20 HALAMAN
NOMOR 214 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com
TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA
E-mail: balipost@indo.net.id
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (112rb Like) http://facebook.com/balipost
SENIN PAING, 28 MARET 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Desa Pakraman Denpasar Tolak Reklamasi Denpasar (Bali Post) – Penolakan rencana reklamasi Teluk Benoa terus mengalir. Desa pakraman yang ada di Kota Denpasar makin banyak yang membulatkan tekadnya untuk menolak rencana tersebut. Setelah desa pakraman se-Sanur melakukan penolakan, kini aksi penolakan juga datang dari Desa Pakraman Denpasar. Sikap penolakan tersebut mengemuka dalam paruman desa pakraman, Sabtu (26/3) malam. Penyarikan Desa Pakraman Denpasar A.A. Putu Gede Wibawa, Minggu (27/3) kemarin, mengungkapkan penolakan itu terungkap dalam paruman desa adat yang diikuti prajuru kerta desa, prajuru desa, para pemangku desa serta para pemangku Pura Desa. Paruman ketika itu juga membahas masalah pujawali yang akan berlangsung 5 April mendatang. Wibawa mengatakan, paruman memutuskan menolak reklamasi Teluk Benoa. Salah satu alasan yang mendasar adalah keyakinan bahwa Teluk Benoa adalah kawasan suci, yang perlu dijaga bukan saja oleh krama pesisir tetapi seluruh masyarakat Bali. Alasan lain, tentu saja terkait masalah sosial, budaya dan ekonomi. Bukan hanya itu, daya tampung Bali Selatan juga perlu mendapat perhatian semua pihak. ‘’Bali Selatan sudah sarat beban,’’ ujar Wibawa yang juga anggota DPRD Denpasar ini. Menurut Wibawa, apa yang diputuskan dalam paruman tersebut nantinya akan diteruskan kepada krama Desa Pakraman Denpasar. ‘’Nantinya para klian adat akan meneruskan hasil rapat ini kepada seluruh masyarakat Desa Pakraman Denpasar. Dengan demikian masyarakat bisa memahaminya, bahwa Desa Pakraman Denpasar dengan tegas menolak reklamasi Teluk Benoa,’’ paparnya. Hal. 19 Ikut Paruman
Bali Post/nik
TOLAK REKLAMASI - Warga Adat Ketewel, Gianyar menggelar aksi tolak reklamasi di Jaba Pura Taman Merta Dasa Pekraman Ketewel, Minggu (27/3) kemarin.
Warga Ketewel Gelar Aksi Tolak Reklamasi Gianyar (Bali Post) -
Ribuan warga Desa Adat Ketewel, Minggu (27/3) kemarin, menggelar aksi tolak reklamasi Teluk Benoa. Aksi ini diselenggarakan di Pantai Ketewel tepat di Jaba Pura Taman Merta, Desa Pakraman Ketewel, Sukawati, Gianyar. Aksi ini diawali dengan berkumpul di Banjar Kubur Desa Pakraman Ketewel pukul 13.00 Wita. Diiringi baleganjur, ribuan warga berjalan kaki menuju Pantai Ketewel. Setiba di Jaba Pura Taman Merta, mereka menggelar tari Cak hingga pukul 16.00 Wita. Bendesa Pakraman Ketew-
el I Wayan Loci mengatakan, aksi tolak reklamasi Teluk Benoa tersebut didasarkan atas keresahan krama terhadap derasnya abrasi. Kondisi tersebut sudah menyasar hampir sepanjang pantai di Desa Pakraman Ketewel. ‘’Sekarang kami tidak lagi memiliki pantai berpasir, yang ada hanya pantai ber-
batu untuk menahan abrasi,’’ ucapnya. Ia mengatakan, ganasnya abrasi telah menelan puluhan hektar sawah. Bahkan pura yang berada di kawasan pesisir juga tergerus. Seperti Pura Sang Hyang Aya yang sudah roboh akibat abrasi. ‘’Pura Sang Hyang Aya sebenarnya sudah sempat kami perbaiki
senderannya secara swadaya. Tetapi gerusan ombak semakin deras, hingga akhirnya tiga palinggih roboh, dan sampai saat ini tidak bisa kami perbaiki, hanya pratima bisa kami selamatkan dan kini distanakan di rumah jero mangku,’’ tuturnya. Setelah menghancurkan Pura Sang Hyang Aya, kini belasan pura dan setra di Desa Pakraman Ketewel juga terancam abrasi. Bila didata, pura yang terancam abrasi adalah Pura Hyang
Soal Eksploitasi Anak
Meski Dikritik, DPR Tetap Ngotot Bangun Perpustakaan Parlemen
Menteri Yohana ’’Interogasi’’ Tersangka MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yembise, Minggu (27/3) kemarin bertandang ke Polres Jakarta Selatan. Selain menemui Kapolres, ia juga sempat menginterogasi tersangka eksploitasi anak. Tersangka berinisial SM (43) sempat diinterogasi Menteri Yohana yang bertanya kenapa anakanak kecil ini dieksploitasi. ‘’Ibu sadar bahwa bayi sekecil itu tidak boleh dieksploitasi seperti itu? Artinya tidak boleh melakukan kekerasan terhadap anak-anak. Sudah melanggar peraturan perundang-undangan. Sadar, tahu ada undang-undang atau tidak?’’ tanya Yohana. Wanita yang menggunakan baju tahanan warna oranye itu hanya menggelengkan kepalanya. Wanita itu juga ditanya alasannya mengapa mencekoki bayi berusia sekitar enam bulan dengan obat penenang. ‘’Tidak tahu. Terus yang menyuruh untuk kasih obat untuk bayi itu siapa?’’ ketus Yohana. ‘’Pengamen yang gede. Gimbal namanya,’’ jawab SM. Sebelumnya Menteri Yohana meminta kepolisian lebih serius lagi menangani kasus-kasus kekerasan yang menimpa anak dan perempuan. Menurutnya, dalam kasus eksploitasi anak dan perempuan, harus dapat dibedakan dan dipastikan apakah anak jalanan sengaja dieksploitasi oleh orangtua kandungnya atau dieksploitasi oleh penyewa. Hal. 19 Anak Jalanan Eric Dier
Yohanna Yembise
Bali Post/ant
Bali Post/rtr
Inggris Balikkan Keadaan
Jajak Pendapat
Kalahkan Jerman 3-2
Tuntaskan Konflik Investasi di Bali
TIM sepak bola Inggris berhasil membalikkan keadaan untuk mengalahkan Jerman 3-2 setelah tertinggal 0-2 pada laga pemanasan jelang Piala Eropa 2016 Prancis, di Olympiastadion Jerman, Minggu (27/3) dini hari WIB. Tiga gol Inggris diciptakan Harry Kane, Jamie Vardy, dan Eric Dier dalam waktu 30 menit setelah Jerman unggul 2-0 lewat gol Kroos dan Gomez hingga menit ke-57. Jerman membuka keunggulan melalui gol cantik yang dicetak Toni Kroos pada menit ke-43. Pemain Real Madrid itu menggiring bola menyusuri sisi kanan pertahanan Inggris kemudian melepaskan tembakan keras jarak jauh yang masuk ke sudut kanan gawang yang dijaga Jack Butland. Butland yang terjatuh saat menangkap bola sepakan Kroos mengalami cedera, sehingga terpaksa digantikan kiper cadangan Forster pada menit ke-45. Hal. 19 Bobol Gawang
PEREKONOMIAN Bali masih dalam tekanan. Pertumbuhan ekonomi Bali bahkan tidak didukung penguatan pengusaha lokal. Pelaku usaha Bali diharapkan segera membangun fondasi ekonomi yang dilandasi kearifan lokal dan dengan memperkuat ekonomi gotong royong. Keberpihakan regulasi untuk menghadapi persaingan global juga tetap diharapkan. Langkah ini diyakini bisa terwujud jika ada keberpihakan dari pemerintah Bali. Pandangan itu terungkap saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali terkait dengan daya tahan ekonomi Bali pada triwulan I/2016. Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara ini, sebagian besar krama Bali mengaku belum melihat
Sangkur, Pura Taman Sari, Pura Segara, Pura Hyang Mayun, Pura Taman Merta, Pura Dalem Pulaki, Pura Ratu Gede, Pura Segara Manyar, Pura Catur Segara, Pura Hyang Bukit, Pura Mas Keling, Pura Segara Pabeyan, Pura Hyang Ayun, Pura Mraja Pati, Pura Temu Lawang Ketewel. Selain itu, Setra Desa Pakraman Ketewel dan kuburan Islam kini juga terancam abrasi. Hal. 19 Jadi Korban
ada terobosan khusus yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota di Bali untuk membangun daya tahan ekonomi kerakyatan pada tiga bulan pertama 2016. Konflik investasi justru diyakini akan memperlambat laju pertumbuhan perekonomian Bali. Pemerintah Bali didesak segera mengakhiri konflik investasi di sejumlah sector, baik pariwisata maupun trasportasi dengan mengedepankan kepentingan adat dan budaya. Tercatat 64,45 persen responden mendesak pemerintah menuntaskan konflik investasi yang terjadi. Ekonomi berbasis investasi yang ditentang rakyat harus ditolak. Responden yakin investasi yang dikelola dengan memberikan keleluasaan kepada pemodal atau investor untuk mengelola Bali hanya akan menimbulkan bencana dan hambatan ekonomi. Harus ada
keberpihakan terhadap budaya dan kearifan lokal dalam menerima investasi. Investasi berpotensi merusak lingkungan dan alam Bali mestinya disikapi dengan pendekatan kearifan lokal dan aspirasi publik. Sementara itu, 34,05 persen responden mengaku sudah melihat ada upaya-upaya pemerintah daerah membangun perekonomian Bali pada triwulan I/2016. Pemerintah juga menggulirkan berbagai program yang memberikan ruang kepada krama Bali ikut bersaing merebut peluang yang ada. Perberdayaan LPD dan BPD Bali diharapkan memberikan daya dukung terhadap ekonomi pedesaan. Salah satunya dengan pemberian kredit tanpa agunan bagi pengusaha kecil di Bali yang ingin mandiri. Hal. 19 Terobosan Mendasar
Jakarta (Bali Post) Ketua DPR Ade Komarudin menyatakan tetap memperjuangkan pembangunan perpustakaan parlemen. Ade mengklaim rencana ini telah mendapat dukungan dari para cendekiawan, dan nantinya tidak hanya digunakan oleh anggota MPR, DPR dan DPD saja tetapi juga untuk masyarakat umum. ‘’Kualitas parlemen Indonesia dan rakyat Indonesia dapat dilihat dari situ. Belajarlah ke negara-negara yang sudah maju. Dulu Amerika Serikat membuat perpustakaan terbesar di dunia pada saat ekonominya belum bagus. Kita sekarang sudah bagus tetapi belum mempunyai perpustakaan yang memadai,’’ kata Ade Komarudin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (27/3) kemarin. Penegasan tersebut disampaikan menjawab kritik dari sejumlah pihak yang menyebut bahwa rencana pembangunan perpustakaan parlemen di lingkungan kompleks parlemen ini hanya akalakalan DPR untuk mencari proyek. Politisi dari Partai Golkar ini mengatakan menerima semua masukan dan kritikan masyarakat. ‘’Saya akan dengarkan semua kritik dan masukan. Yang menurut saya baik dan membawa kebaikan bagi banyak orang akan saya pertimbangkan. Namun, jika hanya berpikir negatif, saya tidak akan gubris. Lebih baik waktu yang ada dipergunakan untuk kebaikan orang banyak. Mari kita bicara untuk kebaikan negeri ini,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, perpustakaan parlemen rencananya akan menjadi rumah bagi 600 ribu buku, terbuka bagi siapa pun yang memerlukan referensi atau untuk pengetahuan bagi yang membacanya, serta tidak akan dipungut bayaran. Hal. 19 Harus Pintar
DENPASAR
2 FIGUR Kembali pada Rohnya Bali BALI saat ini mengalami perubahan dan perkembangan yang sangat cepat dan pesat, baik perubahan yang positif maupun negatif yang keduanya dapat mengancam eksistensi Bali. Oleh karena itu, masyarakat Bali harus jeli melihat secara jernih perubahan dan perkembangan tersebut. Bali harus kembali kepada rohnya agar Bali tetap eksis terhadap perubahan dari dunia luar. Bali merupakan pulau kecil yang dikelilingi daerah-daerah lain yang berbeda keyakinan dan adat istiadatnya. “Hal itu yang harus dikaji secara mendalam. Kenapa Bali bisa bertahan sampai saat ini? Roh itulah yang harus dicari supaya kita bisa menghadapi tantangan-tantangan ke depannya,” terang mantan Rektor Unud Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM), Sabtu (26/3). Menurutnya, ada tiga hal yang harus dilihat dalam rohnya Bali, yaitu agama Hindu, budaya dan keilmuan. Ketiga hal inilah yang harus diperdalam dalam menjaga eksistensi dan adaptasi Bali terhadap pengaruh globalisasi. Adaptasi agama Hindu yang datang dari India dengan masyarakat lokal yang ada di Bali telah menghasilkan agama Hindu yang tidak persis sama dengan agama Hindu di India. Itulah yang memberi kekuatan kepada agama Hindu di Bali, sehingga bisa bertahan terhadap serangan. Dari moralitas agama Hindu yang diwariskan menjadi nilai-nilai itulah yang menjadi budaya. Dan, budaya itulah yang menghidupkan Bali sampai sekarang, seperti wisata budaya. Pengaruh dan tantangan globalisasi terhadap Bali tidak bisa dihalangi, sehingga masyarakat Bali harus menyesuaikan dengan ilmu kekinian. Oleh karena itu, baik agama, budaya dan keilmuan harus saling bersinergi satu sama lainnya. “Ilmu dalam agama disebut Parawidya, yaitu ilmu pengetahuan yang bersangkutan dengan ketuhanan. Sedangkan ilmu-ilmu yang sekarang ini disebut dengan Aparawidya, yaitu ilmuilmu yang digunakan untuk kepentingan umat manusia. Oleh karena itu, hubungan antara agama, budaya dan keilmuan harus sejalan dan harmonis. Kalau tidak, kita akan kehilangan rohnya ilmu itu dan akan lebih banyak dampak negatifnya daripada dampak positifnya,” tegas Bakta. (win)
DENPASAR
& SEKITARNYA
Bos Kontraktor Meninggal di Kamar I KETUT Teja, pemilik CV Dana Witama, yang bergerak bidang kontraktor, Minggu (27/3) kemarin ditemukan meninggal di kamar rumahnya di Jalan Trijata II Gang IA Denpasar Timur. Saat ditemukan, mulut dan hidungnya mengeluarkan darah. “Korban tinggal sendiri di TKP. Dugaan awal, korban meninggal karena sakit,” kata Kapolsek Denpasar Timur Kompol Gede Redastra. Menurut petugas Polresta Denpasar, yang tahu pertama kali adalah karyawan korban, Dewa Wardana (44) asal Payangan, Gianyar. Pukul 14.20 Wita, Wardana melihat mayat korban tergeletak di kamar lantai dua rumah tersebut. Waktu itu, Wardana hendak mengambil baju. “Saksi (Wardana - red) terakhir bertemu hari Sabtu pukul 15.30 Wita di TKP. Korban sempat pergi membeli kipas angin dengan saksi,” kata petugas yang enggan disebutkan identitasnya ini. Kejadian itu langsung dilaporkan ke polisi. Pukul 15.25 Wita, anggota Identifikasi Polresta Denpasar tiba di rumah itu untuk melakukan olah TKP. Korban berada di kamar dalam keadaan mengenakan baju kaos merah, celana trening biru garis putih, mulut dan hidung mengeluarkan darah. Posisi badannya telungkup, kepala di sebelah utara. Selain itu, ditemukan gelas di sebelah mayat korban. “Informasinya, atas permintaan keluarga korban tidak dilakukan autopsi. Jenazah korban dibawa ke Mengwi menggunakan ambulans RS Trijata,” ujarnya. (rah)
Suara Denpasar & Badung Pasang LPJ Swadaya PLN Tabanan mengalami kerugian tiap bulannya hingga miliaran rupiah, disebabkan Lampu Penerangan Jalan (LPJ) umum tanpa memakai meterisasi sehingga tidak terkontrol pemakaiannya. Untuk itu, akan dipasang meteran di setiap titik LPJ umum tersebut. Namun, LPJ tidak terpasang di kota saja, tetapi sampai jalan pedesaan. Saya harap pihak PLN juga memasang jaringan listrik agar merata. Masyarakat di pedesaan juga ada yang memasang LPJ secara swadaya. Saya harap setelah dipasang meteran nanti, tak menderita kerugian lagi yang jumlahnya cukup besar. Walek, Gelogor Carik, Denpasar
Listrik Belum Nyala Sekitar seminggu saya mengamprah listrik untuk rumah di Perean, Tabanan. Sudah dipasang meteran oleh petugas, namun belum bisa menyala. Saya hubungi ke petugas, disuruh menunggu saja. Pertanyaan saya, kira-kira berapa lama lagi harus menunggu setelah dipasang meteran itu? Yande, Mengwi
LPJ di Ungasan Mati Beberapa titik LPJ di kawasan jalan dari Kampus Jimbaran menuju Ungasan, sudah lama mati. Padahal, rakyat sudah bayar pajak penerangan jalan yang ada di struk pembayaran listrik, kok LPJ-nya bisa mati? Mohon pihak berwenang menindaklanjuti. Mahayadi, Kuta Selatan
Parpol Kehilangan Rohnya Sepertinya Ketua Umum DPP PDI-P “kebakaran jenggot” dengan tidak menginzinkan kadernya maju dari jalur independen. Mudah-mudahan kader yang melalui jalur independen ini tidak ciut nyalinya. Bagi saya, parpol ini takut kehilangan kadernya apalagi yang terbaik. Saya lihat, justru parpol sudah kehilangan roh, bukannya calon independen yang lupa dengan roh parpolnya. Saya harap, seluruh parpol berbenah sehingga kader-kader unggulan tidak hengkang, misalnya tidak ada istilah mahar politik sehingga rakyat pun antipati dengan parp ol. Saya harap calon independen tidak dipersulit karena rakyat mendukung. Wayan Gama, Singaraja Wilson, Canggu
Senin Paing, 28 Maret 2016
Kasus DBD di Badung Membeludak Pasien Terpaksa Dirawat di Depan UGD Mangupura (Bali Post) –
Masyarakat yang terserang demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Badung makin membeludak. Bahkan, sejumlah pasien DBD terpaksa dirawat di depan ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Mangusada, Badung. Data Dinas Kesehatan (Diskes) setempat, jumlah penderita DBD pada Januari 2016 tercatat 99 kasus. Angka ini meningkat pada Februari menjadi 271 kasus. Sementara hingga pertengahan Maret, penderita DBD telah mencapai 180 kasus. “Ya belum ada kamar. Saya nomor antrean kedua, kalau ada kamar yang kosong, nanti baru pindah ke kamar,” kata salah seorang penunggu pasien, Ni Ketut Miamengguna, Minggu (27/3) kemarin. Miasningsih yang sedang menjaga anaknya, Ni Kadek Mila Dwivany (10), mengaku anaknya telah dirawat sejak Sabtu. Hingga kini (kemarn - red) belum mendapat kamar hingga untuk sementara terpaksa dirawat di depan ruang administrasi UGD. Miasningsih asal Gianyar dan tinggal di Dalung ini mengaku menggunakan BPJS sebagai jaminan kesehatan anaknya. “Saya belum tahu, apakah dirawat di sini tetap dikenakan biaya atau tidak,” ucapnya. Kabid Pelayanan RSUD Mangusada Badung dr. Made Nurija saat dimintai konfirmasi, membenarkan jika beberapa pasien tidak mendapat ruang rawat inap. “Memang pasien DBD terus bertambah, jadi kami kekurangan kamar. Sementara, dirawat di sana dulu (depan UGD - red),”
terangnya. Menurutnya, setelah kamar tersedia, baru pasien yang tidak kebagian kamar akan ditempatkan ke ruangan rawat inap. “Nanti kalau sudah ada yang pulang, baru kami naikkan ke kamar. Dirujuk juga tidak mau, daripada dirawat di rumah nanti malah tidak dapat perawatan, nanti jadi tambah parah,” katanya. Kendati demikian, Nurija menegaskan, pasien yang dirawat di luar tetap mendapat pelayanan kesehatan dengan baik. “Pelayanan kesehatan tetap sama. Untuk biaya, akan diklaim dari jaminan kesehatan jika menggunakan jaminan kesehatan. Jika tidak akan dikenakan biaya sesuai kelasnya. Kalau yang di depan UGD itu namanya pelayanan Intermediet, setara dengan kelas II,” jelasnya. Dia mengakui akhir-akhir ini memang ada peningkatan jumlah pasien DBD. “Rata-rata per hari ada 20 pasien sampai 25 pasien yang masuk UGD. Makanya, di depan UGD sampai ada tambahan bed,” pungkasnya. (kmb27)
Kasus DBD di Badung Tahun 2016 Bulan
Jumlah
Januari Februari Maret (pertengahan)
99 271 180
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
FM 96,5
Bali Post/ist
DIRAWAT - Sejumlah pasien DBD dirawat di depan ruangan UGD RSUD Mangusada, Kapal, lantaran tidak kebagian kamar.
Ratusan Naker Asing Bekerja Tanpa Legalitas Mangupura (Bali Post) Orang asing ke Bali tidak hanya berlibur. Mereka ternyata juga turut mengais rezeki dari sektor pariwisata. Bahkan, tak sedikit di antara mereka bekerja tanpa mengantongi legalitas yang jelas. Terbukti, hasil pantauan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kabupaten Badung, selama tahun 2015 lalu tercatat ada 481 pekerja asing yang memperpanjang IMTA (Izin Menggunakan Tenaga Asing) di Badung. Anehnya, jumlah 481 orang tenaga asing ini muncul setelah dilakukan sidak terus-menerus oleh Disosnaker. “Tahun 2015 lalu, saya menarget 300 orang tenaga asing mengurus IMTA di Badung. Tapi setelah sidak, jumlahnya melebihi target. Yang mengurus IMTA jadi 481 orang,” ujar Kad-
isosnaker Badung I.B. Oka Dirga, Minggu (27/3) kemarin. Dia menyebutkan, makin banyak ditemukan perusahaan yang belum memperpanjang IMTA pekerjanya selama dilakukan penertiban. Pekerja asing yang ada di Badung seluruhnya diperkirakan 1.300 orang. “Saya bersama tim sering turun sidak ke perusahaan. Kami data dan ingatkan terus. Kadang kami ketemu perusahaan tidak tahu IMTA. Kadang ada juga yang alasan lupa,” katanya. Kondisi itu juga diakui Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali, I Gusti Ngurah Adnyana. Menurutnya, kendati MEA belum diberlakukan secara penuh, namun tanpa disadari kehadiran naker as-
ing di Pulau Dewata ini telah menggerogoti pilar-pilar ekonomi kerakyatan. “Saat ini kita sudah berada pada persaingan global. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita sudah memasuki persaingan global,” ujarnya. Hal itu tercermin pada maraknya produk asing yang masuk ke Bali, bahkan hingga merambah pasar tradisional. Termasuk, masuknya sumber daya manusia (SDM) yang mulai bekerja dengan aturan yang telah ada, seperti Tiongkok. “Bagaimanapun kita harus berusaha mempersiapkan diri untuk menghadapi itu. Untuk itu, perlu adanya penghargaan terhadap pengusaha yang telah berkomitmen, tangguh dan mampu bertahan di segala iklim serta memiliki semangat terus,” pungkasnya. (kmb27)
Diteliti, Cangkok Organ dari Hewan ke Manusia Denpasar (Bali Post) Saat ini sedang dilakukan penelitian cangkok organ atau pemindahan organ dari hewan ke manusia yang disebut xeno transplantasi. Hewan tersebut direkayasa secara genetic, sehingga organ tubuhnya mirip atau menyerupai organ tubuh manusia. Jika manusia membutuhkan organ, maka organ hewan itu dapat dipindahkan ke manusia. “Memang betul sedang diteliti, bahwa di kemudian hari nanti akan ada pencangkokan organ atau pemindahan organ dari hewan ke manusia,” kata Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Koordinator Wilayah Bali, NTB, NTT Prof. Dr. dr. I Ketut Suwitra, Sp.PD.KGH., Minggu (27/3) kemarin. Saat ini, lanjutnya, penelitian tersebut dalam tahap uji klinik, belum dilakukan pada manusia.
Prof. I Ketut Suwitra Kemungkinan berhasil, dikatakannya, tinggi sekali karena kedekatan atau kemiripan jaringan tinggi. “Yang banyak diteliti itu organ monyet karena kedekatan, kemiripan jaringan,” ujarnya. Ia mengakui belum tahu tekniknya, namun yang jelas monyet direkayasa sedemikian rupa sejak masih embrio,
Kasus Kasus Kasus
Bali Post/may
sehingga tumbuh dengan jaringan tubuh mirip manusia. Mengingat problema cangkok organ yang terjadi adalah donor, maka penelitian cangkok ginjal dari hewan ke manusia menjadi harapan baru bagi yang membutuhkan organ. “Mudah-mudahan transplantasi ginjal ini bisa dilakukan,” harapnya. (kmb42)
Serapan Anggaran Belum 100 Persen Denpasar (Bali Post) – Keinginan Pemkot Denpasar agar proyek fisik bisa selesai digarap minimal bulan November setiap tahun dengan tingkat serapan yang tinggi, belum sepenuhnya bisa terealisasi. Dari hasil evaluasi program 2015 yang dilakukan masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Denpasar, masih ditemukan sejumlah kendala. Akibatnya, tingkat serapan rata-rata berkisar antara 85 sampai 95 persen. Meski diakui, beberapa program kerja yang dirancang SKPD ada yang mampu terserap 100 persen. Kondisi ini terlihat saat pemaparan program kerja oleh masing-masing Forum SKPD di gedung Sewaka Dharma, belum lama ini. Seluruh SKPD di lingkungan Pemkot Denpasar dibagi menjadi empat bidang atau rumpun. Bidang Sosbud meliputi Dinas Kebudayaan, Disdikpora, Dinas Kesehatan, RSUD Wangaya, Disdukcapil, BKBPP, Dinsos dan TK, serta Bagian Kesra. Bidang Pemerintahan dan Aparatur meliputi 21 SKPD maupun bagian di Setda Kota Denpasar, di antaranya Badan Perizinan, Inspektorat, Bappeda, Sekretariat DPRD, Komimfo, Bagian Hukum, Bagian Humas, serta kecamatan, dan yang lainnya. Bidang Perekonomian meliputi Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pendapatan, Dinas Pertanian, Disperindag, Keuangan, Perekonomian, dan Dinas Peternakan. Bidang Sarana dan Prasarana Wilayah meliputi BLH, Dinas PU, DTRP, DKP, Dinas Pariwisata, Dushub, serta Bagian Pembangunan. Pada 2015 lalu, Pemkot Denpasar memiliki 211 paket kegiatan yang dilakukan oleh SKPD. Sebagian besar paket tersebut sudah berjalan dengan baik. Hanya beberapa yang tertunda akibat berbagai faktor, salah satunya gagal tender serta memperhatikan kondisi di wilayah tempat kegiatan berlangsung. Seperti Pesona Serangan yang dirancang Dinas Kebudayaan, tidak bisa terealisasi karena adanya konflik internal di wilayah itu. Sedangkan di Bagian Kesra, juga ada program yang tidak terealiasi yang mengakibatkan tingkat serapan hanya 75 persen. Kegiatan yang tidak terealisasi, yakni sewa bus untuk silaturahmi ke delapan kabupaten di Bali. Gagalnya program ini, akibat DPA kegiatan ini baru disahkan pada November, bertepatan dengan kunker ke Palembang. Terhadap kondisi ini, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka Forum SKPD tersebut meminta agar SKPD dapat menghasilkan langkah baru yang praktis dan efisien dalam pelaksanaan program pembangunan. Langkah dan terobosan baru dalam melaksanakan program sangat dibutuhkan, mengingat program yang dilaksanakan harus mengutamakan asas kemanfaatan pada masyarakat dibandingkan dengan pemanfaatan administrasi dan formalitas. Untuk itu, apa yang menjadi kendala dalam perencanaan harus lebih responsif dalam penanganannya. Melalui Forum SKPD, bagaimana menyelaraskan rencana strategis karena merupakan akumulasi dari Musyawarah Rencana Pembangunan di kecamatan yang menjadi program prioritas, di samping merupakan penjabaran dari visi dan misi. “Jadi bukan pemanfaatan administrasi dan formalitas yang diutamakan, melainkan bagaimana program itu bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya. (kmb12)
Rai Mantra ’’Launching Design Youth Park’’
Denpasar Segera Miliki Taman Anak Muda ANAK muda, musik dan kreativitas merupakan hal yang tak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Melihat derasnya arus globalisasi yang menerjang setiap sendi kehidupan khususnya di kota metropolitan seperti Denpasar, maka dibutuhkan anak muda kreatif, inovatif dan bisa mengikuti perubahan zaman. Untuk memberikan wadah bagi anak muda Denpasar berkreativitas, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra melakukan launching ‘’Design Denpasar Youth Park’’ di Gong Perdamaian, Kertalangu, Denpasar, Sabtu (26/3). Acara ini diprakarsai komunitas anak muda Masbrooo Production dan dikemas dengan konsep festival dan music performance. Sejak sore hari, nampak ribuan anak muda dari penjuru Kota Denpasar datang ke lokasi acara untuk menyaksikan penampilan grup-grup EDM (Electronic Dance Music) yang memeriahkan acara. Dengan segala atributnya, mereka menunjukkan kecintaannya terhadap genre musik yang belakangan ini memang tengah digemari anak muda. Wali Kota Rai Mantra dalam suasana hangat dan akrab di
hadapan ribuan anak muda yang memadati acara tersebut, mengatakan Pemkot Denpasar selalu mendukung setiap aktivitas berkaitan dengan kreativitas anak muda. “Denpasar tidak pernah kering dengan kreativitas anak muda, baik di bidang seni, budaya, teknologi dan inovasiinovasi lainnya,” kata putra mantan Gubernur Bali Prof I.B. Mantra itu. Rai Mantra menyebutkan, kalau tak ada halangan maka tahun depan Kota Denpasar akan memiliki Taman Pemuda (Youth Park). Rai Mantra mengajak anak-anak muda Kota Denpasar menunjukkan kreativitasnya di taman tersebut. Youth Park diciptakan khusus untuk menampung kreativitas anak muda Kota Denpasar dan memacu anak muda Kota Denpasar berkreasi yang positif serta melahirkan ide-ide dan gagasan untuk kemajuan Kota Denpasar. Rai Mantra berharap, anak muda Kota Denpasar terus maju dan berkembang. “Maju dan mundurnya suatu daerah dan bangsa ini berada di tangan anak muda. Di tangan anak muda inilah masa depan bangsa dan negara ini dititipkan,” tegas Rai Mantra.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang Sayembara Desain Konsep Youth Park yang diadakan Masbroo Magazine bekerja sama dengan Pemkot Denpasar. Ketua Panitia Hendika Permana mengatakan, acara ini merupakan acara ketiga yang pernah diselenggarakan Masbrooo Production. Melihat perkembangan Electronic Dance Music di Indonesia yang makin gencar, maka dalam acara ini mengambil tajuk “Soundwaves vs Wildeones”. Acara mengundang dua grup musik EDM nasional, Soundwaves dan Wildeones yang memiliki fanbase besar di Bali. “Dua grup EDM ini akan mengadakan konser perdana di Bali. Selain itu, acara juga dimeriahkan penampilan grupgrup EDM lokal Bali dan juara Dance Competition Denpasar Highschool Project,” ujarnya. Dalam acara ini juga diumumkan pemenang Sayembara Desain Konsep sekaligus launching taman iconic anak muda kreatif, Denpasar Youth Park, oleh Wali Kota Rai Mantra. (ad1148)
LAUNCHING - Wali Kota Rai Mantra foto bersama dengan para DJ komunitas dari Electronic Dance Music pada launching Design Denpasar Youth Park di Gong Perdamaian Kertalangu Denpasar, Sabtu (26/3).
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : NAKER ASING BEKERJA TANPA LEGALITAS Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Senin Paing, 28 Maret 2016
3
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Mahasiswa FH Undwi Kersos di Desa Penglipuran
Tanam Pohon Upakara dan Pelayanan Kesehatan Gratis
KERSOS - Dekan FH Undwi Dr. A.A. Sagung Ngurah Indradewi, S.H., M.H. saat menanam pohon upakara di acara kersos di Desa Penglipuran, Bangli. DESA Penglipuran, Kelurahan mengungkapkan, Kersos FH Undwi Kubu, Bangli menjadi sasaran kes- kali ini lebih komprehensif dari segi ekian kalinya pada program Kerja jenis kegiatan. Ada tiga hal pokok Sosial (Kersos) Fakultas Hukum yang dilakukan pada kersos kali ini Universitas Dwjendra (FH Undwi) yakni melaksanakan penanaman Denpasar. Minggu (27/3) kemarin, pohon untuk keperluan upakara. ratusan mahasiswa FH Undwi diter- Kedua, memberi ceramah tentang junkan melakukan program kersos di partisipasi perempuan (ibu PKK) desa ini sehari penuh. dalam keluarga untuk menghadapi Kersos dipimpin Dekan FH Undwi MEA dengan menampilkan naraDr. A.A. Sagung Ngurah Indradewi, sumber Prof. I Wayan P. Windia, S.H., S.H., M.H. bersama Wakil Dekan Dr. M.Hum. Ini pas dengan tema kersos I Wayan Arka, S.H., M.H. dan Drs. I ‘’Melalui pengabdian masyarakat kita Ketut Windia, S.H., M.H., dihadiri tingkatkan partisipasi perempuan Ketua Yayasan Dwijendra Pusat dalam keluarga untuk menghadapi Denpasar M.S. Chandra Jaya dan MEA (Masyarakat Ekonomi ASERektor Undwi Dr. Putu Dyatmika- AN)’’. Ketiga, memberi pelayanan wati, S.H., M.Hum. Mahasiswa dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi dosen FH Undwi diterima unsur masyarakat desa adat serta ibu-ibu bendesa adat, klian dusun, kades/ PKK Desa Penglipuran. Agenda ini lurah, camat serta Polres dan Koramil dikoordinir oleh dr. Nyoman Diana Bangli. Yang menarik, agenda ini yang juga sebagai Pembina Yayasan diikuti hampir semua anggota PKK Dwijendra Pusat Denpasar. desa setempat. Indradewi menekankan kegiatan Dekan FH Undwi Dr.A.A. Sa- ini adalah merupakan salah satu gung Ngurah Indradewi, S.H., M.H. bentuk Tri Dharma Perguruan
Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Tempat ini terpilih karena desa ini mempunyai nilai sejarah yang sangat luhur sebagai pusat perjuangan rakyat Bangli pada khususnya dan rakyat Bali pada umumnya dalam rangka memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan negara Republik Indonesia di bawah pimpinan Kapten A.A. Mudita. Selain itu, Desa Penglipuran merupakan desa wisata, yang mempunyai keunikan kebudayaan dan adat istiadat sangat agung dan luhur, yaitu antara lain kaum lelaki tidak boleh memiliki istri lebih dari satu. Artinya menganut paham monogami, apabila hal ini dilanggar maka laki-laki tersebut harus tinggal di luar desa. Konsep monogami ini bisa ditiru oleh warga Bali dalam urusan kesetiaan. Bagi mahasiswa, kersos ke Desa Penglipuran ini penting artinya supaya mahasiswa tahu seperti apa sebenarnya Desa Penglipuran, budayanya, tatanan kehidupan di desa ini terbilang unik dan belum tersentuh modernisasi, dengan arsitektur bangunan yang tertata rapi. Angkul-angkul terlihat seragam satu dengan yang lain. Dengan demikian, mahasiswa juga memiliki wawasan soal desa kuna dan tradisi serta materi hukum adat yang dimiliki. Apalagi FH Undwi memiliki keunggulan dalam kompetensi hukum adat. Tidak itu saja, kata Indradewi, Penglipuran adalah satu di antara tiga desa paling bersih di dunia setelah Desa Gietthoorn di Belanda dan Mawlynnong Meghalaya di India. (ad2228)
Senin Paing, 28 Maret 2016
28 Doktor Unmas Dipercepat Jadi Guru Besar SEBANYAK 110 dosen di lingkungan Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar dilibatkan dalam Diklat dan Focus Group Discussion (FGD) Jabatan Fungsional (Jafung) selama sehari. Dari jumlah itu, 28 di antaranya diikuti dosen berkualifikasi doktor di lingkungan Unmas. Diklat dan FGD Jafung dibuka Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Sabtu (26/3), menampilkan narasumber Prof. Dr. I Wayan Maba, Prof. Dr. A.A. Gede Agung, M.Si., Rektor dan para Wakil Rektor Unmas Denpasar. Ketua Panitia Diklat dan FGD Jafung Dewa Gede Agung Gana Kumara, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan, Diklat dan FGD Jafung Dosen-dosen Unmas Denpasar merupakan kegiatan serangkaian dengan Dies Natalis ke-34 Unmas Denpasar yang jatuh tepat pada 8 April 2016. Kegiatan Diklat dan FGD Jafung diikuti 110 orang dosen di lingkungan Unmas Denpasar. Di antaranya dari FKIP 17 orang, FE 68 orang, FKG 8 orang FH (6), FP (8) dan Program Pascasarjana sebanyak dua orang. Diungkapkan, kegiatan ini dikhususkan untuk dosen-dosen di lingkungan Unmas Denpasar yang masih berstatus tenaga pengajar atau belum memiliki jabatan fungsional yang akan menuju ke asisten ahli 150 dan dosen-dosen berstatus doktor yang akan menuju ke guru besar. Tujuannya untuk dapat meningkatkan kualifikasi sumber daya manusia (SDM) yang ada di Unmas Denpasar, khususnya tenaga dosen, mengingat tenaga dosen merupakan salah satu unsur utama atau ujung tombak dalam sebuah perguruan tinggi. Di mana regulasi
mengatur bahwa seseorang dapat dikatakan sebagai seorang dosen apabila minimal memiliki latar pendidikan S-2 dan juga memiliki jabatan fungsional minimal asisten ahli 150. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi, memberikan pedoman yang baik dan benar dalam pengisian format pengusulan jabatan fungsional dan juga mengatasi kendala-kendalanya. Rektor Unmas Dr. Made Sukamerta menegaskan, dengan diklat ini 28 dosen Unmas yang berstatus doktor dapat segera mengusulkan ke guru besar. Sedangkan saat ini Unmas baru memiliki empat doktor. Kepada dosen muda diminta memanfaatkan kesempatan untuk meraih doktor dan guru besar. “Termasuk saya harus memotivasi diri untuk meraih guru besar,” ujarnya. Dia mengungkapkan sangat enak
meraih guru besar dibandingkan jadi rektor. Pensiunnya bisa mencapai 80 tahun dan tunjangan kehormatannya sangat tinggi. Sementara menjadi dosen juga sebuah kebahagiaan. Untuk itu fokuslah menjadi dosen yang berkualitas hingga mencapai doktor dan profesor. Dia menumbuhkan budaya malu para dosen Unmas tak sampai menjadi doktor dan profesor. Apalagi peluang bagi dosen untuk menjadi CPNS saat ini sangat sulit karena PTS dianggap sudah mampu membiayai para dosennya. Ke depan hanya ada ada dua dosen yakni dosen tetap dari negeri dan yayasan dan dosen tak tetap adalah dosen honor yang memiliki niden namun tak dibiayai pemerintah dan yayasan. Para dosen ini akan mendapat beasiswa. Agenda ini penting untuk meningkatkan mutu lembaga. (ad2229)
JAFUNG - Rektor Unmas Made Sukamerta didampingi Ketua Panitia Dewa Gana Kumara dan WR IV I Ketut Arnawa usai membuka Diklat dan Jafung Unmas.
Royal Bali College Gelar Penyerahan The Sukarno Center Serahkan Beasiswa Senilai Rp 2,8 Miliar Sertifikat dan ’’Employment Letter’’ Beasiswa Bali Intelektual 2020 Bebas Kuliah S-1 dan S-2 di Mahendradatta
MARHAENIS – Dr. Arya Wedakarna (Presiden The Sukarno Center) bersama siswa kelas III penerima beasiswa Angkatan IV di The Sukarno Center Tampaksiring. KOMITMEN The Sukarno Center yang bekerja sama dengan Universitas Mahendradatta Bali untuk mendidik anak-anak bangsa dari lintas suku, agama dan latar belakang, kembali ditunjukkan oleh Dewan Pembina The Sukarno Center yakni Ibu Sukmawati Soekarno Putri. Tahun 2016 ini, lembaga internasional yang berbasis di Sanding, Tampaksiring, Gianyar ini menggelontorkan bantuan beasiswa S-1 dan S-2 kepada 59 siswa kelas XII SMA/SMK di Bali yakni hampir sebesar Rp 2,8 miliar atau setara dengan Rp 56,5 juta per orang. Bantuan ini mencakup biaya kuliah S-1 dan S-2 selama 6 tahun di Kampus Marhaen yakni Unmar yang dikenal sejarah sebagai kampus reformasi di Bali yang dibangun oleh Bung Karno pada 1963. Harapan akan muncul kader–kader pemimpin Bali dan Indonesia yang berani membela
kaum Marhaen diharapkan dapat disalurkan melalui beasiswa ini. Demikian diungkapkan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Presiden The Sukarno Center) usai penyerahan penghargaan dan komitmen ke siswa SMA/SMK dari 9 kabupaten di Bali. “Beasiswa ini bertujuan untuk menyiapkan pemuda Bali untuk bisa ke level nasional. Pendidikan tinggi adalah mutlak, menjadi seorang sarjana adalah keharusan jika ingin bersaing di dunia manajerial, dunia kepemimpinan. Dengan bergelar sarjana dan master S-2, astungkara, jalan untuk menuju kesuksesan akan lebih terbuka lebar. Kepemimpinan perlu kecerdasan manajerial dan secara global syaratnya harus minimal S-1. Tirulah Bung Karno, yang bisa bersusah payah menjadi sarjana di ITB di usia muda sebelum kemerdekaan dan hingga akhir hayatnya Bung Karno meng-
umpulkan 26 gelar Doktor Honoris Causa dari seluruh dunia. Semoga anak–anak Bali termotivasi,” ungkap Gusti Wedakarna yang juga Senator DPD-RI ini. Maka dari itu, The Sukarno Center kembali menjalin kerja sama dengan Unmar yang dikenal sebagai PTS yang kental nilai-nilai Sukarnoismenya. Sebagaimana disampaikan oleh I Wayan Suppiartha, S.H. yang menyatakan bahwa banyak keuntungan ketika menjadi lulusan dari lembaga berbasis Sukarnoisme. “Lulusan beasiswa di Universitas Mahendradatta akan mendapatkan keuntungan ganda. Unmar adalah PTS tertua di Bali, telah terakreditasi baik Prodi dan AIPT 100 persen. Awal tahun 2016 ini masuk peringkat 130 besar PTN/PTS terbaik di Indonesia dari 3.300 perguruan tinggi lainnya. Para calon mahasiswa ini bisa menjadi ahli Hukum (FH), ahli ekonomi (FE), ahli teknik industri (FT) atau ahli politik (FISIP). Setamat S-1 langsung melanjutkan ke S-2 untuk gelar master. Astungkara di usia mereka ke 24 tahun, anak–anak ini akan menjadi Magister yang hebat di Bali dan akan dikirim ke pangsa ASEAN. Alumni kami sudah banyak menjadi orang sukses, dan hanya lewat jalur pendidikan semua bisa terwujud,” ungkap Wayan Supiartha (alumni FH Universitas Mahendradatta) usia 23 tahun yang kini berkarier sebagai staf ahli di MPR-RI Jakarta. Seluruh penerima Beasiswa mendapatkan sertifikat langsung dari keluarga Bung Karno yakni Sukmawati Soekarno dan mulai perkuliahan pada 1 Juni 2016 ini. (ad1149)
Perkawinan ’’Padagelahang’’ Masih Menyandera Adat Bali
DIKSKUSI - Suasana diskusi panel perkawinan padagelahang di BEM FH Unmas. BEM Fakultas Hukum Univer- M.H. dan WD III Ni Luh Gede Yogi sitas Mahasaraswati (FH Unmas) Arthani, S.H., M.H. Denpasar, Sabtu (26/3), mengNengah Susrama mengungkapgelar diskusi panel “Fenomena kan, perkawinan padagelahang ini Perkawinan Padagelahang dan termasuk masalah baru di tataran Pengaruhnya pada Tatanan Adat”. masyarakat Bali. Dia mengangTampil sebagai narasumber, dosen gap adat pasti berubah sesuai Unmas yang juga pengurus MUDP perkembangan zaman, makanya Bali Dr. A.A. Ketut Sudiana, jenis perkawinan ini dia anggap S.H., M.H., Wakil Ketua II PHDI sebagai pil pahit jika baik pasti Bali I Made Suastika, S.H. dan diterima masyarakat. Perbekel Desa Timpag Gusti W A.A. Sudiana mengungkapkan, Sukawahana. perkawinan padagelahang ini Ketua BEM FH Unmas Manika untuk memenuhi rasa keadilan di Putri mengungkapkan, diskusi mana pewaris memiliki hak dan panel ini untuk memberi wawasan kewajiban yang sama. Makanya bagi mahasiswa dalam memberi dia dulu paling tak setuju dengan advokasi soal kawin padagela- perkawinan ini karena masih hang. Agenda ini merupakan menyandera adat di Bali. Perkawprogram kerja BEM yang dirang- inan ini, dikatakannya, hanya kaikan dengan Dies Natalis ke-34 bersifat kasuistis yakni mereka Unmas dan Yudisium FH Unmas, yang memiliki anak tunggal dan melibatkan 50 peserta dari kalan- tak merata di Bali. Secara hukum gan mahasiswa, dosen dan praktisi adat, pada jenis perkawinan ini suhukum. Diskusi dibuka Dekan FH lit ditentukan purusa dan pradana Unmas I Nengah Susrama, S.H., karena menyangkut hak waris. M.H. didampingi WD I I Gusti Sementara secara nasional sudah Ngurah Anom, S.H., M.H. WD II diakomodasi lewat UU No. 24 Made Emy Andayani Citra, S.H., Tahun 2013 soal Kependudukan
yang tak lagi di akta perkawinan disebut purusa dan pradana. Dia menyebut jenis perkawinan ini perkembangan dari kawin nyentana yang sebenarnya di Bali sudah netral gender. Makanya, dia menyebut UU ini tetap menjadi beban bagi masyarakat adat di Bali. Solusinya, harus disepakati lebih dulu perkawinan ini secara matang secara dinas dan adat melibatkan prajuru adat dan dinas sebelum perkawinan dilakukan. Hal itu juga ditekankan Made Suastika yakni adakan dulu perjanjian kedua pihak keluarga besar. Di antaranya perkawinan itu bisa dilakukan sampai dengan memiliki putra laki-laki dua atau empat. Setelah itu mereka kembali sebagai perkawinan biasa. Pada diskusi yang dimoderatori I Wayan Wiasta, S.H., M.H., Made Suastika, S.H. menyebut perkawinan ini harus berbasiskan keadilan. Di sini diperlukan perjanjian kawin, baik soal teteganan dan hak waris. Hal ini juga harus direspons oleh hukum adat dengan pararem di adat sehingga ada kepastian hukum dan berkeadilan. Sementara itu, Perbekel Timpag Gusti W Sukawahana sempat mengatasi masalah perkawinan padagelahang yang berjalan mulus namun penuh dengan perbaikan. Bagi dia, kawin padagelahang bisa diterima asalkan juga dikuatkan dengan perjanjian legal di notaris siapa pradana dan purusa. Kedua, yang terpenting harus mendapat persetujuan dari keluarga besar kedua belah pihak, bukan hanya orangtuanya. “Yang penting lagi disepakati jika yang bersangkutan meninggal, di mana di-linggihkan,” ujarnya. (ad2230)
ROYAL Bali College sebagai salah satu lembaga pelatihan kerja terbaik di Bali telah menggunakan Kurikulum dan Skema Okupasi ASEAN 2015 dan disesuaikan dengan Marine Directive. Dengan begitu, program dan pola pelatihan selalu match sehingga lulusannya memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Dalam rangka mempersiapkan lulusannya mudah terserap di dunia kerja dan juga mendukung program 3 in 1 dari pemerintah yaitu Pelatihan, Sertifikasi dan Penempatan, Royal Bali College sudah memiliki dua agency terkemuka untuk penempatan crew ke kapal pesiar dan river cruise. Kedua agency tersebut adalah PT Royal Bali Internusa dan PT Indo Star Sejahtera Group. Royal Bali College juga sudah memiliki kerja sama dengan pihak Archipelago International untuk program training di hotel-hotel berbintang di Bali khususnya dan di Indonesia pada umumnya, serta Ryyan Hospitality Inc. Malaysia untuk program Intership Training ke hotel-hotel berbintang yang ada di Malaysia. Direktur Royal Bali College Gianyar Putu Adhi Wiryana, Amd. Par., CHA. dalam acara penyerahan Sertifikat dan Employment Letter melaporkan bahwa untuk angkatan
1 Basic Level grup pertama sudah melaksanakan program training ke Equatorial Hotel di Malaysia di awal Januari 2016, grup berikutnya akan menyusul di awal April 2016. Untuk penempatan kapal pesiar sudah juga dilaksanakan untuk angkatan I kelas executive ada 5 orang sudah mendapatkan Employment Letter dan join di River Cruise di bulan Maret dan akan terus berkelanjutan. Acara ini juga dihadiri Ketua Yayasan Manggala Widya Satra I Wayan Suryawan, Direktur PT Royal Bali Internusa Gede Sumitra Adnyana, Direktur PT Indo Star Sejahtera-Bali Putu Alit Sastrawan, Amd.Par. serta Dinas Tenaga Kerja
dan Transmigrasi Kabupaten Gianyar yang diwakili Kasi Standardisasi dan kompetensi Anak Agung Gede Putra, S.H. Dalam kesempatan ini, Royal Bali College juga memanggil dan mengajak putra-putri lulusan SMK/SMA di Bali yang ingin berkarier di kapal pesiar dan hotel untuk bergabung dan mendapat kesempatan terbaik untuk menuju cita-cita dan masa depan. Kesempatan ini dapat diperoleh dengan menghubungi nomor pendaftaran (0361) 290410 atau bisa langsung ke Kampus Royal Bali College, Jl. Pasekan No. 90X Batuyang Kangin, Batubulan, Gianyar, Bali. (ad1150)
KOMPETENSI - Royal Bali College siap mencetak lulusan yang memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pernefri Gelar Seminar Transplantasi Ginjal Sesuai Aspek Medik dan Legalitas MEMPERINGATI Hari Ginjal Sedunia, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Koordinator Wilayah Bali, NTT, NTB/Divisi Ginjal dan Hipertensi RSUP Sanglah menggelar seminar transplantasi ginjal di Laboratorium Prodia, Minggu (27/3) kemarin. Hari Ginjal yang jatuh pada bulan Maret, setiap Kamis minggu kedua itu sebelumnya telah dilakukan rangkaian kegiatan yaitu roadshow tentang kesehatan ginjal ke sekolahsekolah, talkshow di TV, Pernefri Colour Fun Run di Lapangan Renon yang dinyatakan sebagai 5 acara terbaik di seluruh dunia, Simposium Bali Uro-Nefrologi Scientific Communication dan Bali Dialysis Forum. Seminar transplantasi ginjal tersebut diikuti oleh dokter umum, dokter spesialis pengelola HD di rumah sakit di Bali, direktur rumah sakit, tokoh masyarakat, masyarakat umum. RSUP Sanglah yang melakukan operasi transplantasi (cangkok) ginjal pertama pada 18 Januari lalu telah berhasil melakukan cangkok ginjal pada Septian Ari Bowo (29). Prof. Dr. dr. I Gde Raka Widiana, Sp.PD-KGH., Ketua Tim Cangkok Ginjal RSUP Sanglah, yang menjadi pembicara dalam seminar tersebut membawakan materi ‘’Transplantasi Ginjal dari Aspek Medik dan Ekonomi’’. Ia menjelaskan, pasien yang bisa dilakukan cangkok ginjal adalah pasien yang mengalami gagal ginjal terminal. Ditandai dengan nyeri dada, gatal-gatal, memori terganggu, anemia, gangguan tulang seperti mudah patah dan lain-lain. Memang pasien yang melakukan cangkok ginjal rentan terhadap infeksi. “Risiko sangat tinggi di awalawal tetapi dengan menyesuaikan diri baik perbaikan fungsi organ secara umum, menurunkan dosis obat, sampai suatu saat mungkin saja bisa distop,” ujarnya. Maka dari itu, pasca-operasi cangkok ginjal sebisa mungkin menghin-
dari diri dari infeksi seperti memakai masker, memakan makanan yang higienis (dengan di-microwave) dan menjaga kebersihan lingkungan. Pascadioperasi, pasien juga harus diisolasi, pasien yang berkunjung juga dibatasi. Setelah satu minggu dirawat dan kondisi membaik, pasien sudah diperbolehkan pulang. Di rumah juga disarankan untuk kamar dijaga kebersihannya, tidak boleh orang masuk sembarangan terutama orang yang terkena flu. Sehingga setelah dua minggu, pasien bisa kembali bekerja. Dari pengalaman dan hasil survei, dalam waktu 5 tahun, 95 persen pasien cangkok ginjal berhasil dan melanjutkan hidupnya. Hanya 5 persen yang mengalami kegagalan karena tubuhnya mengalami penolakan. Sedangkan cuci darah, 70-80 persen keberhasilannya, 20-30 persen meninggal dalam waktu 5 tahun. “Tapi cangkok ginjal kualitas hidupnya jauh lebih bagus, tapi kalau cuci darah masih sesak, mualmual, harus dibantu, kalau orang yang cangkok itu mandiri sekali,” jelasnya. Transplantasi ginjal adalah memindahkan organ orang lain ke tubuh kita. Pemindahan tersebut tentunya pasti ada penolakan. Namun jika cangkok ginjal dilakukan
pada kembar identik, penerimaannya bisa 100 persen. “Kembar identik yang paling berhasil melakukan cangkok ginjal,” imbuhnya. Biasanya pendonor ginjal adalah dari donor hidup dari keluarganya sendiri karena dari segi kecocokan besar, psikologi dan konflik-konflik juga kecil. Selain donor hidup, juga ada donor jenazah, yaitu pasien memanfaatkan organ dari tubuh pasien yang akan meninggal dengan membuat perjanjian sebelumnya. Namun hanya dapat bertahan 48 jam, maka dari itu harus segera dilakukan operasi cangkok ginjal. Prof. Dr. dr. Ketut Suwitra, Sp.PD-KGH., Ketua Pernefri Koordinator Wilayah Bali, NTT, NTB, mengatakan cangkok ginjal harus dilihat sesuai dengan aspek medik dan legalitasnya. Setelah keberhasilan cangkok ginjal pertama, RSUP Sanglah akan melakukan operasi cangkok ginjal kedua dan berikutnya. “Ya, sudah ada calonnya, tetapi belum tahu berapa,” katanya. Pasien yang akan melakukan cangkok ginjal direkomendasikan dari dokter-dokter konsultan di kliniknya masing-masing, setelah itu baru akan dikirimkan ke RSUP Sanglah. “Ya, kira-kira sudah ada dua calon, jadi kami berusaha menawarkan,” imbuh Suwitra. (bns2)
SEMINAR - Suasana seminar transplantasi ginjal yang digelar Pernefri, Minggu (27/3) kemarin.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, CSR, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Senin Paing, 28 Maret 2016
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S
INFO SEREMONIAL
Terkait Reklamasi Teluk Benoa
5
Faene Hotel, The St. Regis Resort Bal Harbour
Dhamantra Jawab ’’Tantangan’’ Gubernur Bali dan Delano Hotel Rekrut Mahasiswa SPB-STPBI Denpasar
DATANGI PB3AS - Anggota Komisi VI DPR-RI Nyoman Dhamantra saat mendatangi Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan Renon, Minggu (27/3) kemarin. MENJAWAB tantangan Gubernur berdiskusi, namun menegaskan sikap Bali Made Mangku Pastika, anggota penolakan terhadap rencana reklaKomisi VI DPR-RI Nyoman Dhaman- masi atau revitalisasi Teluk Benoa, tra mendatangi Podium Bali Bebas sebagaimana sudah dia sampaikan Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan dalam berbagai kesempatan. Puputan Margarana, Renon, DenLebih jauh politikus dari PDI-P pasar, Minggu (27/3) kemarin. Bali ini menilai gerakan penolakan reDalam kesempatan itu, Dhaman- klamasi atau revitalisasi Teluk Benoa tra hadir untuk menegaskan sikap belakangan makin masif dan serius, kenapa dia menolak reklamasi. terlebih dengan adanya pernyataan Sekaligus mengkritisi sejumlah pan- penolakan dari setidaknya 28 desa dangan atas berbagai persoalan yang adat. Hal tersebut harus menjadi disampaikan Gubernur Bali Made perhatian, dan menuntut ketegasan Mangku Pastika, baik soal trans- sikap Gubernur Mangku Pastika, migrasi, reklamasi Teluk Benoa, dengan mencabut rekomendasi yang investasi dan lain sebagainya. telah diterbitkan untuk itu. Mengawali orasinya, Nyoman “Hanya Gubernur Bali yang bisa Dhamantra mengatakan bahwa ke- menghentikan proyek ini, dengan hadirannya di PB3AS bukan untuk mencabut rekomendasi Gubernur
Bali, yang menjadi dasar terbitnya Perpres 51 Tahun 2016. Di sini perlu sikap tegas Gubernur,” kata Nyoman Dhamantra. Terkait dengan transmigrasi, menurut Dhamantra, merupakan masalah yang sudah terus-menerus terjadi di Bali, bahkan sejak masa penjajahan. Lahir dari keterpaksaan, dan bukan untuk perluasan (ekspansi) lapangan kerja dan kesempatan berusaha. “Transmigrasi jangan dilihat dari aspek ekonomi semata. Namun, merupakan bentuk ketidakhadiran negara atau pemerintah dalam penciptaan kesempatan kerja dan berusaha bagi masyarakat Bali di tanah leluhurnya. Sekaligus sebagai dampak dari kebijakan investasi yang tidak memihak rakyat,” tandas Dhamantra. Karena itu, kebijakan investasi seperti reklamasi Teluk Benoa harus dihentikan, mengingat akan meminggirkan masyarakat Bali. “Hotel dan vila menjamur, tetapi banyak petani, nelayan, perajin dan usaha kecil yang saat ini mengalami kesulitan dan hampir bangkrut,” ucapnya. Menutup orasinya, Dhamantra meminta Gubernur mengatur kembali regulasi investasi agar lebih berpihak pada kepentingan krama Bali. “Hingga saat ini, belum nampak kebijakan dari investor yang memihak rakyat. Untuk itu, perlu pengaturan yang jelas dan tegas dalam melindungi local contens, local wisdom dan local product,” ujar Dhamantra. (ad2232)
SMP Cipta Dharma Gelar Pentas Seni SMP Cipta Dharma merupakan sekolah yang terakreditasi A. SMP Cipta Dharma yang berlokasi di Jalan Ida Bagus Mantra, Perum Puri Candra Asri, Denpasar, Bali ini dapat menghasilkan siswa-siswi berprestasi. Dalam menjalankan misi, pada tahun 2016 ini OSIS SMP Cipta Dharma mengadakan ajang pentas seni. Ajang ini pertama kali diadakan dengan tema ‘’CIDHA SPARSHOW (Cipta Dharma Spring Art Show)’’. Tema ini diambil dari kreativitas remaja yang tumbuh layaknya tumbuhan yang beragam tumbuh pada musim semi. Ajang pentas seni yang diadakan pada Kamis (24/3) di Lapangan depan SMP Cipta Dharma ini
dimeriahkan penampilan siswa-siswi, guest star dari Dea Rangga Kuncoro dan Amin RA, Fish God Band, As I Am Band, dan Sanggar Budha Kecapi. Selain itu, dalam ajang pentas seni ini siswa dapat membuat stan yang ingin mereka perlihatkan dan dijualbelikan kepada pengunjung. Untuk menampilkan kreativitas siswa, pentas seni ini juga merupakan rangkaian HUT ke-43 SMP Cipta Dharma. Ide dari ajang ini dipaparkan oleh Ketua OSIS SMP Cipta Dharma. “Sebenarnya visi kami selaku anggota OSIS adalah membuat perubahan pada angkatan tahun ini. Selain itu juga membawa nama baik SMP Cipta Dharma menjadi lebih baik.
Dengan membuat pentas seni ini, kami akhirnya dapat mewujudkan salah satu visi kami,” ucap Ketua OSIS SMP Cipta Dharma angkatan 2015/2016 Gilang Wiraguna. Sementara itu, Ketua Panitia Jonathan Mikhael mengucapkan terima kasih dengan diadakannya ajang tersebut. “Saya selaku Ketua Panitia dan mewakili semuanya, acara pentas seni seperti ini diharapkan terus berlanjut. Sebab, hal ini untuk mengembangkan kreativitas anak remaja supaya semakin berkembang. Saya juga berterima kasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam penyelengaraan pentas seni ini,” katanya. (r)
AWAL Maret 2016 Kampus SPB-STPBI Denpasar banyak kedatangan hotel besar yang ingin melakukan interview seperti Faena Hotel Miami, The St. Regis Resort dan Delano Hotel yang sama-sama berlokasi di Bal Harbour, Miami FL. Kedatangan mereka untuk melakukan perekrutan mahasiswa perhotelan untuk melaksanakan internship di hotel mereka. Hotel-hotel yang sebelumnya sudah melaksanakan kunjungan ke Kampus SPBSTPBI seperti The Big Cedar yang berlokasi di Missouri. Pada 1 Maret 2016 Faena Hotel melaksanakan kunjungan kedua di kampus SPB-STPBI Denpasar diwakili Jill Simone Herman selaku Pool and Beach Director dan Mildred Rodrigues selaku Human Resource. Mereka menawarkan posisi F&B Service dan Guest Service. Mahasiswa yang diharapkan lulus sebanyak 26 orang dan akan memulai internship diperkirakan pada September-Oktober 2016. Faena Hotel berlokasi di pesisir Pantai Miami. Pada 2 Maret 2016 The St. Regis Resort melaksanakan kunjungan yang kedelapan di kampus SPB-STPBI Denpasar. Kunjungan mereka kali ini diwakili Christine Langseth selaku Human Resource. Posisi yang ditawarkan yaitu Food and Beverage Service dan Recreation. Mahasiswa yang diharapkan lulus interview sebanyak 14 orang dan akan memulai program trainingnya Mei 2016. The St.Regis Resort merupakan 5 stars hotel berlokasi kawasan Bal Harbour dengan lokasi di pesisir Pantai Miami. Selain sebagai perwakilan dari St. Regis Bal Harbour, Christine Langseth juga melakukan interview untuk Delano Hotel South Beach yang juga berlokasi di Miami, Florida di hari yang sama. Delano Hotel menawarkan posisi khusus Culinary. Mahasiswa yang diharapkan lulus sebanyak 15 orang dan akan memulai trainingnya pada bulan Juni 2016. Delano Hotel South Beach berlokasi di South Beach Miami, Florida. Mereka menyatakan san-
gat puas datang ke kampus STPBI & SPB di samping pelayanan atau hospitality yang sangat bagus. Mereka puas serta kagum melihat fisik dan fasilitas kampus SPB & STPBI serta kemampuan (skill) yang dimiliki oleh mahasiswa SPB & STPBI. Para mahasiswa diberikan gaji berkisar US$ 9 - US$ 12 per jam selama mengikuti Program Internship ini, dan akan dibayar satu setengah kali gaji normal apabila mereka bekerja lembur (over time). Gusti Made Sujana, S.E., M.M., CHT., CHA. selaku Direktur SPB dan merangkap Ketua STPBI mengatakan bahwa banyak benefit yang akan didapatkan oleh mahasiswa di samping pengalaman internasional yaitu kemampuan bahasa Inggris mereka akan jauh lebih bagus, mereka bisa belajar untuk lebih mandiri, percaya diri, mengerti budaya Amerika, mendapatkan sertifikat training dari hotel-hotel berkelas di Amerika, selain itu juga para mahasiswa akan mendapatkan penghasilan (uang). Mahasiswa STPBI yang mengikuti proses perekrutan, menyampaikan ucapan terima kasih mereka pada manajemen kampus SPB dan STPBI, khususnya PT Bali Duta Mandiri yang merupakan PPTKIS milik kampus SPB dan
REKRUT - Faene Hotel, The St. Regis Resort Bal Harbour dan Delano Hotel melakukan perekrutan mahasiswa SPB-STPBI Denpasar untuk melaksanakan internship.
S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
PENTAS - SMP Cipta Dharma menggelar pentas seni.
Semeton Honda Bali Card Gelar Gebyar Belanja Tahap Kedua SEBAGAI kelanjutan dari Program Gebyar Belanja Semeton Honda Bali Card, Astra Motor Bali kembali melaksanakan pengundian periode kedua Gebyar Belanja Semeton Honda Bali Card dan Awarding Tenant, Sabtu (26/3). Ini merupakan program undian berhadiah yang memberikan kesempatan bagi konsumen pemegang Semeton Honda Bali Card dan memanfaatkan kartunya untuk bertransaksi di tenant-tenant yang telah bekerja sama. Adapun ketentuannya yaitu setiap bertransaksi Rp 25.000 akan mendapatkan kupon undian dan berlaku kelipatannya. Pengundian tahap kedua ini merupakan periode program 1 Januari – 28 Februari 2016. Sebanyak 1.868 kupon yang terkumpul dalam periode ini dengan 420 transaksi di 42 tenant. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengumuman Awarding tenant. Kategori tenant administrasi kupon terbaik diraih Tenant Pondok Kuring, kemudian untuk kupon terbanyak diraih oleh Tenant Larisa, sedangkan kategori Tenant Teraktif diraih oleh Warung Carik. “Melalui program ini, sekaligus sebagai ungkapan terima kasih kepada partner dan konsumen-konsumen Honda, yang telah percaya dan memilih sepeda motor Honda. Harapan ke depannya semoga hubungan
STPBI, yang telah membantu para mahasiswa perhotelan untuk bisa melakukan on the job training di Amerika. Nyoman Gede Astina selaku Direktur Utama PT Bali Duta Mandiri mengatakan bahwa melaksanakan internship di Amerika di hotel-hotel berbintang 5 tentu akan memberikan pengalaman internasional yang susah didapatkan jika melaksanakan intership program/ training di Bali atau Indonesia. Pengalaman internasional ini sangat perlu sebagai bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Astina mengatakan PT Bali Duta Mandiri yang merupakan PPTKIS milik kampus SPBSTPBI sangat bersyukur telah menjalin kerja sama dengan partner mereka International Training Network (ITN) yang berpusat di Los Angeles, California sejak 2010. Hampir setiap bulan ada 1 sampai 2 hotel besar dari Amerika datang merekrut para mahasiswa perhotelan, baik yang berasal dari Bali maupun dari luar Bali. Perekrutan berikutnya akan datang The Setai Miami Beach, Florida. Bagi yang berminat silakan mendaftar sebelum 30 Maret 2016 ke PT Bali Duta Mandiri di Jalan Tari Kecak No.12 Gatot Subroto Timur, Denpasar. (ad2231)
yang sudah baik ini tidak sebatas transaksi di dealer saat pembelian sepeda motor Honda namun dengan semeton Honda Bali Card konsumen dapat berkunjung ke seluruh tenant dengan memanfaatkan kartu member Honda tersebut,” ungkap Yonanes Kurniawan Region Head Astra Motor Bali di sela pengundian. Pada kesempatan yang tersebut, Soni Suardiana, Chairul Sani Rama Putra, Hans Yulianus Liunima keluar sebagai pemenang yang meraih hadiah TV LED, untuk hadiah kamera poket diraih Susana, Euis Kartini Rosyawati, A.A. Ngr. Aditya, dan Ali, Bet Mariani, I Gst. Ayu Nengah Adisusanti kembali beruntung meraih smartphone. Salah satu perwakilan Tenant Bapak Budi mengungkapkan, komunikasi dan informasi yang jelas diberikan kepada konsumen, sehingga konsumen bisa merasakan manfaat dari kartu Honda yang dimilikinya. ‘’Semoga sinergi ini tetap berlanjut dan konsumen dapat merasakan manfaat dari kartu Honda ini,’’ tambahnya. Sampai dengan saat ini kupon yang telah terkumpul total pengundian periode I & II sebanyak 4.634. Semua kupon tersebut akan diikutkan dalam pengundian Grand Prize yang akan diundi pada bulan Mei. (bns1)
HONDA - Astra Motor Bali kembali melaksanakan pengundian periode kedua Gebyar Belanja Semeton Honda Bali Card dan Awarding Tenant, Sabtu (26/3).
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, CSR, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Senin Paing, 28 Maret 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Saatnya Pemerintah Pikirkan Pertanian BALI sudah jenuh, krodit dan sudah overload. Ketiganya yang melatarbelakangi mengapa masyarakat Bali Selatan meminta agar pariwisata digeser ke Bali Utara, Timur dan Barat. Sebab, di Bali Selatan sektor pertanian makin terdesak. Orang Bali juga makin terdesak, sehingga dikhawatirkan budaya dan agama Hindu juga makin terdesak. Bank Indonesia Provinsi Bali dalam kajiannya (2014) mengindikasikan pariwisata Bali sudah tidak lagi bergairah. Perkembangan sektor pariwisata sudah tidak bisa lagi mengurangi kemiskinan di Bali. Sektor pariwisata yang berkembang lebih dari 8%, justru menyebabkan kemiskinan bertambah 0,04%. Ini terjadi karena sektor pertanian hanya meningkat 0,02%. Hal ini berarti bahwa bertambahnya kemiskinan di Bali, karena pertumbuhan sektor pertanian yang stagnan. Jadi, kalau ingin mengurangi kemiskinan di Bali, maka fokus pembangunan harus diarahkan pada sektor pertanian. Harus diakui, perkembangan pariwisata telah mengorbankan pertanian. Sawah banyak berubah fungsi. Baik untuk hotel, vila maupuan rumah pribadi dan koskosan. Hal itu tidak mengherankan. Sebab, setiap tahun lebih dari 61.000 orang datang dan menetap di Bali. Namun harus diakui, sektor pertanian tidak menarik lagi, utamanya bagi generasi muda. Alasannya sederhana. Pertanian tidak lagi memberi hidup yang layak. Selain hama, kekeringan juga sering mengganggu petani. Efeknya dapat diterka, petani akan menjerit akibat produksinya menurun dan kerugian di depan mata. Persediaan pangan terganggu, harga-harga melangit. Yang merasakan dampaknya, bukan hanya petani produsen, juga masyarakat konsumen. Jika sudah begitu, pemerintah turun ke pasar. Bahkan, jika persediaan beras tidak mencukupi untuk mampu mengendalikan harga, pemerintah melakukan impor beras. Siklus seperti ini sering dan selalu terjadi begitu di negara yang dikenal sebagai negara agraris ini. Solusi akhir berupa impor beras sebenarnya berseberangan dengan keinginan untuk menghemat devisa. Impor beras juga merupakan langkah tidak simpatik dari sudut pandang petani. Ini pertanda, masalah produksi masih menjadi salah satu masalah krusial di sektor pertanian di negara kita. Berbagai upaya mengatasinya telah dilakukan, juga oleh para pionir pertanian. Misalnya pernah dilakukan dengan mengembangkan pola penanaman padi system of rice intensification (SRI). Inti pendekatannya, membangun sektor pertanian sehingga berhasil meningkatkan produksi padi, tanpa merusak lingkungan. Bukan hanya terkait produksi, di sektor pertanian kita masih menghadapi kendala berupa terbatasnya kemampuan petani mengakses pasar. Produksi tinggi, tetapi petani tetap menjerit, akibat rendahnya harga produk mereka. Ironisnya, pada saat bersamaan konsumen pun menjerit akibat tingginya harga produk pertanian yang mereka perlukan sehari-hari. Ini petunjuk, harga produk pertanian masih sangat tergantung pada tengkulak/ pedagang. Mata rantai pemasaran hasil pertanian yang panjang dan berliku ini pun menjadi salah satu persoalan yang harus segera dipecahkan. Jika demikian kondisinya, tampaknya kita belum siap berbicara dalam era globalisasi sekarang ini. Kita masih berkutat pada masalah-masalah mendasar di lingkungan internal di sektor pertanian. Kita masih sering dihantui langkah tidak simpatik impor beras. Sektor pertanian telah ditetapkan sebagai fokus dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2005-2025. Persoalannya, sudah sampai sejauh mana rencana itu dijabarkan di daerah-daerah seiring otonomi daerah? Pembangunan pertanian harus dimulai dari sekarang. Jangan lagi pembangunan sektor pertanian hanya pemanis bibir. Pemerintah daerah sudah saatnya berpihak pada sektor pertanian, setelah berpuluh-puluh tahun dijadikan objek.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Gerakan Jaga Bali Gerakan menjaga Bali harus segera dideklarasikan di Bali. Langkah ini bukan sebagai bentuk perlawanan tetapi rasa kepedulian terhadap nasib Bali. Krama Bali yang masih mencintai peradaban dan tidak terobsesi oleh kekuasaan dan kenikmatan uang mari bangun solidaritas untuk menjaga kawasan suci dan melakukan pengawalan secara berkelanjutan terhadap budaya Bali. Mungkin langkah ini bisa dijabarkan dalam bentuk menjaga kesucian tanah Bali dan berdoa terus-menerus agar Bali damai. Saya juga berharap agar pihak-pihak yang selama ini terobsisi mengejar kekayaan secara membabi buta di tanah Bali tanpa mempedulikan suara desa adat, suara umat dan suara krama Bali, cepat disadarkan. Ingat, kekuasaan, kerakusan dan ambisi terhadap kenikmatan dunia hanya akan berujung pada kegelapan. Untuk itu, lewat media ini saya menyampaikan salut dan salam hormat kepada komponen masyarakat Bali yang masih memiliki nurani menjaga Bali. Mari jaga Bali. Agung Dwipakarsa Gianyar, Bali
Perlawanan terhadap Perkembangan Pariwisata Bali Kita sudah menyaksikan, bagaimana sengitnya warga Canggu melakukan perlawanan terhadap sektor pariwisata di kawasannya. Mereka memblokir akses menuju ke Hotel Canggu Intercontinental. Karena pembangunan hotel itu dianggap telah merusak lingkungan (spiritual, sosial, dan artefak alam) di kawasan tersebut (Bali Post, 21/3).
Oleh Wayan Windia
J
auh sebelumnya Yayasan THK Awards (ketika masih ada dalam pengelolaan Bali Post Group) sudah mencatat adanya berbagai perlawanan terhadap pembangunan sektor pariwisata. Misalnya di Tanah Lot, Kedewatan, Jimbaran, Karangasem, dll. Terakhir, kita telah menyaksikan perlawanan yang hebat kalangan desa adat terhadap rencana pembangunan kawasan wisata di kawasan reklamasi Teluk Benoa. Semua kejadian perlawanan itu bukanlah hal yang berdiri sendiri. Dalam analisis spasial, semua itu merupakan rentetan perlawanan massa terhadap perkembangan sektor pariwisata di Bali. Jelaslah sebabnya, yakni manfaat sektor pariwisata sudah stagnan bagi masyarakat Bali. Kapasitas daya tampung Pulau Bali untuk sektor pariwisata juga sudah meluap-luap. Riset oleh Sceto (Prancis) pada saat proses pembangunan Nusa Dua, telah diterima oleh pejabat publik saat itu. Bahwa di Bali hanya perlu 24.000 kamar hotel internasional. Namun kenyataannya kini jumlah kamar hotel internasional di Bali kabarnya sudah di atas 100.000 kamar. Malah ingin ditambah lagi melalui reklamasi Teluk Benoa. Lalu, Bali mau diapakan? Apakah Bali harus terus diperas, dan kemudian setelah ‘’kering’’ lalu dihancurkan? Kasihan sekali. Sementara banyak komponen masyarakat sudah bersuara lantang menentang, namun para pejabat tetap saja keenakan kipas-kipas
dalam zona nyaman. Mungkin mereka masih keenakan menerima ‘’amplop’’ atau fasilitas tur ke mancanegara. Kalau hal itu benar, tak apalah. Itu adalah bagian dari rezeki dan takdir karmanya. Namun mereka seharusnya tetap eling (ingat) pada hal-hal yang substansial bagi keberlanjutan alam Bali. Dalam suatu workshop baru-baru ini yang diselenggarakan UNESCO dan Kemendikbud, saya bertemu dengan dosen muda yang energik dari STP Bali, Dr. Luh Micke Anggraini. Dia menyelesaikan desertasinya tentang heritage. Mungkin karena otaknya sudah otak heritage, maka masuk akal, kalau dia juga geregetan tentang suasana pembangunan pariwisata Bali akhir-akhir ini. Dia juga tampaknya merasa khawatir dengan keberlanjutan pariwisata Bali. Baik keberlanjutan dalam bidang lingkungan, ekonomi, sosial, dan budaya. Sementara itu, kajian yang dilakukan oleh tim dari Bank Indonesia Provinsi Bali (2014) mengindikasikan hal yang senada. Bahwa perkembangan sektor pariwisata sudah tidak bisa lagi mengurangi kemiskinan di Bali. Sektor pariwisata yang berkembang lebih dari 8%, justru menyebabkan kemiskinan bertambah 0,04%. Kenapa hal itu bisa terjadi? Karena pada saat yang sama, sektor pertanian hanya meningkat 0,02%. Hal ini berarti bahwa bertambahnya kemiskian di Bali, karena pertumbuhan sektor pertanian yang stagnan. Jadi, kalau ingin mengurangi kemiskinan di
Bali, maka fokus pembangunan harus diarahkan pada sektor pertanian. Lepas dulu perhatian pada sektor pariwisata. Lakukan dulu moratorium. Hal ini sekaligus akan dapat mengurangi kesenjangan pendapatan di Bali, yang kini sudah berada lampu kuning. Indeks Gini Ratio sudah mencapai 0,40. Suasana yang parah ini, lebih diperparah lagi dengan kedatangan migran yang menetap di Bali, sebanyak lebih dari 61.000 orang per tahun. Mereka inilah yang melalap sawah-sawah di Bali, yang kini sudah berkurang sekitar 750 ha/tahun.
Indeks Gini Ratio sudah mencapai 0,40. Suasana yang parah ini, lebih diperparah lagi dengan kedatangan migran yang menetap di Bali, sebanyak lebih dari 61.000 orang per tahun. Mereka inilah yang melalap sawah-sawah di Bali, yang kini sudah berkurang sekitar 750 ha/tahun.
Perlawanan Rakyat Bali Marilah kita kembali pada suasana perlawanan rakyat Bali terhadap sektor pariwisata. Hal ini pada dasarnya adalah hal yang lumrah pada sebuah proses pembangunan. Bahwa pada suatu titik tertentu, di mana proses p e mb a ng una n a k a n d i l a wa n o l e h rakyat setempat. Kalau hal ini sudah mulai terjadi, maka pemerintah harus segera melakukan revisi terhadap arah pembangunan di daerahnya. Hal ini harus dibuktikan dengan dana yang tertuang dalam APBD. Dalam standar FAO, diharapkan agar dana pemerintah diarahkan minimal 10% bagi pembagunan sektor pertanian. Dengan standar ini diharapkan para petani dan sektor pertanian dapat berkembang dengan optimal. Hal ini tidak pernah terjadi, kecuali pada masa awal era Orde Baru. Kalau kenyataan di Bali sudah seperti ini, di mana sektor pertanian dan petani sangat tertekan, maka adalah wajar kalau standar FAO mulai bisa diterapkan. Tetapi, siapa yang hirau pada masa-masa ini kepada petani dan sektor pertanian? Para pejabat lebih tertumpah perhatiannya pada sektor politik praktis, pencitraan, penerimaan PAD, dan pembangunan fisik. Akhir-akhir ini kita juga mendengar wacana tentang konsep pembangunan semesta berencana. Semacam GBHN yang dibuat pada masa Orde Baru.
Tatkala MPR-RI masih diakui sebagai lembaga tertinggi negara, sesuai UUD 1945 (yang asli). Dalam dokumen itu saya membaca bahwa justru yang sangat diharapkan adalah perkuatan pembangunan dan pengembangan lembaga koperasi. Koperasi diharapkan berkembang di bidang produksi dan distribusi. Kalau konsep ini akan dilaksanakan, maka koperasi harus dikembangkan berbasis lembaga subak. Tidak lagi berbasis desa, seperti halnya KUD. Konsep ini akan sangat strategis dalam mendukung pembangunan pertanian dan membantu petani. Dalam pembinaan kecil-kecilan di Subak Lodtunduh, Gianyar dan juga sudah sukses di Subak Guama, Tabanan, bahwa koperasi bisa tumbuh dengan subur pada level subak, asalkan subak mendapat pendampingan yang sepadan (4-5 tahun). Hal ini sesuai dengan konsep Bung Hatta bahwa lembaga-lembaga sosio kultural (seperti halnya subak dan desa adat), sangat perlu dikembangkan kegiatan ekonomi. Seperti halnya LPD di desa adat, dan koperasi-tani pada lembaga subak di Bali. Pertanyaannya adalah, apakah kini kita masih hirau pada koperasi dan sektor pertanian?
POJOK
Suara Mahasiswa Lindungi dan Berdayakan Transportasi Dalam Negeri DEMO melibatkan pengendara transportasi umum dalam negeri berakhir anarkis. Demo ini menuntut agar pemberhentian layanan transportasi online yang mereka anggap merugikan bagi transportasi dalam negeri yang sudah ada sejak lama ini. Dalam keterangannya, transportasi online membuat kerugian dari sisi harga yang fantastis lebih murah dibandingkan dengan transportasi dalam negeri yang mengikuti harga yang dipatok oleh aturannya. Datangnya transportasi online itu seperti memecah dan menggoyangkan transportasi dalam negeri yang sudah ada sejak lama. Perusahaan transportasi online milik asing ini seperti mengadu domba masyarakat yang bekerja di layanan transportasi. Dari sisi lain transportasi online memang memudahkan pengguna kelas menengah ke atas dalam berpergian menggunakan jasa mereka. Namun bagi kelas bawah tentunya belum bisa menggunakan trasportasi ini karena terkendala teknologi yang dimiliki. Dari sisi promosi antara perusahaan transportasi milik orang dalam negeri daripada milik orang asing juga terlihat sangat berbeda. Perusahaan milik asing tentunya lebih mudah mempromosikan
Oleh Dewa Gede Tedy Sukadana layanan karena mempunyai modal besar untuk berinvestasi di Indonesia. Namun untuk transportasi milik orang dalam negeri kesusahan dalam promosi karena harga kebutuhan promosi memang sangat mahal dilihat dari sisi mata uang bangsa Indonesia.
Penulis adalah Ketua Pusat Penelitian Subak Universitas Udayana
Dari sisi teknologi antara transportasi online milik asing dan transportasi dalam negeri juga sangat berbeda jauh. Teknologi yang dibawa oleh transportasi online asing ini tentunya lebih mumpuni daripada transportasi dalam negeri milik pengusaha lokal maupun di bawah Kementerian Perhubungan. Indonesia mempunyai dasar negara yang mengharuskan pemerintah untuk melayani masyarakatnya agar tercapainya tujuan dasar negera tersebut. Namun semakin banyak investasi asing yang masuk membuat masyarakat jauh dari tujuan itu dan semakin konsumtifnya masyarakat. Transportasi milik orang dalam negeri ini tentunya harus dilindungi dan diberdayakan oleh pemerintah. Pemerintah harus pro kepada orang dalam negeri asli ibu pertiwi, bukan sebaliknya. Karena yang membela negara bukan orang luar melainkan orang dalam negeri. Transportasi dalam negeri haruslah dikuasai oleh orang dalam negeri itu sendiri, agar keadilan dapat dirasakan oleh para masyarakat lokal yang bekerja pada transportasi dalam negeri.
Bertambah lagi desa pakraman yang menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. - Para pemimpin tetap ‘’tuli- bisu’’. *** Pemerintah daerah mesti tuntaskan konflik investasi yang terjadi di Bali. - Bukan sebaliknya, dukung investor. *** Ratusan tenaga kerja asing di Badung bekerja tanpa legalitas. - Bersenang-senang sambil cari uang.
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (112rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (3,9rb (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
PEMECAH OMBAK Beton pemecah ombak tampak terpasang di kawasan Kedonganan. Sementara itu salah seorang penghobi mancing menunggu mata kailnya dimakan ikan di sebuah dermaga di kawasan Kedonganan, Badung. Foto diambil Jumat (26/3) lalu.
Balipost on Gadget Bali Post/wan
SENIN PAING, 28 MARET 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Komplotan Pembobol ATM Diringkus Denpasar (Bali Post) Komplotan pembobol ATM dengan modus call center palsu ditangkap Polsek Denpasar Barat, Sabtu (26/3) lalu. Seorang pelaku Eryose Andesta (24) ditangkap saat beraksi di ATM BNI di SPBU simpang Jalan Imam Bonjol - Jalan Pulau Galang, Denpasar. Sedangkan dua temannya, Patimura (20) dan Ahmad Hoidori (25), dibekuk di hotel di Jalan Popies II, Kuta, Badung. Sementara empat pelaku lainnya berinisial Dn, Kt, Hr dan MT masih diburu polisi. Bali Post/ist
JAMBANISASI - Prajurit Koramil 1611-01/Denpasar Timur melaksanakan program Jambanisasi di Jalan Cokroaminoto, Gang Kelapa Muda, Denpasar Utara.
TNI Prihatin, Warga BAB Sembarangan Denpasar (Bali Post) Ternyata masih ada warga buang air besar (BAB) sembarangan. Hal itu terungkap saat prajurit Koramil 1611-01/ Denpasar Timur melaksanakan program Jambanisasi di Jalan Cokroaminoto, Gang Kelapa Muda, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Minggu (27/3) kemarin. “Kami prihatin melihat kondisi tersebut. Salah satu kebiasaan masyarakat yang kurang baik adalah buang air besar atau BAB di aliran sungai atau di tempat kosong. Kebiasaan BAB yang bukan pada tempatnya, ternyata masih dilakukan oleh masyarakat,” kata Danramil 1611-01/Denpasar Timur Kapten Inf. I Putu Sukadana. Kebiasan buruk itu, kata Sukadana disebabkan banyak factor, diantaranya ekonomi dan kebiasaan yang telah dilakukan sejak dulu. Selain itu, pengetahuan akan kesehatan masih kurang. Oleh karena itu, personel Koramil Denpasar Timur membantu mengatasi hal dengan melaksanakan program Jambanisasi. Program tersebut dilaksanakan di tiap desa/kelurahan dengan
berkoordinasi dengan Kepala Desa/Lurah setempat. “Mencari sasaran yang betul-betul tepat sangatlah sulit. Karena kondisi wilayah Koramil Denpasar Timur yang mewilayahi Kecamatan Denpasar Utara dan Denpasar Timur dominan masyarakatnya sudah maju,” ungkapnya. Pada Minggu kemarin Babinsa Desa Ubung Kaja Serma I Gusti Ngurah Budiarta melaksanakan program Jambanisasi di Jalan Cokroaminoto, Gang Kelapa Muda, Denpasar Utara. Program tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Segala permasalahan rakyat bila memungkinkan TNI dengan senang hati akan membantu semaksimal mungkin demi kesejahteraan bersama,” kata perwira asal Abiansemal, Badung ini. Selain itu, Kapten Sukadana mengaku langsung mengawasi pelaksanaan program itu. Pihaknya juga melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan tokoh masyarakat setempat. Hasil Komsos tersebut bahwa masyarakat tak ingin narkoba masuk ke wilayahnya. (kmb36)
Bali Post/eka
“Kasus ini kami serahkan ke Polda Bali, karena TKP-nya ada di luar Bali. Orang inilah yang selama ini kami cari,” tegas Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana didampingi Kanit Reskrim Iptu Luthfi Olot Gigantara, Minggu (27/3) kemarin. Iptu Olot mengatakan pada Sabtu sekitar pukul 12.00 Wita, tersangka Eryose ribut dengan nasabah BNI yang kartu ATMnya tertelan mesin ATM di SPBU Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Kejadian itu menarik
perhatian warga yang beli BBM di SPBU tersebut. “Nah waktu itu ada karyawan BNI beli besin di sana. Dia curiga kalau orang yang ribut dengan nasabah itu komplotan sindikat call center palsu dan langsung lapor ke Polsek Denpasar Barat,” ujarnya. Beberapa menit kemudian, petugas tiba di TKP dan langsung menangkap tersangka asal Palembang, Sumatera Selatan tersebut. Selain itu juga disita barang bukti HP Nokia, stiker call center Bank BNI nomor
telepon 0215015099, plastik mika dipakai pengganjal mesin tempat memasukkan kartu ATM, isolasi dan gunting. Saat diinterogasi, Eryose mengaku tidak bekerja sendiri dan teman-temannya istirahat di hotel di Jalan Popies II, Kuta. Polisi langsung menggerebek hotel tersebut dan meringkus tersangka Patimura dan Ahmad Hoidori. Barang bukti yang diamankan dari tersangka Patimura yaitu HP Samsung, stiker call center palsu BNI 11 lembar, BCA 10 lembar, BRI
Bali Post/ist
BOBOL ATM - Komplotan bobol ATM saat ditahan di Polsek Denpasar Barat. Selain di Denpasar Barat, mereka beraksi di Denpasar Selatan, Lombok dan Jakarta. 16 lembar dan Bank Mandiri 10 lembar. Sedangkan dari tersangka Hoidori disita Hp Nokia dan plastik mika pengganjal kartu ATM 4 buah. “Hasil pemeriksaan awal, mereka beraksi sejak tahun lalu di Jakarta,
Lombok dan Bali. Mereka tiba di Bali Jumat malam. Di Bali mereka mengaku baru beraksi dua kali, yaitu Jalan Nangka Utara dan Jalan By-pass Ngurah Rai dekat Hotel Yani,” kata Wisnu.(kmb36)
Bali Dapat Dana Desa Rp 416 Miliar Denpasar (Bali Post) Tahun 2016 ini Bali mendapat gelontoran dana desa Rp 416 miliar lebih untuk 636 desa. Setiap desa akan menerima Rp 600 juta sampai Rp 800 juta. Tidak seperti dulu yang hanya Rp 200 juta sampai Rp 300 juta. Namun peruntukannya masih untuk memenuhi sarana prasarana atau infrastruktur dasar yang ada di desa. “Sekarang ada perubahan, pencairan dana desa tidak lagi dalam tiga termin tapi dua termin. Tahap pertama bulan Maret ini ditransfer ke kabupaten,” ujar Kepala BPMPD Bali Ketut Lihadnyana, Minggu (27/3) kemarin. Lihadnyana menambahkan, dana desa termin pertama dicairkan sebesar 60 persen dan sisanya pada termin kedua. Menurutnya pemerintah pusat mengubah
ORGANIK - Seniman Gadgad Organik tengah melukis tas kain di Penarungan, Badung. Selain tas, karya seninya tersebut juga kerap dilukis pada pakaian sesuai pesanan konsumen. Dengan mengusung tema organik, dalam melukis Gagad menggunakan tinta yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya pencemaran dari tinta berbahan kimia. Untuk pembelian produknya, Gadgad sering memberikan bibit pohon pada konsumen sebagai upaya penghijauan.
kebijakan dengan pertimbangan efisiensi. Pasalnya, tiga kali pencairan akan memperpanjang birokrasi. “Alokasi pada setiap desa berbeda tergantung jumlah penduduk, luas wilayah, tingkat kemiskinan dan kesulitan geografisnya,” imbuhnya. Agar pemanfaatan dana desa berlangsung transparan, kata Lihadnyana pihaknya juga melakukan pendampingan desa. Dengan demikian pemanfaatan dana desa juga dapat dipertanggung jawabkan akuntabilitasnya, serta lebih mempercepat pelayanan kepada masyarakat. “Secara formal sudah kita terjunkan (pendamping, red), tetapi Universitas Udayana (Unud) juga nanti akan melakukan pendampingan terhadap manajemen pemerintahan,
laporan, tata kelola, dan sebagainya. Pendampingan dilakukan sampai desa-desa itu bisa mandiri mengelola manajemennya”, ujarnya. Rektor Unud Prof. Dr. Dr Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD. mengatakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unud telah membentuk Pusat Studi Desa yang bertujuan untuk mendampingi dan membina desa-desa di Bali khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Pusat Studi Desa juga akan melakukan pendampingan terkait pengelolaan, penyelenggaraan dan/atau penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBdes) yang di dalamnya terdapat dana desa. Ketua Pusat Studi Desa Universitas Udayana Prof. Dr. I Ketut Rai Setiabudhi, S.H.,
M.S. mengatakan kemampuan SDM desa masih belum merata untuk mengelola bantuan yang berlimpah ruah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). “Sejak ada Undang-undang No.6 Tahun 2014, permasalahan desa menjadi perhatian nasional. Apalagi APBN itu kan banyak dialokasikan untuk dana desa ini. Permasalahannya sekarang, bantuan yang begitu besar dihadapkan dengan SDM yang masih tidak merata kemampuannya,” ujarnya. Setiabudhi mengkhawatirkan kemampuan SDM yang terbatas dalam mengelola bantuan pada akhirnya dapat menimbulkan kasus hukum. Anggota Komisi I DPRD Bali Nyoman Adnyana mengatakan, pengawasan dana desa sejauh ini memang ada di BPMPD
provinsi maupun kabupaten/ kota, serta Inspektorat. “Tapi kalau ada persoalan, kita akan turun,” ujarnya.(kmb32)
“ LPPM Unud telah membentuk Pusat Studi Desa yang bertujuan untuk mendampingi dan membina desadesa. Pusat Studi Desa juga akan melakukan pendampingan terkait pengelolaan, penyelenggaraan atau penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBdes) yang di dalamnya terdapat dana desa.” Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika
BANGLI
8
Senin Paing, 28 Maret 2016
Taman Pintu Masuk Kintamani Tak Terurus Bangli (Bali Post) Penataan objek wisata Kintamani belum maksimal. Salah satu indikatornya, taman di pintu masuk perbatasan Desa Sekardadi-Penelokan yang tak terurus. Tanaman bunga di taman setempat banyak yang mati dan tergantikan semak belukar. Dari kejauhan, pintu masuk objek wisata Kintamani sebenarnya terlihat sangat megah. Di depan gapura sisi barat dilengkapi patung Jayapangus dan Kang Cing Wie. Sementara di sisi timur terdapat patung jeruk kuning. Setelah diamati, ternyata taman yang mengapit jalan kondisinya justru sangat memprihatinkan. Kesan indah sama sekali tak nampak. Tanaman bunga yang beraneka jenis tergantikan semak belukar. Tak hanya itu, sejumlah fergola yang berjajar sampai persimpangan jalan Kintamani-Bangli kondisinya juga tak kalah miris. Tiangnya nampak keropos dan nyaris tumbang. Beberapa di antaranya juga
digerogoti tanaman yang berasal dari perkebunan warga. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Tata Kota Bangli Ida Ayu Yudi Sutha tak menampik kondisi itu. Ia berdalih taman yang berada di pintu masuk tersebut merupakan milik desa dan fergola tersebut menjadi aset pemkab. Pihaknya juga mengkalim perawatan fergola sudah rutin dilakukan dan telah dianggarkan setiap tahun. ‘’Taman itu milik desa. Kalau fergolanya masuk aset pemkab,’’ ujarnya. Penataan taman tersebut akan dikomunikasikan dengan desa agar bisa dianggarkan melalui dana desa. Sementara untuk fergola diupayakan bisa berlangsung tahun ini setelah penataan di objek wisata Penelokan selesai. ‘’Kami masih konsentrasi untuk menata di kawasan Penelokan sekitar Goa Jepang. Kami upayakan fergola itu bisa tersentuh. Kalau tamannya, akan dikomunikasikan dengan desa,’’ kata mantan Kabag Ortal Setda Bangli ini.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles mengungkapkan, belakangan ini perhatian pemerintah daerah terhadap pariwisata Kintamani hanya lebih banyak pada kawasan Penelokan. Sementara, taman di pintu masuk yang merupakan pencitraan awal sebuah objek wisata kondisinya justru amburadul. ‘’Itu (taman-red) sebagai gambaran awal objek wisata. Tapi akhirakhir ini tak pernah mendapat perhatian dari pemerintah. Bagaimana bisa membuat pengunjung tertarik untuk datang,’’ katanya. Menyikapi hal tersebut, instansi terkait perlu segera mengambil langkah konkret. Jumlah petugas kebersihan atau pertamanan yang cukup banyak, beberapa perlu dialihkan ke taman tersebut. ‘’Pemkab banyak punya petugas kebersihan maupun pertamanan. Itu kan bisa dibawa ke sana. Barangkali dua kali seminggulah. Daripada kondisi tamannya seperti itu, ditumbuhi semak belukar,’’ pintanya. (kmb45)
Bali Post/sos
TAK TERURUS - Pintu masuk objek wisata Kintamani dari jalur Desa Sekardadi-Penelokan. Taman yang mengapit jalan kondisinya tak terurus.
Perubahan Mekanisme, Penyaluran Dana Desa Tersendat
Wayan Nuraksa, Kakek Buta di Desa Subaya
Bali Post/kmb45
I Dewa Bagus Riana Putra
Di Desa Pakraman Kayubihi dan Kayang
Hidup Seorang Diri di Gubuk Tak Layak Huni Krama Dilarang Jual Tanah ke Orang Luar Desa
KEHIDUPAN Wayan Nuraksa, warga Desa Subaya Kintamani benar-benar memprihatinkan. Di usianya yang 80 tahun ini, dia hidup seorang diri di dalam sebuah gubuk tak layak huni di tengah tegalan jauh dari keramaian desa. Sehari-hari, Nuraksa hanya bisa menghabiskan waktunya dengan berbaring di tempat tidur lantaran kondisi matanya yang mengalami kebutaan. Ditemui di gubuknya Minggu (27/3) kemarin, Nuraksa tampak terbaring di tempat tidur kayu miliknya. Tak banyak aktivitas yang bisa dilakukan Nuraksa, selain berbaring dan duduk. Selain sudah tak mampu berjalan karena usianya yang tua, kedua mata Nuraksa mengalami kebutaan akibat penyakit katarak yang dideritanya sejak beberapa tahun terakhir. Kondisi gubuk yang dihuni Nuraksa tampak benar-benar tidak layak huni. Selain hanya berdinding gedek, gubuk tersebut juga masih berlantai tanah serta beratapkan seng dan terpal. Tidak ada listrik yang tersambung ke dalam gubuknya. Didampingi Perbekel Subaya Nyoman Diantara dan warga Nengah Windia, Nuraksa mengaku memiliki empat orang anak. Dua di antaranya laki-laki dan dua lainnya perempuan. Tiga di antaranya sudah menikah dan tinggal di pusat desa. Sementara anak bungsunya yang masih lajang kini sedang menjalani hukuman lantaran tertangkap saat
Bali Post/ina
GUBUK - Nuraksa saat ditemui di gubuk tak layak huni miliknya. sedang berjudi. Nuraksa mengatakan, semenjak anak bungsunya ditahan, dirinya tinggal seorang diri. Untuk makan sehari-hari, Nuraksa selama ini hanya mengandalkan kiriman makanan dari anaknya yang tinggal di pusat desa. Tak jarang juga dirinya memasak nasi dengan tungku api yang berada bersebelahan dengan tempat tidurnya. Perbekel Subaya Nyoman Diantara mengatakan, Nuraksa selama ini masuk sebagai salah satu dari ratusan KK miskin yang ada di desanya. Dia pun mengakui bahwa kondisi kehidupan Nuraksa memang sangat memprihatinkan karena hanya tinggal seorang diri di sebuah gubuk tak layak huni. Terkait kondisi rumah Nuraksa, Diantara mengatakan bahwa
sejatinya pihaknya sudah sempat mengusulkan bantuan bedah rumah kepada pemerintah daerah. Akan tetapi, usulan tersebut sulit direalisasikan pemerintah lantaran Nuraksa tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). ‘’Kami sudah pernah berusaha mengajukan. Tapi karena terbentur persyaratan itu, warga kami ini sulit mendapat bantuan bedah rumah,’’ terangnya. Atas kondisi tersebut, Diantara pun kini hanya bisa berharap ada uluran tangan dari yayasan sosial maupun kelompok masyarakat lainnya yang peduli dengan kondisi Kakek Nuraksa. Diharapkan bantuan yang diberikan untuk Kakek Nuraksa berupa bedah rumah sehingga diusianya yang sudah renta, Nuraksa bisa hidup di rumah yang lebih layak huni. (ina)
Bangli (Bali Post) Penduduk pendatang (duktang) sekarang tak hanya banyak menyasar daerah yang perputaran ekonominya pesat seperti Denpasar. Seiring perkembangan dan kebutuhan tempat tinggal yang semakin tinggi, duktang mulai merambah ke wilayah pedesaan. Jika hal ini terus berlanjut, maka dikhawatirkan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat lokal akan hilang. Mengantisipasi hal ini, Desa Pakraman Kayubihi dan Kayang menerapkan aturan adat yang cukup ketat, yakni masyarakat tak diperkenankan menjual tanah kepada orang di luar desa. Desa Pakraman Kayubihi dan Kayang berada di Desa Kayubihi Kecamatan Bangli, tepatnya di utara Kelurahan Kubu. Daerah yang berhawa sejuk ini cukup terkenal dengan kerajinan bambunya yang sangat variatif. Tak hanya itu, di daerah yang juga memiliki potensi pertanian cukup baik ini juga terdapat sejumlah tradisi yang tak bisa ditemui di daerah lain, seperti perang taluh dan lidi. Seiring perkembangan, lahan yang dimiliki warga lokal, khususnya yang berada di pinggir jalan mulai dilirik masyarakat luar untuk dijadikan tempat tinggal maupun membuka usaha. ‘’Kalau ada masyarakat luar yang datang, maka kearifan lokal akan memudar. Mengantisipasi hal itu, desa pakraman membuat
! "#$% & "#$' ,+1,&/ *-! ! &-
" #$% * )#)+,! 1 ,', ) 3 -%$ ') ' 7 - ') 8 -., $-% ' ! -#-& $ '
! & # #$% '((%)# ! - -%)'$ & ' ! . )')#$% #) -( % /+ 0!) '$ '#) ' 2- -' ! ,', ) $ .) - 0 '( ' ' .) 4 -%$ ') ' 5 (%,$- ',!,()6 - ',!,() -%$ ') ' 5 6 -$-%' ' -%) ' ' ! -! $ ' 5 6 - ') )+)! - ') %#)$- $ % -'.).) ' , $-%
%$! $ %$
!" #$"
awig larangan menjual tanah kepada orang luar desa,’’ ujar Perbekel Kayubihi I Ketut Widiana, Minggu (27/3) kemarin. Jika ada yang melanggar awigawig ini, sejumlah sanksi menanti, yakni yang bersangkutan tidak akan mendapatkan pelayanan administrasi, diberhentikan jadi bagian desa pakraman dan tidak diperkenankan mempergunakan fasilitas umum yang ada di wilayah tersebut. ‘’Ini sudah menjadi kesepakatan. Sejauh ini belum ada yang melanggar. Sanksi juga diberlakukan,’’ tegas pria asal Banjar Bangklet ini. Sementara itu, Bendesa Adat Kayubihi I Wayan Sadia mengatakan, awig-awig ini sudah menjadi warisan leluhur yang masih dipegang erat masyarakat, meskipun arus globalisasi sudah masuk. Di samping mampu mempertahankan kearifan lokal, aturan adat tersebut secara tidak langsung akan mampu mengontrol salah satunya pengembangan pasar modern berjaringan yang selama ini dinilai merugikan usaha masyarakat lokal dan mengancam nasib pasar tradisional. ‘’Kalau orang lain tidak bisa membeli tanah, secara otomatis akan menyebabkan pasar modern berjejaring itu tak ada. Awig ini masih dipegang teguh sampai sekarang. Tak ada warga yang keberatan,’’ terang Sadia. (sos)
Bangli (Bali Post) Sejumlah petani di Desa Subaya Kecamatan Kintamani banyak yang membudidayakan cengkeh. Bahkan cengkeh menjadi salah satu komoditas andalan pertanian wilayah setempat. Tanaman cengkeh dipilih lantaran harga jualnya yang cukup menggiurkan. Salah seorang petani cengkeh di Desa Subaya Putu Sarjana mengatakan, cengkeh sebagai komoditas andalan sejak hampir sepuluh tahun terakhir. Sebelum cengkeh, dulunya petani di Subaya banyak yang membudidayakan tanaman jagung, kopi dan pisang. Menurut Sarjana, banyak petani yang memilih menanam cengkeh karena harganya yang menggiurkan. Saat ini, per satu kilogramnya cengkeh mampu menembus harga Rp 120 ribu. Dibandingkan dengan hasil pertanian jagung, kopi, maupun pisang, hasil pertanian cengkeh diakuinya lebih mampu mengangkat perekonomian petani desa setempat. ‘’Selama ini hasil pertanian cengkeh banyak dijual ke Singaraja,� imbuhnya. Tak hanya Sarjana, warga Subaya lainnya Nengah Windia juga mengakui hal tersebut. Dengan iklim yang sedang, tanaman cengkeh diakuinya memang sangat cocok dibudidayakan di Desa Subaya. (kmb40)
Guna mengoptimalkan penggunaannya, pengawasan akan lebih diintesifkan lagi. Sistem koordinasi yang sebelumnya desa datang ke BPMPD, tahun ini berlangsung terbalik. ‘’Dulu kalau ada masalah, desa yang datang ke kami. Tapi sekarang caranya beda. Kami yang datang ke desa. Ini sebagai bentuk pengawasan agar penggunaan dana lebih optimal lagi,’’ terang Riana Putra. Disinggung kendala yang dialami dalam penggunaan dana Desa 2015, mantan Camat Bangli ini mengaku secara umum tidak ada. Penyusunan APDBDes yang menjadi hal wajib dilakukan
Cengkeh, Komoditas Andalan Desa Subaya
pembahasan mekanisme penyaluran,’’ ujarnya. Ditegaskan Riana Putra, jika mekanisme penyalurannya ada perubahan, secara otomatis perbup yang ada akan turut direvisi. Dipaparkannya, dana desa paling besar didapatkan Desa Songan B, Kintamani yang mencapai Rp 918.453.000. Sementara penerima terendah jatuh pada Desa Gunungbau, Kintamani, yakni Rp 596.095.000. Perbedaan jumlah yang diterima ini dihitung dengan memperhatikan jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat kesulitan geografis.
kan dana tersebut dialokasikan untuk mendanai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas warga atau masyarakat desa dalam pengembangan wirausaha, peningkatan pendapatan serta perluasan skala ekonomi individu warga atau kelompok masyarakat dan desa. (kmb45)
Bangli (Bali Post) Trotoar di pasar eks rutan Bangli, tepatnya di Jalan Serma Meranggi dicaplok kios. Di samping menghilangkan fungsi utama sebagai akses pejalan kaki, kios-kios tersebut juga menimbulkan kesan kumuh dan semrawut pada lingkungan sekitar. Berdasarkan pantauan, Minggu (27/3) kemarin, trotoar tersebut digunakan dua pedagang. Parahnya lagi, bangunan kios yang dijadikan tempat berjualan pakaian tersebut justru permanen. Temboknya dari batako berdiri di trotoar dan dilengkapi rolling door. Akses jalan kaki sedikit pun tak tersisa. Salah satu pedagang menuturkan, pascakebakaran Pasar Kidul, trotoar tersebut dijadikan tempat berjualan sementara oleh sejumlah pedagang. Seiring rampungnya sejumlah kios, beberapa pedagang pun mulai dipindahkan ke pasar. Hanya dua pedagang tersebut yang justru tetap bertahan dan membuat bangunan permanen. ‘’Beberapa pedagang sudah dipindahkan. Tapi beberapa masih ada yang di sana (trotoar-red). Saya tidak tahu penyebabnya,’’ katanya. Kasatpol PP Bangli Dewa Agung Suryadarma belum bisa dimintai keterangan terkait masalah ini. Hingga malam kemarin, yang bersangkutan tidak mengangkat HP-nya meski ada nada dering. (kmb45)
Dijelaskannya, informasi yang didapatkan terkait dana desa baru sebatas jumlahnya saja. Tahun ini Kabupaten Bangli mendapat Rp 43.090.305.000. Jumlah ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 19.197.775.000. Sampai Maret ini dana tersebut belum diterima kabupaten. Hal tersebut diduga karena masih ada pembahasan mekanisme penyaluran yang sebelumnya tiga tahap menjadi dua tahap. ‘’Dana desa belum diterima dari pusat. Saat saya konfirmasi, kemungkinan minggu kedua April ini. Disinyalemen karena masih ada
sebelum pencairan dana berjalan sesuai dengan harapan. ‘’Secara umum kendala dalam pengelolaan dana desa tidak ada. Paling yang ada hanya miskomunikasi saja. Kalau ketepatan dengan aturan, sudah semua bisa,� katanya. Sebelumnya, Pejabat asal Desa Kayubihi, Bangli ini pun menegaskan dana itu hanya fokus digunakan dalam bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Bidang pembangunan desa diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan. Salah satu programnya meliputi pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur atau sarana prasarana fisik untuk penghidupan termasuk ketahanan pangan dan pemukiman. Sementara untuk bidang pemberdayaan masyarakat dijelas-
Kawasan Pasar Eks Rutan Semrawut
Trotoar Dijadikan Kios
Bangli (Bali Post) Dana desa dari pemerintah pusat tahun ini belum diterima kabupaten. Hal itu disinyalemen karena adanya perubahan mekanisme penyaluran yang sebelumnya tiga tahap menjadi dua tahap. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Bangli I Dewa Bagus Riana Putra menyampaikan hal tersebut, Minggu (27/3) kemarin.
Bali Post/sos
KIOS - Kios yang berdiri di trotoar Jalan Serma Meranggi.
;&! &( *-!& )&,& & '()& *!+ )*,&- . (/' * *0&)&
!"#$
!"#$
-'. =$ % ' 0 2) '/ -#$)'( > ? '> % . $ 2) '/ -#$)'( - -'( ' #)! 2) ' = -'. =$ % ' - 0 !)
3 -0 9 * %-$ ": 7 3 7 +%)! ": 7 "* +%)! ": 7 :; :: 9 3 *: )$ * -) ": 7 < -) 9 "* -) ": 7
1 -) 9 *: ') ": 7 " !) ": 7 7 !) ": 7 :; :: 9 3 *: )$ ": !) ": 7 "" !) 9 * (#$ ": 7
& '()& -+- 0 * +( )" !"#$ !"#$ -'. =$ % ' ? ! 0 2) '/ -#$)'( > $ 2) '/ -#$)'( . -'( ' #)! 2) ' - -'. =$ % ' - 0 !)
1 -) 9 *: ') ": 7 9" !) ": 7 :; *: 9 " *: )$ 7 !) ": 7 ": !) 9 "8 (#$ ": 7
; !) 9 1 (#$ ": 7 7 (#$ ": 7 :; *: 9 " *: )$ * (#$ ": 7 ; 9 "8 (#$ ": 7
*1 &)&- /&0& & 2&,' 34567 3458 39 &1' )' 7! : * )*/2*, 3456
!" # $ %
GIANYAR
Senin Paing, 28 Maret 2016
9
Terkait Kesalahan Mutasi Kadisdukcapil
Pelaku Penggelapan Informasi Harus Ditindak Tegas Gianyar (Bali Post) –
Bali Post/ded
WORKSHOP - Workshop Peningkatan Kapasitas Sekolah dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Balai Budaya.
Seluruh Sekolah Diminta Ikuti Program Adiwiyata Gianyar (Bali Post) Pemkab melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) mendorong semua sekolah untuk ikut program Adiwiyata, sebuah program pemerintah pusat tentang Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH). Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari kurikulum sebagai bagian dari pengembangan pendidikan karakter siswa. Kepala BLH Gianyar A.A. Ari Brahmanta dalam Workshop Peningkatan Kapasitas Sekolah dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2016, di Balai Budaya belum lama ini
mengatakan, untuk mencapai tujuan program Adiwiyata ada empat komponen yang harus diterapkan sekolah, yakni kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. “Melalui program ini diharapkan sekolah-sekolah berpartisipasi dan melaksanakan secara nyata upaya pelestarian ligkungan, khususnya di lingkungan sekolah masingmasing,” katanya. Di Kabupaten Gianyar sendiri ada 4 sekolah peraih Adiwiya-
ta Mandiri sebagai penghargaan tertinggi pemerintah pusat, yakni SDN 5 Singakerta, SMPN 2 Ubud, SMAN 1 Sukawati dan SMAN 1 Tampaksiring. Sementara untuk kategori Adiwiyata ada enam sekolah dan 79 sekolah kini berstatus Adiwiyata kabupaten yang dipersiapkan maju ke tingkat provinsi dan nasional, sehingga bisa meraih penghargaan tertinggi berupa Adiwiyata Mandiri. Pemeritah sendiri terus mendorong sekolah yang sudah memperoleh penghargaan Adiwiyata untuk melakukan pendampingan terhadap sekolah lainnya. (kmb25)
Dana Desa Tak Kunjung Cair
Pemkab Sebut Akibat Keterlambatan Pusat Gianyar (Bali Post) Hingga saat ini belum ada dana desa yang cair di Kabupaten Gianyar. Pemkab Gianyar menyebut persoalan ini terjadi lantaran keterlambatan regulasi dari pusat. Sementara untuk Alokasi Dana Desa (ADD) baru diterima tujuh desa dari 64 Desa di Gianyar. Kabag Pemdes Setda Gianyar Dewa Yadnya, Minggu (27/3) kemarin mengungkapkan hingga saat ini memang belum ada dana desa yang cair dari pemerintah pusat. Ini akibat regulasi baru yang turun terlambat. Yakni yakni Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 21 Tahun 2015 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2016 yang baru turun pada 30 Desember 2015. “Regulasi ini
kan baru dan turunnya juga terlambat,” katanya. Sementara untuk ADD hingga Maret ini, dikatakan dari 64 desa sekitar 30 desa sudah memenuhi syarat dalam pengajuan pengamprahan dana. Dari jumlah itu sudah cair ADD untuk tujuh desa. “ADD baru cair untuk tujuh desa saja dari yang 30 desa yang mengajukan amprah. Kalau sisanya masih dalam proses pengajuan,” katanya. Sementara itu, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Gianyar Kadek Suardika menambahkan, selain karena regulasi baru yang turun mendadak, terlambatnya pencairan dana desa juga disebabkan tenaga Pendamping Lokal Desa baru bisa ditempatkan pada 3 Februari 2016. Sebelum itu sudah dikerahkan
pendamping desa dari pemkab, namun tidak efektif. “Selain itu desa juga baru pertama melaksanakan otonomi penuh seperti ini. Jadi masih perlu waktu belajar. Aturan juga masih banyak yang multitafsir karena ini masa transisi,” katanya. Sulitnya penyusunan laporan ini dikatakan sebagai hal yang wajar, mengingat besarnya dana yang kini dilimpahkan ke setiap desa. Kadek Suardika membeberkan bila ditotalkan besaran dana yang turun per desa berkisar antara Rp 3 miliar sampai Rp 4 miliar. “Itu dana total per desa ya, teridiri dari Rp 600 juta dana pusat, retribusi Rp 400 juta, serta sejumlah dana lainnya yang totalnya antara Rp 3 sampai 4 miliar itu,” tandasnya. (kmb35)
PEMBUKAAN - Suasana pembukaan The Sanctoo Villa belum lama ini.
Pengembangan Bali Zoo
The Sanctoo Villa Berlandaskan Tri Hita Karana MENGEDEPANKAN kelestarian lingkungan dan budaya Bali menjadi dasar pemikiran dari pembangunan The Sanctoo Villa. Vila yang berlokasi di Singapadu, Sukawati ini sekarang sudah menjadi favorit sejumlah wisatawan mancanegara. Jadi konsep pembangunan The Sanctoo Villa ini memang mengutamakan pada kelestarian alam dan budaya Bali. Dengan konsep Tri Hita Karana yaitu keharmonisan dari tiga unsur yaitu Tuhan, alam dan manusia. Dari keharmonisan itu tentu akan membuat siapa pun yang tinggal di sini merasa nyaman dan aman,” ucap Owner The Sanctoo Villa A.A. Diah Haswani. Selain menjunjung tinggi konsep Tri Hita Karana, The Sanctoo Villa juga memiliki satu kelebihan yang tidak dimiliki akomodasi lainnya. Kelebihan dimaksud yakni berdampingan dengan objek wisata Bali Zoo. “Jadi The Sanctoo Villa ini memang pengembangan dari Bali Zoo, sehingga se-
tiap wisatawan bisa dengan mudah menikmati berbagai aktivitas di Bali Zoo seperti elephant reading serta berbagai aktivitas lainnya di Bali Zoo,” ucapnya. Diah menambahkan, selain kelebihan tersebut, lokasi The Sanctoo Villa sangat strategis yakni berada di Desa Singapadu yang notabene penduduknya merupakan seniman khususnya seni tari, patung, kerajinan perak dan emas, topeng dan lainnya. “Dari sini akses ke tempat pariwisata di Gianyar juga banyak sekali. Seperti ke Ubud, Pasar Seni Sukawati atau ke Tegallalang sangat dekat,” katanya. Dari berbagai keunggulan tersebut, pihaknya pun kini menyasar wisatawan ekonomi menengah ke atas. Menurutnya, potensi untuk menggaet wisatawan menengah ke atas masih sangat tinggi. “Tentu masih tinggi peluang membuka vila dengan pasar menengah ke atas, karena kami menawarkan pariwisata berkualitas, pelayanan personalized treatmen,”
ujarnya. Sejak Desember 2015 hingga akhir Maret 2016 sudah banyak yang membooking kamar di The Sanctoo Villa, seperti wisatawan Jepang, Timur Tengah, Amerika dan Eropa. “Di sini kita menawarkan 12 private villa, di mana delapan diantaranya garden view dan empat lainya river view. Sementara cukup banyak yang booking dan mereka sangat enjoy dan have fun selama tinggal di sini dengan pelayanan yang kita berikan,” ucapnya. Disinggung mengenai ketatnya persaingan dengan akomodasi pariwisata di Kabupaten Badung, Diah mengaku masih melihat potensi Gianyar yang mengandalkan budaya yang ada di Gianyar. “Wisatawan datang ke sini bukan sekadar mau mencari suvenir, tetapi experience karena sesuatu yang unik yakni budaya dan kita sangat kaya dengan budaya. Yang jelas dari yang ada kita harus selalu inovatif melakukan pembaruan,” tandasnya. (ad1151)
Pelanggaran Permendagri Nomor 76 Tahun 2015 dalam mutasi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Gianyar menjadi salah satu poin penting dalam rapat kerja legislatif dan eksekutif belum lama ini. Pada raker tersebut, dewan akhirnya menyatakan masalah tersebut sudah clear, lantaran Putu Gede Bayangkara telah dikembalikan ke jabatannya semula sebagai Kadisdukcapil. Meski demikian, anggota dewan tetap meminta oknum yang diduga melakukan penggelapan informasi sehingga terjadi kesalahan dalam mutasi tetap diberikan sanksi tegas. Anggota DPRD Gianyar Ida Bagus Nyoman Rai, Minggu (27/3) kemarin mengungkapkan, dewan menilai langkah Bupati A.A. Gde Agung Bharata menarik kembali Bayangkara ke Kadisdukcapil dari sebelumnya Kadisparda sebagai langkah tepat sekaligus berani. Langkah tersebut menunjukkan bupati berani mengakui sekaligus memperbaiki kesalahan. Ini yang menjadi
pertimbangan dewan untuk tidak lagi memperpanjang masalah tersebut. “Menurut informasi dari Pak Wakil (Wabup Made Mahayastra - red), di Indonesia ada enam kasus serupa. Tapi kita tidak terlalu mempersoalkan di daerah lain. Yang penting di Gianyar sudah ada langkah untuk memperbaiki kesalahan. Itu menurut kita sudah cukup. Masalah itu kita anggap su-
dah selesai,” katanya. I.B. Nyoman Rai pun mengingatkan eksekutif ke depannya harus lebih cermat lagi dalam melaksanakan mutasi. Jangan sampai kesalahan serupa terulang. “Bukan masalah aturan lama, aturan baru, ke depan harus lebih cermat lagi prosesnya supaya semua sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” tegasnya. Pihaknya juga meminta
oknum penggelapan informasi dalam mutasi tersebut segera diproses dan ditindak tegas. “Harus ada sanksi tegas karena persoalan ini sampai bergulir ke pusat. Kembali kita berharap agar persoalan ini tidak kembali terulang ke depannya,” katanya. Sementara terkait Ida Ayu Suci yang kini telah menyandang status terpidana, Ida Bagus Rai juga meminta masalah tersebut segera dituntaskan. “Masalah itu masih ditangguhkan untuk sementara, karena ini dikembalikan ke pusat bagaimana mekanisme bagi pejabat yang telah menjadi terpidana. Tapi kita berharap masalah ini segera selesai,” ungkapnya. (kmb25)
”Art Shop” Terbakar, Keluarga Srinata Nyaris Terpanggang Gianyar (Bali Post) Kobaran api menghanguskan satu buah art shop di Jalan Raya Pujung Kelod, Banjar Pujung Kelod, Desa Sebatu, Tegallalang. Keluarga korban yang tinggal berdampingan dengan art shop itu pun nyaris terpanggang dalam insiden yang terjadi, Minggu (27/3) dini hari. Informasi dihimpun menyebutkan, saat kejadian Ketut Srinata (38) tidur pada kamar yang berada tepat di belakang art shop. Sekitar pukul 03.30 wita kemarin ia terbangun akibat kepulan asap yang masuk ke kamarnya. Terkejut dengan kepulan asap itu, ia langsung membangunkan istrinya Ni Putu Juniani (40) dan
putrinya Ni Putu Pebi Natania (14) untuk menyelamatkan diri ke luar rumah. Berhasil lari ke luar rumah, mereka langsung shock melihat kobaran api membakar art shop yang menjual pernak-pernik. Ketut Srinata bersama anak dan istrinya lalu berteriak minta tolong serta berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Sekitar pukul 04.00 wita, petugas Damkar BPBD Gianyar yang tiba di lokasi langsung berupaya melakukan pemadaman terhadap bangunan art shop ukuran 5x6 meter tersebut. Namun api yang cukup besar membuat petugas kewalahan. Setelah beberapa kali bolak-balik mengisi
air, api akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 06.30 wita. Akibat peristiwa ini, semua barang kerajinan di dalam art shop ludes terbakar. Selain itu, sejumlah barang juga ludes terbakar seperti satu unit sepeda motor, dua TV, kulkas, mesin cuci hingga sejumlah surat-surat penting. Korban diperkirakan menderita kerugian mencapai Rp 500 juta. Kepala BPBD Gianyar A.A. Oka Digjaya mengatakan, setelah menerima laporan petugas dengan mobil damkar dikerahkan ke lokasi. Petugas sempat kewalahan karena api sudah cukup besar. “Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ucapnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10 Turis Tiongkok Tewas Tenggelam di Nusa Penida Semarapura Bali Post) – Seorang wisatawan asal Kota Quantong, Tiongkok, Ye Xiao Hong (48), tewas tenggelam di Pantai Dream Beach, Lembongan, Minggu (27/3) kemarin sekitar pukul 12.35 Wita. Korban tewas diterjang dan diseret ombak besar ketika selfie bersama teman-temannya di pinggir pantai. Dari informasi di lapangan, kejadian berawal ketika korban bersama teman-temannya yang berjumlah 19 orang melaksanakan liburan ke Nusa Lembongan sekitar pukul 11.00 Wita. Sampai di pinggir Pantai Dream Beach, mereka melaksanakan foto bersama. Saat itulah tiba-tiba datang ombak besar dari belakang sehingga tubuh korban terseret jatuh ke tengah laut. Teman-teman korban langsung meminta pertolongan warga. Bersama warga, mereka mencari korban di tengah laut. Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan oleh rekannya bernama An Along dari Kepulauan Riau dan Retief Taubert asal Australia. Saat ditemukan korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Jenazah korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Jungutbatu sebelum dikirim ke RSUP Sanglah, Denpasar. Kasat Pol Air Polres Klungkung AKP Putu Ardana membenarkan ada turis asal Tiongkok tewas di Pantai Dream Beach siang kemarin. Jenazah korban telah dibawa ke RS Sanglah. ‘’Korban terseret arus ketika selfie bersama rekanrekannya di pinggir pantai,” katanya. (dwa)
Senin Paing, 28 Maret 2016
Terumbu Karang Memutih di Nusa Penida Semarapura (Bali Post) –
Terumbu karang yang ada di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida, Klungkung, memutih atau coral bleaching. Kerusakan ini belum diketahui penyebabnya. Oleh karena itu, UPT KKP Nusa Penida terus melakukan pemantauan. Ketua KKP Nusa Penida Nyoman Karyawan mengungkapkan, coral bleaching menyebabkan terumbu karang memutih hingga akhirnya patah dan mati. Fenomena ini tidak disebabkan ulah pengunjung yang semakin ramai menyelam di KKP Nusa Penida. “Itu murni alam sehingga sulit dilakukan antisipasi. Sekarang masih dilakukan penelitian terkait penyebabnya,’’ tuturnya saat diminta konfirmasi, Minggu (27/3) kemarin. Memutihnya karang di KKP Nusa Penida diketahui sejak dua minggu lalu dan terjadi di sejumlah titik secara tersebar. Hasil dari pemantauan di lapangan, tidak semua terumbu karang mengalami pemutihan, melainkan satu hingga dua. Meski begitu, sangat merusak keindahan. “Hampir semua titik mengalami coral bleaching. Hanya di Ped point yang sedikit mengalaminya. Ini tidak hanya terjadi di KKP Nusa Penida, tetapi hampir di seluruh Indonesia,” jelasnya. Coral Triangle Center (CTC) bersama dengan beberapa sukarelawan dari Living Seas melakukan monitoring terhadap kejadian itu. Diduga fenomena ini terjadi akibat naiknya suhu air laut di Nusa Penida dan Sanur. Monitoring tersebut sebagai respons atas pemberitahuan peringatan dari satelit NOAA/NESDIS. Dari hasil monitoring dijumpai kejadian pemutihan karang di lokasi Jeladi Willis (Sanur) dan Lembongan Bay (Nusa Lembongan) pada kedalaman 4-6 meter. “Umumnya karang yang memutih dari jenis montipora (bentuk encrusting dan foliose), porites (massive dan branching), seriatopora (branching), goniopora (massive), pectinia (foliose). Hanya sedikit dari family Faviid (massive),” kata Marthen Welly dari Coral Triangle Center. Di Lembongan Bay, karang yang mengalami pemutihan 25–30 persen, sedangkan di Jeladi Willis 5-10 persen dari 520 meter panjang pengamatan. Diperlukan partisipasi para penyelam, peneliti, dan stakeholder lainnya untuk melaporkan kepada BPSPL Denpasar atau Dinas Kelautan dan Perikanan setempat jika menjumpai kejadian pemutihan karang secara massal. (dwa)
Bali Post/dwa
MEMUTIH - Sejumlah terumbu karang memutih di kawasan konservasi Nusa Penida.
Anggota Dewan Tolak Reklamasi Teluk Benoa Bali Post/dwa
PUNCAK - Puncak piodalan di Pura Dalem Pemuteran, Sabtu (26/3) lalu.
”Piodalan” di Pura Dalem Pemuteran Semarapura (Bali Post) – Tumpek Krulut, Sabtu (26/3) lalu, merupakan puncak piodalan dan patirtan di Pura Dalem Pemuteran, Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Nyonya Ayu Suwirta bersama keluarga ikut larut dalam ritual pamuspaan di pura satu-satunya trah Satria Dalem Ide I Dewa Madenan di Bali yang berstana di seputar wilayah Desa Pakraman Gelgel. Suwirta selaku krama pangempon melaksanakan kewajibannya dengan nawur cingkrem pangenembulanan Rp 610 ribu yang diterima panitia piodalan Nyoman Budaya dan Bendahara Kadek Sudiarsana. Bupati juga menghaturkan punia yang diterima Klian Pura Dalem Pemuteran Putu Winaya didampingi penyarikan Komang Diana. Winaya mengungkapkan, gedong panyineban dan beberapa palinggih dibangun secara swadaya dengan iuran sukarela pangempon sekitar 200 KK dari seluruh krama sekaa yang tersebar dari seluruh Bali. Setelah bangunan selesai, pada puncak piodalan digelar caru amanca kelud agar bisa dipergunakan semestinya. Upacara diisi tarian-tarian aci yang sakral seperti tari rejang dewa dan tari rejang tradisional yang dibawakan ibu-ibu sekaa pakraman, pasraman, dan anggota pangempon. “Ida Batara nyejer selama tiga hari. Bagi krama se-Bali yang belum sempat tangkil pada piodalan, bisa datang pada sebelum panyineban, Selasa (29/3) besok,” ujar Winaya. (dwa)
Telepon Penting KLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
23181
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
I Wayan Mastra
Bali Post/dwa
Semarapura (Bali Post) – Tidak hanya masyarakat pesisir Kabupatan Klungkung yang menolak reklamasi Teluk Benoa. Anggota DPRD dari Desa Tangkas, I Wayan Mastra, juga tidak setuju. Pasalnya, Desa Tangkas yang berada di kawasan pesisir sudah sangat merasakan dampak dari abrasi pantai dan kerusakan akibat kegiatan penambangan galian C. Anggota Komisi I DPRD Klungkung itu mengungkapkan, dampak dari abrasi sangat terasa di wilayah Desa Tangkas yang berada di pesisir Pantai Selatan Klungkung. Masyarakat yang berada dekat dengan Pantai Lepang amat resah dengan abrasi yang semakin menjadi-jadi. ‘’Reklamasi Teluk Benoa akan menyebabkan abrasi di Pantai Lepang semakin parah,’’ katanya saat diminta konfirmasinya, Minggu (27/3) kemarin.
Menurutnya, penolakan reklamasi Teluk Benoa semakin ramai terjadi mengingat Kabupaten Klungkung yang memiliki panjang garis pantai 113 kilometer masih berjuang untuk mengatasi dampak abrasi. Selain itu, Klungkung saat ini sedang berupaya meningkatkan pariwisata bahari di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida. “Kami bagian dari daerah pesisir sudah banyak terkena dampak dari abrasi Pantai Lepang,” ujarnya. Daripada harus menguruk Teluk Benoa, Mastra meminta agar reklamasi dilakukan di wilayah yang mengalami kerusakan seperti galian C yang masih ada di dalam wilayah Desa Tangkas. Lahan seluas 300 hektar lebih di lokasi ini terbengkalai. Bila ada rencana reklamasi untuk pengembangan pariwisata, ia menyarankan
dilakukan di lahan eks galian C tersebut. Kerukan yang amat dalam di eks galian C membuat permukiman dan lahan sekitarnya terancam mengalami longsor. Bila kondisi ini dibiarkan berlama-lama, erosi Tukad Unda akan berdampak terhadap permukiman masyarakat di Desa Tangkas. “Klaau diuruk, tebing-tebing di sekitar eks galian C tidak akan longsor,” imbuhnya. Pihaknya telah mengkoordinasikan rencana reklamasi eks galian C ke pihak eksekutif sejak kepemimpinan Bupati Klungkung I Wayan Candra. Sayangnya, hingga saat ini belum ada kejelasan terhadap rencana menata kembali lahan itu. Sementara itu, banyak calo tanah berkeliaran untuk meminta pemilik lahan eks galian C menjual tanahnya dengan harga murah. (dwa)
Polisi Tangkap Dua Pemakai Narkoba Semarapura (Bali Post) – Dua pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabusabu (SS) ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Sat. Narkoba) Polres Klungkung di bawah komando AKP Wiastu Andri Prajitno. Mereka adalah Nengah Sudiartana alias Dalem (41) asal Dusun Suwitrayasa, Desa Pesinggahan, Dawan, dan I Komang Gede Astawa alias Samba (29) beralamat di Jalan Diponogoro, Gang XIV, Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Klungkung. Menurut informasi yang diperoleh di Mapolres Klungkung, Minggu (27/3) kemarin, Sudiartana ditangkap petugas, Jumat (23/3) lalu sekitar pukul 16.00 wita. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa ada transaksi narkoba di sekitar jalan Pura Sakenan, Desa Kamasan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Wiastu Andri dan anggotanya turun melakukan penyelidikan. Petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan satu paket kristal bening
yang diduga SS seberat 0,36 brutto atau 0,20 gram netto. Barang haram ini dibungkus dengan plastik klip dan kertas aluminium foil rokok. Barang bukti dan pelaku diamankan ke Mapolres untuk dimintai keterangan. Menurut Wiastu Andri, pelaku (Dalem) mengakui SS tersebut miliknya yang dibelinya dari salah seorang warga bernama I Komang Gede Astawa alias Samba, dengan harga Rp 900.000. Petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah Delem di Desa Pesinggahan, Dawan. Di sini ditemukan satu paket kristal bening yang diduga SS dengan berat 0,20 gram brutto atau 0,04 gram netto dan dua buah bong (alat isap). Agar tidak kehilangan jejak, petugas Sat Narkoba juga mengejar Komang Gede Astawa alias Samba di rumahnya di Jalan Werkudara, Banjar Gunung Nyang, Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Klod Kangin. Petugas hanya menemukan alat isap bong, HP, dan uang tunai Rp 900 ribu yang diduga dari hasil penjualan
Bali Post/ist
PELAKU - Kedua pelaku diinterogasi oleh Kasat Narkoba Polres Klungkung AKP Wiastu Andri (kanan), Minggu (27/3) kemarin. SS kepada Dalem. Astawa mengakui ikut memakai barang haram tersebut. SS itu didapatnya dari seorang di luar Klungkung. Andri mengatakan, keduanya positif mengkonsumsi
SS yang terbukti dari hasil tes urine. Atas perbuatannya, kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal 114 yo pasal 112 yo pasal 127 (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan
ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Sampai kemarin kedua tersangka belum ditahan. “Kami masih ada waktu melakukan pengembangan 3 kali 24 jam,” ujarnya. (kmb)
Senin Paing, 28 Maret 2016
BULELENG
11
SOSOK Harus Mampu Ciptakan Peluang Kerja PENGUATAN kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Bali Utara dimulai dari tingkat kampus. Pembekalan di bidang kewirausahaan kekinian wajib dimiliki mahasiswamahasiswi, lahir menjadi pengusaha unggul dan mampu menciptakan peluang kerja bernilai tinggi di masyarakat. Menurut Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., pascatamat kuliah kebanyakan generasi muda disibukan mencari kerja. Tidak sebaliknya menciptakan lapangan kerja baru. Melihat fenomena demikian, mahasiswa Undiksha kini BP/dgk lebih dini diberi pendidikan Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. berani bersaing dan tangguh berinovasi menunjukan kreativitas diri. “Kami menyakini mahasiswa sudah berani berinovasi dan berkreasi. Melalui bekal pendidikan diberikan selama kuliah tidak sebatas mementingkan teori, tetapi juga praktek lapangan dan bisa membuka lapangan kerja baru,” ujar Jampel, Minggu (27/3) kemarin. Tingkat kualitas lulusan Undiksha dipacu setiap tahunnya, sehingga mampu bersaing secara menggelobal. Bekal skill dimiliki, baik bahasa asing dan soft skill. Pendidikan akademik di setiap tingkat program studi (prodi) hingga tingkat fakultas merupakan komponen berkaitan dan berperan optimal meningkatkan manajerial kemampuan peserta didik. “Walaupun tergolong perguruan tinggi kependidikan pada pelaksanaan Pekan Ilmiah Nasional Mahasiswa (Pimnas) 2015, Undiksha bisa meraih peringkat ke lima dari saingan berbagai universitas besar di tanah air dan prestasi akademik maupun non akademik lainnya tidak perlu disangsikan lagi,” pungkasnya. (dgk)
KABEL - jaringan kabel dan tower menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang melintasi permukiman warga Kampung Barokah, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak.
PLN Berencana Relokasi Warga Kampung Barokah Singaraja (Bali Post) – Polemik pemindahan jaringan kabel dan tower menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang melintasi permukiman warga Kampung Barokah, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, nampaknya belum bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Di tengah desakan warga agar PLN memindahkan kabel dan tower menara SUTT itu, sekarang muncul rencana memindahkan warga Kampung Barokah. Rencana ini ditawarkan karena berdasarkan hasil survei ulang, PLN mengalami kesulitan teknis jika memindahkan jaringan kabel dan tower menara yang sudah tersambung ke PLTU Celukan Bawang.
BP/kmb34
GEREBEK - Polres Buleleng menggerebek sejumlah tempat hiburan malam, Sabtu (26/3) lalu.
Obok-obok Tempat Hiburan Malam
Tiga Cewek Kafe Positif Konsumsi Narkoba Singaraja (Bali Post)Maraknya peredaran narkoba di Buleleng membuat jajaran Polres Buleleng menggencarkan razia dengan menyasar tempat hiburan malam. Sejumlah tempat hiburan malam, seperti kafe dan karaoke di Seririt dan Lovina diobokobok, Sabtu (26/3) malam. Hasilnya, tiga cewek kafe dan satu karyawan diketahui positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu (SS). Diketahuinya mengonsumsi barang haram tersebut, keempatnya digelandang ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepala Bagian Operasional Polres Buleleng Kompol I Ketut Gelgel, Minggu (27/3) kemarin membenarkan pihaknya mengamankan empat orang yang positif mengonsumsi narkoba tersebut. Ia mengatakan, pelaksanaan operasi bersinar ini dengan tujuan memberantas peredaran
narkoba. Sebab dikhwatirkan bukan saja berdampak kepada generasi muda, melainkan pula orang dewasa. Pemberantasan penyalahgunaan narkoba ini dengan menyisir kafe-kafe yang ada di sepanjang Lovina hingga Seririt. “Ada waitress (cewek) kafe dan stafnya yang positif menggunakan narkoba jenis SS. Kami masih mendalami pemeriksaan mereka,” kata Kompol Ketut Gelgel. Menurutnya, empat orang yang berhasil diciduk itu ditenggarai sudah cukup lama bekerja di kafe tersebut. Sebelumnya mereka telah diperiksa berdasarkan tes urine di tempat. Setelah dinyatakan posisif, mereka tidak dapat menggelak. “Ini kami lakukan untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Buleleng. Selama sebulan ke depan kami akan diintensifkan razia secara rutin. (kmb34)
Informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan, untuk memindahkan warga Kampung Barokah itu PLN kini harus menyiapkan lahan seluas sekitar 1,85 hektar. Menyusul rencana relokasi ini warga disebutsebut telah memberikan sinyal setuju kalau dipindah, dengan syarat agar seluruh perkampungan direlokasi bersama fasilitas umum (fasum) di wilayah tersebut. Atas rencana itu, Pemkab Buleleng akan memfasilitasi PLN yang akan merelokasi warga di Kampung Barokah. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mengatakan PLN telah menunjukkan hasil survei yang telah dilakukan selama 13 bulan terakhir. Dari hasil survei itu, ada dua pilihan untuk bisa menyelesaikan polemik yang terjadi
selama ini. Dua pilihan itu adalah memindahkan jaringan kabel dan tower menara SUTT atau merelokasi warga. Dari dua rencana kemungkinan besar PLN akan memilih merelokasi warga Kampung Barokah. Untuk membahas rencana ini, pihaknya akan mengundang PLN, tokoh masyarakat dan perbekel desa setempat, Senin (28/3) hari ini. “Jangan hanya setor hasil survei saja. Tapi saya minta keputusan dari pimpinan di PLN dan kalau hasil survei diterjemahkan dalam bentuk biaya. Masalah ini kita akan bahas bersama (Senin 28/3),” katanya. Menurut Bupati PAS, rencana memindahkan warga dari lokasi yang ada, saat ini memang sudah menyebar di tengah masyarakat. Kemungkinan relokasi warga
ini akan dilakukan karena memindahkan jaringan kabel bersama tower menara SUTT PLN khawatir penolakan dari warga akan terus muncul, sehingga polemik tidak terselesaikan. Untuk itu pihaknya mendesak PLN jika memutuskan untuk merelokasi 120 kepala keluarga (KK), rumah ibadah dan (fasum) di lokasi. “Semua harus direlokasi, PLN belum memberikan jawaban dan saya yakin masalah ini akan selesai dalam waktu dekat ini,” jelasnya. Sebelumnya, batas waktu pemasangan jaringan kabel dan tower menara SUTT yang melintasi Kampung Barokah berakhir 27 Februari 2016 lalu. Batas waktu pemasangan itu berdasarkan kesepakatan 27 Februari 2015 di Ruang Rapat Bupati Buleleng.
Anggota Polres ”Ngayah” di Pura Bukit Pucak Sinunggal Singaraja (Bali Post) Aksi sosial berupa ngayah di pura dilakukan jajaran Polres Buleleng. Para petugas ngayah di Pura Bukit Pucak Sinunggal, Desa Pakraman Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Mereka mengangkut paving yang akan dipasang di pura. Tak hanya itu, mereka juga dibantu para pelajar SMP 3 Kubutambahan. Kabag Ops. Polres Buleleng Kompol I Ketut Gelgel, S.Sos., Minggu (27/3) kemarin mengatakan, jajarannya kembali turun ke lapangan membantu membawa paving secara bergotong royong ke Pura Bukit Pucak Sinunggal. Mereka dibantu siswa-siswi sebagai lanjutan kerja bakti rangkaian Darma Canti
Umat Hindu Polda Bali. “Jadi akhir pekan ini kami kembali mengangkat paving dan bahan bangunan berupa pasir ke halaman utama pura,” ujar Gelgel. Kerja sama digalang tanpa mengenal lelah. Rencananya paving yang telah dikumpulkan akan langsung dipasang di halaman ditentukan. Personel diterjukan lebih banyak dibandingkan gotong royong sebelumnya. “Pekerjaan sudah makin rampung sampai pemasangan paving. Sampai saat ini mereka tampak semangat ngayah untuk bisa menciptakan keindahan Pura. Tujuannya agar umat yang akan melakukan persembahyangan menjadi lebih tenang, nyaman dan khusyuk berdoa,” tandas Gelgel. (kmb34)
Bali Post/kmb34
GOTONG ROYONG - Puluhan anggota Polres Buleleng melakukan gotong royong tanpa mengenal lelah mengangkut paving ke atas Pura Bukit Pucak Sinunggal, Sabtu (26/3) lalu.
Berita acara tersebut ditandatangani oleh Dirut PLN Sofyan Basir disaksikan Muspida Buleleng. Setelah batas waktu itu berakhir, warga pun menuntut agar PLN meindahkan kabel dan
tower menara SUTT tersebut. Namun tuntutan itu hingga kini belum dipenuhi dan PLN merencanakan akan merelokasi warga agar tidak lagi berada di bawah bentangan kabel SUTT. (kmb38)
JEMBRANA
12
Senin Paing, 28 Maret 2016
Kerahkan Pejabat
Bersihkan Sampah Kiriman di Delod Berawah PANGKAT- Suasana seminar penelitian tindakan dalam rangka memenuhi syarat kenaikan pangkat telah digelar di Ruang Lilly yang bertempat di Hardys Hotel.
Seminar Penelitian Tindakan Salah Satu Syarat Kenaikan Pangkat KEGIATAN Seminar Penelitian Tindakan dalam rangka memenuhi syarat kenaikan pangkat telah digelar di ruang Lilly yang bertempat di Hardys Hotel, Sabtu (26/3) sampai Minggu (27/3) kemarin. Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jembrana Nengah Alit, M.Pd. Dalam sambutannya Alit menyatakan, penelitian tindakan kelas dapat dijadikan sarana bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran secara efektif serta mampu meningkatkan profesionalitasnya sebagai guru. Kegiatan seminar penelitian tindakan ini diikuti oleh 52 peserta yang terdiri dari 26 guru SD, 8 guru SMP, 14 guru SMA, 3 guru SMK, dan 1 peserta dari Kemenag Kabupaten Jembrana. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) telah menjadi istilah yang populer di kalangan guru, mengingat salah satu syarat kenaikan pangkat adalah membuat karya tulis ilmiah, yang salah satunya dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Kenaikan pangkat guru sejak diberlakukannya Permenpan RB No. 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru, mewajibkan guru salah satunya membuat karya tulis ilmiah untuk dapat memenuhi angka kredit yang dipersyaratkan. Jika angka kredit yang ditetapkan sudah terpenuhi, guru berhak untuk naik pangkat ke jenjang yang lebih tinggi sebagai sebuah bentuk penghargaan yang telah dilakukan guru terhadap negara, yang dimaksudkan sebagai dorongan kepada guru untuk lebih meningkatkan prestasi kerja dan pengabdiannya. Oleh karena itu, sebelum kegiatan seminar ini dilaksanakan, semua peserta wajib mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Kabupaten Jembrana. Bimtek telah dilaksanakan sebanyak lima kali pertemuan. Pertemuan I-III, yakni 5 Januari, 12 Januari, dan 29 Februari membahas mengenai penyusunan PTK, pertemuan IV membahas pembuatan makalah pada tanggal 16 Maret, dan pertemuan V membahas mengenai pembuatan artikel pada tanggal 22 Maret 2016. Ketua KKG Kabupaten Jembrana Putu Widhya Muji Adita, S.Pd., mengungkapkan tujuan diadakannya bimtek dan dilanjutkan dengan seminar ini ialah untuk meningkatkan karier guru, terkait dengan kenaikan pangkat jabatan guru. Meningkatkan profesionalitas guru berkenaan dengan tugas pokoknya seperti penyusunan kerangka, media, dan menyusun evaluasi. Dari sinilah guru dilatih oleh narasumber-narasumber yang berkaitan dengan materi-materi keprofesionalitasan guru. Sebelum seminar dilaksanakan, para peserta dibekali pengetahuan melalui bimtek oleh 2 orang pemateri yang merupakan Tim Angka Kredit Kabupaten Jembrana sehingga diharapkan semua peserta memiliki kemampuan yang baik dalam proses penulisan. “Adanya kegiatan bimtek juga diharapkan mampu meminimalisir kekecewaan para guru saat mengajukan Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK). Karena ada kemungkinan PTK yang telah disusun dan dianggap sudah sesuai dengan kaidah penulisan, penggunaan bahasa ilmiah, dan sistematika yang benar serta disusun dalam waktu yang relatif lama ternyata tidak diakui,” ujarnya. Diharapkan dengan kegiatan ini, para guru dapat memahami bagaimana seharusnya dalam membuat suatu karya ilmiah serta memberikan ruang lingkup para guru untuk dapat menuangkan karya ilmiahnya. Dalam kegiatan seminar ini, para guru juga diuji kemampuannya dalam mempersentasikan penelitian yang telah dilaksanakannya di hadapan narasumber. Kemudian narasumber inilah nantinya mengkoreksi hasil penelitian yang telah dilaksanakan, sehingga tidak terjadi masalah di kemudian hari di dalam penetapan DUPAK. Setelah diseminarkan, PTK yang dibuat guru haruslah diterbitkan dalam bentuk jurnal yang memiliki International Standard Serial Number (ISSN). KKG Kabupaten Jembrana sampai saat ini sudah memiliki dua buah Jurnal Ilmiah yaitu Jurnal SIDIK (Sarana Informasi Penelitian dan Pendidikan) dan Jurnal JPPG (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Guru) yang masing-masing frekuensi terbitannya 6 bulan sekali. Dengan adanya jurnal SIDIK dan JPPG, diharapkan dapat memberikan ruang gerak terhadap guru baik untuk diri sendiri berupa kenaikan pangkat maupun kepada masyarakat khususnya peserta didik (siswa) untuk berkreasi dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan pendidikan serta dapat meningkatkan gairah para guru untuk membuat karya tulis ilmiah. (r)
Toko Modern Langgar Jam Buka Negara (Bali Post) – Perda Jembrana Nomor 8 Tahun 2010 tentang pasar tradisional dan toko modern nampaknya hanya dianggap sepele. Terutama terkait pembatasan toko modern dengan berbagai persyaratan yang ditentukan, belakangan tidak digubris. Hal tersebut lantaran kurang tegasnya pemerintah daerah dalam menertibkan toko-toko modern itu. Alhasil banyak toko-toko modern yang melanggar aturan, terutama terkait jam buka. Seperti yang terlihat di toko SWT mart di Desa Dangin Tukadaya dan Gilimanuk. Dua toko berkonsep modern itu buka hingga dinihari tanpa mengindahkan aturan yang tertuang dalam Perda. Sementara toko-toko modern yang lain seperti Indomaret atau Alfamart mengikuti aturan jam buka tersebut. Dari awal buka, kedua toko tersebut memang sempat menimbulkan pro kontra. Toko yang tergolong modern itu memanfaatkan izin usaha kecil (IUKM) yang diperoleh cukup di kecamatan. Bahkan sejumlah anggota DPRD Jembrana sempat turun mengecek toko tersebut. Namun, tidak ada tindakan tegas dari pemerintah. Celah perizinan di kecamatan yang bisa dimanfaatkan itu menjadi ruang mencari izin dan menjadikan Perda nomor 8 tahun 2010 itu tidak bergigi. Pasar tradisional lambat laun akan semakin jauh ketinggalan, karena toko modern sudah menjamah sampai ke desa-desa. Sementara belum ada persiapan apapun untuk menciptakan pasar yang bisa
bersaing. Di sepanjang jalan Desa Dangin Tukadaya kini sudah berdiri dua toko modern (sesuai kriteria Perda). Satu toko di Sebual dan satu toko di Dangin Tukadaya. Bahkan secara kasat mata, dari bentuk toko dan pola warna toko disinyalir keduanya merupakan toko berjaringan. (kmb26)
Negara (Bali Post) Sampah kiriman menjadi permasalahan hampir di semua pantai yang ada di Jembrana. Tak terkecuali di kawasan objek wisata pantai Delod Berawah. Pantai ini sejatinya menjadi destinasi unggulan objek wisata di Jembrana, bahkan beberapa kali kawasan ini ditata.
Bali Post/kmb
Kondisi kotornya pantai akibat sampah kiriman itu mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Tak terkecuali para pejabat di lingkup Pemkab Jembrana yang tergugah untuk melakukan aksi bersih pantai, Minggu (27/3) kemarin. Seluruh pimpinan SKPD (satuan kerja perangkat daerah) yang merupakan pejabat eselon II dan III melakukan aksi pungut sampah di sepanjang pantai di Kecamatan Mendoyo itu. Aksi ini juga diikuti Bupati Jembrana I Putu Artha. Asisten Bidang Ketataprajaan I Made Sudiada yang juga selaku panitia mengungkapkan aksi ini sengaja dilakukan dirangkai dengan arisan rutin pejabat tiap bulan. Sehingga bukan hanya pejabat yang ikut, termasuk pasangan hidup dan keluarga pejabat ikut memungut sampah. Sudiada menambahkan dipilihnya Delod Berawah karena merupakan salah satu objek wisata unggulan yang saat ini tengah dikembangkan Jembrana. Dengan turun dan melakukan aksi langsung, para pejabat memahami persoalan serta solusi penataan objek pantai ini ke depannya. “Kita juga harapkan kegiatan ini bisa memotivasi masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungannya,” tandas Sudiada Bupati Artha yang juga ikut memungut sampah menyambut positif kegiatan itu. Upaya ini merupakan bentuk dukungan guna mewujudkan program Jembrana bersih. Terlebih lokasinya merupakan salah satu destinasi wisata yang tengah dikembangkan
pemerintah. Selain itu dihadapan puluhan pejabat serta keluarganya yang hadir Artha mengajak mereka untuk terus mendukung kampanye pengurangan penggunaan plastik belanja. Para pejabat di lingkup Pemkab Jembrana diharapkan menjadi contoh di masyarakat untuk ikut mendukung program pemerintah dengan cara membawa kantong plastik dari rumah ataupun kertas daur ulang. “Ibu-ibu sebelum belanja bawa dulu kantong plastik dari rumah. Belanjanya di pasar tradisional, jadi selain membantu mengurangi limbah plastik sekaligus ikut menggerakkan perekonomian lokal kita,” papar Artha mencontohkan. Di sela-sela aksi ini, Bupati juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada puluhan KK miskin warga setempat serta beberapa berasal dari desa sekitarnya yang dananya bersumber dari penyisihan uang arisan. (kmb26)
Bali Post/olo
PANTAI - Bupati Jembrana dan pejabat setempat turun ke pantai Delod Berawah melakukan aksi bersih-bersih pantai.
Dikeluhkan, LCT Lambat Bongkar Muat Negara (Bali Post) Adanya antrean kendaraan yang hampir setiap hari terjadi di Pelabuhan Gilimanuk tidak hanya karena pedataan penumpang sebelum menyeberang. Namun, juga karena faktor larangan kapal Landing Craft Tank (LCT) atau kapal barang mengangkut orang. Dari informasi Sabtu (26/3) lalu, antrean kendaraan selalu terjadi di depan loket tiket. Kondisi ini terjadi karena setiap orang yang ada di dalam kendaraan didata identitasnya untuk manifest pelayaran. Selain itu juga kendaraan terutama truk juga terjebak antrean panjang karena bongkar muat kapal LCT sering telat. Hal ini terjadi karena sopir-sopir truk yang menumpang kapal motor penumpang telat tiba di pelabuhan Gilimanuk. Dimana saat kapal LCT sudah sandar, harus menunggu sopir-sopir truk yang naik KMP untuk menurunkan kendaraannya sehingga bongkar muat menjadi lambat. Ahmad, seorang sopir truk, Minggu (27/3) kemarin mengatakan kalau saat masih bisa ikut kapal LCT maka begitu sandar bisa langsung turun. Namun sekarang kapal LCT sudah sandar, sopir masih mengapung di atas KMP menunggu giliran sandar yang cukup lama sehingga
kapal LCT juga terpaksa menunggu para sopir untuk bongkar muat. Sesuai Maklumat Pelayaran (Mapel) nomor 182 yang melarang kapal LCT mengangkut penumpang juga memperlambat waktu perjalanan kendaraan barang. Sebab, truk-truk tersebut harus mengantre lama untuk menyeberang. Sehingga setiap hari terutama di malam hari truk selalu terjebak antrean bahkan tidak jarang antrean terjadi sampai pagi. Setiap malam selalu terjadi antrean truk akibat pendataan dan lambatnya bongkar muat kapal LCT. Semestinya, menurut mereka jika kapal LCT tidak boleh beroperasi, ASDP menambah KMP dengan kapasitas besar lebih banyak sehingga bisa mengangkut banyak truk. Sementara itu Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry unit pelabuhan Gilimanuk, Sugeng Purwono ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya hanya melaksanakan Mapel 182 dan sebelumnya juga sudah melakukan sosialisasi kepada penguna jasa pelayaran termasuk sopir angkutan barang. Ini demi keamanan dan keselamatan penguna jasa juga. Kalau sopir truk tidak mau naik KMP maka kapal LCT tidak diperbolehkan berangkat. Pihaknya tidak mau ambil risiko. (kmb)
RUSAK - Mes SDN 2 Yeh Embang Kangin kondisinya kini rusak dan ditempati oleh beberapa warga di wilayah tersebut.
Diduga Disewakan ke Warga
Mes SDN 2 Yeh Embang Kangin Rusak Negara (Bali Post) Kondisi mes SDN 2 Yeh Embang Kangin Kecamatan Mendoyo, Jembrana yang berlokasi di Dusun Tegak Gede kini rusak. Dari empat bangunan hanya satu yang sudah direnovasi dan ditempati oleh seorang guru, sementara tiga bangunan lainnya hancur dan ditempati oleh warga. Dari informasi yang diterima, Sabtu (26/3) lalu, mes tersebut diduga disewakan oleh pihak banjar kepada beberapa KK yang menempati mes tersebut. Bahkan kondisi mes di bagian belakang kini rusak parah dan menghitam karena dipakai dapur tungku kayu bakar. Atapnya juga semua sudah jebol. Sementara dari keterangan seorang warga yang menempati mes paling timur, Luh Suari, Minggu (27/3), dia dan suaminya tinggal di mes itu sejak dua tahun lalu. “Kami tidak nyewa dan diberikan menempati mes ini daripada rusak. Kalau asli warga sini diberikan gratis, kalau yang lain atau warga dari luar, saya tidak tahu nyewa apa tidak,” katanya. Bangunan paling timur, katanya ada dua KK yang menempati. “Kalau saya dapat dua kamar,” jelasnya. Sementara itu Perbekel Yeh Embang Kangin Gede Suardika dikonfirmasi mengatakan bahwa dia tidak tahu kalau ada informasi mes SDN 2 Yeh Embang Kangin disewakan. Setahu dirinya mes itu memang ditempati warga sebelum
dia menjabat sebagai perbekel. Itu juga sudah sejak lama. “Daripada tidak dimanfaatkan kemudian dimanfaatkan warga yang tidak punya rumah namun melalui kebijakan Klian Tegak Gede dengan syarat jika dibutuhkan oleh pemerintah siap untuk menyerahkannya kembali. Warga yang menempati harus menjaga kebersihan sekitar mes,” jelasnya. Dikatakan Suardika, pihaknya juga sempat menanyakan hal itu kepada Klian Dusun Tegak Gede kalau kebijakan itu sudah melalui musyawarah dengan banjar adat. “Mes itu memang aset Pemkab Jembrana dan jika sewaktu-waktu dibutuhkan memang harus dikosongkan. Kalau menyewa saya rasa sepertinya tidak ada, namun kalau kompensasi atau sumbangan sebagai pola penerimaan mungkin ke dusun. Kalau ke desa tidak ada,” jelasnya. Dari hasil pengecekan dirinya, sebelumnya mes itu ditempati 3 KK. “Kami juga sudah sempat tanyakan apakah ada yang layak diusulkan bedah rumah, ternyata hanya ada satu namun terkendala tidak punya lahan sendiri,” tandasnya. Menurutnya sepanjang mes dirawat dengan baik, bisa dimanfaatkan warga yang tidak punya rumah dengan persetujuan dari pihak banjar. “Ya mungkin karena sudah berjalan seperti itu sejak dulu. Jadi ketika saya baru menjabat sebagai perbekel sudah mendapati seperti itu,” tandasnya.(kmb)
Senin Paing, 28 Maret 2016
KARANGASEM
13
SOSOK
MANGKRAK Karangasem sempat berkembang pesat di bidang infrastruktur. Namun pengerjaannya banyak yang tidak tuntas karena terhalang berbagai kendala. Mulai dari tidak sesuai dengan regulasi yang mengatur maupun karena tak ramah lingkungan. Seperti yang terjadi pada sejumlah proyek infrastruktur di Bukit Mimba, Padangbai, Karangasem. Sejak mulai dibangun beberapa tahun lalu, kini nasibnya makin tak jelas. Proyek fisik tinggi menjulang diatas Bukit Mimba itu kerap menjadi perhatian warga dan turis asing yang melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Padangbai menuju Nusa Penida maupun ke Gili Trawangan, Lombok. (gik)
Siap Dites Urine SEJUMLAH pejabat belakangan mulai terungkap terlibat penyalahgunaan narkoba. Sebagai pemimpin seharusnya hal itu tidak terjadi untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Menurut Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa, pejabat terlibat narkoba tentu sangat memalukan. Sebagai pejabat dirinya mengaku tentu siap bila suatu saat harus dites urine atau bentuk pembuktian lainnya untuk memastikan dirinya bebas narkoba atau tidak. Pernyataan itu disampaikan Artha Dipa saat bertatap muka dengan masyarakat Kecamatan Kubu, Sabtu (26/3) lalu. Sebagai pejabat ia mengaku prihatin melibat sejumlah pejabat harus berurusan dengan polisi karena menjadi pecandu narkoba. “Bila pemimpin sudah seperti itu, apa yang akan terjadi pada masyarakat yang dipimpinnya,� katanya. Artha Dipa sendiri mengaku tak pernah menyentuh narkoba, apalagi terlibat penyalahgunaan narkoba. Bahkan ia berani menantang BNN Provinsi Bali melakukan tes urine padanya. Ia mengaku siap, di mana dan kapanpun dites urine. Tidak hanya itu, pihaknya juga siap membantu BNN untuk memastikan bahwa jajarannya bebas dari penyalahgunaan narkoba. Artha Dipa menegaskan, bila perlu seluruh pemimpin mulai dari tingkat bendesa, kepala desa, kabag, kepala dinas hingga legislator di DPRD kabupaten/kota perlu dites urine agar menjadi contoh bagi masyarakat yang dipimpinnya. (gik)
41 Desa Endemis Demam Berdarah Amlapura (Bali Post) Demam berdarah terus mengancam kehidupan warga. Siklus ini diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Mei mendatang. Pemerintah daerah kini menyiapkan langkahlangkah dengan meningkatkan kegiatan gerakan serentak (gertak) pemberantasan sarang nyamuk. Terlebih saat ini di Karangasem dari 78 desa/kelurahan, ada 41 desa dinyatakan endemis demam berdarah. Menurut Kepala Dinas Kesehatan I Gusti Made Tirtayana, data kasus demam berdarah dalam tiga tahun terakhir cenderung mengalami peningkatan. Meski pada tahun ini kasus kematian akibat terserang demam berdarah belum ada, tapi pihaknya mengingatkan selalu waspada. �Dari 78 desa yang ada, sebanyak 41 desa merupakan daerah endemis demam berdarah. Banyaknya desa endemis bisa makin bertambah, apabila tidak selalu waspada,� kata Tirtayana, Minggu (27/3) kemarin. Tingginya ancaman demam berdarah dinilai karena pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam berprilaku hidup bersih dan sehat masih rendah. Guna mengantisipasinya, Pemkab mencanangkan Gertak ini sejak, Sabtu (26/3) lalu yang dilakukan langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Bupati Mas Sumatri menegaskan, sesungguhnya pemberantasan demam berdarah dapat dilakukan dengan cara cukup sederhana dan murah. Tapi masih banyak masyarakat yang belum menyadari itu. �Mestinya harus dimulai dari diri sendiri. PSN (pemberantasan sarang nyamuk) dengan gerakan menutup, menguras dan mengubur itu harus dilakukan dengan baik,� tegasnya. PSN setidaknya harus dilakukan minimal dua minggu sekali, sekaligus membersihkan kaleng bekas dan benda-benda yang dapat menampung air hujan yang bisa menjadi tempat berkembangbiakan nyamuk. Kegiatan PSN ini diharapkan juga dapat dilakukan pada tempat-tempat umum, seperti tempat kerja, sekolah, pasar dan lainnya. Sedangkan untuk fogging, tindakan ini hanya bersifat sementara. Oleh karena itu, gerakan PSN harus selalu ditumbuhkembangkan di tengah masyarakat agar menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Mas Sumatri, peranan dari jajaran pemerintah serta peran aktif masyarakat sangat diharapkan untuk membantu terlaksananya gertak PSN ini. Pada kesempatan itu, Bupati Mas Sumatri juga berkesempatan berkelilig di kawasan pemukiman warga di Perumnas Lingkungan Kertasari, Kelurahan Padangkerta. Bupati Mas Sumatri dibantu kepala SKPD dan staf juga membagikan bubuk abate kepada warga setempat. Data Dinas Kesehatan Karangasem menunjukkan, sejak Januari sampai Februari sudah terjadi lebih dari 200 kasus demam berdarah, tepatnya saat Januari sebanyak 110 kasus dan Februari meningkat lagi menjadi 115 kasus. Sejak demam berdarah terus merebak tahun ini, Diskes sudah melakukan 78 fogging fokus. Meski kasus dalam dua bulan terakhir tergolong tinggi, beruntung maraknya demam berdarah di Karangasem tak sampai merenggut korban jiwa. “Demam berdarah yang merebak dalam dua bulan terakhir sudah mengkhawatirkan. Menghadapi demam berdarah tak cukup hanya dengan penanganan fogging tanpa dibarengi kesadaran masyarakat,� kata Tirtayana. Berkaca dari kasus tahun lalu, kasus demam berdarah ternyata juga cukup tinggi. Sepanjang tahun 2015, ada sebanyak 790 kasus demam berdarah. Beruntung tidak sampai merenggut korban jiwa. Saat itu Diskes tercatat melakukan 230 fogging di seluruh wilayah Karangasem. Dari jumlah itu, ada 200 titik penyemprotan yang dilakukan dua kali. Fogging pertama untuk membunuh induk nyamuk dan yang kedua untuk membunuh jentik nyamuk yang kembali menjadi dewasa. Dengan begitu fogging menjadi 400 kali. (kmb31)
Telepon Penting KARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang
0363 0363 0363 0363 0363
21220 23222 21167 41768 23082
Polsek Selat 0363 Polsek Abang 0363 Polsek Kubu 0363 Polsek Sidemen 0363 Polsek Bebandem 0363 Polsek Candidasa 0363 Polsek KP3 Padangbai 0363
24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388
Bali Post/gik
Surat Permintaan Tes Urine Tak Dibalas
BNNP Bali Siap Gerebek Anggota Dewan Amlapura (Bali Post)-
Gencarnya penanganan penyalahgunaan narkoba, belakangan membuat sejumlah kalangan kalang kabut. Tidak terkecuali para legislator di DPRD Bali. Sebab, Kepala Badan Nasional Provinsi Bali (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Putu Suastawa, S.H. mengatakan sudah dua kali surat permintaan tes urine untuk DPRD Bali tidak dibalas. Atas situasi tersebut, BNNP Bali tidak akan memberikan toleransi lagi dan siap menggerebek anggota DPRD Bali untuk melakukan tes urine secara mendadak. Sikap tegas itu disampaikan Suastawa saat datang ke Kecamatan Kubu, Sabtu (26/3) lalu. Di hadapan masyarakat Kubu, pihaknya mengaku sudah melakukan berbagai upaya guna menekan penyalahgunaan narkoba di Pulau Dewata. Salah satunya dengan menyasar kalangan pejabat dengan melakukan tes urine. Salah satu kelompok pejabat yang dinilai rawan adalah rumah rakyat di DPRD Bali maupun kabupaten/kota. Namun upaya itu tak berjalan mulus. Seperti di DPRD Bali, Suastawa mengaku lembaganya sudah dua kali berkirim surat secara lembaga untuk meminta waktu melakukan tes urine. Namun pihaknya mengaku surat BNNP Bali tak
pernah direspons. “Kami sudah berkirim surat dua kali tidak pernah dibalas. Sampai saya minta petugas kami menanyakan alasannya. Kalau begini kami juga punya kewenangan melakukan tes urine secara mendadak,� tegas jenderal bintang satu di pundak ini. Kepala BNNP Bali yang juga ngiring jadi pemangku ini enggan menyebut kapan dan seperti apa tes urine itu akan dilaksanakan. Suastawa menegaskan, tes urine itu akan dilakukan segera. Tidak hanya menyasar para legislator DPRD Bali, tetapi juga di DPRD kabupaten/kota di Bali. Pihaknya meminta tes urine jangan di-
maksudkan mencari masalah baru. Tapi justru memperjelas anggapan masyarakat, apakah para pemimpin di lembaga dewan bebas narkoba atau tidak. “Kalau memang narkoba, semestinya tak perlu takut,� tegasnya. Berdasarkan data terakhir, klien rehabilitasi BNNP Bali menunjukkan anatomi pecandu di Bali terbesar pada usia 21 tahun sampai 40 tahun mencapai 743 orang atau 76 persen. Kedua, umur 41 tahun sampai 55 tahun sebanyak 136 orang atau 15 persen. Ketiga, usia 15 tahun sampai 20 tahun 81 orang atau 8 persen dan usia 56 tahun sampai 65 tahun 10
Kesbanglinmas Siapkan Penyuluh di Setiap Desa Amlapura (Bali Post)Sejumlah lembaga kini terus mempersiapkan diri menghadapi ancaman peredaran gelap narkoba. Demikian juga mencegah dampak negatifnya, khususnya bagi generasi muda. Kesbanglinmas Karangasem sendiri ikut menyiapkan langkah-langkah dengan mempersiapkan tenaga penyuluh di setiap desa. “Saat ini baru ada 42 tenaga kader penyuluh. Kami targetkan ada satu tenaga kader penyuluh di setiap desa dari total 78 desa/kelurahan,� kata Kepala Kesbanglinmas Karangasem Ida Bagus Suastika, Sabtu (26/3) lalu. Suastika mengatakan kader penyuluh ini sudah direkrut sejak tahun lalu. Sejak awal perekrutan sudah ada 24 kader penyuluh yang berhasil memenuhi kriteria dan direkrut untuk langsung bertugas. Sedangkan tahun ini, direkrut lagi sebanyak 20 orang untuk mengejar target satu desa ada satu kader penyuluh. Suastika menegaskan, mayoritas yang direkrut adalah para guru dan tokoh-tokoh agama. Hal itu dilakukan
agar pesan bahaya narkoba itu lebih cepat sampai kepada sasaran yang dituju. “Kalau guru-guru, di sekolah nantinya dia bisa sekaligus menyelipkan informasi bahaya narkoba kepada siswa-siswanya. Sehingga pesan betapa bahayanya narkoba menjadi lebih cepat sampai,� tegasnya. Nantinya kader penyuluh inilah yang bertugas melakukan sosialisasi ke desa-desa, seperti apa itu narkoba, apa saja jenisnya, bagaimana penyebarannya, dampaknya dan bagaimana mengantisipasinya agar tidak ikut menjadi pencandu, pengedar, kurir, apalagi bandar. Pesan-pesan seperti itu menurutnya harus lebih masif dilakukan di tengah masyarakat, agar masyarakat khususnya gererasi muda dibekali informasi yang benar tentang bahaya narkoba, sebelum telanjur menjadi pecandu. Seperti apa proses sosialisasi itu, kata Suastika sudah diatur melalui petunjuk teknis pelaksanaannya. Pihaknya berharap dengan cara ini, ruang gerak peredaran gelap narkoba bisa semakin dipersempit.
Selain pengetahuan umum tentang narkoba, para kader penyuluh ini juga rutin diajak studi banding ke luar kota untuk melihat dari dekat proses rehabilitasi di sejumlah kota. Sehingga bagaimana proses dan hasil rehabilitasi itu nantinya bisa disampaikan dengan baik kepada masyarakat. Karangasem menjadi salah satu wilayah di Bali yang peredaran narkoba dinilai cukup tinggi. Situasi demikian cukup mendapat perhatian serius dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali. Peredaran gelap narkoba di Karangasem paling marak terjadi di Kecamatan Kubu. Bahkan BNNP Bali secara khusus sudah 10 kali turun ke Kecamatan Kubu untuk melakukan penyuluhan sambil melakukan pemetaan wilayah. Oleh karena itu, Suastika menegaskan kader penyuluh ini serius dibentuk untuk terus bergerak memberikan informasi yang benar kepada lapisan masyarakat hingga yang paling bawah. Target satu desa satu kader penyuluh ini diharapkan sudah bisa tercapai tahun depan. (kmb31)
orang atau 1 persen. Data ini menunjukkan para pecandu mayoritas berada pada usia produktif yang rentan melakukan penyalahgunaan narkoba karena tuntutan profesi maupun situasi lainnya. Suastawa menegaskan, pentingnya lembaga dewan bebas narkoba untuk menjaga kredibilitasnya mengemban tugas konstituennya. Apabila pemimpinnya bebas dari narkoba, maka itu akan cukup memberi dampak besar dan menjadi contoh bagi masyarakat luas. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari DPRD Bali kenapa lembaga yang terhormat itu terkesan menolak niat baik BNNP Bali melakukan tes urine untuk memastikan apakah ada penyalahgunaan narkoba atau tidak di antara oknum anggota dewan. Dari konfirmasi yang dilakukan pihak BNNP Bali, Suastawa juga mengaku belum mendapat alasan logis, kenapa permintaan tes urine itu terkesan dihindari. (kmb31)
Bali Post/kmb31
Brigjen Pol. Drs. I Gede Putu Suastawa, S.H.
Jual Togel
Petani Dibekuk Polisi Amlapura (Bali Post) Seorang petani I Gede Dangin Merta (71), terpaksa menjalani masa tua di kantor polisi. Petani asal Banjar Dinas Pikat, Desa Ababi, Kecamatan Abang ini dibekuk polisi setelah nekat nyambi menjual togel. Ia tidak bisa mengelak saat polisi memergokinya sedang melakukan transaksi, setelah menerima laporan dari warga setempat. Dikonfirmasi, Minggu (27/3) kemarin, Paur Humas Polres Karangasem Iptu Komang Orta mengatakan penggerebekan itu dilakukan, Sabtu (26/3) lalu. Saat itu petugas kepolisian dari Polsek Abang menerima laporan warga dari desa setempat yang mengaku resah, di mana judi togel makin marak di desa setempat. Jika dibiarkan, togel akan makin membudaya dan makin sulit dikendalikan. Petugas yang menerima informasi tersebut langsung mengecek ke lapangan. Penyelidikan pihak kepolisian cukup membuahkan hasil. Sebab, pelaku ditemukan sedang asyik main
judi togel bersama warga lain. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat mengamankan kakek ini, kemudian langsung mengamankan barang bukti dari lokasi. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa dua bendel kupon berisi angka-angka, satu bendel kupon kosong, satu bendel karbon, satu buku tafsir mimpi, staples, buku syair, papan alat tulis, dua lembar paito, hingga uang tunai jutaan rupiah. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dan barang bukti kini diamankan di Polsek Abang. Kasus ini sedang didalami petugas kepolisian dari Polsek Abang. Dari pengungkapan kasus ini, kata Komang Orta, petugas kepolisian sedang melakukan pengembangan. Jika ada laporan lain yang merasa terusik dengan maraknya judi serupa, maka pihaknya memastikan akan segera turun melakukan penindakan. (kmb31)
TABANAN
14
Senin Paing, 28 Maret 2016
Tersetrum Listrik
SAMPAH – Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya memimpin aksi bersih-bersih sampah di Pantai Yeh Gangga beberapa waktu lalu. Desa Dauh Peken akan mengelola sampah plastik secara mandiri.
Petani Tewas di Sawah Tabanan (Bali Post) Nasib nahas menimpa I Ketut Sudrata (57), seorang petani dari Banjar Dinas Piling Tengah, Desa Mengesta, Penebel. Dia ditemukan sudah tidak bernyawa di lahan sawahnya, Sabtu (26/3) sore sekitar pukul 17.00 wita. Korban diduga terkena setrum listrik dari kabel yang melintang pada pematang sawah. Kapolsek Penebel AKP I Wayan Dastra seizin Kapolres Tabanan, Minggu (27/3) kemarin, menjelaskan, sebelum kejadian Sudrata seperti biasa melakukan aktivitas di lahan pertanian miliknya. Korban diperkirakan kurang berhati-hati dan tidak melihat ada kabel pada pematang sawah. Informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi, sore itu Wayan Eka Suryawan (38) minta anaknya I Putu Edwin Juliawan menjemput kakeknya (korban) ke sawah. Namun, Edwin tidak menemukan keberadaan kakeknya. Setelah menyusuri sawah, barulah Edwin melihat tubuh kakeknya dalam posisi tertelungkup di pinggir pematang sawah menindih kabel listrik. Kaget melihat tubuh kakeknya tertelungkup di atas kabel listrik, saksi yang juga cucu korban kemudian meminta tolong kepada warga untuk memutuskan aliran listrik. Mendapat laporan dari masyarakat, anggota Polsek Penebel datang ke lokasi guna melakukan pemeriksaan terhadap saksisaksi, mengamankan barang bukti, dan meminta visum luar. “Tubuh korban kemudian diangkat dan dibawa ke puskesmas,” ujar Dastra. (kmb28)
Simulasi di Kantor Pajak
Kopassus Lumpuhkan Lima Teroris Tabanan (Bali Post) Kantor Pelayanan Pajak Pratama yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Desa Banjar Anyar, Kediri, mendadak riuh, Minggu (27/3) kemarin. Pasalnya, lima orang yang diduga teroris tengah melakukan penyanderaan di kantor yang selalu dipadati masyarakat itu. Belasan pegawai kantor pajak tidak bisa berkutik di bawah tekanan para teroris. Beruntung, kelima teroris akhirnya berhasil dilumpuhkan petugas dan para sandera pun dapat dibebaskan dengan selamat. Gambaran situasi tersebut bukanlah nyata, melainkan rangkaian latihan simulasi penanganan teroris. Latihan simulasi dimulai pukul 11.10 wita. Kegiatan diawali pergerakan personel Kopassus menggunakan kendaraan taktis PJD 900/R menuju Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tabanan. Lima menit kemudian pasukan Kopassus tiba di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Dalam upaya membebaskan sandera, sempat terjadi kontak senjata antara pasukan Kopassus dan para teroris. Tidak berselang lama teroris terdesak dan dapat dilumpuhkan. Para sandera yang berhasil dievakuasi menuju ke tempat yang aman. Pasukan elite TNI itu juga melakukan penyisiran bahan peledak melibatan anjing pelacak. Sejumlah bahap peledak berhasil diamankan. Setelah kondisi TKP aman terkendali, seluruh pesonel kembali ke markas komando di Rindam IX/Udayana. Latihan simulasi penanganan teroris menjadi perhatian warga yang melintas di depan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tabanan. Mereka berusaha mendekat, namun dilarang oleh petugas. “Saya kira ada kejadian apa. Saya sampai gemetaran melihat banyak petugas membawa senjata, ternyata pelatihan simulasi,” ujar salah seorang pengendara. Internal TNI menyebutkan, latihan simulasi penanganan teroris ini dilakukan oleh satuan 8-1 Gultor Kopassus melibatkan 87 personel dengan komandan latihan Mayor Infantri Romadon dan Wadanlat Mayor Infantri Jefri. (kmb28)
Lintas Tabanan
Bali Post/kmb24
PESERTA – Peserta turnamen sila tabuh di Banjar Pakraman Dharma Satwika, Bongan Gede (Boged).
Gali Dana Lewat Turnamen DALAM rangka penggalian dana untuk mensukseskan program pembangunan, Banjar Pakraman Dharma Satwika, Bongan Gede (Boged), Desa Pakraman Bongan Puseh, Bongan, Kecamatan Tabanan, menggelar turnamen sila tabuh, Minggu (27/3) kemarin. Ketua Panitia I Nyoman Sutarnaya menjelaskan, kejuaraan diikuti 118 peserta. Ajang ini digelar untuk menggali dana yang diperuntukan membiayai sejumlah program kerja yang ada di Banjar Pakraman Dharma Satwika. Salah satunya untuk biaya perbaikan jalan menuju khayangan beji. Pemenang pertama mendapatkan uang pembinaan Rp 1,5 juta, sedangkan juara dua sampai lima menerima masing-masing Rp 250 ribu. Bendesa Adat Dharma Satwika I Ketut Nuraga, menambahkan, turnamen sila tabuh merupakan salah satu program kerja banjar adat Dharma Satwika pada 2016. Dalam waktu dekat pihaknya juga menggelar kejuaraan bola voli. (kmb24)
Bali Post/dok
Olah Sampah Plastik Mandiri
Desa Dauh Peken Dapat Bantuan Pusat Tabanan (Bali Post) – Setelah mengangkut sampah secara mandiri, Desa Dauh Peken, Tabanan, kini mengembangkannya dengan mengelola sampah plastik. Desa ini mendapatkan bantuan Rp 650 juta dari pusat untuk pembangunan fisik dan membeli mesin pengolah sampah plastik menjadi biji plastik. Kepala Desa Dauh Peken I Komang Sana Yasa, menyatakan, proses pengolahan sampah plastik secara mandiri tidak mudah. Salah satunya mengubah prilaku masyarakat dalam memilah sampah plastik dengan sampah lainnya sebelum dibuang. “Seka-
rang ini masyarakat cenderung menjadikan satu sampah organik dan anorganiknya,” katanya beberapa hari lalu. Dulu Desa Dauh Peken sempat hendak melakukan pemilahan sampah plastik dengan sampah lainnya. Namun, karena belum ada tempat penampungan akhirnya sampah yang dipilah tercampur kembali. “Saat ini kami sudah membangun gedung untuk pengolaan sampah plastik,” ujarnya. Dana yang datang dari pusat didukung oleh Pemkab Tabanan dalam hal ini DKP dengan memberikan Vial atau kendaraan pengangkut sampah.
Untuk mensukseskan program pengolahan sampah plastik, pihaknya melakukan sosialiasasi ke masyarakat agar memilah sampah plastiknya. Selain itu, di desa digalakkan program bank sampah. Sampah plastik akan diubah menjadi biji plastik yang penjualannya bekerja sama dengan PT Enviropalet yang ada di Tabanan. Keuntungannya akan dikembalikan untuk meningkatkan pelayanan pengolaan sampah. “Pihak desa telah mengajukan program pengelolaan sampah plastik sebagai program inovasi untuk mendapatkan dana BKK,” jelas Sana Yasa. (kmb24)
Program Pamsimas Sasar 10 Desa
Tabanan (Bali Post) –
Untuk memenuhi kebutuhan air di pedesaan terutama yang belum tersentuh layanan PDAM dan krisis air, pemerintah mengeluarkan program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat). Pada 2016 mendapatkan jatah 10 desa, namun belum ditentukan desa mana saja yang mendapatkannya. Hal ini karena terbentur juklak dan juknis pamsimas yang belum jelas apakah tetap ditangani Dinas PU atau diambil alih oleh BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa). Hal itu dipaparkan Kabid Praswil Bappeda Tabanan I Kadek Anom Dwi Paramita. ‘’Saat ini pelaksanaan pamsimas sedang menunggu juklak dan juknis, maka desa-desa yang akan mendapatkan belum bisa ditentukan. Tahun lalu program sudah berjalan bulan Juni,’’ tuturnya beberapa hari lalu. Jika ditangani BPMPD, program pamsimas akan masuk ke dana desa sehingga memerlukan juklak dan juknis yang baru. Dari 10 desa yang akan menda-
patkan pamsimas, delapan menerima bantuan pusat, sedangkan dua memeproleh bantuan kabupaten. Hingga saat ini program pamsimas di Tabanan telah menyasar 20 desa. ‘’Desa yang mendapatkan bantuan pamsimas biasanya yang mengalami rawan air dan tidak masuk ke layanan PDAM, seperti Desa Mundek Kangin dan Desa Lumbung. Kedua desa ini belum mendapatkan bantuan pamsimas,’’ ujarnya. Dalam pelaksanaannya, pamsimas dikelola oleh desa. Setiap
sambungan rumah tangga memiliki meteran air seperti layanan PDAM. Masyarakat membayar kepada pengelola untuk pemakaian air. Hasil dari pamsimas masuk ke kas desa. Jangkauan layanan air bersih di Tabanan baik oleh PDAM maupun pamsimas sudah mencapai 68,93 persen. Perkotaan terjangkau 73,08 persen dan pedesaan baru 60,02 persen. Target pemerintah untuk jangkauan pamsimas mencapai 100 persen pada 2019. (kmb24)
Karya Agung di Merajan Puri Belulang Tabanan (Bali Post)Berbagai prosesi telah digelar serangkaian melaspas agung manawa ratna, mapeselang, dan mapedudusan agung madasar tawur balik sumpah di Pemerajan Agung Puri Belulang, Desa Pakraman Belulang, Mengesta, Kecamatan Penebel, Tabanan. Puncak karya akan berlangsung Selasa (29/3) besok. Rangkaian prosesi yang telah dilaksanakan di antaranya melasti ke Segara Tanah Lot pada Purnama Kadasa atau pada rahina Buda Pahing Krulut, Rabu (23/3) lalu. Demikian diungkapkan Ketua Panitia Karya I Nyoman Arnawa, S.Sos., Minggu (27/3) kemarin. Didampingi panglingsir Puri Belulang I Gusti Ngurah Mayun, Bendesa Adat Belulang, dan Bendesa Adat Wongaya Betan, Arnawa memaparkan, prosesi penting lainnya yang juga telah digelar berupa mapepada tawur pada Jumat (25/3). Sehari setelahnya dilanjutkan dengan prosesi tawur agung, pacaruan resigana, mendem padagingan, dan klamijiaya. “Hari ini digelar prosesi Ngiring Ida Batara yang berstana di Merajan Puri Belulang masucian ke Beji Pesiraman Pura Luhur Batu Panes,’’ ungkapnya. Pada puncak Karya Agung besok dilaksanakan prosesi adining karya, ngenteg linggih, paselang, padanan, dan pujawali. Setelah itu masih ada beberapa rangkaian upacara lainnya hingga 16 April mendatang. Prosesi terakhir adalah nyegara gunung di Pura Tanah Lot dan Pura Luhur Batukaru. Puri Belulang memiliki keterkaitan erat dengan Pura Luhur Batu Panes, yaitu sebagai panganceng. Oleh karenanya, pelaksanaan Karya Agung di Puri Belulang melibatkan pihak panitia Pura Luhur Batu Panes dan dua desa pangempon, yaitu Desa Pakraman Belulang dan Desa Pakraman Wongaya Betan. (kmb28)
Bali Post/ist
BEJI - Prosesi ngabejian dalam rangka Karya Agung di Pemerajan Agung Puri Belulang, Penebel.
Warung Global
SKPD Mesti Tingkatkan Kinerja TIDAK terlalu penting berapa persen yang sudah terealisasi, yang paling utama anggarannya untuk kepentingan masyarakat, bukan buat kelompok tertentu, dan tidak dikorupsi. Hal ini disampaikan Agung Jaya Negara di Denpasar dalam acara Warung Global Interaktif dengan topik ‘’Realisasi APBD Bali 7,8 Persen’’ yang disiarkan Radio Global FM 96,5 serta dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, dan SWiB Amlapura FM, Sabtu (26/3). Menurut Jaya Negara, semua sektor harus dipenuhi sesuai kebutuhan. Pemprov Bali jangan berpihak ke investor. Jangan sampai kita diobok-obok. Kita semua harus menjaga Bali. Pejabat mendapat gaji dari uang rakyat,
jadi mestinya memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Saat ini sudah menjelang April. Walek di Denpasar menilai serapan dana yang cuma 7,8 persen terlalu rendah. Kalau mengi-
kuti kuartal seharusnya sudah masuk 25 persen, tetapi DPRD Bali mengharapkan terealisasi paling tidak 10 sampai 15 persen. Terlepas dari itu, Pemprov Bali harus mengejar ketertinggalan dengan dukungan masyarakat. Masyarakat menginginkan realisasi pembangunan jalan. Werda di Tegalalang menyebut baru terealisasi kurang lebih setengahnya dari target Dewan. Anggaran itu hanya cukup untuk belanja pegawai. Kita mempunyai dana banyak, namun tidak digunakan. Istilahnya masih lapar tetapi menyisakan maka-
nan. Kinerja SKPD penerima APBD mesti ditingkatkan lagi. Pernah diberitakan takut menggunakan anggaran karena ada KPK. Kalau penggunaan anggaran benar sesuai dengan aturan yang ada dan tidak diselewengkan, tidak perlu takut. Program yang dijalankan mesti pro rakyat dengan skala prioritas. PAD Bali sebagian besar berasal dari retribusi pajak pariwisata. Untuk itu, Wilson di Canggu minta pemerintah melihat potensi Bali seperti apa. Kalau pemasukan yang terbesar dari pariwisata, mestinya mem-
bangun infrastruktur pariwisata yang lebih banyak. Kita harus menata wilayah yang ada kaitannya dengan pariwisata sehingga PAD semakin banyak. Bali Barat bisa dikembangkan untuk agro wisata agar pembangunan merata. Gung Raka di Gianyar mengusulkan APBD Bali diprioritaskan untuk membantu program pendidikan dan kesehatan karena masyarakat masih banyak yang kurang mampu membiayai anaknya sekolah dan pengobatan saat sakit. Semoga ke depannya Bali menjadi lebih Baik. (dika)
74 1 5 15
Senin Paing, 28 Maret 2016 HASIL PERTANDINGAN INTERNASIONAL Rusia Austria Hungaria Jerman Polandia Azerbaijan
vs vs vs vs vs vs
Lithuania Albania Kroasia Inggris Finlandia Kazakhstan
3-0 2-1 1-1 2-3 5-0 0-1
Bali Post/net
RUNNER-UP - Ganda putra Indonesia Angga Pratama dan Ricky Karanda Suwardi merebut posisi runner-up di turnamen Selandia Baru Terbuka 2016.
Selandia Baru Terbuka 2016
Angga/Ricky Raih Posisi ’’Runner-up’’ Jakarta (Bali Post) Ganda putra Indonesia Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi menempati posisi runner-up dalam turnamen bulu tangkis Selandia Baru Terbuka 2016 setelah kalah dari pasangan Korea Selatan Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol pada putaran final, Minggu (27/3) kemarin. Angga/Ricky kalah dengan skor 18-21, 14-21 dari pasangan unggulan kedua itu selama 37 menit pertandingan. Pasangan Indonesia sejak awal permainan telah mendominasi game pertama dan menekan Ko/Shin 5-3, 10-7, 12-9, hingga 18-16. Tapi jelang akhir game pertama, Angga/Ricky tersalip 18-18 dan kalah 18-19, 18-20, 18-21. Penampilan ganda Merah-Putih melorot pada game kedua dan sering tertinggal mengejar poin 1-5, 7-9, 10-12, 11-17, 1219, hingga pertandingan usai 14-21. “Kami tidak ada persiapan khusus menghadapi mereka. Kami hanya berusaha tampil lebih maksimal dengan konsentrasi,� ujar Angga seperti dikutip Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) jelang laga final. Dalam daftar kualifikasi Olimpiade Rio 2016 cabang bulu tangkis, Angga/Ricky menempati peringkat 15 dengan total poin 49.014. Mereka harus mengejar hingga peringkat delapan jika ingin lolos dalam pesta olahraga tertinggi di dunia itu. Sementara Ko/Shin merupakan pasangan yang menempati peringkat delapan dunia dengan total poin 63.660 atau selisih 14.597. Angga/Ricky yang menempati peringkat 12 dunia berhak atas poin 5.950 setelah menempait posisi runner-up. Sedangkan Ko/Shin meraih poin 7.000 sebagai juara dalam turnamen tingkat grand prix gold. (ant) Hasil Pertandingan Tunggal Putri Sung Ji Hyun (Korea Selatan) vs Aya Ohori (Jepang) 21-15, 21-17 Ganda Campuran Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia) vs Zheng Siwei/Li Yinhui (Tiongkok) 21-19, 22-20
Pengamanan Stade de France Ditingkatkan Paris Prancis akan memainkan laga persahabatan melawan Rusia, Rabu (30/3) dini hari mendatang di Paris. Ini menjadi penampilan perdana Les Bleus di Stadion Stade de France setelah serangan bom 14 November lalu. Prancis melanjutkan pemanasan jelang pergelaran Piala Eropa 2016. Namun agenda tim asuhan Didier Deschamps itu sempat terganggu dengan serangan bom bunuh diri yang menewaskan 130 orang, November lalu. Salah satunya terjadi di luar Stadion Stade de France menewaskan satu orang pejalan kaki. Kala itu di dalam stadion Prancis tengah memainkan pertandingan persahabatan melawan Jerman. Penyerang timnas Prancis Olivier Giroud mengakui dirinya demikian juga rekan-rekannya masih dihantui dengan kasus serangan November lalu. “Kami semua manusia biasa sebelum menjadi olahragawan. Jadi kejadian semacam itu membekas dalam batin kami bila kami kembali ke tempat itu (Stade de France),� jelas penyerang klub Arsenal itu, setelah Prancis menundukkan Belanda 3-2 pada pertandingan
persahabatan pekan lalu. Pertandingan melawan Rusia menjadi event pertama sepak bola yang digelar di Stade de France setelah serangan mematikan itu. Tim rugby Prancis memainkan tiga laga turnamen Six Nations tanpa insiden apa pun di tempat itu namun dengan pengamanan yang makin ketat. Sistem pengamanan di sekitar Stade de France juga akan ditingkatkan jelang pertandingan besok. Proses pemeriksaan tidak hanya di sekitar stadion namun juga di stasiun kereta api dan angkutan umum lainnya. Petugas keamanan rencananya juga akan memasang gerbang pengamanan jauh di luar loket pemeriksaan tiket dan bawaan penonton. Prancis dan negara-negara Eropa lainnya meningkatkan pengamanan menyusul serangan bom di Brussels, Belgia yang menewaskan 31 orang pe-
Penyerang timnas Prancis Olivier Giroud.
Bali Post/rtr
Guilherme Cetak Sejarah di Timnas Rusia Moskow Kiper kelahiran Brazil Guilherme mengukir sejarah ketika ia masuk sebagai pemain pengganti saat Rusia menundukkan Lithuania dengan skor 3-0 pada pertandingan persahabatan, Minggu (27/3) kemarin. Kiper Lokomotiv Moscow itu menjadi pemain pertama timnas yang lahir di luar Rusia ketika ia menggantikan Stanislav Kritsyuk. Guilherme (30), yang mendapatkan paspor Rusia-nya pada tahun lalu, tidak perlu melakukan banyak hal ketika kontestan Piala Eropa itu meraih kemenangan mudah. Fedor Smolov mencetak gol lima menit sebelum turun minum, sedangkan Alexander Golovin dan Denis Glushakov membukukan gol setelah turun minum untuk pasukan Leonid Slutskiy. Pelatih Slutskiy menurunkan tim yang diperkuat para pemain berpengalaman. Namun hanya Sergei Ignashevich dan Igor Smolnikov yang berpeluang tampil sebagai pemain inti pada pertandingan pertama mereka di
Piala Eropa 2016 melawan Inggris di Marseille pada 11 Juni. Smolov mendapatkan kesempatan untuk merebut satu tempat di tim utama timnas setelah tampil impresif selama 45 menit pada laga kemarin. Ia memecahkan kebuntuan pada menit ke-40 melalui penyelesaikan kaki kiri yang tidak dapat dihadang kiper Vytautas Cerniauskas, setelah mendapatkan sodoran bola dari Dmitriy Tarasov. Itu merupakan gol kelima Smolov dari 11 pertandingan internasionalnya. Pemain pengganti Golovin kemudian mengubah skor menjadi 2-0 setelah memanfaatkan operan dari Alexandre Kherzakov. Glushakov memastikan kemenangan timnya ketika ia menyundul bola ke sudut gawang dari situasi tendangan sudut. (afp/ant)
Tunggal Putra Huang Yuxiang (Tiongkok) vs Riichi Takeshita (Jepang) 21-12, 21-17 Ganda Putri Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) vs Chang Ye Na/Lee So Hee (Korea) 21-13, 21-16
Kiper timnas Rusia Guilherme.
+ ,- ' -,. /0-1,, & ' ' ' (
& ' ) ' & ' *
Ganda Putra Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol (Korea) vs Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi (Indonesia) 21-18, 21-14
kan lalu. Peningkatan pengamanan itu sekaligus uji coba jelang Piala Eropa 2016 yang akan digelar pada Juni-Juli mendatang. Diperkirakan 2,5 juta orang akan menyaksikan secara langsung turnamen ini yang sekaligus memberi tugas besar bagi regu pengamanan Prancis. Meski pengamanan ditingkatkan, bek Prancis Christophe Jallet mengaku rekan-rekannya tidak terpangaruh dengan kondisi itu. “Kehidupan seharusnya kembali berjalan seperti biasanya,� katanya seperti dikutip harian L’Equipe dalam website-nya. Pelatih timnas Didier Deschamps pun menyatakan bahwa pihak keamanan telah menjanjikan yang terbaik. “Tragedi Paris dan Brussels mengingatkan kami tentang kondisi terkini, tetapi kami perlu bergerak maju,� kata Deschamps. (kmb39/ap)
! " # $ %
0; / <3/'</ ! " # $ %&' ( % ' ! ) * (! ! ) + ( & ) , - # . +% /+%'/% 0 - , ! * & + - % & + + / - % - 0 % (1 ! ) " 2 3 % 45 %
0 6 % 45 ( ) , % ' %&' 6 % 7 " ' %&' 6 % $$ .7 % (.% ) $ " .% 6 % .7 .% * 8 + .% " ' $$$ .7 % (.% ) % + ( +) " 0 .7 6 * 8 + 6 " ' 6 $ " ! " ! # # 9 8 ! ( 6 ) 03 4: ! * 9 ; - & 9 $ 0 6 030 6 1 0 3 !
Tembakan Bebas Dzsudzsak Selamatkan Hungaria dari Kekalahan Budapest Tendangan bebas dari kapten Balasz Dzsudzsak menyelamatkan Hungaria dari kekalahan di depan pendukung sendiri saat bermain imbang 1-1 dengan sesama peserta Piala Eropa 2016 Kroasia. Laga persahabatan ini digelar di Stadion Groupama Arena, Budapest, Minggu (27/3) kemarin. Tuan rumah sempat tertinggal lebih dahulu. Ivan Perisic, yang mencetak gol ketika Kroasia menang 2-0 atas Israel pertengahan pekan lalu, memberi umpan untuk gol pembuka bagi penyerang Juventus Mario Mandzukic pada menit ke-29. Dzsudzsak memberi harapan saat nyaris menyamakan kedudukan ketika tembakan mendatarnya pada menit ke-36 melebar. Tim tuan rumah menambah tekanan pada babak kedua dan sang gelandang tidak menyia-nyiakan peluang berikutnya, melepaskan sepakan ke sudut gawang dari jarak 22 meter pada menit ke-79. “Kami bermain menyerang pada babak pertama namun pada babak kedua kami sedikit mundur dan Hungaria lebih banyak menguasai bola,� kata pelatih Kroasia Ante Cacic. Pelatih Hungaria Bernd Storck mengakui timnya layak mendapatkan hasil imbang. “Saya mengharapkan lebih dari tim saya pada babak pertama, lebih banyak peluang,� paparnya. “Pada babak kedua kami mendapatkan lebih banyak kesempatan, bermain lebih baik dan itu membuat saya senang karena kami bermain melawan tim yang berkualitas.� Hungaria tergabung di Grup F bersama tim unggulan Portugal, Ilandia dan Austria. Sementara Kroasia berada di grup keras D bersama juara bertahan Spanyol, Rep Ceko dan Turki. Piala Eropa 2016 akan diselenggarakan di Prancis pada Juni dan Juli. Pelajaran dari Wina Lawatan Albania ke Wina menghasilkan kekalahan 1-2 atas Austria pada pertandingan persahabatan, Minggu kemarin. Kekalahan itu
menjadi pelajaran penting tim asuhan Giovanni de Blasi sebelum terjun ke Piala Eropa Juni mendatang. Albania memang menggempur pertahanan Austria di babak kedua pada laga yang dilangsungkan di Stadion Ernst Happel. Namun pertahanan pasukan Marcel Koller cukup rapat hingga tim tamu kesulitan mencari gol penyama skor. Austria memasukkan dua gol pada 13 menit pertama. Marc Janko mencetak gol dan Martin Harnik memanfaatkan kesalahan pertahanan ketika lini belakang Albania, yang tidak kemasukan gol tandang saat menjalani kualifikasi, berantakan pada fase awal pertandingan. Janko berlari mengejar operan Zlato Junuzovic dan mengirim bola melewati kiper Etrit Berisha pada menit keenam. Ini merupakan gol ke-26 sang penyerang sarat pengalaman dari 51 pertandingan internasionalnya. Tujuh menit kemudian kiper tuan rumah Robert Almer mengirim bola jauh ke depan yang membuat terlena pemain belakang Albania. Bola dimafaatkan Harnik yang melaju dan melepaskan tembakan menaklukkan Berisha. Albania yang tampil untuk pertama kalinya di turnamen besar pada musim panas nanti, membalas dua menit setelah turun minum. Ermir Lenjani melewati barisan pertahanan Austria untuk melepaskan tembakan yang melewati sela-sela Almer dan tiang dekatnya. Sebagian besar penggemar tim tamu menyalakan kembang api sebagai bentuk perayaan gol balasan itu. Insiden itu membuat pertandingan dihentikan beberapa saat ketika panitia di stadion meminta mereka menghentikannya. Albania banyak menguasai bola setelah itu dan memberikan Austria, yang hanya kehilangan satu angka pada kualifikasi Piala Eropa 2016 di Prancis pada Juni, dalam tekanan. Albania menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain ketika Ergys Kace diusir keluar lapangan pada menit ke-78 karena menginjak pergelangan kaki Aleksandar Dragovic. (kmb39/afp/ant)
OLAHRAGA
16
Senin Paing, 28 Maret 2016
Satria Jaya Denpasar Juara Umum Turnamen Judo Bali Open Denpasar (Bali Post) Klub judo Satria Jaya Denpasar keluar sebagai juara umum untuk kategori 13-16 tahun dan 16-19 tahun dalam Bali Open International Judo Championship 2016 di GOR Lila Bhuana yang berakhir, Minggu (27/3) kemarin. Sedangkan untuk kelompok senior juaranya tuan rumah PON ke-19 Jabar dengan perolehan medali 6 emas, 3 perak, 3 perunggu. Terpilih sebagai pejudo terbaik senior Putu Wiradamungga Adesta (PJSI Bali) dan Herlina Gita (PJSI Jabar). Klub Satria Jaya Denpasar untuk usia 13-
16 tahun meraih 6 emas 4 perak, 3 perunggu. Pejudo terbaik usia 13-16 tahun yakni Wayan Gede Bima Prasetia dan Ni Luh Ade Swandewi Putri, keduanya dari Satria Jaya. Untuk kategori usia 16-19 tahun, juara umumnya Satria Jaya dengan perolehan medali 3 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Ketiga emas dipersembahkan Gusti Agung Dyah Cahya (-48 kg), Cokorda Istri Sri PP (-63 kg), dan Desak Ayu Dytha D (-70 kg). Terpilih sebagai atlet terbaik yakni Gede Tutut Semara Gita (Remaja Bhayangkara Club Denpasar), yang
meraih emas di kelas -66 kg, serta Okita Kharimah Purnama S (Sekolah Khusus Olahraga Indonesia/SKOI Kaltim) yang menyabet emas di kelas -57 kg. Ketua Panpel Nengah Sudiartha menjelaskan, event Bali Open digelar tiap tahun, sehingga tahun depan 2017 kembali diselenggarakan. Pada Bali Open 2016 ini, pesertanya mencapai 393 pejudo, terdiri atas 12 pengprov PJSI, 22 klub judo, ditambah atlet dari 6 mancanegara seperti Jepang, AS, Rusia, Uzbekistan, Singapura, dan Hongkong. (022)
PDKC Gianyar Boyong Piala Margarana
Menang Dramatis atas PS Polri, BU ke Semifinal Gianyar (Bali Post) -
Gol semata wayang Yabes Roni menit ke-23 mengantarkan tuan rumah Bali 8QLWHG 08 PHODMX NH EDEDN VHPLÀQDO VHWHODK PHQDQJ GUDPDWLV DWDV 36 3ROUL dengan skor tipis 1-0 pada babak penyisihan Grup B Turnamen Piala Bhyangkara 2016 yang berlangsung di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (27/3) kemarin. Hasil ini sekaligus mengantarkan tim Serdadu Tridatu menempati runner-up Grup B. Ini menjadi sejarah baru bagi tim besutan Indra Sjafri. Dari tiga turnamen yang diikuti BU baru kali ini Serdadu Tridatu mampu tembus semifinal. BU yang memerlukan kemenangan untuk ke babak empat besar mendampingi Arema Cronus, menyajikan permainan menyerang sejak menit-menit awal pertandingan. Kerja keras Fadil Sausu dkk. membuahkan hasil menit ke-23.
Berawal dari sepak pojok sebelah kiri gawang, Yabes yang lepas dari penjagaan pemain belakang PS Polri melepaskan tandukan keras. Bola gagal dihentikan kiper PS Polri Hery Prasetyo. Kecolongan satu angka, asuhan Bambang Nurdiansyah itu mencoba menekan untuk mengejar ketinggalan. Namun lini belakang tun rumah cukup disiplin dan membuat PS Polri tak mampu mencetak gol penyeimbang.
Di babak kedua, tim tamu yang memerlukan hasil seri pada laga ini lebih dominan melakukan serangan. Salah satu peluang yang dibuat dilakukan oleh Binter Wirahadi yang sundulannya masih melebar dari gawang BU. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Iwan Sukoco asal Malang, BU tetap unggul 1-0 atas PS Polri. Pelatih BU Indra Sjafri mengakui kemenangan ini merupakan hasil terbaik
sepanjang turnamen yang diikuti karena mampu melenggang ke semifinal. “Sebelum laga semifinal, semua pemain akan istirahat dulu, sambil menunggu jadwal semifinal. Setelah itu kami baru akan latihan kembali untuk mempersiapkan tim sebelum melakoni semifinal,” paparnya. Di bagian lain, Bambang Nurdiansyah mengatakan kalau asuhannya sudah bermain bagus. “Semua pemain sudah tampil all out. Tetapi sayang pemain kecolongan. Dan inilah sepak bola apa pun bisa terjadi, terkadang peluang yang sudah di depan mata tetapi tidak bisa dikonversikan menjadi gol,” katanya. (kmb41)
Bobby dan Anik Berjaya di Piala Wali Kota Denpasar (Bali Post) Petenis meja Bobby (Dewata) dan Komang Anik Sudarnita (Rajawali) berjaya untuk kategori SMA dalam turnamen Piala Wali Kota VII/2016 di GOR Pekambingan, yang berakhir Minggu (27/3) kemarin. Juara II putra direbut Pasek (Rajawali) dan juara III direbut Deva (Rajawali) dan Mang Kenuk (Dewata). Di sektor putri, juara II Putu Diza Aprilai Maharani (Wirapena), dan juara III Dek Ayu (Rajawali) serta
Kadek Ayu Puspawati (Sedana Merta). Puspawati sedianya di babak semifinal harus meladeni Putu Diza, kemarin. Akan tetapi, Puspawati terpaksa mundur karena harus bergabung ke pelatnas di Solo, Jateng. Selanjutnya, Puspawati yang baru mengusung bendera MerahPutih dan tampil di Malaysia, diproyeksikan pada kejuaraan internasional U-21 di Bangkok, Thailand. Untuk kategori SMP, juaranya Deva disusul Kom-
ang SW (Rajawali) di posisi kedua dan diikuti Mang Kenuk (Dewata) dan Komang Agus Wira (Sedana Merta) di posisi ketiga. Di sektor putri, Mang Nik menjuarai kategori putri SMP. Juara II ditempati Dek Ayu (Rajawali), kemudian juara III Galuh (Rajawali), dan Mang Ayu (Wirapena). Untuk beregu antarbanjar, Pekambingan B menjadi juara I, disusul Paang Tengah, Penatih, Pekambingan A, dan Sedana Merta. Ketua Pengkot PTMSI
Denpasar Nyoman Parwata mengemukakan, tim Pekambingan bakal mengikuti AURI Cup di Jakarta, 1-3 April mendatang. Tim tersebut diperkuat Galuh, Deva, Mang Nik, Prastayani, Adek Ayu, Cindy serta Komang Agus Wira Dangin. ‘’Kami ingin geliat pembinaan tenis meja di sekolah lebih bergairah lagi, utamanya usia dini, sebab Piala Wali Kota ini kan menjadi agenda rutin,’’ sebut Ketua Panpel Putu Gede Mudana. (022)
BIRO JASA
AHLI SUMBAT 081337666135 082359392760
but emas seperti Made Alfin Dwiyan Jaya (kumite -61 kg junior), Pande Made Rama Krisna Nanda (kumite +76 kg junior), Yulia Mawarni
(kumite -48 kg junior). Kejuaraan ini melibatkan 400 karateka bersifat terbuka, dan diikuti atlet Jatim, Bali, NTB, dan NTT. (022)
Bali Post/ist
SERAHKAN PIALA - Ketua Umum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan (kiri) menyerahkan piala kepada tim PDKC Gianyar yang sukses memboyong Piala Margarana III/2016 di GOR Debes, Tabanan, Minggu (27/3) kemarin.
BIRO JASA
BIRO JASA
SERIANI PAK KETUT
WC
SIMPATI XL
Terima Pesanan:
081999886701, 081805494222
BALI LESTARI
RATU MAMPET
SERVICE
JASA KURAS
CV.MAHAPUTRAENGINEERING
HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978
Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0000001-BRJ
MECANICAL ELECTRICAL CONTRACTOR
SERVICE PANGGILAN ~ PENJUALAN ~ PERBAIKAN
081999086056
Tlp. 085339884848, 081936322022
C.0001321-BRJ
RAJA MURAH KURAS BALI AGE + MAMPET Buka Setiap Hari
WC
Hub : 081 353 217 373 081 934 362 988 AS : 085 237 208 315
081338060813
C.0000319-brj
C.0002197-BRJ
RAJA MAMPET
KURASWC MAMPET
TANPA BONGKAR & BERSIH
TERIMA KURAS - BERGARANSI
C.0002071-BRJ
081 239 534 731
C.0001014-FUR
C.0000272-BRJ
C.0000267-BRJ
WC
Cash Atau
Interior : Kredit - Kitchen set, Bedroom set, Kantor, dll - Sofa, Korden, Wallpaper, Karpet - Meja Belajar Sekolah TK-SMA Exterior : - Relling, Pagar, Gerbang, Kanopi, Teralis
PELAYANAN YNG BAGUS + MURAH 24 JAM
081338561747 087860950022
C.0002205-BRJ
FURNITURE
GAYA Furniture & Interior
KURAS + MAMPET & SOLUSI
GARANSI
Bali Post/ant
MENANG TIPIS - Pesepak bola PS Polri Robertino Gabriel Pugliara (kiri) berebut bola dengan Ganjar Mukti Muhardiyana dari Bali United dalam pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Bhayangkara di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (27/3) kemarin. Dalam pertandingan tersebut Bali United menang tipis 1-0 atas PS Polri.
Tabanan (Bali Post) Tim karate PDKC Gianyar sukses memboyong Piala Margarana III/2016, setelah keluar sebagai juara umum dalam Kejuaraan Lemkari Piala Margarana di GOR Debes, Tabanan, Minggu (27/3) kemarin. Para karateka PDKC sukses mendulang 17 keping emas, sedangkan Badung dan Tulip Denpasar samasama meraup 8 emas. Emas PDKC Gianyar dipersembahkan Kadek Andre Padyangan (kumite -76 kg junior), Wayan Dharma Yoga Ariyadi (kumite -68 junior), Ni Kadek Ary Winadi (kumte -54 kg kadet), Wijaya Saputra (kumite -55 kg junior). Karateka Badung yang menyabet emas antara lain Sayu Putri Noviantari (kmite +54 kadet), Komang Yasa Rismantika (kumite +70 kg kadet), serta Ni Made Priska Setiawati (kumite -59 kg junior). Sedangkan karateka Tulip Denpasar yang mere-
AC
- KULKAS - FREEZER - MESIN CUCI - POMPA AIR - TV. ELECTRONIC - CCTV - INSTALASI LISTRIK - PLUMBING - WATER HEATER 085100320000 081237777575
8482683~8482969~
Kantor & Workshop : Jl. Pantai Pererenan No 23 Badung www.cvmahaputraengineering.com
C.0000027-SRV
BIRO JASA
ANTI BUNTU AHLINYA MELANCARKAN
WC MAMPET ’ANUGERAH’ SALURAN AIR, WASTAVEL DLL
HARGA PROMO
TELKOMSEL: 081338635212 XL: 081936064140 C.0001537-brj
C.0001631-brj
TANPA BONGKAR
Garansi
085237466203 C.0001663-BRJ
solusinya CCTV Rekam 24 jam Non Stop - Internet on line PRODUK BARU PAKET
4 CAMERA KWALITAS TERJAMIN Garansi Barang & Jasa... PASTI ! ! Dengan tenaga berpengalaman, instalasi dijamin rapi Hubungi:
Jln. Kecubung No.60 Denpasar Telp. (0361) 227739 - 082 147 239 203 C.0000081-elk
KAIROS SEJAHTERA 0361 - 426490
JL. COKROAMINOTO NO. 10B DENPASAR
C.0000891-ELK
085100705757 - 085100448999
Paket Hemat HDCVI Rp. 3.500.000
4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB500
2
(Selama Persediaan Masih ada)
Garansi produk CCTV 2 thn
TerimaServiceStavol&Ups
Website : www.stavolbali.com C.0001934-ELK
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
6HQLQ 3DLQJ 0DUHW
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya +PHQTOCUK RCUCPI KMNCP 6GNGRQP : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris z Iklan Peluang Emas
Looking for Experienced Teachers & Coor. Curriculum Cambridge,Pls Send CV Etc to:hrdbsch@gmail.com
!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm
Bth Pemetik Buah Australia,Gj32Jt Dcari Peg Laundry Wil.Denpasar Biaya 5Jt&Jepang,082247699000 Hub:081337287307/085857318696 A.BP.001.03.16.0001984
B.BP.004.03.16.0001072
B.BP.141.03.16.0001063 !!!Enginering Junior/Terapis P/W Gaji Incentive Bagus Lokasi !!Dibutuhkan Admin (Max.25Th) Diutamakan NusaDua Ph.759469/081249672053 B.BP.145.03.16.0001128 Wanita Hub:412706/081999393001 !!Dcr Karyawati Toko Pd.Sambian B.BP.141.03.16.0001120 SD/SMP Serius Hub:085102831808 Dicari Karyawati Salon A.BP.001.03.16.0002160 Hub.082146148077 ***Job Luar Negri Resmi Kebun B.BP.141.03.16.0000275 Resto Pabrik Sgla Penddikn Bth Dcr Teknisi AC/Pndingin Sebnyak2nya Tnpa Dp Proses Berpengalaman Gaji 4Jt Keatas, Hub.PT.Maha Putra Engineering Cpat 085953774417/081337685598 B.BP.166.03.16.0001144 085100320000/081237777575 *Villa RentalAgent,Cari Senior E:putraengineering@gmail.com Admin&Booking Agent,Excellent A.BP.001.03.16.0002049 English Call 087860806272 !!!Karyawati Min.SMA,Gaji B.BP.166.03.16.0001146 Tinggi,Mekar Abadi Bangunan Jl ByPass Ngurah Rai 777 Jimbaran Adm Inggris,Kom CV:PT.Paradise Vision, info@gobolabali.com B.BP.141.03.16.0001118 A.BP.001.03.16.0002193 !!Cr Karyawan Kedai Juice Wanita,085100801168 Penatih Admin Pria/Wnt D3 Brpengalaman Kirim CV Jl.Gn.Catur 37 Dps B.BP.141.03.16.0001141 A.BP.001.03.16.0001275 Dicr Office Boy Segera Bth Cpt 25 Llsn SMU Max23th u/ Lam Lsg T.Umar Brt 100X Dps Staff Bandara,Ada Diklat A.BP.001.03.16.0002019 081999123181 Investasi Pendidikan Rp.100 A.BP.001.03.16.0000549 Jutaan:Bljr Bhs Jpg & Bkrj di Bth Sgr Staf RentCar B.Inggris Jpg.Prog 1Th.Syrt min Tmt SMU. SIM A & C 081338106061 Legian Pst Lcr & Pst Krj. A.BP.001.03.16.0002210
Hb Lidia 08123829587 A.BP.001.03.16.0000506
PT.Indomarket Express butuh karyawan gaji perbln 2,4Jt posisi:SPG/SPB,Adm,Kasir,Acct, Gudang,OB,Gj.3Jt Posisi:MD, MT,TR,Spv Sms ke:082245519223 A.BP.001.03.16.0002209
Dcr Kary,Gj+Kms+Bns+BPJS Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps B.BP.818.03.16.0000952
Dcr Pembantu Rumah Tangga Tgl Dlm Wnt Max 30Th,08152342342
Bth Sgr Tkg Masak,Dapur,Kasir Waitress Lmr Bw ke Toko Bali Cenik Pertokoan Udayana Jl.Letda Made Putra Denpasar
Cari Tukang Cat Tembok Segera Hub.085931136914 A.BP.001.03.16.0002125
Cr 3 Peg Salon Wnt Pglm T.Umar &Gn.Sari Pemogan,082140776776
A.BP.001.03.16.0002156
B.BP.004.03.16.0001143
Cr Sgr Krywti Penglman Bhs. Inggris T.8475947/08123863333 A.BP.001.03.16.0002104
Cr Staf Admin min SMA Lam Jln Antasura Dps Ph.081236477126
A.BP.001.03.16.0001486
A.BP.001.03.16.0002062 Staff Admin u/Perush Asuransi Dcr Tukang Jarit utk Garment Min.Dip Wnt 20-30Th Krm Lam+CV Export,08113800398/08113899556 hr.andromedadps@gmail.com A.BP.001.03.16.0001763
Dcr Acct S1 Acct IPK Min 3 Pgl mn 2Th Lam rss290900@gmail.com
A.BP.001.03.16.0002184
Dcr Staff Admin,Acc,Design Grafis,Lam Lgs ke CV.Padilla, Jl.P.Moyo 40A Dps, padillasport@gmail.com
Dcr Adm P/W bs Comp min SMU. Bw lam ke Jl.P.Moyo Ph.727617 selambatnya 1 minggu
B.BP.004.03.16.0001059
A.BP.001.03.16.0002189
Dcr Waitress bisa Bhs Inggris min Tamatan SMK. Kirim CV ke : tamarillobali@yahoo.com
A.BP.001.03.16.0002055
A.BP.001.03.16.0001931
Dcr Design Grafis Pglmn Diutmkan. 087761008006 Interview Lgs
Dcr sgr marketing utk wil.Dps, Tabanan,Negara,Bangli, Klungkung,Karangasem.MinD3,Krm Lmrn ke Penerbit Yudhistira Jl.Soka VI blok B No.1 Dps. Email:yudhistiradps@yahoo.com
A.BP.001.03.16.0002113
Dcr Krywan&Krywati U/Teraphist Siap Dilatih Hub.08164707569
Cr Staf Bisa Masakan Indo/Wnt Max30Th/Tinggal di Kerobokan, Gj 1,5-2Jt 0361-4741436 B.BP.154.03.16.0001139
Dbthkn 1org Krywan Punya SIM C & Motor.Jl.Siulan 085100919873 A.BP.001.03.16.0002187
Dbthkn Sgr Adm Bs Comptr,Pramuniaga,Purchasing.Pglmn Supermarket Lam Lgs Kemari Superstore Jln.Hangtuah 35 Sanur 288460
Dcr Marketing Spa di Bali Ratu Spa untuk Cab Ubud & Kuta Krm CV ke Jl.Kartika Plaza 18 Kuta Email:hrd@baliratuspa.com
A.BP.001.03.16.0002132
Dcr staf Kasir&Mrkting Sepatu& Property Gdlooking 08179731805 A.BP.001.03.16.0001929
B.BP.154.03.16.0001147
Dcr Sgr Lls SMU-S1 U/Guru TK/ PAUD Ksmptn Terbatas Ada Diklat 0811380028/082232386666
Dcr Pembantu Rumah Tangga,Tdr Luar/Dalam Hub.082147007505 A.BP.001.03.16.0002201
A.BP.001.03.16.0002041
Dibutuhkan Capster VZ Salon Hub.085739464330
A.BP.001.03.16.0002151
Dcr Tng Wnt u/Bersih2 di Penginapan Bs B.Ing,H.081936065550
Dcr Beby Sister/PRT tinggal dalam Jl.Gn Penulisan Puri Gelogor No.1 H.081246554645
Dibut sgr Waiters/Waitress Hub K-BBG Restaurant Jl.Danau Poso 1A Sanur Ph.081238503154 email: rm@pbbali.com
B.BP.817.03.16.0001101
Dcr Supir,Jl.By Pass Ngurah Rai 196 Sanur.Tlp:0361282771 Dcr Tng Serabutan Max.25Th. Pria,Denpasar Hub.085739023533
A.BP.001.03.16.0002213
A.BP.001.03.16.0002227
B.BP.004.03.16.0001103
Dcr Sales Air Kmsn Gj2Jt UD.Lomes Jaya Klungkung082146150888
A.BP.001.03.16.0002015
Dibutuhkan segera tenaga SPB/G & Marketing wil Dps Min SMU/D1 fasilitas:gaji pokok+bonus+ komisi.Interview:Senin-Kamis jam 09.00-selesai di Jl.Seruni 18 Telp.223118 A.BP.001.03.16.0002131
Dicari Administrasi Syarat Good English dan Base Akunting KrmLam:hrd@umaandleopold.com A.BP.001.03.16.0001761
Dicari Drafter Auto CAD untuk shop drawing dan ABD,D3 teknik sipil/bangunan,Pengalaman 3thn, punya computer sendiri,utk Project Villa di Ubud Bali. Hub:08128796623 B.BP.031.03.16.0001046
Dicari PRT Tinggal dlm & Karyawati Toko Hub.081916370805 A.BP.001.03.16.0002139
Dicari Sopir:Makan+Insentif Hub:085 100 246 600 A.BP.001.03.16.0001949
Dicari pria bujang untuk mekanik + serabutan bengkel mobil, 081916563972, 085739158381 G.01
Dicri Comp Laki,Admin Wnt Bs Comp Min.SMA & Tk.Las,425082/3 A.BP.001.03.16.0001991
Karyawan/wati Admin kantor dll Sanggulan Tabanan 081236037174 B.BP.004.03.16.0001007
Kontraktor di Bali Butuh:Super visor,drafter,QS&office boy Hub:081805585472/Jl.Mudutaki88 Email:hakersenbali@yahoo.co.id A.BP.001.03.16.0002140
Mgr Resto,Sales,Wanita Network Travel,Cook,CS,IT,081999935300 A.BP.001.03.16.0002196
Optima Capital,mencari Personal Assistant utk Presdir. Min S1/D3 Sekertaris, Perempuan penampilan menarik Fasih Bhs Inggris,Ms Office,Komputer IPK min 3,5. Hub.468230 / info@samatha-estate.com A.BP.005.03.16.0001986
Sopir Tahu Lokasi Htl Hub.0812 3656134 Jl.Bypass No.5 PdGalak A.BP.001.03.16.0002121
The Griya Villa di Bunutan Kr.asem butuh FB Manager dan Waitress.CV:info@thegriya.com
A.BP.012.03.16.0001904 Dibth sgr Sales,Tek Mesin Ldry, Dicari Staff Karyawan Cewek bs Vila in Krobokan need HK Spv, Sopir SIM A/B,umur max 25th, Sepeda Motor &Sopir,0361724526 Engeneering,Scurity,Sales Mgr, peng min 1th,SMU sdrjt,fas Gj A.BP.001.03.16.0001714 Dcr Segera Sales Marketing for FO Spv,Accouting,085238551234 Pokok,TunjanganJabatan,UM,uang Dicari karyawan cowok untuk Beverage CV:meisindo@gmail.com A.BP.001.03.16.0002194 lmbur,insntif,bns,THR,BPJS.Lam villa Hub.085936103395 B.BP.004.03.16.0001104 Walk in Interview @Kakul Villa A.BP.003.03.16.0002195 Dcr Sgr Admin Max30Th T.485849 ke Nangka Utra Gg Belibis No38 Ubud.Front Office,Administrasi Dicari karyawati bisa massage E.cvasri@dps.centrin.net.id Dps Telp.422235/jam krj(08-17) Keuangan,Spa Therapist.Selasa PT.Xps Link Bth:Administrasi, Kumon Kuta Cr Guru Math/B.IngA.BP.001.03.16.0002155 A.BP.001.03.16.0002043 U/di Sanur Gj 2,2Jt 0811203081 29 Maret 2016 Mr.Yusman 081339 Acct&Courier Mtr. Krm Lam ke gris/AdminminSMA/S1,SemuaJuru- Dibthkan Pegawai Wanita Max 23 Dcr Sopir B1&Sales Berpeng A.BP.001.03.16.0002199 815493/www.kakulvillaubud.com Hub:081237726794/089674702887 Jl.Gn.Soputan I/107Dps,8466317 usan Pnglman/Tdk H081999456618 Min.SMA/Sederajat,081338251999 Dicr Lsn Perw/Bidan utk Klinik A.BP.001.03.16.0002093 A.BP.001.03.16.0001599 A.BP.001.03.16.0002218 A.BP.001.03.16.0002150 A.BP.001.03.16.0001041 Dicari CS utk praktek dokter Ngurah.Lamaran Jl.Keboiwa Kuta:Superv.Bar-Kasir-Waiter/s Dcr Tk.Patrun Pglmn Gaji Bagus Salesman Pengalaman Min.35Th Dicari:Steward u/Cafe di bersama SMP/SMU punya motor Utara 9X Br.Tgl Linggah Padang Hub.081338223233/081237047893 Gaji+Tsp+Kms+Bns 082147591197 Cook-IT-Terapis,CS,08123807241 Petitenget Hub:08123834986 sendiri Hub.08113888896 Sambian Kaja Hub.0361-415024 A.BP.001.03.16.0001248
Dbthkn Sgr Adm,Teknik Sipil & Enginering Hub:081230838933 A.BP.001.03.16.0001919
Dbthkn Sgr Marketing,Operator Alat Berat,Adm 081246380456 A.BP.001.03.16.0001920
Dcr Guru All Bid,IT,PAI,B.Ing. Krm CV ke Harapan Mulia SCH Jl.Pura Demak No.19-Denpasar
B.BP.154.03.16.0001140
Spa Terapis,Wnt,Pgl,Max30Th, Gj 2,5-3Jt H.Krobokan 0818355386
A.BP.001.03.16.0002010
A.BP.001.03.16.0002119
Cr Pmbantu Gj1,5Jt yg AntarDpt 500rb Tlp.081805481810,487706.
B.BP.004.03.16.0001102
Dcr Staf Adm Kntr Lulusan D3/ SMK Lmrn ke Jl.Katrangan Gg.IX No.1 H.0361 262086
A.BP.001.03.16.0002103
Cr PRT u/Org Asing Gj Bsr,Tgl dlm,bs Masak,dll.08123972084
Dbthkan Sgr Kry/ti Untuk Rara Money Changer, Bs Bhs. Inggris 0361769601/087860142885
A.BP.001.03.16.0002226
B.BP.141.03.16.0001121
A.BP.001.03.16.0002029
Cr Admn,Cook,Waiter/s, Cleaning Service,08283605005 Email: raifitness.sunset.bali@gmail.com
A.BP.001.03.16.0002127
A.BP.001.03.16.0001844
BthCpt Lls SMU-S1 U/Staff Airlines/Bandara Ksmptan Terbatas 082232386666/0811380028
A.BP.001.03.16.0002177
Dcr 1.Adm Wnt,2.CustumerServis 3.Telemarketing Min.SMU Bs Computer Lam.Mahendradata 97B Dps
A.BP.001.03.16.0002112
A.BP.001.03.16.0002190
A.BP.001.03.16.0002211
A.BP.001.03.16.0002215
A.BP.001.03.16.0002129
A.BP.001.03.16.0002134
A.BP.001.03.16.0002137
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post XeniaXi Dlx07 MrhMetAsDK88,5Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689
Toyota Vios G Th’2008 Manual Hitam H.65Jt 082340377111 TT
A.BP.001.03.16.0002221
S
JIMBARAN
SUZUKI
DP
APV Arena GX’2010 Hitam AsBali Honda Cielo’94 Merah Pribadi SmstBr Mulus,Trwt,085100024424 Mulus DK 55Jtnego 085100987291 A.BP.001.03.16.0002212
Ertiga 12 Silver As Bali Spr Istimwa 127,5Jt 085100979567 B.BP.166.03.16.0001145
DIJUAL RUMAH Rumah @ P.Moyo Denpasar 5KT,3KM,Garase,H.081999098585
NISSAN
A.BP.001.03.16.0002223 DAIHATSU
Xenia Dp.7Jt,Ayla Dp7Jt,Terios Dp.25Jt,PU Dp.6Jt,082340855805 A.BP.001.03.16.0000328
Xenia Xi+’08 BiruMet AsDK 90Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689
A.BP.001.03.16.0002188
A.BP.001.03.16.0002180
KONTRAKTOR
Jasa Buat Website
BENGKEL LAS
UD. LINA JAYA
Specialist Website: Hotel, Villa, SPA, Travel Online, Shopping Online, Guide Tour, dll
is Special rah Mu Canopy tas ali Berku
JASA SEO: Top Rangking di Google / Yahoo
Pagar Trali Pintu Harmonika
DIJUAL RUKO Ruko 2Lt Gajahmada081238326868 Ruko 3Lt Jl.Cargo 085238727577
A.BP.001.03.16.0002123
Tanah Jl.Akasia 4Are 800Jt Per Are Hub.082147025489 TP A.BP.001.03.16.0001996
3
A.BP.001.03.16.0000836
RUPA-RUPA Mendesak Perlu Uang Hari Ini Kami Siap Membantu Gadaikan BPKB Mtr/Mbl H.4746968
PENGUMUMAN Bersama ini kami umumkan bahwa NI PUTU KARINA VINA ANDRYANI, pemilik dari 250 saham dan I NYOMAN WIJANA, pemilik dari 675 saham yang telah dikeluarkan oleh PT. RUMAH BUMBU, berkedudukan di Badung, merencanakan untuk mengalihkan sahamsahamnya kepada PT KORE HOTEL INTERNASIONAL, berkedudukan di Jakarta Selatan. Pengumuman ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan Pasal 127 ayat 2 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Badung, 28 Maret 2016 PT. RUMAH BUMBU Direksi
B.BP.141.03.16.0001114
DP
KLUNGKUNG
Jt-an
RUPA-RUPA
AC
Djl Cpt Tanah 1Are 180Jt KPR 15Thn Sampalan Klk 0818557299
(Brosur,Flyer,Buku,Undangan,BALIHO dll)
*Ongkos Cetak Juga MURAH
*Proses Plat CTP
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
U.0002159-peng
BIRO JASA Dcari Property macet di Bank/ !Bantu Urus Pajak SPT Tahunan Kena Rentenir Sms 087760451006 NPWP,UKL/UPL,SIUP,081235887887 A.BP.001.03.16.0002185
Free
0812 94 808080 C.0001729-AC
EVER COOL - SPECIALIS PERBAIKAN SIAP DITEMPAT SERVICE + FREON KULKAS BONGKAR PASANG GARANSI
AC
SMS ALAMAT LENGKAP
HUB: 0822 4796 4577 C.0001737-AC
Cicilan **
Rp. 500rb-an C.0000890-MTR
C.0001013-PRC
Harga Terbaik
Design
5Jt
GREAT XENIA Jt
DP
6
Proses Cepat, gak pakai Ribet
C.0000985-mbl
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
NEW PAJERO
SPORT
L300
SUPER-HDX
PROSES CEPAT DP RINGAN SYARAT MUDAH BUNGA RENDAH MULAI BISA TUKAR TAMBAH | DISKON SPESIAL
0%
*Syarat dan ketentuan berlaku
NATA :
085936117823 081236128575 C.0001730-MBL
C.0001538-mtr
FOTO COPY
FOTO COPY
SERVICE
POMPA AIR MESIN CUCI - KOMPOR GAS - KULKAS - FREZER
- WATER HEATER
KERJA DITEMPAT BERGARANSI
082 145550609 085 101741394
Jl. Bungtomo No.2 Gatsu Barat
C.0001656-SRV
MITSUBISHI
VARIO BEAT SCOOPY NEW CBR REVO
CEPAT BERGARANSI
TEL.085100404827
08176638278 081216529883
DP. Mulai 1 Jt-an Cicilan 500rb-an Hub: Rebby PIN BB:51D8A571 HP.085935333536 / 089633519884
Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
TEKNIK
TERIMA TUKAR TAMBAH
AGUS
Kulkas Dispenser Freezer Water Heater
OKA
AYLA
DP
ANUGERAH UTAMA MOTOR
ALUMINIUM
Money Back Guarantee
C.0001982-rpa
DP = 1 Juta
A.BP.001.03.16.0001167
SERVICE
SERVICE SERVICE AC ERA SERVICE PANGGILAN
5Jt
DP
A.BP.001.03.16.0002224
A.BP.001.03.16.0002158
DIJUAL MOBIL
PROMO DAIHATSU
Cukup
*Mesin Cetak 4 Warna dan 5 Warna
IKATAN PRODUSEN RUMAH MURAH
.www.produsenrumahmurah.com
A.BP.001.03.16.0002115
DIJUAL MOBIL PICK UP
*Cetak Apa Saja MURAH
8528537, 468227, 468228-30
BENGKEL LAS
DIJUAL MOTOR
Percetakan
Jl.P.BatantaNo.26Dps C.0000235-BKL
A.BP.005.03.16.0002206
A.BP.001.03.16.0002143
PERCETAKAN
Telp.7483105, 4723645, 081353002869, Fax.0361-4723645
C.0000893-net
Hub: 0859 6900 8808
Jl Tnh 3,10Are Jl.G.Himalaya (8mt),082145118658/03619005811
A.BP.165.03.16.0001160
NGGAK USAH BELI MESIN ANDA CARI ORDER KAMI YG CETAK Email: tohpatigrafika@yahoo.com
Konstruksi Baja / Baja Ringan
085 105 471 777
Ikutilah Presentasi di Kantor IPRM Jl. Raya Banjar Gadon No.5, Kerobokan Kaja, Badung Bali. Tiap Sabtu, Pk. 19.00 malam-selesai (gratis) Minat datang: SMS: Nama+No. HP+Kota. Disediakan minuman + snack/makan malam. Pilihan tepat, Strategi Cerdas memiliki Rumah/Villa Modal Minim. Pilihan: Denpasar, Canggu, Tabanan, Negara, Lombok (Beach Front) mulai cicilan 5 jt/bl -7 bln Lunas, bisa dapat rumah & menguasi Tanah Kapling Modal hanya 10 jt (bisa cicil 2X) untung puluhan juta dalam waktu singkat
APV PICK-UP
Dikontrakan Gudang Luas 2Are Hub:087 861 508 080
A.BP.001.03.16.0002051
DIJUAL TANAH DISEWAKAN TANAH C.0001309-MBL-2 Djl Tnh 1,70Are pgr jl Ry.Batu Bulan C.0001310-MBL-2 A.BP.001.03.16.0000068 A.BP.001.03.16.0001668 Sewakan Tanah Lokasi Jimbaran cck U/Ruko/Galery, 081337241111 1A G.Salak,2A P.Demak,1,30A CaRmh Jl.Kerta Petasikan XII/9 Anda Bth B.Sister,Sopir,T.Srbt A.BP.001.03.16.0002192 Produksi kotak kemasan Custom A.BP.001.03.16.0002217 Swift GT3 Hitam’2011 99% Ors Hub.08563734043,082340016498 Hub: 08179711070,081353177722 Tlp.081999488689,487706 Tnh Kav Jl.Besakih Swg Kauh nggu,RmhKboiwa495Jt08179790609 A.BP.001.03.16.0001958 081916363953/081238101217 SptBr KM30rb AsDK 085100444100 BUCJlRmhTabanan&Tnh4AKampial A.BP.005.03.16.0002110 B.BP.004.03.16.0001142 A.BP.001.03.16.0002198 A.BP.001.03.16.0001918 A.BP.001.03.16.0002216 Nsa2.082339938225/081337096363 Rmh siap huni Lt2 2KT 1KM Grs Pmgan.08123871809/081337569788 B.BP.154.03.16.0001138 DISEWAKAN GEDUNG A.BP.001.03.16.0000658 Djl Tanah 48Are Kemenuh Gianyar GENSET TOYOTA KURSUS Dijual Rmh Lt2 LB110/LT105 Jl. Tnh 1A Jimb 650Jt. 08123805574 Murah Jl Cpt Timur Puspem Bdg Dikontrakkan Gedung + Gudang Dkt Waterfall 085738638605 A.BP.001.03.16.0001998 Taneko CBU Genset Perkins/MTU !!Harrier Premium’2014 Pertulaka H1,1M,085101859097 *Fun Private English*Percakapn 1-2A Jl5m Pav.081337332121Nego Lok Jl.Mertanadi 101, Kerobokan A.BP.001.03.16.0002168 Cummins/Mitsubishi/MAN/Lovol Putih,Jok Kulit Ori Jepang A.BP.001.03.16.0000504 DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.03.16.0002181 Djl Tnh 53Are Desa Penge Tbnan LT/LB 3500/3900m2 08123812222 Conversation Hub:081999231246 Yanmar/Deutz/Doosan..Bremen Asli DK,Kondisi Super Istimewa Djl Rmh L.3,8A 2Lt Lok.Biaung !!! JT 1A 265Jt Mbl Msk Jl.PaseA.BP.001.03.16.0002225 Over Kont Rmh 4KT 2KM Jl.Kebo A.BP.001.03.16.0002214 Stanby Generator 15KVA55Jt Hub.08170253000 Bag 1/2 Jadi H:085738638605 kan Bt Bulan 081236909637 C/K Hub.085792034999/081933003477 Iwa Msh 12Th 85Jt 081338777797 ACCOUNTING A.BP.005.03.16.0002207 A.BP.001.03.16.0001802 DISEWAKAN GUDANG A.BP.001.03.16.0002167 A.BP.001.03.16.0002200 20KVA59Jt,30KVA75Jt,40KVA88Jt A.BP.001.03.16.0002174 Jual Innova G 2010 Hitam+Ijin Djl Tnh 5Are Lok.Jl.ByPass Ida Jual Accounting Program,Train, 60KVA123Jt,Tlp:419114/9005897 !!Tnh Kav 1A, Jl.Dewi Supraba Djl Rmh T.42/74 600Jt Ng Perum Rmh Jl.P.Serangan No.41 Perum Dikontrakan Gudang Jl.Tukad Mulus 165Jt Ng H.087860272089 Bernasi Buduk Hub:087860332446 Kori Nuansa Dps 081239297745 Bgs Mantra Hub.081337036919 Konsultasi,Maint.081337465456 Tonja Dps Jl.3m 081999924700 Barito No.34 HP:08123841576 Email:branchbali@taneco.co.id
A.BP.001.03.16.0002222
INTERNET
10
Jt-an
A.BP.001.03.16.0002203
Mobil Brio 2012 DD2 1.3 E A/T Harga Rp 130 Juta Nego 08164712020/081237088470
B.BP.004.03.16.0001105
DP
DISEWAKAN RUKO Disewakan Murah Ruko Lt2 Jln. Mahendradata Hub.082339929819
A.BP.001.03.16.0002116
Suzuki Swift 2011,A/T,1500cc, Pth Asli DK,Mulus 085100482576
G.Livina1.5XV’10Slvr AsDK112Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689
20Jt-an
A.BP.001.03.16.0002219
A.BP.001.03.16.0002124
A.BP.001.03.16.0002220
Jl Tnh 2A,3Are lok Saba Gyr cc/u Gudang Hub.081916414574
S
A.BP.001.03.16.0001905
HONDA
Jimny’88 Gaul+Kijang Rover’90+ 96 Ori T.08123926445 Bs TkrTbh
Tkd Yeh Aya IX,52B Renon 2KT 2KM 1RT Hal Luas,0361246776
A.BP.001.03.16.0002208
DIJUAL MOBIL
C.0000817-SRV
SERVICE
BALI JAYA TEKNIK
KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER
AC Service panggilan BERGARANSI
082331838863 081999614179
C.0000818-SRV
DIJUAL MOBIL
BARITO TEHNIK
SERVICE PANGGILAN
AC
Dikerjakan ditempat dan Bergaransi Terima jual beli & tukar tambah
KULKAS FREEZER CHILLER SHOWCASE MESIN CUCI POMPA AIR WATER HEATER INSTALASI LISTRIK LAS PANGGILAN DLL
Jl. Imam Bonjol 22 Dps - Bali 082144505058 - 087761317050 C.0001420-SRV
ANUGERAH DEWATA
TOYOTA
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 8955748 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl C.0000446-BKL
READY STOCK
ALUMINIUM
Mesin Fotocopy Partisi Composite Panel 081237818819, 236404, 7880855
OPEN INDENT ALL NEW FORTUNER CASH BACK AVANZA : DP. 7Jtan
s/d Dapatkanet bonus pak
TOYOTA
PARTISI ALUMINIUM / GYBSUM
RAILING MINIMALIS RANGKA BAJA RINGAN/GALVALUM
PLAFON GYBSUM ROLLING DOOR DLL...
SWAJAYA PRIMA CHINNEL Jln. Tukad Jinah No 9 x Renon Denpasar
0361 – 474 66 04 082 3311 787 98 – 087 7128 515 99 C.0000967-alm
OPEN INDENT ALL
NEW FORTUNER
CASH BACK s/d
AVANZA : DP. 7Jtan INNOVA : DP. 65Jtan FORTUNER : DP. 95Jtan HILUX : DP. 50Jtan
45jt
Kami Mitra Bisnis Setia Anda
PT. UDM
SALES SERVICE S. PART RENTAL
Mesin Fotocopy
PT. UDM Cabang Bali Jl. PB Sudirman No, 7A Denpasar Telp. (0361) 225 824, BBM: 74996940 Hp. 087 862 214 682 Email : dewi@ptudm.com
PT. UDM Cabang Singaraja Jl. Laksamana No.44 Baktiseraga, Buleleng - Bali Fax.(0362) 343 5392, Email : singaraja@ptudm.com
www.ptudm.com
C.0000357-FTC
SPESIALIS
READY STOCK
Copy, Print Scan
SPECIALIS ALUMINIUM KUSEN PINTU JENDELA PANEL ACP LANTAI KAYU KASA NYAMUK
INNOVA : DP. 70Jtan FORTUNER : DP. 140Jtan HILUX : DP. 50Jtan
Bunga 0,4%, Tenor s/d 7Th, bisa tukar tambah C.0001368-MBL
C.0000633-alm
ALUMINIUM
45jt
08970855573 // 085100929445
DIJUAL MOBIL
082146808881 // 081236339051 Bunga 0,4%, Tenor s/d 7Th, bisa tukar tambah C.0001610-mbl
HONDA
BRV & HRV TANPA INDENT DISKON
BESAR
Kredit 6 Th Bisa Tukar Tambah
READY : JAZZ | BRIO | CRV | FREED | MOBILIO
081338394999
C.0001361-MBL
FREEZZER CHILLER TOP COOL
KERJA DI TEMPAT & BERGARANSI
0851 0241 2208 0813 3818 3229 C.0001978-SRV
BINTANG SERVICE
POMPA AIR
SUMUR BOR MESIN CUCI WATER HEATER
HUB. PAK KADEK :
PANGGILAN MURAH BERGARANSI
085101704628 | 081936006001 C.0002047-SRV
EKONOMI
18
Senin Paing, 28 Maret 2016
Tahun 2015
284 Koperasi di Bali Dibubarkan Denpasar (Bali Post) Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali telah membubarkan koperasi sebanyak 284 pada tahun 2015. Terbanyak di Kabupaten Tabanan dan Bangli. Dari 4.907 koperasi yang ada di Bali, 10 persen atau sekitar 500 di antaranya tidak aktif. Dari 500 koperasi itulah diseleksi kembali. “Kita seleksi lagi, berapa yang bisa kita hidupkan lagi dan berapa dibubarkan. Kalau sudah bisa aktif lagi, kita fasilitasi, apakah SDM-nya atau yang lain. Kalau yang memang mati sama sekali, tidak memungkinan untuk dihidupkan, ya… dibubarkan agar tidak mengganggu yang lainnya,” papar Kepala
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali I Dewa Nyoman Patra saat menghadiri RAT Koperasi Krama Bali (KKB), Sabtu (26/3). Dikatakan, saat ini sedang musim rapat anggota tahunan (RAT). Pihaknya akan melihat tahun 2016 ini, koperasi yang tidak melaku-
kan RAT. Berdasarkan UU, koperasi yang tidak melakukan kegiatan usahanya selama dua tahun berturutturut akan dibubarkan. “Tapi kita tidaklah sampai seperti itu. Ya… lebih dari 5-6 kali tidak RAT, kita panggil,” ujarnya. Dari tahun-tahun sebelumnya, koperasi di bawah
binaan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, 100 persen mengadakan RAT. Sebab, RAT adalah bentuk pertanggungjawaban pengurus terhadap anggota. Namun, koperasi yang baru berdiri 9-10 bulan belum wajib mengadakan RAT. Sementara itu, koperasi nakal yang menyelewengkan uang anggota, bahkan melakukan penipuan, ia mengimbau agar langsung melapor kepada polisi. “Jadi, tidak ada pembinaan lagi
kalau menyelewengkan uang anggota atau melakukan penipuan. Supaya tidak mengganggu citra koperasi yang lain. Tidak ada pembinaan lagi, sudah proses hukum, itu sudah fatal sekali,” tegasnya. Selain itu, juga harus mengembalikan modal yang dimiliki oleh masyarakat. Selain tidak mengadakan RAT, koperasi yang mengganggu ketertiban masyarakat juga terancam dibubarkan. “Itu teorinya, tetapi tidak pernah ada,” ujarnya. (kmb42)
Kemilau Sulawesi Ditutup
Hasilkan Transaksi Rp 500 Juta Bandung (Bali Post) Setelah sukses penyelenggaraan kegiatan serupa di Bali tahun lalu, Pameran Pariwisata Kemilau Sulawesi digelar di Bandung, 24-26 Maret 2016. Acara yang dibuka Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (DP3N) Kemenpar Esthy Reko Astuthy tersebut merupakan ajang promosi bersama untuk memperkenalkan produk unggulan dari berbagai daerah di Sulawesi kepada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Barat. Esthy mengatakan, Kemenpar mendukung penyelenggaraan event semacam ini sebagai ajang promosi bersama atas potensi yang dimiliki daerah di Sulawesi. “Event promosi bersama seperti ini perlu dicontoh daerah lain, bagaimana potensi daerah serta produk unggulan diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia,” kata Esthy. Menurut Esthy, Sulawesi memiliki berbagai potensi wisata, keindahan alam, flora dan fauna langka, peninggalan sejarah, situs, budaya dan seni tari yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Sulawesi. “Kemilau Sulawesi diharapkan dapat menjadi ajang promosi yang dapat memberikan informasi bagi masyarakat bahwa Sulawesi merupakan salah satu destinasi wisata yang layak dikunjungi,” paparnya. Esthy berharap event ini memberikan spirit
bagi masyarakat untuk semakin mencintai budaya Indonesia, serta mendorong pemerintah daerah untuk aktif mengembangkan potensi wisata di daerahnya yang pada gilirannya nanti makin banyak wisatawan yang berkunjung. Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar Raseno Arya melaporkan, Kemilau Sulawesi digelar di Bandung, selain banyaknya direct fligt yang menghubungkan Bandung dan berbagai kota di Sulawesi, juga melihat potensi pergerakan wisatawan yang luar biasa. “Penduduk Jabar yang mendekati 50 juta merupakan potensi yang luar biasa,” kata Raseno. Kemenpar sendiri, kata Raseno, mengapresiasi event ini, karena pesertanya paling banyak dibandingkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. “Kali ini diikuti 48 kabupaten/ kota dari enam provinsi serta belasan industri. “Mereka dapat menjual langsung produknya yang dikemas menjadi paket wisata, pada sesi pertemuan bisnis dengan buyers dengan target transaksi Rp 500 juta,” kata pria Minang ini. Pantauan di lokasi pameran Kemilau Sulawesi, tampak ribuan warga Bandung dan Jabar umumnya memenuhi arena pameran. Stan dari berbagai daerah secara lengkap menyajikan informasi mengenai potensi wisata daerah masing-masing, seperti kuliner dan produk kerajinan khas daerah. (010)
Bali Post/udi
LELE - Peternak lele di Desa Jambewangi Kecamatan Sempu, Banyuwangi sedang panen, Minggu (27/3) kemarin.
Pasokan Melimpah, Harga Lele Anjlok Banyuwangi (Bali Post) Peternak lele di Banyuwangi, Jatim, meradang. Sebulan terakhir harga komoditi lele anjlok. Meski permintaan tetap normal, harga di pasaran cenderung turun. Pemicunya, banyaknya pasokan lele akibat musim panen raya. Peternak memilih bertahan dengan kondisi ini. Mereka menunggu harga normal untuk memanen lele. Harga lele di tingkat peternak turun dari Rp 15.500 per kilogram menjadi Rp 14.000 per kilogram. “Sekarang memang musim panen raya, pasokan lele melimpah, sehingga harga turun,” keluh Agus Riyanto, peternak lele di Dusun Tlogosari Desa Jambewangi Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Minggu (27/3) kemarin. Yang dikeluhkan lagi, turunnya harga ini justru diikuti naiknya harga pakan. Menurutnya, harga pakan lele (pellet) naik dari Rp 27.000 per sak ukuran 30 kilogram menjadi Rp 35.000 per sak. Kebutuhan pakan ini, kata dia, sebanding dengan jumlah ternak lele yang dipelihara. “Kalau kita pelihara 1 ton lele, kebutuhan pakan juga sekitar satu ton,” jelasnya. Kini, Agus memelihara 200.000 ekor lele, terbagi dalam 8 petak. Untuk menyiasati membengkaknya kebutuhan pakan, dia mengerem pemberian pakan. Langkah ini juga menyiasati agar panen lele tak bersamaan, sehingga setiap minggu tetap bisa panen. Pasar lele paling potensial adalah ke Bali. Bahkan, harganya bisa selisih Rp 1.000 per kilogram. Namun, Agus memilih melayani pasar lokal. Alasannya, pasar lokal tetap menjanjikan. Setiap minggu dia bisa panen hingga 1 ton. Pihaknya berharap harga lele bisa kembali normal, sekitar Rp 16.000 per kilogram. Sehingga biaya operasional bisa kembali. Peternak juga bisa mendapatkan untung. Kabid Budi Daya Darat Dinas Perikanan Banyuwangi Suryono Bintang Samudra mengatakan, budi daya lele tetap menjadi usaha
menjanjikan. Karena itu, banyak berdiri sentra peternakan lele di Banyuwangi. “Di Banyuwangi ada sekitar 2.000 peternak lele. Pasar potensial ke Bali,” katanya, kemarin. Sentra lele ini, katanya, banyak tumbuh di daerah dengan pasokan air melimpah. Namun, ada sistem baru yang sedang digalakkan ke petani. Yakni sistem boster yang bisa menghemat pemakaian air. Pihaknya juga mulai mengajak peternak menggunakan kolam berbahan terpal. Yang terbaru, peternakan lele dilakukan dengan sistem tumpangsari bersama padi atau mina padi. (kmb30)
Bali Post/010
DIALOG - Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (DP3N) Kemenpar Esthy Reko Astuthy didampingi Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata Raseno Arya serta sejumlah pejabat dari Sulawesi berdialog dengan penjaga stan saat pameran Kemilau Sulawesi di BTC Bandung, Minggu (27/3) kemarin.
Ibu Jinar
Bali Post/kmb42
Faktor Cuaca, Harga Genteng Fluktuatif Mangupura (Bali Post) Usaha yang bergantung pada cuaca sangat rentan terjadinya naik-turun harga. Usaha genteng salah satunya. Usaha ini mengandalkan faktor cuaca dalam proses produksi. Ibu Jinar, pemilik UD Jinar, mengaku memproduksi hingga 10.000 genteng sebulan. Dalam sehari, ia mencetak 700 genteng. Setelah dicetak, genteng dari tanah liat tersebut dijemur dengan hitungan harian, baru kemudian dibakar selama dua hari dua malam. “Kalau bakarnya sebulan sekali,” ujarnya, belum lama ini. Proses pembuatan genteng yang paling lama adalah pada proses penjemuran. Sebab, tergantung kondisi matahari. “Kalau sinarnya bagus, jemur sekali dulu, lalu jemur kedua kalinya,” jelasnya. Proses pembakarannya masih tradisional yaitu menggunakan kayu bakar. Sementara itu, mengantisipasi genteng yang retak tergantung proses penjemuran. Jika cuaca mendukung, harga genteng ukuran kecil Rp 1.300 dan yang berukuran besar Rp 1.600. Tetapi, jika sedang musim hujan, harga genteng naik Rp 200 sampai Rp 300 yaitu menjadi Rp 1.500 - Rp 1.800. Rata-rata satu rumah yang kecil menghabiskan 1.000 genteng, sedangkan rumah yang besar menghabiskan hingga 5.000 genteng. ”Kenaikan harga menurut bahan baku sih, harga standarnya Rp 1.300 tapi kalau naik, paling Rp 1.5001.800,” tandasnya. Bahan baku berupa tanah liat diakui didapat dari Desa Tegal, Darmasaba. Namun, ia membeli bahan baku yang sudah jadi. Sedangkan ia hanya tinggal mencetak. Pembuatan bahan baku yang minim terkadang membuat usahanya tersendat. Bahan baku yang diambil per hari juga tidak menentu karena ketersediaannya sedikit. Sedangkan pengusaha genteng biasanya mengambil dalam jumlah banyak. “Yang bikin tanah liat bikinnya sedikit, kita yang ngambilnya banyak,” imbuhnya. Usaha yang dimulai sejak tahun 2000 itu, beroperasi mengandalkan dua orang tenaga pembuat genteng. Jinar tidak memiliki pengalaman membuat genteng, sehingga mengandalkan dua tenaga yang telah memiliki keahlian sebelumnya. Permintaan genteng pun saat ini tidak menentu. Terkadang ramai, terkadang sepi. “Permintaan tidak seperti dulu. Kalau dulu ada bulan-bulan tertentu orang membangun sehingga memesan genteng. Kalau sekarang, lagi sepi-sepinya mungkin karena pengaruh perekonomian,” tandasnya. Ia menjual dua jenis genteng yaitu genteng Bali dan non-Bali. Genteng Bali sangat kentara dari bentuknya. “Biasanya, orangorang sudah tahu yang mana genteng Bali dan yang mana genteng luar,” imbuhnya. (kmb42)
19
Senin Paing, 28 Maret 2016
Anak Jalanan Dari Hal. 1 ‘’Polisi maupun kejaksaan harus pelajari UU Perlindungan Anak. Ini harus dilakukan agar setiap anak yang jadi korban mendapatkan keadilan,’’ kata Yohanna Yambise saat mendatangi Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Selatan untuk meminta kejelasan kasus perdagangan dan eksploitasi sejumlah anak jalanan di Ibu Kota. Yohanna mengatakan kasus eksploitasi anak mendapat perhatian khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Presiden Jokowi menginstrusikan Menteri Yohana untuk mengawal kasus ini. ‘’Pak Presiden menelepon saya untuk mengecek kasus ini. Tadi saya ketemu korban di Rumah Sosial Perlindungan Anak Bambu Apus, saya lihat kondisinya sangat memprihatinkan,’’ kata Yohana. Satu per satu para korban ditemuinya. Yohana mengungkapkan, saat di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Bambu Apus, Jakarta Timur,
bertemu dengan dua orang anak yang menjadi korban yakni Wiwit dan Riski. ‘’Keduanya sangat lemah. Mereka tidak diberikan pendidikan, padahal mereka ingin sekali sekolah,’’ katanya. Dalam kasus ini, Yohanna mengatakan polisi harus memastikan apakah anak jalanan itu sengaja dieksploitasi oleh orangtua kandung atau penyewa. Apabila orangtua kandung sengaja mengeksploitasi anaknya, maka bisa dijerat sanksi seperti tertuang dalam Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Sedangkan apabila eksploitasi anak dilakukan oleh penyewa maka baik orangtua maupun penyewa bisa dikenakan UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Ia menengarai minimnya pengetahuan aparat penegak hukum terkait eksploitasi anak ini menjadi penyebab tidak optimalnya penanganan kasus kekerasan terhadap anak. ‘’UU Perlindungan Anak dan
TPPO ini sudah cukup untuk memberi hukuman. Kalau ada orangtua kandung yang ketahuan menjual anaknya tetap dikenai sanksi, begitu juga dari penyewa berarti sudah masuk dalam TPPO,’’ ujarnya. Sementara itu, Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat mengatakan, selama ini pihaknya sudah fokus pada kasus eksploitasi yang dialami anak maupun perempuan. Namun, diakuinya, perkara ini tidaklah mudah diselesaikan. ‘’Penanganan perkara seolah-olah gampang karena di sekitar kita. Tapi ternyata tidak semudah itu karena kami harus buktikan benar atau tidak orangtuanya yang melakukan eksploitasi,’’ kata Wahyu. Hingga saat ini polisi telah mengamankan empat orang tersangka yakni sepasang kekasih berinisial ER (17) dan SM (18), serta I (35) dan NH (43) yang terbukti mempekerjakan anak untuk mengemis, mengamen, berjualan koran, hingga menjadi joki 3 in 1. (kmb4)
Ikut Paruman Dari Hal. 1 Prajuru Desa Pakraman D en p a s a r W a y a n P a n d e Sudirta menyatakan sudah
mengetahui hasil paruman tersebut. Ia mengaku tidak bisa ikut paruman, karena ada kegiatan lain. Namun, mantan Ketua Komisi A (kini
Komisi I) DPRD Denpasar ini mengatakan memang benar ada hasil paruman yang menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. (kmb12)
Agenda Bali
Bali Post memberi kesempatan kepada perusahaan, kampus, lembaga adat, instansi pemerintah, dll. yang akan melakukan kegiatan untuk dimuat di rubrik “Agenda Bali�. Silakan kirim jadwal kegiatan Anda dan kontak personalnya. SMS : 08113976363 Email : agendabalipost@gmail.com
Piodalan Purnama Kadasa di Pura Pasar Agung Besakih Giri Tohlangkir (Sebudi, Selat, Karangasem) Selasa Umanis Krulut, 22 Maret 2016 Nedunang Pralingga Ida Batara. Puncak karya Ida Batara katuran pujawali pada Rabu Krulut 23 Maret 2016 (Purnama Sasih Kedasa). Ida Batara diodal (katuran nyejer) selama sebelas hari. Selama Ida Batara nyejer dilaksanakan upakara/upacara panganyar yang disanggra desa pakraman se-Kecamatan Selat secara bergiliran dengan jadwal yang sudah disepakati bersama oleh desa pakraman. Upacara akan berakhir/Ida Batara katuran masineb pada hari Minggu Pon Tambir, 3 April 2016. Om Swastyastu, Om Ano Bradrah Kretawo Yantu wiswatah...(Demugi Pidadab Pikayun sane Utama Rauh sakeng Pengider Buana) Dudonan Acara Karya Puja Wali Ngusaba Kadasa ring Pura Ulun Danu Batur, Icaka 1938, Warsa 2016 Inggih Punika:
TANGGAL LAN RAHINA
DAUH
AED KARYA
23 Maret 2016, Buda Paing Klurut
14.00 Wita
Mapepada Agung (Mapeed) Agung Karya/Puncak Pujawali Ngusaba Kadasa
24 Maret 2016, Wrespari Pon Klurut
13.00 Wita
Wayon Agung, Mapepada Penek
25 Maret 2016, Sukra Wage Klurut
19.00 Wita
Wayon Alit, a. Bhakti Maider Gita, b. Bhakti Penebeng/Maican-ican, c. Bhakti Ngabuangin.
4 April 2016, Soma Wage Tambir
14.00 Wita
Bhakti Panyineb Ida Batari a. Bhakti Pepranian: Baris Perang-perangan, Matiti Suara.
Om Cantih, Cantih, Cantih Om
Harus Pintar Dari Hal. 1 ‘’Negara ini harus pintar. Budaya membaca harus digalakkan, salah satunya dengan menyediakan fasilitas berupa perpustakaan,’’ ujarnya. Rencananya, perpustakaan parlemen akan menjadi perpustakaan terbesar se-Asia Tenggara, mengalahkan perpusatakaan parlemen di Singapura yang diklaim saat ini paling besar se-Asia Tenggara. ‘’Parlemen adalah sebuah lembaga yang menjadi simbol negara. Perpustakaan itu untuk parlemen dan seluruh rakyat Indonesia yang berkunjung,’’ katanya. Ade mengatakan pimpinan dewan menilai usulan dari para cendekiwan baik untuk ditindaklanjuti. ‘’Apalagi yang memberi usulan adalah kaum intelektual yang sudah terbukti kredibilitasnya dan memiliki
banyak karya. Jadi mohon maaf, saya tidak akan mundur dari usulan Ignas Kleden dan kawan-kawan,’’ katanya. Sebelumnya, pimpinan DPR menerima sejumlah cendekiawan di Gedung DPR antara lain Prof. Dr. Taufik Abdullah (sejarawan), Dr. Ignas Kleden (ilmuwan sosial), Dr. Raden Pardede (ekonom), Dr. Luthfi Assyaukanie (peneliti dosen Universitas Pattimura), Rizal Mallarangeng (pengamat politik), Ulil Abshar Abdalla (pengamat Islam dan agama), Ayu Utami (budayawan). Pimpinan DPR beralasan pembangunan infrastruktur fisik yang sekarang gencar dilaksanakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu dibarengi dengan pembangunan infrastruktur intelektual yang sepadan pula termasuk pembangunan perpustakaan parlemen. (kmb4)
Jadi Korban Dari Hal. 1 ‘’Dari kondisi inilah 7.000 krama di Desa Pakraman Ketewel resah bila reklamasi di Teluk Benoa dengan luas 700 hektar itu sampai terealisasi. Sudah pasti kami yang berada di pesisir ini akan menjadi korban. Areal pertanian, belasan pura dan setra kami akan tergerus,’’ keluhnya. Oleh karena itu, ia berharap
kepada pemimpin di Bali saat ini bisa memperjuangkan agar rencana pengurukan laut tersebut dibatalkan. ‘’Kami warga pesisir masih berharap kepada para pemimpin Bali, tolong jangan menutup mata dan telinga. Lihat dan dengarlah aspirasi kami, dan tolong perjuangkan ke pemerintah pusat, agar Bapak Presiden Jokowi mau mencabut Perpres No. 51 Tahun 2014,’’ pintanya. (kmb35)
Bobol Gawang Dari Hal. 1 Pasukan Joachim Loew menggandakan kedudukan 2-0 pada menit ke-57 setelah Sami Khedira melepaskan umpan lambung yang disambut tandukan Mario Gomez yang membelokkan bola ke pojok kiri bawah gawang Inggris. Namun, Inggris memperkecil ketertinggalan 2-1 lewat aksi Harry Kane yang menggiring bola di mulut gawang Jerman kemudian melepaskan bola yang melewati celah dua kaki bek Jerman Emre Can pada menit ke-61. Skor berubah menjadi 2-2 setelah penyerang Le-
icester City, Jamie Vardy, memaksimalkan umpan Clyne dari sayap kanan untuk membobol gawang Jerman menggunakan tumitnya pada menit ke-74. Ketika laga akan berakhir imbang, Eric Dier berhasil menanduk bola umpan tendangan penjuru yang dilepaskan Jordan Henderson pada menit ke-90. Skor 3-2 untuk kemenangan Inggris bertahan hingga laga usai. Inggris tergabung bersama Rusia, Wales, dan Slovakia di grup B Piala Eropa 2016 Prancis. Adapun Jerman di grup C bersama Ukraina, Polandia dan Irlandia Utara, demikian Skysports. (ant)
Terobosan Mendasar Dari Hal. 1 Namun, responden kelompok ini juga mengaku belum melihat ada terobosan yang sifatnya mendasar dalam menjadikan krama Bali mandiri dalam pengelolaan potensi ekonomi. Di lain pihak, ada 1,50 persen responden yang tak memberikan respons atas pertanyaan apakah pemerintah telah mendorong terjadinya penguatan ekonomi pada tiga bulan pertama tahun 2016 ini? Mereka umumnya juga mengaku belum tahu model
ekonomi kerakyatan yang akan dibangun pemerintah. Namun, mereka mengingatkan ke depan agar ada terobosan yang efektif dalam kebijakan ekonomi, termasuk dalam pembangunan ekonomi dengan memberikan otoritas kepada desa pakraman. Kebijakan ini diharapkan bisa memosisikan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai otoritas keuangan yang pengelolaannya bernapaskan budaya Bali. Penguasa Bali haruslah memberi ruang proteksi kepada pengusaha lokal untuk bisa bersaing. (dir)
Senin, 28 Maret 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Klip Bali GRB 08.05 Suluh Indonesia 08.35 BCTTV/Glimpse Of The Island
Dalam lima tahun belakangan ini sering sekali asam lambung Nyonya Deitje Tamatompol naik, yang membuat lambungnya kerap sekali perih. “Kalau kambuh, efeknya sampai ke kepala. Kepala berdenyut-denyut terus dan saya tidak bisa berkonsentrasi dalam bekerja,� ucap wanita 43 tahun ini saat ditemui 24 Maret 2015 lalu. “Kalau saya sudah terlambat makan, memakan yang asam-asam, yang pedas-pedas, atau yang bersantansantan, sakit mag saya itu pasti langsung kambuh. Padahal, saya bekerja sendirian dari pagi hingga malam,� lanjut ibu dua anak ini. Kendati sudah minum berbagai obat, penyakitnya itu tak kunjung hilang. Namun, dua bulan sebelum wawancara ini dilakukan, seorang tetangganya mengenalkan Madu Bima
19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Divi Multi Media 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Seputar Bali Terkini 21.35 Suluh Indonesia 22.00 Seputar Bali Terkini 22.05 Lila Cita 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Closing
14.05 Klip Bali/BCTTV 14.30 Yowana Live 15.30 Ista Dewata 16.05 Dialog Interaktif Pablibagan 17.00 Seputar Bali Terkini 17.05 DW TV, Inovator 17.30 Taman Sari 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda
09.05 Dialog Interaktif Divi Multi Media 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Etalase 11.05 BCTTV 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisanya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping
99 kepada wanita yang membuka warung sembilan bahan pokok ini. Karena ingin bebas dari gangguan itu, ia pun mengonsumsinya dengan rutin. “Saya meminumnya satu hingga dua kali sehari. Yang rutin di pagi hari, sebelum sarapan,� tutur warga Perumahan Griya Tikala, Jalan Pramuka, Lingkungan I, Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala Baru, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, ini. Hasilnya? “Sekarang kalau telat makan tidak langsung kambuh lagi. Telat sedikit tidak masalah. Stamina bertambah sehingga sekarang dalam bekerja saya tidak cepat lelah lagi,� ungkapnya. “Selain itu, dulu liver saya sering sakit. Sekarang so nyandak,� imbuhnya. Rutin mengonsumsi madu akan membuat metabolisme, termasuk metabolisme asam lambung, akan kembali normal. Dari dulu madu sudah dikenal sebagai minuman untuk memelihara kesehatan, karena
madu kaya dengan mineral. K, Ca, Fe, I, Na, S, Cl, P, Mn, dan Mg adalah contoh-contoh mineral madu yang sangat dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan imunitas, memelihara kebugaran, dan meningkatkan vitalitas. Begitu juga asam lemaknya, seperti vitamin B kompleks, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Kandungan garam-garam mineralnya serupa dengan garamgaram mineral di dalam darah manusia. Bahkan, zat besinya dapat meningkatkan jumlah eritrosit (sel darah merah), sel darah yang paling banyak dan berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Madu juga mengandung perangsang biogenik dan zat antibakteri. Vitamin C pada madu berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah penuaan dini. Makin gelap warna madu, makin tinggi kandungan antioksidannya. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo
September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99. Distributor Bali 08123644754, Subdist : 081936459563, 085954158293, 087761444100,
08174708396 / 0817351071, 081239707770,
081338916680, 08123644754,
081999945381
Yudhishthira Diladeni Guru Drona
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Dua Puluh Tujuh) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
PAHLAWAN berlengan perkasa itu kelihatan gemerlapan ketika dia merentangkan busur andalan Gandiva-nya. Dhananjaya benarbenar berkeinginan menaklukkan macan-macan di antara manusia itu. Semangat pantang menyerah itu dilakukan agar bisa membantai penguasa Sindhu itu. Dhananjaya menyiapkan ribuan panah sakti. Panah-panah surgawi itu ditembakkan macan di antara manusia dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, dengan cepat Arjuna penghanguskan musuh-musuhnya, sehingga membuat semua prajurit Kuru itu tidak kelihatan karena hujan anakanak panahnya. Di pihak Kuru, macan-macan di antara manusia itu juga membuat Partha tidak kelihatan, terselubungi awan-awan panah yang ditembakkan dari segala sisi. Setelah Arjuna dilihat ditutupi panahpanah, banteng keturunan Kuru itu sangat gembira. Serangan itu disambut luar biasa pasukan-pasukan paduka, dengan suara hiruk-pikuk sangat keras. Dhritarashtra berkata, ‘’Setelah Arjuna menemukan penguasa Sindhu itu dalam pandangan, oh
Sanjaya, lalu apa yang dilakukan keluarga Panchala, yang diserang putra Bharadwaja itu? Bagaimana putra Panchala itu memberi perlawanan keturunan Kuru itu?’’ Sanjaya berkata, Pada sore hari itu, oh baginda, pada pertempuran yang terjadi antara keluarga Panchala dan para keturunan Kuru itu, Guru Drona menjadi seperti itu adanya. Keluarga Panchala, oh tuan, berkeinginan membantai Drona. Dengan gembira mengeluarkan raungan keras dan menembakkan hujan-hujan panah sangat lebat. Sungguh, pertempuran antara keluarga Panchala dan para keturunan Kuru itu berlangsung sangat dahsyat dan menakutkan. Mereka bertempur sangat menakjubkan. Pertempuran itu menyerupai perang zaman dahulu antara dewadewa dan para asura. Sungguh, semua keluarga Panchala dengan para Pandava itu mendapatkan keretanya Drona dalam jangkauan. Guru Drona mempergunakan banyak senjata kuat. Putra Baradwaja itu berkeinginan melukai melalui barisannya. Para prajurit kereta itu berada di kereta-kereta mereka. Hal
itu menyebabkan bumi bergoyang di bawah menghujani dengan curah hujan anak-anak panah. Mereka dengan cepat menyerbu menuju keretanya Guru Drona, tanpa memakai banyak kecepatan. Kemudian prajurit kereta perkasa di antara keluarga Kaikeya Vrihatkshatra itu secara terusmenerus menebarkan panah-panah tajam. Serangan itu menyerupai petir dalam kekuatannya. Serangan-serangannya itu kemudian diteruskan menuju Drona. Kemudian Kshemadhurti, yang sangat masyhur itu dengan cepat menyerbu menghadapi Vrihatkshatra, dengan menembakkan ribuan anak panahnya. Setelah menyaksikan ini, banteng di antara keluarga Chedi, Dhrishtaketu, itu dilengkapi kekuatan besar, lalu dengan cepat meneruskan menghadapi Kshemadhurti. Serangannya seperti Mahendra meneruskan melawan Asura Samvara. Melihat menyerbu dengan kecepatan tinggi, nampak seperti sang Penghancur itu sendiri. Terlihat mulutnya terbuka lebar. Pemanah perkasa Viradhanwan lalu meneruskan melawannya dengan kecepatan tinggi.
Prabu Yudhishthira yang sedang berada di depan divisinya keinginan mendapatkan kemenangan. Yudhishthira ditahan Guru Drona sendiri. Putra paduka, Vikarna, oh tuan, yang dilengkapi keberanian tinggi, meneruskan melawan Nakula yang juga memiliki keberanian luar biasa. Dia adalah prajurit yang sempurna dalam pertempuran. Penghangus musuh-musuh itu, Durmukha, menutupi Sahadeva yang sedang maju dengan melepas
ribuan panah melesat dengan cepat. Vyughradatta yang gagah perkasa itu menahan macan di antara manusia Satyaki. Hal itu membuat dia berulang-ulang menggetarkan dengan memakai panah yang berujung tajam. Putra Somadatta itu menahan serangan lima putra Draupadi, macan-macan di antara manusia itu. Prajurit kereta hebat itu, dengan kemarahan menembakkan panah-panahnya yang hebat (bersama). (bersambung)
Sloka 6.18
Yada viniyatam cittam atmany evavatisthate nisprhah sarva-kamebhyo yukta ity ucyate tada Sewaktu pikiran yang penuh disiplin dipusatkan pada jati diri-Nya (sang Atman) sendiri dan tidak pada hal-hal lainnya, bebas dari semua nafsu, maka disebutlah orang ini harmonis dalam yoganya.
16 Pages
59 Number 8th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
e-mail: info_ibp@balipost.co.id ipost.com. ost.com. online: http://www.internationalbalip
WEATHER DPS
2016 March 28, Monday, of Use “weaponseYLO ÂżJKW OoYe´ Wo pope of WeUUoULsP Easter says on Page 6
FORECAST 23 - 32
FoPes EnJOanG to froP EeKLnG Eeat *erPany Ln %erOLn
http://epaper.internationalbal
of tKoXsanGs 7ens of ParN a year <ePenLs of war GenoXnFe offensLYe 6aXGL OeG Page 13
ly of Oversupp hotel roomsdoom could spell - Currently
0arFeOLno
Habana UVLYH DQG Q 79 DQG
rs to surf . ZQ EHFNRQLQJ a e, away from WR VHD EHDFK ZLWK KLV nday Telegraph Lynzey Witness condir that surf EXW WKDW -DFNPDQ 20 in the water Then was fine. me up suddenly,� on to d them calmly Q VDLG ¾$OO ULJKW ZH RZDUGV WKH ÀDJV œ´ that the d the paper RVHG EHFDXVH RI GDQ-
MANGUPURA KRWHO DERXW are %DOL KDV most of which In Barooms, South Bali. are located in alone there dung district with occupancy 95,000 rooms SHUFHQW IRU for UDWHV EHORZ and 40 percent star hotels 5HVXOWV RI D VWXG\ KRWHOV 3URPRWLRQ QRQ VWDU rooms that hotel E\ WKH %DGXQJ 7RXULVP FRQGXFWHG in 2015 shows Board (BPBD) EHU RI KRWHO URRPV are in oversupply. are all concenrate and they ³7KH LQFUHDVH WLQ WKH QXP too quickly the occupancy has occired South. Ideally, the HUFHQW RU PRUH IRU VWDU trated in is only VKRXOG EH DURXQG SFHQW IRU EXGJHW KRWHOV 40 percent, KRWHOV DQG DERYH SHU rate of just FRVWV´ VDLG PHPEHU RI tourism An occupancy during a HQRXJK WR FRYHU RSHUDWLRQ I Putu Anom, BPBD Badung, Kuta. Rooms... seminar in 0aye E $3 3Koto :onJ on page 2 J D Continued ,O 6XQJ 6TXDUH GXULQ QJ U\ DUFK DFURVV WKH .LP G 6RXWK .RUHD SUHSDUL LRODWLRQV RI LWV WHUULWR WK .RUHDQ VROGLHUV P G WKH 8QLWHG 6WDWHV DQ W ZLOO UHVSRQG WR DQ\ Y SKRWR 1RU :LWK WHQVLRQV KLJK DQ 6 PDLQODQG LWVHOI RQJ\DQJ LV ZDUQLQJ L ,Q WKLV 6DWXUGD\ 2FW QJ\DQJ 1RUWK .RUHD HV RQ 6HRXO DQG WKH 8 PLOLWDU\ SDUDGH LQ 3\R DQQXDO ZDUJDPHV 3\ WR KROG WKHLU PDVVLYH OLDWLRQ LQFOXGLQJ VWULN ZLWK ³PHUFLOHVV´ UHWD
North Korea warns of strike on Seoul’s presidential palace
of strike a warns palace North Kore presidential l’s on Seou
a great deal video got ZKHQ 1RUWK A similar UHG IURP RI DWWHQWLRQ LQ a nuclear test conducted FUHDWHG VFHQH RI D PLVVLOH Âż VHD VRDU- Korea also launch. YHORSR KDYH darting satellite the clouds,J LQWR WKH and 6HRXO D VXEPHUJHG YHVVHO LQ WKH and missile through
1RUWK .RUHD KDV EHHQ GH 1RUWK .RUHD LV EHOLHYHG W VWULNLQJ ing FDSDEOH RI that its and caus- EDFN WR (DUWK DQG FUDVKLQ Lincoln ing its nuclear weapons OLHYHG WR to in Saturday unless DUWLOOHU\ Washington’s or no warning with little and casualties on streets near EHIRUH WKH H[SORVLRQ FDSDELOLWLHV EXW LV QRW EH either enough palace Korea warned DMRU 8 6 A strike — North presidential for “treasonâ€? ing severe damage have perfected 10 million. unlikely, 0HPRULDO the city. apologizes PYONGYANG to attack Seoul’s wipes out United States. Whether the city of is highly con- SRVH D FUHGLEOH WKUHDW WR P is ready RU ZKDW 3\RQJ\DQJ Seoul, however, has previously Park Geun-hye “Choose, cities.(ap) United States military President depends also be heard without fol- the country called and Pyongyang RIÂżFLDOV UHVSRQVLEOH I News can in this planet South Korean at Global that PH RQ WKH issued similar threats leadership. in “Bali Imageâ€? from 9.30 tinues to exist read a messageEDFNDQG SXEOLFO\ H[HFXWHV attack its 96.5 WR WKH Radio FM am. Listen to plans to lowing through.few signs Saturday on your choice,â€? DUH ELJJHU WKDQ HYHU DQG FR QW QXFOHDU says are PHGLD RQ WKH VFUHHQ 8 6 &DSLWRO in Pyonguntil 10.00 FM at http:// There were Further angerĂ€DVKHG KHHOV RI 1RUWK .RUHDÂśV UHFH tensions launch. 7KH YLGUHSRUWV LQ of the heightened ZHQW DERXW JURXQG RI D EXUQLQJ 7KH ZDUQLQJ LVVXHG E\ VWDWH of the Korean test and rocket UHVLGHQWV of a unit W LQ D EDU- LQJ 3\RQJ\DQJ KDYH EHHQ that this year’s \DQJ ZKHUH as usual. 1RUWK EXLOGLQJ DQG $PHULFDQ Ă€DJ UWK ZRXOG in the name and training their daily routines Korean media WKH the United 3HRSOHÂśV $UP\ LV WKH ODWHV to attack if 6DWXUGD\ LWH '35. HR DOVR ZDUQHG WKDW WKH 1R against Washingtonnow South include simulatedtargeting hesitateâ€? (DUOLHU RQ strikeâ€? exercises rage of threatsjoint military drills a “not with its nuclear weapons V DV D GUHVV for a “decapitation even make States .RUHDQ SURSDJDQGD ZHEV Seoul over video depicting imperialists said the Today posted a It also came 1RUWK .RUHDÂśV WRS OHDGHUV XQGHUZD\ WKDW WKH 1RUWK VHH Washington. titled “American move against us.â€? Saturday for invasion. palace is nuclear attack on DQ SURSDvideo, The warning the slightest rehearsal digitally depicting South Korean presidential H 1RUWKÂśV The four-minute VKRUWO\ DIWHU D 1RUWK .RUH showed a atposted a video D.C. an order to “Last Chance,â€? ganda outlet on Washington, are ZLWKLQ VWULNLQJ UDQJH RI WK and that if artillery units, “just a click away.â€? a nuclear attackmilitary exercises DUH SDUWLF- tack is made it is The joint KHOG DQQXDOO\ EXW WHQVLRQV H WKH GULOOV XODUO\ KLJK WKLV \HDU EHFDXV
Global Radio at globalfmbali.listen2mystreaming or live video and http:// radio.com bali. http://radioglobalfmbali.com ustream.tv/channel/global-fm-
balipost (112rb Like) http://facebook.com/balipost
SENIN PAING, 28 MARET 2016
@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Maha Bajra Sandhi Gelar Dialog Epistemik Kebudayaan GENERASI Muda (Kuarsa Cipta Regenerasi) Maha Bajra Sandhi bersinergi dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali melaksanakan Prarai Parum Param Tarka Tarpana Saji VII (Mimbar Dialog Epistemik Kebudayaan) dengan tema ‘’Menggugat Masa Depan Sempurna: Surat untuk Presiden’’ dan Pameran Surat Rajah Gambar, Sabtu (26/3) di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar. Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber yaitu Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM). (mantan Rektor Unud), Prof. Dr. Ir. Ida I Dewa Gede Raka (Guru Besar ITB), Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.Kar., M.Hum. (Rektor ISI) dan I Wayan Westa (jurnalis, pemerhati budaya Bali). Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah cara pandang untuk kembali percaya diri, menentukan episentrum berpikir secara integralistik dan memandang dunia dari perspektif Bali masa depan mahasurgawi (epistemik).
Said Abdullah
Bali Post/ant
Anggota DPR Minta Presiden Eksekusi Terpidana Narkoba Pamekasan (Bali Post) Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) MH Said Abdullah meminta agar Presiden RI segera mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba. “Kami meminta Presiden RI untuk segera mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba, agar peredaran narkoba di negeri ini bisa terhenti,� katanya seusai acara reses di salah satu hotel di Pamekasan, Jatim, Minggu (27/3) kemarin. Said mengatakan, peredaran narkoba di Indonesia sebagian dikendalikan oleh para bandar narkoba yang kini berada dibalik jeruji besi. Jika terpidana mati kasus narkoba itu tidak segera dieksekusi, dikhawatirkan peredaran narkoba akan semakin meluas, karena faktanya sebagian memang dikendalikan dari dalam penjara. “Indonesia ini adalah negara yang merdeka. Jadi tidak perlu mendengarkan desakan dari negara lain terkait penundaan eksekusi mati kasus narkoba ini,� ucap Said Abdullah menegaskan. Anggota DPR asal Madura ini mengemukakan hal itu, menanggapi desakan para ulama Madura yang tergabung dalam Badan Silaturrahim Ulama Pesantren Madura (Bassra). Menurut Said, gagasan ulama Bassra yang meminta pemerintah segera mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba merupakan gagasan yang realistik dan sangat masuk akal. “Secara politik, kami di legislatif akan menyampaikan secara langsung kepada Presiden RI terkait hal itu,� ujarnya. Selain meminta Presiden RI Joko Widodo untuk mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba, politikus kelahiran Sumenep, Madura ini juga menyatakan mendukung penguatan kelembagaan Badan Narkotika Nasional (BNN). “Peran BNN dari sisi kelembagaan memang harus diperkuat. Tidak mungkin BNN bisa bekerja maksimal melakukan pemberantasan peredaran narkoba secara maksimal, apabila tidak mendapatkan dukungan pemerintah,� imbuhnya. (ant)
Menghilang, Direktur RSUP NTB Diduga Diculik Mataram (Bali Post) Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Nusa Tenggara Barat dr. H. Mawardi Hamry, MPPM. dilaporkan hilang sejak tiga hari lalu. Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto di Mataram, Sabtu (26/3), membenarkan laporan hilangnya Direktur RSUP NTB itu. Kabar hilangnya dr. Mawardi pertama kali dilaporkan ke polisi oleh anggota satpam bernama Sri Darmo yang sehari-hari bertugas di rumah dinas Direktur RSUP NTB itu. “Terkait hilang atau tidak, polisi masih melakukan penyelidikan,� kata Heri. Ia menjelaskan, dari laporan yang diterima, Mawardi diketahui tidak kembali ke rumah sejak hari Kamis (24/3). Berdasarkan laporan itu, polisi langsung memeriksa orang-orang terdekatnya, terutama yang berada di rumah. “Sudah enam orang kami periksa untuk menjadi saksi termasuk security,� jelas Heri. Zulkifli Hamri, adik kandung Mawardi, menyatakan kakaknya meninggalkan rumah dinas Rabu (23/3) malam setelah dijemput seorang laki-laki pada pukul 17.35 Wita atau seusai shalat Isya. “Saat pergi hanya ada pembantu rumah dan security yang berjaga pada Rabu malam. Setelah dijemput malam harinya hingga Kamis pagi dr. Mawardi tidak kembali ke rumah hingga sekarang,� katanya. Zulkifli mengetahui kabar hilangnya Mawardi pada Kamis setelah mendapat informasi dari keluarga dan setelah itu dia langsung menuju ke Mataram dari Lombok Timur. “Sebelum menghilang tidak ada tanda-tanda aneh atau pun pesan dari dr. Mawardi. Bahkan, pihak keluarga sudah putus kontak sejak Rabu malam,� ujar Zulkifli. Sejak tidak kembali ke rumah, keluarga terus mencari kabar keberadaan Mawardi, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil. “Kita sudah menghubungi handphonenya, rekan-rekan kerja, hingga keluarga yang ada di luar daerah, termasuk di Jakarta. Tetapi belum ada informasi,� kata Zulkifli. Setelah lama belum ada kabarnya, Zulkifli Hamry mengakui keluarga mulai menduga kakaknya hilang karena diculik seseorang. “Dugaan hilang karena diculik pasti ada. Tetapi, kita berharap tidak demikian,� kata Zulkifli. (ant)
Pengarah kegiatan Drs. Ida Wayan Oka Granoka mengatakan, dalam dialog ini ada tiga kekuatan hidup yang dibahas, yaitu musik, linguistik dan mistik untuk menuju puncak abad ke-21. Selain itu, tujuan dari kegiatan mimbar dialog ini untuk menilai kembali prioritas pembangunan dengan pertimbangan-pertimbangan nonekonomi yang diperhitungkan secara bersungguh-sungguh. Di samping tata hubungan ekonomi internasional berlaku penuh rasa kemanusiaan, menuju terjaminnya kelangsungan hidup bersama setelah 70 tahun Indonesia merdeka. ‘’Forum ini menandai perputaran waktu dengan menancapkan tonggak sejarah kuarsa cipta generasi emas masa depan dan mengajak khalayak surga bumi Indonesia memasuki jembatan emas sebagai gerakan pengisi substansi jiwa moralitas
negeri,’’ pungkasnya. Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM). dalam topiknya tentang ‘’Menuju kepada ‘Roh’nya Bali’’ mengatakan, Bali saat ini mengalami perubahan dan perkembangan yang sangat cepat dan pesat. Oleh karena itu, masyarakat Bali harus jeli melihat secara jernih perubahan dan perkembangan itu. Sehingga Bali harus kembali kepada ‘’roh’’-nya, agar Bali tetap eksis terhadap perubahan dari dunia luar. Ada tiga hal yang harus dilihat dalam ‘’roh’’-nya Bali, yaitu agama Hindu, budaya dan keilmuan. Ketiga hal inilah yang harus diperdalam dalam menjaga eksistensi dan adaptasi Bali terhadap pengaruh globalisasi. Dikatakannya, adaptasi agama Hindu yang datang dari India dengan masyarakat lokal yang ada di Bali itu menghasilkan agama Hindu yang
tidak persis sama dengan agama India aslinya, tetapi itulah yang memberi kekuatan kepada agama Hindu di Bali, sehingga bisa bertahan terhadap serangan. Sementara itu, dalam mengemban dan mengembangkan seni Bali dalam percaturan global, Dr. I Gede Arya Sugiartha. S.Kar., M.Hum. mengatakan seniman hendaknya memegang prinsip identitas, relativitas dan pluralitas. Selain itu, untuk mengembangkan seni tradisi di era globalisasi seniman harusnya memiliki sikap profesional. Karena, selain memiliki keterampilan artistik, seniman yang profesional juga memiliki kepekaan intuisi, ketajaman gagasan, peka membaca situasi dan tuntutan zaman, serta komitmen pada kualitas. Guru Besar ITB Prof. Dr. Ir. Ida I Dewa Gede Raka mengatakan, ada tiga corak kehidupan ma-
Bali Post/win
TARIAN - Penampilan tari Legong Sledet Tatip oleh Generasi Muda Maha Bajra Sandhi dalam acara Prarai Parum Param Tarka Tarpana Saji VII (Mimbar Dialog Epistemik Kebudayaan) ‘’Menggugat Masa Depan Sempurna: Surat untuk Presiden’’, Sabtu (26/3) di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar. syarakat Bali, yaitu semangat dialog, yadnya dan kreativitas yang telah membantu masyarakat Bali dalam menempuh perjalanan sejarahnya sampai saat ini. Sehingga dapat dijadikan salah satu ‘’kekayaan’’ Indonesia yang dapat dikembangkan lebih jauh dalam rangka membangun masa depan
negara dan bangsa yang jauh lebih baik. Ketiga ciri tersebut sangat penting apabila dikaitkan dengan kebinekaan masyarakat Indonesia, arus globalisasi dan tantangan besar yang dihadapi Indonesia dalam memberantas korupsi dan membangun pemerintah yang bersih dan efektif. (win)
Ayu Dewi
Sempat Jadi Saksi di Polisi PRESENTER dan model Ayu Dewi Kusumawati (31) selalu menjaga harmonisasi bersama suaminya, Regi Datau. ‘’Pokoknya, saya selalu menyediakan waktu hari Minggu untuk suami dan anak, Aqilah Dewi Humairah, entah makan minum di mall atau nonton film di bioskop. Minggu adalah hari stop untuk job dan stop kerja,’’ kata Ayu Dewi, beberapa waktu lalu. Dengan suaminya, Ayu Dewi bisa berkonsultasi tentang beberapa hal, dari seni film, musik hingga artistik. Kebetulan, dirinya menjadi host di program musik Dahsyat bersama Raffi Ahmad, Deni Cagur, dll. Nominee Panasonic Gobel Awards ini mengaku bangga
Berantas Terorisme, Narkotika dan Korupsi
Raja-Sultan Deklarasikan Perjanjian Adat Indonesia Bersatu
Makassar (Bali Post) Sebanyak 14 kerajaan serta kesultanan se-Nusantara mendeklarasikan Perjanjian Adat Indonesia Bersatu guna memerangi bersama terorisme, narkotika dan korupsi di Hotel Aryaduta Makassar, Sulawesi Selatan. “Deklarasi ini merupakan komitmen kami untuk turun tangan, karena sudah menjadi kewajiban kami memberantas musuh negara,� sebut Sultan Tallo XIX, I Paricu Muhammad Akbar Amin Sultan Aliyah Daeng Manaba Karaengta Tanete dalam acara tersebut, Sabtu (26/3) lalu. Hadir pada kesempatan itu ada 14 kerajaan dan kesultanan seIndonesia seperti Kerajaan Sam-
balung, Gunung Tabur, Atjeh Darussalam, Salaparang di Lombok, Tiworo Muna, Tai Woi, Moroneme Rumbia, Manggarai dan Fak-fak. Kemudian Kesultanan lainnya yakni Taliwang, Bulungan, Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Demak, serta Buton. Sementara dari kerajaan negeri tetangga, yaitu Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Sejumlah kerajaan lain yang masuk daftar Dewan Adat Nusantara dilantik. Pertemuan raja-raja dan kesultanan digagas Dewan Adat Nasional, Perintis dan Generasi Kemerdekaan Republik Indonesia serta Kesultanan Kerajaan Tallo. Hadir pula Mendagri Tjahjo Ku-
Bali Post/ant
GELAR - Raja Tallo XIX Sultan Auliah Akbarsyah Dg Manaba Karaeng Tanete (kiri) didampingi istrinya saat menghadiri penganugerahan gelar kebangsawanan Kerajaan Tallo di Benteng Rotterdam, Makassar, Sulsel, beberapa waktu lalu.
molo, anggota DPR Akbar Faisal dan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Numang serta undangan lainnya. Menurut Sultan Tallo XIX, Dewan Adat Nusantara wajib mengambil bagian dari penyelamatan bangsa dan negara serta memberikan konstribusi bagi pembagunan bangsa, salah satunya dengan melawan musuh terkait dengan terorisme, narkotika dan perilaku korupsi. “Kami wajib berperang dan memberantas musuh negara itu karena sudah menyerang semua lini, bukan hanya kalangan bawah tetapi hingga kalangan menengah ke atas,� tambahnya. Deklarasi ini dikukuhkan dalam piagam istiadat bersama dengan bertandatangan kerajaan dan kesultanan sebagai bentuk peran serta memerangi ancaman terorisme, peredaran narkotika dan mencegah perilaku korupsi. Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Numang mengatakan perjanjian bersama para pemangku adat Nusantara itu akan menjadi perekat bagi kehidupan bangsa sebagai bentuk perlawanan kepada kelompokkelompok radikal dan sindikat narkotika ingin menghancurkan Indonesia secara perlahan. “Ini akan menjadi catatan sejarah agar generasi selanjutnya bisa melawan serta ikut memerangi terorisme, narkoba hingga korupsi di Indonesia yang sudah menjalar ke semua lini,� paparnya. Agus menambahkan, komitmen dengan perjanjanjian itu memberantas terorisme, radikalisme, peredaran narkoba dan korupsi nyatanya tidak hanya diserukan pemerintah tetapi mesti dibantu para pemangku adat di seluruh Indonesia. (ant)
bisa membahagiakan suami dan membangun rumah tangga selama empat tahun. ‘’Suami saya paling memperhatikan kondisi saya. Dia selalu memuji bentuk tubuh saya. Kalau kelebihan berat badan satu kilogram saja, suami saya sudah ribut, harus diet nih,’’ ungkapnya. ‘’Saya juga bangga banget bisa tampil di Dahsyat. Dulu nonton televisi, sekarang mengisi acara dan gabung, ketemu senior. Mereka ngajarin saya enggak pelit ilmu. Saya berusaha lebih baik lagi,’’ beber Ayu Dewi. Ditambahkan, di Dahsyat ia bisa menjadi diri sendiri. ’’Enggak jaim dan enggak pecicilan,’’ imbuh Ayu Dewi yang menari dan unjuk diri sebagai penyanyi di format band dadakan
pimpinan Raffi Ahmad dan host lainnya. Ayu Dewi yang juga jadi host di Idola Cilik ini memaparkan tentang sahabatnya, penyanyi Zaskia Gotik yang terseret kasus penghinaan terhadap lambang negara, Pancasila di segmen cerdas cermat di acara Dahsyat. ‘’Cukup menjadi hukuman sosial. Apa kalau sudah ada sanksi sosial, harus ada sanksi hukum juga? Banyak lho masalah hukum yang lain. Kasus bebek nungging Zaskia Gotik menjadi pelajaran bagi kita semua,’’ tutup Ayu Dewi yang bersama Julia Perez, Ayu Ting Ting, Deni Cagur dan Raffi Ahmad dipanggil sebagai saksi di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, pekan lalu. (pik)
Penyelundupan Kepiting ke Malaysia Digagalkan Nunukan (Bali Post) Aparat kepolisian di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan ekor kepiting bertelur ke Negeri Sabah, Malaysia yang diangkut menggunakan perahu bermesin jenis jongkong. Kapolsek Sei Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur Iptu Oman di Pulau Sebatik, Nunukan, Minggu (27/3) kemarin, membenarkan pihaknya bersama jajaran TNI yang bertugas di pulau yang berbatasan langsung dengan Negeri Sabah itu telah mengamankan kepiting bertelur yang akan diselundupkan ke negeri jiran itu. Kronologi penangkapan kepiting bertelur tersebut, terangnya, sekitar pukul 05.00 waktu setempat sebuah perahui berme-
sin ditemukan di perairan perbatasan RI-Malaysia saat ada patroli gabungan perbatasan. Penangkapan kepiting bertelur tersebut, dilakukan aparat kepolisian dan TNI yang mengamankan 18 kardus masingmasing berat 32 kilogram dengan isi sebanyak 91-92 ekor ukuran 3-6 ons per ekor. Oman menyebutkan, total berat 18 kardus itu adalah 576 kilogram yang diangkut menggunakan perahu “jongkong� bermesin 40 PK dengan nomor lambung TW 4337/6/C di mana surat izin yang digunakan diterbitkan pemerintah Malaysia. Namun saat dilakukan pemeriksaan di tengah laut pada subuh hari itu, pemiliknya melarikan diri ke arah Tawau, Malaysia menggunakan speedboat. (ant)
Bali Post/ant
KEPITING - Seorang nelayan merapikan kepiting tambak hasil panennya di Maros, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.