar Anda lebih bisa tekun dan sabar dalam menghadapi realita ini. Tetaplah bersemangat karena hanya dengan kerja keraslah maka semua impian itu akan bisa terealisasi. Karier: Atasan lagi gundah hatinya, untuk itu jangan sekali-sekali Anda membikin kesalahan di depannya. Kesehatan: Di saat seperti ini kondisi badan Anda cukup prima sehingga dengan diimbangi dengan olahraga yang benar maka kesehatan badan akan dapat selalu terjamin. Keuangan: Bisnis Anda masih mampu mendatangkan keuntungan yang lumayan besar sehingga segala kebutuhan akan mampu terpenuhi. Cinta: Bila ada masalah sebaiknya segera didiskusikan dengannya jangan tunggu nanti keburu masalah semakin membesar. Virgo Peruntungan: Sejelek-jelek kritikan bila Anda memperhatikan dan meresapinya dalam-dalam itu akan lebih menguntungkan, karena seakanakan Anda diingatkan olehnya walaupun terkadang hati Anda tidak mampu menerima kritikan tersebut. Karier: Tak selamanya ide Anda akan bisa diterima oleh rekan-rekan, untuk itu sebaiknya jangan takabur dulu. Kesehatan: Saran dari dokter sebaiknya terus Anda perhatikan, jangan sekali-sekali melanggarnya, jangan biarkan penyakit Anda kambuh kembali karena kesembronoan Anda sendiri. Keuangan: Tak perlu ingin usaha lainnya dulu saat ini, cobalah Anda tekuni dulu yang sudah ada, karea itu akan lebih pasti hasilnya. Cinta: Cukup mulus jalannya, cuma harus bisa mengekang diri dengan tak terlalu bernafsu bila mendengar berita yang kurang enak. Libra Peruntungan: Tak selamanya hal yang sedih merupakan sebuah cobaan, adakalanya keberuntungan juga merupakan ujian untuk bisa mempertahankan derajat hidup. Itulah yang harus Anda resapi untuk tidak sampai lupa diri di kala suasana gembira dan menyenangkan. Karier: Jangan takut untuk mengambil keputusan berani, yang terpenting itu benar-benar berasal dari hati Anda yang paling dalam dan bukan dari omongan orang lain. Kesehatan: Kebiasaan tidur terlampau malam cobalah dikurangi, ingatlah bahwa aktivitas yang Anda jalani cukup padat dan menguras stamina. Keuangan: Masih ada rezeki yang tak disangka sebelumnya yang mampu membuat keuangan Anda menjadi stabil kembali. Cinta: Apa sulitnya mendengarkan apa yang diucapkannya dan tak perlu membantahnya, tunggu sampai si dia selesai berbicara, agar kepuasan hatinya tetap terjaga. Scorpio Peruntungan: Tak perlu terombang-ambing oleh kebimbangan sendiri, jika ingin sukses harus punya pendirian sendiri yang teguh, percayalah dan yakin bahwa keputusan yang sudah diambil itu adalah benar. Karier: Rencana yang belum dapat terealisasikan sebaiknya dikoreksi lagi biar lebih sempurna. Kesehatan: Waktu istirahat terasa kurang, bila ada waktu senggang cobalah digunakan untuk tidur dan benar-benar-benar tidur jangan sampai mata terpejam akan tetapi pikiran terus melayang entah ke mana. Keuangan: Usahakan untuk selalu berpedoman pada anggaran yang telah Anda susun, karena dengan demikian pemborosan akan dapat Anda tekan. Cinta: Tak perlu dirisaukan dan jangan mudah terpengaruh atau selalu curiga lebih baik saling terbuka agar tetap selalu harmonis. Sagitarius Peruntungan: Jangan terlena oleh keberhasilan di masa lalu yang seharusnya bisa dijaga dan dipertahankan agar tidak sampai mengalami penurunan. Hindari segala macam perbuatan kotor walaupun untuk saat ini masih aman-aman saja. Karier: Berusahalah untuk menempuh jalan yang benar dan bersih agar apa yang diraih bisa bertahan untuk jangka waktu yang lama. Kesehatan: Stamina jangan sampai terforsir untuk kegiatan yang kurang begitu penting, tak perlu hanya mengikuti kesenangan dan hobi saja. Keuangan: Segi finansial banyak pemasukan, tetapi pengeluaran Diasuh Oleh juga cukup membengkak, untuk itu perlu mePutri Wong Kam Fu manage-nya dengan sebaik mungkin. Cinta: Jalan Berlaku tidak selamanya mulus, pasti ada kerikil-kerikil 28 Mei - 3 Juni 2017 tajam yang harus Anda lalui berdua.
DIMENSI
Minggu Pon, 28 Mei 2017
”Nunas Ajengan” Dalam Tradisi Leluhur pūjayed aśanaṁ nityam adyāc ca-etad akutsayan dṛṣṭvā hṛṣyet prasīdec ca pratinandec ca sarvaśaḥ (Manava Dharma Śastra 2.54).
“Hendaknya ia menghargai makanan yang diperolehnya dan tidak pernah mengeluh, saat ia memperoleh makanan itu hendaknya ia bersuka cita, menampakkan wajah gembira, dan memohon untuk selalu diijinkan memperoleh makanan.” Tradisi “melakukan sesuatu” sebelum makan merupakan peradaban sangat kuna. Ia telah eksis pada zaman Yajur Veda paling tidak, yang berarti zaman yang sudah tidak bisa diperkirakan entah oleh ketajaman kecerdasan manusia atau pun oleh mesin paling modern sekalipun. Tradisi leluhur Bali menyisihkan sedikit makanan di sisi piring sebelum makan ternyata merupakan tradisi yang indah yang perlu diabadikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sebagai orang yang menghormati dan mengerti ajaran leluhur serta ingin melestarikannya demi kesejahteraan hidup lahir batin. Terdapat pula tradisi tidak boleh berbicara jika sedang menghadapi makanan. Makanan dihormati sebagai (dan memang) amerta oleh leluhur dengan istilah “nunas merta”. Padma Purāṇa menyebutkan “Hasta-pade mukhe caiva pañcardro bhojanaṁ caret...śata varṣāni jīvanti”, bahwa orang hendaknya mencuci kelima anggota badannya terlebih dahulu sebelum makan. Dengan melakukan hal itu, orang akan bisa menikmati usia hidup yang panjang. Kelima anggota badan dimaksud adalah kedua kaki, kedua tangan dan muka. Hal ini didukung pula oleh kitab Mahābhārata, Śānti Parva 193.6: pañcardro bhojanaṁ bhunjyat. Terdapat pula aturan bahwa manusia diwajibkan oleh sastra suci untuk makan hanya dua kali sehari, yaitu pagi dan malam (sāyang prātar manuṣyānāmasanaṁ veda nirmitam). Jika orang berhasil melaksanakan kebiasaan tersebut dalam kesehariannya maka ia mendapatkan hasil dari pelaksanaan puasa. Tidak dianjurkan makan ditempat gelap atau sambil tiduran (nāndhakāre ca śayanaṁ bhojanaṁ naiva karayet). “Cening..., da medaar di sandika-
Redaktur Khusus weda
WAKYA Darmayasa lane...” begitu nasihat yang kita dengar waktu kecil. Ternyata nasihat orang tua Bali itu ada dukungan sastranya: “na sandhyāyāṁ bhuñjita” - jangan makan pada saat senjakala (demikian kitab Vasistha Smṛti), didukung oleh “na sandhyayoh” (Suśruta Saṁhitā), asandhyaṁ na bhuñjita (Baudhāyana Smṛti), nāsniyat sandhyayor dvayoh (Padma Purāṇa). Makan hendaknya selalu menghadap ke Utara atau ke Timur (demikian nasihat dari kitab Vasistha Smṛti, Laghuharita Smṛti, Viṣṇu Purāṇa, Vama Purāṇa, Padma Purāṇa). Sastra suci tidak menyetujui makan tanpa mandi terlebih dahulu “bina snānena yo bhungkte....” (Vadhula Smṛti, Viṣṇu Purāṇa, Skanda Purāṇa, Padma Purāṇa). Sebaiknya tidak makan “carikan” (makanan bekas dimakan orang lain) dan tidak memberikan orang makan “carikan” (Manu Smṛti, Bhaviṣya Purāṇa, Vasistha Smṛti). Leluhur menyebutkan makan dengan cara sangat indah yaitu Nunas Ajengan. Istilah ini mempunyai pengertian bahwa kita tidak memiliki makanan tetapi memohon makanan dari pemiliknya, yaitu Hyang Parama Iswhara. Kesadaran seperti ini sangat indah untuk diajegkan di dalam hati mengingat memang sebenar-benarnya kita ini tidak mempunyai apa-apa di dunia ini. Lahir ke dunia ini tidak membawa apa-apa selain hanya tangisan yang keras dan nanti juga akan meninggalkan dunia ini tanpa membawa apa-apa. Kesadaran yang diwujudkan dalam kalimat Nunas Ajengan sangatlah bermakna. Ia sangat pantas untuk diajegkan, mulai dari dalam keseharian diri sendiri dan kemudian ditularkan kepada anak cucu. Paling tidak, ajeg tradisi leluhur sesederhana itu dapat dilakukan oleh semua. Tidak akan ada yang mengatakan, “Saya tidak bisa melakukan hal ini”. Bagi diri sendiri, tata cara ini sangatlah mulia. Kita memohon makanan karena makanan tersebut sudah bukan makanan lagi. Dalam ajaran Veda, orang memasak makanan bukanlah untuk diri sendiri melainkan untuk persembahan kepada Tuhan. Makanan
yang dimasak itu di-yajña-kan kepada-Nya, dipersembahkan terlebih dahulu kepad-Nya. Oleh karena itu, makanan tersebut sudah bukan milik kita lagi melainkan milik pemiliknya. Makanan yang dimasak dan dipersembahkan kepada Tuhan tidak lagi berupa makanan melainkan ia sudah berubah menjadi amerta (yajña-śiṣṭāmṛta bhujo), karunia Tuhan yang dinamakan Lungsuran, atau Prasadam. Istilah “Ngejot”, “Mesaiban”, dan “Yajña Śeṣa” merupakan tradisi indah mulia yang patut diajegkan. Untuk memohon makanan atau Nunas Ajengan Lungsuran Tuhan Yang Maha Esa itulah kita perlu mempersiapkan diri dalam keadaan bersih, paling tidak seperti disebutkan di atas, Pañca Aṅga kita harus dibersihkan dengan air terlebih dahulu. Menurut para orang tua, ketika orang mencuci Pañca Aṅga sebelum Nunas Ajengan, kebiasaan indah itu dapat memperpanjang usia seseorang. Apa hubungannya antara mencuci Panca Angga itu sebelum makan, para saintis bisa menjelaskannya secara saintifik. Tangan yang bersih bebas dari kotoran akan memastikan makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak tercemar kotoran atau kuman penyakit. Selain itu, ujung-ujung jari tangan mengandung titik saraf yang berhubungan dengan kelenjar enzim yang berhubungan dengan pencernaan. Jari yang bersih menyebabkan saraf-saraf lebih peka dalam merasakan tekstur dan suhu makanan. Informasi ini dikirim ke kelenjar untuk mempersiapkan jenis enzim yang diperlukan. Ini juga alasan mengapa makan dengan jemari tangan lebih baik daripada dengan alat seperti sendok atau sumpit. Kalau jari tangan bisa memegang makanan (suhunya tidak panas) artinya lidah juga bisa menerima, tidak akan melepuh. “Pesan” tersebut tidak bisa disampaikan oleh sendok, garpu atau sumpit. Biasanya orang akan memilih makan menghadap ke arah utara atau timur. Makan menghadap ke arah barat disebutkan akan menumbuhkan berbagai jenis penyakit, sedangkan makan menghadap ke selatan akan menyebabkan orang menjadi Preta atau roh gentayangan. Leluhur juga memberikan wanti-wanti tidak boleh mencela makanan. Apa pun dan bagaimana pun makanan di hadapan kita, itulah karunia Tuhan. Mengingat makanan merupakan amerta penghidup maka selain tidak menghina makanan juga dianjurkan agar jangan makan menggunakan piring yang sudah pecah, tidak makan sambil tidur. Mereka yang hendak mema-
sak makanan hendaknya mandi terlebih dahulu agar badan dan pikiran menjadi lebih besih serta damai. Badan dan pikiran yang bersih akan memudahkan mereka yang memasak makanan untuk memasukkan rasa kasih sayang ke dalam makanan. Dengan demikian, setiap anggota keluarga yang memakan makanan tersebut pasti akan terbantu kesadarannya terjaga menjadi lebih bersih dan damai. Suatu hari, saya diundang makan siang oleh seorang pengusaha kaya di Eropa. Anehnya, saya bukannya diajak makan ke restoran mewah, tetapi dibawa ke rumahnya dan saya disuguhkan makanan yang ia masak sendiri. Dengan penuh kasih ia memasak, walaupun ia sesungguhnya tidak perlu melakukan hal itu. Banyak yang bisa melakukannya, tetapi ia, seorang pengusaha yang sangat sibuk, meluangkan diri memasak untuk saya. Ketika kita duduk siap makan, saya mengajak dia berdoa lalu saya sampaikan bahwa kita tidak berhak memakan makanan itu langsung tanpa mengingat Tuhan. Makanan tersebut hendaknya dikembalikan terlebih dahulu, dipersembahkan kepada pemiliknya, yaitu Tuhan. Bhagavad-gītā mengajarkan “yajña śiṣṭāśinaḥ santo mucyante sarva-kilbiṣaiḥ, bhuñjate te tv aghaṁ pāpā ye pacanty ātmakāraṇāt” - Orang saleh yang memakan makanan yang sudah dipersembahkan terlebih dahulu sebagai persembahan suci, terbebaskan dari segala dosa. Sedangkan mereka yang memasak makanan untuk kenikmatan diri sendiri, sesungguhnya mereka hanya memakan dosa. Manava Dharma Śastra mengajarkan, “pūjitaṁ hy aśanaṁ nityaṁ balam ūrjaṁ ca yacchati, apūjitaṁ tu tad bhuktam ubhayaṁ nāśayed idam” - Dengan mempersembahkan kepada Tuhan (pūjita) maka makanan itu memberikan tenaga (bala) dan kekuatan (ūrja), tetapi bila tidak dipersembahkan (apūjita) pastilah akan menghancurkan keduanya (tenaga dan kekuatan). Selanjutnya saya ajarkan agar kawan saya, pengusaha tersebut membiasakan diri menyisihkan sedikit makanan di pinggir piring, tanpa harus memperlihatkan kepada orang-orang di sekitar bahwa kita melakukan sesuatu yang pada umumnya orang tidak lakukan. Setelah berdoa secara sederhana barulah kami melanjutkan menikmati makanan yang dia masak. Belakangan, ia mulai mempraktikkan berdoa dan menyisihkan sedikit di pinggir piring makanan yang dimakannya.
MIMBAR AGAMA
Puasa
Redaktur Khusus MIMBAR
BUDDHA Dhana Putra SEJAK kemarin, umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Sejak subuh hingga selepas Magrib, mereka melatih diri untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman, menahan diri dari rasa lapar dan haus. Selain puasa yang dilakukan oleh umat Islam, saya mengenal beberapa bentuk ‘’puasa’’ dari beberapa kawan. Ada yang berpantang, tidak mengonsumsi makanan atau tidak melakukan aktivitas yang disenangi. Ada pula yang mengajarkan saya untuk tidak makan di hari tertentu, hanya minum air putih. Ada yang menyarankan agar saya makan dan tidak makan berselangseling setiap hari. Namun saya belum pernah melakukan. Saya juga pernah bertemu dengan seseorang yang hanya minum air putih tanpa makan apa pun hingga dua minggu. Umat Buddha mengenal bentuk puasa yang agak berbeda. Hanya mengonsumsi makanan dan minuman di pagi hari dan menjelang tengah hari. Setelah tengah hari, tidak ada lagi aktivitas makan, tidak mengunyah hingga esok pagi tiba. Aturan ini memang tidak wajib untuk umat awam, hanya disarankan dilakukan empat kali sebulan ditambah beberapa aturan lainnya. Sedangkan mereka yang menjalani kehidupan sebagai samana, khususnya dalam mahzab Theravada, aturan ini wajib dilaksanakan beserta sejumlah aturan lainnya. Ada pula para bhikkhu yang menjalani latihan yang lebih keras. Mereka hanya makanan sekali, atau makan dari hasil pindapata, berpindapata hanya di satu sisi jalan, dan sebagainya. Memang tidak ada yang mengha-
ruskan. Kalau mau melakukan, silakan. Kalau tidak, juga tidak apa-apa. Tergantung pada tekad, usaha, dan latihan yang mau dijalankan. Sejumlah latihan keras, terutama berhubungan dengan makanan, lebih banyak dilatih oleh para bhikkhu hutan. Mereka adalah para bhikkhu yang tinggal agak jauh dari permukiman pendudukan dan lebih menekankan pada latihan pikiran dengan berlatih meditasi. Mereka mengurangi aktivitas lainnya sehingga mempunyai waktu lebih banyak untuk melatih diri. Bagi saya, berpantang dalam makanan dalam bentuk apa pun, merupakan latihan bagi diri kita sendiri. Yang pertama, kita melatih diri untuk mengendalikan keinginan yang berlebihan atau keserakahan, terutama terhadap makanan. Ketika pergi ke tempat makan, banyak keinginan muncul untuk menikmati makanan ini dan itu. Beraneka ragam makanan dipesan namun tidak habis disantap. Berpuasa juga melatih tekad. Kita sudah bertekad untuk melakukan dalam jangka waktu tertentu setiap hari untuk sekian hari. Kita ingat dengan tekad dan berusaha keras untuk melakukan sebaik mungkin. Kita berusaha untuk tidak mudah menyerah hingga tujuan akhir tercapai. Juga melatih kesabaran kita. Sabar dalam menghadapai kondisi yang ada. Sabar dalam menahan rasa lapar dan harus yang muncul. Rasa tidak nyaman pasti muncul di badan namun kita berusaha untuk tetap tetang, mengetahui apa yang terjadi dan berusaha menerima kondisi tersebut seperti apa adanya. Masih banyak komponen pikiran baik yang secara tidak langsung dilatih dalam berpuasa. Pikiran memjadi lebih tenang, pikiran lebih mudah difokuskan untuk kegiatan yang bersifat spiritual, inadah menjadi lebih khusyuk, dan sebagainya. Sebulan ke depan, hari kemenangan akan. Kita menang melawan diri sendiri, menaklukkan dan mengendalikan pikiran buruk yang ada selama ini. Selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga semuanya berjalan lancar.
Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@ yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)
Buah hati pasangan Bayu Pramana dan Trisna, akan menambah kebahagiaan pasangan muda ini. Kelahiran putra pertamanya ini diharapkan dapat menjadi anak yang suputra.
Redité Pon, 28 Mei 2017
Bali L e m b a r
B a s a
7
B a l i
Bencingah Jro Mangku Nyoman Lidriani
Mikukuhin Sima
SIMA tetamian para penglingsir majanten patut kalestariang duaning sios pinaka cihna ring wewidangan, sima inucap taler madaging tetuek sané becik, sakadi sima siat tipat bantal. Jro Mangku Istri Ni Nyoman Lidriani, S.Pd. maosang, dumun krama sané maturan sesodan madaging antuk tipat miwah bantal taler ngamargiang sima inucap wantah krama sané madué carik utawi krama subak kémanten. Mawit pawarah-warah kelian désa, krama sané nunas paica karahayuan, karahajengan taler kamertan ring sajebag Désa Adat Kapal patut kayun nyarengin maturan tipat miwah bantal taler ngamargiang sima siat tipat bantal. “Ring pangawitnyané kantun wénten krama sané nénten madué carik ngumik santukan nénten satinut ring pidabdab taler awig-awig anyar punika. Sangkaning ketah kaicén pawarah-warah indik tetujon pamargin sima inucap, krama sayan éling tur lascarya nyarengin,” baos dané. Jro Mangku malih maosang, dumun sima inucap naen nénten kamargiang duaning kahanan manyi polih asil akidik saha ngawinang krama subak nénten sarat ngamargiang sima inucap. Sakéwanten para yowana Désa Adat Kapal kantun sarat pisan mangda sima inucap malih kalanturang, risampuné katurang ring kelian désa sinah sima inucap malih kamargiang nyabran warsa. “Napi malih tatkala punika kahanan ring carik sayan kaon minakadi nénten naen becik asil panennyané. Mawinan punika nedunang patapakan Ida Bhatara Sesuhunan taler kairing lunga malancaran ka carik sinambi maicayang pakuluh ring pangulun carik,” dané nugesang. (was)
I Ketut Sudarsana
Utamayang Katreptian SEKANCAN sima majanten patut pisan kamargiang antuk manah lascarya taler girang mangda parikramanipun prasida becik taler prasida kapanggih tetujonnyané. Sané patut taler kapanggih wantah rasa trepti saking krama sané ngamargiang sima inucap. Duaning ring sima sané kahananipun komunal utawi kamargiang olih krama akéh sakadi sima siat tipat bantal, majanten sané patut pisan kautamayang sakadi sané kabaosang olih I Ketut Sudarsana, Bendésa Adat Kapal wantah rasa trepti. Dané maosang, sajeroning parikramanipun, sios nyagra mangda nénten metu biyuta, taler patut pisan tragia mangda nénten wénten krama saking désa lian sané nyarengin parikrama inucap. Duaning sios saking awig-awig sané maosang sima inucap wantah dados kamargiang olih krama Désa Adat Kapal kémanten. Tetujonnyané, mangda nénten wénten kahanan kaon sané jagi kapanggih utawi kamargiang olih krama dura désa sajeroning pamargi siat tipat bantal inucap. “Sané makada lega manah tiangé duaning kantos mangkin durung naen kapanggihin kahanan utawi kawéntenan kaon minakadi rasa gedeg utawi mamusuh sajeroning krama utamanipun para yowana minakadi sangkaing polih keni timpug utawi sané siosan,” baos dané sané taler seneng nyurat lontar puniki. Dané sané embas ring Kapal, 8 Agustus 1958 puniki malih maosang, kantos mangkin durung kapanggihin krama sané ngawinang biuta sajeroning parikrama sima inucap. Katakénin indik gatra sané maosang yéning sajeroning sima inucap naen wénten sané nagingin batu ring tengah tipat saha ngawinang rusuh, dané maosang nénten naen kapanggihin ring Désa Kapal, mawinan baos dané indiké punika wantah gatra sané kalebih-lebihang. “Sios punika, krama taler nénten bani nagingin batu sakadi gatra inucap, duaning sadurung jagi kawigunayang masiat, tipat miwah bantal katurang ring palinggih. Majanten nénten wénten sané bani malaksana corah utawi nagingin batu sakadi punika,” dané nugesang. (was)
(79)
BPM/dok
SIAT – Nyabran Sasih Kapat , krama Dasa Adat Kapal ngamargiang siat tipat bantal sané matetujon matur suksma antuk paican Ida Sanghyang Widhi Wasa saha nunas mangda kahanan ring pakraman sayan becik.
Siat Tipat Bantal
Aci Tabuh Rah Pangangon antuk Parikrama ”Nguyagang Merta” KAWÉNTENAN carik taler krama sané nandur tetanduran pangan minakadi pantun kantun akéh kapanggihin ring Bali. Indiké punika wantah sios saking kahanan genah matetanduran pangan minakadi carik kantun becik kapiara taler sangkaning krama subak miwah sakatah parikramanipun kantun becik kamargiang kantos mangkin. Kahanan inucap taler sangkaning krama Bali kataminin makudang-kudang soroh parikrama upacara yadnya sané kamargiang ring carik. Ring makudangkudang genah ketah kapanggihin sima utawi tradisi indik kahanan pangan sané kantos mangkin kantun becik kamargiang. Sinalih tunggilnyané kasinahang ring wewidangan Désa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung
antuk sima siat tipat bantal. Sima inucap matetujon mangda prasida ngametuang kalanduhan ring wewidangan Désa Adat Kapal utamanipun ring wewidangan carik. I Ketut Sudarsana, Bendésa Adat Kapal maosang, sané ngamargiang parikrama siat wantah krama lanang. Krama istri jagi maturan sesodan madaging antuk tipat akélan miwah bantal akélan ka Pura Désa lan Puseh Désa Adat Kapal. Parikrama sima inucap kamargiang ring pura Désa-Puseh duaning manut ring tetuekipun, Pura Désa wantah pura sané raket antuk kahanan ring pakraman. Yéning Pura Puseh raket ring kahanan subak. “Sujatiné aran sima punika wantah Aci Tabuh Rah Pangangon, yadnya sané katur majeng
ring Ida Bhatara Siwa sané maparagayang Ida Sanghyang Raré Angon. Sakéwanten sangkaning sarananipun tipat bantal, sinah kasengguh dados siat tipat bantal utawi siat tipat,” baos dané. Dané malih nglanturang, katilik saking sejarahnyané, sima inucap kamargiang mawit saking warsa 1339 tatkala Patih Kebo Iwa rauh ka Bali sareng limang pupulan warga Pasek jagi ngamecikang Pura Sada Kapal. Antuk kahanan krama irika sané keni gering utawi nénten mupu ring carik, Ida Patih Miasa polih pawisik mangda nganikain krama ngamargiang Aci Tabuh Rah Pangangon antuk sarana tipat bantal. Parindikan sané pateh taler kabaosang Jro Mangku Istri Ni Nyoman Lidriani, S.Pd., Pamangku ring Pura Désa lan
Puseh Désa Adat Kapal. Dané maosang, sima inucap kamargiang sangkaning wénten gering jagat miwah carik ring Désa Kapal nénten naen mupu pantun. Manut satua irika, wénten taler panglingsir sané masaudan yéning ring tetandurannyané prasida mupu sinah krama Désa Adat Kapal jagi “Nguyagang Merta”. Pamuputné carik irika prasida mupu tur ngamedalang asil becik ring pantun baas, ketan miwah injin. Dadosné, pinaka panaur sesaudannyané kamargiang parikrama Nguyagang Merta malarapan antuk siat tipat bantal. Sima inucap kabaosang ketah kamargiang ri kala Sasih Kapat, nemoning Anggara Umanis utawi kamargiang ri kala Purnama, Tilem utawi Buda
Cemeng, nanging kantun ring Sasih Kapat. Sima inucap taler prasida kamargiang ring makudang raina sadurung krama ngamargiang parikrama mapag toya ring cariknyané soang-soang sakéwanten mangda kantun ring Sasih Kapat. Indik krama sané jagi matimpugan ring parikrama inucap wantah matimbaltimbalan utawi nyabran warsa wantah kamargiang olih kalih banjar, banjar siosan jagi nonton kémanten. “Sima puniki majanten kamargiang yadiastun wénten kacuntakan utawi kalayusekaran ring sinalih tunggil banjar. Yéning banjar sané polih galah matimpugan wénten pialangan sakadi punika sinah jagi kagentosin olih banjar siosan,” dané nguningayang. (was)
Sarana Siat Tipat Bantal
Niyasa Purusa-Pradana SIMA siat tipat bantal sané kamargiang ring Désa Adat Kapal wantah sima sané macihna pisan, duaning tatkala punika krama sané nyarengin jagi nyabat utawi nimpug krama siosan ngawigunayang sarana marupa tipat sirikan miwah sanganan bantal. Parikrama punika wantah sinalih tunggil jalaran krama ngaturang suksmaning manah duaning Ida Sang Hyang Widhi Wasa sampun lédang mapaica merta taler karahajengan ring wewidangan inucap. Sangkaning pinaka sinalih tunggil parikrama yadnya, siat tipat bantal puniki jagi kakawitin antuk parikrama upacara. Jro Mangku Istri Nyoman Lidriani maosang, parikrama inucap kakawitin antuk maturan banten pejati, banten byakaonan, pangulapan. Risampun wusan kaayabang wawu kalanturang antuk pamuspaan olih krama saje-
bag Désa Adat Kapal. Wus punika wawu parikrama matimpugan kamargiang antuk jejatonan ping tiga ring ajeng balé agung utawi balé panjang sané wénten ring jaba tengah pura olih Jro Mangku miwah manggalaning utawi prajuru désa. Naen taler kamiletin olih angga pemerintahan miwah bupati sané ketah rauh nyabran kalih warsa apisan. Wus punika wawu kamargiang ring jaba sisi Pura Désa lan Puseh olih krama sakadi sané sampun kadabdabang sadurungnyané. “Yéning dumun wantah kamargiang ring ajeng balé agung. Sangkaning krama sané nyarengin sayan ngakéhang, sinah kamargiang ring jaba sisi Pura Désa. Wantah jejatonan kémanten ring Jaba Tengah,” baos dané. Malih dané maosang, soangsoang krama sané maturan sasidan-sidannyané ngaturang
soda taler madaging antuk tipat sirikan akélan miwah sanganan bantal akélan sané wus katurang nénten malih kabakta budal duaning jagi kanggén parikrama masiat. I Ketut Sudarsana maosang, tipat sirikan utawi tipat nasi sané matudag wantah cihna Pradana, sanganan bantal wantah cihna Purusa. Pepadonan Purusa-Pradana punika jagi ngametuang wiwit kahuripan utawi kaaptiang mangda kahanan wiwit ring carik prasida ngamecikang. Tipat sirikan taler manados cihna segara sané magenah ring sisi kelod, sanganan bantal wantah cihna gunung sané magenah ring sisi kaja. Dadosné ring pamargin siat tipat bantal, krama sané makta tur nimpug ngawigunayang tipat magenah ring sisi kelod, sané makta utawi matimpugan ngawigunayang bantal magenah ring sisi kaja. Yadiastun
“YÉN kénten sopiré sareng séka kalawan dusta, ngiring tegul mangda ten malaib.” “Bééh, yén kénten becikan jaga télepon Polsék Selaté mangda rauh mriki?” Madé Polos mecik HP-né ngubungin Polsék Selaté nglapor yén ring Yéhsah wénten rampok sadis. Nénten wénten limolas menit sagét rauh polisiné sareng lelima masenjata lengkap ka TKP. Raris nakénang: “Sapasira sané karampok, saha kija perampoké mangkin? Napi wénten sané uning utawi sampun katangkep?” patakén polisiné saha nguratiang anaké sané mategul sampun babak belur keni jaguran lan tendangan parajanané sané gedeg brangti. “Nggih tiang Pak sané karampok. Niki sampun jatmané sané ngrampok tiang iriki.” “Nggih, nggih. Usanang jagurina. Indayang sira dados Bapak puniki, caritayang saking pangawit mangda ngebun dumun, mangda becik antuk ngusut,” baos Pak Polisiné “Nggih tiang Gusti Madé Ta-
man saking Pringalot. Itunian sawatara jam satu tiang mantuk saking Selat numpang montor angdésé niki. Saking Selat amung madaging muatan lelima, rauh ring Muncan tedun kekalih, kantun malih sareng tetiga. Tan ngrereh muatan malih montoré mamargi, rauh driki jag nadak mararian maosang minyakné telas. Wau tiang tedun sampun todonga antuk clurit. Tiang nangkis, jrijin tiangé matatu. Sedeng becik tiang makta uyung anggén tiang ngwales. Bah asiki sané sikian malih nusuk tiang antuk pedang saking duri, tiang makelid nguntuk mawinan tundun tiangé uék. Tiang maputer nangkis nglambet pélénganné antuk uyungé kantos pules. Kadi bingung sopiré malaib, terpaksa andegang tiang antuk tendangan. Ipun pasti sekaa sareng baaké. Wau marasa getih tiangé membah tiang majeritan tulung-tulung wénten rampok,” baosné Gusti Madé Taman. “Nggih Pak Polisi, tiang sareng sami mriki makta golok, tungked, santukan piragin tiang wénten anak tulung-tulung. Dapetang
tiang raganné kanin, rampoké pajelempang. Sopiré ngetor matégtog. Yén kari nglawan… aah jag brasta,” baos parajanané sami brangti. “Dados niki sirah lan déwékné bonyok, napi wénten sameton sané nyagurin malih?” patakén polisiné mréksain, sané asiki palanné benyah, sané sikian batisné elung. “Bééh yén nika ja sami polih ngicén gemelan mangda kapok. Daérahé niki anak mula aman raina wengi makarya driki. Mangkin ipun ngawé biota,” baos parajanané sami. “Ragané nyén adané, saja ada buka kéto?” pitakén polisiné ring sané elung batisné. “Nggih Pak, tiang Kadék Dogolan ajakina maak ring Ipun Pan Gémpol.” “Oh Pan Gempol uli dija, apa mula maseka lakar ngrampok raganné?” “Tiang saking Yang Api. Kapépét jinah raris miragi dané ngadéang bangket.” “Uli Yang Api, dadi nawang anak ngadéang carik di Selat? Pasti ada ané ngorahin.” Pan
BPM/was
AKÉLAN – Sadurung pamargin siat kamargiang, para krama maturan sodan sasidan-sidan madaging tipat sirikan akélan miwah sanganan bantal akélan sané salanturnyané kadadosang sarana siat tipat bantal. parikramanipun kasinahang saling timpug, sujatiné tetujonnipun wantah mangda tipat sareng bantal inucap prasida mapalu tatkala katimpugang satmaka unteng siat tipat bantal inucap. “Pamargin siat kapuputin
antuk ngamargiang pamuspan. Sisan tipat bantal inucap jagi kapupulang tur katunas olih krama sané madué carik duaning jagi kasambehang ring pamulannyané soangsoang,” dané nguningayang. (was)
Gempol naneng mendep nguntul. Komandané sayan gregetan. Polisiné sané siosan ngecék montoré sané sujatinné bénsiné kari bek. Barang bukti clurit, pedang sané elung rawing saungné mapesel ring tengah busungé baktana ka mobil polisiné. Sesampuné nyatet para saksi, motrek genah TKP, sopiré kanikaang mawali makta mobilné ka Polsek Selat. Perampoké sareng Gusti Madé Taman kaunggahang ka mobil ka kawal antuk polisiné jaga matamba ka Puskesmas. Gusti Gedé Karang kagiat pisan nyingakin ipénné sané karampok. Dokteré di gelis mréksa kawéntenan kanin korbané sami saha kacatet raris ka tambanin. “Kénkén Dé Taman, dadi bisa kekéné? Tumbén jani ada baak nglemah. Napi ragané tawanga ngaba pipis liu?” baosné sada sendu nyambi nambanin saha nyait kanin ipénné. Pan Gempol miwah Kadék Dogolan amung kabedbed saha ka spalek mangda tulangé sané elung nénten obah gumentos polih kapastian napi jaga ma operasi utawi amung
ma gips? Gatra wénten perampokan ring siang bolong umiang ring Muncan rauh ka Selat. Napi malih kapireng sané karampok Gusti Madé Taman, samian Gusti Gedé Kebon sareng okanné Gusti Ngurah Anom ngelisang ka Polsék natasang. Sesampuné janten wiyakti ajinné sané kanin jeriji lan gigirné majait 15 cm, raganné gelis nélpon bibinné ring Pringalot. “Bibi Siwi, sampunang dumun tengkejut. Aji Taman mangkin kari ring Selat. Wau wénten masalah akedik. Raganné kabaak ring montoré, nanging Aji nénten makta jinah santukan jinahé sampun masetor ka tabungané ring Bank BRI Selat.” “Nanging Ajiné sing kenapanapa Ning?” pitakénné Gusti Biang Siwi nyesedang. “Tuaji selamet Bi, amung jeriji lan gigirné kanin akedik. Nyanan yén sampun usan mapriksa ring Polsék titiang ngiringang mantuk ka Pringalot,” aturné Gusti Ngurah Anom. (Masambung)
Upacara
8
Redité Pon, 28 Mei 2017
Bebantenan
GULING Sinalih tunggil
Panggungan, Lingga Stana Bhatara-Bhatari SANGGAH panggungan ketah kawangun ring jaba sisi, kakaryanin saking tiing antuk penampang patpat mawentuk bujur sangkar. Panjangnyané kirang langkung 1,5 meter, madaging tiang patpat antuk panjang 2 meter. Ring duurnyané kadagingin pinggiran keliling, ketah ngawigunayang sekar saha kakaryanang patpat rong, soang-soang ring sisinnyané. Puniki sané kasengguh Sanggah Pengubangan utawi sané ketah kawastanin Panggungan. Panggungan puniki ketah kagenahang ring jaba sisi utawi nista mandala utawi wénten taler sané ngenahang ring sisin marginé, utamané yéning palebaan purané cupit. Mangda danganan maécan-écan, mawinan Sanggah Panggungan puniki kagenahang ring jaba sisi utawi nista mandala utawi ring pinggir marginé. Satios punika, pamargin ngiterin Panggungan mangda sayan dangan tur gelis. Panggungan puniki ketah kakaryanin ri kala ngamargiang upacara Déwa Yadnya antuk tingkat madia miwah utama kémanten. Upacara Déwa Yadnya tingkat madya minakadi: upacara piodalan jelih, piodalan bangun ayu, miwah piodalan makebat daun. Sujatiné, sajeroning piodalan madya, upakara sané munggah ring Sanggah Surya ngawigunayang banten catur sari, upacara catur rebah miwah kawewehin padudusan alit miwah upakara déwa-déwi. Sané rumasuk ring upacara Déwa Yadnya tingkat utama minakadi; piodalan ngenteg linggih, memungkah, nyusun padagingan. Pinaka cihna saking pamargin upacara Déwa Yadnya tingkatan utama puniki madaging antuk upakara munggah ring Sanggah Surya makadi; catur rebah, catur nir, catur mukti, banten pepueran, megana pikulan, banten déwa-déwi miwah kawewehin padudusan agung. Satios upacara yadnya inucap ring ajeng (madya miwah utama), pamargin upacara Déwa Yadnya tiosan ngranjing ring tingkatan upacara nista, mawinan nénten ngawigunayang Sanggah Panggungan. Antuk panglimbak jaman sakadi mangkin, Panggungan sané ketah kakaryanin antuk tiing, mangkin sampun magentos ngawigunayang kayu, mawinan wentuknyané sayan becik. Mawinan kasengguh Sanggah Panggungan? Santukan ring sanggah inucap wantah linggih stana utawi lingga stana Bhatari-bhatari pinaka prabhawan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sajeroning nyaksiang upacara yadnya sané kamargiang umat Hindu. Kawéntenan petang rong ring sisi sanggah inucap samian madaging tetuek saha pinaka niyasa, mawit akéhnyané déwata-déwati, wantah petang diri sané nyeledi tedun nyaksiang upacara yadnya sané kamargiang. Ida kasengguh “Sang Hyang Catur Lokaphala”. Kawéntenan Sang Hyang Catur Lokaphala minakadi, Bhatara Indra, Bhatara Waruna, Bhatara Rudra miwah Bhatara Kuwera. (Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali)
sesangi sané ketah kaucapang krama marupa aturan guling, mawinan ri kala naur sesangi, krama ngaturang guling jangkep antuk sarana upacara tiosan. BPM/ist
Naur Sesangi
Ngucap Angayubagia antuk Nagingin Semaya SAJERONING kahuripan krama Hindu Bali, wénten parindikan sané kawastanin sesangi. Sesangi sané kaucapang inucap patut kataur, mawinan wénten bebaosan krama naur sesangi. Sesangi pateh ring utang sané metu sangkaning ucapan ngaturang napi ja luiré yéning kahanan sané kaaptiang prasida kapolihang. “Naur sesangi wantah cihna rasa angayubagia miwah suksmaning manah majeng Ida santukan samian pangacep, pangapti, miwah utsaha sané kamargiang mapikolih becik sakadi sané kaaptiang,” baos I Komang Indra Wirawan, S.Sn., M.Fil.H., PD III Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni IKIP PGRI Bali. Sesangi wantah parikrama sané kamargiang antuk rasa “pamrih” santukan sané masesangi ngarepang walesan marupa pikolih becik saking napi sané kaaptiang. Sesangi sané kaucapang ketah marupa aturan pinaka rasa angayubagia utawi marupa parikrama sané mapaiketan ring karma marga. Yéning tetujon sané kaaptiang
sampun kapolihang, patut sang sané masesangi naur sesangi sakadi sané kaucapang. “Yéning masesangi, pét sané kaaptiang prasida kapolihang wawu sang sané masesangi naur sesangi. Pradé pangapti sané kaacep nénten kapolihang, sesangi inucap dados kalaliang utawi nénten kataur. Niki sané kasengguh “pamrih” santukan kantun ngaptiang asil,” baos dané sinambi nglanturang, sesangi kantun ngranjing ring tatanan Rajasika miwah Tamasika, santukan kantun wénten pangapti sané patut kapolihang. Ketah, kramané masesangi ri kala keni panca baya, sungkan rahat, mapangapti mangda mapikolih becik sajeroning ngamargiang ujian, molihang juara, miwah parindikan tiosan. Minakadi krama sané sampun sué sungkan tur durung seger, dané sampun pasrah, éling utawi nénten dané masesangi pacang ngaturang banten minakadi guling yéning sungkan sané nibén prasida seger. Ri kala sampun janten seger oger, sang sané masesangi patut naur sakadi sané kaucap.
“Santukan janji wantah piutang, patut taur,” lanang sané ketah kasambat Pak Mang Gasés puniki ngwewehin. Naur sesangi pateh ring naur utang santukan ucapan sané kawedar. Nanging, naur sesangi ring agama Hindu nénten wantah asal naur sesangi kémanten, utawi naur utang kémanten, nanging lewih saking punika, wénten kahanan niskala sajeroning pamarginnyané. Punika mawinan, tatkala naur sesangi ketah kajangkepin antuk upacara miwah banten panyangkep tiosan. Satios punika, sesangi sujatiné wantah pamargin ajahan agama Hindu sané ngawi adung pantara bebaosan, pikayunan, miwah parilaksana, utawi krama taler ngamargiang ajahan Tri Kaya Parisudha, inggian Manacika, Wacika, Kayika. Yéning wanén mabaos, patut tragia ring ngamargiang bebaosan inucap. Ring makudang-kudang wewidangan ring Bali, sesangi ketah kasengguh saud munyi, sauh atur, utawi masaudan. “Saud munyi taler matetuek metuéling krama mangda nénten
ngawang mabaos. Yéning sampun salah ucap, patut misadia nerima napi asilnyané,” tegesnyané. Ketah taler sesangi punika nénten kataur sangkaning sang sané masesangi sampun padem utawi sesangi sané kaucapang kalaliang. Mawinan sesangi punika wawu kauningin ri sampun sang sané padem pacang kaabén. Pamuputné sesangi inucap dados tanggungan pratisen-
tanannyané. Sapunapiang manten, sesangi pateh ring utang, mawinan utang patut kataur. Yéning durung prasida kataur utawi kadagingin, utang punika sané pacang nguwasa pikayunan. Yéning ring pikayunan wantah mikayunin utang, pastika nénten pacang prasida becik mapineh. Antuk punika, becikbecik malih sadurung masesangi mangda nénten meratin kapungkuran. (uma)
Satua
Antuk Masesangi, Krama Ngawi Utang Anyar SESANGI, kruna sané ketah pisan kapiragi ring kahuripan krama Bali. Ketah taler krama mabebaosan antuk tetujon miwah pangapti, pét prasida kapolihang, krama inucap pacang masesangi ngaturang minakadi banten guling, ngaturang punia, ngupah jogéd, utawi parindikan miwah parilaksana tiosan. Antuk masesangi krama malih makarya utang anyar, santukan ring ajahan agama Hindu, urip puniki wantah naur utang. Utang sané patut kataur krama Hindu minakadi utang majeng Déwa Rna, Rsi Rna, miwah Pitra Rna. Utang inucap ketah kasengguh Tri Rna. Antuk masesangi, tanpa kaélingin krama malih ngawi utang anyar yadiastun utang punika dados nénten kataur pét sané kaacep utawi sané kaaptiang nénten kapolihang. “Sapatutnyané krama sayan wikan tur sayan teleb ngrese-
pang daging ajahan agama Hindu yéning urip puniki wantah naur utang sané mawasta Tri Rna. Antuk masesangi, krama malih ngawi utang anyar. Sané dumun durung janten prasida kataur, mangkin malih mautang,” baos Ketua Yayasan Gases Bali, I Komang Indra Wirawan, S.Sn., M.Fil.H, daweg raina Sukra (26/5) lintang. Lanang sané ketah kasambat Pak Mang Gases puniki malih ngwewehin, ri kala sinunggil krama masesangi, pét sané kaacep kapolihang, krama inucap patut kayun naur sesangi sakadi sané kaucapang. Pradé bénjang pungkur kalaliang utawi nénten prasida kataur, pacang wénten asilnyané inggian majeng krama inucap utawi pratisentana salanturnyané. Santukan ring Hindu wénten ajahan Karma Pala, hukum sebab-akibat. “Nggih yéning mrasidayang
naur, yéning nénten sapunapiang? Pacang dados beban, dados pikobet anyar. Inggian majeng i déwék sakantuné maurip utawi pratisentana pradé sané masesangi sampun padem,” PD III Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni IKIP PGRI Bali puniki ngwewehin. Antuk kawéntenané punika, dané metuéling majeng umat Hindu mangda sayan nelebin ajahan agama Hindu. Sapunika taler indik masesangi, sadurung ngwedar sesangi patut kapikayunin sadurungnyané. Napiké patut utawi nénten? Napiké prasida pacang naur utawi nénten? Sabeciknyané malih masuluh ring angga, nyelehin kasidan napiké sampun pantes pacang masesangi taler prasida pacang naur sesangi. Mawinan sadurung masesangi patut becik kapikayuinin taler nyikutang ring kasidan soang-soang. (uma)
Pura Puncak Mundi
Olih : Madé Taro
SAMIAN krama Bali marasa lintang bagia ri sampuné rajannyané, Mayadenawa padem sajeroning payudan nglawan Ida Bhatara Indra. Ring kahuripan panjaknyané, Raja Mayadenawa wantah paragayan raksasa, santukan ketah pisan mamaksa krama nyumbah dané, miwah ngejuk krama sané ketara ngaturang sembah bakti majeng Ida Bhatara ring pura. Panjak nénten wantah duka ring Sang Raja, taler duka ring putrandané, Dewa Agung Putra. Santukan punika, sapaninggal ajindané, para krama ngetut tur ngepung pamargin Dewa Agung Putra. Krama sayan duka tur meled ngwales sakit atinnyané ring putran Raja Mayadénawa punika. Dewa Agung Putra sampun uning ring kahanan inucap, mawinan anggané ngedoh tur malaib ka sisi kelod Jagat Bali. Krama sané uning ring indiké punika ngetut pamargin Dewa Agung kantos ka pasisi. Agetnyané¸ring Pasisi Ketéwél, dané manggihin jukung. Antuk jukungé punika, anggané malayar tan patetujon sané pastika. Tan kaélingin, anggané sampun kampih ring Pasisi Pulo Nusa. Manggihin anak truna sané kaleson pisan, Jero Mekel, Kepala Desa Nusa sagerehan ngwantu saha makta Dewa Agung Putra ka pondok. Rauh ring pondoknyané, Jero Mekel wawu uning yéning sané tulungina wantah putran raja Bali. Para krama ring Nusa nénten naen miragi indik Raja Mayadenawa, mawinan krama taler nénten wénten sané uning yéning Dewa Agung Putra wantah kakepung olih krama Bali. Mekel Nusa sané madué pianak istri adiri mawasta Luh Pedani kalintang bagia molihang putra sané bagus genjing. Agung Putra kapiara sakadi pianaknyané, taler kanggep beli olih Luh Pedani. Pasametonan sang kalih sayan sué sayan becik. Makarya sarengsareng, masiram sareng-sareng, mawinan kasuén-suén sang kalih kalulut tresna, saling tresnain. Sedek dina anu, ri kala sang kalih kalangen maplalianan toya saling kaplésin, nadaksara ombaké ageng manguléncok. Sang kalih gulung ombak tur kampih ka pasisi. Nanging lacur, Agung Putra sané nénten wikan nglangi malih anyud tur gulung ombak. Kajantos-jantosang, Agung Putra nénten wénten rauh. Para krama ring Nusa kauduhang ngrereh Agung Putra sané gulung ombak. Nanging percuma. Luh Pedani miwah Mekel Nusa marasa sungsut santukan kicalan sameton sané kasayangang, napi malih Luh Pedani sampun jatuh tresna ring Agung Putra. (Masambung)
Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
MINGGU PON, 28 MEI 2017
9
SPORT
Final NBA Dominasi Warriors dan Cavaliers
HAL 12
Silva, Pemain Istimewa Kesukaan Guardiola
Manchester –
Playmaker asal Portugal Bernando Silva datang ke Manchester City setelah membantu AS Monaco menjuarai Ligue 1 2016/2017 dan melaju hingga ke semifinal Liga Champions musim ini. Penampilan yang ciamik musim ini membuat City rela menggelontorkan 43 juta pounds atau sekitar Rp 733 miliar untuk memboyongnya ke Etihad Stadium. Bernardo Silva dinilai sebagai pemain istimewa buat Pelatih City Pep Guardiola. Silva merupakan gelandang serang yang beroperasi di kanan. Guardiola suka pemain muda. Pada usia 22 tahun, Silva cukup matang untuk memahami perannya dan cukup belia untuk menyerap pelajaran taktis yang rumit yang diberikan manajer barunya itu.
Mbappe Sedih Silva Pindah
Monaco – Kylian Mbappe menunjukkan ekspresi sedihnya setelah Bernardo Silva memutuskan gabung dengan Manchester City. Silva resmi gabung dengan Manchester City terhitung pada hari Jumat (26/5) kemarin dengan harga kisaran 43 juta pounds. Ia baru saja mengantarkan AS Monaco menjuarai Ligue 1 musim ini. Mbappe merupakan rekan Silva di Monaco yang juga bermain bagus musim ini. Berkat penampilan impresif para pemain besutan Leonardo Jardim tersebut, Monaco menjuarai liga Prancis untuk pertama kalinya dalam 17 tahun terakhir. Selain itu, Monaco juga mampu menembus hingga semi final Liga Champions. Silva bermain untuk Monaco selama tiga musim terakhir. Awalnya gelandang 22 tahun tersebut berstatus pinjaman dari Benfica, lalu dibeli secara permanen. Tak bisa dipungkiri bahwa Silva telah menjadi pemain penting di Monaco dalam beberapa musim terakhir. Menyusul kepergian pemain ke City, Monaco memberikan tribute dengan video momen-momen indah Silva bersama tim. Bukan hanya Monaco yang merasa kehilangan Silva. Mbappe pun turut merasa kehilangan atas kepergiannya. “Semoga sukses kawan,” tulis Mbappe di akun Twitter dengan emoji wajah penuh air mata. Selain Mbappe, bek Monaco Djibril Sidibe juga mengiringi kepergian pemain asal Portugal tersebut. “Bangga bisa bermain bersama Anda,” tulis Sidibe. Silva sendiri mengakui bahwa pindah ke City bukan keputusan yang mudah baginya, usai menjalani banyak pengalaman hebat di Monaco. “Bermain untuk Monaco sudah menjadi pengalaman yang hebat. Saya sedikit terkejut dengan betapa cepatnya saya beradaptasi dengan sepak bola Prancis. Kami punya banyak pemain Portugal dan kehadiran pelatih Portugal juga amat membantu,” tutur Silva di laman resmi klub. “Tentu saja akan amat sulit meninggalkan Monaco. Memang benar Monaco sudah melakukan hal fantastis musim ini. Merebut gelar juara dari PSG tidak mudah, begitu juga dengan bermain di semifinal Liga Champions. Namun musim panas ini adalah waktu yang tepat untuk pergi. Kami menjadi juara. Saya bersyukur untuk semuanya, namun saya sekarang siap menjadi bagian dari proyek baru,” tutupnya. (kmb33/rtr)
BPM/rtr
(Dari kiri ke kanan) Radamel Falcao, Kylian Mbappe dan Bernardo Silva.
Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ditangani manajer sekelas Pep Guardiola. Apa yang telah dia lakukan bersama Barcelona dan Bayern Munchen adalah hal yang luar biasa,” ungkap Bernardo Silva, Sabtu (27/5) kemarin. Ia bermain 27 kali sebagai gelandang kanan dari 28 laga Liga Prancis musim ini. Namun sebagai pemain kidal, ia sering sekali memotong ke dalam untuk membuka ruang bagi bek sayap kanan Monaco, Djibril Sidibe atau Almamy Toure. Hal ini terlihat beberapa kali saat Monaco melawan Man City di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Sayap kanan City menjadi milik Raheem Sterling sepanjang 20162017. Penyerang mungil asal Inggris itu mengoleksi 19 penampilan di sektor tersebut selama pagelaran Liga Inggris musim ini. Sterling berbagi posisi dengan Jesus Navas (31) yang hanya delapan kali turun di posisi tersebut. Bisa dikatakan kalau Bernardo datang sebagai pengganti pemain asal Spanyol terse-
but. Hal menarik adalah komposisi pemain yang bisa terjadi jika Bernardo turun sebagai gelandang kanan. Jika ia bermain di kanan, City berpotensi menurunkan gelandang serang serba kidal dalam diri Bernardo, David Silva dan Leroy Sane untuk mendukung Gabriel Jesus. Nah, dalam beberapa laga musim ini, pelatih Pep Guardiola juga tak ragu menurunkan Gabriel serta Aguero dalam waktu bersamaan. Pep menurunkan tim ekstra ofensif seperti pada dua laga terakhir 2016-2017 melawan Watford serta West Brom. Efek strategi ekstra menyerang ini terlihat jelas. City mencatatkan 36 tembakan ke gawang dalam laga kontra Watford dan West Brom. Bernardo Silva bisa turun sebagai gelandang serang sentral jika Pep ingin memanfaatkan kecepatan Raheem Sterling di sektor kanan. Sementara itu, Silva punya pemahaman dan pengalaman dalam membantu pertahanan saat bermain sebagai winger kanan. Sejak di Benfica, Silva memang dikenal sebagai pemain sayap yang kuat dalam menyerang, namun bisa juga membantu pertahanan. Bahkan ia pernah dicoba oleh pelatihnya, Jorge Jesus untuk bermain sebagai bek kiri walau hal itu yang membuatnya ingin
pindah dari Benfica. “Ketika mereka memasang saya di posisi bek kiri saat latihan, di situ saya merasa tak punya masa depan di Benfica,” ujar Silva. Pada musim ini Silva mencatatkan tekel berhasil 1,3 per pertandingan. Meski terlihat sedikit, namun jumlah tersebut lebih banyak dari yang ditorehkan oleh pemain sayap City seperti Nolito (0,8), Navas (0,8), Sterling (0,7) dan Jesus (0,5). Jumlah tersebut juga sama dengan yang ditorehkan oleh Sane dan De Bruyne. Namun yang paling utama, Silva merupakan pemain sayap penyuplai bola, bukan penyelesai serangan. Ia memiliki catatan rerata 1,6 umpan kunci per pertandingan (tertinggi kedua di Monaco) dan rerata 1,6 tembakan per laga. Un tuk jumlah kuncinya itu lebih tinggi dari Sterling (1,4), Sane (1,3), Jesus (1), dan Nolito (0,7). Sementara untuk jumlah tembakan, ia kalah dari Jesus (2,4), Sterling (1,9) dan Nolito (1,7) namun mengalahkan Sane (1,3). Dari catatan di atas, tampaknya Pep ingin memiliki berbagai macam tipe pemain sayap. Untuk penyelesai akhir, ia punya Sterling, Jesus dan Nolito, sementara untuk penyuplai punya Sane dan Silva
ditambah pemain-pemain seperti David Silva dan De Bruyne. Jika Pep hendak bermain dengan pola 4-42, maka Bernardo Silva bisa menjadi pilihan utama di sisi kanan tanpa perlu menggusur Jesus yang tengah naik daun saat ini. Satu hal yang pasti, kini Pep memiliki banyak pilihan untuk pemain di pos sayap dengan perbedaan gaya bermain dari beberapa pemain. Tinggal bagaimana ia bisa membuat para pemain tersebut mendapatkan menit bermain yang cukup. Apalagi untuk pemain-pemain seperti Jesus, Sterling, Sane dan Bernardo yang semuanya masih di bawah 23 tahun, mereka membutuhkan menit bermain yang cukup untuk bisa meningkatkan kariernya, karena hendak mengincar tampil di Piala Dunia 2018 mendatang. Apapun formasi yang dipilih Pep, kualitas bernardo Silva tidak usah diragukan lagi. “Messi, Eusebio, Cristiano Ronaldo, Maradona, Pele. Mereka akan selalu ada dalam sejarah sepak bola. Saya harap dan saya percaya Bernardo punya kualitas untuk mendekati level mereka. Tahun ini sudah menjadi pembuktiannya,” ujar rekan setim Silva di Monaco, Joao Moutinho. Moutinho yang merupakan seniornya di timn a s Port u gal, se-
jak awal sudah menyadari bahwa Silva punya kualitas mumpuni. Bahkan ia langsung menjuluki Silva dengan sebutan Messizinho yang berarti “Messi Kecil”. Sama seperti Lionel Messi, Silva memang punya keunggulan dari segi menggiring bola dan melewati lawan serta berbadan kecil layaknya Messi. Sementara itu, pemain yang akan menjadi lawan Silva di Liga Primer, Danny Rose sudah cukup mengetahui kualitas Silva. Menurutnya, Manchester City akan lebih kuat pada musim depan dengan adanya Bernardo Silva. “Saya menghadapinya pada musim lalu. Menurut saya ia merupakan salah satu lawan terhebat,” ujar Rose pada salah satu radio di Inggris. Pujian demi pujian dilontarkan pada Silva. Namun Silva punya tantangan yang menantinya di Manchester City. Hal ini dikarenakan City sebenarnya lebih krisis di lini pertahanan, sebagaimana yang mereka lakukan dengan melepas sejumlah pemain di lini pertahanan. Untuk lini serang City sebenarnya sudah punya banyak gelandang berkualitas. Pemain berusia 22 tahun tersebut akan bergabung dengan skuat Manchester City per 1 Juli mendatang. Bernardo Silva telah memilih untuk menggunakan nomor punggung 20 di Manchester City. Kehadiran Bernardo Silva ini tentunya diharapkan bisa membantu Manchester City meraih trofi pada musim 2017-2018. Meski mampu meraih tiket ke Liga Champions, The Citizens telah gagal meraih trofi sepanjang musim 2016/2017. (kmb33/rtr/ap)
Silva Ingin Belajar Banyak dari Silva Manchester – Bernardo Silva sangat antusias setelah mendapat kesempatan berguru secara langsung pada idolanya, David Silva di Manchester City. Jumat (26/5) kemarin, Bernardo dikonfirmasi meninggalkan AS Monaco untuk bergabung dengan City per 1 Juli mendatang dengan biaya 43 juta pound. Playmaker Portugal itu menjadi Silva kedua di Etihad Stadium setelah David yang telah menjadi pemain kunci The Citizens selama tujuh tahun terakhir. Gaya bermain yang mirip membuat keduanya kerap disandingkan. Di Manchester City, Bernardo akan mengenakan nomor punggung 20. Menariknya, penggunaan nomor punggung 20 ini bisa saja membingungkan banyak pihak, terutama komentator pertandingan. Khususnya, apabila Bernardo dan David Silva yang menggunakan nomor punggung 21 dimainkan bersamaan. Maklum, nama belakang keduanya sama. Selain itu, posisi bermain dua Silva ini juga tidak jauh berbeda. Bisa dimainkan di kedua sayap atau pun sebagai gelandang serang. Ditambah lagi, postur keduanya juga hampir mirip. Bukan tidak mungkin jika Bernardo (22 tahun) bisa menjadi suksesor langsung David (31 tahun) di City. Bernardo pun mengaku siap untuk belajar sebanyak mungkin dari seniornya itu. “David Silva adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Saya tidak sabar untuk belajar darinya dan melihat apa yang diajarkannya kepada saya,” ujar Silva seperti dikutip di laman resmi City, sabtu (27/5) kemarin. “Ketika saya masih anak-anak, saya mengidolakan dirinya dan sejumlah pemain lain. Kini punya kesempatan untuk bermain satu tim dengannya adalah hal yang fantastis,” imbuhnya. Bernardo meninggalkan Monaco tidak dengan mudah. Dia mengaku bahwa Monaco memberikannya banyak hal hingga mencapai titik yang diinginkan. “Bermain dengan Monaco adalah pengalaman luar biasa. Saya terkejut dengan cepatnya
beradaptasi di sepak bola Prancis. Kami punya banyak pemain Portugal dan pelatih Portugal juga membantu sangat banyak,” tuturnya. “Tapi musim panas ini adalah waktu yang baik untuk pergi. Kami adalah juara dan saya bersyukur telah menjadi bagian tim tersebut. Sekarang saya siap untuk proyek baru di kehidupan,” tutupnya. (kmb33/ap)
PANUTAN - Gelandang David Silva menjadi panutan bagi Bernardo Silva yang baru pindah dari Monaco. Bernardo Silva mengaku sudah tidak sabar guna menimba ilmu dari pemain idolanya itu. Kedua pemain akan menjadi pilar Manchester City untuk melakoni musim baru 2017/18 nanti.
OLAHRAGA
10
Minggu Pon, 28 Mei 2017
Tanda Tanya Masa Depan Rooney Manchester – Wayne Rooney baru saja mengantarkan Manchester United merebut trofi Liga Europa 2016/2017, usai mengalahkan Ajax Amsterdam dengan skor 2-0. Lantas apakah itu menjadi gelar terakhir sang kapten bersama Setan Merah? Pernyataan itu pantas diajukan, mengingat ada tiga klub yang tertarik menawar Rooney masing-masing sebesar 50 juta poundsterling atau sekitar Rp 857 miliar. Satu di antaranya datang dari klub lokal Everton, sedangkan dua lainnya dari Liga Super China. Meskipun hingga saat ini identitas kedua klub Liga Super China masih belum dirilis secara resmi. Namun pemain yang telah memutuskan pensiun dari timnas Inggris tampaknya benar-benar mempertimbangkan pindah ke Negeri Tirai Bambu. Sejauh ini Rooney telah membuka komunikasi terkait kepindahannya tersebut dengan keluarga. Tapi Everton bisa saja mengubah keputusan Wazza untuk tetap menetap di kompetisi Liga Inggris. Karena beredar kabar, jika mantan klubnya itu telah menyediakan kontrak sebesar 150.000 poundsterling per pekan. “Ada banyak tawaran di atas meja, baik di Inggris maupun di luar negeri dan memang itu yang harus saya putuskan,” ungkap Rooney, Sabtu (27/5) kemarin. Mantan bek Arsenal Martin Keown mengatakan bahwa Wayne Rooney akan bisa tampil bagus dan jadi perekrutan yang positif bagi Everton. Mulanya Rooney sempat di-
percaya tampil sebagai starter di awal-awal musim oleh Jose Mourinho. Namun pada akhirnya sang striker harus rela kerap dijadikan pemain pengganti di skuat Manchester United. Hal itu memicu spekulasi bahwa Rooney akan segera angkat kaki dari Old Trafford musim depan. Keown sendiri mendukung transfer Rooney ke Everton. Ia yakin Rooney akan bisa tampil bagus lagi di klub tersebut, apalagi dengan adanya dukungan dari sosok manajer The Toffees, Ronald Koeman. “Akan sangat menarik jika Rooney kembali menanda tangani kontrak dengan klub masa kecilnya. Jangan lupa catatannya yang luar biasa, ia pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Inggris dan Manchester United, telah memenangkan segalanya di klub dan semalam bermain di final keempatnya di Eropa,” ujar Keown. “Jika ia kembali, semua orang akan memakai jersey Rooney semalaman! Rooney telah beberapa kali cedera musim
Madrid — Bursa transfer musim panas 2017 mulai panas. Sejumlah pemain bintang disebut-sebut akan menjadi rekrutan raksasa dan akan memecahkan rekor transfer yang pernah terjadi di jagad sepak bola. Saat ini sederet nama sudah dilabeli harga selangit oleh pemiliknya. Dan dari beberapa pernyataan yang sudah dikeluarkan klub, rekor 89 juta poudsterling yang dikeluarkan Manchester United untuk membeli Paul Pogba dari Juventus musim panas tahun lalu, sepertinya akan terpecahkan. Yang paling menyita perhatian publik belakangan ini adalah striker berusia 18 tahun milik AS Monaco, Kylian Mbappe Lottin. Wakil Presiden AS Monaco Vadim Vasilyev menegaskan, 100 juta euro atau sekitar Rp 1,4 triliun tidak cukup untuk mengangkut pemain paling bersinar di musim 2016/2017 itu keluar dari markas Monaco. Pemilik Monaco, Dmitry Rybolovlev mengamininya. Sebagai aset paling berharga, ia menegaskan tidak akan melepas Mbappe dengan tawaran biasa-biasa saja. Apalagi Rybolovlev mengklaim kondisi keuangan mereka sangat sehat dan tak butuh “uang kecil” untuk tambahan pemasukan musim panas nanti. “Kami tak punya masalah
keuangan dan kami tak wajib menjual, namun akan ada hari di mana pemain ingin pergi. Kami tak bisa menahan jika mereka tidak ingin. Kami bukan Barcelona, Real Madrid, atau Manchester. Dalam bisnis, jika Anda melawan tren, Anda akan selalu kalah,” kata Rybolovlev, Sabtu (27/5) kemarin. Atletico Madrid juga siap memecahkan rekor kalau bomber andalan mereka, Antoine Griezmann harus pergi Juni nanti. Kabarnya Atletico tidak akan melepas Griezmann di bawah angka biaya kepindahan Pogba. Dengan adanya pernyataan Manchester United bahwa mereka siap membayar lebih tinggi dari klausul pelepasan Griezmann yang mencapai 86,4 juta pounds atau sekitar Rp 1,4 triliun, pemain asal Prancis itu jelas bisa jadi rekrutan raksasa. Apalagi Griezmann sudah menyatakan niatnya untuk pergi dan akan memberi pengumuman dua pekan ke depan. Eden Hazard yang terus digoda Real Madrid juga bisa masuk dalam daftar transfer yang berpeluang menjadi rekor. Sebagaimana pemberitaan yang muncul sejak awal tahun, harga Hazard yang musim ini tampil luar biasa dan membantu Chelsea meraih gelar Premier League tak kurang dari 100 juta poundsterling. Untuk
Barcelona – Final Liga Champions 2017 akan menjadi laga final yang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Laga itu akan jadi final Liga Champions pertama yang dimainkan di dalam ruangan tertutup. Stadion Nasional Wales, tempat digelarnya laga akan ditutup atapnya selama laga berlangsung. Stadion yang terletak di Kota Cardiff itu memang memiliki atap yang dapat dibuka atau ditutup. Selain laga, sesi latihan Juventus dan Real Madrid yang berlangsung sehari sebelumnya, juga digelar dalam kondisi tersebut. “Atas rekomendasi aparat keamanan, kami menggunakan atap stadion pada latihan dan pertandi ngan. Ada skenario serangan drone. Kami sudah informasikan kepada finalis. Dalam keadaan ini atmoster laga justru lebih terasa.”Tulis keterangan resmi panitia final Liga Champions, Sabtu (27/5) kemarin. Laga final Liga Champions akan digelar pada Minggu (4/6) dini hari mendatang. Ditutupnya atap stadion akan mencegah adanya serangan yang dilancarkan melalui drone yang diterbangkan. Saat ini situasi keamanan di Eropa memang sedang dalam perhatian besar menyusul
adanya serangan teror di Manchester pada Senin (22/5) malam waktu setempat. Saat itu bom meledak di acara konser penyanyi pop Ariana Grande di Manchester Arena. Akibat teror itu, 22 orang dinyatakan tewas dan puluhan lain mengalami lukaluka. Selain itu, aparat keamanan Wales akan menggunakan teknologi baru saat melakukan pengamanan laga Liga Champions pada 4 Juni mendatang. Teknologi baru itu diklaim seperti yang terdapat dalam film Holywood, Bourne Ultimatum. Teknologi itu berupa kamera pengintai yang bisa mengidentifikasi identitas seseorang melalui pengenalan wajah. Teknologi ini diharapkan bisa membuat para pelaku teror terdeteksi sebelum mereka melakukan aksinya. Badan Sepak Bola Eropa, UEFA, disebut telah menggelontorkan dana sekitar 177 ribu poundsterling atau sekitar Rp 3 miliar hanya untuk membangun sistem kamera pengamanan itu. Teknologi ini disebut sebagai yang pertama kali digunakan dalam event olahraga besar. Cara kerjanya, para penonton akan menjalani pemindaian wajah sebelum mereka memasuki Wales. Wajah mereka akan dicocokan dengan daftar terduga
ini, namun itu terjadi dalam latihan bukan di laga resmi,” tuturnya. “Anda melihat bahwa saat seorang pemain berusaha terlalu keras dalam berlatih untuk kembali ke tim. Koeman bisa menyesuaikan latihan Rooney untuk membawanya kembali ke lapangan dan begitu ia bermain, ia bisa membuktikan ia adalah perekrutan yang bagus untuk seseorang seusianya,” imbuh Keown. Pemain yang telah menyumbangkan 253 gol dari 559 pertandingan dan memberikan 16 trofi juara di semua kompetisi bersama United akan membuat keputusan mengenai masa depannya dalam waktu dekat. “Saya hanya perlu membuat keputusan dalam hal sepak bola dan itulah yang akan saya lakukan. Saya akan melakukannya dalam beberapa minggu ke depan bersama keluarga saya,” tuturnya. Manajer MU, Jose Mourinho menyebut sang kaptennya itu memang sudah memasuki masa akhir karier. Rooney baru main 24 kali di Pre-
mier League musim ini, dengan 10 di antaranya sebagai pengganti. Mourinho lebih suka memilih Zlatan Ibrahimovic sebagai ujung tombak. Mourinho menyebut Rooney kini sudah memasuki masa akhir karier. Ia menyatakan hal serupa pernah ia lihat pada sejumlah pemain semasa ia melatih klub-klub seperti Inter Milan, Real Madrid dan Chelsea. “Ini sangat sulit, karena saya pernah mengalami situasi yang sama sebelumnya, pemain luar biasa dengan sejarah hebat, memasuki masa akhir kariernya,” kata Mourinho. “Saya mengalami itu di mana pun, di Inter, Real Madrid dan Chelsea. Frank Lampard dan Didier Drogba, ketika saya kembali untuk kali kedua. Saya melihat mereka memasuki masa akhir karier. Itu sulit. Kadang para pemain memahami situasinya. Kadang para pemain merasa mereka masih berusia 24 atau 25 tahun dan itu sulit. Tapi Rooney amat memahami klub. Jika dia frustrasi, dia menyembunyikannya. Rooney terus bersikap baik. Dia selalu siap main ketika tak cedera. Dan kini saya amat membutuhkannya,” tegas Mourinho. Kemanakah Rooney akan berlabuh? (kmb33/ap)
Rekor Pemain Termahal Potensial Terpecahkan
BPM/ap
DEPAN - Hingga kini, masa depan striker Manchester United, Wayne Rooney masih tanda Tanya.
”Fans” Pilih Kane Jadi Pemain Terbaik
London – N’Golo Kante memang jadi pemain terbaik Liga Inggris menurut pilihan pemain serta jurnalis. Tapi untuk fans, Harry Kane-lah yang terbaik. Keberhasilan Kante membawa Chelsea jadi juara Liga Inggris adalah alasan mengapa dirinya terpilih dua kali sebagai pemain terbaik musim ini, baik itu menurut Asosiasi Pesepak bola Inggris (PFA) maupun Asosiasi Jurnalis Inggris (FWA). Meski baru pindah dari Leicester City, Kante langsung jadi pilihan utama Antonio Conte dan merupakan pemain kunci The Blues. Ini mengulang sukses Kante saat membawa Leicester jadi juara liga musim lalu. Bahkan Kante juga didapuk sebagai pemain terbaik Liga Inggris oleh otoritas resmi Premier League. Tapi berbeda dengan ketiga asosiasi/badan itu, fans musim ini memilih penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane sebagai pesepak bola terbaik di Liga Inggris. Selain mengantar The Lilywhites finis posisi kedua klasemen yang merupakan capaian tertinggi klub itu di Premier League, Kane juga mempertahankan gelar top skor setelah bikin 29 gol. Dari hasil voting yang melibatkan lebih dari 49 ribu voters, Kane meraih suara terbanyak yakni 16.378 untuk mengungguli Kante yang mendapat suara 13.515 suara. Eden Hazard dari Chelsea ada di urutan ketiga dengan 8.412 suara. Alexis Sanchez (6.727 suara), Dele Alli (3.507 suara) dan Romelu Lukaku (955 suara) melengkapi posisi enam besar. Keenam pemain itu hasil pili-
han para panel yang diisi dua eks pemain Paul Merson serta Peter Beagrie, lalu mantan wasit Mike Riley dan Chairman Federasi Suporter Sepak Bola Inggris Malcolm Clarke. Sejak melakoni debut profesional bersama Tottenham Hotspur, penampilan Harry Kane memang sungguh luar biasa. Bahkan ia disebut-sebut sebagai salah satu penyerang papan atas di dunia pada saat ini. Apa yang disematkan pada Kane tersebut memang cukup masuk akal, mengingat raihan golnya bersama Spurs memang cukup impresif. Bahkan selama empat musim berada di Whitehart Lane Stadium,
Kane sudah mencetak 75 gol di Liga Inggris. Bahkan Kane mengaku bertekad bisa menambah 25 gol lagi sebelum musim depan berakhir untuk menggenapkan golnya menjadi 100 di Liga Inggris. Perihal tersebut diutarakan Kane sendiri beberapa saat lalu. “Saya kira sudah mengatakan sebelumnya, bahwa akan hebat jika saya bisa meraih 100 gol itu di akhir musim depan. Saya sudah mencetak 75 gol di liga dan jika musim depan kembali hebat,” ucap Kane Sabtu (27/5) kemarin. Musim depan Kane akan menjadi buruan tim-tim besar. (kmb33/ap)
Hary Kane
BPM/rtr
Kylian Mbappe Lottin
BPM/rtr
klub seperti Madrid, harga itu tentu bukan masalah. Apalagi kalau mereka mampu mempertahankan gelar Liga Champions. Nama lainnya yang berpotensi menggemparkan bursa transfer adalah kiper Milan, Gianluigi Donnarumma, striker Juventus, Paulo Dybala, serta bomber Everton, Romelu Lukaku dan penyerang muda Torino Andrea Belotti. Khusus Lukaku, Everton yang sudah tidak mampu menahan hasrat pindah striker
23 tahun itu memasang harga 100 juta pounds. Sementara Belotti yang punya klausal pelepasan 100 juta Euro. Menurut Presiden Torino, Urbano Cairo harganya kini tak kurang dari 150 juta euro. Jadi, siapa yang akan menjadi rekrutan raksasa dan menorehkan rekor sebagai pemain termahal sepak bola termahal dunia? Paling lambat dua pekan ke depan pencinta sepak bola dunia mungkin sudah bisa mengetahuinya. (kmb33/rtr)
teroris yang sudah mereka miliki. Tak hanya daftar teroris, wajah para pelancong juga akan dicocokan dengan daftar buronan, orang hilang dan sejumlah catatan kejahatan lain. Kamera keamanan juga telah disebarkan di berbagai pusat keramaian. Dengan begitu, para pelancong dari berbagai negara akan terpantau gerak-geriknya selama berada di sana. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Wales Selatan, Constable Richard menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan pengamanan ketat untuk laga besar itu sejak beberapa bulan lalu. Namun aksi teror yang terjadi di Eropa membuat mereka melakukan sejumlah perubahan. “Untuk
menghormati final Liga Champions, skema detil pengamanan dan keamanan telah kami buat sejak beberapa bulan lalu. Sepanjang waktu itu kita semua melihat beberapa aksi teroris di seluruh belahan Eropa daratan dan Inggris. Semua kejadian itu telah kami monitor dan kami masukan dalam pertimbangan kami untuk melakukan pengamanan,” ujarnya. Millennium Stadium yang menjadi tempat laga itu berlangsung disebut memiliki kapasitas sekitar 74 ribu penonton. Namun laga final Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid dan Juventus itu diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari seratus ribu orang. (kmb33/rtr)
Final Liga Champions Digelar Tertutup
BPM/ap
TUTUP - Gambaran stadion dalam kondisi atap tertutup.
Minggu Pon, 28 Mei 2017
GELANGGANG
11
Boling Targetkan Dua Emas SEA Games
Medan (Bali Post)Pengurus Pusat Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) optimistis mampu memenuhi target yang dibebankan, dengan dua medali emas pada SEA Games di Malaysia yang akan digelar Agustus nanti. Ketua Harian Pengurus Pusat Persatuan Boling Indonesia (PBI) Cahyo Adi di Medan, Sabtu (27/5) kemarin mengatakan pada SEA Games mendatang di Malaysia, Satlak Prima telah membebankan target dua medali emas bagi para atlet boling Indonesia. Berdasarkan perhitungan dan kemajuan yang dicapai atlet selama menjalani pelatnas, pihaknya optimistis target tersebut dapat dipenuhi, atau paling tidak sedikitnya dapat membawa pulang satu medali emas atau lebih baik dari raihan SEA Games sebelumnya. “Atlet memang ditargetkan dua emas. Kami optimistis target itu bisa dipenuhi, mengingat kemajuan yang dicapai atlet selama menjalani pelatnas,” katanya. Persiapan menghadapi SEA Games tersebut sudah dijalani atlet sejak Desember 2016, di mana saat ini ada 12 atlet yang menjalani pelatnas, yakni enam atlet putra dan enam atlet putri. Rasa optimistis tersebut selain memang berdasarkan kemajuan atlet juga saat ini pihaknya sudah mendatangkan pelatih internasional asal Amerika yang selama ini pernah melatih di beberapa negara, seperti Malaysia, Singapura dan Filipina. “Selama lebih kurang sebulan di tangani pelatih baru itu, banyak kemajuan yang dicapai atlet kami, baik teknik maupun strategi,” katanya. Sementara berbicara negara yang bakal menjadi saingan Indonesia di SEA Games mendatang, ia mengatakan, Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina adalah negara yang memiliki atlet boling cukup bagus. “Kami tidak boleh anggap enteng atlet-atlet dari negaranegara itu. Filipina adalah kekuatan baru yang perlu juga diwaspadai,” katanya. (ant)
Tsonga ke Final Pertama di Tanah Liat
Paris Petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga mencapai final ajang lapangan tanah liat untuk pertama kalinya menjelang Prancis Terbuka dengan kemenangan 6-2, 3-6, 6-1 atas petenis Georgia Nikoloz Basilashvili di Lyon Terbuka pada Sabtu (27/5) kemarin. Unggulan kedua Tsonga melepaskan 14 ace untuk mencapai final ke-26 sepanjang kariernya dan yang pertama kalinya di tanah liat merah, di mana ia akan berhadapan dengan Tomas Berdych setelah petenis Ceko itu mengalahkan unggulan teratas Milos Raonic asal Kanada dengan skor 7-6(5), 7-6(2). Tsonga mengawali musim lapangan tanah liat dengan buruk, mengundurkan diri dari pertandingan putaran keduanya di Madrid Masters, sebelum melewatkan Roma Masters karena cedera bahu. Pada semifinal lainnya, unggulan ketiga Berdych membalas dendam atas kekalahannya di putaran ketiga Roma dari Raonic dengan bermain lebih baik pada dua tiebreak untuk mendapatkan peluang meraih gelar ATP ke-14-nya dan yang pertama untuknya pada tahun ini. (ant/rtr)
Pecatur Peru WGM Deysi Simultan Lawan Pecatur Bali
Denpasar (Bali Post)Pecatur Woman Grand Master (WGM) asal Peru Deysi Estella Cori Tello, melakukan simultan meladeni pecatur junior Bali di Sesetan, Denpasar, Sabtu (27/5) kemarin. Sebelumnya Deysi juga memberikan coaching clinics kepada pecatur muda Bali. Deysi memberikan motivasi kepada pecatur Bali agar tidak boleh keder meladeni pecatur sekaliber apa pun. ‘’Jadi, pecatur harus berani lawan pecatur siapa pun,’’ pesan satu-satunya pecatur putrid Peru yang bergelar WGM ini. Ia pun mengingatkan, selain melakukan uji coba, pecatur juga bisa menambah wawasan dengan membaca buku catur dari Rusia atau bermain catur online. Sementara Ketua Pengprov Percasi Bali Sang Putu Subaya mengemukakan, meskipun dirinya belum dilantik namun melakukan langkah terobosan dengan mendatangkan pecatur WGM asal Peru. ‘’Tujuannya untuk memotivasi pecatur Bali, walaupun tak semuanya bisa ikut karena sedang menempuh ulangan umum,’’ jelasnya. Pecatur yang ikut keroyokan melawan Deysi ini. Berdatangan dari Pengkab dan Pengkot Percasi se-Bali. ‘’Melalui simultan ini kami harapkan Binpres bisa memantau prestasi pecatur yang berbakat dan bertalenta,’’ pesan Sang Putu Subaya. Deysi pernah juara dunia U-20, pada event bertajuk World Junior Chess Championship 2011, di India. (022)
BPM/dok
ABSEN - Kesebelasan Perst Tabanan memastikan absen pada Liga 3 Rayon Bali, karena minimnya kucuran dana ke Askab PSSI Tabanan.
Perst Tabanan Absen di Liga 3 Tabanan (Bali Post-
Kesebelasan Perst Tabanan memastikan absen pada Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, menyusul minimnya dana kucuran dari KONI kepada Askab PSSI Tabanan dari Rp 1,2 miliar pada 2016, menjadi Rp 300 juta pada 2017 ini. Sekum Askab PSSI Tabanan Putu Sugi Darmawan di Tabanan, Sabtu (27/5) kemarin menjelaskan, sepak bola Tabanan mengirimkan tim Piala Menpora U-14 dan U-16, serta hajatan PSSI U-15 dan Piala Soeratin U-17 serta Porprov. ‘’Porprov ini kami dari PSSI Tabanan memberi-
kan bantuan sedikit supaya tidak sekadar mengandalkan dana para donatur. Sedangkan futsal Porprov kami tak mengirimkan atletnya,’’ katanya. Sugi Darmawan berniat mengajuka anggaran perubahan pada Juli nanti dan ketok palu dipekirakan Agustus.
‘’Kami mengaharapkan kucuran dari anggaran perubahan Rp 500 juta sampai dengan Rp 1 miliar,’’ ucapnya. Jika bisa terwujud, pihaknya bakal menggulirkan kompetisi internal Liga Futsal Tabanan, termasuk bisa mengikuti Liga Futsal Nusantara. ‘’Tujuan kami mengikuti Liga Futsal
Nusantara serta menggelar Liga Futsal Tabanan, supaya kegiatan futsal di Tabanan tidak mati suri,’’ jelasnya. Menurut dia, skuad tim sepak bola Porprov pihaknya tetap mendaftarkan Agung Widnyana, Bayu Ariawan, Kadek Dwi Kurniawan, serta kiper Bali United U-19. Sedangkan dua pemain asal Tabanan yakni kiper Casala Pratama dan Gede Rio Andreawan sebelumnya mereka bergabung
Bali United U-21. ‘’Kini Rio bermain di PS Badung Liga 2, serta Casala kiper Perseden Denpasar Liga 3,” ungkapnya. Sejauh ini pemain Bali United U-19 seperti Agung Widnyana, Bayu Ariawan, serta Kadek Dwi Kurniawan tetap didaftarkan memperkuat tim Porprov Tabanan. ‘’Seandainya mereka tak bisa memperkuat tim Porprov Tabanan, kami juga menyiapkan pemain penggantinya,’’ ujarnya. (022)
Silat Jadi Bintang pada Festival di Belanda
BPM/022
LIGA 3 — Kesebelasan Perseden Denpasar siap menghadapi Kompetisi Liga 3 Rayon Bali.
Perseden Tinggal Pantau Heru Iswanda
Denpasar (Bali Post)Kesebelasan Perseden Denpasar tinggal menyeleksi seorang pemainnya, yakni Heru iswanda. Pemain yang pernah membela Persika Karawang dan PSMS Medan ini masih dipantau sampai dengan Senin (29/5) besok. Asisten Pelatih Perseden A.A.K Bramastra di Denpasar, Sab-
tu (27/5) kemarin menjelaskan, Heru yang berposisi gelandang bertahan dan stoper ini telah bergabung latihan bersama A.A.N. Surya Negara dan kawan-kawan. ‘’Kami masih memantau kepiawaian Heru dalam menghalau serangan lawan,’’ tuturnya. Oleh sebab itu, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada Heru sampai dengan Senin besok. Kehadiran Heru untuk menggenapi skuad Tim Laskar Ca-
tur Muka yang berkekuatan 25 pemain. ‘’Kami akan memonitor skill-ball Heru pada sesi game internal,’’ tuturnya. Perseden sendiri diperkuat 25 pemain, berposisi kiper (3), belakang (8), tengah (8) dan depan (6). Program Perseden sendiri mulai melakukan uji coba melawan tim-tim lokal pada pekan depan. (022)
Rossi Tinggalkan RS, Pascakecelakaan Motocross
Roma Pembalap legendaris MotoGP Valentino Rossi meninggalkan rumah sakit (RS) di Rimini pada Sabtu (27/5) kemarin, setelah ia mengalami kecelakaan motocross saat berlatih. Demikian kata tim Yamaha. Kecelakaan itu yang terjadi di Mondavio, sebelah Timur Italia terjadi kurang dari sepekan, setelah balapan di “kandangnya” di Mugello pada 4 Juni mendatang. Pembalap 38 tahun itu yang merupakan juara dunia sebanyak sembilan kali telah mengakui pada Jumat (26/5) lalu, di mana tim mengatakan sebelumnya bahwa ia menjalani malam yang tenang, dan rasa sakit di dada dan abdomennya telah berkurang pada Sabtu (27/5) kemarin pagi. “Rasa sakit merupakan hasil dari luka-
luka pada hati dan ginjal yang tidak menghasilkan komplikasi-komplikasi lebih lanjut,” demikian pernyataan tim. Rossi saat ini menghuni peringkat ketiga di klasemen kejuaraan, di mana ia memuncaki klasemen sebelum terjatuh di Le Mans di Prancis akhir pekan. (ant/rtr)
Jakarta (Bali Post)Olahraga bela diri asli Indonesia, pencak silat menjadi bintang saat mengikuti Festival Tong-Tong di Den Haag, Belanda, Jumat (26/5) lalu, yang dibuktikan dengan adanya sambutan meriah dari masyarakat Negeri Kincir Angin itu. Pada festival tersebut Indonesia menurunkan lima pesilat yang sudah kenyang prestasi internasional. Pesilat tersebut juga menjadi duta untuk menjelaskan pencak silat dibanding bela diri yang lain. Lima pesilat yang menunjukkan kemampuannya di Festival Tong-Tong adalah juara dunia kelompok beregu putra, yaitu Yola Prima, Jampil Lubis dan Hendy. Selain itu ada nama Nunu Nugraha, Anggi Faisal dan Asep Wildansani. Aksi yang dilakukan tidak hanya tangan kosong, namun
juga menggunakan senjata seperti clurit dan golok. Di sela atraksi, Yola dan kawan-kawan juga melakukan interaksi langsung dengan masyarakat yang hadir di festival tersebut. Bahkan pesilat yang juga akan memperkuat Indonesia pada SEA Games 2017 Malaysia itu mengajarkan beberapa jurus kepada masyarakat yang memintanya. “Kalian menyuguhkan pertunjukan yang luar biasa dan para pengunjung terlihat senang dengan ikut memperagakan beberapa jurus silat yang kalian ajarkan. Semoga kedatangan kalian bisa memberikan manfaat untuk pencak silat di Belanda,” kata Presiden Federasi Pencak Silat Belanda, Oliver Blanquaert. Apa yang dilakukan tim pencak silat Indonesia, yang dipromotori oleh Kemenpora ini merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan salah satu olahraga asli Indonesia. Apalagi olahraga ini akan dipertandingan di Asian Games 2018, dan sasaran utamanya dipertandingkan di Olimpiade. (ant)
LAGA
12
Minggu Pon, 28 Mei 2017
McLaren Incar Poin di Monaco
TEMBAK - Stephen Curry melepaskan tembakan saat melawan San Antonio Spurs beberapa waktu lalu.
BPM/rtr
Final NBA
Dominasi Warriors dan Cavaliers
Praktis Warriors dan Cavaliers belum terbendung di play off NBA 2017. Warriors dan Cavaliers memiliki rekor 10-0 di play off musim ini. Kedua klub tersebut sama-sama menyapu bersih lawan-lawannya di dua putaran sebelumnya. Cavaliers sukses menyapu bersih Indiana Pacers dan Toronto Raptors di wilayah timur, sedangkan Warriors menyapu Portland Trail Blazers dan Utah Jazz. Laju mulus Warriors dan Cavaliers mempertegas dominasi kedua klub di NBA dalam tiga musim terakhir. Kedua klub selalu bertemu di partai final sejak tahun 2015. Pada pertemuan edisi pertama di final tahun 2015, Warriors yang keluar sebagai juara. Tahun lalu Cavaliers membalas dan sukses menjadi juara NBA untuk pertama kalinya setelah meraih kemenangan dramatis 4-3.
Melihat materi pemain, dominasi Warriors dan Cavaliers nampaknya masih akan berlanjut hingga beberapa musim ke depan. Kedua klub bisa menjadi seperti Real Madrid dan Barcelona yang begitu dominan di Liga Spanyol. Meski tak ada pemainnya yang terpilih menjadi kandidat peraih MVP musim ini, Cavaliers dan Warriors sama-sama memiliki materi tim yang mentereng. Cavaliers punya trio maut, LeBron James, Kyrie Irving dan Kevin Love. Sedangkan Warriors mengandalkan kuarter Stephen Curry, Kevin Durant, Draymond Green dan Klay Thompson. Meski salah satu dari kuarter Warriors kemungkinan akan cabut musim panas nanti, masa depan tim asuhan Steve Kerr ini masih cukup cerah. Komposisi pemain ini membuat klub-klub lain bakal sulit mendapatkan
gelar juara dalam beberapa musim mendatang. Terlebih tim legendaris seperti Los Angeles Lakers dan New York Knicks tengah terpuruk dan sedang membangun ulang masa kejayaannya. Curry menjadi salah satu pemain yang sangat menonjol dalam beberapa tahun terakhir. Performanya luar biasa dan sangat tajam. Dia memiliki ciri tembakan-tembakan tak terduga dari jarak yang sangat jauh. Tak ayal dia sangat dominan di lapangan dan menonjol. Curry berbicara soal ini mengaku bahwa itu sudah menjadi bagian dari dirinya. “Banyak pemain yang sangat dominan dengan cara yang berbeda-beda. Banyak yang bertanya bagaimana saya melakukan ini itu dengan badan yang tak terlalu besar. Saya melakukannya dengan kemampuan temba-
kan,” ujarnya, Sabtu (27/5) kemarin. “Saya tak melakukan sesuatu karena kebetulan. Seperti inilah permainan saya sejak berusia sembilan tahun. Saya suka bersenang-senang dan itu memang gaya saya. Sesuatu yang kreatif,” imbuhnya. Dia juga tidak menyangkal dominasi dua tim di NBA, namun dia yakin musim depan kompetisi basket ini akan menjadi lebih kompetitif. “Tujuan dari kompetisi adalah menjadi yang terbaik. Mak, setiap tim harus berjuang untuk itu. Jadi dominasi bisa menghadirkan atmosfir yang cukup baik,” kata Curry. Di final nanti Curry tak ingin kegagalannya di musim lalu terus diingat. Ia pun ingin membuka lembaran baru di partai nanti. “Tahun ini adalah tahun yang sama sekali berbeda, berbeda tim dan berbeda perjalanan. Saya tidak berpikir soal persiapan saat ini,” ungkap Curry. Seperti diketahui, musim lalu Warriors hampir saja meraih kemenangannya pada NBA musim lalu setelah unggul 3-1 di partai puncak. Namun
Paris – Petenis putri Republik Ceska, Petra Kvitova mengaku siap menjalani comeback pada turnamen Prancis Terbuka 2017 yang berlangsung di Paris, 28 Mei-11 Juni. Kvitova menyebut keberhasilan kembali ke lapangan dan berkompetisi adalah kemenangan atas pertarungan terbesar dalam hidupnya. Petenis 27 tahun itu terpaksa menepi selama lebih dari enam bulan, setelah mendapat serangan menggunakan pisau dari orang tidak dikenal di kediamannya di Prostejov, Republik Ceska, 20 Desember 2016 lalu. Akibat serangan itu, Kvitova mendapat cedera se-
rius pada telapak tangan kiri yang merupakan pegangan untuk raket. “Saya tahu hari ini pasti akan datang. Saya sangat senang berada di sini. Ini mimpi yang menjadi nyata,” tutur Kvitova, Sabtu (27/5) kemarin. “Saya masuk daftar undian dan saya di sini bermain tenis lagi. Tentu saja beberapa waktu lalu adalah masa sulit bagi saya. Hal itu tidak mudah. Saya tahu kondisi tangan saya masih belum 100 persen siap, jadi kita lihat saja bagaimana segala sesuatunya akan terjadi. Saya senang bisa kembali bermain,” kata juara Wimbledon dua kali itu. Bulan-bulan sebelumnya
Kvitova mengikuti proses rehabilitasi yang intensif, setelah memulai latihan fisik ringan selama 10 hari dari 21 Januari. “Sejak awal Petra mulai berlatih di sepeda dan kemudian, setelah retakan kecil tulang di kakinya sembuh total, kami mulai berlari pelan,” terang pelatih kebugaran Kvitova, David Vydra. Vydra menuturkan, bahwa Kvitova melakukan sejumlah latihan yang seimbang dan ketika sudah bisa melepaskan pukulan pertama, Kvitova mulai menggerakkan jari dan pergelangan tangan.
“Kami melakukan banyak pekerjaan, saya mencoba menggunakan kesempatan ini untuk membuatnya lebih kuat dari sebelumnya, terutama ketika saya melihat betapa termotivasinya dia,” ungkapnya. Melalui perwakilannya, juara grand slam lapangan rumput Wimbledon 2011 dan 2014, juga mengungkapkan bahwa dia berada pada jalur untuk tampil di Wimbledon tahun ini. Sementara itu, di laman resmi Prancis Terbuka nama Petra Kvitova sendiri masuk dalam daftar pemain yang sudah disetujui. (kmb33/rtr)
Cleveland – NBA 2016/2017 sudah memasuki final wilayah. Juara bertahan Cleveland Cavaliers dan finalis musim lalu, Golden State Warriors akan kembali bertemu di final. Cavaliers dan Warriors sama-sama tampil gemilang di final wilayah. Warriors unggul telak 4-0 atas San Antonio Spurs, sedangkan Cavaliers juga menang 4-1 dari Boston Celtics.
Pascadiserang, Kvitova Terbang ke Paris
Petra Kvitova
BPM/rtr
merasa di atas angin, Kevin Durant cs itu malah takluk dari Cavaliers di tiga laga berikutnya hingga kalah dengan 3-4. “Tapi kami akan memulai babak baru ini dan benarbenar mengunci apa yang ada di depan kami. Masa lalu mengajarkan Anda banyak, tapi sekarang kami tidak masalah. Kami memiliki kesempatan di depan kami dan kami harus fokus pada itu,” tutupnya. Dominasi Warriors dan Cavaliers ini tidak membuat cemas NBA. Commissioner NBA Adam Silver malah menilai dominannya Warriors dan Cavaliers dalam beberapa musim terakhir baik untuk NBA. Silver yakin dominasi Cavaliers dan Warriors ini tidak akan membuat NBA ditinggalkan penggemar. “Ini bukan masalah. Saya pikir kami seharusnya merayakan keunggulan ini,” kata Silver. (kmb33/rtr)
Monaco – McLaren mengintip peluang merebut poin perdana musim ini, saat tampil di GP Monaco. Karakter Sirkuit Monte Carlo dianggap cukup menguntungkan untuk mobil McLaren. Dari lima seri Formula 1 yang telah digelar sejauh ini, McLaren jadi satu-satunya tim yang belum meraih poin sama sekali. Mereka pun jadi juru kunci di klasemen konstruktor. Dua pebalap McLaren, Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne belum pernah finis sepuluh besar. Masing-masing dari mereka bahkan sudah dua kali gagal finis dan sekali gagal start. Salah satu penyebab utamanya adalah kurang kompetitifnya mobil MCL32, terutama dari sisi mesin Honda. McLaren berharap bisa merebut poin pertama saat tampil di GP Monako, hari ini. Trek Sirkuit Monte Carlo disebut tak akan terlalu mengekspos kelemahan mesin Honda. “Di Spanyol dua pekan lalu kami menunjukkan beberapa perkembangan positif dan di Monako kekuatan mesin tak akan terlalu berperan, jadi kami harap balapan nanti akan jadi kesempatan besar bagi kami,” ucap bos Honda Yusuke Hasegawa, Sabtu (27/5) kemarin. “Ini sangat taktikal dan trek itu adalah trek yang memaksa pebalap tidak punya ruang untuk melakukan kesalahan, jadi kuncinya ada di setelan mobil, begitu juga sesi kualifikasi yang bagus,” lanjut Hasegawa. McLaren tak akan diperkuat Alonso di Monako. Alonso lebih memilih untuk tampil di ajang Indy 500 pada akhir pekan ini. Posisi Alonso akan digantikan oleh Jenson Button. “Kami akan punya Jenson, seorang pemenang balapan di Monako dan juara dunia dan Stoffel yang juga berpengalaman meraih podium di Monako saat masih di GP2. Kami punya line-up pebalap hebat, karena mereka dan kami akan terus berusaha untuk
memberi mobil yang cukup kompetitif untuk bisa finis dan merebut poin,” ujar Hasegawa. Isu McLaren juga mengatakan isu soal kembali memakai mesin Mercedes pada musim 2018 tidak benar. “Bisa saya pastikan bahwa klaim Eddie Jordan salah,” kata racing director McLaren, Eric Boullier. Sebelumnya Eddie Jordan yang merupakan komentator F1 menyatakan bahwa The Silver Arrows akan meninggalkan Honda dan kembali ke Mercedes McLaren memutuskan mengakhiri kerja sama selama dua dekade dengan Mercedes pada 2014, demi berpartner lagi bareng Honda seperti pada akhir 1980-an dan awal 1990-an yang berbuah empat titel pebalap dan konstruktor. Namun, kolaborasi McLaren-Honda jilid kedua tak mulus. McLaren tak kompetitif karena kombinasi masalah reliabilitas dan performa power unit Honda yang buruk. Hubungan McLaren dengan Honda belakangan dikabarkan mulai retak. McLaren disebut kecewa dengan performa power unit Honda yang tak kunjung membaik dan mulai mempertimbangkan kembali menggunakan mesin Mercedes. Sementara itu, Honda mengakui sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa tim untuk menjadi pemasok mesin di luar McLaren. Namun, mereka masih belum bersedia mengungkap identitas tim yang dimaksud. “Maaf, untuk saat ini saya belum bisa mengumumkan apapun,” kata Hasegawa. McLaren masih terpuruk pada F1 2017 dengan menempati dasar klasemen sementara tanpa meraih poin dari tiga seri awal. Pencapaian terbaik McLaren pada musim ini adalah finis di posisi ke-13 lewat Stoffel Vandoorne pada seri pembuka di Albert Park, Melbourne, Australia. (kmb33/ap/rtr)
Jenson Button
BPM/rtr
Sastra
Redité Pon, 28 Mei 2017
I Kaki Dengkil
Sang Wijayasastra 8
IDA Padanda Nyoman, Bendésa Adat, Mangku Dalem, tur Kliang Banjaré, soréné puniki sampun sué ngantosang I Kaki Dengkil ring luan metén kubonNé. Napi minab pabuaté dados Ipun rereha. Sampun uningina sané ngantosang punika sampun sué irika antuk I Kaki Dengkil. Nanging Ipun mapi-mapi nénten uning. Sambilanga glayahglayah ring tabané, kupingné kebir-kebir miragi gerem-gerem sareng patpat marerasan. “Suba ja sastrané maosang kakéto, kocap sang maraga Angawarat apang sujati Wijayasastra. Lamun kondén maparagayan Wijayasastra tusing pesan dadi anggon titi pangancangnyané. Dadi tilar piteketné lamun tusing manut ajak piteket sewaka dharmané.” Asapunika Ida Padanda Nyoman ngwawanin mabaos. “Sapunapiang wantah piteketnyané sampun kadadosang uger-uger agama? Sané mangkin kabaos pérda? Peraturan Daerah? Siosan punika, wénten naler sané kabaos pamutus? Nénten ké uger-uger utawi pamutusé punika patut kasungkemin antuk warginé makasami?” Bendésa Adat Tepisiringé nyawis piteket Ida Padanda Nyomané sakadi punika. “Titiang sané pinih abota nampén punika! Wantah uger-uger utawi pamutusé punika patut manut sastra agamané, minab titiang jagi dangan. Wantah nénten manut? Sapuniapi? Nénten ké punika jagi ngawinang Ida Bhatara duka? Ping kuda titiang jagi ngaturang Guru Piduka wantah asapuniki?” Bendésa Adat Tepisiringé mabaos asapunika sambilanga naanang renget basangné. “Sampun karuan irika genah pingit manut pisarat susastra, dados Sang Angawarat purun ngamedalang pamutus asapunika? Napi malih wantah kayunang krama tamiuné jagi ngakéhang rauh madunungan. Napi malih, wewengkon desané sampun nénten janten mangkin. Napi malih wewengkon désané sampun nénten druén désa. Kabroncah tanah désané dados druén soang-soang. Nénten wénten mungguh ring awig-awigé nénten dados ngadol karang paumahan. Pararem kamaon indiké punika nénten wénten. Punika awanan karang paumahan nampek jabaan purané minab sampun wénten sané nénten druén krama wed. Sampun druén krama sané rihinan kabaos krama tamiu.” Kantos asapunika kawéntenan pagilikan désané mangkin? Kantos kadi asapunika baos Kliang Banjar Tepisiringé? I Kaki Dengkil kantun iteh miragi kija minab jagi lakuna babligbagan Ida Padanda Nyomané, Bendésa Adaté, Mangku Dalemé, tur Kliang Banjaré. Bungker-bungker Ipun miragi pabligbagané punika. Ipun érang ngudiang maosang indik pikamkam Jagat Baliné mangkin punika baosanga ring luan metén kubon I Kaki Dengkilé? “Kamula kéto nyen kadadiané jani. Apa ento misaratang Sang Angawaraté suba nyapa kadi aku? Tusing kéto, tusing ada baos sastra ané maosang Sang Angawarat dadi nyapa kadi aku! To druén gagelaran Wiku Nagara, Sang Bhagawanta nuénang gagelarané! Lamun nyapa kadi akuné ento dadi gagelaran Sang Angawarat, lakar byuta guminé! Lakar lindesa sastra agamané, lakar patuhanga pabuat sastra agamané ajak pamatut sekala. Minakadi apang misi kenehé ngwiarsaang artha brana, dadi banjaré anggon ruko, dadi jabaan purané anggon toko. Kéto nyen. Sané ada di sajeroning sastra agamané tuah kapisaratang apang Sang Angawaraté maparagaan Sang Wijayasastra. Silih sinunggil ané pisarat Sang Wijayasastrané ento apang ngargain Sang Wiku, ngargain pamangku, ngargain sadég. Ané madan ngargain ento tusing ja maang keséhatan gratis lonto. Ané mabuat, apang Sang Angawaraté ningehang baos sulinggihé, bendésa adaté, pamangkuné, tur kliang banjaré satondén ngaé pamutus. Apa buin pamutusé ento ngawinang warginé sengsara di kawekasan!” Lantang mlémad Ida Padanda Nyoman mabaos asapunika. Kacawis antuk anggutanggutan sané siosan. “Sané mangkin I Kaki Dengkil takénin indiké punika! Santukan Ipun sané kereng pisan nepasin indik paripolah Sang Angawaraté!” Kliang Banjar Tepisiringé mungkesang pabligbagané sané raksana antuk pamucuk Désa Tepisiringé ring luan metén kubon I Kaki Dengkilé. Sakadi sampun masetél, usan Kliang Banjaré mabaos asapunika, I Kaki Dengkil medal saking metén kubonné saharsa mabaos asapuniki: “Nunas lugra Ida Padanda, legaang tiang Jero Mangku, Jero Bendésa tur Bapak Kliang aksamayang tiang kepupungan asapuniki! Napi pabuaté dados ngrauhin tiang ring kubu réod tiangé puniki. Kanggéang asapuniki tunan tiangé. Jatma papa tuna lacur!” I Kaki Dengkil nyapa tamiuné sakadi punika. “Mimih, Kaki Dengkil sang mayasa lacur, dong sampuang kantos nganatya kanti ngenteg tanah! Makasami sané teka meriki, sampun tatas pesan kawéntenan Kakiné. Kéné, indayang pesuang pamatuté indik pikamkam jagaté makilitan sareng pikenoh Sang Angawaraté! Indayang patuinget niki pamucuk désané!” Asapunika Ida Padanda Nyoman ngedih mangda I Kaki Dengkil ngwedarang pamatut. Sué I Kaki Dengkil mapanegan miragi baos Ida Padandané. “Asapuniki, nénten ké wénten sloka maosang “wiku tan pa nata ya ilang, tan pa wiku kunang ratu wisirna!” Mangkin asapunika kemaon, banggéang Sang Angawarat sané lémpas saking pisarat Sang Wijayasastra punika mangda tan pa wiku! raris antosang malih abosbos Ipun jagi wisirna!” I Kaki Dengkil mabaos asapunika sambilanga mamargi ka jaba. Tamiuné kaonina ring kubonné mligbagang baosné!
(Jelantik)
Pesisi Kuta IDK Raka Kusuma TEKED di Pasisi Kuta, Madé Astika anggut-anggut. Krana, ané orahanga tekén timpalné satondén kema, tusing raos bogbog. Ngétengngteng tepukina anak luh nuduk wadah aqua nglétak di duur biasé. Di durinné, kuluk belang bungkem nututin. Ngon ia tekén kuluké ento. Yén ada wadah aqua liwatina tekén anaké luh totonan, kuluk belang bungkemé ngongkong. Anaké luh tua marérén. Matolihan. Maulapan. Nawang déwékné ulapina, kuluké nangal wadah aquané. Sambilanga ngutal-ngutilang ikuhné, abana sig anaké luh tua. Di nyemakné, anaké luh tua totonan ngraos, “Suksma dahat ketut.” Torisé ané nepukin ada ané kedék. Ada ané motrék. Ada ané ngentungin jaja. Ada ané ngentungin pis logam siuan. Sayan ngon Madé Astika nepukin. Suud ngamah jaja ané entungina, suud ngenju-
hang pis logamé aji bungutné tekén anaké luh tua, kuluké nyagjagin ané ngentungin. Suud ngongkong, nyalamin aji batis kenawané ané di arep. Madé Astika matolihan, dugas anak ané majujuk di kenébotné maclepeh ngraos. “Luihan tekén jlema kuluké ento. Bisa matur suksma tekén anaké ané olas tekéning déwékné. Dadi jlemané yén suba olasin, ngolés aji laksana beler tur nyakitin ati? Yén i déwék ngelah, jag sayangang makeplug kuluké ento. Suudan pang telu ka Pasisi Kuta, Madé Astika meled nawang, ngudiang anaké luh ento ngaukin kulukné Ketut. Biasané, anaké ané ngubuh kuluk, ngadanin kuluk ané ubuha: I Sémpol, I Moli, I Bleki. Pinih sing adanina I Mopi, I Rocky, I Sélvi, I Baron. Putu? Made? Nyoman? Ketut? Sing taén ia ningeh. Mara di Pasisi Kuta Madé Astika nawang, ada kuluk maadan I Ketut.
13
Baan meledné nawang, Madé Astika ngojog tukang plintir bok torisé. Madé Astika ngidih tulung, apang tukang plintir bok torisé ngorahin, ngudiang anaké luh ento ngadanin kulukné Ketut. Tukang plintir boké ngorahang sing nawang. “Orahin ja Mbok,” Madé Astika nyesed. “Yén nyak ngorahin upahina pis telung atus tali.” “Embok sing bogbog. Seken sing nawang.” Tukang plintir boké ngorahin Madé Astika matakon tekén dagang nasi jénggoné. “Tiang nyak ngorahin, sakéwala baang upah telung yuta.” “Sing dadi embuhan?” “Yén kuangan tekén ento tiang sing nyak.” Sawiréh guminé suba makiré sanja. Buina, gulemé sayan ngebekin langit, Madé Astika matilar uli tongos dagang nasi jénggoné. Éncol pajalané ngojong montorné di tongos parkiré. Satondén nyalanang montorné, Madé Astika inget tekén sajak Ring Pasisi Kuta kakawian Made Sanggra. Ané ingetanga lengkara: ... sami punyah, sukserah kanggé manah, kanggé jinah, jinah, jinah lan jinah. “Madé Astika, makelo sing ka Pasisi Kuta. Gaénné dadi wartawan koran di Jakarta ané ngranaang. Mara lakar ka Pasisi Kuta, sagét SMS pemimpin rédaksiné ngorahin ia ngalih gatra unduk liun pasisi Baliné abrasi. Suba malesat nganggon montorné lakar ka Pasisi Kuta, HP di kantong bajunné mamunyi. Ané nélpon pemimpin rédaksiné. Orahina nulis gatra réklamasi. Sapisanan nulis désa ané mabesikan dadi Pasayuban Désa Pakraman ané sing cumpu tekén réklamasiné. Sing abesik orahina nulis. Makejang orahina nulis dadi gatra. Ané pinih ngranaang ia bincuh, dugas orahina nulis ékspatriat Baliné. Luiré K’tut Tantri (Muriel Stuart Walker), Walter Spies, Rudolf Bonnét, Le Mayeur, Arie Smit, Antonio Blanco, Michael White utawi Madé Wijaya. Di kéto-kétoné, makita suud Madé Astika dadi wartawan. Sakéwala makita tuah di keneh. Ia kakéto, sabilang lakar mutusang suud, marawat adinné buin patpat. Dua kuliah, abesik SMA. Buin abesik di SMP. Reramanné magaé. Nanging pipis ané tekaanga, anggon meli kaperluan sawaiwai sing macukuhan. Suud ngirim gatra unduk
Aswamédha Parwa
Sang Prabhu Krishna Olih : I K. Satria, S.Ag IDA Sang Prabhu Krishna nitahang mangda prajurité nyayagayang pamarginidané nuju Jagat Dwaraka. Prajurité raris digelis nyayagayang sami sané katitahang, duaning kautaman Ida Sang Prabhu Krishna ngawinang samian prajurité bhakti pisan ring Ida. Nénten kasatuayang malih, Ida Sang Prabhu Krishna sampun sayaga nuju Jagat Dwaraka. Ring genahé tiosan, Ida Sang Arjuna miwah pasametonanidané taler sampun nitahang samian prajurit mangda sayaga pacang nyujur Jagat Hastinapura. Mungguing kasayagayan para prajurité nénten malih kasatuayang sangkaning sampun dreda bhaktinnyané majeng Panca Pandawa. Sesampuné sami sayaga, kréta miwah kuda saha samian prajurité sampun trepti mabaris pacang memargi, makekalih ksatria sané mautma punika mamargi soang-soang. Ida Sang Arjuna maliggih ring krétané sareng Ida Sang Prabhu Krishna, makekalih raris mabebaosan ring salantang pamargi. Bebaosan sané dahat becik saha nudut kayun mamargi olih Ida Sang Arjuna miwah Ida Sang Prabhu Krishna, bebaosanidané kirang langkung sakadi asapuniki: Pidaging nawegang Beli sané sampun kasumbungang ring jagaté antuk kawisésan Beliné, wantah Beli sané kabaosang prasida mapitulung ring para rsi sané ngamargiang yadnya ri kala yadnyané punika sampun kausak-asik olih para raksasané. Wantah sangkaning Beli taler Belin titiangé Ida Sang Prabhu Yudisthira prasida malih molihang palinggihanidané ring Hastinapura. Sami mesehé prasida kasor sangkaning pitulungan Beliné, turmaning sané mangkin Belin titiangé, Ida Sang Prabhu Yudisthira sampun madeg ratu antuk pikayunan sané dahat santi saha angayubagia. Nawegang Beli sané mawisésa sané sampun prasida ngasorang sami raksasané ring Jagat Madhu sané kasub antuk kawisésannyané, wantah angayubagia pisan pikayunan titiangé kénten taler sameton titiangé, sangkaning Beli pinaka jadma mawisésa panrestiang Ida Hyang Wisnu, wénten ring prakantin titiangé driki. Sujatiné wantah Sang Prabhu pinaka pamucuk sané nuntun titiang makasami sangkaning prasida ngamargiang kapraboné driki. Sujatiné titiang saking riin sampun éling saha uning indik kawéntenan Ida Sang Prabhu Krishna puniki wantah pinaka panrestian sané maha utama. Punika taler ngawinang kabaosang patut titiang ngrastiti saha ngaturang suksma bhakti majeng ring Sang Prabhu. Ida Sang Prabhu wantah sampun kabaosang manresti dados Sang Maha Utama sané ngebek sadaging jagaté. Titiang pinaka sinalih tunggil sané angob ring makasami kawéntenan palungguh Beliné, wantah sampun dahat uning ring kawéntenan palungguh Beliné sané dadosang titiang tetuladan. Asapunika taler palungguh Beliné sampun banget nguningin titiang pinaka jadma sané kalintang kirang ring makasami daging kahuripané. Nawegang titiang Sang Prabhu sané sampun prasida ngasorang makudang-kudang raksasa sané mawisésa sangkaning kawisésan sané nénten prasida kasandingin ring jagaté. Wantah palungguh Beliné sané prasida ngadakang, ngupapira miwah ngwaliang napi sané sapatutnyané mawali nuju genah sané
sapatutnyané. Kawéntenan pertiwi miwah akasané wantah pakridan kawisésan palungguh Beliné. Makasami sadaging jagaté, sané wénten miwah sané nénten wénten wantah sangkaning palungguh Beliné. Wantah palungguh Beliné sané prasida ngawinang kahuripan ring jagaté, wénten patpat sané prasida dados bantang bebaosan kahuripané punika, luiripun; Sané ngembasang, sané mataluh, miwah sané urip ring duuring tanah (mamargi antuk tangkah) miwah makasami entik-entikan. Wantah palungguh Beliné sané ngadakang sadaging akasa, pertiwi, miwah dagingnyané sami. Palungguh Beliné taler ngawinang wénten swargan. Sunar Sang Hyang Suryané wantah pinaka kenyung nyunyur manis palungguh Beliné. Sami kawéntenan panés miwah tis wantah pinaka indrian palungguh Beliné. Sang Hyang Bayu sané setata wénten ring jagaté wantah pinaka pranan palungguh Beliné tur sané kabaosang kalanggengan punika wantah pinaka daging bhisaman palungguh Beliné! Ring sami kawéntenan paican saha karahayuan palungguh Beliné malinggih Sang Hyang Laksmi sané ngicén sadaging arta brana. Punika taler kawéntenan Déwi Laksmi wantah sampun rumaket ring kawéntenan Beliné. Nawegang Beli sané kasumbungang ring jagaté, palungguh Beliné wantah pinaka ksetrajna urtawi sané nguningin makasami sané wénten. Sangkaning kawéntenan palungguh Beliné, sekancan mauripé prasida wénten tur prasida rumasa angayubagia. Palungguh Beliné sané nagingin makasami sané wénten ngaptiang karahayuan miwah kasukan. Palungguh Beliné wantah pinaka wiwitan kasukané sané setata kaptiang olih makasami sadaging jagaté puniki. Palungguh Beliné sané pinaka kawitan rahayu, taler palungguh Beliné taler sané pacang kajujur olih makasami sané wénten. Wantah méweh antuk titiang nyatuayang sané kapikayunin pinaka jalaran kawéntenan palungguh Beliné sané paripurna. Kawéntenan palungguh Beliné nénten wénten malih sané prasida kabaosang. Samian kautaman sampun leket ring angga sariran Beliné. Beli sané kaucap pinaka palinggihan antah karana sané dahat mautama sané kabhaktinin olih samian daging jagat. Nawegang palungguh Beli sané sampun kaloktah madué pangaksian sakadi sekar Padma Kusuma ring jagaté. Sané madué kawisésan sané nénten wénten nandingin iriki ring jagaté. Ngebek saha sampun tatas jagi ngasorang sekancaning mesehé. Sayuwakti pisan titiang puniki naenin nguningin palungguh Beli sané kasatuayang olih Bhagawan Narada, pinaka guru jagaté. Asapunika taler naenin nguningin palungguh Beliné saking tapaswi sané mautama saking tengahing wana, inggih punika Bhagawan Wyasa. Asapunika taler saking leluhur titiangé sané sampun lempas ring kawéntenan jagat maya. Lianan punika, para rajané sané sampun nglinggihin kaprabon ring sekancaning genah sampun nyumbungang saha ngutamayang palungguh Beli sané kadadodang titi pangancan miwah tetuladan. (Masambung)
ekspatriat Baliné mara lakar mataki-taki ka Pasisi Kuta, HP gelahné mamunyi. Pemimpin rédaksi tongosné magaé ngorahin ia ka Sumba. Orahina nulis gatra unduk Marapu, unduk Pasola, unduk jaran Sumba, unduk upacara tarik batu miwah ané lénan. Sajaba ngorahang, yén basa baliang, inggih, sing ada raos buin anggona nyautin. Teka uli Sumba, ia ngidih apang baanga cuti tekén pemimpin rédaksi koran tongosné magaé. Makeloné aminggu. Pemimpin rédaksiné maang, sakéwala limang dina. Mara Madé Astika lakar suud nélpun, pemimpin rédaksi koran tongosné magaé nakonang sangkal ia cuti. Madé Astika ngorahang di désané ada ngusaba. Apang sing ketara bogbog, sasidansidan tabuh raosné getaranga. Ningeh raosné Madé Astika kéto, pemimpin rédaksi koran tongosné magaé ngorahin usabané apang tulisa dadi gatra. “Béh! Sing baanga ngepéng i déwék,” Madé Astika ngrémon sambilanga ngamatiang HP. Kondén limang menit ia ngebahang awak di baléné HP gelahné buin mamunyi. Adinné ané nélpun. Nekedang besen bibinné, adin bapanné. Besen ané tekedanga ngorahin Madé Astika apang ka umah bibinné. Nyeh bibinné ané nyayangang déwékné kenapa kuda ia matakon. Tabuh raosné nyihnahang nyeh. “Kenapa, Bibi?” “Beli Madé suba antianga.” “Ngudiang Beli kanti antianga?” “Ajak Bibi jani ngraos.” Di HP gelah adinné, bibinné ngorahang lakar meli tanah. Bibinné ngidih tulung mayahang miwah ngurus surat-surat ané patut urusang. Inget kapiutangan budi tekén bibinné, ia sing bani mamindah. Duang wai galahné anggona ngurusang surat-surat ané patut urusangan di subané mabayahan. Suud ngurusang tanah ané belina tekén bibinné, Madé Astika ka Désa Selat ada usaba dodol. Marasa tegep maan ané lakar dadianga gatra, ia nerbéng ka Pasisi Kuta. Madé Astika napetang Pasisi Kutané ramé gati. Dagangé liu patrambiah. Torisé majemuh di biasé liu. Tukang plintir bok torisé liu negak di duur biasé. Ada ané mlintir bok toris. Ada ané bengong mabalih ombak tan mari mageburan ka pasisi. Ané pinih liu tepukina
anak pasliwer miwah anak mandus. Ada ané sing tepukina. Anak luh tua majalan nuduk wadah aqua mabrarakan di biasé tututin kuluk belang bungkem. Mirib tondé teka, Madé Astika ngraos di keneh ngilangang inguh keneh di subané ajam ngantiang. Inguh kenehné sayan ngli put déwékné, di subané duang jam kondén masi ada teka. Baan inguh kenehné, Madé Astika ngojog tukang plintir bok toris ané itep mabalih ombak. Laut ngidih olas apang ngorahin anaké luh tua ané nuduk wadah aqua tur tututin kuluk belang bungkem. Ané takonina makitukan. Tekén dagang acungé nakonang, pasaut ané tampina: sing tawang. Marasa med ngidih olas lan matakon di pasisi, Madé Astika ngojog toko tongos nyéwaang papan selancar. Anaké ané ngelahang tokoné ento ngorahin Madé Astika nakonang tekén dagang kopi ané madagang di pasisi sakéwala paak tekén rurung gedené. Teked di dagang kopiné, Madé Astika sing bani nakonang anaké luh tua ento. Ané makada anaké mablanja tebeng gati. Ngantiang anaké mablanja suung, Madé Astika nginem sprité sambilanga negak di bangkuné. Sarwi nginem ia, ningehang tutur anaké mablanja lénan. Marasa kuciwa ia, mapan ané dingeha, anak ngraosang sayan sukeh ngalih gaé di Kuta. Kutané jani suba sing buka ipidan buin. Sing aman. Bégal, copét, gigolo, gay, homo, anak luh jalir sayan ngliunang. Kéto masi dagang narkoba pasliwer di salantang rurungé di Kuta. Dugas anaké mablanja suba suung, Madé Astika nakonang anak luhé tua ané nuduk wadah aqua mabrarakan di biasé tur tututin kuluk belang bungkem tekén dagang kopiné. Dagang kopiné ngorahin ia ngantiang buin tengan jam sapisanan ngorahang: “Buin tengan jam ia teka. Ia lakar negak di samping Bapaké. Mapi-mapi sing nawang abeté. Apa ja raosanga da toliha. Untulang sirah bapaké.” Raos dagang kopiné sautina aji anggutan. Buin tengan jamné, anaké luh tua ento teka. Di subané negak mesuang raos, “I Wayan juang anak luh Jepang. I Madé palaibang anak luh uli Ustrali. I Nyoman plaibang lua Jawa. Jani I Ketut ilang. Dadi jelek kéné nasibé.” -0-
Saking Langit Bali Kulkul Ting tung ting tung Kulkul maklentung Tinglis maswara Ngentenin krama Krama tedun Tedun mabunbun Nunggalang kayun Maiguman utun Nepasin pikobet Pikobet sané bet Ngadungang kenyung Kenyung adung Kulkul maklentung Ngiring tedun salunglung I Ketut Aryawan Kenceng
Guna lan Widya Duka lan sengsara lantaran awidya Sing demen malajahang awak baan sastra Kénkénang nyidaang dadi manusa mautama Yéning tusing kadasarin baan tattwa jnana Idup sing dadi emed malajah Amun dot pesan nemu madan melah Malajah cara ngeduk yéh pasih tusing lakar telah Patut pagehin baan yasa apang tusing obah Malajah makrana nawang unduk dadi manusa Ngelah widya apang nyidaang nepukin bagia Ditu mara marasa dadi manusa maguna Nawang beneh lan pelih lantaran wiwéka I Nyoman Agus Sudipta
Kruna
14 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha.
puupu;du(m,
Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti
Pupuh Durma 40.w(gsri.
Wargasari,
þsÙsÓísÓ¡pkulun/,
Om Swastyastu pakulun, m\(cnvtren,
mangarcana Bhatarané, m\ytåtur*kukus/,
mangayat ngaturang kukus, mdulurnæ\vkÓi, maduluran pangabhakti, miw;shnn&suci, miwah sahananing suci, m\Ñhidmmih(s,
mangda Ida mamiarsa, turunuæk&luhu(,
turun saking luhur, kwulmn\Ðil/.
kawula manangkil. p\Êdnenkluhu(, Pangredanané ka luhur, mkp\unÑ*edwen,
maka pangundang Déwané, hs)pß)znßjgwu,
asep menyan majagau, hmã¡enm)rikuæumirit/,
ambuné merik sumirit, c)nÑnpdmsnÑ&, cendana pada masanding, pm)d)kÀidvtr,
pamedek Ida Bhatara, h\áendiluhu(, anggané di luhur, \rnÓËiskÓi. ngaran Tri Sakti.
Redité Pon, 28 Mei 2017
Bagus Arya Kusuma
Seneng Matetanduran Ngawinang dados ”Herbalist” KETAH parindikan sané kamargiang ri kala kantun alit pamuputné prasida kamargiang malih risampuné kelih saha dados pakaryan sané ngicén kahuripan ring padéwékan miwah krama siosan. Sakadi sané karasayang Bagus Arya Kusuma. Tatkala kantun alit dané seneng pisan matetanduran taler seneng nambanin sawitrannyané antuk tetanduran sané kapanggihin. Sané mangkin, dané prasida dados hérbalist sané madué sesana nambanin krama sané sungkan antuk ubad miwah sistem hérbal. Dané sané madué kebun sané madaging toga puniki taler madué utsaha makarya ubadubadan hérbal miwah mungkah klinik antuk tetujon nambanin krama antuk parikrama hérbal miwah ngajahin yoga taler dados narasumber indik pengobatan hérbal. Punika mawinan dané ngamolihang penghargaan dados Pemuda Pelopor ring widang wirausaha hérbal miwah pelestari lingkungan tingkat nasional. “Tiang saking alit sampun seneng matani tur seneng matetanduran ring pot. Dumun tiang nandur woh-wohan, bun-
ga miwah tetanduran sané kawastanin toga. Yéning wénten sané ngajeng woh-wohan tur ngutang batunnyané, tiang sané ngambil tur nandur ring pot miwah piara kantos mentik becik,” baos dané. Ketua Ikatan Pengobat Tradisional (IPATRI) Tabanan puniki sadurungnyané nénten naenin meled dados hérbalist. Saking kantun alit dané meled pisan dados Pegawai Negeri Sipil (PNS) sakadi bapaknyané sané makarya dados pegawé Depnaker. Nanging lanang sané ketah kasambat Pak Bagus puniki nénten naenin mararian matetanduran, mawinan bapan dané angob ngamanggihin parindikan punika. Sangkaning seneng pisan palemahan, Bagus nyarengin Pramuka mangda sayan raket ring alam. Sios saking tresna ring palemahan, nyarengin Pramuka taler ngawinang dané polih galah nyarengin organisasi tur ngwangun karakter. Risampuné SMP dané ibuk ring kegiatan OSIS saha ngawinang dané nénten polih galah nguratiang tetandurannyané. Asapunika taler risampuné SMA miwah kuliah. Risampuné tamat S1
ring Universirtas 17 Agustus Surabaya, Bagus nglanturang S2 ring Universitas Trisakti Jakarta ngambil jurusan Ekonomi Marketing. “Duaning krisis 1998, tatkala punika tiang kuliah sinambi makarya,” baos dané. Tatkala punika Bagus makarya ring sinalih tunggil perusahaan saking Korea sané nabdabang indik dakron taler lakar industri. Wus punika ring perusahaan Hongkong sané nabdabang indik Event Organizer (EO). Tatkala punika kurenan Ni Putu Ellida Raiani Pande puniki taler masekolah hérbal ring Yayasan Karya Sari sané mangkin sampun dados STIPI Karya Sari. “Tiang malih ngawit nandur makudang-kudang tanaman ubad hérbal duaning reraman tiangé madué tegak tanah sané nénten kawigunayang. Punika taler medal sangkaning tiang nyarengin sekolah hérbal miwah marketing mawinan adung tur jangkep,” baos lanang sané embas ring Tabanan, 3 Oktober 1974 puniki. Ngawit punika, dané nelebin widang tetanduran hérbal mangda prasida kakaryanin
Isin Gumi
Akéh Data Iwang, Panyiuan Usulan KIS ”Gagal Cetak”
KARTU Indonésia Séhat (KIS) nerus kabagiang majeng krama olih pemerintah pusat. Program puniki wantah sinalih tunggil utsaha pemerintah ngirangin beban krama, pamekas krama sané kawéntenannyaé tuara. Pamekas ring Kabupatén Buléléng, ngawit bulan Fébruari 2017 lintang, panyiuan usulan Kartu Indonésia Sehat (KIS) “gagal cétak”. Parindikan punika metu sangkaning data krama durung jangkep utawi nénten valid. Manut Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Buléléng, Luh Emi Suesti, wawu puniki nguningayang, manut data sané katerima saking pemerintah pusat, kuota penerima KIS ring Bumi Panji Sakti puniki kantos 117.439 diri. Kasurat ring bulan April, katah usulan 6.043 diri, sakémaon 3.239 diri gagal cétak. Indiké punika kawinang data pendaftaran nénten valid, minakadi kaiwangan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Parindikan punika kabligbagang sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Buda, 24 Méi 2017 lintang. Gung Dé, Singaraja Kawéntenan program pemerintah
minakadi Kartu Indonésia Séhat (KIS) karasayang ngwantu pisan olih krama sané kawéntenannyané tuara. Tunas titiang majeng aparat ri kala ngrereh data para krama mangda yakti tedun langsung ngrauhin genahnyané, mangda polih data sané sumeken utawi valid. Komang Suparta, Kerobokan Mawit akéhnyané kartu KIS sané gagal cétak, manut titiang sapatutné mangda kawawanin malih ngruruh data anyar antuk parikrama sané becik mangda nénten sakadi puniki malih. Yéning kantun wénten sisa kuota, becikan icén majeng warga sané durung polih antuk dasar vérifikasi sadurungnyané. Lianan punika, saking Dinas Sosial mangda tedun nyobyahang ka pakraman indik data sapunapi kémanten sané kabaosang valid utawi nénten valid. Nengah Sudi, Seririt Tunas titiang majeng kelian dusun, perbekel taler angga tiosan mangda yakti sumeken nglaksanayang pendataan. Mangda kauningin krama
dados tamba utawi ubad hérbal. Bagus malih maosang, ring tetanduran hérbal sané katandur kadagingin aran utawi merek “Padma Hérbal” sakéwanten genah utawi utsaha nambanin kawastanin antuk Padma Medikal Husada. Sios saking nambanin krama Bali, dané taler nambanin krama saking dura Bali miwah dura negara minakadi Jepang, Swedia, Meksiko, miwah Perancis. “Ipun sané rauh ka Bali, boya tiang sané ngrauhang. Tiang taler maprekanti sareng apotik, toko obat, hotél pinaka lakaran spa, miwah sané siosan. Sios makarya klinik nambanin miwah ngurukang yoga, Bagus taler ketah ngicén seminar miwah pelatihan majeng ring ibu-ibu, organisasi, instansi pemerintahan miwah krama siosan indik kesehatan miwah ubad hérbal. “Kasuén-suén sang sané nyarengin pelatihan punika taler nyarengin nandur tetanduran hérbal. Untengnyané tetanduran sané ketah kanggénsarana upakara, dados kanggén ubad utawi tamba,” baosnyané. (bud/wan)
sané yakti-yakti tuara saha patut kaicén kartu KIS. Sujatiné kantun akéh krama ngaptiang mangda polih Kartu Indonésia Séhat sané banget mawiguna ri kala krama nedeng sungkan. Pekak Mologan, Mayong Mangda kartu KIS punika nénten gagal
cétak malih, tunas titiang saking petugas Dinas Sosial tedun ka soang-soang désa ngicén pendampingan. Sakadi napi sapatutnyané data kasengguh valid manut sakadi syarat. Santukan kantun akéh para krama sané nénten uning ring indiké punika. Lianan punika, sané mendata mangda yakti adil utawi indepénden majeng krama ring désa. (ama)
Kruna Basa Bali
AKSARA BALI
1.
ambis
1.
hmãis/,
1. ambil paksa
2.
bantug
2.
bnÓ¡g/,
2. sial
3.
congah
3.
eco\;,
3. malu
4.
kamemegan
4.
km)m)gn/,
4. gagap
5.
kampih
5.
kmæi;,
5. terdampar
6.
keta
6.
k)t,
6. gagap
7.
masuluh
7.
msulu;,
7. berkaca
8.
mawangsit
8.
mw\uæit/,
8. member isyarat
9.
piwal
9.
piwl/,
9. menentang
10.
su\Ðm/
10. sakit
10. sungkan
Bahasa Indonésia
15
Minggu Pon, 28 Mei 2017
Sepuluh (10) Puisi
Emha Ainun Nadjib (64)
Jombang-Jatim 27 Mei 1953 Yogya–Jombang PLUS 20 Provinsi Keliling Nusantara
1 Anakku beratus-ratus, beribu-ribu Jumlah persisnya aku tak tahu Tetapi pasti tak hanya berpuluh-puluh Kebanyakan dari mereka tak pernah ketemu aku Aku sendiri tak tahu persis yang mana saja anakku Kecuali ketika satu demi Mereka tampil di panggung Memancarkan wajahku 2 Atas setiap wanita yang indah Wajah dan tubuhnya Kuteteskan benihku ke relung rahim mereka Kuhamili sejarah dan alam semesta Tuhan menitipkan kepadaku kegagahan satria Tuhan mengamanatkan kepadaku keperkasan jiwa Kutabur-taburkan bijin itu ke seantero Nusantara Bahkan di banyak petak tanah di dunia
Aku Raja Besar
3
di bentangan waktu Aku ksatria agung, pemimpin dan penghulu Kusebar anak-anakku ke segala penjuru Semua pemimpin adalah anak cucuku Tentu tak ada yang mewarisi keutuhanku Tak bisa kuwariskan guntur gelegar suaraku Apalagi cemerlang pikiran dan getaran wibawaku Tapi tetap anakku pengendali Nusantara Negeriku 4 Macan Singa Raja Rimba Masyarakat Semut dipimpin Ratunya Daud Sulaiman gagah di singgasana Allah sendiri memperkenalkan diriNya Sebagai Sang Maha Raja Diraja Maka aku tanazzul Raja Nusantara Aku beranak pinak ribuan benih rahasia Lahir dan memimpin Nusantara
Memilih Guru dalam Kehidupan
l Membaca Negeri di Cermin Mahabharata (12) RUANG kehidupan duniawi menyediakan dua pilihan jalan besar: jalan terang dan jalan gelap. Keduanya punya spektrum keluasan dan kedalaman sama. Meskipun beda kutub, toh keduanya juga berujung pada titik yang sama, yang tunggal. Tetua Bali Tradisi menyebut dengan istilah rwabhineda, kemenduaan yang sejatinya tunggal. Kiri-kanan bertemu pada ruang tubuh yang tunggal. Siang-malam bersua pada yang tunggal: sang Waktu. Terang-gelap, sehat-sakit, punya-tak punya, senang-sedih, bahagia-derita, dan semacamnya, semua berjumpa pada yang satu di gua garba Semesta Raya, bernama Kehidupan. Setiap yang hidup dalam gua garba Semesta Raya bernama Kehidupan ini dibatasi Ruang dan Waktu. Itu sebab, Bali Tradisi menamakannya sakala, yang dibatasi Kala, sang Waktu. Bila lantas ada Sahabat yang berharap-harap dengan semangat menggebugebu supaya dalam pangkuan ruang gua garba Kehidupan ini cuma ada terang dengan menendang gelap, hanya mau memeluk kanan dengan menampik kiri, itu sama saja artinya dengan menolak Kehidupan itu sendiri. Menolak Kehidupan berarti menolak Ruang dan Waktu. Berharap hanya ada ayu (yang baik-baik saja, yang menyenang-nyenangkan saja, dan sejenisnya), tapi menolak penuh kehadiran ala (yang tak baik, yang membikin tak senang), bukan saja utopis, mustahil, itu bahkan sama saja artinya dengan menghancur-leburkan Kehidupan. Ayu dan ala, dalam pemahaman Bali Tradisi, bertemu tunggal dalam pikiran tenang-damai, layaknya telaga nan dalam, layaknya meja
DR. K.F. VAAS dalam bukunya Darwinisme dan Ajaran Evolusi mengatakan, pada tahun 1794 Erasmus Darwin menulis karangan berjudul ‘’Zoonomia’’ dalam bentuk syair (puisi) (Vaas, 1956: 34). Hal ini menunjukkan pada abad ke-18 ilmu pengetahuan sudah masuk ke ranah puisi; atau puisi sudah digunakan untuk mewacanakan ilmu pengetahuan. Muhammad Yamin pada tahun 1928 menyambut dan mendukung lahirnya Sumpah Pemuda dengan kumpulan puisinya Indonesia Tumpah Darahku. Dengan peristiwa ini berarti puisi memasuki ranah politik kenegaraan; atau sebaliknya politik masuk ke ranah puisi. JIKA TERUS DIRUNUT dan digali, contoh semacam ini akan menjadi rentangan panjang; di mana puisi dipergunakan sebagai media ucap dalam ilmu pengetahuan, sosial dan politik. Dalam salah satu programnya memasyarakatkan nilai-nilai Pancasila, tahun 1970-an BP-7 Bali melaksanakan kegiatan yang dinamai Membaca Pancasila dan Puisi. Kegiatan ini digelar dalam bentuk lomba baca puisi bertema Pancasila antara siswa SLTA dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat provinsi. JAUH sebelum BP-7 melaksanakan kegiatan itu pada tahun 1979 penerbit Aries Lima menerbitkan kumpulan puisi berjudul Pancasila dalam Puisi, karya Sides Sudiyarto Ds. Puisi untuk materi lomba sebagian diambil dari buku ini. Lomba ini berlangsung setiap tahun sampai BP-7 dibubarkan. KUMPULAN PUISI INI memuat 38 buah puisi. Secara tematis terdiri dari 17 puisi bertema Pancasila (puisi 1- 16 dan puisi 29), dan sisanya bertema pendidikan moral, heroisme dan nasionalisme. Puisi 1 dan 2 mengungkapkan Pancasila seutuhnya secara sepintas. Puisi 3 s.d. 7 mengungkapkan makna masing-masing sila. Puisi 8 s.d. 12 mengungkapkan makna lambang yang terdapat di dada burung garuda. Puisi 13 s.d. 15 mengungkapkan makna tanda-tanda fisik burung garuda (jumlah bulu leher, bulu sayap, dan bulu
bundar nan datar. Kawi-wiku Wyasa lewat susastra Mahabharata mengajarkan jelas bernas: pintar-pintarlah memilih dan memilah guru dalam ruang kehidupan ini. Ada Guru yang melindungi sekaligus menyelamatkan, dengan memberikan tuntunan murid-murid Kehidupan menuju ke arah terang. Dia adalah Krishna, yang mengajarkan murid sekaliber Arjuna menemukan hakikat sejati tujuan keber-Ada-an ke-Insan-annya dalam raga manusia yang berkecerdasan dan berkesadaran Buddhi. Dari titik kesadaran dan kecerdasan inilah Krishna mengkuantumkan Arjuna menuju pembebasan, pemerdekaan jiwa, lewat jalan yoga—keterhubungan kontinum pikiran hanya dan hanya kepada sang Maha Penghidup dalam setiap aktivitas ciptacemerlang-pikir, olah-rasa-kata, maupun bernas-karsa-tindakan. Di kutub seberang Krishna, ada guru yang berdedikasi luar biasa dan dengan telaten, sabar, mengasah lalu menempa benih gelap dalam pikiran murid-murid untuk diledakkan menjadi energi penghancuran nan dahsyat. Dia adalah Shakuni, yang begitu gigih tiada letih maupun jeda sejenak pun menarik-narik, membelokbelokkan, membetot, hingga mengobarkobarkan api amarah, iri, dendam, benci, serta serakah murid setangguh Duryodana untuk berketetapan hati menapak jalan pekat kegelapan. Dalam balutan kutub kegelapan, kejatuhan ke-Insan-an dalam wadag manusia pun niscaya akibat betotan kuat kemelekatan dan keterikatan ego ke-aku-an gagal ditransformasi diberdayakan menjadi kesadaran dan kecerdasan Buddhi. l deprabas
ekor). Puisi 16 mengungkapkan makna ucapan Bhinneka Tunggal Ika, dan puisi 29 mendendangkan jiwa Pancasila. CARA PENYAIR mengungkapkan Pancasila tidak hanya sebatas makna dalam bentuk ungkapan tekstual, tetapi diracik dalam ungkapan aplikatif atas dasar butir-butir sila dalam Pancasila. Dalam puisi yang berjudul ‘’Ketuhanan Yang Mahaesa’’ misalnya, diungkapan cara kita memandang, menyikapi, dan melaksanakan paham Ketuhanan. Di sini puisi menjadi semacam ‘’juklak’’ pengamalan sila-sila dalam Pancasila. Demikian pula dengan puisi lainnya yang mengambil silasila Pancasila sebagai judulnya. APA YANG DICITA-CITAKAN dalam acara Apel Nusantara Bersatu yang digelar pada akhir tahun 2016 selaras sejiwa, dan relevan dengan isi puisi yang berjudul ‘’Bhinneka Tunggal Ikia’’. Larik-larik berikut menunjukkan hal itu. Berbagai warna kulit kita Berbagai rona keyakinan kita semua Namun tak pernah retak persatuan kita ……… Berbagai ragam suku dan bahasa kita Namun Indonesia juga namanya …….. Bhinneka Tunggal Ika Berbeda-beda kita semua Namun satu jua untuk selama-lamanya JIWA INILAH yang harus dibangkitkan dan dipertahankan dalam NKRI (Nnegara Kesatuan Republik Indonesia). SALAH SATU buku sejarah dalam bentuk puisi adalah Sejarah Indonesia dalam Sajak, karya M.Badari Tamam, dkk. (Tiga Serangkai, 1983). Buku ini memuat 32 buah puisi yang terentang dari Kerajaan Kutai di Kalimantan sampai zaman Orde Baru. Buku ini memakai Kata Pangantar yang disusun singkat-padat dengan komposisi tipografi puisi. TEKNIK penulisan puisi dalam buku ini agak unik. Tiap judul puisi memakai nomor
5 Kalau dua lautan bergolak Menggelombang dan berbenturan Menyerbu dan mempertahankan Mendesak dan melawan Akulah majma‘al bahrain-nya Akulah garis tengah pembatasnya Akulah rajah panjang netralisator-nya Sebab aku adalah Bapak mereka semua
6
Kalau satu anakku menggadaikan Negerinya Kupasang anakku yang lain melawannya Kalau satu anakku menjajah dan menindas Keletakkan anakku yang lain memeranginya Tapi terakhir ini kalbuku sangat terluka Karena anak-anakku yang seharusnya Bergerak melawan penindasan saudaranya Malah Allahu Akbar menjunjung saudara penindasnya
Arjuna Memilih Mahaguru Krishna
l Membaca Negeri di Cermin Mahabharata (13) BILA UJUNG akhir jalan terang-gelap, jalan kiri-kanan, adalah sama, lantas mana pilihan yang benar: jalan terang atau jalan gelap, kanan atau kiri, ayu (kebaikan) atau ala (ketidakbaikan)? Pembebasan atau kejatuhan? Berguru kepada Krishna atau kepada Shakuni? Jawaban tepatnya: tergantung tujuan masing-masing, Sahabat. Susastra Mahabharata membabarkan terang bernas: pada fase pematangan menuju puncak krisis, Arjuna memilih berlindung langsung hanya dan hanya kepada Krishna sebagai Pribadi Agung. Bagi Arjuna, pribadi Krishna pilihannya itu adalah Mahaguru sekaligus sahabat setianya yang senantiasa melindungi dan menjamin keselamatannya. Mahaguru Krishna menuntun, membimbing, dan mendampingi sang murid Arjuna bergerak maju dari ketidaknyataan (a-sat) menuju ke-Nyata-an (Sat), dari gelap ketidaktahuanketidaksadaran (tamas) menuju terang cemerlang ke-Tahu-an-ke-Sadar-an (jyotir). Dari tahapan badaniah-ragawi, ke lapisan mental, Arjuna pun dilesat-kuantumkan menuju tahapan puncak keber-Ada-an sang Jiwa (spiritual): dari pembatasan sang Waktu berupa kematian (mretyu) sehingga tidak abadi, menjadi pembebasan pemerdekaan Langgeng-Abadi (a-mreta). Dengan memilih hanya dan hanya Sri Krishna Pribadi, Arjuna paham, sadar, dan yakin seyakin-yakinnya bahwa hidupnya niscaya terlindungi terselamatkan sehingga mencapai keselamatan. Mencapai keselamatan atau selamat berarti sampai di Tujuan yang Tepat, dengan cara Tepat, pada waktu yang Tepat pula. Apa Tujuan yang Tepat itu? Ajaran memahami bahwa Tujuan Tepat itu adalah kembali kepada sang Penyebab Tunggal, sang Penyebab segala sebab, Dia Asal Awal sekaligus Tujuan Akhir yang terlahir ke ruang rahim Semesta Raya Kehidupan. Dalam suratan susastra Mahabharata, Krishna itulah Penyebab segala sebab — dan karena itu Arjuna memilih-Nya sebagai sang Penyelamat Tunggal. Guna memenangkan perang melawan gerombolan Kaurawa, Arjuna tidak memilih kekuatan pasukan militer kerajaan Krishna, melainkan langsung memilih Krishna yang menjadikan pasukan militer itu kuat.
7 Sejak aku dipaksa meninggalkan dunia Kupandangi bumi Nusantara dari pojok galaksi semesta Aku penasaran, gemas, berduka, nangis dan tertawa Bangsaku tak kunjung mampu menguak rahasia Pendidikan mandeg, ilmu mereka jiplakan Budaya mereka khayalan, peradabannya berhala Seluruh Nusantara digerakkan menjadi ekor Naga Dan anak-anakku semakin tidak Indonesia 8 Aku mengucurkan air mata dari langit lapisan ketiga Menjadi air hujan sepanjang tahun mengguyur Nusantara Dari biliknya anakku dikontrak mengendalikan Negara Yang penduduknya semua ber-ketuhanan Yang Maha Esa Tapi anakku malas belajar kefasihan mengucapkan Allah subahahu wa ta’ala Tidak melatih artikulasi kata dan timbre suara Padahal tak bisa kuhadirkan diriku di suara dan otaknya
9 Anakku pemangku Ibu Pertiwi sampai hari ini Mengangkat adiknya sebagai Petruk Dadi Ratu Adiknya yang lain dijadikan Kepala Telik Sandi Mempertengkari kakaknya sendiri Yang ketika berkuasa banyak mencuri Aku menangis dan meratap-rata sendiri Di balkon tengah langit yang sangat sepi Menyesali yang baru sekarang aku tahu harus kusesali 10 Bagaimana mungkin kepandaianku kecolongan Tidak belajar kepada kekeknda Baginda Sulaiman Menggilir seribu istri kesayangan Terlalu meyakini akan lahir anak-anak turunan Yang akan ia warisi singgasana Kerajaan Tanpa insyaallah, tanpa mengingat kuasa Tuhan Hingga yang lahir hanya satu anak penuh kelemahan Allah mencacatkannya dan kalbu Baginda terguncang
Menggebuk Menendang Para Duskretam l Membaca Negeri di Cermin Mahabharata (14)
KEMENANGAN Arjuna, Bima, beserta Pandawa bersaudara dan Drupadi atas perang keluarga wangsa Bharata dalam dimensi luas adalah bentuk ketegakan Dharma kembali di Bumi Kauripan. Ketegakan Dharma ini menjadi misi final kehadiran Krishna di Bumi. Guna menjamin Dharma tetap tegak, Krishna pertama kali menjamin terlindunginya dengan baik hidup para sadhu, orang-orang bijak yang perpegang teguhkukuh pada Dharma, berlindung sepenuhnya kepada Dharma. Hidup para sadhu mutlak dijamin dilindungi, supaya senantiasa ada keteladanan nyata bisa dilihat, didengar, dirasakan oleh orang-orang yang mempercayai Dharma sebagai jalan sekaligus pegangan hidup yang menyelamatkan sampai di tujuan terhakiki Kehidupan di Semesta Raya ini. Tanpa ada para sadhu yang meneladankan, menginspirasikan Dharma dalam laku nyata kehidupan bersama di ruang gua garba Semesta Raya ini, maka para awam, para peragu, akan menjadi kian mudah dibetot untuk memusuhi Dharma. Itu alasan utama misi besar dan utama Krishna hadir menegakkan Dharma di Bumi dimulai dengan melindungi para sadhu. Bagaimana cara Krishna memberikan jaminan hidup para sadhu niscaya dilindungi-Nya? Dengan winasaya ca duskretam, membinasakan para durjana, penjahat, penentang Dharma. Di fase ini jelas sejelas-jelasnya bahwa Krishna tidaklah pasif, diam, melainkan amat sangat aktif langsung membinasakan para gerombolan duskretam. Ini menegaskan setegastegasnya bahwa satyam eva jayate nanrtam (Kebenaran Satya niscaya Berjaya, bukan ketidakbenaran) bila diperjuangkan aktif.
Kejayaan Satya, Kebenaran, tidaklah datang dengan sendirinya dalam kepasifan, melainkan wajib dimenangkan secara aktif. Kenapa? Dharma itu sederhana. Dia sesederhana napas normal: masuk dan keluar tanpa beban, datang dan pergi tanpa permisi. Dharma itu sungguh amat sangat sahaja. Dia sesahaja kelopak mata sehat: membuka dan mengatup dengan sendirinya, pas tepat pada waktunya. Dharma itu abdi setia sepanjang waktu. Dia tak pernah berkhianat — karenanya tak bisa dikhianati. Dia lurus: tak pernah membelok ataupun berbelok arah. Dia tak dapat ditekuk selamanya dengan kekuatan lahiriah sebesar apa pun, karena pada saatnya Dharma senantiasa dan niscaya tegak lurus kembali, sebagaimana hakikat sejatinya — bila aktif diperjuangkan tegak lurus kembali. Dharma itu polos, memang. Teramat polos, bahkan. Dia hadir apa adanya: tanpa curiga, tanpa syak wasangka, juga tanpa khawatir. Kelihatan lemah, tak berdaya, seolah-olah mudah ditipu, diperdaya, namun tak pernah tersedia kekuatan yang cukup setara dalam wujud apa pun buat menghabisinya, meniadakannya. Dharma itu senantiasa Ada menghidupkan dan menghidupi kehidupan dengan menyediakan ruang-ruang pilihan penghidupan. Justru itu, bila Dharma dibiarkan dihina, diinjak-injak, kehadiran Dharma lambat laun akan menjadi kian kabur, dikubur oleh para duskretam. Dharma bangkit tegak kembali di Bumi Kauripan bersama ini bila para duskretam digebuk, ditendang, di-winasa-kan. l deprabas
Menyempurnakan pilihannya kepada Krishna, Arjuna pun tiada lupa meminta restu sang Ibu Kunti. Dari restu Ibu Kunti, Arjuna memaripurnakan kemenangannya di Kuruksetra dengan memohon restu Mahaibu Durga. Restu Ibu Kandung yang dilipatgandakan dengan restu Mahaibu Semesta Raya Kehidupan menjadikan kemenangan Arjuna pun terwujud utuh-penuh menyeluruh. Arjuna
tak hanya mengalahkan musuh-musuhnya di luar, tapi juga membabat habis musuh-musuhnya di dalam diri. Dengan begitu Arjuna tidak hanya memenangkan memerdekakan Tanah-Air Negeri-nya di sakala, tapi juga memenangkan memerdekakan Negeri Abadi bagi Jiwanya di niskala. l deprabas
Pancasila dan Sejarah Di Ranah Sastra … l Makna, Peran, Wawasan, Metode dan Strategi Pembelajaran
Romawi (I s.d XXXII). Setiap bait dalam setiap judul memakai angka Latin (1, 2, 3, dst.) uniknya nomor bait dari judul I sampai judul XXXII bersambung (1, 2, 3, dst. S.d 459), Jadi buku puisi ini memuat 32 judul puisi yang terdiri dari 459 bait. CARA PENULISAN seperti ini mungkin dimaksudkan untuk menunjukkan sejarah adalah suatu rangkaian peristiwa yang tidak bisa dipisahkan; karena peristiwa yang satu punya hubungan sebab-akibat dengan yang lain. SECARA KONSISTEN penyair memakai bentuk kuatren bebas dalam seluruh puisinya. Sebagai puisi naratif penyair tidak banyak memakai majas, tetapi tampak berusaha sungguh-sungguh mempertahankan rima akhir. Hal ini dilakukan untuk memperoleh kemerduan bunyi, dan meningkatkan nilai puitiknya. BUKU PELAJARAN SEJARAH yang ditulis dalam bentuk puisi adalah sebuah rangkuman ringkas dari buku sejarah. Karena ringkas dan dihidangkan dengan bahasa merdu, pembelajar akan lebih mudah menangkap dan menyimpulkan isinya. Sebuah contoh: Perang Padri dalam buku puisi ini hanya diungkapkan dalam 20 bait; sedangkan buku sejarah Perang Padri karya Muhammad Rajab (terbitan Balai Pustaka, 1964) tebalnya 486 halaman. BUKU PUISI semacam ini tampaknya masih diketepikan oleh para pengajar sejarah, dan juga oleh para pengamat sastra. Para pengajar sejarah kurang memahami makna dan peran puisi dalam pengajaran sejarah karena kurangnya wawasan dalam metode dan strategi pembelajaran. Di samping itu ada salah pandang dan salah paham terhadap puisi yang dianggap karya fiktif. Karena itu tidak bisa dipakai dan tidak bisa dipercaya sebagai data sejarah. Pandangan ini keliru karena puisi yang ditulis untuk
kepentingan khusus berbeda dengan puisi pada umumnya yang ditulis berdasarkan ekspresi bebas. PENGAMAT SASTRA sering apriori terhadap kara sastra (puisi) semacam ini karena mereka menganggapnya tidak bernilai sastra. Dasar anggapan ini semata-mata sikap apriori. Mereka terkungkung oleh pandangan bahwa puisi adalah karya sastra dengan ekspresi
bebas tanpa beban. MEMASUKI abad ke-21 sudah saatnya pandangan seperti itu terhadap puisi dihapus. Bidang seni sastra (termasuk puisi) sudah mendobrak dinding penyekatnya untuk masuk ke bidang lain. Kalau kita tidak segera beranjak, sastra kita akan kerdil. l Nyoman Tusthi Eddy
lMade Adnyana Ole
Temu Keluarga Kebun Raya
Jika angin tak dingin Mungkin hanya kaktus berduri Memberi arti pada temu keluarga Tapi angin begitu dingin Kita selalu sembunyi di tengah terang Karena pohon pun menggigil Jika angin tak dingin Mungkin kita tak berpelukan Karena pohon pun renggang tiba-tiba Pucuk Daun Labu Candikuning Mohon seduh secukupnya Pucuk daun labu dari pagar tepi hutan Pagar batas antara semak pohon dan semak-semak keinginanmu Seduh secukupnya Bumbu kacang dan parutan kelapa tua Sedikit garam sepercik limau Akan membuatnya lebih dari cukup Sajikan di atas daun yang dilipat Di atas tanganmu Agar kau tahu anugerah gunung Jauh lebih luas dari telapak tangan yang selalu terbuka
l Road to Homecoming 230 years Old Denpasart... CAKRA Yadnya Pendidikan CINTA Mei 2017
Nasi Campur Men Darta Singgahlah pada ruas waktu yang tepat Di perbatasan antara rasa lapar dan rasa cemas kampung halaman Nasi campur cepat saji Kuah bening tulang kaki Membuat jalan raya terasa amat lengang Kau akan lenyap ditelan lidahmu sendiri ketika kata hilang rasa dan mulut melumat asam nasibmu Di atas meja Sebotol garam cair Sedang menujum masa depanmu Di belakang Rempah-rempah berbisik Saling menebak masa lalumu
l Sembilan (9) Prosa PLUS Sembilan (9) Sajak gress…
l Ngampoeng Seni Ulangtahun JKP – 109 l Parapara Kelahiran Mei – Dendamden Hujan… Minggu Pon 28 Mei 2017 – Senin WAGE 29 Mei 2017 Di Jatijagat Kampung Puisi–109 Suksma…. PANGGILAN Sepanjang 2017 – PELUANG Sepanjang 2018 IGA Komang Wiliani, Zinda Ruud Purnama, IA Wayan Sugiantari, Ratna Ayu Budhiarti, Santiasa Putu Putra, Moeh. Satrio Welang, Surya AR Gemilang, Made Edy Arudi di Atas KERTAS paling berpeluang memanaskan. Arena PARTAI SOLO-RUN 2017–2018 MAKIN terseleksi karya prosa–sajak yang anda kirimkan, maka gol demi gol PASTI terjadi…. PASfoto bebas + Adat plus biografi singkat dan jelas sertakan, sistem ANTRE anda tentukan… SERATUS (100) Monolog Putu Wijaya Keliling Bali JAGA dikota masing-masing sampai Desember 2017 AGEND Akan kegiatan dan aktivitas Komunitas/grup Anda disini diruang APRESIASI…. APRESIASI Langgam Karangasem–Buleleng P.P. Gaya sliding Kardanis Mudawi Jaya…. STOP press jaga jaga di Jatijagat Kampung Puisi–109 Upacara temutangan temukejutan 2017 ini juga.
NASIONAL
16
Minggu Pon, 28 Mei 2017
BPM/dok
SAWAH - Transaksi jual-beli lahan sawah masih tetap berlangsung. Pekaseh mengeluh tak pernah dilibatkan.
Transaksi Jual-Beli Lahan Sawah Tak Libatkan Pekaseh
Denpasar (Bali Post) Transaksi jual-beli lahan sawah yang berujung alih fungsi kerap tak melibatkan subak khususnya pekaseh. Begitu juga saat pemerintah mengeluarkan izin melakukan pembangunan di area yang semestinya menjadi jalur hijau tersebut. Padahal, alih fungsi lahan seperti ini masih bisa dikendalikan. Kendati memang tidak mungkin untuk dihindari. “Dalam traksaksi jual beli lahan sawah, pekaseh itu tidak pernah dilibatkan atau diajak berkoordinasi. Lalu tiba-tiba saja ada izin yang dikeluarkan pemerintah sehingga pekaseh itu terkaget-kaget. Mestinya ada koordinasi dengan subak dan pekaseh,” ujar Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Bali Prof. Dr. Ir. Nyoman Suparta,
M.S., M.M. saat menjadi salah satu pembicara dalam Simakrama Gubernur Bali “Alih Fungsi Lahan dan Solusinya” di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Sabtu (27/5) kemarin. Menurut Suparta, alih fungsi lahan sawah di Bali rata-rata mencapai 380,9 hektar per tahun. Paling serius terjadi antara tahun 2000 hingga 2005. Utamanya
tampak di Kabupaten Tabanan, menyusul adanya bangunan perumahan yang muncul secara sporadis. Namun, alih fungsi lahan ini bisa dikendalikan sepanjang pemerintah dan masyarakat mau konsisten. “Perlu diterapkan instrumen hukum, instrumen kebijakan, dan instrumen ekonomi untuk mencegah alih fungsi lahan. Dari segi
instrumen hukum misalnya, dengan menegakkan perda yang sudah ada,” jelasnya. Suparta menambahkan, peran subak juga harus dimaksimalkan untuk mengendalikan alih fungsi. Secara ekonomi, perlu dibentuk Lembaga Usaha Ekonomi Subak (LUES) yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi lahan pertanian. Termasuk melakukan pengembangan Simantri di Subak. Selain itu, akademisi Unud ini mengusulkan agar 5 sampai 10 persen Pajak Hotel dan Restoran yang disetor ke pusat agar dikembalikan ke
Bali untuk pertanian. “PHR yang katakanlah Rp 100 triliun, 5 persen saja bisa dikembalikan untuk sektor pertanian, menurut saya itu bagus sekali dan para petani pasti senang,” imbuhnya. Dekan Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.MA. mengatakan, pengendalian alih fungsi lahan perlu dilakukan karena Bali bergantung pada sektor pariwisata. Mengingat, pariwisata yang diusung adalah pariwisata budaya dengan pertanian sebagai rohnya. Dalam hal ini, perlu ada
badan usaha milik daerah yang mau membeli produk pertanian petani dengan harga pantas. Kemudian, penyediaan asuransi dan kredit pertanian, penguatan kelembagaan subak sebagai badan hukum, serta penetapan lahan sawah abadi sesuai Undang-undang No.41 Tahun 2009. Sekretaris Majelis Utama Subak Provinsi Bali Pasek Arimbawa mengatakan, ketersediaan air turut merangsang petani untuk terus menekuni pertanian. Di hilir khususnya, sektor pertanian banyak mengalami tekanan karena air
yang tidak sampai ke sana. Oleh karena itu, pemerintah agar membantu dalam pembuatan saluran irigasi dan bendungan. Selain itu, agar tidak putus melakukan penghijauan di daerah aliran sungai. “Kalau bisa diberi bantuan untuk membuat lubang kira-kira sedalam 40 meter sebagai penyimpan sumber air. Biasanya kalau ada hujan, setelahnya 2 atau 3 hari airnya hilang. Kalau dilakukan penghijauan dan membuat lubang, sampai sekitar seminggu air akan mengalir terus,” ujarnya. (kmb32)
Kapolri Ingin Kriminalisasi Perbuatan Teroris
BPM/ant
DIGELEDAH - Densus 88 saat menggeledah rumah seorang pelaku teroris Kampung Melayu di Bandung.
Densus 88 Temukan Bendera dan Pedang Geledah Rumah Pelaku Bom Kampung Melayu
Bandung (Bali Post) Densus 88 kembali menggeledah kediaman AS, pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu, di Kampung Ciranji RT 04 RW 05 Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB). “Ada beberapa barang bukti yang berhasil diamankan. Salah satunya ada satu buah bendera berwarna hijau bertuliskan huruf Arab dan gambar pedang,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (27/5) kemarin. Yusri menuturkan, peng-
geledahan oleh tim Densus 88 Antiteror dilakukan pada Jumat (26/5) pukul 21.30 WIB malam yang didampingi Polres Cimahi dan Polsek Sindangkerta. Dalam penggeledahan tersebut, Densus mengamankan barang bukti lainnya seperti 25 buku, 36 keping CD, 5 keping DVD, 1 buah ponsel, modem, Flashdisk, 23 Simcard, 4 lembar bukti transfer, 6 lembar nomor telepon, 2 bungkus plastik berisi kabel, baut, paku, dan lem kayu, dan 1 buah golok. “Seluruh barang bukti
tersebut selanjutnya dibawa ke Satreskrim Polres Cimahi oleh Tim inafis Polres Cimahi untuk nantinya akan diserahkan kepada tim Densus 88 Antiteror,” katanya. Sebelumnya, Polri telah mengidentifikasi identitas kedua pelaku yang meledakkan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta. Kedua pelaku tersebut yakni INS, warga Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung dan AS warga Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. (ant)
Jakarta (Bali Post) Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengharapkan revisi Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menguatkan pencegahan aksi teror dan memungkinkan tindakan hukum terhadap berbagai perilaku yang mengarah kepada aksi teror. “Dalam UU ini, kami menghendaki masalah pencegahan harus terakomodir supaya ada kegiatan yang betul-betul sistematis dan komprehensif untuk mencegah,” kata Tito di Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Jakarta Timur, Jumat malam lalu. Selain payung hukum yang berfungsi sebagai pencegahan, katanya, penerapan program rehabilitasi juga perlu diatur untuk pihak-pihak yang sudah terpengaruh pemikiran radikal. “Ketiga, kami menghendaki kriminalisasi sejumlah perbuatan awal terorisme,” kata dia. Perbuatan awal ini di antaranya sejumlah pelatihan militer yang kerap diadakan kelompok teroris sebelum melancarkan teror. Ia mengatakan selama ini Polri tidak bisa menangkap orang-orang yang ikut serta dalam pelatihan itu sebelum
mereka terbukti melakukan aksi teror. “Kalau mereka menggunakan senjata kayu, airsoft gun, kami tidak bisa tangkap mereka. Mereka naik ke gunung, latihan kamping. Padahal sebetulnya niat kegiatan kamping itu bagian dari menuju operasi serangan teror. Nah seharusnya itu bisa dikriminalisasi atau ditindak. Banyak hal yang
harus dikriminalisasi sebelum peristiwa teror terjadi,” kata Tito. Selain itu, orang yang terindikasi masuk jaringan teroris seharusnya bisa ditindak. “Contoh lainnya, setelah memetakan organisasi teroris, siapa pun yang masuk organisasi itu sepanjang bisa dibuktikan kalau dia masuk organisasi itu, dia bisa dip-
TINJAU - Kapolri Tito saat meninjau lokasi bom Kampung Melayu.
Menggambar Patra Kakul 10.05 Education On Bali TV 10.30 Agrobisnis Tanaman Unik Si Jenggot Nabi 11.00 Round Up The World 11.30 Dunia Otomotif Autopro Festival 2017 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya (1) 12.30 Traventure 13.00 Wirasa Ni Wayan Kasih 13.30 Lejel Homeshopping 14.30 Tembang Bali 15.30 Education On Bali TV
16.05 Harmoni Bali 17.05 Inovator 17.30 Gita Shanti SS. Puri Grenceng Pemecutan (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Kris 20.00 Sematra Artis Bali 21.00 Lila Cita Calonarang Akah Klungkung (3) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sanggar Tari Kumara Werdhi Budya (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Tegalinggah (5)
BPM/ant
Mendes PDTT Siap Diperiksa
Minggu, 28 Mei 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Aktulisasi Hari Suci Hindu dalam Kehidupan Sehari-hari (4) 06.35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Klip Anak 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Taman Sari TK Eka Dharma (1) 09.30 Belajar Menggambar
idana. Itu otomatis kami powerfull menangani kasus terorisme,” katanya. Tito mengharapkan RUU Terorisme bisa segera diselesaikan dan diundangkan agar dapat menjadi payung hukum bagi Polri dalam menjaga kondisi keamanan negara. “Kemudian cepat diundangkan agar keamanan nasional terjamin,” ujar Tito. (ant)
Eko Putro Sandjojo
BPM/ant
Jakarta (Bali Post) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, akan terbuka terhadap setiap upaya penyelidikan yang dilakukan KPK. Bahkan bila diperlukan, Eko juga siap memberikan keterangan. “Harus transparan, termasuk saya anytime siap diperiksa,” kata Eko di kantornya, Kalibata Jakarta, Sabtu (27/5) kemarin. Eko sejauh ini mengaku belum tahu pasti siapa pegawai kementeriannya yang terjaring operasi tangkap tangan KPK Jumat lalu. Termasuk soal kabar bahwa yang diciduk itu adalah Irjen Kementerian, Sugito. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu menuturkan, pesan dari Presiden Jokowi adalah meningkat-
kan performance kementerian dan integritasnya. Untuk itu, dia akan komitmen dengan transparansi termasuk membentuk berbagai satgas. Dalam upaya menciptakan transparansi dan performance kementerian, maka dibentuk berbagai satgas. Irjen Sugito, menurutnya termasuk orang yang sangat mendukung transparansi di kementerian tersebut. “Beliau salah satu paling mendukung. Makanya saya prihatin sekali menimpa beliau,” katanya. Satu dari tujuh orang yang diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi Jumat (26/5), dikabarkan yakni, Irjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertingal dan Transmigran, Sugito. Ia ditangkap terkait dugaan suap pemberian opini WTP dari BPK untuk Kemendes. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Minggu Pon, 28 Mei 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Dcr Sous Chef,Cook:Experience Italian Food,high qualification profesional.Cashier,experience good English.Hub:082237492115
B.BP.001.05.17.0002013
Sardine Restaurant Looking for Hostess,Busboy, Security Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com
Bth.Admin/Accounting,Wanita, S1 SIM C Hub.PT Ayu Orchid Tlp. 484526
Dcr Kary/ti Area Jimbaran bs Pembukuan/Acc tax.mdsconsultin g@yahoo.com T.081999202060
Cari Tkg Pola/Sample Pakaian Gaji menarik Hub:081916665544
Dcr Karyawan Pria SMU/Sederajat KTP, SIM C Spd Motor utk Bag Teknis Lapangan Pasilitas Gaji UMR,Bonus,Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri Hub CV Gong Dewata Tlp.722709/728443
B.BP.001.05.17.0002009
Dcr: FO,HK,Driver,Engineering, Laundry,Security u/Hotel.E:new arenahotelkutabali@gmail.com / Hub: PO BOX 2005 Kuta Bali
Cr Cook Peng.Min.5th mskn Indo 087851366867 jam 8-5,Kerobokan
!!Dcr sgr 2PRT Tgldlm G.1,5jt 081237903622/087861412911sgera
Cr PRT Wnta Srabutan ada Motor + SIM C Gaji Ok, 089661212177
B.BP.164.05.17.0002044
B.BP.001.05.17.0001999
B.BP.001.05.17.0002095
B.BP.001.05.17.0002161
B.BP.001.05.17.0002128
B.BP.001.05.17.0002218
Dcr Karyawan utk Akomodasi Backpackers 087862207521 CV:info@bedbunkers.com
Dcr Sgr Kary Pria/Wnt u/Proyek sbg Drafter dan Logistik diutamakan domisili wil.Gianyar Hub.08113994113/Jl.Ayani Gg.V No.5 Dps
B.BP.001.05.17.0002183
Dcr Sgr!! SPG Gj 2.250.000 +Bns Jl.Laksmana No.69 Seminyak Oberoi Toko Syang Hub. 082145548444-Pak Leo / ellisaling@yahoo.com
B.BP.004.05.17.0002020
B.BP.135.05.17.0002237 Dcr sgr Drafter bisa CAD Kirim Cr Sales Acc Gadget, Laki2 ***Dibutuhkan SPG,Wanita Max. ke: hakersenbali@yahoo.co.id Berpengalaman Hub PT.Vivan Bali 30Th,Penampilan Menarik,MinSMU B.BP.156.05.17.0002112 atau Hub.085100805727 081237763718 B.BP.141.05.17.0002227 TB Min 160cm, bisa Bhs.Inggris B.BP.001.05.17.0002134 Dcr Kry/ti Pnmplan Menarik Min B.BP.001.05.17.0002005 Dcr Tkg Jarit & Pengepul Kirim CV to:nofear@indo.net.id Dibthkan Therapist,Hairdresser SMU Jujur,Tg Jwb.081239895782 Craft Export Company at Jarit besar utk Garment Lam: or CV.Royalindo Pacific Jl.Gn yg berpengalaman diKrobokan, B.BP.001.05.17.0002135 Jl.Raya Mas-Ubud Need:2 Marketing Jl.Pemuda IV No.17 Telp.236453 Payung 3 Umadui Dps 80118 Gaji bagus Hub: 081293799814 Dcr PRT PP Daerah Kebo Iwa Gatsu /Merchandiser,1 Accounting, B.BP.001.05.17.0002238 B.BP.001.05.17.0002136 B.BP.031.05.17.0002002 Barat Gj 1,2Jt,085100482022 !!Dcr PRT Wanita tdr dlm usia Bth Supir & Motoris-Sebanyak2nya 1 Factory MGR Please Send Dibthkan Rest Mng unt Nyomans B.BP.001.05.17.0002228 max 30th Gaji 2Jt 081339374017 Jl.M.Yamin X N.11 Telp.231566 Application Latter Beergarden Bar & Rest Jl.Pantai Dcr Pool Attd/gardener villa B.BP.001.05.17.0002011 B.BP.001.05.17.0001994 and CV to: by Email Mengiat Nusadua,Lmrn/CV dpt di Seminyak, Lmrn ke Jl. Ry Peti***Dicari Sopir Pribadi Max.35Th, Cr Pembantu Gj1,5 yg anter dpt dharmas@indo.net.id Dikirim Via Email ke:wayan_ari tenget No501 Exotiq Property Hub:081337737060 500 T.081805481810/487706 Lgs Phone: 0361 976179 2@yahoo.com/WA 081558102190 B.BP.001.05.17.0002123
B.BP.001.05.17.0002229
B.BP.004.05.17.0002165
B.BP.001.05.17.0002225
: : : :
Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
Dcr:Pembantu Masak,Gaji+Tip, RM di Legian Hub:081236109808
B.BP.004.05.17.0002021
Dibthkan Tenaga Pelaks Lap.bs Gbr&Rab S1 Sipil/STM Berpengalaman Bertanggung Jawab Hub.0811387272
B.BP.001.05.17.0002216
Dibutuhkan Sales Marketing Produk Memory Card Handphone Pria, Max.25Th,min.SMA Fas.Gaji Pokok, Bonus Menarik Hub.08561070707 (Billy)
B.BP.001.05.17.0002194
Dibutuhkan: Accounting Staff (AS) & Accounting Supervisor (A Sup).Min S1 Akuntansi (AS) Min S1 Finance & Accounting (A Sup),Min 1Th(AS) & Min 2Th (A Sup),Sistem Akuntansi(AS), Membuat & Menganalisa Laporan Keuangan (A Sup), Mengerti Pajak ( AS & A Sup) Email ke: jeany@bali66.com
B.BP.001.05.17.0002223
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
B.BP.004.05.17.0002157
Dicari Accounting mengerti Program,Pengalaman Minimal 5 Tahun, Dicari Arsitek Pengalaman, Photoshop, 3D Max, Autocad,Kirim CV ke hrd@lepirate.com Telp 0361 487240
B.BP.004.05.17.0002025
Dicari Design Grafis yg berpengalaman,Personal Asisten.Good English Hub.0361-9004879 / 08113993388
B.BP.001.05.17.0002192
Dicari Engineering untuk di Labuan Bajo,Flores,Pengalaman Mesin Elektro Motor,Gaji Bagus & Mess,Hubungi 0361 487240. Kirim CV ke hrd@lepirate.com B.BP.004.05.17.0002024
Segera! Butuh Terapis Reflexi di Hayam Wuruk Gj.Menarik+Bnus +Lembur+THR Telp.9002588 / 081239621123
Dicari Manager SDM berpengalaman H.085953802152,085100926894 B.BP.001.05.17.0001826
Dicari Segera Therapist Sebanyak-Banyaknya (akan ditraining).Penampilan Menarik, punya Semangat Kerja Tinggi Kirim Lamaran ke Hua Spa Jl.Uluwatu II No.88 Jimbaran Phone.0361-8471961
B.BP.004.05.17.0002162
Dicari Sopir B1 Lam ke CV Tristar Jl.Cargo 24/413324,419869
B.BP.001.05.17.0002197
Dicari Sopir Pariwisata SIM A Segera Hub.081337006380 B.BP.001.05.17.0002193
Major Cargo Company in Bali is looking for sea freight Assistant experience +/-4 years, English or french speaking, team work,cv to Limajari Cargo Jl.Kerobokan 100x or judy@limajaricargo.com
B.BP.001.05.17.0001414
B.BP.001.05.17.0001896
Dicari:Sales Kanvas Nivea, min SLTA, max.Usia 35 Th Lamaran Ditujukan ke:PT.Delta Pusaka Indah Jl.Imam Bonjol No.226A Dps (Sebelah Dr.THT Tjekeg) B.BP.001.05.17.0002122
Solid Group Bth Staff utk BC Hub.Leny 085204974074 B.BP.001.05.17.0002199
Htl Rijasa Agung Payangan Cari Engineering,Public Area,Driver Pria,Jujur,BekerjaKeras,Sehat Jasmani Rohani, Kirim CV ke rijasaagung_hrd@yahoo.co.id B.BP.004.05.17.0002160
Luxury 6 Bedroom Villa in Cemagi looking for Senior Butler Speak English Fluently,min.3 years experience, great personality and Good Communication Skills.Send Application to villa_management@yahoo.com / 081338495971 B.BP.001.05.17.0002103
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Avanza 2007 Silver Mulus Hub.08113979397/081805608587
B.BP.001.05.17.0002231
Promo Lebaran Dp10Jt Brio Jazz Mobilio HRV 081936246405
B.BP.001.05.17.0002210
MERCEDEZ
Dijual Mercy S 300/2008 Hitam/ Istimewa Hub.08123677999 B.BP.001.05.17.0002224 SUZUKI
Carry PodoJoyo’94 Abu2 Dlm ori Ban Radial Mulus 081239712096
B.BP.001.05.17.0002239
Pick Up APV’12 Htm Asli Bali Prbd Hub.081338536649
B.BP.001.05.17.0002226
Pick Up Futura’15 Tgn1 H.85Jt Bs TT Spd Motor,087860856999
B.BP.141.05.17.0002235
B.BP.141.05.17.0002234
B.BP.001.05.17.0002109
Avanza All New Silver’2012 Manual Original H.087862270180
B.BP.001.05.17.0002206
Harrier’2015 A/T AsDK Putih Hub.0811278844, (Jm Krja)
B.BP.817.05.17.0002209
Jual BU Inova 2010 A/T Luxury Htm & Smart 2011 081338311368 B.BP.001.05.17.0002214
DIJUAL MOTOR HONDA
Beat Dp 1,3Jt,Scoopy 2,5Jt, Vario 1,9Jt.Bayu:087761784440 B.BP.001.05.17.0001910
B.BP.001.05.17.0002208
DISEWAKAN RUKO Jl.Sumatera No43-Dps Luas 91m2 2 Lantai Hub:234727-222103 B.BP.001.05.17.0001799
DIJUAL RUMAH Brighton Bali / 082139891879 Fs Rmh Kuta 220/300 4,6M Nego
B.BP.033.05.17.0002201
Brighton Bali Paradise/4727900 *Jual Beli Sewa KPR Properti*
B.BP.033.05.17.0002143
Jl.Rmh LT 97M2 Krmbtn-Tbnan 3KT SHM Ng Murah HB:08123961500
Djl Rmh Kos 8Kmr Tnh 230m2 dan Rmh Tngl LtII Tnh 1A,2Kmr Lok. Over Krd Rumah 2,5A Penamparan Kmps Unud Jimb,GWK 08123805574 Bs TT Mbl, 085100856999 Pemilik
B.BP.101.05.17.0002230
B.BP.001.05.17.0002211
B.BP.141.05.17.0002236
Djl Tnh 2Blok Berdekatan 1Blok Tnh 16A Penyaringan Sanur&Rmh DISEWAKAN RUMAH 160m2 Gg.Pipit 8 Batuyang Btbln Vila Jmbrn T.Giri 081338266869 Dikontrakan Rmh G.Kory Ubung B.BP.004.05.17.0002153 Jln 4m Pemilik Hp.081246886462 Gg.XI A No.3 Hub.081237868532 Tnh 2A Batu Intan, Batubulan B.BP.001.05.17.0002186 B.BP.001.05.17.0002204 Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih Lbr Dpn 16m Hub.081337749725 Dikont.Rmh 3KT,2KM Gg.Pipit IB B.BP.001.05.17.0002185 PondokCitra Pmogan 08123871809 Btyang Batubulan 081337749725 Tnh Kebon 17A Lingsar Mataram B.BP.001.04.17.0001646 B.BP.001.05.17.0002184 Hrg 425 Jt Hub.082147897778 !!Tnh dkt Pantai Pererenan 3A, Rmh Lt2 Fas:4Km Residece Mantra B.BP.004.05.17.0002152 6A,10A Bnyak Bule 081338977777 Ketewel 35jt/th Hp.0817554636 B.BP.001.05.17.0002012 DIJUAL GUDANG B.BP.001.05.17.0002212 BUC Kebun Cengkeh Ds BusungBiu Djl Gudang LT2,5A Jl.Ayani Utr DISEWAKAN TOKO Sgr LT.3770m2 Hub.081999081654 Msk50m,Dkt S.Markt081999346669 Dikont Toko Jln Utama Uluwatu B.BP.001.05.17.0002111 B.BP.001.05.17.0002099 Ungsan Uk.7x11 Hub.08123805574 BUC Tanah 170m2 Penarungan L12 DIJUAL VILLA B.BP.001.05.17.0002213 225Jt Smua Hub.082144442900 TP Villa 120/260 Puri Gading dpn DIJUAL TANAH B.BP.001.05.17.0002133 GWK Jimbaran, 2M, 087862843999 BUC Tnh Kebun Ds Mayong Sgr,LT Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & B.BP.004.05.17.0001932 130Jt/A Bs Kredit 087862450004 1Ha IsiKayuSengon,081999081654 B.BP.001.05.17.0002098 B.BP.001.05.17.0001918 DISEWAKAN VILLA Jl Tnh di Tunjuk Tbn Rp45Jt/A BUC 7,2A 145Jt Beranda Bukit Dswakan Vila 2Lt 2Kmr Tdr, Pool cocok unt Villa 087860923807 Jl.5m 085100510495/0361765101 3x7 LokGWK Ungasan085100750460 B.BP.001.05.17.0002190
B.BP.001.05.17.0001993
B.BP.001.05.17.0000570
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
RAJA BUNTU
WC Garansi 1 bulan
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
081338013066 C.0001635-BRJ
BIRO JASA
BIRO JASA
BALI JAYA TEKNIK KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER
Service panggilan BERGARANSI
082331838863 087761462063
SERVICE BARITO TEHNIK SERVICE PANGGILAN
AC
KULKAS FREEZER CHILLER SHOWCASE MESIN CUCI POMPA AIR WATER HEATER INSTALASI LISTRIK LAS PANGGILAN DLL
Dikerjakan ditempat dan Bergaransi Terima jual beli & tukar tambah
Jl. Imam Bonjol 22 Dps - Bali 082144505058 - 087761317050 C.0000898-SRV
SERVICE
DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas
BIRO JASA
BIRO JASA
ANTI MAMPET
081 239 534 731 C.0001945-BRJ
BIRO JASA
AHLI BUNTU -WC MAMPET
WC
-SALURAN AIR -WASTAFEL, DLL - TANPA BONGKAR
GARANSI 1 BLN
TERIMA KURAS
085 338 344 278 C.0002057-brj
BIRO JASA
DIJUAL RUMAH
SERVICE
C.0002007-SRV
ATASI :
HONDA
VESPA
Vespa PX 150 Thn’90 Asli Bali Mesin Aman,Cuk Bensin Aman, Kran Bnesin Aman,Lampu Hidup, Surat Aman Hub:082237887639
GARANSI
TOYOTA
Agya TRD S’15 113Jt,Jazz RS’08 149Jt Bs TT, 085100856999
ATASI :
DAIHATSU
Xenia R MT Sporty 2013 &Terios TX MT 2007 Hub.087862977999
AC
FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM
Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0001852-SRV
DIJUAL MOBIL
REKREASI
18
Minggu Pon, 28 Mei 2017
TTS Bali Post
Pertanyaan
Air Terjun Cinta
Wisata Alam yang Eksotik OBJEK wisata di Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada, Buleleng tak hanya terbatas pada Wanagiri Hidden Hill dan wisata selfie yang berlokasi di pinggir jalan raya Bedugul-Banyuatis. Dua tempat eksotik ini menawarkan indahnya Danau Buyan dan Tamblingan sebagai daya tarik. Sekitar enam bulan lalu, warga setempat, terutama generasi muda, terus berkreasi untuk melahirkan objek wisata baru berupa air terjun Cinta. Wisata alam ini berlokasi sekitar 1 kilometer ke utara dari jalan raya. Jalanan mulus yang membuat pengunjung sangat nyaman saat melintas. Meski berada di tempat sepi, pengunjung tak usah khawatir akan nyasar. Sebab, wisata ini sudah dilengkapi petunjuk arah. Di beberapa titik juga terpampang baliho besar. Tiket masuknya hanya Rp 10 ribu per orang. Itu belum termasuk untuk jasa
pemotretan oleh fotografer lokal. Saat sampai di lokasi, mata pun langsung dimanjakan oleh alam yang masih perawan. Tak ada hirukpikuk layaknya perkotaan. Sebelum sampai di air terjun Cinta, pengunjung akan bertemu spot menyerupai sarang burung manyar yang terbuat dari anyaman ranting bambu yang masih lengkap dengan daunnya yang sudah kering. Sungguh terlihat eksotik dan artistik. Tak hanya itu, sarang ini digantung di pohon besar dengan rantai. Tak usah khawatir akan jatuh. Sebab, rangkanya sangat kuat, terbuat dari kayu kopi. Di tempat ini sangat banyak yang mengabadikan kunjungannya dengan berfoto. Puas menikmati asyiknya di sarang burung, pengunjung bisa beranjak ke spot selanjutnya berupa lorong berbentuk oval yang juga berbahan ranting bambu.
Sekitar 20 meter dari spot pertama, pengunjung akan kembali menyaksikan spot sarang burung kutilang. Tempat ini juga sangat eksotik untuk tempat berfoto. Spot yang ditawarkan tak hanya itu saja. Di sekitarnya juga terdapat anjungan berbentuk kupu-kupu yang tengah terbang. Ini juga bisa jadi tempat berfoto dengan background pepohonan yang masih hijau. Lalu, di manakah lokasi air terjun Cinta? Ini berada sekitar 50 meter di bawah pos tiket. Dikatakan air terjun Cinta lantaran terdapat dua buah air terjun yang alirannya menyatu. Di sekitarnya dilengkapi anjungan yang terbuat dari bambu berbentuk jantung di cat merah. Spot ini begitu romantis, apalagi datang bersama pasangan. Tak jarang tempat ini sering dijadikan lokasi foto pra-wedding. Bahkan tak jarang sampai bergiliran. (sos)
Menurun: 1. Nama pura di Buleleng Barat 2. Topeng (Inggris) 3. Rehat 4. Aturan/tatanan 5. Baik dan damai 6. Selesai (Bali) 7. Ilmu bangsa-bangsa 10. Nama sebuah kerajaan di Jawa 11. Bumi (Inggris) 14. Bangunan/rumah tempat menyimpan barang-barang 16. Anak sapi 18. Aparatur sipil negara 20. Negara adi daya 24. Perserikatan dagang 25. Remang-remang 26. Karang gigi 27. Negara di Eropa dengan ibu kota Sofia 31. Kamu (Bali) 33. Cantik 35. Yang mengadili/memutus perkara 39. Abdi (Bali) 41. Bodoh 42. Daerah temuan benda-benda purbakala 43. Sarung (Bali) 46. Pangkat/barisan (Inggris) 49. Dagu (Jepang)
1
2
3
5
4
6
7
8 9 13
10
11
14
12
15 16
19
17
18
21
20 22
23
27
24
28 32
33
25
26
29 34
30 36
35 37
40
41
42
38
39
43
44 47
31
45 48
46
49
50 51
52
KUPON TTS No.298 Ketentuan Menjawab Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 298 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 3 Juni 2017. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 11 Juni 2017. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.
Jawaban TTS No. 296 Mendatar: 1. Pasang 5. Nongol 8. Eyang 9. Gaun 10. Drel 11. Tea 12. Loathe 14. Nyi 15. Bernas 18. Ngebut 20. Iloc (Coli) 21. Going 23. Kop 24. Lis 26. Aulia 29. Dera
Air Terjun Cinta
30. Ngeong 32. Aktual 33. ABK 34. Meriam 35. Sai 36. Akta 37. Bala 38. Windu 39. Emulsi 40. Tumika Menurun: 1. Pendidikan 2. Ajal 3. Gentong 4. Garansi 5. Ngeling
BPM/sos
6. NusaPenida (Nusa Penida) 7. Lire 9. Gembok 13. Hiu 16. Economical 17. Aogu 19. TanamPaksa (Tanam Paksa) 22. Naik 25. Seloka 26. Agamawi 27. Laksana 28. Atribut 31. Gae 34. Made 36. Alem
SPT2017
Mendatar: 1. Nama sebuah candi di Jawa 5. Mata uang India 8. Ogan komering ulu 9. Perokok 12. Sejenis karcis yang dapat ditukarkan dengan barang 13.Tanda/lambang sebagai pengganti bilangan 15. Daun Enau yang muda (Bali) 16. Sebelum 17. Kelahiran Yesus Kristus 19. Alat yang dipasang di dalam rahim untuk mencegah kehamilan 21. Modal/Kekayaan 22. Makan dini hari sebelum memulai puasa 23. Demam berdarah (Singkatan, Inggris) 25. Bahan peledak 27. Roda dari karet 28. Kapak 29. Gagasan 30. Sah/berlaku 32. Gerakan Aceh Merdeka 34. Tunjangan hari raya 36. Bencana/bahaya 37. Asam (Bali) 38. Sejuk (Bali) 40. Kayu lunak penyumbat botol 43. Jenis musik berirama cepat 44. Sakit (Jepang) 45. Anak panah (Inggris) 47. Tidak praktis 48. Sama halnya dengan/bagaikan 50. Universitas Islam Negeri 51. Buku peta bumi 52. Putra Bima
Pemenang TTS No. 296 Nengah Murjana Jl. Raya Sangeh B/XX, Kec. Abiansemal, Badung Kadek Agus Ambara Banjar Tumbu Kaler, Desa Tumbu, Kec. Karangasem, Kab. Karangasem (80811) Komang Dio Pradita Sadendra Kelas VI B, SD Saraswati 2 Denpasar Ag. Susila Jl. Hayam Wuruk 1A Semarapura, Kab. Klungkung 80760 (Telp. 21839) Lidia Kumala Dewi Kelas X 4, SMA Negeri 1 Pupuan, Kec. Pupuan, Kab. Tabanan 82163 (Telp. 036271164) 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : dr. Ketut Ngurah Alamat : Jl. Ir. I.B. Oka Gang Clurit No.3 Denpasar 80232 (Telp. 0361-224033)
19
Minggu Pon, 28 Mei 2017
Media Protes Dari Hal. 1
Tak pelak, aksi itu membuat media lokal dan asing protes atas sikap polisi. Namun dengan dalih alasan keamanan, polisi tetap minta puluhan media menyingkir. Pukul 17.37 Wita, terpidana kasus 4,2 kg mariyuana datang dengan pengawalan mobil rantis jenis Apc Tambora. Corby yang berada di belakang mobil canggih itu tampak naik di mobil Kijang Innova warna hitam DK 1988 KX. Awak media tak bisa mendekat, bahkan sulit mengambil gambar karena pengawalan yang begitu ketat. ‘’Tolong di luar. Keamanan saya tanggung jawab,’’ pinta Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena. S a k i n g k e t a t n y a p e ngamanan yang dilakukan, Jalan Ken Arok Denpasar terpaksa ditutup, baru dibuka kembali pukul 18.00 Wita. Sementara Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Depkumham Bali Surung Pasaribu menyatakan memang per 27 Mei terpidana kasus 4,2 kg mariyuana itu bebas murni. ‘’To day Corby is free,’’ tandas Surung Pasaribu. Dikatakan, bahwa pihaknya melakukan monitor untuk penyelesaian administrasi di Bapas. Nanti setelah surat bimbingan selesai, akan dilakukan penyerahan di Imigrasi Ngurah Rai. Sementara pihak Depkumham Bali sebelum memberikan Corby keluar dari Bapas, menyatakan Balai Pemasyarakatan Kelas I A, dalam konteks ini hanya melakukan pembimbingan pada Corby yang di Mahkamah Agung (MA) dihukum 20 tahun penjara. Surat yang ditandatangani Tutiek Sudaryatmi, mengatakan bahwa Bapas Kelas 1 A menerangkan Schapelle Leigh Corby dengan nomor register 03/PB/II/2014, menyatakan bimbingan Corby berakhir, 27 Mei kemarin. Untuk selanjutnya, wanita asal Brisbane, Australia, yang selama menjalani PB (pembebasan bersyarat) tinggal
di Jalan Kartika Plaza Gang Pudak Sari, Kuta, itu diserahkan ke Imigrasi Ngurah Rai, untuk selanjutnya dideportasi atau diterbangkan ke negaranya. Saat di Bapas, tidak sepatah kata pun terucap dari bibir wanita kelahiran 10 Juli 1977 tersebut. Pantauan Bali Post, baik saat turun mobil, maupun saat kembali naik mobil Kijang Innova warna hitam itu, wajahnya selalu ditutupi. Dia tampak mengenakan kerudung warna pink. Kalapas Kelas II A Kerobokan, Tonny Nainggolan, yang ikut langsung memantau mengatakan bahwa sesuai prosedur, setelah di Bapas dan dinyatakan bimbingin selesai, Corby bakalan dibawa ke Imigrasi Ngurah Rai, untuk penyelesaian administrasi. “Di Imigrasi Ngurah Rai dilakukan penyerahan,” katanya. Informasi yang didapat, Corby bakalan langsung terbang ke negaranya, Australia. Jalur Alternatif Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena mengatakan Corby dideportasi ke negaranya Australia. Persiapan pengamanan sudah dilakukan kepolisian, di antaranya bila kondisi di drop zona menuju pintu akses crew tidak memungkinkan, maka Corby akan dilewatkan melalui Loading Dock atas seizin Kakanwilkumham Bali. “Itu planning keberangkatannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya. Rombongan Corby akan melewati jalur normal keberangkatam penumpang internasional, namun melewati akses crew. Estafet pengamanan dari Polresta Denpasar kepada Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai dilaksanakan di pintu masuk akses crew. “Balas Denpasar akan menyiapkan mobil ambulans sejak dari rumah kostnya sampai Bandara I Gusti Ngurah Rai,” ujarnya. (kmb37/kmb26)
Proses Hukum
Dari Hal. 1
“BPK akan mengikuti seluruh proses hukum yang sed a ng b erja la n d eng a n saksama guna menentukan langkah-langkah lebih lanjut terhadap organisasi dan auditor yang bersangkutan,” imbuhnya. Mengenai sanksi yang akan dikenakan, ia mengatakan BPK memiliki sistem penegakan hukum internal melalui majelis kehormatan kode etik. Sementara itu, Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo, mengaku terkejut atas penetapan penangkapan dan penetapan tersangka Irjen Kemendes PDTT Sugito. Pasalnya, Sugito yang juga menjabat sebagai Ketua Unit
Pemberantasan Pungutan Liar di Kemendes dikenal aktif memberantas korupsi dan pungli di lingkup kementeriannya. “Setahu Saya, Pak Gito (Sugito) termasuk orang yang aktif selama ini dalam program-program bersih-bersih, ini makanya saya kaget juga. Dan saya (Kemendes) bikin Satgas Pungli, Satgas Reformasi juga atas inisiatif beliau,” kata Eko Putro Sandjojo di kantornya, kemarin. WTP merupakan opini yang dikeluarkan auditor terhadap laporan keuangan. Sesuai amanat konstitusi dan Undang-Undang nomor 17 tahun 2003, audit atas laporan keuangan lembaga negara dilakukan oleh BPK. (010/kmb4)
Jalur Prestasi
Dari Hal. 1
Sementara itu, untuk 10 persen sisa kuota, itu akan dialokasikan masing-masing lima persen untuk jalur prestasi dan untuk kepada mereka yang orang tuanya pindah mendadak, baik karena betugas, bencana alam maupun pindah tempat tinggal. ‘’Untuk jalur prestasi diseleksi secara ketat,’’ tegasnya. Khusus untuk penerimaan melalui jalur kurang mampu, tahun ini tidak diatur dalam Permendikbud, seperti tahun sebelumnya yang mendapat kuota 20 persen. ‘’Sekarang kriteria kurang mampu otomatis akan masuk dalam zonasi,’’ ungkap mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Buleleng ini.
Ditegaskan, dalam Permendikbud juga diatur jumlah rombel di masing-masing tingkat. Untuk SMP, masingmasing tingkatan maksimal 11 rombel dan untuk jenjang SD, satu kelas hanya boleh diisi 20-28 siswa. Jika itu tak ditaati, yang menyalahi aturan dipastikan mendapat sanski, mulai terguran, tertulis hingga pembebasan jabatan. ‘’Kalau aturan itu tak dituruti, masih ada yang ngeyel, tinggal menunggu sanski saja,’’ ucapnya. Dia mengatakan seluruh aturan itu sudah disampaikan ke seluruh pimpinan sekolah melalui rapat. Demikian juga di intern Dinas Pendidikan. ‘’Ini sudah beberapa kali kami rapatkan. Baik dengan sekolah maupun intern,’’ ujar Suyasa. (sos)
Paling Depan Dari Hal. 1
Jika tidak sebatas macan kertas, toh pelaksanaannya menyimpang dari tujuan mulianya. Dia mengingatkan di awal perjuangan justru sekolah swasta yang berdiri paling depan, baru diikuti sekolah negeri. Makanya perhatian pemerintah juga harus fokus ke sekolah swasta, sementara sekolah negeri sudah biasa dibantu SDM guru, fasilitas sekolah hingga anggaran. ‘’Jangan lagi ada aturan semua warga lulusan SD dan SMP harus ditampung di negeri, lalu swasta dibagaimanakan,’’ ujarnya. Kelapa SMK TP 45 Bangli I Wayan Jasa mengatakan, pihaknya sangat mendukung kebijakan provinsi dengan tidak diperbolehkan lagi SMA/ SMK melaksanakan kegiatan belajar mengajar double shift. Dengan kebijakan ini juga salah satu sebagai langkah untuk pemerataan siswa di sekolah swasta dan negeri. Hanya saja, pihaknya khawatir dengan kuota yang diajukan oleh masin-masing kepala sekolah apakah berdasarkan rombongan belajar (rombel) atau berdasarkan siswa yang keluar atau tamat. ‘’Kalau acuan tersebut berdasarkan siswa yang tamat, kemungkinan sekolah swasta akan dapat kebagian siswa,’’ ujarnya. Dia melihat masing-masing sekolah sekitar 110 rombel yang diajukan oleh sekolah negeri untuk memenuhi persyaratan itu jelas akan habis siswanya. Mengingat anakanak yang tamat SMP setiap tahunnya sekitar 3.500-3.700 siswa. ‘’Nah jika sekarang per rombel itu berisi 36 siswa kalau dikalikan 110 rombel sekolah swasta bisa tidak
dapat siswa karena semuanya diborong sekolah negeri,’’ keluh Wayan Jasa. Jasa menambahkan, jika memang benar-benar ingin memajukan sekolah negeri dan swasta harus konsisten dengan aturan. Dicontohkan Jasa seperti di sekolahnya kalau menamatkan siswa empat kelas, pihaknya meminta empat kelas sesuai jumlah siswa yang tamat. Dia meminta sekolah-sekolah negeri kalau bisa jangan dulu memenuhi rombel. Kalau rombel itu dipenuhi, maka sekolah swasta diyakini tidak dapat siswa. Karena semuanya sudah diambil sekolah negeri. ‘’Jadi, kalau saya lihat dari kuota yang diajukan masingmasing sekolah negeri, siswa dihabiskan sekolah negeri,‘’ ujarnya. Hal itu yang dikhawatirkan pihaknya, karena dengan begitu bisa-bisa sekolah swasta tidak kebagian siswa. Selain itu, kata dia, sekolah negeri dan swasta dengan jarak yang dekat dan memiliki prodi yang sama, jelas itu akan sangat mengancam sekolah swasta. ‘’Bagi sekolah yang dapat rombel baru tahun ini jangan dulu diajukan sekarang, kalau bisa diajukan tahun depan. Langkah itu dilakukan supaya seperti sekolah SMK TP 45 yang selama ini cukup sulit mendapatkan siswa dan bisa hidup,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, untuk sekolah negeri jika benar-benar memakai grade nilai dalam penerimaan siswa baru, serta misalnya mengajukan lima kelas ada pendaftar 10 kelas, maka mereka harus benar-benar disaring sesuai dengan kriteria yang diajukan. Sehingga siswa lima kelas yang tidak dapat di neg-
eri ini bisa memilih sekolah swasta. ‘’Kaluapun kriterianya sudah dipatok sedemikian rupa, namun kalau pengajuan kuotanya lebih dari siswa mendaftar, jelas mereka akan tertampung di sana. Berarti siswa yang nilainya kecil juga akan tertampung,’’ tegas Jasa sembari menyatakan, sambil menunggu lebih lanjut kebijakan-kebijakan lain serta provinsi juga diminta benarbenar melihat ke bawah dengan kenyataan di lapangan. Sementara itu, Kasubag TU UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Ayu Eka Rostikawati, belum lama ini mengungkapkan, tahun ini memang sekolah SMA/SMK tak lagi diperkenankan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar double shift. Kata dia, kebijakan itu diberlakukan untuk menjaga mutu/ kualitas siswa dan guru. Jika double shift tetap diterapkan, dikhawatirkan guru yang mengajar hingga sore hari akan kecapekan dan berpengaruh pada kualitas guru dalam mengajar siswanya. ‘’Larangan double shift ini juga memberikan kesempatan ke sekolah-sekolah swasta untuk bisa mendapatkan peserta didik baru,’’ terangnya. Eka Rostikawati menambahkan, sesuai ketentuan seluruh SMA/SMK kini diberikan batasan maksimal dalam menerima peserta didik baru. Batasan ini disesuaikan dengan daya tampung masingmasing sekolah. ‘’Contohnya untuk SMAN 1 Bangli, yang pada tahun ajaran 2016/2017 menerima 350 siswa (double shift), pada tahun ini hanya diberikan kuota untuk menerima siswa sebanyak 252 orang,’’ jelas Eka Rostikawati. (sue/nan)
Jangan Memilih Satu Dari Hal. 1
Di sisi lain, calon siswa baru di SMA/SMK disarankan memilih lebih dari satu jalur. ‘’Misalnya memilih jalur lokal atau prestasi, disarankan jangan memilih satu. Ikuti juga jalur reguler, sehingga ketika tidak lulus di jalur lokal, di reguler bisa masuk kalau memang nilainya memungkinkan. Kalau memilih satu tidak lulus satu ya tertutup kemungkinannya,’’ ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Bali, I Wayan Serinah. Serinah melanjutkan, Dinas Pendidikan sudah menetapkan zona kabupaten/kota sebagai rayon. Dalam hal ini, minimal 95% siswa yang diterima sekolah harus berasal dari kabupaten/kota sekolah itu berada. Calon siswa yang berasal dari luar kabupaten/kota tersebut hanya dijatah 5% dari kuota sekolah. Dia mengakui dari empat jalur yang ada, jalur lingkungan lokal bisa dikatakan baru. Jalur ini dimunculkan agar jangan sampai ada anak-anak yang tinggal dekat lingkungan sekolah justru tidak mendapatkan sekolah. Atau karena jarak sekolah yang terlalu jauh dari rumah malah membuat anakanak berhenti sekolah.
‘’Jalur lingkungan lokal syaratnya adalah Kartu Keluarga (KK) Provinsi Bali pada desa dinas/desa pakraman dalam satu kecamatan, maksimal pada tanggal 1 Januari 2017. Kalau sekolah di Kecamatan Sukawati, maka KK untuk zona lokal ini hanya yang Sukawati. Kalau misalnya punya KK Denpasar Timur tapi mendaftar di Denpasar Barat, itu bukan lokal,’’ imbuhnya. Serinah menambahkan, tanggal cetak dokumen KK dibatasi maksimal 1 Januari 2017 untuk menciptakan objektivitas, transparansi, serta menghindari diskriminasi. Sebab dikhawatirkan ada orangtua yang tiba-tiba membuat KK baru agar anaknya diterima di jalur lokal. Lantaran ditentukan oleh KK, calon siswa tidak boleh memilih lebih dari satu sekolah pada jalur ini. ‘’Daya tampungnya maksimal 10% dari kuota sekolah. Kalau daya tampung itu tidak terpenuhi, nanti dialihkan ke jalur reguler. Itu sebabnya, siswa yang mendaftar di jalur lokal boleh mendaftar lagi di jalur lain seperti jalur reguler,’’ jelasnya. Menurut Serinah, pendaftaran jalur lokal dibuka pada
19 sampai 21 Juni 2017. Calon siswa melakukan pendaftaran dengan datang langsung ke sekolah yang dipilih. Mereka juga diharapkan untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan sekolah dan penanggung jawab lingkungan sekolah. Selanjutnya dilakukan verifikasi berkas administrasi pendaftaran, lalu pihak sekolah akan mendaftarkan calon siswa secara online. ‘’Peserta didik ini akan berkoordinasi dengan penanggung jawab karena disana ada kepala dusun, bendesa, kepala lingkungan. Artinya, kalau memang nanti tidak termasuk dalam lingkungan lokal itu, akan ditolak oleh penanggung jawab itu,’’ terangnya. Sementara ID untuk pendaftaran online, imbuh Serinah, memakai nomor ujian nasional. Ketika ada calon siswa yang mencoba mainmain atau mendaftar lagi lewat jalur lokal di sekolah lain, sistem online otomatis akan menolak. Seleksi sendiri dilakukan berdasarkan pertimbangan dari pihak sekolah dengan penanggung jawab lingkungan lokal. Penanggung jawab lingkungan lokal adalah ketua komite dengan anggota kades/lurah/bendesa adat/kadus setempat. (sue/rin)
Upaya Banding Dari Hal. 1
Atas vonis itu, Corby menempuh upaya hukum banding. Di Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar, rupanya hukuman Corby dikurangi. Yakni, dari 20 tahun penjara, PT menjatuhkan vonis pada 12 Oktober 2005, dengan menjatuhkan pidana 15 tahun penjara. Kasus 4,2 kg mariyuana ini kemudian naik ke tingkat kasasi. Pada 12 Januari 2006, melalui putusan kasasi, MA memvonis Corby, sama dengan putusan PN Denpasar, yakni menjatuhkan pidana oleh karenanya selama 20
tahun penjara. Dalilnya pun sama, yakni Corby menyelundupkan narkoba jenis ganja atau golong kelas I yang berbahaya. Selama menjalani tahanan di Lapas Kerobokan, Corby banyak mendapatkan remisi dan grasi di era Presiden SBY. Hingga akhirnya, tahun 2014 Corby secara resmi mendapatkan PB dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Selama PB, dia tinggal di Jalan Pudak, Kuta. Dia juga dikenakan wajib lapor ke Kejari Denpasar. Diperiksa Tim Dokter Sementara sebelum mendapatkan bebas murni
dari Depkum HAM RI, 27 Mei kemarin, tim dokter Lapas Kelas II A Denpasar, sempat melakukan pengecekan pada Corby di rumah tinggalnya sementara di Jalan Pudak, Kuta. Pengecekan kesehatan itu dibenarkan dr Anak Agung Gede Hartawan, beberapa hari sebelum bebas murni. Pada pokoknya, kondisi Corby sehat dan tidak mengeluh terkait kesehatannya. “Kondisinya baik. Tidak ada dia mengeluh sakit,” tandas dokter Hartawan, yang juga kerap menjadi saksi di PN Denpasar itu. (Kmb37)
Hasil Kajian Dari Hal. 1
Dia mengharapkan pihak yang berwenang harus mengumumkan dengan jelas sistem tersebut melalui berbagai media, baik cetak maupun elektronik dan daring. Meskipun media daring sudah begitu masif, namun dikatakan bukan berarti semua orang akan mengikuti media daring tiap saat. ‘’Kalau dari penjelasan pemerintah, dikatakan bahwa rasio atau kuota tersebut berdasarkan hasil kajian tentang jumlah ideal murid dalam satu kelas, maka hal tersebut positif. Namun, jika melihat bahwa dengan adanya kuota tersebut dapat mengurangi kapasitas daya tampung siswa, maka perlu dipertimbangkan kembali toleransi yang diperkenankan dalam rangka meningkatkan daya tampung tadi agar kesempatan melanjutkan studi bagi generasi muda kita jadi lebih besar,’’ tandasnya. Pihaknya menilai kuota yang ditetapkan memang berdasarkan kajian ilmiah. Kendati demikian, keilmiahan suatu metode terkadang masih dapat diperdebatkan dan diverifikasi kembali. Artinya, tanpa maksud menafikan hasil kajian tentang kuota tersebut, semestinya suatu kepentingan
yang lebih besar, yakni perluasan kesempatan bersekolah bagi anak-anak seharusnya diberikan toleransi dalam batas tertentu yang tanpa harus mengganggu efektivitas proses belajar mengajar tersebut secara signifikan. Namun, di sisi lain telah dapat mengatasi persoalan yang lebih krusial, karena menyangkut hak belajar dari generasi penerus bangsa. ‘’Jangan sampai juga bahwa kuota diabaikan begitu saja. Karena tujuannya adalah peningkatan kualitas pembelajaran. Sehingga, batasan tetap diperlukan, namun perlu toleransi ketika ada hal lebih prioritas yang harus didahulukan,’’ harapnya. (win)
Radendra
Tahap Penyidikan Dari Hal. 1
Mereka adalah Irjen Kemendes, pejabat Eselon III Kemendes, Eselon I BPK, dan auditor BPK. “KPK meningkatkan status penanganan perkara ke tahap penyidikan dan menetapkan 4 orang tersangka yaitu SUG Irjen Kemendes, JDT eselon III Kemendes, RS eselon I BPK, dan ALS auditor BPK,” kata Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dalam jumpa pers bersama hasil OTT jual beli predikat WTP BPK RI di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (27/5) kemarin. Jumpa pers juga dihadiri Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara. KPK menetapkan empat orang tersangka yaitu Irjen Kemendes Sugito, pejabat eselon III Kemendes Jarot Budi Prabowo, pejabat eselon I BPK Rochmadi Saptogiri, dan auditor BPK Ali Sadli. Jumat sebelumnya KPK melakukan OTT di dua tempat di Jakarta yakni di Kantor Kemendes PDTT dan di Gedung BPK Pusat Jl. Jenderal Gatot Subroto Jakarta. Total ada tujuh orang yang dibawa ke KPK dari dua lokasi tersebut. Selain Irjen Kemendes PDTT, KPK juga mengamankan dua auditor BPK. Penyidik KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya uang yang diduga kuat sebagai suap dalam rangka perolehan predikat WTP tersebut. Menurut Laode, dari hasil penggeledahan ruang kerja pihak-pihak terlibat, penyidik KPK menyita uang yang diamankan Rp 40 juta, Rp 1,14 miliar serta US$ 3.000. “Diamankan uang Rp 1,14 miliar, 3.000 dolar. Yang Rp 40 juta diserahkan ALS, dan Rp 1,14 miliar serta 3.000 dolar ada
di dalam brankas,” kata Laode Syarif. Uang Rp 40 juta diduga diberikan Irjen Kemendes PDTT Sugito kepada auditor BPK Ali Sadli. Kemudian dari penggeledahan di ruang kerja pejabat eselon I BPK Rochmadi Saptogiri, KPK menemukan uang sejumlah Rp 1,145 miliar dan USD 3 ribu. Peruntukan uang tersebut masih didalami KPK. “Uang Rp 1,14 miliar dan USD 3 ribu ditemukan di dalam brankas di ruang kerja RS (Rochmadi Saptogiri). Jumlah ini, KPK masih mempelajarinya, apakah masih berhubungan dengan kasus ini atau tidak, statusnya akan ditentukan kemudian,” kata Laode Syarif. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan uang Rp 40 juta yang disita itu merupakan bagian dari komitmen fee Rp 240 juta. Menurut Agus pada awal Mei 2017 telah terjadi penyerahan uang sebesar Rp 200 juta. Sugito dan Jarot disangka melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sedangkan, Rochmadi dan Ali disangka melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ketika ditanya adakah keterlibatan peran Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara dalam kasus ini, Laode Syarif pihaknya belum melihat dugaan keterlibatan orang nomor satu di lembaga auditor negara itu. “Sementara itu, kami tak melihat keterlibatan Ketua BPK,” kata Laode Syarif. (010/kmb4)
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Minggu Pon, 28 Mei 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Bali Blues Festival 2017 Gemakan Perdamaian
BALI Blues Festival 2017 menyampaikan pesan perdamaian untuk negeri. Gelaran hari pertama Bali Blues Festival 2017, di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Jumat (26/5), mengajak para penonton dan masyarakat Indonesia untuk berdoa dan menyampaikan pesan perdamaian pascabom Kampung Melayu. Bali Blues Festival dimulai sekitar pukul 17.00 wita, grup North Bali Cross Road membuka acara yang digelar selama dua hari. Di hari pertama ini, turut dimeriahkan sejumlah musisi papan atas, seperti Gugun Blues Shelter yang menjadi penampil pemungkas, sebelumnya turut ada kolaborasi antara musisi asal Bali Balawan dengan Gilang Ramadhan, kemudian Bali Guitar Club, Dialog Dini Hari, Ika & The Soulbrothers, Raw Earth (Singapore), serta Ronald Gang. Pukul 19.30 wita, Tri Utami, vokalis grup legendaris Krakatau pun diminta untuk memimpin doa dari atas panggung bersama Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana, dan jajaran
direksi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) serta sejumlah artis. “Berkumpul di tanah indah ini, tanpa melupakan apa yang terjadi. Mari sudahi semua, cukup sudah perdebatkan perbedaan, berkelahi. Mari pikirkan kesamaan dan kebersamaan, kita sudah ada di sini tak perlu tanya datang dari mana, anak siapa, agamanya apa,” kata Tri Utami yang kemudian melantunkan puji-pujian umat Hindu Tri Sandya, om bhur bwah svaha dan ‘’Indonesia Raya’’. Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M. Mansoer, mengatakan musik sebagai bahasa universal tidak ada sekat agama, suku, dan golongan. Tidak ada batasan, melalui konser musik blues dari Nusa Dua ini menyebarkan semangat kebersamaan di Bali, pulau yang aman. Bali Blues Festival 2017 menyampaikan pesan damai melalui persaudaraan oleh para artis Bali, nasional, dan internasional. “Saya berharap event spektakuler ini menjadi awal bagi perdamaian di seluruh
Indonesia kususnya Bali,” ujarnya. Prof. Dr. I Gede Pitana selaku Deputi Menteri Pariwisata bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara juga menyampaikan pesan damai melalui musik. Masyarakat jangan takut dan harus bersatu dalam menghadapi teror seperti yang terjadi di Jakarta. Pihaknya menyerukan kepada seluruh masyarakat merawat dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, perdamaian dan persaudaraan. “Kami juga mengimbau aparat kepolisian dan TNI untuk sedia dan mampu menindak segala bentuk ujaran kebencian dan penistaan terhadap nilai-nilai dan simbol-simbol negara, karena hal-hal yang antara lain menjadi pintu masuk bagi paham dan aksi radikalisme dewasa ini,” ujarnya. I Made Badra Kepala Dinas Pariwista Badung, juga menyampaikan pesan damai. Ia pun mengaku bangga adanya Bali Blues Festival 2017. Tahun depan pihaknya berencana akan gabungkan Festival Budaya Bahari dan Bali Blues Festival. (kmb23)
BPM/kmb33
PRESENTASI - Suasana dalam acara presentasi serta pengenalan World Kids Museum, Sabtu (27/5) kemarin.
World Kids Museum Siapkan Yayasan Mendukung Visi di Masa Depan
PESAN PERDAMAIAN - Bali Blues Festival 2017 menyampaikan pesan perdamaian untuk negeri.
Pesan Alto dari Mosul brolan BALE BANJAR ARIDUS PERILAKU manusia kian mengerikan! Sangat paradoks dengan sebutannya sebagai makhluk tersempurna ciptaan Tuhan. Bila manusia dikatakan satu-satunya ciptaan Tuhan yang berbudaya dan beradab, justru binatang yang paling buas tidak ada yang saling bunuh antarsesamanya. Bom bunuh diri yang merenggut 22 nyawa di Manchester, Inggris (22/5) dan 5 nyawa di Kampung Melayu, Jakarta (24/5) kian membuktikan, manusia sedang melangkahi titik balik peradaban menuju ke kebiadaban. Terorisme melanjutkan perang konvensional yang terjadi sejak manusia hadir di planet biru ini. “Tidak keliru kalau modernisme dikatakan sebagai proyek kemanusiaan yang gagal. Paradoks multidimensi justru lahir sejak manusia mencanangkan Aufklarung atau Enlightment alias Pencerahan dengan memosisikan ilmu pengetahuan sebagai Tuhan Anyar. Mengusir mitologi, metafisika dan transendensi dengan menghadirkan positivisme, empirisme, dan fisika dengan mantra-mantra logika dan rasio. Fenomena lebih dipercaya sedangkan noumena-noumena
sebagai penyebab dinafikan. Arogansi dan egoisme manusia bertumbuh karena menganggap diri berhasil mengorek rahasia semesta lewat bukti penemuan baru di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Keberhasilan manusia menginjakkan kaki di bulan sangat diapresiasi dan disombongkan, namun kegagalan untuk menciptakan darah sebagai vitalitas hidup manusia, ditutup-tutupi. Paradoks terbesar adalah produksi dan pengembangan mesin pembunuh dengan segala jenis kemampuan membinasakan manusia dipacu, sehingga pencerahan yang dipakai moto modernisasi berhakikat pembantaian. Celakanya, globalisasi yang merupakan kelanjutan modernisasi yang gagal itu, justru menciptakan lawannya sendiri yang juga akan dikalahkannya kemudian. Fundalisme yang berakar dari Perang Salib abad pertengahan dihidupkan kembali sebagai lawan. Makanya, terorisme yang melanjutkan perang konvensional sekarang, oleh Benjamin R. Barber disebut McWorld versus Jihad,“ ulas Rubag. “Ya, jutaan nyawa manusia terenggut lewat Perang Dunia I dan II, berlanjut Perang Dingin di bawah bendera modernisme bercap Enlightment. Kini disambung dengan perang sporadis atau terorisme, tanpa mempertimbangkan kawan atau lawan, karena tujuannya untuk menyebarkan rasa takut. Kalau diungkap secara vulgar, akal budi manusia yang berbasis hati nurani telah diubah menjadi akal budi robotik berbasis matematik digital. Kekejaman manusia sekarang tak jauh beda dengan kebrutalan di film Hollywood berserial,
seperti Terminator, Universal Soldier, dan Robocop. Mereka melenyapkan semua target tanpa perasaan, karena mengikuti instruksi otomatis berupa chip atau doktrin dogmatis yang tertanam di otak. Akal sehat sudah tidak dipakai untuk melakukan suatu tindakan, karena pusat pengendali emosi sudah tersandera doktrin tertentu atau amygdale hijacking. Tidak bisa lagi mempertimbangkan salah-benar, kelirutepat, lawan-teman, pokoknya libas! Inilah salah satu dampak positivisme absolut yang melahirkan juga negativisme ekstrem. Coba simak, berapa juta orang sudah manusia terbantai akibat perseteruan Mc World versus Jihad tersebut? Bangunan megah dan modern yang ada di Irak, Libanon, Suriah dan kota-kota lain di Timur Tengah sudah menjadi puingpuing dan bau asap mesiu terus terhendus,“ papar Sudiantara. “Benar, tangan-tangan tak kelihatan telah memainkan sebagian manusia di dunia seperti wayang. Jihad bentukan McWorld, di samping dipakai sebagai lawan, juga difungsikan untuk menghancurkan bangsanya sendiri. Karena globalisasi baru bisa berfungsi bila setengah jumlah penduduk dunia dieliminasi. Ini program penghancuran negara bangsa dan nasionalisme. Perang Saudara jilid berikut telah berlangsung, mirip Perang Saudara yang pernah terjadi di Korea, Vietnam, dan Kamboja pada Perang Dingin. Heran, kok masih ada warga bangsa yang bangga dijadikan wayang-wayang yang dibenturkan dengan bangsanya sendiri ya?
BPM/kmb23
Aku terkesan membaca pesan dari seorang WNI bernama Alto Labetubun di Medsos baru-baru ini. Dia bekerja untuk Bantuan Kemanusiaan Norwegia di Mosul, Irak. Di puing-puing bangunan wilayah Yarmuk dengan latar belakang asap mengepul akibat bom, dia ber-selfie sembari memegang kertas warna merah putih bertuliskan, ‘Bapak Presiden Joko Widodo, Panglima TNI dan Bapak Kapolri. Ini Kota Mosul, Irak hancur lebur dan puluhan ribu nyawa melayang sia-sia karena gerakan radikal. Tolong jaga Pancasila dan UUD 45 baik-baik, agar Indonesia tidak hancur seperti Mosul. Salam dari anak kepulauan Kei’. Sebenarnya tanpa pesan itu pun nyaris setiap hari kita menyaksikan di TV, suasana perang di Timur Tengah dan ribuan pengungsi yang hendak menyelamatkan diri keluar dari negeri kelahiran mereka,“ tutur Mardika. “Ya, di TV juga kita saksikan gelombang pengungsian. Mereka tidur di kemah atau bedeng di wilayah perbatasan suatu negara di Eropa, menunggu seleksi untuk izin tinggal atau suaka. Kasihan juga melihat nasib dan penderitaan mereka, karena banyak anak-anak ikut diboyong. Celakanya, pelaku bom bunuh diri di Manchester Arena, Inggris yang diidentifikasi bernama Salman Abedi (22), juga anak mantan pengungsi yang kedua orang tuanya. melarikan diri dari Libia saat Muammar Qadaffi berkuasa. Mirisnya, kebanyakan korban dari perbuatan Salman adalah anak-anak yang sedang menikmati musik pop Amerika, Ariana Grande, yang mereka gandrungi. Akibatnya, 22 orang tewas dan 59 orang luka-luka. Ternyata anak pengungsi itu disandera emosinya
Denpasar (Bali Post) World Kids Museum, sebuah organisasi nonprofit dari Jepang kini tengah berupaya mewujudkan visi jangka panjangnya. Salah satunya adalah membangun museum untuk anak-anak dari seluruh dunia di Bali. Demikian diungkapkan oleh Presiden World Kids Museum, Hiromichi Nagata, Sabtu (27/5) kemarin, dalam acara perkenalan organisasi ini di Hotel Puri Dalem Sanur. “Kami ingin mempromosikan perdamaian dunia melalui seni yang dibuat oleh anak-anak. Jika nantinya museum di Bali bisa terwujud maka kami akan memamerkan semua karya mereka di sana,” imbuhnya. Dalam acara tersebut, dipresentasikan sejarah dan perkembangan serta semua kegiatan yang telah dilakukan oleh World Kids Museum di antaranya pertukaran kesenian antara Jepang, Bali, dan Filipina yang dilakukan beberapa waktu lalu. “Target kami ke depan adalah dapat melakukan kegiatan pertukaran kesenian di 196 negara di seluruh dunia. Dengan demikian, pesan perdamaian akan dapat lebih menyebar ke seluruh dunia,” atau dicuci otaknya oleh ISIS, terbukti lewat klaimnya. Kami membunuh anak-anak kalian! Begitu pesannya. Selanjutnya dalam pesan telegram mereka juga berkomentar, ’Salah satu tentara Khilafah mampu menempatkan bahan peledak dalam sebuah pertemuan Tentara Salib di Kota Manchester‘. Ini benar-benar sangat buas! Anak-anak yang tidak tahu masalah khilafah dan Perang Salib serta tidak bekepentingan dengan masalah tersebut, ikut menyumbang nyawa,“ ujar Suryanegara. “Apa bedanya kita di Bali? Kita juga dapat arisan bom bunuh diri dua kali, padahal mayoritas masyarakat Bali pemeluk rumpun agama Orientalis, tidak ikut campur dalam urusan perang sesama rumpun Oksidentalis yang mereka sebut
terang Nagata. Berbagai acara dengan tema kesenian yang sudah pernah diselenggarakan antara lain lomba melukis dan mewarnai layangan, menggambar di media tas dan masih banyak lagi. Ida Bagus Ugrasena, Presiden Layangan Bali yang ikut serta dalam acara pertukaran kesenian menyambut baik acara yang digagas oleh World Kids Museum tersebut. “Saya sangat senang Bali dilibatkan dalam acara seperti ini. Apalagi nanti rencananya akan dibangun museum di Bali. Hal ini tentunya akan memberikan nilai positif bagi pulau ini. Saya berharap ke depanya makin banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan oleh World Kids Museum,” katanya. Dalam acara itu juga, Nagata mengundang semua pihak yang ingin berkontribusi dalam segala kegiatan yang diselenggarakan oleh World Kids Museum khususnya dalam pembuatan museum di Bali. Jika hal ini terwujud dalam beberapa tahun ke depan maka Bali akan menjadi pusat bagi hasil karya seni anak-anak di seluruh dunia. (kmb33)
Perang Salib. Syukurlah kita tidak ikut mengalami amygdale hijacking sehingga memohon keselamatan dan ketenangan pada Sang Hyang Widi dengan melakukan upacara Karipu Bhaya di Legian, Kuta dan Mapekelem di perairan Jimbaran. Berkat doa yang tulus, percaya atau tidak, seluruh kelompok teroris tergulung. Sungguh memprihatinkan, akhir-akhir ini gerakan radikal kembali muncul di Tanah Air. Berbagai kelompok intoleran atas kemajemukan, seperti zombie-zombie yang bangkit dari kubur. Juga mirip drakula yang meneteskan air liur setiap mencium bau darah, sehingga sekecil-kecilnya masalah yang muncul dari ranah agama, suku, ras dijadikan masalah besar. Sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang juga
berdarah-darah untuk mengusir penjajah, seakan tidak pernah dipahami oleh mereka yang ingin mengubah Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi negara agama. Ideologi negara dan pandangan hidup bangsa hendak diganti dengan universalisme. Kurang ajarnya, bom bunuh diri juga diledakkan untuk menyasar Bhayangkara Negara, menyebabkan tiga anggota kepolisian gugur. Tindakan tegas harus diambil Polri dan TNI sebagai tulang punggung negara di bidang keamanan dan pertahanan. Pesan Alto dari Mosul patut didengar dan dilaksanakan, kalau NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika masih dipercaya sebagai pilar-pilar yang tepat menopang negeri ini,“ komentar Anom Wijaya. (aridus)